Bali Post
balipost http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Bali Post/afp
DIBAKAR - Belasan kendaraan dibakar saat aksi massa di Jakarta, Rabu (22/5) pagi. Selain pembakaran kendaraan, sejumlah fasilitas umum juga dirusak massa aksi damai terkait Pemilu 2019.
Jokowi Pastikan Tidak Ada Ruang bagi Perusuh Jakarta (Bali Post) – Kerusuhan yang melanda sejumlah titik di ibu kota Jakarta mendapat perhatian Presiden Jokowi. Ia pun menyatakan tidak ada ruang bagi perusuh yang mengganggu proses demokrasi dan persatuan bangsa. Ia juga meminta agar segala perselisihan dan sengketa yang timbul terkait Pemilu 2019 dapat diselesaikan melalui Mahkamah Konstitusi (MK). ‘’Sudah disediakan oleh konstitusi kita bahwa segala perselisihan, sengketa itu diselesaikan melalui MK,’’ kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/5) kemarin. Presiden Jokowi mengingatkan kembali saat ini adalah Ramadhan sebagai bulan penuh berkah, penuh ampunan, dan penuh kasih sayang. Oleh karena itu, ia berharap Ramadhan bisa menjadi momentum untuk bisa saling menghormati dan menghargai. ‘’Dan kewajiban kita juga
sebagai umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, berbuat baik,’’ ujar Presiden Jokowi. Bali Post/ade Ia menyatakan membuka AKSI-Bentrokan antara petugas kepolisian dengan Selasa diri kepada siapa pun untuk massa di Tanah Abang, Rabu (22/5) kemarin. Bentrok bersama-sama dan bekerja diawali aksi bakar ban. Pukul 22.00 WIB sama membangun dan memaPetugas kepolisian satuan antihuru-hara membubarkan jukan negara ini. Namun pada kerumunan massa yang sebelumnya sempat berupaya saat yang sama tidak akan memberikan toleransi kepada merusak kawat berduri yang merupakan barikade ring satu di siapa pun yang akan mengdepan kantor Bawaslu. ganggu keamanan yang akan mengganggu proses demokra- Jakarta (Bali Post) – Selatan, Rabu (22/5) kemarin. Rabu si dan persatuan negara Calon presiden nomor urut Dalam jumpa persnya, terutama perusuh- 02, Prabowo Subianto, me- Prabowo mengimbau seluPukul 02.00 WIB perusuh. ‘’Kita ti- nyatakan ucapan belasungka- ruh pejabat publik, kepoliMassa masih melakukan perlawanan. Selama lebih kurang dak akan mem- wa terhadap korban aksi protes sian, tokoh masyarakat, tokoh satu jam bentrok berlangsung sengit, polisi pun kemudian berikan ruang Selasa (21/5) dan meminta agama, dan warganet untuk menembakkan gas air mata dan water cannon. untuk perusuh- masyarakat untuk menahan menghindari segala bentuk perusuh yang diri untuk tidak melakukan kekerasan yang dapat memPukul 02.45 WIB akan merusak kekerasan. Prabowo menyam- provokasi keadaan di bulan Polisi menangkap sekelompok massa. Polda Metro negara kita, meru- paikan pernyataannya dalam Ramadhan. ‘’Kami meminta sak NKRI. Tidak jumpa pers didampingi calon peristiwa kekerasan tadi dan mengamankan 58 orang yang diduga provokator ada pilihan, TNI dan wakil presidennya, Sandiaga subuh yang telah mencoreng Polri akan menindak Uno, beserta para petinggi martabat Indonesia tidak terPukul 03.50 WIB tegas sesuai dengan partai politik pendukungnya di jadi lagi. Bila terjadi lagi maka aturan hukum yang rumah kediamannya kami sangat khawatir rajutan Massa di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, berlaku,’’ ucapnya di Kertaneg- dan anyaman kebangsaan kita Jakarta (Bali Post) – bubarkan diri secara tampak membakar banyak benda di sekitar mereka. menegaskan. (ant) ara IV, Ja- bisa rusak dan sulit dirangkai Dua anggota polisi yang sedang tertib. Namun angk a r t a kembali,’’ jelas Prabowo. Pukul 07.30 WIB bertugas mengamankan massa di ka- gota tetap standby. Selanjutnya, ia meminta wasan Palmerah, Slipi, Jakarta Barat, Kira-kira pukul 23.00 WIB datang Terjadi pembakaran atas bangunan dan kendaraan aparat keamanan untuk terus Rabu (22/5) kemarin mengalami cedera. sekelompok masyarakat, anak-anak di Asrama Brimob Petamburan, Tanah Abang. melindungi rakyat dan tidak Korban pertama bernama Yoga asal muda sekitar 300-400 orang datang ke melukai, apalagi menembak Mereka juga melempari dari Polda Bali yang mengalami cedera Bawaslu dari Tanah Abang. ‘’Sesampai rakyat. ‘’Saya tegaskan yang petugas dengan batu, bagian hidung kena lemparan batu. di lokasi, langsung lempar batu, bahkan masih mau mendengar saya. 11 Mobil molotov dan petasan. Sedangkan korban kedua adalah Satya konblok, molotov, dan petasan,’’ ungkap Hindari kekerasan fisik. BerHangus dari Polda Jambi yang mengalami cedera Tito saat jumpa pers di kantor Kemenlakulah sopan dan santun. Horpada lengan kanannya karena kena ser- kopolhukam, Rabu kemarin. mati pejabat penegak hukum. pihan kaca. Selain itu, kata Kapolri, kelompok Pukul 09.10 WIB Jangan sekali-sekali mengSementara Kapolri Jenderal Tito Kar- tersebut juga berupaya memancing kegunakan kekerasan,’’ tutur Polda Metro Jaya mengirimkan tambahan dua kompi pasukan navian menjelaskan kronologi kerusuhan marahan petugas dengan merusak pagar Prabowo pada penutupan konke Jalan KS Tubun, menuju arah Jalan Petamburan 5, sekitar Markas FPI. yang terjadi pada Selasa (21/5) malam barikade atau kawat berduri yang dipaferensi persnya. hingga Rabu (22/5) dini hari di depan sang petugas Polri. Dengan demikian Pukul 09.55 WIB Hal. 15 Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Tham- ada perbedaan dari aksi yang dilakukan Ajukan Gugatan Terjadi bentrok antara massa aksi 22 Mei dengan polisi rin, Jakarta Pusat. Kata Tito, Selasa massa pada siang hingga Tarawih di di Asrama Bareskrim, Jati Baru, Jakarta Pusat. malam pukul 21.30 WIB, sebenarnya depan Bawaslu, dengan massa yang sudah klir. Aparat dengan para peserta melakukan kerusuhan setelah sempat Rumah warga yang berada di sekitar Bareskrim menjadi sasaran aksi sudah sepakat, aksi akan diakhiri bubar dari lokasi tersebut. perusakan massa. Warga lantas membantu polisi setelah salat Tarawih. Kesepakatan itu Hal. 15 menghalau massa. dilaksanakan oleh massa yang mem- Mantan Kopassus
Prabowo Minta Massa Jangan Lakukan Kekerasan
Polisi Asal Polda Bali Luka-luka
6 Orang Tewas, 140 Luka-luka
Jakarta (Bali Post) – Kerusuhan yang terjadi selama dua hari di Jakarta menelan enam korban tewas. Sementara korban luka-luka yang sempat dirawat di Rumah Sakit Tarakan mencapaoi 140 orang. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan Polri masih mendalami penyebab kematian enam orang yang diduga meninggal dunia akibat terlibat kerusuhan dalam aksi damai Pemilu 2019 di depan Gedung Bawaslu. ‘’Informasinya enam orang mening-
gal dunia, infonya ada yang kena tembak, ada yang kena senjata tumpul. Ini harus di-clearkan, di mana dan apa sebabnya, tapi jangan sampai apriori,’’ sebut Tito Karnavian, Rabu (22/5) kemarin. Sementara itu, Kepala Bagian Umum dan Pemasaran Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan Reggy S Sobari mengatakan, korban bentrok antara massa dan aparat keamanan di sekitar Tanah Abang, Jalan Thamrin dan Petamburan, Jakarta Pusat beberapa orang mengalami luka akibat peluru karet. ‘’Ada
beberapa korban yang membawa peluru karet itu saat dibawa ke RSUD Tarakan. Ada beberapa yang kami bantu mengeluarakan peluru karet itu dari tubuhnya,’’ kata Reggy, Rabu kemarin. Reggy mengatakan tidak ada korban yang terluka akibat peluru tajam. Beberapa korban yang sudah diperbolehkan pulang malah meminta proyektil peluru karet yang mengenai tubuhnya untuk dibawa. Hal. 15 Lubang Bulat
Sampai pukul 14.00 WIB 140 korban luka-luka dilarikan ke RS Tarakan, 6 Meninggal. Sejumlah korban mengalami luka-luka terkena peluru karet. 101 Demostran ditangkap.
Personel Siaga 36 ribu personel gabungan TNI-Polri amankan gedung KPU 22 Mei, polisi membawa tameng, water cannon, dan gas airmata. Polda Bali Kirim 200 personel Brimob ke Jakarta.
DENPASAR
2
Kamis Pon, 23 Mei 2019
Pilkada Serentak 2020
FIGUR Siapkan Armada Cadangan DINAS Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali menghadapi masa mudik Lebaran pada tanggal 1 - 2 Juni 2019 mendatang telah menyiapkan sejumlah armada cadangan untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan penumpang. Dishub menyiapkan angkutan pariwisata sebagai armada cadangan jika terjadi lonjakan penumpang saat masa mudik Lebaran. Kepala Dishub Provinsi Bali Ir. I Gde Samsi Gunarta, M.Appl.Sc. mengatakan hal itu, Rabu (22/5) kemarin. Menurutnya, Dishub Bali bekerja sama dengan Organda Bali sudah menyiapkan sebanyak 1.354 armada plus 20 persen. Armada cadangan tersebut sudah standby. Dikatakan, masyarakat umumnya akan mencari sendiri angkutannya untuk mudik. ‘’Soal rencana pemberangkatan khusus yang dilakukan dari Pemprov belum ada,’’ katanya. Di samping armada, Dishub Bali dalam rapat koordinasi kedua dengan stakeholder terkait telah menyelaraskan persiapan pengawasan lalu lintas mudik dan arus balik di sepanjang jalan nasional di Bali. ‘’Kami juga telah menerima laporan dari Bina Marga, bahwa jalur jalan nasional yang akan dilalui sudah siap. Termasuk terakhir, kesiapan jembatan di By-pass I.B. Mantra yang sempat rusak telah diperbaiki,’’ katanya. Sesuai Keputusan Menteri Perhubungan RI, katanya, pemantauan pada jalan dan p e l a b u han dilakukan pada H-7 dan H+7 Lebaran. Prioritas pengawasan adalah jalur Denpasar–Gilimanuk. Untuk tahun ini jika diasumsikan dengan kenaikan sekitar 5 persen, maka diprediksi angkutan penumpang umum dan angkutan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, saat arus mudik di Terminal Mengwi jumlahnya mencapai 80.287 unit dan di Terminal Ubung 1.282 unit. Sedangkan untuk lokasi di Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang, diprediksi jumlah roda dua mencapai 116.820 unit dan roda empat 100.968 unit. Di Pelabuhan Padangbai–Lembar, roda dua 17.509 unit, sedangkan roda empat 9.853 unit. ‘’Sebagai langkah antisipatif lainnya guna mendukung kelancaran dan keselamatan selama masa angkutan Lebaran 2019, sebagaimana tahun sebelumnya juga akan dibentuk posko Lebaran, pengawasan kelaikan/peralatan keselamatan kendaraan, pemeriksaan kesehatan awak angkutan umum, dan penerbitan izin insidental jika terjadi lonjakan penumpang. Selain itu, juga dilakukan pengaturan operasional angkutan barang, alih fungsi jembatan timbang menjadi rest area hingga pengaturan mudik gratis,’’ ujarnya. (dar)
Bawaslu Usulkan Anggaran Rp 50 Miliar Lebih
Denpasar (Bali Post) -
Pasca-pemilu serentak 2019, Bali akan kembali menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada tahun 2020 mendatang. Ada enam kabupaten/ kota yang akan melaksanakan pesta demokrasi tersebut. Yakni Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Bangli, dan Kabupaten Karangasem. “Kami sudah menggelar rapat koordinasi dengan mengundang Bawaslu kabupaten/kota yang akan menggelar pemilihan kepala daerah pada tahun 2020 mendatang,” ujar Ketua Bawaslu Provinsi Bali Ketut Ariyani, Rabu (22/5) kemarin. Dalam rapat, lanjut Ariyani, terungkap total kebutuhan anggaran pengawasan Pilkada 2020 di enam kabupaten/kota sebesar Rp 50.789.105.814. Angka tersebut merupakan usulan awal yang disampaikan Bawaslu kabupaten/kota kepada pemda setempat. “Tiap kabupaten/kota mengusulkan jumlah anggaran yang berbeda-beda. Hal ini dikarenakan jumlah kecamatan yang berbeda-
beda,” ujar Ariyani yang pada saat rapat berlangsung didampingi tiga anggota Bawaslu Bali yakni I Wayan Widyardana, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, dan I Ketut Rudia tersebut. Menurut Ariyani, tiga Bawaslu kabupaten/kota sudah diundang oleh pemda setempat, yakni Bawaslu Karangasem, Jembrana, dan Denpasar. Saat dipaparkan kepada TAPD, usulan awal Bawaslu Karangasem dan Jembrana mengalami rasionalisasi. Bawaslu Karangasem misalnya, usulan awal Rp 9.730.524.314 dikurangi menjadi Rp 9.457.570.829. Sedangkan usulan awal Bawaslu Jembrana dikurangi dari Rp 7.143.170.089
menjadi Rp 5.715.536.000. Sebaliknya, Bawaslu Denpasar justru diminta menambah 10 persen oleh Badan Kesbangpol Linmas setempat. Dari usulan awal Rp 6.822.127.499, akhirnya naik menjadi Rp 7.350.449.071. Sisanya, Bawaslu Badung mengusulkan anggaran sebesar Rp 8.637.550.000, Bawaslu Tabanan Rp. 11.523.655.855, dan Bawaslu Bangli Rp 6.932.078.057. Jika dibandingkan dengan usulan anggaran Pilkada Serentak 2015, terdapat kenaikan yang cukup signifikan mencapai 50 persen. “Kenaikan jumlah usulan disebabkan beberapa hal, di antaranya besaran honor jajaran pengawas ad hoc
(Panwascam, PPKD, dan Pengawas TPS - red). Di samping itu, berdasarkan kewenangan yang dimiliki Bawaslu Kabupaten/Kota, yakni menangani dugaan pelanggaran terstruktur, sistematis, dan massif (TSM),” jelas mantan Ketua Panwaslu Buleleng ini. Ariyani menambahkan, komponen lain yang harus disediakan anggaran, yaitu penanganan pelanggaran yang di dalamnya dilakukan oleh Sentra Gakkumdu. Bawaslu kabupaten/kota diharapkan semaksimal mungkin melakukan upaya-upaya komunikasi dengan pemerintah daerah agar anggaran pengawasan maksimal bisa terpenuhi. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Rai Mantra Buka Seminar Nasional BI Buka Layanan Penukaran Uang Dewan Kota Pusaka Kota Denpasar Jelang Idul Fitri Denpasar (Bali Post) Menjelang hari raya Idul fitri 1440 Hijriyah, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali menyiapkan uang pecahan baru sebesar Rp 4,4 triliun, terdiri dari pecahan uang besar sebanyak Rp 4,2 triliun dan pecahan uang kecil sebanyak Rp 198 miliar. Layanan penukaran uang tersebut dipersiapkan selama Lebaran. ‘’Untuk tahun ini, jumlahnya meningkat 13 persen dari tahun sebelumnya,’’ jelas Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Causa Iman Karana di sela-sela membuka acara layanan penukaran uang menjelang Idul Fitri di Parkir Timur Lapangan Renon, Rabu (22/5) kemarin.
Selain di parkir timur Lapangan Renon, layanan penukaran uang dengan kas keliling juga dilakukan di sejumlah tempat di Bali. Pada tanggal 6 - 8 Mei diadakan di Kabupaten Karangasem, tanggal 13 - 16 Mei di Kabupaten Jembrana, dan tanggal 20 - 26 Mei di Buleleng. ‘’Untuk pemerataan, penukaran uang dilakukan pembatasan maksimal Rp 4,4 juta per orang setiap hari. Terdiri dari pecahan uang Rp 20 ribu maksimal bisa dilakukan sebanyak Rp 2 juta. Penukaran uang Rp 10 ribu maksimal sebanyak Rp 1 juta, pecahan uang Rp 5 ribu maksimal sebesar Rp 1 juta, dan pecahan uang Rp 2 ribu maksimal sebesar Rp
400 ribu,’’ jelas Causa Iman Karana. Selain melayani penukaran uang dengan menggunakan kas keliling, BI juga meminta kepada seluruh perbankan di Bali, yakni sebanyak 51 bank umum yang ada di Bali untuk melayani penukaran uang kecil menjelang Lebaran. Jumlahnya tersebar di 196 titik lokasi. Causa Iman Karana mengimbau masyarakat untuk menukarkan uangnya di kas keliling atau bank-bank yang tersebar di 196 titik. Hal ini untuk menjamin keaslian dan ketepatan hitung dari uang, sesuai tempat yang ditentukan tanpa ada pungutan biaya lainnya. (kmb16)
Bali Post/eka
MENUKARKAN - Sejumlah warga menukarkan uangnya dengan pecahan yang lebih kecil di Parkir Timur Lapangan Renon, Rabu (22/5) kemarin.
Topik : JOKOWI pastikan tidak ada ruang bagi perusuh
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Tekankan Sinergitas Seluruh ”Stakeholder” Dukung Penguatan Kebudayaan
PEMKOT Denpasar secara berkelanjutan terus berkomitmen dalam mendukung kemajuan kebudayaan. Hal ini diwujudkan melalui beragam kegiatan dan inovasi. Kali ini, melalui Dinas Kebudayaan Kota Denpasar bekerja sama dengan Dewan Kota Pusaka Kota Denpasar, kembali digelar Seminar Nasional Dewan Kota Pusaka Indonesia yang dibuka Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharawjaya Mantra ditandai dengan pemukulan gong di Hotel Grand Santhi Denpasar, Rabu (22/5) kemarin. Seminar yang menghadirkan beragam stakeholder kebudayaaan ini menampilkan enam narasumber yakni Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra sebagai keynote speaker dengan makalah berjudul “Mengembangkan Jaringan Kota Budaya, Kota Pusaka dan Dewan Kebudayaan Denpasar Berskala Lokal, Nasional dan Internasional yang Menginspirasi, Memajukan dan Mengintegrasi Secara Berkelanjutan”. Lima narasumber lainnya yakni Perwakilan Dirjen Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Maestro I Wayan Griya, Aditia Gunawan yang membedah secara khusus Makna Sewaka Dharma, I Dewa Gede Windu Sancaya dan I Wayan Muliarsa. Turut hadir dalam kesempatan tersebut pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, Bendesa se-Kota Denpasar, serta seluruh stakeholder kebudayaan di Kota Denpasar. Dalam materinya, Rai Mantra menekankan bahwa sesuai dengan amanat UU Nomor 5 Tahun 2017 menginspirasi seluruh jajaran untuk merespons secara kreatif. Hal ini diwujudkan dengan langkah strategis dalam wujud transformasi
SEMINAR - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka Seminar Nasional Dewan Kota Pusaka Kota Denpasar di Hotel Grand Santhi, Rabu (22/5) kemarin. Kota Denpasar berwawasan budaya menjadi Kota Budaya. Sehingga mampu membangkitkan Dewan Kebudayaan sebagai lembaga pemajuan kebudayaan di Kota Denpasar. “Kota Denpasar sangat mendukung pemajuan kebudayaan. Hal ini d ika rena ka n b ud a y a merupakan penuntun mulai dari sikap, filsafat, etika, dan perbuatan fisik maupun non-fisik,” ujar Rai Mantra. Rai Mantra menambahkan, pembangunan dan penguatan kebudayaan hendaknya dilaksanakan oleh seluruh stakeholder termasuk seluruh OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Kendati demikian, hal penting yang harus diperhatikan adalah kekuatan kebudayaan itu sendiri. “Semua pihak termasuk seluruh OPD wajib ikut serta dalam merancang program penguatan kebudayaan,” katanya. Rai Mantra menegaskan, seminar ini merupakan salah satu program strategis. Mengingat saat ini kreativitas dalam kebu-
dayaan telah memberikan kemanfaatan maksimal bagi kesejahteraan masyarakat. Hal ini dapat diukur dengan peningkatan IPM dan IKM. “Denpasar saat ini tengah menyelaraskan berbagai program pemajuan dan pembangunan kebudayaan dan Denpasar telah menjadi contoh skala nasional,” jelasnya. Selain beragam inovasi untuk pemajuan kebudayaan, kata Rai Mantra, juga diperlukan diplomasi kebudayaan untuk memperkuat kebudayaan itu sendiri. Sehingga, sebagai upaya untuk terus mendukung kemajuan kebudayaan, seminar ini sangat penting untuk mengetahui tugas pokok dan fungsi Dewan Kebudayaan dalam mendukung kemajuan dan diplomasi kebudayaan. “Saat ini Denpasar telah berada pada ekosistem kebudayaan nasional dan global, dan semua itu memerlukan diplomasi budaya untuk kemajuan budaya itu sendiri. Denpasar kini telah tergabung dalam OWHC
dan menjadi tuan rumah konferensi OWHC beberapa bulan lalu,” ujarnya. Kadis Kebudayaan Kota Denpasar IGN Bagus Mataram mengatakan, seminar nasional yang mengangkat tema “Pemajuan Kebudayaan, Kebangkitan Kota Budaya dan Dewan Kebudayaan Berbasis Kearifan Lokal, Strategi Nasional, dan Semangat SDG’s Menuju Kebahagiaan” ini diikuti 200 peserta dari beragam stakeholder. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini secara umum guna membangkitkan Kota Budaya dan Dewan Kebudayaan yang kokoh dalam fungsi dan comunity based. Selain itu juga sebagai upaya untuk memberdayakan Dewan Kebudayaan dan Kota Budaya Denpasar bagi pemajuan kebudayaan. “Dari seminar nasional ini, kami berharap mampu menjadi acuan dalam penyusunan program kerja di masingmasing OPD yang bermuara pada pemajuan kebudayaan,” katanya. (ad845)
Kamis Pon, 23 Mei 2019
BADUNG
3
U.0000832-PENG
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Kamis Pon, 23 Mei 2019
FBA Unmas Gelar Kuliah Umum PPLP Dhyana Pura Bangun Sinergi dan Kompetensi Mahasiswa Melalui Praktik Buffet Memotivasi SDM Bali Kuasai Bahasa Mandarin PPLP Dhyana Pura yang sudah berusia 32 tahun tetap memiliki komitmen yang kuat untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pariwisata. Tidak hanya memiliki pengetahuan yang cukup dan baik, tetapi juga memiliki keahlian dan keterampilan yang baik untuk menjadi modal dalam memasuki dunia kerja. Untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa di bidang Food & Beverage, PPLP Dhyana Pura mengadakan praktik buffet untuk program 2 tahun semester IV dan program 3 tahun semester IV yaitu Tata Hidangan, Tata Boga, Food and Beverage dan Manajemen Food and Beverage. Melalui kegiatan ini mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan apa yang sudah dipelajari, baik secara teori maupun praktik dengan merencanakan, menganggarkan dan melaksanakan suatu event buffet sesuai dengan kreativitas mereka. Suasana dalam praktik ini memang benar-benar dibuat seperti pada saat mereka menangani event buffet. Mereka bebas menentukan tema, menu dan entertainment yang akan disajikan di bawah pengawasan para instruktur yang dalam hal ini adalah praktisi-praktisi di bidang pariwisata yang sudah berpengalaman. Praktik ini dilaksanakan selama empat hari mulai tanggal 20 – 24 Mei 2019. Pada praktik buffet tahun ini PPLP Dhyana Pura ingin membangun sinergi dengan masyarakat dan juga asosiasi seperti ICA dan IFBEC dan aparat di lingkungan Banjar Tegaljaya. Banjar Tegaljaya, di mana lingkungan kampus PPLP berada, juga merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan
BUFFET - PPLP Dhyana Pura mengadakan praktik buffet untuk program 2 tahun semester IV dan program 3 tahun semester IV yaitu Tata Hidangan, Tata Boga, Food and Beverage dan Manajemen Food and Beverage. keberadaan kampus PPLP Dhyana Pura sampai dengan saat ini. Untuk itu, sangatlah penting untuk tetap membina hubungan baik dengan masyarakat di sekitar khususnya dengan aparat di banjar dan masyarakat setempat. Sedangkan ICA dan IFBEC merupakan asosiasi yang berkaitan dengan kompetensi di bidang Tata Boga dan Tata Hidangan juga memiliki peran yang tidak kalah penting dalam menunjang proses pendidikan di PPLP Dhyana Pura. Sinergi yang sudah dilakukan antara lain dalam bentuk memberikan pelatihan dan sebagai narasumber dalam kuliah tamu juga sebagai juri dalam lomba-lomba yang sering diadakan di PPLP Dhyana Pura. Dalam sapaannya, Direktur PPLP Dhyana Pura Gilbert Nainggolan, S.S., M.M. menyampaikan kepada mahasiswa, teruslah belajar karena dunia hospitality dan dunia kuliner selalu berkembang,
sehingga diperlukan kreativitas dan inovasi untuk bisa maju dan bersaing di dunia kerja. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh perwakilan ICA, Chef Ariana, bahwa jangan pernah berhenti untuk selalu belajar dan mengikuti perkembangan. ICA juga memberikan masukan-masukan mengenai kegiatan praktik buffet ini sehingga memotivasi para mahasiswa untuk belajar lebih banyak lagi. PPLP Dhyana Pura selalu memberi ruang dan kesempatan kepada mahasiswanya untuk meningkatkan kompetensi melalui pemberian praktik-praktik yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan penyediaan sarana yang memadai sebagai wujud dari motto PPLP Dhyana Pura ‘’Bridging a better future’’ sehingga diharapkan melalui pendidikan dan pelatihan yang didapat akan membawa lulusannya ke masa depan yang lebih baik. (ad846)
BBPOM di Denpasar Advokasi Pembentukan 248 Desa Pangan Aman BBPOM di Denpasar melanjutkan kiprah dan motivasi untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat Bali tentang keamanan pangan. Nangun Sat Kerti menjadikan Bali ajeg, aman sentosa, tidak hanya kewajiban dari petugas ketertiban masyarakat, melainkan seluruh komponen masyarakat hingga terwujudnya ‘’Ajeg Bali’’ di setiap lini, termasuk ajeg dalam makanan yang aman dan sehat. Upaya BBPOM di Denpasar sebagai wujud program Badan POM RI dalam pembentukan Desa Pangan Aman (PAMAN). Mengingat Indonesia yang sebagian besar penduduknya berdomisili di daerah pedesaan. Hingga 21 Mei 2019 dilaksanakan Pertemuan Advokasi Pembentukan 248 Desa Pangan Aman. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan Badan POM tahun 2018 yang mengintervensi 249 desa dan 25 desa sampai saat ini yang masuk program Gerakan Keamanan Pangan Desa dengan intervensi penuh. Demikian disampaikan Kepala BBPOM di Denpasar I Gusti Ayu Adhi Aryapatni saat memaparkan laporannya kepada Sekretaris Daerah Provinsi Bali dan juga seluruh peserta yang hadir saat acara. Pertemuan pembentukan Desa PAMAN dibuka secara resmi Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Beratha. Dalam sambutannya, Dewa Beratha memberikan motivasi dan membangkitkan semangat keteladanan para kepala desa dan pendamping desa yang hadir dari seluruh kabupaten/kota se-Bali.
KULIAH UMUM - Wakil Konjen Tiongkok Chen Wei, WR I Unmas Made Gede Wiryawan, Dekan FBA Komang Sulatra bersama para dosen berfoto bersama di kuliah umum soal bahasa Mandarin. Unmas kini menyiapkan 4 SKS Bahasa Mandarin dalam bentuk mata kuliah pilihan. Kemudian FBA Unmas kini sedang mengusulkan membuka Prodi D-3 Bahasa Mandarin. Diharapkan tahun depan izin sudah turun, sehingga FBA nanti mengelola tiga Prodi yakni Prodi S-1 Bahasa dan Sastra Inggris, S-1 Bahasa dan Sastra Jepang dan D-3 Mandarin. Selain itu, FBA akan menjadi pusat pembelajaran bahasa asing di Bali. Untuk Penmaru 2019-2020 FBA Unmas sudah menerima 50 mahasiwa lewat jalur prestasi. Pendaftaran calon mahasiswa baru gelombang I berakhir Jumat (24/5). FBA Unmas hanya menerima 300 mahasiswa untuk Sastra Inggris dan 80 orang untuk Sastra Jepang. Wakil Konjen Tiongkok di Denpasar Chen Wei menegaskan, kedatangan turis Tiongkok ke Bali terus bertambah. Saat ini 150 juta turis Tiongkok berwisata di dunia. Bali terbanyak dikunjungi turis Tiongkok sejak 2017 mencapai 1,3
juta per tahun hanya lewat Bandara Ngurah Rai. Jika ditambah lewat jalur lain, dia perkirakan turis Tingkok ke Bali mencapai angka 1,5 juta. Namun, dia menyesalkan masih adanya perselisihan ini disebabkan akibat kurangnya penguasaan bahasa Mandarin dan perlunya mengenal budaya Tiongkok. Ketua Asita Bali Ketut Ardana, S.H. membenarkan prospek turis Tiongkok ke Bali akan makin banyak. Bahkan, Bali pulau terbanyak dikunjungi turis Tiongkok di Asia Tenggara. Untuk itu, warga dan mahasiswa Bali harus mempersiapkan diri dalam segala hal, terutama dalam penguasaan bahasa Mandarin. Hanya, dia heran mengapa SDM Bali jarang mau belajar mahasa Mandarin, sebab selama ini 95 persen pemandu wisata Mandarin dari luar Bali. ‘’Anggapan warga Tiongkok sangat cerewet an bahasa Mandarin itu sulit, tak selamanya benar. SDM Bali harus siap menjadi bagian dari bisnis mereka,’’ tegasnya. (ad849)
Membangun Kesadaran Mutu dan Keselamatan Pasien
RS BaliMed Gelar Gebyar ’’Patient Safety’’
PERTEMUAN - Suasana acara Pertemuan Advokasi Pembentukan 248 Desa Pangan Aman. Mereka yang hadir dari segala pelosok dan desa terpencil tergugah untuk menerapkan dan menularkan edukasi dan semangat yang diberikan Sekda. Hal ini tergambar dari teriakan komitmen bersama untuk menjadi Desa Pangan Aman. BBPOM di Denpasar sebagai instansi pengawas obat dan makanan membutuhkan perpanjangan tangan dari seluruh masyarakat di Bali, terutama desa karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada kerja sama semua pihak untuk mewujudkan masyarakat Bali yang menerapkan keamanan pangan untuk terwujudnya kesehatan yang berkesinambungan. Ingat! Makanan adalah kebutuhan utama, harus dijaga keamanannya. Terlaksananya acara ini adalah kolaborasi BBPOM di Denpasar dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Bali. Kepala Bidang Pem-
bangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Wayan Sumarajaya dalam materinya juga menyampaikan program-program dukungan untuk terwujudnya keamanan pangan di daerah pedesaan. Sebagai penutup, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi BBPOM di Denpasar Luh Putu Witariathi tidak lupa mengajak seluruh kepala desa dan pendamping untuk menginstal aplikasi CEK BPOM untuk memudahkan memahami produkproduk yang memang memiliki izin edar dan aman untuk masyarakat. Ingat CEK KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa) adalah motto dan langkah penting yang harus dilakukan sebelum mengonsumsi pangan olahan dan tinggalkan pewarna tekstil, (rhodamin B, methanil yellow), borax, formalin sebagai bahan tambahan pangan saat mengolah pangan. (ad774)
Diadili Kasus Korupsi
Mantan Ketua LPD Bebetin Divonis Dua Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Majelis hakim pimpinan Ni Made Sukereni dengan hakim anggota Wayan Sukanila dan Sumali, Rabu (22/5) kemarin menjatuhkan vonis pidana dua tahun penjara kepada terdakwa kasus korupsi LPD Bebetin. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, terdakwa mantan Ketua LPD Bebetin I Cening Wartana (56) dinyatakan bersalah dalam dakwaan subsider yakni melanggar Pasal 3 UU Tipikor. Selain divonis dua tahun, terdakwa juga dihukum membayar denda Rp 50 juta, subsider tiga bulan kurungan. Vonis itu lebih rendah setahun dari tuntutan jaksa. JPU Putu Agus Eka Sabana Putra sebelumnya menuntut terdakwa dihukum selama tiga tahun. Terdakwa dalam perkara ini tidak dibebankan membayar uang pengganti sebagai akibat kerugian keuangan negara karena yang bersangkutan sudah mengembalikannya saat di penyidikan. Atas vonis itu, baik jaksa maupun pihak terdakwa masih menyatakan pikir-pikir. Sebelumnya, saat di penyidikan kepolisian, disebutkan terdakwa melakukan dugaan korupsi dengan pola hukum mencairkan sejumlah kredit fiktif dan tak sesuai prosedur dengan total
FAKULTAS Bahasa Asing yang dulu bernama Sekolah Tinggi Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar terus memberi penguatan akademik kepada mahasiswanya. Rabu (22/5) kemarin Fakultas Bahasa Asing (FBA) Unmas menggelar kuliah umum bertajuk ‘’Prosfek Penguasaan Bahasa Mandarin dalam Industri Pariwisata di Era Revolusi Industri 4.0’’. Kuliah umum dibuka Rektor Unmas diwakili WR I Dr. Made Gede Wiryawan, S.H., M.H. dengan menampilkan narasumber Wakil Konjen Tiongkok di Denpasar Mr. Chen Wei dan Ketua Asita Bali Ketut Ardana, S.H. Kuliah umum diikuti mahasiswa dan dosen FBA Unmas. Wiryawan mengungkapkan, kuliah umum ini bermanfaat bagi mahasiswa dan lembaga. Disadari jumlah wisatawan Tiongkok masih menduduki ranking pertama. Kedatangan wisatawan Tiongkok ini harus direspons dengan penguasaan bahasa Mandarin yang profesional. Kemajuan ekonomi negara Tiongkok ini sangat potensial melahirkan wisatawan baru ke Bali. SDM Bali bisa mengambil peluang dari wisatawan Tiongkok ini seperti menjadi guide dan pelaku di sektor riil. Dekan FBA I Komang Sulatra, S.S., M.Hum. mengungkapkan, kuliah umum bahasa Mandarin ini adalah bagian penguatan bahasa asing bagi lulusannya. Dia menyadari ke depan lulusan bahasa asing di FBA Unmas tak hanya bisa berbahasa Inggris dan Jepang, juga menguasai bahasa Mandarin. Hal ini penting diantisipasi karena kemajuan negara Tiongkok dalam segala hal akan membuat bisnis dengan warga Tiongkok semakin berpeluang bagi warga Indonesia. Seperti menjadi guide juga sebagai transletter serta pengusaha mandiri yang berhubungan dengan warga Tiongkok. Makanya FBA
MEMBANGUN kesadaran mutu dan keselamatan pasien merupakan hal penting dan utama yang harus dilaksanakan oleh rumah sakit secara berkesinambungan. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan rumah sakit yang bermutu dan berdaya saing tinggi. Sebab, insiden keselamatan pasien masih banyak terjadi dan ditemukan di rumah sakit di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, sebagai rumah sakit (RS) swasta di Bali, RS BaliMed berkomitmen terhadap keselamatan pasien di rumah sakit. Bersama-sama dengan Tim Patient Safety dan Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RS BaliMed menggelar Gebyar Patient Safety dengan motto ‘’Patient Safety Number One’’. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama dilaksanakan pada 21 Mei 2019 yang menyasar seluruh staf dan tenaga medis RS BaliMed. Sedangkan hari kedua dilaksanakan Rabu (22/5) kemarin yang menyasar pasien, penunggu pasien, dan pengunjung RS BaliMed. Direktur RS BaliMed dr. I Putu Oka Dharmawan, MARS. didampingi Ketua Panitia Ns. Ni Kadek Suciani, S.Kep. mengatakan fokus kegiatan Gebyar Patient Safety adalah untuk menyosialisasikan enam sasaran keselamatan pasien. Yakni, ketepatan identifikasi pasien, peningkatan komunikasi yang efektif, peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai, kepastian tepat lokasi-tepat prosedur-tepat pasien operasi, pengurangan risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan, dan pengurangan risiko pasien jatuh. Sebab, ada lima aspek keselamatan yang harus dilakukan rumah sakit yaitu keselamatan fasilitas, staf,
SOSIALISASI - Gebyar Patient Safety melalui sosialisasi enam sasaran keselamatan pasien dan hand hygiene kepada staf RS BaliMed. pasien, keuangan dan keselamatan lingkungan. Sehingga untuk mewujudkan kelima aspek keselamatan tersebut dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk membangun budaya keselamatan. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran akan nilai keselamatan pasien, sehingga ada perubahan budaya dan komitmen yang tinggi untuk mendukung gerakan Patient Safety di RS BaliMed. ‘’Bagi kami membangun kesadaran akan keselamatan pasien merupakan yang harus kami lakukan. Sebab, dengan adanya kesadaran seluruh komponen di rumah sakit akan keselamatan pasien, maka akan ada perubahan sikap dan budaya kerja bagi staf dan tenaga medis kami dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien,’’ ujar dr. Dharmawan, Rabu kemarin. Ketua PMKP RS BaliMed dr.
A.A. Ngurah Budiarta, MARS. Menambahkan, serangkaian dengan acara Gebyar Patient Safety dilaksanakan pula acara kampanye Hand Hygiene untuk mengevaluasi seberapa jauh kepatuhan mencuci tangan dalam upaya pencegahan infeksi di rumah sakit oleh staf dan seluruh komponen rumah sakit. Bahkan untuk menyosialisasikannya, RS BaliMed akan melakukan pemilihan duta hand hygiene yang baru. Kegiatan kampanye hand hygiene telah rutin dilaksanakan sejak tahun 2014 di RS BaliMed. Tujuannya untuk menyosialisasikan kepada seluruh staf, pasien dan pengunjung RS akan pentingnya melakukan kebersihan tangan dalam upaya pencegahan infeksi. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara terusmenerus dalam upaya untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien di RS BaliMed. (ad847)
Terlibat Kasus Narkoba
Pegawai Honorer dan Manajer Hotel Diringkus Polisi
Bali Post/asa
DIADILI - Mantan Ketua LPD Bebetin I Cening Wartana saat diadili di Pengadilan Tipikor Denpasar. Dia dinyatakan bersalah dan dihukum selama dua tahun. kredit hingga Rp 2.415.500.000. Salah satu contohnya ada peminjam yang satu orang menggunakan tiga nama dengan data atau dokumen yang diduga palsu. Desa Pakraman Bebetin sempat memediasi dalam menyelesaikan
kasus tersebut secara kekeluargaan, setelah Wartana diberhentikan dengan tidak hormat pada tahun 2016 silam. Hanya saat itu tidak ada hasil positif, sehingga kasusnya dilaporkan ke ranah hukum. (kmb37)
Denpasar (Bali Post) Satresnarkoba Polres Badung menangkap tiga tersangka kasus narkoba. Tersangka I Wayan Marentika (25) merupakan pegawai honorer salah satu kantor desa di Denpasar dibekuk di Jalan Pulau Galang, Denpasar Selatan (Densel), Rabu (15/5) lalu. Sedangkan manajer hotel di Jalan Popies I, Kuta, Ni Nyoman Melati (48), dan Anak Agung Ngurah Sukadana (42) diringkus polisi, Senin (20/5) lalu. Barang bukti yang diamankan meliputi sabu-sabu (SS), ganja dan hasish. Waka Polres Badung Kompol Sindar Sinaga, didampingi Kasat Resnarkoba AKP I Komang Ngurah Sujahayadi mengatakan, saat melakukan penyelidikan di Jalan Pulau Galang Gang Penataran Sari, Densel, petugas mendapat informasi dari masyarakat akan ada transaksi narkoba di wilayah tersebut. Pada Selasa (14/5) pukul 00.00 Wita, polisi melihat tersangka Marentika melintas di jalan tersebut mengendarai sepeda motor. Pada Rabu (15/5) pukul 00.10
Wita, polisi menangkap pelaku. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan polisi menemukan satu paket SS seberat 4,36 gram brutto di dalam bungkus rokok yang disembunyikan di dashboard sepeda motornya. Saat diinterogasi, pelaku mengaku pegawai honorer di Denpasar. “Tersangka ini tugas di Bagian Perencanaan. Pelaku mengaku sebagai kurir atau tukang tempel dari napi Lapas Kerobokan berinisial GK. Sekali nempel, dia dapat upah Rp 800 ribu,” ujar Sindar Sinaga, Rabu (22/5) kemarin. Pengakuan tersangka Marentika, dia terpaksa jadi kurir GK karena punya utang dan saat ini masih tersisa Rp 2 juta. Untuk melunasi utangnya tersebut, ia terpaksa menjadi kurir narkoba GK. Sementara Nyoman Melati ditangkap pada Senin lalu pukul 20.10 Wita. Manajer hotel yang tangannya tatoan ini dibekuk di tempat tinggalnya di Jalan Kubu Anyar Gang Kresek, Kuta. Hasil penggeledahan di kamarnya,
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
polisi mengamankan barang bukti dua paket ganja dan tujuh linting ganja seberat 17,38 gram brutto yang disembunyikan di lemari TV. “Dari penangkapan tersangka NM (Nyoman Melati-red), anggota kami melakukan pengembangan,” kata Sindar Sinaga. Tersangka Nyoman Melati mengaku biasa membeli ganja dari temannya, Sukadana. Selanjutnya, Sukadana dipancing untuk datang ke rumah Nyoman Melati. Pukul 20.20 Wita, pelaku yang berprofesi sebagai instruktur skateboard ini tiba di rumah Nyoman Melati dan polisi langsung meringkusnya. Dari pelaku, petugas mengamankan barang bukti tiga linting ganja dan satu paket hasish di dalam saku celana belakangnya. Polisi lalu menggeledah tempat tinggal pelaku di Jalan Raya Kuta dan di sana diamankan dua paket ganja serta satu paket hasish. Barang bukti tersebut ditemukan di lemari pakaian pelaku. Pelaku mengaku mendapat narkoba ini dari temannya berinisial UC yang merupakan anak pantai. (kmb36)
DAERAH
Kamis Pon, 23 Mei 2019
5
FIGUR Jalin Komunikasi KOMUNIKASI intens dengan berbagai lapisan masyarakat terus dilakukan jajaran Pemkab Badung. Terlebih pada momen bulan puasa. Seperti yang disampaikan Camat Kuta Selatan I Made Widiana. Dia mengaku rutin menggelar Safari Ramadhan bersama jajaran kepolisian dan TNI. ‘’Safari Ramadhan sudah secara rutin kami laksanakan sejak dua tahun berturutturut bersama rekan kepolisian dan Koramil. Karena ini merupakan momen yang baik sekali untuk berkomunikasi dengan warga Muslim,’’ katanya, Rabu (22/5) kemarin. Dikatakannya, komunikasi seperti ini harus terus dijalin. Sebab, melalui kegiatan seperti ini, pihaknya merasa tidak ada sekat lagi dengan para tokoh agama, terutama tokoh Muslim. Terkait pelaksanaan pemilu yang sudah lewat, pihaknya mengimbau kepada seluruh umat agar jangan ikut terprovokasi. ‘’Kita jangan sampai terprovokasi dengan isu yang berkembang. Mari kita kembali ke rutinitas masingmasing,’’ ujarnya. Selain melakukan Safari Ramadhan, pihaknya juga rutin melakukan komunikasi dengan umat lain. (edi)
SIDAK - Satpol PP Badung bersama OPD terkait menggelar sidak toko modern di wilayah Kuta Utara dan Mengwi, Rabu (22/5) kemarin.
Anggaran Pilbup Badung Diusulkan Rp 25 Miliar Mangupura (Bali Post) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung mengajukan anggaran Pilbup Badung tahun 2020 sebesar Rp 25 miliar. Biaya penyelenggaraan pilbup ini telah diajukan ke Pemkab Badung. Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta, Rabu (22/5) kemarin, mengatakan anggaran Pilbup Badung tahun 2020 masih mengacu pada penyelenggaraan Pilgub Bali. Hal ini mengingat Peraturan KPU yang mengatur tahapan, jadwal dan program pilkada serentak tahun 2020 belum ada. Untuk pilbup tahun 2015, total anggarannya Rp 19 miliar. ‘’Sebagai gambaran awal, kami sudah mengajukan anggaran ke pemda. Kami akan susun dulu drafnya untuk semua tahapan yang sekiranya dianggap sama itemnya seperti pelaksanaan Pilgub Bali tahun 2018,’’ ungkapnya. Pria yang akrab disapa Kayun ini menyebutkan, tahapan penyelenggaraan pemilu mulai dari perencanaan, sosialisasi, pendataan pemilih, pencalonan, kam-
panye, debat calon, tahap pencoblosan, penghitungan dan rekapitulasi suara, penetapan calon terpilih, hingga antisipasi adanya gangguan hukum. ‘’Yang jelas, nanti bila aturan pasti sudah ada, anggaran yang diajukan Rp 25 miliar akan disesuaikan. Karena peraturan terkait pilkada serentak belum turun, maka kami mengacu pada penyelengggaraan Pilgub Bali,’’ jelasnya. Pejabat asal Banjar Cabe Desa Darmasaba Kecamatan Abiansemal ini menyebutkan, tidak ada perbedaan yang mendasar dalam penyelenggaraan pilbup sebelumnya. Perbedaannya hanya dari segi nominal yang bertambah. Di tempat terpisah, Bawaslu Badung juga mengajukan anggaran untuk pengawasan Pilbup 2020. Ketua Bawaslu Badung I Ketut Alit Astasoma menyampaikan, pihaknya mengajukan anggaran Rp 8,6 miliar. Anggaran ini untuk memenuhi kebutuhan pengawasan serta honor dari jajaran pengawas, baik tingkat kecamatan hingga tempat pemungutan suara. (kmb27)
Denpasar (Bali Post) Antisipasi ancaman terhadap kasus rabies terus dilakukan. Terlebih, kasus rabies kembali muncul di Klungkung yang menimbulkan korban jiwa. Karena itu, Denpasar tidak mau kasus serupa terjadi di kota ini. Upaya antisipasi tetap dilakukan. Seperti yang dilakukan Dinas Pertanian pada tahun ini yang melakukan vaksinasi. Selain vaksinasi, juga digelar sterilisasi dan kontrol populasi anjing di seluruh banjar yang ada di Kota Denpasar. Hingga Mei 2019 ini, cakupan vaksinasi sudah mencapai 83,47 persen. Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambawa Putra saat dikonfirmasi, Rabu (22/5) kemarin mengatakan, kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan. ‘’Kegiatan ini menyasar dari lingkungan terkecil. Bahkan, pada Maret hingga April telah dilakukan ke banjar-banjar,’’ ungkapnya. Dikatakan, Dinas Pertanian tetap mengupayakan vaksinasi melibatkan tim internal. Langkah ini dilakukan untuk upaya mengcover secara keseluruhan terkait dengan angka Hewan Penyebar Rasbies (HPR)
di Bali mencapai 79.034 ekor. Meski kasus rabies di Kota Denpasar nihil, namun upaya pencegahan selalu dilakukan. ‘’Karena itulah di Denpasar kita cegah dulu sebelum kasusnya terjadi,’’ tambahnya. Di samping itu, program ini juga telah disosialisasikan dengan membentuk vaksinatur (donatur vaksin) dan melatih para Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan beberapa aparat desa yang sudah dilatih menjadi vaksinatur. Hal tersebut sangatlah memudahkan tim untuk bersinergi dengan masyarakat dalam mencegah kasus rabies. Pada kegiatan vaksinasi masa yang dilakukan Maret-April telah berhasil digarap sebanyak 49.482 ekor anjing. Sedangkan vaksin yang dilakukan dokter mandiri tercatat sebanyak 10.508 ekor anjing. Kemudian dilakukan dengan pola penyisiran tahap I (24-30 April 2019) berhasil memvaksin 4.436 ekor anjing. Dilanjutkan dengan penyisiran tahap II (7-9 Mei 2019) terdapat 1.543 ekor anjing. Jadi total anjing yang sudah tervaksin mencapai 65.969 ekor anjing. Sedangkan estimasi jumlah angjing hasil sensus tahun 2019 mencapai 79.034 ekor. (kmb12)
Vaksinasi Rabies di Denpasar Capai 83 Persen
Sidak, Satpol PP Temukan 21 Toko Modern Diduga Bodong
Mangupura (Bali Post) –
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung, Rabu (22/5) kemarin melakukan sidak toko modern. Sidak yang menyisir kawasan Kuta Utara dan Mengwi ini berhasil menjaring puluhan toko modern yang tidak mengantongi izin alias bodong. Kepala Satpol PP Badung I GAK Suryanegara mengatakan, sidak ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Badung untuk menertibkan toko modern di Kabupaten Badung. Sidak melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Bagian Hukum dan HAM Sekda Badung serta
perangkat desa. Beberapa kriteria yang ditekankan dalam kegiatan tersebut yakni terkait perizinan, penggunaan aksara Bali, sistem keamanan, penggunaan kantong plastik, sistem sanitasi limbah, dan makanan kedaluwarsa. ‘’Dari sidak yang kami lakukan hari ini (kemarin - red) kami berhasil menemukan 21 toko modern yang tidak mengantongi izin dengan rincian 9 toko modern di Kuta Utara dan 12 di Mengwi,’’ ujarnya. Menurutnya, puluhan toko
modern yang terjaring dalam sidak tersebut diberikan surat peringatan hingga pemasangan stiker. Dalam stiker tertulis ‘’Perhatian Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern Ini Tidak Memiliki Izin. Bila Dalam 21 Hari Tidak Mengurus/Memproses Izin akan Dilakukan Penertiban’’. Lebih lanjut dia menegaskan, pihaknya sudah mengantongi data toko-toko yang tidak berizin dari Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Badung. Dari data tersebut,
Bandar Ganja Ditangkap di Gianyar Denpasar (Bali Post) Bandar ganja selama ini beraksi di wilayah Gianyar berinisial MS ditangkap di depan ATM BRI di Jalan Raya Sukawati, Banjar Gelulung, Desa Sukawati, Selasa (21/5) lalu. Barang bukti yang disita 1.174,36 gram bruto ganja. Ganja tersebut dikirim oleh napi Lapas Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Sumatera Barat berinisial ILM. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Rabu (22/5) kemarin, mengatakan pelaku ini merupakan target operasi karena sindikat narkoba Sumatera-Bali. Setelah melakukan penyelidikan beberapa hari, polisi mendapat informasi ada transaksi narkoba di depan ATM BRI di Jalan Raya Sukawati. Tim Opsnal Ditresnarkoba dipimpin Kompol I Gede
Surya Atmaja melakukan pemantauan di seputar lokasi. Selanjutnya pada Selasa lalu pukul 20.00 Wita, petugas melihat pelaku dengan gerakgerik mencurigakan dan mondar-mandir di tidak jauh dari ATM. ‘’Saat didekati anggota kami, pelaku berusaha kabur tapi berhasil diamankan,’’ ujarnya. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti satu buah tas punggung warna hitam yang di dalamnya berisi satu paket besar ganja dengan berat 1.050 gram brutto atau 1.000 gram netto. Selain itu, disita satu paket kecil ganja dengan berat 6,45 gram brutto atau 5,27 gram netto. Kata Hengky, pelaku dibawa ke rumahnya di Jalan Semebaung, Kecamatan Blahbatuh, Gi-
anyar. Hasil penggeledahan di rumah pelaku, polisi kembali menemukan satu paket ganja seberat 108 gram bruto atau 100 gram netto yang disembunyikan di bawah kasur. Selain itu, disita satu paket ganja seberat 9,91 gram bruto atau 8,73 gram netto di bawah wastafel dapur dan satu bendel plastik klip. ‘’Berat keseluruhan paket ganja yang disita dari dua TKP sebanyak 1.174,36 gram bruto atau 1.114 gram netto,’’ ujar mantan Kabag Binkar Karo SDM Polda Bali ini. Saat diinterogasi, pelaku mengaku mendapatkan barang terlarang itu dari seorang napi di Lapas Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Sumatera Barat berinisial ILM. Kasusnya masih dalam pengembangan Ditresnarkoba Polda Bali. (kmb36)
ada yang sudah mendapatkan SP1 dan SP2. ‘’Ini yang kita sasar terlebih dulu,’’ tegasnya. Sayangnya, birokrat asal Denpasar ini enggan merinci keseluruhan toko modern yang tidak berizin di Badung. ‘’Nanti saya cek dulu jumlah keseluruhannya. Nanti hari Selasa kami turun lagi melakukan penertiban,’’ ucapnya. Dikatakannya, bila dalam kurun waktu yang diberikan tidak mengurus izin operasional, toko modern yang terjaring terancam ditutup. ‘’Jika lewat dari batas waktu yang diberikan, kami akan melakukan penghentian operasional sementara,’’ jelasnya. Sebelumnya, Bupati Ba-
dung I Nyoman Giri Prasta menginstruksikan kepada jajarannya untuk melakukan penertiban toko modern yang marak hingga ke pelosok desa. Maraknya toko modern dipastikan akan mematikan warung-warung maupun pasar tradisional, termasuk pelaku usaha kecil dan menengah yang banyak digeluti masyarakat lokal. Giri Prasta menilai serbuan toko modern berjaringan ini sangat menakutkan, karena akan mematikan usaha kecil. ‘’Pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang banyak digeluti warga lokal wajib diproteksi. Pemerintah ingin memutus mata rantai toko modern yang tidak berizin,’’ tegasnya. (kmb27)
Lima Orang Rebut Posisi Direktur PDAM Bangli (Bali Post) Proses perekrutan direktur PDAM Kabupaten Bangli masih terus bergulir. Saat ini sudah ada lima orang pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Untuk bisa menduduki posisi direktur PDAM, kelima orang tersebut selanjutnya akan diseleksi melalui serangkaian tes uji kelayakan dan kepatuhan (UKK). Kabag Ekonomi Setda Bangli Luh Ketut Wardani seizin Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Nyoman Puja mengungkapkan, empat dari lima orang yang melamar posisi direktur PDAM Bangli berasal dari Bangli. Dua di antaranya merupakan mantan pegawai PDAM. Sementara satu orang pelamar lainnya berasal dari Klungkung. Sejauh ini proses seleksi terhadap lima pelamar itu sudah sampai pada pengumuman hasil tes administrasi. “Kelimanya dinyatakan lolos administrasi dan sudah diumumkan kelulusannya,” ujarnya, Rabu (22/5) kemarin. Sesuai tahapan, setelah melewati seleksi administrasi,
kelima orang tersebut selanjutnya akan diseleksi melalui serangkaian tes UKK yang akan dilakukan oleh tim UKK. Tes UKK yang dilaksanakan di antaranya psikotes, tes tulis, pemaparan dan wawancara. Wardani mengatakan, saat ini tim UKK masih sedang menunggu jadwal dari RSJ untuk menyelenggarakan psikotes. “Kalau sudah diberi jadwal, nanti kami akan panggil kelima pelamar tersebut,” katanya. Dalam serangkaian tes UKK, para pelamar tersebut akan diberi nilai/skor oleh tim. Penilaian mengacu pada petunjuk Permendagri. Nantinya tiga orang yang lolos tes UKK dan meraih ranking tiga besar, namanya akan diserahkan oleh pihak pansel ke Bupati. “Nanti Bupati yang akan menentukan. Apakah akan dilakukan wawancara lagi atau langsung membuat keputusan siapa yang diangkat sesuai perankingan. Kalau sudah ada keputusan, kita tinggal buatkan SK pengangkatannya,” kata Wardani. (kmb40)
Warung Global
Jokowi-Ma’ruf Diharapkan Bisa Menjalankan Tugas Secara Adil KPU-RI telah mengumunkan hasil rekapitulasi perolehan suara dalam ajang Pilpres 2019. Hasilnya, suara pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin lebih unggul dari pasangan Prabowo-Sandi. Dengan demikian, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin merupakan pemenang Pemilu 2019. Seperti apa pendapat pendengar Radio Global 96,5 FM dalam dialog interaktif, Rabu (22/5) kemarin. Berikut rangkuman selengkapnya.
Gama di Singaraja mengucapkan selamat kepada Jokowi-Ma’ruf yang sudah menangkan Pilpres 2019 dan mendapatkan mandat yang kedua. Sesungguhnya perpolitikan di Indonesia ini lucu. Kalau orang yang benar-benar memperjuangkan kesejahteraan rakyat, maka banyak musuhnya. Mudah-mudahan TNI/Polri bisa mengatasi provokator dan kejadian di Jakarta. Mastra di Batuan berpendapat, pekerjaan paling berat yang mesti dilakukan pemenang pilpres yakni
menumbuhkan kesadaran bangsa dalam kebinekaan untuk mencapai kedamaian. Sementara Werda di Tegallalang juga mengucapkan selamat untuk JokowiMa’ruf yang terpilih sebagai pemimpin dan pengayom seluruh masyarakat Indonesia. Untuk yang kalah, berhentilah menjadi provokator. Prabowo-Sandi kenegarawanannya sudah teruji. Yang kalah bisa mengajukan ke MK. Putusan MK wajib dipatuhi, dihormati dan dihargai.
Fera di Tabanan juga mengungkapkan hal serupa. Ia berharap Jokowi-Ma’ruf agar menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, secara adil dan sosial kepada seluruh rakyat Indonesia. Hasil pemilu yang diumumkan merupakan pilihan rakyat, harus didukung agar perekonomian berjalan lancar. Budiada di Tabanan mengatakan Jokowi terpilih kembali berarti masih dipercaya oleh masyarakat. Pemimpin harus berjiwa besar. Dalam kompetisi ada yang kalah dan menang. Kalau kalah
mestinya introspeksi diri. Mudah-mudahan yang menang bisa merangkul yang kalah untuk membangun bangsa dengan super power. Bu Ayu di Petang mempunyai pendapat bahwa boleh beda pilihan dalam demokrasi, namun rasa persatuan dan persaudaraan harus tetap terjaga. Masyarakat maupun para kandidat, pendukungnya dan semua pihak seharusnya semakin dewasa dalam berdemokrasi. Tidak melakukan kerusuhan dan tindakan melanggar hukum. (dika)
OPINI
6
Kamis Pon, 23 Mei 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Mempermudah Memahami Zonasi PPDB PENERIMAAN Peserta Didik Baru (PPDB) kembali membuat bingung. Tidak hanya para orangtua siswa, tetapi juga para guru, pejabat dinas pendidikan setempat dan lainnya. Masalahnya, selalu saja ada yang baru di sektor pendidikan ini. Secara berkelakar, beberapa orang bilang apakah sistem zonasi yang akan diberlakukan sekarang juga akan berlaku untuk tahun depan? Belum tentu. Jadi, kalau sekarang bingung, maka siap-siaplah untuk bingung juga tahun depan. Ada nada kepasrahan di dalam serangkaian pemikiran masyarakat yang kita dengar langsung atau yang tertuang dalam berbagai status di media sosial. Di tengah kebingungan dan keingintahuan yang besar, maka tidak heranlah kalau kemudian muncul rasa penasaran yang diungkapkan ke dalam berbagai status keluhan, pertanyaan, harapan dan lainnya di media sosial. Celakanya, apa yang mereka harapkan itu tidak terjawab secara tuntas karena yang berwenang pun masih kebingungan dan mencari cara-cara yang pas, adil, dan dianggap paling mewakili. Salah satu esensi Sisdiknas adalah pemerataan. Dengan berdasarkan dari hal inilah, maka dipakai sistem zonasi. Maka nantinya tidak akan ada sekolah favorit lagi. Tetapi masih ada beberapa jalur lain yang dimungkinkan di luar zonasi yakni prestasi, penghargaan, serta perpindahan orangtua yang bertugas tetapi harus dari luar wilayah sekolah yang akan dituju. Masalahnya juga, kalau mengambil zonasi dengan radius enam kilometer dari sekolah, akan sulit juga karena letak beberapa sekolah cenderung berdekatan. Bagaimana sekolah yang berada di luar radius tersebut? Di mana mereka akan melanjutkan pendidikan? Tentu jawaban yang gampang adalah sekolah swasta. Namun tidak semua orangtua mampu menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta karena terbentur biaya pendidikan. Di samping itu, juga tidak semua sekolah swasta sama atau mendekati kualitasnya dengan sekolah negeri. Kalau sudah demikian bagaimana caranya? Ada yang mengeluarkan usulan cepat-cepatan karena semua akan dilakukan secara online. Ini juga akan menjadi masalah soal koneksi internet dan kesiapan server manakala akan dibuka pada pas puncaknya. Tetapi hal ini dipandang lebih fair karena anak calon siswa yang jauh rumahnya dari sekolah minimal dia bisa mendaftar. Dibandingkan kalau pakai sistem zonasi, mendaftar saja mereka tidak bisa. Mana yang akan dipakai? Tentu, kalau kemudian berdasarkan instruksi Menteri Pendidikan bahwa anak didik yang tidak tertampung maka pemda setempat diimbau untuk membuka sekolah baru? Apa semudah itu? Tentu sangat tidak mudah. Sangat kompleks permasalahannya. Tidak hanya dana tetapi juga penyediaan sumber daya manusianya. Seperti di Denpasar, tanah mahal, akan dibangun di mana? Inilah, persoalan yang membelit dunia pendidikan kita. Sepertinya dari hulu ke hilir tidak selesai-selesai masalahnya. Hulu soal penerimaan siswa baru, di tengah soal materi pendidikan yang oleh banyak pihak dituding berat, dan hilir kualitas lulusan yang oleh beberapa pengamat menyatakan juga kalah dibandingkan dengan negara lain. Apalagi yang kejuruan, tidak siap dipakai atau bersaing di dunia kerja. Bagaimana ini? Ini masalah pelik. Yang terbentang dan urgent saat ini adalah berikanlah penjelasan yang gamblang soal PPDB ini sehingga ada kepastian dan lebih mudah memahami sistem zonasi PPDB. Penjelasan yang lebih detail dan rujukan yang pasti akan membantu para orangtua dan calon. Yang jelas penjelasan yang terang benderang akan membuat orangtua lebih mudah paham tentang sistem penerimaan PPDB. Dunia pendidikan harus seger menuju satu sistem yang baku, bukan setiap tahun ganti sistem.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Terima Kasih KPU dan TNI/Polri Meskipun banyak tantangan dan hambatan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya bisa merampungkan tugas-tugasnya. Ini jelas membutuhkan komitmen dan seni mengelola tantangan yang ada. Sebagai rakyat Indonesia, saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengelola Pemilu 2019 ini hingga berjalan lancar dan damai. Riak-riak yang terjadi, mudah-mudahan bisa segera mencair dan kita kembali bersatu membangun negeri. Saya juga berharap pascapenetapan pemenang oleh KPU, jika ada sanggahan hendaknya menggunakan saluran hukum yang ada. Jangan lagi membuat riuh dan stabilitas terganggu. Rakyat Indonesia, saya pikir sudah cukup cerdas melihat fakta dan mereka telah melakukan pilihan politik tanpa tekanan. Tinggal sekarang membangun kesadaran dan lapang dada menerima hasil pilihan politik rakyat. Mudah-mudahan lima tahun ke depan, negeri ini bisa berjalan lancar dan pemerintah bisa bekerja tanpa adanya gangguan internal. Proses politik hendaknya jangan sampai menghambat program-program nasional. Terima kasih juga kepada pihak kepolisian dan TNI yang telah berjuang dan setia mengawal pemilu demi NKRI. Kepada semua calon DPRD, DPR-RI, dan DPD yang lolos, saya juga menyampaikan selamat. Mudah-mudahan dengan dilantiknya mereka sinergi pemerintahan yang dikendalikan Presiden Joko Widodo dengan para legislator bisa berjalan lancar. Mari kita dukung negeri ini menuju perbaikan kualitas hidup warganya, bukan malah menyebar ancaman yang bisa mengganggu stabilitas rakyat. I Putu Parwata Karangasem, Bali
Zonasi Dalam Rasio Murid Guru ‘’One child, one teacher, one pen and one book can change the world” kutipan yang sering kali didengungkan oleh Malala Yousafzai, seorang aktivis pendidikan yang pernah menerima Nobel untuk bidang perdamaian dan pendidikan. Betapa hebatnya pendidikan untuk mengubah dunia. Dunia pendidikan hingga saat ini masih tetap menjadi prioritas utama pembangunan di berbagai negara. Di Indonesia bahkan tercatat 20 persen anggaran APBN digunakan untuk mendukung program pendidikan.
Oleh Surya Hanggea Saptari
B
eberapa hari ini, media banyak memberitakan konvoi pelajar yang merayakan kelulusan atau pelajar SMA yang membagikan nasi bungkus sebagai bentuk syukur atas kelulusan mereka. Lalu, apakah berhenti sampai di sana? Pendidikan seperti yang kita ketahui berjenjang mulai dari Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, hingga Perguruan Tinggi. Kelulusan dapat kita ibaratkan sebagai langkah awal menuju ke jenjang berikutnya. Musim liburan sekolah sudah di depan mata, namun bagi pelajar yang akan melanjutkan ke jenjang selanjutnya, musim liburan identik dengan mendaftar ke sekolah yang baru, sekolah yang jenjangnya lebih tinggi. Anakanak yang semula mengenyam pendidikan Taman Kanak-kanak akan melanjutkan ke Sekolah Dasar, pelajar yang telah lulus dari Sekolah Dasar mendaftar ke Sekolah Menengah Pertama, demikian seterusnya untuk yang telah lulus dari Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Tak lagi menggunakan Nilai Ujian Akhir Nasional, penerimaan peserta didik baru untuk tahun ajaran 2019/2020 menggunakan sistem yang lebih kita kenal dengan istilah “zonasi”. Pada bulan Januari 2019, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan Permendikbud No. 51/2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Taman Kanakkanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah
Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan tahun 2019. Permendikbud ini mengatur PPDB dilaksanakan melalui jalur zonasi, prestasi, dan perpindahan tugas orangtua/wali dab jalur zonasi diporsikan 90% dari daya tampung sekolah. Sedangkan jalur prestasi dan perpindahan tugas masing-masing mendapatkan porsi 5% dari daya tampung sekolah. Peraturan itu pun mengatur bahwa calon peserta didik hanya dapat memilih 1 (satu) jalur dari 3 (tiga) jalur pendaftaran PPDB dalam satu zonasi. Di Kota Denpasar, pemberlakuan sistem PPDB yang sebelumnya mengalami tarik ulur antara pihak Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar dengan Kementerian Pendidikan dan Olahraga akhirnya menemukan titik terang. Jalur prestasi diakomodir 10% dari daya tampung sekolah. Mengutip pernyataan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Dr. Muhadjir Effendi, “Dengan sistem zonasi dalam PPDB ini akhirnya kita akan tahu persoalan pendidikan, misalnya terkait sebaran dan kualitas guru, sarana dan prasarana (gedung sekolah) maupun kurikulumnya”, mengisyaratkan masih banyak kendala yang dihadapi terkait dengan sarana-prasarana serta sebaran dan kualitas guru. Sejumlah sekolah masih mengalami kebingungan terkait dengan model PPDB 2019 yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menelisik ketersediaan jumlah sarana dan prasarana yang dimiliki di masing-masing jenjang, menurut data Dinas Pendidikan
Provinsi Bali pada tahun ajaran 2016/2017 tercatat jumlah Taman Kanak-kanak/ Raudhatul Anfal di seluruh Provinsi Bali 68 sekolah negeri dan 1.608 sekolah swasta. Sedangkan untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 2.324 sekolah negeri, 115 sekolah swasta, dan 64 Madrasah Ibtidaiyah. Pada jenjang Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiah tercatat 259 sekolah negeri, 147 sekolah swasta, dan 33 Madrasah Tsanawiah. Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah tercatat 78 sekolah negeri, 80 sekolah swasta, dan 20 Madrasah Aliyah. Lalu, bagaimana dengan Sekolah Menengah Kejuruan? Dinas Pendidikan Provinsi Bali mencatat jumlah Sekolah Menengah Kejuruan pada tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 51 sekolah negeri dan 125 sekolah swasta. Permasalahan ketersediaan sekolah khususnya ruang kelas terjadi hampir di semua jenjang pendidikan. Bali masih mengalami masalah dalam penyediaan sarana dan prasarana sekolah terlebih untuk sekolah yang ada di desa dan pegunungan. Bahkan, ada sekolah di Desa Songan Kabupaten Bangli yang hanya memiliki 4 ruang, 3 ruang dimanfaatkan untuk kelas belajar dan 1 ruang serbaguna yang dimanfaatkan untuk ruang guru, kepala sekolah, perpustakaan, dan ruang komputer. Hal tersebut menjadi dilema tersendiri dalam dunia pendidikan. Menjadikan kelas “gemuk” siswa ataukah memecah kelas menjadi beberapa kelas dengan kondisi ruang kelas yang tidak tersedia. Gemuknya jumlah
siswa dalam satu kelas akan berakibat semakin berkurangnya tingkat pengawasan dan perhatian guru terhadap murid sehingga mutu pengajaran cenderung semakin rendah. Khususnya di Kabupaten Karangasem, pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kini masih fokus untuk melakukan penambahan sarana dan prasarana (Bali Post). Indikasi yang dapat menggambarkan beban kerja mengajar guru terlihat dari rasio murid guru yang ada di suatu wilayah kabupaten atau kota. Rasio murid guru adalah perbandingan antara jumlah murid pada suatu jenjang sekolah dengan jumlah sekolah yang bersangkutan. Pada tahun ajaran 2016/2017 menurut data Dinas Pendidikan Provinsi Bali, rasio murid guru untuk jenjang Taman Kanakkanak paling tinggi tercatat di Kabupaten Buleleng sebesar 21,86 di mana sebanyak 16.112 siswa diajar oleh 737 orang guru. Sedangkan rasio murid guru untuk jenjang Sekolah Dasar yang paling tinggi tercatat di Kota Denpasar sebesar 20,63, 87.368 siswa diajar 4.234 orang guru. Pada jenjang Sekolah Menengah Pertama rasio murid guru tercatat tertinggi ada di Kota Denpasar sebesar 18,63 dengan kondisi jumlah siswa sebanyak 39.740 diajar oleh 2.133 orang guru. Untuk tingkat Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan tertinggi masing-masing ada di Kota Denpasar (rasio murid guru Sekolah Menengah Atas sebesar 22,26) dan Kabupaten Badung (rasio murid guru Sekolah Menengah Kejuruan sebesar 32,82). Secara garis besar rasio murid guru di Kabupaten Buleleng tercatat cukup tinggi di semua jenjang pendidikan. Buleleng mengalami kekurangan tenaga pendidik utamanya di tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Jumlah kekurangan diperkirakan 1.800 guru SD dan SMP. Banyaknya jumlah guru yang akan pensiun pada tahun mendatang pun mengundang kegelisahan.
Pesta Demokrasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
PEMILIHAN Umum (Pemilu) 2019 sudah sebulan lebih berlalu. Keriuhan dan keseruannya tentunya masih segar di ingatan kita bersama. Pemilu tahun ini merupakan babak baru demokrasi di Indonesia karena pada pemilu kali ini dilakukan pemilihan serentak antara pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg). Jika ditinjau dari sisi anggaran, total anggaran pemilu yang digulirkan pemerintah pada tahun ini meningkat 61 persen jika dibandingkan penyelenggaraan pemilu sebelumnya. Lantas, apakah pemilu tahun ini memberikan multiplier effect terhadap perekonomian Indonesia mengingat besarnya anggaran yang digulirkan pada pemilu kali ini? Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Sara Moricz and Fredrik Sjöholm pada tahun 2014 tentang pengaruh pemilihan umum tahun 2014 terhadap pertumbuhan ekonomi daerah membuktikan bahwa pemilihan umum berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Pengalaman sebelumnya pada tahun 2009 dan 2014, pesta demokrasi mampu menyumbangkan 0,2-0,3 persen bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penyelenggaraan pesta demokrasi pada tahun ini pun diharapkan mampu menjadi salah satu stimulus perekonomian. Pada level Bali, peranan pes-
Oleh Briliana Wellyanti ta demokrasi berdampak nyata pada pertumbuhan ekonomi Bali di triwulan pertama pada tahun ini. Sesuai angka pertumbuhan ekonomi yang dirilis BPS Provinsi Bali, ekonomi Bali mampu tumbuh sebesar 5,94 persen pada tahun ini. Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada triwulan yang sama tahun sebelumnya (tanpa adanya pemilu), yang hanya 5,58 persen. Semaraknya masa kampanye yang berlangsung sejak September 2018 sampai pertengahan april tahun ini terbukti mampu memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Bali di kuartal awal tahun ini. Masih berdasarkan rilis BPS, pertumbuhan tertinggi (berdasarkan PDRB menurut lapangan usaha) di kuartal ini disumbangkan oleh kategori C (Industri Pengolahan). Kategori Industri Pengolahan di sini berperan cukup besar terhadap pengadaan kebutuhan domestik terkait pemilu serentak. Kategori ini mampu tumbuh 9,74 persen jika dibandingkan triwulan yang sama tahun sebelumnya. Industri kertas dan barang dari kertas disinyalir sebagai salah satu bagian dari industri pengolahan yang mendapatkan berkah dari diselenggarakannya
pemilu ini. Bagaimana tidak, kotak suara, bilik suara dan surat suara pada Pilpres dan Pileg ini menggunakan bahan baku dari kertas. Selain industri kertas, industri lain yang juga mendapatkan durian runtuh dari adanya gelaran pemilu kali ini adalah industri percetakan. Geliat industri ini tidak bisa dilepaskan dari masifnya pencetakan baliho, spanduk, stiker, pin, yang dibuat sebagai sarana promosi para wakil rakyat. Tak hanya di sisi lapangan usaha, jika ditinjau dari sisi pengeluaran pun, pesta demokrasi mendorong meningkatnya pengeluaran lembaga non-profit yang melayani rumah tangga atau sering disingkat LNPRT dan konsumsi kemerintah. Laju konsumsi LNPRT di triwulan ini tak terbendung lagi dengan capaian 23,09 persen (dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya). Angka ini membuktikan bahwa betapa besar pengaruh pemilu pada pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan I tahun ini. Persiapan pemilu serentak membuat aktivitas partai politik yang merupakan salah satu jenis LNPRT meningkat. Partai politik berlomba-lomba menggulirkan dana kampanye yang cukup besar untuk mendukung para
jagoannya menang. Dikutip dari salah satu portal berita online, Tim Kampanye Nasional (TKN) yang mendukung Jokowi- Ma’ruf misalnya mampu menggelontorkan dana Rp 594 miliar sedangkan kubu BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo-Sandi menggelontorkan dana sebesar Rp 210 miliar. Dana ini belum termasuk dana per partai yang mencapai triliunan rupiah. Ini baru dari partai dan tim kampanye Pilpres, belum lagi dana dari para caleg DPR-RI, DPD, DPRD tingkat I dan DPRD tingkat II. Selain itu, pertumbuhan di sektor LNPRT ini sejalan dengan masif dan intensifnya konsolidasi dan koordinasi partai-partai politik menjelang hari pemilihan. Konsumsi pemerintah pun menjadi salah satu kategori yang ikut terkerek dengan adanya pesta demokrasi pada tahun ini. Hal ini terbukti dari pertumbuhan konsumsi pemerintah yang mampu melaju di angka 20,84 persen atau berada di posisi kedua setelah konsumsi LNPRT. Bagaimana tidak, dikutip dari website Kemenkeu, anggaran pemilu pada tahun 2019 mencapai Rp 25,59 triliun di level nasional. Anggaran ini meningkat 61 persen jika dibandingkan pemilu sebelumnya yang hanya menghabiskan dana Rp 15,62 triliun.
Peningkatan jumlah guru yang pensiun secara serta merta akan ikut menyumbang naiknya rasio murid terhadap guru apabila tidak dibarengi dengan peningkatan jumlah tenaga guru yang baru. Kekhawatiran muncul dari sekolah swasta yang menilai PPDB tahun ajaran 2019/2020 dapat memberatkan peluang sekolah swasta mendapatkan murid. Untuk wilayah yang kepadatan penduduknya tinggi, sistem zonasi tidak begitu menjadi masalah mengingat sekolah negeri dan swasta yang lokasinya berdekatan akan tetap menjadi pilihan calon siswa sekitar zonasi sekolah tersebut. Berbeda halnya dengan sekolah swasta yang kepadatan penduduknya rendah, sekolah negeri tetap akan menjadi prioritas utama. Melihat bagaimana ketersediaan sarana prasarana serta rasio murid guru di setiap kabupaten/ kota hendaknya menjadi bahan pertimbangan dalam penentuan kebijakan dalam dunia pendidikan khsususnya terkait dengan sistem penerimaan peserta didik baru. Faktor kepadatan penduduk pun tak boleh lepas dari pandangan, agar nantinya tidak terjadi kesenjangan yang terlalu tinggi antara penerimaan peserta didik sekolah swasta dan sekolah negeri. Bali yang selama ini mencatat prestasi luar biasa di tingkat nasional yang tingkat kelulusan siswa di setiap tahunnya hampir 100%, dan nilai-nilai tertinggi untuk setiap mata pelajarannya tak jarang diraih oleh siswa yang bersekolah di Bali. Tentunya prestasi ini ke depannya tetap dapat dipertahankan, akan lebih lagi apabila dapat ditingkatkan. Setiap sistem yang diberlakukan diharapkan tetap mendukung kemajuan dalam dunia pendidikan. Karena pendidikan merupakan senjata untuk mengubah dunia. “Education is the most powerful weapon which you can use to change the world” (Nelson Mandel). Penulis, Staf Seksi Diseminasi dan Layanan Statistik BPS Provinsi Bali
POJOK Presiden Jokowi pastikan tidak ada ruang bagi perusuh. - Jaga Pancasila. *** Ada dua kelompok demo Bawaslu, satu bikin rusuh. - Kelompok antiNKRI dan Pancasila. *** BPN PrabowoSandi akan ajukan gugatan Pilpres ke MK. - Cara bermartabat.
Penulis, ASN di BPS Kabupaten Karangasem
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Kamis Pon, 23 Mei 2019
7 TABANAN Bupati Eka Dorong Pemerintah Pusat Fasilitasi Pembentukan Badan Pengelola WBD
Bali Post/bit
KARYA - Panitia karya di sela-sela persiapan karya melaspas lan macaru di Pura Luhur Pucak Terataibang.
’’Karya Mamungkah, Melaspas lan Ngenteg Linggih’’ Pura Luhur Pucak Terataibang
Tabanan (Bali Post) Antusiasme krama Desa Pakraman Bukitcatu Desa Candikuning Kecamatan Baturiti sangat jelas terlihat ketika mengikuti rangkaian Karya Mamungkah, Melaspas, Ngenteg Linggih, lan Macaru Manca Kelud di Pura Luhur Pucak Terataibang, Rabu (22/5) kemarin. Hal ini mengingat Pura Kahyangan Jagat tersebut sempat porakporanda akibat banjir bandang dan longsor dua tahun lalu. Pura tersebut kini telah rampung dibangun ulang secara total. Manggala Karya I Wayan Sarma didampingi Bendesa Adat Bukitcatu I Wayan Puja mengatakan, pembangunan Pura Luhur Pucak Terataibang yang memiliki luas sekitar satu hektar tersebut menelan dana sekitar Rp 8 miliar. Dana bersumber dari bantuan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten,
serta CSR perusahaan swasta. Untuk biaya upacara yadnya kali ini berasal dari urunan krama pangempon sebanyak 205 KK, masing-masing senilai Rp 1 juta serta donatur. ‘’Kami sangat berterima kasih sekali atas dukungan dan bantuan semua pihak. Astungkara Pura Luhur Pucak Terataibang kini sudah selesai diperbaiki dan diupacarai,’’ ucapnya. Rangkaian karya telah dimulai sejak 4 Mei diawali dengan pembentukan panitia serta upacara matur piuning dan maguru piduka. Kemudian pada 20 Mei diadakan Caru Panca Kelud Wraspati Kalpa Agung di Pura Luhur Pucak Terataibang dan upacara Caru Manca Sanak Madurga di Pura Taman Beji. Kemudian kemarin digelar upacara melaspas, mendem caru rsi gana di-puput oleh tiga sulinggih yakni Ida Pedanda Mas saking
Geria Baturiti, Ida Pedanda Geria Megelung Sangeh dan Ida Pedanda Mas Geria Intaran Sandan Dauh Yeh. ‘’Puncak karya piodalan dan ngenteg linggih dilaksanakan Saniscara Kliwon tanggal 25 Mei mendatang dan akan masineb pada Anggara Pon Ukir atau tanggal 28 Mei 2019,’’ paparnya. Lebih lanjut pihaknya mengimbau kepada umat Hindu di Bali maupun pamedek dari luar Bali yang ingin melaksanakan persembahyangan agar menyesuaikan dengan waktu dudonan karya. Untuk diketahui, Pura Luhur Pucak Terataibang merupakan Pura Kahyangan Jagat dan terletak di dalam areal hutan yang merupakan bagian dari Objek Wisata Kebun Raya Eka Karya Bali. Suasana sekitar pura ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mengunjunginya. (kmb28)
BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menghadiri rapat koordinasi dalam rangka pemaparan komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan, krama subak, desa adat dan lembaga lainnya dalam melestarikan sistem subak sebagai Warisan Budaya Dunia (WBD) di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) pada Selasa (21/5). Pada kesempatan tersebut Bupati Eka sekaligus melakukan pemaparan terkait salah kaprah dan meluruskan wacana yang berkembang liar selama ini tentang WBD di Tabanan. Dalam acara yang dihadiri oleh Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Kemendikbud Najamuddin Ramly, Deputi Bidang Koordinasi dan Kebudayaan Nyoman Shuida dan Asisten Deputi Warisan Budaya Pamuji Lestari, Bupati Eka juga mendorong pemerintah pusat agar memfasilitasi pembentukan Badan Pengelola WBD di Tabanan terkait ‘’Cultural Landscape of Bali Province: The Subak System as a Manifestation of The Tri Hita Karana’’. Menurutnya, saat ini belum ada payung hukum untuk Badan Pengelola WBD Jatiluwih. ‘’Saat ini status Jatiluwih adalah situs cagar budaya yang berlandaskan Undang-undang No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Kami akan segera berkoordinasi dengan Provinsi Bali, Kemenko PMK, Kemendikbud, Bappenas, Kementan, KemenPUPR, dan intansi terkait lainnya untuk segera membentuk Badan Pengelola WBD tersebut. Nantinya Badan Pengelola WBD akan dikomandoi oleh Gubernur Bali atas dasar SK dari Kemenko PMK,’’ ujar Bupati Eka. Bupati Eka juga menyampaikan, pemerintah telah melakukan berbagai program untuk menyejahterakan petani Jatiluwih. Bukan karena predikat WBD tetapi jauh sebelum adanya WBD. Karena baik Pemkab Tabanan, krama subak, desa adat dan lembaga lainnya berkomitmen melestarikan, bukan hanya subak di Jajar Kemiri Batukau sebagai WBD
WBD - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memberikan pemaparan untuk meluruskan wacana yang berkembang liar menyangkut WBD di Tabanan. namun seluruh subak yang ada di Tabanan. Tidak dimungkiri juga, status WBD tersebut menambah semangat Pemkab Tabanan serta unsur terkait dalam melestarikan subak di Tabanan. ‘’Kami saat ini tidak menerima dana apa pun dari Unesco sebagai pemberi status WBD, namun kami terus berusaha untuk menyejahterakan petani kami. Program yang kami lakukan adalah pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan kepada para petani di sekitar WBD, memberikan subsidi bibit dan pupuk, asuransi jika terjadi gagal panen, memberikan pelatihan untuk mengolah hasil pertanian, membeli hasil pertanian dengan harga yang tinggi, pemberian asuransi kesehatan dan santunan kematian serta program pro-petani lainnya,’’ ungkap Bupati Eka. Bupati Eka menjelaskan, ‘’Cultural Landscape of Bali Province: The Subak System as a Manifestation of The Tri Hita Karana’’ sejak mendapat predikat WBD sampai sekarang tetap masih seperti dulu dan tidak tersentuh pembangunan apa pun. ‘’Lahan pertanian di Jatiluwih pun dilindungi oleh Perda Nomor 6 Tahun 2014 tentang Kawasan Jalur Hijau, Perbup Nomor 27 Tahun 2011 tentang
Penetapan Sawah Berkelanjutan sebagai Sawah Abadi, Perbup No. 34 Tahun 2011 tentang Penetapan Kawasan Pelestarian Warisan Budaya,’’ tambah Bupati Eka. Bupati Eka juga mengakui bahwa di era globalisasi sangat sulit untuk mempertahankan dan menjaga tata kelola persawahan. Mengingat, generasi muda lebih tertarik dengan pekerjaan lain selain bertani. Bertani dianggap bukan bisnis yang begitu menguntungkan. Namun, tekad Pemkab, krama subak dan desa adat sangat besar dan berkomitmen mempertahankan warisan dari leluhur tersebut, dan tentunya juga disertai oleh dukungan penuh dari pemerintah pusat. Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati Eka sangat berharap kontribusi dari pemerintah pusat dan semua elemen masyarakat sehingga apa yang diinginkan benar-benar bisa tercapai demi kebaikan bersama. ‘’Pemerintah Kabupaten Tabanan tidak dapat berjalan sendiri. Kami memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Saya di sini mewakili masyarakat Tabanan mengharapkan dukungan dari semua masyarakat Indonesia, karena Jatiluwih adalah wajah Indonesia di mata dunia,’’ tegasnya. (ad848)
BULELENG
8
Lomba Desa Tingkat Provinsi
Bansos Rastra Dihapus
Pemerintah Gulirkan BPNT
Singaraja (Bali Post) – Program bantuan sosial beras sejahtera (bansos rastra) saat ini diganti dengan bantuan pangan non-tunai (BPNT), diberikan oleh pemerintah semacam voucher belanja. Pertimbangannya agar penyalurannya bisa lebih tepat sasaran. Banyak pihak memberi apresiasi sistem penyaluran seperti itu lebih tepat sasaran, dibandingkan program bansos rastra. Hal itu terungkap dalam sosialisasi BPNT di Buleleng tahun 2019 di Gedung Wanita Laksmi Graha, Singaraja, Rabu (22/5) kemarin. Sosialisasi yang digelar Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng, melibatkan para camat, perbekel desa, dan lurah di Buleleng. Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, Kesejahteraan Rakyat dan Layanan Pengadaan Setda Buleleng Ni Made Rousmini mengatakan, dalam sosialisasi itu dijelaskan BPNT itu memiliki fungsi yang sama dengan rastra. Namun, pelaksanaannya yang berbeda. Kalau rastra, diberikan subsidi harga beras. Sedangkan, BNPT diberikan kartu vaucher untuk membeli beras dan telur menggunakan cara nontunai. “Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat kartu untuk berbelanja di warung yang sudah dibentuk. Setap kartu itu berisi saldo nontunai untuk pembelian beras dan telur,” jelasnya. Mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng itu menambahkan, pergantian menjadi BPNT itu merupakan langkah yang diambil pemerintah pusat. Kebijakan itu merupakan hasil pertimbangan untuk menghindari terjadinya penyimpangan penyaluran bantuan pemerintah di lapangan. Dia mencontohkan, adanya upaya membagi rata bantuan dengan dasar kesepakatan. Itu merupakan konsep petugas sendiri. Kondisi ini terjadi karena ada masyarakat yang sepantasnya menerima bantuan, namun justru tidak menerima bantuan. “Konsep pemerataan ini merupakan sebuah tindakan keliru, sehingga BPNT ini disalurkan agar lebih tepat sasaran,” tegasnya. Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos Buleleng Nyoman Mariani Febrianti mengatakan, BPNT ini disalurkan dengan beberapa mekanisme. Pertama registrasi dengan memutakhirkan calon penerima BPNT ke desa untuk menyesuaikan data yang telah diterima dari Kementerian Sosial (Kemensos). Dari data itu, Dinsos melakukan tahapan pemeringkatan dan tahap akhir penyerahan. “Kami diberikan waktu 105 hari dari registrasi sampai penyerahan kartu, dan sosialisasi. Hal itu merupakan proses awal dari tahapan berikutnya,” katanya. Birokrat asal Desa Banjar, Kecamatan Banjar itu menambahkan masing-masing KPM menerima saldo pada kartu BPNT Rp 110.000 paling lambat tanggal 25 setiap bulannya. Saldo e-money itu selanjutnya digunakan untuk membeli beras dan telur di warung yang telah ditentukan bank yang ditunjuk pemerintah. Setiap penerima BPNT itu hanya diberikan membeli beras dan telur. Sama sekali tidak boleh untuk membeli sembako yang lain. (kmb38)
Kamis Pon, 23 Mei 2019
Sembiran Dijagokan Jadi Duta Buleleng Singaraja (Bali Post) – Kabupaten Buleleng menjagokan Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula sebagai duta kabupaten pada Lomba Desa Provinsi Bali tahun 2019. Desa di ujung timur Buleleng ini sebelumnya telah mengalahkan delapan desa lainnya yang mewakili kecamatan pada lomba desa tingkat kabupaten. Desa Sembiran bukan saja dikenal memiliki beragam potensi pertanian, juga aneka produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Selain itu, ada potensi kesenian dan warisan budaya yang tetap disakralkan. Desa Sembiran, Selasa (21/5) lalu, mendapat giliran dinilai tim Provinsi Bali. Penilaian ini dihadiri Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Made Subur. Penilaian itu dipimpin Ketua Tim Penilai Putu Anom Agustina yang juga Kepala Dinas PMD Bali. Lomba itu, kata Putu Anom Agustina, sebagai media evaluasi perkembangan masyarakat, memotivasi penguatan peran lembaga pemerintahan desa dan kemasyarakatan. Desa yang turun di ajang ini benar-benar mendapat dukungan warganya. Betapa tidak, desa itu telah berpartisipasi dalam pembangunan karena menjadi program mewujudkan Bali Smart Island. Lomba ini digelar dengan 19 aspek penilaian. Di antaranya pemerintahan, kewilayahan, dan
kemasyarakatan. Desa yang mewakili daerahnya pada lomba ini diingatkan agar tidak menjadikan kegiatan lomba desa itu sebagai beban berat. Namun, diharapkan muncul kreativitas dalam mengelola potensi desanya dengan lebih baik. Karena itu, langkah-langkah konkret harus diupayakan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Melalui lomba desa ini, kami berharap mampu membangkitkan kesadaran masyarakat menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali dan isinya. Hal itu sesuai konsep kebijakan Gubernur Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” katanya. Wakil Bupati dr. Ny oman Sutjidra mengatakan, pengembangan potensi di desa itu sudah dirasakan sebagian besar masyarakatnya, sehingga Desa Sembiran disejajarkan dengan desa maju yang ada di Buleleng. Pihaknya berharap tim penilai melaksanakan penilaian sesuai kriteria-kriteria yang ditetapkan. “Tim pendamping desa harus memberikan informasi secara tepat dan
Bali Post/kmb38
LOMBA DESA – Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula menjadi duta Buleleng dalam lomba desa tingkat Provinsi Bali, Selasa (21/5) lalu. jelas, sehingga Desa Sembiran dapat menyempurnakan
kinerja pemerintahan dalam membangun desa lebih kre-
atif dan inovatif,” katanya. (kmb38)
Badas Dibangun Setelah Bagi Lahan di Banyuning Pemkab Buleleng memberikan perhatian serius di bidang kearsipan. Perhatian itu dibuktikan dengan dibangunnya gedung Bank Data Arsip Statis (Badas) 2020 mendatang. Gedung ini dibangun setelah pemkab berbagi lahan dengan Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng yang sekarang memiliki sisa lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Lalu, kapankah pembangunan Badas itu direalisasikan?
KESERIUSAN menyiapkan infrastruktur kearsipan itu, karena Buleleng memiliki dokumen sejarah yang menarik untuk dipelajari para peneliti, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum. Sumber sejarah yang tersimpan dalam Bank Data Arsip Statis itu ke depan diyakini dapat mendukung pengembangan pariwisata di daerah. Keinginan membangun Bank Data Arsip Statis itu, muncul setelah pemkab mendapat kucuran bantuan pembangunan gedung fisik dari pemerintah pusat. Hanya, pemkab dituntut menyiapkan lahan yang sudah tercatat sebagai aset pemerintah. Mendapat tawaran itu, pemkab memprogramkan pemban-
gunan Bank Data Arsip Statis itu di Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dr. Made Sukarmini, Rabu (22/5) kemarin, mengatakan lahan yang sedang dilirik untuk lokasi gedung Bank Data Arsip Statis ini adalah memanfaatkan lahan yang sekarang difungsikan sebagai kantor Kelurahan Banyuning. Dari luas keseluruhan 32 are, nantinya di atas lahan 22 are, akan dibangun gedung Bank Data Arsip Statis dan fasilitas pendukungnya. Sisanya 10 are lainnya difungsikan untuk kantor kelurahan.
“Sekarang masih proses pemecahan sertifikat tanah dulu. Setelah nanti ada pemecahan, tahun depan pembangunan sudah dikerjakan,” katanya. Pemanfaatan lahan itu kata Bupati PAS, karena dari hasil kajian di Badan Keuangan Daerah (BKD) disebutkan kalau lahan itu sudah masuk dalam Kartu Inventaris Barang (KIB) sebagai aset daerah. Selain itu, selama difungsikan untuk kantor kelurahan, masih ada lahan yang tersisa dan tidak dimanfaatkan. Untuk itu, pemerintah akhirnya menggunakan sisa lahan itu untuk melengkapi infrastruktur kearsipan. “Lahan itu sangat strategis.
Artinya, dekat dari Kota Singaraja, sehingga wisatawan atau peneliti yang ingin tahu kearsipan terutama terkait bukti perjalanan sejarah, akan dengan mudah mengakses tempat itu,” jelasnya. Bupati mengatakan, tidak perlu infrastruktur gedung mewah. Terpenting materi Bank Data Arsip Statis itu disimpan dan dikelola secara berkualitas, komprehensif, dan menyeluruh. Ini penting karena banyak dokumen terutama berkaitan dengan sejarah di daerahnya memerlukan penanganan serius. Penanganan itu melalui program yang dijalankan Dinas Perpustakaan dan Arsip. Untuk itu, Bupati menginstruksikan Bank Data Arsip Statis
itu bisa dikelola dengan baik, detail, dan disusun dengan jelas. Dengan materi berkualitas dan didukung infrastruktur fisik memadai, Bupati yakin kalau Bank Data Arsip Statis ini menjadi pendukung daya tarik wisata yang menarik untuk dikunjungi wisatawan, akademisi, maupun masyarakat secara umum. “Banyak yang ingin tahu Buleleng dan perjalanan sejarah itu perlu diangkat melalui Bank Data Arsip Statis ini. Saya ingin Bank Data Arsip Statis itu dikelola dengan baik karena sudah didukung pembangunan gedung. Saya yakin ada kontribusi positif terutama untuk perkembangan pariwisata di daerah kita,” jelasnya. (mud)
Kamis Pon, 23 Mei 2019
GIANYAR
9
Kasus Gigitan Anjing Terjadi Setiap Hari Gianyar (Bali Post) Kasus gigitan anjing terjadi hampir setiap hari di wilayah Kabupaten Gianyar. Terutama di wilayah Kecamatan Sukawati, dalam sepekan ini ada empat korban gigitan anjing di lokasi berbeda. Korban terdiri dari dua orang dewasa dan dua anak-anak.
Bali Post/kmb35
VAKSINASI - Petugas melakukan vaksinasi terhadap anjing di wilayah Kecamatan Sukawati.
Desa Pering Anggarkan Rp 50 Juta untuk Santunan Kematian Warga Gianyar (Bali Post) Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh menggulirkan program santunan untuk warga yang meninggal dunia sejak Januari 2019 lalu. Hingga pertengahan 2019 ini, ada sekitar 20 warga yang meninggal telah menerima santunan kematian Rp 1 juta. “Program ini sudah berjalan sejak awal 2019. Tentunya, santunan itu diberikan kepada ahli waris warga yang meninggal,” kata Perbekel Desa Pering Gusti Ngurah Arika Sudewa, Rabu (22/5) kemarin. Menurut Arika Sudewa, pihak desa menganggarkan santunan kematian ini sekitar Rp 50 juta per tahun. Anggaran tersebut didasarkan pada angka kematian rata-rata di Desa Pering per tahun yang berkisar antara 40 sampai 50 orang. “Saat ini, jumlah penduduk kami sekitar 8.000 jiwa. Besaran anggaran itu berdasarkan data warga yang meninggal setiap tahunnya,” ujarnya. Arika Sudewa mengatakan, program ini bermula dari keprihatinannya melihat warga yang
pada saat mengalami kedukaan, kesulitan keuangan. Di samping untuk meringankan biaya keluarga, program ini dibuat agar pihak keluarga yang meninggal lebih proaktif mengurus akta kematian. Program ini sekaligus untuk mengajak penduduknya tertib administrasi. “Paling tidak, dari desa ada sumbangsih dan bisa meringankan beban warga yang mengalami kedukaan,” jelasnya. Arika Sudewa menambahkan, sumber dana untuk program tersebut berasal dari dana Bagi Hasil Pajak (BHP) yang masuk ke Desa Pering. Idealnya, selain ada santunan kematian, juga ada santunan kelahiran. Namun, pihak desa belum bisa memberikan santunan kelahiran. Selain karena belum ada regulasi yang mendukung, juga melihat kemampuan anggaran di desa. “Tujuan utama kami adalah meringankan beban warga dan tertib administrasi akta kematian. Kami bukan mendoakan orang agar meninggal,” terang suami dari Ida Ayu Ratna Dwi-
jayanti ini. Dihubungi terpisah, Plt. Kadis Sosial Gianyar Made Watha mengaku sangat mendukung langkah yang dilaksanakan Desa Pering, Gianyar memberikan santunan kematian bagi warga yang meninggal dunia. Dikatakan, langkah tersebut juga membantu pemerintah dalam hal penanganan persoalan masalah sosial di sebuah desa. Namun, ia mengingatkan agar program tersebut dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang ada. “Saya menyambut baik program itu, asalkan ada regulasinya,” ujarnya. Menurut Watha, pihaknya tidak bisa memaksakan seluruh desa melaksanakan program yang sama. Pasalnya, setiap desa memiliki otonomi terkait pengelolaan keuangan di desa. “Yang jelas, setiap desa memiliki otonomi pengelolaan keuangan. Selanjutnya, setiap desa memiliki skala prioritas yang dikerjakan lebih awal. Kalau buat program yang sama juga boleh dan sesuaikan dengan regulasi,” katanya. (kmb35)
Umat Islam Diminta Tak Terpancing Isu di Jakarta
Gianyar (Bali Post) Umat Islam di Kabupaten Gianyar diminta untuk tidak terpancing oleh aksi demo yang tengah terjadi di Jakarta terkait pengumuman hasil Pemilu 2019. Seluruh umat diimbau menenangkan diri, apalagi saat ini tengah memasuki bulan Ramadhan 1440 Hijriah. Ketua Majelis Taklim Darul Ubudyah Hendra Prawoto menegaskan hal itu, Rabu (22/5) kemarin. Hendra Prawoto yang didampingi sejumlah Ustad Ubudyah ini mengimbau umat Islam untuk mengendalikan diri dari hal-hal yang negatif. “Jangan sampai ada utang puasa. Di bulan yang suci ini, kita harus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah,” tegasnya. Hendra Prawoto juga mengimbau umat Islam terus menjalin rasa persatuan dan kesatuan antarsesama umat beragama. Sehingga, kondusivi-
Bali Post/kmb35
DIDAMPINGI - Ketua Majelis Taklim Darul Ubudyah Hendra Prawoto didampingi sejumlah ustad, Rabu (22/5) kemarin. tas NKRI dapat terjaga dengan baik. “Kondusivitas ini harus dijaga bersama oleh seluruh umat beragama,” ujarnya. Hendra Prawoto juga mengajak umat Islam mengapresiasi keputusan KPU, terkait kemenangan H. Ir. Joko Widodo
dan Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024. “Mari secara bersama-sama menghargai keputusan KPU dan mengucapkan selamat kepada presiden terpilih,” pesannya. (kmb35)
Dikonfirmasi Rabu (22/5) kemarin, Kepala UPT Puskesmas Sukawati drh. Nyoman Arya Dharma mengatakan, kasus gigitan anjing di Kecamatan Sukawati hampir setiap hari terjadi. Berdasarkan laporan, setiap hari ada saja korban gigitan anjing, meliputi korban digigit anjing rumahan maupun anjing liar. “Hampir setiap hari ada kasus gigitan anjing,” ujarnya. Menurut Arya Dharma, setiap hari petugas bisa menerima satu hingga tiga kasus gigitan anjing. Rabu kemarin, pihaknya menerima dua kasus gigitan anjing. Dominan kasus gigitan terjadi karena anjing yang terprovokasi (merasa terganggu - red). Menyikapi kasus tersebut, pihaknya langsung turun untuk memberikan pertolongan. Yakni, mencuci bekas gigitan, kemudian memberikan vaksin anti-rabies. “Beberapa hari ini, di Kecamatan Sukawati ada empat
korban digigit anjing. Rinciannya, satu orang di Banjar Pasekan, Desa Ketewel. Kemudian, dua anak-anak dari Banjar Tengkulak Mas, Desa Kemenuh dan seorang ibu dari Banjar Dentiyis, Desa Batuan,” paparnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar Ngakan Readi mengakui kasus gigitan anjing tidak hanya terjadi di Kecamatan Sukawati. Namun, di seluruh wilayah Kabupaten Gianyar ada saja kasus gigitan anjing per harinya. “Setiap hari, rata-rata ada satu kasus gigitan anjing di wilayah Kabupaten Gianyar,” ujarnya. Readi tidak menampik kasus gigitan anjing tertinggi memang terjadi di Kecamatan Sukawati. Menurutnya, hal ini terjadi karena di kecamatan tersebut, jumlah penduduknya lebih padat. “Penduduknya padat dan majemuk,
makanya banyak kasus terjadi di sana,” jelasnya. Readi menambahkan, kasus gigitan anjing dominan terjadi akibat anjing terprovokasi. Melihat kondisi itu, pihaknya mengimbau kepada pemilik anjing atau orangtua mengajak putra-putrinya waspada dengan kasus gigitan anjing. “Biasa anak-anak main sama anjing, lalu kena gigit,” jelasnya. Mengenai penanganan kasus gigitan anjing tersebut, kata Readi, pihaknya rutin menggelar sosialisasi rabies sesuai SOP. Mengenai tingginya kasus gigitan, pihaknya akan turun mengecek anjing tersebut. “Korban kami minta mencari vaksin. Sedangkan untuk anjing yang menggigit korban akan dipantau selama dua minggu. Kami ambil sampelnya. Kalau dua minggu anjing itu mati, berarti rabies,” tegasnya. (kmb35)
Pelanggaran Marak
Perda KTR Hanya Macan Kertas Gianyar (Bali Post) Pelanggaran terhadap Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kabupaten Gianyar makin marak. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang merokok di tempat umum, termasuk di lingkungan kantor pemerintah. Ironisnya, sampah dari puntung rokok dibuang begitu saja. Kondisi paling parah terlihat di RSUD Sanjiwani Gianyar. Sementara Perda KTR yang dicetuskan sejak 2014 lalu kini tak ubahnya seperti macan kertas. Pantauan Bali Post, Rabu (22/5) kemarin, sejumlah warga terlihat merokok di areal RSUD Sanjiwani Gianyar, khususnya di kawasan taman tengah rumah sakit tersebut. Mereka seperti tidak memperdulikan pasien sakit
yang tengah lalu lalang di seputaran lokasi tersebut. Padahal, hampir di setap sudut rumah sakit itu sudah tertempel stiker peringatan dilarang merokok. Tidak hanya merokok sembarangan, sampah berupa puntung rokok juga dibuang berserakan di areal rumah sakit yang beralamat di Jalan Ciung Wanara itu. Humas RSUD Sanjiwani Gianyar A.A. Parwata mengakui pelanggaran terhadap Perda KTR di rumah sakit tersebut masih tinggi. Dikatakan, petugas rumah sakit sudah sering memberikan peringatan, namun masih tetap saja ada pengunjung yang membandel. “Diimbau oleh petugas rumah sakit itu sudah hampir setiap hari. Tapi, pelanggaran masih saja ada,” katanya.
Menurut Parwata, di areal RSUD Sanjiwani memang tidak ada tempat khusus atau ruang isolasi untuk perokok. Hal ini dikarenakan kawasan rumah sakit memang harus steril dari para perokok. “Tempat khusus merokok itu tidak ada di rumah sakit. Sejak awal ditegaskan, pengunjung yang masuk kawasan rumah sakit tidak boleh merokok,” tegasnya. Tidak hanya di kawasan RSUD Sanjiwani, pelanggaran juga marak di kantor pemerintah, khususnya di kawasan Kantor Bupati Gianyar. Padahal, pemerintah sudah mencetuskan Perda Nomor 7 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok, namun perda ini nampak hanya menjadi macan kertas. Nyaris tidak tindakan tegas
bagi para pelanggar. Di kawasan Kantor Bupati Gianyar sebenarnya sudah disiapkan ruang isolasi untuk perokok yang berlokasi di dekat Kantin Pemkab Gianyar. Namun, belakangan ini ruang tersebut tidak pernah digunakan sama sekali. Pegawai yang merokok lebih memilih merokok di tempat terbuka, meski sudah ditempel peringatan dilarang merokok. Kepala Satpol PP Gianyar I Made Watha menegaskan, pihaknya akan menegakkan Perda Nomor 7 Tahun 2014 tersebut. Ia mengakui, saat ini pelanggaran terhadap Perda KTR itu cukup tinggi. “Pasti akan kita tegakkan kembali Perda KTR di lingkungan Pemkab Gianyar ini,” tegasnya. (kmb35)
Curi Kulkas, Petugas Angkut Sampah Dibekuk Polisi Gianyar (Bali Post) Petugas angkut sampah, I Made Murta Adi alias Gedu, diamankan aparat Polsek Payangan. Pria berusia 33 tahun asal Desa Kelusa, Payangan ini diketahui mencuri satu unit kulkas di vila kosong milik Sang Made Pramana di Desa Kelusa. Uniknya, pelaku menghadiahkan kulkas tersebut kepada pacarnya. Kapolsek Payangan AKP I Gede Sudyatmaja mengatakan, aksi pencurian kulkas dua pintu itu dilakukan Gedu, Rabu (15/5) lalu, pukul 00.15 Wita. Pelaku dengan mudah masuk ke vila karena tak dijaga security. Ia beraksi dengan modus mengendap masuk menuju arah dapur, lalu membuka jendela yang hanya diganjal kertas. “Di TKP, pelaku mencabut cuk kulkas lalu menggesernya sampai jendela dapur,” jelas Sudyatmaja seizin Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo
Hutomo, Rabu (22/5) kemarin. Beraksi seorang diri, pelaku lantas menggendong kulkas itu menuju mobil pick up DK 9887 UW yang seharihari ia pergunakan untuk mengangkut sampah. “Mobil pick up-nya diparkir di luar vila. Setelah berhasil mencuri, pelaku langsung menuju tempat kos pacarnya di wilayah Ubud. Kepada pacarnya, kulkas ini diberikan sebagai hadiah,” jelas Sudyatmaja. Korban yang mendapati kulkasnya hilang langsung melapor ke aparat kepolisian. Unit Reskrim Polsek Payangan melakukan penyelidikan dan mendapat petunjuk melalui rekaman CCTV pintu masuk dari Hotel Samsara yang bersebelahan dengan TKP. Dari hasil pengecekan di TKP, kecurigaan mengarah pada pelaku. Kemudian tersangka diamankan di rumahnya dan dibawa ke Polsek Payangan. “Setelah
Bali Post/kmb35
PENCURIAN - Kapolsek Payangan AKP I Gede Sudyatmaja saat merilis pelaku pencurian kulkas, Rabu (22/5) kemarin. kita lakukan penyelidikan, kecurigaan mengarah pada pelaku Gedu. Pelaku kita amankan di rumahnya di Banjar Peliatan, Desa Kelusa, Kecamatan Payangan,” ujar Sudyatmaja. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,
Gedu kini harus meringkuk dalam sel tahanan. Ia dijerat dengan pasal 363 ayat (1) KUHP subsider pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. “Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara,” kata Sudyatmaja. (kmb35)
JEMBRANA
10
Rem Blong, Truk Terguling di Cekik Negara (Bali Post) Sebuah truk boks dengan tujuan Denpasar, terguling di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk, sekitar hutan Cekik, Gilimanuk, Rabu (22/5) kemarin. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, namun truk Isuzu dengan nomor polisi L 9566 itu sempat menghalangi jalan. Dari informasi, truk yang dikemudikan Novan Prayogi (24) asal Kediri, Jawa Timur ini awalnya melaju dari arah Pelabuhan Gilimanuk ke arah Denpasar. Setelah melewati pertigaan Cekik, truk tiba-tiba sulit dikendalikan sopir. Diduga truk mengalami rem blong, sehingga ketika berpapasan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan, sopir berupaya menghindar dengan membanting setir ke kiri. Truk lalu menabrak pohon perindang di pinggir jalan dan mengakibatkan kendaraan ambruk ke kanan hingga masuk ke badan jalan. Sopir yang masih berada di kemudi, tidak mengalami luka serius. Petugas dari Polantas Polsek Gilimanuk dan Polres Jembrana langsung turun mengatur arus lalu lintas. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widyatmoko dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tunggal (OC) truk tersebut. Petugas juga telah mengecek ke TKP di jalan umum jurusan Denpasar-Gilimanuk kilometer 125-126 tersebut. Diketahui sopir tidak bisa mengendalikan kendaraan lantaran rem blong. Akibat kecelakaan hilang kendali tersebut, kerugian materiil sekitar Rp 10 juta. (kmb26)
Kamis Pon, 23 Mei 2019
Warga Gelar Aksi Damai Pascapenetapan Hasil Rekapitulasi Nasional Negara (Bali Post) – Pascapenetapan Rekapitulasi Tingkat Nasional Pilpres dan Pileg di KPU-RI sejumlah aksi dan dukungan muncul di Jembrana. Mulai tokoh masyarakat, tokoh agama hingga kalangan siswa di Jembrana mengapresiasi penyelenggaraan Pilpres dan Pileg. Seperti yang dilakukan sejumlah siswasiswa salah satu SMK swasta di Jembrana, Rabu (22/5) kemarin. Mereka membagi-bagikan bunga kepada masyarakat dan sejumlah kantor instansi. Para pelajar tingkat menengah atas ini dengan mengenakan ikat merah putih di kepala, membagikan bunga berisi tulisan dukungan pada kinerja KPU RI. Selain itu juga beberapa bunga yang dibagikan berisi tulisan NKRI Harga Mati. Aksi damai bagi-bagi bunga ini menurut para siswa sebagai upaya untuk menyejukkan tensi politik yang belakangan terjadi. Selain aksi bagi bunga, sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat di Jembrana juga mengungkapkan dukungan kinerja KPU dan
selamat atas hasil tersebut. Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Jembrana Syarif Hidayatullah kemarin mengapreasi kerja keras KPU, yang berhasil menyelenggarakan pemilu yang jujur dan adil. Menurutnya dalam pemilu ini masyarakat sangat antusias, bebas memilih wakil/ pemimpin baik di tingkat kabupaten, provinsi dan pusat serta presiden dan wakilnya. Selaku pimpinan cabang GP Ansor Jembrana pihaknya juga menyampaikan selamat atas terpilihnya Ir. Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin
Bagi Bunga - Sejumlah siswa membagikan bunga berisi tulisan pascapenetapan KPU-RI. sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI berdasarkan hasil penetapan rekapitulasi KPU tingkat Nasional. Hal serupa juga disampai-
kan Ketua MUI Kabupaten Jembrana KH Zaki Har. Pihaknya mengucapkan selamat atas terpilihnya Joko Widodo dan Prof. KH Ma’ruf
Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia sesuai penetapan hasil rekapitulasi tingkat Nasional KPU RI. (kmb26)
Satpol PP Provinsi Awasi Pengiriman Sapi Bali ke Jawa Bali Post/kmb26
REM BLONG – Akibat rem blong, truk yang melaju dari Pelabuhan Gilimanuk mengalami kecelakaan out of control (OC) lantaran menghindari kendaraan lain.
Jelang Hari Raya Lebaran
Tim Perlindungan Konsumen Sidak ’’Parcel’’ di Swalayan
Negara (Bali Post) – Antisipasi adanya makanan dan minuman untuk parcel yang tidak layak ataupun kedaluwarsa, Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Koperindag) Jembrana, Rabu (22/5) kemarin melakukan sidak ke sejumlah toko/swalayan. Tim perlindungan konsumen yang menyasar sejumlah swalayan di Jembrana khusus mengecek parcel Lebaran yang dijual. Beberapa sampel parcel diambil dan dibuka kemasannya untuk memastikan kondisi makanan dan minuman (mamin) di dalamnya. “Biasanya parcel banyak dicari dan konsumen tidak bisa mengecek karena sudah dikemas. Kita pastikan bahwa makanan yang ada di parcel aman dan tidak kedaluwarsa,” ujar Kepala Dinas Koperindag Jembrana I Komang Agus Adinata. Tim memastikan agar pedagang tidak curang dan konsumen mendapatkan makanan dan minuman yang bagus. Dari dua swalayan di seputaran Jalan Ngurah Rai, petugas mendapati parcel yang tidak dilengkapi label nama mamin yang digunakan. Kondisinya juga diragukan dan petugas meminta kepada swalayan mencantumkan daftar barang yang dibungkus, sehingga para konsumen yang hendak membeli juga mendapatkan informasi isi dalam parcel. Sementara itu salah satu pegawai swalayan, Dwi Mardiyana, mengaku pihak swalayan memberikan jaminan garansi mamin yang ada di parcel tersebut. “Untuk menjamin tidak kedaluwarsa, kami menyertakan tanggal expired di luar parcel. Dan kami memberikan garansi,” ujarnya kepada petugas. Dalam sidak tersebut, petugas tidak menemukan adanya mamin dalam parcel yang kedaluwarsa. Dinas meminta kepada masyarakat sebagai konsumen juga jeli memperhatikan kondisi makanan dan minuman yang hendak dibeli. Termasuk parcel tersebut. (kmb26)
Bali Post/kmb26
SIDAK – Tim perlindungan konsumen dari Dinas Koperindag melakukan sidak ke salah satu swalayan di Jembrana untuk memastikan parcel yang dijual aman.
Negara (Bali Post) – Pengiriman sapi Bali keluar Bali menjelang hari raya belakangan cukup marak. Antisipasi pengiriman ilegal, Satpol PP Provinsi bersama instansi terkait, Selasa (21/5) melakukan pengawasan di pintu keluar Bali, Pelabuhan Gilimanuk. Pengawasan dan pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut Perda Provinsi Bali Nomor 10 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Sapi Bali. Dari pengawasan selama sehari, petugas dari Satpol PP Provinsi hanya mendapati satu truk penuh muatan sapi Bali yang hendak keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk. Sedangkan satu truk lagi saat tim yang dipimpin Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Provinsi Bali I Gusti Ngurah Suadnyana itu berkoordinasi di Karantina Pertanian Terpadu Wilker Gilimanuk. Setelah dilakukan pengecekan seluruh dokumen yang dibawa telah memenuhi persyaratan. Dokumen yang dimaksud di antaranya sertifikat karantina, izin dari provinsi dan SKLB. Sesuai Perda Nomor 10 Tahun 2017, sapi Bali yang dapat dikeluarkan ke daerah atau provinsi lain berupa benih, sapi bibit betina, sapi bibit jantan dan sapi potong. Untuk bibit sapi, meskipun diperbolehkan harus memenuhi syarat teknis. Misalnya untuk sapi bibit bBetina yang boleh dikirim adalah umur antara 10 bulan sampai 20 bulan (maksimal ganti gigi seri permanen 1 pasang), ciri-ciri tubuh luar sesuai dengan SNI Sapi Bali dan ukuran tubuh sesuai SNI atau tinggi gumba maksimal 110 cm. Selain itu juga diprioritaskan berasal dari kelompok peternak sapi pembibitan
serta memiliki sertifikat bibit atau Surat Keterangan Layak Bibit (SKLB), Surat keterangan sehat hewan dari dokter hewan berwenang kabupaten/ kota atau provinsi serta hasil uji laboratorium terkait bebas penyakit. Begitu halnya untuk bibit sapi jantan meliputi umur maksimal 36 bulan (maksimal ganti gigi seri permanen 2 pasang), ciri-ciri tubuh luar sesuai dengan SNI sapi Bali, ukuran tubuh sesuai dengan SNI atau dengan tinggi gumba maksimal 130 cm, diprioritaskan berasal dari kelompok peternak sapi pembibitan, memiliki sertifikat bibit atau SKLB. Dari pengawasan kemarin, total ada lebih dari 25 ekor sapi Bali yang dikirim. Kepala Satpol PP Provinsi Bali Dewa Darmadi mengatakan, tindakan yang dilakukan jajarannya ini merupakan upaya pengawasan Perda 10 Tahun 2017 tentang Pengelolan Sapi Bali khususnya terkait pengiriman sapi Bali keluar daerah. Dari pengawasan di Pelabuhan Gilimanuk kemarin, hanya didapatkan satu truk angkut sapi Bali namun sudah memenuhi persyaratan dan layak pengiriman. Sedangkan satu truk lagi saat berkoordinasi dengan Karantina Pertanian Wilker Gilimanuk. Pengawasan ini menurutnya akan terus dilakukan sewaktu-waktu khususnya di pintu-pintu keluar Bali. Sesuai dengan Perda, setiap orang, lembaga atau badan usaha yang mengeluarkan sapi Bali ke daerah/provinsi lain yang tidak sesuai dengan persyaratan dan prosedur sanksinya diancam pidana kurungan paling lama 3 bulan atau pidana denda Rp. 50.000.000. (kmb26)
Bali Post/kmb26
PENGAWASAN – Satpol PP Provinsi Bali kemarin melakukan pengawasan pengiriman sapi Bali keluar Provinsi di Gilimanuk.
Kamis Pon, 23 Mei 2019
SOSOK Nasabah Militan KEBERADAAN Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di setiap desa sangat membantu pembangunan di desa adat. Pasalnya, sebagian laba yang diperoleh LPD itu, disumbangnkan untuk membangun infrastruktur di desa adat. Karena itu, eksistensi LPD perlu diapresiasi. Diharapkan, pengurus LPD mensosialisasikan dan juga menyadarkan warga pentingnya kehadiran LPD itu. Ketua LPD Desa Adat Sibetan I Made Mastiawan mengungkapkan, selama ini kontribusi LPD dalam pembangunan infrastruktur dan lainnya di desa adat cukup besar. Karena itu, penting LPD itu terus berkembang sekaligus diatensi masyarakat. “Strategi kami menjaga eksistensi LPD dengan cara memberikan sosialisasi kepada masyarakat khususnya di Desa Sibetan,’’ ujarnya. Sosialisasi dilakukan bekerja sama dengan tokoh masyarakat. Misalnya, ketika ada upacara adat, di sana dilakukan agenda penyebaran itu. Sejatinya, keberadaan LPD ini memang sangat membantu masyarakat. ‘’Realitasnya, warga tidak dibebani ketika ada pembangunan dilakukan desa adat. Sebab, sebagian laba yang diperloleh LPD itu disumbangkan untuk kepentingan pembanguan di desa adat,” ujarnya belum lama ini. Lumrahnya lembaga simpan pinjam, sudah pasti harus disokong nasabah yang militan. ‘’Karena itu, kami terus memotivasi warga dan melakukan sosialisasi akan manfaat LPD itu. Jika warga rajin menabung maka pastinya LPD semakin kuat dan sehat,’’ tambahnya. “Saat ini kami punya dua ribu nasabah. Dengan berbagai upaya, harapan kami jumlah nasabah itu bisa meningkat ke depannya. Sehingga LPD terus berkembang dan eksis di masyarakat,” ujar Mastiawan. (nan)
KARANGASEM
11
SENDERAN RUSAK PARAH Senderan batu di pesisir Ujung kian rusak parah. Kondisi itu membuat para nelayan kesulitan menaikkan perahu mereka ke bibir pantai.
Bali Post/kmb41
Senderan Batu di Ujung Rusak Parah
Nelayan Kesulitan Taruh Jukung Amlapura (Bali Post) -
Sejumlah nelayan di Pesisir Ujung cukup kesulitan menaikkan maupun menurunkan jukung mereka dari bibir pantai. Hal itu disebabkan senderan batu di bibir Pantai Ujung itu kerusakannya kian parah saja. Salah seorang nelayan di Ujung, Romi, Rabu (22/5) kemarin mengatakan, saat ini kerusakan senderan batu itu tampak sangat parah. Kondisi itu membuat para nelayan kesulitan menaruh jukung yang mereka miliki di bibir pantai. ‘’Ya, memang kerusakan senderan batu itu kian parah. Hal itu disebabkan senderan itu terus diterjang gelombang tinggi. Dulu, rusaknya tak sampai separah ini. Jika terus dibiar-
kan maka kerusakannya kami pastikan akan semakin parah saja,’’ ujarnya. Romi menambahkan, akibat kerusakan senderan batu itu membuat aktivitas para nelayan menjadi terganggu.
Pasalnya, para nelayan cukup kesulitan menaruh perahu yang mereka miliki untuk dibawa naik ke bibir pantai. Karena senderan batu yang sebelumnya berjejer rapi itu kini sebagian susunannya
bergelombang alias tidak datar lagi. ‘’Nelayan sudah sempat melakukan perbaikan pada senderan batu yang rusak secara swadaya,’’ ujarnya. Hanya, batu yang ditaruh di sana ukurannya kecil, sedangkan batu-batu yang ukurannya besar sudah diangkat. Akibat terlalu seringnya dihantam gelombang besar itu, maka senderannya kembali rusak. Sebelumnya, belasan perahu nelayan rusak bah-
kan ada yang bocor di bagian bawahnya. Hal itu karena terbentur bebatuan. Atas kondisi itu, pihaknya berharap senderan di pesisir Pantai Ujung itu ditata kembali menggunakan alat berat. Pasalnya, kondisinya memang sudah sangat memprihatinkan. Apalagi senderan itu menjadi akses utama dilalui para nelayan khususnya, saat mereka menurunkan maupun menaikkan perahu ke atas. (kmb41)
Tekan Pengangguran
Disnakertrans Berikan Pelatihan Keterampilan
Bali Post/kmb41
MENJAHIT - Masyarakat saat mengikuti keterampilan menjahit.
Amlapura (Bali Post) Puluhan warga diberikan pelatihan keterampilan selama 30 hari dari Dinas Ketenagakerjaan dan Trasmigrasi (Disnakertrans). Pelatihannya seperti bagaimana caranya membuat kue, roti, termasuk Spa terapis. Berbagai model pelatihan itu diberikan sebagai upaya menekan angka pengangguran di bumi lahar itu. Kepala Disnakertrans Karangasem I Nyoman Suradnya mengungkapkan, Rabu (22/5) kemarin, pelatihan
keterampilan itu memang menjadi agenda rutin setiap tahunnya. Ada sepuluh pelatihan keterampilan diberikan seperti bagaimana caranya membuat kue, roti, Spa terapis, jadi mekanik junior sepeda motor, menjahit, administrasi, teknik pendingin, pariwisata, teknik komputer, engineering hotel, instalasi listrik, dan bahasa jepang. Pelatihan keterampilan itu kata Suradnya, sebagai bekal kompetensi kepada masyarakat agar mereka nanti-
Jelang Lebaran
nya mampu bersaing mencari kerja juga berwirausaha. Dengan pelatihan selama 30 hari itu, diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran di Karangsem. Hingga saat ini, tercatat yang belum bekerja mencapai 5.036 orang. Pelatihan ini didesain untuk mengentaskan pengangguran secara bertahap. “Kita harap setelah diberikan pelatihan ini, nantinya mereka bisa mencari kerja. Termasuk bisa membuka usaha secara mandiri,’’ ujar Suradnya. Sejatinya masih banyak
lowongan kerja yang menanti mereka di kabupaten dan juga di Kota Denpasar. Pihaknya berharap mereka mau bekerja, sehingga pelatihan keterampilan yang diberikan itu bisa bermanfaat. Magang ke Jepang Pihaknya juga mengirimkan siswa yang mau magang ke Jepang. Program tahun ini akan dikirim 20 orang. Selain diberikan pelatihan berbahasa Jepang, juga mempelajari budaya Jepang. Untuk pengiriman ke Jepang,
pihaknya menjalin kerja sama dengan LPK swasta. “Jika benar-benar serius mengembangkan ilmunya. Maka akan dikirim belajar ke Jepang,’’ tegasnya. Kalau memang sudah yakin pada diri sendiri akan ke Jepang. Mau tidak mau harus bekerja keras belajar bahasa Jepang. Dan semoga bisa lulus tes bahasa Jepang. ‘’Ada kok lowongan di Jepang. Jika memang memenuhi syarat, maka akan dikirim ke Jepang,” ujar Suradnyana. (kmb41)
BPTD Siapkan 38 Unit Kapal Angkut Penumpang Arus mudik Lebaran 2019 ini sudah diantisipasi pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Caranya, pihak BPTD telah menyiapkan 38 unit kapal, yang nantinya digunakan untuk mengangkut penumpang saat mudik Lebaran. Sejauh ini dari catatan BPTD situasinya biasa alias normal-normal saja. Jumlah penumpang diprediksi mulai meningkat sejak H-5 Idul Fitri. Lalu, bagaimanakah upaya upaya riil yang dilakukan BPTD mengantisipasi arus mudik Lebaran itu? KOORDINATOR Satuan Pelayanan BPTD Wilayah XII Bali-NTB I Nyoman Agus Sugiarta, Rabu (22/5) kemarin, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan 38 kapal feri untuk mengangkut penumpang termasuk kendaraan menjelang Idul Fitri. Peningkatan armada dari Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat dilakukan semata-mata untuk memberikan pelayanan
optimal. Diperkirakan jumlah orang maupun kendaraan akan jauh lebih banyak dari biasanya. Karena itu, jumlah trip dipastikan juga akan ditambah jika perkembangan situasi mengisyarakatkan hal itu. Penambahan itu berbanding lurus dengan armada kapal. Sejauh ini pihaknya telah mempersiapkan kapal ekstra. Upaya itu sebagai langkah antisipasi bila nantinya terjadi lonjakan penumpang
secara signifikan. ‘’Kita mengoperasikan dua dermaga. Sekarang ini kapal yang beroperasi hanya 16 kapal feri di lintas Padangbai dan Lembar. Dua pekan menjelang Lebaran, kita akan menambah 22 kapal lagi. Sehingga total kapal yang akan beroperasi saat Lebaran nanti mencapai 38 kapal,’’ ujarnya. Sekarang ini, kata Sugiarta, situasinya masih normal-normal saja. Belum ada lonjakan pemumpang yang hendak menyeberang ke Lembar. Karena itu, pihaknya masih menjalankan schedule 16 trip. Namun, bila nantinya ada lonjakan penumpang signifikan, maka trip akan ditambah lagi. ‘’Sekarang ini, penumpangnya masih normal. Belum terlihat ada peningkatan penumpang secara signifikan,’’ tambahnya. Berdasarkan pengala-
man-pengalaman Lebaran sebelumnya, penumpang mulai ramai H-3 Lebaran. Tahun ini, diprediksi mengalami peningkatan sekitar 20 persen dari tahun lalu. ‘’Kami sudah putuskan dari H-5, maka tidak lagi memberangkatkan armada truk. Sebab, kita fokus pada penyeberangan penumpang saja. Para penumpang difasilitasi agar mereka cepat sampai di kampung halamannya,’’ jelasnya. (nan)
PULUHAN KAPAL - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan puluhan kapal untuk mengangkut penumpang saat mudik Lebaran.
12
KLUNGKUNG
Kamis Pon, 23 Mei 2019
Tangkal Premanisme
Polisi Siapkan Operasi Bina Kusuma Agung
Bali Post/kmb31
PRA OPERASI - Kapolres saat memimpin pra-Operasi Bina Kusuma Agung 2019 di Ruang Monitoring Center Polres Klungkung, Rabu (22/5) kemarin.
Semarapura (Bali Post) Polres Klungkung menggelar pra-Operasi Bina Kusuma Agung 2019 di Ruang Monitoring Center Polres Klungkung, Rabu (22/5) kemarin. Ini untuk menyikapi dan menangkal kenakalan remaja, aksi premanisme dan daerah rawan kamtibmas atau konflik yang meresahkan masyarakat. Terlebih, di tengah suasana ketegangan konflik politik nasional. Operasi Bina Kusuma Agung 2019 akan berlangsung selama 14 hari dari 24 Mei sampai 6 Juni nanti. Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana kepada Pejabat Utama (PJU) Polres, Kapolsek Jajaran dan seluruh personel di dalam Sprin Operasi Bina Kusuma Agung 2019, menyatakan operasi ini menyasar potensi gangguan kamtibmas khusus-
nya premanisme, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, pencegahan penyakit masyarakat serta gangguan kamtibmas lainnya. Digelarnya Operasi Bina Kusuma Agung 2019, mengedepankan satuan fungsi Binmas melalui kegiatan penyuluhan, sambang, pembinaan maupun door to door system (DDS) oleh Bhabinkamtibmas. Yakni melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Guna terwujudnya kesadaran hukum seluruh komponen masyarakat dan terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Sehingga terpeliharanya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Demi lancar dan suksesnya pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Agung 2019, diharapkan kepada seluruh anggota
yang terlibat mampu memahami dan mengerti tugasnya masing-masing, sesuai bidang fungsinya. Kapolres menyampaikan arahannya, bahwa semua Kasatgas dan anggota selalu berkoordinasi baik antarsatgas maupun instansi terkait, guna bersama-sama melakukan langkah-langkah dan pergerakan selama operasi berlangsung. Sehingga kegiatan operasi benar-benar bisa terlaksana sesuai yang diharapkan. “Sasaran dalam Operasi Bina Kusuma adalah mencegah kelompok radikalisme. Termasuk ormas-ormas dan lain-lain, dengan melakukan pembinaan. Agar terhindar dari faham terorisme. Jika pun ada yang sudah masuk agar cepat sadar, dan operasi ini tidak ada penegakan hukum, karena masyarakat kita banyak yang belum tahu,”
katanya. Kabag Ops Polres Klungkung, Kompol I Nyoman Suarsika menambahkan, untuk operasi ini yang dikedepankan adalah fungsi Binmas. Secara otomatis para personel Bhabinkamtibmas harus berperan aktif untuk mendukung Operasi Bina Kusuma Agung ini, dengan intens turun ke tengah masyarakat untuk melaksanakan pembinaan dan penyuluhan terhadap kenakalan remaja maupun premanisme di daerah rawan konflik. “Meskipun personel yang terlibat operasi hanya 45 personel, namun saya minta dilaksanakan secara konsekuen, agar hasilnya maksimal. Harus ada perbedaan antara digelarnya operasi ini dan kegiatan rutin biasa. Kami akan optimalkan sumber daya yang ada,” pungkasnya. (kmb31)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Pon, 23 Mei 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan resto Pasti Brangkat Line WA 081375409869&087754689692 B.BP.004.05.19.0000701
Cari sopir menguasai Bali Gaji besar,Sim A & Tenaga serabutan wanita/laki,Kuta,082144877778 B.BP.001.05.19.0000737
Dcr Admin Pria Bs Kom u/Dealer Taman Agung Hub.081236700700
Dcr Guru/Pendamping TK/bs Krja Team,082145707300/089621759346 B.BP.001.05.19.0000707
Dcr Krywti u/Laundry bs tdr dlm Gj.1,5jt keatas H.087861070289 B.BP.001.05.19.0000827
Dcr PRT Jl.Buluh Indah Gang VA No.1 Dps Hub:0361-418093 B.BP.001.05.19.0000814
Dibthkn Accounting.Persyaratan P/W,Akuntansi,Mmpu Bhs Inggris dgn Baik,Max30Th.Lam Kirim ke Email:finance@pbmcgroup.com B.BP.001.05.19.0000650
Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01
B.BP.001.05.19.0000785
BIRO JASA
SERVICE
Dicari:2 Sopir untuk Toko di Denpasar Hub.08175777171
Sopir SIM A,Bw Srt Lamaran ke ke jl Pulau Kawe No.77,DPS
B.BP.001.05.19.0000818
B.BP.001.05.19.0000749
Dibthkan Tambahan Guru utk Th Ajaran Baru,S1 semua Jurusan u Jenjang SMP,PGSD u / Jenjang SD, Good Remuneration Package,For Good Candidates.Lokasi Kerja Tabanan.Hubungi:082144522282
Dicr Villa Supervisor bisa Bhs Inggris,gaji net 4Jt,bisa buat breakfast, mampu sbg leader, training staff. Uluwatu area. Hub Agung WA +6282146584345 agung@balimanagement.villas
B.BP.001.05.19.0000819
Dicari:Receptionnist,Cashier, Therapist,Cleaning Sevice. Syarat:Perempuan,MinSMU,Pglmn min 1 Th dibidangnya.Bawa Lam ke Bodyworks Spa Jl kayu Jati No.2 Petitenget B.BP.001.05.19.0000662
SERVICE
B.BP.821.05.19.0000801
Dcr sales Marketing min-D3 penglman ttg audio send to:Desound Jl.Sunsetroad No4 T.750041 B.BP.154.05.19.0000797
Suplier Bth Tng Pengiriman,Max 27th Sim C, 081338365211 / 8447239
PROPERTY
PROPERTY
SUZUKI
DIJUAL RUMAH
DISEWAKAN RUKO
Butuh Uang cepat Rumah 300m2, 5KT,5KM,Lok.Jl.Tukad Petanu Gg Belibis No.23 Hub.081239366902
Over kontrakkan Ruko lantai 2 di Jl.Raya Kapal Bukit Tinggi 8A-Mengwi.hanya 48juta 2 tahun WA 081325452362
Jual Ertiga GX’2014 AT Putih ASS1Thn,Var.Hub:081999009372 B.BP.001.05.19.0000820 TOYOTA
Agya TRD’s Matic’15 Silver 108 Jt, AsliBali Low KM.08123808899 B.BP.001.05.19.0000823
Djl Innova E th’2008 No.Pol B HItam Hb Wayan Hp.085101934592 B.BP.001.05.19.0000825
Innova 6 2006 Asli Pemakaian Pribadi Hub.081999199747 B.BP.001.05.19.0000815
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
RUPA-RUPA
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.05.19.0000824
DIJUAL RUMAH
Informasi pasang iklan Telepon
DIJUAL MOBIL
B.BP.004.05.19.0000844
Djl RMH 1,40A Dalung Pengilian BU 730jt 4Kmr, Hub.082147454248 B.BP.001.05.19.0000836
Djl Rmh LT1 Jln.Gunung Gede Pdg Sambian 195m2 081338313131 B.BP.001.05.19.0000816
PROPERTY DIJUAL TANAH
Tnh 1,10A Prm Permata Anyar Utr Puspem Bdg 350Jt. 081337141817 B.BP.001.05.19.0000822
B.BP.031.05.19.0000829
RUPA-RUPA Dicari Rak Bekas Toko/Mini Market sebanyak2nya 085333999695 B.BP.166.05.19.0000843
KEHILANGAN Hlg Buku KIR No.DPR 225 20,DK8 520IX Nosin:F10 AID 265013 Mengwi B.BP.001.05.19.0000828
14
Banyak Jabatan Kasek Lowong Bangli (Bali Post) -
Jabatan kepala sekolah (kasek) di Kabupaten Bangli banyak yang lowong. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli Nyoman Suteja mengakui hal itu, Rabu (22/5) kemarin. Dia menyebutkan saat ini setidaknya terdapat belasan sekolah yang tak memiliki kasek definitif. Belasan sekolah itu meliputi SD dan SMP yang tersebar di empat keca matan. Banyaknya posisi kasek yang lowong karena ditinggal pensiun dan ada yang meninggal dunia. Suteja mengatakan, dari belasan sekolah yang tak punya kasek definitif, saat ini sebagian besar di antaranya sudah diisi kasek berstatus pelaksana tugas (plt.). Sementara yang belum diisi kasek plt. alias masih kosong, ada tiga sekolah. Sekolah yang dimaksud, yakni SMPN 3 Bangli, SMPN 2 Kintamani dan SD di Desa Siakin, Kintamani. Untuk mengisi kekosongan kasek di tiga sekolah tersebut, Suteja mengaku sudah mengajukan usulan ke BKD. Saat ini usulannya tengah diproses pihak BKD. Guru yang diusulkan untuk menjadi kasek plt. adalah guru yang berasal dari sekolah setempat. Dalam pengusulan kasek plt. pihaknya terlebih dahulu telah meminta masukan dari pengawas pembina, komite sekolah, bendesa dan perbekel mengenai siapa guru yang cocok diberi tugas sebagai plt. “Untuk sementara tugas-tugas kepala sekolah di
sekolah tersebut ditangani wakasek kurikulim dibantu pengawas pembina,” jelasnya. Diakui pejabat asal Sidembunut ini, tidak adanya kasek definitif atau kasek plt. berdampak pada sekolah. Salah satunya data pokok pendidikan (dapodik) sekolah tidak bisa diterima pusat. “Ini jadi permasalahan. Karena itu, begitu kami tahu ada sekolah yang posisi kaseknya kosong, kami langsung tindak lanjuti dengan membuat usulan untuk diproses BKD,” ujarnya. Lanjut dikatakan Suteja, secara tugas dan kewenangan, kasek berstatus plt. tidak ada perbedaan dengan kasek definitif. Pencairan dana bos atau penandatanganan ijazah, kata dia, bisa dilakukan oleh kasek plt. Sementara itu, disinggung mengenai apa yang selama ini menjadi kendala dalam pengangkatan kasek definitif, Suteja enggan memberi jawaban. Dia mengatakan kewenangan untuk itu ada pimpinannya dalam hal ini Bupati dan BKD. “Kalau kami tugasnya hanya mengusulkan saja,” pungkasnya. (kmb40)
Bali Post/kmb40
SPPT – Acara penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) di Gedung BMB, Rabu (22/5) kemarin.
KPK Dampingi Pemerintah Daerah Tagih Pajak Bangli (Bali Post) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendampingi pemerintah daerah dalam penagihan pajak untuk seluruh je nis pajak. Ini dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat untuk membayar pajak dan meningkatkan pendapatan daerah. Demikian diungkapkan Kepala Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Bangli I Gede Suryawan saat penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2), Rabu (22/5) kemarin. Disebutkan Suryawan, ada sebelas jenis pajak yang akan dikawal oleh KPK dalam penagihannya. Yaitu Pajak PBB-P2, BPHTB, pajak hotel, pajak restoran, pajak penerangan jalan, pajak reklame, pajak air tanah, pajak parkir dan pajak hiburan. Mengenai penyerahan SPPT kemarin, Suryawan menjelaskan bahwa penyerahan SPPT PBB-P2 bertujuan untuk mempercepat proses pemberian layanan kepada masyarakat khususnya masyarakat wajib pajak PBB-P2 sehingga masyarakat wajib pajak PBB-P2 segera dapat menunaikan kewajibannya. Dikatakannya, berdasarkan rekomendasi BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, bahwa untuk tahun 2020 bagi hasil pajak dan retribusi daerah, formulanya akan disesuaikan dengan realisasi pembayaran pajak oleh masyarakat masing-masing desa. Salah satu tujuan perubahan formula ini agar masing-masing perbekel dan lurah saling berpacu untuk mendorong masyarakatnya
untuk melakukan kewajiban membayar pajak. Sementara itu, Bupati Bangli diwakili Asisten I Setda Kabupaten Bangli I Nyoman Puja mengatakan, pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bangli dari sisi jumlah masih relatif kecil. Karenanya menjadi tanggung jawab bersama untuk meningkatkan PAD. “Untuk itu sumber-sumber PAD tersebut harus dijaga, dipelihara dan ditinggkatkan, agar tetap dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD,” kata Puja. Ditambahkannya, data PBB-P2 adalah salah satu hal yang perlu ditata keberadaannya. Baik menyangkut data wajib pajaknya maupun data piutang/ tunggakan pajak yang diserahkan pengelolaannya oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk diselesaikan. Pihaknya mengapresiasi langkahlangkah dalam penyerahan/ pendistribusian SPPT PBBP2 yang tentu memerlukan penanganan yang taktis dengan melibatkan berbagai pihak mengingat wajib pajak PBB-P2 tersebar di seluruh pelosok pedesaan yang secara sosiologis lebih dekat hubungannya dengan aparat terbawah, baik perbekel/lurah maupun kelian banjar dinas. Melalui kesempatan kemarin, pihaknya berharap para lurah dan perbekel dapat berperan menyebarkan melalui kepala lingkungan, kelian dinas, banjarnya masing-masing dan mendorong masyarakatnya yang memiliki SPPT PBB P2 untuk membayar pajak melalui bank BPD, LPD, Koperasi, Kantor Pos dan tempat pembayaran lainnya yang sudah online. (kmb40)
Bali Post/kmb40
Nyoman Suteja
BANGLI
Kamis Pon, 23 Mei 2019
Tiga KK di Penaga Tinggal Dalam Satu Tenda KETERBATASAN ekonomi memaksa tiga kepala keluaga (KK) di Dusun Penaga, Desa Yangapi, Tembuku tinggal dalam satu tenda terpal. Hal ini sudah mereka jalani sejak satu setengah bulan terakhir pascapulang dari merantau. Tiga KK tersebut yakni Ketut Bulat, Nengah Rusman dan Wayan Mudya. Mereka merupakan tiga bersaudara. Dalam tenda berukuran 7x4 meter itu, mereka hidup bersama masing-masing istri dan anaknya. Total jumlah jiwa yang selama ini menghuni tenda itu sebanyak 7 orang. Di natah pekarangan tempat tenda itu berdiri, juga terdapat satu saudaranya yang lain, yakni Wayan Sutama. Tak jauh berbeda dengan ketiga kakaknya, Sutama selama ini juga hidup dalam kondisi keterbatasan ekonomi. Ia selama ini menempati rumah kayu yang dibangunnya sendiri. Ditemui Rabu (22/5) kemarin, Ketut Bulat mengungkapkan, dirinya bersama istri, anak dan adik-adiknya terpaksa tinggal di dalam satu tenda terpal lantaran tak punya tempat tinggal. Sepulang dari merantau di Desa Bonyoh, Kintamani
satu setengah bulan yang lalu, ia belum mampu membangun rumah. Tenda terpal yang ditempatinya merupakan sumbangan atau bantuan dari kerabatnya di Bonyoh. Bulat menuturkan, ia sempat tinggal di Desa Bonyoh karena orangtuanya terlebih dahulu hidup merantau di desa tersebut. Setelah 60 tahun tinggal di Bonyoh, ia bersama kedua saudaranya dan keluarga masing-masing memutuskan kembali tinggal di Dusun Penaga, yang merupakan desa leluhurnya. Keputusannya pulang ke Penaga, dikarenakan adat di Bonyoh mengharuskan adik bungsunya Wayan Sutama, menempati tanah pekarangan di Bonyoh. Sementara sejak sepuluh tahun terakhir adik bungsunya itu sudah lebih dulu pindah ke Penaga dan menempati rumah kayu seadanya. “Sesuai adat di Bonyoh, rumah di sana hanya boleh ditempati oleh anak bungsu dalam hal ini adik saya Wayan Sutama. Karena saya tidak boleh mewarisi rumah itu, akhirnya saya pindah,” jelasnya. Saat kembali ke Penaga, ia mengaku tidak memiliki apaapa. Termasuk rumah tempat tinggal. Karena itu, pria
Bali Post/ina
TENDA - Kondisi tenda yang dihuni tiga KK di Dusun Penaga, Desa Yangapi, Tembuku. yang kesehariannya bekerja sebagai buruh serabutan itu, terpaksa mendirikan tenda bersama adiknya. Selama menempati tenda terpal yang mirip seperti posko pengungsi itu, ia mengaku harus tidur bertujuh. Saat hujan, tak jarang air hujan masuk ke dalam tendanya. Sebaliknya saat panas terik, suhu di dalam tenda panas. Ia pun berharap, di tengah keterbatasan ekonominya saat ini, pemerintah bisa memberikannya bantuan rumah yang layak untuk tempat tinggal.
Sementara itu, ditemui di lokasi yang sama, Kadus Penaga I Nengah Rijasa mengaku cukup prihatin dengan kondisi tempat tinggal mereka. Ia mengaku sudah berupaya mengusulkan ke pemerintah agar keluarga tersebut bisa mendapat bantuan rumah. Pemkab, kata dia, menjanjikan akan mengusulkan bantuan untuk keluarga tersebut dalam APBD Perubahan 2019. Selain mengusulkan ke pemerintah, ia juga mengaku sudah mencoba meminta bantuan kepada relawan. (ina)
OLAHRAGA
Kamis Pon, 23 Mei 2019
15
Bali United Berusaha Konsisten
Mangupura (Bali Post) – Bali United mengalahkan Bhayangkara FC 1-0 berkat gol Yabes Roni Malaifani pada lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2029 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (21/5) malam. Ini merupakan kemenangan kedua yang dipetik tim Serdadu Tridatu dalam dua laga awal di kandang sendiri. Kemenangan penting itu disambut suka cita oleh seluruh publik Stadion Wayan Dipta, para pemain Bali United dan pelatih kepala Stefano Cugurra. Pelatih yang akrab disapa Teco ini menyebut anak asuhannya tampil baik, sukses mengontrol jalannya pertandingan dan mampu mengontol emosi pada laga yang berlangsung dalam tensi tinggi. ‘’Kami menghadapi lawan yang bagus dan sangat konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Tapi para pemain mampu bermain baik dengan sukses mengontrol pertandingan dan mengontrol emosi. Kami juga menciptakan banyak SAMBUT – Yabes Roni (11) disambut rekan-rekannya setelah mencetak gol kemenangan Bali United atas Bhayangkara FC di Stadion Wayan Dipta, Gianyar.
Marriot Juara Biliar BTN, BHS dan PHRI Mangupura (Bali Post) – Tim Courtyard Marriot tampil sebagai juara dalam kejuaraan biliar yang diselenggarakan Bali Travel News (BTN), Bali Hotels Association (BHS) serta Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Rabu (22/5) kemarin. Marriot menjadi yang terbaik setelah menundukkan juara bertahan Ayana di final. Marriot yang menjadi juara III tahun lalu melaju ke final usai mengatasi Sintesa Jimbaran. Dengan demikian, Ayana bercokol di tempat kedua dan Sintesa berada di posisi ketiga. Semifinalis lainnya adalah pendatang baru Tijili Benoa yang langkahnya dihentikan Sintesa di laga empat besar. Kejuaraan dibuka oleh Patrick Le, Provost Sport & Culture Director BHA. Patrick dalam sambutannya menyatakan kejuaraan ini merupakan ajang silaturahmi, saling bertemu, berkenalan dan bermain bersama. Ia minta peserta bermain sportif dan bisa sedikit melupakan kesibukan di hotel. Patrick yang juga GM Tijili Benoa turut membela timnya saat berhadapan dengan Courtyard Marriot. Pertandingan mestinya melibatkan 14 tim hotel. Akan tetapi dua hotel tidak dapat menampilkan atletnya akibat kesibukan di tempat kerja. Pertandingan menggunakan sistem double elimination. (kmb)
Bali Post/ist
Kamis, 23 Mei 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Dharma Santi (4) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Kuru Setra Parwa (2) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Agrobisnis Tanaman Hias Miana 09:30 Wita Ocydia Home Shopping 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:00 Wita Solusi Alternatif Soman 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Dharma Santi (5) 12:30 Wita Berita Siang
13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Solusi Alternatif Marion Sam 14:05 Wita Seputar Bali Terkini 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Kidung Interaktif 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Ocydia Home Shopping 16:30 Wita Folk Song 17:00 Wita Diabemed 17:30 Wita Nangun Yadnya Karya Pujawali Pura Sada Desa Adat Gianyar 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:30 Wita Giliran Anda 20:00 Wita Orti Bali 20:30 Wita Folk Song 21:00 Wita Talk Show Merah Putih Menunggu Tol, Bandara Bali Utara dan Kereta Api 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel
Sementara itu, Yabes Roni bersyukur mampu membawa Bali United meraih kemenangan. Ia juga menyebut raihan tiga poin atas Bhayangkara FC bisa menambah motivasinya menghadapi laga berikutnya. ‘’Saya mengucap syukur kepada Tuhan karena diberikan kesempatan mencetak gol. Saat melawan Persebaya saya gagal memanfaatkan peluang emas menjadi gol. Ketika kembali mendapat kesempatan bermain, saya berusaha lebih baik daripada sebelumnya. Hasil ini menjadi motivasi tersendiri bagi kami,’’ ujarnya. Yabes mempersembahkan gol semata wayangnya untuk suporter Bali United. ‘’Seluruh suporter sangat setia memberikan dukungannya untuk kami. Satu harapan saya untuk suporter, terus berikan dukungannya baik saat kami menang maupun kalah,’’ tutur penyerang asal Flores (NTT) bernomor punggung 11 ini. (kmb)
Pesilat Badung Uji Kemampuan di Yogyakarta Mangupura (Bali Post) – Pengkab IPSI Badung telah membentuk tim definitif yang akan ditampilkan pada Porprov Bali 2019 di Tabanan, September mendatang. Tetapi sebelum berlaga di sana, atlet pencak silat Badung akan menjalani uji coba ke Yogyakarta pada akhir Juni mendatang. Latih tanding ke Yogyakar-
ta itu untuk melihat perkembangan kualitas fisik dan teknik para pesilat. Terlebih lawan yang bakal dihadapi adalah tim Porprov Yogyakarta dan Solo, tim pelatda Jawa Tengah serta tim Pra-PON Yogyakarta dan Jawa Tengah. Ketua Harian Pengkab IPSI Badung Putu Sugiartha menyatakan, pihaknya sengaja mencari lawan tangguh untuk
bisa mengukur kemampuan pesilatnya. ‘’Dengan demikian, sepulang dari Yogyakarta, para pelatih bisa melakukan evaluasi dan pembenahan sebelum turun di Porprov Bali,’’ katanya di Mangupura, Rabu (22/5) kemarin. Tim definitif Badung merupakan gabungan pesilat yang turun di Porprov Gianyar 2017 dan pesilat baru. Perband-
Ketika ditanya apakah penyebab dua korban meninggal di RSUD Tarakan, Reggy tidak bisa memastikan karena keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Penyebab kematian sebenarnya bisa diketahui
dari autopsi. ‘’Korban meninggal mengalami luka berupa lubang berbentuk bulat. Apakah luka itu yang menyebabkan meninggal, kami tidak bisa memastikan,’’ tuturnya. Berdasarkan data yang dipasang pengelola RSUD Tarakan, terdapat 140 pasien korban bentrok yang
Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan pihaknya akan menyampaikan file gugatan pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (23/5) ini. ‘’Besok semua file sudah disiapkan, karena besok adalah batas akhir mengirimkan ke MK,’’ kata Dahnil, Rabu (22/5) kemarin. Dia mengatakan tim hukum BPN Prabowo-Sandi yang akan mengajukan gugatan tersebut terdiri dari Deny Indrayana, Bambang Widjojanto, dan Irman Putra Sidin. ‘’Banyak berkas yang akan disampaikan,’’ ujarnya. Rencana tersebut mendapat tanggapan dari Jokowi. Ia menyatakan sangat menghargai langkah Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang telah mem-
bawa sengketa Pilpres 2019 ke MK. Mantan Gubernur DKI itu meyakini bahwa para hakim di MK akan memutuskan sesuai dengan fakta dan menetapkan keadilan dengan baik. ‘’Saya menghargai Pak Prabowo, Pak
ingannya berimbang yaitu sama-sama 50%. “Pembagian setengah-setengah ini tujuannya untuk melakukan regenerasi. Apalagi pesilat muka baru sudah turun di ajangajang nasional,” tambahnya. Sebanyak 23 pesilat (15 putra dan 8 putri) menghuni tim definitif Badung. Para atlet dipoles pelatih kepala Ketut Suena bersama Made Widi-
antara, Nyoman Mei Andi Saputra, Muhsin, Komang Susilawati, Nyoman Subawa, dan Putu Gusmiarta. Sebagai ofisial ditunjuk Made Subawa dan Nyoman Darmaisa. ‘’Mereka merupakan pelatih dan ofisial yang kemampuannya tidak diragukan lagi,” jelas Sugiarta yang juga Binpres Pengprov IPSI Bali. (kmb)
Mantan Kopassus
Lubang Bulat dirawat di rumah sakit tersebut. Seluruhnya laki-laki dengan usia yang beragam. Yang termuda berusia 15 tahun. Saat ini hanya tinggal 13 korban yang masih dalam perawatan lanjutan di RSUD Tarakan karena harus menjalani pembedahan akibat patah tulang atau luka robek. (kmb4/ant)
Ajukan Gugatan
PEMBUKAAN – Pemukulan bola pertama sebagai tanda dibukanya kejuaraan.
peluang dan satu gol cukup membuat kami memenangkan pertandingan,’’ ujar Teco dikutip dari situs Bali United, Rabu (22/5) kemarin. Menurutnya, ini menjadi awal yang bagus untuk Bali United musim ini. ‘’Kami harus berusaha tetap konsisten di pertandingan selanjutnya. Setelah ini kami harus kembali kerja keras dan konsentrasi di latihan sebelum melawan Persija Jakarta,’’ jelasnya. Tim Serdadu Tridatu bertandang ke markas tim Macan Kemayoran pada 31 Mei mendatang. Terkait emosionalnya para pemain, tim pelatih dan ofisial merayakan kemenangan, pelatih asal Brazil itu mengatakan wajar lantaran memiliki arti penting. ‘’Sebelumnya kami kesulitan menang melawan Bhayangkara FC. Tapi sekarang kami lebih baik dan tentu merayakan ini bersama suporter yang luar biasa memberikan dukungannya untuk kami,’’ tegas Teco.
Sandi yang telah membawa sengketa pilpres itu ke MK. Saya juga meyakini bahwa hakim di MK akan memutuskan sesuai dengan fakta-fakta yang ada, berdasarkan fakta yang ada,’’ tuturnya. (ant)
Kapolri juga mengungkapkan adanya senjata serbu jenis M4 yang akan diselundupkan mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko untuk menembaki pendemo 22 Mei. Senjata serbu jenis M4 itu tergolong canggih. Beruntung rencana ini dapat dicegah. Mantan Danjen Kopassus itu saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan kepemilikan senjata api ilegal. Soenarko juga sudah ditahan di Rumah Tahanan Militer POM Guntur, Jakarta. Tito menunjukkan satu unit senjata serbu jenis M4, satu unit pistol, dan satu unit revolv-
er yang akan dipakai kelompok tertentu saat demonstrasi 22 Mei. Ia juga memperlihatkan alat peredam suara senapan buatan Amerika Serikat itu. Tito menjelaskan senjata itu akan dipakai untuk menembak massa yang akan berdemonstrasi 22 Mei dengan tujuan agar seolah-olah dilakukan oleh aparat, sehingga menimbulkan kemarahan publik. Polri, sambung Tito, juga menangkap tiga orang dengan barang bukti berupa satu pucuk pistol jenis Glock, sepucuk revolver, dan 12 dus peluru. ‘’Kedua senjata api itu juga akan dipakai untuk menembak massa aksi 22 Mei dengan tujuan agar seolah-olah dilakukan oleh aparat,’’ ujarnya. (kmb4)
C.0000113
balipost http://facebook.com/balipost
Kamis pon, 23 Mei 2019
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Cegah Penyebaran Informasi Menyesatkan
Pemerintah Batasi Fitur Media Sosial
Jakarta (Bali Post) – Pemerintah membatasi sejumlah fitur dalam media sosial dan messaging system pada Rabu (22/5) kemarin, khususnya fitur yang berkaitan dengan foto dan video untuk mencegah penyebaran informasi yang tak bisa dipertanggungjawabkan keabsahannya dan bisa memprovokasi masyarakat. Pembatasan ini terkait dengan kondisi aksi massa di Jakarta pascapengumuman hasil Pemilu 2019. ‘’Pembatasan dilakukan terhadap fitur-fitur di platform media sosial,’’ kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara saat menggelar jumpa pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Jakarta, Rabu kemarin. Rudiantara mengatakan, pembatasan dilakukan untuk media sosial berbasis messaging system. Adapun pembatasan meliputi file foto dan video. ‘’Kita tahu modusnya adalah posting di media sosial, Facebook, Instagram, dalam bentuk video, meme, foto, screen capture,’’ ujarnya. Pembatasan ini bertujuan untuk meminimalisasi gambar atau video yang sengaja disebar untuk menciptakan gaduh di masyarakat, karena gambar dan video itu lebih viral di media sosial berplatform messaging system. ‘’Karena viralnya yang negatif, besar mudaratnya ada di sana,’’ ucapnya. Rudiantara mengatakan pengguna WhatsApp akan mengalami pelambatan saat mengunduh atau mengunggah video serta foto. ‘’Nah jadi teman-teman dan kita semua akan mengalami pelambatan kalau kita download (unduh) atau upload (unggah) video kemudian juga foto,’’ tutur Rudiantara. Ia pun meminta masyarakat memahami kondisi pembatasan ini. Kebijakan ini akan dilakukan sementara, namun ia belum menyebutkan kapan aturan ini berlaku. Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto meminta dukungan serta peran masyarakat dalam kebijakan ini. Sebab, dengan tidak percaya dan tidak menyebarkannya telah turut mengamankan negara. ‘’Kami sampaikan agar masyarakat bisa dapat informasi yang utuh. Jangan sampai ada adu domba di bulan suci Ramadhan ini,’’ kata Wiranto. (ant)
Bali Post/ant
TUNJUKKAN SENJATA - Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian (tengah) disaksikan Menko Polhukam Wiranto (kiri) dan Kepala KSP Moeldoko (kanan) menunjukkan barang bukti senjata api saat menyampaikan konferensi pers perkembangan pascakerusuhan di Jakarta di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Rabu (22/5) kemarin. Menko Polhukam mengatakan pemerintah sudah mengetahui dalang dari aksi kerusuhan yang terjadi setelah unjuk rasa di depan Bawaslu dan memastikan aparat keamanan akan menindak tegas secara hukum.
PEMBATASAN - Menkominfo Rudiantara (kiri) dan Kepala BIN Budi Gunawan (kanan) menyampaikan perkembangan pascakerusuhan di Jakarta dini hari tadi, di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Rabu (22/5) kemarin. Pembatasan fitur media sosial dilakukan pemerintah untuk mencegah meluasnya dampak negatif dari aksi massa di Jakarta.
Personel TNI Berbagi Makanan Berbuka Puasa dengan Peserta Aksi 22 Mei Jakarta (Bali Post) – Ratusan personel TNI berbagi makanan berbuka puasa dan air mineral dengan para peserta unjuk rasa 22 Mei di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (22/5) petang. Aksi simpatik itu menuai simpati dari para peserta aksi. ‘’Terima kasih, hidup TNI,’’ ujar seorang peserta aksi seraya tersenyum haru. Seusai membagikan makanan berbuka puasa, ratusan personel TNI juga mengajak peserta aksi duduk dalam barisan personel TNI untuk bersiap berbuka puasa
bersama. Massa berkali-kali meneriakkan dukungan bagi TNI. ‘’Hidup TNI, hidup TNI,’’ ujar massa aksi. Sejauh ini demonstrasi di Jalan MH Thamrin, Jakarta di depan Gedung Bawaslu mengarah ke Bundaran HI terpantau kondusif. Kegiatan perkantoran di wilayah ini diliburkan, dan jalanan ditutup bagi kendaraan pribadi. Ratusan aparat TNI/Polri masih bersiaga memberikan keamanan bagi massa aksi untuk dapat menyampaikan aspirasinya dengan baik, tertib dan sesuai ketentuan. (ant)
BERBAGI - Ratusan personel TNI berbagi makanan berbuka puasa dan air mineral dengan para peserta unjuk rasa 22 Mei di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (22/5) petang.
Pemerintah Klaim Mengetahui Dalang Kerusuhan di Jakarta
Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyebutkan pemerintah sudah mengetahui dalang dari aksi kerusuhan yang terjadi pada Selasa (21/5) malam hingga Rabu (22/5) dini hari di sejumlah titik di Jakarta. Tujuan dalang di balik kerusuhan tersebut adalah memantik kebencian terhadap pemerintah. Padahal, kekerasan diawali oleh massa yang dicurigai adalah preman bayaran. ‘’Kami sebenarnya sudah mengetahui dalang aksi tersebut dan aparat keamanan akan bertindak tegas,’’ kata Wiranto saat konferensi pers di Media Center Kemenkopolhukam, Jakarta, Rabu
kemarin. Menurutnya, berdasarkan rangkaian peristiwa hingga kerusuhan pecah, pihaknya melihat ada upaya membuat kekacauan nasional. Hal itu, katanya, terlihat dari per-
nyataan tokoh-tokoh yang kemudian menyalahkan aparat keamanan atas jatuhnya korban jiwa. Wiranto melihat ada upaya membangun kebencian hingga antipemerintah. Padahal, katanya, ada aksi brutal yang dilakukan kelompok lain selain pengunjuk rasa adalah preman bayaran. ‘’Mereka menyerang petugas, merusak asrama Polri di Petamburan, membakar sejumlah kendaraan, dan aksi brutal lainnya,’’ katanya. Namun, dalam penanga-
nan pengunjuk rasa, aparat keamanan tidak boleh menggunakan senjata api dan senjata lainnya yang dapat melukai masyarakat. ‘’Saya katakan tidak, jangan sampai diputarbalikkan. Pada saat menghadapi demonstrasi, aparat keamanan diinstruksikan Kapolri, Panglima TNI, untuk tidak bersenjata api. Senjata disimpan di gudang. Aparat menggunakan perisai dan pentungan, sehingga tidak mungkin aparat keamanan membunuh rakyat dalam aksi demo,’’ kata Wiranto.
Ia juga menduga ada scenario, sehingga pemerintah akan melakukan investigasi terhadap kericuhan 22 Mei. ‘’Ada niatan atau skenario untuk membuat kekacauan dengan menyerang petugas, membangun antipati terhadap pemerintah dan membangun kebencian terhadap pemerintah yang sedang melakukan upaya kesejahteraan,’’ kata Wiranto. Wiranto juga menyebut pelaku kericuhan yang terjadi itu oleh preman-preman bayaran. (ant)
Amien Rais Imbau Massa Tak Lakukan Kekerasan Jakarta (Bali Post) – Politisi senior Amien Rais mengimbau massa yang unjuk rasa memprotes hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019 di depan Gedung Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI untuk tidak melakukan kekerasan. ‘’Jadi saya menyampaikan turut berjuang, tidak ada kata kekerasan, tidak merusak bangunan, tidak menginjak rumput, seperti aksi bela Islam yang sangat indah itu,’’ ujar Amien Rais di atas mobil orasi di depan Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Rabu (22/5) kemarin.
Massa yang hadir dimintanya menjaga hubungan baik dengan TNI dan Polri yang berada di lokasi. Amien Rais menegaskan kerusuhan yang terjadi pada Selasa (21/5) malam hingga Rabu dini hari justru mencederai demokrasi di Tanah Air. ‘’Saudara sekalian saya tidak bicara banyak, tetapi peristiwa tadi malam sungguh telah merusak anyaman demokrasi kita. Mudah-mudahan yang menembaki itu bukan orang resmi Polri,’’ tutur Amien Rais. Ia juga meminta massa mendoakan peserta aksi
yang luka-luka dan masih dirawat di rumah sakit. Adapun aksi massa di depan Gedung Bawaslu RI terpantau kondusif dan tertib. Peserta aksi yang terpusat di persimpangan Jalan M.H. Thamrin dan Wahid Hasyim menyuarakan aspirasi mereka bergantian dengan orasi serta meneriakkan yel-yel dan bertepuk tangan. (ant)
Wapres Minta Masyarakat Tetap Tenang Jakarta (Bali Post) – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta masyarakat untuk tetap tenang di tengah gejolak pasca-pilpres yang menyebabkan terjadinya demonstrasi di Jakarta dan sejumlah daerah. Jusuf Kalla mengingatkan bahwa dalam demonstrasi tersebut ada banyak kepentingan
yang terlibat. ‘’Kita harapkan masyarakat untuk tenang, karena ini kelihatannya yang ikut serta sudah bermacam-macam, banyak kepentingan, ada kepentingan politik, ada kepentingan keagamaan, ada kepentingan ekonomi,’’ kata JK kepada wartawan di Kantor Wapres, Jakarta, Rabu (22/5) Kemarin. Kekecewaan dalam sebuah kontestasi wajar terjadi, namun semua masalah pasti ada jalan keluarnya bila diselesaikan lewat dialog. Oleh karena itu, JK berharap pihak-pihak yang kecewa terhadap hasil Pemilu 2019 sebaiknya membawa itu ke ranah hukum melalui pengajuan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU). ‘’Apa pun masalahnya, kita bisa bicarakan, dialogkan, kita bisa melalui proses hukum kelembagaan semuanya, kita selesaikan secara cepat. Dan aparat pemerintah, polisi, tentara dan yang lainnya tentu selalu berusaha memberikan solusi yang cukup baik,’’ tambahnya. Terkait jatuhnya korban demonstrasi
akibat tembakan dari aparat kepolisian, Wapres mengatakan hal itu dilakukan dengan alasan untuk menjaga keamanan. ‘’Polisi instruksikan untuk menyelesaikan soal ini dengan sebaik-baiknya, dengan damai, tentu tidak ada kekerasan. Tapi apabila ada unsur masyarakat dengan kekerasan, tentunya tidak ada jalan lain selain secara bersama-sama menyelesaikan itu,’’ ujarnya. Sementara itu, Mabes Polri akan menyelidiki adanya korban tewas akibat kerusuhan yang terjadi pada Selasa (21/5) malam hingga Rabu dini hari dalam aksi massa 22 Mei di sejumlah wilayah di Jakarta. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan tidak pernah memberikan instruksi kepada jajarannya di lapangan untuk menembak warga sipil yang ikut berdemo. Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan ada skenario di balik kerusuhan aksi massa, dengan menuding ada preman yang dibayar untuk membuat situasi demonstrasi menjadi ricuh. (ant)