Skip to main content

Edisi Selasa 23 April 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Amankan Jakarta, Mabes Minta Dua SSK Brimob dari Maluku Ambon (Bali Post) – Polda Maluku mengirim dua SSK Brimob ke Jakarta. Permintaan Mabes Polri ini bertujuan untuk mempertebal pengamanan ibu kota saat proses penghitungan suara pemilu. Kapolda Maluku Irjen Pol. Royke Lumowa mengatakan, pengiriman dua SSK Brimob ke Jakarta bertujuan hanya untuk membantu pengamanan serta menjaga ibu kota negara dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. ‘’Butuh perkuatan atau penebalan aparat keamanan di sana dan Brimob Polda Maluku yang dianggap mampu dipanggil ke Jakarta untuk membantu pengamanan ibu kota negara,’’ kata Kapolda di Ambon, Senin (22/4) kemarin. Permintaan penambahan pasukan ini langsung dari Mabes Polri dan tadi pagi mereka sudah diberangkatkan. Dua SSK Brimob Polda Maluku ini akan bertugas hingga akhir masa penghitungan dan pleno penetapan suara hasil pemilu serentak 2019 pada akhir Mei 2019 mendatang. Kapolda juga mengharapkan seluruh komponen masyarakat untuk tetap me-

nahan diri sampai tanggal 22 Mei 2019 baru ada pengumuman resmi dari KPURI. ‘’Boleh ada perhitungan cepat atau pun hasil survei, tetapi keputusan akhir secara resmi sesusai aturan undang-undang itu adalah tanggal 22 Mei 2019 yang merupakan putusan real count, jadi semua harus bersabar,’’ tegas Kapolda. Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Muhammad

Roem Ohoirat menambahkan, pengiriman pasukan Brimob ke Jakarta atas perintah Mabes Polri sudah sering dilakukan. ‘’Bukan saja Brimob asal Polda Maluku yang dikirimkan ke sana, tetapi ada juga dari Polda-polda lain dan kali ini tujuannya untuk pertebal keamanan hingga proses penghitungan dan pleno penetapan hasil pemilu serentak 2019 di KPU berakhir,’’ ujarnya. (ant)

Bali Post/ant

IKUTI APEL - Anggota Brimob Polda Lampung mengikuti apel di kawasan Monas, Jakarta, Senin (22/4) kemarin. Polri melakukan penambahan personel Brimob dari sejumlah daerah untuk ibu kota Jakarta dalam membantu pengamanan pasca-pemilu.

Istana Dipenuhi Karangan Bunga Bali Post/ant

DUKUNG KPU - Massa dari Aliansi Masyarakat Sipil untuk Kemanusiaan menunjukkan poster dukungan saat menggelar aksi mendukung KPU di depan Gedung KPU, Jakarta, Senin (22/4) kemarin.

BOM SRI LANKA

Tiga Anak Miliarder Denmark Tewas

Kopenhagen Pria paling kaya di Denmark Anders Holch Povlsen dan istrinya kehilangan tiga dari empat anak mereka dalam serangan Minggu Paskah di Sri Lanka, kata juru bicara perusahaaan mode Povslen, Senin (22/4) kemarin. Juru bicara tersebut menolak memberikan informasi lebih lanjut. Namun media Denmark menyebutkan bahwa keluarga Povslen sedang menikmati liburan di Sri Lanka. Serangkaian pengeboman di gereja dan hotel mewah di seluruh Sri Lanka menewaskan 290 orang dan melukai sekitar 500 orang lainnya dalam serangan Minggu lalu. Penyelidik senior, Senin kemarin, mengungkapkan bahwa tujuh pelaku bom bunuh diri ikut tewas dalam serangan tersebut. Povslen merupakan pemilik perusahaan mode Bestseller, yang mencakup sejumlah merek seperti Vero Moda dan Jack & Jones. Miliarder tersebut juga menjadi pemegang saham mayoritas Asos, pengecer pakaian dan kosmetik terbesar di Inggris. Menurut majalah Forbes, Povslen memiliki banyak properti di Skotlandia. (ant)

Povlsen dan istrinya, Anne Holch Povlsen.

Bali Post/rtr

PULUHAN karangan bunga menghiasi halaman Istana Kepresidenan di Jakarta. Karangan bunga tersebut bertuliskan ucapan selamat kepada Ir. H. Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin. Karangan

bunga itu diletakkan berjejer di kawasan pintu Sekretariat Negara di Jalan Majapahit. Sementara sudut lain yang dihiasi karangan bunga, di halaman belakang Istana Negara yang menghadap

ke Jalan Veteran. Ucapan selamat itu berasal dari berbagai kalangan antara lain pegiat usaha minuman kopi, beberapa alumni sekolah, hingga warga Minang. Selain ucapan selamat

atas kesuksesan dalam Pemilu 2019, ada juga karangan bunga yang berisi pantun. Tulisan lainnya juga berisi doa agar Jokowi-Ma’ruf Amin terus menjaga amanah dari rakyat. (ant)

Luhut Minta Prabowo Tidak Terprovokasi

Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan meminta agar calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subiatno tidak terprovokasi orang-orang di sekitarnya terkait proses penghitungan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. ‘’Ya, Pak Prabowo kan orang baik. Jadi saya hanya titip saja mau bilang jangan terlalu didengar pikiranpikiran yang terlalu gak jelas basisnya, karena Pak Prabowo orang rasional,’’ kata Luhut di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/4) kemarin. Presiden Joko Widodo yang juga calon presiden petahana sebelumnya mengatakan sudah mengutus seseorang untuk berbicara dengan Prabowo Subianto. Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo, menjelaskan bahwa Luhut Panjaitan-lah yang diutus untuk menemui Prabowo. Pertemuan seharusnya akan dilakukan di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara pada Minggu (21/4). Namun, pertemuan itu batal karena menurut Juru Bicara BPN Andre Rosiade, Prabowo punya agenda internal di kediamannya di Hambalang, Bogor yaitu memantau dan melakukan tabulasi terhadap penghitungan suara di semua daerah. ‘’Ini bukan ke Pak Prabowo ya, ini kepada senior-senior atau elite-elite agar menahan

diri berkomentar untuk hal-hal yang belum jelas. Seperti Presiden (Joko Widodo) juga tidak ingin berkomentar,’’ tambah Luhut. Sebelumnya, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah tiga kali mendeklarasikan kemenangan pada 17-18 April lalu. Deklarasi itu, menurut Prabowo, berdasarkan hasil real count yang dilakukan oleh tim internal BPN. Prabowo pada Kamis (18/4) menyatakan bahwa ia dan Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai presiden dan wakil presiden tahun 2019-2024 berdasarkan lebih dari 62 persen real count dari formulir C1 yang telah rekapitulasi. Deklarasi ini disampaikan hanya selang beberapa menit setelah capres Joko Widodo mengatakan bahwa ia dan Ma’ruf Amin diunggulkan menang dalam Pilpres 2019 berdasarkan hasil hitung cepat dari 12 lembaga survei dengan persentase perolehan suara pasangan Jokowi-Amin diperkirakan sebesar 54,5 persen, sementara Prabowo-Sandi sebesar 45,5 persen. (ant) BERBINCANG - Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan (kanan) usai rapat terbatas tentang ketersediaan anggaran dan pagu indikatif tahun 2020 di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/4) kemarin.

Berebut Kursi DPRD Bali

PDI-P Makin Berjaya, Demokrat Tak Berdaya RAIHAN kursi PDI-P diprediksi meningkat. Bahkan di seluruh kabupaten/kota di Bali. Di DPR-RI juga demikian. Diprediksi tujuh kader PDI-P dari Bali lolos ke Senayan. Beda dengan Domokrat, pada pemilu kali ini partai besutan SBY itu kurang beruntung. Sejumlah kader Demokrat yang kini duduk di DPRD Bali diperkirakan akan tergusur. ‘’Banyak (incumbent) berguguran. Kami sebut mereka sebagai pahlawan-pahlawan demokrasi. Walaupun mereka gugur, tetapi kan tetap kami berdiri pada anti-money politics, anti-hoax, dan seterusnya,’’ ujar Ketua DPD I Partai Demokrat Bali I Made Mudarta, Senin (22/4) kemarin. Mudarta enggan menyebut nama-nama incumbent yang disebutnya tidak lolos tersebut.

‘’Mari kita ikuti mekanisme yang dilakukan penyelenggara. Jangan sampai saling klaim, nanti tiba-tiba beda putusannya dikira curang,’’ jelasnya. Mudarta mengakui memang ada penurunan jumlah kursi yang bisa diraih Demokrat berdasarkan hasil real count partai. Tidak saja di DPRD Bali, juga DPR-RI dan DPRD kabupaten/kota. Ada banyak faktor yang menyebabkan penurunan itu. Mulai dari penyelenggaraan pemilu legislatif yang bersamaan dengan pemilu presiden dan wakil presiden, isu khilafah lantaran Demokrat mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, faktor hibah/bansos, hingga sistem penghitungan Sainte Lague. ‘’Oleh DPP, kami kan tidak boleh melakukan money politics. Ada 14

program Partai Demokrat, rupanya hanya direspons oleh 1 persen pemilih, yang lainnya lebih kepada pertimbangan bantuan hibah/bansos,’’ paparnya. Sementara itu, Partai Golkar juga harus rela kehilangan kursi di DPRD Bali. Kendati mungkin tidak sebanyak yang dialami Demokrat. Sekretaris DPD I Partai Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry mengatakan, dari 11 kursi Partai Golkar di DPRD Bali saat ini kemungkinan akan berkurang satu kursi, sehingga penurunannya tidak terlalu signifikan. Satu kursi yang hilang itu sudah dipastikan pada Dapil Gianyar. Sementara kursi di 8 dapil lainnya diperkirakan masih bisa dipertahankan oleh incumbent. ‘’Sebenarnya kan kami be-

lum bisa memberikan informasi secara utuh, tapi secara umum kami bisa mengatakan bahwa memang terjadi penurunan. Tetapi tidak terlalu jauh dibandingkan Demokrat dan Gerindra,’’ ujarnya. Sementara itu, PDI-P mengalami kenaikan kursi di seluruh kabupaten di Bali. Ketua Fraksi PDI-P DPRD Bali I Kadek Diana, Senin kemarin, mengatakan 2019 bisa dikatakan sebagai tahun kemenangan bagi PDI Perjuangan (PDI-P), khususnya di Bali. ‘’Mirip dengan kemenangan PDI-P tahun 1999, waktu itu kan kita menang besar. Tapi ada yang membedakan. Waktu itu kemenangan kita memang merupakan kehendak rakyat dan mahasiswa yang ingin menumbangkan orde baru,’’ ujarnya. (kmb32)

I Made Mudarta

I Nyoman Sugawa Korry

I Kadek Diana


DENPASAR

2

Selasa Pon, 23 April 2019

Bea Cukai Optimalkan Pengawasan Pita Cukai Produk Tembakau Alternatif ”Pengusaha ini setelah bayar ke bank akan mendapat pita cukai dan akan dipasang di botolnya. Kalau mereka menjual tanpa pita, itu termasuk barang ilegal.”

SEBAGAI solusi untuk mengatasi bahaya merokok, produk tembakau alternatif mulai banyak digunakan sebagai pengganti rokok konvensional. Terutama rokok elektrik yang mulai banyak beredar memang sudah dikenakan cukai oleh pemerintah. Namun perhatian soal produk tembakau alternatif ini masih minim. Menurut Kasi Pelayanan dan Kepabeana n Cukai

Nyoman Candra

Kantor Bea Cukai Denpasar Nyoman Candra, selama ini terkait produk tembakau alternatif memang yang dipantau terkait pita cukai. Dikatakan, pengawasan untuk pita cukai ini memang terus dioptimakan. Tidak hanya itu, untuk pabrikan yang ada di Bali, yang diawasi juga terkait peizinan hasil pengolahan tembakau lainya (HPTL). “Di Bea cukai yang diatur adalah pabrik pengolahannya yang disebut dengan brewery. Pabrikan ini biasanya membuat rasa sesuai dengan selera konsumen. Entah itu rasa jeruk, mangga dan sebagainya. Memang variannya ditentukan oleh pabrikan,” kata Candra, Senin (22/4) kemarin. Untuk produk yang akan dipasarkan, kata Candra akan mulai terutang cukai pada saat mulai barang itu dikemas. Yaitu dalam ukuran 15 ml, 30 ml, 60 ml dan 100

ml. Setelah dikemas barulah terutang cukai. “Kemudian pengusaha ini mengajukan permohonan untuk pelunasan cukai. Pelunasan cukai ini untuk HPTL menggunakan pita cukai seperti rokok konvensional,” ujarnya. Candra menambahkan, untuk nilai cukai setiap kemasan akan ditentukan tergantung dari isi dalam kemasan. Setiap mililiter akan dihitung harga jual eceran (HJE) yaitu Rp 666 per ml. Untuk biaya cukai biasanya dikenakan sebesar 57 persen dikali HJE. “Pengusaha ini setelah bayar ke bank akan mendapat pita cukai dan akan dipasang di botolnya. Kalau mereka menjual tanpa pita, itu termasuk barang ilegal,” terangnya. Candra mengungkapkan, yang diatur oleh Bea Cukai selama ini adalah terkait cukai saja. Sedangkan untuk pabrik, di Bali termasuk

dalam UMKM. Memang berbeda dengan pabrik yang besar. Karena ini termasuk usaha kecil, maka izinnya tidak dikeluarkan oleh BKPM. Tapi sesuai peraturan pemrintah, boleh diterbitkan oleh camat. Nantinya rekomendasi dari camat akan ditindaklanjuti oleh Bea Cukai. “Untuk di Bali jumlah pabrikan produk tembakau alternatif ini ada sebanyak 27 pabrik. Dari data ini, selama Januari sampai Maret 2019 sudah tercatat senilai Rp 1.193.922.00 pemasukan cukai,” katanya memaparkan. Candra mengakui, pengawasan untuk peredaran produk tembakau impor memang bukan dilakukan Bea Cukai Denpasar. Selama ini barang impor yang masuk Indonesia biasanya ditujukan ke luar Bali. “Ini tidak bisa kita pantau, yang bisa kita pantau hanya apakah barang ini sudah membayar cukai atau belum,” tegasnya. (edi)

Terlibat Curanmor

Pecatan Polisi Dihukum 15 Bulan Denpasar (Bali Post) I Gusti Nyoman Darma (52) dijatuhi hukuman selama satu tahun tiga bulan atau 15 bulan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (22/4) kemarin. Pecatan polisi yang juga sempat bikin heboh atas kasus percobaan pembunuhan di wilayah Tabanan ini diadili karena terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Majelis hakim pimpinan Sri wahyuni menilai perbuatan terdakwa itu terbukti bersalah melawan hukum melakukan kejahatan dengan mengambil

barang orang lain (sepeda motor) menggunakan kunci palsu yang mengakibatkan kerugian bagi pemiliknya. Dalam kasus ini, terdakwa dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 5 KUHP. Sebelumnya, jaksa penuntut umum dari Kejari Denpasar menuntut supaya pecatan polisi itu dituntut pidana penjara selama satu tahun enam bulan. Sebelumnya diuraikan jaksa dari Kejari Denpasar pada 28 November 2018, terdakwa jalan kaki menuju areal parkir tajen Ngayasan, Jalan Danau Tempe, Sanur. Siang

itu terdakwa melihat sepeda motor DK 2635 KW milik Putu Sarjana parkir di lahan kosong. Saat itu terdakwa mencoba menghidupkan dengan kunci motor miliknya. Ternyata motor itu nyala, lalu motor itu dibawa. Selanjutnya terdakwa menelepon Made Rundi yang sebelumnya pernah minta dicarikan sepeda motor dengan harga miring. Motor tersebut dijanjikan akan dibawakan ke tempat saksi di Tanjung Benoa. Namun apes, terdakwa akhirnya ditangkap polisi. (kmb37)

Denpasar (Bali Post) – Proses tahapan pemilu serentak 2019, kini mulai memasuki tahap rekapitulasi penghitungan perolehan suara. Di Denpasar rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan dilakukan secara terpisah. Bahkan waktunya tidak sama. Senin (22/4) kemarin yang melakukan rekapitulasi yakni Denpasar Barat (Denbar) dengan dua dapil dan Denpasar Timur.

Komisioner KPU I Made Windia mengungkapkan, tahapan ini akan berlangsung cukup lama, karena ada waktu hingga tanggal 4 Mei mendatang. “Mudah-mudahan bisa selesai sebelum tanggal 4 Mei,” ujarnya. Menurut Windia, rekapitulasi untuk Denbar 1 dipastikan akan memerlukan waktu yang lama. Karena jumlah penduduk yang padat dengan jumlah TPS yang cukup banyak, tidak memungkinkan diselesaikan

dalam waktu yang singkat. Denbar 1 meliputi enam desa/ kelurahan, yakni Dauh Puri, Dauh Puri Kangin, Dauh Puri Kauh, Dauh Puri Kelod, dan Tegal Harum. Sedangkan untuk Denbar 2 meliputi lima desa/ kelurahan, yakni Padangsambian, Pemecutan, Padangsambian Kelod, Padangsambiam Kaje, serta Tegal Kerta. “Ini pemilihan banyak, jadi rekapitulasinya agak lama,” katanya. Pantauan kemarin di lokasi, terlihat sejumlah saksi dari masing-masing partai serta DPD ikut hadir menyaksikan rekapitulasi di tingkat kecamatan. Tidak terkecuali sejumlah caleg juga ikut memantau pelaksanaan rekap kemarin. Seperti terlihat caleg A.A. Mahendra dari Partai Golkar. Pihaknya ingin memantau kegiatan tersebut, karena ada indikasi salah memasukkan atau input data yang mengakibatkan suara Golkar lebih sedikit dari yang seharusnya. “Ini kan persoalan suara yang berdampak pada perolehan kursi,” ujar Mahendra yang kini mengaku sudah aman untuk kembali melaju ke kursi dewan. Di sisi lain, meski masih dalam proses rekapitulasi, sejumlah caleg sudah optimis bisa melenggang ke kursi DPRD Kota Denpasar. Selain caleg PDI-P, caleg dari Partai NasDem juga mengaku optimis menduduki kursi legislatif. Seperti yang diakui sendiri oleh caleg NasDem, Wayan Gatra. Mantan Kadisperindag Kota Denpasar ini berhasil melenggang ke kursi dewan untuk periode 2019-2024. (kmb12)

Denbar Mulai Gelar Rekapitulasi Penghitungan Suara

Bali Post/eka

REKAPITULASI - Sejumlah petugas melakukan proses rekapitulasi Pemilu 2019 di Denpasar Barat, Senin (22/4) kemarin.

Topik :

ISTIRAHAT – Sejumlah siswa beristirahat seusai mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di SDN 17 Padangsambian, Denpasar, Senin (22/4) kemarin. Pemkot Denpasar akan meminjam beberapa gedung di SD ini untuk proses pendidikan siswa SMPN 13 Denpasar.

Gedung Belum Rampung

SMPN 13 akan Pinjam Gedung di SDN 17 Padangsambian Denpasar (Bali Post) Setelah lama ditunggu, pendirian SMPN 13 Denpasar akhirnya bisa terwujud. Bahkan pada tahun pelajaran 2019/2020 sudah menerima siswa baru. Namun karena gedung belum rampung, maka proses belajar mengajar siswa baru tersebut akan menggunakan gedung SDN 17 Padangsambian. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar I Wayan Gunawan mengatakan hal itu di sela-sela pemantauan UNBK di SMPN 2 Denpasar, Senin (22/4) kemarin. Menurut Gunawan, sekolah baru ini akan merekrut sebanyak tujuh kelas dan masing-masing kelas berisi 34 orang siswa. Proses belajarnya akan dilakukan di gedung SD dalam kurun waktu berkisar antara enam bulan. Karena setelah itu, gedung sudah rampung. “Apabila semua proses awal ini lancar, seperti tender, dipastikan dalam waktu enam bulan sudah selesai,” ujarnya.

Mantan Kadis Pariwisata Denpasar ini menegaskan, kesiapan guru serta yang lainnya sudah siap. Karena itu, pihaknya memastikan tahun ini sudah bisa jalan. “Kami tinggal menunggu SK saja dari Pak Wali. Setelah itu mengajukan ke pusat untuk mendapat nomor induk sekolah. Proses ini tidak membutuhkan waktu lama,” katanya. Gunawan menambahkan,

pembangunan sekolah baru ini berada di lahan milik Pemprov Bali yang sudah diberikan kepada Pemkot untuk menggunakannya. Luasnya sekitar 60 are. Gedung sekolah ini akan terdapat 27 ruangan yang akan difungsikan untuk ruang belajar, ruang guru, dan aktivitas lainnya. Dikonfirmasi terpisah, anggota DPRD Denpasar Ir. Eko Supriadi menyambut baik pendirian sekolah baru tersebut, karena bisa memecah siswa yang saat ini numplek ke SMPN 2 atau SMPN 4. “Pembangunan ini memang sudah sejak lama dinantikan, karena jumlah penduduk yang sangat besar, sehingga mendesak untuk pembangunan sekolah baru,” katanya. Agar proses belajar mengajar lancar, kata Eko Supriadi, pihaknya berharap agar sa-

rana dan prasarananya lebih diutamakan. Jangan sampai setelah siswa belajar, baru menangani peralatan yang diperlukan. “Saya berharap agar sarananya dipersiapkan lebih awal,” ujar politisi PDI-P ini. Warga Padangsambian I Nyoman Tananjaya mengatakan, masyarakat sejak lama menanti kehadiran SMPN 13 Denpasar ini, mengingat banyak siswa di Padangsambian seringkali harus bersekolah ke daerah lain dengan pindah rayon. Akibat tidak ada SMP di Padangsambian, warga terpaksa menyekolahkan anaknya ke Badung. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Peringatan Hari Bumi di Denpasar

Rai Mantra Ajak Nelayan Ikut Jaga Kebersihan Laut dan Pantai PERINGATAN Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2019 kemarin, juga diperingati di Denpasar. Pemkot Denpasar melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar yang bersinergi dengan Balai Riset dan Observasi Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, nelayan, perguruan tinggi dan beberapa komunitas lingkungan di Denpasar melaksanakan kegiatan bersih-bersih pantai dari sampah plastik di Dream Island, Pantai Mertasari Sanur, Senin (22/4) kemarin. Kegiatan ini dihadiri langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang pada kesempatan ini memberikan handphone (telepon genggam) kepada 75 nelayan Denpasar yang berisikan aplikasi Laut Nusantara. Di mana aplikasi Laut Nusantara adalah sebuah aplikasi berbasis Android yang dibangun oleh PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bagi masyarakat Indonesia, terutama para nelayan di seluruh penjuru Nusantara yang berguna untuk mendapatkan informasi mengenai sebaran ikan nasional, sebaran ikan pelabuhan, dan sebaran ikan

berdasarkan jenisnya. Selain itu, juga tersaji informasi mengenai potensi dan isu kelautan lainnya, seperti terumbu karang, pelestarian biota laut, hingga ancaman pencemaran. Secara keseluruhan, Aplikasi Laut Nusantara mempunyai nilai manfaat yang lebih luas dibanding aplikasi-aplikasi sejenis. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, dalam peringatan Hari Bumi ini diharapkan kepada semua masyarakat untuk membantu mengurangi sampah plastik dengan saling mengingatkan satu sama lain dalam pengurangan penggunaan kantong plastik. Dalam kesempatan ini, para nelayan saat berlayar menangkap ikan juga ikut serta menjaga kebersihan laut. “Laut sebagai sumber kehidupan, mari kita jaga kebersihan dan kelestariannya,” ajak Rai Mantra. Rai Mantra juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Denpasar dan para pengusaha-pengusaha Denpasar yang sudah ikut berpartisipasi di dalam menyukseskan Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong

Plastik di Kota Denpasar. “Dari satu juta plastik yang beredar di Denpasar, kita sudah bisa mengurangi 70-80 persen penggunaan plastik,” ujarnya. Rai Mantra menegaskan, pada Hari Bumi ini bukan hanya sebagai peringatan seremonial saja. Bukan hanya menyerahkan handpone beserta aplikasi, melainkan ini salah satu kegiatan dari banyaknya kegiatan dalam menjaga bumi ini untuk tetap asri dengan sebuah tindakan dalam upaya penyelamatan bumi secara berkelanjutan. Pemkot Denpasar juga mengucapkan terima kasih kepada Balai Riset dan Observasi Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dan PT XL Axiata karena sudah membantu para nelayan Denpasar dengan meberikan handpone yang langsung berisi aplikasi Laut Nusantara. Nantinya para nelayan akan mengetahui di mana posisi ikan berada saat nelayan menangkap ikan dan mengetahui kondisi cuaca di lautan. “Hal ini pasti sangat membantu dan memudahkan nelayan kami untuk meningkatkan ekonomi di bidang perikanan,” kata Rai Mantra.

Sementara itu, Kepala Balai Riset dan Observasi Laut I Nyoman Radiarta mengatakan, upaya menjaga kelestarian bumi dari ancaman sampah plastik menjadi tanggung jawab bersama seluruh manusia. Melalui riset, manusia mampu menjabarkan wawasan ilmiah sebagai landasan untuk menciptakan kontribusi bagi keberlangsungan kehidupan di bumi. Ada tiga agenda yang digelar dalam peringatan Hari Bumi ini, yakni aksi lestari dengan bersih-bersih pantai, kelas lestari yakni mengolah sampah plastik menjadi bahan bernilai, dan talkshow yang akan digelar di Kampus Unud Sudirman, Selasa (23/4) hari ini. “Acara ini mengangkat tema “Bumi Asyik Tanpa Sampah Plastik” dengan melibatkan ratusan peserta yang terdiri dari generasi muda, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, non governmental organization, swasta, media, Pemerintah Kota Denpasar dan Pemeritah Provinsi Bali, serta pemerintah pusat dalam satuan kerja KKP, dan yang tak kalah penting adalah nelayan Kota Denpasar,” katanya. (ad842)

APLIKASI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Kepala Balai Riset dan Observasi Laut I Nyoman Radiarta saat memperlihatkan Aplikasi Laut Nusantara di Android saat peringatan Hari Bumi di Dream Island, Pantai Mertasari Sanur, Senin (22/4) kemarin.


BADUNG

Selasa Pon, 23 April 2019

Tenggelam di Kolam Renang Kakak-Adik Tewas

3

Mangupura (Bali Post) -

Kasus orang tenggelam terjadi di kolam renang Taman Tirta Gulingan, Desa Gulingan Kecamatan Mengwi, Minggu (21/4). Korbannya kakak-adik, I Gusti Ngurah Agung Prema Raditya (10), pelajar kelas III SD dan I Gusti Ngurah Agung Yoga Dipa (8) yang merupakan siswa kelas II SD. Mereka tinggal di Jalan Batur Sari II, Padangsambian, Denpasar. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, Senin (22/4) kemarin, mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan. Berhubung masih penyelidikan, belum bisa ditentukan tersangkanya. ‘’Tunggu hasil penyelidikannya,’’ tegasnya. Sementara itu, menurut Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Oka Bawa, beberapa saksi telah diperiksa. Tim Inafis Polres Badung dan anggota Polsek Mengwi sudah melakukan olah TKP pada Minggu malam. Keterangan dari ibu korban, Ni Ketut Ari Kesumawati (42), sekitar pukul 16.30 Wita mereka tiba di TKP. Sesampainya di sana, kedua

anaknya langsung membuka baju untuk berenang. Sedangkan kedua orangtuanya menunggu di kantin kolam renang. ‘’Setelah 15 menit kemudian, anaknya menemui ibunya dan bilang mau kencing. Ibunya lalu menunjukkan tempatnya,’’ ujarnya. Berselang beberapa menit kemudian kedua orangtuanya tidak melihat anaknya. Mereka mendengar teriakan ada orang tenggelam dan setelah dicek ternyata itu kedua anaknya. Kemudian dia dan suaminya langsung lari ke lokasi dan menemukan kedua anaknya sudah meninggal dunia. Ketut Dana (23), penjaga

kolam renang Taman Tirta menyampaikan, awalnya dia melihat korban naik-turun di perbatasan kolam dengan kedalaman antara 150-180 cm. Setelah itu dia melihat korban melambai-lambaikan tangan tetapi dikira hanya main-main. Pasalnya saat itu Dana berada agak jauh dari lokasi dan akhirnya korban ditolong Gede Santika Yasa (38), anggota Ditpolair Polda Bali. Saat dievakuasi, kedua korban dalam kondisi sudah lemas. ‘’Dibantu petugas kolam renang dan warga, kedua korban dibawa ke Puskesmas Mengwi untuk penanganan lebih lanjut,’’ tegasnya. (kmb36)

OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP kakak-adik tewas tenggelam.

Sindikat Narkoba Libatkan Napi Lintas Lapas

Bali Post/eka

NARKOBA - Kepala BNNP Bali menunjukkan barang bukti Narkoba termasuk tersangka oknum sipir Lapas Kerobokan (tengah) di BNNP Bali, Senin (22/4) kemarin. SETELAH menangkap tersangka Made Teguh (27), sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan di Ruang Portir I Lapas dengan barang bukti 590 butir ekstasi (bukan 690 butir), Tim Berantas BNNP Bali langsung mengembangkannya. Saat itu juga ditangkap napi kasus narkoba, Surya Adi Putra (36). Ternyata tersangka Surya mengaku memesan ratusan ineks tersebut dari napi di Lapas Madiun, Jawa Timur. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa didampingi Kabid Berantas AKBP Nyoman Sebudi, Senin (22/4) kemarin menjelaskan, berdasarkan informasi masyarakat akan ada transaksi di depan Lapas pada Sabtu (20/4) pukul 06.20 Wita. Saat petugas melakukan pengintaian, AKBP Sebudi didampingi Kasi Intelijen Kompol Saifudin Jupri, melintas sipir asal Buleleng ini. Saat hendak disergap, Teguh yang su-

dah 14 tahun menyandang status ASN ini langsung masuk ke Ruang Portir I Lapas. Petugas ikut masuk dan menangkap pelaku. “Saat itu tersangka membawa masuk tas kain berisi 20 sachet kopi bubuk dan di dalamnya berisi ekstasi. Saat dilakukan pemeriksaan, diamankan 590 butir ekstasi. Tiap sachet berisi tiga puluh butir ineks. Selain itu disita HP milik tersangka Teguh,” ujarnya. Teguh mengambil kiriman barang tersebut dijanjikan upah Rp 3 juta oleh Surya, tapi baru ditransfer uang muka Rp 500 ribu. Selanjutnya petugas mengembangkan kasus ini dan diinterogasi pelaku mengaku sebagai kurir salah satu napi yaitu Surya Adi. Petugas berkoordinasi dengan KPLP Lapas untuk menjemput Surya di Blok Lovina. Hasil penggeledahan di selnya, petugas menemukan dua HP, satu buku tabungan BNI, tiga

buku tabungan BCA dan satu buku tabungan BRI. Saa t d iint eroga si Surya mengakui kalau barang terlarang tersebut miliknya. “Tersangka merupakan sindikat narkoba lintas Lapas yaitu Lapas Kerobokan dan Lapas Madiun, Jawa Tengah. Tersangka Surya memesan ratusan butir ineks tersebut dari napi di Madiun. Setelah barang tiba di Bali, Surya menyuruh Teguh mengambilnya di depan Lapas,” kata Brigjen Suastawa. Apakah ekstasi itu akan diedarkan di dalam lapas? “Diduga seperti itu. karena barangnya akan dibawa masuk ke dalam (lapas). Selain dia konsumsi sendiri, juga diedarkan. Kami masih dalami kasus ini,” kata Suastawa. Selain itu, BNNP juga mengungkap kasus ganja jaringan Medan-Bali. Pelakunya Paskalis Penkari (18) bekerja sebagai instruktur surfing. Dia ditangkap pada Kamis (18/4) pukul 11.40 Wita di salah satu kantor jasa pengiriman paket di Kuta. Saat pelaku mengambil paket tersebut, langsung dibekuk. Dari kasus ini, petugas mengamankan barang bukti dua paket ganja seberat 770 gram dan HP. Paskalis hanya sebagai kurir dan diduga pengendalinya napi Lapas Kerobokan. Sebelumnya Tim Berantas BNNP Bali mengungkap jaringan narkoba melibatkan oknum sipir, Made Teguh. Tersangka Teguh ditangkap di areal Lapas Kerobokan di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Kuta Utara, Sabtu (20/4) lalu. Barang bukti yang diamankan 590 butir ekstasi. (kmb36)

Bali Post/ist

Nyoman Satria Raup Suara Terbanyak di Tingkat Kabupaten Mangupura (Bali Post) – Pada Pileg 2019, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Kabupaten Badung diyakini berada di atas angin. Selain mendominasi perolehan kursi, partai moncong putih ini juga meraup suara terbanyak. Bahkan caleg Dapil Badung 1 Mengwi I Nyoman Satria untuk sementara berhasil memperoleh suara sebanyak 21.190 suara. Jumlah suara yang diraih politisi asal Mengwi ini setara dengan dua sampai tiga kursi untuk parlemen Badung. Dengan suara terbanyak se-Badung ini, Nyoman Satria berhasil mencetak sejarah baru sepanjang sejarah perhelatan pesta demokrasi lima tahunan dengan mendongkrak tambahan kursi PDI-P Dapil Mengwi menjadi 8 kursi. Nyoman Satria saat dikonfirmasi Senin (22/4) kemarin, tidak menampik prihal tersebut. Politisi yang terkenal

vokal ini mengatakan, PDI-P untuk Dapil 1 Mengwi pada periode sebelumnya hanya mampu merebut 3 kursi dari 10 kursi yang tersedia. Namun, dalam Pileg 2019 raihan kursi dipastikan bertambah signifikan. ‘’Update terakhir dari validasi data C-1, saya memperoleh 21.190 suara. Dengan 21.190 suara ini kalau dihitung hampir sama dengan 2,5 kursi untuk Dapil Mengwi,’’ ungkapnya. Satria mengaku puas dengan raihan suara ini. Sebab, dengan suara yang sangat besar ini jumlah kursi di DPRD Badung untuk Dapil Mengwi sudah dipastikan bertambah dari periode sebelumnya. ‘’Jumlah kursi PDI-P dari Mengwi sudah pasti bertambah. Dulu hanya 3 kursi, tapi sekarang dari hitung-hitungan kami naik jadi 8 kursi. Mudahmudahan saja tidak ada perubahan, pleno di kecamatan

masih berlangsung,’’ jelasnya. Disinggung mengenai strategi merebut 21.190 suara tersebut, Satria mengaku tidak ada strategi khusus selain berbuat dan bekerja untuk masyarakat. Satria mengaku untuk bertarung dalam pileg, pihaknya sudah mempersiapkan diri sejak 5 tahun lalu. ‘’Pileg lalu suara saya 6.908, sekarang 21.190. Suara ini saya dapat karena saya selalu bekerja untuk masyarakat. Apa yang dibutuhkan masyarakat, itu yang kami perjuangkan, baik untuk kebutuhan komunal maupun pribadinya,’’ terangnya. Yang menarik dalam pertarungan di Mengwi ini, dari total 10 kursi, ada 5 anggota DPRD Badung yang diprediksi tersingkir. Sebanyak 2 di antaranya dalam Pileg kemarin kembali bertarung di grup Mengwi yakni I Made Oka Suadnyana (Golkar) dan I Nyoman Wardana Erawan

(Demokrat). Sementara 2 anggota dewan Badung yang maju ke DPRD Bali namun diprediksi gagal adalah I Made Sudarta (Hanura) dan Kadek Sudarmaja (Gerindra). Sedangkan I Nyoman Ardana memang memilih istirahat dan tidak bertarung. Kader PDI-P Dapil 1 Mengwi yang diprediksi lolos adalah I Nyoman Satria (21.190 suara), I Wayan Regep (8.407 suara), I Wayan Edy Sanjaya (7.339 suara), I Made Yudana (6.773 suara), Ida Bagus Alit Arga Patra (3.777 suara), I Made Suwardana (3.742 suara), Ni Luh Gede Rarahita Sukma Dewi (3.719 suara) dan Ni Komang Tri Ani dengan 2.943 suara. Sedangkan 2 kursi non moncong putih untuk Dapil Mengwi yakni I Made Sunarta dari Demokrat dengan 6.093 suara dan I Wayan Suyasa dari Golkar dengan 5.341 suara. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) Bencana alam seperti gempa bumi maupun tsunami sewaktu-waktu bisa saja terjadi. Korban yang ditimbulkan dan tingkat kerusakan akibat bencana tidak hanya ditentukan satu faktor yaitu kekuatan bencana. Faktor lain juga berpengaruh, seperti respons penanganan. Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra pada Table Top Excercise (TTX) terkait penanganan bencana gempa dan tsunami yang digelar Senin (22/4) kemarin di Nusa Dua. Menurut Indra, apabila respons penanganan bencana bisa cepat, maka ini

akan meminimalisir korban. Menurutnya, yang terjadi di Palu tidak boleh terjadi di Bali, khususnya dalam hal penanganan. Kekuatan gempanya boleh sama, namum respons masyarakat dan respons penanganannya harus bisa lebih cepat. ‘’Korban harus diminimalisir. Yang harus dibangun bersama adalah kemampuan respons penanganan yang cepat,’’ tegasnya. Dalam hal ini yang harus ditingkatkan adalah kapasitas respons yang baik. Selain itu, yang harus dipahami yaitu karakteristik kekuatan gempa maupun tsunami yang perlu dipelajari bersama. ‘’Dengan pemahaman

yang baik, maka kita harus berlatih bagaimana bisa secara kolaboratif membangun kapasitas respons yang cepat dan tepat. Kapasitas respons tidak hanya ditentukan oleh BMKG, Basarnas, TNI, Polri, namun semua memiliki peran yang besar,’’ ujarnya. Sementara itu, Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, TTX ini merupakan bagian dari beberapa kegiatan yang puncaknya akan dilaksanakan 26 April. Terkait mitigasi bencana, khususnya gempa dan tsunami, masing-masing hotel yang ada di kawasan Nusa Dua sudah memiliki SOP untuk mitigasi bencana.

‘’Setelah pelaksanaan latihan ini, barulah akan dirancang SOP kawasan. Poinnya adalah pada saat kegiatan ini masing-masing sudah memahami. Pada SOP kawasan akan disiapkan jalur evakuasi, ini akan menjadi rujukan nantinya di kawasan,’’ ucapnya. Ditambahkannya, pada SOP sebelumnya memang sudah ada standar yang dimaksud, namum ini akan ada perubahan dan penambahan. ‘’Kita akan meng-upgrade semua SOP yang ada. Kita perbaharui sistem yang ada dan akan disiapkan link komunikasi direct ke BPBD untuk mempercepat komunikasi,’’ tegasnya. (kmb23)

Respons Penanganan Bencana Perlu Ditingkatkan

Pembukaan Evaluasi Perkembangan Desa di Badung

Bupati Giri Prasta Berkomitmen Turunkan Kemiskinan hingga Nol Persen BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta mendorong seluruh desa di Kabupaten Badung untuk dapat melaksanakan konsep pelayanan, pemberdayaan, pembangunan dan pemerintahan. Dengan berjalannya konsep ini di seluruh desa, Bupati yakin dan berkomitmen Pemkab Badung mampu menurunkan angka kemiskinan hingga nol persen. ‘’Kami kira konsep desa tadi sudah dijalankan seluruh desa di Badung. Untuk itu kami targetkan di kabupaten Badung kemiskinan menurun hingga nol persen,’’ tegas Bupati Giri Prasta saat membuka penilaian dan evaluasi perkembangan desa dan 10 Program Pokok PKK Kabupaten Badung tahun 2019, sekaligus penilaian perdana Desa Dalung selaku duta Kecamatan Kuta Utara, di Wantilan Pura Dalem Gede, Desa Adat Dalung, Senin (22/4) kemarin. Pembukaan lomba desa juga dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta beserta Wakil Ketua II Ny. Rasniathi Adi Arnawa, Ketua Gatriwara Kabupaten Badung

Ny. Ayu Suarthini Parwata, jajaran OPD Badung, Perbekel se-Kabupaten Badung, serta tim penilai. Bupati Giri Prasta mengatakan, dari 46 desa di Badung, telah dibuat klasifikasi desa, ada klasifikasi desa berkembang, desa maju dan desa berdikari. Bila semua desa mampu berdikari, akan menjadikan Kabupaten Badung yang mandiri. Untuk itu konsep pelayanan desa sudah masuk pada desa smart village. Sementara berkaitan dengan pemberdayaan, segala pertumbuhan ekonomi yang ada di desa harus diakomodir oleh pemerintah desa, dan Pemkab Badung telah siap mendukung sehingga roda perekonomian di desa berjalan dangan baik. Terkait penilaian dan evaluasi desa, dia berharap semua tim bekerja dengan objektif. Khusus kepada Pemerintah Desa Dalung diminta untuk memprioritaskan pembangunan mulai dari pertanian, penataan sungai sebagai perwajahan desa. ‘’Untuk melestarikan sungai di Dalung harus komit terkait penanganan sampah di sungai, sehingga dengan sungai yang bersih dapat dimanfaatkan untuk budi daya ikan. Perlu juga

sungai dipasangi CCTV agar kita tahu orang-orang yang membuang limbah maupun sampah sembarangan,’’ jelasnya. Bupati juga mewajibkan desa memiliki tempat pengolahan sampah dan Perbekel segera mengeluarkan peraturan desa terkait penanganan sampah. Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Badung Putu Gede Sridana selaku ketua panitia mengatakan, penilaian perkembangan desa dan 10 program pokok PKK bertujuan mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat. Maksud dan tujuannya adalah menentukan status dari capaian perkembangan sebuah desa, mengetahui efektivitas dalam penyelenggaraan pemerintah, tingkat kesejahteraan masyarakat, peningkatan penuntasan kemiskinan dan daya saing dalam kurun waktu dua tahun. Lomba diikuti lima kecamatan, pertama dinilai Desa Dalung Kecamatan Kuta Utara, dilanjutkan hari ini di Desa Carangsari Kecamatan Petang, 24 April di Desa Jagapati Kecamatan Abiansemal, 25 April di Desa Ungasan Kecamatan Kuta Selatan, dan 26 April di Desa Penarungan Kecamatan Mengwi. Penilaian

terdiri dari tiga bidang yaitu pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan. ‘’Sebelum penilaian sudah dilakukan pembinaan oleh Tim Pembina Kecamatan dan Kabupaten. Desa yang meraih juara akan menjadi duta Kabupaten Badung pada evaluasi perkembangan desa tingkat Provinsi Bali,’’ terangnya. Perbekel Desa Dalung I Gede Putu Arif Wiratya menjelaskan, Desa Dalung merupakan salah satu dari enam desa/kelurahan di Kecamatan Kuta Utara dengan penduduk yang heterogen. Desa Dalung memiliki wilayah 675,71 hektar, terbagi menjadi 23 banjar dinas. Penduduk per Desember 2018 sebanyak 21.332 jiwa dengan 5.395 KK. ‘’Pertumbuhan penduduk di Dalung sebesar 5,35 persen, dengan kepadatan 3.150 jiwa per km, pertumbuhan penduduk dalam dua tahun terakhir mencapai 10,11 persen,’’ imbuhnya. Program Desa Dalung di bidang pendidikan sudah dari jenjang pendidikan PAUD hingga perguruan tinggi. Bidang keamanan telah memiliki satu peleton Linmas yang langsung dibina oleh Babinsa dan Bhabinkantibmas. Di kesehatan sudah tersedianya

EVALUASI - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup Suiasa, Ketua DPRD Putu Parwata dan Sekda Adi Arnawa saat membuka penilaian dan evaluasi perkembangan desa dan 10 Program Pokok PKK, Kabupaten Badung tahun 2019, sekaligus penilaian perdana Desa Dalung selaku duta Kecamatan Kuta Utara, di Wantilan Pura Dalem Gede, Desa Adat Dalung, Senin (22/4) kemarin. Puskesmas Pembantu, Posyandu masing-masing banjar, dan tempat praktek serta klinik termasuk Tim Jumantik yang setiap hari menyisir rumah penduduk. Bidang kebersihan lingkungan, khususnya di Desa Dalung, ma-

salah sampah sudah memiliki petugas kebersihan desa dan petugas pengangkut sampah yang dilengkapi sarana-prasaranam seperti dua unit truk dan satu unit viar. ‘’Kami juga telah membentuk bank sampah setiap banjar, yang diberi

nama Mangu Sri Kandi, yang sudah di-launching Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta dan juga membentuk kelompok Dalung Creative Recycle (DCR) dengan gerakan 3R (reduce, reuse, recycle),’’ katanya. (ad846)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Faculty of Communication and Media Studies UiTM Melaka Branch Campus Malaysia Berkunjung ke ISI Denpasar DALAM rangka kegiatan International Broadcasting Academic Exchane: The Final Chapter 2019, Faculty of Communication and Media Studies Universiti Teknologi MARA (UiTM), Melaka Branch Campus, Malaysia menggelar kunjungan universitas (uni-visit) ke Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Senin (22/4) kemarin. Rombongan yang berjumlah 16 mahasiswa didampingi empat orang dosen ini diterima Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama ISI Denpasar I Ketut Garwa bersama Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) beserta jajaran civitas akademika ISI Denpasar. Ketua Pusat Pengajian Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media Universiti Teknologi MARA, Negeri Sembilan Branch, Rebau Campus, Wan Admiza Binti Wan Hassan, mengatakan kunjungannya ke ISI Denpasar bertujuan mengembangkan kerja sama bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan publikasi ilmiah. Dipilihnya ISI Denpasar karena memiliki bidang yang sama khusus dengan Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media UiTM yaitu Komunikasi. Sehingga kerja sama di bidang komunikasi dapat dijalin untuk mencari persamaan dan perbedaan antara komunikasi media di UiTM dengan ISI Denpasar. Selain itu, tujuan uni-visit ke ISI Denpasar adalah untuk mempelajari sistem komunikasi media, terutama media penyiaran yang digunakan ISI Denpasar dan di Indonesia pada umumnya. Di samping juga untuk mengetahui dan mempelajari kebudayaan dan sosial ekonomi masyarakat Bali, sehingga mahasiswa UiTM bisa memahami tugas yang akan dibuatnya sebagai tugas akhir nanti.

KUNJUNGAN - Rombongan Faculty Of Communication and Media Studies UiTM, Melaka Branch Campus, Malaysia berfoto bersama Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama ISI Denpasar I Ketut Garwa beserta jajaran dan mahasiswa ISI Denpasar saat melakukan kunjungan Uni-Visit di ISI Denpasar, Senin (22/4) kemarin. Pihaknya berharap kunjungannya tersebut dapat memberikan pengalaman internasional bagi mahasiswa dan dosen dalam upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kecakapan, dan pemahaman tentang ilmu komunikasi, media, dan penyiaran (broadcasting) bagi kedua lembaga. Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama ISI Denpasar I Ketut Garwa menyambut baik kunjungan akademik yang dilakukan Faculty Of Communication and Media Studies UiTM, Melaka Branch Campus, Malaysia. Dikatakan, semakin banyak univeritas, baik dalam maupun luar negeri yang menjalin kerja sama dengan ISI Denpasar, maka akan memberikan sentuhan baru dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Apalagi, ISI Denpasar memiliki prodi baru, yaitu fotografi, televisi dan film. Sehingga sentuhan-sentu-

han lintas ilmu pengetahuan yang sesuai dengan kontennya sangat diperlukan dalam mengembangan prodi tersebut. ‘’Semakin banyak yang berkunjung ke sini (ISI Denpasar - red), maka semakin banyak yang mmeberikan angin segar dan pemahaman tentang keilmuan itu sendiri, sehingga kami bisa ‘memainkan’ era revolusi industri 4.0 yang serba digital itu,’’ tandas I Ketut Garwa. Selain berkunjung ke ISI Denpasar, rombongan Faculty Of Communication and Media Studies UiTM, Melaka Branch Campus, Malaysia juga akan berkunjung ke LPP TVRI Bali, LPP RRI Bali dan ke Yayasan Cahaya Mutiara Ubud. Kunjungannya di Bali dari 21-25 April ini ditangani oleh Baliedu Tours and Travel, Biro Perjalanan Wisata (BPW) yang fokus dengan wisata edukasi di Indonesia. (ad844)

Peserta UNKP di SMP PGRI 2 Denpasar Disiplin dan Berintegritas Grisda Buka Pendaftaran 11 Kelas Siswa Baru

SEBANYAK 592 siswa kelas IX SMP PGRI 2 Denpasar alias Grisda sejak Senin (22/4) kemarin mengikuti Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) secara berintegritas. Sekolah ini masuk Subrayon III dengan induk di SMPN 3 Denpasar. UNKP berjalan lancar dengan kehadiran 100 persen. Untuk menjaga UNKP berintegritas, SMP PGR 2 Denpasar menyiapkan 30 ruangan belajar. Sementara Kriteria Kelulusan Minimal (KKM) ditetapkan 65. UNKP di hari pertama langsung dipantau Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. Yang patut kita tiru adalah semangat disiplin dan integritas peserta UNKP. Ujian baru dimulai pukul 10.30 Wita namun anak-anak sudah datang pukul 08.30. Mereka sebelum masuk kelas melakukan persembahyangan di parahyangan setempat. SMP PGRI 2 Denpasar sejak lama dikenal sebagai sekolah berbudaya mutu dan memiliki budaya malu menyontek. Budaya inilah yang digetoktularkan sang Kepala Sekolah Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. kepada siswanya untuk termotivasi meraih nilai terbaik di UNKP. Ke depan, SMP PGRI 2 Denpasar yang dikenal dengan sebutan Grisda ini tetap mempersiapkan diri menjalani UNBK. Apalagi Grisda dikenal selama ini gudangnya siswa dalam bidang TIK. Sepanjang hasil yang diperoleh sama dan dibolehkan memilih, dia memilih yang sederhana. Untuk mempersiapkan siswanya sukses di UNKP, Aryasuda yang juga Ketua PGRI Bali ini mengungkapkan telah memberikan les tambahan gratis di sekolah. Tiap empat kali pertemuan gurunya langsung mengevaluasi. Sekolah pun melakukan pemetaan analisis kemampuan siswa, kelas dan kesukaran soal. Dengan demikian semua siswa mendapat pelayanan yang

UNKP - Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Nengah Madiadnyana didampingi Kasek Gede Wenten Aryasuda saat memantau UNKP di SMP PGRI 2 Denpasar. berkualitas. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. mengakui Grisda adalah sekolah lengkap, berkualitas, bermutu serta berprestasi. Ini berkat kesuksesan top manajer sang kepala sekolah, sehingga Grisda menjadi primadona calon siswa baru setiap tahun. Kerja keras sekolah, didukung oleh yayasan serta kerja sama menghasilkan full power guna mengantarkan siswanya termotivasi untuk menjadi yang terbaik. ‘’Mindset menjadi sekolah berkualitas adalah kata kuncinya,’’ kata Madiadnyana. Pada bagian lain, dia mengatakan sekolah PGRI di Denpasar tak takut bersaing dengan pendirian sekolah negeri. Hanya dia berpesan pendirian sekolah negeri baru harusnya berdasarkan studi kelayakan yang baik dan benar. Dengan catatan apakah benar ada siswa yang belum tertampung di negeri dan swasta. Aryasuda mengatakan pada Penerimanaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019/2020, SMP PGRI 2 Denpasar hanya menerima

11 kelas siswa baru. Sejumlah orangtua siswa sudah banyak datang ke sekolah menitipkan anaknya. Pendaftaran PPDB baru dibuka awal Mei 2019 hingga akhir Juni 2019. Yang menarik, sekolah Adi Wiyata Denpasar ini tak memungut biaya pendaftaran alias gratis. Khusus bagi warga Kota Denpasar dari Kecamatan Denpasar Timur diberikan keringanan Rp 300 ribu dari uang gedung. Yang menarik, semua siswa kelas VII, VIII dan IX masuk pagi. Sebagian besar ruangan kelas dilengkapi AC dan LCD serta didukung 67 guru. Sebagian besar adalah guru negeri yang dipekerjakan dan guru SMPN 8 Denpasar. SMP PGRI 2 Denpasar dikenal sebagai sekolah unggulan YPLP Kota PGRI Denpasar dan YPLP Provinsi PGRI Bali. Siswanya banyak berprestasi dalam bidang akademis, agama, budaya serta olahraga. Ini sesuai dengan visi ‘’SMP PGRI 2 Denpasar Unggul dalam Akademis, Berlandaskan Agama dan Budaya Berwawasan Lingkungan’’. (ad853)

Selasa Pon, 23 April 2019

222 Siswa SMP PGRI 9 Denpasar Ikuti UNKP Berintegritas

Terima 6 Kelas Siswa Baru, Gratiskan Uang Pendaftaran

PELAKSANAAN Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) di SMP PGRI 9 Denpasar berjalan tertib dan memenuhi standar operasional UN berintegritas. Pelaksanaan UNKP, Senin (22/4) kemarin, dipantau langsung Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. Kepala SMP PGRI 9 Denpasar Drs. A.A. Ketut Sumitra, M.M., M.Si. beserta wakasek memberi contoh positif sudah stanby di sekolah sejak pukul 07.00 Wita. Sementara siswanya sudah masuk kelas pukul 09.00 Wita, padahal UNKP berjalan mulai 10.30 Wita. Hal ini dilakukan Kasek A.A. Ketut Sumitra untuk mengecek kehadiran siswa lebih awal. Jika ada siswa terlambat, dia sudah memiliki tim khusus mencari ke rumah guna mempertegaskan ketidakhadiran. Namun kenyataannya semua peserta UNKP hadir. Selama UNKP, sekolah dibantu OSIS guna menjaga kebersihan dan pengawasan keamanan. Tahun depan SMPN PGRI 9 Denpasar sudah siap UNBK, jika memang semua sekolah diwajibkan UNBK. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Nengah Madiandnyana mengatakan prosedur standar operasional UN berintegritas sudah terpenuhi di sekolah ini. Bahkan, dia sempat mengecek kehadiran siswa dan guru-pengawas. Salah satunya berpesan jangan sampai membocorkan soal UNKP karena berisiko kena tindak pidana. Ia memuji siswa SMP PGRI 9 Denpasar mengerjakan UNKP dengan jujur. Apalagi sekolah ini pernah meraih ranking ketujuh nilai rata-rata UN tertinggi di Bali. Di bagian lain, Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Nengah Madiadnyana salut dengan sekolah milik YPLP PGRI Denpasar ini. SMP

TINJAU UNKP - Nengah Madiadnyana didampingi Kepala SMP PGRI 9 Denpasar Drs. A.A. Ketut Sumitra, M.M., M.Si. saat meninjau UNKP di sekolah tersebut. PGRI 9 Denpasar membuktikan sekolah PGRI yang berkualitas dan tak kalah prestasinya dengan sekolah negeri lainnya dalam kualitas. Dengan prestasi ini dia yakin masyarakat akan banyak memilih SMP PGRI 9 Denpasar pada PPDB tahun ini. Kepala SMP PGRI 9 Denpasar Drs. A.A. Ketut Sumitra, M.M., M.Si. menambahkan, pada UNKP kali ini disiapkan 12 ruang belajar. Sekalipun bukan penentu kelulusan dia tetap memotivasi siswa meraih nilai tertinggi. Nilai KKM pun dipatok sama dengan sekolah negeri yakni 75. Untuk mempersiapkan anakanak menghadapi UNKP sekolah memberikan les tambahan dan sejumlah try-out pembinaan intensif hingga upaya sekala dan niskala. Para guru mendoakan ke sejumlah pura di Bali Barat dan parahyangan sekolah. A.A. Ketut Sumitra yang juga Panglingsir Puri Padangluwih, Dalung (duwe Puri Mengwi) didampingi para Wakasek I Gusti

Dilibatkan dalam Penyusunan Draf RUU tentang Dosen

Unhi Denpasar Dikunjungi Tim Komisi X DPR-RI

DALAM rangka penyusunan konsep awal naskah akademik dan draf Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Dosen, tim Komisi X DPR-RI yang diketuai Bagus Prasetyo, S.H., M.H. dan empat anggota lainnya melakukan kunjungan kerja ke Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar, Senin (22/4) kemarin. Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk menampung aspirasi dari para pimpinan Unhi Denpasar terkait persoalan yang dihadapi para dosen, serta menerima masukan terkait halhal yang perlu dibenahi, khususnya melalui RUU tentang Dosen. Tim Komisi X DPR-RI diterima langsung oleh Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. bersama Wakil Rektor I Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.H., Wakil Rektor III Dr. Ir. I Wayan Muka, S.T., M.T., sejumlah dosen, kabag dan Sekretaris Humas Unhi Denpasar di Ruang Sidang Rektorat Unhi Denpasar. Ketua Tim Komisi X DPR-RI Bagus Prasetyo, S.H., M.H. mengatakan UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dianggap belum mengatur secara spesifik antara guru dan dosen, karena masih menyatukan konsepsi guru dan dosen. Padahal, antara guru dan dosen terdapat perbedaan di dalam kewajiban dan fungsinya. Apalagi, pendidikan merupakan pilar penting yang menopang pembangunan nasional, baik dalam jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. Oleh karena itu, regulasi perlu dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan sumber daya manusia. Pemisahan regulasi untuk guru dan dosen, menurutnya, dilakukan untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada. Misalnya terkait kesejahteraan dosen yang berpengaruh terhadap mutu dan kualitas, tidak meratanya distribusi dosen, serta belum idealnya rasio antara dosen dan mahasiswa. Selain itu, tata kelola administrasi dan birokrasi

MASUKAN - Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. (2 dari kanan) saat memberikan masukan kepada Tim Komisi X DPR-RI yang diketuai Bagus Prasetyo, S.H., M.H. (2 dari kiri) tentang draf RUU Dosen, Senin (22/4) kemarin. sertifikasi dosen juga belum konsisten. Syarat kepangkatan juga dinilai tidak seimbang dengan beban kerja dan beban administrasi bagi dosen dapat mengganggu konsentrasi dalam melakukan penelitian. ‘’Oleh karena itulah kami datang ke Unhi Denpasar untuk menampung aspirasi dan kritikan terhadap draf RUU tentang Dosen yang sedang kami godok di Komisi X DPR yang concern terhadap pengembangan dan kualitas SDM di pendidikan nasional ke depannya. Bahkan, untuk mendapatkan perbandingan masukan, hari ini (kemarin - red)kami juga mengunjungi Universitas Udayana. Hasilnya akan kami kembalikan dan laporkan ke Komisi X DPR-RI yang ditargetkan rampung secepatnya,’’ tandas Bagus Prasetyo. Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. menyambut baik kedatangan Tim Komisi X DPR-RI ke Unhi Denpasar. Hal ini membuktikan bahwa Unhi Denpasar diperhitungkan dalam penyusunan draf RUU tentang Dosen. Apalagi, RUU Dosen ini tujuannya un-

Wakil Bali Borong 5 Piala di Ajang Indonesia CBR Race Day 2019 Seri Pertama MENGAWALI musim balap Indonesia CBR Race Day 2019, prestasi gemilang kembali diraih wakil komunitas CBR Bali dengan menyabet lima piala di seri pertama Indonesia CBR Raceday 2019. Perhelatan yang diselenggarakan AHM bersama jaringan main dealer dan Asosiasi Honda CBR (AHC) pada 20-21 April 2019 di Sentul International Circuit, mengantarkan bikers perwakilan Bali kembali meraih juara I kategori komunitas B kelas 250 cc yang diraih Frendy PJ Sptr, juara I kategori non-komunitas C kelas 250cc yang diraih Kuswanto. Melengkapi prestasi yang ada, Dipta Pradana berhasil menjadi juara III komunitas B kelas 250 CC dan juara III non-komunitas

B kelas 250cc serta kategori III non-komunitas C kelas 250 cc oleh Nyoman Agus Rupawan. ‘’Keberhasilan mempertahankan prestasi yang tercapai ini sebagai bentuk motivasi yang membanggakan bagi Bali. Apalagi ajang ini diikuti perwakilan riders se-Indonesia. Torehan prestasi tahun ini merupakan perolehan piala terbanyak dari tahun lalu. Semoga prestasi ini dapat dipertahankan untuk seri selanjutnya yang akan dilakukan pada September dan Desember,’’ ujar Ngurah Iswahyudi selaku Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali. Astra Motor Bali mengirim lima riders perwakilan komunitas Honda CBR Bali mengikuti putaran pertama ICE Day 2019. Rombongan

berangkat lebih awal pada 17 April dan memanfaatkan waktu untuk latihan bersama. Pada kualifikasi 20 April, para peserta berkesempatan melakukan sesi free practice untuk mengenal lintasan. Selanjutnya, para bikers memasuki sesi kualifikasi berdasarkan kategori dan kelas yang diikuti untuk menentukan posisi start. Pada Minggu (21/4), sebelum beradu kecepatan para peserta mendapatkan arahan terkait teknik balap dari pembalap Wawan Hermawan melalui sesi coaching clinic. Pada sesi ini para bikes mendapatkan edukasi berbagai macam pengetahuan tenik balap seperti speeding, cornering dan breaking. Diikuti sebanyak 200 starter yang berasal dari berbagai wilayah di In-

Ngurah Pada Parnawa, S.Pd., I Gusti Ngurah Made Sudarmana, S.Pd., I Made Dana S.Pd., Drs. Ketut Wenten Yatra menambahkan, pada tahun ajaran ini SMP PGRI 9 Denpasar sekolah swasta favorit di Jalan Gatot Subroto VI J No. 15, di depan kantor Dinas PU Kota Denpasar ini akan menerima enam kelas siswa baru. Sekolah ini dibina 95 persen guru SMPN 10 Denpasar. Makanya semua biaya pendaftaran di sekolah ini digratiskan. Sejumlah warga pendatang mengatakan sudah menentukan pilihan di SMP PGRI 9 Denpasar. Pasalnya, sistem zonasi tak memungkinkan anaknya diterima di SMP negeri karena memiliki KK luar Denpasar. Mereka memilih SMP PGRI 9 Denpasar karena berkualitas dan dekat dengan rumah. Sekolah binaan SMPN 10 Denpasar ini mendapat kepercayaan Kemendikbud satu-satunya sekolah swasta di Denpasar yang mendapatkan bimtek pemenuhan sekolah potensial Sekolah Standar Nasional (SSN). (ad843)

donesia. Ajang balap komunitas ini menyediakan total hadiah sebesar Rp 60.000.000. Para Bikers Honda ini dapat menguji performa tinggi Honda CBR250RR dan Honda CBR150R di lintasan sirkuit sebanyak 6 putaran penuh. ICE Day 2019 melalui tema bertajuk ‘’Excite Riding Experience with Honda Motor Sport’’, dibagi menjadi dua kategori yakni komunitas dan nonkomunitas. Masingmasing kategori tersebut dibagi menjadi 2 kelas yakni kelas 250cc serta kelas 150cc yang memiliki 3 level klasifikasi motor yakni level A, level B dan level C. Pembagian level tersebut ditentukan berdasarkan klasifikasi motor yang dapat dilihat melalui website www.indonesiacbrraceday.com. (bns1)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

tuk meningkatkan produktivitas dan kualitas daya saing dosen. Hal ini dikarenakan sejauh ini, baik secara kuantitas maupun kualitas, SDM dosen di Indonesia masih di bawah standar. Sebab, dari 180.000 jumlah dosen yang ada di Indonesia, 60 persen dosen tanpa jabatan akademik. Hal ini dikarenakan dosen tersebut belum memiliki sertifikat pendidik. Bahkan, 22 persen dari jumlah dosen tersebut jenjang pendidikannya masih di bawah standar. ‘’RUU Dosen ini sangat wajar dirancang oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM dosen, sehingga produktivitasnya seimbang. Wakil Rektor III Unhi Denpsar Dr. Ir. I Wayan Muka, S.T., M.T. mengatakan yang menjadi permasalahan krusial di perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi swasta adalah tentang kesejahteraan dosen dan dana untuk penelitian sangat minim. Oleh karena itu, diharapkan RUU tentang Dosen yang tengah digodok bisa memberikan angin segar bagi dosen yang mengajar di perguruan tinggi swasta, termasuk di Unhi Denpasar. (ad848)


DAERAH

Selasa Pon, 23 April 2019

5

Mitsubishi Motors Perluas Jaringan FH Unwar Gelar Pelatihan ’’Contract Drafting’’ Angkatan Pertama Upaya Meningkatkan Kompetensi ’’Soft Skill’’ Lulusan Dealer di Wilayah Tajur Bogor PT MITSUBISHI Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC), meresmikan dealer kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi Motors, Senin (22/4) kemarin yaitu PT SUN Star Prima Motor–Tajur, Bogor. Dealer ini merupakan bentuk kerja sama antara PT MMKSI dengan SUN Motor Group. PT SUN Star Prima MotorTajur merupakan fasilitas ke37 atas kerja sama Mitsubishi dan SUN Motor Group. Dealer baru ini diresmikan Irwan Kuncoro selaku Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI dan Imelda Sundoro selaku Founder SUN Motor Group. PT SUN Star Prima Motor-Tajur telah mengaplikasikan konsep identitas visual terbaru dari Mitsubishi Motors, sebagai implementasi tagline global ‘’Drive your Ambition’’. PT SUN Star Prima Motor– Tajur terletak di area potensial, di mana wilayah Tajur sangat identik dengan industri kerajinan tas dan destinasi wisata keluarga. Selain itu, dealer ini juga dikelilingi oleh cluster perumahan. Dealer baru ini ditujukan tidak hanya untuk menghadirkan layanan penjualan saja, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan layanan purnajual untuk existing customer di wilayah Bogor dan sekitarnya. ‘’Sejak Januari hingga Maret 2019, secara retail basis produk

kami Mitsubishi Xpander, Pajero Sport, Triton 4x4, serta L300 berhasil mendominasi pasar di kelasnya. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada pelanggan setia Mitsubishi Motors di seluruh Indonesia atas penerimaan yang sangat baik terhadap produk kami. Maka dari itu, kepuasan pelanggan menjadi salah satu fokus kami. Dan dengan hadirnya dealer ini, diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada konsumen dalam keseluruhan proses kepemilikan kendaraan, termasuk layanan purnajual dan perbaikan kendaraan Mitsubishi Motors,’’ ungkap Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI. PT SUN Star Prima Motor–Tajur hadir dilengkapi dengan line-up kendaraan penumpang Mitsubishi Mo-

tors yang terdiri dari Xpander, Pajero Sport, TRITON, dan L300. Mitsubishi Xpander mendapatkan penerimaan pasar yang cukup baik di wilayah Tajur dengan pangsa pasar sebesar 28 persen pada periode Januari-Maret 2019. Begitu juga dengan Pajero Sport yang berhasil meraih pangsa pasar sebesar 66,7 persen di wilayah Tajur pada periode Januari-Maret 2019. Sedangkan di wilayah Bogor, terdapat peningkatan pangsa pasar Pajero Sport sebesar 13 persen pada periode Januari– Maret 2019 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Hasil positif juga dicapai kendaraan niaga ringan Mitsubishi L300 yang memimpin pangsa pasar sebesar 87,1 persen pada periode Januari–Maret 2019 di wilayah Bogor. (bns2)

BEKERJA sama dengan Jimly School of Law and Goverment Surabaya, Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) menggelar pelatihan Contract Drafting kepada mahasiswa/ mahasiswi. Pelatihan Contract Drafting ini merupakan pertama kali digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan FH Unwar, terutama dalam hal pembuatan perjanjian dan penyelesaian kontrak. Pelatihan akan berlangsung selama enam hari (22-27 April) yang diikuti sebanyak 127 mahasiswa FH Unwar dan menghadirkan sejumlah narasumber. Di antaranya Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. (Urgensi Mediasi dalam Penyelesaian Kontrak), Prof. Dr. Agus Yudha Hernoko, S.H., M.H., Prof. Dr. Y. Sogar Simamora, S.H., M.Hum., Prof. Dr. Moch. Isnaeni, S.H., M.S., Prof. Dr. Johannes Ibrahim Kosasih, S.H., M.Hum. dan Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. Dekan FH Unwar Putu Budiartha mengatakan pelatihan Contract Drafting merupakan wujud implementasi dari pelaksanaan Kurikulum FH Unwar Tahun 2016. Sesuai kurikulum tersebut, mahasiswa FH Unwar diberikan kebebasan dalam mengikuti pelatihan keterampilan, seperti pelatihan Pengacara, Mediator, Legal Drafting, dan Contract Drafting. Kali ini pelatihan ini sangat diminati mahasiswa FH Unwar. Bahkan, jumlahnya melebihi pelatihan Legal Drafting ta-

hun lalu, yaitu sebanyak 127 orang mahasiswa. Dalam pelatihan ini, dikatakan, mahasiswa akan diberikan ilmu pengetahuan dan praktik dalam membuat draf kontrak yang nantinya dapat digunakan dalam memfasilitasi kontrak di bidang bisnis, pemerintahan, perjanjian, dan lain sebagaianya secara nasional maupun internasional. ‘’Antusiasme mahasiswa dalam mengikuti pelatihan ini sangat besar yaitu diikuti oleh 127 mahasiswa dan bulan depan juga akan direncanakan untuk diselenggarakan lagi mengingat masih banyak mahasiswa yang berminat untuk mengikuti pelatihan Contract Drafting ini,’’ tandas Dr. Budiartha, Senin (22/4) kemarin. Pihaknya berharap, melalui pelatihan ini mahasiswa FH Unwar memiliki keahlian soft skill yang profesional dalam pembuatan kontrak, baik secara teori maupun praktik. Sehingga keterampilan yang dimiliki bisa menjadi bekal bagi para lulusan untuk bersaing di dunia kerja. Wakil Rektor I Unwar Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. mengatakan mahasiswa dalam mengikuti proses akademik di dunia perkuliahan harus menguasai 3 aspek pengetahuan, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotor. Pelatihan contract drafting ini merupakan implimentasi dalam meningkatkan aspek pengetahuan dan keterampilan mahasiswa tersebut. Sebab, dalam membuat contract drafting mahasiswa harus memiliki kemampuan khusus

PELATIHAN - Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. didampingi Wakil Rektor I Unwar Ir. I Nyoman Kaca, M.Si., Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. berfoto bersama Direktur Jimly School of Law and Goverment Surabaya Dr. Hj. Hesti Armiwulan, S.H., M.Hum. dan para narasumber pada pembukaan pelatihan Contract Drafting, Senin (22/4) kemarin. dan olah otak yang baik, sehingga kontrak yang dikerjakan sesuai dengan etika, norma dan memiliki konsistensi. ‘’Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa dan mampu memiliki daya saing lulusan yang semakin baik ke depannya,’’ harapnya. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. yang sekaligus menjadi Main Speaker dalam pelatihan tersebut mengatakan bahwa Contract Drafting merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh mahasiswa FH dalam membuat kontrak. Sehingga mahasiswa FH Unwar tidak

hanya mahir dalam teori pembuatan kontrak, tetapi memiliki keterampilan yang baik dalam pelaksanaannya di lapangan. Sebab, pelatihan semacam ini akan menambah keterampilan mahasiswa yang nantinya akan menjadi nilai jual lebih bagi lulusan FH Unwar. Direktur Jimly School of Law and Goverment Surabaya Dr. Hj. Hesti Armiwulan, S.H., M.Hum. berharap kerja sama antara FH Unwar dengan Jimly School dapat berkelanjutan, tidak hanya dalam pelatihan Contract Drafting, namun juga dalam pelatihan-pelatihan keterampilan hukum lainnya. (ad850)

Jumantik Mandiri Dinilai Sulit Diwujudkan Status Kesehatan Duktang Susah Dipantau

DISKUSI - Suasana diskusi terbatas yang berlangsung di Warung 63 Denpasar, Senin (22/4) kemarin.

Hadapi Persaingan Era Digital

LPD Harus Dikelola Profesional LEMBAGA Perkreditan Desa (LPD) yang tujuan keberadaannya untuk menyejahterakan masyarakat desa pakraman, terlebih lagi mendukung kelestarian adat dan budaya, tentu harus dijaga keajegannya. Begitu pesatnya perkembangan teknologi digital menjadi sebuah ancaman bagi lembaga tradisional ini, sehingga berbagai penguatan harus dilakukan terutama di bidang digitalisasi. Seperti apa? Keberadaan LPD selama ini telah mampu mendukung kegiatan masyarakat di desa pakraman, baik melalui dana pembangunan yaitu 20 persen dari laba yang rutin diserahkan LPD setiap tahunnya, hingga berbagai kegiatan sosial yang didukung LPD melalui dana sosial yang dianggarkan. Lebih dari itu, sebagian LPD juga menyisihkan pendapatan untuk mendukung penyelenggaraan upacara masyarakat seperti ngaben massal atau sebagainya. Melalui program-program yang dimiliki, banyak kemudahan yang dirasakan oleh masyarakat, seperti kredit bunga ringan ataupun program tabungan yang mendukung kegiatan tertentu. Oleh sebab itu keberadaan LPD yang menjadi tumpuan perekonomian masyarakat ini tentu eksistensinya harus dijaga. Ketua Badan Kerja Sama (BKS) LPD Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. mengatakan, tercatat hingga 2018 lalu aset yang mampu dikelola LPD se-Bali hampir mencapai Rp 20 triliun. Hal ini membuat pengembangan LPD menjadi sebuah keharusan, sehingga tidak menjadi tertinggal terlebih pada era digitalisasi saat ini. ‘’Meski LPD merupakan lembaga tradisional, pengelolaannya harus profesional dengan mendorong pemanfaatan teknologi digital,’’ ungkapnya pada diskusi terbatas yang berlangsung di Warung 63 Denpasar, Senin (22/4) kemarin. Lebih lanjut Cendikiawan mengatakan, dalam upaya penguatan LPD tersebut, bekerja sama menjadi upaya yang dapat dilakukan. Hal ini yang mendorong diseleng-

garakannya diskusi yang mempertemukan BKS-LPD, Lembaga Pemberdayaan (LP) LPD, PT Bank BPD Bali, PT Ussi, PT Jamkrida Bali Mandara serta pengusaha di bidang teknologi informasi. Dikatakannya, konsep dari LPD selama ini adalah bersaing dan bersanding. Bersaing yaitu upaya meningkatkan internal LPD terutama SDM. Demikian juga bersanding dilakukan dengan bekerja sama dengan lembaga keuangan lainnya, yang tidak mungkin ditolak keberadaannya terlebih lagi yang sudah menjamur ke desa-desa. ‘’Caranya yaitu menguatkan diri dalam bidang teknologi dan digitalisasi terlebih lagi di era revolusi industri 4.0 yang tanpa batas perkembangannya,’’ ungkap Cendikiawan. Melalui kerja sama dengan PT Ussi, sebuah perusahaan teknologi informasi, ini diharapkan mampu mendukung penguatan LPD di bidang digitalisasi ke depan. Demikian juga sinergi dengan PT Bank BPD Bali serta PT Jamkrida diharapkan mampu bersama-sama mendukung perekonomian Bali ke depan. Dipaparkannya, saat ini penggunaan teknologi digital sudah mulai dilakukan LPD. Dari 1.433 LPD yang tersebar di seluruh Bali, 600 di antaranya sudah menggunakan standardisasi core LPD yang memudahkan peng-input-an data serta mempermudah sistem pemeriksaan dan pengawasan yang dilakukan LP-LPD. Demikian juga penggunaan LPD mobile sudah mulai dilakukan LPD yang memberi kemudahan transaksi bagi nasabah. Termasuk saat ini BKS-LPD telah merancang Gerai Pintar LPD yang berkerja sama dengan toko atau warung-warung di

wilayah desa pakraman. Kepala LP-LPD Provinsi Bali I Nyoman Arnaya, S.E. mengatakan, peranan teknologi informasi sangat penting, sehingga mengubah mindset pengelola ataupun SDM LPD juga harus dilakukan. ‘’Mengubah mindset SDM ini yang cukup sulit dilakukan, karena sudah terbiasa dengan sistem konvensional. Kendala kita memang di SDM untuk pengembangan teknologi tersebut,’’ terangnya. Dengan itu, pelatihan yang dilakukan ke depan yaitu akan lebih menyosialisasikan manfaat teknologi informasi kepada SDM LPD. ‘’Kita harapkan nantinya bagaimana BKS-LPD Bali bisa bekerja sama dengan anakanak muda yang mampu di bidang teknologi informasi,’’ ungkapnya. Sementara itu, Direktur PT Ussi Bandung Tirta Rukmana mengatakan, ada empat hal yang harus dimiliki lembaga keuangan di era digital yaitu standardisasi core, layanan keuangan, sistem pembayaran dan yang terakhir logistik (berhubungan dengan jual dan beli produk). Keempat hal ini sudah mulai dimiliki oleh LPD saat ini, meski untuk mengembangkan secara menyeluruh membutuhkan lebih banyak waktu. ‘’Pada awal kita hanya mulai rintis core untuk standardisasi data LPD pada awal kerja sama kita pada tahun 2015. Ternyata pengembangan teknologi begitu pesatnya yang membuat kita pun harus ikut bergerak terhadap sistem lain,’’ jelasnya. Meski pengembangan standardisasi core saat ini masih terus berlangsung, pengembangan program lainnya juga dijalankan agar LPD tidak menjadi ketinggalan. ‘’Karena untuk pengembangan sistem yang lain, standardisasi core untuk digitalisasi data LPD harus dilakukan. Hal ini membuat kita harus berpacu lebih cepat,’’ terangnya sembari mengatakan, sehingga kerja sama LPD ke depan dengan lembaga lain juga harus lebih ditingkatkan. (kmb)

Denpasar (Bali Post) Jumantik mandiri yang menjadi program Pemerintah Kota Denpasar sejak 2017 sulit untuk diwujudkan. Sebab, banyak masyarakat belum aware. Selain itu banyak penduduk pendatang (duktang) yang tinggal di Kota Denpasar. Penduduk pendatang sulit terpantau status kesehatannya, baik pemantauan jentik pada tempat tinggalnya, status kesehatan keluarganya dan jaminan kesehatan yang dimiliki. Ini membuat pihak puskesmas yang memiliki tanggung jawab pemantauan kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya menjadi terhambat. Seperti yang terjadi di Puskesmas Denpasar Selatan (Densel) I. Kepala Puskesmas Densel I dr. A.A. Ngurah Gede Dharmayuda menuturkan, sejak Februari kasus DB di wilayah kerjanya cukup

tinggi. Tingkat kepadatan jentik cukup tinggi. Angka Bebas Jentik (ABJ) di Puskesmas Densel I adalah 91 persen, padahal standarnya adalah di atas 95 persen. ‘’Itu menunjukkan sudah signifikan bahwa jentik semakin banyak,’’ ujarnya, Senin (22/4) kemarin. ABJ yang cukup tinggi ini karena banyak kendala yang ditemui di lapangan. Salah satunya adalah masih banyak masyarakat yang belum memahami tentang upaya pencegahan demam berdarah. Selain itu banyak penduduk pendatang di wilayah kerjanya. Karena Densel merupakan lokasi yang strategis bagi duktang, dekat dengan tempat bekerja, pusat kota, dan tempat wisata, sehingga cukup padat. Banyaknya duktang ini membuat pihaknya sulit melakukan pemantauan jentik. Karena jam bertemu sulit diatur. ‘’Mereka kerja pagi, rumah dikunci. Kadang mer-

eka datang sudah lewat jam kerja sore. Seringan enggak ketemu dengan kita. Rumah itu terkunci, mereka tinggal di kos, tuan rumah kos pun kadang enggak mau serta merta bertanggung jawab,’’ bebernya. Pemerintah Kota Denpasar telah mencanangkan jumantik mandiri sejak tahun 2017. Namun belum masyarakat aware dengan pemantauan jentik di sekitar rumahnya. Petugas jumantik pun sudah turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan jentik, melakukan abatesisasi dan penyuluhan. Keterbatasan petugas lagi–lagi menjadi kendala. Meski saat ini setiap banjar dinas memiliki satu petugas jumantik, namun itu tak cukup. Apalagi di wilayah kerjanya, jumlah penduduk cukup padat yaitu di atas 9.500 orang per 1 kilometer persegi. Satu banjar dinas bisa mencapai 500 KK – 800 KK. Dengan jumlah KK ini, dinilai satu petugas ju-

mantik tidak mampu untuk melakukan pemantauan. ‘’Jadi strategi kerja kita atur agar mereka semua terpantau,’’ tandasnya. Maka dari itu pemberdayaan masyarakat harus sudah mulai dilaksanakan dari sekarang. ‘’Sekarang semua serba online, bayar pajak online, mandiri. Tujuannya memandirikan masyarakat, begitu juga penanganan kesehatan harus dilakukan secara mandiri. Visi kita kan memandirikan masyarakat hidup sehat secara mandiri dan berkualitas,’’ pungkasnya. Selain DB banyak program kesehatan yang mesti diinformasikan serta dipantau ke rumah penduduk. Seperti Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PIS PK). ‘’Kita harus mendata kesehatan mereka. Ada yang hipertensi enggak, ada yang merokok enggak, ada orang gilanya enggak, sudah memiliki JKN atau belum,’’ bebernya. (kmb42)

Pasca-Erupsi Gunung Agung

BPBD Bali Pastikan Stok Masker Memadai Denpasar (Bali Post) Gunung Agung mengalami dua kali erupsi pada Minggu (21/4) lalu. Pasca-erupsi tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Bali I Made Rentin, Senin (22/4) kemarin menugaskan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bali bersama TRC BPBD Karangasem untuk turun ke lapangan. Di samping melakukan asessment dampak erupsi, juga mengecek dan memastikan stok masker di kantong-kantong masyarakat. ‘’Apakah jumlahnya cukup dan me-

madai, misalnya di kantor desa, sekolah, puskesmas, dan lain-lain,’’ ujarnya. Pada Minggu siang sebelum terjadi erupsi kedua, lanjut Rentin, BPBD Provinsi Bali mendapat support dan tambahan masker dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali sebanyak 50 ribu buah. Pihaknya akan berkoordinasi dengan petugas di lapangan, baik TRC maupun Relawan untuk proses droping dan pendistribusian. Termasuk memastikan bahwa stok masker tersedia cukup dan

memadai. ‘’Saat erupsi pertama di pagi hari, di mana terjadi hujan abu vulkanik yang sebarannya relatif luas sampai ke Badung dan Denpasar, BPBD telah membagikan masker lebih dari 10 ribu tersebar di Karangasem, Klungkung, Bangli, Gianyar,’’ imbuhnya. Rentin mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kesiapsiagaan. Kemudian selalu melengkapi diri minimal dengan masker saat beraktivitas. Dengan harapan, masyarakat su-

dah siap jika erupsi tibatiba terjadi lagi. Kemudian, masyarakat diminta mengikuti arahan petugas dan tidak terpengaruh dengan hoax. ‘’Ikuti informasi resmi yang dikeluarkan oleh lembaga resmi (pemerintah - red). BPBD dibantu oleh relawan, dalam hal ini Pasebaya Agung di lingkar 28 desa, terus akan melakukan upaya penyebarluasan informasi dalam rangka edukasi kepada masyarakat,’’ tandasnya. (kmb32)

Warung Global

Pelegalan Arak agar Dibarengi Aturan Tegas dan Pembinaan PELAKU pariwisata mendukung upaya Pemprov Bali untuk melegalkan pembuatan dan peredaran arak Bali. Apalagi, jika pembuatan minuman dengan bahan baku arak ini bisa menjadi atraksi bartender yang notabene selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan. Berikut rangkuman acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM. Bu Vera di Tabanan setuju arak dilegalkan agar dapat meningkatkan pendapatan pembuat arak. Baginya, peran pemerintah sangat penting untuk mengarahkan pembuat arak agar menghasilkan yang berkualitas. Selain untuk menyambung hidup, aktivitas yang dilakukan masyarakat pembuat arak juga sebagai bentuk pelestarian tradisi. Bu Ayu di Petang mengaku setuju. Ia menilai dapat membuka lapangan kerja

dan legal serta jadi terkenal di seluruh dunia. Minuman khas luar negeri membanjiri pasaran miras di Bali, sedangkan arak terpinggirkan. Inilah saatnya produk lokal berjaya, minimal di daerahnya sendiri. Werda di Tegallalang menilai bagus arak dilegalkan karena sebelumnya menjelang tahun baru atau hari besar keagamaan biasanya disita. Di satu sisi arak diperlukan, di sisi lain dikejar,

disita dan disebut melanggar aturan. Pelegalan arak agar dibarengi pembinaan dan pembimbingan sehingga berkualitas dan dapat bersaing dengan produk luar. Aturan harus tegas dan dijalankan, sehingga tidak bebas. Dengan memberdayakan masyarakat lokal dalam memproduksi arak, maka mereka dapat ikut merasakan dampak pariwisata di Bali. Sementara Ryan di Tabanan mengatakan sangat setuju, tetapi perlu dihakpatenkan dan dikemas seperti minuman impor, berlabel dan buatkan tempat pengepul atau berbadan usaha, misalnya BUMDes. Diawasi badan BPOM dan bagi pembuat

atau pemilik usaha harus membaw a olahannya ke BUMDes tersebut sehingga tidak ada permainan harga. Pemerintah harus memberikan bimbingan untuk melakukan pemasaran. Arik di Karangasem mengharapkan hal ini segera dilaksanakan dan tidak sebatas wacana. Melegalkan arak Bali tidak ada masalah. Itu artinya ada keseriusan dari pihak pemerintah dalam melindungi sekaligus menjaga kelestarian arak Bali. Namun yang terpenting bagaimana pengelolaannya. Kalau ini bisa dilegalkan tentunya akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para produsen arak. (dika)


OPINI

6

Selasa Pon, 23 April 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Penataan Pemerataan Pembangunan PEMERATAAN pembangunan tidak pernah dapat dilepaskan dari pemerataan pembangunan infrastrukur. Hal ini sepertinya disadari betul Presiden Joko Widodo, dengan membangun dan mengembangkan berbagai infrastruktur di wilayah Indonesia Timur dan wilayah lainnya. Dengan harapan, mempermudah jalur distribusi hingga perdagangan menjadi lancar dan meningkat. Dengan begitu, ketimpangan pembangunan antarwilayah dan antardaerah diharapkan dapat dikurangi. Tidak hanya untuk Indonesia, ketimpangan pembangunan antarwilayah/daerah juga terjadi dan menjadi sorotan di Bali. Pesatnya pembangunan pariwisata yang dibarengi peningkatan infrastruktur, dominan dirasakan di wilayah Bali Selatan yang lebih dikenal sebagai daerah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan). Sementara wilayah Bali Utara, Bali Barat dan Bali Timur dirasakan masih jauh tertinggal. Perkembangan pariwisata yang diharapkan bisa dinikmati seluruh masyarakat Bali di berbagai wilayah, pada kenyataannya tidak sesuai harapan. Wilayah Bali Utara dan Bali Barat masih hanya sebagai objek, hanya dikunjungi dan jadi tontonan, sementara gemerincing dolar dari wisatawan lebih banyak ditampung di Bali Selatan. Berbagai alasan yang lazim mengemuka, karena kesulitan akses bagi wisatawan menuju daerah-daerah tersebut. Infrastruktur yang masih kurang pun jadi ‘’kambing hitam’’.Permasalahannya, sebenarnya bukan hanya infrastruktur jalan tadi. Melainkan, bagaimana menarik wisatawan agar mau tinggal atau menginap lama di wilayah Bali Utara, Bali Barat dan Bali Timur. Terlebih, masalah penerbangan yang selama ini menjadi alasan kendala, juga akan segera dibangun di Bali Utara. Kini tinggal bagaimana agar wisatawan betah berlama-lama di Bali Utara, Bali Barat, Bali Timur maupun daerah lain di Bali dan tidak numplek tinggal menginap di Bali Selatan. Jika wisatawan sudah tertarik tinggal lama di wilayah tersebut, tentu diperlukan berbagai akomodasi untuk menampung dan membuat mereka betah. Ini tentu disesuaikan dengan budaya mereka di negaranya. Dalam membangun berbagai akomodasi dan sarana penunjang ini, tidak dapat dihindarkan akan terjadi alih fungsi lahan. Di sinilah perlu adanya pemetaan dan penataan ruang wilayah Bali. Jangan sampai, dengan alasan pemerataan berbagai daerah seenaknya membangun wilayahnya dengan mengesampingkan bahkan melupakan Bali sebagai satu-kesatuan wilayah budaya. Mengingat, Bali selama ini mengusung pariwisata budaya. Aspek penataan (ruang) wilayah menjadi sangat fital jika masih menginginkan Bali sebagai sebuah kesatuan wilayah budaya. Karena itu, penataan ruang Bali harus tetap menjadi pedoman dalam pemerataan ini. Pemerataan tanpa regulasi penataan, hanya melahirkan perlombaan pembangunan dengan alasan mengejar keadilan. Jika semua wilayah membangun tanpa mempertimbangkann dan memperhatikan penataan Bali sebagai sebuah kesatuan (one island management), alih fungsi lahan dipastikan terjadi besar-besaran. Akan terjadi perubahan tidak hanya pada tataran fisik wilayah Bali, tetapi juga perilaku masyarakat pengusung budaya Bali. Ini berdampak hilangnya taksu budaya Bali dan pariwisata Bali, cepat atau lambat akan segera ditinggalkan wisatawan. Bukan pemerataan yang didapat dan dirasakan, tetapi kehancuran Bali karena ditinggalkan pengagumnya para wisatawan.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Mohon Informasi Calon DPD yang Lolos Pemilu sudah lewat hampir sepekan. Namun, hingga kini baru presiden yang hampir pasti berdasarkan hitungan cepat. Sejumlah nama DPR-RI, DPRD yang lolos juga telah disuarakan media massa. Namun, saya tetap meragukan kebenarannya sebelum diberitakan oleh koran-koran yang saya yakini validitasnya. Untuk itulah, saya berharap mohon diberikan gambaran siapa kira-kira yang akan mewakili Bali di luar partai politik. Mengingat yang saya tahu banyak nama populer bersaing di jalur ini. Mudah-mudahan, saya tak harus menunggu sampai 22 Mei untuk tahu siapa calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang akan mewakili Bali. Satu hal yang saya harapkan dari para DPD ini adalah berperan lebih aktif menyuarakan Bali. Kini, ketika banyak terobosan yang digulirkan Gubernur Bali Wayan Koster, saya berharap DPD ikut mendukungnya. Terutama soal penguatan desa adat. Nantinya, DPD yang terpilih saya harapkan ikut menguatkan perjuangan Bali agar desa adat mendapat anggaran khusus. Tanggung jawab moral mewakili Bali ke Senayan ini hendaknya juga disampaikan ke publik. Jangan hanya diam dan menghabiskan masa jabatan tanpa ada catatan khusus yang bisa diingat bagi Bali. Selain itu, saya mohon DPR-RI asal Bali yang kini didominasi PDI Perjuangan juga berbuat lebih jelas dalam mengawal Bali. Kepercayaan rakyat Bali kepada PDI Perjuangan ini jangan disalahgunakan. Hendaknya ada hasil jelas dan bisa dinikmati Bali selama lima tahun ke depan. Terakhir, saya juga menyampaikan selamat bagi para calon legislatif yang terpilih. Ni Putu Purnaminingsih Gianyar, Bali

Dualisme Penataan Ruang Bali Ketika ruang dipandang sudah melahirkan kepadatan, macet, mahal, dan lainnya maka kata sakti yang diluncurkan adalah ubah peraturannya. Jika demikian adanya, maka kalimat ‘’Awak tidak bisa menari, lantai dikata bejungkit’’ sepertinya merupakan idiom yang pas. Bukankah pembangunan di Bali bukan hanya di kawasan metropolis Sarbagita?

S

emangat dalam review RTRW Provinsi Bali yang tertuang dalam Perda Nomor 16 Tahun 2009 menjelang akhir tahun 2018 kemarin kembali ramai dibicarakan. Pembicaraan ada pada semangat perubahan yang memang disadari atau tidak akan berdampak pada berbagai aspek kemanusiaan-alam dan hubunganhubungannya. Hierarki norma Penataan Ruang bagi Wilayah Provinsi adalah bersumber dari turunan Undang-undang Penataan Ruang Republik Indonesia. Adapun tujuan dari Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 16 Tahun 2009 dijabarkan ke dalam Bab I pasal 3 tentang Tujuan Penataan Ruang Wilayah Provinsi Bali untuk mewujudkan: Ruang wilayah provinsi yang berkualitas, aman, nyaman, produktif, berjati diri, berbudaya Bali, dan berwawasan lingkungan berlandaskan Tri Hita Karana; Keterpaduan perencanaan tata ruang wilayah nasional, provinsi, dan kabupaten/ kota; Keterpaduan pemanfaatan ruang darat, ruang laut, dan ruang udara, termasuk ruang di dalam bumi; Keterpaduan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah provinsi dan kabupaten/kota dalam rangka perlindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan dan budaya Bali akibat pemanfaatan ruang; Pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat; Keseimbangan dan keserasian perkembangan antarwilayah kabupaten/kota; Keseimbangan dan keserasian kegiatan antarsektor; dan Pemanfaatan ruang yang tanggap terhadap mitigasi dan adaptasi bencana. Mencermati bunyi teks pada Tujuan Penataan Ruang di atas khususnya pada tujuan nomor 1, dengan jelas bertujuan untuk menciptakan ruang yang berkualitas, aman, nyaman, produktif, berjati

Oleh Putu Rumawan Salain diri, berbudaya Bali, dan berwawasan lingkungan berlandaskan Tri Hita Karana. Sungguh luas, dalam, dan jelas bahwa ruang di Bali wajib hukumnya memenuhi maksud-maksud tersebut di atas. Tidak mudah di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi yang mendorong roda pembangunan lebih cepat dari sebelumnya untuk mengorbankan kualitas ruang. Bahkan, tanpa melihat kata-kata lainnya, kata Tri Hita Karana yang tertulis di dalam teks tersebut memiliki makna yang sangat dalam untuk mengimplementasikan keselarasan hubungan antara manusia dengan manusiaalam-dan Tuhan-nya. Dalam penerapannya sangat jelas bahwa yang dimaknai dengan harmoni itu adalah situasi equal. Dalam bahasa lainnya dapat dikatakan sebagai Homeo Stasi. Bali kini memiliki jumlah penduduk mendekati 4,5 juta jiwa, kehadiran wisatawan nusantara dan mancanegara sekitar 12,5 juta jiwa/tahun dengan luas pulau 5.780,06 km2 tentu memiliki keterbatasan dalam hal daya dukung dan daya tampung, khususnya yang sehari-hari terlihat di kawasan Sarbagita, seperti di Kota Denpasar dan Badung. Dampaknya terlihat dengan semakin padatnya lalu lintas, timbulan sampah, kekurangan air bersih, dan tentu pencemaran udara dan air di beberapa titik. Bahkan tanpa diduga, banyak lahan sawah beralih fungsi, harga semakin mahal, dan yang tidak terlihat bahwa struktur ideologi masyarakat Bali telah diintervensi dengan ideologi pariwisata yang dibingkai dengan komoditas. Padahal, persentase ruang Bali untuk dieksplorasi sejatinya masih sangat signifikan dapat dilakukan. Menurut data yang diperoleh dari 100% luas Pulau Bali, yang terbangun baru sekitar 14,35%. Dengan kata lain, perluasan pembangunan seharusnya dilaksanakan merata di seluruh kabupaten/kota sesuai

amanat dari Perda RTRWP Bali Nomor 16 Tahun 2009, melalui perencanaan dan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi. Pembangunan Bali seharusnya dimplementasikan sebagai sebuah pulau dengan ekosistem-budaya unggul dan tidak dibangun dengan sekat-sekat yang kaku antarkabupaten/kota. Manajemen perencanaan yang berlandaskan pulau wajib dikedepankan untuk kenyamanan, aman, berindentitas ‘’jati diri’’, dan produktif tanpa meninggalkan kebudayaannya, serta kualitas yang berkelanjutan. Keunggulan di setiap kabupaten/kota dapat diintegrasikan atas saling ketergantungan, artinya dalam bahasa ekonomi wajib ada subsidi silang untuk membangun masing-masing kota/kabupaten ‘’duduk sama rendah, berdiri sama tinggi’’, seharusnya menjadi konsep dalam membangun equal dengan sesama. Apa yang terjadi jika pembangunan tata ruang diabaikan atau dilanggar? Tentu akan ada dampak sesuai dengan kasus setempat seperti banjir, tanah longsor, kekeringan, dan yang paling tidak terlihat adalah terjadinya perubahan sikap maupun etika manusianya. Dampak ekologi tidak hanya menyangkut kualitas alam akan tetapi dia akan berhubungan secara resiprokal dengan manusianya. Filosofi penatan ruang adalah pemerataan akses dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat. Filosofi tersebut sangatlah mulia namun sering ada muatan yang tidak disadari ikut mengorbankan fungsi lahan atas nama pembangunan. Mirip dengan Revolusi Industri abad XIX di Eropa yang memanfaatkan teknologi untuk mengolah pertanian dan hubungan-hubungannya. Di Indonesia, khususnya di Bali, pemerintah secara terstruktur melakukan Land Consolidation (LC) atas nama pembangunan ‘’pemekaran wilayah/kota’’. Desa Renon-Denpasar adalah salah satu

korban dari pembangunan dari lahan pertanian menjadi fungsi pusat pemerintahan. Keberhasilan atau kegagalan ini dicontoh oleh kota/kabupaten lainnya di Bali. Akibatnya, tentu ikut menyumbang peralihan fungsi lahan, khususnya sawah menjadi fungsi permukiman, perkantoran, perdagangan, dan lainnya. Dengan demikian, perubahan fungsi lahan di Bali sudah berlangsung sejak lama dan bukan hanya dilakukan oleh pelaku pariwisata. Pemerintah ikut bertanggung jawab dalam hal ini. Bahkan, tidak ada evaluasi pascadiubahnya fungsi lahan agraris tersebut para petani maupun penggarap hidupnya kian sejahtera atau terpuruk. Kini, derasnya pembangunan di Bali bermuara pada sulitnya memperoleh lahan dan tingginya harga tanah setiap 1 are (100 m2). Kesulitan ini berakibat lahirnya kreativitas dan inovasi dari para pemodal untuk berinvestasi di Bali. Bali disadari atau tidak merupakan medan laga bisnis yang menggiurkan dengan prospek yang signifikan. Teluk Benoa merupakan saksi bisu ketika investor hendak melakukan reklamasi ditolak dengan gigih oleh masyarakat Bali dengan berbagai dukungan kajian teknis dan nonteknis. Akan tetapi kini ketika Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ‘’pemerintah’’ yaitu Pelindo III tanpa berisik melakukan kegiatan menguruk dan mengeruk Teluk Benoa tanpa penolakan. Ada apa? Mudah-mudahan tanah/pasir timbunan baru tersebut dibiayai oleh pemerintah dan sepenuhnya dikelola oleh pemerintah dan sama sekali tidak ada informasi kepemilikan yang diserahkan ke pemerintah provinsi ataupun kota/kabupaten. Proyek gigantik tersebut layak dikaji ulang mengingat luasan wilayah yang diuruk dan konon akan dilengkapi dengan membangun fasilitas pasar ikan, marina, dan kawasan properti. Fasilitas pasar ikan setidaknya akan didukung oleh ratusan kapal yang akan sandar dan docking. Sedangkan pada kawasan properti dirancang dengan kelengkapan fasilitas seperti pusat perbelanjaan, pusat seni, dan pusat budaya. Katanya, mereka akan menggandeng investor untuk keperluan tersebut. Semoga saja bukan rubah berbulu domba, maksudnya investor swasta yang

ditolak berganti baju masuk melalui baju pemerintah dan Bali akan dapat sampahnya. Hal yang sama juga dilakukan oleh Angkasa Pura untuk memperluas landasan di Bandara I Gusti Ngurah Rai ke arah barat dengan alasan adanya perhelatan dunia yang dilangsungkan di Bali. Proyek-proyek besar ini sangat diniati dan direncanakan oleh Jakarta dan bukan oleh perencanaan dari Bali. Adakah ini konspirasi antara pemerintah dengan pemodal atau sebaliknya atau bahkan kepentingan politik yang berlindung di balik kekuasaan pemerintah. Banyak kemungkinan dapat saja diungkapkan, namun kejujuran akan membuktikan karmanya karena bumi adalah pertiwi. Bukankah sembah-bakti juga ditujukkan kepada pertiwi, untuk memohon keselamatan kepada-Nya? Menghadapi situasi pembangunan seperti sekarang ini, selayaknya mengedepankan pemanfaatan sekaligus pengendalian. Keterpaduan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah provinsi dan kabupaten/kota dalam rangka perlindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan dan budaya Bali akibat pemanfaatan ruang adalah wajib, sesuai dengan tujuan penataan ruang yang tercantum pada Perda Nomor 16 Tahun 2009. Oleh karenanya, tidak berlebihan bila sekali lagi digarisbawahi bahwa keseimbangan dan keserasian perkembangan antarwilayah kabupaten/kota harus menjadi kenyataan dan bukan anganangan indah. Keseimbangan dan keserasian ini dapat berlangsung jika berlangsung keseimbangan dan keserasian kegiatan antarsektor dengan visi peningkatan kualitas ruang.

angkat pesawat pada saat di udara karena adanya dorongan berupa downdraft dan juga updraft. Awan kumulonimbus yang bergabung dapat membentuk jajaran awan yang memanjang hingga ratusan kilometer yang disebut dengan squall line atau pada saat awan kumulonimbus tersebut bergabung dan membentuk gugusan awan yang besar dan membentuk menyerupai lingkaran yang biasa disebut Mesoscale Convective Complex (MCC). Kehadiran MCC atau squall line di daerah yang dilalui dan berdurasi waktu yang cukup lama dapat mengakibatkan banjir, hujan lebat dan angin kencang seperti puting beliung. Tak heran apabila pesawat terbang bisa memutar arah atau menunda keberangkatan atau pun pendaratan apabila terdapat awan kumulonimbus. Oleh sebab itu, diharapkan kepada masyarakat yang sedang mengendarai kendaraan agar berhati-hati dan waspada apabila ada badai guntur, karena dapat juga membuat jarak pandang/visibility kita menjadi berkurang atau pendek, karena dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

***

Jangan Hanya Melihat Keindahan Awan

INDONESIA termasuk kawasan yang banyak badai gunturnya, dan dapat terjadi di sembarang waktu. Namun, yang paling sering pada awal dan akhir musim hujan. Pada waktu langit berawan atau pada waktu hujan, sering kita lihat kilapan cahaya yang diikuti suara yang sangat kencang dan bergemuruh. Kilapan cahaya tersebut dikenal dengan nama ‘’kilat’’ atau ‘’halilintar’’; suara yang sangat kencang itu dinamakan ‘’petir’’; dan suara yang bergemuruh bertalutalu yang seolah-olah seperti suara benda besar yang menggelinding dinamakan ‘’guruh’’ atau ‘’guntur’’. Peristiwa terjadinya kilat dan guntur biasanya diikuti dengan hujan dan angin kencang. Oleh karena itu, adanya peristiwa tersebut dikenal dengan ‘’badai guntur’’. Badai guntur berasal dari sebuah awan rendah yang disebut dengan awan kumulonimbus. Awan ini mempunyai ciri yang sangat khas yaitu berwarna yang sangat gelap dan memiliki tinggi dasar sekitar 600 m serta memiliki tinggi puncak yang bisa mencapai 20 km. Selain itu, awan rendah jenis kumulonimbus ini memiliki bentuk seperti jambul dan bisa berbentuk seperti landasan tempa. Awan ini dapat menimbulkan

Oleh Rino Wijatmiko Saragih hujan yang sangat lebat sekitar 30 menit. Kumulonimbus berisi tetes-tetes air dan kristal-kristal es. Tetes-tetes air terdapat di bagian bawah, campuran tetes air dan kristal es di bagian tengah, dan kristal es di bagian atas. Kristal es sering berukuran besar dan menimbulkan hujan batu (hujan es). Kumulonimbus berukuran besar sehingga dapat terlihat jelas bentuknya apabila dilihat dari jarak jauh. Dapat terlihat hanya satu seperti terpencil, dan juga dapat terlihat banyak dan berderet. Kumulonimbus mengandung muatan listrik yang dapat menimbulkan kilat dan badai guntur. Oleh karena itu, kumulonimbus sering disebut awan guntur. Awan kumulonimbus/guntur terbentuk dari sebuah kumpulan awan cumulus. Selain itu, juga awan guntur dapat terbentuk apabila udara panas dan kelembapannya tinggi terangkat ke atas dalam udara yang makin ke atas makin dingin. Biasanya diawali dengan semakin banyaknya jumlah awan yang menutupi langit.

Mulanya hanya 4/8, meningkat hingga 7/8 bahkan bisa menutupi langit dengan jumlah 8/8. Awan ini bisa kita lihat dengan melihat petir di langit. Di mana ada petir pasti ada awan kumulonimbus. Awan ini yang mengakibatkan hujan yang deras serta angin yang sangat kencang. Embusan angin ini bisa membuat awan jenis kumulonimbus bergeser ke suatu daerah atau membuat kumpulan awan ini terpisah, sehingga hujan dapat reda atau berhenti. Biasanya petir yang dihasilkan oleh awan ini juga sangat bahaya karena memiliki tegangan yang sangat tinggi, yang salah satu akibatnya membuat pohon tumbang dan menghantam listrik. Jenis awan ini juga sangat berbahaya bagi penerbangan. Oleh sebab itu, penerbangan di suatu bandara dapat ditunda apabila awan ini ada tepat di sekitar landasan pacu/run way. Para penerbang biasanya menjauhi awan ini karena dapat merusak sistem operasional yang ada di pesawat terbang. Awan kumulonimbus ini juga dapat menghilangkan daya

Penulis, Guru Besar Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana

POJOK Berebut kursi di DPRD Bali, PDI-P berjaya, Demokrat tak berdaya. - Jangan lupa sejahterakan rakyat.

Lembaga dunia tetapkan Gianyar sebagai kota kerajinan dunia. - Terpenting untuk kesejahteraan rakyat. *** Medan curam, pembangunan jembatan di Bangli akhirnya mangkrak. - Ingat semua untuk rakyat.

Penulis, Forecaster Stasiun Meteorologi Dumatubun-Tual

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Selasa Pon, 23 April 2019

Rumah Kemasan Disperindag Belum Berfungsi Maksimal Tabanan (Bali Post) -

Rumah Kemasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan yang berlokasi di Tuakilang, Kecamatan Tabanan belum berfungsi maksimal. Pasalnya, fasilitas yang berdiri di lahan bekas pasar ikan ini masih kekurangan operator.

SEPI - Rumah Kemasan Disperindag Tabanan.

Bali Post/bit

Fasilitas Terbatas, Delapan SMP Pinjam Laboratorium untuk UNBK Tabanan (Bali Post) Ujian Nasional tingkat SMP digelar mulai Senin (22/4) kemarin. Meski ada peningkatan jumlah sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kompetensi (UNBK), namun tidak semua sekolah bisa menyelenggarakan UNBK secara mandiri. Dari 35 SMP di Kabupaten Tabanan yang menggelar UNBK, delapan di antaranya masih meminjam laboratorium milik SMA/SMK lantaran keterbatasan sarana dan prasarana. Sementara tujuh SMP masih menggelar Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil (UNKP). SMP yang meminjam labo-

ratorium untuk UNBK, di antaranya SMPN 1 Tabanan yang meminjam laboratorium SMKN 1 Tabanan, SMPN 2 Marga meminjam laboratorium milik SMAN 1 Tabanan, dan SMPN 3 Tabanan meminjam laboratorium SMAN 2 Tabanan. Khusus SMPN 3 Tabanan, jumlah peserta ujian sebanyak 322 siswa. Mereka dibagi dalam dua shift. ‘’Kami hanya punya 35 unit komputer. Dengan jumlah siswa yang cukup banyak, tahun ini kami belum bisa melakukan UNBK secara mandiri. Namun pastinya bertahap sarana-prasarana ini akan terus ditingkatkan, dengan harapan tahun berikutnya

sudah bisa secara mandiri, tidak meminjam lagi,’’ ucap Kepala SMPN 3 Tabanan I Made Sandiartha. Untuk menjaga kemungkinan gangguan teknis saat UNBK, pihaknya menyewa satu unit genset. ‘’Ini baru pertama kali kami UNBK, jadi buat jaga-jaga saja. Khawatirnya ada gangguan jaringan listrik di internal sekolah,’’ katanya. Sementara itu, Sekda Tabanan I Gede Susila didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Wayan Miarsana dan Kabid SMP I Made Darmawita memantau pelaksanaan UNBK hari pertama.

Saat meninjau UNBK di SMPN 1 Kerambitan, Plt. Kadisdik Miarsana menyatakan, ada 42 SMP di Tabanan yang menggelar UN tahun ini. Hari pertama lancar, meski ada siswa yang absen karena sakit. Kepala SMPN 1 Kerambitan I Wayan Sunata, S.Pd. mengungkapkan, tahun lalu pihaknya hanya bisa menggelar UNKP lantaran keterbatasan komputer. ‘’Awalnya hanya punya 72 unit saja, dan barulah tahun ini bisa menggelar UNBK mandiri setelah ada bantuan dukungan dari komite dengan tambahan 30 unit komputer berikut server,’’ terangnya. (kmb28)

‘’Kami baru punya dua operator pelaksana. Itupun jadwal diundang menjadi narasumber pelatihan ke desa atau di luar Rumah Kemasan sangat banyak,’’ kata Kasi Aneka Industri Disperindag Tabanan I Gede Wayan Sukaja, Senin (22/4) kemarin. Pihaknya sudah mencoba melatih dan merekrut staf Disperindag untuk menjadi operator, hanya saja belum ada yang berminat. ‘’Kemungkinan belum ada kejelasan sistem penggajian atau upah, apalagi tugasnya sangat teknis sekali karena

masan akan membantu IKM dalam mengemas produknya dengan lebih baik dan memiliki ciri khas produk IKM Tabanan. Kemasan yang baik berperan penting dalam pemasaran produk IKM, karena kemasan akan menarik perhatian konsumen. Ditambahkannya, upaya tersebut sejalan dengan program pemerintah yang mendorong kalangan pelaku usaha pangan industri rumah tangga (PIRT) agar mampu menghasilkan produk yang memiliki tingkat kehigienisan dan aman dikonsumsi. (kmb28)

Bali Post/bit

PANTAU UNBK - Sekda Tabanan I Gede Susila didampingi Plt. Kadisdik Tabanan Wayan Miarsana saat memantau UNBK tingkat SMP, Senin (22/4) kemarin.

Cuaca Tak Menentu, Kasus DBD Naik-Turun

Tabanan (Bali Post)Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) jika dilihat dari siklus lima tahunan, seharusnya akan terus mengalami peningkatan dan April adalah puncaknya. Namun dari data, kasus DBD di Tabanan berfluktuasi. Hal ini diprediksi akibat kondisi cuaca yang tidak menentu. Kabid P2M Dinas Kesehatan Tabanan dr. Ketut Nariana, Senin (22/4) kemarin, mengatakan kasus DBD tahun 2019 untuk Januari tercatat delapan kasus. Kemudian meningkat di Februari menjadi 25 kasus. Namun pada Maret, DBD menurun menjadi hanya lima kasus. Pada April yakni hingga kemarin, kasusnya kembali meningkat menjadi 12 kasus. Turun-naiknya kasus DBD, kata Nariana, dipengaruhi cuaca yang tidak bisa diprediksi. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang lebih mudah diprediksi. ‘’Karena bisa saja ada hujan lalu panas. Atau tiba-tiba panas terus baru kemudian hujan. Musimnya kacau sehingga kejadian DBD pun mengikuti musim yang tidak bisa diprediksi,’’ jelasnya. Meski demikian, Nariana menegaskan, upaya antisipasi tetap sama yaitu dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). ‘’Penanganannya tetap dengan PSN secara berkala baik itu musim hujan maupun musim kemarau. Diharapkan satu keluarga ada satu juru pemantau jentik untuk memantau keberadaan jentik di lingkungannya,’’ jelasnya. Selain PSN, upaya lainnya berupa abatesasi atau penaburan bubuk abate pada tempat penampungan air secara berkala juga penting dilakukan. Di sisi lain, Dinas Kesehatan Tabanan mengadakan fogging dan ULV yang menyasar daerah atau desa yang sudah tercatat ada kasus DB. Untuk sebaran kasus DBD, rata-rata di setiap kecamatan hampir ada, seperti Tabanan, Kediri, Pupuan, Seltim, Marga dan Kerambitan. (kmb24)

berhubungan dengan alatalat untuk pengemasan,’’ ucapnya. Rumah Kemasan berfungsi sebagai tempat untuk membantu proses pengemasan berbagai jenis produk yang dihasilkan industri kecil dan menengah (IKM). Sampai saat ini Rumah Kemasan dalam proses penataan sekaligus melengkapi peralatan untuk pengemasan olahan pangan untuk produk BUMDes. Kabid Perindustrian Disperindag Tabanan I Gusti Ayu Wiryati Ardiany menjelaskan, Rumah Ke-

Vaksinasi HPR Difokuskan di Perbatasan

Tabanan (Bali Post) Setelah mendapatkan bantuan Vaksin dari Dinas Peternakan Provinsi Bali sebanyak 9.300 vaksin, April ini Tabanan kembali mendapatkan bantuan 20 ribu vaksin. Bantuan ini rencananya difokuskan untuk kegiatan vaksinasi hewan penular rabies (HPR) di kawasan perbatasan.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Tabanan Wayan Suamba, Senin (22/4) kemarin mengatakan, di tahap pertama vaksin digunakan untuk vaksinasi di zona merah atau daerah yang terjadi kasus gigitan positif rabies. ‘’Kegiatan vaksinasi tidak bisa serentak karena bantuan vaksin dari provinsi dilakukan secara bertahap. Awalnya dapat 9.300 dan difokuskan ke zona merah. April ini dapat 20 ribu lagi dan difokuskan ke daerah perbatasan,’’ ujarnya.

Bali Post/san

FOGGING - Petugas saat melakukan fogging. Kasus DBD di Tabanan saat ini fluktuatif, tergantung kondisi cuaca.

Ia melanjutkan, Tabanan sebenarnya mendapatkan bantuan vaksin dari provinsi sebanyak 42 ribu, tetapi pemberiannya dilakukan secara bertahap. Untuk vaksinasi di daerah perbatasan akan digelar pekan depan. Saat

ini petugas sedang menyiapkan semua yang dibutuhkan. ‘’Vaksin sudah ada. Tetapi stiker dan kalung belum ada sehingga dilengkapi hari ini (kemarin-red). Minggu depan jadwalnya akan dibuat untuk menyasar daerahdaerah perbatasan,’’ jelas Suamba. Disasarnya daerah perbatasan karena merupakan pintu masuk yang rawan penularan rabies, terutama akibat lalu lintas HPR antardaerah. ‘’Di daerah perbatasan, anjing dari kabupaten lain bisa masuk dan jika terinfeksi rabies dapat dengan mudah menularkan. Karena itulah disasar daerah perbatasan untuk langkah antisipasi,’’ katanya.

Berdasarkan data, vaksinasi tahun 2019 hingga April tercatat HPR yang telah divaksin sebanyak 8.332 ekor, yang terdiri dari 8.115 anjing, 213 kucing dan empat monyet. Vaksinasi baru dilakukan di Kecamatan Tabanan yang menyasar sebanyak 2.226 HPR, Selemadeg 1246 HPR, Pupuan 2.042 HPR dan Kediri 2.818 HPR. Cakupan vaksinasi khususnya untuk anjing baru mencapai 14,64 persen dari total estimasi anjing

tahun ini yang mencapai 55.448 ekor anjing. (kmb24)

Jadi Pembicara di Kartini 4.0 Indosat Ooredoo

Bupati Eka Tegaskan Perempuan Tidak Boleh Gaptek

MEMPERINGATI Hari Kartini, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mendapat kehormatan menjadi pembicara di acara Kartini 4.0 Indosat Ooredoo di Gedung Indosat Ooredoo, Jakarta Pusat pada Senin (22/4) kemarin. Kegiatan itu mengambil tema ‘‘Peran Perempuan dalam Teknologi Serta Semangat Entrepreneurship Perempuan Indosat Ooredoo di Industri 4.0’’. Saat itu Bupati Eka mengucap syukur mempunyai kesempatan menjadi pembicara dan memberikan inspirasi kepada para perempuan untuk siap menghadapi era digital, dengan selalu peduli dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan teknologi secara cerdas untuk kegiatan yang positif. ‘’Sebagai perempuan Indonesia kita tidak boleh gagap teknologi, melainkan harus bisa memanfaatkan teknologi dan cerdas menggunakannya untuk melakukan hal yang positif. Tentu ini untuk memajukan bangsa dan negara,’’ ucap Bupati Eka.

Dia juga menekankan agar teknologi digunakan sebagai sarana usaha. Melihat banyaknya celah usaha UMKM yang bisa dilakoni oleh kaum perempuan, seperti di Tabanan 75 persen UMKM dijalankan oleh kaum perempuan. ‘’Banyak usaha kecil sekarang ini sudah di link-kan dengan dunia digital. Jadi itu manfaat positif yang didapat di era digital ini. Saya harap di dunia modern ini yang serba digital, perempuan juga tetap mengedepankan kodratnya di samping menunjukan kelebihannya. We can do anything, dengan kelebihan multitasking kita harus serba bisa dan jangan pernah melupakan kodrat sebagai perempuan,’’ imbuhnya. Bupati Eka melanjutkan, pihaknya juga telah menyiapkan Kabupaten Tabanan sebagai Smart City dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Seperti dengan membentuk E-Government, termasuk E-Planning dan E-Budgeting serta yang ter-

baru adalah membentuk Tabanan Command Center yang diharapkan mampu bersinergi dengan Smart City. ‘’Nantinya kita harapkan 75 persen UMKM digerakkan oleh kaum perempuan. Itu harus bisa melihat bagaimana mengakses market atau pasar tidak hanya lokal tapi bagaimana bisa mem-branding-nya dengan kekuatan teknologi. Membrandingnya dengan baik, mengemasnya dengan baik dengan tidak meninggalkan kualitas produk itu sendiri. Produk juga harus unik, jika ingin dikenal harus ciptakan sesuatu yang berbeda. Apalagi ojek online sudah masuk Tabanan sehingga perempuan harus bisa menjemput bola atau melihat peluang tersebut,’’ jelasnya. Pemkab Tabanan juga dikatakannya telah memberikan pelatihan untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar bisa berbisnis di era digital, juga mengadakan pembinaan untuk 75 UMKM di Tabanan serta

menekankan mereka untuk melakukan bisnis melalui teknologi digital yang tentunya bekerja sama dengan pemerintah. ‘’Sudah banyak UMKM yang menggunakan teknologi digital. Saya harap hal demikian dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, bukan justru melupakan kodrat sebagai perempuan. Justru harus mengetahui mana yang lebih prioritas dan lebih penting harus diutamakan. Tentunya juga harus menjadi perempuan yang maju, bermanfaat untuk lingkungan dan keluarga,’’ harap Bupati Eka. Sementara itu, Group Head Corporate Communication Indosat Ooredo Turina Faraouk mengapresiasi langkah-langkah Bupati Eka sebagai perempuan yang berhasil di dunia politik karena sesuai dengan semangat RA. Kartini. ‘’Peran wanita di politik Indonesia masih minim, karena masih didominasi oleh pria. Meskipun minoritas, Bupati Eka tetap bisa berprestasi di

KARTINI - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mendapat kehormatan menjadi pembicara di Kartini 4.0 Indosat Ooredoo yang digelar di Gedung Indosat Ooredoo, Jakarta Pusat, Senin (22/4) kemarin. berbagai sektor dan mengalahkan Kepala Daerah pria yang sudah biasa mendominasi politik. Sangat sesuai dengan semangat Kartini yang selama ini kita kenal dalam kesetaraan gender,’’

tegasnya. Selain itu, katanya, Kartini 4.0 di era digital harus mempunyai 4 karakter yaitu smart, innovative, fearless dan empathic. ‘’Saya melihat 4 karakter tesebut ada

dalam diri Ibu Eka. Kepala daerah wanita berprestasi memang banyak, namun yang berkarakter kuat dan mendukung peran wanita di era industri 4.0 masih sedikit,’’ ujar Turina. (ad849)


BULELENG

8

Selasa Pon, 23 April 2019

Bawaslu Tangani Dugaan ’’Money Politics’’

Singaraja (Bali Post) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Buleleng menangani dugaan kasus money politics oknum calon legislatif (caleg) DPRD Bali dari Daerah Pemilihan (Dapil) Buleleng. Kasus ini diduga terjadi di Dusun Munduk Uwaban Desa Pedawa, Banjar. Uniknya, dugaan kasus ini dilaporkan oleh pihak penerima uang Nyoman Redana. Dia lebih awal melaporkan kasus itu karena takut kalau nanti ada pihak yang mengadukan ke Bawaslu. Selain pelapor, saksi yang juga menerima uang langsung dimintai keterangan. Mereka itu yakni Gede Muliawan, Putu Jaya dan Made Nurai.

Bali Post/kmb38

MONEY POLITICS – Bawaslu Buleleng menerima pengaduan dugaan money politics dari seorang okum caleg DPRD Bali Dapil Buleleng, Senin (22/4) kemarin.

Delapan Siswa Tunarungu dan Tunawicara SLBN 1 Ikuti UNKP

Singaraja (Bali Post) Delapan orang siswa kelas IX SLB Negeri Buleleng mengikuti Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP), Senin (22/4) kemarin. Mereka merupakan siswa tunarungu dan runawicara. Satu di antara peserta ujian ini adalah Putri Laksmi, peraih medali perunggu Pekan Paralimpic Provinsi (Peparprov) Bali 2018. Ujian dimulai pukul 10.30 wita dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. UNKP itu diawali pengisian daf-

tar absen, guru pengawas di sekolah bersangkutan membuka lembar soal yang masih tersegel. Sekitar pukul 11.00 Wita, siswa SLB mulai mengerjakan soal dengan serius. Kepala SLB Negeri 1 Buleleng Wayan Cirtha mengatakan, sebelum mengikuti ujian, anak didiknya sudah melakukan pengayaan soalsoal dengan baik. Melihat kesiapan itu, Cirtha optimis siswa yang mengalami cacat fisik itu mengerjakan ujian dengan nilai memuaskan. “Persiapan biasa saja dan

Bali Post/kmb38

UNKP – Delapan siswa SLB Negeri 1 Buleleng mengikuti UNKP, Senin (22/4) kemarin.

sebelumnya kami sudah melakukan pengayaan, sehingga kami yakin anak-anak kami mendapat hasil maksimal,” ujar Cirtha. Sekretaris Disdikpora, Made Astika mengatakan, khusus peserta UNKP SMP diikuti sebanyak 5.528 siswa. Dari daftar siswa peserta ujian itu, 33 anak tidak hadir pada ujian hari pertama. Rinciannya 29 orang berhenti, 3 anak sakit, dan 1 siswa tanpa keterangan. Untuk UNBK jenjang SMP diikuti sebanyak 6.025. Dari jumlah itu sebanyak 21 orang dinyatakan tidak hadir. Rinciannya, berhenti sekolah 14 siswa, 1 izin karena menjadi utusan seni ke Tiongkok dan 6 siswa sakit. “Sedangkan USBN SD/Mi total peserta ujian sebanyak 11.989 orang. Dari jumlah itu sebanyak 12 orang dinyatakan tidak hadir. Rincinnya sebanyak 5 orang dinyatakan berhenti, mutasi 2 orang, sakit 2 orang, izin 2 orang dan tanpa keterangan 1 orang. “Secara umum hari pertama UN tidak ada kendala, baik jaringan internet, listrik juga tidak ada gangguan,” katanya. (kmb38)

Pembukaan Pendidikan Calon Tamtama

Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 375 siswa calon Tamtama TNI-AD mengikuti pembukaan masa pendidikan di lapangan Candradimuka Secata Rindam lX/Udayana, Senin (22/4) kemarin. Apel pembukaan pendidikan ini dihadiri Danrindam IX/Udayana Kolonel Inf. Esy Suharto, S.Sos. didampingi para pejabat di lingkungan Kodam IX/ Udayana. Membacakan sambutan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., Danrindam Kolonel Inf. Esy Suharto, S.Sos. mengatakan ratusan siswa yang berhasil lolos dalam seleksi ketat dan transparan ini menempuh pendidikan lebih dari lima bulan. Ratusan siswa dari berbagai daerah di Indonesia itu mendapat materi pendidikan sesuai kurikulum yang ditentukan komando atas. Setiap siswa diminta mengikuti semua petunjuk dan perintah pelatih, sehingga tujuan pendidikan baik fisik maupun pembentukan mental dan teknik dasar keprajuritan dapat tercapai. Keberhasilan pendidikan dasar ini akan menentukan kualitas calon prajurit yang tangguh dan profesional. (kmb38)

Bali Post/kmb38

PEMBUKAAN PENDIDIKAN - 375 siswa calon Tamtama TNI-AD mengikuti pembukaan masa pendidikan di lapangan Candradimuka Secata Rindam lX/Udayana, Senin (22/4) kemarin.

Warga penerima dugaan money politics, Nyoman Redana, menceritakan kasus ini berawal pada 15 April 2019, dia disuruh mengambil uang dari salah seorang tim sukses (timses) oknum caleg bersangkutan. Transaksi itu dilakukan di hotel yang tidak diketahui alamat persisnya. Dia mengetahui kalau lokasi pertemuan dengan pemberi uang itu di salah satu hotel di Lovina. Saat itu, Redana diberi uang Rp 5 juta oleh anggota timses yang dikenal SB yang diketahuinya berasal dari Banjar Tegaha, Kecamatan Banjar. Selain memberi uang, timses itu juga memberikan kartu nama dan contoh surat suara. “Saya diminta mengambil uang di Lovina Rp 5 juta. Dan ada kartu nama dan contoh surat suara. Saya tidak tahu nama lengkap timsesnya,” katanya. Setelah menerima uang dari timses itu, kata Redana, pada 16 April 2019, dirinya kemudian memberikan uang Rp 100.000 kepada warga yang bersedia memilih caleg sesuai di

kartu nama tersebut. Dari pembagian itu, dia hanya mendapat pemilih 10 orang. Setiap orang itu kemudian diberi uang Rp 100.000, sehingga dana itu berhasil dibagikan Rp 1 juta. Sedangkan, sisanya, Rp 4 juta, maunya dibagikan untuk warga lainnya, namun tidak berhasil. Bahkan, uang Rp 3.500.000 habis digunakan biaya operasional mencari suara. Sedangkan sisanya Rp 500.000 langsung diserahkan ke Bawaslu sambil mengadukan kasus tersebut. “Saya bagikan untuk sepuluh orang. Maunya cari pemilih lagi namun tidak berhasil dan saya menghabiskan biaya Rp 3.500.000. Sisanya, hanya Rp 500.000 dan karena takut ada yang melaporkan, lebih awal saya sampaikan kejadian ini ke Bawaslu,” jelasnya. Dugaan ‘’Money Politics’’ Ketua Bawaslu Buleleng Putu Sugi Ardana membenarkan pihaknya menerima laporan dugaan money politics itu. Dia mengatakan, sesuai mekanisme, Bawaslu melaku-

kan penanganan kasus selama 14 hari kerja, sebelum dikeluarkan keputusan nantinya. Dari penanganan awal, saksi pelapor bersama warga penerima uang sudah diklarifikasi. Keterangan sementara pelapor Redana menyebutkan telah menerima uang Rp 5 juta dari terlapor SB. Uang itu diserahkan terlapor kepada saksi pelapor di hotel yang diketahui berada di traffic light Lovina ke utara. Saat menyerahkan uang itu, pelapor ditugaskan mencari suara untuk caleg yang tercantum dalam contoh surat suara dan kartu nama itu. Pelapor juga mengakui kalau menggunakan dana itu Rp 3.500.000 dan sisanya, Rp 500.000, diserahkan sebagai barang bukti bersama contoh surat suara dan kartu nama caleg bersangkutan. “Benar, kami menerima laporan dari pelapor. Kami sudah melakukan klarifikasi pelapor dan saksi. Pada inti, laporan pelapor itu diberi uang oleh terlapor untuk mencari suara

Singaraja (Bali Post) – Setelah disibukkan tahapan pemilihan umum (pemilu), DPRD Buleleng sekarang disibukkan agenda pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD Buleleng 2018. Rapat gabungan komisi-komisi itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Ketut Wirsana. Dalam pembahasan awal, Senin (22/4) kemarin, dewan mulai menyepakati beberapa poin yang dijadikan catatan dalam rekomendasi LKPJ APBD 2018. Dari beberapa poin rekomendasi itu, dewan memasukkan persoalan yang terjadi dalam pelaksanaan proyek pembangunan Taman Bung Karno di Lingkungan Sangket, Kecamatan Sukasada menjadi poin rekomendasi. Meskipun proyek itu mandek, dewan mendesak agar pemerintah daerah melanjutkan proyek itu pada tahun anggaran 2019. Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa mengatakan, proyek RTH Taman Bung Karno itu sudah ditunggu masyarakat sebagai ikon Buleleng. Proyek RTH itu memiliki relasi dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Sayangnya, pada tahun 2018 lalu, proyek RTH itu tidak bisa digarap tuntas. Bahkan, Dinas Perumahan Permukiman

Pertanahan (Perkimta) Buleleng telah memutus kontrak pelaksanaan proyek tersebut. “Kita ketahui bersama kalau RTH Taman Bung Karno itu mandek. Kontrak pekerjaannya diputus tahun 2018 lalu. Khususnya kami di Komisi II memasukkan perjalanan proyek itu dalam catatan rekomendasi terhadap LKPJ APBD Buleleng 2018,” katanya. Selain dijadikan catatan penting, politisi PDI-P asal Desa Selat, Kecamatan Sukasada ini mendesak pemerintah daerah tahun ini untuk menuntaskan proyek yang sudah ditunggu-tunggu publik di Buleleng itu. Ala-

sannya, karena RTH Taman Bung Karno itu sudah masuk perencanaan pembangunan yang disepakati bersama dewan. Kalau proyeknya tidak digarap tuntas, Budiasa khawatir pelaksanaan proyek itu justru menjadi preseden buruk citra pemerintah oleh masyarakat Buleleng. “Kami tidak mengerti soal teknis proyek dan menyangkut patung Bung Karno itu berkaitan bidang seni. Namun apa pun itu, karena sudah masuk perencanaan pembangunan, maka kami menyepakati tahun ini, proyek itu kami harap dituntaskan, sehingga tidak memunculkan preseden

pileg. Kami akan segera meminta klarifikasi terlapor, namun karena alamat pastinya tidak diketahui, kami koordinasikan dulu ke PPK untuk mengirimkan surat undangan klarifikasi itu,” katanya. Apakah laporan itu memenuhi unsur money politics? Akademisi Universitas Panji Sakti (Unipas) ini belum memberikan tanggapan detail. Yang jelas, sesuai regulasi dugaan money politics itu harus memenuhi unsur-unsur yang sudah ditentukan. Unsur itu seperti dilakukan pada masa tenang atau sebelum hari H pemungutan dan penghitungan suara. Kalau nantinya memenuhi unsur, Bawaslu akan menjerat pelanggaran ini dengan UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu jo Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) No. 7 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penanganan Pelanggaran Pemilu. Demikian juga, klarifikasi kepada caleg yang disebutsebut “membeli” suara, Sugi Ardana mengatakan, Bawaslu masih fokus untuk mengklarifikasi terlapor dan tambahan saksi-saksi lainnya. Ini karena sesuai laporan yang diterima, bahwa pelapor menerima uang dari SB untuk mencari suara pileg. “Sementara kita tangani dari pemberi dan penerima serta saksi-saksi tambahan,” tegasnya. (kmb38)

Proyek RTH Taman Bung Karno Jadi Catatan LKPJ APBD 2018

Bali Post/kmb38

BAHAS LKPJ – DPRD Buleleng membahas LKPJ APBD Buleleng Tahun 2018 di gedung dewan Senin (22/4) kemarin.

buruk di masyarakat kita,” jelasnya. Selain proyek RTH Taman Bung Karno, mantan Perbekel Desa Selat, Kecamatan Sukasada itu menyoroti realisasi dana hibah bantuan sosial (bansos) dalam bentuk bantuan bedah rumah yang bersumber dari Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung. Dia menyarankan pada proses penyerahan BKK berikutnya, diusulkan agar ada analisis yang kuat terhadap warga yang menjadi sasaran BKK itu. Ini penting karena dari realisasi bedah rumah itu muncul kesan di masyarakat kalau penerimanya adalah warga yang dari kemampuan ekonomi sudah mapan. Namun justru, mereka itu dimasukkan sebagai penerima bedah rumah. “Ada kesan masyarakat yang justru lebih layak menerima malah mereka tidak dapat. Saya kira ke depan, perlu dicermati sebelum realisasi ada verifikasi dan penerima agar benar-benar mereka yang layak menerima bantuan bedah rumah itu,” jelasnya. Rencananya, DPRD Buleleng menggelar sidang paripurna Selasa (23/4) ini untuk membacakan poin rekomendasi dewan terhadap LKPJ APBD Buleleng Tahun 2019. (kmb38)

Jaga Warisan Kuno Janger Menyali Melalui Kompetisi Anak-anak SMP Melestarikan kesenian yang nyaris punah, memang perlu usaha keras dan juga desain sistematis sejak dini. Seperi itulah strategi Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Buleleng dalam usaha menjaga warisan Tari Janger kuno itu. Bahkan, secara tegas mengangkat tema “Regenerasi Janger Menyali” dengan melibatkan delapan sekaa janger SMP di Buleleng berkompetisi kreatif , menonjolkan koreografi yang apik. Lomba itu dimulai Minggu (21/4) sampai Senin (22/4) kemarin. Lalu, seperti apa cara-cara sistematis yang didesain dalam upaya sosialisasi dan pengembangan Tari Janger Menyali itu?

Bali Post/kmb38

TARI JANGER - Delapan SMP se-Buleleng mengikuti lomba tari janger Minggu (21/4) malam lalu.

LOMBA yang digulirkan bukan saja dalam upaya edukasi, juga penggalian bahkan pelestarian warisan Tari Janger Menyali. Desain sistematis harus dilakukan karena keberadaan Tari Janger Menyali yang memiliki keunikan khusus itu terancam punah akibat kreasi janger dari daerah lain dan kesenian modern yang demikian masif belakangan ini. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Gede Dharmaja, M.Si., mengatakan, lomba janger ini digelar serangkaian Pekan Apresiasi Seni (PAS) HUT ke-415 Kota Singaraja. Kenapa Janger Menyali ini dipilih, karena kesenian ini kondisinya sudah terancam punah. Hal itu disebabkan kalah bersaing dengan janger kreasi dari daerah lain dan kesenian modern. Pada masa kejayaannya, Janger Menyali ini memiliki perbedaan yang mencolok dibandingkan janger dari Bali Selatan. Perbedaan itu mulai dari kostum, gending, dan lakon yang dipentaskan. Per-

bedaan antara Janger Menyali dengan janger lainnya adalah kostum penari laki-lakinya disebut jipak. Penari laki-laki ini mengenakan kostum seperti pakaian tentara lengkap dengan baretnya. Sedangkan, penari wanita yang biasa disebut Perik, pakaiannya hampir sama dengan janger pada umumnya. Melihat kondisi Janger Menyali yang tinggal generasi keempat itu saat ini, penarinya sudah lanjut usia. Karena itu, Disdikpora mengenalkan kesenian langka ini kepada generasi muda melalui lomba. Pihaknya ingin ada usaha penggalian dan pelestarian lebih sistematis, sehingga Janger Menyali ini tetap lestari dan bersaing eksis dengan janger dari Bali Selatan. “Kita mengawali lomba ini. Harapannya setelah dikenal kemudian ada penggalian, sehingga tari ini bukan saja lestari, namun berkembang dan bersaing,” katanya. Pada hari pertama, sekaa janger tampil masing-masing

dari SMPN 4 Singaraja, SMPN 2 Banjar, SMPN 2 Seririt, dan SMPN 1 Singaraja. Sedangkan pada hari kedua, Senin (22/4) kemarin, tampil sekaa janger SMPN 2 Sawan, SMPN 1 Gerokgak, SMPN 1 Sukasada, dan SMPN 2 Busungbiu. Dewan juri yang merupakan akademisi Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menentukan kriteria penilaian meliputi penampilan, kekompakan, kreativitas, dan koreografi. Setiap sekaa diberikan kesempatan pentas minimal 20 menit dan maksimal 35 menit. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, lomba janger ini merupakan upaya positif dalam hal pelestarian tari janger di daerahnya. Pelestarian ini penting karena Tari Janger Menyali ini keberadaannya hampir punah. Pihaknya berharap lomba ini menambah khazanah kesenian asli Bali Utara. “Tahun depan, kami kembali gelar bahkan akan melibatkan peserta siswa SMA dan SMK,” katanya. (mud)


GIANYAR

Selasa Pon, 23 April 2019

9

Ratusan Kendi Aneka Warna Jadi Tempat Berswafoto Favorit Gianyar (Bali Post) Tumpukan ratusan kendi yang tersusun di depan warung milik I Wayan Cemeng di Banjar Ambengan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, menjadi objek menarik. Pasalnya, ratusan kendi dengan aneka warna itu kerap dijadikan latar belakang untuk berswafoto. Tidak hanya warga lokal, aksi berswafoto di tempat itu juga kerap dilakukan oleh wisatawan mancanegara. Pemilik warung I Wayan Cameng mengatakan, awalnya di lokasi tersebut merupakan warung yang menjual peralatan upakara. Kemudian ia iseng mengecat sejumlah kendi dengan aneka warna. “Saya lihat penjual alat upakara yang lain sama saja tidak ada bedanya, dijejer begitu saja di depan warung. Hanya kebetulan ini saya warnai dan hasilnya sedikit unik,” ujar Cemeng, belum lama ini. Cameng mengaku mulai mengecat kendi-kendi itu sekitar lima tahun lalu. Hasilnya pun terlihat unik dan ternyata menarik minat wisatawan yang melintas. “Dilihat unik oleh salah satu wisatawan yang kebetulan lewat, langsung minta foto di sana,” katanya. Hasil foto itu lantas diunggah ke media sosial, hingga akhirnya semakin banyak wisatawan yang penasaran dan sengaja datang ke tempat tersebut. Bukan wisatawan saja, masyarakat lokal khususnya remaja juga tergiur mengabadikan gambar di depan ratusan kendi tersebut. Tidak hanya untuk tempat berswafoto, bahkan tak jarang pasangan calon pengantin juga melakukan pemotretan prewedding di

tempat tersebut. Karena harus ber-pose di badan jalan, setiap orang yang akan mengabadikan gambar di sana harus berhatihati. Pasalnya, kendaraan yang melintas cukup padat. Disinggung soal tarif, Cemeng mengaku tidak mengenakan tarif sepeserpun. Pasalnya, sejak awal ia telah berkomitmen untuk tidak mengenakan biaya jika ada yang melakukan pemotretan ataupun sekadar berswafoto di depan hasil karyanya itu. “Saya memang tidak kenakan tarif. Kendati demikian, minimal sebelum berfoto bilang permisi dululah ke warung supaya bisa saya ingatkan agar berhati-hati dan tidak sampai kendinya tersenggol. Karena sudah banyak yang pecah akibat kurangnya hatihati saat ambil gambar,” katanya. Meski tidak memasang tarif, Cemeng mengaku berencana menyiasati agar tetap mendapatkan pemasukan, yakni dengan membuat studio tepat di atas tempatnya menaruh ratusan kendi. Wisawatan yang penasaran bagaimana proses pembuatan kendi dari tanah liat sampai mengecat akan diajarkan di sana. “Kalau sering pecah, dan tidak dipungut tarif kan susah juga. Kalau minta ganti rugi, saya juga tidak enak. Makanya saya bikin studio di sini untuk wisatawan maupun orang lokal belajar pembuatan awal sampai proses pengecatan kendi. Di sana baru akan saya kenakan tarif. Kalau untuk tempat foto memang gratis, karena itu membuat orang senang. Kita hidup sekali punya kesempatan membuat orang lain senang sesuai dengan apa yang kita bisa lakukan,” tegasnya. (kmb35)

Palak Sejumlah Pemilik Toko AH Diamankan Polisi Gianyar (Bali Post) Polisi mengamankan Gede AH yang memalak uang keamanan dan kebersihan kepada sejumlah pemilik toko di kawasan Kecamatan Sukawati. Dalam aksinya, pria berusia 29 tahun ini mengatasnamakan petugas Desa Celuk, Kecamatan Sukawati. Sejumlah korban pun sempat dipalak uang ratusan ribu rupiah. Namun para korban tidak ingin memperpanjang kasus tersebut, sehingga kasus tersebut berakhir damai, Senin (22/4) kemarin. Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu Gusti Ngurah Winangun seizin Kapolsek Sukawati AKP Suryadi mengatakan, polisi sudah mempertemukan kedua pihak, antara pelaku dengan para korban. Atas kemauan kedua belah pihak, kasus ini tidak berlanjut. “Mereka tidak mau melanjutkan ke proses hukum, kemudian dilakukan mediasi,” ujarnya. Mediasi Senin kemarin menghasilkan lima poin penting. Pertama, pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Kedua, pelaku memohon maaf kepada para korban dan bersedia mengembalikan uang korban. Ketiga, para korban sudah memaafkan perbuatan pelaku, dan tidak melanjutkan ke proses hukum. Keempat, orangtua pelaku bersedia mengawasi pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Kelima, apabila di kemudian hari pelaku mengulangi perbuatannya, maka pelaku bersedia diproses hukum. Menurut informasi yang dikumpulkan di lapangan, Gede AH yang merupakan warga Jalan Noja, Banjar Bukit Buwu, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur itu awalnya terekam kamera CCTV memalak pemilik toko di wilayah Kecamatan Sukawati. Ada dua pemilik toko yang ditodong dan sempat membayar, yakni toko makanan cepat saji dan toko di Celuk. Kedua pemilik toko masing-masing menyerahkan uang Rp 800 ribu kepada pelaku yang mengaku-ngaku sebagai petugas Desa Celuk yang bertugas menagih uang keamanan dan kebersihan di wilayah itu. Akhirnya, polisi menelusuri pelaku dan berhasil mengamankan pelaku. Kepada polisi, pelaku mengakui melakukan pemalakan dan mengakungaku sebagai petugas pemungut uang keamanan dan kebersihan. (kmb35)

Bali Post/kmb35

BERFOTO - Seorang warga berfoto di depan tumpukan ratusan kendi aneka warna di Banjar Ambengan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud.

Hanya Enam SMP Negeri Mampu Selenggarakan UNBK Secara Mandiri

Gianyar (Bali Post) Ribuan siswa SMP mengikuti Ujian Nasional, Senin (22/4) kemarin. Dari 43 SMP yang ada di Kabupaten Gianyar, sebanyak 26 sekolah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Namun dari jumlah itu, hanya enam SMP negeri yang mampu menyelenggarakan ujian secara mandiri. Sementara sisanya masih harus meminjam peralatan di sekolah lain. Kepala SMPN 1 Gianyar Dewa Nyoman Bawa menerangkan, Senin kemarin tercatat 293 siswa di sekolahnya mengikuti ujian dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Proses ujian dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama yang dimulai pukul 07.00 Wita diikuti 98 siswa. “Demikian seterusnya hingga ujian sesi terakhir diikuti 97 siswa, sehingga genap seluruh siswa sebanyak 293,” katanya. Bawa mengatakan, pada hari pertama UNBK di sekolahnya, koneksi internet berjalan lancar. Berbeda dengan UNBK tahun sebelumnya yang sempat mengalami ganguan koneksi internet di awal. “Internet lancar hari ini. Listrik juga lancar, sehingga tidak ada gangguan hingga proses ujian Senin sore ini berakhir,” katanya. Menurut Bawa, UNBK akan berlangsung selama empat hari yakni hingga Kamis (25/4) mendatang. Sementara Selasa UNBK - Puluhan siswa di SMPN 1 Gianyar mengikuti UNBK pada hari pertama, Senin (22/4) kemarin.

Telepon Penting

Diduga Korban Tabrak Lari

gianyar Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar PMI Gianyar KONI Gianyar BNN Kab. Gyr. PLN Kodim 1616 Gyr Koramil Gianyar Koramil Blahbatuh Koramil Tegallalang

(23/4) hari ini akan berlangsung ujian untuk mata pelajaran Matematika. “Setelah Matematika, jadwal ujiannya mata pelajaran Bahasa Inggris dan IPA,” katanya. Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Gianyar Wayan Sadra mengatakan, proses Ujian Nasional baik UNBK maupun Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) di Kabupaten Gianyar berjalan lancar. “UNBK tidak ada ganguan koneksi internet atau semacamnya. Begitu juga dengan UNKP, semua lembar peralatan ujian sudah lengkap dikirim,” katanya. Menurut Sadra, dari 43 SMP di Gianyar memang baru 26 sekolah yang bisa menggelar UNBK. Dari jumlah itu, hanya enam SMP negeri yang mampu melaksanakan UNBK secara mandiri, sementara sisanya masih meminjam peralatan di sekolah lain. “Ada yang meminjam komputer di SMA dan SMK,” katanya. Ke depan, kata Sadra pihaknya akan mengajukan anggaran untuk pengadaan komputer bagi sekolah negeri yang belum bisa menggelar UNBK mandiri. “Tentunya hal ini akan dianggarkan, karena sudah menjadi kebutuhan setiap pelaksanaan UNBK,” tegasnya. (kmb35)

- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184 - 8958414 - 947261 - 946122 - 947166 - 943069 - 942289 - 941167 - 974792

Nenek 70 Tahun Tewas Mengenaskan

Gianyar (Bali Post) Seorang nenek, Ni Made Puspa, ditemukan tewas mengenaskan dengan sepeda gayungnya di Jalan Raya Batuyang, Banjar Tegehe, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Senin (22/4) kemarin. Korban berusia 70 tahun asal Karangasem yang tinggal sementara di Banjar Tegehe, Desa Batubulan ini diduga korban tabrak lari. Namun kendaraan yang melindas kepala korban hingga hancur ini belum diketahui identitasnya. Informasi yang dihimpun di

TKP, awalnya Ni Made Puspa mengayuh sepeda dari arah Pasar Batubulan ke timur menuju rumahnya di Gang Bangau XI nomor 9. Namun nahas, dalam perjalanan pulang dari membeli lauk-pauk untuk konsumsi sehari-hari, korban diduga menjadi korban tabrak lari, Senin kemarin sekitar pukul 05.30 Wita. Bukannya menolong korban, pengendara yang menabrak korban dan belum diketahui identitasnya ini justru melarikan diri. Suasana TKP yang masih remang-remang menjelang pagi

menyebabkan polisi kesulitan mendapatkan petunjuk kendaraan yang menabrak lalu melindas kepala korban hingga remuk. Korban yang meninggal di tempat itu lantas dibawa ke Ruang Jenazah RSUD Sanjiwani Gianyar. Sementara sepeda gayung korban nyaris tanpa kerusakan. Kapolsek Sukawati AKP Suryadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya lakalantas yang memakan korban jiwa itu. Dikatakan, jajarannya masih memburu pelaku. “Pelaku masih

diburu polisi,” katanya. Suryadi mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengukuran dan sket kasar di TKP. Termasuk mengamankan BB ke Mapolsek Sukawati. Ironisnya, saat kejadian tidak ada saksi yang melihat langsung terduga pelaku. “Saat kejadian di seputaran TKP masih sepi sekali, sehingga belum ditemukan saksi yang melihat ciri kendaraan yang diduga menabrak korban,” ujarnya. Ditemui di rumah duka, menantu korban, Ni Nengah

Lutrini, mengaku shock atas kejadian ini. Dikatakan, mertuanya sehari-hari memang biasa pergi ke Pasar Batubulan sekitar pukul 05.00 Wita. “Ibu memang setiap keluar rumah pasti naik sepeda. Makanya, ibu masih bugar meski sudah tua,” ujarnya. Sempat dititipkan di Ruang Jenazah RSUD Sanjiwani, akhirnya jenazah almarhum dititipkan di Forensik RSUP Sanglah Denpasar. “Keluarga masih rembug, rencananya akan dikremasi di Cekomaria,” kata Lutrini. (kmb35)

Gianyar Ditetapkan sebagai Kota Kerajinan Dunia PRESIDENT World Craft Council Asia Facific Region Madam Ghada Hiijawi Quddumi dan Ketua Umum Dekranas Ibu Mufidah Jusuf Kalla menyerahkan Sertifikat World Craft City (WCC) kepada Kabupaten Gianyar diterima Wakil Bupati Gianyar A.A. Gde Mayun didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster, Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra di Bali Agung Theatre Show, Bali Safari & Marine Park, Senin (22/4) kemarin. Sebelumnya juga diserahkan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual Indikasi Geografis (HKI-IG) kerajinan perak Celuk oleh Kementerian Hukum dan HAM diterima Kepala Desa Celuk Nyoman Rupadana didampingi Ketua Celuk Desain Center I Made Megayasa. Wabup Agung Mayun mengatakan, penobatan Gianyar sebagai World Craft City atau Kota Kerajinan Dunia adalah yang pertama di Indonesia setelah Yogyakarta ditetapkan sebagai Kota Batik Dunia pada tahun 2014. Pengakuan ini tidak terlepas dari

aktivitas masyarakat Gianyar yang sebagian besar bergelut di bidang seni dan kerajinan sehingga dijuluki Bumi Seni. Predikat Bumi Seni yang disandang Gianyar tidak terlepas dari banyaknya karya seni yang monumental lahir di Gianyar. Hal ini juga didukung semakin berkembangnya berbagai bentuk dan jenis karya seni yang didukung oleh seniman-seniman muda yang kreatif dan inovatif. “Industri kerajinan di Gianyar merupakan salah satu usaha industri yang berlandaskan pada kreativitas seni para seniman Gianyar, dikerjakan secara manual, dan merupakan hasil cipta rasa dan karya tangantangan terampil perajin Gianyar,” kata Wabup Agung Mayun. Dengan penetapan ini, kata Agung Mayun, Kabupaten Gianyar tidak saja dikenal sebagai Bumi Seni, Kota Pusaka Dunia, dan Daerah Tujuan Wisata, tapi juga dikenal sebagai Kota Kerajinan Dunia atau World Craft City (WCC). Identitas ini membuka peluang dan kesempatan bagi perajin Gianyar untuk berinteraksi dengan perajin yang ada di dalam maupun di luar

negeri, sehingga terjadi alih pengetahuan, alih teknologi, serta kerja sama usaha untuk memenangkan persaingan menembus pasar global. “Sampai dengan akhir 2018, jumlah industri kerajinan di Kabupaten Gianyar sebanyak 36.890 unit, mampu menampung tenaga kerja sebanyak 81.946 orang. Hampir semua jenis industri kerajinan ada di Gianyar, yang dominan seperti kerajinan kayu, emas atau perak, tenun atau endek, bambu, pangan, dan kulit,” katanya. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, pertumbuhan industri kreatif sangat dipengaruhi oleh kreativitas, keahlian, telenta dan gagasan yang inovatif sehingga mampu memberikan peningkatan nilai tambah untuk dapat dikomersialisasikan. Sejalan dengan upaya tersebut, banyak tantangan yang akan dihadapi. Sehingga diharapkan seluruh pelaku usaha serta masyarakat Bali bersama-sama untuk bersinergi, menjadi bagian penting untuk memberikan kontribusinya secara nyata untuk memajukan industri kreatif di Provinsi Bali.

Sementara itu, President World Craft Council Asia Facific Region Madam Ghada Hiijawi Quddumi mengucapkan selamat atas penetapan Gianyar sebagai Kota Kerajinan Dunia. Madam Ghada sangat mengapresiasi apa yang dilihat selama proses penilaian, serta kehangatan masyarakat Gianyar selama penilaian berlangsung. Kegiatan Dewan Kerajinan Dunia dimulai sejak 2012 hingga 2018, ditetapkan 30 kota di wilayah Asia Pacifik. Yaitu, 10 dari Iran, 7 dari Cina, 3 dari India, 2 dari Indonesia, 2 dari Thailand, 1 dari Nepal, 1 dari Oman, 1 dari Libanon, 1 dari Yordan dan 1 dari Palestina. “Beberapa ditetapkan sebagai pusat kerajinan dunia seperti Gianyar dan sebagian besar lainnya dengan kerajinan yang spesifik seperti kerajinan kayu, batik, ikat, batu karang, porselen, pahat batu, batu mulia, karpet, tanah liat dan lain sebagainya,” terang Madam Ghaba Hiijawi Quddumi. Ketua Umum Dekranas Ibu Mufidah Jusuf Kalla merasa sangat bangga dengan diserahkannya sertifikat penetapan Kabupaten

SERTIFIKAT - President World Craft Council Asia Facific Region Madam Ghada Hiijawi Quddumi dan Ketua Umum Dekranas Ibu Mufidah Jusuf Kalla menyerahkan Sertifikat World Craft City (WCC) kepada Kabupaten Gianyar diterima Wakil Bupati Gianyar A.A. Gde Mayun. Gianyar sebagai Wolrd Craft City. Dengan penetapan ini, diharapkan Gianyar akan lebih dikenal di mancanegara serta dapat membangun jejaring dengan World Craft City lainnya. “Saya harap Gianyar dapat mempertahankan penetapan Gianyar sebagai World Craft City dengan terus mengembangkan produk kerajinan di Gianyar yang pada akhirnya akan meningkatkan

kesejahteraan para perajian dan meningkatkan perekonomian di Kabupaten Gianyar,” katanya. Seusai acara penyerahan sertifikat penetapan Gianyar sebagai World Craft City, dilaksanakan fashion show (peragaan busana) rancangan desainer lokal Gianyar serta dilanjutkan dengan peninjauan pameran kerajinan oleh perajin Gianyar. (ad845)


JEMBRANA

10

Selasa Pon, 23 April 2019

Penyeberangan Selat Bali Tak Terpengaruh Erupsi Gunung Agung Negara (Bali Post) Erupsi Gunung Agung yang terjadi Minggu (21/4) lalu, masih tidak berdampak pada wilayah di Jembrana. Dari informasi, abu vulkanik dampak dari erupsi tidak sampai ke Jembrana. Begitu halnya aktivitas penyeberangan Jawa-Bali melalui pelabuhan Gilimanuk-Ketapang juga masih lancar. Pantauan di penyeberangan penghubung Pulau Jawa dan Pulau Bali itu, Senin (22/4) kemarin berjalan seperti hari biasanya. Jumlah penumpang maupun kendaraan yang keluar masuk Bali normal dan tidak ada lonjakan. Kapal pen-

umpang yang melayani penyeberangan juga masih sebanyak melayani seperti hari normal. Namun ASDP Gilimanuk mengaku telah menyiapkan sejumlah opsi apabila memang terjadi lonjakan penumpang. Seperti dengan menambah jumlah kapal yang beroperasi. Manajer Operasional ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Gilimanuk, Agus Supriyatno, kepada wartawan mengatakan, melihat jumlah penumpang dan kendaraan yang keluar masuk Bali, arus penyeberangan masih tergolong normal. Menurutnya belum ada lonjakan penumpang. Meskipun ada erupsi Gunung Agung tidak berdampak

sampai terjadinya lonjakan penguna jasa. GM ASDP Cabang Ketapang Fahmi Alweni mengungkapkan, apabila nantinya ada lonjakan penumpang maupun kendaraan dampak dari erupsi Gunung Agung, ASDP akan menambah lebih banyak kapal. Apalagi ketika situasi darurat, maksimal hingga 32 unit. Namun, sejauh ini menurutnya kondisi arus penyeberangan baik dari Jawa maupun Bali tergolong normal.

Sementara itu, dari pemantauan di wilayah Jembrana, muntahan lahar erupsi Gunung Agung yang terjadi pada Minggu lalu belum berdampak langsung ke Jembrana. Kepala BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila AP mengatakan, dampak erupsi gunung baik itu debu vulkanik d a r i pemantauan dan

laporan tidak sampai ke wilayah Jembrana. “Sampai siang tadi tidak ada paparan debu sampai ke sini, tapi kami tetap waspada,” terang Eko Susila. (kmb26)

NORMAL – Penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk pascaerupsi Gunung Agung nampak normal. Tidak ada lonjakan penumpang, namun ASDP menyiapkan maksimal hingga 32 kapal ketika terjadi kondisi darurat, misalnya penutupan bandara.

Hari Pertama UNBK SMP Tingkat Kehadirdan 100 Persen Siswa Dilarang Bawa Gawai

Negara (Bali Post) Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Jembrana hari pertama, Senin (22/4) kemarin, digelar serentak. Di Jembrana 25 SMP baik Negeri maupun swasta mengikuti ujian menggunakan komputer itu, sebagian besar dibagi menjadi tiga sesi. Dengan total siswa peserta ujian sebanyak 4.827 siswa. Dari pemantauan yang dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Jembrana Ni Nengah Wartini kemarin ke sejumlah sekolah, tingkat kehadiran peserta mencapai 100 persen. Seluruh peserta sejak memasuki ruangan tidak diperbolehkan membawa apapun termasuk gawai ke dalam ruangan. Sebagian besar sekolah sudah melakukan UNBK secara mandiri. Sedangkan sebagian lagi masih melakukan sekolah menumpang atau sharing ke sekolah lain karena keterbatasan sarana dan prasarana, khususnya perangkat komputer. Kondisi ini berbeda jauh dibandingkan pelaksanaan UNBK tahun sebelumnya, dimana belum semua melaksanakan UNBK secara serentak. Bahkan hampir sebagian dari total 25 sekolah itu telah melaksanakan UNBK secara mandiri (perangkat sekolah sendiri). Meskipun mandiri, lantaran jumlah unit komputer masih terbatas, pelaksanaan dibagi menjadi beberapa sesi. Seperti di SMP Negeri 1 Negara yang membagi menjadi tiga sesi. Dari total jumlah peserta 292 siswa dibagi menjadi tiga sesi dimulai 07.30- 9.30 Wita dan terakhir 14.00-16.00 Wita. SMP Negeri 1 memanfaatkan tiga ruangan laboratorium komputer untuk menggelar ujian tersebut. “Kalau jumlah pesertanya sedikit, bisa satu sampai dua sesi,” tambah Kabid Pendidikan Dasar I Nyoman Wenten. Dengan sistem komputer seperti saat ini diakui lebih praktis dan siswa tidak perlu lagi ragu dengan hasil jawaban mereka seperti saat ujian menggunakan pensil dan kertas. Pemkab Jembrana juga menargetkan tahun 2020 mendatang, seluruh sekolah negeri bisa melaksanakan UNBK mandiri. (kmb26)

Bali Post/kmb26

UNBK – Para peserta UNBK SMP seusai ujian sesi pertama di SMP Negeri 1 Negara kemarin meninggalkan ruangan ujian

Dibangun dengan Biaya Puluhan Miliar Rupiah

ACJN Rambut Siwi Dibiarkan Terbengkalai Negara, (Bali Post) Sejak selesai dibangun setahun lalu, Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) Rambut Siwi belum dimanfaatkan dengan maksimal. Bahkan ACJN kini terkesan terbengkalai. Proyek pembangunan ACJN ini merupakan proyek dari pemerintah pusat dengan anggaran Rp 67 miliar yang dilakukan multiyears oleh PT Nindya Karya Wilayah VII sejak Oktober 2016 lalu. Pengerjaan anjungan cerdas ini rampung lebih cepat dari batas waktu yang ditentukan. Dari pengamatan Senin (22/4) kemarin, dari pintu masuk sebelah selatan sampah tampak berhamburan. Kemudian rumput tampak tinggi. Kolam yang di atasnya ada patung juga tampak kotor dan berlumut. Masuk ke dalam gedung sejumlah fasilitas sudah terlihat rusak. Dari bawah terlihat plafon di lantai dua juga sudah jebol. Amphitheater di bagian timur juga terlihat kotor. Ruangan di belakang panggung tampak penuh dengan kotoran kutu busuk yang berwarna hitam sehingga baunya menyengat. Di selasela tempat duduk yang dibuat setengah lingkaran di lokasi amphitheater juga kini ditumbuhi rerumputan cukup panjang. Meskipun sudah kelar dibangun dan jalan di depan ACJN sudah diperlebar, namun akses masuk ke lokasi tersebut masih tertutup. Areal tersebut belum bisa dimasuki kendaraan maupun orang. Justru belakangan, pelebaran jalan di depan ACJN dimanfaatkan untuk parkir truk-truk. Truk-truk kerap berderet untuk parkir. Beberapa di antaranya tidak ada sopir atau kernet, artinya truk

memang sengaja ditinggal parkir di sana. Sehingga terkesan di lokasi tersebut hanya untuk tempat parkir truk. Padahal dari rencana fungsinya lebih luas. Adanya bangunan yang tidak pernah dioperasikan ini juga sering mengundang pertanyaan warga yang melintas. Sejatinya difungsikan untuk apa bangunan-bangunan tersebut. Sebab sudah hampir setahun lebih bangunan tersebut tak pernah digunakan ataupun akses masuk dibuka. Bahkan belakangan lokasi tersebut dijadikan ajang tuk pacaran oleh anakanak muda yang bisa masuk dengan jalan kaki. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana, I Wayan Darwin, dikonfirmasi mengatakan, ACJN belum sepenuhnya diserahterimakan oleh pihak pusat ke Pemkab Jembrana. Terkait pelebaran jalan juga memang dilakukan selain untuk tempat parkir juga penanganan banjir yang sering terjadi di jalan tersebut. Rekonstruksi jalan yang dilakukan karena jalan nasional di depan ACJN itu dinilai sempit.

TERBENGKALAI- Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) Rambut Siwi yang dibangun dengan dana Rp 67 miliar nampak dibiarkan terbengkalai. Sehingga kini akses lebih luas dan kendaraan bisa lebih leluasa. Sementara itu dari informasi izin pemanfaatan Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) Rambut Siwi dari Kementerian PUPR sudah keluar pada bulan Januari lalu. Karena itu, Bupati Jembrana I Putu Artha mengimbau agar OPD terkait mulai melakukan pemanfaatan gedung tersebut sambil menunggu proses serah terima. Artha juga menyampaikan pesan dari Kementerian PUPR bahwa ACJN harus segera dimanfaatkan tanpa memungut sewa. “Kement-

erian berharap agar pemanfaatan sesegera mungkin dilaksanakan, agar gedung ini tidak terkesan kosong begitu saja,” ungkap Artha. Artha meminta kepada OPD terkait seperti Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan, dan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga agar mulai menyiapkan inovasinya untuk pemanfaatan gedung ini. “Untuk dinas terkait agar sesegera mungkin penyiapkan programnya dalam mengelola aset ini. Untuk Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga bila perlu ajak anak-anak sekolah

datang ke sini (ACJN,red), melakukan kegiatan bermain atau melakukan kegiatan sekolah seperti pembagian raport,” tuturnya. Anjungan Cerdas Jalan Nasional Rambut Siwi merupakan proyek Kement e ri a n P UP R , b e rt ujua n sebagai tempat beristirahat bagi pengendara yang melewati jalan nasional sekaligus tempat berwisata yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Proyek yang menelan APBN Rp 67 miliar ini memiliki sejumlah fungsi yang dimiliki Anjungan Cerdas Jalan Nasional, antara lain informasi, edukasi, ekonomi dan hiburan. (kmb)

Rekapitulasi Suara di Kecamatan Dipenuhi Interupsi

Bali Post/kmb26

TERSERANG HAMA – Sejumlah petak sawah di Subak Kawis, Desa Budeng tanaman padinya meskipun masih muda terlihat menguning akibat terserang hama.

Petani di Budeng Keluhkan Serangan Hama Semprotan Insektisida Tak Mempan

Negara (Bali Post) Sejumlah petani di Subak Kawis, Desa Budeng, Kecamatan Negara saat memasuki masa tanam ini kelimpungan. Pasalnya, tanaman padi mereka yang baru berumur 20 hari terserang hama yang sulit ditanggulangi. Meskipun mereka telah berupaya pencegahan dan penanggulangan hama, namun tanaman padi mereka yang masih tergolong muda malah terlihat merangas. Dari pengamatan di sejumlah petak sawah di subak tersebut, Senin (22/4) kemarin, padi-padi yang baru tumbuh itu nampak sudah

mulai menguning. Padahal bibit baru ditanam sekitar 20 hari lalu. “Sudah kita ambil tindakan menyemprot insektisida, tapi tak mempan,” keluh Ketut Miarsa, salah seorang petani. Kondisi ini membuat petani cemas. Mereka khawatir padi mereka sudah tidak normal dan harus diulang tanam. Melihat kondisi batang padi, mereka khawatir kalau dibiarkan hingga tumbuh akan gagal panen. Para petani menyebut penyakit yang menyerang padi mereka “mati muncuk”. Biasanya penyakit ini menyerang tanaman yang umurnya

baru beberapa hari. Menurut mereka, sejak umur tujuh hari tanaman padi mereka sudah terlihat diserang penyakit ini. Sebenarnya mereka sudah melakukan berbagai upaya termasuk penyemprotan dengan insektisida. Namun tak ada perubahan, malah penyakit ini menyebar ke tanaman lainnya dengan cepat. Termasuk sawahnya seluas 40 are juga tak luput terserang hama ini. Pihaknya berharap agar petani diberikan petunjuk minimal dari subak setempat. Atau paling tidak kondisi ini disampaikan oleh subak ke penyuluh. Sehingga

ada solusi penanganan. “Ini juga hampir separuh dari 80 are yang saya garap kena penyakit ini,” ujar Ketut Badra, petani penggarap. Hampir sebagian besar padi di sekitar subak ini berumur antara 20 hari dan rata-rata terserang penyakit tersebut. Berbagai upaya bahkan dilakukan hingga cara manual penyiangan atau pembersihan gulma. Tetapi tetap saja serangan hama itu tidak berkurang. Bila kondisi ini masih terjadi, maka dipastikan padi yang ditanamnya itu akan mengalami gagal panen. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Proses rekapitulasi yang digelar di masing-masing kecamatan, Senin (22/4) kemarin masih berlangsung. Rekap di tingkat PPK ini membutuhkan waktu yang cukup panjang khususnya daerah pemilihan (dapil) yang wilayahnya luas, seperti Kecamatan Mendoyo dan Kecamatan Negara. Dari pengamatan kemarin, di Kecamatan Negara dari 10 desa baru beberapa desa yang selesai. Bahkan PPK terpaksa membagi menjadi dua bilik dalam satu ruangan untuk mempercepat rekapitulasi. Selain pelaksanaan yang cukup menguras waktu dan tenaga, dalam proses rekapitulasi yang melibatkan saksi masing-masing peserta pemilu ini dipenuhi interupsi. Seperti yang terlihat siang kemarin saat rekapitulasi di salah satu TPS di Desa Kaliakah untuk suara DPRD Provinsi terjadi perbedaan angka di layar yang terpasang. Sistem computer pun menolak yang ditunjukkan pada bagian total jumlah berwarna merah karena kelebihan 10 suara. Mendapati hal itu, saksi mempertanyakan dan akhirnya diputuskan untuk membuka plano TPS. Ternyata diketahui ada di salah satu partai yang kelebihan menjumlah dan diperbaiki dengan mengetahui saksi-saksi.

Selain di Kecamatan Negara, hal serupa juga terjadi di Kecamatan Jembrana. Salah satu TPS di Kelurahan Sangkaragung, terpaksa harus membuka kotak suara dan dilakukan penghitungan kertas suara untuk DPR-RI. Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan di Melaya kemarin membenarkan adanya rekapitulasi di beberapa TPS yang mengharuskan mengecek hingga ke plano. Bahkan membuka kotak suara untuk penghitungan suara di Kecamatan Jembrana. “Secara umum berjalan lancar. Interupsi dari saksi-saksi itu wajar,

untuk memuaskan hasilnya. Dan dari pengamatan tadi sudah semuanya sesuai,” terang Pande. Menurutnya, Bawaslu juga melakukan pengawasan dalam proses rekapitulasi di tingkat kecamatan ini. Dan dari sejumlah kecamatan PPK menerapkan dua panel untuk rekapitulasi. “Itu dimungkinkan berdasarkan PKPU, sampai dua panel,” pungkas Pande. Dari pengamatan kemarin, selain banyak melibatkan saksi yang mengikuti proses rekapitulasi ini, juga mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian. (kmb26)

Bali Post/kmb26

INTERUPSI – Suasana rekapitulasi desa di tingkat PPK Kecamatan Negara kemarin sempat membuka plano untuk memastikan jumlah suara sesuai. Saksi sepakat untuk mencocokkan hasil dari C1 plano.


Selasa Pon, 23 April 2019

Karangasem

11

Pelaksanaan UN Hari Pertama

13 Siswa Berhenti dan Satu Tanpa Keterangan

Bali Post/kmb41

SEMPAT MENGUNGSI - Sejumlah warga di Selat yang sempat mengungsi akibat erupsi Gunung Agung, Minggu (21/4) malam. Kini, semua warga yang ngungsi itu sudah kembali ke rumah mereka masing-masing.

Sempat Ngungsi Saat Erupsi Gunung Agung

Puluhan Warga Kembali ke Rumah

Amlapura (Bali Post) Puluhan warga dari Selat sempat mengungsi akibat erupsi Gunung Agung yang terjadi Minggu (21/4) malam. Namun, Senin kemarin, mereka sudah kembali ke rumah masing-masing. Saat ini, aktivitas masyarakat di lerang Gunung Agung itu kembali normal. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa mengatakan, ada puluhan warga yang bergeser ke tempat aman saat erupsi Gunung Agung Minggu malam. Warga yang mengungsi itu berasal dari Dusun Lebih, Desa Sebudi 80 KK. Pergeseran warga di lereng selatan Gunung Agung itu ke tempat saudaranya yang

punya rumah di Rendang. Jumlah warga dari Dusun Badeg Dukuh tercatat 18 KK. Mereka mengungsi ke rumah warga di Lusuh Kangin, Desa Pering Sari. “Warga memutuskan mengungsi karena mereka khawatir erupsi yang lebih besar terjadi. Saat itu, Gunung Agung melontarkan lava pijar di lereng Gunung Agung sejauh tiga kilometer,’’ ujarnya. Namun, tidak semua warga di dusun itu mengungsi. Cukup banyak warga justru memilih bertahan di rumahnya. Sekarang ini, warga yang sempat mengungsi sudah kembali ke rumah mereka masing-masing. Aktivitas masyarakat di lereng Gunung Agung itu juga kembali normal.

Perbekel Sebudi, I Komang Tinggal, mengungkapkan, saat erupsi kemarin malam (Minggu - red), ada puluhan warga dari dua dusun yakni Dusun Lebih dan Dusun Badeg Dukuh, yang mengungsi akibat mereka panik. Pasalnya, Gunung Agung menyemburkan lahar panas menyala yang terlihat sudah meleleh di lereng Gunung Agung itu. Karena kekhawatiran itulah membuat warga ngungsi ke tempat lebih aman. “Sekarang, semua warga yang sempat ngungsi itu semalam, sudah semuanya kembali ke rumah mereka masing-masing. Aktivitas warga juga sudah mulai normal kembali,” jelas Tinggal. (kmb41)

Amlapura (Bali Post) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) dilaksanakan secara serentak mulai Senin (22/4) kemarin. Khusus di Kabupaten Karangasem, dari jumlah siswa yang mengikuti Ujian Nasional (UN) ada 14 siswa yang tidak hadir. Kepala Disdikpora Karangasem I Gusti Ngurah Kartika mengungkapkan, untuk di Kabupaten Karangasem, sekolah yang mengikuti UNBK 13 sekolah. Jumlah siswanya 2.778 orang. Dari jumlah tersebut, satu siswa tidak ikut UN. Pasalnya, siswa itu sudah berhenti sekolah sejak lama. Sementara untuk sekolah yang mengikuti UNKP ada 38 SMP dengan jumlah total siswa 4.318 orang. Dari jumlah itu, 14 tidak hadir. Alasannya karena berhenti sekolah dan seorang siswa tanpa keterangan. “Jadwal ujian hari pertama UN mata

pelajaran Bahasa Indonesia,” ungkapnya. Kartika menambahkan, 14 siswa yang tidak hadir UNBK antara lain atas nama Kadek Nova Dwipayana dari SMPN 2 Abang. Siswa yang ikut UNKP yang selesai sekolah itu yakni Ni Nyoman Manis SMPN 3 Abang, Ayu Erika dan Ni Komang Sri Dewi (SMPN 3 Bebendem), I Kadek Irianata (SMPN 4 Kubu), I komang Suriada, Made Koni, Ni Nengah Neka Eni (SMP Satu Atap Tianyar Barat), I Nyoman Madia (SMPN Satu Atap Ban), Ni Kadek Dwi Marsiani (SMPN Satu Atap 7 Ban),I Kadek An-

dreasa (SMPN 3 Amlapura), Ni Kadek Juliantari (SMP PGRI Amlapura), I Putu Nonik Ariasa (SMPN 2 Rendang), I Putu Agus Setiawan (SMPN 2 Sidemen). Dan satu siswa tanpa keterangan yakni I Wayan Suparnata (SMPN SMPN 6 Amlapura). “Hari pertama pelaksanaan UN berjalan lancar alias tidak ada hambatan berarti. Semoga sampai akhir 25 April pelaksanaan UNI ini lancar dan sukses,” harap Kartika. Kabid SMP I Wayan Sarya menambahkan, pelaksanaan UNBK berjalan lancar. Terkait listrik, tidak ada kendala kar-

ena sebelumnya telah melakukan kerja sama dengan pihak PLN. Begitu juga internet tidak ada masalah. “Semua berjalan lancar. Siswa mengerjakan soal dengan baik. Semoga sampai akhir UN berjalan lancar seperti ini,” harapnya. Data siswa SD yang tidak hadir mengikuti USBN enam siswa, di antaranya dari SDN 2 Kerthabuana Sidemen karena sakit, SDN 2 Gegelang Manggis (berhenti), SDN 4 Sukadana Kubu (sakit/lumpuh), SDN 8 Tianyar (berhenti), SDN Tianyar Barat (bekerja), dan SDN 2 Tianyar Tengah (berhenti). Sementara untuk UN Tingkat SMP pada hari kedua, Selasa (23/4), diujikan mata pelajaran Matematika, Rabu (24/4) Bahasa Inggris, dan Kamis (25/4) Ilmu Pengetahun Alam. (kmb41)

Bali Post/kmb41

UNKP - Siswa saat mengikuti Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) pada hari pertama, Senin (22/4) kemarin.

Pimpin Apel Peringati Hari Kartini

Bupati Mas Sumatri Minta Perempuan Maknai Perjuangan Kartini Bali Post/kmb41

DUA KALI ERUPSI - Kondisi Gunung Agung pascadua kali erupsi, Minggu (21/4) lalu.

Belum Ada Indikasi Gunung Agung Naik Status

VONA Turun dari Warna Merah ke Oranye Gunung Agung, Minggu (21/4) lalu, tercatat dalam sehari dua kali erupsi. Bahkan, erupsi yang terjadi cukup besar dengan ketinggian kolom abu 2.000 meter, kemudian naik menjadi 3.000 meter dari puncak. Kondisi itu sempat membuat warga di lerang Gunung Agung mengungsi. Kendati erupsi dua kali beruntun dalam sehari, akan tetapi belum ada indikasi naik status ke level IV (Awas - red). Sementara untuk Vulcano Observatory Notice Aviation (VONA) pernerbangan yang sempat dinaikkan ke warna merah kini sudah diturunkan ke warna oranye. Lalu, bagaimanakah harapan pemerintah kepada warga yang ada di lereng Gunung Agung itu? KEPALA PVMBG Kasbani menegaskan status Gunung Agung yang berada di level III (Siaga - red) memang masih berpotensi terjadi erupsi lagi. Hanya, jangkauan bahaya masih di dalam radius empat kilometer. “Lontaran lava pijar masih di dalam radius empat kilometer. Jadi, masyarakat wajib waspada terhadap dampak abu vulkanik itu,” pinta Kasbani. Kasbani menambahkan, mencermati data seismik, aktivitas Gunung Agung masih didominasi gempa-gempa dengan konten frekuensi rendah. Hal itu mencerminkan aktivitas aliran fluida di kedalaman dangkal berupa gempa embusan dan sesekali terjadi gempa letusan. Secara deformasi, kata Kasbani, ada deflasi (penggembungan) maupun inflasi (pengempisan). Volume magma yang bergerak di bawah permukaan teramati masih dalam jumlah kecil sekitar satu juta meter kubik. Sedangkan magma yang ada di kawah sekitar 20 juta meter kubik. Hal itu mengindikasikan, aktivitas Gunung Agung itu masih belum stabil, sehingga masih terjadi erupsi skala kecil. “Namun saat ini, belum ada mengarah terjadinya erupsi lebih besar,’’ tegasnya. Menurutnya, erupsi yang terjadi itu, dampak bahayanya masih sesuai rekomendasi PVMBG yakni empat kilometer, sehingga sampai saat ini status masih tetap berada di level III (Siaga -red). Terkait VONA penerbangan memang sempat dinaikkan saat

erupsi kemarin (Minggu - red) dari oranye ke merah. Tetapi sekarang, karena erupsinya tidak menerus, VONA-nya kembali diturunkan menjadi oranye. Lebih lanjut, tambah Kasbani, pihaknya mengimbau kepada masyarakat di lereng Gunung Agung, agar tidak panik. Namun, tetap meningkatkan kewaspadaan. Termasuk, diharapkan tidak melakukan aktivitas pendakian ke puncak Gunung Agung. Pasalnya, tin-

dakan nekat itu justru dapat membahayakan keselamatan jiwa. “Kita tetap imbau tidak ada aktivitas di radius empat kilometer. Termasuk aktivitas pendakian ke puncak,’’ pintanya Persoalannya, bila terkena lontaran lava pijar dapat membahayakan keselamatan jiwa. Karena itu, warga di lereng Gunung Agung nantinya diberikan masker, sebagai betuk antisipasi turunnya hujan abu. (nan)

B U P A T I K arangasem IGA Mas Sumatri memimpin pelaksanaan apel peringatan Hari Kartini ke-140 yang dilaksanakan di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Senin (22/4) kemarin. Dalam apel yang melibatkan seluruh organisasi wanita di daerah ujung timur Pulau Bali itu, Mas Sumatri meminta kepada kaum perempuan khususnya di Karangasem dapat memaknai perjuangan Ibu Kartini yang all out dan terkenal dengan emansipasi itu, dengan sebaik-baiknya. “Perkuat advokasi dan aksi nyata untuk peningkatan kualitas pendidikan formal perempuan. Tunjukkan semangat dan komitmen seperti Kartini dalam usaha membangun bangsa dengan mandiri, kreatif, dan berkarakter. Teladan itu perlu diwariskan secara terus-menerus kepada seluruh generasi bangsa, khususnya kaum perempuan,” pinta Bupati. Mas Sumatri menambahkan, Hari Kartini ini tidak cukup hanya menjadi acara seremonial. Namun, semangat perjuangan Kartini itu harus dimaknai dan diterapkan sebaik-baiknya. Terpenting lagi, semangat itu dijalankan di semua bidang, baik politik, ekonomi, social, maupun budaya. “Melalui perayaan Kartini ini, mari kita hentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak. Setop perdagangan manusia dan

kesenjangan ekonomi bagi perempuan,” pesannya. Menurutnya, Kartini bukan hedonisme, budaya materialistis, konsumtif, gaya hidup serbamewah. Semangat Kartini itu merupakan simbol perjuangan perempuan yang cerdas dan berkualitas, berpendidikan, berkarya, berinovasi, dan partisipatif dalam berbagai bidang. Motivasi yang dilandasi spirit Kartini itu penting agar dapat menyumbangkan manfaat besar bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. “Kita harus terus berbenah dan melakukan pembaruan. Ide Kartini harus terus digulirkan, digelorakan, disuarakan, bahkan direalisasikan sesuai dengan konteks zamannya,” ujarnya. Apel peringatan Hari Kartini itu ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama terkait pemberdayaan pangempon pura dan aset pelaba pura dengan Desa Adat Tebola, Desa Adat Nangka, Desa Jumeneng, Pura Merajan Agung I Dewa Agung Ngurah Sidemen, Pura Penataran Guminten dan penandatanganan serta pembacaan Ikrar Integritas Bebas Korupsi dari Bupati Karangasem dan perwakilan kepala OPD yang disaksikan Wabup Artha Dipa, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri Amlapura, Sekda Karangasem dan anggota Forkopimda. (ad847 )

APEL HARI KARTINI - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri saat memimpin pelaksanaan apel peringatan Hari Kartini ke-140 yang dilaksanakan di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Senin (22/4) kemarin.


KLUNGKUNG

12

Selasa Pon, 23 April 2019

PDI-P Pastikan Tambah Satu Kursi DPRD Bali tidak akan banyak berubah. Tjokorda Gede Agung yang merupakan mantan wakil bupati, sekaligus pernah menjadi Bupati Klungkung, sepeninggal Bupati Wayan Candra kala itu mundur, belum bisa dimintai tanggapannya, Senin kemarin. Beberapa kali dihubungi, dia belum bisa memberikan pernyataan. Hasil sementara DPRD Bali ini, menunjukkan para wakil dapil Klungkung untuk DPRD Bali, otomatis akan diisi wajah-wajah baru. Sebelumnya, kursi DPRD Bali diisi para politisi senior seperti Wayan Sutena (PDI-P-PAW Ketut Mandia), Nengah Wijana (Gerindra) dan Ngakan Made Samudra (Demokrat). Sementara, terkait data final dari KPU Klungkung, hingga Senin (22/4) kemarin, belum bisa didapat. Meski sudah memasuki tahap pleno serentak tingkat kecamatan, namun proses rekapnya di setiap kecamatan tidak bisa dituntaskan dalam waktu satu hari. “Proses ini sesuai PKPU, berlangsung selama 17 hari, terhitung sejak 18 April lalu. Sejauh ini, belum ada data final, karena semua masih berproses sesuai tahapan,” kata salah satu Komisioner KPU Klungkung Gede Suka Astreawan. (kmb31)

Semarapura (Bali Post)BNNK Klungkung kembali mengumpulkan para bendesa adat se-Klungkung, di Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Senin (22/4) kemarin. BNNK ingin mendorong percepatan proses pembuatan pararem lepas di setiap desa adat, sebagai bagian upaya desa adat terlibat langsung dalam menekan peredaran gelap narkoba di desa. Ini sebagai salah satu opsi ideal yang bisa diterapkan di Bali untuk semakin mempersempit ruang gerak para pengguna dan pengedar narkoba.

an seperti diamanatkan Inpres Nomor 6 Tahun 2018 tentang rencana aksi nasional P4GN. Dimana seluruh elemen bangsa dan masyarakat terlibat serta bertanggung jawab terhadap upaya pencegahan dari pengaruh penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Klungkung,” ujarnya. Dikatakan, Program Desa Bersih Narkoba ini nantinya dibentuk untuk desa-desa yang rawan narkoba agar upaya P4GN di Kabupaten Klungkung semakin maksimal. Pada kesempatan baik tersebut, mantan Karorena Polda Bali ini mengajak seluruh peserta rakor agar terus menjadi pelopor di instansi masing-masing di setiap desa pakraman dalam rangka upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. (kmb31/kmb36)

Bali Post/kmb31

LOGISTIK - Polisi saat mengawal distribusi logistik ke gudang logistik, untuk selanjutnya dilakukan proses rekap.

Cegah Kecurangan, Polisi Kawal Logistik Pemilu di PPK

Semarapura (Bali Post) Setelah proses rekap beralih ke tingkat kecamatan, pihak kepolisian langsung mengalihkan perhatian pada proses pengamanan di PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Gudang logistik setiap PPK langsung dikawal ketat petugas kepolisian, Senin (22/4) kemarin, guna mencegah adanya potensi terjadinya kecurangan sedikit pun. Dalam pengecekan logistik itu, Wakapolres Klungkung Kompol Ida Bagus Dedi Januartha mengingatkan, kembali kepada petugas yang melaksanakan pengamanan di PPK, untuk selalu waspada, siap siaga dalam mengamankan logistik pemilu. “Kami ingin memastikan keamanannya dan sebagai jaminan kepada masyarakat bahwa TNI-Polri senantiasa terus memberikan jaminan keamanan, pascapungutan suara dan penghitungan serta pergeseran kotak suara dari PPS ke PPK,” tegas Wakapolres, saat ditemui di PPK Klungkung. Pengawalan itu, sejauh ini yang terfokus di PPK Klungkung dapat berjalan dengan baik dan lancar. Demikian juga dengan proses serupa pada kecamatan lain. Tidak hanya bagian gudang logistik,

khusus untuk pengamanan rapat pleno, juga dikawal langsung Karendal Ops Polres Klungkung Kompol I Nyoman Suarsika. Dia nampak memimpin langsung pengamanan rapat pleno rekapitulasi hasil pemungutan suara pemilu di kantor PPK Kecamatan Klungkung, Senin (22/4) kemarin. Menurut Karendal Ops, kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan Polri terhadap setiap kegiatan masyarakat, guna menciptakan rasa aman dan nyaman. Sehingga setiap kegiatan masyarakat dapat berjalan aman dan lancar. “Ini merupakan bagian dari tanggung jawab Polri sebagai aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas keamanan. Apalagi kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan pemilu 2019. Prosesnya harus aman dari pemungutan hingga proses rekap tuntas,” tegasnya. Dalam kegiatan pengamanan di PPK Klungkung, Polres Klungkung mengerahkan kurang lebih 25 personel Polri, dibantu anggota Koramil Klungkung. Perwira melati satu di pundak ini, berharap kepada seluruh anggota yang berada di lapangan agar selalu berhati-hati dalam menjalankan tugas dan selalu

mengutamakan keselamatan dan fokus, karena tahapan kegiatan masih panjang. “Saya juga selalu mengingatkan kepada seluruh anggota yang terlibat pengamanan, agar tetap bersikap netral dalam menyikapi hasil pemilu 2019. Kawal setiap tahapan sampai tuntas,” katanya. Di sisi lain, tugas panjang pengamanan tahapan pemilu ini, juga diantisipasi Tim Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Klungkung. Tim secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap anggota yang bertugas pada Operasi Mantap Brata Agung 2019, Senin (22/4) kemarin. Pemeriksaan kali ini dilakukan oleh Penata Sang Ayu Ketut Suwitri Paur Kes Polres Klungkung bersama dengan Aiptu Dwi Yudis Tresnata, A.Md.Kep dan Dokter yang bertugas di Poliklinik Polres Klungkung. Pengecekan kesehatan anggota ini dilakukan secara rutin selama Ops Mantap Brata Agung 2019. Diharapkan seluruh petugas yang melaksanakan pengamanan di lapangan, dapat terjaga kesehatannya. Terutama kondisi fisik harus tetap prima dalam mendukung pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2019, sepanjang tahapan pemilu. (kmb31)

Semarapura (Bali Post) BPJS Kesehatan Cabang Klungkung kembali mempertegas ketentuan naik kelas bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di rumah sakit. Penjelasan tersebut kembali disampaikan karena masih banyak peserta yang belum paham mekanismenya. BPJS Kesehatan Klungkung juga sudah membentuk Petugas Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP), untuk memberi penjelasan bagi masyarakat yang masih bingung. Hal tersebut disampaikan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Klungkung, Endang Triana Simanjuntak, Senin (22/4) kemarin. Endang menegaskan, meski telah diikat ketentuan peraturan perundang-undangan, BPJS Kesehatan dengan penyedia pelayanan juga telah sepakat melalui perjanjian tertulis. Lebih spesifik lagi melalui sebuah komitmen tertulis terkait dengan kewajiban mematuhi ketentuan perundangundangan dalam memberikan pelayanan JKN-KIS. Selain itu BPJS Kesehatan dengan rumah sakit termasuk juga Fasilitas Kesehatan Ting-

kat Pertama (FKTP) seperti Puskesmas, Klinik Pratama, Dokter Praktik Perorangan telah membentuk Petugas Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP). “PIPP ini untuk mempermudah masyarakat mengakses pelayanan, sekaligus penanganan pengaduan,” katanya. Jika peserta mengalami kendala ketika mengakses pelayanan JKN-KIS, baik di FKTP maupun rumah sakit, selanjutnya dapat mengkonfirmasi PIPP tersebut agar mendapat solusi. Pada setiap faskes memiliki PIPP, jadi PIPP ini yang akan mengedukasi dan memberikan solusi terkait setiap permasalahan. “Kami tegaskan kembali jika terjadi permasalahan, silakan sampaikan langsung saat kejadian kepada petugas PIPP di faskes tempat peserta berobat. Ini adalah salah satu bentuk komunikasi kami yang telah berjalan baik dengan faskes baik itu FKTP maupun rumah sakit,” tegas Endang. Disinggung mengenai adanya isu bahwa rumah sakit menawarkan naik kelas dengan tambahan biaya, ketentuannya jelas dalam Pera-

turan Menteri Kesehatan (Permenkes) 28 tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program JKN. Selain itu, juga ada dalam Permenkes Nomor 4 tahun 2017 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Program JKN. Di sana disebutkan bahwa apabila ruang rawat inap sesuai hak peserta penuh, maka peserta dapat dirawat di kelas perawatan 1 tingkat lebih tinggi paling lama 3 hari. Apabila penuh juga maka dapat dirawat di kelas perawatan 1 tingkat lebih rendah juga dalam 3 hari. Setelah 3 hari dapat dikembalikan ke ruangan sesuai kelas perawatannya. Namun jika masih tetap penuh maka rumah sakit dapat merujuk ke rumah sakit lain. Dalam permenkes tersebut juga mengatur terkait dengan peserta yang ingin naik kelas 1 tingkat di atas hak kelas rawatnya, maka dalam hal ini rumah sakit dapat mengedukasi peserta dengan menyampaikan konsekuensinya (perkiraan selisih biaya). Kemudian meminta kepada Peserta untuk menandatangani surat pernyataan bersedia membayar selisih biaya yang timbul. (kmb31)

BPJS Kesehatan Siapkan Petugas PIPP

SOSOK Tingkatkan Kualitas Koperasi

KOPERASI menjadi satu-satunya wadah ekonomi berbasis kerakyatan yang masih bertahan di tengah menjamurnya berbagai jenis usaha ritel modern. Dekopinda (Dewan Koperasi Indonesia Daerah) Klungkung, diharapkan mampu meningkatkan perkembangan koperasi dan UKM di Klungkung, dengan meningkatkan kualitas koperasi dan sumber daya manusia (SDM) anggota koperasi. Demikian disampaikan Sekda Klungkung Gede Putu Winastra, saat hadir dalam Rakerda Dekopinda Klungkung, di Ruang Rapat Praja Mandala, Senin (22/4) kemarin. Untuk bersaing dengan para pelaku usaha ritel modern, menurutnya tentu dibutuhkan kualitas SDM yang mumpuni dari pengurus dan anggota koperasi. Ini agar dapat melahirkan suatu spirit yang mampu menggerakan wirausaha di Klungkung. Momentum ini, agar mampu dimanfaatkan oleh para pengurus Dekopinda untuk memajukan perkoperasian, termasuk melakukan evaluasi-evaluasi program tahun lalu untuk dijadikan pelajaran pelaksanaan program yang akan datang. Sehingga perkoperasian semakin maju dan berkembang. “Melalui Rakerda ini, diharapkan mampu menyusun rencana kerja yang terarah dan terencana. Tepat waktu, tepat saran, manfaat, dan tepat yang lainnya,” ujar pejabat asal Tabanan ini. Rakerda tahun ini mengundang 120 gerakan koperasi di Klungkung. Mereka cukup antusias dalam agenda rakerda ini. Di tengah persaingan yang kian ketat, pihaknya berharap pembangunan koperasi lebih optimal dalam iklim persaingan dalam meningkatkan kiprah koperasi. Sebab, kiprah koperasi sasarannya jelas, mampu membangun ekonomi masyarakat dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) anggota koperasi. Sehingga mampu bersaing dengan lembaga ekonomi lainnya. (gik)

satu kursi pada DPRD Bali. Dari total tiga kursi, PDI-P memastikan merebut dua kursi. Ketua DPC PDI-P Klungkung, A.A Gde Anom, Senin (22/4) kemarin mengatakan, untuk DPRD Bali, total hasil sementara memperoleh suara PDI-P mencapai 46.197 suara. Jauh meninggalkan perolehan suara sementara Gerindra maupun Golkar sebagai pesaing terdekat dalam memperebutkan tiga kursi DPRD Bali dapil Klungkung. Gerindra sementara mengumpulkan 15.511 suara dan Golkar 13.306 suara. Diakui, masih ada potensi suara bertam-

bah, namun untuk menggeser kembali dominasi PDI-P, nampaknya cukup sulit. Melihat perolehan itu, dengan menggunakan metode sainte lague, dengan pembagian 1,3,5,7 dan 9, kursi pertama jelas direbut PDI-P. Kursi kedua dipertahankan Gerindra dan kursi ketiga setelah total suara PDI-P dibagi tiga, diperoleh hasil suara sementara 15.399. Angka ini sementara unggul dari perolehan suara Partai Golkar untuk DPRD Bali, dimana hasil sementara menunjukkan masih pada angka 13.306 suara. “Kursi DPRD Bali nambah lagi satu. Jadi, kader kami yang memperoleh suara tertinggi kedua (Tjokorda Gede Agung), juga lolos,” kata Anom. Dari tiga kader yang bersaing ke DPRD Bali, dua rangking teratas antara lain Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati dan Tjokorda Gde Agung. Setelah itu baru politisi senior Wayan Sutena di tempat ketiga. Satu tempat lagi, diprediksi tetap menjadi milik Partai Gerindra. Namun, diprediksi direbut oleh kader pendatang baru, Ketut Juliarta. Mengalahkan seniornya, Nengah Wijana. Posisi Gerindra dalam perebutan kursi DPRD Bali, nampaknya

Semarapura (Bali Post)Selain memastikan merebut kursi DPRD Klungkung dengan raihan 10 kursi, PDI-P juga memastikan a d a n y a tambah a n

Tjokorda Gde Agung

Bali Post/kmb31

Perangi Narkoba, BNNK Dorong Percepat Pembuatan ’’Pararem’’

Kepala BNNK Klungkung AKBP Dewa Made Alit Artha menyatakan, mempercepat adanya pararem ini sebagai salah satu program pemberdayaan penggiat antinarkoba di lingkungan masyarakat. Selain para bendesa, pada momen tersebut juga hadir langsung Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Ketua Majelis Madya Desa Pekraman Klungkung I Dewa Made Tirta. Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta mengatakan, Pemkab Klungkung sudah melaksanakan berbagai upaya dalam rangka mencegah penyalahgunaan narkoba. Salah satunya dengan memaksimalkan sosialisasi tentang bahaya penggunaan dan pengedaran narkoba, upaya test urine, dan kegitan lainnya. Wabup Kasta berharap ke depannya, Program Inovasi Pemkab Klungkung, Perarem Lepas Anti Narkoba atau disingkat dengan Pelana bisa diterapkan di Kabupaten Klungkung bersama BNNK Klungkung. Majelis Madya Desa Pakraman Klungkung (MMDP) Kabupaten Klungkung Dewa Made Tirta juga berpesan kepada para bendesa agar segera membuat pararem

lepas tentang penyalahgunaan narkoba ini. Hal ini diperlukan, untuk dapat menjauhkan penyalahgunaan narkoba pada generasi muda melalui desa adat. Desa Bersih Narkoba Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. mengatakan, peredaran gelap narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan di Bali termasuk di Kabupaten Klungkung. Setiap hari selalu ada penangkapan terkait kasus narkoba. Oleh karena itu, ke depannya satu program yang harus dibentuk

oleh desa pakraman yakni Program Desa Bersih Narkoba dan implementasinya harus maksimal. Itu disampaikan saat rapat koordinasi (rakor) pemberdayaan masyarakat antinarkoba di lingkungan masyarakat di Klungkung, Senin (22/4) kemarin. Rakor ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian partisipasi instansi pemerintah maupun masyarakat dalam pelaksanaan P4GN, demi terwujudkan masyarakat Kabupaten Klungkung yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. “Upaya ini terus dijalank-

Bali Post/ist

RAKOR - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa menghadiri rakor P4GN di Klungkung.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Pon, 23 April 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA !!!Butuh 5 org karyawati min SMA dpt u.makan, gaji tinggi Hub.Toko Besi Murah Jln.Teuku Umar Barat No.17 (sebelah Warung Buleleng)

B.BP.004.04.19.0000837

Multi Media/Foto&Video Editor Lamaran+CV+GajiWA085100909990 atau hari@esolindo.com Segera! B.BP.001.04.19.0000789

*Dcr SpaTherapist,SecuritySIMA Reborn Spa,Jl.SunsetA1 P:766744 B.BP.001.04.19.0000813

Dcr Bbrp Karyawan untuk Cuci Mobil.Gj Mnrk+Bns,081238660081 B.BP.001.04.19.0000775

Dcr FO cowok, House Keeping & Cook CV krm ke Simpang Inn Jl. Legian 133 Kuta 0361-761306 B.BP.154.04.19.0000833

Dibthkn Karyawan Admin Min.SMA Hub.Sakura Expres Telp:221186 B.BP.001.04.19.0000829

Dibutuhkn Segera Sales Counter dan Baker untuk Group Bisnis Snack Oleh Oleh yang sedang berkembang di Bali, Max. 20th, Min SMK, berjiwa wiraswasta, jujur&tanggung jawab, mendapat training menjadi sales & baker produk yang kekinian. Lam & CV email ke:hrdrajaboga@gmail.com sebelum Tgl .26 April 2019 B.BP.004.04.19.0000839

DIJUAL MOBIL

DIJUAL RUMAH

SERVICE

BIRO JASA

SERVICE

BIRO JASA

SERVICE

BIRO JASA

Dcr Sopir SIM A/B & Marketing E:cvasri@dps.centrin.net.id P.0361-485849/085101421578 B.BP.001.04.19.0000731

Dcr Tng Srbtn Grosir Smbko SMA Panjer Gaji 1,7Jt, 081339402000 B.BP.001.04.19.0000826

Dicr Karyawan/ti Bekerja Serabutan Gj 2,4/Bln. Jln. Arjuna 49 B.BP.001.04.19.0000819

Dicr Karyawan/ti u/Perusahaan Perak.Hubungi:0361-8446108 B.BP.001.04.19.0000824

Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818

PT.Columbus Jl.Ksatrian No.1AB depan DPRD Gianyar membutuhkan segera: 1.Survey, 2.Collector, 3.Supervisor, 4.Pramuniaga, 5.Sales. Syarat min.SMU u/ di tempatkan di Gianyar, segera dtg dan bawa lamaran / Telp 085936103718 Interview Tgl. 24-25 April 2019

Dijual Jazz MMC Thn 2012 Putih Hub:Telp/WA:087761293858

B.BP.014.04.19.0000838

B.BP.001.04.19.0000728

G.01

DIJUAL MOBIL HONDA

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

KEHILANGAN

HONDA

DIJUAL TANAH

Honda City’09 hitam original Matic Hub.085937089333.BUC

Dijual Tanah 2,75 di Jl.Tk.Yeh Aya IX Hub.081236305589

Hilang BPKB No.H07717793-O DK 8571 IV An.Budi Purnawan

PROPERTY

Dijual Tnh Kav Lovina Bllng DP 10% Bunga Krd 0.83% /bln Hub:081338183031/081805374433

Hlg Srtfkt Hak Guna Pakai No.58 luas 210m2 a/n I Putu Gunawan

Djl Tanah Sading Residen 124m2 Jl.Raya Sading HP.081338792660

PENGUMUMAN

B.BP.001.04.19.0000832

DIJUAL RUMAH

Dijual Murah Rumah / Villa Terrace Pavillion No.22 Jimbaran.Ada Pool Nesar,Parkir 3 Mobil.Rp.2,3M.HP.08128888867

B.BP.031.04.19.0000834

B.BP.001.04.19.0000823

B.BP.004.04.19.0000567

DIJUAL TANAH

Djl Tnh 3,8A Hrg. 375Jt semua Blayu-Tbn Brt SMA 087860581396

B.BP.004.04.19.0000836

B.BP.154.04.19.0000841

BPKB No.J06361495-O DK 1946 AA An.I Gst Ngurah Darma Putra

Pengumuman Telah Diadakan RUPSLB PT.Dumadak Ida Jaya, Yang Berkedudukan di Kab.Badung Pd Kamis 18-4-2019 Memutuskan dan Menetapkan Penurunan Modal Dasar Perseroan Menjadi Rp.3 M Bagi Yang Merasa Keberatan Dapat Menghubungi Direksi.

B.BP.001.04.19.0000825

B.BP.001.04.19.0000822

B.BP.001.04.19.0000828

Djl Tnh 1A,1,5A,2A Cash/Kredit Penarungan-Badung081338681038 B.BP.004.04.19.0000835

PROPERTY

B.BP.001.04.19.0000820

KEHILANGAN


BANGLI

14

Selasa Pon, 23 April 2019

Proyek Pembangunan Jembatan Kedui-Metra Mangkrak Bangli (Bali Post) –

Proyek pembangunan jembatan penghubung antara Banjar Metra, Desa Yangapi dengan Banjar Kedui, Desa Tembuku, Kecamatan Tembuku yang pengerjaannya sempat molor, kini akhirnya mangkrak. Hal itu cukup memprihatinkan, mengingat proyek Pemkab Bangli tahun 2018 itu menyedot anggaran yang cukup besar mencapai Rp 5 miliar lebih.

Bali Post/kmb40

JEMBATAN - Kondisi proyek jembatan Metra-Kedui yang belum tuntas dibangun.

Enggan Sampaikan Prediksi Perolehan Kursi

Sejumlah Parpol Tunggu Hasil Pleno KPU

Bangli (Bali Post) Beberapa partai politik (parpol) peserta pemilu di Kabupaten Bangli hingga saat ini masih enggan menyampaikan hasil perolehan suara dan prediksi kursi yang didapat dari hasil penghitungan C1 di internal partainya. Sebagian dari mereka mengaku masih menunggu hasil pleno resmi dari KPU. Seperti halnya partai Demokrat. Hingga Senin (22/4) kemarin partai tersebut belum mau membeberkan prediksi perolehan kursi yang didapat baik di tingkat kabupaten, provinsi hingga pusat. Ketua DPC Demokrat Bangli Komang Carles mengatakan, masih menunggu pleno hasil penghitungan suara yang saat ini masih berjalan di kecamatan. Partai Hanura pun demikian. Ketua DPC Partai Hanura Nengah Sugiman mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil penghitungan suara yang masih berlangsung. Namun demikian dari hasil sementara, jumlah kursi yang diklaim lolos baru 1 yakni di dapil Kintamani Timur. Hanya saja mengenai siapa caleg, Sugiman enggan menyebut. Ketua DPC Partai Gerindra Bangli Joko Arnawa mengatakan, dari hasil sementara, baru satu caleg yang dipastikan lolos. Sementara dua caleg incumbent lainnya yang ikut bertarung, dia mengaku belum

tahu kabar pastinya karena belum sempat kontak. “Kalau berdasarkan data kami di Kintamani Timur sih baru satu. Kalau di dapil lain, saya belum tahu. Sekarang masih tahapan rekap sampai tanggal 4 Mei,” terangnya. Politisi asal Songan itu mengaku pada Pemilu kali ini, Gerindra memasang target empat kursi di DPRD Kabupaten. Ketua DPC Partai NasDem Bangli Jero Gede Tindih saat dihubungi kemarin mengaku belum mengetahui perolehan suara sementara partainya secara keseluruhan di semua dapil. Namun demikian, khusus di dapilnya sendiri di Kintamani Timur, pihaknya optimis meraih satu kursi di DPRD Bangli karena raihan suaranya 3 ribu ke atas. “Kalau dapil lainnya saya belum dapat laporan. Tapi laporan sementara lewat telpon dari temen-temen, di Dapil 1 (Bangli) katanya dapat 1 kursi,” terangnya. Sementara itu sebelumnya, PDI-P berdasarkan penghitungan internal yang dilakukan mengklaim mampu meraih 16 kursi untuk DPRD Bangli. Bahkan jumlah tersebut masih berpeluang bertambah dua kursi di dua dapil. “Untuk sementara, 16 kursi itu sudah kita kunci. Kemungkinan masih ada peluang untuk tambahan dua kursi lagi masingmasing di Dapil Tembuku dan

Kintamani Timur,” ungkap Ketua DPC PDI-P Kabupaten Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Minggu (21/4) lalu. Secara rinci dia menyebutkan, untuk di Dapil Tembuku, dari 5 kursi yang diperebutkan, PDI-P dipastikan mampu meraih 2 kursi. Sementara Dapil Bangli, dari 6 kursi yang diperebutkan, dipastikan dapat 3 kursi. Dapil Susut, jumlah kursi yang berhasil diraih diklaim sebnyak 5 kursi dari total 6 kursi yang diperebutkan. Di Dapil Kintamani Barat, PDI-P mampu merebut 4 kursi dari total 6 kursi yang diperebutkan. Sedangkan untuk Dapil Kintamani Timur, dari 7 kursi yang diperbutkan dipastikan berhasil mendapat 2 kursi. Sedana Arta juga menyebutkan secara total jumlah suara yang mampu diraup PDI-P di Kabupaten Bangli pada Pemilu kali ini sebanyak 75.835 suara. Selain PDI-P, Partai Golkar juga sudah memprediksi calegcalegnya yang lolos ke DPRD Bangli. Ketua Harian DPD Partai Golkar Kabupaten Bangli Nyoman Basma mengatakan, berdasarkan hasil penghitungan suara sementara berbasis C1 yang dikumpulkan saksisaksi partainya, jumlah kursi yang berhasil diraih untuk DPRD Bangli diklaim meningkat dari pemilu sebelumya yang hanya 5 kursi. Pada pemilu kali ini diprediksi jumlah kursi yang didapat 6-7 kursi. (kmb40)

Berdasarkan pantauan Senin (22/4) kemarin, di lokasi proyek tampak sepi. Hanya terlihat sejumlah material yang menumpuk seperti pasir, koral dan tumpukan semen yang sudah membatu. Beberapa peralatan proyek seperti dua unit molen pencampur adonan semen juga masih nangkring di dekat lokasi tumpukan material. Terlihat jalanan menurun menuju jembatan yang masih berupa tanah cukup membahayakan karena mulai tergerus longsor dampak hujan. Sementara itu, kondisi jembatan yang dibangun, tampak baru sebatas pembuatan struktur/pondasi kepala jembatan di kedua sisi serta pemasangan besi yang akan menjadi lantai jembatan, melintang di antara kedua kepala jembatan. Jika dibandingkan dengan realisasi pembangunan saat akhir tahun lalu, tak banyak progres dari pengerjaan proyek itu. Padahal pascamasa kontrak berakhir Desember tahun lalu, Pemkab Bangli melalui Dinas PUTRPerkim telah memberikan kesempatan kepada pihak pemborong untuk melanjutkan pengerjaan proyek jembatan itu hingga tuntas selama kurang lebih 90 hari. Namun kenyataannya, proyek yang kabarnya berada di bawah pengawasan TP4D Kejari Bangli tersebut tak juga bisa tuntas sampai sekarang. Camat Tembuku Dewa Agung Purnama saat dikonfirmasi siang ke-

marin tak menampik bahwa proyek pembangunan jembatan Metra-Kedui itu kini mangkrak. Dia menjelaskan proyek jembatan yang dibangun tahun 2018 itu hingga masa kontraknya berakhir, belum tuntas. Pemkab Bangli pun memberikan pihak pemborong melanjutkan kembali pengerjaannya. “Sesuai undang-undang dibolehkan. Diberikan kesempatan hingga 26 Maret,” terangnya. Akan tetapi hingga mendekati 26 Maret proyek itu belum juga tuntas. Dewa Purnama mengaku tidak mengetahui secara pasti apa penyebab tak tuntasnya proyek itu. Kemudian sekitar dua hari jelang tanggal 26 Maret, Pemkab Bangli dipimpin Sekda melaksanakan rapat dengan masyarakat. Dalam rapat itu, masyarakat mengusulkan kepada Pemkab Bangli agar proyek jembatan tersebut tetap dilanjutkan hingga tuntas. Sebab keberadaan jembatan itu sangat diidam-idamkan masyarakat sejak lama. Saat itu, pihak Dinas PUTRPerkim memberi jawaban akan memfasilitasi usulan masyarakat untuk disampaikan ke Bupati. “Jawaban PU saat itu akan memfasilitasi dan mengawal. Akan disampaikan kepada pimpinan, selanjutnya pimpinan akan berkoordinasi dengan TP4D. Jadi seperti itu,” pungkasnya. Adanya pertemuan Pemkab Bangli dengan masyarakat terkait belum selesainya pembangunan jembatan itu juga

diakui Perbekel Tembuku Ketut Mudiarsa. Dia mengungkapkan pertemuan itu digelar untuk mengatasi keresahan masyarakat terkait tak tuntasnya pembangunan jembatan itu. “Karena sempat ada polemik di masyarakat terkait pembangunan jembatan yang belum tuntas itu. Wajar saja, karena masyarakat kan inginnya pembangunannya bisa cepat selesai,” terangnya. Mudiarsa mengatakan penyebab tak tuntasnya pembangunan jembatan itu dikarenakan lokasi pembangunan jembatan yang lumayan curam dan kondisi cuaca yang tidak mendukung. Dari informasi yang didapatnya, rencananya pembangunan jembatan akan dilanjutkan kembali pada Juni mendatang. Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun di Dinas PUTRPerkim Bangli belum lama ini, pada tahun 2018 Pemkab Bangli membangun empat buah jembatan. Selain Metra-Kedui, tiga jembatan lainnya yang juga dibangun yakni jembatan Batur-Gunung Kunyit dengan anggaran Rp 6,1 miliar, jembatan Gunung Bau-Binyan dengan anggaran Rp 6,5 miliar dan jembatan Belancan-Bukih dengan anggaran Rp 5,1 miliar lebih. Tak hanya jembatan Metra-Kedui yang pembangunannya gagal tuntas 100 persen di tahun 2018, ketiga jembatan lainnya juga nasibnya tak jauh beda. (kmb40)

Bupati Ingin UNBK Bisa Digelar Satu Sesi

Bangli (Bali Post) – Bupati Bangli I Made Gianyar menginginkan agar ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di seluruh SMP di Kabupaten Bangli ke depan bisa dilaksanakan dalam satu sesi. Untuk mewujudkan itu, Bupati pun merencanakan akan menambah penyediaan bantuan sarana komputer di sekolah. Keinginan itu disampaikan Bupati Made Gianyar saat memantau pelaksanaan UNBK di SMPN 3 Bangli, Senin (22/4) kemarin. Made Gianyar mengatakan berdasarkan laporan yang diterimanya dari Kadisdikpora, pelaksanaan UNBK kali ini adalah yang ketigakalinya di Bangli. Karena sudah yang ketiga kali, tentu tidak ada lagi perasaan canggung dan degdegan yang dirasakan pihak penyelenggara maupun peserta. Lebih lanjut dikatakan bahwa saat ini IT sudah menjadi sahabat sehari-hari masyarakat. Terlebih bagi anak-anak milenial. Sehingga penggunaan IT saat ini sudah tak lagi menjadi masalah bagi para siswa. “Yang masih jadi kendala, memang ke depannya pemerintah harus memacu lagi kaitannya dengan penyediaan sarana komputer. Karena sekarang UNBK masih dilaksanakan dengan kloter (sesi), ada kloter 1, 2 dan 3,” terangnya didampingi Kadisdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja. Menurut Made Gianyar, pelaksanaan UNBK yang dibagi ke dalam beberapa

Bali Post/kmb40

UNBK - Bupati Bangli I Made Gianyar saat memantau pelaksanaan UNBK di SMPN 3 Bangli, Senin (22/4) kemarin. sesi memang tidak menjadi masalah bagi siswa. Namun tidak demikian bagi panitia penyelenggara. Untuk mengefisiensikan waktu, Made Gianyar menginginkan agar ke depannya pelaksanaan UNBK di seluruh sekolah di Bangli bisa dilaksanakan hanya dalam satu sesi. “Karena itu ke depan secara bertahap penyediaan komputer akan kita maksimalkan,” ujarnya.

Sementara itu, dalam pantauan kemarin, hingga sesi kedua, pelaksanaan UNBK di SMPN 3 Bangli berjalan lancar. Kepala SMPN 3 Bangli Nengah Suardana mengatakan UNBK di sekolahnya diikuti 285 peserta. Untuk menghadapi UNBK, pihaknya telah melaksanakan persiapan sejak Januari lalu, salah satunya dengan memberikan jam tambahan bagi siswanya terkait dengan mata pelaja-

ran yang di-UN-kan. Sementara secara keseluruhan di Kabupaten Bangli, UNBK diikuti 3.825 peserta dari 29 SMP. Sesuai jadwal UNBK dilaksanakan selama empat hari mulai Senin (22/4) hingga Kamis (25/4). Pada hari pertama, mata pelajaran yang di-UN-kan yakni Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, hari ketiga Bahasa Inggris dan IPA pada hari terakhir. (kmb40)


OLAHRAGA

Selasa Pon, 23 April 2019

Liverpool Kembali Salip City

Bali Post/025

PORJAR - Wakasek Made Suwecana dan Agustin Setiawati bersama siswa berprestasi SMA PGRI 2 Denpasar di Porjar.

SMA PGRI 2 Denpasar Raih 9 Emas di Porjar

Denpasar (Bali Post) SMA PGRI 2 Denpasar (Regrisma) adalah gudangnya atlet muda di Bali. Atlet Regrisma sukses meraih 9 medali emas, 14 perak, dan 17 perunggu untuk berada di ranking ke-11 besar Porjar Denpasar 2019. Sementara 1 emas, 3 perak, dan 5 perunggu disabet dari Piala Wali Kota 2019. Di Porjar, 2 emas dihasilkan dari cabang olahraga karate oleh Ni Made Rina Andriyani (kelas -53 kg) dan Kadek Dhiyamdha Artana (-61 kg). Rina juga menyabet emas Porjar Bali. Satu emas silat diraih Ni Kadek Ayu Dwiyanti (E) sehingga berhak menjadi duta Denpasar di Porprov Bali dan Porsenijar Bali. Dance sport menyumbang emas atas nama Sekar Indah Sari. Dia juga peraih emas di Porjar dan juara III Kejurnas Dance Sport. Judo mempersembahkan emas melalui Putu Wirawan Kusuma (-60), emas taekwondo didapat Yudha Eka Putra (-73), emas tenis meja disumbangkan Suprasta dan Bayu, emas sepak takraw didapat Prida Sari dan Wulan Widyaswari. Di ekshibisi tarung

derajat, emas diperoleh Ni Putu Amanda Yulia Maharani. Di Piala Wali Kota, meraih juara I di gateball beregu dan berhak memboyong piala bergilir junior. Perak dihasilkan dari silat (Nita, Firman, Wahyu), tenis meja (Suprasta, Tina dan Ariatini), karate (Winaba), gateball, panahan (Krisna), petanque (Widyastuti, Intan, dan Kamila) dan sepak takraw. Di akademik, 11 siswa Regrisma lolos ke Unud (2 di FK), 2 di Undiksha, dan 2 di ISI. Wakasek Kesiswaan Drs. I Made Suwecana didampingi Waka Humas Agustin Setiawati, S.S., mengatakan prestasi di Porjar tahun ini naik luar biasa karena naik menjadi 40 medali dari 10 tahun lalu. Tahun depan, Regrisma ditarget masuk 10 besar. Untuk itu, siswa dan pelatihnya akan digelontorkan bonus khusus. Menurut Kepala SMA PGRI 2 Denpasar Komang Artha Saputra, S.Pd., M.Pd., Regrisma selalu mengikutkan siswanya di berbagai event dikaitkan dengan potensinya. Pada tahun ajaran baru 2019-2020 ini, Regrisma akan merekrut 10 kelas. (025)

London – Manajer Liverpool Jurgen Klopp memuji keinginan timnya yang tidak menyerah dalam perburuan gelar dengan mengalahkan Cardiff 2-0 pada Senin (22/4) kemarin untuk kembali ke puncak klasemen Liga Utama Inggris. Gol pembuka Georginio Wijnaldum dan penalti James Milner memastikan kemenangan kesembilan berturut-turut Si Merah di semua kompetisi. Pasukan Klopp kini unggul dua poin dari Manchester City yang memiliki satu pertandingan di tangan. ‘’Ini benar-benar hebat. Kami berbicara banyak tentang permainan ini, betapa istimewanya itu dan betapa istimewa situasinya bagi lawan. Itu bukan permainan untuk bermain-main. Itu adalah pertarungan kemauan yang menginginkan lebih,’’ kata Klopp. City bertandang ke Manchester United pada Kamis nanti dalam apa yang tampaknya menjadi rintangan terberat untuk menjauhkan Liverpool dari gelar Liga Primer pertama dalam 29 tahun. The Reds siap menerkam jika tim asuhan Pep Guardiola gagal meraih poin maksimal dalam empat pertandingan tersisa. Pada laga lainnya, Arsenal kalah 2-3 di kandang sendiri dari Crystal Palace. Tuan rumah tertinggal oleh gol pertama Christian Benteke sebelum Mesut Ozil menyamakan kedudukan. Kesalahan Shkodran Mustafi memungkinkan Wilfried Zaha menempatkan Palace kembali di depan. James

Tim Bayangan Pra-PON Woodball Terus Dipantau

Denpasar (Bali Post) – IWbA Bali sudah memiliki tim bayangan woodball yang akan ditampilkan pada Pra-PON di Banten, 4–9 Juli

Selasa, 23 April 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung Ngusaba Desa Ngusaba Nini Ds. Semate Mengwi (3) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Gatra Praja 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Ocydia Home Shopping 10:30 Wita Bali Channel Tourist TV 11:00 Wita Seputar Bali Terkini 11:05 Wita Solusi Alternatif Soman 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung Ngusaba Desa Ngusaba Nini Ds. Semate Mengwi (4) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Solusi Alternatif Marion Sam 14:00 Wita Seputar Bali Terkini 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Ocydia Home Shopping 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita DW TV 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Upakara 17:00 Wita Dialog Putra SBA 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Nuansa Property 21:00 Wita Ista Dewata Pura Puncak Sari Tembuku 21:30 Wita Sansekerta 22:00 Wita Seputar Bali Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Ki Bajra Sakti Samprangan Kediri Tabanan (2) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel

DIJUAL tanah kavling di Desa Kuwum Ancak Kec. Marga, Tabanan. Hub. 085 935 208 368 BP.0000021-bp

mendatang. Tim beranggotakan 14 atlet (7 putra dan 7 putri). Mereka akan diciutkan menjadi 10 atlet (5 putra dan 5 putri) saat pembentukan tim definitif nanti. Tim definitif rencananya ditetapkan pada akhir Mei atau awal Juni nanti. ‘’Tim bayangan yang terdiri atas 7 atlet putra dan 7 putri terus dipantau kualitas dan prestasinya,” kata Ketua Harian IWbA Bali Maryoto Subekti di Denpasar, Senin (22/4) kemarin. Penilaian dilakukan dalam TC yang berjalan sekarang ini dengan melihat perkembangan teknik dasar para atlet, hasil tes kebugaran, dan performanya termasuk saat gim. Mereka

direkrut berdasarkan ranking pada Kejuaraan Woodball Bali Series tahun lalu yang dihelat setiap bulan selama enam bulan. Disebutkannya, pihaknya tidak main-main dalam membentuk tim definitif yang akan diturunkan di PraPON. ‘’Prosesnya panjang yaitu sejak tahun lalu. Tim definitif pastinya merupakan atlet terbaik di Bali,” ujar Maryoto yang juga Wakil Ketua II KONI Bali. Sepuluh nomor woodball yang dipertandingkan di PraPON meliputi single stroke, tim stroke, single pairway competition, double pairway competition dan tim pairway competition putra-putri. (kmb)

Celtics Singkirkan Pacers Los Angeles – Boston Celtics menyingkirkan Indiana Pacers, sedangkan Golden State Warriors dan Toronto Raptors mendaftarkan kemenangan tandang atas Orlando Magic dan Los Angeles Clippers untuk memimpin dalam seri playoff NBA putaran pertama, Senin (22/4) kemarin. Gordon Hayward mencetak 20 poin untuk Celtics saat mengalahkan Pacers dengan skor 110-106. Celtics unggul total 4-0 sekaligus melaju ke putaran kedua Wilayah Timur, sedangkan Pacers teringkir. Celtics akan bertemu Milwaukee Bucks atau Detroit Pistons

McArthur membuat gol ketiga Palace. Pierre-Emerick Aubameyang mengurangi defisit, tetapi sudah terlambat untuk menghentikan kemenangan pertama Palace di Arsenal sejak Oktober 1994. Pelatih Arsenal Unai Emery menegaskan timnya masih bisa finis di empat besar Liga Inggris. The Gunners juga dapat mencapai kompetisi top Eropa dengan memenangkan Liga Eropa. ‘’Ini adalah frustrasi besar karena ini adalah peluang besar. Pada set piece kami tidak bekerja dan tidak sekuat sebelumnya,’’ sebut Emery. Di bagian lain, Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer meminta maaf kepada para suporter klub atas kekalahan 0-4 dari Everton. Gol-gol Richarlison, Gylfi Sigurdsson, Lucas Digne, dan Theo Walcott membuat United kalah keenam dalam delapan laga di semua kompetisi. ‘’Dari peluit pertama semuanya salah. Aku hanya ingin meminta maaf kepada para penggemar. Mereka adalah satu-satunya orang dengan lencana hari ini yang dapat mengangkat kepala karena kami tidak bisa,’’

ujar Solskjaer kepada Sky Sports.

Mangupura (Bali Post) – Tim Bali United U-16 bergabung di Grup C pada perhelatan Seri 1 Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 2019. Tim asuhan Sandhika Pratama ini satu pul dengan lima tim lainnya yaitu Persebaya, Kalteng Putra, PSM, Borneo FC, dan Persipura. Seluruh laga babak penyisihan Grup C seri 1 digelar di Stadion Karang Gayam, Surabaya. Made Tito Wiratama dan kawan-kawan akan memulai perjuangan dengan menghadapi Borneo FC pada Minggu (28/4) mendatang dilanjutkan melawan Kalteng Putra keesokan harinya. Tuan rumah Persebaya Surabaya menjadi lawan ketiga Bali United U-16 pada 1 Mei. Mendapat waktu istirahat sehari, tim Serdadu Tridatu Muda bakal menjalani dua laga terakhir pada 3 Mei menghadapi Persipura dan 4 Mei meladeni PSM.

Dikutip dari situs Bali United, Senin (22/4) jenarin, Tim Serdadu Tridatu U-16 telah melakukan berbagai persiapan jelang bergulirnya kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 2019, seperti laga uji coba melawan tim muda lokal Bali. Bermaterikan sebagaian besar potensi muda lokal asli Bali, tim ini diharapkan mampu mencapai prestasi tertinggi setelah di edisi sebelumnya sukses mencapai laga final. Sementara itu, menjelang laga babak 8 besar Piala Indonesia 2018 kontra Persija Jakarta pada 26 April nanti, bek kiri Bali United Micahel Orah memberikan komentarnya. Mantan pemain Persija ini siap tampil habis-habisan bila diberikan kesempatan turun bermain. ‘’Walaupun Persija adalah tim yang saya bela tahun lalu, saya akan profesional. Saat ini saya bermain

PSG Juara Paris SaintG e r m a i n memukul Monaco 3-1 pada lanjutan kompetisi Ligue 1 Prancis. Kylian Mbappe mencetak hattrick gol untuk PSG yang beberapa jam sebelumnya dinobatkan menjadi juara untuk keenam kalinya dalam tujuh tahun setelah penantang terdekat Lille bermain imbang tanpa gol di kandang Toulouse. Laga itu diwarnai kembalinya Neymar pada awal babak kedua menggantikan Layvin Kurzawa. Pasukan PSG asuhan Thomas Tuchel tanpa superstar Brazil itu sejak 23 Januari akibat cedera kaki kanan. Edinson Cavani juga kembali beraksi sebagai pemain pengganti di babak kedua. Ini berarti trio depan PSG kembali bersama setelah berbulan-bulan terpisah. Aleksandr Golovin memberikan penghiburan bagi Monaco yang berada di

Bali Post/afp

GOL - Georgino Wijnaldum (depan) dan Roberto Firmino merayakan gol kemenangan Liverpool ke gawang Cardiff. tempat ke-16 klasemen. Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, menyebut Karim Benzema sebagai pemilik nomor 9 terbaik di dunia setelah hattrick-nya membawa Si Putih menang 3-0 atas Athletic Bilbao dalam kompetisi La Liga Spanyol di Santiago Bernabeu. Benzema kini sudah mencetak 30 gol musim ini.

‘’Apa yang telah dia lakukan di sini selama sepuluh tahun berarti segalanya. Bagiku dia adalah yang terbaik, tetapi yang lain mungkin tidak setuju,’’ ungkap Zidane. Kemenangan itu membawa Madrid empat poin di belakang Atletico yang berada di posisi kedua dan terpaut 13 dari pemuncak klasemen Barcelona. (afp/kmb)

Bali United U-16 Masuk Grup C di Liga 1

Bali Post/ist

Tim Bali United U-16 untuk Bali United dan saya berkualitas. Kalau kami akan berikan yang terbaik lengah, tentu dia bisa sangat untuk tim saya sekarang. Ti- berbahaya. Begitu juga kalau dak ada kompromi siapa pun kami bisa bermain solid, lawan kami,’’ tegasnya. tentu kami bisa mengantisiBerposisi sebagai bek kiri pasi pergerakan dia. Kalau membuat Michael Orah ke- saya diberikan kesempatan, mungkinan bertemu say- tentu saya siap menjaga ap lincah Persija Riko Si- pergerakan Riko,’’ tambah manjuntak. ‘’Riko pemain Orah. (kmb)

di babak kedua. ‘’Setiap kali menang 4-0, Anda merasa hebat. Kami akan sedikit pulih dan siap untuk ronde berikutnya,’’ kata Hayward. Dalam laga lainnya, Kevin Durant dan Klay Thompson membawa Warriors mengatasi Clippers 113-105, Kawhi Leonard memimpin Raptors mengalahkan Orlando 10785 dan Portland Trail Blazers menundukkan Oklahoma City Thunder 111-98. Hasil menempatkan Warrios, Raptors dan Blazers sama-sama memimpin 3-1 atas lawannya. Ketika membutuhkan satu kemenangan lagi untuk melaju ke babak kedua. (afp/kmb)

DIKONTRAKKAN tanah kavling, jl Mahendradata, sebelah utara Bali Med, Lok. Jl. Padang Getas Maksimal 20thn langsung. Hub. 082 146 600 663, 081 997 673 488 BP.0000463-bp


balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Selasa Pon, 23 April 2019

Kelelahan, 54 Petugas Penyelenggara Pemilu Meninggal

BUKAN SUPERHERO - Petugas KPPS TPS 5 Pondok Benowo Indah yang bertema super hero di Surabaya, Jawa Timur. Petugas KPPS bukanlah super hero yang tidak kenal lelah. Bahkan tercatat ada 54 petugas KPPS meninggal akibat kelelahan menjalankan tugasnya.

Ma’ruf Amin Minta Jangan Dulu Dipanggil dengan Sebutan Wapres Jakarta (Bali Post) – Cawapres 01, KH Ma’ruf Amin, meminta masyarakat untuk tidak memanggilnya dengan sebutan wapres pada saat ini, karena belum ada pengumuman hasil suara Pemilu 2019 secara resmi dari KPU. ‘’Saya meminta kepada kiai dan masyarakat untuk tidak memanggil saya dengan sebutan wapres dulu, karena kita semua masih menunggu penghitungan suara oleh KPU,’’ kata KH Ma’ruf Amin saat bersilaturahmi dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Kantor PBNU, Jakarta, Senin (22/4) kemarin. Hadir pada kesempatan tersebut antara lain Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj, Sekjen PBNU H. Helmy Faishal, dan Rais Am PBNU KH Miftahul Ahyar. Pada kesempatan tersebut, KH Ma’ruf Amin mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan pemilu presiden yang berjalan aman, tertib, jujur, dan adil. ‘’Saya mengucapkan puji syukur, karena dari hasil quick count, ternyata memenangkan pasangan capres-cawapres 01. Namun, baru penghitungan quick count, belum penghitungan riil dari KPU,’’ katanya. Mustasyar PBNU itu juga mengucapkan puji syukur karena selama menunggu proses penghitungan suara di KPU, masyarakat tetap tenang dan kondusif. Pada kesempatan tersebut, Kiai Ma’ruf juga mengucapkan terima kasih kepada Nahdlatul Ulama (NU). ‘’NU kali ini utuh dan kompak. Peran NU dalam pilpres luar biasa,’’ katanya. Kiai Ma’ruf juga mengajak para pengurus NU untuk turut mengawal dan merawat negara Indonesia ke depan. ‘’Agar Indonesia terus aman dan damai, tidak ada konflikkonflik dan mendorong agar bangsa Indonesia lebih sejahtera,’’ katanya. Pada kesempatan tersebut, Kiai Ma’ruf juga memohon kepada Allah SWT agar memberikan banyak hal yang memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia. (ant)

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebutkan sebanyak 54 orang petugas penyelenggara pemilu meninggal akibat sakit dan kecelakaan, sementara 32 orang petugas masih dalam kondisi sakit. ‘’Sebanyak 86 petugas mengalami musibah saat pelaksanaan pemilu. 54 orang di antaranya meninggal dunia, sementara 32 orang lainnya sakit,’’ kata Komisioner KPU Viryan Azis kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/4) kemarin. Menurutnya, petugas pemilu yang meninggal dan sakit itu kebanyakan karena kelelahan dalam proses penghitungan suara. ‘’Sedih sekali melihat teman-teman kami berguguran. Mereka pahlawan Pemilu Indonesia 2019,’’ katanya. Viryan menyebutkan, jumlah data petugas pemilu yang meninggal dan sakit kemungkinan masih bisa bertambah mengingat saat ini masih dalam proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan. ‘’Petugas KPPS, PPS dan PPK terus merekap suara. Itu data tadi malam,’’ ujarnya. Oleh karena itu, KPU berharap ada layanan kesehatan gratis dari Kemenkes/pemda di setiap kecamatan untuk memberi layanan kesehatan kepada jajaran penyelenggara pemilu. ‘’Saya harap ada layanan kesehatan kepada petugas penyelenggara pemilu, baik KPPS, PPS, PPK, dan pengawas TPS, PPL serta Panwascam hingga para saksi dari peserta pemilu,’’ ucap Viryan. (ant)

PDI-P Mengulang Kejayaan 20 Tahun Lalu

Denpasar (Bali Post) 2019 bisa dikatakan sebagai tahun kemenangan bagi PDI Perjuangan (PDI-P), khususnya di Bali. Dari hasil penghitungan sementara, PDI-P tidak saja membawa Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada kemenangan telak di pulau dewata, tetapi juga berhasil mendominasi perolehan kursi atau paling tidak meningkatkan jumlah kursi legislatif dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat. Kemenangan ini seperti mengulang kejayaan PDI-P 20 tahun silam, kendati latar belakangnya berbeda. ‘’Mirip dengan kemenangan PDI-P tahun 1999, waktu itu kan kita menang besar. Tapi ada yang membedakan. Waktu itu kemenangan kita memang merupakan kehendak rakyat dan mahasiswa yang ingin menumbangkan orde baru,’’ ujar Ketua Fraksi PDI-P DPRD Bali I Kadek Diana dikonfirmasi, Senin (22/4) kemarin. Sayangnya, lanjut Diana, PDI-P justru terlena dengan kemenangan di tahun 1999 itu. Banyak terjadi kasus yang melibatkan kader PDI-P di seluruh Indonesia. Akibatnya, suara PDI-P jatuh pada Pemilu 2004 sehingga berada di urutan ketiga secara nasional. Lima tahun berikutnya pada Pemilu 2009, PDI-P hanya mampu naik di peringkat ke-2. Di Bali, kondisi ini juga berpengaruh pada perolehan kursi legislatif. Saat itu, Diana yang masih di DPRD Gianyar melihat langsung penurunan jumlah kursi di DPRD Gianyar dari 27

di tahun 1999 menjadi 18 kursi saja di tahun 2004. Tahun 2009, perolehan kursi kembali turun menjadi 16 dan baru pada pemilu kali ini bisa naik lagi menjadi 26 kursi. ‘’Dari jatuh ini, PDI-P merangkak terus, berbenah di internal. Kadernya juga terus dibenahi agar disiplin, kemudian mengurus rakyatnya harus rajin. Perlahan PDI-P naik terus dari peringkat ke-3 ke peringkat ke2, terus ke peringkat ke-1 pada pemilu tahun 2014 dan sekarang puncaknya,’’ jelasnya. Menurut Diana, inilah yang kemudian membedakan kemenangan PDI-P di tahun 1999 dengan sekarang. Sebab, kemenangan yang diraih sekarang merupakan hasil kerja keras seluruh kader di eksekutif dan legislatif. Yakni bekerja untuk rakyat, sehingga bisa kembali mendapatkan dukungan dari rakyat. Kondisi ini diyakini akan permanen bila dibandingkan ke-

menangan 20 tahun silam yang disebutnya hanya terjadi sekali dan tidak pernah terulang lagi. ‘’Ini agak permanen nanti sepanjang kerja kader PDI-P tetap seperti ini, apalagi bisa meningkat, kemenangan ini akan bertahan lama. Tidak hanya di Bali, tetapi di Indonesia,’’ pungkasnya. Dari informasi yang beredar, PDI-P diperkirakan mengunci 7 kursi untuk DPR-RI. Namanama yang kemungkinan lolos adalah I Made Urip, IGN Kesuma Kelakan, I Nyoman Parta, I Wayan Sudirta, I Gusti Agung Rai Wirajaya, I Ketut Kariyasa Adnyana, dan IGA Putri Astrid. Sementara untuk DPRD Bali, sebelumnya Ketua DPD PDI-P Bali Wayan Koster memperkirakan perolehan kursi bisa meningkat dari 24 menjadi 30 kursi dari total 55 kursi DPRD Bali. PDI-P juga diperkirakan akan menang di semua kabupaten/kota di Bali. (kmb32)

I Kadek Diana

Elite Politik Jangan Keluarkan Pernyataan Provokatif

Ma’ruf Amin

Bali Post/ant

Yogyakarta (Bali Post) – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) menyerukan para kontestan Pemilu 2019 beserta pendukungnya untuk bersabar menunggu hasil rekapitulasi suara resmi yang akan ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selain itu, elite politik diingatkan jangan membuat polarisasi makin melebar dengan pernyataan provokatif. ‘’Kagama menyerukan para kontestan dan pendukungnya untuk menunggu hasil rekapitulasi suara yang ditetapkan oleh KPU sebagai lembaga negara yang legitimate,’’ kata

Ketua Umum Kagama Ganjar Pranowo melalui keterangan tertulis, Senin (22/4) kemarin. Menurut Gubernur Jawa Tengah ini, para elite politik juga diharapkan untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang provokatif, yang memunculkan ketegangan dan polarisasi di akar rumput. Apabila ada ketidakpuasan terhadap hasil pemilu bisa disalurkan

TPS 3 Sulahan Hitung Ulang Surat Suara Bangli (Bali Post) – Tempat pemungutan suara (TPS) 3 Sulahan melakukan penghitungan ulang surat suara Pemilu, Senin (22/4) kemarin. Penghitungan ulang dilakukan sebagai tindak lanjut dari rekomendasi Panwascam Susut terkait adanya selisih suara sah dengan jumlah pemilih yang menggunakan hak suaranya di TPS tersebut. Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli Nengah Purna saat dihubungi siang kemarin mengatakan, penghitungan ulang surat suara digelar di Kantor Camat Susut. Proses penghitungan suara ulang yang dilaksanakan PPK bersama KPPS mulai sekitar pukul 10.00 hingga 12.00 wita dihadiri para saksi dari masing-masing parpol. Penghitungan dilakukan dengan membuka kotak suara guna memastikan perolehan suara yang sebenarnya. “Karena setelah kita buka C planonya tidak balance jumlahnya. Sehingga harus dihitung surat suaranya untuk memastikan bahwa partainya sebetulnya dapat berapa, caleg dapat berapa,” terangnya. Sebagaimana hasil penghitungan ulang diketahui bahwa selisih terjadi karena terdapat kekeliruan dalam penginputan perolehan suara. Perolehan suara yang semestinya hanya ditulis di caleg saja, namun ditulis juga pada partai. Sehingga saat ditotal perolehan suara sah partai dan calegnya, jumlahnya tidak sesuai dengan jumlah pemilih yang menggunakan hak suaranya di TPS itu. “Kelebihanya ditemukan di suara partai saja,” jelasnya. Dirinya menegaskan dari hasil penghitungan ulang surat suara kemarin tidak ditemukan adanya upaya penggelembungan perolehan suara. KPPS, kata Purna, hanya mengaku kurang cermat saat melakukan penghitungan. “Mereka sudah ikut pelatihan. Mungkin

karena juga capek saat itu, akhirnya terjadi kekeliruan. Ada juga C1 yang tidak berisi jumlah,” ujarnya. Untuk menghindari terjadinya kekeliruan/kesalahan, ke depannya petugas KPPS diharapkan dapat benar-benar mengikuti pelatihan dan bimtek terkait penghitungan suara. Sehingga jangan sampai karena ketidakcermatan dalam menginput dan menjumlahkan, ada pihak yang dirugikan atau diuntungkan. Sementara itu disinggung mengenai rekomendasi untuk penghitungan suara ulang di TPS 14 Tiga, Purna mengatakan berdasarkan hasil pengecekan C1 plano dengan yang dibawa saksi, diketahui bahwa selisih terjadi karena adanya salah penjumlahan. Sehingga tidak sampai dilakukan penghitungan surat suara ulang untuk TPS tersebut. (kmb40)

Bali Post/ist

ULANG - Suasana penghitungan suara ulang TPS 3 Sulahan di Kantor Camat Susut.

melalui cara-cara yang konstitusional. ‘’Kagama mengingatkan bahwa para pemimpin harus menjadi contoh dan teladan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,’’ katanya. Sebagai negara demokrasi ketiga terbesar di dunia yang selama 30 tahun terakhir sudah berprestasi menyelenggarakan pemilu secara damai, menur u t

Ganjar, seharusnya seluruh elemen bangsa Indonesia semakin dewasa dalam berpolitik dan berdemokrasi. Oleh sebab itu, Kagama menyerukan seluruh elemen bangsa bisa menyelesaikan perbedaan secara damai dan konstitusional. ‘’Setiap langkah yang inkonstitusional harus dilawan karena menghancurkan fondasi berbangsa dan bernegara,’’ katanya. Kagama, menurut Ganjar, juga mengapresiasi jerih payah KPU, Bawaslu, dan DKPP sebagai penyelenggara pemilu yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan pemilu serentak yang terbesar

di dunia. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada TNI dan Polri yang telah menjaga keamanan selama penyelenggaraan pemilu. ‘’Kagama turut berdukacita yang mendalam atas gugurnya petugas penyelenggara pemilu dalam menjalankan tugasnya. Mereka adalah pahlawanpahlawan demokrasi,’’ katanya. Ganjar menegaskan Kagama mendukung para penyelenggara pemilu dalam menjalankan tugasnya secara mandiri dan profesional serta mengecam keras setiap upaya mendelegitimasi KPU dan juga mendelegimitasi pemilu. (ant)

Sandiaga Uno Ajak Pendukung Jaga Suara Rakyat Jakarta (Bali Post) – Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengajak masyarakat dan para pendukungnya menjaga suara rakyat dengan terus mengawal rekapitulasi surat suara yang masih berlangsung. ‘’Mari kita jaga bersama-sama prosesnya agar suara rakyat terus terjaga dan terkawal, jangan sampai ada satu suara yang tercecer,’’ kata Sandiaga saat konferensi pers di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Senin (22/4) kemarin. Dia meminta semua elemen pendukung PrabowoSandi untuk terus membantu mengawal dan memonitor input data suara dengan mengedepankan prinsip-prinsip keterbukaan, integritas, dan kejujuran. Sandiaga mengatakan data C1 yang dimiliki BPN Prabowo-Sandi menunjukkan kekuatan dan hasil baik untuk Prabowo-Sandi, karena itu perjuangan belum selesai dan kerja politik belum tuntas. ‘’Kita kerja keras alhamdulillah sudah, kerja cerdas dengan narasi ekonomi kita sudah sampaikan di 1.567 titik kunjungan selama 8 bulan menunjukkan kerja keras dengan narasi yang cerdas menyampaikan harapan masyarakat atas perubahan yang ada di Indonesia, terutama perubahan ekonomi lapangan pekerjaan dan juga biaya hidup,’’ ujarnya. Dia mengatakan, dirinya kampanye selama delapan bulan itu dapat melihat dan merasakan keinginan masyarakat untuk terwujudnya perubahan di Indonesia. Karena itu, dia meminta para relawan dan pendukung Prabowo-Sandi untuk terus mengawal input data suara di KPU. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook