Skip to main content

Edisi Selasa 24 Maret 2020 | balipost.com

Page 1

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

12 HALAMAN

NOMOR 214 TAHUN KE 72

Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Pengemban Pengamal Pancasila

Selasa Wage, 24 Maret 2020

balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Imigrasi ‘’Diserbut’’ WNA

11 Formasi CPNS Jembrana Kosong

Senderan Ambruk Timpa Rumah Adil

Kantor Imigrasi, baik di Denpasar maupun di Ngurah Rai, dipadati warga negara asing (WNA), Senin (23/3). Mereka ingin mengajukan permohonan izin tinggal karena dalam keadaan terpaksa.

Sebanyak 11 dari 320 formasi CPNS yang dialokasikan untuk Kabupaten Jembrana tahun 2019 dipastikan kosong. Dari pengumuman hasil seleksi, tercatat ada 577 pelamar CPNS yang lolos. Jembrana | HAL. 4

Rumah Made Adil (74) di Desa Uma Jero, Busungbiu, tertimbun senderan beton yang ambruk di belakang rumahnya, Senin (23/3) kemarin. Tidak hanya itu, tembok kamar juga rusak.

Denpasar | HAL. 2

Buleleng | HAL. 6

Serangkaian Karya di Pura Besakih

Digelar ’’Mapepada’’ dan ’’Bumi Sudha’’

Bali Post/kmb41

BUMI SUDHA - Upacara mapepada dan bumi sudha di Bencingan Pura Agung Besakih, Senin (23/3) kemarin, serangkaian upacara Tawur Tabuh Gentuh dan Karya Ida Batara Turun Kabeh.

Dua Warga Bali Positif Covid-19 Denpasar (Bali Post) Satgas Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Bali memperbarui perkembangan kasus Covid-19 di Bali, Senin (23/3) kemarin. Ada tiga tambahan kasus positif baru, yakni dua orang WNA suami-istri dan satu WNI laki-laki. Dengan demikian, total kasus positif hingga saat ini berjumlah enam kasus. Tiga kasus sebelumnya yakni dua WNA positif dan meninggal dunia, serta satu WNI. Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 yang juga Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra menyebut kedua WNI yang positif Covid-19 merupakan warga Bali. ‘’Saya sudah semakin mengerucut informasi tentang yang terinfeksi positif ini. Semula saya mengatakan hanya WNI, tadi saya pertegas WNI asal Bali. Keduanya sedang berada di rumah sakit,’’ ungkapnya. Menurut Dewa Indra, satu WNI baru pulang dari luar negeri yakni Italia yang merupakan negara terjangkit Covid-19 di Eropa. Sedangkan WNI kedua tidak pernah ke luar negeri sebelumnya, tetapi baru saja melaksanakan tugas dinas di luar daerah yakni Jakarta. Hal. 7 Tujuh RSU

OPINI

Saat Ini Perhatian Dunia Fokus pada Tiongkok dan AS

SELAMATKAN KRAMA BALI Bali bergerak cepat menjabarkn protokol penanganan Covid-19. Langkah strategis yang harus dilakukan adalah bersinergi menyelamatkan krama Bali. Patuhi aturan pemerintah dan segera melakukan kesadaran untuk mengisolasi diri. Langkah pemerintah yang terukur dan berpihak pada keselamatan publik ini mestinya didukung, bukan malah diperdebatkan. Untuk itu, semua elemen di Bali harus bersatu dan bersinergi menjabarkan program aksi siaga Copid- 19. Mari bersatu menyelamatkan Bali, menyelamatkan penduduk Bali, bukan malah mengambil ruang pencitraan untuk kepentingan politik. ‘’Kebijakan dari Pemerintah Provinsi Bali dan Satgas Covid-19 Bali dan kabupaten/kota harus didukung bersama. Semua harus bergerak memutus rantai penyebaran virus. Jangan sampai kebijakan yang telah menjadi instruksi dan protokol penanganan virus didegradasi

dengan pertimbangan dan kepentingan politis,’’ saran Ketua DPD Prajaniti Bali dr. Wayan Sayoga kepada Bali Post, Senin (23/3) kemarin. Pemerintah harus terus melakukan edukasi dan membangun kesadaran publik berpartisipasi siaga Covid-19. Partisipasi publik dalam hal ini tentu sangat strategis. ‘’Mari bersinergi dan jangan terjebak kepentingan temporer dalam situasi begini. Mari bersama-sama menjaga Bali dan menyelamatkan penduduknya,’’ sarannya. Menurutnya, mencegah penularan virus Corona atau Covid-19 haruslah menjadi agenda bersama dan tanggung jawab moral semua pihak. Pemerintah harus didukung,

jangan justru menyebar berita hoax terlebih mendegradasi kebijakan yang telah digulirkan. ‘’Apa pun yang diputuskan pemerintah, baik daerah maupun pusat, kita harus taat, disiplin dan kita jalani dengan kesadaran penuh. Dan kita bisa secara aktif terlibat memberikan masukan bila perlu,’’ tegas Sayoga. Saat ini tak perlu melakukan hal-hal yang mengarah pada pencitraan dan kepentingan politis. Bergerak bersama dan mendukung program pemerintah harus menjadi komitmen. Menurutnya, hingga saat ini ada sejumlah imbauan dan instruksi yang tidak dilaksanakan dengan sepenuhnya oleh komponen masyarakat. Misalnya dalam

Tidak Terbit Sehubungan dengan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1942 Bali Post tidak terbit pada Rabu (25/3), Kamis (26/3) dan Jumat (27/3). Selama tidak terbit berita-berita terkini bisa dibaca di www.balipost.com Penerbit

kebijakan social distance (menjaga jarak) dengan mengurangi massa yang terlibat dalam ritual keagamaan menjelang Nyepi. Untuk itu pemerintah diminta untuk tegas dan konsisten. ‘’Pemerintah perlu ekstra konsistensi, melakukan pengawasan ketat dan kalau perlu ada sanksi dalam pelaksanaan instruksi atau keputusan yang sudah dikeluarkan dari tingkat banjar hingga nasional. Jika tidak ada hal tersebut maka keputusan hebat apa pun hanya tinggal

macan kertas,’’ kata Sayoga. Sayoga juga mengingatkan kepada pemerintah bahwa dalam hal penanggulangan bencana Covid-19, kebutuhan yang sangat mendesak saat ini adalah harus menyiapkan rumah sakit khusus untuk pasien Covid-19 dengan segala fasilitas sesuai standar WHO. ‘’Kita semua mesti memberikan support penuh kepada tenaga kesehatan yang bertugas cukup dengan cara tidak berkeliaran di jalan,’’ tegas Sayoga. (ata)

‘’Mari hentikan segala kegiatan yang mengundang kerumunan massa. Hanya dengan kesadaran tersebut dibarengi tekad bulat, bersatu padu dan tetap terus saling mengingatkan maka musuh bersama berupa Covid-19 ini bisa kita tekan penyebarannya dan awignam astu kita dapat melewati semua ini dengan selamat rahayu.’’

Tak Diarak Saat ’’Pangerupukan’’

Ogoh-ogoh akan Difestivalkan

Oleh: Gou Haodong

COVID-19 menyebar bagaikan kebakaran hutan pada musim kemarau. Jumlah kasus positif Covid-19 tumbuh secara eksponensial. Setiap negara sedang berjuang melawan wabah ini dan beberapa di antaranya sedang melakukan ‘’perang’’ yang sangat sengit terhadap wabah ini. Ekonomi global mungkin akan menghadapi tantangan paling berat sejak depresi besar pada 1930-an. Masyarakat seluruh dunia khawatir. Pada saat yang sama, media sosial penuh dengan ungkapan atau pernyataan yang bernada sindiran, serangan, makian, dan bahkan kebencian. Pernyataan-pernyataan tersebut menyebar dan menjadi semakin keras, tak terkecuali di Amerika Serikat dan Tiongkok, yang merupakan dua negara ekonomi raksasa dunia. Tentu saja hal itu sangat mengkhawatirkan masyarakat dunia. Hal. 7 Seluruh Umat

SERANGKAIAN Tawur Tabuh Gentuh dan Karya Ida Batara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Senin (23/3) kemarin dilaksanakan upacara Mapepada dan Bumi Sudha. Upacara digelar di Bencingan Pura Agung Besakih. Upacara yang hanya diikuti prajuru dan sejumlah krama itu di-puput dua sulinggih. Ketua Panitia Karya IBTK Jro Mangku Widiartha mengatakan, pelaksanaan upacara mapepada dan bumi sudha ini memang tetap dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya. ‘’Untuk sarana upacaranya tetap sama seperti yang sudah berjalan, tidak ada pengurangan sama sekali,’’ ucapnya. Upacara mapepada ini di-puput dua sulinggih; Ida Pedanda Wayahan Tianyar dari Geria Menara, Sidemen dan Ida Pedanda Istri Karang dari Geria Suci, Jungutan,’’ katanya. Di tengah situasi sekarang ini dengan merebaknya kasus penyebaran Covid-19 ini, pihak panitia memang membatasi krama yang terlibat di dalam pelaksanaan upacara ini. Karena untuk kegiatan ini, pihaknya hanya melibatkan prajuru adat, pinandita dan serati banten. ‘’Krama yang ikut jumlahnya terbatas. Ini menyesuaikan dengan imbauan dari pemerintah agar tidak melibatkan orang banyak,’’ tegasnya. Selain meminta umat mengatur jarak terutama saat hendak melakukan pamuspaan, pamedek juga diminta cuci tangan dengan cairan sanitizer pada tempat yang sudah disediakan. ‘’Jadi, kita minta krama mengikuti imbauan ini, agar kita tidak salah di dalam melaksanakan upacara ini. Upacara juga berjalan dengan baik sesuai dengan harapan bersama,’’ ucap Mangku Widiartha. (kmb41)

Bali Post/dok

COVID-19 - BRSU Tabanan merawat dua pasien positif Covid-19 di ruang isolasi.

Di BRSU Tabanan

Dua WNA Positif Covid-19

Tabanan (Bali Post) Setelah menjalani sepuluh hari perawatan, dua pasien dalam pengawasan yang dirawat di ruang isolasi BRSU Tabanan dinyatakan positif terjangkit virus Corona. Hasil tersebut berdasarkan hasil lab Balitbangkes Pusat yang diterima Senin (23/3) kemarin. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. I Nyoman Suratmika mengatakan, hasil lab kedua pasien yang pasangan suami-istri itu Positif Covid-19. Untuk itu, keduanya akan tetap dirawat di ruang isolasi

hingga kondisinya membaik. ‘’Mereka akan tetap dirawat di ruang isolasi, sampai hasil berikutnya negatif,’’ ujarnya. Meski telah dinyatakan positif, kondisi pasien, kata Suratmika, masih stabil dan tidak ada keluhan lagi. Hanya tetap diisolasi. ‘’Keadaan pasien stabil. Hanya kita tetap isolasi sampai hasilnya negatif,’’ sebutnya. Terkait dengan alat pelindung diri (APD) untuk tim medis, diakui, sangat terbatas. Senin kemarin hanya ada 10 set dan hanya cukup untuk satu hari saja. Ketua Tim Pen-

anggulangan Coronavirus Disease 2019 BRSU Tabanan dr. I Gede Sudiarta mengatakan, untuk APD pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak provinsi agar segera dikirim. Seperti diketahui, WNA yang dirawat di BRSU Tabanan masuk pada Jumat (13/3) sore. Yang pertama masuk adalah sang suami yang berumur 65 tahun. Keluhannya pneumonia. Beberapa hari sesudahnya, istrinya yang mengalami demam dan akhirnya ikut dirawat di ruang isolasi. (kmb28)

PEM ERINTAH pusat dan Gubernur Bali telah melarang kegiatan keramaian yang mengumpulkan banyak orang untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19. Salah satunya pengarakan ogoh-ogoh dalam rangka Nyepi Tahun Çaka 1942 yang tahun ini tidak dapat dilaksanakan. Hal ini tentu saja menimbulkan rasa kecewa atau kurang puas dari para yowana dan krama Bali. ‘’Gubernur Bali sangat memahami kondisi ini. Na-

mun kita harus patuh dan disiplin dalam mengikuti kebijakan pemerintah demi penyelamatan umat manusia,’’ ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana dalam keterangan pers, Senin (23/3) kemarin. Menurut Pramana, Gubernur mengapresiasi kreativitas dan inovasi karya seni para yowana di desa adat se-Bali dalam membuat ogoh-ogoh. Hal. 7 Bahan Ramah

‘’Setelah mendengar masukan dan diskusi dengan bupati/wali kota se-Bali, serta Ketua PHDI Bali dan MDA Provinsi Bali, maka Gubernur Bali memutuskan akan menyelenggarakan festival/parade ogoh-ogoh se-Bali yang dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi Ke-62 Provinsi Bali.’’ Gede Pramana


Selasa Wage, 24 Maret 2020

PLN Pastikan Suplai Listrik Tetap Terjaga Denpasar (Bali Post) PLN memastikan suplai listrik tetap terjaga pada saat Nyepi. Demikian juga pasokan listrik ke rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. PLN mengimbau agar konsumen semaksimal mungkin memanfaatkan kontak center 123 baik terkait keluhan maupun sambungan baru. ‘’Kurangi datang ke loket kami untuk menjaga Anda tidak tertular dan kami tidak tertular Covid-19. Karena kita tidak tahu siapa saat ini yang menjadi carrier. Jadi kita sama–sama berharap pada pelanggan untuk memaksimalkan kontak center 123, facebook dan twitter,’’ ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Nyoman Suwarjoni Astawa, Senin (23/3) kemarin. Dikatakan, pelayanan pencatatan meteran ke rumah– rumah pelanggan juga tetap dilakukan. Namun jika masyarakat tidak ingin petugas PLN masuk ke rumah, maka disarankan agar masyarakat menulis angka stand meter kemudian tempel di pagar atau pintu depan rumah. ‘’Sehingga petugas kami cukup memfoto tulisan yang

masyarakat tempel di pagar sehingga petugas kami tidak masuk ke rumah pelanggan. Walaupun secara dini kami juga melakukan proteksi, perlindungan seluruh petugas kami yaitu harus menggunakan masker, mereka juga dibekali hand sanitizer,’’ bebernya. Dengan demikian angka yang dimasukkan ke rekening tagihan adalah angka yang ditulis oleh pelanggan itu sendiri. Bahkan ia pun mempersiapkan rencana dalam kondisi darurat petugas PLN tidak bisa mencatat meteran, maka dengan terpaksa angka pemakaian angka disamakan dengan bulan sebelumnya. ‘’Sehingga jika bulan berikutnya petugas kami sudah bisa mencatat, kami akan koreksi jika ada kelebihan. Jadi itu jalan keluar terakhir yang bisa kami lakukan,’’ imbuhnya. PLN mencatat penurunan beban puncak 100 MW akibat penyebaran Covid-19 menjadi 860 MW pada malam hari dan 850 MW pada siang hari. Sedangkan sebelum adanya wabah ini, beban puncak pemakaian listrik di Bali mencapai 980 MW pada malam hari dan 962 MW pada siang hari. (kmb42)

Bali Post/dok

TOL - Suasana Jalan Tol Bali Mandara baru-baru ini.

Nyepi, Jalan Tol Bali Mandara Tutup 32 Jam Denpasar (Bali Post) Jalan Tol Bali Mandara akan ditutup sementara secara keseluruhan selama 32 jam pada Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1942, Rabu (25/3). Penutupan ini akan dimulai pada Selasa (24/3) pukul 23.00 Wita dan akan dibuka kembali pada Kamis (26/3) pukul 07.00 Wita. Menurut Public Relations Senior Officer PT Jasamarga Bali Tol, I Putu Gandi Ginantra, seperti tahun-tahun sebelumnya, dalam rangka perayaan hari besar keagamaan umat Hindu di Bali, PT Jasamarga Bali Tol (JBT) secara kelembagaan senantiasa menghormati kearifan lokal. Penutupan ini juga merujuk dari Surat Edaran Gubernur Bali Nomor: 003.1/12955/PK/BKD, tanggal 3 Oktober 2019, tentang Hari Libur Nasional, Cuti Bersama dan Dispensasi Hari Raya Suci

Hindu di Bali Tahun 2020. Serta merujuk Surat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor: UM.01.01-Mn/561, tanggal 20 Maret 2020, perihal Izin Penutupan Jalan Tol Dalam Rangka Hari Raya Nyepi. ‘’Kami senantiasa menghormati kearifan lokal, kami berkomitmen untuk turut melestarikan nilai budaya dan kearifan lokal,’’ ucapnya, Senin (23/3) kemarin. Selama Nyepi, pihaknya mengatakan akan menempatkan petugas untuk standby di jalan tol yang akan berjaga di gerbang, kantor, dan pool ruas jalan tol. Lampu penerangan jalan dan beberapa fasilitas jalan tol lainnya kata Gandi, juga akan dimatikan. ‘’Walaupun jalan tol ditutup, tapi untuk emergency itu masih diizinkan melintas. Tentunya atas seizin petugas dan pengawalan desa adat,’’ katanya. (kmb23)

Bali Post/eka

KARANTINA - UPTD Balai Pelatihan Kesehatan dan Masyarakat (Bapelkesmas) Bali di Biaung, Denpasar, difungsikan sebagai tempat karantina puluhan TKI yang kembali dari luar negeri. Tampak suasana Bapelkesmas, Senin (23/3) kemarin.

Topik : selamatkan krama bali

WISATAWAN - Antrean panjang wisatawan terjadi di Imigrasi Kelas 1 Ngurah Rai, Jimbaran, Kutsel, Senin (23/3) kemarin.

Bali Post/kmb

Perpanjang Izin Tinggal Terpaksa, Imigrasi ’’Diserbu’’ WNA Denpasar (Bali Post) Kantor Imigrasi baik di Denpasar maupun di Ngurah Rai, dipadati warga negara asing (WNA), Senin (23/3) kemarin. Informasi yang didapat, mereka ada yang ingin mengurus perpanjangan visa dan ada pula yang mengajukan permohonan izin tinggal karena dalam keadaan terpaksa. Mereka khawatir overstay, sehingga mengurus permohoman lebih awal.

Hal itu dibenarkan Kakanwil Kemenkum HAM Bali, Sutrisno, Senin kemarin. Dikakatan, antrean yang terjadi di Imigrasi Khusus TPI Ngurah Rai, Denpasar dan Singaraja, karena mereka (WNA) datang pagi-pagi secara bersamaan. ‘’Sementara untuk masuk area kantor Imigrasi, harus dilakukan pengecekan suhu badannya, apakah tinggi atau tidak,’’ jelas Sutrisno.

Ditambahkan, jumlah wisatawan yang dapat mencapai 250 hingga 300 orang, untuk memperpanjang izin tinggal dalam keadaan terpaksa. Humas Kemenkum HAM Bali, Putu Surya Dharma, menambahkan saking banyaknya wisatawan yang berjubel, Kantor Imigrasi Ngurah Rai membatasi pelayanan, yakni sekitar 250 izin tinggal terpaksa. ‘’Kalau di Kantor Imigrasi Denpasar,

Batuk dan Flu Penghuni Kos Meninggal

Denpasar (Bali Post) -

Penghuni kos di Jalan Letda Reta Gang Arnun 1, Banjar Yangbatu Kauh, Denpasar Timur (Dentim), ditemukan meninggal Senin (23/3) kemarin. Korban diketahui bernama Panggololang (40). Ia sempat sesak napas, batuk dan flu. Kejadian ini diketahui pertama kali oleh adik korban, Andi Agustina, pukul 07.30 Wita. Menurut sumber, pada 20 Maret lalu korban mengalami sesak napas, batuk dan flu. ‘’Saat itu korban diajak berobat ke tempat praktik dokter. Setelah diperiksa, korban disuruh rawat jalan saja,’’ ujarnya. Selanjutnya, Andi ingin melihat kondisi kakaknya. Dia datang ke kos korban, Senin pukul 07.30 Wita. Ternyata korban sudah meninggal dunia. ‘’Kejadian itu kemudian dilaporkan adiknya ke Posko Penanganan Virus Corona. Petugas langsung mengevakuasi jasad korban dan dibawa ke RSUP Sanglah,’’ tandasnya. Kapolsek Dentim Kompol Nyoman Karang Adiputra saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Kapolsek tidak mau

komentar perihal penyebab meninggalnya korban. ‘’Silakan tanya langsung ke RSUP Sanglah,’’ ujarnya. (kmb36)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Bali Post/ist

EVAKUASI- Petugas mengevakuasi jasad Panggololang ke RSUP Sanglah.

antrean sudah sampai 260, tapi maksimal mungkin sampai 300 pelayanan WNA hari ini,’’ tandas Surya. Permohonan WNA urus izin permohonan perpanjangan izin tinggal karena keadaan terpaksa, Surya mengatakan dari tiga Kantor Imigrasi sudah mencapai 1.830 orang. Sementara itu antrean panjang wisatawan terjadi di Kantor Imigrasi Kelas 1

Ngurah Rai, Jimbaran, Kutsel Senin (23/3). Saking panjangnya antrean tersebut hingga melingkar ke Jalan By Pass Ngurah Rai. Pemandangan ini membuat kaget para pengendara yang melintas di jalan utama menuju Nusa Dua tersebut. Pantauan di lokasi, tampak aparat kepulisian memantau antrean yang semakin memanjang tersebut. (kmb37/kmb)

Satgas Gakkum Turun Tangan jika THM Bandel Denpasar (Bali Post) Pengawasan berkumpulnya warga terus dipantau Polresta Denpasar. Termasuk di tempat hiburan malam (THM) seperti kafe, diskotek dan karaoke. Jika ada THM yang bengkung (bandel) maka Satgas 2 (Pencegahan) dan Satgas 5 (Gakkum) turun tangan. ‘’Pemantauan terus dilakukan Tim Operasi Aman Nusa Agung II tahun 2020. Dalam hal ini Satgas 2, yaitu pencegahan dan Satgas 5 membidangi penegakan hukum,’’ tegas Kabag Ops Polresta Denpasar, Kompol I Nyoman Gatra, Senin (23/3) kemarin. Dari laporan yang diterima, lanjut Kompol Gatra, sebagian besar THM di wilayah Denpasar dan Badung Selatan sudah tutup. ‘’Lavafela, Vi Aia Pi, Crusoe’s Island, Legian 36 Empire, Engine Room, Apache Bar, Bounty Club, Paddys Club dan Lexxy, juga sudah tutup. Intruksinya sama semua, yaitu harus tutup,’’ ungkapnya. Seperti diberitakan, Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan maklumat terkait penanganan penyebaran Covid-19 atau virus Corona. Menindaklanjuti maklumat tersebut, Kapolresta Denpasar, AKBP Jansen Avitus Panjaitan, menggelar video

conference (vicon) dengan sejumlat camat di Denpasar dan Badung, Minggu (22/3). Salah satu yang dibahas yaitu menutup tempat hiburan malam (THM). Menyikapi perkembangan penyebaran Covid-19, Polri mengadakan operasi terpusat meliputi Mabes, Polda dan Polres, yaitu Operasi Aman Nusa Agung II tahun 2020 dan dibentuk sejumlah Satgas. Ada Satgas Deteksi bertugas mendeteksi dan menggali informasi di mana ada orang, barang dan tempat dicurigai bisa menyebabkan tersebarnya virus Corona. Satgas pencegahan, berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk TNI dalam melakukan penyuluhan keliling tentang upaya-upaya dilakukan guna mencegah penyerbaran virus tersebut. Selanjutnya Satgas Penanganan, memproses orang yang terindikasi dan dikedepankan petugas kesehatan. Satgas Rehabilitasi bertugas melakukan rehabilitasi. Sedangkan Satgas Penegakan Hukum memproses orangorang menyebarkan hoax tentang virus ini yang berdampak masyarakat resah. Terakhir yaitu Satgas Bantuan Operasi bertugas menggelar patroli gabungan, membuat Posko Terpadau di Denpasar dan Badung. (kmb36)

4.000 Pcs APD Tiba di Bali Mangupura (Bali Post) Untuk memenuhi kebutuhan peralatan medis di Bali, ribuan alat pelindung diri (APD) mulai didistribusikan ke sejumlah daerah di Indonesia. Salah satunya Bali, NTB dan NTT yang mulai didistribusikan. Untuk di wilayah Bali NTB dan NTT, sebanyak 1,6 ton dengan jumlah 100 kardus diangkut pesawat angkut VIP Boeing 737-4U3 milik Skadron Udara 17 TNI-AU Halim Perdanakusuma. Sebelum turun di Bali, Senin (23/3) kemarin, pesawat angkut ini berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Husein Sastranegara yang kemudian melanjutkan perjalanan menuju Bandara Ngurah Rai, Bali. Dari pantauan di lapangan, pesawat angkut ini tiba di Bandara Ngurah Rai pukul 16.00 Wita. Setelah berhenti di Apron Baseops Lanud Ngurah Rai, seluruh bodi pesawat beserta kru disemprot menggunakan disinfektan. Sebanyak tiga truk digunakan mengangkut seluruh APD dengan bantuan dari TNI Angkatan Udara. Dari total 100 kar-

dus, masing-masing kardus berisi sebanyak 50 pcs APD. Ditemui di Baseops Lanud Ngurah Rai, Wakil Gubernur Bali Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. mengatakan, untuk kedatangan pertama, sebanyak 4.000 pcs diturunkan. Terkait kebutuhan APD di Bali, pihaknya menyebutkan, untuk Bali kebutuhan sebanyak 22 ribu APD. ‘’Untuk yang hari ini diterima se-

banyak 4.000 pcs. Sisanya masih menunggu kedatangan berikutnya,’’ katanya. Selain menunggu kedatangan APD, Bali juga menunggu kedatangan alat rapid test. Menurutnya, dalam waktu dekat alat rapid test akan datang. Sehingga diharapkan bisa lebih banyak melakukan pengetesan, terutama untuk

orang dalam pengawasan. ‘’Rapid test yang dipesan sebanyak 20 ribu pcs. namun datangnya bertahap juga. Diperkirakan setelah hari raya Nyepi pada hari Kamis akan tiba,’’ ujarnya. Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen

TNI Benny Susianto mengatakan, untuk kedatangan APD tahap pertama ini sebanyak 5.000 pcs. Yang mana sebanyak 4.000 pcs akan dialokasikan di Bali, sedangkan yang 500 pcs dialokasikan ke NTB dan 500 lagi ke NTT. (kmb23)

Bali Post/edi

APD - Sejumlah personel TNI-AU dan BPBD Provinsi Bali memindahkan kardus berisi alat pelindung diri (APD) yang tiba di Bandara Ngurah Rai, Senin (23/3) kemarin.

Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Nyoman Winata Redaktur Eksekutif: Parwata Sekretaris Redaksi: Diah Dewi Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Maya, Ketut Winata. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Percetakan: Tri Iriana, Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Selasa Wage, 24 Maret 2020

Polres Incar Pesta Miras Saat ’’Pangerupukan’’

Mangupura (Bali Post) -

Meski pawai ogoh-ogoh ditiadakan, Polres Badung tetap mengerahkan personelnya saat Pangerupukan. Namun, polisi akan mengincar warga berkumpul sambil minum minuman keras (miras). Hal ini dilakukan sebagai implementasi instruksi pemerintah pusat, maklumat Kapolri dan imbauan Gubernur Bali. Dikonfirmasi Senin (23/3) kemarin, Kabag Ops Polres Badung Kompol Wayan Suana mengatakan, penjaba-

ran imbauan dan maklumat tersebut disepakati sekaa teruna dan desa adat. Mereka sepakat tidak menga-

rak ogoh-ogoh. ‘’Misalnya di Mengwi rencananya digelar di Pura Dalem, kami cek kemarin kegiatan tersebut

ditiadakan. Termasuk Desa Adat Kapal, kami koordinasi dengan pihak pecalang nihil akan ada kegiatan tersebut. Di Kuta Utara juga sama,’’ ujarnya. Secara keseluruhan, kata Kompol Suana, patuh terhadap imbauan pemerintah pusat baik Presiden dan

maklumat Kapolri, termasuk Gubernur Bali. Terkait tempat hiburan malam (THM), katanya, sudah beberapa bulan lalu, yaitu sejak kasus pembunuhan di Abiansemal ditutup semua. Termasuk di wilayah Canggu. ‘’Sama semua, serentak di jajaran Polres Badung untuk me-

nindaklanjuti imbauan Gubernur Bali dan Maklumat Kapolri sudah kami tindak lanjuti baik melalui Kapolsek serta Bhabinkamtibmas di lapangan. Imbauan tersebut demi keamanan dan keselamatan kita bersama,’’ ujarnya. Saat Pangerupukan,

kata Suana, pihaknya tetap mengerahkan anggota ke lapangan. Sasarannya yaitu warga yang berkumpul dan pesta miras. ‘’Biar aman, anak-anak muda dan warga di rumah saja. Itulah peran kami untuk mengimbau dan mengerahkan personel ke wilayah,’’ tegasnya. (kmb36)

Cek Tempat Hiburan Malam

Satpol PP Libatkan Camat

DISINFEKTAN - Wakil Ketua DPRD Badung Wayan Suyasa saat menyerahkan disinfektan kepada Bendesa Adat Penarungan, Senin (23/3) kemarin.

Gugah Gotong Royong Masyarakat Tangani Wabah Covid-19

Suyasa Lakukan Penyemprotan Disinfektan ke Rumah Warga

MENGGUGAH masyarakat untuk bergotong royong membantu Pemerintah Kabupaten Badung, Wakil Ketua DPRD Badung Wayan Suyasa bersama Bendesa Adat Penarungan Made Widiada, pemuda desa dan sejumlah tokoh masyarakat Desa Penarungan, Senin (23/3) kemarin melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah kawasan publik hingga ke rumah-rumah warga Desa Penarungan. Sebanyak 15 alat disinfektan dikerahkan untuk penyemprotan massal tersebut. Menurutnya, melihat mewabahnya Covid-19, perlu adanya kewaspadaan bersama. Dirinya selaku wakil rakyat

tetap berharap wabah Covid-19 cepat berlalu. ‘’Kegiatan penyemprotan disinfektan ini bagian dari pencegahan kita terhadap wabah yang merebak saat ini. Kita berharap masyarakat tetap mematuhi imbauan pemerintah, yakni tetap hidup bersih dan menjauhi keramaian,’’ ujarnya. Politisi yang dekat dengan masyarakat ini menambahkan, selain melakukan pencegahan, berdoa juga perlu dilakukan. ‘’Dekatkan diri kepada Yang Maha Pencipta. Karena Beliaulah yang menciptakan kita. Sekecil apa pun kita bagian dari masyarakat dan saya selaku wakil rakyat perlu memberikan apresiasi nyata dalam

masyarakat. Apalagi, kondisi seperti saat ini yang masyarakat sangat membutuhkan kita dalam pencegahan wabah Covid-19,’’ terangnya. Sementara itu, Klian Dinas Banjar Blungbang I Wayan Landra Wijaya mengatakan, pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Badung Wayan Suyasa. ‘’Terima kasih kepada Bapak Wayan Suyasa karena telah dapat mewujudkan lingkungan yang sehat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan di wilayah lain untuk mewujudkan wilayah Badung yang sehat dan terhindar dari wabah Covid-19,’’ paparnya. (ad643)

Mangupura (Bali Post) Penertiban terhadap tempat hiburan malam yang masih beroperasi di Kabupaten Badung terus dilakukan. Bahkan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat melibatkan aparatur yang ada di kecamatan untuk melakukan pengecekan di wilayahnya. ‘’Hari ini para camat sosialisasi langsung bersama aparat desa dan kelurahan. Kami juga minta anggota yang di-BKO (Bawah Kendali Operasi - red) di kecamatan ikut mendampingi,’’ ujar Kepala Satpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara, Senin (23/3) kemarin. Menurut Suryanegara, pihak kecamatan juga telah melaporkan keterlibatan mereka dalam menertibkan tempat hiburan yang masih beroperasi. Sebab, pemerintah telah meminta untuk menutup semen-

tara terkait upaya memutus mata rantai Covid-19. ‘’Para camat juga sudah lapor kemarin kepada Bapak Bupati saat conference meeting online untuk mengecek tempat hiburan yang belum tutup operasionalnya,’’ ujarnya. Lantas, apa sanksi terhadap tempat hiburan yang kedapatan masih beroperasi? Birokrat asal Denpasar ini menegaskan, tidak dikenakan sanksi, namun sebagai tanggung jawab moral pengusaha terhadap Indonesia, khususnya Badung. ‘’Dasar kita surat edaran Gubernur dan Bupati untuk menutup sementara. Jadi tidak ada sanksi tapi diminta masing-masing pengusaha untuk bersama menjaga kesehatan, menekan penyebaran virus untuk keberhasilan Indonesia bebas Corona,’’ tegasnya. Suryanegara mengatakan, pihaknya telah mengecek

wilayah Kuta Utara, seperti Desa Canggu dan sekitarnya. ‘’Semalam (kemarin – red) kami juga mendatangi beberapa bioskop di wilayah Kuta. Ratarata mereka sudah mengurangi jam operasional dan sekarang sudah menghentikan operasionalnya. Jadi, pusat-pusat keramaian untuk wilayah Kuta Selatan dan Mengwi ke utara rata-rata sudah mulai tutup,’’ tegasnya. Kendati demikian, kata Suryanegara, penutupan sementara tidak berlaku untuk pusat perbelanjaan kebutuhan pokok, seperti mall, minimart, pasar, rumah makan atau restoran. Namun, mereka tidak diperbolehkan mengadakan hiburan dan menjalankan prosedur kesehatan. Dihubungi terpisah, Camat Kuta Utara I Putu Eka Permana kembali mengimbau usaha bar dan restoran yang

menyajikan hiburan atau live music di wilayah Canggu dan sekitarnya agar tutup sampai wabah virus Corona (Covid-19) betul-betul mereda. Penutupan operasional tempat dugem ini untuk mencegah terjadinya penularan virus. ‘’Kami akan terus melakukan pengawasan bersama Satpol PP Badung agar semua usaha di Kuta Utara patuh. Saat ini semua bar sudah mengikuti instruksi,’’ tegasnya. Sebelumnya, bar dan restoran yang menyajikan live music di wilayah Canggu dan sekitarnya ini sempat membuat resah masyarakat. Pasalnya, usaha ini nekat beroperasi di tengah merebaknya wabah Covid-19. Padahal, sudah ada instruksi tegas dari pemerintah untuk menutup semua tempat hiburan dan kegiatan yang melibatkan orang banyak. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung membuat skema pengaturan lalu lintas selama rangkaian perayaan Nyepi Tahun Çaka 1942. Seratusan personel disiagakan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan. Kepala Dishub Badung A.A. Ngurah Rai Yuda Dharma mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas, sehingga tidak terjadi kemacetan pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi Çaka 1942 Tahun 2020. ‘’Kegiatan Tawur Kasanga besok (hari

ini – red) untuk Kabupaten Badung yang mengambil tempat di Catuspata Desa Adat Blahkiuh, kami akan atensi. Tim kami sebanyak 46 orang yang akan melakukan penjagaan dan pengaturan di lokasi upacara,’’ ujar Yuda Dharma, Senin (23/3) kemarin. Sementara untuk pelaksanaan Tawur Kasanga di Badung Selatan, kata Yuda Dharma, diatensi oleh UPT LLA Badung Selatan dengan pelaksanaan Tawur Kasanga di Simpang Kerobokan, Seminyak dan Pura Desa Adat Kuta. ‘’Untuk mengatensi kegiatan di

Badung Selatan akan dikoordinir oleh Kepala UPT Lalu Lintas dan Angkutan Badung Selatan beserta jajaran dengan jumlah anggota yang diploting sebanyak 24 orang dan yang di Badung Utara diatensi oleh anggota yang di Induk Puspem Badung,’’ jelasnya. Menurutnya, total personel Dishub Kabupaten Badung untuk penjagaan dan pengaturan pada saat kegiatan Tawur Kasanga berjumlah 70 orang yang terbagi menjadi 24 personel di UPT LLA Badung Selatan dan 46 personel di Badung Utara. ‘’Untuk pemadaman dan peng-

hidupan kembali LPJU (Lampu Penerangan Jalan Umum - red) di Kabupaten Badung, kami sudah bersurat kepada camat se-Kabupaten Badung perihal pemadaman LPJU,’’ katanya. Yuda Dharma menambahkan, pemadaman LPJU akan dilaksanakan pada Selasa (24/3) mulai pukul 22.00 Wita dan penghidupan kembali pada Kamis (26/3) pukul 18.00 Wita. Total tenaga teknis yang dikerahkan untuk memadamkan dan menghidupkan LPJU berjumlah 24 orang yang juga dibantu oleh petugas dari rekanan. (kmb27)

Dishub Rekayasa Lalin Saat ’’Tawur Kasanga’’


Selasa Wage, 24 Maret 2020

SOSOK Masih Membandel KEWASPADAAN masyarakat terhadap penyebaran wabah Covid-19 ternyata masih rendah. Terbukti, ketika ada imbauan dari pemerintah untuk melakukan social distancing, masyarakat sepertinya menyepelekan. Mereka masih ada yang keluar rumah meski untuk hal-hal yang tidak penting. Selain itu, masih ada masyarakat yang berkerumun, sehingga rawan penyebaran Covid-19. Hal ini menjadi perhatian serius dr. I Gede Sudiarta yang juga Ketua Tim Penanggulangan Virus Corona di BRSU Tabanan. Ia mengatakan, untuk bisa “perang” melawan wabah yang penyebarannya sangat agresif ini diperlukan kerja sama semua pihak, tidak hanya berharap pada petugas kesehatan semata. Apalagi, imbauan membatasi interaksi sosial yang dikeluarkan pemerintah, kenyataannya sebagian orang tetap mengabaikan hal ini, bahkan terus melakukan kontak fisik dengan sekitarnya. Dikatakan, situasi penyebaran virus dapat berasal dari mana dan siapa saja, menjangkiti seseorang tanpa perlu ada riwayat ke luar negeri atau kontak dengan orang lain yang positif Covid-19. “Disuruh diam di rumah saja susahnya minta ampun. Kalau sudah kena, baru bingung. Kita ini berhadapan dengan musuh yang tidak terlihat dan penyebarannya agresif,” katanya mengingatkan. Ia mengaku sangat menyayangkan masih ada sebagian warga yang tetap tidak mengindahkan imbauan pemerintah untuk bisa meminimalisasi penyebaran virus dengan dalih tradisi. “Sekarang masih ada yang kecolongan, alasan tradisi bisa ditunda, kalau sudah meninggal bagaimana mau menjalankan tradisi. Tentu setelah melewati masa ini, di Bali ada istilahnya ngaturang guru piduka. Intinya, mari bersama-sama mengikuti apa yang sudah disarankan oleh pemerintah, untuk menyelamatkan banyak orang. Jangan menganggap diri kuat, karena virus ini tidak memandang siapa pun,” terangnya. Pengawasan penerapan social distancing dan diam di rumah ini tidak hanya dilakukan oleh Satgas semata, melainkan seluruh lini baik di tingkat desa, bahkan sampai di tingkat rumah tangga dan sekitarnya. (bit)

11 Formasi CPNS Jembrana Dipastikan Kosong

Negara (Bali Post) Sebanyak 11 dari 320 formasi CPNS yang dialokasikan untuk Kabupaten Jembrana tahun 2019 dipastikan kosong. Dari pengumuman hasil Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) yang diumumkan akhir pekan ini, tercatat ada 577 pelamar CPNS yang lolos. Mereka selanjutnya akan mengikuti SKB (seleksi kompetisi bidang) yang jadwalnya belum ditentukan lantaran adanya Covid-19. Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Jembrana, Made Budiasa, mengatakan berdasarkan hasil SKD, dari 2.894 yang mengikuti seleksi, hanya 577 orang yang lolos. “Sebenarnya ada 2.896 orang yang lolos administrasi dan berhak mengikuti SKD, tapi saat tes SKD, dua orang memilih tidak ikut (tidak datang),” ujar Budiasa, Senin (23/3) kemarin. Dari 320 formasi yang disediakan, kata dia, hingga pengumuman SKD saat ini ada 16 formasi yang kosong, baik karena tidak lolos di seleksi administrasi maupun SKD. “Tapi untuk kepastian yang kosong nanti di akhir final akan diketahui. Karena ada formasi yang sama bisa diisi. Misalnya seperti tenaga guru, bisa kita masukkan nanti. Yang pasti kosong ada 11 formasi,” katanya. Menurut mantan Camat Jembrana ini, formasi yang dipastikan kosong hingga akhir pengumuman didominasi tenaga kesehatan di luar dok-

ter. Selain itu, untuk formasi disabilitas dari 5 formasi yang disediakan, hanya dua orang lolos sampai SKD. “Untuk yang disabilitas, satu orang untuk tenaga pendidikan dan satu lagi teknologi informasi,” katanya. Budiasa menambahkan, sejatinya ada tiga pelamar dari jalur formasi Disabilitas. Tetapi saat seleksi kompe-

tensi dasar, satu orang tidak lolos. Untuk kelanjutan tes CPNS ini masih menunggu arahan pusat. Sebab, seleksi ditunda dengan adanya kebijakan dampak Covid-19. Semestinya pada bulan Mei atau Juni sudah diperoleh. Tetapi dengan kondisi belakangan ini, hasil akhir tersebut bisa mundur. (kmb26)

Tempat Hiburan Malam di Delodberawah Ditutup

Negara (Bali Post) -

Menindaklanjuti perkembangan penyebaran Covid-19, sejumlah tempat yang menimbulkan keramaian di Jembrana ditutup. Tak terkecuali tempat hiburan malam di Pantai Delodberawah, Kecamatan Mendoyo ditutup sampai waktu yang ditentukan. Tim gabungan dari Kecamatan Mendoyo yang dipimpin Kapolsek Mendoyo Kompol Made Karsa dan Camat Mendoyo I Putu Nova Noviana, Minggu (22/3) malam, turun ke lokasi di Delodberawah un-

I Made Budiasa

Made Dwi Suardana Putra seizin Kepala DPMPTSP Tabanan, I Made Sumerta Yasa, Senin (23/3) kemarin, pelayanan publik di Tabanan tetap berjalan normal. Hanya, memang ada pembatasan jumlah pegawai atau diatur dengan sistem shift. Yang membedakan lagi, untuk pengamanan kondisi kesehatan, pegawai yang bertugas seluruhnya menggunakan masker dan menerapkan social distancing dan penyediaan hand sanitizer di pintu masuk kantor. “Layanan tetap buka sesuai jam kerja. Semua jenis layanan yang menjadi kewenangan kami tetap kami layani,” terangnya. Dwi Suardana Putra me-

Bali Post/ist

dr. Zakaria J.P.

anti diabetes oral (OAD) dan insulin. Golongan OAD diantaranya metformin, TZD, sulfonilurea, glinid, alfa-glukosidase inhibitor, DPP-4 inhibitor, dan SGLT2 inhibitor. Insulin dipakai sebagai pengatur glukosa prandial dan basal yang dapat dikombinasi dengan OAD. Insulin diikat reseptornya di permukaan sel target (utamanya sel hati, otot dan lemak). Menstimulasi proses biokima yang menggerakkan transporter glukosa (GLUT-4) ke membran sel sebagai gerbang masuk glukosa, sehingga kadar gula darah menurun. Indikasi insulin adalah nilai HbA1C > 9%, nilai HbA1C > 7,5% dengan terapi satu/ dua OAD, penurunan cepat berat badan, krisis hiperglikemia, hiperglikemia dengan keracunan keton, gagal kombinasi OAD dosis optimal, stres tubuh (infeksi, operasi besar, stroke, serangan jantung), gagal terapi diet DM gestasional, gangguan ginjal/ hati berat, cuci darah, kontraindikasi/ alergi OAD, dan persiapan operasi sesuai indikasi. Kurangnya beban pankreas, penyimpanan dan penggunaannya yang relatif mudah dipelajari pasien dan atau keluarganya menjadi nilai lebih insulin. Hipoglikemia, naiknya berat badan, efek mitogenik, dan reaksi alergi adalah rambu bagi penggunaannya. Sehingga insulin patut menjadi “solusi bersahabat” mengelola diabetes. (ad640)

sudah tutup. “Dari 22 kafe di sini dan yang aktif 18 sudah semuanya tutup sendiri. Pihak desa juga kami imbau untuk menutup kafe-kafe ini sampai pemberitahuan selanjutnya,” ujar Kompol Karsa.

Rata-rata 15 Pemohon Tiap Hari

Bali Post/kmb26

Diabetes dan Insulin

gangguan ereksi pria dan keputihan pada wanita. Komplikasi akutnya berupa krisis hiperglikemia atau hipoglikemia yang dapat mengganggu kesadaran dan fungsi tubuh. Penyulit DM kronis yaitu jantung koroner, gangguan otot dan fungsi jantung, penyakit arteri perifer, borok di tungkai bawah, stroke sumbatan atau perdarahan, gangguan retina mata, gagal ginjal, dan gangguan saraf tepi. Da p a t ditemui obesitas, kadar glukosa dan kolesterol tinggi, serta hipertensi (sindrom metabolik). Kadar HbA1C >6,5%, glukosa darah puasa >126 mg/dL dan 2 jam setelah makan >200 mg/dL mendukung diagnosis DM. Perkeni merekomendasi 4 pilar tatalaksana DM berupa edukasi awam dan pasien; diet karbohidrat 45-65%, lemak 20-25%, protein dan serat hingga 10% total asupan energi; gerak aerobik (jalan cepat, sepeda santai, joging, atau renang) 3-5 hari seminggu + 3045 menit; dan terapi obat

tuk menyampaikan imbauan penutupan sementara itu. Namun, tim yang melibatkan kepolisian, TNI, Desa, Satpol PP dan pecalang yang disebar ke kafe-kafe sekitar Delodberawah mendapati semuanya

Kondisi tempat hiburan yang biasanya ramai dengan dentuman suara musik, tampak sepi dan gelap, Minggu malam lalu. Hanya beberapa kafe yang masih menghidupkan lampu tapi tak beroperasi. Menurut Kompol Karsa, aparat kepolisian dari Polsek dan pecalang akan terus memantau dan melakukan patroli ke tempat hiburan malam itu agar tutup. (kmb26)

Layanan Perizinan di Tabanan Tetap Buka

Tabanan (Bali Post) Wabah virus Corona (Covid-19) yang semakin masif penyebarannya di Indonesia, tidak serta merta mengganggu aktivitas layanan publik di lingkungan Pemkab Tabanan. Salah satunya layanan perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang masih tetap berjalan seperti biasa. Masyarakat yang melakukan pengurusan izin per harinya rata-rata di angka 10-15 orang. Kendati demikian, dinas terkait tetap menjalankan seluruh SOP penanganan pencegahan penyebaran Covid-19. Seperti disampaikan Kabid Pelayanan Perizinan

Kesehatan

INTERNATIONAL Diabetes Federation memperkirakan penderita diabetes melitus tipe 2 (DMT2) di Indonesia 10,3 juta orang (nomor 6 dunia) tahun 2017 menjadi 16,7 juta jiwa di tahun 2045. Riskesdas mencatat pasien DM itu naik dari 5,7% tahun 2007 menjadi 10,9% penduduk, seiring dengan peningkatan obesitas sebesar 21,8% pada 2018. DM adalah kelompok penyakit metabolisme yang ditandai tingginya glukosa darah, karena kelainan produksi dan atau mutu insulin, akibat gangguan sebelas mekanisme organ pankreas, jaringan lemak, hati, otot, otak, lambung, usus halus dan usus besar, ginjal, serta proses inflamasi (Egregious eleven). Gejala klasik DM adalah poliuria (kemih sering dan banyak), polidipsia (haus meski telah banyak minum), polifagia (makan berlebihan), dan berat badan turun. Gejala lain berupa kelemahan badan, kesemutan, gatal, mata kabur,

Bali Post/kmb26

DITUTUP - Aparat gabungan memastikan belasan kafe di Delodberawah ditutup, Minggu (22/3) malam.

PERIZINAN - Suasana pelayanan perizinan di DPMPTSP, Senin (23/3) kemarin.

nambahkan, staf/petugas yang melayani masyarakat setiap harinya diatur dengan pola shift untuk mengikuti arahan pemerintah. Namun untuk Selasa (24/3) sampai

dengan Kamis (26/3), layanan diliburkan mengingat perayaan hari raya Nyepi. “Kami akan buka kembali hari Jumat mendatang,” terangnya. (kmb28)


Selasa Wage, 24 Maret 2020

Di Bangli, 191 Orang Dalam Pemantauan Covid-19 Bangli (Bali Post) –

Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangli, Senin (23/3) kemarin mengadakan rapat koordinasi bersama instansi terkait dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di Bangli. Dalam rapat yang dipimpin Bupati Bangli I Made Gianyar tersebut terungkap bahwa terdapat 191 warga di Kabupaten Bangli masuk status orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus Corona. Warga tersebut dipantau lantaran punya riwayat perjalanan ke luar negeri.

SEMPROT DISINFEKTAN - Petugas saat menyemprotkan cairan disinfektan di Catus Pata Klungkung.

Inpres Sudah Turun

Klungkung Belum Prioritaskan Tangani Covid-19 Semarapura (Bali Post) Di tengah meningkatnya dampak Covid-19, Presiden RI telah menerbitkan Inpres (Instruksi Presiden) Nomor 4 Tahun 2020. Inpres ini khusus mengatur tentang refocussing kegiatan, realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa, dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. Inpres ini sudah sampai kepada Satgas Penanggulangan Covid-19 di Klungkung. Dan saat ini mempersiapkan diri mengikuti arahan, bila situasi sudah mendesak. Dalam poin keenam angka 2 pada Inpres ini, sudah dijelaskan agar Mendagri mengambil langkah-langkah lebih lanjut dalam rangka percepatan penggunaan APBD dan atau segera melakukan perubahan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) tentang Penjabaran APBD untuk percepatan penanganan Covid-19 kepada gubernur/bupati/wali kota. Setelah menerima Inpres ini, Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Klungkung, Gede Putu Winastra, Senin (23/3) siang, mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan diri

menempuh opsi ini. Apabila kondisi dan situasi sudah kian memburuk bagi Klungkung. Namun, saat ini Satgas sedang memantau terus perkembangan situasi dan apa yang menjadi kebutuhan sebagai pencegahan dalam penanganan di lapangan. Sejauh ini, ditegaskan, seluruh kebutuhan di lapangan sudah mampu ter-cover dengan baik oleh masing-masing OPD. Hanya dua lembaga, yakni Dinas Kesehatan dan RSUD Klungkung yang sempat melakukan revisi penjabaran anggarannya. Alasannya, kedua lembaga itulah yang terdepan melakukan penanganan bila Covid-19 sudah mewabah dan mencapai Kejadian Luar Biasa (KLB). Kalau sudah begitu, nanti Bupati Klungkung mengajukan penetapan status itu ke kementerian, dilengkapi kajian kebencanaan dari BPBD. Ketika nantinya status meningkat, kata Winastra, dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat, maka pemerintah daerah baru dapat memanfaatkan anggaran tidak terduga yang dialokasikan tahun ini sebesar Rp 500 juta. (kmb31)

Dominan Bekerja di Italia

Seratus Lebih PMI Gianyar Dipulangkan Gianyar (Bali Post) Tercatat ada ratusan pekerja migran Indonesia (PMI) yang mengadu nasib di luar negeri sepanjang 2019 lalu. Ternyata dominan PMI itu bekerja di Italia. Faktanya Italia sampai saat ini menjadi salah satu negara dengan wabah Covid-19 tertinggi. Namun kini seratus lebih PMI itu sudah dipulangkan dan tiba di Bali, 19 Maret lalu. Berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) tercatat ada 367 PMI asal Gianyar yang mengadu nasib di luar negeri. Paling banyak mereka memang bekerja di Italia, yakni 178 orang PMI, di Turki 82, Rusia 21 orang, Maldives 15 orang dan China 12 orang, di belahan negara lainnya rata-rata di bawah 10 orang. Nah dari jumlah itu diketahui sudah ada yang dipulangkan secara bertahap. “Memang sudah ada yang dipulangkan,’’ kata Kadisnaker Gianyar A.A. Dalem Jagadhita. Lantas berapa yang sudah dipulangkan dari data 2019 itu, ia mengakui cukup kesulitan melakukan identifikasi untuk mencari data konkretnya. Namun, ia meyakini

masih ada PMI asal Gianyar yang berada di luar negeri. “Intinya masih ada (PMI di luar negeri - red). Hanya detailnya agak susah. Pasalnya, by name by addres karena itu belum tentu pas dari data kita. Misalnya, yang pulang sekarang bisa saja yang dulu tidak terekam di data kita. Tetapi mereka lewat luar Bali. Jadi, memang agak susah kita analisis. Tetapi tetap kita akan coba,” jelasnya. Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya, menjabarkan pada 19 Maret 2020 lalu ada 123 PMI asal Gianyar yang sudah dipulangkan. “Ada 123 orang PMI, kepulangannya sebelum Bali dinyatakan pandemi Covid-19,” jelasnya. Sesuai protokol kesehatan PMI yang datang dari luar negeri itu dipantau Satgas Provinsi Bali. Jika setelah dicek Tim Kesehatan itu, tidak ada keluhan suhu tidak mengalami peningkatan, maka bisa dipulangkan. “Tim Pokja Kabupaten selalu memberikan edukasi selain terus memantau dilakukannya isolasi secara mandiri,” jelasnya. (kmb35)

NEKAT melakukan pencurian sekaligus penganiayaan, sejak Senin (23/3) kemarin, I Gde Dika Alias Badak harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Ubud. Pelaku 28 tahun asal Badung ini melakukan aksi itu kepada korbannya, Ni Nyoman Wardani, karena diselimuti rasa cemburu kepada ibu rumah tangga 47 tahun yang masih punya suami itu. Kapolsek Ubud AKP I Gede Sudyatmaja ditemui

Senin kemarin menerangkan motif aksi pelaku itu diduga ada kepentingan khusus terhadap korban. Sampai akhirnya pelaku nekat melakukan aksi pencurian dengan kekerasan. Padahal korban masih satu desa dengan pelaku itu. Motifnya, kata Sudyatmaja, cemburu. Korban dibuntuti dari belakang. Begitu ditemukan di wilayah Ubud, pelaku langsung menghentikan paksa korban. (kmb35)

Curi HP dan Aniaya Perempuan Bersuami

Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangli yang juga Sekda Bangli, Ida Bagus Giri Putra, mengatakan 191 warga tersebut pulang dari luar negeri dalam waktu yang bervariasi. Seluruhnya kini dipantau selama 14 hari di rumah masing-masing. Dari 191 ODP tersebut, sebagian ada yang sempat menjalani karantina. Dalam melakukan pemantauan, menurut Giri Putra, dibutuhkan adanya sinergitas pemerintah dengan TNI, Polri dan masyarakat. Untuk mengatasi adanya

rasa kekhawatran berlebih masyarakat terhadap mereka yang baru datang dari luar negeri, diperlukan juga adanya edukasi baik dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparat desa, aparat adat serta tenaga kesehatan. Giri Putra juga mengharapkan arahan pemerintah agar masyarakat melakukan social distancing (jaga jarak), dapat ikut diawasi aparat kepolisian dan TNI. Diungkapkan mantan Sekwan itu, saat ini ketersediaan ruang isolasi di RSU Bangli sangat terbatas. Hanya ada tiga kamar/ruang

isolasi. Jika seandainya ODP tersebut nantinya berkembang menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) maka langkah yang harus dilakukan adalah melakukan isolasi mandiri. Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan sesuai SOP yang berlaku, warga yang pulang dari luar negeri dan sudah mengantongi sertifikat sehat, tidak dikarantina pemerintah. Sebaliknya jika tidak mengantongi sertifikat sehat maka harus dikarantina. Namun walaupun dinyatakan sehat, tetap perlu dilakukan pemantauan

oleh pemerintah di rumah masing-masing. Menurut Made Gianyar, jika seandainya ODP nantinya berkembang jadi PDP sementara RSU tidak mencukupi mengisolasi pasien Corona, maka sekolah yang ada di desa bisa dimanfaatkan sebagai tempat isolasi mandiri. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menugaskan, Satgas segera menyusun sekenario terbaik sampai yang terburuk di tengah wabah virus Corona yang terus berkembang akhir-akhir ini. Dia juga mendorong kebutuhan APD di rumah sakit agar dipenuhi. Saat pangerupukan, Sedana Arta mengusulkan agar dilakukan penyemprotan disinfektan secara massal di semua wilayah di Bangli. (kmb40)


Selasa Wage, 24 Maret 2020

Sambut Nyepi Çaka 1942

Bupati PAS Ajak Masyarakat Perkuat ’’Catur Brata Panyepian’’ HARI Raya Nyepi Tahun Çaka 1942 tahun 2020 ini dihadapkan pada situasi sangat krusial semakin merebaknya Covid-19. Dalam situasi itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) mengajak umat Hindu memperkuat pelaksanaan Catur Brata Panyepian. Selain bagian dari pelaksanaan Sraddha dan Bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, pelaksanaan Catur Brata Panyepian yang terdiri dari Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan, dan Amati Lelanguan menjadi langkah yang sangat relevan untuk dilaksanakan guna mencegah penyebaran virus Corona lebih meluas. Bupati Agus Suradnyana mengatakan apa yang menjadi imbauan pemerintah saat ini, sebenarnya bagian dari salah satu pelaksanaan Catur Brata Panyepian. Social Distancing misalnya, kata Suradnyana, hal itu merupakan implementasi Amati Lelungan. Masyarakat diharapkan menghindari bepergian ke luar rumah guna menjaga jarak atau menghindari kontak dengan orang lain. ‘’Amati Lelanguan hal itu kan larangan berpesta, berfoya-foya, atau bersenangsenang. Saat ini pemerintah mengimbau menghindari

kumpul-kumpul, acara ramai-ramai, atau pesta-pesta. Cara seperti itu kan juga menghindari kontak dengan orang lain. Itu saya rasa relevan sekali kita laksanakan saat ini, di tengah semakin merebaknya virus Corona,’’ katanya. Pemerintah, kata Bupati Buleleng, juga sudah mengeluarkan imbauan untuk tidak bekerja di luar rumah, kecuali sangat mendesak. Bila dikaitkan dengan Brata Panyepian¸ petunjuk suci itu bisa dikatakan sebagai bagian Amati Karya. Meskipun, lanjut PAS, Amati Karya yang seutuhnya adalah tidak bekerja atau beraktivitas sama sekali. Namun, imbauan itu masih relevan dengan Brata Amati Karya, utamanya mengurangi bahkan tidak beraktivitas di luar rumah. ‘’Mari kita jadikan momentum Nyepi tahun ini sebagai upaya secara masif mengurangi. Bahkan menghilangkan sama sekali penyebaran virus Corona ini, khususnya di Bali. Walaupun Brata Panyepian hanya kita lakukan sehari, tetapi paling tidak satu hari itu bisa membantu pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus Corona itu,’’ tegasnya.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengatakan, kendati pelaksanaan hari raya Nyepi kali ini dihadapkan pada situasi pandemi Corona, dirinya mengajak umat Hindu untuk tidak mengurangi Sraddha dan Bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Meskipun dalam beberapa rangkaian upacara Nyepi ada imbauan membatasi orang-orang yang terlibat dalam pelaksanaannya. ‘’Saya rasa imbauan PHDI terkait adanya pembatasan jumlah orang yang terlibat dalam upacara melasti dan sebagainya, itu tidak mengurangi makna pelaksanaan

yadnya kita. Mari kita indahkan imbauan pemerintah dan lembaga umat Hindu demi kepentingan kita bersama,’’ katanya. Nyoman Sutjidra mengajak seluruh umat Hindu agar mulat sarira dalam menghadapi wabah Corona saat ini. Mulat sarira dimaksudkan untuk evaluasi diri sejauh mana umat Hindu mencintai diri dan lingkungannya. ‘’Dalam menjalankan Brata Panyepian nanti, saya juga mengajak seluruh umat Hindu mulat sarira. Mari lakukan refleksi diri sejauh mana kita sudah menjaga kesehatan diri kita dan lingkungan kita sendiri,’’ pungkas Sutjidra. (ad642)

’’Pick-Up’’ Terperosok ke Jurang, Penumpang Tewas

Bali Post/kmb41

TERPEROSOK - Mobil pick-up mengangkut salak terperosok ke jurang di Dusun Kalang Anyar, Desa Sibetan, Bebandem. Diduga pick-up itu tidak kuat menanjak. Satu penumpang tewas akibat terpental ke jalan.

Amlapura (Bali Post) Kecelakaan yang menelan korban jiwa terjadi di Karangasem, Senin (23/3) dini hari. Sebuah mobil pick-up nopol DK 9767 SH yang mengangkut salak terperosok ke jurang di Dusun Kalang Anyar, Desa Sibetan, Bebandem. Diduga pick-up itu tidak kuat menanjak. Akibat insiden itu, satu penumpang Ni Wayan Simpen (55) asal Dusun Kuta Bali, Sibetan, tewas di TKP karena terpental ke jalan. Salah satu penumpang selamat, Ni Wayan Arianti, Senin kemarin mengatakan, pick-up yang ditumpanginya itu hendak menuju ke Pasar Kalang Anyar membawa salak yang akan dijual.

BIRO JASA

PENGUMUMAN

Sy Siap Bantu bayarkan,Laporkn Pajak Hotel & Restaurant, Toko NPWP,SIUP. Hp:081.338.344.155

Kami dari PT.CIMB Niaga Auto Finance memanggil Debitur An. Ni Kadek Sri Sukmawati No.KTP 1504036005820010 Desa Singan, Gianyar. Guna Mmbahas kewajibannya plg lbt 3hr sjk panggilan dimuat. Apabila tdk ada penyelesaian kami berhak melakukan tindakan sesuai Hukum.

B.BP.001.03.20.0000204

PROPERTY DIJUAL TANAH SINGARAJA

Tanah 1A 1,5A SHM Jl.Lingga lebar Jln 3Meter Hp.0811398154

B.BP.001.03.20.0000559

Tetapi setelah di tanjakan, mesin mobil itu tiba-tiba mati di tengah jalan. Arianti menambahkan, jumlah penumpang sebanyak sembilan orang ditambah sopir. Hanya Ni Wayan Simpen yang meninggal, sedangkan yang lainnya luka-luka namun selamat termasuk sopir. Atas kejadian ini, sopir I Made Karta dibawa ke Polsek Bebandem untuk menjalani pemeriksaan dari petugas kepolisian. Kapolsek Bebandem AKP I Wayan Sukarita menjelaskan, mobil tiba-tiba mati dan bergerak mundur kemudian terperosok di perkebunan warga yang berada di sebelah kiri as jalan dari arah Bebandem. (kmb41)

Ketua Dewan Gede Dana Semprotkan Disinfektan di Ruangan DPRD Karangasem PENCEGAHAN terhadap penyebaran virus Corona atau Covid-19 terus digencarkan semua kalangan. Senin (23/3) kemarin, Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana bersama Sekretaris DPRD I Wayan Ardika melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke semua ruangan yang ada di Kantor DPRD Karangasem. Action itu dilakukan untuk mencegah virus mematikan tersebut. Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana mengatakan, penyemprotan disinfektan itu dilakukan di semua ruangan yang ada di DPRD Karangasem. Termasuk ruangan yang sering dikunjungi banyak orang. Seperti lobi, pendopo atau wantilan dan beberapa ruang kantor bagian lain juga ikut disemprot. Penyemprotan itu dilakukan, kata Gede Dana, sebagai upaya membantu pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 di Bali. Inisiatif itu bersifat mandiri. ‘’Penyemprotan di gedung DPRD

SEMPROTKAN DISINFEKTAN - Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana saat menyemprotkan cairan disinfektan di kantor DPRD setempat. sudah untuk kesekian kalinya. Kami rutin lakukan penyemprotan ini. Karena kami merasa bertanggung jawab dengan kantor ini,’’ ucapnya. Gede Dana berharap supaya semua pihak, baik masyarakat umum, ASN maupun swasta bisa melakukan pencegahan secara mandiri di kantor atau lingkungannya masing-masing. Tindakan konstruktif itu diyakini mampu memutus penyebaran Covid-19 itu. ‘’Apa yang kami lakukan sebagai contoh.

Senderan Beton Ambruk, Rumah Made Adil Rusak Berat

Singaraja (Bali Post) Rumah sederhana milik Made Adil (74), warga Desa Uma Jero Kecamatan Busungbiu, tertimbun senderan beton yang ambruk di belakang rumahnya, Senin (23/3) kemarin. Tidak hanya itu, tembok ruang kamar rumah korban juga ikut rusak akibat kejadian itu. Beruntung, saat kejadian pemilik rumah dan keluarganya dengan cepat menyelamatkan diri, sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Informasi yang dikumpulkan di lapangan, sebelum kejadian terjadi hujan dengan intensitas tinggi di Desa Uma Jro. Kebetulan beberapa hari terakhir ini tetangga korban. Nengah Kartini (61). membuat senderan benton untuk menahan tanah terjal miliknya. Baru setengah tanah itu selesai disender, pemilik langsung menimbun dengan tanah senderan dibuat permanen itu. Puncaknya sekitar pukul 13.00 Wita, hujan semakin deras. Saat itu diduga senderan itu tergerus air. Itulah yang menyebabkan tanah menjadi labil dan kemudian ambruk. Sebab, senderan beton dengan volume 7 kali 15 meter itu tidak kuat menahan beban. Senderan beton itu kemudian menimbun tembok rumah korban tepat di bawahnya. Beton yang hancur itu membentur tembok rumah korban yang sudah berusia lama, sehingga rusak berat. Bongkahan

genta bali

beton dan batu kali pun masuk hingga ke ruang kamar. Selain itu, rangka dan genteng rumah berusia lama itu juga pecah karena tertimbun material senderan beton. Made Adil sekarang terpaksa menempati emperan rumahnya yang masih utuh. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Ida Bagus Suadnyana mengatakan, setelah menerima laporan kejadian itu pihaknya menerjunkan personel Tim reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian. (kmb38)

HARIAN DENPOST - RADIO GENTA 96,1 FM web: www.denpost.id

denpost.id dan denpost.post

denpost

Terbit/disiarkan : Selasa, Rabu, dan Jumat

gentabalifm

Bali Post/ist

TIMBUN RUMAH - Senderan beton ambruk akibat hujan deras menimbun rumah sederhana, Selasa (23/3) kemarin.

B.BP.001.03.20.0000611

Print & On Line Radio GENTA BALI

Harapan kami semoga bisa diikuti masyarakat secara umum. Paling tidak bisa menjaga kesehatan diri dan lingkungannya,’’ jelasnya. Dia menjelaskan, proses penyemprotan di kantor DPRD Karangasem tidak melibatkan banyak orang. Ini sekaligus mencegah terjadinya mobilisasi massa yang dinilai sangat berpotensi menyebarkan virus. Pihaknya hanya melibatkan kepala bagian di masing-masing satuan tugas dan beberapa staf. (ad641)

JENIS PAKET

HARIAN DENPOST

RADIO GENTA

PAKET

1 kolom x 45 mm Bronze 12 x siar / bulan 300.000,- / bulan 1 kolom x 100 mm Silver 24 x siar / bulan 400.000,- / bulan 1 kolom x 150 mm Gold 36 x siar / bulan 800.000,- / bulan BAGIAN IKLAN JL. KEPUNDUNG 67 A DENPASAR : email: iklanbp@yahoo.co.id atau iklan@balipost.com atau WA: 081082411818 Telp. (0361) 225764

- OTOMOTIF - FASHION - TRAVEL AGEN - PROPERTY - SALON/SPA - FURNITURE - HOTEL - ASESORIS - LIFE STYLE - KULINER - LOWONGAN


Selasa Wage, 24 Maret 2020

Tujuh RSU Rujukan Covid-19 Dari Hal. 1 ‘’Tapi orang ini sudah berada di Bali, sudah melaksanakan kontak dengan orang lain. Sekurangkurangnya dengan keluarganya. Kita berharap tidak ada yang positif lagi,’’ jelasnya. Hingga Senin (23/3) sore, Tim Surveilans telah melakukan contact tracing sebanyak 69 orang terkait penambahan tiga kasus positif baru. Untuk kasus positif WNA suamiistri berhasil ditelusuri 47 orang

yang pernah melakukan kontak erat. Sedangkan untuk kasus positif WNI, didapatkan 22 orang. ‘’Orang yang di-tracing ini sebagian telah diambil swabnya, sebagian lagi sedang dalam proses pengambilan swab untuk uji lab,’’ jelasnya. Terkait perkembangan kasus, Dewa Indra menyampaikan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 kini bertambah enam orang menjadi 102 orang per Senin (23/3). Dari jumlah itu, 79 orang telah keluar hasil uji sampel swab-nya.

Sebanyak 73 dinyatakan negatif dan 6 positif Covid-19. Menyikapi ekskalasi Covid-19 di Bali, Pemprov Bali telah menetapkan tujuh rumah sakit rujukan baru.. Adapun 7 RS rujukan baru yakni RSUD Wangaya dan RSUD Bali Mandara di wilayah Denpasar, RSD Mangusada dan RSU Universitas Udayana di wilayah Badung, RSU Negara di wilayah Jembrana, RSUD Klungkung di wilayah Klungkung, dan RS Pratama Giri Emas di wilayah Buleleng. (kmb32)

Bali, serta Ketua PHDI Bali dan MDA Provinsi Bali, maka Gubernur Bali memutuskan akan menyelenggarakan festival/parade ogoh-ogoh se-Bali yang dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi ke-62 Provinsi Bali,’’ sebutnya. Pramana menambahkan, tim penilai kabupaten/kota akan melakukan penilaian ogoh-ogoh ke masing-masing desa adat untuk menetapkan juara

I, II dan III. Juara I di masing-masing kabupaten/kota akan diundang pada saat peringatan hari jadi ke-62 Provinsi Bali, 14 Agustus 2020 untuk menerima penghargaan dan hadiah yang diserahkan Gubernur. Juara I akan mendapatkan hadiah uang tunai Rp 50 juta, juara II sebesar Rp 35 juta dan juara III sebesar Rp 25 juta. (kmb32)

Bahan Ramah Lingkungan

Dari Hal. 1 Apalagi, ogoh-ogoh yang dibuat secara umum telah memakai bahan-bahan ramah lingkungan tanpa styrofoam, sehingga sejalan dengan Pergub No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. ‘’Setelah mendengar masukan dan diskusi dengan bupati/wali kota se-

Seluruh Umat Manusia Dari Hal. 1 Sementara itu, ada satu suara lain yang selalu menggema, yang saya sebut sebagai suara diam. Suara ini datang dari dalam benak masyarakat seluruh dunia yang menyerukan kerja sama Tiongkok dan Amerika Serikat. Sebagai seorang diplomat Tiongkok, setengah dari kehidupan saya, saya telah mengabdi untuk bidang diplomasi negara Tiongkok. Selama ini saya telah ditugaskan di luar Tiongkok selama lebih dari 20 tahun dan akan pensiun beberapa saat lagi. Saya mempunyai ratusan alasan untuk mengungkapkan keoptimisan saya. Pemahaman saya terhadap misi diplomasi adalah perdamaian dan kerja sama. Ini adalah hal yang harus dipelajari dan diingat oleh para diplomat Tiongkok segera saat mereka mulai bertugas. Saya percaya kebanyakan diplomat di dunia ini juga setuju. Bagi yang memahami diplomasi Tiongkok mungkin sering melihat kata kunci ‘’komunitas senasib sepen-

anggungan untuk seluruh umat manusia’’. Masyarakat Tiongkok percaya bahwa ‘’hanya dunia yang baik, Tiongkok baru bisa baik’’ (tulisan Presiden Xi Jinping di Wall Street Journal, 22 September 2015). Meskipun 1,4 miliar warga Tiongkok baru mengendalikan penyebaran wabah Covid-19, namun perang ini tidak akan ada kemenangan total jika negara lain masih terkena wabah ini. Terlepas dari optimisme saya, saya masih ingin memperingatkan dengan tegas bahwa: Jika virus bermutasi menjadi benih kebencian dan ketidakharmonisan, maka virus pada akhirnya akan mengalahkan manusia! Dunia menantikan kedua negara tersebut kembali menjalin kerja sama, menyatukan kepercayaan dunia dalam memerangi wabah Covid-19, mendukung negara-negara lain untuk mengatasi wabah Covid-19, dan mengendalikan semakin memburuknya perekonomi secara global. Kesulitan dapat mengungkap

karakter sejati seseorang atau sebuah bangsa. Dalam menghadapi tantangan yang ekstrem ini, saya masih sangat percaya pada rasionalitas dua bangsa luar biasa, Tiongkok dan Amerika Serikat, yaitu kebijaksanaan politik kedua negara, kecerdasan pimpinan kedua negara, dan keinginan masyarakat dunia akan perdamaian dan kebahagiaan. Tiongkok dan Amerika Serikat tentunya akan dapat bergandengan tangan dan bekerja sama dengan masyarakat internasional, termasuk 260 juta lebih rakyat Indonesia, untuk menggerakkan kapal kemanusiaan ini melalui gelombang raksasa di depan kita dan menuju keamanan, kesehatan, perdamaian dan kemakmuran. Dengan demikian, Covid-19 pada akhirnya akan dikalahkan. Sejarah akan bersyukur dan bangga mencatat kemenangan ini dan upaya-upaya generasi dunia saat ini. Daripada masa-masa sebelumnya, saat ini memerlukan persatuan lebih kuat! Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Penulis, Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar


Selasa Wage, 24 Maret 2020 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Membangun Daya Tahan Ekonomi Bali TEKANAN terhadap Bali mulai diprediksi banyak pihak. Pengusaha dan ekonom bahkan memosisikan tekanan terhadap Bali bisa berat. Masalahnya, karena pendukung utama ekonomi Bali sektor pariwisata terdampak serius oleh Covid-19. Kondisi ini memang tak hanya dirasakan Bali, tetapi menyebar dan menjadi masalah global. Namun bagi Bali, apa yang terjadi saat ini adalah masalah serius yang memerlukan pendekatan serius dan nyata. Untuk itulah, Bali memang harus berbenah. Kita tak boleh hanya menunggu semua keadaan berlalu dan diam menunggu perbaikan nasib. Bali juga harus mengikuti protokoler penanganan Covid-19 jika tak ingin menjadi lahan empuk bagi penularan Covid-19. Bali harus siaga dari segala lini, bukan hanya dari sisi kesiapan mengatasi virus, tetapi juga siaga dalam menghadapi dampak ekonomi. Tekanan yang perlahan-lahan terasa makin berat jangan sampai membuat kita lumpuh dan tak berdaya. Mari bersama bangkit dan bergerak melakukan penguatan ekonomi. Kini ketika nilai tukar rupiah juga melemah terhadap dolar AS, daya tahan ekonomi Bali juga pasti terdampak. Melemah hampir pasti. Namun, tentu kita tak boleh terjebak oleh tekanan ini. Solusi haruslah diambil. Bali harus segera memastikan bisa keluar dari ancaman virus ini, sehingga daya tahan kembali membaik. Kebijakan publik dalam hal ini juga harus dipastikan terukur. Penyelamatan usaha mikro, kecil dan menengah dan memberikan stimulus ekonomi tentu layak dilakukan. Mempertimbangkan kekuatan bertahan pelaku usaha di Bali atas tekanan ini juga harus jelas. Jangan sampai bantuan datang setelah kita benar-benar ambruk dan tak berdaya. Kalangan ekonom melihat bahwa dampaknya akan dialami oleh tiga kelompok yaitu sektor rumah tangga, sektor perhotelan dan sektor perdagangan. Bagi sektor rumah tangga, pelemahan nilai tukar akan menyebabkan kenaikan kelompok harga perlengkapan rumah tangga yang tercermin dalam inflasi. Perlengkapan rumah tangga ada dalam kelompok perumahan. Untunglah kelompok perumahan hanya memiliki andil kurang dari 0,2% dari total inflasi, sehingga tidak akan membawa dampak signifikan. Namun, apa pun alasannya, Bali harus segera bergerak dan melakukan langkah profesional dalam hal ini. Lakukan pemetaan potensi daya dukung Bali dalam menyelamatkan ekonomi publik.

POJOK Selamat Hari Suci Nyepi Tahun Baru Çaka 1942 - Rahayu Bali

PERS

positif covid-19

PER

S

Grafis : Putu Suarsana

Bukan Aib, Tak Perlu Ditutupi

COVID-19 adalah bencana bagi seluruh dunia. Penyebarannya yang demikian cepat memerlukan langkah-langkah penanganan yang sigap dan sistematis. Tidak hanya pemerintah, masyarakat pun diharapkan berkontribusi mengantisipasi penyebaran virus tersebut. Namun, masyarakat masih diliputi kegalauan dalam menyikapi kondisi saat ini. Contohnya, terkuaknya sedikit demi sedikit kasus bule meninggal di pinggir Jalan Imam Bonjol, Denpasar pada 15 Maret lalu. Bule tersebut belakangan dinyatakan positif Covid-19. Disodori fakta demikian, masyarakat kembali mempertanyakan sikap pemerintah. Di akun Facebook @balipost, netizen meminta pemerintah tidak berupaya menutupi data mengenai virus Corona. Jika ditutupi, dikhawatirkan menimbulkan ketidakpastian dan kepanikan di masyarakat. Sebaliknya, jika data dibuka, masyarakat yang memiliki riwayat kontak dengan pasien dalam pengawasan maupun yang positif Covid-19, bisa segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Pilihan dikembalikan ke pemerintah. Netizen hanya menyelipkan pesan bahwa terjangkit virus Corona bukanlah sebuah aib, sehingga tak perlu ditutupi. Berikut komentar sejumlah netizen.

Smara Jaya Pemerintah dan Satgas Wabah Covid-19 Bali jangan terkesan menutupi soal wabah Corona ini. Sampaikan kepada publik apa adanya saja, tidak dilebihkan dan tidak dikurangi. Menyampaikan kebenaran, menyampaikan fakta-fakta kepada publik, tidak membuat publik panik kok. Malah itu nantinya membuat publik makin cerdas dan dewasa, makin berani karena semuanya sudah terang benderang. Yang membuat masyarakat kita panik apabila masyarakat mendapat info setengah-setengah dan lalu masyarakat mengira baikbaik saja, tahu-tahu faktanya berbeda. Ketika masyarakat mengetahui kenyataan itu, masyarakat menjadi terkejut dan panik. Lebih baik kenyataan diperlihatkan sejak awal agar masyarakat belajar menerima kenyataan dan dia menjadi tenang dan tidak panik. Choirul Arifin Silakan jujur dan transparan supaya masyarakat tenang dan tidak bingung.

Shrie-wati Choirul Arifin, kita diajak main petak umpet mending dibuka saja biar masyarakat yang merasa kontak, secara swadaya cek lab. Saya sendiri, karena seorang marketing, jadi bertanya-tanya siapa ya mereka, apakah saya pernah kontak. Saya ingin tes lab, tapi gak ada alasan tepat. Sungguh kurang bijak saya rasa kalau kita dibiarkan bertanyatanya begini.

Putu Bj Sudamertha Mohon informasi dibuka seluas-luasnya dan seterangterangnya agar kita masyarakat lebih jelas memahami apa yang sedang terjadi, harus bagaimana dan ke mana jika melihat sesuatu yang terindikasi kasus Covid-19 terjadi di sekitar kami. Made Jayen Inilah akibat pemerintah menutup-nutupi masalah kasus Corona ini. Kenapa tidak diungkap ke publik? Smara Jaya Menangani bule yang meninggal kemarin itu, masyara-

kat kita dan petugas sudah bertindak dengan prinsip kehati-hatian yang tinggi. Masyarakat tidak ada berani menolong, sampai mendatangkan petugas dengan pakaian hamzart, karena petugas khawatir jangan-jangan itu Corona. Tapi anehnya, waktu itu banyak mengkritik sikap masyarkat tersebut, dibilang berlebihan. Dengan yakinnya mereka mengatakan itu mati karena kebanyakan minum tuak. Akhirnya semua menyimpulkan itu mati karena tuak, situasi pun tenang. Mungkin orang yang kontak dengan bule tersebut sambil minum tuak itu pun menganggap persoalan selesai. Tapi sekarang fakta menyatakan lain. Bagaimana nasib orang yang berinteraksi sambil minum tuak dengan bule itu? Putu Emi Adnyani Semoga yang berinteraksi dengan bule tersebut sehatsehat, sadar untuk melakukan karantina mandiri serta memeriksakan diri segera. Tison Setres Nah kan, yang kemarin bi-

Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Desa Adat Kemoning Gelar Pelatihan Serati

PROGRAM ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ sangat dirasakan manfaatnya oleh desa adat di Bali. Upaya-upaya untuk pelestarian desa adat, yang di dalamnya begitu kental dengan seni, tradisi dan budaya Bali, kini semakin digalakkan lewat dukungan penuh oleh Pemprov Bali melalui program ini. Seperti Desa Adat Kemoning, Klungkung, melakukan upaya pelestarian itu lewat wadah Pasraman Gana Kumara Yasa. Kegiatan di dalamnya terdiri atas banyak pelatihan, salah satunya pelatihan serati. Bahkan hasilnya langsung disusun menjadi sebuah buku. Bendesa Adat Kemoning, Wayan Mustika, desa adat ketika membutuhkan sarana tersebut, belum lama ini mengatakan Pasraman Gana lima grup warga yang sudah dibentuk ini sudah Kumara Yasa ini melakukan banyak jenis siap melanjutkan tradisi itu, dengan dasar saspelatihan, baik yang melibatkan sekaa teruna- tra, tujuan dan sarana yang sudah jelas. teruni, sekaa pesantian, pembinaan seni dan Disinggung mengenai dana bantuan desa budaya, hingga penggalian nilai-nilai tradisi sa- adat dari Pemprov Bali sebesar Rp 300 juta, rana upacara yang dilakukan dalam pelatihan Mustika menjelaskan, realisasi programnya serati. ‘’Pasraman ini kami gunakan sebagai dibagi ke dalam tiga bidang. Baik palemahan, pilot project untuk mempertajam program- parahyangan maupun pawongan. Termasuk program desa adat, sehingga semua lembaga di enam program prioritas Pemprov Bali yang bawah desa adat terus dilakukan pembinaan,’’ harus ada, hingga khusus soal program pengelokata Mustika. laan sampah yang menjadi penekanan Pemkab Dalam pelatihan serati, Mustika men- Klungkung. Ini sangat membantu dalam upaya gatakan diisi dengan pelatihan pembuatan mempercepat proses pembangunan. Di sinilah sate tegeh, sate garuda dan jerimpen. Tema peran desa adat agar semakin mandiri dan ini diangkat dalam pelatihan, karena kemampu bersinergi untuk mempercepat beradaannya sudah sangat langka, bahkan proses pembangunan. nyaris punah. Padahal, setiap upacara Program ‘’Nangun Sat Kerthi Loka besar di desa adat, unsur-unsur ini harus Bali’’, menurutnya, sudah mengarah ada sebagai kelengkapan sarana upacara untuk membangkitkan desa adat. di desa adat. Proses pelatihannya pun Tidak hanya berkaitan dengan disambut antusias oleh warga setempat. pelestarian adat, tradisi dan budaya, Lewat pelatihan ini, nilai-nilai luhur tradisi tetapi muara lainnya adalah masyarakat setempat dapat dikembamampu memperkuat jati diri likan, sehingga desa adat pun langkrama Bali, nyujuh atma sung membentuk lima grup warga kertih. Sehingga pihaknya di setiap pura. berharap agar program ini ‘’Sarana ini biasanya digunakan mampu diaplikasikan dalam saat ada karya-karya besar, khusussetiap gerakan masyarakat. nya yang berkaitan dengan manusa Khusus di setiap desa adat, yadnya. Sekarang agar tidak punah, agar terus dapat ditingkatkan tuntunan pembuatannya sudah dibuBali Post/gik dengan sasaran program yang kukan,’’ jelas Mustika. Saat ini setiap sudah sangat jelas. (gik) Wayan Mustika

Bali Post/gik

PELATIHAN – Kegiatan pelatihan saat membuat sate tegeh, sate garuda dan sate jerimpen untuk upacara agama di Desa Adat Kemoning, Klungkung.

lang jangan berlebihan terhadap kasus bule ini, sekarang ke mana mereka? Makanya, ikuti saja anjuran pemerintah.

Helminadia Ranford Pasien ini sudah ada penyakit penyerta yaitu jantung.

Saat dia meninggal, dia sempat menggiggil dan demam. Dari gejala yang kita lihat, begitu umumnya Covid-19. Entah sudah berapa orang yang kontak langsung dengan pasien ini. Mari kita semua di Bali sama-sama waspada.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Selasa 24 Maret 2020 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu