terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
12 HALAMAN
NOMOR 128 TAHUN KE 72
Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin paing, 23 DESEMBER 2019
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
‘’Palinggih’’ Terbakar
Nataru, Padangbai Operasikan 32 Kapal
Arak Disita di Pagelaran Musik
Palinggih di Pura Paibon Arya Kenceng Baleran di Banjar Lebah, Desa Besang Kawan Toh Jiwa, Semarapura Kaja, terbakar Sabtu (21/12) malam. Kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta.
BPTD Pelabuhan Padangbai bakal mengoperasikan 32 unit kapal melayani penyeberangan menuju Lembar, NTB. Adapun jumlah kapal di Padangbai mencapai 38 unit.
Puluhan liter arak disita tim Satgas Tindak Miras Polres Bangli. Saat itu polisi menggelar razia di lokasi pagelaran musik di Lapangan Kapten Mudita, Sabtu (21/12) malam.
KLUNGKUNG | HAL. 7
Pidato Akhir Tahun Gubernur Bali
Sebuah tradisi baru bagi pemerintahan Provinsi Bali mulai ditorehkan Gubernur Bali Wayan Koster. Ia menyampaikan pidato akhir tahun kepada masyarakat Bali. Koster yang didampingi Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) memaparkan pencapaian visi pembangunan Bali selama 2019 dan rencana strategis serta agenda tahun 2020. Selama 2019, pemerintahan Koster-Ace telah berhasil menjaga optimisme di berbagai bidang mulai ekonomi hingga memantapkan landasan kebijakan.
S
elama tahun 2019, ekonomi Bali berhasil dijaga pertumbuhannya di atas rata-rata nasional. Jika nasional hanya mencapai 5,04 persen, Bali pertumbuhan ekonominya ada di angka 5,67 persen. Demikian pula dalam inflasi, kemiskinan, pengangguran dan ekspor-impor. Semuanya menunjukkan angka yang meyakinkan. Janji Koster untuk menggenjot pembangunan infrastruktur telah direalisasikan. Di antaranya pembangunan shortcut Mengwitani-Singaraja. Pembangunan pelabuhan kapal pesiar Tanah Ampo, Karangasem juga dilanjutkan. Lobi dengan pemerintah pusat telah berhasil membuahkan kucuran dana pembangunan yang cukup besar, Rp453 miliar. Sejumlah pembangunan lainnya akan segera menyusul seperti pembangunan pusat kebudayaan Bali dan pelindungan kawasan suci Besakih. Kerja paling nyata tahun 2019 yakni dalam pembentukan peraturan daerah (perda) dan peraturan gubernur (pergub). Regulasi tersebut merupakan wujud konsolidasi kebijakan strategis untuk menata
secara fundamental dan komprehensif pembangunan Bali. Sampai akhir 2019, ada 5 perda dan 14 pergub yang dibentuk. Langkah di masa awal pemerintahan Koster-Ace tersebut sebagai upaya menguatkan fondasi menuju Bali Era Baru. Dua dari lima perda baru saja diundangkan, yakni Perda No.7 Tahun 2019 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, serta Perda No.8 Tahun 2019 tentang Sistem Pertanian Organik. Perda No.7 Tahun 2019 khususnya memuat pembentukan Badan Riset dan Inovasi Daerah serta Dinas Pemajuan Masyarakat Adat. Hal. 11 Lingkungan Alam
8
2020 Dirancang 8 Pergub
Dari Perlindungan Danau Sampai Simbol Agama Rapergub 2020 ADA banyak regulasi yang akan diterbitkan Gubernur Koster 2020. Tidak saja menyangkut penguatan adat, budaya dan alam Bali, juga meliputi pengendalian toko berjaringan. Bahkan, Koster telah merancang Rapergub tentang Perlindungan Pratima serta Simbol-simbol Agama Hindu. 2020 Pemda Bali sudah merancang sejumlah peraturan gubernur. Ada delapan rapergub yang sedang diproses, yaitu Rapergub tentang Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut, Rapergub tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan atau Destilasi Khas Bali, Rapergub tentang Pengelolaan Sistem Keamanan Bali Terpadu Berbasis Desa Adat, Rapergub tentang Pengendalian Toko Modern Berjaringan, Rapergub tentang Pelindungan terhadap Pura, Pratima, dan Simbolsimbol Keagamaan, Rapergub tentang Penataan Lingkungan Jalan yang Bersih, Hijau, dan Indah dengan Tanaman Lokal dan Endemik Bali, Rapergub tentang Tata Niaga Kepariwisataan, dan Rapergub tentang Standar Pelayanan Perizinan. ‘’Sedang diproses Rapergub tentang Pelindungan terhadap Pura, Pratima, dan Simbol-simbol Keagamaan, ini karena sudah makin banyak yang melanggar. Harus kita berikan payung hukum agar bisa ditindak dengan tegas. Ada bule yang duduk di Padma, segala macam, keterlaluan,’’ kata mantan anggota DPR-
.
Rapergub tentang RI ini. Koster mengaku Pelindungan Danau, juga sedang menyMata Air, Sungai, iapkan tim untuk mengevaluasi sejumdan Laut lah peraturan daerah dan peraturan kepala daerah yang masih berlaku sampai saat ini. Utamanya yang berpotensi mengRapergub tentang hambat proses perizTata Kelola Minuinan dan pelayanan publik. Ini sesuai man Fermentasi dengan arahan Presdan/atau Destilasi iden RI Joko Widodo pada Rakornas di Khas Bali. Sentul, Bogor, 13 November lalu. Di sisi lain, Ketua DPD PDI-P Bali ini pun sempat mengevaluasi salah Rapergub tentang satu pergub yang telah diterbitkannya. Yakni Pengelolaan Sistem Pergub No.99 Tahun Keamanan Bali 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Terpadu Berbasis Pertanian, Perikanan, dan Desa Adat. Industri Lokal Bali. ‘’Terus terang pergub ini sebenarnya bagus sekali tapi jalannya lamban dan belum optimal, karena itu Rapergub tentang saya akan tancap tahun 2020 dengan membentuk tim pendampingan unPelindungan tuk mempercepat pelaksanaannya,’’ terhadap Pura, Pratima, jelasnya. (kmb32) dan Simbol-simbol Keagamaan.
PENCAPAIAN PEMBANGUNAN EKONOMI Pertumbuhan ekonomi Bali cukup kuat sebesar 5,67%. Tingkat inflasi cukup rendah sebesar 2,74%. Tingkat kemiskinan sebesar 3,79% Menurun dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar 4,01% Tingkat
Harian Bisnis Bali Sulit Capai 8 Juta Wisman Mengawali 2019 pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata menargetkan kedatangan wisman ke Indonesia 20 juta wisman. Bali diharapkan berkontribusi 40 persen atau 8 juta wisman. Bisakah? www.bisnisbali.com
Harian DENPOST Bayar Kaul Saat BU Juara Seorang suporter Bali United (BU) I Wayan Sutresnayasa alias Kacong jalan kaki dari Bangli ke Stadion Dipta, Gianyar, untuk membayar kaul jika BU juara Liga 1. www.denpostnews.com
Sedang diproses pengangguran Rapergub tentang sebesar 1,52% Rapergub tentang Pengendalian Toko Meningkat Modern BerjarinPelindungan dibandingkan gan. terhadap Pura, dengan tahun Rapergub tentang Pratima, dan Simbol2018 sebesar Penataan Lingkungan 1,37% simbol Keagamaan, ini karena Jalan yang Bersih, Hijau, sudah makin banyak yang dan Indah dengan Tanaman Lokal dan melanggar. Harus kita berikan Endemik Bali. payung hukum agar bisa Rapergub tentang Tata Niaga Kepariditindak dengan tegas. Ada bule wisataan. yang duduk di Padma, segala macam, keterlaluan. Wayan Koster Gubernur Bali
Rapergub tentang Standar Pelayanan Perizinan.
Senin Paing, 23 Desember 2019
Kapolda Pantau Kondisi Bali Lewat Udara Polisi Amankan 246 Gereja Saat Natal
Denpasar (Bali Post) Persiapan pengamanan Natal telah dilakukan Polda Bali beserta jajarannya. Hingga saat ini jumlah gereja yang terdata 246, tersebar di seluruh Bali, yakni 107 gereja di wilayah Polresta Denpasar, Polres Buleleng 24, Polres Tabanan 22, Polres Gianyar 9, Polres Klungkung 6, Polres Bangli 4, Polres Karangasem 6, Polres Badung 38, dan Polres Jembrana 30. Gereja-gereja itu mendapat pengamanan pihak kepolisian. Guna mengetahui kondisi Bali menjelang Natal,
Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M. melakukan pemantauan lewat udara dan terpantau lancar. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Syamsi, Minggu (22/12) kemarin mengatakan, Kapolda Golose melaksanakan patroli naik helikopter Bell-429/P-3202 dan pilotnya, AKBP Agus Herli, dari Dit. Polairud Baharkam Polri, Sabtu (21/12) lalu. Kapolda berangkat dari Denpasar menuju Kabupaten Buleleng. “Patroli lewat jalur udara
Bali Post/ist
PATROLI - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M. melaksanakan patroli naik helikopter.
ini dilaksanakan dalam rangka memantau pengamanan hari raya Natal dan Tahun Baru,” ujarnya. Patroli yang dilakukan Irjen Golose tersebut, menurut Kabid Humas sangat penting untuk mengecek situasi arus lalu lintas. Pasalnya Natal dan Tahun Baru tahun ini bersamaan dengan libur sekolah sehingga banyak wisatawan domestik berkunjung ke Bali. Alhasil banyak tempat-tempat wisata atau tempat keramaian lainnya dipadati pengunjung. Setelah mendarat di Buleleng, Kapolda lulusan Akpol 1988 ini menyempatkan diri berkunjung ke Gereja Ukir Kawi Panji Tisna di Banjar Dinas Asah, Desa Kaliasem, Kecamantan Banjar, Kabupaten Buleleng. Saat itu Golose didampingi Direktur Lantas Polda Bali Kombes Pol. Wisnu Putra, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan, Kepala SPN Polda Bali AKBP I Nengah Subagia dan Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa. Di gereja tersebut, jenderal bintang dua asal Manado, Sulawesi Utara ini, sembahyang di sana. Ia menyampaikan tujuan persembahyangan tersebut untuk membina kebersamaan dengan umat gereja menjelang hari raya Natal. (kmb36)
Penyaluran Kredit di Bali Capai Rp92,09 Triliun Denpasar (Bali Post) Penyaluran kredit di Bali tahun 2019 ini tertinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Hingga Oktober 2019, kredit yang telah disalurkan mencapai Rp92,09 triliun. Sedangkan penyaluran kredit Desember 2018 mencapai Rp85,82 triliun, 2017 sebanyak Rp82,67 triliun. Bahkan tahun 2012, penyaluran kredit di Bali hanya Rp44,42 triliun. Hal itu disampaikan Kepala OJK Regional VIII Bali Nusa Tenggara, Elyanus Pongsoda, belum lama ini. Ia mengatakan, penyaluran kredit pada Oktober 2019 mengalami pertumbuhan 9,01
persen (yoy). Dari Rp92,09 triliun kredit yang disalurkan, Rp42,61 triliun di antaranya untuk UMKM. Sementara dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun sebesar Rp115,20 triliun. DPK per Oktober 2019 juga mengalami pertumbuhan 8,81 persen (yoy). Pada tahun 2018, DPK yang dihimpun Rp104,53 triliun, sedangkan tahun 2017 sebesar Rp96,10 triliun. Dikatakannya, penyaluran kredit tumbuh dari tahun ke tahun seiring dengan penghimpunan DPK. Sejak 2012, DPK yang dihimpun hanya Rp44,42 triliun, 2013 naik menjadi Rp55,18 triliun. Se-
Topik : RAPERGUB perlindungan pratima
mentara penyaluran kredit juga terus bertambah. Porsi penyaluran kredit berpusat di Kota Denpasar dengan persentase 53,89 persen. Jika sebelumnya, periode Mei 2019 pertumbuhan kredit tertinggi terjadi di Kabupaten Klungkung, pada periode Oktober 2019 pertumbuhan tertinggi terjadi di Kabupaten Jembrana dengan pertumbuhan 11,90 persen (yoy). Kredit yang mencapai Rp92,09 triliun tersebut tersalur terbesar pada penerima kredit bukan lapangan usaha, sebesar 38,68 persen. Kedua terbesar, yaitu perdagangan besar dan eceran sebesar 30,57 persen dan presentase ketiga penyediaan akomodasi dan makanan serta minuman sebesar 10,36 persen. “Tapi secara umum penyaluran kredit sebesar 61,32 persen tersalur ke sektor produktif dan nonproduktif hanya 38,68 persen,” tandasnya. Kredit yang disalurkan sebesar 61,32 persen ini, sebanyak 37,07 persen kredit modal kerja dan 24,25 persen untuk kredit investasi. (kmb42)
Bali Post/kmb
RAMAH TAMAH - Gubernur Bali Wayan Koster dan Putri Suastini Koster foto bersama dengan insan pers saat acara ramah tamah, Minggu (22/12) kemarin.
Gubernur Koster Sebut Media Berperan sebagai Mitra Bangun Pemahaman Masyarakat
Denpasar (Bali Post) -
Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi terhadap media massa yang berperan aktif dalam menyampaikan informasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai apa yang sudah dilakukannya sejak dilantik hingga sekarang. Hal itu disampaikan Gubernur saat acara ramah tamah dengan insan pers di Wantilan Kerta Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha Denpasar, Minggu (22/12) kemarin. Acara tersebut dilaksanakan Gubernur Wayan Koster dan Putri Suastini menjelang akhir tahun. “Kawan-kawan media inilah yang menurut saya punya andil besar, berkontribusi besar dalam menyampaikan apa yang saya lakukan sebagai gubernur hingga bisa diterima masyarakat,” kata Gubernur yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini. Dalam kesempatan itu Koster juga menyampaikan bahwa dia siap dikritik jika ada kekurangan, sekaligus memberi saran dan masukan. Dia minta maaf karena baru kali pertama dapat bertemu langsung dengan para jurnalis dan pemimpin redaksi media di Bali. Semua tak lepas dari padatnya agenda dia “kejar tayang” menyusun kebijakan dalam bentuk perda dan pergub sesuai visimisinya. Secara bertahap, kebijakannya mulai terlihat hasilnya di masyarakat berkat publikasi media. Karena
Rai Mantra Hadiri ”Samawartana” Serangkaian HUT Ke-2 Yayasan Pasraman Bhuana Dharma Shanti BERAGAM kegiatan digelar serangkaian peringatan HUT ke-2 Yayasan Pasraman Bhuana Dharma Shanti, Sesetan. Tahun ini, digelar Samawartana yang dipusatkan di Griya Dharma Santhi, Sesetan, Minggu (22/12) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Kadis Kebudayaan Kota Denpasar IGN Bagus Mataram, tokoh masyarakat beserta tamu undangan. Wali Kota IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Pembina Yayasan Pasraman Bhuana Dharma Shanti, Ida Rsi Bhujangga Waisnawa, turut serta dalam pemotongan tumpeng serta memberikan sertifikat kepemangkuan kepada peserta diklat kepemangkuan tingkat pemula. Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, di era digital saat ini, banyak dari kita yang kadang lupa akan karakter diri sendiri. “Ini adalah tantangan bagi kita semua, karena saat ini dari media sosial dapat memberikan sentuhan dan rasa yang akan membentuk akhlak dan etika dalam melakukan sesuatu perbuatan,” ujar Rai Mantra. Lebih lanjut dikatakan, Pemkot Denpasar memberikan apresiasi kepada pasraman Bhuana Dharma Santhi, lantaran keberadaannya dapat memberikan edukasi masyarakat khususnya agama Hindu. Wali Kota berharap agar semua Pemangku pemula ini dapat menjalankan kewajiban sebagaimana mestinya. “Tentu kami berharap semua pemangku yang sudah mendapatkkan sertifikat maupun yang masih belajar di pasraman ini agar tidak lupa akan jati diri sendiri dan dapat melaksanakan yadnya dengan tu-
SAMAWARTANA – Wali Kota Denpasar, IB Dharmawijaya Mantra, saat menghadiri acara Samawartana dan HUT ke-2 Yayasan Pasraman Bhuana Dharma Shanti di Griya Dharma Shanti Sesetan, Minggu (22/12). lus ikhlas,” kata Rai Mantra. Sementara Pembina sekaligus Pendiri Yayasan Pasraman Bhuana Dharma Shanti, Ida Rsi Bhujangga Waisnawa, mengatakan bertepatan dengan HUT ke-2 Pasraman Bhuana Dharma Shanti ini, berbagai kegiatan dilaksanakan. Seperti menggelar samawartana dengan tema “Melalui Samawartana kita tingkatkan jati diri umat Hindu untuk melestarikan ajaran Hindu di era globalisasi dan milenial”. Selain itu, turut diserahkan sertifikat kepada pemangku pemula yang telah lulus dari diklat pemangku yang dilaksanakan dari bulan September 2018 sampai dengan September 2019. Sebanyak 70 orang pinandita atau pemangku pemula mendapatkan sartifikat sebagai tanda bahwa yang bersangkutan secara sekala telah mengikuti diklat kepemangkuan tingkat pemula dan secara niskala sudah
melaksanakan pawintenan Dasa Guna Matapak Gana. Karenanya yang bersangkutan sah menjadi pemangku atau pinandita dan berwenang melaksanakan atau muput upacara keagamaan secara Hindu sesuai dengan tingkat kewenangannya. Dikatakanya, pasraman yang dibentuk pada tahun 2017 ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat khususnya umat Hindu dengan cara menyampaikan pelurusan tata cara upacara dan upakara, selanjutnya memberikan pendidikan filosofi arti fungsi dan makna suatu upacara. “Pasraman ini dibentuk untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara menjalankan agama yang dapat membuat kita tenang, sehat, bahagia, dan mudah karena agama Hindu adalah agama yang fleksibel,” ujar Ida Rsi. (ad563)
itu, Koster tidak ingin ikut campur internal media, agar berita yang dihasilkan benar-benar kritis dan berkualitas. Membangun Bali, urai Koster, landasan utama kebijakan strategis adalah payung hukum dalam bentuk perda maupun pergub. Mengingat menyusun perda perlu waktu lama, dia memilih jalan pintas dengan menyederhanakan itu berupa pergub yang kontennya tidak kalah dengan perda. Selain lama, membuat perda juga perlu biaya besar karena harus ada kunker. Sedangkan membuat pergub cukup melibatkan tim ahli gubernur yang bisa diajak rapat berkali-kali sampai menghasilkan produk hukum sesuai gagasan dan target. “Terpaksa kami buat pergub rasa perda,” gu raunya, disambut aplaus hadirin.
Dulu, sebut Koster, pembangunan Bali tidak memakai kerangka regulasi yang baik. Misalnya, penanganan sampah plastik sekali pakai. Meski penanganan sampah plastik memakai pergub, dia mengklaim hasilnya bisa dilihat di masyarakat yang turun drastis memakai tas plastik atau produk sekali pakai lainnya. Malah lima duta besar, yakni Belanda, Korsel, Jepang, Swis, dan Australia, memuji efektivitas pergub itu. Padahal di negara mereka, peraturan semacam itu dipandang tidak akan bisa diterapkan jika tidak diiringi sanksi yang ketat. Beda perda dan pergub hanya di sanksi, karena pergub tidak mencantumkan sanksi pidana, sedangkan pengaturan teknis relatif sama kuatnya. “Kalau bisa dijalankan tanpa sanksi karena kesadaran itu lebih
baik daripada dijalankan karena diancam sanksi,” beber doktor matematika tamatan ITB tersebut. Menurut Koster, sejumlah kebijakannya didukung Jakarta dengan kucuran anggaran. Misalnya, untuk pembangunan kawasan Pura Besakih, pembangunan segitiga emas Sanur, Nusa Penida dan Nusa Lembongan. Kemudian proyek shortcut (jalan pintas) yang menjelang selesai. Secanggih apapun gagasan, jelasnya, tidak akan berjalan tanpa didukung pusat dengan anggaran. Apalagi postur pendapatan APBD Bali yang dia terima relatif kecil, hanya Rp3,4 triliun dengan pendapatan terbesar dari pajak motor dan bea balik nama kendaraan (BBNK). Sebagai solusi, Koster menggagas kontribusi wisatawan untuk alam Bali. Untuk mengawal anggaran pusat, dia mesti rajin melobi para menteri terkait seperti Menteri PUPR, dan Menteri Keuangan. (kmb) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Jaya Negara Hadiri ”Pujawali” dan ”Pamelaspasan” Bale Kulkul Banjar Sari Buana Desa Tegal Arum WAKIL Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menghadiri karya pujawali, melaspas dan mendem padagingan bale lulkul di Banjar Sari Buana Desa Tegal Arum, Kecamatan Denpasar Barat. Renovasi bale kulkul yang dilaksanakan sejak April 2019 dan telah rampung secara keseluruhan pada bulan Desember ini, maka krama Banjar Sari Buana Desa Tegal Arum melaksanakan karya melaspas dan mendem padagingan bale kulkul bertepatan dengan Pujawali Rahina Tumpek Landep, Sabtu (21/12) sore. Dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara berkesempatan mendem padagingan di dasar bale kulkul. Jaya Negara mengatakan Kota Denpasar sebagai kota berwawasan budaya tentu denyut kehidupan masyarakatnya tak pernah lepas dari aktivitas adat, seni dan budaya yang kuat. “Pamelaspasan bale kulkul dan mendem padagingan ini diharapkan mampu membawa krama banjar ke dalam kesejahteraan dan kebaikan jasmani maupun rohani agar dapat terus mendukung pembangunan di Kota Denpasar yang kita cintai ini,” ujarnya. Sebelum upacara melaspas bale kulkul dimulai, acara diawali dengan macaru Panca Sata dengan caru bebek bulu sikep dan ayam brumbun. Rentetan upacara juga dipersembahkan tari wali, Rejang dan tari Topeng Sidhakarya. Manggala Karya sekaligus Penyarikan Banjar Sari Buana, Wayan Warsa, yang ditemui di sela-sela karya mengatakan, karya ini dilakukan karena pembangunan pembaruan bale kulkul di Banjar Sari Buana ini baru saja rampung dikerjakan. Renovasi
ini dilakukan mengingat bangunan bale kulkul yang terdahulu sudah rapuh termakan usia dan pondasi yang tidak begitu kokoh, di mana bangunan sudah berdiri tahun 1983. Berdasarkan hasil musyawarah warga banjar diputuskan untuk dilakukan pamugaran bale kulkul yang baru dengan pondasi yang lebih kuat. Renovasi bale kulkul ini dilakukan selama kurang lebih sembilan bulan. Pembangunan bale kulkul ini dikerjakan dengan biaya dari bantuan Pemerintah dan urunan warga banjar Sari Buana yang berjumlah kurang lebih 861 KK, dengan
total biaya keseluruhan baik dari bangunan fisik kurang lebih sebesar Rp290 juta. Upacara ini di-puput oleh Ida Pedanda Gede Putra Abian dari Geria Manduang Klungkung. “Kami bersama warga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara karena sudah bisa hadir dan telah memberikan perhatian serta bantuan kepada warga Banjar Sari Buana. Diharapkan juga pemerintah agar bisa terus memperhatikan budaya dan tradisi seperti ini agar ke depannya warisan budaya Bali tetap terjaga dengan baik. (ad569)
MENDEM PADAGINGAN - Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat mendem padagingan serangkaian pujawali, melaspas dan mendem padagingan bale kulkul di Banjar Sari Buana Desa Tegal Arum, Kecamatan Denpasar Barat, Sabtu (21/12).
Senin Paing, 23 Desember 2019
Bupati Giri Prasta Hadiri Upacara ”Tawur dan Melaspas, Mendem Padagingan” di Pura Dalem Ganda Mayu Klungkung SERANGKAIAN upacara Karya Agung Mamungkah, Tawur Gentuh, Mupuk Padagingan Mapedudusan Agung, Ngenteg Linggih Mapeselang lan Mapedanaan di Pura Dhang Kahyangan Pura Dalem Ganda Mayu, Klungkung yang puncaknya jatuh pada Anggara Kliwon Kulantir, 31 Desember 2019 mendatang, pada Sabtu (21/12) lalu dilaksanakan upacara Tawur, Caru, Melaspas dan Mendem Padagingan yang dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi dari Dinas Kebudayaan IB Munika dan Kabag Humas Made Suardita. Sebagai wujud baktinya, Bupati Giri Prasta menghaturkan punia sebesar Rp400 juta dan diterima Parwataka Karya. Bupati Giri Prasta dalam sambutannya menyambut baik telah dilaksanakan upacara karya seperti saat ini. Harapan-
nya upacara ini mendapatkan perlindungan Ida Batara-Batari yang berstana di Pura Dalem Ganda Mayu ini. Bupati merasa bangga bisa bertemu dan bertatap muka serta ngaturang bhakti pada saat upacara Tawur Agung, sekaligus mewakili masyarakat Badung turut mendoakan agar pelaksanaan upacara ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Dikatakan, adanya pura ini berkat Ida Dang Hyang Dwijendra sehingga pelestarian puri dan geria memang sangat diperlukan. Lebih lanjut dipaparkan, keuntungan melestarikan puri adalah tatanan adat istiadat yang berjalan dengan baik. Sebab waktu zaman dulu, puri lebih dulu ada, setelah itu baru pura, kemudian pura baru ada purana, para dan puruhita. “Ini yang saya pakai pedoman dalam rangka melestarikan dan melaksanakan adat is-
tiadat di Bali, khususnya di Badung,” katanya. Berkaitan dengan pelestarian geria, menurut Giri Prasta, sudah berjalan dengan baik. Di mana, di geria dibangun sanggar, geria dipakai perpustakaan untuk menyimpan lontar-lontar. Hal ini membuktikan pelestarian geria telah berjalan dengan amat baik. Sementara itu, Parwataka Karya IB Oka Gunastawa yang juga pengurus Pasemetonan Brahmana Siwa Buda melaporkan tentang keberadaan Pura Ganda Mayu yang ada saat ini. Pura ini didirikan tahun 1476 Masehi atau tahun Çaka 1398 oleh Ida Dang Hyang Dwijendra dengan tujuan untuk memohon Ida Batara Ganda Mayu yang ada di Majapahit bisa berstana di Bali. Pendirian pura waktu itu diizinkan Raja Waturenggong. Lebih lanjut dikatakan, karya
seperti ini dilaksanakan untuk yang ketiga kalinya, di mana pada tahun 1963 saat Gunung Agung meletus, pura ini habis rata, tetapi masih ada Apit Lawang-nya saja. Berkat keinginan keras untuk memperbaiki palinggih saat itu, almarhum IB Mantra beserta pasemetonan bertekad memperbaiki palinggih itu dan sampai saat ini sedikit demi sedikit direhab sehingga menjadi seperti sekarang ini. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung atas punia yang diberikan kepada warga pasemetonan. Turut hadir saat bersamaan Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Panglingsir Puri Klungkung Prof. Dr. Cokorda Raka, Panglingsir Puri Ubud Ida Cokorda Kertyasa, serta para bakti pasemetonan Brahmana Siwa Buda di seluruh Bali. (ad565)
UPACARA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta hadiri upacara Tawur dan Melaspas, Mendem Padagingan di Pura Dalem Ganda Mayu, Klungkung, Sabtu (21/12) lalu.
Perluas Jangkauan, Diskominfo Pasang Penguat Sinyal
NATARU - Sejumlah petugas saat melakukan pengamanan Nataru.
Amankan Nataru
Ratusan Personel Dishub Dikerahkan
Mangupura (Bali Post) Ratusan personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung dikerahkan dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang. Pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah aparat terkait lainnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Badung, AAN Rai Yuda Dharma, mengatakan yang akan diturunkan sebanyak 170 personel. Itu pun akan diambil dari UPT dan Induk. Dari hasil rapat bersama Polresta Denpasar dan Polres Badung, puncak libur atau puncak padatnya lalu lintas diprediksi pada Minggu (22/12) ini hingga Senin (23/12). “Mulai ramainya itu diprediksi minggu depan. Jadi kita setiap persimpangan akan kami kerahkan personel untuk pengamanan lalu lintas,” ungkapnya. Menurutnya, untuk posko pengamanan nantinya hanya akan ada di Terminal Mengwi. Namun, untuk pos pantau tetap akan dilaksanakan di tiap-tiap persimpangan. “Kalau titik-titik macet itu di daerah Canggu. Itu kita atensi bersama aparat kepolisian juga. Nanti pas perayaan tahun baru pasti yang ramai itu di Kuta,” katanya. Dikatakan, pihaknya
memprediksi beberapa wilayah di Badung akan mengalami kemacetan. Sebab, banyak wisatawan yang berlibur untuk menuju tempat-tempat pariwisata yang ada di Kabupaten Badung. Untuk Nataru, wilayah Kuta dan Canggu menjadi atensi Dishub setempat. “Itu karena wilayah tersebut akan terjadi penambahan volume penghuni yang bisa mengakibatkan terjadinya kemacetan,” ucapnya. Di sisi lain, Ketua DPRD Badung, Putu Parwata, mengatakan perayaan Nataru di Badung tak hanya memberikan peluang bagi pelaku pariwisata, namun juga tantangan, terutama ancaman bom. Ancaman teror ini patut diwaspadai mengingat Badung merupakan pusat berkumpulnya wisatawan saat perayaan akhir tahun. “Untuk itu, keterlibatan seluruh unsur penegak hukum dalam pengamanan Nataru perlu mendapat dukungan dengan melibatkan semua kom-
ponen, termasuk masyarakat, sehingga pontensi terjadinya teror bisa diminimalisir,” ungkap Parwata. Politisi PDI Perjuangan asal Dalung, Kuta Utara ini mengatakan perlu adanya kerja sama semua lembaga penegak keamanan bersama masyarakat. “Kalau dulu ada Pamswakarsa, bagaimana kita bersama-sama menjaga Bali dengan melibatkan seluruh komponen,” ujarnya. Lebih jauh dikatakan, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan harus lebih ditingkatkan, terutama dari lingkungan sendiri. “Mulai dari banjar, desa, dinas, kecamatan betul-betul harus dijaga dengan baik. Jangan sampai kita lengah dan menganggap semua aman-aman saja. Intinya bagaimana kita bersama-sama menjaga, baik sekaa truna, pecalang maupun unsur lainnya,” pungkasnya. (kmb27)
Bali Post/dok
Mangupura (Bali Post) Keluhan sejumlah sekolah terkait jangkauan internet yang tidak menjangkau seluruh areal mulai ditindaklanjuti Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Badung. Diskominfo mulai mengkaji penambahan alat penguat sinyal, sehingga program internet gratis dapat menjangkau seluruh areal sekolah. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Badung, I Wayan Weda Dharmaja, mengatakan pihaknya dibantu pihak ketiga dalam pemasangan alat. Hanya saja pemasangan alat ini hanya dilakukan di beberapa sekolah saja. Bahkan, sekolah yang dijadikan model pemasangan internet itu, yakni SDN 1 Kerobokan, SDN 1 Mengwi, SMPN 1 Kuta dan SMPN 1 Mengwi. “Kami menerapkan model pemasangan internet dulu,
untuk mengetahui bagaimana areal di sekolah itu bisa tercover internet. Jadi kami meminjam dulu alat kepada pihak ketiga. Makanya kita pasang di dua sekolah SD dan dua SMP,” ujar Weda Dharmaja, Minggu (22/12) kemarin. Menurutnya, pemasangan sementara alat tersebut sebagai kajian untuk menentukan titik lokasi pemasangan alat agar semua areal sekolah mendapatkan Wi-Fi. Termasuk, kapasitas yang dibutuhkan dengan perbandingan jumlah siswa. “Setiap sekolah kan bedabeda tergantung bentuk gedung, luas sekolah dan jumlah siswanya. Kami sadari model penerapan yang dilakukan sebagai langkah awal menindaklanjuti keluhan internet di sekolah,” ungkapnya. Dikatakan, akses internet yang dipasang saat ini dengan kecepatan 15 Mbps sebetul-
nya telah memadai. Hanya saja kendala yang dihadapi sekarang adalah jangkauan yang hanya maksimal 50 meter saja. “Penambahan akses internet sejatinya sudah diusulkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Badung. Karena itu, kami tetap melakukan penganggaran di 2020,” jelasnya. Kendati demikian, rencana penambahan kuota tergantung pada anggaran yang ada. Namun, jika sekolah membutuhkan internet lebih banyak pihaknya akan membantu dengan alat portabel agar bisa sekolah meng-cover internet yang dibutuhkan. “Kalau anggaran kita tidak berani memastikan, kita lakukan uji coba dulu motel pemasangan ini. Jadi jika sekolah membutuhkan internet lebih cepat seperti untuk ujian dan lain-lain kami akan bantu dengan portabel,” pungkasnya. (kmb27)
Senin Paing, 23 Desember 2019 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Jangan Sampai Terjadi Bencana Demografi BONUS demografi yang selama ini digadanggadang sebagai peluang untuk mengisi kerja sekaligus sebagai pasar produk dalam negeri, memang tidak berlebihan. Keduanya bisa diraih secara bersamaan dan memberi manfaat pada perekonomian bangsa. Namun jangan berharap berlebihan. Sebab, kesalahan mengelola bonus demografi akan berakibat fatal. Sebab, mereka bisa menjadi penghambat pemajuan ekonomi. Soal besarnya jumlah penduduk dalam usia produktif memang diharapkan menjadi bonus dalam menggerakkan pembangunan. Harapannya jumlah penduduk usia muda yang besar akan menjadi modal yang besar pula. Namun tidak sepenuhnya itu bisa menjadi kenyataan. Sebab, jumlah penduduk yang besar bisa akan menambah beban jika penduduk tersebut tidak berkualitas. Sering kali pemerintah hanya berfokus pada jumlahnya saja tanpa pernah melihat potensi yang dimiliki. Pemerintah harus berperan aktif dalam memberdayakannya. Jangan sampai mereka menjadi beban, walaupun usianya masih produktif. Penduduk yang berusia berapa yang dipandang tepat untuk menopang pembangunan di suatu daerah. Mereka adalah penduduk usia produktif yang usianya 15-60 tahun. Sehingga beban ketergantungannya rendah. Jadi bonus demografi adalah tantangan sekaligus kesempatan besar. Bagaimana cara kita menghadapi masalah besar jika negara tidak mampu menyediakan lapangan kerja. Atau negara tidak mampu membuat iklim untuk bertumbuhnya pengusaha-pengusaha muda. Oleh karenanya, bonus demografi akan menjadi sukses jika negara mampu menghasilkan sumber daya manusia yang maju. Namun sekarang harapan itu masih belum tercapai. Buktinya tingkat pengangguran terdidik masih cukup tinggi. Bahkan didominasi tamatan perguruan tinggi. Kalau tidak melakukan pembenahan, salah satunya pada kualitas tenaga kerja, alih-alih bonus demografi malah bisa menjadi bencana demografi. Karena itu, Indonesia harus segera mengoptimalkan bonus demografi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Banyak yang menilai kebijakan pemerintah Indonesia masih belum berpihak pada optimalisasi usia produktif tersebut. Pemerintah harus memanfaatkan dengan baik masa-masa bonus demografi ini. Salah satunya dengan membekali generasi muda dengan kemampuan digital agar memiliki daya saing tinggi. Di era digital ini industri berbasis teknologi dan internet berkembang pesat dan cepat. Agar generasi muda saat ini dapat mengikuti perkembangan tersebut hingga masa tuanya maka diperlukan pembekalan keahlian akan hal tersebut. Pemerintah perlu mengarahkan generasi muda untuk bisa mengembangkan hal tersebut hingga masa tuanya, sehingga di masa tua mereka pun tetap produktif.
Mengelola Bonus Demografi di Bali Penduduk sebagai subjek dan objek dari pembangunan dalam suatu wilayah. Sebagai subjek pembangunan, penduduk harus dibina dan dikembangkan agar mampu menjadi penggerak pembangunan, berperan sebagai objek pembangunan penduduk tersebut harus dapat menikmati hasil pembangunan.
Oleh A.A. Gd. Dirga Kardita, S.ST., M.Si. angsa Indonesia menempatkan penduduk sebagai titik sentral dalam proses pembangunan nasional. Kondisi penduduk di suatu daerah tentu akan sangat memengaruhi dinamika pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah. Oleh karena itu, keberadaan penduduk harus dipandang sekaligus dari dua aspek yaitu aspek kuantitas dan kualitas. Penduduk dalam jumlah yang cukup besar belum tentu bisa menjadi modal pembangunan jika memiliki kualitas yang tidak baik, sebaliknya penduduk tersebut hanya akan menjadi beban pembangunan. Menurut Rimbawan (1993), untuk menjamin tercapainya tujuan pembangunan dan menekan seminimal mungkin efek negatif dari pembangunan, diperlukan pemahaman tentang karakteristik demografi penduduk di suatu daerah. Artinya, dalam penyusunan perencanaan pembangunan di suatu daerah, harus didasarkan pada kondisi demografi penduduk. Penduduk sebagai komponen utama pembangunan bersifat kompleks
karena berkaitan dengan segala proses perubahan yang terjadi di dalamnya, baik perubahan dalam variabel demografi atau variabel non-demografi (Mantra, 2000). Variabel demografi meliputi perubahan pada jumlah, persebaran, dan komposisi penduduk, serta berbagai proses demografi yang menyebabkan perubahan tersebut yaitu kelahiran (fertilitas), kematian (mortalitas), dan perpindahan (migrasi). Sedangkan variabel nondemografi meliputi aspek sosiologi, antropologi, ekonomi, geografi, biologi, dan berbagai aspek lainnya yang berhubungan dengan perubahan pada variabel demografi. Dari hasil proyeksi penduduk yang dihitung oleh BPS tercatat jumlah penduduk Bali pada tahun 2019 sebesar 4.336,90 ribu jiwa, dengan kepadatan penduduk sebesar 769,41 km2. Sebagian pengamat pembangunan di Bali memprediksi dengan kepadatan penduduk dan LPP seperti tahun 2017, maka wilayah Bali akan terbebani oleh jumlah penduduk yang tinggi. Berbeda halnya dengan Gubernur Bali Wayan Koster, beliau memandang angka LPP sebesar 2,14 sangat kecil dan mengkha-
S URAT PEMBACA
Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Gong Desa Piling Ditabuh Oleh PKK Desa Piling Merasa diri ikut prihatin, maka tulisan ini kami kirim. Di Desa Adat Munduk Paku, Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, bendesa adat di sana sambil terengah-engah menyampaikan bahwa tujuh desa adat yang berdekatan dengan Desa Adat Munduk Paku telah dihubungi dengan tujuan untuk menyewa gong (ngupah gong) di mana ketujuh desa adat itu memiliki gong yang sering
watirkan kalau-kalau penduduk Bali akan habis. Berbicara jumlah penduduk, belum tentu jumlah penduduk yang besar akan mampu menjadi modal pembangunan, bisa jadi penduduk yang besar akan menambah beban daerah itu sendiri jika penduduk tersebut tidak berkualitas. Sering kali pemerintah hanya berfokus pada jumlahnya saja tanpa pernah melihat komposisi umur dari penduduk itu sendiri, padahal jika dalam suatu daerah kebanyakan penduduk tua (usia 65+) atau ageing population malah penduduk tersebut akan menjadi beban pembangunan pemerintah daerah dalam memberikan jaminan sosial, begitu juga dengan penduduk muda yang merupakan komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia muda (0-14 tahun). Penduduk yang seperti apa yang dipandang tepat untuk menopang pembangunan di suatu daerah? Penduduk yang dipandang tepat adalah penduduk yang komposisinya kebanyakan penduduk usia produktif (15-64 tahun) sehingga beban ketergantungan daerah tersebut rendah. Bali telah memasuki masa bonus
demografi dan masa tersebut diprediksi akan berakhir pada tahun 2025. Tahun 2025 disebut sebagai fase window of opportunity yaitu fase pada saat dependency ratio mencapai titik terendah dan untuk selanjutnya kembali meningkat. Bonus demografi merupakan kondisi demografi yang sangat menguntungkan bagi pelaksanaan pembangunan di suatu daerah. Disebut menguntungkan, karena penurunan dependency ratio penduduk mengakibatkan jumlah penduduk usia tidak produktif yang harus ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Bali semakin kecil. Mengecilnya jumlah penduduk yang harus ditanggung akan memungkinkan penduduk dan Pemerintah Provinsi Bali untuk melakukan investasi di berbagai bidang kehidupan. Bahkan, investasi akan lebih bermanfaat apabila dilakukan secara optimal pada periode window of Opportunity, yaitu di tahun 2025. Investasi dapat berupa tabungan, pendidikan, kesehatan, dan lainnya yang akan dapat meningkatkan kualitas kehidupan penduduk Provinsi Bali secara keseluruhan. Proyeksi penduduk 20152045 mencatat dependency ratio Provinsi Bali tahun 2015 sebesar 43,7, turun di tahun 2020 menjadi 42,3, dan terendahnya di tahun 2025 sebesar 42,2. Angka ini diprediksi kembali mengalami kenaikan di tahun 2030 dengan dependency ratio sebesar 44,3. Fase bonus demografi ini tidak acap kali dialami oleh suatu wilayah, dan seringkali fase tersebut diabaikan
di-upah. Namun sayang sekali semua yang dihubungi tidak menyanggupi turut ngayah oleh karena ada kesibukan di desa adatnya masing-masing. Pada hari Minggu tanggal 8 Desember 2019, Desa Adat Munduk Paku akan melasti ke Pura Tanah Lot di Tabanan, untuk ngupah salah satu dari ketujuh gong desa adat yang memiliki gong tersebut semuanya memiliki kesibukan, sehingga
tidak bisa membantu untuk ikut melasti ke Tanah Lot. Mungkin karena restu Ida Batara, pada hari pamelastian tersebut Desa Adat Piling dengan penabuh ibu-ibu PKK bersedia ikut mengiringi Ida Batara melasti ke Tanah Lot. Kemudian, barulah lega hati bendesa adat karena dapat gong dari Desa Piling, Penebel, Tabanan yang ditabuh oleh ibu-ibu PKK dengan menggunakan pakaian seragamnya. Agar ke depannya tidak terjadi hal-hal demikian lagi, mungkin sangat perlu diusahakan agar masing-masing desa adat me-
miliki seperangkat peralatan beserta sekaanya, demikian pula dengan desa adat kami. Bila memungkinkan, sekiranya perlu dipikirkan ada ulur tangan pemerintah daerah untuk dapat membantu pengadaan sarana gong tersebut. Sekaligus pada kesempatan ini kami mengaturkan terima kasih atas bantuan serta keikhlasan PKK Desa Piling turut serta ngayah bersama Desa Adat Munduk Paku.
oleh suatu pemerintahan daerah, padahal fase bonus demografi merupakan fase penting untuk pemerintah berinvestasi. Gubernur Bali Wayan Koster kembali menggalakkan KB Bali dengan empat anak (wayan, made, nyoman, ketut), digalakkannya KB Bali ini sudah barang tentu akan menambah jumlah penduduk Bali. Apakah penambahan penduduk Bali ke depannya akan mampu menopang pembangunan dan bukan menjadi beban pembangunan di Bali? Sebelum program KB Bali terlaksana alangkah baiknya Gubernur Bali merancang untuk pemanfaatan bonus demografi yang ada, sehingga tidak tersiasiakan dan menjadi landasan jika terjadi penambahan penduduk Bali ke depan. Penulis, Kasi Statistik Ketahanan Sosial BPS Provinsi Bali
POJOK Jelang Nataru, Bali ‘’diserbu’’ kendaraan luar pulau. - Macet lagi. *** Dirancang Rapergub tentang perlindungan mata air. - Jangan timbul air mata. *** Semrawut, Bupati ajukan penataan akomodasi di Ceking. - Semua cari peluang.
I Ketut Sukanatha, B.Sc. Jl. WR Supratman, Gg. Puspa 5 Denpasar
Pendidikan EDC Unud Gelar Festival dan Gebyar Kewirausahaan
Menjadi Wirausaha Dimulai dengan Pembentukan Karakter yang Baik
’’Wanti Warsa’’ Yayasan Pasraman Bhuwana Dharma Shanti
Melestarikan Ajaran Hindu di Era Global dan Milenial
MENINGKATKAN jati diri umat Hindu untuk melestarikan ajaran Hindu di era globalisasi dan milenial menjadi tema dalam acara Samawartana (pelepasan) Pendidikan Kepemangkuan dan Wanti Warsa (ulang tahun) Yayasan Pasraman Bhuwana Dharma Shanti, yang beralamat di Jalan Raya Sesetan, Gang Gumuk Sari C No, 3, Banjar Lantang Bejuh, Sesetan, Denpasar, Minggu (22/12) kemarin. Samawartana sebanyak 69 orang pemangku ditandai dengan penyerahan sertifikat. Puluhan pemangku yang hampir setahun mengikuti pendidikan di pasraman dinyatakan lulus dan telah mengikuti pawintenan. Selama diklat, peserta mendapatkan pengetahuan tentang teori dan praktik, Panca Yadnya, Siwa Sidanta dan Wariga. Selain itu, mereka juga diberikan kursus bahasa Sansekerta, yoga secara gratis. Kegiatan pendidikan dan diklat tentang ajaran Hindu Bali telah mendapatkan izin dari Kementerian Agama dan Kemenkum HAM, dengan akta notaris tanggal 23 Desember 2017. Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti sebagai pendiri dan pembina yayasan mengatakan, yayasan di pasraman miliknya berbeda dengan pasraman lainnya. Pasraman Bhuwana Dharma Shanti mengedepankan konsep Hindu Bali. Umat Hindu diberikan pendidikan dan pemahaman terutama dalam melaksanakan upa-
cara maupun upakara. Bukan berbicara besarnya upacara. Tetapi harus tahu tentang arti, fungsi dan makna suatu upacara. Mantan dosen Ayur Weda Unhi ini mengatakan, agama Hindu itu adalah agama yang sangat mudah, tidak harus berupacara yang mewah. Tetapi tetap pada konsep budaya. Oleh karena itu, Ida Rsi menilai perlu diberikan pendidikan dan pengertian tentang arti, fungsi dan makna upakara dan upacara. ‘’Dengan mereka mengerti maka
mereka tahu bahwa agama Hindu tidak berat,’’ jelasnya. Ke depan, pasraman ini juga akan menjadi tempat pemberian motivasi pada anak muda. Karena pasraman ini memiliki visi tidak saja untuk orangtua, juga kalangan muda. Pasraman juga akan memberikan kursus bahasa Bali, pendidikan pranikah. Pendidikan pranikah ini adalah bagaimana menjadi seorang bapak sesuai ajaran agama Hindu, bertanggung jawab pada istri, kepada keluarga dan anak, sehingga tidak sampai terjadi KDRT.
Selama dua tahun ini kegiatan di pasraman juga membantu masyarakat kurang mampu dalam melangsungkan perkawinan yang jumlahnya mencapai 30 pasang, dan upacara sudi wedani sebanyak 25 orang. Acara Samawartana dan Wanti Warsa Yayasan Pasraman Bhuwana Dharma Shanti dihadiri Wali Kota Denpasar, anggota DPR-RI, aggota DPRD-RI, perwakilan Kementerian Agama, PDHI, Camat, Lurah dan sejumlah undangan termasuk peserta pasraman. (ad572)
SAMAWARTANA - Pemotongan tumpeng sebagai puncak acara Samawartana dan Wanti Warsa Yayasan Pasraman Bhuwana Dharma Shanti yang dilakukan oleh Wali Kota Denpasar.
SEBAGAI wujud dukungan perguruan tinggi (PT) membangun ekosistem kewirausahaan di kampus, Entrepreneurship Development Center (EDC) Universitas Udayana (Unud), salah satu unit dari Biro Kemahasiswaan Unud, menyelenggarakan Festival dan Gebyar Kewirausahaan Unud di Plaza Renon. Festival dan Gebyar Kewirausahaan yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 21 - 22 Desember ini diikuti 12 unit wirausaha dan satu stan diisi dari Soul yang sekaligus menjadi pembicara dalam talkshow yang dilaksanakan pada hari itu. Pada talkshow itu, Komunitas Soul (Spirit of Universal Life) berbagi tentang pengembangan karakter wirausaha yang baik. Karena menjadi pengusaha, dimulai dari pembentukan karakter yang baik. Pada hari kedua dilaksanakan lomba mewarnai untuk anak-anak di bawah 12 tahun dan pada malam harinya ada demo memasak dari alumni Unud. Alumni Unud ini juga berbagi pengalaman tentang awal mula membuka usaha. Ketua EDC Unud Sagung Candra Yoani mengatakan, EDC khusus mengelola kewirausahaan bagi mahasiswa. Mahasiswa yang telah memiliki usaha kemudian menamatkan diri di Unud dan ingin tetap mengelola unit bisnisnya di bawah pengelolaan Unud, akan masuk Inbis (Inkubator Bisnis) Unud. Sehingga dengan demikian Unud memiliki rantai dukungan kewirausahaan mulai dari mahasiswa hingga menamatkan pendidikan di Unud. Salah satu kegiatan mendukung kewirausahaan mahasiswa, EDC Unud menggelar acara tahunan yang biasanya
KARAKTER PENGUSAHA - Talkshow tentang menjadi karakter pengusaha yang baik diadakan di sela-sela kegiatan Festival dan Gebyar Kewirausahaan yang dilaksanakan EDC Unud. dirangkaikan dengan Dies Natalis Unud yaitu Festival dan Gebyar Kewirausahaan. Kegiatan tersebut menampilkan karya- karya mahasiswa wirausaha supaya masyarakat luas tahu bahwa Unud tidak hanya menyiapkan mahasiswa untuk menjadi alumni dan sarjana yang bekerja dan mencari kerja tetapi juga bisa memberi peluang kerja bagi masyarakat. Ia berharap EDC ini bisa menjadi wadah yang membuat mahasiswa lebih kreatif dan berwawasan bahwa setamat dari PT tidak harus mencari kerja tetapi bisa menciptakan lapangan kerja. ‘’Kami juga berharap pada masyarakat bahwa mahasiswa yang menempuh pendidikan di Unud dikelola dengan baik untuk mempersiapkan diri usai tamat. Jadi tidak hanya siap kerja tapi dilatih dan difasilitasi untuk menjadi kreatif menjadi wirausaha,’’ tandasnya. Kepala Biro Kemahasiswaan Unud Dewa Geda Oka, S.E. mengatakan, Unud sangat concern mengembangkan maha-
siswanya menjadi entrepreneur. Salah satu upayanya dengan mengajak dan mendorong mahasiswa berkompetisi bisnis dalam berbagai ajang. Tidak hanya mengikuti kompetisi, mahasiswa yang diikutsertakan juga berhasil meraih juara. Ia berharap melalui upaya-upaya ini termasuk melalui wadah EDC, lulusan Unud memiliki bekal ke depan untuk membangun bangsa. ‘’Secara institusi, kami sangat mendorong mahasiswa lebih banyak aktif dan berperan dalam pengembangan kewirausahaan,’’ imbuhnya. Trainer Soul dr. Rastho Mahotama pada kesempatan itu membagikan tentang cara mengolah rasa dan pikiran. Karena jika seorang entrepreneur tidak mampu mengolah rasa dan pikirannya, maka ilmu tentang kewirausahaan seperti teknik pengelolaan keuangan, teknik marketing tidak akan bisa berjalan optimal. ‘’Kalau tidak bisa mengolah rasa dan pikiran, jadi tidak bisa bangkit ketika melakukan suatu kesalahan,’’ ujarnya. (ad568)
Bali Community - Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita. Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya, Nyoman Winata, Ketut Winata, Wira Sanjiwani. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: IB. Wirawan Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Senin Paing, 23 Desember 2019
Sampah Meluber, TPS Liar Dibongkar DLH Tabanan (Bali Post) -
Keberadaan TPS liar khususnya di Jalan By-pass Ir. Soekarno, tepatnya di seberang jalan SPBU Gerogak, Tabanan ini kerap dikeluhkan warga setempat. Pasalnya, meski telah dilakukan upaya clean up dan pengangkutan oleh petugas DLH ke TPA Mandung, Kecamatan Kerambitan, terkadang volume sampah meningkat, sehingga meluber ke jalan raya. Itu menjadi atensi langsung Dinas Lingkungan Hidup Tabanan, yang akhirnya memutuskan membongkar TPS liar tersebut, Minggu (22/12) kemarin. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tabanan, I Made Subagia, mengatakan keluhan terhadap keberadaan TPS liar di By-pass Ir. Soekarno ini sudah lama disampaikan warga melalui perbekel setempat melalui surat permohonan pembongkaran. Hanya saja, sebelum hal itu dilakukan, pihaknya melakukan survei terlebih dahulu terkait siapa saja orangorang yang membuang sampah di lokasi itu. Setelah dilakukan pengawasan selama beberapa hari ini, diketahui warga yang membuang sampah kebanyakan berasal dari jauh. Ada menggunakan sepeda motor, bahkan terparah membawa mobil pick-up. Sedangkan mer-
eka yang membuang sampah itu tidak melaksanakan kewajiban membayar retribusi. “TPS itu sebetulnya bukan aset DLH. Kami pun tidak tahu sejarahnya siapa yang membuat TPS itu. Yang jelas mereka itu (pembuang sampah) dari jauh yang tidak bayar retribusi,” terangnya. Selain pembongkaran dan pemasangan spanduk larangan buang sampah sembarangan, kata Subagia juga diselipkan pembinaan pada warga yang sebelumnya terjaring saat buang sampah di sana. “Mereka kita berikan solusi, pertama harus memilah sampah dari sumbernya. Kedua residu bisa dibawa ke TPA Mandung,
ketiga bisa ikut program pengangkutan sampah di desanya, jangan hanya gratisan saja,” terangnya. Terkait penanganan pengangkutan sampah ke TPA Mandung, DLH memiliki 14 unik truk dan satu unit lagi pengadaan di tahun 2020. “Jadi ada 15 unit armada pengangkutan sampah nantinya,” pungkasnya. Ada tiga klasifikasi armada, yakni dump truk, truk disertai kontainernya, ambrol yang mengangkut kontainer yang kerap diletakkan di suatu tempat, kemudian viar fungsinya mengangkut sampah di jalur sempit seperti gang. (kmb28)
DIBONGKAR - TPS liar di Jalan By-pass Ir. Soekarno tepatnya di seberang SPBU Gerogak, Tabanan dibongkar DLH. Di sana juga dipasangi spanduk larangan.
Made Urip Bawa Oleh-oleh Pabrik Penyosohan Beras Rp2,7 M Rangsang Generasi Milenial Geluti Sektor Pertanian
RAUT wajah sumri-ngah ratusan petani dan krama subak nampak menyambut kehadiran anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., yang terjun langsung ke daerah terpelosok itu. Di bawah teriknya matahari, sepoi angin melintasi hamparan sawah, kedatangan wakil rakyat yang dijuluki ‘’Sejuta Traktor’’ itu disambut Kepala UPT Sistem Pertanian Terpadu (Sipadu) Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Bali, Dr. I Wayan Sunada, SP.M.Agb. Ikut juga Kadis Pertanian Tabanan Ir . I Nyoman Budana, M.M., Camat Penebel IGA Supartiwi beserta Pjs. Perbekel Desa Riang Gede serta ratusan petani Subak Riang di Desa Riang Gede, Penebel, Sabtu (21/12). Seperti biasanya Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode yang membidangi Pertanian dan Lingkungan hidup itu, hadir tidak pernah dengan tangan kosong. Oleholeh yang dibawa bantuan Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T) senilai total Rp2,7 miliar. Bantuan pabrik penyosohan beras berkapasitas 10 ton itu, langsung diresmikan dan di-pelaspas. Karena itu siap digunakan sekitar 900 anggota Subak Riang yang menggarap lahan seluas 292 hektar itu. Digelontor bantuan yang nilainya sangat fantastis itu, Pekaseh Subak Riang I Ketut Wija sampai tak bisa berucap banyak. Ia mengaku salut atas perhatian dan perjuangan Made Urip terhadap petani, meski tidak pernah mengenalnya. “Kami ucapkan terima kasih atas jasa-jasa yang diberikan Pak Urip, sehingga kami dapat bantuan seperti ini,” ujarnya. Begitu gencarnya Made Urip membantu para petani dan krama subak, diakui Pengelola SP3T Subak Riang, I Wayan Tirtayasa. Bantuan SP3T yang diperjuangkan Made Urip dengan teknologi canggih
PERESMIAN BANTUAN SP3T - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. saat peresmian bantuan SP3T Subak Riang senilai total Rp2,7 miliar di Desa Riang Gede. itu diharapkan merangsang minat generasi muda mau melanjutkan menggeluti sektor pertanian. Bantuan ini terdiri dari mesin hair dryer (pengering gabah) berkapasitas 10 ton, ditambah silo atau beam (tangki penampungan gabah) berkapasitas 5 ton dan mesin rice milling unit (RMU) atau mesin penyosohan beras kapasitas 2 ton per jam, hingga sampai ke mesin packing (pengepakan/pembungkusan) beras. Di samping itu, juga diserahkan bantuan dua unit alat pemotongan padi (combine harvester). “Kami juga mengucapkan terima kasih atas bantuan pusat, khususnya dari Pak Made Urip selama ini, sehingga bisa membantu persoalan pertanian,” imbuhnya. Kadis Pertanian Tabanan, Nyoman Budana, menyebutkan bantuan ini, sebelumnya secara simbolis sudah diserahkan Made Urip dan kali ini langsung diresmikan secara sekala dan niskala. “Pak Made Urip ini adalah tokoh pertanian kita di Tabanan. Sangat banyak bantuan diberikan dari pusat. Dua hari lalu juga kita serahkan bantuan dari beliau (Made Urip - red) di Desa Bongan. Jadi sebagai pelayan pertanian di Tabanan tak ada henti-hentinya memohon bantuan. Jangan sampai berhenti membantu sektor pertanian di Tabanan. Kita harap jangan sampai wadih (bosan) membantu kami di Tabanan,” harapknya seraya
menegaskan bantuan SP3T dalam bentuk fisik itu agar digunakan dengan baik. “Apalagi bantuan ini hampir Rp3 miliar. Ini berkat Pak Made Urip di Tabanan bantuannya paling banyak. Jumlahnya juga paling banyak. Jadi tolong dipertanggungjawabkan dengan baik,” tandasnya. Made Urip mengaku sudah berusaha membantu sektor pertanian, baik budi daya maupun pascapanen. Inilah alat yang bisa digunakan saat pascapanen, termasuk pengolahan dan pemasaran juga akan dibantu nantinya. Pemerintah pusat sudah menggodok anggaran Rp40 trilium lebih untuk sektor pertanian, sehingga sangat banyak bantuan yang bisa diakses, baik berupa Alsintan, penguatan kelompok maupun infrastruktur pertanian. “Di luar itu kita sudah berusaha membantu baik subsidi benih dan pupuk yang dianggarkan sampai Rp27,3 triliun. Karena kalau kita hanya mengandalkan anggaran daerah tidak akan cukup. Karena itu butuh anggaran pusat. Makanya petani harus kreatif, sehingga saya bangga dengan Pekaseh (Subak Riang, red), meskipun agak tua tapi masih kreatif. Kendalanya saat ini agar petani muda mau terjun di pertanian,” sentil anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR-RI itu. Urip mengharapkan regenerasi pertanian harus
terus direkrut dengan pelatihan-pelatihan pertanian bagi generasi milenial, sehingga bisa melanjutkan dan terus memperkuat sektor pertanian. Apalagi terbukti selama ini, sektor pariwisata rentan dengan isu keamanan seperti bom, sehingga semuanya sempat kembali bertani. Pertanian berbasis desa seperti ini harus diperkuat. Subak harus terus dijaga. Apalagi sektor properti sudah masuk. Karena itu harus dikendalikan betul guna mempertahankan ajeg Bali sesuai Visi Gubernur Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali. “Jadi jangan dilepas lahan produktif kita. Kalau hilang mau dimana kita cari penggantinya. Padahal sudah ada Undang-undang No.41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Jika lahan produktif dialihfungsikan harus diganti dengan lahan produktif sebanyak tiga kali lipatnya,” tegasnya. Politisi senior asal Desa Tua, Marga itu berharap mesin dan alat pertanian yang diberikan, agar terus digunakan dengan baik, sehingga bisa menjaga kualitas beras. “Bahkan harus bisa membuat brand beras sendiri dari Desa Riang Gede. Sehingga bisa lebih mensejahterakan para petaninya,” harap Made Urip yang selalu didukung para petani dan krama subak hingga lima periode jadi Anggota DPR RI. (ad567)
Senin Paing, 23 Desember 2019
The Sanctoo Villas & Spa Akhiri Tahun 2019 dengan Meraih Penghargaan ITTA
SEMRAWUT - Akomodasi di kawasan objek wisata Ceking Rice Teracce yang semrawut.
Bali Post/nik
Semrawut, Bupati Ajukan Penataan Akomodasi di Ceking Gianyar (Bali Post) Kondisi objek wisata Ceking saat ini memang memprihatinkan. Mulai dari masalah parkir hingga pembangunan akomodasi yang semrawut. Bila kondisi ini dibiarkan, lambat laun objek wisata sawah terasering itu bisa ditinggalkan wisatawan. Kekhawatiran ini disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra, Minggu (22/12) kemarin. Bupati Mahayastra mengatakan, objek wisata Ceking saat ini dalam kondisi memprihatinkan. Terutama masalah bangunan yang dibiarkan semrawut. “Saya sudah tantang pengelola Ceking. Kalau kita biarkan lambat laun akan mati, objek kita akan ditinggalkan,” katanya. Bila hal ini dibiarkan akan menjadi kerugian bagi pemerintah daerah. Termasuk juga kerugian bagi masyarakat setempat. Melihat hal itu, Bupati Mahayastra mengaku akan meminta untuk mengambil alih penataan objek wisata Ceking. Namun dengan catatan, pengelola mampu mengkondisikan para pemilik bangunan. “Kalau bisa dikondisikan oleh pengelola, kita mau bantu untuk menata. Kita tidak perlu apa-apa, kita bangun lalu serahkan ke pengelola,” ujarnya. Penataan yang dimaksud, katanya, akan meratakan
dengan tanah warung-warung atau bangunan yang menghalangi view. “Ya tidak boleh ada rumah di atas itu. Dari utara sampai selatan itu, harus sejajar dengan tanah tidak menghalangi pemandangan,” jelasnya. Terkait teknisnya, apakah warung tersebut akan direlokasi, Mahayastra belum bisa menjawab. Dikatakan hal ini perlu peran pengelola saat ini untuk mengkondisikan pemilik warung. “Itulah yang mengkondisikan harus pengelola dan desa adat. Kalau mereka sudah kondusif, baru kita ambil alih,” jelasnya. Disinggung terkait persentase kontribusi ke Pemda Gianyar, Bupati asal Payangan ini menegaskan tidak akan ada persentase ke pemerintah. “Tidak ada (persentase - red). Nanti cuma kena pajak retribusi, itu kan wajib. Tidak kita bebankan apa-apa kalau mau dikelola langsung. Tapi kalau mau diserahkan ke
pemerintah, kita siap juga. Kalau itu ya harus ada hitunghitungan,” terangnya. Mahayastra mengaku sudah beberapa kali mengundang Bendesa Tegallalang untuk berdiskusi. “Ini baru tiang wacanakan. Tinggal sekarang pengelola, sudah sempat kami undang bendesanya. Kalau mereka sadar semestinya gerak cepat,” tegasnya. Sementara itu, Bendesa Tegallalang, I Made Jaya Kesuma, membenarkan telah membahas penataan Ceking ke depan bersama Bupati Gianyar. Dikatakan pihaknya menyambut baik rencana penataan dan pengelolaan dari Pemkab Gianyar tersebut. “Saya serahkan ke Bupati pengelolaannya, biar baguslah,” ujarnya. Terkait respons masyarakat setempat, diakui juga menyambut baik. Jaya Kesuma mengaku khawatir, jika tidak dilakukan pembenahan saat
SOSOK Jaga Kondusivitas Wilayah PESTA kembang api, tidak hanya terjadi saat puncak tahun baru. Namun, memasuki Desember ini pun sudah banyak masyarakat mulai menyalakan kembang api. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas Satpol PP Gianyar mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kondusivitas wilayah. “Saya harap, jaga keamanan dan kenyamanan bersama,” kata Kasatpol PP Gianyar, I Made Watha, Minggu (22/12) kemarin. Watha mengaku tidak akan menindak bila menemukan warga yang menyalakan kembang api, sepanjang tidak meresahkan warga setempat maupun wisatawan. Namun, bila sudah mengganggu kenyamanan dan keamanan, pihaknya tidak akan segan-segan menerjunkan personel untuk mengambil tindakan tegas. “Kalau kami temukan masyarakat yang menyalakan kembang api, dan membuat keresahan warga setempat dan wisatawan yang tengah berkunjung, baru kami
tindak tegas,” ucapnya. Maka itu, pihaknya lebih dulu mengimbau agar selalu menjaga keamanan di masyarakat. Ia juga mengatakan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini perlu diatensi. Pihaknya juga sudah melakukan rapat dengan para camat dan OPD terkait guna mengantensi keamanan Nataru. “Kami selaku penegak Perda tetap memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban menjelang sampai perayaan Nataru tersebut,” terangnya. Sementara itu, terkait penertiban penjual kembang api dan sejenisnya, Watha mengaku masih menunggu aturan terkait. Dikatakan, aturan yang saat ini dipergunakan hanyalah merujuk pada tahun sebelumnya. “Nanti juga akan ada sinergi dengan kepolisian, “ tandasnya. (nik)
Kapolres Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Gianyar (Bali Post) Pisah sambut Kapolres Gianyar berlangsung di Balai Budaya Gianyar, Minggu (22/12) kemarin. AKBP I Dewa Made Adnyana resmi menjadi Kapolres Gianyar menggantikan AKBP Priyanto Priyo Hutomo. Waka Polres Gianyar, Kompol Adnan Pandibu, menjelaskan kegiatan pisah sambut ini sesuai dengan surat keputusan dari Polda Bali. Dikatakan, selama ini AKBP Priyanto telah memberikan prestasi yang membanggakan untuk Polres Gianyar. Untuk itu, Kapolres yang baru akan menjalankan tantangan ke depannya untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi tersebut. AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengaku selama bertugas di Gianyar, komunikasi dan koordinasi merupakan kunci yang sangat penting untuk melaksanakan tugas. Sementara untuk tugas yang telah dikerjakan di Gianyar, ia mengaku hanya ada satu kasus terkait konflik adat yang masih ditinggalkan kepada Kapolres yang baru. Sementara itu, AKBP I Dewa
Bali Post/nik
PISAH SAMBUT - Acara pisah sambut Kapolres Gianyar dari AKBP Priyanto Priyo Hutomo ke AKBP I Dewa Made Adnyana di Balai Budaya, Gianyar, Minggu (22/12) kemarin. Made Adnyana mengaku akan melanjutkan program dan pekerjaan yang dihibahkan oleh Kapolres sebelumnya. Khususnya guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Saya mohon titip diri untuk ke depannya. Selain itu, juga agar saling bahu membahu, semoga bisa mempertahankan dan melanjutkan prestasi yang telah ada di Gianyar,” ucapnya.
Baginya bisa kembali bertugas di wilkum Polres Gianyar, seperti pulang ke rumah. Sebab sebelumnya ia sempat bertugas sebagai Kapolsek Sukawati. “Sebelum menjadi Kapolres, saya juga sempat menjadi Kapolsek Sukawati tahun 2009, Kasatreskrim Polres Gianyar dan Wakapolres Gianyar,” tandas pria asli dari bumi serombotan ini. (kmb35)
ini, ke depan Ceking ditinggalkan oleh wisatawan. “Masyarakat di sini sangat setuju, apalagi kondisi objek saat ini sudah tidak asli lagi yang di sisi timur. Mengatur itu tiang selama ini masalah, makanya sebaiknya dikelola pemerintah,” tandasnya. (kmb35)
THE Sanctoo Villas & Spa mungkin sudah tidak asing lagi di telinga para pembaca. Salah satu boutique resort dengan 12 vila yang berada di daerah seni Singapadu dan bersebelahan dengan Bali Zoo. The Sanctoo Villas & Spa ini merupakan milik seorang putra Bali, Anak Agung Gde Putra, yang merintis usahanya dari kecil hingga meluas sampai saat ini. Dari Bali Zoo, The Sanctoo Villas & Spa hingga Flamingo Bali Beach Club. Penghargaan demi penghargaan telah diraih oleh The Sanctoo Villas & Spa di tahun shio babi ini. Di antaranya Trip Advisor, Agoda Gold Circle hingga Tri Hita Karana Awards. Di pengujung tahun 2019, tepatnya 17 Desember lalu, akomodasi pariwisata ini menerima penghargaan di Jakarta. Putra Subali selaku Resort Manager dengan bangga mewakili The Sanctoo Villas & Spa menerima penghargaan Indonesia Leading Family Resort–Bali 2019/2020 dalam ajang penghargaan Indonesia Travel Tourism Awards (ITTA). Indonesia Travel Tourism Awards (ITTA Awards) adalah organisasi nonpemerintah yang didirikan pada tahun 2010, yang bertujuan untuk pertumbuhan dan perkembangan pariwisata Indonesia yang lebih baik. Di dalam ITTA Awards ini adapun tahap yang telah
dilewati setiap peserta nominasi, di antaranya Nomination Registration : 17 June – 19 October 2019, Online Voting : 21 October – 28 October 2019, online voting dilakukan melalui website ITTA Awards, Binus Business School Assessment & Board Of Advisor Voting : 21 October – 28 October 2019, dan Awarding Ceremony pada 17 Desember 2019. Anak Agung Gde Mahawisesa, Executive Direktur The Sanctoo Villas & Spa, menyatakan tim The Sanctoo Villas & Spa melakukan tugasnya dengan sangat baik. “Penghargaan ini adalah bukti dan apresiasi dari tamu yang telah menginap di vila kami. Saya pun sangat bangga mengetahui bahwa The Sanctoo Villas &
Spa menang dalam nominasi Indonesia Leading Family Resort-Bali 2019/2020. Semoga di tahun 2020, kami bisa kembali meraih penghargaan lainnya,” imbuhnya. “Tidak ada kata yang bisa saya ucapkan lagi. Hanya terima kasih dan rasa syukur. Semua ini tidak akan bisa kami raih jika tidak ada kerja sama dari semua tim The Sanctoo Villas & Spa. ITTA bukan akhir dari penghargaan yang kami terima, melainkan awal dari semua hal yang baru. Terlebih lagi, 2020 The Sanctoo akan ada penambahan suites. Mohon doanya semua, semoga semua berjalan lancar dan sukses,” ucap Anak Agung Diah Haswani selaku Direktur The Sanctoo Villas & Spa. (ad566)
Senin Paing, 23 Desember 2019
Agama Senator Serahkan Bantuan dan Prasasti DPD-RI untuk Pemugaran Pura Widodaren
Tokoh Hindu Jadi Majelis Hindu Tengger Sahkan ’’Uger-uger’’ Demi Sanksi Niskala Perusak Pura di Bromo
USAI kunjungan ke Kabupaten Magetan, Jawa Timur dalam rangka mengamankan dan mengawal proses pelestarian situs Hindu Pra-Majapahit Ganesha Gimbal di Desa Bangsri Magetan, tokoh Hindu Nusantara, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III, langsung mengunjungi Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo untuk memeriksa palinggih Hindu yang dirusak yakni Pura Widodaren di kawasan Tengger Bromo, didampingi Kompol Hendy Kurniawan (Wakapolres Pasuruan), Iptu Bambang Tri S (Kapolsek Tosari), Irawan dan Singgih (PHDI Pasuruan) dan Kombes Pol. (Purn) Dewa Nyoman Sudiartha (PHDI Jawa Timur), Sudariyanto, S.Ag. (Direktur THCI Tengger), Ikhsan (Kepala Desa Wonokitri) dan Wirya Aditya, S.Sos.H., M.Pd.H. (Direktur THCI Pasuruan). Kunjungan Senator Arya Wedakarna (AWK) ini sangat trategis, mengingat kehadiran negara sangat dibutuhkan di tengah kegalauan umat Hindu Nusantara akan maraknya terjadi perusakan tempat ibadah Hindu di luar Bali. Seperti kasus NTB, kasus Bekasi, kasus Bantul dan kini kasus Bromo. Dan saat tiba di Bromo, Senator AWK langsung menuju lokasi (TKP) untuk mendapat penjelasan dari Polri tentang kejadian dan kronologi yang terjadi. Informasinya dari tokoh adat Hindu Tengger sangat mengejutkan, bahwa perusakan Pura Widodaren itu sudah ketigakalinya terjadi beberapa tahun terakhir ini. ‘’Saya senang umat Hindu di Tengger baik yang ada diyuridiksi Probolinggo dan Pasuruan. Mereka berpikiran maju dan bijaksana menghadapi masalah SARA seperti ini. Umat Hindu di sini tidak emosi, juga tidak dendam. Bahkan kalaupun diselidiki Polri, umat di sini tidak mau tahu siapa yang menghancurkan pura itu. Mereka percaya karmaphala. Itu merupakan karakter yang baik, karena Hindu Dharma adalah penyejuk. Mungkin pandangan itu baik secara niskala. ‘’Tetapi saya perlu meluruskan, jika secara sekala (duniawi), tindakan seperti ini dibiarkan terus, maka teroris-teroris sontoloyo ini akan terus merajalela,’’ ujar Senator Arya Wedakarna sembari menambahkan, karena itu perlu diproses secara tegas dan juga perlu ada sanksi adat yang keras.
’’Palinggih’’ Pura Paibon Arya Kenceng Baleran Terbakar Kerugian Diperkirakan Rp100 Juta
Semarapura (Bali Post) -
Sebuah palinggih di Pura Paibon Arya Kenceng Baleran di Jalan Setia Budi, Banjar Lebah, Desa Besang Kawan Toh Jiwa, Semarapura Kaja, terbakar Sabtu (21/12) malam. Kebakaran menghanguskan sebuah palinggih Pasamuan Alit berukuran 2,5 × 2,5 m.
SERAHKAN PRASASTI – Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat menyerahkan prasasti DPDRI dan dana punia pura Hindu yang dirusak di Bromo, Tengger, Jawa Timur. ‘’Nah, atas dasar itulah saya minta kaum adat di Bromo, salah satunya membuat ugeruger tertulis,’’ pinta Gusti Arya Wedakarna. Ia pun memberi nasihat, sudah saatnya tokoh Hindu di Tengger memiliki aturan adat yang memberikan sanksi bagi para perusak pura. Karena hal itu bisa mengancam keselamatan pura kita di masa depan. ‘’Kalau saya lihat lokasi di empat pura yang dihancurkan, kok sepertinya yang merusak adalah orang dalam. Kalau orang Tengger yang beragama Hindu sudah tidak mungkin menghancurkan puranya sendiri. Dugaan mengarah kepada orang dalam Tengger yang mungkin sudah berpindah agama atau bisa jadi komunis. Karena logikanya rute empat titik pura ini hanya diketahui orang dalam. Pura ini ada di balik bukit, di goa dan letaknya di atas gunung. Yang paling parah kerusakannya adalah titik pertama yang ada di bawah bukit. Sekarang saatnya warga adat membuat semacam awig-awig (uger–uger) yang isinya tegas memberikan sanksi sekalaniskala bagi para perusak pura. Silakan buat aturan agar mereka bisa diusir dari desa. Mereka akan diproses hukum pidana jika merusak tempat ibadah. Dan yang paling mengerikan, buat sabda tentang kutukan tujuh turunan bagi siapa pun yang merusak pura. Mereka
harus membayar denda bersih desa. Ini penting, jangan umat Hindu hanya menyerahkan masalah itu pada hukum karma. Karena jika kita pasrah dengan hukum karma, maka Hindu akan musnah seperti zaman Majapahit. Itu penting agar generasi muda ke depan punya acuan menjaga pura itu dengan baik,’’ harap Gusti Wedakarna yang juga Presiden The Hindu Center Of Indonesia ini. Usai meninjau TKP, Senator AWK melanjutkan persambahyangan di Pura Poten Bromo. Kemudian menyerahkan sumbangan berupa Prasasti Garuda Pancasila untuk memugar kembali pura yang dirusak itu. Selain itu memberikan dana punia dari DPD-RI serta pembagian Kitab Suci BhagawadGita. ‘’Saya mendukung agar tata letak dan landscape pura ini diubah menjadi Beji. Setuju status pura itu dinaikkan menjadi Beji dengan pengadaan kolam segaran di sekitar untuk mengamankan. Secara teknis, landscape harus dibuat sulit, agar para kriminalitas tidak bisa merusak pura lagi. Dan yang penting, hikmahnya, seluruh umat Hindu kini bersatupadu membangun pura. Tuhan memberikan cara baik agar umat Hindu bergotong royong. Itulah kekuatan Brahma (Bromo),’’ pungkas Gusti Wedakarna yang juga Rektor Universitas Mahendradatta periode 2009–2014 ini. (ad564)
Peristiwa kebakaran itu membuat warga sekitar panik. Masyarakat kemudian berjibaku bersama petugas Satpol PP dan Damkar untuk memadamkan api, agar tidak meluas membakar palinggih lainnya. Kasat Pol PP dan Damkar Klungkung Putu Suartha, Minggu (22/12) kemarin, mengatakan setelah menerima informasi itu, pihaknya langsung mengerahkan empat armada pemadam kebakaran menuju lokasi. Armada ini secara bergantian melakukan penanganan di lapangan untuk memadamkan api. Sedangkan warga sekitar membantu dengan secara manual menggunakan ember dan peralatan darurat lainnya. Kepanikan warga kian memuncak ketika kobaran api makin tinggi, membakar bagian atap palinggih. Petugas meng-
habiskan waktu sekitar satu jam untuk menjinakkan si jago merah. Akibat kebakaran ini, pihak pangempon mengalami kerugian sekitar Rp100 juta,’’ katanya. Belum diketahui penyebab pasti sebagai pemicu kebakaran ini. Sebab, kejadian itu sudah malam. Tiba-tiba api sudah membesar. Pascakebakaran, pihak pangempon akan membersihkan bekas kebakaran dan selanjutnya merencanakan pelaksanaan upacara terkait untuk menyucikan kembali areal setempat. Sebelumnya, warga di sekitar Pura Dang Khayangan Manik Api di Desa Adat Kemoning, Semarapura Klod, juga tiba-tiba dibuat panik, Jumat (20/12) lalu. Asap tebal terus mengepul dari sejumlah bangunan yang terbakar di areal pura itu. Petugas Satpol PP
PADAMKAN API - Petugas Damkar saat berupaya memadamkan api. dan Damkar Klungkung pun langsung bergegas ke lokasi melakukan upaya pemadaman api, dibantu warga sekitar. Api dengan cepat membakar beberapa palinggih yang atapnya tersusun dari ijuk. Bangunan yang ludes terbakar
antara lain Gedong Pajenengan, Bale Pengaruman, Meru Tumpang Tiga, Limas Catu dan Bale Pesanekan. Petugas Damkar tetap berusaha dengan cepat memadamkan api, agar tidak merembet ke bangunan palinggih lainnya. (kmb31)
Pasar Seni Semarapura, Tradisional Rasa Modern BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta meresmikan Blok A Pasar Seni Semarapura, Sabtu (21/12) malam. Dalam peresmian itu juga diisi acara fashion show yang dibuka Ketua Deskranasda Provinsi Bali Putri Suastini Koster. Melihat hasil polesan Pemkab Kkungkung menata pasar ini, maka Pasar Blok A ini ke depan bisa menjadi icon pusat pasar seni di Bali, yang berpusat di Klungkung. Lalu konsep seperti apa yang ditawarkan pada Blok A Pasar Seni Semarapura itu? Putri Suastini Koster mengatakan, setelah dirinya keliling melihat satu per satu kios pedagang di pasar itu, ia merasa sangat terkesan. Penataan pasarnya begitu bagus. Kain-kain tenun, rangrang dan endek yang ada di sana bukan saja menarik bahkan variatif. Produk-produk lokal ini harus dijaga dan dilestarikan, sehingga bisa menarik pengunjung lokal maupun wisatawan luar negeri, agar mereka datang langsung ke Pasar Seni Semarapura ini. ‘’Setelah pasar ini diresmikan mari kita bersama-sama mencintai dan tetap melestarikan produk lokal kita sendiri,’’ harap Suastini Koster memberikan motivasi.
Pada kesempatan itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan Pasar Seni Blok A Semarapura ini merupakan sebuah mimpi dan cita-citanya selama menjabat menjadi kepala daerah. Sebelumnya, ia mengaku bersama OPD sering melakukan studi banding ke Jawa Timur, Jawa Tengah maupun kabupaten/ kota yang lain. Sehingga muncul ide untuk memberikan konsep pasar tradisional rasa modern. Bahkan, pasar seni ini juga sudah dilengkapi dengan pendingin ruangan atau AC dan eskalator. ‘’Setelah melakukan studi banding, saya langsung mengajak jajaran OPD bersama-
PASAR SENI - Blok A Pasar Seni Semarapura diresmikan oleh Bupati Suwirta. Pada peresmian itu juga digelar fashion show yang dibuka oleh Ketua Deskranasda Provinsi Bali Putri Suastini Koster, Sabtu (21/12) malam. sama membangun pasar seni Sehingga tempat ini bisa terus ini. Dan akhirnya sekarang ramai untuk promosi produkmimpi itu menjadi kenyataan. produk lokal kain tenun khusus Mari sama-sama berdayakan khas dari Klungkung. tempat ini, wujudkan pasar ini ‘’Mari kita bersama-sama agar benar-benar efektif,’’ pinta rawat semua fasilitas di sini. Bupati Suwirta. Selalu jaga kebersihan pasar Bupati Suwirta menambah- seni ini dengan sebaik-baiknya. kan, Klungkung merupakan Paling terpenting para penenun salah satu kabupaten penghasil kain endek, rangrang maupun produk endek yang sudah ter- yang lainnya tetap semangat kenal dari dulu. Maka dari itu menjaga kelestarian produkPasar Seni Blok A Semarapura produk lokal, agar menjadi itu setiap tiga bulan sekali lebih maju dan dikenal,’’ harap menggelar acara fashion show. Bupati Suwirta. (gik)
SPESIALIS STANDAR/MODIF INTERIOR MOBIL & SALON MOBIL DETAIL
PROMO SPESIAL AKHIR TAHUN DAPATKAN
DISKON 15 s/d 25% UNTUK PEMBELIAN PAKET COVER JOK + KARPET MOBIL DAN
NANO CERAMIC COATING PROMO TERBATAS!! *Syarat dan ketentuan berlaku
JOK SEMI (KULIT) SARUNG/PATEN KARPET DOOR TRIM DASBOARD (BUNGKUS/CAT) PLAFON
- POLES BODY / PAINT PROTECTION (NANO CERAMIC COATING) - POLES KACA MU K A TU & LITA - CLEANING INTERIOR TEW S BER RJAMIN GAR - CLEANING MESIN ANS I - PEREDAM
READY STOCK SARUNG JOK & KARPET! AVANZA, INNOVA, X PANDER, XENIA, MOBILIO, APV, R3
JL. GUNUNG AGUNG 183 DENPASAR - BALI Telp. 424390, 428288, WA: 081999564360, 08118400723 www.nyamanautomotive.com autonyaman.bali Auto Nyaman
L.0000848-BLS
Senin Paing, 23 Desember 2019
Nataru, BPTD Pelabuhan Padangbai Operasikan 32 Kapal Amlapura (Bali Post) Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Padangbai bakal mengoperasikan sebanyak 32 unit kapal untuk melayani penyeberangan dari Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat (NTB) saat liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Bali Post/kmb41
KAPAL - Pihak BPTD menyiapkan 32 unit kapal feri untuk melayani penyeberangan dari Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan Lembar, Lombok saat Nataru.
Rumah Warga Munti Gunung Terbakar
Amlapura (Bali Post) Untuk kesekian kalinya, kebakaran rumah warga terjadi di Kabupaten Karangasem. Kali ini rumah milik I Made Rubia di Dusun Munti Gunung, Desa Tianyar Barat, Kubu, Karangasem dilalap
si jago merah, Sabtu (21/12) malam. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Akan tetapi, dugaan awalnya karena korsleting listrik. Atas kejadian itu, pemilik rumah mengalami kerugian material mencapai puluhan juta rupiah.
Kadis Damkar Karangasem I Nyoman Tari saat dikonfirmasi, Minggu (22/12) kemarin mengungkapkan, kebakaran rumah itu terjadi sekitar pukul 22.15 Wita. Pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan langsung mengerahkan sejum-
Koordinator Satuan Pelayanan BPTD Wilayah XII Bali I Nyoman Agus Sugiarta mengungkapkan, kapal feri yang ada di Pelabuhan Padangbai, Manggis jumlahnya mencapai 38 unit. Namun dari jumlah itu hanya 32 kapal yang dioperasikan melayani penyeberangan saat Nataru. ‘’Ada empat unit kapal dalam docking di Surabaya serta Semarang. Sedangkan dua kapal lagi dalam masa perawatan. Untuk kapasitas penumpang kapal yang dioperasikan bervariasi. Ada yang mampu mengangkut 500 penumpang, ada juga kapasitas 150 penumpang,’’ ujarnya. Sugiarta menambahkan, saat ini kapal yang dioperasikan sebanyak 16 unit. Jumlah itu dinilai cukup untuk me-
lah petugas ke lapangan. Begitu juga ada tiga unit mobil Damkar diterjunkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. ‘’Untuk memadamkan api, kami menerjunkan 13 personel dengan tiga unit mobil damkar,’’ katanya. Ia menambahkan, begitu
layani penumpang ke Lombok saat Nataru. Pasalnya, berdasarkan pengalaman sebelumnya, tidak ada lonjakan penumpang yang cukup signifikan saat Nataru. ‘’Saat ini kendaraan membawa muatan yang hendak menyeberang sepi. Karena sesuai aturan dari Menteri Perhubungan RI Nomor 72 Tahun 2019 terkait pengaturan lalu lintas operasional kendaraan barang selama masa angkutan Nataru,’’ jelasnya. Dia berharap arus penyeberangan selama Nataru dapat berjalan dengan lancar. Mulai dari dermaga dapat beroperasi semua, arus penyeberangan dan bongkar muat berjalan dengan lancar. ‘’Kami harap semuanya baikbaik saja,’’ harap Sugiarta. (kmb41)
di TKP, petugas langsung menyemprotkan air ke titik api. Mereka yang berjibaku memadamkan api akhirnya berhasil setelah satu jam bekerja keras. ‘’Selama satu jam kami akhirnya berhasil memadamkan apinya,’’ ucapnya. (kmb41)
SMPN 3 Amlapura Raih Adiwiyata Nasional Amlapura (Bali Post) Prestasi gemilang ditorehkan SMPN 3 Amlapura di tingkat daerah sampai nasional. Yang terbaru, SMPN 3 Amlapura menjadi sekolah satu-satunya di Karangasem yang meraih penghargaan Adiwiyata Nasional 2019. Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya yang diterima Kepala SMPN 3 Amlapura I Nengah Puspa didampingi Kadis LH I Gede Ngurah Yudantara dan Kepala Disdikpora Karangasem I Gusti Ngurah Kartika. Kepala SMPN 3 Amlapura I Nengah Puspa, Minggu (22/12) kemarin mengungkapkan, ada beberapa indikator yang menjadi penilaian tim penilai yang dilakukan se-
belum memperoleh prestasi ini. Mulai dari penilaian kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan. ‘’Kami sangat bersyukur atas raihan prestasi ini. Karena ini merupakan perjuangan yang cukup panjang dari sekolah hingga bisa meraih prestasi ini. Apa yang kami raih ini, sebagai acuan untuk terus meningkatkan kualitas sekolah ke depannya. Karena penghargaan yang diberikan ini, karena mampu menjalankan visi dan misi sekolah yakni semangat berprestasi, religius, menyenangkan dan berwawasan lingkungan,’’
ucapnya. Puspa menambahkan, tak hanya mampu meraih prestasi nasional. Prestasi di tingkat provinsi juga diperoleh yakni mampu meraih juara III LKBB (Lomba Ketangkasan Baris Berbaris) dan di tingkat kabupaten LKBB hanya mampu meraih juara harapan II. Selain itu juga dalam lomba busana putra mampu merebut juara I dan putri hanya meraih juara harapan II. ‘’Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Sekretraris I Nyoman Parsa, Wakil Kesiswaan I Gede Perasihana, Wakil Kurikulum Bahrul Ulum, Wakil Humas I Wayan Suardana, Wakil Sarpras I Gusti Ngurah Arianta, Ketua Adiwiyata Nasional I
Wayan Suardana, Pembina LKBB I Made Sweta dan I Gede Purnamayasa, Pembina Lomba Busana Ida Ayu Dewi. Karena mereka juga sangat berperan penting atas prestasi yang diraih sekolah,’’ katanya. Ia menambahkan, selama dua tahun terakhir, sekolah telah menerapkan budaya mutu dengan menggelar berbagai lomba tingkat sekolah, seperti lomba kebersihan kelas, lomba kebun, lomba cerdas cermat, lomba menyanyi dan lomba yang lainnya. ‘’Kelas yang memperoleh prestasi dengan skor tertinggi akan mendapat piala bergilir dari Kepala Sekolah. Siswa secara periodik setiap semester juga diberikan penghargaan dan piala bagi enam siswa terbaik masing-masing tingkatan
Bali Post/kmb41
PRESTASI - Para guru SMPN 3 Amlapura saat berfoto membawa piala atas prestasi yang didapat yakni meraih Adiwiyata Nasional. mulai dari kelas VII, VIII dan IX,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikataknnya, selain itu sekolah juga memberikan penghargaan dan piala kepada guru yang jumlah
kehadiran di kelas maupun kehadiran dalam PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) di sekolah dengan tingkat kehadiran tertinggi. Maka dari itu, ke depan budaya mutu
akan terus ditingkatkan dengan penghargaan wali terbaik, penanggung jawab program terbaik dan siswa dengan predikat terbaik dalam karakter. (kmb41/k100)
Senin Paing, 23 Desember 2019
2020, Dewan akan Bahas 13 Ranperda Bangli (Bali Post) – has itu antara lain ranDPRD Bangli akan perda tentang penetapan membahas tiga belas ranBadan Kesatuan Bangsa cangan peraturan daerah dan Politik, ranperda ten(ranperda) sepanjang tang penyelenggaraan tahun 2020 mendatang. kearsipan, ranperda tenKetiga belas ranperda itu tang penyelenggaraan keseluruhannya meruperpustakaan umum Kapakan ranperda yang bupaten Bangli, ranperda diusulkan pihak eksekutentang penetapan desa, tif. Karena itu, tidak ada ranperda tentang penysatu pun inisiatif dewan. elenggaraan administrasi Ketua Badan Pemkependudukan, ranperda bentukan Peraturan perubahan atas perda I Wayan Wirya Daerah (Bapemperda) Nomor 22 Tahun 2011 DPRD Bangli, I Wayan Wirya, men- tentang Retribusi Pelayanan Pasar dll gatakan total ada 17 ranperda yang Pembahasan ketiga belas ranperda itu diajukan eksekutif. Namun, dari hasil nantinya dilakukan dalam tiga masa rapat bersama eksekutif, pihaknya sidang. Wirya mengakui di tahun 2020 hanya menyepakati membahas 13 buah nanti, tidak ada ranperda inisiatif dewan ranperda saja. yang dibahas. Pihaknya beralasan tidak “Karena ranperda lainnya itu masih mengajukan ranperda inisiatif karena belum lengkap dan belum siap diba- belum siap anggaran. Dalam penyusuhas. Belum ada kajian akademisnya,” nan rancangan perda itu butuh anggaran kata Wirya ditemui usai rapat, Jumat terutama pembuatan kajian akademis, (20/12) lalu. biasanya bekerja sama dengan pihak Ketiga belas ranperda yang akan diba- ketiga. (kmb40)
Puluhan Liter Arak Disita dari Tempat Pagelaran Musik Bangli (Bali Post) – Puluhan liter minuman keras (miras) jenis arak disita tim Satgas Tindak Miras Polres Bangli saat menggelar razia di lokasi pagelaran musik di Lapangan Kapten Mudita, Sabtu (21/12) malam. Miras itu diamankan petugas dari sejumlah stan yang menjual makanan dan minuman di areal lapangan itu. Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, Minggu (22/12) mengatakan, kegiatan razia itu berawal dari adanya informasi warga, terdapat stan yang menyediakan arak. Selanjutnya tim melakukan penyelidikan lebih intensif atas informasi itu. Sekitar pukul 18.50 Wita, tim menuju stan di tempat pagelaran musik. Dari razia itu, tim berhasil menemukan arak dalam kemasan botol dan jeriken. Di stan milik Kadek Adiwira
Priambada, warga Kerobokan, Badung, petugas menemukan 97 botol ukuran 600 ml berisi arak. Stan I Kadek Angga Dwipayana, warga Penatih Denpasar, ditemukan satu jeriken berisi arak 30 liter. Stan Tjok Gde Krisna Dalem, warga Tampaksiring, Gianyar, petugas mengamankan 10 botol ukuran 600 ml berisi arak. Mereka tidak dapat menunjukkan surat izin penjualan minuman beralkohol (SIUP-MB) kepada petugas. “Selanjutnya minuman beralkohol itu disita untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Sulhadi. Dari hasil pemeriksaan, didapat pengakuan arak itu disediakan di stan untuk dijual ke pengunjung yang akan menonton pagelaran musik yang bertajuk ‘‘Desember Ceria Music Festival 2019’’. Polres Bangli sejak beberapa pekan terakhir gencar melakukan pemberantasan miras. Kapolres
SITA MIRAS - Petugas kepolisian menyita miras jenis arak dari stan di lokasi pagelaran musik di Lapangan Kapten Mudita, Sabtu (21/12) malam. Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, mengimbau masyarakat Bangli agar menjaga dan memelihara keamanan
dan ketertiban umum. Seluruh umat beragama diimbau tetap menjaga kerukunan dan toleransi. (kmb40)
Senin Paing, 23 Desember 2019
Waspadai Produk Pangan Kedaluwarsa Singaraja (Bali Post) -
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, jajaran Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) mengintensifkan pengawasan terhadap produk pangan. Ini dilakukan untuk menghindari beredarnya pangan ilegal (tanpa lebel izin edar), kemasan rusak dan produk yang kedaluwarsa. BBPOM akan menindak tegas pengelola supermarket dan toko modern yang menjual pangan yang tidak sehat dikonsumsi.
Bali Post/ist
NATARU - Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M. memantau situasi kamtibmas di Buleleng menjelang Nataru 2020 akhir pekan lalu.
Kesiapan Pengamanan Nataru Diatensi Kapolda Singaraja (Bali Post) Kesiapan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020 di Buleleng mendapat atensi Kapolda Bali, Irjen Pol Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M. Guna memastikan situasi dan kesiapan pengamanan, akhir pekan lalu Kapolda memantau kondisi kamtibmas di Buleleng. Kapolda dan rombongan memantau wilayah menaiki helikopter. Pesawat itu mendarat di helipad Desa Munduk, Kecamatan Banjar. Dari lokasi itu, Kapolda didampingi Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subawa memantau situasi kamtibmas dan mengecek ke-
siapan pengamanan Nataru 2020 di Den Bukit. Kapolda mengatakan, dari pengamatan dan pemaparan oleh Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subawa, personel polisi bersama TNI dan stakeholders lain telah siap mengamankan perayaan Nataru 2020. Kapolda menyebut situasi kamtibmas di Buleleng relatif baik dan kondusif. Meski demikian, pihaknya menginstruksikan agar Kapolres melakukan pengamanan sesuai protap yang ada dan melakukan secara humanis. Dengan demikian, suasana kondusif ini bisa dijaga dengan baik. “Dengan pengamanan oleh
kami dibantu TNI dan semua stakeholders, semoga masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 benar-benar aman dan nyaman,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Buleleng bersama TNI dan stakeholders siap mengamankan perayaan Nataru 2020 di Buleleng. Sebanyak 170 personel dikerahkan mengamankan jalannya perayaan Nataru 2020 di Bali Utara. Selain itu, pihak kepolisian dan TNI memberi atensi khusus jalur tikus dan aktivitas di pelabuhan tradisional. (kmb38)
Kepala BBPOM Denpasar, IGA Adhi Aryapatni, akhir pekan lalu mengatakan setiap memasuki hari besar keagamaan, kebutuhan pangan dipastikan akan meningkat dibandingkan hari biasanya. Pada situasi ini produk pangan kedaluwarsa, tanpa label izin edar dan kemasan rusak bisa saja terjadi. Mengeleminir peredaran produk pangan tidak sehat, pihaknya melakukan pengawasan. Saat ini, jajaran BBPOM sudah menyusun jadwal pengawasan produk pangan menjelang Nataru 2020. Dalam pengawasan ini, BBPOM membidik supermarket dan toko modern. Selain penjualan dalam jumlah besar, fokus pengawasan akan menyasar produk pangan yang dikemas dalam parcel. Biasanya, percel untuk Nataru banyak dijual dengan menambahkan beragam produk pangan. Kalau tidak jeli, bisa saja ada oknum yang tidak bertangung jawab
memanfaatkan kesempatan memakai produk pangan yang kedaluwarsa, tanpa label izin edar dan juga kemasan luarnya sudah dalam kondisi rusak. Aryapatni menegaskan, BBPOM akan membina pengelola yang kedapatan menjual produk pangan tidak sehat. Selain itu, produk yang tidak sehat itu akan disita untuk dimusnahkan. Meski demikan, tidak menutup kemungkinan penjualnya juga akan ditindak secara hukum. “Selama ini untuk penjualan parcel belum ditemukan memakai produk pangan tidak sehat, namun penegakan hukum dan pembinaan kepada penjual akan kita lakukan. Kami berharap, masyarakat juga turut melakukan pengawasan dan kalau menemukan produk pangan yang diduga tidak sehat agar dilaporkan untuk kami tindak lanjuti,” jelasnya. Kepala Loka POM Buleleng Made Ery Bahari Han-
tana mengatakan, saat ini pihaknya sudah menerjunkan tim untuk mengawasi produk pangan menjelang Nataru 2020. Pengawasna yang sudah dilakukan menyasar Kabupaten Jembrana. Hasilnya, Loka POM Buleleng menemukan penjualan produk pangan jenis bahan pengembang kue yang menggunakan label izin edar milik
pihak lain. Artinya, produsen produk pangan itu terindikasi melakukan penipuan dengan memakai label izin edar pihak lain. Selain itu, juga ditemukan masa berlaku label izin edar produk pangan yang tidak berlaku. Terhadap pelanggaran itu, Ery menyebut timnya sudah membina pihak penjual agar menarik produk pangan tersebut. Selain itu, Loka POM Buleleng masih menelusuri produsen produk pangan itu untuk mendapatkan data lebih detail, sehingga produk pengan tidak sehat itu sampai beradar dalam jumlah banyak. (kmb38)
Selama ini penjualan parcel belum ditemukan memakai produk pangan tidak sehat, namun penegakan hukum dan pembinaan kepada penjual akan kita lakukan. Kami berharap, masyarakat juga turut melakukan pengawasan dan kalau menemukan produk pangan yang diduga tidak sehat agar dilaporkan, untuk kami tindak lanjuti. IGA Adhi Aryapatni
Buleleng Layak Ditetapkan Jadi Kota Pusaka lalu. Peninggalan pusaka itu kondisinya kurang terawat dan bahkan ada benda yang hancur dan hilang karena tergerus zaman. Namun demikian, masih ada benda peninggalan yang bertahan. Data dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali meliputi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa tenggara Timur (NTT) dan Bali, Kota Singaraja banyak menyimpan sumber arkeologi yang ada di seluruh kecamatan. Seperti cagar bu-
daya berupa benda sebanyak 154 objek, berupa bangunan 30 objek, struktur 17 objek dan situs 63 objek. Karena itu Buleleng dinilai layak menjadi Kota Pusaka yang di dalamnya terdapat kawasan cagar budaya berupa benda atau tak benda yang memiliki nilai-nilai penting, untuk menempatkan penerapan kegiatan penataan dan pelestarian pusaka sebagai strategi utama pengembangan daerah. Sejarawan Made Pageh
mengatakan, Buleleng memiliki modal warisan budaya yang tersebar di seluruh pelosok Den Bukit. Warisan ini merupakan peninggalan pada masa kerajaan dan era kolonialisme Belanda. Warisan Kerajaan Buleleng berkaitan dengan tokoh kerajaan, yakni Panji Sakti. Sedangkan, peninggalan era kolonialisme, Buleleng memiliki banyak peninggalan. Dia mencontohkan, beberapa bangunan tua di kawasan Dermaga Pelabuhan Buleleng merupakan salah
satu peninggalan Belanda. Di masanya, Pelabuhan Buleleng bahkan menjadi salah satu pelabuhan vital serta menjadi rute perdagangan rempah, termasuk ekspor dan impor ke luar negeri. “Lobi Kantor Bupati sekarang sampai dengan Pura Segara Buleleng disebut dengan Jalan Kolonial. Dari lobi itu bisa memantau kapal yang bersandar. Saya kira, ini modal kuat bagi Buleleng jika ingin menasbihkan diri sebagai Kota Pusaka,” katanya. Direktur Eksekutif Jar-
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA
Dcr PRT u/ di Ubung Hub.082119433961
Dibutuhkan Admin segera ! Hub.087 861 340 445
Sopir SIM A,bw Srt Lamaran ke Pertokoan Sudirman Agung B-25
PROPERTY
Dcr Kary/wati u/rest & Bag Produksi di Dps H.082147288881
Dcr Chef 3-5jt+Uang Besin+1x makan siang, berpengalaman, memiliki kendaraan sendiri. Dan Dapur(Serabutan) 1,8-2Jt+uang bensin+1x makan siang,memiliki kendaraan sendiri, penempatan Uluwatu,Hub.Putri 082144355655
Dicari Sales,Bisa Mandarin Gaji 7,5-8,5 Juta.9 jam kerja fasilitas Kos.Hub/WA: Putri 082144355655
Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818
Singaraja (Bali Post) Kabupaten Buleleng dinilai layak ditetapkan menjadi Kota Pusaka. Pasalnya, di daerah ini banyak terdapat peninggalan pusaka dari yang berbentuk fisik dan nonfisik. Bahkan, mulai tahun 2011 lalu, Buleleng telah tergabung dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Hal itu mengemuka dalam diskusi akhir tahun yang digelar Komunitas Jurnalis Buleleng (KJB) di Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja, akhir pekan
B.BP.001.12.19.0000562
Urgently, Looking Prvt Teacher for Kindergaten, preferably Love Childrn,Passion&Trustwort hy.CV to:hrdbali2019@gmail.com
B.BP.001.12.19.0000556
B.BP.001.12.19.0000555
B.BP.001.12.19.0000513
Dcr Sopir SIM A/B1,min SMA,Ijazah,max35th Lam Jl.Gn Himalaya Slt 6 Dps T.418531, 08124646409
Dcr:FO,B.Boy,HK,Driver,Laundry Engineering,Scurity,Garden:new arenahotelkutabali@gmail.com
LOKER
BIRO JASA
B.BP.001.12.19.0000524
B.BP.001.12.19.0000548
B.BP.001.12.19.0000514
Dicari: Operasional,Office Boy &Sopir(Max usia28Th),Lam.Kirim Jl. Gn.Soputan I/107.Tl:8466317 B.BP.001.12.19.0000193
Pramuniaga P/W Lam Gn Andakasa 35GatsuBrt 9004805/08123817910
B.BP.164.12.19.0000560
B.BP.001.12.19.0000530
BENGKEL LAS BIRO JASA Free
n
Desig
Money Back Guarantee
RUPA-RUPA
B.BP.001.12.19.0000471
G.01
PROPERTY DIJUAL RUMAH
Djl Rumah Baru Dalung 550Jt Hub.082147454248 B.BP.164.12.19.0000561
DIJUAL TANAH
Dijual Tnh Poh Santen Mendoyo Jembrana DP 10% Krd 0.83% Hub:082236881191/081805374433 B.BP.004.11.19.0000738
Djl Tnh 2A Tk.Unda Renon 1M/A Hub:08123928624 / 0811387484 B.BP.001.12.19.0000521 DISEWAKAN TANAH
Dikont Tnh Blk Unwar Gg.Melati cocok kos2an Hub.085103235500 B.BP.001.12.19.0000573
ingan Kota Pusaka Indonesia, Nanang Asfarinal, mengatakan Buleleng sebagai kota tua yang dulu pernah menjadi Ibu Kota Soenda Ketjil kaya dengan peninggalan pusaka, baik bangunan kolonial, arsitektur Bali, tari-tarian, upacara adat, kuliner, hingga tinggalan perpaduan budaya dan alam. Dengan potensi itu, pemerintah pusat bisa saja menetapkan Buleleng sebagai Kota Pusaka. Sementara itu, Bupati Buleleng, Putu Agus Surad-
nyana, mengatakan pencanangan Singaraja sebagai Kota Pusaka perlu disdiskusikan untuk memantapkan rancangan. Selain membentuk tim cagar budaya di bawah Dinas Kebudayaan yang rencananya akan dibentuk tahun 2020. Selain itu, pihaknya juga membuat tim khusus untuk mengkaji pencanangan tersebut. Menurut Bupati, di daerahnya banyak terdapat bangunan peninggalan sejarah sebagai bukti untuk penetapan sebagai Kota Pusaka. (kmb38)
RUPA-RUPA
PENGUMUMAN
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172
Hlg IMB No.325 Th97,AN.Ir. Juni ada P (PT.Cipta Reksa Bhuana)
Dgn ini PT Studio Akar Desain Jl.Uluwatu 275 Villa Nirwana Bukit Jimbaran Kel.Jimbaran Kec .Kuta Selatan Badung Bali akan membubarkan perseroannya dgn Notaris Yan Armin akta Tgl. 11-12-2019 No.110 Yg keberatan harap kirim surat tertulis kpd Direksi Perseroan maksimal 7 hari dari pengumuman ini.
B.BP.001.12.19.0000523
B.BP.004.12.19.0000412
B.BP.001.12.19.0000211
KEHILANGAN HlgBPKB:KO1201778-ODK5953FE an.Isniwati AL.Lk Dukuh Sari Kerobokan Kelod Kuta Utara Bdg B.BP.009.12.19.0000520
Senin Paing, 23 Desember 2019
Pemkab Jembrana Kembali Serahkan Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Berprestasi
Serahkan Beasiswa – Bupati Artha berbincang dengan salah satu mahasiswi berprestasi penerima beasiswa dari pemerintah daerah.
PEMKAB Jembrana kembali mengucurkan bantuan beasiswa untuk mahasiwa berprestasi pada periode kedua (Juli-Desember) tahun 2019, Sabtu (21/12) di GOR Krisna Jvara. Beasiswa diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Pada periode II ini Pemkab Jembrana mengucurkan anggaran Rp2.397.000.000. Jadi total dana yang diberikan sebanyak Rp4.794.000.000 untuk periode I dan II tahun ini. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Jembrana Ni Nengah Wartini mengatakan, dari jumlah pemohon sebanyak 806 orang, yang memenuhi persyaratan sebanyak 799 mahasiswa dinyatakan lulus seleksi sesuai seleksi perankingan nilai IPK dan semester yang telah ditetapkan bagi penerima beasiswa periode II (Juli-Desember). ‘’Seleksi
Pilkada
Golkar Terima Empat Balon PDI-P Tunggu Rekomendasi
MENJELANG penutupan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di Partai Golkar, sejumlah formulir mulai dikembalikan. Dari sembilan formulir yang telah diambil, sudah dua tokoh yang mengembalikan formulir pendaftaran. Diawali I Nengah Tamba (kader Partai Demokrat). Berikutnya perwakilan Komunitas Rakyat untuk Jembrana Maju atas nama I Made Prihenjagat. Sebelumnya juga ada H. Nasrun (pensiunan PNS) dan I Gede Budi Santosa. Panitia Seleksi Balon Bupati dan Wakil Bupati Partai Golkar Jembrana, Nyoman Birawan, mengatakan hingga Minggu (22/12) kemarin sudah ada empat yang mengembalikan dari sembilan orang yang mengambil formulir balon kepala daerah melalui Golkar. ‘’Sudah ada empat, Pak Tamba, Pak
Nasrun, Gede Budi Santosa dan I Made Prihenjagat,’’ terangnya. Sementara itu, DPC PDI Perjuangan Jembrana saat ini masih menunggu rekomendasi dari pusat. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Ni Made Sri Sutharmi, Minggu kemarin, mengatakan saat ini PDI-P masih menunggu rekomendasi.
Sebelumnya, dalam pendaftaran internal PDI-P mengirimkan sejumlah nama balon, baik bupati maupun wakil bupati. Mereka di antaranya untuk balon bupati ada dua nama kader yakni Made Kembang Hartawan dan Ida Bagus Susrama. Sedangkan untuk balon wakil bupati, I Dewa
Putu Mertayasa. Disinggung apakah akan ada pendaftaran lagi, Sri Sutharmi yang juga Ketua DPRD Jembrana ini mengatakan sepertinya tidak ada pendaftaran lagi. ‘’(Hasil) survei kita belum tahu hasilnya, kita tunggu saja (rekomendasi),’’ pungkasnya. (kmb26)
kembali dilakukan melalui perankingan karena jumlah mahasiswa yang memenuhi persyaratan melebihi kuota anggaran yang disediakan. Sehingga ditetapkan pada periode ini sebanyak 799 orang mahasiwa Jembrana yang menerima beasiswa. Mereka berasal dari PTN maupun PTS yang telah terakreditasi A pada jenjang Diploma 3 (D-3), Diploma 4 (D-4) dan Strata 1 (S-1). Masing-masing penerima berhak atas bantuan uang pendidikan sebesar Rp3.000.000/semester,’’ ujar Wartini. Ditambahkannya, nilai IPK rata–rata di periode II menembus IPK di atas 3,50 (cumlaude) sebanyak 649 orang. Sementara periode sebelumnya sebanyak 752 orang. Sedangkan yang mendapatkan IPK 3,00 - 3,50 sebanyak 150 orang meningkat dari periode sebelumnya yang berjumlah 47 orang. ‘’Hal ini tentu sesuai
Lebih lanjut dikatakan, saat ini Kemendagri sedang mengevaluasi Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 16 Tahun 2009 tentang RTRW Provinsi Bali. Sedangkan dua ranperda lainnya yakni Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan dan Ranperda tentang Kontribusi Wisatawan untuk Perlindungan Lingkungan Alam dan Budaya Bali sudah disetujui. ‘’Ranperda Kontribusi Wisatawan sudah disetujui oleh Mendagri, tinggal
Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Bali. Untuk pergub, dari 14 yang dibentuk, 5 di antaranya baru diundangkan. Masing-masing Pergub No.34 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Desa Adat di Bali, Pergub No. 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih, Pergub No. 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, Pergub No. 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, serta Pergub No. 55 Tahun 2019 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali.
Selain itu, ada sebanyak delapan rapergub yang sedang diproses, yaitu Rapergub tentang Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut; Rapergub tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan atau Destilasi Khas Bali; Rapergub tentang Pengelolaan Sistem Keamanan Bali Terpadu Berbasis Desa Adat; Rapergub tentang Pengendalian Toko Modern Berjaringan; Rapergub tentang Pelindungan terhadap Pura, Pratima, dan Simbolsimbol Keagamaan; Rapergub tentang Penataan Lingkungan Jalan yang Bersih, Hijau, dan
Sementara itu salah satu penerima beasiswa, Komang Alit, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana atas beasiswa yang diberikan. Menurutnya, pemberian beasiswa tersebut sangat berguna terutama bagi perekonomiannya yang kurang. ‘’Harapan saya program beasiswa berprestasi ini dapat terus berlanjut ke depannya,’’ ungkap mahasiswa Fakultas Kedokteran Unud tersebut. Hal senada juga disampaikan mahasiswi Politeknik Pariwisata Bali, Putu Savitri Parashanti. Ia mengungkapkan program beasiswa berprestasi ini merupakan program yang bagus dalam mendukung dan mendorong mahasiswa untuk terus berprestasi dengan meraih IPK tinggi. ‘’Beasiswa yang diberikan sangatlah bermanfaat. Ini bisa mendorong kita untuk lebih berprestasi,’’ ungkap Savitri. (ad570)
Naik, Kendaraan Pribadi Masuk Bali MENJELANG libur Natal, arus kendaraan pribadi khususnya mobil dan bus yang masuk ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk mulai melonjak. Setiap kapal penumpang yang bongkar muat, dipadati kendaraan dengan pelat Surabaya, Jakarta dan Yogyakarta. Diperkirakan jumlah kendaraan ini akan terus bertambah hingga pada liburan Tahun Baru pekan depan. Data yang dihimpun di ASDP Cabang KetapangGilimanuk, Sabtu (21/12) hingga Minggu (22/12) pagi kemarin, jumlah kendaraan yang menyeberang ke Bali mencapai ribuan unit. Khusus roda empat (mobil) tercatat 3.716 unit. Naik dibanding tahun 2018 lalu yakni 3.196 unit. Semen-
Lingkungan Alam direvisi sedikit. Dalam waktu dekat akan dikembalikan ke Bali,’’ ujarnya. Koster menambahkan, ada lima ranperda yang sekarang sedang dalam penyusunan dan finalisasi. Yakni, Ranperda tentang Standar Penyelenggaraan Kesehatan, Ranperda tentang Penguatan Pemajuan Kebudayaan Bali, Ranperda tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan, Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Berbasis Budaya Branding Bali, serta Ranperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan
harapan yang salah satunya mendorong prestasi belajar mahasiswa Jembrana,’’ ujar Wartini. Bupati Artha menyampaikan, pemberian beasiswa bagi pemuda Kabupaten Jembrana yang berprestasi adalah salah satu bentuk pengakuan atas prestasi para pemuda dalam menuntut ilmu pada jenjang pendidikan tinggi. Hal tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban orangtua serta meningkatkan motivasi untuk dapat bersaing dengan mahasiswa daerah lainnya. ‘’Selamat atas prestasi pencapaian IPK yang diharapkan, semoga pemberian beasiswa ini mampu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sebagai timbal balik diharapkan para pemuda Jembrana bisa menjadi pemuda yang mandiri, produktif dan ikut berpartisipasi dalam pembangunan di Jembrana ke depan,’’ tungkas Artha.
Indah dengan Tanaman Lokal dan Endemik Bali; Rapergub tentang Tata Niaga Kepariwisataan; dan Rapergub tentang Standar Pelayanan Perizinan. ‘’Sedang diproses Rapergub tentang Pelindungan terhadap Pura, Pratima, dan Simbol-simbol Keagamaan, ini karena sudah makin banyak yang melanggar. Harus kita berikan payung hukum agar bisa ditindak dengan tegas. Ada bule yang duduk di Padma, segala macam, keterlaluan,’’ kata mantan anggota DPR-RI ini. (kmb32)
tara itu untuk kendaraan roda dua ada 2.252 unit, juga mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Sementara penumpang selama sehari tersebut ada 44.260 orang yang menyeberang ke Bali. Jumlah ini juga mengalami kenaikan bila dibandingkan sebelumnya yang berjumlah 31.904 orang. Untuk bus diketahui selama akhir pekan (Sabtu-
Minggu) itu terdata 792 unit. ASDP Cabang KetapangGilimanuk menyiagakan 32 armada kapal penumpang guna melayani kendaraan tersebut. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP Gusti N y o m a n S u d a r s a n a , k emarin, mengatakan arus kendaraan yang masuk ke Bali memang mengalami lonjakan bila dibandingkan hari biasa. (kmb26)
Senin, 23 Desember 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Aktualisasi Kerangka Agama Hindu Dalam Beryadnya(1) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Kiskinda Kanda Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Bali TV Shop Solusi Alternatif Marion Sam Seputar Bali Terkini Lejel Homeshopping Seputar Bali Terkini Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Dharma Wacana Aktualisasi Kerangka Agama Hindu Dalam Beryadnya(2) Berita Siang Klip Bali
13:30 Wita 14:00 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 17:00 Wita 17:00 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 20:30 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita
22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita
Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini Klip Bali Yowana Live Komunitas Mandala Data Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Dialog Interaktif BKKBN Ocydia Home Shopping Sansekerta Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Folk Song Diabemed Taksu Made Widiarta, Jaga Ajegnya Bali Melalui Seni Kerawitan Seputar Bali Terkini Lila Cita Calonarang Cetik Durga Maya (2) Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali Channel Tourist TV
Senin Paing, 23 Desember 2019
Ida Bagus Gede Sidharta Putra
BALI BRAND
Dorong Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan
Kopi Banyuatis
Miliki Cita Rasa Khas Tembus Pasar Ekspor CITA rasa Kopi Banyuatis sangat khas. Kini, salah satu produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dari Buleleng ini eksis di tengah persaingan dengan komoditi sejenis. Bahkan, kopi racikan almarhum Ketut Engglan ini sudah mampu menembus pasar ekspor. Di pasar ekspor, olahan kopi dari Den Bukit ini sangat diminati, terutama jenis arabika. Owner Kopi Banyuatis, Gede Pusaka Harsadena, belum lama ini menyampaikan, dalam melanjutkan bisnis warisan orangtuanya, berbagai hambatan menghadang. Namun berkat kerja kerasnya, sekarang Kopi Banyuatis tampil sebagai produk UKM terkenal dan mampu bersaing dengan kopi-kopi dari daerah lain di Indonesia. Salah satu kunci suksesnya adalah dengan menghasilkan rasa kopi berkelas. Setelah mampu memberikan rasa khas sebagai kopi asli Buleleng, dirinya baru menawarkan dengan harga mengikuti kualitas kopi itu sendiri. ‘’Dalam melanjutkan usaha ini, banyak hambatan, terutama persaingan dengan sesama produk sejenis. Bahkan, dulu saya titip di warung saja ditolak, namun masa itu sudah bisa dilalui. Sekarang toko sudah mencari kopi saya,’’ katanya. Pusaka menambahkan, setelah bersaing di pasar Tanah Air, sejak beberapa tahun terakhir Kopi Banyuatis keluar sebagai produk UKM Bali yang mampu tembus pasar asing seperti Australia. Terbaru, kontrak ekspor dilakukan ke Jerman. Guna memenuhi permintaan pasar ekspor, Pusaka mengutamakan membeli kopi produksi petani di Buleleng. Dengan demikian, petani juga turut kecipratan
serta Ketua PATA Bali & Nusa Tenggara Chapter. Menurut Gusde, penghargaan bukan tujuan dari aktivitas dan pengabdian untuk membesarkan kepariwisataan yang telah dilakukan sekitar lebih dari 20 tahun. Ia selalu berupaya dengan baik untuk mengelola seluruh potensi dalam lingkup usaha, lembaga, atau organisasi yang dipimpin dengan pola kepemimpinan yang merangkul semua pihak. ‘’Kalaupun ada keberhasilan dan penghargaan, semoga kebanggaan ini bisa dirasakan pula oleh semua pihak terkait dan mendorong kami untuk bekerja lebih baik lagi,’’ ujarnya. Dari ITTA, Gusde mendapatkan Top Hospitality Leader Awards 2019/2020 yang diserahkan di Jakarta pada 17 Desember 2019. Gusde dianggap selain mampu meningkatkan kualitas destinasi dan layanan yang disajikan, tetapi juga membidik wisatawan mancanegara yang berkualitas agar memberikan nilai tambah serta meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. Ia menambahkan, pariwisata berkualitas tersebut juga terkait erat dengan sustain-
Sidharta Putra ability di bidang sosial, budaya, lingkungan dan ekonomi yang selama ini ia lakukan sesuai konsep pariwisata budaya yang berlandaskan Tri Hita Karana. Sementara Suksma Bali Award 2019 kategori bidang pariwisata yang diterima Gusde pada 18 Desember 2019 merupakan penghargaan kepada figur masyarakat yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi Pulau Dewata. Suksma Bali dirancang sebagai wujud syukur terhadap elemen
Bali Post/kmb
kehidupan sesuai filosofi Tri Hita Karana yakni parahyangan, palemahan dan pawongan yang didukung Pemprov Bali. Gusde yang Ketua Umum Yayasan Pembangunan Sanur ini juga menorehkan prestasi yang ikut menandai kepiawaian kepemimpinan yakni menggelar kegiatan tahunan Sanur Village Festival (SVF). SVF telah dilaksanakan 14 kali dan masuk 5 besar event Nasional di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (kmb)
Pendidikan Bali Post/eka
ANUGERAH - Owner Kopi Banyuatis Gede Pusaka Harsadena saat menerima Anugerah bali Brand yang diserahkan Gubernur Bali Wayan Koster, Jumat (20/12). harga wajar. Sesuai kontrak ekspor dengan para buyer Pusaka menyebut kopi yang dipasarkan itu dalam bentuk kopi yang sudah disangrai atau setengah jadi. Lanjut Pusaka, sekarang sedang mempersiapkan satu produk andalan Kopi Banyuatis. Racikan kopi itu nantinya akan dirilis dengan brand ‘’Engglan Kopi’’. Produk itu diciptakan untuk mendedikasikan nama ayahnya, Ketut Engglan, yang telah merintis
Sp
nama Kopi Banyuatis sampai menjadi produk UKM Bali yang mampu bersaing di pasar ekspor. Berkat produk yang dihasilkan sudah dikenal luas, bahkan sampai ke mancanegara, pengusaha Kopi Banyuatis ini salah satu dari tujuh penerima Anugerah Bali Brand dari Kelompok Bali Post. Anugerah itu diserahkan Gubernur Bali Wayan Koster di Taman Budaya Bali, Jumat (20/12) lalu. (mud)
BAYANG – Pemain futsal Pra-PON Sulbar menguasai bola dibayangi lawannya dari tim Pra-PON Bali dalam laga prakualifikasi PON Grup F di arena futsal Jatinangor Sumedang, Jabar, kemarin.
Tim Futsal Bali Gagal ke PON
Denpasar (Bali Post) Tim futsal Bali sukses menundukkan lawannya Sulbar dengan skor 5-2 pada babak prakualifikasi PON Grup F di arena futsal Jatinangor Sumedang, Jabar, Minggu (22/12) kemarin. Kendati memetik kemenangan, tim futsal Bali tidak lolos ke PON Papua. Pasalnya, pada laga sebelumnya tim Bali dikalahkan NTB dengan skor 2-5 pada Jumat (20/12) lalu. Bahkan, tim futsal Bali kembali menelan kekalahan atas lawannya NTT dengan skor 0-2 Sabtu (21/12) lalu. Untuk Grup F ini yang lolos NTB usai menang atas NTT dengan skor 4-1 kemarin. Kelima gol kemenangan tim futsal Bali atas Sulbar dilesakkan I Made Ryan Arissetya (3 gol) yang menjebol gawang Sulbar yang dijaga kiper M. Ghazali, serta masing-masing satu gol diciptakan I Komang Wikanjana dan I Wayan Yoga Andika Putra. Sementara Sulbar mampu mempertipis kekalahan dengan mencetak dua gol ke gawang Pra-PON Bali yang dikawal penjaga gawang I Made Dwi Arinata. Dua gol balasan Sulbar diborong M. Ghazali. Sekum Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Bali Nasser Atthamimy yang dikontak kemarin menjelaskan, dari segi stamina dan fisik, pemain futsal Bali cukup mumpuni. Hanya persiapan yang terlalu mepet ditambah perlunya menambah jam terbang melalui try out, bertujuan mengasah mental bertanding para pemain.
SEPAK terjang Ida Bagus Gede Sidharta Putra dalam bidang pariwisata tidak perlu diragukan. Pria yang akrab disapa Gusde ini tak hanya aktif menjalankan bisnisnya di industri pariwisata, namun juga mendorong terciptanya pariwisata berkualitas dan berkelanjutan di Bali. Usaha aktifnya di bidang pariwisata ini, di pengujung tahun 2019 meraih dua penghargaan bidang kepariwisataan. Yakni dari Suksma Bali dan Indonesia Travel and Tourism Award (ITTA) Foundation. ‘’Saya bersyukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan berterima kasih kepada tim, komunitas, dan seluruh relasi yang selama ini memberikan dukungan dan berkerja sama dengan baik untuk sejumlah kegiatan serta penghargaan tersebut,’’ katanya, belum lama ini. Gusde selain mengelola lini bisnis Santrian Group dan sebagai GM Griya Santrian Beach Resort & Spa, juga menjadi Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Denpasar. Tak hanya itu, ia merupakan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Denpasar
Nasser menilai tim PraPON DKI gagal merebut tiket ke PON Papua. Padahal, tim futsal Ibu Kota ini didukung
dana Rp 1,5 miliar, bahkan mereka sempat try out ke Thailand, namun tetap saja tidak lolos PON. (022)
Rektor Undiknas Lepas Dua Mahasiswa Jerman ”International Full Semester Program” Tahun 2020 Makin Dilirik Mahasiswa Asing
REKTOR Undiknas University Dr. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M., Jumat (20/12) lalu menyerahkan sertifikat dan transkrip nilai atas berakhirnya ‘’International Full Semester Program’’ yang diikuti oleh dua mahasiswa asing asal Jerman. Kedua mahasiswa tersebut adalah Carsten Dennie Erdman dari Trier University Germany dan Philipp Lammers dari Jade University Germany. Dengan penyerahan sertifikat tersebut menandakan Rektor Undiknas telah melepas kembali mahasiswa Jerman ini untuk bertolak ke negaranya, dikarenakan telah berhasil menyelesaikan studi selama satu semester penuh dengan tepat waktu dan lulus di berbagai mata kuliah di Undiknas. Mata kuliah yang diambil di antaranya Business Plan, Cross Culture Understanding, Indonesian Language, Introduction to Business and Management, Statistics for Business, Business Communication, dan Community Service. Semua program itu dilaksanakan di Prodi Manajemen & Akuntansi kelas internasional Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Dalam pertemuan itu, kedua mahasiswa asal Jerman itu mengungkapan rasa senang dan puas karena telah menikmati seluruh proses perku-
liahan yang dilaksanakan dengan sangat baik serta memperoleh nilai mata kuliah yang memuaskan. Mereka juga merasa sangat nyaman dengan fasilitas pembelajaran yang dimiliki kampus Undiknas yang berstandar internasional. Rektor Undiknas Dr. Nyoman Sri Subawa menyampaikan apresiasi positif atas dipercayanya Undiknas sebagai tujuan favorit programprogram internasional untuk mahasiswa Eropa khususnya Jerman. Ini merupakan kali kedua mahasiswa Jerman memilih Undiknas sebagai tempat belajar, setelah semester lalu dua mahasiswa Jerman juga melakukan intership program di Undiknas. Tidak heran di tahun 2020 sudah terdaftar sebanyak enam mahasiswa Jerman dan Belanda dalam ‘’International Full Semester Program’’ ini. Dikatakan Sri Subawa, full semester program adalah program internasional khusus untuk mahasiswa asing terutama Eropa yang secara bebas bisa memilih mata kuliah tiap semester di Undiknas. Mereka akan mengirimkan aplikasinya melalui Asia Exchange, website, atau email, yang kemudian diseleksi dan diproses oleh International Office. Head of International Office
Ida Nyoman Basmantra, M.Pd. menjelaskan bahwa bagi mahasiswa asing yang dinyatakan lulus akan diajukan dan dilaporkan izin belajarnya ke Dikti Pusat, sehingga secara resmi dan legal menjadi mahasiswa internasional yang belajar aktif di Undiknas. Mahasiswa asing ditempatkan bersama di program kelas internasional bersama mahasiswa Undiknas lainnya. Program Rektor Undiknas ini, katanya, untuk meningkatkan internasionalisasi kampus serta memacu kolaborasi mahasiswa lokal untuk menghasilkan riset bertaraf internasional. Undiknas menyiapkan dua
program kelas internasional yakni S-1 Manajemen dan S-1 Akuntansi yang sudah terakreditasi A. Kedua prodi ini juga sudah masuk anggota Lembaga akreditasi internasional AACSB yang bermarkas di Amerika Serikat. Saat itu Rektor Undiknas menyerahkan kenang-kenangan kepada dua mahasiswa Jerman berupa buku ‘’Waralaba 4.0’’ yang ditulis Rektor bersama istri Dr. Ni Wayan Widhiastini, S.Sos., M.Si. Buku ini mengupas tren dan evolusi bisnis di era digital, dan telah tersedia juga dalam versi bahasa Inggris yang bisa diakses secara online. (ad571)
JERMAN - Rektor Undiknas Dr. Nyoman Sri Subawa saat melepas dua mahasiswa program internasional asal Jerman yakni Philipp dan Carsten.