Skip to main content

Edisi Sabtu 21 Desember 2019 | balipost.com

Page 1

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

12 HALAMAN

NOMOR 126 TAHUN KE 72

Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Sabtu kliwon, 21 DESEMBER 2019

Pengemban Pengamal Pancasila

Hutan Ditanami Pisang

Kementerian Pertanian membantu Rp10 miliar untuk pengembangan sejumlah komoditas hortikultura. Komoditas itu di antaranya bawang putih, manggis, cabai dan tanaman obat.

Pemkab Klungkung konsisten mengawal program Pemprov Bali memerangi sampah plastik. Gerakan Bali Resik Sampah Plastik, Jumat (20/12) kemarin dilakukan hingga wilayah Kepulauan Nusa Penida. Dari gerakan itu terkumpul 147 kg sampah plastik.

Hutan di wilayah Sombang memprihatinkan. Kawasan penyangga di hulu ini kini tidak asri lagi. Tanaman yang sudah tua dan besar dibabat. Kini hutan ditanami pohon pisang.

Dewan Pengawas KPK

Dari ’’Musuh’’ Koruptor hingga Hakim Gayus

Latar belakang profesi : anggota Polri Jabatan : Kapolda NTB (2017) Deputi Penindakan KPK (2018) Kapolda Sumatera Selatan (Juni 2019)

Nurul Gufron Wakil Ketua

Latar belakang profesi : Akademisi Jabatan : Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember

Tanda tanya publik tentang siapa yang akan duduk di Dewan Pengawas (Dewas) KPK, terjawab. Nama-nama yang dilantik merupakan pendekar hukum pada kasus korupsi. Sebut saja salah satunya Artidjo Alkostar, mantan hakim MA, yang dikenal sebagai ‘’musuh’’ para koruptor karena sangat keras dalam menjatuhkan sanksi bagi koruptor dalam keputusan kasasi.

Nawawi Pamolango Wakil Ketua Kekayaan : Rp 1.893.800.000

JEMBRANA | HAL. 11

KLUNGKUNG | HAL. 7

Irjen Pol. Firli Bajuri

Kekayaan : Rp 1.832.777.249

Latar belakang profesi : Hakim

A

Jabatan : Hakim Pengadilan Tinggi Denpasar

Alexander Marwata Wakil Ketua Kekayaan : Rp 3.968.145.287

Latar belakang profesi : Lama berkarier di BPK Jabatan : Hakim adhocTipikor Jakarta Komisioner KPK (2016-2019)

Lili Pintauli Siregar Wakil Ketua Kekayaan : Rp 781.000.000

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Kumpulkan Sampah Plastik

Pimpinan KPK 2019 - 2023

Kekayaan : Rp 18.226.424.386

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

Kembangkan Tanaman Manggis

TABANAN | HAL. 5

Ketua

balipost http://facebook.com/balipost

Latar belakang profesi : Advokat Jabatan : Komisioner LPSK dua periode

Penyelamatan Potensi Kerugian Negara Rp 63,8 Triliun

Soal Penyadapan

Dewas Berpatokan pada Wajar dan Bukti Cukup

Kepala Daerah Terjerat. 70 Kepala Daerah

ngelina Sondakh, mantan anggota DPR-RI dari Partai Demokrat, pernah merasakan kerasnya keputusan Artidjo. Hukuman Angelina dinaikkan dari hanya 4 tahun menjad 12 tahun penjara. Demikian pula dengan Anas Urbaningrum yang hukuman penjaranya ditambah dari 8 tahun menjadi 14 tahun. Selain Artidjo, ada mantan Ketua KPK Tumpak H Panggabean yang menggantikan Antasari Azhar. Antasari Azhar yang harus nonaktif dari jabatannya karena terlibat dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen pada tahun 2009. Kariernya sebagian besar dihabiskan sebagai jaksa. setelah tak menjabat sebagai Ketua KPK, Tumpak pernah menjabat Komisaris PT Pos Indonesia. Namanya dalam pemberantasan korupsi kembali muncul pada 2015, ketika dia ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai salah satu Tim Sembilan untuk menyelesaikan kisruh Polri-KPK saat itu. Jumlah OTT. Hal. 11 Mafia Pajak 87 Kali

ADA enam tugas Dewan Pengawas (Dewas) KPK sebagaimana diatur dalam Pasal 37 UU No. 19 Tahun 2019 tentang Perubahan UU KPK. Dari enam tugas tersebut, salah satunya memberikan persetujuan atau tidak atas penyadapan dan penggeledahan dan penyitaan. Hal. 11 Urusan Teknis

Harian Bisnis Bali Dampak Kemarau Panjang Walaupun saat ini sudah hujan, namun dampak musim kemarau yang berkepanjangan masih terasa. Ini menjadi pukulan berat bagi petani, khususnya di sektor pertanian padi. Sejumlah petani tak bisa mengolah tanahnya. Apa dampaknya? www.bisnisbali.com

Harian DENPOST Diharapkan Jadi Ikon Baru Dunia Kawasan Pelabuhan Benoa akan ditata dengan konsep masa depan. Tak salah kalau kawasan Dermaga Benoa bisa menjadi salah satu ikon terkemuka di Indonesia bahkan di dunia. www.denpostnews.com

Penguatan KPK agar Nyata Jakarta (Bali Post) – Dewan Pengawas (Dewas) KPK dapat menjadikan pemberantasan korupsi menjadi sistematis. Harapan itu disampaikan Presiden Jokowi seusai menyaksikan sumpah jabatan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK 2019-2023, Jumat (20/12) kemarin. Presiden pun mengaku tidak menargetkan capaian tertentu kepada pimpinan jilid V tersebut, karena lembaga KPK itu independen. ‘’Saya berharap sekali lagi penguatan KPK itu betul-betul nyata, pemberantasan korupsi bisa

sistematis, sehingga betulbetul memberikan dampak yang baik bagi ekonomi, bagi negara kita,’’ kata Presiden. Usai dilantik, lima anggota Dewan Pengawas dan lima Pimpinan KPK menandatangani pakta integritas. Sebelumnya mereka serempak membacakan pakta integritas tersebut. Pertama, bersedia mematuhi dan melaksanakan secara sungguh-sungguh ketentuan perundang-undangan dan kode etik pegawai KPK. Kedua, bersedia menghindari pertentangan kepentingan

dalam melaksanakan tugas. Ketiga, bersedia diproses sesuai ketentuan yang berlaku apabila selama kami bertugas di KPK ditemukan perbuatan melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku sebelum menjadi pegawai KPK. Keempat, apabila kami melanggar halhal yang telah kami nyatakan dalam pakta integritas ini kami bersedia dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi, dan sanksi pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-udangan yang berlaku. (ant)

Bupati Eka Terima Penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti kembali mendapatkan penghargaan. Kali ini diberikan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia berupa penghargaan Tanda Kehormatan Satya Lencana Kebaktian Sosial (SLKS). Penghargaan ini merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah karena berjasa dalam suatu bidang perikemanusiaan. Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Presiden Republik Indonesia K.H. Ma’ruf Amin kepada Bupati

Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti pada acara puncak Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2019 di halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (20/12) kemarin. Hadir pada kesempatan tersebut Ny. Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin, Menteri Sosial RI Juliari P Batubara beserta istri, beberapa anggota DPR-RI, Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor beserta istri, Gubernur Sulut Olly Dondokambey sebagai peneri-

ma Petaka untuk HKSN 2020, dan perwakilan pimpinan kepala daerah se-Indonesia. Wapres Ma’ruf Amin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara acara dan para penerima Tanda Kehormatan Satya Lencana Kebaktian Sosial (SLKS). Wapres Ma’ruf Amin menyebut ada dua persoalan bangsa yang menjadi perhatian serius pemerintah saat ini. Pertama, terkait masih tingginya sikap intoleransi di tengah-tengah masyarakat. Hal. 11 Sangat Disadari

’’Ini adalah bonus dari kinerja dan dukungan seluruh jajaran Pemkab dan seluruh masyarakat Tabanan.’’ Eka Wiryastuti Bupati Tabanan

BUPATI TABANAN - Wakil Presiden Republik Indonesia K.H. Ma’ruf Amin saat menyerahkan penghargaan Tanda Kehormatan Satya Lencana Kebaktian Sosial (SLKS) kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti pada acara Puncak Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2019.


Sabtu Kliwon, 21 Desember 2019

FIGUR

TERMINAL - Beberapa penumpang turun dari angkutan umum di Terminal Ubung, Denpasar, Jumat (20/12) kemarin.

Koleksi Museum MASYARAKAT Bali mestinya bangga mewarisi aneka koleksi biologika, historika, lukisan, dan filologika di Museum Bali. Museum yang kini berusia 87 tahun ini tercatat memiliki 14.542 koleksi. Akan tetapi yang terinventarisasi sekitar 12 ribu. Dari jumlah itu, baru 6 ribuan koleksi yang sudah dimutakhirkan dengan sistem digitalisasi berbasis web. “Karena pekerjaannya besar untuk pemutakhiran data ini, baru 6.000 yang bisa kita masukkan,” ungkap Kasi Koleksi UPTD Museum Bali, I Putu Sedana, Jumat (20/12) kemarin. Sedana mengaku masih terus menyempurnakan sistem digitalisasi untuk pemutakhiran data koleksi museum. Saat ini jenis-jenis koleksi Museum Bali baru bisa diakses secara offline pada komputer yang disediakan di museum. Untuk bisa online masih terkendala belum terdaftar di Kominfo. Tapi tahun depan masyarakat diharapkan sudah bisa mengakses secara online dari gawai masing-masing. Ini untuk memberikan gambaran koleksi yang ada di Museum Bali, sehingga masyarakat lebih tertarik untuk datang. “Sistem pemutakhiran data ini sesungguhnya sudah mencakup keseluruhan. Berapa koleksi yang disimpan di gudang, berapa yang dipamerkan, apa saja jenis-jenis koleksi di masingmasing gedung. Untuk tahu lebih detail atau butuh print out harus datang ke museum,” paparnya. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Wayan “Kun” Adnyana mengatakan digitalisasi merupakan bentuk pengelolaan koleksi sekaligus upaya pengamanan koleksi Museum Bali yang selama ini masih samar. Sebanyak 6.000-an dari total 14.542 koleksi yang sudah dimutakhirkan telah melalui penelitian dan pengkajian. Hal ini penting untuk mengetahui seberapa besar kekayaan budaya Bali. Terlebih pembangunan jati diri atau karakter krama Bali dalam Visi ‘‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ dilihat dari nilai-nilai yang terkandung pada objek kebudayaan tersebut. (rin)

Pengelolaan Balai Budaya Diserahkan ke Dinas Pariwisata

Denpasar (Bali Post) – Pembangunan Balai Budaya Denpasar sudah rampung. Bangunan yang berada di kawasan Taman Kota Lumintang ini segera akan dioperasikan. Saat ini Dinas Pariwisata ditugaskan untuk mengelola gedung dengan berbagai fungsi tersebut. Bukan saja untuk pertunjukan seni, juga dilengkapi berbagai fasilitas untuk pengunjung. Hal ini ditegaskan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat meninjau bangunan Balai Budaya yang akan diberi nama Alaya Dharma Negara ini, Jumat (20/12) kemarin. Sekda diterima Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Kunjungan ini juga dilakukan untuk mengecek kesiapan pelaksanaan upacara melaspas yang akan digelar, Kamis (26/12) mendatang. Rai Iswara mengatakan, secara fisik pembangunan Alaya Dharma Negara telah tuntas pengerjaan 100 persen pada 17 Desember lalu. Hal tersebut telah sesuai dengan dokumen kontrak yang dilaksanakan sebelumnya. Di mana waktu pengerjaan 210 hari, yakni tanggal 22 Mei 2019 hingga 17 Desember 2019. Sekda Rai Iswara didampingi Kabag Adbang Setda Kota Denpasar Gede Cipta Sudewa Atmaja dalam kesempatan tersebut mengatakan

bahwa pelaksanaan monev ini guna memastikan seluruh skup pekerjaan yang telah tertuang dalam dokumen kontrak. Sehingga tidak ada pekerjaan yang ditinggalkan, mengingat batas waktu telah selesai pada 17 Desember lalu, dan saat ini memasuki tahap perawatan hingga enam bulan ke depan. Selain itu, pelaksanaan kegiatan ini juga turut membahas segala persiapan pamelaspasan yang dijadwalkan 26 Desember, dan peresmian dijadwalkan 27 Desember mendatang. Sehingga beragam hal yang sudah dipersiapkan baik secara sekala dan niskala nantinya dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Denpasar Dezire Mulyani mengatakan pihaknya akan menggandeng Badan Kreatif untuk pemanfaatan gedung ini. Saat ini pihaknya sedang merancang apa saja yang akan bisa diisi di Balai Budaya ini. Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Kota Denpasar I Wayan Hendaryana mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan event peresmian Balai Budaya Alaya Dharma Negara ini. Kehadiran komunitas kreatif hingga pihak sekolah, serta universitas telah dipersiapkan untuk memperkenalkan Balai Budaya sebagai pusat kegiatan insan kreatif Denpasar. (kmb12)

Bali Post/eka

BALAI BUDAYA - Sekda Kota Denpasar bersama jajaran meninjau gedung Balai Budaya Denpasar, Jumat (20/12) kemarin.

Topik : PENGUATAN KPK AGAR NYATA

Angkutan Nataru Diprediksi Naik 5 Persen Denpasar (Bali Post) – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, jumlah penumpang yang akan menggunakan moda transportasi darat diprediksi naik 5 persen. Dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat, semua pengusaha oto (PO) bus AKAP diminta menyiapkan semua komponennya. Artinya, kesiapan armada serta pengemudinya harus siap melayani penumpang agar berjalan dengan baik. Hal ini ditegaskan Ketua Organda Bali Ketut Eddy Dharma Putra ditemui usai

apel gelar pasukan dan posko siaga di Terminal Ubung, Jumat (20/12) kemarin. Apel ini dilangsungkan Pemerintah Kota Denpasar yang melibatkan unsur TNI/Polri, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, Organda, serta instansi terkait lainnya, dipimpin Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara. Eddy Dharma Putra mengungkapkan pihaknya sudah siap dengan armada yang akan melayani penumpang saat Nataru ini. Bahkan pihaknya juga meminta kebijaksanaan agar selama masa Nataru ini bus AKAP bisa menaik-

kan penumpang di Terminal Ubung. Karena dipastikan jumlah penumpang yang akan naik dari Denpasar ke daerah tujuan akan cukup banyak. Di sisi lain, Sekda Rai Iswara mengatakan, sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Perhubungan, Pemerintah Kota/Kabupaten diharapkan untuk selalu siaga dalam melaksanakan tugas, terutama sekali dalam mengantisipasi permasalahan dalam peringatan hari raya nasional termasuk menghadapi hari raya Natal dan tahun baru. Untuk itu Pemkot Denpasar telah

Bali Post/eka

melaksanakan komunikasi koordinasi dengan instansi terkait termasuk stakeholders yang berkaitan dengan pengamanan untuk menjaga keamanan dan kelancaran jelang hari raya. Maka dari itu diadakanlah apel siaga ini yang merupakan salah satu amanat dalam menjalin koordinasi dan komunikasi untuk mengantisipasi terkait kepadatan arus lalu lintas di Kota Denpasar. Sementara itu, Kadis Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan mengatakan tim pasukan posko terpadu Natal dan Tahun Baru

merupakan sinergitas dari TNI/Polri, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, Organda, serta instansi terkait lainnya. Ini bertujuan untuk mewujudkan keselamatan, kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan, terutama kendaraan lintas antarprovinsi, baik pariwisata maupun reguler harus diantisipasi termasuk angkutan dalam provinsi yakni angkutan dalam kota. Sehingga semua kendaraan yang melintas di Kota Denpasar agar terjamin kelancaran dan keselamatannya. (kmb12)

bulan kurungan. Sebelum pada pembacaan kesimpulan dalam amar putusannya, majelis hakim mempertimbangkan sejumlah hal. Yang meringankan, terdakwa bersikap sopan, pernah menjabat Wakil Bupati Badung, pernah menjabat Wakil Gubernur Bali. Sedangkan yang memberatkan perbuatan terdakwa merugikan saksi korban Alim Markus. Atas putusan itu, terdakwa Sudikerta langsung menyatakan banding. Dengan membawa secarik kertas, dia menyatakan dengan sediri bahwa atas putusan itu pihaknya mengajukan upaya hukum banding. Bahkan usai sidang, Sudikerta yang tampak dikawal sejumlah kerabatnya langsung menuju ruangan panitera pidana administrasi di PN Denpasar untuk menyampaikan banding. Putusan itu sejatinya lebih rendah dari tuntutan jaksa. JPU I Ketut Sujaya dkk. sebelumnya menuntut supaya Sudikerta dihukum selama 15 tahun penjara, denda Rp 5 miliar, subsider enam bulan kurungan.

Sedangkan dalam sidang terpisah, Anak Agung Ngurah dihukum lebih rendah, yakni dihukum pidana selama enam tahun penjara oleh majelis hakim yang sama. Selain itu, Agung Ngurah juga dihukum membayar denda Rp 500 juta, subsider empat bulan kurungan. Sama dengan jalan dan langkah Sudikerta, Anak Agung Ngurah Agung juga langsung menemui panitera pidana dan langsung mendaftarkan banding. Terdakwa Sudikerta disebut majelis hakim melanggar Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan dakwaan kedua melanggar Pasal 3 UU RI No.8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU. Sedangkan Anak Agung Ngurah Agung Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan dakwaan kedua melanggar Pasal 5 UU RI No.8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU. (kmb37)

Dihukum 12 Tahun Sudikerta Banding

Denpasar (Bali Post) -

Mantan Wakil Gubernur Bali Drs. I Ketut Sudikerta terlihat lebih tenang daripada sidang sebelumnya. Dalam sidang putusan di PN Denpasar, Jumat (20/12) kemarin, Sudikerta dijatuhi hukuman 12 tahun penjara. Mantan Bupati Badung itu pun menyatakan banding. Majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi dengan hakim anggota Kony Hartanto dan Heriyanti menjelaskan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana,

yakni melakukan dan yang turut serta melakukan perbuatan dengan maksud menguntungkan diri sendiri, atau orang lain secara melawan hukum. Terdakwa juga terbukti

melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Oleh majelis hakim PN Denpasar, terdakwa kemudian dihukum dengan pidana penjara selama 12 tahun dan denda Rp 5 miliar, subsider empat

Bali Post/kmb37

SIDANG - Drs. Ketut Sudikerta dan Anak Agung Ngurah Agung saat mendengarkan putusan majelis hakim dalam sidang di PN Denpasar, Jumat kemarin.

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Fasilitasi Ruang Kreativitas Disabilitas

Ketua K3S Ny. I.A. Selly Mantra ’’Softlaunching’’ Rumah Bisabilitas PENYANDANG disabilitas di Kota Denpasar kini memiliki tempat ramah dan nyaman untuk berkreativitas. Rumah Bisabilitas secara resmi di-softlaunching oleh Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra, didampingi Ketua Dharmawanita Persatuan Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara, Jumat (20/12) kemarin. Softlaunching juga disaksikan Wali Kota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra serta Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara. Rumah Bisabilitas berada satu lokasi dengan Rumah Pintar di Jalan Kamboja Denpasar yang menyediakan fasilitas perpustakaan mini, kuliner, barbershop, hingga life music. Ny. Selly Mantra mengatakan Rumah Bisabilitas dibangun untuk memfasilitasi kreativitas disabilitas. Disabilitas jangan dipandang sebelah mata, meski dalam keterbatasan namun para disabilitas mampu ber-

kreativitas seperti layaknya orang normal. Ruang kreativitas dibutuhkan disabilitas untuk menunjukkan bakat, talenta dan keterampilan, serta sebagai tempat bersosialisasi bersama dalam satu Rumah Bisabilitas. Dalam Rumah Bisabilitas para disabilitas dapat melakukan kegiatan pelatihan-pelatihan dengan fasilitas di antaranya pelatihan melukis, desainer, bermain musik, hingga pelatihan bahasa isyarat bagi penyandang disabilitas tuli. Ny. Selly Mantra menjelaskan, K3S bersama Pemkot Denpasar memiliki kewajiban merangkul disabilitas untuk kreativitas dalam sebuah wadah atau tempat yang layak, nyaman, dan ramah bagi mereka dalam mencurahkan kreativitasnya. Disabilitas tunanetra mereka mampu bernyanyi dan bermain musik, ada juga yang menggeluti kreativitas kuliner dan merangkai bunga. Hal ini juga telah kami rangkul serta dapat dijumpai di

Rumah Bisabilitas. Di samping itu, para penyandang disabilitas tuli dapat dijumpai masyarakat di Rumah Bisabilitas yang memiliki usaha kuliner. ‘’Rumah Bisabilitas dari, untuk, dan oleh mereka dalam meningkatkan keterampilan, hingga ajang pertemuan bagi masyarakat umum, serta masyarakat umum bisa hadir di Rumah Bisabilitas yang nantinya dapat menikmati kuliner hingga mengikuti berbagai pelatihan. Program ke depan kami telah merancang kegiatan dan program bersama disabilitas meliputi pelatihan-pelatihan meningkatkan kreativitas mereka,’’ ujar Ny. Selly Mantra. Kadis Sosial Denpasar Made Mertajaya mengatakan, Rumah Bisabilitas secara resmi telah di-softlaunching Ketua K3S Denpasar yang memfasilitasi kreativitas disabilitas dari tunanetra, tunadaksa, dan disabilitas tuli. Berbagai kuliner dapat dinikmati masyarakat dalam Rumah Bisabilitas serta sambil ber-

SOFTLAUNCHING - Ketua K3S Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra bersama Ny. Kerti Rai Iswara melakukan ‘’softlaunching’’ Rumah Bisabilitas Denpasar yang disaksikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra serta Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Jumat (20/12) kemarin. santai dapat menikmati layanan barbershop dari disabilitas tuli. Sementara itu, Ita, salah satu disabilitas yang menggeluti hobi desainer, mengatakan diberikan fasilitas Rumah Bisabilitas ini dapat membantu kami untuk berkreativitas. ‘’Temanteman memiliki berbagai potensi dari disabilitas tuli melakukan aktivitas kuliner dan barbershop, serta teman disabilitas tunanetra

melakukan life music menghibur para pengunjung yang datang di Rumah Bisabilitas,’’ ujarnya sembari mengatakan, juga dilaksanakan berbagai pelatihan, seperti bahasa isyarat, serta saya juga memberikan pelatihan menggambar dan desain pakaian. ‘’Kami sangat berterima kasih kepada Pemkot Denpasar yang sangat peduli kepada para penyandang disabilitas di Kota Denpasar,’’ kata Ita. (ad531)


Sabtu Kliwon, 21 Desember 2019

Pemkab Badung Bersama BPJS Kesehatan Teken MoU Pengembangan dan Inovasi TI

Giri Prasta Harapkan Program di Bidang Kesehatan Badung Jadi ”Role Model” di Indonesia

MOU - Penandatanganan MoU Bupati Giri Prasta bersama Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Bali, NTT, dan NTB, I Made Puja Yasa, di Ruang Pertemuan Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung, Jumat (20/12) kemarin. BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta berkomitmen sejak awal untuk mendukung pemerintah pusat melalui program JKN-KIS. Di mana untuk meningkatkan pembangunan di bidang kesehatan, Pemkab Badung telah menjalankan Tri Kona (lahir, hidup, dan mati). Melahirkan di Badung, Pemkab memiliki program Administrasi

Kependudukan Satu Paket (Aku Sapa), biaya ditanggung sepenuhnya, mendapat akta kelahiran dan kartu identitas anak. Selama hidup, masyarakat berobat sepenuhnya ditanggung pemerintah, dan ditindaklanjuti pula dengan santunan penunggu pasien kelas III. ‘’Kami berikhtiar kelas III ini layanan dan fasilitasnya

harus kelas satu. Saat meninggal juga diberikan santunan kematian Rp10 juta, akta kematian dan perubahan KK. Totalitas dukungan kami di bidang kesehatan, kami harapkan sebagai role model di Indonesia,’’ tegas Bupati di sela-sela penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) tentang Pengembangan dan Inovasi di bidang Teknonologi

Pendapatan Pajak Hiburan Naik Drastis Mangupura (Bali Post) – Pendapatan Kabupaten Badung dari pajak hiburan naik drastis. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat mencatat, peningkatan pajak hiburan hingga Desember ini mencapai 33,07 persen atau mencapai Rp06.842.611.506,00 dari Rp80.288.902.447,10 pada Desember 2018. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung Made Sutama saat dikonfirmasi, Jumat (20/12) kemarin, mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari jerih payah jajarannya dalam meningkatkan pendapatan daerah. “Di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan akan mengalami perlambatan dibandingkan tahun 2018, sebagai akibat adanya perang dagang, capaian realisasi pajak daerah justru positif. Ini tidak terlepas dari kerja keras tim Bapenda,” ujarnya. Menurutnya, peningkatan pendapatan tidak hanya di sektor hiburan, namun juga seluruh potensi. Seperti pajak hotel, pajak restoran, pajak parkir, pajak reklame, pajak air tanah, Pajak Penerangan Jalan (PPJ), min-

eral bukan logam, PBB P2, kecuali BPHTB. “Realisasi dari sepuluh jenis pajak daerah yang dikelola secara keseluruhan telah mencapai Rp4.150.359.018.780,23. Apabila dibandingkan dengan realisasi pajak daerah pada tahun 2018 sebesar Rp3.872.911.783.138,22 mengalami peningkatan sebesar Rp277.447.235.642,01 atau dengan persentase 7,16 persen,” ungkapnya. Dikatakan, dari peningkatan realisasi pajak daerah ini bersumber dari seluruh jenis pajak, hanya realisasi Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang mengalami tren penurunan, apabila dibandingkan dengan realisasi pada 2018 sebesar -17,64 persen atau turun sebesar Rp87 miliar lebih. “Upaya ekstensifikasi dan intensifikasi pajak daerah, terbukti mampu mengoptimalkan penerimaan realisasi Pajak Daerah,” katanya. Lebih jauh diterangkan, upaya ekstensifikasi melalui pendataan Wajib Pajak baru oleh petugas maupun hasil kerja sama dengan aparatur desa sampai dengan November 2019 telah mencapai 2.058 Wajib Pajak

baru. Demikian pula, pemutakhiran dan perluasan basis data melalui sinkronisasi dan integrasi data dengan Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Pariwisata dan Satpol PP mampu mengoptimalkan potensi wajib pajak. “Penerapan tax clearance berupa syarat lunas pajak untuk pengurusan perizinan juga mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak,” jelasnya. Disebutkan, upaya intensifikasi dalam rangka mengoptimalkan potensi yang telah ada dilakukan dengan berbagai upaya. Seperti, penilaian individual objek pajak PBB, pemeriksaan wajib pajak dan penerapan sistem monitoring transaksi usaha pada wajib pajak. “Upaya penagihan piutang pajak terus dilakukan melalui pemasangan spanduk, penagihan secara aktif maupun penagihan secara paksa terhadap wajib pajak yang memiliki tunggakan piutang pajak, sampai dengan Nopember realisasi penagihan piutang pajak telah mencapai Rp190.859.696.681,95, melampaui capaian pada tahun 2018 sebesar Rp166.084.218.507,67,” pungkasnya. (kmb27)

Informasi (TI) untuk mendukung program JKN-KIS dengan Program Jaminan Kesehatan Krama Badung Sehat (KBS) antara BPJS Kesehatan dengan Pemerintah Kabupaten Badung. Penandatanganan dilakukan Bupati Giri Prasta bersama Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Bali, NTT, dan NTB, I Made Puja Yasa, di Ruang Pertemuan Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung, Jumat (20/12) kemarin. Bupati Giri Prasta menambahkan, mengenai TI di bidang kesehatan sesungguhnya Badung sudah start di tahun 2017. Karena pihaknya menginginkan di setiap kecamatan harus memiliki puskesmas 24 jam, termasuk UGD. Di tahun 2020 sudah dianggarkan setiap kecamatan diberikan mobil jenazah. Ke depan Bupati juga menginginkan Badung dapat mewujudkan health tourism di Bali, tentunya dengan komitmen membangun RSD Mangusada bekerja sama dengan RS Unud. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas

terlaksananya MoU dengan BPJS Kesehatan, berharap komunikasi dan sinergi selama ini dapat berjalan dengan baik. ‘’Kami sudah berkomitmen dengan BPJS ini, bahwa masyarakat Badung harus terlayani akan kesehatan,’’ terang Bupati Giri Prasta. Sementara itu, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Bali, NTT dan NTB, I Made Puja Yasa, didampingi Direksi Bidang Pengembangan Sistem Informasi Yudi Bastia atas nama BPJS Kesehatan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Badung beserta seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan kesehatan masyarakatnya. Menurutnya, MoU di bidang TI ini bertujuan mempercepat akses pelayanan serta mewujudkan hubungan kerja sama yang saling bersinergi guna meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung keberlangsungan program JKNKIS dengan KBS. Ruang lingkupnya seperti terkait medical record yang nantinya ter-input dalam skema BPJS

Kesehatan. Ada juga yang namanya e-dapen (daftar penduduk) yang didaftarkan pemerintah daerah. Selain itu, peningkatan penggunaan sistem informasi untuk penyediaan informasi yang berkualitas, terkini dan akurat. Data ini akan dibutuhkan pemerintah daerah untuk menganalisis permasalahan kesehatan yang ada, juga sebagai upaya merencanakan program kesehatan ke depan. Berikutnya, pengelolaan data dan informasi untuk mendukung pelaksanaan program JKNKIS dan KBS. Dijelaskan, saat ini Badung sudah 100 persen penduduknya ter-cover program JKN-KIS. Kalau mengacu pada RPJMN target Universal Health Coverage (UHC) adalah di tahun 2019, namun Badung tiga tahun lebih awal melaksanakan UHC. ‘’Ini prestasi yang luar biasa, ini tidak mungkin dicapai tanpa komitmen dari pimpinan daerah. Secara kuantitas, kualitas dan aksesbilitas sudah terpenuhi dan sudah merata dibandingkan kabu-

paten/kota lain di Indonesia. Kita lihat perbandingannya itu 1 : 2.400. Kalau Kemenkes idealnya 1 : 5.000. Ini jauh lebih baik,’’ terangnya. Selain itu, distribusi kepesertaan BPJS tidak hanya ngumpul di puskesmas, sudah lebih merata termasuk dokter praktek perorangan maupun klinik yang dimiliki di Badung. Dari sisi manfaat yang didapat, di mana manfaat yang tidak dijamin di dalam program JKN itu dijaminkan di KBS. ‘’Ada 22 manfaat tambahan yang didapat peserta kita,’’ jelasnya. Ketersediaan tempat tidur, Badung masih mencukupi, belum ada kekurangan tempat tidur baik kelas I, II, dan III. Yang perlu diantisipasi terkait terbitnya Perpres 75 yaitu penambahan tempat tidur kelas III. Selain itu, Pemkab Badung sudah menambahkan anggarannya, kurang lebih Rp64 miliar dari Rp216 miliar yang dibutuhkan. ‘’Badung selangkah lebih maju, sudah menyiapkan anggaran dan memastikan masyarakatnya sudah terdaftar dalam skema ini,’’ tambahnya. (ad532)

Sudah Diinstruksikan Ditutup

Sejumlah Kafe Ditemukan Beroperasi Diam-diam Mangupura (Bali Post) – Instruksi Bupati Badung untuk menutup seluruh kafe remang-remang di Kabupaten Badung, rupanya tak menimbulkan efek jera. Buktinya, sejumlah kafe diketahui beroperasi secara diam-diam. Hal itu terungkap saat petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung melakukan sidak dan langsung memanggil pemiliknya. Dari sidak yang dilaksanakan ada satu kafe dan warung remang-remang yang didapat masih buka secara diam-diam. Kepala Satpol PP Kabupaten Badung IGK Suryanegara mengatakan, kafe yang masih buka adalah eks Cafe Sintha. Usaha ini berlokasi di Desa Baha, Kecamatan Mengwi, dan warung remang-remang yang berlokasi di dekat Pasar Latu. “Menindaklanjuti hasil sidak, hari ini (kemarin – red) kami melaksanakan pemanggilan pemilik kafe.

Pemanggilan itu dilakukan karena kedapatan buka saat dilakukan sidak beberapa hari lalu,” ujar Suryanegara, Jumat (20/12) kemarin. Pihaknya meminta pemilik kafe membuat surat pernyataan dengan berjanji tidak akan membuka atau mengoprasionalkan itu lagi. Pemilik kafe yang dipanggil adalah yang beralamat di Banjar Gegaran Baha, Kecamatan Baha, Mengwi dan pemilik warung remangremang yang beralamat di Pasar Latu, Kecamatan Abiansemal, Badung. “Dalam surat pernyataan tertulis mereka tidak akan lagi menggunakan tenaga pelayan atau waitress dan membuka warung dengan

maksimal pukul 19.00 Wita. Selain itu, jika melanggar sesuai surat pernyataan yang dibuat, juga siap menerima sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” terangnya. Kendati demikian, para pemilik kafe berjanji akan mengubah kafe menjadi warung makan. “Kalau mereka melanggar lagi, tentu kita akan tindak lanjut lebih tegas atau bawa keranah hukum,” katanya. Pihaknya mengatakan, sidak yang dilaksanakan bermula dari adanya laporan warga yang menyatakan masih ada kafe dan warung remang-remang buka secara diam-diam. Satpol PP Badung pun langsung turun kelapangan dan

mengecek laporan tersebut. “Setelah dilakukan pengecekan, ternyata memang benar kafe dan warung remang-remang yang di keluhkan masih beroperasi,” sebutnya. Kasi Penyidik dan Penyelidikan Satpol PP Kabupaten Badung I Wayan Sukanta mengungkapkan, sidak dilaksanakan pada 18 Desember 2019. Dalam sidak pun, Satpol PP Badung berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa beberapa botol bir. Pihaknya mengakui menurunkan sebanyak 40 personel bidang trantib dan penegak Perda. “Pada saat sidak di kafe eks Sinta, kami sita sembilan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan satu krat bir. Sedangkan di warung remang-remang di Pasar Latu, kami sita 3 KTP dan 2 botol bir,” pungkasnya. (kmb27)

Di Kuta

Saat Pergantian Tahun, Diberlakukan ”Car Free Night” Mangupura (Bali Post) Perayaan pergantian tahun 2019 ke tahun 2020, Jalan Pantai Kuta hingga Pantai Melasti akan diberlakukan car free night. Sementara untuk di Jalan Legian, arus lalu lintas akan tetap mengalir dengan sistem pengalihan ke luar kawasan Pantai Kuta. Hal ini disampaikan Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricki Fadlianshah usai Rakor Nataru Kecamatan Kuta, Kamis (19/12) lalu di Kantor Camat Kuta. Untuk membuat perayaan momen tahun baru di Pantai Kuta menjadi aman dan kondusif, pihaknya juga akan melakukan penutupan arus kendaraan yang melintas di kawasan pantai. Penutupan tersebut akan dilakukan mulai pukul 13.00 Wita sampai dinormalkan kembali pukul 01.00 Wita. Di mana sterilisasi kendaraan juga akan dilakukan di sepanjang Jalan Pantai Kuta, sehingga pergerakan manusia di dalam kawasan acara bisa lebih leluasa. Hal tersebut berkaca dari evaluasi perayaan momen tahun baru tahun lalu. Dimana kendaraan pribadi saat ini masih banyak berada di dalam kawasan acara. “Untuk parkir kendaraan sudah kami imbau agar tidak parkir di sembarang tempat, sehingga dapat menghambat kendaraan lain yang sifatnya urgen. Nanti anggota kita yang akan bersihkan agar tidak

ada kendaraan yang menghambat arus lalu lintas. Sebab, kalau ada penumpukan kendaraan maka akan menyulitkan ruang gerak pengunjung,” bebernya. Terkait kantong-kantong parkir di kawasan Kuta, pihaknya mengaku terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan manajemen hotel di kawasan Kuta. Sementara parkir yang berada di kawasan Kuta, nantinya akan diakomodir di kawasan parkir yang disediakan. Di sisi lain, terkait dengan penyalaan kembang api

di kawasan Kuta, pihaknya mengimbau setiap desa adat agar melakukan edukasi terkait hal itu. Sebab, masingmasing desa adat di Kuta diketahui sudah mempunyai pararem terkait penyalaan kembang api. Di mana penyalaan kembang api hanya bisa dilakukan mendekati pergantian tahun dan itu diarahkan dilakukan di pantai. Hal itu dilakukan guna mencegah penyalahgunaan kembang api dan mencegah potensi membahayakan apabila kembang api itu dinyalakan secara sembarangan. (kmb23)

Bali Post/ist

PANGGIL - Petugas Satpol PP Badung saat melakukan pemanggilan terhadap pemilik kafe remang-remang yang buka secara diam-diam.


Sabtu Kliwon, 21 Desember 2019 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Hati-hati dengan Politisasi Pembangunan Mempertahankan konsistensi pembangunan di dalam satu negara merupakan langkah yang harus diperhatikan karena ini perlu. Konsistensi pembangunan itu penting demi kelancaran proses yang dilakukan. Di atas semua itu adalah agar pola pembangunan tersebut sesuai dengan budaya masyarakatnya, karakter dan kemampuan masyarakatnya. Harap diingat, tidak semua negara di dunia ini mempunyai budaya yang sama atau kebiasaan yang sama. Katakanlah, ada negara yang menetapkan kerja sehari itu samai 12 jam atau 10 jam. Kini, kita sudah mengetahui bahwa pembangunan di Indonesia ini terasa kurang menyentuh budaya sosial kita. Baik swasta maupun birokrasi pemerintah menetapkan antara 8 sampai 12 jam masa waktu kerja. Ini adalah budaya kerja yang kiranya kurang sesuai dengan masyarakat Indonesia. Mereka menghabiskan waktu di kantor, dan kira-kira juga kurang efektif. Masih banyak pegawai yang kerja kosongan di kantor, ngerumpi atau membolos di tengah jam kerja karena mengerjakan hal lain. Mungkin menjadi calo. Akibatnya, sektor pertanian kita sangat kedodoran. Bukan hanya beras yang kita impor dari luar, tetapi juga mangga yang sesungguhnya sangat banyak dan cocok di Indonesia. Satu hal yang juga mengejutkan kita dengar akhir-akhir ini adalah upaya memperpanjang jabatan presiden, salah satunya, dari dua periode menjadi tiga periode, dengan alasan untuk menjaga kesinambungan pembangunan. Kita terperanjat dengan ide seperti ini yang kemudian berkaitan dengan amandemen konstitusi Indonesia. Kiranya, kesinambungan, bahkan pola dan jenis pembangunan suatu negara, bukan tergantung dari presiden. Ia lebih banyak tergantung pada konsep dasar pembangunan suatu negara. Pada konsep dasar inilah seharusnya pembangunan itu dilakukan, dan konsep itu harus berakar dari budaya sosial dari masyarakat negara tersebut. Membangun, apa pun jenisnya, jika sudah dijiwai oleh budaya dari masyarakat, pasti akan dapat berjalan. Jadi, janganlah kita memandang pembangunan sebuah negara itu ibarat mainan yang setiap tahun atau setiap empat tahun dapat diubah seenaknya. Meski Indonesia baru merdeka 74 tahun (terlalu muda jika dibandingkan dengan Sriwijaya dan Majapahit), tetapi setidaknya kita mempunyai pengalaman sejarah yang berhasil dan gagal dalam pembangunan di masa lalu. Konsep Garis Besar Haluan Negara dan Pembangunan Lima Tahun, merupakan sistematika yang bisa kita lihat. Di mana keberhasilannya dan di mana kegagalannya, sebaiknya kita pelajari. Jika ada perbaikan maka inilah yang bisa dipakai sebagai peletak dasar pembangunan masa depan Indonesia. Tidak perlu grasa-grusu kerja 12 jam sampai pertanian terbengkalai, apalagi ikutikutan pembangunan 4.0 yang konsepnya saja kita tidak tahu. Apalagi mempolitisasinya dengan mengubah aturan masa waktu jabatan presiden.

Wacana Jabatan Presiden Antara Filipina dan Indonesia Munculnya wacana untuk menambah jabatan presiden atau waktu periode jabatan presiden, merupakan bagian paradoks dari demokrasi yang diciptakan Indonesia. Sebagian mengatakan bahwa itu merupakan akibat terlalu percaya diri dari beberapa pihak yang menyatakan pembangunan akan bisa berjalan apabila dikendalikan oleh satu orang pemimpin. Ada yang menyebutkan usulan itu merupakan upaya mempertahankan status quo agar kelompok ini dapat berkuasa lebih lama. Di zaman media sosial yang tidak terkontrol seperti sekarang, ada banyak lagi alasan lain yang besar kemungkinan itu adalah hoaks, berita bohong yang berupaya mencari sensasi murahan. Meski demikian, apa pun hoaks itu, pendapat sudah mengemuka yang kemudian mendapat sorotan bermacam-macam.

Oleh GPB Suka Arjawa ao Zedong, pemimpin revolusi komunis China pernah mengatakan bahwa revolusi itu memakan anak kandungnya sendiri. Jika dibawa ke ranah demokrasi, mungkin saja demokrasi itu memakan tuahnya sendiri. Politik memang mempunyai sisi liarnya, justru yang dilakukan oleh politisi itu sendiri. Di China, Mao sendiri hampir menjadi korban revolusi karena idenya tentang Lompatan Besar ke Depan banyak mendapat tentangan. Setelah ia meninggal, istrinya yang kemudian diadili. Lompatan Besar ke Depan kurang lebih dipraktikkan dengan bekerja pada sektor pertanian dengan melibatkan massa sesuai dengan ide komunis China. Melalui cara inilah China saat itu berupaya maju dengan mengandalkan jumlah penduduknya yang banyak. Pemimpin negeri ini terlalu percaya diri mengandalkan rakyatnya yang banyak, dan kemudian ternyata gagal dan menimbulkan korban kematian yang besar. Yang dimaksudkan dengan keliaran politik di atas adalah kondisi di mana pakem politik yang telah disepakati sebelumnya, dilanggar oleh sang aktor. Dia bisa tokoh pencipta revolusi atau penerusnya. Justru hal yang liar dalam politik itu amat bisa terjadi pada sistem yang disebut demokrasi. Asas demokrasi, salah satunya adalah kebebasan. Inilah sumber dari hal yang liar dalam politik tersebut. Maka ketika

orang berbicara bebas, disebutsebut sebagai bagian demokrasi. Juga jika ada ide bebas, merupakan bagian dari demokrasi. Itulah yang terjadi pada demokrasi Indonesia sekarang, terlalu bebas tidak memahami tata krama demokrasi. Tata krama demokrasi dibatasi oleh keluasan pengalaman, perbandingan dan pengetahuan. Dalam berpolitik, keluasan pengalaman itu dapat dimaknai sebagai melakukan interaksi sosial dengan para politisi di berbagai bidang, sehingga dapat mengetahui bagaimana akibat dari sebuah ide politik. Jelas tidak dimaksudkan politisi domestik saja tetapi di mana-mana melewati perbatasan kebudayaan. Dengan cara seperti ini akan dapat ditemukan pengalaman yang bisa dipakai sebagai hikmah perbandingan bagaimana akibat dari tindakan dan ide politik tersebut. Mencari pengalaman dan perbandingan sudah tentu juga dapat dilakukan dengan berbagai bacaan, sehingga pengetahuannya bertambah banyak. Pengetahuan inilah yang dipakai untuk mengerem segala macam etika, ujaran dan ide politik yang terkesan liar. Dalam konteks itu, mereka yang mempunyai ide untuk memperpanjang jabatan presiden atau mengutak-atik masa waktu jabatan dan periode jabatan presiden, kemungkinan tidak pernah mengetahui bagaimana pengalaman Filipina beberapa tahun lalu ketika Fidel Ramos memegang kekuasaan di negara itu. Ramos

adalah Presiden Filipina setelah kekuasaan Cory Aquino. Ia adalah Kastaf Angkatan Bersenjata yang bersama Juan Ponce Enrile (Menhan Filipina) dan Gringgo Honassan (tentara cemerlang Filipina) membelot untuk kemudian ikut melengserkan Ferdinand Marcos sebagai presiden. Bersama tiga tokoh inilah revolusi rakyat (people power) Filipina berhasil meruntuhkan Marcos dan kemudian mendudukkan Cory Aquino sebagai presiden. Jabatan presiden kemudian dibatasi enam tahun dan tidak boleh dipilih kembali. Tujuannya adalah mencegah kekuasaan tunggal seperti yang diperlihatkan oleh Marcos sebelumnya. Ketika Cory memegang kekuasaan, mulailah terjadi ketidakcocokan di antara empat orang tokoh itu. Menhan Enrile tidak cocok dengan Cory Aquino dan berseberangan. Gringo Honassan juga demikian dan melancarkan kudeta tetapi gagal. Hanya Ramos yang masih setia dengan Cory Aquino sampai tuntas masa jabatannya sebagai presiden. Ramos-lah kemudian yang terpilih menjadi presiden menggantikan Cory Aquino dan berhasil memerintah Filipina secara stabil, tanpa pemberontakan dan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Apa persamaan antara Filipina masa itu dengan Indonesia masa kini? Melihat kemampuan Presiden Ramos mengendalikan negara dan rakyatnya, muncul ide untuk memperpanjang masa

jabatan presiden sampai dua kali. Di Indonesia pun seperti itu saat ini. Ketika Joko Widodo dirasa mampu mengendalikan kekuasaan, maka dengan alasan pembangunan berkesinambungan agar masa kekuasaan presiden juga diperpanjang. Persamaan lainnya adalah bahwa kedua presiden, baik Ramos maupun Joko Widodo, menolak hal itu. Persamaan ketiga, meski Presiden sudah menyatakan menolak perubahan itu, ide-ide itu masih saja bermunculan. Keempat, rakyat Filipina menolak adanya upaya perubahan amandemen menyangkut keinginan untuk mengubah ketentuan masa jabatan presiden tersebut, dan kemudian berhasil. Ramos hanya memangku jabatan hanya sekali. Di Indonesia nada-nada penentangan oleh masyarakat juga ada, dengan alasan yang hampir sama dengan apa yang terjadi di Filipina. Di Filipina, rakyat menolak karena dipandang menentang pendapat sendiri (reformasi) yang telah berhasil menurunkan Marcos tahun 1986. Di Indonesia pun alasannya hampir sama, yaitu mengingkari amanat reformasi yang menurunkan Presiden Soeharto. Dengan demikian, ada kemungkinan politisi atau kelompok politisi, entah di pemerintahan atau di luarnya, yang mencoba mencari keuntungan dan mencoba mencari muka dengan mengutak-atik jabatan presiden. Utak-atiknya ini seolah-olah menguntungkan presiden dan pembangunan, tetapi ujung-ujungnya adalah kepentingan kelompok dan dirinya sendiri. Sampai titik ini, kelihatanlah bagaimana perbandingan pengetahuannya baik pada bidang politik maupun sejarah. Padahal, apabila mau belajar dari sejarah, sesungguhnya Indonesia sudah mempunyai cetak biru pola pembangunan jangka panjang bersumber pada Pancasila, berakar pada budaya, berkonsep pada Garis-garis Besar Haluan Negara dan disistematikan oleh Pembangunan Lima Tahun. Memang benar ini warisan

Orde Baru, tetapi harus diakui ini ilmiah dan sistematis. Jadi, ini sajalah yang harus diperbarui, entah di bidang nama atau sebutan, dan mungkin juga konsepnya dibandingkan dengan cari muka untuk menambah panjang jabatan presiden. Penulis adalah dosen Sosiologi Fisip Universitas Udayana

POJOK Tabanan akan kembangkan tanaman manggis dan bawang putih. - Padi jangan ditinggalkan. *** Presiden Jokowi minta penguatan KPK agar betulbetul nyata. - Bukan angan-angan. *** Hutan di Jembrana gundul, masyarakat tanam pohon pisang. - Berubah jadi hutan pisang.

Pendidikan

FEB dan Pariwisata Unhi Peringati Hari Ibu, Iwanwar Gelar Gelar Seminar ’’Digital Marketing ’’Konser Anak Bangsa Ku Persembahkan untuk Ibu Pertiwi’’ Milenial Revolution 4.0’’

DALAM rangka memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember, Ikatan Wanita Warmadewa (Iwanwar) menggelar ‘’Konser Anak Bangsa Ku Persembahkan untuk Ibu Pertiwi’’ di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Universitas Warmadewa (Unwar), Jumat (20/12) kemarin. Perayaan Hari Ibu ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastisi Koster. Berbagai parade budaya yang mengusung tema ‘’Harmoni Dalam Keberagaman’’ ditampilkan. Di antaranya parade pakaian adat Indonesia, tarian daerah yang ada di Indonesia, dan tari Margapati yang dibawakan dosen dan pegawai di lingkungan Unwar dan Yayasan Kesejanteraan Korpri Propinsi Bali. Pada kesempatan ini, Ny. Putri Suastini Koster juga membawakan sebuah puisi ‘’Sumpah Kumbakarna’’. Ketua Umum Iwanwar Ny. Mirsa Umiyati Widjana mengatakan, ‘’Konser Anak Bangsa Ku Persembahkan untuk Ibu Pertiwi’’ serangkaian peringatan Hari Ibu yang mengusung tema ‘’Harmoni Dalam Keberagaman’’. Tema ini diusung untuk menyadarkan semua orang, bahwa keberagaman yang ada di Indonesia, khususnya di Bali, bukanlah pemicu perpecahan, melainkan keberagaman tersebut menjadi pemersatu. Oleh karena itu, pada perayaan Hari Ibu kali ini ditampilkan berbagai parade budaya dari berbagai daerah yang tujuannya untuk mengingatkan seluruh

HARI IBU - Seluruh Iwanwar berfoto bersama Ny. Putri Suastini Koster (kebaya biru) pada ‘’Konser Anak Bangsa Ku Persembahkan untuk Ibu Pertiwi’’ serangkaian peringatan Hari Ibu di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar, Jumat (20/12) kemarin. elemen masyarakat, terutama generasi muda bahwa Indonesia kaya akan keberagaman yang menjadi keunggulan bangsa yang tidak dimiliki oleh bangsa lainnya. ‘’Keberagaman Indonesia ibaratkan Dawai yang indah apabila dinyanyikan bersama nada-nada yang berbeda. Itulah makanya keberagaman disikapi untuk kebersamaan dan persatuan,’’ ujar Ny. Mirsa Umiyati Widjana. Kaitannya dengan Hari Ibu, dikatakan, tema ini sangat relevan dengan peran ibu-ibu saat ini. Selain sebagai wanita karier, ibu juga mempunyai dua peran lainnya. Pertama, mendukung suami agar tetap hebat menjadi kepala keluarga. Kedua,

melahirkan serta mendidik generasi muda bangsa yang hebat. Ketua Pembina Iwanwar Ny. Diah Wisnumurti mengatakan, meskipun kata ibu hanya satu kata, tetapi di dalamnya sarat akan makna. Sebab, ibu merupakan tonggak sekaligus penyangga pertama dari suatu keberagaman. Bahkan, ibu bisa memerankan segala peran dan mampu me-manage waktu sebaik mungkin. Pada perayaan Hari Ibu ini, ke depan diharapkan Iwanwar semakin solid dalam bernegara, memiliki wawasan yang semakin luas bahwa berbeda itu indah, sehingga bersama kita bisa. Ketua Yayasan Kese-

jahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengatakan ibu adalah roh kita, tanpa seorang ibu kita tidak akan pernah ada. Apalagi perjalanan generasi dan pembangunan karakter bangsa sangat tergantung pada pendidikan budi pekerti yang ditransformasikan oleh ibu. ‘’Warmadewa sebagai suatu institusi perguruan tinggi memberikan tempat terhormat pada ibu, dan ini kita buktikan dengan simbol Sri Ksari Warmadewa yang kita sandingkan dengan permaisurinya sebagai bentuk pertemuan antara purusa dan pradana, hyang dan hying sebagai sumber kehidupan,’’ tegas Wisnumurti. (ad535)

PROGRAM Studi Manajemen Fakultas Ekonomi, Bisnis (FEB) dan Pariwisata Universitas Hindu Indonesia (Unhi) menyelenggarakan seminar nasional manajemen pada Jumat (20/12) kemarin di Kampus Unhi. Seminar nasional yang bertemakan ‘’Digital Marketing Milenial Revolution 4.0’’ bekerja sama dengan Gojek dan Tokopedia. Tema ini berkorelasi erat dengan dua aplikasi besar di Indonesia itu, sehingga narasumber yang dihadirkan pada hari itu yakni Regional Marketing Manager Gojek Erlangga Maharesha, City Partner Performance Tokopedia Dwi Nugraha Kertayasa, dan Lecturer, Profesional MC, Public Speaker Dede Setyadhi. Ketua Panitia Gusti Alit Suputra, S.E., M.M. mengatakan, seminar nasional ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun di pengujung tahun, dengan tema yang berbeda-beda. Seminar ini merupakan wadah bagi mahasiswa untuk bisa belajar tentang marketing dari dua pelaku start-up yang sudah unicorn. Ilmu marketing sangat penting di era sekarang, sehingga mahasiswa yang hadir sekitar 200 orang dari internal Unhi maupun dari perguruan tinggi (PT) lain ini diharapkan dapat memetik manfaat yaitu mampu bersaing di pasar global dengan ilmu yang didapat. Dua aplikasi terkenal yaitu Gojek dan Tokopedia, menurut Alit, adalah

start-up yang sudah sangat mampu mengaplikasikan marketing secara online dan offline, sehingga sangat tepat menjadi narasumber dalam seminar marketing itu. Mahasiswa pun diharapkan bisa mencontoh kedua aplikasi tersebut dalam hal pemasaran secara online dan offline. ‘’Agar mahasiswa memiliki amunisi yang kuat dan lengkap untuk bekal usai menamatkan pendidikan di Unhi, baik nantinya berwirausaha atau mencari pekerjaan,’’ ujarnya. Dekan FEB dan Pariwisata Unhi Dr. Dra. I Gusti Ayu Wimba, M.M. mengatakan, membangun jiwa kewirausahaan sangat penting dari sejak muda. Perguruan tinggi pun harus turut berkontribusi mem-

bangun jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda dengan menggelar seminarseminar, seperti seminar nasional hari ini. Tujuannya untuk menggugah jiwa dan niat mahasiswa untuk berwirausaha. ‘’Jiwa kewirausahaan sudah ada dalam setiap insan. Hanya kita perlu mengasah dan memaksimalkan, sehingga jiwa kewirausahaan potensial namun belum berkembang optimal,’’ jelasnya. Jiwa kewirausahaan yang telah muncul juga harus didukung dengan ekosistem yang mendukung kewirausahaan tersebut. Di Unhi sendiri dikatakan telah mendukung kewirausahaan tersebut tumbuh subur dengan menyediakan fasilitas seperti inkubator bisnis (inbis) dan UKM kewirausahaan. (ad534)

UNHI - Wakil Rektor III Unhi foto bersama dengan Dekan FEB dan Pariwisata Unhi, Ketua Panitia dan Kaprodi Manajemen serta para pembicara.

Bali Community - Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.  Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya, Nyoman Winata, Ketut Winata, Wira Sanjiwani. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: IB. Wirawan Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Sabtu Kliwon, 21 Desember 2019

YKI Tabanan Gelar Gebyar Penanggulangan Kanker YAYASAN Kanker Indonesia (YKI) Cabang Tabanan membuat gebyar yang ditandai penyerahan sembako. Action itu merupakan wujud kepedulian YKI Cabang Tabanan membantu Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam penanggulangan penyakit kanker khususnya. Asisten Bagian Administrasi Umum Setda Tabanan I Made Agus Harthawiguna mengatakan hal itu usai membuka Gebyar YKI Tabanan, Jumat (20/12) kemarin di Kantor DISERAHKAN - Ketua YKI Cabang Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menyerahkan sembako secara simbolis kepada penderita kanker dan piagam pada PKPT di sekolah.

Bupati setempat. Dalam sambutan Bupati Tabanan yang dibacakan I Made Agus Harthawiguna mengatakan berbagai upaya sudah dilakukan YKI Cabang Tabanan dalam langkah aksi pencegahan penyakit kanker. Baik melalui kegiatan deteksi dini maupun penyuluhan. Terhadap action riil YKI, Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan YKI cabang Tabanan selama ini. Karena itu, Pemkab Tabanan perlu memberikan dukungan dana untuk menunjang kegiatan YKI Cabang Tabanan lebih baik. ‘’Melalui kesempatan ini, saya meminta kepada Ketua YKI Cabang Tabanan beserta jajaran agar terus berbuat maksimal un-

tuk menumbuhkan kesadaran masyarakat Tabanan terhadap upaya pencegahan penyakit kanker. Selain itu, meningkatkan kepedulian kita semua terhadap kanker. Hal itu penting guna mewujudkan Tabanan Serasi, Sejahtera, Aman, dan Berprestasi,’’ ungkapnya. Sementara itu, Ketua YKI Cabang Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya melaporkan program kerja yang telah dilakukan YKI itu dalam upaya pembangunan Kabupaten Tabanan lebih baik. Di antaranya melaksanakan kegiatan penyuluhan deteksi dini kanker. Bahkan program itu diikuti siswa tingkat SD, SMP, SLTA, dan kader PKK yang diselenggarakan di 10 kecamatan. Di samping itu juga digelar lomba Penanggulangan Kanker Terpadu

Paripurna (PKTP), termasuk program sekolah dan penyerahan sembako kepada 30 orang penderita kanker di Tabanan. ‘’Kami pengurus YKI Cabang Tabanan mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Tabanan yang setiap tahunnya memberikan dukungan dana, serta instansi terkait yang memberikan fasilitas lainnya. Sehingga program YKI cabang Tabanan ini dapat terlaksana dengan lancar,’’ ucapnya. Pelaksanaan Gebyar YKI ini juga diikuti seluruh pengurus dan anggota YKI Kabupaten Tabanan, instansi terkait, dan siswa/siswi SD dan SMP/sederajat. Agenda itu juga diisi penyuluhan deteksi dini kanker sejak dini yang diberikan Dr. Ni Luh Gede Sukardiasih. (ad545)

Digelontor Rp10 Miliar Tahun 2020 Dikembangkan Manggis Tabanan (Bali Post) Kementerian Pertanian di tahun 2020 menggelontorkan anggaran senilai Rp10 miliar untuk pengembangan sejumlah komoditas hortikultura. Komoditas itu seperti bawang putih, manggis, cabai dan tanaman obat di Kabupaten Tabanan. Meski mengalami penurunan dibandingkan anggaran tahun sebelumnya yang mencapai Rp11 miliar, penambahan luas kawasan di tahun 2020 lebih pada komoditi manggis. Pilihan pada manggis itu sesuai kebutuhan pasar nasional guna memenuhi ekspor. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura I Wayan Suandra seizin Kepala Dinas Pertanian I Nyoman Budana mengatakan, tiap tahun ada kucuran anggaran pusat untuk program peningkatan produksi dan nilai tambah hortikultura. Hanya di tahun 2020 dari anggaran sebesar Rp10 miliar itu untuk pengembangan kawasan

komoditi bawang putih mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2018 pengembangan kawasan bawang putih mendapat bantuan seluas 225 hektar. Di tahun 2020 hanya 150 hektar yang rencananya dikembangkan di kecamatan Pupuan dan Penebel. “Paling dominan tahun depan dikembangkan buah manggis. Komoditas unggulan nasional itu untuk ekspor. Rencananya akan dikembangkan di Selemadeg, Selemadeg Timur, Selemadeg Barat, dan Pupuan, seluas 200 hektar,” terangnya. Jenis manggis yang dikembangkan, lanjut Suandra, adalah manggis kaligesing. Manggis itu merupakan komoditi unggulan pemerintah pusat, lantaran dagingnya lebih tebal. Selain bawang putih dan manggis, juga akan dikembangkan hortikultura jenis tanaman obat berupa jahe seluas 20 hektar di Kecamatan

Marga dan Penebel. Aneka cabai seluas 55 hektar di Kecamatan Baturiti, Marga, Penebel, Kerambitan, dan Kediri. “Terbaru kawasan sayuran yakni sayuran daun seperti kol, kubis, selada, sawi ijo, seluas 25 hektar dikembangkan di Kecamatan Baturiti, Penebel, dan Marga. Sebelumnya tidak ada. Tercatat tahun ini baru dikembangkan,” pungkasnya. Sementara anggaran pengembangan kawasan hortikultura di tahun 2019, yang nilainya sebesar Rp11,7 miliar lebih, diakui Suandra, sudah terealisasi 96,50 persen atau Rp11,3 miliar lebih. Peruntukan anggaran itu paling besar mengembangkan bawang putih seluas 225 hektar dialokasikan di tiga kecamatan, yakni di Kecamatan Pupuan seluas 15 hektar, Kecamatan Baturiti 85 hektar, dan Kecamatan Penebel 125 hektar. “Realisasi akhir tahun ini sudah seluruhnya tertanam,” pungkasnya. (kmb28)

Pendidikan Undwi Gelar Seminar Nasional Inobali

Membumikan Visi Gubernur Bali ’’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ UNIVERISTAS Dwijendra (Undwi) Denpasar dengan cepat merespons dan membumikan visi Gubernur Bali ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ diselaraskan dengan perkembangan teknologi 4.0. Undwi menggelar seminar Inovasi Bali (Inobali) dengan mengundang ratusan pembicara seluruh Indonesia, Jumat (20/12) kemarin. Seminar dibuka Rektor Undwi Dr. I Gede Sedana, M.Sc., M.MA. dengan menampilkan pembicara kunci Gubernur Bali diwakili Koordinator Kelompok Ahli Pembangunan Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, pembicara utama Prof. Rudy Febriansyah, M.Sc., Ph.D., Direktur Pascasarjana Universitas Andalas, Prof. Dr. Nyoman Darma Putra, M.Lit. (Unud) dan Rektor Undwi Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., M.MA. Seminar ini disebut Inobali, kata Ketua Panitia Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum., karena berbasiskan inovasi penelitian. Seminar juga melibatkan 114 pembicara di Indonesia dan unsur mahasiswa PTS dan PTN di Bali agar mereka memiliki kepekaan dalam perkembangan teknologi 4.0 Saat itu juga ditandatangani MoU antara Undwi dan Universitas Andalas yang diteken langsung Rektor Undwi Gede Sedana dan Direktur PPS Andalas Prof. Rudy Febriansyah dalam bidang Tri Dharma PT. Rektor Undwi Gede Sedana menegaskan, dengan

seminar ini dia ingin membumikan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ karena mengandung nilai universal dengan konsep Tri Hita Karana. Undwi sebagai PTS, katanya, ingin peduli dan berkontribusi kepada pemerintah daerah. Apalagi saat ini Gubernur Bali sedang mengelola Bali dengan baik. Termasuk menjadikan kampus smart university. Di seminar ini, katanya, kita bisa menemukan inovasi yang bisa diimplementasikan sesuai perkembangan teknologi 4.0. Bahkan kita akan bersiap menuju sociaty (masyarakat) 5.0 yang didukung oleh teknologi 4.0. ‘’Kami ingin memberi nilai manfaat bagi pembangunan wilayah Bali dan daerah lainnya,’’ ujarnya. Dia mengatakan, semua daerah patut menjaga kesucian dan keselarasan alam. Nangun Sat Kerthi Loka Bali adalah nilai-nilai universal. Makanya dia menilai sangat tepat fokus pembangunan Bali pada adat dan budaya serta keseimbangan alam. Pada seminar yang disponsori BPD Bali, BNI, Bank Mandiri dan Universitas Andalas, Koordinator Kelompok Ahli Pembangunan Prof. Made Damriyasa menegaskan, Nangun Sat Kerthi Loka Bali intinya adalah mewujudkan masyarakat sejahtera dan bahagia. Untuk itu, dinilai perlu disusun indikator guna mengukur pencapaian kesejahteraan dan kebahagiaan yang oleh

Gubernur Koster disebut Bali Era Baru. Untuk itu, Gubernur Koster akan membangun Badan Riset dan Informasi Daerah mendukung Bali Smart Island. Badan Riset ini akan menjembatani agenda riset daerah dengan PT guna mengatasi masalah pembangunan daerah, tak hanya untuk publikasi jurnal terakreditasi. Bali, katanya, ingin meniru Buthan, negara kecil dengan kesejahteraan dan kebahagiaan tertinggi di dunia yang mengedepankan adat dan budaya. Makanya disusun Perda Desa Adat sebagai langkah awal karena tradisi dan budaya ada di desa adat. Direktur PPS Universitas Andalas, Sumatera Barat, Prof. Rudy Febriansyah, sangat tertarik dengan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ mengandung makna membangun secara holistik yakni menjaga keseimbangan alam, adat dan budaya. Atma Kerthi yakni penyucian jiwa, penyucian laut (Segara Kerthi), penyucian hutan (Wana Kerthi), penyucian manusia (Jana Kerthi), penyucian sumber air (Danu Kerthi) dan Jagat Kerthi penyucian alam semesta, katanya, sangat relevan menghadapi tantangan Bali ke depan. Sumbar, katanya, kini mulai membangkitkan pembangunan keseimbangan dengan landasan adat dan budaya serta agama. Makanya dia salut program Gubernur Bali sangat tajam dengan melibatkan semua komponen masyarakat. (ad836)

SEMINAR - Rektor Undwi Gede Sedana bersama wakil rektor menyerahkan kenangkenangan kepada Prof. Made Damriyasa saat seminar Inobali.

Bali Post/ist

17 Pelanggar Perda Disidang Tipiring SIDAK - Satpol PP melakukan sidak ketertiban umum.

Tabanan (Bali Post) -

Sebanyak 17 pelanggar pperda ketertiban umum terjaring dalam operasi tindakan langsung (sidak) yang digelar tim Yustisi Pemkab Tabanan, Jumat (20/12) kemarin. Para pelanggar itu langsung menjalani sidang tipiring (tindak pidana ringan). Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba menjelaskan, penertiban dibagi dalam tiga zona, yakni sepanjang Jalan Pahlawan hingga Gajah Mada, kawasan Abiantuwung hingga Jalan By-pass Soekarno, serta kawasan Jambe hingga Tuakilang. Petugas menyasar tempat-tempat usaha yang menggunakan trotoar hingga pedagang asongan dan PKL. Penertiban, kata Sarba dilakukan jelang Natal dan pergantian tahun dalam rangka menjaga ketertiban umum di Tabanan. Tak hanya itu, pihaknya juga menginginkan kawasan Kota Tabanan ini tidak terkesan kumuh. ‘’Kami mohon semua pihak agar turut menjaga kawasan Kota Tabanan agar tidak kumuh dan semrawut. Sebab Kota Tabanan sekarang ini sudah banyak dikunjungi wisatawan,’’ pintanya. Bahkan dalam penertiban tersebut juga diselipkan pembinaan agar tidak ada lagi mereka mengulangi pelanggaran yang sama. Sarba menambahkan, mereka yang terjaring itu dominan wajah-wajah lama, meski ada pula pelanggar baru. Bahkan dari 17 orang yang disidang tipiring itu ada pelanggar terparah lantaran membuka servis di depan toko. Hal tersebut ditemukan di Jalan Gajah Mada. “Nah, hal itu sudah sangat menganggu sekali. Bayangkan, mereka membuka servis di atas trotoar. Saat ini sudah kami tangani serius,” tegas Sarba. Dia pun mengimbau para pedagang agar selalu me-

matuhi aturan berjualan. Jangan sampai berulang kali ditertibkan. Contohnya di depan BRSUD Tabanan. Ada pedagang melakukan kucing-kucingan dengan petugas. “Kami mengerti mereka

itu mencari makan. Namun mohon mematuhi aturan. Bahkan ini juga harus menjadi atensi pemerintah agar disediakan tempat layak mereka berjualan, sehingga jangan sampai mengais rejeki di atas trotoar,” ke-

luhnya. Selama Nataru ini kegiatan akan terus dilanjutkan. Bahkan patroli akan dilakukan di jalur menuju objek wisata mengecek pembuatan gorong-gorong jangan sampai materialnya mengganggu arus lalu lintas. “Pada intinya kami gelar operasi ciptakan kondisi amam, nyaman, tentram jelang Nataru di Tabanan,” pungkasnya. (kmb28)


Sabtu Kliwon, 21 Desember 2019

Diduga Bocor, Sidak Penambangan Batu Padas Tanpa Hasil

Gianyar (Bali Post) Satpol PP Provinsi Bali bersama Satpol PP Gianyar melakukan sidak ke penambang batu padas di seputaran Desa Singakerta, Ubud, Gianyar. Sayangnya, sidak yang mengerahkan belasan personel ini, tanpa ada hasil. Kuat dugaan, sidak sudah bocor duluan. Buktinya, ketika petugas ke lokasi, satu pun tidak menemukan buruh beraktivitas di penambangan.

Bali Post/nik

SIDAK - Sejumlah petugas Satpol PP Provinsi Bali dan Gianyar ketika melakukan sidak ke penambang batu padas ilegal di Desa Singakerta, Ubud, Gianyar, Jumat (20/12) kemarin.

‘’Pas sidak ke Singakerta sudah kosong (tidak ada aktivitas - red). Mungkin info sidak sudah bocor duluan,’’ kata Kepala Satpol PP Gianyar I Made Watha, Jumat (20/12) kemarin. Dalam sidak tersebut, katanya, pihaknya hendak menyasar pengepul. Namun memang tidak ditemukan pengepul ataupun penambang. Selain itu, pihaknya bersama Satpol PP Provinsi Bali ingin secara bersama memberikan edukasi ke masyarakat, terkait bahaya dari penambangan batu padas ilegal. ‘’Kita ingin memberikan imbauan keamanan bagi warga yang melakukan penambangan batu padas biar tidak ada korban. Sebab, penambangan dikhawatirkan longsor, terlebih sekarang memasuki musim hujan. Kan berisiko,’’ ucapnya. Lebih lanjut dikatakan, Satpol PP Provinsi Bali memiliki Peraturan Daerah Provinsi Bali No. 4 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral, Bukan

Logam dan Batuan. Sementara di Kabupaten Gianyar belum ada perda terkait hal tersebut. ‘’Perda ini ranahnya di provinsi. Jadi kita menunggu petugas dari provinsi. Kita di Gianyar hanya mem-backup,’’ terangnya. Karena tidak menemukan aksi penambangan batu padas, pihaknya pun kembali dari lokasi tersebut dengan tangan kosong. Disinggung terkait masih maraknya penambangan batu padas ilegal di lokasi lain, Watha mengaku akan menyampaikan hal itu ke Satpol PP Provinsi Bali. ‘’Kita akan memberi masukan ke mereka,’’ pungkasnya. Watha pun tidak menampik saat ini masih banyak aksi penambangan batu padas ilegal. Khususnya di sepanjang pinggiran sungai. Selama ini penertiban penambangan batu padas ilegal sudah dilakukan aparat kepolisian. ‘’Kalau aparat kepolisian melakukan penertiban dalam konteks pencurian hasil alam,’’ tandasnya. (kmb35)

Penyuluh Bahasa Bali Ikut Resik Sampah Plastik Gianyar (Bali Post) Selama ini penyuluh bahasa Bali sudah banyak menyelamatkan lontar. Mereka kerap bertugas membersihkan hingga menyalin lontar yang sudah rusak. Namun, pada Jumat (20/12) kemarin, puluhan penyuluh ini menggelar kegiatan resik sampah plastik di objek wisata Ceking. Salah satu penyuluh bahasa Bali, I Wayan Suparsa, mengatakan selain bertugas membersihkan lontar yang ada di rumah warga di daerah Tegallalang, pihaknya juga turut wajib menjaga lingkungan dari sampah plas-

tik. Kegiatan itu berlangsung selama dua jam lebih dan mampu mengumpulkan 10 karung sampah plastik. Terlebih sampah-sampah yang ada merupakan bahan plastik, terutama botol minuman. ‘’Kami dapat kumpulkan sebanyak 10 karung sampah plastik. Kebanyakan dari botol minuman dan bersumber dari selokan-selokan sepanjang objek wisata Ceking. Selanjutkan kami kumpulkan dan akan diangkut truk sampah desa,’’ katanya. Dijelaskan, aksi bersihbersih di Ceking tersebut guna memerangi sampah

Ombudsman RI Pantau Proses Seleksi Pegawai PDAM

Gianyar (Bali Post) Proses seleksi penerimaan calon pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sanjiwani Gianyar memasuki tahap tes wawancara, Jumat (20/12) kemarin. Tahapan ini mendapat perhatian dari Kepala Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab. Terbukti, ia ikut memantau langsung proses tes wawancara yang diikuti seratus lebih peserta ini. Dirut PDAM Gianyar Made Sastra Kencana mengatakan, kedatangan ORI Perwakilan Bali itu merupakan undangan langsung dari PDAM Gianyar. Mereka diundang turut serta memastikan transparansi proses seleksi calon pegawai. “Ombudsman diundang PDAM untuk meninjau kegiatan perekrutan. Sesuai atau tidak pada proses yang sudah berlangsung,“ katanya. Dikatakan, tahapan yang dicek Ombudsman RI yakni psikotes, sebagai kelanjutan dari tahap tes tulis. Saat pengecekan itu Ombudsman RI hanya meminta agar proses seleksi ini tetap berjalan sesuai prosedur yang sudah ada. “Setelah dicek, kita tetap meminta masukan agar seluruh tahapan ini transparan sesuai prosedur,“ terangnya. Usai tes wawancara yang melibatkan 147 pelamar ini, mereka yang lulus selanjutnya akan menunggu pengumuman hasil pada 3 Januari 2020.

Selanjutnya akan dilakukan tes kompetensi bidang pada 7 Januari. Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab mengatakan selama pengecekan itu pihaknya memantau proses wawancara yang dilakukan tim dari Universitas Udayana dan mengecek beberapa dokumen administratif yang dimiliki pansel PDAM Gianyar. “Kami melihat semua proses telah berjalan dengan baik. Dari sisi tahapan seleksi, pansel telah bekerja dengan baik,” ucapnya. Pansel bisa membatalkan peserta yang dianggap tidak sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan, seperti umur maksimal dari calon peserta. “Kami tadi memberikan koreksi kepada pansel agar bisa memberikan teguran kepada salah satu anggota tim psikologi Universitas Udayana, yang saat kami melakukan pemantauan belum hadir di lokasi, sehingga proses wawancara peserta yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya dialihkan kepada anggota tim yang lain,“ katanya. Sebelumnya, anggota DPRRI Nyoman Parta menyorot rekrutmen pegawai yang kini digelar di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gianyar. Politisi asal Desa Guwang itu meminta proses rekrutmen agar dilakukan transparan dan bebas dari praktik titipan pejabat. (kmb35)

Bali Post/nik

SELEKSI - Ombudsman RI Perwakilan Bali saat mengecek proses seleksi calon pegawai PDAM Gianyar, Jumat (20/12) kemarin.

plastik. Terlebih merupakan salah satu tempat wisata yang kerap dikunjungi wisatawan, sehingga harus dijaga kebersihannya. ‘’Awalnya karena masing-masing kecamatan mendapatkan jadwal untuk bersih-bersih sampah plastik. Jadi kami dapatnya di minggu ketiga yang dilakukan penyuluh dan perangkat Desa Tegallalang,’’ jelasnya. Pria asli Banjar Penusuan, Desa Tegallalang itu menambahkan, kegiatan bersihbersih sampah plastik akan dilakukan secara berkelanjutan. Tujuannya untuk menyadarkan masyarakat agar

Sosial

mengurangi penggunaan pembungkus plastik. Sementara itu, Pj. Perbekel Desa Tegallalang Dewa Gede Agung Purnawan mengaku saat ini memang ada kendala pada pengangkutan sampah, hanya dua kali dalam seminggu. ‘’Saat ini kami memang keterbatasan dalam pengangkutan sampah karena kekurangan truk. Jadi seminggu ada dua kali pengangkutan, belum bisa setiap hari,’’ bebernya. Lantaran diangkut seminggu dua kali membuat tumpukan sampah tidak bisa dihindari. Ketika hujan turun

akan membuat sampah tersebut hanyut ke selokan dibawa air hujan. ‘’Untuk restoran nanti kami atur biar bisa setiap hari diangkut. Tentu harus ada truk lagi satu khusus mengangkut sampah dari pengusaha yang ada,’’ jelasnya. (kmb35) BERSIH-BERSIH - Puluhan penyuluh bahasa Bali Kabupaten Gianyar saat melakukan bersihbersih sampah plastik di wilayah tempat wisata Ceking, Tegallalang, Jumat (20/12) kemarin.

Bali Post/nik

#LestariBerbagi di Akhir Tahun 2019

BPR Lestari Bagikan 500 Paket Sembako pada Pejuang Kebersihan

FOOD BRIGADES - Pihak BPR Lestari Bali ketika melakukan aksi Food Brigades #LestariBerbagi di pengujung tahun 2019 pada Jumat (20/12) kemarin. BANYAK cara untuk berterima kasih kepada orangorang yang telah berjasa dan bekerja keras untuk kebersihan lingkungan sekitar kita. Salah satunya yang

dilakukan BPR Lestari Bali di pengujung tahun 2019 adalah aksi Food Brigades #LestariBerbagi yang diadakan, Jumat (20/12) kemarin. Sejak pukul 06.00 Wita, be-

berapa staf dan manajemen BPR Lestari nampak sibuk berburu para pejuang kebersihan (petugas DKP) ini untuk dibagikan paket sembako. Sasaran dari program

ini adalah petugas kebersihan yang setiap paginya menyapu jalanan dan taman kota serta mengangkut sampah dari rumah-rumah warga menuju tempat pembuangan sampah. Ketika ditemui saat aksi, Luh Ayu Silviananda, Corporate Secretary Manager BPR Lestari Bali, mengungkapkan total 500 paket sembako dibagikan dalam aksi ini. “Seluruh paket sembako kami distribusikan ke beberapa titik tempat para pejuang kebersihan ini bekerja setiap paginya,” ungkap Ayu. #LestariBerbagi merupakan salah satu program dari misi #MakeanImpact BPR Lestari Bali. “Aksi ini tujuannya karena kami ingin berterima kasih kepada para pejuang kebersihan ini. Berkat kerja keras bapak dan ibu ini impact-nya lingkungan kita terjaga kebersihannya,” ungkap Luh Ketut Citarasmini, Direktur Kepatuhan BPR Lestari Bali, yang turut

serta turun ke jalan dalam aksi tersebut. Made Jaya, seorang pejuang kebersihan yang menjadi salah satu “korban” dalam aksi ini, mengaku kaget ketika dirinya didatangi oleh orang-orang berbaju tosca dan orange secara tiba-tiba. “Kaget saya pagi-pagi sudah didatangi banyak orang begini, apalagi dikasi bingkisan ini. Ya... saya ucapkan terima kasih kepada BPR Lestari Bali karena sudah peduli kepada kami-kami ini. Bingkisannya bisa saya nikmati bersama keluarga,” ujar Made Jaya saat menerima bingkisan. Aksi Food Brigades #LestariBerbagi ini dimulai sejak tahun 2005. “Program ini kami adakan rutin setiap akhir tahun dan sudah berjalan konsisten selama 14 tahun. Semoga aksi ini bisa terus kami lakukan di tahun-tahun mendatang dan semoga dapat bermanfaat bagi para penerimanya,” tutup Cita. (ad543)

Otomotif

AHM Ekspor Honda PCX ke Brazil

PT Astra Honda Motor (AHM) terus melakukan ekspansi ke negara-negara baru tujuan ekspor dengan produk yang semakin beragam. Pertama kalinya dalam sejarah, perusahaan mengekspor Honda PCX dalam bentuk Completely Knock Down (CKD) ke luar Asia, yaitu Brazil. Inilah bentuk kepercayaan dan penghargaan pasar global atas kualitas produk maupun komponen buatan dalam negeri. Ekspor komponen sepeda motor Honda PCX ke Brazil, Amerika Selatan, merupakan bagian dari rangkaian ekspor sepeda motor Honda dalam bentuk komponen (CKD) maupun secara utuh (CBU). Dalam periode Januari hingga November tahun ini, AHM mengekspor 321.620 set komponen sepeda mo-

tor Honda (CKD). Adapun ekspor sepeda motor Honda secara utuh (CBU) tercatat sebanyak 279.716 unit. Angka ini memberikan kontribusi sebesar 37,2 persen terhadap total ekspor sepeda motor CBU pabrikan motor nasional yang saat ini tercatat sebanyak 750.183 unit. General Manager Overseas Business Division AHM, Kurniawati Slamet, mengatakan perusahaan berupaya terus memberikan produk sepeda motor dan komponen yang memiliki daya saing kuat di pasar global. Hal tersebut dapat terjadi dengan konsistensi sebagai perusahaan dalam mengembangkan dan memberikan produk dan pelayanan terbaik. “Kami berupaya terus memberikan kontribusi signifikan bagi negeri ini

dalam ekspor sepeda motor produksi anak bangsa yang berkualitas tinggi. Kami melakukan ekspor perdana ke Brazil pada kuartal terakhir tahun ini. Ini ekspor perdana kami ke negara di luar Asia. Kami harap ke depan bisa berkembang lebih luas, baik dari sisi negara tujuan maupun produknya,” ujar Kurniawati. Honda Vario 125 Laris Manis Pada November, salah satu produk unggulan yang memenuhi kualitas global dan mendapat perhatian pasar ekspor dunia adalah Honda Vario 125. Produk ini menjadi model terlaris AHM yang diekspor utuh (CBU) ke luar negeri, dengan pengiriman mencapai 13.536 unit menuju Filipina. Performa baik ekspor Honda Vario 125 itu diikuti oleh Honda BeAT yang dikirim-

kan ke negara yang sama sejumlah 13.008 unit. AHM juga mulai mengekspor secara utuh Honda ADV150 dan Supra GTR150 ke negara Filipina. Total ekspor CBU AHM pada November 2019 mencapai 33.704 unit, atau naik fan-

tastis 74,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu 19.282 unit. Kontribusi tertinggi dari segmen skutik yaitu 561.076 unit, diikuti oleh segmen sport 103.284 unit, dan segmen motor bebek/cub 85.823 unit. (bns1)


Sabtu Kliwon, 21 Desember 2019

Bali Post/kmb31

PADAMKAN API - Petugas Damkar saat berupaya memadamkan api yang menghanguskan sejumlah palinggih.

Pura Manik Api Kemoning Terbakar

Kerugian Diperkirakan Rp 1 M Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 Wita. Api dengan cepat membakar beberapa palinggih yang atapnya tersusun dari ijuk. Bangunan yang ludes terbakar yakni Gedong Pajenengan, Bale Pengaruman, Meru Tumpang

Tiga, Limas Catu dan Bale Pesanekan. Petugas Damkar tetap berusaha dengan cara cepat memadamkan api, agar tidak merembet ke bangunan palinggih lainnya. Masyarakat setempat yang tinggal di sekitar ban-

gunan pura ini kian panik lantaran kobaran api terus saja menjulang tinggi dan membesar. Mereka waswas dan khawatir bangunan rumah di sekitarnya ikut terbakar. Sementara petugas dan warga sekitar terus

berjibaku memadamkan api. Pangempon Pura Dang Khayangan Manik Api, Dewa Alit Saputra, ditemui di lokasi menjelaskan, awalnya dia meminta bantuan seorang warga melakukan pembersihan di sisi selatan pura. Pihak pangempon pura berencana membangun Bale Pawaregan, sehingga areal di sekitarnya harus dibersihkan untuk memudahkan pekerjaan membuat Bale Pawaregan itu. Tetapi, fa-

Semarapura (Bali Post) Memeriahkan pesta rakyat akhir tahun, Sabtu (21/12) hari ini, Kabupaten Klungkung akan tampil beda. Hiburan akhir tahun itu, diharapkan dapat mengobati kerinduan generasi 90-an. Sebab, Pemkab akan

menghadirkan band ternama pada masanya, yakni Base Jam. Pesta rakyat akhir tahun akan dipusatkan di Lapangan Puputan Klungkung. Ketua Panitia dari Komunitas Melali Yuk, Nyoman Widana, Jumat kemarin men-

gatakan, kehadiran Base Jam akan terasa spesial. Alasannya, banyak release lagu-lagunya hits hingga sekarang. Salah satu band nasional ini juga masih aktif menghibur dari panggung ke panggung. Masyarakat menurutnya

cukup merindukan kiprah band satu ini, sehingga menjadi menarik ketika mereka bersedia datang langsung menghimbur masyarakat Bumi Serombotan. Pesta rakyat akhir tahun, rutin digelar untuk memberikan hiburan kepada masyarakat

Semarapura (Bali Post) -

Warga di sekitar Pura Dang Khayangan Manik Api di Desa Adat Kemoning, Semarapura Klod, tiba-tiba dibuat panik, Jumat (20/12) kemarin. Asap tebal terus mengepul dari sejumlah bangunan yang terbakar di areal pura itu. Petugas Satpol PP dan Damkar Klungkung pun langsung bergegas ke lokasi melakukan upaya pemadaman api, dibantu warga sekitar.

talnya saat membersihkan lingkungan di sekitar pura itu, ada petugas kebersihan membakar belukar di sisi selatan pura. Nah, itulah yang memicu terjadinya kebakaran. Saat itu bara api dari pembakaran itu terbawa angin. Api kemudian mengenai atap palinggih pura yang terbuat dari ijuk. Dipergunakannya atap ijuk di pura itu, justru membuat api begitu cepat membesar. ‘’Api pun kemudian den-

gan cepat membakar atap ijuk itu. Bahkan juga membakar bagian palinggih lainnya. Kami segera melakukan upacara guru piduka. Prosesi itu sebagai wujud permohonan maaf kami secara niskala sebagai pangempon,’’ tegasnya. Ia mengungkapkan, pangempon Pura Dang Khayangan Manik Api Desa Adat Kemoning baru terbentuk sejak lima tahun lalu. Saat ini satu dari lima Pura Dang Khayangan di Desa Adat

Kemoning itu di-empon oleh 45 KK. Pihaknya berharap pemerintah bisa meringankan beban pangempon untuk kembali dapat membangun Pura Dang Khayangan Manik Api itu. Sebab, akibat kebakaran itu kerugian yang ditimbulkan cukup besar. Diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar. Setidaknya bantuan dari pemkab itu untuk proses perbaikan bangunan sekaligus melakukan upacaranya. (kmb31)

luas. Terlebih panitia percaya, jika selama ini musik dapat mempersatukan masyarakat serta diyakini bisa jadi media memberikan energi positif, untuk bekerja bersama membangun Klungkung. “Kami percaya musik tidak

sebatas hiburan, tetapi media yang memberikan energi positif untuk menyatukan masyarakat,” jelas Widana. Tidak hanya menghadirkan Base Jam, panitia juga menghadirkan musisi lokal ternama lainnya. Seperti XXX,

ada juga talenta asli Nusa Penida, Alien Child dan artis Pop Bali lainnya, Drafity. Mereka dipastikan mampu memeriahkan pesta rakyat akhir tahun kali ini, dan berkesan bagi masyarakat Bumi Serombotan. (kmb31)

Pesta Rakyat Akhir Tahun Hadirkan Base Jam

Bupati Suwirta Terima Satya Lencana Kebaktian Sosial 2019 PRESIDEN Republik Indonesia Joko Widodo menganugerahkan Penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial kepada Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Penghargaan itu diserahkan Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin pada puncak Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) ke-62 tahun 2019 di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Jumat (20/12) kemarin. Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari Batubara, menyebutkan tema peringatan tahun ini ‘’Kesetiakawanan Sosial Menembus Batas’’. Kesetiakawanan sosial adalah tindakan, sikap saling peduli yang dilandasi keikhlasan untuk meningkatkan harkat hidup masyarakat Indonesia. Menurut Mensos, sikap saling membantu itu harus selalu ditumbuhkan di kalangan masyarakat Indonesia. Melalui Peringatan HKSN tahun ini pihaknya berharap hal itu dapat dijadikan pengungkit untuk meningkatkan rasa Kesetiakawanan Sosial di masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan, yakni melalui pembinaan karakter. ‘’Suka membantu orang lain dengan ikhlas. Itulah setia kawan,’’ ujar Mensos Juliari Batubara. Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Mensos dan Gubernur Kalsel atas terselenggaranya HKSN 2019 ini. Wapres menyampaikan permohonan maaf Presiden RI tidak bisa hadir, karena ada tugas negara lain dan menyampaikan salam kepada tamu undangan HKSN 2019 yang hadir. Wapres menyampaikan Kesetiakawanan Sosial harus tetap kuat di masyarakat. Dengan adanya peringatan HKSN ini setiap warga harus mampu menerapkan nilai dasar, saling peduli didasari kerelaan dan keikhlasan. ‘’Peringatan HKSN seperti ini menjadi stimulus kegiatan sosial di masyarakat,’’ ujar Wapres

Ma’ruf Amin. Wapres menambahkan peran Kesetiakawanan Sosial sangat penting, karena bisa membantu menurunkan angka ketimpangan dan mengurangi kemiskinan. ‘’Semua agama mengajarkan kita saling membantu dan saling berbagi,’’ ujar Wapres Ma’ruf Amin. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta usai menerima penghargaan tersebut langsung didaulat berbicara masalah sosial. Pihaknya selama ini telah melakukan langkah-langkah menggali data dengan cara turun melakukan bedah desa untuk mencari data dan fakta di lapangan. Setelah itu dibuatkan tajuk rencana apa yang harus dlakukan. Dalam hal penanganan masalah sosial itu ketika turun ke lapangan, Bupati juga tidak segan-segan membantu warga yang tidak memiliki sambungan listrik untuk mencarikan sambungan listrik baru, memberikan pekerjaan bagi penyandang disabilitas produktif, memberangkatkan anak KK miskin ke kapal pesiar dan lainnya. ‘’Semua yang saya lakukan itu, didasarkan komitmen tulus untuk menyelesaikan masalah ini. Saya tidak mau nanti ada orang miskin yang tidak mendapatkan hak-haknya, ada masyarakat produktif yang tidak bekerja. Jika itu terjadi, maka artinya ada sesuatu yang salah pada saat kita menangani masalah sosial ini,’’ ujar Suwirta. Terkait penghargaan itu, Bupati Suwirta mengucap rasa syukur atas apa yang diraih. Penghargaan ini diharapkan semakin memberikan motivasi dirinya bekerja. Tentunya hasil kerja itu dipersembahkan kepada seluruh jajaran Pemda Klungkung dan seluruh masyarakat Klungkung. ‘’Penghargaan ini tentunya berkat kerja teamwork Pemkab Klungkung dan kita persembahkan untuk masyarakat Klungkung,’’ pungkasnya. Turut mendampingi Bupati Suwirta, Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta, Kadis Sosial Kabupaten Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana. (ad537)

TERIMA SATYA LENCANA - Bupati Suwirta saat menerima penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Wapres RI Ma’ruf Amin.

Bali Resik Sampah Plastik Kumpulkan 147 Kg Sampah Semarapura (Bali Post) Pemkab Klungkung konsisten mengawal program Pemprov Bali, dalam memerangi sampah plastik. Gerakan Bali Resik Sampah Plastik, Jumat (20/12) kemarin, bukan saja menyasar sejumlah pasar tradisional, malah program itu serentak dilakukan hingga di wilayah Kepulauan Nusa Penida. Dari gerakan Bali Resik Sampah Plastik itu, hasilnya terkumpul 147 kilogram sampah plastik. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, A.A. Kirana, mengatakan aksi perburuan sampah plastik kali ini menyasar Pasar Desa Kamasan, Pasar Swecapura Gelgel, sekitar lapangan Bina Karya Kamasan dan sekitar GOR Swecapura. Selain itu, perburuan sampah plastik itu juga dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Klungkung, termasuk juga Kecamatan Nusa Penida. Sampah plastik yang berhasil dikumpulkan mencapai 147 kilogram. Selanjutnya, sampah plastik itu dikirim ke TPA setempat. Gerakan itu, kata Kirana, sangat efektif dalam mengurangi sampah plastik. Seka-

Bali Post/kmb31

RESIK SAMPAH PLASTIK - Salah satu warga saat ikut dalam Gerakan Bali Resik Sampah Plastik. ligus, sebagai media edukasi warga agar semakin menyadari bahayanya sampah plastik. Wabup Made Kasta juga menegaskan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik, sangat efektif untuk membersihkan lingkungan dari sampah plastik. Hal itu juga sekaligus sebagai media sosialisasi pelarangan penggunaan plastik sekali pakai (PSP). Khususnya kepada pedagang dan konsumen pasar.

Plastik sekali pakai yang dimaksud antara lain, kantong plastik, polysterina (styrofoam) dan sedotan plastik, sebagaimana amanat Pergub Provinsi Bali Nomor 97 Tahun 2018. “Melalui kegiatan ini, kami menyampaikan kepada para pedagang di pasar, maupun di warung-warung di pinggir jalan agar tidak lagi menyediakan plastik sekali pakai,’’ pinta Wabup Kasta. Begitu juga kepada

para pembeli/konsumen agar tidak lagi menggunakan plastik sekali pakai, dan juga menggunakan bahan ramah lingkungan dan dapat dipergunakan berkali-kali. Terkait pengurangan sampah di sumber, Pemkab Klungkung juga sudah mengupayakan melalui inovasi “Bang Daus” (lubang daur ulang sampah) yang mengolah sampah organik di sumber penghasil sampah menjadi kompos. (kmb31)

Kasek Kumpulkan Komite Sekolah

Dari Hasil Audit Ditemukan Ada Pelanggaran SETELAH adanya gerakan sejumlah tokoh masyarakat Desa Banjarangkan ke Kejati Bali, Kepala SDN 1 Banjarangkan saat gedung dibangun, Ni Wayan Srinati, mengumpulkan anggota komite sekolah di sekolah setempat, Jumat (20/12) kemarin. Pihaknya berinisiatif mengumpulkan mereka, untuk memastikan apa sesungguhnya yang menjadi permasalahan, agar orangtua siswa mau bicara. Dari pertemuan tersebut disimpulkan tidak ada masalah dalam proses pembangunan gedung. Lalu apa masalah sebenarnya sehingga banyak tokoh masyarakat yang mendatangi Kejati Bali? Pertemuan itu digelar mendadak, setelah banyak tokoh masyarakat yang datang ke Kejati Bali, Rabu (18/12) lalu. Pihak sekolah ingin mengklarifikasi, apa sesungguhnya yang dipersoalkan, sehingga terus makin ramai di media massa. Namun, dalam pertemuan itu pihaknya mengklaim tidak ada orangtua siswa yang mempermasalahkan pembangunan gedung SD tersebut. Semua orangtua siswa yang tergabung dalam komite sekolah, dikatakan sudah menerima hasil pembangunannya. “Orangtua siswa yang kami undang saat pertemuan,

bilang tidak ada masalah,” kata Srinati, yang sudah dimutasi dari Kepala SDN 1 Banjarangkan ke Kepala SDN 3 Banjarangkan. Disinggung hasil audit Tim Unud terhadap pembangunan Gedung SDN 1 Banjarangkan dinyatakan telah ditemukan adanya pelanggaran. Namun, dia sendiri mengaku belum mendapatkan hasil. Srinati masih yakin dirinya sebagai penanggung jawab pembangunan saat itu, tidak bersalah. “Saya sebenarnya tidak tahu-menahu saat pembentukan panitia pembangunan. Karena saat pembentukan,

kepala sekolah sebelumnya terkena mutasi. Sehingga, saat saya menjadi kepala sekolah di sana, panitia sudah terbentuk,” tegasnya. Karenanya dia mengaku bingung dengan situasi tersebut. Masalah ini, benar-benar mengganggu konsentrasinya dalam memimpin sekolah, meski sudah pindah sekalipun. Kemudian dia mengaku pasrah. Ia berharap dirinya tidak dikait-kaitkan dalam persoalan itu, apalagi Srinati sebagai penanggung jawab proyek DAK senilai Rp713 juta itu. Pada proyek pembangunan gedung SD, sebagai Ketua Panitia, Wayan Suartini, Bendahara Panitia, Made Sudastini, dan Bagian Pengadaan, Nyoman Sumiana. Sebelumnya, Kasi Penyidik Kejati Bali, Anang Suhartono, mengatakan proses penyelidikan sudah memasuki tahap akhir. Bulan ini pihaknya mengaku sudah mulai menyusun laporan akhir tentang apa yang telah ditemukan di

lapangan, setelah penyidik menerima hasil audit dari Tim Audit Independen Unud. “Hasil audit Unud terkait konstruksi bangunannya sudah keluar. Secara umum, hasil audit penghitungan konstruksi itu memang ditemukan ada pelanggaran. Progresnya, jangan lagi ada kesan kami menghalangi, atau membuat hal itu menjadi lambat,” katanya. Disinggung berapa detail kerugian negara sebagaimana hasil audit Tim Unud, Anang enggan membeberkannya. Sebab, kasusnya masih dalam tahap penyelidikan. Dia berjanji akan menyampaikan hal tersebut bila nanti memang ada peningkatan penanganan dari penyelidikan menjadi penyidikan. Kalau kasus ini naik, maka yang bertanggung jawab pertama tentu kepala SD itu. Tetapi, dalam proses pengembangan, tidak tertutup kemungkinan bisa menyentuh oknum pejabat terkait. (gik)


Sabtu Kliwon, 21 Desember 2019

Bupati Mas Sumatri Jenguk Pasien Rio Pastika di RSUD Karangasem USAI mengikuti rangkaian perayaan Hari Ibu ke-91 tahun 2019, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menyempatkan diri untuk berkeliling melihat fasilitas pelayanan dan ruang perawatan pasien sembari menjenguk pasien yang terbaring di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem, Jumat (20/12) kemarin. Dalam kunjungannya itu, Bupati Mas Sumatri yang didampingi Asisten II Setda Kabupaten Karangasem, Asisten III Setda Kabupaten Karangasem, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, Sekdis Sosial Karangasem menyempatkan diri menjenguk pasien I Kadek Rio Pastika (15) asal Banjar Dinas Bonyoh, Ban, Kecamatan Kubu, yang baru saja dirujuk ke rumah sakit. Direktur Rumah Sakit Umum

Daerah (RSUD) Karangasem, I Wayan Suardana, mengatakan sebelum dirawat di RSUD Karangasem, pasien tersebut sebelumnya sempat dirawat di RSUP Sanglah selama tiga minggu dan kini kembali dirujuk ke RSUD Karangasem. “Sebelumnya sempat dirawat di Sanglah dengan diagnosis kelenjar getah bening. Kini kembali dirujuk ke RSUD dengan keluhan diare dan sekarang sedang dalam observasi,” ungkap Suardana. Menurut kedua orangtua I Kadek Rio Pastika, Nengah Bunga dan Wayan Mudiasa, sebelumnya putranya memang sempat dirawat di Sanglah. Di sana putranya didiagnosis kelenjar getah bening. “Putra kami mulai sakit-sakitan sejak delapan bulan yang lalu. Sempat dirawat di Sanglah dengan penyakit getah bening dan kini

mengalami diare sepanjang hari, hingga berat badannya terus turun. Kami akan berusaha agar putra kami cepat sembuh,” harapnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mas Sumatri memberikan semangat kepada pasien. “Kami mendoakan agar bapak dan ibu diberikan kekuatan dan semoga Kadek Rio lekas diberi kesehatan dan segera diangkat penyakitnya. Yang jelas ikuti anjuran dokter, minum obat secara teratur. Apapun kebutuhan Kadek Rio akan usaha kami penuhi demi kesembuhannya,” jelasnya. Mas Sumatri memerintahkan Dinas Sosial untuk memberikan kursi roda dan tongkat untuk pasien. “Bantu pasien. Berikan yang diperlukan pasien. Begitu juga dengan kartu kesehatan pasien,” ujarnya. Selain se-

mangat, Bupati Mas Sumatri juga memberikan bantuan moril berupa uang tunai kepada pasien, dengan harapan pasien lekas sembuh dan bisa beraktivitas seperti sedia kala. Selain menjenguk pasien, Bupati Mas Sumatri juga menyempatkan diri mengunjungi ruang kerja Direktur RSUD Kabupaten Karangasem, sembari bertemu dengan staf karyawan RSUD. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mas Sumatri mengecek kinerja karyawan administrasi RSUD Karangasem. “Kami meminta petugas lebih meningkatkan kinerja. Selain itu, kami berharap semoga kinerja karyawan bisa lebih meningkat, dan terus berinovasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Karangasem,” harap Mas Sumatri. (ad538)

JENGUK - Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, saat menjenguk Rio Pastika di RSUD Karangasem.


Sabtu Kliwon, 21 Desember 2019

Bawa Lari Motor ”Showroom” Sukrawan Dibekuk Bangli (Bali Post) -

Bermodus pura-pura coba sepeda motor, I Nyoman Sukrawan (27), warga asal Desa Siakin, Kintamani berhasil membawa kabur sebuah motor Kawasaki KLX milik sebuah showroom di Desa Pengotan, Bangli. Namun beberapa hari kemudian, pelaku akhirnya dibekuk polisi di rumahnya. Pelaku diamankan Opsnal Reskrim Polsek Bangli, Jumat (20/12) kemarin, bersama barang bukti sepeda motor KLX bernopol DK 5521 PP. Oleh petugas, pelaku kemudian digelandang ke Mako Polsek Bangli. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan kasus pencurian motor yang dilakukan Sukrawan terjadi Minggu (15/12) lalu sekitar pukul 11.15 Wita. Sesuai laporan I Wayan Kasna, pemilik showroom, awalnya pelaku yang tidak dikenalnya itu datang berpura-pura membeli sepeda motor. Kemudian setelah terjadi kesepakatan harga, pelaku meminta kepada penjaga showroom mencoba sepeda motor yang dimaksud. Saat diberikan kesempatan mencoba sepeda motor, pelaku ternyata kabur dan tidak kembali lagi ke showroom. Korban yang dirugikan akibat ulah

Anggaran Terbatas, Pemkab Tunda Peralihan Kepesertaan JKN Mandiri ke PBI yang disediakan Rp30 miliar lebih. Ditambah dana dari Pemprov Bali Rp18,6 miliar, sehingga total anggaran yang tersedia Rp48,6 miliar lebih. Jumlah anggaran yang ada tersebut masih kurang dari kebutuhan. Neneng mengatakan anggaran sementara tersedia diperkirakan hanya cukup membayar iuran sampai September 2020. Sementara untuk membiayai bulan selanjutnya, dirancang pada APBD Perubahan 2020. Agar dana yang disediakan tidak kurang dan berdampak pada penonaktifan peserta JKN, pihaknya melakukan beberapa langkah. Salah satunya menunda usulan peralihan kepesertaaan JKN Mandiri ke JKN PBI sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Penundaan tersebut telah diumumkannya melalui surat. Dalam surat itu disampaikan, pengusulan

kepesertaan JKN PBI itu melalui jalur rekomendasi. Hanya diperuntukkan bagi warga miskin yang tercecer. Dibuktikan dengan membawa surat keterangan miskin dari desa/kelurahan, surat keterangan sakit dari tim medis dan fotokopi KK terbaru. Di samping itu, pihaknya juga melakukan verifikasi dan validasi data kepesertaan JKN BPI daerah yang saat ini jumlahnya mencapai 121.140 orang. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan ada data ganda, yakni terdaftar serta dibiayai APBN dan APBD. Neneng juga mengatakan pihak Dinsos melakukan penyisiran terhadap pekerja penerima upah yang jaminan kesehatannya dibiayai pemerintah daerah. Menurutnya, pekerja penerima upah wajib didaftarkan oleh perusahaan tempatnya bekerja. (kmb40)

LELANG jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di Kabupaten Bangli sepi peminat. Hingga hari ke delapan pendaftaran dibuka Jumat (20/12) kemarin, baru ada dua orang yang mengajukan lamaran untuk ikut seleksi. Sementara total jabatan yang dilelang saat ini 15 posisi. Kenapa masih banyak yang belum melamar apakah banyak persyaratan yang harus dilengkapi secara administrasi sebelum lamaran itu bisa diterima?

gkat/golongan minimal IVa dan berusia maksimal 56 tahun pada saat pelantikan. Sesuai rencana pelantikan pejabat eselon IIb hasil lelang akan dilaksanakan selambat-lambatnya tanggal 7 Januari 2020. Adapun 15 jabatan yang dilelang, yakni staf ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik, staf ahli bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan, Kadisperindag, Kadis PKP, Kadisos, Kadishub, Kadis Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kadiskominfosan, Kadis perpustakaan dan kearsipan, Kadis penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu, Kepala Bapedalitbang, Kasatpol PP dan Damkar, Direktur RSU, Kadiskoperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Kadis PUPRPerkim. (ina)

Bangli (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Bangli sementara waktu menunda usulan peralihan kepesertaan jaminan kesehatan (JKN) Mandiri ke peserta JKN PBI (penerima bantuan iuran). Hal itu dilakukan sebagai upaya agar dana yang tersedia untuk membiayai jaminan kesehatan masyarakat tahun 2020 mendatang bisa mencukupi. Kasi Pendataan Kelembagaan dan Kemitraan Dinas Sosial Kabupaten Bangli, Neneng Setiawati, Jumat (20/12) kemarin mengatakan, kebutuhan anggaran untuk membiayai jaminan kesehatan masyarakat tahun 2020 mendatang mencapai Rp61 miliar lebih. Kebutuhan dana mengalami peningkatan karena adanya kenaikan premi BPJS Kesehatan. Sementara berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli, anggaran

Lelang Jabatan Sepi Peminat

Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel), Gede Arta, mengatakan masih minimnya pelamar kemungkinan dikarenakan para calon pelamar masih sedang berproses melengkapi berkas persyaratan. Diakuinya berkas persyaratan yang harus dilengkapi cukup banyak. Karena itu, pihaknya memperkirakan pendaftaran akan ramai jelang berakhirnya masa pendaftaran, 25 Desember mendatang. “Perkiraan saya H-3 atau H-2, tanggal 25 ini akan banyak yang mendaftar,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kabupaten Bangli itu, Jumat siang kemarin. Pihaknya optimis lelang jabatan kali ini, akan diikuti banyak peserta. Sebab belakangan ini sudah banyak PNS yang memohon surat pernyataan tidak pernah dijatuhi sanksi disiplin ke BKDPSDM Bangli. Jumlahnya lebih dari 30 orang. Dikatakan Gede Arta, surat pernyataan tersebut menjadi salah satu syarat yang harus dilengkapi dalam pendaftaran. Sesuai ketentuan, dalam pelaksanaan lelang jabatan ini, satu posisi jabatan minimal harus dilamar empat orang. Sementara satu orangnya boleh melamar di dua posisi jabatan. Jika nantinya jumlah pelamar di satu posisi itu kurang dari empat orang, maka posisi jabatan tersebut tidak bisa dilelang. Pansel

akan memperpanjang masa pendaftaran. “Saya optimis tidak ada jabatan yang tidak ada pelamarnya. Hari Senin atau Selasa ini saya perkirakan akan banyak yang mendaftar,” terangnya. Sebagaimana diketahui, pendaftaran seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama di Kabupaten Bangli sudah dibuka sejak Kamis (12/12) lalu. Seleksi JPTP bisa diikuti seluruh PNS, tidak saja dari Bangli namun PNS dari daerah lain. Terdapat sejumlah ketentuan umum yang harus dipenuhi pelamar untuk bisa ikut seleksi. Di antaranya memiliki pan-

Gede Arta

Bali Post/kmb40

pelaku, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bangli. “Akibat kejadian tersebut pemilik showroom mengalami kerugian kurang lebih sebesar dua puluh juta rupiah,” terangnya. Menindaklanjuti laporan itu, personel Opsnal Reskrim Polsek Bangli dipimpin Kanit Reskrim Iptu Ketut Purnawan langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Berbekal sepeda motor Shogun diduga milik pelaku yang tertinggal di TKP, kemudian polisi berhasil mengungkap identitas pelaku dan membekuknya. “Setelah ditelusuri dan dilakukan penyelidikan oleh tim, diketahui pelakunya adalah I Komang Sukrawan. Berdasarkan ciri-ciri di CCTV dan informasi di TKP, Opsnal menangkap pelaku di rumahnya sore kemarin,” kata Sulhadi. (kmb40)

BEKUK PELAKU - Personel Opsnal Reskrim Polsek Bangli membekuk pelaku di rumahnya.

SOSOK Dorong Wirausaha Muda PELAKU usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Bangli tercatat sebanyak 43.947 UMKM. Dari jumlah itu, 50 persen lebih sudah mengakses program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Wakil Bupati Bangli, Sang Nyo-man Sedana Arta, merasakan program KUR berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas UMKM di Kabupaten Bangli. Dia menyebutkan sektor pertanian mengalami peningkatan produksi. Seperti bawang merah saat ini produksinya mencapai 23.846 ton, kopi arabika menyentuh 2.346,30 ton, kopi robusta mencapai 136,48 ton, jeruk menggapai 63.372,50 ton dan ikan nila dapat dicapai 5.679,5 ton. Wabup Sedana Arta pun berharap agar tahun 2020 mendatang, plafon KUR di Kabupaten Bangli bisa terus ditingkatkan. Mengingat program bunga rendah ini memang sangat memberikan manfaat bagi perkembangan UMKM di Kabupaten Bangli. Melalui program KUR, ia juga mengaku ingin terus mendorong agar wirausaha muda di Bangli bisa terus tumbuh. Sehingga salah satu beban pemerintah kaitannya dengan penyediaan lapangan pekerjaan akan bisa teratasi. “Melalui pengembangan usaha kecil mikro, kita ingin pemuda di Bangli bukan lagi sebagai pencari kerja. Tetapi siap mandiri, bahkan bisa menjadi penyedia lapangan pekerjaan,” pungkas Wabup asal Desa Sulahan, Susut itu. (ina)


Sabtu Kliwon, 21 Desember 2019

Tabrak Truk Pengendara Motor Tewas Singaraja (Bali Post) -

Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kembali menelan korban jiwa. Kali ini pengendara motor DK 3321 VX KSMDI (43) asal Kelurahan Kampung Bugis, Singaraja. Dia mengalami lakalantas di Jalan Singaraja - Seririt Km 3.000 wilayah Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng, Jumat (20/12) dini hari kemarin. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius dan meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit. Kasubag Humas Iptu Gede Sumarjaya seizin Kapolres Buleleng,AKBP Made Sinar Subawa mengatakan korban bermaksud ke Seririt dari arah Singaraja. Memasuki lokasi kejadian, korban berusaha mendahului kendaraan di depannya. Namun nahas, saat akan menyalip, korban mengambil haluan terlalu ke kanan. Saat bersamaan dari arah Seririt

melintas truk DK 8177 UT dikemudikan M. Ali (39), asal Bondowoso, Jawa Timur. Tabrakan pun tak bisa dihindarkan. Korban terjatuh dari sepeda motor dan terseret di bawah truk. Akibat benturan keras itu, korban mengalami luka parah. Setelah dirawat di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. “Benar terjadi lakalantas dengan pengendara sepeda

motor tewas. Kasusnya masih diselidiki rekan kita di Satlantas dan barang bukti sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya. Terkait penyebab, Sumarjaya menyebut, dugaan sementara lakalantas ini karena pengendara sepeda motor kurang hati-hati saat akan mendahului kendaraan di depannya. Namun demikian, sejumlah saksi

Bali Post/ist

IDENTIFIKASI - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara kasus lakalantas di wilayah Dusun Konci, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kamis (19/12) lalu.

Disbud Bentuk Tim Cagar Budaya Singaraja (Bali Post) Buleleng yang pernah menjadi Ibu Kota Soenda Ketjil dengan sendirinya menyimpan warisan benda peninggalan sejarah. Namun, hingga

sekarang belum ditetapkan menjadi cagar budaya daerah. Itu karena pemerintah daerah belum memiliki tim cagar budaya yang diberikan tugas dan wewenang menetapkan

suatu benda cagar budaya. Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Kebudayaan (Sekdisbud) Buleleng, Made Sudiarba, saat menjadi narasumber dalam Diskusi Akhir

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA

Dcr Chef 3-5jt+Uang Besin+1x makan siang, berpengalaman, memiliki kendaraan sendiri.Dan Dapur(Serabutan) 1,8-2Jt+uang bensin+1x makan siang, memiliki kendaraan sendiri, penempatan Uluwatu, Hub.Putri 082144355655

Butuh juru masak/Cooker, lulusan tata boga,pengalaman Lmrn ke: info@tsbali.com

**Foreign Company looking for: 1 Stockist,1 SPG Speak English & DW Please email your cv to manager@pimentrougelighting.com or call 8476118 B.BP.001.12.19.0000540

Bth Staf Pembukuan/Finance, S1 Akuntansi, pengalaman, lamaran ke: info@tsbali.com B.BP.031.12.19.0000526

Dcr Sopir SIM A/B1,min SMA,Ijazah,max35th Lam Jl.Gn Himalaya Slt 6Dps T.418531,08124646409 B.BP.001.12.19.0000524

LOKER

B.BP.001.12.19.0000513

Dcr Pramuniaga,Ksir,Arys Mikro Jln.Nangka Utara No.248X Dps Tlp.085738837304/0361-8469340

B.BP.001.12.19.0000438

Dcr Sales Horeca P/W Max 35Thn SIMCMinSMA.WA:087887743483

B.BP.001.12.19.0000493

Dicari sopir u/kantor PT. Korea Travel Bali. 081338060220 B.BP.154.12.19.0000539

B.BP.031.12.19.0000527

Pramuniaga P/W Lam Gn Andakasa 35GatsuBrt9004805/08123817910 B.BP.001.12.19.0000530

Urgently required, personal driver for expatriate.Familiar with streets and well know spots in Bali with minimum age of 26-35 years old.Send your application to PT.Mitrais,Jln. By Pass Ngurah Rai Gg .Mina Utama No.1 no later than Monday 23 December 2019 B.BP.001.12.19.0000494

SERVICE

RUPA-RUPA

RUPA-RUPA

DIJUAL RUMAH

dan data-data di lapangan masih dikumpulkan untuk mengungkap dengan pasti penyebab lakalantas tersebut. Kasus lakalantas juga terjadi di jalan raya Km18.300 wilayah Dusun Konci, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kamis (19/12) lalu. Lakalantas karena out of control (OC) ini dialami pengendara sepeda motor DK 2338 FZ, Putu Ariada (34), warga Kampung Anyar, Singaraja. Pengendara ini membonceng temannya, Gede Andika (32), warga yang sama dan seorang balita, Putu AR (1). Saat memasuki lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai korban tiba-tiba hilang kendali. Apalagi, medan jalan menurun dan posisi menikung ke kanan, sepeda motor melaju liar dan terperosok ke pekarangan rumah warga di pinggir jalan. Akibat kejadian itu, pengendara motor dan rekan yang diboncengnya itu terjatuh. Ketiganya mengalami lukaluka dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Nahas, pengendara sepeda motor mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara, rekan yang diboncengnya selamat dan hanya mengalami luka ringan dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kasus lakalantas ini masih ditangani Unit Lalulintas (Lantas) Polsek Banjar. Diduga, lakalantas ini murni karena OC saat korban melintas dari arah Desa Tigawasa menuju Lovina, Singaraja. (kmb38)

Sasar Siswa SMA dan SMK di Seririt

BBPOM Denpasar Sosialisasikan KIE tentang Kosmetik Berbahaya

RATUSAN siswa SMA dan SMK di Kecamatan Seririt dilibatkan dalam kegiatan Komunikasi dan Edukasi (KIE) tentang bahan kosmetik berbahaya di aula SMKN 1 Seririt di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Jumat (20/12) kemarin. Kegiatan ini digelar Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar. Kegiatan ini menghadirkan narasumber anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bali, Ketut Kariasa Adnyana. Kepala BBPOM Denpasar, IGA Adhi Aryapatni, mengatakan, beberapa SMA dan SMK di Seririt sengaja dilibatkan dalam kegiatan ini karena menyasar kalangan anak-anak muda (milenial). Ini karena kalangan milenial sendiri sangat berpotensi menjadi korban peredaran bahan kecantikan (kosmetik) yang mengandung bahan berbahaya atau tidak memiliki izin edar yang diterbitkan BBPOM. Salah satu penyebab mudahnya anak-anak muda menjadi korban karena gencarnya iklan dan penjualan produk kosmetik dengan cara online. Kalau situasi ini tidak diantisipasi dengan memberikan edukasi dan kampanye untuk memastikan izin edar suatu produk kecantikan, tidak menutup kemungkinan kaum milenial ini akan lebih banyak lagi menjadi korban. Dia mencontohkan, kosmetik berbahaya yang banyak ditemukan beredar sampai sekarang adalah produk yang mengandung mercuri, hidirokinon, dan beberapa jenis krem pemutih kulit. “Dari pengawasan yang kami lakukan penjualan dan iklan bahan

kecantikan ini begitu gencar dan nilai transkasi mencapai Rp102 triliun. Ini menunjukkan semakin mudahnya penjualan, sehingga dari kegiatan ini kami sasar para milenial untuk waspada dan membiasakan diri mengecek label edar produk sebelum membeli,” katanya. Aryapatni menyebut siswa yang dilibatkan dalam kegiatan ini nantinya diharapkan dapat menyebarluaskan informasi yang didapatkan melalui dari keluarga dan lingkungan umum lainnya. Semakin banyak orang yang mengerti terkait bahaya pemakaian bahan kosmetik berbahaya dan terbiasa mengecek izin edarnya, maka pencegahan peredaran bahan yang membahayakan terhadap kesehatan itu dapat dilakukan dengan optimal. Terkait penegakan hukum, Aryapatni mengatakan, BBPOM tahun 2018 telah memproses tujuh kasus peredaran produk obat dan makanan berbahaya. Sedangkan, tahun 2019 ada lima kasus yang sama juga berhasil diungkap dan telah dilakukan tindakan

hukum. Hanya, penegakan hukum ini dilakukan menyasar jaringan penjualan dan mengungkap di tingkat produksi. “Penegakan hukum ini kita terus lakukan sambil melakukan edukasi seperti ini, sehingga target yang ingin dicapai adalah semakin kecil korban dan apapun produknya, baik itu obat dan makanan legal dan tidak membahayakan kesehatan,” katanya. Sementara itu Anggota Komisi IX DPR RI, Ketut Kariasa Adnyana, menyambut positif edukasi oleh BBPOM Denpasar menyasar kalangan milenial. Politisi PDI Perjuangan ini menilai pemahaman ini akan menghindarkan kalangan siswa terpapar dampak pemakaian bahan kecantikan berbahaya. Untuk itu, dewan akan mendorong upaya jajaran BBPOM memberantas produk berbahaya dan tanpa izin edar. Salah satu bentuk dorongan dewan di pusat adalah menginisiasi agar penerbitan izin edar produk makanan dan obat dilakukan oleh BBPOM. (ad225)

MILENIAL - Ratusan siswa SMA dan SMK di Seririrt mengikuti edukasi KIE terkait peredaran bahan kosmetik berbahaya yang digelar BBPOM Denpasar di aula SMKN 1 Seririt, Jumat (20/12) kemarin.

Tahun Komunitas Jurnalis Buleleng (KJB) di gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja Eks Dermaga Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/12) kemarin. Diskusi ini mengangkat tema “Singaraja Kota Pusaka” dihadiri Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana (PAS), dan Direktur Eksekutif Jarin-

gan Kota Pusaka Indonesia Nanang Asparinal. Sejumlah kalangan akademisi, komunitas, sejarawan, dan penggiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mengikuti diskusi kali ini. Lebih jauh Sudiarba mengatakan, mulai tahun 2017 Disbud sudah membentuk

Dicari Sales,Bisa Mandarin Gaji 7,5-8,5 Juta.9 jam kerja fasilitas Kos. Hub/WA: Putri 082144355655

DIJUAL MOBIL

PROPERTY

KEHILANGAN

TOYOTA

DISEWAKAN RUMAH

Toyota Avanza 2016 hitam,asli Bali 145jt Hub.081999299227

Rmh 2Lt Jalan Utama,Dalung Permai.H-15 Hrg damai.0811413424

Hlg IMB No 858 thn 1997, AN: Siska Wijayanto,H.081353260165

B.BP.001.12.19.0000514

Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01

B.BP.001.12.19.0000529 HONDA

Honda CRV th 2008, abu metalik 2400cc istimewa H.08159210668 B.BP.004.12.19.0000525

DIJUAL MOBIL DIJUAL MOBIL TOYOTA

Avanza’2013 Matic DK abu2 Mtl mulus skl 08113961963 Junaidi B.BP.001.12.19.0000516

ISUZU

Di jual Isuzu Elf Thn.2004 17 Seat. Surat-surat lengkap Hub:0857-3865-1700 B.BP.004.12.19.0000500

tim cagar budaya. Tahun 2018 tim tersebut belum bisa melaksanakan tugastugasnya karena harus dinyatakan lulus uji sertifikasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Tim tersebut wajib disertifikasi, namun karena kesulitan anggaran,

B.BP.001.12.19.0000464

PROPERTY DIJUAL TANAH

Dijual Tnh Kav Samsam Tabanan DP 10% Bunga Krd 0.83% /bln Hub:082236881191/081805374433

B.BP.004.11.19.0000731

DISEWAKAN TANAH

Dikontrakan tanah seluas 50 are di Jln Raya Sesetan Hub.081353004000 Pak Ketut B.BP.004.12.19.0000497

sampai sekarang tim cagar budaya itu tidak memiliki pengakuan. Saat ini, tim tersebut hanya bisa mencatat benda cagar budaya di Buleleng. Sementara tim tersebut tidak dapat menetapkan benda yang mana saja menjadi benda cagar budaya daerah atau nasional. (kmb38)

B.BP.001.12.19.0000515

PENGUMUMAN Dgn ini PT Studio Akar Desain Jl.Uluwatu 275 Villa Nirwana Bukit Jimbaran Kel.Jimbaran Kec. Kuta Selatan Badung Bali akan membubarkan perseroannya dgn Notaris Yan Armin akta Tgl 11-12-2019 No.110 Yg keberatan harap kirim surat tertulis kpd Direksi Perseroan maksimal 7 hari dari pengumuman ini. B.BP.004.12.19.0000412


Sabtu Kliwon, 21 Desember 2019

SOSOK Ingat Masa Lalu KERJA keras, disiplin dan pantang menyerah merupakan salah satu kunci sukses seseorang. Ketika budaya ini dirintis dari kecil, memasuki masa dewasa buah manis akan bisa dipetik karena kebiasaan tersebut. Hal ini pula yang dirasakan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat ini. Mantan Ketua DPRD Jembrana ini sejak kecil sudah terbiasa bekerja merintis dan membantu usaha orangtua dalam bisnis truk. Memori itu masih terngiang hingga saat ini, walaupun ia menjadi seorang pejabat. Ketika tak sengaja Kembang mendapat tugas menghadiri gelar pasukan Operasi Lilin, terlintas masa lalu saya yang cukup keras kala mengurus kendaraan truk milik orangtuanya itu. ‘’Pengalaman saya dulu ngurus truk, saya sudah terbiasa mengecek oli, aki dan air radiator. Ketika saya diminta ikut mengecek kendaraan operasional, memori saya langsung teringat masa itu,’’ ujar Wabup Kembang. Meskipun saat ini Wabup Kembang sudah menjadi pejabat, ia tidak memungkiri dirinya dulu pernah menjadi sopir truk. Begitu tamat kuliah, Kembang diminta oleh bapaknya mengurus truk dan otomatis menyetir truk sendiri hingga ke Surabaya dan daerah lain di Pulau Jawa. Dari pengalaman itulah, Kembang juga belajar permasalahan truk atau kendaraan. Saat ke Jawa membawa truk, Kembang juga mendapat pengalaman memastikan dan mengetahui selukbeluk di jalan. ‘’Sudah dari kecil saya dididik keras. Ingat dulu (kalau) telat bangun dilempar serabut kelapa, bahkan direndam ke dalam drum. Tapi di sana tertanam budaya kedisiplinan,’’ tambahnya. Sejak SMP di saat libur hari Minggu disuruh bapaknya membawa truk ke desa-desa cari kelapa. Dari semangat orangtuanya itu yang memiliki tekad kuat untuk maju. (olo)

Berkas Korupsi Mantan Kaling Dilimpahkan

Kejari Siapkan Tujuh JPU Negara (Bali Post) Berkas kasus korupsi Dana Santunan Kematian dengan tersangka I Komang Budiarta, mantan Kepala Lingkungan di Gilimanuk, dinyatakan lengkap. Kejari Jembrana awal pekan lalu melimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Denpasar. Kejari menunjuk tujuh orang jaksa penutut umum (JPU) menjadi penuntut terdakwa. ‘’Sudah lengkap dan kita limpahkan akhir bulan ini jadwal sidang,’’ ujar Kasi Pidsus Kejari Jembrana Ivan Praditya Putra, Jumat (20/12) kemarin. Rencananya sidang digelar 30 Desember mendatang. Untuk persidangan nanti, Ivan mengungkapkan, ada tujuh JPU dari Kejari Jembrana yang akan menjadi penuntut terdakwa. Sementara itu, sampai saat ini terdakwa belum ada penasihat hukum. Dan nantinya akan ditunjuk dari pengadilan apabila terdakwa bersedia didampingi. Oknum mantan kepala lingkungan ini dijerat dengan pasal 2 ayat 1, subsider pasal 3 subsider pasal 4, subsider pasal 18 ayat 1 huruf b Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tersangka saat pelimpahan tahap II pekan lalu dari Unit Tipidkor Satreskrim Polres Jembrana ke Kejari Jembrana langsung ditahan. Ia terjerat kasus ini lantaran bersama oknum PNS di Dinas Sosial Indah Suryaningsih (terpidana kasus serupa) membuat pengajuan santunan kematian fiktif pada tahun 2015. Terdakwa mengajukan 15 berkas santunan kematian fiktif masing-masing dicairkan Rp1,5 juta dari Pemerintah Kabupaten Jembrana. Akibat perbuatannya itu menyebabkan kerugian negara Rp22.500.000. (kmb26)

Bali Post/olo

TINJAU HUTAN - Komisi II DPRD Jembrana meninjau langsung kondisi hutan di Sombang. Komisi II menginisiasi bersama pihak terkait untuk gerakan tanam pohon di hutan yang gundul.

Hutan di Sombang Gundul Masyarakat Menanam Pisang

Negara (Bali Post) Hutan di wilayah Sombang, Desa Tukadaya memprihatinkan. Kawasan penyangga di hulu ini kini tidak asri lagi. Sejumlah pohon hutan yang dulunya tumbuh alami, kini berganti mirip perkebunan. Sebagian besar ditanami pisang dan tanaman produktif lainnya. Kondisi ini disaksikan langsung anggota Komisi II DPRD Jembrana yang turun ke hutan tersebut, Jumat (20/12) kemarin. Ketua Komisi II DPRD Jembrana Ketut Suastika seusai melakukan pengecekan mengungkapkan kondisi hutan sudah gundul. Dewan sengaja turun mengecek kondisi hutan yang selama ini dis-

ampaikan masyarakat. Faktanya, benar adanya. Hutan sudah gundul. Pengecekan ini, menurut Suastika, juga survei lokasi yang nantinya akan dilakukan penanaman kembali (reboisasi) bibit po-

Negara (Bali Post) – Terdakwa kasus peredaran rokok ilegal, Hawari, asal Medewi Kecamatan Pekutatan, Jumat (20/12) kemarin divonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Negara dengan hukuman penjara satu tahun satu bulan (13 bulan). Terdakwa terbukti melanggar Pasal 54 Undang-undang RI Nomor 11 Tahun 1995 sebagaimana yang telah diubah dengan UU Nomor 39 Tahun 2017 tentang Cukai. Sidang dengan hakim ketua Fakhrudin Said Ngaji itu juga dibeberkan pertimbangan yang meringankan di antaranya terdakwa bersikap sopan dan berterus terang, sebagai tulang punggung keluarga serta belum menikmati hasil dari rokok tanpa cukai yang akan dijual. ‘’Terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana dan merugikan keuangan negara,’’ ujar Said Ngaji. Karena itu majelis hakim memutuskan pidana penjara satu tahun satu bulan dan membayar denda Rp198.616.000. Bilamana terdakwa tidak bisa membayar akan diganti dengan kurungan

selama 3 bulan. Selain itu, hakim juga meminta semua barang bukti kecuali mobil yang digunakan dirampas oleh negara. Sedangkan mobil yang digunakan dikembalikan ke pemilik. Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) menuntut terdakwa bersalah dan hukuman pidana 20 bulan atau satu tahun delapan bulan. Mendengar putusan tersebut, terdakwa menyatakan menerima. Begitu halnya dengan JPU Ivan Praditya Putra, juga menyatakan menerima. Terdakwa sebelumnya diamankan di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk, Yehembang Kangin, Kamis (24/10) malam lalu oleh Tim Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea cukai Denpasar. Dari hasil operasi itu, petugas mengamankan 1.390 slop atau 258.400 batang rokok polos berbagai merek tanpa dilekati pita cukai. Dari hasil pemeriksaan diketahui rokok ini dengan merek STILL, CN, SOLID, GRAND, GREND, MILO, STEVEN dan S3 dengan pekiraan nilai ba-

hon hutan dan buah-buahan yang dilakukan bersamasama. Melihat fakta ini, Komisi II juga mendapatkan keterangan dari kehutanan, tiga perempat dari 383 hektar

hutan lindung dan 299 hektar produksi sudah rusak. Bila perambahan tidak dihentikan, kerusakannya akan semakin luas. Sejatinya untuk di hutan produksi, masyarakat penyanding diberikan hak mengelola dengan menanam tanaman yang bernilai ekonomi. Tetapi tidak dengan memotong pohon besar yang sudah ada. Komisi II menilai perlu ada tindakan riil untuk menangani ini. Salah satunya dengan

reboisasi. Nantinya reboisasi penanaman 10.000 bibit pohon melibatkan sejumlah pihak termasuk masyarakat penyanding itu sendiri. Tanaman yang akan ditanam di antaranya pohon trembesi dan mahoni serta bibit buah seperti sirsak, mengkudu, boni dan pohon buah lainnya. ‘’Penanaman ini nanti kita lakukan untuk mengembalikan hutan sesuai dengan fungsinya,’’ terang Suastika. (kmb26)

Terdakwa Rokok Ilegal Divonis 13 Bulan Penjara

Bali Post/olo

KASUS ROKOK - Hawari, terdakwa rokok ilegal, akhirnya divonis PN Negara kemarin dengan hukuman penjara satu tahun satu bulan. rang Rp268.400.000 dan total keruglan negara Rp99.308.000. ‘’Kami juga menyita dalam operasi ini satu unit mobil Avanza, satu unit mobil APV dan satu unit handphone. Penindakan pengiriman ini dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat adanya pengiriman

rokok ilegal dari Jawa menuju Bali. Dari hasil pemantauan dan penyisiran Tim Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea cukai Denpasar di titik yang berpotensi menjadi tempat pembongkaran, pada Kamis dini hari tim berhasil mendapati aktivitas

pembongkaran karung dan karton yang diduga rokok ilegal. Dari hasil pemeriksaan, didapati rokok-rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai berbagai merek sebanyak 4 karung, 4 karton, dan 44 bal atau setara 1.390 slop atau 268.400 batang. (kmb26)

dalam judicial review UU Pilkada yang diajukan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok). Satu lagi nama yang masuk Dewas adalah peneliti di Pusat Penelitian Politik LIPI, Syamsuddin Haris. Fokus penelitian Syamsuddin adalah

bidang kajian dalam masalah pemilu, partai politik, parlemen, otonomi daerah, dan demokratisasi di Indonesia. Syamsuddin menjadi satusatunya Dewas yang tidak memiliki kaitan langsung dalam soal kasus korupsi. (ata/ant)

kepastian hukum,’’ ungkap Tumpak. Anggota Dewas, Artidjo Alkostar, mengatakan optimistis terhadap kerja Dewas di KPK. ‘’Saya tidak skeptis ya. Saya sangat optimis, tidak ada masalah itu,’’ kata Artidjo. Terkait kewenangan Dewas menentukan penyadapan,

menurut Artidjo, Dewas dapat mempertimbangkannya sesuai dengan koridor hukum. ‘’Ukurannya nanti ya… kemasukakalan, wajar, ada bukti tertentu yang cukup. Ya… standar koridor hukum sudah jelas. Itu tentu sesuai UU bagaimana prosedur izinnya,’’ tambah Artidjo. (ant)

sial (SLKS) dari Kemensos. Ia menyebut bahwa penghargaan ini merupakaan penghargaan seluruh jajaran Pemkab Tabanan dan seluruh masyarakat Tabanan. ‘’Ini adalah bonus dari kinerja dan dukungan seluruh jajaran Pemkab dan seluruh masyarakat Tabanan,’’ ucapnya. Karena, tanpa dukungan dari seluruh jajaran dan seluruh rakyat Tabanan, mustahil penghargaan tanda kehormatan SLKS ini bisa diraih. Untuk itu, Bupati Eka mempersembahkan penghargaan ini kepada seluruh jajaran dan seluruh masyarakat Tabanan. Dengan harapan

hal ini memang betul-betul menghasilkan sesuatu untuk masyarakat. Bupati Eka saat ini sedang getolnya membangun Tabanan menuju E-Government guna memudahkan kinerja seluruh jajaran di Pemkab Tabanan, sehingga seluruh program yang dicanangkan Pemkab sesuai dengan visi-misi Tabanan yaitu Tabanan yang Serasi bisa diwujudkan. Tahun 2020 mendatang Pemkab Tabanan merencanakan penerapan program Garbage Startup Online, yakni pengelolaan sampah secara mandiri berbasis online. (ad533)

Mafia Pajak Lalu ada Albertina Ho, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang. Nama Albertina mencuat saat menjadi hakim dalam kasus mafia

pajak yang melibatkan Gayus Tambunan. Saat proses pengadilan yang disiarkan media massa tersebut, sosok Albertina dinilai tegas dan berani. Nama lain di jajaran Dewas adalah Harjono. Mantan hakim dan Ketua Mahkamah

Konstitusi (MK), terakhir menjabat Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Dikenal sebagai sosok yang setuju koruptor dihukum dengan cara dipermalukan di depan publik. Pernah menjadi saksi ahli

Urusan Teknis Sabtu, 21 Desember 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita

06:35 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 08:30 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih, Ngusaba Desa Ngusaba Nini (4) Seputar Bali Pagi Akhir Pekan Sehat & Bugar Senam Nangun Sad Kerthi loka Bali Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini Bali TV Shop Belajar Menggambar Menggambar Kucing Seputar Bali Terkini Galeri Musik Indonesia Seputar Bali Terkini Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih, Ngusaba Desa Ngusaba Nini (5) Bali Channel Tourist TV Klip Bali

13:30 Wita Solusi Alternatif Marion Sam 14:00 Wita Seputar Bali Terkini 14:05 Wita Ocydia Home Shopping 14:30 Wita Yowana Magz I Made Ananda Raditya Ciptadana, Juara Renang 100 M Gaya Bebas Porprov Bali 2019 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Parameter 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Dialog Interaktif Yayasan Idep Selaras Alam 17:00 Wita Lila Cita Sanggar Indra Jagadhita (2) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Lipsus Gong BPD Bali 21:00 Wita Satu Jam Nirkala Bali 22:00 Wita Seputar Bali Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Sedah Wong, Pura Dalem Desa Adat Nyitdah,Kediri-Tabanan (4) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping

Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean mengatakan, Dewas tidak akan mencampuri teknis perkara yang ditangani lembaga penegak hukum tersebut. ‘’Nanti akan kami samakan

apa yang dikerjakan oleh pimpinan KPK. Kami lakukan pengawasannya, tapi jangan lupa kami bukan penasihat, bukan. Kami tidak akan mencampuri teknis perkara yang dilakukan KPK,’’ kata Tumpak. Pimpinan KPK 2003-2007 itu pun mengaku tidak ada arahan khusus dari Presiden

Jokowi terkait dengan tugasnya. ‘’Arahan khusus tidak ada, secara umum iya. Secara umum, kami harus melakukan penegakan pemberantasan korupsi. Khusus kami Dewan Pengawas akan memberikan fundamen yang kuat untuk pimpinan KPK bisa melaksanakan secara baik menjamin

Sangat Disadari Ia menilai hal tersebut berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Jika hal itu tidak segera diatasi, ia khawatir akan menimbulkan benih-benih perpecahan dan intoleransi. Karena sangat disadari bahwa perpecahan suatu bangsa dan negara diawali dari sikap-sikap yang intoleransi. ‘’Intoleransi yang belakangan ini marak muncul di tengah masyarakat berpotensi mengacaukan persatuan dan kesatuan dan dapat menjadi benih terorisme,’’ ujarnya.

Persoalan kedua, Ma’ruf Amin menyinggung terkait angka kemiskinan di Indonesia yang masih sangat tinggi. Namun selama pemerintahan yang dipimpinnya saat ini bersama Presiden Jokowi telah mampu dan berhasil menekan sangka kemiskinan. Ia pun tidak memungkiri masih ada sekitar 25 juta penduduk Indonesia yang hidup dalam kemiskinan. Ma’ruf Amin berharap kegiatan HKSN 2019 ini menjadi momentum untuk menyelesaikan masalah kemiskinan dan mampu menjadi fondasi untuk membangun bangsa serta menerapkan nilai-

nilai sosial masyarakat. Terpilihnya Bupati Eka sebagai penerima tanda kehormatan SLKS telah melalui verifikasi oleh tim bagian verifikasi Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Setmilpres RI. Tim mengumpulkan data dengan cermat dan teliti untuk menentukan penerima penghargaan, sehingga mencegah terjadinya kesalahan dalam memberikan penghargaan. Atas penghargaan yang diterimanya, Bupati Eka mengucap syukur karena telah dipercaya mendapatkan penghargaan Tanda Kehormatan Satya Lencana Kebaktian So-


SABTU KLIWON, 21 Desember 2019

Bali Post/eka

PENGHARGAAN - Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan Penghargaan Seni Kerthi Bhuwana Sandhi Nugraha dan Anugerah Bali Brand 2019 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Jumat (20/12) malam.

Gubernur Koster Serahkan Penghargaan Seni Kerthi Bhuwana Sandhi Nugraha

PRESTASI, dedikasi, dan kontribusi para penggiat seni dalam bidang penguatan dan pemajuan kebudayaan Bali, betul-betul mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Bali. Pertama kalinya, Pemprov Bali lewat Dinas Kebudayaan memberikan Penghargaan Seni Kerthi Bhuwana Sandhi Nugraha kepada sanggar/ komunitas/yayasan seni di Bali. Tahun ini sebanyak 40 penerima penghargaan tersebut berasal dari 9 kabupaten/ kota. Penghargaan itu diserahkan Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, Kepala Dinas Kebudayaan Bali I Wayan ‘’Kun’’ Adnyana dan Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali,

Jumat (20/12) malam. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dr. I Wayan ‘’Kun’’ Adnyana mengatakan, ke-40 sanggar/komunitas/ yayasan seni menerima piagam penghargaan dan uang tunai masing-masing Rp 50 juta. Yakni, Yayasan Suar Agung, Bali Experimental Teater, Sanggar Tari Bali Satya Laksana, Teater Selem Putih, Sanggar Seni Shanti Budaya Traditional Art Studio and Costume, Sanggar Seni Lukis Kaca Nagasepaha,

Teater Jineng SMAN 1 Tabanan, Sanggar Tari Ayu, Sanggar Seni Saraswati Sadhana, Sanggar Kepucuk, Sanggar Seni Kecupu Mas, Komunitas Laboratorium Study Teater, Yayasan Penggak Men Mersi, Yayasan Bumi Bajra Sandhi, Sanggar Teater Bumi Bali, Sanggar Kukuruyuk, Sanggar Rareangon Sejati, Pramusti Bali, Sanggar Teater Agustus, Sanggar Lukis Jepun Putih, Sanggar Tari Bali Warini, Bentara Budaya Bali, Komunitas Teratai, Yayasan Basa

Bali Wiki, Sanggar Teater Mini, Sanggar Seni Pancer Langiit, Komunitas Seni dan Budaya Tugek Carangsari, Sanggar Geoks, Yayasan Arma (Sanggar Arma Kumara Sari), Sanggar Seni Saba Sari, Yayasan Anak Tangguh, Sanggar Balerung Mandera Srinertya Waditera, Sanggar Paripurna, Perkumpulan Pelukis Baturulangun, Sanggar Lokananta, Komunitas Budaya Sanggar Seni Kayon, Sanggar Lukis Klasik Wasundari, Perkumpulan Sanggar Seni Kayonan, LKP Sanggar Seni Miniarthi’s, dan Sanggar Seni Citta Wistara. Sebelum menetapkan daftar penerima penghargaan, lanjut Kun, pihaknya melaku-

kan seleksi dan verifikasi melibatkan tim seleksi. Tim terdiri dari Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.Skar., M.Hum., budayawan Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., akademisi FIB Unud Drs. Gede Nala Antara, M.Hum., penulis budaya dan aktivis antikorupsi Ir. Putu Wirata Dwikora, S.H. dan jurnalis budaya sekaligus Ketua PWI Bali Drs. IGMB Dwikora Putra. ‘’Pemberian penghargaan ini selaras dengan visi-misi Gubernur Bali yang tercantum dalam RPJMD Provinsi Bali 2018-2023 lewat ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’,’’ ujarnya. Kun menambahkan, visimisi tersebut dalam bidang

seni dan budaya diwujudkan dalam bentuk upaya menjaga kelestarian dan pengembangan karya-karya berbasis budaya tinggi warisan para leluhur. Seperti tari, tetabuhan, lukisan, patung, arsitek dan kerajinan rakyat yang bersumber dari nilai kearifan lokal. Tradisi, seni dan budaya dijadikan sebagai tata cara kehidupan krama Bali terkait upaya pemajuan kebudayaan Bali secara berkelanjutan. Adanya penghargaan ini diharapkan mampu menggelorakan semangat beraktivitas para pimpinan sanggar/komunitas/yayasan seni untuk terus menggali, melestarikan, membina, dan mengembangkan seni budaya

Bali yang adiluhung, serta penciptaan karya-karya seni yang pada akhirnya memberi dampak terhadap kesejahteraan masyarakat. Selain Penghargaan Seni Kerthi Bhuwana Sandhi Nugraha, Gubernur Bali Wayan Koster juga menyerahkan Anugerah Bali Brand 2019 kepada I Gusti Made Arsawan atas inovasi tenunnya, perajin arak Sidemen I Wayan Darsana, musisi musik etnik Gus Teja, A.A. Oka Sinar lewat kuliner Bali Babi Guling Bu Oka, Owner Coco Group Nengah Natyata, I Gede Suarsa Aryawan lewat pipet dan kerajinan berbahan bambu, dan Gede Pusaka lewat Kopi Banyuatis. (kmb32)

’’Songsong Matahari Bali 2020’’

Artis Bali Hibur Ribuan Masyarakat PANGGUNG terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali disesaki penonton, Jumat (20/12) malam kemarin. Mereka mengapresiasi gelaran acara konser ‘’Songsong Matahari Bali 2020’’ yang berlangsung semarak.

Pidato Akhir Tahun Gubernur Bali Wayan Koster disemarakkan dengan pagelaran seni musik multimedia yang menampilkan kolaborasi seni tradisi dan modern dalam acara tersebut. Sejumlah penyanyi dan

band kenamaan di Bali silih berganti menampilkan aksi mereka di atas panggung. Diawali penampilan biduanita cantik Gek Atu yang membawakan dua lagu andalannya, ‘’Salah Sasaran’’ dan ‘’Kene Pelet’’ dalam versi dangdut koplo. Sontak ribuan penonton yang memenuhi tribun panggung berjoged ria mengikuti alunan musik dangdut dan goyangan khas dari penyanyi kelahiran Kaliakah, 8 Oktober 1985 ini. Tidak mau kalah, pe nyanyi pop Bali kawakan Ayu Saraswati menghadirkan lagu andalannya yang bernuansa melankolis. Lagu ‘’Astungkara Ada Jalan’’ dan ‘’Sayangang Tiang’’ mampu membuat para penonton terbawa suasana cinta dengan lirik-lirik lagu yang dibawakannya. Suasana semakin penuh cinta saat Widi Widiana membawakan lagu andalannya yang berjudul ‘’Formalin Sik Luh’’ dan ‘’Sesapi Putih’’. Gemuruh sayup-sayup nyanyian suara dari seluruh tribun panggung terdengar mengikuti alunan nada yang dinyanyikan penyanyi asal Legian, Kuta itu. Begitu juga penampilan

dari Made Gimbal n’Band. Grup band yang terbentuk di Desa Yeh Kuning Kecamatan Jembrana sejak tahun 1997 hadir dengan nuansa lagu yang bergenre ‘’campuran’’. Pasalnya, band yang beranggotakan Puja, Mr. Tude Poled, Mang Agus, Nova dan Dede Broet ini memadukan beberapa unsur musik, seperti pop, reggae, blues, country dan rock n’ roll, bahkan sampai rock alternatif yang di-mix secara spesial. Meskipun suasana sudah semakin larut malam, namun penampilan dua band Bali yang konsisten mendukung visi Gubernur ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ yaitu Navicula dan Lolot Band juga tak kalah menujukkan kebolehannya di hadapan Gubernur Bali dan tamu undangan lainnya, serta ribuan penggemarnya. Navicula yang identik dengan lagu-lagu berte makan kritik sosial dan lingkungan ini menampilkan lagu-lagu andalannya yang sarat pesan sosial dan moral kepada masyarakat untuk lebih menjaga kelestarian lingkungan alam Bali. Di antaranya ‘’Busur

Hujan’’, ‘’Mafia Hukum’’ dan ‘’Bali Berani Berhenti’’. Di sela-sela penampilannya, vokalis Navicula Robi berharap pada tahun 2020 Bali semakin mewujudkan konsep Tri Hita Karana dalam pembangunannya. Pergelaran seni multimedia dalam rangka menyong-

song Matahari Bali 2020, Lolot Band tampil all out. Musik dengan genre Bali Rock Alternative berlirik bahasa Bali ditampilkan begitu apik. Band yang digawangi Made Bawa pada vokal dan gitar, Donnie Lesmana pada lead gitar, Lanang ‘’Botax’’ pada bass

gitar dan Hendra pada drum ini mampu menutup konser dengan kesan yang tak terlupakan. Mereka menghadirkan lima lagu andalannya. Di antaranya ‘’Ngugut Jeriji’’, ‘’Capung Gantung’’, ‘’Enggung’’, ‘’Cekcek’’ dan single terbaru mereka ‘’Kumpul Kebo’’. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Sabtu 21 Desember 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu