Skip to main content

Edisi Selasa 23 Oktober 2018 | balipost.com

Page 1

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha

Bali Post

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

KUNJUNGAN WISATAWAN Naik ke bali 6,24 %

4.001.835 Orang Naik

Bali perlu diberikan otoritas khusus dalam hal pengelolaan pariwisata. Sebab, selama ini pariwisata Bali terkesan dieksploitasi pusat. Bahkan, investor asing yang dianggap sebagai ‘’dewa’’ untuk memajukan Bali ternyata juga sama. Mereka juga ‘’menguras’’ Bali dengan dalih mampu mengangkat perekonomian Indonesia. Salah satu bukti, temuan Wagub Bali soal toko berjaringan Tiongkok yang ‘’menyusup’’ ke Bali. Ini sangat merusak citra pariwisata Bali dan tidak sesuai dengan semangat ekonomi Pancasila dan ekonomi kerakyatan.

Akademisi Universitas Udayana Prof. Wayan Ramantha mengatakan, untuk mendapatkan otoritas khusus, tentu harus ada payung hukumnya, baik berupa Permen atau PP. Otoritas khusus ini memang sangat menguntungkan Bali

karena daya dukung (carrying capacity) Bali terbatas. Selain itu wacana quality tourism yang dari dulu ingin dilakukan, bisa direalisasikan dengan adanya otoritas ini. Hal. 15 Berbasis Budaya

2015

15,62 % 4.927.937 Orang

2016

Naik

15,62 % 5.697.739 Orang

Wayan Ramantha

2017

jumlah wisatawan cina ke bali

UMP Bali Naik Rp 170 Ribu Pemerintah pusat menetapkan kenaikan UMP 2019 sebesar 8,03 persen. Di Bali UMP 2019 juga akan naik sekitar Rp 170.810 dari Rp 2.127.157 di tahun 2018 menjadi Rp 2.297.967. Halaman 2 Cafe Menega Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

Sejumlah Warga Belum Masuk DPT Sejumlah warga di Kabuaten Klungkung masih ada yang belum masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Hal ini terungkap saat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melakukan gebyar jaga hak pilih. Halaman 12 Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Diculik Kasus dugaan penculikan anak terjadi di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan (Densel), Senin (22/10) kemarin. ABG berinisial St (16) diduga diculik seorang pria gemuk dan dibawa ke Jalan Pulau Saelus, Denpasar.

Halaman 3

Halaman 12

Ida Batara Pura Pasar Agung ’’Masucian’’ IDA Batara Kahyangan Jagat Pura Pasar Agung Besakih Giri Tolangkir, Senin (22/10) kemarin melasti/masucian ke Pura Pasucian Toya Sah, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem. Di Toya Sah, Pralingga Ida Batara kasanggra oleh bendesa, prajuru dan krama Desa Pakraman Muncan, di bawah pimpinan Jro Putus Upadesa sebagai Bendesa Desa Pakraman Muncan yang sekaligus sebagsi Bendesa Agung Majelis Utama Desa Pakraman Provinsi Bali. Upacara di Toya Sah di-puput Ida Pedanda Gede Putu Manduang dari Geria Gunungbiayu, Desa Muncan. Usai persembahyangan, Ida Batara mawali ke Pura Pasar Agung. Sementara itu Selasa (23/10) hari ini akan dilakukan upacara Mapepada wewalungan. Malam ini pula akan diadakan persiapan upacara maturan Pakelem ke Puncak Gunung Agung. Para pangayah yang akan ngiring ngaturang pakelem akan mengadakan pakemitan di Pura Pasar Agung untuk selanjutnya pukul 02.00 Wita menuju puncak Gunung Agung membawa segala piranti upacara mulang pakelem termasuk wewalungan. Puncak piodalan akan dilaksanakan pada Purnama Kalima 2018, Rabu besok. Direncanakan Ida Batara akan nyejer selama 11 hari, yang akan diisi dengan upacara bhakti panganyar dari masyarakat umat Hindu dan pemerintah kabupaten/kota seBali secara bergiliran. Ida Batara masineb pada 4 November 2018. (kmb41)

Bali Post/kmb41

MELASTI - Upacara Melasti/Masucian Ida Batara Pura Pasar Agung Besakih Giri Tolangkir, Senin (22/10) kemarin.

INTERUPSI - Anggota dewan saat interupsi dalam rapat paripurna istimewa dan jawaban gubernur terhadap pandangan umum fraksi di Ruang Sidang Utama DPRD Bali, Senin (22/10) kemarin. Denpasar (Bali Post) Rapat paripurna di DPRD Bali, Senin (22/10) kemarin diwarnai interupsi dua anggotanya. Interupsi dewan masih terkait dengan masalah Bali dijual murah di Tiongkok. Dewan meminta agar ada rapat khusus untuk membahas masalah ini hingga tuntas. ‘’Kemarin Pak Wagub sudah menyidak dengan BTB (Bali Tourism Board/GIPI) dan di sana banyak bukti pelanggaran. Seperti pelanggaran imigrasi, penggunaan identitas Indonesia,’’ ujar Sekretaris Komisi III DPRD Bali I Ketut Kariyasa Adnyana. Apabila terbukti terjadi pelanggaran, ia pun minta segera ditindaklanjuti. Sebab, praktikpraktik tersebut tidak bagus untuk pariwisata Bali. Terlebih setelah Pulau Dewata sukses menjadi lokasi penyelenggaraan Annual Meeting IMFWorld Bank. Bali kini lebih terlihat istimewa di mata dunia. Hal. 15 Tidak Benar

…terjadi perampasan hak toko suvenir milik Bali karena di Bali dijual produk-produk asing dan terjadi pembayaran dengan WeChat. Istilahnya tidak terdeteksi, tidak ada yang membayar pajak.

1.280.000

875.152

688.469

Rai Suryawijaya

2015 2016 2017

Dua Dewan Interupsi, Minta Pemda Bersikap

I Nyoman Tirtawan Anggota DPRD Bali

I Gusti Kade Sutawa

Jokowi Ajak Arab Saudi Siarkan Toleransi Bogor (Bali Post) – Presiden Joko Widodo memberikan tiga arahan saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel bin Ahmed Al-Jubeir untuk dibahas dalam pertemuan bilateral antara menlu kedua negara. Salah satunya mengajak Arab Saudi untuk mensyiarkan perdamaian dan toleransi serta menyelesaikan konflik secara damai. ‘’Presiden tidak bicara detail, karena secara detail akan dibahas di Kementerian Luar Negeri besok. Beliau hanya memberikan arahan, frame apa yang menjadi tujuan Indonesia dalam berhubungan dengan Arab Saudi,’’ kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi usai mendampingi Presiden menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel bin Ahmed AlJubeir di Istana Bogor, Senin (22/10) kemarin. Retno mengungkapkan, kunjungan Adel bin Ahmed Al-Jubeir ke Indonesia tujuan utamanya memang melakukan bilateral dengan dirinya pada Selasa (23/10) ini. ‘’Pertemuan ini memang sudah dijadwalkan lama sekali karena salah satu implementasi dari kunjungan Raja Salman pada tahun lalu ke Indonesia,’’ kata Retno. Terkait pertemuan bilateral ini, kata Retno, Presiden menyampaikan tiga hal. Pertama, sebagai

negara sesama muslim Indonesia selalu mengajak Arab Saudi untuk menyiarkan perdamaian dan toleransi serta menyelesaikan konflik secara damai. Kedua, penguatan kerja sama di bidang ekonomi (perdagangan dan investasi) terutama ke negara-negara berpenduduk muslim potensinya besar sekali. ‘’Potensi ini belum digunakan secara optimal, oleh karena itu Presiden mengharapkan kerja sama di bidang ekonomi IndonesiaArab Saudi dapat ditingkatkan. Karena Indonesia dalam konteks OKI terus mendorong kerja sama yang sifatnya konkret,’’ katanya. Ketiga, kata Retno, Presiden juga menitipkan masalah perlindungan warga negara Indonesia yang bekerja di Arab Saudi. ‘’Banyak sekali WNI yang bekerja di sana. Presiden meminta perlindungan WNI kepada Arab Saudi,’’ kata Retno. Saat menerima Menlu Arab Saudi ini, Presiden didampingi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Sedangkan Menlu Jubeir didampingi Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi beserta delegasi lainnya. (ant)

Bali Post/ant

ARAB SAUDI - Presiden Jokowi menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (22/10) kemarin.

Pembangunan Koperasi dan UKM Telah Ikuti Arah Revolusi Industri 4.0 Jakarta (Bali Post) Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan fokus pemerintah dalam membangun dan meningkatkan koperasi dan UKM dalam RAPBN 2019 telah mengikuti arah Revolusi Industri 4.0. Upaya itu dilakukan dengan kerja sama antarkementerian bersama pemerintah daerah untuk membuat koperasi dan UKM yang lebih siap dalam memadukan produk koperasi dan UKM dengan jangkauan pasar sangat luas yang berbasis jaringan teknologi digital. ‘’Dengan Revolusi Industri 4.0 itu dulu kalau kita mau beli barang kita harus ke toko,

sekarang dengan gadget barang sudah datang 30 menit. Mau beli baju, mau beli bakso, mau beli sate. Itu Revolusi Industri 4.0 yang memang harus kita persiapkan dengan kualitas yang baik,’’ kata Puspayoga dalam rapat kerja lanjutan dengan Komisi VI DPR yang membahas tentang RAPBN 2019 di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (22/10) kemarin. Persiapan menghadapi revolusi industri keempat itu, menurut Puspayoga, sudah dikoordinasikan dengan lembaga terkait seperti Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kementerian perdagangan, Kementerian Perindustrian dan lembaga terkait lainnya.

‘’Karena kita enggak bisa jalan sendiri, harus melakukan koordinasi dengan kementerian lain dan tentunya juga dengan pemerintah daerah,’’ tegasnya. Penegasan itu disampaikan Puspayoga menanggapi pertanyaan sejumlah anggota Komisi VI DPR mengenai kesiapan Kemenkop UKM dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Sementara pada rapat kerja lanjutan yang membahas rencana kerja anggaran lembaga (RK/AL) RAPBN tahun 2019 itu, Komisi VI DPR menyetujui Pagu Anggaran Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2019 sebanyak Rp 961.432.185.000 yang telah disinkronisasi oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR. Dengan keputusan akhir

Komisi VI tersebut, selanjutnya pagu anggaran sebesar Rp 961,432 miliar itu akan diserahkan kembali ke Banggar DPR untuk diambil keputusan melalui rapat pleno Banggar DPR. Apabila disetujui dalam pengambilan keputusan tingkat I di Banggar, maka selanjutnya pagu anggaran sebesar itu akan diputuskan pada pengambilan keputusan di tingkat II di rapat paripurna DPR. Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga menyatakan pagu anggaran tersebut sudah sesuai dengan hasil rapat pembahasan panitia kerja belanja pemerintah pusat. ‘’Terima kasih atas kerja sama selama ini. Dari awal sampai ditetapkan

hari ini. Kerja sama yang baik ini semoga bisa kita tingkatkan terus. Semoga kami bisa memperbaiki kinerja kami ke depannya,’’ kata Puspayoga menutup pandangan pemerintah atas pembahasan RAPBN 2019 kementerian selama ini bersama Komisi VI DPR. Anggota DPR dari Fraksi PKS Slamet menilai minimnya anggaran yang dikucurkan pada Kemenkop dan UKM lantaran kondisi keuangan negara sedang kurang baik. ‘’Tentunya, pasti sudah dihitung (alokasi anggaran tersebut). Tapi mungkin kondisi keuangan negara memang sedang harus berhemat, Jadi semuanya kan mengalami pengurangan,’’ katanya usai sidang. (kmb4)

jumla ci

688.469

Momen Tepat Usulkan Otoritas Pariwisata Bali

Soal Bali Dijual Murah

2015


DENPASAR

2

Selasa Umanis, 23 Oktober 2018

FIGUR Satu Visi BICARA soal penanaman pendidikan karakter dan budaya Bali, sekolah PGRI di Kota Denpasar sejak 2008 sudah mencanangkan program “Jumat Rahina Mabasa Bali dan Sabtu sebagai English Day”. Dua program unggulan ini, menurut Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M., tetap dijalankan disesuaikan dengan program Pemkot Denpasar dan sekarang linier dengan program Pemprov Bali. Dua program ini, kata dia untuk mempersiapkan generasi milenial Bali yang berwawasan global namun kuat karakternya. Untuk bisa go global, generasi milenial Bali harus memiliki daya saing internasional. Bisnis yang digeluti juga harus sesuai dengan tuntutan dunia digital. Oleh karena itu, penguasaan bahasa asing menjadi kunci utama. Namun, mereka tak boleh lupa dengan akar budayanya. Untuk itu, Rahina Mabasa Bali dan Gebyar Budaya di sekolah PGRI di Kota Denpasar merupakan jawabannya. Sebab, sekolah PGRI tak boleh hanya mencetak SDM cerdas dan pintar secara akademik, melainkan membangun SDM yang kuat akar budayanya. Inilah yang akan menjadi filter pengaruh budaya asing. Ditegaskan, YPLP PGRI Kota Denpasar juga memperkuat budaya Bali lewat Porseni Sekolah PGRI. Agenda Porseni tahun ini disinergikan dengan program Bali Post Goes to School. Porseni PGRI ini, kata dia satu-satunya di Indonesia yang sarat dengan penguatan ajeg Bali. Petinggi PGRI yang juga Kepala SMK PGRI 3 Denpasar ini menegaskan, agenda PGRI ini satu visi dengan Kelompok Media Bali Post, dengan ajeg Bali-nya dan Pemprov Bali dengan program pelestarian dan pengembangan budaya Bali. Pada Porseni PGRI digelar lomba baleganjur, tari, pidarta bahasa Bali, jurnalistik, fotografi, pidato bahasa Inggris dan sebagainya. (sue)

BPBD Gencarkan Sosialisasi Mitigasi Bencana

Denpasar (Bali Post) Pemkot Denpasar melalui Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) secara berkesinambungan menggelar sosialisasi mitigasi bencana. Kegiatan yang menyasar seluruh masyarakat ini mekin digencarkan guna memberikan edukasi tentang kebencanaan kepada masyarakat. Hal ini lantaran bencana bisa datang kapan saja, sehingga masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil langkah tepat jika nantinya terjadi bencana serta dapat meminimalisasi potensi risiko. Kepala BPBD Kota Denpasar I.B. Joni Ariwibawa didampingi Sekretaris BPBD Kota Denpasar Rhicardus Ardhi Ganggas mengatakan hal itu, belum lama ini. Menurut Joni Ariwibawa, Denpasar sebagai pusat kota memiliki tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi dengan beragam aktivitasnya. Sebagai salah satu daerah yang dekat dengan zona cincin api tentu kemampuan mitigasi bencana harus terus disosialisasikan dengan maksimal. “Bencana bisa datang kapan saja. Semua daerah memiliki kerawanan tersendiri, apalagi daerah yang dilalui cincin api. Semua pihak harus waspada dan memahami yang namanya mitigasi bencana, sehingga kalaupun nanti terjadi bencana, risiko terburuknya dapat diminimalisasi,” ujarnya. Joni Ariwibawa menegaskan, BPBD Kota Denpasat terus melaksanakan sosialisasi tentang mitigasi bencana dengan menyasar seluruh elemen masyarakat hingga lapisan masyarakat paling bawah. Mulai dari pusat pemerintahan, perkantoran, hotel, restoran, rumah sakit, sekolah, fasilitas publik, hingga linmas dan pecalang sebagai ujung tombak sosialisasi di tingkat desa/kelurahan. “Mitigasi bencana harus dipahami seluruh masyarakat. Semua elemen hingga yang terbawah harus bahumembahu dan saling memberi pengetahuan tentang mitigasi bencana,” paparnya. Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan, meliputi sosialisasi penanganan bencana bagi pecalang dan linmas, edukasi dini mitigasi bencana kepada siswa TK/PAUD, simulasi bencana dengan menyasar sekolah, fasilitas umum serta lokasi strategis dengan jumlah kumpulan masyarakat yang banyak. Kegiatan tersebut dikemas mulai dengan cara memadamkan api, cara menyelematkan diri saat terjadi gempa dan tsunami, serta aspek-aspek penting mitigasi bencana lainnya. “Kami di BPBD Kota Denpasar sejak dulu sudah gencar memberikan edukasi mitigasi bencana atau cara-cara guna meminimalisasi risiko saat terjadinya bencana. Hal lainnya yang turut disosialisasikan yakni tata cara mengatasi hewan liar, serta gangguan lainnya yang berisiko,” jelasnya. (kmb12)

UMP Bali Naik Rp 170 Ribu

Denpasar (Bali Post) Pemerintah pusat telah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2019 sebesar 8,03 persen. Tidak terkecuali di Bali, UMP 2019 juga akan naik sesuai angka tersebut atau sekitar Rp 170.810 dari Rp 2.127.157 di tahun 2018 menjadi Rp 2.297.967. “Tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi menjadi 8,03 persen. Itu surat edaran Menteri Tenaga Kerja untuk seluruh provinsi dalam menghitung sesuai PP 78,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ni Luh Made Wiratmi, Senin (22/10) kemarin. Wiratmi mengatakan, sudah ada kesepakatan antara perusahaan, serikat pekerja, dan pemerintah. Serikat pekerja setuju dengan besaran kenaikan UMP tersebut. Sistem penghitungan menggunakan pertumbuhan ekonomi dan inflasi, bahkan dinilai lebih baik ketimbang memakai hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL). “PP 78 mengamanatkan pertumbuhan ekonomi ditambah dengan inflasi, itu lebih menguntungkan ketimbang kita survei KHL. Jadi, tidak ada penolakan atau tarik ulur,” terangnya. Wiratmi menambahkan, penetapan UMP Bali akan dilakukan 1 November 2018. Selanjutnya, UMP wajib dilaksanakan per 1 Januari 2019. Perusahaan yang belum bisa melaksanakan harus mengirim surat ke Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi untuk penundaan. “Kalau dia tidak mengirim surat, berarti dia mampu. Dari tahun ke tahun tidak ada penundaan, kecuali saat terjadi erupsi Gunung Agung. Tapi saya tidak merespons,” imbuhnya. Menurut Wiratmi, pihaknya tidak merespons lantaran erupsi Gunung Agung tidak bisa diprediksi. Saat ini saja aktivitas gunung tertinggi di Bali itu sudah normal walaupun masih berstatus siaga atau level III. “Kalau diberi penundaan, dia akan seterusnya pergunakan itu. Makanya saya tidak respons. Biarkan dia mengatur dengan kesepakatan dia di perusahaan,” jelasnya. (kmb32)

Bali Post/eka

PENGAIRAN - Warga melintas di pematang sawah di Subak Sembung, Denpasar. Musim kemarau yang melanda beberapa wilayah di Bali tidak berdampak signifikan terhadap pengairan lahan pertanian di Denpasar.

Antisipasi Musim Kemarau

Dinas Pertanian Sediakan Sejumlah Sumur Bor Denpasar (Bali Post) – Musim kemarau yang telah berlangsung sejak beberapa bulan lalu mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani. Terlebih di beberapa daerah di Bali sudah mulai ada yang mengalami kekeringan. Beruntung di Denpasar sampai saat ini belum terdampak secara signifikan, karena aliran air sungai masih cukup baik. Kendati demikian, Dinas Pertanian Kota Denpasar sudah mengantisipasi dampak musim kemarau dengan me-

nyediakan sejumlah sumur bor yang bisa dimanfaatkan para petani sebagai sumber air untuk menyiram tanamannya selama musim kemarau. Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambara Putra mengatakan hal itu, Senin (22/10) kemarin. Menurut Ambara Putra, musim kemarau belum memberi pengaruh yang terlalu besar bagi petani di Denpasar. Sampai saat ini belum ada sawah yang mengalami kekeringan. Dikatakan, pola tanam yang diterapkan di

Banjar Ujung. Di tempat tersebut sudah ada pola pembagian yang bisa mengalirkan air ke dua saluran yang ada. Sedangkan untuk wilayah Denpasar utara pembagiannya dilakukan di Dam Tanah Putih. Dari pantauan sejumlah sumber air sungai di Denpasar, debit airnya masih cukup besar. Seperti yang terlihat di aliran Tukad Bindu. Alur yang mendapatkan aliran air saat ini yakni yang mengarah ke Renon bagian barat. Sedangkan yang ke timurnya ditutup. Demikian

pula debit air di Tukad Buluh, Penatih masih cukup besar. Ini menunjukkan kondisi air untuk sawah masih cukup baik. Ambara Putra menambahkan, untuk mengantisipasi musim kemarau, pihaknya juga sudah menyediakan sejumlah sumur bor yang bisa dimanfaatkan petani. “Bila kondisi debit air sungai semakin kecil, sumur bor ini bisa menjadi sumber air yang digunakan oleh para petani untuk menyiram tanamannya,” ujarnya. (kmb12)

Ditreskrimum Polda Bali Selidiki Polisi yang Bekingi Tajen

Denpasar (Bali Post) -

Banyak warga yang melapor ke Polda Bali terkait maraknya tajen akhir-akhir ini. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Reskrim Polda hingga Polres diperintahkan untuk menindak tegas judi sabung ayam tersebut. Ditreskrimum juga akan bekerja sama dengan Bidpropam Polda Bali guna menyelidiki adanya polisi yang membekingi judi tajen, termasuk menerima upeti. Jika ada, sudah pasti anggota tersebut akan ditindak tegas sesuai prosedur. Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan menegaskan, pihaknya memerintahkan angotanya sampai ke tingkat terbawah menindak tegas judi tajen tersebut. “Beberapa bulan saya bertugas sebagai Direktur Reskrimum Polda Bali, banyak warga Bali melaporkan soal ini (tajen - red) baik melalui SMS, WhatsApp dan datang langsung ke piket Ditreskrimum Polda Bali,” kata Andi Fairan, Senin (22/10) kemarin. Andi Fairan menegaskan, pihaknya tidak ingin dituding melakukan pembiaran dan langsung memerintahkan anggota untuk menindak tajen yang ada di Bali. Targetnya menangkap penyelenggara, pemain dan yang jadi wasit. Agar tidak terjadi salah persepsi, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemangku adat untuk mengetahui yang mana bisa ditertibkan dan mana yang tidak. Pasalnya,

selama ini tabuh rah dijadikan alasan mengelabui polisi oleh pihak tertentu agar bisa melaksanakan sabung ayam. Selain itu, Ditreskrimum akan bekerja sama dengan Bidpropam Polda Bali guna menyelidiki adanya anggota polisi yang membekingi judi tajen, termasuk menerima upeti. Jika ada, sudah pasti anggota tersebut akan ditindak tegas sesuai prosedur. “Kami berharap kerja sama seluruh masyarakat Bali supaya melaporkan jika masih ada tajen di daerahnya. Dengan demikian, kami bisa cepat melakukan penindakan. Segala macam bentuk perjudian yang ada di Bali akan kami tindak,” tegas perwira melati tiga di pundak ini. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Kombes Pol. Andi Fairan

Bali Post/ist

Serangkaian ”Karya Mamungkah” di Pura Desa, Puseh dan Bale Agung Serangan

Gelar Upacara ”Tawur Balik Sumpah Utama” SERANGKAIAN karya mamungkah, ngenteg linggih, tawur balik sumpah utama, dan ngusaba desa serta padu-

dusan agung di Pura Desa, Puseh, dan Bale Agung, Desa Pakraman Serangan, dilangsungkan sejumlah kegiatan.

819446 / 081337032965

Topik : Ditreskrimum Polda Bali Selidiki Polisi yang Bekingi Tajen

Denpasar berbeda dengan daerah lainnya. Denpasar yang menjadi daerah hilir sejak lama telah menerapkan pola bercocok tanam secara bergilir. Pada tahun ganjil, subak yang mendapatkan air sudah ditentukan. Demikian pula pada tahun genap seperti sekarang ini merupakan bagian subak di sekitar Renon. Untuk wilayah selatan, kata Ambara Putra meliputi Sanur, Renon dan sekitarnya pembagian aliran airnya dilakukan di Dam Tukad Bindu,

PRASASTI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menandatangani prasasti padudusan agung Pura Desa, Puseh, dan Bale Agung Desa Serangan, Senin (22/10) kemarin.

Seperti yang dilakukan Senin (22/10) kemarin. Krama dari enam banjar adat se-Desa Pakraman Serangan melakukan upacara tawur balik sumpah utama. Wewalungan yang digunakan berupa sapi, kambing, angsa. Upacara ini dilakukan untuk yang pertama kalinya di pura tersebut. Pelaksanaan upacara tawur balik sumpah utama ini selain digelar di madya mandala, juga digelar upacara di catus pata desa, dan Pura Prajapati. Upakara di madya mandala di-puput Ida Pedanda Gede Putra Bajing, Ida Pedanda Budha, dan Ida Rsi Bujangga Kertha Buana. Sedangkan di catus pata desa di-puput Ida Pedanda Gede Ngurah Telaga, dan Ida Pedanda Tegal Agung. Untuk di Pura Prajapati dipuput Ida Pedanda Putra Manuaba dan Ida Pedanda Putra Keniten. Sementara upacara di pedanan dengan

sarana upacara catur rebah, caru gempong asu di-puput Ida Pedanda Putra Ngenjung dan Ida Pedanda Made Putra Timbul. Upacara tawur balik sumpah utama ini dihadiri Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, sejumlah panglingsir puri di Denpasar, anggota DPRD Denpasar, Camat Denpasar Selatan, serta undangan lainnya. Upacara kemarin juga diiringi tari wali berupa Topeng Sidakarya, Wayang Lemah, Rejang, serta Baris Gede. Ketua Panitia Karya I Made Yatna did amp ingi Bendesa Serangan I Made Sedana yang ditemui di sela-sela upacara melasti mengungkapkan, karya agung mamungkah, ngenteg linggih, tawur balik sumpah utama dan ngusaba desa ini sebenarnya sudah direncanakan sejak 1991. Namun baru kali ini bisa

terealisasi. Made Sedana menambahkan, rangkaian karya ini diperkirakan menghabiskan biaya sebesar Rp 4 miliar. Meski demikian, tidak memungut dari krama pangempon, karena sumber dananya berasal dari desa pakraman. Selain itu, ada juga punia dari para pengusaha yang ada di Serangan, serta punia dari berbagai pihak. Karena itu, krama pangempon yang berjumlah 682 orang tidak lagi kena iuran wajib. Karya ini sudah dimulai sejak 12 Juli 2018 dengan melakukan ngiasin palinggih di Pura Desa, Puseh dan Bale Agung. Kemudian disusul pada 14 Juli 2018 dengan kegiatan matur piuning. Selanjutnya pada 22 Oktober digelar tawur balik sumpah utama, dan puncak karya pada 27 Oktober dan puncak karya pangusaban pada 31 Oktober mendatang. (ad934)


Selasa Umanis, 23 Oktober 2018

BADUNG

3

WISATAWAN - Wisatawan menikmati panorama Pantai Kedonganan dengan menunggang kuda. Penataan ODTW sangat penting dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan.

Dewan Kritisi Promosi Pariwisata ke LN Mangupura (Bali Post) – Promosi pariwisata ke luar negeri (LN) yang dilakukan Dinas Pariwisata Badung, dikritisi kalangan DPRD Badung. Dalam rapat Komisi II DPRD Badung bersama sejumlah OPD, salah satunya Dinas Pariwisata, Senin (22/10) kemarin, dewan meni-

lai langkah promosi tersebut tidak sejalan dengan penataan Objek Dan Daya Tarik Wisata (ODTW). Dalam rapat tersebut, DPRD Badung meminta Dinas Pariwisata tidak terlena melakukan promosi ke LN. Sebab, dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan

tidak cukup hanya berpromosi, melainkan harus disertai penataan ODTW. ‘’Destinasi di Kabupaten Badung perlu banyak diperbaiki. Wisatawan akan berdatangan jika objek wisatanya menarik, bersih, dan nyaman, serta infrastruktur penunjang juga harus baik.

Jangan Bapak keasyikan promosi, tapi lupa untuk meperbaiki destinasi,’’ ungkap anggota Komisi II Nyoman Mesir. Menurutnya, jika ODTW Badung tidak terus dikembangkan dikhawatirkan wisatawan akan beralih ke destinasi wisata lainnya, seperti Nusa Penida yang kini banyak dikunjungi wisatawan asing dan domestik. ‘’Nusa Penida sudah sangat berubah. Maka dari itu, objek wisata harus terus berbenah. Misalnya infrastruktur seperti toilet harus bersih dan nya-

man. Jangan menggebu-gebu ke luar negeri, tapi destinasi kita tidak bagus, toilet-nya tidak bagus,’’ ujarnya. Hal senada disampaikan Ketua Komisi II Wayan Luwir Wiana. Menurutnya, dengan dana yang besar kunjungan wisatawan harus meningkat tajam. Seperti diketahui, anggaran promosi pariwisata cukup besar, yakni tahun ini Rp 14,6 miliar dan tahun 2019 dirancang Rp 17 miliar. ‘’Kalau kunjungan wisatawan tidak meningkat, itu artinya promosi yang dilakukan tidak efektif,’’ ucapnya.

Miskin Inovasi, Petinggi PDAM Di-”warning” Bupati Mangupura (Bali Post) -

Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama Kabupaten Badung menjadi sorotan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Perusahaan pelat merah itu dinilai kurang inovatif dalam menjalankan tugas. Di hadapan seluruh karyawan PDAM Tirta Mangutama, Giri Prasta blak-blakan menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap kinerja Direktur Utama PDAM Tirta Mangutama Ketut Golak, Direktur Teknik Wayan Suyasa, Direktur Umum Ida Ayu Eka Dewi Wijaya dan petinggi PDAM lainnya. ‘’Kalau tidak mampu menjalankan salah satu inovasi yang saya berikan, ya… sudah pasti kami evaluasi. Di sini ha-

rus a d a input, process, output dan outcome. Kami sebagai pemilik perusahaan wajib

memberikan feedback. Bagus, kita pakai, kalau tidak, maaf tidak kita pakai,’’ ungkap Bupati Giri Prasta di saat menghadiri peringatan HUT ke-42 PDAM Tirta Mangutama di Ruang Kerta Gosana, Puspem Badung, Senin (22/10) kemarin. Giri Prasta menginginkan PDAM melakukan terobosan-terobosan dalam pelayanan. Seperti mengatasi ketersediaan air saat musim kemarau sehingga tidak terjadi kekeringan dan krisis air. Sebaliknya, saat musim hujan air yang melimpah tidak terbuang percuma ke laut. ‘’Saya minta inovasinya, bagaimana air hujan atau limbah bisa dijadikan air minum. Itu satu konsep yang harus dikeluarkan PDAM Badung. Yang kedua, aplikasi. Misalnya komunikasi dengan pelanggan. Kalau sudah ada aplikasi kan tidak

perlu ketemu, bisa diselesaikan dengan aplikasi ini,’’ terangnya. Bupati Giri Prasta juga menginginkan PDAM Tirta Mangutama membuat air kemasan untuk diberikan kepada hotel dan masyarakat. ‘’Dengan air kemasan ini, ke depan saya targetkan bagaimana masyarakat Badung bisa menikmati air minum gratis yang bersumber dari PDAM Badung,’’ jelasnya. Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Mangutama Ketut Golak mengaku akan berupaya keras untuk berinovasi sesuai arahan Bupati. Soal evaluasi kinerja jajaran PDAM, Golak menyerahkan sepenuhnya kepada Bupati. ‘’Itu (evaluasi-red) merupakan kebijakan pemilik modal. Tapi kami sangat berterima kasih atas motivasi yang diberikan,’’ ujarnya. (kmb27)

Cafe Menega Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

Mangupura (Bali Post) Dapur Cafe Menega yang beralamat di Jalan Pantai Muaya Jimbaran, Kuta Selatan, ludes terbakar. Kejadiannya berlangsung Senin (22/10) kemarin. Diduga kebakaran ini diakibatkan bekas pengapian di dapur warung makan tersebut. Menurut Kepala Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kabupaten Badung I Wayan Wirya, kejadian berlangsung sekitar pukul 05.00 Wita. Untuk mengatasi kebakaran tersebut, pihaknya menurunkan lima unit mobil pemadam kebakaran. Proses pemadaman cukup lama, hingga kurang lebih dua jam. ‘’Percikan Api berasal dari tempat pemanggangan yang kemudian merembet,’’ katanya. Tidak hanya tim pemadam kebakaran, untuk penanganan juga dibantu tim reaksi cepat BPBD Badung, ditambah satu unit ambulan dan dua personil PLN. Sesuai data di lapangan, tidak ada korban jiwa pada kejadian ini. Namun pemilik cafe ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp 600 juta. Tidak hanya membakar dapur dari Menega Cafe, kebakaran ini juga merembet hingga beberapa cafe di sebelahnya. (kmb23)

Selain penataan ODTW, dewan juga mempertanyakan pengembangan desa wisata. Anggota Komisi II Nyoman Suka mengatakan, Badung utara perlu ikon pariwisata dan daerah lainnya menjadi pendukung. Oleh karena itu, infrastruktur harus menunjang. ‘’Contohkan Air Terjun Nung-nung, sangat berpotensi untuk dikembangkan. Jalan menuju air terjun sangat sulit. Kalau ada yang ke sana, paling cuma sekali dan berpikir untuk ke sana lagi karena aksesnya yang tidak bagus,’’ terangnya.

Bali Post/edi

Menyikapi pernyataan dewan, Kepala Dinas Pariwisata I Made Badra mengatakan, pihaknya tetap melakukan perbaikan objek wisata. Misalnya di kawasan utara telah dipersiapkan Jembatan Tukad Bangkung sebagai ikon. ‘’Dengan kereta gantung sepanjang 4 km dan telah dilakukan feasibility study. Kereta gantung akan membentang dari Jembatan Tukad Bangkung ke Air Terjun Nung-nung,’’ sebutnya seraya menambahkan, penataan juga dilakukan di Pantai Pandawa. (kmb27)

SOSOK Perbanyak Akreditasi SEKOLAH Tinggi Pariwisata (STP) Bali selain mulai menerapkan digitalisasi di lingkungan kampus, juga terus menambah akreditasi untuk meningkatkan kualitas lulusan. Selain di tingkat nasional melalui Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT), saat ini yang ingin lebih banyak disasar adalah akreditasi luar negeri. Akreditasi, menurut Ketua STP Bali Dewa Byomantara perlu terus dilakukan untuk bisa berkompetisi di tingkat global. Dengan berbekal akreditasi, diharapkan lulusan STP tidak sampai menganggur lebih

dari enam bulan setelah tamat lantaran sudah ada pengakuan terhadap lulusan STP Bali. Soal serapan lulusan di dunia kerja, STP Bali juga akan menggelar Job Fair ke-11 pada bulan ini. Pada Job Fair akan ditawarkan 20.759 lowongan pekerjaan, baik dalam maupaun luar negeri. ‘’Untuk lowongan di luar negeri akan ada total sebanyak 2.500 lowongan. Adapun bidang yang ditawarkan, ada akomodasi, vila, cruise, restoran dan beberapa wisata tirta dan tujuan wisata lain,’’ katanya. Tidak hanya itu, tahun ini ada enam eksibitor yang akan menerima kalangan difabel. (edi)

Tekan Kasus Pencurian di Pura

Kapolres Kerahkan Bhabinkamtibmas

Bali Post/ist

KEBAKARAN - Sejumlah petugas pemadam kebakaran melakukan pemadaman api yang membakar Cafe Menega, Jimbaran, Senin (22/10) kemarin.

Mangupura (Bali Post) Maraknya kasus pencurian menyasar pura mendapat perhatian serius Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta. Guna menekan kasus tersebut, Kapolres mengerahkan Bhabinkamtibmas meningkatkan patroli ke pura-pura yang ada di wilayah kerjanya. ‘’Kami juga meningkatkan patroli, berkoordinasi dengan Muspika, pecalang, tokoh-tokoh adat dan agama. Tujuanya untuk menindaklanjuti situasi ini agar kembali kondusif,’’ tegas AKBP Yudith, Senin (22/10) kemarin. Bhabinkamtibmas diharapkan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan pura. Para Bhabinkamtibmas dikerahkan ke masing-masing desa memantau situasi dan mengantisipasi agar kasus tersebut tidak terjadi lagi.

Mengingat tidak ada barang yang hilang pada kasus pembobolan pura, pria asal Singaraja ini mengungkapkan akan menyelidiki motifnya. Pasalnya, pelaku hanya mengacak-acak pura tapi tidak ada barang yang diambil. ‘’Kalau imbauan pemasangan CCTV, kami belum sampai ke sana. Kami baru mengimbau untuk meningkatkan patroli,’’ ucapnya. Seperti diberitakan, kasus pencurian khususnya di pura akhir-akhir ini marak di wilayah Mengwi. Setelah menyasar Pura Bun, pencuri menyatroni Pura Tegeh Sari di Desa Gulingan, Mengwi pada Minggu (21/10) lalu. Meski maling tersebut merusak brankas, tidak ada barang yang hilang. Kasus tersebut ditangani Polsek Mengwi dan di-back-up Polres Badung. (kmb36)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Pemberian Imunisasi MR

Selasa Umanis, 23 Oktober 2018

Atasi Kisruh PPDB

Dinas Kesehatan Kota Denpasar Sasar 41 Sekolah Komisi IV DPRD Badung Minta Sekolah Swasta Diberdayakan DINAS Kesehatan Kota Denpasar menyasar 41 sekolah di bulan Oktober ini untuk diberikan imunisasi MR. Salah satu sekolah yang disasar pada Senin (22/10) kemarin adalah Sekolah MI Alhudy yang beralamat di Jalan Pulau Bungin, Gang Perbatasan, di mana sebanyak 61 anak diberikan imunisasi. Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kota Denpasar Eka Putra mengatakan, program imunisasi MR dimulai bulan Agustus hingga September. Namun karena ada perkembangan lebih lanjut sehingga diperpanjang sampai akhir Oktober. Saat ini cakupan imunisasi MR di Denpasar telah mencapai 83,3 persen, belum termasuk yang hari ini yang diadakan. Targetnya, 207.364 anak diimunisasi. Sementara sasaran sekolah hingga akhir Oktober ini sebanyak 41 sekolah. ‘’Sudah sih kita sasar tapi belum semua anak kita imunisasi. Nanti akan kami telusuri kembali dan lakukan komunikasi kembali dengan sekolah–sekolah itu, mudah-mudahan anak–anak mau diimunisasi,’’ ujarnya. Beberapa sekolah di Denpasar sempat menunda untuk diberikan vaksin MR, sehingga pihaknya kembali memberikan vaksin MR dari batas waktu yang ditentukan demi cakupan imunisasi yang lebih baik. Sekolah–sekolah itu ada di Puskesmas I dan Puskesmas II Denbar, Puskesmas II Dentim, Puskesmas I Densel, Puskesmas III Densel. ‘’Sekolah yang menunda yang sedang kita lakukan pendeka-

IMUNISASI - Kepala Sekolah MI Alhudy memberi pengarahan sebelum anak didiknya diimunisasi MR. tan kembali untuk melaksanakan imunisasi ini,’’ ujarnya. Adapaun alasan sekolah yang menunda pemberian imunisasi MR menunggu konfirmasi orangtua. Kepala Sekolah MI Alhudy Marfu’ah As-Shomad, S.HI., M.Pd. mengatakan, ia mendukung 100 persen program pemerintah. Apalagi yang berkaitan dengan kesehatan anak–anak didiknya. Bahkan imunisasi yang ada sebelumnya seperti JE juga didukung. Kerja sama dengan Puskesmas Densel III yang merupakan cakupan sekolahnya terjalin dengan baik. Upaya–upaya kesehatan untuk anak didiknya selalu mendapat perhatian. ‘’Kita memang selalu dikunjungi dua minggu sekali dari puskesmas, jadi kita memang kerja samanya baik

dengan puskesmas,’’ tandasnya. Sebelumnya, setelah mendapat surat dari puskesmas, ia segera melakukan sosialisasi ke orangtua murid. Namun dengan adanya fatwa dari MUI bahwa vaksin MR mengandung babi, imunisasi ditunda. ‘’Akhirnya kita tunda sementara. Tapi kemudian keluar fatwa bahwa dimubahkan. Setelah ada kata-kata mubah, langsung kita buat surat ke orangtua murid untuk mempersilakan orangtua melakukan imunisasi MR di faskes masing–masing,’’ ungkapnya. Dari 405 anak didiknya, 61 anak diimunisasi pada hari itu. Sisanya sebanyak 75 anak diimunisasi di puskesmas di Glogor dan 269 anak diimunisasi di faskes masing–masing. (ad928)

PDAM Tirta Mangutama Gelar Syukuran Hari Jadi Ke-42

PERUSAHAAN Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama Badung menggelar syukuran hari jadi ke-42, Senin (22/10) kemarin, di Puspem Badung. Hadir langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata disampingi Wakilnya I Made Sunarta. Jajaran direksi di antaranya Direktur Utama PDAM Tirta Mangutama Badung Ketut Golak, Direktur Teknik PDAM Tirta Mangutama Wayan Suyasa, Direktur Umum PDAM Tirta Mangutama Ida Ayu Eka Dewi Wijaya, serta dihadiri pula jajaran Dewan Pengawas. Direktur Utama PDAM Tirta Mangutama Badung Ketut Golak mengatakan, mengacu pada indikator penilaian kinerja dan berdasarkan hasil laporan keuangan PDAM Tirta Mangutama yang telah diaudit bahwa sampai dengan saat ini PDAM Tirta Mangutama mendapatkan nilai 66,76 kategori baik dan sesuai Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) mendapatkan nilai 3,79 kategori sehat. PDAM Tirta Mangutama telah memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2016 sebesar Rp 9,45 miliar, tahun 2017 sebesar Rp 14,79 miliar. Sedangkan 2019 ini ditargetkan menyetor sebesar Rp 19,76 miliar. ‘’Kami meyakini bahwa keberhasilan tersebut di atas tidak lepas dari kepedulian yang sangat tinggi dari stakeholder dalam memberikan dukungan dan motivasi kepada PDAM Tirta Mangutama, terutama Pemkab Badung yang mulai tahun 2014 sampai dengan tahun 2017 telah mengalokasikan modal sebesar kurang lebih Rp 179 miliar untuk tujuan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,’’ kata Golak.

RAPAT KIMISI IV - Ketua Komisi IV AAN Nadi Putra didampingi sejumlah anggota yakni Made Retha, Ni Luh Gede Sri Mediastuti, Nyoman Sentana, dan I.B. Alit Arga Patra memimpin rapat bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019, Senin (22/10) kemarin. gung pemerintah melaui APBD. ‘’Sehingga sekolah swasta merasa dihargai dan siswa seolah merasa gratis. Dengan demikian, tidak lagi berbondong-bondong ke sekolah negeri tiap tahunnya,’’ tegasnya. Pada kesempatan itu, Retha juga menyoroti soal laptop gratis yang diberikan kepada siswa tiap tahunnya. Ia meminya agar laptop-laptop yang ‘’diwariskan’’ dari siswa ke siswa lainnya tiap tahunnya tersebut dicek kelayakannya dan jika ada kerusakan segera dilakukan perbaikan. ‘’Selain itu agar aplikasi laptop bisa menjawab semua kebutuhan pelajaran siswa dan sesuai dengan perkembangan zaman. Agar tidak 10 tahun laptop itu, isinya masih sama. Padahal pengetahuan IT terus berkembang,’’ pintanya. Di sisi lain, I Nyoman Sentana meminta agar Disdikpora menggenjot prestasi sekolah-sekolah negeri yang ada di Badung. Salah satunya dengan memanfaatkan jam pelajaran kosong agar siswa tidak ‘’liar’’. ‘’Dari segi intelektual, kita masih tertinggal dari Denpasar. Dengan demikian agar ada sekolah berprestasi. Walau Bapak Bupati bilang tidak ada sekolah berprestasi, maksudnya agar

semua berprestasi,’’ tegasnya. Menanggapi hal itu, Kadisdikpora Badung I Ketut Widia Astika berterima kasih atas semua masukan dewan. Disampaikan, sekolah baru yang dibangun yakni SMPN 5 Abiansemal yang berlokasi di Latu, SMPN 6 Mengwi di Kekeran, SMPN 7 Mengwi di Cemagi, SMPN 3 Kuta Utara di Kerobokan Kelod, dan SMPN 3 Kuta di Kedonganan. Selanjutnya, mengenai bantuan terhadap sekolah swasta, pihaknya menyatakan sudah dalam kajian. ‘’Sudah kami kaji terkait bantuan ke sekolah swasta. Cuma belum tembus saja,’’ ujarnya. Mengenai laptop, Widia Astika mengungkapkan, kerusakan sudah langsung ditangani. Pasalnya, selama empat tahun masih masuk garansi rekanan dan setiap kerusakan masih menjadi tanggung jawab rekanan. Sementara mengenai kualitas pendidikan, Widia Astika pun menyatakan akan berusaha semaksimal mungkin. Termasuk memanfaatkan jam-jam pelajaran kosong agar siswa tetap belajar. ‘’Semua masukan dari teman-teman dewan kami terima dan akan kami tindak lanjuti,’’ tandasnya. (ad931)

Godok Pendapatan Daerah

POTONG TUMPENG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memotong tumpeng disaksikan Ketua DPRD Putu Parwata dan jajaran Direksi PDAM saat syukuran hari jadi PDAM Tirta Mangutama Badung yang ke-42, Senin (22/10) kemarin. Mengenai program perbaikan pelayanan, telah dilakukan peremajaan pompa produksi dari hulu sampai hilir, penyempurnaan jaringan perpipaan, mengurangi tingkat kehilangan air dengan pergantian meter air secara bertahap dan pemasangan DMA (district meter area), mengoptimalkan sumur-sumur atau sumber-sumber air yang ada melalui perawatan secara intensif dan kontinu, dan optimalisasi peningkatan pendapatan air khususnya di Badung Selatan. ‘’Kami dari jajaran direksi beserta staf untuk bersama-sama menyatukan langkah dalam melaksanakan upaya tersebut di atas sesuai visi dan misi PDAM menuju pelayanan yang lebih baik dengan tetap menjaga nilai-nilai perusahaan yaitu TIRTA -- transformasi, integritas, responsibel, transparan dan akuntabel,’’ tegasnya. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasi dan selamat atas kinerja PDAM Tirta Mangutama selama ini dan meminta PDAM memiliki inovasi. ‘’Saya mau PDAM harus memi-

liki inovasi, contoh bagaimana kita pada saat kering, musim panas tidak terjadi kekurangan air, begitu juga musim hujan bagaimana kelebihan air jangan sampai banjir, air terbuang siasia. Maka saya minta ada inovasi dari PDAM,’’ ujarnya. Giri Prasta mau ada air kemasan dari PDAM, yang bisa diberikan kepada hotel dan masyarakat. ‘’Saya akan targetkan masyarakat dapat air minum gratis. Ini wujud perhatian pemerintah kepada masyarakat Badung, ini riil,’’ kata Bupati asal Desa Pelaga Kecamatan Petang ini sembari berharap PDAM memanfaatkan aplikasi untuk memudahkan koordinasi. Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Badung I Putu Parwata. Menurutnya, Direksi PDAM Tirta Mangutama harus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. ‘’Kami harapkan PDAM dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jaminan kualitas air, volume air dan keberlangsungan air kepada pelanggan,’’ katanya. (ad930)

Kadek Santa Gandiwa dan Putu Agus Prima

Menangkan Lomba Gambar Sport Mania Faber-Castell I KADEK Santa Gandiwa dari SMKN 1 Sukawati untuk tingkat SMA dan Putu Agus Prima dari SMPN 1 Gianyar di tingkat SMP berhasil memenangkan lomba menggambar yang digelar PT Faber-Castell, Minggu (21/10) lalu di SMKN 1 Sukawati, Gianyar. Mereka berhasil menyisihkan ratusan peserta lainnya dari sejumlah SMP dan SMA se-Bali. Lomba menggambar yang diselenggarakan produsen alat tulis dan gambar tertua dan terbesar di dunia kali ini mengambil tema ‘’Sport Mania’’. Tema itu terinspirasi dari semangat para atlet dan masyarakat pada perhelatan olahraga Asian Games yang telah berlangsung beberapa bulan lalu. Perhelatan ajang olahraga terbesar di Asia tersebut membawa euforia tersendiri bagi masyarakat Indonesia untuk semangat berolahraga. Menurut Brand Manager PT Faber-Castell International Indonesia Fransiska Remila, target peserta dari kegiatan ini adalah para pelajar SMP dan SMA/SMK. Kegiatan ini diharapkan menjadi media tersendiri bagi generasi muda Indonesia, untuk bersamasama mengekspresikan semangat berolahraga dalam sebuah karya gambar. Faber-Castell turut terpanggil untuk dapat mengabadikan semangat berolahraga bagi seluruh masyarakat, khususnya dalam bentuk karakter yang menginspirasi

KOMISI IV DPRD Badung melaksanakan rapat bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (22/10) kemarin. Rapat terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 tersebut dipimpin Ketua Komisi IV AAN Nadi Putra. Ikut mendampingi sejumlah anggota yakni Made Retha, Ni Luh Gede Sri Mediastuti, Nyoman Sentana, dan I.B. Alit Arga Patra. Sementara pimpinan OPD yang hadir Kadisbud I.B. Anom Bhasma, Kadisdikpora I Ketut Widia Astika, Kadiskes I Gede Putra Suteja, Direktur RSUD Mangusada dr. Nyoman Gunarta, Kadis Sosial I Ketut Sudarsana, dan Kadis P2KBP3A Putu Rianingsih. Hadir pula Ketua KONI Badung Made Nariana. Dewan menyoroti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang hampir tiap tahun selalu diikuti permasalahan. Hal ini dikarenakan jumlah sekolah negeri di Kabupaten Badung tidak bisa menampung seluruh anak. Apalagi dengan adanya penerapan sistem zonasi. Komisi IV meminta agar Disdikpora menggenjot pembangunan sejumlah sekolah negeri baru yang telah dicanangkan. ‘’Bisa juga dipertimbangkan untuk merombak sekolah lantai dua menjadi lantai tiga dan membuat basement untuk parkir, sehingga kendala lahan untuk sekolah yang selama ini menjadi permasalahan bisa diatasi,’’ ungkap Nadi Putra. Lebih lanjut Nadi Putra mengatakan agar sekolah swasta diberdayakan. ‘’Kami harap juga agar berlaku adil terhadap swasta. Walau bagaimanapun sekolah swasta ikut andil dalam memajukan pendidikan di Badung,’’ lanjutnya. Sejalan dengan Nadi Putra, Made Retha secara lebih gamblang mengusulkan agar ada bantuan operasional untuk sekolah swasta. ‘’Setiap tahun Badung membangun gedung sekolah baru, tapi terkendala lahan. Jadi mari kita maksimalkan sekolah swasta. Kita ciptakan pendidikan yang adil dan merata,’’ ujarnya. Misalnya, kata Retha, SPP siswa di sekolah swasta ditang-

Komisi III DPRD Badung Raker dengan BPKAD, Bapenda, dan PD Pasar GUNA mematangkan pembahasan RAPBD Badung tahun 2019, Komisi III DPRD Badung mengadakan rapat kerja (raker) dengan jajaran eksekutif yang membidangi pendapatan di Gedung Dewan, Senin (22/10) kemarin. Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD I Made Sunarta dan Ketua Komisi III Putu Alit Yandinata itu secara khusus dibahas masalah pendapatan daerah Kabupaten Badung. Hadir pada raker tersebut anggota Komisi III IGN Shaskara, Ketut Subagia, I Wayan Sandra, dan I Nyoman Satria. Dari eksekutif hadir Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ketut Gede Suyasa, Kepala Bapenda Made Sutama dan Dirut PD Pasar Made Sutarma. Pada RAPBD Badung tahun 2019 pendapatan daerah dipasang sebesar Rp 10 triliun, atau meningkat sebesar Rp 3,5 triliun dari APBD Induk tahun 2018. Sementara pendapatan asli daerah (PAD) dirancang sebesar Rp 9,3 triliun atau meningkat sebesar Rp 3,6 triliun dari APBD Induk 2018. Alit Yandinata meminta pendapatan daerah yang dirancang pada tahun 2019 benar-benar bisa direalisasikan. Ia meminta pihak Bapenda dan BPKAD secara konkret menghitung potensi pajak dan retribusi daerah. Pasalnya, bila berkaca dari melesetnya PAD tahun 2018, pihaknya meragukan target PAD yang dirancang sebesar Rp 9,3 triliun bisa tercapai. ‘’PAD tahun 2018 dirancang Rp

KOMISI III - Wakil Ketua DPRD I Made Sunarta dan Ketua Komisi III Putu Alit Yandinata memimpin rapat pembahasan RAPBD Badung tahun 2019 di Gedung Dewan, Senin (22/10) kemarin. 6,6 triliun tetapi terealisasi sebesar Rp 4,7 triliun. Apakah bisa kalau sekarang kembali dinaikkan menjadi Rp 9,3 triliun?’’ tanya politisi asal Dauh Yeh Cani Abiansemal ini. Anggota dewan dua periode ini pun meminta jika dari kajian eksekutif angka itu dianggap terlalu berat, pihaknya di Komisi III mengaku siap dibahas ulang. ‘’Intinya kami di Komisi III ingin APBD Badung tahun 2019 benar-benar bisa dilaksanakan. Biar tidak PAD dipasang tinggi, tapi tidak terealisasi,’’ tukasnya. Sementara itu, Kepala Bapenda Made Sutama mengakui agak berat kalau PAD dipatok sebesar Rp 9,3 triliun. Pun demikian, pihaknya

mengaku akan berupaya maksimal. ‘’Kami akui angka itu memang agak berat. Di tahun 2018 saja PAD ditarget Rp 6,6 triliun, paling maksimal sampai Desember nanti tercapai Rp 4,7 triliun,’’ katanya sembari menyebut ada beberapa faktor melesetnya PAD ini di antaranya pengaruh erupsi Gunung Agung, ancaman terorisme di Surabaya, gempa di Lombok dan digratiskannya pajak bagi delegasi IMF-WB di Badung. Hal senada juga disampaikan Kepala BPKAD Ketut Gede Suyasa. Pihaknya pun meminta waktu untuk melakukan pembahasan lagi masalah pendapatan ini dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). (ad929)

Astra Motor Mengajak Siswa SD Cari Aman Tetap Pakai Helm Saat Naik Motor

LOMBA MENGGAMBAR - Ratusan peserta dari siswa SMP dan SMA/SMK se-Bali mengikuti lomba gambar Faber-Castell di SMKN 1 Sukawati, Gianyar, Minggu (21/10) dan mendorong masyarakat terutama generasi muda agar semangat ini tidak padam. Siska menambahkan bahwa kini berolahraga sedang menjadi tren tersendiri di kalangan generasi muda, dan tentunya hal ini akan menarik jika dapat mengangkat sisi lain dari olahraga, melalui gambar karakter yang menginspirasi. Secara nasional, perlombaan ini telah dibuka di Bandung, 29 September lalu. Dan dilangsungkan juga di beberapa lokasi mulai dari sekolah, kampus dan hotel di 9 kota lainnya hingga November 2018 nanti. Ucky Ayuningtyas menerangkan, para peserta lomba menggambar ditantang untuk membuat sebuah karakter, yang bisa

mewakili semangat dari olahraga tersebut, dan menginspirasi bagi masyarakat untuk terus berolahraga, sesuai dengan tema dalam perlombaan ini. Ditambahkannya, kegiatan lomba menggambar di Bali diikuti sekitar 200 orang peserta dari sejumlah SMP, SMA/SMK di Bali, dan hasil karya pemenang nantinya akan dikirim ke Jakarta. Untuk pemenang diberikan sejumlah hadiah yang sangat menarik. Yakni berupa uang tunai dengan total nilai puluhan juta rupiah, beasiswa dan produk dari sponsor bagi para pemenang. Selain Faber-Castell, kegiatan lomba ini juga mendapat dukungan dari salah satu produsen sepatu. (bns1)

ASTRA Motor Bali tidak ada hentinya dalam memberikan edukasi mengenai keselamatan di jalan raya. Tidak hanya memfokuskan kegiatan di dalam kota namun kegiatan dilakukan ke seluruh daerah di Bali, salah satunya adalah SD Negeri 6 Jehem yang terletak di Kabupaten Bangli. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (20/10) lalu. Edukasi yang diberikan oleh Tim Safety Riding Astra Motor Bali ini dimulai pagi hari dan dihadiri sebanyak 70 siswa SDN 6 Jehem. Anak-anak sangat antusias mendengarkan materi #Cari_Aman yang diberikan. Materi yang diberikan berupa pengenalan terhadap rambu lalu lintas, cara menyeberang jalan dan perlengkapan berkendara. Yang diberikan pun bukan sekadar edukasi, Tim Safety Riding Astra Motor Bali juga memberikan beberapa hadiah berupa helm dari Honda untuk anak-anak yang berstandar SNI dan bercorak karakter kartun favorit anak-anak. Dengan adanya corak kartun tersebut diharapkan anak-anak jadi lebih tertarik dan semangat untuk menggunakan helm.

‘’Kegiatan edukasi ini sangat baik, siswa bisa mengerti dengan penjelasan instruktur safety riding. Siswa betah, senang dan gembira. Kegiatan seperti ini perlu sekali dilanjutkan,’’ ungkap Dewa Ketut Telabah, Kepala SDN 6 Jehem. Perhatian keselamatan bagi anak-anak sangat penting terutama yang diantar ke sekolah dan berboncengan. Virus safety riding ini akan selalu ditularkan sebagai bentuk kepedulian Honda terha-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

dap keselamatan diri pengendara khususnya sepeda motor Honda dan juga pembonceng. ‘’Anak-anak yang berboncengan tetap harus memakai helm meskipun masih kecil, kami berharap sosialisasi ini dapat tertanam di memori mereka, bagaimana berkendara yang baik, arti penting penggunaan helm dan tertib sesuai rambu-rambu lalu lintas,’’ ungkap Yosept Klaudius selaku pembina dalam edukasi safety riding. (bns2)


Selasa Umanis, 23 Oktober 2018

info seremonial

LPPM Unud Gelar ICoSTH 2018

Tingkatkan Diseminasi Hasil Penelitian Tingkat Internasional Menuju Unud Go Global

LEMBAGA Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana (LPPM Unud) menggelar International Conference on Science, Technology, and Humanities (ICoSTH) 2018 di The Resort and Villas, Badung-Bali, Senin (22/10) kemarin. Seminar internasional yang dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dr. Drs. Ida Bagus Kade Subhiksu, M.M. ini diikuti 875 peserta yang merupakan peneliti dari Unud dan universitas lainnya di Indonesia. ICoSTH 2018 diisi presentasi keynote speaker peneliti-peneliti dari Kemenristekdikti RI, Unud, ITB, North Dakota State University USA, The University of Western Australia, The State of University of New Jersey. Selain itu, ICoSTH menghadirkan invited speaker dari berbagai negara, seperti Jepang, Korea, Malaysia, Taiwan, dan USA. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (22-23 Oktober) ini juga memamerkan presentasi poster dari peneliti-peneliti yang ikut berpartisipasi. Ketua Panitia Ir. Ida Ayu Astarini, M.Sc., Ph.D. mengatakan topik yang dibahas dalam kegiatan ini mencakup tentang social science and humanities, food security and agriculture, health and medicine, electrical engineering, materials and process engineering, civil engineering architecture and built environment, veterinary and animal husbandry, biodiversity and environmental science, sustainable development, dan new and renewable energy. ‘’Kami berharap hasil penelitian bisa diseminasikan secara internasional, bisa dikenal lebih luas lagi. Nanti kita akan publikasikan dalam prosiding internasional, jurnal

BUKA ICOSTH - Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dr. Drs. Ida Bagus Kade Subhiksu, M.M. didampingi Wakil Rektor I Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., Ketua LPPM Unud Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, M.P. dan Ketua Panitia Ir. Ida Ayu Astarini, M.Sc., Ph.D. saat membuka ICoSTH 2018 di The Resort and Villas, Badung-Bali, Senin (22/10) kemarin. internasional, dan prosiding terindeks Scopus,’’ ujar Ayu Astarini. Ketua LPPM Unud Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, M.P. mengatakan, sebelumnya kegiatan semacam ICoSTH ini telah dilaksanakan secara nasional yang bertajuk ‘’Seminar Nasional Sains dan Teknologi (Senastek)’’ selama empat tahun berturut-turut. Namun, untuk tahun 2018 ini LPPM Unud mengangkatnya menjadi kegiatan berskala internasional. Pihaknya berharap kegiatan ini mampu mendiseminasikan hasil-hasil penelitian, tidak hanya di tingkat nasional, namun juga di tingkat internasional. ‘’Selain mendiseminasikan hasil-hasil penelitian, melalui kegiatan ini juga agar dapat merangsang publikasi internasional dari peneliti dan pengabdi di Universitas Udayana,’’ tandas Prof.

Rai Maya Temaja. Wakil Rektor I Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. mengatakan selain untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian, kegiatan ICoSTH ini juga untuk mengetahui seberapa besar kemajuan penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan para peneliti di Unud selama setahun terakhir. ‘’Terselenggaranya ICoSTH 2018 adalah untuk menciptakan networking dengan partner kita di luar negeri untuk mengukuhkan integritas Udayana di kancah dunia pendidikan internasional. Apalagi, dalam rencana strategis Udayana beberapa tahun ke depan, salah satu yang kita lakukan adalah kita harus menjadi universitas yang go international,’’ pungkas Prof. Antara. (ad936)

Tauzia Hotels Laksanakan ”Mangrove Planting’’ dan ”Cleaning’’ TAUZIA Hotels melaksanakan penanaman mangrove planting dan program bersih-bersih di area Lagoon, Nusa Dua pada Sabtu (20/10). Sebanyak 500 pohon mangrove ditanam di sana. Sebanyak 150 orang karyawan Tauzia Hotels Regional Bali, yaitu dari Preference Hotels, Harris Hotels, Fox Harris Hotels, dan POP Hotels terlibat dalam aksi tersebut. Kegiatan ini dipimpin oleh GM dari Harris Hotel Tuban, Antoine Caffarena. GM Cluster Tauzia Hotels Regional Bali I Nyoman Wirayasa mengatakan, program ini adalah salah satu upaya mengaktifkan semua brand yang ada di Bali. Program ini sudah dilaksanakan dari tahun ke tahun namun secara individual, hari ini kita melakukannya bersama-sama di satu payung Tauzia Hotels. Nyoman berharap action ini akan bermanfaat bagi semua karyawan, lingkungan dan alam Bali. ‘’Ketika kita menjaga alam, alam pasti menjaga kita,’’ ujarnya. Tahura dengan luas lahan 1.373,5 hektar (ha) dari sampai Nusa Dua, terletak antara Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Karena mangrove bernapas dengan akar sehingga akar mangrove juga harus dijaga dari sampah, terutama sampah plastik yang biasa menutupi akar mangrove. Maka dari itu juga dilakukan aksi pungut sampah plastik. GM Harris Hotel Tuban Antoine

MANGROVE PLANTING - Tauzia Hotels melaksanakan mangrove planting dan cleaning. Caffarena menambahkan, acara penanaman mangrove sudah dilakukan beberapa kali. Tetapi penanaman pohon bersama ini yang pertama kalinya. Kebersamaan ini, menurutnya, akan memberi branding yang lebih kuat untuk Tauzia Hotels dan juga semakin banyak orang yang melakukan seperti yang dilakukan Tauzia saat ini. Tujuan kegiatanya selain brand awareness juga untuk membangun tim building bersama karyawan Tauzia Hotels. Menanam mangrove adalah sesuatu yang positif untuk menjaga alam, mempertahankan kelangsungan hidup anak-cucu. Keg-

iatan ini pun mendapat apresiasi dari turis yang kebetulan lewat. Mereka menyampaikan apresiasi pada Tauzia Hotel karena turut menjaga alam. Hal ini akan rutin dilakukan setiap tahunnya dan melakukan follow up pada mangrove yang sudah ditanam. Untuk selanjutnya, Tauzia Hotel Management Regional Bali akan melakukan kegiatan sosial lainnya yaitu mengunjungi 4 panti asuhan di Singaraja pada 22 November 2018. Kegiatan sosial ini akan dipimpin langsung oleh Ibu Virginie Sandstrom, GM dari Harris Hotel & Residence Riverview Bali. (ad937)

5

Tumbuh di Tengah Kondisi Sulit, BPR Lestari Bukukan Aset Rp 4,7 Triliun HINGGA triwulan ketiga tahun 2018, BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) tetap tumbuh positif dengan membukukan aset Rp 4,708 triliun. Tercatat aset BPR Lestari mengalami pertumbuhan sebesar 8,9 persen year-on-year (YoY) dibanding dengan tahun lalu sebesar Rp 4,324 triliun di periode yang sama. Performa bagus juga dicatatkan di sisi kredit, dengan tumbuh sebesar 12,3 persen (YoY) dari angka Rp 2,481 triliun di tahun lalu menjadi Rp 2,785 triliun pada September 2018. Angka ini lebih baik dibanding pada triwulan kedua yakni sebesar 11 persen (YoY). Peningkatan penyaluran kredit sebesar Rp 304 miliar ini membuat BPR Lestari menguasai 27,5 persen market share kredit BPR di Bali, meningkat dari 26,6 persen di akhir tahun 2017. ‘’Walau kondisinya sulit, tapi kami tetap bisa tumbuh positif pada triwulan ketiga tahun ini. Penetrasi pada market kredit yang kami lakukan cukup agresif di akhir tahun ini terlihat dari market share kredit kami meningkat dari akhir tahun lalu,’’ kata Pribadi Budiono, Direktur Utama BPR Lestari Bali. Kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mencatat tren positif di triwulan ketiga ini, tumbuh 9,1 persen (YoY) dari Rp 3,163 triliun pada September 2017 menjadi Rp 3,450 triliun pada September tahun ini. Pertumbuhan ini membuat BPR Lestari Bali tercatat menguasasi 33 persen market share DPK BPR di Bali. Untuk semakin meningkatkan penetrasi market-nya, akhir bulan Agustus lalu BPR Lestari resmi membuka kantor ke-15-nya di

kawasan Benoa, Bali. ‘’Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kinerja bisnis dan penetrasi market kami di Bali. Melalui pembukaan kantor BPR Lestari Cabang Benoa kami berharap dapat menjangkau market-market potensial terutama di sektor kredit komersial. Sektor kredit komersial akan menjadi fokus utama dari kantor cabang ini. Kami targetkan pertumbuhan sektor kredit ini akan signifikan di tahun depan,’’ ungkap Pribadi. Pencapaian kinerja positif BPR Lestari Bali tahun ini juga ditunjukkan dari raihan penghargaan oleh majalah Infobank pada 9th Infobank Awards di bulan Agustus 2018. BPR Lestari diganjar sebagai BPR dengan kinerja keuangan ‘’Sangat Bagus’’ untuk kategori BPR dengan aset di atas 1 triliun. Penghargaan yang diraih tahun ini menjadikan BPR Lestari Bali

delapan tahun berturut-turut meraih penghargaan yang diberikan Infobank sejak tahun 2010, dan mendapat Golden Awards atas keberhasilannya mempertahankan kinerja keuangan yang sangat bagus selama lima tahun berturut-turut. ‘’Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada kami. Kami berharap ini akan memotivasi seluruh tim BPR Lestari Bali untuk terus meningkatkan kinerja bisnis di tahun depan,’’ tambah Pribadi. Sebagai tambahan, tahun ini sudah ada enam afiliasi di bawah naungan Lestari Group yaitu BPR Lestari Bali (Denpasar), BPR Lestari Jatim (Malang), BPR Lestari Jateng (Solo), BPR Lestari Jabar (Bekasi), BPR Lestari Banten (Tangerang), dan BPR Lestari Jakarta (Jakarta Barat). ‘’Jakarta sudah beroperasi, jejak selanjutnya adalah Yogyakarta,’’ tutup Pribadi. (ad927)

Penuhi Hak Anak

IG Agung Putri Kawal Program Kementerian PPA di Bali

ANGGOTA Komisi VIII DPR-RI I Gusti Agung Putri Astrid Kartika menyebut bahwa dirinya terus berusaha agar program-program kementerian yang bermitra dengan komisinya bisa direalisasikan di Bali. Salah-satunya Program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA). ‘’Karena itu pekan ini ada dua seminar dan sosialisasi mengenai hak anak yang dilaksanakan di Badung dan Gianyar,’’ ujarnya, Minggu (21/10). Seminar Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan dan Kesejahteraan itu bertemakan ‘’Gotong Royong Mencegah dan Menurunkan Angka Stunting di Bali’’ dilaksanakan di Badung bekerja sama dengan Himpunan PAUD Nuansa Hindu (HIMPANDU) Badung, Jumat (19/10) di Wantilan Desa Adat Kapal. Sedangkan di Gianyar dilaksanakan oleh PKK Desa Tampaksiring, Sabtu (20/10), di Wantilan Jaba Pura Puseh. ‘’Sosialisasi ini penting anak-anak adalah masa depan bangsa. Karena itu hak-hak mereka atas kesehatan, pendidikan dan lingkungan tumbuh kembang harus kita penuhi,’’ kata politisi yang akrab disapa Gung Tri ini. Khusus mengenai stunting atau gagal tumbuh, masalah itu memang sudah jarang ditemui di Bali tetapi harus terus diwaspadai. Dalam seminar itu, peserta mendapat dua materi inti yakni mengenai kebijakan pemerintahan dalam pemenuhan hak anak sesuai dengan UU. Dalam hal ini, kabupaten dan kota di Indonesia didorong untuk

YEL-YEL - Anggota Komisi VIII DPR-RI I Gusti Agung Putri Astrid Kartika meneriakkan yel-yel ‘’Keluarga Sehat, Masyarakat Sejahtera, Indonesia Jaya’’ bersama Perbekel Tampaksiring, tokoh masyarakat, dan pembicara seminar ibu-ibu PKK Tampaksiring di Wantilan Jaba Pura Puseh, Sabtu (20/10). menjadi kota layak anak di mana terdapat empat tingkatan, yakni pratama, muda, madya dan nindya. ‘’Untuk Kabupaten Gianyar sudah masuk kategori nindya, sedangkan Badung kategori madya,’’ kata Kabid Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan Syahnez Alamudi yang menjadi salah-satu pembicara. Selanjutnya, jelasnya, pemerintah mendorong diwujudkannnya desa atau kampung layak anak dengan pemenuhan fasilitas kesehatan, sekolah serta lingkungan yang ramah anak dan memperhatikan kepentingan anak. Mestinya, katanya, hal ini bisa didukung melalui Dana Desa.

Sementara itu, materi mengenai pencegahan stunting disampaikan oleh ahli gizi dari RSUP Sanglah Rina Maharani Moestikawati. Dia menyampaikan perlunya pemenuhan gizi anak sejak dalam kandungan serta pada masa pertumbuhannya. ‘’Terutama pada 1.000 hari terhitung sejak masih janin dalam kandungan. Itu periode emasnya yang akan memengaruhi kondisi fisik maupun kecerdasan,’’ jelasnya. Menanggapi kegiatan itu, Perbekel Desa Tampaksiring Made Widana menyatakan bahwa pihaknya sangat gembira karena memberi manfaat yang nyata, khususnya bagi ibu-ibu. (ad939)

IAPP Indonesia Inaugural Conference–UPF di Senayan Jakarta

Wedakarna Terpilih sebagai Member ”International Association of Parliamentarian for Peace’’ SENATOR DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III kembali menunjukkan kelasnya sebagai politisi nasional yang berwawasan internasional. Pengakuan demi pengakuan atas kinerja Senator Arya Wedakarna (AWK) terus disampaikan oleh pihak negara sahabat, salah satunya dari organisasi International Association of Parliamentarian for Peace (IAPP) yang berbasis di New York, AS dan Seoul, Korea Selatan. Hal ini terbukti saat lembaga DPD-RI sukses membawa nama bangsa Indonesia dalam penyelenggaraan IAPP Indonesia Inaugural Conference–UPF di Jakarta. Hadir sejumlah nama besar tokoh politik dunia di bawah naungan IAPP yakni Dr. Chung Sik Yong (Chairman UPF

Asia Pacific), Dr. Tageldin Hamad (Vice President UPF Internasional), Hon. Ek Nath Dhakal (Minister of Nepal), Hon. Bhubaneswar Kalita (Member Parliament of India/IAPP India) dan Ursula Mc Lackland (Secretary General, UPF Asia Pacific), Dr. Roert S Kittel (International President Youth and Students for Peace). ‘’Saya mengapresiasi tema konferensi ini adalah Dissemination of Five Principles of Pancasila in Addressing the Critical Challenges of Our Time – The Role of Government, Civil Society, Faith-Based Organizations, Youth an Students. Jika dunia saja sudah mengakui bahwa nilai-nilai Pancasila sangat relevan, lalu kita sebagai pemilik ideologi seakan abai dengan nilai-nilai leluhur ini. Sekarang tugas IAPP dan UPF ini adalah

BUKA PAMERAN - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Bambang Soesatyo (Ketua DPR-RI) dan delegasi asing di Hotel Mulia Jakarta. membawa Pancasila ke the next level

yakni ke panggung dunia dan inter-

nasional,’’ ungkap Wedakarna yang juga President The Sukarno Center Tampaksiring ini. Selebihnya ia juga mengutip sejarah bagaimana Pancasila dibawa oleh Bung Karno dalam setiap kesempatan di panggung internasional, salah satunya adalah dengan pidato Bung Karno di depan Kongres Amerika Serikat yang sangat menggetarkan dunia. ‘’Bung Karno adalah seorang pencinta perdamaian dan beliau memberikan contoh bagaimana prinsip-prinsip Pancasila bisa memengaruhi dunia global. Secara internal di dalam negeri, pemersatu seluruh rakyat Indonesia yang terdiri dari beragam agama, suku bangsa dan latar belakang. Di tataran dunia, kita lihat bagaimana pengaruh Pancasila dalam perjuangan Asia Afrika hingga munculnya Dasa

Sila Bandung melalui Konfrensi Asia Afrika (KAA) dan berlanjut ke Non Alignment Movement (NAM) hingga CANEFO. Dan saya berharap dengan terbentuknya IAPP di Indonesia ini, membantu menginternasionalkan Pancasila,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Dalam acara tersebut, dari rilis panitia UPF Asia Pacific, Senator Arya Wedakarna terpilih sebagai Member dari IAPP Indonesia Officer bersama sejumlah nama lainnya adalah Eddie Baskoro Yudhoyono (Demokrat), Martin Hutabarat (Gerindra), Prananda Surya Paloh (NasDem), Desy Ratnasari (PAN), Dewi Khalifah (Hanura), Abdul Kadir Karding (PKB), Dr. Evita Nursanty (PDI-P), Dave Laksono (Golkar), Ir. Marhany VP Pua (DPD-RI) dan Prof. Farouk (DPD-RI). (ad940)


OPINI

6

Selasa Umanis, 23 Oktober 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Mengelola Informasi dengan Logika dan Kesadaran MANUSIA mestinya menggunakan akal sehatnya menyikapi berbagai informasi publik belakangan ini. Saran ini sudah berulang kali kita dengar, namun tetap saja korban hoax bermunculan. Ironisnya, produk hoax justru begitu tinggi. Sebarannya juga begitu kencang, sehingga informasi palsu ini menimbulkan kepanikan. Manusia dibuat resah dan melakuan gerakan di luar nalar menyikapi informasi palsu ini. Menekan sebaran berita hoax, semua pihak harus melakukan langkah dini. Setidaknya melakukan pencegahan dini terhadap diri untuk tidak menjadi korban hoax mestinya menjadi kesadaran personal. Disinilah pentingnya manusia tetap menggunakan logika dan kesadaran. Jangan terlalu mudah percaya pada wacana yang dilempar ke publik. Ada banyak hal yang patut kita pertanyakan dalam diri. Hindari menelan menetah-mentah informasi tanpa melakukan cek and recek. Kebiasaan melakukan perbandingan isu atau melakukan konfirmasi atas sebuah wacana mungkin bisa dibiasakan. Yang jelas, hoaks sebagai produk informasi tak hanya menimbulkan kepanikan, belakangan hoax juga menjadi alat politik. Kondisi ini jelas berbahaya bagi demokrasi bangsa ini, mengingat ketika politik dikelola dengan pendekatan kebohongan, hasilnya pasti buruk. Tugas kita ke depan adalah melakukan blokade atas peluang pihakpihak yang berniat buruk terhadap peradaban bangsa ini dengan menyebar kebohongan. Dunia politik mestinya bebas dari pelaku hoax sehingga iklim demokrasi lebih berbudaya dan beradab. Tanpa hoax demokrasi tentu akan mempercepat kita sampai pada tujuan demokrasi itu sendiri. Kita dalam konteks ini jangan sampai memberi ruang kepada politisi yang suka menebar hoax. Tentu akan menjadi sangat keliru jika kita memberi toleransi dan ruang menjamurnya produk hoax di negeri ini. Ketegasan pemerintah dalam menindak pelaku hoax juga akan menjadi sangat penting. Pemerintah hendaknya tidak memberikan toleransi bagi para pihak yang dengan sengaja memproduksi dan menyebar informasi palsu kepada publik. Terlebih produk hoax -nya menimbulkan kegaduhan serta kepanikan di tengah masyarakat. Tegas menindak kejahatan semacam ini tentu akan melindungi bangsa ini dari perilaku buruk akibat salah kelola informasi. Dalam konteks pembentukan karakter, pemerintah harus fokus meningkatkan literasi digital kepada masyarakat, guna memerangi kabar bohong atau hoax yang beredar di media sosial hingga portal-portal berita palsu. Harapan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara dalam menangani hoax maupun konten negatif ini tentu harus dijabarkan. Pemerintah harus merangkul semua komponen dan berbagai kalangan lintas profesi untuk memerangi hoax. Semua lapisan masyarakat harus berpartisipasi dalam memanfaatkan media sosial secara arif, bijak dan bertanggung jawab. Tak hanya itu, pemerintah juga fokus menata penyelenggara platform media sosial, termasuk perlu melakukan pembatasan-pembatasan akses sebagaimana diamanatkan undang-undang. Pangawasan atas media sosial dan produk-produk informasi yang banyak dilakoni oleh orang tak bertanggung jawab harus diefektifkan. Pelibatan dewan pers untuk melakukan filter informasi dalam hal ini tentu bisa menjadi alternatif. Bangsa ini jangan sampai kalah dan tak berdaya menghadapi pelaku kejahatan di dunia informasi. Tentu apa yang dilakukan pemerintah muaranya tetap pada diri kita sendiri. Ketika kita sadar dan menggunakan logika dalam mencermati sebuah informasi, tentu potensi kita menjadi korban hoax sangat minim. Menguasai informasi pembanding yang benar dan jelas akan menjadi filter kita untuk bisa membedakan mana hoax dan mana berita valid. Untuk itulah budaya membaca atau gerakan literasi bisa menjadi salah satu alternatif. Makin banyak membaca informasi yang valid dari media yang kredibel akan bisa membentengi kita dari hoax. Pilih dan bacalah media-media yang kredibel sebagai rujukan agar kita tak terjebak pemikiran sesat penebar hoax.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Berdayakan Personel BPBD Informasi tentang terjadinya bencana di sejumlah daerah belakangan ini membuat banyak pihak nyaris berada dalam posisi trauma. Artinya, ketika sedikit saja ada getaran kita sudah berasumsi gempa. Sedemikian seringnya terjadi gempa belakangan ini membuat kita berada dalam situasi yang tidak begitu nyaman. Mau jalan-jalan takut, mau ke tempat perbelanjaan juga waswas. Setidaknya ini yang saya rasakan belakangan ini. Mengingat begitu sering bencana, saya berharap ke depan antisipasi atas potensi dan dampak bencana harus lebih jelas. Mohon pemerintah daerah melengkapi fasilitas dan sarana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk lebih sigap jika terjadi bencana. Tak hanya itu, personelnya juga perlu diberikan pelatihan dan kecakapan profesi yang memadai. Artinya, ke depan investasi pemerintah daerah untuk menjadikan BPBD lembaga yang tangguh dan sigap bencana harus jelas dan efektif. Rakyat mengharapkan rasa aman dan nyaman. I Gede Sudana Gianyar, Bali

Jaminan Harga Murah Ditengah anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar, saya sebagai ibu rumah tangga tetap berharap pemerintah tetap memberikan jaminan harga-harga sembako terjangkau. Jangan sampai kelesuan ekonomi membuat rakyat tak berdaya menghadapi kenaikan harga-harga di pasaran. Mudah-mudahan pemerintah bisa mencari solusi yang jelas untuk membuat kebutuhan dasar masyarakat tersedia dan stoknya memadai. Mari kita berikan ruang kepada pemerintah untuk bekerja, jangan malah membikin gerakan yang malah memperburuk keadaan. Kadek Sudani Badung - Bali

”Hoax” dan Sifat Hakikat Manusia

Semakin maju teknologi, manusia semakin dipermudah kehidupannya. Banyak keuntungan yang didapatkan dari kemajuan teknologi, seperti mudahnya mendapatkan informasi dan berita. Tinggal tekan tombol-tombol kecil dalam hitungan menit, semua informasi tersaji dengan baik. Begitu cepat dan mudahnya segala informasi dan berita bisa tersampaikan meski kita berada dimanapun.

Oleh Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A.

D

engan keberadaan teknologi informasi yang semakin canggih, posisi guru sebagai penyebar ilmu pengetahuan dan informasi sudah menjadi semakin tersisih. Guru sudah tidak berperan dominan dalam pembelajaran, yang biasanya menjadi penyaji ilmu pengetahuan, sekarang hanya menjadi fasilitator pembelajaran. Pembelajaran di era milenial memberikan peluang bagi peserta didik mengeksplorasi aneka sumber pengetahuan dan informasi melalui pemanfaatan teknologi. Betapapun baiknya sebuah teknologi, tetap saja akan selalu ada sisi negatifnya. Belakangan teknologi informasi digunakan bukan hanya untuk menambah pengetahuan dan informasi, namun untuk menyebar berita bohong dan fitnah (hoax). Bagi kelompok masyarakat yang masih memiliki daya nalar yang rendah, tentu semua berita gampang dilahap dan dianggap benar, sehingga hal ini dapat berdampak tidak baik, yakni mereka percaya begitu saja pada hal-hal yang belum tentu kebenarannya. Percaturan politik tanah air belakangan banyak diwarnai dengan berita hoax. Ahok, mantan gubernur Jakarta harus rela kalah dari pemilihan gubernur karena berita hoax, meski sebelumnya dalam berbagai poling survei selalu dinyatakan unggul. Kasus yang paling update adalah seorang ibu yang rela menyebar

fitnah dirinya teraniaya untuk sebuah tujuan yang tendensinya berhubungan dengan alasan politik juga. Tampaknya cara-cara menyebar kebohongan di media sosial menjadi trend di era digitalisasi. Gagalkah pendidikan yang menjadi landasan peradaban manusia? Haruskah manusia yang beradab mengorbankan sifat hakikat kemanusiaannya untuk tujuan-tujuan tertentu? Pendidikan mestinya menjadikan manusia memiliki kemampuan untuk menyadari dirinya. Kesadaran akan dirinya bahwa dia adalah makhluk yang lebih mulia dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya. Manusia dibekali dengan kemampuan lain, yaitu berupa kecerdasan dan akal budi. Dengan kecerdasannya tersebut, manusia dapat memilih dan memilah mana perbuatan yang baik dan yang buruk. Kecerdasan ini mestinya dijaga untuk selalu mengusahakan melakukan segala sesuatu di jalan yang benar. Semakin tinggi pendidikan yang dimiliki oleh manusia, maka seharusnya semakin cerdas dan semakin bagus akal budinya dalam bersikap dan berbuat ke arah yang beradab dan berbudi luhur. Sifat hakikat manusia adalah memiliki kata hati, kata hati berhubungan dengan nurani. Kata hati sering disebut sebagai pelita hati, ketika manusia ragu dalam bertindak, maka kata hati biasanya menjadi penerang dalam mengambil sebuah keputusan. Tentu keputusan yang diambil hendaknya juga menggunakan daya nalar akan baik dan buruk

serta benar atau salah, sesuai dengan norma yang berlaku, baik itu norma agama dan norma sosial. Kata hati yang dipupuk dengan baik akan memberikan arah dalam melaksanakan berbagai tindakan yang luhur atau bermoral. Orang yang bermoral akan selalu meperhatikan setiap tindakannya pada jalur yang sebenarnya, yakni mengikuti norma agama dan norma sosial. Kasus berita hoax yang sengaja dihembuskan merupakan tindakan yang tidak terpuji atau tidak bermoral, karena mereka adalah orang-orang yang tersesat dalam menggunakan kecerdasan dan akal budinya. Mata hati mereka yang seperti ini gelap dan buta, sehingga tidak mampu menerangi dirinya untuk berpikir jernih, sehingga masuk ke jurang kenistaan. Rela menggunakan jalan pintas dan keluar dari norma agama dan sosial demi sebuah cita-cita yang tidak mengagungkan moralitas. Manusia memang memiliki kebebasan atau kemerdekaan untuk berbicara, terlebih dalam

era reformasi ini, manusia memiliki hak untuk menyuarakan berbagai gagasan dan opini secara terbuka melalui berbagai media apapun. Namun, sering kebebasan yang dimiliki itu menjadi kebablasan, sehingga kurang kontrol atau bahkan kehilangan kendali. Akibatnya adalah menggunakan cara-cara yang tidak benar dalam mengekspresikannya. Kebebasan hendaknya tidak dimaknai sebebas-bebasnya, karena pada hakikatnya ada aturan-aturan yang harus diikuti dalam berekspresi dan beropini. Moralitas harus tetap dijaga dalam mengemas sebuah kemerdekaan berbicara. Manusia juga memiliki kemampuan menghayati kewajiban, artinya tidak hanya bisa menuntut hak. Kesadaran akan kewajiban dapat diupayakan melalui mengasah kedisiplinan. Kedisiplinan rasional adalah bentuk kedisiplinan yang mengajarkan manusia menyadari bahwa sebuah tindakan yang dilakukan benar dan salah, kedisiplinan sosial mengajarkan manusia merasa malu berbuat salah kepada orang lain, dan kedisiplinan agama akan menjadi fondasi manusia untuk merasa berdosa bila melakukan tindakan yang tidak terpuji. Dengan demikian, hak untuk menyuarakan opini, gagasan, informasi, dan berita apapun secara terbuka dan penuh kebebasan hendaknya didasari oleh kewajiban untuk mengikuti

segala aturan yang berlaku, baik itu aturan agama dan aturan sosial, begitu pula hukum yang berlaku di suatu negara. Dengan kesadaran akan hak dan kewajiban tersebut, tentu manusia akan dapat menjaga hakikat kemanusiaannya, yang membedakannya dengan makhluk lainnya di bumi. Dari semua itu, manusia secara hakiki memiliki kemampuan untuk menghayati kebahagiaan. Manusia yang berbahagia adalah manusia yang dapat memetik segala pengalaman-pengalaman hidupnya. Pengalaman yang dimaksudkan bukan hanya pengalaman manis dan menyenangkan semata. Pengalaman pahit juga menjadi pembelajaran bagi manusia untuk menjadikan dirinya menuju ke arah yang lebih baik. Pengalaman yang manis sudah pasti akan membawa manusia pada kebahagiaan. Namun, pengalaman pahit menjadikan manusia lebih tawakal dan berserah diri serta bersyukur akan kuasa-Nya. Belajar dari pengalaman pahit, manusia harus berusaha membenahi diri agar bisa mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya, baik di dunia maupun di akhirat. Apa yang kita lakukan selama di dunia akan menjadi konsekuensi sebuah hasil yang menentukan tempat kita di alam yang lain. Penulis, Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha

‘’Pendidikan mestinya menjadikan manusia memiliki kemampuan untuk menyadari dirinya. Kesadaran akan dirinya bahwa dia adalah makhluk yang lebih mulia dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya. Manusia dibekali dengan kemampuan lain yaitu berupa kecerdasan dan akal budi. Dengan kecerdasannya tersebut, manusia dapat memilih dan memilah mana perbuatan yang baik dan yang buruk.‘’

’’Manastapah’’, Bukan Ungkapan Sakit Jiwa POJOK JIWA, begitulah kata itu berasal dari bahasa Sansekerta, dan yang dimaksudkan jiwa di sini adalah atma yang menempati tubuh sehingga atma yang bersifat universal itu seolaholah menunjukkan sifat pribadi sesuai tubuh yang ditempatinya. Karena atma itu menempati tubuh, baik itu tubuh manusia, hewan maupun tumbuhan, maka dia dipanggil dengan sebutan jiwa atau sering juga disebut jiwatma. Dalam hal ini yang dimaksudkan tubuh adalah tubuh manusia, agar dapat membedakan karakter antara manusia, binatang maupun tumbuhan. Walaupun atma yang universal ini menempati badan individu dengan sebutan jiwa, ia tidak mengalami perubahan karakter aslinya, dan jiwa yang menempati tubuh ini ibarat bayangan yang terlihat di air. Sekalipun airnya dicemari dengan sampah dan kotoran, bayangan sang jiwa di air sama sekali tidak terganggu atau ikut terkotori. Jiwatma yang berstana di dalam tubuh itu memiliki karakter tidak dapat disentuh, tidak dapat disakiti, tidak dapat dikeringkan oleh angin, tidak dapat dibasahi oleh air, tidak dapat dilukai oleh senjata apa pun, tidak terbakar oleh api, langgeng dan abadi selamanya, tidak terpengaruh oleh aktivitas apa pun yang dilakukan makhluk hidup di bumi ini, sebagai saksi abadi, selalu puas, selalu penuh karunia (bliss), selalu diliputi oleh kebahagiaan, lalu bagaimana mungkin atma atau jiwa itu bisa dikatakan mengalami gangguan atau sakit? Walaupun dunia kedokteran

Oleh I Gst.Ngr.Bagus Suryawan, S.T., S.Ag., M.M. di Indonesia memperkenalkan istilah penyakit jiwa, tetapi sesungguhnya tidak ada jiwa yang bisa disakiti, karena jiwa dilapisi oleh sarung maya. Dalam bahasa Sansekerta tidak dikenal istilah penyakit jiwa, dan kalau ada orang yang terganggu secara non-fisik, itu kecenderungannya disebut sebagai penyakit mental yang dalam bahasa Sansekerta bisa diistilahkan dengan kata manastapah atau dalam bahasa Inggrisnya juga dikenal dengan istilah mental disorder atau mental distress ataupun mental pain. Dalam kitab Veda, Svetasvatara Upanisad (5.9) dinyatakan bahwa ukuran roh atau jiwa itu sepersepuluh ribu ukuran ujung sehelai rambut, dan ini diulas oleh Swami Prabhupada didalam Bhagavad-Gita, seloka 2.17. Atma atau jiwa yang menempati tubuh itu disarungi dengan lima lapisan (layer), dan untuk dapat melihat atma harus memiliki mata batin yang mampu menembus lima sarung yang melapisinya. Atma ini digambarkan bagaikan bunga api, dan Tuhan digambarkan sebagai api. Baik bunga api (atma) yang muncul dari api (Tuhan) ini memiliki sifat yang sama. Atma ini juga sering disebut dewa, dan Tuhan disebut Mahadewa, karena itu baik dewa atau Mahadewa memiliki sifat atau karakter yang sama, kekal dan abadi selamanya. Adapun lima sarung (layer) yang menyelubungi atma atau jiwa itu juga dikenal dengan

istilah Panca Maya Kosha, yang merupakan lima selubung maya berikut ini. Pertama, atma atau jiwa dilapisi oleh sarung yang paling dalam, yang paling dekat dengan atma yang dikenal dengan Ananda Maya Kosha. Ananda berarti bahagia, dan lapisan ini boleh dianggap sebagai karakternya atma yang penuh karunia(full blessing), penuh belas kasih(full of compassion), dan selalu diliputi kebahagiaan spiritual (full of bliss). Lapisan Ananda Maya Kosha sesungguhnya merupakan dasar akan keberadaan empat sarung jiwa lainnya, dan tanpa lapisan ini sarung yang lain tidak berguna. Sarung kedua terdekat dengan atma atau jiwa adalah Wijnana Maya Kosha. Bila lapisan ini termurnikan, tidak dikaburkan oleh perbuatan buruk maka seseorang akan merasakan adanya kecerdasan spiritual, yang menjadikan seseorang dapat berprilaku bijak, dapat membedakan mana yang benar, mana yang salah, mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang sementara dan mana yang abadi, dan lapisan ini juga dikenal dengan istilah lapisan budhi. Tertutupnya lapisan kebijaksanaan inilah yang menyebabkan seseorang menjadi ego dan tidak bijak. Dan bila lapisan ini tidak ada, maka tiga lapisan luar berikutnya tidak memiliki

makna juga. Sarung ketiga yang melapisi atma atau jiwa adalah lapisan mental. Lapisan mental ini terbentuk oleh sesuatu yang sangat kompleks, di mana lapisan ini bercampur dengan pikiran, keinginan, emosi, ambisi, nafsu dan berbagai akibat dari buah karma. Lapisan ini juga dipengaruhi oleh makanan yang dimakan, apakah dia bersifat saktwik, rajas atau tamas, dan semua itu akan ikut menentukan sifat atau karakter seseorang. Makanan dan minuman yang satwik seperti sayur, kacang, umbi, biji, buah-buahan, sedikit susu, dan air memiliki sifat untuk mendamaikan. Makanan dan minuman yang rajas seperti ikan, daging, telur, bawang, alkohol, dan beberapa minuman lain akan dapat menimbulkan dorongan yang bersifat resah, energik, liar dan bergairah. Karena itu, orang yang ingin menekuni spiritual haruslah berusaha menghindari makanan yang bersifat rajas dan tamas. Begitu juga dengan makanan yang bersifat tamas, makanan yang sudah tidak layak dimakan, bersifat busuk atau basi akan menimbulkan sifat pemalas, dan malas ini adalah musuh dari yoga. Lapisan mental ini juga dikenal dengan istilah Mano Maya Kosha. Kesalahan menata pikiran, keinginan, emosi, ambisi, nafsu dan perilaku lainnya akan bisa membuat mental tidak harmonis yang pada akhirnya bisa menimbulkan gangguan atau sakit mental (manastapah).

Dua anggota DPRD Bali interupsi, protes Bali dijual murah. - Protes Bali diobral murah. *** Bawaslu Klungkung temukan sejumlah warga belum masuk DPT. - Masih ‘’ketelisut’’. *** Pemkab Gianyar rancang kenaikan harga tiket masuk objek wisata. - Biar tidak murahan.

Penulis, pesiunan pegawai Telkom, asal Bedulu, Gianyar

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Selasa Umanis, 23 Oktober 2018

Terkait Estimasi Pendapatan Daerah yang Menurun

Dewan Kritisi Kinerja OPD Penghasil

Bali Post/bit

PENGUMUMAN - Sejumlah pegawai dan tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Tabanan berbaur dengan masyarakat untuk melihat pengumuman seleksi administrasi CPNS di depan kantor BKPSDM Tabanan.

1.517 Pelamar CPNS Tak Lolos Seleksi Administrasi

Tabanan (Bali Post) -

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tabanan, Senin (22/10) kemarin mengumumkan hasil seleksi administrasi CPNS 2018. Dari 4.454 pelamar yang bersaing untuk mengisi 319 formasi, sebanyak 1.517 gagal seleksi. ‘’Terbanyak gagal karena tidak memenuhi persyaratan lamaran,’’ kata Kepala BKPSDM Tabanan I Wayan Sugatra. Menurutnya, alasan tidak memenuhi syarat administrasi dominan berhubungan dengan kesalahan pada surat lamaran, seperti surat lamaran diketik yang semestinya harus ditulis tangan dan surat lamaran tidak bermaterai atau tidak ditandatangani. Kesalahan ini ditemui sebanyak 593 pelamar. Surat keterangan akreditasi ijazah pelamar yang tidak dilampirkan ataupun dilampirkan tidak pada saat kelulusan,

sebanyak 356 pelamar. Dikatakan Sugatra, mereka yang dinyatakan lulus mencetak nomor peserta ujian via online untuk persiapan tes CAT. ‘’Tetapi petunjuk teknis belum ada, kami masih menunggu informasi dari BKN,’’ ucapnya. Untuk pelaksanaan tes CAT di Bali, rencananya digelar di empat lokasi yakni dua tempat di Denpasar dan masing-masing satu di Gianyar dan Tabanan. ‘’Untuk Taban-

an rencananya disiapkan di Balai Mandala Mathika Subak Sangulan, dengan kapasitas gedung dan komputer 200 unit yang didatangkan dari pusat,’’ terangnya. Mantan Kepala Dinas DKP Tabanan ini menegaskan, dalam proses verifikasi berkas pelamar, pihaknya tidak ada kebijaksanaan apapun. ‘’Tidak menghubungi peserta atas kekurangan berkas, karena kami ingin seleksi yang kompetitif, transparan, adil dan

tidak diskriminatif, serta tidak melakukan penerimaan berkas, sehingga kualitas rekrutmen betul-betul baik,’’ tegasnya. Bahkan untuk transparansi, alasan tidak memenuhi syarat juga tetap ditampilkan secara online agar pelamar bisa mengetahuinya dengan jelas. ‘’Intinya kami ingin mengubah mindset masyarakat bahwa rekrutmen CPNS tidak ada yang membantu kecuali diri sendiri. Kami juga ingin mengedukasi generasi muda, dalam setiap kompetisi harus mengikuti aturan, taat asas dan taat persyaratan, untuk menentukan kredibilitas mereka,’’ katanya. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Menurunnya estimasi pendapatan pada RAPBD 2019 sebesar Rp 40,847 miliar dari APBD induk 2018 yang sebesar Rp 1,891 triliun, mendapat sorotan tajam anggota dewan. Dalam rapat kerja dengan TPAD Kabupaten Tabanan, Senin (22/10) kemarin dewan menilai penurunan ini akibat tidak adanya inovasi ataupun terobosan instansi terkait. OPD penghasil pendapatan bahkan dinilai kehilangan orientasi karena hanya mengandalkan objek yang telah ada. Ketua DPRD Tabanan yang juga Ketua Banggar Ketut Suryadi alias Boping menyampaikan, sebenarnya banyak potensi pendapatan daerah yang belum tergarap. Ini gagal dimanfaatkan instansi terkait. Bahkan dia menilai sejumlah inovasi hanya sekadar wacana. Inovasi dimaksud seperti penerapan e-billing dan eticketing di DTW Tanah Lot atau dalam pemungutan pajak dan retribusi lainnya. Padahal terobosan ini sudah digaungkan sejak tahun

2015 yang diharapkan bisa menjadi indikator prioritas meningkatkan pendapatan daerah. ‘’Di beberapa kabupaten yang kita kunjungi saat studi banding, jelas dengan sistem itu bisa meningkat 200 persen, tidak ada kebocoran. Kami genjot, jika perlu dana besar akan kami setujui asalkan itu terlaksana,’’ tegasnya. Yang juga menjadi sorotan yakni penerapan eparkir yang belum sepenuhnya bisa diterima masyarakat. Dewan pun menyarankan sistem ini dipindahkan ke areal parkir yang menerapkan blocking sistem seperti di swalayan. Persoalan lainnya yang menjadi sorotan yakni potensi pendapatan dari rest area yang memanfaatkan view dan sempadan Danau Beratan. Potensi ini tidak digarap sebagaimana mestinya. Selain itu, juga terdapat PAD yang menguap di DTW Bedugul karena saat ini objek wisata tersebut tidak beroperasi. Bukan saja PAD yang hilang, nilai aset terutama bangunan juga menurun. ‘’Dari tahun 2014,

aset Bedugul mangkrak dan aset dibiarkan. Sekarang ada BUMDa, buat divisi pariwisata, beri penyertaan modal untuk bisa menjadi aset daerah,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua TAPD yang juga Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa mengungkapkan, pihaknya akan menindaklanjuti masukan dari dewan dengan menggelar rapat dengan OPD terkait. Meski demikian, dia menyampaikan jajarannya sudah berupaya maksimal untuk meningkatkan pendapatan daerah. ‘’Semua sedang berproses. Bahkan untuk kerja sama pengelolaan aset milik pribadi di areal DTW Ulun Danu Beratan juga telah kita lakukan agar tidak ada perbedaan tarif retribusi,’’ terangnya. Terkait penerapan e-ticketing atau e-billing di DTW Tanah Lot, dia menjelaskan hal itu tidak sepenuhnya kewenangan OPD. Kewenangannya berada di badan pengelola dan melibatkan pihak ketiga. Harus ada kesepakatan para stakeholder terkait. (kmb28)

Capaian Imunisasi MR di Atas 95 Persen

Pemkab Tabanan Raih Penghargaan dari Menteri Kesehatan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Tabanan kembali meraih penghargaan nasional. Kali ini, penghargaan diberikan Menteri Kesehatan RI Nila Farid Moeloek atas keberhasilan Tabanan dalam mencapai lebih dari 95 persen cakupan kampanye imunisasi Measles-Rubella (MR) Fase II. Cakupan total komulatif imunisasi di Tabanan mencapai 100,30 persen. Penghargaan ini kemudian diserahkan kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti oleh Kepala Dinas Kesehatan Tabanan I Nyoman Suratmika dalam audiensi, Senin (22/10) kemarin di ruang kerja Bupati. Turut hadir dalam audiensi tersebut Kabag Humas dan Protokol Setda Tabanan I Putu Dian Setiawan. Atas penghargaan ini, Bupati Eka memberikan apresiasinya dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader kesehatan. Diharapkan penghargaan ini akan menambah semangat bagi jajarannya untuk terus berprestasi khususnya di bidang kesehatan. ‘’Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras mendukung terlaksananya imunisasi MR di Kabupaten Tabanan, khususnya para kader kesehatan. Semoga dengan penghargaan ini kita akan

lebih bersemangat lagi serta mempertahankan apa yang kita dapat sekarang,’’ ungkap Bupati Eka. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eka juga mengingatkan pentingnya hidup sehat. Hidup sehat dimulai dari diri sendiri dengan menerapkan pola hidup sehat. ‘’Hidup sehat itu terlahir dari diri sendiri. Terapkan pola hidup sehat mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan,’’ katanya. Keberhasilan Tabanan ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya di tahun yang sama Pemkab Tabanan telah mendapatkan penghargaan Kinerja Program Imunisasi Terbaik se-Indonesia selama 2015-2017 dari Kementerian Kesehatan, dengan capaian target di atas 100 persen. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika menjelaskan, berdasarkan total komulatif, imunisasi MR di Tabanan mencapai 98,82 persen dengan cakupan total 100,30 persen. ‘’Total komulatif dari tanggal 1 September hingga 16 Oktober 2018, kita berhasil mencapai cakupan 98,82 persen dengan cakupan total 100,30 persen,’’ ungkapnya. Di balik keberhasilan ini, pihaknya mengakui masih menemukan beberapa kendala antara lain adanya keluarga di beberapa kecamatan masih menolak

Bali Post/bit

RAPAT KERJA - Rapat kerja Banggar DPRD dengan TAPD Tabanan terkait RAPBD 2019.

”Penyulaman” Tapakan Ratu Made Mengesta

Tabanan (Bali Post) Wakil Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. menghadiri dewa yadnya berupa penyulaman dan pamelaspasan Tapakan Ratu Made di Banjar Pakraman Mengesta, Penebel, Senin (22/10) kemarin. Prosesi tersebut dipusatkan di Pura Puseh lan Desa setempat.

Kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama. Setelah itu dilangsungkan simakrama antara Wabup dengan masyarakat setempat. Wabup Sanjaya mengapresiasi antusiasme warga melaksanakan karya. ‘’Masyarakat sudah mampu melaksanakan karya yang agung ini dan prosesnya sangat panjang. Saya san-

gat apresiasi kekompakan dan persatuan masyarakat di dalam ngewangun karya,’’ ucapnya. Sementara itu, Bendesa Adat Mengesta I Made Wardika menyampaikan, upacara ini digelar berkat kekompokan seluruh warga. Pendanaan disokong sepenuhnya oleh warga melalui urunan. (kmb24)

PENGHARGAAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menerima penghargaan nasional mengenai keberhasilan Tabanan mencapai cakupan imunisasi MR di atas 95 persen dari Kementerian Kesehatan yang diserahkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika (kiri) didampingi Kabag Humas dan Protokol Tabanan I Putu Dian Setiawan (kanan), Senin (22/10) kemarin. untuk melakukan imunisasi MR, karena masih menemukan perdebatan mengenai vaksin MR dianggap tidak halal. Namun pihaknya sudah melakukan pendekatan sehingga banyak yang mengikutinya. ‘’Kami sudah melakukan pendekatan, sehingga kelu-

arga dapat mengerti. Sebelumnya sudah ada edaran dari pemerintah jika imunisasi ini wajib dilakukan. Dari MUI sendiri juga sudah memperbolehkan karena beberapa alasan, salah satunya pentingnya imunisasi MR tersebut untuk kesehatan anak,’’ jelasnya. (ad935)

Bali Post/ist

SEMBAHYANG - Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya mengikuti persembahyangan pada karya di Banjar Pakraman Mengesta, Senin (22/10) kemarin.

Target Tanam Padi Tercapai 95 Persen

Bali Post/san

PADI - Areal pertanian di Desa Kelating, Kerambitan. Target tanam padi di Tabanan tahun ini telah terealisasi 95 persen.

Tabanan (Bali Post) Target tanam padi tahun 2018 di Tabanan dengan periode tanam Oktober 2017-Maret 2018 dan April 2018-September 2018 terealisasi sebesar 95 persen. Capaian yang tinggi ini disebabkan musim hujan yang cukup panjang sehingga hampir semua luasan lahan baku tanam bisa ditanami padi. Berdasarkan data, luas baku tanam di Tabanan 21.089 hektar. Target tanam padi untuk periode Oktober 2017 hingga Maret 2018 adalah 20.924 hektar. Target ini tercapai 20.766 hektar atau 99,24 persen. Sementara untuk periode tanam April 2018 hingga September 2018 dengan luas baku tanam yang sama, ditetapkan target 19.771 hektar. Realisasinya 18.220 hektar atau 91,23 persen. Jika ditotal, target tanam di tahun 2018 untuk Tabanan adalah 40.895 hektar dengan realisasi 38.986 hektar atau sekitar 95 persen. Kepala Bidang Peningkatan Produksi dan Hortikultura Dinas

Pertanian Tabanan Wayan Suadra, Senin (22/10) kemarin mengatakan, realisasi target tanam tahun 2018 melebihi target tanam tahun 2017 yang sekitar 80 persen. ‘’Realisasi tahun 2018 lebih tinggi karena musim hujan lebih panjang dibandingkan tahun 2017,’’ ujarnya. Ia menjelaskan, pada 2017 akibat kemarau panjang banyak petani yang melakukan tunda tanam karena menunggu ketersediaan air. Hal berbeda terjadi tahun ini yang saat periode tanam April-September, hujan turun meski pada April seharusnya sudah memasuki musim kemarau. ‘’Karena ketersedian air yang cukup, ada petani yang menanam padi tiga kali dalam satu tahun. Harusnya jika mengikuti musim penanaman, padi dua kali setelahnya palawija,’’ jelas Suandra. Dari data periode tanam Oktober 2017-Maret 2018, dari 10 kecamatan di Tabanan, 4 di antaranya yang realisasi tanamnya melebihi 100 persen yaitu Kediri dengan capa-

ian 103,93 persen, Baturiti 112,60 persen, Penebel 131,99 persen dan Pupuan dengan capaian 122,91 persen. Sementara untuk periode tanam April 2018 hingga September 2018 juga ada empat kecamatan yang melebihi 100 persen untuk target tanamnya yaitu Selemadeg Barat dengan capaian 135,32 persen, Selemadeg 106,13 persen, Kediri 100,42 persen dan Baturiti dengan 217,44 persen. Capaian yang melebihi 100 persen, kata Suandra karena musim hujan yang panjang. Petani bisa kembali menanam padi untuk ketiga kalinya atau lahan yang biasanya tidak bisa ditanami pada musim kemarau, karena adanya ketersediaan air menjadi bisa ditanami padi. ‘’Target tanam dalam suatu daerah ada perhitungannya mulai dari ketersediaan air, luas lahan yang potensial untuk bisa digarap dan persyaratan lainnya. Jika ada air, tentu lahan bisa ditanami padi,’’ ujarnya. (kmb24)


BULELENG

8

Selasa Umanis, 23 Oktober 2018

SOSOK Kerjakan Program Jali PROGRAM-PROGRAM efektif akan digulirkan Dinas Pemberdayaan Desa (PMD) di bawah kendali I Made Subur, S.H. Sejak ditugaskan menjadi Kepala Dinas PMD, pria yang memiliki hobi naik motor trail itu rajin turun ke desa-desa. Ini dilakukan untuk mendapatkan data riil terkait potensi hingga masalah yang belum ditangani pemerintah desa itu sendiri. ‘’Saya terbiasa bekerja di lapangan. Saya senang mendatangi desa-desa. Turun ke desa itu penting agar kita tahu apa masalah di lapangan. Sebaliknya, potensi apa saja dimiliki desa itu. Karena itu data akurat ini penting buat kita terkait merancang program efektif yang akan dijalankan lewat kebijakan pimpinan di daerah,’’ katanya. Mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng ini mengatakan, target program yang akan digulirkan mulai tahun depan, adalah menuntaskan permasalahan jalan, listrik, dan air. Ketiga persoalan ini dikemas melalui Program Jali. Birokrat asal Desa Banyuatis, Banjar ini mencontohkan, untuk infrastruktur jalan desa sebenarnya sudah tuntas berkat program perbaikan jalan dari pemerintah daerah. Masalah itu sudah banyak ditangani pemerintah desa dengan mengalokasikan Dana Desa (DD) pemerintah pusat. Selain itu soal listrik, PMD bersama PLN terus menggenjot penuntasan Listrik Desa (Lisdes). Sasarannya, penduduk yang tinggal di dusun-dusun. Satu target yang dirancang serius, kata Subur, yakni krisis air bersih. Dikatakan, di sejumah desa sekarang ini memang masih dilanda krisis air bersih. Solusinya, pihaknya akan penambahan sumur bor dan juga jaringan Sarana Prasarana Air Minum (SPAM). ‘’Program air bersih itu kami rancang bisa tuntas tahun depan. Selain air, juga listrik termasuk jalan. Semoga program Jali yang kami desain itu bisa berjalan sukses. Untuk program air bersih, kita yakin dapat kucuran dari pusat,’’ jelasnya. (mud)

Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng

3477 22713 22510, 21841

Polsek Tejakula

28541

Polsek Kubutambahan

23012

Polsek Sawan

24900

Polsek Singaraja

22566

Polsek Sukasada

25791

Polsek Banjar

93347

Polsek Seririt

92450

Polsek Busungbiu

92126

Polsek Gerokgak

92999

KP3 Celukan Bawang

92842

Pospol Wisata Lovina

41010

Pospol Pancasari

25755

Siaga Reskrim

27511

Siaga Intel

29973

Bali Post/ist

Barang Bukti - Sejumlah barang bukti (BB) dimusnahkan setelah kasusnya dinyatakan inkracht.

Dimusnahkan, Puluhan BB Perkara

Singaraja (Bali Post) -

Sejumlah barang bukti (BB) dimusnahkan di halaman kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Singaraja, Senin (22/10) kemarin. Dimusnahkannya BB itu karena kasusnya sudah divonis dan keputusannya telah inkracht alias telah menjadi keputusan tetap. BB itu terdiri dari 15.26 gram netto sabu-sabu, 8.15 gram netto ganja, 58 keping duplikat kartu ATM, selain itu sejumlah ponsel, tas, serta sebilah pedang tajam. Sabu-sabu dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam air. Agar pengaruh sabusabu hilang, sabu-sabu dicampur menggunakan detergen. Sedangkan BB lain, dimusnahkan dengan cara dibakar. Kepala Kejaksaan Negeri

Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 147 orang pegawai alias Aparatur Sipil Negara (ASN) menjalani tes urine. Belakangan ini pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng gencar melakukan tes urine. Sebagaimana dilakukan Senin (22/10) kemarin, awalnya 145 ASN dinyatakan negatif narkoba. Sedangkan dua sempel urine milik ASN di lembaga ini terdeteksi mengandung obat. Tetapi setelah diuji lebih lanjut, sampel urine itu negatif narkoba. Hal itu dikuatkan keterangan pemilik sempel urine bersangkutan yang mengaku minum obat tidur. Tes urine ini dipimpin Kepala BNNK Buleleng AKBP Gede Astawa didampingi Kepala Seksi (Kasi) P2M Sairul Huda. Sementara segenap ASN dipimpin Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Buleleng Ir. I Gusti Ngurah Pariatna. Tes urine itu, kata Gede Astawa, terus digalakkan. Tujuannya, untuk mendeteksi adanya indikasi pemakaian narkoba terutama di kalangan ASN. Setiap tes urine kalau sampel positif mengandung narkoba tidak akan diproses hukum. Sebaliknya, BNNK bersama instansi terkait di daerah men-

(Kajari) Singaraja Wahyudi mengatakan, pemusnahan barang bukti itu adalah proses akhir penanganan suatu tindak pidana. Artinya, dalam penanganan perkara ada yang disebut barang bukti, bagian dari alat bukti. “Ini memang proses akhir

penanganan suatu perkara. BB itu ada yang dimusnahkan, dirampas untuk negara kalau ada nilai ekonomisnya kemudian dimusnahkan,” katanya. Terkait 58 keping duplikat kartu ATM, itu berasal dari kasus skimming atau

pencurian data nasabah dari berbagai bank. Seperti Bank Internasional Indonesia (BII) yang sekarang berubah menjadi Bank Maybank Indonesia, Bank CIMB Niaga, Bank Central Asia (BCA) dan Bank Negara Indonesia (BNI). Kasus skimming ini dilakukan oleh dua orang warga negara asing (WNA) Bulgaria. Nilai kerugiannya mencapai Rp 2,8 miliar. Sementara perkara lainnya, kata Kajari Singaraja, sekarang masih menyimpan

Ratusan ASN Tes Urine yarankan pemakai narkoba itu menjalani rehabilitasi. ‘’Tes urine terus kita galakkan. Kalau ada hasil positif tentu kita dorong bersama instanasi terkait. Kita rekomendasi mengikuti rehabilitasi. Karena siapa pun pemakai narkoba itu sejatinya merupakan korban,’’ katanya. Menurut AKBP Astawan, dari pengujian sempel urine milik ratusan ASN di BPN Buleleng, sebanyak 145 sempel urine negatif menagndung zat terindikasi narkoba. Hanya ,personel BNNK menemukan dua sempel urine positif mengandung bahan obat. Sempel ini kemudian kembali diuji dan memeriska lebih lanjut kepada pemiliknya. Hasilnya, kedua pemilik sempel urine tadi mengaku sempat minum obat tidur. Dengan hasil itu, BNNK memutuskan dua sempel tadi yang sempat dicurigai, dinyatakan negatif mengandung narkoba. ‘’Kalau di BPN ada 147 ASN dan semuanya negatif. Tadi ada dua sempel positif mengandung obat. Namun setelah kita uji lanjutan sempel urine itu mengandung obat tidur. Hal itu diakui ASN bersangkutan di BPN,’’ jelasnya. Kepala BPN Buleleng I Gus-

puluhan BB berupa tabung elpiji. BB ini akan dirampas oleh negara. Alasannya, BB itu memiliki nilai ekonomi untuk kepentingan negara. Seperti tabung elpiji, akan dilelang dan dikembalikan kepada negara. Kajari Singaraja sekarang masih melakukan penentuan harga dasar atau harga limit yang dimintakan kepada instansi yang berwenang. Ini tergantung kondisi barang rampasan itu yang sudah ditetapkan oleh ahlinya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

TES URINE – Ratusan ASN di BPN Buleleng menjalani tes urine, Senin (22/10) kemarin. ti Ngurah Pariatna menyambut positif upaya BNNK memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba melalui tes urine. Dengan cara ini, ASN

di lembaga yang dipimpinnya itu tidak mencoba-coba menggunakan narkoba. ‘Semuanya sudah ikut tes urine. Kami sangat mendukung upaya

pemberantasan narkoba. Kenyataan itu menunjukkan kalau aparatur di lembaga kami ‘bersih’ pengaruh narkoba,’’ jelasnya. (kmb38)

Administrasi Tak Lengkap, Ribuan Pelamar CPNS Gugur SEBANYAK 1.183 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Buleleng dinyatakan gugur, sehingga mereka tidak dapat mengikuti seleksi tahap selanjutannya. Pelamar itu gugur di tengah jalan, karena mereka tidak lulus seleksi administrasi yang dilakukan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Perekrutan CPNS 2018. Dengan berkurangnya peserta akibat tidak lulus administrasi, maka yang berhak mengikuti seleksi berikutnya tersisa 4.424 pelamar dari total 5.607 orang sebelumnya. Apa saja penyebab ribuan pelamar itu tidak lolos seleksi administrasi?

Bali Post/kmb38

SELEKSI ADMINISTRASI - BKPSDM Buleleng mengumumkan hasil seleksi administrasi perekrutan CPNS tahun 2018, Senin (22/10) kemarin. Tercatat 1.183 pelamar dinyatakan gugur karena berkas administrasinya tidak lengkap.

Setiap orang pelamar bisa mengakses mengumuman di Portal SSCN dan situs website Badan Kepegawaian Daerah Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM). Pengumuman hasil seleksi administrasi ini juga disebarkan melalui press release media massa. Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Buleleng Gede Wisnawa didampingi Kepala Bagian (Kabag) Humas Protokol Sekkab Buleleng Ketut Suwarmawan, Senin (22/10) kemarin mengatakan, setelah penutupan pendaftaran 15 Oktober 2018 lalu, telah dilakukan penelitian seluruh dokumen berkas pelamar CPNS. Hasilnya, tim visitor menemukan dokumen lamaran yang dinyatakan tidak lengkap. Pelamar ada yang tidak melengkapi surat prnyataan bermaterai Rp 6.000 yang sebelumnya wajib diunggah secara online. Banyak pelamar tidak

melampirkan surat akreditasi, surat lamaran tidak ditujukan kepada Bupati Buleleng. Ada juga dokumen yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, karena transkrip nilai yang dilampirkan ternyata Indeks Prestasi Komulatif (IPK) di bawah 2,75. Bahkan, ada dokumen lamaran menggunakan ijazah di mana kualifikasi pendidikan pelamar justru tidak sesuai formasi jabatan yang akan dilamar. Pelamar yang sudah lolos administrasi dapat mencetak kartu nomor peserta ujian melalui Portal SSCN sejak Selasa (23/10) hari ini sampai Kamis (25/10) pekan ini. ‘’Sepertinya ini kurang teliti saja, sehingga banyak berkas administrasi peserta tidak lengkap, sehingga dinyatakan gugur,’’ katanya. Gugurnya ribuan pelamar itu, kata Wisnawa, memang membuat formasi jabatan yang dibuka dalam perekrutan tahun ini sedikit berkurang. Meski demikian setiap formasi jabatan pelamarnya tetap

saja membeludak, sehingga persaingan ketat sesama pelamar dipastikan tetap terjadi. Hal itu tidak lepas karena jatah formasi yang disetujui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) sebanyak 332 orang. ‘’Walau berkurang, tetap saja terjadi persaingan ketat karena memang formasi yang dibuka kecil dan pelamar membludak,’’ jelasnya. Formasi Dokter Lowong Jika pelamar formasi jabatan guru dan tenaga teknis membeludak, namun berbeda dengan formasi jabatan tenaga kesehatan. Formasi ini hingga pendaftaran ditutup beberapa waktu lalu, dua formasi ternyata tanpa pelamar. Dua formasi itu yaitu Dokter Spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) Ahli Pratama dan Dokter Spesialis Radiologi Ahli Pratama. Kenapa kedua formasi ini tanpa pelamar, kata Wisnawa, karena pelamar kebanyakan memilih mendaftar di daerah lain. Ada kemungkinan karena kebanyakan pelamar usianya di atas 35 tahun, sehingga tidak memungkinkan mengikuti perekrutan tahun ini. ‘’Sejak pendaftaran sampai ditutup memang kedua formasi jabatan ini tidak ada pelamarnya. Sayang sekali peluang ini terbuang, padahal tenaga dokter spesialis itu sangat diperlukan,’’ jelasnya. (mud)


Selasa Umanis, 23 Oktober 2018

GIANYAR

9

Dihiasi Pahatan Topeng di Bebatuan

Manfaatkan Aliran Irigasi

Air Terjun Sumampan Ramai Dikunjungi Wisatawan Gianyar (Bali Post) Memanfaatkan pembuangan aliran air dari terowongan irigasi subak, objek wisata Air Terjun Sumampan mulai ramai didatangi pengunjung. Padahal, objek yang berlokasi di Banjar Sumampan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati ini baru dibuka sebulan lalu oleh warga setempat. Tidak hanya wisatawan domestik, wisatawan asing juga ramai mengunjungi objek wisata yang berada di aliran Tukad Petanu ini. Objek wisata yang memanfaatkan aliran dari pembuangan terowongan irigasi ini baru dibuka oleh warga setempat, Wayan Cepeg bersama anaknya, Made Redana dan Nyoman Retana. Pantauan Senin (22/10) siang kemarin, terlihat sejumlah wisatawan mancanegara dan domestik sangat antusias menikmati keindahan air terjun tersebut dengan berfoto-ria. Mereka juga tampak sangat menikmati mandi di aliran Tukad Petanu. Wayan Cepeg mengatakan, pembuangan aliran air irigasi dari terowongan yang berada di sebelah timur Tukad Petanu ini sebenarnya sudah ada sejak dirinya berusia 17 tahun. “Tapi, dulu tidak berbentuk air terjun seperti sekarang ini,” ujar pria berusia 60 tahun yang sudah memiliki sembilan cucu ini. Menurut Cepeg, beberapa tahun lalu warga setempat melakukan pengerukan batu padas, tepat di depan pembuangan saluran irigasi tersebut. Pengerukan pada bagian timur tebing Tukad Petanu ini mencapai kedalaman belasan meter dari posisi awal, sehingga kini membentuk tebing. “Pengerukan itu sudah lama, sekitar belasan tahun lalu,” katanya. Proses pengerukan itu akhirnya dihentikan karena ada larangan dari pemerintah. Namun, akibat pengerukan yang membentuk tebing ini, justru aliran air dari terowongan irigasi dengan lebar 2 meter

dan tinggi 2,5 meter itu jatuh membentuk air terjun. “Sekarang menjadi air terjun dengan tinggi sekitar 15 meter lebih. Nampak indah sekali,” ujarnya. Awal dibukanya air terjun ini untuk kunjungan wisata, bermula dari seorang wisatawan yang melintas di kawasan tersebut. “Dia tamu yang tinggal di sebuah vila dekat sini. Dia suka sekali dengan air terjun ini. Kemudian saya diminta untuk menata akses jalan ke air terjun,” tutur Cepeg. Air terjun ini relatif mudah dicapai. Akses jalan juga sudah dibuka, meski baru berupa perabasan tanah milik Wayan Cepeg dan saat ini hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua. Melalui akses jalan tersebut, wisatawan langsung bisa berada di dekat air terjun. “Kebetulan saya punya lahan di sebelah barat Tukad Petanu. Saya sengaja membuka akses jalan dari lahan saya ini menuju air terjun,” katanya. Cepeg berencana memperlebar akses jalan tersebut agar bisa dilintasi kendaraan roda empat atau bus. Kendati untuk kepentingan itu, ia harus mengorbankan lahan pribadi miliknya. “Ini lahan pribadi luasnya sekitar satu hektar lebih. Saya juga siapkan menjadi tempat parkir,” ujarnya. Menurut Cepeg, popularitas Air Terjun Sumampan terangkat karena banyak pengunjung yang meng-upload keindahan air terjun ini di media sosial (medsos). Hal itu sekaligus merupakan promosi gratis karena banyak calon pengunjung lainnya tertarik berkunjung setelah melihat postingan tersebut. “Mayoritas yang berkunjung ke air terjun ini mengaku mendapat informasi dari medsos. Para fotografer juga mulai berdatangan untuk mengabadikan keindahan air terjun ini. Mereka datang membawa kamera dan drone,” ungkapnya. (kmb35)

PENGUNJUNG yang berkunjung ke objek wisata Air Terjun Sumampan makin sumringah. Sebab, daya tarik objek ini tidak hanya air terjun setinggi 15 meter. Namun, sejumlah bebatuan di lokasi tersebut juga sudah diukir dalam bentuk topeng. Ada juga topeng yang didesain khusus dengan aliran air, sehingga nampak seperti pancuran kecil yang keluar dari mulut topeng. “Kebetulan saya suka memahat. Sambil menunggu pengunjung, saya mencoba mengukir batu dengan bentuk topeng,” ujar Nyoman Retana, putra dari Wayan Cepeg. Ada sepuluh topeng yang sudah dipahat pada batu di objek wisata tersebut. Menurut Retana, topeng pada bebatuan itu dipahatnya sejak sebulan lalu. Ia juga berencana membuat ukiran topeng dengan media yang lebih besar di air terjun tersebut. Sehingga bisa menjadi spot baru bagi pengunjung yang ingin ber-selfie-ria. “Rencana ada, tapi masih saya siapkan patung seperti apa nanti yang pas,” katanya. Di balik makin tingginya kunjungan wisatawan, Retana mengaku khawatir karena air terjun tersebut mengandalkan kelebihan aliran air dari terowongan irigasi subak. Sehingga sewaktu-waktu bisa diputus lewat Dam Bedulu. “Kalau ada perbaikan irigasi, Dam Bedulu akan ditutup dan air terjun pun ikut mati. Beberapa bulan lalu juga sempat mati karena ada perbaikan irigasi,” ujarnya. Apabila ke depan ada perbaikan irigasi yang mengharuskan penutupan aliran Dam Bedulu, Retana berharap instansi terkait melakukan pemberitahuan, sehingga dapat disampaikan kepada pengunjung. “Kami juga akan koordinasi terkait hal ini,” katanya. Persoalan lainnya di objek wisata ini adalah penggalian batu padas yang masih berjalan di dekat air terjun. Retana mengakui penggalian ini dilakukan oleh pengontrak lahan miliknya. “Rencananya, kontrak ini tidak saya perpanjang. Di bawah mau saya tata agar lebih nyaman untuk pengunjung,” tegasnya. (nik) BERFOTO - Sejumlah pengunjung berfoto dengan latar belakang Air Terjun Sumampan, Senin (22/10) kemarin.

Pemkab Rancang Kenaikan Tiket Masuk Objek Wisata

Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar merancang kenaikan tiket masuk sejumlah objek wisata di wilayah Gianyar. Bahkan, kenaikan tiket tersebut mencapai Rp 50 ribu per kepala untuk wisatawan asing. Namun, Dinas Pariwisata Gianyar mengaku rencana tersebut masih menjadi pembahasan.

Bali Post/ist

PENYOK – Kondisi mobil pick-up yang penyok akibat ditabrak kendaraan yang dikendarai seorang pelajar.

Tabrak Mobil Parkir, Pelajar Sekarat

Gianyar (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Ambengan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Senin (22/10) pukul 03.35 Wita. Seorang pelajar, Dewa Gede Bagus Saraswita, yang memgendarai Yamaha NMax DK 7416 LR menabrak mobil pick-up yang sedang parkir di pinggir jalan. Akibatnya, pelajar berusia 17 tahun asal Ubud Kaja ini sekarat. Berdasarkan informasi yang dihimpun di TKP, pengendara NMax itu datang dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan tinggi. Setibanya di lokasi kejadian, korban menabrak pick-up Datsun DK 246 JG yang parkir di pinggir jalan sebelah barat. Situasi saat kejadian gelap gulita, ditambah pengendara NMax yang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi sehingga tabrakan tak bisa dihindari. Tabrakan keras itu mengakibatkan Dewa Gede Bagus Saraswita terjatuh dan menderita luka-luka. Pelajar itu mengalami sejumlah luka, yakni pada lutut, jari kaki kiri mengalami luka robek, betis kaki kanan lecet, telinga kanan mengeluarkan darah dan kepala bagian belakang benjol. Korban dinyatakan menderita cedera kepala berat (CKB). Pelajar itu kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Arisanti di Desa Mas, Kecamatan Ubud. Sementara motor yang dikendarai korban mengalami kerusakan pada bagian depan. Bagian lampu, kepala, stang, shockbreaker depan bengkok dan dek pada bagian depan hancur. Sedangkan mobil pick-up yang ditabrak mengalami kerusakan pada bagian lampu depan kiri pecah, bemper dan kap bagian depan samping kiri penyok. Posisi pick-up juga salah lantaran melanggar rambu larangan parkir. Kerugian material akibat kecelakaan itu diperkirakan sekitar Rp 5 juta. Kasubag Humas Polres Gianyar Iptu Ketut Suarnata yang dikonfirmasi membenarkan kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut. “Kasusnya masih ditangani oleh Unit Lalu Lintas,” katanya. (kmb35)

Kepala Dinas Pariwisata Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta mengakui memang ada rencana pemerintah untuk menaikkan tiket masuk sejumlah objek wisata seperti Pura Tirta Empul. “Rencana ini masih harus dibahas dengan instansi terkait, sep erti Asita, DPRD hingga desa adat, karena objek wisata ini bukan milik pemerintah semata tetapi juga desa adat,” ujar Ari Brahmanta, Senin (22/10) kemarin. Terkait pembahasan

rencana tersebut, kata Ari Brahmanta, pihaknya masih menunggu panggilan dari kalangan legislatif, untuk melakukan pembahasan bersama di Gedung DPRD Gianyar. “Rencananya akan ada pembahasan juga dengan DPRD. Kapan itu diagendakan, kami masih menunggu panggilan,” katanya. Ari Brahmanta mengakui, harga tiket Rp 50 ribu per kepala itu memang naik signifikan, dari harga sebelumnya yakni Rp 15 ribu untuk dewasa

dan Rp 7.500 untuk anak-anak. Dikatakan, besaran harga sesuai perda lama ini masih berlaku pada seluruh objek wisata yang dikelola Pemkab Gianyar. “Itu harga tiket sesuai perda lama. Tapi, sekarang sudah ada perda baru yang baru ketok palu,” ujarnya. Ari Brahmanta menambahkan, Oktober 2018 lalu sudah ada perda baru terkait tiket masuk objek wisata yang sudah ketok palu. Dalam perda baru tersebut tercantum nilai tiket Rp 30 ribu untuk wisatawan

asing dan Rp 20 ribu untuk wisatawan domestik. “Perda yang ini sebenarnya tinggal dijalankan, dan sudah ada kesepakatan dengan Asita serta instansi lainnya,” tegasnya. Ari Brahmanta mengakui, selama ini capaian retribusi tiket masuk dari seluruh objek wisata yang dikelola Pemkab Gianyar mencapai belasan miliar rupiah setiap tahunnya. “Rata-rata tiap tahun meningkat, sejalan dengan kunjungan wisata yang terus meningkat,” ujarnya. Sebelumnya, anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta meminta pemerintah agar memperhatikan fasilitas di objek wisata. Ia juga mengingatkan eksekutif untuk

tidak buru-buru menaikkan tiket masuk ke objek wisata sebelum membenahi fasilitas tersebut. “Kalau pemerintah menaikkan retribusi, tapi pelayanan tidak seimbang, bisa-bisa wisatawan berpaling dari Gianyar,” katanya mengingatkan. Sudarta meminta agar kenaikan retribusi tiket masuk objek wisata dikaji kembali. Hal ini dipandang penting agar tidak sekadar menaikkan tarif untuk mengejar ketertinggalan PAD. “Kenaikan retribusi harus dikaji secara matang. Tidak sekadar mengejar PAD, karena kita menjaga Gianyar untuk jangka waktu yang panjang,” tegasnya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar

Bali Post/kmb35

PENYULUHAN - Kapolsek Payangan AKP Nyoman Pawana Jaya Negara saat memberikan penyuluhan di hadapan siswa SMAN 1 Payangan, Senin (22/10) kemarin.

Jauhi Narkoba, Generasi Muda Diminta Ikuti Kegiatan Positif Gianyar (Bali Post) Kenakalan remaja di wilayah Kecamatan Payangan menjadi perhatian aparat kepolisian, khususnya terkait penyalahgunaan narkotika. Kapolsek Payangan AKP Nyoman Pawana Jaya Negara mengingatkan generasi muda untuk menjauhkan diri dari barang haram tersebut. Hal ini disampaikannya di hadapan ratusan siswa saat apel di SMAN 1 Payangan, Senin (22/10) kemarin. Pawana Jaya Negara mengatakan, kenakalan remaja khususnya terkait pelajar yang terjerat narkotika menjadi

atensi aparat kepolisian. Dikatakan, upaya pencegahan kini dilakukan oleh seluruh jajaran kepolisian. “Narkoba itu merupakan musuh besar bangsa ini. Jangan sampai ada generasi yang terjerat narkoba,” ujarnya. Pawana Jaya Negara menegaskan, bahaya narkoba wajib diketahui seluruh generasi muda. Tujuannya, apabila generasi muda menemukan barang haram ini bisa dengan cepat menghindar, atau melaporkan ke kantor polisi terdekat. Diakui, saat ini peredaran narkoba cukup marak di wilayah Denpasar, na-

mun pihaknya tidak mau lengah meski Kecamatan Payangan cukup jauh dari ibu kota Provinsi Bali tersebut. “Kita tidak boleh lengah, narkoba bisa datang tanpa diduga,” katanya. Pada kesempatan itu, Pawana Jaya Negara juga mengajak para siswa untuk mengisi diri dengan kegiatan positif seperti berolahraga atau kegiatan ekstrakulikuler lainnya. “Termasuk juga aktivitas budaya dan berkesenian. Isi diri dengan hal positif dan menyenangkan, sehingga tidak ada tempat untuk narkoba,” tandasnya. (kmb35)

Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/ TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165 Polsek Tampsiring - 901110 Polsek Tegallalang - 901575 Polsek Sukawati - 298723 Polsek Ubud - 975316 Polsek Payangan -974794 Unit Kesehatan Matra - 972913 Ambulan Pelayanan Sosial - 945322 Puskesmas Gianyar I & II - 948309 954274


JEMBRANA

10

Selasa Umanis, 23 Oktober 2018

Gasak Uang Majikan, Pembantu Dibekuk

CEK - Petugas Satpol PP Jembrana melakukan pengecekan saluran air pembuangan irigasi di Tuwed, Senin (22/10) kemarin.

Bali Post/olo

Tindak Lanjuti Protes Krama Subak

Petugas Satpol PP Cek Tambak Udang di Tuwed Negara (Bali Post) Munculnya protes krama Subak Puspa Sari di Desa Tuwed terhadap usaha tambak udang direspons Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jembrana, Senin (22/10) kemarin. Satu regu petugas Satpol PP yang dipimpin Kepala Bagian Penegakkan Perundangundangan Daerah I Made Tarma turun melakukan pengecekan ke lokasi tambak. Dari pengecekan yang dilakukan memang terjadi penyumbatan pada saluran pembuangan air irigasi di sekitar tambak. Hal inilah yang memicu lahan warga kebanjiran dan kerap gagal panen. Pihak pengelola tambak kepada Satpol PP mengaku sejak awal memang ada pemindahan saluran pembuangan ke lokasi yang sekarang ini. Namun setelah berlangsung, pipa saluran pembuangan air irigasi

yang disediakan belakangan ini tersumbat. Masalah inilah yang kemudian memantik protes sejumlah krama subak. “Memang ada dialihkan, pipa pembuangan pengganti itu tersumbat. Tadi pihak pengelola mau memindahkan pembuangan ke tempat semula,” ujar Tarma. Terkait upaya untuk memindahkan saluran ke lokasi asal itu, pihak pengelola mengaku bersedia membuat per-

nyataan yang diketahui kepala desa setempat. “Dari penjelasan kepala desa dan pengelola tambak, besok akan membuat pernyataan tertulis di desa dan diketahui kepala desa dan klian subak. Bahwa pengelola sanggup mengembalikan saluran irigasi selama dua minggu ini,” tambah Tarma. Proses pemindahan itu, terhitung mulai 19 Oktober dan sampai 2 November sudah selesai.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya seizin Kepala Satpol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budi akan melakukan pengecekan apabila memang kesepakatan itu tidak diikuti. Dari pengecekan kemarin, menurutnya, sudah ada bentuk galian yang dibuat pihak pengelola tambak. Saat ditanya terkait izin, pihak pengelola mengaku masih dalam proses. Hal itu ditunjukkan dengan sejumlah berkas perizinan pengelolaan tambak. Sejatinya tambak ini, menurut informasi pengelolaannya sudah beralih. Sebelumnya, sejumlah krama Subak Tuwed protes lantaran sawah mereka

kebanjiran dan mengakibatkan hektaran padi gagal panen. Kondisi ini dipicu pemindahan saluran pembuangan air sawah yang dilakukan pihak pengelola tambak. Hingga akhirnya pada Jumat (19/10) lalu, krama berkumpul di areal sekitar subak dan melakukan gotong royong memperbaiki saluran air. Subak meminta agar saluran yang diganti oleh pihak tambak agar dikembalikan ke saluran semula. Mereka tidak ingin lahan mereka kebanjiran seperti akhir tahun 2017 lalu. Sedikitnya 10 hektar lahan sawah tenggelam akibat banjir dan dua hektar gagal panen. (kmb26)

Negara (Bali Post) Seorang pembantu rumah tangga Ni Luh DT (49) asal Baluk, Negara sejak beberapa hari ini harus mendekam di jeruji besi Polres Jembrana. Wanita yang sudah memiliki cucu ini diketahui melakukan pencurian uang milik majikannya, I Made Wibawa (81), hingga berulangkali. Total uang yang diambil dari pemilik toko pakan ternak di Jalan Ngurah Rai, Negara itu mencapai Rp 50 juta lebih. Pelaku dibekuk Unit Reskrim Polres Jembrana di rumahnya di Banjar Baluk 1, Desa Baluk, Senin (15/10) lalu. Kabag Ops Polres Jembrana Kompol M. Didik Wiratmoko didampingi Kasat Reskrim AKP Yusak A. Sooai, Senin (22/10) kemarin mengatakan, dari penyelidikan yang dilakukan atas laporan Wibawa, polisi mencurigai pelaku pencurian tersebut adalah pembantunya. Pasalnya tidak ada kerusakan di TKP. Terakhir korban menyadari kehilangan uang pada Rabu (10/10) lalu. Pelaku diketahui menjadi pembantu di rumah korban baru tiga bulan. Setelah diamankan pelaku mengakui beberapa kali melakukan pencurian, yakni pada September sebanyak empat kali dengan total Rp 34 juta. Sedangkan pada Oktober Rp 16 juta. Pelaku mengaku mencuri uang itu sekitar pukul 10.00 Wita hingga pukul 14.00 Wita. Dari pengakuannya uang tersebut digunakan untuk membeli perhiasan seperti cincin emas, gelang, hingga tas dan kebutuhan lainnya. Selain pelaku sejumlah barang bukti pencurian diamankan penyidik Polres Jembrana. Termasuk sisa uang Rp 37 juta yang belum dibelanjakan dan sepeda motor Mio DM 5668 WY. Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 362 yo 64 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. (kmb26)

Bali Post/olo

TUNJUKAN - Kabag Ops Polres Jembrana bersama Kasat Reskrim menunjukkan barang bukti dan tersangka kasus pencurian.

Bupati Artha Lepas Transmigran Asal Jembrana

LIMA Kepala Keluarga (KK) calon transmigran yang berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Jembrana, Senin (22/10) kemarin dilepas Bupati I Putu Artha bertempat di aula Jimbarwana. Keberangkatan mereka untuk tahun 2018 ini cukup istimewa. Pasalnya, calon transmigran ini akan diberangkatkan menuju UPT Raimuna, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara LEPAS - Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Sekda Jembrana saat melepas para transmigran asal Jembrana yang akan diberangkatkan ke Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara.

menggunakan pesawat, tidak lagi lewat jalur laut seperti sebelumnya. Pelepasan yang juga dihadiri Sekda I Made Sudiada, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Ni Nengah Wartini, Bupati Artha meminta agar para transmigran setelah sampai di daerah tujuan dan telah mendapatkan lahan agar tidak melakukan tindakan tercela dan sekadar mencari lahan. ”Saya ingatkan kepada para transmigran Kabupaten Jembrana yang diberangkatkan sekarang ini agar menjaga nama baik dan selalu berbuat jujur. Saya tidak ingin ada transmigran dari Jembrana ini setelah mendapatkan tanah di daerah tujuan kemudian dipindahtangankan kepada orang lain kemudian pulang. Jika itu terjadi pemerintah pusat tentu akan

memberikan sanksi kepada Pemkab Jembrana,“ ujarnya. Kepada para calon transmigran, Bupati Artha minta agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan dan jalin hubungan baik saat ada di daerah tujuan. “Yang paling penting juga saya ingatkan kepada para transmigran ini untuk selalu menjaga kesehatan. Karena bekerja di daerah tujuan, tentunya tidak akan optimal tanpa didukung fisik yang sehat,” kata Artha. Selain itu, Artha juga mengingatkan agar setibanya di daerah tujuan, senantiasa berkoordinasi dengan sesama transmigran serta jalin persahabatan dan kekerabatan dengan warga transmigran itu sendiri. Sementara itu, calon transmigran I Komang Suarnia dan Ahmad Ainul mengaku senang bisa berangkat. Ke-

sempatan itu akan dipergunakannya untuk bekerja keras, mengolah lahan serta meningkatkan taraf hidup. Selain itu, mereka juga mengaku sangat bangga bisa diberangkatkan ke daerah transmigrasi tahun ini, di mana moda transportasinya menggunakan pesawat udara. “Saya bersama teman-teman sangat berterima kasih bisa diberangkatkan ke daerah transmigrasi menggunakan pesawat. Ini tentu pengalaman tak terlupakan bagi kami,“ sebutnya. Para calon transmigran itu juga mengungkapkan kesanggupannya berkomitmen sesuai arahan Bupati Artha untuk senantiasa menjaga nama baik Jembrana selama di perantauan. Acara pelepasan juga diikuti sanak saudara dan kerabat para transmigran yang turut mengantarkan. (ad932)

Sisa Pembayaran Terancam Tak Dibayar

Sejumlah Subkontraktor Mengadu ke Dewan Negara (Bali Post) Sejumlah subkontraktor proyek pembangunan kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) di Pengambengan, Senin (22/10) kemarin mendatangi kantor DPRD Jembrana. Mereka mengadu lantaran terancam tak mendapat sisa pembayaran dari pihak pemborong proyek yakni PT Sartonia Agung. Apalagi saat ini diketahui pihak kontraktor itu sudah diputus kontrak oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), selaku pengguna jasa. Sedikitnya delapan subkontraktor penyedia material ini datang ke kantor dewan dan diterima Ketua Komisi C DPRD Jembrana Ida Bagus Susrama. Kepada komisi dewan yang membidangi infrastruktur tersebut, mereka menyampaikan kronologis awal kontrak dengan PT Sartonia Agung hingga akhirnya kini terancam tak dibayar. Padahal material senilai kurang lebih Rp 3 miliar itu sudah dipasok dan digunakan untuk pembangunan kampus. Salah seorang subkontraktor asal Pengambengan, Salim, berharap mereka bisa dipertemukan langsung dengan pihak KKP selaku pengguna jasa dan kontraktor PT Sartonia Agung sehingga ada kejelasan. “Memang ini (kampus - red) nantinya untuk anak cucu kita. Tapi di balik itu pembangunannya masih ada masalah. Terakhir kami dijanjikan tanggal 15 Oktober ini, tapi buktinya tidak ada,” keluhnya. Lebih dari tujuh bulan tidak ada kepastian apakah sisanya akan dibayar atau justru pihaknya menjadi korban. Sejak awal pihak KKP sudah berjanji akan mempertemukan dengan kontraktor tersebut, tetapi tidak ada kejelasan. Justru mereka tambah resah ketika mengetahui ada kewajiban pembayaran

lainnya yang harus dilakukan pihak PT Sartonia Agung ke salah satu bank daerah di Jawa. Subkontraktor lainnya, Andre menerangkan dari penjelasan terakhir pihak KKP, kontraktor yang diputus kontrak itu ada sisa pembayaran pekerjaan progres yang memang belum diterima. Nilainya sekitar Rp 1,8 miliar. Kemungkinan saat proyek sudah rampung 100 persen, sisanya baru bisa dicairkan ke pihak PT Sartonia Agung. Tapi, mereka ragu hal itu bisa digunakan untuk membayar. Apalagi mengetahui pihak kontraktor masih punya kewajiban pembayaran ke salah satu bank. “Khawatirnya sisa pembayaran pekerjaan itu langsung dibayarkan ke bank. Jadinya kami yang menjadi korban,” terang Andre yang memasok pasir uruk dan material lainnya. Mereka berharap agar seluruh material yang mereka sediakan dibayarkan oleh PT Sartonia Agung. Menanggapi hal itu, Bagus Sus-

rama mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Setelah itu pihaknya akan menyampaikan aspirasi dari para subkontraktor lokal ini ke KKP. “Saya minta rinciannya masing-masing, nanti kami dan OPD terkait akan tanyakan ini ke KKP,” tandasnya. Semestinya ini tak terjadi apabila pihak kontraktor menepati janji sesuai kontrak dengan subkontraktor. Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan Politeknik KP di Pengambengan yang dilakukan sejak akhir 2017 lalu sempat tersendat. Pihak rekanan PT Sartonia Agung tidak dapat memenuhi waktu penyelesaian sehingga diputus kontrak. Sebelum diputus kontrak oleh KKP, sejumlah tenaga kerja proyek,awal tahun lalu juga sempat demo menagih upah mereka. Ternyata selain upah pekerja, pihak rekanan juga belum membayar subkontraktor sebagai penyedia bahan material. (kmb26)

Bali Post/olo

TEMUI - Sejumlah subkontraktor pembangunan Politeknik KP di Pengambengan saat menemui Komisi C DPRD Jembrana, Senin (22/10) kemarin.

Bali Post/olo

TELUSUR – Bawaslu melakukan penelusuran pemilih dalam Pileg dan Pilpres 2019 di sejumlah pasar di Jembrana, Senin (22/10) kemarin.

Bawaslu Sisir Pasar Umum dan Terminal

Masih Ada Sepuluh Pemilih Tercecer Negara (Bali Post) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jembrana mensinyalir masih banyak penduduk yang tercecer dan belum masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pemilu 2019. Salah satu indikasinya hasil penelusuran langsung ke warga secara acak di sejumlah pusat keramaian di Jembrana, Senin (22/10) kemarin. Dari tiga titik keramaian disasar, yakni Pasar Umum Negara, Pasar Lelateng dan Terminal Negara. Bawaslu mendapati ada sejumlah orang yang belum terdaftar sebagai pemilih. Penelusuran secara acak ini dilakukan Bawaslu Jembrana bersama dengan Bawaslu Provinsi. Total dari ketiga lokasi itu, ada 109 yang didata secara acak dengan metode wawancara atau bertanya langsung. Warga yang memiliki KTP langsung dicek melalui aplikasi dengan memasukkan nomor NIK dan nama. Dari penelusuran itu, diketahui ada 10 orang yang diduga belum masuk DPT. “Ada yang memiliki e-KTP tapi belum terdaftar di DPT,” ujar Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Bali, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Terkait masih adanya warga yang tercecer itu akan dikoordinasikan dengan KPU Jembrana

melalui Bawaslu. Dengan demikian, bila memang tidak terdaftar namun sudah memenuhi syarat mendapatkan hak memilih, bisa masuk dalam perbaikan DPT. Tujuan pengecekan langsung ke lapangan ini merupakan pengawasan supaya masyarakat yang memiliki hak pilih masuk dalam DPT. Menurutnya masih ada waktu untuk perbaikan DPT dan Bawaslu tetap akan melakukan pengawasan seperti ini secara acak. Untuk itu, pada 12 November saat rekapitulasi DPT hasil perbaikan tingkat provinsi ada perbaikan. Persoalan data pemilih ini diharapkan benar-benar menjadi perhatian dari Bawaslu. Sementara itu, Ketua Bawaslu Jembrana Made Pande Ady Mulyawan mengatakan dari hasil pengecekan ke lapangan akan segera dikoordinasikan ke KPU. Selain ke pasar dan terminal, penelusuran juga akan dilakukan di tempat keramaian serupa hingga di kecamatan. Harapannya supaya tidak ada pemilih yang tercecer, sehingga kualitas DPT dalam Pemilu 2019 nanti semakin baik. “Selain secara acak seperti ini, kami juga melakukan pengawasan program yang dilakukan KPU untuk penyempurnaan DPT yang dilakukan hingga ke desa-desa,” terang Mulyawan. (kmb26)


Selasa Umanis, 23 Oktober 2018

Karangasem

11

Perlu Banyak Penataan di Pura Besakih Amlapura (Bali Post) Disadari masih perlu banyak dilakukan penataan di kawasan Pura Agung Besakih, agar lebih indah, rapi, bersih. Seperti lahan parkir, penataan zona-zona pedagang yang saat ini masih berjualan di sebelah selatan wantilan serta fasilitas pendukung lainnya. “Kita akan lakukan sejumlah perbaikan fasilitas pendukung, seperti pos pemungutan parkir di pintu masuk yang ada di Banjar Kedungdung, sound system, perlengkapan rapat, dan penataan rest area agar bisa dikeramik, termasuk penerangan di sejumlah titik di areal pura,” harap Humas Manajer Operasional Kawasan Pura Agung Besakih I Gusti Bagus Karyawan, Senin (22/10) kemarin. Kendati status Gunung Agung masih berada di level III (Siaga), rupanya hal itu tidak

berpengaruhi signifikan terhadap kunjungan wisatawan ke Daerah Tujuan Wisata (DTW) Pura Agung Besakih. Hal itu dibuktikan pengelola justru mampu melampaui target kunjungan dari yang ditargetkan. Menurutnya, pada awal erupsi Gunung Agung memang sempat membuat jumlah kunjungan anjlok. Sebab, para agen maupun wisatawan enggan berkunjung ke Besakih. Namun setelah belakangan aktivitas Gunung Agung mulai tenang, jumlah kunjungan wisatawan ke Besakih kembali normal. Bahkan mampu melampaui jumlah kunjungan dari target yang ditetapkan sebelumnya. Karyawan menambahkan, tahun ini target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 97.200 pengunjung dan wisatawan domestik (wisdom) 14.400 orang. Per 16 Oktober kunjungan wisa-

man mancanegara mencapai 149.477 orang, sedangkan wisdom 21.596 orang. Rata-rata kunjungan wisman per hari 520 dan wisdom 79 pengunjung. Kesuksesan pengelola mampu memenuhi target tersebut, kata Karyawan, tidak lepas dari kerja keras yang dilakukan semua manajemen. Mereka gencar melakukan promosi di tengah situasi Gunung Agung masih di level III (Siaga). Promosi dilakukan dari wisatwan yang datang langsung ke Besakih melalui guide, agent maupun media sosial facebook. “Pengelola juga punya akun facebook. Kita juga rutin promosi ke Jakarta, Banten dan Yogyakarta, meminta kepada agent ikut membantu mempromosikan objek wisata Besakih. Upaya itu mampu meningkatkan jumlah kunjungan ke Besakih,” jelas Karyawan. (kmb41)

INTROGASI ABK - Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama saat mengintrogasi ABK di Kapal Ikan Pulau Mas.

Mencurigakan

Kapal Ikan Pulau Mas Dicegat Sat Polair

Amlapura (Bali Post) Sebuah Kapal Ikan dengan nama Pulau Mas yang dinilai ada gelagat mencurigakan kontan saja langsung dicegat Sat Polair Polres Karangasem. Hal itu dilakukan Sat Polair, Senin (22/10) kemarin, saat melakukan penyisiran dari Padangbai hingga Seraya Timur. Operasi terjun ke lapangan itu digelar guna memperketat pengamanan di wilayah perairan laut Karangasem khususnya. Patroli yang dipimpin Kasat Polair AKP I Made Wartama menggunakan kapal patroli KP XI-2014/Tg Muntik. Sebanyak empat personel lengkap dengan senjati api dilibatkan. Patroli dilaksanakan mulai dari Pangkalan Padangbai menuju Perairan Seraya Timur, yang merupakan alur pelayaran Padangbai-Lembar. Kemudian patroli menyasar tempat-tempat objek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan, seperti Pantai Bias Putih, Bukit Asah, Pantai Jasri,

Pulau Tepekong, termasuk Depo Pertamina Manggis. Wartama menegaskan, pelaksanaan patroli awalnya untuk mengantisipasi aktivitas masyarakat di pesisir. Action riil di lapangan diupayakan guna memastikan situasi keamanan di perairan laut wilayah Karangasem agar senantiasa tetap kondusif. Namun di tengah patroli ada salah satu kapal dicurigai mengangkut barang terlarang. Sempat nakhoda kapal enggan untuk kooperatif. Karena itu, akhirnya

Tim Patroli menghentikan dan memeriksa kapal ikan Pulau Mas 162 yang dinakhodai Mastory Sakaria, lengkap delapan ABK (anak buah kapal) juga ikut diperiksa secara seksama. Ternyata setelah dicek langsung ke dalam kapal, kapal dengan tujuan Benoa menuju Dobo Maluku itu kosong tidak bermuatan sama sekali. Hasil pemeriksaan nihil ditemukan pelanggaran, termasuk tindak pidana lainnya. Setelah dipastikan situasi kapal tersebut, ke-

mudian kapal dan ABK itu dilepaskan untuk kembali melanjutkan berlayar. Wartama menegaskan, patroli terus semakin diintensifkan. Pertimbangannya, untuk mencegah adanya tindak kejahatan. Selain kapal-kapal besar, sasaran patrol juga kapal boat yang berpenumpang wisatawan asing. Kasat Polair terus memberikan imbauan agar aktivitas warga yang mencari penghidupan di laut agar ikut memperhatikan situasi laut. Atensi itu sangat penting agar tidak terjadi peristiwa yang tidak diinginkan, seperti terseret arus misalnya, yang bisa merenggut nyawa baik itu nelayan, wisatawan lokal maupun wisatawan asing. (kmb31)

Pura Segara Lingga Yoni

Petunjuk Sulinggih Dorong Geredeg Komit Menyelesaikannya Anugerah Lingga Yoni sesungguhnya sudah dirasakan pengunjung Pantai Ujung sejak dulu. Buktinya, saat batu itu masih terkubur di tepi laut dekat lokasi pura saat ini, sejatinya sudah banyak warga yang merasakan manfaatnya, walaupun Lingga Yoni belum tampak. Hanya, saat itu warga tidak sadar kalau di tepi pantai terkubur Lingga Yoni, hingga akhirnya muncul setelah pemimpin Karangasem waktu itu mendapat petunjuk seorang sulinggih dari Lombok. Bagaimanakah kisah niskala keberadaan Pura Lingga Yoni tersebut? KEMUNCULAN kembali batu Lingga Yoni ketika Karangasem dipimpin Bupati Wayan Geredeg. Cerita warga Desa Adat Ujung Hyang, kalau kemunculan batu Lingga Yoni berawal dari petunjuk seorang sulinggih di Lombok. Hal itu

dibenarkan Wayan Geredeg. Saat ditemui di kediamannya belum lama ini, guna menanyakan kesejatian asal usul Lingga Yoni. Wayan Geredeg mengakui ada seorang sulinggih di Gili Selang, Lombok yang menyampaikan kepadanya akan

TURUN KE LOKASI - Wayan Geredeg kala menjadi Bupati Karangasem saat itu turun langsung ke lokasi memantau proses evakuasi batu Lingga Yoni tersebut bersama pihak desa adat, para pekerja dan warga sekitarnya. Warga sekitar sangat mengenang peran serta Geredeg kala itu, sekitar tahun 2013.

ada kemunculan Lingga Yoni. Setelah itu harus dibuatkan pura. Saat itu, sebagai bupati Geredeg mengaku menjawab secara diplomatis saja. Sebab, membangun sebuah pura tentu harus jelas asal-usul dan mitologinya serta legendanya. Tetapi, sebagai pribadi seorang tokoh besar di Karangasem, dia menyatakan siap merealisasikan petunjuk dang Dwijati. Geredeg pun saat itu mulai mencari sejumlah tokoh di Desa Ujung Hyang untuk menindaklanjuti petunjuk niskala yang didapat. Ternyata setelah bertemu Bendesa Ujung Hyang I Gusti Bagus Suteja, Geredeg menemukan titik terang. Bahwa memang benar sejak dulu penuturan tetua setempat ada batu besar berbentuk Lingga Yoni. Akhirnya, saat ada alat berat mengerjakan proyek penataan pantai, maka ditemukanlah batu Lingga Yoni itu. Memang posisinya sedikit ke dalam dari pesisir pantai. Saat itu alat berat tidak kunjung mampu menariknya ke darat. Pasalnya, berat Lingga Yoni mencapai puluhan ton. Dampaknya, rantai yang dipakai menarik dan mengikat pun berulang kali terputus. “Waktu itu saya pribadi menurunkan crane 50 ton untuk mengangkatnya. Setelah matur piuning, jagi mecikang linggih Ida, barulah batu besar setinggi dua meter lebih itu bisa dipindahkan ke darat,” kata Bupati Karangasem dua periode ini (2005-2010, 20102015) ini. Kemunculannya pun mengundang keheranan seluruh lapisan warga Bali saat itu. Tidak hanya warga sekitar maupun pejabat, dari kalangan sulinggih di Bali pun berbondong-bondong melihat dari dekat Lingga Yoni ini untuk merasakan energinya. Salah satunya Ida Pedanda Gede Made Gunung (alm) pun turun ke sana. Beliau sependapat dengan sulinggih di Lombok yang memberikan petunjuk awal untuk Geredeg. Agar keberadaan Lingga Yoni tidak diabaikan. Caranya harus dibuatkan tempat suci yang layak. Sehingga diinisiasilah oleh Geredeg dan Bendesa Gusti Bagus Suteja

untuk berjuang bersama menyelesaikan pembangunan puranya. Pembangunan Pura Lingga Yoni diawali penyediaan lahan sekaligus palinggihan. Dan sekarang semuanya sudah bisa terwujud. Setelah Geredeg selesai menjabat pun, dia tetap mendorong agar pembangunan pura Lingga Yoni dapat segera dituntaskan. Sebagaimana komitmennya sebagai pribadi yang sangat memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan pura. “Waktu saya mendengar batu Lingga Yoni mau dijual, saya yang paling menentang ide itu. Kemunculan Lingga Yoni ini awal kebangkitan Bali secara niskala. Terlebih sekarang banyak terjadi bencana. Tatanan kita sebagai umat Hindu yang sangat terhubung dengan keseimbangan alam semesta, kita mau tidak mau harus tetap merawat dan juga menjaganya dengan baik,” tegas politisi Partai Golkar ini, yang kini ingin melanjutkan visi pembangunannya dengan menjadi calon legislatif di DPR-RI. Sebagai tokoh besar di Bali, Geredeg kini bersyukur buah perjuangan menyelesaikan pembangunan pura tersebut sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bali. Terbukti, yang sakit datang jadi sembuh, pasangan suami istri yang lama tidak memiliki keturunan akhirnya punya momongan. Dan masih banyak lagi mukjizat yang terjadi kepada pamedek yang tangkil ke pura tersebut. Karena itu, dia mengimbau kepada warga Bali agar bersamasama pedek tangkil saat melaspas, bumi sudha, ngresighana, mapedagingan dan ngenteg linggih di Pura Segara Lingga Yoni, yang puncaknya digelar 24 Oktober besok. “Mari bersama-sama terus meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi, agar kita semua diberikan keselamatan, anugerah, hidup rukun. Terpenting dijauhkan dari segala bentuk bencana alam,” harap Wayan Geredeg yang dikenang warga Karangasem jadi bupati, dengan pembangunan menggeliat di segala sektor. (ad 933)

Bali Post/kmb41

KUNJUNGAN - Wisatawan saat melakukan kunjungan ke objek wisata spiritual di Pura Besakih.

Ratusan Peserta Gugur Seleksi Administrasi CPNS

Amlapura (Bali Post) gaan. Bukan sarjana non-pendidikan. Selain itu, Ribuan peserta mendaftar sebagai Calon beberapa pendaftar juga salah meng-input data. Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Karangasem Seperti Indentitas di Kartu Tanda Kependudukan tahun 2018. Dari 2.961 orang yang mengadu pe- (KTP) tidak sesuai dengan nama di ijazah. Ada runtungan menjadi CPNS, tidak pelak ratusan juga pendaftar tidak melengkapi nomor regispeserta gugur seleksi administrasi. Sisanya lolos trasi saat menyerahkan berkas serta dokumen dan mereka berhak mengikuti tahapan proses ke BKPSDM. selanjutnya. “Seleksi administrasi sudah kita umumkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengemban- sejak kemarin malam. Sebelum pengumuman, gan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karan- BKPSDM telah mengelar rapat dengan Sekda. gasem I Gusti Gede Rinceg mengungkapkan, jika Paling banyak yang tidak lolos itu yakni pendaftar ada sebanyak 2.961 peserta yang mendaftar se- di bagian guru penjaskes yakni 22 orang. Sisanya bagai CPNS. Dari jumlah itu sekitar 147 orang kesehatan,” imbuh Rinceg. Setelah pengumudinyatakan tidak lolos seleksi administrasi. man seleksi administrasi, pendaftar diminta Sisanya, 2.814 orang lolos seleksi mencetak kartu ujian CAT. Nomor ujian administrasi. Sebanyak 147 ditentukan pusat. Sedangkan jadwal pendaftar yang tidak lolos seleksi ujian juga akan ditentukn pusat. administrasi dikarenakan mereka “Untuk nomor dan jadwal ujian, itu tidak memenuhi persyaraatan yang ditentukan pusat,” tambah Rinceg. ditentukan. Ribuan pelamar CPNS untuk “Dari 147 pendaftar yang tak lolos wilayah Karangasem akan memseleksi administrasi, 99 orang tak perebutkan 202 kursi. Formasi menyerahkn berkas. Sedangkan 48 guru sebanyak 149, meliputi guru orang akibat kesalahan input identikelas dan guru mata pelajaran SD, tas dan kekurangan berkas lainnya,” tenaga kesehatan sebanyak 48 kursi, jelas Gusti Gede Rinceg. serta teknisi 5 kursi. Rincian pendafPelamar yang tidak lolos seleksi tar CPNS di wilayah administrasi, kata Rinceg, Karangasem, yakni unkarena tidak setuk tenaga guru yang suai kualifikasi. mendaftar sebanyak Pendaftar salah 2.175 orang, kesehatan satunya harus 757 orang, dan teknisi sesuai kualifikasi PU 39 orang. Pendafyang dibutuhkan. tar terbanyak yakni Misalnya, guru guru penjaskes ahli penjaskes harus pertama, kesehaBali Post/kmb41 tan bagian perawat diisi sarjana penI Gusti Gede Rinceg didikan keolahraterampil. (kmb41)

Wakili Karangasem Lomba Sekolah Adiwiyata

SMPN 2 Rendang Dinilai Tim Provinsi Bali

Amlapura (Bali Post) Sebagai wakil Kabupaten Karangasem pada Lomba Sekolah Adiwiyata, SMPN 2 Rendang dinilai Tim Provinsi Bali, Senin (22/10) kemarin. Kedatangan rombongan tim penilai provinsi disambut langsung para guru dan seluruh siswa di sekolah setempat. Kepala SMPN 2 Rendang I Ketut Suparjana mengatakan, SMPN 2 Rendang terpilih mewakili Kabupaten Karangasem dalam Lomba Sekolah Adiwiyata ke tingkat Provinsi Bali, setelah melalui penelitian yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem. Sekolah ini punya potensi dan juga keinginan menjadi sekolah sehat dan hijau. Demikian tercantum dalam visi dan misi sekolah yang dalam idealisnya sangat memuliakan ajaran Tri Hita Karana, keseimbangan secara harmonis antara lingkungan, manusia dan juga Tuhan. “Lewat visi dan misi yang dicantumkan secara tidak langsung dapat mendorong warga sekolah beserta para guru dan seluruh siswa agar bisa menciptakan lingkungan sekolah sehat dan hijau. Sekolah ini mendapat dukungan penuh dari masyakarat, komite sekolah, Disdikpora Kabupaten dan juga Dinas Lingkungan Hidup, sehingga bisa menjadi delegasi wakil Kabupaten Karangasem untuk melaju ke provinsi,” ucap Suparjana. Di dalam visi dan misi, kata Suparjana, pihak sekolah memiliki kebijakan memasukkan isu lokal, global dan lingkungan dalam materi pembelajaran. Sehingga lewat transformasi materi para

siswa dapat memahami dan mengerti betapa pentingnya menjaga lingkungan yang bersih, sehat dan juga indah. Dengan desain itu siswa memiliki wawasan lebih komprehensif terkait lingkungan hidup. Dalam mengikuti Lomba Sekolah Adiwiyata tidak ada persiapan khusus, program jangka pendek sengaja dilakukan pihak sekolah. Alasannya, untuk mewaliki lomba ini pihak sekolah telah menyiapkan semuanya jauh-jauh hari. Sehingga saat ini pihak sekolah sudah siap 100 persen mengikuti lomba. “Dalam Lomba Sekolah Adiwiyata yang dinilai adalah tentang kebijakan sekolah, struktur dan muatan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan. Jadi kita ber-

harap pada lomba ini seluruh warga sekolah menyadari pentingnya lingkungan hidup. Kita juga harapkan nantinya sekolah ini terpilih mewakili Bali pada jenjang lebih tinggi yakni tingkat nasional,” harap Suparjana. Sementara itu, salah satu Tim Penilai Provinsi Bali I Made Juwita menjelaskan, pentaan lingkungan terutama aspek kebersihannya sudah cukup bagus. Hanya yang masih menjadi cacatan, banyaknya tanaman layu bahkan mati. Atas kondisi itu, pihaknya meminta supaya bunga yang layu bisa terus disiram dengan air agar tidak ikut mati seperti tanaman yang lainnya. “Kita juga minta supaya siswa mengurangi mengonsumsi makanan yang berisi pengawet. Karena itu sangat berbahaya untuk kelangsungan kesehatan,” pesannya. (kmb41/k100)

Bali Post/kmb41

DINILAI - Tim Penilai Provinsi Bali saat menilai Lomba Sekolah Adiwiyata di SMPN 2 Rendang, Senin (22/10) kemarin.


KLUNGKUNG

12 Seleksi Administrasi

Ratusan Pendaftar CPNS Gugur

Semarapura (Bali Post) Seleksi administrasi berkas pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 telah selesai. Di Kabupaten Klungkung, ratusan orang gugur alias tidak lulus. Sejumlah hal menjadi penyebab. Berdasarkan data yang terhimpun di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BK-PSDM) Klungkung, jumlah pendaftar yang masuk mencapai 1.894 orang. Rinciannya, bidang pendidikan 460 orang, kesehatan 344 orang dan bidang teknis umum 1.078 orang serta khusus 12 orang. Pada seleksi administrasi yang berakhir Minggu (21/10), terdapat 265 orang yang tidak lulus. “Ada seluruh pelamar untuk satu formasi tidak lulus. Seperti guru IPS ahli pertama untuk SMPN Satu Atap 1 Batukandik. Ada sepuluh orang. Ada juga sanitarian untuk Puskesmas dan RS Pratama Nusa Penida maupun arsiparis untuk Dinas Perpustakaan,” jelas Kepala BK-PSDM I Komang Susana, Senin (22/10) kemarin. Didampingi Kepala Bidang Data, Pengadaan dan Promosi BK-PSDM Ni Made Sulistiawati, dijelaskan, yang tak lulus dikarenakan berbagai hal. Yakni Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di bawah standar minimal sebesar 2,75, akreditasi program studi tidak ada. Selain itu ada pula karena kualifikasi pendidikan yang tak sesuai dengan jabatan

Bali Post/dok

I Komang Susana

yang dilamar dan ini paling mendominasi. Contohnya, lulusan SMK melamar formasi S-1 Akuntansi. “Tidak hanya IPK yang menjadi penyebab tidak lulus. Tetapi juga ada hal lain. Untuk syarat pendaftaran sudah disampaikan sejak awal pengumuman pendaftaran,” terangnya. Tak dimungkiri, dalam seleksi ini ada sejumlah pendaftar yang tak lulus mendatangi BK-PSDM, mempertanyakan alasannya. Mereka sudah diberikan penjelasan, dan tidak menyatakan keberatan. Setelah hasil tersebut keluar, Sulistiawati menyebutkan proses akan dilanjutkan dengan Computer Asisted Test (CAT), seleksi kompetensi dasar dan bidang. Jadwalnya masih dikomunikasikan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Untuk rencana awal

berlangsung dari 26 Oktober sampai 17 November. Tetapi ini akan dikomunikasikan, kapan Klungkung dapat jadwal. Karena yang ikut tes juga dari kabupaten lain,” ungkapnya. Pada CPNS ini, jatah untuk masing-masing bidang tetap seperti informasi awal. Untuk pendidikan 70, kesehatan 56, teknis umum 46 dan khusus cumlaude 2 orang. Sejatinya ada pula bidang teknis untuk penyandang disabilitas dengan jatah 2 orang. Hanya tidak ada pelamar. Seperti berita sebelumnya, formasi dokter spesialis juga nihil pendaftar, yakni rehabilitasi medik, jantung, patologi anatomi, paru-paru dan saraf di RSUD Klungkung. Hal serupa juga terjadi pada RS Pratama Gema Santi Nusa Penida untuk spesialis penyakit dalam, anastesi, obstetri dan genikologi, patologi klinik dan anak. “Untuk pranata laboratorium di Puskesmas Nusa Penida III dan RS Pratama juga nihil,” terang Sulistiawati. Tidak diketahui apa yang menjadi penyebab hal tersebut. Dalam waktu dekat, pihaknya berencana menyampaikan hasil pendaftaran ini ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Nasional dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB). “Kami rencananya komunikasikan ini. Menanyakan apakah formasi yang nihil pelamar bisa dialihkan untuk formasi tenaga medis yang lain,” katanya. (kmb45)

Selasa Umanis, 23 Oktober 2018

Pemilu 2019

Bawaslu Temukan Sejumlah Warga Belum Masuk DPT

Semarapura (Bali Post) Sejumlah warga di Kabupaten Klungkung masih ada yang belum masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Padahal yang bersangkutan sudah mengantongi e-KTP. Hal ini terungkap saat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melakukan gebyar jaga hak pilih. Anggota Bawaslu Klungkung Tjokorda Raka Partawijaya, Senin (22/10) kemarin, mengungkapkan gebyar tersebut sudah menyasar pasar di Kecamatan Klungkung, Dawan, dan Banjarangkan. Hal tersebut tak lepas dari banyaknya masyarakat yang beraktivitas. “Kami masih menemukan yang sudah memiliki e-KTP belum masuk dalam DPT. Dicek pada ap-

likasi KPU juga tidak ada. Tetapi jumlahnya tidak banyak,” jelasnya. Di luar temuannya itu, diduga masih ada yang tercecer. “Kami mendapat info ada pengawas di tingkat desa juga belum masuk. Padahal saat Pilkada, namanya ada,” katanya. Khusus untuk Kecamatan Nusa Penida, hari ini Bawaslu merencanakan untuk turun. Hal ini sudah

dikoordinasikan bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Besok lansung ada pembukaan pendaftaran. Biar bisa dimasukkan namanama yang tercecer sebelum pleno penetapan DPT hasil perbaikan yang dijadwalkan 28 Oktober,” kata mantan Ketua KPU Klungkung ini. Guna mengetahui data pemilih, KPU telah mempersiapkan link yang bisa

Soal Rencana Alokasi Anggaran Kelurahan

Diharapkan Tak Hanya Wacana Semarapura (Bali Post) Pemerintah pusat berencana mengalokasi anggaran untuk kelurahan pada 2019. Di Kabupaten Klungkung, hal tersebut mendapat respons positif. Diharapkan tak hanya sebatas wacana. Lurah Semarapura Kauh Komang Sukrata mengungkapkan, sejauh ini anggaran yang dikelola bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Jumlahnya tak terlalu besar dan lebih fokus untuk menunjang hal-hal yang bersifat administrasi. Seperti pembelian Alat Tulis Kantor (ATK) maupun pembuatan profil kelurahan. Sementara untuk bidang infrastruktur maupun kegiatan sosial masih nihil. “Sekarang masih menyampaikan usulan kegiatan melalui Musrenbang dan baru disampaikan ke instansi terkait. Jadi penanganannya lebih lambat,” sebutnya,

baru-baru ini. Disampaikan lebih lanjut, sejauh ini banyak usulan dari masyarakat yang belum tertangani, seperti perbaikan gang, rehab rumah, maupun kegiatan sosial lainnya. Demikian juga dengan pemberdayaan masyarakat. “Untuk infrastruktur ada yang sudah tertangani melalui program Kotaku. Tetapi tidak bisa mencakup seluruhnya. Hanya yang masuk kawasan kumuh, sesuai SK Bupati. Kalau ada anggaran untuk kelurahan dari pusat, tentu penanganan yang lain bisa lebih cepat. Kami sangat menyambut baik jika itu direalisasikan,” imbuhnya. Respons positif juga diutarakan Lurah Semarapura Tengah Wayan Iwan Indrawan. Diharapkan rencana itu tak hanya sebatas wacana. “Sekarang kelurahan mengelola dana tak terlalu banyak. Ada beberapa kegiatan yang harus mencari dana

SUASANA - Suasana di Kelurahan Semarapura Kauh, Klungkung, Senin (22/10) kemarin.

sendiri. Seperti bulan depan Karang Taruna mengadakan festival. Biar ada dana, dari sekarang mulai jual kupon bazar,” terangnya. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung I Wayan Suteja menyampaikan, informasi resmi soal kucuran dana itu belum ada dari pemerintah pusat. Apalagi soal mekanismenya. “Tetapi kalau disampaikan secara lisan oleh presiden, memang ada. Kami masih menunggu info resminya. Jadi sekarang belum bisa memberikan penjelasan,” ucapnya. Meski demikian, ia tak menampik ada keinginan dari beberapa kelurahan supaya mendapat perlakuan sama dengan desa. “Sekarang kelurahan berada di bawah kecamatan. Tidak lagi menjadi OPD. Tetapi secara lisan, ada yang menginginkan supaya dapat anggaran seperti dana desa. Kalau secara lugas, belum,” kata pejabat asal Karangasem ini. Khusus untuk dana desa, tahun ini Kabupaten Klungkung mendapat kucuran Rp 43.340.097.000 yang diperuntukkan kepada 53 desa di Kecamatan Klungkung, Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida. Jumlah yang diterima setiap desa bervariasi, menyesuaikan dengan kondisi wilayah, masyarakat dan jumlah penduduk. (kmb45)

GEBYAR - Bawaslu Klungkung melaksanakan gebyar jaga hak pilih untuk Pemilu 2019. Ditemukan, beberapa warga yang mengantongi e-KTP belum masuk DPT.

Setelah Lolos Top 99 IPP 2018

Program Bima Juara dan TOSS Kembali Masuk 40 Besar LANGKAH Pemerintah Kabupaten Klungkung menerapkan program Beli Mahal Jual Murah (Bima Juara) dan Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) tak sia-sia. Setelah masuk sebagai Top 99, kini program untuk mendukung bidang pertanian dan lingkungan itu berhasil masuk 40 besar Inovasi Pelayanan Publik (IPP) tahun 2018 yang digagas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Hal tersebut disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Klungkung, I Ketut Suadnyana, Senin (22/10) kemarin. Dijelaskan, dua program tersebut masuk sebagai program inovasi kategori kabupaten. Klungkung berada dalam satu barisan dengan 14 kabupaten lain, yakni Banyuwangi, Lumajang, Luwu Utara, Malang, Merauke, Pangkep, Rote Dao, Sumbawa, Takalar, Teluk Bintuni, Timor Tengah Utara, Trenggalek, dan Tulung Agung yang juga menawarkan program khusus. “Tadi (kemarin-red) diumumkan. Penghargaan rencananya diberikan 7 November nanti di Jakarta,” jelasnya.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan tidak mudah menciptakan program yang efisien, output-nya jelas dan bermanfaat bagi masyarakat. Perlu ada komitmen dan dukungan bersama. Disebutkan, program Bima Juara sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan petani dengan mewajibkan KUD membeli gabah petani lebih mahal yang nantinya akan menekan dan menstabilkan harga beras. KUD juga diwajibkan menjual beras kepada BUMDes, PNS, koperasi, toko modern lebih murah dari harga pasar. Bupati Suwirta mengakui konsep ini sebenarnya sudah dipakai lama saat menjadi Manajer Koperasi Pasar Srinadi. Sedangkan program TOSS, sampah diolah melalui proses peyeumisasi selama seminggu. Selanjutnya dicacah dan diolah jadi pelet yang nantinya bisa digunakan sebagai bahan bakar kompor memasak manual dan juga bisa digunakan sebagai pembangkit listrik dengan gasifire serta gasnya bisa digunakan langsung untuk kompor. Program yang digagas pada akhir 2017 ini sebagai bentuk dukungan dalam penerapan en-

Menoleh Warga Binaan di Rutan

Berkreativitas Menuju Kemandirian WARGA binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) tak hanya menghabiskan waktu dalam ruangan. Di Kabupaten Klungkung, ada sejumlah kegiatan yang dilakoni. Selain menghilangkan penat, juga sebagai bekal kelak, ketika sudah menghirup udara bebas. Memasuki rutan yang berlokasi di timur Lapangan Puputan Klungkung ini, suasana sangat berbeda. Penjagaan sangat ketat. Segala sesuatu yang dibawa masuk, diperiksa. Ditelusuri lebih jauh, puluhan warga binaan juga tengah berinteraksi di halaman yang tak begitu luas. Meski tengah menjalani hukuman, tak jarang keluar tawa, menunjukkan sebuah kebahagiaan. Rutinitasnya tak hanya itu. Pada wantilan yang tak terlalu besar, sejumlah warga binaan juga tengah sibuk beraktivitas, memotong koran bekas. Ada pula yang sedang menggulung. Terlihat sangat cekatan. Caranya manual, hasilnya rapi. Koran yang sudah berupa batangan itu lalu disulap menjadi kerajinan. Perlahan tapi pasti, berubah menjadi sokasi, tempat kosmetik maupun bokor. Motifnya bervariasi. Demikian juga warnanya. Afrizal (32), salah satu orang yang ada dalam ruangan itu. Ia yang berasal dari Palembang

sudah enam bulan menjadi warga binaan. Menggulung koran sudah dilakoni sejak dua bulan lalu. Upahnya lumayan, seratus batang dapat Rp 15 ribu. Butuh waktu sekitar dua jam mendapatkan itu. “Saya hanya tugasnya menggulung saja. Nanti kalau sudah dijadikan sokasi atau bokor dan terjual, baru dikasi upah oleh teman,” tuturnya, baru-baru ini. Apa yang dilakukan itu sekaligus sebagai penghilang suntuk dan mengisi waktu sebelum bebas yang masih lagi beberapa tahun. Ia mengaku beruntung karena masih diberikan ruang untuk berkreasi. “Ya... syukur ada seperti ini. Bisa mengisi waktu. Tidak hanya diam saja,” ucapnya. Berbeda dengan Wayan Ariawan (23). Pemuda asal Klungkung ini fokus membuat sokasi dan lain sebagainya. Kemampuannya itu muncul secara otodidak. Baginya, itu tidaklah sulit. Tinggal menyatukan gulungan koran dengan lem. Ia nampak sangat cekatan dan

telaten. “Awalnya iseng-iseng saja buat ini dan terus berlanjut,” katanya. Karyanya tak hanya dipajang, sebagai penghias dinding maupun meja. Tetapi dijual, dititipkan kepada keluarga ketika membesuk. Meski berbahan koran, harganya tak kalah. Kisaran Rp 200 ribu sampai 300 ribu per buah. Cukup banyak yang meminati. “Setiap

diakses masyarakat. Namun Bawaslu masih menyangsikan keakuratan datanya. “Ada yang ditemukan, pada link itu namanya tidak tercantum sebagai DPT. Tetapi setelah dicek ke desa, ternyata sudah terdata. Jadi kami tidak bisa mengandalkan satu sumber data. Harus tetap cross-check ke lapangan,” terangnya. Pada pesta demokrasi lima tahunan ini, suara masyarakat sangat penting. Oleh sebab itu, diharapkan ada sikap proaktif untuk melaporkan jika belum terdata. “Yang punya hak pilih adalah masyarakat. Tetapi Bawaslu tetap melakukan upaya untuk menjaga dan bisa disalurkan. Kami ingin supaya tidak ada persoalan yang mengemuka dan proses pemilihan bisa berjalan sesuai aturan,” imbuhnya. Sebelumnya, kegiatan melindungi hak pilih dilakukan KPU Klungkung yang juga menyasar pasar. Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Ida Bagus Nyoman Barwata menjelaskan langkah itu juga sekaligus mengingatkan jadwal pemilihan yang berlangsung 17 April 2019, sehingga tidak terjadi golput dalam jumlah besar. Berdasarkan data, jumlah DPT di Kabupaten Klungkung mencapai 159.599 jiwa berasal dari Kecamatan Klungkung, Dawan, Nusa Penida dan Banjarangkan. “Kalau tidak masuk DPT, tetap bisa memilih dengan menunjukkan e-KTP,” ungkapnya. (kmb45)

minggu ada saja yang pesan,” sebutnya. Aktivitasnya itu dilakoni sejak pagi, setelah sarapan hingga sore. Terkadang rehat sejenak, meregangkan badan. Ia pun berkeinginan ketika bebas kelak, tetap mengembangkan produknya dan memperluas pemasaran. “Sekarang yang memfasilitasi pemasaran belum ada,” imbuhnya. Kepala Rutan Renharet Gint-

Bali Post/sos

WARGA BINAAN - Warga binaan Rutan Klungkung tengah membuat sokasi berbahan koran bekas.

ing menyampaikan pemberdayaan warga binaan ini sebagai salah satu cara untuk mengalihkan perhatian dari hal-hal negatif. Selain kerajinan koran bekas, juga ada kegiatan beternak entok. Ada pula usaha cuci motor. “Sebelum warga binaan diarahkan, terlebih dulu ditanya minatnya. Jadi dengan itu, mereka akan bisa menikmati,” jelasnya. Kesenian tabuh juga ada yang meminati. Bagi yang sudah menjalani dua per tiga masa hukuman, ikut tampil di Balai Budaya. Mereka tetap dikawal petugas. “Mereka punya kreativitas. Biarpun ada di Rutan, tetapi tetap bisa menyalurkan kemampuannya,” katanya. Bagi pria asal Medan ini, menjadi sebuah kebanggaan jika warga binaan sudah bebas, tetap bisa melakukan hal positif. Banyak yang sudah seperti itu dan bisa membagi cerita dengan warga binaan lain. “Di sana letak kebanggaannya. Bagaimana setelah keluar, tidak lagi terjerat kasus. Tetapi bisa melakukan hal positif dan bisa mandiri,” ucapnya. Bertugas di Rutan, tak pernah disesali. Dianggap sebagai “ladang” pengabdian. Berjuang menyadarkan orang yang tersandung berbagai kasus. (sos)

ergi terbarukan yang digalakkan pemerintah. Respons positif telah mengalir dari sejumlah pihak, termasuk anggota Dewan Pertimbangan Presiden maupun Kementerian PUPR dan sejumlah kepala daerah di luar Bali. “Jika semua elemen mendukung secara terus menerus, saya yakin dua program inovasi ini akan mampu

menekan inflasi dan menuntaskan permasalahan sampah,” sebutnya. Ditambahkan pula, dari inovasi ini juga akan diperoleh Dana Insentif Daerah (DID) yang nantinya digunakan untuk penguatan dan pengembangan, tidak hanya di Klungkung tapi juga untuk di tempat lainnya. (ad938)

Bali Post/ist

DIKUNJUNGI - Program TOSS yang diterapkan Pemkab Klungkung dikunjungi Kementerian PUPR beberapa waktu lalu. Pada IPP 2018 yang digagas Kemen-PAN RB, program tersebut bersama Bima Juara masuk 40 besar, setelah sebelumnya masuk top 99.


Selasa Umanis, 23 Oktober 2018

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dicari PRT untuk Batubulan Vila Pribadi, Gusti:08123806901

B.BP.001.10.18.0000890

Dicari Karyawan/wati utk Ktr Notaris/PPAT di Kuta Diutamakan yg sudah Berpengalaman Hub.087761101177

B.BP.001.10.18.0000909

Dbthkn Karyawan/ti di CV.Jaya Tunik Mandiri Hub.087860146777

B.BP.001.10.18.0000912

!!!Dicari PRT Max.30Th Cew Tdr Dlm,Gaji 2,1 Jt H:081239337135

B.BP.001.10.18.0000862

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto Pasti Brangkat Line WA.081375409869&087754689692

B.BP.004.10.18.0000864

Cari House keeping Villa (Wnt) Hub.082235008424

B.BP.154.10.18.0000923

Cr Pembantu Villa Cwek Tgl .dlm Biasa Krj d Villa.081946555765

B.BP.004.10.18.0000917

Dcr Pembantu Tgl dlm/luar,SIMC Gj2,2Jt S.SiurKuta 081239232035

B.BP.154.10.18.0000922

Dcr Pria/Wnt Assisten Apoteker /Petugas Gudang,SMA Jujur.Lam ke PT BKS Jl BungTomo V/14 Dps

B.BP.001.10.18.0000886

Dcr Tkg Masak Catering, ada Mess Gaji Memuaskan Plus Bonus Hub.081236239997 B.Vera

B.BP.154.10.18.0000926

Dcr sgra PRT,Rajin,Jujur,mkn & Tdr dlm Hub P.Gede:08174789678

B.BP.001.10.18.0000897

Dicari 2 Karyawan Salon Hp:081933061387

B.BP.001.10.18.0000906

Dicari Beberapa Guru Lulusan PGSD & Satpam.Bawa Lam Lsg ke: Jl.Tukad Balian,Gg. Godel No.1

B.BP.001.10.18.0000896

Dicari Driver Pengalaman 2-3 Org SIM A Usia Max.50Th.Hub Bp. Nurdin Hp.089605772899

B.BP.031.10.18.0000916

Dicari Pengepul Jahitan Hub.085239891623 B.BP.154.10.18.0000921

Dicari SPG,Wnt Max28Th Min SMU Penampilan Menarik.Penempatan Bali Collection Nusa Dua & Discovery Mall Kuta. Gaji 2,5Juta.Hub.Lusi(082144355655)

B.BP.001.10.18.0000900

Farah Carpet Bali Dicari Sopir utk Rumah/Kantor Pengalman Min 3 Thn,SIM A Mobil Matic/Manual Lamaran ke Jl.By Pass Ngurah Rai No.5 P:766901/2 B.BP.004.10.18.0000907

Dicari Waitress u.Restoran di Sanur,Gj 1,7Jt Hp.081338291806

House Maids Required-Hours 126 PM,6 days/wk.Pembantu Duties English & Moto Required.Good Salary to Start. Gardener Wanted:Looking a Gardener for Villa.Seminyak Area.4 days/wk, 6 hours/day.Call on W/A to : 0812-388-3960

B.BP.001.10.18.0000908

B.BP.001.10.18.0000920

Dcr Sales T.Pancing/Krywti, jjr Rjin,Smngt krja 081339578728

B.BP.001.10.18.0000899

Dcr Sopir SIM A Bw Srt Lamaran ke Ruko Grand Sudirman B-25 B.BP.001.10.18.0000892

SERVICE

SPA

BIRO JASA

RUPA-RUPA

Dicari Staf Admin,Gudang,Kurir Max 35th,Gj 2,5-5Jt,Bawa CV Ke Jl.Raya Uluwatu , Jimbaran Arcade 081360793789 Lisa

Dcr SMK Teknik Elektro, Diploma Teknik untuk bekerja sebagai tenaga Produksi, kameramen, Transmiter. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63 A Denpasar

B.BP.001.10.18.0000732

Dicari Wanita Pembantu RT Tinggal dalam untuk Rumah Imam Bonjol Dps.Gaji 2Jt SMS 0816571027

G.02

Bekerja sebagai Presenter, Jurnalis, Produser program Bali TV ayo bergabung ikuti pelatihan kerja dan magang kerja tamatan Diploma sampai Sarjana berbagai jurusan. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa No. 63 A Denpasar

B.BP.004.10.18.0000914

Kelana DMC,an Established Inbound Travel Company Based in Bali,is looking for a Product Manager.Earlier Experience,Excellent Spoken and Written English, a deep Understanding of Inbound Tourism in Indonesia, are Absolutely Required.CV to: management@kelandadmc.com

G.03

Ayo kerja tidak tamat sekolah: sebagai Waiter, Tukang Masak, CS, dibidang kuliner. Lamaran ke Warung 63 Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar Hub:0818621818 G.04

B.BP.004.10.18.0000792

Resort at Nusa Dua is Seeking an Engin & FBS Daily Worker an d HK Cassual Worker Min 1 year Exp in Similiar Position,Hard Worker,and Team Player.Please Send Your CV to PeninsulaBeach Resort with CurrentPhotograph or E to:sumartini@pbrbali.com B.BP.101.10.18.0000848

Dcr Tenaga Min. SMP mau belajar berkerja keras dan jujur untuk menjadi tenaga handal, Cleaning Service, Tehnik AC, Operator Air kemasan,Satpam, Tukang kebun Hydroponik , ikuti pelatihan sambil bekerja ikuti working space Bali Coffee Jl.Veteran 66 Denpasar sebelah Pasar BurungSatriaHub:0818621818 G.01

Shankara Sanur lowongan Waiter,Barista Jl Danau Toba 7 Sanur Hub: 0818621818 G.06

DIJUAL MOBIL HONDA

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar G.05

Dicari Sopir SIM A / B1 (Jasa Dekorasi) Hub.081337374747 B.BP.001.10.18.0000898

Shankara Kuta lowongan Waiter,Barista Kuta Square Blok D33 Hub: 0818621818 G.07

Brio 2014 AT Type E Jok Kulit V Kool,Nego WA:081337390588 B.BP.001.10.18.0000884 SUZUKI

Karimun Wagon GX’2013 warna abu2 metalik Hub.081338663234 B.BP.001.10.18.0000870 TOYOTA

Innova’12 Hitam,Tg I, Asli Bali Kond Super 185Jt H.08123841130 B.BP.004.10.18.0000925

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL RUMAH

PENGUMUMAN

!!!081558041018 Djl Murah Rmh Mnmlis,S.Huni di Tohpati Siulan

B.BP.004.10.18.0000871

Rumah Mungil LT400M2,LB180M2 di Jl.Ciung Wenara V/5 Renon (Selatan Bajrasandi),Lingkungan Elit/Nyaman, Hub:087839410497

B.BP.033.10.18.0000737

DISEWAKAN RUKO Disewakan Ruko Lt2 Jl.Marlboro I Lok.Strategis H.085100431784

B.BP.001.10.18.0000901

DISEWAKAN TANAH Tnh ±1,53 Are Jl.Taman Griya Blkg 741,TubanKuta 08123806363

B.BP.001.10.18.0000860

DIJUAL RUKO

Tnh 1,5A TmbkKlng Jl.GelogorCarikGg.KangguruNo2/085101818655

B.BP.154.10.18.0000924

Tnh SHM 400M2(Bonus Rmh Mungil 2Lantai) di Jl.Ciung Wenara V/5 Renon (Selatan Bajrasandi), Lingk Elit/Nyaman,087839410497

B.BP.033.10.18.0000738

Djl Ruko/Toko sdh brlntai,siap U/LT2,Tmpt strstgis di Central Lovina Singaraja LT 2,60A,SHM, Lengkap sudh Ada IMB,Hrg 2.5M Nego.Jl.Raya Lovina Singaraja Bali.Hub:081999930011 atau 087762552483 Bisa WA

XL 0819819333,08179797898,081 908195757 dll.WA 081337197777

DIJUAL TANAH

KEHILANGAN

B.BP.001.10.18.0000885

RUPA-RUPA Atasi Rmh Bocor Dak Dinding Atap,P.Sefri 085100774702 Grns

B.BP.001.10.18.0000915

B.BP.004.10.18.0000913

!Tnh Pinggir Pantai Echo Beach 3A 5A Akomodasi 081338977777

BPKB No.3316107-O DK 2182 AB An.I Made Rantiyasa

Dijual Tanah Perum Brawa Canggu 395Jt Hub.082236057918

BPKB No.A5817923-O DK 8376 AA An. I Made Karyuna

Tanah Kvl Di Mengwi 130Jt/A & 40Jt/A,Bs Kredit,087862450004

BPKB No.C0494269-O DK 1596 CO An.PT Danmar Explorindo

Tnh SHM 4Are di Jl Ciung Wenara V/5 Renon(Selatan Bajrasan di)Elit,Nyaman,HP:087839410497

BIRO JASA

B.BP.001.10.18.0000863

B.BP.001.10.18.0000889

B.BP.001.10.18.0000781

B.BP.001.10.18.0000888

B.BP.001.10.18.0000894

B.BP.001.10.18.0000893

B.BP.001.10.18.0000895

Bantu Murah Pajak SPT Tahunan BulananSIUPNPWP081338344155

B.BP.001.10.18.0000121


BANGLI

14

Masyarakat Usulkan Pendirian SMP di Abang Batudinding

Selasa Umanis, 23 Oktober 2018

Bangli (Bali Post) -

Masyarakat Desa Abang Batudinding wilayah bawah selama ini sangat berharap pemerintah daerah dapat membangun sebuah SMP di desa setempat. Dengan adanya SMP, diharapkan anak-anak Desa Abang Batudinding termasuk beberapa desa sekitarnya bisa bersekolah lebih dekat tanpa harus menempuh jarak lebih dari belasan kilometer. Perbekel Desa Abang Batudinding Made Diksa, Senin (22/10) kemarin, mengungkapkan selama ini anak-anak di desanya khususnya yang tinggal di wilayah Banjar Dukuh, banyak bersekolah ke SMPN 1 Kintamani yang berlokasi di Desa Batur dan SMPN 6 Kintamani di Desa Bayunggede. Jarak yang harus ditempuh untuk menuju sekolah tersebut sangat jauh mencapai sekitar 25 km. Dua sekolah itu diakuinya sekolah yang jaraknya paling dekat dari desanya. Karena jauh, siswa di desanya harus menumpang kendaraan umum yang dicarter bersama. Tak sedikit juga yang terpaksa mengendarai sepeda motor. ‘’Tidak ada pilihan lain lagi. Hanya dua sekolah itu, kalau ke sekolah Widya Darma yang ada di Suter (atas), lebih jauh lagi,’’ terangnya. Selain jauh, kapasitas dua

sekolah yang selama ini menjadi tempat belajar anak-anak di desanya, juga diakuinya terbatas. Banyak anak-anak di Desa Abang Batudinding yang tidak bisa masuk ke SMPN 1 Kintamani dan SMP di Desa Bayunggede karena kapasitas sekolah sudah kepenuhan. ‘’Kan kasihan kalau seperti itu,’’ ujarnya. Karena itulah pihaknya mengusulkan ke Pemkab Bangli untuk mendirikan SMP di sekitar wilayah Desa Abang Batudinding. Lantaran belum ada lahan, diharapkan pemerintah bisa mendirikan Satap di SD 2 Abang Batudinding. Diksa mengatakan, tak hanya pihaknya di Desa Abang Batudinding, usulan tersebut juga diajukan atas nama beberapa desa lainnya yakni Suter, Terunyan, Buahan dan Kedisan. Usulan pendirian Satap sudah diajukan langsung

ke Bupati Bangli sekitar tiga bulan lalu. ‘’Responsnya, astungkara Bupati sudah ACC dan sudah diteruskan ke dinas terkait. Mudah-mudahan 2019 ini bisa terealisasi, karena masyarakat kami dan desa sekitarnya sangat membutuhkan sekali kehadiran sekolah SMP,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja mengungkapkan, untuk mendirikan SMP Satap, perlu kajian matang. Jangan sampai sekolah yang didirikan mubazir. Untuk Satap, minimal harus didukung lima satuan pendidikan. Selama ini anak-anak SMP di Desa Abang Batudnding, Buahan, Kedisan dan sekitarnya telah diarahkan bersekolah ke SMPN 6 Kintamani. ‘’2019 kami tidak ada rencana untuk itu (mendirikan sekolah),’’ tegas Suteja. (kmb40)

Berkas Perkara Lengkap

Polsek Susut Limpahkan Tersangka Penipuan ke Kejari Bangli (Bali Post) – Berkas perkara kasus penipuan dan penggelapan uang yang ditangani Polsek Susut dengan tersangka I Ketut S asal Banjar Susut Kaja Desa Susut, telah dinyatakan lengkap alias P21. Oleh penyidik, tersangka beserta barang bukti dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli, Senin (22/10) kemarin. Pelimpahan dilakukan penyidik Polsek Susut dipimpin Kanit Reskrim Polsek Susut Ipda Wayan Suyasha. Tersangka dan barang bukti diterima Jaksa Penuntut Umum, Lusya Marhaendrastiana dan Gadhis Ariza, di kantor Kejari Bangli. Kapolsek Susut AKP Ida Bagus Ketut Karyawan mengatakan, pelimpahan tersangka dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap oleh Kejari. ‘’Penyidikan dan pemberkasan perkara penipuan dan penggelapan sudah dinyatakan rampung, atau P21, sehingga hari ini (kemarin - red) kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Bangli,’’ ujarnya. Dikatakan Karyawan, sebelum dilimpahkan, tersangka I Ketut S yang melakukan penipuan dan penggelapan uang terhadap korban I Wayan Sunadi, warga Banjar Kayuambua, Desa Tiga, ditahan di Rutan Polsek Susut mulai 24 Agustus sampai dengan 12 September. Namun, penahanannya harus diperpanjang dari

Bali Post/ina

PUNCAK KARYA - Suasana puncak Karya Panca Wali Krama di Pura Kehen, Bangli, Senin (22/10) kemarin.

Puncak Panca Wali Krama di Pura Kehen Di-”puput” 13 Sulinggih, Dihadiri Ribuan ”Pamedek”

Bangli (Bali Post) Puncak Karya Panca Wali Krama Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Kehen Bangli digelar Senin (22/10) kemarin. Karya agung yang dilaksanakan untuk pertama kalinya ini di-puput 13 sulinggih dan dihadiri ribuan pamedek. Puncak karya turut dihadiri antara lain Bupati Bangli I Made Gianyar, Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana, Sekda Ida Bagus Giri Putra, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Bangli, Bupati Klungkung dan sejumlah pejabat tinggi Pemprov Bali. Hadir juga perbekel dan bendesa adat se-Bangli. Ketua Panitia Karya Sang Mangku Gede Dalem Gede Selaungan mengatakan, karya bertujuan mendoakan alam beserta isinya agar diberikan kes-

elamatan serta dijauhkan dari segala bentuk bencana. Dalam pelaksanaannya, dibuat lima sanggar tawang yang ditempatkan di lima penjuru mata angin. Adapun wewalungan yang dipersembahkan berupa anak sapi di sebelah timur, menjangan di selatan, kijang di barat, kebo cemeng di utara dan di tengah berupa kambing poleng, lengkap dengan sarad, sate wayang dan dangsil. Menurutnya, Karya Panca Wali Krama lan Pengusaban Ida Bhatara Turun Kabeh ini mengambil tingkatan utamaning utama. Rangkaian prosesi kemarin diawali dengan sulinggih mapuja, dilanjutkan dengan ngadegang sanggar tawang, macaru dan persembahyangan bersama. Saat prosesi berlangsung, juga dipentaskan tarian sakral seperti

Baris Gede, tari Topeng, Rejang Dewa, Pendet dan Rejang Renteng. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, tujuan karya adalah menyucikan alam semesta beserta isinya, agar mencapai moksartam jagadhita ya ca idi dharma, yakni mencapai kesejahteraan hidup dan mencapai kebahagiaan hakiki, berdasarkan kebenaran dan kesucian. Selain itu, yadnya ini untuk meningkatkan sradha dan bhakti umat ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa didasari oleh keinginan yang suci dan tulus ikhlas. Pada kesempatan itu, Bupati Made Gianyar juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya krama adat bebanuan Pura Kehen. Karena dengan semangat ngayah

bersama, karya ini bisa berjalan baik dan lancar. Ia juga berharap melalui pelaksanaan yadnya ini, Ida Batara Sakti yang berstana di Pura Kehen selalu memberikan keselamatan dan kesejahteraan untuk semua, baik dalam menjalankan dharma agama maupun dharma negara. Rangkaian Karya Panca Wali Krama lan Pengusaban Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Kehen diawali dengan prosesi melasti di Segara Klotok pada 9 Oktober dan Mapepada Agung dan Mendak Dangsil pada 21 Oktober. Setelah puncak karya, rangkaian dilanjutkan dengan puncak Karya Pangusabaan yang dilangsungkan besok. Sesuai dudonan, karya diakhiri dengan upacara panyineban pada 3 November mendatang. (kmb40)

Bangli (Bali Post) – Pemkab Bangli melalui Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) tengah melakukan percepatan program Gerbang Gita Santi (GGS) 2018. Dari total 1.224 kegiatan GGS yang dianggarkan tahun ini, hingga Senin (22/10) kemarin, yang sudah direalisasikan mencapai 200 kegiatan. Sekretaris BKPAD Kabupaten Bangli A.A. Gde Trisnawijaya menjelaskan total nilai kegiatan GGS tahun ini Rp 73.976.016.000. Dari jumlah itu, sampai saat ini yang sudah direalisasikan sebanyak 200 kegiatan dengan total nilai Rp 10.467.474.000. ‘’Jadi sampai saat ini sudah ada sebanyak 200 kegiatan yang ditransfer ke rekening desa,’’ ujarnya. Sementara seribuan kegiatan sisanya sampai sekarang masih dalam proses. Trisnawijaya menyebutkan, saat ini sudah ada 50 kegiatan yang prosesnya masih dalam tahap menunggu penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan 250 kegiatan lainnya masih dalam proses penerbitan

Surat Perintah Kegiatan dan Surat Perintah Membayar. Ditargetkan 300 kegiatan itu sudah bisa cair pekan ini. ‘’Sementara sisa kegiatan lainnya kami targetkan cair bulan November,’’ ujarnya. Diakui Trisnawijaya, realisasi GGS tahun ini lebih lambat dari tahun sebelumnya. Hal ini lantaran proses administrasi untuk mencairkan dana bantuan tersebut cukup panjang. Terlebih jumlah kegiatan GGS tahun ini juga cukup banyak. Pihaknya mengaku harus melakukan semua proses itu dengan penuh ketelitian dan kehati-hatian, untuk meminimalisir kesalahan pencairan dana. ‘’Tahun lalu pencairannya lancar. Juli sudah cair. Kenapa demikian, karena jumlah kegiatannya sedikit, nilai GGS tahun lalu totalnya sekitar Rp 37 miliar. Sekarang kan jumlahnya meningkat sehingga butuh waktu lebih banyak,’’ jelasnya. Agar seluruh kegiatan GGS 2018 bisa terealisasi sebelum akhir tahun, pihaknya mengaku tengah melakukan percepatan proses pencairan dana. “Kami targetkan

sampai akhir Desember terealisasi 95 persen. Bahkan kalau bisa 100 persen,’’ imbuhnya. Kepala BKPAD Kabupaten Bangli Gede Suryawan juga mengatakan, realisasi bantuan keuangan khususnya program GGS, secara teknis tidak ada kendala. Namun, beberapa dari kegiatan GGS ada perubahan sehingga berpengaruh terhadap proses yang sedang dilakukan pihaknya. Menurutnya, upaya percepatan realisasi GGS sudah dilakukan saat ini, dengan cara lembur baik di hari kerja maupun hari libur. ‘’Sampai hari kemarin, proses transfer sudah mencapai 200 kegiatan dan yang lainnya menyusul sesuai SOP yang ada,’’ katanya. Sementara itu, anggota DPRD Bangli, Satria Yudha mengatakan, terkait lambatnya realisasi GGS, pihaknya memahaminya karena di APBD induk terjadi defisit sehingga tidak bisa menjalankan GGS. Baru pada APBD Perubahan pencairan GGS bisa dilakukan, itupun masih menyisir beberapa kegiatan yang ada di OPD.

‘’Artinya, mari kita tunggu eksekusi dari OPD dan berikan dulu OPD bekerja karena bicara masalah GGS kan ada sinkronisasi ke desa juga. Ini kan tidak murni kesalahan eksekutif apalagi Bupati. Saya yakini Bapak Bupati tidak ada maksud untuk menunda-nunda kegiatan karena selama ini programnya semua pro rakyat, hal ini terjadi murni karena defisit, kita semua paham,’’ katanya. Ditambahkan politisi PDI-P ini, pihaknya selaku wakil rakyat menginginkan masyarakat mendapatkan informasi yang benar, tidak setengah-setengah. Apa yang selama ini terjadi terkait program GGS jika saja tidak defisit dari awal, diyakini pasti sudah realisasi. ‘’Maka dari itu kami mengharapkan pembahasan APBD berikutnya benarbenar dibahas secara mendetail sehingga tidak terulang lagi kejadian seperti ini. Selaku wakil rakyat, kami paham betul adanya defisit sehingga selama ini kami tidak pernah menyalahkan OPD terkait GGS,” imbuhnya. (kmb40)

BKPAD Kebut Realisasi GGS

Bali Post/ina

PELIMPAHAN - Penyidik Polsek Susut melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus penipuan dan penggelapan uang ke Kejaksaan Negeri Bangli, Senin (22/10) kemarin. 13 September hingga kemarin. Kronologis kasus penipuan yang dilakukan tersangka terjadi pada Agustus lalu. Kejadian bermula saat tersangka datang ke rumah korban pada 20 Agustus siang berpura-pura menanyakan bibit babi. Selanjutnya tersangka menawarkan kredit murah kepada korban dengan bunga 0,2 persen dan cicilan per 6 bulan sebesar Rp 9 juta selama 5 tahun. Tersangka saat itu menerangkan, jika tertarik dengan kredit itu, korban harus menyerahkan uang tabungan Rp 10 juta untuk dijadikan jaminan dan uang asuransi Rp 1,5 juta. Tergiur dengan iming-iming kredit murah, korban pun setuju dan langsung menyerahkan uangnya sesuai yang dim-

inta tersangka. Beberapa hari kemudian, korban diberitahu oleh mertuanya bahwa tersangka selama ini sudah sering melakukan penipuan dengan modus mengaku sebagai pengelola kredit murah. Tersangka yang kaget dengan informasi itu lantas menghubungi tersangka dan memintanya untuk datang ke rumah. Sesampainya di rumah, korban menyatakan ke tersangka bahwa dirinya batal mengajukan kredit serta meminta uang jaminan dan asuransinya kembali. Namun tersangka justru memberikan keterangan yang berbelit-belit. Tak terima karena merasa dibohongi, korban pun akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Susut. (kmb40)

Serangan Diplodia di Daup

UPT Dinas PKP Kintamani Segera Turun Tangan Bangli (Bali Post) – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli akan segera menindaklanjuti informasi terkait banyaknya tanaman jeruk milik petani di Desa Daup, Kintamani yang terserang penyakit diplodia. Selain melakukan pendataan, Dinas PKP melalui UPT Kintamani juga akan melakukan penanganan agar serangan diplodia tidak semakin meluas. ‘’Secepatnya kami akan langsung terjun ke desa setempat,’’ kata Kepala UPT Dinas PKP Kintamani Wayan Darmayuda, seizin Kepala Dinas PKP Bangli Wayan Sukartana, Senin (22/10) kemarin. Dijelaskan Darmayuda, tanaman jeruk yang sudah terkena penyakit diplodia, bisa ditangani salah satunya dengan pemberian bubur kalifornia. Namun jika sudah parah, tanaman harus dicabut agar penyakit tak meluas. Pihaknya tidak bisa menyebutkan secara pasti di mana saja dan seberapa luas tanaman jeruk yang terjangkit diplodia. Menurutnya, diplodia merupakan salah satu jenis penyakit yang kerap menyerang tanaman jeruk

di Kintamani. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan pupuk kandang yang masih basah. Tingginya kandungan zat semacam racun dalam kotoran hewan yang masih basah, akan membuat tanaman jeruk rentan terserang penyakit bahkan mati. ‘’Pemicu lainnya juga karena penggunaan pembunuh rumput yang berlebihan,’’ terangnya. Untuk mencegah serangan diplodia, pihaknya telah melakukan pembinaan terhadap petani dan pengecekan tanah. Petani diminta rajin membersihkan dan merawat tanamannya, karena kebersihan kebun akan mempengaruhi kesehatan tanaman. Dalam hal pemupukan, petani disarankan menggunakan pupuk kandang kering, atau yang sudah difermentasi seperti yang dihasilkan kelompok Simantri. ‘’Nanti kami akan lakukan pembinaan-pembinaan kembali kepada petani,’’ katanya. Sebelumnya diberitakan, serangan diplodia pada tanaman jeruk milik petani di Desa Daup, Kintamani kian meluas. Perbekel Desa Daup Dewa Nyoman Saliawan mengungkapkan, serangan

Bali Post/ina

JERUK - Seorang petani tengah merawat tanaman jeruknya. diplodia pada tanaman jeruk milik petani di desanya bukan kejadian baru. Penyakit ini sudah berlangsung sejak empat tahunan lalu. Peny a kit ini d it a nd a i membusuknya batang pohon yang berada di dekat akar, daun berubah menguning dan berguguran. Saat ini serangan diplodia di desanya semakin meluas. Luas lahan jeruk yang terserang penyakit itu diperkirakan lebih dari 50 persen dari keseluruhan. Meluasnya serangan penyakit ini disebabkan kurang-

nya pemeliharaan dan perawatan tanaman jeruk oleh petani. Diakuinya, banyak petani di desanya yang enggan/kurang merawat tanaman jeruknya karena harga jual buah jeruk dalam beberapa kali masa panen kurang memuaskan. Akibat dari serangan penyakit itu, produksi jeruk di Desa Daup kini semakin menurun. Banyak petani memilih menebang pohon jeruknya yang telah mati karena serangan diplodia dan beralih mengisi lahannya dengan sayuran. (kmb40)


15

Selasa Umanis, 23 Oktober 2018

PEDULI palu Gempa dan tsunami telah mengguncang Palu, Donggala dan kabupaten lain di Sulawesi Tengah. Banyak korban luka-luka. Mereka memerlukan uluran tangan. Bali Post dan Bali TV menerima titipan sumbangan untuk saudarasaudara kita di daerah itu. Titipan bisa langsung dibawa ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau ditransfer malalui DOMPET SIMPATI ANDA BALI POST BCA CABANG DENPASAR NO: 040-3555000.

SUAP DOKA - Model Fenny Steffy Burase bersiap memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (22/10) kemarin. Fenny Steffy Burase menjadi salah satu saksi terkait kasus tersebut yang menyeret terdakwa Bupati nonaktif Bener Meriah Ahmadi dan Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf.

Mahasurya + Ling Tien Kung Cabang Singaraja Rp 5.000.000 Komunitas Rockapaya Rp 1.814.000 20 kg beras, 16 dus mie instan, 13 dus pakaian, 25 plastik pakaian, 9 bungkus alat-alat MCK, 3 plastik buku, 5 dus kopi, 3 dus sereal, 1 dus gula, 1 dus teh, 3 dus snack, 3 dus sembako, 1 dus pembalut, 2 dus popok bayi I Nengah Subagia Rp 500.000 Gusti Bagus Susram Rp 500.000 I Made Putrajaya A Rp 300.000 Ni Putu Sri Utami Rp 250.000 NN 62818054004** Rp 100.000 Nyoman Gde Gita Yo Rp 50.000 Jumlah penerimaan hari ini Rp 8.514.000 Jumlah penerimaan sebelumnya Rp 431.136.748 Jumlah penerimaan seluruhnya Rp 439.650.748 $ 2.500

Tidak Benar

Mestinya, pariwisata mengarah pada quality tourism dan bukan mass tourism. Oleh karena itu, jangan sampai ada deal-deal tidak benar antara mafia pariwisata dengan pelaku yang selama ini dianggap melanggar. ‘’Tentu kami ingin jawaban dari Pak Gubernur ataupun nanti ada rapat khusus agar menindaklanjuti hal ini,’’ jelas politisi PDI-P ini. Anggota Komisi I DPRD Bali I Nyoman Tirtawan mengaku sangat menyayangkan toko berjaringan Tiongkok yang diduga mensponsori wisata murah ke Bali sampai menggunakan lambang garuda pada invoice atau kuitansi garansinya. Menurutnya, ini adalah bentuk penistaan terhadap simbol kenegaraan. Politisi Partai NasDem ini memohon agar kepolisian dan pihak terkait segera menindaklanjuti dugaan tindak pidana tersebut. ‘’Kedua, juga terjadi perampasan hak toko suvenir milik Bali, karena di Bali dijual produkproduk asing dan terjadi

pembayaran WeChat. Istilahnya tidak terdeteksi, tidak ada yang membayar pajak,’’ imbuhnya. Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama menegaskan segera membahas masalah ini dengan mengundang pihak terkait. Pada intinya, pariwisata Bali harus membuat senang wisatawan dan masyarakat lokal juga harus kecipratan hasilnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, Bali juga harus berbesar hati karena minimnya pengawasan turut membuat harga menjadi murah. Dari sisi jumlah kamar hotel, misalnya, suplai saat ini sudah terlalu berlebihan. Itu sebabnya, harga hotel bisa ditekan oleh pihak luar. Kemudian jenis akomodasi pun telah berkembang menjadi hostel, di mana dalam satu kamar bisa terdapat 6 atau lebih tempat tidur. ‘’Jadi disewakan per dipan. Kalau dalam satu kamar ada 6 dipan disewakan masing-masing Rp 50 ribu, itu kan sudah dapat Rp 300 ribu per kamar,’’ katanya. (kmb32)

Berbasis Budaya

‘’Bisa diusulkan kepada pemerintah pusat supaya ada Permen atau PP sebagai payung hukumnya,’’ ujarnya, Senin (22/10) kemarin. Quality tourism tidak hanya menyangkut hal yang mewah, tetapi yang berbasis budaya asli. Contohnya hotel yang mahal di Bali adalah hotel desain berarsitektur Bali. Meskipun dulu Bali sudah pernah mengajukan ke pemerintah pusat namun belum direspons, menurutnya, harus terus diperjuangkan. Saat ini momen yang tepat untuk mengajukan kembali. Karena pariwisata Bali dijadikan percontohan untuk memajukan pariwisata nasional. ‘’Sekarang pemerintah pusat sedang merancang buat 10 Bali baru di luar Bali. Ini momen yang tepat untuk menjadikan Bali sebagai contoh, sehingga diikuti oleh Bali lainnya,’’ selorohnya. Untuk mendapat restu pusat, seluruh stakeholder pariwisata didukung oleh Pemerintah Daerah Provinsi Bali harus bergerak memperjuangkan otoritas khusus pengelolaan pariwisata. SDM Bali pun dari dulu sangat memadai dan profesional dalam mengelola pariwisata, sehingga tidak perlu diragukan lagi. Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Rai Sury awijaya mengatakan, sekitar 10 tahun lalu Bali pernah mewacanakan agar diberikan otoritas khusus

di bidang pariwisata, namun belum berhasil. ‘’Sekarang otoritas khusus ini penting diwacanakan lagi karena cita–cita Gubernur dan Wakil Gubernur Bali sekarang menuju one island one management, dan one commando, sehingga jelas blue print perkembangan pariwisata Bali. Di mana dikembangkan Disneyland, airport, kereta api, jalan layang atau atraksi lain yang bisa meningkatkan daya saing pariwisata Bali,’’ bebernya, Senin kemarin ketika dihubungi Bali Post. Menurutnya, otoritas khusus ini sangat memungkinkan dilakukan agar Bali ke depan mempunyai kekhususan di bidang pariwisata. Ia yakin dan optimis, dengan adanya otoritas khusus karena memberi dampak yang positif bagi Bali. Ketua Asosiasi Masyarakat Pariwisata Bali (AMPB) I Gusti Kade Sutawa mengatakan sangat setuju jika Bali memiliki otoritas khusus. Dengan otoritas ini, Bali bisa menjadi hub, center, corong dan ikon pariwisata Indonesia. ‘’Bali bisa mempromosikan daerah lainnya,’’ ujarnya. Namun yang menjadi catatan penting bagi Bali untuk mengajukan diri mendapatkan otoritas khusus adalah mengenai masterplan/blue print. Hingga saat ini Bali belum memiliki masterplan yang jelas tentang pariwisata Bali. ‘’Mau seperti apa infrastrukturnya, zonasinya seperti apa, carrying capacity-nya,’’ bebernya. (kmb42)

Pasca-IMF-WB, Penerimaan Pajak Tumbuh 10,73 Persen Denpasar (Bali Post) Pascapertemuan tahunan IMF-WB di Bali, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kanwil Bali mencatat pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 10,73 persen. KP DJP Sigit Haryoko mengatakan, penerimaan pajak sampai bulan Oktober 2018 telah mencapai Rp 7,23 triliun dengan pencapaian sebesar 69,03 persen. Pencapaian itu di atas rata–rata nasional karena rata–rata nasional adalah 68,29 persen. Dengan pencapaian itu, pertumbuhan penerimaan pajak juga cukup tinggi, sekitar 10,73 persen. Pencapaian ini tidak terlepas dari pelaksanaan IMF-WB di Bali. Karena pendapatan pelaku usaha lancar sehingga pembayaran pun pajak juga lancar. Penerimaan pajak, kata Sigit, dibagi menjadi dua yaitu pajak pertambahan nilai dan pajak penghasilan. ‘’Kalau pajak nilai itu langsung pada saat transaksi itu pajak langsung masuk ke situ, penerimaannya jelas ke situ,’’ ujarnya saat Diskusi Merah Putih di Warung 63, Jalan Veteran Denpasar. Pertumbuhan pajak ini juga tak lepas dari ketaatan membayar pajak para pelaku pariwisata di Bali. ‘’Ketaatan pajaknya cukup bagus, karena perilaku pariwisata di Bali cukup bagus membayar pajak. Ini terlihat dari pertumbuhan pajak di Bali yang cukup bagus,’’ bebernya. Terkait harga berwisata di Bali yang murah, jika diindikasikan dengan harga yang tidak wajar, maka bisa dicek di pajak. ‘’Yang penting bayar pajak untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,’’ tandasnya. (kmb42)

Pelakunya Diamankan Warga

Bali Post/ist

PENCULIKAN - Warga mengamankan pelaku dugaan penculikan anak di Jalan Pulau Saelus, Densel.

Selasa, 23 Oktober 2018 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:05 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 11:05 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih (5) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Bagus and Friend Bali Channel Tourist TV Dialog Interaktif Gatra Praja Berita dan Bincang Terkini Bali Channel Tourist TV Solusi Alternatif Soman

12:05 Wita Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya dan Atma Wedana (1 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Bali Channel Tourist TV 14:000 Wita Klip Bali 14:30 Wita Dw TV 15:00 Wita Nangun Yadnya Upacara Atiwa-atiwa Ngaben Kinembulan Desa Adat Kutuh, Kuta Badung 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Upakara 17:00 Wita Dialog Interaktif Putra SBA 18:00 Wita Puja Trisandya

18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 20:30 Wita 21:00 Wita 21:00 Wita 22:00 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:05 Wita

Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Folk Song Ista Dewata Pura Taman Pesiraman Ki Gusti Pangeran Sukahet (Bendesa Gerih) Ajeg Bali Cara Nodya,Menjaga Hubungan Pasemetonan Sekala Niskala Lila Cita Calonarang Br. Sribupati Caublayu Tabanan (2) Berita dan Bincang Terkini Folk Song Bali Channel

WARUNG GLOBAL

Setiap Tahapan Pemilu Jangan Dilalui Kecurangan BANYAK warga belum terdaftar dalam DPT menjadi topik bahasan dalam Warung Global. Banyak pengopini menyampaikan agar aparat termasuk KPU proaktif untuk mendata mereka yang tidak masuk dalam daftar pemilih tetap. Demikian pula warga yang namanya belum tercantum agar segera melapor kepada aparat terbawah.

Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Diculik

Denpasar (Bali Post) Kasus dugaan penculikan anak terjadi di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan (Densel), Senin (22/10) kemarin. Seorang anak baru

Bali Post/ant

gede (ABG) berinisial St (16) diduga diculik seorang pria gemuk dan dibawa ke Jalan Pulau Saelus, Denpasar. Kanitreskrim Polsek Densel Iptu Hadimastika

mengatakan, sekitar pukul 17.30 Wita, korban dilihat ibunya sedang dibonceng oleh pelaku dari depan rumahnya atau TKP. Ibu korban curiga lalu membuntutinya. Setibanya di Jalan Pulau Saelus No.77, Pedungan, pelaku kehabisan bensin lalu berhenti di depan Pertamini. ‘’Ibu korban langsung meneriaki pelaku penculik,’’ tegasnya. Pelaku berusaha mengelak saat ditanya warga. Ibu korban terus meneriaki pelaku penculik. Pelaku berusaha kabur tetapi berhasil diamankan warga. ‘’Kebetulan saat itu melintas Kapolsek Kawasan Laut Benoa (Kompol Ketut Sukerti - red) bersama seorang anggotanya. Pelaku langsung dibawa ke Polresta Denpasar. Pelaku masih diinterogasi, motif dan identitas pelaku belum diketahui,’’ ucap Hadimastika. (kmb36)

Werda di Tegallalang mengatakan, aparat terkait dan KPU harus proaktif berkoordinasi dengan klian banjar. Karena dialah yang mengetahui segala data tentang warganya. Werda juga mempertanyakan, mengapa hal seperti ini terus terulang setiap lima tahun. Ini juga menandakan, warga yang tak terdaftar di DPT seakan tidak antusias untuk mendapatkan haknya sebagai pemilih. Mungkin ini sebagai bentuk kekecewaan pada pemilu-pemilu sebelumnya. Sudana di Tabanan menambahkan, yang terjadi akhir-akhir ini masih adanya permasalahan dalam DPT. Banyak warga yang sudah punya hak memilih tapi tidak tercantum dalam DPT. Sedangkan warga yang sudah meninggal atau berada di luar daerah pemilihan justru terdaftar sebagai DPT. Hal ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya p e n g g e l e m b u ng a n s ua r a oleh pihak-pihak tertentu. Ardana di Gianyar mengatakan, masalah warga yang belum terdaftar di DPT harus segera diselesaikan dengan tuntas

agar tidak ada hak pilih rakyat yang hilang. KPU dan semua elemen yang bertanggung jawab terhadap pemilu harus segera menyelesaikan permasalahan DPT. Jangan sampai ada rakyat yang tidak bisa memberikan suaranya hanya karena namanya tidak tercantum dalam DPT. Yasa di Mengwi juga mengatakan, masyarakat jangan selalu menyalahkan KPU karena untuk mengurus DPT bukanlah hal yang mudah. Permasalahan DPT akan berdampak pada meningkatnya golput. Penetapan daftar pemilih tetap dalam pemilu merupakan salah satu tahapan yang paling penting dalam menjamin terlaksananya pemilu yang berkualitas. Arsadana di Denpasar mengutarakan, pemerintah dan Bawaslu harus mampu menjalankan tugas, wewenang, serta kewajibannya secara profesional dan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak hanya mengawasi jalannya tahapan pemilu tetapi juga m e m b e ri ka n p e nd i d i ka n politik kepada masyarakat. Setiap tahapan jangan sampai dilalui dengan kecurangan. (dika)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

selasa Umanis, 23 oktober 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Kevin/Marcus Masih Haus Gelar

Odense – Meskipun telah meraih tujuh gelar tahun ini, pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon masih haus akan prestasi. Titel juara terakhir direbut duet andalan Indonesia ini di ajang bulu tangkis Denmark Terbuka 2018 setelah mengalahkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) 21-15, 21-16 pada final, Minggu (21/10). Dari Denmark, Kevin/Marcus bertolak ke Paris untuk mengikuti ajang Prancis Terbuka 2018. Tahun lalu, pasangan ranking satu dunia ini batal bertanding di Paris karena Marcus mengalami cedera, sehingga harus kembali ke Tanah Air. Sebelumnya, Kevin/ Marcus merebut gelar di ajang Daihatsu Indonesia Masters, India Terbuka, All England, Blibli Indonesia Terbuka, Asian Games, Jepang Terbuka dan nomor beregu putra Badminton Asia Team Championships. ‘’Kami sangat senang dapat gelar lagi, tapi kami tidak mau terlena dengan kemenangan ini. Mau fokus cari gelar lagi di turnamen selanjutnya di Prancis,’’ kata Kevin kepada Badmintonindonesia. org. Kevin/Marcus menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menyabet gelar di Denmark setelah sembilan tahun lamanya. Gelar terakhir direbut Simon Santoso pada 2009. Dari turnamen Singapore International Series 2018, Indonesia sukses membawa pulang dua gelar yang dipersembahkan oleh tunggal putri Choirunnisa dan tunggal putra Krishna Adi Nogroho. Choirunnisa mengalahkan rekannya Aurum Oktavia Winata 21-14, 21-15 di partai puncak. Sementara Krishna menduduki podium juara usai menundukkan unggulan pertama Lee Cheuk Yui (Hongkong) 21-12, 21-12 dalam waktu 30 menit. (kmb)

Resman Tundukkan Smeksa

Denpasar (Bali Post) Tim bola basket putra SMAN 2 Denpasar (Resman) menaklukkan SMAN 1 Kuta Selatan (Smeksa) dengan skor 67-33 dalam pertandingan Grup C pada hari pertama Kejurnas Piala Kadispora Bali 2018 di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Senin (22/10) kemarin. Tim Resman yang mengandalkan Nyoman Krisna, Agung Mukti dan Cok. Gede Brahmantya memimpin di kuarter pertama 14-6. Smeksa yang dimotori Putu Purnama dan Wira Jaya mencba mengimbangi, namun tetap tertinggal 30-14. Di kuarter ketiga, Resman meninggalkan lawannya 50-20 dan menutup dengan kemenangan 67-33 di kuarter keempat. Dalam laga Grup A, tim putri SMAK Soverdi Tuban unggul atas SMAK Santo Yosep (Sanjose) 111-12. SMAK Soverdi yang bertumpu pada Miya, Hilda dan Meitri unggul 27-4 di kuarter pertama. Mereka memaksa Sanjose yang diperkuat Monica Theresia, Sponza dan Arini Yulia tertinggal 50-10, 79-10 dan mengunci kemenangan 111-12 di kuarter terakhir. Di Grup B, tim putri SMAN 1 Megwi menang atas SMAN 1 Abansemal dengan skor 40-7. SMAN 1 Mengwi yang bermaterikan Ni Ketut Nandia, Ni Komang Sri dan Ni Made Windi memimpin 10-2 di kuarter pertama, 28-3 pada kuarter kedua, 29-5 di kuarter ketiga dan 40-7 di kuarter pamungkas. Hasil lainnya, SMAN 1 Tabanan menaklukkan SMAK Tunas Daud Denpasar dengan skor 55-50. SMAN 1 Tabanan berturutturut unggul 13-10 di kuarter pertama, 23-17 pada kuarter kedua, 37-29 di kuarter ketiga dan 55-50 pada kuarter keempat. (022)

Bali Post/ant

BERLATIH – Pemain Timnas Indonesia U-19 berlatih di Lapangan A Senayan, Jakarta, menjelang turun di Piala Asia. Senin (22/10) kemarin, mereka menjalani pemulihan sebagai persiapan melawan UEA dalam laga penentuan Grup A.

Piala Asia U-19

Indonesia Siapkan Lima Eksekutor Jakarta (Bali Post) – Tim nasional sepak bola Indonesia menyiapkan lima eksekutor tendangan bebas yang jika diturunkan bisa beraksi kontra Uni Emirat Arab (UEA) pada laga pamungkas Grup A Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (24/10) besok. Mereka adalah Muhammad Luthfi, Saddil Ramdani, Egy Maulana Vikri, Todd Rivaldo Ferre dan Nurhidayat Haji Haris. Pelatih timnas U-19 Indra Sjafri mengaku mempunyai banyak penendang bebas. Menurutnya, situasi bola mati seperti tendangan bebas menjadi semacam pakem baru dalam taktik sepak bola modern yang sebelumnya sudah diisi dengan bertahan, menyerang dan transisi. ‘’Tim-tim di Piala Dunia dan Asian Games 2018 juga banyak menang dari situasi set piece ini,’’ katanya di Jakarta, Senin (22/10) kemarin. Pada laga kontra Qatar, Minggu

Bali Post/wan

PERTAMA - Pertandingan tim putra SMAN 2 Denpasar (hijau) melawan SMAN 1 Kuta Selatan pada hari pertama Piala Kadispora Bali.

Abiansemal United Lawan Garuda di Final

Mangupura (Bali Post) – Abiansemal United melaju ke babak final kejuaraan sepak bola Piala Serasi setelah menundukkan Putra Tresna Sobangan dengan skor 5-4 (0-0) lewat drama adu penalti pada pertandingan semifinal di Lapangan Kuwum, Marga, Tabanan, Minggu (21/10). Partai ini berlangsung sangat ketat dan menarik karena kedua tim bermain menyerang serta disaksikan ratusan penonton yang sebagian besar dari Sobangan. Pada babak pertama Putra Tresna lebih banyak mendapat peluang emas, namun bisa dimentahkan oleh pertahanan Abiansemal United yang digalang Joniarta dan cemerlangnya penampilan kiper Made Rimanta. Sementara Abiansemal United lebih banyak menyerang dari tengah karena absennya beberapa sayap utamanya. Pada babak kedua kiper Rimanta harus digantikan oleh Septiawan karena cedera jari. Abiansemal United mulai banyak mendapat peluang emas, tetapi setidaknya tiga kesempatan di depan gawang Putra Tresna gagal dikonversi menjadi gol. Skor 0-0 mengharuskan laga diselesaikan melalui adu penalti. Semua algojo Abiansemal United sukses menjalankan tugasnya, sedangkan dua penembak Putra Tresna gagal menembus gawang Septiawan. Dengan hasil ini, Abiansemal United akan melawan Garuda Dalung di final yang jadwalnya belum ditentukan. Ketua Abiansemal United Gus Pur sangat bersyukur timnya bisa lolos ke final. Menurutnya, partai semifinal ini cukup berat akibat absennya beberapa pilar. Ia berharap semua pemainnya bisa tampil di partai puncak nanti. Menurut Humas Rimanta, Camat Abiansemal Gusti Ngurah Suryajaya sangat mengapresiasi hasil yang diperoleh Abiansemal United karena sebagai tim yang baru dibentuk sudah berhasil menembus final. (kmb)

Tim Abiansemal United

Bali Post/ist

(21/10), Indonesia memetik buah dari taktik tendangan bebas. Ketika itu, tiga kesempatan Indonesia melalui sepakan bebas langsung berhasil diubah menjadi gol oleh Muhammad Luthfi Kamal, Todd Rivaldo Ferre dan Saddil Ramdani. Hal serupa tentu diharapkan kembali terjadi saat Indonesia bersua UEA. Pemulihan Pemain timnas Indonesia menjalani pemulihan kondisi fisik dan

mental dengan berenang di hotel tempat mereka menginap di Jakarta, Senin kemarin. Pemulihan dilakukan usai menjalani laga ketat kontra Qatar yang berakhir 5-6. Kegiatan di kolam renang merupakan inisiatif tim karena sejatinya pada Senin kemarin dalam jadwal resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), timnas Indonesia diagendakan berlatih di Lapangan Sepak Bola B, Gelora Bung Karno, mulai pukul 15.30 hingga pukul 17.30 WIB. ‘’Laga kemarin cukup melelahkan, jadi pelatih fisik merekomendasikan untuk pemulihan fisik dan mental di kolam renang,’’ ujar Indra Sjafri usai mengawasi anak-anak asuhnya berenang. Kegiatan di

Raikkonen Tunda Gelar Hamilton Austin – Lewis Hamilton gagal memastikan gelar juara dunia Formula Satu (F1) 2018 pada Grand Prix Amerika Serikat di Austin, Texas, Senin (22/10) dini hari kemarin. Langkah pembalap Mercedes ini tertunda setelah finis di urutan ketiga di belakang Max Verstappen (Red Bull) yang menjadi runner-up dan Kimi Raikkonen (Ferrari) yang tampil sebagai juara. Dengan hasil tersebut, persaingan memperebutkan gelar juara dunia masih terbuka pada grand prix berikutnya di Meksiko pekan depan. Hamilton tetap memimpin klasemen pembalap dengan mengantongi nilai 346. Pembalap asal Inggris ini unggul 70 poin di atas rival terdekatnya, Sebastian Vettel (Ferrari), yang finis di posisi keempat dengan sisa tiga lomba lagi. Jika Vettel menang di Meksiko, Hamilton harus finis minimal di urutan ketujuh untuk memastikan gelar juara dunia kelima kalinya. ‘’Saya mengira akan bisa tampil lebih bagus, namun ini hasil terbaik yang bisa kami raih hari ini. Kami tinggal perlu tetap berusaha pada lomba berikutnya,’’ kata Hamilton. Bagi Raikkonen (39) asal Finlandia, kemenangan di Austin adalah trofi

grand prix pertamanya sejak GP Australia tahun 2013 bersama tim Lotus atau berselang 113 lomba ke belakang. Sementara Verstappen (Belanda) membuat kejutan dengan finis di urutan kedua meskipun start dari posisi ke18. (ant/rtr)

Panjat Tebing Sabet Juara Dunia di Cina Wujiang – Prestasi luar biasa dipersembahkan dua atlet panjat tebing andalan Indonesia yakni Aspar Jaelolo dan Aries Susanti Rahayu. Keduanya berhasil duduk di podium tertinggi kategori speed dalam IFSC Climbing World Cup di Wujiang, Cina, 20-21 Oktober 2018. Prestasi itu menunjukkan kelas mereka sebagai pemain elite dunia lantaran Piala Dunia merupakan kejuaraan tertinggi di cabang olahraga (cabor) panjat tebing. Aspar menjadi juara dunia setelah merebut posisi pertama men’s speed dengan mencatat waktu 5,810 detik. Ia mengalahkan Ludovico Fossali dari Italia (5,940). Peringkat ketiga diduduki Reza Alipourshena (Iran). Aries Susanti Rahayu memboyong emas women’s speed setelah mengungguli Anouck Jaubert (Prancis). Di babak final, Aries mampu mengatasi Jaubert dengan catatan waktu 7,740 detik berbanding 8,010 detik. Tempat ketiga direbut Iuliia Kaplina (Rusia). ‘’Selama masih punya mimpi, maka masih ada waktu untuk membuktikan. Meski saya sering dianggap spesialis perak, saya tidak pernah menghapus mimpi untuk jadi nomor

satu dan hari ini saya buktikan. Terima kasih, ini untuk Indonesia,’’ ujar Aspar di Wujiang, Minggu (21/10). Aries mengaku bahagia, tetapi tidak mau jemawa dan cepat puas. Ia ingin terus melaju menorehkan prestasi lainnya yang membanggakan untuk Indonesia. ‘’Terima kasih, ini adalah podium kedua di World Cup. Saya tidak ingin berhenti di sini. Saya masih ingin memecahkan rekor dunia,’’ katanya. Pelatih Speed Hendra Basir mengatakan, tim tidak menargetkan apa-apa dalam kompetisi ini, namun para atlet tetap menunjukkan kemampuan terbaiknya. Hasilnya pun terlihat, atlet Indonesia mampu melesat ke posisi pertama. Pencapaian ini semakin membuktikan kelas atlet Indonesia sebagai atlet dunia. Menurut Kepala Bidang Pembinaan PP FPTI Caly Setiawan, sebelum berangkat ke Cina, para atlet diharapkan menunjukkan kelasnya sebagai atlet top. Medali emas yang diraih Aspar dan Aries merupakan hasil kerja kerasnya selama ini. (kmb)

kolam renang penuh dengan canda tawa. Para pemain terlihat santai dan akrab satu sama lain. Sementara pemain yang tidak berlaga kontra Qatar, diberikan menu khusus di lapangan bola basket di sekitar hotel untuk menjaga fisiknya agar tetap sama dengan yang lain. Selasa (23/10) ini pemain Indonesia menjalani latihan di lapangan sepak bola A, sebagai persiapan meladeni UEA. Timnas Indonesia saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup A dengan 3 poin dari dua laga. Qatar bertengger di peringkat kedua juga dengan 3 poin karena unggul head to head. UEA menjadi pemuncak klasemen (6) dan Taiwan menjadi juru kunci (0). (ant)

Kroser Maliki Juara Kelas 85 CC

Tabanan (Bali Post) Maliki Somma keluar sebagai juara kelas Special Engiene (SE) 85cc pada Kejurnas Supercross, Powertrack dan Motocross National Championship 2018 di Sirkuit Tengkudak, Kecamatan Penebal, Tabanan, Minggu (21/10). Kroser Bali ini meraup poin tertinggi pada putaran kelima sekaligus babak final. Kroser Pulau Dewata lainnya, I Gusti Ngurah Diva Ismayana, menduduki posisi kedua di kelas SE 250cc, sedangkan kroser cilik Bagus Satria Ablo harus puas menempati peringkat keenam di kelas 50cc. Menurut Kabid Roda Dua Pengprov IMI Bali Cok Vicky, Senin (22/10) kemarin, kejurnas juga melombakan kelas lokal Bali. Modif lokal dijuarai Arya Dharma Putrra, disusul Yahmani dan Tona. Kelas trail lokal dimenangkan Dede, diikuti Tona dan Febry Awan.

‘’Ajang ini sangat bergengsi dan Bali menunjukkan mampu menggelar putaran kejurnas atau event berskala nasional,’’ katanya. Dijelaskannya, animo generasi muda Bali menggeluti olahraga otomotif terbilang minim. Akibatnya, regenerasi atlet balap di Bali sangat sulit mengingat biaya untuk mencetak atlet dan mengikuti berbagai kejuaraan di luar daerah lumayan besar. Akan tetapi ada seorang warga Tengkudak yang menekuni dunia balap. Ketua Harian IMI Bali Tony Susiartono menyatakan bangga Bali bisa menjadi tuan rumah kejurnas. Pesertanya membeludak hingga 300 starter dan penontonnya meluber. Imbas dari banyaknya peserta luar Bali, hotel di Tabanan dan rumah penduduk di sekitar sirkuit dipenuhi t a m u . (022)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook