Skip to main content

Edisi Kamis 25 Oktober 2018 | balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 68 TAHUN KE 71 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Kamis Pon, 25 Oktober 2018

Kamis Ini

Menpar Bahas Otoritas Khusus Pariwisata Bali Jakarta (Bali Post) -

Arief Yahya

Bali Post/ant

Otoritas khusus pariwisata Bali yang diwacanakan tokoh Bali, Kamis (25/10) hari ini akan menjadi topik bahasan dalam Focus Group Discussion (FGD). Menteri Pariwisata Arief Yahya dan jajarannya akan hadir dalam FGD yang diadakan di Bali. Selain soal otoritas khusus, juga dibahas berbagai hal menyangkut wisatawan Cina.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, berbagai persoalan di Bali akan dibicarakan dengan semua pihak berkepentingan yang ada di Bali, Kamis ini. ‘’Mengenai zero dollar tour yang sekarang sedang hangat di Bali. Besok kita akan ketemu tanggal 25 (Oktober) kita akan ada FGD di sana,’’ kata Arief Yahya dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR di Gedung Nusan-

Otoritas Khusus

tempat yang telah ditentukan sesuai paket zero dollar tour tersebut. Menurut Arief, sebetulnya praktik seperti ini bukan hanya terjadi di Bali saja. ‘’Ini terjadi di mana-mana, salah satu cara paling efektif mengatasinya adalah perjanjian antara Kemenpar RI dengan CNTA (Kementerian Pariwisata Cina) di sana,’’ ujarnya. Hal. 15 Zero Dollar

Timnas U-19

Mencegah Pengaruh Politik

Lolos ke Perempatfinal Jakarta (Bali Post) – Gol tunggal gelandang Witan Sulaeman membawa tim nasional sepak bola U-19 Indonesia lolos ke perempatfinal Piala U-19 Asia 2018 usai menaklukkan Uni Emirat Arab (UEA) dengan skor 1-0 di laga pamungkas Grup A, Rabu (24/10) kemarin. Gol Witan dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta tersebut diciptakan pada menit ke-23. Secara hitungan head to head, karena Indonesia, UEA dan Qatar sama-sama berpoin enam dengan selisih gol head to head nol di klasemen grup, kemenangan itu membuat Indonesia lolos sebagai peringkat kedua Grup A, di bawah Qatar yang unggul agresivitas head to head. Di perempatfinal, Indonesia akan menghadapi juara Grup B, Jepang, pada Minggu (28/10) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Indonesia tampil mendominasi sejak awal pertandingan. Skuad asuhan pelatih Indra Sjafri praktis tidak memberikan UEA kesempatan untuk mengembangkan permainan. Kesempatan terbuka untuk menorehkan gol datang pada menit ke-12. Namun sundulan Hanis Saghara

Satu per satu permasalahan Bali mulai terungkap. Sebelumnya, Bali selalu dininabobokan dengan peningkatan kunjungan wisatawan. Tak hanya masalah wisata murah, juga pelanggaran undang-undang. Pelanggaran undang-undang menyangkut investasi, persaingan usaha, monopoli, money laundering maupun pelanggaran terkait Perda Jasa Usaha Perjalanan Wisata dan Jasa Pramuwisata. Kepala Dinas Pariwisata Bali A.A. Gede Yuniartha Putra berpendapat, Bali harus mempunyai otoritas khusus. Dengan demikian, pengelolaan pariwisata memiliki blue print yang tidak terpengaruh dengan politik. Hal ini diyakini akan membuat konsep one island, one management dapat berjalan sesuai dengan apa yang dicita-citakan. ‘’Harus ada persetujuan pusat. Bagaimana bentuknya, tentu ini harus melalui FGD yang diikuti

tara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (24/10) kemarin. Persoalan zero dollar tour merujuk pada kedatangan turis Cina ke Bali yang membeli paket wisata melalui agen perjalanan wisata di negara mereka dengan harga sangat murah. Namun, pada kenyataannya fasilitas yang diperoleh wisatawan tersebut disesuaikan dengan paket jadwal tur dan berbelanja di tempat-

oleh semua institusi,’’ ujarnya. Sementara itu, A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengatakan, Bali telah memiliki Perda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Rippda) Tahun 2014-2029. Perda ini bisa dibuatkan turunan untuk memayungi otoritas khusus pariwisata Bali. Hal. 15 Perda Turunan

persis di depan gawang UEA tak menemui sasaran. Terus menekan, membuat Indonesia berhasil mendapatkan gol di menit ke-23 melalui Witan Sulaeman. Tak ada gol tambahan lain dari kedua tim sampai pertandingan memasuki masa jeda. Di babak kedua, UEA mengubah strategi dengan berani bermain menyerang. Hasilnya, pada menit ke-53 bek sekaligus kapten timnas U-19 Indonesia Nurhidayat Haji Haris diberikan kartu kuning kedua oleh wasit akibat menerjang kaki pemain UEA. Keluarnya Nurhidayat membuat pelatih Indra Sjafri terpaksa memasukkan bek lainnya dari bangku cadangan Indra Mustafa dan menarik keluar Saddil Ramdani. Belum selesai, Indonesia menerima kabar buruk lainnya setelah Egy Maulana Vikri cedera dan harus ditarik keluar pada menit ke-68. Walau dua pemain andalan tak lagi berada di atas lapangan, Indonesia tetap melakukan serangan balik cepat ketika merebut bola dengan menggantungkan asa pada kecepatan Todd Ferre dan Witan Sulaeman. Indonesia berhasil bertahan dengan baik dari gempuran UEA yang membuat tak ada gol tambahan tercipta sampai akhir pertandingan. (ant)

Kemiskinan Terendah dalam Sejarah Adhi Ardhana

Jakarta ( B a l i Post) – K e pala Staf Kepresidenan Moeldoko m e n gatakan untuk pertama kalinya angka kemiskinan di Indonesia berada di level satu digit, yakni 9,82 persen. Pada tahun 2014 angka kemiskinan berkisar di angka 10,96 persen. ‘’Ini pertama dalam sejarah, angka kemiskinan berada di level satu digit,’’ ujarnya, Rabu. Penurunan angka kemiskinan ini juga dibarengi dengan penurunan gini ratio dari 0,414 pada 2014 menjadi 0,389 pada 2018. Capaian lainnya, pemerintahan Jokowi-JK berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi di angka 5,17 persen di semester pertama tahun 2018.

Yuniartha Putra

Remaja Rentan Alami Gangguan Jiwa Kalangan remaja rentan mengalami gangguan jiwa akibat perubahan emosi dan sosial. Jika dibiarkan, remaja akan terjerumus ke dalam perilaku tidak sehat sampai bunuh diri. Halaman 2 Warga Keluhkan Pembangunan Proyek IPAL Komunal Halaman 9 Kasus CPNS, Kicen Divonis Setahun Penjara Mantan anggota DPRD Klungkung, I Wayan Kicen Adnyana harus kembali menghabiskan waktu di Rumah Tahanan Negara (Rutan). Ia divonis setahun penjara atas kasus penipuan perekrutan CPNS 2014. Halaman 12

Belasan Siswa SD Muntah-muntah dan Pingsan Belasan siswa SDN 1 Abiansemal Dauh Yeh Cani, Abiansemal, Rabu (24/10) dilarikan ke Puskesmas Abiansemal I. Para pelajar yang masih mengenakan busana adat Bali ini mengalami muntahmuntah hingga pingsan usai memakan sejumlah jenis penganan di sekolah. Halaman 3

Sementara itu, jumlah pengangguran menurun dari 5,94 persen di 2014 menjadi 5,13 persen di 2018. Menurunnya jumlah pengangguran itu selaras dengan semakin tingginya penyerapan jumlah tenaga kerja di Indonesia sebanyak 8,7 juta lapangan pekerjaan. Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyebut jumlah pengangguran pada 2018 itu adalah yang terendah dalam sejarah Indonesia pascareformasi. ‘’Sejak reformasi, angka pengangguran ini yang terendah,’’ kata Hanif. Sebagai pembanding, Hanif meminta publik tak menutup mata dengan data pengangguran tahun-tahun sebelumnya. Meski telah menorehkan banyak capaian, Hanif mengakui pemerintah memiliki banyak pekerjaan rumah untuk terus mengurangi angka pengangguran di Indonesia. (ant)

Gubernur Koster Hadiri Upacara Pujawali di Pura Dalem Balingkang Bertepatan dengan rahina Purnama Kalima, Budha Paing Landep, Rabu (24/10) kemarin, Gubernur Wayan Koster menghadiri puncak upacara pujawali di beberapa Pura Kahyangan Jagat di Bali. Di antaranya di Pura Dalem Balingkang dan Pura Kehen, Kabupaten Bangli, serta Pura Kentel Gumi, Kabupaten Klungkung. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Koster berbaur dengan masyarakat pangempon dan pamedek melaksanakan persembahyangan bersama guna mendoakan jagat Bali beserta isinya yang harmonis

dan sejahtera. Diwawancarai para awak media seusai melaksanakan persembahyangan di Pura Kehen, Gubernur Koster menyatakan sangat mendukung segala upacara pujawali yang sudah dilangsungkan secara turuntemurun sebagai sebuah tradisi yang digelar secara periodik sesuai waktu yang telah ditentukan. Ini harus dijaga dan dilestarikan karena sudah disesuaikan dengan tatanan dan tingkatan upacara oleh para leluhur kita sebelumnya. ‘’Terkait yadnya tidak ada ukuran

besar-kecil, semua sudah ada tatanan dan tingkatan yang sudah termuat dalam sastra agama, baik utama, madya, nista dan sebagainya. Jika sudah dilaksanakan sesuai tradisi, saya rasa tidak ada masalah. Itulah bentuk kepercayaan yang sudah turun-temurun, yang tujuannya untuk memohon kebahagiaan, kesejahteraan dan ketenteraman masyarakat’’ ujar Koster seraya menyatakan bentuk dukungan nyata Koster terhadap pelestarian adat, budaya, tradisi dan agama yang bersumber dari akar kehidu-

pan masyarakat Bali pun dituangkan dalam visi-misi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’, sehingga masyarakat bisa melaksanakan secara berkesinambungan. Kehadiran Koster di ketiga Pura Kahyangan Jagat tersebut juga turut didampingi pimpinan daerah masingmasing. Di antaranya Bupati Bangli Made Gianyar dan Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Arta, serta Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Koster juga berkesempatan menghadiri pujawali di Pura Penataran Pengotan, Kintamani, Bangli. (ad1043)

Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Bangli Made Gianyar, Rabu kemarin.


DENPASAR

2

Kamis Pon, 25 Oktober 2018

FIGUR Ciptakan Lapangan Kerja LULUSAN perguruan tinggi di Bali mencapai 5.000 lebih setiap tahunnya. Sementara ketersediaan lapangan kerja belum memadai. Oleh karena itu, mereka diharapkan kreatif dalam mengatasi permasalahan lapangan kerja, bisa dengan berwirausaha sehingga menciptakan dan menambah lapangan pekerjaan. ‘’Kalkulasi saya, lulusan perguruan tinggi di Bali mencapai 5.000 orang per tahun. Agar tidak menambah panjang daftar pengangguran terdidik, mereka harus mempersiapkan diri untuk berwirausaha,’’ ujar Dr. Nyoman Suartha, S.E., S.H., M.Si., Selasa (23/10). Akademisi dari Universitas Ngurah Rai (UNR) ini menilai keberadaan job fair yang digelar pemerintah daerah belum maksimal untuk menangani permasalahan lapangan pekerjaan tersebut. Desa sebagai pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diharapkan memberi perhatian khusus, dengan meningkatkan potensi pada masingmasing wilayah. Dana desa yang dikucurkan pemerintah mestinya dialokasikan pada pengembangan potensi yang ada. Untuk itu, kepala desa berperan penting dalam meranc a n g program yang terinteg r a s i dengan kepentingan t e r sebut. ‘’Dana desa itu selain digunakan untuk membangun infrastruktur, wajib dialokasikan juga untuk pengembangan potensi desa guna meningkatkan perekonomian masyarakat di desa tersebut,’’ tegas Klian Adat Banjar Gemeh, Denpasar ini. (win) PASAR - Seorang pembeli sedang memilih buah-buahan di Pasar Agung Peninjoan, Denpasar.

Bali Post/eka

33 Pasar Rakyat Sudah Direvitalisasi Ambil Paket Tembakau Gorila, Matius Diadili

Denpasar (Bali Post) Matius Arif, terdakwa kasus dugaan kepemilikan atau penguasaan tembakau gorila atau ganja sintesis, Rabu (24/10) kemarin, mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Jaksa penuntut umum (JPU) JPU Cok Intan Merlany Dewie di hadapan majelis hakim pimpinan Ni Made Purnami mengatakan, kasus ini bermula saat terdakwa memesan paket tembakau gorila pada Frengky melalu telepon seharga Rp 400.000, Kamis (12/7) lalu. Setelah uang ditransfer ke rekening sesuai permintaan Frengky, terdakwa diminta mengambil tempelan barang (tembakau gorila) di Jalan Kunti, dekat traffic light. Usai ambil paket tersebut, terdakwa beralih ke Vila The Green Surga, Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Gang Tunjung, Banjar Pengipian, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung. Belum sempat bertransaksi kembali, setiba di halaman parkir, pria asal Jawa Tengah ini dibekuk polisi. Saat digeledah, petugas mengamankan satu paket tembakau gorila seberat 2,64 gram. Matius membenarkan paket itu miliknya yang akan dijual kembali pada seseorang di vila tersebut. (kmb37)

Logistik Pemilu 2019 Mulai Berdatangan

Denpasar (Bali Post) Kebutuhan logistik Pemilu 2019 seperti kotak suara dan bilik suara dari kardus sudah mulai berdatangan di KPU kabupaten/ kota se-Bali. Namun hingga Rabu (24/10) sore kemarin, hanya KPU Kabupaten Badung yang baru menerima sesuai kebutuhan. Sedangkan di kabupaten/kota lainnya, logistik yang datang masih belum lengkap. ‘’Datangnya logistik tersebut memang ada yang sudah sesuai dengan kebutuhan dan ada yang belum. Untuk yang belum, KPU kabupaten/kota sudah melaporkan kekurangannya kepada KPU Bali,’’ ujar Komisioner KPU Bali I Gede John Darmawan, Rabu kemarin. Berdasarkan catatan KPU Bali, kata John Darmawan, Badung sudah menerima logistik lengkap berupa 6.866 kotak suara dari kardus dan 1.515 bilik suara dari kardus. Tabanan masih kekurangan 65 kotak suara dari kebutuhan 7.875 kotak dan 16 bilik suara dari kebutuhan 2.682 bilik. Bangli masih kekurangan lima kotak suara dari kebutuhan 4264 kotak, sedangkan bilik suara sudah terpenuhi. ‘’Kebutuhan bilik suara di Bangli 3.372, kemarin yang diterima 933 bilik. Tapi sudah ada bilik aluminium sebanyak 2.439 sehingga bilik sudah terpenuhi sesuai kebutuhan,’’ jelas mantan Ketua KPU Kota Denpasar ini. John Darmawan menambahkan, bilik aluminium juga menutupi kiriman bilik dari kardus yang masih kurang di Denpasar dan Jembrana. Di Denpasar, kebutuhan bilik mencapai 6.528. Namun, bilik dari kardus yang diterima baru 320. Lantaran sudah ada 5.847 bilik yang tersedia, maka kekurangan bilik dapat ditekan menjadi 361 saja. Sementara di Jembrana, bilik aluminium yang sudah ada berjumlah 2.020 dari keperluan 3.484 bilik. Bilik yang sudah datang berjumlah 1.432 sehingga kekurangannya hanya 32 bilik. ‘’Untuk kotak suara, di Denpasar belum datang sama sekali dari kebutuhan TPS 8.160. Kalau di Jembrana, sudah datang 4.370 kotak dari kebutuhan 4.415. Lima di antaranya rusak, sehingga kurang 50,’’ imbuhnya. Menurut John Darmawan, kekurangan kotak suara paling banyak justru di Gianyar. Dari 7.577 kebutuhan kotak suara, baru datang 4.000 atau masih kurang 3.577 kotak suara lagi. Kemudian dari 6.000 kebutuhan bilik suara, sudah tersedia 4.712 atau kurang 1.288 bilik suara yang belum diterima. Di Buleleng, kotak dan bilik suara bahkan belum diterima sama sekali. ‘’Kalau di Karangasem, kedatangan kotak suara berjumlah 8.608 sesuai berita acara. Sedangkan biliknya belum. Di Klungkung, bilik suara juga belum datang sesuai kebutuhan 610 bilik. Baru kotak suara yang datang sebanyak 3.139 sesuai kebutuhan,’’ terangnya. John Darmawan mengatakan, kekurangan logistik yang sudah dilaporkan ke KPU Bali, selanjutnya ditindaklanjuti oleh Sekretariat KPU Bali kepada KPU RI dan rekanan. (kmb32)

FM 96,5

Topik : Remaja Rentan Alami Gangguan Jiwa Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Denpasar (Bali Post) – Sampai saat ini, tercatat 33 pasar rakyat di Denpasar sudah mendapatkan program revitalisasi. Program revitalisasi ini dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap roda perekonomian masyarakat. Melalui program ini, omzet para pedagang mengalami kenaikan cukup signifikan. Karena itu, pro-

gram revitalisasi pasar rakyat ini akan terus dilakukan pada pasar-pasar yang belum tersentuh penataan. Hal ini terungkap saat Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meninjau program revitalisasi pasar rakyat di Kota Denpasar, Rabu (24/10) kemarin. Kehadiran Wakil Wali Kota Bandung yang didampingi jajaran di-

reksi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Bermartabat Kota Bandung ini diterima Direktur PD Pasar Kota Denpasar I.B. Kompyang Wiranata, bersama Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Denpasar Laksmi Saraswati di Kantor PD Pasar di Pasar Suci Sari Jaya, Denpasar. Kepala Bidang Perdagangan, Disperindag Denpasar

Laksmi Saraswati mengatakan, sampai saat ini terdapat 33 pasar rakyat yang sudah mendapatkan program revitalisasi. Program ini dilakukan melalui dana TP dari pemerintah pusat dan juga dari APBD Kota Denpasar. Tercatat sejak tahun 2011 hingga 2018, pemerintah pusat memberikan perhatian kepada program revi-

talisasi pasar rakyat di Kota Denpasar. Tahun ini, Pasar Badung dan Pasar Kertha Waringin Sari, Anggabaya yang mendapatkan bantuan dana TP. “Revitalisasi ini menjadikan peran pasar tradisional sebagai sektor penggerak ekonomi kerakyatan makin meningkat sekaligus serta menambah omzet yang maksimal,” ujarnya. (kmb12)

bagian besar kasusnya tidak terdeteksi dan tertangani. Kasus depresi merupakan kasus terbanyak yang dialami orang muda. Apabila tidak ditangani mengarah pada terjadinya bunuh diri. Penggunaan alkohol dan perilaku seks bebas juga menjadi salah satu dampak gangguan jiwa pada anak muda,’’ katanya memaparkan. Untuk itu, kata Sri Armini, perlu adanya upaya peningkatan kesehatan mulai dari rumah dan sekolahsekolah. Interaksi yang harmonis dan sportif di sekolah harus terus diterapkan oleh para pendidik. Hal ini menjadi salah satu cara mence-

gah terjadinya bullying di sekolah. Di samping itu, juga melaksanakan kegiatan positif seperti aktivitas fisik termasuk juga membentuk kelompok belajar mandiri. Sedangkan di rumah, keluarga yang harmonis sangat memberikan pengaruh terhadap perkembangan jiwa remaja. ‘’Kami harapkan para orangtua memberikan perhatian lebih pada anakanak saat memasuki masa remaja,’’ harapnya. (kmb12)

Remaja Rentan Alami Gangguan Jiwa

Denpasar (Bali Post) -

Kalangan remaja rentan mengalami gangguan jiwa akibat perubahan emosi dan sosial. Jika dibiarkan, remaja akan terjerumus ke dalam perilaku tidak sehat sampai bunuh diri. Perlu usaha preventif menjaga kesehatan jiwa remaja demi menopang tumbuh kembang mereka menjadi generasi yang tangguh. Untuk itu, Dinas Kesehatan Kota Denpasar mempersiapkan generasi muda berjiwa mantap melalui seminar kesehatan jiwa. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini didampingi Kabid Bina Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit I.B. Eka Putra mengatakan, masa remaja dan dewasa muda merupakan masa dalam rentang kehidupan yang dipenuhi berbagai perubahan dan dinamika. ‘’Berbagai perubahan tersebut meliputi fisik-biologis dari orang anak menuju

dewasa. Melalui seminar ini, kami harapkan para remaja dapat lebih mempersiapkan jiwa dalam menghadapi perubahan emosi dan sosial,’’ ujar Sri Armini, Rabu (24/10) kemarin. Menurut Sri Armini, perubahan tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal. Tetapi, juga sangat rentan dipengaruhi faktor eksternal seperti pergaulan

Denpasar (Bali Post) Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan (Densel) mengungkap kasus curanmor yang terjadi di Jalan Tukad Banyuning, Denpasar, Senin (22/10) lalu. Pelakunya berinisial MBK (19) berstatus mahasiswa. Selain itu juga diamankan penadahnya, BL (30). Modusnya, pelaku pura-pura main ke kos korban Ni Ketut Nike Agum Pratiwi (18). Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan, S.H., S.IK., M.H. mengatakan, pada Senin (15/10) pukul 17.00 Wita, korban yang sedang membeli donat ditelepon pelaku dan bilang dirinya sudah ada di TKP. Korban langsung balik ke kos dan melihat pelaku sudah ada di sana. ‘’Pelaku dan korban lalu masuk ke kamar kos. Mereka sempat mengobrol sebentar. Korban lalu mandi dan menyuruh pelaku keluar kamar karena dia mau ganti pakaian,’’ ujar Hadi Purnomo, Rabu (24/10) kemarin. Usai korban mandi, ternyata pelaku sudah tidak ada di sana. Setelah dicek, ternyata sepeda motornya hilang. Tampaknya, kedatangan pelaku ke sana memang untuk mencuri sepeda motor milik korban. ‘’Korban beberapa kali menghubungi handphone pelaku tapi tidak bisa. Bahkan, nomor handphone korban

diblokir oleh pelaku,’’ ujar Hadi Purnomo. Selanjutnya, pelaku menjual motor tersebut kepada BL seharga Rp 3 juta. Guna mengungkap kasus ini, tim Buser Polsek Densel melakukan penyelidikan di wilayah Penyaringan, Sanur. Pasalnya, pelaku sering terlihat di sana. Polisi lalu menyisir kos-kosan dan akhirnya mendapat informasi tempat kos pelaku di Jalan Penyaringan. Pelaku berhasil ditangkap dan dibawa ke Mapolsek Densel. Hadi Purnomo juga merilis pengungkapan kasus jambret oleh tim Resmob-nya. Korbannya seorang mahasiswi, Ni Putu Mega Arina Sastrawan (21), yang dijambret di Jalan Suli, Denpasar, Senin (24/9) pukul 04.00 Wita. Pelakunya I Putu Vicky Agusta Wijaya alias Bikul (22) dan Muhammad Yusuf H. (18). ‘’Tersangka Bikul merupakan residivis kasus penjambretan juga. Dia masuk Lapas Kerobokan pada Maret 2017 dan bebas Agustus 2018. Perannya sebagai joki,’’ ujarnya. Waktu kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Vario dan setibanya di TKP dipepet pelaku. Tersangka Yusuf langsung mengambil Iphone korban yang disimpan di saku jaketnya. Setelah menerima laporan kasus ini, Kanit I Satreskrim Polresta Iptu Made Yudistira bersama anggotan-

dan tuntutan sosial yang beda dari masa kanak-kanak ke remaja. Ini semua memberikan dampak psikologis yang besar terhadap perilaku anak. Terlebih lagi ke depannya generasi muda menjadi penerus bangsa, untuk itu harus benar-benar dipersiapkan jiwanya. ‘’WHO menyatakan separuh dari gangguan jiwa dimulai dari usia sekitar 14 tahun. Namun, se-

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Terlibat Curanmor, Mahasiswa Ditangkap

Bali Post/eka

PENCURI - Kapolresta Denpasar menunjukkan barang bukti dan para tersangka pencurian saat gelar kasus di Mapolresta Denpasar, Rabu (24/10) kemarin. ya melakukan penyelidikan. Alhasil, polisi berhasil mengendus alamat tersangka Bikul di Jalan Waribang, Denpasar Timur. Selanjutnya, pada Sabtu (21/10) pukul 11.30 Wita, polisi berhasil menangkapnya. Dari hasil mengintero-

gasi Bikul, petugas memburu Yusuf. Sekitar pukul 15.00 Wita, giliran Yusuf ditangkap di Jalan Gunung Welirang, Denpasar. Pengakuan komplotan jambret ini, mereka membuntuti korban dari Jalan Diponegoro, Denpasar. Saat itu mereka

melihat korban menaruh Iphonenya di saku jaket. ‘’Eksekutornya adalah tersangka Yusuf, kalau Bikul sebagai joki. Kami juga merilis pengungkapan oleh Polsek Denpasar Barat yaitu pencurian handphone,’’ tegas Hadi Purnomo. (kmb36)


BADUNG

Kamis Pon, 25 Oktober 2018

3

Muntah-muntah dan Pingsan

Belasan Siswa SD Dilarikan ke Puskesmas

Mangupura (Bali Post) Belasan siswa SDN 1 Abiansemal Dauh Yeh Cani, Abiansemal, Rabu (24/10) kemarin dilarikan ke Puskesmas Abiansemal I. Para pelajar yang masih mengenakan busana adat Bali ini mengalami muntah-muntah hingga pingsan usai memakan sejumlah jenis penganan di sekolah. Dari data yang dihimpun, dari 218 siswa sekolah tersebut, sebanyak 14 siswa dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan intensif. Sebanyak 10 orang merupakan siswa kelas V yakni Dewa Ayu Mahaswari, Ni Komang Davina Andika Tresna Dewi, Ni Komang Yulisa Cintya Dewi, Dewa Ayu Ambar Darma Patni, Puput Ajeng Dwi Lestari, Ni Komang Trisna Wahyuni, I Putu Agus Ardi Mulyawan, Komang Widya Mertajaya, I Gde Pratama Darma Putra dan Gede Ergi Prasta Nugraha. Kemudian, 3 merupakan siswa kelas IV, yakni I Putu Wahyu Surya Putra, I Made Restu Arya Putra dan Putu Lanang Praditya. Sementara 1 siswa lagi duduk di bangku kelas VI bernama I Made Rama Angara. Kepala SDN 1 Abiansemal Dauh Yeh Cani I Made Sudana, saat ditemui di Puskesmas Abiansemal I mengaku tidak mengetahui persis kronologi kejadian. Ia mengaku baru mengetahui masalah tersebut setelah mendapatkan laporan dari wali kelas. ‘’Setelah mendengar laporan dari wali kelas, saya langsung menengok ke ruang kelas dan melihat siswa muntahmuntah dan ada yang pingsan. Saya langsung bergegas membawa ke puskesmas dengan motor. Namun karena jumlahnya banyak, saya minta pertolongan untuk dikirimkan ambulans cari puskesmas,’’ terangnya. Dengan adanya kejadian tersebut, pihaknya terpaksa memulangkan seluruh siswa, lantaran para guru harus mengurus siswa yang keracunan. Kasus dugaan keracunan yang dialami siswa baru kali pertama terjadi di sekolah ini.

Pihak sekolah telah melarang siswa berbelanja di luar kantin sekolah yang telah disediakan. Karena itu, pihaknya mengaku heran atas kejadian ini, terlebih pemeriksaan terhadap barang dagangan di kantin rutin dilakukan. ‘’Paginya masih biasa saja. Bahkan kami sempat melakukan persembahyangan bersama. Saya baru dapat info sekitar pukul 10.00 Wita, ada 3 orang yang pingsan. Langsung saya bawa sendiri ke puskesmas,’’ jelasnya. Kepala Puskesmas Abiansemal I drg. Ni Nyoman Rai Sukadani menyebutkan, setelah dilakukan observasi, seluruh pasien keracunan diperbolehkan pulang. Pihaknya juga telah membawa sampel makanan dan muntahan ke Laboratorium Diskes Provinsi Bali. ‘’14 siswa sudah diperbolehkan pulang semua. Terakhir 4 orang diperbolehkan pulang pada pukul 15.00 Wita,’’ katanya. Kepala Dinas Kesehatan Badung dr. I Gede Putra Suteja menyatakan, peristiwa tersebut telah mendapat atensi pihaknya dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Badung, Polsek Abiansemal, sekolah dan orangtua siswa. ‘’Sudah mendapat penanganan di puskemas dan tidak ada yang sampai dirujuk,’’ ucapnya. Menurutnya, keracunan massal terjadi saat jam istirahat, pukul 09.20 Wita. Saat itu para siswa membeli makanan di kantin sekolah dan pedagang buah keliling. Jenis makanan yang dikonsumsi di kantin antara lain nasi goreng, sosis, teh gelas, mi gelas, mi lidi, rujak mangga, air mineral dan jelly. Sedangkan di pedagang keliling, siswa membeli kepundung dan buah segar lainnya. ‘’Nah, beberapa menit setelah jam makan, sejumlah siswa mulai mengeluhkan perut mual, pusing, sakit kepala, muntah-muntah dan lemas. Sehingga oleh pihak sekolah langsung dilarikan ke Puskesmas Abiansemal I untuk diberikan penanganan intensif,’’ tegasnya. (kmb27)

Bali Post/par

KERACUNAN - Sejumlah siswa SDN 1 Abiansemal Dauh Yeh Cani mengalami keracunan massal, Rabu (24/10) kemarin. Mereka dilarikan ke Puskesmas Abiansemal I guna mendapatkan pertolongan.

DLHK Soroti Maraknya APK di Pohon Perindang

Mangupura (Bali Post) – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung menyoroti maraknya alat peraga kampanye (APK) yang dipasang di pohon perindang. Perilaku buruk tersebut sangat merugikan lantaran membahayakan pengguna jalan dan dapat mengganggu pertumbuhan pohon perindang. Kepala DLHK Badung I Putu Eka Merthawan mengatakan, pihaknya menemukan banyak spanduk maupun bendera yang dipasang dengan cara dipaku di pohon perindang. Tak hanya itu, banyak pohon perindang dipasangi tiang bendera yang menjulang tinggi sehingga rawan tumbang dan membahayakan pengguna jalan. ‘’Ini tentu merusak dan membahayakan sekali. Ini banyak kami temukan di kawasan Kerobokan,’’ ungkap Eka Merthawan, Rabu (24/10) kemarin. Dijelaskannya, Peraturan Bupati Nomor 80 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Reklame sudah sangat jelas melarang pemasangan iklan maupun atribut kampanye pada pohon perindang. Hal ini telah disampaikan kepada penyelenggara pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung. ‘’Kami telah bertemu

dengan KPU dan sepakat melarang pemasangan alat peraga kampanye di taman median dan pohon-pohon perindang,’’ tegasnya. Tak hanya kepada peserta pemilu, birokrat asal Sempidi itu juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak tanaman perindang terutama dengan memasang reklame, brosur, bendera maupun baliho pada pohon. ‘’Sebenarnya ada pemilu ataupun tidak, pohon perindang tidak boleh diisi atribut spanduk maupun bendera jenis apapun. Tapi, kondisinya seperti itu (banyak dipasang di pohon-red),’’ katanya. Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Badung itu berharap, penyelenggara pemilu itu bisa menertibkan atribut-atribut yang mengganggu estetika dan membahayakan masyarakat. Pihaknya, menyerahkan tindak lanjut berupa penertiban kepada KPU Badung. ‘’Sekarang ranahnya KPU. Jadi, kami serahkan ke KPU biar itu diturunkan. Tapi kalau sanksi, mestinya tindak pidana ringan dia kena,’’ katanya sembari menambahkan, kawasan yang paling marak dijajali bendera dan baliho adalah Kerobokan, Kuta Utara. (kmb27)

Industri Fintech Bidik Pelaku UMKM

Mangupura (Bali Post) Industri financial technology atau fintech diperkirakan bakal tumbuh subur di Bali. Pasalnya, Bali merupakan daerah pariwisata dengan iklim usaha menjanjikan. Pemerintah Indonesia menargetkan inklusi keuangan mencapai 75 persen penduduk di tahun 2019. Untuk itu, perusahaan-perusahaan pinjaman online seperti RupiahPlus turut berkontribusi pada target tersebut dengan menjangkau warga yang sulit mengakses kredit atau tidak terjamah oleh sistem perbankan konvensional. Perusahaan pinjam meminjam dana dalam jaringan berbasis aplikasi, RupiahPlus kini membidik pembiayaan UMKM di Bali. Karena pertumbuhan yang tinggi di sektor tersebut seiring dengan industri pariwisata yang berkembang pesat. ‘’Kami melihat potensi UMKM di Bali besar, sehingga itu menjadi fokus apalagi ketaatan pembayaran nasabah di Pulau Dewata menduduki posisi teratas,’’ kata Kepala Komunikasi Korporasi RupiahPlus Randy

Salim menjelang pelaksanaan Fintech Day di Kuta, Rabu (24/10) kemarin. Sejak berdiri April 2017 hingga bulan ini, perusahaan ini sudah menyalurkan pembiayaan di Bali sebesar Rp 4,5 miliar kepada sekitar 10 ribu peminjam. Jumlah ini

termasuk cukup besar bagi perusahaan baru tersebut. Bahkan, peminjam dominan berasal dari kalangan pelaku UMKM dengan porsi sekitar 35 persen. Sisanya, pembiayaan digunakan untuk pendidikan, medis dan kebutuhan sehari-hari. (kmb23)

DESAIN - Desain jalan lingkar selatan.

Proyek Jalan Lingkar Selatan

Bali Post/ist

Pembebasan Lahan Tahap I Tunggu Pengesahan Hukum

Mangupura (Bali Post) Pembangunan jalan lingkar selatan saat ini memasuki proses pembebasan lahan tahap I. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung menargetkan proses ini rampung akhir tahun ini. Kepala Dinas PUPR Badung I.B. Surya Suamba, Rabu (24/10) kemarin, mengatakan pengecekan dari Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) telah dilakukan. Sesudah disahkan secara hukum, baru akan masuk proses pembayaran. ‘’Untuk tahap I ini, pembebasan lahan sepanjang 1 km yaitu di kawasan Sawangan,’’ katanya. Diungkapkannya, selama proses negosiasi pembebasan lahan tahap I, tidak ada kendala maupun penolakan dari warga. Warga pada dasarnya menyetujui proyek ini. Untuk mensukseskan pembangunan, pihaknya terus melakukan sosialisasi ke masyarakat seki-

tar lokasi yang akan dilintasi. Pihaknya menargetkan tahun 2019, proses pembebasan lahan secara keseluruhan bisa dirampungkan. ‘’Pembebasan lahan tahap II untuk keseluruhan, akan dimulai tahun 2019 selama satu tahun,’’ tegasnya. Terkait metode pembiayaan, saat ini masih dilakukan kajian. Ada beberapa opsi skema pembiayaan, yakni oleh Pemkab Badung secara keseluruhan atau pemerintah pusat melalui program strategis nasional. Opsi menjadikan jalan tersebut jalan tol juga dikaji. Kalau jalan tol, pengendara akan dikenakan retribusi sebagai biaya pemeliharaan. Biasanya, kata Surya Suamba, itu berlaku selama 30 tahun. Setelah itu akan

dilakukan kajian ulang, apakah Pemkab mampu memelihara sendiri, sehingga otomatis akan digratiskan atau tidak dikenakan retribusi. Namun kalau dirasa belum bisa, akan kembali menggunakan skema jalan tol. Jalan lingkar selatan rencananya dibangun sepanjang 33,5 km yang melintasi tebing, dataran, hingga laut di kawasan Kuta Selatan. Pembangunan jalan ini rencananya dimulai tahun 2020 yang dimulai dengan tender design and build. Setelah itu pembangunan tahap I diharapkan rampung tahun 2021 dan tahap II pada 2022. ‘’Jadi kami tidak pakai DED (Detail Engineering Design -red), melainkan langsung

ke tender design and build,’’ tambahnya. Untuk pertumbuhan jalan di Kabupaten Badung, kata Surya Suamba, selama ini memang tidak ada. Namun yang dilakukan hanya pemeliharaan dan peningkatan jalan yang sudah ada. ‘’Saat ini di Kabupaten Badung, panjang jalan dari Badung utara hingga Badung selatan secara total sepanjang 460 km,’’ ujarnya. Jalan lingkar selatan ini diperkirakan bisa mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Uluwatu, Siligita dan Ungasan. Untuk pengerjaannya akan dilakukan tiga fase. Fase 1 dari pintu keluar Tol Bali Mandara menuju Ungasan. Fase 2 dari Ungasan menuju Uluwatu. Fase 3 yakni dari Uluwatu dan ujungnya akan menuju Simpang Kali, Jimbaran. (kmb23)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

”Piodalan’’ di Pura Mahawidya Dwijasrama Dwijendra

Sukses Membentuk SDM Suputra dan Regenerasi Seni MODEL praktik upacara piodalan di Yayasan Dwijendra patut ditiru. Semua rangkaian upacara dilakoni oleh warga Dwijendra. Mulai dari membuat gebogan, bebanten hingga tari wali. Hal itu tampak pada puncak piodalan Pura Mahawidya Dwijasrama Dwijendranenra pada Purnama Kalima, Rabu (24/10) kemarin. Piodalan juga diisi dengan upacara majaya–jaya pimpinan unit di lingkungan Yayasan Dwijendra di-puput Ida Pedanda Putra Sidemen dari Geria Sidemen, Desa Taman, Abiansemal. Upacara dihadiri siswa PAUD-TK, SD, SMP, SMA, SMK dan mahasiswa di lingkungan Dwijendra. Juga dihadiri guru, kasek, dosen dan karyawan dipimpin Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. memuji kinerja Kepala SMP Dwijendra Dra. Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd. yang sukses memberi motivasi positif karena semua siswanya langsung dilibatkan ngaturang ayah. Siswa SMP Dwijendra ngayah mulai dari memercikan tirtha, menabuh, juga menari Rejang Dewa, sementara gurunya menari Rejang Renteng. Tidak hanya itu, lima siswanya juga menari topeng bersama gurunya, I Wayan Jagra. Penari topeng muda siswa SMP Dwijendra itu masing-masing Abdi, Bagaskara, Kelvin, Yahya dan Aditya. Kehadiran penari topeng anak-anak SMP dan SMA Dwijendra ini, kata M.S. Chandra Jaya, sebagai bukti Dwijendra sukses melakukan regenerasi seni topeng. Keterampilan ini selain menjadi kebanggaan diri juga kebanggaan lembaga. Di masyarakat menari topeng ini juga dijadikan kecakapan hidup.

PENARI TOPENG - Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya bersama Rektor Putu Dyatmikawati dan para kasek berfoto bersama dengan panari topeng dari SMP Dwijendra. ‘’Inilah salah satu sisi lain kelebihan pendidikan di Dwijendra,’’ tegasnya. Momen penting ini dipakai Chandra Jaya mengampanyekan program mabasa Bali dan busana Bali. Dia pun menyampaikan dharma wecana dengan bahasa Bali madya agar mudah dimengerti oleh siswa dan guru. Dia mengungkapkan rasa bangganya lewat kebersamaan keluarga besar Dwijendra mampu tampil luar biasa. Sebab, katanya, segala potensi seni ada di Dwijendra. Dia tegaskan semua insan Dwijendra dididik untuk menjadi SDM suputra (putra yang baik). Mereka dididik dengan penuh kasih sayang guna menjadi SDM Bali yang memiliki masa depan. Dia juga mengajak warga Dwijendra ngayah menjalankan dharmaning agama berupa menyebarluaskan sraddha dan bhakti atas kemahakuasaan Tuhan. Lewat piodalan atau parirtan di Pura Mahawidya Dijasrama ini, dia minta warga Dwijendra terus me-

ningkatkan sraddha dan bhakti kepada Tuhan dan manifestinya. Termasuk memuja Dang Hyang Dwijendra. Sesuai tuntutan yang tercantum dalam Dwijendra Tatwa, katanya, Dang Hyang Dwijendra ini merupakan guru suci yang menganugerahkan ajaran ilmu pengetahuan suci, ajaran ketuhanan Hindu Bali, Weda mantra dan peradaban hidup yang membuat kita selamat sentosa. Piodalan di Pura Mahawidya Dwijasrama Dwijendra, katanya, adalah ungkapan rasa syukur dan terima kasih warga Dwijendra kepada Tuhan atas segala anugerah yang diberikan kepada warga Dwijendra sehingga hidup dalam kedamaian dan ketenangan. Dengan demikian semua program yayasan terlaksana dengan baik. Kedamaian inilah yang mampu mengantarkan warga Dwijendra mampu menjalankan swadharmanya dengan berkualitas untuk mencapai Mokshartam jagaditha ya ca iti dharma. (ad1040)

DTIK Festival 2018 Hari Ini Siap Digelar

DENPASAR Teknologi Informasi dan Komunikasi (DTIK) Festival 2018 siap dibuka hari ini, Kamis (25/10). Festival yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik ini berlangsung hingga 28 Oktober mendatang, bertempat di seputar kawasan Taman Kota Lumintang. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar Dewa Made Agung didampingi Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Dewa Gede Rai, Rabu (24/10) kemarin, mengatakan bahwa festival ini diselenggarakan Pemkot Denpasar sebagai wadah promosi dan pengenalan berbagai inovasi teknologi informasi terbaru. Dikatakan bahwa pesatnya perkembangan teknologi pada era digital ini telah mendorong munculnya beragam teknologi baru yang dapat bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu, DTIK Festival hadir sebagai ajang berbagai perusahaan, sekolah, kampus dan komunitas IT memamerkan dan memperkenalkan beragam inovasi teknologi yang telah berhasil dikembangkan untuk disampaikan kepada masyarakat luas. Pada pelaksanaannya yang

keenam tahun ini DTIK Festival mengangkat tema ‘’Digital Kreatif dan Interaktif Berbasis Budaya’’. Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini DTIK Festival menghadirkan kolaborasi antara teknologi dengan permainan anak-anak tradisional. Dengan tujuan kembali mendekatkan permainan tradisional kepada anak-anak, serta untuk mengimbangi dampak dari penggunaan gadget yang semakin pesat pada anak. ‘’Kami berharap dengan digelarnya DTIK Festival ini akan semakin memperkenalkan berbagai produk teknologi terbaru yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai bidang kehidupan umat

manusia, karena dewasa ini tidak bisa terlepas dari teknologi,’’ katanya. Selain itu kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari program Denpasar Smart City. Selain pameran teknologi informasi, sejumlah kegiatan menarik telah dipersiapkan di antaranya talkshow dari berbagai perusahaan, sekolah, kampus, dan komunitas di bidang IT, street food culinary, show bike serta berbagai hiburan menarik seperti bondres, pertunjukan musik dari grup band anak muda di Denpasar, hingga sederet artis top Bali yakni Rocktober, Tika Pagraki, Dek Ulik dan Widi Widiana. (ad1042)

Kamis Pon, 25 Oktober 2018

Konferensi Internasional ICCEAS 2018 FT Unud dengan FT Unri

Bahas Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Lingkungan Hijau

F A K U L T A S Teknik Uni versitas Udayana (FT Unud) bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Riau (FT Unri) mengggelar Konferensi Internasional bertajuk ‘’The 1st International Collaboration Conference on Engineering and Applied Sciences (ICCEAS) 2018’’ di Ballroom Prime Plaza Hotel & Suites, Sanur-Bali. Konferensi internasional yang diikuti 20 negara belahan dunia ini dibuka secara resmi oleh Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). bersama Wakil Rektor II Unri Prof. Dr. Sujianto, M.Si., Rabu (24/10) kemarin. Konferensi berlangsung selama dua hari, 2425 Oktober 2018. Konferensi internasional yang berfokus pada tema ‘’Sipil dan Lingkungan untuk Teknologi Hijau dan Pembangunan Berkelanjutan’’ ini didedikasikan untuk menyatukan para peneliti dan praktisi dari seluruh dunia dalam rangka berbagi pengetahuan dan belajar tentang kemajuan dalam pembangunan hijau dan berkelanjutan. Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). didampingi Dekan FT Unud Prof. Ngakan Putu Gede Suardana, Ph.D. mengatakan, konferensi internasional antara FT Unud dan FT Unri yang melibatkan peserta dari berbagai negara merupakan salah satu perwujudan dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pada bidang pendidikan dan penelitian. Sebab, dalam konferensi internasional ini, selain keynote speaker para peserta juga diberikan kesempatan untuk memaparkan hasil penelitiannya. ‘’Ini (konferensi internasional -

ICCEAS - Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). bersama Wakil Rektor II Unri Prof. Dr. Sujianto, M.Si. didampingi Dekan FT Unud Prof. Ngakan Putu Gede Suardana, Ph.D. dan para keynote speaker, serta seluruh peserta Konferensi Internasional ICCEAS 2018 berfoto bersama seusai pembukaan ICCEAS 2018 di Ballroom Prime Plaza Hotel & Suites, SanurBali, Rabu (24/10) kemarin. red) merupakan salah satu tugas pokok fungsi (tupoksi) perguruan tinggi dalam mengembangkan keilmuannya,’’ tandas Prof. Raka Sudewi. Wakil Rektor II Unri Prof. Dr. Sujianto, M.Si. mengatakan bahwa dalam menjaga lingkungan dan pembangunan berkelanjutan kolaborasi antara teknik sipil, teknik lingkungan dan teknik mesin sangat diperlukan. Sehingga pembangunan dapat dilakukn disesuaikan dengan kondisi lingkungan daerah masing-masing. Apalagi secara umum kondisi lingkungan Indonesia rawan terjadi gempa karena dikelilingi lempeng bumi, sehingga para teknik sipil mempunyai tugas besar untuk memikirkan pembangunan ke depannya agar tahan terhadap

gempa. Selain itu, dikatakannya, dalam pelaksanaan pembangunan juga harus memperhatikan wawasan lingkungan hijau. Sebab, apabila lingkungan hijau terus diabaikan dalam pembangunan, maka akan terjadi degradasi alam. Oleh karena itu, untuk menjaga kelestarian lingkungan, maka pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan sangat penting diperhatikan. ‘’Antara Teknik Sipil yang ada di Universitas Riau dengan Teknik Sipil yang ada di Udayana, begitu juga dengan teknik-teknik lainnya perlu memikirkan pembangunan secara bersama-sama, sebab teknik sipil punya kepentingan besar dalam menjaga lingkungannya,’’ pungkas Sujianto. (ad1039)

Kunjungi Dealer Berlogo Astra Motor

Dapatkan Program Baru Pit Express Satu Harga ASTRA Motor selaku main dealer sepeda motor Honda senantiasa mengupayakan berbagai layanan demi kepuasan konsumennya. Melalui jaringan retailernya, Astra Motor memberikan program Pit Express ‘’Satu Harga Satu Indonesia’’, di mana konsumen diberikan kemudahan dalam merawat motor kesayangannya. Manager Retail Astra Motor Bali Yodi Wahyu Borobudi Setiawan mengatakan bahwa Program Pit Express ‘’Satu Harga Satu Indonesia’’ berlangsung dari 1 Oktober hingga 31 Desember 2018. Program ini bertujuan untuk mengapresiasi pelanggan setia sepeda motor Honda di Bali. Semua pelanggan tanpa terkecuali sangat berharga di mata Astra Motor, sehingga semua pelanggan di seluruh Indonesia berhak memperoleh harga yang sama. ‘’Cukup dengan membayar Rp 20.000, pelanggan setia dapat menikmati jasa penggantian sparepart di Pit Express tanpa harus antre,’’ ujar Yodi Wahyu Borobudi Setiawan. Adapun penggantian sparepart yang dapat dikerjakan di Pit Express seperti penggantian oli, ban, rantai, drive belt, kampas rem, lampu, dan bagian lain yang pengerjaannya tidak memakan waktu lebih dari 20 menit. Yodi Wahyu Borobudi Setiawan menambahkan bahwa untuk pelanggan yang khusus melakukan penggantian oli di Pit Express cukup membayar jasa servis penggantian oli sebesar

Rp 2.000. Selain itu, pelanggan dapat menikmati layanan gratis untuk pengecekan ban depan dan belakang, rem depan dan belakang, free tutup pentil ban, lampu depan dan belakang, tali gas, serta tali clutch. Program ‘’Satu Harga Satu Indonesia’’ juga menyediakan keuntungan menarik lainnya, yaitu pembagian 10 jas hujan kepada pelanggan beruntung setiap bulannya. Pelanggan dengan foto paling menarik berkesempatan memperoleh jas hujan secara gratis. Yodi Wahyu Borobudi Setiawan mengatakan bahwa program Pit Express ‘’Satu Harga Satu Indonesia’’ ini hanya ber-

laku di jaringan Honda berlogo Astra Motor di Bali, antara lain Astra Motor Cokroaminoto, Astra Motor Teuku Umar, Astra Motor Sesetan, Astra Motor Gunung Sanghyang, Astra Motor Gianyar, Astra Motor Singaraja, Astra Motor Sangsit. Untuk informasi lebih lengkap, konsumen dapat mengunjungi sosial media @astramotor dan website www.astramotor. co.id, atau dapat langsung mengunjungi dealer Astra Motor terdekat. ‘’Kedepannya, kami akan terus konsisten memberikan nilai serta beragam layanan terbaik untuk kepuasan pelanggan,’’ tutup Yodi Wahyu Borobudi Setiawan. (bns1)

Senator RI Beri Semangat Mahasiswa di Unud dan Unhi

Dr. Wedakarna Pertegas Calon Pemimpin Muda Harus Memiliki Kecerdasan Akademik SENAT Fakultas Pendidikan Agama dan Seni Universitas Hindu Indonesia (Unhi) kembali menggelar Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) dengan menghadirkan pejabat negara, Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III. Dalam acara yang dimoderatori Ida Bagus Purwa Sidemen, S.Ag., M.Si. mengambil tema ‘’Eksistensi Kepemimpinan Pemuda Hindu di Era Politik Modern’’. Selain dihadiri Senat Mahasiswa dan BEM, acara juga dihadiri Wakil Dekan, para dosen dan peserta LKMM-TD. Pujian atas inisiatif dari mahasiswa Unhi untuk kegiatan ini disampaikan Senator Arya Wedakarna (AWK), yang menyatakan bahwa kultur bergaul dengan orang-orang besar harus dibiasakan sejak mahasiswa menjadi aktivis, karena berani mendengar, berdebat dan juga membagi pemikiran adalah ciri–ciri dari calon pemimpin bangsa. ‘’Saya senang Unhi mengangkat tema ini, justru sebenarnya tema ini diangkat harusnya oleh Sekolah Ilmu Politik atau Fakultas Poli-

tik, tapi jika mahasiswa Unhi mengangkat tema seperti ini, artinya ada jiwa-jiwa revolusioner dalam diri Senat Mahasiswa Unhi. Ingat pesan Bung Karno, bahwa jika ingin menjadi orang besar, maka engkau harus bergaul dengan orang besar. Dan jika ingin menjadi orang hebat, maka anak muda Indonesia harus masuk dalam institusi yang hebat. Dan semoga alumni Unhi menjadi anak-anak muda yang hebat bagi Bali dan bangsa,’’ ungkap Senator Wedakarna. Hal senada juga ia sampaikan saat menjadi pembicara di Universitas Udayana (Unud) beberapa waktu lalu di Kampus Bukit Jimbaran. Wedakarna mengatakan ke depan hanya anakanak muda yang sudah melalui kawah candradimuka organisasi yang akan mudah menemukan jalan menjadi pemimpin bangsa, mengingat kepemimpinan itu bisa dilatih sejak muda dari wadah organisasi. ‘’Unud didirikan Bung Karno pada tahun 1962. Dan kewajiban dari almamater Unud untuk tetap menjaga roh NKRI yang ada dalam diri Universitas Udayana ini. Dan peran organisasi adalah

PEPRANIAN – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Panitia Seminar di Universitas Hindu Indonesia dan Univesitas Udayana.

sangat krusial, organisasi bisa membentuk karakter seseorang sehingga siap menjadi calon pemimpin. Semoga semakin banyak pemimpin muda lahir dari nama besar Unud,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia juga meminta agar generasi muda Bali tidak hanya puas berpendidikan hingga S-1, tetapi bisa berpendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi. ‘’Agama Hindu sudah mengajarkan filosofi kepemimpinan lewat Nitisastra, Itihasa Ramayana dan Mahabharata. Hindu adalah agama dengan kitab suci politik terlengkap dan mari kita jadikan pedoman membangun bangsa. Dalam Mahabharata, Resi Drona sebagai guru pada Pandawa dan Kurawa selalu menegaskan satu hal, bahwa untuk menjadi pemimpin Hastinapura, maka para Ksatria Dinasti Kuru harus pintar, cerdas dan berpendidikan tinggi serta melalui proses pendidikan ilmu perang. Rsi Drona tegas bahwa jika ada ksatria yang tidak mampu mengikuti aturan, maka jawabannya hanya mundur, keluar dan meminggirkan diri dari medan perang. Dan itu sangat relevan dengan kondisi saat ini. Maka dari itu,

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

saya setuju jika ada mahasiswa ingin jadi pemimpin politik di Bali dan Indonesia, kuncinya ayo sekolah sampai sarjana minimal S-1, tidak boleh hanya tamatan SMA/SMK saja. Kenapa? Karena menjadi pemimpin, kalian akan menyusun draf legislasi, pemimpin mendiskusikan RAPBN/ APBN yang jumlahnya triliunan rupiah, pemimpin akan mengeluarkan produk hukum kebijakan untuk rakyat banyak dan pemimpin harus pintar menghadapi tekanan asing alias jago debat. Semua perlu kecerdasan dan itu ada dalam kampus. Tiru saja Bung Karno, sampai bersusah payah sekolah jadi insiyur di ITB Bandung dan beliau meraih 26 gelar Doktor Honoris Causa. Begitu juga Presiden Jokowi yang lulusan insinyur di UGM Yogya. Kita tegas saja, pemimpin bangsa harus pintar secara akademik, dan beruntunglah kalian yang bisa mengenyam pendidikan S-1. Ini tentu karena pemikiran orangtua anda revolusioner bisa sekolah anak hingga ke perguruan tinggi,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna yang juga mantan Rektor Universitas Mahendadatta ini. (ad1041)


daerah

Kamis Pon, 25 Oktober 2018

5

Sistem Rujukan Berjenjang BPJS Didesak Dihapus Semarapura (Bali Post) Sistem rujukan berjenjang untuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masih menuai keluhan, termasuk di Kabupaten Klungkung. Pasien yang mendapat penanganan di rumah sakit kelas C dirujuk lagi ke RS kelas sama di Kabupaten Gianyar. Bukan langsung ke RSUD Klungkung dengan kelas B. Sistem yang menyusahkan pasien ini didesak dihapuskan saja. Desakan penghapusan disampaikan Wakil Ketua DPRD Klungkung, I Wayan Buda Parwata. ‘’Polemik rujukan berjenjang yang diterapkan BPJS Kesehatan tidak saja terjadi di Kabupaten Klungkung, tetapi seIndonesia mengalami hal sama. Kami sangat mendukung penuh langkah yang diambil bupati,’’ ungkapnya, Rabu (24/10) kemarin. Langkah Bupati Klungkung melayangkan surat ke pemerintah pusat yang meminta sistem itu ditinjau ulang dipandang sangat tepat. Tindakan

orang nomor satu di Klungkung itu, menurut politikus Hanura ini, menjawab apa yang menjadi masukan fraksi dalam rapat paripurna pembahasan APBD Induk 2019. ‘’Fraksi Hanura tegas untuk meminta saudara Bupati bersurat kepada Presiden untuk mengevaluasi, bahkan dihapuskan sistem rujukan BPJS berjenjang,’’ sebutnya. Di tengah tahun politik, tak diharapkan lagi adanya keluhan dari masyarakat soal pelayanan. Supaya situasi tidak semakin gaduh. Diharapkan pula polemik ini segera berakhir

dan situasi kembali kondusif. ‘’Kami juga sangat menunggu jawaban Presiden soal ini. Mudah-mudahan jawaban suratnya segera turun,’’ katanya. Wakil rakyat asal Desa Timuhun Kecamatan Banjarangkan ini juga mendesak BPJS Kesehatan untuk lebih gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait kebijakan yang ditetapkan. Melalui sosialisasi diharapkan akan muncul pemahaman dan persepsi sama. Kepada rumah sakit yang diajak bekerja sama juga demikian. Harus benar-benar memahami apa yang dimaksud rujukan berjenjang. Bukan justru mempersulit masyarakat yang pada ujungnya memengaruhi kenyamanan. ‘’Memang sangat penting ada pembenahan secara menyeluruh,’’ imbuhnya. (kmb45)

Hamil Tua, Penyimpan Kokain di Pembalut Dibui Empat Tahun

Denpasar (Bali Post) Wanita hamil tua, terdakwa Bena Livia Magusta, yang diadili atas perkara narkotika jenis kokain dengan modus menyimpan di dalam pembalut, Rabu (24/10) kemarin diganjar pidana empat tahun penjara. Majelis hakim pimpinan I Wayan Kawisada menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana narkotika jenis kokain seberat 2,8 gram. Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 112 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009. Selain dihukum fisik empat tahun, terdakwa juga diwajibkan membayar dendar Rp 800 juta. Dengan ketentutan apabila tak mampu membayar hingga sebulan, setelah putusan ini berkekuatan hukum tetap, maka terdakwa dapat menggantinya dengan tambahan pidana dua bulan kurungan. Terkait putusan ini, baik terdakwa maupun JPU langsung menerima, terlebih putusan ini lebih ringan dua tahun. Sebelumnya diuraikan, terdakwa mengaku mendapat kokain dari Brandon Luke Johnsson (terdakwa dalam berkas terpisah) pada 4 Agustus dini hari di sebuah bar di Seminyak, Kuta, Badung. Kokain tersebut diberikan pada terdakwa (Bena) dengan tujuan dijual. Terdakwa ditangkap pada Sabtu, 4 Agutus 2018 pukul 19.30 di kamar kosnya Jalan Intan Permai Gang Intasari, No. 7 Banjar Pengubengan Kangin, Kerobokan, Kuta Utara, Badung. (kmb37)

Perekrutan CPNS Pemprov Bali, 10.324 Peserta Lolos Seleksi Administrasi PEMPROV Bali mengumumkan hasil seleksi administrasi perekrutan CPNS 2018. Dari 12.469 orang pelamar yang mendaftar melalui online, 10.324 dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan berikutnya yaitu tes kompetensi dasar. Informasi itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dalam siaran persnya, Rabu (24/10) kemarin. Menurut Dewa Mahendra, pengumuman hasil seleksi administrasi dapat dilihat pada website https://gatramandara.baliprov.go.id di bagian pengumuman mulai tanggal 24 Oktober 2018. Lebih jauh ia mengurai, setelah dilakukan verifikasi persyaratan administrasi peserta yang dikirim secara online, tidak seluruh peserta

memenuhi persyaratan yang ditentukan panitia seleksi. “Dari seluruh berkas lamaran yang masuk secara online, 2.145 peserta dinyatakan tak memenuhi persyaratan administrasi,” ujarnya. Untuk transparansi, peserta yang dinyatakan tak lulus seleksi administrasi bisa mengetahui alasan ketidaklulusan mereka melalui portal https://sscn. bkn.go.id dengan melakukan login sesuai akun pada saat mendaftar. Sementara bagi mereka yang dinyatakan lulus, dapat mencetak kartu peserta ujian melalui portal yang sama dengan login menggunakan akun saat mendaftar. Sementara terkait jadwal dan lokasi pelaksanaan tes kompetensi dasar, Pemprov Bali masih menunggu keputusan dan ketentuan dari Panitia Seleksi Nasional BKN. (ad1044)

Napi Godok Usaha Ukir Bodi Harley, ”Laundry’’, dan Cuci Kendaraan PELAKU kejahatan yang menjalani masa hukuman di rumah tahanan (rutan) memang sepatutnya mendapat pembinaan terukur. Narapidana (napi) di Rutan Kelas II B Gianyar kini diberikan kegiatan baru yakni mengukir bodi mesin sepeda motor Harley Davidson, laundry, dan usaha cuci kendaraan baik sepeda motor maupun mobil. Kegiatan yang mendapat pengawasan ketat ini dibuka pihak rutan bekerja sama dengan pihak swasta. Menurut Kepala Rutan Gianyar I Nyoman Mudana, hal ini untuk memberikan keterampilan dan kegiatan positif kepada para napi. Dengan begitu, mereka tidak jenuh selama menjalani masa hukuman sekaligus keterampilan ini bisa dimanfaatkan untuk mencari rezeki yang halal ketika mereka kembali ke masyarakat. ‘’Saya punya inisiatif agar warga binaan tidak hanya bisa meminta kepada keluarga. Tapi dengan berbekal keterampilan ini, mereka juga punya pendapatan dan bisa diberikan kepada keluarga,’’ kata Mudana, Rabu (24/10) kemarin. Mudana mengatakan, posisi laundry berada di luar tembok tinggi rutan, yakni di bekas garasi mobil. Untuk tempat cuci kendaraan, pihak Rutan Gianyar harus membongkar halaman samping. Tembok rutan bagian timur dijebol

untuk memudahkan kendaraan pelanggan dicuci. ‘’Selama mereka bekerja, pegawai rutan akan selalu menjaga mereka,’’ jelasnya. Mudana menambahkan, setiap napi yang bisa bekerja akan dilihat dulu perjalanannya selama di rutan. Minimal mereka sudah menjalani separuh masa hukuman dan bersikap baik selama di rutan. Sementara untuk jasa ukir bodi mesin Harley, harus dikerjakan di dalam rutan. ‘’Karena mereka pakai palu dan benda tajam, maka harus bekerja di depan pegawai kami. Itu mendapat perhatian lebih khusus,’’ katanya. Dalam menjalankan usaha ini, kata Mudana, pihak Rutan Gianyar bekerja sama dengan pengusaha. ‘’Sama seperti jasa ukir besi, untuk pengadaan mesin cuci pakaian, dan alat semprot kami bekerja sama dengan pengusaha,’’ jelasnya. Pendapatan dari jasa cuci mobil Rp 40 ribu per mobil dan biaya laundry Rp 6 ribu per kilogram nantinya akan dibagi dua, baik untuk pengusaha dan pihak rutan termasuk bagi hasil untuk para napi. Khusus untuk jasa cuci kendaraan, Rutan Gianyar sudah bekerja sama dengan Pemkab Gianyar dan Polres Gianyar. ‘’Kalau dari pemda dan kepolisian mau cuci mobil, kami minta memasukkan ke

tempat kami,’’ tegasnya. Founder Skullsnation Biker Jewelry Dewa Danu Saputra mengaku bekerja sama dengan pihak Rutan Gianyar karena membutuhkan tenaga. ‘’Sebetulnya, ada tenaga saya yang sudah ahli masuk ke sini (menjalani hukuman - red). Daripada saya mencari tenaga baru, maka saya minta izin supaya tenaga saya bisa bekerja di dalam. Termasuk kami ajari napi lainnya untuk menguasai keterampilan tersebut,’’ ujarnya. Sebagai perusahaan yang memiliki waiting list selama dua tahun dengan customer dari luar negeri, Danu Saputra mengaku kewalahan mengerjakan orderan. ‘’Kalau mereka bebas, sangat mungkin kami pekerjakan. Sekarang, kami latih mereka dulu, yang penting niat,’’ ujarnya. Selain tiga jasa itu, napi perempuan juga bergerak di bidang jasa makanan yakni katering. Hanya, jasa katering ini baru mencakup internal Rutan Gianyar saja. Apabila ada acara di Rutan Gianyar, baru melibatkan lima orang napi perempuan. Saat ini jumlah penghuni Rutan Gianyar 126 orang. Rinciannya, napi 70 orang dan tahanan 56 orang. Jumlah hunian Rutan Gianyar tergolong overload karena daya tampungnya sebenarnya hanya 44 orang. (nik)

Wujudkan Kesadaran Pemahaman Agama dengan ”Nyastra’’ Denpasar (Bali Post) Keberadaan karya sastra di kalangan milenial sangat berperan dalam menumbuhkan kesadaran pentingnya pemahaman agama. Apalagi, lahirnya penulis di kalangan kampus Hindu di Indonesia akan menjadi barometer intelektual untuk meningkatkan SDM yang berkualitas dan berkarakter. Dengan adanya karya tulis tentang agama, diharapkan terbentuk komunitas yang sadar akan pengaplikasian konsepkonsep agama Hindu, seperti Tri Hita Karana. Sehingga karya sastra bisa menarik dan menginspirasi generasi muda era milenial seperti saat ini. ‘’Dalam rangkuman tulisan tentang agama Hindu, harus dijelaskan juga istilah-istilah Hindu, seperti pandita dan pinandita. Masyarakat masih sering keliru dengan istilah itu,’’ ujar Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat Wisnu Bawa Tenaya saat mengisi Kongres Persatuan Penulis Hindu seIndonesia di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Rabu (24/10) kemarin. Wisnu Bawa Tenaya men-

KONGRES - Suasana Kongres Persatuan Penulis Hindu se-Indonesia yang diikuti tujuh perguruan tinggi Hindu di Bali, Rabu (24/10) kemarin. gatakan, kualitas karya sastra ‘’Bisa saja dicetak yang terHindu mesti terus ditingkatkan diri dari beberapa bahasa, agar bisa menembus pembaca agar bisa menembus akses sepyang lebih luas. Misalkan den- erti vila dan dalam pesawat tergan mencetak buku terkait bang. Jadi WNA juga bisa baca, karya sastra Hindu dengan termasuk kitab Hindu, asal alternatif bahasa internasi- jangan merujuk SARA. Selain onal. Apalagi, peluang bisnis itu, secara teknologi karya tulis dengan pencetakan buku yang tersebut bisa dikonsep dengan berulang-ulang, tentu bisa me- digital, sehingga mudah untuk nyejahterakan. diakses mengikuti kemajuan

IT,’’ tandasnya. Hal senada diungkap Ketua Panitia Kongres Penulis Kampus Hindu Indonesia Ida Bagus Jelantik. Ia menjelaskan keberadaan penulis buku Hindu sangat penting dan penulisan sastra agama Hindu ini berlanjut dari Jawa ke Bali. ‘’Kekawin-kekawin yang dulunya dikarang di Jawa kemudian berlanjut di Bali. Menurut penekun bahasa Jawa Kuna ini, kekawin yang muncul di Bali tidak kalah kualitasnya dengan kekawin yang diciptakan di Jawa,’’ imbuh Jelantik. Sementara itu, Sekretaris Dirjen Bimas Hindu Made Sutrisna mengatakan, munculnya generasi muda yang ikut menulis buku bernapaskan Hindu atau nyastra merupakan sebuah revitalisasi. Sebab, kualitas karya bisa diwujudkan dengan membangkitkan budaya menulis, membaca dan mendharmawacanakan hasil karya tersebut. ‘’Tradisi menulis sastra Hindu ini datang dari India dan berkembang saat zaman Majapahit untuk selanjutnya datang ke Bali, sehingga ada namanya tradisi nyastra,’’ pungkasnya. (win)

AIDS - Sekretaris KPA Klungkung Wayan Sumanaya (kiri) dan Wabup Klungkung I Made Kasta menyampaikan perkembangan kasus HIV/AIDS di Klungkung, Rabu (24/10) kemarin.

Kasus HIV/AIDS di Klungkung Makin Mengkhawatirkan Pendampingan dari KPA Cenderung Naik

Semarapura (Bali Post) Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Klungkung makin mengkhawatirkan. Hal tersebut ditunjukkan dengan warga yang mendapat pendampingan cenderung meningkat setiap tahun. ‘’Untuk warga yang didampingi bertambah setiap tahun. Sekarang sudah ada sekitar 30 orang,’’ ungkap Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Klungkung Wayan Sumanaya, Rabu (24/10) kemarin. Jumlah tersebut, sambungnya, lebih banyak perempuan. Parahnya lagi ada yang masih berusia muda. Beberapa juga sudah ada yang meregang nyawa. Kemunculan penyakit yang belum ada obatnya ini disebabkan seks bebas. Di Kabupaten Klungkung tempat-tempat untuk itu ditengarai ada. Salah satunya di eks galian C Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan. ‘’Ada enam titik lokalisasi. Pekerjanya masing-masing kisaran 12 orang. Untuk warga yang mengidap (HIV/ AIDS - red) sudah diberikan ARV,’’ jelasnya. Ditengarai, pengidap penyakit tersebut lebih dari 30 orang. Hanya ada ketakutan untuk melaporkan ke KPA. ‘’Karena penyakit itu masih dianggap menakutkan. Jadi ada yang tidak berani membuka diri. Termasuk di keluarga,’’ katanya.

Sebagai bentuk antisipasi penyebarannya, pria yang juga sebagai seniman ini mengaku telah rutin memberikan penyuluhan. Bahkan di beberapa kesempatan juga membagikan alat kontrasepsi. Menariknya, itu tak sebatas inisiatifnya sendiri. Namun terkadang juga ada permintaan langsung dari tempat lokalisasi. ‘’Dengan ada lokalisasi, kami bisa lebih mudah memantau. Tidak seperti di kos-kosan. Pasti akan lebih sulit,’’ ungkapnya. Pencegahan juga dengan edukasi langsung ke sekolah-sekolah. Ini didukung peran Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN). Hal serupa juga ditujukan untuk masyarakat umum melalui pasraman maupun kegiatan desa maupun adat. ‘’Seluruh lapisan masyarakat disasar penyuluhan. Pencegahan perlu bersama-sama,’’ imbuhnya. Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta yang juga sebagai Ketua KPA Klungkung menyampaikan sejauh ini belum ada penertiban untuk lokalisasi itu. Jika itu dilakukan, dikhawatirkan akan ‘’terpecah’’. Yakni pekerja seks komersial (PSK) akan membuka ‘’praktik’’ di tempat lain yang lebih sulit dijangkau. ‘’Selama ini lebih pada pembinaan,’’ ucapnya. (kmb45)


OPINI

6

Kamis Pon, 25 Oktober 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Perlu Langkah Sinergis Cegah ’’Hoax’’ KETIKA media sosial dipenuhi oleh ujaran kebencian, fitnah, kata-kata kasar, hoax dan sebagainya, masyarakat sedikit demi sedikit mulai sadar bahwa hal ini kalau dibiarkan akan bisa merusak. Pemangku kebijakan pun dengan berbagai perangkatnya mulai berbenah. Yang paling puncak tentunya diberlakukannya UU tetang ITE. Akan tetapi, ibarat sebuah proses, tentu perlu waktu lama untuk penyadarannya. Perlu langkah sinergis untuk membenahi bahaya yang disebarkan lewat kecanggihan media komunikasi ini. Tidak cukup pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama tetapi juga bagaimana komunikasi antara orangtua dengan anak sebagai generasi muda. Persoalan seakan menemui titik cerah sampai di sini. Akan tetapi, jangan lupa, hal-hal itu tentu ada maksudnya. Ada capaian yang hendak dituju. Ada sasaran yang akan dijangkau. Berbagai ujaran kebencian, berita bohong, fitnah dan sebagainya itu tentu punya sasaran. Hal yang dilakukan oleh seseorang, sekelompok orang, terstruktur ataupun tidak tentu punya maksud tertentu. Kalau sekadar keisengan seorang, mungkin terapinya agak lebih mudah. Kalau kemudian keteledoran seorang bocah yang baru mengenal teknologi tentu bisa dimengerti dan obatnya pun relatif lebih mudah. Bagaimana kalau yang melakukan hal ini dengan sengaja dan terorganisasi dengan baik, bagaimana caranya. Di samping kita ingatkan soal moral sosial dan moral agama, tentu harus ada negara di sana dalam hal penegakan hukum. UU ITE mesti dijalankan dengan baik dan benar. Tidak pandang bulu, tidak ada tebang pilih karena ini menyangkut wibawa negara yang di atasnya nasib bangsa dipertaruhkan. Akan sulit sekali kalau negara tidak tegas, lembek dengan hal-hal yang mengganggu stabilitas ketertiban dan keamanan. Akan ada orang-orang yang mencoba-coba, berbuat seperti ini, mengulangi dan mengulanginya lagi. Karena negara dianggapnya tidak cukup serius melakukan langkahlangkah penegakan hukum. Ingat, tahun depan tahun politik. Mesin-mesin politik sudah dipanaskan sejak jauh-jauh hari. Segala macam cara dilakukan. Salah satunya adalah bagaimna membentuk opini publik tentang suatu masalah dengan skrenario yang mereka rancang. Ada skema yag telah dibuat untuk melakukan langkah-langkah lewat berbagai media, yang paling cepat tentu di media sosial. Banyak pembungkus yang digunakan untuk melancarkan serangan lewat hoax ini. Sentimen kedaerahan, agama serta hal-hal yang dianggap sebagai momentum dan peluru untuk melancarkan serangan. Segala macam bentuk agitasi, intimidasi, serta politisasi segala masalah. Semua pihak yang berkeinginan untuk tegaknya negara dan bangsa ini mesti hadir. Pemerintah dengan institusinya yang paling berkompeten ada paling depan. Mesti ada langkah tegas dan sangat tegas. Masa kampanye pun akan tidak luput dari praktik seperti ini. Walaupun Presiden Joko Widodo sudah mengimbau, rasanya model model pelanggaran seperti ini akan terjadi. Sekarang tinggal bagaimana kinerja Panwaslu dan Bawaslu untuk menyikapi. Akan tetapi, yang paling penting adalah bagaimana membangun kesadaran politik, tidak saja di tingkat bawah tetapi juga tingkat atas. Sebab, semakin tinggi tingkat pendidikan atau status ekonomi dan politik saat ini, belum tentu, sekali lagi belum tentu berbanding lurus dengan budaya politik serta kualitas pengetahuan politiknya.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Kerja di Sektor Swasta Dunia tak selebar daun kelor. Bila Anda tidak berhasil lolos menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS), janganlah bersedih atau kecewa. Masih banyak pekerjaan lain yang lebih baik dan memberikan remunerasi yg tak terhingga dan kebebasan berkarya. Sektor swasta menunggu karya dan inovasi Anda. Pilihan kerja di sektor swasta sangat luas dan memiliki efek unlimited benefit and career. Sektor ini mewajibkan Anda bekerja fokus, semangat, loyalitas, integritas, dan kreativitas tinggi. Pekerjaannya beragam, dinamis, memiliki tempat dan ruang tak terbatas. Tambah terus skill/keterampilan kita, agar nilai jual kita tetap tinggi. Termasuk kemampuan berbahasa asing/ internasional, agar Anda lebih menarik untuk dipekerjakan oleh sektor swasta. Selamat berkarya dengan penuh semangat. Saat ini, banyak posisi lowongan kerja yang tersedia di sektor swasta. Adrid Indaryanto Airlangga HR Consulting

Benahi Pariwisata Bali Belakangan ini, wacana untuk mendapatkan otoritas khusus pengelolaan pariwisata sedang dibicarakan. Apakah hal ini mungkin? Saya hanya berharap sembari menunggu status, Bali memang harus membenahi tata kelola pariwisatanya. Bali jangan jadi tempat berjualan banyak pihak atau pengusaha asing. Praktik-praktik jual kepala dan investasi melanggar tata ruang memang harus disikapi. Terlebih ketika banyak pengusaha asing berusaha di Bali, tak ada kontribusinya pada kas daerah. Saya berharap Gubenur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Cok Ace yang memang membidangi masalah ini melakukan komunikasi dengan semua pihak untuk pengelolaan pariwisata Bali. Saya yakin jika semua didasari dengan komunikasi yang sehat semua akan berjalan lancar. Mari kita jaga Bali. Hal lain yang saya harapkan agar pemerintah Bali tak hanya mendata masalah kepariwisataan. Masalah lingkungan juga harus ditangani segera. Jangan sampai karena fokus pada satu masalah, masalah lain yang justru lebih krusial terabaikan. Mudah-mudahan kita semua bergerak untuk menjaga Bali. Ni Putu Sudarmi Denpasar, Bali

Tugas Kandidat Berkampanye Bukan Berbohong Presiden Joko Widodo menekankan agar tidak ada kebohongan dalam melakukan kampanye menjelang pemilu serentak tahun 2019 mendatang. Beliau menekankan hal itu berkali-kali. Tentu saja tujuannya positif demi kelancaran demokrasi dan tidak adanya gangguan dalam kampanye nanti. Sebuah kampanye yang bernilai kebohongan, jelas saja bukan kampanye karena memberikan informasi salah dan mungkin menyesatkan masyarakat. Sebaliknya, kampanye adalah sebuah upaya klaim terhadap sesuatu dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa klaim itu benar. Klaim itu dapat saja berupa upaya pemerataan pendapatan, peningkatan kualitas guru, penghapusan kemiskinan dan sebagainya. Sebuah kampanye akan menjadi menarik, jika klaim itu logis dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Di zaman penggunaan data kuantitatif yang demikian banyak, maka sebuah kebohongan akan secara mudah dapat diketahui. Maka kebohongan adalah sebuah kekonyolan.

Oleh I Nengah Sulatra

A

da pendapat yang menyebutkan bahwa dunia modern sekarang adalah dunia rekonstruksi. Artinya, mudah bagi seseorang untuk merekonstruksi sebuah fenomena untuk kepentingan dirinya sendiri. Rekonstruksi merupakan salah satu ciri kehidupan sosial yang mempunyai tujuan untuk kepentingan seseorang atau kelompok dengan tujuan tertentu. Melalui rekonstruksi, susunan fenomena itu dapat saja dibuat sesuai keinginannya demi tujuan yang hendak dicapai. Misalnya membuat wajah menjadi cantik, maka hidung akan dibikin lebih mancung. Jika berkeinginan mirip dengan orang Barat, rambut akan dicat. Tetapi rekonstruksi pada bidang sosial dapat berupa menambahi data-data palsu dan suara kebohongan sehingga menambah keyakinan orang terhadap hal itu. Jagat maya melalui media sosial merupakan lahan empuk untuk menambahi rekonstruksi sosial ini. Data tambahan dapat dibuat sedemikian rupa

sehingga meyakinkan orang yang membacanya. Dengan demikian, lahan politik menjadi sangat subur dan potensial terhadap pembohongan dengan cara merekonstruksi fenomena sosial sedemikian rupa sehingga para kontestan dan kandidat, seolah bersih, cerdas, dan berwibawa. Sebagai politisi, banyak yang memandang cara ini diperlukan. Tetapi sebagai pejabat, justru cara merekonstruksi dunia sosial ini sangat berbahaya karena masyarakat itu erat dengan perubahan. Rekonstruksi sosial tidak akan berlangsung lama, dan akan kembali ke jalannya yang semula atau yang sesuai dikehendaki oleh masyarakat itu sendiri. Sudah tentu sangat banyak bahaya yang harus dihadapi kandidat apabila melakukan pembohongan, baik berupa pembohongan di masyarakat maupun di dunia maya. Secara politik, sebuah pembohongan akan pasti merugikan kandidat. Kebohongan dalam dunia politik, apalagi di Indonesia, relatif lebih mudah ditangkap.

Ciri pertama adalah bombastis dan tidak logis. Meningkatkan gaji pegawai negeri 50 persen misalnya, merupakan kampanye yang sangat bombastis. Karena itu mudah untuk diprediksi sebagai sebuah kebohongan. Maka, sekali para kontestan ketahuan melakukan kebohongan maka secepat kilat suaranya akan anjlok di masyarakat. Tidak ada manusia di dunia yang suka dibohongi. Kebohongan politik sudah jelas mempunyai arti membohongi banyak orang. Dari sinilah nanti, potensi sumber daya intelektual dari peserta kampanye bersangkutan akan secara bertahan (atau bahkan tiba-tiba) akan anjlok. Pada perspektif ekonomi, kebohongan politik justru semakin berbiaya mahal. Upaya untuk melakukan rekayasa, merekonstruksi bangunan kebohongan itu memerlukan biaya yang besar, dan perlu juga menyewa ahli untuk berbohong. Merekonstruksi kampamnye dengan mengatakan kompetitor korupsi tentu saja memerlukan dana untuk pembiayaannya. Cara untuk

merekonstruksi gambar, data serta “bukti” bagi lawan tentu akan memakan banyak karena perlu ahli untuk merekonstrusi, membentuk sebuah penampilan yang benar-benar kompetitor itu korupsi. Biaya besar untuk menyewa “tukang bohong” ini tentu saja akan meningkatkan risiko untuk korupsi dan biaya partai. Ini adalah pemborosan dan mahal nilainya. Dari titik ini, sangatlah tidak elok untuk melakukan kebohongan politik. Menyusun sebuah kebohongan politik memerlukan biaya yang banyak karena harus sampai pada akar rumput. Pembohongan secara budaya adalah sebuah kecelakaan. Tidak ada budaya masyarakat yang mendidik kebohongan. Budaya justru memberikan sari-sari kebaikan pada perilaku manusia dan sari-sari kebaikan budaya inilah yang kelak melahirkan sebuah peradaban. Maka, jika ada budaya yang mengajari kebohongan, justru akan menenggelamkan masyarakat itu dalam pergaulan sosial, baik di lingkungan masyarakat itu sendiri, lingkungan nasional, maupun internasional. Kebudayaan memberikan pelajaran yang menunjang kehidupan sosial, memperbarui cara-cara kehidupan. Dengan demikian, kebudayaan tersebut sesungguhnya adaptif terhadap perubahan sosial agar manusia tersebut mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, bukan mengajari masyarakat untuk mengerem perubahan sosial itu sendiri. Jika masyarakat berupaya mengeremnya, itu adalah sebuah pembohongan terhadap kenyataan sosial yang ada. Dengan demikian, pernyataan Presiden Joko Widodo untuk menghindari kebohongan dan pembohongan dalam kampanye,

Konsolidasi Birokrasi, Pelajaran dari DKI

Hampir seluruh pemenang pilkada serentak 2018 sudah dilantik, termasuk Bali. Sekarang waktunya memulai kerja merealisasikan janjinya. Salah satu prioritas yang umumnya dilakukan kepala daerah baru adalah konsolidasi birokrasi melalui penataan struktur pemerintahan dan penempatan pejabatnya. Penataan jabatan hampir pasti menempatkan birokrat yang sevisi dan loyal terhadap kepala daerah. Kadang proses reposisi dan mutasi pejabat menghadirkan dinamika yang hangat. Aroma politis tidak disangkal sangat kental. Namun mestinya kepala daerah melakukannya secara profesional mengikuti aturan yang ada. Salah satu pembelajaran konsolidasi birokrasi dapat dipetik dari DKI Jakarta. Hari-hari ini masih terjadi perseteruan birokratis antara Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta. KASN terakhir secara resmi telah melaporkan Anies Baswedan ke Presiden Joko Widodo. Pelaporan dilakukan karena Anies dinilai tidak menjalankan semua rekomendasi dari KASN soal perombakan jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Pemprov DKI hanya menjalankan delapan dari 16 rekomendasi yang diberikan oleh KASN. KASN sebelumnya mengeluarkan rekomendasi terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan Anies saat mencopot 16 pejabat pada 5 Juli lalu. Rekomendasi tersebut meminta Anies mengembalikan 10 posisi pejabat selambat-lambatnya 30 hari kerja terhitung sejak 27 Juli

Oleh Ribut Lupiyanto 2018. Jika tidak dilaksanakan, KASN akan merekomendasikan sanksi kepada atasan Anies sebagai gubernur, yakni Presiden Jokowi. Pasal 33 Undangundang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara menjelaskan jika hasil pengawasan yang dilakukan KASN merekomendasikan kepada Presiden untuk menjatuhkan sanksi kepada pejabat pembina kepegawaian dan pejabat yang berwenang. Bola kini sepenuhnya berada di tangan Jokowi. Presiden dapat mencabut SK, menegur atau sanksi lainnya. KASN menyatakan Anies Baswedan bersalah melanggar prosedur dan peraturan perundangan yang berlaku. Komisi lantas mengeluarkan empat rekomendasi kepada Anies untuk ditindaklanjuti. Rekomendasi itu bersifat final dan mengikat. Salah satunya adalah mengembalikan posisi pejabat yang telah dicopot. Rekomendasi di atas wajib dilaksanakan sesuai dengan pasal 33 ayat (1) Undangundang Nomor 5 Tahun 2014. Berdasarkan hasil pengawasan yang tidak ditindaklanjuti sebagaimana dimaksud dalam pasal 32 ayat (3), KASN merekomendasikan kepada presiden untuk menjatuhkan sanksi terhadap pejabat pembina kepegawaian dan pejabat yang berwenang melanggar prinsip sistem merit dan ketentuan perundang-undangan. Anies akan dijatuhkan sanksi bila tidak menjalankan rekomendasi KASN. Ia bisa dianggap me-

langgar pasal 78 juncto pasal 61, 67, dan 76 dari Undang-undang Nomor 23 Tahun 2013 tentang Pemerintah Daerah. Apabila Gubernur sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian tidak menindaklanjuti rekomendasi, maka akan dilaporkan KASN ke presiden. Presiden merupakan pemegang wewenang untuk memberi sanksi bagi pejabat yang tidak menjalankan rekomendasi. Pemberian dan bentuk-bentuk sanksi diatur dalam pasal 33 Undangundang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Sanksi meliputi peringatan, teguran, perbaikan, pencabutan, pembatalan, penerbitan keputusan, dan atau pengembalian pembayaran, hukuman disiplin untuk pejabat yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan, dan sanksi untuk Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Presiden dapat meminta Menteri PANRB atau Menteri Dalam Negeri untuk memberi sanksi. Hukum harus dijadikan panglima. Penegakannya mesti berkeadilan dan konstruktif. Polemik KASN dan Anies mesti diakhiri dengan bersama mencari solusi. Berbagai pihak penting memainkan peran dalam membangun kondusivitas birokrasi. Pertama adalah Gubernur DKI Jakarta. Pemprov dan Gubernur DKI Jakarta bagaimanapun harus menghormati eksis-

tensi dan tupoksi KASN yang diatur UU. Konfrontasi terbuka penting diminimalisasi. Jawaban melalui surat tertutup patut diapresiasi. Tinggal menunggu sikap KASN. Jika diperlukan dapat mengajukan permohonan audiensi dengan KASN. Pertemuan langsung diharapkan dapat memecahkan kebuntuan. Langkah hukum lanjut juga dapat ditempuh Anies asalkan sesuai koridor peraturan yang berlaku. Kedua adalah KASN. Lembaga pemerintahan ini penting meminimalisasi berproses politis. Jalur administrasi birokratis mesti dikedepankan. Polemik jangan sampai memprovokasi hingga publikasi terbuka. Persoalan ini memang seksi dan rentan politisasi. KASN penting membuktikan independensinya. Ketiga adalah pemerintah pusat. Meskipun kewenangan sedang dijalankan KASN, namun pemerintah pusat dapat terlibat memfasilitasi DKI Jakarta. Bagaimanapun DKI Jakarta adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah pusat. Pemerintah pusat dapat menjadi fasilitator dan mediator guna meredam polemik ini. Bola kini berada di tangan Presiden. Keempat adalah pihak terkait yaitu pejabat yang dicopot atau mutasi. Pejabat tersebut memang memiliki hak melakukan gugatan. Namun, kearifan penting diprioritaskan apalagi jika akhirnya berdampak menjadi polemik yang kontra porduktif. Pejabat yang bersangkutan dapat menemui langsung Anies guna mencari solusi. Atau Anies dapat proaktif menemuinya Egoisme penting diendapkan

merupakan sebuah keharusan yang mesti diikuti oleh para kandidat politisi. Bisa dibayangkan, secara sosial, katakanlah ada sekitar seribu kandidat anggota parlemen yang berbohong, itu akan berlipat ganda dampaknya bagi masyarakat. Seribu orang berbohong di ruang publik, maka minimal seribu orang juga yang akan terkena pembohongan, dan itu akan meluas kepada lebih dari seribu orang jika setiap masyarakat itu menyebarkan kepada dua orang. Jika setiap hari dilakukan pembohongan satu kali, maka dalam waktu satu bulan itu dapat meningkat tiga puluh kali. Bayangkan jika itu terjadi selama empat atau lima bulan. Jika pembohongan itu dilakukan oleh calon presiden atau wakil presiden, semakin banyak juga anggota masyarakat yang terpengaruh. Struktur sosial yang ada di lapisan atas memberikan tanggung jawab yang lebih besar dalam penyebaran kebohongan. Sekali lagi harus dikatakan bahwa pembohongan itu merupakan antitesis dari kampanye, jauh berbeda pengaruhnya kepada masyarakat. Kampanye yang baik justru akan memberikan sumbangan perbaikan terhadap nilai-nilai di masyarakat. Ia mengembangkan pola baru untuk cara berkehidupan sosial, dengan catatan kampanye itu beradab. Misalnya kampanye yang baik adalah memberikan solusi terhadap demikian ruwetnya ritual yang ada di masyarakat. Masyarakat diarahkan untuk memaknai simbol-simbol yang ada di dalam upacara tersebut kemudian memberikan arahan untuk yang lebih sederhana, agar masyarakat dapat menekan biaya dan waktu. Dengan demikian, masyarakat dapat menggunakan waktunya untuk kosentrasi bekerja. dan ditonjolkan kepentinga pembangunan daerah yang tidak boleh terganggu hanya karena polemik jabatan. Penulis, Deputi Direktur Center for Public Capacity Acceleration (C-PubliCA); Alumnus UGM; Kolumnis

POJOK

Sejumlah subak di Manggis, Karangasem kekeringan. - Krisis air untuk pertanian. *** Sebanyak 33 pasar rakyat di Denpasar direvitalisasi. - Pasar modern menjamur di seluruh Bali. *** Remaja sangat rentan alami gangguan jiwa. - Sakit jiwa ancaman kader bangsa.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Kamis Pon, 25 Oktober 2018

KPU Terima 2.666 Bilik Suara

Tabanan (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan, Rabu (24/10) kemarin, menerima bilik suara yang akan digunakan untuk Pemilu 2019. Bilik suara 2.666 buah tersebut selanjutnya disimpan di sebuah gudang. Ketua KPU Tabanan Putu Weda Subawa mengatakan, selain bilik suara yang langsung didatangkan dari pusat, sebelumnya pihaknya telah menerima kotak suara. Meski demikian, logistik Pemilu 2019 baik berupa bilik suara maupun kotak suara

Bali Post/ist

Pemkab Buka Pendaftaran Calon Sekda Tabanan (Bali Post) – I Nyoman Wirna Ariwangsa yang kini menjabat Sekda Tabanan akan memasuki masa pensiun terhitung 1 Februari 2019. Namun, proses pendaftaran calon sekda untuk menggantikan Wirna Ariwangsa sudah dibuka pada Rabu (24/10) kemarin. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan I Wayan Sugatra menjelaskan, sesuai aturan, seleksi pendaftaran sudah harus dimulai 24 Oktober hingga 15 hari kerja ke depan. ‘’Benar, pendaftaran calon sekda sudah kami buka. Bisa diakses di website resmi Pemkab Tabanan,’’ ucapnya. Setiap pejabat yang memenuhi syarat, kata dia, bisa mendaftar. Lamaran dikirim ke panitia seleksi (pansel) yang diketuai Wirna Ariwangsa di sekretariat pansel di kantor

BKPSDM. Mereka yang ingin mendaftar harus memenuhi persyaratan di antaranya pejabat eselon IIb minimal menjabat selama dua tahun, telah mengikuti diklat PIM II dengan pendidikan minimal sarjana atau D-4 dan persyaratan lainnya. ‘’Untuk lebih jelas, bisa dilihat di papan pengumuman atau di web Pemkab Tabanan,’’ jelas Sugatra. Ditambahkannya, proses pendaftaran, penerimaan berkas, dan seleksi administrasi berlangsung mulai kemarin sampai 7 November. Pengumuman hasil seleksi administrasi dilaksanakan 8 November. Seleksi kompetensi manajerial dan sosiokultural pada 12-14 November dan diumumkan 19 November. Kemudian dilakukan seleksi rekam jejak pada 21 November yang hasilnya diumumkan 23 November. Mereka yang telah lolos seleksi ini kemudian diwajib-

kan membuat makalah yang harus sudah disetorkan pada 27 November yang dilanjutkan dengan presentasi makalah dan wawancara 28 November. Pengumuman tiga besar terbaik dilakukan 29 November. ‘’Semua proses tes dan seleksi dilakukan assesor yang ditunjuk BKN,’’ sebutnya. Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun, sejumlah nama pejabat santer dikabarkan akan ikut meramaikan bursa calon sekda di antaranya Kepala Bapelitbang I.B. Wiratmaja, Kadisdik I Gede Susila, dan Kadishub I Made Agus Harta Wiguna. Mereka disebut-sebut berpeluang menduduki jabatan tertinggi ASN di Tabanan ini. Selain itu, muncul nama Asisten II Wayan Miarsana, Asisten III Wayan Sukada, Kadisbud I G.N. Supanji, Kadispar I Made Yasa serta sederet pejabat eselon IIb lainnya. (kmb28)

Petani di Desa Munduk Temu

Kendalikan Hama dengan Teknologi Tepat Guna

Tabanan (Bali Post) Hama adalah musuh semua petani. Untuk memberantasnya, tidak sedikit petani yang menggunakan bahan kimia. Namun, seiring semakin diminatinya produk pertanian organik, saat ini petani secara perlahan-lahan mengurangi penggunaan bahan kimia. Selain pupuk yang mulai organik, dalam memberantas hama, petani menggunakan teknologi tepat guna yang bebas bahan kimia. Pemberantasan hama menggunakan teknologi tepat guna ini diterapkan petani di Desa Munduk Temu Kecamatan Pupuan. Mereka tergabung dalam Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Batur Sari Kebon Jero. Teknologi tersebut berupa lampu perangkap hama yang ramah lingkungan. ‘’Alat ini dibuat dalam rangka pengendalian hama tanaman tanpa menggunakan obat kandungan kimia,’’ ujar petani di Banjar Kebon Jero Desa Munduk Temu, Ketut Suardika, Rabu (24/10) kemarin. Menurut Suardika, teknologi ini diadopsi dari teknologi tepat guna yang diproduksi P4S Joglo, Nganjuk, Jawa Timur. Kebetulan alat tersebut sempat diperkenalkan pada ajang Temu Karya Tepat Guna (TTG) di GWK beberapa waktu lalu dan mendapat prestasi harapan I tingkat nasional. Suardika yang berkecimpung dalam P4S Batur Sari Kebon Jero kemudian berinisiatif mengadopsi metode tersebut. ‘’Terlebih saat ini Desa Munduk Temu merupakan kawasan

Bali Post/san

PERANGKAP HAMA - Teknolpgi tepat guna perangkap hama yang diterapkan petani P4S Batur Sari Kebon Jero. desa wisata di Tabanan dengan orientasi pertanian organik. Teknologi tepat guna ini akan sangat efektif mendukung hasil produksi pertanian organik, sekaligus menekan biaya dari penggunaan obat kimia yang sebelumnya digunakan untuk pengendalian hama,’’ jelasnya. Hama yang umum menyerang tanaman perkebunan di Pupuan adalah penggerek batang. Namun, hama ini biasanya dipantau secara kasatmata oleh petani dan biasanya yang terlihat persentasenya kecil. ‘’Sebelum dipasang, alat

penangkap hama ini secara kasatmata hama penggerek batang dan keberadaan hama lainnya terlihat sedikit. Tetapi setelah alatnya dipasang ternyata ada ratusan hama yang terperangkap. Salah satunya, berupa kumbang,’’ ujar Suadika. Karena keefektifan alat tersebut, adopsi dan pemasangan teknologi tepat guna ini rencananya tidak hanya diterapkan di Desa Munduk Temu tetapi juga oleh P4S Somia Pertiwi di Desa Wangayabetan Penebel dan P4S Sri Rahayu di Desa Kukuh, Marga. (kmb24)

BILIK SUARA - Bilik suara tiba di kantor KPU Tabanan, Rabu (24/10) kemarin.

masih kurang. Dijelaskannya, dalam 1 TPS terdapat 4 bilik suara. Sementara di Tabanan akan disediakan 1.544 TPS. Dengan demikian, saat ini pihaknya masih kekurangan 16 bilik suara. Sedangkan untuk kotak suara, kekurangannya 65 buah. Untuk kekurangan tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan KPU Provinsi Bali untuk selanjutnya disampaikan ke KPU pusat. Menurutnya, dari hasil pemeriksaan sekilas oleh staf KPU Tabanan, sejauh ini belum ditemukan adanya kerusakan pada bilik suara. Namun apabila ada kerusakan, pihaknya akan meminta pengadaan sesuai jumlah kerusakan. (kmb28)

Digelontor Dana Pusat, DTW Bedugul Ditata Bertahap Tabanan (Bali Post) -

Pemkab Tabanan dalam hal ini Dinas Pariwisata tengah melakukan penataan DTW Bedugul. Proyek tersebut memanfaatkan anggaran dari pemerintah pusat yang sifatnya bertahap. Setidaknya diperlukan dana Rp 32 miliar untuk menata kawasan seluas 2,4 hektar tersebut. Kepala Dinas Pariwisata Tabanan I Made Yasa, Rabu (24/10) kemarin, mengatakan penataan Bedugul tujuannya mempercantik kawasan tersebut. Hal ini mengingat kondisi saat ini kurang representatif sehingga pengunjung terus berkurang. Padahal potensi objek wisata ini tidak

kalah dengan Ulun Danu Beratan. Dikatakannya, penataan akan lebih mudah dilakukan karena lahannya merupakan aset Pemkab Tabanan. Penataan mencakup areal parkir hingga renovasi total bangunan. Namun karena dana

minim, penataan akan dilakukan secara bertahap. Dengan penataan tersebut, dia memperkirakan jumlah pengunjung akan meningkat tajam. Hal ini otomatis akan berpengaruh pada pendapatan daerah. Dijelaskannya lebih lanjut, setelah seluruh penataan rampung, DTW

segera dioperasikan oleh OPD terkait maupun kerja sama dengan BUMDA, jika memungkinkan. Dalam rapat kerja dewan dengan TAPD Tabanan, DTW Bedugul menjadi sorotan. Kawasan ini terkesan telantar lantaran cukup lama tidak beroperasi. Dewan menilai, masalah ini tidak saja menyebabkan menguapnya potensi PAD, namun juga merosotnya nilai aset khususnya bangunan. (kmb28)

Kopi Radesta, Minuman Ikon Desa Tista

Inovasi Tenaga Promkes untuk Terapi Berhenti Merokok

SALAH seorang tenaga Promosi Kesehatan (Promkes) dari Puskesmas Kerambitan II membuat ramuan yang dikemas dalam bentuk kopi yang dinamakan Radesta (Ramuan Desa Tista). Ramuan ini baik bagi mereka yang ingin menjalani terapi berhenti merokok. Penemu Radesta, Marini, Rabu (24/10) kemarin, mengatakan pembuatan ramuan untuk perokok ini tercetus saat ia mewakili Tabanan dalam lomba Tenaga Kesehatan Berprestasi di bidang Promkes tingkat Provinsi Bali. ‘’Sebenarnya, sudah ada program kelompok berhenti merokok dengan ramuan dan pijat yang diterapkan di Puskesmas Kerambitan II. Tapi saya kemudian berpikir bagaimana menggunakan ramuan untuk terapi yang diterima oleh perokok,’’ ujarnya. Ia kemudian memiliki ide menggunakan kopi sebagai ramuan. Sebab, perokok juga identik dengan kopi. Selama satu pekan, Marini mengombinasikan kopi dengan bahan alami seperti cengkeh, jahe, kayu manis, serai, dan kapulaga. Semua bahan ini disangrai dengan komposisi yang tepat. Penyajian kopi ini adalah dengan gula merah. Namun bagi penderita diabetes, gula merah bisa diganti dengan gula batu. ‘’Sebenarnya, pakai gula pasir juga boleh, tetapi untuk menambah nikmat rasa disarankan memakai gula Bali,’’ ujarnya. Meminum kopi ini bisa

kapan saja, selama gejala efek samping berhenti merokok timbul. ‘’Kecuali ada penyakit mag, bisa minum kapan saja saat efek samping berhenti merokok muncul,’’ jelas Marini. Tidak hanya untuk terapi berhenti merokok, kopi ini menurut Marini bisa juga diminum masyarakat yang ingin lebih sehat. Sebab kandungan lain seperti kayu manis, sangat baik untuk mengontrol gula darah hingga menstabilkan hormon. Cengkeh dan jahe bersifat antioksidan dan masih banyak manfaat lain. Mengonsumsi kopi ini juga aman karena berbahan alami dan tidak bersifat adiktif. Karena terobosannya ini, Marini mendapatkan juara II kategori Promkes lomba Tenaga Kesehatan Berprestasi 2018 tingkat Provinsi Bali. Tidak sampai di sana, kopi ramuannya kemudian dinamakan Radesta karena dijadikan salah satu ikon minuman di Desa Tista yang saat ini berkembang menjadi desa wisata. ‘’Karena dulu untuk mencoba kopi ini saya terapkan di kelompok berhenti merokok dengan TERAPI - Terapi berhenti merokok dengan ramuan dan pijat yang diterapkan Promkes Puskesmas Kerambitan II.

ramuan dan pijat yang anggotanya adalah warga Desa Tista. Pihak desa kemudian mengadopsi kopi ini untuk menjadi ciri khas desa wisatanya,’’ jelas Marini. Selain itu, kopi Radesta juga menjadi salah s a t u

produk unggulan BUMDes Tista. Untuk memenuhi permintaan, pihaknya melibatkan anggota kelompok berhenti merokok dengan ramuan dan pijat. Saat ini, dari 18 anggota yang semuanya laki-laki, 6 di antaranya aktif dan bisa membuat kopi Radesta meski masih dalam bimbingan Marini untuk memastikan komposisi bahannya pas dan rasanya sama. (san)


BULELENG

8

Kamis Pon, 25 Oktober 2018

Rumah Milik Raka Terbakar Singaraja (Bali Post) – Warga Banjar Dinas Abasan, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, dikagetkan dengan terbakarnya rumah milik Ketut Raka. Sebelum kejadian, percikan api mucul di ruang dapur, lalu merembet dan membakar isi rumah tersebut, Rabu (24/10) kemarin. Akibat kejadian itu, peralatan rumah tangga hingga pakaian milik korban dan keluarganya, ludes dilalap si jago merah. Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarja seizin Kapolres AKBP Suratno mengatakan kebakaran terjadi pukul 09.30 Wita. Sebelum kejadian, korban meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong. Saksi pertama kali mengetahui kejadian ini adalah Ketut Sukrata. Sekitar pukul 07.00 Wita, dia sedang memetik bunga tidak jauh dari rumah korban. Tiba-tiba Sukrata melihat asap tebal membubung tinggi dari atap dapur. Sukrata bergegas turun dari pohon bunga kenanga dan mendekati rumah korban. Ternyata benar,

api dengan cepat membakar rumah korban. Sukrata langsung teriak “kebakaran”. Warga yang mendengar teriakan itu langsung mendatangi TKP dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil dan kobaran api terus membesar. “Sekitar 30 menit kemudian, api bisa dipadamkan setelah Dinas Pemadam Kebakaran menerjunkan satu unit mobil pemadam ke TKP. Akibat kebakaran ini, kerugiaan yang dialami korban diperkirakan Rp 73 juta. Kebetulan saat itu angin kencang sehingga api dengan cepat membakar rumah tersebut,” ungkapnya. Sumerjaya menambahkan, penyebab kebakaran sampai saat ini masih diselidiki. Dugaan sementara ada percikan api di dapur, ketika korban dan keluarganya meningggalkan rumahnya. “Bisa saja ada percikan api, lalu angin kencang mengakibatkan api membesar dan terjadilah kebakaran,” jelasnya. (kmb38)

SOSOK Anugerah KASN KEDUA kalinya Pemkab Buleleng menerima Anugerah Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Anugerah ini bentuk apresiasi KASN terhadap instansi pemerintah dalam kepatuhan dan kualitas tata kelola seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT). Selain itu, terkait inovasi penerapan sistem merit dalam manajemen ASN sesuai UU No. 5 tahun 2014 tentang ASN. Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P., Rabu (24/10) kemarin, mengatakan, Buleleng mengikuti tahapan penilaian bersama 75 daerah dan memperebutkan Anugerah KASN tahun 2018 ini. Berdasarkan hasil verifikasi, media tracking dan kelengkapan usulan, selanjutnya disusun short list sebagai nominator utama. Nominator Utama Anugerah KASN 2018 terdiri dari 5 instansi kementerian/lembaga, 6 instansi pemerintah provinsi, dan 9 instansi pemerintah kabupaten/kota, dan 9 instansi pemerintah nominator utama kategori inovasi pengembangan manajemen ASN. “Ini tidak mudah dan perlu kerja keras, serta komitmen bersama. Upaya itu telah membuahkan hasil dan kita kedua kalinya menerima Anugerah KASN,” ujarnya. Instansi yang masuk nominator utama, selanjutnya mempresentasikan materinya kepada tim Panel Ahli. Buleleng berada di peringkat 3 nasional bidang kepatuhan dan kualitas tata kelola seleksi terbuka pengisian JPT. Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ini menambahkan, penghargaan ini harus bisa dijadikan penyemangat dan motivasi setiap penyelenggara pemerintah. Terutama dalam penempatan jabatan wajib hukumnya mengikuti prosedur dan pertimbangan teknis lain. “Ini akan menjadikan kita lebih termotivasi bagaimana penempatan jabatan ASN itu mengikuti prosedur yang ada, bukan karena alasan suka dan tidak suka. Untuk itu, perhatian KASN ini akan kita tingkatkan lagi, sehingga bagaimana komponen aparatur yang akan menjabarkan kebijakan pimpinan ke depannya akan semakin baik,” jelasnya. (mud)

KPU Diharapkan Segera Setor Nama Calon PAW Mulyadi

Singaraja (Bali Post) – Anggota dewan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) asal Kecamatan Gerokgak, H. Mulyadi Putra, resmi diberhentikan sebagai anggota dewan. Hal ini sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Bali No. 2228/01-A/HK/2018 tentang memberhentikan H. Mulyadi Putra dari jabatannya sebagai anggota DPRD Buleleng. Sekretariat DPRD Buleleng telah mengirim surat ke Sekretariat KPU Buleleng meminta nama calon Pegganti Antar-Waktu (PAW) dari PPP. Pemberhentian ini disebabkan karena Mulyadi Putra kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Oleh karena itu, sejak KPU mengumumkan Daftar Calon Tetap (DCT) Pileg 2019 di mana Mulyadi Putra ditetapkan sebagai calon dari PKB, segala hak keuangan yang melekat pada jabatannya dihentikan. Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, didampingi Sekretaris Dewan (Sekwan) Dewa Ketut Manuaba, Rabu (24/10) kemarin, mengatakan, keputusan pemberhantian itu terbit dan diambil di Kantor Gubernur Bali di Denpasar, Selasa (23/10) lalu. Dengan keputusan pemberhentian itu, pihaknya tidak ingin membuang-buang waktu lagi dan langsung menindaklanjuti dengan mengirim surat ke KPU. Isi surat tersebut, Sekretariat Dewan meminta KPU menyetor nama calon anggota dewan yang menggantikan Mulyadi Putra. Sesuai mekanisme, nama calon pengganti itu adalah calon legislatif peraih suara terbesar kedua dari Daerah Pemilihan (Dapil) yang sama dengan anggota dewan yang di-PAW. KPU diberikan batas waktu lima hari ke depan untuk menyetorkan nama calon yang ditugaskan oleh PPP di Buleleng. “Begitu keputusan pemberhentian resmi diterbitkan. Kami sudah minta KPU agar segera diusulkan siapa nama calon anggota dewan yang di-PAW. Siapa nama pengganti dan sesuai makanisme yang ada di KPU,” ujarnya. Setelah KPU membalas surat sekretariat dewan dan menyetorkan nama calon PAW, maka permohonan Surat Keputusan PAW kepada Gubernur Bali diajukan melalui Bupati Buleleng. Sebelum memohon SK PAW, Sekretariat Dewan terlebih dahulu mengklarifikasi usulan nama calon PAW yang disetor KPU. Klarifikasi ini memastikan kalau nama calon yang diajukan memang benar ditugaskan oleh partai politik (parpol) yang diwakilinya. “Kalau calon yang dikirim KPU itu dibenarkan oleh parpol yang diwakilinya, maka kami mengusulkan SK PAW ke Gubernur Bali melalui Bupati Buleleng,” jelasnya. Bila tidak ada halangan, permhonan SK PAW terbit maka tahapan finalnya adalah menetapkan agenda sidang paripurna istimewa dengan agenda pelantikan PAW. Agenda sidang ini rencananya disepakati melalui rapat internal Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Buleleng. Sementara itu, data yang dihimpun di KPU Buleleng menyebut, pengganti Mulyadi Putra adalah H. M. Nasim. Dalam Pileg 2014 lalu, Mulyadi Putra meraih suara terbanyak yaitu 4.492 suara. Sedangkan suara terbanyak kedua dikumpulkan oleh Nasim yaitu 383 suara. (kmb38)

Bali Post/ist

PASCAKEBAKARAN – Kondisi rumah milik Raka di Banjar Dinas Abasan Kecamatan Sukasada setelah terbakar, Rabu (24/10) kemarin.

Penuhi Biaya Operasional Pasar, Penyesuaian Tarif Retribusi Dikaji Singaraja (Bali Post) –

Biaya operasional yang harus ditanggung Perusahaan Daerah (PD) Pasar Buleleng belakangan ini terus membengkak. Apalagi biaya penyusutan aset yang dikelolanya begitu tinggi, sehingga menambah besar kebutuhan dana operasional perusahaan. Oleh karena itu, sedang dikaji rencana penyesuaian tarif retribusi. Selain opsi penyesuaian tarif, Direksi PD Pasar juga intens membahas pola pemanfaatan aset dilakukan dengan cara bekerja sama dengan harapan mengurangi beban penyusutan. Dua pasar yang telah direvitalisasi yaitu Pasar Seririt dan Pasar Banjar. Dengan demikian, perusahaan wajib mengalokasikan dana penyusutan Rp 1 miliar. Biaya tersebut belum termasuk pajak dan pembiayaan lain. Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Made Agus Yudiarsana, Rabu (24/10) kemarin, mengaku tidak yakin kalau menaikkan tarif retribusi akan bisa menyelesaikan permasalahaan yang saat ini dihadapi perusahaan. Dia justru khawatir, kenaikan

tarif tersebut akan menimbulkan gejolak di kalangan pedagang pasar. “Kalau di pasar yang baru direvitalisasi atau yang akan direvitalisasi tarifnya lebih mahal dibandingkan pasar tradisional lainnya, saya kira tidak masalah. Tetapi di pasar tradisional lain apa bisa menerima? Takutnya nanti terjadi gejolak di pasar,” ujarnya. Kalau opsi penyesuaian tarif kurang baik, namun dirinya mencoba mengkaji kerja sama dalam pemanfaatan bangunan pasar yang direvitalisasi. Dengan demikian, beban biaya penyusutan dapat dikurangi karena aset bangunan pasar tidak sepenuhnya menjadi aset PD Pasar. Sistem kerja sama sudah pernah dipresentasikan

di hadapan jajaran Badan Pengawas (BP) perusahaan yang dikoordinir di Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setkab Buleleng. “Bangunan pasar itu kan milik pemkab, kita sifatnya kerja sama model sewa pakai atau ada cara lain. Ini masih kita bahas bersama,” ungkap Agus. Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng, Bimantara, mengatakan, sebenarnya biaya penyusutan itu masih bisa dikelola lagi. Ini bisa dilakukan dengan pengembangan unit usaha lain. Untuk mencapai hal itu, jajaran direksi yang baru dilantik ini dituntut kreatif dan inovatif dalam mengelola dan membesarkan perusahaan. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Kasus hukum dialami Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula di Taiwan, mengundang keprihatinan pihak DPRD Buleleng. Pasalnya, PMI tidak ubahnya sebagai korban dari aksi penipuan oleh pihak yang memberangkatkan mereka ke luar negeri. Atas kondisi ini, Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) dan pihak terkait lain didesak menindak tegas penyalur atau perorangan yang memberangkatkan PMI tanpa dokumen izin yang jelas. “Ini penting agar siapa pun PMI dari Buleleng ingin mengadu nasib di luar negeri, benar-benar menjadi pekerja yang legal sesuai aturan yang sudah dibuat,” tegas Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, Rabu (24/10) kemarin. Lebih jauh, Supriatna mengatakan, generasi muda di daerahnya begitu banyak yang tertarik sebagai pekerja di luar negeri. Saat ini, kebanyakan bekerja di kapal pesiar dan ada juga sebagai terapis spa serta jasa. Selain itu, ada juga bekerja di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan. Namun, tingginya minat warga bekerja di luar negeri, belum diimbangi dengan lembaga penyalur pekerja yang betul-betul memberi pelayanan optimal dan legal. Justru dirinya sering menemukan permasalahan setelah naker berada di luar negeri. Tragisnya lagi, naker asal Buleleng pun terjerat kasus hukum karena mereka dikategorikan pekerja asing ilegal. “Seperti kasus terbaru, dua PMI asal Desa Tejakula itu. Setelah berangkat baru diberikan visa kunjungan dan justru visa bekerja tidak diberikan. Sampai akhirnya mereka ditangkap karena faktanya naker kita itu ilegal. Ini bukan naker yang tidak mengurus, namun saya lihat ini upaya penipuan oleh penyalur naker itu sendiri,” ujarnya. Mencegah masalah ini

terulang, Supriatna mendesak agar Disnakertrans dan instansi terkait lain serius menangani permasalahan PMI tersebut. Khusus untuk penyalur naker asing atau pihak perorangan kalau terbukti tidak memiliki izin, pihaknya meminta agar diberikan sanksi tegas. Ini penting, karena kalau dibiarkan bisa saja akan ada calon naker lain yang tertipu. Pasalnya, penyalur naker bersangkutan tidak melengkapi calon nakernya dengan visa bekerja ketika sudah berada di luar negeri. Terkait upaya meminta penjelasan terkait penanganan dan kronologis kasus hukum dua PMI asal Tejakula itu, Supriatna menyebut dalam minggu ini Komisi IV DPRD diinstruksikan minta penjelasan terkait kasus ini dengan meminta keterangan Disnakertrans dan pihak yang memberangkatkan kedua PMI itu. “Saya minta siapa pun perusahaan atau perorangan yang yang tidak memiliki izin mengirimkan pekerja asing harus diberikan sanksi tegas. Daripada nanti akan muncul kasus yang sama,” jelasnya. Di sisi lain, Disnakertrans diminta agar lebih rajin mensosialisasikan mekanisme dan izin-izin yang harus dilengkapi pada saat akan mendafar menjadi pekerja asing. Selain itu, Disnakertrans juga wajib memberikan informasi detil kepada calon naker terkait keberadaan penyalur tenaga kerja yang telah berizin. “Pada prinsipnya calon naker juga harus hati-hati dan tidak mudah tergiur. Kita harapkan bekerja ke luar negeri melalui penyalur yang sudah berlisensi saja, tidak usah lagi meminta bantuan kepada perorangan yang memang mencari untung. Kalau terjadi masalah hukum, penyalurnya justru tidak mau bertangung jawab, sehingga masalah ini kita tidak inginkan terus terjadi di daerah kita,” ujarnya. Seperti diberitakan, dua

PMI masing-masing Ketut Widiarta (23), warga Banjar Dinas Antapura dan Ketut Ricky Priana (20), warga Banjar Dinas Tegal Sumaga, Desa Tejakula, Kecamatan

Pemerintah Didesak Tindak Penyalur PMI Ilegal Tejakula, diamankan aparat berwenang di Taiwan. Sedangkan PMI lain, Kadek Ngurah Jaya, warga Banjar Dinas Antapura sempat terjaring razia, namun tidak diamankan

karena yang bersangkutan memilih pulang ke Buleleng dalam waktu dekat ini. Selain itu, ada tujuh orang PMI lain dikabarkan nasibnya belum jelas. (kmb38)


GIANYAR

Kamis Pon, 25 Oktober 2018

9

Bupati Lantik 24 Perbekel Gianyar (Bali Post) Bupati Gianyar I Made Mahayastra melantik 24 perbekel se-Kabupaten Gianyar, Rabu (24/10) kemarin. Pelantikan ini dilakukan secara maraton di tiga lokasi berbeda. Mahayastra menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pemilihan perbekel yang sudah sukses terlaksana pada 24 desa di Kabupaten Gianyar. “Ini adalah ujung dari proses demokrasi yang telah kita laksanakan dengan baik. Beberapa proses tahapan pemilihan telah kita lewati dengan aman, damai, dan nyaman,” ujarnya. Mahayastra mengingatkan, ke depan masih ada beberapa hajatan demokrasi umum yang harus dihadapi seperti pemilihan presiden dan pemilihan legislatif. Dia berharap, pemilu tersebut juga berlangsung dengan damai. “Ada suatu yang sangat membanggakan bagi kita semua, yakni Kabupaten Gianyar telah dinobatkan oleh KPU pusat sebagai kabupaten percontohan wisata politik,” katanya. Mahayastra mengatakan, di daerah lain hajatan demokrasi bisa jadi mengkhawatirkan. Namun, di Kabupaten Gianyar pemilu

menjadi hajatan politik yang menyenangkan. Hal ini karena diselenggarakan pesta budaya dan pesta keseniannya. “Di sini, ada pesta budaya, selain itu masyarakat dapat sambil menyalurkan aspirasi,” katanya. Pelantikan delapan perbekel pertama dilakukan dari perwakilan Kecamatan Gianyar dan Blahbatauh, dengan dipusatkan di wantilan Pura Samuantiga, Desa Bedulu Blahbatuh, Gianyar. Sedangkan untuk Kecamatan Ubud dan Sukawati, pelanti-

kan perbekel dipusatkan di Wantilan Pura Taman Pule Desa Mas, Ubud. Sedangkan untuk Kecamatan Tampaksiring, Tegallalang dan Payangan, pelantikan perbekel dipusatkan di Balai Banjar Desa Buahan, Payangan. Selain pelantikan perbekel, pada kesempatabn itu juga dilantik Ketua TP PKK mesingmasing oleh Ketua TP PKK kecamatan dan pengukuhan Bunda PAUD Desa oleh Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra. (kmb35) Bali Post/kmb25

PUNCAK KARYA - Suasana puncak Karya Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Mupuk Padagingan, Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini ring Pura Puseh Desa Pakraman Cagaan.

Puncak ’’Karya’’ di Desa Pakraman Cagaan

Bali Post/35

PELANTIKAN - Suasana pelantikan perbekel wilayah Kecamatan Gianyar dan Blahbatuh yang digelar di Wantilan Pura Samuantiga Desa Bedulu.

Gianyar (Bali Post) Puncak Karya Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Mupuk Padagingan, Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini ring Pura Puseh Desa Pakraman Cagaan digelar bertepatan dengan Purnama Kalima, Rabu (24/10) kemarin. Puncak karya berlangsung lancar dan khidmat. Ribuan krama Desa Pakraman Cagaan, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring mengikuti selu-

ruh prosesi dengan antusias. Menurut Bendesa Cagaan I Wayan Purna, S.Pd. didampingi Wakil Wayan Kondra dan Sekretaris I Ketut Astawa, S.Sos., karya ini bertujuan meningkatkan sradha bhakti umat kepada Sang Pencipta. Rangkaian karya berlangsung sejak 11 Agustus dan akan berakhir 5 November mendatang. Rangkaian karya kemarin melibatkan sembilan

sulinggih. Sebanyak lima sulinggih selaku pamuput, tiga sulinggih majejiwan, dan dua sulinggih lainnya mangindang-ngindang. Purna mengatakan, karya ini menghabiskan biaya sekitar Rp 2,5 miliar. Sumber dana antara lain dari iuran krama Desa Pakraman Cagaan, Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali, BKK Kabupaten Gianyar, dan punia dari berbagai pi-

hak. Pelaksanaan karya telah direncanakan sejak tahun 2010 dan didahului proses perbaikan seluruh palinggih di pura setempat. Sedangkan persiapan upakara telah dilakukan sejak lima bulan lalu. “Kami menyampaikan terima kasih atas semangat ngayah krama desa pakraman dan dukungan berbagai pihak sehingga rangkaian karya dapat berjalan lancar,” kata Purna. (kmb25)

Mengaku Belum Terima Perjanjian Pinjam Pakai

Warga Keluhkan Pembangunan Proyek IPAL Komunal

Gianyar (Bali Post) Warga kembali mengeluhkan pembangunan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal di Kelurahan Beng, Kecamatan Gianyar. Kali ini, Wayan Mustika asal Banjar Beng Kelod Kauh mengeluhkan belum ada kejelasan terkait penggunaan lahan miliknya seluas satu are untuk pembangunan IPAL. Ditemui Rabu (24/10) kemarin, Mustika mengaku sampai saat ini belum memperoleh berkas berupa perjanjian pinjam pakai terkait penggunaan lahan miliknya untuk dibanguni IPAL. “Sampai bangunan (IPAL -red) hampir selesai, saya belum menerima surat perjanjian, apakah pemerintah meminjam atau membeli. Saya belum mendapatkannya,” ujarnya.

Mustika juga mengaku tidak tahu sampai kapan tanahnya itu dipakai untuk bangunan IPAL. “Saya belum mendapat kepastian dari pihak kelurahan. Saya pernah datang ke Kantor Lurah, katanya nanti diperhitungkan,” ujar pria yang kesehariannya berprofesi sebagai petani ini. Namun hingga bangunan IPAL rampung, Mustika dan keluarganya juga belum

mendapat kepastian terkait nasib tanah tersebut. Ia mengharapkan kejelasan terkait penggunaan lahannya tersebut. “Saya bukan mau melawan. Tapi supaya jelas, tujuannya apa dan tanah saya bagaimana,” terangnya. Sebelum IPAL dibangun, kata Mustika, ia sempat dicari oleh klian banjar setempat. Katanya akan mendapatkan pekerjaan dengan memanfaatkan

tanah miliknya sebagai IPAL. “Makanya, waktu itu saya ikhlas tanah dipakai. Tapi setelah proses pengerjaan, saya lihat (papan proyek - red) itu nilainya besar sampai Rp 1 miliar. Baru saya berpikir ini bukan mainmain,” keluhnya. Di seputaran lokasi pembangunan IPAL tersebut, Mustika dan keluarganya memiliki tanah seluas lima are. Dari jumlah itu, satu are digunakan untuk bangunan IPAL. Mustika mengakui, tanah miliknya itu sebelumnya memang kosong. “Dulu biasa ditanam pohon, pisang, dan lainnya,” ujarnya. Namun, kini di lokasi terse-

but, keluarga Mustika ingin membangun rumah. Bahkan, pihaknya sudah menyiapkan material untuk membangun rumah tersebut. “Ini kakak saya mau membangun di sana. Mau membuat rumah kecil, bahan-bahan sudah dibeli. Karena belum ada dana, maka ditunda dulu, tapi begini jadinya,” katanya. Ketua Saba Desa Pakraman Beng Gusti Nyoman Tiku yang juga warga Banjar Beng Kelod Kauh meminta pemerintah untuk tidak gegabah dalam membangun proyek ini. Ia meminta semua hal menyangkut hak warga, khususnya pemilik la-

han wajib dituntaskan terlebih dahulu. “Kalau itu sudah beres, baru mulai membangun. Ini sampai sekarang, warga kami tanahnya belum dapat kepastian, berapa dapat sebulan dari bangunan itu atau bagaimana?” ujarnya. Tiku juga mempertanyakan izin Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) dari proyek ini. Ia juga meminta instansi terkait untuk turun melakukan sosialisasi ke Banjar Kelod Kauh. “Kami minta instansi terkait turun mengecek. Saya tidak mau proyek ini mubazir,” katanya. Dikonfirmasi terpisah, Lurah

Beng Putu Pradana mengakui pengunaan lahan untuk membangun IPAL di Banjar Beng Kelod Kauh itu diberikan secara sukarela oleh warga. ”Ini sistemnya dari rakyat untuk rakyat. Jadi, diberikan secara sukarela. Bahkan, warga itu sendiri sudah menandatangani ke Kantor Lurah,” kata Pradana saat dihubungi via telepon. Pradana juga mengaku sudah menyimpan dokumen penyerahan lahan untuk pembangunan proyek IPAL. “Ada dokumennya. Saya sedang carikan dokumen penyerahan lahannya (di Kantor Lurah Beng - red),” tegasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Kamis Pon, 25 Oktober 2018

Kasus Dukun Cabul

Terdakwa Dituntut Tujuh Tahun Penjara

Negara (Bali Post) – Jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana Ni Wayan Lukitasari menuntut tujuh tahun penjara terhadap terdakwa kasus dukun cabul, IKW (42). Dalam sidang dengan agenda pembacaan tuntutan, Rabu (24/10) kemarin, JPU mengungkapkan berdasarkan bukti-bukti IKW terbukti bersalah melakukan pemaksaan seseorang melakukan atau membiarkan dilakukan pada dirinya perbuatan cabul, seperti yang disebutkan pada 289 KUHP. Dalam sidang yang berlangsung tertutup tersebut, majelis hakim menunda untuk selanjutnya pembacaan putusan. Diberitakan sebelumnya, kasus asusila ini ditangani Polsek Melaya. Pelaku melakukan pencabulan terhadap korban yang notabene pasiennya, NLW (32), di areal merajan korban. Pelaku yang dikenal sebagai balian ini melakukan pencabulan dengan iming-iming korban bisa memiliki anak. Sebelumnya memang korban bersama suaminya sengaja datang ke terdakwa dengan harapan bisa dikaruniai anak. Saat itulah korban menjalani ritual sesuai petunjuk dari oknum balian cabul itu. Korban diminta ke merajan, sementara suaminya diminta menunggu di dalam rumah. Di lokasi itulah korban diminta bersandar di pangkuan pelaku. Dan melakukan tindakan asusila dengan menjulurkan kemaluan ke mulut korban. Korban langsung muntah-muntah dan lari ke rumah melapor hal yang dialaminya ke suaminya. Kasus ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Melaya. Kasus asusila ini dilimpahkan ke Kejari Jembrana pada akhir September lalu dan terdakwa langsung ditahan di Rutan Negara. (kmb26)

Bali Post/olo

PENALTI - Aktivitas pengerjaan pintu di wantilan Jagatnata yang merupakan bagian pekerjaan penataan Kebun Raya Jagatnata senilai Rp 10 miliar. Pihak rekanan yang mengerjakan tidak mampu menyelesaikan sesuai kontrak sehingga dikenai penalti.

Rekanan Penataan KR Jagatnata Dikenai Penalti

Negara (Bali Post) –

Pihak rekanan penataan Kebun Raya (KR) Jagatnata, PT Mari Bangun Persada Spesialis yang mengalami keterlambatan pembangunan sesuai kontrak dikenai denda penalti. Denda keterlambatan itu terhitung mulai Selasa (23/10) lalu atau sehari setelah batas waktu pengerjaan 180 hari. Tim PHO dari Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Bali juga sudah turun mengecek ke lokasi.

TERTUTUP - Suasana di Pengadilan Negeri (PN) Negara. Kasus tindakan cabul oleh oknum balian asal Manistutu kemarin disidangkan secara tertutup dengan agenda pembacaan tuntutan.

Pengawas proyek tersebut, Umar, Rabu (24/10) kemarin membenarkan adanya denda penalti yang nantinya harus dibayarkan pihak rekanan sebesar seperseribu per hari dari nilai kontrak Rp 10 miliar lebih. Sesuai kontrak nomor IK.02.04/CK-PBL.Bali/3 tanggal 24 April 2018 semestinya proyek rampung selama 180 hari dari 26 April 2018. Namun hingga batas akhir

22 Oktober 2018 pengerjaan masih banyak yang belum rampung. Umar juga mengakui pada Selasa lalu telah dilakukan pengecekan oleh tim PHO (provisional hand over) ada sekitar 10 spot yang belum rampung. Salah satunya wantilan yang belum 100 persen selesai. “Sudah per tanggal 23 (Oktober) kemarin dikenai penalti. Kalau tidak salah ada

10 spot yang belum selesai, termasuk plaza,” ujarnya. Pihak tim dari pengawas dan PHO sebenarnya memberikan waktu hingga 20 hari untuk penyelesaian pekerjaan. Namun pihak rekanan meminta waktu hingga 30 hari. “Tetap penalti berjalan mulai tanggal 23 kemarin,” tambahnya. Sebelumnya diberitakan, proyek penataan Kebun Raya

Jagatnata molor dari waktu yang ditetapkan. Sesuai kontrak, proyek senilai Rp 10.232.942.000 dari APBN itu semestinya rampung pada 22 Oktober (180 hari). Namun hingga kemarin masih ada beberapa pembangunan yang belum 100 persen. Yang paling kentara pada pengerjaan gedung Wantilan. Pengerjaan gedung tanpa merubah bentuk Wantilan sebelumnya itu hingga batas akhir pengerjaan belum selesai khususnya di bagian pintu dan dalam. Kemarin sejumlah pekerja masih melakukan pekerjaan di dalam gedung. Pintu kayu yang rencananya hendak digunakan untuk menutup sekelil-

ing Wantilan terlihat sebagian besar belum terpasang. Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jembrana I Ketut Karyadi Erawan dengan adanya keterlambatan itu, Pemkab selaku pengguna manfaat dari pekerjaan tersebut mengaku kecewa. Apalagi sebelumnya pihak rekanan sudah diwanti-wanti oleh Bupati agar proyek ini berjalan sesuai yang diharapkan. Salah satunya ketepatan waktu dalam pengerjaan (tidak terlambat) serta kualitas kerja. Jangan sampai proyek itu gagal dilaksanakan apalagi dengan kualitas tidak sesuai dengan harapan. (kmb26)

Ratusan Kura-kura Brazil Selundupan Diamankan

Negara (Bali Post) Ratusan kura-kura Brazil yang hendak diselundupkan masuk ke Bali diamankan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Rabu (24/10) kemarin. Komoditi karantina ikan ini ditemukan petugas yang bertugas di pintu masuk Bali dalam mobil ekspedisi DK 9469 AQ dari Surabaya. Selain kura-kura, di dalam paket kiriman tersebut juga ditemukan ikan

Arwana serta Black Ghost. Total ada lebih dari 700 ekor kura-kura dan ikan tanpa dilengkapi dokumen. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa dikonfirmasi kemarin membenarkan penggagalan pengiriman komoditi karantina ilegal ini. Dari koordinasi petugas karantina ikan wilayah kerja (Wilker) Gilimanuk diketahui ikan dan kurakura itu tidak memiliki

izin atau dokumen masuk. Setelah dicek ada 689 ekor kura-kura Brazil, 35 ekor ikan Arwana dan 25 ikan Black Ghost. Dari pengakuan pengemudi kendaraan Imam Nawawi asal Banyuwangi, barang kiriman itu naik dari Surabaya. “Penangkapan ini merupakan sinergi kami dengan karantina, dalam pemeriksaan rutin ditemukan komoditi karantina ikan ini dan tanpa dokumen,”

tandasnya. Selanjutnya pihaknya menyerahkan ke Karantina Ikan untuk tindakan lebih lanjut. (kmb26) PENYELUNDUPANJajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk bersama karantina ikan menggagalkan penyelundupan ikan dan kura-kura.


KARANGASEM

Kamis Pon, 25 Oktober 2018

11

Puncak ’’Pujawali Purnama Kalima’’

Banyak ”Pamedek Tangkil” ke Pura Pasar Agung Besakih Amlapura (Bali Post) Kendati Gunung Agung masih berada di level III (Siaga), tidak menyurutkan niat pamedek untuk tangkil ngaturang bhakti pada Puncak Pujawali Purnama Kalima di Pura Pasar Agung Besakih Giri Tohlangkir, Karangsem, Rabu (24/10) kemarin. Itu bisa dilihat dari banyaknya pamedek yang tangkil ke pura yang berada sekitar 1 sampai 2 kilometer dari puncak gunung tertinggi di Bali itu. Penyangra Piodalan IGBA Sutedja mengatakan, pelaksanaan puncak pujawali berjalan lancar. Kata dia, hari ini telah

dilakukan upacara ngaturang pakelem ke puncak Gunung Agung yang diikuti 138 pangayah. “Mereka sejak pukul 10.00 Wita kemarin (Selasa - red) sudah mempersiapkan segala bekal dibawa naik ke puncak. Mereka makemit di sini. Selanjutnya, berangkat ngaturang pakelem pukul 02.00 Wita. Semua pengayah sudah turun dan semuanya selamat sampai di bawah,” ucapnya. Sutedja menambahkan, pamedek yang tangkil untuk melakukan persembahyangan cukup banyak. Kendati kondisi Gunung Agung masih berada

di level III, hal itu tidak menyurutkan niat masyarakat untuk tetap datang ngaturang bhakti. Oleh karena itu, bagi masyarakat yang hendak tangkil diimbau tetap waspada dengan situasi gunung yang belum sepenuhnya normal. “Bagi warga masyarakat yang hendak sembahyang kita persilakan. Sedangkan untuk bhakti pangayar dari masing-masing kabupaten/ kota di Bali dimulai besok (hari ini - red). Untuk itu, kita minta masyarakat yang tangkil senantiasa memohon kepada Ida Hyang Widhi Wasa yang

Debit Air Irigasi Mengecil

Sejumlah Subak di Desa Manggis Kekeringan Amlapura (Bali Post) Mengecilnya debit air irigasi akibat kemarau panjang membuat beberapa subak di Desa Manggis, Karangasem, mengalami kekeringan. Kondisi ini membuat petani khawatir tanaman padinya gagal panen. Petani Subak Paye Tempek Bata, I Nengah Rangga, Rabu (24/10) kemarin, mengatakan tanaman padinya sudah satu bulan lebih tidak teraliri air. Kata dia, jika sebelumnya lahan sawah terus mendapatkan air tapi sekarang kekurangan air akibat debit air mengecil karena musim kemarau. “Debit air mulai mengecil sejak dua bulan terakhir. Akibatnya, sawah kami sulit mendapatkan air dari saluran irigasi,” ucapnya. Rangga menambahkan, jika luas lahan

padi miliknya yang kekurangan air mencapai hektaran. Atas kondisi ini, jelas dia, tanaman padi yang usianya baru 30 hari itu menguning dan tanahnya retak-retak. Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak dan membiarkan padinya seperti itu. “Jika tidak ada hujan akan gagal panen. Padi akan mati akibat tidak dapat air. Padahal pada usia padi saat ini wajib mendapatkan air,” ungkapnya. Sementara itu, Plt. Kepala UPTD Pertanian Manggis I Gede Eka Putra membenarkan jika subak tersebut saat ini kekurangan air akibat musim kemarau y a n g

Bali Post/kmb41

KEKURANGAN AIR - Sawah di Subak Paye Tempek Bata, Manggis, mengalami kekeringan akibat kekurangan air.

hingga saat ini masih berlangsung. “Kalau situasinya terus berlanjut seperti ini, tidak turun hujan, padi pasti mati. Petani akan gagal panen. Kalau sumber air jaraknya cukup jauh sekitar tiga kilometer. Sedangan sawah yang kering berada di hilir. Sehingga air sulit mengalir karena debitnya kecil,” jelasnya. Untuk mengatasi kekeringan ini, kata Eka Putra, pihaknyanya telah mengupayakan meminjam pompa air untuk mengairi sawah yang kekeringan. “Upaya menggunakan pompa air yang dilakukan belum berjalan optiman,” ujarnya. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem I Wayan Supandi didampingi Kasi Produksi Tanaman Pangan Pande Gede Arya Saputra mengakui jika sejumlah subak di Manggis krisis air, di antaranya Subak Tempek Sekeha Gede dan Tempek Leba, tanaman padi yang kekeringan mencapai tiga hektar. Sedangkan di Subak Tempek Paya dan Tempek Batu Kauh seluas 7,56 hektar. Sementara di Subak Mascatu 4,25 hektar. (kmb41)

berstana di Gunung Agung supaya memberikan ketenangan, kenyamanan, dan kelancaran saat ngaturang bhakti,” tegas Sutedja. Sementara itu, Seksi Publikasi dan Komunikasi Pura Pasar Agung I Wayan Suara Arsana menyampaikan, melihat kondisi Gunung Agung saat ini, memang sedikit memengaruhi jumlah pamedek yang tangkil. “Pujawali bakal kasineb tanggal 4 November mendatang. Jadi masih ada waktu umat Hindu melakukan persembahyangan ke sini,” kata Suara Arsana. (kmb41)

Bali Post/kmb41

SEMBAHYANG - Pamedek saat sembahyang pada Puncak Pujawali Purnama Kalima di Pura Pasar Agung Besakih Giri Tohlangkir, Rabu (24/10) kemarin.

’’Rest Area’’ Baru Menambah Kesan Asri Pantai Ujung

PESISIR Pantai Ujung, Kecamatan Karangasem, kini nampak semakin tertata. Ada satu rest area baru yang menambah kesan asri tempat itu. Dinas Pariwisata Karangasem menambah satu rest area di tempat ini, tujuannya untuk menambah kesan asri Pantai Ujung. Selain itu, rest area ini juga untuk mendukung daya parkir Taman Soekasada Ujung yang kerap overload saat puncak liburan, seperti saat Galungan dan Kuningan maupun liburan sekolah. Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Karangasem Wayan Wendra Ariawan yang ditemui di lokasi setempat, Rabu (24/10) kemarin, mengatakan rest area itu dibangun memang bertujuan untuk mempercantik Pantai Ujung yang kerap ramai dengan aktivitas umat saat melasti atau saat piodalan di Pura Lingga Yoni. Tempat tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp 610 juta, yang bersumber dari dana DAK (Dana Alokasi Khusus). “Lahannya sudah disertifikatkan atas nama pemerintah daerah. Di sana juga sudah kami lengkapi dengan gazebo-gazebo dan toilet umum,” ujarnya. Di tempat ini, menurut Wendra, juga sebagai titik poin dari KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) di Karangasem. Sehingga diperlukan penataan

secara bertahap. Rest area ini nampak cukup bermanfaat, terlihat saat puncak karya di Pura Segara Lingga Yoni, Rabu kemarin, sejak pagi hingga siang, mampu memuat seluruh kendaraan warga. Dengan demikian, arus lalu lintas di sekitarnya tidak terganggu. Ketika ada acara tertentu atau event besar di Taman Soekasada Ujung, areal ini juga menjadi parkir alternatif. “Rencananya, areal rest area ini kita perpanjang lagi pada bagian arah baratnya. Karena ini tanah timbul, sebagai bagian dari upaya penataan wilayah sekitar,” tegasnya. Wendra menambahkan, penambahan rest area juga sudah direncanakan di sejumlah tempat umum lainnya. Seperti di sekitar Tulamben, Amed, Candidasa, hingga Yeh Malet. Sehingga penataan wilayah objek wisa-

ta prioritas di Karangasem dapat menambah nilai jual daya tarik Wisata Karangasem, selain sebagai daya dukung fasilitas umum. Mengenai manajemen pengelolaannya, kata dia, saat ini masih menjadi tanggung jawab pemda. Sebab, keberadaan toilet dan fasilitas lainnya harus ada yang mengelola agar tetap layak dimanfaatkan. Sementara itu, Bendesa Ujung Hyang I Gusti Bagus Suteja berharap desa adat dapat dilibatkan dalam pengelolaan rest area tersebut, baik untuk pengelolaan parkir maupun menjaga kebersihan dan keasriannya. Dia sendiri mengaku kaget, padahal ide membuat rest area itu sudah

muncul sejak beberapa tahun lalu. Awalnya dirancang pengelolaannya di bawah desa adat, karena sepanjang tepi sungai tersebut adalah tanah timbul. Namun setahun terakhir, proyek itu mulai dikebut, sehingga dia mengaku tak banyak tahu karena sejak awal tidak pernah dilibatkan. “Kami berharap bisa dilibatkan. Sebab, areal parkir ini di luar satu kesatuan dari Taman Ujung yang secara mandiri sudah dikelola badan pengelola,” tegasnya. Atas harapan itu, Wendra meminta agar pihak desa adat bisa mengajukan permohonan supaya bisa dipertimbangan dan diproses lebih lanjut. (gik)

Bali Post/gik

REST AREA - Areal rest area di tepi Pantai Ujung mendukung kebutuhan Taman Ujung akan areal parkir.


KLUNGKUNG

12

Kamis Pon, 25 Oktober 2018

Kasus CPNS

Kicen Divonis Setahun Penjara Semarapura (Bali Post) Mantan anggota DPRD Klungkung I Wayan Kicen Adnyana harus kembali menghabiskan waktu di Rumah Tahanan Negara (Rutan). Ia divonis setahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarapura dalam sidang, Rabu (24/10) kemarin atas kasus penipuan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014. Vonis tersebut disampaikan ketua majelis hakim I Putu Gede Astawa. Terdakwa dinyatakan sah melakukan tindak pidana penipuan sesuai pasal 378 KUHP. Perbuatan tersebut dinilai menimbulkan keresahan di masyarakat. Hukuman yang menjeratnya itu lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Klungkung. Sebelumnya JPU menuntut terdakwa dengan hu-

kuman dua tahun penjara. Hakim berpendapat ada sejumlah hal yang meringankan, yakni selama mengikuti persidangan terdakwa bersikap sopan, telah mengembalikan uang kepada korban, I Wayan Suda, warga Banjar Tambahan, Desa Jehem, Tembuku, Bangli sebesar Rp 100 juta dan tidak menikmati uang yang didapatkan sendirian. Sebelumnya, hakim membacakan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan terdakwa pada persidangan sebelumnya. Mulai dari awal komunikasi terdakwa dengan korban, penyerahan uang kepada mantan pegawai Kementerian Pendayagunaan Apratur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Muhammad Aknan Rahmadi dan Suntoro Hari Wibowo yang disebut-sebut sebagai kontraktor bisa meloloskan seleksi CPNS hingga pelatihan simu-

lasi Computer Assisted Test (CAT) untuk puluhan peserta di kediaman terdakwa Banjar Anjingan, Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan. JPU Kejaksaan Negeri Klungkung Nyoman Gede Oka Mahendra menyatakan, pikir-pikir terhadap vonis itu. Sementara Kicen Adnyana menyatakan menerima. Usai persidangan, mantan politikus Partai Gerindra ini mempertanyakan laporan ke Polda Bali terhadap Suntoro Hari Wibowo dan Muhammad Aknan Rahmadi yang disebut turut menerima uang yang diserahkan pelamar CPNS. â&#x20AC;&#x153;Sudah setahun lebih laporannya. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Saya minta segera orang pusat itu diusut. Karena uang yang masih dibawa Rp 1,7 miliar. Saya merasa sangat kecewa,â&#x20AC;? imbuhnya didampingi penasi-

hat hukumnya, Anak Agung Gede Parwata. Dalam kasus tersebut, untuk meloloskan anak I Wayan Suda sebagai CPNS di Provinsi Bali, Kicen Adnyana meminta supaya menyerahkan uang Rp 275 juta. Namun hal tersebut tidak diikuti dengan bukti. Menyikapi itu, korban sempat meminta uangnya dikembalikan, namun tidak didapatkan seratus persen. Atas hal itu, langsung dilaporkan ke polisi pada 2017 dan kasusnya terus bergulir sampai ke meja hijau. Selain anak Suda, masih banyak peserta yang sempat menyetorkan uang yang jumlah keseluruhan mencapai miliaran rupiah. Untuk diketahui, Kicen Adnyana masih mendekam di penjara atas kasus korupsi dana hibah pembangunan merajan di kampungnya sendiri, sebesar Rp 200 juta. (kmb45)

VONIS - I Wayan Kicen Adnyana berbincang dengan penasihat hukumnya, Anak Agung Gede Parwata, setelah divonis setahun penjara atas kasus penipuan perekrutan CPNS 2014.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Pon, 25 Oktober 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dcr Pembantu Rumah Tangga (PRT)Wanita Hub:082359352500

B.BP.001.10.18.0001033

!!!Dicari PRT Max30Th Cew Tdr Dlm,Gaji 2,1 Jt H:081239337135

B.BP.001.10.18.0000862

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto Pasti Brangkat Line WA.081375409869&087754689692

B.BP.004.10.18.0000864

Bth Waiter/Waitres u/Lambodar Indian Food.Pend.Tdk Diutmakan Rajin & Jujur Hub.081547554979

B.BP.031.10.18.0001015

Cari Karyawati Produksi Saraswati Papers, Pd.Luwih 93 081236060099

B.BP.001.10.18.0001011

Cr Spa Therapist Utk Org Asing Gaji Bsr,Bpglmn.HP:08123972084

B.BP.001.10.18.0000948

Dcr Admin, Sopir, Sales Tk.Bangunan, Hub:08123676218

B.BP.004.10.18.0001018

Dcr Cleaning Service u/Rmh tinggl,Gj.2jt/bln 087862270491

B.BP.004.10.18.0001027

Dcr Kary Laki,SIM C,Umr +40 Th Krja Serius,Hub:081353099090

B.BP.001.10.18.0001003

Dcr Mekanik & Cleaning Servis TamanAgungDalung081236700700

B.BP.001.10.18.0000794

Dcr Sales T.Pancing/Krywti,jjr Rjin,Smngt krja 081339578728 B.BP.001.10.18.0000899

Dibthkn Rsv Hotel bisa Komp & Inggris Hub. ke Ph.729196-97

Dcr Security Bersertifikat L/P Min SLTA.CV lkp: Puri Cendana Seminyak,081212886674

B.BP.001.10.18.0000969

Dcr Sgr Staf U/Jaga Catering D Hotel yg pnya mtr sndr,21-35th Dps/SeminyakHub:087730530269

B.BP.001.10.18.0000992

Dicari Guru TK dan Kepsek TK yg bs B.Inggris Hub.0811398772

B.BP.001.10.18.0001020

Dcr Sgr Therapist Spa Wnt di Canggu,Pengalmn/Tdk,Gaji+Bonus Mnrik,081239621123 Massaji Spa

B.BP.001.10.18.0000904

Dcr Sopir Serabutan Gaji 2,7 + BonusHub.4747269,081237808080

B.BP.001.10.18.0001017

Dcr Teknisi Komputer Bw Surat Lam ke Ruko Grand Sudirman B25

B.BP.001.10.18.0001008

Dcr Tng Kirim Lele(Pke SpdMtr) H.082237094056 / 0818503603

B.BP.001.10.18.0001028

Dcr sgra PRT,Rajin,Jujur,mkn & Tdr dlm Hub P.Gede:08174789678 B.BP.001.10.18.0000897

Dcr:Pembantu RT(wanita) tinggal dalam, utk Rumah Imam Bonjol Dps.Gaji 2Jt. SMS:0816571027

B.BP.004.10.18.0001031

Dcr:Pmbantu Masak u/Rmh Mkn di Legian ada Tip+Gaji,0818553392 B.BP.001.10.18.0001022

Sekuriti (pabrik Tabanan), pengalamanHub.Dewi0818343077 B.BP.004.10.18.0001036

Dicari Admin,Waiter/waitris Engginer Resto Krobokan. Hp:0811399130 Kirim CV : www.mutiatrattoria@hotmal.com

B.BP.001.10.18.0000843

B.BP.001.10.18.0000731

BIRO JASA

BENGKEL LAS

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

BIRO JASA

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

RUPA-RUPA

RUPA-RUPA

SERVICE

SERVICE

SERVICE

Dibutuhkan Wanita Multitalenta u/Front Office & Satpam dengan Ijazah Satpam,Sdh Brpnglmn Sbg Tng Satpam.Bawa Lmrn ke:Stikes Bali, Jl.Tkd Balian No.180 Dps

B.BP.001.09.18.0001159

Hairstylist u/Org Asing bs English,Gj Bsr,Bs smu.08123972084

B.BP.001.10.18.0000950

Rest di Sanur Cr Cook,Waiter, Waitress.Dharsana:08123614559

B.BP.001.10.18.0001013

B.BP.001.10.18.0000861

B.BP.001.10.18.0001001

Dicari Office Boy.Lamaran ke PT.Ultranindo Sedayu Jl Teuku Umar288X.Telp:8476144/8447020

B.BP.001.10.18.0000891

Dicari SPG,Wnt Max28Th Min SMU Penampilan Menarik.Penempatan Bali Collection Nusa Dua & Discovery Mall Kuta. Gaji 2,5Juta.Hub.Lusi(082144355655)

DIJUAL MOBIL

G.02

Bekerja sebagai Presenter, Jurnalis, Produser program Bali TV ayo bergabung ikuti pelatihan kerja dan magang kerja tamatan Diploma sampai Sarjana berbagai jurusan. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa No. 63 A Denpasar

B.BP.001.10.18.0000732

Dicari Tukang Jahit Kaos Hubungi Hp:081999542636 B.BP.001.10.18.0000952

G.03

Dicr Pembantu Rmh Tangga Hub.08174789678 B.BP.004.10.18.0000968

Dicr Staf Jimbaran Bisa Bahasa Inggris. Hubungi:08113931711 Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar

B.BP.001.10.18.0001000

G.05

DIJUAL MOBIL

HONDA

Honda Brio Satya E’16Grey asli DK kond Bagus Hub.087861572012

B.BP.004.10.18.0001025

SUZUKI

Suzuki Futura Box’08 biru, asli DK.KondbagusHub.087861572012

B.BP.004.10.18.0001024

TOYOTA

Avanza Velos’17 Putih Asli DK Beli Dari Baru HP.082146166444

B.BP.001.10.18.0001016

Innova G’12 Htm Tgl,asDK,Mnl. kond.super 185Jt, 082237731818

B.BP.004.10.18.0001037

DIJUAL RUMAH !!!081558041018 Djl Murah Rmh Mnmlis,S.Huni di Tohpati Siulan

Ruko 1M & Rumah Indent Mulai 600Jt di Sesetan,H.08123983100

B.BP.001.10.18.0001004

RUPA-RUPA

DISEWAKAN RUKO

KEHILANGAN

Disewakan Ruko Lt2 Jl.Marlboro I Lok.Strategis H.085100431784

Hlg BPKB No.I 05094817-0 a.n. I Wayan Wania,Ubud Gianyar

DIJUAL TANAH

Hlg BPKB No: M-01540441-0 a.n. I Wayan Degdeg Karangasem

B.BP.004.10.18.0000871

B.BP.004.10.18.0000967

Shankara Sanur lowongan Waiter,Barista Jl .Danau Toba 7 Sanur Hub: 0818621818

Tanah Kvl Di Mengwi 130Jt/A & 40Jt/A,Bs Kredit,087862450004

KURSUS

B.BP.001.10.18.0000888

DIJUAL RUKO

Gdg Rmh Arjuna 12 SHM 2.1 M D Saba 900 m 081217800900 2.1 m

!Tnh Pinggir Pantai Echo Beach 3A 5A Akomodasi 081338977777

G.06

DIJUAL TANAH Tnh SHM 4Are di Jl. Ciung Wenara V/5 Renon(Selatan Bajrasandi) Elit,Nyaman,HP:087839410497

Ecomm.Trade Membrikn keuntungn psti prhri 2% non stop (1800hr tanpa bekerja) modal mulai 10$ Hub:0812-7969-673

Ayo kerja tidak tamat sekolah: sebagai Waiter, Tukang Masak, CS, dibidang kuliner. Lamaran ke Warung 63 Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar Hub:0818621818

G.04

PENGUMUMAN

G.07

B.BP.004.10.18.0001035

G.01

Dicari Staf Admin,Gudang,Kurir Max 35th,Gj 2,5-5Jt,Bawa CV Ke Jl.Raya Uluwatu, Jimbaran Arcade 081360793789 Lisa

Ymh Bisma Dicr:1.Sopir SIM B1 2.SMA/D3/S1Ek Hub.T.Umar 142 Dps

Dcr:Tng.Serabutan Bisa Nyopir Gaji Menarik Hub.081237808080

Dcr SMK Teknik Elektro, Diploma Teknik untuk bekerja sebagai tenaga Produksi, kameramen, Transmiter. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63 A Denpasar

B.BP.001.10.18.0000900

B.BP.001.10.18.0000951

Shankara Kuta lowongan Waiter, Barista Kuta Square Blok D33 Hub: 0818621818

Dcr Tenaga Min. SMP mau belajar berkerja keras dan jujur untuk menjadi tenaga handal, Cleaning Service, Tehnik AC, Operator Air kemasan,Satpam, Tukang kebun Hydroponik , ikuti pelatihan sambil bekerja ikuti working space Bali Coffee Jl.Veteran 66 Denpasar sebelah Pasar Burung Satria Hub:0818621818

Dicari Kryawti Min Tamatan SMU Lam.Jln.Gatot Subroto IV Blok1 No.6 Tlp.0361-900.9088

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Staf Produksi(Tabanan),Lulusan Electric/Mekanikal, pengalaman Hub.Elly 081236222509

B.BP.001.10.18.0001034

Dicari Karyawan,Sopir,Admin Laundry,Tk.Badung 081999280364

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.001.10.18.0000901

B.BP.001.10.18.0000863

B.BP.001.10.18.0000781

B.BP.803.10.18.0001009

B.BP.012.10.18.0001021

B.BP.012.10.18.0001023

Hlg SHM No.1870 An.Ir. HM Lutfi Mali, Sertifikat Hak Tanggungan No.3023/1996 An.PT Bank Papan Sejahtera & Surat Roya

B.BP.001.10.18.0000944


14

BANGLI

Kamis Pon, 25 Oktober 2018

”Sanganan Lanlanan” untuk Karya di Pura Kehen

Hanya Boleh Dibuat Perempuan Menopause dan Anak-anak PUNCAK Karya Ngusaba di Pura Kehen Bangli berlangsung Rabu (24/10) kemarin. Karya agung yang digelar setiap tiga tahun ini diisi dengan tradisi unik yakni membuat sanganan lanlanan. Sanganan lanlanan yang berupa jaja uli (kue ketan) ini hanya boleh dibuat oleh beberapa orang perempuan yang sudah menopause dan anak-anak yang belum pernah datang bulan atau menstruasi. Selama proses pembuatannya, mereka pantang berbicara satu sama lain.

Bali Post/ina

MENDAK - Prosesi mendak sanganan lanlanan dari Pura Nataran Puri Bukit Bangli ke Pura Kehen.

Bupati Segera Bentuk Tim Peneliti Kebudayaan

Bangli (Bali Post) san budaya masa lalu merupakan akar dari Bupati Bangli I Made Gianyar beren- kebudayaan masa kini. Cagar budaya harus cana membentuk tim peneliti kebudayaan. dilindungi karena memiliki nilai penting Tim tersebut nantinya ditugaskan secara bagi sejarah ilmu pengetahuan, pendidikan khusus untuk mendata semua situs-situs dan kebudayaan yang mengandung nilaipeninggalan kuno, termasuk pura-pura nilai luhur kehidupan masa lalu. kuno yang belum ditetapkan sebagai cagar Ia mengaku prihatin dengan fenombudaya. ena selama ini, yakni banyak situs cagar Made Gianyar mengatakan, budaya di Bangli yang sudah dibongkar pihaknya sudah memerinakibat ketidaktahuan masyarakat. Dia tahkan Kepala Dinas Kemencontohkan, ada pura kuno yang budayaan dan Pariwisadipugar dengan batu hitam karena suta Bangli agar secepat dah rapuh. Padahal pura ini memiliki mungkin membentuk tim nilai sejarah. peneliti kebudayaan. SetUntuk itulah, Made Gianyar berelah semua situs terdata, harap tim peneliti kebudayaan bisa pihaknya akan menindaksekaligus memberikan edukasi lanjutinya dengan mengelkepada masyarakat agar ikut menuarkan payung hukum baik jaga dan melestarikan situs cagar berupa peraturan bupati budaya yang ada di wilayahnya (perbup) maupun peraturan masing-masing. ‘’Kita daerah (perda). berharap tim nanti ‘’Nanti setelah tim terbisa mengedukasi bentuk, tim bekerja masyarakat untuk dan semua situs ikut menjaga dan cagar budaya sumelestarikan bandah didata, kita gunan bersejarah akan tindaktermasuk situs lanjuti dengan cagar budaproduk hukum. ya yang ada Intinya untuk di wilayahmelindungi nya masingkeberadaan masing. Kalau situs cagar memang situs budaya,’’ kata tersebut ruMade Gianyar sak dan harus saat membuka dipugar, sebKemah Cagar isa mungkin Budaya di Desa harus dibanManikliyu, Kingun seperti tamani, Selasa aslinya. Seh(23/10) lalu. ingga tidak menghilanMenurut Made gkan nilai sejarah dari Gianyar, cagar bubangunan tersebut,’’ Bali Post/ina daya sebagai warijelasnya. (kmb40) I Made Gianyar

Puluhan Ibu Manfaatkan Rumah Tunggu Kelahiran Bangli (Bali Post) – Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli sejak tahun lalu menyediakan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK). RTK diperuntukkan bagi ibu hamil, ibu nifas, dan bayi baru lahir yang bertempat tinggal jauh dari fasilitas kesehatan maupun fasilitas kesehatan rujukan. Sejak didirikan, sudah ada puluhan ibu yang memanfaatkan fasilitas tersebut. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli dr. Nyoman Arsana didampingi Bidan pemegang Program Kesehatan Keluarga, Ketut Yasmini mengatakan, RTK berlokasi di Jalan Brigjen Ngurah Rai, dekat RSU Bangli. RTK tersebut memiliki tiga kamar yang bisa dimanfaatkan secara gratis bagi ibu hamil maupun ibu nifas. Selain bisa memanfaatkan kamar, mereka juga diberikan fasilitas makan dan minum sebanyak tiga kali sehari dengan batas waktu tertentu. RTK ditujukan untuk semua kalangan masyarakat, tidak saja mereka yang kurang mampu. ‘’Tujuan disediakannya RTK ini untuk menekan angka kematian ibu dan bayi, serta mendekatkan akses ibu dan bayi ke fasilitas kesehatan sehingga pelayanan bisa maksimal. Sebelum ada RTK ini, banyak ibu-ibu habis melahirkan yang anaknya masih harus dirawat di rumah sakit sementara rumahnya jauh, terpaksa tidur di emperan rumah sakit,’’ terangnya. Tahun 2017, jumlah ibu yang memanfaatkan RTK sebanyak 60 orang. Sementara tahun ini, hingga Oktober, sudah ada 30-an ibu yang memanfaatkannya. Kebanyakan penggunanya adalah ibu yang masih dalam masa nifas, dengan kondisi bayi yang baru dilahirkan dan masih harus menjalani perawatan. ‘’Kebanyakan yang memanfaatkannya ibu yang berasal dari Kintamani,’’ ujarnya. Rata-rata mereka menghuni RTK selama tiga hari. Arsana mengatakan, operasional RTK dibiayai dana jampersal DAK Nonfisik. Pihaknya sempat berencana mendirikan RTK di Puskesmas Kintamani 1. Akan tetapi rencana itu urung direalisasikan karena dari hasil pengamatannya, RTK di puskesmas tersebut belum begitu dibutuhkan. Ibu hamil maupun ibu nifas di Kintamani yang membutuhkan fasilitas rumah tunggu, masih bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di puskesmas setempat. ‘’Kami menilai belum urgent keberadaan RTK di puskesmas sehingga kalau dibuatkan di puskesmas, kami khawatir akan jadi mubazir. Kami sekarang optimalkan keberadaan RTK yang sudah ada,’’ katanya. (kmb40)

Pembuatan sanganan lanlanan dilakukan di Pura Nataran Puri Bukit, Bangli. Prosesnya berlangsung sejak pagi hingga siang hari. Tujuh perempuan terlibat dalam pembuatan sanganan lanlanan ini. Tiga di antaranya wanita dewasa yang sudah menopause dan empat lainnya masih anak-anak. Dalam proses pembuatannya, mereka mengenakan ikat kepala yang terbuat dari janur. Maknanya sama seperti pemakaian destar atau udeng yakni mengekang hawa nafsu. Selama proses pembuatan berlangsung, tidak boleh ada orang lain yang masuk ke areal pura. ‘’Mereka yang membuat sanganan lanlanan ini adalah orang pilihan yang ditunjuk oleh Jero Gede Kehen,’’ kata pangayah di Dangka Maksan, A.A. Gede Wedagama. Dijelaskan Wedagama, dalam proses pembuatan sanganan lanlanan, mereka tidak boleh berbicara satu dengan yang lainnya. Komunikasi hanya

boleh dilakukan melalui isyarat dengan menggerakkan tangan. ‘’Misalnya kalau meminta untuk marut kelapa, hanya boleh pake kode, pakai isyarat tangan yang digerakan seperti orang memarut kelapa,’’ terangnya. Selain membuat sanganan lanlanan, di saat yang sama juga dilakukan pembuatan ajengan pingit. Hanya saja tempat pembuatannya berbeda yakni di pewaregan yang lokasinya berada di luar areal Pura Nataran. Sekretaris Panitia Karya Jero Mangku Gede Penyarikan menambahkan, makna pantangan berbicara selama proses pembuatan sanganan lanlanan ini adalah presentasi dari prinsip kerja Tuhan. Dalam proses penciptaan alam semesta, didahului dengan semadi. Jero Mangku Gede Penyarikan juga mengatakan, sanganan lanlanan ini merupakan wujud amerta atau kesejahtaraan dari Tuhan. Oleh karena itu, setelah proses pembuatannya selesai, sanganan lanlanan di-

pendak dangka maksan dengan harapan untuk mendapatkan kesejahteraan. Setelah proses pembuatan sanganan lanlanan dan ajengan pingit selesai, dilaksanakan prosesi mendak oleh dangka maksan diiringi sejumlah krama. Sanganan lanlanan yang terdiri dari dua jenis yakni berwarna putih dan hitam di-pendak untuk selanjutnya dibawa ke Pura Kehen, Bangli. Sesampainya di Pura Kehen, sanganan lanlanan yang ditempatkan di atas dulang disusun rapi kemudian ditimbang. Alat timbang yang digunakan berupa kayu dan batu yang sangat disakralkan. Penimbangan dilakukan oleh sejumlah pemangku. Prosesi nimbang sanganan ini dimaksudkan untuk mengetahui ciri-ciri atau kondisi yang akan terjadi selama tiga tahun ke depan. Apabila sanganan lanlanan lebih berat dari batu timbangan diyakini pelaksanaan karya diterima dan jagat akan dilimpahkan kemakmuran. Sebaliknya, bila sanganan lanlanan lebih ringan, diyakini sesuatu hal yang tidak diinginkan akan terjadi. Lebih lanjut dijelaskannya, usai ditimbang, sanganan lanlanan tersebut, kemudian dipotong-potong dan dihaturkan ke sejumlah palinggih yang ada di Pura Kehen. Setelah prosesi itu selesai barulah upacara pangusaban dilaksanakan. (ina)

Dukung Rencana Kenaikan Gaji

Anggota Dewan Desak Pemkab Evaluasi Kinerja PTT

Bangli (Bali Post) – Rencana Pemkab Bangli menaikkan gaji pegawai tidak tetap (PTT) mendapat dukungan kalangan dewan. Anggota Komisi I DPRD Bangli Nengah Darsana mengungkapkan, kenaikan gaji sudah saatnya dilakukan. Namun sebelum diberlakukan, Pemkab Bangli harus melakukan pendataan ulang terkait jumlah maupun kinerja PTT. Sebab dari pantauannya selama ini, tak sedikit PTT yang malas ngantor hingga makan gaji buta. Diwawancarai Rabu (24/10) kemarin, Darsana mengatakan, kenaikan gaji PTT di Bangli sudah layak dilakukan mengingat Pemkab Bangli belum mampu memberikan nafkah dengan nilai sesuai UMK. Meski demikian, perlu kajian matang sebelum kebijakan ini diterapkan. Dalam hal ini dia menekankan pentingnya penilaian atau evaluasi terhadap kinerja PTT. Sebab tidak semua PTT bekerja sesuai tupoksi. Tak sedikit PTT yang diketahuinya malas dan jarang ngantor. ‘’Jangan sampai ada yang namanya sekadar nyantol sebagai PTT, sementara kenyataannya malas tidak pernah bekerja dan hanya makan gaji buta. Ini kan hanya akan jadi beban daerah saja,’’ tegasnya. Menurut politisi Golkar ini, selama ini ada beberapa hal yang menjadi alasan PTT malas menjalankan kewajibannya atau jarang ngantor. Beberapa dari mereka berdalih peluang PTT untuk menjadi PNS sangat

sulit dan kecil. Dalih lainnya, terkait nafkah yang kurang. ‘’Kalau ada ditemukan yang malas, lebih baik kontraknya jangan diperpanjang lagi. Selama ini kami lihat ada kesan ketidaktegasan pimpinan OPD untuk memberi sanksi PTT yang malas dan tidak melaksanakan kewajibannya. Kami lihat semacam ada pembiaran,’’ terangnya. Sebelum diberlakukannya kenaikan gaji, pihaknya meminta Pemkab Bangli untuk melakukan semacam seleksi ulang terhadap PTT yang kontraknya benar-benar layak diperpanjang. Terkait itu pula, pihaknya berencana akan segera melakukan rapat kerja dengan OPD terkait. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Bangli berencana menaikkan gaji PTT di tahun 2019. Dengan adanya kenaikan tersebut, para PTT di Bangli nantinya akan menerima gaji di atas Rp 1 juta. Berdasarkan data Badan Perencanaan Pemban-

man Widiana mengatakan, rencana kenaikan gaji PTT ini merupakan inisiatif Bupati Bangli. ‘’Karena sudah cukup lama tidak pernah naik, maka ada kebijakan pimpinan kami dalam hal ini Bapak Bupati untuk menaikkan gaji bagi PTT pada tahun depan,’’ ungkapnya. (kmb40)

gunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bangli, jumlah PTT di Bangli saat ini sebanyak 1.794 orang. Mereka tersebar di 30 OPD, dengan jumlah terbanyak berada di Disdikpora sebanyak 1.285 orang. Para PTT di Bangli selama ini hanya digaji Rp 990.427 per bulan. Rencananya, pada 2019 gaji mereka dinaikkan menjadi Rp 1.250.000 per bulan. Dengan adanya rencana kenaikan gaji itu, Pemkab Bangli telah merancang anggaran untuk membayar gaji seluruh PTT sebesar Rp 26.910.000.000. Itu berarti ada kenaikan sekitar Rp 5 miliar lebih dari tahun 2018 yang sebesar Rp 21.306.081.492. K e p a l a Bappedalitbang Kabupaten Nengah Darsana Bangli Nyo-

Bali Post/ina


15

Kamis Pon, 25 Rabu Paing, 24Oktober Oktober2018 2018

PEDULI palu Gempa dan tsunami telah mengguncang Palu, Donggala dan kabupaten lain di Sulawesi Tengah. Banyak korban luka-luka. Mereka memerlukan uluran tangan. Bali Post dan Bali TV menerima titipan sumbangan untuk saudarasaudara kita di daerah itu. Titipan bisa langsung dibawa ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau ditransfer malalui DOMPET SIMPATI ANDA BALI POST BCA CABANG DENPASAR NO: 040-3555000. SDAlumni Saraswati 6 Denpasar SMPN Negara Angkatan’73 dan SMAN OSIS SMANegara NegeriAngkatan’76 1 Marga Tabanan Wayan Suwidja Bimbingan Belajar H. Surya Edukasi, Denpasar Nengah Puspawati (seka Bintak) SDN 4 Dauh Puri Dewa AyuYatra Nyoman Ribet Arisan Tirta Yadnya Sari, Denpasar Compassion Gde Hendra I Wayan Sutarta Jero Suci Kenyeri, I Gede Adi S Denpasar SDN 17 Kesiman Dayu Suastini (Seka Bintak) LKNetri Pariadnyani (Seka Bintak) Sutira (Seka Bintak) Made Wiharyati Ayu Budis (Seka Bintak) SDN 3 Yehembang SundriSuryana (Seka Bintak) I Wayan Jero Roni (Seka Bintak) Ni Nyoman Gung Aji Sriwidiastu Sudarsana (Seka Bintak) Agus Mahendra Agung Puniasih (Seka Bintak) Palguna Gayatri (Seka Bintak) Ketut Kardiwinata, Kubu, Bangli Wardani (Seka Bintak) Adi (Seka Bintak) IdaMade Ayu Made Mayon Nyoman Suartini (Seka Bintak) AA Raka Sudani (Seka Jumlah penerimaan hari Bintak) ini Agung Resini (Seka Bintak) Jumlah penerimaan sebelumnya Gung Kendran (Seka Bintak) Jumlah penerimaan seluruhnya Sri Utami (Seka Bintak) Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya

Rp 9.018.000 Rp 10.000.000 Rp 3.220.000 Rp 1.500.000 Rp 2.500.000 Rp 300.000 Rp 1.637.000 Rp 250.000 Rp 1.115.000 Rp 250.000 Rp 1.000.000 Rp 200.000 Rp 1.000.000 Rp 200.000 Rp 904.100 Rp 100.000 Rp 500.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 500.000 Rp 100.000 Rp 250.000 Rp 50.000 Rp 200.000 Rp 50.000 Rp 200.000 Rp 50.000 Rp 150.000 Rp 50.000 Rp 100.000 Rp 50.000 Rp 50.000 Rp 50.000 Rp 50.000 Rp 25.000 Rp 50.000 Rp 50.000 Rp 22.369.100 Rp 50.000 Rp 439.650.748 Rp 50.000 Rp Rp 462.019.848 50.000 $ 2.500 Rp 1 3.700.000 Rp 462.019.848 Rp 475.719.848 $ 2.500

SD 6 SARASWATI - Keluarga besar SD Saraswati 6 Denpasar menyerahkan titipan sumbangan untuk korban bencana di Palu. Sumbangan sebesaroleh Rp SUMBANGAN - Sekaa Bintak Denpasar diwakili Netri dan diserahkan Jero Roni menyerahkan sumbangan 9.018.000 oleh Kepalatitipan Sekolah Dra. Ni untuk korban gempa Palu. Sumbangan diserahkan ke Made Sudiasih, perwakilan guru di antaranya I Made Bali Post sebesar Rp 1.300.000, (24/10) kemarin. Mardika, S.Ag., M.Pd.H., PutuRabu Wiadnyana, S.Pd., Ni Made Sri Ratnawati, S.Pd.H. serta siswa yang diwakili oleh Komang Gian Widiadana dan Ni Kd. Marsya Purnama Ayu Swasti.

TITIPAN SUMBANGAN - Alumni SMPN Negara Angkatan ‘73 & SMAN Negara Angkatan ‘76 menyerahkan titipan sumbangan untuk korban bencana di Palu, Sulawesi Tengah. Sumbangan diserahkan oleh Lily Wiryani & IGAN Wulantari sebesar Rp 10.000.000, Rabu (24/10) kemarin.

Harga Gabah Mahal, Bali TV Bisa Ditonton Bulog Bali Serap Beras Melalui Ponsel Sangat Disayangkan

Denpasar (Bali Post) Harga gabah di Bali selalu di atas harga pembelian pemerintah (HPP) yaitu Rp 3.750 per kg. Karenanya, untuk memenuhi kebutuhan Bulog akan beras maka yang diserap adalah beras. Kepala Bulog Divisi Regional Bali Yosef Wijaya mengatakan, Bulog tidak lagi menyerap gabah karena harga gabah di Bali terlalu tinggi. Selain itu Bulog juga kesulitan dalam menggiling. Bulog memiliki penggilingan namun tidak berfungsi. Maka dari itu Bulog menyerap beras. Sementara itu Bulog harus cepat menyalurkan. ‘’Kalau gabah itu perlu proses lagi,’’ katannya, Selasa (23/10) kemarin. Sampai saat ini serapan Bulog terhadap pengadaan beras sekitar 824 ton atau 33,98 persen. Dari target serapan Bulog 2.500 ton beras, Bulog Divre Bali baru bisa menyerap 824 ton, karena Bali bukan produsen padi. Itu menyebabkan Bali menempati urutan ke-15 dari 26 Bulog Divre se-Indonesia. ‘’Memang secara nasional serapan Bulog masih 55 persen,’’

WARUNG GLOBAL

Tajen agar Ditata

PEDULI PENGUNGSI GEMPA LOMBOK

I Gusti Ngurah Putra Mahardika Agus Mahendra Ketut Kardiwinata, Kubu Bangli SDN 17 Kesiman

Made Wiharyati Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya

Rp 500.000 Rp 150.000 Rp 100.000 4 dus pakaian bayi dan dewasa, 1 dus mie instan dan kopi 1 dus pakaian layak pakai Rp 750.000 Rp 630.916.377 Rp 631.666.377

Bali Post/kmb

Perda Turunan

OKNUM polisi diduga jadi backing tajen. Atas dugaan itu, Polda Bali pun menurunkan sejumlah personel untuk mengungkap strategis di tingkat provinsi. praktik vestasi, tersebut. persainganBerikut usaha, Dari Hal. 1 rangkuman pendapat pengopini Warung yang disiarkan Radio Inilahpada yangacara dimaksud den-Global monopoli, money launderGlobal ‘ ’ M e n96,5 u r u tFM, s a ySelasa a c u k u(23/10) p gankemarin. otoritas khusus dalam ing maupun pelanggaran

dengan perda turunan dari Perda Rippda Provinsi Bali Beratayasa di Sangeh yang di dalamnya jelasmentergatakan, judi tajen kawasan tak akan dapat pembagian bisa diberantas karena sudah wisata dan objek wisata,’’ ada u j a sejak r a ndulu. g g o tPemberantasan a Komisi II judi di Bali Baliyang mengalami pasDPRD membidanang–surut dan sangat tergangi pariwisata, Rabu (24/10) tung pada ketegasan Kapolda. kemarin. Untuk itu, ia berpendapat, Menurut Adhi Ardhana, lebih baik tajen setiap destinasi dilegalkan yang ada saja karena kenyataannya di Bali idealnya memiliki memangpengelola. sulit diberantas dan badan Dalam sudah membudaya. Sebab ada konsep one island, one mansisi positif badan dalam pengelola judi tajen agement, yakni ada sikap sportivitas, di masing-masing destinasi kejujuran, persahabatan dan terintegrasi dengan badan perputaran ekonomi di Bali, karena banyak pedagang yang berjualan di sana. Kalau tidak dilegalkan maka akan dijadiDari Hal. kan kesempatan oleh1 oknum tertentu untuk mencari uang Dahulu, menurut Arief, dengan tidak benar. praktik serupa juga pernah Budi di Denpasar terjadi dengan istilah zeromentour gatakan, sebaiknya judi tajen free. ‘’Kalau yang sekarang zero dilegalkan. di Bali punya dollar tour,’’Kita ungkapnya. Dari tradisi tabuh Bila dilegalbeberapa kalirah. pertemuan denkan Menteri maka oknum polisi Cina, tidak gan Pariwisata lagi ada kesempatan untuk Arief mengatakan disepakati agar pengaturannya disederhanakan. Arief mengatakan ke depan, pemerintah mengeluarkan kebijakan proteksi terhadap wisatawan yang akan ke Indonesia. Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar Dadang Rizki Ratman memastikan Menteri

Kamis, TITIPAN SUMBANGAN - SDN 4 Dauh Puri menyerahkan titipan sumbangan Rp 1.637.000 untuk korban gempa Palu. Sumbangan diserahkan perwakilan guru 12:00oleh Wita Puja Trisandya 05:00 Wita Gayatri Mantra SDN 4 Dauh Puri, Selasa 12:05 kemarin. Wita Dharma Wacana 05:52 Wita Mars Indonesia Raya (23/10) Upacara Pitra yadnya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita dan Atma Wedana (3) 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 12:30 Wita Berita Siang 06:00 Wita Puja Trisandya 13:00 Wita Klip Bali 06:05 Wita Dharma Wacana 13:30 Wita Bali Channel Tourist TV Upacara Pitra yadnya 14:05 Wita Klip Bali dan Atma Wedana (2) 14:30 Wita Kidung Interaktif 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 15:30 Wita Baliuntuk Channeldisalurkan Tourist TV 07:05 Wita Post Bali Channel Bali menerima titipan sumbangan 16:05 Wita Lilamasyarakat Cita 07:35 Wita para Kartun kepada pengungsi gempa Lombok. Bagi yang Sanggar agung peduli dan Bagus & Friend ingin membantu saudara kita yangTari kini berada sumbangan Semara ke Dwipa (1) Post. 08:00 Wita Bali Channelbisa Tourist TV di pengungsian, menitipkan Bali 17:00 Wita Berita dan Bincang 09:00 Wita Agrobisnis Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat BaliTerkini Post Wita (0361) Kartun Jl. Kepundung Buah Naga 67Organik A Denpasar, 17:00 telepon 225764 atau Kuru Setra Parwa 09:30 Wita Healty Life melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar 17:30 Wita Nangun Yadnya Karya 10:00 Wita Bali Channel Tourist TV NO: 040-3555000. Tawur Balik Sumpah 11:00 Wita Dialog Interaktif Agung Mupuk Padagingan, Soman

ungkap pria asli Makassar ini. Saat ini beras yang didapatkan baru diperoleh dari sebagian wilayah Kabupaten Tabanan. Pagu Kabupaten Tabanan dalam menyediakan beras untuk Bulog sebesar 173 ton. Namun Bulog hanya bisa mendapat 60 - 70 persennya. BPNT dijual dengan harga Rp 10.000 per kg. Serapan beras ini untuk

memenuhi Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Sementara beras untuk bansos rastra, lebih banyak ia menerima kiriman beras dari Jawa Timur dan NTB. Sementara pengadaan beras lokal sebesar 824 ton langsung disalurkan untuk BPNT. Beras BPNT ini adalah beras kualitas premium. Selain ke Bulog, beras BPNT ini juga bisa masuk ke pasar umum bersaing dengan pelaku pasar yang lain. Dalam menghadapi kekeringan, Bulog pun telah memiliki cadangan yang cukup yaitu 12.000 ton yang tersimpan di gudang Bulog. Setiap hari Bulog melakukan operasi pasar dalam menyalurkan beras tersebut. Tahun ini kurang lebih 1.400-an disalurkan. Sedangkan untuk bulan Oktober saja sudah tersalur 132 ton beras. (kmb42)

25 Oktober 2018

18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 22:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita

Ngenteg Linggih, lan Nyenuk Makebat Daun, Nangun Ayu Pura Dalem Setra dan Pura Prajapati Ds. Banjarangkan, Klungkung Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Dialog Interaktif Brilian Coch Talkshow Merah Putih Pasca Pewrtemuan IMF & Ancaman Krisis Pariwisata Bali Berita dan Bincang Terkini Folk Song Bali Channel

satu pulau, satu tata kelola. ‘’Sehingga pengelolaan dan meminta pungutan. Pemegang pengembangan sesuai denkebijakan agarpemberdayaan menyikapi hal gan strategi ini dengan mengondisikan dan pariwisata budaya Bali yang mengemas tajen sebagai aset sustainable atau berkelanwisata budaya. jutan,’’ jelas politisi PDI-P Werda di Tegallalang menasal Denpasar ini. egaskan, susah membedakan Adhi Ardhana tak metajen dan tabuh ranampik, saatrah. ini Sudah pariwihasia umum bahwa terkadang sata Bali tengah dirundung oknum b e r b a gpolisi a i p ebahkan r m a s amenjadi lahan. oknum dari yang masalah membekingi judi Mulai wisata tajen untuk melakukan penmurah, penyalahgunaan gamanan agar kegiatan tajen perizinan hingga pelangaman dan berjalan lancar garan undang-undang. Baik walaupun itu bertentangan itu pelanggaran terkait indengan hukum. Selama UU Pasal 303 KUHP yang melarang semua perjudian masih berlaku maka tajen tidak bisa Pariwisata Arief Yahya beserta dilegalkan. Sebaiknya tajenundijajaran terkait akan hadir tata rembukan karena susah dihapuskan, tuk mengenai berdilarang, apalagi dilegalkan. bagai persoalan pariwisata Bu Ayu di Petang mengdi Bali. harapkan Polda Bali melakuSaat ditanya keinginan kan pemeriksaan dan penyelisejumlah pihak mendorong dikan terhadap anggota yang otoritas khusus pariwisata bagi diduga menjadi dan Bali sebagai solusibeking mengatasi menerimapersoalan uang upetiyang hasilada, judi berbagai Dadang mengatakan hal itu menjadi bagian dari tema bahasan yang akan dibahas dalam diskusi hari ini. ‘’Saya setuju harus tertib memang. Yang penting kita harus kompak, sehingga ketika kita nanti datang ke Bali bisa bersamasama mencari solusi. Kan kalau ada masalah ada rembukan namanya. Musyawarah mufakat,’’ pesannya. Soal tidak meratanya pendapatan pariwisata di tiap daerah menjadi bagian dari kesimpulan dalam rapat kerja yang dipimpin Ketua Komisi X DPR Djoko Udjianto. Di butir ketiga kesimpulan menyatakan bahwa pemerintah sepakat akan memperhatikan berbagai pandangan saran dan pandangan dari DPR mengenai program strategis kepariwisataan. ‘’Komisi X DPR-RI dan Kemenpar RI sepakat bahwa program-program strategis nasional yang bermanfaat bagi rakyat pada umumnya serta program-program yang sangat dibutuhkan

Zero Dollar

terkait Perda Jasa Usaha Perjalanan Wisata dan Jasa tajen. Jika ada anggota Pramuwisata. Namun,polisi materlibat maka harus ditindak salah-masalah ini juga tak tegas. bisa diselesaikan lantas Budiada dan Fera di Tabandengan adanya otoritas khuan mengharapkan agar tajen sus. ‘’Kalau terkait permaditinjau kembali karena mengsalahan-permasalahan sepgandeng dan erti yangbudaya ada saat ini,agama tingHindu. Polda agar memberikan gal meminta pihak penegak kebijakan bukan mematikan hukum dan penegak perda aturan yang ada. Untuk hal secara sungguh-sungguh tertentu, tajen agarmembawa diberikan menyelidiki serta izin. Tajen agar ditinjau berapa permasalahan pelanggaran persen sisihijau positif dan negatke meja untuk pemifnya. Namun mereka jelastidak buktian kesalahan,’’ setuju(kmb32) kalau tajen dilegalkan. nya. Wayan Gama di Singaraja mengatakan, begitu maraknya tajen bila tidak ada aparatur kepolisian yang membekingi masyarakt di kabupaten/kota jelas tidak akan pernah betertentu akan memperhatikan rani dengan terang-terangan, saran, pandangan dan usulan apalagi tempat yang anggota Komisi tajen X DPR-RI sampairangakain permanenpembahasan seperti itu. dalam Masyarakat biasayang tak telah akan RAPBN TA 2019 berani menaruh modal yang dilakukan,’’ ucap Wakil Ketua banyak seperti itu untuk memKomisi X Hetifah Sjaifudian buat membacaklan kalangan tajen yang saat kesimpupermanen. (dika) lan. Sebelumnya, sejumlah anggota Komisi X DPR mempertanyakan pemerataan pendapatan dari pariwisata yang dianggap tidak merata. Anggota Komisi X DPR dari daerah pemilihan Bali Putu Supadma Rudana menyinggung persoalan tersebut. ‘’Di Bali sendiri belum merata. Mungkin di selatan dan wilayah tengah Bali sudah padat tapi di wilayah Jembrana, Buleleng dan Karangasem belum tersentuh. Jadi kalau bapak ingin meratakan destinasi wisata, itu sangat baik bukan hanya wilayah di seluruh Bali saja, tetapi juga daerah lain di seluruh Indonesia,’’ ujarnya. Putu Supadma juga mempersoalkan capaian target pemerintah untuk wisatawan di Bali khususnya wisatawan dari Tiongkok. Karena dari hitungan yang ada, pengeluaran wisatawan Tiongkok sangat kecil, sehingga biaya yang dikeluarkan pemerintah tidak sebanding dengan pendapatannya. (kmb4)

Jika kondisi ini terus terjadi akan sangat disayangkan karena pariwisata Bali PT MET R A - NDenET berlandaskan budaya. (Metranet), gan menjual anak murahperusaberarti haan PTmurah Telkom, bekerja menjual budaya Bali. sama denganini OONA Menurutnya, suatumenyepelecediakan aplikasi menonton han. Bahkan, menurutnya, televisi melalui ponsel tanpa ini adalah bentuk penjajahan berlangganan. ingin yang dampaknya‘’Kami lebih parah menghadirkan layanan teledari risiko perang senjata. visi berkualitas Risikonya akansecara lebihgratis, cepat interaktif,’’ PT berdampak kata padaPresdir rusaknya Metra-Net Widi mental. Nugroho di moral, ekonomi, sela-sela Digital Economy Kejadian penjualan paket Summit 2018 Jakarta, wisata Bali yangdimurah juga Rabu (24/10) kemarin. menunjukkan rasa nasionalMomentum tersebut juga isme yang tidak kuat. Maka diisi dengan MoU Signing dari itu, ia mengajak stakePT Metra-Net dengan Conholder pariwisata mencari tent Partner OONA TV & solusi dan kesamaan gerak Thought Leadership, ‘’Agar salah dalam penanganan. satunya dengan Bali TV. melahirkan rekomendasi apa MoU Presdir yang ditandatangani mesti dilakukan dan PT Metra-Net Widi Nugroho siapa yang melakukan, biar dan Satria jelasPimpinan hasilnya,’’Bali kataTV Suiasa. Naradha. Setelah rekomendasi keluar, diharapkan pada pertemuan berikutnya ada hasil MOU - Pimpinan Bali TV evaluasi dan hasil FGD yang Satria Naradha dan CEO dibicarakan serta isu yang Metranet Widi Nugroho faktual yang terjadi pada hari usai penandatanganan itu. Ia pun akan berkoordinasi MoU di Jakarta, Rabu dengan Bupati untuk mem(24/10) kemarin. buat tim khusus. Ketua Bali Tourism Board (BTB) I.B. Agung Partha Adnyana mengatakan, untuk menuju quality tourism,

semua pihak terutama stakeholder pariwisata harus bersatu menghadapinya. ‘’Tidak ada yang terlalu menonjol dalam bersikap dan tidak ada lebih di bawah,’’ ujarnya. Widi mengatakan, OONA Selama ini market Cina seingin menjawab kebutuhan lalu dianggap sebagai market mereka yang gemar menonmurah dan wisatawan tidak ton acara televisi, berkualitas. Namun namun market memiliki mobilitas Cina sangat besar dantinggi, tidak melalui aplikasi Maka menonton semua murahan. dari yang tersedia perangkat itu, Bali harusdimengambil Android dan iOS. Pengguna peluang market Cina ini. Saat ponsel dapat menyaksikan ini kepercayaan Cina pada acara dari mitra-mitra yang Bali sangat rendah. Bahbekerja sama dengan OONA kan Konsulat Jenderal Cina dalam danbanyak dapat di Bali konten menerima menontonnya tanpa komplain tentang Bali tarif denberlangganan. gan banyaknya kecelakaan U nmenimpa t u k d i kwisatawan etahui, yang Metranet memiliki produk Cina. Dengan kepercayaan yang OONA, dan ini yang bernama rendah itu, ia khawatir merupakan aplikasi mobile kunjungan wisatawan Cina inovatif dengan ‘’Free, berkurang jika tagline masalah ini Rewarding, Fun’’ menghadtidak diperbaiki. irkan caraDinas baru Pariwisata menonton Kepala tayangan bagi maBadung Ir.televisi I Made Badra, syarakat Indonesia, khususM.M. mengatakan, untuk nya generasi yang menuju qualitymilenial tourism perlu memiliki mobilitas tinggi, menjaga keseimbangan supply selalu ingin terhubung dendan demand. Keseimbangan gan informasi terbaru, ini perlu kajian. Untukterus itu, eksis dalam bersosialisasi ia akan menyiapkan angdigital, dan senantiasa garan untuk melakukanmenriset gandalkan dukungan bekerja sama dengangawai STP untuk setiap ‘’Untuk aktivitas serta dan Udayana. melihat produktivitasnya. (010) atau apakah masih over supply demand-nya rendah karena ini menyangkut masalah harga,’’ ujarnya pada kesempatan yang sama. (kmb42)

WARUNG GLOBAL

Bebas Kantong Plastik Harus Segera Dimulai

PEMERINTAH Kota Denpasar merancang pengurangan kantong plastik. Sasarannya untuk menciptakan lingkungan bebas sampah plastik. Atas rencana tersebut sejumlah warga memberikan apresiasi. Berikut rangkuman pendapat para pengopini pada acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Rabu (24/10) kemarin. Agung Jaya Negara di Denpasar mengatakan sangat setuju dan hal ini sudah dilaksanakan dan sekarang lebih ditegaskan lagi. Selain kantong plastik, masyarakat dapat memilih untuk menggunakan tas belanja yang bisa dipergunakan berulang kali sebagai alternatifnya. Febri di Denpasar juga sangat setuju. Namun aturannya harus tegas sehingga hal ini benar-benar dilaksanakan dan mesti dipikirkan dampak positif dan negatif dari peraturan tersebut. Masyarakat agar tidak membuang kantong plastik, melainkan menyimpannya karena masih bisa dipergunakan lagi dan membawa kantong plastik sendiri saat ingin berbelanja. Becik di Denpasar juga setuju dengan program ini dan menanyakan kapan implementasinya. Selain dirancang harus disertakan juga solusinya, sebab kantong plastik sudah menjadi kebu-

tuhan yang sangat praktis. Ia tidak setuju kantong plastik berbayar. Itu bukan solusi tetapi menambah beban hidup masyarakat. Winaja di Denpasar menyatakan selama ini masyarakat lebih memilih kantong plastik karena ringan, kuat dan kedap air membuatnya menjadi pilihan praktis untuk membawa barang. Namun kantong plastik juga menyebabkan masalah cukup besar bagi pencemaran lingkungan. Bu Ayu di Petang mengungkapkan, sebaiknya menggunakan tas ramah lingkungan yang terbuat dari bahan kertas atau bahan yang dapat didaur-ulang. Masyarakat agat tidak lagi menggunakan kantong plastik untuk membawa barang belanja tetapi mempergunakan tas yang bisa dipakai berulangkali. Semua harus mematuhi aturan supaya dapat mengurangi penggunaan sampah plastik yang sulit terurai tersebut. (dika)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Kamis Pon, 25 oktober 2018

Putra Tresna Tantang PS Ngada Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Putra Tresna selaku juara kompetisi Liga 3 Rayon Bali lolos ke babak penyisihan regional pertama tanpa meladeni PSK Kupang karena wakil NTT ini memilih mengundurkan diri. Akan tetapi Putra Tresna tetap harus menantang wakil NTT lainnya, PS Ngada, pada babak penyisihan kedua regional. Menurut Ketua Departemen Sepak Bola Asprov PSSI Bali Nasser Atthamimy di Denpasar, Rabu (24/10) kemarin, PS Ngada melaju setelah menyingkirkan juara Rayon NTB, Perslotim Lombok Timur, lewat sistem kandang dan tandang. Pada laga pertama (6/10) di Lotim, kedua tim berbagi angka 0-0. Selanjutnya pada pertandingan kedua (20/10) di Bajawa, NTT, PS Ngada unggul 2-0. Sesuai jadwal yang diterimanya, Putra Tresna mendapat kehormatan menjamu PS Ngada di Lapangan Beji Mandala, Pecatu, Badung, pada 11 November. Setelah itu, Putra Tresna melawat ke kandang PS Ngada pada 15 November mendatang. Nasser menambahkan, Asprov PSSI Bali menjadi tuan rumah kursus pelatih C AFC pada 11-23 Desember. Peserta dibatasi 24 orang. PSSI Jatim telah mendaftarkan lima pelatih disusul Kaltim (3), NTT (2) dan NTB (1). Pelatih yang telah mengantongi lisensi D AFC bisa ikut serta. ‘’Bali mendapatkan jatah 18 orang. Jika tidak dimanfaatkan, otomatis diberikan kepada provinsi lain,’’ terangnya. (022)

Bali Post/wan

GOL – Penyerang Bali United Melvin Platje (kanan) diharapkan kontribusi golnya ke gawang Borneo FC di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (25/10) malam ini.

Liga 1 Indonesia

Bali Post/ist

JUARA - Ni Made Eppi Wilantika (tengah) keluar sebagai juara loncat tinggi kategori U-20 putri di Jatim Terbuka.

Jatim Terbuka

Badung Sabet Tiga Emas Mangupura (Bali Post Badung hanya menerjunkan tiga atlet loncat tinggi pada Kejurnas Atletik Jatim Terbuka 2018 yang digelar di Lapangan THOR Surabaya. Hebatnya, trio atlet tersebut sukses mendulang medali emas, Rabu (24/10) kemarin. Made Yudi Adi Saputra yang turun di kategori U-20 putra mampu meloncat setinggi 197 cm untuk merebut emas. Ni Made Eppi Wilantika yang tampil pada kategori sama menyabet emas dengan loncatan 158 cm. Seorang atlet lagi yakni Made Dwi Permana mendulang emas setelah mengukir prestasi 192 cm pada ketegori U-18. Pelatih loncat tinggi Badung Ketut Gede Widiana menyatakan bangga asuhannya berhasil menunjukkan hasil terbaik di Jatim Terbuka. ‘’Saya menurunkan tim ramping yang hanya diperkuat tiga atlet, syukur ketiganya pulang menggondol emas,’’ jelasnya dikontak dari Denpasar. Atlet Badung melakukan persiapan cukup lama sebelum tampil di Surabaya. Mereka berlaga pada Kejurnas Atletik Kelompok Umur (KU) di Jakarta, April lalu. ‘’Namun, anakanak absen pada Kejurnas Atletik Jateng Terbuka sehingga prestasinya tidak terpantau saat pembentukan tim nasional Asian Games,’’ tambah Widiana. (022)

Bali United akan Redam Borneo FC Gianyar (Bali Post) Bali United (BU) menjanjikan penampilan menyerang demi memenuhi target merebut poin penuh saat menjamu Borneo FC dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (25/10) malam ini (19.30 Wita). Meski begitu, grafik penampilan tim berjuluk Pesut Etam yang sedang menanjak tetap perlu diwaspadai oleh barisan pertahanan tim Serdadu Tridatu. Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro mengaku telah mengevaluasi penampilan Fadil Sausu dan kawan-kawan saat dikalahkan Arema FC di Malang pekan lalu. Saat melakukan transisi dari penyerangan ke pertahanan, pasukannya sering terlambat menutup pergerakan lawan. ‘’Oleh sebab itu, pemain lini depan kami tuntut secepatnya meredam serangan Borneo,’’ katanya di Gianyar, Rabu (24/10) kemarin. Ia juga mengingatkan pemain Bali United agar tidak terlalu asyik menyerang dan melupakan pertahanan saat ketinggalan. Salah satu pemain yang disiapkan mengisi lini depan

adalah Yabes Roni karena dianggap mampu menunaikan tugasnya di lapangan dan sesuai dengan kebutuhan tim. Penyerang lokal Koming Sukarja dan gelandang Nick van der Velden dipastikan absen, sedangkan bek tengah Muhammadou Bamban N’diaye dipantau perkembangannya sampai hari ini. Jika diturunkan, Yabes Roni siap berhadapan dengan rekannya Lerby Eliandry yang sudah beberapa musim menjadi striker Borneo. ‘’Saya harus memenangkan duel dan memaksimalkan peluang yang ada. Saya bersama rekan setim akan berjibaku guna memenangkan

Kevin/Marcus Dipaksa Main Tiga Set

Paris – Ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mesti bermain tiga set melawan Mark Lamfuss/Marvin Emil Seidel dari Jerman untuk melewati laga pertama turnamen bulu tangkis Prancis Terbuka 2018. Pasangan andalan Indonesia itu menang dengan skor 18-21, 21-12, 21-14 di Paris, Rabu (24/10) kemarin. Kevin/Marcus belum tampil maksimal di awal game pertama. Mereka terbawa irama permainan lawan dan akhirnya banyak melakukan kesalahan sendiri. Kevin/Marcus juga masih beradaptasi dengan perbedaan kondisi lapangan dan shuttlecock yang digunakan di turnamen ini dibandingkan di Denmark Terbuka 2018. ‘’Lawan bermain bagus, pertahanan mereka rapat. Tidak ada masalah soal stamina karena latihan setiap hari. Cuma masalah adaptasi lapangan dan shuttlecock saja,’’ ujar Marcus didampingi Kevin kepada Badmintonindonesia.org. Langkah Kevin/Marcus diikuti tunggal putri Gregoria Mariska yang menang cepat 21-9, 21-9 hanya dalam waktu 18 menit atas Lee Chia Hsin (Taiwan). Kemenangan ini menambah dominasi Gregoria atas pemain peringkat 38 dunia itu menjadi 3-0. ‘’Lawan tidak bermain 100 persen. Saya lebih banyak memanfaatkan pertandingan untuk adaptasi lapangan dan mencoba pukulan. Lapangan di Paris cukup berangin,’’ kata Gregoria. Di ganda putri, grafik penampilan pasangan Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani terus meningkat. Rizki/Ketut yang baru saja dipasangkan berhasil mengalahkan unggulan kedelapan Jongkolphan Kititharakul/ Rawinda Prajongjai (Thailand) 21-15, 18-21, 21-19. Rizki/ Ketut sebetulnya berpeluang besar menang dua set karena memimpin 17-12 di game kedua. Namun, satu demi satu poin dikumpulkan pasangan Thailand yang membuat Rizki/ Ketut balik tertekan. Jonatan Christie akhirnya membalas kekalahannya atas Sameer Verma dengan skor 16-21, 21-17, 21-15. Di Denmark Terbuka pekan lalu, Jonatan ditundukkan pemain asal India tersebut lewat laga dramatis. Di babak kedua, Jonatan kemungkinan bertemu lagi dengan wakil India lainnya Sai Praneeth jika lolos dari hadangan Ygor Coelho (Brazil). “Sebetulnya saya punya kans menang di Denmark, namun saya tidak bisa mengatasi di akhir gim ketiga. Saat itu saya juga merasa kurang beruntung. Saya banyak belajar dari kekalahan itu, salah satunya adalah tetap fokus walaupun sedang memimpin jauh,” sebut Jonatan. (kmb)

Bali Post/ist

LOLOS – Pasangan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon lolos ke babak kedua turnamen Prancis Terbuka.

Bali United,’’ tegas pemain asal NTT ini. Sementara itu, pelatih Borneo FC Dejan Antonic memuji Bali United menunjukkan perkembangan pesat, mulai materi pemain sampai fasilitas. Akan tetapi Diego Michels dan kawan-kawan tetap ingin mencuri poin. ‘’Kemauan dan hati nurani anak-naka begitu kuat untuk merebut poin. Yang penting dapat poin, kalau tidak bisa menang, jangan sampai kalah,’’ tegasnya. Kiper Borneo FC M. Ridho menilai barisan penyerang Bali United cukup berbahaya khususnya duet Ilija Spasojevic dan Stefano Lilipaly. ‘’Saya akan mati-matian meyelamatkan gawang supaya tidak kebobolan,’’ ungkap penjaga gawang timnas ini. PSM PSM Makassar kokoh di puncak klasemen sementara Liga 1 usai mengalahkan pesaing terdekatnya Persib Bandung 1-0 pada laga pekan ke-27

di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan. Satu gol yang diciptakan Guy Junior sudah cukup untuk membuat tim Juku Eja unggul 5 poin atas Persib yang berada di urutan kedua dengan 50 poin. Bhayangkara FC menyodok ke posisi tiga besar meski ditahan oleh tamunya Arema FC 0-0 di Stadion PTIK, Jakarta. Dengan tambahan satu poin, anak asuh Simon McMenemy mengumpulkan 43 poin dari 27 laga. Mereka unggul satu angka atas Persija Jakarta yang mengoleksi 42 poin yang sebelumnya berada di peringkat ketiga. Laga lainnya antara Perseru Serui dan PS Tira berakhir imbang 0-0. Kamis ini selain laga Bali United kontra Borneo FC juga berlaga Persipura Jayapura menjamu Persija di Stadion Mandala dan Persebaya Surabaya kedatangan Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo. (022/ant)

Lopetegui Tetap Latih Madrid Saat ”El Clasico”

Madrid – Julen Lopetegui masih akan tetap melatih Real Madrid pada pertandingan tandang el clasico melawan Barcelona akhir pekan ini. Demikian dikatakan direktur klub Emilio Butragueno setelah Madrid menang 2-1 atas tamunya Viktoria Plzen pada laga Grup G Liga Champions, Rabu (24/10) dini hari kemarin. Menurut Butragueno, mantan pelatih timnas Spanyol itu tidak akan dipecat Minggu ini. ‘’Lopetegui secara normal akan tetap di Nou Camp. Dalam situasi seperti ini penting untuk tetap tenang. Kami mendengar banyak rumor dan kami pastikan situasi saat ini normal. Saya harap tim bisa tampil bagus melawan Barcelona,’’ ujarnya. Sebelum menghadapi Plzen, Lopetegui menyatakan tidak tahu apakah dirinya masih akan berada di Nou Camp saat melawan Barcelona. Ia juga menghindar dari pertanyaan yang sama setelah mengakhiri perjalanan lima pertandingan tanpa kemenangan, namun sedikit ragu tentang penampilan Madrid akhir-akhir ini. Madrid menang atas Plzen berkat gol yang disarangkan Karim Benzema dan Marcelo untuk memuncaki klasemen grup dengan keunggulan head to head atas AS Roma. Kedua tim sama-sama memiliki 6 poin. Roma mendapat tambahan tiga angka setelah mengatasi tamunya CSKA Moscow 3-0 lewat gol-gol yang disarangkan Edin Dzeko dan Cengiz Under. Dalam laga lainnya, Manchester City sukses menaklukkan tuan rumah Shakhtar Donetsk 3-0 dalam penyisihan Grup F. Kemenangan City disokong gol-gol yang dicetak David Silva, Aymeric Laporte dan Bernardo Silva. Hasil tersebut mengangkat posisi tim besutan Pep Guardiola ke puncak klasemen sementara dengan raihan 6 poin, disusul Olympique Lyon (5), TSG Hoffenheim (2) dan Shakhtar (2). Cristiano Ronaldo gagal mencetak gol untuk Juventus saat kembali menyambangi Stadion

Julen Lopetegui

Bali Post/afp

Old Trafford dalam pertandingan Grup H. Kendati demikian, CR7 dan rekan-rekannya berhasil meraih tiga poin melalui kemenangan 1-0 atas tuan rumah Manchester United. Gol semata wayang milik Paulo Dybala menjadi penentu kemenangan Juve. Hasil itu membuat Juventus kian mantap di puncak klasemen Grup H dengan raihan sempurna 9 poin, sedangkan United (4) tak beranjak dari peringkat kedua klasemen. Ajax Amsterdam dan Bayern Muenchen belum terbendung di Grup E setelah mengukir kemenangan pada pertandingan ketiganya. Ajax unggul 1-0 atas tamunya Benfica berkat gol semata wayang yang dibukukan bek Noussair Mazraoui. Sementara Muenchen pulang membawa kemenangan 2-0 dari kandang AEK Athens (Yunani) melalui gol yang dibukukan Javier Martinez dan Robert Lewandowski. (ant/rtr)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Kamis 25 Oktober 2018 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu