16 HALAMAN
NOMOR 184 TAHUN KE 71
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Umanis, 25 Februari 2019
Piala AFF 2019
Indonesia Masuk Final
Phnom Penh –
Sebuah gol yang dicetak gelandang tim nasional Indonesia U-22, M. Luthfi Kamal Baharsyah, memastikan kemenangan 1-0 atas Vietnam dalam babak semifinal Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Minggu (24/2) kemarin. Gol dari eksekusi tendangan bebas Luthfi tersebut sekaligus mengantarkan Garuda Muda menjejaki partai final. Laga babak pertama berjalan cukup imbang dan kedua tim sama-sama memiliki peluang yang mengancam gawang satu sama lain, namun hingga 45 menit dan dua menit tambahan berakhir tak ada gol tercipta. Indonesia tampil lebih percaya diri mengawali babak kedua ketika Witan Sulaiman melepaskan umpan silang ke area tiang jauh yang disambut dengan tandukan tajam Marinus Wanewar, namun kiper Phan Van Bieu melaku-
kan pengorbanan dengan membenturkan badannya ke tiang demi menghalau bola. Laga semakin panas ketika Osvaldo Haay terpancing emosinya oleh kontak fisik pemain Vietnam, namun di hari ulang tahunnya Marinus justru hadir menjadi penengah dari situasi tersebut. Nurhidayat sempat melakukan blunder dengan kegagalannya melakukan sapuan, dan bola justru mengarah kepada Tran Duc Nam. Melihat situasi permainan
tak kunjung berkembang, Indra memasukkan M. Rafi Syarahil menggantikan Sani Rizki Fauzi sebagai perubahan kreativitas serangan di lini tengah pada menit ke-60. Tak sampai 10 menit berselang, Marinus melakukan umpan terobosan ke dalam kotak penalti yang berusaha dijangkau Gian Zola Nasrulloh Nugraha, namun ia dilanggar tepat sebelum memasuki kotak penalti. Hal. 15 Indonesia Unggul
Bali Post/ant
TIMNAS - Pemain Timnas U-22 Indonesia Muhamad Lutfi Kamal Baharsjah (tengah) beraksi dengan rekannya setelah berhasil membobol gawang Vietnam dalam pertandingan semifinal Piala AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Minggu (24/2) kemarin.
Mendaki Gunung Agung, Dua Bule Rusia Nyasar
Bali Post/kmb41
NYASAR - Dua bule asal Rusia, Djima (30) dan Arcer (34), nyasar saat melakukan aktivitas pendakian ke puncak Gunung Agung, Sabtu (23/2).
Kaisar Akihito Minta Eko Yuli Raih Emas Jepang Bersikap Terbuka
Amlapura (Bali Post) Dua warga Rusia Djima (30) dan Arcer (34) nyasar saat melakukan aktivitas pendakian ke puncak Gunung Agung. Keduanya nyasar tidak tahu jalan untuk turun. Untuk bisa sampai ke bawah, keduanya mengikuti alur sungai di Gunung Agung. Ketika warga menemukan, keduanya sudah dalam kondisi lemas. Kepada warga, kedua warga yang juga musisi itu mengaku mendaki Gunung Agung, Sabtu (23/2) pukul 00.00 Wita dari jalur Pura Pasar Agung, Selat, Karan-
gasem. Saat akan turun, kedua bule itu dibuat bingung dengan kondisi jalan. Keduanya tidak tahu medan jalan untuk balik ke bawah. Karena tak tahu jalan, keduanya akhirnya mengikuti aliran sungai. Dan sekitar pukul 07.00 Wita, seorang warga Yeh Kori Desa Jungutan mendengar orang berteriak minta tolong. Karena mendengar orang minta tolong, warga langsung memberitahukan Kepala Dusun Yeh Kori Komang Sudirman. Kapolsek Bebandem AKP Wayan Sukarita mengaku
mendapat info dari warga Jungutan. Mendengar informasi tersebut, petugas langsung menuju ke lokasi. Saat dievakuasi mereka dalam kondisi lemas. Mereka naik karena ingin melihat Bali dari atas. ‘’Mereka sempat mendokumentasikan kondisi gunung di atas dengan kamera. Sekarang ini mereka akan diantar petugas ke Pura Pasar Agung untuk mengambil kendaraannya. Petugas juga mengimbau si bule agar tak melakukan pendakian lagi,’’ ujarnya. (kmb41)
PIALA DUNIA
ATLET angkat besi nasional Eko Yuli Irawan berhasil menyabet medali emas dalam Piala Dunia Angkat Besi yang berlangsung di Fuzhou, Cina, 22-27 Februari. ‘’Eko berhasil meraih satu emas dan dua medali perak. Sedangkan atlet lain, Deni, mendapatkan satu medali perak dan dua medali perunggu,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Angkat Berat, Binaraga dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) Alamsyah, Sabtu (23/2) malam. Eko yang turun pada kelas 61 kilogram putra meraih total angkatan 297 kilogram. Angkatan itu terdiri dari angkatan snatch 136 kilogram dan angkatan clean and jerk 161 kilogram. Pelatih pemusatan latihan nasional PB PABBSI
Dirja Wihardja mengatakan hasil yang dicapai Eko Yuli dalam Piala Dunia 2019 di Cina itu semakin memuluskan langkahnya untuk lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. ‘’Hasil itu akan mempertahankan posisi Eko pada peringkat delapan besar dunia. Tapi, Eko masih harus mengikuti lima hingga enam kejuaraan lain kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020,’’ kata Dirja. Dirja menambahkan, peluang Eko akan semakin besar jika dia dapat meraih medali emas dalam Kejuaraan Asia 2019 di Ningbo, Cina pada 1828 April. ‘’Piala Dunia 2019 di Fuzhou itu adalah kejuaraan berkategori perak. Sedangkan Kejuaraan Asia di Ningbo adalah kejuaraan dengan kategori emas,’’ ujar Dirja. (ant)
Eko Yuli Irawan
Pelaku Narkoba, ‘’Dipamerkan’ Sejumlah 23 pelaku narkoba termasuk seorang balian, tersangka Natalia (31), dipamerkan saat press conference di depan Patung PRG, Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Minggu (24/2) kemarin. Tujuan digelarnya rilis pengungkapan kasus itu saat car free day supaya para pelaku jera dan masyarakat paham dampaknya jika terlibat narkoba. Halaman 2
Bali Post/ist
Petani Sibuk Tangani Sampah Masalah sampah di Badung belum menemukan solusi tepat. Masih banyak sampah ditemukan di sudut-sudut jalan, lahan kosong hingga saluran irigasi. Bahkan para petani turut sibuk menangani sampah yang memenuhi saluran irigasi. Halaman 3 Jadi Buruh Demi Sekolah Kehidupan yang dijalani Kadek Lanang Sunarsa (17), siswa SMKN 3 Mendoyo, cukup berat. Selain bersekolah, anak yatim asal Banjar Pasatan Desa Pohsanten Kecamatan Mendoyo, Jembrana ini harus mengurus neneknya, Ni Nyoman Westri (91), yang sakit. Halaman 10
Tokyo – Kaisar Jepang Akihito, yang akan melepaskan takhtanya pada akhir April dalam peristiwa pertama penurunan takhta dalam dua abad belakangan, meminta negara tersebut bersikap terbuka dan membina hubungan yang tulus dengan dunia. Permintaan tersebut dinyatakannya pada Minggu (24/2) kemarin dalam peringatan 30 tahun ia bertugas sebagai kaisar. Akihito (80) yang menjadi simbol perdamaian dan pemulihan hubungan setelah ayahnya, Hirohito, meninggal juga menekankan harapannya agar rakyat Jepang hidup dalam kedamaian. ‘’Menurut saya, negara pulau kita ini... sedang diminta untuk lebih membuka diri kepada dunia luar di tengah globalisasi, untuk membentuk posisinya sendiri dengan kearifan serta membangun hubungan dengan negara-negara lain secara tulus,’’ kata Akihito. Akihito akan mundur sebagai kaisar pada 30 April dan akan digantikan keesokan harinya oleh Putra Mahkota Naruhito, yang berusia 59 tahun. Upacara pada Minggu itu dihadiri oleh Permaisuri Michiko, Perdana Menteri
Shinzo Abe serta tamu-tamu agung lainnya. Hubungan Jepang dengan negara-negara tetangganya, yakni Cina, Korea Selatan dan Korea Utara, telah sekian lama terganggu dengan peninggalan masa perang yang pahit serta karena penjajahan Tokyo di Semenanjung Korea. Hubungan dengan Seoul, pada khususnya, selama ini dingin karena persengketaan soal kenangan masa perang serta perselisihan bidang militer. Akihito, yang ayahnya pernah dianggap bagaikan Tuhan, ditetapkan oleh undang-undang dasar pascaperang sebagai simbol persatuan, tanpa kekuatan politik namun sangat dihormati. Dia yang kerap membicarakan soal pentingnya mengenang kengerian perang, ingat bahwa setelah ayahnya meninggal pada 1989, Permaisuri Michiko menulis sebuah puisi tradisional tentang perdamaian. Puisi tersebut berbunyi, ‘’Negara dipenuhi dengan harapan semua orang untuk membangun sebuah masa yang penuh dengan kedamaian bersama’’. Hal. 15 Agenda Konservatif
Bali Post/afp
JEPANG - Kaisar Jepang Akihito dan Ratu Michiko meninggalkan panggung setelah upacara untuk memperingati 30 tahun penobatan raja di atas tahta di Teater Nasional di Tokyo pada 24 Februari 2019.
Prajurit Kostrad Ikut Padamkan Kebakaran Hutan
Pekanbaru (Bali Post) – Sebanyak satu satuan setingkat kompi (SSK) Pasukan atau sebanyak 100 prajurit dari Yon Armed 10 Kostrad tiba di Provinsi Riau untuk membantu penananggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Prajurit tersebut telah tiba di Bandara Pinang Kampai, Kota Dumai, Minggu (24/2) kemarin, untuk bergabung dengan Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Provinsi Riau. Pengerahan pasukan ini menggunakan Pesawat Hercules milik TNI-AU, yang langsung terbang dari Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Dalam siaran pers Penrem
031/Wira Bima di Pekanbaru, pasukan dari Yon Armed 10/ Kostrad ini dipimpin Lettu Arm. Imam Wahyudi dengan membawa perlengkapan sarung tangan, masker, sepatu bot serta perlengkapan tempur perorangan. Dalam pelaksanaan di lapangan akan dibekali dengan alat pemadam karhutla. Pasukan ini akan langsung diarahkan ke kacamatan Rupat untuk memadamkan karhutla yang terjadi di wilayah tersebut. Sehari sebelum kedatangan pasukan dari Yon Armed 10 Kostrad, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Pangdam I/ BB Mayjen TNI MS Fadilah, Danrem 031/WB Brigjen TNI M. Fadjar, MPICT. telah me-
lihat langsung lokasi karhutla yang terjadi Kecamatan Rupat sesuai perintah Presiden Joko Widodo. Panglima TNI meninjau karhutla di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, kemudian Rokan Hilir dan Kota Dumai. Panglima menggunakan helikopter menuju Pulau Rupat dan melanjutkan ke lokasi dengan sepeda motor. Hadi Tjahjanto mengatakan Presiden Joko Widodo memerintahkannya untuk memberikan dukungan penuh untuk penanganan karhutla Riau, khususnya di Pulau Rupat. ‘’Perintah Presiden, segera memberikan perkuatan kepada pasukan yang sedang melakukan pemadaman di Rupat,’’ kata Panglima.
Panglima TNI mengatakan akan ada penempatan sejumlah personel di titik-titik yang rawan terjadinya kebakaran lahan. Prajurit TNI akan tidur di lokasi sambil menjaga kebakaran api. ‘’Apabila memang terjadi kebakaran, pasukan yang akan memberikan laporan melalui radio dan segera dikirim pasukan tambahan menggunakan helikopter,’’ kata Panglima TNI. Setelah tiba di Bandara Pinang Kampai Pasukan Yon Armed 10 Kostrad langsung mendapat pengarahan oleh Kasiops Korem 031/ WB, yang didampingi oleh Dandim Dumai dan Kepala BPBD Dumai. Sementara itu, berdasarkan data BMKG
Stasiun Pekanbaru, citra satelit Terra Aqua mendeteksi ada 47 titik panas di Riau pada Minggu pagi pukul 06.00 WIB. Titik panas itu tersebar di Bengkalis 20 titik, Siak (40), Inhil (4), dan Pelalawan (3). Dari jumlah itu, ada 32 titik yang punya tingkat keakuratan di atas 70 persen, sehingga bisa dipastikan kebakaran. Lokasinya paling banyak juga ada di Bengkalis (11), Siak (16), Pelalawan (3), dan Inhil (2). Riau kini sudah berstatus Siaga Darurat Karhutla sejak 19 Februari hingga 31 Oktober 2019. Luas kebakaran terakhir dilaporkan sudah lebih dari 840 hektar. (ant)
DENPASAR
2 Koperasi Krama Bali Dukung Wujudkan Kemandirian Ekonomi Denpasar (Bali Post) Koperasi Krama Bali (KKB) menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Minggu (24/2) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra, S.E., M.M. mengapresiasi jajaran pengurus, pengawas, dan manajemen KKB yang sudah melaksanakan amanat UU Perkoperasian. Berdasarkan hasil evaluasi dari akuntan publik, katanya, KKB mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian yang merupakan predikat tertinggi. Transaksi KKB sudah sesuai dengan prinsip koperasi dan didukung dengan bukti-bukti yang memadai. “Jadi, tidak perlu diragukan lagi,” ujarnya. Indra Dewa Putra menambahkan, makna RAT adalah wujud pengurus menyampaikan laporan pertanggungjawaban tahun lalu, dan menyepakati program kerja yang ditetapkan. “Makna RAT bukan evaluasi pengurus dan pengawas, tapi evaluasi kita semua sebagai anggota, sejauh mana sebagai pemilik dan pelanggan sudah berkontribusi, sudah bertransaksi
pada koperasi ini,” katanya. Menurutnya, maju-mundurnya koperasi tidak bisa ditentukan oleh pengurus saja. Karena pangsa pasar koperasi adalah anggota, sehingga kontribusi anggota sangat diperlukan dalam membangun koperasi. Ketua KKB Satria Naradha menyampaikan beberapa poin dalam RAT tersebut. Ia menyatakan, KKB mendukung visi-misi Gubernur Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan cara memberi perhatian khusus kepada kebangkitan ekonomi Bali. Dengan visi-misi membangun ekonomi masyarakat Bali, ia berharap Gubernur Bali dapat mengajak KKB untuk bersinergi dan dapat memanfaatkan koperasi, khususnya KKB untuk mempersatukan ekonomi desa adat. Dengan demikian akan terwujud kekuatan ekonomi yang berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Selain menjalin sinergi dengan pemerintah melalui berbagai programnya, KKB juga ingin memberdayakan generasi milenial. Mereka akan didorong sebagai pengusaha muda untuk membangkitkan ekonomi Bali dalam kemandirian ekonomi. (kmb42)
Bali Post/kmb42
BERSAMA - Pengurus KKB, pengawas dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra, S.E., M.M. berfoto bersama.
Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Puluhan Sopir Dites Urine Denpasar (Bali Post) Banyaknya penyalahgunaan narkoba di kalangan pekerja di bidang jasa transportasi, BNNP Bali melakukan antisipasi dengan menyasar sopir penyewaan mobil. Sabtu (23/2) lalu puluhan sopir Assa Rent Bali yang beralamat di Kuta, Badung, dites urine dan hasilnya negatif. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa mengatakan, bekerja sebagai sopir tidak mengenal waktu siang ataupun malam. Jika sopir menggunakan narkoba saat kerja, tentu saja sangat mengganggu kenyamanan dan keamanan transportasi publik serta sangat berbahaya. ‘’Oleh karena itu, perlu upaya P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) secara komprehensif pada sektor transportasi publik. Kemarin (Sabtu) kami melakukan sosialisasi dan tes urine puluhan sopir di Assa Rent Bali,’’ tegas Brigjen Suastawa didam-
pingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Bali AKBP I Ketut Suandika, Minggu (24/2) kemarin. Mantan Direktur Binmas Polda Bali ini menambahkan, penggunaan narkoba di kalangan sopir bukan hal yang tidak mungkin memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dikarenakan dalam pengaruh narkoba. Bukan hanya karena kesalahan manusia (human error), rusaknya jalan, dan kondisi kendaraan, akan tetapi ada di antaranya pengemudi yang dipengaruhi oleh narkoba. ‘’Tantangan sebagai driver atau pengemudi yaitu keselamatan jiwa di jalan dan kesehatan berkendara, jauh dari keluarga, memiliki keahlian mengemudi kendaraan dan paham tata cara berlalu lintas, kejar waktu di jalan raya, waktu kerja tidak tentu, dan harus siap setiap saat. Banyak godaan di jalan termasuk narkoba atau tempat hiburan malam,’’ ungkapnya. (kmb36)
Senin Umanis, 25 Februari 2019
Rai Mantra ”Soft Opening’’ Pasar Badung Pedagang Sumringah, Ucapkan Terima Kasih atas Ketersediaan Segala Fasilitas
PASAR terbesar di Kota Denpasar yakni Pasar Badung kini resmi beroperasi. Seluruh pedagang yang berjumlah 1.698 kembali dapat berjualan seperti sedia kala. Bahkan dengan adanya fasilitas penunjang yang modern, pasar rakyat yang diklaim sebagai yang terbesar di Indonesia Timur ini dapat memberikan kemudahan bagi konsumen dan pedagang. Pengoperasian yang mengandung nilai sejarah ini dilaksanakan soft opening oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di pasar setempat, Minggu (24/2) kemarin. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Dirjen Kementerian Perdagangan RI, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar Eko Supriadi, Ketua TP-PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra, Ketua WHDI Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara, serta pimpinan OPD dan organisasi terkait di lingkungan Pemkot Denpasar. Pelaksanaan soft opening Pasar Badung ini ditandai dengan penyerahan mesin timbangan pos ukur ulang reward Kota Denpasar sebagai Kota Tertib Ukur Tahun 2017 oleh Dirjen Metrologi Kemendag RI yang ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra kepada Dirut PD Pasar Kota Denpasar I.B. Kompyang Wiranata. Pada kesempata itu juga dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkot Denpasar dengan PT Dompet Anak Bangsa dan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa tentang pemanfaatan layanan dan penerimaan pembayaran oleh Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara yang disaksikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang dilanjutkan dengan peninjauan seluruh pedagang di kios dan los pedagang
MENINJAU - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat melaksanakan ‘’soft opening’’ serta meninjau pedagang Pasar Badung, Minggu (24/2) kemarin. yang disertai sosialisasi pengurangan salah satu program unggulan Pemkot plastik yang disertai penyerahan tas Denpasar guna meningkatkan daya ramah lingkungan kepada para peda- saing serta harkat dan martabat para gang dan masyarakat, CSR dari Iwapi pedagang. Di mana beragam fasilitas Kota Denpasar dan BPD Bali. penunjang terus ditingkatkan guna Dalam peninjauannya, Wali Kota mewujudkan pasar rakyat yang segar, Rai Mantra beserta jajaran dibanjiri bersih dan terpercaya. Sehingga pasar ucapan terima kasih atas pembangu- rakyat ini tidak hanya dimanfaatkan nan kembali Pasar Badung dengan sebagai wadah bertemunya penjual beragam fasilitas yang tersedia guna dan pembeli, melainkan dapat juga memudahkan akses dan akomo- menjadi wahana rekreasi sekaligus dasi para pedagang dan konsumen. objek wisata. ‘’Pada intinya, revitalSeperti halnya datang dari salah isasi pasar ini merupakan program seorang pedagang asal Jalan A. Yani, untuk meningkatkan harkat dan Denpasar, Ni Made Leong, yang men- martabat para pedagang sehingga gaku senang dapat menempati pasar mampu bersaing dan menjadi denyut yang baru ini. Berbagai fasilitas turut nadi pertumbuhan ekonomi di Kota memberi kemudahan akses aktivitas Denpasar,’’ jelasnya. di Pasar Badung yang baru ini. ‘’Kami Rai Mantra menambahkan, dengan berterima kasih kepada semua pihak adanya soft opening, tentu diharapkan yang telah menyediakan berbagai dapat menginventarisasi segala jefasilitas yang sangat baik dalam nis kekurangan yang mungkin ada mendukung jual-beli perdagangan di dalam operasional pasar secara nyata. Pasar Badung ini,’’ jelasnya sumrin- Dengan demikian, dapat dihasilkan gah sembari berswafoto dengan Wali solusi sehingga operasional pasar ke Kota Rai Mantra. depannya dapat berjalan lancar dan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dhar- memberikan kemanfaatan bagi selumawijaya Mantra menjelaskan, revi- ruh masyarakat. Dalam kesempatan talisasi pasar rakyat ini merupakan tersebut, Rai Mantra juga mengajak
seluruh stakeholder terkait untuk bersama-sama menjaga Pasar Badung yang kini telah ditata dengan baik sesuai dengan SNI. ‘’Kita sangat konsentrasi dalam memberikan kesetaraan bagi semua pihak, seluruh fasilitas penunjang telah dirancang ramah disabilitas, lansia serta perempuan dan anak. Perpaduan inovasi inilah nantinya dikemas dalam satu tata kelola pasar yang dikenal dengan istilah Smart Heritage Market,’’ ujarnya. Dirut PD Pasar Kota Denpasar I.B. Kompyang Wiranata menjelaskan, keberadaan Pasar Badung sebagai denyut nadi perekonomian di Kota Denpasar sangat penting. Sebagai pasar rakyat, tentunya peningkatan infrastruktur pasar harus terus dilaksanakan. Kendati demikian, dengan pengelolaan yang modern tentu tetap mempertahankan kultur budaya atau Smart Heritage Market sebagai bagian dari City Tour. ‘’Dengan tersedianya fasilitas yang telah sesuai dengan SNI, kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan dengan memberikan sarana pembinaan dan pelayanan sosial kepada para pelaku pasar melalui sekolah pasar, bina usaha, klinik layanan kesehatan, pemberdayaan perempuan dan anak, serta koperasi pedagang,’’ ujarnya. Kompyang Wiranata menambahkan, saat ini Pasar Badung bersiap akan meraih standar SNI dengan penerapan tata kelola berbasis digitalisasi, sistem online dan lain sebagainya, guna mendukung eksistensi pasar rakyat di tengah persaingan pasar yang sangat ketat. ‘’Sebagai pengelola kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, utamanya Bapak Wali Kota dan jajaran yang telah mendukung pembangunan Pasar Badung sehingga dapat kembali beroperasi seperti sedia kala dengan fasilitas yang lebih mumpuni untuk dapat bersaing di tengah pesatnya perkembangan pasar,’’ jelasnya. (ad807)
Terlibat Kasus Narkoba, Oknum Balian ”Dipamerkan” di Renon
Denpasar (Bali Post) Sejumlah 23 pelaku narkoba termasuk oknum balian, tersangka Natalia (31), dipamerkan saat press conference di depan Patung PRG, Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Minggu (24/2) kemarin. Tujuan digelarkan rilis pengungkapan kasus itu saat car free day supaya para pelaku jera dan masyarakat paham dampaknya jika terlibat narkoba. ‘’Mayoritas pengakuan para tersangka menyesal dan tidak akan melakukan perbuatannya lagi. Mereka juga mengaku malu. Sengaja tangan dan kakinya dirantai biar jera,’’ tegas Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan didampingi Kasatresnarkoba Kompol Aris Purwanto. Menurut Ruddi Setiawan, ditangkapnya 23 tersangka selama tiga minggu terakhir ini berkat kerja keras Tim Satresnarkoba Polresta dan Satgas CTOC Polda Bali. Pelaku yang ditangkap tersebut yaitu Natalia (31) yang terkenal di media sosial sebagai balian ini dibekuk di Jalan Pulau Selayar, Depasar Barat. Dari pelaku yang beberapa bagian tubuhnya bertato ini disita barang bukti sabu-sabu (SS) seberat 0,72 gram. Tersangka Rahmawati (32) juga dibekuk di Jalan Pulau Selayar, Denpasar Barat. Sedangkan tersangka Firman (20) dibekuk di Jalan Andakasa, Penamparan, Wayan Bagus (23) di Jalan Pulau Misol, Denpasar Barat. Sementara Rindawati (21) ditangkap di Jalan Intan Denpasar, Muhamad (20) di Jalan Kembang
Matahari Denpasar, Nugroho (40) di Jalan Geriya Anyar Denpasar, Desta (31) di Jalan Pulau Bungin Denpasar dan Siti (27) ditangkap di Jalan Pulau Bungin Denpasar. Mantan Kapolres Badung ini menyampaikan, pihaknya juga meringkus pelaku narkoba lainnya, yakni Priyanto (38) di Jalan Raya Sesetan Denpasar, Gusti Widiana (27) di Jalan Gelogor Carik Denpasar, Teddy (29) di Jalan Pulau Galang Denpasar, Shohib (23) di Jalab Raya Sesetan Denpasar, Agus (27) Jalan Pulau Galang Denpasar, Darmawan (28) di Jalan Taman Giri, Kuta Selatan, Winaya (24) di wilayah Banjar Alas Lingah, Kuta Selatan, Sukarta (40) di wilayah Kuta, Suhardi (42) di Jalan Pelawa, Seminyak, Kuta, Elsa (30) di Jalan Batu Pageh, Kuta, Firdaus (30) di Jalan Legian, Kuta, Sapik (34) di Jalan Popies, Kuta, Rusti (40) di Jalan Seriwijaya, Kuta dan Arsana (26) di Sopir Jalan Raya Kerobokan, Badung. ‘’Berdasarkan suku bangsa, tersangka kalau dikelompokkan, rinciannya adalah Suku Jawa 10 orang, Bugis 1satu orang, Suku Batak satu orang dan Bali 11
Bali Post/kmb36
RILIS KASUS - Kapolresta DenpasarTopik Kombes : Pol. Ruddi Setiawan merilis pengungkapan kasus narkoba, di antaranya oknum balian (paling kanan) yang terkenal di media sosial. orang. Jumlah barang bukti yang diamankan yaitu sabu-sabu 406,94 gram, ekstasi 232 butir, tembakau gorila 448,92 gram dan heroin 77,70 gram,’’ tegasnya. Dari pengungkapan kasus ini, ada sebagai bandar tembakau gorila, pengedar, kurir dan pemakai SS serta ekstasi. Modusnya transaksi lewat medsos, ketemu langsung dan ditempel. Dari para tersangka tersebut ada yang residivis, yakni Priyanto bebas tahun 2012 (kasus narkoba), Suhardi bebas tahun 2017 (kasus narkoba), Gusti Widiana bebas tahun 2018 (kasus pengeroyokan), Darmawan bebas tahun
2017 (kasus narkotika) dan Agus bebas tahun 2017 (kasus narkotika). ‘’Barang terlarang ini diperoleh dari seseorang tidak dikenal di Lembaga Pemasyarakatan, dan dari Jakarta. Motif dari para tersangka karena faktor ekonomi dan untuk besenangsenang,’’ ungkap Kompol Aris Purwanto. (kmb36)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Menag Lukman Hakim Hadiri ”Sapa’’ Bersama
Bali Post/ist
SOSIALISASI - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa hadir sebagai narsumber pada sosialisasi P4GN di Kantor Assa Rent Bali.
Topik : PELAku kasus narkoba ”dipamerkan” di renon
KANWIL Kementerian Agama Provinsi Bali menggelar acara Simakrama Penyuluh (Sapa) Bersama Menteri Agama (Menag) RI Lukman Hakim Saifuddin di barat Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Bajra Sandhi, Renon, Sabtu (23/2). Didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati dan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bali I Nyoman Lastra, Menag Lukman Hakim juga sempat melakukan senam bersama ratusan penyuluh agama di Bali. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bali I Nyoman Lastra mengatakan, Bali saat ini tercatat memiliki 1.217 penyuluh PNS dan non-PNS dari semua agama. Jumlah ini dikatakan masih belum ideal, terutama penyuluh PNS, karena jumlah desa pakraman di Bali mencapai 1.400-an lebih. ‘’Dalam satu desa belum tentu ada satu orang penyuluh, maka idealnya memang ke depan kita masih berharap ada penambahan jumlah penyuluh. Itu sangat tergantung pada anggaran yang ada dan kebijakan Bapak Menteri,’’ ujarnya. Lastra menambahkan, para penyuluh yang tersebar di sembilan kabupaten/kota terbilang cukup aktif dalam melaksanakan tugastugasnya. Walaupun honor yang diberikan tahun ini hanya Rp 1 juta, dari sebelumnya Rp 500 ribu. Namun, pekerjaan mereka melebihi dari apa yang diperoleh saat ini. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengapresiasi para penyuluh dari semua agama di Bali yang selama ini telah bekerja keras melakukan kegiatan
MELEPAS BURUNG - Menteri Agama bersama Wagub Bali dan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bali melepas burung di akhir acara Simakrama Penyuluh (Sapa). penyuluhan agama. Sebab, apa kaji secara mendalam,’’ ujarnya. yang dilakukan para penyuluh telah Pada saatnya nanti, lanjut Lukmenjaga kerukunan umat beragama man Hakim, pemerintah pasti mendi Bali. ‘’Mudah-mudahan keruku- geluarkan kebijakan dalam upaya nan yang ingin kita rasakan di Bali untuk menyeimbangkan rasio ini. kiranya selama-lamanya bisa kita Di sisi lain, kepada para penyuluh, peroleh,’’ ujarnya. Lukman Hakim mengatakan agama Menteri Agama Lukman Hakim memiliki karakter merangkul, menSaifuddin mengaku masih mendalami gayomi, dan membimbing umatnya. dan mengkaji penambahan penyuluh Bukan malah mengkotak-kotakkan agama di Bali. Ia mengatakan, jum- dan membuat orang lain menjauh. lah penyuluh PNS dan honorer yang Terlebih hakekat bangsa ini adalah belum sebanding dengan kebutuhan bangsa majemuk dan berbeda-beda, sebagai suatu tantangan tersendiri. sehingga masyarakatnya harus berMengingat jumlah penduduk yang satu dan menciptakan kebersamaan. cukup besar dan tersebar di wilayah ‘’Bukan, lalu kemudian malah dibuat yang sangat luas. ‘’Kami di Kement- friksi-friksi, membuat kotak-kotak. erian Agama terus bersama Kemen- Karakter agama tidak seperti itu. PAN, Kementerian Keuangan, dan Sebesar, sekeras, setajam apapun Bappenas untuk bagaimana bisa perbedaan antarkita, perbedaan menambah jumlah ini agar rasionya pemikiran, perbedaan tata cara kita bisa berimbang. Itu yang terus kita menjalankan ritual keagamaan, per-
bedaan apa pun, bahkan perbedaan keimanan antarkita karena memang perbedaan ini adalah kehendak Tuhan,’’ jelasnya. Menurut Lukman Hakim, Indonesia di mata dunia dikenal sebagai bangsa yang religius. Masyarakat bebas memeluk agama dan kepercayaan masing-masing dengan adanya toleransi. Kendati ada kasus-kasus tertentu, tetapi secara keseluruhan kondisi ini tetap harus disyukuri dengan menjaga warisan baik tersebut. Toleransi tidak datang begitu saja dari langit, tetapi merupakan hasil dari benih-benih yang ditanam oleh para pendahulu bangsa. Baik guru, orangorang tua, maupun para leluhur. ‘’Cara mereka menebarkan esensi ajaran agama sehingga agama betul-betul mewujud sesuai dengan isi pokok, esensi, dan substansi ajaran agama yang memanusiakan manusia. Bukan sebaliknya, bukan agama digunakan sebagai alat yang justru antarkita sesama umat manusia itu saling merendahkan harkat, derajat, martabat kemanusiaan kita,’’ paparnya. Warisan baik dari para pendahulu yakni ke-Indonesia-an yang religius ini, lanjut Lukman Hakim, tentunya harus diwariskan kepada generasi berikutnya. Dari sekarang harus dipersiapkan bentuk-bentuk, nilai-nilai, dan metodenya. Terutama oleh para penyuluh agama yang pada hakekatnya sedang membangun peradaban, serta menanam dan menebar benih-benih kebajikan. ‘’Itu nanti akan dirasakan manfaatnya dan dipetik hasilnya suatu saat nanti, karena semua agama mengajarkan hal ini,’’ tegasnya. (ad682)
BADUNG
Senin Umanis, 25 Februari 2019
3
Bandara I Gusti Ngurah Rai
Harga Tiket Pesawat Naik, Kedatangan Domestik Turun
Mangupura (Bali Post)-
Kenaikan harga tiket pesawat untuk rute domestik berdampak pada kedatangan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Angka kedatangan penumpang domestik mengalami penurunan sejak diberlakukannya kenaikan harga tiket pada Januari lalu. General Manager Angkasa Pura I Yanus Suprayogi mengatakan, jumlah penumpang domestik mengalami penurunan sebesar 2,1 persen. Namun menurutnya, kondisi ini tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan bandara yang
lainnya. Sebab, meskipun kedatangan domestik menurun, kondisinya masih diback-up dengan kedatangan internasional. ‘’Penurunan domestik sekitar 2,1 persen dari kondisi rata-rata, tapi internasional naik sekitar 35 persen,’’ bebernya.
Meski mengalami penurunan, kondisi ini tidak sampai membuat pembatalan penerbangan. Terkait kerugian yang mungkin terjadi, pihaknya belum bisa menghitung detailnya. Karena untuk Februari masih merupakan bagian dari
triwulan pertama. Untuk data keseluruhan baru bisa dihitung saat penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang dilaksanakan setahun sekali. ‘’Ini masih awal. Kita tidak bisa menghitung sekarang. Mungkin saat ini rugi, tapi bulan depan untung. Jadi kita lihat ke depan,’’ katanya saat ditemui di sela-sela peringatan HUT ke-54 Angkasa Pura, Sabtu (23/2) lalu. Meski demikian, pemerin-
tah dalam menyikapi hal itu sudah melakukan berbagai cara termasuk menurunkan harga Avtur. ‘’Yang dilakukan AP I dalam memberikan pelayanan sesuai dengan SOP. Nah, untuk kenaikan tarif adalah kewenangan pemerintah. Ya, salah satunya dengan penurunan harga Avtur itu dan masih banyak kebijakan lainnya,’’ ungkapnya. Pihaknya berharap kondisi kedatangan domestik
segera dipulihkan. Dengan demikian, segala aktivitas kunjungan wisatawan khususnya domestik kembali seperti semula. Dikonfirmasi terpisah, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, terkait kenaikan harga tiket secara umum dari segi prediksi akan ada penurunan penumpang. Hal ini tentu akan berdampak pada industri pariwisata, termasuk UKM di Bali.
Namun diakuinya, dengan kondisi seperti ini saja kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali masih tumbuh jika dibandingkan dengan periode sama tahun 2018. ‘’Tentu masalah harga ini akibat kenaikan harga Avtur. Kami berharap agar ada peninjauan kembali. Jangan sampai kita hanya melihat sisi aspek pendapataan saja. Namun juga perlu dilihat dari sisi keseluruhan,’’ jelasnya. (kmb23)
Bupati Badung Resmikan Masjid Al Hasanah di Canggu Permai
Penjabaran Sila Kelima, Semua Insan Sama Dapat dan Sama Rasa
Bali Post/edi
SEMINAR - Suasana Seminar ‘’Menelusuri Pemargan Mpu Bharadah’’ yang digelar Minggu (24/2) kemarin di Griya Santrian.
Mengelola Bali Berpedoman kepada Sejarah
DALAM mengelola Bali, harus selalu berpedoman kepada sejarah. Kalau mengabaikan sejarah, Bali bisa kehilangan arah. ‘’Sebaiknya dasar apa yang diletakkan oleh Mpu Bharadah agar bisa dipakai sebagai acuan dalam mengelola Bali. Siapa pun ke depan yang mengelola Bali agar paham sejarah, paham sastra, paham lontar, sehingga dia bergerak berdasarkan sejarah lontar-lontar yang ada,’’ kata I.B. Suamba Bayangkara selaku Ketua Panitia Seminar “Menelusuri Pemargan Mpu Bharadah”, Minggu (24/2) kemarin di Griya Santrian. Menurut Suamba Bayangkara, banyak acuan yang didasari dari sejarah perjalanan dari Mpu Bharadah yang bisa dipakai dalam pembangunan Bali. Seperti terkait rencana pembangunan jalan yang menghubungkan Jawa dan Bali. Dikatakannya, memang hal itu tidak sesuai dengan
perjanjian antara Mpu Baradah dengan Mpu Kuturan. Pada masa itu, memang ada pemecahan kerajaan yang dilakukan Mpu Bharadah atas perintah Raja Airlangga. Salah satu perjanjian tersebut yaitu Bali tidak boleh disatukan dengan Jawa. ‘’Ini dasarnya sejarah. Kalau kita tahu, ini seharusnya tidak boleh dibuatkan jembatan. Oleh karena itu, kita sebaiknya perlu tahu sejarah cerita sastra ini sebagai dasar untuk mengambil kebijakan,’’ pungkasnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang turut hadir pada seminar tersebut menyampaikan, kita perlu mengetahui sejarah perjalanan dari Mpu Bharadah. Melalui seminar ini, diharapkan ada tulisantulisan yang mempunyai kekuatan sejarah agar bisa diperbanyak. Karena kalau
sumber sastra seperti ini hanya didiamkan saja tentu tidak akan bermanfaat untuk orang lain. ‘’Ini sangat penting. Apalagi cerita ini sering dilakoni dalam cerita calonarang. Tentu perlu diluruskan, apabila ada persepsi yang salah selama ini,’’ ujarnya. Dalam hal ini, pihaknya berharap perjalanan Mpu Bharadah agar dikembangkan lagi sehingga ada hasil yang bisa dipakai sebagai referensi pembangunan ke depan. Untuk relevansinya di Bali, ada nilai-nilai luhur yang bisa diwariskan, salah satunya bagaimana sikap bijak ini bisa menjadi alat ukur semua pihak. ‘’Sudahkah kita mengikuti jejak leluhur? Ini menjadi sangat relevan di saat era sekarang yang penuh dengan pengaruh global, agar tidak meninggalkan jati diri kita sebagai trah Mpu Bharadah,’’ tegasnya. (kmb23)
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta meresmikan Masjid Al Hasanah di Canggu Permai, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Sabtu (23/2). Kehadiran Bupati Badung dalam acara tersebut disambut antusias seluruh jamaah yang berjumlah 650 orang. Pada acara tersebut, Bupati secara simbolis menyerahkan dana hibah sebesar Rp 3 miliar serta peresmian ditandai penandatanganan prasasti dan meninjau Mesjid Al Hasanah. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kabag Humas Setda Kabupaten Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Ketua MUI Kabupaten Badung diwakili Ahmad Soim, Camat Kuta Utara AAN Arimbawa, Perbekel Tibubeneng Made Kama Jaya dan Wakapolsek Kuta Utara AKP I Wayan Sendri. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan, apa yang dilakukan Pemkab Badung ini merupakan salah satu bentuk penjaba-
ran dari Pancasila sila ke-5 yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang berarti semua insan sama dapat dan sama rasa. Sama dapat dan sama rasa ini sebagai wujud nyata untuk membangun Masjid Al Hasanah, sehingga pengurus Masjid beserta jamaah dapat beraktivitas. Dana yang seharusnya dikeluarkan jamaah dapat digunakan untuk hal yang lainnya. Lebih lanjut dijelaskannya, dengan terbangunnya masjid ini diharapkan tempat beraktivitas yang memadai khususnya bagi jemaah di Masjid Al Hasanah ini sehingga bisa lebih dapat mendukung persatuan umat serta membangun generasi yang memiliki karakter, mengimplementasikan nilainilai keagamaan serta membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk bersaing di internasional. Ketua Masjid Al Hasanah Haji Joko Wiryatno mengatakan, peresmian dan renovasi Masjid Al Hasa-
air yang meluap membuat sampah meluber ke sawah sekitarnya. ‘’Sampah banyak sekali. Kami harus membersihkan,’’ katanya. Masalah ini telah berlangsung lama. Pihaknya tidak mampu berbuat banyak. Sampah tidak hanya berupa sampah rumah tangga, namun juga sisa potongan tubuh dan bulu hewan yang diduga kuat bersumber dari rumah potong hewan (RPH) sekitar. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung Putu Eka Merthawan menyebutkan, sumber sampah adalah dari masyarakat, sehingga perangkat desa diharapkan memberikan pembinaan kepada masyarakat. ‘’Tolonglah memberikan pembinaan kepada krama, kepada usahawan di sana juga tolonglah mencari izin. Kami
sudah pernah menangani masalah sampah di lokasi, namun terus berulang, jadi kesannya ada masalah baru ditindaklanjuti. Padahal sumber masalahnya kan mereka,” ungkap Eka Merthawan, Minggu (24/2) kemarin. Birokrat asal Sempidi, Mengwi itu mengatakan, pihaknya dapat saja membantu melakukan pembersihan. Namun, kesadaran masyarakat sekitar diharapkan bisa meningkat dengan kondisi ini, bukan justru mengulangi perbuatan serupa dengan membuang sampah tidak pada tempatnya. ‘’Bukan berarti kami lari dari tanggung jawab, melainkan berharap kesadaran masyarakat. Misalnya dengan jasa pengangkutan sampah atau bank sampah, kan bagus. Kalau dibiarkan seperti ini kan liar jadinya,’’ pungkasnya. (kmb27)
nah didanai dari APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2018 senilai Rp 3 miliar. Pembangunan masjid terdiri dari renovasi masjid dengan empat lantai. Dengan renovasi ini, bangunan yang dulu hanya bisa menampung 1.500 orang, sekarang mampu menampung 2.300 orang lebih. Lantai 1, 2, dan 3 bisa di-
gunakan untuk Jumatan warga di Canggu Permai. ‘’Masjid ini kami gunakan sesuai tujuan dan fungsi masjidnya yaitu kemasyarakatan umat, ibadah-ibadah yang berkaitan dengan Tuhan Yang Maha Esa, untuk kegiatan kemasyarakatan sosial seperti donor darah, panti sosial dan kesehatan,’’ tambahnya. (ad808)
3.500 peserta event FMI. Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Tripakoso mengatakan, untuk menjadi leading pension business bank, Bank Mantap terus memacu transformasi digitalisasi layanan untuk mempermudah dan mempercepat akses nasabah. Dengan layanan yang baru yaitu E-Otentikasi dan SBS merupakan bentuk adaptasi perseroan terhadap trend dan kebutuhan layanan modern. ‘’Layanan E-Otentikasi merupakan solusi bagi para nasabah pensiunan PNS dan TNI/Polri yang tidak datang ke cabang untuk proses otentikasi dengan mekanisme awal yaitu enrollment di setiap cabang Bank Mantap. Keunggulan layanan E-Otentikasi yaitu dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja pensiunan berada. Layanan ini dapat diakses dengan menggunakan gadget IOS maupun Android,’’ kata Josephus seusai peluncuran layanan E-Otentikasi dan SBS. Direktur IT & Operations Bank Mantap Iwan Soeroto menambahkan, dalam meningkatkan layanan kepada nasabah, Bank Mantap secara resmi meluncurkan SBS dalam memudahkan transaksi di kantor cabang Bank Mantap. Semula layanan di cabang yang dimulai mengisi slip transfer, tarik tunai dan transaksi lainnya menggu-
nakan kertas, namun saat ini digantikan layanan digital SBS dengan hanya menggesek kartu ATM. ‘’Dengan adanya layanan SBS ini para nasabah hanya memencet tombol di screen PC, tidak perlu repot mengisi slip transaksi yang berisiko salah dalam penulisan dan dapat mempercepat layanan transaksi serta efisien di kantor cabang, sehingga tidak perlu antre lama. Layanan digital ini juga ramah lingkungan dikarenakan paperless dan merupakan bagian bentuk dari kepedulian terhadap isu lingkungan,’’ ujar Iwan. Sampai dengan akhir Desember 2018, total aset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 20,94 triliun atau tumbuh sekitar 53 persen. Sedangkan posisi dana pihak ketiga mencapai Rp 15,16 triliun atau tumbuh sampai dengan 56,8 persen. Penyaluran kredit berkisar Rp 15,52 triliun atau meningkat sampai 47,8 persen. Khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 14,01 triliun dengan persentase tumbuh 64,7 persen. Laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp 333,47 miliar atau naik 108,4 persen dari tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 274 jaringan yang tersebar di 34 provinsi. (ad818)
Bank Mantap Luncurkan Layanan Digital untuk Nasabah
Petani Sibuk Tangani Sampah di Sawah Mangupura (Bali Post) Masalah sampah di Kabupaten Badung belum menemukan solusi tepat. Masih banyak sampah ditemukan di sudut-sudut jalan, lahan kosong hingga saluran irigasi. Bahkan para petani turut sibuk menangani sampah yang memenuhi saluran irigasi. Seperti di saluran irigasi di perbatasan Banjar Bersih Desa Darmasaba dengan Banjar Gunung dan Banjar Saih. Sampah di saluran irigasi cukup banyak. Bahkan sampah kerap menyumbat aliran air. ‘’Sampah yang ada di tempat mengalirnya air menjadi kendala utama bagi petani untuk mengairi tanaman,’’ ungkap salah seorang petani setempat. Menurutnya, hampir setiap hari sampah menyumbat saluran irigasi. Saat hujan deras, petani kelimpungan lantaran
RESMIKAN MASJID - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta meresmikan Masjid Al Hasanah di Canggu Permai, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Sabtu (23/2).
BANK MANTAP - Para Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) saat meluncurkan layanan E-Otentikasi dan layanan Smart Branch System pada Festival Mantap Indonesia di Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Minggu (24/2) kemarin. MERAYAKAN Hari Ulang Tahun ke-4, Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) meluncurkan fitur baru layanan Teller dan Customer Service yaitu E-Otentikasi dan layanan Smart Branch System (SBS). Peluncuran dilakukan pada kegiatan Festival Mantap Indonesia (FMI) yang merupakan event tahunan Bank Mantap di Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Minggu (24/2) kemarin. Kedua layanan ini dirancang khusus dalam melayani nasabah pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri.
Kegiatan diawali dengan jalan santai, parade budaya, peluncuran layanan dan pengundian hadiah berupa dua sepeda motor Honda yang dimeriahkan dengan berbagai hiburan menarik. Salah satunya dengan menghadirkan pelawak Celekontong Mas. Di ujung peluncuran layanan, Bank Mantap melakukan sesi demo fitur layanan E-Otentikasi dan SBS kepada nasabah pensiunan ASABRI, yaitu I Nyoman Sudiarga dan pensiunan BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), M. Nazhar Faqi di depan
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Senin Umanis, 25 Februari 2019
Undiknas Raih ’’Membership’’ Ratusan Generasi Milenial dari Badan Akreditasi Internasional AACSB Akselerasi Menuju ’’World Class University’’ Sembilan Banjar Kompak Hadir Agenda Reses Made Urip Sambangi Desa Pejaten
AGENDA reses anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. terus berlanjut. Kali ini Ketua DPP PDI Perjuangan dua periode itu turba atau turun ke bawah menyambangi ratusan generasi milenial yang kompak hadir dari sembilan banjar se-Desa Pejaten, dipusatkan di wilayah Banjar Dalem Baleran, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Tabanan, Sabtu (23/2). Anggota DPR-RI empat periode yang dikenal petani dan krama subak sebagai wakil rakyat sejuta traktor itu didampingi anggota DPRD Tabanan I Wayan Sudiana alias Wayan Gading yang juga Caleg DPRD Tabanan dapil Kediri dan Marga nomor urut 4. Pertemuan tatap muka yang diawali dengan agenda reses itu langsung disambut positif para tokoh masyarakat Tabanan, bersama ratusan pengurus dan anggota Sekaa Teruna dan Teruni (STT) Jegeg Bagus se-Desa Pejaten. Usai menggelar agenda reses dilanjutkan dengan simakrama sekaligus sosialisasi Pileg dan Pilpres dengan menunjukkan tata cara pencoblosan saat Pemilu 17 April 2019. Pada kesempatan itu, Ketua STT Panca Laksana Dharma Banjar Jadi Anyar, Wasudewa Bhattacarya, mengucapkan terima kasih kepada Made Urip dan Wayan Sudiana yang sudah banyak membantu generasi muda maupun STT di Desa Pejaten. Dikatakan, kiprah kedua politisi partai berlambang banteng tersebut sudah menunjang keberadaan generasi milenial. ‘’Kita harapkan khususnya Pak Urip dan Pak Sudiana agar bantuannya terus berlanjut untuk memajukan generasi muda selama ini. Terbukti telah banyak membantu STT, seperti baleganjur dan sound system untuk memajukan generasi muda milenial agar bisa maju dan bermartabat,’’ bebernya. Sementara itu, anggota STT Esadala Banjar Baleran Pejaten
TURBA - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. kembali turba saat agenda reses yang dihadiri ratusan generasi milenial di Desa Pejaten. Ni Putu Nia Rismahandriani juga mengakui sepak terjang Made Urip dan Wayan Gading selama ini sudah sering didengar sangat banyak memberikan bantuan. Dikatakan, mereka berdua sebagai pemimpin yang rajin blusukan ke desa-desa. ‘’Salah satunya setiap kegiatan STT, Pak Made Urip dan Pak Wayan Gading itu selalu kompak hadir, meskipun dalam kesibukannya. Karena itu, kita semua berharap Pak Made Urip dan Pak Wayan Gading tak lupa dengan generasi milenial, sehingga kita berdoa agar semoga mereka terpilih nantinya,’’ tandas gadis berparas cantik itu. Di sisi lain saat simakrama itu, Made Urip yang turun berpaket dengan Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama dan Wayan Sudiana mengaku kembali ditugaskan partai sebagai Caleg DPR-RI dapil Bali di nomor urut 1 dari PDI Perjuangan. Karena itulah dirinya diundang langsung turun untuk bertatap muka sekaligus menjalankan tugas negara di daerah pemilihan masingmasing untuk menggelar reses atau agenda kegiatan di luar gedung.
Dikatakan, khusus untuk agenda reses ini resmi dibiayai negara yang dilaksanakan empat kali selama setahun untuk berdialog dengan seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya seperti agenda kali ini mendengar masukan generasi muda yang biasa disebut generasi milenal. ‘’Jadi misalnya reses dalam suasana pemilu, jika ada dana punia itu bukan money politics dan saya harap dipahami. Karena ini hanya menjalankan tugas negara sesuai undang-undang untuk berdialog dan bertatap muka menangkap aspirasi masyarakat. Seperti halnya tatap muka dengan STT dari sembilan banjar se-Desa Pejaten ini,’’ tegasnya sekaligus menjelaskan terkait Pemilu dan Pileg 2019 ini, para generasi muda suaranya akan penentu nantinya. ‘’Kita harap semuanya paham proses demokrasi saat 17 April 2019. Saya memohon dukungan dan doa restu selaku Ketua DPP PDI Perjuangan, juga kembali ditugaskan maju menjadi Caleg DPR-RI dapil Bali nomor urut 1 dari PDI Perjuangan,’’ tegasnya saat simakrama itu. (kmb)
Desa Tegal Harum Gelar Festival Seni Budaya dan Bahasa Bali BULAN Bahasa Bali yang dilaksanakan pada Ferbruari ini merupakan salah satu implementasi dari Peraturan Gubernur (Pergub) Bali No. 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali. Dalam rangka melaksanakan Bulan Bahasa Bali tersebut, Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar menggelar Festival Seni Budaya dan Bahasa Bali di Banjar Sapta Bumi, Desa Tegal Harum, Sabtu (23/2). Jenis Festival Seni Budaya dan Bahasa Bali yang ditampilkan berupa macecimpedan anak-anak SD di masing-masing banjar di lingkungan Desa Tegal Harum, tari Rejang Sari, tari Rejang Renteng, dan Arja Duduk. Sebelumnya, pada awal-awal bulan Februari juga telah dilakukan perlombaan seni budaya dan bahasa Bali, seperti Nyurat Aksara Bali tingkat anak-anak SD di lingkungan Desa Tegal Harum, Ngwacen Aksara Bali yang melibatkan sekaa teruna perwakilan masingmasing banjar di lingkungan Desa Tegal Harum, Nyatua Bali oleh ibu-ibu PKK Desa Tegal Harum, dan Lomba Arja Duduk. Perbekel Desa Tegal Harum I Wayan Sunarta, S.Sos. mengatakan Festival Seni Budaya dan Bahasa Bali ini digelar dengan tujuan masyarakat desa, terutama para generasi muda agar ikut berpartisipasi dalam melestarikan dan mengajegkan seni, budaya dan bahasa Bali yang merupakan bahasa ibu. Sebab, di era globalisasi saat ini penggunaan bahasa Bali oleh kaum milenial sangat minim. Sehingga bahasa Bali perlu ditanamkan mulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Apalagi, event ini sangat mendukung visi Gubernur Bali yaitu ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. ‘’Dapat juara atau tidak itu tidak menjadi masalah, tetapi bagaimana masyarakat kami bisa terjun lang-
MENJELANG mengakhiri masa jabatannya sebagai Rektor Undiknas, Prof. Gede Sri Darma, DBA. kembali mengantarkan Undiknas University selangkah lebih maju dalam bidang mutu. Undiknas berhasil meraih membership qualification dari badan akreditasi internasional AACSB (the Association to Advance Collegiate School of Business). AACSB yang berkantor pusat di AS merupakan lembaga akreditasi internasional bidang bisnis paling bergengsi di dunia. Anggotanya perguruan tinggi terkemuka di 83 negara. Setelah melalui proses seleksi, Undiknas resmi menjadi bagian AACSB sejak November 2018. Keberhasilan ini sangat diapresiasi President & CEO AACSB Tom Robinson, Ph.D. sehingga secara khusus mengundang Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA. ke kantor AACSB Perwakilan Asia-Pacific di Singapura, Jumat (22/2) lalu untuk menerima certificate of membership sekaligus berdiskusi tentang quality improvement. Prof. Sri Darma mengatakan keberhasilan meraih membership AACSB merupakan pengakuan dunia internasional terhadap mutu dan reputasi Undiknas. Sekaligus menunjukkan komitmen Undiknas terhadap peningkatan kualitas secara berkelanjutan dengan berpedoman pada international best practice. Hal ini disebabkan untuk menjadi member AACSB, program pendidikan bidang bisnis dari sebuah perguruan tinggi harus telah terakreditasi A di negaranya, serta mampu menunjukkan potensi untuk memenuhi kriteria akreditasi tingkat internasional. Tom Robinson menyambut gembira keberhasilan Undiknas menjadi bagian dari AACSB. Kepada Prof. Sri Darma yang didampingi Director of International & Enterprise Agus Fredy Maradona, Ph.D., Tom Robinson menyampaikan Undiknas merupakan perguruan tinggi pertama dan satu-satunya di wilayah Indonesia Tengah dan Timur yang meraih kualifikasi keang-
AACSB - Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma dan Agus Fredy Maradona saat menerima members dari President AACSB Tom Robinson di Singapura. gotaan AACSB. Karenanya, dia mengapresiasi Undiknas yang telah berani memulai perjalanan panjang untuk meraih kualifikasi akreditasi AACSB. Dia juga memuji langkahlangkah yang telah dilakukan Undiknas untuk meningkatkan performa internasionalnya seperti menyelenggarakan kelas internasional, mengirim mahasiswa mengikuti program akademik singkat di Australia, menerima mahasiswa dan dosen asing, serta melaksanakan program pertukaran dosen dengan mitra di luar negeri. Dalam diskusi yang berlangsung hangat itu, Tom Robinson mengutarakan dunia pendidikan tinggi sedang mengalami perubahan yang sangat cepat akibat dari disrupsi teknologi digital (digital education 4.0). Dia memuji Undiknas yang telah mengantisipasi perubahan ini melalui inovasi-inovasi baru berbasis teknologi digital dalam penyelenggaraan proses belajar
mengajar, penyempurnaan kurikulum, serta dalam tata kelola kehidupan akademis dan nonakademis di kampus. Bahkan AACSB siap memberikan dukungan penuh bagi peningkatan mutu secara berkelanjutan di Undiknas. Prof. Sri Darma menekankan Undiknas terus meningkatan kapasitas internasionalnya melalui peningkatan mutu sumber daya, adopsi teknologi terbaru, dan perluasan jejaring kerja sama luar negeri. Semua ini merupakan modal utama bagi Undiknas untuk dapat meraih kualifikasi akreditasi internasional AACSB sesegera mungkin. Dengan demikian Undiknas melakukan akselerasi menuju Word Class University (WCU) seperti yang diharapkan Menristekdikti Mohamad Nasir bahwa PT yang memiliki akreditasi A didorong menjadi WCU. Undiknas juga tercatat sebagai member ABEST 21 dengan kantor pusat di Jepang. (ad812)
Jadi Pembicara Seminar dan Sosialisasi Pemilu bagi Kaum Milenial Parwata Harapkan Pemuda Tak Alergi untuk Berpolitik
FESTIVAL - Perbekel Desa Tegal Harum I Wayan Sunarta, S.Sos. (tengah) berfoto bersama para pemenang lomba Seni Budaya dan Bahasa Bali pada pergelaran Festival Seni Budaya dan Bahasa Bali, Sabtu (23/2). sung dalam pelestarian untuk ngajegang seni dan budaya Bali, terutama ngajegang bahasa Bali yang merupakan bahasa ibu. Apalagi, masyarakat kami yang berasal dari delapan banjar sangat mendukung dan antusias mengikuti event ini, mulai dari yang anak-anak, remaja, hingga tua berbaur menjadi satu menyukseskan festival ini,’’ tandas Wayan Sunarta. Melihat antusiasme masyarakat begitu tinggi, pihaknya akan terus mendorong kegiatan desa, terutama dalam rangka melestarikan seni dan budaya Bali. Ke depan kegiatan semacam ini akan rutin dilaksanakan sebagai event tahunan. Pada kesempatan tersebut, pihaknya mengajak masyarakatnya agar membiasakan diri menggunakan bahasa Bali dalam pergaulan sehari-hari dan membina anakanaknya untuk terbiasa menggunakan bahasa Bali dalam berkomunikasi. Sebab, selama ini orangtua lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia dalam pergaulan seharihari. ‘’Kami juga telah melakukan pembinaan-pembinaan agar penggunaan bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari bisa lebih ditonjolkan, sehingga bisa membudaya dari
sejak dini kepada anak-anak. Begitu juga dengan pelestarian seni dan budaya kami juga tetap lestarikan,’’ ujarnya. Camat Denpasar Barat A.A. Ngurah Made Wijaya, S.Sos. mengapresiasi kegiatan Festival Seni Budaya dan Bahasa Bali yang dilakukan Desa Tegal Harum. Menurutnya, festival ini merupakan langkah strategis di dalam mewujudkan visi Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar menuju Kota Berbudaya. Sebab, di era milenial saat ini, khususnya anak-anak sangat jarang mau menggunakan bahasa Bali dalam pergaulannya. Mereka lebih memilih menggunakan bahasa Indonesia, bahkan bahasa Inggris dalam komunikasi. Bahkan, beberapa di antara mereka ada yang tidak bisa berbahasa Bali. Padahal, bahasa Bali merupakan bahasa ibu yang harus dijaga dan dilestarikan untuk keberlangsungan budaya Bali ke depannya. ‘’Sudah saatnya bahasa Bali harus diajarkan dan dibudayakan sejak dini kepada generasi milenial kita. Orangtua dan para guru harus menjadi garda terdepan untuk mewujudkan itu, di samping juga masyarakat di sekitar,’’ harapnya. (ad811)
MENGGUGAH generasi muda untuk aktif dalam kegiatan politik kembali disampaikan Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Hal ini diungkapkan saat menjadi pembicara kunci dalam Seminar dan Sosialisasi Pemilu bagi Kaum Milenial yang digelar Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Kabupaten Badung di Gedung DPRD Badung, Sabtu (23/2). Parwata mengharapkan generasi muda harus cerdas dan tidak boleh pasif untuk ikut membangun bangsanya. ‘’Jangan pernah merasa puas diri, galilah potensi untuk meneruskan. Saya setuju generasi muda harus cerdas dan tidak boleh pasif. Kita berharap generasi muda ini benar-benar membangun bangsanya yang terus berubah sesuai dengan situasi,’’ ujarnya. Lebih lanjut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung ini mengatakan saat ini bangsa Indonesia mendapat bonus demografi. Jika generasi muda ini betul-betul berkomitmen untuk membangun bangsa ini dan meneruskan cita-cita bangsanya, pihaknya yakin bangsa Indonesia akan mengalami kemajuan yang pesat di berbagai bidang. ‘’Saya sangat berbangga karena adik-adik ini sudah paham betul akan arti generasi penerus, paham betul dan sadar bahwa adik-adik ini sebagi generasi penerus bangsa. Maka dalam kesempatan ini saya sampaikan jangan pernah antipati dengan politik, generasi muda harus berperan aktif dalam politik karena pemerintah dibentuk oleh partai politik. Bangsa ini terban-
BUKA SEMINAR - Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat membuka seminar dan sosialisasi pemilu bagi kaum milenial dan sekaligus menjadi pembicara kunci dalam acara tersebut. gun oleh kekuatan politik. Di sini ada undang-undang politik, ada undang-undang pemilu. Jadi tidak benar pemuda itu jangan ikutikut politik. Itu bahaya, generasi muda harus berani mengambil sikap demi kemajuan bangsanya. Sekali lagi saya ingatkan jangan alergi pemuda untuk berpolitik,’’ tegasnya. Parwata juga mengatakan KMHDI ini harus menjadi contoh generasi penerus dan ikut menentukan kebijakan pemerintah. ‘’Pemerintahan itu unsurnya partai politik. Jadi partai politik akan menempatkan orang di pemerintahan. Pemerintahan itu ada unsurnya, kepala daerah dan dewan. Keaktifan generasi milenial ini dalam politik adalah tujuannya untuk membangun daerahnya. Tanpa partai politik pemeritahan itu tidak ada. Terbangunnya sebuah pemerintahan karena adanya partai politik itu
mekanismenya dan saya harapkan generasi muda ini paham,’’ papar alumni Doktor Ekonomi Pembangunan Universitas Udanyana ini. Politisi asal Desa Dalung ini juga mengharapkan agar generasi muda Hindu harus cerdas dan rasional. ‘’Generasi Z ini adalah generasi jujur, cerdas dan memiliki rasa tanggung jawab. Tidak boleh menyebar hoax. Generasi muda adalah generasi yang betulbetul membangun dirinya sendiri, membangun daerahnya dan membangun bangsanya. Karena itu, saya harapkan generasi muda ini lebih rasional dalam memilih pemimpinnya. Salah memilih pemimpin rusaklah bangsa ini,’’ pungkasnya. Selain Ketua DPRD Badung yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut juga diisi sosialisasi pemilu dari KPU dan Bawaslu Badung. (ad809)
Waspadai Anemia Kekurangan Zat Besi Saat Kehamilan
KASUS anemia yang paling sering terjadi pada ibu hamil adalah anemia karena kekurangan zat besi. Penyebab utama anemia kekurangan zat besi adalah karena asupan zat besi yang tidak cukup dan absorbsi yang rendah. Dalam Konvensi Anemia Sedunia 2017 lalu dinyatakan sekitar 41,8% ibu hamil di dunia mengalami kondisi anemia dan 60% kasus anemia pada ibu hamil ini dikarenakan kekurangan zat besi. Menurut World Health Organization (WHO), 40% kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia pada kehamilan. Penambahan Volume Darah dan Kebutuhan Zat
Besi yang Meningkat Selama masa kehamilan, tubuh ibu akan memproduksi lebih banyak darah atau yang lazim disebut hidremia atau hipervolemia akan tetapi bertambahnya sel darah merah kurang dibandingkan dengan bertambahnya serum darah sehingga darah akan menjadi encer. Adanya kenaikan volume darah pada saat kehamilan juga akan meningkatkan kebutuhan zat besi. Jika tidak mendapatkan zat besi yang cukup atau nutrisi penting lainnya, maka tubuh ibu tidak akan mampu memproduksi sel darah merah sehingga menyebabkan kondisi yang disebut dengan anemia. Anemia merupakan
kondisi di mana berkurangnya sel darah merah dalam sirkulasi darah atau massa hemoglobin (Hb) di bawah nilai normal. Hemoglobin adalah suatu protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh jaringan dan organ tubuh. Pemeriksaan Untuk mendeteksi anemia pada kehamilan dilakukan pemeriksaan kadar hemoglobinibu hamil. Pemeriksaan dilakukan pertama sebelum minggu ke-12 dalam kehamilan dan minggu ke-28. Bila ibu hamil dinyatakan menderita anemia pada trimester satu dan tiga kadar hemoglobin kurang dari 11 g/dL dan pada trimester
dua bila kadar hemoglobin kurang dari 10,5 g/dL. Untuk wanita hamil, jumlah normal hemoglobin adalah 12-15 gr/dL. Untuk menentukan anemia disebabkan karena defisiensi besi dilakukan pemeriksaan serum ferritin yang bertujuan untuk menilai status besi dalam hati. Dampak Anemia Keluhan ‘’3L’’ (lemah, letih, lesu) karena anemia adalah keluhan fisik yang nyata dan dirasakan penderita anemia. Gejala-gejala seperti pusing, cepat letih, lemas, tidak bersemangat, mata berkunang-kunang, mudah mengantuk, sesak napas, daya tahan tubuh
menurun, nafsu makan yang turun, bahkan sampai pingsan merupakan tanda awal yang segera harus diwaspadai agar tidak membahayakan kesehatan ibu dan janin. Pada wanita hamil anemia meningkatkan frekuensi komplikasi pada kehamilan dan persalinan. Pengaruh anemia pada kehamilan bervariasi dari keluhan yang sangat ringan hingga terjadinya gangguan kelangsungan kehamilan (abortus, partus prematurus), gangguan proses persalinan (atonia uteri, partus lama), gangguan pada masa nifas (daya tahan terhadap infeksi dan stress, produksi ASI rendah) dan gangguan pada
janin (abortus, mikrosomia, BBLR, kematian perinatal). Pencegahan dan Tatalaksana bagi Ibu Hamil Makan-makanan yang tinggi kandungan besi (seperti sayuran berdaunan hijau, daging merah dan kacang tanah) dapat membantu memastikan tubuh menjaga pasokan besi yang diperlukan untuk berfungsi dengan baik. Jika mengalami anemia selama kehamilan, biasanya dapat diobati dengan mengonsumsi TTD (Tablet Tambah Darah). Konsumsi TTD ibu hamil sudah mencukupi apabila ibu hamil telah mengonsumsi sebanyak 90 tablet TTD yang mengandung 60 mg elemental iron dan 0,25%
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
asam folat yang diminum 1 tablet sehari. Bahaya anemia pada ibu hamil tidak saja berpengaruh terhadap keselamatan dirinya, tetapi juga pada janin yang dikandungnya. Oleh sebab itu, ibu hamil disarankan untuk melakukan kunjungan ANC (Ante Natal Care), minimal empat kali selama kehamilan yaitu satu kali pada triwulan I (KI), satu kali pada triwulan II dan dua kali kunjungan pada triwulan ketiga (K4) untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang dilakukan tenaga kesehatan profesional selama masa kehamilan. l dr. I.B. Agung Widnyana Putra
DAERAH
Senin Umanis, 25 Februari 2019
5
Sehari, Delapan Pengepul BBM Bersubsidi Ditangkap Banyuwangi (Bali Post) -
Bali Post/ist
SULING - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan saat melaksanakan program subuh keliling (suling) di Masjid Baitul Rahman, Kampung Jawa, Denpasar Barat.
Antisipasi Kegaduhan, Warga Diimbau Bijak Gunakan Medsos
Denpasar (Bali Post) Untuk mendinginkan situasi saat Pemilu 2019, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan gencar melaksanakan program Subuh Keliling (Suling). Pada Minggu (24/2) kemarin, Kapolresta mengunjungi Masjid Baitul Rahman, Kampung Jawa, Denpasar Barat. Di hadapan ratusan jamaah, Kombes Ruddi mengimbau agar bijak menggunakan medsos supaya tidak terjadi kegaduhan. ‘’Saya kan baru tiga bulan menjabat Kapolresta Denpasar sehingga sangat perlu memperkenalkan diri kepada masyarakat. Saya akan terus melaksanakan program Suling ini di semua masjid di wilayah Denpasar dan Badung,’’ tegas Kapolresta Ruddi. Dalam sambutannya, mantan Kapolsek Penjaringan, Jakarta Utara ini mengatakan, Pemilu 2019 sudah dekat yaitu pada April. Oleh karena itu, pihaknya mohon dukungan agar bersama-sama menjaga keamanan. Pasalnya tidak mungkin kepolisian saja karena terbatasnya jumlah personel. Ia berharap seluruh komponen masyarakat mendukung pemilu tahun ini agar berjalan aman, damai dan sejuk. ‘’Saya sudah perintahkan kepada jajaran, terutama Bhabinkamtibmas dan anggota lainnya melaksanakan razia senjata tajam, narkotika dan sebagainya,’’ ungkapnya. Terkait penggunaan medsos, mantan Kapolres Badung ini mengimbau agar saat men-share berita atau informasi jangan sampai yang hoax. Hal ini harus dilakukan agar tidak menimbulkan kegaduhan. Pergunakan medsos untuk hal-hal yang positif. ‘’Menjelang pemilu ini, jangan sampai terhasut isu SARA dan hoax yang bisa mengganggu stabilitas kamtibmas. Mari kita tegakkan NKRI harga mati. Jika ada yang ingin mengubah ideologi, mari kita lawan bersama,’’ pintanya. Perwira melati tiga asal Madura, Jawa Timur ini berharap supaya anggotanya di lapangan diawasi. Hal ini penting dilakukan supaya tidak terjadi hal-hal yang mencoreng cita Polri, khususnya Polda Bali. Apalagi Polda Bali mendapat kepercayaan masyarakat sebanyak 92 persen, sejak kepemimpinan Kapolda Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose. (kmb36)
Bali Post/ist
REM BLONG - Mobil Colt yang masuk ke got setelah mengalami rem blong.
Rem Blong, Mobil Colt Masuk Got
Tabanan (Bali Post) Akibat rem blong, sebuah mobil boks jenis Colt nopol DK 9454 AZ masuk got di jalan jurusan Pupuan-Singaraja, Banjar Batungsel Kelod, Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Sabtu (23/2) sore. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan tersebut. Hanya kerugian mencapai Rp 5 juta. Dari informasi yang dihimpun, mobil bermuatan sosis yang dikemudikan Adriansyah (26), warga Surabaya, ini terperosok ke got pada Sabtu sore sekitar pukul 15.00 Wita. Saat itu mobil datang dari utara (Pupuan) menuju selatan (Antosari). Setibanya di TKP, dengan kondisi jalan lurus, mobil Colt mengalami rem blong. Sopir mobil panik dan langsung bantir setir ke kanan untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan. Akhirnya mobil beserta sopir masuk ke got dan muatan sosis yang rencanya dibawa ke Tabanan berserakan. Kapolsek Pupuan AKP Ida Bagus Mahendra menjelaskan, pemicu kecelakaan ini karena mobil Colt mengalami rem blong sehingga sopir tidak bisa menguasainya sehingga masuk got. ‘’Beruntung sopir selamat tanpa luka. Hanya kerugian material kisaran Rp 5 juta,’’ ungkapnya, Minggu (24/2) kemarin. Mobil Colt baru berhasil dievakuasi Minggu pagi. ‘’Kecelakaan tak sampai membuat arus lalu lintas padat karena truk jatuh di luar jalur,’’ tandas AKP Mahendra. (kmb28)
Gara-gara Dua Butir Ineks
Tukang Ojek Dituntut Lima Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Hanya gara-gara dua butir ineks, pria asal Tuban, Kuta, Badung, terdakwa Samsiyadi (40) harus duduk di kursi pesakitan. Mirisnya, oleh JPU Ni Ketut Muliani, terdakwa dituntut pidana penjara selama lima tahun dan denda Rp 800 juta, subsider tiga bulan kurungan. Dalam sidang Kamis (21/2) lalu terdakwa pun mohon ampunan dan minta keringanan hukuman. Apalagi dia sebagai tulang punggung keluarga dan mempunyai anak yang masih sangat membutuhkan sosok ayah. Di hadapan majelis hakim pimpinan I Wayan Kawisada, terdakwa mengaku menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengu-
langi kembali. Dalam perkara ini, terdakwa diadili kasus dua butir pil ekstasi atau setara dengan 0,84 gram. Perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35/2009 tentang Narkotika. Tukang ojek itu sebelumnya ditangkap polisi 26 Oktober 2018 di halaman parkir kamar kos, Jalan Diponegoro Gang VI, Sesetan, Denpasar Selatan. Saat dibekuk ditemukan sebuah plastik klip berisi dua butir ineks berwarna orange. Ekstasi itu sedianya akan diberikan kepada Fitri (DPO). (kmb37)
Murahnya harga BBM jenis premium dimanfaatkan sejumlah warga di Banyuwangi melakukan praktik curang. Mereka menjadi pengepul BBM bersubsidi itu untuk meraup keuntungan. Praktik ilegal itu berhasil dibongkar Satuan Reskrim Polres Banyuwangi, Sabtu (23/2) siang hingga malam. Delapan pelaku berhasil ditangkap, berikut barang bukti. Seluruhnya warga asli Banyuwangi. Kedelapan pelaku masingmasing Titis Fitriyono (34), warga Desa Sambimulyo Kecamatan Bangorejo, Muhamad Ali Shodikin (24), warga Desa Barurejo Kecamatan Siliragung, Mispan (48), warga Desa Sidorejo Kecamatan Purwoharjo, Aris Priakin (26), warga Desa Sidorejo Kecamatan Purwoharjo, Priambudi (38), warga Desa Buluagung Kecamatan Siliragung, Anang Makruf (27), warga Desa Karangdoro Kecamatan Tegalsari, Frendi Artasa (25), warga Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran dan Nanok Wariyanto (27), warga Desa Ringintelu Kecamatan Bangorejo. Dalam aksinya, para pelaku menggunakan kendaraan roda empat, jenis mobil pribadi dan pick up. Modusnya, mereka membeli premium dengan memenuhi tanki kendaraan yang dipakai. Lalu dijual kembali ke pengecer. Di tangki kendaraan, terpasang pipa untuk mengalirkan premium ke jeriken. Yang menarik, kedelapan pelaku ditangkap dalam satu lokasi SPBU di Kecamatan Pesanggaran. ‘’Penangkapan ini berawal dari penyelidikan anggota di lapangan,’’ kata Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratista, Minggu (24/2) kemarin.
Polisi, kata Panji, harus mengintai secara maraton untuk menyergap para pelaku. Dimulai pukul 13.00 WIB, penyergapan berlanjut hingga malam hari. Dari tangan pelaku, diamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya kendaraan yang dipakai dan sejumlah jeriken berisi premium. ‘’Jadi, para pelaku membeli premium, mengisi penuh tangki kendaraan. Lalu, dijual lagi ke pengecer,’’ jelasnya. Dari aksi ini, para pelaku mendapat keuntungan beragam. Ada yang Rp 88.000 per hari. Ada juga yang Rp 50.000 per hari. Sehari, pelaku bisa kembali dua kali ke SPBU untuk berburu premium. Seperti dilakukan Mispan dan Aris Priakin. Keduanya memodifikasi tangki kendaraan. Premium yang dibeli, kemudian dialirkan ke jeriken. Lalu, dijual ke pengecer. Akibat ulah para pelaku, negara cukup dirugikan. Sebab, mereka tak memiliki izin melakukan penjualan premium bersubsidi. Bersama barang bukti, para pelaku diamankan ke Polres Banyuwangi. Penyidik menjerat pelaku dengan Pasal 53 huruf d UU No.22/2001 tentang Migas. ‘’Ancamannya, penjara tiga tahun dan denda Rp 40 juta,’’ pungkas Panji. (udi)
Bali Post/udi
DIAMANKAN - Barang bukti premium bersubsidi yang disita dari para pelaku pengepul ilegal diamankan ke Polres Banyuwangi, Sabtu (23/2).
100 Tenaga Honorer Lolos ’’Passing Grade’’ Seleksi PPPK Tabanan (Bali Post) Sebanyak 27 tenaga honorer K-2 dari 127 peserta yang mengikuti tes CAT sistem UNBK dalam seleksi sebagai calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I di Kabupaten Tabanan, Sabtu (24/2), dinyatakan gugur. Alasannya mereka tidak lolos ambang batas (passing grade) kelulusan yang diatur dalam Permen Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) No. 4/2019. ‘’Hanya 100 orang peserta yang dinyatakan lolos passing grade dalam seleksi
rekrutmen PPPK tahap I di Tabanan. Sedangkan 27 peserta dinyatakan tidak lolos,’’ beber Kepala BKPSDM Tabanan I Wayan Sugatra, Minggu (24/2) kemarin. Ia menjelaskan seperti halnya seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), seleksi bagi PPPK juga harus lolos ambang batas kelulusan. Dalam aturan tersebut dikatakan nilai ambang batas untuk kompetensi teknis, manajerial, serta sosial kultural paling rendah 65 (akumulatif), dan nilai kompetensi teknis paling rendah 42. Jika peserta memenuhi nilai ambang batas tersebut, maka
juga harus melampaui nilai wawancara berbasis komputer paling rendah 15. ‘’Peserta seleksi PPPK memang harus melalui tiga tahapan, yakni seleksi administrasi, kompetensi, dan seleksi wawancara,’’ terangnya. Dari data yang dihimpun, hingga batas akhir pendaftaran, jumlah peserta yang mengikuti rekrutmen PPPK tahap I tahun 2019 hanya sebanyak 127 peserta. Padahal kuota atau formasi yang diberikan pusat untuk tenaga K-2 sebanyak 236 orang. Rinciannya tenaga pendidik/guru sebanyak 213 orang, tenaga kesehatan 7
orang, dan tenaga penyuluh pertanian 16 orang. Sementara itu, Sugatra mengaku belum mengetahui pasti yang lolos tersebut akan ditempatkan di mana. Ia mengegaskan masih menungu perintah dari pusat. ‘’Pusat yang mengumumkan kelulusannya nanti serta formasinya. Untuk penempatan kami belum tahu, karena formasi dibangun oleh pusat beda dengan CPNS,’’ terangnya. Terkait hasil tahap I, Sugatra selalu menyarankan agar para tenaga honorer dan kontrak (non-PNS) di lingkungan Pemkab Tabanan terus mempersiapkan diri
dan menunggu peluang yang tersedia seperti CPNS ataupun perekrutan PPPK tahap selanjutnya. Mengingat adanya larangan perekrutan non-PNS dan non-PPPK lima tahun mendatang. Larangan pengangkatan pegawai nonPNS diatur dalam pasal 96. Di mana pejabat pembina Kepegawaian (Bupati) dilarang mengangkat pegawai non-PNS dan atau non-PPPK untuk mengisi jabatan ASN. Ketentuan ini juga berlaku bagi pejabat lain di lingkungan instansi pemerintah yang melakukan pengangkatan pegawai non-PNS atau nonPPPK. (kmb28)
Upacara ’’Nyukat Genah Yadnya’’
Awali ’’Karya Mamungkah lan Tawur Agung Utama’’ Desa Adat Ungasan Mangupura (Bali Post) Menjelang pelaksanaan upacara Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Agung Utama di Pura Dalem Desa Adat Ungasan pada Juli mendatang, Sabtu (23/2) prosesi diawali dengan upacara Nyukat Genah Yadnya. Prosesi Nyukat Genah Yadnya ini dilaksanakan dari pukul 14.00 Wita hingga pukul 19.00 Wita yaitu Nyukat Genah Sangar Tawang, serta prosesi yang sama di Pura Segara. Ditemui usai nyukat genah, Wakil Bendesa Adat yang juga selaku Prawartaka Karya Made Suada memaparkan upacara nyukat genah yadnya ini memang dilaksanakan lebih awal. Hal ini dikarenakan dalam beberapa bulan ini warga juga disibukkan dengan berbagai upacara terkait Nyepi, Galungan dan Kuningan. Dengan begitu akan ada cukup waktu dalam mempersiapkan sarana karya tersebut. Dijelaskan Suada, keberadaan Pura Dalem ini me-
mang sudah didirikan prajuru sebelumnya. Namun untuk prosesi upacaranya memang belum lengkap dilaksanakan. ‘’Oleh karena itu, sebagai prajuru desa adat yang melanjutkan, pihaknya ingin prosesnya ini dengan sifat paras paros, segilik saguluk, dalam rangka meningkatkan kualitas daripada sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi berkaitan dengan proses upacara ini,’’ pungkasnya. Terkait rencana karya ini, sebelumnya juga sudah melaksanakan pertemuan dengan tokoh-tokoh, prajuru banjar, panglingsir, kerta desa maupun subbidang yang sudah dibentuk dalam rangka menyukseskan pelaksanana karya ini. ‘’Dengan kesepakatan bersama, karya ini disetujui akan dijalankan supaya bersama bisa mempergunakan semaksimal mungkin daripada linggih Ida Batara di Pura Dalem,’’ ucapnya. Upacara ini akan digelar Juli yaitu pada Soma Kliwon Kuningan, 29 Juli 2019 bertepa-
tan dengan pamacekan agung. Menurutnya, upacara ini dilatarbelakangi karena karya sebelumnya belum sepenuhnya dilaksanakan. Waktu itu baru prosesi mendem padagingan dan melaspas alit saja. ‘’Karenanya kami ingin menyempurnakan, kami akan mengadakan Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur sane pinih utama. Itulah yang melatarbelakangi pelaksanaan yadnya ini,’’ ungkapnya. Terkait rangkaian upacara, pertama tentunya akan melanjutkan sesuai jadwal terlampir yang sudah diedarkan kepada warga dan prajuru. Rangkaian akan dilanjutkan pada 7 Juni 2019 yaitu matur piuning. Untuk Ida pedanda yang muput akan diatur sang yajnyamana karya. Selaku sang yajnyamana karya yaitu Ida Pedanda Gede Putra Bajing. Adapun sarana untuk tawur-nya akan memakai 4 kerbau. Di Pura Dalem 3 kerbau dan sebagai pakelem 1 di Pura Segara.
KARYA AGUNG - Upacara Nyukat Genah Yadnya yang dilaksanakan serangkaian Karya Agung di Pura Dalem, Desa Adat Ungasan. Kedua konsep ini diterap- RAB, untuk yadnya banten saja kan karena krama desa adat diperkirakan sebesar Rp 2,550 sudah mendapat upon-upon miliar. ‘’Sumber dana akan dari segara (laut). Karenanya dioptimalkan segala bentuk upacara ini sebagai ucapan ter- sumber yang ada di ungasan. ima kasih dalam rangka untuk Anggaran ini baru untuk yadmeminta amerta dari segara. nya banten, belum termasuk Sedangkan untuk anggaran sarana-sarana lainnya,’’ bepihaknya sudah menyusun bernya. (kmb23/k150)
OPINI
6
Senin Umanis, 25 Februari 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Jadikan Ekonomi Bali Mandiri PERTUMBUHAN ekonomi Bali selalu di atas rata-rata nasional. Namun tidak demikian halnya dengan pemerataan. Di Bali masih timpang. Terbukti penduduk miskin di Bali masih banyak. Artinya, kemajuan pariwisata yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi, belum sepenuhnya dinikmati oleh masyarakat Bali. Apalagi saat ini, sebagian besar usaha pariwisata dilakoni penduduk luar. Ini sungguh memprihatinkan, di tengah pariwisata budaya yang sangat diagung-agungkan. Mengapa? Karena pelaku budaya dan penjaga budaya belum merasakan kemajuan pariwisata. Artinya, pariwisata belum memberikan keadilan kepada krama Bali. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Bali yang ditopang sektor tersier seperti finance, perbankan, dan lainnya, hanya dinikmati oleh penduduk dengan pendidikan tinggi dan kelas masyarakat yang tinggi. Semuanya ini sebenarnya sudah disadari sejak lama. Berjayanya kapitalis takkan memberikan kontribusi yang besar terhadap kesejahteraan rakyat. Apalagi berharap keadilan. Makanya ketika Ida Bagus Mantra menjadi Gubernur Bali, digagaslah terbentuknya Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Bahkan sampai kini LPD masih ada dan keberadaannya terus diperkuat. Sebab, diyakini LPD akan mampu berperan untuk menopang ekonomi pedesaan. Ideal memang. Namun faktanya ada beberapa LPD yang mengalami kebangkrutan. Ada pula LPD yang berlomba-lomba menarik tabungan masyarakat. Setelah banyak ujung-ujungnya dibungakan di bank. Tidak digulirkan kembali ke masyarakat. Padahal tujuan LPD ada adalah untuk mendorong tumbuhnya usaha-usaha baru di desa. Sebab, kita masih memerlukan banyak pengusaha. Utamanya di desa-desa. Tujuannya, bukan semata-mata mau keluar dari krisis tetapi itu juga sebuah bagian dari desain bagaimana upaya menggerakkan roda ekonomi lebih cepat dan berdampak lebih cepat pula terhadap kemakmuran rakyat. Selain itu upaya menumbuhkan pengusaha muda ini juga untuk mengerem dominasinya kaum kapitalis. Banyak hal yang harus dipikirkan. Jangan sampai kehadiran investor justru menimbulkan masalah baru, baik sisi ekonomi maupun kultural. Langkah lebih tepat bagaimana manusia Bali juga bisa berlaku sebagai investor. Tidak saja dalam konteks finansial, juga bagaimana manusia Bali itu bisa menjadi sosok yang mampu menjaga keutuhan aset yang dimilikinya. Baik budaya, alam, ekonomi dan sebagainya. Kalau itu bisa dilakukan, maka itu juga sebuah investasi yang sangat besar. Untuk itu sudah saatnya krama Bali dan pemerintah daerah yang kini sudah otonom memberikan perhatian lebih besar kepada masalah kemandirian. Kemajuan yang ingin dicapai dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat haruslah bersamaan dengan peningkatan kemandirian. Bangsa yang ingin dibangun bukan hanya yang maju, tetapi juga mandiri. Konsep kemandirian ini bukanlah kemandirian dalam keterisolasian, tetapi mandiri untuk memenangkan pasar di era global. Selain itu, tujuannya agar Bali tidak bergantung pada satu sektor, pariwisata. Mesti ada sektor lain yang dikembangkan secara serius. Pertanian jangan dilupakan. Memang ada kesan kuat ketika Bali memilih jalan pariwisata maka pertanian dikesampingkan. Ini bukan lagi kesan tetapi fakta yang tak bisa diganggu gugat. Banyak indikator yang mendukung simpulan ini. Alih fungsi lahan, banyaknya subak yang terbengkalai, animo anak muda yang tidak lagi melirik pertanian dan sebagainya. Fenomena ini mesti segera disikapi secara serius. Tidak bisa tidak, sinergisitas antara banyak sektor harus dilakukan. Kalau tidak maka hasilnya tidak optimal. Sektor pertanian saat ini bukan masa lalu yang hanya dikenang. Sektor agraris bukan pula hanya tempelan pariwisata. Ini harus dikerjakan lagi secara sungguh-sungguh. Swasembada pangan bukan lagi impian. Ke depan harus ada sinergi dalam pengembangan sektor pariwisata dan pertanian. Bagi Bali hal ini tentu belum terlambat asal ada niat dan rencana aksi yang jelas.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Bulan Bahasa Bali Mulai tahun ini Pemprov Bali menetapkan bulan Februari sebagi Bulan Bahasa Bali. Ini tentu langkah nyata untuk menjadikan bahasa Bali bahasa ibu di Bali. Walaupun tantangan untuk menjaga dan mewariskan bahasa Bali berat, namun saya yakin jika ada kemauan ini akan berhasil. Guru-guru hendaknya ikut menjadi mediator yang efektif dalam hal ini. Komunikasi berbahasa tentu bisa dibangun di lingkungan sekolah. Sebagai sebuah gerakan mengawal budaya Bali saya mengapresiasi hal ini. Mudah-mudahan dengan adanya Bulan Bahasa Bali kesadaran untuk menjaga budaya Bali terbangun. Daya kreativitas dengan media bahasa Bali saya harapkan bangkit. I Gede Sumadi Gianyar, Bali
Ekonomi dan Budaya Dalam Pariwisata Bali Bali dengan sejuta pesona wisatanya tidak lepas dari adat budaya dan agama yang dianut masyarakat Bali, ciri khas masyarakat Bali yang sangat bersahabat dan mudah bergaul terhadap wisatawan dan para pendatang memang tidak diragukan lagi. Berbeda dengan wilayah lain di Indonesia yang kearifan lokalnya sudah memudar, Bali masih bisa mempertahankannya dan masih eksis hingga sekarang. Hal tersebut membuat pariwisata Bali menjadi semakin terkenal tidak hanya di Indonesia tetapi sampai ke mancanegara. Berkembangnya pariwisata di Bali pada akhirnya mengundang banyak orang dari luar Bali tertarik untuk mencari peluang pekerjaan dan usaha di Bali dari perputaran perekonomian pariwisata Bali. Jumlahnya semakin hari semakin banyak, dan tidak dimungkiri para pendatang yang berasal dari provinsi lain di Indonesia dan luar negeri ternyata berhasil menjadi pelaku usaha di Bali, sementara bagaimana dengan masyarakat Bali? Apakah perputaran perekonomian pariwisata Bali dapat dinikmati oleh masyarakat Bali?
Oleh Ida Ayu Candrawati, S.ST.
P
erkembangan pariwisata Bali dari tahun ke tahun seharusnya dapat dinikmati oleh masyarakat Bali yang merupakan pemeran utama dalam adat dan budaya Bali. Tidak dipungkiri wisatawan domestik dan mancanegara datang ke Bali karena kearifan lokal Bali yang tidak didapatkan di wilayah lain. Adat, budaya dan agama yang masih di pertahankan dan dilestarikan masyarakat Bali adalah kunci utama dari pariwisata Bali, tanpa itu Bali tidaklah menarik seperti saat ini. Badan Pusat Statistik Provinsi Bali mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali pada bulan Desember 2018 mencapai 498.819 kunjungan, dan jika
dibandingkan dengan bulan Desember 2017, jumlah kunjungan wisman mengalami peningkatan 57,90 persen. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Bali pada bulan Desember 2018 mencapai 57,62 persen dan hal ini menunjukkan peningkatan 1,70 poin di bandingkan bulan November 2018. Sementara jika dilihat dari jumlah hotel dan restoran yang ada di Bali, jumlahnya terus meningkat tiap tahunnya. Pada tahun 2017 BPS Provinsi Bali mencatat jumlah hotel yang ada di Bali sebanyak 4.874 hotel yang terdiri dari 551 hotel berbintang dan 4.323 hotel nonbintang dan jumlah i ni s angat m e mungkinkan bertambah lagi tiap tahunnya. Sejalan dengan perkembangan hotel di Bali, jumlah restoran dan rumah makan di Bali pada
tahun 2017 tercatat sebanyak 2.251 jumlah ini tercatat mengalami peningkatan jika dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya. Potensi membuka usaha dan mencari pekerjaan dalam sektor pariwisata memang sangat menggiurkan, terutama bagi para investor dan para pencari kerja yang berasal dari luar Bali. Dengan kemampuan permodalan yang besar investor luar Bali dapat membuka usaha dengan kualitas yang berstandar tinggi ditengah suguhan budaya dan alam Bali yang sungguh memesona. Sementara itu, peluang usaha mikro kecil dan menengah disektor jasa, perdagangan, penyedia makanan dan minuman juga menarik para pendatang untuk mencoba peruntungannya. Tidak jarang kita menemukan
banyak aneka usaha makanan dan minuman di Bali yang laris di pasaran, namun bukan merupakan makanan khas Bali dan sebagian pelaku usahanya pun berasal dari luar Bali. Sementara masyarakat Bali lebih tertarik untuk menyewakan lahan mereka dan enggan terlibat secara langsung dalam usaha tersebut. Serbuan pendatang dari luar Bali kini mulai mempengaruhi kultur khas Bali dalam hal seni bangunan. Bangunan yang ada di Bali kini banyak yang tidak lagi mengikuti aturan bangunan Bali, dan hal ini mulai nampak di wilayah Denpasar dan sekitarnya. Selain itu, alih fungsi lahan semakin marak dari lahan pertanian perlahan tapi pasti mulai berubah menjadi bangunan. Pembangunan fisik di Bali banyak yang tidak memperhatikan peresapan dan saluran air sehingga menimbulkan banjir yang sudah mulai dirasakan Bali saat ini. Pariwisata Bali sangat mengandalkan indahnya pesona alam dan budaya Bali, tetapi di sisi lain pesona alam dan budayanya mulai bergeser seiring dengan kemajuan dan perkembangan pariwisatanya. Lalu bagaimana dengan masyarakat Bali? Apakah masyarakat Bali secara ekonomi dapat menikmati perkembangan pariwisata yang ada di Bali? Masyarakat Bali dilahirkan dengan bakat seni dan bagaimana masyarkat Bali menyadari dan memanfaatkan potensi tersebut sangatlah penting. Banyak hal yang dapat dihasilkan oleh
Menyoal Hak Orang Gila KEPUTUSAN Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang membolehkan orang gila untuk menyampaikan hak politiknya pada pemilihan umum (pemilu) menuai pro dan kontra. Dalam hal ini, KPU juga membuat keputusan tersebut berdasarkan payung hukum putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XIII/2015 yang mengakomodir Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tetap memiliki hak pilih. Memang semua warga negara Indonesia memiliki hak konstitusional dalam pesta demokrasi, namun perlu juga diperhatikan apakah orang gila cakap bertindak dalam hukum? Memberikan hak suara dengan cara mencoblos ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) adalah tindakan hukum, di mana suara itu akan berperan penting bagi kelangsungan pemerintahan ke depannya. Jadi, sebenarnya orang yang cakap yang dapat memberikan suara itu. Penulis bukan mendiskreditkan orang gila tak boleh memilih, tetapi harus diperjelas juga orang yang memiliki gangguan jiwa seperti apa yang dapat memilih? Ada orang yang benarbenar sudah hilang ingatan, ada yang stress berat dan ada yang stress ringan, tetapi masih mampu diupayakan kesembuhannya atau paling tidak mampu diarahkan oleh pengampu dalam memberikan hak suara di TPS.
Oleh Juandi Manullang Bagaimana dengan orang gila yang sudah hilang ingatan atau stress berat seperti layaknya kita saksikan di pinggir jalan, tidak memakai sehelai pakaian pun dan tidur di pinggir jalan? Tentu diarahkan sekalipun untuk memilih, dirinya tak mengerti maksud dan tujuannya. Mungkinkah itu diarahkan untuk memberikan hak suara? Tentu tidak. Yang terjadi adalah dia melawan atau menyerang bahkan dapat merusak TPS karena sudah stress berat. Jikalau hanya cuma sekadar didata oleh KPU saja, mungkin boleh, tetapi kalau mau diarahkan memilih, takutnya orang gangguan jiwa yang stress berat tadi akan bertindak pelanggaran hukum. Oleh karenanya, perlu secara matang dikategorikan lagi orang yang gangguan jiwa seperti apa yang boleh memberikan hak suaranya atau hak pilihnya. Di dalam ilmu hukum, dikenal kecakapan bertindak dalam hukum. Sebagaimana dalam Pasal 1330 KUH Perdata. “Tak cakap untuk membuat suatu perjanjian adalah pertama, orang-orang yang belum dewasa, kedua, mereka yang ditaruh dalam pengampuan, ketiga, orang-orang perempuan, dalam hal-hal yang ditetapkan
oleh undang-undang dan pada umumnya semua orang kepada siapa undang-undang telah melarang membuat perjanjianperjanjian tertentu. Dalam KUH Perdata, sebaiknya kalau belum dewasa, atau sakit akal pikirannya atau perilakunya buruk, tidak diperbolehkan melakukan perbuatan hukum, karena pada diri mereka dipandang tidak ada konsistensi sikap dan tanggung jawab yang dituntut oleh hukum. Nah, dalam hal ini orang yang memiliki gangguan jiwa atau orang yang sakit akal pikirannya, dapat dikatakan tidak cakap bertindak dalam hukum. Menurut hukum, orang yang sakit pikirannya ditaruh di bawah pengampuan (curatele), yaitu di bawah pengurusan orang lain. Penulis mengandaikan, jika orang yang memiliki gangguan jiwa tersebut saat ingin memberi suaranya ke TPS dibimbing atau diarahkan seorang pengampu, maka celakanya, ada pihak-pihak yang tidak setuju atau kontra dengan itu. Bisa saja dikatakan tidak adanya netralitas karena bisa saja orang yang memiliki gangguan jiwa tadi diarahkan untuk memilih pasangan calon A atau B. Terjadilah permasalahan baru, terkecuali, orang
gangguan jiwa itu masih bisa melakukan haknya tanpa harus didampingi. Persoalannya sekarang, orang yang sudah hilang ingatan atau stress berat sulit untuk berdiri sendiri memberikan pilihannya. Kalau yang masih stress ringan, masih ada kemungkinan disembuhkan dan bisa memberikan suaranya. Bagi KPU sebagai penyelenggara pemilu harusnya memberikan kategori orang yang gangguan jiwa seperti apa yang boleh memberikan suara ke TPS nanti. Apakah yang masih stress ringan dan diupayakan dapat disembuhkan atau yang bagaimana? Lebih baik lagi, semua proses itu didiskusikan terlebih dahulu untuk mencapai kesepakatan dari semua pihak, dengan tujuan pemilu dapat berjalan dengan jujur dan adil. Untuk meredakan pro-kontra yang lebih besar lagi terhadap hak pilih orang gangguan jiwa atau orang gila, langkah satusatunya adalah berdiskusi dengan pihak terkait lainnya yang memiliki kepentingan dalam pemilu. Jangan KPU membuat keputusan sepihak saja, karena hal itu yang akan menjadi salah satu penyebab hancurnya pemilu akibat kebanyakan kontra dari para peserta pemilu.
masyarakat Bali dengan bakat seni dan kreativitasnya, baik itu dalam hal jasa, perdagangan, kuliner, kerajinan tangan, bahkan dalam penyediaan akomodasi pariwisata. Campuran budaya Bali yang kental dengan kreativitas akan menghasilkan usaha yang bernilai tinggi yang laku di pasaran. Masyarakat Bali hanya perlu memperhatikan peluang usaha yang laku dipasaran saat ini. Daya saing yang positif terhadap pendatang saat ini diperlukan, sehingga masyarakat Bali mampu menghasilkan usaha yang laku dipasaran. Pengayoman dari pemerintah dan tokoh masyarakat sekitar diharapkan dapat membuka jalan untuk pengembangan potensi masyarakat Bali. Solidaritas antarsesama masyarakat Bali perlu ditingkatkan untuk saling membantu dalam membangun usaha. Masyarakat Bali diharapkan dapat lebih luas membuka mata terhadap setiap peluang usaha. Saatnya bangkit dan merealisasikan setiap potensi yang dimiliki Bali, dengan begitu masyarakat Bali tidak lagi menjadi pemeran utama dalam adat dan budaya Bali, tetapi juga menjadi pemeran utama roda perekonomian dalam pariwisata Bali. Penulis, Statistisi Badan Pusat Statistik Provinsi Bali
POJOK Petani di Badung sibuk tangani sampah di sawah. - Kasihan petani. *** Kemenperin ajak PT lakukan riset teknologi industri. - Jangan hanya pakai ilmu ‘’jadul’’. *** Seorang siswa di Jembrana jadi buruh untuk biaya sekolah. - Ini cerita nyata kehidupan.
Penulis, Alumnus Universitas Katolik Santo Thomas Sumut dan penulis lepas tinggal di Medan
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Senin Umanis, 25 Februari 2019
TABANAN
7
Jelang HUT Ke-6
RSU Kasih Ibu Tabanan Dapat Kado Kelahiran Kembar Tiga MENJELANG peringatan HUT ke-6, RSU Kasih Ibu Tabanan mendapatkan kado kelahiran kembar tiga. Kelahiran ini tentu menjadi hal istimewa, karena selain kasus kembar tiga jarang terjadi, saat ibu datang dalam kondisi emergency sehingga pihak rumah sakit menerapkan penanganan dengan cepat sesuai protap. Kembar tiga berjenis kelamin perempuan ini lahir selamat dengan tindakan caesar atau operasi. Direktur RSU Kasih Ibu Tabanan dr. Ketut Sumiarta, M.Kes., Minggu (24/2) kemarin mengatakan, ibu bayi kembar tiga bernama Komang Susanti (35), warga Desa Baturiti, dibawa ke RSU Kasih Ibu Tabanan pada Senin (11/2) sekitar pukul 18.00 Wita. Rencananya Susanti memang akan dirujuk dari Puskesmas Baturiti II ke RSU Kasih Ibu
untuk persalinan, namun jadwalnya masih Maret mendatang. Sakit yang datang lebih awal menyebabkan Susanti harus segera dilarikan ke RS untuk mendapatkan pertolongan. Menurut Sumiarta, proses dari ibu masuk hingga dilakukan operasi caesar sangat efektif dan cepat. Pasien tiba di IRD pukul 18.00 Wita. Setelah diobservasi selama setengah jam di kamar persalinan, si ibu sudah bukaan lengkap, di sisi lain bayinya tidak bisa lahir dengan cara normal. Melihat kondisi ini, tim RSU Kasih Ibu yang terdiri dari dokter kandungan dr. I Gusti Ngurah Dharma Putra, Sp.OG. dan dokter anak I Gusti Agung Gede Agung Wiradharma, Sp.A. langsung melakukan operasi caesar. Pada pukul 19.16 Wita, lahirlah anak yang pertama den-
gan berat 2.100 gram, pukul 19.17 Wita lahir anak ke-2 dengan berat 2.000 gram dan pada pukul 19.18 Wita lahir anak ke-3 dengan berat 1.900 gram. ‘’Meski BBLR setelah dirawat dan diobservasi tiga malam, bayi dalam kondisi sehat dan boleh pulang pada Jumat (15/2), dan pada Senin (18/2) sudah kontrol,’’ jelas Sumiarta. Keberhasilan RSU Kasih Ibu Tabanan menangani kelahiran kembar tiga bukanlah kali pertama. Sebelumnya pihak RS menangani dua kasus yang sama. Sehingga selama RSU Kasih Ibu Tabanan berdiri sudah menangani tiga kasus kelahiran kembar tiga dan semua dalam kondisi selamat. Hal ini menggambarkan RSU Kasih Ibu Tabanan memiliki tim medis yang profesional dalam menangani kasus ibu dan anak.
Tidak hanya itu, RSU Kasih Ibu Tabanan juga memiliki layanan unggulan lainnya, seperti layanan cuci darah dan urologi dengan adanya mesin cuci darah dan alat pemecah batu ginjal (ESWL). RSU Kasih Ibu Tabanan juga melayani pasien JKN. ‘’Untuk kasus kembar tiga kemarin kebetulan pasien JKN PBI pemerintah. Karena sesuai indikasi dan lengkap syarat rujukannya, pasien tidak dibebani biaya apapun karena ditanggung oleh JKN,’’ ujar Sumiarta. Ayah kembar tiga, Wayan Sugita (37), mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas pelayanan yang diberikan RSU Kasih Ibu Tabanan. ‘’Istri saya dapat penanganan cepat dan baik. Saya bersyukur dan berterima kasih,’’ ujar Sugita yang bekerja sebagai buruh tani ini. (ad810)
KEMBAR TIGA - Bayi kembar tiga yang lahir di RSU Kasih Ibu Tabanan, Senin (11/2).
BULELENG
8
Senin Umanis, 25 Februari 2019
Undiksha Raih Akreditasi A Targetkan Percepat Wujudkan Visi
UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha) meraih akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Hal ini tertuang dalam keputusan BAN-PT No.26/SK/BAN-PT/Akred/PT/II/2019. Dengan capaian itu mempercepat perguruan tinggi berjuluk ‘’Kampus Seribu Jendela’’ itu merealisasikan visi lembaga yang diusung. Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. mengatakan, Minggu (24/2) kemarin, perlu perjuangan relatif panjang mendapatkan kado manis itu. Pencanangan akreditasi itu sejatinya sudah dilakukan sejak 2016 dan menjadi komitmen civitas akademika. “Dirintis 2016 dan 2019 sudah dilakukan akreditasi. Divisitasi pada 13 sampai 15 Februari. Pada 21 Februari diberikan status akreditas unggul atau A oleh BANPT,” katanya. Lebih lanjut, pihaknya menegaskan tidak hanya berhenti pada capaian tersebut. Masih ada sejumlah hal yang perlu ditindaklanjuti. Yakni mewujudkan cita-cita yang telah disepakati bersama, yang tertuang dalam visi menjadi universitas unggul berlandaskan falsafah Tri Hita Karana di Asia pada tahun 2045. “Dengan akreditasi A, ini saya se-
bagai rektor optimis mencapai visi itu sebelum 2045. Sesungguhnya, pendukung unggul di Asia sudah terwujud di tahun ini. Artinya persentasenya sudah lumayan tinggi. Misalnya, dari tata kelola lembaga, prestasi mahasiswa, SDM-nya, perubahan kurikulum, pembiayaan dan prestasi dosen dalam penelitian dan publikasi sudah banyak,” katanya. Universitas yang telah memiliki Fakultas Kedokteran ini sudah terus bergerak guna mempercepat terwujudkan visi itu. Tahun ini sudah diprogramkan sebagai tahun internasionalisasi at home. Pada 2017, juga telah dirintis PPL dan PKL ke sejumlah perguruan tinggi di negara ASEAN dan masih berjalan dengan jumlah peserta cenderung meningkat. Melalui program itu, mahasiswa mendapat peluang untuk bisa langsung bekerja setelah selesai menempuh pendidikannya. Alasannya, karena sudah memiliki ilmu dan wawasan lebih. “Dari internasionalisasi ini, kami berharap Undiksha didatangi ratusan mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan. Kami juga telah melakukan penjajakan ke sejumlah negara, supaya anak bangsanya menempuh pendidikan di Undiksha,”
akreditasi A - Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. saat menerima akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Hal ini tertuang dalam keputusan BAN-PT No.26/ SK/BAN-PT/Akred/PT/II/2019.
sebutnya. Penerapan program tersebut dinilai sangat memungkinkan. Pasalnya, Undiksha berada di Bali yang sudah dikenal dunia. Selain itu, program studi yang ditawarkan cukup variatif dan banyak peminat. “Kami memiliki jurusan atau prodi yang memang sangat diminati. Seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Pariwisata dan Ekonomi. Kurikulumnya juga sudah disiapkan. Dengan akreditasi A ini, masyarakat percaya kita unggul secara nasional,” kata Rektor asal Kuta Selatan, Badung itu. Akreditasi lembaga ini, kata Dr. Jampel, juga diperkuat dengan akreditasi prodi. Saat ini baru ada empat prodi yang terakreditasi A, ditambah perpustakaan. Tahun ini pula, ada 20 prodi yang melakukan re-akreditasi. “Kami harapkan harus sudah bisa A. Yang belum reakreditasi targetnya juga A. Tetapi paling penting, mempercepat pencapaiannya visi, prodi yang sudah terakreditasi A, harus sudah menginisiasi dari sekarang mengikuti akreditasi university networking Asia. Kita sudah rencanakan tahun ini prodi matematika dan pendidikan jasmani, kesehatan dan rekreasi. Tahun 2020 prodi geografi dan sejarah. Ini yang sangat memungkinkan,” jelasnya. Tidak kalah pentingnya juga sarana prasarana kampus dengan delapan fakultas, ini juga terus ditingkatkan. Bahkan standar internasional, termasuk juga menyangkut kurikulum dan sumber daya manusia (SDM). Beranjak dari hal itu, Dr. Nyoman Jampel berharap kepercayaan masyarakat maupun generasi muda untuk menempuh pendidikan di Undiksha ini semakin meningkat. “Sesungguhnya prodi terakreditasi A dan B sekitar 98 persen. Hanya prodi yang baru saja kategori C. Kami berharap masyarakat tidak ragu lagi memilih Undiksha, sebagai tempat menempuh pendidikan. Kami tawarkan biaya yang merakyat dan berbagai beasiswa,” pungkasnya. (ad)
sejumlah artis musik Bali dan fans Radio Singaraja FM. Penampilan artis di Pulau Dewata itu menghibur para penggemar setia Singaraja FM. Pada intinya, penggemar itu mengucapkan “Selamat Ulang Tahun ke-17 Radio Singaraja FM. Semoga tetap berjaya dan memberikan informasi akurat dan terpercaya” Kepala Dinas Kominfo Sandi I Ketut Sweca, didampingi Kabag Humas dan Protokol Sekkab Buleleng Ketut Suwarmawan mengatakan, keberadaan Singaraja FM belakan-
gan memiliki peran konstruktif mendukung dan menyukseskan pembangunan di Buleleng. Melalui program dan pemberitaan, radio ini dinilai telah beperan membantu pemerintah, sehingga program pembangunan dan kebijakan pemerintah tersosialisasikan dengan baik. Tidak hanya menyebarluaskan, namun Singaraja FM sejalan brand-nya “Suara Ne Bali” memiliki program unggulan yang berkaitan dengan seni dan budaya Bali. “Selamat Ulang Tahun ke-17 Radio Singaraja FM. Semoga
Bali Post/kmb38
SELEKSI CAT – 126 orang pelamar P3K mengikuti seleksi CAT akhir pekan lalu di laboratorium komputer SMAN 1 Singaraja.
126 Pelamar P3K Ikuti Tes CAT
Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 126 orang pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) mengikuti seleksi Computer Assisted Test (CAT) akhir pekan lalu di SMAN 1 Singaraja. Seleksi diikuti ratusan pelamar yang merupakan pegawai honorer kategori dua (K-2). Seleksi itu dibagi tiga sesi. Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng I Gede Wisnawa mengatakan, dari formasi jabatan yang disetujui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) sebanyak 157, kemudian pelamar yang lolos administrasi sebanyak 126 orang. Tidak lulusnya pelamar itu lebih banyak lantaran kualifikasi pendidikannya tidak memenuhi syarat. Bahkan, formasi tenaga kesehatan tidak ada pelamarnya. Karena itu, hanya formasi untuk tenaga pendidik dan penyuluh pertanian saja, yang ada pelamarnya. “Kualifikasi pendidikannya tidak sesuai dengan yang ditentukan Kemen-PAN RB. Jadi, banyak pelamar tidak lolos administrasi. Untuk kesehatan bahkan tidak ada pelamarnya sama sekali,”
HUT Ke-17 Radio ”Singaraja FM”
Singaraja (Bali Post) – Radio Singaraja FM tepat berusia 17 tahun. Pada Minggu (22/2) kemarin, dilangsungkan puncak perayaan ulang tahun, yang dihadiri Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfosandi) Buleleng Dr. I Ketut Sweca, M.Si. dan Kabag Humas dan Protokol Setda Buleleng Ketut Suwarmawan, M.M. mewakili Bupati Buleleng. Dari Kelompok Media Bali Post (KMB) dihadiri Ibu Agung Satria Naradha. Acara dimeriahkan penampilan
Radio Singaraja FM tetap menjadi radio pelestari budaya Bali, dan menjadi radio kebanggaan masyarakat Buleleng,” katanya. (kmb38)
HUT SINGARAJA FM – Radio Singaraja FM, Minggu (24/2), genap berusia 17 tahun. Pada puncak perayaan hari jadinya dimerihkan sejumlah artis pop Bali yang tampil menghibur penggemar setia di halaman studio Singaraja FM Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng.
katanya. Birokrat asal Desa Banyuatis, Banjar ini mengatakan, materi tes yang harus dikerjakan peserta itu meliputi tes kompetensi dan tes wawancara. Tes kompetensi terdiri dari kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural. Materi lainnya wawancara yang berbasis CAT. Jumlah soal secara keseluruhan sebanyak 100 buah. Rinciannya, 40 soal untuk tes kompetensi teknis, 40 soal kompetensi manajerial, 10 soal kompetensi sosial kultural, dan 10 soal wawancara berbasis CAT. Terkait ambang batas nilai kelulusan, Wisnawa mengaku sesuai Peraturan Menteri (Permen-PAN RB) No. 4 Tahun 2019 kelulusan peserta ditentukan berdasarkan passing grade. Peserta dinyatakan lulus kalau memenuhi nilai ambang batas
minimal yang ditentukan untuk tes kompetensi dan tes wawancara. Tes kompetensi, nilai kumulatif ambang batasnya minimal ditetapkan sebesar 65. Dengan ketentuan nilai kompetensi teknis paling rendah 42. Jika ambang batas tes kompetensi itu telah terpenuhi, peserta harus memenuhi nilai ambang batas minimal untuk tes wawancara yaitu 15. “Mudah-mudahan pelamar P3K ini bisa lolos karena tambahan tenaga ini bisa mengatasi kekurangan pegawai terutama tenaga guru,” jelasnya. Salah seorang peserta, Luh Sukintan (49), mengatakan sejak mengabdi menjadi guru honorer tahun 2002 silam, dirinya sangat mendambakan bisa memperbaiki kariernya lewat perekrutan P3K. Meskipun usianya mendekati angka 50 tahun, ia pantang menyerah. Bahkan, ia berkali-kali mengikuti seleksi CPNS, tetapi nasibnya belum baik. “Persiapan saya tidak banyak. Hanya dua hari setelah ada pengumuman ini,” katanya. “Mudah-mudahan sekarang saya bisa lolos dan diterima sebagai tenaga P3K ini,” katanya. (kmb38)
GIANYAR
Senin Umanis, 25 Februari 2019
9
162 Sulinggih Samakan Pandangan Tafsir Pustaka Lontar Pelaksanaan Yadnya
Gianyar (Bali Post) – Sebanyak 162 sulinggih se-Kabupaten Gianyar mengikuti Pasamuhan Madya II Paruman Pandita PHDI se-Kabupaten Gianyar yang digelar PHDI Gianyar bersama dengan Pemkab Gianyar di Wantilan Jaba Pura Samuhan Tiga, Desa Bedulu, Blahbatuh, Minggu (24/2) kemarin. Pasamuhan ini dibuka Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun. Pada kesempatan itu, Wabup Anak Agung Gde Mayun mengatakan, sulinggih memegang peranan penting dalam rangka memberikan petunjuk serta pembinaan kepada umat khususnya dalam hal pelaksanaan upacara yadnya. Melalui Pasamuhan Madya II Paruman Pandita ini diharapkan menghasilkan keputusan bersama untuk pedoman dalam dalam pelaksanaan upacara yadnya. Ketua PHDI Bali Prof. I Gusti Ngurah Sudiana dalam sambutannya mengharapkan PHDI kabupaten lain hendaknya mengadakan pasamuhan madya seperti ini, untuk menyamakan pandangan, dan tafsir sulinggih terhadap
pustaka lontar yang ada sebagai acuan pelaksanaan upacara yadnya. Sementara itu, Ida Pedanda Gde Putra Kekeran sebagai Darma Upaphati PHDI Gianyar mengatakan, materi yang dibahas adalah masalah padiksaan, kramaning aguron-guron, ngaben kinembulan, padewasaan pitra yadnya, dan padewasan pawiwahan. Hadir pada pasamuhan madya ini Paruman Pandita PHDI Bali, Paruman Walaka PHDI Bali, Ketua Harian PHDI Bali, Asisten I Setda Kabupaten Gianyar, Kesbangpol Gianyar, Kabag Kesra dan Bina Mental Setda Kabupaten Gianyar, Ketua MMDP Gianyar, pengurus PHDI Gianyar, WHDI Kabupaten Gianyar, pengurus PHDI kecamatan dan desa se-Kabupaten Gianyar. (kmb)
PASAMUHAN - Suasana Pasamuhan Madya II Paruman Pandita PHDI se-Kabupaten Gianyar di Wantilan Jaba Pura Samuhan tiga, Desa Bedulu, Blahbatuh, Minggu (24/2) kemarin.
Festival Film Pelajar Gianyar
Tekan Penyimpangan Penggunaan ”Smartphone”
Gianyar (Bali Post) Guna menekan penyimpangan penggunaan smartphone, kalangan pelajar SMP dan SMA/SMK se-Gianyar diajak mengikuti Festival Film Pelajar Gianyar (FFPG) 2019. FFPG ini dicetuskan sebagai wadah positif kreatif bagi anak-anak, khususnya pelajar. Dalam balutan tema “Gianyar Student Smartphone Documentary Film/Video Festival 2019”, kegiatan ini juga ditujukan untuk pelestarian seni budaya tradisi Bali lewat media film. “Pesertanya bisa pelajar SMP dan SMA/SMK, baik perorangan maupun kelompok,” ujar Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Ir. Kadek Ariyasa, Minggu (24/2) kemarin. Ariyasa menambahkan, tema film yang diangkat, yakni Bayu Premana sebagai pelestarian seni budaya tradisi Bali di Gianyar. Peserta bisa mengangkat cerita tentang seni budaya tradisi warisan leluhur yang dinilai memberi pengaruh kuat dalam perkembangan kehidupan sosial masyarakat. Menariknya, pembuatan film cukup dengan menggunakan handphone dengan proses editing sederhana maupun profesional. Kriterianya, durasi film maksimal 15 menit termasuk bumper, judul, credit dan title. “Yang terpenting, film tidak mengandung unsur promosi, SARA, dan pornografi,” tegasnya. Ariyasa menambahkan, festival film yang diprakarsai Dinas Kebudayaan Gianyar ini didukung Komunitas Penggiat Film dan Dokumentasi, Listibya Bidang Dokumentasi Film dan KPPAD Provinsi Bali Bidang Pendidikan dan Kebudayaan. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua bulan. “Sosialisasinya kami lakukan Februari ini lanjut pendaftaran bagi pelajar yang berminat,” jelasnya. Awal Maret mendatang, kata Ariyasa, dilangsungkan workshop singkat sehari terkait teknis produksi Film. Dikatakan, proses produksi diberikan keleluasaan waktu selama satu bulan penuh, yang dilanjutkan dengan pengumpulan karya pada awal April. Setelah karya film terkumpul, dilakukan proses penjurian selama sepekan mulai 5 April hingga 12 April 2019. (kmb35)
UPT Perikanan dan Disdik Dihapus, Puluhan ASN Resah
Gianyar (Bali Post) Penghapusan sejumlah Unit Pelayanan Teknis (UPT) sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 12 Tahun 2017 juga berlaku di wilayah Pemerintah Kabupaten Gianyar. Penghapusan sesuai rekomendasi Pemerintah Provinsi Bali ini, meliputi satu UPT Perikanan di Kecamatan Payangan dan tujuh UPT Dinas Pendidikan (Disdik). Akibat dari penghapusan UPT ini, kini ada puluhan ASN yang resah karena belum jelas ke mana akan ditempatkan selanjutnya.
Bali Post/kmb35
I Gede Windia Berata, S.E., M.M.
Dikonfirmasi Minggu (24/2) kemarin, Kabag Organisasi dan Tata Laksana Setda Kabupaten Gianyar I Gede Windia Berata, S.E., M.M. mengatakan, penghapusan UPT itu sesuai Permendagri Nomor 12 Tahun 2017. Sesuai Permendagri tersebut, Pemprov Bali melakukan evaluasi terhadap UPT. “Karena tidak sesuai dengan Permendagri itu, maka tidak direkomendasi (dihapus - red) oleh Pemprov,” katanya. Salah satu UPT yang dihapuskan adalah UPT Perikanan di Kecamatan Payangan karena tidak mendapat rekomendasi dari Pemprov Bali. Sementara yang mendapat rekomendasi adalah UPT Perikanan yang ada di Desa Siangan, Kecamatan Gianyar. “Rekomendasi ini berkaitan dengan kinerja. UPT Perikanan ada yang tidak direkomendasi, hanya satu yang direkomendasi yakni yang di Siangan.
Sementara UPT di Payangan tidak direkomendasi,” kata Windia Berata. Sementara itu, Dinas Pendidikan yang sebelumnya memiliki tujuh UPT, semuanya tidak direkomendasi. Beban kerja seluruh UPT yang dihapuskan itu dikembalikan ke fungsional, yakni sekolah masingmasing berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan. “Dulu UPT itu ada di masing-masing kecamatan. Sekarang itu sudah tidak ada, sehingga sekarang sekolah-sekolah langsung menangani masalah yang sebelumnya ditangani di kecamatan. Jadi, difungsikan sekolahnya kembali,” ujar Windia Berata. Dengan adanya kebijakan sesuai Permendagri Nomor 12 Tahun 2017 ini, kata Windia Berata, fungsi UPT Disdik dikembalikan ke sekolah masing-masing. “UPT memang tidak ada. Untuk fungsinya itu dikemba-
likan lagi ke sekolah, tugas-tugas UPT yang sebelumnya dilaksanakan di kecamatan, sekarang diambil alih oleh sekolah sekolah,” tegasnya. Lantas, ke mana puluhan SDM yang sebelumnya bertugas di UPT Perikanan dan UPT Disdik dikaryakan selanjutnya? Windia Berata mengatakan, rekomendasi Pemprov Bali terkait Permendagri Nomor 12 Tahun 2017 ini memang sudah keluar, namun belum diterapkan. Apabila sudah diterapkan, selanjutnya akan menjadi kewajiban Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) Gianyar yang memiliki tugas menyiapkan penempatan. “Penerapan itu juga masih menunggu kebijakan Bapak Bupati. Petugasnya pasti digeser semua karena sudah keluar rekomendasi, sehingga dengan rekomendasi ini mau tidak mau harus dijalankan,” ujarnya. (kmb35)
Rayakan HUT Ke-33, LPD Desa Pakraman Mas Gelar Gebyar Berhadiah Raih Laba Rp 3,6 Miliar
MEMASUKI usia yang ke-33 tahun, LPD Desa Pakraman Mas menyelenggarakan Gebyar Berhadiah, Minggu (24/2) kemarin. Gebyar yang dirangkai dengan kegiatan jalan santai ini diikuti dengan antusias oleh ribuan warga Desa Pakraman Mas. Pada gebyar ini juga dibagikan undian dengan total nilai hadiah mencapai Rp 70 juta, sementara untuk hadiah utama berupa dua unit sepeda motor. Ketua LPD Desa Pakraman Mas I Made Ardana ditemui di sela-sela kegiatan menerangkan, ulang tahun ke-33 ini digelar dengan penyampaian pertanggungjawaban laporan keuangan 2018 dan penyerahan dana pembangunan Desa Pakraman Mas. “Serangkaian ulang tahun GEBYAR - Suasana pengundian hadiah utama Gebyar HUT ke-33 LPD Desa Pakraman Mas, Minggu (24/2) kemarin.
LPD yang ke-33, kami menggelar kegiatan laporan pertanggungjawaban hingga kegiatan sosial termasuk gerak jalan santai yang melibatkan semua warga Desa Pakraman Mas,” katanya. Menurut Ardana, kegiatan jalan santai yang digelar Minggu pagi kemarin diikuti sekitar lima ribu lebih warga yang berasal dari sembilan banjar di Desa Pakraman Mas. Gerak jalan santai ini mengambil rute dari Lapangan Desa Pakraman Mas ke selatan, kemudian mengambil jalur memutar hingga kembali ke lokasi tersebut. “Jarak yang ditempuh untuk gerak jalan ini dua kilometer,” katanya. Serangkaian kegiatan Gebyar LPD Desa Pakraman Mas ini, kata Ardana, pihaknya juga menggelar undian berhadiah, dengan hadiah utama dua sepeda motor, ditambah berbagai hadiah hiburan. Pengundian hadiah utama untuk gebyar ke sembilan belas ini dilakukan dengan pemutaran
bola. “Kalau kami jumlahkan, total hadiah yang diperebutkan itu senilai Rp 70 juta,” ujarnya. Ardana mengungkapkan, saat ini LPD Desa Pakraman Mas mengalami pertumbuhan signifikan meski di tengah kelesuan ekonomi nasional bahkan global. Sesuai data pertanggungjawaban 2018, LPD Desa Pakraman Mas berhasil melampaui target laba. “Walaupun dengan pertumbuhan ekonomi yang lambat, LPD kami tetap mampu mencapai target yang direncanakan. Bahkan untuk laba tahun 2018, kami pasang target Rp 3,5 miliar, sementara yang tercapai Rp 3,6 miliar,” tegasnya. Tidak hanya laba yang terus tumbuh, aset LPD Desa Pakraman Mas juga terus meningkat dari Rp 160 miliar pada 2017, naik signifikan menjadi Rp 175 miliar pada 2018. “Harapannya, ke depan sudah tentu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Tahun ini, kami targetkan laba sekitar Rp 3,7 miliar,” katanya.
Sementara itu, Bendesa Pakraman Mas I Wayan Gde Kardana mengapresiasi capaian LPD Desa Pakraman Mas saat ini. Apalagi, saat ini eksistensi LPD Mas sudah dirasakan seluruh warga Desa Pakraman Mas. “Untuk kegiatan Minggu pagi ini juga sangat positif karena melibatkan seluruh warga Desa Pakraman Mas. Warga saya lihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini, terbukti dari hadirnya warga yang memadati Lapangan Mas,” ujarnya. Ke depan, pihaknya berharap LPD Desa Pakraman Mas terus berkembang secara sehat. Kondisi LPD yang sehat ini pun sudah dibuktikan dari capaian laba sesuai data pertanggungjawaban 2018. “Ini terus dibuktikan dari laba yang diperoleh LPD Desa Pakraman Mas untuk saat ini di ulang tahun ke-33 memperoleh laba Rp 3,6 miliar. Mudah-mudahan, laba yang diraih makin meningkat pada tahun-tahun ke depan,” tegasnya. (ad805)
JEMBRANA
10
Senin Umanis, 25 Februari 2019
SOSOK Aksi Nyata KONSEP reses yang biasanya hanya dengan duduk dan mendengarkan paparan dicoba diubah. Seperti yang dilakukan anggota DPRD Bali I Nengah Tamba saat reses belum lama ini. Dewan asal Peh, Kaliakah ini memanfaatkan kesempatan reses dengan pola keaktifan masyarakat peserta reses melalui kegiatan gotong royong bersihkan sampah dan tanam pohon. Kegiatan yang disebutnya program aksi nyata ini diyakini akan memberikan manfaat positif bagi masyarakat. “Dengan bersih-bersih, akan menjadi sehat, sehat pikiran, sehat fisik, sehat lingkungan,” ujar Tamba. Melalui aksi nyata ini masyarakat ikut berpartisipasi dalam reses. Termasuk menanam pohon, yang berfungsi sebagai penghijauan dan menjaga paru-paru Bali. Dan yang paling penting menjaga alam agar seimbang. “Di Warnasari (Melaya) juga begitu, melalui jalan santai dan aksi nyata menuju desa wisata,” tambah Tamba. Untuk penanaman pohon ia memilih pohon Flamboyan. Selain untuk penghijauan juga untuk estetika. (olo)
Perjuangan Kadek Lanang Sunarsa
Jadi Buruh Serabutan demi Sekolah dan Perawatan Nenek Kehidupan yang dijalani Kadek Lanang Sunarsa (17), siswa SMKN 3 Mendoyo, cukup berat. Selain bersekolah, anak yatim asal Banjar Pasatan, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana ini harus mengurus neneknya, Ni Nyoman Westri (91) yang sakit. Ditemui di rumahnya di Pasatan, Minggu (24/2), Kadek Lanang setiap pagi harus menempuh jarak 15 km dengan medan terjal untuk bisa bersekolah. Bersyukur kakeknya sebelum meninggal beberapa tahun lalu memiliki sepeda tua. Tidak lupa sebelum sekolah Kadek Lanang harus bangun lebih pagi, memasak untuk sarapannya dan neneknya. Sepulang sekolah, Kadek Lanang harus bekerja serabutan dan lebih sering menjadi buruh angkut kelapa di lokasi wilayah Pasatan yang merupakan perbukitan yang terjal. “Saya harus kerja agar bisa punya uang bekal sekolah dan memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan nenek saya,” katanya polos. Kadek Lanang bersaudara dua orang dan kakak perempuannya sudah menikah. Nenek memiliki lima orang anak. Empat orang perempuan dan semua sudah menikah tinggal jauh. Ada juga yang transmigrasi ke Sulawesi. Anak laki-lakinya hanya ayah Kadek Lanang dan sudah meninggal dunia. Neneknya memang menerima dana bantuan PKH dan itu katanya tidak cukup karena harus membeli buku dan seragam juga keperluan lainnya. “Jadi saya harus mandiri dan usaha sendiri agar bisa terus sekolah,” jelasnya polos. Nyoman Westri sudah sakit sejak dua tahun lebih. Sakitnya berawal sejak muncul tahi lalat yang makin membesar di pelipis kanannya. Kemudian sempat dioperasi di salah seorang dokter. Namun luka bekas operasi itu kini infeksi dan sakit. Bahkan di beberapa bagian tubuh nenek juga muncul benjolan lain. Di kepalanya juga benjolan seperti kutil/tahi lalat sering gatal dan menyiksa. Klian Banjar Pasatan Made Rian Dwi Antara didampingi Perbekel dan Babinsa Pohsanten ketika mengantar sejumlah relawan kemanusiaan untuk membawa bantuan untuk Nenek Nyoman Westri dan Kadek Lanang Sunarsa mengatakan, bahwa Nyoman Westri sudah menerima bantuan dana PKH. Keluarga ini memang tidak mampu. Perbekel Pohsanten Gusti Agung Sultra Gunadi Putra menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang peduli dan membantu warganya. (kmb)
Bali Post/kmb
KERJA SERABUTAN - Kadek Lanang Sunarsa, anak yatim yang sepulang sekolah harus kerja serabutan demi hidup bersama neneknya, Nyoman Westri, di Banjar Pasatan, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo.
Bali Post/kmb
PROSES PELIPATAN - Pelipatan dan penyortiran surat suara sedang dilakukan KPU Jembrana.
Ribuan Surat Suara DPR-RI Rusak Negara, (Bali Post) Surat suara Pemilu 2019 yang rusak ditemukan KPU Jembrana saat melakukan pelipatan sekaligus penyortiran di GOR Baluk, Desa Baluk, Kecamatan Jembrana, Sabtu (23/2). Jumlahnya mencapai ribuan terutama surat suara untuk memilih DPR-RI. Pelipatan dan penyortiran surat suara DPR-RI dilakukan setelah KPU Jembrana merampungkan pelipatan dan penyortiran surat suara Pilpres Pemilu 2019.
Ketua KPU Jembrana Ketut Gede Tangkas Sudiantara mengatakan,
kegiatan ini melibatkan sekitar 98 orang warga dari beberapa desa dan ke-
lurahan di Jembrana. Dari 262 kotak dengan jumlah total surat suara 131.068
lembar setelah dilakukan pelipatan dan penyortiran ditemukan 2.493 lembar surat suara yang tidak bisa digunakan. Kerusakan surat suara menurut Tangkas Sudiantara bukan karena robek, tapi karena noda tinta dan ada garis-garis. “Kami sudah laporkan ke KPU RI melalui
KPU Bali,” jelas Tangkas, Sabtu (23/2). Tangkas mengatakan, pelipatan dan penyortiran surat suara Pemilu 2019 akan dilakukan lagi pada hari Senin (25/2). Untuk hari Minggu (24/2) katanya tidak ada pelipatan. “Mereka minta libur,” ujarnya. (kmb)
Sampah Berbau Busuk Tercecer di Lelateng Negara, (Bali Post) Tumpukan sampah memenuhi jembatan perbatasan Kelurahan Lelateng dengan Desa Baluk, Kecamatan Negara. Sampah tersebut baunya sangat menyengat. Dari pengamatan, Minggu (24/2) kemarin, sampah bau busuk ini tercecer di jembatan di wilayah Lelateng, sekitar 50 meter perbatasan dari Desa Baluk. Sampah didominasi yang berbahan plastik dan juga sampahsampah dari pasar. Adanya tumpukan sampah ini terlihat mencolok karena di sekelilingnya adalah persawahan yang membentang. Selain merusak pemandangan dan lingkungan, tumpukan sampah juga berada di tepian jalan. Lurah Lelateng Kadek Suardana dikonfirmasi Minggu sore mengatakan, tumpukan sampah itu sudah sering kali dibersihkan. Pihak Kelurahan sudah mengalokasikan dana untuk pungutan sampah dengan menggunakan truk. Namun tetap saja, upaya kelurahan tersebut tidak didukung warga karena ada warga yang membuang sampah di jembatan tersebut. Kerapnya pembuangan itu dilakukan sekitar dini hari hingga menjelang pagi atau subuh. Pihaknya juga sudah mengupayakan untuk pengangkutan. “Sudah ada plang imbauan. Tapi ada saja warga yang membuang sampah ke jembatan itu,” jelasnya. Dikatakan Suardana, pihak kelurahan masih belum mengetahui warga mana atau desanya yang melakukan pembuangan sampah. Namun, berkaca dari persoalan sebelumnya, pihaknya pernah menangkap dan itu orang di luar Desa Lelateng. Menurut Suardana, jembatan yang masuk di wilayah Lelateng yang menjadi tempat pembuangan sampah itu, sejatinya bukan TPS (tempat pembuangan sampah) sementara. Dan pembuangan itu juga dikarenakan wilayah Desa Lelateng yang memang dilalui oleh banyak warga, karena Desa Lelateng saja yang me-
miliki Pasar. Sehingga kemungkinan besar orang dari pasar itulah yang membuang sampah-sampah di dalam kantong plastik itu. Pihaknya juga sudah membentuk pengelolaan sampah. Namun pihaknya masih terkendala untuk kendaraan pengangkutan,” jelasnya. Untuk masalah sampah dijembatan itu, sejatinya dilakukan swadaya untuk pengangkutan. Sedangkan untuk pemberdayaan dalam pengelolaan sampah, Desa Lelateng memilik TPS yakni di wilayah Banjar Terusan. Itu pengelolaan sampah yang manfaatnya
akan kembali ke masyarakat. Sementara itu permasalahan sampah menjadi masalah yang paling disorot belakangan ini. Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan, pihaknya kembali mengusulkan adanya pemberian sanksi atas kawasan yang tidak mengelola sampah masyarakatnya. Caranya dengan pemberian bendera hitam sebagai penanda kawasan desa jorok. Bupati Artha menyatakan, bahwa sampah itu berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan di masa yang akan datang. Penanganan sam-
pah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja, namun harus menggerakkan semua komponen. Bahkan, dahulu Pemkab telah melakukan punishment berupa, pemberian tanda hitam kepada desa yang memiliki peringkat kotor atau jorok. Artha berharap punishment pemberian bendera hitam tersebut bisa di laksanakan kembali, dan desa yang menang mendapatkan hadiah berupa truk pengangkut sampah. Harus diakui, bahwa penanganan sampah, harus dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga. (kmb)
Bali Post/kmb
SAMPAH BAU BUSUK - Sampah tampak berceceran di jembatan Lelateng, Kecamatan Negara. Bahkan sampah itu baunya menyengat.
Senin Umanis, 25 Februari 2019
KARANGASEM
11
Heboh, Video Bule ke Puncak Gunung Agung Amlapura (Bali Post) Setelah sebelumnya dunia maya sempat dihebohkan beredarnya video seorang pendaki yang nekat melakukan aktivitas pendakian ke puncak Gunung Agung. Lagi-lagi dunia medsos heboh karena tersebar video viral tiga warga negara asing nekat melakukan pendakian ke puncak gunung tertinggi di Bali tersebut. Bahkan, video yang beredar itu terlihat pas Gunung Agung erupsi, Jumat (22/2) lalu. Melihat kepulan asap membubung tinggi, ketiganya dengan ekspresi ketakutan kemudian berlarian ke bawah guna menyelamatkan diri. Berdasarkan rekaman video yang beredar, durasi video itu sepanjang 48 detik. Dalam rekaman video itu terlihat tiga wisatawan asing melakukan pendakian. Seorang dari tiga pendaki itu melakukan perekaman saat Gunung Agung mengeluarkan asap. Sedan-
gkan dua di antaranya terlihat ketakutan sambil berlari di bebatuan menuju ke bawah, setelah mengetahui Gunung Agung mengeluarkan asap besar. Terkait kembali adanya aksi nekat warga asing melakukan pendakian, Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa yang dikonfirmasi, Minggu (24/2) kemarin, sangat menyayangkan aksi nekat ketiga bule itu. Sejatinya pihak BPBD sudah sering mengimbau supaya siapa pun
itu, baik warga lokal apalagi asing, agar tidak melakukan aktivitas pendakian. Arimbawa menambahkan, dengan kembali adanya hal seperti itu, maka pihaknya segera akan membuat pelang imbauan di sejumlah titik, di mana jalurjalur yang biasa dilalui pendaki untuk naik ke puncak Gunung Agung. ‘’Kita masih membuat konsep ulang pelang imbauan atau larangan mendaki dengan berbagai bahasa. Secepatnya
kita akan pasang pelang tersebut. Dengan harapan tidak ada lagi pendaki yang nekat melakukan aktivitas pendakian,’’ pinta Arimbawa. Kepala Pos Pemantauan Gunung Agung di Desa Rendang I Dewa Made Mertayasa menyatakan jika pihak PVMBG selalu mengimbau agar warga tidak mendaki Gunung Agung, sebab aktivitas Gunung Agung masih cukup tinggi. ‘’Kita tetap mengimbau agar tidak ada lagi aktivitas di radius prakiraan bahaya, yakni 4 kilometer. Termasuk sama sekali tidak diperkenankan ada yang nekat mendaki. Sebab, erupsi bisa terjadi kapan saja. Jadi harus selalu waspada, karena situasinya memang membahayakan,’’ tegas Mertayasa. (kmb41)
Lapas Kelas II B Karangasem ”Overload”
Daya tampung narapidana (napi) di Lapas Kelas II B Karangasem kini sudah melebihi kapasitas, alias overload. Kendati overload, Lapas Kelas II B Karangasem tetap menerima dan tidak berani menolak kiriman napi dari Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Kerobokan, Kuta Utara. Lalu, berapa sebetulnya kapasitas ideal Lapas Kelas II B Karangasem, dan bagaimana kira-kira solusinya mengatasi overload itu? Bali Post/ist
LARI - Gunung Agung saat erupsi, Jumat (22/2). Tiga bule terlihat berlarian menuju ke bawah menyelamatkan diri saat Gunung Agung mengeluarkan asap besar.
Diapresiasi Bupati, KPU Karangasem Pertama Selesai Lipat Surat Suara Amlapura (Bali Post) Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri melakukan pininjauan proses pelipatan surat suara di GOR Gunung Agung, Minggu (24/2) kemarin. Bupati memberi apresiasi konstruktif kenerja KPU Karangasem karena mampu menyelesaikan pelipatan surat suara pertama dari kabupaten lainnya di Bali. Ketua KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana mengatakan, proses pelipatan
surat suara itu sudah diawali 16 Februari. Surat suara yang sudah selesai disortir, dilipat dan dihitung itu adalah surat suara presiden, surat suara DPR-RI, surat suara DPD, surat suara DPRD Provinsi. ‘’Dan hari ini ada pelipatan surat suara DPRD Karangasem. Pelipatannya diharapkan selesai hari ini,’’ ucapnya. Krisna mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Karangasem karena sudah memfasilitasi perlengkapan
berupa gedung dan juga personel. Diharapkan pada puncak penjoblosan 17 April 2019, semua warga masyarakat Karangasem yang sudah mempunyai hak pilih agar hadir ke TPS, kemudian memilih sesuai hati nurani, guna berpartisipasi penuh pada penyelenggaraan pesta demokrasi itu. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri sangat mengapresiasi kinerja KPU Karangasem. Pasalnya, Karangasem merupakan kabupaten per-
tama di Bali yang mampu menyelesaikan pelipatan surat suara pemilu. Menurutnya, pemerintah Karangasem sangat mendukung penuh apa yang dimohonkan KPU itu. Salah satunya memfasilitasi gedung GOR Gunung Agung yang kemudian dipergunakan melipat surat suara. Selain itu juga mengizinkan menggunakan sekolah sebagai tempat TPS, karena pada hari H semua sekolah diliburkan. (kmb41)
KEPALA Lapas Kelas IIB Karangasem Rochkidam, Minggu (24/2) kemarin mengatakan, memang ada kiriman napi sebanyak 25 orang dari Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Kerobokan, Kuta
Utara, Selasa (19/2). Bahkan rencananya kembali ada kiriman tambahan napi dari Lapas Kerobokan ke Lapas Kelas II B Karangasem. Rochkidam menambahkan, saat ini kapasitas Lapas Kelas II B Karangsem sudah melebihi kapasitas alias overload. Pasalnya, daya tampung lapas Karangasem sebanyak 149 orang. Namun sekarang ini jumlah napi di lapas malah sudah mencapai 258 orang. Sedangkan jumlah kamar yang ada sebanyak 59 kamar. Tardiri dari tiga blok. Masing-masing kamar jumlah napinya bervariasi dari 5 orang bahkan ada 15 orang. Itu disesuaikan dengan kapasitas ruangannya. Jika kamarnya besar maka jumlah napinya jadi lebih banyak ditempatkan di kamar itu. Sebaliknya, Bali Post/kmb41 kalau ruangannya Kalapas Rochkidam kecil umlah napinya
sedikit. ‘’Jika menyebut ideal, Lapas Kelas II B Karangasem ini memang sudah kelebihan kapasitas. Tetapi mau gimana lagi, mau tidak mau ya dicukupkan,’’ ujarnya. Dalam kaitan ini pihaknya tidak etis menolak kiriman lapas lain, kendati sudah overload. Bahkan rencananya Lapas Kerobokan kembali akan mengirimkan sebanyak 50 napi ke Lapas Karangasem. Napi dipindah ke sini karena kapasitan di Lapas Kerobokan sudah lebih overload. ‘’Kapasitas Lapas Kerobokan hanya sekitar 300 orang, sementara sekarang napi di Lapas Kerobokan sekitar 1.700 orang. Bayangkan berapa kali lipat dibandingkan Karangasem,’’ katanya prihatin. Dengan kondisi seperti saat ini, pihaknya berharap bisa dibangun gedung lagi untuk mengantisipasi kelebihan kapasitas. Hanya saat ini negara memerlukan anggaran besar untuk masalah urgent, terutama anggaran kebencanaan. ‘’Alternatif lain mencegah overload, mau tidak mau jika kasus itu kecil memang harus berani tidak melakukan penahanan. Cukup hanya dikenakan tindak pidana tipiring. Nah... itu salah satu solusi mengatasi overload lapas,’’ tegas Rochkidam. (nan)
KLUNGKUNG
12
Senin Umanis, 25 Februari 2019
Desa Wisata Wajib Bebas Sampah Plastik Semarapura (Bali Post) Membangun sebuah daya tarik wisata, bukan pekerjaan mudah. Di tengah persaingan dan daya dukung potensinya, para pihak terkait di desa mesti punya program yang jelas. Bila alam dan lingkungan yang menjadi andalannya, maka desa tersebut harus bebas dari sampah, utamanya sampah plastik. Maka, proses penanganannya harus terintegrasi. Mulai kesadaran masyarakatnya berburu sampah plastik, hingga upaya mengolahnya agar menjadi bermanfaat. Pesan itu disampaikan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta ketika memimpin perburuan sampah plastik di Desa Besan, Kecamatan Dawan, Minggu (24/2) kemarin, dalam upaya mewujudkan desa itu sebagai Desa Wisata Besan. Masyarakat Desa Besan dengan berbagai potensi yang dimiliki desanya sangat berkeinginan menjadikan desanya desa wisata. Guna mewujudkannya, masyarakat bergerak berburu sampah plastik. Mereka menyebut gerakan ini sebagai “Ketog Semprong” Bersih Bersih Sampah Plastik. Selain masyarakat setempat, perburuan sampah plastik juga diikuti oleh Ketua Yayasan Trash Hero Bali Wayan Aksara. Ratusan peserta yang sudah melengkapi diri dengan kantong dan penjapit sampah menyebar berburu sampah, dari jalan hingga selokan dan sungai yang kering. Begitu juga Bupati Suwirta yang datang bersama seluruh anggota keluarganya, nampak tidak canggung berbaur ikut turun ke selokan untuk berburu sampah plastik. “Mau jadi desa wisata, kita mulai
dari hal kecil dan sederhana, yaitu berburu sampah plastik,” katanya. Desa Besan dengan potensi alamnya yang indah dan aneka produk kerajinan tradisional seperti gula merah dan dodolnya, sangat mungkin untuk diwujudkan menjadi desa wisata. Untuk memulainya dilakukan dengan perburuan sampah plastik karena menurutnya sampah plastik sudah merusak pemandangan alam dan mencemari setiap sudut tempat di sekitarnya. Setelah bergerak hampir dua jam, masyarakat kembali berkumpul ke depan kantor desa dengan membawa plastik hasil buruannya. Tampak puluhan kantong sampah besar yang berisi sampah berhasil dikumpulkan untuk selanjutnya akan diolah di TOSS desa setempat. “Aksi ini sangat efektif untuk mengurangi pencemaran sampah plastik. Ini supaya dilakukan secara berkelanjutan dan saya berharap desa yang lain akan tergerak untuk melakukan hal yang sama,”
tegas Bupati Suwirta. Ini bisa menjadi contoh bagi desa lainnya, untuk belajar menjaga kelestarian lingkungan. Terlebih, bila bercita-cita menjadi desa wisata. Ini juga sejalan dengan program pemerintah pusat yaitu Indonesia Bersih dan Hari Peduli Sampah Nasional. Menurutnya, manusia tidak bisa menghindari penggunaan plastik, namun Pemda Klungkung memiliki solusi dalam mengurangi sampah plastik melalui Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS). “Mari tanamkan pada diri dan masyarakat bahwa kitalah pahlawan sampah. Kita harus melawan sampah utamanya sampah plastik. Karena sampah plastik telah mengganggu kesuburan tanah dan merusak biota laut,” jelas Bupati Suwirta, seraya menyampaikan aksi juga diisi dengan penanaman pohon perindang. Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Besan Nengah Supastawa mengatakan, aksi ini sebagai langkah awal dalam mendukung terwujudnya Desa Wisata Besan. Masyarakat tergerak turun membersihkan sampah plastik, karena telah banyak mencemari lingkungan Desa Besan. Sebagai Ketua Pokdarwis, ia ingin berupaya supaya aksi perburuan sampah plastik, bisa menjadi salah satu bagian program Pokdarwis dan membuat gerakan ini terus berkelanjutan di desanya. (kmb31)
GARIS PEMBATASPolisi memasang garis pembatas bersama Tim SAR mempersiapkan peralatan guna melakukan proses pencarian.
Kemah, Siswa SMKN 1 Nusa Penida Jatuh dari Tebing Korban Belum Ditemukan
Semarapura (Bali Post) Kegiatan kemah siswa SMKN 1 Nusa Penida berakhir petaka bagi salah satu siswanya, I Made Candra Udiana (18). Pelajar asal Banjar Angkal, Desa Suana, Nusa Penida ini jatuh dari tebing yang menghadap langsung ke laut lepas di lokasi kemah di sekitar Saren Cliff, Banjar Dinas Saren, Desa Batumadeg, Nusa Penida, Sabtu (23/2) malam. Pencarian yang dilakukan malam hingga Minggu (24/2) kemarin, belum membuahkan hasil. Korban masih belum ditemukan. Kasubag Humas Polres Klungkung AKP Putu Gede Ardana mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 22.00 Wita. Dari keterangan yang diperoleh Polsek Nusa Penida di TKP, awalnya siswa SMKN 1 Nusa Penida dan SMAN 1 Nusa Penida berencana kemah bersama di Saren Cliff. Mereka sudah tiba di lokasi sore sekitar pukul 16.00 Wita. Mereka terdiri dari 32 siswa Kelas XI AP 1 SMKN 1 Nusa Penida dan 12 orang siswa lain dari SMAN 1 Nusa Penida. Tiba di TKP, siswa ini seperti biasa membuat tenda untuk kebutuhan
kemah di sekitar tebing di Saren Cliff. Jaraknya sekitar 10 meter dari tebing setempat. Setelah menyelesaikan tenda, siswa lainnya ada juga yang mencari kayu bakar untuk keperluan memanggang ikan, sebelum melakukan persembahyangan bersama dan rancangan agenda lainnya. Salah satu saksi yang juga teman korban, I Kadek Angga Suardana (17), kepada polisi mengatakan sebelum kejadian tersebut, sekitar pukul 22.00 Wita, ketika korban sedang makan, dipanggil oleh salah satu temannya. “Setelah dipanggil dan menuju teman yang memanggilnya, tiba-tiba korban terperosok dan jatuh dari pinggir tebing,” kata AKP Ardana. Mengetahui kejadian tersebut, teman-temannya kaget dan berusaha mencari pertolongan warga sekitar. Namun, upaya tersebut sia-sia, karena korban tak kunjung bisa ditemukan. Akhirnya, kasusnya dilaporkan ke Polsek Nusa Penida. “Korban masih belum bisa ditemukan, mengingat situasi saat itu malam hari dan minim peralatan. Sehingga menungu personel dan peralatan Basarnas Denpasar,” katanya. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung
Putu Widiada menambahkan, proses pencarian kembali dilanjutkan saat pagi kemarin. Sekitar pukul 07.30 Wita, keluarga korban dibantu warga sekitar yang berjumlah enam orang, mencoba melakukan pencarian dengan menyusuri jalur setapak di pinggir tebing hingga mencapai pantai. Namun, hasilnya sementara korban tidak ditemukan. Bala bantuan akhirnya datang sekitar pukul 09.00 Wita. Personel Basarnas tiba di TKP dengan jumlah personel delapan orang, kemudian langsung mempersiapkan alat untuk menuruni tebing. Tim SAR dibantu anggota Polsek Nusa Penida mulai melakukan pencarian dengan menurunkan satu personel SAR menggunakan tali ke bawah tebing. Sekitar jarak kurang lebih 20 meter, ditemukan baju yang diduga milik korban. Atas petunjuk tersebut, proses pencarian terus dilakukan di sekitar tempat tersebut. Namun, hasilnya korban masih belum ditemukan. Pencarian masih terus dilakukan oleh Tim SAR dibantu Personel Polsek NP dan BPBD Klungkung. Pihak keluarga berharap agar korban segera dapat ditemukan. (kmb31)
Bupati Suwirta Lepas Ribuan Peserta ”Gran Fondo New York” (GFNY) Bali
LEPAS PESERTA - Bupati Suwirta saat melepas ribuan peserta Gran Fondo New York (GFNY) Bali, Minggu (24/2) kemarin.
BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha dan perwakilan Kemenpar RI I.B. Pitana melepas ribuan peserta Gran Fondo New York (GFNY) Bali, Minggu (24/2) kemarin. Race Start dilepas pada pukul 06.30 Wita di By-pass Prof. Ida Bagus Mantra, wilayah Desa Lepang, Klungkung. Peserta begitu antusias mengikuti jalannya race, dengan trek yang menantang, berikut pemandangan indah alam Bali Timur. GFNY merupakan gelaran cycling marathon yang ter-
masuk di dalam GFNY Worlds yang berpusat di New York, Amerika Serikat. Di event ini, para penghobi balap sepeda mengayuh pedal untuk merasakan sensasi menjadi pembalap profesional dalam sehari di GFNY Bali 2019 sesuai dengan tagline event: “Be A Pro For A Day”. Event ini terbagi dalam dua kategori yaitu Gran Fondo dengan jarak 134 km dan Medio Fondo dengan jarak 90 km. GFNY Bali Tahun 2019 pesertanya mencapai 1.530 dari target 2.000 peserta. Sejumlah 201 peserta luar negeri berasal dari 28 negara.
Peserta GNFY tahun ini memiliki range usia dari termuda 18 tahun sampai tertua 70 tahun. Sementara Tim Indonesia yang datang dari berbagai daerah mulai dari Lampung, berbagai daerah di Jawa Barat, DKI Jakarta, Yogyakarta, Makassar, Papua dan lainnya. Pemenang lomba akan mendapatkan hadiah berupa free race di GFNY World Championship 2019 di New York, serta hadiah lainnya berupa jam tangan Suunto, tiket gratis penerbangan dari Citilink dan unit sepeda dari Trek. “Saya bangga di Kabu-
paten Klungkung telah sering dilaksanakan berbagai event bertaraf nasional dan bahkan internasional. Dengan hadirnya berbagai event ini semoga Klungkung akan semakin dikenal luas hingga mancanegara,” ujar Bupati Suwirta. Sehari sebelumnya, Bupati Suwirta juga telah menghadiri undangan Gala Diner Gran Fondo New York (GFNY) Bali 2019 di Whyndam Jivva Taman Sari Resort. Suwirta berharap semakin banyak digelar event besar seperti di Klungkung. Dia mengaku amat antusias, karena keda-
tangan ribuan tamu penting dari berbagai negara. Secara tidak langsung, ini tentu memberi dampak positif bagi Klungkung. Pihaknya menegaskan akan selalu berupaya menjaga tuan rumah yag baik. Dia juga berharap event serupa tidak hanya berlangsung tahun ini saja. Bila perlu event-nya bisa digelar setiap tahun, agar mampu mendongkrak pariwisata Klungkung, yang kini menjelma menjadi andalan pemerintah daerah, dengan ikonnya adalah kepulauan Nusa Penida. (ad806)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Umanis, 25 Februari 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
DRIVER
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA AKUNTANSI
Staf Akuntansi tamat Diploma dan S1 Akuntansi baru tamat kerja atau pengalaman 1th kerja. Lamaran SMS/WA 0818621818
G.06
WAITER
Tamat SMP/ SMK belum pengalaman kerja untuk Sanur dan Kuta. Lamaran ke Shankara Kuta depan Buger King Jl.Bakung Sari Blok D33 Kuta Square SMS/WA 0818621818 G.07
SIM A SMP/SMTA pengalaman mobil kecil Pick Up minimal 2th. Lamaran Jl.Danau Toba 7 Sanur
Admin Wnt,SMA/K,bs.Word/Excel & Internet. Jl. Intan LC II/II.5 Gatsu Timur.Dps.H:081353788640 dpdasttatindobali@yahoo.co.id B.BP.001.02.19.0000744
G.08
Sarjana berbagai jurusan, Diploma untuk Manager Operasional, SDM, Akuntansi, Teknik dan Keuangan Surabaya TV. Lamaran hrdsurabayatv@gmail.com, HP/WA 08113962168 G.09
Cr Karyawan/ti u.Money Changer Max25th Serius WA:085100755216 B.BP.001.02.19.0000782
Dcr PRT,Wnt,Jaga Anak,Bersih2, Tdr Dlm! 1,5-2Jt, 087846166366 B.BP.001.02.19.0000743
Dicari salesman/Girl pengalaman gaji 3jt Hp.087761391444 B.BP.001.02.19.0000784
Dicari Guru TK di Denpasar Utara Hubungi:081916033169
Dicari Wanita Pembantu RT Tinggal Dalam untuk Rumah Imam Bonjol Dps. Gaji 2Jt SMS/ WA 0816571027 B.BP.004.02.19.0000761
Kuta:SPV,Waiter(3Jt), Bartender Cook,Ksir,Salon,CS.08123807241 B.BP.001.02.19.0000788
SMK Akrditsi A Bth Guru Fisika Honor,Menarik,GratisLN,THT,THR Taperum E: tugasbali@yahoo.com B.BP.001.02.19.0000708
B.BP.001.02.19.0000683
Dicari Segera Accounting, Kirim CV ke : hrdbali2019@gmail.com
Dcr Tenaga Bersih2 u.di Villa/ Cafe Tidak Perlu Pengalaman Hub.Sktr Jam 10-4, 081338908041
Dicr House Keeping u/Homestay di Canggu.Hubungi:081237594915
Jazz IDSI 2006 Manual DK Abu2 Met full var 081236809809
B.BP.001.02.19.0000786
B.BP.001.02.19.0000710
B.BP.001.02.19.0000715
B.BP.001.02.19.0000804
RUPA-RUPA
DIJUAL RUMAH
SERVICE
BENGKEL LAS SERVICE
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
SERVICE
HONDA
BIRO JASA
TOUR
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUKO
Dijual Ruko Lantai 3 di Gajah Mada Tabanan,Hub.087861855599 B.BP.001.02.19.0000707
PROPERTY DISEWAKAN GEDUNG
Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2,08123812222 B.BP.153.02.19.0000803
PROPERTY DIJUAL TANAH
DIJUAL MOBIL
Dicari Segera Housekeeping, team work,Kerja Keras, Jujur Krm CV : hrdbali2019@gmail.com
B.BP.001.02.19.0000787
PROPERTY
Dijl Tnh Jl.Siulan 2A,1,5A,1A Hub.081933005184 Denpasar Tmr
B.BP.001.02.19.0000801
Tanah 150M2 10Mnt ByPass 5Mnt Simpang6Neg800JtH08111072500
B.BP.001.02.19.0000636
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
PROPERTY
PROPERTY
DIJUAL TANAH
DISEWAKAN KANTOR
Tnh 1,5A Jln.Pengiasan II Sanur Hp.081363260577
Disewakan Ruang u/Kantor,Jln Ry Puputan 35 Dps.08123681251
B.BP.001.02.19.0000802
Tnh kavling di Buduk & Sempidi Hub.081337141817 B.BP.001.02.19.0000799
PROPERTY
B.BP.001.02.19.0000637
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228 B.BP.001.02.19.0000573
DIJUAL RUMAH
KEHILANGAN
Rumah 2 lantai , 1 master room + 2 room di belakang bangunan induk ada satu bangunan dgn 1 room + dapur + taman belakang, luas tanah 4 are, Jl.Kusuma Dewa Denpasar Hub.0852 1867 9944
Hilang BPKB No.I05857810-O DK 1572 FI An.Erni Wijaya
Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409
G.04
B.BP.001.02.19.0000578
B.BP.001.02.19.0000750
BIRO JASA
BANGLI
14
Senin Umanis, 25 Februari 2019
Pemkab Akhirnya Laksanakan Proses Perekrutan PPPK
Bangli (Bali Post) –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli akhirnya memutuskan untuk melaksanakan proses perekrutan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada tahun ini. Setelah sebelumnya sempat menyatakan menunda hingga tahun 2020 karena alasan formasi yang didapat dari pusat sangat sedikit. Dari total 43 formasi yang diberikan pusat, hanya 40 orang tenaga harian eks K II di Bangli yang bisa mengikuti proses seleksi PPPK tahap I ini. Sekda Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra saat dikonfirmasi, Minggu (24/2) kemarin, membenarkan proses perekrutan PPPK jadi dilaksanakan Pemkab Bangli tahun ini. Pada Sabtu (23/2) lalu dirinya mengaku sempat meninjau langsung proses seleksi penerimaan PPPK tahap 1 di gedung Dibya Sabha SMKN 1 Bangli. Proses seleksi PPPK dengan sistem CAT, hanya diikuti 40 orang peserta dari total 43 formasi yang diberikan pusat. “43 formasi itu terdiri atas 37 tenaga harian lepas pertanian (THLTB) dan 6 orang guru. Tapi dari
formasi 6 orang guru tersebut, hanya 3 yang bisa ikut seleksi. Tiga lainnya tidak memenuhi persyaratan. Dalam persyaratannya yang dituangkan Menpan harus S-1, sementara tiga orang ini belum S-1 sehingga tidak masuk kriteria,” terangnya. Dijelaskan Giri Putra bahwa adapun hal yang menjadi pertimbangan Bupati akhirnya memutuskan untuk melaksanakan rekrutmen PPPK tahun ini, yakni karena Bupati tak ingin dianggap seolah-olah “merampok” hak tenaga harian eks K II untuk ikut seleksi PPPK. Kedua, Bupati memutuskan melak-
sanakan perekrutan PPPK karena mempertimbangkan usia para tenaga harian eks K II yang saat ini rata-rata sudah tua, di atas 50 tahun. “Bapak Bupati tidak ingin menghilangkan peluang mereka menjadi PPPK,” jelas Giri Putra. Sebagaimana yang diatur dalam UU ASN, jelas Giri Putra, PPPK nantinya akan mendapatkan hak berupa gaji yang sama dengan PNS. PPPK juga akan mendapat nomor induk pegawai (NIP). Yang berbeda dengan PNS, PPPK tidak mendapat dana pensiun. “Jadi hakikatnya PPPK dengan ASN perbedaannya sangat tipis,”
ujarnya. Dikatakannya, meski diangkat oleh pusat, penggajian untuk PPPK nantinya akan dilakukan oleh pemerintah daerah. Karena penggajian dibebankan pada APBD, Bupati, kata Giri Putra, sangat mengharapkan kepada pemerintah pusat agar ke depannya memberikan peluang kepada daerah untuk mengajukan usulan dan formasi perekrutan sesuai kebutuhan di daerah. Sehingga tenaga PTT dan GTT termasuk tenaga pengabdi lainnya yang dimiliki daerah bisa mendapat peluang yang sama untuk ikut diangkat menjadi PPPK. (kmb40) SELEKSI - Sekda Ida Bagus Giri Putra memantau tes CAT seleksi PPPK di SMKN 1 Bangli, Sabtu (23/2).
Pengurus Kabupaten PASI Bangli Masa Bakti 2019-2023 Dilantik Targetkan Enam Emas dalam Porprov
DIAMANKAN - Pelaku pencurian diamankan di Polsek Susut.
Bali Post/ist
Tepergok Mencuri, Diamankan Polisi Bangli (Bali Post) Seorang pria asal Desa Pegayaman, Buleleng berinisial HDS, kini harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah aksinya mencuri di Pasar Kayuambua tepergok oleh korbannya. HDS diamankan polisi bersama barang bukti dua kampil kacang mentah hasil curian dan satu buah sepeda motor miliknya. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Minggu (24/2) kemarin, mengatakan kronologi kasus
pencurian itu bermula saat korban I Nyoman Bintang asal Banjar Malet Tengah, Desa Susut, sedang menjual barang dagangannya di Pasar Kayuambua sekitar pukul 07.30 Wita. Korban ketika itu melihat seorang laki-laki yang tak dikenal sedang mengambil satu kampil kacang mentah di atas mobil milik korban. Korban yang curiga kemudian menghampiri pelaku dan menegurnya. Pelaku yang tepergok langsung tak bisa berkutik. Kepada korbannya,
pelaku mengaku sudah mengambil satu kampil kacang milik korban dan menaruhnya di samping sepeda motornya. Korban yang tak terima dengan perbuatan pelaku, kemudian melaporkan kasus itu ke Polsek Susut. Oleh polisi, pelaku langsung diamankan beserta barang bukti berupa dua kampil kacang yang berisi 50 kilogram kacang mentah. Selain itu diamankan juga sebuah sepeda motor Vario warna hitam DK 4219 AO milik pelaku. “Sekarang ka-
Bangli (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten Bangli segera mengisi kekosongan posisi jabatan Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Bukti Mukti Bhakti (BMB), pascaditinggal mengundurkan diri oleh pejabat sebelumnya. Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, Pemkab Bangli sejak Januari lalu sudah melakukan proses perekrutan. Hasilnya, ada empat calon yang melamar dan ikut dalam proses seleksi. Kabag Ekonomi Setda Bangli Luh Ketut Wardani, Minggu (24/2) kemarin, mengatakan keempat orang yang melamar dan ikut proses seleksi tersebut semuanya berasal dari luar Bangli. Sesuai persyaratan, yang ikut seleksi tersebut merupakan sarjana yang memiliki keahlian khusus di bidang energi. “Kenapa persyaratannya demikian, karena kami punya PLTS. Kalau tidak ada yang punya keahlian di bidang energi, nanti PLTS-nya mangkrak,” terangnya. Dijelaskannya, keempat calon tersebut sudah mengikuti tes uji kelayakan dan kepatutan (UKK). Saat ini proses perekrutan direktur Perusda BMB, tinggal menunggu keputusan bupati. “Tinggal tunggu SK penetapan dari Bupati saja. Kalau sudah ditetapkan dengan SK, jadi sudah tuntas,” jelasnya. Sementara itu, disinggung mengenai masa jabatan Direktur PDAM yang akan segera berakhir Maret mendatang, Wardani belum bisa memberikan kepastian apakah akan dilakukan perekrutan atau perpan-
jangan. Mengenai hal itu pihaknya mengaku masih menunggu keputusan dari Bupati. “Kami dan Dewan pengawas sudah buat telaahan, kajian dan juga laporan. Tapi sampai saat ini belum turun keputusan dari bapak bupati mengenai hal itu,” ujarnya. Dia mengatakan, jika nantinya bupati memutuskan untuk dilakukan perekrutan, maka pihaknya akan memprosesnya. Sesuai mekanisme, proses rekrutmen akan diawali dengan pembentukan tim panitia seleksi (pansel), pengumuman perekrutan, dan dilanjutkan dengan serangkaian proses seleksi. Jika perekrutannya
dilakukan setelah masa jabatan direktur saat ini habis, maka kekosongan posisi direktur sementara akan diisi oleh Plt. Dalam aturan Permendagri, adapun yang nantinya ditunjuk menjabat Plt. direktur PDAM adalah dewan pengawas. “Jika bupati memutuskan untuk dilakukan perpanjangan, maka otomatis direktur saat ini akan diangkat kembali,” kata Wardani. (kmb40)
Pemkab Proses Perekrutan Direktur Perusda BMB
sus tersebut masih ditangani Unit Reskrim Polsek Susut untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Sulhadi. Atas perbuatannya pelaku, korban mengalami kerugian Rp 1,1 juta. “Saat ini pelaku masih dalam pengembangan/introgasi di Polsek Susut. Petugas akan mengecek keberadaan tempat tinggalnya di wilayah bukit Jati Gianyar, karena yang diduga pelaku mengakui tinggal dengan iparnya di daerah tersebut,” imbuh Sulhadi. (kmb40)
PENGURUS Kabupaten (Pengkab) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Bangli masa bakti 2019-2023 resmi dikukuhkan dan dilantik, Sabtu (23/2). Dalam kepengurusan PASI yang baru ini, Putu Astiti Saraswati dipercaya menakhodai PASI Bangli selama empat tahun ke depan. Pengukuhan dan pelantikan pengurus kabupaten PASI Bangli masa bakti 20192023 dilakukan langsung oleh Ketua Umum PASI Bali Ida Bagus Diptha. Acara pengukuhan dan pelantikan yang berlangsung di Toya Devasya, Kintamani, dihadiri Pengkab PASI se-Bali, pengurus KONI Bangli, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli, Dandim, Perwakilan Kapolres dan sejumlah pengurus cabang olahraga lainnya di Bangli. Putu Astiti Saraswati menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya untuk memimpin PASI Bangli. Dirinya berjanji akan menjalankan kepercayaan dan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknnya. Untuk memajukan olahraga di bidang atletik di Bangli, wanita yang akrab disapa Ayu ini mengaku tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu sangat diperlukan adanya dukungan dari semua pihak dan bimbingan dari KONI dan PASI Bali. Dirinya juga berharap kepada para pelatih dan atlet untuk bersama-sama menunjukan komitmennya demi kemajuan cabang olahraga atletik di Bangli. Dikatakannya bahwa Bangli selama ini memiliki kelebihan dibanding kabupaten lainnya. Dengan udara yang
PELANTIKAN - Acara pengukuhan dan pelantikan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Bangli masa bakti 2019-2023 di Toya Devasya, Kintamani, Sabtu (23/2). dingin, Bangli telah mencetak atlet-atlet yang memiliki fisik yang tangguh dan handal. Namun demikian, kondisi fisik atlet tentunya wajib didukung dengan prasarana berupa tempat latihan yang representatif. Sehingga para atlet di Bangli bisa tampil dengan maksimal saat berlaga. Disinggung mengenai target jangka pendek, Ayu mengungkapkan pihaknya menargetkan mampu meraih enam medali emas dalam ajang Porprov tahun ini. Sementara untuk target jangka panjang, pihaknya akan mengintensifkan pembinaan kepada para atlet. Menurutnya, upaya peningkatan prestasi para atlet utamanya di Bangli, tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan. “Melalui olahraga ini kita belajar banyak hal, mengenai sportivitas hingga cara menggapai suatu tujuan. Dengan mindset seperti ini, kita berharap pembi-
naan yang kami berikan, ke depannya para atlet memiliki harapan yang lebih baik terhadap dirinya sebagai atlet, maupun setelah menjadi atlet nantinya,” pungkasnya. Sementara itu, Ketua Umum PASI Bali Ida Bagus Diptha mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus baru PASI Bangli masa bakti 2019-2023. Diharapkan kepengurusan PASI Bangli yang baru ini dapat membawa bidang atletik di Kabupaten Bangli semakin berprestasi. Diptha mengatakan bahwa pada ajang Porseni, Bangli selama ini cukup merajai dalam bidang atletik. Pihaknya optimis target raihan enam medali emas saat Porprov nanti bisa tercapai. “Harapan kami dengan dilantiknya pengurus baru ini, kami berharap latihan yang diberikan untuk para atlet bisa lebih baik, sehingga dengan demikian pembinaan bisa dilakukan berjenjang,” harapnya. (ad816)
15
Senin Umanis, 25 Februari 2019
Jangan Pilih Caleg Pernah Terlibat Korupsi Jakarta (Bali Post) -
Komisi Pemilihan Umum (KPU) berkali-kali mengingatkan agar caleg pernah terlibat korupsi tidak dipilih demi mewujudkan pemerintahan yang bersih. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan seharusnya warga diberi pendidikan politik yang baik oleh partai dengan tidak mencalonkan mereka yang pernah terlibat korupsi. ‘’Jangan yang pernah terlibat korupsi. Kita mendukung dan memang kita itu waktu ketua KPU ke sini (KPK) kita sampaikan kita mendukung, umumkan saja. Bahkan, KPK
mungkin akan memuat ya kalau memungkinkan di website (laman) KPK kan itu lebih bagus,’’ kata Alexander dalam keterangan yang diterima, di Jakarta, Minggu (24/2) kemarin. KPK kembali mengumumkan 32 nama baru caleg (calon legislatif) eks-koruptor pada Pemilu 2019. Jika sebelumnya ada 49 daftar caleg, saat ini total terdapat 81 caleg, baik
DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota maupun DPD. Juru Bicara KPK Febri Diansyah menilai yang paling penting adalah imbauan dan membangun kesadaran masyarakat sebagai pemilih agar benar-benar memperhatikan siapa yang hendak dipilih karena mereka akan mewakili rakyat di parlemen. Masyarakat jadi bisa memperoleh penerangan untuk
wakil-wakil yang akan dipilih dan tahu mana yang bersih dan jujur. ‘’Kalau hanya memilih, misalnya, berdasarkan uang yang diberikan maka artinya pemilih berkontribusi untuk tidak mewujudkan Indonesia yang lebih baik ke depan. Jadi kita perlu jauh lebih hati-hati untuk memilih dan pilihlah orang-orang yang punya rekam jejak atau latar belakang yang bisa dipertanggungjawabkan dan tidak terkait kasus korupsi,’’ paparnya. (ant)
LPD Selat Pandan Banten Sehat
Singaraja (Bali Post) – Selama tahun buku 2018 yang lalu, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Selat Pandan Banten Kecamatan Sukasada menunjukkan kinerjanya mengelola bisnis keuangan mikro. Tahun buku 2018, LPD ini masuk dalam kategori sehat. Ini sesuai pemeriksaan Lembaga Pemberdayaan LPD (LPLPD) Buleleng yang menyebut neraca keuangan tahun buku 2018. Meski demikian, karena situasi perekonomian sulit, membuat beberapa program yang sudah disusun dalam setahun belum mencapai target. Hal itu terungkap dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) LPD Adat Selat Bantan Banten, Minggu (24/2) kemarin. Pertangungjawaban ini juga dihadiri tokoh masyarakat yang juga Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa, Ketua BKS-LPD Provinsi Bali Nyoman Cendikiawan, Kabag Ekbang Sekkab Buleleng Desak Putu Rupadi, Prajuru Desa Adat
Selat Pandan Banten, dan undangan lain. Ketua LPD Adat Selat Pandan Banten Ketut Sarjana mengatakan, total pendapatan tahun buku 2018 terealisasi sebesar Rp 10.146.038.000. Pendapatan ini turun dibandingkan dengan tahun buku 2017 lalu sebesar Rp 11.825.038.000. Penurunan pendapatan ini tidak lepas karena situasi perekonomian yang sulit dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Khusus untuk dana pinjaman, Sarjana menyebut, sejak diberian kepercayaan mengelola LPD, total kredit lancar yang sudah diberikan kepada nasabahnya tercatat Rp 37 miliar lebih. Kredit yang kategorikan kurang lancar sebesar Rp 4 miliar lebih, dan kredit dengan kategori diragukan senilai Rp 3 miliar lebih. Ketua LP-LPD Buleleng Made Indrayasa mengatakan, LPD Desa Adat Selat Pandan Banten selama tahun buku 2018 telah menjalankan
Bali Post/kmb38
RAT – Ketua LPD Desa Adat Selat Pandan Banten Ketut Sarjana (kiri) menyerahkan penyisinan keuntungan LPD untuk Desa Adat Selat Pandan Banten, Kecamatan Sukasada, Minggu (24/2) kemarin. manajemen usaha dengan prinsip kehati-hatian dan mengikuti regulasi baik itu peraturan daerah (perda) dan peraturan gubernur (pergub). Selain patuh terhadap regulasi itu, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan (audit) dengan mencocokkan dokumen neraca keuangan dengan data lapangan. Senada diungkapkan Ketua Badan Koordinasi LDP (BKS-LPD) Buleleng Jro
APVA Ragukan Benefit Penggunaan WeChat
Bali Post/may
Ayu Dhama
Denpasar (Bali Post) Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Bali menyangsikan pembayaran dengan menggunakan WeChat dapat memberi benefit bagi Indonesia khususnya Bali. Pasalnya APVA tidak mendeteksi adanya keuntungan bagi Bali dan
Indonesia yang bisa didapat dari penggunaan pembayaran WeChat Pay. Maka denga adanya penutupan toko ilegal dari Cina yang juga menggunakan pembayaran WeChat diapresiasi Ketua APVA Bali Ayu Astuti Dhama, Rabu (20/2) lalu. Beberapa merchant di Bali sudah mulai marak menggunakan WeChat (aplikasi e-wallet di smartphone) dengan menggunakan barcode. Ini dinilai merugikan usaha jasa penukaran uang resmi. Penggunaan jasa travel agent Cina juga merugikan asosiasi APVA. Karena mereka diduga bermain curang dalam praktik penukaran valuta asing (valas) di Bali. Penggunaan WeChat Pay dalam bertransaksi ini juga dinilai ilegal, karena mereka tidak menggandeng perusahaan domestik dalam memproses transaksinya. Ada praktik ilegal yang digunakan dalam transaksi ini. Yaitu menggunakan mekanisme transfer
antarakun WeChat Pay, sehingga uangnya tidak masuk ke Indonesia, tetapi tetap berada di sistem keuangan Cina dan menggunakan yuan. Cara lainnya, para pemilik merchant nakal asal Cina tersebut membawa mesin electronic data capture (EDC) langsung dari Cina dan bertransaksi di sana. Cara ini pun merugikan Indonesia karena dananya tak masuk Indonesia. Selain itu maraknya money changer liar juga berpotensi dapat dimanfaatkan untuk kejahatan pencucian uang dan kejahatan narkoba yang dapat merugikan negara khususnya Bali. Menurutnya, ini tidak boleh diabaikan, karena Bali adalah gate yang dilewati 40% wisatawan mancanegara. Sumbangan Bali pada devisa Indonesia juga cukup tinggi yaitu Rp 70 triliun per tahun. Bahkan kini pariwisata menjadi core economy Bali dan Indonesia. (kmb42)
Agenda Konservatif Dari Hal. 1 Sejumlah pakar melihat peninggalan Akihito berada di bawah ancaman agenda konservatif Abe saat generasi masa perang berguguran. Putra Mahkota Naruhito telah menjelaskan bahwa ia berniat mengikuti jejak lang-
kah ayahnya. Upacara hari Minggu menampilkan sebuah lagu yang diciptakan Kaisar dan Permaisuri setelah lawatan pada 1975 ke Okinawa. Pulau yang tercabik perang itu menjadi kenangan khusus di hati mereka. Dalam pidatonya di televisi
pada 2016, Akihito mengisyaratkan bahwa ia ingin turun dari takhta karena masalah umur. Saat menyampaikan pidato pada Minggu, Akihito terlihat sempat kesulitan membuka lembaran halaman dan Michiko menghampiri untuk membantunya. (ant)
Indonesia Unggul Dari Hal. 1 Luthfi yang menghadapi bola dengan dingin melakukan tendangan yang meski sempat membentur barisan pagar hidup Vietnam, namun arahnya tetap masuk
ke dalam gawang demi membawa Indonesia unggul 1-0 pada menit ke-70. Gol itu memaksa Quoc Tuan melakukan pergantian pemain dengan memasukkan top skor mereka Tran Danh Trung menggantikan Nguyen
Huu Thang. Pada menit ke84 terjadi kemelut di depan gawang Indonesia, beruntung Rafi sigap menyapu bola muntah hasil sundulan pemain Vietnam yang membentur barisan pertahanan Garuda Muda. (ant)
Senin, 25 Februari 2019 05:00 05:52 05:56 06:00 06:05 06:35 07:05 07:35 08:00 09:00 09:30 10:00 10:05 11:00
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Sesana Kepemangkuan Lan Serati Banten ( 2) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Ball Hanoman ( 1) Bali Channel Tourist TV Yowana Magz Tim Paskibaraka SMAN 1 Petang Parameter Berita dan Bincang Terkini Lejel Home Shopping Bali Channel Tourist TV
12:05 12:30 13:00 13:30 14:05 14:30 15:30 16:05 17:00 17:05
Dharma Wacana Sesana Kepemangkuan Lan Serati Banten ( 3) Berita Siang Klip Bali Bali Channel Tourist TV Klip Bali Yowana Live Memaknai Perayaan Nyepi Tahun Çaka 1941 Bali Channel Tourist TV Konser Ketog Semprong Kedasin Besakih ( 2) Berita dan Bincang Terkini Nangun Yadnya Karya Atiwa-tiwa Merajan Gusti Lanang Unggasan, Kab. Badung
17:30 18:00 19:00 19:30 20:00 20:30 21:00 21:30 22:05 23:05 23:30
Sansekerta Eps 4 Puja Trisandya Seputar Bali Orti Bali Lipsus K. Nadha Nugraha 2019 Folk Song DIABEMED Taksu I Made Warja, di usia Senja Tetap Berkarya Lestarikan Seni Perak Lila Cita Calonarang Waringin Merajan Agung Puri Satria Klungkung ( 1) Folk Song Bali Channel Tourist TV
Made Nyiriasa. Ketua LPD Desa Pakraman Ambengan Kecamatan Suaksada ini mengatakan, laporan pertanggungjawaban (LPJ) ini bukti sah pengurus bersama badan pengawas terhadap pengelolaan LPD dalam setahun. Hal ini kemudian diperkuat dengan hasil pemeriksaan oleh LP-LPD dan menunjukkan kalau lembaga ini masih dalam kondisi sehat. (kmb38)
Bali Post/kmb37
PUNCAK BKFK Ke-57 - Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Dr. dr. I Ketut Suyasa, Sp.B., Sp.OT(K). didampingi Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. dan sejumlah undangan saat melakukan potong tumpeng pada puncak acara BKFK ke-57 di Kampus Unud, Jalan PB Sudirman, Denpasar.
Puncak BKFK Ke-57
Membangun Bangsa dengan Menjaga Kaum Milenial Terbebas dari Narkoba ‘’KAMI tidak ingin Fakultas Kedokteran (FK) Unud disebut sebagai kelompok akademisi yang bagaikan menara gading. Namun diharapkan bisa menjadi menara air, yang bisa mengalir ke mana saja, bisa berbagi pengetahuan ke masyarakat, untuk menciptakan generasi bangsa yang mumpuni’’. Itulah salah satu komitmen yang ada di benak Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udaya (Unud) Dr. dr. I Ketut Suyasa, Sp.B., Sp.OT(K). Di sela-sela puncak acara Badan Kekeluargaan Fakultas Kedokteran (BKFK) yang ke-57, Minggu (24/2) kemarin, dia sengaja mengundang instansi terkait seperti BNNP, Polda Bali dan Kodam IX/Udayana untuk berbagi pengetahuan, khususnya dalam menjaga generasi milenial. Salah satu yang menjadi fondasi adalah generasi muda dan kalangan mahasiswa itu terbebas dari narkoba. ‘’Pada prinsipnya kami ingin menjalin kerja sama dengan instansi mana pun, karena kami juga ingin berperan di masyarakat. Salah satunya adalah menjaga generasi muda untuk tidak terpengaruh narkoba,’’ jelas dr. I Ketut Suyasa. Salah satu yang sudah di-
lakukan adalah bekerja sama dengan BNNP. Mengapa gandeng BNN? ‘’Pada prinsipnya kami civitas akademika, khususnya Fakultas Kedokteran ingin meningkatkan kerja sama dengan siapa pun. Kami ingin berperan di masyarakat, salah satunya menjaga generasi muda untuk tidak terkena pengaruh negatif narkoba. Apalagi generasi muda itu adalah harapan bangsa. Kita akan ikut kampanyekan stop narkoba,’’ katanya. Ke depan, diharapkan selain ada pembekalan dari BNNP saat mahasiswa menjalani KKN, ke depan kampanye stop narkoba bisa ditingkatkan. Yakni suatu saat bisa diterapkan di fakultas. Sehingga bahaya laten narkoba, serta perangkat di dalamnya bisa dikenali sejak awal. Untuk itu, Dekan FK Unud mengajak seluruh generasi muda, generasi milenial, mahasiswa tidak ada yang terkena narkoba. ‘’Mari kita bergandengan tangan menjaga anak didik kita. Tidak hanya mahasiswa, namun juga dosen, pegawai dan keluarganya. Kami akan jaga generasi bangsa untuk memperkuat bangsa ini,’’ tegas dr. Suyasa. Kepala BNNP Bali Brigjen
Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. mengatakan sudah melakukan MoU dan PKS dengan BNN. Dalam proses perjanjian itu, sudah berjalan satu bulan yang lalu. ‘’Sekarang ada satu MoU dan tiga PKS yang akan kita tanda tangani. Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran Kejiwaan dan Fakultas Kedokteran Umum,’’ ucap Brigjen Suastawa. Kerja sama dimaksud adalah meningkatkan kerja sama BNN dalam hal meningkatkan SDM, yang nanti akan kuliah di Unud. Sementara BNNP akan memberikan kuliah umum, baik kepada mahasiswa yang akan KKN maupun di kampus Unud. Itu akan dilakukan setiap tiga bulan, atau di saat mahasiswa akan KKN. ‘’Kami juga akan melakukan tes urine secara gratis kepada mahasiswa yang dianggap memiliki penyimpangan dalam keseharian. Salah satunya dengan tes urine,’’ sambungnya. Pihak BNN sekaligus akan melakukan rehabilitasi bagi mereka yang positif sebagai pengguna. Sebaliknya Unud akan memberikan pengetahuan pada SDM BNNP. Bahkan sudah ada kuliah untuk psikolog. (asa)
WARUNG GLOBAL
Waktu Lima Tahun Cukup Menilai Kinerja Pegawai SESUAI PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang manajemen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), bahwa batas penghapusan pegawai honorer dan kontrak adalah lima tahun. Peraturan baru dari pemerintah pusat ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup pegawai honor yang bekerja di badan pemerintahan. Aturan ini diharapkan membuka peluang seleksi dan pengangkatan bagi berbagai kalangan profesional, termasuk tenaga honorer yang telah melampaui batas usia pelamar PNS, untuk menjadi ASN dengan status PPPK. Batas penghapusan pegawai honorer atau kontrak yakni lima tahun ini mendapat tanggapan pendengar Radio Global 96,5 FM dalam acara Warung Global yang disiarkan langsung Sabtu (23/2). Bagaimana opini mereka? Berikut rangkuman selengkapnya. Menurut Gusti Sumardayasa di Denpasar, batas lima tahun ini seperti masa kerja tim sukses saat pemilu saja. Ia berharap ini tidak ada hubungannya dengan politik atau dipolitisasi. Ia berharap setelah batas ini berakhir
tetap dilakukan evaluasi terhadap kinerja pegawai, jika bagus penilaiannya sebaiknya direkrut kembali. Jika ada aturan yang baru, ia berharap aturan ini jangan terlalu kaku. Febri di Denpasar juga
mengira ini sarat bernuansa politis. Mestinya status pegawai pemerintahan ini memang harus jelas. Ini harus direalisasikan. Waktu lima tahun cukup untuk menilai kinerja seseorang. Sementara Werdha di
Gianyar menyarankan agar terlebih dulu dilakukan pendataan berapa pegawai yang dibutuhkan di masing-masing OPD agar efektif dan efisien. Buat data base yang benar megenai pegawai yang dibutuhkan ini. (sikha p)
Gianyar (Bali Post) – Tidak bisa dimungkiri, kebutuhan masyarakat Bali akan kelapa daksina untuk kegiatan upacara keagaman Hindu, semakin meningkat setiap harinya. Namun, kelapa daksina dan beberapa kebutuhan upakara lainnya seperti janur justru lebih banyak dipasok dari luar Bali seperti Jawa dan Lombok. Jika pasokan kurang akibat permintaan yang tinggi, tak jarang masyarakat kesulitan terutama menjelang hari raya keagamaan di Bali. Ketua Yayasan Bhuana Sari I Gusti Ngurah Amara Oka, S.Sos. mengatakan hal itu seusai melakukan penanaman sekitar 200 pohon kelapa daksina di areal Pura Dalem Desa Pakraman Tojan, Blahbatuh, Minggu (24/2) kemarin. Kegiatan penanaman po-
hon kelapa daksina tersebut juga dihadiri Bupati Gianyar I Made Mahayastra, Dirjen Bimas Hindu Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.A, Ph.D., anggota yayasan dan masyarakat di Desa Pakraman Tojan. Kegiatan penanaman pohon kelapa daksina ini merupakan upaya swasembada bahan upacara melalui Program Penanaman Sejuta Pohon Kelapa Daksina di seluruh Bali. Yayasan yang berlokasi di Jalan Kresna Nomor 3 Desa Bona, Blahbatuh ini melakukan program penanaman sejuta pohon kelapa daksina sejak 10 tahun lalu. Menurut Amara Oka, kebutuhan akan kelapa daksina di Bali tidak akan ada hentinya. Jika tidak diimbangi dengan penanaman, maka lama-kelamaan akan habis.
Karena itulah yayasan yang dipimpinnya melakukan penghijauan dengan penanaman pohon kelapa daksina. Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan, kesadaran untuk ikut melestarikan tanaman
upakara menjadi tanggung jawab semua pihak. “Dengan memanfaatkan lahan kosong milik desa pakraman, saya yakin Desa Pakraman Tojan bisa swasembada kebutuhan upacara khususnya kelapa daksina,” ujarnya. (kmb35)
Perlu Kesadaran Menanam Kelapa ’’Daksina’’
balipost http://facebook.com/balipost
Senin Umanis, 25 Februari 2019
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Messi Cetak ‘’Hattrick’’ Ke-50
FPTI Apresiasi Panjat Tebing Masuk Olimpiade
Paris – Kabar menggembirakan datang dari Paris, Prancis, yang bakal menjadi tuan rumah Olimpiade 2024. Panjat tebing dipastikan masuk sebagai satu dari empat cabor baru yang bakal dipertandingkan di Olimpiade Paris 2024. Panjat tebing dipertandingan bersama breakdance, skateboard dan surfing. Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar oleh Paris Organising Committee of the Olympic & Paralympic Games (Paris 2024), Jumat (22/2), seperti dikutip dari laman resmi IFSC. Paris 2024 mengusulkan 12 medali yang akan diperebutkan panjat tebing yaitu enam untuk speed world record putra-putri dan enam untuk nomor combine yang bakal mempertandingkan lead dan boulder putra-putri. Nomor dan format pertandingan yang diusulkan tersebut masih menunggu persetujuan dari International Olympic Council (IOC). Menanggapi keputusan ini, Presiden IFSC Marco Scolaris mengungkapkan kegembiraannya. Dia mengapresiasi Paris 2024 yang telah mendukung panjat tebing dan memasukkannya sebagai salah satu cabor yang akan dipertandingkan. Apresiasi dan kegembiraan juga disampikan Ketua II PP FPTI Pristiswan Buntoro. Sebab, selain panjat tebing kembali dimainkan di Olimpiade, nomor speed yang menjadi andalan Indonesia juga akan masuk dalam perebutan medali. ‘’Patut kita syukuri. Ini akan menjadikan perkembangan olahraga panjat tebing Indonesia semakin mendekati puncaknya,’’ kata Pris yang juga manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia. Meski demikian, dia juga mengingatkan semua pihak agar tidak terlena. Fokus penggenjotan di nomor lead dan boulder tetap tidak boleh kendur karena kemampuan atlet panjat tebing Indonesia di dua nomor ini masih ketinggalan. (kmb)
Sevilla – Lionel Messi mencetak hattrick ke-50 sepanjang kariernya untuk menginspirasi Barcelona meraih kemenangan 4-2 atas tuan rumah Sevilla pada lanjutan kompetisi La Liga Spanyol, Minggu (24/2) kemarin. Hasil ini makin menjauhkan Barca dari kejaran pesaingnya. Barcelona makin kokoh di puncak klasemen dengan mengumpulkan 57 poin hasil 25 kali bertading. Atletico Madrid (47) dan Real Madrid (45) di posisi kedua dan ketiga baru bermain 24 kali. Selanjutnya Getafe (39) dan Sevilla (39) di peringkat keempat dan kelima hasil 25 kali turun. Jesus Navas dan Gabriel Mercado dua kali menempatkan Sevilla unggul di babak pertama. Barca berbalik memimpin 3-2 berkat kontribusi Messi. Gol keempat Barca dihasilkan Luiz Suares menjelang pertandingan berakhir. ‘’Kami tidak bisa selalu menjadi yang terbaik. Jujur saja kami tidak memainkan sepak bola terbaik kami. Jika pertandingan mengalir, lebih mudah mencetak gol. Ini bukan gelar yang hampir dimenangk a n tetapi penting untuk menang hari ini,’’ kata Messi usai laga. Dalam laga ini pelatih Bar-
Eric Gordon
ca kembali menampilkan bek tengah Samuel Umtiti yang bermain untuk pertama kalinya selama tiga bulan setelah pulih dari cedera lutut. Laga kontra Sevilla merupakan salah satu ujian bagi Barcelona sebelum bertandang di Santiago Bernabeu melawan Real Madrid menjalani laga kedua Piala Raja Spanyol pada pertengahan pekan ini. Bayern Javi Martinez membawa Bayern Munich menang 1-0 atas Hertha Berlin dalam kompetisi Liga Jerman. Ini merupakan kemenangan ke-10 dalam 11 laga juara bertahan untuk menyamakan poin pemuncak klasemen Borussia Dortmund. Bayern sempat terpaut 9 poin dari Dortmund. Martinez menempatkan tim tuan rumah memimpin pada menit ke-62 setelah menyundul bola ke sudut ke kiri atas gawang Berlin. Pemain sayap Bayern Kingsley Coman luar lapangan pada menit ke-67 karena cedera. Sementara Bek tengah Berlin Karim Bekik mendapat kartu merah pada menit ke-84. ‘’Di babak pertama kami mengalami beberapa kesulitan. Set piece memutuskan permainan ini. Secara keseluruhan saya puas. Untuk Kingsley, kami harus menunggu hasil pemindaian. Saya harap cederanya tidak terlalu buruk,’’ kata pelatih Bayern Noko Kovac. (afp/kmb)
Bali Post/afp
Tanpa Harden, Rockets Menang Golden State – Eric Gordon mencetak 25 poin dan Chris Paul menghasilkan 23 angka ketika Houston Rockets yang bermain tanpa pencetak poin terbanyak James Harden sukses mengalahkan Golden State Warriors 118-112 pada lanjutan kompetisi NBA, Minggu (24/2) kemarin. Harden menderita flu dan didenda karena mengkritik wasit setelah kalah dari Los Angeles Lakers dalam laga sebelumnya. Kemenangan ini menunjukkan kedalaman tim Rocktes tanpa Harden yang telah mencetak 30 poin atau lebih dalam 32 pertandingan yang merupakan rentetan terpanjang kedua dalam sejarah NBA. Paul mengonversi dua lemparan bebas pada 68 detik tersisa di kuarter keempat dan Gordon mencetak empat lemparan tiga angka untuk Rockets. ‘’Sangat menyenangkan malam ini kami memenangkan laga, tetapi dalam dua hari Anda semua akan melupakan ini,’’ kata Paul. Rockets memenangkan ketiga pertemuan dengan Warriors musim ini, termasuk keunggulan 107-86 pada November lalu. Kenneth Faried menghasilkan 20 poin dan 10 rebound untuk Rockets. Sementara Kevin Durant mencetak 29 poin, Stephen Curry menambahkan 25 poin, 9 rebound dan 7 assist untuk Warriors yang sebelumnya menang beruntun lima kali. Hasil lengkap: Utah Jazz vs Dallas Mavericks 125-109, Milwaukee Bucks vs Minnesota Timberwolves 140-128, Miami Heats vs Detroit Pistons 96-119, Chicago Bulls vs Boston Celtics 126-116, Oklahoma City Thunder vs Sacramento Kings 116-119, Atlanta Hawks vs Phoenix Suns 120-112, Charlotte Hornets vs Brooklyn Nets 115-117, Cleveland Cavaliers vs Memphis 112-107, Washington Wizards vs Indiana Pacers 112-119, New Orleans Pelicans vs LA Lakers 128-115, Golden State Warriors vs Houston 112-118, Philadelphia 76ers vs Portland Trail Balzers 115-130. (afp/kmb)
Bali Post/ist
FINAL - Laga final U-8 antara Mandala Putra (biru) dan Damar Cakti.
Tim SSB Wistra U-12 Juara Denpasar (Bali Post) Tim Sekolah Sepak bola (SSB) Wisnu Putra (Wistra) U-12 keluar sebagai juara dalam turnamen Asosiasi SSB Kota Denpasar 2019 di Lapangan Kompyang Sujana yang berakhir Minggu (24/2) kemarin. Juara II direbut SSB Bina Putra Bali, juara III SSB Mandala United dan juara IV SSB Badak Putra Buduk. Untuk kategori U-10 tampil sebagai kampiun SSB Mandala United, disusul SSB Putra Mumbul, SSB Putra Pemenang dan SSB Jima Putra Dalung.
Karangasem Seleksi Pemain Sepak Bola Porprov Amlapura (Bali Post) – Karangasem mulai menyeleksi pemain sepak bola, Minggu (24/2) kemarin. Seleksi untuk pembentukan tim yang akan ditampilkan pada Porprov Bali 2019 di Tabanan itu dilakukan di Lapangan GOR Gunung Agung. Pelatih tim sepak bola Porprov Karangasem I Ketut Sugiantara didampingi asistennya, Nengah Sulendara, dan pelatih kiper Gede Ning Sumantra mengatakan, seleksi umum ini diikuti 75 pemain dari semua kecamatan. Ini untuk memberikan kesempatan pemain potensial yang ada di masing-masing
kecamatan. Penilaian akan dilakukan seobjektif mungkin. Jadi, tidak ada unsur suka dan tidak suka. ‘’Namun, pemain yang mengikuti seleksi dibatasi umurnya. Hanya untuk pemain berusia 21 tahun ke bawah alias kelahiran 1998,’ katanya. Tim pelatih merancang beberapa item parameter penilaian. Nilai per item nantinya diakumulasikan. Penilaian mulai dari skill individu, kemampuan fisik, mental serta mampu menerjemankan taktik dan strategi bermain dalam uji coba nanti. ‘’Kami akan menjaring 25 pemain dan hanya 20 yang akan dimasukkan tim definitif. Nama
Kategori U-8 dimenangkan SSB Mandala Putra diikuti SSB Damar Cakti, SSB Mifa dan SSB Wistra. Ketua Panpel Gede Made Anom Prenatha menjelaskan, turnamen ini digelar sejak 2 Februari lalu tiap Sabtu dan Minggu. Kelompok U-12 melibatkan 48 tim, U-10 diikuti 36 kontestan dan U-8 dimeriahkan 16 peserta. Tim U-8 melibatkan empat pemain tanpa penjaga gawang, U-10 diperkuat tujuh pemain dan U-12 menampilkan delapan pemain. (022)
ke-25 pemain akan diumumkan paling lambat tiga hari ke depan,’’ ujar Sugiantara. Pemain yang lolos seleksi akan langsung menjalani program latihan berjalan yang dilakukan usai hari raya Nyepi. ‘’Ke-25 pemain ini nantinya menjalani seleksi berjalan hingga April mendatang. Setelah itu kemudian dipilih 20 pemain definitif,’’ tambahnya. (nan) PENGARAHAN – Para pemain mendapat pengarahan dari pelatih sebelum menjalani seleksi di Lapangan GOR Gunung Agung.
IMI Denpasar Gelar Piala Wali Kota Denpasar (Bali Post) Untuk pertama kalinya Pengkot IMI Kota Denpasar menggelar kejuaraan Grasstrack dan Motocross di Sirkuit Wahana, Suwung pada 16-17 Maret mendatang. Kejuaraan bersifat terbuka dan melibatkan pembalap Denpasar dan kabupaten lainnya di Bali. Kejuaraan grasstrack dan motocross.
Putu Roy Nugraha, salah seorang penyelenggara, menyatakan dana untuk penyelenggaraan Piala Wali Kota Rp 35 juta. Pihak panpel mencari dana tambahan melalui sponsor dan donatur. ‘’Kami bangga bisa menggelar Piala Wali Kota tahun 2019 ini,’’ ungkapnya di Denpasar, Minggu (24/2) kemarin. Kejuaraan Piala Wali Kota melombakan 17 kelas, terdiri atas 15 kelas grasstrack dan
dua kelas motocross yaitu special engine (SE) 250 cc terbuka dan eksekutif. Ajang ini untuk menjaring pembalap Denpasar yang diproyeksikan terjun ke Porprov Bali. Sejauh ini, Roy Nugraha mengaku belum tahu kelaskelas yang dipertandingkan baik di Porprov Bali maupun PON XX/2020 di Papua. ‘’Kami masih menunggu keputusan kela s y a ng d ilom b a ka n d i Porprov dan kepastian PP IMI
apakah melombakan nomor balap motor jalan raya (road race) atau tidak pada PON 2020,’’ ujarnya. Menurutnya, selama ini kejuaraan grasstrack dan motocross sangat minim di Pulau Dewata. Mumpung Denpasar mempunyai sirkuit, pihaknya berupaya menampung dan mewadahi pembalap grasstrack dan kroser guna adu ketangkasan dalam Piala Wali Kota. (022)