Bali Post
balipost http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Masyarakat Bali Jangan Lelah Kawal Budaya
Denpasar (Bali Post) – Hujan deras yang mengguyur Kota Denpasar tak menghalangi semangat tokoh dan generasi muda Bali bertemu Presiden Jokowi. Ribuan warga hadir di Ardha Candra Art Center, Denpasar. Jokowi pun disambut tepuk tangan ketika tampil di acara yang bertajuk ‘’Tatap Muka dan Ramah Tamah Masyarakat Bali dengan Presiden Jokowi’’, Jumat (22/3) malam kemarin. Sambutan Jokowi juga tidak kalah semangat dengan rakyatnya. Bahkan, Jokowi menyatakan sangat mendukung penguatan adat dan budaya Bali. ‘’Masyarakat Bali jangan lelah menjaga budaya. Kearifan lokal ini telah menjadi taksu dan kekuatan Bali,’’ tegas Jokowi yang disambut tepuk tangan gemuruh hadirin. Jokowi mengaku bahagia dapat bertemu dengan tokohtokoh masyarakat Bali yakni para sulinggih, pemangku, perbekel, lurah, bendesa adat, klian subak, dan anak-anak muda se-Bali yang disebutnya penjaga terdepan kebudayaan Bali. Jokowi juga menitip pesan agar seluruh masyarakat Bali terus menjaga persatuan, merawat persaudaraan, dan menjaga kerukunan. Sebab, hal inilah yang menjadi aset terbesar bangsa Indonesia. Terlebih di hari-hari
’’…negara mestinya hadir dalam menjaga tradisi dan budaya Bali. Karenanya diharapkan perhatian pusat sejalan dengan kebijakan pengalokasian APBN untuk desa dan kelurahan di Bali.’’
politik jelang pemilu serentak 17 April, jangan sampai perbedaan pilihan membuat bangsa ini bermusuhan. ‘’Saya yakin krama Bali memegang teguh nilai-nilai manyamabraya. Sebuah pengakuan sosial bahwa kita tetap bersaudara yang harus saling bantu dalam suka dan duka,’’ ujarnya. Jokowi menambahkan, pemilu adalah pesta demokrasi untuk memilih pemimpin yang terbaik. Oleh karena itu, pesta demokrasi harus disambut dengan riang gembira. Jangan sampai ada yang menakutnakuti, apalagi menebar ancaman-ancaman. Sebaliknya, pemilu harus disambut dengan cara-cara yang beradab, beretika, bertata krama, dan berbudaya. Jangan justru menebar hoax, fitnah, dan berita bohong yang bisa memecah persatuan, persaudaraan dan kerukunan. Hal. 15 Penuh Optimis
’’Masyarakat Bali jangan lelah menjaga budaya. Kearifan lokal ini telah menjadi taksu dan kekuatan Bali.’’
Wayan Koster Gubernur Bali
Rommy Bantah Jual-Beli Jabatan Jakarta (Bali Post) – Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy akhirnya memberi pernyataan terkait penangkapannya di Jawa Timur, minggu lalu. ‘’Saya prihatin terhadap berita yang berkembang seolah ada jual-beli jabatan. Jadi saya katakan bahwa itu tidak sama sekali bisa dibenarkan, karena memang yang saya lakukan adalah meneruskan aspirasi sebagai anggota DPR, sebagai ketua umum partai pada saat itu,’’ kata Rommy di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/3) kemarin. KPK pada Jumat kemarin memeriksa Rommy dalam kapasitasnya sebagai tersangka terkait suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI tahun 2018-2019. Menurutnya, banyak pihak yang menganggap dirinya sebagai orang yang bisa meyampaikan aspirasi tersebut kepada pihak-pihak yang memang memiliki kewenangan. ‘’Bukan hanya di Kementerian Agama, tentunya di lingkungan yang lain pun kalau menyampaikan kan biasa. Itu kan hal biasa di masyarakat kita, tetapi kan proses seleksinya kan tetap mengikuti koridor,’’ ujar Rommy. Hal. 15 Terima Aspirasi
Jokowi Presiden RI
Bali Post/eka
TATAP MUKA - Presiden Jokowi bersama tokoh masyarakat saat tatap muka dan ramah tamah di Ardha Candra, Jumat (22/3) malam kemarin.
Lagi, Pasar Batukandik Terbakar Denpasar (Bali Post) Pasar Anyar Sari yang lebih dikenal Pasar Batukandik, Denpasar Barat (Denbar) kembali terbakar, Jumat (22/3) kemarin sekitar pukul 19.30 Wita. Si jago merah melalap 12 unit kios di Blok 1. Kapolsek Denpasar Barat AKP Johanes Nainggolan mengatakan, para pemilik kios di antaranya Ni Made Sarjani (2 kios) jual sembako, Ibu Jumbo menjual sarana upakara atau banten dan Widiarti (5 kios) menjual sarana upakara. Kata Kapolsek, dari keterangan Ni Made Sarjani (47), sekitar pukul 20.00 Wita, dia baru balik dari Pasar Badung. Dia diberi tahu lewat telepon temannya bahwa ada kebakaran di TKP. Mendengar hal itu, dia langsung menuju TKP. Saat tiba di TKP situasi sudah ramai, api sudah besar melalap kios milik korban. Dijelaskan oleh korban, kiosnya tutup sekitar pukul 12.00 Wita ditinggal ke acara peresmian Pasar Badung. Keterangan Nyoman Sudarta (55), satpam pasar, sekitar pukul 19.30 Wita sedang patroli dan mendapat informasi dari pedagang bahwa di pasar bawah ada ledakan. Selanjutnya dia mengecek sambil membawa alat pemadam api ringan (APAR). Ternyata di kios milik Ni Made Widiarta telah terbakar dan api sudah membesar, sehingga alat pemadam (APAR) yang dibawa tidak jadi digunakan. Selanjutnya Sudarta meminta bantuan kepada satpam yang lain untuk menghubungi pemadam kebakaran. Kepala Pasar Anyar Sari Hadihasa menyatakan bagian pasar yang mengalami kebakaran yaitu Blok 1, di mana blok tersebut terdiri atas 14 kios dan yang mengalami kebakaran sebanyak 12 kios terdiri dari Bali Post/wan 10 kios menjual alat upakara dan 2 kios menjual semTERBAKAR - Sejumlah kios di Pasar Anyar Sari hangus terbakar, Jumat (22/3) kemarin. bako. ‘’Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut,’’ Sebelumnya, pada 11 Agustus 2018 pasar ini juga terbakar. ujarnya. (kmb36/kmb12)
Puji Arsitektur Pasar, Sebut yang Terbaik Se-Indonesia
Presiden Joko Widodo Resmikan Pasar Rakyat Pasar Badung
DENPASAR kini memiliki ikon baru di bidang ekonomi, khususnya ekonomi kerakyatan. Pasar Badung yang pengoperasiannya sejak 24 Februari lalu, Jumat (22/3) kemarin diresmikan Presiden Joko Widodo. Kehadiran Presiden yang akrab disapa Jokowi ini disambut oleh 2.000 penari Pendet di kawasan Heritage Jalan Gajah Mada. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita, Menkop UKM A.A. Gede Ngurah Puspayoga, Gubernur Bali Wayan Koster serta perwakilan DPD-RI, DPRD serta ribuan masyarakat yang sangat antusias menunggu kehadiran Presiden Jokowi untuk meresmikan pasar terbesar di Bali ini. Dalam kesempatan tersebut, Presiden bersama
rombongan turut meninjau pedagang pasar serta sesekali berbincang santai dan berswafoto. Beragam fasilitas turut melengkapi Pasar Badung kini. Mulai dari fasilitas umum yang ramah disabilitas, ramah anak, ruang bermain anak, Timbangan Pos Ukur Ulang Reward Kota Denpasar sebagai Kota Tertib Ukur Tahun 2017 oleh Dirjen Metreologi Kementerian Perdagangan RI. Demikian pula tersedia sekolah bagi anak pedagang pasar, serta yang paling fenomenal adalah Taman Kumbasari Tukad Badung sebagai inovasi yang dirangkaikan dengan Smart Heritage Market Denpasar. Dalam arahannya Presiden Jokowi mengatakan bahwa dirinya merasa senang dapat hadir
dan meresmikan Pasar Badung. Di mana, pasar ini merupakan pasar heritage atau warisan budaya di Kota Denpasar dengan arsitektur yang sangat baik. ‘’Kalau dilihat dari depan, saya sudah berkeliling Indonesia, ini adalah pasar dengan arsitektur yang paling bagus yang pernah saya lihat,’’ ujar Jokowi disambut riuh tepuk tangan ribuan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Jokowi juga berpesan agar infrastruktur pasar yang sudah baik ini agar diimbangi dengan tata kelola yang baik pula. Selain itu, manajemennya juga harus baik, sehingga kesan pasar rakyat yang becek dan kotor dapat dihilangkan. ‘’Kotor dan becek, semua itu harus kita ubah dan itu pasti bisa, sehingga pasar rakyat dapat bersaing dengan pasar modern dan bersaing dengan
supermarket, pasti bisa,’’ ujar Jokowi. Sementara itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menjelaskan bahwa Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus mendukung optimalnya sektor ekonomi kreatif di Kota Denpasar. Di mana hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat yang komitmen dalam peningkatan infrastruktur serta SDM di pasar rakyat guna mendukung geliat ekonomi kerakyatan. ‘’Kami di Kota Denpasar terus berkomitmen untuk mendukung ekonomi kerakyatan melalui peningkatan infrastruktur dan SDM pasar rakyat, dan saat ini Kota Denpasar telah merivitalisasi 30 pasar rakyat,’’ paparnya. Hal. 15 Rp 16 miliar
TINJAU - Presiden Joko Widodo saat meninjau pedagang pasar usai meresmikan Pasar Badung, Kota Denpasar, Jumat (22/3) kemarin.
DENPASAR
2
Sabtu Paing, 23 Maret 2019
Parpol Dilarang Pariwisata Berbasis Kerakyatan Kampanyekan Calon Anggota DPD FIGUR
PESATNYA pariwisata Bali membawa berkah sekaligus tantangan bagi Bali. Berkah memang perlu ditangkap untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bali. Namun jangan lupa untuk mengantisipasi tantangan yang akan muncul. Salah satu antisipasi yang bisa dilakukan adalah dengan mengkonsepkan pariwisata Bali berbasis kerakyatan. Caleg DPR-RI dari Partai Gerindra A.A. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, pesatnya pertumbuhan pariwisata Bali menjadikan lapangan usaha ini sebagai tulang punggung perekonomian Pulau Dewata. Hanya, geliat pariwisata belum bisa dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat Bali. Masyarakat Bali cenderung menjadi objek dari masifnya pertumbuhan pariwisata. Oleh karena itu, ia menilai bahwa pariwisata Bali perlu dikembangkan dengan konsep pariwisata berbasis kerakyatan agar pertumbuhan pariwisata dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. ‘’Ini tujuannya agar masyarakat tidak menjadi objek semata
dari pariwisata,’’ tegasnya. Ia berharap masyarakat bisa menjadi subjek dari bisnis pariwisata. Soal kualitas produk wisata yang dihasilkan masyarakat, katanya, perlu pelatihan dan pengalaman. Itu tak jadi soal asal masyarakat diajarkan dan dilatih. Menurut Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali ini, jika lapangan usaha ini tak dikuasai oleh masyarakat Bali, maka potensi devisa Bali akan
menguap karena banyaknya pelaku usaha dari luar Bali yang menangkap peluang ini dengan agresif. Yang terjadi, orang Bali menjadi penonton di rumahnya sendiri. Ia meminta masyarakat Bali jengah dengan fenomena ini agar berbagai peluang dapat ditangkap. Ia yakin daya saing masyarakat Bali tak kalah dengan orang luar Bali. (may)
A.A. Ngurah Alit Wiraputra
Denpasar (Bali Post) -
Masa kampanye Pemilu 2019 segera memasuki puncaknya saat kampanye rapat umum dan kampanye di media massa cetak, elektronik, dan online dimulai Minggu (24/3) besok. Bawaslu Provinsi Bali mengingatkan peserta pemilu khususnya partai politik (parpol) agar tidak ikut mengampanyekan calon anggota DPD-RI. ‘’Kami sudah beberapa kali melakukan rapat koordinasi termasuk cegah dini terhadap kegiatan seperti itu,’’ ujar anggota Bawaslu Provinsi Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, di Denpasar, Jumat (22/3) kemarin. Kendati demikian, lanjut Raka Sandi, kegiatan kampanye yang berlangsung di lapangan saat ini begitu banyaknya. Belum lagi jangka waktu kampanye juga cukup panjang. Pihaknya berharap ada masukan dari masyarakat jika menemukan ada parpol mengampanyekan calon DPD, atau calon DPD melakukan kampanye bersama parpol dan calon anggota DPR/DPRD. Di samping dari Bawaslu melakukan pencegahan dan pengawasan, bahkan baru-baru ini sudah
melakukan penindakan. ‘’Sebagai contoh, beberapa waktu yang lalu kami menangani satu pelanggaran administrasi di Buleleng, di mana ada salah seorang peserta pemilu dari DPD yang bersamasama melakukan kampanye dengan calon DPR, DPRD provinsi dan kabupaten/kota,’’ katanya. Menurut Raka Sandi, jajarannya sudah melakukan pencegahan sehingga kampanye bersama-sama itu tidak terjadi. Namun, seluruh peserta pemilu tersebut hanya melakukan pelanggaran administrasi karena tidak menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada pihak kepolisian. Lantaran masa kampanye masih berjalan dan segera memasuki masa puncaknya, semua pihak diminta
menghormati dan melaksanakan ketentuan kampanye sehingga tidak terlalu banyak terjadi pelanggaran. ‘’Namun jika memang terjadi (pelanggaran - red) dan memang unsurnya sudah terpenuhi, tentu kami akan tindak sesuai dengan mekanisme yang ada,’’ jelas mantan Ketua KPU Provinsi Bali ini. Raka Sandi menyebut sebagian dari upaya-upaya pencegahan memang bisa dilakukan secara efektif. Namun karena masa kampanye yang panjang dan banyaknya peserta pemilu, pemahaman terhadap regulasi di lapangan juga berbeda-beda. Inilah yang akhirnya berpotensi terjadi pelanggaran. Sejauh ini, paling banyak ditemukan pelanggaran administrasi terkait dengan alat peraga
kampanye. Kemudian pelanggaran terkait pemberitahuan kepada kepolisian, KPU dan Bawaslu terhadap pelaksanaan kampanye, serta pelanggaran dalam bentuk ketentuan undang-undang lainnya. Misalnya, ada oknum PNS atau ASN yang menghadiri atau mengikuti kampanye. Namun di Bali, jumlah pelanggaran tersebut tidak terlalu banyak. Untuk pelanggaran pidana, hanya Topik : kasus yang sudah ada satu diputus di Karangasem. ‘’Sebagian besar sudah kami selesaikan, dan ada juga yang saat ini dalam proses penanganan. Baik oleh Bawaslu provinsi maupun kabupaten/ kota se-Bali. Harapan kami, mestinya pesta demokrasi untuk pendidikan politik,’’ tegasnya. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Pansus Mulai Garap Ranperda Perbekel Denpasar (Bali Post) – Setelah selesai menggarap Perda Bendega, kini Panitia Khusus (Pansus) DPRD Denpasar kembali membahas dua ranperda. Pansus XXIII yang diketuai Wayan Sutama ini bertugas membahas Ranperda tentang Pemilihan Perbekel dan Ranperda tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018. Dua ranperda tersebut sudah mulai dibahas pansus tersebut. ‘’Kami akan fokus menggarap Ranperda tentang Pemilihan Perbekel ini agar cepat bisa selesai. Apalagi, pemilihan perbekel di Denpasar ini sudah dekat,’’ ujar salah satu anggota Pansus XXIII I.B. Ketut Kiana, S.H., Jumat (22/3) kemarin. Menurut Kiana, ada beberapa perubahan yang mendasar dalam Ranperda Pemilihan Perbekel yang diajukan pihak eksekutif. Sedikitnya terdapat 14 pasal yang mengalami perubahan, baik dihapus atau ditambah. ‘’Bila dibandingkan dengan Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pemilihan Perbekel, ranperda ini banyak yang mengalami perubahan,’’ jelas mantan
Perbekel Sanur Kaja ini. Salah satu ketentuan yang mengalami perubahan, kata Kiana, yakni masalah KTP calon perbekel. Dalam perda sebelumnya disebutkan, calon perbekel setidaknya dalam waktu satu tahun memiliki KTP di desa setempat. Namun dalam draf kali ini, ketentuan dalam pasal tersebut dihapus. ‘’Jadi untuk KTP calon perbekel tidak harus di desa itu. Ini mungkin karena sudah ada e-KTP,’’ ujarnya. Di sisi lain, pansus ini juga membahas Ranperda LKPJ Realisasi APBD 2018. Ranperda ini sudah digodok pada tingkat rapat intern pansus. Selanjutnya, pansus akan merencanakan untuk rapat dengar pendapat dengan pihak eksekutif. ‘’Kalau ranperda ini tidak terlalu berat, karena menangani yang sudah terealisasi,’’ ujar Kiana. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan, pemilihan perbekel akan dilakukan secara serentak. Sedikitnya ada 23 desa di Kota Denpasar akan melakukan pemilihan perbekel. (kmb12)
”Overstay”, Dua WNA Dideportasi Denpasar (Bali Post)Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, Jumat (22/3) kemarin, memdeportasi dua orang warga negara asing (WNA). Deportasi pertama dilakukan terhadap pria asing berkebangsaan Timor Leste, Eduardo Conceicao Ximenes E Santos. Pria kelahiran Dili itu dideportasi karena melebihi masa tinggal atau overstay. Kasi Pengawasan dan Penindakan Imigrasi Kelas I Denpasar Yoga Arya Prakoso Wardoyo saat mendampingi Humas Depkumham Bali mengatakan, Eduardo Conceicao Ximenes E
Santos yang merupakan pemegang paspor No : C0113817 dideportasi ke negara asalnya karena izin tinggal yang dimilikinya sudah berakhir lebih dari 60 hari. Proses pendeportasian dilaksanakan pada Jumat pukul 10.45 Wita dengan menggunakan penerbangan Sriwijaya Air melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Sementara sore harinya, giliran pria asal Denmark, Glenn Bjerre, dideportasi. Pelanggarannya sama, yakni overstay selama enam bulan. (kmb37)
DEPORTASI Petugas Imigrasi mendeportasi pria asal Denmark, Glenn Bjerre.
Topik : Parpol Dilarang Kampanyekan Calon Anggota DPD
VAKSIN - Seorang warga memegang anjing peliharaannya untuk memudahkan pemberian vaksin rabies.
Bali Post/eka
Cegah Kasus Rabies, Distan Sasar 433 Banjar Denpasar (Bali Post) Antisipasi terhadap penyebaran kasus rabies terus dilakukan. Meskipun Denpasar sudah mampu mengatasi ancaman penyakit ini sejak tiga tahun lalu, namun upaya antisipasi tetap dilakukan. Sepanjang Maret 2019 ini, Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar bersinergi dengan Yayasan BAWA (Bali Animal Welfare Association) kembali menggelar vaksinasi rabies. Selain vaksinasi, juga digelar sterilisasi dan kontrol popu-
lasi anjing di seluruh banjar yang ada di Kota Denpasar. Sediktinya terdapat 433 banjar yang menjadi sasaran kegiatan tersebut. “Hingga 21 Maret lalu, sudah 5.800 ekor anjing yang divaksin,” kata Kepala Distan Kota Denpasar I Gede Ambara Putra, Jumat (22/3) kemarin. Menurut Ambara Putra, kegiatan ini adalah program yang dilakukan secara rutin. Bahkan, saat ini dilakukan dengan sistem jemput bola. “Kegiatan ini menyasar dari lingkungan terkecil, terjad-
wal dari Maret hingga April mendatang,” ujarnya. Ambara Putra menambahkan, Distan Kota Denpasar tetap mengupayakan vaksinasi yang melibatkan tim internal. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meng-cover secara keseluruhan terkait dengan angka Hewan Penyebar Rabies (HPR) di Bali yang mencapai 97.500 ekor. Meski kasus rabies di Kota Denpasar nihil, namun upaya pencegahan selalu dilakukan. “Karena itulah di Denpasar
kita cegah dulu sebelum kasusnya terjadi,” tegasnya. Ambara Putra menambahkan, program ini telah disosialisasikan dengan membentuk vaksinatur (donatur vaksin) dan melatih para Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan beberapa aparat desa yang sudah dilatih menjadi vaksinatur. Hal tersebut sangat memudahkan tim untuk bersinergi dengan masyarakat dalam mencegah kasus rabies. Vaksinasi dilakukan serentak yang dimulai pada Maret sampai April 2019 pada
empat kecamatan di Kota Denpasar. Rinciannya, Denpasar Selatan sejumlah 10 desa dan 106 dusun, Denpasar Barat sejumlah 11 desa dan 121 dusun, Denpasar Utara terdiri dari 11 desa dan 107 dusun, serta Denpasar Timur sejumlah 11 desa dan 99 dusun. Desa yang pertama disasar, yakni Banjar Batan Poh, Sindu Kelod, Batu Jimbar, Sanur. Di banjar ini dilakukan vaksin per 18 Maret lalu. “Hari ini (kemarin - red) dilakukan di Banjar Kajeng, Pemogan,” katanya. (kmb12)
Jaringan Geng Motor dari Australia Terindikasi Masuk Bali Denpasar (Bali Post) Pihak Australian Federal Police (AFP) bertemu dengan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan, Jumat (22/3) kemarin. Maksud kedatangan anggota AFP tersebut dalam rangka koordinasi memerangi geng motor. Pasalnya, geng motor dari Australia membentuk cabang di Indonesia, termasuk Bali. Ruddi Setiawan mengatakan, kerja sama tersebut sangat baik dilaksanakan agar bisa memperkecil kejadiankejadian yang diakibatkan oleh geng motor. ‘’Kami tidak fokus terhadap pencinta motor besar. Fokus kami adalah terhadap geng motor. Geng motor akan selalu dipantau jika datang ke Bali oleh tim Polresta Denpasar dan Polda Bali khususnya Satgas CTOC,’’ ujarnya. Kapolresta asal Madura, Jawa Timur ini menambahkan, Tim CTOC sudah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk pengawasi kegiatan-kegiatan geng motor. ‘’Manfaatkan teknologi, misalnya bikin grup di handphone agar bisa cepat saling men-share informasiinformasi yang berkaitan
dengan geng motor tersebut,’’ kata Kasatgas CTOC Polda Bali ini. Sementara itu, Paur Humas Polresta Denpasar Ipda Gusti Parwanita menyampaikan, perwakilan dari pihak AFP yaitu Jhos, Jerry dan Khiten. Jhos menyampaikan, sekarang di Australia ada geng motor bernama OMCG oleh pihak AFP terindikasi terlibat kejahatan internasional seperti narkoba, korupsi, pencucian uang, prostitusi dan senjata api ilegal. Di Australia ada 39 geng motor yang terlibat kejahatan yaitu narkoba, senjata, korupsi dan paling besar adalah geng OMCG. ‘’Pihak AFP juga menjelaskan ada perang di dalam organisasi geng motor OMCG dan satu orang anggota geng motor tersebut ditembak mati,’’ ujarnya. Parwanita menambahkan, pihak Australia menyadari bahwa geng motor tersebut sudah terorganisasi. Dari penyelidikan, mereka mulai menjalin kerja sama di geng motor di negara lain. Setelah pemerintah Australia membuat undang-undang yang menyulitkan geng tersebut, sindikat ini mulai menyebar ke
negara-negara lain. Tujuannya membentuk cabang, termasuk sasaran mereka adalah Indonesia. Pasalnya, Indonesia adalah negara tetangga terdekat Australia. ‘’Pihak Australia sudah membentuk satgas untuk memerangi geng motor OMCG tersebut. Lembaga penegak hukum di Australia sudah menetapkan 16 TO (target operasi) dan tiga orang dari TO tersebut terindikasi dari geng motor OMCG,’’ tandasnya. Pihak Intelijen AFP melakukan penyelidikan terhadap geng motor OMCG. Sejak tahun 2015 hingga 2017, sekitar 332 warga Australia diduga terkait dengan geng motor OMCG memasuki wilayah Indonesia. Biasanya anggota geng motor tersebut berkunjung ke Singapura dan Thailand tetapi untuk transit saja. Selanjutnya mereka balik ke Bali dan tinggal dalam kurun waktu lama. Mereka memanfaatkan waktu tersebut untuk kegiatan rapat-rapat dan perekrutan anggota baru yaitu warga lokal. AFP tidak bisa monitor kegiatan 332 anggota geng motor OMCG yang masuk ke Bali tersebut. Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan
kerja sama dengan Polda Bali dan Polresta Denpasar. Dari penjelasan Jerry, menurut Parwanita, hasil penyelikan AFP bahwa geng motor OMCG sudah masuk ke Bali dan beberapa dari mereka sudah membentuk cabang. Tahun 2012, geng motor dari Australia terindikasi masuk Bali dan ingin membentuk cabang tetapi gagal. Geng motor tersebut akhirnya kembali ke Australia. Tahun 2019, dua anggota OMCG berusaha masuk ke Indonesia. AFP
langsung berkoordinasi dengan pihak Imigrasi dan orang tersebut gagal masuk Bali. Ada juga orang-orang dari geng motor OMCG tergabung di dalam gang motor Mongols masuk ke Bali dan berusaha memengaruhi warga lokal untuk bisa memperluas sindikat mereka. ‘’Pihak AFP juga menyebutkan nama-nama geng motor lain yaitu geng motor Satu Darah Bali 2016, geng motor Fink dan geng motor Bandidos,’’ ungkapnya. (kmb36)
Bali Post/ist
KOORDINASI - Perwakilan AFP berkoordinasi dengan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan untuk memerangi geng motor.
BADUNG
Sabtu Paing, 23 Maret 2019
3
IMIGRASI - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai Amran Aris (tengah) saat memberikan keterangan pers, Jumat (22/3) kemarin.
”Overstay”, Lima WNA Diamankan Imigrasi Ngurah Rai Mangupura (Bali Post) Lima warga negara asing (WNA) ditahan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai. Mereka ditahan karena izin tinggal melebihi batas akhir visa
atau overstay dan tak memiliki dokumen perjalanan yang sah. Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Amran Aris, kelima WNA tersebut adalah Stella
Orphee Konta asal Kongo, Bayiyana Esezer dan Namubiru Mariam asal Uganda, Chukwuebuka Kingsley Nwunne dan Joseph Onyekwere Okafor asal Nigeria. Untuk WNA Kongo, pelang-
PPTI Intensifkan Program Penanganan TBC Mangupura (Bali Post) Sepanjang 2018 lalu, warga Kabupaten Badung yang terkena penyakit Tuberkulosis (TBC) mencapai 374 orang. Kendati masih terbilang kecil, namun Perhimpunan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) bersama Dinas Kesehatan setempat terus melakukan penanganan intensif guna menekan jumlah pengidap penyakit tersebut. Ketua II PPTI Badung dr. Gunarta mengatakan, selain melakukan pengobatan terhadap penderita TBC, dalam menanggulangi penyakit TBC di Badung pihaknya secara rutin telah melakukan penyuluhan kepada masyarakat. ‘’Dari data yang ada, hingga akhir tahun 2018 ada sebanyak 374 orang dan yang sudah dinyatakan sembuh 325 orang,’’ ungkap dr. Gunarta, Jumat (22/3) kemarin. Menurutnya, penderita
TBC yang masih menjalani pengobatan hingga bulan Februari 2019 sebanyak 194 orang. Mereka tersebar di enam kecamatan di Badung. ‘’Untuk sembuh dari TBC, penderita harus melakukan pengobatan lamanya 6-8 bulan, dan tidak boleh putus berobat,’’ ucapnya. PPTI juga secara rutin melakukan kegiatan pemberian Paket Makanan Tambahan (PMT) kepada penderita TBC. Seperti kemarin, PPTI memberikan PMT kepada 15 Penderita TBC di Puskesmas Abiansemal 1, Desa Blahkiuh. Kegiatan ini dalam rangka peringatan hari TBC Sedunia tahun 2019. Ketua Wilayah PPTI Provinsi Bali Gusti Bagus Puspa Negara meminta penderita TBC agar berobat secara teratur untuk kesembuhan. ‘’Presiden minta Indonesia bebas TBC tahun 2030. Badung tidak mesti lama-lama, untuk
PDAM Terus Benahi Pelayanan di Badung Selatan Mangupura (Bali Post) Dukungan Pemkab Badung lewat dana penyertaan modal, mengharuskan PDAM Tirta Mangutama, Badung terus berinovasi guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Upaya yang dilakukan PDAM, seperti pemasangan pipa induk serta pembangunan sejumlah reservoir berkapasitas ratarata 3.000 meter kubik. Dirut PDAM Tirta Mangutama Ketut Golak, Jumat (22/3) kemarin mengungkapkan, saat ini daerah-daerah dengan tofografi tinggi bisa memperoleh pelayanan air bersih hingga 14 jam per hari. Pihaknya masih berupaya dengan melakukan beberapa terobosan agar pelayanan bisa 24 jam per hari. Pemanfaatan reservoir di Ungasan dan Pecatu bertujuan meningkatkan keandalan sistem pelayanan di wilayah Ungasan, Pecatu, Labuan Sait, Padang-padang,
Suluban dan Uluwatu. Selain pembangunan reservoir, inovasi lainnya di bidang distribusi berupa pemasangan pompa inline booster di Kori Nuansa Jimbaran, pemasangan district meter area (DMA) untuk mendeteksi pendistribusian air secara digital di wilayah Badung Selatan hingga memasang data logger untuk memantau level air reservoir dan tekanan air di jaringan pipa distribusi wilayah Badung Selatan. Tak hanya di bidang distribusi, PDAM Badung juga melakukan inovasi bidang produksi. Di antaranya dengan penambahan dua unit filter di IPA Estuari untuk meningkatkan kapasitas produksi 75 liter per detik. PDAM juga melakukan pergantian plate settler dari fiber ke stainles steel untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas di pengolahan IPA Estuary. (kmb27)
itu optimalkan petugas PPTI di lapangan,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua Kehormatan Cabang PPTI Badung Ny. Seniasih Giri Prasta mengharapkan pendampingan dari petugas PPTI kepada penderita TBC di lapangan agar benar-benar dilakukan dengan baik. Petugas pendamping juga dapat berkoordinasi petugas ambulans jika diperlukan pengobatan ke puskesmas maupun rumah sakit. ‘’Kami harapkan petugas pendamping dan petugas ambulans desa harus sigap dan harus koordinasi,’’ jelasnya. Diharapkan pula jumlah penderita tidak boleh mengalami penambahan dari 194 tersebut, bila perlu dikurangi dengan pengobatan dan penyembuhan. ‘’Inilah peran dari petugas pendamping yang harus betul-betul bekerja, bekerja dan bekerja,’’ pungkasnya. (kmb27)
garannya adalah melebihi masa tinggal 4 tahun 3 bulan. Sementara WNA asal Uganda masing-masing 45 hari dan 334 hari. WNA Nigeria atas nama Okafor 251 hari dan 1 orang lainnya asal Nigeria tidak dapat menunjukan dokumen perjalanan yang sah. ‘’Pelanggaran yang dilakukan oleh 5 orang WNA ini adalah sebagian besar overstay,’’ kata Amran, Jumat (22/3) kemarin. Diungkapkannya, kelima
orang ini sebelumnya tinggal pada rumah kos di Legian sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menangkap para tersangka ini. Selain melebihi masa tinggal, WNA asal Kongo dan Uganda juga diduga melakukan praktik prostitusi. Ketiga perempuan ini sering mangkal di Legian untuk menjajakan diri. ‘’Dugaan tersebut sulit untuk dibuktikan sehingga penanganannya tak melalui pro justisia tetapi dilakukan
deportasi,’’ ucapnya. Menurut Amran, mereka sudah lama diintai karena sering mangkal di Legian. Setelah mendapat pelanggan, mereka biasanya langsung masuk kos. ‘’Masalah prostitusinya itu sulit untuk dibuktikan, makanya kami memilih untuk memulangkan ke negara masing-masing. Kebetulan mereka bermasalah dengan batas masa tinggalnya,’’ terangnya. Lebih lanjut dia mengajak
Bali Post/edi
semua elemen untuk secara bersama-sama melakukan pengawasan terhadap WNA. Diakuinya, tidak semua WNA yang datang ke Bali berkualitas. Dari data yang ada, selama tahum 2019 pihaknya sudah melakukan penolakan pemberian izin masuk kepada 205 orang asing karena berbagai permasalahan. Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan 40 tindakan administratif keimigrasian. (kmb23)
Masih Banyak APK Langgar Aturan Mangupura (Bali Post) –
tusi telah menyisir enam kecamatan di Badung guna menghapus kesan kumuh. ‘’Minggu ini kami sudah menurunkan 92 pelang ucapan selamat hari raya, baik itu jenisnya baliho, banner, dan spanduk. Dari enam kecamatan, paling banyak ditemukan di Mengwi dan Kuta Utara,’’ jelasnya. Sebelumnya, anggota Bawaslu Badung Divisi Pengawasan, Kehumasan, dan Hubungan Antarlembaga IGN Bagus Cahya juga mengakui sangat banyak menemukan APK yang melanggar. Pihaknya, bersama Satpol PP
telah menertibkan ribuan APK sejak September 2018. Namun, APK yang melanggar masih saja ditemukan. ‘’Pelanggaran dominan ditemukan di Kecamatan Kuta Utara. Kami akan kembali turun ke lapangan, tapi setelah pelantikan pengawas TPS,’’ ucapnya. APK yang melanggar paling sedikit di Kecamatan Petang. Mekanisme penurunan APK melanggar, dilakukan secara bertahap. Pertama, pengawas pemilu di tingkat desa atau kelurahan melakukan identifikasi APK yang melanggar.
Datanya kemudian diproses dan diserahkan ke partai politik bersangkutan melalui surat peringatan. Sebab, sesuai ketentuan, per desa atau kelurahan maksimal 5 baliho dan 10 spanduk per partai politik. ‘’Partai politik yang menentukan, semisal caleg A, B, C, sekian melanggar. Partai yang menentukan yang mana mau ditertibkan. Jika surat peringatan kami tak direspons, barulah kami yang menentukan yang mana yang ditertibkan. Tentu sesuai asas keadilan dan proporsional,’’ tegasnya. Disebutkan, pihaknya akan menggandeng Satpol PP, Panwaslu Kecamatan, dan PLN dalam penertiban selanjutnya. APK yang ditertibkan sejak 23 September 2018 hampir 1.000 buah. (kmb27)
Mangupura (Bali Post) Kasus skimming kembali diungkap dan kali ini Tim Satreskrim Polres Badung menangkap Alexandru Boarta (32) yang asal Rumania, Senin (11/3) lalu. Tersangka yang bekerja sebagai buruh bangunan di negaranya ini merupakan anggota sindikat skimming di Cina. Kapolres Badung AKBP Yudith Satria Hananta didampingi Kasatreskrim AKP Made Pramasetia, Jumat (22/3) kemarin mengatakan, TKP-nya di mesin ATM BRI di areal SPBU Wiros, Banjar Denkayu Baleran Desa Werdhi Buana, Mengwi. ‘’Modusnya, tersangka mencongkel tempat kartu ATM, lalu menempelkan alat masuk kartu ATM yang sudah disiapkan berisi scanner dan kamera perekam atau skimming,’’ ungkap Kapolres asal Singaraja ini. Kronologisnya, karyawan BRI, Komang Gde Wira
Citra Sasmita dan Saka, pada Minggu (10/3) pukul 14.00 Wita, melakukan pengecekan ke TKP dan menemukan benda mencurigakan di mesin, tepatnya tempat memasukkan kartu ATM. Alat tersebut diduga untuk skimming. Selanjutnya kasus tersebut dilaporkan ke Polres Badung. Berdasarkan laporan tersebut, Tim Opsnal Polres Badung melakukan penyelidikan dan melakukan pengintaian di sekitar TKP untuk mengetahui pelaku yang memasang alat tersebut. Pada Senin (11/3) pukul 19.15 Wita, datang pelaku ke TKP untuk mengambil alat skimming tersebut dan langsung ditangkap. Saat diinterogasi, tersangka yang menginap di Hotel Paradisso Seminyak, Kuta ini, mengakui memasang alat tersebut di mesin ATM. Tujuannya, merekam data nasabah yang menarik uang di ATM tersebut.
Berdasarkan keterangan tersangka, data-data yang sudah terekam akan dikirim ke Cina untuk dibuatkan ATM duplikat yang akan digunakan menguras uang nasabah bank. ‘’Selain dikenakan pasal Undangundang ITE, pelaku juga dikenakan pasal perusakan karena merusak dan memasang alat di mesin ATM tersebut,’’ tegasnya. Terkait kasus ini, polisi mengamankan barang bukti satu buah tang kecil, obeng kecil, alat skimming yang menempel di tempat memasuk kartu ATM, tiga alat tempat memasukkan kartu ATM, lem, satu lembar struk atau bukti pengiriman uang dan sepeda motor Yamaha NMax. ‘’Pelaku ini tidak ada kaitannya dengan kasus yang diungkap Ditreskrimsus Polda Bali, meskipun asal pelaku sama. Untuk jumlah kerugiannya masih kami dalami,’’ ungkap Yudith. (kmb36)
Alat peraga kampanye (APK) di Kabupaten Badung banyak yang dipasang di sembarang tempat. Alhasil, keberadaan APK tersebut merusak estetika kawasan. Padahal, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sudah kerap menertibkan APK yang melanggar aturan. Kepala Satpol PP Badung IGAK Suryanegara, Jumat (22/3) kemarin, mengaku selalu berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Badung dalam menurunkan APK yang dipasang tidak pada tempatnya. ‘’Kami sifatnya membantu Bawaslu dalam menertibkan APK, dan memang banyak dipasang di ruas-ruas jalan,’’ ungkapnya. Pihaknya tidak hanya menurunkan APK, namun juga ucapan hari raya Nyepi yang dipasang oleh kandidat wakil rakyat. Bahkan, tim yusti-
Lagi, Pelaku ”Skimming” Asal Rumania Ditangkap
Bali Post/rah
SKIMMING - Kapolres Badung AKBP Yudith Satria Hananta menunjukkan tersangka kasus skimming.
Tersambar Petir, Vila di Pecatu Terbakar Mangupura (Bali Post) Tirtha Bridal Bali Villa di Jalan Batu Bolong Banjar Karang Boma, Pecatu, Kuta Selatan, terbakar saat hujan deras yang berlangsung, Kamis (21/3) malam. Kebakaran vila milik Arso Sadewa (62) itu diduga akibat sambaran petir. Menurut Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan atau Dinas Damkar Kabupaten Badung I Wayan Wirya, kebakaran tersebut diketahuinya berdasarkan informasi pada pukul 01.10 Wita dari salah seorang warga bernama
I Made Sukarsana (39) yang berprofesi sebagai security. Setelah menerima laporan kebakaran tersebut, pihaknya langsung menerjunkan personel serta mengerahkan 9 unit mobil pemadam. Saat kebakaran berlangsung, akses jalan saat itu cukup lengang karena terjadi saat dini hari. Petugas damkar tiba di lokasi sekitar pukul 01.20 Wita. Proses pemadaman memakan waktu sekitar 2 jam. ‘’Memang tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai
Rp 2 miliar,’’ jelasnya. Saat kejadian, menurut laporan petugas, tidak ada tamu yang sedang berada di vila. Proses pemadaman pun tidak terlalu sulit. Mantan Camat Kutsel ini mengaku sudah mengimbau para pemilik bangunan agar bisa memperhatikan alat penangkal petir. ‘’Kami sudah selalu menyampaikan hal itu, baik dalam penyuluhan dan media sosial. Tapi memang kadang masih ada yang melanggar,’’ ujarnya. Dia juga mengaku sudah sempat mengumpul-
kan semua manajemen hotel sekitar tiga bulan yang lalu. Tujuannya, mengantisipasi potensi kebakaran yang disebabkan instalasi listrik dan faktor lainnya. Namun tidak dipungkiri terkadang masih ada pemilik atau manajemen yang terkesan mengabaikan masalah keselamatan tersebut. Imbauan dan sosialiasi pencegahan terus diupayakannya, karena dia menyadari tidak bisa mengcover semua wilayah di Kabupaten Badung terutama di kawasan yang padat penduduk. (kmb23)
TERBAKAR - Vila di Pecatu yang terbakar pada Kamis (21/3) malam.
Bali Post/ist
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Senator Kunjungi Sentra Gula Pedawa dan Kubu Hobit
Wedakarna Minta Pengusaha Manfaatkan Medsos untuk Tingkatkan ’’Income’’ DESA Pedawa di Buleleng saat ini menggeliat karena jiwa wirausaha penduduknya. Hal ini terekam saat Senator DPD-RI termuda dari Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, hadir dalam kunjungan kerja ke Banjar, Buleleng. Ada dua tempat yang dikunjungi Arya Wedakarna (AWK) yakni sentra gula Pedawa di Oemah Semut dan juga Kubu Hobit yang juga bagian dari holding Kopi Moola Pedawa yang legendaris. Saat kunjungan, AWK disambut meriah manajemen Gula Pedawa yang dipimpin Ketut Arya Wirawan, seorang pengusaha muda yang menggerakkan usaha keluarganya secara turun-temurun. AWK pun ditunjukkan sejumlah contoh dari produksi gula Bali yang berasal dari bahan aren terbaik. ‘’Saya datang ke Pedawa karena ada seorang anggota Gerakan Sukla Satyagraha yakni Gula Pedawa yang kami nilai sukses dalam usaha tradisional. Ternyata tiang mera-
sakan sendiri bagaimana gurihnya Gula Pedawa yang legendaris. Dari sejarahnya, memang gula Bali asal Pedawa ini dikenal terbaik kualitasnya tidak saja di Buleleng tapi juga di Bali. Apalagi sekarang generasi mudanya sudah bila memproduksi gula Bali dengan sistem packaging yang modern dengan sejumlah varian. Ini benar-benar usaha ekonomi kreatif yang harus didukung pemerintah. Apalagi tahun lalu sudah mendapatkan bantuan dari Kementerian Perindustrian RI untuk sejumlah alat dan mesin. Semoga bisa lebih berkembang,’’ ungkap AWK. Ia juga mendukung agar warga di Desa Pedawa untuk mengembalikan kejayaan aren sebagai bahan baku gula Bali. Yang mana saat ini sebagian masyarakat telah mengubah komunitas pertaniannya dari aren ke cengkeh. ‘’Pedawa sebagai desa tua di Bali harus memiliki ciri khas dan itu adalah gula aren terbaik. Seriusi hal itu dan jadi-
SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat berkunjung ke Desa Pedawa, Buleleng.
lah indetik, jadilah brand mahal, sehingga produksi desa ini akan dicari masyarakat. Apalagi dengan pemasaran digital online, ini akan meningkatkan fungsi ekonomi di desa. Saya dukung,’’ ucap AWK. Hal senada juga ia sampaikan saat kunjungan ke pusat rekreasi yakni Kubu Hobit yang terletak di Desa Pedawa. Pusat rekreasi ini adalah pengembangan dari agrobisnis Kopi Moola Pedawa. Diterima Ketut Sudiarta (pemilik Kubu Hobit), Senator AWK menyampaikan rasa kagumnya akan inovasi dari bisnis keluarga yang kini merambah sektor industri rekreasi. ‘’Salah satu gerakan Satyagraha ini adalah menciptakan banyak pengusaha Hindu Bali yang memiliki kedaulatan ekonomi. Saya apresiasi dari pihak owner justru mengelola tanah milik leluhurnya menjadi pusat rekreasi dan menyulap tanah kebun menjadi pusat rekreasi dan taman yang indah. Ini salah satu tempat selfie terbaik di Bali dan sangat recommended. Semoga bisa berkembang dengan membuat cabang-cabang di seluruh Bali,’’ terang Gusti Wedakarna yang juga penasihat Gerakan Sukla Satyagraha ini. DPD-RI berharap agar ke depan sentra ekonomi kreatif terutama di utara Bali, khususnya Buleleng, bisa menggeliat seiring dengan meningkatnya daya beli ekonomi masyarakat. ‘’Buleleng harus segera berbenah dan jangan mengandalkan pariwisata saja. Pertanian, ekonomi kreatif dan agrobisnis harus menjadi andalan di masa depan. Jangan sampai Buleleng tertinggal dibanding dengan daerah lain. Manfaatkan benar media sosial, agar produk semakin maju perusahaan jangan pelit mengalokasikan dana promosi usaha, karena promosi saat ini sangat penting. Jika produk sudah dikenal dan konsisten dalan kualitas, maka segmen dan user sendiri yang akan mencari produk itu. Semoga gerakan Satyagraha ini maju dan menjadi penopang ekonomi orang Bali,’’ imbuh Gusti Wedakarna yang juga Duta Besar WUSME yang bergerak di bidang UMKM dunia. (ad667)
Napi Kasus Narkoba Dijerat TPPU Denpasar (Bali Post) Selain kasus narkoba, I Kadek Wardika alias Loco ini juga akan terseret kasus TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang). Bahkan berkas dan tersangka sudah dilimpahkan ke Kejari Denpasar. Kasipidum Kejari Denpasar Arief Wirawan, Jumat (22/3) kemarin, membenarkan pihaknya menerima pelimpahan tahap II kasus TPPU narkoba dengan tersangka napi yang kini menghuni Lapas Kerobokan ini. Dari informasi yang didapat, terkuaknya keterlibatan tersangka dalam kasus narkoba tak lepas dari perkara yang dialami I Nyoman Mahardika. Dia telah dijatuhi pidana penjara selama 12 tahun. Mahardika disidang atas perannya sebagai kurir sabu-sabu seberat
613,6 gram dan 70 butir ekstasi. Nah, dari sanalah muncul nama I Kadek Wardika alias Loco. Kasipidum Arief Wirawan mengatakan tersangka Loco dijerat Pasal 137 huruf a Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan/atau Pasal 3 Undang-undang RI No.8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Tersangka diduga menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membelanjakan, membayarkan, menghibahkan, menitipkan, membawa ke luar negeri, mengubah bentuk, menukarkan dengan mata uang atau surat berharga atau perbuatan lain atas harta kekayaan yang diketahui atau patut diduga merupakan hasil
tindak pidana narkotik, dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul harta kekayaan. ‘’Secepatnya kami akan limpahkan ke pengadilan guna menjalani sidang,’’ ujarnya. Berdasarkan uraian singkat perkara, tersangka Wardika diduga melakukan TPPU dengan Tindak Pidana Narkotik. Dalam perkara ini dari tersangka Wardika disita barang bukti, uang tunai Rp 480 juta, uang Rp 10 juta, sejumlah buku tabungan, dan bukti transaksi. Sementara barang bukti narkotik disita dari I Nyoman Mahardika (berkas terpisah). Barang bukti narkotik itu diduga milik Wardika, berupa sabusabu seberat 608,11 gram brutto dan 70 butir ekstasi dengan berat total 36,67 gram brutto. (kmb37)
Sabtu Paing, 23 Maret 2019
Membangun Budaya Hemat Air
PNB Gelar ’’Workshop’’ dan Peringatan Hari Air Sedunia SEBAGAI wujud kepedulian untuk mengajak dan melibatkan berbagai unsur terkait dalam membangun budaya hemat air dan peduli lingkungan, Politeknik Negeri Bali (PNB) menggelar workshop dan peringatan Hari Air Sedunia XXVII tahun 2019, Jumat (22/3) kemarin. Bertempat di Gedung Widya Padma kampus setempat, kegiatan ini untuk mencarikan solusi masa kini dan keberlangsungan hidup generasi yang akan datang. Dengan tema ‘’Siapa pun dan di mana pun semua harus mendapatkan air’’, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kemenristekdikti Dr. Totok Prasetyo, B.Eng., M.T. Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas PUPR Provinsi Bali Ir. I Nyoman Astawa Riadi, M.Si., Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida, serta sejumlah undangan lainnya. Direktur PNB I Nyoman Abdi yang didampingi Ketua Senat Mede Mudhina mengatakan, peringatan Hari Air Sedunia tahun 2019 ini, sesuai tema yang diangkat, tentu sangat strategis. Terkait masalah air, memang bukanlah hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Meskipun saat ini sudah banyak infrastruktur dibangun untuk menunjang hal itu. ‘’Namun dalam hal ini, konsep Triple Helix taitu unsur pemerintah, industri/NGO/tokoh masyarakat dan akademisi sangat dibutuhkan di sini untuk penanganan air secara berkelanjutan,’’ katanya di sela pembukaan seminar. Pihaknya menyebutkan, yang perlu diapresiasi dalam hal ini adalah kebijakan dan implementasi yang diusung pemprov Bali, sesuai dengan konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Menurutnya, ini patut diapresiasi setinggi-tingginya karena ini merupakan local genius Provinsi Bali. PNB sebagai lembaga pendidikan vokasi, tentu tidak hanya menyiapkan SDM yang kompeten di bidang pariwi-
sata dan industri terkait. PNB, menurutnya, harus berkontribusi terhadap permasalahan yang berhubungan dengan air. Bahkan, PNB patut berbangga, karena Gubernur Bali sudah menugaskan kepada PNB terkait penyusunan roadmap pengelolaan air di Bali. ‘’Ini dipercayakan research-nya kepada PNB. Tentu ini adalah penugasan yang diawali dengan penelitian yang dilakukan PNB tidak hanya di Denpasar namun juga di kabupaten termasuk industri. Dengan demikian PNB ingin menyumbang sesuatu yang besar yang bisa bermanfaat untuk Provinsi Bali,’’ pungkasnya. Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kemenristekdikti Dr. Totok Prasetyo, B.Eng., M.T. berharap kepercayaan yang diberikan oleh Gubernur agar dilaksanakan dengan baik. Ini, dikatakannya, sebagai salah satu sinergi pemerintah baik daerah mupun pusat dengan akademisi. Pihaknya juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Bali yang sudah mempercayai PNB dalam penyusunan roadmap pemanfaatan air di Bali. Karena PNB yang sudah membuat penelitian tentang air. Bahkan hasil
penelitian ini sudah dimanfaatkan oleh industri yaitu Waterboom. Itu sudah membuktikan bahwa akademisi juga berperan serta dalam membangun negara ini dengan lebib baik lagi. Dengan peringatan Hari Air Sedunia ini, bisa dijadikan momentum bersama untuk bisa melestarikan lingkungan hidup. ‘’Kita tahu air merupakan hal utama dalam kehidupan,’’ pungkasnya. Kadis PUPR Bali Ir. I Nyoman Astawa Riadi mengatakan, terkait pemetaan air, baik air baku yang akan dimanfaatkan untuk air minum, selama ini beberapa daerah masih terbatas terhadap kesediaan air. Nanti setelah dilakukan pemetaan di daerah mana masih kurang, maka pihaknya melalui Dinas PUPR akan melanjutkan terkait pemenuhan kebutuhan air ini. Dengan visi-misi dari Gubernur Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, salah satunya yaitu perhatian terhadap kearifan lokal, seperti danau, sungai dan laut, yang semuanya itu merupakan sumber air. Ini harus dikelola dengan baik. ‘’Sehingga kondiai air di Bali akan bisa dijaga dan berkelanjutan,’’ ucapnya. (ad666)
PUKUL GONG - Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kemenristekdikti Dr. Totok Prasetyo, B.Eng., M.T. memukul gong menandai dibukanya Workshop dan Peringatan Hari Air Sedunia, Jumat (22/3) kemarin.
10 Ribu Personel Amankan Pemilu
Denpasar (Bali Post) Polda Bali melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan Pemilu 2019 di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur, Jumat (22/3) kemarin. Jumlah personel kepolisian, TNI dan stakeholder terkait yang dikerahkan untuk mengamankan pemilu sekitar 10 ribu orang. Hal ini dilakukan supaya pelaksanaan pemilu berlangsung aman, kondusif dan sejuk. Bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose bersama Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri. Saat apel tersebut, Irjen Golose membacakan sambutan Menko Polhukam yang pada intinya pemilu serentak 2019 merupakan pesta demokrasi Indonesia yang
akan menjadi tonggak sejarah karena dilaksanakan secara serentak. Pemilu kali ini akan menjadi sorotan dunia internasional terkait apakah bangsa Indonesia mampu melaksanakan konsolidasi politik dengan demokratis dan berintegritas dalam rangka memilih pemimpin nasionalnya. Sukses dan tidaknya perhelatan demokrasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan Pemilu 2019. Usai memimpin apel gelar pasukan, Kapolda mengatakan pihaknya melaksanakan apel kesiapan pasukan TNI dan Polri tersebut didukung masyarakat terdiri dari anggota Pramuka, Basarnas, Penanggulangan Bencana, Pemadam Kebakaran dan
yang lainnya. Tujuannya bersamasama menunjukkan kesiapsiagaan. ‘’Sekaligus saya nyatakan di sini bahwa Polri dan TNI didukung seluruh stakeholder siap mengamankan dan menjamin bahwa pelaksanaan pileg dan pilpres bulan depan berlangsung aman serta tenang,’’ tegasnya. Tentunya dengan ketenangan ini, kata Kapolda, akan memberikan kesejukan untuk menentukan perwakilan kita untuk memimpin bangsa ke depan. Pasukan yang kita gelar saat acara tersebut sekitar 4.300 orang dan pada pelaksanaannya hampir 10 ribu, baik dari anggota TNI dan Polri, ditambah Linmas. ‘’Untuk Bali kami sudah siap. Saya Kapolda sebagai leading sector untuk pengamanan ini,’’ ujarnya. (kmb36)
Batasi Konsumsi Alkohol Sekarang, Jaga Jantung Tetap Sehat ALKOHOL merupakan salah satu minuman rekreasional yang paling sering dikonsumsi berbagai lapisan masyarakat. Senyawa ini telah dikonsumsi selama lebih dari 3.000 tahun di berbagai budaya di seluruh dunia. Akan tetapi tahukah anda bahwa mengonsumsi alkohol berlebih berbahaya bagi kesehatan jantung dan dapat berujung pada gangguan fungsi pompa jantung hingga menyebabkan gagal jantung? Berikut ulasan singkatnya. Alkohol merupakan suatu substansi yang umum digunakan sebagai bahan dasar pangan, obatobatan hingga media untuk sterilisasi. Etanol merupakan jenis senyawa alkohol yang berkaitan dengan produk yang dikonsumsi manusia dan terdapat pada berbagai jenis minuman dan makanan. Konsumsi alkohol berlebih dikaitkan dengan efek buruk, baik secara mental maupun fisik. Gangguan fisik berupa disfungsi pada berbagai organ tubuh, salah satuya jantung. Seperti yang perlu diketahui kandungan alkohol sangat berbahaya bagi sel-sel otot jantung atau dikenal dengan istilah kardiotoksik. Konsumsi jumlah besar dalam waktu yang lama dapat merusak otot-otot jantung dan dapat berujung pada keadaan yang disebut kardiomiopati. Kardiomiopati merupakan suatu penyakit/kelainan pada otot jantung yang menyebabkan gangguan pada fungsi pompa jantung. Berbagai faktor dapat menyebabkan kondisi ini mulai dari faktor turunan maupun didapat. Penyebab didapat berupa riwayat hipertensi lama, komplikasi serangan jantung, gangguan katup jantung, infeksi dan penyalahgunaan alkohol. Kardiomiopati yang disebabkan oleh konsumsi
alkohol berlebih dalam jangka waktu yang lama (kronis) disebut kardiomiopati alkoholik. Berbagai mekanisme kompleks diduga memainkan peranan dalam timbulnya kondisi ini pada pengguna alkohol, hal ini dipercaya dikaitkan dengan efek toksik langsung alkohol dan hasil metabolismenya pada sel otot jantung, sehingga mengganggu metabolisme serta keseimbangan di tingkat seluler. Keadaan ini menyebabkan rusaknya sel otot jantung yang ditandai dengan nekrosis dan fibrosis. Penderita kardiomiopati alkohol stadium awal biasanya tidak menunjukkan gejala yang khas, meskipun telah terjadi penurunan fungsi jantung. Diagnosis biasanya didapat ketika sedang melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Pada stadium lanjut ketika fungsi otot-otot jantung semakin memburuk, berbagai keluhan, gejala dan tanda dapat ditemukan pada pasien. Keluhan yang dapat ditemukan seperti rasa sesak di dada, batuk yang memberat saat sedang bersandar, dada terasa berdebar, bengkak pada kedua kaki, cepat lelah, pusing hingga pingsan. Diagnosis kardiomiopati alkoholik dilakukan berdasarkan riwayat konsumsi alkohol dalam jangka waktu yang lama, keluhan
yang sesuai dengan perjalanan penyakitnya, temuan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang yang mendukung. Setelah mendapati pasien dengan gejala dan tanda di atas, dokter akan mengarahkan pasien untuk melaksanakan serangkaian pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan ini di antaranya pemeriksaan laboratorium, foto rontgen dada, elektrokardiografi (EKG) dan ekokardiografi sebagai sarana diagnostik pasti. Dari hasil pemeriksaan di atas, akan didapatkan gangguan irama jantung, gambaran pembengkakan dan pelebaran ruang-ruang jantung yang disertai menurunnya fungsi pompa jantung. Pembesaran Jantung pada Kardiomiopati Alkoholik Terapi pada kardiomiopati alkoholik bertujuan untuk mencegah progresi penyakit, mengurangi gejala, mencegah komplikasi yang mungkin terjadi serta mengembalikan fungsi jantung seperti sediakala apabila masih memungkinkan. Terapi meliputi pantang konsumsi alkohol disertai dengan obat-obatan. Prognosis penyakit sangat buruk apabila tidak diberikan terapi dengan angka kematian dalam 3 tahun mencapai 42%. Pada beberapa pasien, terapi pembedahan mungkin diperlukan apabila terapi obat-obatan tidak cukup atau terdapat komplikasi lanjut dari penyakit. Pencegahan kardiomiopati alkoholik dapat dilakukan dengan membiasakan diri hidup sehat dan membatasi konsumsi alkohol tidak melebihi batas konsumsi harian yang direkomendasikan untuk dewasa sehat. l dr. Gede Wikananda, S.Ked.
Bali Post/ist
GELAR PASUKAN - Gelar pasukan pengamanan Pemilu 2019 dilaksanakan di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur, Jumat (22/3) kemarin.
Warung Global
Pengawasan dan Sanksi Tegas Harus Diberlakukan
BELAKANGAN ini sering terjadi tindak kriminal di Bali yang dilakukan warga negara asing (WNA). Guna meminimalisasi kasus seperti ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melakukan berbagai upaya. Salah satunya melalui peningkatan pengawasan dan pemantauan yang dilakukan tim pemantauan WNA yang dikoordinir Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat. Pelaku tindakan kriminal yang melibatkan WNA ini tentu membuat masyarakat, terutama pendengar Radio Global 96,5 FM prihatin. Kenapa terus terjadi? Apakah ini kecolongan? Demikian pertanyaan yang disampaikan salah seorang pendengar yang bergabung dalam acara dialog interaktif Warung Global, Jumat (22/03) kemarin. Berikut rangkuman opini selengkapnya. Wisatawan asing yang datang ke Bali, menurut Bimasena di Gianyar, harus diseleksi. Ia juga menyatakan hal ini dampak kebijakan bebas visa dari pemerintah. Ayu di Petang juga ber pendapat demikian. Warga asing datang ke Bali, berbuat kriminal bawa narkoba, langsung ditindak hukum. Ia juga berharap kebijakan bebas visa ini harus dievaluasi. Sekalipun diperketat penga-
wasan WNA, jika moral tidak baik susah rasanya. Demikian dikatakan Febri di Denpasar. Pemantauan dari aparat terbawah harus lebih ketat. Sementara Budiada di Tabanan menyampaikan Bali sebagai destinasi pariwisata, keamanan adalah harga mati. Pelaku harus ditindak tegas. Werdha di Gianyar tidak bermaksud menggeneralisir semua wisatawan seperti itu. Untuk kasus seperti ini, hukum harus te-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
gas, jangan tajam ke dalam untuk warga lokal, namun tumpul ke luar. Kemudian warga asing yang terlibat jangan hanya dideportasi, tetapi kenakan sanksi pidana. Aparat terbawah juga harus tahu apa saja yang dilakukan warga asing di Bali ini. Angga di Denpasar dan Gede Saputra di Kuta juga menyampaikan saran yang sama. Pengawasan, pemantauan dan sanksi tegas harus diberlakukan. (sikha)
U.0000588-PENG
OPINI
6
Sabtu Paing, 23 Maret 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Menekan Pengangguran Terdidik TEKNOLOGI informasi telah mengubah pola hidup. Tak hanya layanan belanja, layanan dalam berbagai hal kini bergeser. Kemudahan layanan berbasis teknologi digital ini tentu berpotensi menjadi tantangan serius di tengah tingginya jumlah penduduk di negeri ini. Namun, industri 4.0 yang telah menjadi model pergerakan dunia pada abad ini mau tak mau harus diadopsi jika tak ingin tergilas. Dunia telah bergerak cepat dan perilaku manusia juga bergeser. Bagi Indonesia, negeri dengan penduduk sangat padat pergerakan industri 4.0 tentu harus dicermati dengan bijak. Terlebih di daerah-daerah yang masih mengedepankan keraifan lokal dengan basis budaya yang kuat. Sering terjadi pertentangan pergerakan tekonologi yang membawa dampak ikutan pergerseran pola hidup menuju modern dan parktis dengan pola hidup tradisional yang mengedepankan kearifan dan gotong royong. Tentu, kita tak boleh berpikir bahwa industri 4.0 harus diadopsi mentah-mentah dengan mengabaikan kearifan lokal. Kita harus tetap melakukan harmonisasi antara pergerakan teknologi dengan dinamikanya dengan nilai-nilai tradisi yang ada. Inilah tugas penting pengelolaan kekuasaan, lembaga pendidikan, dan tokoh-tokoh bangsa dalam menjaga peradaban bangsa di era teknologi digital. Untk itu, akan menjadi sangat strategis jika dibangun semacam kolaborasi untuk menentukan cara dan strategi penyikapan terhadap pergerakan industri 4.0. Dunia pendidikan harus tetap menjadi lembaga terdepan untuk menyiapkan generasi yang cerdas namun tetap loyal pada kearifan lokalnya. Bukan hal mustahil pada era teknologi digital ini generasi yang kini ada di bangku sekolah abai terhadap budayanya. Mereka terlalu asyik dengan dunia digital sehingga melupakan sejarah peradaban bangsanya. Terlebih dalam era digital ini, dunia tanpa batas dan akses untuk mengetahui, menikmati termasuk terjebak dalam era digital sangat terbuka. Sekolah dalam konteks ini haruslah menjadi lembaga yang bisa mendeskripsikan plus minusnya era digital. Sekolah juga harus tetap mampu menanamkan budi pakerti kepada generasi bangsa. Peran sekolah dan lembaga pendidikan tinggi lainnya justru makin berat. Kini, sekolah tak bisa lagi menuntut anak didik menjadi pintar dengan bekal teori–teori saja. Sekolah harus melakukan adaptasi pembelajaran agar lulusannya cerdas, inovatif namun tetap berbudaya. Ketiga hal ini penting dijadikan rujukan pembelajaran mengingat kita negara yang sangat menjunjung kearifan lokal. Untuk itulah, perpaduan pembelajaran antara penguatan teknologi, keimanan dan profesionalisme haruslah diterapkan. Langkah ini setidaknya dapat menekan angka pengangguran terdidik pada era 4.0. Dalam konteks lain, kebijakan negara juga patut diarahkan pada proteksi yang terukur. Negara harus melakukan pembatasan terhadap pergerakan teknologi digital yang berpotensi merusak peradaban. Di sinilah pentingnya negara hadir dengan rujukan yang jelas dalam bentuk regulasi. Aturan hukum dan etika pemanfaatan teknologi informasi juga harus jelas. Jangan sampai karena ketakberdayaan melakukan proteksi, konten negatif justru dominan dinikmati penduduk negeri ini. Dengan melihat potensi ancaman, tantangan, harapan dan peluang kemunculan revolusi industri dewasa ini. Kita harus tetap cerdas menghadapinya, jangan lupa selalu ada peluang di dalam tantangan. Selain menghilangkan beberapa lapangan pekerjaan, kehadiran revolusi industri 4.0 juga memunculkan lapangan pekerjaan baru yang berhubungan dengan teknologi dan internet yang sudah barang tentu membutuhkan tenaga ahli. Kaum milenial harus sudah mengembangkan skill dari sekarang. Cerdas memilih jurusan serta tetap inovatif dan berbudaya.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Jalan Masuk Tol Seni tetapi Bahaya
Masuk jalan tol dari Pesanggaran, kita akan menemukan setelah sekitar 200 meteran jalan, ada bentuk pulau untuk U-turn dari utara maupun dari selatan. Jalan yang lebar mesti diliukkan ke kiri karena bentuk median sedemikian rupa, cukup seni namun dalam praktik yang saya rasakan pada saat mengemudi tak nyaman sama sekali. Dan saya lihat lebih banyak bahayanya dibandingkan manfaatnya - entah apa manfaatnya, terus terang saya tak merasakannya. Saya amati Dishub sudah sadar risiko-risiko yang ada dan mencoba antisipatif dengan memasang papan petunjuk hati-hati karena saya yakin kalau lengah di sana khususnya pengemudi yang tak pernah lewat ke sana, jalan bergaya begitu bisa menjadi ibarat jebakan, apalagi pada malam hari dan turun hujan. Pengemudi cenderung akan memacu kendaraannya karena jalan yang lebar dan tampak lengang dari awal masuk. Silakan Dishub mengecek berapa kali di sana terjadi kecelakaan maut dan berapa kali pula yang hampir celaka di sana, yang untung saja bisa cepat menghindar. Bandingkan dengan seberapa manfaat bentuk median yang seperti itu dibuat yang kalau tidak salah dimaksudkan untuk mempermudahkan U-turn di sana. Saya usulkan tak perlu berlama-lama untuk menunggu korban lagi, pekalah dan cepat bertindak. Potong saja median itu dan luruskan. Saya yakin style ini akan lebih aman dibandingkan meliuk artistik. Semoga yang berwenang peka hati dan bercekatan tindak. Surya – Nusa Dua
Revolusi Industri 4.0 di Tengah Bonus Demografi Indonesia saat ini tengah menikmati periode bonus demografi berkat banyaknya populasi penduduk dalam rentang produktif. Booming ketersediaan tenaga kerja di tengah yang bersamaan era revolusi industri 4.0 akan menjadi ancaman bagi low skilled workers, atau profesi dengan jenis pekerjaan yang repetitif, karena akan mudahnya tergantikan oleh mesin, robot, dan kecerdasan buatan.
Oleh Ni Komang Hevi Prima Dewi, S.ST. onus demografi merupakan kondisi di mana jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) lebih besar dibandingkan usia nonproduktif (0-14 dan 65 tahun ke atas). Indonesia diproyeksikan akan menikmati puncak bonus demografi pada tahun 2020-2035. Menurut data yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, rasio ketergantungan penduduk menunjukkan tren menurun dari tahun ke tahun. Pada tahun 2017, angka rasio ketergantungan penduduk di Bali mencapai 44,71 persen, artinya secara rata-rata setiap 100 penduduk usia produktif menanggung beban 45 penduduk usia nonproduktif. Angka ini mengisyaratkan bahwa beban ekonomi yang ditanggung oleh usia produktif semakin kecil. Ibaratnya, beban tanggungan satu orang usia nonproduktif dibagi oleh dua orang usia produktif. Tentu hal ini sudah sangat diidamkan sejak dulu, bonus demografi yang harapannya akan memberi kesempatan dan peluang besar di berbagai lini kehidupan yang digerakkan oleh generasi muda produktif. Namun sayangnya, di tengah euforia terhadap dampak bonus demografi, kecepatan pergerakan industri 4.0 benar-benar tidak terkejar. Hal ini bahkan diakui oleh Presiden Joko Widodo dalam konferensi yang menyatakan bahwa “Kecepatan revolusi industri 4.0
betul-betul 3.000 kali lebih cepat dibandingkan revolusi industri yang pertama, inilah keterbukaan teknologi yang sulit kita cegah dan hadapi”. Berdasarkan data BPS Provinsi Bali, penyerapan tenaga kerja usia produktif yang digambarkan dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) hanya 98,94 persen, artinya masih ada 1,06 persen angkatan kerja yang menganggur atau tidak terserap dalam lapangan pekerjaan. Meski angka ini tergolong jumlah yang relatif kecil, namun tetap saja perlu mendapat perhatian. Lebih dalam lagi, jika kita cermati penyerapan tenaga kerja di Bali khususnya berdasarkan tingkat pendidikannya, hampir sebagian merupakan lulusan menengah pertama ke bawah (49,82 persen) yang artinya minim keterampilan dan kompetensi bersaing. Hal ini juga tergambar dari jumlah tenaga kerja berdasarkan jenis pekerjaannya, sebagian besar (65,56 persen) angkatan kerja di Bali bekerja sebagai buruh/karyawan, hanya sepertiganya yang berusaha sendiri baik dengan dibantu karyawan maupun tanpa karyawan. Jika dihadapkan pada era revolusi industri 4.0 dengan kecepatan seperti sekarang ini, kondisi tersebut tentunya akan menjadi tantangan tersendiri. Revolusi industri 4.0 menawarkan berbagai macam kemudahan dan kecepatan bagi kita yang siap menghadapinya, namun juga bisa menjadi bencana bagi penduduk
yang belum siap. Pemanfaatan internet of things (IoT), kecerdasan buatan, mesin dan robot yang akan menggantikan tenaga manusia dengan kompetensi rendah atau yang sering disebut sebagai low skilled workers bisa mengancam potensi bonus demografi. Dengan adanya revolusi 4.0 akan ada banyak pekerjaan yang digantikan terutama pekerjaan yang bersifat repetitif, seperti angkutan, resepsionis, sopir, pekerja pabrik, bahkan juga teller bank. Dalam kasus dunia internasional, contohnya supplier Apple dan Samsung yaitu Foxconn sudah mengganti 60.000 karyawannya dengan robot. Di China, pabrik menggantikan 90 persen karyawannya dengan robot. Diproyeksikan 2030 nanti, secara global pekerjaan-pekerjaan yang digantikan oleh robot 800 juta lapangan kerja (Kompas, 05/2016). Bagaimana dengan di Bali, apakah revolusi industri juga memengaruhi tatanan lapangan pekerjaan kita? Coba kita mundur beberapa tahun ke belakang, zaman Bali yang dipenuhi oleh tenaga kerja kreatif (seniman) yang mampu menghasilkan produk bernilai seni dengan harga tinggi seperti lukisan, patung, perhiasan perak, kerajinan bambu dan sejenisnya. Pekerja seni ini pernah berjaya pada masanya. Hingga suatu ketika revolusi industri pun masuk dengan cepatnya menggerus tenaga kerja manusia dengan penggunaan mesin dan
teknologi terbaru yang mampu meningkatkan produktivitas dengan biaya yang lebih kecil dan waktu yang jauh lebih cepat. Salah satunya teknologi pembuatan patung dengan casting. Artshop dan toko-toko penjualan konvensional pun mulai beralih ke dunia online. Dengan memanfaatkan teknologi terkini tidak hanya efisiensi tenaga kerja, namun jangkauan pasar pun jadi lebih luas. Kasus lainnya yang bisa kita jadikan contoh adalah munculnya berbagai unicorn (startup yang memiliki valuasi nilai US$ 1 miliar) seperti Gojek, Bukalapak, Tokopedia, Traveloka, dan sejenisnya. Startup dengan berbagai penawaran kemudahannya telah mampu menggeser produksi dari padat karya ke padat modal dengan hasil yang optimal dan harga lebih bersaing. Masih banyak pekerjaan lain yang mungkin posisinya terancam. Menghadapi tantangan tersebut, pemerintah tentu tidak tinggal diam, dengan adanya revolusi industri 4.0 yang menawarkan berbagai kemudahan sudah seyogianya kita menyambut hal ini secara optimis, apalagi bertepatan dengan momentum bonus demografi. Hal yang perlu diupayakan adalah menyiapkan generasi milenial yang masuk dalam rentang usia produktif ini dengan bekal yang cukup. Momentum yang baik ini harus dimanfaatkan agar industri semakin produktif dan berdaya saing sehingga mampu mendorong perekonomian nasional dan Bali pada khususnya. Upaya kolaboratif “Triple Helix”, antara pemerintah dengan pelaku industri dan akademisi dinilai penting untuk mewujudkan ekosistem yang mendukung penerapan ekonomi digital. Membangun lebih banyak lagi pusatpusat kawasan sains atau Science Techno Park seperti Bali Creative Industry Center (BCIC), yang
Resolusi Konflik Ekologi PASCADEBAT Pilpres kedua muncul isu yang berkembang, salah satunya terkait konflik lahan dan lingkungan. Seiring perkembangan zaman dan berkembangnya kegiatan atau usaha, maka potensi terjadinya sengketa hingga konflik semakin tinggi. Salah satunya di sektor lingkungan hidup. Sengketa dapat terjadi di antara korporasi, warga, dan pemerintah. Kondisi ini menuntut adanya mekanisme penyelesaian sengketa yang cepat namun hasilnya tetap menjunjung keadilan hukum. Khusus dalam sektor lingkungan hidup, prinsip utamanya adalah perlindungan terhadap kelestarian lingkungan. Penyelesaian kasus melalui jalur pidana semakin lama prosesnya dan berbiaya tinggi. Jumlah kasus yang ditangani menumpuk banyak. Di sinilah, peran strategis muncul dari jalur arbitrase sebagai alternatif penyelesaian sengketa. Pihak bersengketa semakin banyak yang memilih alternatif ini. Kondisi ini menuntut perbaikan dan penguatan arbitrase sendiri. Regulasi mesti memadai dan sumber daya pendukungnya mesti tersedia secara berkualitas. Konsep resolusi konflik terdapat tiga pendekatan, yaitu politik, administrasi, dan judisial (Baiquni, M. dan Rijanta, R., 2008). Pertama, pendekatan politik dilakukan melalui lembaga-lembaga politik yang dibuat melalui proses pemilihan yang melibatkan masyarakat melalui lobi dan penggunaan pengaruh
Oleh Ribut Lupiyanto orang atau tokoh tertentu. Kedua, pendekatan administratif merupakan proses resolusi konflik melalui suatu proses dan mengikuti aturan birokrasi tertentu yang hanya sesuai untuk solusi konflik-konflik yang sifatnya rutin dalam jajaran administrasi. Ketiga, pendekatan judisial yang dilakukan melalui jalur hukum di pengadilan yang akan menghasilkan pihak pemenang dan pihak yang kalah serta biasanya akan memakan waktu yang panjang. Pendekatan di atas sering kali tidak dapat dimanfaatkan secara efektif untuk resolusi konflik sumber daya yang sifatnya meluas, kompleks, dan banyak stakeholders. Oleh karena itu, ada juga pendekatan alternatif yang sekarang banyak dianut untuk penyelesaian konflik di berbagai bagian dunia. Pendekatan alternatif dalam penyelesaian konflik sumber daya tersebut adalah yang disebut negosiasi, mediasi, dan arbitrase. Alternatif ini menjadi lebih banyak diminati pelaku bisnis karena beberapa hal, antara lain karena lebih efisien (baik dari sisi waktu maupun biaya) dan menerapkan prinsip win-win solution. Proses persidangan dan putusan arbitrase pun bersifat rahasia sehingga tidak dipublikasikan, tetapi tetap bersifat final dan
mengikat. Di samping itu, arbiter yang ditunjuk sebagai pemeriksa perkara pun merupakan seorang yang ahli dalam permasalahan yang tengah disengketakan sehingga dapat memberikan penilaian lebih matang dan objektif. Segala macam sengketa yang akan diselesaikan melalui arbitrase harus memenuhi syarat bahwa kedua pihak yang bersengketa setuju untuk menyelesaikannya melalui arbitrase. Dengan demikian, sengketa tidak akan dilanjutkan ke lembaga peradilan. Persetujuan ini dilampirkan dalam klausul arbitrase, baik yang dibuat sebelum munculnya perselisihan maupun setelahnya. Penggunaan arbitrase dalam penyelesaian sengketa lingkungan memerlukan strategi optimalisasi. Pertama, sosialisasi mesti digencarkan ke publik. Arbitrase umumnya baru digunakan sektor swasta. Warga masyarakat penting menjadi prioritas sasaran sosialisasi. Selama ini, warga merasa kesulitan jika melakukan gugatan menggunakan jalur peradilan umum. Selain membutuhkan advokasi kuat, jalur pengadilan juga rawan terbalik dengan pencemaran nama baik kepada warga. Kedua, penguatan regulasi terkait arbitrase. Arbitrase meskipun sebagai alternatif penting dikuatkan fungsinya. Pemberian efek
jera mesti diprioritaskan arbiter. Selama ini, sektor swasta lebih memilih arbitrase selain cepat dan murah, vonisnya juga sebagian besar berupa denda. Ketiga adalah komitmen pelaksanaan vonis. Pemerintah selama ini masih dianggap lemah dalam komitmen ini jika sebagai pihak yang kalah. Eksekusi arbitrase penting lebih dimudahkan tidak harus melalui MA atau tidak harus ada klausul mengganggu ketertiban umum. Terobosan lain dapat memasukkan salah satu arbiter dari unsur hakim. Sehingga vonis arbitrase tidak diragukan lagi kualitasnya. Keempat adalah prioritas perhatian kepada kepentingan publik dan penyelamatan lingkungan. Warga mesti dimudahkan dalam mengakses jalur arbitrase. Kelima, publik dan pemerintah mesti memanfaatkan jalur arbitrase dalam menyasar korporasi perusak lingkungan. Pengajuan sengketa melalui arbitrase sebaiknya dilaksanakan sejak awal. Hal ini guna menghindari kerusakan lingkungan yang telanjur parah. Lingkungan adalah penjamin keberlanjutan pembangunan. Konflik lingkungan dengan demikian cukup mengkhawatirkan bagi masa depan bangsa. Resolusi yang berkeadilan menjadi harga mati demi kebaikan bersama ke depannya.
nantinya diharapkan mampu mendorong munculnya produk-produk inovatif, memperkuat daya saing di daerah, mendorong hilirisasi hasil riset dan teknologi sehingga bisa dimanfaatkan oleh pelaku industri. Upaya lainnya adalah dengan memfasilitasi tumbuh kembang para pelaku industri kreatif melalui beberapa inkubator bisnis. Dengan melihat potensi ancaman, tantangan, harapan dan peluang kemunculan revolusi industri dewasa ini. Kita harus tetap cerdas menghadapinya, jangan lupa selalu ada peluang di dalam tantangan. Selain menghilangkan beberapa lapangan pekerjaan, kehadiran revolusi industri 4.0 juga memunculkan lapangan pekerjaan baru yang berhubungan dengan teknologi dan internet yang sudah barang tentu membutuhkan tenaga ahli. Oleh sebab itu, kesiapan kita generasi milenial yang ada dalam usia produktif sudah seyogianya kreatif dan inovatif, memiliki kemampuan adaptif, kemampuan menyelesaikan masalah yang makin kompleks, berpikir kritis, mampu negosiasi serta memiliki kemampuan koordinasi yang baik. Milenial harus sudah mengembangkan skill dari sekarang, memilih jurusan yang tepat bukan karena tren dan ikut-ikutan numpang keren. Mengembangkan diri melalui kegiatan workshop, menjalin relasi baru dan terbuka terhadap hal-hal baru. Dibutuhkan upaya meningkatkan kemampuan khusus yang sulit diterapkan di teknologi, seperti skill kepemimpinan, berpikir kritis, kemampuan kerja sama, dan komunikasi. Kalau kita sudah punya kemampuan tersebut, tentu kita akan punya nilai lebih di lingkungan kerja. Jadilah generasi produktif yang optimis dan berdaya saing. Penulis bekerja di Badan Pusat Statistik
POJOK Australia ingatkan bahwa jaringan geng motor Australia masuk Bali. - Bali jangan lengah. *** Banyak pindah ke OPD lain, DLH Bangli kurang tenaga kebersihan. - Harus maklum, kalau Bangli kotor. *** Cegah abrasi, warga Gilimanuk bergotong royong pasang buis. - Pemerintah jangan diam.
Penulis, Deputi Direktur Center for Public Capacity Acceleration (C-PubliCA)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Sabtu Paing, 23 Maret 2019
7
TABANAN
Serapan KUR Bupati Eka Bahas Teknologi Ramah Lingkungan Sektor Produksi Masih Rendah Terima Audiensi Pemerintah Toyama Jepang
Tabanan (Bali Post) -
Serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di kabupaten untuk tahun 2019 hingga Februari sebesar Rp 91.507.425.400. Dari jumlah ini, serapan terbesar masih di sektor perdagangan. Sementara KUR tahun 2019 didorong untuk lebih banyak diserap sektor produksi seperti pertanian, perikanan, dan perkebunan. Masih belum besarnya serapan ke sektor produksi ini dikarenakan belum memasuki musim tanam. Musim tanam di Tabanan akan mulai pada April mendatang. Kasubag Penanaman Modal dan Pengembangan SDA Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Tabanan I.B. Kade Mardana, Jumat (22/3) kemarin, mengatakan meski data serapan KUR per sektor untuk di Tabanan belum didapatkan, namun jika melihat data penyerapan KUR secara keseluruhan untuk Bali masih dipegang sektor perdagangan besar dan eceran. Tahun ini hingga Februari, serapan KUR untuk Bali tahun 2019 mencapai Rp 675.788.176.200 yang di antaranya untuk sektor perdagangan besar dan eceran sebesar Rp 329.381.300.000, sektor pertanian, perburuan dan kehutanan serapannya Rp 97.599.100.000 dan untuk sektor perikanan serapannya Rp 1.505.000.000. Kepala Bidang Ekonomi
Setda Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ekayana menambahkan, masih besarnya serapan KUR ke sektor perdagangan besar dan eceran karena usaha ini tidak seperti sektor pertanian yang membutuhkan enam bulan untuk bisa mendapatkan keuntungan. ‘’Kalau perdagangan kan tiap hari modalnya berputar dan keuntungan didapat. Sementara kalau pertanian menunggu masa panen dulu. Itu menunggu kurang lebih enam bulan,’’ jelas Ekayana. Hal ini menjadi alasan mengapa serapan KUR untuk sektor produksi masih rendah di awal-awal tahun 2019. Ekayana optimis serapan KUR di sektor produksi akan meningkat saat memasuki musim tanam. Untuk peningkatan ini pihaknya juga akan terus melakukan sosialisasi dan mengajak
OPD terkait seperti Dinas Pertanian. ‘’Kami juga menggandeng Dinas Perikanan dan Kelautan untuk menyosialisasikan mengenai KUR ini kelompok budi daya ikan air tawar yang ada di Tabanan,’’ ujar Ekayana. Menurut Ekayana, tahun ini KUR yang difokuskan untuk sektor produksi ditargetkan 60 persen dari kuota. Dengan fokus ada sektor produksi diyakini akan mampu memberi andil dalam mengendalikan laju inflasi tahun ini. ‘’Kami yakin bila KUR ini digunakan dengan tepat sasaran, maka akan bisa berdampak pada inflasi. Alasan ini kenapa program KUR ini kami kalaborasikan dengan upaya pengendalian inflasi,’’ tutur Ekayana yang juga Ketua Pelaksana TPID Tabanan. (kmb24)
BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti kembali menerima audiensi pemerintah Toyama, Jepang, yang dalam hal ini diwakili Mr. Tanaka untuk membahas pokok bahasan tentang penerapan teknologi ramah lingkungan di Kabupaten Tabanan, Jumat (22/3) kemarin. Pemerintah Toyama rencananya akan memberikan bantuan berupa rice milling atau mesin penyosohan beras dan teknologi ramah lingkungan untuk angkutan Trans Serasi serta pengolahan sampah. Dalam diskusi tersebut, Bupati Eka mengutarakan pentingnya teknologi ramah lingkungan dan teknologi terbarukan bagi masyarakat. Menurutnya, Pemerintah Toyama telah beberapa kali melakukan kunjungan, survei dan melihat letak geografis Tabanan. Mereka tertarik ikut menjaga Warisan Budaya Dunia yang ada di Tabanan. ‘’Jatiluwih merupakan salah satu World Heritage, di mana Toyama juga sangat ingin berpartisipasi menjaga Warisan Budaya Dunia ini. Oleh karena itu, dalam bentuk apa pun, energi, sumber daya apa pun yang mereka punya, pengalaman yang mereka miliki, mereka ingin transfer knowledge dengan Tabanan sehingga Tabanan menjadi pilot project bagi Toyama. Apa yang sudah berhasil di Toyama, bisa dibawa ke Kabupaten Tabanan,’’ tutur Bupati Eka. Selain rice milling dan PLTA, Bupati Eka menjelas-
kan, Tabanan juga dibantu mesin persampahan, juga mengkaji upaya menggantikan sumber energi minyak dengan gas khususnya untuk angkutan Trans Serasi yang merupakan program unggulan Pemkab Tabanan. ‘’Kita ada 200 armada yang akan ditransfer menjadi gas, sehingga akan menjadi suatu fasilitas publik yang aman, nyaman, tidak polusi dan termasuk salah satu program untuk Indonesia. Pak Presiden, Pak Gubernur juga menginginkan ramah lingkungan. Jadi, kita akan buatkan contoh itu di Tabanan dan rencananya akan dilakukan studi selama tiga tahun,’’ katanya. Untuk hal tersebut, Bupati Eka juga akan mengkaji dan melakukan koordinasi dengan Kementerian ESDM, karena harus bekerja sama dengan Pertamina dalam mewujudkan gas station. ‘’Nanti untuk convert mesinnya akan disiapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Jepang, untuk stationnya sendiri dari JICA yang bekerja sama dengan Pertamina,’’ terangnya. Secara umum, proyek ini di-support dan didukung penuh Toyama, Jepang. Hanya, harus mengikuti proses dan prosedur yang benar, karena ini menyangkut kerja sama dua negara. ‘’Tentunya karena ini menyangkut dua negara, kita harus meminta restu dengan kementerian terkait, dengan Pak Gubernur Bali, agar direstui dan dikasi izin serta minimal mereka tahu program kita yang ada di
AUDIENSI - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti (dua dari kiri) saat menerima audiensi dari pemerintah Toyama, Jepang. Tabanan,’’ imbuhnya. Terkait sampah, pihak Toyama merencanakan sebatas pengelolaan sampah kompos atau sampah organik menjadi kompos. Dijelaskan, Pemkab Tabanan selalu terbuka dengan segala proyek yang akan dilaksanakan di Tabanan, sepanjang program tersebut bermanfaat bagi masyarakat. Tidak dimungkiri juga bahwa sampah organik sangat membeludak. Untuk menanggulangi hal tersebut, ke depan Bupati Eka berencana agar sampah tersebut tidak melulu harus dibuang ke TPA, dan masyarakat harus sadar jangan membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai karena akan sangat mencemari lingkungan. Pemkab akan berupaya mendi-
dik dan membina masyarakat agar bisa memilah sampah dan mengolah plastik sehingga punya kesempatan mengedukasi masyarakat bagaimana mengolah sampah rumah tangga dengan baik sehingga bermanfaat. ‘’Di samping itu, kita juga punya bank-bank sampah yang akan kita bina kembali untuk memantapkan kinerjanya. Khususnya pemuda atau sekaa teruna-teruni harus digerakkan juga. Pemuda tidak boleh cuek tentang sampah. Ayo kita olah sampah ini seperti sesuatu yang bisa menjadi berkah dan bermanfaat. Itu tentunya dimulai dari anak-anak sekolah, sekaa teruna-teruni dan ibu-ibu PKK atau ibu-ibu rumah tangga,’’ ujar Bupati Eka. (ad662)
Pinjaman ke PT SMI Dibatalkan
Pembangunan RS Nyitdah Gunakan BKK Provinsi
Bali Post/bit
RS NYITDAH - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memberikan penjelasan mengenai kelanjutan pembangunan RS Nyitdah usai rapat paripurna, Jumat (22/3) kemarin. Tabanan (Bali Post) Pemkab Tabanan telah membatalkan rencana peminjaman senilai Rp 201 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk kelanjutan pembangunan RS Nyitdah. Pasalnya, anggaran untuk melanjutkan pemban-
gunan rumah sakit tipe C ini mendapat suntikan dana dari BKK Provinsi Bali sebesar Rp 20 miliar ditambah APBD Kabupaten Tabanan Rp 5 miliar. Ditargetkan pembangunan rampung tahun 2021. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi
Wakil Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya usai rapat paripurna DPRD Tabanan, Jumat (22/3) kemarin, membenarkan telah melakukan pembatalan peminjaman tersebut. Namun, bukan berarti kelanjutan pembangunan RS Nyitdah berhenti. ‘’Pembangunan sampai saat ini terus berjalan dan saran dari Gubernur Bali serta Ketua DPRD, mereka akan membantu tanpa harus berutang. Dari PT SMI sendiri juga tidak masalah terkait pembatalan itu. Justru mereka menyambut baik,’’ ucapnya. Di sisi lain, adanya aturan terkait dana mandatori 25 persen dari DAU, juga dirasa cukup berat jika nantinya harus membayar utang daerah tiap tahunnya. ‘’Takutnya justru jadi beban APBD,’’ terangnya. Menurut Bupati Eka, sebenarnya pembangunan RS Nyitdah memerlukan dana Rp 400 miliar. Sampai saat ini pembangunan sudah menyerap anggaran Rp 80 miliar. ‘’Bertahap dan rencananya tahun depan nilai BKK provinsi untuk melan-
jutkan pembangunan RS Nyitdah seperti dikatakan Pak Koster, lebih besar lagi nilainya,’’ tegasnya. Sebelumnya, Kepala Bapelitbang Tabanan Ida Bagus Wiratmaja menjelaskan, pembangunan RS Nyitdah tidak lagi multiyears seperti program pinjaman PT SMI. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap setiap tahun anggaran. Selain itu, tidak semua dana mandatori digunakan untuk pembangunan RS Nyitdah karena diarahkan juga untuk infrastruktur lainnya. ‘’Pembanguan RS Nyitdah dilakukan bertahap menggunakan mandatori. Target selesai pada tahun 2021,’’ jelasnya. Untuk sementara, pi haknya berharap operasional RS Nyitdah dijalankan dulu dengan kondisi yang ada saat ini. Seperti diketahui, Pemkab Tabanan berupaya mengoperasikan RS Nyitdah yang telah dibangun sejak lama. Saat ini sudah ada dua gedung dan satu gedung dalam tahap penyelesaian. Untuk bisa menjadi RS tipe C, masih dibutuhkan empat gedung lagi. (kmb28)
Bali Post/bit
DEMONSTRASI - Demonstrasi perang melawan teroris usai apel gelar pasukan di Lapangan Alit Saputra.
Amankan Pemilu, Polres Libatkan 1.500 Personel
Tabanan (Bali Post) Tercatat 1.500 personel gabungan dari TNI, Polri, instansi terkait Pemkab Tabanan beserta elemen masyarakat mengikuti apel gelar pasukan di Lapangan Umum Alit Saputra, Tabanan, Jumat (22/3) kemarin. Apel tersebut dalam rangka memastikan kesiapan aparat keamanan dalam mengamankan Pemilu 2019. Kapolres Tabanan AKBP Made Sinar Subawa mengatakan, apel tersebut sekaligus menunjukkan pada masyarakat Tabanan bahwa
aparat keamanan, penyelenggara pemilu beserta instansi terkait lainnya sangat siap mengawal masyarakat menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2019. ‘’Kami menjamin keamanan secara utuh,’’ tegasnya. Disinggung terkait potensi kerawanan di Kabupaten Tabanan yang merupakan basis salah satu partai besar, Kapolres menegaskan, Tabanan sangat kondusif. Bahkan sesuai yang disampaikan Mabes Polri dan Bawaslu pusat, Provinsi Bali ada di zona
aman. ‘’Meski masuk zona aman, kami tetap melakukan pemetaan dan juga menjalin sinegritas dengan instansi lain,’’ katanya. Dia meyakini para Babinsa, Bhabinkamtibmas serta perangkat pemerintahan tingkat desa/kelurahan sudah mampu menguasai situasi wilayah masing-masing. ‘’Dengan bekal inilah diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2019,’’ jelasnya. Menurut AKBP Sinar Suba-
wa, mulai dari persiapan pesta demokrasi, TNI dan Polri sudah melakukan sinergi pengamanan dan penempatan anggota di tempat krusial. Salah satu objek vital dimaksud adalah gudang dan kantor KPU. Sementara itu, di akhir apel gelar pasukan, anggota Sabhara Polres Tabanan melakukan demonstrasi penanganan teroris. Anggota Shabara berperan menjadi teroris maupun tim penyerang. Demonstrasi berlangsung atraktif dan mendapat perhatian masyarakat. (kmb28)
Bali Post/bit
RAPAT PARIPURNA - Rapat paripurna DPRD Tabanan dengan agenda penyampaian LKPJ 2018 yang dilangsungkan Jumat (22/3) kemarin.
Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Tahun 2018
Pendapatan Daerah Tak Capai Target
Tabanan (Bali Post) Rapat paripurna dengan agenda pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tabanan Tahun 2018 digelar Jumat (22/3) kemarin di gedung dewan. Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Tabanan Ni Made Meilani. Dalam LKPJ yang disampaikan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, tergambar Pendapatan Daerah (PAD) Kabupaten Tabanan tahun 2018 tidak memenuhi target. Realisasi Pendapatan Daerah tahun 2018 hanya Rp 1,68 triliun lebih atau lebih rendah dari target sebesar Rp 1,77 triliun lebih. Sementara kebijakan belanja daerah diarahkan untuk membiayai sejumlah program unggulan seperti Gerbang Pariwisata, bedah rumah, bedah warung, Trans Serasi, sektot kesehatan, pendidikan dan masih banyak program lainnya. Bupati Eka menyebutkan, penyelenggaraan pemerintahan daerah secara keselu-
ruhan diarahkan pada upaya pencapaian visi pembangunan yang telah disepakati bersama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kabupaten Tabanan Tahun 2016-2021 yakni terwujudnya masyarakat Tabanan yang sejahtera, aman, dan berprestasi (Tabanan Serasi). Tahun 2018 ini, tema pembangunan yaitu membangun teknologi informasi untuk meningkatkan daya saing daerah menuju Tabanan Serasi. Dalam tema tersebut terdapat frase kunci yaitu makna teknologi informasi yang merupakan satu sarana yang dapat memperkenalkan Tabanan secara luas dengan lebih efektif dan efisien. Kemudian, makna daya saing yang ingin dicapai Kabupaten Tabanan, yaitu dapat memiliki kemampuan yang setara bahkan lebih dibandingkan daerah lainnya dalam pemanfaatan potensi yang dimiliki, dan makna dari menuju Tabanan Serasi yaitu mewu-
judkan masyarakat Tabanan yang sejahtera, aman, dan berprestasi di tingkat nasional maupun international. Bupati Eka juga menyampaikan berbagai penghargaan yang diraih oleh Pemkab Tabanan selama tahun 2018, seperti International Women’s day, penghargaan Sindo Government Award 2018, penghargaan Disdukcapil dalam perekaman dan pencetakan KTP elektronik tertinggi, penghargaan Kota Layak Anak dan beberapa penghargaan lainnya. Dia mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat, pimpinan dan anggota DPRD serta tokoh masyarakat terkait dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan. ‘’Semoga kerja sama dan sinergitas yang telah terjalin dengan baik dapat terus ditingkatkan guna membangun Kabupaten Tabanan yang kita cintai demi terwujudnya Tabanan yang Serasi,’’ jelasnya. (kmb28)
BULELENG
8
Sabtu Paing, 23 Maret 2019 SENDERAN LONGSOR –
SOSOK
Senderan bantaran Sungai (Tukad) Buleleng di
Tingkatkan SDM KINERJA para tenaga kontrak di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belakangan ini mulai mendapat sorotan serius. Pasalnya, jumlah tenaga kontrak yang banyak dikhawatirkan tidak sebanding dengan beban kerja yang ada. Atas kondisi ini, kinerja setiap tenaga kontrak sekarang menjadi tuntutan utama. Menghindari kinerja tenaga kontrak tak produktif, peningkatan sumber daya manusia (SDM) mulai dilakukan di beberapa OPD lingkup Pemkab Buleleng. Hal itu dilakukan di Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Buleleng, terutama Bagian Pengawasan dan Humas. Untuk meningkatkan kinerja terutama staf tenaga kontrak bidang pemberitaan, para tenaga kontrak di lembaga itu mengikuti kursus singkat. Menurut Kepala Bagian (Kabag) Pengawasan dan Humas Sekretariat Dewan (Sekawan) DPRD Buleleng Made Supartawan, staf pemberitaan di lingkungan setwan dari jumlah sudah mencukupi mengerjakan tugas menghimpun sederet kegiatan di gedung dewan. Meski demikian, birokrat asal Desa Busungbiuitu tidak menampik stafnya itu belum pernah mendapatkan pemahaman holistik terkait bidang tugasnya menyusun pemberitaan dewan. Bahkan, penguasaan di bidang itu didapatkan dari pemberitaan yang sudah diterbitkan atau ditayangkan di media massa. ‘’Kalau jumlahnya sudah cukup. Bahkan sudah ada yang PNS. Tapi setelah ditugaskan di sini staf pemberitaan ini hanya belajar dari berita-berita di koran saja. Dari dulu memang para staf ini diberikan pelatihan peningkatan kinerjanya,’’ katanya. Mantan Camat Busungbiu ini menambahkan, untuk meningkatkan penguasaan tugas-tugas, para tenaga kontrak diikutkan kursus singkat. Ini penting karena wawasan yang diajarkan dari pakar di bidangnya itu dapat meningkatkan kinerja para tenaga kontrak itu sendiri. ‘’Saya coba ajak mereka belajar ilmunya kembali dari pakarnya. Yakin bisa meningkatkan kinerja staf pemberitaan di sini. Tidak cukup sekali, namun pengayaan perlu dilakukan rutin, sehingga kemampuan sumber daya manusia pekerja ini semakin berkualitas,’’ jelas mantan Kepala Bagian (Kabag) Humas Protokol Sekkab Buleleng ini. (mud)
898 Personel Amankan Kampanye dan Pencoblosan
Singaraja (Bali Post) – Memasuki masa kampanye terbuka dan menjelang hari H pencoblosan Pemilu 2019, Polres Buleleng menyiagakan 898 personel. Selain itu, ada 58 kelompok bantuan pengamanan dari Kodim 1609 Buleleng. Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. usai apel gelar pasukan pengamanan pemilu, Jumat (22/3) kemarin, mengatakan personel pengamanan itu sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada. Nantinya, personel pengamanan ini diterjunkan untuk mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 2.146. Sedangkan personel yang disiagakan 898. Untuk itu, pihaknya pun menggunakan pola keamanan, di mana bagi TPS yang dipandang tidak ada kerawanan, akan dijaga satu personel untuk dua atau empat TPS. Sementara personel Babinkamtibmas tidak ditugaskan mengamankan TPS. Sebaliknya, mereka ditugaskan memberikan penyuluhan dan melaksanakan pembinaan di wilayah binaan mereka masing-masing. Ini tujuannya agar saat pencoblosan, masyarakat tidak golput, dan berpartisipasi menjaga keamanan wilayah masing-masing. ‘’Kami juga dibantu ormas, linmas, pecalang dan potensi kemanan lainnya, sehingga pengamanan ini meng-cover seluruh wilayah di daerah kita saat pencoblosan nanti,’’ katanya. AKBP Suratno menambahkan, indeks kerawanan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Polda Bali tergolong rendah. Dari 34 provinsi di Indonesia, Bali menempati posisi 20-an. Sementara Buleleng, berdasarkan rapat koordinasi bersama partai politik dan tim sukses, seluruhnya telah berkomitmen menjaga keamanan Bumi Panji Sakti agar tetap kondusif. Sehingga pihaknya optimis, sampai tahapan pemilu berahir, tidak ada lokasi-lokasi yang dinyatakan rawan. ‘’Tidak akan ada lagi pertemuan antara satu kelompok dengan kelompok pendukung lainnya, karena ini sudah diatur penyelenggara,’’ jelasnya. (kmb38)
Jalan Wibisana, Lingkungan Kali Baru, Kelurahan Banjar Jawa, Singaraja longsor Jumat (22/3) kemarin.
Konstruksi Tua
Senderan Beton Bantaran Tukad Buleleng Longsor
Singaraja (Bali Post) –
Senderan beton pada tebing Sungai (Tukad) Buleleng sejatinya memang rawan longsor akibat selalu tergerus derasnya aliran air sejak musim hujan. Apa yang dikhawatirkan terjadi. Akibat hujan Jumat (22/3) dini hari kemarin, senderan di atas sungai ini ambruk. Sebuah bangunan semipermanen yang biasa digunakan warga berkumpul ikut tergerus longsor. Selain itu, batang pohon kelapa juga tumbang. Tanahnya tergerus ke alur sungai itu. Senderan pada bantaran sungai itu persisnya berlokasi di Jalan Wibisana RT 01 Lingkungan Kali Baru, Kelurahan Banjar Jawa, Singaraja. Sebelum kejadian itu, aliran sungai masih normal dan tidak ada tanda-tanda peningkatan volume air. Ketika malam hari hujan mulai turun hingga dini hari kemarin. Diduga akibat derasnya hujan dan aliran air sungai terus menggerus konstruksi senderan bagian bawah, sehingga senderan itu longsor. Bangunan dari balok kayu dan atap seng yang dibuat salah seorang warga ikut juga tergerus. Selain itu, batang kelapa tumbang dan melintang ke tengah alur sungai. Beruntung, saat kejadian aktivitas warga tidak terlalu ramai,
sehingga kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, pascasenderan itu ambruk bahu jalan di lingkungan ini tanahnya tergerus. Kondisi ini sangat membahayakan terutama anak-anak yang sering bermain di pinggir jalan, karena di atas bantaran sungai itu belum dipasangi besi pengaman. Padahal, ketinggian tebing sungai itu dengan aspal jalan sekitar delapan meter. Salah seorang warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian, Nyoman Keteg (50), menceritakan ketika bangun tidur sekitar pukul 05.00 Wita, dirinya terkejut melihat bangunan semipermanen dan pohon kelapa sudah tidak ada. Dia mendekat ke pinggir jalan di sebelah barat. Di
sana ditemukan senderan di atas sungai yang ada di depan rumahnya longsor. Sekitar pukul 07.00 Wita, aparat kelurahan meninjau lokasi. Petugas ini membentangkan tali yang mirip garis polisi di sepanjang senderan yang ambruk itu. Petugas itu pun sempat mengingatkan dirinya dan warga lainnya yang tinggal di dekat bantaran sungai agar waspada. Jika terjadi hujan agar tidak beraktivitas di atas bantaran sungai. ‘’Sudah lama ada bangunan untuk sekadar duduk-duduk kalau sore atau pagi hari. Di sana juga sudah ada pohon kelapa dan begitu bangun tidur bangunan dan pohon kelapa sudah roboh. Senderan ambruk ke sungai. Mungkin fondasinya yang ada di bawah
itu sudah tergerus air sungai yang deras,’’ katanya.
Waswas Longsor Atas kejadian ini, Keteg dan warga lainnya waswas kalau senderan di bantaran sungai ini kembali longsor. Apalagi, banyak warga yang melintas dan juga anak-anak sering bermain-main di depan rumah mereka, sehingga kondisi ini mengancam keselamatan warga. Untuk itu, dia pun berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan. Apalagi, senderan di sepanjang sungai ini dibangun sekitar tahun 1990-an. Jadi konstruksinya sudah tua dan rawan tergerus aliran air, terutaam ketika hujan. ‘’Kalau bisa diperbaiki. Sebab, di sini banyak warga tinggal dan banyak anak-anak. Senderannya sudah banyak yang tergerus, sehingga kalau hujan deras dan air sungai naik bisa saja terjadi longsor susulan,’’ tegasnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat
(PUPR) Buleleng Ketut Suparta Wijaya mengatakan, setelah meninjau lokasi kejadian pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali–Penida. Dari koordinasi itu, BWS tahun ini melaksanakan pemeliharaan tebing Sungai Buleleng, sehingga dipastikan kerusakan senderan itu akan ditangani dalam waktu dekat ini. Dari hasil pendataan senderan yang ambruk itu panjangnya sekitar 15 meter. Ketinggiannya mencapai 8 meter. Perbaikannya diperkirakan memerlukan dana sekitar Rp 100 juta. ‘’Kami sudah cek dan data awalnya sudah dikoordinasikan ke BWS. Senderan di sungai itu sudah berusia lama dan rawan longsor, karena gerusan air di alur sungai. Kita tunggu dan kebetulan BWS tahun ini melaksanakan pemeliharaan tebing sungai, sehingga kerusakan ini dapat ditangani,’’ jelasnya. (kmb38)
Lomba Rutin Digelar
Satu Strategi Lindungi Permainan Tradisional Sejumlah permainan tradisional belakangan ini keberadaannya sulit ditemukan. Bahkan, permainan yang jadi warisan nenek moyang bangsa ini mulai tergantikan akibat perkembangan zaman globalisasi dewasa ini. Tidak ingin permainan tradisional itu punah, Pemkab Buleleng rutin menggelar lomba permainan tradisional saat menyambut HUT Kota Singaraja setiap tahun. Dengan lomba itu maka komponen masyarakat termotivasi dan juga mengenal ragam permainan rakyat dengan cara ikut memainkan. Lalu, bagaimana kira-kira upaya efektif yang harus dilakukan untuk memasyarakatkan permainan tradisional agar lebih membumi lagi? PADA HUT ke-415 Kota Singaraja, Pemkab melaksanakan lomba permainan tradisional yang dipusatkan di Pantai Lovina, Kecamatan Buleleng Jumat (22/3) kemarin. Tahun ini digelar lomba permainan tradisional tarik tambang, gebug bantal, terompah panjang, dan lomba tajog. Ragam jenis permainan tradisional itu diikuti 54 regu terdiri dari 32 regu Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 9 Kecamatan, 9 Bagian Setda Buleleng, dan 4 regu BUMD. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) didampingi Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. usai mem-
buka lomba mengatakan, permainan tradisional sejak diciptakan tidak saja untuk kegiatan olahraga, tetapi juga sarat makna. Maksudnya olahraga tradisional itu dapat memupuk kekompakan dan rasa kekeluargaan sesama warga selain sebagai media hiburan. Walau penuh makna dan edukasi untuk anak-anak dan pemuda, tetapi perkembangan di zaman milenial seperti sekarang, permainan tradisional dalam ancaman kepunahan. Pasalnya, anak-anak dan remaja belakangan ini lebih tertarik memainkan ponsel pintar, dibandingkan bermain
megoak-goakan, tajog, gangsing, kring keb, selodor, dan permainan lain. Situasi ini menjadi masalah serius yang harus ditangani lewat kebijakan pembangunan di daerah. Untuk itu, momentum merayakan hari lahirnya Kota Singaraja itu dijadikan event rutin menampilkan lomba permainan tradisional itu sendiri. “Saya yakin kalau sudah sering kita tampilkan, masyarakat terutama generasi muda akan tertarik mengenal dan memainkan permainan warisan pendahulu kita. Lomba semacam ini menjadi event rutin setiap kita merayakan kelahiran Kota Singaraja,” katanya. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Gede Dharmaja, M.Si. mengatakan, lomba permainan tradisional ini sudah menjadi agenda tahunan pemerintah untuk mengenalkan dan mengedukasi setiap komponen masyarakat, agar tidak melupakan ragam permainan tradisional. Kalau ruang pentas disediakan lewat kebijakan
pemerintah, maka anak-anak, pemuda dan masyarakat tergugah memainkan permainan tradisional itu sendiri. “Ini sudah menjadi agenda tahunan pemerintah pada HUT Kota tahun ini. Pesertanya antar-OPD, kecamatan, dan bagian di Setda Buleleng. Kami yakin kesempatan rutin diberikan pasti dapat menggugah masyarakat memanfaatkan ruang itu untuk memainkan ragam permainan tradisional itu sendiri,” tegas mantan Kepala
Badan Perencana Pembangunan Pengembangan Penelitian (Bappeda-Litbang) ini. Sementara tampil sebagai pemenang, regu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) keluar sebagai juara lomba terompah panjang. Lomba gebug bantal direbut Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu. Sedangkan, regu RSUD Buleleng menjuarai lomba tajog, dan regu Satpol PP sukses merebut juara tarik tambang. (mud)
Bali Post/kmb38
PERMAINAN TRADISIONAL – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) mengajak warga melestarikan ragam permainan tradisional.
K.0000640-RPA
GIANYAR
Sabtu Paing, 23 Maret 2019
9 Siswa Difabel Pungut Sampah di Sungai
BERSIH-BERSIH - Sejumlah siswa difabel mengikuti kegiatan bersih-bersih di Sungai Abianbase, Jumat (22/3) kemarin.
Curi Puluhan Tabung Elpiji
Pria Asal Klungkung Diamankan Gianyar (Bali Post) Jajaran Polsek Ubud mengamankan I Made Sukadana, Kamis (21/3). Pelaku asal Banjarangkan, Klungkung ini mencuri puluhan tabung elpiji 3 kilogram di rumah korban I Made Budiatmika di Desa Singakerta, Ubud. Kini, pelaku berusia 40 tahun ini masih menjalani pemeriksaan polisi. Dikonfirmasi Jumat (22/3) kemarin, Kapolsek Ubud Kompol I Nyoman Nuryana, S.H., M.H. membenarkan penangkapan terhadap pelaku. Dikatakan, pelaku diamankan di seputaran Desa Singakerta, Ubud sesuai Laporan Polisi Nomor: LPB/17/III/2019/ BALI/POLRES GIANYAR/POL-
SEK UBUD, Kamis 21 Maret 2019. ‘’Pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Ubud,’’ ujarnya. Menurut Nuryana, polisi awalnya menerima laporan aksi pencurian dari korban I Made Budiatmika. Polisi yang melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi, akhirnya mengarah kepada pelaku. ‘’Saat diinterogasi polisi, pelaku mengakui perbuatannya melakukan aksi pencurian. Selanjutnya pelaku diamankan ke Mapolsek tanpa perlawanan pada Kamis siang. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian Rp 3.875.000,’’ kata mantan Kasat Lantas Polresta Denpasar ini. (kmb35)
Bali Post/kmb35
Gianyar (Bali Post) Pentingnya menjaga kebersihan lingkungan patut disadari semua pihak, guna menjaga kelestarian alam. Hal ini pula yang disadari oleh puluhan siswa yang merupakan anak berkebutuhan khusus (ABK). Meski mengalami keterbelakangan, tidak menyurutkan semangat mereka melakukan aksi bersih-bersih dengan turun langsung di Sungai Abian Base, Gianyar, Jumat (22/3) kemarin. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar I Wayan Kujus Pawitra menerangkan, kegiatan bersih-bersih Sungai Abianbase ini melibatkan masyarakat setempat serta puluhan siswa dari SD dan SMP Luas Biasa (SLB). Jumat pagi kemarin, mereka bergotong royong dengan alat seadanya, lantas memungut sampah plastik yang mengotori aliran sungai tersebut. ‘’Kegiatan ini terus dilakukan secara masif dengan menggandeng masyarakat serta komunitas anak-anak disabelitas,’’ ungkapnya. Kujus Pawitra mengatakan, kegiatan ini sangat aspiratif, karena telah menunjukkan kepada masyarakat bahwa kaum difabel juga bisa berkontribusi menjaga lingkungan agar tetap bersih. ‘’Ini menunjukkan kepada
masyarakat bahwa di tengah keterbatasan mereka punya prestasi dan kepedulian terhadap lingkungan. Berawal dari pembiasaan memungut sampah yang ditemukan di jalan, nantinya akan jadi kebiasaan mereka di mana saja dan memberi contoh kepada masyarakat untuk peduli lingkungan juga,’’ ujarnya. Kegiatan tersebut dilakukan di area publik dengan harapan banyak disaksikan masyarakat. Disebutkan, biasanya para siswa difabel ini hanya bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah. Namun sekarang ada pembeda, dengan menggelar aksi bersih-bersih di area publik, sehingga tumbuh apresiasi dari masyarakat. ‘’Luar biasa memberi teladan bagi kita semua,’’ kata Kujus Pawitra. Tidak hanya di saluran sungai, kata Kujus Pawitra, kegiatan bersih-bersih lingkungan ini juga rutin digelar di kawasan pantai. ‘’Kami secara rutin bergotong royong membersihkan pantai, sungai dan lingkungan permukiman dengan harapan masyarakat semakin sadar akan arti penting dari menjaga kebersihan lingkungan. Tanpa keterlibatan masyarakat, sulit bagi kami untuk mewujudkan Gianyar yang bersih,’’ tandasnya. (kmb35)
DPT Keluar dan Masuk Gianyar Capai 1.188 Orang Gianyar (Bali Post) -
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar sudah melakukan rekapitulasi terhadap Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTB). KPU Gianyar menemukan daftar pemilih tetap (DPT) keluar dan masuk ke Kabupaten Gianyar mencapai 1.188 orang. Dari 1.188 orang itu, DPT masuk ke Kabupaten Gianyar mencapai 804 orang. Sedangkan DPT yang keluar Kabupaten Gianyar mencapai 384 orang. Ket ua KP U Gianyar Putu Agus Tirta Suguna didampingi Divisi Program Perencananaan dan Data KPU Gianyar A.A. Gde Agung Eka Putra mengatakan, sebelumnya telah dilakukan rekapitulasi DPTB kemudian rapat tingkat desa/kelurahan, kecamatan dan KPU Gianyar melakukan rapat pleno DPTB, Rabu (20/3) lalu. Dikatakan, DPT yang masuk ke Kabupaten Gianyar dibagi dua yakni masuk ke Gianyar dengan mengurus DPTB di daerah asalnya mencapai 147
orang, dengan rician laki-laki 70 orang, perempuan 72 orang yang tersebar di 99 TPS, 33 desa dan tujuh kecamatan. Selanjutnya DPT yang masuk di Kabupaten Gianyar dan mengurus di Gianyar mencapai 657 orang, dengan rincian laki-laki 374 orang, perempuan 283 orang. Mereka itu terdaftar di 248 TPS, 48 desa/ kelurahan dan tujuh kecamatan. ‘’Sehingga total DPT yang masuk ke Kabupaten Gianyar mencapai 804 orang,’’ kata Agus Tirta Suguna, Jumat (22/3) kemarin.
Sementara DPT yang keluar Kabupaten Gianyar mencapai 384 orang. Rinciannya, keluar Gianyar dengan mengurus di Kabupaten Gianyar 50 orang, DPT keluar Gianyar dan kemudian mengurus di tempat tujuan baru mencapai 334 orang. ‘’DPT keluar Gianyar mencapai 804 orang dan keluar mencapai 384 orang, sehingga total keluar masuk DPT mencapai 1.188 orang,’’ jelas Agus Tirta Suguna. Agus Tirta Suguna menjelaskan, DPT yang tercatat di Gian-
yar kemudian keluar mengurus di daerah tujuan, kebanyakan alasan bekerja di kapal pesiar, kerja di luar negeri dan pindah kerena tugas di luar Bali, belajar di luar Bali. ‘’Contohnya, salah seorang calon pemilih asal Celuk, Sukawati. Dia sudah tercatat DPT di Gianyar, namun saat pemilihan 17 April 2019 dia sedang pameran di luar negeri sehingga mereka mengurus dan pindah DPT keluar negeri,’’ katanya. Agus Tirta Suguna menambahkan, penutupan DPT untuk Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTB) sudah ditutup pada 17 Maret 2019 lalu pada pukul 16.00 Wita. ‘’Sejak itulah tidak ada lagi keluar maupun masuk DPT,’’ tegasnya. (kmb35)
Amankan Pemilu, Polres Siagakan Ratusan Personel Bali Post/kmb35
MENGECEK - Kadis Sosial Provinsi Bali Dewa Made Mahendra saat mengecek kondisi warga miskin di Gianyar.
Kadis Sosial Bali Cek Kondisi Warga Miskin Gianyar (Bali Post) Kondisi keluarga Dewa Made Kertha di Kelurahan Samplangan membuat Kadis Sosial Provinsi Bali Dewa Made Mahendra terjun langsung melakukan pengecekan, Jumat (22/3) kemarin. Mantan Karo Humas Pemprov Bali ini berjanji akan segera ada perbaikan untuk rumah yang dihuni oleh tujuh orang itu. Mahendra menilai bangunan bale daja yang terdiri dari tiga kamar dengan jumlah anggota keluarga tujuh orang itu masih layak untuk ditinggali. Namun, dia mengakui bagian atap bangunan tersebut memang memprihatinkan. ‘’Lantai dan dindingnya masih layak ini. Tapi, memang atapnya harus diperbaiki. Kerangkanya bambu, cukup berbahaya nanti karena mudah rapuh. Sedih juga lihatnya,’’ katanya. Mahendra mengaku pesimis keluarga ini dapat bantuan bedah rumah. Sebab, ada 14 kriteria yang harus dipenuhi untuk bisa dapat bantuan bedah rumah. Apalagi, sesuai ketentuan program bedah rumah harus tepat sasaran. ‘’Kalau memang tidak memenuhi kan tidak mungkin dipaksakan,’’ jelasnya. Maka dari itu, kata Mahendra, pihaknya menggugah kepedulian masyarakat. Termasuk dirinya secara pribadi akan membantu untuk perbaikan atap bale daja tersebut. Selain itu, pihaknya juga menyerahkan bantuan sembako. Terkait kondisi Dewa Arisudewa yang menderita parasit darah pada bagian mata, Mahendra
menyarankan agar berobat ke RS Mata Bali Mandara. Sementara itu, Dewa Arisudewa mengaku sudah pernah berobat ke RS Mata Bali Mandara. Namun, tidak ada perubahan. Dokter menyarankan berobat selama tiga bulan, tetapi setelah dua bulan berjalan tidak ada perubahan. Akhirnya, ia memutuskan berhenti berobat. Apalagi, ia mengalami kesulitan untuk transportasi bolak-balik Gianyar-Denpasar. Mirisnya, Dewa Arisudewa yang baru menikah dan dikaruniai balita usia tiga bulan ini pernah tertipu pengobatan herbal. ‘’Karena stop di rumah sakit, saya coba obat herbal. Tapi setelah bayar Rp 3 juta sama agennya, obatnya tidak ada,’’ ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, rumah Dewa Made Kertha di Kelurahan Samplangan, Gianyar kondisinya sangat memprihatinkan. Pasalnya, rumah berukuran 4x6 meter yang dihuni oleh tujuh anggota keluarga itu kondisinya rusak dan tak kunjung diperbaiki. Padahal, rumah tersebut sudah berulang kali didata sejak 2015 lalu. Kepala Lingkungan Samplangan I Nyoman Winada mengaku rumah Dewa Made Kertha memang belum mendapatkan bantuan bedah rumah. Namun, sudah menerima bantuan jamban yang dibangun di selatan rumahnya. ‘’Kalau bedah rumah sepengetahuan saya selama jadi kaling dua tahun ini, belum ada. Pengajuannya juga sepengetahuan saya langsung dari kelurahan,’’ ujarnya. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Pemilu 2019 semakin dekat. Jajaran Polres Gianyar sudah mulai memantapkan pengamanan dengan menggelar apel pasukan serentak Operasional Mantap Berata Agung di Lapangan Astina, Gianyar, Jumat (22/3) kemarin. Dalam rangka mengamankan pelaksanaan pemilu yang digelar 17 April mendatang, Polres Gianyar akan mengerahkan ratusan personel. Apel gelar pasukan yang mengusung tema ‘’Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri dengan Komponen Bangsa Lainnya Guna Mewujudkan Keamanan Dalam Negeri yang Kondusif’’ kemarin dipimpin Kapolres Gianyar AKBP Prianto Priyo Utomo, S.IK., S.H. Pada kesempatan tersebut, AKBP Prianto Priyo Utomo menegaskan, TNI-Polri selaku institusi yang bertanggung jawab terhadap pengamanan jalannya pemilu serentak, apabila menemukan adanya kerawanan dan hambatan harus dapat mengambil suatu tindakan tegas sesuai dengan prosedur tetap dan aturan hukum yang berlaku. Sehingga tidak ada toleransi sekecil apa pun bagi pihak-pihak yang mengganggu jalannya pemilu. Prianto Priyo Utomo mengingatkan, saat ini semakin menguat politik identitas dengan menggunakan isu-isu SARA. Dikatakan, hal ini telah menjadi salah satu strategi bagi pihakpihak tertentu dalam memenangkan konstelasi pemilu. Kondisi ini dapat berdampak terjadinya disintegrasi bangsa dan hilangnya rasionalitas dalam menentukan pilihan politik. ‘’Gianyar dikenal sebagai daerah pariwisata. Masalah keamanan harus kita jaga,’’ tegasnya. Prianto Priyo Utomo menambahkan, pelibatan pasukan pengamanan di masing-masing TPS akan di-back up oleh pihak TNI sebanyak 147 personel, dan 50 personel dari Polda Bali. Sedangkan dari Polres Gianyar sebanyak 676 personel. ‘’Kami tidak akan mampu melakukan pengamanan sendiri, harus juga melibatkan stakeholder, linmas, tokoh agama maupun tokoh masyarakat,’’ katanya. Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan, sampai saat ini semua tahapan pemilu di Kabupaten Gianyar sudah berjalan dengan suasana kondusif. Ditegaskan, keamanan tidak hanya difokuskan pada saat sebelum dan masa pencoblosan, namun juga pascapencoblosan. ‘’Jadi, keamanan sebelum dan sesudah pencoblosan harus dijaga dengan baik,’’ ujarnya. Mahayastra menambahkan, Gianyar dikenal dengan kehadiran warganya ke TPS tertinggi di Bali. Bahkan, hampir menyentuh angka 8083 persen. Ia berharap KPU bisa menjaga hal tersebut di Pemilu 2019 ini, sehingga legitimasi para caleg yang terpilih nanti betul-betul me-
wakili kehendak masyarakat. ‘’Untuk meminimalisasi kesalahan mencoblos, saya harap ini juga menjadi PR bagi KPU, karena ini baru pertama kali kita memilih dengan lima surat suara,’’ katanya mengingatkan. Dikonfirmasi terpisah, Ketua KPU Gianyar I Putu Agus Suguna mengatakan, pihaknya sudah siap melaksanakan Pemilu 2019 baik dari SDM maupun proses logistik pemilu. Pelipatan kertas suara sudah selesai dilakukan dan saat ini tinggal menyeting kotak suara di masing-masing TPS. (kmb35)
Bali Post/kmb35
PERSONEL - Kapolres Gianyar AKBP Prianto Priyo Utomo, S.IK., S.H. saat mengecek kesiapan personel di Lapangan Astina, Gianyar, Jumat (22/3) kemarin.
JEMBRANA
10
Sabtu Paing, 23 Maret 2019
Cegah Abrasi Rusak Permukiman
Warga Gilimanuk Gotong Royong Pasang Buis Negara (Bali Post) – Penanggulangan abrasi di Pantai Gilimanuk tepatnya di lingkungan Asri dan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk dilakukan secara swadaya. Ratusan buisbuis bantuan yang sebelumnya menumpuk akhirnya terpasang. Namun, pemasangan buis menggunakan alat berat dan gotong royong masyarakat itu baru di pinggir pantai lingkungan Asri. Sementara di lingkungan Jineng Agung, belum dilakukan mengingat masih ada jalan yang terputus. Dari informasi warga Jumat (22/3) kemarin, pemasangan buis swadaya untuk penghalang gempuran ombak itu sudah dilakukan sejak dua pekan lalu. Selain menggunakan alat berat, masyarakat juga ikut terlibat mengisi lubang-lubang buis itu menggunakan pasir dan batu (sirtu) bongkaran puing bangunan. Lurah Gilimanuk Gede Wariana Prabawa ditemui belum lama ini membenarkan sudah mulai adanya penanganan secara swadaya memasang buis. Meskipun baru sebatas buis, paling tidak bisa menghalau gempuran ombak agar tidak langsung ke permukiman warga. Menurutnya pemasangan buis sementara baru sebatas di Lingkungan Asri bergotong royong dengan masyarakat setempat. Sementara itu di Jineng Agung yang juga terdampak langsung menurutnya masih menunggu perbaikan jalan yang terputus. “Yang di Asri sudah kemarin bersama warga juga membantu memperkuat buis,” ujarnya. Di samping menunggu adanya bantuan dari Pemerintah Pusat untuk pelindung pantai. Kelurahan dan kecamatan menurutnya sudah
SOSOK TPA Wisata SELAIN menjadi ujung pembuangan akhir sampah, TPA Peh di Kaliakah juga melakukan aktivitas pengolahan sampah. Sampah-sampah organik yang terbuang di TPA, diolah oleh para penjaga TPA menjadi pupuk. Meskipun sebatas pengelolaan sederhana, hasil pupuk tersebut dapat dipergunakan untuk tanaman di sekitar areal TPA. “Sampah organik yang ada di sini, kita olah untuk pupuk. Paling tidak bisa untuk bahan pupuk taman-taman di dalam areal TPA,” ujar I Ketut Suardika, petugas di TPA Peh. Pria yang akrab disapa Pak Dikok ini mengungkapkan khusus untuk taman di dalam areal TPA masih dilakukan swadaya. Para petugas TPA yang sebagian besar adalah warga sekitar TPA berkeinginan TPA ini sama dengan wajah kantor dengan penataan taman. Sehingga selain terlihat asri, juga mengurangi dampak sampah. “Pohon ada dari sumbangan warga, kita tata dan rawat agar tetap asri,” terangnya. Suardika bersama kawan-kawannya bercita-cita agar kawasan TPA yang dulunya jorok ini nantinya bisa lebih tertata. Bahkan bukan tidak mungkin bisa menjadi tempat wisata. Dari atas gundukan sampah di TPA pemandangannya sangat elok. Tidak kalah dengan pemandangan dari atas bukit. Namun, untuk mewujudkan hal tersebut menurutnya perlu komitmen dan dukungan berbagai pihak. “Yang pasti sekarang kami kelola TPA ini agar tertata. Tidak seperti dulu, jorok dan ditinggalkan,” ujarnya. Beberapa perbaikan TPA juga sudah mulai dilakukan. Mulai perbaikan akses jalan hingga sarana pendukung lainnya, seperti IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) dan sarana penunjang pengolahan sampah. (olo)
mengajukan permohonan bantuan penanganan abrasi tersebut. Sebab, kewenangan untuk senderan pantai ini ada di pusat melalui Balai Wilayah Sungai Bali-Penida. Seperti diketahui, kondisi pesisir pantai di Lingkungan Asri dan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk belakangan ini parah akibat abrasi. Permukiman warga yang sebelumnya jauh dari bibir pantai kini sering diterjang ombak ketika air laut pasang. Bahkan beberapa rumah warga sudah terdampak saat ombak tinggi beberapa waktu lalu. Berbagai upaya sudah dilakukan secara swadaya, seperti pemasangan tumpukan karung berisi sirtu untuk penahan ombak. Namun, benteng itu tak bertahan lama dan kini diperkuat lagi dengan pemasangan buis dari beton. (kmb26) PEMASANGAN BUIS – Pemasangan buis di Pantai Gilimanuk Lingkungan Asri menggunakan alat berat. Meskipun sementara, upaya ini untuk menghalau terjangan ombak yang sudah memporakporandakan pesisir Gilimanuk.
Amankan Pemilu 2019
Kapolres Imbau Semua Pihak Perangi ”Hoax” Negara, (Bali Post) Hoax yang menyebar cepat melalui media sosial menjadi salah satu pemicu rawannya pelaksananaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019. Untuk itu, demi menjamin amannya Pemilu, diharapkan semua warga masyarakat memerangi hoax. Demikian disampaikan Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih saat membacakan sambutan Menko Polhukam RI dalam apel Gelar Pasukan dalam rangka Pengamanan menghadapi Pemilu Tahun 2019, Jumat (22/3)
kemarin di Lapangan Stadion Pecangakan. Apel juga dihadiri Bupati Jembrana, Dandim 1716/ Negara, dan sejumlah Forum Pimpinan Daerah serta instansi terkait lainnya yang terlibat dalam pengamanan Pemilu 2019. Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih dalam kesempatan itu mengatakan, keamanan menjadi tanggung jawab bersama. Salah satu yang harus diperangi dalam menjaga keamanan dalam menghadapi Pemilu 2019 adalah semua pihak harus memerangi hoax. “Jangan
sampai karena hoax semua terpecah belah. Apalagi adu domba,” jelasnya. Kapolres Jembrana ketika membacakan sambutan Menko Polhukam RI menyampaikan Pemilu Serentak Tahun 2019 merupakan pesta Demokrasi Indonesia yang akan menjadi tonggak sejarah karena dilaksanakan secara serentak, yakni 5 jenis pemilihan dalam waktu bersamaan. Pemilu serentak kali ini akan menjadi warisan kebanggaan sekaligus menjadi sorotan Dunia
GELAR PASUKAN- Apel gelar pasukan yang dilaksanakan jajaran Polres Jembrana dan dihadiri Forum Pimpinan Daerah dan instansi terkait lainnya dalam pelaksanaan Pemilu 2019.
Internasional terkait apakah Bangsa Indonesia mampu melaksanakan Konsolidasi Politik dengan Demokratis dan berintegritas dalam rangka memilih pemimpin nasionalnya. Sukses atau tidak perhelatan demokrasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Tidak saja anggota Partai Politik dan masyarakat yang dituntut untuk taat dan patuh pada berbagai ketentuan yang ada, akan tetapi juga pihak penyelenggara Pemilu yakni KPU, Bawaslu dan DKPP wajib hukumnya menunjukkan kinerja yang objektif dan transparan. Tidak ketinggalan tentunya fungsi dan peran TNI-Polri yang berada di luar lingkup penyelenggaraan Pemilu yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Pemilu serentak Tahun 2019 merupakan kesempatan berharga bagi rakyat Indonesia untuk memilih calon eksekutif dan Legislatif yang akan memperjuangkan kepentingan rakyat guna mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia. “Melihat konteks pelaksanaan Pemilu sedapat mungkin opini kita semua diarahkan bahwa ajang ini bukanlah untuk membenturkan
satu pihak dengan pihak yang lain atau ajang konflik antarkubu serta Pemilu serentak memilih pemimpin dan bukan mengadu pemimpin,” jelasnya. TNI-Polri selaku institusi yang bertanggung jawab langsung terhadap pengamanan jalannya Pemilu serentak Tahun 2019, apabila menemukan adanya kerawanan dan hambatan tersebut harus dapat mengambil suatu tindakan tegas sesuai dengan prosedur tetap dan aturan hukum yang berlaku sehingga tidak ada toleransi sekecil apapun bagi pihak-pihak yang mengganggu. Munculnya penyebaran berita bohong/hoax dan meningkatnya Politik identitas di samping kerawanan lain melalui Medsos sebagai alat untuk menyingkirkan lawan Politik sehingga menyebabkan Demokrasi menjadi tidak sehat yang bisa merusak persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Dalam melaksanakan tugas pengamanan penyelenggaraan Pemilu serentak Tahun 2019, diharapkan seluruh prajurit TNIPolri yang terlibat mempedomani seluruh prosedur tetap yang berlaku sehingga tindakan-tindakan yang dilakukan senantiasa terukur sesuai aturan hukum. (kmb)
Derita Kanker Ganas
Wayan Keriawan Tergolek Lemah, Ekonomi Keluarga Lumpuh
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana (0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB (0365) 41173/61060
Negara, (Bali Post) Kondisi Wayan Keriawan (43) asal Banjar Munduk Tengah, Desa Tista, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng sungguh memprihatinkan. Kepala keluarga dengan tiga orang anak itu, kini tergolek lemah di Sal D RSU Negara. Ekonomi keluarga pun lumpuh karena Keriawan adalah tulang punggung keluarga. Dari informasi, suami dari Kadek Ayu Suartini ini menderita kanker ganas (nasofaring) dan bahkan benjolan pada leher kanannya itu kini sangat besar dan pecah. Sehingga darahnya keluar cukup banyak. Ditemui di RSU Negara, Kamis (21/3) siang, Kadek Ayu Suartini, istri Wayan Keriawan, mengatakan suaminya mengalami gejala kanker sejak setahun lalu. Awalnya benjolan kecil seperti telur ayam. Namun karena harus bekerja sebagai buruh tani suaminya tetap bekerja. “Kalau saya, tidak kerja. Hanya ibu rumah
tangga. Anak saya masih kecil,” kata Suartini. Namun, lama-lama benjolan di leher suaminya membesar dan sampai suaminya tidak bisa bicara dengan jelas. Kemudian sempat berobat ke RSU Buleleng dan dibantu sebuah Yayasan. Kemudian dirujuk ke RS Sanglah. Suaminya divonis kanker ganas (nesofaring) stadium IV. Pihak dokter tidak berani mengambil tindakan. Suaminya pulang pada Senin (18/3) lalu. Namun selama dua hari di rumah benjolannya pecah dan berdarah. Akhirnya dilarikan ke RSU Negara untuk mendapat penanganan cepat. Menurutnya kini suaminya sudah tidak bisa makan dan minum. Sehingga dia dan keluarga hanya bisa pasrah. Sejak suaminya sakit, ekonominya lumpuh. “Kami merawat tiga anak. Yang pertama sudah SMK dan ikut yayasan di Denpasar. Yang kedua kelas III SD. Yang ketiga baru usia 5,5
tahun” katanya. Sejak suaminya sakit mereka hanya mengandalkan belas kasihan keluarga yang juga tidak mampu dan hanya menjadi buruh tani. Kadek Pariasa, adik kandung Wayan Keriawan, mengaku meskipun dia hanya sebagai buruh tani, berusaha membantu keluarga kakaknya semaksimal mungkin. “Hanya saya saudaranya. Jadi saya harus membantu kakak saya,” jelas Pariasa yang juga ikut menunggui kakaknya bersama ibunya. Mereka berharap ada mujizat sehingga Wayan Keriawan bisa sembuh meskipun dokter katanya sudah angkat tangan. Pihaknya juga berharap agar semua keponakannya bisa melanjutkan sekolah dan bisa melanjutkan perjuangan hidup meski kini perekonomian lumpuh karena kakaknya sakit parah. Pariasa juga menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang sudah membantu kakaknya. (kmb)
TERGOLEK - Kondisi Wayan Keriawan yang mengalami kanker ganas (nesofaring) kini tergolek lemah di Sal D RSU Negara.
Menengok Pasar Umum Negara
Bagian Luar Memprihatinkan, Plafon Jebol dan Ditumbuhi Lumut Menjadi pusat perdagangan terbesar di Kota Negara, wajah Pasar Umum Negara masih memprihatinkan. Beberapa bagian toko berlantai dua di bagian depan Pasar banyak yang rusak. Bahkan terlihat jelas plafon-plafon di lantai yang biasanya dijadikan gudang terlihat banyak pecah.
Bali Post/olo
KOTOR – Kondisi Pasar Umum Negara yang terlihat kotor dan beberapa bagian bangunan rusak.
Kondisi ini sering menjadi perhatian warga, baik yang melintas maupun melakukan aktivitas di pasar tersebut. Apalagi lokasi bangunan pasar ini menjadi salah satu jalur utama yang dilintasi kendaraan keluar Bali.
Bangunan yang berumur lebih dari 20 tahun ini kondisinya seperti terbengkalai. Padahal pasar merupakan salah satu fasilitas umum yang sering disambangi publik. Selain di bagian depan, kondisi kumuh juga terlihat di bagian belakang gedung deretan toko tersebut. Padahal di lantai dua gedung tersebut juga difungsikan untuk kantor pasar. Dari pengamatan selain plafon yang jebol, di bagian bangunan juga banyak tumbuh rumput dan tanaman merambat serta lumut. Meskipun sudah dipasangi batas beton untuk memisah, namun seperti tak terawat. Sejatinya, pasar ini menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan. Namun, beberapa kali dianggar-
kan, selalu gagal dengan berbagai kendala. Sehingga hanya beberapa bagian yang sudah tersentuh perbaikan, misalnya los untuk pedagang daging dan ikan. Dari sekitar 10 pasar tradisional di Jembrana, hanya pasar umum negara yang belum dilakukan revitalisasi. Terkait hal ini, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan UKM (Koperindag) Jembrana I Komang Agus Adinata, Jumat (22/3) kemarin mengatakan, sejak dirinya menjabat, sudah sempat melihat kondisi pasar umum Negara ini. Namun, memang belum mengarah ke perbaikan terutama untuk bangunan berlantai dua itu. Yang menjadi fokus Dinas selaku pengelola pasar saat ini adalah perbaikan di dalam
pasar. “Setelah itu baru di lantai dua (pertokoan depan),” terang Agus Adinata. Menurutnya, pertokoan di bagian depan pasar adalah milik perseorangan. Tetapi lahannya (tanah) tetap milik Pemkab Jembrana. Sehingga semestinya untuk perbaikan sementara diharapkan dilakukan oleh pemilik toko tersebut. Pihaknya juga sudah mendata, namun belum mengarah untuk perbaikan itu. “Kalau imbauan (memperbaiki) pastinya sudah dilakukan oleh kepala pasar sebelumnya,” tandasnya. Dalam waktu dekat ini, Dinas akan mengumpulkan para pedagang guna mencari solusi maupun masukan keinginan pedagang. (kmb26)
Karangasem
Sabtu Paing, 23 Maret 2019
11 Bawaslu Perpanjang Pendaftaran Anggota Pengawas TPS
Stok Tinta Habis
Disdukcapil Tak Bisa Cetak E-KTP
Amlapura (Bali Post) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem saat ini tidak bisa melakukan pencetakane-KTP. Hal itu disebabkan, stok tinta yang dipergunakan untuk mencetak e-KTP itu sudah habis, sehingga pencetakan e-KTP untuk sementara disetop dulu. Salah seorang pegawai Disdukcapil yang ditemui Jumat (22/3) kemarin, yang enggan namanya dikorankan, mengatakan untuk pencetak e-KTP sementara ini memang tidak bisa dilakukan. Bisa jadi,
pencetakan e-KTP itu tidak bisa dilakukan sampai tiga minggu ke depan. Alasannya, tinta yang sudah habis diajukan dulu alias diorder ke pusat. “Sekarang ini, kita hanya layani pembuatan KK
(Kartu Keluarga), akta kelahiran. Sedangkan, untuk e-KTP sebatas perekamanan. Selain itu, kita bisa melayani Akta Kematian dan surat keterangan lainnya. Untuk cetak e-KTP belum bisa. E-KTP baru bisa
dicetak bila tintanya sudah datang,” ujarnya. Kepala Disdukcapil Karangasem, Wayan Sumidia, membenarkan bila tinta untuk mencetak e-KTP itu sudah habis. Dengan habisnya tinta ini, pihaknya sedang memproses pengadaan tinta sekitar 79 botal. “Untuk sementara setop dulu. Sudah kami ajukan ke pusat. Jika tintanya sudah datang, maka
pencetakan e-KTP pasti dilakukan lebih optimal. Termasuk pelayanan pencetakan di tiap-tiap kecamatan akan kita maksimalkan lagi,” katanya. Disinggung kesediaan blangko e-KTP, Sumidia menegaskan untuk stok blangkonya tidak ada masalah. ‘’Malah stok blangko masih cukup banyak. Bila blangko habis kita langsung order,” tegasnya. (kmb41)
Amankan Pemilu Libatkan Ratusan Personel TNI-Polri Apel Gelar Pasukan Pengamanan
Amlapura (Bali Post) Jelang pelaksanaan Pemilu yang digelar 17 April mendatang, Polres Karangasem dan Kodim Karangasem
bersinergi menggelar apel bersama. Gelar kekuatan pasukan dalam rangka pengamanan pelaksanaan Pemilu dilaksanakan di Lapangan
Tanah Aron, Jumat (22/3) kemarin. Kapolres Karangasem AKBP I Gusti Ngurah Agung Ade Panji Anom mengata-
Bali Post/kmb41
APEL GELAR PASUKAN - Polres Karangasem bersama Kodim 1623 Karangasem saat melaksanakan apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu Tahun 2019, Jumat (22/3) kemarin.
kan, apel persiapan yang digelar itu untuk mengukur kekuatan dan mengecek penempatan personel. Selain itu juga Kendaraan Dinas jajaran Polres Karangasem yang akan melaksanakan tugas pengamanan pemilihan umum tanggal 17 April tahun 2019. Untuk pengamanan Pemilu dengan skema dilaksanakan di 1.706 TPS, kepolisian nanti melibatkan 623 personel Polres. Rencananya, BKO sebanyak 300 personel dari Polda Bali. Selain itu, ada juga tambahan pasukan Dalmas 66 personel serta 33 personel dari Satuan Brimob Polda Bali. “Jumlah personel itu merupakan sinergitas kita dengan Kodim 1623 Karangasem,” ujarnya. Panji Anom menambah-
kan, giat pengamanan ini bertujuan menjaga situasi Kamtibmas wilayah di setiap TPS. Termasuk mengamankan kegiatan proses pemungutan suara nantinya. “Kita harap proses pemungutan suaranya berjalan lancar. Sehingga tidak ada permasalahan yang dihadapi di lapangan,” jelasnya. Dandim 1623 Karangasem Letkol Infantri Bima Santosa, menjelaskan personel dari TNI Kodim 1623 Karangasem siap mem-back-up giat pengamanan yang dilaksanakan di setiap wilayah. Pada apel itu, pihaknya melibatkan satu pleton anggotanya. “Kita siap membantu dan memperkuat personel menyukseskan pengamanan pemilu nanti,” kata Dandim 1623 Karangasem. (kmb41)
Kisah Warga Miskin Ni Wayan Coning dan Anaknya
Amlapura (Bali Post) Sejauh ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karangasem belum memenuhi kuota jumlah 1.706 pengawas TPS. Karena itu, Bawaslu Kabupaten kembali memperpanjang masa pendaftaran perekrutan anggota pengawas TPS menjelang hajatan politik Pemilu 2019 pada 17 April mendatang. Pendaftaran ini kembali diperpanjang sejak Kamis (21/3) sampai Minggu (24/3) nanti. Ketua Bawaslu Karangasem I Putu Gede Sustrawan, Jumat (22/3) kemarin mengungkapkan, pendaftaran untuk pelamar anggota Pengawas Pemilu itu telah dilakukan sebelumnya. Perekrutan itu kembali diperpanjang lantaran anggota Pengawas TPS-nya masih kurang. Perekrutan anggota pengawas itu disesuaikan dengan jumlah TPS yang tersebar di seluruh kecamatan di Karangasem. “Sekarang sudah banyak yang mendaftar. Tetapi m a s i h kurang d a r i jumlah yang kita perlukan
yakni 1.706 anggota TPS. Di setiap TPS ditempatkan satu pengawas. Bila sampai batas waktu yang ditentukan masih belum bisa memenuhi kuota jumlah tersebut, kemungkinan masa pandaftaran bisa diperpanjang lagi,” ujarnya. Suastrawan mengatakan, syarat peserta yang bisa mendaftar itu sebetulnya mudah. Di antaranya berusia minimal 25 tahun. Sedangkan pendidikannya minimal SMA/SMK. Jenis kelamin yang mendaftar itu bebas laki-laki maupun perempuan. “Syarat itu sesuai UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Kami mengimbau kepada warga yang umurnya 25 tahun atau lulusan SMA/SMK bisa ikut mendaftar menjadi pengawas,’’ ujarnya. Siapa pun masyarakat yang hendak mendaftar dipersilakan. Bahkan bisa mendaftar dengan mengajak saudara-saudaranya. ‘’Pendaftaran dilakukan di kantor Panwascam yang ada di masing-masing kecamatan,” tegas Sustrawan. (kmb41)
I Putu Gede Sustrawan
Bali Post/kmb41
Pantau Aktivitas Gunung Agung PVMBG Pasang 50 Alat Canggih Amlapura (Bali Post) Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memasang 50 alat canggih di Gunung Agung. Pemasangan alat itu guna memantau perkembangan aktivitas gunung tertinggi di Bali itu. Hal itu diungkapkan Kasubbid Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur, Devy Kamil Syahbana, di Karangasem saat sosialisasi kebencanaan di Aula DPRD Karangasem, Jumat (22/3) kemarin. Devy Syahbana mengatakan, pemasangan 50 alat itu untuk lebih memudahkan pemantauan perkembangan aktivitas Gunung Agung. Pasalnya, sampai saat ini aktivitas Gunung Agung itu masih fluktuatif. Karena secara ilmiah gunung tertinggi di Bali itu masih menyimpan potensi erupsi. “Alat pemantau ini kita pasang di lereng Gunung Agung. Sehingga perkembangan Gunung Agung bisa kita ketahui dari pos pengamatan gunung di Desa Rendang,” ujarnya. Pascapenanganan kebencanaan Gunung Agung, In-
donesia mendapatkan penghargaan di dunia. Pasalnya, penanganan kebencanaan di Indonesia lebih baik dibanding negara-negara lain yang ada di dunia. “Ini merupakan penghargaan buat kita semua. Dengan penghargaan ini, penanganan kebencanaan yang kita lakukan ke depannya bisa lebih baik lagi,” katanya. Dalam penanganan kebencanaan khususnya erupsi Gunung Agung, pihaknya punya strategi mitigasi bencana yakni melakukan monitoring, pemetaan wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB), melalukan sosialisasi dampak bahaya erupsi dan tanggap darurat. Upaya itu dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang mitigasi kebencanaan. “Pemberian mitigasi kebencanaan itu sangat penting. Dengan adanya sosialisasi mitigasi kebencanaan ini, masyarakat tahu apa yang dilakukan ketika ada bencana erupsi Gunung Agung itu,” jelas Devy. (kmb41)
Tak Bisa Jalan, Tidur di Lantai, Andalkan Bantuan Kerabat Jumlah warga miskin di Karangasem yang hidupnya memprihatinkan masih cukup banyak. Contohnya, warga miskin Ni Wayan Coning (84) bersama anaknya. Kehidupan wanita lanjut usia asal Dusun Temega Sukra, Kelurahan Padang Kerta itu cukup menderita. Bukan saja lantaran terkendala usianya yang sudah sepuh. Coning juga sudah tidak bisa berjalan. Ia hanya bisa terbaring lemah beralaskan tikar di lantai. Sekarang ini, Coning hanya dirawat anaknya I Wayan Merta Coning karena adiknya Ni Ketut Rai, baru empat hari lalu meninggal dunia. Keluarga ini memang hidupnya sangat susah. Jadi, kepada siapa pun yang mau berderma agar memprioritaskan membantu keluarga kecil yang tidak berdaya ini. KEPALA Lingkungan Temega Sukra, I Gede Mertha, mengungkapkan Ni Wayan Coning ini sebelumnya tinggal bertiga yakni bersama adiknya Ni Ketut Rai yang kini sudah meninggal dunia empat hari lalu. Sekarang, t i ng g a l C o ni ng b e rsa m a anaknya yang umurnya juga sudah tua. “Jenazah Ni Ketut Rai masih belum diprosesi karena Upacara Panca Wali Krama. Jenazahnya masih
dititipkan di RSUD Karangasem,” ujarnya. Mertha menambahkan, kalau Coning ini memang sudah masuk daftar warga miskin di Kelurahan Temega Sukra. Bahkan dari sekian KK, Coning ini masuk daftar KK miskin pertama. Selama ini, Coning memang telah mendapatkan perhatian dari pemerintah. Pasalnya, ketiganya dapat Kartu Perlindungan Sosial, Kartu keluarga
Sejahtera, KIS. Termasuk bantuan rehab rumah pada 2014 lalu. Hanya, sejak tahun 2019 ini, Coning belum mendapatkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). “Saya sudah daftarkan nama Coning supaya dapat bantuan BPNT itu. Namanya saya serahkan berdasarkan hasil muskel. Malah laporan nama itu sudah saya sampaikan November dan Desember lalu. Hanya, saat ini, Coning belum dapat BPNT,’’ terangnya. Coning belum dapat bantuan BPNT ini, karena data yang diserahkan ke pusat belum sinkron. Pihaknya berharap pemerintah bisa memperjuangkan Coning supaya bisa mendapatkan BPNT ini. Karena sebelumnya, Coning rutin mendapatkan bantuan rastra setiap bulannya. Untuk memenuhi segala keperluan tiap harinya, kata Mertha, Coning dan anaknya hanya mengandalkan bantuan dari kerabat terdekat selain juga tetangga. Keduanya tak bekerja sama sekali. Terlebih lagi, Coning tidak bisa berjalan karena sudah tua. “Jika warga mau menyalurkan bantuan, agar me-
nyalurkan kepada keluarga Coning,” harap Mertha. Sementara anak Coning, I Wayan Merta Coning, mengatakan kalau ibunya selama ini tidur di lantai beralaskan tikar. Karena, ibunya tidak mau tidur di atas. Kata dia ibunya sudah lama tidak bisa berjalan karena sudah lanjut usia. “Sekarang kondisi ibu sudah lumayan lebih baik. Sebelumnya kesehatannya kurang bagus. Namun, hanya bisa duduk saja,” katanya. Mert a m ena m b a hka n, untuk makan sehari-hari, dirinya hanya mengandalkan bantuan dari kerabat, keponakan, dan tetangga. Dia juga menuturkan, di tanah miliknya ada rumah milik keponakannya yang lumayan besar. Hanya, sejak setahun lalu tidak diizinkan tinggal di rumah itu. “Sebelumnya, saya biasa tidur di sana. Sekarang kunci rumahnya dibawa keponakan. Jadi, kami akhirnya tidur di gubuk bersama ibu saya. Kalau di gubuk ini, saya lebih mudah membersihkan kotoran ibu. Selain juga mudah memandikannya,” jelas Merta Coning. (nan)
KLUNGKUNG
12
Sabtu Paing, 23 Maret 2019
Garda Tipikor Minta Realisasi Hibah Dihentikan Sementara Semarapura (Bali Post) Garda Tipikor Klungkung juga bersikap terhadap kekacauan realisasi hibah. Mereka menilai pencairan hibah di tengah hiruk-pikuk kegiatan politik amat rentan dipakai senjata politik menjelang pemilu pada 17 April mendatang. Karena itu, Garda Tipikor meminta eksekutif menghentikan sementara pencairannya hingga usai pemilu.
Made Raka Adnyana
Bali Post/kmb31
Ketua Garda Tipikor Klungkung Made Raka Adnyana, Jumat (22/3) kemarin, mengaku mengapresiasi kehati-hatian eksekutif dalam melakukan proses pencairan dan ketatnya proses monitoring. Sebab, belakangan kian sering adanya terungkap persoalan realiasasi hibah di lapangan. Dia malah curiga de-ngan
Hujan Lebat, Pohon Timpa Mobil Semarapura (Bali Post) Hujan lebat disertai angin kencang kembali merobohkan sejumlah pohon perindang di Jalur By-pass Prof. Ida Bagus Mantra, Klungkung, Jumat (22/3) sore kemarin. Nahas, pohon perindang tumbang menerjang sebuah mobil yang kebetulan melintas. Peristiwa tersebut persis terjadi di By-pass Prof. Ida Bagus Mantra, dekat dengan jalur menuju Pantai Watu Klotok. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Putu Widiada mengatakan, mobil yang dikendarai I Komang Mawarjana asal Desa Tumbu, Karangasem itu, awalnya melaju dari arah Karangasem menuju Denpasar. Sesampainya di lokasi, tiba-tiba bagian depan mobilnya DK 8201 SW dihantam pohon perindang yang tumbang. Seketika laju mobilnya terhenti. “Beruntung sopirnya
selamat,” kata Putu Widiada saat dihubungi, Jumat (22/3) sore kemarin. Petugas BPBD Klungkung segera bergegas ke lokasi melakukan penanganan. Memotong batangbatang pohon tersebut, lalu menyingkirkannya dari atas mobil. Proses penanganan itu juga dibantu warga sekitar, sehingga arus lalu lintas setempat bisa kembali normal. Sementara, kerusakan pada mobil tersebut juga tidak terlalu parah. Widiada menambahkan, belakangan pihaknya memang disibukkan dengan penanganan pohon tumbang. Sebelumnya penanganan serupa dilakukan di wilayah Yang Api Banjar Sangging Desa Akah. Penanganan langsung tuntas dilakukan dengan menerjunkan belasan petugas ke lokasi. Demikian juga penanganan serupa di Jalan Pantai Tegal Besar, Desa
Negari, Banjarangkan. Petugas BPBD Klungkung juga dengan sigap melakukan penanganan ke lokasi. Sementara dilaporkan tidak ada korban jiwa atau material dalam kejadian tersebut. Melihat situasi demikian, BPBD Klungkung mengimbau agar masyarakat selalu waspada. Apalagi kalau sedang terjadi hujan lebat disertai angin kencang di jalan, mesti waspada terhadap bahaya longsor dan pohon tumbang serta banjir bandang, akan selalu mengancam. Sehingga, saat berkendara harus benarbenar memperhatikan kondisi dan situasi sekitar. “Kami imbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Kalau ada pohon yang dekat dengan rumah, agar bisa dipangkas dulu, untuk menghindari kerugian yang lebih besar,” katanya. (kmb31)
ngototnya dewan mempersoalkan hibah ini. Dia menduga adanya kepanikan kalangan legislator, ketika persoalan hibah ini mencuat, yang diikuti adanya pengembalian dana hibah oleh sejumlah penerima. Menurutnya, kepanikan yang terjadi di internal lembaga dewan, menguatkan adanya dugaan hibah tersebut sebagai sen-
jata politik. Dia kembali mengingatkan lembaga dewan, untuk berhenti masuk terlalu jauh soal pencairan hibah. Adanya istilah “memfasilitasi”, padahal hibah itu adalah program bupati, dinilai sebagai penyebab situasi gaduh yang terjadi belakangan ini. Oleh karena itu, dia mendorong agar realisasi hibah dikem-
balikan ke rohnya, yakni kewenangan sepenuhnya kepada bupati. Tidak ada istilah titip-titipan. Lembaga dewan menurutnya harus kembali pada fungsi awal sebagai fungsi pengawasan. Dengan proses kajian dan verifikasi yang sepenuhnya oleh eksekutif, dia menilai ini bisa meminimalisir perbuatan melawan hukum. Sebagai sebuah sikap, dia menyatakan Garda Tipikor secara resmi akan bersurat kepada Bupati Klungkung untuk meminta menghentikan sementara proses pencairan hibah tahun 2019.
Sebab, dengan kewenangan ambigu, dalih “memfasilitasi”, Raka Adnyana menilai amat rentan motivasi pencairannya berubah menjadi motif senjata politik yang rentan menimbulkan persoalan baru. Dengan demikian, maka akan tercipta pemilu yang bersih dan bermartabat. “Suratnya juga akan kami tembuskan ke Bawaslu dan aparat penegak hukum,” tegasnya. Ia berharap kepada masyarakat agar memilih dengan hati nurani, agar lahir wakil rakyat yang bersih dan berintegritas. (kmb31)
Pemkab Klungkung Serap Tenaga Kerja Melalui Pola Padat Karya BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta membuka kegiatan Penyerapan Tenaga Kerja dengan Pola Padat Karya Pembuatan Badan Jalan dan Betonisasi di Banjar Sidayu Tojan, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Jumat (22/3) kemarin. Bupati Suwirta menyatakan kegiatan ini sebagai salah satu bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat. Langkah ini nantinya bermuara pada penurunan angka pengangguran. Proses pengerjaannya dilakukan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong. Cara demikian juga akan mampu mempercepat penuntasan pembangunan. Pemberdayaan masyarakat dengan pola ini diharapkan dapat memberdayakan potensi sumber daya manusia yang ada di Banjar Sidayu Tojan, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, aksesibilitas masyarakat dan peningkatkan perekonomian lokal serta pariwisata. “Penerapan konsep ini, dari, oleh, dan untuk kita. Ini sebagai percepatan pembangunan,” tegasnya. “Pembuatan jalan ini diharapkan dapat membuka akses-akses yang mempermudah penduduk melakukan aktivitas, mampu mendukung seluruh aktivitas masyarakat di bidang pertanian, peternakan, pariwisata dan kepentingan beryadnya.
Selain itu dengan pembuatan badan jalan baru akan membuka permukiman baru,” imbuh Bupati Suwirta. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung I Gede Kusumajaya menyatakan, keberadaan jalan itu tak hanya akan memperlancar mobilitas masyarakat. Namun juga akan tersedianya insfrastruktur sederhana untuk menunjang kegiatan sosial ekonomi. Pengerjaannya yang berlangsung dengan pola padat karya akan mam-
pu memberikan lapangan pekerjaan untuk masyarakat yang sifatnya sederhana. “Ini sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat pengangguran, setengah menganggur, dan masyarakat miskin dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal,” ujar Gede Kusumajaya. Pihaknya juga menjelaskan, pengerjaan proyek bidang infrastruktur ini melibatkan ratusan masyarakat. Upah yang diberikan pun bervariasi. Untuk pangayah Rp 80 ribu per hari dengan
8 jam kerja, tukang Rp 85 ribu per hari. Tukang empat orang dengan upah sebesar Rp 90 ribu dan ketua kelompok empat orang dengan upah Rp 90 ribu. “Pengerjaan ini berlangsung selama 20 hari, dimulai dari hari ini,” jelasnya. Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan menyerahkan alat kerja secara simbolis kepada 3 warga Banjar Sidayu Tojan serta melakukan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dibukanya padat karya. (ad665)
PADAT KARYA - Bupati saat membuka kegiatan Penyerapan Tenaga Kerja dengan Pola Padat Karya Pembuatan Badan Jalan dan Betonisasi di Banjar Sidayu Tojan, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Jumat (22/3) kemarin.
Polres Waspadai Indeks Kerawanan Pemilu Bali Post/kmb31
DITIMPA POHON - Kondisi mobil milik warga asal Desa Tumbu Karangasem ketika ditimpa pohon, Jumat kemarin.
Pemilihan Jegeg-Bagus Ditambah Kategori ”Entrepreneur” Semarapura (Bali Post) Bupati Klungkung Nyoman Suwirta meminta warna berbeda dalam pelaksanaan agenda rutin Pemilihan Jegeg Bagus Klungkung 2019. Bupati Suwirta ingin pemilihan tahun ini mengusung tema “Entrepreneur”, sebagai ruang membuka wawasan generasi muda dalam dunia usaha. Ini sebagai salah satu upaya pengembangan SDM generasi muda, di tengah keraguan masa depan generasi muda mendatang. Pelaksanaan Jegeg Bagus Klungkung 2019 akan dirangkaikan dengan event Festival Semarapura IV tahun 2019 pada 28 April nanti. Guna mematangkan persiapan tersebut, Bupati Suwirta memanggil para pengurus Pemilihan Jegeg Bagus Klungkung dan Dinas Pariwisata Klungkung ke ruang kerjanya, Jumat (22/3) kemarin. Dalam tema entrepreneur ini, Bupati Suwirta menegaskan Jegeg Bagus Entrepreneur yang terpilih nantinya akan mengikuti kegiatan program pengembangan SDM Pemkab Klungkung. Utamanya yang menyasar langsung generasi muda dalam mengubah pola pikir para anak muda dari KK
miskin untuk bangkit dan mencoba berusaha. Ini bisa disinergikan, berkolaborasi dengan Yowana Gema Santi di setiap desa. Dalam masa karantina, seluruh kontestan Jegeg Bagus akan dibekali ilmu entrepreneur oleh sejumlah motivator. Ide menambah kategori entrepreneur muncul didasarkan pada keadaan di lapangan bahwa banyak generasi muda yang tidak bekerja, padahal memiliki fisik yang sehat. Ini terkuak saat melakukan bedah desa, banyak ditemukan anak muda yang tidak memiliki motivasi untuk bekerja dan berusaha. Mereka lebih memilih menganggur dan menggantungkan hidupnya kepada orang tua dan pemerintah sebagai KK miskin. “Jangan hanya mengikuti proses pemilihan, namun harus terus berperan dalam setiap program pemkab. Demikian juga untuk para alumninya. Karena akan dapat menambah wawasan dan pengetahuan sebagai bekal ke ajang yang lebih tinggi,” ujar Bupati asal Nusa Ceningan ini. Salah seorang perwakilan panitia Jegeg Bagus Klungkung, Made Maha Dwija Santya, mengakui selama ini Jegeg Bagus
belum diberdayakan secara optimal. Setelah selesai pemilihan dan berlaga di tingkat provinsi, memang tidak ada dilibatkan apaapa oleh Dinas Pariwisata. Berkat dorongan dari Bupati Suwirta, pihaknya mengaku akan mengaktifkan organisasi Jegeg Bagus Klungkung untuk ikut aktif dalam sejumlah kagiatan pemkab. Dia menambahkan, pada pemilihan tahun ini, seluruh rangkaian pemilihan akan menitikberatkan pada sisi entrepreneurship. “Jegeg Bagus Klungkung tidak akan terpaku pada konsep pemilihan yang ada di provinsi. Jegeg Bagus akan fokus mengundang narasumber yang bisa menanamkan jiwa entrepreneurship pada peserta,” katanya. Selain itu, para kontestan akan diajak untuk menemui tokoh-tokoh Klungkung yang mewakili jiwa entrepreneurship. Dengan begitu para peserta tidak terpaku menerima ilmu di dalam ruangan saja. Tetapi juga bisa merasakan dengan seluruh indera mereka bagaimana ekosistem para entrepreneur itu terbangun, langsung dari orang yang bersangkutan. (kmb31)
Semarapura (Bali Post) Polres Klungkung terus mempersiapkan diri dalam melakukan pengamanan menjelang pemilu serentak 17 April mendatang. Selain personel, juga kesiapan seluruh fasilitas yang dibutuhkan saat bertugas. Dalam menjalankan pengamanan, ada sejumlah fokus khusus yang diinstruksikan dari Polri, yakni meningkatkan kewaspadaan terhadap hasil indeks kerawanan pemilu di setiap daerah yang dikeluarkan Bawaslu dan Polri. Ini terungkap dalam gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata Agung, di Mapolres Klungkung, Jumat (22/3) kemarin. Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana mengatakan, gelar
pasukan bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan pemilu tahun 2019 agar terselenggara dengan aman, lancar dan damai. Polres Klungkung sementara menyiapkan 541 personel, belum termasuk tambahan BKO dari Polda Bali. Bawaslu dan Polri telah mengeluarkan Indeks Kerawanan Pemilu, yang merupakan pemetaan terhadap segala bentuk kerawanan-kerawanan yang diprediksi akan timbul dalam penyelenggaraan pemilu di setiap daerah. Pemetaan tersebut meliputi segala bentuk ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang dimungkinkan akan menghambat
kelancaran penyelenggaraan pemilu serentak - Pilres Pileg DPR-RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan DPD-RI. “Pemetaan kerawanan ini, fokusnya meliputi sisi penyelenggaraan dan sisi keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, tidak hanya jajaran kepolisian, saya mengajak seluruh pihak terkait untuk segera mengenali, menemukan dan menetralisir serta mengatasi segala bentuk hambatan tersebut,” tegas Kapolres AKBP I Komang Sudana. Kapolres menegaskan Polri bersama jajaran TNI, selaku institusi yang bertanggung jawab langsung terhadap pengamanan jalannya pemilu serentak tahun 2019, apabila menemukan
adanya kerawanan dan hambatan tersebut, dapat mengambil suatu tindakan tegas. Tindakan yang dimaksud sesuai dengan prosedur tetap (protap) dan aturan hukum yang berlaku. Sehingga tidak ada toleransi sekecil apapun bagi pihakpihak yang akan mengganggu jalannya pemilu. Usai gelar pasukan, Kapolres AKBP Komang Sudana bersama unsur pimpinan daerah lainnya mengecek satu per satu kelengkapan personel. Mulai dari senjata, kendaraan dan data-data potensi kerawanan sebagai upaya antisipasi. Kapolres berharap, pemilu serentak ini dapat berjalan dengan lancar, sesuai dengan yang direncanakan pihak penyelenggara pemilu. (kmb31)
Bali Post/kmb31
PEMILU - Seluruh kelengkapan menjelang pengamanan pemilu serentak disiapkan di Mapolres Klungkung, Jumat (22/3) kemarin.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Paing, 23 Maret 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Dbthkn: IT/Digital Marketing Syrt:min.D2,paham Sosmed,SEM/ SEO. CV : official.balioffice@ gmail.com
B.BP.001.03.19.0000602
*Villa in Seminyak,Urgent Look for:FO,HK(English is a must) & Engineering Ph.081916765487,Jl Kayu Aya Gg.Kahyangan 17 Smnyk E: manager@thekumpivillas.com
B.BP.001.03.19.0000658
Cari 2 Kasir,3Waitress, 2 Admin fresh graduated / pengalaman WA : 082359514166 B.BP.154.03.19.0000654
Dbthkn:Pengacara/Legal Drafter Syrt:SH, bisa Bhs.Inggris,siap krja team. Gaji/Tunjangan. CV: aya@vlobali.com / 759722 B.BP.001.03.19.0000601
Dbthkn Sgr Admin:S1 Akuntansi, IPK 3.00,Pnglmn 2Th & Sales Horeca:SMU,SIM C,punya Motor, Pnglmn 2Th.CV ke Jl.Nangka Utara 273B,Koja,Denpasar atau hr.trimila@gmail.com Max. 24/3
Dcr waiter/ess, grill. Kirim sgr CV ke:Warung Subak 0361-410940
Dcr 2 Sopir (pria)min SMU, usia 20-30th Pny SIM B1,Penglm,disiplin Krm CV ke PT Liqtro Sanur Bali Jl.Ry Pel.Benoa Gg. Sinar Mutiara Indah T.0361-710971-73 087862332606,E.marketing@liqtr osanurbali.com
Dibthkan Quantity Surveyor u/ Kontraktor,Berpenglaman.Email: kadekon@gmail.com/0361-8476839
B.BP.004.03.19.0000646
B.BP.001.03.19.0000541
Dcr Admin Pria Min SMA/SMK Lam UD.Sinar Mulia Jl.Kartini 106-112 Dps Telp.226815-236895
B.BP.001.03.19.0000565
Dcr Adm online,Sopir B1, Teknisi. Gj+Bns+Kms+BPJS Lam PT.PMA Jl.Bedahulu XVII/7, Dps.
B.BP.821.03.19.0000575
SERVICE
BENGKEL LAS Free
B.BP.001.03.19.0000636
Dcri 2 tenaga serabutan wanita cuci setrika alamat Bungtomo Ubung Hub:081999744747
B.BP.001.03.19.0000638
B.BP.001.03.19.0000630
Dibthkn Krywn Bagian Adm Pria/ Wnt Min SMA Hub.085100894826
B.BP.001.03.19.0000659
Dibutuhkan 2 sopir serabutan untuk catring alamat Bungtomo Ubung Hub:081999744747
B.BP.001.03.19.0000639
Dibutuhkan PRT cewek u/ Rumah di Sanur SMS:08123877799
B.BP.004.03.19.0000599
Dicari Karyawan/wati u/Toko Keramik.Hubungi:081239079087 B.BP.001.03.19.0000637
BAHAN BANGUNAN
Dibutuhkan Segera Waiter/ss untuk Rumah Makan Piring Daun Jl.Pantai Berawa T.08197205553
B.BP.154.03.19.0000648
Dicari Sgr Therapis SPA Wanita Bersedia Ditmptkn di Canggu & Pnglmn diutmkn,Gaji&Bns Menrik Hub:081239621123(Masaji SPA)
B.BP.001.03.19.0000401
Dicari Staff Akunting S1/Akuntansi, bs Pajak, Bahasa Inggris Pengalaman 5Th.Lamaran Email ke corry@globaloneservice.com
B.BP.001.03.19.0000660
Dbthkan Sgr:(1)ACC Manager,S1 pengalaman Mgr 2th,(2)ACC Spv, S1,Lap Keuangan,(3)Staff Pajak E-SPT,Brevet A,B bawa Lamaran langsung ke Bintang Indonesia Timur, Jln.Cargo Permai No.200 atau Kirim ke bit.hrd@gmail.com
B.BP.004.03.19.0000651
DIJUAL MOBIL
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
DIJUAL RUMAH
DIJUAL MOBIL TOYOTA PROMOSI Diskon s/d 45 JUTA
AVANZA DP
30
JT-an Angsuran 3 Jt-an
INNOVA DP
50
JT-an Angsuran 5 Jt-an
Aksesoris & Hadiah langsung
HUBUNGI
SANTI
BIRO JASA
BIRO JASA
087888229156 089657803589 C.0000641-MBL
Dist Prodk Nestle/KAO Cr:Sales TO/Spv/TF,Sopir SIM A/B1,Admin MD,Tng Srbt/Gdg u/Dps,Ngr,Klk, Krgsem.Krm Jl.Ry Sempidi 2 Dps B.BP.001.03.19.0000430
Distributor Bth:1.Sales Man / Girl,Penghasilan 10Jt. 2.Adm Gudang. 3.Sopir SIM B1 Jl.Bedahulu 4 No.12 Dps Email:erfintricahyo@gmail.com B.BP.004.03.19.0000643
Gandhi School Membutuhkan Sopir/Driver,Memiliki SIM A & Disiplin Dalam Bekerja. Email CV ke:manager@gandhibali.org atau ayu@gandhibali.org atau Kirim ke Jl.Tukad Yeh Penet No.8A Renon Telp.(0361) 239744
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL MOBIL HONDA
DIJUAL TANAH
BU CRV 2.4’13 Pth LowKM/Pajero Exced’11Pth250Ng,081999927739
1,5A Jl.Glogr Carik,G.Kangguru No.2 sdh tmbk kllg.085101818655
SUZUKI
Tanah 20 Are di Buduk,Aspek Perum. Hubungi:081337141817
B.BP.001.03.19.0000647
Splash’13 AsDK matic silver istmw 0818-0561-3699 Ng 108 Jt B.BP.001.03.19.0000661
B.BP.154.03.19.0000653
B.BP.001.03.19.0000629
PROPERTY
TOYOTA
DIJUAL RUMAH
Toyota Yaris 1.5 A/T Thn’2014 Warna Putih Hub.085100416002
BUC Djl Rmh semi Villa Jimbaran dkt 4Season &Ayana LT.2Are,3KT 3KM,F.furnish,HP.08123812567
B.BP.001.03.19.0000566
B.BP.004.03.19.0000657
PROPERTY DIJUAL TANAH
Job Australi,Korea,Jpang, WA: 08563925015 FB:Kadek Kizuna Bali
Djl Tnh ex Pabrik Mnyk Klp ada Sengon 1000 Phn & Jati L.94are pinggir jln utama Dps Glmnk Ds.Tuwed Bali Hub 08776005521
B.BP.166.03.19.0000656
B.BP.159.03.19.0000642
B.BP.001.03.19.0000533
PROPERTY
Rumah Type 47/86 Jl Yeh Gangga Tabanan.Hrg Nego:081236815115
B.BP.001.03.19.0000628
KURSUS Les Privat PG,TK,SD,SMP,SMA, SBMPTN.Hub:081.246.211.379 B.BP.001.03.19.0000632
BANGLI
14
Sabtu Paing, 23 Maret 2019
Banyak Pindah ke OPD Lain
DLH Kekurangan Tenaga Kebersihan Bangli (Bali Post) -
Bali Post/kmb40
APEL - Apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan menghadapi Pemilu 2019 di Lapangan Kapten Mudita, Bangli, Jumat (22/3) kemarin.
Polres Mantapkan Kesiapan Pengamanan Pemilu Bangli (Bali Post) – Jelang Pemilu 2019, Polres Bangli memantapkan kesiapan pengamanannya dengan menggelar apel gelar pasukan Jumat (22/3) kemarin. Apel tersebut diikuti personel Polri, TNI, Dishub, Hansip, Pecalang, dan pramuka. Kegiatan apel diisi dengan pembacaan ikrar bersama pengamanan swakarsa oleh unsur komponen masyarakat. Apel yang digelar di Lapangan Kapten Mudita dipimpin Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo. Hadir dalam apel tersebut Bupati Bangli I Made Gianyar, Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto, unsur Forkompinda, Ketua KPU, Ketua Bawaslu dan Muspika Kabupaten Bangli. Adapun isi ikrar tersebut yakni sebagai mitra TNI-Polri, mendukung TNI-Polri dalam rangka menjaga keutuhan NKRI dan menjaga keamanan ketertiban masyarakat yang kondusif. Kedua, mendukung tugas-tugas TNI-Polri dalam memberantas hoax dan ujaran kebencian. Ketiga, mendukung tugas-tugas TNI-Polri dalam menyukseskan pemilu 2019 yang aman dan damai. Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo membacakan amanat Menko Polhukam menyampaikan bahwa pemilu serentak tahun 2019 merupakan pesta demokrasi Indonesia yang akan menjadi tonggak sejarah karena dilaksanakan
secara serentak, yakni 5 jenis pemilihan dalam waktu yang bersamaan. Sukses dan tidaknya perhelatan demokrasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Seluruh stakeholder maupun komponen-komponen masyarakat ataupun tokoh politik wajib hukumnya menunjukkan kinerja yang objek maupun transparan demi suksesnya keberlangsungan pemilu yang dilaksanakan secara langsung umum, bebas rahasia, jujur dan adil. Melihat konteks pelaksanaan pemilu tersebut sedapat mungkin masyarakat dapat berpikir bahwa ajang ini bukanlah untuk membenturkan satu pihak dengan pihak yang lain atau ajang konflik antara suku yang satu dengan suku yang lain. Apalagi pada tahapan pemilu serentak tahun 2019 ini muncul berbagai kerawanan seperti penyebaran berita bohong atau hoax dan meningkatnya politik identitas terutama melalui media sosial tentunya memiliki tujuan politis, yaitu dipakai sebagai alat untuk menyingkirkan lawan politik sehingga menyebabkan demokrasi menjadi tidak sehat dan merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. “Seperti yang kita ketahui bahwa Bawaslu dan Polri telah mengeluarkan indeks kerawanan pemilu yang
merupakan pemetaan terhadap perlawanan-perlawanan yang diprediksi akan timbul dalam penyelenggaraan pemilu di setiap daerah. Oleh karena itu kita mengajak seluruh stakeholder terkait untuk segera mengenali, menemukan dan menetralisir setelah mengatasi hambatan-hambatan tersebut,” kata AKBP Agus. Dikatakan juga bahwa TNIPolri selaku institusi yang bertanggung jawab langsung terhadap pengamanan jalannya pemilu serentak tahun 2019. Apabila menemukan adanya kerawanan dan hambatan tersebut harus dapat mengambil suatu tindakan tegas sesuai dengan prosedur tetap dan aturan hukum yang berlaku sehingga tidak ada toleransi sekecil apapun bagi pihak-pihak yang akan mengganggu jalannya pemilu serentak tahun 2019. Beberapa penekanan juga disampaikan dalam apel tersebut. Di antaranya, semua personel diminta memahami bahwa tugas pengamanan pemilu serentak tahun 2019 ini adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun sekaligus menjadi amal ibadah. Sinergitas antara unsur pemerintah TNI-Polri dan seluruh komponen masyarakat diminta agar tetap dijalin guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas. (kmb40)
Lelah Urus Anak Sakit, IRT Gantung Diri Bangli (Bali Post) – Ni Wayan Restini, ibu rumah tangga (IRT) asal Banjar Munduk Lampah, Desa Sukawana, Kintamani, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya. Diduga korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran kelelahan mengurus rumah tangga dan anaknya yang sakit. Kasus gantung diri itu terjadi pada Kamis (21/3). Sebelum ditemukan tewas, korban bersama seluruh keluarganya sempat sembahyang ke Pura Desa Sukawana sekitar pukul 07.00 Wita. Setelah selesai sembahyang, korban dan keluarganya pulang ke rumah. Selanjutnya suami dan kedua mertua korban kembali pergi untuk mencari pakan sapi. Sekitar pukul 11.30 Wita, suami korban, I Made Suardika, pulang ke rumah. Saat masuk ke dalam kamar, ia mendapati istrinya sudah
dalam keadaan tewas gantung diri. Suardika lantas memanggil orangtuanya untuk mmbantu menurunkan jenazah korban. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kasus gantung diri yang terjadi di Desa Sukawana. Menindaklanjuti laporan kasus tersebut, sejumlah personel Polsek Kintamani mendatangi rumah korban untuk melakukan olah TKP dan minta keterangan para saksi. Polisi juga melakukan identifikasi dan pemeriksaan luar terhadap jenazah bersama perawat Puskesmas Kintamani. “Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terkait kejahatan pada tubuh korban. Dalam pemeriksaan tersebut ditemukan bekas jerat pada leher, luka lebam pada leher, dan tanda-tanda umum kor-
ban meninggal akibat bunuh diri dengan cara gantung diri,” jelasnya. Untuk mengetahui motif korban nekat mengakhiri hidupnya, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi dan keluarga korban. Berdasarkan hasil keterangan, diketahui sebelum mengakhiri hidupnya, korban sering mengeluh kelelahan karena mengurus rumah tangga dan bayinya yang baru berumur satu tahun sakit cacar. “Berdasarkan hasil penanganan tersebut disimpulkan bahwa diduga kuat korban meninggal dunia murni akibat bunuh diri dengan cara gantung diri. Motifnya, diduga korban merasa kelelahan karena mengurus rumah tangga dan anaknya yang sakit sehingga kecewa dan akhirnya memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” terang Sulhadi. (kmb40)
Olahan Pangan IKM di Desa Tiga Dicek BPOM Bangli (Bali Post) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendatangi sejumlah tempat industri kecil dan menengah (IKM) olahan pangan di Desa Tiga, Susut, Jumat (22/3) kemarin. Petugas melakukan pengujian terhadap sejumlah produk olahan pangan yang dibuat para pelaku IKM di desa setempat.
Hasilnya, petugas tidak menemukan adanya produk olahan pangan yang mengandung bahan berbahaya. Kepala Disperidag Kabupaten Bangli Nengah Sudibya mengatakan, selama ini Desa Tiga menjadi sentra olahan pangan di Bangli. Adapun jenis olahan pangan yang dibuat pelaku IKM di desa setempat, yakni berupa jajan begina, jaja kukus dan jajanan lainnya yang dipakai
Bali Post/ist
IKM - Pembinaan yang dilaksanakan Disperindag dan BPOM di beberapa IKM di Desa Tiga, Susut, Jumat (22/3) kemarin.
untuk banten. Dikatakannya, kedatangan Disperindag bersama BPOM kemarin adalah untuk mengecek dan memastikan produk olahan para pelaku IKM terbebas dari bahan berbahaya dan beracun. Karena itu petugas melakukan pengujian terhadap sejumlah sampel produk olahan pangan yang dibuat. “Hasilnya semua negatif. Tidak ada yang mengandung bahan berbahaya seperti rodamin B maupun metanil yellow,” jelasnya. Meski tak ditemukan ada bahan berbahaya yang dipakai dalam kegiatan produksi olahan pangan, di sana petugas tetap memberikan pembinaan kepada para pelaku IKM. Mereka tetap diimbau untuk menghindari penggunaan zat yang berbahaya dan beracun bagi tubuh manusia. Termasuk memperhatikan sarana dan tempat produksinya agar tetap higienis. Sudibya mengatakan, kegiatan pembinaan seperti ini selama ini rutin dilaksanakannya bersama BPOM. Sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan pemantauan dan pengecekan terhadap produk olahan makanan yang dijual di pasar-pasar tradisional. (kmb40)
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli selama ini kekurangan tenaga kebersihan. Selain karena banyak yang sudah pensiun, kurangnya tenaga kebersihan di dinas tersebut juga karena banyak yang memilih pindah ke OPD lain. Hal itu diakui Kepala DLH Kabupaten Bangli Ida Ayu Yudi Sutha, Jumat (22/3) kemarin. Dikatakan Yudi Sutha, selama ini jumlah tenaga kebersihan yang dimilikinya sangat terbatas. Tenaga penyapu misalnya, dari jumlah ideal yang dibutuhkan sebanyak 150 orang, namun DLH hanya memiliki 112 orang. Demikian juga dengan tenaga sopir. Dari 25 orang sopir yang diperlukan, jumlah yang dimiliki sekarang hanya 19 orang. Untuk tenaga pengangkut, dari jumlah ideal dibutuhkan 92 orang, yang ada saat ini hanya 78 orang. Tenaga loudhoul di pasar, idealnya DLH butuh 10 orang namun yang dimiliki saat ini hanya 4 orang. Tenaga pertamanan (satgas) dari yang diperlukan
100 orang, yang dimiliki saat ini hanya 73 orang. Seluruh tenaga kebersihan tersebut ada yang berstatus PNS, PTT, dan kontrak. “Kekurangnya cukup banyak,” ungkapnya. Dijelaskannya, minimnya jumlah tenaga kebersihan di DLH selama ini disebabkan banyak yang pensiun setiap tahunnya dan meninggal. Tak hanya itu, Yudi Sutha juga mengungkapkan bahwa banyak dari tenaga kebersihannya yang memiliki pindah atau mutasi ke OPD lain. Hal inilah yang menyebabkan jumlah tenaga kebersihan di DLH semakin berkurang. “Setiap tahun selalu saja
ada yang pindah. Paling banyak pindah ke Satpol PP,” ungkapnya. Mengenai apa alasannya pindah, Yudi Sutha sendiri mengaku tidak tahu secara pasti. Namun ia menduga alasan pegawainya memilih pindah ke OPD lain karena ingin mencari suasana baru, agar tidak selalu berhubungan dengan sampah. “Itu sebenarnya hak mereka. Tapi yang saya sesalkan, kebanyakan yang minta pindah adalah tenaga lapangan, yang notabene sangat kami butuhkan. Kalau yang pindah pegawai yang di dalam, tidak menjadi persoalan,” ungkapnya. Untuk menyiasati
minimnya tenaga kebersihan di DLH, mantan Kabag Ortal ini mengaku terpaksa memberikan tugas tambahan kepada tenaga kebersihan yang ada. Tugas tambahan yang dimaksud yakni, mengambil pekerjaan di areal petugas yang kosong. “Selain itu, petugas kebersihan yang ikut di dalam truk, juga kita kurangi. Jika biasanya pada satu truk ada empat petugas, kini hanya kita isi dua hingga tiga petugas,” jelasnya. Dia menambahkan, untuk memenuhi kekurangan tenaga kebersihan di DLH, pihaknya sudah beberapa kali mengusulkan penambahan tenaga kebersihan baru. Namun tidak semua usulannya bisa terpenuhi. Di tahun 2019 ini pihaknya kembali mengusulkan tambahan tenaga kebersihan baru sebanyak 10 orang. (kmb40)
Bupati Made Gianyar Dampingi Tim Wasev PJO Tinjau Pelaksanaan TMMD Ke-104 KEGIATAN TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 di Desa Peninjoan, Tembuku, mendapat kunjungan dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) PJO TMMD, Kamis (21/3). Tampak hadir Bupati Bangli I Made Gianyar mendampingi tim wasev untuk meninjau langsung pelaksanaan TMMD yang telah berjalan selama kurang lebih tiga minggu terakhir. B up a t i Ma d e Gia ny a r dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada rombongan tim Wasev PJO TMMD ke-104 yang dipimpin Brigjen TNI Arif Susilo. Dikatakannya, TMMD di Desa Peninjoan merupakan TMMD ketiga kalinya di Kabupaten Bangli. Adapun sasaran dari kegiatan TMMD di Desa Peninjoan, salah satunya, yakni membangun akses jalan penghubung Banjar Penarukan dengan Banjar Tampuagan. Selama ini akses jalan itu sangat dibutuhkan warga untuk kegiatan pitra yadnya. “Dulu sangat sulit sekali warga lewat di sini. Sekarang sudah ada jalan bagus. Tentu dengan adanya jalan sekarang, tidak hanya masyarakat saja yang bahagia, para arwah orang yang meninggal pun bahagia,” kata Made Gianyar. Dia juga menyampaikan bahwa selama dirinya memimpin Kabupaten Bangli, jalan yang dibuka TNI dalam kegiatan TMMD, sudah mulus terhotmik. “Dulu jalan TMMD selalu mangkrak. Setelah dibuka,
ada hujan kemudian berlubang. Tidak bisa dilalui lagi, karena tidak dipadatkan,” ungkapnya. Karena tak ingin seperti itu, dalam pelaksanaan TMMD ke-104 kali ini, pihaknya berkomitmen agar jalan yang dibuka TNI secara bergotong royong dengan warga, tidak selesai sampai pemadatan saja, namun hingga teraspal dan ter-hotmix. Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto selaku Dansatgas TMMD ke-104 memaparkan terkait dasar dan latar belakang terlaksananya program TMMD ke-104 tahun 2019 di Desa Peninjoan kepada tim wasev. Disampaikan bahwa sasaran fisik TMMD, yakni berupa jalan baru sepanjang 1,5 km dengan lebar 5 meter d ib ua t a t a s usula n d a ri warga. Jalan tersebut sangat diperlukan untuk akses masyarakat yang akan dijadikan tempat kegiatan agama (ngaben/panganyutan) serta sebagai jalur alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat. Selain sasaran fisik pembuatan jalan baru, dalam TMMD ini juga dilaksanakan bedah rumah, pembuatan satu buah MCK serta sasaran non fisik berupa penyuluhan bersama instansi terkait. Pada kesempatan itu Ketua Tim Wasev PJO TMMD Brigjen TNI Arif Susilo mengatakan, atas nama Kepala Staf TNI-AD selaku PJO TMMD mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bangli jajaran Pemkab Ban-
gli, tokoh agama, masyarakat, dan seluruh komponen atas dukungannya terhadap program TMMD. Disampaikannya, maksud dari kedatangan Tim Wasev PJO dan staf adalah dalam rangka melaksanakan perintah Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa selaku penanggung jawab operasional TMMD, guna melihat secara langsung pelaksanaan TMMD di lapangan, sekaligus meminta saran atau masukan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan TMMD yang akan datang. TNI manunggal membangun desa telah berjalan selama 39 tahun, diawali pada tahun 1980 ketika pertama kali digagas oleh Jenderal
M. Jusuf, pada saat itu masih bernama ABRI Masuk Desa (AMD). Program AMD fokus pada pembangunan masyarakat di perdesaan. Desa dipilih sebagai objek pembangunan karena desa memiliki peran yang penting dalam pembangunan nasional, termasuk di dalamnya sebagian besar penduduk Indonesia tinggal di desa, sehingga desa merupakan pertahanan terakhir dalam pertahanan negara. Dalam perkembangannya AMD/TMMD menjangkau ke daerah-daerah terpelosok, daerah perbatasan, daerah kumuh, perkotaan maupun daerah yang dilanda bencana, daerah terpencil dan jauh. (ad663)
TMMD - Bupati Bangli I Made Gianyar mendampingi Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) PJO TMMD untuk meninjau langsung pelaksanaan TMMD di Desa Peninjoan, Tembuku, Kamis (21/3).
Sabtu Paing, 23 Maret 2019
Kualifikasi Piala Asia U-23
Bali Post/ist
TURNAMEN - Turnamen woodball di Stadion Ngurah Rai, Denpasar.
Atlet Woodball Pra-PON Dijaring di Klungkung
Denpasar (Bali Post) Turnamen Woodball Seri VI digelar di Lapangan Swecapura, Klungkung, mulai Sabtu (23/3) ini sampai Minggu (24/3) besok. Pengurus Indonesia Woodball Association (IWbA) Bali akan menjadikan kejuaraan ini ajang menjaring atlet Pra-PON. Sebanyak 18 atlet (9 putra dan 9 putri) akan direkrut untuk tim bayangan Pra-PON Bali. Mereka diseleksi dan diranking mulai April nanti untuk mendapatkan masing– masing lima pemain putra dan lima pemain putri. Ketua Harian IWbA Bali Maryoto Subekti di Denpasar, Jumat (22/3) kemarin, menjelaskan turnamen Woodball Bali Seri VI diikuti atlet dari seluruh Bali. Pengkab dan Pengkot IWbA masing–masing mengirim tiga atlet putra dan tiga atlet putri terbaik. “Jadi,
turnamen Woodball Bali ini benar– benar bergengsi, sebab hanya diikuti atlet berprestasi,” tuturnya. Menurutnya, atlet yang tampil adalah para juara di Kejurprov, Porprov, atlet yang ikut Kejurnas sampai yang berlaga pada turnamen internasional. Dengan demikian, atlet yang direkomendasikan kabupaten/ kota benar–benar berkualitas. Para atlet tim bayangan akan menjalani pemusatan latihan selama tiga bulan. Selama menghuni pemusatan latihan, atlet akan diuji ketahanan fisik, teknik, pola permainan dan kebugaran tubuhnya. ‘’Mereka terus dipantau serta diberlakukan promosi dan degradasi,” ujar Maryoto. Tim definitif bakal diterjunkan pada PraPON di Banten pada akhir Juli atau awal Agustus mendatang. (022)
Penuh Optimis ‘’Kita semuanya sebagai bangsa besar harus menatap ke depan dengan penuh optimis menuju negara kuat. Diperkirakan di tahun 2045, kita akan menjadi 4 besar negara dengan ekonomi terkuat di dunia,’’ jelasnya. Khusus bagi Bali, Jokowi berpesan agar tetap mempertahankan modal dasarnya yaitu budaya yang lokusnya berada di desa-desa pakraman/adat. Bali harus maju dengan tetap menjaga akar tradisi dan budaya. Sekaligus tidak pernah lelah mencintai tanah air Indonesia. Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya mengharapkan kehadiran Presiden dapat memberikan arahan, wejangan, dan tuntunan kepada masyarakat Bali dalam rangka menjalankan pembangunan berlandaskan Tri Hita Karana. Dalam hal ini didasari dengan nilai-nilai Sad Kertih berlatar kearifan lokal. Mengingat Bali memiliki adat istiadat yang sangat kuat, tradisi, seni dan budaya yang menjadi aset
masyarakat Pulau Dewata. Bahkan aset bangsa Indonesia yang harus terus dipelihara dengan sungguh-sungguh. ‘’Selama ini upaya untuk melestarikan adat istiadat, seni dan budaya sepenuhnya dijalankan oleh desa adat yang ada di Bali dengan cara swadaya,’’ ujarnya. Koster menyebut tantangan desa adat ke depan akan semakin dinamis di era global. Oleh karena itu, negara harus hadir berkontribusi dalam memelihara adat istiadat, seni, budaya serta kearifan lokal di Bali. Sejalan dengan kebijakan pengalokasian APBN untuk desa dan kelurahan, pihaknya memohon perhatian khusus Presiden kiranya berkenan untuk mempertimbangkan alokasi APBN untuk desa adat di Bali. ‘’Inilah yang menjadi modal kami di Bali, kami tidak punya tambang. Hanya itu modal kami yang telah memberi kontribusi, memberikan nama baik bagi Bali, sehingga Bali ini mempunyai nama yang terkenal di dunia dan menghasilkan devisa terbesar bagi negara melalui pariwisata,’’ jelasnya. (kmb32)
Rp 16 miliar Lebih lanjut dikatakan, program revitalisasi pasar ini dirasa sangat efektif dan mampu memberikan kemanfaatan ekonomi yang maksimal bagi masyarakat. Hal ini dapat dilihat pada keberhasilan revitalisasi pasar rakyat yang dilaksanakan di beberapa pasar di antaranya Pasar Agung yang semula hanya beromzet Rp 2,5 miliar per bulan setelah direvitalisasi mampu meraup omzet Rp 16 miliar dan Pasar Nyanggelan yang semula beromzet Rp 2 miliar setelah direvitalisasi mampu meraup omzet Rp 7 miliar per bulan. Rai Mantra menekankan, revitalisasi pasar ini tidak hanya terjadi peningkatan infrastruktur fisik dan omzet penjualan pedagang, hal ini secara tidak langsung memberikan transformasi perubahan perilaku untuk meningkatkan harkat dan martabat pedagang pasar. Di samping itu juga memberikan cerminan peradaban kota, dengan mewujudkan pasar rakyat yang bersih, segar dan terpercaya. ‘’Dengan revitalisasi pasar ini pola perilaku masyarakat terus bertransformasi dengan peningkatan kualitas SDM sebagai bukti kemajuan peradaban kota,’’ ujar Rai Mantra. Rai Mantra juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tentu membawa Pemkot Denpasar dan instansi terkait mampu meraih penghargaan
di berbagai bidang. Seperti halnya penghargaan Pasar SNI tahun 2017 dan tahun 2019 Tipe III dan IV. Pengelola Pasar Terbaik Nasional yakni Pasar Nyanggelan dan Pasar Poh Gading serta The Best Acctraction Trend Market se-Asia Tenggara yang diraih Pasar Sindu, Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan. ‘’Kami berterima kasih kepada semua pihak, utamanya pemerintah pusat yang senantiasa mendukung program ekonomi kerakyatan di Kota Denpasar, serta berharap partisipasi semua pihak untuk terus bersama-sama mengoptimalkan peran pasar rakyat. Mari jaga pasar kita,’’ terangnya. Untuk diketahui, Pasar Badung ini rampung dengan kapasitas enam lantai, terdiri dari dua basement dan empat lantai untuk los dan kios. Dalam basement 1 (dasar) nantinya bisa menampung sekitar 42 mobil, dan 23 mobil boks. Sedangkan pada basement 2, kapasitas parkir yang bisa ditampung sebanyak 82 mobil. Untuk lantai dasar gedung, pedagang disediakan sebanyak 48 unit los. Sementara lantai satu sebanyak 483 unit los, lantai dua sebanyak 254 unit los, dan 145 unit kios. Untuk lantai paling atas yakni lantai tiga disediakan 254 unit los dan 145 unit kios. Sehingga keseluruhan los berjumlah 1.450 unit ditambah jumlah kios sebanyak 290 unit dengan total keseluruhan los dan kios berjumlah 1.740 unit. (ad668)
Hanoi –
Tim Nasional Indonesia U-23 gagal mendulang poin pada penampilan pertamanya dalam laga Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Pasukan asuhan pelatih Indra Sjafri harus mengakui ketangguhan Thailand dengan skor 0-4 di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Jumat (22/3) malam kemarin. Gawang Indonesia yang dikawal Awan Setho Raharjo kebobolan pertama kali pada menit ke-21 oleh gol yang dibuat kapten Thailand Shinnapat Leeao. Kedudukan ini bertahan sampai turun minum. Babak kedua baru berjalan empat menit, pemain belakang Indonesia Racmat Irianto menjegal Supachai Chaided di kotak terlarang. Wasit memberikan penalti untuk Thailand yang langsung dieksekusi oleh Supachai. Setelah itu, jala Tim Garuda Muda kemasukan dua gol lagi. Gol ketiga lawan dihasilkan Supacho Sarachat dan gol keempat dibuat Supachai Chaided. Upaya keras Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan untuk memperkecil kekalahan tidak membuahkan hasil hingga laga usai. Kekalahan telak itu cukup menyulitkan langkah Indonesia untuk lolos ke putaran
10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Galeri Musik 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Ocydia Home Shopping 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngudasa Desa Ngusaba Nini (1) 12:30 Wita Bali Channel Tourist TV 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Folk Song 14:00 Wita Ocydia Home Shopping 14:30 Wita Yowana Magz Ni Kadek Shintia Dewi Juara Olimpiade SMAN 1 Banjarangkan 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Parameter
Hormati FIFA PSSI menghormati keputusan FIFA terkait status Ezra Walian. Pemain berusia 22 tahun ini tidak bisa tampil pada ajang kualifikasi Piala AFC U-23 di Vietnam karena sebelumnya pernah tercatat memperkuat Timnas Belanda pada kompetisi resmi UEFA. ‘’PSSI menghormati keputusan FIFA, namun kita masih
EGY - Penyerang Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri (merah) berupaya melewati pemain Thailand pada pertandingan perdana Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Jumat (22/3) kemarin. punya peluang untuk challenge terkait status Ezra,’’ kata Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dikutif dari situs PSSI. Dalam kasus Ezra di Piala AFC U-23, AFC mengetahui bahwa Ezra adalah pemain naturalisasi. Untuk itu, AFC meminta dokumen pendukung berupa sumpah kewarganegaraan, decree president dan sebagainya. PSSI mengirim dokumen tersebut tepat waktu. Setelah itu, AFC meminta agar PSSI
Hazard Nikmati Kemenangan Belgia
Paris – Eden Hazard membawa Belgia memulai kampanye kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan dua gol dalam kemenangan 3-1 atas Rusia, sedangkan Belanda yang diinspirasi Memphis Depay mencukur Belarusia 4-0, Jumat (22/3) dini hari kemarin. Kapten Belgia itu mencetak dua gol bagi tim asuhan Roberto Martinez dalam pertandingan pembuka Grup I di Stadion Raja Baudouin, Brussels. Youri Tielemans mengantarkan Belgia unggul pada menit ke-14, tetapi kesalahan kiper Thibaut Courtois memberi Rusia gol penyeimbang yang dihasilkan Denis Cheryshev. Hazard mengembalikan keunggulan Belgia sebelum babak pertama usai dari titik penalti menyusul pelanggaran yang dilakukan Yuri Zhirkov. Gelandang milik Chelsea yang diinginkan Real Madrid itu memastikan tiga poin Belgia dua menit menjelang laga berakhir. Setelah itu, bintang Rusia Aleksandr Golovin dikeluarkan dari lapangan atas pelanggarannya. “Saya menikmati diri saya sendiri malam ini. Saya sangat menikmati kemenangan ini, di mana saya mencetak dua gol. Setelah pertandingan terakhir kami melawan Swiss (kalah 2-5), kami harus merespons di depan para penggemar kami sendiri,” ujar Hazard. Di Rotterdam, Memphis Depay menempatkan Belanda unggul dalam waktu 60 detik atas Belarusia dalam laga Grup C. Penyerang Lyon itu membantu Georginio Wijnaldum mencetak gol kedua
Dalam laga Grup C lainnya, Irlandia Utara mengalahkan Estonia 2-0 berkat gol Niall McGinn dan Steven Davis. “Sulit memilih antara gol dan assist. Gol pertama bagus karena itu adalah bagian luar kaki saya, tetapi saya juga menikmati film yang mengatur gol kedua,” kata Depay. Kroasia yang tidak meyakinkan menang 2-1 atas Azerbaijan di Zagreb dalam pertandingan Grup E. Runnerup Piala Dunia 2018 itu tertinggal lebih dulu oleh gol Rami Sheydaev untuk Azebaijan pada menit ke-19. Kroasia membalas melalui gol Borna Barisic dan Andrej Kramaric. (afp/kmb)
pada menit ke21. Depay menyarangkan gol kedua dati titik penalti akibat pelanggaran oleh Mikhail Sivakov. Ia kemudian memberikan umpan silang untuk kapten Virgil van Dijk yang membuat gol keempat Belanda.
Terima Aspirasi
Ia pun mencontohkan soal jabatan Haris Hasanuddin sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur. Soal rekomendasi Haris, Rommy pun mengaku menerima aspirasi dari Kiai Asep Saifuddin Halim. ‘’Memang dari awal saya menerima aspirasi itu dari ulama seorang kiai, Kiai Asep Saifuddin Halim yang dia adalah seorang pimpinan ponpes besar di sana,’’ kata Rommy. Kemudian, ia juga mengaku mendengarkan as-
Sabtu, 23 Maret 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih (4) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar Zumba BHA 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Kartun Aranyaka Parwa (3) 09:30 Wita Belajar Menggambar Membuat Balon Udara
final Piala U-23 2002 yang akan digelar di Thailand awal tahun depan. Sebab, Tim Garuda Muda masih menghadapi tuan rumah Vietnam pada laga kedua Minggu (24/3) nanti. Duel ini boleh disebut sebagai penentu nasib Tim Merah Putih. Kalau kalah otomatis Timnas U-23 tersingkir dari persaingan meskipun menang atas Brunei Darussalam pada 26 Maret mendatang.
16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Dunai Kita 16:30 Wita Folk Song 17:00 Wita DW TV 17:30 Wita Kartun Wirata Parwa (1) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam Bali Kumara 6 21:00 Wita Classic Bali TV 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Denkayu (Madri Pralaya) (4) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping
pirasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. ‘’Kemudian Ibu Khofifah Indar Parawansa, beliau gubernur terpilih yang jelas-jelas mengatakan, ‘Mas Rommy, percayalah dengan Haris karena Haris ini orang
yang pekerjaannya bagus.’ Sebagai gubernur terpilih pada waktu itu beliau mengatakan ‘kalau Mas Haris saya sudah kenal kinerjanya, sehingga ke depan sinergi dengan pemprov itu lebih baik’,’’ ujar Rommy pula.(ant)
mengirimkan surat dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) yang mengklarifikasi bahwa Ezra belum pernah bermain di Timnas Belanda. KNVB merespons yang di dalamnya ternyata mencantumkan bahwa Ezra memperkuat Timnas Belanda U-17 pada Piala Eropa 2013. Atas dasar tersebut maka diketahui bahwa Ezra sebelumnya pernah bermain di timnas pada kompetisi resmi sebelum
mengajukan naturalisasi. Terkait dengan ini, AFC meminta PSSI untuk mendapat persetujuan dari FIFA. PSSI pun telah mengirimkan dokumen yang dibutuhkan oleh FIFA. Setelah di-review, FIFA tetap pada peraturannya bahwa Ezra tidak dapat berpindah asosiasi karena pernah bermain di kompetisi resmi sebelum naturalisasi. Pada SEA Games 2017 lalu. (kmb)
Pemain Bali United Pulihkan Kondisi Fisik Mangupura (Bali Post) – Para pemain Bali United tidak menjalani sesi latihan rutin pada Kamis (21/3) dan Jumat (22/3) kemarin. Ternyata mereka diliburkan oleh tim pelatih Serdadu Tridatu. Terkait hal tersebut, pelatih kepala Stefano Cugurra memberikan penjelasannya. “Ya, tim kami berikan waktu libur dua hari setelah kami berada 15 hari di Bekasi dan setelah itu menjalani dua kali uji coba di Bali. Kami dari tim pelatih berharap waktu libur dua hari ini bisa memulihkan kondisi fisik para pemain yang telah berjuang bersama,” ujarnya dikutif dari situs Bali United. Menurut pelatih yang akrab disapa Teco itu, skuad Serdadu Tridatu kembali menjalani sesi latihan pada Sabtu (23/3) sore ini di Lapan-
gan Tri Sakti, Legian. “Hari Sabtu sore, kami mulai lagi sesi latihan. Setelah libur dua kami para pemain harus kerja keras lagi,” katanya. Tim Serdadu Tridatu memang baru saja menjalani periode yang cukup padat sejak awal Maret 2019. Tiga laga penyisihan Grup B Piala Presiden 2019 dijalani dalam waktu dua pekan. Setelah itu, uji coba kontra Timnas Indonesia U-23 dan Timnas Indonesia Senior pada Minggu (17/3) dan Rabu (20/3) lalu. Waktu libur dua hari ini dimanfaatkan bek kiri Michael Orah untuk melakukan berbagai kegiatan positif. Ia tidak pulang ke kampung halamannya di Manado. “Libur hari pertama saya manfaatkan untuk berkunjung ke rumah teman orang Manado yang kebetulan tinggal di Bali. Saya juga pergi ke pantai untuk sekadar refreshing. Pada hari kedua libur saya lebih banyak menghabiskan waktu di tempat gym agar kondisi fisik tetap terjaga,” ungkap Orah. (kmb)
uara
VVV
VVV VV
VVV VV VV VVV V VV
VV VVV VVVVV VVVV
H
IN
B
rful esia
SKandidat
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Sabtu Paing, 23 MAret 2019
VV V VV V VVV
i
balipost http://facebook.com/balipost
VVVV VV V VVVV VVVVV VV V VVVVVVVVVV VVVVVVV VVVVVVV VVV
EK
AT UN
GGAL IKA
sur
at s uar a
Sampah Plastik Ancam Kelestarian Biota Laut
SAMPAH plastik menjadi masalah besar bila tidak ditangani dengan baik. Keberadaan sampah plastik bukan saja berdampak pada lingkungan semata, namun juga kesehatan
VVV
VVV VVVVVV VV
VVV VVVVVVV
VVVV VVVV VVV
V V V V VV VV VVVVVV VV VV VV VV VV VVVVV VVVVV VVVVVVVV V VVV VVVVVVVV V
BH
INE
KA KA TUNGGAL I
Oka Gunastawa: ’’Sing NasDem, Sing Keren’’
Jalan Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat
’’Sing NasDem, Sing Keren”. Begitulah tagline NasDem di Bali yang dipimpin oleh Ida Bagus Oka Gunastawa. Tagline ini ia kampanyekan dengan maksud, ‘’Jika Bukan Partai NasDem, Maka Tidak Keren’’. Ditemui belum lama ini, Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali Ida Bagus Oka Gunastawa membeberkan alasannya mengampanyekan tagline tersebut. Ia beralasan, tagline ini bukan untuk menepuk dada, namun merupakan motor penggerak untuk berlomba memberikan yang terbaik pada masyarakat. Dengan tagline ini diharapkan dapat menggerakkan partai lain untuk ikut menjadi keren seperti NasDem. ‘’Sebab, apabila semua partai keren, maka rakyat dipastikan sejahtera,’’ ujarnya. Oka Gunastawa, Caleg dari Partai NasDem nomor urut 1, ini terus menggaungkan tagline ini ke seluruh wilayah di Bali termasuk kepada caleg–caleg kabupaten/kota di Bali, agar semua caleg memiliki visi-misi yang sama. Ia bangga mengggunakan tagline tersebut karena mengacu pada fakta perjalanan Partai NasDem selama ini yang memang keren. Beberapa bukti yang cukup menguatkan Partai NasDem memang keren adalah dalam kurun waktu 7 tahun, Partai NasDem berhasil merangkul 200 kepala daerah di seluruh wilayah Indonesia. ‘’Bahkan banyak kepala daerah terpilih yang sebelumnya di partai lain atau belum berpartai, memilih untuk bergabung dengan Partai NasDem,’’ ungk a p President Junior Chamber International (JCI) Bali tahun 2005 ini. Hal yang paling keren dari Partai NasDem adalah sikap politik tanpa mahar. Politik
tanpa mahar sendiri bukan isapan jempol, bukan pula bualan tanpa bukti. Sejumlah politisi merasakan bagaimana praktik politik tanpa mahar ini dijalankan NasDem. Partai besutan Surya Paloh itu memang seakan ‘’melawan arus’’ di tengah hirukpikuk politik Indonesia. Tetapi itulah NasDem. Tekadnya hanya satu, mengubah watak koruptif pemimpin yang diawali sejak dia berproses. Menurut Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali Ida Bagus Oka Gunastawa, politik tanpa mahar merupakan pengejawantahan ‘’restorasi Indonesia’’. ‘’Kami ingin menawarkan bagaimana pelaksanaan pileg dan pilpres berjalan demokratis, terbebas dari praktik KKN, pragmatisme, perilaku transaksional dan lainnya,’’ kata Oka Gunastawa. Aplikasi konkret sikap antikorupsi tersebut dibuktikan dengan bersikap tegas dalam merespons kader yang terjerat kasus korupsi. Menurut Oka Gunastawa, kader yang diduga tersangkut kasus korupsi meskipun belum ada putusan hukum tetap hanya diberi waktu paling lama tiga jam. Pilihannya mengundurkan diri atau diberhentikan dari berbagai fungsi dalam partai. ‘’Inilah yang membedakan Partai NasDem. Silakan dicek, dan ini juga membuat kami bangga mengusung tagline ‘Sing NasDem Sing Keren’,’’ pungkas Ketua Komando Pemenangan Wilayah (Kopemwil) Jokowi-Ma’ruf Amin Partai NasDem Provinsi Bali. Masih banyak komitmen NasDem yang ia gemakan ke seluruh wilayah B a l i . (may)
Hotel, Villa dan Restoran
Pendidikan
Ukm
pada manusia. Mengingat, jutaan meter kubik sampah plastik mencemari laut. Kemudian sampah plastik ini akan dimakan oleh ikan yang ada di laut. Secara berantai, ikan yang telah memakan plastik tersebut menjadi menu bagi manusia. ‘’Memang dampaknya tidak sekarang, tetapi dalam jangka lama, kesehatan kita akan terganggu,’’ ujar kader PDI-Perjuangan Denpasar Utara Ir. Eko Supriadi. Eko Supriadi yang kini menduduki Ketua Komisi III DPRD Denpasar ini mengatakan, berdasarkan hasil survei yang dilakukan Kemenko Kemaritiman dengan Bank Dunia pada 2017 lalu menunjukkan terjadi kebocoran sampah plastik ke laut cukup besar. Dalam satu tahun tercatat 38 juta ton penambahan sampah. Dari jumlah itu sebanyak 17 juta ton per tahun sampah tidak terurus. Sebanyak 45 persen dari jumlah itu dibuang ke saluran, ke tanaman, dan dibakar. Parahnya lagi, 1,29 juta matrik ton sampah plastik mengalami kebocoran ke laut. Masalah perembesan sampah plastik ke laut ini membawa dampak negative pada sektor kesehatan umum dan pariwisata Indonesia. Terlebih, pariwisata di Indonesia termasuk Bali, lebih banyak bertumpu pada keindahan laut. Karena itu, berbagai upaya telah dilakukan untuk bisa mengurangi sampah plastik ke laut. Pemerintah Kota Denpasar juga telah mengambil tindakan untuk mengurangi polusi sampah plastik dengan mengeluarkan Perwali No. 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Sampah Plastik. Namun, Perwali ini diterjemahkan oleh para pedagang untuk tidak menyediakan kantong plastik bagi konsumen. Seharusnya, para pedagang tetap menyediakan kantong belanja sebagai bentuk pelayanan kepada pelanggan. ‘’Kalau tidak kantong plastik, kan bisa disediakan kantong yang ramah lingkungan. Jadi pelanggan masih tetap bisa berbelanja dengan senang,’’ ujar politisi yang kini kembali maju bertarung pada pileg April 2019 mendatang. (ara)
Gung Putri Salami Presiden Jokowi Saat Sambut Pendukung dan Sempat ’’Selfie’’
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) tetap tampil merakyat dan penuh spontan meskipun dipadati kesibukan kenegaraan. Seperti saat tiba di Bali, Jumat (22/3) kemarin, Jokowi menyempatkan diri turun dari mobil saat melintas dari Bandara Ngurah Rai menuju lokasi acara di Denpasar. Jokowi pun sempat menyalami Ketua Semeton Jokowi I Gusti Agung Putri Astrid Kartika sambil tersenyum lebar. ‘’Beliau tidak mengatakan apa-apa, tapi dari ekspresi wajah beliau sangat gembira dengan sambutan ini,’’ tegasnya. Menurut politisi yang akrab disapa Gung Tri ini, meskipun menjabat presiden, Jokowi memang tidak pernah kehilangan watak aslinya yang jauh dari formalitas. ‘’Beliau pun suka dengan sambutan rakyat biasa yang spontan,’’ bebernya. Ratusan warga sebelumnya berkumpul di Jalan Raya
Kesehatan
Kuta. Mereka terdiri dari Semeton Jokowi dan massa dari pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tinggal Bali. Meski sempat menunggu selama hampir dua jam, mereka tetap semangat menabuh gamelan dan meneriakkan yel-yel dukungan untuk Jokowi. Saat Jokowi melintas dengan kawalan ketat Paspamres, awalnya dia hanya melambaikan tangan. Namun dia tiba-tiba berhenti dan keluar dari mobil untuk menyalami massa yag berebutan menyambutnya. Jokowi bahkan sempat melakukan selfie (swafoto) dengan latar belakang kerumunan massa. Adapun acara resmi Jokowi selama di Denpasar yakni sore hari meresmikan Pasar Badung di Pusat Kota Denpasar, dan pada malam harinya bertemu dengan tokoh masyarakat Bali di Art Centre, Taman Budaya, Denpasar. (kmb)
Kunjungan Presiden Jokowi
MENUNGGU - Sekitar 2.000 penari sabar menunggu kedatangan Presiden RI serangkaian Grand Opening Pasar Badung.
ANTUSIAS - Ribuan warga Denpasar antusias tumpah ruah di Jalan Gajah Mada menyambut kedatangan Presiden RI Jokowi. Mereka telah menunggu sejak pukul 15.00 Wita.
SAPA PEMANGKU -- Presiden RI Jokowi sempat menyapa para pemangku saat Grand Opening Pasar Badung.