Bali Post
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Hujan Badai Terjang Bali, Satu Pengendara Tewas
Denpasar (Bali Post) – Hujan disertai angin kencang menerjang Bali, Kamis (24/1) kemarin. Hampir seluruh wilayah di Bali terdampak. Banyak pohon tumbang dan bangunan roboh. Tercatat sejumlah palinggih di Badung, Gianyar dan Klungkung roboh. Sementara di Denpasar, berdasarakan data BPBD tercatat pohon tumbang terjadi di 21 titik. Salah satunya di Panjer. Hujan yang disertai angin kencang, menyebabkan pohon pule yang berada di tengah Setra (kuburan) Panjer tumbang ke jalan. Pohon tersebut menimpa seorang pengendara yang sedang melintas di Jalan Tukad Pakerisan, Panjer, Denpasar. Korban pun tewas di tempat. Babinsa Panjer Made Wendra ditemui di lokasi mengatakan, korban yang datang dari arah utara tertimpa pohon yang roboh. Korban mengalami pecah kepala, sehingga tewas di tempat. ‘’Kini korban sudah dibawa ke RS,’’ ujarnya. Menurut Wendra, identitas pengendara sepeda motor diketahui bernama Taufiqi Hudaya. Pada SIM A tertulis korban berasal dari Pasuruan yang tinggal di Jalan WR Supratman. ‘’Ini data korbannya,’’ ujar Wendra. Selain di Panjer, salah seorang pengendara motor di Jalan Raya Puputan dekat simpang tiga Jalan Tukad Balian juga tertimpa pohon. Korban bernama I Komang Alit Astika (29). Alamat asalnya Banjar Dinas Tanah Ampo, Jungutan, Bebandem, Karangasem. Korban dirujuk ke RS Sanglah. ‘’Di sini tadi ada yang tertimpa pohon, korban sudah dibawa ke RS,’’ ujar petugas BPBD yang sedang memotong batang pohon yang tumbang. Sementara itu di depan Lapangan Puputan Renon (Monuman Perjuangan Rakyat Bali) pohon tumbang juga menimpa dua unit mobil. ‘’Mobil ini sedang berhenti karena lampu merah, tiba-tiba pohon tumbang,’’ ujar salah saksi di lokasi. Hal. 15 Menimpa Tembok
TERTIMPA - Dua mobil yang tertimpa pohon di Renon, Denpasar, Kamis (24/1) kemarin. Kondisi pohon tumbang juga terjadi di beberapa tempat di Kota Denpasar, bahkan menimbulkan korban jiwa.
Bandara Ngurah Rai Keluarkan Peringatan, Jalur Motor di Tol Sempat Ditutup Mangupura (Bali Post) Angin kencang yang disertai hujan juga melanda kawasan Bandara Ngurah Rai. Bandara Ngurah Rai pun sempat mengeluarkan peringatan kepada pilot bahwa jarak padang hanya 500 meter. Otoritas Bandara I Gusti Ngurah Rai mengeluarkan Notice To Airmen (Notam) dengan nomor A0330/19. Notam terkait dengan pemberitahuan kondisi cuaca ini, kemudian diinformasikan oleh pihak Airnav kepada pilot in command (PIC) agar bisa diperhatikan. Menurut Communication Head and Legal Section Head Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, Notam tersebut memberitahukan bahwa visibility atau jarak pandang pada saat dikeluarkannya Notam hanya sampai 500 meter.
Bali Post/ist
ROBOH - Bale pasayuban dan sebuah palinggih Gedong di Pura Dalem Kahyangan Lingsir, Banjar Pengembungan Desa Pererenan roboh, Kamis (24/1) sore kemarin.
’’Palinggih’’ di Pura Dalem Kahyangan Lingsir Roboh Mangupura (Bali Post) Hujan lebat disertai angin kencang, Kamis (24/1) kemarin mengakibatkan bale pasayuban dan sebuah palinggih Gedong di Pura Dalem Kahyangan Lingsir, Banjar Pengembungan Desa Pererenan roboh. Musibah ini diperkirakan terjadi pukul 17.00 Wita. Camat Mengwi IGN Gede Jaya Saputra membenarkan kejadian tersebut. Hujan yang turun disertai angin kencang sejak siang hari mengakibatkan dua ban-
gunan suci di Pura Dalem Kahyangan Lingsir roboh. ‘’Kejadiannya sekitar pukul 17.00 Wita. Bencana ini akibat angin kecang yang membuat bale pasayuban dan Gedong rusak,’’ ungkapnya. Bencana serupa juga terjadi di Pura Pengulun Carik Subak Cemagi. Sebuah Bale Pasandekan di pura yang berlokasi di Banjar Dukuh Pandean, Desa Munggu, Mengwi, roboh. Kejadian ini telah mendapat atensi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Badung. ‘’Tim kami yang bertugas di TRC Pos Mengwi sudah ke TKP (Tempat Kejadian Perkara). Semua anggota kami juga telah turun ke sejumlah lokasi bencana,’’ ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (BPBD) Badung dr. Ni Nyoman Ermy Setiari. Berdasarakan catatat BPBD Badung, Kamis (24/1) sore, bencana akibat cuaca ekstrem terjadi di wilayah Kabupaten Badung. Hal. 15 Pura Subak
Notam tersebut berlaku dari pukul 18.49 Wita hingga pukul 19.15 Wita. Meskipun dikeluarkan Notam, Arie menyebutkan, aktivitas Bandara Ngurah Rai masih berjalan seperti biasa. ‘’Notam yang dikeluarkan ini hanya untuk pemberitahuan terkait jarak pandang, bukan Aerodrome close. Aktivitas penerbangan masih berjalan normal,’’ pungkasnya. Dampak angin kencang yang diserai hujan juga terjadi di Jalan Tol Bali Mandara. Sebuah lampu penerangan jalan di tol tersebut roboh. Humas Jasamarga Bali Tol (JBT) Putu Gandhi Ginatra menerangkan, kejadian yang berlangsung singkat, terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Hal. 15 Kecepatan Angin
Bali Posty/ist
TOL BALI MANDARA - Kondisi lampu penerangan jalan di Tol Bali Mandara roboh akibat angin kencang, Kamis (24/1) kemarin.
Dua Mobil Tertimpa Pohon
Denpasar (Bali Post) Hujan badai yang terjadi di wilayah Denpasar, Kamis (24/1) kemarin, membuat pohon perindang bertumbangan. Di Jalan Raya Puputan, Denpasar ada dua pohon tumbang dan melintang di tengah jalan yaitu Jalan Puputan barat Bundaran Renon dan di barat Monumen Bajra Sandi. Paling parah di sebelah barat Monumen Bajra Sandi, tepatnya timur traffic light simpang Jalan Raya Puputan-Jalan Kusuma Atmaja, Denpasar Timur. Dua mobil masing-masing Honda Freed DK 1439 EJ dan Nissan X-Trail B 1287 NKY ditimpa pohon besar. Untungnya pengemudi kedua mobil tersebut selamat. ‘’Kejadiannya sekitar pukul 16.45 Wita, pas lampu merah menyala. Kedua mobil ini berhenti dan
ditimpa pohon ini,’’ kata anggota Polsek Denpasar Timur Aiptu Partawan di TKP. Partawan menyampaikan, saat hujan badai itu, dia sedang mengamankan orang gila di timur TKP. Saat itulah pohon di selatan jalan ini tumbang melintang di tengah jalan. ‘’Untung batang pohon ini menimpa di tengah-tengah mobil (Freed) sehingga tidak ada korban jiwa,’’ ungkapnya. Dari pantauan di TKP, pohon berukuran besar itu menimpa bagian depan kedua mobil. Partawan pun berkoordinasi dengan pemilik mobil supaya secepatnya memanggil mobil derek. Sedangkan petugas dan truk DKP Kota Denpasar sudah standby. Petugas mulai memotong dahan pohon tersebut agar memudahkan evakuasi dua mobil tersebut. (kmb36)
DESA KUTRI - Bangunan di Pura Desa Kutri, Desa Singapadu Tengah, Kamis (24/1) sore kemarin roboh. Sebelumnya terjadi angin kencang disertai hujan.
DENPASAR
2
Jumat Kliwon, 25 Januari 2019
FIGUR
Perlu Zonasi
PENGATURAN terkait ketinggian bangunan harus mulai diperhitungkan kembali. Karena beberapa masalah timbul akibat keterbatasan dari pengaturan itu. Namun, niat pembatasan ketinggian bangunan 15 meter sangat bagus, mencerminkan atau menjadi ciri khas Bali. Sehingga yang perlu dilakukan adalah mencari solusi agar dibuat zonasi di daerah tertentu. Demikian disampaikan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, Kamis (24/1) kemarin. Sebagai contoh, di daerah yang memang harga tanah mahal di atas Rp 3 miliar per are harus dizonasi dan ketinggian bangunan boleh lebih dari 15 meter, sesuai dengan kebutuhan daerah tersebut. Kadin berharap ada revisi Perda Nomor 16 Tahun 2009 yang harus dilakukan dengan baik dan bijak. ‘’Karena kami tidak mau revisi ini mengklasifikasikan semua,’’ tandas Caleg DPR-RI dari Dapil Bali ini. Saat ini dengan ketentuan ketinggian tidak boleh lebih dari 15 meter sudah dinilai nyaman. Namun akibatnya adalah terjadi alih fungsi lahan yang begitu masif karena ada daerah lain yang menjadi gantinya untuk dibangun. ‘’Karena bangunan tersebut pasti akan melebar. Ini yang menjadi poin Kadin. Kadin
Bali Post/may
A.A. Ngurah Alit Wiraputra
berharap para akademisi, anggota Kadin, Inkindo, Gapensi, REI sudah mulai memikirkan ini, dan sudah mulai mengusulkan. Kadin siap menggawangi apa pun yang diusulkan teman asosiasi di bawah Kadin,’’ tegasnya. Dengan demikian, ketinggian bangunan di suatu daerah tidak akan sama dengan daerah lain untuk mengatasi maraknya alih fungsi lahan. Di sisi lain, perkembangan penduduk juga memungkinkan akan bertambahnya hunian dan rumah. ‘’Mungkin di daerah perkotaan seperti Denpasar, Kuta, Nusa Dua
dan Jimbaran, itu sudah mulai dizonasi yang mana boleh dibangun hunian vertikal, cuma perlu dikaji aspekaspek yang mendukungnya,’’ imbuhnya. Zonasi bisa dilakukan per kecamatan sesuai RTRW, baik akomodasi pariwisata, perumahan, dan yang memang penduduknya padat dibolehkan membangun dengan ketinggian di atas 15 meter. Selain itu, ketinggian bangunan lebih dari 15 meter dinilai akan lebih efektif dan efisien jika dibangun pada bangunan rumah sakit, sekolah, perguruan tinggi, dan daerah Kuta, Jimbaran, dan Nusa Dua, serta sebagian Denpasar. Terhadap luas tanah yang bangunannya akan dibangun 10 lantai misalnya, hanya boleh dibangun 20 persen. Sedangkan 80 persen tidak boleh dibangun, namun dijadikan jalur hijau. ‘’Jadi kalau dia punya satu hektar, hanya 20 arenya yang dibangun lantai 10, sisanya dibiarkan,’’ bebernya. Caleg dari Partai Gerindra ini menambahkan, yang penting juga adalah terpeliharanya keseimbangan alam, masyarakat Bali dan kebudayaan Bali. Aspirasi masyarakat Bali di daerah itu harus didengar dan manajemen risiko harus disiapkan. Manajemen risiko tersebut yaitu berupa ketersediaan air, kebutuhan parkir, kebutuhan akses jalan, dan listrik. (may)
Hujan Disertai Angin Kencang
Enam Titik Jaringan PLN Terdampak Denpasar (Bali Post) Hujan disertai angin kencang yang menerjang wilayah Bali Kamis (24/1) kemarin, telah membawa dampak kerusakan pada jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Setidaknya ada enam titik jaringan yang mengalami kerusakan jaringan, yaitu di Jalan Tukad Pakerisan, Tukad Batanghari X, Renon, Jalan Jayagiri, Jalan Gambuh, kawasan Kantor Gubernur Bali dan Tampaksiring, Gianyar. “Akibat hujan disertai angin kencang ini banyak
pohon tumbang yang berdampak pada terganggunya suplai kami kepada pelanggan. Beberapa titik lokasi saat ini sedang kami lakukan pemulihan,” kata Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Bali Nyoman Swiranata. Menurut Swiranata, jaringan PLN yang terkena dampak hanya berupa kabel, tidak ada gardu maupun tiang listrik. Untuk itu, semua SDM teknik dikerahkan ke lokasi. PLN meminta kepada pelanggan untuk
bersabar, karena banyaknya titik pohon tumbang sore ini. “Berkaitan dengan kondisi kelistrikan PLN yang banyak gangguan akibat pohon tumbang, masyarakat diminta bersabar karena petugas PLN sedang berusaha memperbaikinya secepat mungkin,” ujarnya. Sementara itu, salah satu pelanggan PLN di Batubulan, Agung Sri mengatakan listrik di rumahnya di Jalan Sumandang mengalami pemadaman. Pemadaman terjadi sekitar 20 menit hingga 25 menit. (kmb42)
Bali Post/ist
AUDIENSI - Panitia Gedassamtik saat audiensi dengan Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha untuk mohon bantuan personel dan kendaraan.
Bersihkan Sampah Plastik di Pura Besakih
Polda Siap Kerahkan Personel Denpasar (Bali Post) Gerakan Kedas Sampah Plastik (Gedassamtik) di Pura Besakih rencananya dilaksanakan tanggal 2 Februari mendatang, didukung Polda Bali. Memerangi sampah plastik menjadi atensi Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose dan sudah dilaksanakan di Pura Lempuyang Luhur, Karangasem, beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha saat menerima audiensi Ketua Panitia Gedassamtik I Ketut Bagus Arjana Wiraputra di Mapolda, Kamis (24/1) kemarin. Menurut mantan Kabinda Bali ini, masalah sampah plastik juga menjadi perhatian khusus Kapolda, dan langsung memimpin pemungutan sampah plastik usai melak-
sanakan persembahyangan di Pura Lempuyang Luhur, Karangasem, beberapa waktu lalu. Bahkan secara khusus Kapolda juga memerintahkan pasukan Brimob dan Samapta untuk kembali melaksanakan pembersihan sampah plastik saat memperingati HUT ke-73 Brimob tahun 2018. Namun, Brigjen Sunartha berharap kegiatan ini jangan dijadikan momen untuk mencari panggung dan dilakukan secara berkelanjutan dengan konsep ngayah. Membersihkan lingkungan merupakan bagian dari ibadah. ‘’Jangan hanya memungut sampah, tapi juga berikan imbauan kepada masyarakat atau pelaku pariwasata agar mengingatkan para wisatawan untuk tidak membuang sampah sembarangan,’’ kata mantan Kapolresta Denpasar ini. Selain itu, jenderal bintang
819446 / 081337032965
Topik : BALI DITERJANG BADAI
satu asal Gianyar ini meminta Panitia Gedassamtik agar membuat proposal untuk dijadikan acuan penempatan personel yang akan melakukan pembersihan sampah di 19 titik dan pergerakan sekitar dua ribu orang saat menuju ke kawasan Pura Agung Besakih. ‘’Semua harus jelas agar pelaksanaan kegiatan ini berjalan maksimal. Siapa yang bertanggung jawab dan di mana ditugaskan agar jelas. Tujuannya agar peserta benar-benar memungut sampah, bukan datang hanya untuk selfie,’’ imbuhnya. Ketua Panitia Gedassamtik I Ketut Bagus Arjana Wiraputra mengatakan, Gedassamtik merupakan salah satu wujud dari penerapan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Gerakan ini diharapkan dapat memantik kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik. Selain itu, segenap komponen masyarakat diharapkan bersama-sama menjaga lingkungan bebas dari sampah plastik, terlebih itu di areal pura. Pihaknya meminta bantuan personel dan kendaraan truk atau bus untuk membawa peserta SMA/SMK di Kota Denpasar menuju kawasan Pura Agung Besakih. (kmb36)
Bali Post/eka
PPDB - Sejumlah calon siswa di Denpasar melihat pengumuman hasil seleksi PPDB.
Disdikpora Rancang Pola PPDB 2019
Denpasar (Bali Post) – Pola Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 secara umum sudah tertuang dalam Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB. Namun dalam peraturan itu masih bersifat umum. Pemerintah daerah melalui Disdikpora memiliki kewenangan untuk menyesuaikan peraturan tersebut sesuai potensi yang ada. Pada prinsipnya, Permendikbud kali ini mengamanatkan agar semua pihak mendekatkan siswa dengan sekolah. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar I Wayan Gunawan, Kamis (24/1) kemarin.
Gunawan mengatakan, pihaknya sudah menerima Permendikbud tentang panduan PPDB. ‘’Kami akan tindak lanjuti dengan menyusun petunjuk teknis PPDB di Denpasar,’’ katanya. Petunjuk teknis PPDB ini, katanya, akan dibahas bersama tim sesuai dengan potensi dan kondisi yang ada. Pada prinsipnya, Permendikbud yang diterimanya itu tidak jauh berbeda dengan PPDB tahun lalu. ‘’Yang jelas harus mengacu pada zonasi (90 persen) dan 10 persen luar zonasi,’’ tegasnya. Gunawan menambahkan, terkait dengan prestasi dan siswa pindahan akan masuk pada 10 persen. Sedangkan
untuk jalur penghargaan nanti akan diatur apakah di 90 persen atau seperti apa. ‘’Semua ini akan digodok sesuai dengan potensi yang ada di sini,’’ jelasnya. Sebelumnya, pada PPDB 2018 sudah menerapkan sistem zonasi. Saat itu ditetapkan menjadi empat zonasi. Tiap zonasi akan ada tiga sekolah. Tiap sekolah memiliki beberapa wilayah desa/kelurahan. ‘’Tahun ini kami juga akan masih menerapkan zonasi yang berbasis desa/kelurahan,’’ kata Gunawan. Anggota Komisi IV DPRD Denpasar A.A. Ngurah Gede Widiada mengakui masyarakat mulai paham
akan proses yang sudah ada. Karena itu, pihaknya meminta agar jajaran Disdikpora untuk selalu taat dalam melaksanakan proses dan tahapan PPDB. ‘’Kami minta Disdikpora tetap konsisten dengan aturan yang ada, sehingga bisa meminimalisasi masalah,’’ ujar politisi NasDem ini. Widiada mengatakan, Denpasar memang menghadapi persoalan yang krusial. Terutama dalam hal kekurangan ruang belajar. Karena itu, ke depan harus dirancang agar pembangunan gedung sekolah bisa diperbanyak untuk mengatasi persoalan krusial tersebut. (kmb12)
Dana CSR Perlu Dikelola Badan Khusus
Denpasar (Bali Post) -
Gubernur Bali Wayan Koster sempat mengutarakan hendak membidik dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai sumber pendapatan. Dana CSR akan dikelola untuk mendanai program strategis Pemprov Bali. Rencana ini rupanya mendapat sinyal positif dari DPRD Bali, khususnya Pansus Ranperda tentang RPJPD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2005-2025 dan Ranperda tentang RPJMD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2018-2023. Terlebih hasil kunjungan kerja Pansus ke Jawa Barat, Kamis (24/1) kemarin, Pemprov setempat justru sudah memanfaatkan dana CSR untuk keperluan dana umat. Itu artinya Pemprov Bali juga bisa mengelola dana CSR dari perusahaan-perusahaan untuk kepentingan pemerataan pembangunan. ‘’Meskipun ada peraturan khusus yang mengatur dana CSR, tapi bisa dikonsep untuk pemerataan di Bali. Kalau di Jawa Barat untuk kepentingan dana umat, di Bali bisa untuk pelestarian adat dan budaya,’’ ujar Ketua Pansus Ranperda tentang RPJPD dan RPJMD I Ketut Tama Tenaya saat dikonfirmasi via telepon. Menurut Tama Tenaya, perlu dibuat badan khusus yang mengelola dana CSR. Termasuk berkoordinasi dengan kabupaten/kota. Mengingat kepentingan masing-
masing kabupaten/kota tentu berbeda. ‘’Ada yang CSR-nya besar, ada juga yang sangat minim. Inilah yang perlu dikoordinasikan,’’ jelasnya. Politisi PDI-P ini menambahkan, kunjungan kerja Pansus utamanya bertujuan untuk mencari pembanding dan masukan. Terutama menyangkut kebijakan-kebijakan lokal yang sekiranya bisa diadopsi dan selaras dengan visi dan misi Gubernur Bali. Selain dana CSR, pihaknya juga sempat bertanya mengenai masalah pelestarian lingkungan. Dikatakan, Jawa Barat sudah mengalokasikan anggaran khusus untuk pelestarian lingkungan. Hanya kondisi geografisnya berbeda jauh dengan Bali. ‘’Maksudnya di Bali lingkungan itu lebih ke subak dan pertanian karena hutan kita sedikit. Tapi jangan yang sedikit ini justru
akan habis. Dengan perkembangan pariwisata, masalah lingkungan perlu diantisipasi agar jangan sampai kebablasan semua ditanami beton,’’ jelas Ketua Komisi I ini. Sebelumnya dalam pandangan umum fraksi terkait Ranperda RPJPD dan RPJMD, Fraksi Panca Bayu DPRD Bali sempat meminta agar pemerintah daerah melakukan upaya serius untuk mengatasi masalah alih fungsi lahan pertanian dan perkebunan. Termasuk pembangunan vila, hotel, dan restoran tanpa melihat dampak yang akan terjadi di masa mendatang. ‘’Kami khawatir selama kurun waktu lima tahun ke depan, lahan sawah dan kawasan produktif di Bali segera habis untuk pembangunan fisik saja tanpa melihat aspek lingkungan, alam, budaya, dan adat. Bisa jadi Bali nantinya akan
mendapat julukan Pulau Seribu Hotel dan Vila, bukan lagi Pulau Seribu Pura,’’ ujar anggota Fraksi Panca Bayu Made Arini. Sementara itu, anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Bali I Komang Nova Sewi Putra mengatakan, pihaknya justru belum menemukan isu strategis, kebijakan dan program serta upaya-upaya yang direncanakan Gubernur untuk mencari solusi terkait pelestarian subak dan lokasi pertanian abadi. Begitu juga soal krama Bali yang saat ini disebut telah kehilangan identitas dan jati diri ke-Bali-annya. ‘’Lalu semakin renggangnya kohesi dan solidaritas sosial atau manyamabraya, melemahnya semangat gotong royong dan rasa kekeluargaan, serta yang lainnya, belum kami temukan cara atau upaya strategis yang akan dilakukan Gubernur,’’ ujarnya. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Perkecil Celah Pelanggaran Hukum
Kejari Denpasar Lakukan MoU dengan Tiga PD di Kota Denpasar Denpasar (Bali Post) Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Denpasar serta sejumlah pimpinan Perusahaan Daerah (PD) mengunjungi Kejaksaan Negeri Denpasar di Jalan Sudirman, Denpasar, Kamis (24/1) Kemarin. Dua lembaga itu, yakni Pemkot Denpasar dan Kejaksaan Negeri Denpasar (Kajari) di bawah komando Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar Jehezkiel Devy Sudarso, S.H., C.N. melakukan MoU atau acara penandatanganan kesepakatan bersama. Wali Kota Denpasar Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutannya menyatakan, salah satu tujuan MoU itu untuk memperkecil celah pelanggaran hukum, serta meningkatkan kepatuhan PD, sehinggga dalam menjalankan aktivitas operasionalnya bisa sejalan dengan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel. Adapun PD di Kota Denpasar yang menjalani MoU dengan Kejari Denpasar adalah PD Parkir, PD Pasar dan PDAM. Wali Kota Rai Dharmawijaya Mantra menjelaskan, sebagai
badan usaha milik Pemerintah Kota Denpasar yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik serta pengelolaan aset daerah, PD tentu tidak bisa lepas dari masalah-masalah hukum, hingga perlunya capaian kinerja kepada masyarakat. ‘’Sehingga sangat perlu kerja sama yang terintegrasi antara kejaksaan dengan PD di Kota Denpasar,’’ tegasnya. Sementara itu, Kajari Denpasar Jehezkiel Devy Sudarso, S.H., C.N. menjelaskan, peran kejaksaan dalam bidang perdata dan tata usaha negara sudah diatur dalam Pasal 30 ayat 2 UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan. Bidang perdata dan tata usaha negara meliputi penegakan hukum, bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain kepada negara atau pemerintah. Sebagai wujud peran kajaksaan, penting dilakukam kerja sama dengan instansi atau lembaga negara, pemerintah, BUMN, BUMD, termasuk dengan PD, seperti PD Pasar, PD Parkir dan PDAM. Dikatakan, PD mempunyai peranan penting dalam pelayanan publik. Di lapangan bisa saja ada kendala, baik
Bali Post/kmb37
MOU - Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menyaksikan penandatanganan MoU sejumlah perusahaan daerah di Kota Denpasar dengan Kejaksaan Negeri Denpasar. teknis maupun nonteknis, baik internal maupun eksternal yang secara hukum bisa berimplikasi pada bidang hukum perdata dan tata usaha negara. ‘’Hal ini tentu memerlukan pendampingan hukum dari lembaga kejaksaan, sehingga wibawa pemerintah terjaga dalam memberikan pelayanan hukum pada masyarakat,’’ tegasnya.
Dalam MoU itu, katanya, ada beberapa yang ingin dicapai, yakni meningkatkan kerja sama, meningkatkan penanganan perkara perdata dan tata usaha negara, memulihkan keuangan negara melalui peningkatan pemberdayaan kerugian keuangan negara dan pembayaran uang pengganti. (kmb37)
BADUNG
Jumat Kliwon, 25 Januari 2019
3
Apresiasi Program ”Homecare”
Ny. Seniasih Giri Prasta Motivasi Penderita Kanker dan ODGJ
KETUA Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Badung Ny. Seniasih Giri Prasta didampingi Ny. Rasniathi Adi Arnawa serta Sekretaris YKI Badung dr. Elly Swandewi Murti, Rabu (23/1) lalu melaksanakan pendampingan program kunjungan rumah atau homecare Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Selain mengunjungi ODGJ, kunjungan kali ini juga menyasar penderita kanker bekerja sama dengan Tim Keswamas RSJ Bali. Kunjungan pertama di Banjar Semanik Desa Plaga Kecamatan Petang. Di sini tim mengunjungi pasien gangguan
jiwa, I Made Sadia (33) dan I Gede Kocong (66) serta penderita kanker Wayan Payu. Ketiga pasien ini masih tercatat masih memiliki hubungan kekerabatan. Selanjutnya tim mengunjungi pasien gangguan jiwa bernama Nyoman Winaya (33) asal Banjar Kiadan, Plaga. Pada kesempatan tersebut, selain memberikan bingkisan, juga diserahkan bantuan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada penderita kanker. Ny. Seniasih Giri Prasta di sela-sela kunjungan mengatakan, kehadirannya selain untuk memberikan bantuan juga memberikan motivasi
kepada penderita. ‘’Mereka tak hanya wajib diberikan pelayanan pengobatan yang teratur, tapi motivasi dari keluarga terdekat dan lingkungan sangat dibutuhkan dalam upaya penyembuhan,’’ katanya. Untuk itulah dirinya mengharapkan adanya dukungan dari keluarga dan lingkungan dalam proses penyembuhan penderita. Pihaknya juga sangat mengapresiasi program homecare Dinas Kesehatan sebagai salah satu kegiatan di Puskesmas, dengan melakukan kunjungan dan perawatan kesehatan langsung di rumah penderita penyakit seperti ODGJ, kanker maupun penyakit lainnya. (ad942)
KUNJUNGAN - Ketua YKI Cabang Badung Ny. Seniasih Giri Prasta didampingi Ny. Rasniathi Adi Arnawa mengunjungi ODGJ dan penderita kanker di Desa Plaga Kecamatan Petang, Rabu (23/1) lalu.
Manjakan Nasabah dalam Bertransaksi
Bank OCBC NISP Hadirkan Konsep ”Premium Guest House” di Bali DALAM upaya memberikan kemudahan dalam bertransaksi dengan pelayanan berbasis teknologi kepada para nasabah, Bank OCBC NISP memperkenalkan inovasi layanan perbankan dengan meresmikan Kantor Cabang Sunset Road di Jalan Sunset Road No. 144 Badung-Bali, Kamis (24/1) kemarin. Peresmian ini dihadiri Direktur Bank OCBC NISP Andrae Krishnawan, perwakilan Bank Indonesia (BI), perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jajaran manajemen Bank OCBC NISP serta para nasabah Bank OCBC NISP. Grand opening ditandai pemotongan pita sekaligus digelar talkshow yang menghadirkan dua pembicara yaitu National Network Head Bank OCBC NISP Heriwan Gazali dan Safir Senduk dari Perencanan Keuangan. National Network Head Bank OCBC NISP Heriwan Gazali mengatakan, seiring perkembangan dan adaptasi teknologi, nasabah senantiasa mencari kemudahan dalam bertransaksi dengan layanan berbasis teknologi karena dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Oleh karena itu, Bank OCBC NISP menyediakan aplikasi ONe Mobil yang memungkinkan nasabah untuk
melakukan sebagaian besar transaksi dengan kecanggihan teknologi yang sebelumnya dilakukan di kantor cabang dan menyesuaikan fungsi cabang dengan memperkanalkan konsep Premium Guest House. Konsep yang diusung Bank OCBC NISP ini menghadirkan layanan perbankan yang berbeda, mulai dari solusi perbankan yang ditawarkan, tim yang ditawarkan dan suasana yang dihadirkan. Dengan proses knowledge sharing, Bank OCBC NISP berharap nasabah dapat melakukan assessment terhadap kebutuhan finansialnya dengan lebih baik sehingga mendapatkan solusi keuangan yang tepat sesuai kebutuhan. ‘’Kami memperkenalkan konsep Premium Guest House yang fokus untuk memberikan nilai tambah melalui penyediaan pengetahuan, pengalaman serta solusi untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi nasabah. Setelah diresmikan pertama kali di Jakarta pada Oktober 2018, kini Premium Guest House hadir di Bali,’’ kata Heriwan Gazali. Lebih lanjut dikatakan, konsep Premium Guest House ini sesuai dengan brandline Bank OCBC NISP yakni With You yang artinya bertumbuh dan berkembang bersama nasabah.
Premium Guest House dirancang khusus untuk menciptakan pengalaman perbankan dengan suasana yang hangat dan nyaman agar proses knowledge sharing bisa berjalan baik. Hal ini ditampilkan melalui beberapa area yakni Welcome Area, Smart Area untuk bertransaksi, Premium Living Space dan Personal Meeting Room untuk proses knowledge sharing. Selain itu, Premium Guest House yang berada di Sunset Road ini diperkuat oleh 20 karyawan yang siap memberikan pelayanan nasabah termasuk satu orang selaku Area Head, satu orang selaku Senior Branch Executive, lima orang Greeter/Service Assistant, dan 13 orang Relationship Manager & Manager. ‘’Ke depannya Bank OCBC NISP berkomitmen untuk terus memberikan nilai tambah kepada nasabah, bukan saja hanya pelayanan perbankan yang prima, tapi terutama adanya solusi keuangan yang tepat agar kami dapat menjadi rekan dalam membantu mewujudkan aspirasi nasabah. Kehadiran Premium Guest House ini memperkuat citra Bank OCBC NISP sebagai bank yang berinovasi untuk masa depan,’’ jelas Heriwan. (ad947)
GRAND OPENING - Prosesi grand opening Kantor Cabang Bank OCBC NISP di Jalan Sunset Road, Badung, Kamis (24/1) kemarin.
Limbah Medis Bersumber dari Apotek di Mengwitani
Mangupura (Bali Post) – Pemilik limbah medis di lingkungan Gegadon Kelurahan Kapal yang berdekatan dengan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) yang dikelola Desa Kekeran, Mengwi, akhirnya terungkap. Limbah medis alat-alat kesehatan seperti tabung vacum dan jarum suntik yang tergolong bahan berbahaya dan beracun (B3) itu bersumber dari Apotek Laboratorium Sidhi Medika, Desa Mengwitani. I Made Rai Merdana, pemilik Lab Sidhi Medika, di Kantor Lurah Kapal, Kamis (24/1) kemarin, mengakui sampah medis yang menghebohkan warga adalah limbah dari klinik yang dikelolanya sejak tahun 2010. ‘’Ya, memang dari klinik kami, tapi bukan kami yang sengaja membuang ke sana (TPS Kekeran – red). Saya orang medis, tentu tahu bahayanya,’’
ungkapnya. Rai Merdana menyatakan, persoalan sampah medis di TPS itu murni ketidaksengajaan. Dia mengaku tengah melakukan renovasi klinik. Renovasi dilakukan oleh pemborong yang kebetulan merupakan pemilik lahan tempat kliniknya berdiri. ‘’Saat bersih-bersih, buruh yang bekerja tidak sengaja mengangkut sampah medis yang sudah kami bungkus rapi,’’ terangnya. Dia mengaku bekerja sama dengan PT Triyata untuk pengolahan limbah. Bahkan, dia menegaskan punya dokumen terkait pengiriman sampah medis ke Surabaya. Lurah Kapal I Nyoman Sudiarta mengakui telah meninjau lapangan tempat ditemukannya sampah medis tersebut. Dia pun meminta pemilik Lab Sidhi Medika berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan
Kebersihan (DLHK) Badung untuk mengklarifikasi informasi yang beredar. Sebelum tiba di kantor Lurah Kapal, pemilik Lab Sidhi Medika juga menemui Perbekel Kekeran. Perbekel meminta Rai Merdana membuat surat pernyataan untuk tidak lagi membuang sampah medis di TPS Kekeran. Sementara itu, Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan mengaku perihatin dan akan menindak tegas pelaku pembuangan sampah medis tersebut, karena mengancam keselamatan orang lain. Disebutkan, barang medis yang berserakan telah diamankan dan dititipkan di boks penyimpanan khusus milik PT Triyata yang mempunyai legalitas atas pemusnahan barang tersebut yang bertempat di areal Rumah Sakit Mangusada. (kmb27)
Bali Post/edi
Pasir Pantai Kuta Terkikis PASIR - Pasir Pantai Kuta terkikis akibat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir.
Mangupura (Bali Post) -
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir tidak hanya membuat Pantai Kuta diserbu sampah kiriman, namun juga menyebabkan terkikisnya pasir pantai. Terkait kondisi ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung akan melakukan penanganan. Kepala Dinas PUPR Badung I.B. Surya Suamba mengatakan, penanganan berupa perataan pasir. Namun tidak ada penambahan pasir yang akan dilakukan. Penanganan direncanakan dilaksanakan setelah cuaca buruk berhenti. ‘’Biasanya pasir di sana tidak kemana-mana. Hanya terbawa ombak dan tertiup
angin, sehingga pasir terbawa ke mana-mana atau posisinya berpindah,’’ katanya, Kamis (24/1) kemarin. Sebelum dilakukan penanganan akan dilakukan pengecekan serta pendataan. Hal ini untuk mengetahui titik terparah yang perlu penataan intensif. Terkait sampah kiriman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup
dan Kebersihan (DLHK) Badung Putu Eka Merthawan menyampaikan, sebelumnya sampah didominasi batang kayu. Namun kemarin sampah plastik mulai banyak bermunculan. Sejauh ini pihaknya masih berjibaku melakukan pembersihan. Namun yang menjadi kendala saat ini adalah pengangkutan menu-
ju TPA Suwung yang belum bisa dilakukan, mengingat TPA Suwung juga sedang krodit. Guna mengurangi tumpukan sampah di masing-masing Stop Over (STO), DLHK akan memotong batang kayu menjadi bagianbagian kecil untuk mempermudah pengangkutan. Ia pun mempersilakan masyarakat mengambil batang kayu yang telah dipotong tersebut secara cuma-cuma. Sedangkan untuk sampah plastik, seluruhnya akan diangkut ke TPA Suwung. (kmb23)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Kuliah Umum ’’Prospek Ekowisata Bali, Peluang dan Tantangan’’
Unwar Segera Sempurnakan Visi-Misi Berbasis Ekowisata
DALAM rangka menyempurnakan visi dan misi Universitas Warmadewa (Unwar) menuju visi-misi ekowisata, Program Pascasarjana Unwar (PPs Unwar) menggelar kuliah umum dengan tema ‘’Prospek Ekowisata Bali, Peluang dan Tantangan’’ di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar, Rabu (23/1) malam. Kuliah umum ini menghadirkan dua pakar pariwisata yaitu Staf Ahli Kementerian Pariwisata RI Prof. I Gde Pitana, M.Sc. dan Ketua Dewan Pembina Asita Bali Bagus Sudibya yang dimoderatori Kaprodi Magister Administrasi Publik PPs Unwar Dr. Drs. A.A. Gede Raka, M.Si. Kuliah umum dibuka langsung Direktur PPs Unwar Prof. Dr. Ir. Gde Suranaya Pandit, M.P. yang dihadiri Sekretaris PPs Unwar, Kaprodi dan Sekretaris Prodi di lingkungan PPs Unwar, serta seluruh dosen dan mahasiswa semester I dan III PPs Unwar. Ketua Panitia Dr. Drs. A.A. Gede Raka, M.Si. mengatakan kuliah umum yang digelar merupakan langkah awal untuk menyempurnakan visi-misi Unwar yang mulanya berwawasan lingkungan pariwisata menuju visi-misi ekowisata yang lebih menekankan pariwisata ke lingkungan. Dengan menghadirkan dua narasumber yang ahli di bidang kepariwisataan, maka diharapkan adanya masukan-masukan tentang bagaimana prospek ekowisata Bali ke depannya, sekaligus solusi tentang penyempurnaan visi dan misi Unwar ke depannya. ‘’Bagiamanpun juga pariwisata Bali sekarang banyak bersifat pilihan yang kembali kepada culture dan kembali ke alam tanpa mengabaikan budaya, sehingga lebih menekankan pada keterlibatan
KULIAH UMUM - Direktur PPs Unwar Prof. Dr. Ir. Gde Suranaya Pandit, M.P. (enam dari kiri) berfoto bersama dengan para narasumber dan tamu undangan lainnya pada Kuliah Umum ‘’Prospek Ekowisata Bali, Peluang dan Tantangan’’, Rabu (23/1) malam. masyarakat yang lebih banyak ke dalam kegiatan kepariwisataan itu. Sehingga pariwisata itu betul-betul dari, oleh dan untuk masyarakat,’’ tandas Gede Raka. Direktur PPs Unwar Prof. Dr. Ir. Gde Suranaya Pandit, M.P. mengatakan kuliah umum kali ini sengaja mendatangkan narasumber ahli di bidang pariwisata untuk menyerap informasi tentang perkembangan ekowisata di Bali sebagai bahan tambahan untuk mahasiswa dalam rangka menyamakan visi dan misi Unwar menuju visi dan misi ekowisata. Sebab, ekowisata akan manjadi leading sector dan kunci identitas Unwar ke depannya. ‘’Kami sangat berharap mendapat masukan dari dua narasumber ini tentang perkembangan ekowisata di Bali, sehingga dapat dikaitkan dengan program studi yang ada di Warmadewa, khususnya di Pascasarjana Unwar. Seperti Prodi Magister Ilmu Hukum, hukum-hukum apa
saja yang nantinya berkaitan dengan perkembangan pariwisata di Bali, bagitu juga dengan prodi-prodi lainnya. Sehingga Bali menjadi tujuan pariwisata ke depan sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat Bali pada umumnya,’’ ujar Prof. Pandit. Sementara itu, Staf Ahli Kementerian Pariwisata RI Prof. I Gde Pitana, M.Sc. mengapresiasi langkah yang dilakukan Unwar dengan menyempurnakan visimisinya menuju ekowisata. Bahkan, Unwar dikatakan sangat cerdas melihat peluang ke depan. Sebab, ekowisata trennya terus mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan kaum milenial yang mengutamakan eksperimen, ingin bebas, dan senang adventure. Sehingga pariwisata yang bersifat Mise Market akan berkembang yang didukung dengan keinginan-keinginan para kaum milenial. (ad949)
Puncak HUT Ke-19 SMK PGRI 3 Denpasar
Kadonya Juara Nasional dan Bangun Gedung Baru KELUARGA besar SMK PGRI 3 Denpasar yang akrab dipangggil Trigriska, Kamis (24/1) kemarin merayakan HUT ke-19 dengan meriah di sebuah hotel. Puncak HUT ditandai dengan penyerahan hadiah dan pemotongan tumpeng oleh Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. Puncak HUT kemarin juga dihadiri Ketua YPLP Provinsi PGRI Bali Dr. I Made Suada, M.Si., Ketua Kota PGRI Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum., Ketua Provinsi PGRI Bali Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. dan kasek di lingkungan YPLP Kota PGRI Denpasar. Kasek Madiadnyana mengungkapkan rasa gembiranya karena kado ultah Trigriska tahun ini sangat istimewa di akademik dan saranaprasarana. Siswanya meraih juara nasional lomba cooking dan making bed tingkat Nasional. Kedua, sekolah ini sukses membeli tanah baru senilai Rp 9 miliar di selatan kampus bahkan kini sedang dibangun gedung megah berlantai tiga. Gedung senilai Rp 7 miliar ini dipakai untuk ruang parkir, praktik lab dan ruang belajar. Ini sesuai dengan komitmen Nengah Madiadnyana yang bertekad menjadikan SMK PGRI 3 Denpasar sungguh-sungguh sekolah kejuruan yang lengkap sarana dan prasarananya guna menghasilkan SDM siap kerja. ‘’Sebagai lembaga pendidikan vokasional, orientasi lulusan kami adalah meraih pekerjaan,’’ tegasnya. Untuk bisa profesional dan menjadi SDM siap pakai, sekolah menyiapkan pelayanan berkualitas, SDM guru profesional sekaligus fasilitas setara dengan lingkungan kerjanya di hotel dan restoran. Ini pas dengan tema HUT ‘’Developing creativity to creat competence and professional human resourse’’ atau Membangun kreativitas untuk menghasilkan SDM yang berkom-
PUNCAK HUT - I Nengah Madiadnyana menyerahkan potongan kue kepada Wenten Arysuda saat puncak HUT ke-19 SMK PGRI 3 Denpasar. peten dan profesional. Sekolah di di Jalan Drupadi Denpasar ini tercatat sebagai SMK teraktreditasi A dari BAS-M-Prov. Bali serta ber-ISO 9001-2008 pertama SMK swasta di Bali. Makanya lulusan Trigriska tahun lalu 80 persen diterima di dunia kerja, 10 persen bekerja sambil melanjutkan dan 10 persen menjadi pengusaha muda. Ini, kata Madiadnyana, juga berkat penguatan jiwa dan pelajaran entrepreneurship di program keahlian AP dan Jasa Boga. Untuk itu, Kasek Nengah Madiadnyana didampingi Koordinator Wakasek Drs. I Wayan Sarjana, M.M., Waka I Made Rejadi, Ni Wayan Suarti, I Made Sugiartana dan I Nengah Karji mengajak masyarakat yang ingin putra-putrinya cepat kerja segera bergabung dengan SMK PGRI 3 Denpasar di Jl. Drupadi XVII Gang Dewi Tara No 7. Tahun ini sekolah ini akan menerima 667 calon siswa baru untuk Program Keahlian Akomodasi Perhotelan
dan Tata Boga. Penutupan dilakukan sewaktu-waktu jika kuota sudah terpenuhi. Acara semakin semarak karena diisi dengan penampilan para juara aneka lomba. Saat itu Ketua YPLP Provinsi PGRI Bali Dr. I Made Suada memuji keberhasilan SMK PGRI 3 Denpasar menjadi sekolah swasta favorit dan selalu paling awal menutup pendaftaran calon siswa baru. Ketua Panitia yang juga Waka Kurikulum I Made Sugiartana, SST. Par. menambahkan, serangkaian HUT digelar berbagai lomba. Di antaranya lomba ngelawar, kuliner, berbusana endek, pidato bahasa Bali. Juga ada lomba florist, pidato bahasa Inggris, dharma gita, dharma wecana, dan karaoke pop Bali. Sementara siswa SMP se-Bali terlibat dalam lomba cooking competition dan pidato bahasa Inggris. Juga digelar jalan sehat, menaman 1.850 pohon jempiring, kunjungan ke panti asuhan dan donor darah. (ad945)
Jumat Kliwon, 25 Januari 2019
Rektor Universitas Dwijendra Lantik Sejumlah Pejabat UNIVERSITAS Dwijendra (Undwi) Denpasar terus melakukan penyegaran dalam bidang SDM. Kamis (24/1) kemarin, Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. melantik sejumlah pejabat baru. Yang menarik, pejabat yang dilantik didominasi dosen tetap yayasan dari kalangan generasi milenial. Upacara pelantikan disaksikan Ketua Yayasan Dwijendra Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. serta pimpinan unit dan kepala sekolah di lingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar. Rektor Putu Dyatmikawati melantik WR I yang kini dipercayakan kepada Dr. A.A. Sagung Ngurah, S.H., M.H. Dia juga merangkap Dekan FH dan Kaprodi MIH. Sementara itu, WR II dan WR III dirangkap oleh Dewa Gede Satriawan, S.E., M.M. Sementara Dekan FKIP kini dipercayakan kepada Ida Bagus Dwi Oka Putera, S.Pd., M.Ikom., dibantu Wakil Dekan Dra. Gusti Ayu Mas Darwati, M.Si. Dekan Fikom dipegang Ni Nyoman Cipta Dewi, S.Sos., M.Ikom. Dekan Fakultas Pertanian I Gusti Agung Dananjaya, S.Pd. Dekan FT dipercayakan kepada Desak Made Sukma Widiyani, S.T., M.T. LP2M dipegang Dewa Ayu Carma Citrawati, S.S., M.Hum. Sementara itu di tingkat kaprodi, Kaprodi Agroteknologi dipegang I Wayan Aryawan, S.Si., M.Pd., Kaprodi Agribisnis Ida Ayu Candrika Dewi, S.S., M.Si., Kaprodi Fikom Ni Made Adi Nova, S.Ikom., M.Ikom. Kaprodi Arsitektur Arya Bagus Mahadwijati Wija Atmaja, S.T., M.T., Kaprodi PPKn IA Nivota Yogandewi, S.Pd., M,Pd., Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah I Made Anom Sastrawan, S.S., M.Si., PGSD oleh Dewa
PEJABAT - Rektor Undwi Putu Dyatmikawati didampimgi M.S. Chandra Jaya bersama pejabat baru yang dilantik. Made Dwiki Putra Nugraha, S.Pd., M.Pd. dan Kaprodi Ilmu Hukum Ni Putu Yunika Sulistyawati, S.H., M.Kn. Rektor Undwi Dyatmikawati menungkapkan, mereka yang dipilih ini merupakan yang berintegritas dan memiliki karakter kuat membawa Dwijendra semakin jaya. Kepada pejabat yang baru, dia minta menunjukkan semangat kerja dan kerja, menjaga hubungan harmonis dan kondusif kampus serta menjalankan Tri Dharma PT secara seimbang. Utamakan pelayanan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. ‘’Jangan malu banyak bertanya dan belajar sebagai pejabat baru,’’ ujarnya. Di sisi lain pejabat baru juga bisa menjaga etika dan harmonisasi dengan yayasan karena orangtua dosen PTS adalah yayasan. Dia sengaja memilih dosen tetap yayasan karena dinilai memiliki rasa tanggung jawab dan rasa memiliki yang tinggi. Sebagian besar diisi anak muda yang paham IT, bahasa asing dan
energik guna mendukung program kampus Dwijendra Muda. Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar M.S. Chandra Jaya mendukung ide Rektor untuk melakukan penyegaran SDM di era milenial. Apalagi semua SDM yang diberi kepercayaan menjabat adalah generasi milenial pas dengan motto Undwi menjadi kampusnya anak muda. Ia juga bangga, hampir semua jabatan dipercayakan kepada dosen tetap yayasan yang dinilai memiliki rasa jengah dan wirang membela kemajuan Undwi. Dengan demikian Undwi akan jauh lebih melesat dan meningkatkan diri menjadi pencetak SDM profesionasl. Makanya dia mengungkapkan pejabat yang dilantik harus unggul dalam disiplin diri, menjadi panutan dan membela demi kemajuan lembaga. Dikatakannya, jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Untuk itu diperlukan pengorbanan demi kemajuan lembaga. (ad946)
Mataken Gakko, Jembatan Persahabatan Bali-Jepang
KEBERADAAN pendidikan Bahasa Jepang, Mataken Gakko, dipandang sebagai sebuah media yang mampu memediasi dua budaya serta dua wilayah secara keseluruhan yakni Bali dan Jepang. Dari hasil hubungan itu, terciptalah kebersamaan, saling memahami, saling pengertian serta relasi dari hati ke hati yang mampu menjembatani segala perbedaan di antara keduanya. Hal ini terungkap saat kunjungan Konsul Jepang di Denpasar Hirohisa Chiba ke Mataken Gakko beberapa waktu lalu. Saat kunjungan Hirohisa Chiba sempat berdialog dengan para murid yang sedang kursus bahasa Jepang, pengajar asli Jepang yang setiap tahun datang sebagai relawan dan salah satu pendiri Mataken Gakko I Gusti Kompyang Pujawan, MBA. ‘’Saya senang anak-anak muda Bali belajar bahasa Jepang. Mereka inilah yang nantinya harapan saya, menjadi jembatan persahabatan Bali dengan Jepang,’’ ujar Hirohisa Chiba. Keberadaan Mataken Gakko ini pula menjadi semacam lembaga promosi bahasa Jepang di Bali. ‘’Saya sangat berterima kasih,’’ katanya. Sebagai Konsul Jepang di Bali, Hirohisa Chiba mengaku salut dengan kerja sama yang selama ini sudah terjalin antara Mataken Gakko dengan lembaga pendidikan di Jepang. Seperti Universitas Tottori. ‘’Ini sangat bagus, sehingga nanti semakin berkembang kerja sama antara muda-mudi Jepang dengan Bali,’’ kata Konsul Jepang ini. Dia juga memuji para relawan Jepang yang datang secara periodik untuk mengajar di tempat ini. Mereka saling berinteraksi secara harmonis, sehingga tercipta sebuah iklim belajar mengajar yang sangat baik. Mataken Gakko, menurut Kompyang Pujawan, didirikan atas ide serta inisiatif Matake Sensei, sosok orang Jepang yang begitu mencintai Bali.
BANGGA - Konsul Jepang di Denpasar Hirohisa Chiba bangga dengan keberadaan Mataken Gakko yang mampu menjadi jembatan penghubung antara kawula muda Bali serta Jepang lewat bahasa. Lewat komitmen serta dedikasinya, bersama dengan orangorang Jepang lain serta orang Bali sendiri, didirikanlah Mataken Gakko. Seperi harapan Konsul Chiba, lembaga pendidikan nirlaba ini mampu menjadi jembatan penghubung antara dua kutub budaya berbeda. ‘’Sampai akhirnya kami bisa melakukan interaksi serta hubungan yang sangat baik dan solid dengan mitra di Jepang,’’ ujar Kompyang Pujawan, mantan Ketua DPD HPI Bali yang juga merupakan salah satu pinisepuh pramuwisata di Pulau Dewata ini. Bagi anak-anak muda di Bali, keberadaan lembaga ini sangatlah membantu. Dalam artian, mereka tidak saja bisa belajar bahasa Jepang secara gratis, tetapi juga bisa mengenal seluk beluk negeri itu beserta budayanya. Karena kebanyakan yang mengajar di sana adalah orang Jepang atau native speaker. Di sana mereka bisa
berinteraksi secara penuh. Tidak hanya terbatas soal bahasa, tetapi bisa saja berkembang ke arah yang lebih luas. ‘’Memang, awalnya mulai dari bahasa, tetapi hubungan itu berkembang ke arah yang lebih luas dan lebih jauh,’’ kata Kompyang Pujawan. Sampai sejauh ini, Mataken Gakko sudah mengirimkan beberapa murid berprestasi ke Jepang untuk belajar bahasa serta budaya. Mereka di sana tinggal di rumah orang Jepang, sehingga bisa berinteraksi secara penuh dalam keseharian. Begitu juga dengan relawan Jepang yang datang dan tinggal di Bali. ‘’Dalam beberapa event budaya pun kami diundang untuk ikut meramaikan dan berpartisipasi secara aktif. Seperti kami hadir hampir di setiap perayaan Dontaku Festival,’’ katanya. Yang jelas, Mataken Gakko merupkanan sebuah perwujudan kecintaan serta saling pengertian di antara Bali dan jepang. (ad948)
Catat Tren Positif, BPR Lestari Bali Bukukan Aset Rp 5,1 Triliun di Akhir Tahun 2018 SEPANJANG tahun 2018, BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) membukukan tren yang positif dalam pertumbuhan bisnisnya. Akhir tahun 2018, BPR Lestari Bali berhasil mencatatkan aset Rp 5,13 triliun, tumbuh 14,7% dari angka Rp 4,47 triliun di tahun 2017. ‘’Tahun 2018 bukan tahun yang mudah untuk dunia perbankan. Selain karena kondisi ekonomi yang tidak stabil, persaingannya pun semakin ketat. Tapi kami berhasil mencapai target pertumbuhan aset di akhir tahun 2018 sebesar Rp 5,13 triliun dan menguasai market share 30,5% aset BPR di Bali,’’ ujar Pribadi Budiono, Direktur Utama BPR Lestari. Kenaikan aset BPR Lestari Bali banyak didongkrak oleh kinerja penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang hingga akhir Desember 2018 berhasil mencatatkan angka Rp 3,76 triliun, meningkat 18,7% dibandingkan akhir tahun 2017 sebesar Rp 3,17 triliun. Pencapaian ini membuat BPR Lestari Bali menguasai market
share DPK BPR di Bali sebesar 34,7%, naik dari posisi tahun lalu sebesar 33,8%. Dari segi penyaluran kredit pun juga mengalami pertumbuhan sebesar 13,6% dari angka Rp 2,56 triliun di tahun 2017 menjadi Rp 2,92 triliun di akhir tahun 2018. Angka ini menunjukkan BPR Lestari Bali menguasai market share penyaluran kredit BPR di Bali sebesar 28,2%, meningkat dari 26,6% di akhir tahun 2017. Selain pertumbuhan kredit, BPR Lestari Bali juga berhasil menjaga kualitas kreditnya dengan NPL (Non Performing Loan) sebesar 1,55% di akhir tahun. ‘’Walaupun tekanannya cukup sulit di awal tahun, kami bisa tumbuh baik di akhir tahun. Kami berhasil menyeimbangkan tren positif dari sisi penyaluran kredit dan pengumpulan dana pihak ketiga dari masyarakat. Selain itu, kami juga berhasil menjaga NPL tetap rendah yang artinya kualitas kredit kami sehat,’’ tambah Pribadi. Secara umum, aset Lestari
Group telah mencapai angka Rp 5,64 triliun. Saat ini sudah ada 6 afiliasi BPR di bawah naungan Lestari Group yakni BPR Lestari Bali (Denpasar), BPR Lestari Jatim (Malang), BPR Lestari Jateng (Solo), BPR Lestari Jabar (Bekasi), BPR Lestari Banten (Tangerang) dan BPR Lestari Jakarta (Jakarta Barat). Di tahun 2019 ini, BPR Lestari masih terus fokus untuk mengembangkan bisnis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tengah-tengah kondisi eksternal yang masih tidak menentu. Salah satu senjata utamanya adalah memaksimalkan teknologi-teknologi yang ada untuk pengembangan infrastruktur layanan sesuai dengan kebutuhan nasabah. ‘’Saat ini kami sedang mempersiapkan mobile banking. Dengan fasilitas ini kami percaya para nasabah akan semakin mudah dalam melakukan transaksi perbankan di mana saja. Ada banyak kemudahan yang kami tawarkan melalui aplikasi ini,’’ tutup Pribadi. (ad952)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Jumat Kliwon, 25 Januari 2019
Industri Spa Menggeliat
Impor Minyak Atsiri Tertinggi Kedua di Bali Denpasar (Bali Post) Di era tahun 90-an, Bali terkenal dengan industri kerajinan kayunya. Kemudian beralih ke industri kerajinan perak dan perhiasan. Kini mulai ‘’tercium’’ berkembangnya produk industri spa di Bali. Ini terlihat dari data statistik impor minyak atsiri, kosmetik dan wangi-wangian ke Bali. Bahkan beberapa tahun belakangan ini menduduki impor tertinggi kedua Provinsi Bali. Pada Desember 2018, nilainya mencapai USD 1,9 juta atau 11,44% dari total impor Provinsi Bali. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho mengatakan komoditas yang diimpor Bali adalah produk mesi, perlengkapan mekanik dan menduduki posisi pertama. Kemudian produk minyak atsiri, kosmetik dan wangi-wangian menduduki posisi kedua. Sedangkan produk barang dari kulit peringkat ketiga. Barang-barang yang diimpor Bali berasal dari Amerika Serikat, Hongkong, Tiongkok, Italia dan lainnya. Namun Bali lebih banyak mengimpor dari Tiongkok sebesar 35,42% dari total impor Bali, Hongkong 25,66%, AS 11,48%. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Putu Astawa mengatakan minyak atsiri digunakan untuk bahan baku produk spa. Impor ini menandakan usaha spa berkembang di Bali. Produk spa diminati pasar Afrika. Bahkan ada beberapa produsen Bali telah bekerja sama dengan eksportir dari Jakarta untuk dikirim ke Singapura dan Afrika. Belum lama ini, marketplace juga mengirim produk spa Bali ke Afrika. ‘’Sudah banyak pelaku usaha kita yang sudah mengirim ke luar,’’ ujarnya, Kamis (24/1) kemarin. Di Bali, ada 37 pelaku usaha di industri spa. Mereka tersebar di Denpasar, Badung dan Gianyar. ‘’Kebanyakan di Denpasar. Mereka pasti menggunakan minyak atsiri,’’ ungkapnya. Minyak atsiri pun sudah ada yang dihasilkan di Bali, hanya belum memenuhi kebutuhan industri di Bali. Kata Astawa, industri spa ini juga potensial untuk dikembangkan. Meski sebagai daerah pemasar, namun di Denpasar juga berpotensi sebagai daerah produsen dengan dikembangkan industri spa. Brand produk spa asal Bali misalnya Bali Alus, Bali Tangi, Bali Ayu dan Sari Ratih. Selain itu, Denpasar juga memiliki potensi industri fashion dari alas kaki sampai pakaian. ‘’Namun secara keseluruhan di Bali ini industri yang berkembang banyak adalah kuliner, makanan, minuman dan fashion,’’ ungkapnya. Di Bali ada beberapa potensi industri yang masih berkembang dan berpotensi berkembang lebih besar lagi, yaitu kerajian kayu. Pusat kerajinan kayu adalah di daerah Gianyar. Di daerah Gianyar hampir keseluruhan kesenian itu ada, mulai dari Tohpati sampai perbatasan Kintamani tersebar took-toko kerajinan. Mulai dari perak di Celuk, kerajinan patung batu di Batubulan, lukisan di Batuan, kerajinan dari kaca bekas di Sakah, patung di Mas, lukisan di Ubud, tenun di Blahbatuh, Gianyar, kerajinan kayu di Tegallalang sampai Sebatu. Di Bangli, kerajinan yang dominan adalah dari bambu seperti barang-barang ulatan, sokasi, akar-akar bambu untuk patung. Industri tenun berkembang di Klungkung, Sidemen dan Tenganan Karangasem, Jembrana. Di Jembrana juga berkembang industri kakao. Di Tabanan berkembang industri gerabah. Di Buleleng ada industri tenun dan kerajinan dari batok kelapa. (kmb42)
Bali Post/ist
OLAH TKP - Petugas olah TKP kasus gantung diri.
Diduga Depresi, Pageh Tewas Gantung Diri Denpasar (Bali Post) Warga di bilangan di Jalan Merpati Gang II, Denpasar Barat (Denbar), digegerkan dengan kasus gantung diri, Kamis (24/1) kemarin. I Nyoman Pageh (62) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya No. 19. Kuat dugaan, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena depresi akibat sakit diabetes yang dideritanya. Kapolsek Denbar AKP Johannes Nainggolan mengatakan, dari keterangan anak korban, Putu Ariawan (36), ayahnya sakit diabetes dan sekitar sebulan lalu kaki kanannya tertusuk paku hingga sekarang belum sembuh. Kemungkinan karena penyakitnya ini korban nekat bunuh diri. Pukul 08.55 Wita, Ariawan menyuruh anaknya, Nadila, untuk mengecek korban di kamarnya. Saat berada di kamar, Nadila melihat kakeknya sudah dalam kedaan tergantung. ‘’Saksi (Ariawan) langsung memberi tahu keluarganya yang lain. Selanjutnya mereka mengevakuasi korban,’’ ujarnya. Kejadian ini lalu disampaikan kepada klian dinas setempat dan diteruskan ke BPBD Denpasar serta kepolisian. ‘’Hasil pemeriksaan tim medis BPBD Denpasar korban dinyatakan sudah meninggal dunia,’’ ungkap mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (kmb36)
5
Senator RI Kunjungi Subak Peguyangan dan Krematorium Hindu
Wedakarna Jelaskan Pekerja di Geria dan Anggota Subak Berhak BPJS Ketenagakerjaan SEJUMLAH tokoh di Desa Peguyangan, Denpasar, mengundang khusus Senator DPDRI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III untuk melakukan kunjungan kerja dengan agenda Subak Sembung yang sudah terkenal di tingkat nasional dan juga pusat Krematorium Hindu bersejarah di Bali. Tampak hadir menerima Senator Arya Wedakarna (AWK) yakni A.A. Ngurah Gede (Ketua Kelompok Tani Umawani Subak Sembung), I Nyoman Arya CS (Mangku Alit, selaku Pemilik Pasraman Dalam Sari), Wayan Nada (Mangku Pemayun Dalem) dan Nyoman Arya (Ketua Sekaa Gong). Dalam pertemuan pertama di Subak Sembung, Senator AWK menyatakan rasa salutnya akan usaha kreatif dari Majelis Subak yang telah mengonsep lahan pertanian tidak saja sekadar tempat untuk menanam padi dan area persawahan, tetapi juga sebagai tempat rekreasi dan agriculture. ‘’Salah satu cara untuk menghindari alih fungsi lahan saat ini adalah dengan cara membuat subak di Bali mampu menghasilkan kesejahteraan. Lihat saja Subak
Sembung Peguyangan ini, bagaimana bisa membangun jogging track yang menjadi pusat olahraga rekreasi. Juga membangun pusat kuliner Sukla dan tempat khusus untuk seremoni yang bisa digunakan pihak luar. Salah satu prestasinya bagaimana salah satu kegiatan obor Asian Games hadir di Subak Sembung sehingga namanya dikenal di nasional. Jika semua subak di Bali bisa dikelola seperti ini, maka alih fungsi lahan akan bisa dihindari. Saya kira semua subak di Bali harus studi banding ke tempat ini, sangat bagus. Belum lagi hasil pertaniannya cukup baik. Inilah kaum Marhaen modern, tidak sekadar berkutat pada sawah secara tradisional, tapi bisa menjadi lebih beradaptasi pada modernisasi khususnya agrotourism. Saya salut pada Subak Sembung, ini hebat,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Usai kunjungan di Subak Sembung, Senator AWK juga hadir di Krematorium Hindu Santha Yana di Jalan Jaya Sakti, Peguyangan dan bertemu dengan pengurus sekaa banten, sekaa gong termasuk pengelola. ‘’Tiang terharu mendengar cerita dari pendiri krematorium bahwa tempat
ini sangat sering membantu umat Hindu yang kekurangan dana dan tiang melihat bahwa betapa efisiennya tempat ini. Seluruh tukang banten, para wanita Hindu diberdayakan. Tetaplah pertahankan tempat ini, bahkan kalau bisa buat cabang dan unit-unit lain di seluruh Bali. Krematorium ini adalah solusi bagi umat Hindu yang ingin efisien, termasuk solusi bagi umat yang terkena sanksi oleh hukum adat. Ini sangat memanusiakan manusia,’’ jelas Gusti Wedakarna. Kesimpulan dari kunjungan di Denpasar ini, Senator AWK meminta agar pihak subak dan juga krematorium mendaftarkan petani, pemangku, termasuk tukang banten dengan BPJS Ketenagakerjaan. Mengingat jaminan sosial ini adalah hak dari umat Hindu. ‘’Nanti saya minta BPJS Ketenagakerjaan untuk melakukan sosialisasi di subak dan juga geria-geria agar dibimbing dan diberikan sosialisasi tentang pentingnya BPJS. Banyak sekali keuntungannya, salah satunya adanya jaminan sosial di masa akhir. Secara teknis, bisa saja pimpinan geria dan ketua subak mendaftarkan secara bersama-sama para peserta
SIDAK – Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat panen di Subak Sembung dan diskusi dengan umat Hindu di krematorium Peguyangan, Denpasar. BPJS Ketenagakerjaan, dan memang perlu partisipasi aktif. Apalagi jumlah iurannya relatif terjangkau. Tapi jumlah tanggungannya bisa jutaan rupiah. Sebagai anggota DPD-RI
saya wajib mendukung program negara, apalagi BPJS adalah berpayung hukum UU,’’ imbuh Gusti Wedakarna yang mantan Rektor Universitas Mahendradatta. (ad951)
antara 0,75-4 meter dan di Selat Lombok berkisar antara 0,75-5 meter. Kondisi tersebut disebabkan karena wilayah Bali telah memasuki musim hujan. Madden Julian Oscillation (MJO) terpantau aktif di fase 5 (maritime continent) sehingga berkontribusi terhadap proses pembentukan awan di Indonesia. Terdapat daerah pusat tekanan rendah di sebelah utara Australia dan dapat pola belokan angin di sekitar Bali. ‘’Suhu muka air laut di sekitar wilayah Bali berkisar antara 29-30 derajat Celcius yang memberikan kontribusi penguapan air untuk pembentukan awan-awan hujan. Massa udara basah
berkonsentrasi pada lapisan permukaan hingga lapisan 500 milibar (5.800 meter),’’ paparnya. Berdasarakan prediksi tersebut, pihaknya meminta masyarakat nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari untuk memperhatikan potensi tinggi gelombang laut yang dapat mencapai dua meter atau lebih di sekitar wilayah selatan Bali. ‘’Dengan tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhatihati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan kilat/petir,’’ pungkasnya. (kmb27)
Waspadai Bencana Akibat Cuaca Ekstrem
Mangupura (Bali Post) -
Cuaca buruk menimbulkan sejumlah bencana di Kabupaten Badung dan sekitarnya. Pohon tumbang, longsor, banjir dan lain sebagainnya hampir setiap hari terjadi. Karena itu, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar meminta masyarakat waspada dampak akibat cuaca ekstrem. Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar M. Taufik Gunawan memprediksi cuaca tiga hari ke depan, mulai 24-26 Januari 2019 umumnya berpotensi hujan ringansedang di sebagian besar wilayah Bali. Angin bertiup dari barat-barat laut dengan kecepatan berkisar antara 8-45 km per jam. Tinggi gelombang laut di perairan utara Bali berkisar antara 0,5 -3 meter, di perairan selatan Bali berkisar antara 1-5 meter, di Selat Bali berkisar
antara 5-4 meter dan di Selat Lombok berkisar antara 0,75-4 meter. ‘’Kami imbau masyarakat tetap waspada terhadap risiko bencana yang ditimbulkan. Sebab, perlu diwaspadai potensi hujan yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang serta gelombang laut yang dapat mencapai lebih dari dua meter di laut Bali, Selat Bali, Selat Badung, Selat Lombok dan Samudera Hindia selatan Bali,’’ ungkap Taufik Gunawan, Kamis
(24/1) kemarin. Dikatakannya, kondisi cuaca secara umum saat ini berpotensi hujan ringan-sedang. Suhu udara antara 23-32 derajat Celcius, dengan kelembaban udara berkisar 65-95 persen. Angin umumnya dari arah barat-barat laut dengan kecepatan berkisar antara 8-45 km per jam. Tinggi gelomang laut di perairan utara Bali berkisar 0,5 meter, di perairan selatan Bali berkisar antara 0,75-5 meter, di Selat Bali berkisar
Denpasar (Bali Post) Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. melantik dua pejabat eselon IV di BNNK Klungkung, Kamis (24/1) kemarin. Upacara pelantikan dilaksanakan di Kantor BNNP Bali di Jalan Kamboja, Kereneng, Denpasar Timur. Pejabat yang dilantik adalah Sang Putu Usfria Pradana sebagai Kasubbag Umum BNNK Klungkung dan I Wayan Mertha sebagai Kasi Rehabilitasi BNNK Klungkung. Kepada para pejabat yang baru, Brigjen Suastawa menekankan agar senantiasa memegang sumpah jabatan yang telah diucapkan dengan penuh tanggung jawab, integritas serta mampu berbaur dengan lingkungan. Di samping itu, para pejabat yang baru didorong agar segera mengenali persoalan yang dihadapi, dan mampu
mengambil langkah inovatif dalam melaksanakan P4GN di Lingkungan kerja masing-masing, khususnya daerah rawan narkoba di Kabupaten Klungkung. Kedua pejabat tersebut juga diharapkan mampu memperkuat jajaran internalnya dan menjalin kerja sama yang sinergis dengan pihak pemerintahan Kabupaten Klungkung. Termasuk senantiasa menjunjung komitmen dan semangat juang yang tinggi. ‘’Jabatan struktural di Kabupaten Klungkung saat ini sudah lengkap. Artinya pekerjaan telah menunggu dan harus berkinerja lebih baik, aktif berkoordinasi dengan pimpinan daerah Kabupaten Klungkung,’’ tegasnya. Ke depan, kegiatan BNNK Klungkung semakin intens. Setelah pelantikan ini, pejabat yang baru harus bekerja dengan sungguhsungguh. (kmb36)
LANTIK - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa melantik dua pejabat baru BNNK Klungkung.
Dua Pejabat BNNK Klungkung Dilantik
Bali Post/ist
Tingkatkan Layanan Prima
Astra Motor Gunung Sanghyang Perpanjang Jam Buka Service SETELAH diresmikannya showroom dengan konsep baru pada pertengahan Oktober lalu, Astra Gunung Sanghyang tidak henti-hentinya melakukan inovasi untuk meningkatkan kenyamanan konsumen saat berinteraksi, khususnya dalam layanan after sales service. Salah satu perubahan dalan rangka mengoptimalkan layanan adalah penambahan jam buka di bengkel mulai pukul 07.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita. Hal ini diharapakan dapat menjadi solusi bagi pencinta motor Honda yang selama ini selalu datang lebih pagi dengan asumsi tidak mengantre saat service. Penambahan jam operasional ini resmi dimulai sejak awal Januari 2019, khusus di bengkel Astra Gunung Sanghyang sebagai wujud komitmen untuk meningkatkan layanan kepada konsumen dengan ditangani 13 tenaga front line yang andal.
Di antaranya mekanik, frontdesk, counter part, dan tenaga workshop. Program lainnya yang bisa dinikmati konsumen yakni program happy hour yaitu promo disc jasa service sebesar 20% setiap Rabu dan Kamis setelah pukul 12.00 Wita. Dan juga program gaspol yaitu program gratis service dan ganti oli selama 1 tahun hanya untuk pembelian kendaraan di Astra Motor. Motor yang telah selesai diservice pun akan mendapatkan cuci gratis sehingga konsumen membawa pulang motor dalam keadaaan bersih. Didukung dengan fasilitas ruang tunggu yang nyaman, konsumen yang menunggu saat motornya di-service di pagi hari akan mendapatkan sarapan pagi, snack dan minuman gratis. Selain itu fasilitas kenyamanan lainnya yang dapat dinikmati, di antaranya free wifi, mini bioskop, magazine corner dan
lainnya sebagai salah satu standar layanan yang memang sudah tersedia. Bagi konsumen yang melakukan pemesanan sparepart melalui proses Hot Line Order (HLO) akan mengetahui progres pesanannya lewat papan monitoring yang bisa langsung dilihat konsumen. Penawaran di bagian penjualan pun tidak kalah menarik melalui program double rejeki Vario dengan periode program 1 Januari – 31 Maret 2019. Program spesial ini berlaku untuk type Vario 125 dan Vario 150 dengan 2 jenis program yakni hadiah langsung untuk type Vario 125 dan undian berhadiah untuk type Vario 125 dan Vario 150. Khusus konsumen yang melakukan pembelian Honda PCX akan mendapatkan hadiah langsung jas ujan menarik. So Head Astra Motor Gunung Sanghyang Kadek Mahadi mengatakan tujuan beng-
kel buka lebih pagi adalah untuk memberikan layanan terbaik ke konsumen dengan semangat satu hati, serta melayani konsumen yang hendak service pagi hari, karena siang hari sibuk dengan aktivitas yang padat. ‘’Kami ingin bengkel Astra Gunung Sanghyang menjadi pilihan utama konsumen untuk melakukan perawatan berkala sepeda motor dan menjadi dealer pilihan, khususnya area Denpasar Barat dan Kuta Utara untuk melakukan pembelian sepeda motor baru yang tentunya siap dilayani sales counter yang andal. Untuk segala informasi mengenai promo maupun program penjualan Honda, silakan dapat mengunjungi Astra Gunung Sanghyang, Jalan Gunung Sanghyang No. 121 Padangsambian, dan hubungi nomor telepon 0361-430050,’’ tutup Kadek Mahadi. (bns1)
OPINI
6
Jumat Kliwon, 25 Januari 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Menentang Transaksi, Jadilah Pemilih Cerdas KITA juga tentu sangat paham bahwa negeri ini disibukkan berbagai macam kegiatan politik. Hajatan politik bahkan terjadi hampir sepanjang tahun dengan durasi yang melelahkan. Prosesnya amat panjang. Biayanya juga tinggi. Potensi konflik juga terbuka. Setelah pilkada lewat, kita akan disibukkan lagi oleh pemilihan presiden dan wakil rakyat April 2019. Pemilih di negeri ini akan mendapat lima lembar kartu suara. Ada pemilihan presiden dan wakilnya, pemilihan anggota DPD, pemilihan DPR-RI, pemilihan DPR provinsi, dan pemilihan DPRD kabupaten/kota. Membayangkan jumlah surat suara saja kita sudah akan ribet. Padahal, dalam urusan menentukan hak pilih tak perlu ribet. Masuk TPS dan coblos. Namun, faktanya tak segampang itu. Banyak rakyat di negeri ini sudah dicekoki berbagai analogi. Persaingan tagar Ganti Presiden yang sedemikan panas belakangan ini tentu akan tambah mendidih menjelang pilpres. Di daerah, persaingan antarcalon legislatif juga akan panas. Transaksi juga tetap berpotensi terjadi. Ini tentu bukan hal yang gampang dikelola jika rakyat di negeri ini tak diedukasi untuk mengelola pesta politik secara bijak. Rakyat harus dibina agar cerdas dalam berpolitik, agar politisi yang dipercaya nanti benar-benar paham dengan NKRI. Politisi dan media massa jangan terus melakukan propaganda politik yang ujungnya berpotensi menimbulkan dikotomi antara kelompok nasionalis dan non-nasionalis. Yang jelas, kita harus membangun kesadaran utuh bahwa pesta politik merupakan salah proses menuju perbaikan lewat regenerasi kepemimpinan. Pengelolaan pesta yang baik dan bermartabat tentu akan mengantarkan kita pada pilihan politik yang berkualitas. Sayangnya, sering kali kita gagal menerjemahkan pesta politik ini. Kegagalan mengelola pesta politik memang bisa disebabkan banyak faktor. Salah satu di antaranya kemalasan kita menggunakan hak pilih. Banyaknya angka golput pada setiap pesta politik membuktikan masih banyak pemegang suara yang malas ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kondisi ini atau gejala ini tentu harus segera dinetralisasi. Kemalasan menggunakan hak pilih dengan tidak mendatangi bilik TPS tentu merupakan kerugian bagi kita. Ketika orang dengan caranya memilih pemimpin dan wakilnya untuk periode lima tahun ke depan, maka kita mestinya rela meluangkan waktu untuk datang ke TPS. Kita jangan sampai menjadi pemilih yang golput. Ini tak bijak dalam pengelolaan pesta politik yang bertujuan untuk mencari pemimpin bangsa. Maka ajakan yang paling pas untuk terus digemakan adalah mari datangi TPS dan gunakan hak pilih. Dalam konteks mengelola hak suara tentu ada banyak hal yang harus dipertimbangkan baik secra logika maupun kekerabatan. Kita janganlah menjadi pemilih yang dikendalikan karena uang dan janji-janji pragmatis. Idealisme tentu harus kita kedepankan dalam menggunakan hak pilih. Pilihan yang didasari transaksional jangan sampai menghancurkan pesta politik itu sendiri. Mari kita tolak cara-cara transaksional dalam demokrasi politik 17 April mendatang. Jadilah pemilih bijak setelah mencermati paparan dan kinerja para calon yang akan merebut suara pemilih. Khusus bagi pemilih di Bali, maka ada baiknya juga kita cermati visi-misi para kandidat baik itu calon legislatif, DPD maupun calon presiden. Kita tentu sangat berharap bahwa calon yang terpilih berpihak pada kepentingan Bali. Keterwakilan Bali dalam menyampaikan aspirasi krama Bali ke pusat nantinya hendaknya dijabaran oleh orang-orang yang paham Bali. Jangan sampai kita dengan jumlah pemilih yang relatif kecil, justru malas datang ke TPS. Mari datangi TPS dan pilih wakil rakyat yang paham Bali dan tentukan pemimpin bangsa ini secara bijak, bukan lewat transaksi.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Jangan Terjebak Kepentingan Politik Pembahasan Ranperda Desa Adat yang kini bergulir di DPRD Bali mendapat perhatian banyak pihak. Ini tentu sangat wajar karena ranperda ini akan menjadi regulasi pengelolaan hak-hak adat dan keberadaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali. Aspirasi yang saya ikuti di media Bali Post sangat beragam. Sebagai krama Bali, saya hanya berharap wacana yang bergulir saat pembahasan ini bermuara pada lahirnya perda yang benarbenar efektif untuk mengawal Bali ke depan. Tantangan yang begitu besar menjaga Bali mulai dari kependudukan, tata ruang hingga asimilasi budaya hendaknya disikapi dengan jernih. Jangan karena beda kepentingan politik dan tujuan-tujuan politis lainnya, pembahasan ranperda ini menjadi bias. Saya memiliki keyakinan Gubernur Bali Wayan Koster bisa membangun komunikasi yang sehat dengan semua elemen untuk kepentingan penyempurnaan ranperda ini. I Made Winarta Gianyar, Bali
Krama Bali Jangan Golput Satu orang wangsa Bali golput sama artinya memberi satu suara kepada calon yang tidak peduli Bali. Orang Bali “Hindu” yang berjalan di jalan dharma tidak boleh golput. Wangsa Bali harus memilih pada tanggal 17 April 2019, pilihlah calon-calon anggota DPD, DPR, DPRD, dan presiden yang memahami, cinta dan melindungi Bali. Jangan alergi politik. Politik adalah langkah awal untuk menjalankan dharma. Dengan memegang teguh prinsip vasudeva kutumbhakam (semua orang sesungguhnya besaudara) orang yang memahami, cinta dan melindungi Bali pasti akan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berbineka ini.
Oleh
Dr. I Wayan Jondra atu orang wangsa Bali golput (tidak memberikan suara pada saat Pemilu) artinya memberikan satu suara kepada orang yang tidak peduli Bali. Sebagai ilustrasi jika terdapat calon si A dan si B, dengan pemilih 10 orang. Jika 6 orang memilih si A dan 4 orang memilih si B, maka selisih si A dikurangi si B adalah 2 suara. Jika si B ingin menang dari si A maka dia butuh 3 suara. Jika pada hari pemungutan suara terdapat 3 orang yang semestinya pemilih si A ternyata golput, maka si A memperoleh 3 suara, sedangkan si B memperoleh 4 suara. Maka si B menang 1 suara dari si A. Artinya, 3 pemilih yang golput secara tidak langsng memberikan 3 suara kepada si B. Dengan demikian, tanpa banyak berbuat si B dapat dengan mudah mengalahkan si A. Dengan demikian, golput bukan berarti tidak memberi suara kepada siapa-siapa, tetapi secara tidak langsung memberi suara kepada yang semestinya tidak dipilih. Bagi wangsa Bali harus
memilih dalam Pemilu bahkan bila perlu menjadi calon dalam Pemilu. Dari pemilulah keputusan politik diambil, dan menjadi cikal bakal dari tindakan lainnya. Dalam nasihatnya Bhisma kepada Yudhistira yang tertuang kitab Santi Parwa menyampaikan sebagai berikut: ”Manakala politik telah sirna, Weda pun sirna pula, semua aturan hidup hilang musnah, dan semua kewajiban manusia
akan terabaikan. Ketika tujuan hidup manusia antara lain: dharma, artha, kama (semakin menjauh), dan ketika pembagian tugas masyarakat semakin kacau, maka politiklah tempat kita berlindung; Politiklah sebagai awal semua tindakan; berdasarkan hasil keputusan politiklah semua kegiatan agama dan yajna diikatkan; Dalam politiklah semua pengetahuan dipersatukan; dan dalam politiklah semua
Tata kehidupan masyarakat yang teratur akan mendorong berfungsinya masyarakat sesuai pembagian tugas masing-masing. Kesesuaian tugas masing-masing warga akan mengantarkan wangsa Bali pada penjabaran tujuan hidup dalam catur purusha artha. Catur purusa artha terdiri atas dharma, artha, kama, dan moksa.
dunia terpusatkan”. Dalam Kautilya Arthasastra juga dapat ditemukan hasil akhir politik yaitu pemerintah bertujuan untuk melaksanakan dharma, di mana: memperbaiki tempat suci, memberi punia kepada guru-guru kerohanian, dan membangun tempat-tempat pertapaan adalah kewajiban pemerintah. Betapa penting posisi politik bagi para Dharmika. Wangsa Bali harus ingat pada tujuan hidup yaitu: mokshartam jagad hita ya ca iti dharma. Agama (dharma) bertujuan untuk mencapai kebahagiaan rohani dan kesejahteraan hidup jasmani atau kebahagiaan secara lahir dan batin (moksa). Dalam melaksanakan Pemilu/ pemilihan di dalamnya sekaligus wangsa Bali melaksanakan dharma agama dan dharma negara. Memberikan suara dan berpolitik merupakan salah satu wujud dharma negara. Dharma negara merupakan kewajiban umat Hindu untuk patuh pada peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang hak dan kewajiban warga negara. Dari pemilihan inilah akan terbentuk pemerintah yang sah dan dipilih secara demokratis. Pemerintah yang sah ini akan membuat keputusan-keputusan yang yang mengatur tata kehidupan warganya secara teratur. Tata kehidupan masyarakat yang teratur akan mendorong berfungsinya masyarakat sesuai pembagian tugas masingmasing. Kesesuaian tugas masing-masing warga akan mengantarkan wangsa Bali pada
Prostitusi Idealisme di Bilik Suara Masih hangat dibicarakan oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia, kasus prostitusi yang melibatkan beberapa figur publik kenamaan. Ramai-ramai publik memberikan komentar dengan pelbagai sudut pandangnya. Yang jelas prostitusi bukanlah barang baru di jagat ini, bahkan konon merupakan bisnis yang paling tua dan tidak akan pernah mati sampai kapan pun. Secara umum, prostitusi berarti menjajakan diri, yang mana merupakan area privat agar memperoleh imbalan tertentu. Jika dimaknai demikian maka tidak saja tubuh yang bisa diprostitusikan, melainkan ide dan juga gagasan. Artinya, idealisme seseorang yang juga merupakan barang privat bisa saja digadaikan dengan sebagian uang atau penawaran menarik lainnya. Hal ini sangat rawan terjadi terutama ketika mendekati musim pemilihan umum (pemilu). Tidak lama lagi, Indonesia akan menghadapi perhelatan politik akbar yaitu pemilu. Menariknya, pemilu tahun ini, publik akan dihadapkan dengan cukup banyak kertas suara. Mulai dari kertas suara untuk memilih legislatif dari pelbagai tingkatannya, dan juga yang tidak kalah menyedot perhatian adalah pemilihan presiden (pilpres) dalam satu bilik suara yang sama. Artinya, dalam satu bilik suara kecil tersebutlah nasib Indonesia lima tahun mendatang ditentukan. Bilik suara yang notabenenya adalah ruang kosong bisa saja menjadi seperti labirin yang mampu menggelapkan mata publik. Hal tersebut menjadi masuk akal ketika publik yang mula-mula berniat memilih jagoannya karena melihat rekam jejak, visi, misi, dan program kerja lantas beralih memilih calon lain lantaran uang atau sembako yang diberikannya. Pemilih yang seperti ini
Oleh
Thoriq Tri Prabowo, M.IP. yang dikatakan telah menjajakan hak pilihnya hanya untuk beberapa jumlah uang. Publik sangat diharapkan tidak tersesat di bilik mungil tersebut. Meskipun ukurannya sangat mungil, namun bilik tersebut mampu menyesatkan banyak pemilih apabila proses pemilihan dilakukan asalasalan. Tersesat yang dimaksud ialah masa depan Indonesia yang entah akan dibawa ke mana jika publik memilih, melacurkan idealismenya hanya demi uang sogokan yang bahkan jumlahnya hanya cukup untuk sekali makan. Ironisnya, fenomena money politics (politik uang) seperti yang telah disebutkan di atas seakan menjadi hal yang lumrah, bahkan ditunggu oleh sebagian orang. Publik tidak lagi memiliki idealisme dalam memilih, melainkan hanya mendasarkan pilihannya pada beberapa rupiah. Pragmatisme tersebut tentu sangat tidak mendidik, bahkan menjerumuskan publik kepada gaya hedonisme yang kemudian hanya mendewakan perilaku konsumtif tanpa mau bekerja keras. Jika ada prostitusi idealisme, berarti ada pula muncikari idealisme yang dalam konteks ini ialah oknum politisi yang tidak beradab. Mereka hanya mementingkan raihan suara tanpa memedulikan dampak berkelanjutan dari apa yang telah mereka perbuat. Kata-kata yang seharusnya menjadi tolok ukur bahwa seseorang tersebut bisa dipercaya kini sudah sering diabaikan. Tidak jarang kata-kata indah diobral tanpa ada upaya untuk mempertanggungjawabkannya. Begitulah ulah muncikari idealisme
yang hanya memburu keuntungan sesaat tanpa memikirkan kerugian bagi demokrasi jangka panjang. Tidak heran, mengapa belakangan ini sangat ramai dibicarakan praktik prostitusi yang dilakukan oleh beberapa oknum figur publik. Konon, mereka melacurkan diri karena untuk menuruti gaya hidup yang selangit, sehingga penghasilan saja tidak akan pernah cukup. Praktik hidup pintas tersebut memang tidak sesederhana kedengarannya. Akan tetapi, hal ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan orang yang menggadaikan idealismenya di balik bilik suara. Praktik politik yang tidak beretika ini kemudian dimanfaatkan oleh segelintir oknum politisi minim gagasan untuk meraih tampuk kepemimpinan. Bilik suara yang mulamula sangat sederhana kemudian menjelma menjadi labirin yang sangat rawan menyesatkan publik. Praktik politik uang yang licik tersebut biasanya menyerang masyarakat dengan tingkat ekonomi yang lemah dengan harapan lebih mudah bagi mereka untuk menggadaikan idealismenya. Akan tetapi, satu hal yang terlupakan ialah apabila orang dengan tingkat ekonomi yang rendah justru memiliki solidaritas dan daya juang yang tinggi karena kerasnya kehidupan mereka. Selain itu, mereka justru menjadi perhatian besar dari pemerintah melalui beberapa programnya, sehingga akses terhadap fasilitas publik juga mereka nikmati. Tidak mudah menawarkan beberapa rupiah saja kepada orang yang sudah terfasilitasi dengan baik oleh pemerintah.
penjabaran tujuan hidup dalam catur purusha artha. Catur purusa artha terdiri atas dharma, artha, kama, dan moksa. Untuk pencapaian mokshartam jagadhita maka tahapan pencapaian tujuan hidup catur purusa artha adalah suatu keniscayaan. Berdasarkan pemahaman dharma, masayarakat mencari artha atau kesejahteraan, berdasarkan dharma dan artha yang dimiliki wangsa Bali akan memenuhi kebutuhan hidupnya, jika ketiga hal tersebut berjalan dengan baik maka astungkara moksa pun akan tercapai. Sehingga pencapaian tujuan hidup wangsa Bali dimulai dari politik. Sebagai pemilih yang cerdas, pilihlah calon pemimpin Bali dan pusat yang memahami dan ngelakoni, menjaga, memelihara, serta membela adat, serta budaya Bali. Dengan memilih secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, maka Pemilu akan berjalan damai. Pemilu bukanlah penyebab masyarakat pilu tetapi pemicu masyarakat Indonesia lebih unggul. Tindakan masyarakat yang golput/tidak memberikan suaranya pada saat Pemilu dapat diduga tindakan yang tidak sesuai dengan jalan dharma. Pastikan diri tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap, amati track record calon, amati elektabilitas calon, akhirnya pilih dengan hati nurani. Penulis adalah Ketua Harian Pengurus Pusat Persadha Nusantara, dan dosen Politeknik Negeri Bali
POJOK Hujan badai terjang Bali, satu tewas, banyak bangunan roboh. - Waspada. *** Pansus di DPRD Bali nyatakan dana CSR perlu dikelola badan khusus. - Badan khusus dan aturan khusus. *** Kata Gubernur BI, utang Indonesia masih aman di kisaran Rp 5.000 triliun. - Aman tak jadi beban rakyat.
Penulis, dosen Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Jumat Kliwon, 25 Januari 2019
7
TABANAN
Cuaca Buruk, Nelayan Tak Bisa Melaut Tabanan (Bali Post) -
Akibat cuaca buruk yang menyebabkan gelombang laut tinggi, nelayan di Tabanan tidak bisa melaut. Padahal saat ini sedang musim ikan layur. Jelas hal ini sangat disayangkan, mengingat harga ikan layur sedang naik. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan I Made Subagia, Kamis (24/1) kemarin mengatakan, ikan layur peminatnya cukup banyak, terutama ekspor.
NELAYAN - Akibat cuaca buruk, nelayan di Banjar Pasut Desa Tibu Biu tidak bisa melaut.
Dewan Bahas Ranperda Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran Tabanan (Bali Post) DPRD Tabanan dan eksekutif kembali membahas Ranperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, Kamis (24/1) kemarin di gedung DPRD Tabanan. Selain berisikan ketentuan pencegahan dan penanggulangan kebakaran, dalam perda tersebut juga akan dimasukkan pasal terkait penambahan dua unit pos pemadam kebakaran (damkar). Poin ini penting, mengingat selama ini penanganan kebakaran terutama di Kecamatan Pupuan dan Baturiti belum maksimal. Ketua Pansus IX DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani menjelaskan, ran-
perda dibuat berdasarkan kebutuhan selain juga perintah undang-undang. Adapun yang tercantum dalam ranperda, terkait potensi dan pencegahan kebakaran, penggunaan alat yang harus sesuai standar serta mengatur armada dan anggaran untuk damkar. ‘’Maka dari itu, di ranperda ini kami bahas agar mendapat payung hukum yang jelas,’’ ungkapnya. Selain pencegahan, lanjut Omardani, usulan pos damkar untuk menjangkau daerah jauh dari kota ketika ada kebakaran juga ikut menjadi perhatian. Nantinya di setiap pos diharapkan tersedia sarana khususnya mobil damkar. ‘’Minimal ada
dua pos lagi untuk di daerah barat dan utara, sesuai dengan kebutuhan,’’ imbuh Omardani. Pos bagian barat mencakup wilayah Kecamatan Pupuan, Selemadeg Barat, Selemadeg dan Selemadeg Timur. Kemudian pos utara mencakup Kecamatan Penebel dan Baturiti. Sedangkan untuk pos wilayah Kerambitan, Tabanan, Kediri dan Marga, bisa dijangkau dari pos damkar di kota. Sementara itu, Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba berharap ranperda ini bisa segera menjadi perda. Karena ada beberapa aspek penting yang diatur seperti pencegahan, penanggulangan, penyelamatan dan
Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat men dan mitra kerja untuk menunjukkan jika pekerjaan ini dilakukan secara profesional sejak awal,’’ ujarnya. Ia menjelaskan, kenapa memilih Tabanan sebagai lokasi pembangunan Puri Bunda Hospital. Menurutnya, kebutuhan Tabanan akan pelayanan kesehatan terutama untuk ibu dan anak cukup tinggi. Hal ini bisa dilihat dari semakin banyaknya masyarakat Tabanan yang rela jauh-jauh datang ke RSIA Puri Bunda Denpasar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. ‘’Padahal traffic-nya cukup tinggi, tapi banyak yang rela datang jauh-jauh ke RSIA Puri Bunda Denpasar. Karena inilah kami memilih membangun di Tabanan,’’ ujarnya. Selain itu, lanjut Semadi, masyarakat Tabanan juga banyak yang mementingkan kualitas pelayanan serta pertumbuhan ekonominya yang semakin baik. Atas berbagai pertimbangan tersebut, pihaknya optimis pelayanan Puri Bunda Hospital Taban-
TERA ULANG - Pelayanan tera ulang di pasar tradisional.
an akan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Jika tidak ada halangan, soft opening Puri Bunda Hospital Tabanan akan dilakukan November mendatang. Pelayanan masih fokus pada pelayanan kesehatan untuk ibu dan anak. ‘’Tetapi kita akan lihat perkembangannya. Jika banyak permintaan ke layanan lain, tentu akan
dikembangkan. Jadi awal fokus ke layanan ibu dan anak dulu,’’ ujar Semadi. Puri Bunda Hospital Tabanan akan dilengkapi dengan 108 tempat tidur yang 20 persennya dialokasikan untuk kamar kelas III. Ke depan, menurut Semadi, Puri Bunda Hospital Tabanan akan melayani pasien BPJS. (bns2)
Tabanan (Bali Post) Peredaran narkoba khususnya di Kabupaten Tabanan kian meresahkan. Sebagai upaya pencegahan khususnya di lingkungan lapas, pada Kamis (24/1) kemarin pegawai Lapas Tabanan menjalani tes urine. Namun dari 80 pegawai lapas, yang diperiksa baru 48 orang. Hasil pemeriksaan seluruhnya negatif, alias tidak ada yang terindikasi menggunakan narkoba. Pemeriksaan tidak bisa dilakukan kepada seluruh pegawai lapas. Pasalnya, tes urine dilaksanakan mendadak, sementara di
lapas diterapkan dua shift yakni piket siang dan piket malam. Kepala Lapas Tabanan I Putu Murdiana menegaskan, kegiatan ini untuk mencegah kemungkinan peredaran narkoba di Lapas Tabanan. Apalagi dari data kepolisian peredaran narkoba khususnya di Kabupaten Tabanan kian mengkhawatirkan. ‘’Selaku petugas lapas, sudah barang tentu wajib hukumnya kita bersama-sama instansi lain untuk memerangi dan memberantas peredaran gelap narkoba. Termasuk dari diri sendiri, bahwa kita masing-masing harus memastikan bahwa kita bersih dan bebas dari narkoba,’’ tegasnya saat memberikan arahan pada jajarannya. Dia mengungkapkan, narkoba adalah musuh bangsa
yang harus diberantas dan diperangi bersama-sama. Korban sudah semakin banyak. Untuk itulah semua pihak harus berkontribusi dalam memerangi narkoba. Sementara itu, Kasi Binadikgiatja I GAP Mahendra menjelaskan, tes urine ini mendadak dilaksanakan untuk mengetahui apakah pegawai Lapas Tabanan ada yang mengonsumsi narkoba atau tidak. ‘’Jika ada yang terbukti positif, tentu akan ada sanksi administratif. Namun jika tidak ada, maka program zero narkoba di Lapas dapat terwujud,’’ ucapnya. Untuk diketahui, Lapas Tabanan saat ini memiliki jumlah penghuni 170 orang. Dari jumlah tersebut, tahanan kasus narkotika mencapai 53 orang. (kmb28)
PURI BUNDA - Topping Off Ceremony Puri Bunda Hospital Tabanan yang digelar Kamis (24/1) kemarin.
Pegawai Lapas Dites Urine
Bali Post/ist
Bali Post/dok
Anggaran Terbatas, Pelayanan Tera Tak Maksimal Tabanan (Bali Post) Pascapelimpahan kewenangan perlindungan konsumen di bidang kemetrologian ke kabupaten/kota sesuai UU No. 23 Tahun 2014, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan melalui bidang terkait telah rutin melakukan pelayanan tera ulang secara mandiri. Sayangnya sampai saat ini lingkup layanan belum maksimal lantaran terbentur keterbatasan peralatan dan anggaran. Kabid Metrologi Disperindag Tabanan Gusti Ayu Sri Wahyuni seizin Kepala Disperindag I Gusti Nyoman Arya Wardana, Kamis (24/1) kemarin menyampaikan, untuk pelayanan tera ulang alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP), sudah bisa dilayani khususnya di pasar tradisional. Hanya saat ini daerah masih kekurangan AT
TES URINE - Pegawai Lapas Tabanan mengikuti tes urine yang digelar Kamis (24/1) kemarin.
an di Tabanan lebih suka menangkap lobster. Nelayan menangkap ikan Layur jika musim lobster sudah lewat. ‘’Sekarang belum musim lobster tetapi musim layur sampai Maret. Tidak seperti di Negara yang fokus pada ikan layur, nelayan Tabanan lebih fokus menangkap lobster,’’ katanya. Sementara itu, nelayan di Banjar Pasut Desa Tibu Biu Kecamatan Kerambitan I Nyoman Ginawa (55) mengungkapkan, gelombang tinggi sudah terjadi sejak Senin, 21 Januari. Sejak saat itu nelayan tak berani melakukan aktivitas di laut. ‘’Kami tidak berani melaut karena kondisinya tidak memungkinkan. Anginnya kencang dan tinggi gelombang bisa mencapai empat meter,’’ jelasnya. Sembari menunggu gelombang normal, ia melakukan aktivitas lainnya seperti memperbaiki peralatan melaut. Ia berharap cuaca segera normal, karena sebagian besar warga Banjar Pasut berprofesi sebagai nelayan. Jika cuaca buruk berlangsung dalam waktu lama, tentu akan berdampak pada ekonomi masyarakat. (kmb24)
limbah beracun yang merupakan dasar bagi instansi terkait dalam bertindak. Sarba mengakui, selama ini jangkauan penanganan di lokasi yang jauh belum maksimal sehingga sangat diharapkan adanya penambahan pos damkar di Tabanan bagian barat dan utara. ‘’Minimal kami harus datang 15 menit setelah ada laporan. Saat ini, untuk daerah yang luas tidak bisa kami sampai dalam waktu 15 menit, seperti di Kecamatan Pupuan,’’ ucapnya. Namun baginya yang paling penting adalah bagaimana langkah pencegahan kebakaran. Hal ini perlu diketahui seluruh masyarakat. (kmb28)
’’Topping Off Ceremony’’ Puri Bunda Hospital Tabanan
TABANAN segera memiliki satu lagi fasilitas kesehatan, yaitu Puri Bunda Hospital Tabanan yang berlokasi di Jalan By-pass Kediri. Rumah sakit yang merupakan jaringan RSIA Puri Bunda Denpasar ini sedang dalam proses pembangunan. Pada Kamis (24/1) kemarin dilaksanakan Topping Off Ceremony yang dilakukan manajemen PT Puri Bunda beserta jajaran RSIA Puri Bunda Denpasar dan pemilik saham. Direktur Utama PT Puri Bunda dr. Ida Bagus Semadi Putra, Sp.OG. mengatakan Topping Off Ceremony ini penting bagi stakeholder untuk mengetahui perkembangan terbaru pembangunan secara visual dan mengamati langsung di lapangan. Dengan begitu, diharapkan dapat membangun kepercayaan di antara pemangku kepentingan jika proyek ini dikerjakan dengan baik. ‘’Progress pembangunan ini lebih cepat dari yang diharapkan. Dan ini penting diketahui para pemegang saham, manaje-
Bali Post/san
Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau agar nelayan jangan dulu melaut karena cuaca yang ekstrem. ‘’Cuaca sedang tidak bersahabat, gelombang tinggi. Nelayan disarankan tidak melaut dan memperbaiki alat tangkap,’’ ujarnya. Salah satu pengepul lobster dan ikan layur di Yeh Gangga, Dewa Gede Ada Artana mengatakan, harga ikan layur saat ini merangkak naik dari Rp 38.000 menjadi Rp 40.000 per kg. Nelayan sempat melaut pada 10 hingga 16 Januari lalu untuk menangkap layur. Namun pada 21 Januari mereka kembali tidak bisa melaut lantaran cuaca buruk. ‘’Sekarang belum ada yang menangkap lagi,’’ ujarnya. Menurut Dewa Ada, karena memiliki potensi ekspor, harga ikan layur setiap tahun cenderung stabil meski sedang musim seperti saat ini. ‘’Berapapun tangkapan nelayan, kalau ikan layur pasti banyak peminatnya. Karena dari dulu ikan layur Indonesia secara umum memang sudah ada pasar ekspornya,’’ tegasnya. Diungkapkannya lebih lanjut, meski ikan layur memiliki potensi ekspor, nelay-
Bidur atau anak timbangan karena hanya ada batu 500 kg saja. Padahal semestinya daerah memiliki bidur 6 ton. Pelayanan menggunakan bidur ini biasanya untuk permohonan tera ulang perusahaan yang memiliki UTTP khusus yaitu timbangan jembatan yang biasanya dimiliki oleh SPBE dan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur jalan. Terkait kekurangan AT bidur tersebut, Disperindag sudah mengajukan permohonan penambahan lingkup pelayanan ke Direktorat Metrologi, Bandung. Rencananya secara bertahap dilakukan pengadaan bidur. ‘’Tahun ini untuk bidur kami dapat anggaran pembelian sebanyak 1,5 ton dengan nilai kurang lebih Rp 32 juta,’’ ucapnya. Khusus layanan tera ulang di pasar tradisional tahun ini, lantaran terben-
tur anggaran, hanya bisa direncanakan menyasar tiga pasar dengan intensitas empat kali pelayanan. Jumlah ini jauh menurun dibandingkan tahun 2018 yang sampai menjangkau sepuluh pasar dengan intensitas layanan sebanyak sepuluh kali. ‘’Salah satu solusi, kami arahkan ke kantor (Disperindag - red) bagi mereka yang memang mendesak melakukan tera ulang. Karena tahun ini sasaran kami sedikit jangkauannya, bahkan untuk kecamatan Penebel dan Marga belum bisa kami layani maksimal,’’ jelasnya. Pihaknya berharap berbagai keterbatasan tersebut bisa segera teratasi sehingga pelayanan tera ulang dapat lebih optimal. Dengan begitu, akan mempercepat terwujudnya tertib ukur dalam upaya perlindungan konsumen. (kmb28)
BULELENG
8
Jumat Kliwon, 25 Januari 2019
DILARANG MAIN KANO Pascagelombang pasang, pengunjung kawasan wisata Pantai Penimbangan dilarang untuk berenang atau bermain kano.
Pascagelombang Pasang
Pengunjung Dilarang Berenang di Pantai Penimbangan Singaraja (Bali Post) –
Setelah gelombang pasang Selasa (22/1) malam lalu, aktivitas wisata di Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng belum kembali normal. Pihak pengelola sampai kemarin, masih menutup aktivitas wisata itu terutama larangan berenang di laut. Ini dilakukan karena cuaca laut masih relatif buruk. Hal itu dikuatkan dengan adanya gelombang laut masih tinggi disertai angin kencang. Seorang pengelola wisata Gede Widnyana, Kamis (24/1) kemarin, mengatakan setelah gelombang pasang sehari sebelumnya, hingga saat ini, aktivitas wisata belum pulih. Para pemilik kios sekarang masih merapikan perlengkapan kiosnya yang rusak akibat gelombang pasang. Demikian juga, nelayan yang
tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sari Segara, berusaha menambatkan perahu mereka di tempat yang lebih aman. Beberapa warga memang tetap saja ada yang berkunjung. Namun, pengunjung diperingatkan agar tidak memaksa untuk berenang kendati di pinggir laut. Ini
SOSOK
karena pengamatan di lapangan, cuaca laut masih terlihat buruk. Terjangan gelombang laut tergolong tinggi. Karena itu, diprediksi berbahaya untuk aktivitas berenang termasuk bermain papan kano. ‘’Setelah kejadian itu, kami masih merapikan tempat dan beberapa warga memang ada yang berkunjung. Karena
situasi laut masih menunjukkan gelombang tinggi, kami menganjurkan pengunjung tidak berenang dulu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,’’ katanya. Sebagai upaya percepatan pembersihan sampah kiriman di Pantai Penimbangan pascabencana, kata Widnyana, hari ini warga bersama aparat pemerintah desa, pelajar, dan komponen lain melaksanakan gotong royong bersama. Selain membantu percepatan pemulihan, melalui gotong royong diharapkan tumbuh partisipasi dan kesadaran semua elemen masyarakat,
terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Terutama menghilangkan perilaku membuang sampah di sungai atau pantai. Sebab, dari pengalaman musim cuaca buruk, seperti gelombang pasang minggu ini, tidak saja menghancurkan peralatan nelayan dan kios, tetapi gelombang pasang juga menghanyutkan sampah kiriman. Edukasi dan penyadaran ini penting, kalau terjadi hujan deras, sampah kiriman dari daerah hulu bisa dikurangi. ‘’Mudah-mudahan dengan partisipasi warga bergotong royong, kawasan wi-
sata ini bisa kembali pulih. Hal itu merupakan pelajaran bagaimana kesadaran menjaga lingkungan itu harus ditingkatkan, sehingga kalau terjadi ombak pasang tidak lagi menghayutkan sampah kiriman yang bermuara di pantai,’’ jelasnya. Selain di Pantai Penimbangan, sampah kiriman juga menumpuk di pantai Eks Pelabuhan Buleleng, Kelurahan Kampung Tinggi, Singaraja. Daratan pantai persis di depan Tugu Yudha Mandala sampai di bangunan pemecah ombak di sebelah barat tugu dipenuhi sampah kiriman.
Sampah ini didominasi potongan kayu, batang bambu, dan ranting pohon. Sampah ini dipastikan dihanyutkan saat banjir akibat hujan deras melanda Buleleng, Selasa (22/1) malam hingga Rabu (23/1) dini hari lalu. Untuk membersihkan sampah kiriman, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng menerjunkan petugas kebersihan ke lokasi. Sampah kayu tersebut dikumpulkan kemudian diangkut dengan truk DLH untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik pemkab di Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan. (kmb38)
Senderan Pengaman Pantai Hancur
Varian Produk dengan Bahan Baku Berbeda POTENSI kerajinan anyaman bambu di Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar sudah terkenal sejak dahulu. Sayangnya, sejak mulai digeluti warga hingga sekarang ini, perajin masih terpaku pada produk sokasi (keben). Sokasi itu merupakan salah satu peralatan rumah tangga warga di Bali. Penambahan varian produk kerajinan masih terkesan lambat. Untuk meningkatkan ragam produk, mau tidak mau kemampuan sumber daya manusia (SDM) perajin harus ditingkatkan. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Buleleng Ny. Aries Suradnyana belakangan ini menggenjot kemampuan SDM perajin anyaman bambu di daerahnya. Peningkatan kualitas SDM itu dilakukan dengan cara memfasilitasi perajin itu agar mereka belajar memproduksi beberapa ragam produk anyaman. Sajauh ini sudah dilakukan studi komparatif ke sentra perajin anyaman di luar Bali. Tidak saja belajar bagaimana membuat produk anyaman selain sokasi, perajin juga diberikan teknik menggunakan bahan baku tambahan selain bambu buluh atau bambu tabah. Upaya ini penting agar para perajin bisa mengatasi krisis bambu yang kerap terjadi, sehingga dalam situasi apa pun, perajin tetap bisa berproduksi. “Sudah banyak perajin kita ajak studi banding ke luar daerah. Selain belajar menciptakan ragam produk seperti tempat tisu, kap lampu, dan produk interior yang banyak dicari konsumen. Perajin kita juga belajar menggunakan bahan baku lain seperti kain, pita agar desainnya menarik. Itu salah satu cara menyisiasati ketika bambu sulit dicari,” katanya. Perempuan yang juga menjabat Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Buleleng ini tidak henti-hentinya memfasilitasi perajin untuk memperluas akses pasar. Perluasan pasar ini mulai dilakukan dengan melibatkan perajin itu dengan menampilkan hasil karya mereka di ajang festival yang rutin digelar pemerintah, hingga mengikuti pameran ke luar daerah. Tidak sekadar memajang produk via pameran. Lewat strategi itu, diakui perempuan murah senyum ini, para perajin itu bisa berinteraksi dengan calon pembeli atau buyer, sehingga akan terjalin kerja sama bisnis saling menguntungkan. “Kami bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait memfasilitasi promosi melalui pameran itu. Itu penting guna memperluas akses pasar. Dengan ragam produk bertambah, maka pemasaran bisa digenjot. Kami yakin para perajin anyaman di daerah ini potensial menambah penghasilan keluarganya,” jelas istri Bupati Putu Agus Suradnyana ini. (mud)
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan
3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900
Warga Kesulitan Menggelar Upacara ’’Melasti’’ Singaraja (Bali Post) – Senderan pengaman pantai di kawasan Pantai Camplung, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng rusak parah. Ini karena senderan dari batu kali itu ambruk setelah diterjang gelombang pasang, Selasa (22/1) malam lalu. Menyusul kerusakan itu, lokasi yang biasa dijadikan tempat warga melaksanakan upacara melasti, ikut terdampak. Bahkan, tempat melaksanakan ritual itu sudah hancur. Kalau dibiarkan seperti itu, dipastikan warga kesulitan melangsungkan ritual melasti di tempat itu. Pantauan di lokasi, Kamis (24/1) kemarin, senderan pengaman pantai ini berada di jaba sisi Pura Segara Desa Adat Pakraman Banyuasri. Senderan yang dahulu dibangun oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida itu sebagian konstruksinya sudah hancur. Diperkirakan, senderan yang rusak itu panjangnya 50 meter. Kerusakan paling parah memang sekitar 22 meter. Justru kerusakan paling parah merupakan lokasi warga yang biasanya menggelar melasti. Sebenarnya, kerusakan
itu sudah terjadi tahun 2018. Namun baru sebatas senderan itu retak-retak, karena diempaskan gelombang pasang. Puncaknya, Selasa (22/1) malam lalu, sekitar pukul 23.00 Wita, gelombang laut dengan ketinggian lebih dari empat meter melanda pesisir Banyuasri dan sekitarnya. Senderan yang sudah rapuh itu akhirnya porakporanda akibat terjangan ombak ganas tersebut. Batu kali yang sebelumnya dipasang kini terlepas bahkan ada yang terbawa gelombang laut. Selain itu, tanah yang berbatasan langsung dengan jaba sisi Pura Segara pun mulai tergerus ombak. Tak pelak, situasi ini mengkhawatirkan dan mengancam areal pura. Di lokasi itu, juga dipenuhi potongan kayu dan batang bambu yang dihanyutkan saat gelombang pasang menerjang. Belum Diperbaiki Salah seorang Prajuru Adat Pakraman Banyuasri, Nyoman Sadwika, di lokasi kejadian menuturkan, sejak senderan mengalami keretakan setahun lalu, belum
diperbaki oleh instansi teknis yang membidangi. Akhirnya, kerusakan itu bertambah parah seperti sekarang ini karena terjangan ombak ganas. Sesungguhnya, senderan yang tepat di depan pura itu merupakan lokasi warga melaksanakan upacara melasti ketika ada upacara yadnya di lingkungan Desa Adat Banyuasri. Pascakerusakan bibir pantai, lokasi melasti sekarang ikut terdampak. Bahkan, pihaknya kini kebingungan mencari jalan keluar agar tempat melasti itu dapat difungsikan kembali. Apalagi sekitar 20 Maret 2019 bertepatan Purnama Sasih Kadasa, Desa Adat Pakraman Banyuasri melangsungkan ritual melasti, sehingga prajuru meminta pemerintah daerah membantu mengatasi kerusakan pantai tersebut. ‘’Kalau panjangnya kami tidak sempat mengukur. Pastinya, sepanjang areal pura ini, senderan hancur dan lokasi melasti sudah porak-poranda. Kami tidak punya dana untuk memperbaiki, sehingga kami memohon kepada pemerintah bisa mencarikan jalan keluar,
Bali Post/kmb38
SENDERAN MELASTI AMBRUK – Senderan pengaman pantai di depan Pura Segara Desa Adat Pakraman Banyuasri, Kecamatan Buleleng yang biasanya digunakan untuk proses melasti ambruk. sehingga ritual melasti Maret 2019 nanti bisa dilangsungkan dengan nyaman,” pintanya. Setelah bencana gelombang pasang melanda pesisir di Buleleng, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida menurunkan stafnya guna memantau kerusakan di pantai itu yang disebabkan gelombang pasang. Salah satu lokasi peninjauan adalah
di areal Pantai Camplung, Banyuasri. Staf BWS yang ditugaskan, Ketut Widiarmika, mengatakan pihaknya hanya ditugaskan memastikan kerusakan pantai itu. Kemudian mengumpulkan data teknis di lapangan. Nantinya, hasil peninjauan itu disampaikan kepada pimpinan dan pengambil kebijakan di BWS Bali-Penida. (kmb38)
Koleksi Lontar Gedong Kirtya akan Direstorasi ANRI Kondisi koleksi buku warisan sejarah kerajaan yang tersimpan di Gedong Kirtya, Singaraja mulai mendapat perhatian serius pihak Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Untuk menyelamatkan koleksi, mulai dari lontar dan buku karya-karya penulis asal Belanda dalam waktu dekat ini akan direstorasi. Selain membantu peralatan dan teknik restorasi, ANRI juga akan mengajar staf di Gedong Kirtya tentang teknik restorasi. Lalu, mengapa program restorasi itu menjadi sangat penting diupayakan secara optimal oleh ANRI sendiri? SEBAGAI upaya awal program restorasi koleksi Gedong Kirtya, Kepala Biro Umum ANRI Multi Siswati melakukan kunjungan ke Gedong Kirtya, Kamis (24/1) kemarin. Rombongan ANRI diantar Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Buleleng Made Sukarmini, Kepala Bidang (Kabid) Arsip Putu Kariaman
Putra, Sekretaris Dinas Kebudayaan (Sekdisbud) Made Sudiarba, serta kepala UPT Gedong Kirtya Putu Gede Wiryasa. Mereka sempat mendengarkan pembacaan isi dari beberapa lontar yang dibaca staf Gedong Kirtya. Kepala Biro Umum ANRI Multi Siswati mengatakan, kunjungan ini menindak-
lanjuti program pemerintah pusat yang akan merestorasi koleksi lontar-lontar dan buku-buku yang disimpan di Gedong Kirtya. Setelah kunjungan ini, ANRI akan menugaskan para mentor memberikan pelatihan kepada para arsiparis Buleleng terkait teknis merehabilitasi atau memperkuat kondisi fisik arsip atau dokumen yang mengalami kerusakan atau mengalami penurunan kualitas secara fisik. Selain mendidik, para mentor akan merestorasi koleksi terutama buku yang ditulis sastrawan asal Belanda. Setelah persiapan lengkap, restorasi dilakukan mulai Februari 2019. Program itu kata Siswati, sejalan dengan sasaran
penyelenggaraan kearsipan yang diatur UU No. 43 Tahun 2009 tentang Menjamin Keselamatan dan Keamanan Arsip. Sebab, hal itu sebagai bukti pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. “ANRI memiliki program pelestarian warisan budaya. Di sini disimpan lontar dan juga ada buku arsip yang perlu diperbaiki. Sedangkan ANRI punya alat dan tenaga ahlinya untuk merestorasi lontar-lontar dan buku-buku kuno itu,” katanya. Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Buleleng Made Sukarmini menyambut baik perhatian ANRI Pusat, membantu daerah dalam kaitan menyelamatkan warisan se-
jarah baik masa kerajaan maupun peninggalan penjajah Belanda. Perhatian pemerintah pusat ini diakuinya dapat mempercepat penyelamatan koleksi di Gedong Kirtya yang sangat diperlukan. Untuk itu, pihaknya menugaskan tenaga arsip pada masing-masing SKPD agar mengikuti bimtek terkait kegiatan restorasi terhadap keberadaan arsip di Gedong Kirtya. “Walau yang diutamakan staf Dinas Kebudayaan (Disbud), kami akan sertakan satu staf dari masing-masing OPD di lingkup pemkab agar mereka juga dilibatkan, sehingga penyelamatan warisan sejarah itu bisa dilakukan lebih optimal,” katanya. (mud)
GIANYAR
Jumat Kliwon, 25 Januari 2019
9
Pohon Albesia Timpa Bangunan Agrowisata Kopi Luwak
Bali Post/kmb35
TUMBANG - Proses evakuasi pohon tumbang yang menimpa sebuah bangunan di Banjar Patas, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kamis (24/1) kemarin.
SOSOK Jaga Kesehatan CAMAT Ubud Ida Bagus Putu Suamba mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mendeteksi dini penyakit melalui Program Kesehatan dan Olahraga (Kesorga). Melalui program ini ia mengajak seluruh ASN yang berada di Kecamatan Ubud untuk memeriksakan kesehatannya secara gratis di Kantor Camat Ubud, Kamis (24/1) kemarin. Pengecekan kesehatan ini dilakukan untuk memdeteksi lebih awal penyakit pada ASN serta memastikan bahwa seluruh ASN memiliki badan yang sehat untuk melayani masyarakat. Orang nomor satu di Kecamatan Ubud yang ikut memeriksakan kesehatannya ini mengatakan, program ini tujuannya untuk mendukung program pemerintah, serta memberikan contoh kepada masyarakat bahwa memeriksakan kesehatan harus dilaksanakan secara rutin. “Kami ingin menyukseskan program pemerintah untuk menyehatkan dan mensejahterakan masyarakat,” katanya. Dikatakan, ASN yang juga bagian dari masyarakat harus menjaga kesehatan agar bisa optimal melayani masyarakat. “Di samping itu kami juga memberikan contoh kepada masyarakat bahwa kita harus rutin mengecek kesehatan diri sendiri untuk menghindari penyakit dalam diri sedini mungkin secara rutin dan berkala” ujarnya. Program kesehatan ini menyasar seluruh ASN di Kecamatan Ubud, Polsek Ubud, Purna Paskibraka Kecamatan Ubud, para kepala desa yang ada di Kecamatan Ubud, Danramil, serta sejumlah komponen lainnya yang bernaung di bawah Kecamatan Ubud. Ia berharap agar program ini dapat diikuti oleh instansi lain di Gianyar sehingga penyakit dalam diri bisa terdeteksi sedini mungkin. “Kami yang memplopori program ini. Mudah-mudahan instansi lain dan masyarakat ikut menerapkan karena program ini sangat positif dan juga menyukseskan kesehatan masyarakat,” imbuhnya. Ia menjabarkan, pengecekan kesehatan yang dilakukan meliputi ukur tensi, cek gula darah, kolesterol, serta asam urat. Untuk kebugarannya akan dilaksanakan di area parkir Monkey Forest dengan melakukan tes lari, Jumat (25/1) hari ini. “Sebelum dan setelah lari, tensi akan diukur. Jarak tempuh dan waktu tempuh juga akan diperhitungkan untuk menentukan tingkat kebugaran seseorang. Karena walaupun sehat, tapi tidak bugar juga tidak seimbang,” tegasnya. (nik)
Pawitra, Kamis (24/1) kemarin. Kujus Pawitra mengingatkan seluruh komponen masyarakat di Gianyar bersama-sama menjaga lingkungan dengan menghentikan penggunaan bahan berbahaya seperti plastik dan styrofoam. “Kami yakin hampir seluruh sekaa teruna di Gianyar memiliki kreativitas tinggi, pasti mampu membuat karya seni, khususnya ogoh-ogoh yang ramah lingkungan,” katanya. Sementara itu, Kepala Kesbangpol Gianyar I Dewa Alit Mudiarta menjabarkan, dalam surat yang ditandatangani Sekda Gianyar Ir. I Made Gede Wisnu Wijaya, M.M. itu tercantum sembilan ketentuan terkait pembuatan hingga pengarakan ogoh-ogoh. “Surat ini sudah beredar ke Camat, MADP, PHDI dan diteruskan ke perbekel dan lurah se-Gianyar,” katanya. Terkait larangan pembuatan ogoh-ogoh berbahan plastik, styrofoam dan bahan berbahaya lainnya, kata Alit Mudiarta, tercantum pada poin ketiga dalam surat edaran tersebut. Hal ini tentu menjadi salah satu penerapan Pergub Nomor 97 Tahun 2018 tentang Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Pada pergub ini ada tiga bahan yang terbuat dari atau mengandung bahan dasar plastik
Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut, meskipun saat yang sama di lokasi tersebut karyawan sedang memulai bekerja untuk menyambut kunjungan wisatawan. Kerugian akibat bencana pohon tumbang ini mencapai puluhan juta rupiah. Selain di Tegallalang, pohon Albesia tumbang juga menimpa pintu masuk Pura Dukuh Desa Pakraman Saraseda, Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring. Menurut salah seorang warga, I Wayan Tarka (50), saat itu dirinya sedang melintas di depan pura, sangat kaget melihat sebatang pohon albesia tumbang menimpa candi panyengker pura. Ia lalu melaporkan kejadian itu kepada Pekaseh Subak Saya I Wayan Setiawan. Bersama pekaseh ia mendatangi TKP kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Babhinsa Tampaksiring dan Polsek Tampaksiring, serta BPBD Kabupaten Gianyar. “Pohon albesia itu berdiameter sekitar 40 sentimeter dan tinggi 25 meter. Pohon ini diperkirakan tumbang, Rabu tengah malam,” ujarnya. Akibatnya, candi bentar bagian atas mengalami kerusakan, atap genteng bale gong berlubang, dan pintu pura dari besi rusak. Sekitar pukul 08.15 Wita, tim BPBD Kabupaten Gianyar tiba di TKP selanjutnya bersama-sama dengan Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan masyarakat melakukan pembersihan pohon dengan cara dipotong menggunakan satu unit mesin sensor. Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan Rp 70 juta. (kmb35)
Anjing Rabies Gigit Sembilan Warga Desa Batuan
Gianyar (Bali Post) -
Kasus anjing positif rabies kembali terdeteksi di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati. Bahkan sudah ada sembilan warga setempat yang tergigit anjing positif rabies ini. Petugas terkait kini mengagendakan vaksinasi massal, termasuk juga eliminasi selektif di wilayah Kecamatan Sukawati. Dikonfirmasi Kamis (24/1) kemarin, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar Ir. I Made Raka membenarkan adanya kasus gigitan anjing yang positif rabies. Kasus gigitan itu terjadi selama tiga hari berturut-turut, sejak Senin (7/1) hingga Rabu (9/1) lalu. “Jenisnya anjing lokal, menggigit warga secara berturut-turut. Setelah dicek lab ternyata positif rabies,” ujar Raka didampingi Kepala Bidang Peternakan Ngakan Readi. Menangani kondisi ini, kata Raka, jajarannya langsung turun ke Desa Batuan. Diawali dengan pelaksanaan sosialisasi, petugas langsung melakukan eliminasi selektif dan vaksinasi emergency terhadap populasi anjing seDesa Batuan. Dalam vaksinasi emergency yang dimulai Kamis pagi kemarin, 26 Januari akan menyasar sekitar 2.405 estimasi populasi anjing di Desa Batuan. “Selama vaksinasi emergency ini, kami mengerahkan seluruh tim,” katanya. Menurut Raka, seluruh petugas tersebut terdiri dari tujuh tim reguler masing-masing dengan dua petugas dan tujuh A-tim masing-masing terdiri enam orang. Tim reguler standby di balai banjar
Pemkab Larang Ogoh-ogoh Berbahan ”Styrofoam” dan Plastik
Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar mengapresiasi kreativitas sekaa teruna yang membuat ogoh-ogoh untuk menyemarakkan perayaan Nyepi Tahun Baru Çaka 1941. Kendati begitu, Pemkab Gianyar melarang pembuatan ogoh-ogoh yang menggunakan bahan plastik, styrofoam dan bahan berbahaya lainnya. Larangan ini sudah disebarkan melalui surat edaran Setda Gianyar No : 300/0075/BID.IV/ BKBP/2019. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar I Wayan Kujus Pawitra meyakini seluruh sekaa teruna di Kabupaten Gianyar bisa mematuhi larangan tersebut, dengan membuat ogoh-ogoh dari bahan ramah lingkungan. Diungkapkan, beberapa tahun lalu saat belum ada imbauan tidak menggunakan styrofoam, sudah banyak sekaa teruna yang membuat ogoh-ogoh dari bahan ramah lingkungan. “Tahun lalu saat DLH mengeluarkan surat imbauan, sudah hampir 75 persen sekaa teruna di Gianyar membuat ogoh-ogoh ramah lingkungan. Tahun ini kami yakin semua sekaa teruna di Gianyar tidak ada yang membuat ogohogoh dengan bahan berbahaya seperti styrofoam,” ujar Kujus
Gianyar (Bali Post) Bencana alam kembali terjadi di kawasan Gianyar, seiring cuaca ekstrem. Kamis (24/1) kemarin pohon albesia berdiameter 50 sentimeter tumbang menimpa atap bangunan agrowisata wisata kopi luwak milik I Made Patru di Desa Taro, Tegallalang, Gianyar. Pohon yang tumbang pascaditerjang angin kencang ini juga menimpa jarigan listrik sehingga mengakibatkan pemadaman listrik berjam-jam. Baru setelah petugas PLN datang ke lokasi dan membersihkan dahan pohon yang tersangkut di kabel, aliran listrik di enam banjar sekitarnya kembali normal. Petugas harus menggunakan alat berat untuk menarik dahan pohon yang mengenai bagian kabel tersebut. Menurut I Made Patru, angin kencang terjadi sejak pagi hari dan menumbangkan pohon albesia yang ada di kebunnya. Kejadiannya sangat cepat, langsung menimpa kabel listrik dan bangunan. “Angin kencang sekali dari pagi, tiba-tiba pohon tumbang,” katanya. Komandan Koramil 1616/06/Tegallalang Kapten Inf. I Ketut Suprata bersama anggota dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar turun langsung ke lokasi melakukan evakuasi. Dikatakan, pihaknya selalu siaga dalam penanggulangan bencana di wilayahnya. Terutama pada musim hujan yang kerap disertai angin kencang. “Kami harus lebih waspada terutama di musim hujan,” katanya.
yang dilarang yaitu kantong plastik, polysterina (styrofoam), dan sedotan plastik. “Makanya kami harapkan seluruh komponen mematuhi larangan ini,” tegasnya. Alit Mudiarta menambahkan, pada poin ketiga dalam surat edaran Setda Gianyar tersebut juga mengharapkan pembuatan ogoh-ogoh menggunakan bahan ramah lingkungan seperti bambu, kayu, jerami, serabut kelapa dan lainnya. Selanjutnya pada poin ketujuh mengingatkan agar semua pihak yang terlibat dalam prosesi kegiatan pawai ogoh-ogoh, agar senantiasa menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Sementara pada poin kedua surat edaran itu juga mengingatkan untuk tidak membuat ogoh-ogoh bernuansa politik, baik itu menggambarkan caleg, capres, atribut hingga partai politik. “Sementara poin pertama pada surat tersebut mengingatkan agar pembuatan ogoh-ogoh sesuai dengan susastra Hindu. Terkait pengarakan ogoh-ogoh, agar sedapat mungkin tidak melewati wawengkon desa pakraman, dan maksimal pengarakan ogoh-ogoh sudah selesai pukul 22.00 Wita. Lewat dari itu agar dikoordinasikan,” tegasnya. (kmb35)
melakukan vaksinasi terhadap anjing yang jinak. Sedangkan A-tim masuk ke rumah-rumah penduduk melakukan vaksinasi terhadap anjing yang sulit dikendalikan. Pasukan A-tim ini membawa jaring untuk memudahkan menangkap dan memvaksin anjing milik warga. “Termasuk melakukan vaksinasi terhadap anjing yang berkeliaran di jalan,” ujarnya. Selama vaksinasi rabies ini, kata Raka, pihaknya meminta partisipasi aktif dari masyarakat agar bersedia anjingnya divaksin. Sebab, hal ini satusatunya cara menekan kasus rabies. Dalam waktu dekat, vaksinasi massal juga akan dilakukan. “Sekitar Maret-April nanti akan ada vaksinasi massal. Kami harap masyarakat proaktif membawa anjing peliharaannya untuk divaksin,” pintanya. Raka menambahkan, jumlah populasi anjing yang akan disasar sekitar 72 ribu. Selain di Desa Batuan, gigitan anjing positif rabies di awal tahun 2019 ini juga terjadi di Banjar Gumicik, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati. Dua kasus positif di awal tahun ini semakin menjauhkan harapan Gianyar bebas rabies. (kmb35)
Bali Post/kmb35
VAKSINASI - Petugas melakukan vaksinasi terhadap sejumlah anjing di Desa Batuan, Kamis (24/1) kemarin.
JEMBRANA
10
Jumat Kliwon, 25 Januari 2019
Angin Kencang Akibatkan Puluhan Reklame dan Pohon Tumbang Diprediksi Masih Terjadi Satu-Dua Hari ke Depan
TUMBANG - Pohon mahoni yang roboh di Lingkungan Biluk Poh Kelurahan Tegalcangkring Kecamatan Mendoyo menimpa rumah warga serta kabel telepon dan listrik.
Terkait Dugaan PNS Ikut Kampanye
Pemkab akan Tindak Lanjuti Rekomendasi Bawaslu
Negara (Bali Post) – Rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jembrana terkait dugaan salah seorang PNS mengikuti kampanye salah satu peserta pemilu akan ditindaklanjuti Pemkab Jembrana. Sejak awal, Bupati Jembrana I Putu Artha selaku kepala daerah terus mewantiwanti dan menyampaikan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jembrana untuk tidak berpolitik praktis. Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Jembrana I Komang Suparta, Kamis (24/1) kemarin mengatakan, pada intinya pemkab Jembrana terus melakukan pembinaan agar ASN bertindak netral. Terkait adanya dugaan salah satu PNS yang ikut dalam kampanye, Pemkab menurutnya masih menunggu hasil rekomendasi Bawaslu Jembrana. “Apapun hasil rekomendasinya, kami hormati,” tandas Suparta. Mantan Kepala Kantor Perizinan Terpadu ini mengungkapkan sesuai prosedur, apapun hasil reko-
mendasi yang disampaikan ke kepala daerah itu akan ditindaklanjuti Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk melakukan pembinaan. Termasuk nantinya melibatkan inspektorat. “Itu masih dugaan, kita masih menunggu rekomendasinya,” tandas Suparta. Sebelumnya pada rapat Selasa (22/1) lalu, Bawaslu Jembrana mengeluarkan surat rekomendasi ditujukan untuk Bupati Jembrana, terkait dugaan pelanggaran disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dari hasil klarifikasi, oknum PNS yang menjabat pengawas sekolah dasar itu hadir dalam kegiatan salah satu peserta pemilu, Sabtu (12/1) di Desa Perancak. Meskipun berdalih pertemuan atau rapat keluarga besar, namun kegiatan yang dihadiri salah satu caleg DPR RI dari Partai Golkar itu masuk kategori kampanye kepada umum. Sebab, saat acara ada unsur penyeberan stiker caleg. Rekomendasi kepada Bupati diberikan oleh Bawaslu mengingat tindakan oknum PNS itu bisa mengarah melanggar UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih jauh diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS. Disebutkan bahwa ASN (aparatur sipil negara) tidak boleh menjadi pengurus parpol, termasuk menghadiri acara kampanye. Dari hasil klarifikasi, oknum pengawas sekolah ini menghadiri saat jam kerja dan masih mengenakan pakaian dinas. (kmb26)
Negara (Bali Post) Angin kencang menerjang wilayah Jembrana, Kamis (24/1) sore kemarin. Sejumlah pohon tumbang di antaranya hingga merusak rumah warga. Di sejumlah titik, seperti di Mendoyo dan Negara, pohon tumbang menimpa tiang dan kabel listrik maupun Telkom. Diperkirakan, angin kencang ini masih berpotensi terjadi 1-2 hari ke depan. Dari pemantauan kemarin, terjangan angin terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Meskipun cuaca cerah, namun kecepatan angin cukup kencang. Sejumlah atap bangunan bahkan rontok terkena terjangan angin itu. Seperti yang terjadi di bangunan rumah milik Ibu Sapiah yang rusak tertimpa pohon tumbang. Rumah yang berlokasi di dekat SD 2 Tegalbadeng Barat itu tidak dapat ditempati lantaran tertimpa pohon. Sementara itu puluhan reklame yang dipasang di pinggir jalan Denpasar-Gili-
Kedua Tersangka Dilimpahkan, Kejari Tunjuk Delapan JPU Negara (Bali Post) Dua tersangka kasus korupsi dana santunan kematian, Kamis (24/1) kemarin dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana. Tersangka yang merupakan oknum klian banjar di Desa Tukadaya ini langsung ditahan. Dari pengamatan sejak pukul 09.00 Wita, tim penyidik dari Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Jembrana telah datang ke Kejari Jembrana. Selain menenteng berkas, polisi juga menggiring dua tersangka oknum kadus, yakni I Gede As dari Banjar Munduk Ranti dan IDKA dari Dusun Sarikuning Tulungagung, Desa Tukadaya, Melaya. Mereka selanjutnya langsung masuk ke ruang Pidana Khusus (Pidsus). Setelah diserahkan, kedua tersangka tersebut diperiksa dan akhirnya ditahan di Rutan Kelas IIB Negara. Kasi Pidsus Kejari Jembrana Ivan Praditya Putra membenarkan adanya tahap II kasus korupsi dana santunan dengan tersangka dua kadus ini. Dalam waktu dekat dua berkas untuk dua tersangka tersebut akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Denpasar. Kejari Jembrana menurutnya menyiapkan delapan orang jaksa penuntut umum (JPU) dalam peradilan nanti. Kasus korupsi yang menjerat oknum dua kadus ini berkaitan dengan tersangka sebelumnya, Indah Suryaning-
sih, oknum PNS di Dinas Sosial. Indah sudah lebih dulu divonis 4 tahun 6 bulan penjara. Indah yang berperan memverifikasi dan memvalidasi dokumen pengajuan santunan kematian dari masyarakat bersekongkol dengan dua oknum kadus ini. Modusnya membuat pengajuan seolah-olah ada warga yang meninggal dunia. Setelah nanti dana santunan tersebut cair, maka hasilnya akan dibagi sesuai peran masing-masing. Untuk pembagiannya, apabila Indah yang membuat dokumen fiktif, maka mendapatkan bagian Rp 1 juta dan kadus menerima masing-masing Rp 500 ribu. Namun bila dua kadus tersebut yang membuat dokumen fiktif, maka pembagiannya Indah Rp 800 ribu dan kadus Rp 700 ribu. Program santunan kematian yang merupakan program Pemkab Jembrana menganggarkan Rp 1,5 juta untuk setiap warga meninggal. Persekongkolan ini berhasil meloloskan dana santunan hingga ratusan berkas. Kerugian negara pun mencapai ratusan juta rupiah. (kmb26)
BERKAS - Penyidik Polres Jembrana menyerahkan berkas dan dua tersangka oknum kadus ke Kejari Jembrana kemarin.
Komplotan Gendam Akhirnya Divonis Tiga Bulan Penjara
PUTUSAN – Para terdakwa kasus penipuan modus gendam akhirnya dinyatakan bersalah melakukan penipuan dan divonis tiga bulan penjara.
Kembang Api Dagangan Meledak, Warung Sudiana Terbakar ara letusan yang berasal dari ledakan kembang api/mercon di dalam warung miliknya. Dagangan kembang api itu tiba-tiba meledak dan korban pun langsung mengecek ke lokasi rumahnya. Bukan hanya membuat korban terkejut, tetangga sekitar korban juga terbangun mendengar suara letusan itu. Setelah dilihat ke lokasi suara itu, api berkobar melalap warung berukuran 5x3 meter tersebut. Api yang sudah cukup besar, turut menghanguskan isi warung tersebut. Korban bersama warga yang sudah terbangun,
itu juga terpantau tumbuhnya siklon tropis Riley di wilayah selatan Bali yang membentuk daerah pertemuan massa udara dan mengakibatkan terjadinya angin kencang di wilayah sekitar siklon tropis. Kondisi angin kencang ini menyebabkan banyak pohon di wilayah Jembrana tumbang, seperti di wilayah Mendoyo, Gumbrih, Medewi dan Pendem. Kepala Stasiun Rakhmat Prasetia mengatakan, kondisi ini diprakirakan masih akan terjadi hingga 1-2 hari ke depan, mengingat ada beberapa daerah tekanan rendah di wilayah sekitar Bali yang masih berpotensi mengakibatkan angin kencang. Dengan kondisi cuaca buruk ini masyarakat diharapkan waspada terhadap potensi angin kencang terutama di wilayah pesisir selatan. Puncak musim hujan diprakirakan terjadi pada akhir Januari hingga Februari 2019. (kmb26)
Kasus Korupsi Santunan Kematian
Negara (Bali Post) – Komplotan penipuan modus gendam akhirnya divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Negara. Dalam sidang putusan, Kamis (24/1) kemarin, tujuh terdakwa yang tiga di antaranya warga negara asing (WNA) asal Tiongkok divonis hukuman penjara sama, yakni tiga bulan. Majelis hakim dengan ketua Fakhrudin Said Ngaji dan dua hakim anggota Mohammad Hasanuddin Hefni
Negara (Bali Post) Kebakaran kembali terjadi di Jembrana, Kamis (24/1) dini hari. Kali ini si jago merah membakar bangunan warung di Banjar Sekar Pancasari, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo. Warung milik Gusti Ngurah Putu Sudiana (53) itu terbakar sekitar pukul 02.30 Wita saat korban terlelap tidur. Penyebabnya, kembang api dagangannya meledak diduga dipicu percikan api dari korsleting listrik. Dari informasi, korban baru menyadari ada kebakaran setelah mendengar su-
manuk juga roboh ke jalan. Di Bilik Poh, Kelurahan Tegalcangkring pohon mahoni cukup besar juga ikut roboh. Bahkan saking kerasnya terjangan angin, akar pohon tersebut sampai tercerabut dan aspal di atasnya terangkat rusak. Pohon juga menimpa rumah Nyoman Astawa serta kabel telepon dan listrik. Menurut Ketut Suryani, pohon yang menimpa rumahnya itu tidak sampai membuat kerusakan yang parah. Beberapa genteng memang mengalami rusak. Hanya kabel yang tertimpa pohon sangat membahayakan. “Kami sudah menghubungi BPBD Jembrana untuk penanganan pohon yang roboh,” kata seorang petugas. Sementara itu, dari informasi yang dihimpun di Stasiun Klimatologi Negara, kecepatan angin sore kemarin tergolong kencang. Tercatat kecepatan angin mencapai 29 knot (lebih dari 50 km/jam), selain
langsung melakukan pemadaman awal dengan alat seadanya. Sekitar setengah jam kemudian, sejumlah mobil pemadam kebakaran (damkar) datang ikut membantu memadamkan api. Api berhasil dipadamkan total satu jam kemudian. Tetapi akibat kejadian tersebut sebagian bangunan berikut isinya hangus terbakar. Akibat kejadian itu, korban ditaksir mengalami kerugian kurang lebih Rp 50.000.000. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya
kejadian kebakaran tersebut. Petugas kepolisian juga turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan sesuai kebakaran. Diduga penyebab kebakaran berasal dari hubungan arus pendek di dalam warung tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kade Bagus Darmawan mengatakan, pihaknya menerjunkan tiga armada PMK dan menghabiskan dua tangki untuk memadamkan. Penanganan kebakaran berhasil dilakukan 1 jam 15 menit. (kmb26)
dan Alfan Firdauzi Kurniawan juga meminta semua barang bukti hasil penipuan baik uang tunai maupun perhiasan dikembalikan ke korban. Vonis hukuman penjara tiga bulan ini lebih rendah dari tuntutan JPU yakni enam bulan penjara. Sebelumnya JPU dalam tuntutannya menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 378 KUHP, junto pasal 56 ayat 1, junto pasal 64 ayat 1 KUHP dan pidana enam bulan penjara. Pembacaan vonis ketujuh terdakwa dilakukan dalam dua sidang. Pertama putusan untuk empat terdakwa yang di antaranya WNA, yakni Chen Cheng Chong (38), Huang
Ping Shui (37), Chen Ali (31), dan Tjai Fen Kiat (27). Hakim menyebutkan pertimbangan hal yang memberatkan yakni perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. Selain itu hal yang meringankan, selama proses hukum di pengadilan para terdakwa terus terang, menyampaikan permintaan maaf langsung kepada korban dan korban memaafkan. Selain itu para terdakwa ini juga belum pernah dipenjara dan merupakan tulang punggung keluarga. Selanjutnya pada sidang kedua, tiga terdakwa lainnya, yakni Maratus Solikah (39), Dewi Ilmi Hidayati (38) dan Mulyani (34) juga divonis tiga bulan penjara. Menanggapi
putusan tersebut, semua terdakwa mengaku menerima. Mereka juga mengaku tak akan mengulangi lagi perbuatannya. Sementara JPU dari Kejari Jembrana Gedion Ardana Reswari juga menyatakan langsung menerima putusan. Barang bukti yang sebelumnya juga diamankan, yakni dua unit mobil dikembalikan ke terdakwa. Sementara barang bukti penipuan berupa uang tunai Rp 630.000.000 serta sejumlah perhiasan emas dikembalikan pada korban. Kasus penipuan yang menguras uang korban hingga ratusan juta rupiah ini diungkap Polres Jembrana akhir tahun lalu. Tujuh orang dibekuk berikut sejumlah barang bukti. (kmb26)
Kebakaran – Kebakaran yang menimpa warung di Mendoyo Dauh Tukad pada Kamis (24/1) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun seluruh isi warung ludes.
Jumat Kliwon, 25 Januari 2019
Karangasem
11
SOSOK Janji Kucurkan Bantuan DARI pendataan BPBD Karangasem, ada 43 perahu milik nelayan rusak akibat diterjang gelombang pasang di pesisir pantai khususnya di tiga desa yakni Desa Sukadana, Desa Tulamben, dan Desa Tianyar, Kecamatan Kubu. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri bersama OPD terkait seperti BPBD, Dinas PUPR, Dinas Perikanan, Dinas Sosial mengunjungi para nelayan di Pantai Desa Tianyar Timur, dan Pantai Tulamben, Kamis (24/1) kemarin. Bupati prihatin atas bencana gelombang pasang yang menimpa perahu-perahu milik para nelayan itu. “Saya sangat prihatin dengan kejadian itu. Apalagi banyak perahu mengalami kerusakan. Malah ada yang hilang, Pemkab pasti akan mengucurkan bantuan kepada para korban,” janjinya. Bupati Mas Sumatri juga mengingatkan kepada para nelayan akan pentingnya asuransi buat mereka. “Saya ingatkan kembali kepada para nelayan. Di saat seperti ini, asuransi itu menjadi sangat penting. Asuransi nelayan itu dinamakan Jasindo,’’ tegas Sumatri. Pihaknya memberikan apresiasi kinerja BPBD Karangasem, Ida Bagus Arimbawa, karena cepat tanggap. Pendataan perahu yang rusak sudah dilakukan. Disebutkan, total 43 unit perahu rusak dari Banjar Dinas Tigaron dan Banjar Dinas Lebah, Desa Sukadana Kubu. Selain itu, kanopi rumah Nyoman Dana Kerti juga rusak. Selain itu, juga perahu perahu milik warga dari Banjar Dinas Batu Dawa Kelod, Banjar Dinas Beluhu Kangin, Desa Tulamben termasuk dari Banjar Dinas Tunas Sari, Desa Tianyar juga mengalami kerusakan. (nan)
FAST BOAT NYANDAR - Fast boat atau kapal cepat bersandar di Pelabuhan Rakyat Padangbai.
Bali Post/kmb41
Gelombang Tinggi di Padangbai
Penyeberangan ’’Fast Boat’’ Setahun, RSUD Tangani Ditutup Tiga Hari Tiga Kasus DB
Amlapura (Bali Post) Kasus demam berdarah (DB) di Karangasem bisa dikatakan mengalami penurunan cukup signifikan. Dari data di RSUD Karangasem selama tahun 2018, pihak rumah sakit hanya menangani tiga warga yang menderita DB. Kepala Instalasi Reka Medis RSUD I Nyoman Sumantra mengatakan hal itu, Kamis (24/1) kemarin. Selama tahun 2018, pihak RSUD, kata Sumantra, hanya menangani tiga warga yang menderita kasus BD itu. Masing-masing satu kasus pada bulan Januari, Maret, dan September. Sedangkan bulan lainnya nihil kasus BD. “Astungkara sampai sekarang ini, RSUD belum ada menangani DB. Semoga seterusnya tidak ada DB,”
harap Sumantra. Minimnya kasus DB yang ditangani pihak RSUD, tidak lepas dari kesadaran masyarakat. Warga sudah mau peduli dengan kebersihan lingkungan sekitar terutama di tempat mereka tinggal. Kasus DB sejatinya ada hubungannya dengan faktor kebersihan lingkungan. ‘’Lingkungan memang sangat memengaruhi kasus DB itu,’’ tambahnya. Di musim penghujan seperti sekarang ini, memang cukup rentan munculnya kasus BD. Sebelum perubahan musim dari kemarau ke hujan itu, warga sudah harus tahu apa yang harus dilakukan untuk mengantisipasi kasus DB itu. Faktor kebersihan lingkungan memang menjadi salah satu item meminimalisasi munculnya kasus DB ini. Bila lingkungan sekitar sudah bersih dan bebas sampah lainnya, maka nyamuk tidak bisa berkembang biak. Biasanya nyamuk itu berkembang biak di tempat kumuh yang ada airnya. “Kita imbau warga supaya mereka paham. Karena itu, wajib menyadari pentingnya hidup sehat. Bukan sehat diri sendiri saja, tetapi sehat lingkungannya juga. Hanya dengan cara itu, bisa terhindar dari penyakit DB itu,” jelas Sumantra. (kmb41)
I Nyoman Sumantra
Bali Post/kmb41
Amlapura (Bali Post) Cuaca buruk disertai angin kencang di perairan Bali khususnya di wilayah Selat Lombok membuat pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Padangbai sementara waktu memutuskan menutup seluruh aktivitas penyeberangan kapal cepat itu. Penutupan Pelabuhan Rakyat Padangbai menuju Gili Trawangan, Lombok itu akan dilakukan selama tiga hari ke depan. Berdasarkan pantauan kemarin, hampir seluruh kapal cepat terlihat lego jangkar di areal pelabuhan. Termasuk di Dermaga Rakyat Padangbai juga sepi. Jika sebelumnya setiap harinya, ribuan wisatawan asing dan lokal yang antre masuk ke kapal cepat untuk menye-
berang ke Gili Trawangan dan Gili Air. Akan tetapi, Kamis kemarin, areal Dermaga Rakyat terlihat lengang tanpa ada aktivitas bongkar muat penumpang dan juga barang. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Padangbai, Ni
Luh Putu Eka Suyasmin, mengatakan akibat cuaca kurang bersahabat dan angin kencang, membuat pihak pelabuhan memutuskan menutup sementara aktivitas penyeberangan menggunakan fast boat. Penutupan itu diperkirakan tiga hari ke depan.
“Kita sudah mengeluarkan peringatan kepada para nakhoda. Penutupan sementara penyeberangan karena terjadi kondisi cuaca buruk di tengah perairan. Ketinggian gelombang saat ini berkisar antara 0,75 hingga 2,5 meter,” ujar Eka Suyasmin. Penundaan penyeberangan itu kata Suyasmin, hanya berlaku untuk fast boat atau kapal cepat. Sedangkan penyeberangan memakai Kapal Feri, sampai saat ini masih berjalan normal. “Untuk penyeberangan
kapal feri menuju Pelabuhan Lembar masih normal, jalan seperti biasanya. Ketinggian gelombang saat ini masih relatif aman bagi kapal besar berbadan tinggi,” jelasnya. Sampai saat ini, pihaknya masih melakukan pemantauan perkembangan kondisi cuaca di tengah perairan. Pemantauan dilakukan melalui prakiraan cuaca yang dikirimkan Kantor BMKG wilayah III Denpasar, maupun komunikasi radio dengan nakhoda kapal. (kmb41)
Angin Kencang Robohkan Bale Pesantian Pura Penataran Agung Nangka Amlapura (Bali Post) Angin kencang yang melanda wilayah Karangasem Rabu (23/1) malam bukan saja membuat pohon tumbang yang menimpa warga, juga Bale Pesantian Pura Penataran Agung Nangka, di Desa Bhuana Giri,roboh akibat kencangnya tiupan angin. Di Banjar Pande Sari, Desa Bebandem, pohon enau dan kelapa roboh menimpa rumah milik warga. Malah, kejadian itu mengakibatkan dua penghuni rumah mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan potongan kelapa. Pemilik rumah I Komang Karta saat diwawancarai di kediamannya, Kamis (24/1) kemarin, mengungkapkan peristiwa pohon tumbang yang menghancurkan atap rumahnya itu terjadi pukul 23.30 Wita. Sebelum pohon tumbang di wilayah itu memang terjadi angin kencang sejak pagi. “Paginya anginnya memang kecil. Tapi malamnya tiba-tiba angin bertiup lebih kencang,’’ ujarnya. Ketika pohon menimpa rumahnya, kata Karta, dirinya tidur berdua bersama anaknya Wayan Sudarmayasa. Sedangkan istrinya Ni Nengah Suasih tidur di kamar sebelah dengan
anaknya yang paling bungsu, I Komang Latra Yasa. Sempat saat pohon tumbang, ia mengambil senter untuk membangunkan anaknya. Tetapi belum sempat keluar kamar, atap dan patahan pohon kelapa itu sudah menimpa dirinya. “Istri dan anak yang bungsu kerena tidur di sebelah kamarnya, keduanya tidak apaapa. Anak Sumartayasa mengalami luka-luka di bagian dahi dan hidungnya. Saya sendiri luka di bagian kepala akibat tertimpa pohon kelapa yang patah itu. Untung saat itu, saya bangun maksudnya untuk membangunkan anak. Kalau tidak, saya bisa mati ditimpa patahan kelapa yang runcing itu,” paparnya. Rumah yang rusak itu merupakan rumah satu-satunya yang dimiliki. Rumah itu adalah bantuan bedah rumah pemerintah Provinsi Bali. Atas peristiwa itu, untuk sementara dirinya bersama istri dan anaknya tinggal di rumah saudaranya. “Saya numpang di rumah kakak sampai rumah bisa diperbaiki,” jelas Karta. Kepala Dusun Pande Sari, Komang Suartika, mengatakan, pascakejadian itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan
instansi terkait seperti BPBD untuk mengevakuasi pohon tumbang itu. “Tadi (Kamis - red), semua perangkat desa mulai Kadus, Perbekel, pihak kepolisian, TNI serta petugas BPBD Karangasem secara bergotong royong membersihkan puing-puing
reruntuhan dan pohon. Warga ini, dari sisi ekonomi memang kurang mampu. Kita harap nantinya ada bantuan dari pemerintah untuk perbaikan rumah tersebut,” tegas Suartika. Sedangkan di lokasi lainnya, sebuah bangunan Bale
Pesantian Pura Penataran Agung Nangka, Desa Bhuana Giri, Bebendem juga ikut roboh akibat diterjang angin kencang. Kondisi itu membuat penyangga bale pesantian itu hancur. Atas kejadian itu, kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. (kmb41)
Bali Post/kmb41
RUSAK TERTIMPA POHON - Rumah warga di Banjar Pande Sari rusak tertimpa pohon tumbang, Kamis (24/1) kemarin.
Optimalkan Pelayanan
Dinas DPMPTSP Lakukan Jemput Bola Dalam upaya mengoptimalkan pelayanan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melakukan upaya jemput bola. Strategi itu dilakukan dalam rangka memberikan pendampingan untuk memudahkan proses perizinan usaha mikro kecil (UMK) di Banjar Dinas Gunaksa Desa Ababi, Abang, Kamis (24/1) kemarin. Bagaimanakah upaya-upaya pelayanan secara riil itu dilakukan di masyarakat dalam memberikan legalitas pada UMK tersebut? UPAYA jemput bola itu dilakukan dalam rangka memaksimalkan pelayanan perizinan kepada usaha mikro kecil (UMK) khususnya di Gumi Lahar itu. Kabid Perizinan DPMPTSP I Gusti Bagus Widiantara mengungkapkan, pendampingan terkait perizinan dilakukan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Palawerdi Lestari di Banjar Gunaksa. KWT itu merupakan salah
satu di antara sekian banyak KWT yang bergerak di sektor industri hilir produk pertanian Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PP-IRT). KWT mendapat kesempatan difasilitasi perizinannya secara langsung utamanya untuk Izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga. Perizinan itu sangat krusial, agar KWT itu memiliki kriteria yang bagus. Sebab, parameternya adalah
wajib dilengkapi Sertifikat Penyuluhan Keamanan Pangan, Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga, dan Sertifikat Laik Sehat. Melalui upaya jemput bola itu, kata Widiantara, legalitas KWT ini segera dapat terwujud, sehingga KWT ini dapat melakukan produksi dalam jumlah lebih besar. Selain itu, pemasarannya juga lebih luas, bukan saja ke pasar tradisional juga pasar-pasar modern. ‘’Hal itu sangat penting dalam upaya meningkatkan pendapatan anggota KWT Palawerdi Lestari,’’ ungkapnya. Kepala Kewilayahan Banjar Dinas Gunaksa I Wayan Antos mengatakan, KWT sudah berdiri tahun 2015 dengan jumlah anggota 20 orang. Awalnya, difasilitasi dirinya sendiri. Seiring pembinaanpembinaan yang diberikan
pihak Bank Indonesia Cabang Denpasar, kelompok ini menghasilkan produk olahan berupa saos tomat, serondeng kelapa, sambal telengis, bawang goreng original, bawang goreng crispy, bawang goreng original pedas, minyak VCO, minyak telon khas Bali. Terkait ketersediaan bahan baku, sampai saat ini, mereka peroleh dari KTT Merta Buana yang menanungi KWT Palawerdi Lestari dan dari mitra kelompok binaan BI Cabang Denpasar lainnya. Namun, dari beberapa produk yang mereka hasilkan, KWT ini juga termasuk masih menghadapi kendala. Antara lain menyangkut perizinan PPIRT. Perizinan itu masih ada kendala, akibat terbatasnya tempat produksi yang belum memenuhi standar kebersihan dan faktor lainnya. (nan)
Bali Post/kmb41
JEMPUT BOLA - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karangasem saat memberikan pelayanan jemput bola untuk perizinan ke Banjar Dinas Gunaksa Desa Ababi, Abang, Kamis (24/1) kemarin.
KLUNGKUNG
12
Jumat Kliwon, 25 Januari 2019
ROBOH - Bale Pesantian Pura Dalem Desa Dawan dan Palinggih Sapta Patala roboh diterjang angin kencang.
Diterjang Angin Kencang
Bale Pesantian dan ’’Palinggih’’ Pura Dalem Desa Dawan Roboh
Semarapura (Bali Post) Angin kencang kembali menerjang sejumlah wilayah di Bali, Rabu (24/1) kemarin. Di Klungkung, dampaknya cukup parah, karena terjangan angin kencang hingga merobohkan bale pesantian dan palinggih. Dampak lainnya, ada juga rumah warga tertimpa pohon tumbang hingga menumbangkan tiang listrik. Angin kencang sekitar pukul 17.00 Wita itu, membuat suasana sejenak mencekam. Dampak terparah terjadi di Desa Dawan, Kecamatan Dawan, hingga menerbangkan bale pesantian di Pura Dalem desa setempat. Seketika bale pesantian itu hancur setelah terhempas ke tanah. Bendesa Dawan Wayan Susana mengatakan, beruntung saat kejadian di lokasi tidak ada kegiatan adat. Sehingga, di-
pastikan tidak ada korban jiwa. Bangunan itu juga tidak terlalu tua, karena dibangun sekitar delapan tahun lalu. Belum dapat dipastikan, berapa kerugian akibat kejadian ini. Apa langkah Desa selanjutnya juga belum dapat dipastikan. Tidak hanya bale pesantian, Palinggih Sapta Patala di sekitarnya juga ambruk. Bahkan, amukan angin kencang mampu merobohkan
tiang listrik. Lokasinya, persis berada di jalan menuju Subak Dawan. Pohon tumbang juga banyak terjadi sepanjang jalan di Desa Dawan. Di tempat lain, pohon tumbang merusak sebuah rumah warga di Desa Tangkas. Sementara, sebelun menuju Desa Tangkas, pohon tumbang juga terjadi di Sema Bugbugan Desa Gelgel hingga memutus jaringan listrik di wilayah setempat. Warga setempat me-
minta PLN segera melakukan penanganan, agar tidak membahayakan warga sekitar. Laporan BPBD Klungkung menjelaskan hal serupa juga terjadi di Desa Nyalian, Desa Sengkiding maupun Pundukdawa. Selain kabel PLN, kabel Telkom juga terputus. Demikian juga pohon tumbang di Jalan Waturenggong, sebelah barat patung kuda di Desa Gelgel, hingga menutup total badan jalan. Laporan-laporan warga ke BPBD Klungkung terkait pohon tumbang ini, hingga berita ini ditulis, sedang dalam penanganan oleh petugas BPBD dibantu petugas dari lembaga
terkait. Kepala BPBD Klungkung Putu Widiada memastikan, sejauh ini dampak dari angin kencang ini tidak menimbulkan korban jiwa. “Kami masih melakukan pendataan, sekaligus penanganan. Dampak paling banyak, kabel listrik banyak sekali terputus dan kami sepakat ini harus diamankan dulu, agar tidak membahayakan,” katanya. Penangan Segera Manajer PT PLN ULP Cabang Klungkung Gusti Putu Agus Wiadi mengatakan, banyaknya dampak pohon tumbang yang memutus jaringan
listrik, penanganan langsung dilakukan secepatnya. Penanganan awal, dilakukan dengan mengamankan jaringan agar tidak membahayakan pengguna jalan yang melintas bersama-sama petugas BPBD Klungkung yang menangani pohon tumbang untuk membuka akses jalan. “Terkait penanganan kami akan melihat prioritas pekerjaan berdasarkan dampak yang krusial atau dampak yang membahayakan terlebih dahulu,” katanya. Melihat dampak bencana angin kencang ini cukup parah, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta langsung mengimbau
OPD terkait agar lebih pro aktif memantau situasi di lapangan. Terutama pohon, tebing, sungai, sanitasi, termasuk sampah. Demikian juga dengan kerusakan badan jalan. Masyarakat agar waspada bila melakukan perjalanan keluar dan dengan sukarela ikut melakukan pemangkasan baik pohon rindang maupun kering, hingga pohon dan buah kelapa di pinggir jalan. “Transportasi laut dan nelayan agar mengikuti imbauan dari yang terkait, seperti syahbandar. Jangan memaksakan. KRIS Klungkung agar selalu stand by,” tegas Bupati Suwirta. (kmb31)
Transparansi dan Permudah Layanan Proses Uji Kadar Yodium Garam Kusamba Berjalan Sukses Desa Akah Gunakan Aplikasi ’’Smart Desa’’ Bupati Suwirta Optimis Bisa Segera Diproduksi KOMITMEN dan cita-cita Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk menjadikan Garam Kusamba lebih dikenal dan bersaing di pasaran tidak pernah surut. Meski menghadapi sejumlah kendala, namun dirinya optimis bisa mengangkat Garam Kusamba yang berimbas kepada peningkatan taraf hidup petani garam tradisional. Menindaklanjuti komitmen itu, Bupati Suwirta bersama petugas dari Dinas Kesehatan, melakukan pengu-
jian kandungan yodium Garam Kusamba, Rabu (23/1). Pengujian dilakukan dengan meneteskan cairan yodium test pada satu sendok garam kusamba. Hasilnya, garam kusamba yang sebelumnya berwarna putih berubah menjadi warna ungu. Hal ini menandakan bahwa garam kusamba telah mengandung yodium. Kadis Kesehatan dr. Made Adi Swapatni mengatakan, Dinas Kesehatan hanya melakukan tes kandungan yodium.
Sedangkan untuk izin produksi, izin edar dan kandungan lainnya nanti akan ditentukan dan dites Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM). Nantinya BPOM juga yang akan mengeluarkan rekomendasi untuk mendapatkan label SNI. Selain melakukan pengujian, Bupati Suwirta bersama para Pengurus Koperasi Lembaga Ekonomi Produktif Pesisir Mina Segara Dana juga melakukan uji coba alat produksi Garam Yodium Kusamba. Alat
GARAM BERYODIUM - Bupati Suwirta saat mengikuti proses uji kadar yodium dan mengecek hasil kemasan ‘’Uyah Kusamba’’.
itu terdiri dari alat pencampur yodium, pengering serta alat kemasan. Diawali dengan mencampur garam dengan larutan Yodium. Komposisinya 10 kg garam dicampur 0,40 gram yodium (Kio3). Pemberian yodium dilakukan secara manual dengan jalan disemprotkan saat mesin pencampur mulai bekerja. Setelah dilakukan pencampuran selanjutnya dilakukan pengeringan. Pengeringan membutuhkan waktu 1 jam dengan kapasitas 30 kg garam. Setelah dikeringkan, garam selanjutnya dikemas dan terakhir ditempel stiker merk dagang ‘’Uyah Kusamba Gema Santi’’. Untuk harga, setelah dilakukan perhitungan oleh Bupati Suwirta bersama petugas Dinas Koperasi dan UKM, ditentukan harga sekitar Rp 4.000 hingga Rp 4.500 per 250 gram Garam Kusamba. Dengan hasil uji coba ini, Bupati Suwirta mengatakan, dirinya semakin optimis garam beryodium Kusamba akan bisa segera diproduksi, sebagai ikon baru hasil inovasi daerah. ‘’Jika kerja sama dengan petani garam berjalan dengan baik, begitu juga dengan semua alat produksinya, saya yakin garam ini akan bisa segera diproduksi dan dipasarkan kepada para PNS dan masyarakat,’’ ujar Bupati Suwirta. Kepada Dinas Kesehatan Bupati Suwirta memerintahkan untuk segera bersurat ke BPOM supaya segera dilakukan pengujian pada garam Kusamba. (ad943)
akan memudahkan pelayanan bagi masyarakat terutama yang tinggal di luar desa. Kenapa memudahkan, karena masyarakat tanpa pulang ke desa sudah bisa membuat surat-surat keterangan dengan stempel barcode, kecuali kalau mau stempel dan tanda tangan basah baru harus ke desa,’’ jelasnya. Bupati dan Wakil Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Made Kasta, setelah me-launching aplikasi tersebut, mengapresiasi langkah Desa Akah yang telah berani mengambil gebrakan teknologi di tengah-tengah bangsa ini dihadapkan dengan revolusi industri 4.0. Revolusi ini nantinya akan berimbas pula pada bonus demografi yang terjadi di tahun 2020-2030. ‘’Zaman sekarang mau tidak mau kita harus berani melangkah, mengajak
masyarakat jangan sampai tertinggal, terutama di bidang teknologi,’’ ujar Suwirta. Selain itu, Bupati Suwirta juga berharap dengan adanya aplikasi ini Desa juga bisa lebih dipermudah dalam pengurusan surat-surat keterangan, khususnya bagi yang berada di luar desa. ‘’Semoga desa-desa yang lainnya juga nantinya bisa mengikuti langkah ini,’’ harapnya. Sebagaimana diketahui, aplikasi ini sebelumnya pernah diterapkan lebih dulu di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangasem. Di sana, aplikasi ini diterapkan dengan baik, hingga meraih beberapa rekor MURI. Aplikasi ini dinilai cocok diterapkan di desa, apalagi dengan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap meningkatnya kualitas pelayanan di desa. (kmb31)
Semarapura (Bali Post) Setiap desa kini berupaya mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Salah satu caranya, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dalam wadah aplikasi. Seperti yang dilakukan Desa Akah, Kecamatan Klungkung, untuk mewujudkan upaya itu lewat aplikasi smart desa. Dalam aplikasi Sm@rt247 yang diinstal melalui telepon pintar, masyarakat Desa Akah akan mendapat informasi segala sesuatu tentang desa. Perbekel Desa Akah Nyoman Sujati usai penggunaan aplikasi ini diresmikan, Rabu (23/1) petang, menyampaikan maksud pengadaan aplikasi ini adalah untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi tentang desa. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa mengetahui program desa termasuk transparansi pengelolaan keuangan/ dana desa. ‘’Aplikasi ini untuk percepatan pelayanan kepada masyarakat dan kesejahteraan masyarakat Desa Akah,’’ ujarnya. Dalam aplikasi ini, kata Sujati, ada sekitar 36 fitur yang akan dilaksanakan, tetapi saat ini baru beberapa yang bisa digunakan karena masih tahap pembelajaran. Selain transparansi dalam pengelolaan keuangan desa dan UMKM, melalui aplikasi yang bisa diinstal pada telepon pintar ini masyarakat juga dipermudah dalam pengurusan surat-surat keterangan, khususnya bagi yang berada di luar desa. ‘’Dengan aplikasi ini
APLIKASI - Bupati Suwirta usai me-‘’launching’’ aplikasi smart desa di Desa Akah.
dangkan di pinggir Goa Jepang terdapat relief yang menceritakan mengenai kisah Goa Jepang. Demikian juga di bagian tengah Goa Jepang agar ditata dengan baik. Terkait trotoar yang ada di pinggir Goa Jepang, Bupati Suwirta meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Dinas Perhubungan Klungkung bekerja sama untuk membuat trotoar menjadi lebih
lebar. Tujuannya, untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Goa Jepang. Untuk di daerah Ceningan, Bupati Suwirta mengharapkan pembangunan lapangan futsal dapat segera diselesaikan, yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai sport tourism. ‘’Minimal lapangan futsal selesai dibangun pada akhir September 2019, Pemkab Klungkung berencana melakukan peresmian pada saat Nusa
Wilayah Perbatasan Segera Ditata Semarapura (Bali Post) Pemkab Klungkung mulai fokus melakukan penataan terhadap daerah-daerah yang masuk wilayah perbatasan. Tujuannya, agar mampu memberi kesan positif sebagai pintu masuk menuju wilayah Klungkung. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta langsung memimpin rapat bersama instansi terkait di Ruang Bupati Klungkung, Rabu (23/1) sore. Dalam rapat tersebut, Bupati meminta kepada Dinas Peker-
jaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman Klungkung agar segera merencanakan dan mengeksekusi penataan terhadap areal perbatasan. Bupati meminta sebelum proses penataan dimulai, pihak konsultan diminta koordinasi dari awal, agar dapat diarahkan dalam proses pengerjaan proyek dan sejalan dengan harapan pemerintah daerah. Seperti pada proyek penataan monumen dan Lapangan Pu-
putan Klungkung, dimana hasilnya mampu memberikan kesan positif terhadap Kota Semarapura. Untuk daerah Pantai Belatung, Kecamatan Dawan, yang berbatasan langsung dengan Karangasem, Bupati Suwirta menugaskan Dinas Pariwisata Klungkung untuk bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Klungkung. Khususnya soal tanah yang akan dijadikan rest area. Sebab, sebelum melaku-
kan penataan, status tanahnya harus jelas. Daerah perbatasan lainnya, khususnya untuk daerah wisata Goa Jepang, Bupati Suwirta cukup memberi banyak arahan. Dia meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman Klungkung dan dinas terkait agar pada bagian atas dibangun terasering dan dilengkapi dengan patung sosok pemimpin pembuatan Goa Jepang. Se-
Penida Festival 2019 sekaligus digelar turnamen futsal,’’ Bupati Suwirta. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Suwirta juga merespons permintaan masyarakat Klungkung terkait benih tanaman yang tinggi. Bupati pun langsung menugaskan kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung untuk segera memenuhi permintaan bibit tanaman yang diinginkan warga, sekaligus melakukan pembinaan. (kmb31)
Jumat Kliwon, 25 Januari 2019
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dcr Guru SD/PGSD bisa Kerja Team.082145707300,085237089296 B.BP.001.01.19.0000827
Karyawati Packing,Sopir L300 Sales,Admin,Max25Th,Single,sdg TdkKuliah.HnySMS:081999251555
B.BP.001.01.19.0000825
*Dcr Receptionist,Therapist,OB Reborn Spa,Jl.SunsetA1 P:766744
B.BP.001.01.19.0000897
Admin Garment Production Hub: Call/WA:085100050706 Email:hrd@buddhawear.com
B.BP.004.01.19.0000926
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692
B.BP.004.01.19.0000798
Canggu. Dibth. Therapis Spa, pnglmn/kursus. Hub.08113804020 B.BP.004.01.19.0000891
Cr:Pembantu Masak u.RM di Legian,adaGaji+Tip081236109808 B.BP.004.01.19.0000864
Dcr Akunting Pengalaman/Admin, Kasir,Pramuniaga,Supir Pribadi 081939084292 CV dayusini B.BP.001.01.19.0000824
BIRO JASA
RUPA-RUPA
DIJUAL RUMAH
BENGKEL LAS
DIJUAL MOBIL
SERVICE
SERVICE
Cri Karyawan/ti utk Futsal Kerja Shift H.081338457601
B.BP.004.01.19.0000937
Dcr Dokter Umum Pria/Wanita, Lulusan S1 mampu bhs.Inggris, memiliki STR usia maks 35thn, memiliki sertifikat ATLS/ACLS Kirim CV ke:info@pbmcgroup.com
B.BP.001.01.19.0000886
Dcr Driver,Helper TSP Bali , Jl. Kebo Iwa Selatan 33 Dps,418295
B.BP.155.01.19.0000916
Dcr Driver, Helper,Spv QC Staf Umum TSP Bali Jl.Raya Penyalin Km26 Samsam Kerambitan,811466
B.BP.155.01.19.0000917
Dcr Sopir Pribadi,Jujur,Pnglmn Mnual&Matic.HP/WA:085238966662
B.BP.001.01.19.0000920
Dcri Guru Private Bhsa Inggris untuk anak, sabar dan telaten. Kirim CV : rismasata@gmail.com
B.BP.001.01.19.0000939
Dibthkn Analis Kredit BPR Lestari pnglmn min2th sbg Account Oficer/Analis Kredit perbankan Lam:BPR Lestari Jln T.Umar 110 Dps/recruitmen@bprlestari.com
B.BP.004.01.19.0000933
Dicr,Terapis Wnt, Max. 35Th Utk Spa. Hub:081529293028
B.BP.001.01.19.0000698
Dibutuhkan Staf Admin,Laki/Perempuan Pend S1,Berpengalaman, Menguasai Komputer(Ms.Word/ Exel/Offc).Gaji 3,8-6Jt, Penempatan Jimbaran 0361-4465228
B.BP.001.01.19.0000702
Dicr,Admin Wnt, Berpengalaman Hub:081338097333
B.BP.001.01.19.0000700
Garmen Bth Sgr Tng Srbutn Pria Hub.08179728394/087860964775 B.BP.001.01.19.0000826
Dicari Accounting u/Perusahaan Tour, penglmn min.1 tahun.Kirim CV ke : hrdbali2019@gmail.com
Pelaksana Sipil Untuk Proyek Villa STM/S1 bisa CAD. Hub:484670 Jl.Pulau Galang 28
Dicari Guru Tematik,English, Maths utk SD.Bawa Lamaran ke SD Bhaktivedanta Dharma School Jln.Tukad Balian Renon Dps Hubungi: 085101561816
Persh yg berlokasi di Ubud membthkn beberapa tenaga administrasi lmran lasng dbawa ke PT Dara Jl.Ry Andong No Tlp 087898301403
Dicari Sopir SIM A/B1 yang siap Kerja Lembur untuk Event Hub : 0361465624
Tukang masak bebek goreng. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88 Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
B.BP.001.01.19.0000941
B.BP.001.01.19.0000882
B.BP.031.01.19.0000928
Dicari mechanical engineering Hub.WA 085252323333 Tlp.0361-723630
B.BP.004.01.19.0000935
Dicari, Manager Koperasi BerpengalamanHub:081338097333 B.BP.001.01.19.0000699
Waiter, Kasir, SMEA SMK ke Bali Pizza Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.04
B.BP.001.01.19.0000817
B.BP.001.01.19.0000921
G.02
Sopir SIM A untuk catering antar jemput tamu. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.03
Waiter, Kasir SMEA SMK ke Shankara Kuta Jl.Bakung Sari depan Matahari Dept.Store Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.05
Satpam /Waker. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.01
Cook Indonesia/India. Lamaran Shankara Kuta Jl.Bakung Sari Kuta Square Blok D33 depan Matahari Dept. Store, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.06
Satpam Waker. Lamaran datang langsung ke Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818
G.07
DIJUAL MOBIL DAIHATSU
Terios TX Adventure 2011 Hitam ors. Ken Arok 7A. 087862986168
B.BP.001.01.19.0000936
SUZUKI
BUC APV GX Putih 2013 Jln.Gn.Talang 28, Buana Indah Hp.081236506577 B.BP.001.01.19.0000879
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL TANAH *Sayan Ubud 17A TepiSungai,32A Sawangan View Laut. 0811395806 B.BP.001.01.19.0000925
Djl Tnh 2A Jl.Gadon Beringkit Hub:08123977685
B.BP.001.01.19.0000923
DIJUAL RUKO
!!!081558041018 Djl murah Rmh Mnmlis S.huni di Tohpati Siulan B.BP.004.01.19.0000895
B.BP.001.01.19.0000938
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228
B.BP.001.01.19.0000763
KEHILANGAN Hlg BPKB No.5756668-O DK 1123 ET A/N:I Wayan Doble
Dijual Ruko Batubulan DP 10% Bunga Krd 1% Hub.081338183031/081805374433
HlgBPKBNo.7121455-O/DK2009KB /I Made Rajeg/081338712019
Djl 3unit Ruko Lt2 Pggr By Pas Ida Bagus Mantra 081915611274
Hlg BPKB no.H02517894-O,DK 578 FJ. A/n.I Wayan Sabar Rimawan
B.BP.004.01.19.0000832
B.BP.001.01.19.0000927
DISEWAKAN TEMPAT Dikont/Krjsama 1unt Bangunan Parkir luas cck utk Klinik d/a Gatsu Barat hub.08123831288 B.BP.166.01.19.0000950
RUPA-RUPA Atasi Rmh Bocor Dak Dinding Atap,P.Sefri 085100774702 Grns B.BP.001.01.19.0000944
DIJUAL RUMAH
Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris)085102796346
Dijual PT.Bali Cipta Bahari Tour&Travel Jln.Benosari No.19 Legian-Kuta.Hub:081337695702 B.BP.001.01.19.0000912
B.BP.164.01.19.0000940
B.BP.004.01.19.0000924
B.BP.001.01.19.0000914
Hlg! Ijin Taxi Kowinu DK 201 IB A/N IKt Kardiana H.085103290580
B.BP.101.01.19.0000934
BIRO JASA Mengurus IMB,Ijin usaha,Gambar UPL/UKLSIUPHub.081338547778 B.BP.001.01.19.0000787
PENGUMUMAN Telah dibuka Pendaftaran Siswa Baru TA 2 019/2020 SMP-SMA Bhaktivedanta Dharma School Jl. Tukad Yeh Aya No.108 Panjer Dps. Hubungi: 085100571010 B.BP.001.01.19.0000883
BANGLI
14
Jumat Kliwon, 25 Januari 2019
Angin Kencang, Pohon Bertumbangan Bangli (Bali Post) –
Angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Bangli, Kamis (24/1) sore kemarin. Kencangnya terjangan angin menyebabkan sebuah pohon kepuh berukuran besar yang tumbuh di areal Setra Desa Pakraman Kubu tumbang dan menimpa bangunan bale lantang yang ada di dekatnya. Selain di Setra Kubu, pohon tumbang juga terjadi di wilayah Susut. Akibatnya sebuah bangunan rumah milik warga rusak.
Bali Post/ist
TUMBANG - Sebuah pohon kepuh di Setra Kubu tumbang menimpa bangunan bale lantang di sekitar lokasi.
Mutasi Pejabat Digelar Dalam Waktu Dekat
Sekda Nilai Wajar Ada Kekhawatiran Dewan di Tahun Politik Bangli (Bali Post) Mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Bangli kabarnya akan digelar dalam waktu dekat. Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra mengungkapkan, mutasi sekaligus pengisian jabatan lowong di Bangli rencananya akan dilaksananakan setelah rahinan Buda Kliwon Pahang. “Sesuai arahan Bapak Bupati, rencananya setelah Buda Kliwon Paang (pegat uwakan). Keputusan pastinya ada di Bapak Bupati,” ungkapnya, Kamis (24/1) kemarin. Giri Putra mengatakan, sesuai kearifan lokal dan kepercayaan, setelah Buda Kliwon Pahang merupakan dewasa atau hari baik untuk melaksanakan sesuatu. Dengan pemilihan dewasa ayu dalam pelaksanaan mutasi diyakini akan memberikan roh positif pada nilai-nilai pejabat yang akan diajak bersinergi bersama dalam rangka memberikan pelayanan masyarakat dan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bangli. Meski demikian, Sekda Giri Putra belum bisa memastikan mengenai pejabat eselon berapa saja yang akan dimutasi. Sebagaimana yang pernah direncanakan sebelumnya, kemungkinan mutasi akan dilakukan untuk pejabat eselon II. Setelah itu, dilanjutkan dengan pengisian untuk posisi jabatan eselon II yang masih kosong. Proses pengisian jabatan eselon II yang lowong akan dilakukan dengan mekanisme lelang ja-
batan. “Sedangkan mengenai mutasi dan pengisian pejabat eselon III dan IV, itu sepenuhnya kewenangan Bapak Bupati. Bupati pasti sudah punya catatan terhadap kinerja para pegawai dan calon yang akan menduduki jabatan,” jelasnya. Menyinggung soal adanya kekhawatiran salah seorang anggota dewan mengenai pelaksanaan mutasi dijadikan alat dagangan politik terlebih jika nantinya dilaksanakan setelah pemilu, Giri Putra menilai kekhawatiran itu sebagai hal yang wajar mengingat saat ini masuk tahun politik. Giri Putra merasa di tahun politik ini, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah kerap serba salah. Dia mengatakan jika mutasi dilakukan sebelum pemilu pasti ada saja muncul pandangan penggiringan pejabat. Sebaliknya, jika setelah pemilu ada pandangan mutasi sebagai ancaman. “Itu sesutu hal yang wajar ketika dipandang porsinya secara politik. Tapi kami sebagai ASN, yang menjunjung asas netralitas dan profesionalisme kami tetap memandang mutasi bagian dari kebutuhan sistem tata kelola pemerintahan untuk meningkatkan kinerja pemerintah,” ujarnya. Pejabat asal Geria Bukit, Bangli ini juga mengungkapkan bahwa sejauh ini Bupati Bangli I Made Gianyar tidak pernah melakukan penekanan kepada dirinya selaku Sekda, termasuk kepada ASN lain di lingkungan Pemkab Bangli
Bali Post/kmb40
Ida Bagus Giri Putra
jelang pelaksanaan Pemilu. Sebelumnya diberitakan, beredar isu, mutasi pejabat akan digelar setelah hajatan pemilu, April mendatang. Terkait beredarnya isu tersebut, anggota DPRD Bangli Nengah Darsana mencurigai rencana mutasi usai pemilu sarat muatan politis. Untuk menepis kesan mutasi berbau politik, dia pun mendesak rencana mutasi dipercepat. Darsana mengatakan pelaksanaan mutasi sepenuhnya menjadi kewenangan Bupati. Meski demikian, pihaknya selaku dewan sangat berharap rencana mutasi yang sudah diwacanakan Bupati sejak lebih dari dua tahun terakhir dapat segera direalisasikan. Pasalnya molornya pelaksanaan mutasi mengakibatkan terganggunya kinerja di hampir semua OPD. (kmb40)
Informasi menyebutkan, peristiwa tumbangnya pohon kepuh di Setra Kubu terjadi sekitar pukul 17.00 Wita. Pohon berdiameter lebih dari setengah meter itu tumbang lantaran tak kuat dengan terjangan angin. Kasi Kedaruratan Bencana dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa seizin Kalak BPBD Wayan Karmawan mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Meski demikian, tumbangnya pohon mengakibatkan sebuah bangunan bale lantang yang ada di dekat pohon rusak lantaran tertimba batang pohon. Kejadian pohon tumbang di Setra Kubu juga menyebabkan sebuah bangunan tempat pembakaran mayat dan beberapa liang kubur rusak. ‘’Mengenai upaya penanganannya, saat ini pihak desa pakraman akan melaksanakan rembuk terlebih dahulu untuk menentukan proses
upacara/ritual. Selanjutnya baru akan dilaksanakan penanganan,’’ terangnya. Selain di Setra Kubu, Agus mengatakan, pohon tumbang akibat angin kencang juga terjadi di lokasi lainnya di wilayah Lingkungan Kubu. Kejadian itu mengakibatkan sebagian bangunan dapur milik warga I Ketut Sandi rusak tertimpa pohon. ‘’Upaya penanganan sudah dilakukan oleh korban. Kerugian sekitar Rp 10 juta,’’ ujarnya. Sementara itu berdasarkan data yang dihimpun dari Polres Bangli, peristiwa pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Susut. Kejadian itu menyebabkan sebuah rumah milik warga Nyoman Mudiarta rusak. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Korban mengalami kerugian Rp 5 juta. Di tempat lainnya, kencangnya angin memicu ranting pohon
Diduga Depresi, Lansia Coba Bunuh Diri
Bangli (Bali Post) – Seorang lansia di Banjar Tambahan Bakas, Desa Jehem, Tembuku nekat melakukan aksi percobaan bunuh diri dengan melukai lehernya menggunakan pisau hingga berdarah. Beruntung, nyawa korban I Dewa Ketut Jinggo berhasil diselamatkan. Peristiwa itu diketahui terjadi pada Kamis (24/1) siang. Kejadian bermula saat saksi yang merupakan anak korban, Dewa Putu Sana, datang dari sawah. Sesampainya di rumah, saksi dihampiri dan diberitahu oleh anaknya bahwa korban sempat meminta pisau. Alasannya untuk dipakai memotong kuku. Mendengar hal itu, saksi kemudian bergegas menghampiri korban. Saksi terkejut melihat ayahnya sudah dalam kondisi bersimbah darah dengan keadaan leher terluka. Melihat hal itu, saksi bersama anggota keluarga langsung menyelamatkan korban dengan melarikannya ke RSU Bangli. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, korban berhasil diselamatkan setelah mendapat penanganan medis di rumah sakit. Mengenai penyebab korban nekat melakukan percobaan bunuh diri, diduga lantaran depresi. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa. “Korban sudah keluar masuk RSJ Bangli sebanyak lima kali,” kata Sulhadi. (kmb40)
DIRAWAT - Korban dirawat di RSU Bangli.
Bali Post/kmb40
Bali Post/kmb40
Mantan Kapolsek Ubud Pimpin Polsek Kintamani
Bangli (Bali Post) Kapolsek Kintamani yang selama setahun lebih dijabat Kompol I Putu Gunawan, kini digantikan Kompol I Made Raka Sugita yang sebelumnya menjabat Kapolsek Ubud. Pergantian jabatan ditandai dengan apel serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di halaman Mapolsek Kintamani, Kamis (24/1) kemarin. Dipimpin langsung Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo, apel sertijab dihadiri para kapolsek jajaran Polres Bangli, para kasat, para perwira, anggota dan bhayangkari. Sebagaimana yang terungkap dalam apel sertijab kemarin, Kompol I Putu Gunawan kini mendapat jabatan baru sebagai Kasi Pasdal Subdit Dalmas Dit Samapta Polda Bali. Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo dalam sambutannya menyampaikan alih tugas dalam suatu organisasi
khususnya pada institusi Polri merupakan suatu kebutuhan dan harus dilakukan. Karena hal tersebut merupakan salah satu bentuk pembinaan karier personel di samping sebagai upaya penyegaran dalam tugas masing-masing personel Polri. “Kita sadari bahwa jabatan merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus kita emban dengan sebaik-baiknya dan untuk itu kita sebagai anggota Polri, agar selalu siap ditugaskan di mana saja dan kapan saja oleh pimpinan dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi, sehingga demikian kita dapat memandang secara positif setiap adanya pergantiang jabatan di lingkungan Polri,” kata Kapolres. Kepada Kompol I Putu Gunawan, Kapolres meminta agar pengalaman selama 21 bulan bertugas di Polres Bangli dapat dijadikan acuan
untuk nantinya bertugas di tempat yang baru. Sedangkan kepada Kapolsek Kintamani yang baru, Kapolres memintanya untuk segera beradaptasi. “Saya harapkan ada bentuk terobosan kreatif yang bernilai positif bagi kemajuan Polres Bangli. Dan untuk seluruh personel agar mendukung semua kegiatan yang dilaksanaan maupun yang akan dilaksanakan dengan semangat tinggi, penuh keikhlasan, tulus dan disiplin,” ujarnya. Kapolres juga meminta seluruh anggotanya untuk membudayakan sikap yang bersahabat melalui senyum salam sapa, baik dalam jam dinas maupun di luar jam dinas. Apel sertijab Kapolsek yang dirangkaikan dengan sertijab Ketua Ranting Bhayangkari Kintamani dan pisah sambut Kapolsek ditutup dengan penyerahan cendera ata. (kmb40)
Bali Post/kmb40
Bawaslu Rekomendasikan Sanksi Administrasi terhadap Perbekel Dausa
BAWASLU - Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli I Nengah Purna didampingi Komisioner Bawaslu Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran Nengah Mudana Atmaja.
SERTIJAB - Apel sertijab Kapolsek yang digelar di halaman Mapolsek Kintamani, Kamis (24/1) kemarin.
patah di jalan jurusan BangliKayuambua, tepatnya di Banjar Lumbuan, Desa Sulahan, Susut. Akibat kejadian itu, kabel listrik terputus dan menimbulkan percikan api hingga membakar kabel. Kejadian itu kini telah ditangani PLN. Di Tembuku, kencangnya angin menyebabkan pohon bambu tumbang ke jalan. Oleh petugas kepolisian, kejadian itu sudah ditangani dengan melakukan pembersihan. Pohon tumbang juga terjadi Jalan Nusantara, tepat di depan Polsek Bangli sekitar pukul 19.00 Wita. Pohon tumbang ini menimpa pengendara motor Budimalik beserta istri dan kedua anaknya. Atas kejadian tersebut anak korban Nadia (10 tahun), pelajar alamat Puri Bukit Bangli mengalami memar pada bagian mulut dan sudah dibawa ke RSU Bangli oleh anggota SPK Polsek Bangli. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangli mengeluarkan surat rekomendasi pemberian sanksi administrasi terhadap Perbekel Desa Dausa I Ketut Sumiarta. Dalam surat rekomendasi yang ditujukan ke Bupati Bangli tersebut, Perbekel Desa Dausa dinyatakan terbukti melakukan pelangg-
aran yakni menyalahgunakan wewenang, tugas, hak, dan/ atau kewajibannya dengan membuat surat undangan simakrama salah satu calon anggota DPR RI. Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli I Nengah Purna didampingi Komisioner Bawaslu Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran Nengah Mudana Atmaja men-
gatakan, surat rekomendasi tersebut dikirim ke Bupati Bangli, Kamis (24/1) kemarin. Surat rekomendasi itu dikeluarkan berdasarkan hasil kajian dan keputusan rapat pleno yang dilakukan Bawaslu bersama Sentra Gakumdu. Bentuk sanksi yang direkomendasikan untuk diberikan Bupati kepada Perbekel Dausa, yakni sanksi administrasi. “Bisa berupa teguran lisan atau tertulis,” terangnya. Purna menegaskan bahwa dalam hal ini, pihaknya hanya merekomendasikan pemberian sanksi administrasi terhadap Perbekel Dausa. Sementara untuk tiga Bendesa Adat di wilayah Desa Dausa yang sebelumnya sempat ikut dimintai klarifikasi, Bawaslu Bangli tidak mengeluarkan rekomendasi sanksi apapun. Alasannya karena sejauh ini tidak ada aturan yang melarang seorang bendesa terlibat dalam kampanye atau ikut berpolitik praktis. “Belum diatur dalam perundang-undangan. Beda dengan kepala desa. Dalam undang-undang
No. 7 Tahun 2017 dan UU No 6 Tahun 2014, diatur kepala desa tidak boleh politik praktis,” jelasnya. Meski demikian, Bawaslu tetap mengimbau agar seluruh Bendesa di Bangli tetap menjaga netralitasnya. Bendesa diimbau untuk tidak mengarahkan apalagi memaksa masyarakat memilih calon tertentu. Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, pada Jumat lalu Perbekel Dausa dan tiga Bendesa tersebut diundang untuk dimintai klarifikasi menyusul adanya informasi dari Pengawas Pemilu Desa Kelurahan (PPDK) soal rencana kegiatan simakrama salah satu Caleg PDIP Perjuangan Nyoman Parta di Desa Dausa. Sesuai surat undangan yang ditandatangani Perbekel Dausa kegiatan simakrama itu rencananya dilaksanakan pada Minggu (13/1) lalu. Namun berkat upaya cegah dini yang dilakukan PPDK dan Panwascam, pada akhirnya simakrama itu batal dilaksanakan. (kmb40)
15
Jumat Kliwon, 25 Januari 2019
Bupati Mesuji Lampung Kena OTT, KPK Amankan Sekitar Rp 1 Miliar Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang sekitar Rp 1 miliar terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Mesuji Provinsi Lampung Khamamik. KPK mengamankan uang dengan pecahan 100 ribu rupiah itu dari dalam satu kardus air minum. ‘’Kalau jumlahnya estimasi satu kardus itu Rp 1 miliar, tetapi jumlah pastinya nanti kami sampaikan, dari ukurannya itu diperkirakan demikian. Saya kira pada konferensi pers akan disampaikan,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Kamis (24/1) dini hari. KPK secara total mengamankan delapan orang dalam operasi tangkap tangan di Provinsi Lampung pada Rabu (23/1) sampai dengan Kamis dini hari itu. Kegiatan tangkap tangan itu dilakukan pada tiga lokasi, yakni Kota Bandarlampung, Kabupaten Lampung Tengah, dan Mesuji. Dari tiga lokasi itu total diamankan delapan orang terdiri atas kepala daerah, unsur swasta, dan unsur PNS. KPK menduga u ang terse-
Bali Post/ade
OTT - Bupati Mesuji, Provinsi Lampung, Khamami dikawal petugas saat tiba di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (24/1) kemarin. Khamami besama sebelas orang lainnya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan menerima suap proyek jalan di Dinas PUPR Kabupaten Mesuji. but merupakan realisasi dari commitment fee proyek-proyek infrastruktur di Kabupaten Mesuji tahun anggaran 2018. Terhadap pihak-pihak yang
diamankan itu, KPK sedang melakukan pemeriksaan awal di Provinsi Lampung. Pemeriksaan diketahui dilakukan di Mapolda Lampung di Bandar-
lampung. Pihak-pihak yang diamankan itu akan dibawa ke Gedung KPK, Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. (ant)
utang luar negeri sesuai dengan perkembangan yang diperlukan perekonomian domestik saat ini,’’ kata Aida. Untuk kemampuan bayar, Aida menggunakan indikator rasio membayar utang yang dibagi dari penerimaan ekspor atau Debt to Service Ratio/DSR. Data terakhir berdasarkan publikasi BI, yakni di akhir kuartal III 2018, DSR Indonesia sebesar 22,02 persen atau menurun dari periode sama 2017 yang sebesar 26,63 persen. ‘’Jika DSR semakin turun berarti semakin baik. Kemampuan bayar meningkat,’’ ujarnya. Kemudian, komponen utang yang paling berisiko adalah utang jangka pendek karena harus dibayar dalam waktu paling lama satu tahun. Aida menuturkan, rasio utang luar
negeri jangka pendek Indonesia hingga akhir kuartal III 2018 adalah sebesar 13,2 persen dari total utang luar negeri (ULN) Indonesia. Angka tersebut tergolong rendah. Jika dibandingkan dengan negara-negara dengan kapasitas ekonomi serupa (peers) seperti Filipina, Afrika Selatan, India, Turki, Thailand dan Malaysia yang memiliki rasio ULN jangka pendek yang di atas 15 persen, Indonesia masih lebih baik dalam menarik utang jangka pendek. Sementara jika berdasarkan peminjam utang, yakni pemerintah dan swasta, Aida mengatakan BI memiliki ketentuan penarikan utang luar negeri yang harus dipatuhi oleh seluruh debitur. Misalnya, untuk penarikan utang
swasta, terdapat ketentuan lindung nilai (hedging) dengan rasio kepatuhan yang sudah melebihi 90 persen. Jika digabungkan seluruhnya, rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto di akhir kuartal III 2018 adalah 34,5 persen PDB. ‘’Dibandingkan dengan negara peers lainnya, rasio utang Indonesia terhadap PDB masih moderat,’’ ujar Aida. Aida mengakui Indonesia masih membutuhkan pendanaan dari utang luar negeri untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi di Tanah Air. Namun, penarikan utang tersebut tetap harus dilakukan secara hati-hati dan perlu ada upaya untuk memitigasi risiko negatif dari penarikan utang. (ant)
Mengaku Ditinggal Pacar, Turis Mengamuk Denpasar (Bali Post)Turis Jerman, Seeman Alex (32) mengamuk di Jalan Drupadi, Denpasar Timur (Dentim), Kamis (24/1) kemarin. Alex mengaku melakukan hal itu karena ditinggal pacarnya. Dari penuturan warga, Alex berulah seperti itu pukul 16.30 Wita. Dia membawa tas ransel seperti orang kebingungan dan berteriak-teriak serta memaki-maki warga yang lewat. Dia sampai di sana menumpang ojek online dan berhenti di depan rumah nomor 1. “Kelakuannya aneh dan dia bilang kenal seseorang. Dia marah-marah sambil menarik-narik pakaian pengendara motor yang lewat. Turis ini mengaku habis ditinggal pacarnya dan uangnya habis diambil pacarnya,’’ kata warga tersebut. Beberapa warga berusaha mengamankan Alex, tapi dia melawan. Alex lalu lari menuju rumah mewah dan memanjat tembok pagar rumah tersebut. Warga kembali berupaya mengamankannya. Tapi dia terus berontak dan
Bali Post/ist
DIAMANKAN - Seeman Alex saat diamankan warga. mendorong seorang warga hingga jatuh ke got. Bahkan Alex menggertak membawa pistol dan membuat warga langsung menjauh. Dia mengambil sesuatu dari dalam ranselnya dan ternyata mengambil sepasang sepatu. Alex lalu masuk ke rumah warga. Saat itulah warga
berhasil mengamankannya. Selanjutnya Alex diserahkan ke anggota Polsek Dentim. Kapolsek Dentim Kompol Nyoman Karang Adiputra mengatakan Alex sudah diserahkan ke Konsulat Jerman. (kmb36)
BI Nilai Utang Indonesia Rp 5.220 Triliun Masih Aman
Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) menilai utang luar negeri Indonesia yang per akhir November 2018 berjumlah 372,9 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 5.220 triliun (asumsi kurs Rp 14.000 per dolar AS), masih dalam kategori aman dan terjaga dari risiko yang bisa mengganggu stabilitas perekonomian. Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Aida Budiman di Jakarta, Kamis (24/1) kemarin, mengatakan beberapa indikator penilaian utang menyimpulkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan bayar yang mumpuni, dan juga mampu menghindari risiko-risiko yang disebabkan utang jangka pendek. ‘’Dinilai aman karena posisi
Tersangkut Kasus SS, Pemandu Lagu Diadili Denpasar (Bali Post)Wanita yang sehari-hari bekerja sebagai pemandu lagu di salah satu tempat karaoke, Elisa Tria Ayu Anna Wahyuni (29), Kamis (24/1) kemarin diadili karena tersangkut kasus sabu-sabu (SS) di Pengadilan Negeri Denpasar. JPU Ni Ketut Heavy Yushantini di hadapan majelis hakim pimpinan Gusti Ngurah Putra Atmaja, dalam surat dakwaannya menyatakan terda-
kwa dibekuk pada 11 Oktober 2018 di Jalan Mertasari Gang Bambu II, Perumahan Bambu Residen, Kamar Kos No.204, Denpasar Selatan. Saat itu, kata jaksa terdakwa baru keluar kamar kos dan langsung diinterogasi oleh petugas Sat. Narkoba Polresta Denpasar. Saat digiring ke kamar kosnya dan dilakukan penggeledahan, di kamar pemandu lagu salah satu karaoke di Suwung Batankendal itu ditemukan
tiga plastik klip berisi SS. Berat masing-masing plastik klip itu berisi 0,06 gram, 0,16 gram dan 0,27 gram. Hasil interogasi, wanita yang mengaku berhenti bekerja sebagai pemandu lagu dua bulan sebelum ditangkap ini mengaku membeli SS itu dari seseorang bernama Bara. Diuraikan jaksa, sehari sebelum ditangkap Elisa Tria Ayu Anna Wahyuni memesan SS dari Bara seharga Rp
1.100.000 yang pembayarannya dilakukan secara transfer. Setelah ditransfer, Bara menghubungi terdakwa Elisa dan menyatakan barang (SS) ditempel di belakang pot, depan kamar kos terdakwa. SS itu dibungkus kotak rokok. Setelah itu terdakwa mengambilnya dan membawa ke kamar. Wanita asal Semarang kelahiran 1990 itu kemudian ditangkap polisi. (kmb37)
Dari pantauan di sejumlah lokasi, banyak pohon tumbang akibat angin kencang. Seperti di sebelah barat Kantor Gubernur Bali, pohon tumbang menimpa tembok panyengker. Demikian pula pohon
perindang di depan Gedung DPRD Bali, juga tumbang. Beruntung, pohon tersebut tumbang mengarah ke jalan, sehingga tidak menimbulkan kerusakan. Selain itu, pohon di depan Art Centre juga tumbang. Pohon tumbang juga menimpa satu mobil di Kantor Balai Wilayah Sungai
(BWS) Bali Penida. Mobil yang sedang parkir tersebut ringsek bagian depannya, karena tertimpa pohon. Kepala BPBD Kota Denpasar I.B. Joni Ariwibawa mengatakan, akibat angin kencang yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang mengakibatkan dua korban. Satu
korban tewas di Panjer dan satu orang mengalami luka-luka. Keduanya tertimpa pohon. Sedangkan untuk kendaraan yang tertimpa pohon sekitar enam unit. ‘’Petugas masih mendata dan sedang di lapangan dalam penanganan pohon tumbang,’’ ujar mantan Camat Denbar ini. (kmb12)
Menimpa Tembok
Kecepatan Angin Akibat kencangnya kecepatan angin, tiang lampu patah. Namun tidak ada korban pada kejadian tersebut. ‘’Untuk penanganan langsung ditangani dalam waktu 20 menit, sehingga tidak sempat mengganggu arus lalu lintas,’’ pungkasnya. Pada saat itu, katanya, kecepatan angin mencapai 50 km/jam. Ini terpantau pada monitor. Atas hal itu, jalur sepeda motor sempat ditutup sementara. Hal itu dilakukan untuk keamanan pengendara yang melintas.
Siklon Tropis Prakirawan BMKG Wilayah III Denpasar Eka Putra Wirawan, Kamis kemarin, mengatakan angin kencang disebabkan adanya perbedaan tekanan udara. Semakin tinggi beda tekanannya maka semakin kencang angin yang akan dibangkitkan. Terkait dengan angin kencang yang puncaknya terjadi sekitar pukul 17.00 Wita disebabkan adanya siklon tropis ‘’RILEY’’ yang mulai terbentuk pada pukul 08.00 Wita dengan posisi selatan perairan Laut Timor, 16.9LS, 120.8BT (sekitar 810 km sebelah selatan Waingapu). Sementara arah dan ke-
cepatan geraknya barat ke barat daya dengan kecepatan 11 knots (20 km/jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Tekanan terendah mencapai 992 mb dengan kekuatan 40 knot (75 km/jam). Kondisi gangguan tropis berupa siklon ini memberikan dampak terhadap wilayah Bali yaitu berupa hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi. Dari data pengamatan tercatat kecepatan angin mencapai 40 knot (72 km/jam), sedangkan ketinggian gelombang mencapai 5 meter di perairan selatan Bali dan 2,5 meter di perairan utara Bali. (kmb23/win)
Jumat, 25 Januari 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:05 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Sesana Kepemangkuan & Serati Banten (2) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Krishna Sudama Bali Channel Tourist TV Dialog Merah Putih Kiprah Politik Perempuan Bali
11:05 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:05 Wita 17:05 Wita 17:30 Wita
Bali Channel Tourist TV Puja Trisandya Dharma Wacana Sesana Kepemangkuan & Serati Banten (3) Berita Siang Klip Bali Folk Song Klip Bali Tembang Bali Bali Channel Tourist TV Lila Cita Sanggar Sekar Bumi Gulingan (2) Dunia Kita Kartun
18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:05 Wita
Adi Parwa (1) Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Bali Now Lila Cita Arja Lawak Balian Batur, Tapak Gangsul (2) Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Calonarang Desa Adat Kuta (4) Berita dan Bincang Terkini Folk Song Bali Channel
Bali Post/ant
BERSAMA KERABAT - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersama kerabatnya di Jakarta, Kamis (24/1) kemarin. Ahok berkumpul dengan keluarga dan kerabatnya pascabebas dari penjara.
Ahok Bebas, Kasus Sumber Waras Menunggu Jakarta (Bali Post) – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bebas, Kamis (24/1) kemarin. Ahok bebas setelah menjalani hukuman selama 1 tahun 8 bulan 15 hari atas kasus penodaan agama. Pascabebas, Ahok langsung bertemu dengan keluarga setelah keluar dari Rutan Mako Brimob, Depok. Pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie menyarankan agar Ahok ‘’puasa’’ dari dunia politik kalau ada tawaran bergabung dengan parpol manapun dan timses pilpres. ‘’Jangan dulu berafiliasi politik sama Jokowi maupun Prabowo. Kendati dipinang, lupakan dulu. Lantaran saat ini lagi sensitif dan suhu politiknya agak panas,’’ kata Jerry. Menurutnya, sebaiknya
Ahok stay cool dulu alias ojo kesusu (jangan terburu-buru) terjun ke politik. ‘’Ini bisa punya dampak yang kurang baik. Cuti politik untuk sementara dulu dengan berbagai pertimbangan,’’ ujar Jerry. Sebab, bebasnya Ahok setelah menjalani masa hukuman penodaan agama bukan berarti menggugurkan sejumlah permasalahan yang melibatkan dirinya. Jerry menilai Ahok tidak akan bisa bernapas lega, sebab kasus RS Sumber Waras dan pembelian lahan Cengkareng sudah menunggu. ‘’Kasus RS Sumber Waras saya duga masih akan digoreng ke ranah pilpres jika dia masuk di timses Jokowi. Bagi saya Ahok jangan dulu berpolitik sementara waktu karena membahayakan dirinya,’’ ujarnya. Sebelumnya, pendukung
Pura Subak
PUNIA PURA LEMPUYANG LUHUR Karya Wana Kertih, Melaspas Pura Pasar Agung, Segara Kertih, Panca Wali Krama lan Matingkeb digelar di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur sejak 12 Juli 2018. Upacara akan berakhir pada 3 Maret 2019. Serangkaian upacara tersebut Bali Post membuka dompet punia pura. Punia bisa langsung dibawa ke Bali Post Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau ditransfer melalui Dompet Punia Bali Post BCA CABANG DPS NO:040-3966000 (Bukti transfer mohon di Wa ke no 081-658-1142) Ibu Candra, Denpasar Rp “Bapak Sugik, jl Nangka Gang kenari II/7 Denpasar” Rp Jumlah penerimaan hari ini Rp Jumlah penerimaan sebelumnya Rp Jumlah penerimaan seluruhnya Rp
Ahok merasa kecewa sudah menunggu terlalu lama namun Ahok keluar dari pintu belakang Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis kemarin. Puluhan ‘’Ahoker’’ sejak pagi telah menjemput kebebasan Ahok yang Kamis ini bebas setelah menjalani hukumannya selama 1 tahun 8 bulan 15 hari di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob. Ahok dijemput anak, adik, hingga kakak angkatnya saat keluar dari Rutan Mako Brimob. Dalam pernyataan singkatnya, Ahok berpesan agar tidak ada yang menjemput selain pihak keluarga. Ahok tidak mau ada massa yang datang ke Rutan Mako Brimob, dan dikhawatirkan akan mengganggu ketertiban lalu lintas pada ruas Jalan Komjen M Yasin, Kelapa Dua, Depok. (ant)
500.000 300.000 800.000 1.950.000 2.750.000
Di antaranya pohon tumbang menutupi badan jalan di jembatan Mambal, Banjar Gumasih, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, pohon tumbang menutupi badan jalan di Banjar Sobangan Tengah, Kecamatan Mengwi, pohon tumbang menutupi jalan di Jalan Raya Lukluk Mengwi, Banjar Muncan, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, pohon tumbang menimpa atap sekolah di SD 4 Darmsaba, Banjar Telanga, Kecamatan Abiansemal, pohon tumbang menimpa Pura Beji, Banjar
Gumasih, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, pohon tumbang menutupi badan jalan di Subak Sari, Gang Suku, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, bale pasayuban dan sebuah palinggih Gedong di Pura Dalem Kahyangan Lingsir, Banjar Pengembungan Desa Pererenan roboh. Bencana serupa juga terjadi di Pura Pengulun Carik Subak Cemagi. Sebuah bale pasandekan di pura yang berlokasi di Banjar Dukuh Pandean, Desa Munggu, Mengwi roboh. Kejadian ini telah mendapat atensi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung. (kmb27)
balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat Kliwon, 25 Januari 2019
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Neymar Cedera, PSG Khawatir Paris – Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar, kembali mengalami cedera pada metatarsal kanannya saat timnya menang 2-0 atas Strasbourg sekaligus lolos ke babak 16 besar Piala Prancis di Parc des Princes, Kamis (24/1) kemarin. Cedera ini terjadi hanya tiga minggu menjelang PSG bentrok melawan Manchester United pada laga pertama Liga Champions.
Nengah Sudiartha
Tingkat keparahan cedera baru belum diketahui, meskipun Neymar mampu berjalan keluar lapangan tanpa bantuan. ‘’Tes awal yang dilakukan menunjukkan pengaktifan kembali yang menyakitkan dari cedera pada metatarsal kelima. Perawatan akan tergantung pada kemajuan selama beberapa h a r i men-
Bali Post/dok
Ratusan Pejudo Bersaing di Kejurprov Denpasar (Bali Post) – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Judo Bali digelar di GOR Lila Bhuana, Denpasar, mulai Jumat (25/1) pagi ini. Seluruh Pengkot dan Pengkab PJSI di Bali dipastikan menurunkan pejudo putra-putri terbaiknya dalam ajang yang dihelat setiap tahun ini. Menurut Wakil Ketua Umum Pengprov PJSI Bali Nengah Sudiartha, Kejurprov melibatkan 300 pejudo dari seluruh Pulau Dewata yang turun pada kategori kelompok umur (KU) 10-13 tahun, 13-16 tahun, 16-19 tahun dan senior. ‘’Kejurprov ini bagi PJSI Bali sebagai ajang pemantauan pejudo muda, junior dan senior yang nantinya kami masukkan ke Pelatda PJSI Bali sebagai persiapan mengikuti kejuaraan nasional tahun ini,’’ katanya di Denpasar, Kamis (24/1) kemarin. Melalui pelatda, lanjut Bidang Rencana Anggaran (Rena) KONI Bali itu, ketika ada kejurnas KU atau lainnya maka sudah ada judoka yang dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. PJSI Bali bisa mengambil mereka untuk diterjunkan di kejurnas. Kejurprov melibatkan semua Pengkot dan Pengkab PJSI di Bali menyusul hadirnya Kabupaten Jembrana yang absen tahun lalu. Dengan demikian, pejudo Jembrana bisa merasakan atmosfer kejuaraan lokal Bali yang persaingannya sangat ketat. Imbasnya, judoka Jembrana bisa menambah jam bertanding. ‘’Kualitas pejudo Jembrana belum menonjol dibanding daerah lainnya. Masih di bawah daerah unggulan seperti Denpasar dan Bangli. Namun, jika judoka Jembrana memiliki pengalaman bagus, tidak menutup kemungkinan bakal mampu bersaing ketat dalam perebutan prestasi,’’ papar Sudiartha. (kmb)
datang,’’ kata sebuah pernyataan klub. Awalnya Neymar berusaha terus bermain. Dia kemudian menutupi matanya setelah digantikan oleh Moussa Diaby. Keluarnya yang awal meresahkan PSG mengingat pemain termahal di dunia itu absen dalam tiga bulan terakhir musim lalu setelah mengalami cedera yang sama. Edinson Cavani dan Angel di Maria mencetak dua gol kemenangan PSG.
FOPI Godok 25 Atlet di Pelatda
Denpasar (Bali Post) – Fed era si Ola hra g a Pet anque Indonesia (FOPI) Bali akan menerjunkan kekuatan penuh pada ajang Pra-PON yang digelar tahun ini. Pra-PON kemungkinan diadakan Agustus mendatang, namun belum ada kepastian soal tanggal dan tempatnya. Ketua Umum Pengprov FOPI Bali Nyoman Yamadhiputra mengungkapkan, jadwal Pra-PON belum jelas tetapi diperkirakan dihelat Agustus. ‘’Kepastian tempat dan tanggal akan diputuskan pada Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) FOPI Pusat. Hanya, sekarang ini kami belum tahu kapan diadakan rakornis. Kami masih menunggu informasi resmi dari pusat,’’ jelasnya di Denpasar, Kamis (24/1) kemarin. Pihaknya tidak mau terlena dengan jadwal Pra-PON. Untuk itu telah disiapkan atlet yang akan tampil pada 11 nomor yang dipertandingkan, di antaranya nomor shooting, single, double dan mix putra-putri. Mereka telah menghuni pelatda petanque yang digelar FOPI Bali. Menurutnya, 25 atlet (14 putra dan 11 putri) digodok dalam pelatda. Namun, tidak semuanya akan dikirim ke Pra-PON. Atlet yang dipilih adalah yang menempati peringkat yang diinginkan FOPI Bali. ‘’Ranking itu dilihat di setiap latihan pelatda yang selalu melakukan game dengan sistem scoring,’’ sebut Yamadhiputra. Atlet yang diperlukan kalau tampil dengan kekuatan penuh di Pra-PON sebanyak 19 orang. ‘’Penambahan atlet bisa terjadi jika di luar pelatda ternyata ada atlet yang memiliki potensi dan kualitas yang melebihi atlet pelatda,’’ ungkap Binpres KONI Bali itu. (kmb)
Pelatih PSG Thomas Tuchel dan dokter tim mengkhawatirkan kondisi Neymar karena mengalami cedera pada kaki yang sama dan di tempat yang sama. ‘’Itu adalah situasi di mana dia dilanggar tiga kali, satu demi satu. Wasit tidak memberikan apa-apa. Dia memutar kakinya,’’ ujarnya. Tuchel tidak senang dengan saran dari para pemain dan pelatih Strasbourg bahwa Neymar telah memprovokasi cedera. ‘’Itu gaya Neymar, jangan datang dan mengeluh ketika Anda ditendang. Dia adalah pemain hebat, saya menghormatinya. Dia bisa bersenang-senang tapi jangan sampai menangis setelah itu,’’ ungkap Anthony Goncalves dari Strasbourg kepada penyiar Eurosport.
di grafik keuangan, tetapi merosot ke urutan ketiga di belakang Real Madrid dan Barcelona. Bayern Munich, Manchester City, Paris St. Germain, Liverpool, Chelsea, Arsenal dan Tottenham bercokol di urutan berikutnya. Setelah memenangkan gelar Liga Champions ketiga berturutturut, Madrid menghasilkan 881,8 juta dolar AS yang memberi mereka posisi teratas untuk ke-12 kalinya dan yang pertama sejak 2014-15. Jatuhnya United dipengaruhi oleh keluar awalnya dari Liga Champions dalam 16 musim lalu dan pertumbuhan luar biasa dalam pendapatan komersial Madrid dan Barca. Pendapatan di Old Trafford hanya tumbuh 2 persen. Manchester City, Chelsea, Tottenham dan Arsenal masuk 10 besar untuk kedua kalinya. Liverpool memperlihatkan peningkatan pendapatan 90,6 juta poundsterling. Sementara Arsenal melihat pendapatannya turun hampir 30 juta poundsterling, melorot dari urutan keenam ke sembilan. Secara keseluruhan 20 klub teratas yang semuanya berasal dari liga lima besar Eropa memperoleh 7,4 miliar poundsterling, naik 6 persen dibanding sebelumnya. (afp/kmb)
Real Madrid Real Madrid mengalahkan Manchester United dari puncak klub dengan penghasilan terbanyak di dunia. Daftar Deloitte memberi peringkat pada klub-klub tentang berapa banyak uang yang mereka peroleh dari siaran, kesepakatan komersial dan pendapatan hari pertandingan selama musim 2017-18. MU telah menghabiskan dua tahun terakhir di tempat pertama
Osaka dan Kvitova Berebut Juara
Melbourne – Naomi Osaka melaju ke final tunggal putri turnamen Australia Terbuka setelah menundukkan Karolina Pliskova dari Ceko dengan skor 6-2, 4-6, 6-4 pada babak semifinal, Kamis (24/1) kemarin. Petenis Jepang itu menantang Petra Kvitova yang juga asal Ceko pada perebutan gelar juara dan peringkat nomor satu dunia menggantikan Simona Halep (Rumania). Petenis berusia 21 tahun tersebut mengalahkan Pliskova untuk mencapai gelar grand slam keduanya berturut-turut setelah kemenangan atas Serena Williams pada AS Terbuka tahun lalu. ‘’Saya mengharap-
kannya. Saya mengharapkan pertempuran yang sangat sulit,’’ kata Osaka tentang upaya Pliskova untuk memperpanjang kemenangan beruntunnya menjadi 10 pertandingan. Kemenangan ini menjadikan Osaka wanita pertama sejak Serena Williams pada 2015 memenangkan AS dan Australia Terbuka. ‘’Entah bagaimana saya berhasil. Saya hanya mengatakan pada diri sendiri untuk berusaha sekuat tenaga di set ketiga tidak peduli apa pun, dan saya berhasil menang,’’ tambah Osaka. Kvitova juga memiliki banyak pengalaman untuk bermain dan itu terbukti ketika ia berlari
melewati Danielle Collins (AS) di semifinal lainnya. Petenis 28 tahun itu mengalahkan Collins 7-6 (7/2), 6-0. Mencapai final adalah puncak dari apa yang Kvitova sebut sebagai karier kedua setelah ia kembali setelah serangan mengerikan di rumahnya di Republik Ceko pada akhir 2016. ‘’Sejujurnya saya pikir tidak banyak orang percaya bahwa saya bisa melakukannya lagi, berdiri di lapangan dan bermain tenis di level ini,’’ sebutnya. Di bagian putra, unggulan kedua Rafael Nadal (Spanyol) menundukkan Stefanos Tsitsipas (Swiss) dengan skor 6-2, 6-4, 6-0 di semifinal. (afp/kmb)
Ginting Melaju, Gregoria Tersingkir Jakarta (Bali Post) – Atlet bulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting melaju ke putaran perempatfinal turnamen Indonesia Masters 2019 setelah mengalahkan pemain Cina Zhao Junpeng pada laga kedua di Stadion Istora Senayan, Jakarta, Kamis (24/1) kemarin. Ginting unggul 21-15, 2112 atas Zhao yang menempati peringkat 45 dunia. Kemenangan ini menambah kedudukan Ginting menjadi 2-1 atas Zhou. ‘’Saya sudah merasa menguasai keseluruhan permainan, baik pada gim pertama maupun kedua. Permainan saya sudah baik,’’ kata Ginting.
Pada pertandingan perempatfinal, Jumat (25/1) ini, Ginting berpeluang menghadapi unggulan pertama Kento Momota. Atlet Jepang ini masih bertanding menghadapi Hans-Kristian Solberg Vittinghus (Denmark) pada putaran kedua. Indonesia juga meloloskan Jonatan Christie yang sukses mengatasi Shi Yuqi (Cina) pada putaran kedua. Jonatan menang 22-20, 21-6. Pada perempatfinal, Jonatan menghadapi Srikanth Kidambi. Pemain India ini melaju setelah menundukkan Kenta Nishimoto (Jepang) 21-14, 21-9. Ganda putri Greysia Polii/
Apriyani Rahayu menyusul ke babak delapan besar setelaah menang 21-9, 21-18 atas Hsu Ya Ching/Hu Ling Fang (Taiwan). Greysia/Apriyani selanjutnya menghadapi Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand). Di tunggal putri, Gregoria Mariska disingkirkan Pusarla V. Shindu (India) 21-23, 7-21. Ini adalah kekalahan kelima Gregoria dari pemain peringkat tiga dunia itu setelah pertemuan terakhir pada pertandingan perorangan Asian Games 2018. Gregoria menilai lawannya mempunyai keunggulan dalam teknik permainan selain kepercayaan diri yang lebih tinggi. (ant)
Gregoria Mariska
Harden Cetak 61 Poin
New York – James Harden mencetak skor fantastis di Madison Square Garden, Kamis (24/1) kemarin. Ia membuat 61 poin, tertinggi selama kariernya, dan melakukan 15 rebound saat Houston Rockets mengalahkan New York Knicks 114-110 dalam lanjutan kompetisi NBA. Harden adalah pemain kedua sepanjang masa yang membukukan poin di atas 60 setelah Carmelo Anthony yang menghasilkan 62 poin untuk Knicks pada 2014. ‘’Setiap kali saya datang, saya harus mengadakan pertunjukan. Mereka mengharap-
kannya dan itulah yang saya berikan kepada mereka,’’ kata Harden usai pertandingan. Ia mencetak angka dengan kecepatan yang belum per nah dilihat NBA sejak masa kejayaan Wilt Chamberlain. Harden memperpanjang rekor mencetak di atas 30 poin menjadi 21 pertandingan. Menghasilkan lebih dari 50 untuk ketiga kalinya dan mengumpulkan 261 poin dalam lima laga terakhirnya. ‘’Aku harus terus berjalan. Warisan saya dipertaruhkan. Tidak ada batasan untuk apa yang bisa saya lakukan,’’ ujarnya. Allonzo Trier mencetak 31
poin untuk Knicks yang kalah ketujuh beruntun. Pelatihnya David Fizdale dikeluarkan pada 68 detik tersisa setelah melakukan pelanggaran teknis kedua. ‘’Apa yang bisa dilakukan. Mungkin bertanya pada tim berikutnya karena aku tidak tahu,’’ ungkap Fizdale tentang cara menghentikan Harden. Di tempat lain, Thaddeus Young mencetak 23 poin dan 15 rebound ketika Indiana Pacers mengalahkan Toronto Raptors 110-106. Kemenangan ini mahal bagi Pacers karena bintangnya Victor Oladipo menderita cedera lutut kanan yang serius. Toronto dipimpin oleh
Bali Post/ant
Serge Ibaka dengan 23 poin dan 11 rebound dan Kyle Lowry dengan 20 poin. Hasil lengkap: Utah Jazz vs Denver Nuggets 114-108, Philadelphia 76ers vs San Antonio Spurs 122-120, Boston Celtics vs Cleveland Cavaliers 125103, Brooklyn Nets vs Orlando Magic 114-110, Miami Heat vs LA Clippers 99-111, New York Knicks vs Houston Rockets 110-114, Chicago Bulls vs Atlanta Hawks 101-121, Memphis Grizzlies vs Charlotte Hornets 107-118, New Orleans Pelicans vs Detroit Pistons 94-98, Indiana Pacers vs Toronto Raptors 110-106. (afp/kmb)