terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
12 HALAMAN
NOMOR 187 TAHUN KE 72
Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Pengemban Pengamal Pancasila
selasa umanis, 25 Februari 2020
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Karyawan Swasta Rawan Narkoba
Bangunan Pura Tertimpa Beringin
Tiga Warga Digigit Anjing
Bali tempat berkumpulnya wisatawan dari berbagai negara. Tidak dimungkiri fenomena tersebut berdampak dengan banyaknya angka kasus penyalah guna narkoba di Bali. Salah satunya yang rawan kena narkoba adalah karyawan swasta.
Sejumlah bangunan di Pura Puseh Desa Adat Lodtunduh, Ubud, Minggu (23/3) malam tertimpa pohon beringin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. GIANYAR | HAL. 6
Anjing positif rabies kembali didapati di Jembrana. Bahkan anjing ras Kintamani tersebut menggigit tiga warga di Banjar Tengah, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo.
DENPASAR | HAL. 2
JEMBRANA | HAL. 11
Gerakan Mencintai Kuliner Bali KULINER Bali memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi, identitas budaya dan ketahanan pangan. Keunikan dan keragaman menjadi nilai lebih didukung dengan Bali yang memiliki brand tujuan wisata dunia. Penyelenggaraan Festival Kuliner Bali sangat strategis dan menjadi langkah awal memperkuat brand kuliner tradisional khas Bali.
I
ni merupakan gagasan Ketua DPD PDI-P Bali yang juga Gubernur Bali Wayan Koster. Festival yang dilaksanakan serentak di seluruh Bali, Minggu (23/2) lalu, merupakan perwujudan keberpihakan pada potensi kearifan lokal Bali dan sejalan dengan ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Menurut Ketua Indonesian Chef Association (ICA) Bali I Gede Putu Hendra Mahena, kuliner tradisional Bali tidak kalah dengan kuliner dari negara lain. Namun yang perlu diperhatikan adalah higiene sanitasi dan penyajiannya (presentasi). Karena ketika menu tradisional Bali disajikan di industri pariwisata dengan sentuhan modern, turis asing sangat terkesan menyantapnya. ‘’Dengan presentasi itu, kita bisa promosikan di dunia internasional,’’
ujarnya, Senin (24/2) kemarin. Setiap hotel di Bali baik bintang 3 maupun 5 wajib memasukkan kuliner tradisional Bali dalam list menunya. ‘’Bersama dengan pemerintah, kita (ICA) menganjurkan kepada seluruh anggota asosiasi untuk menampilkan signature dish-nya, kalau bisa Balinese food. Dijalankan atau tidak, nanti kita survei ke masing-masing hotel,’’ jelasnya. Bali kaya dengan kuliner. Setiap kabupaten/kota di Bali memiliki kuliner yang diunggulkan. Festival kuliner ini juga nantinya diharapkan dapat memantik potensi lokal suatu daerah untuk membangun wisata kuliner di masing-masing kabupaten untuk dijual ke wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara. (kmb42)
OPINI
Mencermati Bedah Rumah di Bali Oleh : Putu Rumawan Salain RUMAH bagi masyarakat Hindu di Bali bukanlah sekadar tempat tinggal belaka, rumah adalah implementasi filosofi harmoni yang diimplementasikan dari filosofi Tri Hita Karana. Rumah juga status simbol dan sekaligus menjadi identitas bagi penghuninya. Mereka yakin bahwa rumah adalah juga wadah pembentuk pribadi sekaligus karakter mereka! Bedah rumah perlu dan penting, namun lebih penting lagi adalah menjaga identitas lokalnya tanpa melupakan syarat kesehatan, kekuatan/keamanan, dan keindahannya. Akhir-akhir ini topik bedah rumah merupakan suatu topik yang sering menghiasi berita nasional maupun regional dan lokal. Masing-masing institusi hingga ke pihak swasta turut serta mengadakan program pembangunan rumah sehat layak huni yang populer dengan sebutan bedah rumah. Bedah rumah menjadi etalase terdepan bagi program pemerintah pusat, provinsi, sampai dengan kabupaten dan kota. Di Provinsi Bali, sudah ribuan rumah terselesaikan melalui program pemerintah. Namun yang belum pernah terberitakan adalah hasil dari evaluasi purnahuninya. Apakah para pengguna rumah dimaksud telah mencapai peningkatan kualitas jasmani dan rohani, kenyaman, kekuatan, keindahan, dan memenuhi kaidah fungsinya, atau mereka telah kehilangan identitas? Kaidah fungsi sangat mewarnai rumah tradisi ‘’setempat’’ baik digunakan untuk tempat mereka tinggal, atau rumah tersebut berfungsi untuk kepentingan upacara adat dan agama seperti pernikahan, kelayu-sekaran (meninggal) dan lainnya. Hal. 11 Jadi Warisan
Harian Bisnis Bali Militansi terhadap Buah Lokal Momen Galungan dan Kuningan kali ini semestinya menjadikan buah lokal laris manis di pasaran. Tentu dengan harga yang pantas. Namun tak demikian kenyataannya. Karenanya perlu militansi untuk mengonsumsi buah lokal. www.bisnisbali.com
Harian DENPOST Kelingkung Buat Ogoh-ogoh Jerami Seka Teruna Eka Kencana, Banjar Kelingkung, Lodtunduh, Ubud, memanfaatkan jerami untuk ogoh-ogoh, sehingga hemat biaya. www.denpost.id
Gagasan Cerdas Perkuat Ketahanan Pangan Daerah PDI PERJUANGAN Bali dan kabupaten/kota telah sukses menyelenggarakan Festival Kuliner Bali 2020. Festival serangkaian HUT ke-47 PDI-P yang digagas Ketua DPD PDI-P Bali Wayan Koster ini bahkan dinilai sangat cerdas. Terutama dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Selain itu juga berpihak pada potensi
kearifan lokal Bali serta membangkitkan kecintaan dan kebanggaan masyarakat pada pangan di daerahnya masingmasing. ‘’Kita mempunyai banyak sekali kuliner lokal yang sekarang ini perlu diperkenalkan, yang nanti bisa dinikmati oleh orang lain,’’ ujar Kelompok Ahli Pembangunan Pemprov Bali Prof. Dr. Ir. I Wayan Supartha, M.S.,
Senin (24/2) kemarin. Menurut Supartha, kuliner merupakan salah satu bentuk peradaban. Begitu juga salah satu bentuk budaya dari suatu daerah atau bahkan entitas budaya lokal. Kuliner Bali ternyata tidak hanya mempunyai nilai gizi, juga memiliki fungsi pangan fungsional. Yakni pangan yang mengandung serat
’’Festival ini adalah sebuah langkah cerdas yang patut kita apresiasi dan dukung. Kalau tidak ada pemimpin menyulut inisiasi ini, barangkali ini dipandang sebagai sesuatu yang biasa.’’ Prof. Wayan Supartha
tinggi, antikolesterol, kaya antioksidan dan antidiabetes. Artinya, kuliner Bali tidak hanya sebatas untuk mengenyangkan perut dan mengandung gizi, juga baik untuk kesehatan. ‘’Festival ini adalah sebuah langkah cerdas yang patut kita apresiasi dan dukung. Kalau tidak ada pemimpin menyulut inisiasi ini, barangkali ini dipandang sebagai sesuatu yang biasa,’’ jelas akademisi Universitas Udayana ini. Supartha menambahkan, Festival Kuliner Bali sekaligus memperkenalkan bentuk olahan pangan yang nanti bisa digunakan untuk mendiversifikasi pangan. Utamanya dalam rangka memperkuat ketahanan pangan daerah. Sebab, banyak sekali bahan pangan yang sesungguhnya potensial dan fungsional justru tidak terangkat. Festival ini juga diyakini dapat
PM Mahathir Mundur Kuala Lumpur Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad menyerahkan surat pengunduran diri sebagai perdana menteri kepada Yang diPertuan Agong Malaysia Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah di Kuala Lumpur, Senin (24/2) kemarin. Pernyataan resmi Kantor Perdana Menteri Malaysia menyebutkan bahwa Mahathir Mohamad telah menyampaikan surat peletakan jabatan kepada Yang di-Pertuan Agong di Istana Negara pada pukul 13.00 waktu setempat. Sebelumnya pada Senin pagi, Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim, Wakil Perdana Menteri Wan Azizah Wan Ismail dan Ketua DAP Lim Guan Eng telah bertemu Mahathir Mohamad
di kediamannya di Seri Kembangan. Selain mengundurkan diri dari jabatan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir juga mengundurkan diri dari jabatan Ketua Partai Pribumi Bersatu Malaysia. Menurut informasi yang dihimpun, peletakan jabatan tersebut diduga berkaitan dengan pergolakan politik yang terjadi dalam koalisi Pakatan Harapan (PH) sejak musyawarah Majelis Presiden, Jumat lalu. Pada Minggu malam, pimpinan partai politik Koalisi Pakatan Harapan pendukung Mahathir mengadakan pertemuan dengan partai oposisi Koalisi Barisan Nasional (BN), namun tidak ada pernyataan resmi setelah pertemuan tersebut. Sementara itu, pihak Istana Kepresidenan RI berharap segala
hal yang terbaik untuk Malaysia, menyusul kabar pengunduran diri Mahathir Mohamad. Hal itu disampaikan juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman, melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Senin kemarin. ‘’Berharap yang terbaik untuk Malaysia dan hubungan saudara serumpun tetap terjaga dengan baik,’’ ujar Fadjroel. (ant)
melahirkan banyak pemikiran cerdas dalam pemanfaatan sumber-sumber pangan lokal. Kemudian menjadi ajang kreativitas untuk menciptakan olahan pangan yang sehat dan tidak hanya terpaku pada satu sumber, seperti beras. ‘’Dimensi berikutnya, festival ini ajang pesta dan ini bisa menjadi salah satu bentuk atraksi wisata. Ini akan bisa mengundang banyak sekali pencinta kuliner baik lokal, nasional maupun internasional,’’ imbuhnya. Dengan adanya festival, lanjut Supartha, pasti akan menumbuhkan pula budayabudaya baru. Sebagai contoh, kemasan pangan tertentu hingga merembet pada industri kerajinan rakyat dan ruang bisnis baru di bidang kuliner. Begitu juga start-up yang memasarkan bisnisnya secara online. (kmb32)
Selasa Umanis, 25 Februari 2020
’’Genah Melasti’’ di Pedungan Dibangun di Atas Lahan Satu Hektar
Gubernur Koster Yakinkan Dirut Pelindo III dan Menteri BUMN GUBERNUR Bali Wayan Koster meyakinkan langsung Direktur Utama Pelindo III dan Menteri BUMN RI agar membangun genah (tempat) melasti di kawasan Pelabuhan Benoa. Sampai akhirnya disepakati, genah melasti yang ditarget rampung akhir Februari ini bisa dibangun di atas lahan satu hektar. Artinya, genah melasti selesai tepat waktu sebelum hari raya Nyepi. ‘’Pembangunan ini hasil koordinasi saya dengan Dirut Pelindo III dan Menteri BUMN. Saya berupaya betul meyakinkan beliau dan astungkara (genah melasti - red) bisa dibangun di atas lahan satu hektar,’’ ujar Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Karya Mendem Padagingan lan Lingga Tangan Prasasti ring Karya Melaspas Bumi Sudha lan Macaru Genah Melasti Desa Adat Pedungan, Denpasar, Minggu (23/2). Menurut Koster, pemban-
gunan genah melasti yang merupakan bagian dari Pelabuhan Benoa ini juga sebagai wujud pengimplementasian visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Dalam hal ini, dikembangkan dalam satu desain, dibangun secara terintegrasi dan utuh serta menjadi kawasan yang berkelas dunia. Desain ini telah menjalani banyak tahapan penyusunan termasuk mendengarkan pula masukan dari masyarakat Desa Adat Pedungan. ‘’Sesuai yang kita harapkan bersama dimiliki oleh Bali, di mana keberadaannya bisa mendukung jalannya kepariwisataan sekaligus juga mendukung pembangunan infrastruktur nasional,’’ jelasnya. Koster terjun langsung mematangkan konsep dan desain pengembangan kawasan Benoa melibatkan pula sulinggih, arsitek-arsitek Bali, pakar pertanian hingga menjadi pelabuhan yang mengandung nilai
Pembangunan ini hasil koordinasi saya dengan Dirut Pelindo III dan Menteri BUMN. Saya berupaya betul meyakinkan beliau dan astungkara (genah melasti - red) bisa dibangun di atas lahan satu hektar. Wayan Koster filosofi kearifan lokal Bali serta mengedepankan arsitektur Bali. Mantan anggota DPR-RI ini berharap ke depan bisa ditata lagi fasilitas dan pendukungnya agar bisa harmonis dengan rencana hutan kota dan sarana lainnya. Termasuk akan didukung pula kawasan stan untuk perajin dan UMKM rakyat, yang ditarget selesai 2023. Kawasan ini juga diharapkan bisa ‘’hidup’’ dengan kegiatan kesenian dan kegiatan masyarakat lainnya, bila perlu setiap hari. ‘’Pelabuhan Benoa ke depan akan jadi pelabuhan terindah di dunia. Sudah dipresentasikan di hada-
pan Komisi VI DPR-RI dan semuanya memberikan apresiasi. Disaksikan pula Bapak Menteri BUMN, Menteri Agraria dan Menteri Pariwisata. Hanya satu di Indonesia pelabuhan indah seperti ini,’’ paparnya. Sementara itu, Direktur Utama Pelindo III Doso Agung menegaskan, pihaknya konsisten dalam mendukung pembangunan yang menjaga kelestarian adat dan budaya. Pelabuhan Benoa yang akan dikembangkan tidak hanya sesuai dengan kemajuan zaman dan teknologi, tetapi juga ramah lingkungan dan berciri khas budaya Bali. Hal tersebut sesuai dengan
GENAH MELASTI - Gubernur Wayan Koster saat menghadiri Karya Mendem Padagingan lan Lingga Tangan Prasasti ring Karya Melaspas Bumi Sudha lan Macaru Genah Melasti Desa Adat Pedungan, Denpasar, Minggu (23/2). visi Gubernur ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. ‘’Kita sekali lagi komitmen untuk tegak lurus dengan visi tersebut. Fasilitas yang ada saya harap bisa
dipelihara dengan baik, bisa m e n i n g k a t k a n k e k h u s yukan dalam beribadah,’’ ujarnya. Secara niskala, Doso Agung berharap bisa diberi-
kan jalan yang lurus dan lancar untuk mimpi bersama mewujudkan Pelabuhan Benoa, Bali Maritime Hub dan program pemerintah pusat lain di Bali. (kmb32)
Syarat Keluarkan IMB
Bangunan Baru Harus Memiliki Panel Surya Denpasar (Bali Post) -
Tahun ini nampaknya Gubernur Bali betul-betul merealisasikan visi-misinya mewujudkan lingkungan bersih. Setelah pergub penggunaan kendaraan bermotor berbasis baterai, tahun ini Gubernur Bali Wayan Koster akan mewajibkan setiap pembangunan gedung, rumah, hotel, swalayan, dan sebagainya untuk memasang panel surya di atap rumah atau gedungnya. Bali Post/rah
RAKOR - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa saat menghadiri rakor, Senin (24/2) kemarin.
Karyawan Swasta Rawan Kena Narkoba
BALI merupakan daerah destinasi wisata, tempat berkumpulnya wisatawan dari berbagai negara. Tidak dimungkiri fenomena tersebut berdampak dengan banyaknya angka kasus penyalah guna narkoba di Bali, sehingga perlu adanya langkah antisipasi untuk menekan angka penyalah guna di Bali. Sedangkan karyawan swasta sangat rawan terkena narkoba. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa, S.H., Senin (24/2) kemarin, menyampaikan penyebab karyawan swasta rentan jadi penyalah guna narkoba karena tekanan kerja yang tinggi, penghasilan yang memadai, adanya tuntutan profesi pekerjaan, kurangnya informasi tentang narkoba, serta gaya hidup yang menuntut eksistensi. ‘’Salah satu program Badan Narkotika Nasional untuk menekan angka prevalensi penyalah guna narkoba yaitu melalui kegiatan rapat koordinasi program pemberdayaan masyarakat antinarkoba di dunia usaha atau swasta,’’ ujar Brigjen Suastawa usai sebagai narsumber rapat koordinasi (rakor) dengan pelaku usaha bergerak di bidang pariwisata dan jasa di wilayah Provinsi Bali, di Hotel Puri Nusa Indah, Denpasar Timur. Menurutnya, penanggulangan narkoba diperlukan upaya
yang terpadu dan komprehensif yang meliputi upaya preventif, represif, terapi dan rehabilitasi. Peserta rakor tersebut akan menjadi perpanjangan tangan BNN di lingkungan kerja masing-masing. ‘’Kegiatan ini bertujuan untuk membekali seluruh peserta agar rakor ini menjadi langkah awal mensinergiskan upaya P4GN untuk mewujudkan lingkungan swasta dan dunia usaha yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Sekaligus menyampaikan informasi baik itu program kerja BNN juga memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba apabila disalahgunakan,’’ tandas Suastawa didampingi Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat AKBP I Ketut Suandika. Dalam menanggulangi masalah narkoba, peran masyarakat sangat diperlukan baik itu dari kalangan swasta dan dunia usaha. Sebab, narkoba masuk tidak mengenal lingkungan, strata sosial ataupun pekerjaan. ‘’Harus ada outcome dari kegiatan ini yaitu mewujudkan kepedulian lembaga atau instansi untuk berperan aktif dalam membangun lingkungan kerja bersih dan bebas narkoba di lingkungan kerja masing-masing secara mandiri, sukarela dan berkelanjutan,’’ tegasnya. (rah)
Disdikpora Perbaiki Gedung SD
Denpasar (Bali Post) – Kondisi gedung Sekolah Dasar (SD) negeri di Denpasar belum sepenuhnya baik. Beberapa sekolah masih perlu penanganan segera. Hanya, akibat keterbatasan dana maka digunakan skala prioritas. Seperti pada tahun ini, Dinas Pendidikan dan Kepemudaan Olahraga (Disdikpora) telah merancang rehab gedung maupun membangun gedung baru sebanyak 21 sekolah. Hal ini ditegaskan Kepala Disdikpora Denpasar I Wayan Gunawan dalam rapat kerja dengan jajaran Komisi III dan
IV DPRD Denpasar, belum lama ini. Dikatakan, sampai saat ini sekolah yang ada di Denpasar sebanyak 167 sekolah. Dari jumlah itu, yang sudah mendapat penanganan atau rehab mencapai 113 sekolah, baik yang baru maupun renovasi. Bukan hanya perbaikan ruang belajar, namun juga ada sarana dan prasarana yang sudah mendapat penanganan. Seperti palinggih dan panyengker-nya. Sementara untuk tahun ini telah dirancang sebanyak 21 sekolah yang akan mendapat rehab. Dana yang sudah diusulkan mencapai Rp 171 miliar. (kmb12)
Topik : MENCINTAI KULINER BALI
Kewajiban membangun panel surya ini merupakan syarat untuk mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB). ‘’Jadi IMB bisa diberikan kalau memiliki komitmen untuk membangun EBT,’’ kata Wayan Koster ketika ditemui di Indonesia Power, Pesang-
garan, Senin (24/2) kemarin. Dikatakannya, upaya ini sesuai dengan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’, harus menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya. ‘’Maka kebijakan energi EBT dari hulu sampai hilir merupakan suatu kebutuhan
untuk menjaga kualitas alam kita di Bali,’’ ujarnya sembari menyebut upaya ini untuk menuju Bali mandiri energi dengan energi bersih dan Energi Baru Terbarukan (EBT). Dengan menggunakan panel surya, pembangkit listrik dari tenaga surya ini,
menurutnya, Bali akan sangat bersih dan tentu akan meningkatkan kualitas alam Bali serta citra pariwisata Bali. Dikatakan, realisasinya mulai tahun ini. Saat ini sedang menyusun SOP-nya. Maka dari itu, Gubernur akan berkonsultasi dengan Indonesia Power dan Kementerian ESDM terkait teknis operasional. ‘’Kami memerlukan pengetahuan yang memadai agar lebih mudah mengomunikasikan kepada masyarakat, karena ini cara hidup baru, perlu pemahaman yang simpel supaya masyarakat mengerti dan mau melaksanakannya,’’ tandasnya. Menurutnya, pembangunan panel surya sebesar 226 kW oleh Indonesia Power ini sebagai implementasi real dari pelaksanaan Pergub 45 Tahun 2019. Untuk dapat segera mewujudkan program energi bersih ini, ia akan segera melaksanakan rapat koordinasi dengan pemda kabupaten/ kota, hotel, kantor PHRI, pengembang perumahan, asosiasi pasar swalayan agar menjalankan pergub ini. ‘’Nantinya bagi yang sudah mempunyai bangunan seperti sekarang agar segera mengganti sebagian dari energinya menggunakan energi surya dengan memasang rooftop
atau tenaga surya di atap-atap bangunannya. Bagi yang akan membangun, ini syarat untuk mengeluarkan perizinan,’’ ungkapnya. Dirjen EBT dan Konservasi Energi Kementerian ESDM F.X Sutijastoto mengatakan, pemerintah menargetkan bauran EBT 23 persen tahun 2025 dari total energi yang terpasang. Saat ini dikatakan baru 15 persen. Salah satu pembangunan panel surya ini merupakan salah satu cara mencapai target tersebut. Penguatan penggunaan EBT juga akan dibuatkan Perpres EBT. Perpres EBT itu segera diluncurkan. Yang penting, menurutnya, adalah menerjemahkan dari UU Energi bahwa harga EBT itu adalah keekonomian yang wajar. Target kebijakan harga ini selain untuk mendorong industri dalam negeri, pihaknya juga mengupayakan agar BPP (Biaya Pokok Produksi) listrik juga turun. ‘’Oleh karena itu nanti kita mengadakan solar energy yang besar-besar, 50 MW, 100 MW dengan harga targetnya USD 5 sen,’’ ungkapnya. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
PANEL SURYA - Gubernur Bali Wayan Koster bersama Dirjen EBT dan Konservasi Energi Kementerian ESDM melihat panel surya yang dibuat Indonesia Power.
Sugawa Korry Pimpin Golkar Bali I NYOMAN Sugawa KorRy akhirnya terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali 20202025. Sugawa Korry terpilih secara aklamasi dalam musda di Prime Plaza Hotel, Sanur, Senin sore (24/2). Kemunculan nama Sugawa Korry sebagai calon ketua mencuat setelah adanya pernyataan mundur dari I Gde Sumarjaya Linggih dari pencalonan. Melalui pandangan umum Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten dan Kota se-Bali, Sugawa Korry dicalonkan sebagai Ketua DPD G o l k a r
Provinsi Bali dan Ir. Made Dauh Wijana sebagai Sekretaris DPD Golkar Provinsi Bali. Disusul kemudian pemandangan umum yang diajukan oleh organisasi sayap, organisasi pendiri Partai Golkar dan Pengurus DPD Golkar. Total 14 suara atau secara aklamasi memilih Sugawa Korry sebagai Ketua DPD Golkar Bali dan Dauh Wijana sebagai Sekretaris DPD Golkar Bali. Selain itu musda juga menerima pertanggungjawaban pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bali 20192020. Terpilihnya secara aklamasi sebagaimana diharapkan oleh Waketum DPP Golkar, Roem Kono, yang hadir mewakili DPP Golkar. Sentara alasan mundur I Gde Sumarjaya Linggih alias Demer dilatarbelakangi oleh adanya kebutuhan partai yang lebih besar, harus berkonsentrasi di pusat sebagai Korwil Bali, NTT, dan NTB. “Saya legowo untuk kepentingan Bali lebih besar,” katanya. Sumarjaya Linggih mengatakan, keputusan mundur dari pencalonan ket-
ua diambilnya setelah usai bersembahyang malam hari sebelum musda, yang kebetulan merupakan hari tilem. Dengan suara yang berat, Demer mengaku menyampaikan keputusan ini dengan penuh bahagia. Pesannya, pilihlah orang yang berkeringat di partai. Semoga ada yang terpilih dan mampu membangun soliditas Partai dari propinsi hingga ke pusat dan hingga ke kabupaten dan kecamatan. “Mari gunakan energi kita untuk turun ke masyarakat dan mengabdi ke masyarakat,” katanya. Sementara itu, Musda Partai Golkar dibuka Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Partisipasi politik di Bali selama ini telah berjalan cukup baik. Kondisi ini terus dimantapkan dalam menghadapi pembangunan yang semakin kompleks. Sehingga ke depannya, bisa bersama membangun Bali sebagai mana visi dan misi Pemprov ‘‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Sementara itu, Ketua Panitia Muda DPD Golkar Bali, Komang Tamuaki Banuartha mengatakan, peserta musda Partai Golkar diikuti oleh 303 peserta, terdiri dari tokoh, pinisepuh partai Golkar, pengurus pleno DPD Golkar Bali, Fraksi Golkar DPR-RI, DPRD Bali, DPRD kabupaten, ormas pendiri, organisasi sayap partai Golkar, Pimpinan Kecamatan DPD Bali. (dar)
Bali Post/rah
FGD - Kasatintelkam Poltabes Denpasar Kompol Anak Agung Oka Kusuma saat FGD di Kantor Grab Denpasar.
Aksi Geng Motor Resahkan Masyarakat
Denpasar (Bali Post) Upaya menjaga keamanan dan kamtibmas menjelang hari raya Nyepi dan pilkada serentak 2020 dilakukan Satintelkam Polresta Denpasar, di antaranya menggelar Focus Group Discussion (FGD), Senin (24/2) kemarin. Saat digelar di Kantor Grab Denpasar, peserta FGD mengeluhkan aksi geng motor hingga saat ini sangat meresahkan masyarakat. Peserta FGD menyampaikan dirinya sangat waswas saat kerja malam hari. Apalagi melewati Jalan Gatot Subroto Barat dan Jalan Mahendradatta, Denpasar. Menanggapi keluhan tersebut, Kasatintelkam Poltabes Denpasar Kompol Anak Agung Oka Kusuma menyampaikan akan menindaklanjuti informasi tersebut. Menurutnya, Polresta rutin menggelar patroli, termasuk patroli gabun-
gan dan terpadu saat malam Minggu. ‘’Belasan anggota geng motor sudah ditangkap. Nanti saya sampaikan hal ini ke Bapak Kapolresta Denpasar agar secepatnya ditangani,’’ ungkapnya. Terkait masih ada gesekan antara sopir taksi online dengan konvensional terutama di wilayah Kuta Selatan, Kompol Oka menegaskan pihaknya akan menggelar FGD melibatkan kedua belah pihak untuk mencari solusi. Digelarnya FGD tersebut, kata mantan Kasat Binmas Polresta Denpasar ini, untuk menciptakan situasi aman, nyaman, dan kondusif. Topik yang disampaikan masalah narkoba, aturan unjuk rasa dan aksi di jalan. ‘’Kami berharap semua pihak berpartisipasi dan berkolaborasi menjaga keamanan. Apalagi Bali sebagai daerah wisata,’’ ujarnya. (kmb36)
Selasa Umanis, 25 Februari 2020
Bupati Giri Prasta Kunjungi SMAN 2 Abiansemal Pembangunan Lab, Perpustakaan dan Penataan Sekolah Digarap Tahun Ini
MENGUNJUNGI - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengunjungi SMAN 2 Abiansemal untuk melihat secara langsung bangunan sekolah yang baru selesai dibangun serta bertatap muka dengan seluruh siswa, para guru, pegawai, komite sekolah, dan orangtua siswa, Senin (24/2) kemarin. BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta, Senin (24/2) kemarin berkunjung ke SMAN 2 Abiansemal yang berlokasi di Banjar Aseman, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal. Kun-
jungan ini guna melihat secara langsung bangunan sekolah yang baru selesai dibangun dan kini sudah menerima siswa baru kelas 10. Bupati juga bertatap muka langsung
dengan seluruh siswa, para guru, pegawai, komite sekolah, orangtua siswa, guna memberikan motivasi dan semangat untuk kemajuan SMAN 2 Abiansemal.
Turut mendampingi Bupati Giri Prasta yakni anggota DPRD Provinsi Bali I Bagus Alit Sucipta, anggota DPRD Badung I Made Sumertha, I Nyoman Dirgayusa dan Ni Luh Putu Sekarini, Kadisdikpora Provinsi Bali Drs. Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, Kadisdikpora Badung I Ketut Widia Astika, Camat Abiansemal I.B. Putu Mas Arimbawa beserta Tripika Kecamatan. Dalam tatap muka tersebut, Bupati Giri Prasta menekankan, pembangunan di bidang pendidikan sudah menjadi salah satu prioritas program pembangunan di Kabupaten Badung. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pendataan jumlah TK/PAUD dan SD di Badung, termasuk jumlah siswa dan sarana dan prasrananya. Sehingga akan dapat diketahui berapa dibutuhkan sekokah SMP dan SMA. Pembangunan SMAN 2 Abiansemal merupakan langkah konkret yang telah diwujudkan di tahun 2019 dengan anggaran APBD Badung sebesar Rp 57,8 miliar lebih. Bangunan SMAN 2 sangat megah berlantai tiga dilengkapi dengan basement.
Sejumlah Gedung di Puspem Badung Ditumbuhi Semak Belukar
Mangupura (Bali Post) – Pusat Pemerintahan (Puspem) di Kabupaten Badung terkesan tidak terawat. Bahkan sejumlah gedung perkantoran yang berdiri megah ditumbuhi semak belukar. Pantauan Bali Post, Senin (24/2) kemarin, tanaman liar memenuhi sejumlah sudut gedung hingga menyebabkan bangunan perkantoran kumuh. Bahkan dalam sidak Komisi III diikuti oleh Wakil Ketua II Wayan Sandra, Sekretaris I Made Suryananda Pramana, Made Yudana, dan anggota I Nyoman Graha Wicaksana, dan Made Retha, Senin kemarin juga menemukan ada gedung yang bocor di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung. Dalam sidak itu para wakil rakyat melakukan pengecekan ke gedung Dinas Bappeda Badung dan dilanjutkan ke gedung DLHK serta ke gedung Dinas Pariwisata. ‘’Kami harapkan gedung-gedung di Puspem dilakukan perawatan dengan baik. Kami
sebagai anggota legislatif wajib untuk memberi tahu agar kerusakan gedung tidak semakin parah,’’ ujar Wayan Sandra di sela-sela kegiatan sidak. Sandra berharap gedung yang dibangun dengan anggaran puluhan miliar rupiah ini tidak menjadi sebuah situs purbakala, tanpa ada perawatan yang baik. ‘’Mari kita jaga serta rawat bersama kebersihannya. Jangan hanya digunakan saja,’’ katanya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Perlengkapan dan Perawatan Setkab Badung, Ida Ayu Yutri Indah Gustari, mengatakan seluruh gedung perawatannya memang ada di Bagian Perwat. ‘’Namun, secara prosedur informasi kerusakan di gedung atau bany a k n y a s e m a k- s e m a k d i gedung masing-masing per-
Bali Post/kmb27
SIDAK - Jajaran Komisi III DPRD Badung saat menggelar sidak aset di lingkungan Puspem Badung, Senin (24/2) kemarin. angkat daerah dilaporkan oleh perangkat daerah yang menggunakan,’’ katanya. Indah Gustari menambahkan, laporan dari pihak pengguna gedung akan ditindaklanjuti oleh Bagian Perwat. Kendati demikian, pihaknya tidak bermaksud melakukan pembiaran terhadap sejumlah masalah yang ada di gedung-gedung
Dewan Ikuti Sosialisasi Pilkada Badung SELURUH jajaran wakil rakyat di DPRD Badung, Senin (24/2) kemarin berkumpul di Ruang Gosana II gedung setempat. Kehadiran puluhan legislator ini guna mengikuti tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung Tahun 2020. Sosialisasi Pilkada Badung menghadirkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Badung. I Gusti Anom Gumanti yang memimpin kegiatan mengatakan, kegiatan yang digelar di gedung Dewan Badung ini dalam rangka untuk mengetahui tentang gambaran-gambaran Pilkada Badung mendatang. ‘’Untuk itu, pada hari ini kita mengagendakan mendengar secara langsung tahapan pilkada dari KPU dan Bawaslu Badung,’’ ujar politisi PDI Perjuangan ini. Ketua Bawaslu Badung Ketut Alit Astasoma mengatakan pihaknya perlu dorongan dari anggota dewan dalam pelaksanaan pilkada ini. Astasoma memaparkan beberapa potensi pelanggaran politik di Pilkada Badung. Seperti money politics, penggunaan fasilitas negara, mobilisasi PNS dan perangkat desa, pemasangan APK tidak sesuai dengan aturan, black campaign, kampanye di luar jadwal, penggunaan tempat ibadah, lembaga pendidikan serta kantor pemerintahan
SOSIALISASI - I Gusti Anom Gumanti (tengah) memimpin sosialisasi yang dilakukan KPU Badung di gedung dewan setempat, Senin (24/2) kemarin. untuk kampanye. ‘’Kami harapkan tidak terjadi di Badung,’’ paparnya. Sementara itu, Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta mengungkapkan, jadwal rangkaian Pilkada Badung telah disiapkan. Adapun jadwal pendaftaran calon pada tanggal 16-18 Juni 2020. Penetapan calon tanggal 8 Juli 2020. Kemudian pengundian nomor urut tanggal 9 Juli 2020. Untuk masa kampanye ditetapkan tanggal 11 Juli hingga 19 September 2020 dan hari pencoblosan dilakukan tanggal 23 September 2020. ‘’Sejumlah skenario dalam pelaksanaan
Pilkada Badung sudah kami siapkan. Termasuk kemungkinan bila nanti hanya ada calon tunggal,’’ terangnya. Syarat pencalonan, kata pria asal Desa Darmasaba, Abiansemal ini, yakni partai yang memiliki kursi minimal 20 persen dari jumlah kursi yang ada. Saat ini jumlah kursi di DPRD Badung ada 40. ‘’Sehingga syarat minimal partai atau gabungan partai yang bisa mengusulkan paslon, minimal memiliki 8 kursi,’’ ujarnya sembari mengatakan, target partisipasi pemilih Bupati dan Wakil Bupati Badung 2020 yakni sebesar 85 persen. (ad725)
di Puspem Badung. Ditegaskan, pihaknya memberlakukan penanganan sesuai dengan protap yang sudah ada. ‘’Selama ini tidak ada laporan dan kalau ada pasti ditindaklanjuti. Biasanya penanganan kerusakan ada laporan dari perangkat daerah yang menggunakan gedung tersebut,’’ tegasnya. (kmb27)
Sementara sarana-prasarana pendukung seperti laboratorium, perpustakaan dan penataan halaman sekolah akan segera dilaksanakan di tahun 2020 ini. ‘’Saya pastikan lab, perpustakaan, dan penataan sekolah digarap tahun ini dengan anggaran Rp 14 miliar,’’ tegasnya. Sementara terkait usulan sekolah agar diwujudkan jalan tembus Sedang-Sibangkaja, karena saat ini akses masuk sekolah melewati perumahan, hal tersebut sangat diapresiasi dan Bupati Giri Prasta sangat mendukung pembangunan jalan tersebut. ‘’Terkait jalan tembus di Sibangkaja, kami minta agar dikoordinasikan dengan masyarakat. Kalaupun nanti ada tanah masyarakat yang harus dibeli, kami juga siap membeli. Namun dengan satu catatan, pembebasan lahan dilakukan oleh tim appraisal,’’ tambah Bupati Giri Prasta. Kepada siswa, Bupati Giri Prasta memberikan motivasi agar betul-betul membuat sebuah peninggalan/ legasy di sekolah ini. Bupati menginginkan sebagai angkatan pertama di SMAN 2 Abiansemal, para siswa agar
belajar dan menunjukkan kemampuan terbaik sehingga nantinya dapat berprestasi dan membawa nama baik sekolah, Badung maupun Bali di tingkat nasional. ‘’Kami bangun sekolah ini karena rasa cinta dan kasih sayang kami kepada anak-anak di Badung, khususnya di Abiansemal. Untuk itu, sebagai generasi penerus, saya mau kalian jauh lebih pintar, karena nanti kalianlah yang akan meneruskan pembangunan di Kabupaten Badung dan Bali yang kita cintai,’’ jelasnya. Kepala SMAN 2 Abiansemal I Made Kupasada menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati Badung beserta anggota DPRD Provinsi Bali dan DPRD Badung, serta dinas terkait di SMAN 2 Abiansemal. Pihaknya juga berterima kasih atas terbangunnya sekolah SMA di Desa Sedang ini. Sekolah ini dilengkapi dengan ruang kelas 27 kelas dan ruang utama serta dilengkapi dua basement. Saat ini baru terisi 13 kelas dengan jumlah siswa 443 siswa. Rencananya di tahun 2020 akan menerima siswa kembali sebanyak 11 kelas. Rencana pembangunan selanjutnya
seperti lab, perpustakaan sekolah, kantin dan penataan halaman untuk upacara. Akses menuju sekolah masuk perumahan, nampaknya tidak etis, mudah-mudahan ke depan diusahakan jalan tembus di Sibangkaja sehingga sangat strategis. Selain itu, sarana pendidikan, pendidik, dan tenaga kependidikan dimohonkan kepada Kadisdikpora Provinsi Bali. Ketua Komite SMAN 2 Abiansemal I Wayan Sudiarta juga merasa bangga dan sebuah kehormatan atas kehadiran Bupati beserta jajaran yang akan memberi angin segar untuk kemajuan SMAN 2 Abiansemal. Diakui, memang keinginan masyarakat untuk terbangunnya SMA di Sedang sudah dari dulu, dan saat kepemimpinan Bupati Giri Prasta hal ini dapat terwujud. Ia juga mengungkapkan keinginannya agar jalan Sibangkaja-Sedang segera terwujud. Selain itu, di sebelah selatan sekolah juga masih ada lahan pertanian milik provinsi, ke depan agar dimohonkan dan dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk memperkenalkan budaya pertanian. (ad713)
Korban Pencabulan Dibelikan Boneka Mangupura (Bali Post) Setelah ditangkap dan ditahan di Polres Badung, oknum kepala sekolah (kasek) salah satu Sekolah Dasar (SD) di Badung berinisial WS (43) baru mengaku menyesali perbuatannya. Selama pencabulan berlangsung, pelaku membelikan korban, OCD (16), boneka, dan sepatu saat masih SMP. Menurut sumber Senin (24/2) kemarin, sebenarnya istri pelaku sempat curiga dengan suaminya. Pasalnya, pelaku tepergok berdua dengan korban dan membaca obrolan tidak wajar di WhatsApp. ‘’Tapi istri pelaku tidak berani, mungkin karena buktinya belum kuat,’’ ujar sumber tersebut. Selama hubungan terlarang ini berlangsung, korban terus mendapat tekanan dari pelaku. Korban dilarang pacaran dan diancam fotonya akan disebar bila berani melawan. Oleh karana itu, korban menuruti semua keinginan pelaku. ‘’Padahal pelaku punya anak dua cowok dan satu perempuan. Pelaku sudah ditahan dan baru menyesali perbuatannya,’’ ungkapnya. Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka Bawa saat dikonfirmasi mengatakan, kasus tersebut masih didalami penyidik Satreskrim Polres Badung. ‘’Kalau ada perkembangan nanti saya sampaikan,’’ tegasnya. Perhatian Serius Kasus pencabulan terhadap siswi di Kabupaten Badung mendapat perhatian serius para wakil rakyat di DPRD Badung. Ketua DPRD Badung I Putu
Bali Post/ist
DIINTEROGASI - Pelaku pencabulan, WS, saat diinterogasi KBO Satreskrim Iptu Ketut Wiwin Wirahadi. Parwata mengatakan, kasus pencabulan telah mencoreng dunia pendidikan di Badung. Karena itu, jika terbukti melanggar hukum, dewan mendorong pelaku dikenakan sanksi setimpal. ‘’Kejadian itu kita kan tidak tahu, tidak kita duga. Tapi kalau ini sudah terjadi dan sudah dilakukan penyelidikan oleh aparat kepolisian, ya… harus diberikan sanksi,’’ kata Parwata ditemui usai membuka kegiatan Festival Kuliner Bali di Kantor DPC PDI-P Badung, Senin (24/2) kemarin. Mengingat tindakan oknum kepala sekolah ini dinilai amoral, Parwata mendesak instansi terkait tidak memberikan ampun. ‘’Tidak ada ampun, pecat, itu (tindakan) amoral. Tidak ada kata kompromi,’’ tegasnya. Di sisi lain, oknum kepala sekolah salah satu SD di Kuta Utara itu ternyata baru menjabat setahun. Informasi yang diterima Senin kemarin, oknum
guru yang tersandung kasus pecabulan itu sementara waktu akan dinonaktifkan sebagai kasek, mengingat sedang menjalani pemeriksaan di Polres Badung. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung I Ketut Widya Astika mengakui telah mendapat informasi perihal masalah ini. ‘’Ya, sudah mendengar informasinya. Kalau memang terbukti bersalah, tentu sangat disayangkan sekali. Harusnya seorang kepala sekolah menjadi pengayom dan contoh,’’ ujarnya. Menurut Widya Astika, pihaknya akan memberikan sanksi pemecatan apabila yang bersangkutan nanti terbukti bersalah oleh pengadilan. ‘’Sekali lagi, sebagai pendidik harusnya memberikan contoh yang baik kepada siswanya. Bukan malah melakukan tindakan yang amoral,’’ tegasnya. (kmb36/kmb27)
Wabup Suiasa Paparkan Program Unggulan di Rakerda DPD PDI-P Sumatera Barat
KESUKSESAN Pemkab Badung mengimplementasikan program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari berbagai pihak, baik itu skala daerah maupun skala nasional. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa kerap diundang menyampaikan program PPNSB yang telah dilaksanakan di Badung selama ini. Jika Bupati Giri Prasta diundang sebagai keynote speaker pada Rakerda PDIP Kepulauan Riau Tahun 2020, Sabtu (22/2), Wabup Suiasa juga diundang untuk menghadiri Rakerda DPD PDI-P Sumatera Barat yang mengambil tema ‘’Solid Bergerak Wujudkan Indonesia Negara Industri Berbasis Riset dan Inovasi Nasional’’ di Hotel Mercure Padang, Jalan Purus IV No. 8 Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (22/2). Rakerda yang dihadiri unsur DPP ini diikuti seluruh pengurus DPD PDI-P Sumatera Barat, unsur KSB DPC dan PAC se-Sumatera Barat, anggota DPRD dari Fraksi PDI-P Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, pengurus badan dan lembaga partai serta kader partai. Pada kesempatan terse-
but hadir Wabup Suiasa menyampaikan materi terkait ‘’Politik Partai (Politik Legislasi, Politik Anggaran, Politik Pengawasan) dalam Pembangunan Nasional’’. Dalam paparannya, Wabup Suiasa menyebutkan program PPNSB di Kabupaten Badung merupakan wujud akuntabilitas, implementasi visi dan misi, serta pemenuhan janji politik kepada seluruh masyarakat Kabupaten Badung. Dengan memantapkan arah pembangunan Badung berlandaskan Tri Hita Karana, yakni hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, serta hubungan manusia dengan alam, menuju masyarakat Badung yang maju damai dan sejahtera. ‘’Implementasi PPNSB Kabupaten Badung yang mencakup kelima bidang yang pertama bidang pangan, sandang dan papan, kedua kesehatan pendidikan, ketiga jaminan sosial dan ketenagakerjaan, keempat adat, agama dan budaya, yang kelima infrastruktur dan pariwisata yang disesuaikan dengan kondisi daerah masingmasing,’’ tegasnya. Wabup Suiasa juga mengatakan, PPNSB yang telah dilaksanakan merupakan konsep pemikiran pembangunan yang pernah diimplementasikan Presiden pertama RI Ir. Soekarno. Menu-
PROGRAM - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memberikan pemaparan program PPNSB saat Rakerda DPD PDI-P Sumatera Barat di Hotel Mercure Padang, Jalan Purus IV No.8 Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (22/2). rutnya, landasan ideologis, filosofis dan sosiologisnya masih sangat relevan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa kini dan masa depan. ‘’Atas dasar tersebut, kami perkenalkan kepada masyarakat Kabupaten Badung implementasi PPNSB Kabupaten Badung yang mencakup bidang pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, adat, agama, dan budaya, jaminan sosial dan ketenagakerjaan serta infrastruktur dan pariwisata,’’ paparnya. Beberapa program yang
mendapat apresiasi pada peserta Rakerda DPP PDIP Sumatera Barata yakni hidup-mati ditanggung oleh Pemkab Badung. Begitu juga program pendidikan gratis, termasuk keperluan siswa dari ujung kepala sampai ujung kaki semua ditanggung. ‘’Di Badung juga mendapat fasilitas laptop gratis demi menunj a n g p e n d i d i k a n . I n i t idak terlepas dalam upaya mewujudkan ajaran Tri Sakti Bung Karno,’’ kata Wabup Suiasa disambut tepuk tangan dari para peserta rakerda. (ad723)
Selasa Umanis, 25 Februari 2020 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Masalah Peternak Babi Jangan Dianggap Sepele MEREBAKNYA babi mati secara massal di Bali makin memperpuruk para petani. Di tengah keprihatinan makin tergusurnya produk pertanian lokal, kini diikuti dengan terpuruknya usaha sambilan mereka sebagai peternak. Terlebih lagi, kasus babi mati secara massal dianggap masih sepele oleh pejabat di Bali. Ini tentu lebih memprihatinkan. Bisa dibayangkan, kasus yang sudah hampir belangsung dua bulan ini, belum juga diketahui penyebabnya. Memang pernah ada pernyataan bahwa penyebabnya adalah virus ASF yang juga menyebar di sejumlah pulau di Indonesia. Namun sontak itu dibantah. Bahwa serangan virus baru itu bukan penyebabnya. ‘’Masih diduga kena virus ASF,’’ demikian pernyataan pejabat meluruskan informasi resmi yang sebelumnya beredar. Mungkin saja benar bahwa bukan kena ASF, namun kenapa sudah 1,5 bulan hasil laboratorium belum keluar. Apakah ada yang disembunyikan? Tentu ini pertanyaan yang wajar. Sebab, sudah seharusnya pejabat bentindak cepat pada situasi yang darurat seperti ini. Sudah tidak zamannya lagi mengulurulur waktu, apalagi menyembunyikan data yang semestinya diketahui publik. Demikian pula soal jumlah babi mati di Bali. Dinas terkait menyebutkan hanya 889 ekor babi mati di seluruh Bali. Belum mencapai 900 ekor. Banyak yang mempertanyakan apakah data ini sudah sesuai dengan fakta di lapangan. Sebab, kematian babi secara massal tidak hanya terjadi di satu kabupaten, tetapi di enam kabupaten di Bali. Tabanan adalah kabupaten pertama yang kena khususnya di daerah Penebel, lanjut ke Kecamatan Tabanan, Marga dan hampir terjangkit di seluruh Tabanan. Demikian pula Badung yang diawali di Petang. Kasus serupa terjadi di Gianyar, Bangli, dan Karangasem. Kalau mengacu pada luas sebarannya, tentu jumlah 889 ekor babi mati merupakan jumlah yang sangat sedikit. Hanya 0,1 persen dari populasi babi di Bali, sehingga perlu pendataan yang lebih komprehensif lagi dengan melibatkan aparat terbawah. Tujuannya bukan sekadar untuk mengetahui jumlahnya, tetapi untuk menentukan langkah selanjutnya. Sebab, kalau data yang mati sedikit, tentu tidak perlu tindakan yang bersifat massal. Namun bila jumlahnya banyak maka penanganannya pun harus massal dan komprehensif. Bahkan bila perlu meminta bantuan pemerintah pusat untuk turun tangan. Ini menjadi penting sebab peternakan babi juga menjadi sumber penghidupan masyarakat Bali. Jangan sampai pemerintah abai menangani persoalan babi mati secara massal. Sebab, banyak tenaga kerja yang terlibat di sektor tersebut. Jangan sampai pemerintah memandang sebelah mata usaha peternakan babi. Sama dengan yang lainnya, usaha peternakan babi walaupun dikelola secara kecilkecilan tetap memberi kontribusi pada sektor ekonomi utamanya di pedesaan.
POJOK Gerakan mencintai kuliner Bali, upaya memperkuat ketahanan pangan. - Perkuat jati diri Bali. *** Sebanyak 200 KK di Lembongan kembangkan budi daya rumput laut. - Perkuat ekonomi desa. *** Dikunjungi banyak turis, warga Bali rawan jadi korban narkoba. - Perkuat iman.
Sanksi Tegas untuk Guru Cabul ’’ Guru bak pelita penerang dalam gulita, jasamu tiada tara.’’
ITULAH sepenggal lirik lagu ‘’Jasamu Guru’’ yang sangat populer di masyarakat. Mengingatkan akan jerih payah dan pengabdian guru dalam mencerdaskan bangsa. Namun, penghargaan bagi pahlawan tanpa tanda jasa ini ternoda dengan deretan pelanggaran hukum sejumlah oknum guru. Kasus teranyar di Bali, seorang kepala sekolah di sebuah SD di Kuta Utara, Badung, melakukan pencabulan terhadap siswinya sejak duduk di kelas VI SD hingga kelas I SMA. Perbuatan bejat tersebut mengundang reaksi keras netizen. Di akun Facebook @balipost, netizen mengecam perbuatan pelaku. Mereka mendesak aparat menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku. Tak sampai di sana, netizen juga meminta ada sanksi pemecatan hingga sanksi adat. Harus ada efek jera agar kejadian serupa tak terulang. Sebab, sekolah seharusnya jadi tempat paling aman dan nyaman bagi siswa mempelajari berbagai hal, termasuk etika, moralitas dan budi pekerti. Di sekolah tidak ada tempat bagi predator anak-anak. Tanggung jawab semua komponen melakukan pengawasan guna memastikan para siswa mendapatkan perlindungan. Kembali ke lirik lagu di atas, seorang pendidik wajib menjadi panutan dan pembimbing generasi muda ke arah lebih baik. Bukan sebaliknya, merusak generasi penerus sehingga hanya membawa sebuah bangsa ke jurang kehancuran. Guntur Vonis pengadilan nanti akan diterima di atas sembilan tahun penjara. Itulah karma yang diterima. Ajik Widastra Miris banget. Jabatan enggak sesuai dengan perilaku. Leeyoung Tourntravle Hati-hati para siswi yang ada les
tambahan, ekstrakurikuler dan lainnya yang berisi waktu berduaan dengan guru.
orang lain. Itu perlu dipertanyakan. Selalu ajari anak kita untuk melawan saat terdesak.
Mertayasa Dian Buat bapak-bapak atau ibu-ibu, hati-hati. Sebulan sekali kita perlu cek kesehatan anak kita. Untuk orangtua selalu soroti dan amati apa yang dimiliki anak kita. Karena bisa saja dia mendapatkan sesuatu yang bagus, tapi bukan dari kita melainkan
Didit Siap KPAI mana nih.
S URAT PEMBACA Mencermati Zaman Kerajaan
Zaman kerajaan-kerajaan sebelum NKRI, zaman NKRI, dan zaman sesudah NKRI tampaknya perlu dipahami bersama. Kami bermaksud untuk ikut menyumbangkan pemikiran tentang hal-hal di atas bahwa zaman sebelum NKRI (yaitu zaman kerajaan, dengan pusat kerajaan < keratin,
Ajik Putra Hukum harus mampu menjadi pengayom bagi yang lemah. Hukum seberat-seberatnya untuk pelaku yang secara sadar dia sebagai guru
yang semestinya mengayomi dan membimbing anak didiknya. Rusaknya moral seorang kasek zaman sekarang. Gede Putu Arthika Ya Tuhan. Dan pelakunya adalah guru? Kalau di Jepang pasti sudah harakiri. Gede Putu Arthika Fajar Atjeh Saya usul agar orang ini kas-
epekang dari adat Bali. Itu hukuman yang sangat berat bagi orang Bali. Sudendi Bhineka Siap-siap masuk penjara dan kehilangan pekerjaan. They Agus Memalukan. Kalau sudah terbukti, pecat saja. Bukan pendidik namanya kalau sudah merusak generasi muda. Suarningsih Sudah termasuk laki-laki faedofilia. Takutnya nanti keluar dari penjara melakukan hal begitu lagi. Ariee’x Angga Sudah biaya sekolah mahal, sekarang malahan gurunya kelakuannya bejat. Nyoman Suarmika Stop kekerasan terhadap anakanak kita!
Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku. keraton (Jawa Barat), kesultanan (Jawa Tengah) puri (Bali). Pada masa itu seluruh penduduk Indonesia adalah sebagai rakyatnya, hulubalangnya, dengan lembaga adat dan kebudayaan seni, tari, tabuh, ukiran, sebagai kekayaan kebudayaan masyarakat adalah lebaga atau sebagai badan hukum yang sah pada zamannya dan masyarakat Indonesia NKRI pada saat ini adalah sebagai negara yang sah sesuai UU NKRI. Zaman NKRI, kerajaan-kerajaan muta-
tis mutandis melimpahkan kekuasaannya kepada NKRI untuk diatur di bawah UU NKRI, sehingga sekarang ini kekuasaan tertinggi adalah NKRI, sedangkan kerajaankerajaan, keraton-keraton, puri-puri adalah sebagai badan hukum atau lembaga yang sah sesuai UU dan peraturan-peraturan saat ini. Kami Forum Advokat Pembela NKRI (FAP NKRI) sudah lazim mengurus izin dan menangani hal tersebut. Apabila zaman NKRI akan berlalu, dan
NKRI menghendaki maka akan muncul non-NKRI mungkin bisa berdasarkan keagamaan, dll. Kalau hal itu terjadi maka zaman kerajaan dengan kekuasaan dan masyarakat adat budaya dan kebudayaannya yang meliputi hampir seluruh Indonesia akan bisa kontradiksi dengan zaman sesudah NKRI yang bukan NKRI lagi. I Ketut Artadi, S.H., S.U. Pembina FAP NKRI
Pendidikan
ITB STIKOM Bali Resmi Terima SK Prodi Bisnis Digital dari Mendikbud INSTITUT Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali, Senin (24/2) kemarin, resmi menerima Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI tentang izin Pembukaan Program Studi S-1 Bisnis Digital. Bertempat di Kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII, penyerahan SK bernomor 165/M/2020 tanggal 31 Januari 2020 tersebut dilakukan Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem A Makarim kepada Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan. Penyerahan ini juga disaksikan Pembina dan Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti
Denpasar Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. dan Drs. I.B. Dharmadiaksa, M.Si. Ak. serta beberapa pejabat struktural di lingkungan ITB STIKOM Bali. Ditemui usai penyerahan SK, Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan menjelaskan, Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali terus melakukan terobosan yang disesuaikan dengan era kekinian. Program studi ini dibuka untuk mewadahi keinginan generasi milenial yang sudah banyak mencari program studi yang bersentuhan dengan dunia digital/TIK. Ini juga untuk memenuhi keberadaan prodi dalam rangka pembentukan fakultas baru yakni Fakultas Bisnis dan Vokasi. Kepala LLDikti Wilayah
VIII Bali Nusra Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. menyambut baik pembukaan Prodi Baru Binis Digital ini yang merupakan prodi kekinian yang sesuai dengan tuntutan zaman digital. Sehingga diharapkan banyak calon mahasiswa yang tertarik memilih prodi ini yang pada akhirnya akan semakin banyak generasi muda Indonesia yang menempuh perkuliahan di kampus ini dan dapat meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) khususnya APK di Provinsi Bali. Pihak Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar sebagai badan penyelenggara ITB STIKOM Bali yang diwakili oleh Pembina Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. didampingi Ketua Yayasan Drs. Ida
Bagus Dharmadiaksa, M.Si.Ak. mengatakan sangat mengapresiasi atas terbitnya izin Program Studi Bisnis Digital ini. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah memprosesnya terutama kepada pihak Kemendikbud RI, LLDikti Wilayah VIII dan panitia khusus di ITB STIKOM Bali. Pihaknya berharap masyarakat dapat memilih prodi ini sebagai prodi tempat kuliahnya. Saat ini ITB STIKOM Bali telah menerima mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2020/2021 dengan program studi baru yakni Bisnis Digital dengan gelar S.Bis., Prodi Sistem Komputer (dengan gelar S.Kom.), Sistem Informasi (gelar S.Kom.) dan Teknologi Informasi (gelar S.Kom.)
SMK Penerbangan Cakra Nusantara melaksanakan geladi bersih/simulasi UNBK pada Senin dan Selasa, 24-25 Februari 2020 sesuai jadwal dari Kementerian Pendidikan.
Sarana dan prasarana di SMK Penerbangan Cakra Nusantara dari tahun pertama telah dipersiapkan sesuai standardisasi dalam aturan demi mendukung kegiatan UNBK.
Sebelumnya, SMK Penerbangan Cakra Nusantara secara rutin melaksanakan Simulasi UNBK guna melatih kemampuan dan mental taruna-taruninya dan hasilnya dievaluasi secara bersama. Tak hanya itu, segala bentuk tes baik tengah semester dan akhir semester dilakukan dengan Computer Asessment Test (CAT) secara online, sehingga taruna-taruni sudah terbudaya bergelut dengan teknologi. Faktanya dari angkatan pertama dan kedua menunjukkan pening-
katan prestasi. Terbukti dengan nilai UNBK di atas rata-rata yakni dari 84% saat angkatan pertama menjadi 97% saat angkatan kedua dengan kelulusan 100%. Selain itu juga didukung konsep ruang dan area yang ada dibuat sederhana, karena dengan kondisi sederhana akan menciptakan dorongan lebih yang luar biasa untuk sukses dan terpelanting ke puncak (Quantum Leap). ‘’Kami sangat siap melaksanakan geladi bersih/simulasi UNBK hingga UNBK nanti. Pihak seko-
SERAHKAN SK - Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. (dua kanan) menyerahkan SK tentang izin Pembukaan Program Studi S-1 Bisnis Digital kepada Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan disaksikan Pembina dan Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. dan Drs. I.B. Dharmadiaksa, M.Si.Ak., Senin (24/2) kemarin. serta Program Studi Manajamen Informatika dengan gelar A.Md.Kom. Di samping itu juga terdapat program dua gelar hasil kerja sama dengan Help University di Kualalumpur (S.Kom. dan B.IT.) dan dengan Binus University di Jakarta (S.Kom. dan S.M./
Sarjana Manajemen). Penerimaan mahasiswa baru pada gelombang I yang akan berakhir pada minggu ke-3 Maret 2020 ini menawarkan beberapa fasilitas antara lain bebas tes tulis, potongan atau beasiswa sampai dengan jutaan rupiah dan gratis flash disk. (ad706)
lah sangat intens terhadap prestasi akademik taruna-taruninya, dengan pembelajaran 70% praktik dan 30% teori, kami sudah membebaskan taruna/i kelas XII dari praktik sehingga dapat mempersiapkan diri dan fokus kepada UNBK dan USBN,’’ ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Ni Luh Gede Dhanayasa, M.Pd. SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang telah terakreditasi A Unggul A beralamat di Jalan Drupadi No. 25 dan Jalan Tukad Pakerisan No. 25 Panjer Denpasar mem-
budayakan karakter dan prestasi. Tersedia empat jurusan di antaranya Otomatisasi dan Tata Kelola Bandara, Airframe and Powerplant, Electrical Avionics dan Teknik Transmisi dan Telekomunikasi (Penerbangan). Juga telah membuka Penerimaan Siswa Baru TP 2020/2021 untuk dididik menjadi pemenang di era industri 4.0 dan society 5.0, terdapat total beasiswa s.d. Maret 2020 senilai Rp 20,4 juta, hubungi 081237098090 / 0361 4742600 kunjungi website www.smkpenerbangan.sch.id (ad704)
SMK Penerbangan Cakra Nusantara Gelar Geladi Bersih/Simulasi UNBK 2020
Bali Community - Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hubungi bagian iklan Hp/WA : 081802411818, Telp. : 0361-225764 atau redaksibalipost@yahoo.com; Naskah maksimum 2000 karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita. Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Koordinator Liputan: Nyoman Winata Redaktur Eksekutif: Parwata Sekretaris Redaksi: Diah Dewi Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya, Nyoman Winata, Ketut Winata, Wira Sanjiwani. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: IB. Wirawan Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Selasa Umanis, 25 Februari 2020
Babi Mati Capai 562 Ekor Saudagar Diminta Tak Permainkan Harga
Tabanan (Bali Post) -
Angka kematian babi karena penyakit di Kabupaten Tabanan terus bertambah. Hingga pertengahan bulan Februari 2020 ini sudah menyentuh angka 562 ekor. Jumlah kematian babi tercatat naik 25 ekor dari sebelumnya Januari terdata 537 ekor.
TERBAKAR - Kebakaran menyebabkan piyasan di Pura Panti Kubon Tubuh terbakar, Senin siang.
Piyasan Pura Panti Kubon Tubuh Pangkung Karung Terbakar Tabanan (Bali Post) Tiga unit mobil pemadam kebakaran, Senin (24/2) siang bergegas menuju lokasi kebakaran di Banjar Pangkung Karung Kawan, Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Sebuah bangunan piyasan Pura Panti Arya Kubon Tubuh terbakar pukul 12.10 Wita. Diduga kebakaran terjadi akibat percikan api dupa, usai seorang pemangku melakukan persembahyang di piyasan pura setempat. Dari informasi yang dihimpun, sekitar pukul 11.40 Wita, pelapor Ni Wayan Siki (Mangku), Pura Panti Arya Kubon Tubuh sebelumnya melaksanakan persembahyangan dengan prasarana banten dan dupa di palinggih dan juga di piyasan. Setelah selesai sembahyang pelapor pun pulang ke rumahnya di sebelah selatan pura. Namun sekitar pukul 12.10 Wita saksi Ni Made Suparni ,warga setempat, saat melintas di sebelah Pura Panti Arya Kubon Tubuh melihat ada kepulan asap dari dalam pura. Setelah dilihat, ternyata piyasan pura terbakar. Saksi pun memberitahukan apa yang dilihatnya kepada tetangga. Tidak lama kemudian masyarakat berdatangan memadamkan api secara manual, hingga akhirnya datang tiga unit Damkar dibantu petugas Polsek Kerambitan dan Koramil Kerambitan. Kapolsek Kerambitan Kompol Dewa Gede Putra mengatakan kebakaran tersebut mengakibatkan bagunan piyasan pura berukuran 2x3 meter itu terbakar. Nilai kerugiannya ditaksir Rp 60 juta. “Dari olah TKP diduga kebakaran dipicu percikan api dari sarana dupa yang digunakan untuk persembahyangan,” terangnya. Terkait kejadian ini pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa berhati-hati. Sebelum meninggalkan tempat agar mengecek kembali lokasi persembahyangan, khususnya yang diperhatikan dupa. Hal itu penting agar aman dan tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (kmb28)
Mengantuk, Pelajar Tewas Tabrak Gadrill Tabanan (Bali Post) Naas menimpa I Made Agus Krisna Wiguna (17), pelajar asal Banjar Kelembang, Rejasa, Penebel, tewas mengenaskan dalam kejadian lakalantas, Senin (24/2) dini hari. Sepeda motor yang dikendarainya oleng dan menabrak gadrill pembatas jalan umum Tabanan-Penebel, tepatnya di Banjar Buruan Kelod, Buruan, Penebel. Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.30 Wita. Saat itu sepeda motor Honda Vario nopol DK 8212 GZ yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan (Tabanan). Tiba di lokasi tikungan ke kanan, diduga mengantuk korban tidak bisa mengendalikan laju motornya. Motor oleng ke kanan hingga akhirnya menabrak gadrill atau pembatas. Korban terpental jatuh ke selokan yang airnya penuh mengalir. Akibatnya, korban langsung tewas di TKP karena terendam air selokan. Kasus tersebut selanjutnya ditangani unit laka lantas Satlantas Polres Tabanan. Kasat Lantas Polres Tabanan Iptu Ni Luh Putu Wila Indrayani mengatakan dugaan sementara korban mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan laju motornya dan menabrak gadrill, lalu korban terjatuh ke selokan. Korban pun tewas di lokasi kejadian. Terkait kasus lakalantas ini, pihaknya juga mengimbau pengguna kendaraan agar selalu berhati-hati saat berkendara dan tidak menggunakan kecepatan tinggi meski jalur kendaraan relatif sepi. Begitu pun ketika dirasa lelah, paling tidak mencari tempat yang dirada aman untuk beristirahat sebentar sebelum melanjutkan perjalanan. (kmb28)
Sosial
Dari data Bidang Peternakan Dinas Pertanian Tabanan, total populasi babi mencapai 75.626. Dari angka itu yang baru terdata di dinas sebanyak 2.142 ekor. Data babi yang telah terdata tersebut, dilaporkan mati akibat penyakit sebanyak 562 ekor, dalam kondisi sakit 207 ekor. Sementara sisanya sebanyak 196 ekor dipotong/dijual peternak. “Memang benar tiap harinya ada laporan babi mati yang masuk ke kami. Ratarata dua sampai tiga ekor,” terang Kasi Keswan Bidang Peternakan Dinas Pertanian Drh. Ni Nengah Pipin Windari seizin Kepala Dinas Pertanian I Nyoman Budana, Senin (24/2) kemarin. Meski demikian pihaknya mengatakan angka tersebut masih ada kemungkinan terus bertambah. Alasannya, petugas masih turun ke lapangan (peternak) untuk melakukan pendataan sekaligus sosialisasi tentang biosecurity. Bahkan dikatakan ada babi milik petugas lapangan juga menjadi ‘korban’ mewabahknya penyakit babi ini. “Mereka (petugas) ini paham tentang biosecurity. Bahkan ada yang usai melakukan tugas dilapangan sudah mandi air kaporit berharap ternak mereka sendiri aman dari virus ini. Namun ternyata juga menjadi ‘korban’. Ternak mereka ada yang mati. Jadi ini bukan penyakit yang tertiup angin, tetapi disebabkan karena virus terbawa akibat lalu lintas,” terangnya.
Saat ini sejumlah peternak mulai enggan melaporkan kondisi babi mereka. Kemungkinan untuk mempertahankan harga babi agar tidak sampai dipermainkan saudagar. “Mereka khawatir jika mereka melapor, ada oknum saudagar yang memanfaatkan moment ini,” terangnya. Sementara anggaran penyediaan 1.200 liter disinfektan diusulkan Rp 234.522.900. Sampai saat ini masih berproses menunggu SK Bupati (SK persetujuan penggunaan belanja tidak terduga) di bagian hukum. “Jika SK selesai, baru anggaran itu boleh eksekusi,” ucapnya. Di sisi lain, Pipin sangat menyayangkan ulah oknum saudagar babi yang justru memanfaatkan situasi saat ini untuk merusak harga. Banyak babi sehat yang dibeli tidak wajar. Bahkan di angka Rp 10 ribu per kilogram. Padahal harga babi di tingkat tukang jagal maupun di pasaran masih normal. “Bayangkan saja, ada yang dihargai Rp 300 ribu untuk satu ekor babi berat 80-100 kilogram,” terangnya. Ironisnya lagi, petugas Dinas Peternakan juga diminta membantu menjual babi peternak yang hidup dan sehat. “Mohonlah agar cari untung itu secara wajar. Apalagi perekonomian peternak babi saat ini sedang lumpuh. Bagaimana supaya harga tetap bisa stabil. Petugas dinas bahkan sampai disuruh jual babi yang masih sehat,” pungkasnya. (kmb28)
BERTAMBAH - Babi mati di Tabanan terus bertambah.
Senator Dukung Pendirian Pura di Kompleks Kostrad Gowa Sulsel
Wedakarna Minta Lembaga Hindu Kawal Sensus Penduduk 2020 Terkait Kepentingan Politik Anggaran dan Kebijakan SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa meminta kepada seluruh komponen umat Hindu agar bersama-sama mengawal pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS). Dan pendataan secara online akan dilaksanakan 15 Februari – 31 Maret 2019. Kemudian dilanjutkan sensus manual. Menurut Senator Arya Wedakarna (AWK), Sensus Penduduk tahun 2020 ini memiliki makna strategis terkait politik kebijakan dan politik anggaran khususnya pembinaan untuk umat Hindu. Karena itu, selama satu dasawarsa ke depan tentu perlu pengawalan dari semua pihak. ‘’Jelas secara kuantitas jumlah umat Hindu bertambah besar sejak 10 tahun lalu. Ini perlu pengawalan yang benar agar sensus penduduk berlangsung jujur dan apa adanya. Saya teringat benar pesan (Swargi) Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa (Dharma Adyaksa PHDI Pusat) saat meresmikan Gerakan Sukla Satyagraha 1 Juli 2015 di Prambanan Jawa Tengah, yang menyatakan Ida Pedanda perihatin dengan jumlah statistik umat Hindu di Indonesia ada di kisaran 5-6 juta. Padahal beliau yakin jumlah umat Hindu antara 8–10 juta. Pengalaman kami di DPD-RI, sangat sulit menambah kuota anggaran bimbingan Hindu di 34 provinsi termasuk meningkatkan jumlah guru agama Hindu dan penyuluh Hindu. Misalnya, jika angka yang dipakai rujukan itu kecil. Maka saya minta BPS agar jujur dan adil melaksanakan sensus.
Saya ingatkan jangan ada diskriminasi terhadap umat minoritas Hindu,’’ pinta Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center Of Indonesia. Secara internal DPD-RI meminta agar tokoh Hindu Indonesia bersatu dalam menghadapi Sensus Penduduk 2020. ‘’Saya minta kepada PHDI agar bisa beraudiensi berkoorinasi dengan BPS di tiap wilayah. Cari tahu teknis dan beri masukan terhadap kondisi geografis dan sosio kulture umat Hindu di daerah masing-masing. Selain itu, ormas Hindu agar mengawal agar proses sensus berjalan baik. Misalnya saat petugas sensus datang agar benar-benar petugas itu bertatap muka dengan keluarga Hindu. Jangan sampai petugas datang, satu keluarga masih bekerja di sawah. Entah sengaja atau tidak sengaja, jika itu terjadi pasti ada kendala dilapangan. Intinya, mari dari komponen umat Hindu siapkan diri agar sensus berlangsung sukses,’’ pinta Gusti Wedakarna. Di samping itu, dalam kunjungan kerja ke Sulawesi, Senator AWK menyempatkan diri hadir di Sulawesi Tenggara meninjau Setra umat Hindu yang didirikan umat Hindu di Kendari, Sulawesi Tenggara. Usai dari Kendari, AWK terbang ke Sulsel. meninjau pura baru yang dibangun di Kompleks Kostrad TNI di daerah Gowa Sulawesi Selatan. Dalam kunjungan itu Senator AWK disambut Letkol Infantri A.A. Gede Rama, S.Sos. (Komandan Para Rider 431 TNI-AD) serta PHDI dan juga pengurus The Hindu Center Of South Sulawesi. (ad724)
SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS disambut Letkol Infanteri A.A. Gede Rama, S.Sos. (Komandan Para Rider 431 TNI-AD) di Gowa Sulsel saat meninjau pembangunan tempat kremasi di Kendari, Sultra.
Enam Pejabat Bersaing Rebut Posisi Kadis KB Tiga di Antaranya Perempuan
SEMPAT tertunda akhirnya tes assessment enam kandidat peserta lelang terbuka posisi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tabanan mulai digelar Senin (24/2). Tes assessment itu dilaksanakan di Ballroom Dewi Sinta, Desa Beraban, Kecamatan Kediri. Tes itu dihelat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang menggandeng asesor dari UPTB unit Pelayanan Penilaian Kompetensi (UPPK) Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTB. Lalu kapankah hasil tes itu diumumkan?
SELEKSI - Tes assessment untuk seleksi terbuka posisi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tabanan yang digelar Senin kemarin di Dewi Sinta, Tanah Lot, Desa Beraban, Kediri.
Dari pantauan saat tes, tampak keenam peserta lelang jabatan terbuka itu tidak terlalu tegang, namun mereka tetap serius mengerjakan soal yang diberikan. Yang menarik dari enam peserta, tiga di antaranya pejabat perempuan. Mereka yakni Camat Penebel I Gusti Ayu Nyoman Supartiwi yang sebelumnya pernah menjabat Camat Kota Tabanan. Selain itu Wadir BRSU Tabanan Luh Gede Sukardiasih yang sebelumnya sempat juga ikut lelang terbuka posisi Kepala Dinas Pendidikan Tabanan namun belum beruntung. Selain itu
Sekretaris Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Ni Wayan Mariati. Selain itu, ikut bersaing pula merebut posisi Kadis KB seperti Kabag Humas Setda Tabanan I Ketut Ridia, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) I Wayan Sukanrayasa, dan Inspektur Pembantu Wilayah 3 Nengah Wisnu Wardana. Keenam pejabat ini tampak tak terlihat kelelahan meski sejak pagi sudah mulai tes assessment. Kepala BKPSDM Tabanan I Wayan Sugatra mengatakan tes itu digelar
selama satu hari. Tes dimulai sejak pukul 08.00 hingga pukul 18.00 Wita. Mereka menjalani beberapa jenis tes seperti tes kemampuan berpikir, tes kepribadian, sikap kerja dan kepemimpinan, simulasi tertulis dan simulasi LGD dan wawancara. “Dalam tes assessment tujuannya untuk menggali potensi dan kompetensi yang bersangkutan. Apakah sang kandidat memenuhi syarat menduduki jabatan tersebut,” terangnya. Disinggung tentang kapan hasil tes assessement itu diumumkan, Sugatra hanya mengatakan dalam waktu dekat. “Segera diumumkan, karena Selasa besok (hari ini) ada asesor meeting,” ucapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, posisi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana saat ini masih diisi plt. yakni Asisten 1 I Wayan Miarsana pascaditinggal pensiun I Nengah Sumerta, 1 Desember 2019. Untuk mengisi kekosongan itu, BKPSDM Tabanan pun membuka seleksi lelang jabatan. (bit)
Selasa Umanis, 25 Februari 2020
Ogoh-ogoh ”Sang Hyang Lelakut” Berbahan Jerami
Bali Post/nik
OGOH-OGOH - Sejumlah anggota STT Eka Kencana sedang menggarap ogoh-ogoh berbahan jerami.
MENYEMARAKKAN malam Pangerupukan, Selasa (24/3) mendatang, STT Eka Kencana, Banjar Kelingkung, Desa Lodtunduh, Ubud membuat ogoh-ogoh berbahan ramah lingkungan. Seluruh bahan ogoh-ogoh bertema “Sang Hyang Lelakut” ini menggunakan bahan somi atau jerami yang diperoleh dari lingkungan sekitar. Tidak hanya ogoh-ogoh, sejumlah atribut penunjang seperti tedung, kober, dan tombak juga dibuat khusus berbahan jerami. Ketua STT Eka Kencana I Made Suarjana alias Tegang menuturkan, dipilihnya ogohogoh berbahan jerami ini karena mempertimbangkan bahan yang ramah lingkungan. Hal ini juga sejalan dengan aksi penyelamatan lingkungan dengan tidak menggunakan bahan berbahaya seperti styrofoam. “Melalui pembuatan ogoh-ogoh ini, kami sebagai kaum milenial ingin ikut menjaga lingkungan dengan menggunakan bahan ramah lingkungan seperti somi. Bahan ini juga mudah dicari di lingkungan sekitar desa
kami,” kata Suarjana, Senin (24/2) kemarin. Dalam mengumpulkan bahan jerami, ia bersama 104 orang anggota STT Eka Kencana ini tidak perlu jauhjauh. Semua bahan itu bisa diperoleh dari sawah yang usai panen di seputaran Desa Lodtunduh. Pengumpulan jerami ini sudah dimulai sejak beberapa minggu lalu. “Di sekitar sini banyak jerami. Kami minta dari petani yang panen padi. Jadi, kami tidak perlu membeli,” katanya. Menurut Suarjana, pihaknya sudah mengumpulkan jerami sekitar tiga mobil pick up. Usai dikumpulkan, jerami itu dipilah dan yang diambil hanya yang kondisinya utuh. Sementara yang rusak tidak dipergunakan. “Kemungkinan kami perlu jerami lagi satu pick up untuk merampungkan ogoh-ogoh ini,” ujarnya. Suarjana mengakui, pembuatan ogoh-ogoh dengan bahan jerami ini lebih hemat biaya, ketimbang menggunakan bahan styrofoam dan bahan lainnya yang sampai menghabiskan jutaan rupiah. “Selain lebih hemat biaya,
bahan juga ada di sekitar kita sehingga mudah dicari. Tentunya tetap tidak mengurangi nilai estetika,” katanya. Arsitek ogoh-ogoh I Wayan Agus Eri Putra mengatakan, tahun ini untuk pertama kalinya STT Eka Kencana membuat ogoh-ogoh berbahan ramah lingkungan. Dikatakan, pembuatan ogoh-ogoh berbahan jerami ini awalnya bersifat spontanitas, keinginan untuk membuat karya yang ramah lingkungan, namun tetap menonjolkan nilai estetika. “Mulai dari pembuatan kerangka, semua kami buat secara bersama dengan bahan jerami,” katanya. Menurut Eri Putra, saat ini pihaknya menggarap satu ogoh-ogoh ukuran besar, Sang Hyang Lelakut, dengan lebar sekitar 4 meter dan tinggi diperkirakan antara 5,5 hingga 6 meter. Pihaknya juga membuat tiga ogoh-ogoh berbahan jerami berukuran manusia normal, dengan sosok seorang perempuan yang menari. “Ini mulai kami kerjakan satu pekan sebelum Galungan,” katanya. Eri Putra menambahkan,
saat ini ogoh-ogoh tersebut sudah rampung sekitar 70 persen. Tinggal merampungkan bagian tapel berbahan jerami, serta sejumlah hiasan ogoh-ogoh seperti gelungan. “Semua hiasan berupa gelungan dan lainnya ber bahan jerami. Tidak ada menggunakan bahan lain,” imbuhnya. Tidak hanya ogoh-ogoh berbahan jerami, pihaknya juga membuat sejumlah karya pendukung berbahan jerami, seperti enam tedung, dua kober, dan dua tombak. Meskipun berbahan jerami, semua atribut pendukung itu dibuat sedemikian rupa, sehingga nampak menyerupai aslinya. Seluruh atribut pendukung itu akan digunakan saat parade di catus pata Desa Lodtunduh. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan parade tarian menggambarkan kehidupan agrikultur, dengan sinopsis keresahan petani yang mengalami gagal panen. Sehingga dibuatlah sarana sebagai bentuk perlawanan berupa lelakut. “Dalam parade nanti ada yang berperan sebagai petani yang mengalami gagal panen akibat hama,” katanya. (nik)
Tipu Wisman
Dua Karyawan ”Money Changer” Dibekuk Pecalang Gianyar (Bali Post) Dua karyawan money changer bodong di Ubud diamankan oleh jajaran pecalang Desa Adat Padangtegal, Sabtu (22/2). Pelakunya yakni I Komang Dermawan dan I Komang Udik Aryawan, sudah menipu wisatawan asal Argentina dengan kerugian mencapai Rp 2,9 juta. Kedua pelaku asal Karangasem ini juga melakukan aksi serupa terhadap sejumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berlibur di kampung turis itu. Selanjutnya, kedua pelaku diserahkan ke aparat kepolisian. Dikonfirmasi Senin (24/2) kemarin, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Deni Septiawan mengatakan, pada Sabtu sore sekitar pukul 14.30 Wita korban Joaquin Fernan datang ke salah satu money changer di Jalan Mongkey Forest di Lingkungan Padangtegal, Ubud. “Sampai di lokasi, korban menukarkan uang 800 dolar Amerika yang disepakati per dolarnya seharga Rp 13.725,” katannya. Saat itu pelaku menghitung
dan memberikan uang kepada korban. Namun korban asal Argentina ini tidak menghitung jumlah uang tersebut. Setiba di hotel, korban menghitung jumlah uang yang ditukarkan. “Seharusnya berjumlah Rp 10.980.000, namun uang yang diterima korban hanya Rp 8.080.000,” katanya. Usai kejadian itu, korban kembali mendatangi money changer untuk komplain. Korban juga memberitahukan kejadian tersebut kepada petu-
gas hotel tempatnya menginap, hingga diteruskan ke pecalang Desa Adat Padangtegal. Didatangi korban bersama pecalang desa adat membuat kedua pelaku tidak berkutik. Dua pelaku ini lantas dibawa ke posko pecalang. Diinterogasi ketat oleh pecalang, dua pelaku asal Karangasem ini pun mengakui perbuatannya. Tidak hanya itu, mereka juga mengembalikan uang senilai Rp 2,9 juta kepada korban. Tidak berselang lama aparat
kepolisian datang dan menggiring para pelaku ke kantor polisi. “Mereka sudah mengakui melakukan kecurangan dengan cara menjatuhkan uang sebelum diserahkan kepada korban,” katanya. Kedua pelaku kemudian digiring ke Mapolres Gianyar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kedua tersangka dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. “Kami mengimbau kepada wisatawan asing yang sedang berkunjung ke Bali, khsususnya di Gianyar, untuk berhati-hati dalam melakukan transaksi, mencari money changer yang resmi dan memiliki izin,” katanya. Tidak hanya itu, polisi juga
berencana akan berkoordinasi dengan Pemkab Gianyar untuk mendata money changer yang berizin dan belum berizin. “Ini akan kami koordinasikan dengan Pemkab Gianyar,” katanya. Disinggung terkait keterlibatan pemilik money changer ilegal dalam aksi ini, AKP Deni belum mau membeberkan hal tersebut. Ia mengatakan, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pemilik money changer guna memastikan keterlibatannya dengan kedua pelaku. “Masih kami lakukan pemeriksaan terhadap pemilik money changer ini,” tegasnya. (kmb35) PELAKU - Kedua pelaku penipuan saat diamankan di Mapolres Gianyar.
Tangkal Hama Secara ”Niskala”
Tertimpa Beringin
Petani di Pejeng Kangin Gelar Tradisi ”Mepujewit” RATUSAN krama subak di Desa Adat Tri Eka Cita, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring sangat antusias menggelar tradisi Mepujewit, Minggu (23/2). Tradisi sakral tersebut digelar setiap Tilem Kaulu yang dimulai dari Pura Ulun Suwi, Pura Puseh Desa, Pura Dalem setempat, dilanjutkan di masing-masing pakarangan rumah dan persawahan. Tradisi diyakini dapat menangkal serangan hama secara niskala. Pemangku Pura Ulun Suwi Desa Adat Tri Eka Cita, Jero Mangku Lami, menjelaskan tradisi yang digelar dalam setahun sekali ini diikuti oleh krama subak dan krama desa adat setempat. Tujuanya un-
Sejumlah Bangunan di Pura Puseh Desa Adat Lodtunduh Rusak
tuk mohon keselamatan bagi para petani. “Tumbuh-tumbuhan yang ada di sawah supaya tidak dicari tikus dan hama lainnya,” ujar Jero Mangku Lami, Senin (24/2) kemarin. Prosesi puncak tradisi ini digelar di Pura Ulun Suwi dengan sarana dan prasarana yang sudah ditetapkan sejak turun-temurun. Dijelaskan, krama istri membawa sarana yang berisikan tumpeng, sangan, sampian, dan ada namanya berokan. “Sedangkan anak-anak membawa sebuah dahan enau dihias berisikan janur,” paparnya. Jero Mangku Lami mengatakan, tradisi itu dikenal sakral, lantaran tapakan ikut medal dalam jalannya prosesi tradisi tersebut. (nik)
Bali Post/ist
TRADISI - Pelaksanaan tradisi Mepujewit di Desa Adat Tri Eka Cita, Desa Pejeng Kangin, Minggu (23/2).
Bali Post/kmb35
Bali Post/kmb35
BERINGIN - Krama Desa Adat Lodtunduh mengevakuasi pohon beringin yang tumbang, Senin (24/2) kemarin.
Gianyar (Bali Post) Warga dikejutkan dengan pohon beringin yang tumbang menimpa bangunan di Pura Puseh Desa Adat Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Minggu (23/3) malam. Pohon itu tumbang menimpa bangunan Gedong Panyineban Ida Ratu Gede dan Ida Ratu Sakti dan panyengker pura sepanjang 10 meter. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Dikonfirmasi Senin (24/2) kemarin, Bendesa Adat Lodtunduh I Made Karya menjelaskan, pohon yang menimpa bangunan suci itu berupa pohon beringin. Padahal, sehari sebelumnya pohon tersebut memang hendak dipotong. ‘’Sehari sebelumnya sudah saya cari tukang potong agar hari ini bisa dipangkas karena memang sudah terlihat bagian selatan pohon beringin itu mulai miring,’’ katanya. Namun tanpa diduga, kata Karya, pohon setinggi 15 meter itu justru tumbang pada Minggu malam sekitar pukul 23.30 Wita. Saat itu memang turun hujan deras. ‘’Malah Minggu malam pohon
itu tumbang. Mungkin sudah tidak kuat menahan beban air saat hujan turun, sehingga rantingnya itu jatuh mengenai Gedong Panyineban Sesuhunan dan panyengker pura sepanjang 10 meter,’’ jelasnya. Menurut Karya, umur pohon beringin itu diperkirakan mencapai ratusan tahun. Bahkan, beberapa kali sudah sempat dipangkas. ‘’Tingginya kira-kira mencapai 15 meter. Dulu sebelum dipangkas, tingginya mencapai 25 meter,’’ ujarnya. Karya menambahkan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan para pemuka agama untuk melakukan pacaruan akibat musibah tersebut. Sedangkan Sesuhunan Barong dan Rangda di pura tersebut telah dipindahkan di sebuah bangunan piyasan di jeroan Pura Puseh setempat, karena renovasi bangunan Gedong dan panyengker yang ambruk itu akan segera dilakukan. ‘’Upacara pacaruan akan dilakukan besok. Akibat musibah ini, kerugian material kira-kira Rp 100 juta. Tadi pagi warga sudah gotong royong. Perbaikan bangunan yang rusak segera dilakukan,’’ tegasnya. (kmb35)
Sukseskan Program SP 2020 ’’Online’’
Bupati Mahayastra Isi Data Secara ’’Online’’ BUPATI Gianyar Made Mahayastra didampingi Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gianyar Dr. Yudi Agusta, M.Sc. mengisi data Sensus Penduduk (SP) 2020 online di ruang kerjanya di Kantor Bupati Gianyar, Senin (24/2) kemarin. Berbekal kartu keluarga dan KTP, Bupati Mahayastra dipandu Yudi Agusta memulai langkah-langkah pengisian data secara online melalui komputer. SP 2020 online memakai sistem daring memang baru pertama kali dilakukan oleh BPS dalam melakukan sensus penduduk. Jadi, terasa wajar jika pertama kali kita mengalami kesulitan dalam
proses pengisian. Karena masih baru, meski sudah dimulai sejak 15 Februari lalu dan akan berakhir pada 31 Maret mendatang, partisipasi masyarakat melakukan pendataan masih tergolong sedikit. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bupati Mahayastra akan memulainya dari kalangan pegawai di lingkungan Pemkab Gianyar terlebih dahulu. Nantinya seluruh pegawai harus belajar mengisi data sensus penduduk secara online, setelah itu diwajibkan mengajarkan dan memotivasi warga di tempatnya masing-masing. ‘’Khusus untuk aparatur pemerintahan, saya mengimbau untuk mengisi secepatnya data SP online.
Paling lambat saya harapkan sehabis Kuningan seluruhnya sudah mengisi,’’ ujarnya. Bupati Mahayastra menambahkan, karena tidak semua masyarakat sadar IT, para pegawai juga diharapkan bisa menjadi motor penggerak di wilayahnya masing-masing. Dengan bekerja sama dengan kepala desa, kepala dusun hingga kaling dapat menginformasikan cara-cara pengisian data sensus penduduk secara online. Apalagi saat ini di masingmasing banjar di seluruh Kabupaten Gianyar sudah tersedia layanan wifi gratis. Sehingga pada akhir Maret ini sesuai target masyarakat Gianyar secepatnya bisa menuntaskan
sensus penduduk secara online. Bupati Mahayastra juga menekankan agar data yang diisi sesuai dengan kenyataan yang ada agar tujuan dari SP online ini tepat sasaran. Sementara itu, Kepala kantor BPS Gianyar Yudi Agusta menambahkan, bagi masyarakat yang akan melakukan SP 2020 online, langkah pertama yang dilakukan adalah membuka situs sensus bps.go.id. Setelah itu isi data sesuai dengan yang ditentukan. Menurut Yudi Agusta, data yang dipakai adalah basis data yang terupdate hingga Juni 2019 di Disdukcapil. ‘’Untuk pengisian data SP online, masyarakat hanya perlu menyiapkan KTP,
KK, dan akta pernikahan jika ada. Satu keluarga nantinya masuk dalam satu akun dengan satu pasword yang mereka ketahui sendiri,’’ katanya. Yudi Agusta menambahkan, data penduduk dalam SP 2020 akan menjadi dasar pemerintah dalam membuat berbagai kebijakan, seperti pendidikan, pangan, kesehatan dan lainlainnya. Selain online, sensus penduduk juga akan dilakukan secara manual atau konvensional dengan mengunjungi rumah-rumah penduduk. Ini dilakukan untuk mem-back up jika ada data yang tercecer atau ada penduduk yang tidak melakukan pendataan secara online. (ad712)
DATA - Bupati Gianyar Made Mahayastra mengisi data Sensus Penduduk 2020 online di ruang kerjanya, Senin (24/2) kemarin.
Selasa Umanis, 25 Februari 2020
Wagub Doakan Keselamatan Jagat Bali di Pura Dasar Buana PUNCAK Mupuk Karya Agung di Pura Dasar Buana Desa Gelgel berlangsung Senin (24/2) kemarin. Sejak pagi, ribuan umat Hindu sudah berdatangan ke pura. Kenyataan itu menunjukkan antusiasme umat sangat tinggi menyambut puncak karya ini. Termasuk Wakil Gubernur (Wagub) Cok Ace hadir lebih awal dan melakukan persembahyangan di depan palinggih Ida Batara Dasar Buana di Utama Mandala. Wagub nampak khusyuk berdoa dan sempat sujud secara tulus di ajeng palinggih setempat. Apakah harapan dari Mupuk Karya Agung di Pura Dasar Buana Desa Gelgel itu?
TANGKIL - Wagub Cok Ace saat tangkil ke Pura Dasar Buana Gelgel.
Usai melakukan persembahyangan, Wagub Cok Ace, menyampaikan apresiasinya kepada panitia di Pura Dasar yang sudah mempersiapkan ritual Mupuk Karya Agung ini dengan maksimal. Kesiapan panitia nampak dari pelaksanaan acara yang tersusun rapi. Selain itu dari kehadiran umat yang diatur sedemikian rupa, hingga parkir sudah disiapkan cukup luas di GOR Swecapura. Dia juga mengapresiasi
antusiasme umat Hindu cukup tinggi pedek tangkil ke Pura Dasar Buana sebagai pura pemersatu masyarakat Bali. Dia meminta agar momentum berharga ini dapat dimanfaatkan umat Hindu berdoa secara tulus, memohon keselamatan. Tidak hanya untuk diri sendiri dan keluarga, tetapi keselamatan jagat Bali. Agar, selalu Pulau Dewata ini dijauhkan dari segala bentuk bencana, ancaman maupun
peristiwa lainnya. Seperti yang marak saat ini terjadi. Misalnya, merebaknya virus Corona maupun virus ASF yang menyerang ternak babi. “Mari bersama-sama mohon perlindungan dan keselamatan umat dan jagat Bali ini, agar senantiasa dijauhkan dari segala macam bahaya, bencana maupun wabah virus,” katanya. Dia berharap, begitu sempurnanya persiapan pelaksanaan upacara, selanjutnya agar proses puncak Mupuk Karya Agung ini sebagai rangkaian karya setelah setahun pelaksanaan Karya Agung Tawur Panca Wali Krama, Panyejeg Gumi lan Pedanan, Pangebek, Panegteg Jagat, Piodalan lan Mapeselang di Pura Dasar Buana, sepenuhnya berjalan lancar. Total ada sepuluh sulinggih muput Mupuk Karya Agung ini secara bersamaan, tepat mulai pukul 10.00 Wita. Sepuluh sulinggih ini masing-masing di antaranya
tiga sulinggih, yakni Ida Pedanda Gde Jumpung Putra Keniten dari Geria Jumpung Kamasan, Ida Pedanda Istri Anom dari Geria Dawan Klod dan Ida Pedanda Gde Wayan Darma dari Geria Wanasari Karangasem muput di Pura Dasar. Dua sulinggih yakni Ida Pedanda Gde Rai Pidada dari Geria Sengguan Klungkung dan Ida Pedanda Gde Wana Yoga dari Geria Wanasari Karangasem muput di Pura Bale Agung. Bendesa Desa Adat Gelgel, Putu Gde Arimbawa, mengatakan pelaksanaan Mupuk Karya Agung ini, diharapkan segala kekurangan yang terjadi dalam pelaksanaan karya agung itu dapat disempurnakan secara sekala maupun niskala. Umat Hindu diharapkan pedek tangkil ikut melaksanakan persembahyangan. Karena setelah puncak karya, rencananya Ida Batara nyejer selama tujuh hari, sekaligus dilakukan upacara bakti panganyar, sebelum karya masineb, 2 Maret nanti. (gik)
Dikhawatirkan Ketut Janu Terpapar Virus Corona 78 WNI Ada di Kapal Pesiar Diamond Princess
Semarapura (Bali Post) -
Wabah virus Corona benar-benar membuat pihak keluarga yang memiliki kerabat di luar negeri waswas. Seperti keluarga I Ketut Janu Artika (27) di Banjar Meranggen, Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung. Mereka cemas menanti kabar Janu yang masih tertahan di dalam Kapal Pesiar Diamond Princess di sekitar Yokohama Jepang. Di Kapal itu tercatat ada 78 WNI yang bekerja di sana. Pihak keluarga Ketut Janu sangat berharap proses pemulangan Janu agar jelas. Mereka ingin Janu bisa berkumpul lagi dengan keluarganya. Kakak ipar Janu Artika, Nengah Sudarma, saat ditemui di rumahnya, Senin (24/2) siang, mengaku selalu mengikuti perkembangan informasi soal virus Corona ini. Setelah terdengar kabar virus itu mulai menyerang ke Kapal Pesiar, dia mulai waswas. Apalagi, setelah mendengar kabar ada beberapa penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess sudah positif terpapar virus Corona. Beruntung, setelah berusaha menghubungi Janu Artika, dia memperoleh informasi kalau Janu masih selamat dari ancaman virus Corona. “Saat ini kami hanya bisa berdoa untuk keselamatan Ketut. Semoga dia segera bisa pulang,” kata Sudarma. Meski belum terpapar virus Co-
rona, Sudarma bersama kedua orangtua Janu Artika, Nyoman Suardana dan Ni Wayan Mastini, tetap saja merasa cemas. Sebab, dalam satu kapal seperti itu sangat rentan Janu ikut terpapar virus Corona. Dia berharap Janu tetap baik-baik saja, di kapal tersebut, sebelum jadwal karantina dari pemerintah pusat jelas dan jadwal pemulangannya ke Bali juga jelas. Janu Artika merupakan anak keempat dari pasangan Nengah Suardana dan Ni Wayan Mastini. Sebelum direspons keluarganya, dia secara pribadi dalam akun facebooknya sempat mengunggah sebuah foto yang bertuliskan harapan agar pemerintah Indonesia melalui KBRI di Jepang bisa segera memulangkan
WNI kru Kapal Diamond Princess secepatnya. Ada sebanyak 78 WNI di dalam Kapal Diamond Princess. Sedangkan sebanyak 74 orang dinyatakan sehat dan empat orang terkena virus COVID-19 dan telah dirawat di rumah sakit di Jepang dengan standar protokol Badan PBB Kesehatan Dunia. Di sisi lain, Janu saat dikonfirmasi melalui media sosialnya, Senin (24/2) kemarin, mengaku masih dalam keadaan sehat. Ia sudah lolos dari tes virus Corona. Namun sampai saat ini, mereka belum menerima kepastian terkait pemulangannya ke Indonesia. Janu mengaku baru berangkat kerja kapal pesiar tanggal 20 Januari. Di kapal pesiar itu dia bekerja di bagian buffet steward. “Orang yang positif sudah dibawa ke RS Tokyo. Sedangkan, yang negatif masih tertahan di kapal. Tetapi tidak diperbolehkan turun,” katanya. Meski masih dalam situasi isolasi, pihaknya masih dapat berkomunikasi dengan keluarga memanfaatkan media sosial. Dia sangat berharap segera bisa pulang ke Bali dan berkumpul dengan keluarga. (kmb31)
Keluarga Ketut Janu, Nengah Sudarma, saat ditemui di rumahnya di Banjar Meranggen Desa Tangkas.
Ombudsman Ingatkan OPD Patuhi Standar Pelayanan Publik
OMBUDSMAN RI - Para pimpinan OPD saat mendengar paparan Ombudsman RI Perwakilan Bali.
Semarapura (Bali Post) Ombudsman RI Perwakilan Bali turun ke Pemkab Klungkung, Senin (24/2) pagi. Ombudsman kembali mengingatkan OPD agar mampu menerapkan standar pelayanan publik, sebagaimana Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Tujuannya, agar seluruh masyarakat dapat terlayani dengan baik. Saat diterima di Ruang Rapat Praja Mandala Pemkab Klungkung, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab, mengatakan, kedatangannya untuk mem-
Gede Wahyu Pratama
Penyandang Disabilitas yang Lulus ”Passing Grade” SKD Semarapura (Bali Post) Proses SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) Tes CPNS 2020 sudah berlalu. Para peserta yang ikut tes, bisa langsung mengetahui hasil setelah tes berakhir dan juga lolos passing gradenya. Dari pelaksanaan tes SKD, ada satu peserta penyandang disabilitas yang mampu lolos seleksi administrasi. Ia juga lulus passing grade seleksi SKD. Dia diketahui bernama I Gede Wahyu Pratama asal Nusa Penida. Kepala Bidang Informasi Pengadaan dan Pemberhentian, BKPSDM, A.A. Alit Pramawati, Senin (24/2) kemarin, mengakui ada peserta penyandang disabilitas yang ikut seleksi umum. Jumlahnya belasan orang. Namun, saat seleksi administrasi hanya satu orang yang lulus. Sebelum mengikuti tes SKD sesuai jadwal 16 - 17 Februari, Wahyu Pratama sempat dipanggil BKPSDM guna memastikan kondisi sesungguhnya. Ternyata tangan kanannya sudah teramputasi. Wahyu Pratama rupanya melamar formasi pranata komputer, sehingga dia langsung di tes pihak BKPSDM mengoperasikan komputer. Hasilnya ternyata tangan kiri Wahyu Pratama yang tersisa sangat mahir mengoperasikan komputer. Dia lulus dan diberikan kesempatan ikut SKD. Hasilnya diketahui dia lulus passing grade, tetapi belum diketahui apakah lulus seleksi atau tidak. “Sudah memenuhi passing
A.A. Alit Pramawati grade. Namun belum tentu lulus seleksi. Sebab, yang lulus seleksi dan bisa ikut seleksi SKB (Seleksi Kompetensi Bidang), jumlahnya hanyalah tiga kali jumlah formasi. Sementara pengumuman secara resmi belum turun,” kata Alit Pramawati. Pramawati mengaku sempat menanyakan langsung kenapa tangan Wahyu Pratama diamputasi. Dikatakan, tangan kanannya sudah bermasalah sejak lahir. Tangannya sempat membengkak, kemudian diperban, tetapi malah membesar. Setelah diperiksakan dan perbannya dibuka, ternyata di dalamnya sudah membusuk. Sehingga, terpaksa diamputasi di RSUP Sanglah. “Dia satusatunya penyandang disabilitas yang ikut seleksi SKD waktu ini,” tegasnya. Sayangnya belum diketahui keberadaan Wahyu Pratama ini. Alit Pramawati mengaku hanya mengetahui bahwa yang bersangkutan dari Nusa Penida. Hingga berita ini ditulis, belum diketahui asal desanya dari mana dan bagaimana latar
belakang keluarganya. Alit Pramawati menambahkan, memang dalam Tes CPNS ini ada sejumlah formasi umum yang bisa diikuti kalangan penyandang disabilitas. Seperti ahli pertama pamong belajar. Ahli pertama pengelolaan barang dan jasa. Ahli pertama administrator database kependudukan. Ahli pertama pranata komputer. Sistem informasi administrasi kependudukan. Penata Keuangan dan masih banyak yang lainnya. Pengumuman resmi hasil SKD disampaikan secara online 22 Maret sampai 23 Maret. Peserta yang masuk ke dalam rangking tiga kali jumlah formasi itu, berhak mengikuti SKB berikutnya. Pelaksanaannya antara 25 Maret sampai 10 April. Ini sesuai Keputusan Men-PAN RB Nomor 800 Tahun 2019 tentang Penetapan Kebutuhan PNS di Lingkungan Pemkab Klungkung Tahun Anggaran 2019. Untuk diketahui, jumlah formasi yang diperebutkan di Klungkung, sebanyak 122 formasi. Di antaranya pendidik 33 orang, tenaga kesehatan 62 orang, tenaga teknis 27. Sementara, jumlah peserta yang seharusnya ikut SKD sebanyak 3.112 orang. Namun yang ikut SKD sebanyak 2.915 orang. Artinya, ada sebanyak 197 peserta yang tidak hadir ikut tes di dua ruangan, yakni Ruang Padma dan Ruang Melati, Selama tes 16 - 17 Februari dilakukan empat sesi ujian. (kmb31)
berikan gambaran tentang apa-apa saja yang menjadi komponen penilaian pelayanan publik itu. Ada beberapa komponen yang menjadi kewajiban penyelenggara dalam memberikan pelayanan publik yang harus dipenuhi. Salah satunya melaksanakan pelayanan sesuai standar pelayanan. Selain itu, juga mendorong agar pelayan publik lebih baik, dan dapat memudahkan masyarakat dalam hal mendapatkan pelayanan. Sebab, meski sudah di era keterbukaan, nyatanya masih ada saja laporan warga yang mengeluh belum mendapatkan pelayanan
terbaik. Umar menegaskan, menurut Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pasal 15, 20, 21, dan 22, sudah jelas mengamanatkan setiap penyelenggara pelayanan publik wajib menyusun, menetapkan, dan menerapkan standar pelayanan. “Ini memuat sekurang-kurangnya 14 komponen standar pelayanan dan menyusun serta menetapkan maklumat pelayanan dengan memperhatikan kemampuan penyelenggara, kebutuhan masyarakat dan kondisi lingkungan,” katanya.
Keterbatasan anggaran dan SDM jangan sampai mengurangi standar pelayanan yang diberikan. Bahkan jangan sampai tidak terlayani. Berikan pelayanan standar yang sama dalam pelayanan publik, sesuai aturan yang berlaku serta terampil memberikan pelayanan. Sekda Klungkung, Gede Putu Winastra, yang hadir saat menerima kedatangan Ombudsman RI Perwakilan Bali itu, menegaskan kepada semua instansi pelayanan publik agar mencermati arahan Ombudsman. Selanjutnya, agar OPD terus meningkat-
kan pelayanannya, dan juga terus berupaya memberikan fasilitas yang baik kepada masyarakat. “Semua pelayanan OPD agar dievaluasi kembali. Refresh lagi papan informasi dan masyarakat diberikan brosurnya,” pinta Sekda Winastra. Pihaknya juga menambahkan upaya perbaikan dan penyempurnaan harus dilakukan secara terus menerus. Pernyempurnaan itu mendesak guna mewujudkan bentuk layanan cepat, tepat dan sesuai tuntutan, harapan serta keinginan masyarakat Klungkung. (kmb31)
Selasa Umanis, 25 Februari 2020
Dewan Dorong Percepat Tender Proyek Fisik DPRD Karangasem melaksanakan rapat dengan eksekutif, Senin (24/2) kemarin. Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD I Gede Dana yang didampingi Wakil Ketua I Wayan Parta dan I Made Agus Kertiana itu, dewan mendorong supaya eksekutif memakai belanja fisik dan nonfisik untuk segera menyelesaiakan proses tender. Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana mengatakan, pihaknya meminta supaya kegiatan proyek belanja fisik dan nonfisik yang nominalnya melebihi Rp 200 juta yang ditenderkan harus sudah masuk tender paling tidak triwulan II. Dengan begitu maka pada September pembangunannya sudah selesai dan bisa dimanfaatkan oleh
masyarakat. ‘’Kita mendesak supaya proyek yang ditenderkan secepatnya dilakukan. Jangan sampai ada keterlambatan. Kita juga mendorong eksekutif untuk menggali potensi pariwisata dalam meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah - red),’’ katanya. Gede Dana menjelaskan, pihaknya tidsk ingin proyek fisik yang sudah dianggarkan malah terjadi molor karena keterlambatan tender. Pihaknya sudah meminta agar masing-masing OPD yang akan mengerjakan belanja fisik di atas Rp 200 juta dapat diselesaikan tepat waktu. ‘’Kita tidak mau lagi mendengar ada proyek yang sampai telat hanya karena gara-gara belum tender,’’ tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Wayan Parka dan Made Agus Kertiana mengatakan pihaknya mendorong OPD untuk berinovasi dalam rangka meningkatkan PAD. Salah satunya objek Pura Lempuyang, Tirtagangga atau Taman Edelweis yang belum tergarap dengan baik, segera diterbitkan perbup. ‘’Kita masih melakukan koordinasi dalam meningkatkan PAD, inovasi sangat penting. Kita masih carikan solusinya, bisa tidak memakai aturan sejenis perbup, sehingga ada peningkatan PAD,’’ jelasnya. Terkait pendapatan, kata Gede Dana, pimpinan dewan mengapresiasi kinerja sejumlah OPD penghasil. Bahkan pada triwulan I, pendapatan di be-
berapa sumber penghasil sudah ada yang melampaui target. Akan tetapi, sebut Gede Dana, masih ada potensi yang bisa digali untuk meningkatkan PAD. ‘’Kita apresiasi OPD yang sudah mencapai target mesti baru di triwulan pertama, tetapi jangan juga berpuas diri,’’ ujarnya. Kepala BPKAD Made Sujana Erawan menjelaskan pihaknya sangat mengapresiasi dorongan ini dari dewan. Dikatakan, pihaknya berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan unsur terkait, sehingga ada celah meningkatkan PAD Karangasem. ‘’Kami akan segera lakukan koordinasi, apalagi sudah diberikan celah, sehingga bisa bersama-sama mencari solusi,’’ jelasnya. (ad708)
RAPAT - Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana didampingi Wakil Ketua I Wayan Parta dan I Made Agus Kertiana saat melaksanakan rapat tertutup dengan sejumlah OPD, Senin (24/2) kemarin.
Terkait Mas Sumatri Ikut Bagi Bunga Saat ’’Valentine Day’’
Bawaslu Panggil KPU dan ASN
ASN - Ribuan ASN di lingkungan Pemkab Karangasem belum terima TPP selama dua bulan.
Bali Post/kmb41
Ribuan ASN Belum Terima TPP Dikatakan, pihaknya tidak mengetahui pasti di mana letak persoalan hingga TPP ASN tak cair selama dua bulan. “Jujur, kami kurang tahu di mana mandeknya persoalan ini, sampai TPP ASN dua bulan tak cair. Padahal, dewan sendiri sudah menyetujui berapapun anggaran yang diminta eksekutif,” terangnya didampingi Wakil Ketua I Made Kertiana dan I Wayan Parka. Atas kondisi ini, Gede Dana menegaskan, supaya eksekutif bisa secepatnya mencairkan TPP ini. Sebab, itu merupakan hak dari ASN. Terlebih lagi, dalam waktu dekat akan ada hari raya Kuningan dan Nyepi. “Mereka sudah tidak bisa memakai TPP ini saat Galungan. Kami tidak ingin lagi TPP ini tidak bisa dipergunakan untuk Kuningan dan Nyepi nanti. Kasihan, mereka pasti mengharapkan TPP ini untuk itu,” tegasnya. Tak hanya TPP ASN saja yang belum cair, tapi gaji un-
tuk pegawai kontrak sampai detik ini juga sama tak kunjung cair. Pihaknya sangat berharap, eksekutif mempercepat proses pencairan TPP maupun gaji tenaga kontrak. “Kami minta manajemen OPD diperbaiki. Dengan begitu, untuk ke depannya tidak ada istilah TPP maupun gaji pegawai kontrak lambat cair,” tegas Gede Dana. Kepala Badan Pendapatan dan Keuangan, Aset Daerah (BPKAD) I Made Sujana Erawan membenarkan TPP untuk 6.432 ASN hingga saat ini belum cair. Hanya saja, pihaknya tidak bisa memberikan alasan pasti kenapa TPP ASN belum cair. “Pencairan TPP masih dalam proses. Saya tidak memiliki kewenangan, yang penting masih dalam proses,” tegasnya. Terkait gaji pegawai kontrak yang juga tidak cair, Sujana Erawan melemparkan hal itu ke masing-masing OPD sebagai pengguna anggaran. BPKAD, kata dia, begitu ada amprah masuk, pihaknya bakal memprosesnya. “Kalau ada amprah masuk, segera kami proses. Kami kurang tahu OPD mana yang sudah amprah atau belum,” tegasnya. (kmb41)
TUTUP - KPU Karangasem menutup pendaftaran calon perseorangan.
Amlapura (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karangasem secara resmi menutup tahapan pendaftaran calon perseorangan Pemilihan Bupati Wakil Bupati Karangasem 2020 melalui rapat pleno yang digelar di sekretariat, Senin (24/2) kemarin. Komisioner Divisi Teknis Putu Darma Budiasa menjelaskan, masa pendaftaran sebelumnya telah dibuka mulai tanggal 19 hingga 23 Februari 2020. ‘’Kami buka masa pendaftaran selama lima hari,’’ ujarnya. Darma menambahkan, khusus di hari terakhir yak-
ni Minggu (23/2), pihaknya membuka pendaftaran hingga pukul 24.00 Wita. Namun setelah batas waktu yang telah ditentukan, ternyata tidak ada yang datang. ‘’Makanya langsung kami lakukan rapat pleno penutupan pendaftaran,’’ terangnya. Ketua KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana mengatakan, karena tidak ada yang mendaftar maka tahapan tersebut telah usai. ‘’Sekarang kami akan lebih fokus pada tahapan yang sedang berlangsung yakni pendaftaran anggota PPS,’’ tegas Krisna. (kmb41)
hari yang lalu,’’ ujar Kari, Senin (24/2) kemarin. Kari mengatakan, anak babi yang mati umurnya sudah dua bulan dan layak jual. Kalau dijual, katanya, harga anak babi sudah mencapai Rp 600 ribu per ekor. Sedangkan harga induknya mencapai Rp 2,5 juta. Dengan kondisi ini, dirinya mengalami kerugian jutaan rupiah. ‘’Sekarang sudah tidak lagi memelihara babi karena semuanya sudah mati,’’ katanya. Saat babinya sakit, dia sengaja tidak mencarikan dokter hewan untuk menyuntik babinya. Sebab, ada babi
milik tetangganya saat sakit disuntik, tetapi setelah itu langusng mati mendadak. ‘’Melihat kasus itu, makanya saya tidak mencari dokter hewan dan membiarkan babi sakit. Kalau disuntik, takutnya mati,’’ tegasnya. Peternak lain, I Nyoman Sumantra, menjelaskan dirinya sebelumnya memelihara 15 ekor babi. Namun, kini hanya tersisa 10 ekor dan lima ekor babi telah mati sebelumnya. Babi yang mati, katanya, satu induk dan empat anak babi. ‘’Babi sempat sakit satu bulan. Tubuhnya merah dan babi tidak mau makan. Setelah itu,
sempat disuntik, tapi setelah disuntik babi malah langsung mati. Babi mati sebelum Galungan,’’ jelasnya sembari mengatakan, satu babi induk hendak diguling, namun batal karena mati. Sumantra mengatakan, kini dari 10 ekor babi yang dipeliharanya, dua babi kini kondisinya sedang sakit. Yang sakit satu induk dan anaknya. ‘’Biasanya diberi pakan banyak biasanya dihabiskan, tapi sekarang diberi sedikit saja masih banyak yang tersisa. Tapi, syukur sudah mulai mau makan, sebelumnya tak mau makan,’’ jelasnya.
Amlapura (Bali Post)Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem mengeluh. Penyebabnya, hingga memasuki akhir Februari 2020 ini, mereka tak kunjung menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Tak hanya ASN, gaji tenaga kontrak juga belum cair. Mereka berharap TPP dan gaji bisa segera dicairkan untuk persiapan hari raya Kuningan dan Nyepi. Salah seorang ASN di lingkungan Pemkab Karangasem mengatakan, TPP untuk tahun 2020 dari Januari sampai Februari tak kunjung cair. Ia tidak tahu secara pasti kenapa TPP selama dua bulan ini belum juga cair. “Saya kurang tahu apa kendalanya hingga kini TPP belum cair. Informasinya, surat pengajuan pencairan TPP belum ditandatangani,” ujar ASN yang namanya enggan dikorankan. Dia mengatakan, pihaknya sangat berharap kalau TPP bisa segera dicairkan. Terlebih lagi dalam waktu dekat akan ada hari raya Kuningan, sehingga TPP ini sangat dinanti-nantikan oleh dirinya serta ASN yang lainnya. “Saat Galungan saya bingung cari uang, karena mengandalkan TPP ini. Tapi, nyatanya tak cair. Termasuk Kuningan ini, saya juga tetap mengharapkann TPP ini. Semoga saja sebelum Kuningan bisa dicairkan sehingga dapat dipakai untuk hari raya,” harapnya.
ASN lainnya juga sangat menanti-nanti cairnya TPP selama dua bulan tersebut. Pasalnya, TPP ini selain dipergunakan untuk keperluan sehari-hari, juga dipergunakan untuk membayar cicilan hutang termasuk untuk biaya persiapan hari raya Kuningan. “Saya bingung, cicilan banyak belum dibayar karena TPP tak kunjung cair. Karena hanya mengandalkan ini untuk itu. Begitu juga untuk biaya keperluan Kuningan masih bingung karena TPP tak jelas kapan cair,” keluhnya. Terkait kondisi itu, DPRD Karangasem langsung melaksanakan rapat tertutup dengan sejumlah OPD, seperti Asisten I Wayan Purna, Asisten II Ni Made Santikawati, Kepala BPKAD Made Sujanana Erawan. Ketua DPRD I Gede Dana mengakui pihaknya bersama Wakil Ketua DPRD melaksanakan rapat tertutup untuk membahas masalah keterlambatan pencairan TPP ini.
Amlapura (Bali Post) Kegiatan bagi-bagi bunga yang dilakukan oleh Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri yang dilaksanakan KPU Karangasem saat Hari Valentine di Catus Pata Subagan, berbuntut panjang. Akibat aksi itu, Bawaslu memanggil KPU dan salah seorang ASN di lingkungan Pemkab Karangasem. Dikonfirmasi Senin (24/2) kemarin, Ketua Bawaslu Karangasem I Putu Gede Suastrawan mengatakan, KPU Karangasem memang tidak mengundang Bupati Karanagsem I Gusti Ayu Mas Sumatri dalam kegiatan tersebut. Yang bersangkutan
secara tiba-tiba datang dan mengikuti kegitan tersebut. ‘’Kami memanggil KPU Karangasem. Dasar pemanggilan yang dilakukan untuk mengklarifikasi hal tersebut. Karena kami ingin KPU dalam melaksanakn kegiatan sosialisasi pilkada harus bersih dan netral serta tidak berpihak,’’ jelasnya. Selain memanggil KPU, kata Suastrawan, pihaknya juga memanggil seorang ASN yang menempati posisi di Kabag Humas dan Protokol di Pemkab Karangasem untuk mendapatkan informasi yang berimbang terkait hal tersebut. ‘’Kami ingin memastikan apakah benar Bupati tidak
mendapatkan undangan saat kegiatan tersebut,’’ imbuhnya. Suastrawan menjelaskan, setelah mendapatkan informasi dari KPU Karangasem dan Bagian Humas dan Protokol Pemkab Karangasem, Bawaslu memastikan tidak ada pelanggaran dalam kegiatan tersebut, baik oleh KPU maupun Bupati Karangasem. ‘’Kami mengingatkan supaya hati-hati mengikuti kegiatan yang dilakukan penyelanggara. Apalagi, bupati tidak diundang dalam kegiatan itu. Karena tidak menutup kemungkinan, ke depan kegiatan seperti itu akan didomplengi kepentingan politik,’’ tegasnya. (kmb41)
Amlapura (Bali Post) Hujan lebat yang mengguyur wilayah Karangasem beberapa hari lalu, mengakibatkan sebuah tebing setinggi sepuluh meter menimbun rumah warga di Dusun Abian Canang, Desa Ulakan, Manggis, Karangasem. Beruntung tidak ada korban jiwa. Pemilik rumah, Ni Nengah Kerni, Senin (24/2) kemarin mengatakan, akibat tertimbun material longsoran itu, rumahnya mengalami keru-
sakan cukup parah. Tembok rumah mengalami retak-retak. Di samping itu atap rumah juga rusak akibat tertimpa pohon. “Satu palinggih juga tergerus,” ucapnya. Ia mengatakan, tebing longsor saat hujan lebat pada 7 Februari dan kembali terjadi longsor susulan pada 21 Februari. Kata dia, tebing longsor terjadi pada malam hari pukul 24.00 Wita. Mendegar suara gemuruh, dirinya bersama keluarga langsung keluar rumah
menyelamatkan diri. “Saya tidak memiliki tempat tinggal lagi. Untuk sementara numpang di rumah mertua,” katanya. Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, wilayah ini memang rawan longsor. “Sampai saat ini, material longsor belum bisa dibersihkan secara manual karena material longsoran cukup besar. Untuk mengevakuasi longsoran harus memakai alat berat,” jelas Arimbawa. (kmb41)
Longsor Timbun Rumah Warga di Ulakan
KPU Tutup Pendaftaran Calon Perseorangan
Bali Post/kmb41
Longsor - Rumah warga di Dusun Abian Canang, Desa Ulakan, Manggis, Karangasem, tertimpa longsoran tebing.
Giliran Belasan Babi di Bugbug Samuh Mati Mendadak
Amlapura (Bali Post) Kematian babi secara mendadak terus bertambah dan meluas ke sejumlah desa yang ada di Kabupaten Karangasem. Kali ini, kematian belasan babi melanda peternak di wilayah Bugbug Samuh, Desa Bugbug, Karangasem. Peternak babi di Bugbug Samuh, Ni Ketut Kari, mengatakan babi miliknya mati sebanyak enam ekor. Satu induk dan enam anaknya. ‘’Sebelum mati, babi-babi itu mengalami sakit selama lima hari dan tidak mau makan. Setelah itu, babi langsung mati mendadak. Matinya dua
Sementara itu, Kadus Bugbug Samuh Ni Nyoman Citera Darma Wijayanti mengatakan, berdasarkan pemantauan yang dilakukannya, memang ada belasan ekor babi milik warga yang mati mendadak. Hanya, secara pasti dirinya tidak tahu karena peternak tidak ada yang melaporkan kematian babinya. ‘’Yang saya ketahui, ada sekitar lima keluarga yang babinya mati. Mereka tidak mau melapor, mungkin malas memperpanjang kejadian itu. Makanya, saya sulit mendata jumlah riilnya,’’ jelasnya. (kmb41)
Selasa Umanis, 25 Februari 2020
Pembudidaya Ikan Minta Bupati Kaji Rencana Pindahkan KJA dari Danau Batur KEBERADAAN keramba jaring apung (KJA) selama ini dituding banyak pihak sebagai penyebab pencemaran air Danau Batur. Pencemaran diakibatkan dari banyaknya sisa pakan ikan yang jatuh dan menumpuk di dasar danau. Untuk menekan pencemaran akibat KJA itu, Bupati Bangli, I Made Gianyar, belum lama ini mengutarakan rencananya membuatkan para pembudidaya ikan semacam kolam/tambak di hutan pinggir danau. Sementara airnya akan dialirkan dari danau melalui sodetan. Apa tanggapan pembudidaya ikan di Danau Batur terkait hal itu? Made Antara, pembudidaya ikan di Danau Batur itu mengatakan, pihaknya tidak menampik keberadaan KJA menjadi penyebab pencemaran air Danau Batur itu. Namun, menurutnya, KJA bukan satu-satunya penyebab. Karena di sekitar Danau Batur itu juga ada banyak aktivitas selain pembudidayaan ikan. Ada pertanian juga pariwisata. Untuk memastikan penyebab pencemaran air Danau Batur, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangli itu berpendapat Pemkab Bangli harus melakukan kajian secara komprehensif. Dari sisi aktivitas perikanan, pariwisata dan pertanian semuanya harus dikaji. ‘’Kalau gini caranya kan kelihatan sepihak sekali. Sudah disimpulkan KJA paling dominan penyebab pencemaran Danau Batur,’’ terang pria asal Desa Buahan itu. Soal wacana Bupati yang
Otomotif
ingin membuatkan sodetan dan semacam kolam/tambak untuk pembudidaya ikan dengan memanfaatkan lahan hutan di pinggiran danau itu, menurut Antara, hal itu juga perlu dikaji secara matang. Apakah benar sodetan itu nantinya bisa menjadi solusi terbaik. Hutan sebagaimana yang diketahui adalah areal resapan air yang harus dilindungi. Kalau dibongkarbongkar kemudian dibuatkan sodetan dan kolam, hal itu bisa menyebabkan kerusakan hutan. Menurut Antara, itu jelas bukan solusi mendidik. Dia juga mempertanyakan kalau nantinya KJA di Danau Batur itu sudah dinihilkan, apakah kualitas air Danau Batur benar bisa terjamin. Bagaimana juga dengan dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan. Pemerintah harus memikirkannya. Sebab, sebagaimana yang diketahui ada banyak warga di sekitar danau yang menggantungkan hidup sebagai pembudidaya
ikan. Menurut Antara, untuk menekan pencemaran air Danau Batur itu, cara yang bisa dilakukan pemerintah adalah membatasi volume KJA. Jumlah KJA untuk warga di masing-masing desa harus ditentukan batas maksimalnya. Para pembudidaya ikan di Danau Batur, katanya, sejatinya sudah paham bagaimana cara menjaga danau sehingga tidak lagi menambah KJA. Teknologi Tepat Guna Selain itu, pemerintah perlu mencarikan teknologi yang tepat guna. Hal itu penting agar sisa pakan yang jatuh dan mengendap di Danau Batur itu bisa ditekan sekecil mungkin. ‘’Misalnya beralih dari pakan tenggelam ke pakan apung,’’ kata Antara. Selain Antara, wacana Bupati memindahkan KJA juga mendapat respons Ketua Asosiasi Pelaku Perikanan (APP) Kabupaten Bangli Ketut Wania. Dia meminta Bupati agar melakukan kajian. Menurutnya, harus dipastikan seberapa besarkah KJA mencemari Danau Batur. Sebab, selain budi daya ikan, ada banyak aktivitas di sekitar Danau Batur. Seperti pertanian, usaha pariwisata dan lainnya. ‘’Kalau memang KJA menjadi pemicu pencemaran terbesar di Danau Batur, kami sebagai pembudi daya ikan siap menjalani keputusan pemerintah. Kami sangat mendukung adanya kelestarian Danau Batur. Tapi kaji
KJA - Keramba jaring apung (KJA) di Danau Batur. lebih dulu, apakah KJA itu sebagai penyumbang terbesar pencemaran di Danau Batur ini,’’ terangnya. Bupati juga diminta memikirkan dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan jika KJA dinihilkan dari Danau Batur. Saat ini ada sekitar 672 KK yang bergelut di bidang pembudidayaan ikan. ‘’Itu harus dipikirkan. Imbasnya bukan saja pada ma-
syarakat di pesisir danau, juga masyarakat di Bangli Selatan yang melakoni pembudi daya pendeder, UPR termasuk BBI,’’ katanya. Sebelumnya diberitakan, Bupati Made Gianyar akan memohon ke kehutanan agar lahan-lahan hutan yang berbatasan dengan danau bisa dimanfaatkan membuat sodetan. Teknisnya, nanti sodetan tersebut dipakai
mengalirkan air Danau Batur ke lahan-lahan berbentuk kolam/tambak yang sudah dipersiapkan. Selanjutnya kolam-kolam itulah yang kemudian dipakai masyarakat sebagai penggganti KJA untuk berbudi daya ikan. Menurut Made Gianyar, dengan upaya seperti itu pencemaran air di Danau Batur itu bisa ditekan. Sebab, adanya kolam/tambak
itu membuat pakan ikan tidak langsung jatuh. Justru pakan ikan itu menumpuk di dasar danau. ‘’Nanti setiap beberapa kali, misalnya tiga kali atau lima kali panen, kolam itu dikuras airnya. Air pengurasan itu diperuntukan untuk pertanian. Setelah itu, sisa-sisa makanan ikannya bisa diambil, mungkin bisa dipakai pupuk,’’ ungkapnya, belum lama ini. (ina)
Wujudkan Mimpi Konsumen Bali ’’Trade-In’’ dan ’’Repeat Order’’ Honda ADV dan PCX
SEBAGAI bentuk apresiasi kepada konsumen setia Honda, Astra Motor Bali bersama jaringan dealer resmi Honda di Wilayah Bali memberikan program- program sangat menarik. Agenda itu bertujuan mewujudkan mimpi konsumen memiliki sepeda motor Honda yang baru. Nah, bertepatan bulan kasih sayang ini seluruh dealer Honda Bali menawarkan program bertajuk ‘’Say Your Love With Honda’’, yaitu promo cashback dengan cara trade-in maupun repeat order untuk setiap pembelian skutik elegan dan mewah itu, Honda PCX maupun skutik futuristik dan manly Honda ADV150. Besaran cashback yang diberikan Rp 1,25 juta. Cashback itu juga berlaku untuk pembelian tunai maupun kredit.
Promo ini berlaku baik untuk pengguna setia motor Honda yang ingin membeli Honda PCX atau Honda ADV (Repeat Order) cukup tunjukkan STNK motor Honda sebelumnya, maupun bagi mereka yang ingin menukarkan motor selain merek Honda miliknya dengan Honda PCX atau Honda ADV (Trade-in). Syarat dan ketentuannya, selain konsumen yang melakukan transaksi pembelian itu mendapatkan hadiah jaket ekklusif langsung juga voucer free maintenance selama satu tahun khusus pembelian Honda ADV150 dan PCX150. Marketing Manager Astra Motor Bali, Thomas Pradu, mengatakan program ini sebagai wujud terima kasih Honda kepada konsumen loyal yang ingin memiliki
SOSOK Padepokan Pencak Silat ASET milik Pemkab Bangli berupa kolam renang Seganing yang rusak dan terbengkalai selama bertahun-tahun dilirik Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bangli. IPSI Bangli berkeinginan menjadikan kolam renang itu sebagai padepokan alias pusat pelatihan atlet pencak silat dan sejumlah cabang olahraga lainnya. “Daripada rusak dan terbengkalai selama puluhan tahun, lebih baik dimanfaatkan,” kata Ketua IPSI Kabupaten Bangli, I Dewa Gede Suamba Adnyana, Senin (24/2) kemarin. Untuk bisa memanfaatkan aset itu, pria yang akrab disapa Dewa Suamba itu mengaku mencoba melakukan komunikasi dengan Pemkab Bangli. Anggota DPRD Bangli itu mengatakan selama ini keberadaan fasilitas olahraga milik Pemkab yang bisa dimanfaatkan untuk atlet di Bangli utamanya silat sangat minim kalau enggan disebut tidak ada. Padahal silat penyumbang atlet terbanyak dan berprestasi hingga tingkat internasional. Menurutnya jika kolam renang Seganing itu bisa dimanfaatkan sebagai padepokan, maka sangat bagus. Dari segi lokasi cocok karena berada di arena persawahan dan kebun. Bahkan ke depan bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata. Sebab, suasana di sekitarnya sangat natural. Jika aset itu diizinkan dimanfaatkan, hemat Dewa Suamba, sangat memungkinan dipakai tempat latihan cabor lain seperti Perbakin. Dia berharap ke depan Pemkab Bangli dapat lebih perhatikan sarana dan prasarana untuk memajukan olahraga di Bangli. Jangan sampai akibat minimnya perhatian pemkab, memotivasi semakin banyak atlet Bangli hijrah ke kabupaten lain. (ina)
motor baru dan sekaligus memenuhi harapan konsumen meng-upgrade tunggangannya dengan type premium Honda.
Program ini ditawarkan karena diamati tingginya minat konsumen khususnya wilayah Bali terhadap Honda ADV150 dan PCX150.
Sepanjang 2019 penjualan totalnya sebanyak 20.681 unit untuk Honda PCX150 dan 3.313 unit Honda ADV150 (sejak diluncurkannya Juli 2019). ‘’Program ini hanya berlaku Februari. Karena itu kami harapkan konsumen segera mengambil kesempatan ini dan bergegas ke dealer Honda terdekat,’’ harap Thomas. Honda PCX hadir dengan konsep Luxury mewah dan elegan serta mengusung mesin 150cc. Honda PCX itu nyaman digunakan berkendara di jalan raya. Honda PCX itu hadir dengan pilihan dua tipe, yaitu ABS dan CBS. Kehadirannya semakin spesial dan elegan seiring disematkannya fitur-fitur terbaru Honda itu. Seperti Full Digital Panelmeter, Honda Smart
Key, Enhanced Smart Power (ESP), DC socket untuk power charger yang disematkan pada konsol box sisi depan, sistem pengereman combi brake hidrolis yang memberikan kenyamanan saat pengereman dan lampu LED di semua sistem pencahayaan. Di wilayah Bali harga Honda PCX dibandrol Rp 30.700.000 type CBS dan Rp 33.500.000 type ABS. Honda PCX dinobatkan sebagai Bike of The Year pada ajang penghargaan Otomotif Award 2018. Selain sebagai Bike of The Year, All New Honda PCX juga dinobatkan sebagai Best of Best Skutik dan Best of Skutik 150cc Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih berdesain futuristik dan manly, serta
sarat kenyamanan. Didukung mesin 150cc, Honda ADV150 dilengkapi beragam fitur canggih seperti Two Step Adjustable Windscreen, ruang penyimpanan sebesar 28 liter, serta sistem full digital panel meter yang dapat menampilkan berbagai informasi. Harga Honda ADV150 type CBS di Bali dibanderol Rp 35.250.000 dan type ABS Rp 38.050.000. Honda ADV150 juga mendapatkan penghargaan sebagai Favorite Motorcycle Visitor Choice yang dinobatkan penyelenggara pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Faktanya, memang minat warga dan pengunjung sangat besar dengan model skutik penjelajah jalanan keluaran Honda itu. (bns)
217 Are Lahan Pertanian Terdampak Banjir Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah
Bangli (Bali Post) -
Banjir bandang yang melanda Desa Songan, Kintamani beberapa waktu lalu merusak banyak lahan pertanian warga. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli mencatat, luas lahan yang terdampak banjir mencapai 217 are. Kepala Dinas PKP Kabupaten Bangli, Wayan Sarma, Senin (24/2) kemarin mengatakan, berdasarkan hasil pendataan terdapat 14 petani yang lahannya terdampak banjir. Lahan itu berisikan berbagai komoditas pertanian seperti kubis, tomat, bawang merah, labu siam/jepang dan cabai. Tanaman pertanian yang terdampak banjir itu ada yang berumur 1,5 bulan ada juga yang sudah siap panen. Akibat bencana banjir itu estimasi kerugian ditaksir sekitar Rp 42 juta lebih. Estimasi itu berdasarkan data pembiayaan
proses produksi dari pengolahan lahan sampai umur tanaman saat bencana. Pascabanjir petani saat ini sudah beraktivitas seperti biasa di lahan pertaniannya. Petani masih bisa bertani karena lahan yang terkena banjir itu tidak rusak berat. Hanya tanamannya yang mengalami kerusakan. Untuk meringankan beban petani yang terdampak banjir itu, Sarma mengaku pihaknya telah mengusulkan bantuan melalui BPBD. ‘’Kami sudah sampaikan usulannya ke BPBD,’’ kata Sarma. Sebagaimana diketahui,
banjir bandang itu melanda Desa Songan, Jumat (7/2) lalu. Banjir itu menyebabkan akses jalan dan beberapa rumah penduduk tertimbun lumpur. Lahan pertanian warga juga rusak. Seperti terpantau lahan pertanian milik Wayan Suardana di Banjar Hulundanu. Pascabanjir, lahan pertaniannya seluas kurang lebih 25 are itu rusak tertimbun material lumpur hingga satu meter lebih. Lahan pertaniannya itu juga dipenuhi sampah kayu selain bambu yang terbawa banjir. Menurut Suardana, kondisi
seperti ini sudah biasa terjadi setiap musim hujan. ‘’Setiap hujan, banjirnya pasti ke lahan pertanian saya,’’ ungkapnya ditemui di lokasi beberpa waktu lalu. Namun beruntung kejadian banjir kali ini, lahan pertaniannya sedang kosong, tidak berisi tanaman. Biasanya lahan pertaniannya diisi tanaman bawang, tomat atau cabai. Ia mengaku sengaja mengosongkan lahannya karena sudah belajar dari pengalaman tahun sebelumnya. Dimana
setiap musim hujan akan terjadi banjir. ‘’Jadi biar tidak rugi banyak saya memang sengaja kosongkan,’’ terangnya. Agar bisa digarap kembali, material lumpur dan sampah yang menutup lahannya itu harus dikeruk. Karena material yang menimbun lahan pertaniannya sangat tebal, untuk mengeruknya ia harus menyewa alat berat. ‘’Tahun lalu saya harus keluarkan biaya Rp 3 jutaan sewa alat berat, mengeruk pasir sisa banjir itu,’’ katanya. (kmb40)
Selasa Umanis, 25 Februari 2020
Pemberian Vitamin A Sasar 45 Ribu Balita Singaraja (Bali Post) Sudah menjadi program nasional, setiap Bulan Februari dan Agustus dilakukan pemberian vitamin A untuk balita. Di Buleleng program ini menyasar 45.477 balita termasuk ibu nivas (pascapersalinan). Pemberian vitamin A tahun ini menyebar di 715 posyandu, puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Ni Luh Putu Withari seizin Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Buleleng dr. IGN Mahapramana, Senin (24/2) kemarin mengatakan, pada awal Februari 2020 pemberian vitamin A sudah dilakukan. Hanya, berapa balita yang telah di-cover dengan program setiap tahun ini, sedang divalidasi. Nantinya, cakupannya akan diketahui setelah jadwal pemberian vitamin dinyatakan berakhir. Setiap balita dengan usia 6 sampai 11 bulan diberi vitamin A biru. Sedangkan, balita umur 12 sampai 59 bulan diberi Vitamin A warna merah. “Kita masih mengacu sasaran tahun 2019. Berapa yang sudah mendapat vitamin, itu masih direkap karena biasanya setelah program berakhir baru muncul persentase cakupan programnya,” katanya. Putu Withari menambahkan, timnya tidak saja fokus memberi asupan vitamin kepada balita yang hadir pada jadwal posyandu di wilayahnya, juga ditugaskan
memberikan edukasi terkait pentingnya balita mendapatkan vitamin A dan menyebarluaskan terkait fungsi vitamin ini dalam menjaga daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit berbahaya. “Edukasi ini penting karena kesadaran para orang tua untuk memberi anaknya vitamin lengkap masih perlu ditingkatkan. Ini karena masih ada yang tidak datang ketika jadwal posyandu, sehingga kesadaran untuk mau hadir setiap jadwal posyandu ini penting untuk ditingkatkan lagi,” jelasnya. Selain itu, di lapangan Diskes bersama stakeholders terkait memantau perkembangan dan pertumbuhan mulai dari timbang dan ukur tinggi badan. Ini mencegah ditemukannya kasus stunting pada anakanak (pertumbuhan tinggi badan tidak sesuai dengan usia - red). Di Buleleng sendiri telah ditetapkan locus stunting tingkat desa, yaitu di Desa Galungan Kecamatan Sawan. Desa ini dijadikan lokasi Gebyar Pantau Pertumbuhan, Perkembangan Balita dan Pemberian Vitamin A di sembilan kabupaten/kota di Bali yang digelar, Selasa (25/2) pagi ini. Rencananya, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster akan melakukan kunjungan sekaligus memantau pemberian vitamin A kepada balita di Bali Utara. (kmb38)
Seminggu 116 Ekor Babi Mati
Singaraja (Bali Post) -
Kematian babi secara massal kembali ditemukan di Buleleng. Kali ini sebanyak 116 ekor babi berturut-turut ditemukan mati sejak satu minggu terakhir. Ratusan ekor babi yang mati mendadak itu diternakkan oleh PT Anugrah Bersama Sukses (ABS) di Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan. Hingga sekarang belum diketahui pasti penyakit yang menyerang babi itu. Pengawas PT ABS Nyoman Suardana, Senin (24/2) kemarin mengatakan, penyakit yang menyerang ternak babi di perusahaannya itu tidak diketahui pasti. Apalagi, kemungkinan terjangkit virus ASF seperti ramai diberitakan belakangan ini, Suardana mengaku belum berani memastikan hal itu. Untuk itu, pihaknya menyerahkan kepada instansi teknis yang membidangi untuk meneliti penyakit yang menyerang hingga membunuh 116 ekor babi. Dikatakannya, dari 1.800 ekor babi yang dipelihara di usaha peternakannya itu, 49 ekor adalah indukan. Sebanyak 6 ekor babi pejantan, 15 ekor babi anakan dan seekor babi siap potong.
‘’Kematiannya berturut-turut sejak satu minggu terakhir ini. Kalau ciri-cirinya mirip dengan kematian babi di daerah lain. Kami sudah meminta bantuan instansi teknis yang akan meneliti penyakit yang menyerang seratusan ekor babi itu,’’ katanya. Dihubungi terpisah, Kepala Distan Buleleng Made Sumiarta mengaku telah menerima laporan kematian ternak babi di PT ABS Desa Bila. Sumiarta menyebut kematian babi di Desa Bila itu adalah yang paling banyak sejak merebaknya ternak babi mati mendadak di beberapa kabupaten di Bali belakangan ini. Untuk memastikan penyakit yang menyerang, Distan sudah berkoordi-
nasi dengan Balai Besar Viteriner (BBVet) Denpasar. Bahkan, kemarin petugas BBVet bersama tim Kesmavet Distan mengambil sampel darah babi. Selanjutnya, sampel itu akan diteliti di laboratorium, sehingga dalam waktu dekat penyakit yang menyerang bisa diketahui. Sementara untuk mencegah kematian berulang, perusahaan sudah melakukan biosecurity dengan menyemprotkan disinfektan, baik kepada ternak yang masih hidup maupun kandang. (kmb38) BABI – Sebanyak 116 ekor babi yang dipelihara PT ABS di Desa Bila ditemukan mati mendadak sejak satu minggu terakhir.
Dirut PD Swatantra Dituntut Lakukan Inovasi
Bali Post/kmb38
DILANTIK - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana melantik Direktur Utama PD Swatantra, I Gede Bobi Suryanto, Senin (24/2) kemarin.
Dicari Segera Sopir SIM B1 Umum.Hubungi:081916221424 B.BP.001.02.20.0000702
Bth Admin Penjualan (Tabanan) min SMK,pengalaman.Hubungi Dewi 081236222509
Dicari tukang Sablon&serabutan Jl.Patih Nambi 7A/085100061049
Cari Pramuniaga Toko Domisili Tbn Max 35 th Hub.082235372081
Dicr Ast.Apoteker u Apt.Sekar & ART suami-istri (ada SIM A) H.085100410755 - 08123928624
B.BP.031.02.20.0000721
B.BP.001.02.20.0000673
Dcari Courier Motor,Office Boy Operasional,Max 28th.Krm lam. Jl Gn.Soputan I/107.Tl:8466317
B.BP.001.02.20.0000187
Dcr PRT Wnt tgl dlm Gj 2,1Jt Serius kerja telp.087734684240
B.BP.001.02.20.0000684
B.BP.001.02.20.0000589
Dicr sgr PRT,tinggal dalam Gaji awal 1,7 bersih,lok kerja Jl.Subur Hub/WA:085838399110 B.BP.004.02.20.0000711
B.BP.004.02.20.0000727
Dcr Sopir Toko Kaca&Aluminium Setiabudi 65 Dps.T:0361-435879
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.02.20.0000675
Dicari Karyawan/ti utk Perusahaan Perak.Alamat Dewa Silver Canggu,Badung.Tlp:0361-8446108
TOYOTA
Tyt Heace Commuter’2016 silver metalik Hub.081357840062
B.BP.001.02.20.0000682
B.BP.001.02.20.0000709
Singaraja (Bali Post) Setelah melalui tahapan seleksi ketat, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Swatantra dilantik, Senin (24/2) kemarin. Pemenang lelang yang dilantik itu adalah I Gede Bobi Suryanto. Dia berhasil menyisihkan lima peserta lelang dari berbagai profesi. Setelah dilantik, dirut baru ini dituntut mampu menyusun konsep perencanaan bisnis dengan menggerakkan sektor pertanian
dan perdagangan. Usai melantik direktur baru, Bupati Putu Agus Suradnyana mengatakan, PD Swatantra saat ini harus mulai melakukan inovasi. Tidak hanya bergerak di jasa penyewaan mobil, tetapi mampu melakukan inovasi dengan memberdayakan sektor UKM dengan mempertahankan kearfian lokal. Dengan inovasi yang cemerlang dan mengikuti perkembangan teknologi canggih sekarang ini, pihaknya optimis peru-
PROPERTY
PROPERTY
DIJUAL RUMAH
sahaan akan berkembang dan mampu menyumbangkan keuntungan bagi daerah. ‘’Dalam setahun ini saya tugaskan direktur baru menunjukkan kemampuan, lihat kelompok UKM mana yang bisa diberdayakan. Jalin kerja sama dengan Dinas Pertanian untuk suplai bahan bakunya. Pasarnya harus jelas ke mana. Kemasannya juga harus dibantu. PD Swatantra harus jadi leader. Buat quality control yang baik. Saya beri waktu
satu tahun, karena membangun bisnis butuh waktu yang lama,’’ katanya. Sementara itu, Dirut PD Swatantra, I Gede Bobi Suryanto, mengaku siap menjalankan instruksi pemilik perusahaan (Bupati - red). Pejabat asal Desa Tista, Kecamatan Busugbiu, Buleleng itu menyebut akan mengembangkan perusahaan dengan fokus pada penyerapan hasil produksi pertanian dan pemasarannya. Salah satu upaya jangka
pendek adalah melakukan manajemen ulang untuk pengelolaan lahan perkebunan dengan komuditas kopi dan cengkeh. Dia yakin kalau manajemen sudah mapan, maka produksi akan terkelola dengan baik terutama mendapat pasar yang wajar, sehingga memberikan keuntungan untuk perusahaan itu sendiri. ‘’Kami usahakan agar perusahaan lebih berkembang dan maju, sesuai instruksi pimpinan,’’ jelasnya. (kmb38)
DIJUAL RUKO
Djl Rmh Stil Bali,F.Ornamen H.1,2M bs DP 20% Jl.Rsi Muka Brt IV No31,Hp.081337303008 P.Arik
Jual/Sewa 65jt/thn Ruko 2Lt Cokroaminoto 460 H.0895398988989 B.BP.033.02.20.0000718
B.BP.001.02.20.0000714
PROPERTY
KEHILANGAN
DISEWAKAN RUMAH
BPKB J02661008-ODK1267AXan. Ayu Setiarini. 085101799924
Dikontrkan Rmh Raya Jayagiri Renon Kmr tidur 4+1 PLN 4400 PDAM Telp + Perabot H.0811590369
B.BP.001.02.20.0000726
IMB No.262/DPMPTSP/IMB/2017 dari Dinas Cipta Karya Pemda Badung AN.Nyoman Oka Suparta
B.BP.031.02.20.0000722
PROPERTY DIJUAL TANAH
B.BP.001.02.20.0000676
BU. Dijual Tanah 2 are Hub. 08123648364
BIRO JASA
B.BP.001.02.20.0000710
Sy Siap Bantu bayarkan,Laporkn Pajak Hotel & Restaurant,Toko NPWP,SIUP. HP:081.338.344.155
B.BP.001.02.20.0000679
B.BP.001.01.20.0000815
SHM Kav.1,35 A Munduk Sukasada Singaraja 100Jt,View Danau Bedugul&Kota Sgrja 08174737750
SERVICE
DIJUAL MOBIL
Print & On Line Radio Global 96,5 FM
www.radioglobalfmbali.com globalfm bali globalradiobali
HARIAN BALI POst.cOm - RADIO GLOBAL 96,5 fm web: www.balipost.com
@balipost_com
@balipostcom
balipost
Terbit/disiarkan : Selasa, Rabu, dan Jumat
Jenis Paket
Harian BaLi Post
radio GLoBaL
}
Paket
1 kolom x 50 mm Bronze 12 x siar / bulan 500.000,- / 20 kali 1 menit 1 kolom x 100 mm Silver 24 x siar / bulan Adlib Spot 1 menit 1.000.000,- / 20 kali 1 kolom x 150 mm Gold 36 x siar / bulan 1.500.000,- / 20 kali BAGIAN IKLAN JL. KEPUNDUNG 67 A DENPASAR : email: iklanbp@yahoo.co.id atau iklan@balipost.com atau WA: 081082411818 Telp. (0361) 225764
-
OTOMOTIF FASHION TRAVEL AGENT PROPERTY SALON/SPA FURNITURE HOTEL ASESORIS KULINER BIRO JASA SERVIcE
Selasa Umanis, 25 Februari 2020
Hotel Disegel Aparat Karyawan Mengadu ke Dewan Negara (Bali Post) – Puluhan karyawan Hotel Kelapa Retreat di Pekutatan, Senin (24/2) kemarin mendatangi Kantor DPRD Jembrana. Karyawan yang datang bersama manajemen dan Ketua PHRI Jembrana menyampaikan permasalahan yang dialaminya. Puluhan karyawan ini diterima Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi serta sejumlah anggota komisi yang membidangi. Saat melakukan pertemuan, para karyawan mengungkapkan rasa waswas karena tidak bekerja lagi sejak hotel disegel oleh Polda Metro Jaya, Jumat (14/2) lalu. Penyegelan dilakukan terkait perkara yang saat ini masih berproses hukum. Sedikitnya ada 60 karyawan yang bekerja di hotel di tepi Pantai Pekutatan ini dan saat ini menganggur. Pasalnya sampai saat ini belum ada kejelasan kapan hotel dibuka. Manajemen hotel Ismayanti dan Murni mengungkapkan hotel selama ini berupaya mendukung pariwisata Jem-
Pendaftar PPS Sepi
brana yang sedang berkembang. Banyak turis yang datang untuk menikmati pariwisata di Pekutatan dan terkesan dengan Pantai Pekutatan. Sekretaris Desa Adat Pekutatan I Nyoman Wiseda menyayangkan proses penyegelan yang dilakukan tanpa berkoordinasi dengan desa. Padahal saat itu masih ada tamu dan para karyawan masih melayani, sehingga seolah-olah apa yang dibangun untuk mengembangkan pariwisata Pekutatan hilang seketika dengan adanya penyegelan itu. Terkait hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Jembrana Ida Bagus Susrama mengatakan, dewan mengakomodir masukan dari para karyawan tersebut tanpa masuk ke ranah hukum yang masih berjalan saat ini. ‘’Apa yang menjadi masukan para karyawan ini akan kami sikapi terutama terkait tenaga kerja. setelah ini kami di komisi akan memberikan kajian untuk disampaikan ke pimpinan DPRD,’’ ujarnya. (kmb26)
Bali Post/olo
VAKSINASI - Petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan melakukan vaksinasi pada sejumlah anjing di sekitar lokasi anjing rabies di Desa Mendoyo Dauh Tukad, Senin kemarin.
Anjing Rabies Gigit Tiga Warga
Negara (Bali Post) – Jumlah pendaftar Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk 51 desa/kelurahan di Jembrana hingga Senin (24/2) kemarin masih belum memenuhi harapan. Padahal kemarin merupakan hari terakhir pendaftaran PPS. KPU Jembrana akhirnya menambah waktu pendaftaran hingga tiga hari ke depan atau Jumat (28/2). Hingga Senin pagi, baru ada sekitar 30 orang yang mendaftar untuk calon PPS. Padahal untuk seleksi panitia adhoc di tingkat desa/ kelurahan ini minimal dua kali lipat dari jumlah PPS keseluruhan. Di Jembrana ada 51 desa/kelurahan dan masing-masing akan diisi tiga orang. Sehingga total nantinya akan ada 153 orang PPS dan dalam pendaftaran ini diperlukan minimal 306 pendaftar. Komisioner KPU Jembrana Made Widiastra mengatakan, hingga Senin pagi kemarin sudah ada sekitar
30 orang yang mendaftar ke KPU Jembrana. Selain di KPU, form pendaftaran juga disebar di masing-masing desa/kelurahan. Karena itu pada hari terakhir kemarin, beberapa Komisioner KPU turun ke desa ataupun kelurahan untuk memastikan jumlah pendaftar. Namun dengan jumlah yang masih kecil ini, dipastikan akan a d a p e n a m b a h a n w a kt u pendaftaran. ‘’Kita nanti akan tambah waktu pendaftaran sampai 28 Februari ini. Kita membutuhkan paling sedikit 306 orang yang mendaftar,’’ terang Widiastra. Ketua KPU Jembrana Ketut Gede Tangkas Sudiantara mengatakan, untuk tes seleksi akan dilakukan bersamaan dan rencananya meminjam tempat di salah satu SMA Negeri di Jembrana. ‘’Masing-masing desa harus terpenuhi paling tidak ada enam calon. Kalau nanti tidak terpenuhi, kita perpanjang sampai tiga hari,’’ ujar Tangkas. (kmb26)
Negara (Bali Post) Anjing positif rabies kembali didapati di Jembrana. Anjing tersebut sempat menggigit tiga warga di Banjar Tengah, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo. Tim dari Keswan Kesmavet pada Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, Senin (24/2) kemarin langsung turun ke lokasi untuk melakukan sterilisasi. Sebelumnya, tim dari Keswan Kesmavet pada Jumat (21/2) lalu sempat mengambil sampel otak anjing yang diketahui menggigit tiga orang warga di Banjar Tengah. Dari hasil penelusuran, anjing jenis Kintamani ini sebelumnya pernah berkelahi dengan anjing jalanan. Sepekan kemudian, anjing tersebut tiba-tiba galak dan menggigit tiga orang warga. Setelah sampel diambil dan dilakukan uji laboratorium, diketahui positif rabies. Kepala Bidang Keswan Kesmavet pada Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana Wayan Widarsa mengatakan, jajarannya langsung turun ke lokasi begitu menerima hasil tersebut. ‘’Tadi tim kami turun menyisir ke lokasi untuk tindakan sterilisasi dengan vaksinasi emergency
Bali Post/olo
DATANGI DEWAN - Puluhan karyawan dan manajemen Hotel Kelapa Retreat mendatangi Kantor DPRD Jembrana pascapenyegelan hotel tersebut.
dan euthanasia,’’ ujar Widarsa. Temuan di Desa Mendoyo Dauh Tukad ini merupakan temuan baru. Desa di Kecamatan Mendoyo ini, menurutnya, bukan termasuk zona merah rabies untuk di Kabupaten Jembrana. Dari respons kasus rabies kemarin, dinas melakukan vaksinasi emergency pada 44 ekor anjing dan euthanasia selektif 5 ekor anjing. Petugas juga mengambil sampel 4 tube. Perbekel Mendoyo Dauh Tukad Gusti Putu Ediana membenarkan kasus anjing positif rabies yang terjadi di Banjar Tengah. Tiga orang warganya sempat digigit anjing itu antara Senin (17/2) hingga Selasa (18/2), di antaranya Gusti Kade Suarsana, Sayu Putu Ardini dan Gusti Putu Linggih. (kmb26)
CALON PPS – Suasana pendaftaran calon PPS di KPU Jembrana.
Kesehatan
Penanganan Awal Cedera Otot
ASAP - Petugas menyisir gedung DPR yang dipenuhi asap.
Bali Post/ant
Kepulan Asap di Gedung DPR
Jakarta (Bali Post) – Gedung DPR-RI, Senin (24/2) kemarin tiba-tiba diselimuti asap. Hampir semua lantai di gedung tersebut terpapar asap. Asap semula mengepul di Gedung Nusantara III DPR-RI pada pukul 12.00 WIB. Hingga pada pukul 12.30 WIB asap menghilang setelah diterjunkan lima mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Hasil penelusuran aparat kepolisian, bahwa sistem antisipasi kebakaran (aerosol) lantai dua Gedung Nusantara III DPR-RI diduga menjadi penyebab kepulan asap. Dari hasil pengecekan awal, Kabid Humas Polda Metro
Selasa, 25 Februari 2020 05:00 Wita 05:30 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:05 Wita 08:30 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 10:30 Wita 11:00 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita
Bali TV Shop Kalung Omkara Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Tata Tingkahin Sembahyang (3) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Yudha Kanda (1) Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini Halo Kamtibnas Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Bali TV Shop Lutut Bali Channel Tourist TV Puja Trisandya Bali TV Shop Kalung Omkara Berita Siang Bali TV Shop Kalung Omkara Solusi Alternatif Marion Sam Seputar Bali Terkini
Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan baru diketahui ada sistem yang rusak (error system) pada salah satu dari sepuluh titik aerosol yang diduga menimbulkan asap tersebut. ‘’Kepulan asap di salah satu koridor di lantai dua, pengecekan awal yang kami dapat sampai saat ini memang ada error system aerosol. Aerosol itu adalah alat pendeteksi kebakaran yang bentuknya asap,’’ kata Yusri. Yusri menambahkan, kerusakan sistem aerosol tersebut sudah ketiga kalinya terjadi sejak pertama kali digunakan pada 2018. ‘’Sejak tahun 2018, ini sudah kali ketiga terjadi sistem 14:05 Wita 14:30 Wita 15:00 Wita 15:05 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 17:00 Wita
17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 20:30 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:30 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita 00:05 Wita
Klip Bali Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini Bali TV Shop Kalung Omkara Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Upakara Nangun Yadnya Karya Mamungkah, Tawur Gentuh, Mupuk Pedagingan, Mepedudusan Agung, Ngenteg Linggih, Mepeselang lan Mepedanan Pura Dhang Kahyangan Dalem Gandhamayu Desa Adat Tangkas-Klungkung Bali TV Shop Kalung Omkara Puja Trisandya Seputar Bali Malam Bali TV Shop Kalung Omkara Orti Bali Bali TV Shop Kalung Omkara Ista Dewata Pura Bukit Amerta Banyuwangi Bali TV Shop Kalung Omkara Folk Song Bali TV Shop Kalung Omkara Ocydia Home Shopping Bali TV Shop Kalung Omkara Solusi Alternatif Marion Sam
aerosol itu mengalami error,’’ ujar Yusri. Yusri mengatakan bahwa sistem aerosol tersebut biasanya baru bekerja ketika ada api atau panas berlebih. Namun Senin sekitar jam 12.00 WIB, asap sudah mengepul di Gedung Nusantara III DPR-RI meski tidak ada api. (ant)
Itu sebabnya rumah tradisi di Bali jika tidak dinamai atas penempatannya sesuai arah mata angin, juga diberi nama atas jumlah saka (tiang), atau juga sesuai dengan fungsi yang diembannya seperti misalnya pawon (pa-awu-an), semanggen (sema anggen), dan sebagainya. Bahkan rumah dibangun bukan atas fungsinya saja namun juga menyangkut persoalan tata letak, jarak antarbangunan (menggunakan tapak kaki pemilik), dimensi bangunan (sikut dengan dasar ukuran tangan dan jari pemilik), hari baik, upakara, sampai dengan penggunaan bahan. Intinya adalah bahwa rumah adalah bukan benda mati, melainkan sesuatu yang dihormati dan merupakan representasi dirinya, tat twam asi. Pada suatu pemberitaan di salah satu media massa disebutkan adanya bantuan dana dari Kabupaten Badung yang dikenal sebagai Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp 50.000.000 setiap rumah tanpa dipotong pajak untuk pelaksanaan pembangunan rumah sehat layak huni (bedah rumah) di Desa Pedawa, Buleleng. Jumlah bedah rumah pada tahun 2019 yang lalu di Desa Pedawa ada 134 unit. Desa lainnya di Kabupaten Buleleng pada tahun yang
CEDERA otot dialami oleh kalangan muda dan usia lanjut dalam keseharian. Penyebab cedera otot ringan; lecet dan memar, dan cedera otot berat; nyeri tidak tertahankan dan bengkak, bersumber dari aktivitas yang berlebihan seperti saat berolahraga, trauma yang tiba-tiba, terpelintir, dan terbentur. Cedera otot juga disebabkan oleh kejadian kronis seperti aktivitas yang berulang-ulang dalam jangka waktu yang lama (overuse), contohnya aktivitas atletik. Tanda-tanda peradangan pada tubuh dapat berupa permukaan kulit tampak kemerahan, pembengkakan, teraba hangat, terasa nyeri pada saat bergerak dan diam. Menurut World Health Organization (WHO), kasus
Oleh: dr. Putu Diva Dharma Suta, S.Ked. cedera otot diperkirakan akan meningkat seiring dengan bertambahnya populasi yang menua serta faktor risiko penyakit-penyakit tidak menular utamanya pada kalangan berpendapatan rendah atau menengah ke bawah. Sehingga Indonesia dengan 28 juta penduduknya yang masih berada di bawah garis kemiskinan, rentan terekspos cedera otot tanpa penanganan yang sesuai. Apabila cedera otot tidak ditangani, dapat berujung pada disabilitas. Sehingga protokol PRICE ialah jawaban sederhana untuk merespons cedera otot yang dapat diterapkan sehari-hari. Pertama, Protection (Per-
lindungan), dengan melindungi daerah cedera. Kedua, Rest (Istirahat) yakni mengistirahatkan bagian tubuh yang cedera dari berbagai aktivitas berat atau berlebihan. Ketiga, Icing (Terapi Dingin) melalui teknik membungkus es dengan handuk atau kain ditempelkan pada lokasi cedera selama 20-30 menit. Pastikan tidak ada luka terbuka pada lokasi cedera. Cara ini dapat diterapkan selama 2-3 hari pada masa akut. Terapi dingin bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri. Keempat, Compression (Kompresi), membungkus bagian tubuh yang cedera dengan bebat elastis atau
elastic bandage. Pemasangan sebaiknya tidak terlalu ketat. Bebat ini dilakukan sampai bengkak menghilang. Terakhir, Elevation (Elevasi), yakni posisikan bagian tubuh yang cedera lebih tinggi dari permukaan jantung. Misalnya, jika cedera pada kaki dapat diberikan alas berupa bantal sehingga kaki yang cedera tersebut terangkat lebih tinggi dari atas permukaan jantung. Teknik ini membantu mengurangi tekanan dan perdarahan serta mengurangi pembengkakan. Mengonsumsi obat antiperadangan juga dapat membantu proses penyembuhan. Apabila cedera berlanjut sampai tiga minggu, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter untuk ditangani lebih lanjut.(ad705)
Jadi Warisan Budaya Dunia sama juga mendapat bantuan bedah rumah tersebar di Desa Tigawasa 263 unit, Desa Kayu Putih 25 unit, Desa Tirtasari 20 unit, dan 8 unit lagi bagi Desa Banyuatis. Sangat diyakini bahwa nasing-masing desa tersebut di atas memiliki identitas arsitektur rumahnya masing-masing. Rumah di Desa Pedawa merupakan rumah warisan tradisi dengan pola tiga zona, yaitu Sanggah Kemulan Nganten pada bagian hulu, Badung Rangki di bagian tengah, dan di bagian teben untuk Jineng. Sebagian besar dari bangunan tersebut di atas dibangun dengan bahan utama dari bambu. Bambu menjadi identitas dari rumah tradisi Pedawa. Dilihat dari tipenya maka rumah tradisi Pedawa merupakan rumah pegunungan ‘’dingin’’, sehingga dalam bangunan rumah tinggal mereka, Badung Rangki, merupakan satu bangunan yang menampung fungsi masak, tidur, dan lainnya. Jika bedah rumah dimaksud menyentuh eksisting rumah tradisi mereka maka dikhawatirkan adanya penggantian bahan dinding dan atap serta penyesuaian fungsi yang diwadahinya. Tradisi sangat kental kaitannya dengan kepercaaan. Jika telah terjadi perubahan (evolusi) maka hendaknya dilakukan perencanaan yang dibingkai dengan pemahaman dan persyaratan heritage. Ke-
napa? Karena sangat diyakini bahwa rumah-rumah tipe pegunungan yang dibangun dengan pola desa dan rumah yang linier merupakan aset heritage yang telah berusia lebih dari 50 tahun. Dengan demikian pola desa Desa Pedawa beserta rumah tinggal, peralatan rumah tangga dan pertanian, serta tata pola kehidupan dan penghidupannya dapat diajukan menjadi benda dan bangunan cagar budaya. Bahkan pertanian padi gaga yang sempat hilang selama hampir lima dekade dibudayakan kembali dengan istilah ngaga, pembuatan gula aren dan kesenian budaya Bali Aga seperti Tajog, Gangsing, Janger, Joged, dan lainnya dapat diajukan menjadi warisan budaya dunia. Dapat disimpulkan bahwa Desa Pedawa di Kabupaten Buleleng merupakan aset dan modal untuk menggerakkan circular economy dalam bingkai orange economy dengan outcome pelestarian budaya yang diawali dengan konservasi rumah tradisi mereka, menata ruang desanya, serta memperkuat dan merevitalisasi akar budaya abstrak dan intangible cultural lokalitasnya. Eco Cultural menjadi spirit sekaligus roh dalam pelestarian budaya yang menyejahtera dan membahagiakan warganya. Kenapa? Karena dengan merevitalisasi rumah tempat
mereka tinggal berarti membentuk kembali karakter dan kepribadian mereka. Mendidik karakter dan kepribadian dimulai dari rumah. Rumah sebagai wadah pembentuk menjadi guru tidak berbentuk sepanjang hayatnya. Rumahrumah tradisi pada umumnya memberikan keleluasaan gerak bagi penghuninya, dibangun dengan skala manusia dan bahan alami yang ada di sekitarnya menciptakan insan-insan yang butuh harmoni dengan AlamManusia-Tuhan yang mandiri namun toleran. Jika kemudian bantuan bedah rumah ini tidak berpihak pada kepentingan pelestarian atau revitalisasi dalam konteks konservasi, itu berarti kita telah memutus untaian kesejarahan dalam hal kekayaan arsitektur setempat. Dan ini termasuk perbuatan yang mengingkari makna yang terkandung dari Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dan ataupun Undang-undang Nomor 11 Tahun 2011 tentang Cagar Budaya. Ada empat P yang terpapar dalam Undang-undang Pemajuan Kebudayaan yakni: Perlindungan, Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan. Rumah tradisi Desa Pedawa dan dengan segala daya cipta, karsa dan rasa dalam mempertahankan dan keberlanjutan kehidupan dan
penghidupannya jika dalam bantuan bedah rumah telah melalui proses pendekatan konservasi maka dapat dinyatakan sebagai perlindungan. Kemudian apabila dilanjutkan dengan pengembangan seperti yang dilakukan masyarakatnya melalui merevitalisasi pertanian padi gaga, kesenian Bali Aga dan lainnya. Selanjutnya dapat digolongkan ke dalam upaya pPemanfaatan misalnya menjadi desa wisata. Agar dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan sekaligus merawat aset warisan mereka perlu selalu dibina untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutannya. Memperhatikan dua desa Bali Aga yang sudah sangat terkenal di dunia yaitu Desa Tenganan di Kabuparten Karangasem, dan Desa Penglipuran di Bangli, maka pemanfaatan desa dengan segala ekokulturalnya, terutama melalui rumah tinggal mereka perlu dilestarikan dilengkapi dengan adanya penulisan sejarah desa dan dilengkapi dengan penutur yang piawai, maka suatu saat kelak Desa Pedawa akan mendunia. Akan tiba saatnya di suatu waktu wisatawan akan datang berkunjung sambil minum kopi Pedawa dengan gula arennya di rumah tradisi mereka. Penulis, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Udayana
SELASA UMANIS, 25 Februari 2020
Nangun Sat Kerthi Loka Bali
Desa Adat Serokadan Lestarikan Seni Lewat Parade Budaya
PARADE BUDAYA - Parade budaya yang digelar Desa Adat Serongkadan.
Rutin menggelar parade budaya, sebagai upaya untuk membangkitkan dan melestarikan seni budaya. Itulah yang dilakukan Desa Adat Serokadan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Upaya tersebut tentu sangat sejalan dengan arah dan program Gubernur Bali Wayan Koster yang tertuang dalam visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Materi apa saja yang digelar dalam parade budaya tersebut?
S
ejak 2011 lalu Desa Adat Serokadan telah menggelar parade budaya. Bendesa Adat Serokadan Dewa Gde Oka mengatakan, parade budaya ini rutin dilaksanakan setiap tahun, sehari setelah hari raya Nyepi. Dari kegiatan itu,
Anak-anak di Serokadan banyak yang sudah pintar-pintar megambel. Sekarang kami di desa adat tinggal terus membina saja.
ada beberapa kesenian hampir punah yang berhasil dibangkitkan kembali. Di antaranya kesenian Wayang Wong dan Arja. Desa Adat Serokadan yang merupakan desa tertua nomor dua di Bali dulunya pernah menjadi gudang arja. ‘’Dulu ada dua sekaa Arja di Serokadan. Arja Dajanan dan Arja Delodan. Itu istilahnya. Yang satu ngiring Barong Ket dan satunya ngiring Barong Macan,’’ ungkapnya, Senin (24/2) kemarin. Pagelaran parade budaya juga telah berhasil menggugah semangat generasi muda dalam berkesenian. Sejak digelarnya parade budaya, kata Dewa Oka, sekaa seni di Desa Adat Serokadan terus tumbuh dan bermunculan. Banyak anak-anak
yang ikut terlibat dalam sekaa-sekaa seni seperti sekaa gong. ‘’Anak-anak kecil di Serokadan banyak yang sudah pintar-pintar megambel. Sekarang kami di desa adat tinggal terus membina saja,’’ ujarnya. Dalam parade budaya yang akan datang ini, Desa Adat Serokadan akan mencoba membangkitkan seni musik genggong yang dulu banyak dimainkan di Serokadan. Selain membangkitkan dan melestarikan seni, Desa Adat Serokadan juga akan menggali potensi di bidang ekonomi. Mantan anggota DPRD Bangli itu mengatakan pihaknya ada rencana memberdayakan keberadaan serati banten. Nantinya serati banten akan diorganisir di bawah ben-
dera Baga Usaha Desa Adat untuk melayani masyarakat. ‘’Nanti yang betul-betul tidak bisa dan tidak punya waktu untuk membuat banten karena kesibukan bisa di sana pesan. Ngaben dadakan tiga hari bisa di sana pesan banten-nya,’’ terangnya. Selama ini Desa Adat Serokadan sudah punya serati banten sebanyak 29 orang. Makanya setiap ada karya gede di Desa Adat Serokadan, tidak pernah membeli up aka ra . Past i membuat sendiri. Menurut Dewa Oka, usaha yang akan dibuat Desa Adat Serokadan itu bukan untuk memanjakan masyarakat. Justru mencegah pemikiran praktis masyarakat. Dengan usaha itu, nantinya serati banten akan menyerap tenaga dari generasi muda untuk terlibat dalam usaha tersebut. Secara tidak langsung generasi muda akan bisa belajar membuat
banten. Dalam pelaksanaan usaha itu nanti, pihaknya akan bekerja sama dengan LPD untuk pembayarannya. Dengan itu usaha LPD pun bisa ikut berkembang. Di bidang pariwisata, desa adat yang memiliki 850 KK krama itu ke depan akan menata dan mengembangkan wisata trekking. Desa Adat Serokadan punya Pura Candri Manik yang merupakan pura cagar budaya serta sawah yang masih terjaga kelestariannya. Itu bisa menjadi daya tarik wisatawan. ‘’Kami juga punya air terjun yang potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata,’’ kata Dewa Oka. Dewa Oka sangat mengapresiasi kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster. Salah satunya yakni dengan menerbitkan perda tentang adat. Dengan adanya perda itu keberadaan desa adat di Bali kini bisa semakin kuat. (ina)
Pilkada Denpasar Dipastikan Putra Bali Jabat Aspers Kasau Tanpa Calon Perseorangan Denpasar (Bali Post) Hajatan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 akan dilakukan serentak pada September 2020 mendatang. Termasuk pemilihan wali kota dan wakil wali Kota Denpasar. KPU setempat sudah melakukan beberapa kegiatan per tahapan. Salah satunya, terkait penerimaan berkas calon perseorangan hingga batas terakhir 23 Februari 2020 pukul 24.00. Sampai batas tersebut, KPU Denpasar tidak menerima berkas untuk calon perseorangan. Karena itu, dipastikan Pilkada Denpasar kali ini tanpa calon perseorangan. Hal ini ditegaskan anggota KPU Denpasar Divisi Teknis Penyelenggaraan I Made Windia, Senin (24/2) kemarin. Dikatakan, KPU Kota Denpasar dalam rangka Pemili-
han Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar Tahun 2020 telah melakukan beberapa tahapan. Pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah merupakan proses politik untuk memilih pimpinan di suatu daerah, maka kesempatan setiap warga negara untuk menjadi peserta pemilihan dan sebagai pemilih adalah sama yang tentunya sudah memenuhi syarat sesuai peraturan yang ada. Sesuai PKPU RI Nomor 3 Tahun 2017 pasal 3 Perserta Pemilihan adalah: a. Pasangan calon yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik dan telah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai peserta pemilihan; dan/atau b. Pasangan calon perseorangan yang mendaftarkan diri dan telah memenuhi syarat untuk
ditetapkan sebagai peserta pemilihan. Dikatakan, KPU Kota Denpasar sebelumnya sudah mengumumkan terkait penyerahan dukungan dari tanggal 3 Desember 2019 sampai dengan tanggal 16 Desember 2019. Selanjutnya tahapan berikutnya KPU Kota Denpasar dari tanggal 19 Februari 2020 sampai dengan tanggal 22 Februari 2020 dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00 dan pada tanggal 23 Februari 2020 dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 24.00 melaksanakan penerimaan penyerahan syarat dokumen dukungan dari bakal pasangan calon perseorangan untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota Denpasar 2020. Adapun syarat untuk pasangan calon perseorangan jumlah dukungan minimal 39.452 pemilih dan harus tersebar
di lebih 50% kecamatan atau minimal di 3 kecamatan di Kota Denpasar. Sampai batas akhir waktu yang ditentukan yaitu sampai dengan tanggal 23 Februari 2020 pukul 24.00 tidak ada bakal pasangan calon perseorangan melakukan penyerahan syarat dokumen dukungan. ‘’Dengan demikian dapat dipastikan untuk pemilihan wali kota dan wakil wali Kota Denpasar tahun 2020 tidak ada calon dari jalur perseorangan,’’ ujar Windia. Hal ini juga sudah disampaikan kepada Bawaslu dengan menyerahkan berita acara bahwa sampai batas waktu terakhir, tidak ada bakal calon perseorangan yang menyerahkan syarat dokumen dukungan. Penyerahan berita acara itu dilakukan Ketua KPU Denpasar Wayan Arsa Jaya. (kmb12)
Karya Lomba ’’Meme’’ PDI-P Diuji Popularitasnya Denpasar (Bali Post) DPD PDI Perjuangan (PDI-P) Bali menggelar lomba pembuatan meme budaya hidup bersih dan Bali resik sampah serta lomba pembuatan meme perlindungan aksara dan bahasa Bali. Setelah melalui tahapan pengumuman terbuka dan pendaftaran lomba, tercatat ada seratusan karya yang masuk. Baik dari kategori usia SMP, SMA/SMK maupun mahasiswa/umum. Lomba meme merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-47 PDI-P. ‘’Yang mengikuti 100an karya dan sudah melalui tahapan seleksi untuk diuji popularitasnya pada acc IG (instagram) partai,’’ ujar Koordinator Lomba Meme HUT Ke-47 PDI-P di Provinsi Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana saat dikonfirmasi, Senin (24/2) kemarin. Menurut Adhi Ardhana, penilaian lomba meme meliputi aspek teknis art sebesar 30 persen dan uji popularitas dengan porsi 70 persen. Nilai popularitas dilihat dari jumlah disukai (like) pada setiap karya di halaman IG partai. Lomba meme dengan platform IG adalah kegiatan nyata mile-
Bali Post/ist
MEME - Suasana penjurian seleksi tahap awal lomba meme memperingati HUT ke-47 PDI-P di Provinsi Bali. n i a l P DI-P sebagai partai yang memiliki pemilih milenial terbanyak di Bali maupun di Indonesia. ‘’Kebetulan partai kita kan partai yang paling banyak dipilih oleh milenial di Bali. Inilah kesempatan untuk diuji di sana,’’ jelas anggota Komisi II DPRD Bali ini.
Sesuai jadwal, lanjut Adhi Ardhana, tahapan uji popularitas ini berlangsung mulai 23 Februari sampai 7 Maret 2020 atau diperpanjang dari agenda awal 22-27 Februari 2020. Selanjutnya hasil lomba meme akan diumumkan melalui akun IG official DPD PDI-P Bali @pdiperjuangan.bali pada
7 Maret 2020 dan penyerahan hadiah pada 21 Maret 2020 saat puncak rangkaian kegiatan HUT ke-47 PDI-P yang diselenggarakan DPD PDI-P Bali dan sekaligus mengadakan penghijauan serentak seluruh Bali. Lebih lanjut dikatakan, bila lomba meme selaras dengan salah satu pandangan Bung Karno pada tahun 1933 yakni melalui tulisan berjudul ‘’Azas, Azas Perjuangan, dan Taktik’’. Di samping mengejawantahkan visi ‘’Nangun Sat Kertih Loka Bali’’ yang secara sederhana dipahami sebagai suatu upaya membangun Bali berdasar pada kearifan lokal Sad Kerthi. Mengingat, era globalisasi yang serba cepat dengan digitalisasi di semua aspek kehidupan memiliki pula dampak negatif. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi yang cepat dan tepat dalam menangani dampak buruk tersebut. Khususnya dalam membangun Bali dan manusia Bali yang berhadapan dengan pariwisata sebagai salah satu gerbang besar globalisasi. Acara ini dikoordinir oleh DPD PDI-P Bali dan bekerja sama dengan para seniman serta para praktisi teknologi informasi. (kmb32)
KARIER para prajurit TNI yang berasal dari Bali semakin cemerlang di dunia militer. Setelah Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa dari Matra TNI-AD menjabat Danjen Kopassus, kini muncul nama Marsekal Muda (Marsda) TNI I Nyoman Gde Trisantosa, S.IP., M.Tr. (Han). yang sejak 14 Januari 2020 dipercaya mengemban jabatan Asisten Personel (Aspers) TNI-AU. Jenderal bintang dua ini merupakan prajurit asal Desa Gerih Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung. Sebelumnya, adik kandung dari tokoh pendidikan Dr. Drs. I Made Gde Putra Wijaya, S.H., M.Si. tersebut menjabat Waaspers Kasau dengan pangkat Marsekal Pertama (Marsma). Menurut penuturan Putra Wijaya, niat adiknya terjun ke dunia militer sudah tampak sejak kecil. Bahkan, dia sendiri juga sempat melamar menjadi anggota TNI, selepas menyelesaikan studi di IKIP Sin-
garaja tahun 1984. Namun mengurungkan niat karena adiknya sudah diterima di Akabri. Ia sendiri memilih meniti karier di dunia pendidikan. ‘’Mungkin karena kami berasal dari keluarga pejuang (veteran),’’ ujar Putra Wijaya, Senin (24/2) kemarin. Trisantosa, menurut Putra Wijaya, mengenyam pendidikan SD di Gerih,
Abiansemal, SMP di Blahkiuh, Abiansemal, kemudian melanjutkan di SMAN 2 Denpasar. Pendidikan tinggi dan Pascasarjana ditempuh di Jakarta. Trisantosa merupakan alumnus Akademi Angkatan Udara 1988. Capaian ini tentu membuat keluarga besarnya bangga. Untuk diketahui, istri Marsda Trisantosa, Inana Musailimah, juga seorang prajurit TNI-AU dengan pangkat Kolonel (Pnb). Pernikahannya dikaruniai seorang putri bernama Ni Luh Putu Aqma Trisdiana Depi. Jabatan yang pernah diemban yaitu Maadispers Lanud Adisutjipto, Asren Koopsau II (2010), Dosen Instruktur Golongan IV AAU, Komandan Lanud Husein Sastranegara (2013), Paban II/Jemen Srenau (2014), Dirjianbang Akademi TNI (2016), Danpuslat Kodiklat TNI (2017), Wadan Kodiklatau (2018), Waaspers Kasau (2019) dan Aspers Kasau (2020). (win)
siapa sosok pendamping di masa depan. Hal ini tertulis jelas dalam lirik lagu ‘pilih aku atau dia ne kel dadi timpal kamu di masa depan’,’’ ujar Bolo, leader sekaligus gitaris dan pencipta lagu Leeyonk Sinatra. Lagu yang ditulis tahun 2006 ini merupakan lagu recycle (arransemen ulang) yang dikemas dengan warna musik dan warna vokal yang lebih segar. Band yang saat ini bermarkas di Jalan Nangka Utara Denpasar ini mengajak Widi untuk berduet kembali, sama saat membawakan duet dalam lagu ‘’Kamu Sing Nawang’’. ‘’Hal ini dilakukan agar
soul dalam lagu ini lebih terasa. Sebagaimana pada tahun 2006 lagu ini sempat saya bawakan dan recording dengan format solo sebelum menemukan teman-teman Leeyonk Sinatra yang baru di tahun 2013,’’ tuturnya. Mereka pun berharap dengan dilepasnya lagu dan video clip ‘’Aku’’ bisa menjadi inspirasi untuk seluruh pasangan agar tetap menjaga kesetiaan dan melepas rasa ‘’Aku’’ di dalam diri masing-masing. ‘’Kenapa saya pilih judul ‘Aku’, karena di waktu yang sama lagu ini menceritakan bagaimana tersakiti perasaan seorang penulisnya di masa itu,’’ pungkasnya. (win)
Bali Post/ist
I Nyoman Gde Trisantosa
Leeyonk Sinatra Ungkap Kegelisahan Lewat ’’Aku’’
GRUP band lokal Bali ternama, Leeyonk Sinatra, memperingati hari jadi ke-6. Menariknya, di hari jadinya ini Leeyonk Sinatra merilis sebuah single ‘’Aku’’ lengkap dengan video klipnya, Minggu (23/2). Lagu ini merupakan sambungan dari kisah lagu sebelumnya yang bertajuk ‘’Kamu Sing Nawang’’ yang merupakan bagian dari album pertama mereka (2013). Lagu ini berkisah tentang bagaimana sebuah kegelisahan bercampur dengan rasa kecewa yang begitu mendalam terhadap orang yang disayang. ‘’Dalam lagu ini dikisahkan adanya tuntutan kepastian. Harus terjawab