Skip to main content

Edisi 24 Juli 2011 | Balipost.com

Page 1

TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA HARGA LANGGANAN ECERAN Rp 3.000

Rp. 60.000

Bali Post

MINGGU PON, 24 JULI 2011

Pengemban Pengamal Pancasila

20 HALAMAN NOMOR 328 TAHUN KE 63 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Pura Meduwe Karang Penjaga Kesuburan Tanah PURA Meduwe Karang di Desa Kubutambahan Kecamatan Kubutambahan, Buleleng sebuah tanda besar untuk meneguhkan Pulau Bali sebagai daerah agraris, secara spiritual maupun fisikal. Meduwe Karang secara harfiah bisa diterjemahkan sebagai pemilik tanah. Artinya, sesuai namanya, pura ini punya ikatan spritual yang kuat dengan warga pengolah tanah di Kubutambahan dan sekitarnya, bahkan secara lebih umum juga dengan pengolah tanah di Kabupaten Buleleng dan Bali.

Di pura inilah warga pengolah tanah memohon kesuburan agar hasil panen di lahan perkebunan mereka bisa sukses. Ini terlihat jelas ketika digelar upacara pujawali pada Purnama Kaulu atau sekitar bulan Desember. Saat pujawali warga berbondong ke pura itu untuk nunas prani berupa bibit palawija, seperti bibit kacang, undis, jagung, dan ubi kayu. Bibit itu kemudian dijadikan semacam spirit untuk di-

tanam di wilayah perkebunan mereka. Klian Desa Pakraman Kubutambahan, Jero Warkadea, mengatakan Pura Meduwe Karang merupakan Pura Dang Kahyangan Jagat Bali yang berkaitan erat dengan perjalanan Sri Paduka Batara Parameswara Sri Hyang Ning Hyang Adi Dewa Lancana di Pura Jurang Pingit Desa Bulian. Hal. 19 Penjagaan Karang

JAGAT BALI

BPM/ole

PATUNG - Patung berjejer di sekeliling Pura Meduwe Karang di Desa Kubutambahan.

SBY Perintahkan Kadernya Melawan

Dari Bali

Hillary Clinton Kutuk Bom Norwegia

Bogor (Bali Post) Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), benar-benar mempertaruhkan dirinya untuk menyelamatkan Partai Demokrat. Pernyataan SBY terkesan melindungi Anas Urbaningrum yang ‘’diserang’’ dari luar negeri oleh mantan Bendahara Partai Demokrat, Nazaruddin.

Denpasar (Bali Post) Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, menyatakan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa akibat serangan bom dan penembakan di tempat terpisah di Norwegia pada Jumat (22/7) lalu. Bahkan, ia mengutuk pelaku aksi itu. “Kejadian ini sangat mengejutkan. Saya ingin menyampaikan simpati dan belasungkawa kepada masyarakat Norwegia,” kata Hillary Clinton saat berbicara dalam Pertemuan Puncak Kewirausahaan Regional di Nusa Dua, Sabtu (23/7) kemarin. Hillary mengatakan harapannya agar publik bisa menyadari hikmah di balik peristiwa tragis serangan teror pada Jumat tersebut. “Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa hidup sangat berharga,” katanya. Polisi Norwegia pada Sabtu (23/7) kemarin, menyebutkan tersangka utama dalam dua bom kembar dan penembakan yang menewaskan sedikitnya 91 orang adalah dari kaum fundamentalis. Media Norwegia menyebut dia bernama Anders Behring Breivik, tetapi polisi menolak mengonfrmasikan identitasnya. Hal. 19 Bantu Indonesia

Saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Demokrat di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Sabtu (23/7) kemarin, ia menegaskan dirinya akan berada di depan dalam menghadapi badai politik yang tengah menerpa partai yang didirikannya itu. “Saudara-saudara, menghadapi badai politik ini, saya akan berdiri di depan,” tegasnya. Pernyataan Yudhoyono tersebut langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari sekitar 5.000 kader Partai Demokrat yang berdiri dari tempat duduknya. “Kita tidak boleh kehilangan keyakinan diri, juga tidak perlu saling menyalahkan. Sikap saling menyalahkan adalah contoh politik yang tidak cerdas. Justru di saat seperti ini, kita harus lebih kompak dan lebih bersatu,” katanya. Kepada para kader Partai Demokrat, Yudhoyono juga meminta mereka untuk tidak takut menghadapi kompetisi politik yang keras dan memang sering tidak sehat dengan disertai fitnah dan strategi adu domba. Ia juga meminta kepada para kader untuk melawan, tak berdiam dan membela diri

PRA-PIALA DUNIA

Indonesia-Turkmenistan 1-1 Ashgaba Tim nasional Indonesia sukses menahan 1-1 tuan rumah Turkmenistan pada laga Pra-Piala Dunia 2014 yang digelar di Stadion Olympic Ashgabat Turkmenistan, Sabtu malam (23/7) kemarin. Mengenakan kostum merah hijau, Firman Utina dan kawan-kawan tampil menyerang sejak menit awal. Indonesia kebobolan terlebih dahulu pada menit ke21 melalui sebuah tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan. Yacheslav Krendelev melepaskan tembakan menyusur tanah yang gagal diantisipasi kiper Ferry Rotinsulu. Tim Merah Putih tidak menyerah dan tetap melancarkan serangan. Gelandang M. Ilham berhasil mencetak gol delapan menit kemudian. Sebuah tembakan yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh kiper tuan rumah dan berhasil dicocor gelandang Persija tersebut. Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan. Di babak kedua, pola permainan tidak berubah. Kedua tim masih saling serang dengan diwarnai oleh kesalahan mengoper ataupun mengontrol bola. Hal ini disebabkan kondisi lapangan yang sangat memprihatinkan. Pelanggaran dan benturan keras antarpemain pun kerap terjadi. Hal. 19 Sepuluh Pemain

melalui norma demokrasi dan hukum apabila terjadi fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Partai Demokrat. Nada melawa itu kembali ia tekankan kepada kadernya. “Kita sendirilah yang bisa membela dan membersihkan nama kita, jika nyata-nyata kita tidak bersalah dan dijatuhkan di depan publik. Jangan biarkan fitnah dan pencemaran nama baik terus berlangsung tanpa keberanian kita untuk mengoreksinya,” tuturnya. Namun, ia mengingatkan para kader Partai Demokrat untuk tidak asal bicara dalam membela diri, tidak berbicara berbeda satu sama lain, apalagi saling menyerang antarkader yang justru memalukan bagi partai. Yudhoyono dalam pidatonya menegaskan pertempuran politik masih akan terus berlangsung dan karena itu ia meminta Ketua Umum Anas Urbaningrum serta pengurus pusat Partai Demokrat untuk mengatur dan mengendalikan partai secara aktif dan penuh tanggung jawab. Hal. 19 Program Pemerintah

BPM/ade

RAKORNAS - Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka Rakornas

Usir Kader Tak Bersih Bogor (Bali Post) Rakornas Partai Demokrat dipakai kesempatan Susilo Bambang Yudhoyono melakukan bersih-bersih kader. Ia memperingatkan seluruh kader partai yang tidak menjalankan politik bersih, cerdas, dan santun agar keluar dari partai yang didirikannya itu. Ia mengusir kader Partai Demokrat yang tidak menjalankan prinsip dan etika perjuangan partai. ‘’Dengan niat baik dan demi nama baik, demi kehormatan, dan kejayaan partai, saya ingin menyampaikan kepada para kader, dengarkan baik-baik dan tenang, siapa saja di antara kita yang tidak mau dan tidak sanggup menjalankan prinsip

dan etika perjuangan partai, khususnya politik bersih, lebih baik meninggalkan partai

ini,” tuturnya. Hal. 19 Etika Politik

Mahasiswa Demo Turunkan SBY Jakarta (Bali Post) Puluhan mahasiswa berunjuk rasa di Jalan Cipinang Besar, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (23/7) kemarin, dengan mengusung tujuan menurunkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta wakilnya Boediono serta menuntaskan kasus-kasus korupsi di Indonesia. Peserta unjuk rasa ini merupakan perwakilan dari Front Mahasiswa USNI, AMANAD UBK, UKI, dan UMT. Hal. 19 Mengecat Tubuh

250 Tokoh Adat Dikumpulkan

Bangli Didera Isu Serangan Susulan dari Songan

BPM/kmb17

PANGGIL - Bupati Bangli, Made Gianyar, memanggil 250 orang tokoh adat seluruh Bangli pascabentrokan.

Bangli (Bali Post) Meski suasana Bangli sudah berangsur kondusif pascaterjadinya bentrok antara warga Songan dengan Kawan Bangli, wajah kecemasan masih meliputi masyarakat Bangli hingga Sabtu (23/7) kemarin. Pasalnya, berbagai isu berkembang di Bangli. Mulai dari isu adanya sweeping terhadap warga kota di Denpasar hingga adanya serangan susulan massa dari Songan. Namun hingga sore isu itu pun

tidak terbukti. Sementara itu, Bupati Bangli bersama Muspida Bangli, mengumpulkan 250 orang tokoh adat di seluruh Bangli di Sasana Giri Kusuma Bangli. Tujuannya, untuk menyamakan persepsi agar kejadian yang sama tidak terulang. Sedangkan polisi menetapkan dua tersangka yakni pelaku dari kedua belah pihak. Dari 16 orang saksi yang telah dimintai keterangan, satu saksi dari war-

ga Kaje Kangin Beng Gianyar sedang diperiksa intensif. Identitas warga Gianyar yang diperiksa itu masih dirahasiakan polisi. Begitu juga peran serta saksi ketika bentrokan itu meletus masih dirahasiakan polisi. Bupati Bangli, Made Gianyar, mengatakan pengarahan ini bertujuan untuk menepis isu di masyarakat yang simpang siur terkait pascabentrok. Hal. 19 Sekala Niskala


DAERAH

2

S EKITAR KITA

Minggu Pon, 24 Juli 2011

Berselisih dengan Manajemen Hardys

Wisatawan Tewas

WISATAWAN asal Australia, Allan Raymod East (57), meninggal dunia setelah jatuh dari lantai tiga di hotel tempat ia menginap. Kejadian yang menimpa Allan terjadi Sabtu (23/7) kemarin pukul 01.40 wita. Menurut Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RS Sanglah, dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., jasad Allan hanya dilakukan pemeriksaan luar. Hasilnya pada hidung, kepala, dan telinga Allan keluar darah sehingga diduga ia mengalami cedera pada kelapa akibat terbentur benda keras. Hanya, penyebab kematiannya belum bisa dipastikan karena menunggu hasil autopsi. Selain luka pada kepala juga ditemukan luka lecet di sekujur tubuhnya mulai dari lutut, kaki, dada, dan jari tangan. ‘’Luka memar dan lecet paling parah terjadi di bagian lengan dan anggota badan lainnya,’’ ujar Dudut. (san)

Pelaku Penganiayaan Istri dan Anak Meninggal Diduga Bunuh Diri Denpasar (Bali Post) Kasus kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi Kamis (21/7) lalu, yang menimpa Kadek S (35) dan dua orang anaknya berakhir tragis. Sang suami, Agung Wijaya, yang melakukan penganiayaan meninggal Jumat (22/7) lalu. Berdasarkan informasi, Agung meninggal setelah mengiris nadi di tangan kirinya. Ia sempat mendapakan perawatan di RS Trijata sebelum akhirnya meninggal dunia. Jenazah Agung dibawa ke kamar jenazah sekitar pukul 17.00 wita. Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RS Sanglah, dr. Dudut Rusytadi, Sp.F. mengatakan status dari jenazah Agung hingga sekarang hanya dititipkan. Belum ada permintaan pemeriksaan luar maupun autopsi baik dari pihak keluarga maupun kepolisian. Saat dijenguk di tempatnya dirawat, Kadek S. masih terbaring lemas. Ia belum sadar betul karena pengaruh obat bius usai operasi. Menurut salah satu kerabat dekat korban, suami Kadek S. memang meninggal dunia setelah memukul anak dan istrinya dengan menggunakan palu. ‘’Tetapi cerita jelasnya bisa langsung tanya ke polisi karena di sana lebih jelas keterangannya,’’ ujarnya. Ia melanjutkan bahwa Agung Wijaya memang sakit sejak lama. Awalnya, ia menderita vertigo kemudian menjalar ke sakit mag, ginjal, sampai ambeien. Diserang begitu banyaknya penyakit dan tidak kunjung sembuh, diduga sebagai pemicu depresi bapak dua orang anak ini dan akhirnya meledak pada Kamis (21/7) lalu. Peristiwa ngamuknya Agung menurut keluarga adalah peristiwa yang terjadi pertama kali. Hingga kemarin, Kadek S. dan kedua anaknya masih dalam perawatan di RS Sanglah. (san)

Satu Korban Tenggelam Belum Ditemukan Amlapura (Bali Post) Korban tenggelam saat merayakan selesainya Masa Orientasi Siswa (MOS), I Gede Yuda Winarta, yang akrab dipanggil Dede (16) sampai Sabtu (23/7) kemarin, belum ditemukan. Puluhan teman Dede yang juga Ketua OSIS SMAN 1 Karangasem itu kemarin, tetap setia menunggu di tepi Pantai Mendira, Desa Sengkidu dekat objek wisata Candidasa, Manggis, Karangasem, lokasi pantai tempat korban Jumat (22/7) sore berenang dan tenggelam. Sementara korban tewas yang sudah ditemukan yakni I Made Bayu Dwi Indrawan (16). Ibu Dede, Ni Wayan Sulastri (44), di tempat tinggalnya di Puskesmas Pembantu Kecicang, Bebandem, tampak pasrah dengan nasib anaknya. Sulastri mengatakan pihaknya sudah menanyakan nasib Dede kepada orang pintar (balian). Disebutkan, Dede sudah tiada. Namun mayatnya masih terjepit di dalam batu karang di laut. Kemarin, puluhan temannya bertekad menunggui Dede sampai ditemukan. Rekan-rekannya tampak shock. Mereka banyak yang terkulai di tembok penghalang areal hotel atau bersimpuh di atas pasir pantai itu. Sulastri mengatakan, sebenarnya anak sulungnya itu tiga hari lagi berangkat ke Denpasar mengikuti Paskibraka. Dede dikenal supel dalam bergaul, terdidik, dan bertanggung jawab. Karena itulah, dia disenangi banyak temannya dan dipilih menjadi Ketua OSIS. Nenek Dede mengatakan, beberapa hari sebelumnya dia bermimpi jelek di antaranya bermimpi gigi gerahamnya tanggal. Ternyata cucunya Dede hilang di laut. Dede selain dikenal supel dalam bergaul dan bertanggung jawab, prestasi akademisnya juga lumayan, juga aktif mengikuti lomba-lomba termasuk dance. Sementara, Tim SAR gabungan juga terus berupaya melakukan pencarian. Tiga warga nelayan di Pantai Mendira mengatakan, cukup tahu kondisi laut di sana. Di sana terdapat beberapa palung menyerupai sungai atau gorong-gorong. Salah satu palung terdapat di timur balai kambang atau palinggih, yang memang terletak di tengah laut. Diduga, Dede terjepit di antara palung yang sempit, sehingga tak bisa muncul ke permukaan. Di pihak lain, mayat korban tenggelam Made Bayu Indrawan (16), Jumat malam usai disemayamkan di kamar jenazah RSUD Karangasem langsung dipulangkan ke kampung orang tuanya di Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida. Ayah korban Wayan Sukarelawan yang juga Wakasek Sarana dan Prasarana di SMAN 1 Karangasem, tampak tabah menghadapi nasib apes putra keduanya. (013)

Warga Banjar Jawa Blokir Jalan Yudistira Singaraja ( Bali Post) Ratusan warga Kelurahan Banjar Jawa melakukan aksi pemblokiran Jalan Yudistira di belakangan Hardys Singaraja, Sabtu (23/7) sore kemarin. Akibatnya, mobil boks milik Hardys yang biasa melakukan bongkar muat di jalan itu tidak bisa melakukan kegiatannya. Aksi itu dilakukan sebagai buntut dari perselisihan yang terjadi antara manajemen Hardys dengan warga dan perangkat adat di Banjar Jawa. Perselisihan dipicu ketika manajemen dianggap tak memberi perhatian terhadap tenaga kerja yang berasal dari Banjar Jawa. Perselisihan itu sudah beberapa kali sempat dibicarakan, manajemen dinilai cuek sehingga warga kehilangan kesabaran dan memblokir jalan yang biasa digunakan oleh Hardys untuk melakukan bongkar-muat barang. Klian Banjar Pakraman Banjar Jawa, Nyoman Priti Yadnya, bersama tokoh pemuda setempat seperti Tu Kol, Anggur, dan Agus Klipes mengungkapkan bahwa selama ini warga Banjar Jawa tidak pernah berbuat yang aneh-aneh jika tidak dipancing terlebih dahulu. ‘’Sebenarnya kami tidak menginginkan yang seperti ini, namun nyatanya pihak manajemen sepertinya cuek

dengan pendekatan yang kami lakukan selama ini,’’ kata Priti Yadnya. Masalah terbaru yang memicu kemarahan warga adalah ketika pihak manajemen Hardys melapor ke Mapolsektif Kota Singaraja atas kasus perusakan yang dilakukan oleh Wayan Pasek Antara, warga Banjar Jawa yang notabene petugas keamanan yang telah mengundurkan diri bulan Mei 2011 lalu. Setelah mengundurkan diri, karyawan itu ternyata tak bisa mendapatkan dana Jamsostek. Saat menanyakan kejelasan Jamsosteknya ke manajemen Hardys Singaraja, Pasek Antara tak mendapatkan jawaban yang memuaskan sehingga ia emosi lalu membenturkan kepalanya ke kaca pembatas kantor yang menyebabkan kaca pecah. Kasus inilah yang dilaporkan ke polisi tanpa ada koordinasi dengan perangkat dinas dan adat Banjar Jawa. Aksi pemblokiran ini mendapat respons dari jajaran

BPM/ole

BLOKIR JALAN - Warga Banjar Jawa memblokir jalan di belakang Hardys Singaraja, Sabtu (23/7) kemarin. Polsektif Singaraja dan Koramil Singaraja. Wakapolsek Singaraja, AKP Gusti Putu Antara dan Danramil Kota Kapten (Inf) Sabar langsung memediasi warga dengan manajemen Hardys Singaraja. Setelah hampir dua jam, dicapai kesepakatan bahwa mana-

jemen Hardys Singaraja akan menyelesaikan kasus perusakan itu secara kekeluargaan. Kesepakatan damai itu ditandatangani oleh Luh Wiwik Harmoni (HRD Hardys Singaraja) dan Klian Banjar Pakraman Banjar Jawa, Nyoman Priti Yadnya.

Luh Wiwik Harmoni saat dimintai konfirmasi soal dana Jamsostek milik Pasek mengatakan, kesalahan bukan terjadi di pihak Hardys. Untuk itu, ia mengaku sedang melakukan pengecekan ulang ke pihak Jamsostek di Denpasar terkait dengan dana tersebut. (kmb15)

Dua TO Curas Ditangkap Tabanan (Bali Post)Jajaran Polres Tabanan sukses mengusut dua kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di dua tempat berbeda. Salah satu pelakunya berhasil dibekuk di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Dia adalah Wayan Sudiana alias Jayang (31), warga Banjar Yeh Bus-bus Desa Sai, Pupuan. Pria ini menjadi DPO kasus curas sejak 22 Juni lalu. Yang menarik, dia ditangkap saat kabur dengan selingkuhannya. Polres Tabanan harus bekerja sama dengan anggota Polsek Kuanji, Tanah Bubu, Kalsel untuk meringkus pelaku. “Dia ditangkap di sebuah desa di pedalaman,” kata Kabag Ops. Polres Tabanan Kompol Ketut Wartana yang didampingi Kasat Reskrim AKP Nyoman Wirajaya, Sabtu (23/7) kemar-

in. Begitu tertangkap, pelaku langsung diterbangkan dari Kalimantan ke Bali. Menurut Wartana, pelaku melakukan aksi curas di rumah juragan kopi, Nyoman Sirem, warga Banjarsari Kaja, Munduktemu, Pupuan. Dia beraksi bersama dua pelaku lain, Nengah Yuda dan Gde Prima. Keduanya lebih dulu dibekuk anggota Polsek Pupuan dan sudah dilimpahkan ke LP Tabanan. Saat beraksi, pelaku berhasil menguras harta korban, di antaranya kalung emas, cincin, dan uang tunai. Penangkapan pelaku berawal dari investigasi polisi, termasuk menggunakan suami yang istrinya kabur bersama pelaku. Usaha ini membuahkan hasil. Begitu terdeteksi, Polres Tabanan meminta bantuan Polsek Kuanji untuk meringkus pelaku.

Penyidik menjeratnya dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Dari tangan pelaku disita sejumlah barang bukti, salah satunya perhiasan emas hasil curian dan dua sepeda motor yang digunakan beraksi. Satu DPO lagi yang ditangkap adalah Busairi alias Casper. Pelaku merupakan residivis kambuhan kasus curas. Dia lebih dulu ditangkap petugas di rumahnya di Pegayaman, Buleleng. Di mata polisi, dia dikenal sebagai penjahat sadis. Di Tabanan, dia diketahui sudah beraksi di enam TKP terpisah. Sasarannya beragam, salah satunya adalah Pura Kebon Tinggah dan tempat penyewaan play stasion. Pelaku juga beraksi bersama dua temannya yang lebih dulu diringkus. (udi)

Bali Post/eka

GANGSING - Sejumlah anak Sekolah Dasar perwakilan kabupaten se-Bali berlomba bermain gangsing dalam peringatan hari Anak Nasional di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Sabtu (23/7) kemarin. Permainan gangsing ini merupakan permainan tradisional yang sengaja digalakkan kembali di kalangan anak-anak untuk menjaga kelestarian budaya bangsa.

BPM/ara

MUNAS - Suasana upacara pembukaan Munas PTBMMKI di Sanur, Jumat (22/7) malam lalu.

Munas PTBMMKI Diikuti 34 TB Se-Indonesia Denpasar (Bali Post) Perhimpunan Tim Bantuan Medis Mahasiswa Kedokteran Indonesia (PTBMMKI) kembali menggelar musyawarah nasional (munas) dan jambore nasional. Dua kegiatan bagi kalangan tim bantuan (TB) dari para mahasiswa fakultas kedokteran seluruh universitas di Indonesia ini, kali ini dipusatkan di Bali. Kegiatan ini diawali dengan menggelar seminar dan seremonial pembukaan yang dilakukan Jumat (22/7) malam lalu di Sanur. Bertindak selaku penyelenggara munas dan jambore tahun 2011 ini, dipercayakan kepada TBM Janar Duta Fakultas Kedokteran Unud. Ketua Panitia Penyelenggara Munas IX dan Jambore Nasional XV, dr. IGN Pramesemara, S.Ked., didampingi Ketua TBM Janar Duta FK Unud, I Gede Aswin Arinata, yang ditemui di sela-sela pembukaan kegiatan ini mengatakan munas dan jambore kali ini diikuti 34 tim bantuan dari berbagai universitas di seluruh Indonesia. Kegiatan ini akan berlangsung di tiga tempat yakni Denpasar, Badung, dan Jembrana. Sementara itu, Ketua PTBMMKI Nasional, Jimmy Kurniawan, mengatakan kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan anggota TB dalam membantu warga bila terjadi bencana. Terlebih, di Indonesia sejumlah daerah merupakan kawasan rawan bencana, seperti gunung meletus, banjir, longsor, serta bencana lainnya. ‘’Melalui munas dan jamboree ini, kita tingkatkan eksistensi TBMMKI dalam memberikan bantuan terhadap warga yang terkena bencana,’’ ujarnya. Di sisi lain, Gubernur Bali dalam laporannya yang dibacakan dr. Suarjaya menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. Pihaknya berharap melalui kegiatan ini akan muncul tenaga terlatih dalam menangani bencana dan mampu meminilis korban bila terjadi bencana. ‘’Pelatihan yang dilakukan dengan serius dan berkesinambungan akan membentuk tenaga terlatih dalam penanganan bencana,’’ ujarnya. (kmb12)

Peringatan Hari Anak Nasional

Anak Diminta Jangan Dieksploitasi

Bali Post/eka

GEDUPLAK - Beberapa anak memberikan semangat pada rekannya dalam lomba geduplak pada peringatan hari Anak Nasional di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Sabtu (23/7) kemarin.

Pemadaman Listrik Senin (25/7): Jl. Danau Buyan Barat dan sekitarnya. Br. Cepaka Dalung, Br. Kung, Br. Padang Bali, Tower Br. Kung, Br. Dame, Br. Dawas, Br. Aseman Canggu, Tandeg, Tegal Gundul, Jl. Semat, Tegal Cupek, Perum Canggu Permai, Br. Kayu Tulang, Br. Pegending, Pengilian, Perum Geria Tansa Krisna dan sekitarnya. Jl. Balangan, Jl. Pantai Matsuka, Jl. Uluwatu, Pecatu dan sekitarnya.

Denpasar (Bali Post) Menyambut hari Anak Nasional, Sabtu (23/7) kemarin, Lembaga Anak Bangsa (LAB) dan Sloka Institut mengunjungi pasien anak yang dirawat di RS Sanglah. Di sana selain memberikan bantuan, anakanak juga diberikan dukungan moral dengan mendongeng menggunakan boneka jari sehingga anak-anak terhibur. Selain mengunjungi pasien anak di Jempiring, LAB juga memberikan bantuan pada bayi yang ditelantarkan oleh orang tuanya. Ketua Pelaksana LAB, dr. A.A. Sri Wahyuni, Sp.KJ. mengatakan hari Anak Nasional tidak hanya sebagai hari peringatan tetapi harus dijadikan ajang untuk peduli terhadap masa depan anak-anak. Terlebih, masih banyak anak yang kurang beruntung baik dari segi sosial ekonomi maupun psikisnya. ‘’Anak-anak saat ini masih

banyak dieksploitasi untuk bisa menghasilkan uang,’’ ujar Sri Wahyuni kemarin. Sebagai salah satu dari bagian tim PPT KTK P dan A, Sri Wahyuni memaparkan sepanjang tahun 2011 tercatat 25 kasus kekerasan seksual pada anak yang divisum di RS Sanglah. Kebanyakan dari kasus kekerasan tersebut tidak dilaporkan ke pihak berwajib. Dari 25 kasus, terbanyak dialami oleh anak usia 13-15 tahun. Alasan terjadinya hubungan seksual anak di bawah umur dikarenakan suka sama suka atau juga karena pemerkosaan. ‘’Untuk kasus suka sama suka biasanya dilakukan pemeriksaan visum karena orang tuanya mengetahuinya,’’ katanya. Dengan banyaknya kasus kekerasan seksual pada anak di bawah umur, menurut Sri Wahyuni, sangat penting memberikan pengetahuan mengenai ilmu reproduksi yang sehat un-

tuk anak dan juga pendidikan seks sehingga mereka mengetahui imbas dari melakukan seks bebas. Sementara untuk kasus kekerasan seksual yang terjadi karena pemerkosaan, biasanya tim PPT KTK P dan A akan menindaklanjuti dengan memberikan konseling pada korban, meski hal itu cukup sulit untuk beberapa kasus karena pihak keluarga tertutup. Selain kasus pemerkosaan, anak-anak juga dieksploitasi untuk bekerja baik sebagi peminta-minta di jalan sampai dijadikan alat untuk menjadi pelaku perampokan. ‘’Ada satu kasus yakni anak-anak dijadikan pelaku perampokan. Anak-anak tersebut bekerja bahkan saat dia sakit dan menderita kejang sehingga harus dirawat di RS,’’ tuturnya. Masih banyaknya kasus kekerasan seksual dan eksploitasi anak harus menjadi perhatian pemerintah. Untuk LAB sendi-

BPM/san

TELANTAR - Ketua Pelaksana LAB, dr. A.A. Sri Wahyuni, Sp.KJ. (paling kanan ) bersama dr. A.A. Sri Saraswati (dua dari kiri) saat mengunjungi bayi telantar di ruang Cempaka, RS Sanglah, Sabtu (23/7) kemarin. ri, kata dia, berusaha membantu dengan dana swadaya yang programnya adalah memberikan pendidikan informal bagi anak-anak kurang beruntung serta melakukan mediasi jika terjadi kasus hukum yang melibatkan anak. Selain memberikan bantuan dan dukungan moral bagi pasien

anak di RS Sanglah, LAB juga menggelar berbagai kegiatan untuk menyambut hari Anak Nasional yaitu dengan mengadakan lomba sikat gigi dan belanja bersama anak-anak yang berprofesi sebagai tukang angkut barang di Pasar Badung. Kegiatan tersebut akan digelar Minggu (24/7) ini. (san)

z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha z Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Alit Purnata zSekretaris Redaksi: Sugiartha z Redaksi: Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Sri Hartini, Suana, Sueca, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Dedy Sumartana, Parwata. Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wilianto. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 0215357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 35.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 40.000 per mmk, >100 mmk Rp 45.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 30.000 per mmk. Advertorial Rp 22.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 65.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 60.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 3.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


SEREMONIAL

Minggu Pon, 24 Juli 2011

3

Wali Kota di Dwijendra

Diusulkan Petani Digaji oleh Negara Denpasar (Bali Post) Serangkaian Dies Natalis ke24 Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar, Sabtu (23/7) kemarin menggelar seminar bertema ‘’Revitalisasi Pertanian Perkotaan Menuju Kesejahteraan Petani’’. Tampil sebagai pembicara Wali Kota Denpasar, I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Dalam acara itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menerima penghargaan dari Undwi atas kebijakannya dalam pertanian kre-

atif perkotaan. Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar Drs. Ida Bagus Gede Wiyana mengatakan, masalah pertanian sangat urgen dibicarakan, mengingat sektor ini makin terpinggirkan. Pemkot perlu memberi peringatan agar pemilik lahan tidur untuk mengembangkan lahannya untuk pertanian. Bahkan ia mengusulkan petani digaji oleh negara. Dengan demikian warga ber-KTP petani benar-benar diberdayakan.

BPM/025

PENGHARGAAN - Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama I.B. Gede Wiyana, Rektor Undwi Ketut Wirawan dan Gede Sedana saat menerima penghargaan.

Hal ini diperkuat oleh Rektor Universitas Dwijendra Ketut Wirawan, S.H., M.Hum., saat membuka seminar. Ia mengatakan Bali hanya dipuji-puji dalam pertanian. Bali pro-pertanian, swasembada beras, namun kenyataannya berbeda. Banyak petani Bali lari ke kota akibat terpinggirkan. Beras di Bali saja masih didatangkan dari luar. Forum Rektor yang memiliki FP bersama HKTI sepakat memberdayakan petani, di tengah kian menurunnya jumlah mahasiswa FP. ‘’Saatnya kita memproduksi hasil pertanian sekaligus memasarkan,’’ tegasnya. Dekan FP Undwi Ir. Gede Sedana mengakui saat ini sektor pertanian masih dijadikan kegiatan sekunder. Ini karena sektor ini tak lagi menjanjikan bagi petani. Pemerintah pun dinilai tak adil dalam mengelola pembangunan pertanian. Ubah Perilaku Pada seminar itu Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menegaskan kebijakan pertanian juga atas hasil studi banding. Pemkot mengkaji semua usulan dan tetap mener-

ima masukan dari masyarakat. Jika semua urusan diserahkan ke pemerintah daerah, kata dia, semua masalah lahan tidur dan jalur hijau bisa diatasi. Ia memaparkan Denpasar sangat potensial di sektor agribisnis. Makanya diperlukan enterpreneurship di kalangan mahasiswa. Ia memaparkan kebijakan pembangunan pertanian di Kota Denpasar. Di antaranya meningkatkan kemampuan pertanian dan penguatan lembaga pendukungnya, mengamankan ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas, produksi, daya saing dan nilai tambah produk pertanian. Makanya ia mengatakan revitalisasi pertanian perlu ditingkatkan dengan memanfaatkan pertanian perkotaan kreatif untuk menjaga bertambahnya alih fungsi lahan perkotaan. Untuk itulah Wali Kota mengatakan kita harus cepat mentransfer-life petani agar tak jatuh miskin. Teknologi tak sulit, namun yang paling sulit adalah mengubah perilaku petani. Inilah yang diperlukan di era ekonomi kreatif. Misalnya pertanian dengan budaya urban membuat penghasilan petani naik empat kali lipat. (025)

Tiga Tahun Lagi, SMK PGRI 4 Denpasar Jadi RSBI Denpasar (Bali Post) SMK PGRI 4 Denpasar memiliki agenda tetap tahunan untuk mengasah kompetensi gurunya. Sabtu (23/7) kemarin semua guru mengikuti workshop ‘’Pembuatan Perangkat Pembelajaran Menuju Guru Berkualitas dan Profesional’’. Workshop dibuka Wakil Ketua PPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar Drs. I Made Sedana, M.M., menghadirkan dua narasumber yakni Drs. Nengah Kawi Sindue, M.AP., dan Prof. Dr. Made Yudana, M.Pd. Ketua Komite SMK PGRI 4 Denpasar, Drs. IGB Wiadnyana, M.M., M.Pd., mengatakan workshop bagi guru muda ini merupakan kegiatan rutin menjelang tahun ajaran baru. Sebab guru SMK PGRI 4 Denpasar, 90 persen sebagai guru muda berbakat. Makanya langkah ini untuk menuju guru yang profesional. Ia mengatakan langkah ini juga bagian dari pencapaian target SMK PGRI 4 pada 2014 atau tiga tahun lagi sudah berstatus RSBI. Dengan demikian guru di sekolahnya sudah terbiasa dengan pengajaran berbasis TI dan LCD. ‘’Guru tak hanya pintar

dalam mengelola kelas namun juga profesional sebagai administrator,’’ ujarnya. Kepala SMK PGRI 4 Denpasar, Drs. Ketut Suarya, M.Pd., mengatakan, workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru dalam proses belajar mengajar. Kedua, guru diharapkan mampu berinovasi terhadap perkembangan dunia pendidikan. Suarya menambahkan, workshop ini sekaligus persiapan akreditasi dua program keahlian yakni Multimedia dan Jasa Boga yang dimulai September mendatang. Suarya mengatakan, SMK PGRI 4 Denpasar telah memenuhi delapan standar mutu pendidikan sehingga siap berkompetisi dengan sekolah-sekolah lain. Sekolah ini memiliki SDM guru yang sudah memenuhi syarat. Sejumlah guru disekolahkan untuk melanjutkan ke jenjang S-2 dengan bantuan komite sekolah. Sarana prasarana proses belajar mengajar sudah sangat memadai, gedung sekolah yang megah, bersih dan nyaman. Selain itu, tamatan SMK PGRI 4 Denpasar juga

Adv.0008849-adv

BPM/025

WORKSHOP - Kasek Ketut Suarya, Ketua Komite IGB Wiadnyana, Nyoman Sudana, Nyoman Yudana dan Kawi Sindue saat membuka workshop. telah teruji di masyarakat dan sebagai bentuk penanaman betul-betul memiliki keter- pendidikan karakter. Sementara, Made Sedana, ampilan yang berkualitas, sehingga banyak diterima di dun- menyambut baik workshop ia industri sebagai tenaga ker- yang dilaksanakan SMK PGRI 4 Denpasar memasuki tahun ja madya. Tahun ini, SMK PGRI 4 pelajaran baru ini. Dengan beDenpasar menerima 444 orang gitu, guru dalam melaksanasiswa baru yang tersebar pada kan PBM tidak ada tumpang tiga program keahlian yakni tindih. Ia berharap, sekolahTata Boga, Akomodasi Perho- sekolah PGRI lain bisa meniru telan dan Multimedia. Penutu- SMK PGRI 4 Denpasar dalam pan MOS di sekolah ini diisi meningkatkan profesionalisme dengan out bond di Serangan, guru melalui workshop. (025)

’’Soft Skill’’ Dalam Pembelajaran Stikes Wira Medika PPNI Bali MENDUKUNG era globalisasi yang sarat kompetitif dalam kompetensi, rancangan pembelajaran Stikes Wira Medika PPNI Bali mengintegrasikan proses pembelajaran soft skill. Penerapan atribut soft skill dalam pembelajaran, misalnya melalui lebih banyak tugas presentasi, diskusi kelompok, sampai role play, akan semakin mengasah kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama. Hal ini penting sebagai aplikasi pendidikan yang bukan sekadar bagaimana guru

mengajar dengan baik (teacher centre learning), tetapi bagaimana siswa bisa belajar dengan baik (student centre learning). Manusia akan selalu dihadapkan pada problem hidup yang harus dipecahkan dengan menggunakan berbagai sarana dan situasi yang dapat dimanfaatkan. Artinya, diperlukan kecakapan (skill) seseorang di mana pun ia berada ketika mengarungi kehidupan, baik bekerja atau tidak bekerja dan apa pun profesinya. Pentingnya skill dalam kehidu-

BPM/ist

SOFT SKILL - Stikes Wira Medika PPNI Bali mengintegrasikan proses pembelajaran soft skill. KOMANDO DAERAH MILITER IX/UDAYANA AJUDAN JENDERAL

PENGUMUMAN DIBUKA PENDAFTARAN CALON TAMTAMA PRAJURIT KARIER TNI AD GELOMBANG II TA. 2011 Peryaratan umum : 1. Pria 2. Berijazah serendah - rendahnya SLTP/sederajat 3. Berusia 18 - 22 tahun, terhitung saat buka Dikma tanggal 28 Nov. 2011 4. Tinggi badan minimal 165 cm 5. Pendaftaran dimulai tanggal 11 s.d 29 Juli 2011 6. Pendaftaran akan ditutup sewaktu - waktu apabila animo telah memenuhi ratio seleksi KETERANGAN LEBIH LENGKAP DAPAT DIPROLEH DI TEMPAT PENDAFTARAN : KANTOR AJENDAM IX/UDAYANA JL. PB. SUDIRMAN DPS TELP. (0361) 228029-228007 DAN KODIM-KODIM SETEMPAT Denpasar, 30 Juni 2011 Kepala Ajendam IX/Udayana Cap/ttd Drs. Dudik Satriyowiyono Kolonel Caj NRP 32871 U.0008449-peng

pan keseharian harus diolah dan diintegrasikan menjadi suatu skema pemikiran yang komprehensif, sehingga dapat digunakan untuk memahami problem yang ada, mencari alternatif-alternatif pemecahan arif dan kreatif, memilih salah satu yang paling cocok, sesuai dengan kondisi masyarakat dan waktu, kemudian melaksanakan alternatif yang dipilih tersebut secara cerdas dan taat asas. Stikes Wira Medika PPNI Bali mengintegrasikan pembelajaran soft skill sejak calon mahasiswa bergabung di kampus ini, melalui kegiatan pengenalan program studi dan kampus. Program dirancang sedemikian rupa untuk memberikan kesempatan ruang dan waktu bagi mahasiswa menumbuhkan kreatif dan inovasinya berorientasi pada kemampuan dan kecerdasan emosional (emosional question). Program pengembangan: Pertama, written curriculum. Ini dilakukan dengan memasukkan soft skills yang telah ditentukan ke dalam rancangan pembelajaran. Dengan demikian penguasaan mahasiswa terhadapsoft skills tertentu harus dimasukkan dalam aspek penilaian mata kuliah tersebut. Ked-

ua,hidden curriculum. Ini dilakukan secara informal yaitu melalui interaksi dosen-mahasiswa. Ketiga, co-curriculum, manfaatkan kegiatan seperti magang (internship), kerja praktik (KP), ataupun KKL (kuliah kerja lapangan). Keempat,extra-curriculum, melibatkan unit kegiatan mahasiswa sebagai wadah untuk melatih soft skills mahasiswa tersebut. Kebijakan ini didukung sepenuhnya pihak pengelola dengan memberikan kesempatan baik kepada tenaga pendidik, nonpendidik dan mahasiswa untuk berkreativitas dengan menyediakan sarana dan prasarana pendukung seperti sarana dan waktu olahraga dan kreativitas seni budaya, kesempatan peningkatan ketakwaan dan keimanan melalui dharma wacana dan tirthayatra. Pembekalan dan pembinaan mahasiswa, selain menguasai hard skill bidang kesehatan pembelajaran soft skill di Stikes Wira Medika PPNI Bali mendapat perhatian khusus, karena dengan penguasaan hard skill kompetensi lulusan menyandang gelar sarjana belum menjamin bersaing di dunia kerja sehingga mahasiswa perlu dioptimalkan memiliki soft skill. (r)

Edukasi Anak Sejak Dini

BNI Luncurkan BNI Taplus Anak Denpasar (Bali Post) Peluncuran BNI Taplus Anak dilangsungkan serentak di Indonesia bertepatan dengan Hari Anak Nasional, Sabtu (23/7) kemarin. Di Bali, peluncuran BNI Taplus Anak digelar di BNI Kantor Wilayah Denpasar, Renon, Denpasar dengan ditandai pelepasan balon oleh Pemimpin Cabang BNI Denpasar Julietta Hutagalung. Dalam sambutannya, Julietta Hutagalung mengatakan, BNI Taplus Anak merupakan produk untuk melayani segmen masyarakat khusus anakanak di bawah usia 17 tahun. BNI Taplus Anak didesain untuk memberikan kemudahan bagi penabung yang rata-rata merupakan pelajar. “Dengan konsep one stop financial solution, BNI ingin memberikan pelayanan ke nasabah yang bersifat lifetime. Artinya, nasabah dilayani sejak usia dini hingga masa pensiun dengan berbagai produk dan layanan. BNI Taplus Anak merupakan produk sebagai pembuka layanan kepada seorang nasabah yang dapat dilanjutkan dan dilengkapi dengan produk-produk lainnya,” ujarnya. Dikatakannya, peluncuran BNI Taplus Anak menjadi misi BNI untuk memberikan pembelajaran tentang kebiasaan menabung sejak dini. BNI Taplus Anak akan memberikan motivasi kepada anak untuk terus menabung, memberikan kesempatan untuk belajar menggunakan transaksi sendiri di ATM, belanja, BNI SMS Banking dan di teller. Untuk mengikuti BNI Taplus Anak sangatlah mudah. Dengan setoran awal minimal Rp 100 ribu dan setoran selanjutnya Rp 10 ribu, nasabah sudah bisa menikmati keunggulan program ini.

Kelebihan BNI Taplus Anak adalah pada buku tabungan dan kartu tercetak atas nama anak sendiri. Hal ini bisa memberikan rasa bangga bagi si anak karena memiliki tabungan atas namanya sendiri. Meskipun kartu ATM/debit dipegang anak, orang tua tetap dapat mengawasi transaksinya. Sebab BNI akan mengirimkan notifikasi SMS ke ponsel orangtua pada transaksi tertentu. BNI Taplus Anak bebas biaya pengelolaan rekening. Anak-anak sebagai nasabah akan mendapat perlindungan asuransi dengan total perlindungan maksimal Rp 150 juta, termasuk rawat inap dengan

premi gratis. “Secara bisnis, produk BNI Taplus Anak juga menjadi entry point untuk memasarkan produk-produk tabungan lainnya kepada orang tua seperti BNI Tapenas, BNI Taplus Bisnis, kredit konsumer dan produk lainnya,” ujarnya. Sementara itu, acara peluncuran BNI Taplus Anak kemarin berlangsung meriah. Anak-anak yang hadir berkesempatan langsung melihat-lihat kantor, layanan, ataupun menyimak penjelasan mengenai BNI. Tidak hanya itu, BNI juga menggelar lomba mewarnai, fashion show dan hiburan menarik lainnya. (kmb25)

BPM/kmb25

BNI TAPLUS - Pelepasan balon menandai diluncurkannya BNI Taplus Anak.


JENDELA

4

Tamu Tak Diundang

zCERPEN SUDAH dua kali aku mendengar gagak bergaok-gaok di pohon waru belakang rumah-gubukku. Entah apa yang akan terjadi. Burung mayat yang habitatnya hampir punah itu tak mungkin datang di kawasan perkotaan jika tak terjadi sesuatu. Menurut kepercayaan orangorang di kampungku, jika ada gagak bergaok-gaok di sekitar rumah pertanda akan terjadi kematian. Percaya atau tidak pada mitos itu, nyatanya memang sering terbukti. Beberapa jam sebelum ayahku meninggal ada gagak bergaok-gaok di pohon durian belakang rumahku; juga ketika kakak sepupu dan tetanggaku menjelang meninggal ada gagak bergaok-gaok di dekat rumahnya. Boleh jadi burung gagak itu mengabarkan kematianku. Sudah sepekan aku sakit: badan lemas, perut mual, sendi-sendi terasa ngilu, kepala pening dan kalau digerakkan dunia serasa berputar kencang hingga pandangan mata jadi gelap. Rencananya hari ini aku paksakan diri bekerja lagi, juga menjual barang-barang bekas yang kukumpulkan tempo hari, tapi penyakit itu terasa kian memberat, hingga aku tak bisa keluar. *** Belakangan hari semakin susah memulung di pemukiman penduduk. Hampir di setiap mulut gang terpasang tulisan: pemulung dilarang masuk. Terpaksalah aku mencari barang bekas di tepian sungai kota yang dijadikan tempat pembuangan sampah liar oleh warga sekitarnya. Ketika sedang mengaduk-aduk onggokan sampah di tepian sungai beberapa hari lalu penyakitku kumat, aku terjerembab ke onggokan sampah -untung tak jatuh ke sungai; kebetulan ada orang mancing yang melihat lalu aku ditolong diantar sampai rumah. Biasanya kalau kumat hanya berlangsung antara dua sampai tiga hari, tapi kali ini sudah sepekan belum ada tanda-tanda membaik, bahkan hari ini terasa begitu berat sampai aku tak bisa turun dari dipan. Ya, jangan-jangan aku akan mati, dan burung gagak -yang memiliki kepekaan penciuman- itu membaui aroma kematianku; konon orang yang akan mati sudah menebarkan aroma mayat. Biarlah kalau memang sudah

Oleh Nuryana Asmaudi SA

Eko Bayu Saputra (2011)

saatnya mati. Tak ada yang perlu ditakutkan. Apalah artinya gelandangan pendatang yang hidup ter-kuyakuya di perantauan seperti aku ini? Hidup hanya permainan sesaat, mengejar bayangan diri dalam pancaran cahaya keindahan dunia yang menipu. Jika tiba saat kembali, kembalilah jiwa, pulanglah diri ke asal: asal yang azali, mula yang abadi. “Datanglah wahai maut, aku siap menyambut kedatanganmu!” Kebetulan aku sedang wiridan, berzikir-istighfar, seuasai shalat magrib, ziarah rohani pada sangkan paran ing dumadi, agar jiwa senantiasa eling waspada, terkondisi perangai akhlak-budi yang

baik dalam ampunan-kasih Tuhan, agar jika maut datang bisa mengakhiri hidup dengan indah. *** Kudengar gagak bergaok lagi, ditimpali suara burung hantu di kejauhan. Ya, sepertinya memang akan terjadi sesuatu pada diriku. Bayangan kematian menyergap. Dan aku terkenang masa kanak-kanak di kampung halaman, empat puluh tahun lalu. Saat aku sedang sendirian di rumah, Ibu pergi mengajar di madrasah, Kak Hend dan Mbak Nik sekolah, Nenek menengok padi di sawah, Rusdah yang momong aku lagi mencuci ke sungai.

Cuaca sangat panas karena kemarau panjang, tanah nampak retak membentuk garis-garis indah saling berhubungan satu dengan yang lain dan kalau diambil dengan cara dicukil -memakai pisau- tanah itu menjadi bongkahan seperti gula merah. Aku bermain di teras rumah, mencari bongkang (undur-undur) yang sembunyi di liang debu menyerupai kukusan bambu yang dipakai menanak nasi (di teras rumah-gubukku sekarang juga banyak bongkang, aku sering diminta tolong orang mencarikan untuk obat kencing manis dan asma). Biasanya Kak Hen dan teman-teman yang lain menangkapnya dengan cara meniup debu liang bongkang itu, setelah tertangkap bongkang diikat lehernya dengan serat pohon pisang lalu ditaruh di atas liang bongkang yang lain, dia akan mundur masuk ke dalam liang dan bersentuhan-bergandengan dengan bongkang di dalamnya kemudian ditarik pelan-pelan dan berhasillah bongkang baru ditangkap. Tapi aku belum bisa menangkap bongkang dengan cara seperti itu karena masih terlalu kecil; aku sering mencobanya tapi tak berhasil, mataku kemasukan debu saat meniup liang bongkang. Aku baru bisa menangkap bongkang dengan cara menggali liangnya, tapi bongkang yang kudapat lehernya putus sebab aku terlalu keras mengikatnya dengan benang yang kuambil dari laci mesin jahit Ibu -karena belum bisa membuat benang dari serat pohon pisang. Begitulah, aku tak sengaja membunuh bongkang, dan kalau ketahuan Kak Hen aku dimarahi, “Dosa membunuh binatang!” hardiknya sambil menyuruhku minta maaf pada bongkang yang kubunuh, juga kepada Gusti Allah. Aku tak mau karena tidak sengaja membunuhnya, tapi kak Hen memaksa hingga aku menangis dan dengan ucapan terbata-bata meminta maaf pada bongkang dan Gusti Allah; setelah itu aku ditertawakan Kak Hen dan teman-temannya, katanya lucu aku ngomong sambil menangis. Aku jadi gondok dan semakin keras menangis, lalu ibu memanggil, kami disuruh beranjak dari tempat tersebut; Ibu memarahi Kak Hen, setelah itu Kak Hen memarahiku. Aku suka bongkang karena bentuknya lucu: badannya kecil tapi montog, kepalanya bersungut pendek menyerupai tanduk, suka berpindah tempat jika merasa terancam atau liangnya tergusur, juga pintar menyamar menyerupai debu. Aku juga

Minggu Pon, 24 Juli 2011

suka liang bongkang yang mirip gunung terbalik. Aku heran bagaimana bongkang bisa membuat rumah seindah itu? Aku berkhayal kalau sudah besar ingin membangun rumah indah seperti liang bongkang (dan setelah dewasa nasibku benarbenar seperti bongkang: bersembunyi di liang nasib, bertapa dalam kesunyian karena terbius khayal mencari ketenangan batin di hamparan debu kehidupan yang samar. Setelah mandi seusai bermain bongkang bersama Kak Hen dan kawankawan, ketika hari sudah menjelang petang, aku diajak Mbak Nik dan Kak Hen ke masjid untuk shalat magrib dan mengaji, tapi aku tak mau. Aku takut ke masjid karena mendengar burung gagak bergaokgaok di pohon waru belakang rumahku. Aku bertanya kepada ibu, siapa yang mati? Ibu bilang tak ada, “Gagak itu memanggil temannya diajak tidur karena hari sudah menjelang malam,” katanya. Tapi, aku tetap saja takut, tak berani ikut ke masjid yang biasanya dipakai tempat untuk menyalatkan orang mati. Benar, esok harinya ada tetanggaku -yang menderita busung-lapar- meninggal dan dishalatkan di masjid yang jaraknya hanya beberapa puluh meter dari rumahku. *** Sekarang, ketika sedang sakit di perantauan, di tengah di tegalan kosong di pinggiran kota yang aku sewa untuk guibuk, kudengar burung gagak bergaok lagi. Sayup-sayup di kejauhan juga kudengar burung hantu berkumandang. Aku jadi merinding. Bayangan kematian menghantui perasaan. Nyanyian serangga malam saling bersahutan hingga suasana serasa lengang. Angin berhembus kencang menyusup lubang dinding rumah-gubukku, membuat tubuh terasa dingin dan ngilu; badan kian lemah. Tak henti-henti aku beristighfar karena ada suara aneh mendekati tempat tinggalku, mungkin suara langkah malaikat maut hendak menjemputku untuk diajak pulang menghadap Sang Khalik. Aku ingin menuliskan peristiwa ini agar jika maut datang nanti aku punya peninggalan tulisan terakhir; siapa tahu bisa jadi karya sastra yang bagus dan terkenal setelah aku meninggal, sehingga aku tercatat sebagai salah seorang sastrawan. Tapi kondisiku tak memungkinkan. Mesin ketik tua -pemberian seorang sastrawan- yang teronggok di meja dekat dipanku hanya bisa kutatap

dengan hati pedih. Aku sedih karena belum mampu mewujudkan harapan pemberi mesin ketik itu; ketika menghibahkan mesin ketik tempo hari sastrawan itu bilang, ''Kamu mirip temanku, seorang penyair hebat yang mati di usia muda. Ini mesin ketik yang sudah tak terpakai karena sekarang aku menulis pakai komputer, bisa kamu manfatkan untuk belajar menulis. Aku yakin, kalau tekun, kelak kamu bisa jadi sastrawan terkenal seperti temanku itu!'' Dia juga memberi segebong kertas HVS, tipe ex, minyak pelumas mesin ketik, dan selembar uang lima puluhan ribu. ''Jangan sungkan-sungkan main kemari untuk menunjukkan karanganmu, nanti bisa kita diskusikan!'' tandasnya. Aku merasa tersanjung dan terharu. Sejak hari itu aku mulai belajar mengarang seusai memulung. Tapi malam ini kondisiku benar-benar tak memungkinkan untuk menuliskan segala hal ikhwal yang berkecamuk di kepala. Oh, seandainya huruf-huruf mesin ketik itu bisa bergerak sendiri, menuliskan pikiranku, tentu peristiwa ini bisa menjadi karya sastra yang monumental. Dan, itu khayalan orang yang sedang sekarat bukan? Mana mungkin mesin ketik bisa bergerak sendiri? Mana mungkin orang yang baru belajar mengarang -merangkai kalimat saja masih berbata-bata- bisa membuat karangan yang monumental? Benar-benar pikiran ngelantur! Jangan-jangan suara gagak dan burung hantu tadi juga hanya ilusi pikiran dan resah batin yang didera bayang kematian: tak masuk akal kan di jaman sekarang ada burung gagak datang ke kawasan perkotaan? Terdengar orang menggedor pintu. Aku terperanjat dan gugup. Kembali pintu digedor. Ada beberapa orang di luar memanggilmanggil. Aku tak beranjak, juga tak bersuara. Panik. Mereka pasti rombongan petugas ketertiban kota dan polisi pamong praja yang sedang melakukan razia malam untuk menertibkan penduduk pendatang dan gelandangan. Terdengar percakapan mereka. “Dia tak lapor selama tinggal di sini, juga tak pernah membayar iuran, setiap didatangi selalu tak ada!” “Rubuhkan saja gubuk ini!” Ah, cuma gertak sambal. Memang gue pikirin? ***

Bali Menolak Bus Besar LIBURAN panjang seperti sekarang, Bali pasti dibanjiri ribuan wisatawan domestik. Sejak dari penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, ratusan bus-bus besar dengan berbagai pelat nomor kendaraan tumplek blek memenuhi kapal-kapal fery, merayapi jalan sempit koridor Gilimanuk-NegaraTabanan-Denpasar. Mulai dari pelat B, D, AB, L, N, AD, dll. Belum lagi wisatawan yang menggunakan mobil pribadi. Begitu memasuki daerah Pantai Soka, Tabanan, barisan kendaraan yang mengular tanpa dikomando akan merapat, meringsek. Laju kendaraan kontan hanya bisa bergerak pelan. Laksana siput kecapekan. Saya hapal betul ritme jalur perjalanan ini karena puluhan kali sudah bolak-balik Denpasar-Jogja. Pemandangan yang sama kurang lebih akan tampak di beberapa objek wisata terkenal di Bali. Tanah Lot, pantai Kuta, Sanur, Kintamani, Alas Kedaton, seputaran Ubud-Sukawati-Singapadu, kunjungan wisatawan domestik yang menyemut membuat penuh parkirparkir yang tersedia, bahkan meluber me-ngambil badan jalan. Sebagian pengguna jalan yang notabene adalah orang Bali maupun pendatang yang telah lama bermukim di Pulau Surga itu akan mengeluh, ngedumel dalam hati, atau protes mengeluarkan umpatan lirih. ''Macet-macet.. apa sih yang dicari bus-bus ini ke Bali?'' Sebuah ungkapan wajar dari warga pribumi yang merasakan kepentingannya terganggu karena macetnya

jalanan di seantero Bali. Saya punya pengalaman menarik waktu hari Saraswati pada 23 April 2011 silam. Saat itu hari Sabtu, saya sedang melintas sendiri mengendarai sepeda motor dari kampung saya, Banjar Negari, Singapadu Tengah menuju Jalan Sudirman,Denpasar. Saya akan mengikuti persembahyangan Saraswati di Kampus Udayana. Sampai di jalur Tegaltamu-Batubulan, tepatnya di depan artshop Galuh, laju motor saya dan beberapa pengendara lainnya terhenti tiba-tiba. Dari arah berlawanan (Denpasar), beberapa bus besar sedang mencari haluan, menyeberang, dan masuk ke dalam Art shop Galuh. Karena bodi bus yang besar, jadi dibutuhkan sekitar 10 menit waktu agar busbus itu masuk semua. Kemacetan terjadi. Saya pun harus terlambat sampai di kampus. Rombongan Dalam perjalanan pulang pengalaman yang lebih buruk terjadi. Sekitar jam 12 siang saya pas tiba di perempatan Tohpati-By Pass Ngurah Rai. Waktu itu nyala lampu sedang hijau, namun anehnya kendaraan pada berhenti, mengular sampai di depan Stasiun Gema Merdeka. Ternyata petugas (baca polisi), sengaja menahan laju kendaraan. Saya pikir pasti ada nada rombongan . Semacam rombongan para petinggi negara yang harus selalu diutamakan agar mereka bisa lancar dalam perjalanannya. Saya mahfum. Namun, 20 menit menunggu kami masih tertahan di sana. Pengemudi kendaraan mulai panas, di mana sebagian besar berpakaian adat karena selesai

melakukan persembahyangan Saraswati. Sebagian mulai menghidupkan klaksonnya. Makin lama semua pengemudi sontak membunyikan klaksonnya. Ketidaksabaran kami mencapai klimaksnya dan berubah menjadi amarah teriakan setelah melihat yang lewat adalah rombongan motor gede (moge) yang dengan angkuhnya menggeber suara kendaraannya, tanpa helm, dan tanpa muka bersalah. Semua pengendara siang itu jelas menyiratkan ekspresi kemarahan, Kawan !!! bayangkan kami yang baru pulang atau akan berangkat beribadah ke sebuah pura harus dihambat oleh serombongan pengendara moge. Sungguh ti-dak adil !! Para pengendara moge itu mungkin kurang pas disebut turis di Bali. Karena mereka tidak bisa menyelaraskan diri dengan kesahajaan Bali. Karena mereka angkuh di jalanan, tak memedulikan perasaan pengguna jalan lainnya. Karena mereka semau-maunya memakai jalan yang dibuat dengan pajak rakyat. Mereka lebih tepat disebut sebagai pengganggu pengendara lainnya. Para pengendara moge itu memang bukan turis, saya sepakat. Namun akibat yang ditimbulkan sama dengan iring-iringan bus besar yang selalu menyesaki Bali setiap liburan panjang tiba. Ketidaknyamanan pemakai jalan yang lain dan ujung-ujungnya juga turunnya tingkat kepuasan wisatawan secara keseluruhan. Menimpakan kesemerwutan perlalulintasan di Bali semata kepada pihak pemerintah sudah banyak dilakukan orang, khususnya para pe-ngamat transportasi. Pemerintah Provinsi Bali pun, ka-

tanya, sudah menyiapkan Rencana Strategis guna menanggulangi persoalan ini. Sejumlah dana sedang disiapkan dalam mata anggaran APBD. Misalnya, dengan pembukaan jalur bus trans Sarbagita. Kemudian rencana yang lebih prestisius adalah yang dilontarkan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik yang akan membangun bandara internasional di Bali Utara (Buleleng). Mari kita semua berdoa lebih khusuk agar rencanarencana hebat itu cepat terealisasi. Namun lazimnya kinerja pemerintah selama ini, kita sebagai rakyat terlalu lelah berharap untuk perubahan yang lebih baik. Namun, melalui tulisan ini izinkan saya menyampaikan sebuah pemikiran sederhana tapi berimplikasi besar bila bisa diwujudkan. Saya sering mengimpikan moda transportasi yang membawa para wisatawan tersebut (baik wisman maupun wisdom) berupa busbus kecil seukuran minibus dengan kapasitas maksimal 20 orang. Mengapa bus kecil? Karena jalanan di Bali kecil-kecil dan berkelok-kelok. Bila ini terjadi, yakni wisatawan khususnya yang dari Pulau Jawa dan Sumatera menggunakan minibus, maka akan berimplikasi luar biasa. Dari sisi kuantitas jumlah ken-daraan memang akan lebih banyak karena kapasitas per kendaraan kecil. Tapi dari sisi kelancaran berlalu lintas akan jauh lebih lancar. Pemerintah misalnya, bisa memulai dengan menerapkan kebijakan menggunakan bus kecil ini pada musim-musim high season (liburan sekolah, cuti bersama). Para pengusaha wisata bisa menerapkan kebijakan memberikan

harga khusus bagi konsumen yang memakai bus kecil. Terus-terang gagasan ini muncul ketika berjalan-jalan di Ubud, saya membaca sebuah sticker yang dipasang pada kaca belakang mobil sewaan yang bertuliskan: ''Ubud Menolak Bus Besar!'' Wow, kenapa hal itu tidak kita terapkan untuk Bali! Saya lalu merubah ungkapan itu : ''Bali Menolak Bus Besar!''. Bay-

angkanlah Kawan, bila kita melintasi jalan-jalan di Bali Selatan, kita bisa menempuhnya dengan lancar, tersenyum, dan so pasti tanpa umpatan. Karena Bali bebas dari bus besar dan karnaval motor gede. zsuksma arida Dosen Fak. Pariwisata Unud, kini sedang menempuh S3 Kajian Pariwisata di UGM Jogjakarta

BPM/ist

BUKU

Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan

Judul buku Penulis Penerbit Cetakan Tebal

: Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan : Prof.dr.A.A. Gde Muninjaya,MPH : Buku Kedokteran EGC : Pertama, 2011 : 105 halaman

DI tengah-tengah persaingan yang ketat antara penyedia layanan kesehatan baik swasta maupun pemerintah sangat diharapkan adanya upaya peningkatan secara terus menerus mutu pelayanan kesehatan agar mampu memenuhi tingkat kepuasan masyarakat. Buku tentang ''Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan'' yang disusun oleh A.A. Gde Muninjaya terbitan Penerbit Buku Kedokteran Jakarta tahun 2011 kembali diluncurkan untuk mendukung upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia. Seperti yang ditulis dalam kata pengantar, strategi untuk menghasilkan produk dan jasa pelayanan kesehatan yang bermutu membutuhkan sumber daya manusia yang terampil, punya motivasi kuat dan loyal terhadap pengembangan mutu institusinya. Teknologi kedokteran dan digitalisasi sistem

pelayanan kesehatan seharusnya menjadi driving forces peningkatan mutu pelayanan kesehatan baik di puskesmas maupun di rumah sakit. Di era desentralisasi dan otonomi daerah, salah satu kunci keberhasilan pengembangan mutu pelayanan publik di sektor kesehatan sangat tergantung dari kepemimpinan institusi pelayanan kesehatan. Di tengah-tengah persaingan yang semakin ketat, institusi pelayanan kesehatan di daerah memerlukan pemimpin yang visioner, inovatif, dan transformatif sehingga mampu menjadi motor penggerak manajemen mutu pelayanan kesehatan. Buku dengan 105 halaman ukuran 15,5 x 24 cm terdiri dari 8 bab, membahas tentang pelayanan kesehatan sebagai jasa, manajemen mutu khususnya yang terkait dengan perencanaan, analisis sistem

pengembangan mutu, budaya kerja kepemimpinan, dan pengembangan institusi. Pada bab terakhir diberikan 2 contoh tentang best practice yaitu Jaminan Kesehatan Jembrana (JKJ) dan Manajemen RSUD Tabanan. Buku ini sudah mulai beredar di beberapa toko buku. Kiat-kiat Pengembangan Mutu Rencana pengembangan mutu sebagai sebuah sistem pemecahan masalah mutu dijelaskan mulai analisis faktor yang mempengaruhi program jaminan mutu, baik dari aspek input, proses (medis dan non medis), dan lingkungan (kebijakan, institusi, dan manajemen). Segitiga pendekatan mutu menggunakan Total Quality Manajemen (TQM) mensyaratkan adanya komitmen staf dan pimpinan untuk peningkatan mutu menggunakan pendekatan ilmiah. Dengan strategi ini analisis

hasil dikaitkan dengan keterlibatan staf dalam proses pengembangan mutu bisa terukur. ''Momment of truth'' Institusi pelayanan kesehatan yang sudah menerapkan budaya mutu akan nampak pada proses pelayanan terhadap pasien mulai saat pasien memasuki area RS/ puskesmas (kenyamanan dan keamanan tempat parkir), kemudahan pasien menemukan berbagai unit pelayanan (oleh karena ada petunjuk yang jelas), kecepatan petugas menghandel pasiennya, kejelasan informasi tentang jenis pelayanan yang diterima, sampai masalah administrasinya. ''Best Practice'' Di era desentralisasi, pelaksanaan informasi pelayanan kesehatan diukur dari banyaknya insti-

tusi pelayanan kesehatan yang mendapat penilaian Best Practice sesuai dengan kapasitas institusi pelayanan kesehatan, standar mutu pelayanan yang dikembangkan dengan dukungan data yang akurat. Best Practice adalah hasil penilaian informasi sub sistem pelayanan kesehatan, subsistem pembiayaan kesehatan, subsistem pengembangan SDM, subsistem pencatatan dan pelaporan, subsistem pemberdayaan masyarakat termasuk subsistem manajemen dan hukum. Bagi yang ingin menerapkan dan mendalami lebih jauh tentang mutu pelayanan kesehatan, buku ini sebaiknya dibaca oleh mahasiswa institusi pendidikan kesehatan (FK, FKG, Keperawatan, Psikologi kesehatan, kebidanan), dosen dan pimpinan institusi pelayanan kesehatan. zni made arini


PE R N IK

Minggu Pon, 24 Juli 2011

5

Penyakit Skabies

Cara Mengenali dan Mengobatinya PENYAKIT skabies adalah penyakit kulit menular yang ditandai dengan keluhan utama gatal terutama di malam hari. Penyakit ini punya beberapa nama yaitu: The itch, Gudik, Kudis, Budukan, Gatal Agogo.

BPM/ist

Rawat Kulit Sensitif dengan Metode Alami MERAWAT kulit sensitif lebih dari sekadar memilih jenis produk perawatan kulit sensitif yang tepat. Anda memerlukan pendekatan secara keseluruhan untuk mengetahui jenis perawatan terbaik. Kulit sensitif toleransi rendah terhadap produk tertentu atau kondisi lingkungan. Mereka dengan kulit sensitif cenderung bereaksi cepat dengan bahan kimia, cuaca panas atau angin. Biasanya kulit akan terlihat memerah, berjerawat dan mengalami iritasi. Berbeda orang maka akan berbeda pula tingkat kepekaan kulitnya. Sebagian orang mungkin akan bereaksi pada suatu produk tertentu, namun reaksi ini belum tentu akan berdampak sama di kulit orang lain. Masalah pada Kulit Sensitif Mereka yang memiliki jenis kulit sensitif cenderung menghadapi banyak masalah. Kulit memerah, iritasi dan berjerawat adalah sebagian masalah kulit yang paling sering dialami pemilik kulit sensitif. Sudah pasti kondisi ini membuat Anda merasa tidak nyaman dan merusak penampilan. Merawat kulit sensitif cukup menyulitkan karena banyak produk perawatan wajah yang malah menimbulkan dampak negatif pada kulit. Metode Alami Atasi Kulit Sensitif Perawatan kulit alami bisa menjadi salah satu cara efektif untuk merawat kulit sensitif. Produk-produk alami jarang memicu reaksi yang biasanya terjadi jika menggunakan produk perawatan kulit sensitif lainnya. Berikut beberapa cara alami untuk merawat kulit sensitif. Perhatikan Asupan Makanan Diet sangat berpengaruh pada kesehatan kulit. Karena itu, Anda yang bermasalah dengan kulit sensitif harus lebih memperhatikan program diet yang dijalani. Lakukanlah diet sehat, yaitu dengan mengkonsumsi banyak buah segar dan sayur-sayuran. Buat catatan kecil jika terdapat jenis makanan yang dapat memicu reaksi pada kulit sensitif Anda. Beberapa jenis makanan sehat juga dapat menyebabkan reaksi pada sebagian orang, jadi jangan abaikan jika Anda merasa makan tersebut kemungkinan bisa menjadi pemicu. Terutama hindari makanan yang panas dan pedas, karena kedua jenis makanan ini bisa menimbulkan dampak negatif pada kulit. Konsumsi Air Minum Sebanyak Mungkin Tidak hanya pemilik kulit sensitif yang harus minum banyak air, pemilik kulit sehat pun harus melakukan hal yang sama. Ini berfungsi untuk mencegah kulit dari kekeringan. Kandungan air yang cukup pada tubuh dapat membuat kulit sehat dan mampu mencegah munculnya iritasi kulit. Herbal Remedies Perawatan dengan mengunakan herbal remedies sangat baik bagi kulit sensitif, karena bebas dari bahan kimia yang menjadi penyebab masalah kulit. Umumnya, produk yang mengandung ramuan alami aman dan baik bagi kulit serta jarang menimbulkan reaksi, terutama pada kulit sensitif. Cobalah beberapa herbal remedies berikut khusus untuk merawat kulit sensitif. 3Gunakan almond atau jojoba oil untuk membersihkan wajah. 3Lakukan facial exfoliate dengan menggunakan campuran oatmeal dan jeruk limau 3Gunakan masker wajah yang terbuat dari buah-buahan 3Ketimun dan yoghurt juga baik digunakan sebagai masker wajah untuk kulit sensitif 3Teh hijau mengandung anti-inflammatory yang diyakini dapat mencegah terjadinya reaksi kulit sensitif 3Lidah buaya dapat menenangkan kulit yang memerah, iritasi dan berjerawat. Anda bisa mengaplikasikan lidah buaya ini langsung pada kulit wajah. Meskipun demikian Anda yang memiliki kulit sensitif tetap perlu berhati-hati dalam mengaplikasikan produkproduk alami. Beberapa reaksi kulit sensitif disebabkan oleh alergi, bahkan produk organik pun dapat menyebabkan suatu reaksi buruk pada kulit seseorang. Sebelum mengaplikasikan produk tersebut pada seluruh wajah, coba terlebih dahulu pada area kecil kulit Anda. Hentikan penggunaan jika muncul gejala-gejala yang berkaitan dengan kulit sensitif. (net)

Skabies merupakan penyakit epidemik pada banyak masyarakat. Ada dugaan setiap siklus 30 tahun terjadi epidemik skabies. Angka kejadian skabies di negara berkembang menunjukan siklus fluktasi yang sampai saat ini belum dapat dijelaskan. Penyebab penyakit skabies ini pada manusia adalah Sarcoptes scabiei var.hominis. Sarcoptes scabiei var.hominis berkembang biak hanya pada kulit manusia. Sarcoptes scabiei merupakan tungau putih, transparan, berbentuk bulat agak lonjong. Penyakit ini menular dapat secara langsung dari orang ke orang lain melalui bersalaman, tidur bersama dan pada orang dewasa dapat melalui kontak seksual. Secara tidak langsung melalui alas tidur, pakaian dan handuk. Gejalanya ada 4 tanda kardinal yaitu : 1. Rasa sangat gatal terutama pada malam hari 2. Penyakit ini menyerang manusia secara berkelompok 3. Adanya terowongan

(kunikulus) pada tempat-tempat predileksi yang berwarna putih atau keabu-abuan, berbentuk garis lurus atau berkelok, rata-rata panjang 1 cm, pada ujung terowongan. Jika timbul infeksi sekunder karena garukan tangan penderita maka ruam kulitnya menjadi polimorf (bermacam bentuk). Tempat predileksinya biasanya merupakan tempat dengan stratum korneum yang tipis, seperti : sela-sela jari tangan, pergelangan tangan bagian volar, siku bagian luar, lipat ketiak bagian depan, areola mamae (wanita), umbilikus (pusar), bokong, genitalia eksterna (kelamin pria), dan perut bagian bawah. Pada bayi dapat menyerang telapak tangan dan telapak kaki. 4. Menemukan tungau, merupakan hal yang paling diagnostik. Dapat ditemukan satu atau lebih stadium hidup tungau ini. Diagnosis dapat dibuat dengan menemukan 2 dari 4 tanda kardinal tersebut. Bentuk Terdapat beberapa bentuk skabies atipik yang jarang ditemukan dan sulit dikenal, sehingga dapat menimbulkan kesalahan diagnosis. Beberapa bentuk tersebut antara lain : Skabies pada orang bersih, Skabies Inkognito, Skabies Nodular, Skabies yang ditularkan melalui hewan, Skabies Norwegia, Skabies pada bayi

BPM/ist

SKABIES- Skabies pada sela-sela jari tangan. dan anak, Skabies terbaring bagian ekstensor ekstremitas], ditempat tidur (bed ridden), pedikulosis korporis (infeksi dan Skabies yang disertai pen- kutu variasi lain), dermatitis yakit menular seksual yang (radang kulit), dan lain-lain. Semua keluarga yang konlain. Sarcoptes scabei atau te- tak dengan penderita harus lurnya pada sediaan langsung diobati termasuk pasangan dengan mengorek dasar seksnya. Secara sistematis vesikula (bintil berair) atau dibagi menjadi 2 yaitu : Farmapustule (bintil bernanah) atau kologi (sistemik dan topikal) terowongan ditambah bebera- dan Non farmakologi (pencegapa tetes gliserin / minyak im- han). Secara farmakologi yaitu mersion. Atau dapat juga dengan ditemukannya Sarcoptes sistemik dengan pemberian scabei pada pemeriksaan sedi- obat antihistamin untuk mengurangi rasa gatal dengan doaan Histopatologi. Penyakit skabies ini meru- sis setengahnya dan jika terpakan the great imitator kare- dapat infeksi sekunder dapat na dapat menyerupai banyak diberikan antibiotika, seperti : penyakit kulit dengan keluhan amoksisilin atau kloksasilin. Sedangkan obat topikal gatal. Sebagai diagnosis banding ialah : prurigo, biasanya yang dapat dipakai pada penberupa papul-papul (bintil) gobatan skabies yaitu: 1. Belerang endap (sulfur yang gatal, predileksi pada

Mengenal Herpes Genitalis HERPES Genitalis atau Herpes Simplex adalah penyakit menular seksual, disebabkan oleh Herpes Simpleks Virus (HSV) tipe-2. Penyakit kulit satu ini dapat menyerang siapa saja. Tentunya kita harus sangat berhati-hati, karena penyakit tersebut dapat disembuhkan tapi tidak dapat dihilangkan virusnya dari tubuh kita, jika sudah pernah terinfeksi virus tersebut, jadi sewaktu-waktu dapat kambuh, dalam bahasa kedokterannya disebut dormant. Ada 2 jenis virus herpes tersebut yaitu HSV tipe1(menginfeksi labialis) dan HSV tipe-2 (menginfeksi genitalis). Kedua jenis virus ini bisa menginfeksi kulit kelamin dan sekitarnya juga bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (sekitar mata). Walau, HSV tipe-2 merupakan penyebab terbanyak herpes genitalis dengan trend meningkatnya aktifitas seksual secara orogenital (melalui mulut), keduanya dapat ditemukan dalam bentuk Herpes Labialis (mulut dan area wajah) dan Herpes genitalis (area genitalis dan sekitarnya). Gejala awal timbul pada hari ke 3-7, setelah terinfeksi virus ini; berupa rasa panas, gatal dan nyeri pada daerah terserang (sekujur kelamin bahkan pada wanita dapat sampai leher rahim). Herpes Genitalis berlangsung 2 (dua) fase, fase infeksi primer yaitu fase pertama kali penderita tersebut terserang, gejalanya timbul vesikula (lepuhan). Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar (bergerombol) di atas kulit yg kemerahan (eritematus) dan mudah pecah. Luka ini menimbulkan nyeri, de-

mam, lemas sekujur tubuh (malaise) dan nyeri otot, kesulitan berjalan sampai kesulitan berkemih tetapi dapat juga tanpa gejala. Luka membaik dalam waktu 10 hari tapi bisa meninggalkan jaringan parut; fase kedua (pernah terinfeksi sebelumnya) yaitu fase infeksi Rekuren (kambuh), ini terjadi karena berbagai faktor pencetus (kelelahan fisik/ psikis), alkohol, menstruasi dan BPM/ist perlukaan setelah VIRUS - Tujuan pengobatan ini mehubungan intim. ngurangi jumlah virus yang hidup di Gejala yang ditim- dalam luka sehingga mengurangi bulkan umumnya risiko penularan. Tidak ada pengolebih ringan daripa- batan yang dapat menyembuhkan da yang pertama. herpes genitalis, tetapi pengobatan Gambaran penyakit bisa memperpendek waktu serangan. bersifat lokal (salah satu sisi bagian tubuh/ unilat- kan adanya antibodi terhadap eral), berbentuk vesikuloulser- virus. atif (bercak koreng) yang biTujuan pengobatan ini menasanya hilang dalam 5-7 hari. gurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga Ringan mengurangi resiko penularan. Walaupun keluhan dan ge- Tidak ada pengobatan yang jala bersifat ringan, seyogyan- dapat menyembuhkan herpes ya penderita tidak mengabai- genitalis, tetapi pengobatan kannya. Selain itu dikenal juga bisa memperpendek waktu sefase laten, yakni fase dimana rangan. penderita tidak mengalami Pengobatan efektif jika dimkeluhan dan gejala klinis, tapi ulai sedini mungkin (2 hari setpada pemeriksaan laboratori- elah adanya gejala). Pada inum ditemukan HSV di gangli- feksi primer, terapinya dengan on dorsalis. Jadi, jika terjadi obat pereda keluhan (Analgekekambuhan, gejalanya cen- sik) dan Antivirus diminum derung kembali di daerah yang selama 7-10 hari. Pada infeksi sama atau sekitarnya, karena kambuhan (rekuren), infeksi virus menetap di sini. ringan, cukup dengan AnalgeDiagnosis ditegakkan ber- sik dan Antivirus topikal dasar gejala dan pemeriksaan (salep/cream), dipakai selama fisik. Pada pemeriksaan fisik 5-10 hari; infeksi berat dengan didapatkan pembesaran kelen- antivirus selama 5 hari. Jika jar getah bening di sekitar area kekambuhan (rekuren) terjadi yang terserang virus ini. Un- lebih 8 kali dalam setahun, tuk memperkuat diagnosa, di- maka perlu dilakukan terapi ambil apusan dari luka dan supresif selama 6 bulan. dibiakkan di laboratorium. Pemeriksaan darah menunjukz dr. liana verawaty

Senam Bugar Indonesia (16) LATIHAN pada edisi minggu ini adalah latihan inti terakhir pada Senam Bugar Indonesia yaitu dengan gerakan mendorong kaki ke samping dan mendorong lengan setinggi bahu, mundur dan maju yang bertujuan melatih otototot kaki, paha dan bahu. Lakukan dengan rileks di halaman rumah bersama keluarga sambil menghirup udara yang diperlukan oleh tubuh. Ikuti peragaan berikut ini bersama instruktur Ketut Ayu Budiasih, S.E. di Tugu Monas Jakarta. Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. BagiAnda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop. Kupon

Gb. I dan II: Posisi awal kedua kaki tutup rapat dengan kedua telapak tangan mengepal hadap atas. Dorong kaki kiri lurus ke samping kiri (menapak), lutut kanan sedikit ditekuk sambil dorong lengan kiri lurus ke samping kanan dengan kepalan tangan hadap bawah. Badan diputar ke samping kanan dan sedikit doyong dan pandangan mengikuti arah dorongan lengan. Kepalan tangan kanan tetap di pinggang, lalu rapatkan kaki kiri jinjit dan kepalan tangan kiri kembali menempel ke pinggang, badan tetap arah samping kanan. (hit 1.2.5.6) dan lakukan gerakan kebalikan pada hit 3,4,7,8 lalu hit 8 terakhir rapatkan kaki kanan sambil tekuk kedua siku lengan depan badan setinggi bahu, kepalan tangan hadap bawah. Salam bugar dari Lala Studio

presipitatum) dengan kadar 420% dalam bentuk salap atau krim. 2. Emulsi benzil-benzoas (20-25%), efektif ter¼hadap semua stadium, diberikan setiap malam selama tiga hari. 3. Gama Benzena Heksa Klorida (gameksan = gammexane) kadarnya 1 % dalam krim atau losio, termasuk obat pilihan karena efektif terhadap semua stadium, mudah digunakan, dan jarang memberi iritasi. 4. Krotamiton 10% dalam krim atau losio juga merupakan obat pilihan, mempunyai dua efek sebagai antiskabies dan antigatal. 5. Permetrin dengan kadar 5% dalam krim, kurang toksik dibandingkan gameksan, efektivitasnya sama, aplikasi hanya sekali dan dihapus setelah 10 jam. Secara non farmokologi yaitu dengan cara upaya peningkatan kebersihan diri dan lingkungan : Mencuci bersih atau merebus dengan air panas handuk, seprai, dan baju, kemudian menjemurnya hingga kering, Menghindari pemakaian baju, handuk, seprai secara bersama-sama, Mengobati seluruh anggota keluarga, atau masyarakat yang terinfeksi untuk memutuskan rantai penularan. zdr. gde ngurah arya ariwangsa, S.Ked.

Hukum Adat Bali

”Pasidikaran” dalam Pengangkatan Anak PENGANGKATAN anak tidak selamanya berjalan mulus. Kadang-kadang muncul masalah, baik dari lingkungan keluarga dekat, maupun dari masyarakat adat (desa pakraman). Masalah dari lingkungan keluarga dekat, biasanya berhubungan dengan asal-usul (kasta) calon anak angkat. Masalah dari desa pakraman, biasanya terkait dengan awigawig desa pakraman. Pertanyaannya, seberapa jauh keluarga dekat (tugelan, misan, mindon), dan desa pakraman dapat mempersoalkan calon anak angkat? Kalau saudara dekat menghendaki agar ada kejelasan tentang asal-usul (kasta) calon anak angkat, hal ini bukan isapan jempol, tetapi memang ada dasar hukumnya. Dasar hukum pengangkatan anak menurut hukum adat Bali adalah Peraturan (Paswara) Tanggal, 13 Oktober 1900 tentang Hukum Waris Berlaku bagi Penduduk Hindu Bali dari Kabupaten Buleleng, Dikeluarkan oleh Residen Bali dan Lombok (F.A. Liefrinck) dengan Permusyawarahan Bersama-sama Pedandapedanda dan Punggawa-punggawa. Paswara ini pada awalnya hanya berlaku di Buleleng, tetapi sejak tahun 1915, juga diperlakukan untuk seluruh Bali Selatan. Pasal 11 ayat (1) menentukan sebagai berikut. “Apabila orang-orang tergolong dalam kasta manapun djuga jang tidak mempunjai anakanak lelaki, berkehendak mengangkat seorang anak (memeras sentana) maka mereka itu harus mendjatuhan pilihannja atas seorang dari anggota keluarga sedarah jang terdekat dalam keturunan lelaki sampai deradjat kedelapan”. Masalah keluarga bisa muncul karena ketidakadaan jaminan calon anak angkat akan melaksanakan swadharma dan siap matindih terhadap keluarga angkat dan masyarakatnya. (Untuk lebih jelasnya tentang pelaksanaan swadharma dan matindih, periksa kembali tulisan “Matindih dalam Pengangkatan Anak”). Selain itu, bisa jadi masalah keluarga dekat muncul karena alasan keraguan akan terbangunnya hubungan pasidikaran yang baik antara calon anak angkat dan keluarganya dengan calon orang tua angkat dan keluarganya. Hubungan pasidikaran berarti adanya suasana kesetaraan dan saling menghargai yang terimplementasikan dalam bentuk sembah kasembah (kesediaan saling menyembah), parid kaparid (kesediaan

menikmati hidangan bersama), dan tegen kategen (kesediaan saling mengangkat jenazah dalam hal ada kalayusekaran atau kematian). Kalau desa pakraman menyatakan keberatan atas calon anak angkat (sentana paperasan), bisa jadi karena tidak sesuai dengan awig-awig dan agama Hindu sebagai “jiwa” desa pakraman. Berdasarkan penelitian yang dilakukan atas beberapa awig-awig tentang pengangkatan anak, ketentuannya sebagai berikut. 1. Paperasan sane kapatut ring desa risam pun makecihna (Paperasan dikatakan ada, sesudah dilakukan; 5 Widi widana pamerasan (Upacara paperasan); 5 Kasaksinin antuk prejuru desa sane ngilekitayang (Disaksikan oleh perangkat desa pakraman dan mencatatkannya); 5 Kasiarang ring wewidangan desane (Disiarkan ke seluruh desa); 2. Sane kapatut peras angge sentana kadi ring sor (Yang dapat diangkat anak, seperti di bawah ini); 5 Jadma meagama Hindu (Orang yang beragama Hindu); 5 Keluwarga saking purusa, prade tan wenten kengin saking wadon yening taler tan wenten wawu kengin sekama-kama (sekita kayun) (Keluarga lakilaki, kalau tidak ada, diijinkan dari keluarga perempuan, kalau juga tidak ada, diijinkan di luar itu, sesuai selera); 5 Kautamayang saking waris pancer kapurusa (Diutamakan dari ahli waris laki); 5 Sinalih tunggil mawiwit saking kuluwarga tunggal sanggah utawi merajan, paibon lan dadia, utawi ngambil anak tios sakewanten sang meagama Hindu (Salah satu dari keluarga satu sanggah, paibon dan dadia atau ngambil anak orang lain, tetapi harus beragama Hindu); Dengan demikian, apabila kembali kepada pertanyaan, seberapa jauh keluarga dekat dan desa pakraman dapat mempersoalkan calon anak angkat, dapat dijelaskan demikian. Yang dapat dipersoalkan oleh keluarga dekat, antara lain: adanya perbedaan kasta (dalam arti wangsa dan profesi), bukan dari keluarga laki-laki dan ketidakjelasan soal agama yang dianut. Sementara itu, desa pakraman akan mempersoalkan pengangkatan anak, apabila proses yang dilewati tidak sesuai dengan awig-awig desa pakraman. zwayan p. windia

Gb. III dan IV : Dorong kaki kiri ke belakang/mundur zigzag, sambil mendorong kedua lengan lurus ke bawah pada hit 1-4 dan lakukan gerakan yang sama namun maju (hit 5-8). Kepalan tangan selebar bahu dan arah kepalan ke belakang dan pandangan ke depan. Ulangi gerakan pada gb I s/d IV sebanyak 3x dan pada hit 8 terakhir rapatkan kaki kanan dan kembali ke sikap sempurna. Setelah selesai melakukan semua gerakan di atas, akhiri dengan gerakan peralihan 2x8 hitungan yang juga sebagai penutup semua gerakan inti pada Senam Bugar Indonesia dan pada edisi minggu depan pengasuh akan menyajikan gerakan pendinginan. BPM/ist


DIMENSI

6 RAMALAN

BINTANG

Banyak teman yang dulunya baik, sekarang berbalik mencibir dan meninggalkan Anda. Jangan emosi dan jangan susah. Justru harus bersyukur karena tidak ada yang merepotkan lagi. Masih banyak teman baru yang berbaik hati. Ajarilah keluarga Anda untuk tidak sombong dan tidak berbohong. Asmara: Bersabarlah sedikit, pikir-pikir dulu sebelum bertindak atau memberi keputusan pada doi. Kini bintang Anda bersinar terang benderang, memberi kesempatan kepada Anda untuk meraih keberhasilan. Mesti rajin, tekun dan sabar. Yang gagal akan berjalan kembali, teguhkan pendirian, jangan mudah terpengaruh. Keluarga yang punya kemampuan bisa diajak kerja sama. Asmara: Agar bisa langgeng, pandai-pandailah mengambil hati ortu dan orang tua si doi. Keputusan yang Anda ambil jangan membuat orang lain tersisihkan. Mesti pandai menyimpan rahasia dan menyusun kata-kata agar tidak ada yang tersinggung, kemudian memusuhi Anda dengan menyebar fitnah. Asmara: Jangan mengikuti hawa nafsu atau emosi. Minta maaf atau memaafkan itu mulia. Jangan memaksakan atau menforsir diri. Kesehatan Anda mudah terserang bibit penyakit. Kalau sampai jatuh sakit, rencana Anda terhenti, janji-janji tertunda dan keuntungannya terlepas. Oleh sebab itu, aturlah waktu, tenaga dan keuangan. Urusan keluarga memang makan hati menyebalkan, harap sabar. Asmara: Perlu kontrol ke dokter, sebab kekecewaan Anda membahayakan. Gelombang pasang surut terutama keuangan, masih terjadi. Kendalikan pengeluaran uang, tidak semau gue, asal Anda senang. Masih banyak yang perlu dibenahi dan diselesaikan, hal ini perlu dana. Terhadap keluarga yang tegas, supaya tidak sampai berlarut-larut punya hutang. Asmara: Janji harus ditepati, namun jangan sampai terjadi pemborosan. Semakin hari semakin dibuat sibuk, harus bertanggung jawab dan diselesaikan dengan baik. Tugas berat kalau bisa Anda tangani, hasilnya tentu besar, kedudukan Anda naik, mendapat kepercayaan. Keluarga juga tambah dihormati, banyak yang senang dan memuji. Asmara: Jangan lupa daratan. Ke mana pergi harus izin ortu, doi diberi pengertian. Minggu ini yang harus Anda utamakan adalah sehat walafiat. Buat apa banyak uang tetapi jatuh sakit. Pikiran yang tenang agar bisa mengatasi hal-hal yang ruwet. Jangan mencari sulit sendiri, ikuti apa adanya. Keluarga juga harus bisa menerima kenyataan, tidak menambah permasalahan. Asmara: Jangan ikut campur urusan orang lain. Anda harus bisa menghibur diri sendiri. Tetapkan pendirian Anda, mantap dalam keputusan yang sudah Anda sampaikan. Jangan terpengaruh orang lain dan mengadakan perubahan. Wibawa dan ketegasan harus ditegakkan, sanksi harus dijalankan, tanpa pandang bulu. Ada juga yang memprovokasi keluarga, harap waspada dan hati-hati. Asmara: Anda emosi? Bisa malu dan ditertawakan orang-orang yang iri hati. Yang sabar dan tabah. Situasinya belum tenang, harapan Anda masih terkatung-katung sehingga belum bisa membalas orang-orang yang pernah menolong Anda. Rencana jadi rusak, namun Anda jangan sampai ikut rusak. Dekatkan diri kepada Tuhan, sembahyang, pasrah apa maunya. Mintalah maaf kepada keluarga, sebab belum bisa membahagiakan. Asmara: Doi satu-satunya orang yang bisa dipercaya dan dijadikan tempat berteduh. Banyak penggoda yang menguras isi kantong Anda. Jangan larut dalam kesenangan dan pujian. Anda harus membatasi waktu dan pergaulan, supaya bisa punya simpanan yang berharga. Kembalilah pada kegiatan yang sudah pasti. Keluarga ada sesuatu yang memerlukan biaya. Kalau tidak pegang uang, Anda kebingungan. Asmara: Jangan royal, sebab perjalanan masih panjang, cita-cita harus tercapai. Masalah yang menyangkut pribadi harus dirahasiakan. Orang lain boleh bicara, namun Anda sendiri yang memutuskan. Yang penting Anda tidak menyusahkan orang lain dan bisa dapat untung atau berhasil. Keluarga tidak perlu tahu, buatlah kejutan setelah ada wujudnya. Asmara: Mungkin ada yang tidak setuju, Anda berdua harus sabar. Tunggu waktu. Perjalanan menuju sukses masih banyak rintangan dan saingan. Bersainglah yang sehat, tidak untuk saling menjatuhkan. Rencana jalan terus. Yang rajin, tekun dan bisa kerja sama. Tetap waspada dengan orang-orang yang sok baik. Keluarga harus saling mendukung saling percaya dan jujur. Asmara: Ada yang iri hati melihat kemesraan Anda bersama doi. Jangan menanggapi gosip.

Diasuh Oleh

Putri Wong Kam Fu Berlaku:

24 s.d. 30 Juli 2011

Minggu Pon, 24 Juli 2011

WEDA WAKYA

MIMBAR AGAMA

Pertanda Upacara Yadnya yang Sukses Aphalakaanksibhir yadnyo Vidhi drsto ya ijyate Yastavyam eveti manah Samaadaya sa saatvikah (Bhagavad Gita, XVII.11) Maksudnya: Yadnya yang dilakukan menurut petunjuk kitab suci (vidhi drstah), dilakukan dengan ikhlas, yang sepenuhnya dipercaya bahwa yadnya itu sebagai suatu kewajiban suci. Yadnya yang demikian itu tergolong Satvika Yadnya. Kata ‘’upacara’’ berasal dari bahasa Sansekerta artinya ‘’mendekat’’. Sedangkan yadnya artinya iklas berkorban untuk tujuan yang benar dan suci. Jadi, upacara yadnya adalah upaya spiritual dengan bentuk ritual dengan tujuan mendekatkan diri pada Tuhan dengan landasan bhakti. Bhakti pada Tuhan itu lebih lanjut didayagunakan untuk meningkatkan keluhuran moral dan daya tahan mental untuk memelihara kesejahteraan alam dengan asih serta mengabdi pada sesama manusia dengan landasan punia. Asih dan punia itulah sebagai wujud bhakti kita kepada Tuhan. Jika bhakti itu tanpa menyayangi alam lingkungan dan mengabdi pada sesama dengan tulus maka bhakti akan sia-sia saja. Selanjutnya upacara yadnya itu ada upakaranya. Kata upakara dalam bahasa Sansekerta artinya melayani. Karena itu dalam Lontar Yadnya Prakerti bentuk-bentuk upakara itu sebagai lambang pelayanan kepada Tuhan, kepada sesama manusia dan juga pelayanan kepada alam atau bhuwana. Dari pemahaman tersebut dapat dinyatakan bahwa suksesnya suatu upacara yadnya apabila ada secara nyata upaya melestarikan alam lingkugan, adanya perhatian yang nyata pada nasib sesama sehingga hubungan manusia dengan manusia semakin harmonis, dinamis dan produktif secara spiritual dan meterial. Hal itu terjadi sebagai wujud pelaksanaan upacara yadnya. Kalau terjadi sebaliknya maka dapat dinyatakan upacara yadnya itu belum sukses. Kalau bhakti itu kenyataanya membuat alam semakin merosot kuantitas dan kualitasnya dan hubungan dalam masyarakat semakin tidak harmonis, apalagi sampai terjadi permusuhan, itu pertanda upacara yadnya tersebut gagal mewujudkan misi sucinya. Apalagi upacara yadnya penyelenggaraanya boros, karena dalam pustaka Anandadayi menyatakan ada empat hal yang tidak boleh diboroskan yaitu: tidak boleh sampai membuang-buang makanan, pemakaian uang tidak tepat guna, tenaga tidak boleh dibuang sia-sia dan tidak mengulur-ulur waktu. Agar upacara itu sukses, lakukanlah upacara yadnya yang satvika sebagaimana dinyatakan dalam kutipan Sloka Bhagawad Gita XVII, 11, 12 dan 13. Ada tiga kualitas upacara yadnya yaitu satvika, rajasika dan tamasika yadnya. Upacara satvika adalah upacara Agama Hindu yang paling utama, yang paling berkualitas spiritual sebagai substansi dari suatu ritual sakral. Lebih tepat rasanya

Ramadhan, Anugerah Istimewa

Oleh I Ketut Wiana

‘’HAI orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orangorang sebelum kamu agar kamu bertakwa.’’ (Q.S. al-Baqarah [2]: 183).

yadnya utama itu pengertiannya dipadukan dengan satvika yadnya menurut kitab suci Bhagawad Gita. Apalagi menurut Manawa Dharmasastra I.86 prioritas beragama zaman Kali adalah dhana punia bukan upacara. Karena itu upacara yadnya yang diselenggarakan agar lebih diutamakan kegiatan berdaana punia terutama untuk memajukan pendidikan. Upacara yadnya diselenggarakan di samping tujuan utamanya untuk berbhakti pada Tuhan juga sebagai media berdaana punia. Upacara yadnya rajasika dan tamasika, yang ditampilkan dengan serba glamour dan gebyar serba wah yang boros uang, waktu, tenaga dan membuang-buang makanan. Upacara Yadnya demikian itu menjadi beban yang memberatkan hidup dan banyak menimbulkan permasalahan hidup. Satvika yadnya menurut Bhgawad Gita ada beberapa syaratnya, yaitu sradha, artinya upacara yadnya dilakukan berdasarkan keyakinan yang mendalam bahwa upacara yadnya itu sebagai suatu yang seyogianya dilakukan sebagai penganut Hindu yang baik. Upacara Yadnya tidak boleh dilakukan dengan ragu-ragu sekadar untuk memenuhi syarat formal beragama Hindu saja. Lascarya, upacara yadnya harus dilakukan dengan tulus ikhlas tidak ada sama sekali adanya rasa terpaksa atau ada sesuatu yang dirasakan menekan. Upacara yadnya itu dilakukan sesuai dengan Vidhi Drstah atau petunjuk sastranya. Upacara yadnya harus juga ada Daksina, artinya honorarium sebagai simbol penghormatan dalam wujud harta dan penghormatan secara moral untuk rohaniawan seperti pinandita (pemangku) atau pandita. Tanpa daksina, upacara yadnya itu akan gagal. Upacara yadnya seyogianya diantarkan dengan melantunkan gita atau kidung suci. Kidung suci yang dilantunkan dengan benar, baik dan tepat akan dapat menumbuhkan vibrasi spiritual pada lingkungan. Upacara Yadnya seyogianya juga ada Anna Seva artinya ada jamuan makan terutama untuk Atiti Yadnya yaitu tamunya upacara. Sebab, ada sastra menyatakan betapa pun meriahnya suatu upacara yadnya kalau di sekitarnya ada orang kelaparan dan wanita terhinakan maka upacara yadnya itu tidak akan mencapai tujuan muliannya. Syarat terakhir satvika yadnya itu adalah naasmita artinya yadnya yang dilakukan itu tidak ada niat untuk pamer atau menonjolkan egoisme. Apalagi ada niat untuk menonjolkan diri untuk meremehkan orang lain di lingkungan sendiri. Hakikat upacara yadnya itu justru untuk mereduksi egoisme. Karena egoisme itu akan menutup pancaran suci atman menyinari dinamika indria. Upacara yadnya yang menonjolkan egoisme itu ciri upacara yadnya yang gagal memberikan vibrasi suci.

Dalam beberapa hari ke depan, kaum muslimin akan melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1432 H. Apabila seseorang diberi ‘’perpanjangan’’ usia untuk sampai pada bulan Ramadhan mendatang dan melaksanakan ibadah puasa dengan baik, dilengkapi dengan berbagai ibadah nafilah (sunnah) yang ada, sungguh ia telah diberi anugerah istimewa oleh Allah SWT. Dilaporkan oleh para akhli sejarah, seorang sahabat Rasulullah SAW, Abubakar Siddiq r.a., yang berkarakter pendiam dan kharismatis, pernah menangis sesenggukan menjelang bulan Ramadhan berakhir. Ia merasa kehilangan karena ditinggalkan oleh bulan yang penuh rahmat itu, yang kedatangannya selalu ia rindukan. Reaksi Abubakar Siddiq r.a. bisa dipahami, mengingat begitu banyaknya fadhilah (keutamakan) yang ada di dalam bulan Ramadhan. Masalahnya kini adalah, seriuskah kita menyambut bulan yang penuh berkah itu? Misalnya, dengan menyiapkan berbagai perencanaan untuk meraih nilai ibadah yang prima, sehingga dapat meningkatkan kualitas ketakwaan kita kepada Allah SWT. Sudahkah diri kita telah membuat perencanaan yang sistematis dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan tahun ini? Seperti merencanakan pelaksanaan infaq dan sedekah untuk saudara-saudara kita yang memerlukan. Merencanakan membaca Al Qur’an, baik dalam bahasa aslinya, maupun terjemahan atau tafsirnya. Berencana melaksanakan i’tikaf dalam jumlah tertentu, atau membuat beberapa rencana kegiatan ibadah lainnya. Atau kita cukup ‘’puas’’ menyambut Ramadhan tanpa perencanaan apa pun? Berpuasa, tentu saja tidak sekadar meninggalkan makan dan minum serta hubungan seks di siang hari. Berpuasa juga merupakan sebuah upaya intensif dalam menghindari perbuatan-perbuatan yang tergolong maksiat. Bahkan apabila diprovokasi untuk diajak bermusuhan sekalipun, para shoimin (orang yang berpuasa) diperintahkan oleh Rasulullah SAW agar tidak terprovokasi seraya berkata: ‘’Aku sedang berpuasa’’. ‘’Semua perbuatan Bani Adam untuk dirinya pribadi, kecuali shaum (puasa). Sesungguhnya

Redaktur Khusus MIMBAR

ISLAM H. Kusnadi Musthofa shaum itu untuk-Ku (Allah), dan Akulah yang langsung membalasnya. Pada hari melaksanakan shaum, janganlah yang bershaum mengucapkan kata-kata kotor, tidak sopan, tidak enak didengar, dan jangan pula ribut bertengkar. Jika di antara kalian ada yang mengajak bertengkar atau berkelahi, hendaklah katakan kepadanya: ‘’Saya sedang bershaum.’’ (H.Q.R. NasaÆi, Syakhani dan Ibnu Hibban dari Abu Hurairah). Segala macam pergunjingan, baik secara langsung, maupun melalui media, seperti televisi atau internet, sebaiknya dijauhi sejauhjauhnya bagi siapa pun yang ingin ibadah puasanya tidak tercemar. Sangat disayangkan apabila orang yang sedang berpuasa, namun masih menyibukkan dirinya dengan mengikuti berbagai tayangan gosip di televisi maupun intenet. Boleh jadi puasanya tidak batal, tapi jelas dapat merusak ibadah shaumnya. ‘’Banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan bagiannya (pahala), hanya memperoleh lapar belaka, banyak juga orang yang berjaga malam (shalat dan dzikir), namun hanya mendapatkan rasa lelah saja.’’ (H.R. Ibnu Majah dari Abu Hurairah). Mudah-mudahan kita tidak tergolong orang berpuasa yang hanya mendapatkan lapar dan dahaga semata. Karena sungguh merugi mereka yang berpuasa, namun tidak bersungguh-sungguh memelihara puasanya. Jangan sampai puasa tetap jalan, namun berdusta pun tetap jalan pula. ‘’Barang siapa yang tidak mau meninggalkan perkataan palsu (dusta) dan perbuatan palsu, maka Allah tidak akan memperdulikan amal perbuatannya ketika meninggalkan makan dan minumnya (shaum).’’ (H.R. Bukhari, Abu Dawud, Tirmidzi dan Ahmad). Seraya menunggu bulan Ramadhan tiba, tentu bagus apabila kita melakukan upaya mawas diri, adakah tingkat ketakwaan diri kita dari tahun ke tahun telah meningkat melalui pelaksanaan ibadah puasa? Atau malah jalan di tempat? Atau, kita tidak tahu tentang diri kita sendiri dalam hal ini, karena memang tidak mau tahu?

Wayang Kulit

Teater Total Nusantara PESTA Kesenian Bali (PKB) ke-33 tahun 2011 lalu, salah satunya menyuguhkan parade wayang kulit tradisi. Seni pertunjukan yang sudah dikenal sejak abad ke-11 ini, kini memang patut diaktualisasikan di tengah beragamnya sajian tontonan modern. Teater boneka yang sarat dengan muatan nilai-nilai moral dan kultural ini, belakangan semakin senjang dengan dinamika masyarakatnya. Padahal di masa lalu, pertunjukan wayang kulit sebuah tontonan karismatik dan sekaligus tuntunan humanis masyarakat. Pementasan wayang sebagai media pendidikan masyarakat kini ‘’terjerembab’’. Realita terpuruknya teater wayang juga terjadi di tengah masyarakat Bali. Seorang dalang wayang kulit Bali I Wayan Nardayana, yang pementasannya populer di tengah masyarakat dengan sebutan Wayang Cengblonk (baca: cengblong), belakangan memang sedang menor pamornya. Tapi bagaimana dengan duka nestapa yang kini merundung wayang kulit di seluruh penjuru Bali? Sungguh memilukan. Pertunjukan wayang kulit sebagai sebuah presentasi artistik dan pengajaran etika kini hanya menjadi sebuah romantisme. Pementasannya, kalau ada, tak begitu dihiraukan masyarakat. Beruntung—kalau bisa disebut demikian— sajian wayang kulit sebagai pelengkap ritual keagamaan masih cukup melegakan. Syukur pula masyarakat Bali masih taat menggelar ritus Tumpek Wayang yang memberikan penghormatan pada kesenian wayang kulit. Wayang kulit adalah salah satu teater total tua Nusantara yang telah sekian generasi menjadi bagian dari totalitas kehidupan masyarakatnya. Digolongkan sebagai teater total sebab dalam pertunjukkannya mampu memadukan beraneka ragam seni, seperti seni drama, seni suara, seni sastra, seni rupa

BPM/ist

WAYANG KULIT - Salah satu pementasan wayang kulit Bali. dan sebagainya dengan peran sentral seorang dalang. Dalang sebagai sutradara dan sekaligus pemain, dalam teater wayang kulit dituntut menguasai multiketerampilan seni. Begitu lengkapnya unsur seni yang berpadu serasi dalam wayang hingga tak keliru bila seni pertunjukan ini disebut sebagai pijakan inspirasi keberadaan seni tradisi klasik Bali seperti Wayang Wong hingga drama tari baru modern sendratari. Arti penting wayang kulit sebagai ekspresi artistik adiluhung bangsa Indonesia telah mendapat mengakuan dunia. Adalah UNESCO, Badan Dunia di Bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan, pada tanggal 21 April 2004, telah menetapkan teater asli bangsa Indonesia ini sebagai Warisan Budaya Dunia Nonbendawi (Masterpiece

of Oral and Intangible Heritage of Humanity) yang perlu dilestarikan. Penetapan itu menyiratkan pengakuan bahwa wayang Indonesia adalah karya budaya otentik atau indigenous bangsa Indonesia. Pengakuan dunia itu tentu sangat membanggakan kita. Bukankah nilai-nilai seni budaya merupakan cermin luhurnya kebudayaan sebuah bangsa? Sayang, nilai artistik dan kandungan budi etika yang terbingkai dalam wayang kulit kini diabaikan masyarakatnya sendiri. Jawa dan Bali merupakan dua tempat tumbuh suburnya kesenian wayang kulit. Seni pertunjukan wayang kulit yang diwarisi dan berkembang di Bali merupakan peninggalan era keemasan Hindu-Majapahit. Releif-releif yang melukiskan figur-figur wayang di Candi

Jago yang hampir sama dengan bentuk-bentuk figur wayang kulit Bali yang berproporsi realistis seperti apa adanya, memperkuat dugaan bahwa orang Bali menerima dengan lapang pengaruh budaya Jawa. Di Bali, pertunjukan wayang kulit diperkirakan sudah ada sejak sekitar abad ke IX. Dalam perkembangannya, selain Wayang Parwa dan Wayang Ramayana, di Bali terdapat pula adanya Wayang Calonarang, Wayang Cupak, Wayang Gambuh, Wayang Arja, Wayang Tantri, dan Wayang Babad. Kendati beragam sumber cerita diangkat dalam pertunjukan wayang, masyarakat masa kini tak begitu terusik untuk menonton wayang, yang sangat kontras situasinya dengan dulu. Dulu, cerita yang termuat dalam pertunjukan wayang dijadikan kib-

lat kehidupan dalam perilaku berpikir, berbicara dan bertindak bahkan dalam bermasyarakat dan bernegara. Begitu pula tokoh-tokohnya diteladani dan dijadikan identifikasi diri. Tetapi kini, pada era globalisasi yang menerjang hampir setiap lini kehidupan, nilai-nili konstruktif yang dimuat cerita wayang dan tokoh-tokoh ideal yang ditampilkannya, tergerus. Fenomena yang terjadi dalam jagat pakeliran sekarang ini mengisyaratkan adanya pergeseran cara pandang masyarakat baik para pelaku wayang (dalang) maupun penonton dalam menyikapi pertunjukan wayang. Kendati demikian, rupanya para seniman pedalangan belum menyerah. Di tengah lesunya pementasan wayang kulit Bali misalnya, beberapa tahun belakangan ini muncul garapan wayang dengan semangat kreatif dan inovatif yang dikobarkan oleh kalangan seniman muda. Di Desa Sukawati, Gianyar, bahkan telah muncul beberapa bentuk kreasi wayang yang eksistensinya mulai diakui oleh masyarakatnya. Sebut saja apa yang dilakukan oleh dalang terkenal I Wayan Wija. Pada tahun 1980, Wija telah melahirkan wayang Tantri. Wayang kulit ini kini sedang digemari masyarakat. Masih di Desa Sukawati juga ada kreator wayang kulit yang lain yaitu I Ketut Klinik (almarhum) yang menciptakan wayang babad pada tahun 1987. Wayang kulit yang berangkat dari sumber cerita semi sejarah lokal ini kini diteruskan oleh dalang muda setempat, I Ketut Sudiana dan I Made Juanda. Demikian pula dalam ujian akhir mahasiswa Jurusan Pedalangan Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar juga melahirkan bentuk-bentuk pembaharuan pertunjukan wayang kulit. z z i bagus widjna bharatanatyam


OLAH RAGA

Minggu Pon, 24 Juli 2011

7

F IGUR

BPM/rtr

KARTU - Wasit Salvio Fagundes memberikan kartu kuning kepada pemain Peru, Aldo Corzo, di babak penyisihan grup Copa America 2011.

Wasit Brasil Pimpin Partai Final Buenos Aires Timnas Brasil memang gagal melaju ke final Copa America untuk ketiga kalinya secara beruntun. Tapi wakil mereka masih ada di partai puncak nanti setelah CONMEBOL menunjuk wasit asal ‘Negeri Samba’ memimpin laga. Seperti dilansir dari situs resmi Copa America, Sabtu (23/ 7) kemarin, Salvio Fagundes akan ditugasi untuk jadi pengadil dalam laga Uruguay kontra Paraguay di Monumental Stadium, Senin (25/7) dini hari nanti. Di Copa America kali ini, Salvio sudah memimpin dua laga yakni Argentina versus Kolombia dan Chile lawan Peru. Rekornya dalam dua laga itu adalah sembilan kartu kuning dan dua kartu merah. Pria bernama lengkap Salvio Spional Fagundes Filho ini mempunyai profesi lain sebagai pengacara dan seorang ahli keuangan. Selama kariernya, Salvio lebih banyak memimpin laga di belahan Amerika Selatan seperti Copa Libertadores dan Copa Sudamericana serta liga lokal Brasil. Laga-laga internasional yang pernah dipimpin wasit berusia 42 tahun adalah Kualifikasi Piala Dunia U-17 zona Amerika Selatan serta Piala Dunia U-17 di Korea Selatan tahun 2007. Dan yang terakhir adalah Piala Amerika Selatan U-20 di Venezuela dua tahun lalu. (gie/afp)

BPM/afp

DUEL - Dua penyerang hebat, Luis Suarez (kiri) akan berduel dengan striker Paraguay, Nelson Valdez, di final Copa America 2011 antara Uruguay dan Paraguay yang akan digelar Senin (25/7) dini hari nanti.

Final Copa America 2011

Uruguay Kejar Rekor, Paraguay Optimis Buenos Aires Uruguay akan mengejar 15 rekor Copa America, melampaui 14 piala yang dimenangkan oleh tuan rumah Argentina, dengan mencoba mengalahkan Paraguay di partai puncak yang digelar Senin (25/7) dini hari nanti. Final yang akan digelar di Stadion Monumental nanti merupakan sebuah klimaks dari turnamen yang penuh kejutan. Kedua negara tidak diperhitungkan dapat melaju hingga final. Uruguay kalah bersaing dengan raksasa Amerika Latin macam Brazil dan Argentina dalam beberapa dekade terakhir meski memenangi dua Piala Dunia dan dua mahkota Olimpiade di paruh pertama abad lalu. Namun, di era sepak bola modern, Uruguay tidak mampu berbicara banyak, meski mampu lolos ke semifinal Piala Dunia 2010 lalu. Di luar dugaan, anak asuh Oscar Tabarez tersebut tampil luar biasa di Copa America 2011 ini. Berhasil menjadi juara Grup C yang dihuni Chile, Peru dan Meksiko, Uruguay harus berhadapan dengan lawan tangguh sekaligus tuan rumah Argentina di perempatfinal. Penjaga gawang Fernando Muslera menjadi bintang dengan mementahkan beberapa peluang

yang didapat Gonzalo Higuain, Sergio Aguero dan Lionell Messi. Hasil imbang membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan adu penalti dan kembali Muslera menjadi pahlawan dengan menahan tendangan Carlos Tevez. Di babak semifinal, Peru tidak mampu menghadang serbuan duet Diego Forlan dan Luis Suarez. Uruguay menang 2-0 dan melaju ke partai final sekaligus berpeluang untuk menghapus dahaga gelar yang melanda negara tersebut. “Saya pikir kami menghadapi momen besar. Setelah proses panjang kualifikasi Piala Dunia dan putaran final Piala Dunia 2010 serta Copa America ini, kami memiliki peluang untuk merebut mahkota juara dan kami yakin kami bisa,” kata ge-

landang Egidio Arevalo Rios kepada wartawan, Sabtu (23/7) kemarin. Uruguay tidak ingin dianggap favorit saat bertemu Paraguay yang mengincar gelar ketiga mereka setelah memenangi Copa terakhir mereka pada tahun 1979 di Buenos Aires. “Banyak tim mulai memasuki lapangan sebagai favorit dan kalah. Ini bukan sebuah tantangan menjadi favorit namun anda harus menunjukkannya di lapangan,” imbuh Rios. Tabarez tetap akan mengandalkan duet Suarez dan Forlan di lini depan, sebab Edindon Cavani masih belum fit untuk diturunkan. Gelandang enerjik Alvaro Pereira di sisi kiri dan bek kanan bertenaga kuda yang kebetulan memiliki nama yang sama yakni Maxi Pereira akan menja-

Adu Penalti, Keuntungan bagi Paraguay

BPM/ap

Pelatih Argentina Sergio Batista

Batista Masih Mungkin Dipecat Buenos Aires Sempat dikabarkan bakal dipertahankan Argentina, Sergio Batista kini mungkin tengah resah. Menyusul kegagalan di Copa America, nasib sang pelatih akan diputuskan awal pekan depan. Argentina gagal memenuhi ambisinya untuk menjuarai Copa America 2011. Tampil kurang meyakinkan sejak fase grup, Albiceleste ditumbangkan Uruguay pada babak perempatfinal melalui adu penalti. Usai kegagalan tersebut banyak kritik yang datang pada pelatih Sergio Batista. Namun Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) justru sempat menyatakan kalau mereka masih akan mempercayakan Batista sebagai pelatih Lionel Messi dan kawan-kawan. Namun posisi Batista kini tidak lagi aman. Menyusul akan diadakannya pertemuan antara petinggi AFA pada Senin (25/7) nanti, nasib pelatih 48 tahun itu malah dikabarkan sangat terancam. Salah satu pejabat AFA, German Lerche, menyebut kalau Copa America 2011 merupakan sebuah kegagalan buat Argentina dan karenanya akan membahas lebih lanjut apakah Batista akan tetap di kursi pelatih Argentina. Di negara itu pun berkembang rumor, AFA akan memanggil pulang Gerardo Martino, yang saat ini masih menjabat pelatih kepala Timnas Paraguay. Maklum, sejak diangkat menjadi pelatih Paraguay pada 2006 silam, karier Martino terbilang cemerlang. Bahkan sempat membawa Paraguay lolos ke fase perempatfinal Piala Dunia. Yang paling menjadi pertimbangan utama, jelas saat Martino berhasil membawa Paraguay lolos ke babak final Copa America 2011 ini di Argentina, kampung halamannya. (gie/rtr)

Buenos Aires Cara apa pun akan ditempuh oleh Roque Santa Cruz untuk menghasilkan kemenangan bagi Paraguay. Kehadiran Paraguay di final Copa America 2011 memang menjadi kejutan, terlebih lagi mereka hadir ke final dengan cara yang terkesan beruntung. Paraguay lolos dari grup A dengan terbilang beruntung karena menempati peringkat ketiga. Di perempatfinal, tim racikan pelatih Gerardo Martino ini menyingkirkan Brasil dengan adu penalti, kemudian kembali dengan adu penalti menyingkirkan Venezuela di semifinal. Hal ini menimbulkan pertanyaan dari banyak pengamat karena cara kemenangan yang diraih Paraguay terkesan mengandalkan adu penalti saja. Walau begitu, Roque Santa Cruz tidak ambil pusing dengan kritik. Meski striker tersebut belum dapat dipastikan tampil namun dia optimis Paraguay akan mampu tampil sebagai yang terbaik. ‘’Mereka benar, tetapi di Copa America, keganjilan ini telah terjadi, dan inilah sepak bola. Bila kami kembali imbang di final dang mengalahkan Uruguay dengan penalti, kami akan sangat gembira,’’ ujar Santa Cruz, Sabtu (23/7)

kemarin. ‘’Kami tahu Uruguay, kami pernah bermain dengan mereka dalam beberapa kesempatan, kami mengikuti sepak terjang mereka yang hebat di Piala Dunia dan kami telah melihat mereka di Copa America ini. Mereka mempunyai banyak pemain bagus dan telah memainkan sepak bola yang bagus,’’ imbuh Santa Cruz. Partai final antara Paraguay dengan Uruguay akan dilangsungkan Senin (25/7) dini hari nanti. Kedua tim akan tampil habishabisan untuk meraih trofi bergengsi di Amerika Selatan ini dan apa pun cara yang dipakai tidak ada masalah bagi Santa Cruz, asalkan bisa membawa Paraguay meraih gelar juara. (gie/rtr)

di motor serangan. Di lini belakang, kapten Diego Lugano tetap akan menjadi andalan. Sementara itu, Paraguay berhasil lolos ke partai final tanpa sekalipun meraih kemenangan di waktu normal. Setelah meraih 3 hasil imbang di babak penyisihan, Paraguay berhak lolos ke babak 16 besar sebagai salah satu peringkat 3 terbaik di grup B yang diisi Brazil, Venezuela, dan Ekuador. Uniknya, hasil tersebut membuat Paraguay kembali harus berhadapan dengan Brasil, negara yang berhasil mereka tahan imbang 2-2 di babak penyisihan grup. Hasil imbang kembali terjadi sehingga harus diadakan adu penalti. Di sinilah kesialan Brasil terjadi di mana hanya ada 1 penendangnya yang masuk. Paraguay melenggang ke babak 4 besar di mana lagi-lagi mereka harus berhadapan dengan Venezuela yang sebelumnya berada di grup yang sama.

Drama adu penalti kembali terjadi dan kembali Paraguay unggul dan lolos ke partai puncak. Namun perkelahian yang terjadi di akhir laga tersebut membuat Paraguay harus tampil tanpa sang pelatih Gerardo Martino di final nanti. Martino dan seorang asisten pelatih dilarang mendampingi timnya karena dianggap terlibat dalam kericuhan tersebut. “Meski saya tidak ada di pinggir lapangan namun saya yakin anak-anak akan tampil maksimal dan menjadi juara,” ujar Martino. Paraguay masih akan mengandalkan Nelson Valdez dan Lucas Barrios di lini depan. Paraguay juga akan berlaga tanpa striker Roque Santa Cruz dan bek kiri Aureliano Torres karena cedera dan larangan gelandang Jonathan Santana, tapi bek tengah Antolin Alcaraz kembali dari suspensi. Partai tersebut akan menjadi sangat menarik untuk disaksikan. (par/gie/rtr)

Road to Final Uruguay 20 Jul 2011 Peru 0 - Uruguay 2 17 Jul 2011 Argentina 1 - Uruguay 1 13 Jul 2011 Uruguay 1 - Meksiko 0 9 Jul 2011 Uruguay 1 - Cili 1 5 Jul 2011 Uruguay 1 - Peru 1 Paraguay 21 Jul 2011 Paraguay 0 - Venezuela 0 18 Jul 2011 Brasil 0 - Paraguay 0 14 Jul 2011 Paraguay 3 - Venezuela 3 10 Jul 2011 Brasil 2 - Paraguay 2 4 Jul 2011 Paraguay 0 - Ekuador 0 Head to head Uruguay vs Paraguay: 23 Mar 2009 (KPD 2010) Uruguay 2-0 Paraguay 17 Okt 2007 (KPD 2010) Paraguay 1-0 Uruguay 17 Nov 2004 (KPD 2006) Uruguay 1-0 Paraguay Prakiraan Pemain Uruguay: Muslera, Pereira, Coates, Lugano, Caceres, Gonzalez, Arevalo, Gargano, A. Pereira, Suarez, Forlan. Cadangan: Castillo, M. Silva, Godin, Scotti, Vazquez, Rodriguez, Lodeiro, Abreu, Hernandez.

BPM/ist

Roque Santa Cruz

Paraguay: Villar, Caceres, Veron, Da Silva, Piris, E. Baretto, Ortigoza, Martinez, Estigarribia, Valdez, Barrios. Cadangan: D. Barreto, Fernandez, Marecos, A. Torres, Caceres, Vera, Riveros, H. Perez, Santa Cruz, Zeballos.


OLAHRAGA

8

Minggu Pon, 24 Juli 2011

Merpati Putih Gelar Sirkuit Jawa, Bali, dan NTB

KLASEMEN AKHIR 1. Persebaya 1927 2. Persema 3. Bali Devata 4. Persibo

3 3 3 3

2 2 1 0

0 0 1 1

1 1 1 2

4-1 3-1 1-1 1-5

6 6 4 1

Bali Devata Lawan Persibo Tanpa Gol Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Bali Devata gagal memenuhi ambisinya untuk memenangkan pertandingan, saat meladeni tim juru kunci Persibo Bojonegoro, dalam laga segi empat bertajuk Battle of The Fantastic Four, di Stadion 10 November Tambaksari, Surabaya, Sabtu (23/7) kemarin. Tim polesan duet pelatih Petar Segrt dan Made Sony Kawiarda ini, harus puas bermain imbang tanpa gol. Atas hasil ini, Manajer Tim Made Raymond menyesalkan sikap wasit yang dinilainya terlalu memihak kepada Persibo. ‘’Kami akui kinerja korps pengadil lapangan memang harus dievaluasi. Saya bukannya mencari atas hasil 0-0 ini, namun kenyataan di lapangan keputusan wasit merugikan kami. Tezar diseruduk dari belakang, bukan pelanggaran,’’ ungkapnya. Hasil lainnya, tuan rumah Persebaya 1927 Surabaya unggul atas lawannya Persema Malang, dengan skor 1-0 (0-0). Gol tunggal kemenangan Persebaya dilesakkan bomber asal Bali Made ‘Binter’ Adi Wirahadi di menit ke-49. Berkat gol semata wayang itu pula, Persebaya menjuarai laga segi empat yang melibatkan tim Liga Primer Indonesia (LPI) ini. (022)

Voli Piala Porjusa

Putra Padangsambian Tekuk Himmus Denpasar (Bali Post) Tim Putra Padangsambian, berhasil menekuk lawannya Himuus Mengwi, dengan skor 3-0 (25-20, 25-16, dan 27-25) dalam turnamen bola voli memperebutkan Piala Porjusa II/2011, di lapangan voli Porjusa, Banjar Kajeng, Tempekan Juwetsari, Pemogan, Jumat (22/7) malam lalu. Sementara tim voli Tritunggal menang tipis atas JBT dengan skor 3-2 (19-25, 25-23, 25-21, 21-25, dan 15-8). Sebelumnya, pada Kamis (21/7) malam, Pormas Pedungan mengalahkan Pebar 3-0 (25-20, 2519, dan 25-23). POR Banting Sanur menang atas SBC Jimbaran dengan skor 3-1 (15-25, 28-26, 2519, dan 25-23). Hasil lainnya, pada Rabu (20/7) malam, PRC menaklukkan Dicintrew dengan kedudukan 3-1 (20-25, 25-15, 25-16, dan 25-18). Sementara tim voli Paren juga unggul atas Porkes dengan kedudukan 3-1 (2521, 27-29, 25-20, dan 25-17). Seorang panitia, Kadek Muryana menyatakan, event ini mau memasuki babak 16 besar. ‘’Beberapa tim juga sudah tersingkir,’’ ucapnya. (022)

Kejurnas Silat

Seni TGR Bali ke Final Denpasar (Bali Post) Bali memang piawai di nomor seni. Buktinya, seni tunggal, ganda, dan regu (TGR) tim Bali putra dan putri seluruhnya melenggang ke babak final, dalam Kejurnas Silat, di GOR Sport Centre Bank Pinang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (23/7) kemarin. Manajer Tim Bali Putu Sugiartha yang dikontak kemarin, menyatakan pesilat seni yang menyusul ke final adalah Luh Putu Spyanawati, ganda Kadek Surya Adnyana/Hari Sedana, dan Dewa Ayu Pratiwi/Ratna Dewi, serta beregu putri yakni Ida Ayu Candra, Desianti, dan Eka Pratiwi. Sebelumnyu, Gusti Ngurah Arya Yuda (tunggal) dan Made Alex/ Muchsin/Usman (beregu) juga ke final. Sugiartha menambahkan, pesilat Bali yang turun di laga juga lolos ke babak semifinal. Mereka yang melaju ke babak empat besar adalah Ni Putu Ristya (B) setelah menaklukkan Dewi Rahel (Kaltim), Gede Eka Pratama (H) menang atas Dedi Sugianto (Kaltim), sedangkan Nyoman Ardika (G) menundukkan Angga Rianto (Kalsel). Sayangnya, sukses mereka tidak diikuti Ni Made Sri Devi (E). Sri Devi dikalahkan Nisah (Kaltim). Manajer Tim Sugiartha berharap pesilat asuhannya berhasil membawa pulang medali guna memenuhi target tiga besar. ‘’Kami mengharapkan dukungan masyarakat Bali,’’ kata dia. (022)

BPM/kmb11

Suasana pertandingan tenis meja Bali Terbuka 2011.

Tenis Meja Bali Terbuka 2011

Made Surya ke Semifinal Eksekutif Denpasar (Bali Post) -

Perjuangan all out Made Surya BII tidak sia-sia. Petenis meja asal klub Binsar, Dalung itu menjadi satu-satunya wakil Bali melaju ke babak empat besar dari nomor eksekutif. Sukses pegawai Bank BII itu, setelah tanpa kesulitan berarti mengalahkan Akim 3-1 pada perempatfinal Kejuaraan Tenis Meja Bali Terbuka 2011, di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Sabtu (23/7) kemarin. Untuk bisa mencapai babak puncak yang akan dilangsungkan Minggu (24/7) ini, Made Surya BII harus mampu menumbangkan Yan Coik Cuan (Surabaya). Sebelumnya Yan mengalahkan Muhamad 3-1. Semifinalis lainnya mempertemukan Toni B (Jakarta) melawan H. Necky Siswondo (Surabaya), Toni ke empat besar setelah mengalahkan Dedi Alfa 3-1. Sedangkan Necky menyisihkan Yus A dengan skor 3-1. Salah satu peserta Yung Mertayasa yang juga panitia menyatakan, peserta yang ambil bagian di nomor eksekutif adalah hebat-hebat. Banyak juara yang ikut, sehingga atmosfer pertandingan terlihat tempo tinggi. Dirinya sendiri kalah melawan petenis meja yang sebelumnya juara di Jakarta. Tentang banyak muncul protes terkait kategori baku, para atlet bisa tampil di eksekutif, kata Yung Mertayasa, sebetulnya salah persepsi dari peserta itu, sudah diluruskan. Sesungguhnya ketentuan eksekutif berdasarkan undangan

atau invitation. Meskipun sifatnya undangan, peserta cukup membeludak, sebanyak 24 peserta ambil bagian. ‘’Nomor eksekutif ini sebetulnya baru pada event ini sebagai pengganti nomor veteran,’’ ujar Yung Mertayasa. Junior Untuk kategori tunggal putra dan putri junior sudah memasuki babak 32 besar untuk putra, dan 16 besar untuk putri. Pertandingan antara Deksu (Badung) melawan Hendra (Seruyan, Kalteng), sangat menarik. Namun, Deksu yang sudah SMA akhirnya bisa mengatasi perlawanan Hendra yang memiliki tipe permainan ofensif. ‘’Senang akhirnya saya bisa menang, sempat juga tegang, Hendra mainnya bagus, spinnya yang cepat kadang merepotkan,’’ ujar Deksu yang akhirnya menjadi juara grup G. Walau kalah, Hendra tetap lolos ke 32 besar dengan posisi runner up. Pemain lainnya yang sudah memetik tiket adalah Saiful dan Kevin (grup A), Agus

Juni dan Agus Wijaya (B), Tedy dan Adik (C), Diastawan dan Aris (D), Okvan dan Riky (E), Arya dan Arianta (F), Bram dan Edu (H), Andre dan Bayu (I), Yoga dan Endi (J), Aris dan Hara (K), Robert dan Yoga (L), Gede Adi, Oka (M), Sugita, Candra (N), Suarnata, Redi (O), Kadek Sumerta, Pandu (F). Sedangkan 16 besar junior putri adalah Asri dan Erma (grup A), Witia dan Cening (B), Suandewi, Ikha (C) Desak Sugiarini, Dias (D), Sri Mahayoni, Dias (E), Audya, Tika (F), Kadek Ona, Diah (G), Icha Ayu Risananda dan Onik (H). Refree pertandingan, Made Sudana dan Adera, menyatakan pertandingan berjalan lancar. Tidak ada protes, lantaran para petugas melakukan kewajibannya dengan baik. Diperkirakan babak final untuk semua kategori mulai tunggal putra dan putri junior, beregu putra, beregu putri, eksekutif, lurah/kades mulai pukul 16.00. ‘’Kami perkirakan pertandingan berakhir sekitar pukul 19.00 wita,’’ ujar Sudana. (kmb11)

Denpasar (Bali Post) Perhelatan tahunan sirkuit Merpati Putih lingkup Jawa, Bali, dan NTB melibatkan 500 peserta dari 18 cabang di GOR Praja Raksaka, Kepaon, Denpasar. Event yang melibatkan kelompok usia 14-17 tahun dan 17-20 tahun ini sangat penting dalam upaya menjaring dan meningkatkan bibit-bibit potensial yang dapat mengikuti jejak seniornya seperti Sigit Infantoro, Haris Nugroho dan lainnya. Guru Besar PPS Betako Merpati Putih Poerwoto Hadi Poernomo alias Mas Pung, menegaskan hal itu, di sela-sela menyaksikan event itu. Hajatan ini sangat kondusif dalam upaya memunculkan pesilat-pesilat tangguh seperti Joko Supriyono peraih medali emas SEA Games 1997, Haris Nugroho yang merebut emas SEA Games 1999 dan 2005, sekaligus mengukuhkan dirinya dua kali sebagai juara dunia. Secara spesifik Mas Pung menekankan, dalam perkelahian bebas, diharapkan para wasit dan juri, ofisial dan seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas. ‘’Spirit tampil all out dan komitmen tinggi memajukan cabang ini, selain memupuk solidaritas yang tinggi di antara sesama sebagai bangsa yang senasib,’’ harap Mas Pung. Ketua Pengda Bali sekaligus Ketua Panitia Ida Bagus Kiana, S.H. mengatakan event ini mempertandingkan perkelahian bebas, rangkaian gerak terikat, rangkaian gerak bebas, getaran dan senjata khas kudi. Juara umum berhak atas piala bergilir, selain itu piala tetap untuk juara di masing- masing kategori. Ketua Umum PSS Betako Merpati Putih Fauzi Bowo, dalam sambutannya yang dibacakan Sekjen Hendro Baskito, menyatakan melestarikan, mengembangkan dan mempromosikan pencak silat sebagai seni bela diri asli bangsa Indonesia, adalah hal wajib. Di samping itu, meningkatkan kualitas maupun prestasi para pesilat merupakan hal yang sangat penting dilakukan. Alasannya, pencak silat secara umum lahir dan tumbuh di bumi pertiwi nusantara. Aset budaya nasional ini merupakan tanggung jawab bersama dalam mengawal dan menjaga tetap utuh dan lestarinya budaya adiluhung ini. ‘’Karena itu, event ini bukan semata-mata sebagai media untuk mengukir prestasi, namun bisa dijadikan momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas. Langkah itu harus diupayakan agar mampu mengukuhkan eksistensi, citra dan kiprah lebih baik di tingkat nasional. Selain dapat memotivasi dan memunculkan pesilat-pesilat yang andal dalam membela nusa dan bangsa pada event internasional,’’ ujar Fauzi Bowo. (kmb11)

BPM/ist

SIRKUIT - Pesilat sedang berlaga dalam Sirkuit Merpati Putih Jawa, Bali, dan NTB.

Meva Tembus Peringkat IV Nasional Denpasar (Bali Post) Pegolf belia Bali Meva Helina Schmit (10), saat ini tembus ke posisi IV nasional kategori U-11 berdasarkan PB PGI. Posisinya di bawah atlet DKI, yakni Nathania Damarisa Rim, Nurul Islam Putri, dan Kristina Natalia. Dia telah menuntaskan lima turnamen tur ke Jawa, selama liburan sekolah. Meva kepada Bali Post, Sabtu (23/7) kemarin, mengisahkan, rangkaian kejuaraan keliling Jawa yang diikuti mulai Indonesia Junior Golf Open 2011, di Jagorawi

C.0013073-tour

Golf and Country Club, Bogor, 15-17 Juni, menduduki posisi keempat. Selanjutnya, Junior Golf Championship 2011, di Jakarta Golf Club, Rawamangun, Meva menduduki peringkat ketiga, kemudian turun pada event Java Junior Liga I, di Giri Gahana Golf, 27-28 Juni, Meva menyabet gelar juara. Pada event serupa Java Junior Liga II, di Gombel Golf, Semarang, 30 Juni-1 Juli, Meva menduduki peringkat kedua. Turnamen terakhir yang diikutinya, yakni Java Junior Liga III, di Graha Family Golf, 3-4 Juli, Meva merebut juara II. ‘’Saya harus menambah jam terbang, dengan menambah volume bertanding,’’ ujarnya. Meskipun baru saja menuntaskan berbagai event, Meva kembali turun pada Holiday Junior Golf Tournament 2011, di Sanur, Minggu (24/7) ini. ‘’Saya menargetkan juara, jika perlu meraih best gross dan best overall,’’ ungkapnya. (022)

BPM/ist

Meva Helina Schmit

C.0001596-pend-2


Bali

Redité Pon, 24 Juli 2011

L E M B A R

B A S A

9 B A L I

Bencingah

Dupa Lokal Nénten ja Kalah Saing Sareng Dupa Impor NENGAH Sadia (35), sinalih tunggil krama uling Kuta, buin mabalik ke warung meli dupa. Itunian, Wayan suba meli dupa aji Rp 5.000 aplastik gedé. Sakéwala, kurenannyané tusing nganggoang dupa ané belianga tekén Nengah Sadiané. “Ngudiang dupa ané kéné beli. Ené dupa lokal, andusné makupuk sakéwala tusing miik bone. Tuah ngawinang pengeng sirahé. Alih dua Thurga’s, dupa impor to uli Malaysia. Ento luwungan bonné tur tusing makupuk andusné.” Kéto abet kurenan Nengah Sadiané. “Yan dupa Thurga’sé maalan, Yan. Apépél aji Rp 3.000, misi tuah dasa katih. Yan dupané né misi bek, dadi makelo bakat anggon.” Nengah Sadia ngemaang tetimbang. “Yan barang luwungan mula maalan, Bli. Eda jejeh meli. Jeg beli.” Kurenan Nengah Sadiané buka mamaksa. Nengah Sadia tusing demen marebat. Nengah tusing nampénin buin raos kurenané. Nengah nyerengseng ke warung meli dupa ané orahanga tekén kurenané. Tusing ja kurenan Wayan Sadiané dogén ané buka kéto. Ada masi Ni Kadék Swarniti (29), krama uling Dénpasar. Kadék suba uling nem bulané né nganggo dupa India. Adané dupa Life. “Bonné luwung sajan. Buina tusing mati-mati. Ada dupa lokal ané mara nyit akejep, bin kejepné suba mati. Yadiastun dupané tonden telah,” kéto raosné Kadék Swarniti. Di Bali jani liu sajan anak madagang dupa. Dupané masi magenepan. Ada dupa impor ané teka uli dura negara, ada masi dupa ané kagaénin tekén krama Baliné. Dupa impor ané liu anaké ngalih luirné, Thurga’s muah Dharsan. Thurga’s tekané uli Malaysia. Dharsan tekané uli India. Ada masi dupa Cina. Dupa lokal liunin buin. Ada Putri Bulan, Déwi Bulan, Surya Kehidupan, Putra Bali, Kawi Gopala, Swandéwi, Arjuna muah ané lénan. Ada masi dupa Galang Kangin muah Bali Tangi. Ni Komang Sari, pengelola toko dupa Jagadhita di Jalan Cékomaria, Peguyangan Kangin Dénpasar nlatarang yadiastun liu ada dupa impor, dupa lokal tusing ja kalah. Krama Bali liunan ngalih dupa lokal anggona aci sarahina. Yaning nemonin rahinan utawi piodalan, mara anaké ngalih dupa impor. “Yan dupa impor menangé di bone miik. Yan dupa lokal ajiné mudahan buina liunan isiné,” Komang Sari nlatarang. Komang Sari ngangkenin ada masih krama Baliné ané tusing demen nganggon dupa lokal duaning andusné makupuk. Sakéwala, manut Komang Sari, liu masi dupa lokal ané luwung kualitasné. “Kualitas dupa nika nganutin stikné. Yan stikné lokal, mula kalahan kualitasné buin abedik. Yan stikné impor, luwungan kualitasné buin bedik.” Kéto masi Bakas, ané ngalah toko dupa Galang Kangin di Jalan Kebo Iwa, Dénpasar ngorahang dupa lokal nu dadi favorit anggona mabantén sawai-wai olih krama Baliné. Lénan tekén ajiné mudah, isiné masi liu. Ané demen dupa ngendih jam-jaman, liu ané ngalih dupa lokal Galang Kangin. Ento awanané jani liu anaké kéweh ngalih dupa Galang Kangin. “Tiang dini enggal sajan telah dupa Galang Kanginé. Mara ngejang, suba ada anak nyemak. Yadiastun dupa lokal, anaké demen sawiréh nganggo lakar rempah-rempah tur kagiling nganggon lima,” Bakas nlatarang. (aya)

Drs. I Ketut Wiana, M.Ag.

Srana Nunggilan Kayun

BO/dok

BO/dok

Ramé-ramé Masupati Dupa SAMPUN wénten tigang sasih Madé Mustika (42) malangganan dupa Kaori di warung. Nyabran kalih rahina, Madé setata singgah ka warung meli duang amplop dupa Kaori. “Tiang demen nganggon dupa Kaori duaning dupané suba mapasupati. Dadi anggon nambakin keneh ané boya-boya,” baos Madé Mustika. Madé Mustika maosang sané ngawinang dané nganggé dupa mapasupati duaning dupa mapasupati nyihnayang sampun kasuciang.

(18)

Makéh wénten dupa sane rikala prosés produksinnyané nénten nganutin tattwa agama Hindu. Yaning sampun mapasupati sinah dupané sampun kasuciang turmaning dados anggén rikala maturan ring pura utawi merajan. “Dupa nika anggén ka luhur. Sapatutné sampun suci,” Madé Mustika ngwewehin. Ring Bali mangkin wénten makudang-kudang dupa sane madaging lébel mapasupati. Wénten dupa Kaori, wénten dupa Sapujagat miwah dupa sané tiosan. Jro Sutiawati sané ngaryanin dupa Sapujagat maosang, dupan danéné kakaryanin tur kapasupati sangkaning wénten pawisik sane katerima saking Sang Hyang Embang. Manut Jro Sutiawati, dané ngaryanin dupa Sapujagat nénten ja sangkaning manah madolan, sakéwanten sangkaning wénten pawisik sané katerima. “Tiang kawitné nénten uning yaning wénten dupa tiosan sané mapasupati. Tiang polih pawisik mangda ngaryanin dupa turmaning mapasupati raris tiang pasupati,” baos Jro Sutiawati. Ngeninin indik dupané sané kadol makotakan ring toko-toko miwah ring warung-warung, Jro Sutiawati maosang kahanané

Kénkén kadén undukné Wayan Darmayasa jeg nyegut pipin gélané. Luh Rasini maaduhan gigis baan demené angkihané daas-diis krana kaslengagan naanang demen. “Luh bli nagih celekutan jemakang bli caratan,” Wayan Darmayasa nagih caratan nanging ia ngelut bangkiang gélané ané nyujuh caratan di sampingné negak. “Bli.” “Luh.” “Bli bedak pesan.” “Nah jani tiang bakal maang bli nginum.” Lantas ia maang gélané yéh negehang caratané lantas kecoranga ka bibih gélané. Wayan Darmayasa ngisi bangkiang gélané. “Adéng-adéng Luh bli simpatan,” kedék ia ajaka dadua macanda madaar. Makelo ia matingkah kéto saling esopin kanti telah nasiné duang kau ajaka dadua. “Beli suba wareg?” Luh Rasini ngusap bibih gélané ané misi nasi. “Suba pesan Luh, lan suud ja malu lek atiné makelo pesan ragané di paon,” ia bangun lantas majujuk di samping plangkané. “Tiang bedak Bli.” “Ené yéh Adi,” sing ada anak ngorahin ia jeg ngenggangang bibihné lantas Wayan Darmayasa negehang caratané nanging bengong ia lap tuun nepukin nyuh gading duang bungkul majanteran. “Aduh Bli tiang bedak,” ia daas-diis nyangongak lap menek nepukin bliné bengong caratané enu matatakan lima maguyang di duur nyuh dagingé. “Adi niki naké nginum yéh,” Wayan Darmayasa mara inget tekén déwék lawut ngecorang yéh nginumang gélané ané makenyem manis liang. “Aduh Adi.” “Kénkén Bli?” “Ngejer demen Bli ulung metata-

kan nyuh gading nyaling,” Luh Rasini gregetan liang ngejer ngimpek gélané. “Adi bli bakal ka baléné ah lek hatiné makelo pesan madaar.” “Nah kemu suba malu Bli sig bapané di balé dauh tiang bakal nampedang wadah nasi ajak pésané.” “Enggal-énggal nah Luh,” lantas ia bakal pesu sasubané ngisi pipin gélané ané makenyem demen. Wayan Darmayasa lantas nuju ka balé daja. “Dadi énggal pesan Wayan madaar?” bapan Luh Rasininé matakon. “Suba liu tiang ngidih nasi Mé,” lantas ia negak di samping bakal matuané. “Ené naar basé Yan,” Pan Rasini sada makéséran negak. “Biu gancan ada Yan bakal jemakang mémé di lenggatané di telun suba bapan Wayané nyepeg di abiané delod.” “Biu nasak di punya kemu jemaka ja,” lantas Mén Rasini ka paon bakal nyemak biu di lenggatané. Kondén méméné teked di paon pianakné teka uling di paon suba nampo biyu matatakan témpéh cenik. Méméné makenyem karena ia taén bajang ngarasayang apa ané rasanga tekén pianakné jani. Tresna tekén anak ané sujati nresnén déwékné. “Nah né Bli biyu gancan miriban Bli demen manis masem abedik apabuin ené biu nasak di punya,” Luh Rasini suba negak di samping gélané. Lantas ia ngémpok biuné abulih baanga gélané, suba kéto biuné enjuanga sig bapané. Ia masi ngémpok abulih. “Béh sajaan manis pesan biyuné,” Wayan Darmayasa nganggut biyuné adéng-adéng. “Kénkén jani di puri Wayan?” Bapané matakon sambilanga melut biyu.

punika sangkaning prosés ngaryanin lan masupati dupa muatang prabéa. Sakadi kotak anggén genah dupané patut katumbas. “Yaning icén tiang gratis, ten mrasidayang tiang. Tiang ngadol dupané puniki mangda ida danéné mrasidayang ngamolihang rikala muatang dupané puniki,” baos Jro Sutiawati. Sakéwanten, Jro Sutiawati ngwewehin, yaning uning kawigunan dupané kasukserahang majeng kramané. Yaning kramané precaya, sinah dupané punika pacang mawiguna. Yaning nénten precaya sinah pacang nénten ngemangguhin sakadi napi sané kaaptiang. Tokoh agama Hindu, Drs. I Ketut Wiana, M.Ag., maosang nénten punapi yaning dupané kapasupati. Manut Ketut Wiana, wantah becik yaning dupané kapasupati. Duaning katattwaning pasupati wantah ngicalang sahananing mala sane wénten ring dupané inucap. Duaning rikala kakaryanin, wénten makéh prosés sane nyarengin dupané punika. “Pasupati punika kawiaktyannyané wantah ngasorang sahananing mala, sahananing ambek buron. Kasuksmannyané wantah nyuciang,” baos Ketut Wiana. Sakéwanten, Ketut Wiana nugesin, dupa wantah pinaka srana sané suci. Nika mawinan, sang sané ngaryanin dupa patut ngaryanin dupa kadasari antuk manah suci nirmala. “Nénten dados nguluk-uluk. Patut jujur mangda dupa sane kakaryanin utawi kadol taler masari,” Ketut Wiana nugesin. (aya)

“Jani sada magrebehan Pa,” Wayan Darmayasa nyaledét sig gélané. “Magrebehan kénkén Yan?” “Kéné Pa, mara-mara ené sasubané suud upacara di merajan Linggarsana Samplangan liu para punggawa wiadin baudanda mantriné makaengan krana jani di puri kuta kapah-kapah ada panangkilan ngindikang guminé. Krana Ida Dalem arang pesan medal karena ida oneng pesan masuluh maias-maias dadiné sing ada ané ngitungang guminé.” “Dingeh bapa ida masi kasusupan ajak dedari maya-maya,” bapané nyemak mako di pabuané. “Apa ento dedari maya-maya Bli?” Luh Rasini bareng masi nyelah. “Kéto koné anak jegég di embangé mawinan arang pesan para patihé nyidayang nangkilin ida.” “Pantes mabrebehan guminé yén ida Ratu Dalem sing ajeg pacang ngambel jagaté.” “Ento mawinan para patihé nunas ring Ida Dalem deriki Ida Dalem Dimadé Tarukan apang ngaturin arin ida budal ngrajegang jagaté.” “Ené arin ida sahunan ragané anak dija jani?” Pan Rasini sada seken matakon. “Koné ida sada ngambul karena sing adung tekén rakané di Samplangan ida jeg nglalu ngumbang koné jani ida di Pandak, mawinan mara-mara ené Ida Dalem dini ngutus prebekel Kaba-Kaba ngaturang ida budal mangda ida kayun malinggih dini di Puri Tegal Arum miriban ida likad yén malinggih di Linggarsana Pura di Samplangan.” “Dadiné Wayan répot duén di Puri?” Mén Rasini nyelag. “Jani buin okané bakal kautus ka Pandak apang budal ja ida ka puri dini.” “Dadi kéto ?” “Kéto ja Pa ,” ia maandegan. (masambung)

DUPA kawiaktyannyané wantah srana nunggilang kayun majeng Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Rikala mapuja, sang maraga sulinggih pacang ngidupang dupa miwah dipa. Dupa metu saking wisuwa, dipa metu saking ardha chandra. “Rikala mapuja, sang meraga sulinggih pacang nguncarang mantra’om dupa dipastra ya namah swaha’. Nika nyihnayang, dupa lan dipa gumanti tunggal, pinaka srana nunggilang kayun majeng Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” baos Ketut Wiana. Manut Ketut Wiana, dupa pinaka pralambang angga. Rikala ngenyit dupa, pinaka pralambang ngenyit geni sane wénten ring angga soang-soang,” baos Ketut Wiana. Ngeninin indik makéhnyané wénten dupa impor ring Bali, Ketut Wiana maosang sapatutné krama Baliné madué rasa jengah. Yaning becik antuk midabdabin, krama Baliné prasida ngaryanin dupa anggén srana upakara ring Bali. “Nénten perlu ngantos ngimpor. I raga mrasidayang ngaryanin dupa ngeraga,” baos Ketut Wiana. Manut Ketut Wiana, kawéntenan dresta agama Hinduné gumanti wantah matetujon ngelimbakang kasukertan. Sakéwanten, krama Baliné sané patut kréatif mangda prasida ngelimbakang kasukertan majalaran antuk dresta agama Hindu sane kamargiang. Ketut Wiana nlatarang, ring warsa 2002, dané polih nuréksain wénten kirang langkung Rp 5 trilyun awarsa prabéa sane katelasang anggén ngamargiang yadnya ring Bali. Yaning krama Baliné prasida midabdabin sinah prabéa sané makéh punika pacang ngawinang krama Baliné sukerta. “Yaning indik dupa, krama Bali mautsaha ngarayanin dupa sané becik, berkualitas mangda prasida masaing sareng dupa-dupa impor,” Ketut Wiana nugesin. (aya)

Napi Orti “Kwaca Tis” ring Jepang Pinaka jakét, kwaca punika nénten ja asri, sakéwanten sang sané ngaryanin jakét inucap ring Jepang tan mrasidayang nagingin pinunas sang matumbasan sané makéh pisan, majeng kwaca sané “madaging pangetis” antuk kipas angin sané kapasang. Kuchofuku Co. Ltd –sané pesénganné maartos, “kwaca pangetis angin” sampun molihang akéh pinunas sang matumbasan ring sajeroning krama Jepang sané kirangan listrik ri sampunné linuh ageng lan tsunami sané menyahlatigang Jepang duk 11 Maret lintang. Ri kala akéh genah ring panegara inucap sané mapeluh sangkaning udara musim panas, sané banget nénten nyenengin lan kirangnyané listrik, pinunas krama majeng kwaca sané prasida ngetisin saking ius jagat sané panes, tan naenang mararian. Kakalih kipas listrik ring jaket inucap prasida kasetir mangdané nyedot udara antuk kecepatan sané masiosan, mawinan kwaca punika kakatonin kembung. Sakéwanten kawéntenané punika tan ngawi ngulgul pangrasa sang sané nganggé, duaning ipun senengan tis tinimbang asri. Ryo Igarashi (33), ri kala matilar saking kantor Kuchofuku ri sampunné numbas asiki jaket sané “jaket mapengetis” punika nganikayang dané makarya ring genah sané kalintang panes, mawinan dané numbas jakét inucap mangdané prasida setata tis. (ant/ita)

Kacang Komak Mukak Pekan Orientasi Siswa (MOS) Mendiknas nyumbungang préstasi siswa Dénpasar. -Becikan nyan, yan seneng kasumbung, katah kadi katibambung. *** DKP rencanayang nambah 25 kontainer leluu. -Samian ngawetuang leluhu, sakéwanten samian tan rungu! *** Kaprotés, akéh pejabat lingsir ring Tabanan. -Artinné akéh sané sayaga ngentosin?


Sabha

10 Tetuek

Dupa Impor Olih Mas Ruscitadéwi Dupa, katah kanikayang asep, taler kasambat asepcina utawi sepcina, sarahina-rahina kanggén mayadnya olih krama Baliné. Kawéntenan dupa ring sakancan upakara ring Bali wantah mabuat pisan, duaning dupa sané kaenyitang metu geni pinaka saksi ring asing upakara sané kamargiang. Minab sangkaning punika, krama Baliné kasengguh merluan dupa kirang langkung tigang ton arahina, tur kocap wantah aton sané prasida kakaryanin antuk krama Baliné néwék, punika awinan kocap para pengusahané ngaruhang dupa saking Cina, India lan panegara siosan anggén nagingin kaperluan krama Baliné ring dupa. Parisolah krama Baliné nguni lan mangkin indik ngawigunayang dupa sayuwakti masiosan. Yéning dumun, dupa sané kanggén wantah asiki, kalih kantos tigang bulih, pinaka saksi ri kala ngayabin canang, blabaran miwah banten. Mangkin asing palinggih kagacekang dupa, asing lebuh tur genah sané kabantenin kadagingin dupa. Punika awinan katah kapiragi akéh krama Baliné sané palinggih miwah kamar sucinnyané puun sangkaning dupa. Siosan ring punika taler ngawi kaperluan dupa krama Baliné taler sayan ngakéhang. Yéning mangkin raris akéh kaédar dupa-dupa impor ring Bali, sinah nénten nyandang ngawi pitakén ring manah, duaning wantah prarabdan pasar kadi sapunika, ring dija akéh wénten anak matumbasan, sinah pacang sayan akéh sang maadolan sané rauh. Boya ja pacang bligbagang patut néntennyané pidabdan nganggén dupa impor sujatinné, krama

Baliné sané sayan lek makarya kasar lan males sampun kauningin akéh nganggén barang-barang impor, duaning arang krama Baliné sané ngasilang barangbarang sané kaperluang. Contoné busung, woh-wohan, jangan-janganan, lan sané siosan, akéh sané rauh saking dura Bali. Kawéntenan dupa taler kadi asapunika. Yadiastun akéh krama Bali sané ngangken makarya dupa, pabrik dupa, nénten ja makasami kakaryanin ring Bali. Sané kaangkenin pinaka perusahaan dupa punika akéhan wantah genah paméran, anggén srana promosi. Kasujatiané akéhan dupa-dupa punika kakaryanin ring Jawi, driki wantah ngenahang conto lan naginin cap kémanten. Dupa-dupané kakaryanin ring Bali, kocap sangkaning wantah ring wawengkon Jawi prasida kapolihin biting sané ajinnyané mudah. Kénten taler indik tenaga kerjanyane, akéhan kapolihang ring Jawi, mawinan akéhan raris dupadupa punika kakaryanin ring Jawi. Mangkin yéning wénten gatra indik kawéntenan dupa impor sujatinné nénten ja banget ngawi ngon. Boya ja sangkaning i raga percaya indik kawéntenan lan kaluihan dupa impor punika, wantah sangkaning wantah pola-pali sang dados dagang, sinah pacang setata ngéka daya mangdané dedagangannyané lais, duaning krama Baliné akéhan sané marasa angob ring sakancan barang sané mawasta impor. Mawinan tan ja sandang malih bligbagang. Sané wantah patut setata kautsahayang, wantah sapunapi antuk mangdané krama Bali kayun makarya barang sané kaperluang néwék, mangdané mandiri.

PANGREMBA: Mas Ruscitadéwi, Madé Adnyana, Madé Sujaya, Gedé Tapayasa, Wayan Juniartha, Madé Sudiana, Wayan Suardiana, Ni Madé Ari Dwijayanthi lan Nyoman Manda. Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.utawi bali_orti@yahoo.com

Bungklang Bungkling

Dupa Olih I Wayan Juniarta Éngkén carané nambakin nyama Baliné apang sing saling cureng lantas saling tebek, saling masiat? “Beliang gén dupa duang truk bérés ba urusané,” kéto abetné I Ketut Bogbag. Ngang krama sekaa tuaké. Sedeng serius mligbagang krama Baliné di Songan jak Bangli ané saling tigtig. Heran wiréh yén jak nyama padidi nak galak sajan nyama Baliné. Yén jak nak lén, apabuin kén nak uli duranegara, jeg prajani lemah lembut sopan santun tur siap menolong. Yén nyama padidi nagih keringanan papeson, nagih tongos di sema, nak bisa tigtiga. Yén invéstor nagih tanah, toris nagih striptease, jeg prajani enjuhina. “Da ngawag-ngawag Ci mapeta Tut. Urusan serius né, yén terus kéné bisa usak gumi Baliné. Masak urusan serius bisa pragat baan dupa?” Kéto abet klian sekaa tuaké, I Madé Srayang Sruyung. I Ketut cuék gén ya. Marasa ibané beneh. “Men yén urusan serius artiné harus serius solusiné? Apa gén solusi ané serius? Yén tangkap tur entungang ka bui jlema-jlema ané ngarusuh, nak mani puan lakar tetep ada ané ngerusuh. Ané tua masuk penjara, ané truna ané lakar ngaé rusuh. Yen gaenang awig-awig anti kerusuhan nak sing ada lakar nyak nerima désa pakramané. Nak ba ngelah awig, sima, dresta soang-soang. Nak ba ngelah otonomi masing-masing désa pakramané. Asli sing ada ané lakar nyak nerima yén orahina tunduk kén awig-awig tingkat kabupatén lan propinsi. To makrana yén ada siat, yén ada rusuh, sing ada désa pakramané ané nyak ningehang

petan Majelis Madya tur Majelis Utamané. Yén tokoh-tokohné orahin mendamaikan nak kéweh masi. Tokoh-tokohé nak ngelah kepentingan. Sing ada tokoh ané bani mapas kepentingan désané padidi demi nindihin kepentingan désa ané lénan. Munyin para tokohé nak sing sasai masi dingehanga. Apabuin yén suba arak lan tuaké ané berkuasa. Yén ba punyah, misi mimbuh jengah, baos ida betara lakar papasa. “Nak uli pidan krama Baliné demen masiat jak nyamané padidi. Prasasti inguni gén ada nuturang unduk désa saling tigtig lan saling borbor.” Yén kanti ada citra manusa Baliné cinta damai to asli citra gegaén industri pariwisata, citra anggo nguluk-nguluk turis. “Intiné, éngkén carané ngaé jlema ané ba biasa bringas, ba biasa galak né pang dadi jlema ané damai, santi tur pakedék pakenyem?” Solusi paling singkat tuah nganggo dupa ané ba mapasupati. Dupa ané ba mapasupati né nyidang ngaé wilayah ané kena asepné miik mangalub tur menyebarkan vibrasi positif. Artiné sakancan black magic—leak, teluh, desti, tranjana, santet, voodo—sing nyidang macelep tur jlemané dadiné tenang, rilék, nyaman, puas tur sing metameta. “Yén dupa akatik nyidayang ngemang vibrasi seluas 9 meter persegi, kéto munyin iklané, artiné perlu dua kanti telung truk dupa anggo ngaé satu désa santi-sutrepti. Aluh kan?” Nu ngang-ngeb kramané. Yén seken dupa gén ba nyidang ngaé jagaté sutrepti, sinah ba maju sajan ilmu nak Baliné. Asli hebat sajan!

Redité Pon, 24 Juli 2011

Lumut-lumut Watulumbang (132)

Rumakséng Wengi Sira rumakséng wengi? Wengi punika peteng. Peteng punika selem. Selem punika toya. Toya punika Wishnu. Segehané selem kadi busanané. Urip toya magantung di Bulan. Wulan punika Ratu ning Wengi. Bulan punika Candra. Candra punika istri. Istri punika jegég. Jegég punika aéng. Sekancan ané aéng nyembah ring Candra. Santukan Candra polih panugran Surya.

Olih IBM. Dharma Palguna BO/ist

Surya punika lemah. Lemah punika tanah. Tanah punika galang. Galang punika padang. Dija ada padang linggah ditu kenehé galang. Sané mawasta lemah-peteng pateh sakadi surya-candra. Surya rumakséng lemah. Candra rumakséng wengi. Wulan taler kaucap Ratih. Taler kaucap Indu. Ida maraga Mreta Déwi Mahaniti. Kadi ratna pradipta. Taler Ida kabaos Dyah Sasangka, sané kasembah masarana antuk pradhanapuspa. Pradhana awak. Puspa bunga. Awaké pinaka bunga. Narmada wastané toya sané ngetel saking wulan. Narmada punika mertan bulan. Ngaranayang kocap muda sing tua-tua. Wénten mangkin satua mebading. Bulané katon kambang duur toyané. Tegesné, wayangan bulan ka-

ton ring sajeroning toyan angga sarira. Punika mawinan, manut satua mebading punika, toya kocap rumakséng wulan. Toya taler sané rumakséng wengi. Selem warnan toya pateh kadi selem warnan peteng. Saking peteng kocap pinih becik ngintip galang surya. Nuluh peteng pajalané yén makita nyambut semeng. Pajalan toya nuun-nuunang. Kéwala pejalan ngalih bulan menék-menékang. Niki mawasta tutur mebading. Ngalih ané ba duur, tuun laku majalan. Ngalih ané betén, kadi telenging sagara, menék laku majalan. Wiréh ba duur ada koné sagara. Madan Sagara Awang-Awang. Ba duur mula tongos mertané. Sing ada merta tongosné betén. Encén ané gugu. Tutur mabad-

ing, apa tutur sing mabading? Anaké ané ngalih galang, sinah lakar melajah rumakséng wengi. Yén bisa ngisi peteng, galangé koné aluh. Yén majujuk betén surya ané galang meglalaran, matané ulap, sing nepukin apa-apa. Galang sing tepuk, apabuin peteng. Sira rumakséng Wengi? Nyén nawang wates peteng ia rumakséng wengi. Ada wates sandhyakala. Ada wates prabhata. Sandhyakala adané tanggun lemah nyaluk peteng. Warna Suryané barak cara Pradhana. Warna bulan purnamané putih cara Purusha. Mula di sandhyakalane pepinehé badingang. Luh dadi muani. Muani dadi luh. Madan sarumua. Prabhata wastané tanggun peteng nyaluk lemah. Entungang pipis

bolong a kepeng ka natahé. Yén sing tepuk, tondén madan lemah. Yén sinah pis kepengé, lemah suba teka. Ayam mekeruyuk. Paksinya magending. Gendingane boya Kidung Rumakséng Wengi cara di Jawa. Tusing masih Hana Kidung cara di Lombok. Gendingané cara munyin kedis pepolosan, kéwala yén beneh ban ningehang. Sira rumakséng Wengi? Ada anak maosang isin peteng ané rumakséng wengi. Apa isin petengé ento? Ngendah pesaut anaké. Ada ngorahang isin petengé bulan bintang. Ada ngorahang ipian madan isin peteng. Ada masih nuturang, isin petengé sing lénan tekén isin keneh ané suba keneh ban madingang. Nyén demen mabalih peteng, nawang kénkén carané madingang keneh.

Birokrat, Campuhan Budaya Pupulan puisi Komédi Birokrat anggén nakénin angga utamaning sang dados birokrat. Punapi sampun patut punapi durung ? Lian ring punika, ring pupulan puisi puniki taler nyantenang indik panyampuhan budaya sané wénten ring Senggigi. Katah paripolahé magentos mawit saking pariwisatané utawi pakibeh kauripanné. Yan cutetang, minab dados pah kalih gumanti sane dados tatuwek sang kawi. Asiki indik tetikas sané medal, sakadi indik tetikas birokrat, sang arang tulénga ring sang kalaran. Ping kalih sane ka angga, sakadi uning ring angga gumanti abosbos magenah ring mracepada. Patut ngrastiti sané utama. Ring tepengan mangkin, jagi ngindayangin nelisik indik birokrat sareng pariindikan pacampuh budayané. Paripolah sang maangga birokrat ngawetuang pariangen ring sang kawi sakadi DG Kumarsana.Pangawi magenah ring Mataram oneng ring sastra Bali Modérn. Wit saking katah pratingkah birokraté ngawetuang medal kakawian Komédi Birokrat, kacitak olih Pustaka Éksprési. Manut panampén, paripolah borokraté boya ngawinang bendu. Sakéwanten, mabading dados anggén ica-icaan. Santukan sampun kawilangin sang manados birokrat katah sané lempas ring sesanan birokrat. Indiké punika ngetus pikayunan ngawetuang rasa ngawi indik sang manados birokrat. Tetikas Birokrat Tetikas birokrat gumanti becik dadosang bantang sesuratan santukan wikan matetikas nyuti rupa. Arang para brokraté éling gumanti dados birokrat. Birokrat gumanti dados pangayah ring parajanané. Sakéwanten, seringan mabading. Sang dados birokrat mangda kapangayahin sakadi raja. Birokraté sané sapunika arang rungu ring sang kalaran. Wantah rungu, méwehan jagi madué. Punapi malih wénten krama sané ngrereh raris makta “surat miskin” santukan sang dados birokrat nénten naen miskin brana. Wantah miskin rasa. Sang kalaran mautsaha mangda gelis olih surat miskin. Sakéwanten, sang maangga birokrat sakadi nénten cumpu ring wénten surat miskin. Wantah sampun ngranjing rumah sakit, surat miskinné punika dados anggén dadalan nomor ungkur katrima. Lian wantah sang madrué, ngrajing rumah sakit gelisan polih tamba. Wantah makta surat miskin pacang , masiluman pemekasné nyancang atma: kasulap antuk sang pangalap bayu rauhin ambu/ dadi komoditi maboya sekadi komédi Robinhood (Komedi Birokrat: 12). Birokrat-birokrat sané nénten rungu ring angga gumanti dados pangayah ngawetuang rumasa andel ring angga. Nyihnayang nué kuasa. Anak lian patut kakuasain. Medal raris rikrikané sané nénten patut. Sané mikobetin ngawetuang duleg kayun parajanané. Wantah mrasidayang sakadi Piteket Sang Bisma (kaca 30) minab arangan birokraté jagi malaksana lémpas ring sasanannyané.

Campuhan Budaya Senggigi gumanti genah sané ngawetuang kaulangunan. Pinggir segarané sané mabias putih janten kadi nudut sang kawi. Senggigi sampun kaloktah dados objék wisata santukan mesaih sakadi Kuta

campuhan budaya. I rika wénten pigujeg budaya. Pigujeg ngarebutin budaya timur (Sasak) punapi budaya barat. Paripolah torisé sané rauh mategepan pisan. Wénten gumanti malancaran kémanten, wénten malancaran sarwi makta ganja (narkotika), wénten nglimbakang sungkané sakadi HIV, wénten sané malajahang angga. Wénten matemon toris sareng anak istri saking Sasak; Sané banget kapikayunin sakadi: nglalungin tatakrama. Tatakrama sané sampun katami nénten malih kawilangin. Pikayunané mangda nénten kabanda olih tatakrama. Paripolahé punika ngeninin ius ring

ring Bali. Senggigi sané sampun dados objek wisata janten wénten aab barat sané ngrauhin. Aab punika sané kantun ,mabinaan sareng aab jagat Lomboké. Wénten sané kantun becik ngamel tetikas lelombokan wénten sané sampun magentos santukan sampun kacampuhin antuk aab saking duranagara. Sang sané makarya ring pariwisata sampun pawikan indiké punika. Wantah pikayunané jagi tetep nglesatriang aab sané sampun katrima taler dados wantah maceleban ring aab barat taler dados. Punapi mrasidayang pateh sakadi barat punapi nénten ? Sakéwanten, katah sané kantun nenga-nenga. Barat nénten timur taler nénten. Mawit saking embasé ring timur karauhin olih aab barat. Senggiginé katah pisan polih

anak-anaké aném sané makarya ring widang pariwisata. Budaya-budaya sané sampun kadruénang kajantenang kasor ring budaya sané ngrauhin. Budaya sakadi sesolahan sané wénten ring Lombok kakantenang sampun magentos sareng “dance barat”. Lian ring punika sampun arang uning ring gegendingan lelombokan keni ius “rock and roll”. Sang kawi rumasa ring angga katah budayabudaya baraté jagi ngicalang budaya-budaya sané katami. Sané banget kawilangin sakadi para truna-truniné wénten sané: nyepahin ganja. Indik paripolahé sané nénten becik katiténin olih sang kawi. Tetuekné mangda sampunang parajanané sané makarya ring pariwisata gelis pisan keni budaya barat. Yan wantah mrasidayang budaya Sasaké uripang anggén ny-

Éling gumanti atma antuk nyelang. Wantah abosbos malingga ring angga. Patut becikang margiang manut sadaging swadarmaning dados manusa mangda mrasidayang : ngedum lacur ulian atma baan nyilih/ buka ngupin angin kalaralara. Sang dados birokrat uning ring angga nénten ngawetuang pikayunan loba

BO/dok

ihnayang Sasak gumanti katah madrué budaya sané nénten kirang kaluihan ipunné. Lian ring punika, seringan bangga ring budaya barat sadurung uning ring budaya Sasak. Budaya Sasak janten nénten wénten sané ngantos, …luh éngkokéngkok jalir malajah malalung sid gumi padidi.Paripolahé sané nemberang angga mangda mrasidayang ngrereh dolar nénten manut ring tatujon kauripan. Kauripan nénten jagi setata lanus antuk dolar. Rasa nénten cumpuné sang kawi ring pamargin sang seneng ngadol angga kasurat tingglis pisan ring Ngentasin Senggigi III (kaca 33). Sang seneng ring kauripan tanpa wates, katah sané sampun nenten malih lingu ring angga. Wénten sané ngamargiang brunaha santukan nénten janten reraman ipunné. Sang kawi ngimbayang sakadi sétra majalan. Sétra genah sang sampun lampus. Sakéwanten, wantah sétrané kantun mrasidayang maurip , sayan alon – alon jagi séda kémanten. Tugesanga pisan katah sané keni virus HIV: … konyangan nguluh bebai ulian dompét puyung/ lenga ngaba kondom panyuudné ibuk ngalabuhang belingan/lamun petékin konyang sing kodag – kodag liuné sétra majalan/ bes data hawa freedom, makalukan ngarajah atma buung-virus HIV pagelayat//… Kaon beciké nénten dados pasahang. Ring pariwisata katah wénten dolar. Sakéwanten, sang karauhin durung sayaga jagi nrima aabé. Gelisan gegaok olih sané ngrauhin. Nénten mapiwilangan budaya-budaya sané ngrauhin punika sampun anut punapi nénten? Sampun kaambil nénten madrué panangkis ring angga suang-suang. Paripolahé sakadi: nguluh miras nganti telér/ luh muani maadukan turis lan jelema pribumi/ cara buyung berung/ ngantiang dollar ulung// Kanten pisan sang dados pribumi nénten bina sakadi anak tan paaji. Ngantosang dolar mangda mrasidayang maurip. Iriki wénten pabesen sang kawi mangda becik-becik makta angga wantah makarya ring pariwisata. Gegodanné katah sané ngrauhin. Wantah nénten éling ring angga midep kelem ring budaya barat. Ring sampuné kelem, jagi paling santukan nénten madrué gegamelan pastika. Budayan druéné mangda uningin. Sang jagi ngamiletin makarya ring pariwisata mangda nué bebekelan budaya Sasak. Wantah punika kadruénang, nénten jagi kasor ulih budaya baraté. Pacampuhan budaya punika setata mamargi. Yan mrasidayang saking pacampuhan budaya, wetu budaya sané ngutamayang kauripané dados manusa. IBW Widiasa Kenitén


Sastra

Redité Pon, 24 Juli 2011

Tuah Cekcek, Luh I Madé Sugianto Tumbén gegélanan tiangé, Luh Putu Damayanti, mabesen apanga tiang nyak nginep di kos, tongosné madunungan di Badung. Ipun ngorang jejeh nongosin umah kos, sawiréh tondén ngelah pisaga. Bilih-bilih umah kos ento tondén ada anak nongosin, salian tekén ipun. Diastun ngekos ajak adi, ipun ngorang jejeh, takut gugul léak muang gugul anak truna punyah. Bilih-bilih nongosin kamar kos padaduanan ngajak adi ané maraga istri. Sanjané ento tiang ten mulih ka Tabanan. Wusan kuliah gagelis ngojog tongos gélan tiangé mondok. Tiang nyadia nginep, yadiastun ngelah rasa kimud. Manahé lek yéning mani puan ada anak nyambatang tiang lan Luh Putu Damayanti sampun kumpul kebo. Wenten kalih alasan tiang sumanggup nginep drika. Kapertama tiang takut gegélang tiangé wénten anak ngéndahan, bilih-bilih ring Dénpasar kasus pemerkosaan

maring sisia sayan nincap. Kakalih tiang jejeh, Luh Damayanti muang adiné tusing ngidayang sirep sawiréh jejehé kaliwat napi malih di genahé madunungan nénten wénten timpal. Kocap genah kos-kosan punika nampek saking kampus Warmadéwa. Kabenengan, gélanan tiangé kuliah drika, ngambil Jurusan Akuntansi Fakultas Ékonomi. Tiang taler kuliah, nanging ring Diploma Tiga Keuangan lan Perbankan Fakultas Ékonomi Univérsitas Udayana, genahné ring margi Ida Bagus Oka, Dénpasar. Neked di tongos kos-kosané, tiang tangkejut. Sawiréh koskosané namping bet. Takut tekén ada lelipi. Delod tongos kosé kantun bet, wénten tegalan biu. Dajan kos-kosané kantun carik. Dauh kos-kosané, sampun wénten umah. Dangin kos-kosané tegalan katandurin séla sawi. Sané sanget ngaba jejeh, di natah kos-kosané mentik punyan ambengan tur tegeh-

tegeh. Apa buin kacingakin ada kules lelipi. Makacihna tongosé tusing taén ada anak ngentasin. Kos-kosane srebi, yadiastun matumpang siki. Jek lén asané, bulun kalong tiangé mageburan. Kabenengan gélan tiangé makta asep lan canang, raris tunas tiang tur kaaku ageman ring padmasana drika. Sué tiang ma-Tri Sandhya, apanga rasa jejehé magedi. Wénten tengan jam nyeraya ring padmasana wawu asané luwungan. Tiang nunas ring sang nuénin dangka apang nyarengin ngemit tur ngicén keselamatan sawiréh nyaluk galahé mangkin gélanan tiangé sareng adiné jagi madunungan drika. Kesir-kesir angin cariké saking uttara ngametuang rasa galang. Wusan maatur-atur ring padmasana, gagelis tiang ngaukin gélanan ajak adiné apanga bareng-bareng ngrastiti bakti nunas karahayuan. Ri kala mabakti sareng telu ring padmasana, suara cekceké saling sautin. Ingat tekén tutur rerama, yén cekcek masuara nyandang gugu, yén cekcek tan pasuara sinah raos bogbog. Nika anggén tiang pakendel bayu, sawiréh cekceké saling sautin dugas ngaturang bhakti. Wusan ngatur sembah ring padmasana, raris tiang sareng telu mabakti ring kamaré, sawiréh drika taler wénten pelangkiran. Sakebedik sampun rasayang tiang jejehé matilar. Marasa déwék dados anak anyar ring pakubon drika, tiang ngajakin Luh Damayanti lan adiné masadu ajeng sareng pisaga sané umahné dauh kos tiangé. Wastané Bapak Bracuk mawit saking Téjakula. Ipun sampun sué mamondok drika, tur sampun kapaica anak alit kekalih, lanang muang istri. Punika taler umahnyané ramé anak kos-kosan. Tiang manahé madunungan drika, kéwala sampun bek. Nika mawinan tiang raris polih di genah badanginan. Kos-kosané marep kaja. Marep ka cariké sané linggah. Tiang lan Luh Damayanti kéto masé adiné taler nguningang raga, mawit saking Tabanan. Dugas maplawa barak, ngendong drika, Bapak Bracuk nyempléng nyatuayang unduk genah kos-kosané sané tongosiné ajak Luh Damayanti. Dumun, manut dané, genah kos-kosané punika ramé anaké nongosin. Sané meneng drika soroh mahasisia sané kuliah ring Warmadéwa. Makéh sané mondok drika ngajak saing, ketah raos sakadi mangkin kumpul kebo. Genah kos-kosan punika ngancan ngured-nguredan sasukat wénten biuta. Kaceritayang wénten anak istri mati ulah pati, ngantung raga. Sanja sampun kasalukin peteng. Kiap tan prasida ka-

tanggehan. Tiang sareng telu raris mapamit majeng ring Bapak Bracuk. Neked di koskosané laut masaré. Luh Damayanti sirep ba duuran ajak adiné, tiang gelayah-gelayah di beténan. Sirep di lantai tuah maalas karpét. Makelo tiang tan nyak sirep. Ada dadua ané bakat kenehang. Bayuné usak tumbén sirep ajak anak luh. Jeg ada keneh ané tidong-tidong. Ané boya-boya, ané tusing sandang jemakin. Takut-takut bani lakar malaksana. Jejeh kal ketara, keto masé jejeh katulak. Jeg maadukan. Tiosan kén kenehé jalir, tiy\ang masé merasa jejeh. Asananga ada anak nyailin. Kéto masé inget tekén satuané Bapak Bracuk. Di tongosé ané jani tengilin tuwah karang tenget. Karang madurgama sawiréh taén ada anak mati ulah pati. Uli selidan bulun kalongé mageburan. Inget tiang tekén tutur anak lingsir, yén ri kala peteng tusing ada munyin gumatap gumitip, ento cihna ada anak ngelarang aji ugig. Mimih, nyanget-nyangetan atiné jejeh. Sledet tiang Luh Damayanti ajak adiné sampun tis sirep, minabang maimbuh ngipi. Tiang onyah, uyang paling tusing ngidayang ngideman mata. Tusing cara i tunian, dugasé enu selidan, munyin enggungé di carik dajan kos-kosané saling pesautin. Kéto masé munyin jangkrik di delod kos-kosané ané bet nadak sepi munyin jangkriké. Di natahé ané masé bet sawiréh padang lan ambengané tegeh-tegeh sepi jampi, tusing ada munyin gumatap-gumitip. Bayuné nyajang lelor, takut-takut ada anak ngelekas dadi céléng, bojog utawi jaka tunggul. Kenehé suba usak. Cara jangkrik ketebin, sepi jampi. Tiang negarang ngilangang rasa jejehé antuk nguncaran Tri Sandya. Makelo-kelo, rasa jejehé ngancan nguredan. Kéto masé peningalané ngancan kiap. Mirib sampun man tiang engsap, dapetan suba gubeggubegé tekén Luh Damayanti. Tiang ngeréwakang bangun, kadén kal ajaké gotong royong, tau-tau ngorahang atiné jejeh. Ipun marasa ada anak ngetok-

11 ngetok jelanan. “Wi Dék, tiang jejeh, asananga ada anak ngetok-ngetok jelanan,” kéto abetné. “Tusing ada apa. Sirepang ragané!” Saut tiang tur nondén apanga masaré. “Tiang jejeh, Wi Dék. Tiang sareng sik beténan sirep apanga rasa jejehé ilang.” “Nah, lamun kéto, lan dini kanggoang maseksek tan pakasur!” Saut tiang ngajakin. Ipun laut sirep di sampingan tiangé. Jeg nadak sara sakadi anak suud malaiblaiban kaketug jantungé. Ngerudug cara kendang lanang lan wadon. Kéto asané pules ajak tunangan. Mirib rasa jejehné suba ilang, Luh Damayanti buin tis sirep. Tiang nyajang uyang. Gaé apa lakar jemak. Jeg maadukan di kenehé. Mara lakar ngusud bok tunangan tiangé, jeg asananga ada anak ngedig kaca jendela. “Tok...tok...tok!” Kéto munyiné. Mimih nyeh atin tiangé. Buin kejepné buin kaca jendélané mamunyi. Tiang nempil sirep, nyaruang rasa jejeh. Suud kaca jendéla mamunyi, buin kejepné pintu kamaré mamunyi. “Tok....tok...tol!” Kéto munyiné. Liwat jejehé, jeg nadak sara wanéné pesu. Dot sajan tiang pesu ngalih anaké ané nogdog kaca jendéla lan pintu kamaré. Miribang boya ja manusa biasa ané nyailin tiang. Kéto masé boya ja duratmaka. Pasti anaké ngelarang désti ané nyandén. Inget tekén tutur pekak tiangé ané dadi balian, léak apa ja luiré soroh wong petengé paling gerap ajak nak pedih. Ento mawinan tiang nyajang wanén, sawiréh suba kaliwat pedih. Kordén jendéla kaampakang abedik anggon tongos ngintip. Tusing tepuk apa. “Aman!” Keneh tiangé di ati. Mara tiang masaré, jeg buin kaca jendélané mamunyi gledog-gledog. Kéto masé pintu kamaré asananga ada anak ngetok. Tiang laut nyemak tiuk tur bawang ané kabenengan ada di dapur. Kamar kosé salianan kamar tidur kalengkapin taler dapur lan

kamar mandi. Wusan nebek bawang aji tiuk, laut tiuk punika selet tiang di bangkiang. Tiang mukak pintu. Sledét kaja kelod, tusing ada apa. Péh jengah bayuné. Tiang laut negak di malun kamar kosé sambilang maroko. Nganti telah roko duang katih, tusing masé nepukin apa. Kéwala ané lén rasayang, tusing ada munyin sarwa gumatap gumitip. “Wait!” Tiang tangkejut, ada anak ngusud palan tiangé uli duri. Prajani memencak, mesuang jurus Perisai Diri ané taén urukanga tekén reraman tiangé. Mara sledét jeg Luh Damayanti ngalih tiang pesu. “Ampura, suba ngaé Wi Dék tengkejut. To nguda negak di sisi. Mai mesaré,” ajak Luh Damayanti. Tiang satinut tur ngojog kamar. Buin tiang onyah di kamaré. Grudugan bayune tusing luwung. Ada keneh ada tidongtidong. Aget énggal tunangan tiangé geris-geris pules. Yén sing kéto bisa bakat kaparikosa. Tiang nyajang tusing nyak sirep. Risamping inguh sawiréh sirep ajak anak luh, ada masé marasa jejeh. Inget tiang tekén satuané bapak Bracuk, dugas tiang nguningang raga jumahné. Kocap di tongos Luh Damayantiné kos, kocap taén ada anak mati ulah pati ngantung iba. Buin jejehé pesu sing kodag-kodag. Jejeh kal atman sang sané mati ulah pati gentayangan dados gamang, samar tur memedi. Buin mategar nguncarang Tri Sandya apanga tiang tusing ada anak ngugul. Apanga tusing mati ulian nanggehang jejeh. Kéto masé tiang taén bekelina mantra nulak bala tekén i pekak ané dadi balian. Paek semengan rasa jejehé prasida ngigisan. Sawiréh tiang ngelah keyakinan, roh gentayangan muang léak mawali kagenah soangsoang. Sawiréh paling jejeh ajak lawatan matanai. Bilihbilik léak, jejeh kasengguh léak kalemahan. Sepi. Tan pawénten suara anak nogdog jelanan muang kaca jendéla. Sledet tiang jam temboké sampun nujuhang angka pat. “Oh sampun semen-

gan!” Polih ngerejepang ajebos, sagetan tiang dunduna ajak Luh Damayanti. “Wi Dék, adi ada asané anak nogdog kaca jendéla lan jelanan. Ngujang ya jam moné suba matamiu. Napiké tuan rumahé mriki?” Pitakéné maring tiang. “Sing tawang Luh. Sirep gén, eda runguanga,” saut tiangé bawak. Di kenehé ada rasa éran. Apa sujanié ané ngugul i raga uli selidan nganti sing nyak pules. Kaca jendélané sahasa ada anak ngetok, kéto masé pintu kamaré. Ané éranan ati, suba galah semengan enu masé gulgula. Ngilangang kenehé inguh tur makita nawang soroh apa ané ngugul, tiang pesu ili kamaré tur negak di banjahé. Jeg kagedénan bayuné apanga sujati tawang ané makada kehehé jejeh. Luh Damayanti sujatiné némbahang tiang negak di sisi. Nanging basangé kaliwat gedeg tur kadaut nawang anaké ané ngugul. Ento mawinan tiang mamengkung. Tiang pesu, tusing engsap nyelet tiuk di bangkiang. Makelo tiang negak di banjah kamaré, jeg nadak sara buin pintu kamar muang kaca jendélané sahasa ada anak ngetok. “Wi Dék, macelep gén ka kamar sampun bénjul misi ngetok pintu,” piucap Luh Damayanti uli kamaré. “Sing ada tiang ngetok pintu. Tusing masé ada anak ané tepukin tiang ngedig,” saut tiangé bawak. Jengah. Jelanan muang jendélané laut dengéng tiang, apanga tepuk ané ngetok. “Tok...Tok...Tok...!” Buin ada munyi dingeh tiang. “Wi Dék tiang jejeh, sampunang nyailin tiang,” malih Luh Damayanti maucap uli kamaré. Tiang tusing ngidang nanggehang kedék sasukat nawang sang sané ngugul tur nyejeh-nyejehan bayu. Dong buron cenik ané suarané nyandang gugu bakat takutin. “Adi Wi Dék kedék, napi sané lucu?” “Tuah cekcek, Luh!”

Gélgél Yén suba pada gelahang, dijaké tongos liangé? Tuah tiang ané nawang, patemon bibih Tukad Unda lan pesisi Jumpai, joh uling Kusamba tongos i raga nuturang liangé. Miribang jani lakar tuturang, apa ané madan liang. Apa sujatiné tagiha tekén liangé. Lan apa ané ngadakang liangé ento. Tuah sing ja ada

lénan tekén tapa. Tapaning rasa. Kebatang limané, kidemang panyingakané, rasayang ada ané nuluh baong nuju atiné. Rasayang ada ané nyujuh tangkahé. Ada ané teka, ada ané ampehanga tekén pesisi Kusambané nuju Gélgél. Disubané neked mara tawang, Gélgél ento ada dini, di atiné, di tongos liangé ané simalu dugas limané kakebatang, dugas panyingakané kakidemang. Gélgél ento

tuah liangé di tangkahé. Yén suba tawang tongos liangé dija, jalanang ragané, alih liang i raga pedidi-pedidi. Krana anak tusing patuh liang tiangé lawan liang ragané. Krana mélénan pesan liang baan nguluk-nguluk anak ngalih liang tékéning liang baan nulungin anak nepukin jalan liangé. Apabuin lantas sida payu liang bareng-bareng, minab tusing

buin ada yéh mata marupa api ané ngaénang Gélgélé panes. Ingetang, yén liangé tuah adané di ati. Ngudiang joh-joh ngalih liang? Jalan barengbareng ngadanin ada ané madan liang. Apang tiang dogén ané nawang, liangné patemon bibih Tukad Unda lan pesisi Jumpai, ané dadi satua di Gélgél. Ari Dwijayanthi

Saking Langit Bali I Putu Cahya Mahardika

I Wayan Kertayasa

Guminé Mangkin

Kaliuga

Gradag-grudug Jedar-jedér Langité nyilapin gumi Nyiriang guminé sampun wayah Toyané sakadi bukit Ngasahang jagat Gunung muncratang api buka kembang api Tanah mageburan Sira sané ngranayang? Sira sané nerima? Solah manusané buka raksasa Ngebor tanah, ngabas alas, lan saling congkrah Sing nawang nyama Sing nawang karma Sing nawang apa Makejang masolah raksasa Uduh déwa ratu, sapunapi guminé mangkin Sing ada inget sembahyang Maekang raga kapining Hyang Widhi Wasa

ring kudaning tatwa carita manusa matemahan bhuta nglampahang solah sang dusta ngawé embas carita byuta mamargi kadi agni ngobar sekancan sané nguni ilang galang sudha sanjiwani durjana ngawe asep duka ring pratiwi toyan panon nrebes tan matepi susila nangis tan sipi dharma nyilib ring sidhi bhuta maraga mamurti


Kruna

12

Redité Pon, 24 Juli 2011

Ceraken

I Komang Juni Antara

Pésta Kesenian Krama Bali Manah Pemprov Bali ngwaliang Pésta Kesenian Bali (PKB) sakadi jati mula, manut I Komang Juni Antara, S.Pd., sampun sapatutnyané polih sokongan saking sameton Baliné. Sokongan sané kamaksud olih Mang An, kénten dané kaparabin, mangda acara tahunan puniki tén dados pésta para pedagang. Malajah saking PKB warsa-warsa lintang, para pedagang sané ngrereh rejeki ring acara puniki patut katreptiang. Ten kidik pengunjung sané marasa ten nyaman ring kawéntenan pedagang-pedagang inucap. Yadiastun pedagang-pedagang punika taler ngrereh pangupajiwa nanging patut treptiang santukan sané rauh ka PKB ten ja matumbasan kémanten, sané rauh taler madué manah nonton kesenian. “Yéning wénten sané makayunan matumbasan pastika ten ja mamilih ring PKB. Santukan ring Dénpasar makéh

Lengkara Puniki anggé ngulati basa lan aksara Bali sané kapungel saking teges Kakawin Nitisastra sasuratan I Gusti Putu Gde Dendi. Cakepan inucap druwén Perpustakaan Lontar Fakultas Sastra Universitas Udayana.

wénten paméran dagang, lan kramané sida matumbasan ring paméran dagang punika,” baos dané. Alumnus SMKN 3 Sukawati, Gianyar marasa bangga ring panitia PKB warsa mangkin, sané prasida mébasang arena PKB saking pedagang asongan. Utamannyané ring arena pementasan siang utawi wenginyané, nanging kawéntenan stand sané saru gremeng patut katreptiang. Napi mawinan kabaosang saru gremeng santukan saru pantaraning barang pameran lan barang sané kaadol. Manut anak lanang sané embas ring Dénpasar, 8 Juni 1988 sané sampun sué nekunin widang seni maosang PKB wantah galah sané becik anggén median ngajahin kramané. “Titiang sedih yéning wénten pisaga sané rauh ka PKB tetujoné wantah matumbasan, ten nonton pertunjukan seni,” tutur sarjana pendidikan Bahasa Bali IKIP PGRI Bali puniki. (ast)

Kaolah antuk: I Gusti Madé Sutjaja

kbeW sÀnk ¡Ó æu s* entnuæn) m% lj;tu2( gig/, Kabawos antuk sang sane tan seneng melajah tur legig.

eynÓny Ð eu nÂsk u pc*\j)\,* Yen tan kayune suka pacang ngajengan.

eynÓ2\ ( j)\,* Yen taler ngajengang.

pc*shi;r&w[i êdeD sæin\ u nÐ /, Pacang saih ring wisya dados pinungkan.

Ni Nyoman Sumerti

s*sentmãt ) t (¡Ó wi s/,

Rambutné Panjangan Ring Apangadeg

Sang sane tambet tur tiwas.

Sané mangkin sampun jarang anaké sané oneng marambut panjang. Sané mangkin akéh anaké istri sané sampun mapotong rambut abahu, wénten malih macukur kadi anak lanang. Rasa bangga anake istri mangkin majeng ring rambut bandingang ring duké rihin sampun banget mabinayan. Ni Nyoman Sumerti sapunika wasta sané kawehin olih yayah renané duké embas warsa 1968 sané lintang. Nyoman Sumerti wantah kaping nem lekadnyané kantun madué adi malih kekalih sareng akutus matugelan. “Wastan bapan titiang wantah Wayan Doglog, yan mémén titiang maasta Ni Nyoman Bunter,” baosné duk cunduk titiang ring umahné Banjar Abang Kaler, Désa Abang, Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem. Ni Nyoman Sumerti Adegné sada lanjar makenyung manis makulit putih. Wénten sané kalintang ngenyudang ati ri padéwékan Ni Nyoman Sumerti tan sios rambutné langkungan ring apangadegné. Yén rambutné kagambahang enteg ring natar kantos metagelan. Punapi suka dukané ndué rambut panjang? “Titiang kalintang bagia tur demen pisan marambut panjang. Yén indik miara tan wénten resep sané merdi (khusus) biasa-biasa kéwanten. Kawén-

tenan rambut titiang sakadi puniki saking titiang kantun alit. Naen magetep duk titiang kelas III SD malih tumbuh sayan nyamahang. Sulitné ri kala meambuh utawi keramas. Sapunapi antuk winayané mangdane muncuk bok titiang puniki nénten enteg ring tanah semalihné tuh ipuné sué pisan,” baos Nyoman Sumerti nerangang. Rambut demdem selem samah tur panjang pinaka kalintang utama, rasa bangga kalintang ageng mantuka ring anak sané marambut panjang taler mantuka ring asing-asing sané ngatonang. Duk rihin rambut pinaka cecirén. Yén anaké istri kantun alit durung munggah daha nénten kadadosang mapusung, rambut patut magambahang. Yén sampun munggah daha patut rambutné kapusungang mapusung tagel durung wénten sané nuénang dados lemesin. Ten anaké istri sampun merabian rambutné patut mapusung tagel tan dados lemesin maling duaning sampun wénten sané nuénang. Ciri-ciri sakadi puniki kalintang adiluhung nénten malih metakén, apa nyai suba bajang? apa nyai suba makurenan? Sané mangkin ciri sekadi puniki sampun megaburan sulit minayang anak istri kantun alit, bajang, utawi sampun makurenan. (ida)

eynÓnpß ei K li;K( ynñ en, Yen tan mapikolih karyannyane.

s*senhish iÉÓ eN mßtm) ru s& l * n*lni y *Ó [u tu( Sang sane istri anom matemu ring sang lintang yusa tur

tnñ k ¡ nin\ (¡Ó d( ei kwu;. Tan nyukanin tur ngardi kewuh.

4

Yen sane wicaksana ri kala nutur.

stt\ewnÓn) p* t É wi mi ,ã Satata ngawentenang pratiwimba.

m\Ñbc) k i æc*p\Êsp) æu kzÇnnÀ ekr&jget, Mangda becik pacang pangresep sakancan anake ring jagate

n\&jdßenhish iÉÓ eNomÓj(¡ e) gg/, Nanging jadmane istri anom tur jegeg

senr&sl ) gnÙe\Ðo* zensenpin;i nudt u y Ð nu æu l * n*,

Ni Wayan Lestari

Sane ring selagan wangkongnyane sane pinih dudut kayun sang lanang

Tan Marasa Lek dados Pemulung Ni Wayan Lestari embas ring Seraya duk rahina Wraspati Paing wara Julungwangi pinanggal 8 November 1981 oka pertama saking pasutri Gedé Ragia sareng Ni Wayan Ragia. Warsa 2007 kaamet rabi olih I Wayan Kari karyawan DKP Karangasem saking Balé Punduk Désa Tegallinggah Karangasem. Sampun wénten anak luh kesayangan asiki wawu mayusa 16 bulan. Panggihin ring pinggir jalan Gajah Mada Amlapura, ring ajeng Gedung Kesenian Amlapura rikala karembat PKB Kabupaten Karangasem wau-wau puniki dané sedek iteh nuduk mupulang luhu plastik kewadahin kampil. Iseng katakenin “Jro anak istri ten ké lek dados pemulung jegég kekéné?” sadar egar Wayan Lestari masaur. ‘’Ngudiang tiang lek, ulian dadi pemulung tiang payu medaran ajak kurenan miwah panak tiange. Jelék-jelék kekéné cara tiang niki dadi pemulung sujatiné

eynuæenwick×xriK lnut,(u

miw;sÙrnñ en\(dk i yunl ¡À \unrÐ k)tn/, Miwah suarannyane ngardi kayun ulangun karaketan

eynÉp& smÙnwiß ;r&hj%sP* xÒt Ò ,

tiang pahlawan, pahlawan kebersihan mendukung program pemerintah Bali apang Bali bersih tur hijau utawi Bali Clean and Green. Makejang gegaéné utama yan sampun jemak uligan jujur tur rahayu kari melahan tiang dadi pemulung bandingan tekén dadi maling muwah koruptor.” Kurenan Wayan Lestari I Wayan Kari anak ubuh ten ngelah mémé bapa menyama ajak padidiana, untung I Wayan Kari nyidayang dadi karyawan DKP. Upah katuyuhané anggona miyanin utawi pangupajiwa sakulawarga. ‘’Tiang ajak kurenan muwah panak tiangé mangkin nongos di Seraya di umah bapan tiangé duwaning tiang dereng nyidayang ngaé umah. Pangaptin tiangé apang tiang ngelah pagaé tetep, penghasilan tetep, dumadak pemerintah Karangasem ngicen tiang pagaé dadi tukang sapuh di margané. Dumadak kasidan.’’ (ida)

Yen ring pasamuan miwah ring ajeng sang pandita

p\wɱ ;sensujtiP tUtæu rt*beW s*, Pangawruh sane sujati patut saratang bawosang

n\&eyn\Ïpins)ß ;) r&t\ ) ;t)glæyudeÒ nÂ, Nanging yen ngarepin meseh ring tengah tegal payudane

beW essenwieR [m)dl*, Bawose sane wirosa medalang

tul ( mæehm\ÑskdikwieR snuæ\ i o. Tur lampahe mangda sakadi kawirosan singa. 5

Isin Gumi

kmÉexnnÀp¡ sÞlpi ei n, Kamranenan upas lalipine

Buléléng Suargan ”Pengédar Narkoba” Buléléng katarka dados suargan majeng sané ngédarang barang tan patut utawi haram narkoba miwah lan sané jenisnyané pateh. Polisi nyurigain barang haram punika akéh maédar ring kabupatén sané kasengguh gumi Panji Sakti punika makéh kawigunayang olih pejabat éksekutif lan législatif ring Buléléng. Paindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 MHz rahina Soma, 17 Juli 2011

Ipun sané makarya antuk cara nénten patut pastika nénten pacang sué lan setata kauber rasa takut. Antuk nabdabin kahanan mangkin, patut maprakanti sareng masyarakat lan aparat kepolisian.

tian lan pidabdab saking pihak kepolisian lan dinas terkait, mangda tan sayan-sayan ngelimbak. Riantukan barang punika sampun janten pisan ngawé usak para génerasi i raga salanturnyané.

Kadek Berata, Buanasari Tunas titiang majeng pihak petugas mangda sering nglaksanayang rahasia ring genah-genah hiburan. Minelkadi ring genah hiburan malam kapé-kapé sané wénten kantos ka pelosok genah. Biasanyané genahgenah punika becik keanggén transaksi barang tan patut punika.

Lik Mang, Kaliasem Barang tan patut sakadi narkoba punika élah ngeranjing ke Buléléng, minabang mawit saking pengawasan para petugas ring pintu-pintu ngeranjing tan kajaga secara ketat utawi wénten kalonggaran. Mawinan pengawasan i rika patut kaketatang lan sampunang kantos wénten petugas sané kayun nerima sogokan, makasami puniki demi keselamatan sareng sami.

Kaki Dukuh, Seririt Minabang titiang makasami punika mawit saking ukum sané wénten tan jelas lan tegas. Yéning ukum sampun kamargiang tegas lan jelas pastika masyarakat pacang takut ngédarang barang tan patut punika. Sakadi ukum lan awig-awig ring panegara lianan i rika sida kalaksanayang antuk tegas mawinan masyarakatnyané tan bani.

Mang Eby, Lovina Yan yukti kantos pejabat sampun nganggén narkoba sinah sampun kalintang tan becik pisan méntalnyané. Paindikan punika mangda kausut kantos tuntas tur yén mabukti mangda kaukum seberat-beratnyané. Riantukan ipun sampun tan ngicénin conto sané becik majeng masyarakat. Polisi mangda sumeken pisan lan adil diastun pejabat mangda pateh.

Gus Puma, Banjar Titiang tengkejut nguacén orti ring koran kabaosang Buléléng sakadi suargan majeng ring sané ngédarang narkoba. Barang sané kalintang ngusakang kauripan puniki, lan tan ngicénin kawigunan sané becik majeng déwék lan keluarga i raga mawinan patut kaedohin. Paindikan punika mangda gelis kauningin lan katangkep pelakunyané.

Bu Novi, Tunjung Narkoba satmaka emas majeng sané ngédarang. Kauber antuk matutang makudang cara diastun melanggar ukum.

Cahaya Permai, Sulanyah Napi mawinan Buléléng kadadosang genah becik ngédarang barang narkoba, patut paindikan puniki gelis ngamolihang ura-

Darsana, Seririt Polisi mangda prasida nangkep para pengédar lan taler bandar narkoba, sampunang wantah pengéncér kémanten sané ketangkep. Tiang miragi ring siaran orti-orti wénten oknum polisi sané dados pengédar, nah puniki janten pisan ngawé rasa ngeresin pisan. Puniki patut katibakin pidana sané abotan riantukan sampun ngelintangin pisan, patutné ngicénin conto. Kadék Buras, Panji Anom Makasami komponén masyarakat ring Buléléng mangda masikian merangin barang haram utawi tan patut punika. Yéning mabukti kantos pejabat nganggé utawi sareng ngédarang barang narkoba patut kapidana seberat-beratnyané. Petugas mangda sampunang memandang saking golongan napinapi diastun pejabat, pegawai utawi masyarakat biasa patut pateh keniang pidana. (ama)

C.00051

-pend


OLAHRAGA

Minggu Pon, 24 Juli 2011

13

M. Rachman Siap Ladeni Pornsawan Jakarta (Bali Post) Juara dunia kelas terbang mini WBA Muhammad Rachman bersiap ke Jakarta pada Minggu (24/7) ini, untuk menghadapi petinju Thailand Pornsawan Porpramook pada 30 Juli mendatang. “Saya mempersiapkan diri sendiri sejak lama, dan akhirakhir ini saya melakukan sparring dengan tiga petinju,” ujar M. Rahman ketika dihubungi di Blitar, Sabtu (23/7) kemarin. Ketiga petinju tersebut adalah Iwan Kei yang mantan juara nasional kelas terbang mini, Frans (juara kelas terbang KTPI) dan Bogi Adriano yang merupakan anggota Pelatnas. Petinju kelas 47,6 kg itu, akan berhadapan dengan Pornsawan dalam laga yang rencananya akan digelar di POPKI Sports Hall Cibubur, Jawa Barat. Namun, sejauh ini ia belum mengetahui siapa promotor yang akan mem-backup pertarungannya. “Selama ini saya hanya berlatih sendiri dengan program saya sendiri tanpa pelatih. Paling-paling saya hanya dibantu istri saya (Lilis Setyowati) sebagai timer,” ujar petinju kelahiran Merauke, Papua, 40 tahun lalu itu. M. Rachman yang dimanajeri Erick Purna Irawan saat ini memiliki rekor tanding 64 kali dengan 49 kali menang (33 KO/TKO), 10 kali kalah, dan lima kali imbang. Terakhir kali ia berhasil membawa pulang sabuk juara kelas terbang mini versi WBA setelah menang KO pada ronde kesembilan atas petinju Thailand Kwantai Sithmorseng pada tarung di Bangkok, Thailand, 19 April lalu, sehingga saat berhadapan Pornsawan merupakan upayanya untuk mempertahankan sabuk juara. “Saya belum akan pensiun dalam waktu dekat. Saya akan berusaha mempertahankan sabuk ini selama mungkin. Saya juga tidak akan mencari pelatih, karena dengan program saya sendiri ternyata saya mampu,” katanya. (ant)

PIT - Pembalap Red Bull, Mark Webber, kembali ke pit setelah meraih pole position di sesi kualifikasi GP Jerman yang digelar, Sabtu (23/7) kemarin.

BPM/ap

Webber Rebut ‘’Pole’’ di Jerman Noerburgring -

Pembalap Red Bull, Mark Webber, berhasil merebut posisi start terdepan setelah berhasil menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi GP Jerman yang digelar Sabtu (23/7) kemarin. Webber unggul tipis dari Lewis Hamilton yang harus puas berada di posisi kedua.

BPM/ist

M. Rachman

“Saya tidak menyangka akan mendapatkan hasil ini. Mobil ini terasa sangat luar biasa, dan lap yang saya lakukan terasa sangat menyenangkan,” ujar Hamilton. Meski menggunakan beberapa komponen baru pasca anjloknya performa di Silverstone, namun banyak yang

Hasil yang diperoleh pembalap Inggris tersebut sungguh di luar dugaan, sebab McLaren gagal tampil baik di 3 sesi latihan, yang digelar sebelumnya. Webber hanya unggul 0,055 detik dari Hamilton, sekaligus membuatnya meraih pole position-nya yang kedua musim ini.

menyangka Mclaren, tidak akan mampu berbuat banyak di GP Jerman ini. Sementara Webber yang mendapat sorotan akibat tidak mengikuti perintah tim, berani beradu balap dengan Sebastian Vettel, di Inggris, menyatakan akan membalap sebaik mungkin. “Performa

saya terasa semakin baik, dan para anggota kru melakukan pekerjaannya dengan sangat baik,” ujar Webber seusai sesi kualifikasi. Vettel sendiri merebut posisi ketiga di Grand Prix, yang digelar di tanah kelahirannya tersebut. Vettel yang memenangi 6 balapan dari 9 yang telah digelar musim ini, mengaku tetap optimis akan menjadi juara untuk pertama kalinya, di Jerman. Tempat keempat dan kelima direbut oleh duet

Ferrari Fernando Alonso dan Felipe Massa. Pembalap McLaren lainya Jenson Button, harus puas start dari posisi ketujuh, dalam balapan yang digelar sore nanti. Persaingan ketat antara Webber, Hamilton dan Vettel terjadi di sesi kualifikasi. Hamilton yang pertama keluar dari pit berhasil menjadi yang tercepat sebelum digeser oleh Webber yang tidak tergoyahkan hingga akhir. (gie/ rtr)

SEA Games

Dwi Ratnawati Bertekad Pertahankan Emas Semarang (Bali Post) Atlet lempar cakram nasional asal Jawa Tengah, Dwi Ratnawati, bertekad mempertahankan medali emas saat tampil pada SEA Games XXVI di Sumatera Selatan dan DKI Jakarta, 1122 November. “Yang jelas saya ingin mempertahankan tradisi medali emas yang saya raih saat SEA Games XXV/2009 Laos,” kata Dwi Ratnawati, Sabtu (23/7) kemarin. Di samping itu, atlet asal Kabupaten Sragen, Jateng, tersebut juga ingin memecahkan rekor yang sampai kini belum terpecahkan. Ia menyebutkan, catatan lemparan saat menyabet medali emas di SEA Games

2009 Laos adalah 50,63 meter, sedangkan rekornya adalah 50,68 atas nama dirinya sendiri, yang diraih saat tampil pada kejuaraan atletik Thailand Terbuka. “Kalau bisa lebih dari itu, artinya lemparannya lebih jauh dari yang dicapai selama ini,” katanya. Menyinggung soal pesaing beratnya pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara mendatang, dia mengatakan, dirinya melihat ada satu atlet Thailand yang cukup bagus. “Saya sebenarnya menunggu dia (atlet Thailand) tersebut pada Kejuaraan Atletik Asia di Kobe, Jepang, beberapa waktu lalu tetapi ternyata yang bersangkutan tidak ikut,”

katanya. Pada kejuaraan atletik Asia di Jepang tersebut, lemparan Dwi Ratnawati masih jauh dari lemparannya saat di SEA Games 2009 Laos, yaitu 49,70 meter sedangkan di Laos sejauh 50,63 meter. Selanjutnya, peraih medali emas lempar cakram PON XVIII/2008 Kalimantan Timur tersebut, saat tampil pada kejuaraan atletik Thailand Terbuka, ternyata dirinya dengan atlet Thailand tersebut tampil pada kelompok yang berbeda. “Saya turun pada kelompok senior sedangkan dia turun pada junior. Namun, saya dengar informasinya ternyata lemparannya tidak terlalu jauh sekitar 45 meter, sehingga saya harus tetap mewaspadai dia di SEA Games mendatang,” katanya.Pada SEA Games 2009 Laos, atlet Jawa Tengah menyumbangkan enam medali emas pada kontingen Indonesia yaitu dari Suryo Agung Wibowo (dua emas), Trianingsih (dua emas), kemudian dari Agus Prayogo dan Dwi Ratnawati masing-masing satu emas. (ant) * Lux and Modern * One Gate System * One Cluster * Town House Presented by :

BPM/ap

Jorge Lorenzo

Lorenzo Tercepat di Sesi Latihan 2

Laguna Seca Jorge Lorenzo mengalahkan para pembalap Honda di sesi latihan bebas kedua MotoGP Amerika Serikat, Sabtu (23/7) kemarin. Sang juara dunia itu tampil

Jl. Kerta Dalem I, Sidakarya, DENPASAR Lokasi Lain : - Jl. Sekar Jepun VIII - Jl. T. Petanu Gg. Bekisar

TIPE : 118/100 TIPE : 100/100 TIPE : 90/100

G

impresif dengan selalu menjadi yang tercepat. Di Sirkuit Laguna Seca, catatan terbaik Lorenzo adalah satu menit 22,056 detik. Hasil tersebut ditorehkan Lorenzo di lap sembilan, dan ternyata tak ada satu pun pembalap yang bisa menajamkannya meski masih panjang waktu tersisa. Honda yang menempatkan dua pembalapnya di posisi depan, pada free practice I, kali

ini harus puas berada di belakang Lorenzo. Terpaut 0,141 detik Dani Pedrosa ada di urutan kedua, sedangkan Casey Stoner dan Andrea Dovizioso masing- masing di posisi tiga dan empat. Hasil ini kembali menunjukkan kehebatan Honda, dan memiliki peluang yang sangat besar untuk menjuarai MotoGP AS melalui salah satu dari tiga pembalap

tersebut. Di urutan kelima, kembali menjadi milik Yamaha melalui pembalapnya Ben Spies. Dia diikuti Marco Simoncelli yang bertengger di urutan enam. Empat pembalap terakhir yang melengkapi posisi 10 besar masingmasing adalah Alvaro Bautista, Randy de Puniet, Nicky Hayden dan Valentino Rossi. (gie/rtr)

Pelari Bolt Kalahkan Carter .

r et n er n

e epot enp

www.golden-estate.blogspot.com

o. 1 r.

0361 62 3 39

G

C.0002 29-rp

DUNA BAGS FACTORY OUTLET

Jl. Teuku Umar Barat 339 Kuta, Bali 80361 Indonesia Ph. (+62 361) 847 6184 / 742 6626 email : sales.dunabags@gmail.com C.0004924-rpa

C.0006762-r

Monaco Juara dunia dan Olimpiade Usain Bolt perlu sedikit perjuangan, untuk menyingkirkan atlet rekan senegaranya asal Jamaika, Nesta Carter, di

nomor 100 meter dengan catatan terbaiknya 9,88 detik di pertemuan Liga Diamon Monaco, Sabtu (23/7) kemarin. Bolt menggulung rekannya yang juga berlari dengan wak-

Jl. Raya Kapal - Munggu

CALL : Jl. Gunung Andakasa - Gatsu Barat C.0006359-r

-1

C.0008505-kom

tu terbaiknya 9,90 musim ini, pada 15 meter terakhir, dan pelari AS Michael Rodgers berada di posisi ketiga dengan 9,96 detik. “Ini bukan awal terbaik, tetapi saya bisa menyelesaikan semua dengan baik,” kata Bolt. “Secara dramatis saya mampu membuat perbaikan pada 60 meter terakhir. Saya harus melakukan reaksi waktu, dan saya pernah melakukan itu dengan baik dalam latihan, sehingga saya hanya perlu fokus dan merasa siap,” katanya. “Target saya musim ini yaitu berlari dengan waktu 9,7 detik, bahkan mungkin 9,6. Bagi saya tahun ini adalah upaya saya membangun persiapan, dan menjadikan fit menuju Olimpiade 2012,” tambahnya. Bolt mencatat rekor waktu 9,58 detik pada 100 meter di kejuaraan dunia 2009, di Berlin, dan akan mempertahankan rekornya itu di kejuaraan dunia 27 Agustus 4 September di Daegu, Korsel. Dia akan bersaing dengan pelari senegaranya Asafa Powell yang mencatat rekor dunia 9,78 detik, di Lausanne, bulan lalu. (ant/rtr)


OLAH RAGA

14

Minggu Pon, 24 Juli 2011

Tevez Mendekat ke Inter Milan Milan Gagal bergabung dengan Corinthians, Carlos Tevez masih mungkin hengkang dari Manchester City. Dia kini kembali dikabarkan merapat ke Inter Milan setelah kedapatan bertemu Marco Branca. Tevez saat ini sesungguhnya sedang berlibur di Sardinia. Namun dalam kesempatan tersebut, ternyata dia melakukan pertemuan dengan Marco Branca, orang yang ditugasi mengurusi transfer Inter. Pertemuan Tevez dengan Branca terjadi pada Kamis (21/7) lalu waktu setempat. Dan foto pertemuan keduanya bahkan sudah sampai ke tangan manajemen The Citizens. “Kami diberitahu akan sebuah foto yang sepertinya merupakan gambar Carlos Tevez dan Marco Branca,” demikian pernyataan orang dalam City, Sabtu (23/7) kemarin. Kabar Tevez bergabung dengan Inter sudah berembus sejak bulan lalu. Namun isu tersebut perlahan memudar, apalagi striker asal Argentina itu kemudian jadi incaran Corinthians yang berniat membawanya kembali ke Brasil. Meski kemudian transfer

dengan Corinthians batal sebab bursa transfer di Brasil telah ditutup, Tevez tetap menyatakan keinginan untuk hengkang dari City of Manchester Stadium. Dan Inter sepertinya melihat peluang untuk membawa Tevez ke Giuseppe Meazza. Pelatih Inter Gian Piero Gasperini akan sangat menyukai sosok Tevez karena cocok dengan formasi andalannya 3-4-3. Tevez kemungkinan akan ditukar dengan Samuel Etoo. Kemungkinan lainnya adalah Inter akan melepas gelandang serang Wesley Sneijder ke Manchester United untuk mendapatkan uang tunai 39 juta euro agar bisa menebus Tevez yang berbandrol 40 juta euro.

Sementara pelatih Roberto Mancini menegaskan kalau Tevez masih dibutuhkan di skuadnya. Meski begitu dia menyebut kalau Tevez bisa saja pergi karena pihaknya akan menghormati alasan kepergian anak buahnya. “Saat ini Carlos masih merupakan pemain City, seperti kemarin, seperti tiga hari lalu. Di masa depan kita lihat apa yang akan terjadi, tapi buat kami Carlos adalah pemain yang penting. Carlos ingin pergi, ingin kembali ke Argentina atau negara lain untuk keluarganya. Hanya karena alasan ini klub menerima harus menjual Carlos, karena saya pikir kami menghormati alasannya,” ujar Mancini. (gie/rtr)

BPM/ap

LONCAT - Striker Argentina, Carlos Tevez, meloncati kiper Kolombia, Luis Martinez, saat kedua negara bertemu di babak penyisihan grup Copa America 2011 beberapa waktu lalu.

Roma Rekrut Heinze

BPM/afp

Jose Mourinho

Peran Baru Mourinho Madrid Jose Mourinho tak sekadar jadi pelatih di Real Madrid. Manajemen Los Merengues memberi posisi baru baginya sebagai kepala operasional sepak bola menyusul hengkangnya Jorge Valdano. Penunjukan Mourinho sebagai kepala operasional sepak bola termuat di situs resmi Madrid pada Jumat (22/7) waktu setempat. Meski begitu, secara sah Mourinho sudah ditunjuk oleh petinggi klub pada sehari sebelumnya. Penunjukan Mourinho un-

tuk posisi tersebut tak bisa dilepaskan dari restrukturisasi klub yang terjadi menyusul kepergian sang direktur umum, Jorge Valdano. Mantan pemain Madrid tersebut sepanjang musim lalu terlibat beberapa perselisihan dengan Mourinho, dan kemudian dipecat pada 25 Mei lalu. Pemberian posisi baru pada Mourinho menunjukkan dukungan besar yang diberikan klub pada pelatih asal Portugal itu. Sebagai catatan, saat di Inter Milan dan Chelsea, Mourinho juga punya kekua-

saan yang lebih besar dibanding periode awalnya bersama Los Merengues. “Saya bukan orang yang mengubah Real Madrid menjadi arena perang. Sudah lama saya tidak berbicara dengan Mourinho secara pribadi. Kami saling menyapa dengan sopan, tapi dia melakukan deal dengan orang lain selain saya. Tanggung jawab saya di tim utama berkurang. Saya merasa tak nyaman dengan situasi itu,” ujar Valdano saat angkat kaki dari Santiago Bernabeu. (ant)

Felipe Melo Dipinjam Galatasaray Milan Felipe Melo, pemain yang dianggap biang tersingkirnya Brasil dari Piala Dunia di perempatfinal tahun lalu, telah dipinjamkan dari klub Seri A Juventus ke Galatasaray. Juventus mengatakan klub Turki tersebut akan membayar mereka 2,15 juta dolar untuk pinjaman satu tahun dengan opsi membeli pemain 28 tahun itu dengan tambahan biaya 13 juta euro. Kepergian Melo tersebut hanya berselang satu hari setelah Juventus secara resmi mendapatkan Arturo Vidal dari Bayer Leverkusen. Di saat nyaris bersamaan, ‘Si Nyonya

Tua’ juga melepas Felipe Melo dengan status pinjaman ke Galatasaray. Kesepakatan antara Juventus dengan Leverkusen sesungguhnya sudah tercapai pekan lalu. Namun baru Sabtu (23/7) kemarin waktu setempat Vidal menjalani tes medis dan meresmikan kepindahannya. “Juventus mengumumkan tuntasnya kesepakatan dengan Bayer Leverkusen untuk mempermanenkan pemain Chile Arturo Vidal. Kontraknya bernilai 10,5 juta euro dan akan dibayar dalam tiga gelombang: 5 juta euro berbarengan dengan transfer, tiga

juta eruo pada Juni 2012 dan 2,5 juta euro pada 31 Desember 2012,” demikian pernyataan Juventus di situs resminya. Nyaris berbarengan dengan kontrak lima tahun untuk Vidal, Juventus juga melepas Felipe Melo ke Galatasaray. Pesepak bola asal Brasil itu statusnya dipinjamkan meski ada opsi permanen dengan nilai 13 juta euro. Melo datang ke Juventus tahun 2009 lalu setelah sebelumnya satu musim berseragam Fiorentina. Selama dua musim di Juventus dia tercatat tampil di 53 pertandingan dan melesakkan empat gol. (par/rtr)

Milan Selain mempertajam lini depannya menyusul kedatangan Bojan Krkic, AS Roma juga memperkuat lini belakangnya dengan mengontrak Gabriel Heinze. Roma dan Heinze sudah sepakat menandatangani kontrak kerja sama sepanjang satu musim. Jika dianggap memuaskan, ada opsi untuk memperpanjang kesepakatan dengan bek senior itu hingga satu tahun lagi. Mantan pemain Manchester United tersebut secara resmi diperkenalkan, Sabtu (23/7) kemarin. Tercapainya kesepakatan dengan Heinze terjadi di hari yang sama dengan keberhasilan klub tersebut mendapat Bojan Krkic dari Barcelona. Hingga kini sang striker tinggal melengkapi beberapa persyaratan sebelum resmi jadi pemain I Lupi. “Merupakan kehormatan yang sangat besar bagi saya untuk memakai kostum ini. Sangatlah mudah untuk mengatakan ya ketika ada tawaran dari klub seperti AS Roma,” ujar Heinze. Mantan pemain internasional Argentina itu sebelumnya dalam status bebas kon-

trak setelah dia memutuskan untuk meninggalkan Olympique Marseille. Pemain berusia 33 tahun itu juga sudah menjalani serangkaian tes medis sebelum terbang ke Italia. Pemain lain yang datang ke Stadion Olimpico adalah Nego dan Erik Lamela. Roma mendapatkan Nego dari klub Liga Prancis, Nantes. Bek sayap yang baru berusia 20 tahun tersebut diharapkan mampu mengisi kekosongan di lini belakang. Sedangkan Lamela yang juga baru berusia 19 tahun direkrut dari klub Argentina River Plate. (gie/rtr)

FA Norwegia Batalkan Pertandingan

: 8077464 - 087860982167 Kredit Laptop

Oslo Semua pertandingan sepak bola Norwegia yang akan digelar akhir pekan ini dibatalkan setelah serangan senjata dan bom yang menewaskan sedikitnya 91 orang. FA Norwegia (NFF) dalam sebuah pernyataan, Sabtu (23/ 7) kemarin mengatakan, tujuh orang tewas dalam ledakan bom di ibu kota Norwegia, dan setidaknya 84 tewas ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan selama perkemahan musim panas politik yang diselenggarakan oleh Partai Buruh di Pulau Utoeya, Jumat (22/7) lalu. “Sebagai tanda penghormatan bagi semua yang terkena dampak bencana NFF telah memutuskan untuk menunda pertandingan yang dijadwalkan,” kata pernyataan itu. Pernyataan itu menambahkan bahwa pemerintah daerah dan penyelenggara dapat memilih apakah atau tidak untuk melanjutkan pertandingan amatir dan pertandingan yang dibatalkan akan dijadwalkan kembali minggu depan. (par)

BPM/ist

Gabriel Heinze

SALON

KURSUS

PELUANG BISNIS

KURSUS

TOKEK 2 MILYARD

Creambath Traditional/Ear Candle Theraphy Only Rp 30.000,- 20 Member/hari Tgl. 19 - 28 Juli 2011

Facial by Biokos Makarizo Texture Experience Ear Candle Therapy Hair Spa by Loreal Hair Masker by MPC Perawatan Vagina by Bidan Todays Body Spa 2 Jam Ozone Vagina by Bidan Chocolate Sensational Spa Balinesse Body Bleach + Coklat USA Body Bleach + Coklat

Rp. 50.000,Rp. 50.000,Rp. 50.000,Rp. 60.000,Rp. 60.000,Rp. 70.000,Rp. 75.000,Rp. 100.000,Rp. 120.000,Rp. 150.000,Rp. 200.000,-

Jl. Jaya Giri III / 22. Renon Dps. Telp. (0361) 223016

C.0003035-p.

C.0005537-sln

KOMPUTER

COMPUTER & BAHASA

100% Baru Komputer

150.000

55.000

(Free angs. Pertama)

Syarat Mudah Terima : Tukar Tambah

Gratis : Modem / Printer / Meja C.000 739- o

Service Panggilan + Install Windows + Install Applikasi + Anti Virus + E-Mail + Backup Data + Internet

Phone

Bhs. Inggris Bhs Jepang Bhs. Prancis Autocad Teknisi Comp. 12 X P Comp. Akuntansi / Myob Photo Shop + Corel Draw Internet

DP 0% cicilan 24x

Rp. 270 rb/bln Core i3

Baru!!

Rp. 207 rb/bln

C.0007353- o

Kelas Baru Mulai 1 Agustus 2011 C.00073 2- r

ttp

10 d 3 r

. peed ne n . n o C.0005 11-p.

RUPA - RUPA

TRANSPORT BUDGET BUS Fasilitas :

* * AC * 40 Seats Bayar

DIJUAL MOBIL

ASTRA DAIHATSU COKRO

PUSAT DAIHATSU DI BALI XENIA DP. 7 JT Bunga PU G. MAX DP. 2 JT 0,2% Bisa TT DP. 15 JT Kredit TERIOS mak 5th Free DP. 5 JT Souvenir LUXIO GRAND PRIZE 1M DIUNDI TIAP BLN

AGUS SUSANTA

r n u t . 31 u

Melayani Private Komputer, Bhs. Inggris, Bhs. Jepang, Bhs. Prancis. Hub : KAMBOJA KOMPUTER COLLEGE

Notebook

Avira for Bussines Ready!!

+ Layar LCD

450.000,450.000,500.000,300.000,400.000,400.000,600.000,175.000,-

Jl. Hasanudin Timur No. 1 Dps Tlp. 0361 - 233873 Jl. Raya Sesetan No. 358B Dps. Tlp.0361-8423139 Jl. Astina Sltn No. 15 Gianyar Telp.0361 - 8062300

& LCD Projector

Gratiss Printer

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

226531

+ UPS + Stavolt Rental + CPU + Networking + Printer + LCD & Monitor

PC Dual Core

Disc s/d 50%

Computer

Call/sms

C.0004981-rpa

Rp. 150 Ribu + BBM

SPESIALIS

DIJUAL MOBIL

SUMUR BOR DAN BOR FAEL

Promo Galungan

8628208, 08174782714

Hubungi :

BCA Transport

Telp. ( 0361 ) 461 961, 895 7032 C.0006131-trans

HUBUNGI RISKI NEW

360 9000 C.0007076-

DP. 10% Bunga Murah Kredit Ringan Kredit s/d 5 th

Tersedia : Freed, CRV, City, Civic, Accord, Odyssey HONDA DENPASAR AGUNG

CALL CENTER :

8625422 C.0000015TOYOTA moving forward

C.0002371-rpa

RUMAH SUNAT

WHO merekomendasikan laki2 untuk sunat karena efektif mencegah HIV/AIDS Dengan metode baru, aman & nyaman Umur 0 s/d 90 thn sering ditangani Ditangani oleh Dokter Khusus Sunat Dengan metode bius hipnosis anestesi tanpa nyeri* Jl. Ceningan Sari, Sesetan 0361-721518 / 7442812 / 08174700997

C.0004631-rpa

PROMO BULAN INI DISCOUNT SPECIAL* DP RINGAN 5%* KREDIT S/D 5TH* TUKAR TAMBAH* HADIAH LANGSUNG* ara a k

a

PT. ASTRA INTERNATIONAL Tbk

DIJUAL MOBIL Luxury

r ak

8002108

READY : YARIS, VIOS, ALTIS, CAMRY, HILUX, ALPHARD, DYNA

DP

GRAN MAX Ready Stock

PICK UP

Bunga

DP. 0 JT

0%

17 jt

C.0004 00-m

Free AW 5 th Tenor Kredit 5 Th

l Terios l Xenia l Luxio

: DP. 13 jt-an : DP. 6 jt-an : DP. 5 jt-an

Bisa Tukar Tambah

3636262 - 7934770 ASTRA DAIHATSU PUSAT /COKRO

C.0004115-mbl

PAKET MURAH

FINANCE

TERIOS 0,2% XENIA Dp13jt BUNGA MENURUN Dp 6jt BUNGA

Pembiayaan Kredit Kendaraan Baru Roda Empat s/d 5 4 tahun

KREDIT SETENGAH HARGA

5 TH

DAIHATSU

GRAN MAX Menerima Tukar Tambah

HARGA LEBIH MURAH BUKTIKAN

Dp6jt

Proses Cepat Syarat Ringan

Hub: 0361-7456084 BPM/ist

Felipe Melo

Ready Stock

0817356452 C.0004901-mbl

XENIA

GEBYAR HADIAH 2Miliar/Bln

LUXIO

Dp2jt

Free AW 5 th Tenor Kredit 5 Th

DP. 6 JT

l Pick Up l Luxio l Terios

: DP. 2 jt-an : DP. 3 jt-an : DP. 13 jt-an Akan Hadir... All New Sirion

Bunga BungaMenurun Menurun1,3%* 1,2%

0,48% 0,48%*

BungaMenetap Menetap Bunga

APV GX DP. 10,8JT/ANGS. 3,8JT DAIHATSU MULAI DP 10%

ASTRA DAIHATSU PUSAT /COKRO

8688808 / 8058008 C.0003508-mbl-1

Jl. Gatot Subroto Barat (Ubung) No. 101X Dps-Bali

788 28 33, 7841585 C.000

9 -m -9


15

Minggu Pon, 24 Juli 2011

Awal Bertemu Awal..

Kembali pada Keutuhan...

zMembaca 10 Sehari Usai Tumpek... SABAN kali usai hari akhir bertemu akhir (Tumpek: Saniscara Kliwon, adakalanya juga bertepatan dengan Kajeng sebagai akhir dalam kategori 3 harian, seperti Saniscara-Kajeng-Kliwon Kuningan, sehingga menjadi tumpukan akhir + akhir + akhir atau tripel-akhir dalam sistem kalender Pawukon Balidwipamandala Nuswantara-Nusantararaya, datanglah hari awal bertemu awal. Wujudnya berupa hari Redite (Minggu) Umanis. Nilai neptunya 5 + 5 = 10. Redite adalah hari pertama, hari Matahari (Raditya atau Sun-day) sebagai pusat sistem Tata Surya dalam putaran 7 harian, sedangkan Umanis (Legi) sebagai hari pertama dalam putaran 5 harian. Pertemuan awal dengan awal ini kerap digunakan sebagai hari pemujaan pemuliaan sang Jiwa sebagai Guru Mahaguru. DALAM SISTEM KEWAKTU-

AN Pawukon, jumlah 10 bukanlah hanya dibentuk oleh Redite Umanis, tapi juga ada Anggara (Selasa = 3) Pon (= 7), dan Sukra (Jumat = 6) Wage (= 4). Namun yang sebagai awal bertemu awal tetap hanya satu-satunya: Redite Umanis. DALAM ORIENTASI KERUANGAN, Redite Umanis sama-sama menempati arah timur atau Matahari terbit. Inilah arah awal mula atau purwa terang mahacahaya datang menghidupi kehidupan di Bumi. Namun, dalam dimensi penempuh jalan kesadaran, arah awal atau purwa itu bukanlah melulu berorientasi ke timur, melainkan merujuk pada arah depan, yakni ketika muka kepala dengan tubuh saling tegak lurus. Di situ ada dua lubang hidung yang menjadi saluran napas masuk dan keluar. Di situ juga ada dua mata yang membuka dan menutup/ mengatup sehingga

zMembaca 10 Pelipatgandaan...

menjadikan jaga dan tidur. Di situlah, manakala napas masuk-keluar disadari terus-menerus, kesempurnaan bermula dirasakan ada: ketika perlahan napas justru tak lagi terasa kentara masuk-keluar, berubah menjadi keheningan yang terus menghening, menyusup sekujur tubuh, menembus lapisan mental lewat pikiran dan hati sanubari. Para pejalan disiplin kesadaran paham benar menyambut kehadiran Yang Mahahening hanya dengan hening. Sebab, Yang Mahahening hadir tanpa ketukan, pergi pun tanpa meninggalkan — Dia senantiasa Hening dalam hening. znirta ks

Pembiasaan Pendidikan Karakter Dalam Lingkungan Sekolah... zMateri dan Pembelajaran Bahasa Indonesia - SD... PENDIDIKAN KARAKTER kini memang menjadi isu utama pendidikan, selain menjadi bagian dari proses pembentukan akhlak anak bangsa, pendidikan karakter ini pun diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam mensukseskan Indonesia Emas 2025. Di lingkungan Kemdiknas sendiri, pendidikan karakter menjadi fokus pendidikan di seluruh jenjang pendidikan yang dibinanya. Pendidikan karakter tidak hanya cukup diajarkan melalui mata pelajaran di dalam kelas saja. Lebih dari itu, sekolah dapat menerapkan pendidikan karakter melalui kegiatan-kegiatan pembiasaan. Pelaksanaannya dapat dilakukan baik secara spontan, terprogram, maupun dengan keteladanan. SEBENARNYA BANYAK AKTIVITAS sehari-hari yang sangat mudah diaplikasikan dalam pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Aktivitas tersebut dapat dijadikan pembiasaan sehingga warga sekolah tidak merasa berat dan terpaksa untuk melakukannya. Bahkan dalam waktu tertentu, apabila pembiasaan tersebut tidak dilakukan maka warga sekolah menjadi merasa ada sesuatu yang kurang. Bahkan mungkin mereka akan merasa tidak enak perasaannya. Beberapa aktivitas yang dapat dijadikan pembiasaan positif di sekolah antara lain adalah kebiasaan bersalaman antarwarga sekolah saat mereka berpapasan. Pembinaan lain yang dapat ditumbuhkan tentunya masih banyak, seperti

mengucapkan salam saat bertemu sesama warga sekolah, melepas alas kaki saat masuk ke ruang tertentu, tersenyum, menyapa siapa saja, terutama tamu yang datang ke sekolah dan lain-lainnya. Apabila hal ini sering dilakukan, maka saat kita tidak melakukannya maka kita akan merasa ada sesuatu yang kurang. SD ANAK EMAS sebagai sekolah yang menjunjung tinggi nilai-nilai sosial kehidupan bermasyarakat di lingkungan sekolah, berusaha melakukan pembiasaan-pembiasaan positif seperti tersebut di atas. Kebiasaan bersalaman merupakan salah satu pembiasaan yang dilakukan di SD Anak Emas. Bahkan bapak ibu guru dijadwal untuk piket bersalaman pagi di depan pitu gerbang sekolah saat anak-anak datang pagi. Sebanyak empat guru secara bergiliran berdiri di depan pintu gerbang sekolah setiap paginya menyambut siswa dan warga sekolah lain. Dengan pembiasaan ini ternyata banyak nilai positif yang didapatkan dalam membangun karakter warga sekolah. Nilai positif yang terbentuk pada warga sekolah antara lain kita: 1. Bersalaman saat bertemu guru, dan menyapa. 2. Latihan bersabar (saat antre untuk bersalaman) 3. Menjadi murah senyum

Rindu Jiwa Bersua Mahajiwa... zBentang Spiritualitas Budaya Bambu Bali (1) SABAN kali menyaksikan penabuh Jegog beraksi di depan buluh-buluh bilah-bilah bambu nan merdu, ingatan saya senantiasa saja berkelebat-kelebat tertuju pada teks tua berbahasa Jawa Kuna. Jnanasiddhanta, begitu nama teks yang dijadikan manual ‘kitab suci’ oleh para penempuh jalan kesadaran jiwa cara tradisi tetua Bali itu. Ada metafora original temuan khas penyusun teks ini perihal buluh bambu yang selalu menggoda untuk tidak sampai dilupakan. MANAKALA MEMBABARKAN perihal kerinduan terdalam para pejalan kelepasan jiwa dari kurungan badan, sang penyurat teks Jnanasiddhanta dengan indah cemerlang mengumpamakannya bagai bagian-dalam buluh bambu yang terbelah. Saat demikian itulah udara di lubuk hati dalam bambu bersua satu-padu dengan udara di angkasa tak terbatas yang ada di luar buluh bambu. ‘’Itulah Yoga Langit, Dewambarayoga, namanya,’’ sang penyurat teks menuturkan. Sejatinyalah lubuk hati yang tak terlihat di dalam raga setiap insan manusia itu sama tak terbatasnya dengan langit angkasaraya di luar

yang terlihat oleh semua orang normal. KETIKA BULUH-BULUH bilah-bilah bambu yang dikomposisikan sedemikian rupa menjadi sarana musikal bernama Jegog ditabuh, udara dalam lubuk bambu-bambu itu pun membuncah-buncah, mengeluarkan nada-nada ritmis nan merdu. Saya ‘membaca’ merasakan nada-nada itu tak ubahnya nada-nada jiwa dalam lubuk hati terdalam para penabuh yang membuncah-buncah ingin lepas, menyatu-padu dengan sang Mahajiwa di ruang-raya tak terbatas. Alangkah girang ria ekspresi sang penabuh saat nada-nada buluh-buluh bilahbilah bambu itu menggema, mengalun. Tubuh para penabuh bergerak energik mengikuti irama Jegog, senyumnya pun lepas bebas merdeka. Kelepasbebasan kemerdekamaharddhika-an dan keriang-riaan sang jiwa itulah dituturkan para pejalan kesadaran yang telah bersua dengan sang Mahajiwa Tak Terbatas. Nada-nada buluh bilah bambu Jegog itu seakan menjadi belahan celah napas ulang-alik masukkeluar bagi sang jiwa bersua Mahajiwa. zdeprabas

BALI SANGAT BERGANTUNG pada kebudayaan karena sebagian besar pariwisata bertumpu pada kebudayaan. Dengan kata lain, kebudayaanlah yang menghidupkan Bali. Maka itu, sangat menarik mengunjungi pesta-pesta budaya yang lebih identik dengan kesenian, seperti Pesta Kesenian Bali yang telah lewat.

DI PESTA KESENIAN BALI, Jembrana dengan sangat jelas menegaskan posisinya di Bali sebagai kabupaten yang mengutamakan adaptasi dalam masyarakat multikultural. Saya jadi ingat bentuk Pulau Bali yang menyerupai ayam (maaf, saya sangat suka ayam). Jembrana adalah kabupaten yang berada di kepala ayam. Sebagai sebuah mulut, Jembrana mampu memasukkan makanan dan melemparkannya ke rongga yang lebih dalam. Sebagai sebuah mata yang menghadap ke Barat, Jembrana seolah-olah menjadi bagian pertama yang melihat hal-hal di depan itu. Jembrana juga yang paling memiliki posisi penting untuk mengungkapkan segala isi atau bagian yang lain. Tidak heran bila Jembrana memiliki kemampuan yang bisa dibilang sangat kompeten dalam menentukan kebudayaan yang masuk atau keluar dari seekor ayam. Mulut adalah salah satu jalan, atau bahkan jalan satu-satunya yang lebar untuk setiap kebudayaan yang hendak menuju ke Bali, tentu melalui pelabuhan Gilimanuk. KETEGUHAN HATI untuk menuliskan sebuah misi di PKB adalah usaha dalam menarik sebanyak-banyaknya kebudayaan untuk diadaptasi pada masyarakat Bali. Keluwesan ini harus disertai dengan ketulusan pula dari tiap masyarakat. Dengan mencantumkan misi ini, Jembrana berarti telah bersedia menjalin hubungan yang lebih erat dengan kebudayaan-kebudayaan lain. MISI INI HARUS DITANGKAP oleh seluruh warga Bali. Misi ini adalah semacam energi-energi positif dari ling-

zIDK Raka Kusuma DI UJUNG SAJAK INI ada wilayah tanpa batas di ujung sajak ini tak ada di sana pernah melintas tak ada pernah menyusuri di tengah-tengahnya berdiri tugu prasasti tentang barisan berbaris-baris puisi mengekalkan diri jadi aksara tunggal semadi sesudah memadamkan suara yang mereka gemakan terdengar kumandang setiap petang wilayah ini ditakdirkan sunyi abadi

4. Berlaku sopan 5. Terkontrol untuk berpakaian rapi (baju atasan, baju bawahan, sepatu, kaos kaki, tas dan segala sesuatu yang dibawa). 6. Terkontrol untuk berpenampilan wajar 7. Dan nilai-nilai positif lainnya. DENGAN PEMBIASAAN-PEMBIASAAN POSITIF ini diharapkan pendidikan di Indonesia tidak hanya melahirkan ahli matematika, fisika, dan kimia, tetapi lulusannya tidak memiliki karakter. Keduanya sangat diperlukan dalam era kompetisi sekarang ini. Karena keduanya sangat diperlukan bukan hanya di lingkungan sekolah, akan tetapi juga sangat diperlukan dalam dunia kerja nantinya. Semua instansi baik milik pemerintah maupun milik swasta dan juga perusahaan yang mensyaratkan nilai psikotes saat penerimaan pegawai dan karyawan baru di instansinya. SEMOGA DENGAN ADANYA PEMBIASAAN positif yang notabene merupakan pendidikan karakter yang sedang didengung-dengungkan di Indonesia, maka diharapkan pada masa mendatang akan lahir bangsa Indonesia yang berkarakter konstruktif, dan pada akhirnya akan tercapailah kehidupan yang aman dan nyaman. zRasydah Guru SD Anak Emas

Sepasang Kawan Jauh... : kepada May dan Akar SEORANG DARIMU BERTUTUR LEMBUT. Seperti rok panjang adikku yang tertiup cantik oleh angin pagi hari. Jatuh bergantian di mata kaki kecilnya. Sesekali turut terhentak melompat pelan. Bahkan ketika peluhnya hampir habis dibawa berlari, mata letihnya tetap anggun. May duduk dengan lipatan baju yang berkelit begitu rapi. Siapakah perempuan yang tak takut kehilangan helai panjang rambutnya kecuali dirinya? Bahkan aku tak lagi punya nyali mencabut harga diri yang terikat acak di karet biruku. Bukankah mahkota wanita adalah hatinya yang mencari-cari jalan menjadi Ibu sejati, seperti pada setiap lakon perempuan liar yang kau mainkan. Suaramu membagi dirinya sendiri. Berintonasi sebening mata seorang putri kecil di barisan kursi paling akhir. Ah, May. Siapa lagi perempuan yang selalu ingin berlari jauh selain dirimu? Mengingkar takdir, dan menjelma jadi diri yang kian berani. TAK SEORANG PUN BERANI MENERKA, siapa kau perempuan yang bersembunyi sebagai laki-laki. Mengapa tak biarkan matamu yang dingin mengikat alam pelan-pelan. Siapa pula yang peduli jika kau laki-laki. Akar yang

PERKALIAN angka bulat dengan 10, pada tingkat tertinggi atau akhirnya, senantiasa akan membalikkan kembali angka bersangkutan kepada muasalnya semula: 2 X 10 = 20 = 2; 3 X 10 = 30 = 3, dan seterusnya, hingga 99 X 10 pun menjadi 990 yang bagi para mistikus akan dibaca sama saja dengan 99 atau 9. Ini kerap kali dibaca sebagai pengembalian pada satu-kesatuan yang utuh (unity), di mana 10 kerap dipahami sebagai tangga awal menuju perkalian baru yang beranjak ke tangga lainnya: 10, 100, 1.000, dan seterusnya, sehingga para mistikus kerap membaca 1 sama saja dengan 10, atau 100, atau 1.000, dan seterusnya. Dari sini muncullah pembacaan bahwa Yang Satu atau Yang Tunggal

Yang Terselip di Antara Cahaya DI ANTARA CERITA, dirimulah yang paling menawan. Bukan karena kau tokoh utama yang namanya didengung orang dan berwajah tampan, tapi karena kau memilih diam dalam suntukmu kepada bayang. Mencari yang terselip di antara cahaya. Kau tak mau kehilangan lagi, maka kau gigih mencari. DAHULU,waktubelia,daun-daunitu sama dungunya denganmu. Tak pernah bertanya mengapa ia begitu pasrah di tanganmu melekatkan sidik jari dan melayarkannya menjadi perahu di sungai tenang, terpisah dari tangkai dan tak ada satupun yang menggenang di matamu. KAU PERNAH berteriak di semak dan rerimbun kata yang kadang membuatmu jenuh. Kertas-kertas lepas terbaca, nama-nama Tuhan berserak di dinding dan kau membutuhkan tanda silang di antaranya. Kemudian, ada seekor burung yang bernyanyi, dan kau tak peduli. Melangkah sunyi. KAU DEPAK TAS BIRU bermotif hujan. Di gang sempit yang sesak aroma waktu kau mendapati usiamua yang lugu dan berkata ‘’Aku ingin seorang adik ibu!’’ maka kau tanya asal usulnya. Pikiranmu bergerak, segala warna berbiak membentuk wajah-wajah yang hampir sama. Kita dibekali sayap yang sama agar kelak bisa bertengger dan bernyanyi bersama burung di tengah sepi. Akan tetapi, apakah kau peduli setelah sekian lama menggilai usia? Ah, saat itu seekor kupu-kupu menyentuh bahumu tapi kau menyingkirkannya, berlari mendekat ke ujung waktu. AKAN TETAPI, kupu-kupu itu telah menuntunmu ke taman bunga yang cepat berganti usia. ‘’Bukankah ia mengajarimu sesuatu?’’ tanya kupu-kupu itu kemudian. Bunga-bunga meletup, kemudian layu. Aromanya bahkan masih diceritakan dalamsajaksingkat.Dantetapdiceritakan walaupun kelak ladang ini tak ada lagi. Kau tersenyum, dan sekilas menatap katakata di dinding yang diobati oleh angin. KINI, AKU MENGGILAIMUbukan karena sepasang sayap di pundakmu. Akan tetapi karena kau mengepakkannya sambil menyibak pintu-pintu udara dan tak terbujuk bayang. Hingga kau lihat, betapatuluscahayadanbayangmengungkapkan apa yang ada di baliknya. zIGA Komang Wiliani kuat menopang kisut dahan yang mengkerut, barangkali sekuat ayah yang tak pernah mengeluh berjalan jauh memikul kayu bakar. Bisa jadi setegar Ibu yang selalu jadi lubang umpatan ayah sepulang letihnya dari ladang. Di antara petikan gitarmu, aku belajar mengingat suara Ibuku yang meninabobokan petang hingga pagi berulang menjelang. Setinggi inikah merdunya naluri perempuan yang selama ini kau tingkap diam-diam. KENAPA PULA KOTAMU mereng-

Laboratorium Kebudayaan... zKerukunan Umat Beragama... kungan yang disuarakan oleh Jembrana, tentu telah berdasarkan sensasi yang ditangkap oleh indra. Rasa dan energi yang dipancarkan harus ditangkap sempurna oleh warga lain, tanpa persepsi yang aneh-aneh. Ketika informasi yang dipancarkan dan diterjemahkan dengan bahasa yang baik, kepala sangat mudah memahaminya. Sinyal-sinyal untuk pengelihatan, pendengaran, sentuhan,

rasa, dan aroma memiliki tempat-tempat khusus dan terpisah yang memungkinkan pengolahan terjadi, bahkan bisa dengan cara yang berbeda-beda. Selanjutnya, pengolahan ini harus disertai persepsi yang sama agar tidak ada perbedaan yang signifikan dalam melaksanakannya secara nyata. Persepsi ini terjadi dengan penyatuan seluruh informasi dari beraneka indra. Misi yang ter-

Pesan dari Awan...

seharusnya ini siang awan sudah berbaris sembarang memenuhi langit. Seperti hari-hari kemarin saat aku mencoba mencari awan paling megah untuk mencoba mengenalmu dari jauh. Meski bentuknya sulit kuterka, kubayangkan awan itu adalah bunga mawar yang terikat jadi satu. Pertanda kau tengah mengingatku atau ingin berkata bahwa kau lebih mencintaiku dari hari kemarin. BAHKAN HUJAN PUN TURUN tanpa mendung sore ini. Gerimisnya berintik pelan menuruni kaca jendelaku. Terlalu dingin, dan kian dingin setelah kupastikan hari ini aku tak menemukan pesan menyimpan rindu terdalam pada riang tawamu yang hampir tak kulihat separuh tahun terakhir? KUKAYUH SEPEDA menjelang malam. Tak kupedulikan jalanan remang yang hanya diterangi bintang. Aku bergegas mencari kota yang masih benderang. Barangkali ada sepotong awan di langitnya yang kemerahan. Malam selalu berlalu lebih lekas. Mana mungkin kuakhiri hari ini tanpa satu pesan darimu oleh awan yang kau kirimkan dari pulau seberang?

DENGAN AWAN DAN CAHAYA MATAHARI pagi, kita saling menerka isi hati satu sama lain. Katamu, bukalah jendela pagi saat kau terbangun, dan temukan awan pertama di sudut tertinggi. Awan itu akan membantumu membaca pikiranku. Jika ia berbentuk empat sudut dengan sisi yang sama, bisa jadi pagi ini aku tengah menikmati sepotong roti dengan selai stroberi kesukaanmu. Atau jika awan empat sudut itu terlalu panjang dan terlihat sangat empuk, mungkin saja aku masih tertidur seperti hari libur sebelumnya. Maka jangan terlalu merindukanku sepagi ini. Tapi pagi ini tak ada awan, sayang. Bahkan belum sempat ku merapikan tempat tidur, aku berlari keluar kamar. Menerobos pintu gerbang untuk mencari sisi langit yang berawan barang satu atau dua. Tapi yang kulihat hanya asap dapur yang mengepal dari rumah berdinsing merah di dekat pematang sawah. Apakah awan-awan tengah berkumpul jadi satu di sisi bumi yang lain? Matahari hampir beranjak ke tengah. Jalanan kian padat oleh asap kendaraan. Bukankah

zAyu Diah Cempaka

run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy

Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2010

16 Agustus 2012

itu dalam Yang Jamak, Yang Banyak. Yang Tak Terhitung. Begitu pula dapat dibaca sebaliknya: Yang Banyak, Yang Tak Terhitung itu ada sepenuhnya dalam Yang Satu, Yang Tunggal. DARI PEMBACAAN demikian muncullah kecenderungan guru-guru kehidupan mengelompokkan yang banyak itu cukup hanya dengan angka 10. Aristoteles, misalnya, menawarkan 10 kategori. Kitab suci tertua, Rgweda dibagi dalam 10 mandala atau 10 kitab. Ada pula 10 awatara, 10 bayu, 10 api vital, 10 yoni atau 10 shakti, hingga 10 mahawidya, 10 indrawi yang menimbulkan 10 mala dalam diri manusia, lantas ada pula 10 hal yang patut dilakonkan untuk membersihkan diri, dan sebagainya. Dalam tradisi lain, Nabi Musa memperoleh 10 Perintah, begitu pula ada 10 Perintah Buddhisme: 5 untuk para bhikku, dan 5 lagi buat para awam. Ada pula 10 kekuatan Bhudda. Ajaran tertua

bagi kaum sufi dalam sejarah mistisisme Islam juga terdiri atas 10 bagian. TRADISI YAHUDI bahkan mengakui posisi 10 lebih sentral lagi: tak hanya ada 10 Perintah bagi bangsa Israel, bahkan dunia pun divisikan tercipta dalam 10 kata! Pengakuan dosa diulang sampai 10 kali. Pada Tahun Baru Yahudi, 10 ayat Alkitab pun dibaca oleh kelompok-kelompok 10. Ini hanyalah sekadar contoh — yang dapat ditambahkan deretannya sesuai tradisi sendiri-sendiri — buat menunjukkan betapa pencapaian pemahaman dan perenungan guru-guru kehidupan di masa lampau terhadap 10 itu sudah demikian cemerlang. Dan, era modern yang diklaim berteknologi canggih kini pun tetap saja berbasiskan pada 1 dan 0 yang manakala digabungkan membentuk satu-kesatuan-utuh-sempurna 10. znirta ks

Pemberian Hukuman dan Penghargaan Membentuk Disiplin Anak... zMemahami Apa yang Harus dan Siapa Harus... PERKEMBANGAN ZAMAN yang begitu cepat dengan teknologi informasi yang semakin canggih, sangat berpengaruh pada segala sendi kehidupan umat manusia. Orang tua, dewasa ini sangat sulit untuk menanamkan disiplin pada anak-anaknya. anak-anak lebih banyak menghabiskan waktunya di depan televisi, bermain game online, facebook-kan, atau ber-SMS tanpa ingat dengan waktu dan kewajiban yang diberikan di rumah maupun di sekolah. Watak dan kepribadian anak cenderung bersifat egoistis, tidak peduli, dan tidak pernah menghargai waktu dengan baik. Tugas-tugas yang diberikan sering tidak bisa dikerjakan tepat waktu, karena tidak bisa mengatur waktu dengan baik. Anak-anak sekarang ini tidak mempunyai rasa malu untuk melakukan suatu perbuatan yang tidak baik. Contoh kecil, anak yang mendapat ulangan dengan nilai yang jelek dia tidak merasa malu dengan temannya, guru atau orang tua. Anak mencontek saat ulangan dan mencari bocoran soal menjelang ujian dianggap sesuatu yang wajar. Anak tidak mau bekerja keras untuk mendapatkan suatu hasil. Perilaku yang menyimpang ini lebih banyak disebabkan karena anak tidak mempunyai disiplin diri sehingga berpengaruh pada kepribadian dan moral anak. KITA SEMUA SEBAGAI GURU menyadari pentingnya disiplin dalam perkembangan dan penanaman moral anak. Konsep umum dari disiplin disamakan dengan hukuman. Konsep ini menyatakan bahwa disiplin digunakan jika anak melanggar aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh orang tua, guru, atau orang dewasa lainnya. Disiplin merupakan cara masyarakat mengajarkan anak berperilaku moral yang diterima oleh masyarakat. Tujuan disiplin adalah membentuk perilaku yang sesuai dengan kelompok sosialnya. Disiplin akan menambah kebahagiaan, penyesuaian sosial dan pribadi mereka. Beberapa kebutuhan anak yang dapat dipenuhi dengan melalui disiplin adalah: gang begitu jauh ke utara. Benarlah katamu, jarak selalu sedia jadi alasan untuk mengenang kerinduan. Pada senja yang sama di beranda kafetaria, kita bisa habiskan senja yang tersisa bersamasama. Biarkan aku mengagumimu kawan, teruslah menulis sajak dan ciptakan sebait lagu nyanyian tentang Tuhan dan alam, atau tentang kita yang setelah hari ini mungkin takkan saling sapa.

zAyu Diah Cempaka integrasi dengan pentas-pentas kebudayaan atau keseharian masyarakat, akan dicerna secara kompleks oleh otak dan pada akhirnya akan diteruskan kembali melalui tingkah laku, sikap budaya, dan benda-benda yang dihasilkan. Saya sudah melihat indahnya Jembrana saat mendengar ceramah agama Kristen yang sering berbahasa Inggris disiarkan dengan bahasa Bali. Saya juga sudah lihat kebudayaan India dikumandangkan melalui nyanyian dan tarian religius di Tower Twin, lantas muda-mudi terpana menyaksikannya. Sudah juga saya dengarkan kebudayaan Arab melalui musiknya menjadi pewarna dalam musikalisasi puisi. Apalagi, adik saya yang tinggal di sana pernah menjawab bahwa yang paling mengesankan di Jembrana adalah kerukunan umat beragama, saat saya bertanya kepadanya. UNTUK MENYAMBUT PENGEMBANGAN sekolah kejuruan dan perguruan tinggi di Bali, sangat menarik jika kita melirik Jembrana sebagai pusat laboratorium untuk pengembangan kebuzLuh Arik Sariadi, S.Pd. dayaandiBali.z Guru SMKN 3 Singaraja

zJoko Rabsodi MERAKIT-RAKIT PURNAMA Dan kubangkitkan doa sejak kubaringkan perjalanan melintang di sekian jalur dimana-mana kutemukan bayang dirimu termenung di sudut malam di atas batu nisan dan gelap betapa indah di sekeliling dahan kamboja terusung gemilau bulan sabit mengeja hawa gelap terentang di bukit daun di dalamnya kusingkap bayang-bayangmu sedang merakit-rakit purnama

DISIPLIN MEMBUAT ANAK MEMPUNYAI perasaan aman tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, anak belajar mengapa pola perilaku tertentu diterima dan perilaku lain tidak diterima, anak dibantu untuk hidup sesuai dengan norma-norma sosial dan disiplin akan mengembangkan kata untuk membuat keputusan dan pengendalian perilakunya. MENANAMKAN DISIPLIN DAN ATURAN MELALUI HUKUMAN dan penghargaan merupakan salah satu cara membentuk moral dan kepribadian anak. Dengan hukuman anak akan belajar mengapa ia dihukum dan anak lebih memahami mengapa perbuatan yang dilakukan itu salah. Adanya hukuman membuat anak tidak akan mengulangi perilaku yang salah tersebut sehingga anak belajar tentang baik buruk perilakunya. Pemberian hukuman pun hendaknya segera konsisten dan konstruktif dengan alasan yang jelas. Pemberian hukuman dapat berfungsi untuk membatasi anak agar tingkah laku yang tidak diinginkan tidak diulangi, mendidik, dan memotivasi untuk menghindari terjadinya tingkah laku sosial yang tidak diinginkan. HUKUMAN DALAM BENTUK FISIK seharusnya dihindari pada anak apalagi dilakukan secara terus menerus. Bentuk hukuman fisik akan menyebabkan pola-pola perilaku yang tidak sehat, seperti suka menyerang yang tidak terkontrol, tidak bisa berkomunikasi secara efektif, menghindari interaksi sosial, tidak mampu mengekspresikan emosinya secara efektif, merasa bersalah dan self esteem (harga diri) rendah. Untuk anak usia sekolah lebih baik dan efektif jika hukuman disertai dengan alasan mengapa orang tua/ guru menghukum anak. Pemberian hukuman dengan penjelasan secara psikologis tidak akan merusak jiwa anak sejauh berkaitan/ seimbang dengan tingkah laku yang diberi hukuman. Jika hukuman orang tua/ guru ditinjau dari sudut pandang anak tanpa alasan yang spesifik maka anak tidak akan memahami hubungan antara apa yang telah dilakukan dengan hukuman yang diperoleh atau anak juga tidak paham mengapa tingkah lakunya tidak diterima. Misalnya mengatakan pada anak bahwa ia dihukum karena kamu ‘’jelek/ buruk’’ justru akan membuat anak memiliki konsep diri/ gambaran diri yang buruk. SECARA SINGKAT dapat dikatakan hukuman dapat merusak diri anak tergantung dari pandangan orang tua/ guru terhadap sudut pandang anak mengenai hukuman yang diterimanya. Jika orang tua digambarkan anak sebagai sosok yang penuh kasih sayang dan perhatian pada anak maka hukuman akan dirasakan sebagai suatu kenyataan yang tidak menyenangkan dalam kehidupan anak, dan bukan sebagai sesuatu yang kejam dan penolakan. PEMBERIAN PENGHARGAAN pun sama dengan hukuman, yaitu memotivasi anak untuk mengulangi perilaku yang baik yang dapat diterima oleh lingkungannya. Dengan demikian, anak akan lebih mudah menyesuaikan diri. Oleh karena itu fungsi penghargaan adalah (1) nilai mendidik karena pemberian penghargaan menunjukkan bahwa tingkah laku anak adalah yang sesuai dengan apa yang diharapkan oleh lingkungannya, (2) memotivasi agar tingkah laku yang diterima diulang kembali, (3) penguat tingkah laku yang diterima secara sosial. Bentuk penghargaan berbentuk nonverbal, seperti senyuman, pelukan sedangkan berbentuk verbal seperti melalui ungkapan rasa puas atau menghargai usaha anak. Selain itu penghargaan dapat berbentuk pemberian hadiah. Pemberian penghargaan hendaknya bervariasi sehingga anak tidak selalu mengharapkan hadiah. MELALUI APA YANG TELAH DIBAHAS INI, diharapkan orang tua/ guru dapat lebih memahami bagaimana menerapkan pemberian hukuman maupun penghargaan dalam rangka menanamkan disiplin pada diri anak, sehingga terbentuk kader-kader penerus bangsa cakap, disiplin, bermoral, dan mempunyai akhlak yang mulia. Perlu diperhatikan bahwa penanaman disiplin haruslah secara konsisten, antara kedua orang tua, warga sekolah, atau siapa pun. Jika tidak konsisten, anak akan kehilangan arah untuk memahami apa yang harus dilakukan dan siapa yang harus dipatuhi. zI Putu Wicana Guru SD No. 6 Sanur, Denpasar


IKLAN MINI

16

Minggu Pon, 24 Juli 2011

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris

: Rp 35.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura : Rp 750.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 63 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop

Informasi pasang iklan Telepon zMenerima Pembayaran dengan

z Iklan Peluang Emas

VISA

z Jakarta z Mataram z Denpasar z Surabaya

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456

KARIER AD BALI POST PT. PUTRA INTI LUMAYAN Perusahaan Swasta Nasional di Bali Membutuhkan : 1. 2. 3. 4.

S1 Tek. Sipil (Bid. M.K) Diploma III Tek. Sipil SMK Tek. Bangunan/Listrik/Elektro Mandor tkng. Besi, batu, begesting, Finishing hotel

Lamaran diajukan ke : Jl. Gatot Subroto Barat No. 345 Telp. 0361-416054/416055, Contac Person No. 1-3 ke 0817550767 Contac Person No. 4 ke 08123953596/7981818 Lamaran diajukan selama hari kerja .0008 2 - o

!UrgentlyRequired all position for cruise line in Europe,min D1 Hotel/Tourism,age min 21yo min2yrs exp4star Htl,send your CV to:tjokordagede@yahoo.com/ lendrayamabaharibali@yahoo.com any info call:085238317575 141.07.11.0008002

#Dcr Staff Office&Accounting# Salary Dr 2Jt. Lamrn Langsung Jl.Sunset Road No.8B T:8947155 FO.07.11.0001933

6Point Cafe dcr Senior Bar-Resto Spv,Waiter/ss,Jl.D.Buyan 74 Sanur 80228 Fax:289260 info@6pointbali.com FO.07.11.0008011

A Fine Dining Rest in Ubud is seeking a Secretary min.2 yrs, & Acct,Exp in F & B Preferred Send your CV & Recent Photo to humanresources@lamakbali.com FO.07.11.0004654

A Luxury Resort urgently need: 1 DW gardener&1DW HK,Pls send your apply&CV to Fax 776294 or Email:hrd@balireef-resort.com 101.07.11.0008757 .000 726- o

Dibutuhkan security sertifikat utk di Bank Swasta & Tenaga porter airport, usia max 30th. Lamaran dibawa langsung hari Senin ke PT.GHM Jl.Raya Tuban No.62 T.757814 164.07.11.0008705

Dcr Desain Grafis&Admin bs Crl Foto Shop Hub:0361-8683050 164.07.11.0008698

Wanted SPG/SPB for Gallery English required.Send CV to info@sayagallery.com 164.07.11.0008696

*Dcr Dlvry Sim A/C SMA/Sederajat,Teknisi(audio/Video) Llsn STM Elektronika Max25th Single Krm Lmrn ke Gobig Bali Jl.Gatsu Brt 459A,Ph.9989565/425793 166.07.11.0008850

Dcr Villa Assistant min D1, wanita max 30th bisa komputer. Bhs.Inggris,kretif,294310 / info@pandawabeachvillas.com 164.07.11.0008745

Dibutuhkan Sopir yg berpengalamanHub.0361-703447 Dari Jam 10 Pagi-4 Sore 004.07.11.0008489

Dcr Mekanik u/Bkl Mobil pglmn tdk utama cukup serius krj hub GM Powers Jl.Tkd.Unda 9X Renon 164.07.11.0008725

!!!!!!!!Urgent required!!!!!!! ITC(International Tourism Consultant)Online Travel Agent, located at Semara Seminyak need Admin Asst,Female,good English &Comp skill,Pls send your CV& photo to:kelly@itc-tourism.com FO.07.11.0008790

!!!Bth Sopir SIM A&SIM B1 7or, Tenaga Angkat 15or,Mekar Abadi Bangunan,By Pass 777 Jimbaran 141.07.11.0008610

!!!Graphic Designer,Pattern Maker,Shop SPV,Secretary For Garment Manufacture Exp In Dps Good English,Can Work With Team & For Long Term,Send CV & Recent Photo To: garment18@yahoo.com FO.07.11.0008740

!!Dicari segera Office Boy,min SMK Pariwisata,tinggal dlm, pekerja keras,jujur.Lam ke BPC Jl.P.Ayu XIII No.3 T.Umar Dps Hp.238513 FO.07.11.0008769

!Cr 2PRT/B.Siter Gj1,2Jt Tdr dlm 081916718747 lsg Krj Djmpt FO.07.11.0008768

!Dcr Karywti minSMA 5or,Mekar Abadi Bgn,By Pass 777 Jimbaran 141.07.11.0008611

Arsitek Drafer Akunting Sekretaris S1Pertanian Agro,Lamaran &CV ke HRD PT Jl.Seroja No.1 Tonja Gateng FO.07.11.0007923

Asisten/apoteker pendamping T. 7485458/081337771888(Dalung) FO.07.11.0008428

Bth S1 Sipil,D3 Dan Arsitek,D3 Hub:PT.Harum Jaya Indah,Ciung Wanara No.28Gianyar,0361943088 FO.07.11.0008647

Bth sgr 10 Therapis wnt u/Maldive Hub.PT.BSMS Hb:0817342857 122.07.11.0008653

Bth sgr staf Acct,marketing penampilan menarik utk property &therapist krm lamrn ke:Laguna Garden Hub:775714 Nusa Dua 101.07.11.0008762

Bth:Sopir Sim B1 usia 30-40th Bw Lmrn Jl.Moh Yamin VIII No.6 FO.07.11.0008559

Butuh Tenaga Lap.u/Pengawasan Bid.Arsitek/Sipil.Hub.ch_personnel@yahoo.co.id/Po Box3507 Dps FO.07.11.0006745

Cook/Helper needed for Int. Resto Jl.Pantai Kuta,age max 25yo HUb.9609997 (Mr.Andre) 145.07.11.0008314

Cr Pembantu Gj700 Suster Gj1,2 Jt T.Laki2 srbt T488315,487612 FO.07.11.0008798

Cr Waiter’s Barista Rest Laota Jl.Sunset Road 3C, 0361763859 154.07.11.0008835

Cruise Ship needed 20 HK female & Florists male Start US$750 -1000,age max.35 yo,good English,exprc min 6 mth Pc:03613141311/08123984131 FO.07.11.0008432

Dbthkn Segera Therapis SPA P/W Hub.0361-976718Ubud FO.07.11.0008617

Dbthkn Sgr Pngawas Lapangan(S1 Sipil)Mrkting Proprti(Villa/Hotel) Email:sarihotel@yahoo.com FO.07.11.0008545

Dcr 1 Tkg Jahit & 1 Peg.salon Hub.081805674292 Untuk di Ubud FO.07.11.0006289

Dcr 2 org Tng Listrik brpglamn Hub:081338553266/(0361)8522574 FO.07.11.0008685

Dcr 2org Kolektor Tabungan Wnt min.20th pddk SMA/Sdrjt,Bw Lam +CV lsg ke KSP Cahaya Mitra Mandiri Jl.Batu Bolong1 Canggu FO.07.11.0008461

Dcr Accnt Wnt D3/S1 bs Prog Accounting,Telp.0361-7831111 E : info@focus-production.com FO.07.11.0007873

Dcr Accounting berpengalaman segera Hub.081337340888/kirim CV ke:julie.ching76@yahoo.com 141.07.11.0006895

Dcr Adm & sopir u/Hotel Resort di Payangan Po Box 988 104.07.11.0008660

Dcr Acctg Wanita br lulus.Krm CV ke harumcake@hotmail.com FO.07.11.0008791

Cepat Laku

Dcr Adm Wnt utk Helm,Bs Kompt. Min SMA.Lam Lkp ke Bandar Helm Jl.Imam Bonjol 578/B3 Pertkoan Alfabeta Dps Hub.Bpk.Husnul 490068/082147281917 Tdk SMS FO.07.11.0008482

Dcr Admin SMA/Sdrjt,Bs Excel & WordHub.085333411868 FO.07.11.0008469

Dcr Arsitek Kirim CV&Portfolio ke:djs_ars@yahoo.com/8886333 FO.07.11.0006285

Dcr Bartender Waiter/ss Kasir Berpengalaman lam dikirim lsng ke Eikon Bar Jl.Legian 178Kuta FO.07.11.0007736

Dcr Cook Helper,Srbutan Warung Italy Indonesia 087861579562 FO.07.11.0008486

Dcr Cook Purch,FO,FB HK,Teknisi, sgr Krm Jl.Werkudara 515 FO.07.11.0008455

Dcr Cust.Service Malam,Inggris Aktif,Bs Komputer,Hub:PT.Bali Medianet,Jl.Tkd.Batanghari 88 Panjer Dps Tlp.7800299/8955888 FO.07.11.0008533

Dcr Drafter/Sipil Min.STM/D3 Poltek Gj.1,2 Hub.081337777919 FO.07.11.0006818

Dcr Kary bs B.Inggris u/Toko Furniture Krm Lam ke Br.Anyar Kelod Jl.Bumbak 130 Kerobokan (Roti Segar)/Hub:0811398257 FO.07.11.0008780

Dcr Kary.u/Jaga Stand Makanan Max25Th Krm Lam Via Pos Ke Jl.Maluku IV No.2 Dps FO.07.11.0008555

Dcr Karyawan/i u/posisi Accoun ting pnddkn S1,Lamrn dkrim ke: PT Jetwings Bali Tour & Travel Jl.Gurita I Blok V No.38 FO.07.11.0008546

Dcr Karyawati utk Warung Makan di Panjer H.087860032523 Sgera 141.07.11.0008739

Dcr Karyti Salon,bs Msg,M.Pedi Sekar Ratu,Jl.Ayani 131/422106 FO.07.11.0008603

Dcr Kryti Salon Gaji Bonus menarik, Hub.703870/089685613330 FO.07.11.0005642

Dcr Krywati,pnmpilan mnrik min SMP+Krywan/wati,bisa Bhs Jepang u/Artshop Hub.08123895987 154.07.11.0006438

Dcr Kywn Toko Min.SMA max 23th Jl.Imam Bonjol 222/03618882983 FO.07.11.0008481

Dcr Marketing & Waitress lsng Bw CV H:081236331906/778382N.D 101.07.11.0007097

Dcr Marketng&Teknisi u/Printer Indoor&Outdoor,punya Motor Sendiri,Lam Bw ke Printmate Jl.Srikarya 3E Dps,T.8527254 FO.07.11.0007846

Dcr Mekanik Spd Motor u/Klungkung Gj.1,2jt Hub.081999274555 FO.07.11.0008435

Dcr Mrkt u/Alkes,Syrt:Min D3, Kendaraan Sendiri Lamrn ke: PT.Primasindo Tlp.242972 FO.07.11.0006730

Dcr Mrkting Brpglmn u/Garment Internasional,syarat:S1 Bisnis Managemnt&Mrktng,Inggris aktif ,Computer,mengerti Exsport & Import,Pnglmn Public Realition , Penampilan menarik,max.35th Segera Hub:PT.MGBR Jl.Plawa 57 Seminyak Kuta Tlp.0361 8475824 FO.07.11.0007328

Dcr Partner ahli listrik, mengerti panel listrik industri H.081805480591 FO.07.11.0008576

Dcr Pgw Serabutan Cowok Utk Wr.Makan SMS Data 7819889 FO.07.11.0008594

Dcr Sales&Markting Wnt Brpglmn (Good Looking)Umur Max33th Krm CV:ari_sm@giligilifasboat.com salary & komisi Menarik/lgs ke Kantor Ph:0361-773770 FO.07.11.0008782

Dicari Krywati Hotel max SLTA umur max 25th Hub.7452077 142.07.11.0008641

Dcr Sls/Sls Cntr Fslts Umkn U. mess,Icntif,Bns,Trnspt,Gj.Pokok H.Sgr 430461/2 PT.Raditya Jl.Gn Sanghyang 17Dps, P.Dewa/P.Karna

Dicari Marketing,Pria max.25th lulus SMA/SMK,Hub.0811385660/ Kirim CV ke Surya Buana,Jl.Sekar Sari 23, Kesiman-Kertalangu

FO.07.11.0005619

Dcr Sopir Hub: 435338/081934360405

FO.07.11.0007286

Dicari Operator Warnet utk di Batubulan.085333398323/8577887

FO.07.11.0008743

Dcr Spa Therapist wnt u/Jl.Kartika Plaza-Larisso Spa,7458570

141.07.11.0008606

Dicari Pengawas Salon Hub: 0361-8644136/081338287781

154.07.11.0008853

Dcr Staf RentCar Bs Bhs Inggris SIM A,Lam Ke PT.AmerthaDana RC Jl.Werkudara 104 Legian Kaja 141.07.11.0007043

Dcr Staff Bhs.Mandarin&Therapist Hub.Inko Bali Tlp.728893 102.07.11.0008411

Dcr Tenaga Laki Serabutan Hub.Kertha Raharja Telp.412738 141.07.11.0008631

Dcr Tenaga Marketing,ahli Gizi Analis Kesehatan H.08123636725 FO.07.11.0008087

Dcr Therapist berpeng/tdk ditraining u/Turki Hub:8537211 FO.07.11.0008779

Dcr Tk.Kebun bs pooll&Listrik, HK wanita bs masak & setrika Security malam lam kirim ke Private Villa Jl.DrupadiI/6 SeminyakPh:730866/087861495057 102.07.11.0008426

Dcr Tng Wanita single utk di Salon Sanur Hub.081338367071 FO.07.11.0007764

Dcr Tng Wnt u/Salon kecantikan Jl.Dewata Brpglmn,081934364454 141.07.11.0008738

Dcr bbrp kryti utk Pjt/Spa Ubud G.600+%mkn H.081999175000 104.07.11.0008651

Dcr krywt u/toko Gj bgs uang mkn,mes,krj shif,Lbr Hb.UD Kartika Jl.Uluwatu Jbr081337750909 101.07.11.0008770

Dcr staff Marketing,Inggris Aktif,Bs Komputer,Hub:PT.Bali Medianet,Jl.Tkd.Batanghari 88 Panjer Dps Tlp.7800299/8955888 FO.07.11.0008532

Dcr.Wnt utk Spa Terapis,pengalaman/tdk,Canggu H.08113804020 FO.07.11.0008562

Dcr:Capster/stylist salon Hub:081337950664/767114 138.07.11.0008609

Dcri Therapist Pglm/Tdk Hub: 081999438478 Untuk di Seminyak FO.07.11.0008464

Dcri:Tukng Jarit/srbutan(wnta) Hub:08123949859-081999700038 FO.07.11.0008654

Dealer Honda Bth Salesman & Counter Sales Pria/Wanita, Gaji 2Jt/Bln Hub:736793 FO.07.11.0006885

Deck.Crew female,good English can swim,for tourist boat, Benoa Harbour Ph:728088 102.07.11.0008697

Dibth Teknisi (STM Listrik) Hub.CV Citra Bali,0361-7875488 FO.07.11.0007251

Dibthkan PRT Sgera,Tinggal Dlm Hub.081338711541 FO.07.11.0008456

Dibthkan sgr Pembantu RT,Tkg. Kebun,Gaji menarik.03617442367 FO.07.11.0008786

Dibutuhkan 1orang Tukang Kebun untuk diCanggu Hub.03619164411 FO.07.11.0008722

Dibutuhkan Karyawan Staff Adm, Gudang,Sales,Kasir,Pend Min D3 CV Dan Foto VIA Email: wayandanahrdip@yahoo.co.id FO.07.11.0008043

Dicari 10 Karyawan Laundry Hub:Ibu Lesya (081932966777) 004.07.11.0008852

Dicari Accounting + Therapys Sebanyak2nya Segera Hub:755028 102.07.11.0007105

Dicari Colektor SMA Sederajat Hub.PT.SAD Jl.Raya Sempidi Lukluk,Hub.0361-425674/7839966 FO.07.11.0008527

Girl Staff for Art Shop wanted Kerobokan Call:081338222566

FO.07.11.0008678

Dicari Sales Counter & Cashier ,Wanita,SMA Penampilan Menarik ,Bhs Inggris,kirim lamaran & CV ke Bali Tegehe Agung, Jl.Raya Batubulan Gianyar FO.07.11.0007277

Dicari Sales Pria max.25thn Hub.081337070442 FO.07.11.0007282

Dicari Sopir & Sales Sim A & C utk Jual Bahan Kebutuhan Hotel & Resto.Hub:8074772,9649089 FO.07.11.0007247

Dicari Sopir Sim A Hubungi: 081936295486 FO.07.11.0008506

Dicari Staf Administrasi,bisa Accounting Pendidikan Min.D1 Penglmn Min.1th krm Lamaran ke Artisan Estate Jln.Tangkuban Perahu 108 Tegalbuah Denpasar atau lewat Email: admin@artisanestate.com Telp:7450791/7449925 FO.07.11.0006108

Dicari Staff Adm: ayu@dps.centrin.net.id 102.07.11.0008412

Dicari Tenaga Cuci Motor 2 org Tinggal Dalam Hub:0361-7932939 FO.07.11.0008587

Dicari Tukang Perak(PA),QC & Rakit Manik(PI,max 28th),Gaji menarik.Plg lmbt 1 Agust’11 Hub.8686773 (Santi) 145.07.11.0008324

Dicari Waitres,Kasir,Account u/Rest.Interview lsg Jl.Padma Utara No4 Legian jam 11-15Wita 102.07.11.0008407

Dicari karyawati bisa Bhs Inggris & Komputer.Lam bawa ke Jl.Tantular Barat 15X LtII Renon FO.07.11.0008518

Dicari pegawai salon(wanita) pengalaman H.8748200 FO.07.11.0008498

Dicari segera Perawat Manula Tinggal diDlm Hub.Dewi 9998777 FO.07.11.0007859

Dicari sgr Peg.Salon bs Facial & Mssge diKelan Hub.701755 156.07.11.0008530

Dicari tenaga CS Hub:8060078 154.07.11.0008854

Dicari: guru playgroup utk di Abianbase,wnt max 26th min SMA Lamaran ke Jl.Sarigading 25Dps FO.07.11.0007831

Dicr Karyawati Salon Berpglman Gaji 1,5jt Hub.Wijaya Salon Hub.08123963580/083119896664 FO.07.11.0008512

Dicr Tng Serabutan min SMP/SMA Hub.7475829; Garment 154.07.11.0006445

Distributor Farmasi yg sdg berkembang membutuhkan Supervisor Salesman/Girl surat lamaran lengkap kirim ke PT Sapta Saritama Jl.Tukad Yeh Aya 48 Dps FO.07.11.0007788

Dlr Yamaha mbthkan Adm Mahir Komputer & Photoshop.Lam lgs ke Hang Tuah 88 Sanur Dps FO.07.11.0008457

Engineer ATT IV BhsInggris Pel Benoa,kapal wisata,ph:728088 102.07.11.0008700

FIF Cab.Kuta Jl.Ry Kuta 29A Bth:Adm,Surveyor,Colector usia max 25th,pend min D3 FO.07.11.0008568

Three Monkeys opening new Restaurant,bth segera,Chef,Cook, Bar penglmn 3th Hub.Three Monkeys Rest Ubud Tlp.975554 148.07.11.0005757

FO.07.11.0008778

Hotel Bintang4 diKuta mmbthkan Therapis,Reception,Admin. Krm Lam PoBox 1024 Tbb 80362 FO.07.11.0008037

Ice Mall T.Umar No.6 (222222) need:(10)SPG Cantik&Tinggi,(3) marketing gud looking min SMA (2)Driver,(2)Front Office.Ph: Erni 081805524305 geamahardika88@rocketmail.com FO.07.11.0007296

Intl Trading Company need: Trading Sourcing Manager&Sales Admin Staff,Male/Female.Self motivated,good communication skills,shows integrity.Min 2 yrs experience with furniture& Handicraft Business.Fluent in English written&oral,XL,MS Word&Outlook.Send CV&recent photo to:ari@casbali.com FO.07.11.0008557

Lamak Rest in Ubud Looking for Bartender,Good English,F & B Background,Telp.974668 Jl.Monkey Forest Ubud FO.07.11.0007743

Laundry Jl.P.Aji-Dps.BthTenaga wanita bs bw motor Ph.7978001 102.07.11.0008693

Le Bake Shop bth:Engineering, Driver,Purchasing/Storeman, Bakery CDP,Pastry CDP,Sales, Acc Manager,Krm Komp.Istana Kuta Galeria Blok RS09/7408424 FO.07.11.0008039

Look for cook helper,experiences is a must.Bring CV to CP Royal Steakhouse & Lounge.Monkey Forest ST,Ubud Ph.978954 104.07.11.0008643

Marketing & FO Good English & Performance 081558100183 FO.07.11.0008767

Nahkoda ANT IV,Bhs Inggris Pel Benoa,kapal wisata, ph:728088 102.07.11.0008694

Operator warnet wanita Jl.Watu Renggong Dps ph.7978001 102.07.11.0008706

PT.Anugrah Argon Medica Bth Sgr Salesman Min D3 Pengalaman Bw Lam ke Jl.Wr.Supratman No.34, Hub.081371545845 FO.07.11.0008465

PT.Educio mencr Mrktg Lab Bhs Multimedia.L/P,SMA/SMK Usia min 19th-35th.Bw Lmrn pd Tgl 25-28 juli ke Pertokoan Sudirman Agung Blok B/24 Dps.Tlp:0361240169,Fas:Gaji,Kmsi, JJ.Karir: SPV Kepala Cabang,Manager FO.07.11.0007928

Pelaksna Civil,Drafter Jl.Sari gading Timur 25 Dps 8007168 FO.07.11.0006842

Pers.Consultant Project Manage ment need PM,CM,Site,Arch,Mep, QS(Sipil),Staff admin.Send CV to:info.ptbb@gmail.com FO.07.11.0007802

Prsh Pest Control mbthkn Tng Pria minSMA/Sdrjt,087761140928 FO.07.11.0008434

Required for:Ass Manager, Hostess , Waiter,Fluently English is a must.Send CV : (mail@naughtynurisbali.com) FO.07.11.0007862

Restaurant:Acct,Driver,Engenering,Kasir Fax772269 Tlp772267 101.07.11.0007490

STM u/Bengkel Motor di Kerobokan Tdk Merokok Hub:08123845976 FO.07.11.0008665

Sardine Restaurant looking for Waitress,Female Bartender. Steward must speak English Jl. Petitenget 21 Tlp.733617 Email sardine@sardinebali.com 141.07.11.0007987

Sgr! Admin single SMU Sim C bs komptr Wanita lgsng Jl.G. Soputan 76 Telp.730435 161.07.11.0008367

Dibth sopir+staff,bisa Bhs.Jepang max 25th u/konsultan kontraktor 0361-2758387 154.07.11.0008832

Dcr Sarjana Sastra Inggris untuk posisi Public Relations, Sekretaris, Telemarketing, Litbang, Customer Service, Transleter, syarat: umur maks 25th, belum menikah, tidak merokok. Lamaran lengkap + CV dan foto full body, fotocopy tes TOEFL kirim segera ke PO BOX 3788 Denpasar, Bali G.2300

Sgr! Sopir B1 single SMU lgsg Jl.G.Soputan 76 (0361) 730435 161.07.11.0008369

Toyota main Dealer:Bth Sales E xecutive(P/W)&Sales Counter(W) minD1,punyaSimA&C,penamp.sopan &menarik,kompensasi:Gj Pokok, tunjangan(makan,operasional,ke hadiran)Askes,Insentif.Lmrn di krm kePT.Agung Automall,Jl.Sunset Road,Seminyak-Kuta,Badung plg lambat15/08/2011up:Bag.HRD T(0361)9220099,Hp:081999282234 005.07.11.0008193

Tropical & Cocobistro Rest At Nusa2Kuta,Ubud,SanurNeed:1Outlet Mgr,SousChef(35Yo)2RestSpv SniorCDP,3CaptainJuniorCDP(30 Yo)4Recpt(28Yo,F)5.Waiter/s(28 Yo),6Cook(28Yo/M)7.Cost Control (30Yo,M)Exp Same Position,Send CV:hrm@tropicalbalirestaurant .com/Siligita B.I/6 No.036177 5211-778060 NotLeaseThan 1Week 101.07.11.0008427

Tukang Cat dicari tanpa pembantu 65rb/hr Hub.081934350111 FO.07.11.0008190

Urgent Req:salesMgr/Asst sales Mgr(male).Send Cv&photo within 7days to:Pertiwi Resort & Spa Jl.Monkey Forest POBox 110 Ubud Email:gm@pertiwiresort.com 104.07.11.0008658

Urgent!4*Htl looking for quali fied Front Desk Familiar w/VHP System (Male, Energyc, Single) min.1yr exp.good English. Send comply CV to PO Box 3445 or hrdfourthstar@yahoo.com FO.07.11.0006192

Urgent!Looking for SPA Therapist,with Basic Salary 1Mil,Plus 400.000 for Fuel&Lunch,Send CV to:yani@aromasparetreat.com FO.07.11.0008495

Urgent!Staf Kantor / Associate Pend.Min SMU/S1.Renumerasi Menarik.Krm Resume ke Kntr Hukum ‘Fahmi Siregar & Associates’ Jl.Hayam Wuruk No.12A Dps FO.07.11.0008492

Urgently required:Spv,Cook,Steward,Waiter/ss,Greeter.Email to:hrm@bpwgroup.net,Jl.Batur Raya No.33 TamanGriya Jimbaran 164.07.11.0008195

Urgently:Reservation And Asst Manager Villa,Send Your CV To: majujayacv@yahoo.com FO.07.11.0008000

Villa Selat looking for experience cook (International Cuisine).Send your CV To: info@tanahmerahbali.com 104.07.11.0008649

Waiter-Bartender-Cashier-Ubud if you think you are good and if you want to earn good money apply online bridgesbali.com T.970095 Interview wed.July 27 FO.07.11.0008261

Warung Enak in Ubud Looking for Waitress,Good English,F&B Background,Send your CV to Jl. Pengosekan,Telp.0361-972911 FO.07.11.0007742

Web Developer for internet studio in Ubud Html,CSS,JS,PHP MY SQL,Wordpress call082147298065 104.07.11.0008655

Web Master good English Design E:putu@bali-activities.com 102.07.11.0008672

Cari Sales&SPG min.SMA&Admin min.D3 bisa Komp,Hub.467692 FO.07.11.0008499

Cepat Laku

RUPA-RUPA AD BALI POST

HANDPHONE

DIJUAL RUMAH

DIJUAL RUMAH

DIJUAL RUMAH

DISEWAKAN RUMAH

DISEWAKAN RUKO

RUPA-RUPA

Sale Iphone4 16&32Gb Black&White 759359 www.iphonebali.com

Dbk 20unit Segara Seaview Resdce,angsur 12x TnpBnga,Terima USD 500/Bln 2th+Furniture u/3org prtma Hub.082146385606

Jl rmh bukit residance hijau JimbaranT45/110/70/119-7433884

Rmh br Type:52/110 Jl.Patih Nambi II Hub.085739011409

Dikontr Rumah Besar 6 K.Tdr di Jl.Nangka 11C H.08123983919

OverKont Ruko 2Lt Sisa19Bln Jl. NusaKmbngan H75JtNg,2140146 BU

Djl Handycam Sony DIG8TRV 265E Sgt Istw 95%Baru Lkp 3Jt Hub:085935052085

FO.07.11.0008586

HEWAN 5 Ekor Rowtweler 1,5bln+Pom Jtn 3Bln Stambun Hub.081805663944 141.07.11.0008692

Jl anak Labrador Hitam 7ek tlg kasar Hub:0361-7844144 119.07.11.0008702

Shitzu 3Bln,3warna 2X Vaksin 8757617/081933051652 FO.07.11.0008634

DIJUAL RUMAH !!!Djl Rumah 2Lt Jl.Tkd.Badung XI Cash/Krd,9256972/7400036 164.07.11.0001284

!!Rumah mnimalis Pasekan BtBln hrg mulai 300jt-an H.8054609 FO.07.11.0008525

!S.Huni,Dalung,45/100,3Kmr Finising Batu Alam,450Jt,8607826 132.07.11.0007245

36/105 Utara Gandhi,Rmh sdh dibangun H:8811378/081805688978 FO.07.11.0008552

60Jt 50/100F Tmr Rindam Kediri Tbn milik Anda H.081337380202 FO.07.11.0008513

BTN Type 50/80 225jt 50/95 230 jt bs Krd 15th Tabanan 7979999 155.07.11.0008834

BUC Rmh T36/81,siap huni Lok Perumahan Jmbrn T-085333420750 FO.07.11.0008522

C/K Rmh SHuni T55/120 Prm Jimb Asri 400j, 9153377/081999161589 102.07.11.0007487

FO.07.11.0007289

Djl Rmh 5KT 5KM 1RT 1RK 2Dpr, PAM S.Bor Tlp List2300W,Lkp Prabot,LT440 LB270,Jl P.Flores 2M (Nego) Hub.085935052085 TP FO.07.11.0006718

Djl Rmh Di Griya Nuansa Pratama Type.36 Hub:0818356046 FO.07.11.0008584

Djl Rmh Grahalia Tiying Gading No.17 Tkd Pancoran, 081558100266 FO.07.11.0005328

Djl rmh 227m2 4Kt 3KM SBor PAM Tlp Jl.IB Mantra.081369471111 FO.07.11.0007333

DjlCpt Rmh LT186 LB110,B.Indah 5KT,2KM,625jt H:081915707322 102.07.11.0008805

DjlRmh 2,5A,Kos 1,5A,rmh 1,10A mnmls 50mtr dr Jln Ry,8006700 102.07.11.0008688

Jl Rmh 3Km,3Kt,Grsi,Kori Nuansa Tmn Griya,082147827245 154.07.11.0008827

Jl Rmh Bumi Dalung Permai Blk E4/16,LT 1,5Are.Hub:0812369004 69/08123985216 Tanpa Perantara FO.07.11.0008452

Jl Rmh Jl Tk.Yeh Aya IX/11 Ls 209m2 pgr Jln bsr 087860244640 135.07.11.0008831

Jl Rmh Lt2 1Are Pas List PAM Tlp Dalung VV, 081558215527 TP 166.07.11.0008843

154.07.11.0008188

JlRmh Mnmalis 2LT,Tkd.Batanghari Renon 3kt,3km(0811274590)TP FO.07.11.0007830

LT1,80,2LT,Jl.Akasia VI/19,Mbl masuk,Baru Renovasi,H.850jt FO.07.11.0008519

Rmh 200jtan Batubulan&Muding Kelod Hub.8082249 Yasa FO.07.11.0008741

Rmh 2A Lt2,Style Bali,4KT,2Dpr 1gd, Jl.Palpa Sstn, 087861619806 141.07.11.0008781

Rmh 2Lt Taman Griya Nusa Dua, 3KT,3KM,Siap Huni Hub.2155975 FO.07.11.0008582

Rmh Asri Jalan Lebar,135m2 Taman Umadui C21,3655999,8899554 FO.07.11.0007869

Rmh Baru 2Lt 3KT/3KM Sesetan Raya Pegok/Camat,085857149876 FO.07.11.0008620

Rmh Baru siap Huni Lt2 T92/100 4KT,3KM BungTomo G.Brt 7478118 FO.07.11.0006698

Rmh Br Siap Huni Lt2 T.100/100 Muding Indah Gatsu H.8009789 FO.07.11.0007971

Rmh Lt110 LB70 Jl Tkd.Irawadi Perum Grahalia III/16,9145961 FO.07.11.0008823

Rmh T.55 Jl.Besakih Pemogan Suwng Kauh,08123871809.7831888 FO.06.11.0007650

Rmh br Cash/Krdt 2Lt mnmalis Jl.Kerta Dalem 081916398825 FO.07.11.0006470

FO.07.11.0008567

Rmh dkt kota LB60/LT90 SHM,2KT RT,Grs,Dpr,350jtNg,08179468654 FO.07.11.0007980

Rmh kost 6KM komplit &Tanah Tk Badung Renon Hub:081237866666 135.07.11.0008829

Rmh 1,5A Jl.Gurita 485Jt,Sstn&Tk PkrsnVI/5 1A,375Jt081999073466 FO.07.11.0008612

Rumah BTN Sanggulan Kediri Tabnan Blok 30/19 H.081236509793 FO.07.11.0008459

Rumah Baru 2LT T125/125 mnmlis Jl.Dewata,Hub.085238800173.TP FO.07.11.0007955

Rumah LT 2 Are Jl Gandapura IV No.25 Hub.087862192088 FO.07.11.0008659

Rumah Link Perum Buduk Bernasi Typ45/100,Hrg 360jt Ng,7900188 FO.07.11.0008595

Sdg dibgn Type85,125/133m2 KPR Jl.Dewata IX Sdkry hub:7444508 FO.07.11.0008730

Tanpa Dp Rmh Lt2 Elit 300jtaan Taman Mumbul Estate-No,8060222 FO.07.11.0008795

Jual rmh:4(KT+KM),KP,KM,RT,RK Fas:CP2mbl,Tlp,PDAM,PLN 1300 Lok 100mtdr Mhdata Hub 8532950 FO.07.11.0008572

FO.07.11.0008564

Dikont Rmh 2KM,Dpr,KM MandiDlm Km Tamu Jl.P.Sula,081999158975 FO.07.11.0008846

Dikont Rmh 2KT,2KM,R.Tamu,Dpr Grase Jl.Salya GIII/11,8547881 FO.07.11.0008601

Dikont Rmh baru 3KT,2KM,Mnmlis Jl.Tkd.Pancoran IV/I-7.7444508 FO.07.11.0008729

Dikont Rmh di Canggu 3KT,1KM, Grs,Gdg H.081236022002/482958 FO.07.11.0007431

Dikontrakan Perum Mirahati Monang Maning A5,7431784 FO.07.11.0007968

Dikontrakan rmh lkp bayar bulanan murah 8432772, 08123858324 004.07.11.0008657

Diswkn Rmh Strtegis Jl.Bedugul 3KT/2KM,Grs H.7984888/7900188 FO.07.11.0008593

Kont Rmh Jl.Cenigansari 12F Sesetan Hub.7954682, 7424884 004.07.11.0008633

Kont rmh 2LT view sawah Jepun Kuning Gatsu Tmr 45Jt 9207386 FO.07.11.0008523

JEMBRANA

FO.07.11.0008535

164.07.11.0008330

Ruko 4x6 Lt2 Kesambi 26 Krbkan SMS 08123845976 Hrg 20Jt/Thn FO.07.11.0008666

Ruko baru ByPas Jimbaran 2unit 5,5Mx9M cck kantor,08123804010 101.07.11.0008775

Toko/Arcade 15x4,5 Disebelah Ripcurl Jl.Legian-Kuta 40Jt/Th Nego,Hub:082144250949 FO.07.11.0007390

RUPA-RUPA Dana Cepat?Jmn BPKB Kredit/Modal/T.Over,7450725 141.07.11.0008640

!!Dana cepat BPKB Mbl/Mtr Bng bs diatur+Bns Hp.9186688 141.07.11.0008642

!0,7% Jaminan BPKB/T.Over/Beli Mobil, 8680168-0818553168 Cepat 141.07.11.0008821

Bisnis investor vgmcash.com tiap bulan 14% Hub.081331603988 033.07.11.0001439

Dana Cepat,Bunga 0,7%,Jaminkan BPKB Mobil Anda,9288246 T.Over 141.07.11.0008818

Kont rmh baru LT2 4KT Jl Kertadalem.085237297014 Mrh FO.07.11.0005601

BU stil Bali LtII 400/280,strategis dlm kota,081999932333 TP

FO.07.11.0008671

Ovr kont ruko 3Lt Gatsu Tengah 306 sbrg Bank BCA,087852432777

Rmh 3Kmr,1KT,1KMandi lok Gn.Ta lang 12Jt/Th.Hub.082145991234 FO.07.11.0008510

Dana Tunai 30Mnt Cair Jaminan BPKB motor Tlp.8012872-7977861 FO.07.11.0008008

Djual Kayu Jati Bekas,Kusen, Pintu,Dll Hub:082147594255 FO.07.11.0008816

FO.07.11.0006720

Full Body Massage Tmpt&Panggln Yudi08123642228/081805683044 FO.07.11.0008561

G.Full Body Massage & Reflexiology Hub:082145911411 102.07.11.0008679

Gigi Kita:mlyn:Psg Gigi,Behel 1.5Jt,AN,081906788043 Pangglan FO.07.11.0007777

Heri profesional Massage 50rb/ jam di t4/pglan 081999487885 FO.07.11.0008783

Velk R17+Ban 100% Baru Lubng 4 Dbl PCD H.6Jt Ng T.7815544 FO.07.11.0008566

WARNET BU.Dijual Warnet 12 comp,cocok u.Game Online Hub:7856278 141.07.11.0008621

DICARI GUDANG Dicari Gudang u/disewa,Ls.± 500m SekitarGatsu 081338535823 FO.07.11.0007899

KURSUS Hemat Kls smua Pljrn TK,SD,SMP SMU,Calistung,Lukis,T.8038422 FO.07.11.0006921

Kursus Privat Auto Cad 2D&3D Sketch up 8235453/087861368922 FO.07.11.0007827

Les Privat untk smua Pljrn +B Jepang,Mandarin,Bali,H.3661306 FO.07.11.0008473


IKLAN MINI

Minggu Pon, 24 Juli 2011

17

MOBIL - MOTOR AD BALI POST BMW

BMW 320i’05 Matic Abu Metalik smst br,T.8625422/081805695786 FO.07.11.0008494

BMW 520i’91 abu met Jl.Sedap Malam Gg.Seruni No.6 Tp.8200899 FO.07.11.0008590

BMW’00,Slvr,Ors,Lngkp,Pjk Pjng T.2132777 (WS.Garage) FO.07.11.0008718

BMW’93 Mrh,mls,VR18 Full Body Kit Audio,Tlp.087861131853 Kubu Alit Gg.79 No3 Kedonganan FO.07.11.0007786

Jl BMW 318i’00 silver istimewa Hub.7899957 004.07.11.0008838 CHEVROLET

!Chevrolet Captiva’2008 M/T bensin,abu2 Hub.081916152219 141.07.11.0008607 DAIHATSU

Di Jual Feroza Th’1994 BiruSilver,Hub:0817353313 FO.07.11.0008541

Djl Xenia Mi’06 hitam met mlk pribadi Hub.8520443 102.07.11.0008686

Feroza’94 Biru Abu2 B31 Full Audio Gagah T.085792393645 FO.07.11.0008600

Feroza’94 Birumet Orcat Ban BS 30 Br2, 8068606/087860231688 FO.07.11.0008758

Feroza’95 Orscat asDk B31 Full Audio Hub.9996183/087861885484 102.07.11.0008675

Feroza’96 biru 99% orgnl asDK B31 Audio CD TV, 081999048186 141.07.11.0008627

GrnMx PU’09 3way asDK loKM irt bmpr ats/bwh,jrg dpkai,7487518 102.07.11.0008802

Jl Xenia Htm Xi’2009 FullVar Hub.081239427575 FO.07.11.0008570

Over Kredit Xenia Xi’10,Silver Hub.0361-7813434,085857272265 FO.07.11.0008454

Pick Up G.Max Dp2,4jt Ags 2jt Xenia Dp6jt Ags 3jtm7952311 FO.07.11.0008761

Pick Up-DP0%-Xenia&Terios Dp15 Jt Hub:03618099228/03618064966 FO.07.11.0000656

Taft GT’92 4x4 ban 31 w.hijau original Hub.08123977652 153.07.11.0008708

Taruna CSX’00 Hitam Silver Jok Fres Istimewa Sekali,H.8043936 141.07.11.0008788

Terios Adventure’09,Hitam,asDK Manual,LowKM,sptbr,7952651 Krd 128.07.11.0008803

Xenia Li Family VVTi’07 hitam asBali Audio ors istw,7842121 102.07.11.0008807

Xenia Li VVTi’08 silver asBali samsat baru Tlp.081999237010 141.07.11.0008669

Xenia Th’2006 Hijau Metalik Istimewa Hub:081934310888 FO.07.11.0008596

Xenia’05 biru Met,VR18,Samsat Baru Hub.7880559/08123950893

Zebra Pick Up’95,Hitam,Mulus BU,Hub.08123873055 FO.07.11.0005568

FO.07.11.0008734

Ford Ranger’07 XLT 4x4 hitam KM45rb,081337708500/8757901 FO.07.11.0008550 HONDA

AllNew CRV’08 Manual SilvStone AsDK Jl.WR.Supratman 188X,Krdt 141.07.11.0008787

CRV Manual 04 silver 177Jt TP Hub.081901906570, 9124886 FO.07.11.0007345

Ceilo’94 Abu2 69Jt/Genio’92 Slvr 54Jt/LX’88 Biru 32Jt, 7841037 141.07.11.0008792

Cvic Wonder87PowerWindow27,5Jt InteriorAsli MesinOK 8623714BU FO.07.11.0008542

Dijual Grand Civic th 90 kond bagus Hub.0361-7497497 BU 155.07.11.0008747

Djl Grand Civic Hub:081236775550 FO.07.11.0008536

Genio’93+Maestro’90 Audio DVD istw krd LPD Br.Semate,7875564 164.07.11.0008748

Grand Civic’90 Hijaumet Velk17 orginal luardlm 46Jt H.8524041 164.07.11.0008753

Jazz IDSI MT’05 Red Met,V17 F. Aud,Prbdi,7438100/081999221668 141.07.11.0008777

Jazz IDSi’05 AT,merah Tg1 asDK J.Klt,Mls 127jt H.081999889071 FO.07.11.0008797

Jazz RS’08 Htm+Jazz IDSi05 Slv Innova G’08 Slv+Yaris S’09 Slv Avanza G VVTi’08+09+10 Slv/Htm Xenia Xi’09+Li’09 Karimun GX04 Royal Utama Mbl Gatsu.8773448 141.07.11.0008635

Jazz Vtec’07 BUC Manual samsat br 150jtng/0811394000 Krd Murh 141.07.11.0008625

LX’88 silver audio VR16 Hub.8586088 BUC pribadi 149.07.11.0008817

New CRV Th’03 2000CC,A.T Hitam H.155Jt Nego Hub:0361-7882973 FO.07.11.0008630

New Civic’01 Manual Silver Stone Hub.7897642 164.07.11.0008721

New Jazz S Manual Pth Vkool DR Istimewa 168 Nego,08175265577 FO.07.11.0008682

Stream 1.7’05 As Bali Slv Ston Manual Gres 158jt 087860254777 FO.07.11.0008503

Stream’04,1.7 M/T,Slvr,AsDK, LowKM,150Jt Ng,7943696,TT/Krd FO.07.11.0008711

166.07.11.0008851

164.07.11.0008822

Krmn Estilo’08 pmk HtmMet asDK Tg1,P.Menjangan 15 Sanglah,BUC

FO.07.11.0008801

PtrHiSporty’97+Taft GT’93 AsDK Supratman261 Dpn RS.DhrmYadnya

141.07.11.0008750

Ovr Krdit APV Arena’10 H.Nego H.081350274711/081937486776

141.07.11.0008733 JEEP

FO.07.11.0008544

Cherokee’95,Htm,VR22,Audio, Hartop’77,Ban33,Audio,2132777 Tkd.Barito 20 (WS.Garage)

SX4 Pmk’09 Htm Mnl KM19rb AsDK Tgn 1 Original,081 936 160 851 FO.07.11.0008558

FO.07.11.0008714

Sdekick’96 Asli DK,VR16,Smst br (68,5Jt) 08990133986

KIA

Picanto Th’05 Full Option A/T Silver Metalik Hub.8207007 164.07.11.0008723 MERCEDEZ

Mercy Master Fease th’94 Manual Hp.8053937 FO.07.11.0008760 MITSUBISHI

Kuda Grandia’02 Disel BiruMet AsDK TV DVD Pribadi,0818359363 166.07.11.0008844

Lancer’90,VR17,Jok Kulit,H.38jt Nego,Hub.081916170779 FO.07.11.0008430

Pick’Up L300 Th’03 Ors Cat Jl. Gn.Andkasa-Bougenvil I/7820992 FO.07.11.0008493

T120ss PU’2005 Hitam asDK Orgn Body Pribadi H.7855556 Cepat 141.07.11.0008735 NISSAN

Dijual Navara Th’2008 LE Silvr Hrg Nego,Hub:08123622258 FO.07.11.0008569

Nissan X Gear’2010+Asuransi W.Silver Hub:081353054329 FO.07.11.0008652

X-Trail ST’03 hitam istmw Hub.7434090/081936174113 FO.07.11.0008574 OPEL

Blazer Montera DOHCI’99 2200cc asDK,FV,CD,TV,Sesetan, 8868444

C.0001 66-

-3

Escudo’97,Hitam,Pribadi, Hub.0361-7496887

FO.07.11.0008764

FO.07.11.0008509

Sidekick’96 Hitam AsBali Audio Ban Baru2 BS MT,70Jt,7408394 141.07.11.0008800

FO.07.11.0008433

Futura PU’2007+Cary PU’2005+86 Jl.Ayani 352 Telp.085738372424 141.07.11.0008752

G.Vitara’07 JX,TV/DVD 3Unit AsDK,H.185Jt,2132777(WS.Garage) FO.07.11.0008727

Gr.Vitara JLX’07 Grey Met AsDK Manual FulVar 194jt Ng 8016815 FO.07.11.0008504

Jimny GX’1994 asDK original bs bantu Kredit H.2726277 Pribadi 141.07.11.0008614

Jimny GX’2000 Original A.Yani 114 Dps Pribadi T:0361-7818581 FO.07.11.0008639

Jimny Katana’87 Modifikasi Hub.081338660957

Sidekick’96 ungu tua met VR17 ban baru jok kulit Audio 71jt Nego Hub.0811396632 FO.07.11.0008765

Suzuki Aerio MT’2006 asli Bali Tg1 orisinil cat Hub.7947017 141.07.11.0008605

Suzuki Carry Pick Up’88 Extra Hitam Mesin OK 23Jt Ng,8047889 FO.07.11.0008548

Swift ST’08TgnI VR17 Silver&HD Sportster 883’07, 081999911444 102.07.11.0008677 TOYOTA

Toyota Vio sLimo+Camry th’05 Pmeran Hardys Tbn,085237381252 FO.07.11.0008429

FO.07.11.0008460

Karimun Estillo’07akhir,pmkain ’08,wrn sampion Hub.7480719

*InovaDisel(BBM1:15)MaticTurbo 08Rp229Km19RbTgI(B)08164711722 FO.07.11.0008833

FO.07.11.0008485

Karimun GX’03 Silver smst baru Terawat0361-8628028 FO.07.11.0008811

Karimun GX’04 orange lkp Audio TV/DVD/CD/MP3 Prbd 0817734499 FO.07.11.0008713

Karimun’00 gold DK istimewa Jl.P.Moyo No.44 T:8037199

Avanza G’05 Silvr AsliBali pjk baru tg1 drbaru,7848989 bs krd 164.07.11.0008776

Avanza G’08 Slvr asDK 136Jt Ng WR.Supratman 188X,7817381 Krdt 141.07.11.0008785

Avanza G’09 Silver asli DK Tg1 Jl.Gn.Andakasa LC IX No.3 Penamparan Hub.9005004 Pribadi 141.07.11.0008624

102.07.11.0008689

Avanza G’10 Silvr,AsDK+Karimun 03 Slvr B.Krd 0.5%/Bln,7827104

102.07.11.0008840

Blezer Montera’00 Hub.Jl.RSAD No.10 T.0361223211, 087877155699

FO.07.11.0008841

Avanza G’10 abu mtlk & Inova E’10 silver mulus Hub.0818558138

FO.07.11.0008825 SUZUKI

101.07.11.0006622

APV Pick Up Dp12Jt Carry PU Dp 7Jt Syarat Mudah 087861782003

Avanza G’2008 asli DK hitam Tgn1 Telp.0361-9236340 BUC

FO.07.11.0008589

141.07.11.0008615

APV Silver 2006 BU Hub.08123913859

Avanza New’11 Dp19Jt, Angsuran 3Jtan bonus akss lkp-8247153

153.07.11.0008646

154.07.11.0008847

Baleno NexG’03 Audio KM50rb 99jt ng Krdt 082145086554

Avanza’07 Hitam,Pribadi Hub.081337987199

004.07.11.0008114

FO.07.11.0008524

Baleno’97 Silv Abu,Hub.Made 08123916674 Br.Sasih Bt.Bulan

Avanza’2005 Silver Istimewa DK Asli Bisa Kredit,Hub.7411222

FO.07.11.0008491

141.07.11.0008794

AvanzaS VVTi’09 manual htm as DK audio+Taruna Oxxy’05FGX gol slvr asDK Ass AllRisk,8510804

Cary90Podojoyo BodiKalengTotal Mesin OK 29,5Jt/Ng 081936270194 FO.07.11.0008543

HYUNDAI

Hyundai Atoz’01 AT hitam asDK samsat baru mrh Cash/Krdt,Jl. Mahendradata Selatan 29X utara Pertamina Gn.Soputan

102.07.11.0008670

Dijual Escudo’95 Biru Met Audio Hub:0361-8532129

Avnza G’04/Kijang Kapsul’97 DK Jl.Kembang Matahari No.3 Dentim

FO.07.11.0008575

FO.07.11.0008763

Dijl Avanza th’04 Gold,Blazer th’98 Hitam Hub.7927270

Escudo th’2004 biru met matic harga 145jt Nego Hub.9164411

FO.07.11.0008585

FO.07.11.0008724

FO.07.11.0007252

Zebra Bodytech’94 asDK Ors Cat Kaleng Istimewa,081936257188

*Panther’94**Avanza’09 Silver* Milik Pribadi*081338709329****

FORD

Djl Ford Laser th’90 brg bgs Full Variasi Hub.08179701422

Karimun’00(71jt)Trios TX Advtr 10 pth Jl.P.Blitung 18 Pdungan

ISUZU

Hyundai Getz’04 Biru Asli Bali barang gres Hub.7859090 bs krd 164.07.11.0008756

Dijual Yaris’2008 Silver Hub:8026206

Escudo’96 ungu tua Pjk ban Bru Tk.Bthari XVII/18,081999108088 FO.07.11.0008549

Cepat Laku

C.0001 72-

102.07.11.0008673

-2

Djl Kjg Super’88 Merah Plat B P.Stering,Bajataki III No.17 Gatsu Brt,8622323/08123866787 FO.07.11.0008560

Grand Extra’96 merah as Bali Audio ors istimewa Hub.7934242 102.07.11.0008809

Great’92 Kaleng Mulus,Original Interior 8238741/081805307477 FO.07.11.0008440

Grnd Extra’95 Full Audio Serba Baru Mls, 9152040/081805622338 FO.07.11.0008704

Innova’04 Gold type G,H.Jl.Ry Puputan64 Renon.236996/7800003 FO.07.11.0008167

Inova G’05 Slvr asBali 153jtng Jl.Gelogor Carik 115 Pemogan 141.07.11.0008619

InovaG’04 akhir,mls,Velg18,istw Jl.P.SaelusIX No6,7482126 Prbd FO.07.11.0008093

Kijang Kapsul’2001 biru met hrg 97jt pribadi Hub.8894859 135.07.11.0008830

Kijang New SSX’02 Efi biru msh baru servis resmi,8581600 Prbd 141.07.11.0008613

Kijang th’93 smst br,BTN Tnh Bang D32 Kediri,081338615680 FO.07.11.0007270

Kj Astra’92 Shot 5Spd AsDK Body Gren99% Kaleng+Trwt,7881559 FO.07.11.0008626

Kj.Rover’92 shot 5spd abu-abu ors P.Misol 98C H:08124645163 102.07.11.0008812

Kj.Rover’93 abu shot 5spd jklt ACdbl C.Lock 44Ng,8871596prbdi 149.07.11.0008636

Over Krd Rush S’11 Putih asDK TgnI LowKm Istmw 081999396565 FO.07.11.0007920

Rover’91,5spd,5pnt,intr orgnl VR16,Ban+velkBr,37jtNg, 7476877 141.07.11.0008814

SE Saloon’86 Slvr trwt,Smst br AC,Vlk Jazz, Hub.081936123886 FO.07.11.0008517

Soluna GLi’2000 silver murah BUC Jl.Pulau Adi Gg.VI No.15H 141.07.11.0008618

Soluna XLi’00 Silver Velk Racing,NonTaxi,55JtNego,7965098BUC FO.07.11.0008690

Starlet’93 power window jarang pake hrg 52jt ng/081999374950 101.07.11.0008772

T.Avanza 1.5S’10 Hitm manual B Istimewa 150Jt Ng,087861388649 FO.07.11.0008676

Toyota Starlet’1985 istimewa Jl.Wibisana No.25 Hub.7437458 141.07.11.0008746

Tyt Hilux’08 Pmk AsBali Hitam VR16 TV Istw 102Jt,08123855592 141.07.11.0008799

Yaris S-AT’06 Red,Full Audio, AsDK,Jok Kulit Hb.087862138595 FO.07.11.0007339

Yaris’06 A/T,VR20,TV/DVD,Istmw Pjk Pjg,T.2132777(WS.Garage) FO.07.11.0008720

Yaris’06 Slv(Dp30j)Avanza08Htm (DP35j),CRV’03(Dp20j),8565544 164.07.11.0008751

KEHILANGAN

DIJUAL TANAH

DIJUAL TANAH

DIJUAL TANAH

DIJUAL TANAH

GENSET

*Tnh 2A P.Moyo,5A bsambil 1,5A Jl 5m aspal Sidakarya T3300160

Kav 1-2 Tmr RS Primagana Batubulan Jl.4m aspal hub.7963404

Tnh 2A Jl.Kutat Lestari Induk Sanur Hot Mix L.Villa 9194415

Tnh Kavlng Jl.R.Saba Blahbatuh Gyr T.Strgis,Jl.5Mtr,Cash/Krdt Hub.08123981000/08123618279

Genset Disel Kubota 3Phase 9,8 Kva,3,5 Jt Hub.08123811714

FO.07.11.0008165

Kos Elit,Glogor,kubuasri.com hrn/bln, 8890818/081558852888 102.07.11.0008683

Kos Studio 2Lt prkir Prib.dkt SnsetRd,FasLkp 2,2jt0817350800 004.07.11.0007686

Kost AC TV Sbed L.Es Dpr Kmdlm Renon Hub.081338650569 1,250Jt FO.07.11.0008645

Kost AC,TV,Kulkas Jl.Ayani Perum Calista 8 T.08123941961 FO.07.11.0008516

Kost Baru/KM/Dpr dalam/Murah Jl.Tukad Buaji,Panjer, 7945711 FO.07.11.0008622

Trm Kost TmbkSariIII/8(sltnDunkin Donut) Kdnganan 08123931471 145.07.11.0008310

Trm Kost parkir luas Jln.Sekar TunjungXIV 600/bl. 085738491100 141.07.11.0008616

DIJUAL TANAH !! Tnh 5 Are Lok.Kampus Teknik Sipil Unud Jimbrn.081805305333 FO.07.11.0008604

!!BU Tnh 3A pinggir Bay Pas Le bih 8781386/081999484326 murah 105.07.11.0008819

***Tnh 3,24&2,92 Jl.Sekar Sari Gg.Melasti Cash/Krd 0811388912 164.07.11.0007707

SERVICE

102.07.11.0008804

285Jt/1,85A 300m Ut Ter Ubung view sungai H.081337380202 TP FO.07.11.0008514

50Are SHM Blk Kampus Jineng Dalem Sgrj 7935800,08123491513TP 166.07.11.0008845

BU 1,10 are mlk lsg Batuyang Gg Zebra III 95jtsemua 2724878C/K 105.07.11.0007527

BUC Tanah 3Are Taman Giri Nusa Dua 125Jt/Are,085237202447 TP FO.07.11.0008597

Djl Tnh SHM 2,5Are Lbr12M Bisa 3Ruko Jl.Ry Tnh Lot Br.Bandung Ds.Pandak Bandung,08179751007 FO.07.11.0008637

Jl T.Kav Jl.Pasekan Batu Bulan 75Jt/A Hub.087862094455 105.07.11.0008650

Jl.Tnh kav 1,5-2A Jl.Tk Balian & 3,3A gatsu Brt hub 8032449 FO.07.11.0007825

Jual Tanah 10Are,cck utk Villa di Buwit Hub.0361-7952886 FO.07.11.0008458

Jual Tanah 2A Prerenan Tumbak Bayuh Hub.081916304105 FO.07.11.0008281

Jual Tanah 2Are Subak Dalem Ada Struktur Pondasi*Hub.7818998 169.07.11.0008483

Jual Tnh Kav 1,5Are,2 dan 7 Tumbak Bayuh Hub.081933058168 FO.07.11.0008480

SERVICE

105.07.11.0008699

Lahan Lok.Sebelah Sltan Canggu Club SHM view Sawah, T.8074447 FO.07.11.0004203

Sgr 1,5Are,Jl.Gunung Catur IV Dps,Hub.081337499550,2768811 FO.07.11.0007832

Sgr 27A,Sbr Htl Matahari Pemuteran Gerokgak Bll 082147241987 FO.07.11.0007833

T Kav Jl.5M Aspal kmp STP Nusa Dua Krdt 10th bunga1,5% menurun Dp40% HUb.081239406186 FO.07.11.0007392

Tanah 1,6A siap bangun dekat P.Brawa Canggu H.08123814196 FO.07.11.0008784

Tanah 19A Lok ImamBonjol Sunset Road Hb.7409036 Lok Bagus FO.07.11.0008820

Tanah 3A lok.KeboIwa Jln.6mtr Hub.482743/7412864 BU FO.07.11.0008687

Tanah Kapling Buduk Br.Pasekan Jl.10M Aspal Hb.0877.6134.8011 FO.07.11.0008578

Tanah Kav di Taman Baruna Sari Jimbaran 100m dr MCD H.8585674 FO.07.11.0003329

Tnah Kapling Jl.10m Kredit Mrh Teuku Umar Brt H:081.756.6868 FO.07.11.0008580

Tnh 163m2&Rmh TP.40/81-80/11840/100 P.Sambian,081337623837 FO.07.11.0008284

SERVICE

AC

FO.07.11.0008681

Tnh 2Are Ada Strktur Bngnan Jl. Subak Dalem GtsuTngh,T.8217277 141.07.11.0008796

Tnh 3A Jl Sekar Sari Padang Galak Hrg:170/A T:08123606465 FO.07.11.0006111

Tnh 3A s/d 16Are Tukad Badung XX dan Induk T.7482825/9194415 FO.07.11.0008684

Tnh 7 Are Canggu cck Utk Villa T.08123852220/085792005256 FO.07.11.0007179

Tnh Kav Jl.5m aspal Kampus STP Nusa Dua C/K Hub.081239406186 FO.07.11.0006234

Tnh Kav Jln 4m Jln.Ry Kengetan Ubud Gianyar Cach/Kredit Hub:081353217202/087860833254 FO.07.11.0008526

Tnh Kav. siapbangun Jln.A.Yani Utara,Br.Tagtag Hp.08123954323 FO.07.11.0007278

Tnh Kavl di Blk Bale Br.Jagatsatru Kediri Tbn H.03612088204 119.07.11.0008731

Tnh SHM 4,75A&1,5A Jl aspal 8m dkt Htl Vista-Tabanan 2199887 155.07.11.0008744

Tnh+kandang ayam pinggir Jl. aspl Lok Perean 082145991234 FO.07.11.0008507

Tnh 1,5Ha isi Duren Sawe Negara 2,7Jt/A c/villa H.081236745678 FO.07.11.0008511

BIRO JASA

FO.07.11.0008736

Dijual Timor Dok Biru Muda 36,5jt Hub.087861425833 120.07.11.0008644

Djl Timor’97 Hitam Mulus Mesin OK Telp.7412537 FO.07.11.0008754

Timor DOHC’00 Pakisaji, H.37jt Tlp.0361-8716001 FO.07.11.0008479

DISEWAKAN MOBIL Anda mau Transpot murah?Alpard Camry Inova&Prego T.7830668 FO.07.11.0006278

DICARI MOBIL Dcr sgala jenis mbl bekas hrg Ok 2124949 tiap hari mhn info 141.07.11.0008815

Espass,Panther,Xenia,Avanza, KIA,Pick Up,03618576640 dijmpt 141.07.11.0008810

DICARI MOTOR !!!!!!2126800 beli Spd mtr Sgl Merk Hrg Pasti OK(Rusak/modif) 141.07.11.0008771

*****Dcr Mtr bekas sgl merk dijemput,8829155 Hp.085230634540 102.07.11.0008380

**Beli Motor Bekas Sgla Merk** Hub 7480302 Hp.081338294465 FO.07.11.0006767

Dicari Motor Ninja 250cc Hub.087861664999 141.07.11.0008813

DIJUAL MOTOR HONDA

Honda Revo Absolut Th’2009 Merah VR Hp:081236001899 FO.07.11.0008592

Jual Vario Feb’2010 12,5Jt pink putih,2727065 / 235963 014.07.11.0008648

Lelang Supra Fit’05,supra X’01 02,Smash’06 HP.087860311414 164.07.11.0008715

Tiger’99 D.Velg Atau SupraX’02 Keduanya Terawat,7493871 Cepat 141.07.11.0008774 KAWASAKI

Kawasaki KLX’09 Hitam Hub.8479859,087860098609 FO.07.11.0008826 KYMCO

Kymco Metica GLX th’2005 mulus terawat Hub.8537375 141.07.11.0008808

Metika’00=2,5+04=4,5 Libero’08 =5 Essy’04 Mdif=4 HP.8051353 164.07.11.0008716 SUZUKI

3Unit Trail mini utk anak2 variasi Hb.081999925143 syg anak 164.07.11.0008719 YAMAHA

Vega R’08 Hitam merah,dr baru Pajak Baru,mulus,081337644854 FO.07.11.0008599

Ymh Byson 2010,Biru Met Km2000 Jl.Soka,T.7844571 FO.07.11.0008500

Cepat Laku

RUPA-RUPA AD BALI POST

Hlg BPKB DK 750 KS,No.19886870 a.n Dewa Putu Alit Jati almt Br. Teruna PeliatanUbud Gianyar

KOST

TIMOR

Dijual Timor DOHC th’2000 Hub.0361-9167377

FO.07.11.0007058

DISEWAKAN TANAH *Kont Tnh3A Jl.Kesambi Gg.Kesambi Indah 087861119888, 8618748 166.07.11.0008417

Diswkan Tnh 13,5A Jl.Ry Cargo Dps H.7450060,08123808061

157.07.11.0008667

Jual Genzet Mitsubishi 3 phase 30 Kva harga 35 jt Hub.7410887 104.07.11.0008662

DISEWAKAN TOKO Dikontrakan Toko & Rumah Hub:7477333/8023621 FO.07.11.0008732

FO.07.11.0008554

Dkntrkn Tnh L.11Are,LC.B.Bidak Kerobokan Hub.Gus/081999400741 FO.07.11.0008497

Kont Tnh Ls:20A Jl.Monkey Forest Gg.Beji Ubud,081338486519 FO.07.11.0008556

Over Kontrak Tanah + Bangunan Jl.Badak Agung Renon Hub.081337834554 TP FO.07.11.0007889

DICARI TANAH Dcr Tnh u/disewa ± 20 Are utk Gudang sktr Gatsu 081338535823

Ov kont Laundry+Pulsa+Isi sdh Jln 2th Omst 5Jt,081805566070 166.07.11.0008848

DICARI TEMPAT Cari Kontrakan Rumah area Denpasar&Badung,T:087861926051 FO.07.11.0008540

DIJUAL RUKO Ruko 2Lt Jl.Tukad Balian 111A 5x16 Rp1M, 724052/081236916333 110.07.11.0008773

Trm Psn:Almari 850 Kitchen 950 counter 1,1 bed set dll 8744285 135.07.11.0008828

PELUANG USAHA Food Court Pantai Kuta Deposit 125Jt/3Th,Teuku Umar 500Rb, Tanah Lot,15Jt/th,Makanan,9911889

FO.07.11.0007261

BIRO JASA

.000 755-pen

BIRO JASA Sda PRT Hub.081 999 392 419 164.07.11.0008742

JASA Bikin Kitchen+interior set 3D toko+rumah+villa kualitas htel ekonomi+cepat Hub.081338103021 FO.07.11.0002054

Psang Marmer Granit Keramik & Btu Alam,Hub:081353233268 Tukang Finishing kayu melamine duko furniture+bangunan bagus kualitas villa Hb:0361-3620947 FO.07.11.0002058

110.07.11.0007652

DISEWAKAN GUDANG Dikontrakan Gdg di Gatsu Barat tepi jalan dekat Mc Donald,LS 11Are,Bag 3Are,Hub.08123942993

Kepada Bpk Paul Budiasa Gunadi, yang pernah kuliah di YMCA (International Hotel School) Kobe Perfecture pada April 1972 Maret 1973 angkatan Ke IX, dan pernah belajar Bahasa Jepang di Tenry University Nara. Untuk hadir pada Reuni angkatan ke IX YMCA eter n n e n ut n u un K.Lestarini /Ibu Fuyuko n. tot u roto no. 9 enp r p 0361 - 30160 1606 p 0 179 15005-0 1337601070-0 11199 96

FO.07.11.0008436

FO.07.11.0007903

FURNITURE

UNDANGAN UNDANGAN

DIJUAL VILLA DIJUAL BENGKEL Djl Bengkel Mobil Lkp Stok dan Alat kondisi baik Hub.8780114 FO.07.11.0008547

BIRO JASA

Villa for sale cpat dkt pantai Keramas T.785/360M2,LT2,4KM4KT,Pool8x3+3x3,Hub08123836282 004.07.11.0007331

BIRO JASA

BAHAN BANGUNAN


SENI & BUDAYA

18

Minggu Pon, 24 Juli 2011

Teater Modern di Tengah Panggung Tradisional

Guru SMK TI Bali Global

’’Sumur Tanpa Dasar’’ di Singaraja

Ikuti Seminar ’’Education Transformation’’

DI Bali sangat sedikit terdapat panggung (maksudnya gedung/ tempat pertunjukan) yang benar-benar representatif untuk bisa digunakan sebagai tempat pentas teater modern. Yang bertebaran dari pusat kota hingga ke pelosokpelosok desa hanya panggung tradisional yang seakan-akan dibuat khusus untuk mementaskan kesenian tradisional, seperti arja, topeng bondres, joged bumbung atau drama gong. Cirinya adalah pembagian ruang yang amat simetris. Pintu besar (rangki) di tengahtengah. Biasanya diapit dua pintu kecil di sisi kiri dan kanan. Tata lampu tak terpikirkan. Yang penting terang. Maka, ketika panggung itu digunakan untuk pentas teater modern, penyelenggara harus melakukan berbagai tindakan untuk mengubah image panggung itu menjadi panggung modern. Salah satunya, melakukan penataan lampu secara lebih cermat atau bila perlu mengurung areal panggung dengan kain panjang dan lebar agar panggung tradisional itu mirip seperti gedung teater indoor. Dengan kondisi seperti itulah Kelompok Teater Pictorial dan Black Rose Theater dari Bandung memainkan drama ‘’Sumur Tanpa Dasar’’ karya Arifin C. Noer dengan sutradara Irwan Jamal di Gedung Sasana Budaya Singaraja, 19 Juli lalu. Semi Ikra Negara dan kawan-kawan harus melakukan berbagai strategi untuk mengubah panggung itu menjadi panggung yang layak untuk karya besar Arifin C. Noer. Misalnya, mereka memanfaatkan ruang penonton sebagai ruang bermain dan terpaksa menutup sisi kiri dan kanan panggung dengan kain hitam. Namun karena sarana untuk menyiasati panggung juga terbatas, maka pementasan yang sesungguh-

BPM/ole

DRAMA - Salah satu adegan drama ‘’Sumur Tanpa Dasar’’ yang dimainkan Teater Pictorial dan Black Rose Teater di Singaraja. nya sempurna itu tak bisa dinikmati dengan sempurna. Seperti kebanyakan gedung kesenian di Bali, Gedung Sasana Budaya Singaraja mirip semacam wantilan. Bentuknya segi empat dengan banyak pilar, tanpa tembok sekelilingnya. Lebih parah lagi, gedung itu berada di sudut catus pata (perempatan jalan besar) yang mempertemukan arus lalu-lintas dari Jalan Gajah Mada, Jalan Mayor Metra dan Jalan Veteran. Jalan Gajah Mada adalah jalur truk, sehingga terkadang lampu kendaraan itu menerobos masuk ke wajah pemain di atas panggung. Selain itu, di perempatan itu terdapat traffic light. Kendaraan yang dihadang lampu merah akan berhenti dengan mengeluarkan suara mesin dalam durasi yang cukup lama. Suara mesin itu mau tak mau juga terdengar oleh pemain sehingga konsentrasi pemain pun terganggu. Namun dari semua kelemahan panggung itu, teater modern tetap harus

punya siasat yang cerdas justru karena ia menyandang status modern. Dan, itu sudah dilakukan oleh anak-anak dari Bandung tersebut. Selain siasat secara teknis, kehebatan aktor-aktor dari Bandung sesungguhnya sudah bisa menutupi kelemahan panggung itu sendiri. Lihat misalnya tokoh Jumena Martawangsa yang dimainkan Semi Ikra Anggara. Dengan stamina tinggi dan vokal yang terawat, Semi bisa menahan konsentrasi penonton untuk tetap fokus pada permainan aktor per aktor, bukan pada tetek-bengek tata lampu atau tata panggung. Tokoh lain seperti Euis (Christie Vaam Laloan) dan Marjuki Kartadilaga (Ibenk Star) juga membuktikan diri sebagai pemain yang tak kendur oleh kelemahan panggung. Hal yang sama dibuktikan oleh pemain lain. Kisah yang dimainkan dalam drama ini memang sesungguhnya kisah muram seorang tokoh bernama Jumena Martawangsa. Tokoh sentral

yang mengalami delusi. Istrinya berselingkuh dengan adiknya, hartanya dirampok karyawan. Ia kehilangan eksistensi secara psikologis. Selalu menganggap dirinya akan mati. Dan sebagian besar semangat dari kisah itu tertampil dengan nyaris sempurna, setidaknya untuk ukuran penonton teater di Singaraja. Meski, dalam pandangan pembina teater di Undiksha, Hardiman, tokoh Jumena masih tampak terlalu kokoh. Lagi-lagi penyebabnya adalah panggung yang simetris. Sehingga tokoh Jumena yang seharusnya sebagai tokoh yang kalah terpaksa tampak amat sentral dan seakan jadi penguasa kokoh di tengah panggung. Namun, sebagaimana jawaban Semi Ikra Negara, dalam situasi panggung yang dipenuhi siasat itu, tak apaapalah Jumena sebagai tokoh yang kalah namun tetap kokoh. Kekalahan yang kokoh, sebagaimana teater modern di tengah-tengah panggung tradisional di Bali. z adnyana ole

Denpasar (Bali Post) Masa Orientasi Siswa (MOS) yang selama ini identik dengan kekerasan dan perpeloncoan selama sepekan tidak tampak di SMK TI Bali Global. Bahkan hingga penutupan MOS, siswa baru tahun ajaran 2011/2012 tampak gembira dengan kegiatan MOS yang diadakan OSIS, Sabtu (23/7) kemarin. Sejak dimulai Senin (18/7) lalu kegiatan MOS SMK TI Bali Global yang diikuti 380 siswa baru tersebut dikemas dengan beragam kegiatan seperti pembekalan materi terkait pengenalan lingkungan sekolah, pendidikan karakter dan kegiatan sosial berupa penanaman pohon serta pemberantasan sarang nyamuk. Beragam kegiatan yang dikemas tersebut tentunya disesuaikan dengan pencanangan Mendiknas yang mengharapkan agar kegiatan MOS diarahkan pada pendidikan karakter bangsa. Bahkan untuk lebih menyempurnakan target pemerintah pusat khususnya dalam hal pendidikan karakter, seluruh guru SMK TI Bali Global dan sejumlah guruguru lainnya di Denpasar mengikuti seminar nasional ‘’Education Transformation, menuju pendidikan berkualitas dunia melalui Teknologi Informasi’’ yang digelar Ikatan Guru Indonesia (IGI) Jakarta. Menurut Kepala SMK TI Bali Global, I Gusti Ngurah Wardana, S.Pt., MM.Kom, kegiatan semacam ini dianggap sangat penting, mengingat pesatnya perkembangan teknologi yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi pendidikan karakter. ‘’Paling tidak ke depan ada semacam sinergi bagaimana mengarahkan pendidikan karakater bangsa di tengah laju perkembangan teknologi yang cukup pesat setiap detiknya,’’ ujarnya. Lebih lanjut Gusti Wardana mengatakan, kegiatan seminar juga bertujuan memberikan kompetensi pada guru supaya dalam tahun ajaran baru ini betul-betul mampu menggunakan TI sebagai media pemelajaran secara baik dan benar, khususnya dalam upaya mendukung karakterkarakater bangsa,’’ katanya.

BPM/bit

SEMINAR - Kepala SMK TI Bali Global, I Gusti Ngurah Wardana (kiri) dan Tom Gunadi dari pihak Acer berfoto bersama di sela-sela kegiatan seminar. Sementara itu, Sekretaris IGI Mohammad Ihsan mengatakan, kemajuan bangsa ditentukan oleh guru sehingga perubahan kualitas guru tidak bisa ditawar-tawar lagi. Ia mengatakan, harus ada lompatan besar guna meningkatkan kualitas tersebut. “Di dunia maya banyak sekali informasi dan sumber belajar yang bisa diaplikasikan di dalam kelas. Informasi pendidikan, cara mengajar, dan metode

pembelajaran juga bisa menjadi inspirasi guru untuk berkreativitas di kelas. Dengan semakin menariknya pembelajaran di kelas, interaksi guru-siswa dalam kegiatan belajar-mengajar juga semakin intens. Dengan begitu, guru dan siswa akan terus dituntut berinovasi,” ujarnya. Ini artinya guru pun dituntut untuk terus belajar. Bukan hanya siswa saja yang belajar. (bit/ *)

Minggu, 24 Juli 2011 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05 06.35 07.05 07.35 08.05 08.35 09.00 09.30 10.00 10.30 11.30 12.00 12.30 13.00 13.15 13.30

Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Etika & Budi Pekerti Bag.3 Seputar Bali Pagi Sehat Bugar Klip Bali Anak Taman Kirana Dunia Sa-tu Taman Sari Belajar Menggambar Membuat Mainan Mobil Boga Dewata Pelangi Kehidupan Dunia Otomotif Dharma Wacana Ngulati Tikeh Emas Bag.3 Drive It Klip Bali Klinik Totok Perut Lila Cita

14.30 15.30 16.00 17.00 17.05 17.30 18.00 18.05 18.30 19.00 19.30 20.00 21.00 21.30 21.35 22.00 22.05 22.30 23.00 23.30

Yamaha U-13 Nangun Yadnya Karya Ngaben di Desa Ababi - Karangasem Harmoni Bali Sekilas Berita Olah Raga Dharma Wecana Ngulati Tikeh Emas Bag.4 Puja Trisandya Seputar Bali Klip Bali Discover Germany Bisnis Bali Dialog Interaktif Dhyana Pura Lintas Manca Negara Sekilas Berita Bali Makedekan Sekilas Berita Kris Dunia Kita VOA Fearless Music Selingan Musik


19

Minggu Pon, 24 Juli 2011

Siswa Dibajak Sekolah Negeri

Swasta Hanya Bisa Diam, Siap Gulung Tikar Orientasi orangtua siswa untuk menyekolahkan anaknya di sekolah negeri, membuat sekolah swasta sedikit merinding. Pasalnya, jumlah siswa lebih awal memilih sekolah negeri ketimbang harus masuk di sekolah swasta. Bahkan, ada fenomena melakukan berbagai cara untuk bisa duduk di sekolah negeri. Seperti apa? SEJUMLAH sekolah swasta di Denpasar sempat kecewa dengan sistem penerimaan siswa baru di sekolah negeri khususnya di SMP. Mengingat, ketika MOS sedang berlangsung, beberapa siswa di sekolah swasta tersebut pindah ke sekolah negeri. Akibatnya, sekitar dua kelas siswa baru yang sebelumnya sempat masuk sekolah di hari pertama, akhirnya “lenyap” di hari kedua. Setelah ditelusuri oleh pihak sekolah swasta, muridmurid yang telah terdaftar di sekolah itu pindah ke sekolah negeri. Di SMPN 8 Denpasar tercatat paling amburadul sistem penerimaan siswa barunya. Jumlah siswa per kelas yang sebelumnya diformat 40 siswa dipadatkan menjadi 48-50 siswa/kelas. Jumlah siswanya pun naik tajam dari enam kelas menjadi sembilan kelas. Hal yang sama juga terjadi di SMPN 2 Denpasar, SMPN 5 Denpasar. Konon, sekolah memperalat komite untuk ‘’bermain’’ pada perekrutmen ini. Padahal aturan nasional secara jelas mengatakan sekolah bersatus SSN tak boleh ada siswa masuk pagi dan siang alias double shif. Kondisi ini menjadi perhatian khusus jajaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar. Plt. Kadisdikpora Denpasar, Edy Mulya, langsung bereaksi setelah mendengar kejadian ini. ‘’Kami instruksikan sekolah negeri jangan

lagi merekrut siswa ketika sudah melakukan MOS,’’ ujarnya. Kasus ini ternyata bukan saja dialami Denpasar. Di Tabanan dan Badung, kasus serupa juga dialami sejumlah sekolah swasta. Aksi pembajakan siswa di Tabanan benar-benar membuat sekolah swasta meradang. Seperti yang dialami SMP Harapan Tabanan. Akibat penggelembungan siswa di SMP negeri, sekolah ini terancam gulung tikar. Tahun ini, sekolah sekolah tersebut hanya mendapat 34 siswa karena pembengkakan penerimaan siswa di sekolah negeri. Dengan jumlah siswa yang minim, sekolah ini dipastikan kebingungan menutupi biaya operasional dan siap gulung tikar. Padahal Bupati Tabanan melalui surat edaran berjanji memperhatikan kelangsungan sekolah swasta dengan membatasi penerimaan siswa di sekolah negeri. Keluhan serupa dilontarkan Kepala SMP 1 Saraswati, Sagung Raka Suartini. Dia kaget ketika melihat pembengkaan siswa pada sekolah negeri, terutama di SMPN 2 dan 3 Tabanan. Akibat pembengkaan itu, jumlah siswa yang masuk ke sekolahnya ikut berkurang. Tahun ini, pihaknya hanya kebagian murid 111 siswa. Jumlah itu sempat berkurang karena aksi pembajakan yang mencapai 48 siswa. ‘’Jumlah siswa kami masih lebih baik dibanding SMP swasta lainnya. Namun,

BPM/dok

MOS - Siswa SMA saat mengikuti agenda MOS. kami menyayangkan sekolah negeri yang menerima siswa di luar kuota,’’ tegasnya. Sagung menjelaskan, idealnya sekolah swasta harus memiliki murid minimal 60 siswa. Jika kurang dari itu, sekolah itu dipastikan akan kelimpungan melanjutkan proses belajar mengajar. Sebab, anggaran yang dipungut dari siswa tidak bisa mencukupi deggan mahalnya biaya pendidikan. Dia juga mempertanyakan jika ada sekolah negeri yang menampung murid dalam jumlah besar. Idealnya, kata dia, satu kelas maksimal diisi 32 siswa. Apalagi, sekolah yang sudah mendapat Sekolah Standar Nasional (SSN). ‘’Meski swasta, sekolah kami berstandar SSN. Karena itu, jumlah siswanya mengikuti aturan yang ada,’’ jelasnya. Wanita ini menambahkan, pihaknya sempat bergembira melihat surat edaran Bupati Tabanan yang membatasi penerimaan siswa di sekolah negeri. Tahun ini, lulusan SD di Kota Tabanan mencapai sekitar 1.200 siswa. Dari data yang diranking di UPTD ke-

camatan hanya 600 siswa yang seharusnya lolos masuk SMP negeri. Kenyataannya, akibat pembengkaan penerimaan siswa, sekolah swasta hanya bisa gigit jari. Pemicunya, lulusan SD hampir seluruhnya diborong oleh sekolah negeri. ‘’Untuk sementara kami hanya bisa diam,’’ ujarnya. Sagung juga mempertanyakan alasan wali murid yang terlalu mengejar sekolah negeri. Padahal, kata dia, di sekolah yang overload kualitas pendidikannya dipastikan tidak akan maksimal. Biaya pendidikan di sekolah negeri justru lebih mahal. Dia berharap, Dinas Pendidikan bisa mengambil sikap untuk kelangsungan sekolah swasta. Sebab, tidak menutup kemungkinan, kasus penggelembungan siswa ini akan terjadi lagi tahun depan. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tabanan, Wayan Adnyana, mengaku belum mengetahui aksi pembajakan siswa ini. Dia menegaskan, sekolah yang sudah menggelar MOS tidak diperbolehkan lagi menerima siswa baru. (ara/udi)

TVI Express Bantu Promosikan Budaya Gianyar Gianyar (Bali Post) Travel Venture International (TVI) Express sebagai sebuah perusahaan multinasional ternama yang dinamis dan berdedikasi tinggi berbasis gaya hidup terkini, produk dan jasa perjalanan dan perhotelan yang paling menonjol, serta menyediakan peluang potensi untuk meningkatkan perekomian, ikut memberikan sumbangsih dalam mempromosikan budaya Gianyar. Sabtu (23/7) kemarin, seribu lebih member TVI Express dari berbagai Negara mengunjungi Gianyar, menyaksikan pementasan budaya ‘’Bali Agung’’ di Taman Safari dan Marine Park. Member berasal dari Negara Jepang, Philipina, Malaysia, Singapura dan Indonesia. Para member ini

Sepuluh Pemain Dari Hal. 1 Tuan rumah sendiri harus bermain dengan sepuluh orang setelah salah satu pemainnya dikartu merah pada menit ke75. Namun hal ini gagal dimanfaatkan oleh Indonesia sehingga hasil imbang 1-1 tetap bertahan hingga pertandiingan berakhir. Hasil ini memberikan keuntungan bagi Indonesia yang akan menjadi tuan rumah di leg kedua 28 Juli mendatang. (gie/rt)

didampingi Bupati Gianyar menyaksikan sendratari kolosal berjudul ‘’Jaya Pangus’’. Presiden Direktur PT TVI Express, Goenarni Goenawan, menyebutkan, selama ini peranan TVI Express dalam mempromosikan budaya Indonesia sangat besar. Perusahaan yang dirintis sejak tahun 2009 ini telah banyak melakukan acara di kota-kota kecil di Indonesia yang mempunyai budaya yang cukup tinggi. Indonesia selain mempunyai keanekaragaman budaya, juga mempunyai keindahan alam dan panorama. ‘’Dari banyaknya budaya dan panorama alam yang ada, masih banyak yang belum terekspos keindahannya, misalnya kota Gianyar,’’ jelasnya. Goenarni menambahkan, kemajuan jaman sekarang ini memudahkan arus pertukaran informasi baik secara nasional maupun global, seolah-olah tidak ada lagi batas antar negara. Hal ini dapat berdampak negatif pada keaslian budaya Indonesia. Arus pertukaran informasi yang bebas menyebabkan mudahnya masuk nilainilai budaya asing yang belum tentu sesuai dengan nilai budaya Indonesia. Jika itu dibiarkan, maka dampak negatif ini dapat membahayakan generasi depan bangsa. ‘’Untuk itulah TVI

Program Pemerintah Dari Hal. 1 Yudhoyono juga meminta mereka untuk tidak terganggu dengan kondisi politik saat ini dan tetap menjalankan tugas mereka untuk menyukseskan program-program pemerintah yang dipimpinnya. Soal pernyataan-pernyataan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin ia

jawab dengan mudah. ‘’Nazaruddin kembalilah ke Tanah Air untuk memberikan keterangan kepada pihak-pihak terkait,’’ ujarnya. Yudhoyono meminta Nazaruddin menjelaskan segala informasi ke penegak hukum. Selain itu, ia menyampaikan ke partai, ke Dewan Kehormatan partai, kalau ada masalah serius di tubuh Partai Demokrat. (kmb/ant)

Mengecat Tubuh Dari Hal. 1 Mereka mengecat tubuh mereka warna putih disertai tulisan-tulisan terkait beberapa kegagalan SBY dan Boediono selama masa pemerintahannya dengan cat merah. “Itu merupakan suatu simbol sosialisasi kepada masyarakat Indonesia, terlalu banyak kegagalan yang dialami oleh pemimpin kita, yaitu Presiden SBY serta wakilnya Boediono,” ujar Jati, koordinator unjuk rasa. Mereka melakukan aksi tersebut berdasarkan banyaknya kasus yang tidak mampu diselesaikan oleh Presiden SBY seperti masalah pengangguran, korupsi, termasuk ka-

sus Century yang hingga saat ini belum bisa tuntas. Selain itu, mengenai kasus korupsi Wisma Atlet yang dilakukan kader-kader partai yang berkuasa, dan kasus-kasus lainnya. Jati menuturkan, SBY tidak mampu menyejahterakan masyarakat Indonesia. Hal ini melihat kenyataan barang-barang pokok yang harganya melonjak tinggi. Jati mengatakan, pemerintah memang tidak serius untuk menuntaskan semua kasus korupsi di Indonesia. “SBY tidak lagi ditolerir, SBY harus turun sekarang juga. Sampai kapan pun, kami jaringan kampus akan terus menyosialisasikan perlawanan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk melawan,” katanya. (kmb)

Express bekerja sama dengan pemerintah daerah Gianyar untuk mempromosikan budaya,’’ jelasnya. Salah satunya menyaksikan sendratari kolosal Jaya Pangus di Bali Agung Teat-

er. ‘’Pementasan ini merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya Indonesia oleh TVI express dengan Pemkab Gianyar, dan kerja sama dengan Taman Safari,’’ jelasnya. (kmb16/*)

BPM/kmb16

BERSAMA - Goenarni Goenawan (Presiden Direktur TVI Express Indonesia) bersama Bupati Gianyar Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. berpose bersama pada saat pembukaan acara Bali TVI Celebration.

Bantu Indonesia Dari Hal. 1 Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg, Sabtu kemarin, mengumumkan serangan-serangan bom dan penembakan yang menewaskan setidaknya 91 orang itu adalah tragedi nasional. Hillary Clinton juga memuji Indonesia sebagai negara yang memiliki banyak anak muda berbakat, punya potensi wirausaha yang sangat tinggi. Indonesia adalah pilihan natural untuk penyelenggaraan acara ini. Sebagai tiga besar negara demokrasi di dunia, kawasan dinamis, dan salah satu penggerak globalisasi dan pertumbuhan ekonomi di dunia. ‘’Juga salah satu negara yang memiliki banyak penduduk muda, hampir 75 juta penduduk indonesia adalah

pemuda di bawah 18 tahun,’’ katanya. Menurutnya, anak-anak muda ini terus tumbuh, dan saling terhubung dengan segala hal yang belum pernah terpikirkan oleh kaum tua sebelumnya. Peluang kerja tidak hanya diciptakan pemerintah tetapi juga oleh sektor swasta.’’Apa yang kita inginkan untuk mencapai itu adalah kreativitas dan inovasi. Potensi wirausaha ada di sekitar kita, peluang wirausahawan ada di sekitar kita,” katanya. Ia mengatakan, AS berniat membantu Indonesia dalam mengeluarkan potensi wirausaha yang selama ini terpendam di dalam tubuh Indonesia. Salah satunya dengan menyuntikkan dana investasi dan memberi berbagai pelatihan yang diperlukan. (kmb/net)

Sekala Niskala Dari Hal. 1 Sampai saat ini, keadaan di Kabupaten Bangli sudah kondusif dan masyarakat diharapkan tidak terpancing oleh isu-isu yang berkembang. Pihaknya telah mengambil dua langkah yakni secara sekala dan niskala. Secara sekala membentuk tim mediasi perdamaian yang diketuai Sekda Bangli, Wayan Sutapa. Tim perdamaian ini diberi waktu dua hari untuk membuat draf perdamaian antara pihak Desa Songan dan Banjar Kawan, selanjutnya draf perdamaian tersebut akan diserahkan kepada perwakilan masyarakat dalam tiga hari ke

depan untuk dievaluasi kembali sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. Sedangkan secara niskala, pimpinan SKPD melaksanakanguru piduka dan bendu piduka ke beberapa pura di Kecamatan Bangli dan Kecamatan Kintamani dengan tujuan untuk mendoakan alam besertra isinya agar kembali aman dan sekaligus menetralisasi aura negatif pascabentrok. Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Ida I Dewa Nyoman Rai, mengakui, pemeriksaan secara intensif terhadap saksi masih dilakukan. Pihaknya baru menetapkan dua tersangka dari 16 orang saksi yang telah dimintai keterangan dalam kejadian itu. (kmb17)

Mesin dan Desain Besar MEMBACA berita Bali Post Rabu dan Kamis lalu tentang kerusuhan berdarah di Bangli, Rubag terbayang film Apocalypto. Film yang diproduksi dan disutradarai Mel Gibson tersebut berkisah tentang perang antarkelompok sesama suku Maya di kawasan Meksiko dan Amerika Tengah. Di awal film ada teks berbunyi, A great civilization is not conquered from without until it has destroyed itself from within. Ungkapan itu merupakan konklusi tim ekspedisi Eropa di abad ke-16 yang menemukan hamparan reruntuhan bangunan berarsitektur tinggi terbelit akarakar pohon raksasa di tengah belantara Amazon. Benar bahwa peradaban besar tidak bisa ditaklukkan oleh pihak luar, kecuali diawali penghancuran dari dalam oleh pemilik peradaban itu sendiri. Dalam film dikisahkan perilaku homo homini lupus, yakni perang semua melawan semua, akibat arogansi kekuasaan dan haus darah para pemimpin kelompok. Akibat saling bunuh dan serang antarkelompok, bukan hanya simbol-simbol kebudayaan berupa bangunan piramid yang hancur lebur, juga populasi suku Maya semakin menipis. Nah, ketika bangsa-bangsa Eropa yang dipelopori Columbus menjejakkan kaki di benua Amerika menjelang akhir abad ke-15, mereka menganggap wilayah itu tanpa penghuni, papar Rubag. Wah, mungkin itu sebabnya dalam pelajaran ilmu bumi dan sejarah, Christopher Columbus dinyatakan sebagai penemu Amerika. Padahal selain suku Maya seperti ceritamu, di film-film cowboy yang sempat kutonton, di sana juga ada suku Comanche, Apache dan Sioux, yang oleh generasi pasca-Columbus, semua disebut bangsa Indian. Penyebutan itu terkait penugasan Ratu Spanyol Isabella terhadap Columbus dan tim ekspedisinya untuk menemukan anak benua India buat mendapatkan rempahrempah. Untung saja, Cornelis de Houtman dan De Keyser yang mendapat amanat serupa dari Ratu Belanda, tidak menyebut Indonesia yang kala itu belum punya nama sebagai wilayah temuan mereka. Mereka mendarat di kawasan Banten tahun 1596, yang saat itu ada di bawah kekuasaan Mataram Islam dengan rajanya Amangkurat I. Namun demikian setelah VOC bubar 1799, pemerintah Belanda yang mengambil alih kekuasaan menyebut negeri tanpa nama ini Hindia Belanda, ulas Degeng. Menyimak penuturanmu berdua, aku simpulkan bahwa ada perbedaan karakter antara bangsa Maya dan bangsa yang mendiami kawasan Nusantara yang kemudian disebut Indonesia ini. Kalau bangsa Maya, para pemimpinnya yang haus darah dan kekuasaan

diikuti kehendaknya oleh para pengikutnya secara membabibuta sehingga keruntuhan kerajaan dan peradaban diikuti pula tipisnya jumlah penduduk. Padahal mereka tidak memiliki kearifan dan pejah gersang nderek Gusti atau mati dan hancur demi junjungan, seperti di Indonesia, khususnya Jawa. Pasca-Majapahit, raja-raja di Jawa sering ditentang para kaulanya, sehingga kedatangan Cornelis yang membonceng VOC diterima dengan tangan terbuka oleh Amangkurat I. Serdadu VOC yang populer disebut kompeni dimanfaatkan pula oleh Amangkurat untuk menumpas pemberontakan rakyat dan menghukum mereka yang berani menentang raja. Pemberontakan di bawah Untung Surapati, yang bergerak dari Batavia hingga Pasuruan, sempat membuat pasukan kompeni kewalahan karena komandannya Kapten Tack tewas, tutur Kisid. Monarkhisme memang melahirkan feodalisme, yang terdiri dari primordialisme dan paternalisme atau bapakisme. Bapakisme itulah yang membuat rakyat mengikuti apa pun yang dikehendaki pemimpin, asalkan pemimpin satya wacana, tidak rakus, tidak kejam dan memenuhi kebutuhan dasar kaulanya. Raja alim raja disembah, raja lalim raja digugah, begitu pepatah Melayu mengatakan. Dulu, para raja dan kaum ningrat adalah landlord, penguasa berhektar-hektar tanah, yang demi mengikat kesetiaan para pengikutnya mendistribusikan tanah mereka secara adil. Ada yang diberikan secara cuma-cuma atau dijadikan penandu secara turun temurun, sehingga antara generasi penerus pemberi dan penerima terjalin ikatan emosional. Namun pasca-kemerdekaan, terutama saat modernisme dan materialisme melanda negeri ini ikatan itu retak sedikit demi sedikit. Baik karena landreform maupun ditariknya kembali tanah-tanah oleh pemberi dari penerima, untuk dijual pada investor karena harga tanah kian melambung, sela Lonjong. Betul! Modernisme mengajak juga teman dekatnya bernama demokrasi yang sering teriakannya bermakna jamak. Kebebasan, persamaan dan kesetaraan begitu gaungnya merasuki ranah politik, ekonomi, sosial, budaya bahkan agama, sehingga segala bentuk hirarkhi diterjang. Celakanya dalam modernisme tingkat lanjut atau postmodernisme seperti sekarang, segala batas diratakan, sehingga setiap orang boleh mengaku ahli macam-macam, seniman, politisi, bahkan agamawan. Sebaliknya yang benarbenar ahli atau seniman, poli-

tisi, agamawan justru berperilaku seperti orang biasa. Bahkan ada yang berstatus sulinggih mengerjakan hal-hal yang jauh dari kesucian. Malah di bidang politik, demokrasi juga berbingkis uang, sehingga melahirkan feodalisme bentuk baru. Primodialisme dan paternalisme sekarang perekatnya bukan seperti dulu, tapi uang. Lagunya, ada duit bapak kuhormat, tak ada doku bapak kusiku, ujar Kacrut. Ya, sekarang orang dihormati karena uangnya, bahkan tidak dipertanyakan dari mana uang yang dipakai mengangkat kehormatan didapat. Tidak heran kalau korupsi sulit diberantas, karena semua koruptor tidak peduli nama dan reputasinya tercoreng dihujat media, sepanjang uang hasil garukannya tidak seluruhnya dirampas negara. Sebab setelah keluar dari penjara, mereka tetap dihormat mantan pendukungnya yang masih menyebutnya ‘’bapak’’. Apalagi hukumannya hanya di bawah lima tahun karena kasus bisa digiring ke masalah kelalaian administrasi. Selepas LP mereka bisa terjun ke bisnis besar karena jaringannya luas, bahkan ke politik meski jadi aktor belakang layar. Aku khawatir, kerusuhan di seluruh Tanah Air yang marak belakangan ini digerakkan tokoh abu-abu seperti itu Kusebut abu-abu karena saat perkaranya diungkap media, masyarakat menganggapnya kriminal, namun berkat uangnya mereka bisa bebas murni atau divonis ringan, kata Gejer. Argumen kalian cukup masuk akal. Malah dari beberapa sumber kudengar, kerusuhan berdarah di Bangli Selasa lalu, penyebabnya bukan masalah pertandingan sepakbola atau perkelahian antarpelajar. Itu cuma pemicu, kata mereka, sedangkan akar masalah adalah Pemilukada beberapa tahun lalu, yang menimbulkan kecumburuan sosial saat kue kemenangan dibagi. Apa pun penyebabnya, bagiku, bergolaknya Bangli dan Gianyar sungguh memprihatinkan. Sebab kedua daerah ini merupakan pusat kebudayaan Bali sesungguhnya. Kerajaan Singha Mandawa tempat Dinasti Warmadewa memerintah diperkirakan berlokasi di kawasan Kintamani, Bangli dan Bedulu, Gianyar. Peninggalan purbakala sebagai artefak kebudayaan Bali tersebar di kedua wilayah itu, termasuk sepanjang sungai Pakerisan dan Petanu. Kedua kabupaten ini seakan dijadikan laboratorium eksperimen buat menghancurkan Bali. Gianyar terus disulut sengketa adat dan letusan besar justru terjadi di Bangli. Orang Bali semuanya harus sadar bahwa ada mesin dan desain besar yang menginginkan Bali tidak menjadi Pulau Dewata lagi, pungkas aridus Rubag.

Penjagaan Karang Dari Hal. 1 Pura ini juga punya hubungan dengan pura-pura lain di sekitarnya, seperti Pura Patih yang berada di sebelah selatan Pura Meduwe Karang yang dipisahkan dengan Jalan Raya Singaraja-Amlapura. Selain jalan raya, di antara dua pura itu terdapat satu jalan desa menuju Desa Bulian. Maka, sela antara dua pura ini dipercaya sebagai pintu gerbang untuk keluar-masuk ke Desa Bulian. Palinggih-palinggih yang ada di Pura Meduwe Karang dan Pura Patih merupakan wujud dari penjagaan karang dan tanaman yang ada di atasnya. Misalnya di dalam Pura Meduwe Karang di sebelah utara terdapat palinggih Ratu Ngurah Punggawa. Punggawa biasa disebut camat zaman sekarang yang bertugas menjaga wilayah. Di sebelah selatan terdapat palinggih Ratu Ayu Pemaban yang menjaga tanah agar tetap subur. Dulu, kata Jero Warkadea, Ratu Ayu Pemaban yang melinggih di pura itu pernah disebutkan kecewa kepada warga sehingga pindah ke Pura Bukit Dulang di Bukti. Sejak itu tanah di wilayah Kubutambahan menjadi kering dan tidak bisa ditanami. Warga kemudian menggelar upacara agar Ratu Ayu Pemaban mau kembali ke payogannya di Pura Meduwe Karang. Ratu Ayu pun mau kembali dan tanah di Kubutambahan kembali subur. Secara fisik, Pura Meduwe Karang juga menunjukkan ciri

khassebagaipurayangbukansekadar sebagai pemilik tanah, namun juga sebagai pura yang memberi penghargaan dan pengertian tentang betapa pentingnya membela atau memelihara tanah. Di areal pura itu terdapat Patung Kumbakarna yang direbut pasukan kera. Sesuai cerita dalam kitab Ramayana, Kumbakarna rela berperang melawan pasukan kera bukan untuk membela kakaknya, Rahwana. Namun, ia berperang untuk membela tanah airnya, Alengka. Selain itu, di sekeliling pura itu juga berjejer patung dengan tokoh-tokoh yang ada dalam cerita Ramayana. Selain memiliki makna perjuangan terhadap tanah, patung yang berjejer itu juga menimbulkan kesan turistik yang tertata dengan cita rasa seni tinggi dan unik. Keunikan lain di pura itu juga tampak dari ukiran-ukirannya. Pada bagian dinding di sebelah utara terdapat ukiran relief orang naik sepeda. Yang lain adalah ukiran Batari Durga dalam mani-

festasinya sebagai Rangda. Rangda itu digambarkan dalam posisi duduk dengan kedua lututnya terbuka lebar. Sementara tangan kanannya memegang kepala seorang anak kecil yang berdiri di sebelah lutut, kaki kanan diletakkan di atas binatang bertanduk yang sedang berbaring. Hasil studi dan penelitian sejarah Pura-Pura di Bali tahun 1981/1982 yang dilakukan Pemda Bali dan Institut Hindhu Dharma (IHD) Denpasar, Pura Maduwe Karang dibangun pada abad ke-19 Masehi, tepatnya pada tahun 1890. Pura itu dibangun oleh warga yang berasal dari Desa Bulian, sebuah Desa Bali Kuno, yang memutuskan untuk menetap dan mengolah tanah perkebunan di Desa Kubutambahan. Namun di sisi lain, Jero Warkadea mempercayai pura itu sudah berdiri pada tahun 1250 Masehi. Ini sesuai dengan masa kejayaan Bulian yang tertera dalam Prasasti Bulian A dan Bulian B. (ole)

Etika Politik Dari Hal. 1 Di hadapan 5.000 perserta Rakornas dari seluruh provinsi di Indonesia, Yudhoyono mengimbau para kader yang tidak mampu menjalankan etika politik itu untuk mengembalikan kartu tanda anggota mereka. Jangan karena ulah segelintir kader, lanjut dia, maka jutaan kader Partai Demokrat di seluruh Indonesia harus menanggung

perbuatan mereka. Yudhoyono yang hadir didampingi istrinya, Kristiani Herawati, menegaskan bahwa Dewan Kehormatan Partai Demokrat yang dipimpinnya segera memberlakukan kode etik yang lebih tegas. Ia mengakui jangankan Partai Demokrat yang baru berusia sepuluh tahun, partaipartai politik yang usianya sudah puluhan tahun pun tidak bebas dari kesalahan dan kekurangan. (kmb/ant)


Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila

MINGGU PON, 24 JULI 2011

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

ADA APA Mantan Ketua ETA Dihukum 377 Tahun Madrid Satu pengadilan di Spanyol pada Jumat (22/7) lalu menjatuhi hukuman penjara kepada mantan kepala kelompok separatis Basque ETA, Garikoitz Aspiazu, selama 377 tahun karena ia melakukan usaha pembunuhan. Dipandang sebagai pemimpin sayap garis keras ETA, Aspiazu alias Txeroki, ditangkap dalam operasi menjelang fajar di satu apartemen Cauterets, di kawasan resor spa French Pyreness pada November 2008. Ia dipindahkan ke Spanyol pada Mei tahun ini untuk menghadapi pengadilan. Pengadilan nasional mengadili dan mendakwanya telah melakukan 20 usaha pembunuhan dan satu di antaranya menimbulkan kerusakan, kata amar putusan. Dalam satu kasus yang disebut dalam amar putusan, ia terlibat dalam satu usaha pembunuhan dalam serangan bom terhadap Wali Kota Portugalete, Esther Cabezudo. Kota itu berada di bagian utara Spanyol. Polisi juga menduga ia terlibat dalam serangan bom di lahan parkir di pelabuhan udara Madrid pada Desember 2006 yang menewaskan dua imigran Ekuador. Pengeboman itu mengganggu pembicaraan perdamaian tentatif antara ETA dan pemerintah sosialis Perdana Menteri Jose Luis Rodriguez Zapatero. Seorang hakim di Paris mendakwa dia melakukan pembunuhan dua personil polisi Spanyol yang bertugas diamdiam di bagian baratdaya Prancis. ETA, yang dikategorikan sebagai kelompok teroris oleh Uni Eropa, dipersalahkan melakukan 829 pembunuhan selama empat dekade. Kelompok itu melakukan penembakan dan pemboman untuk memperjuangkan wilayah bagi Basque di bagian utara Spanyol dan Prancis bagian selatan. Pada 10 Januari ETA mengumumkan gencatan senjata permanen. Tapi pemerintah Spanyol menolak tawaran itu, yang menunutut kelompok itu dibubarkan. Organisasi itu, yang diperlemah setelah bertahun-tahun penahanan para pemimpin seniornya, tidak terlibat serangan atas teritori Spanyol sejak Agustus 2009. (ant)

Penembakan di Norwegia Tewaskan 85 Orang Sundvollen Seorang penembak misterius yang diduga pendukung teroris sayap kanan melepaskan tembakan yang membabi buta di sebuah perkemahan, Sabtu(23/7) kemarin. Acara tersebut digelar di Pulau Utoeya oleh Partai Buruh yang saat in sedang berkuasa di Norwegia. Sedikitnyya 85 orang dilaporkan tewas dalam insiden yang terjadi hanya berberapa jam setelah bom meledak di ibu kota negara tersebut. Saksi mata menggambarkan bagaimana seorang lelaki berambut pirang berpakaian seperti polisi menembak dengan membabi buta, membuat peserta perkemahan berlarian dan melompat ke perairan untuk menghindari tembakan. Sejumlah remaja ditembak ketika mereka tengah berenang. Polisi memperkirakan kemungkinan korban akan bertambah. Lelaki bersenjata itu dilaporkan bersenjatakan pistol, senjata mesin, dan senapan berburu. “Dia pergi ke Pulau Utoeya dengan menggunakan kapal penyeberangan bergaya seperti seorang polisi, dan mengaku tengah menyelidiki kasus pengeboman yang terjadi sebelumnya,’’ kata wartawan NRK Ole Torp. “Dia meminta semua orang berkumpul dan kemudian menembaki mereka, sehingga para remaja itu berlarian ke semak-semak dan hutan dan sebagian berenang keluar dari pulau,” imbuhnya Seorang saksi mata lainnya Elise (15) mengatakan pertama dia menembak orang di pulau. Kemudian dia mulai menembaki orang yang di perairan. Insiden penembakan ini hanya berjarak beberapa jam dari peristiwa pengeboman di Oslo yang menewaskan setidaknya tujuh orang. Perdana Menteri Jens Stoltenberg, yang kantornya juga mengalami kerusakan parah akibat bom menggambarkan serangan itu sebagai tindakan ‘’kejam dan pengecut’’. Sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas dua serangan tersebut, tetapi sejumlah media lokal melaporkan ada dugaan kalau serangan itu terkait dengan kelompok ekstremis sayap kanan. Di ibu kota Oslo, pemerintah meminta warga untuk tetap tinggal di rumah dan menghindari area pusat kota. Dikhawatirkan masih ada serangan susulan dari kaum ektremis. (gie/rtr)

Staf Pengadilan Dibunuh di Meksiko Texas Seorang juru bahasa pengadilan federal Amerika Serikat dari El Paso, Texas, Jorge Dieppa, telah ditemukan dibunuh di Ciudad Juarez, kota paling keras di Meksiko, kata pemerintah AS dan Meksiko. Jorge Dieppa, warga AS, adalah seorang juru bahasa di Pengadilan Distrik AS di El Paso. Ia diculik dan dibunuh di Ciudad Juarez pada 6 Juli, menurut konsulat AS di kota itu, meskipun identitasnya tidak dikorfirmasi dengan segera. “Kami menyampaikan dukacita kami pada keluarga dan minta masyarakat untuk menghormati privasi mereka pada saat yang sulit ini,” kata juru bicara konsulat Olga Elena Bashbush dalam sebuah pernyataan, Jumat (22/7) lalu. Seorang juru bicara kantor penuntut federal Meksiko di Ciudad Juarez mengatakan polisi telah menangkap tiga tersangka berkaitan dengan penculikan dan pembunuhan Dieppa. Sementara tersangka keempat masih bebas berkeliaran. Arturo Sandoval mengenali Lizbeth Nayeli Rodriguez, seorang penari yang bertemu dengan Dieppa di sebuah bar dan telah memiliki hubungan lima tahun dengannya, sebagai yang diduga pemimpin kelompok itu. Setelah pembunuhan Dieppa, Sandoval mengatakan kelompok itu terus merundingkan uang tebusan 10.000 dolar dengan isterinya. Mayatnya ditemukan dibuang di sebuah lingkungan miskin di kota industri di perbatasan itu. Ia telah ditikam di lehernya dengan tangan dan kakinya diikat dengan kabel listrik. Lebih dari 9.000 orang telah dibunuh di Ciudad Juarez sejak awal 2008, ketika perang tanah berumput antara dua kartel narkoba yang bersaing menimbulkan gelombang aniaya kriminal yang mencakup pembunuhan, penculikan dan pemerasan. (ant/rtr)

BPM/afp

BERRKABUNG - Beberapa orang berkumpul di luar Katedral Oslo untuk berkabung dan menunjukkan rasa hormat mereka bagi para korban penembakan 22 Juli lalu, di sebuah kamp Buruh Norwegia Liga Pemuda, di depan bunga dan lilin, Sabtu (23/7) kemarin.

Korban Serangan Bom Bertambah Oslo Korban ledakan bom yang terjadi di Oslo, Norwegia, Jumat (22/7) lalu, terus bertambah. Data terakhir yang dilansir sejumlah media setempat menyebutkan sedikitnya 17 orang tewas dalam tragedi tersebut. Selain ledakan bom, dalam waktu yang tidak jauh berbeda juga terjadi penembakan terhadap sebuah kamp pemuda. Banyak orang juga dilaporkan terluka dalam ledakan di kantor pemerintah pusat Oslo dan penembakan pada pertemuan sekolah musim panas milik Partai Buruh berkuasa kubu Perdana Menteri Jens Stoltenberg di sebuah pulau di luar ibu kota tersebut. Polisi menyatakan belum memiliki petunjuk mengenai siapa yang mendalangi serangan itu, namun pelaku penembakan yang menyamar sebagai polisi telah ditangkap. Para pemimpin AS dan Eropa mengutuk serangan itu dan menjanjikan solidaritas dengan Norwegia, sebuah negara anggota NATO yang terlibat dalam misi militer internasional di Afghanistan dan Libya. Media setempat mengutip para pejabat yang mengata-

kan, 10 orang tewas dalam penembakan di sebuah kamp pemuda di Utoeya, sebuah pulau di luar Oslo, dimana Stoltenberg dijadwalkan menyampaikan pidato kepada 560 peserta yang hadir. “Kami menerima informasi mengenai kematian 10 orang dan tujuh orang cedera,” kata juru bicara kepolisian Bjoern Erik Sem-Jakobsen, seperti dikutip oleh situs berita nettavisen, Sabtu (23/7) kemarin. “Angka itu masih tidak pas-

Sekjen PBB Kutuk Serangan di Norwegia Norwegia Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-Moon, menyatakan terkejut dengan serangan-serangan yang menewaskan sedikitnya 17 orang di Norwegia, mengutuk kekerasan dan menyampaikan belasungkawa. “Sekjen terkejut mengetahui tentang ledakan besar di pusat Oslo,” kata juru bicara Sekjen PBB Martin Nesirky. Dia mengutuk kekerasan dan menyatakan belasungkawa kepada pemerintah Norwegia serta keluarga korban. “PBB berdiri bersama-sama dengan orang-orang Norwegia, ini peristiwa yang sangat mengerikan,” tambahnya. Kelompok militan meledakkan bom kembar dan serangan penembakan di Norwegia pada Jumat (22/7) lalu pada saat

satu ledakan mengoyak gedung-gedung pemerintah di Oslo dan seorang pria bersenjata melepaskan tembakan pada seorang pemuda di pertemuan partai yang memerintah di Utoeya, sebuah pulau dekat Oslo. Bahan peledak yang tak meledak juga ditemukan di pulau itu, kata pejabat komisaris kepolisian Oslo, Sveinung Sponheim. Menurut Sponheim, ledakan dekat markas pemerintah Norwegia menewaskan tujuh orang, sembilan lainnya luka parah, dan penembakan yang terjadi di Utoeya menewaskan 10 orang. Namun dia memperingatkan jumlah korban tersebut bisa meningkat. (ant)

ti namun itu lah yang bisa kami berikan sejauh ini,” katanya. Media setempat mengutip saksi yang menggambarkan pria bersenjata itu sebagai seorang Eropa Utara dengan senapan otomatis, namun laporan itu belum bisa dikonfirmasi. Polisi Norwegia menyatakan khawatir mengenai kemungkinan ada peledak di pulau itu. Sebelumnya, ledakan bom berkekuatan besar menggun-

cang perkantoran pemerintah pusat di Oslo yang mencakup kantor perdana menteri dan kementerian-kementerian. Stoltenberg aman dan tidak ada laporan mengenai pejabat tinggi pemerintah yang tewas atau cedera. “Kami bisa memastikan bahwa tujuh orang tewas dan dua cedera serius dalam serangan bom itu,’’ kata seorang juru bicara kepolisian kepada wartawan di Oslo. Ledakan itu menghancurkan sebagian besar jendela di bangunan pemerintah pusat 17 lantai itu, mengirim asap tebal di kota tersebut dan menyebarkan puing-puing logam dan sampah lain hingga ratusan meter. Kementerian-kementerian berdekatan juga terkena, termasuk kementerian perminy-

akan yang terbakar. Sampahsampah besar berserakan di jalan. Polisi menutup tempat kejadian dan meminta penduduk tetap berada di dalam rumah mereka. Norwegia, negara anggota NATO, beberapa kali diancam oleh para pemimpin Al-Qaida karena keterlibatannya di Afghanistan. Kekerasan politik sejauh ini tidak terjadi di negara itu, yang terkenal karena mensponsori Hadiah Nobel Perdamaian dan menengahi konflik-konflik, termasuk Timur Tengah dan Sri Lanka. Norwegia juga mengambil bagian dalam pemboman pasukan NATO di Libya, dimana Muammar Gaddafi telah mengancam akan melakukan serangan balasan ke Eropa. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 24 Juli 2011 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu