terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
16 HALAMAN
NOMOR 66 TAHUN KE 72 Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Wage, 21 Oktober 2019
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Amankan Bali
SMPN 3 Abiansemal
Diterjang Angin, Bale Bengong Roboh
Ratusan personel gabungan Polda Bali, Brimob, Polresta Denpasar, Kodim 1611/Badung dan Satpol PP Provinsi Bali mengikuti apel kesiapan dalam rangka pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Minggu (20/10) kemarin.
SMPN 3 Abinsemal di Sibang Gede, Badung, bertebar prestasi. Sekolah ini meraih juara I lomba sekolah rindang, juara Trias UKS dan pengolahan sampah plastik.
Angin kencang melanda Kecamatan Baturiti selama beberapa hari belakangan. Pada Minggu (20/10) kemarin, angin kencang mengakibatkan bale bengong di Puncak Indah Bedugul roboh dan menimpa mobil yang diparkir di bawahnya.
Denpasar | HAL. 2
Badung | HAL. 3
tabanan | HAL. 7
Menuju Indonesia Maju
Bali Post/ist
SELAMAT - Prabowo Subianto mengucapkan selamat kepada Jokowi disaksikan Sandiaga Uno dan pimpinan MPR usai acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Minggu (20/10) sore kemarin.
’’Dalam dunia yang penuh risiko, yang sangat dinamis, dan yang kompetitif, kita harus terus mengembangkan cara-cara baru, nilai-nilai baru. Jangan sampai kita terjebak dalam rutinitas yang monoton.’’
I
tulah salah satu penekanan Jokowi usai dilantik sebagai Presiden, Minggu (20/10) kemarin. Ia berjanji menyederhanakan birokrasi. Pejabat yang tidak serius takkan diberi ampun. Jokowi juga mengajak semua anak bangsa untuk bersama-sama berkomitmen menuju Indonesia maju. Pada pidatonya usai acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024 di gedung MPR/DPR/DPD Jakarta, ia menegaskan, investasi untuk penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan. Prosedur yang panjang harus dipotong. Selain itu, Presiden juga menekankan bahwa eselonisasi harus disederhanakan. ‘’Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk disederhanakan menjadi dua level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi,’’ tuturnya. Ia juga meminta kepada para menteri, para pejabat, dan birokrat agar serius menjamin tercapainya tujuan program pembangunan. ‘’Bagi yang tidak serius, saya tidak akan memberi ampun. Saya pastikan, pasti saya copot,’’ kata Presiden menegaskan. Di akhir pidatonya, Jokowi menyampaikan pepatah adat Bugis. ‘’Saya mengajak saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah Air untuk bersama-sama berkomitmen,’’ ucap Presiden. Kemudian, Presiden membacakan pepatah Bugis tersebut. ‘’Pura babbara sompekku… Pura tangkisi’ golikku…’’ ‘’Layarku sudah terkembang… Kemudiku sudah terpasang…’’ Kita bersama Menuju Indonesia maju! Sebelumnya, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin resmi menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-2024 setelah dilantik dan diambil sumpahnya di Gedung MPR/DPR/DPD pada
Minggu kemarin. Pembacaan sumpah itu disaksikan oleh jajaran MPR, menteri-menteri Kabinet Kerja I, kepala lembaga-lembaga negara, serta tamu undangan lain. Presiden Joko Widodo mengungkapkan ada lima hal yang akan menjadi titik berat dilakukan pada periode kedua pemerintahannya bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin. ‘’Pertama, pembangunan SDM akan menjadi prioritas utama kita, membangun SDM yang pekerja keras, yang dinamis. Membangun SDM yang terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Mengundang talenta-talenta global bekerja sama dengan kita,’’ ucap Presiden. Kedua, pembangunan infrastruktur yang akan terus dilanjutkan. Yaitu infrastruktur yang menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, yang mempermudah akses ke kawasan wisata, yang mendongkrak lapangan kerja baru, dan yang mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat. Ketiga, menyederhanakan segala bentuk kendala regulasi. Untuk itu, pemerintah akan mengajak DPR untuk menerbitkan dua undang-undang besar. ‘’Pertama, UU Cipta Lapangan Kerja. Kedua, UU Pemberdayaan UMKM,’’ ucap Jokowi. Keempat, penyederhanaan birokrasi yang harus terus dilakukan besarbesaran. Investasi untuk penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan. Prosedur yang panjang dan birokrasi yang panjang harus dipotong dan dipangkas. Terakhir, hal kelima yang menjadi prioritas kerja pemerintahnya bersama Ma’ruf Amin adalah transformasi ekonomi. Yaitu kemampuan bertransformasi dari ketergantungan pada sumber daya alam menjadi kemampuan yang berdaya saing manufaktur dan jasa modern yang mempunyai nilai tambah tinggi. (kmb)
Mimpi 2045 Mimpi kita, cita-cita kita di tahun 2045 pada satu abad Indonesia merdeka mestinya, Insya Allah, Indonesia telah keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah. Indonesia telah menjadi negara maju dengan pendapatan menurut hitunghitungan Rp 320 juta per kapita per tahun atau Rp 27 juta per kapita per bulan. Itulah target kita. Target kita bersama. Mimpi kita di tahun 2045, Produk Domestik Bruto Indonesia mencapai US$ 7 triliun. Indonesia sudah masuk 5 besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati nol persen. Kita harus menuju ke sana. Potensi kita untuk keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah sangat besar. Saat ini kita sedang berada di puncak bonus demografi, di mana penduduk usia produktif kita jauh lebih tinggi dibandingkan usia tidak produktif. Ini adalah tantangan besar dan sekaligus juga sebuah kesempatan besar.
Ma’ruf Amin
Bali Post/ant
Langkah Indonesia Sudah Tepat
Dominan Kredit Perbankan di Bali menyalurkan sebagian besar kreditnya kepada sektor rumah tangga (RT), meskipun eksposur kredit pada korporasi hanya 31,02 persen. Kerentanan yang terjadi pada sektor korporasi ini tetap perlu diwaspadai. Kenapa? www.bisnisbali.com
Perketat Pengamanan Ulah sejumlah wisatawan mancanegara yang naik ke palinggih di sejumlah tempat, membuat pangempon Pura Goa Lawah memperketat pengamanan masuk pura. Seperti apa pengamanannya? www.bisnisbali.com
DIPLOMASI Indonesia telah mampu memosisikan diri secara tepat atas isu-isu global dengan menempatkan diri pada posisi strategis secara maksimal dalam politik luar negeri. Indonesia telah mampu membentuk dan memengaruhi berbagai peristiwa internasional. Demikian penegasan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)-RI Bambang Soesatyo dalam pidatonya saat memulai acara pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Minggu (20/10) kemarin. Selain mampu memengaruhi berbagai peristiwa internasional, menurutnya, Indonesia juga mampu menjadi stabilisator di kawasan Asia Pasifik. Posisi Indonesia dalam diplomasi global semakin strategis dengan keikutsertaan negara ini di Dewan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),
terutama dengan menjadi Dewan HAM PBB mewakili negara-negara Asia Pasifik periode 2020-2022. Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengambil sumpah jabatan di Gedung DPR/MPR dengan disaksikan sekitar 17 kepala negara yang hadir dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih tersebut. Acara pelantikan juga dihadiri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono yang didampingi oleh wakilnya Budiono. Presiden Jokowi memenangi Pemilu 2019 mengalahkan pasangan kandidat presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dengan jumlah suara sebanyak 154.257.601. (ant)
Bali Post/ant
BERSAMA - Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Ibu Wuri Estu Handayani Ma’ruf Amin sebelum mengikuti upacara pelantikan Presiden dan Wapres periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10) kemarin.
Senin Wage, 21 Oktober 2019
FIGUR Sistem Keamanan Terpadu DESA adat khususnya pecalang memiliki peran penting dalam hal menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Untuk itu akan dirancang sistem keamanan terpadu melibatkan desa adat, pecalang, kepolisian, dan TNI. Selain itu pecalang akan dilatih supaya memiliki standar minimal sistem pengamanan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban Majelis Desa Adat Provinsi Bali Brigjen Pol. (Purn) Dewa Made Parsana, beberapa waktu lalu. “Nanti disinergikan sehingga di desa adat tercipta sistem keamanan terpadu. Di desa adat itu ada beberapa komponen. Di desa dinas memiliki tangung jawab keamanan yaitu linmas, desa adat ada pecalang, Polri ada tiga yaitu Bhabinkamtibmas, kring Reskrim, dan jaringan Intelkam. Ada lagi Babinsa,” ujarnya. Menurut mantan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) ini, desa adat merupakan garda terdepan keamanan Bali, sehingga sedang dirancang sistem keamanan terpadu. Ke depan pecalang akan dilatih dan diberi keterampilan sehingga benar-benar memenuhi standar minimal pengamanan. Pasalnya, ke depan akan berhadapan dengan HAM dan lainnya sehingga pecalang harus memiliki keterampilan lebih sehingga sesuai harapan benar-benar bisa membantu keamanan. “Majelis Desa Adat Provinsi Bali harus turut menyukseskan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Diharapkan di Bali tidak ada masalah yang muncul dan di Indoneia pada umumnya,” katanya. Terkait dinamika yang berkembang sekarang khususnya terkait teroris dan lainnya, mantan Kapolresta Denpasar ini menyampaikan, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose terus mengimbau dan mengingatkan harus tetap waspada. Oleh karena itu, desa adat akan mengimplementasikannya dan membuat konsep-konsep sistem keamanan terpadu tersebut. “Desa adat harus terus dikuatkan,” tegasnya. (rah)
Festival Inovasi Denpasar 2019
Pemantik Gairah Berinovasi
Denpasar (Bali Post) Ide cemerlang milik pelajar Kota Denpasar yang kian membeludak akhirnya segera ditampung oleh Pemerintah Kota Denpasar bersama Indonesian Invention Innovation Promotion Association (INNOPA) melalui gelaran perdana Festifal Inovasi Denpasar 2019. Ini sebagai sebuah bentuk perhatian sekaligus dukungan Pemerintah Kota Denpasar. Kali ini bekerja sama dengan Indonesian Invention Innovation Promotion Association (INNOPA), demi menggali potensi pelajar Kota Denpasar dalam berinovasi. Festival Inovasi Denpasar 2019 ini digelar di aula SMPN 2 Denpasar sejak 18 hingga 20 Oktober 2019. Peserta lomba sebanyak 50 tim, yang terdiri atas 18 tim tingkat SMA se-Kota Denpasar dan 32 tim tingkat SMP se-Kota Denpasar. Festival Inovasi Denpasar berhasil mematik antusiasme warga Denpasar. Terbukti dengan adanya pameran dan seminar inovasi yang dilangsungkan, mampu mengundang perhatian sekitar 400-500 pengunjung setiap harinya. Tak heran warga Kota Denpasar silih berganti membanjiri aula bertema kuning itu, pasalnya festifal inovasi ini nyatanya digelar secara perdana di Kota di Denpasar, Bali. ‘’Ini pertama kalinya mengadakan kerja sama dengan kota di Indonesia. INNOPA belum pernah mengadakan di kota manapun, dan Kota Denpasar menjadi kota yang pertama. Kompetisi ini diharapkan terus berlanjut,’’ ujar Windani Tiarahmawati (24) selaku Director of Traning and Innovation Development INNOPA. Menurut Winda, rencana menggelar Festival Inovasi Denpasar 2019 ini telah tercetus sejak Bali berkesempatan menjadi lokasi diselenggarakannya Internasional Young Inventors Awards (IYIA) 2018. Namun baru digaungkan pada awal tahun 2019, dan berakhir disambut dengan antusias oleh para peneliti muda Kota Denpasar. ‘’Senang banget, ini awal yang baik buat lebih menyebarluaskan gairah meneliti sekaligus berinovasi ke seluruh siswa di Denpasar. Ditambah lagi event ini juga kerja bareng INNOPA yang memang sudah profesional dalam menyelenggarakan kompetisi-kompetisi inovasi di tingkat internasional,’’ ungkap Tjok Istri Sintawati (17), siswa asal SMAN 3 Denpasar yang menjabat sebagai Ketua Forum Peneliti Remaja Kota Denpasar. Perempuan yang akrab disapa Cokti ini menyatakan pelajar Kota Denpasar telah dibuat kecanduan akan berinovasi. ‘’Sekali terjun pasti enggak pingin berhenti, karena dalam prosesnya kita bisa menemukan hal lain yang bisa jadi bahan inovasi selanjutnya. Dengan banyaknya siswa yang menggeluti bidang ini juga akan menyulut gaerah siswa lainnya,’’ tambah Cokti. Mulai dari obat-obatan hasil pemanfaatan tumbuhan, rompi antipeluru, biofoam pengganti styrofoam, dan masih banyak lagi. Namun melirik pameran Festifal Inovasi 2019 ini, inovasi pemanfaatan tumbuhan tampaknya merajai pemikiran peneliti muda Denpasar. Salah satunya, tim SMAN 3 Denpasar yang terdiri atas I Gusti Ngurah Bagus Picessa Kresna Mandala (16), Ni Made Nami Krisnayanti (16), dan Made Raras Maharani (17). Berkat ‘’CONEBOARD: Papan Biokomposit dari Limbah Ampas Tebu dan Abu Kulit Kakau sebagai Plafon Ramah Lingkungan’’, sukses membuat tim ini membawa pulang medali perunggu. ‘’Plafon ini lebih ramah lingkungan dan lebih kuat dari plafon biasa karena mampu menahan beban hingga 17 kg,’’ kata Nami sembari menunjukkan kekuatan CONEBOARD. Tak hanya itu, CONEBOARD juga dapat menjadi solusi dari penyebaran penyakit asbestosis. ‘’Kalau plafon biasa itu kan dari gypsum, kalau kena air itu serat-seratnya akan terurai dan dapat menjadi penyebab penyakit asbestosis,’’ ucap Nami dengan tegas. Inovasi lainnya juga datang dari tim SMPN 3 Denpasar yang beranggotakan Ni Made Galuh Cakrawati Dharma Wijaya (14) dan Norine Maida (14) dengan inovasinya yang bertajuk ‘’Prototype Kemudi Ekor Kapal/Perahu dari Kombinasi Sampah Daun Tanaman Ketapang (Terminalia Catappa) dan Limbah Batok Kelapa (Cocoa Nucifera)’’, berhasil membuat dua gadis manis ini memboyong medali emas. Bermula dari melihat kondisi Indonesia yang masih membeli bahan utama ekor kapal dari luar negeri yakni fiberglass, membuat dua gadis ini tergerak untuk berinovasi menghadirkan solusi. Dengan memanfaatkan sampah daun tanaman ketapang dan batok kelapa, keduanya berharap ekor kapal ramah lingkungan hasil inovasi mereka dapat digunakan oleh masyarakat. (kar)
Festifal Inovasi - Pemerintah Kota Denpasar bersama Indonesian Invention Innovation Promotion Association (INNOPA) menggelar Festifal Inovasi Denpasar 2019 untuk pertamakalinya.
Topik : HARAPAN PADA JOKOWI - AMIN
Bali Post/kmb36
PATROLI GABUNGAN - Patroli gabungan melibatkan personel Kodim 1611/Badung, Polda Bali, Brimob, dan Polresta Denpasar, dilaksanakan Minggu (20/10) kemarin.
Patroli Gabungan Digelar Demi Amankan Bali Denpasar (Bali Post) Ratusan personel gabungan Polda Bali, Brimob, Polresta Denpasar, Kodim 1611/Badung dan Satpol PP Provinsi Bali mengikuti apel kesiapan dalam rangka pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 di halaman Kantor DPRD Bali, Minggu (20/10) kemarin. Selain itu, juga dilaksanakan patroli gabungan di seputaran Kota Denpasar guna menyukseskan pelantikan Presiden dan Wapres RI, serta menjaga Bali tetap aman serta kondusif. Karo Ops Polda Bali Kombes Pol. Djoko Prihadi, S.H. dalam amanatnya menyampaikan, apel dan patroli gabungan Minggu kemarin merupakan puncak Operasi Mantap Brata, di mana Polri di-back up TNI dan unsur lainnya dalam melaksanakan pengamanan. Menurutnya, rangkaian operasi tersebut sudah berlangsung lima hari, dinamika di lapangan
sudah bagus dan sinergitas antara TNI-Polri, serta unsur lainnya sudah berjalan dengan baik. “Situasi tetap kondusif dan tidak ada indikasi upaya-upaya menggagalkan agenda pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Pascakejadian penusukan Menkopolhukam, tentunya mereka tidak akan tinggal diam. Rangkaian penangkapan sudah dilakukan oleh Polri dan TNI berkaitan dengan insiden tersebut. Saya minta rekan-rekan yang melaksanakam tugas di lapangan agar melakukan budi sistem dan mawas diri maupun terhadap jaga komando harus tetap waspada dalam melaksanakan tugas,” tegasnya. Usai apel, kata Djoko Prihadi, dilaksanakan patroli gabungan. Pihaknya ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa TNI/Polri siap mengamankan pelantikan Presiden dan Wapres. “Hari ini (kemarin - red) merupakan puncak kegiatan Cipta Kondisi. Kami mengan-
tisipasi hal-hal yang mengganggu kamtibmas Bali. Kegiatan Cipta Kondisi ini melakukan upaya preemtif, preventif dan penegakan hukum. Upaya preemtif melakukan penggalanganpenggalangan ke masyarakat, termasuk Polisi Goes to Campus dan sekolah. Kami melakukan upaya penggalangan kepada masyarakat dan memberikan informasi positif tentang Empat Konsensus Nasional, yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Undang-Undang Dasar 1945,” ungkap Djoko usai apel. Djoko Prihadi menambahkan, pihaknya juga berupaya memberikan masukan kepada masyarakat supaya mereka betul-betul mempunyai dasar yang kuat untuk menyukseskan pelantikan Presiden dan Wapres. Terkait jumlah personel yang dikerahkan dalam operasi ini di seluruh Bali mencapai 5.000 orang. “Kami berharap masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban,” pintanya. (kmb36)
Potensi ASF Masuk ke Indonesia Sangat Besar Denpasar (Bali Post) Potensi ancaman masuknya penyakit African Swine Fever (ASF) pada babi ke Indonesia sangat besar. Untuk itu diperlukan tindakan kewaspadaan dini terhadap penyakit ini. Tindakan kewaspadaan dini yang harus dilakukan adalah surveilans, pengamatan, investigasi, serta pelaporan cepat dan pengamanan cepat. Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita menyampaikan, tindakan kewaspadaan dini terhadap penyakit ini harus segera dilakukan dalam bentuk tindakan teknis. Selain itu, sistem pelaporan kasus sangat penting, melalui dinas yang mempunyai tugas dan fungsi kesehatan hewan, Balai Veteriner dan Karantina dalam melakukan fungsi pengawasan lalu lintas hewan dan produknya. Menurut Diarmita, ASF sangat
menular pada ternak babi dan babi hutan, serta menyebabkan kematian yang tinggi dengan angka mortalitas sampai 100 persen. Kendati demikian, penyakit ini tidak bersifat zoonosis. Namun dampaknya terhadap kerugian ekonomi sangat tinggi dan akan sangat merugikan petani ternak Indonesia, mengingat populasi babi sangat tinggi di beberapa wilayah antara lain Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, NTT, Bali, Papua, dan
Papua Barat, kurang lebih 8,5 juta ekor. “Potensi kerugian kematian akibat ASF, apabila dihitung 30 persen saja populasi terdampak, maka kerugian peternakan babi dapat mencapai Rp 7,6 triliun,” bebernya. Selain itu, kata Diarmita, Indonesia akan kehilangan pasar ekspor dan potensinya, baik untuk babi maupun produknya. Saat ini Indonesia memiliki banyak peternakan babi, dan merupakan salah satu pemasok utama bagi pasar Singapura. Dikatakan, pemerintah telah menyiapkan pedoman kesiapsiagaan darurat veteriner ASF dengan empat tahapan penanggulangan, yaitu tahap investigasi, tahap siaga, tahap operasional, dan tahap pemulihan. Diarmita menambahkan, hal
lain yang perlu dilakukan adalah sosialisasi serta edukasi terhadap peternak terkait penyakit ASF di wilayah berisiko tinggi, membuat bahan komunikasi, informasi dan edukasi untuk dipasang di bandara. Pemantauan dan respons cepat terhadap kasus kematian babi yang dilaporkan, membuat penilaian risiko masuknya ASF ke Indonesia sangat penting, sehingga membantu meningkatkan kewaspadaan dan langkah cepat dapat dilakukan sedini mungkin. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
”Karya Manusa Yadnya Mapandes Purusa Utama” Puri Tegeh Kori Badung
Abhiseka Ratu Jadi Saksi Upacara Potong Gigi Turah Vedanta di Istana Mancawarna Tampaksiring SERANGKAIAN dengan karya pawiwahan agung Panglingsir Puri Tegeh Kori Badung, Abhiseka Ratu Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III dengan Prameswari Ida Ayu Ketut Juni Supari yang digelar di Istana Mancawarna Tampaksiring, juga dirangkaikan dengan upacara Manusa Yadnya yakni Mapandes (Potong Gigi) yang dilakukan tunggal oleh Purusa Utama (Putra Mahkota) Puri Tegeh Kori Badung, yakni Shri I Gusti Ngurah Bhisma Vedanta Wiswakarma Wedakarnaputra Suyasa IV. Upacara yang berlangsung secara sederhana ini dilaksanakan di dalam Istana Mancawarna dan dipimpin oleh Geria ring Tampaksiring, dan dihadiri oleh keluarga inti Puri, termasuk keluarga besar dari Jembrana dan Buleleng. Sebagaimana diungkap oleh Gusti Wastu Manggala (juru bicara Puri) yang mengatakan bahwa upacara Mapandes diadakan serangkaian dengan karya Pawiwahan Agung adalah amanat dari (swargi) Ratu Biang I Gusti Ayu Suwitry sesaat sebelum newata (lebar) pada 7 Juli 2019. “Apalagi karya Raja Yadnya dan Manusa Yadnya ini diadakan tepat pada 100 hari wafatnya Ratu Biang. Dan sungguh acara yadnya ini masih diadakan dalam suasana duka. Maka dari itu, karya ini untuk tingkatan Puri termasuk sangat sederhana. Astungkara memargi antar,” ungkap Gusti Wastu Manggala. Dalam agama Hindu Bali, upacara Mapandes/Potong Gigi adalah
salah satu bentuk utang dari orangtua/panglingsir kepada generasi mudanya, dengan tujuan menghilangkan sifat-sifat rajas tamas termasuk Sad Ripu. “Sebelum upacara dimulai, di Istana didahului dengan upacara pemujaan dan matur piuning kehadapan Ida Batara Leluhur Raja Badung Kapertama I Gusti Tegeh Kori. Ini sebagai wujud dan tata titi serta sesana beliau sebagai warih Dalem. Ini sebuah teladan bagi generasi muda ke depan, bahwa setinggi apapun status pendidikan dan status sosial para warih pratisentana harus menghargai sejarah leluhur, tentu saja manut pada disiplin protokol ritual dan tata titi acara yadnya di puri. Ini sesuai dengan pesan (dawuh) Abhiseka Ratu,” ungkap Gusti Wastu Manggala. Hal lainnya setelah pelaksanaan upacara Raja Yadnya dan Manusa Yadnya, pihak Puri Tegeh Kori akan mengadakan ritual Hindu yakni Pitra Yadnya di Kota Suci Hindu di Haridwar Hrisikesh di India. “Upacara pitra yadnya ini langsung diikuti oleh Abhiseka Ratu dan Prameswari ke India dengan rombongan terbatas. Upacara ini akan dilaksanakan di tepi Sungai Gangga di bawah kaki Gunung Himalaya, yang bertujuan untuk melarung sebagian abu dari layon Ratu Biang I Gusti Ayu Suwitry. Ritual juga akan diadakan di Kota Suci Vrindawan dan Mathura yang merupakan akar dari kebudayaan Hindu. Apalagi Keluarga Puri Tegeh Kori dikenal sebagai bakta Sri Krisna yang taat dan sangat dekat dengan kultur
ISTANA - Shri I Gusti Ngurah Bhisma Vedanta Wiswakarma Suliwa Wedakarnaputra Suyasa IV bersama Abhiseka RatuPrameswari di Istana Mancawarna Tampaksiring. Bhagawad-Gita,” ungkap Gusti Wastu Manggala. Dari press release yang diterima, setelah tirtayatra ke India, acara akan berakhir di Bangkok, Thailand. “Selama di India, Ratu Aji Wedakarna selain beracara prib-
adi dan yadnya, juga ada agenda resmi bertemu dengan sejumlah pusat budaya Hindu dan ekonomi Satyagraha. Termasuk sejumlah komponen VIP di India yang menggelar acara royalty di Tanah Jambu Dwipa. (ad597)
Senin Wage, 21 Oktober 2019
Hadiri Puncak Perayaan HUT ST Sekar Jepun
Bupati Giri Prasta Ajak Sekaa Teruna Wujudkan Desa Wisata Pangsan BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri puncak perayaan HUT ke-45 Sekaa Teruna (ST) Sekar Jepun di Banjar Sekarmukti Pundung, Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Sabtu (19/10). Dalam sambutannya, Bupati Giri Prasta mengajak ST dan masyarakat Desa Pangsan untuk bersatu mewujudkan desa wisata di Pangsan. Menurut Giri Prasta, desa wisata merupakan home base dari beberapa wisata yang dikembangkan di desa, seperti agrowisata, ekowisata, wisata budaya dan health tourism. Dicontohkan, pengembangan desa wisata yang ada Pangsan berupa rumah penduduk akan dijadikan beberapa kamar setara dengan kamar hotel bintang 5. ‘’Wisatawan
dapat menginap di rumah penduduk dan pembayarannya langsung kepada pemilik rumah sehingga akan menguntungkan masyarakat itu sendiri,’’ jelasnya. Bupati Giri Prasta juga sangat mengapresiasi perayaan HUT ST Sekar Jepun yang menunjukkan ST dan masyarakat Banjar Sekarmuti Pundung sudah bersatu dan bergotong royong. ‘’Saya harap sekaa teruna tetap bersatu. Dengan bersatu berarti setengah perjuangan kita sudah berhasil. Jika tidak bersatu, setengah perjuangan akan gagal. Dan saya siap membantu kebutuhan sekaa teruna di sini,’’ jelasnya seraya mengajak sekaa teruna untuk menghindari pengaruh obatobat terlarang yang dapat merusak diri generasi muda
sebagai penerus bangsa. Di samping itu, Bupati juga memaparkan programprogram untuk meringankan beban masyarakat baik kebutuhan pribadi maupun komunal. Untuk meringankan kebutuhan pribadi masyarakat Badung, dilaksanakan program seperti kesehatan gratis, pendidikan gratis dan PBB gratis. Sedangkan untuk kebutuhan komunal, Pemkab membantu di antaranya untuk pengeluaran (pesonpeson) upakara, upacara, perbaikan pura, balai banjar dan lainnya. ‘’Itu yang kami bantu sehingga ekonomi masyarakat Badung meningkat dan astungkara kemiskinan akan turun sampai nol persen. Untuk menuntaskan semua itu, pemimpin harus komit-
men,’’ ungkapnya sambil menambahkan, kalau program Pemkab Badung juga memberikan tanggungan lahir, hidup dan mati kepada masyarakat Badung. Ketua Sekaa Teruna Sekar Jepun Pande Wayan Artha Pradana mengucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada Bupati Badung karena bisa hadir pada puncak perayaan HUT ST. Menurutnya, seluruh jajaran ST Sekar Jepun siap mendukung program Pemerintah Kabupaten Badung. Ditambahkannya, kegiatan ST Sekar Jepun setiap sebelum hari purnama melaksanakan kegiatan mareresik di pura, utamaning mandala, madya dan sor ring mandala. Turut mendampingi Bupati pada acara tersebut
anggota DPRD Kabupaten Badung I Gusti Lanang Umbara dan I Gusti Agung Ayu Inda Trimafo Yudha, Kabag Humas Setda Badung Made Suardita, Camat Petang I Gede Eka Sudarwitha beserta unsur Tripika, Perbekel Desa Pangsan I Nyoman Raka Tri Sukarya, Bendesa Adat Pangsan Ida Bagus Surya Dharma dan tokoh masyarakat. Dalam kesempatan tersebut Bupati menyerahkan bantuan dari Pemkab sebesar Rp 24 juta. Secara pribadi Bupati Giri Prasta membantu dana motivasi sebesar Rp 12 juta, anggota DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara menyerahkan bantuan Rp 2 juta, I Gusti Agung Ayu Inda Trimafo Yudha sebesar Rp 2 juta, dan Pemerintah Desa Pangsan sebesar Rp 15 juta. (ad587)
PERAYAAN HUT - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri puncak perayaan HUT ke-45 ST Sekar Jepun, Banjar Sekarmukti Pundung, Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Sabtu (19/10).
BI Minta Fungsi CAS Dioptimalkan Mangupura (Bali Post) -
Dalam rangka mengendalikan harga-harga khususnya di Kabupaten Badung, Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali mendorong Pemkab Badung untuk mengoptimalkan pemanfaatan Controlled Atmosphere Storage (CAS). Pasalnya, komoditi penyumbang inflasi berasal dari komponen bahan pangan. Kepala BI KPw Bali Trisno Nugroho menyampaikan hal itu pada saat High Level Meeting (HLM) TPID Kabupaten Badung, Kamis (17/10) lalu. Berdasarkan data tahun 2017, 2018, dan 2019, pada triwulan II harga bawang baik bawang merah maupun bawang putih cenderung meningkat secara yoy, sehingga
terjadi inflasi di Kabupaten Badung. Selain bawang, harga kebutuhan pokok di Kabupaten Badung juga mengalami peningkatan, terutama pada komoditi dag-
ing ayam ras dan telur ayam ras. Harga minyak goreng cenderung turun pada 2019 setelah mengalami inflasi pada 2017. Sedangkan gula pasir cenderung mengalami
SMPN 3 Abiansemal
Siswa, Guru, dan Kasek Ukir Prestasi
Bali Post/sue
BERPRESTASI - Putu Meidyana Ardiyanti, siswa berprestasi SMPN 3 Abiansemal, bersama Kasek berprestasi Nyoman Ratana. JIKA kita mengunjungi SMPN 3 Abinsemal di Sibang Gede, Badung, terasa sangat sejuk karena dipenuhi pohon perindang yang besar-besar. Di depan sekolah terdapat lapangan umum Desa Sibang yang bisa digunakan siswa untuk kegiatan Pramuka, olahraga dari pagi hingga sore hari. Sekolah ini juga dipenuhi pohon cempaka dan kamboja. Bunganya dipetik setiap hari oleh warga setempat, uangnya disimpan untuk OSIS. Itulah sebagian gambaran SMPN 3 Abiansemal yang kini diberi predikat sekolah hijau. Sekolah ini meraih juara I lomba sekolah rindang, juara Trias UKS dan pengolahan sampah plastik. Selain sekolah hijau, SMPN 3 Abiansemal yang sering disebut Spentrias juga dikenal berbasiskan budaya literasi atau membaca. Inilah alasan mengapa program Bali Post Goes to School di Kabupaten Badung dipusatkan di sekolah ini, yang dikaitkan dengan pembukaan aneka lomba Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda, Senin (21/10) hari ini. Kepala SMPN 3 Abiansemal I Nyoman Ratana, S.Pd., M.Pd., belum lama ini menjelaskan, sejak memimpin sekolah ini pada 2015, dia menekankan tiga hal yakni sekolah berbasis budaya, sekolah berbasiskan lingkungan dan sekolah dengan budaya literasi. Lingkungan sekolah yang bersih dan sejuk menjadi tanggung jawab bersama, hingga menjadi sekolah zero sampah plastik dan juara I sekolah terbanyak pengumpul sampah plastik di Badung. Sampah organik daun cempaka dan kamboja diolah menjadi pupuk. Salah satu program yang gencar ditanamkan yakni budaya literasi. Tiap hari siswa diajak membaca buku dan koran sebelum guru memberikan materi pelajaran. HP milik siswa
h a n y a d igunaka n unt uk mendukung PBM. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Ratana karena anak di desa kini juga diganggu oleh medsos, mereka perlu diproteksi selama berada di sekolah dan oleh orangtuanya di rumah. Dalam PBM Bahasa Indonesia, guru-guru di SMPN 3 Abiansemal, menurut R a t a n a , sering menggu nakan koran Bali Post. Misalnya untuk mendapatkan wawasan mengenai cara membuat puisi, cerpen dan karikatur serta materi lainnya yang relevan. Dengan budaya literasi ini dia berharap anak didiknya fokus belajar dan belajar. Dalam budaya Bali, s e k o l a h i ni m e m i l i ki 3 4 ekstrakurikuler bahkan 90 persen ekstra itu berupa ajeg Bali. Mulai dari ekstra menabuh, menari, makidung, majejahitan, nyastra Bali, agama Hindu, marindik, dan lainnya. Tiap jeda
semester anak-anak diajak ngayah ke sejumlah pura di Desa Adat Sibang Kaja. Bahkan sekolah ini memiliki tiga sekaa gong yakni sekaa gong wanita anakanak, sekaa gong wanita guru dan sekaa gong pria. Soal prestasi, Spentrias sejajar dengan sekolah negeri lainnya. Sejak Januari hingga Okotber 2019, tercatat 106 piala dan prestasi dipersembahkan oleh siswa, guru dan kasek. Prestasi siswanya yang menonjol antara lain juara I Story Telling oleh Putu Meidyana Ardiyanti di Badung. Dia juga peraih perunggu di Olimpiade Bahasa Inggris se-Bali dan harapan I lomba Pidato Bahasa Inggris di Badung. Meidyana juga meraih juara harapan II Olimpiade Matematika se-Badung, Gianyar dan Tabanan. Anak pertama I Made Suardana dan Kadek Dwi Rustinawati asal Banjar Lambing, Sibang Kaja ini juga ikut terlibat sebagai peneliti Green School mengolah sampah canang menjadi briket untuk bahan bakar alternatif. Rekannya, I Gusti Ayu Dita Pramita dan Dwi Aprilananta Dharmawan, juga mengikuti seleksi siswa berprestasi di Badung. Sementara gurunya, Kadek Edy Wirawan, meraih juara III Olimpiade Guru Nasional bidang Matematika. Prestasi itu dilengkapi oleh Nyoman Ratana sebagai juara II Kasek Berprestasi Badung 2019. Dia juga peserta terbaik Kursus Mahir Dasar Pramuka (KMD) Kabupaten Badung. Kini dia didampingi Wakil Kepala Sekolah yang solid yakni Waka Kurikulum Ni Nyoman Suastini, S.Pd., Waka Kesiswaan I Gusti Ngurah Agung Bagus Saputra, A.Md., Waka Humas dan Sarpras I Wayan Sutarsa, S.Pd., M.Pd. (sue)
peningkatan pada triwulan II di masing-masing tahun. Berdasarkan proyeksi BI KPw Bali, pada periode September 2019 harga sembako relatif stabil dengan inflasi yang rendah, yaitu sebesar 3,63 persen (rata-rata yoy), sejalan dengan inflasi Kota Denpasar untuk komoditas volatile food pada periode yang sama yaitu sebesar 0,62 persen (rata-rata yoy). ‘’Namun demikian yang per-
lu dicermati adalah inflasi komoditas bawang putih, sumbangannya terhadap inflasi secara keseluruhan 27,89 persen, daging babi 12,02 persen, dan bawang merah 8,54 persen,’’ ujarnya. Untuk itu, pengendalian inflasi jangka pendek triwulan IV 2019 yang bisa dilakukan TPID Kabupaten Badung yaitu mengoptimalkan pemanfaatan CAS dan mendorong terbentuknya
BUMD pangan, mendorong petani untuk memahami kondisi iklim agar dapat disesuaikan dengan pola waktu tanam, melalui edukasi, pelaksanaan program pengendalian inflasi sesuai kewenangan masing-masing OPD, termasuk program inovatif pengendalian inflalsi, seperti pasar murah, operasi pasar, satgas penimbunan barang, perbaikan jalan dan jembatan barang dan
sebagainya. Selain itu, pembuatan iklan layanan masyarakat untuk mengimbau masyarakat agar tidak berbelanja berlebihan dan pemanfaatan pekarangan untuk Pusat Pangan Sehat dan Lestari (Puspasari) dan perlu dilakukan HLM secara rutin menjelang peak season pariwisata, hari raya keagamaan, dan tahun baru. (kmb42)
SMK Widya Mandala
Sekolah Vokasi, Miliki Lima Pebulu Tangkis Nasional PESATNYA perkembangan pariwisata di Kabupaten Badung berdampak positif terhadap daya serap lulusan SMK di daerah ini. SMK Widya Mandala, Mambal, Abiansemal, Badung, salah satu lembaga vokasi di daerah ini berperan besar mensuplai tenaga kerja pariwisata di Badung. Buktinya, tiap tahun 92 persen lulusan sekolah ini diserap dan diterima bekerja di Badung. Keberhasilan itulah yang membuat siswa baru di sekolah ini konstan. Ketika sekolah swasta di Badung ‘’berteriak’’ kekeringan calon siswa baru, SMK Widya Mandala justru tetap diminati generasi milenial Abiansemal. SMK ini menjadi sekolah kebanggaan masyarakat Mambal, karena dikenal banyak melahirkan tenaga kerja (naker) bidang pariwisata dan otomotif. SMK Widya Mandala memiliki tiga program keahlian, yakni otomotif (teknik otomotif), Perhotelan (Ph) dan Tata Boga (kuliner). Guna memperkuat skill bidang keahlian, Kepala SMK Widya Mandala I Wayan Sukadana, S.Pd., M.M. melengkapi sekolah dengan lab yang berkualitas. Bahkan lulusannya sudah dilengkapi dengan uji sertifikasi oleh LSP Perindo. Sekolah ini memilki lab otomatif sepeda motor dan mobil (TKR), program Perhotelan (Ph) dilengkapi lab front office dan tiga lab house keeping. Tata Boga memiliki lab produk, pastry and bakery dan dua lab restoran. Dengan student body 329 siswa didukung 51 guru, sekolah ini sangat ideal dari segi rasio dan sarpras keahlian. Salah satu PR para guru dewasa ini, kata I Wayan Sukadana yakni rendahnya minat baca siswa di tengah pesatnya perkembangan medsos. Sekolah ini pun rutin berlangganan Tabloid Wiyata Mandala guna
meningkatkan rendahnya minat baca siswa. Pebulu Tangkis Nasional Sekalipun SMK Widya Mandala adalah sekolah vokasi yang mencetak calon naker, ternyata sekolah ini memiliki lima pebulu tangkis nasional. Kelimanya sering meraih juara di event regional dan nasional, yakni Sang Ayu Trisma Maharani, Nyoman Dira Ayu Pramesti, I Putu Dandi Pratama Putra, Arisanti, dan Evan Dimas. Kelimanya kini mengikuti kejurnas bulu tangkis di berbagai daerah membawa bendera Bali. Kelima siswa ini mempersembahkan piala kepada sekolah setiap apel bendera. Sukadana didampingi Wakasek Kurikulum Drs. I Wayan Wiahara Yoga, Waka Kesiswaan I Gusti Ngurah Gede Sugiarta, S.Sn., Waka Humas Drs. I Nyoman Balik, dan Sarpras I Gusti Putu Ngurah Suarjaya, S.Pd. mengaku bangga karena sekolah sukses membentuk karakter siswa, tidak saja menguasai kompetensi keahlian namun juga di bidang lain. Karena jarang mengikuti PBM di kelas, kelima siswa ini diberikan pelajaran model modul. Namun saat magang dan praktik kerja mereka wajib ikut. Di ajang Porjar Badung, kelimanya mempersembahkan medali. Di Porprov, Dinda dan Sang Ayu meraih juara III ganda dan Dandi juara I tunggal putra. Sang Ayu Putu Trisma adalah pebulu tangkis andalan Bali di ajang nasional. Prestasi yang diraihnya, di antaranya juara II ganda taruna campuran nasional Jateng Open, juara III di Jakarta, juara II taruna putri dan ganda campuran di Kalimantan dan di NTB 2019. Pada Bali Post Goes to School 2019, Senin (21/10) hari ini akan diserahkan penghargaan kepada Ketua OSIS SMK Widya Mandala Ribka Juniameta. Ia sukses
Bali Post/sue
OSIS - Ketua OSIS SMK Widya Mandala Ribka Juniameta bersama para wakasek memberikan salam semangat terus. memanajemen OSIS menghasilkan banyak prestasi dan agenda rutin seperti lomba Instagram antarkelas. Selain itu, menggelar lomba pidato bahasa Inggris dan bahasa Indonesia,
lomba lagu pop, paduan suara, olahraga rekrerasi, dan lain-lain. Dia sendiri termasuk siswa cerdas dalam akademik. Aktivis ini meraih juara umum II di SMK Widya Mandala. (sue)
Senin Wage, 21 Oktober 2019
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
FH Unwar Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Bunutin Bangli FAKULTAS Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) kembali menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Mengusung tema ‘’Melalui Pengabdian Masyarakat Kita Tingkatkan Kesadaran Hukum tentang Penanggulangan Bahaya Narkoba dan Sampah Plastik untuk Mewujudkan Ekowisata’’, pengabdian masyarakat kali ini dilaksanakan di Desa Bunutin, Kintamani, Bangli selama dua hari. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dibuka Sabtu (19/10) malam dihadiri Bupati Bangli, Dekan FH Unwar bersama para Wakil Dekan, Perbekel Desa Bunutin, dosen dan staf di lingkungan FH Unwar, masyarakat Desa Bunutin dan STT Desa Bunutin, serta 212 mahasiswa peserta pengabdian masyarakat FH Unwar. Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. mengatakan kegiatan ini dikaksanakan FH Unwar dalam mengimplementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Jumlah peserta yang mencapai 212 mahasiswa ini ideal dalam melaksanakan kegiatan pengabdian di suatu tempat. Pengabdian masyarakat ini merupakan kolaborasi pengabdian yang dilaksanakan mahasiswa bersama dosen. Dikatakan, dipilihnya Desa Bunutin, Kintamani sebagai tempat kegiatan karena desa ini merupakan salah satu desa penyangga pariwisata di Bangli sebagai penyedia sayur dan kebutuhan pokok lainnya. Di samping juga ada permintaan dari warga dan Bupati Bangli agar kegiatan pengabdian dapat dilaksanakan di Kabupaten Bangli, khususnya di Desa Bunutin. ‘’Desa Bunutin merupakan desa penyangga pariwisata di Geopark Batur, sehingga pemilihan tempat ini sangatlah tepat dilihat
TONG SAMPAH - Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. (2 dari kiri) disaksikan Bupati Bangli I Made Gianyar menyerahkan tong sampah secara simbolis kepada Perbekel Desa Bunutin pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat FH Unwar di Desa Bunutin, Bangli. secara geografis dan kebutuhan masyarakatnya dalam pengetahuan tentang hukum,’’ ujar Budiartha. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar mengaku civitas FH Unwar sudah menjadi keluarganya sejak sebelum menjadi Bupati Bangli. Sebab, ia merupakan salah satu dosen di FH Unwar. Dikatakan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat sangat perlu dilakukan untuk memberikan edukasi dan pengetahuan kepada masyarakat, terutama warga Desa Bunutin dalam menunjang pariwisata desa. Sebab, dalam menjalankan proses akademik, mahasiswa tidak hanya memiliki IQ yang baik, namun diperlukan juga EQ dan SQ yang baik pula. Ketiga faktor ini harus berjalan beriringan, sehingga dapat tercipta harmonisasi. Made Gianyar mengaku saat ini FH Unwar telah mengalami kemajuan yang sangat pesat
hingga memperoleh akreditasi A (unggul). Menurutnya, akreditasi institusi sangatlah penting sebagai jaminan yang diberikan kepada stakeholder untuk meningkatkan pelayanan akademik yang lebih baik. ‘’Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh civitas FH Unwar dan seluruh peserta pengabdian karena telah memilih Desa Bunutin, Kintamani sebagai lokasi pengabdian,’’ tandasnya. Kegiatan ini diisi dengan penyuluhan tentang hukum penyalahgunaan narkoba dan sosialisasi implementasi pembatasan timbulan sampah plastik, serta aksi menjaga kelestarian lingkungan dengan aksi gotong royong dan penanaman pohon. Pada kesempatan ini juga diserahkan secara simbolis bibit pohon, alat kebersihan, dan dana punia oleh Dekan FH Unwar kepada Perbekel Desa Bunutin yang disaksikan oleh Bupati Bangli. (ad585)
Wisuda Ke-18 Politeknik Nasional Denpasar
Hadapi Era Revolusi Industri 4.0 Kembangkan Prodi Berbasis Digital POLITEKNIK Nasional (Polnas) Denpasar menggelar upacara Wisuda ke-18 di Hotel Nikki Denpasar, Sabtu (19/10). Sebanyak 30 wisudawan yang terdiri dari 22 orang dari Prodi Akuntansi dan 8 orang dari Prodi Usaha Perjalanan Wisata dilepas Direktur Polnas Denpasar I Made Adi Purwantara, M.Kom. Upacara wisuda dihadiri Sekretaris LLDikti Wilayah VIII Ir. A.A. Ngurah Rai Indra Wardana, M.T., Dewan Pembina, Ketua, Sekretaris dan Pengurus Yayasan Perguruan Teknik Nasional Bali, Ketua Aptisi Wilayah VIII A Bali, serta para orangtua wisudawan. Direktur Polnas Denpasar I Made Adi Purwantara, M.Kom. mengatakan Polnas Denpasar memiliki visi menjadi perguruan tinggi vokasional yang unggul di tingkat nasional dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan pada tahun 2025. Untuk mencapai visi tersebut, ada beberapa langkah yang telah dilakukan. Di antaranya dalam bidang pendidikan Polnas Denpasar didukung 20 dosen tetap yang sudah bergelar S-2 dan sebagian sudah S-3 serta sebagian sedang menempuh kuliah S-3. ‘’Kami selalu mendorong dosen untuk melanjutkan studi ke jenjang S-3,’’ ujar Adi Purwantara. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang link and match dengan industri, Polnas Denpasar juga menjalin kerja sama dengan pihak industri. Tidak hanya terbatas pada pemagangan dan penempatan kerja, namun juga mengajak para praktisi dari industri untuk menjadi dosen industri di kampus. Apalagi, dosen dan mahasiswa telah berkolaborasi untuk menghasilkan produk berbasis teknologi, di antaranya
WISUDA - Para wisudawan berfoto bersama Direktur Polnas Denpasar I Made Adi Purwantara, M.Kom. dan para anggota senat/dosen pada upacara wisuda ke-18. charger bertenaga solar cell, tempat sampah pintar, dan lampu-lampu bertenaga surya. Produk-produk tersebut bahkan sudah dipasang di beberapa sudut kampus dan dimanfaatkan oleh civitas akademika Polnas Denpasar. Dari sisi pengembangan prodi, saat ini Polnas Denpasar mengembangkan Prodi Usaha Perjalanan Wisata ke arah usaha perjalanan pariwisata berbasis digital. Tujuannya agar lulusan dari prodi ini bisa langsung diserap dunia kerja dan bahkan bisa untuk mengembangkan usaha sendiri di bidang pariwisata. Selain itu, Prodi Teknik Elektronika saat ini juga dikembangkan ke arah manajemen energi dan sistem kontrol. Di mana lulusan dari prodi ini akan mudah diserap di dunia pariwisata, khususnya hotel, vila maupun gedung besar lainnya sebagai engineer. Sementara itu, dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, Polnas Denpasar selalu berupaya untuk meningkatkan
penelitian dan pengabdian dosen. Terbukti, dengan peningkatan jumlah penelitian dan pengabdian dosen dari tahun ke tahun. Dalam mengembangkan pendidikannya, Polnas tidak hanya fokus pada peningkatan hardskill mahasiswa, namun juga memprioritaskan peningkatan softskill mahasiswa yang dilakukan melalui kegiatankegiatan kemahasiswaan. Seperti kegiatan UKM, keterlibatan mahasiswa dan dosen dalam kegiatan pengabdian masyarakat, maupun kegiatan akademis dan non-akademis. ‘’Untuk mengakomodasi keinginan sebagian masyarakat dan mahasiswa tentang dibukanya jenjang D-4, maka dalam waktu dekat ini kami akan mengajukan perubahan peningkatan jenjang pendidikan dari D-3 menjadi Sarjana Terapan atau D-4. Dan untuk mengantisipasi kebutuhan akan sumber daya yang terampil dan berkualitas dalam berbagai bidang, maka kami berencana untuk membuka program studi baru,’’ pungkasnya. (ad582)
Agung Manik Danendra Ambil Formulir Balon Wali Kota Denpasar Golkar Siapkan Koalisi Dukung AMD
DR. ANAK Agung Ngurah Manik Danendra, S.H., M.H., M.Kn. atau sapaan akrab Agung Manik Danendra (AMD), tokoh milenial dari Puri Tegal Denpasar Pemecutan, diguyur dukungan dari berbagai elemen masyarakat maupun tokoh rakyat dan elite politik di Bali. Dukungan ini diberikan untuk maju sebagai Wali Kota Denpasar. Ia pun mengambil formulir pendaftaran sebagai calon Denpasar 1 di Sekretariat Partai NasDem yang diterima langsung Ketua Partai NasDem Denpasar I Dewa Nyoman Budiasa, Jumat (18/10) lalu. AMD yang sudah turun ke tengah masyarakat dan makin dikenal luas juga sudah bertemu dengan pentolan Partai Demokrat. I Putu Suasta, M.A. bersama Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr. (Pak Oles) selaku Pimpinan Badan Personalia Des Pilkada DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, siap men-support AMD maju di Pilwali Denpasar tahun 2020. ‘’AMD sosok milenial, cerdas, berwawasan luas dan sangat mampu membangun Kota Denpasar jadi Smart City,’’ kata Putu Suasta. Begitu pula Ketua DPC Partai Hanura Denpasar Made Kartika di kesempatan yang sama langsung bertemu dengan AMD di bilangan Renon, Denpasar. Ia menyatakan Partai Hanura Denpasar mengusung AMD jadi calon Wali Kota Denpasar. Apalagi AMD sebelumnya sudah mengantongi restu dari beberapa pimpinan parpol di daerah non-PDI Perjuangan. ‘’AMD sosok aktivis di kampus yang sangat humanis, cerdas, jago debat juara diskusi P4 tingkat nasional, luas pergaulan, tidak membeda-bedakan teman, suka membantu teman di kampus, baik di perkuliahan maupun organisasi kampus,’’ jelas Kartika yang mengenal AMD sejak
TOKOH MILENIAL - AMD, tokoh milenial, memberikan dharma wacana saat upacara manusa yadnya di Puri Jambe Denpasar, Pemecutan, Minggu (20/10) kemarin. di bangku kuliah. Di tempat terpisah, AMD merapat ke Ketua DPD II Partai Golkar Denpasar I Wayan Mariana Wandira. Sebelumnya AMD sudah mengadakan komunikasi politik dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Partai Golkar kembali menegaskan siap mensupport AMD untuk maju Pilwali Denpasar. ‘’AMD ini satu-satunya calon wali kota dari tokoh muda milenial yang bisa mengadakan perubahan yang lebih maju dan baik di Kota Denpasar. Tentunya lebih kreatif, inovatif dan smart city,’’ ucapnya. Wandira menyampaikan, untuk calon wakil wali kota nanti akan ditentukan lewat hasil survei yang sesuai dengan AMD. ‘’Wakilnya nanti kita tentukan dengan hasil survei dan untuk tim pemenangan akan dibentuk setelah koalisi,’’ terang politisi senior yang Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini. Seperti diketahui, pemilihan Wali Kota Denpasar 2020 terus
membara. AMD yang tokoh puri adalah putra bungsu dari almarhum I Gusti Ngurah Widura Pemecutan, Ketua Legium Veteran Pemecutan Badung, yang mendapatkan Penganugerahan Gelar Kehormatan sebagai Pejuang Kemerdekaan RI saat era pemerintahan Presiden Soeharto (1993). Dan merupakan Pasemetonan Ageng Puri Denpasar yang terus terjun ke masyarakat, baik memberikan dharma wacana maupun kegiatan-kegiatan positif. Ternyata nama AMD terus meroket, bahkan elektabilitasnya mampu mengungguli tokoh-tokoh lainnya. Sebab, datang dari figur segar, cerdas dan tak tersentuh cacat politik. AMD berprofesi sebagai notaris dan pengusaha yang sudah kenyang pengalaman organisasi politik, praktisi hukum dan ekonomi. Karena itulah wajar saja kini beberapa partai politik merapat ingin menjadi kendaraan politik mengantarkan AMD merebut posisi Wali Kota Denpasar 2020. (ad581)
Bedah Buku Mengenang 100 Tahun Bapak Tjilik
Pengabdian dan Perjuangannya Tak Secilik Namanya KELUARGA besar pejuang Bali, Minggu (20/10) kemarin larut dalam acara bedah buku dan mengenang 100 tahun pejuang Bali, Tjilik. Bedah buku ‘’Darma Bakti Bapak Tjilik’’ dihadiri ratusan keluarga LVRI Bali, pengurus Yayasan Dwijendra Denapsar, Ketua Yayasan Kebaktian Perjuangan Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Yudana dan Ida Rsi Agung Wayadya Suprabu Sogata Karang. Buku setebal 281 halaman itu disusun putra sulungnya, Ir. I Wayan Abdi Negara, M.Si., bersama Dr. Wayan Windia dan I Wayan Sudarta berisi kisah perjuangan Dharma Bakti Bapak Tjilik. Buku ini mendapat respons positif sejumlah pengamat. Ida Rsi Agung Wayadya Suprabu Sogata Karang mengungkapkan, Tjilik adalah pejuang serba bisa. Selain sangat pintar berpidato, dia juga pintar dalam pendidikan filsafat. Makanya, Taman Makam Pahlawan Margarana dibuat berlandaskan filsafat. Saat peresmian Candi Pahlawan Margarana 20 November 1954, YKP yang dipimpin Tjilik menebitkan buku dan album ‘’Bali Berjuang‘’. Ketua YKP Bali I Gusi Ngurah Gede Yudana mengatakan perjuangan Tjilik sangat berharga bagi anak bangsa dewasa ini. Banyak ide briliannya, termasuk mendirikan YKP Bali, memikirkan nasib 1.371 keluarga pejuang yang gugur, para janda dan anak-anak pejuang. ‘’Jadi, Bapak Tjilik lebih memikirkan orang banyak,’’ tegasnya. Sementara itu, Abdi Negara mengaku berbangga bisa menyusun buku dan membuatkan film perjuangan ayahnya. Semuanya mengisahkan Dharma Bakti Bapak Tjilik, mulai dari masa kecil-
BEDAH BUKU - Keluarga besar Bapak Tjilik foto bersama usai bedah buku ‘’Dharma Bakti Bapak Tjilik’’. nya, mengikuti pelatihan pendidikan PETA dan pemimpin gerilya wilayah Buleleng Timur. Saat Pperang Puputan Margarana bergejolak, Tjilik bertugas menghadang tentara Belanda di Bebetin dan wilayah Buleleng Timur. Sepeninggal Gusti Ngurah Rai, dia memperjuangkan berdirinya Yayasan Kebaktian Proklamasi (YKP) Provinsi Bali dan dia menjadi ketua selama 17 tahun. Lewat yayasan ini, dia mendirikan Monumen Candi Pahlawan Margarana. Di YKP ini, dia mengasuh ratusan putra-putri pahlawan kusuma bangsa. Saat peluncuran buku, semua mantan anak asuhnya hadir dan memberi semangat kepada keluarga besar Tjilik. Semangat Tjilik yang perlu ditiru yakni tampil sederhana, pantang menyerah, selalu mendidik anak-anak untuk disiplin, belajar dan bekerja. Spirit ini perlu diwariskan kepada anak muda Bali saat ini. Budayawan Prof. LK Suryani kagum dengan berbagai perjuangan Tjilik. Memperjuangkan para pejuang untuk mendapatkan
keveteranan dan pensiunan bagi janda pahlawan. Dalam sosial politik, Tjilik berjasa mendirikan sekolah seperti Yayasan Dwijendra, Taman Pendidikan 45 dan STM Nasional. Dia juga pernah menjabat sebagai anggota MPRS. Makanya dia menyebut pengabdian Tjilik tak secilik namanya. Soal nama Tjilik, Abdi Negara mengatakan, nama itu merupakan samaran saat bergerilya. Tjilik yang bernama asli I Nengah Wirtha Tamu ini oleh rekan-rekannya dipanggil Tjilik karena badannya yang kecil, namun penuh semangat, lincah dan cerdas. Sementara itu, Dr. I Nyoman Satia Negara, S.H., M.H. atas nama keluarga berterima kasih kepada semua pihak yang membantu informasi dan segala hal sehingga buku ini bisa diluncurkan. Buku ini dia persembahkan untuk semua orang guna memaknai arti perjuangan bangsa. Tjilik lahir 14 Oktober 1918 di Liligundi, Buleleng, meninggal 13 Januari 1992. Pada 9 Agustus 1995, disemayankan di Makam Pahlawan Çurastana Singaraja baru di-palebon 24 April 2010. (ad577)
Sindroma Kompartemen Akut SINDROMA kompartemen akut (acute compartment syndrome) adalah suatu kondisi emergensi yang mengancam ekstremitas. Di mana terjadi peningkatan tekanan di dalam otot sampai ke tingkat yang berbahaya. Peningkatan tekanan ini akan menyebabkan penurunan suplai darah ke otot dan saraf sekitar, sehingga dapat terjadi kematian sel otot dan saraf. Kondisi ini membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat, sehingga kerusakan otot dan saraf permanen dapat dicegah. Kompartemen adalah kelompok otot, saraf, dan pembuluh darah di kaki dan tangan. Pada lengan atas terdapat dua kompartemen, lengan bawah tiga kompartemen, tungkai atas tiga kompartemen, dan tungkai bawah empat kompartemen. Masing-masing kompartemen dibungkus oleh fascia yaitu suatu jaringan ikat non-elastis yang berfungsi untuk menjaga jaringan lunak tetap di dalam tempatnya. Sindroma kompartemen akut terjadi bila terdapat pembengkakan dan atau perdarahan di dalam kompartemen (intrakompartemen).
Karena fascia tidak dapat meregang dengan baik maka peningkatan volume intrakompartemen (karena pembengkakan dan atau perdarahan) akan ditransformasikan menjadi peningkatan tekanan intrakompartemen. Peningkatan tekanan intrakompartemen dapat menutup pembuluh darah yang menyuplai aliran darah ke otot dan saraf di dalam kompartemen tersebut. Tanpa suplai darah maka sel otot dan saraf akan mengalami kerusakan. Jika tidak ditangani secara cepat dan tepat dapat menyebabkan kematian sel otot dan saraf sehingga terjadi kecacatan permanen. Penyebab Sindroma kompartemen akut biasa terjadi setelah cedera berat, seperti kecelakaan kendaraan bermotor atau patah tulang. Beberapa kondisi yang dapat menimbulkan sindroma kompartemen yakni patah tulang. Fragmen fatah tulang dapat merusak pembuluh darah sehingga suplai ke otot dan saraf terganggu. Cedera otot/lebam otot yang hebat. Biasa terjadi jika trauma/energi
yang hebat menyebabkan pembengkakan dan atau perdarahan otot dalam kompartemen. Reperfusion Injury. Dapat terjadi setelah perbaikan suplai darah menuju ekstremitas. Crush Injury. Penekanan hebat akibat trauma pada ekstremitas dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kerusakan hebat otot akibat terputusnya suplai darah. Penanganan patah tulang yang salah. Hal ini masih merupakan penyebab tersering di Indonesia. Penanganan awal yang salah seperti pemasangan bidai yang terlalu ketat, pengurutan, dan trauma yang diperberat akibat tindakan yang dilakukan oleh tenaga nonmedis masih sangat sering ditemukan di Indonesia. Gejala dan Penanganan Gejala klasik sindroma kompartemen akut yaitu nyeri hebat. Nyeri diperberat dengan peregangan pasif kelompok otot yang terkena. Selain itu tampak pembengkakan hebat dan kesemutan pada ekstremitas. Tidak ditemukan deyut nadi pada ekstremitas dan kelemahan otot merupakan tanda akhir dari sin-
droma kompartemen dan biasanya sudah terjadi kerusakan otot. Sindroma kompartemen akut adalah kondisi emergensi yang mengancam ekstremitas sehingga harus ditangani dengan cepat dan tepat. Pengenalan dini terhadap sindrom kompartemen akut adalah kunci. Penanganan sindroma kompartemen akut adalah fasciotomi yaitu tindakan membuka fascia (pembungkus kompartemen) agar dapat melepas dan menurunkan tekanan intrakompartemen sehingga suplai darah dapat kembali. Batas waktu ideal penanganan yaitu sejak timbul sindroma kompartemen akut sampai dilakukan tindakan fasciotomi adalah 6 jam. Jika penanganan terlambat atau salah maka dapat terjadi kerusakan otot dan saraf yang permanen sehingga terjadi kecacatan. Segera periksakan diri ke tenaga medis bila mengalami cedera/patah tulang, sehingga pengenalan dini dapat dilakukan serta cedera lebih lanjut akibat penanganan yang salah dapat dihindari. l dr. Ronald
Gambar 1. (A) Tungkai Bawah (B) Terdapat 4 kompartemen pada tungkai bawah
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Senin Wage, 21 Oktober 2019
Malam Puncak HUT Ke-35 BKFTP Unwar
Segera Buka Prodi S-2 Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan BADAN Kekeluargaan Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Warmadewa (BKFTP Unwar) merayakan malam puncak HUT ke-35 dan Lustrum ke-7 yang dipusatkan di Areal Parkir Gedung G Kampus Unwar, Sabtu (19/10) malam. Perayaan HUT yang mengusung tema ‘’Tri Hita Karana’’ ditandai dengan pemotongan kue oleh Dekan FTP Unwar bersama Rektor Unwar dan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali serta dihadiri seluruh civitas akademika dan alumni FTP Unwar. Berbagai hiburan menarik ditampilkan. Di antaranya joged, musik dangdut, dan dihibur grup band Bali D’Ubud Band, penyanyi legenda pop Bali Bayu KW dan Emoni Bali. Puncak perayaan HUT diawali dengan berbagai kegiatan pada pagi harinya. Di antaranya jalan santai, senam zumba, donor darah, dan lombalomba keakraban. Sebelumnya juga telah dilakukan upacara matur piuning dan dharmayatra di Pura Swagina Unwar dan Pura Pengukur-ukuran Pejeng, bakti sosial di Panti Werda, Mount Clean Down di Gunung Batur, massa hitam, fanatik di Matahari Terbit, bamboo competition, beach clean-up, dan seminar internasional WUICACE. Dekan FTP Unwar Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T. mengatakan, selain sebagai rasa syukur atas pencapaian yang telah dicapai, perayaan HUT ke-35 juga harus dimaknai sebagai ajang introspeksi diri atas apa yang belum bisa dicapai sebelumnya. Sehingga apa yang menjadi tujuan dan cita-cita dalam meningkatkan kualitas FTP Unwar bisa terwujud atas partisipasi semua pihak. Apalagi, dari segi prestasi, FTP Unwar dua kali berturut-turut meraih juara internasional dalam lomba desain bambu. Meskipun, prestasi di ajang nasional masih perlu ditingkatkan. Selain itu, pada HUT ke-35 ini seluruh civitas akademika sedang berjuang untuk meningkatkan nilai akreditasi dari B gemuk menjadi A (unggul). Kendati
POTONG KUE - Potong kue oleh Dekan FTP Unwar Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T. bersama Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. dan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. pada malam puncak perayaan HUT ke-35 FTP Unwar, Sabtu (19/10) malam. demikian, saat ini seluruh civitas akademika FTP Unwar tengah berbahagia. Sebab, usulan membuka Prodi Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan akan segera terwujud. ‘’Semoga SK-nya cepat keluar, sehingga mulai tahun depan kita sudah bisa menerima mahasiswa baru untuk Prodi S-2 Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan,’’ ujar Prof. Runa di sela-sela perayaan, Sabtu malam. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. berharap agar ulang tahun dijadikan momen untuk mawas diri dan berkontemplasi atas apa yang telah dicapai dan yang belum tercapai. Sebab, di era revolusi industri 4.0 ini tantangan semakin berat, terutama masalah peningkatan kualitas, akses, dan relevansi pendidikan. Apalagi, ke depan Unwar memiliki visi untuk menjadi perguruan tinggi bermutu, berwawasan ekowisata, dan go global pada tahun 2034.
‘’Masalah kualitas ada dua hal yang saya harapkan kepada seluruh civitas akademika FTP Unwar, yaitu ke depan harus mampu meningkatkan indeks prestasi kumulatif dan masa studi mahasiswa yang masih kurang tepat waktu,’’ tegasnya. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengaku bangga atas tren perkembangan dan kemajuan yang dicapai FTP Unwar belakangan ini. Kendati demikian, FTP Unwar diharapkan kualitas dan kompetensi mahasiswa harus selalu di-update dan ditingkatkan. Sebab, bagaimanapun lulusan FTP Unwar harus dibuktikan di lapangan. Sehingga selain dibekali theoretical skill, lulusan FTP Unwar juga harus dibekali technical skill. Apalagi, selama ini proses pelaksanaan pembangun di Unwar melibatkan mahasiswa FTP Unwar dan kualitas bangunannya sangat membanggakan. (ad584)
Acara ’’Sport Day GMIS Bali’’ GANDHI Memorial Intercontinental School (GMIS) Bali menggelar Hari Olahraga atau Sport Day XIII/2019 di Stadion Ngurah Rai sejak Kamis (17/10) sampai dengan Jumat (18/10) lalu. Event pada hari pertama diisi aneka lomba olahraga yang memasuki babak penyisihan, sedangkan pada hari kedua diselenggarakan babak final. Jaba Biswas selaku Principal (Kepala Sekolah) GMIS Bali menerangkan, acara Sport Day ini diprogramkan sejak 2006 silam dan diadakan setiap tahunnya. Beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan seperti lari 100 meter, 200 meter dan 400 meter, lari skipping 100 meter, 4x100 meter, 800 meter terbuka dan tarik
tambang. ‘’Acara ini diadakan agar para siswa rileks, refresh, dan enjoy menikmati berbagai event bagi siswa-siswi GMIS Bali,’’ ungkap Jaba Biswas. Dijelaskannya, para peserta Sport Day kali ini dari jenjang grade 1 sampai dengan grade 12. Dan untuk grade Nursery, KG dan Prep dilaksanakan di sekolah, dimulai dari lomba-lomba dan fun games. Para siswa berasal dari puluhan negara, mulai Indonesia, Jepang, Korea, Australia, Amerika Serikat, Spanyol dan India. Menurutnya, acara Sport Day ini melibatkan para guru, siswa, termasuk jajaran staf GMIS Bali. Untuk Sport Day 2019 ini mengambil tema ‘’Champions Tread an Extra Miles’’.
Tujuannya, supaya mereka leluasa dan bisa berprestasi maksimal untuk mengikuti berbagai lomba. Jaba Biswas menerangkan, pihak GMIS senantiasa memberikan apresiasi kepada siswa-siswi berprestasi, baik di bidang olahraga seperti sepak bola, basket dan futsal, musik, seni dan budaya. Bahkan, beberapa siswa yang berprestasi juga mengikuti lomba baik ke tingkat nasional sampai ke mancanegara. Sekolah GMIS mengajari anak sejak usia dini untuk berkreatif memiliki skill dan keahlian di bidangnya, terampil dan mandiri. ‘’GMIS Bali membekali anak agar bekerja keras sejak usia dini, sehingga masa depannya diharapkan sukses,’’ tuturnya. (ad38)
SPORT DAY - Kepala Sekolah GMIS Bali Jaba Biswas (kanan) membagikan medali kepada siswa yang juara pada acara Sport Day di Stadion Ngurah Rai, Jumat (18/10) lalu.
SMAN 4 Denpasar
Sekolah Rujukan Mandiri Nasional Perkuat ’’Pradnya Budi Hita’’ SMAN 4 Denpasar sejak lama dikenal sebagai sekolah berkualitas di Bali. Dulu menjadi Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI), kini menjadi Sekolah Rujukan Mandiri Nasional pertama di Bali. Minggu (20/10) kemarin, keluarga besar SMAN 4 Denpasar alias Foursma tampak gembira mengisi agenda HUT ke37 Foursma melalui jalan sehat. Jalan sehat dibuka Kepala SMAN 4 Denpasar Dr. I Ketut Kerta, M.Pd. bersama Ketua Komite dr. Putu Laksmi Angari Duarsa, Sp.KK., Pengawas Drs. I Made Suana, M.Pd. dan Plt. Kades Tegal Harum Wisna Sulantara dan Kades Tegal Kertha. Kepala SMAN 4 Denpasar Ketut Kerta didampingi Ketua Panitia I Made Openanta, S.Sn., M.Pd. tampak tersenyum manis melihat kekompakan dan semangat civitas akademika Foursma mengikuti jalan sehat. Inilah modal dasar dalam menggerakkan visi sekolah. Dia menyukuri, kini SMAN 4 Denpasar tetap eksis sebagai sekolah nasional, namun prestasinya internasional. Banyak alumninya diterima di luar negeri, bahkan kini dua siswanya cuti setahun untuk bersekolah di AS. Ketut Kerta didampingi Waka Kurikulum Drs. Dewa Putu Ngurah, Waka Kesiswaan I Made Sudana, S.Pd., M.Pd., Asisten Humas Ari Devi Trisna Putri, S.S. dan Waka Sarpras I Made Subawa, S.Pd., M.Pd. memaparkan, Foursma juga menjalin sistter school dengan sejumlah sekolah di Asia seperti Singapura, Jepang, Malaysia, Thailand, dan teranyar dengan India. Program ini diperkuat lagi dengan program pertukaran siswa dengan sejumlah sekolah di Australia. Dengan demikian anak-anak Foursma memiliki jejaring yang lebih luas dan komunitas internasional. Meski demikian, Ketut Kerta tetap mengedepankan memperkuat jati diri siswa SMAN 4 Denpasar ses-
LEPAS - Kasek Ketut Kerta bersama dr. Laksmi Duarsa melepas peserta jalan sehat HUT ke-37 SMAN 4 Denpasar. uai visinya yakni menjadi insan yang cerdas secara intelektual, cerdas emosional, cerdas sosial dan cerdas spiritual dan kuat akar budayanya. Sedangkan di tingkat nasional Foursma dipercaya sebagai sekolah ramah anak, sekolah sehat yang masuk ke tingkat nasional dan melakukan pembiasan kepada delapan sekolah. Di tengah minimnya dana sekolah, Ketut Kerta bersyukur memiliki komite yang concern membantu anggaran sekolah. Seperti membantu 50 persen biaya lomba siswa ke ajang nasional dan internasional. Makanya dia menegaskan kepada gurunya untuk terus berinovasi tak ada alasan sistem zonasi kita stagnan berprestasi. Ketua Komite dr. Laksmi Angari menegaskan, selain rutin memberi sumbangan pemikiran demi kemajuan sekolah, komite juga aktif membantu siswa yang berprestasi serta program memperkuat mutu pendidikan. Sementara itu, pengawas Made Suana melihat Foursma maju dalam segala hal, tinggal seka-
rang lebih fokus pada mutu pendidikan karena tantangannya berbeda. Plt. Kades Tegal Harum Wisna Sulantara berterima kasih kepada SMAN 4 Denpasar banyak membantu segala kegiatan desa. Ketua Panitia HUT ke-37 SMAN 4 Denpasar Gusti Made Satya menambahkan, HUT kali ini mengangkat tema ‘’Pradnya Budi Hita’’. Artinya, ketika kecerdasan didampingi keluhuran budi akan tercipta kebahagiaan. Ini pas dengan visi sekolah ‘’Cerdas spiritual, cerdas intelektual, cerdas emosional, berbasis budaya dan lingkungan’’. HUT ke-37 diisi dengan jalan sehat, cek kesehatan, senam zumba. Juga digelar lomba olahraga tradisional tajog, deduplak, bakiak. Permainan tradisional ini untuk memperkenalkan kepada anak muda yang jarang melakoni olahraga ini. Selain itu, juga digelar lomba olahraga intern seperti basket, pidarta, puisi Bali, melukis tempeh, pemilihan Teruna Bagus-Teruni Jegeg Foursma 2019, puncak HUT mengundang bintang tamu Virgoun. (ad583)
Setahun Tumbuh Rp 1,32 Triliun
Aset BPR Lestari Bali Tembus Rp 6 Triliun MEMASUKI triwulan ketiga di tahun 2019, BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) secara konsisten mempertahankan kinerja positif dengan aset tumbuh Rp 1,32 triliun year-over-year (YoY). Sehingga per September lalu, aset BPR Lestari tercatat menembus angka Rp 6 triliun. Dengan angka tersebut, BPR Lestari Bali tercatat menguasai 36% market share aset BPR di Bali. Pribadi Budiono, CEO BPR Lestari Bali, mengungkapkan pencapaian aset Rp 6 triliun ini merupakan sebuah milestone baru bagi BPR Lestari Bali. ‘’Kami ucapkan terima kasih kepada para nasabah. Berkat kepercayaan mereka, kami bisa menjaga tren pertumbuhan di triwulan ketiga ini. Tumbuh 28% di aset dalam setahun tidak mudah di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit, tapi kami berhasil mencapainya,’’ ungkap Pribadi saat diwawancarai di kantor BPR Lestari di bilangan Teuku Umar Denpasar. Tren positif juga ditunjukkan beberapa BPR di bawah naungan Lestari Group. Hal ini ditunjukkan dengan pertumbuhan aset sebesar Rp 1,64 triliun atau 31% selama setahun menjadi Rp 6,80 triliun. Sebagai info, tahun ini sudah ada 6 BPR di bawah naungan Lestari Group yaitu BPR Lestari Bali (Denpasar), BPR Lestari Jatim (Malang), BPR Lestari Jateng (Solo), BPR Lestari Jabar (Bekasi), BPR Lestari Banten (Tangerang), dan BPR Lestari Jakarta (Jakarta Barat). Tahun ini, BPR Lestari Bali sudah semakin menunjukkan komit-
men untuk terus mengembangkan digitalisasi layanan. Setelah sebelumnya meluncurkan Lestari Mobile Banking, kemudian dilanjutkan di bulan September lalu BPR Lestari Bali meluncurkan sebuah inovasi baru berupa aplikasi Lestari Diskon. Dalam aplikasi yang telah memiliki 10 ribu pengguna tersebut, pengguna dapat mencari tempat diskon di 1.800 merchant favorit di Bali. Ada juga fitur e-card dalam aplikasi yang bisa langsung
ditunjukkan ke merchant sehingga pengguna aplikasi dapat menikmati diskon belanja. Saat ini aplikasi Lestari Diskon sudah dapat di-download di Apps Store (iOS) dan Play Store (Android). ‘’Perkembangan era digital sudah semakin masif di semua bidang, termasuk dalam bidang perbankan. Inovasi digital terus kami kembangkan untuk memberikan experience layanan yang berbeda dari bank pada umumnya,’’ tutup Pribadi. (ad594)
CSR HardysPeduli Gerakan Semesta Berencana
Bali Resik Sampah Plastik di Kawasan Pura Luhur Dhangkahyangan dan Pantai Rambut Siwi Jembrana HARDYSCORP yang didirikan putra Bali Gede Hardy dan Ketut Rukmini Hardy pada 11 Juli 1997, sangat mendukung program Pemerintah Provinsi Bali. Tujuannya mewujudkan cita-cita dalam menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali untuk menciptakan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia sekala maupun niskala yang terkonsep dalam visi Gubernur Bali Wayan Koster yakni ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Implementasi dari konsep Tri Hita Karana yang berlandaskan Tri Kaya Parisuda ini juga tercantum dalam 9 Pilar HardysCorp, CSR HardysPeduli yang dilaksanakan melalui HardysFoundation. HardysCorp yang saat ini telah melepaskan seluruh aset unit bisnisnya guna penyelesaian kewajiban kepada seluruh
krediturnya, melalui CSR HardysPeduli ikut melaksanakan secara nyata program Pemerintah Provinsi Bali yaitu Gerakan Semesta Berencana: Bali Resik Sampah Plastik yang merupakan implementasi Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. CSR HardysPeduli kali ini melaksanakan kegiatan di Kawasan Pura Luhur Dhangkahyangan dan Pantai Rambut Siwi Jembrana, Sabtu (19/10) lalu. Kegiatan CSR HardysPeduli ini dilaksanakan dan dihadiri perwakilan keluarga HardysCorp, rekanan bisnis dan masyarakat setempat dengan mengajak anakanak karyawan, generasi muda HardysCorp, Hillary Angelina Gardenia Hardy, Lilly Harmony Hardy, dan Jasmine Lovely Hardy, untuk mendapatkan edukasi
secara nyata di lapangan. Konsep CSR HardysPeduli adalah mengutamakan pemberian bantuan dalam bentuk jnana yadnya melalui proses edukasi kepada masyarakat yang dilaksanakan setiap akhir pekan. Tidak hanya dilaksanakan di public area atau kawasan wisata seperti pantai, namun HardysCorp juga melaksanakan CSR di tempat-tempat ibadah. Melalui CSR HardysPeduli diharapkan mampu membangun partisipasi masyarakat, terutama generasi muda untuk berperan aktif dalam perlindungan lingkungan hidup. Dan pentingnya menjaga keseimbangan alam dalam ajaran Tri Hita Karana yang berlandaskan Tri Kaya Parisuda yaitu ketika kita memberi pelayanan kepada alam semesta, maka sebaliknya akan memberi pelayanan terbaiknya kepada kita. (ad588)
BALI RESIK - Acara CSR HardysPeduli Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di kawasan Pura Luhur Dhangkahyangan dan Pantai Rambut Siwi Jembrana, Bali, Sabtu (19/10) lalu.
Senin Wage, 21 Oktober 2019 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Mutlak, LPD Mesti Kuat PARIWISATA adalah sumber kemajuan Bali. Itulah faktanya saat ini. Setelah pariwisata, pertanian dan industri kecil juga menjadi sumbu ekonomi Bali. Ketiganya telah berkontribusi terhadap kemajuan dan kesejahteraan Bali. Sumbu ekonomi itu, terutama pertanian dan industri kecil, sangat bergantung pada LPD. Lembaga perkreditan desa tersebut telah mampu sebagai roda penggerak ekonomi di pedesaan. LPD yang dicanangkan Prof. Mantra, rupanya juga menjadi komitmen Gubernur Bali Wayan Koster dengan visinya ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Dalam mewujudkan Bali Era Baru, Koster telah mengeluarkan berbagai peraturan dalam pelestarian budaya Bali termasuk penguatan LPD. Sebagaimana terurai dalam tujuannya, sejak awal berdirinya LPD yang menjadi kebanggaan Bali ini diharapkan mampu mendorong pembangunan ekonomi masyarakat, melalui simpanan yang terarah serta penyaluran modal yang efektif. LPD berdiri sejak tahun 1984, juga diharapkan dapat menciptakan pemerataan dan kesempatan kerja bagi warga pedesaan, melalui usaha-usaha produktif masyarakat setempat yang dibiayai oleh LPD. Seiring dengan beberapa prestasi yang telah dicapai, kini setelah menginjak usia yang cukup mapan, LPD mengalami beberapa tantangan. Terutama kalau kita mengaca dan mengacu pada prinsipprinsip lembaga keuangan yang konvensional. Selain itu, manajemen LPD juga sering dihadapkan pada kondisi dilematis, antara harus menegakkan aturan di satu sisi, dan berhadapan dengan masyarakat sendiri yang notabene merupakan pemilik LPD di lain sisi. Mencermati tantangan yang ada dan potensi masalah ke depan maka penguatan lembaga ini merupakan sebuah keharusan. Pendekatan konvensional dalam pengelolaan LPD mestinya bisa dipadukan dengan pendekatan teknologi perbankan. Modernisasi pengelolaan LPD tentu harus dilakukan mengingat pola-pola layananan keuangan kini banyak bergeser ke smart dan praktis. Hal lain yang perlu dicermati bersama adalah mengefektifkan dan mengoptimalkan dana yang tak terserap. Manajemen LPD tentu harus lebih inovatif dalam memasarkan dana-dana idle ini. Salah satu caranya mungkin dengan merangsang terbentuknya badan usaha milik desa pakraman. Dengan badan ini LPD bisa menyalurkan kredit usaha. Jenis badan usaha milik desa pakraman ini tentu bisa disesuaikan dengan aktivitas dan kebutuhan warga desa pakraman. Untuk bisa mengoptimalkan peran LPD dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat adat adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia LPD. Jiwa kewirausahaan para pengelola LPD perlu terus diasah, agar mereka dapat bertindak sebagai mentor dan panutan dalam inkubator bisnis di tingkat pedesaan. Perubahan pola pikir (mindset) para insan LPD sangat diperlukan. Inovasi haruslah tetap dilakukan agar LPD dapat menjawab tantangan zaman dan persaingan yang semakin ketat. Selain memikirkan untuk menggali sumber-sumber pendanaan untuk pelestarian dan penguatan budaya Bali, juga harus dipikirkan pengelolaannya secara baik, benar, dan transparan. Kebudayaan Bali saat ini masih hidup hampir di seluruh pelosok Bali. Pendukung kebudayaan ini sudah tentu manusia Bali. Karena itu, yang perlu penguatan adalah manusia Bali. Ketiga sumbu ekonomi Bali yang disebutkan di atas; pariwisata, pertanian dan industri kecil harus diberikan kesempatan yang sama. Pemerintah harus memberikan perhatian yang sama, sehingga kemajuan ketiganya bisa sejalan dan seirama. Maka dengan demikian pembangunan Bali akan dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat. Mereka yang selama ini menjadi pelaku budaya, juga mendapat keberlimpahan ekonomi, setimpal dengan tugas untuk menjaga dan pelestari budaya Bali.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Perayaan Sumpah Pemuda Saat saya masih menjadi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dulu, pada bulan Oktober ini biasanya banyak sekali kegiatan sekolah. Mulai berbagai lomba baca puisi hingga ada pameran buku. Bahkan, perayaan Sumpah Pemuda menjadi hal yang ditunggu-tunggu karena sekolah memiliki persiapan khusus untuk itu. Sekarang ketika usia saya memasuki angka 50 tahun, gaung perayaan Sumpah Pemuda saya rasakan menurun. Bahkan, kegiatan lomba untuk memperingati Sumpah Pemuda juga jarang terdengar. Saya berharap ke depan sekolah jangan hanya terjebak pada penguatan keilmuan saja. Kegiatan lomba di sekolah saya rasa efektif untuk melatih anak bekerja sama dan membangun mental kepemimpinan. Bahkan, bagi para siswa yang memiliki talenta khusus bisa mengekspresikan diri. Jadi, saya pikir, perayaan Sumpah Pemuda perlu diberikan ruang oleh sekolah dengan memberdayakan OSIS. Kami para orangtua tentu berharap ada kesan-kesan yang bisa diingat anak mengenang masa-masa sekolahnya. Dalam urusan keilmuan, saya yakin porsinya sudah sangat besar. I Made Sudariana Denpasar, Bali
LPD, Pemberdayaan Ekonomi Kaum Marginal Bung Hatta pernah berucap bahwa Indonesia tidak akan bercahaya karena obor besar di Jakarta, Indonesia baru akan bercahaya karena lilin-lilin kecil di desa. Di India, tokoh dunia yakni Gandhi juga pernah berseloroh bahwa masa depan India terletak di desa. Menengok dua pernyataan dari dua tokoh besar tersebut maka sangat sejalan dan relevan dengan Nawacita ketiga yakni membangun Indonesia dari desa. Desa bukan lagi menjadi latar belakang melainkan menjadi halaman depan kemajuan Indonesia. Pembangunan di Indonesia harus melihat desa sebagai fokus dan target pembangunan karena di desa sumber potensi kemajuan bangsa Indonesia.
Oleh Dr. I Nengah Suarmanayasa, S.E., M.Si.
A
da dua hal yang menjadi isu utama pembangunan perdesaan di Indonesia: Pertama, sebagian besar penduduk Indonesia bertempat tinggal di wilayah desa. Saat ini diperkirakan 60 persen penduduk masih tinggal di desa; Kedua, kesejahteraan penduduk di desa jauh tertinggal dibandingkan penduduk kota, sekitar 63 persen dari total penduduk miskin berdiam diri di desa (Yustika, 2015). Pembangunan desa memiliki tantangan yang cukup besar, sebab hingga saat ini jumlah desa mandiri di Indonesia hanya 7,55 persen dari 74.957 desa di Indonesia. Bali adalah salah satu provinsi yang selalu memiliki nilai rapor baik bahkan sangat baik dalam bidang ekonomi. Rata-rata pertumbuhan ekonomi yang selalu di atas nasional. Tingkat pengangguran terendah nomor 1 dan memiliki angka kemiskinan terendah nomor 2 di Indonesia. Ini adalah prestasi yang sangat mengagumkan. Walaupun dalam beberapa hal masih perlu dilakukan perbaikan seperti tingkat disparitas
(ketimpangan), baik ketimpangan antarwilayah maupun ketimpangan antarsektor. Baiknya ekonomi Bali juga tercermin dari komposisi jumlah penduduk miskin di wilayah perdesaan yang lebih rendah daripada di perkotaan. Sejak Maret tahun 2011, penduduk miskin di perdesaan (73,1 ribu jiwa) lebih rendah dari perkotaan yang berjumlah 92,7 ribu jiwa. Data terakhir yakni Maret 2019, dari 163,85 ribu jiwa penduduk miskin yang ada di Bali, sebanyak 97,98 ribu jiwa (59,80 persen) berdiam diri di perkotaan, sedangkan sisanya 65,87 ribu jiwa (40,20 persen) tinggal di desa. Kondisi ini sangat berbeda dengan kondisi nasional, di mana desa masih dicirikan sebagai tempat berkumpulnya orang miskin. Pariwisata adalah pahlawan untuk kemajuan Bali. Selain sektor pariwisata, sebenarnya ada pahlawan yang sangat berjasa bagi masyarakat desa, terutama masyarakat termarginalkan (tidak bankable). Pahlawan itu adalah Lembaga Perkreditan Desa (LPD). LPD hadir untuk melayani masyarakat dengan mudah,
cepat, dan yang paling penting dengan syarat sederhana. Jauh berbeda dengan persyaratan di dunia perbankan. Kondisi ini membuat masyarakat kecil di desa memiliki sahabat di kala kesusahan. LPD adalah mitra sejati bagi masyarakat yang tidak bankable. Inilah salah satu tujuan didirikannya LPD pada tahun 1984 oleh Prof. Ida Bagus Mantra. Saat ini terdapat 1.433 LPD di Bali. Hal ini juga menjadikan Bali sebagai pulau seribu LPD selain dikenal dengan sebutan pulau seribu pura. Secara ekonomi tercatat aset LPD sampai akhir 2018 berjumlah Rp 21,76 triliun, menyalurkan kredit sebesar Rp 418,861 triliun, menghimpun dana dalam bentuk tabungan sebesar Rp 8,60 triliun, dalam bentuk deposito sebesar Rp 9,61 triliun. Data keuangan tersebut mencerminkan betapa besarnya kepercayaan masyarakat terhadap LPD. Karena kerpercyaan yang begitu besar, maka aset LPD melampaui jumlah aset yang dimiliki oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan koperasi simpan-pinjam yang ada di Bali. Ini potensi yang
Ironis, Buleleng Kekurangan Tenaga Pendidik MENYANDANG kota pendidikan, sangat ironis Buleleng masih banyak kekurangan tenaga pendidik di tingkat SD dan SMP. Hal tersebut terungkap dalam pandangan umum fraksi dalam sidang tentang tanggapan Nota Pengantar Bupati terhadap tiga ranperda. Perlu dilakukan pengangkatan tenaga
pendidik, sehingga antara jumlah siswa dan tenaga pendidik bisa seimbang dengan tetap memerhatikan kemampuan keuangan daerah. Termasuk pengangkatan guru agama Hindu yang juga masih kurang di Buleleng. Untuk itu, semoga hal ini mendapatkan perhatian dan mampu disikapi oleh pihak pemerintah. Hal itu
disampaikan Gung De di Jalan Ngurah Rai melalui Radio Singaraja FM. Terkait dengan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Gung Surya di Lovina berharap berjalan aman, lancar, dan tertib. Untuk di Buleleng pihaknya berharap pihak kemananan, utamanya Kapolres agar mampu
luar biasa yang dimiliki oleh Bali. Sampai akhir tahun 2018 laba LPD tercatat sebesar Rp 580,42 miliar. Sebesar Rp 145,10 miliar (25 persen) harus disalurkan ke desa adat, baik untuk pembangunan desa maupun untuk dana sosial. Masyarakat desa bisa menggunakan dana tersebut untuk mambangun pura, upacara ngaben massal, matatah massal, membangun balai banjar dan sejenisnya, sehingga memperkecil iuran dari masyarakat desa. Pengurangan iuran untuk desa bisa dialokasikan untuk biaya lainnya seperti biaya pendidikan anak maupun biaya kesehatan, sehingga masyarakat akan tambah sejahtera. Artinya, LPD sudah berkontribusi nyata untuk pembangunan desa di Bali. Kontribusi lain, LPD mempekerjakan sebanyak hampir 8.000 karyawan. Ini artinya LPD berperan dalam mengurangi angka pengangguran. Peran nyata LPD akan semakin besar manakala masyarakat mendukung keberadaan LPD. Dukungan masyarakat dapat dilakukan dengan memanfaatkan jasa layanan yang ada di LPD. Menabung, mendepositokan uang, bayar listrik, pajak dan sejenisnya serta pinjam uang di LPD. Untuk diketahui, jika mendepositokan uang di LPD, bunganya jauh lebih tinggi daripada di bank, serta tidak dikenakan pajak. Artinya dari sisi ekonomi sangat menguntungkan jika mempercayakan depsosito di LPD. Jika seluruh masyarakat Bali mau mempercayakan transaksi keuangan di LPD maka masyarakat Bali
radio_singaraja_92.0_fm memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Buleleng. Termasuk juga peran serta seluruh komponen masyarakat agar bisa memberikan rasa aman dan nyaman di wilayahnya masingmasing. Gamaarta di Pemaroan dan Nang Mologan di Mayong
Dana Desa Sebaiknya Diawasi Semua Pihak Agar tidak diingatkan terus, sebaiknya penggunaan dana desa mendapat pengawasan dari semua pihak. Jika pengawasan lemah, niscaya dana desa berpeluang disalahgunakan. Demikian opini yang disampaikan Kawan Global dalam acara Dialog Warung Global, akhir pekan ini. Yuli di Tabanan malah bertanya, memangnya kalau tidak diingatkan, boleh melakukan korupsi ya? Pengawasan publik masih lemah dan berbanding terbalik dengan tingkat kepatuhan penggunaan dana sesuai aturan pemerintah. Semakin lemah pengawasan semakin kuat kemungkinan perangkat desa menyalahgunakan dana desa. Semakin kuat pengawasan, semakin baik penggunaan dana. Maka harus ada penanganan khusus dalam menggunakan dana desa agar perangkat desa tidak terjebak dalam masalah. Febri di Denpasar mengatakan kalau dulu,
Penulis, Korprodi S-1 Manajemen FE UndikshaSingaraja
info singaraja fm
Warung Global
BICARA soal uang, kejujuran seseorang pasti diuji. Begitu juga dengan kucuran dana desa. Di sisi lain, banyak bermunculan kasus penyalahgunaan dana yang menyeret kepala desa ke penjara. Sejatinya, dana desa dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan. Hampir setiap desa mendapatkan dana Rp 1 miliar. Angkanya berbeda-beda, namun kemungkinan besar semakin meningkat. Tujuannya agar memberi keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia.
akan tambah sejahtera. Fakta di lapangan, banyak dari golongan menengah ke atas ogah atau enggan menaruh uang di LPD. Di satu sisi mereka menuntut agar LPD semakin berkontribusi nyata pada pembangunan desa. Jika hal ini terus terjadi maka akan terjadi debat kusir yang pada akhirnya tidak menghasilkan perubahan apa-apa. Marilah mulai dengan menyalakan lilin kecil daripada mengumpat kegelapan. Anak muda banyak yang tak acuh tentang keberadaan LPD. Mereka seperti alergi dengan LPD, padahal di desa tempat tinggalnya ada LPD. Kaum milenial lebih suka bekerja di kantor pemerintahan (jadi pegawai honorer) walau gajinya jauh lebih kecil tinimbang bekerja di LPD. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Visi Gubernur Bali yakni ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ yakni mewujudkan Bali Era Baru yang salah satunya dengan getol mengajak masyarakat untuk mencintai dan melestarikan budaya Bali. LPD sebagai salah satu warisan leluhur patut dijaga dan dilestarikan keberadaannya. Sudah saatnya anak muda mulai ngeh akan keberadaannya. LPD harus menjadi kebanggaan masyarakat Bali. Lewat tulisan ini, saya mengajak anak muda serta kaum menengah ke atas untuk mengenal, menyayangi serta memanfaatkan jasa LPD. Karena dengan itulah kita sudah berkontribusi nyata untuk kemajuan desa serta kemajuan Bali.
sebelum ada dana desa, sangat minim calon kepala desanya. Ia berharap dana desa dipergunakan sesuai peruntukkannya. Menurut Ayu di Petang, indikator bahwa dana desa terserap dengan baik adalah masyarakat perdesaan perekonomian baik, masyarakat desa sejahtera. Tidak miskin lagi. Kalau masih miskin, perlu diselidiki, apakah dana desa sudah digunakan dengan baik untuk membangun desa? Mari awasi penggunaan dana desa. Demikian ajakan Budiada di Tabanan. Soal uang, memang dibutuhkan seseorang yang tak cukup baik saja tapi ia juga jujur. Menurut Werdha di Gianyar, perbekel terpilih tak cukup diingatkan saja. Sebab selama ini, pelaku korupsi hanya dihukum, mestinya dimiskinkan, sita asetnya. Dengan demikian akan berpikir untuk melakukan korupsi. (sikha)
081933004217
mengucapan terima kasih kepada owner Krisna Oleh-oleh dengan telah memberikn bantuan kepada penyandang disabilitas di Buleleng. Semoga ke depannya mampu meraih sukses dan mampu memberikan kontribusi kepada wilayah Buleleng. (mud)
POJOK Jokowi-Ma’ruf mengajak rakyat berkomitmen bersama majukan Indonesia. - Selamat bekerja, Indonesia jaya.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Senin Wage, 21 Oktober 2019
Diterjang Angin Bale Bengong Roboh Tabanan (Bali Post) Angin kencang melanda Kecamatan Baturiti selama beberapa hari belakangan. Pada Minggu (20/10) kemarin, angin kencang mengakibatkan bale bengong di Puncak Indah Bedugul roboh dan menimpa mobil yang diparkir di bawahnya. Perbekel Candikuning I Made Mudita mengatakan, kejadian berlangsung sekitar pukul 14.00 Wita. Tidak ada
korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Puing-puing bangunan juga sudah langsung dibersihkan. Ditambahkannya, akibat angin kencang, plastik penutup tanaman di kebun stroberi dan selada milik warga beterbangan. Petani belum berani memasang plastik-plastik tersebut karena angin masih kencang. ‘’Titik angin tidak bisa diprediksi dan kerap
berpindah. Kadang terjadi di sebelah barat, kadang di timur,’’ ungkapnya. Hal senada dikatakan Camat Baturiti I Wayan Adi Astrawan. Diungkapkannya, angin kencang juga mengakibatkan terpal tempat pedagang berjualan di Lapangan Umum Baturiti mengalami kerusakan. ‘’Untuk kerugian masih dilakukan pendataan oleh Kepala Pasar setempat,’’ ucapnya. (kmb28)
ANGIN KENCANG - Akibat angin kencang, bale bengong di Puncak Indah Bedugul roboh dan menimpa mobil yang sedang parkir di bawahnya.
Penyampaian Visi dan Misi Calon Perbekel
Diharapkan Kedepankan Program Pembangunan Desa Tabanan (Bali Post) -
Pemilihan perbekel (pilkel) serentak di 97 desa di Kabupaten Tabanan akan digelar Sabtu (26/10) mendatang. Saat ini tengah berlangsung tahapan penyampaian visi dan misi dari para calon perbekel. Tahapan tersebut berlangsung sampai dengan tiga hari sebelum pemungutan suara.
Bali Post/ist
SEBAR BROSUR - Kasatlantas dan anggota Polres Tabanan sebar brosur peringatan di Jalan Pahlawan, Kecamatan Tabanan, Minggu (20/10) kemarin.
Sosialisasikan Operasi Zebra, Polres Sebar Brosur Tabanan (Bali Post) Satlantas Polres Tabanan dalam waktu dekat akan menggelar Operasi Zebra Agung 2019. Sebagai pemberitahuan kepada masyarakat khususnya pengendara, jajaran Satlantas dipimpin Kasatlantas Polres Tabanan Iptu Ni Luh Putu Wila Indrayani membagikan brosur di depan Mapolres Tabanan, Minggu (20/10) kemarin. Iptu Ni Luh Putu Wila Indrayani menerangkan, penyebaran brosur peringatan ini untuk sosialisasi kegiatan Operasi Zebra Agung 2019 yang digelar 23 Oktober sampai 5 November atau selama 14 hari, dengan harapan agar masyarakat mempersiapkan diri dan mematuhi aturan.
Ada tujuh sasaran dalam operasi ini. Sasaran dimaksud, pengendara yang memakai pakaian adat, jilbab, dan peci tetap wajib menggunakan helm. Kemudian, masyarakat dilarang berkendara dalam keadaan mabuk atau kesadaran terganggu, anak di bawah umur dilarang membawa kendaraan, penggunaan sabuk keselamatan untuk mengendara roda empat atau lebih, jangan menggunakan HP saat berkendara, jangan melawan arus lalu lintas, dan mengurangi batas kecepatan kendaraan. ‘’Di dalam brosur yang disebar sudah berisi tujuh sasaran ini. Tujuannya untuk keselamatan berlalulintas, yang paling penting
mencegah kecelakaan lalu lintas,’’ ucapnya. Khusus pengendara roda dua baik yang menggunakan pakain adat, jilbab dan peci, ditegaskannya harus tetap menggunakan helm SNI. Jika tidak, polisi akan melakukan penindakan alias dikenakan tilang. ‘’Kelengkapan kendaraan juga harus diperhatikan,’’ jelas Iptu Wila. Jelang operasi, anggota Sat Res Polres Tabanan juga melakukan pengecekan sarana dan prasarana pendukung, mulai dari cek kesiapan kendaraan dinas roda dua dan roda empat, kesiapan piranti pendukung dan yang paling penting mengecek kesiapan atau kesehatan personel. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Program TMMD ke-106 di wilayah Kodim 1619/Tabanan tidak hanya menargetkan penyelesaian sasaran fisik berupa jembatan penghubung Desa Bongan dengan Desa Gubug dan bedah rumah saja, melainkan kegiatan non-fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat tentang berbagai hal. Agar penyuluhan berjalan sesuai dengan harapan, Kodim 1619/ Tabanan pun menggandeng instansi terkait sebagai pemateri. Seperti yang dilakukan belum lama ini, dilangsungkan penyuluhan mengenai budi daya cabai dan paprika yang
disampaikan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, di balai banjar Bongan Lebah Kelod, Desa Bongan. Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Toni Sri Hartanto mengatakan, penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pengetahuan kepada masyarakat Bongan tentang tata cara membudidayakan cabai dan paprika. Dengan begitu, diharapkan masyarakat dapat mengembangkan dan menerapkannya untuk dijadikan sebagai tambahan penghasilan alternatif petani, selain padi dan jagung. Hal ini ke depannya diharapkan bisa
meningkatkan perekonomian keluarga. Pada penyuluhan tersebut, Fungsional Penyuluh Dinas Pertanian Tabanan I Dewa Made Nuada, S.P., M.P. dan Ir. I Wayan Artanaya menjadi pemateri. Hadir dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Bongan Sertu Pairin dan Klian Dinas Bongan Lebah Kelod I Wayan Suwarna. Masyarakat sangat antusias menyimak materi yang disampaikan oleh penyuluh. ‘’Penyuluhan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan bercocok tanam,’’ kata seorang warga di akhir kegiatan. (kmb28)
TMMD Diisi Penyuluhan Pertanian
Terkait penyampaian visi dan misi para calon perbekel, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Tabanan Roemi Liestyowati mengimbau calon perbekel menjaga suasana tetap kondusif. Visi dan misi diharapkannya lebih diarahkan pada program-program pembangunan desa ke depan. Begitupun untuk masyarakat selaku pemilih, diharapkan menggunakan hak pilihnya dengan baik pada hari pencoblosan. ‘’Gunakan hak pilih dengan baik, karena masyarakatlah yang akan menentukan siapa calon perbekel yang dianggap bisa memajukan desanya ke depan,pp terangnya, Minggu (20/10) kemarin. Guna memastikan pelaksanaan pilkel serentak dapat berjalan baik, Roemi mengatakan tim di tingkat kabupaten sudah terus melakukan
koordinasi dengan panitia pilkel di tiap desa, baik melalui grup WA ataupun secara langsung. Sehingga jika ada kesulitan atau kendala bisa segera diatasi agar tidak menghambat pelaksanaan pilkel. ‘’Sejauh ini dari koordinasi dan pengamatan tim turun ke lapangan, hampir di seluruh desa penyelenggara pilkel sudah siap. Astungkara berjalan lancar,pp harapnya. Begitupun nantinya pada para perbekel terpilih, Roemi mengingatkan agar mereka bekerja profesional dan mengedepankan transparansi dalam setiap pengambilan kebijakan. ‘’Ada empat hal yang harus diemban para perbekel, yakni sikap mental, tanggung jawab moral, meningkatkan kompetensi, dan profesional,’’ ucap Roemy. Tidak hanya itu, terpent-
Bali Post/ist
VISI-MISI - Penyampaian visi-misi calon perbekel di Desa Batanyuh, Kecamatan Marga. ing pula, setiap kebijakan nantinya harus dapat dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat ataupun aturan perundang-undangan. Kepala desa memiliki tugas dan tantangan yang cukup berat dalam membangun wilayah desanya masingmasing. Salah satunya dalam mengelola dana desa dengan nominal yang tidak sedikit. Maka, perbekel dan perangkatnya harus mampu memaksimalkan pengelolaan dana
tersebut untuk kepentingan masyarakat dan pengembangan desa. ‘’Harus terus belajar, apalagi ada Sikeudes. Dana yang dikelola baik itu bersumber dari APBD maupun APBN harus direalisasikan maksimal. Mutu dan kualitas pembangunan juga harus sesuai serta pelaporan dan pembukuan ditata dengan baik sesuai aturan yang ada agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,’’ pesannya. (kmb28)
Senin Wage, 21 Oktober 2019
Gaungkan Harmoni untuk Indonesia UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha) menyelenggarakan outbound melibatkan mahasiswa baru, Sabtu (19/10) akhir pekan lalu. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Menyali Kecamatan Sawan ini dijadikan salah satu strategi melahirkan generasi unggul dalam harmoni. Ketua Panitia Dr. dr. Made Budiawan menjelaskan, outbound diikuti mahasiswa perwakilan setiap fakultas masing-masing 20 orang. Di dalamnya termasuk ada mahasiswa program Afirmasi dan juga Permata Sakti dari Universitas Negeri Makassar dan Universitas Negeri Manado. Satu alasan melaksanakan outbound karena kegiatan ini adalah program dari Kelompok Kerja (Pokja) Softskill Undiksha.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan program pengabdian masyarakat yang menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Undiksha, berupa peduli lingkungan dan penyerahan tempat sampah di Pura Puseh, Desa Menyali. Program ini mengusung tema ‘’Bangun Karakter Unggul dalam Harmoni’’. Tema tersebut dianggap relevan digaungkan karena situasi saat ini cukup memprihatinkan, di tengah masyarakat diwarnai degradasi moral dan karakter. ‘’Tentu Undiksha sebagai perguruan tinggi merasa terpanggil dan memiliki kewajiban melahirkan generasi berkarakter. Saya harap kehidupan harmonis bisa lahir dari Undiksha untuk Indonesia,’’ katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Undiksha Prof. Dr. I Wayan Suastra, M.Pd. mengatakan, Undiksha telah mengusung visi sebagai universitas unggul berlandaskan falsafah Tri Hita Karana di Asia tahun 2045. Mewujudkan itu, mahasiswa berkarakter tidak bisa dilepaskan. ‘’Mahasiswa sebagai bagian kampus, karena itu harus memiliki karakter yang baik. Good personal skill. Visi itu penting diwujudkan,’’ tegasnya. Mantan Direktur Pascasarjana Undiksha ini menambahkan, program ini bukan seremonial tahunan, lewat kegiatan ini mahasiswa banyak mendapat manfaat. Yaitu bisa membangun kerja sama antarmahasiswa, membangun komunikasi, serta membangun kebersamaan yang sering di-
Diterjang Angin Kencang
Roboh, Rumah Kaca Budi Daya Stroberi Singaraja (Bali Post) – Bencana angin kencang melanda Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Sabtu (19/10) lalu. Akibat kejadian ini, sejumlah fasilitas umum rusak dan beberapa unit rumah kaca (green house) budi daya stroberi milik warga roboh. Angin kencang mulai melanda daerah ini sekitar pukul 15.00 Wita. Hingga malam hari, angin berembus semakin kencang. Akibat koyakan angin itu membuat atap gedung pasar di desa setempat terlepas dari rangkanya. Bahkan, sejumlah bangunan rumah kaca budi daya stroberi milik warga roboh. Selain itu, ada panyengker hingga bangunan bale sakepat juga mengalami kerusakan akibat bencana itu. Seorang warga, Gusti Ngurah Putu Bagus Semarajaya, mengata-
kan terjangan angin itu berlangsung cepat. Angin kencang itu memicu sejumlah kerusakan di daerahnya. Setelah disapu angin kencang, atap gedung pasar yang terbuat dari genteng terlepas dari rangkanya. Genteng itu berjatuhan, dan beruntung saat kejadian tidak ada pedagang atau warga yang tertimpa. Selain pasar, tambah Bagus Sumarajaya, bangunan rumah kaca yang biasa digunakan budi daya stroberi, paprika, dan tanaman hortikultura lainnya juga roboh. Perbekel Desa Pancasari Wayan Darsana membenarkan bencana angin kencang itu terjadi di desanya. Kerusakannya masih didata. Seberapa besar kerusakannya nanti akan dilaporkan ke pemerintah kecamatan dan berlanjut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. (kmb38)
Puluhan PAUD Dijatah APE SEBANYAK 69 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Buleleng menerima bantuan Alat Permainan Edukatif (APE). Bantuan ini diserahkan Bunda PAUD Buleleng Ny. Arias Sujati Suradnyana akhir pekan lalu. Penyerahan APE ini juga dirangkaikan lomba memasak panganan lokal antardesa dan kelurahan di Kecamatan Buleleng. Acara itu dipusatkan di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja.
Ny. Aries Suradnyana mengatakan, APE merupakan alat permainan yang dirancang khusus untuk pendidikan. APE salah satu media membantu proses pembelajaran anak PAUD untuk membantu kecerdasan dan ketangkasan terutama kreativitas anak-anak. Media pembelajaran ini juga penting karena pada masa golden age tidak hanya mendapatkan edukasi pendidikan formal, namun kreativitas anak-anak perlu dikembangkan. (kmb38)
gaungkan Rektor Undiksha. ‘’Mahasiswa Undiksha harus memiliki karakter dan softskill hebat. Maka seluruh komponen kemahasiswaan harus mengambangkan softskill. Melalui ini bisa dikembangkan kerja sama, tanggung jawab, membangun kebersamaan. Di sinilah semua mahasiswa dari berbagai fakultas, menjalin kerja sama menuju Undiksha Harmoni,’’ tegasnya. Selain melalui outbound, penguatan karakter juga dilakukan melalui seminar dengan mengundang motivator. Yang terpenting menurut akademisi asal Klungkung itu, setiap kegiatan aktivitas mahasiswa harus diimplementasikan. Seperti kemampuan komunikasi di kehidupan kampus. Bisa bersikap dan
berpikir positif. ‘’Dan terpenting, mahasiswa bisa percaya diri. Mereka bangga menjadi bagian Undiksha. Softskill ini harus dibiasakan,’’ imbuhnya. Salah satu mahasiswa asal Jakarta, Nirmalasari, mengaku sangat menikmati kegiatan ini. Dia berharap outbound itu bisa terus berjalan setiap tahun. Dan peserta yang dilibatkan semakin banyak. ‘’Senang bisa ikut dan di sini kita bisa menjalin kebersamaan dengan mahasiswa lain,’’ ucapnya. Hal senada diungkapkan mahasiswa Universitas Negeri Medan, Brenda Karison. Ia yang mengikuti program Permata Sakti menilai kegiatan ini mampu membangun karakter dan menciptakan keharmonisan. Selain itu,
lewat pertemuan ini mampu menyatukan mahasiswa dari berbagai program studi. Ke depan diharapkan mahasiswa yang dilibatkan bisa semakin banyak. Bahkan, jika me-
mungkinkan secara keseluruhan dalam satu angkatan. ‘’Program ini sangat bagus dalam pembentukan karakter. Dari ini muncul kebersamaan,’’ katanya. (ad 578)
OUTBOUND DI MENYALI – Mahasiswa baru perwakilan dari masing-maisng fakultas di Undiksha Singaraja mengikuti outbound di Desa Menyali Kecamatan Sawan, akhir pekan lalu.
Cuaca Amat Panas
50 Are Areal TPA Bengkala Terbakar Singaraja (Bali Post) – Kebakaran melanda areal Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah milik Pemkab Buleleng di Desa Bengkala, Kubutambahan. TPA yang terbakar Minggu (20/10) dini hari kemarin, mengakibatkan tumpukan sampah sekitar 50 are TPA itu terpapar api. Api diduga muncul karena pengaruh cuaca panas, ditambah gas metana akibat banyaknya timbunan sampah. Hal itu diyakini membuat api mudah membesar. Pertama kali titik api di TPA ini diketahui Koordinator Petugas TPA Made Sumendra. Sekitar pukul 01.00 Wita, Sumendra menemukan titik api di sebelah selatan areal TPA. Kobaran api semakin besar melalap sampah yang menggunung di lokasi kejadian itu. Kobaran api yang cepat membesar itu terpaksa dibiarkan karena masih gelap. Setelah sudah terang, baru petugas TPA meminta bantuan pemadaman api. Sekitar pukul 08.00 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dibantu truk tangki Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas damkar kemudian berhasil memadamkan api setelah api membakar tumpukan sampah yang luasnya sekitar 50 are. Namun, api hanya padam di permukaan tumpukan sampah. Bara apinya masih menyala dan mengeluarkan asap menyebar ke mana-mana. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng Putu Ariyadi Pribadi mengatakan, kebakaran di TPA Bengkala ini diperkirakan akibat cuaca panas. Hal ini ditambah keluarnya gas metan dampak dari timbu-
nan sampah itu. Api mudah menyala kemudian membakar sampah yang ditampung di areal TPA itu. ‘’Areal di TPA memang rawan terbakar. Apalagi di sana ada gas metana dari timbunan sampah. Sehingga sedikit ada pemicu cepat terjadi kebakaran. Petugas di TPA melaporkan sampai siang hari, 50 are areal TPA sudah terbakar. Kalau api di permukaan sudah padam, namun api menyala tetapi kecil karena dari tumpukan sampah di bawah itu belum bisa dipadamkan,’’ katanya. Agar kebakaran tidak meluas, kata Ariyadi, pihaknya telah berkoordinasi dengan damkar. Mobil pemadam masih standby di lokasi kejadian. Jika Sewaktu-waktu kembali api menyala, mobil pemadam langsung dapat memadamkan api. Mantan Camat Gerokgak ini mengatakan, TPA Bengkela dibangun di atas tanah seluas 4,5 hektar. Di atas lahan itu, pemerintah membangun TPA menjadi tiga blok untuk menimbun sampah. Sejak dibangun hingga sekarang, ketiga blok TPA itu kondisinya hampir overload. Situasi ini tidak terelakkan setiap hari volume sampah yang masuk ke TPA ini mencapai
458 meter kubik. Dari kajian teknis, TPA ini tidak mampu menampung volume sampah memasuki tahun 2020 mendatang. Selain perlu perluasan areal TPA, belakangan DLH menggalakkan kampanye pengelolaan sampah kepada masyarakat. Programnya mengajari warga memilah sampah
organik dan non-organik. Sampah organik diolah menjadi kompos baik untuk kepentingan pertanian warga atau sasaran dijual untuk tambahan penghasilan keluarga. Sampah nonorganik itu bisa didaur ulang dapat dijual ke pengumpul barang bekas (rongsokan - red). Perlu dikembangkan Bank Sampah. (kmb38)
Bali Post/ist
TPA TERBAKAR – Areal TPA milik Pemkab Buleleng di Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan terbakar, Minggu (20/10) dini hari.
Mengucapkan selamat atas dilantiknya
Senin Wage, 21 Oktober 2019
Peringati HUT Ke-5 Yonzipur 18/YKR
Pemkab Gianyar Apresiasi ”Yonzipur18 YukaRun”
Pemkab Gianyar mengapresiasi kegiatan Yonzipur18 YukaRun yang digelar di areal CFD Gianyar, Minggu (20/10) kemarin. Kegiatan Yonzipur18 YukaRun ini diselenggarakan serangkaian HUT jajaran Batalyon Zeni Tempur 18/ Yudha Karya Raksaka atau Yonzipur 18/YKR yang ke-5. Kegiatan ini diikuti dengan sangat antusias oleh para peserta. Kegiatan yang diikuti ratusan peserta ini dihadiri Komandan Yonzipur 18/YKR Letkol Czi. Parlindungan Simanjuntak, S.Sos., M.Si. beserta seluruh anggota, Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo, S.IK., M.H. serta Sekda Kabupaten Gianyar Ir. I Made Gede Wisnu Wijaya, M.M. Sekda Wisnu Wijaya saat
membacakan sambutan Bupati Gianyar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Yonzipur YukaRun menunjukkan kreativitas, semangat kebersamaan, kekompakan, serta persatuan dan kesatuan anggota TNI dan seluruh masyarakat di Kabupaten Gianyar. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang menjunjung kebersamaan dan kekompakan seperti ini,” katanya. Wisnu Wijaya berharap semangat kebersamaan ini tetap terjaga dan menjadi modal memajukan Gianyar ke depannya. Kegiatan ini juga mendukung kampanye pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, yaitu dengan
memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Ajang lomba lari dengan panjang rute lima kilometer dan batas waktu 90 menit ini mengambil tema “Together We Run, Together We Have Fun”. Lomba lari ini terbuka untuk umum, diikuti sekitar 500 peserta, dengan memperebutkan doorprize berupa sepeda gunung, TV, jam tangan, dan hadiah menarik lainnya. Selain doorprize, para peserta berkesempatan mendapatkan Medali Penamat. Serangkaian peringatan HUT ke-5 Yonzipur 18/YKR, selain lomba lari YukaRun juga digelar lomba dan pameran burung berkicau di Lapangan Yonzipur 18/YKR, Minggu (6/10) lalu. (ad586)
YUKARUN - Sekda Kabupaten Gianyar Ir. I Made Gede Wisnu Wijaya, M.M. saat mengikuti Yonzipur18 YukaRun di areal CFD Gianyar, Minggu (20/10) kemarin.
Lakalantas, Siswa Berprestasi Tewas Gianyar (Bali Post) Seorang remaja Made Agus Hadinata Kusuma harus meregang nyawa setelah terlibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Jalan Udayana, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Sabtu (19/10) malam. Korban yang masih berstatus sebagai siswa kelas VIII di SMPN 1 Gianyar ini sempat menjalani pemeriksaan dokter di RSUD Sanjiwani. Namun nyawa siswa yang berprestasi dalam bidang melukis ini tidak tertolong. Dikonfirmasi Minggu (20/10) kemarin, Kanit Lakalantas Polres Gianyar Iptu Ketut Nariawan mengatakan, kecelakaan yang melibatkan siswa SMP itu terjadi di luar jam sekolah. Ia menerangkan, awalnya korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario DK 3582 KX ini melintas dari arah utara di Jalan Udayana Desa Buruan. Tepat di belakang korban melaju beriringan Honda Scoopy DK 7904 LU yang dikemudikan pelajar 17 tahun berinisial Dewa GS. “Sampai di TKP, saat beriringan diduga Dewa GS ini tidak menjaga jarak aman, sehingga sepeda motor Honda Scoopy menabrak bagian belakang sepeda motor yang dikendarai korban,” ujarnya. Akibat ditabrak dari belakang, korban terjatuh dan mengalami sejumlah luka. Ironsinya, akibat kejadian itu korban mengalami cedera kepala berat, bahu kanan patah, rahang kanan remuk. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tak terselamatkan. “Korban meninggal dunia di RSU Sanjiwani Gianyar,” terangnya. Kepala SMPN 1 Gianyar I Dewa Nyoman Bawa, S.Pd., M.Pd. membenarkan Made Agus Hadinata Kusuma merupakan salah satu siswa di sekolahnya. Ia mengaku sudah menerima kabar duka itu, Sabtu malam dan langsung ke RSUD Sanjiwani. “Saya berharap pihak keluarga bersabar dan ikhlas,” ujarnya. Menurut Bawa, Made Agus Hadinata Kusuma merupakan siswa kelas VIII yang rajin mengikuti pelajaran. Selain itu, korban juga memiliki prestasi di bidang melukis. “Anak ini memiliki prestasi di bidang melukis, bahkan kemarin dapat juara III di tingkat Provinsi Bali. Kami dari pihak sekolah merasa sangat kehilangan,” katanya. (kmb35)
PEMENANG - Pemimpin Cabang BRI Gianyar Artika Rosari Putri didampingi jajarannya berfoto bersama dengan kedua nasabah yang menjadi pemenang undian grand prize berupa satu mobil All New Ertiga pada acara serah terima hadiah, Senin (14/10).
GRAND PRIZE - Pemimpin Cabang BRI Gianyar Artika Rosari Putri menyerahkan grand prize mobil Ertiga secara simbolis kepada pemenang yang diwakilkan Kepala Unit BRI Sukawati I Nyoman Sudarma pada acara pengundian Semester I Tahun 2019, Jumat (11/10).
BRI Kanca Gianyar Serahkan Hadiah Utama Undian Simpedes
Anak Agung Gede Dwi Jayantika Tak Menyangka Menangkan Mobil RAUT wajah tegang bercampur gembira terlihat dari pemenang Mobil Undian Panen Hadiah Simpedes (PHS) Semester I Tahun 2019, Anak Agung Gede Dwi Jayantika dari Desa Batuan, Sukawati saat serah terima hadiah, Senin (14/10). Agung Dwi, sapaan pemenang, adalah nasabah dari Kanca Gianyar Kantor Unit Sukawati yang telah aktif menabung selama puluhan tahun berprofesi sebagai pedagang sate. Saat dijumpai, Agung Dwi mengaku sangat senang dan tidak menyangka akan mendapatkan hadiah mobil All New Ertiga 1.5 MC DX MT. Ia mengucapkan terima kasih kepada BRI yang
telah memberikan hadiah dan pelayanan terbaiknya. ‘’Semoga ke depan akan lebih jaya lagi,’’ ujarnya. Acara penyerahan hadiah tersebut digelar di halaman Kantor Cabang Gianyar, Senin (14/10). Acara ini dihadiri Pemimpin Cabang BRI Kanca Gianyar Artika Rosari Putri didampingi Asisten Manager Bisnis Mikro Anak Agung Gede Oka Maniraheben dan juga Kepala BRI Unit Sukawati I Nyoman Sudarma, serta pemenang undian mobil. Sementara Undian Panen Hadiah Simpedes ini telah dilaksanakan di halaman parkir Kawasan Wisata Kuliner Pantai Lebih, Jumat
(11/10). Sebanyak 27 hadiah telah diundi, berupa 16 TV LED, 10 sepeda motor dan 1 unit mobil Ertiga, serta dimeriahkan juga dengan hiburan band lokal Ghost Beach Band, tarian-tarian, stan dari produk UMKM potensi lokal nasabah BRI, seperti produksi kue laklak dan sate ikan laut khas Lebih, game zone, Stan Akusisi Agen Brilink & Pergantian Kartu GPN, dan juga penampilan lawak dari STI Bali yang sangat menghibur para undangan dan masyarakat Desa Lebih. Dalam sambutannya, Pimpinan BRI Cabang Gianyar mengajak seluruh masyarakat Gianyar untuk
membuka tabungan Simpedes BRI, tingkatkan terus saldonya, dan raih kesempatan hadiahnya karena BRI selalu memberikan yang terbaik untuk nasabahnya dan Bank BRI selalu melayani dengan setulus hati, serta menyampaikan terima kasih kepada pemenang atas kesetiaannya menabung di BRI dan khususnya untuk seluruh nasabah Bank BRI Kanca Gianyar. Dan tidak lupa pula mengucapkan terima kasih kepada pemuka masyarakat Desa Lebih, seluruh masyarakat Desa Lebih atas support, partisipasinya dan kemudahannya sehingga acara PHS I/2019 berjalan dengan lancar. (ad574)
lah duduk bersama di Dinas Pendidikan Gianyar berupaya untuk mencari solusi. Dikatakan, di Desa Kemenuh terdapat tiga SD, terdiri atas SDN 3, SDN 5, dan SDN 6. Mengingat SDN 6 yang jumlah siswanya sedikit dalam satu kelas sehingga sangat tepat sebagai tempat regrouping dari SDN 3 yang jumlahnya hanya tinggal dua kelas saja. “Makanya, empat tahun lalu telah disampaikan solusinya agar di-regrouping ke SDN 6 Kemenuh,” ujarnya. Neka menegaskan, pihak desa memang sudah sepakat agar tidak melanjutkan anak-anak bersekolah di SDN 3 Kemenuh. Sampai saat ini kesepakatan itu telah berjalan, hingga tidak ada orangtua yang mendaftarkan anaknya di sekolah tersebut. “Mengingat telah ada kesepatakan dan permohonan seperti itu, makanya sekarang tinggal dua kelas saja, kelas lima dan kelas enam. Selama empat tahun ini, masyarakat tidak ada resah karena memang sudah ada solusinya,” katanya. Menanggapi kondisi SDN 3 Kemenuh, Komisioner Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah
(KPPAD) Bali Made Ariasa melakukan peninjauan beberapa hari lalu. Pria asli Desa Mas, Kecamatan Ubud ini menyampaikan, pada kunjungan tersebut pihaknya telah bertatap muka dengan kepala sekolah setempat. “KPPAD juga sempat bertatap muka dengan sejumlah siswa-siswi di sana. Tujuannya untuk menggali informasi dengan kondisi psikologis kedua anak di sana,” ujarnya. Ariasa mengatakan, para siswa di sekolah tersebut sesungguhnya menginginkan lebih banyak lagi siswa untuk diajak belajar, bermain dan berinteraksi sosial. Namun, diakui rencana pihak desa untuk lahan sekolah tersebut sudah dikoordinasi secara resmi maupun lisan ke seluruh pejabat di Gianyar, Dinas Pendidikan hingga Bupati Gianyar. Khususnya terkait rencana masyarakat membuat pasar desa. Ariasa mendorong semua pihak agar segera membuat kajian untuk SDN 3 Kemenuh. “Saya minta ada kesepakatan yang berorientasi pada kepentingan anak, sekaligus mewujudkan perlidungan anak dalam pendidikan,” tegasnya. (kmb35)
SDN 3 Kemenuh akan Dijadikan Pasar Desa
Gianyar (Bali Post) -
Sejak beberapa tahun lalu, SDN 3 Kemenuh memang sudah nihil penerimaan siswa baru. Ternyata kondisi ini dikarenakan ada usulan kawasan sekolah yang berdiri sejak 1967 tersebut agar dijadikan pasar desa. Perbekel Desa Kemenuh Dewa Nyoman Neka mengungkapkan hal itu, Minggu (20/10) kemarin. Menurut Neka, sejak empat tahun lalu masyarakatnya memang mengajukan untuk perubahan lahan sekolah tersebut. Pasalnya, masyarakat menilai kurang tepat untuk sekolah. Alasan-
nya karena kawasan sekolah tersebut berdampingan dengan traffic light, sehingga padat lalu lintas dan dianggap berbahaya untuk aktivitas anak-anak. “Empat tahun lalu lahan itu dimohonkan
oleh desa adat agar dimanfaatkan untuk aktivitas adat. Selain itu, juga akan dijadikan pasar desa,” katanya. Sejak waktu itu, kata Neka, pihak desa dan prajuru bersama pihak seko-
Bali Post/kmb35
BERKOORDINASI - Perbekel Desa Kemenuh Dewa Nyoman Neka saat berkoordinasi dengan Komisioner Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali Made Ariasa terkait kelanjutan SDN 3 Kemenuh.
Senin Wage, 21 Oktober 2019
SOSOK Doakan Kekeringan Berlalu KEKERINGAN di sejumlah wilayah di Pulau Bali termasuk Kabupaten Jembrana diharapkan segera berakhir. Harapan itu disampaikan Bupati Jembrana I Putu Artha saat ngaturang bhakti ke sejumlah pura bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Jembrana. Di tiga pura yang terletak di Kintamani, Bangli, yakni Pura Hulun Danu Batur Desa Pakraman Songan, Pura Tuluk Biyu Batur Desa Batur, Pura Puncak Penulisan Gunung Wangun Urip, Desa Sukawana, Bupati Artha juga mendoakan agar pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Repubik Indonesia yang dilaksanakan pada Minggu (20/10) kemarin berjalan lancar dan aman. Bupati Artha mengatakan, setiap diadakan piodalan pada ketiga pura itu, dirinya selalu mengadakan persembahyangan bersama kepala OPD Pemkab Jembrana dan masyarakat. Pihaknya mendoakan agar Jembrana, Bali dan Indonesia selalu aman dan damai. “Tak lupa kami juga mendoakan agar kemarau di Jembrana segera berlalu,” ucapnya. Seperti diketahui, kemarau tahun ini diperkirakan akan berlangsung lebih lama sebulan dibanding prakiraan sebelumnya. Hujan diprediksi baru turun pada November mendatang. (olo)
13 Penyu Selundupan Siap Dilepasliarkan Negara (Bali Post) – Sebanyak 13 ekor penyu hijau yang diamankan Polres Jembrana akhir pekan lalu, saat ini dititipkan di penangkaran Penyu Kurma Asih, Desa Perancak. Penyu dengan ukuran paling besar yang panjang kerapasnya 103 cm dan lebar 93 cm itu masih dikarantina untuk penyembuhan. Koordinator Kelompok Penangkaran Penyu Kurma Asih, Wayan Anom Astika, Minggu (20/10) kemarin mengatakan, dari hasil pemeriksaan dokter hewan, ke-13 ekor penyu itu dalam keadaan sehat. Setelah ikatan di bagian sirip dilepas, masing-masing penyu diperiksa kondisinya dan semuanya tidak mengalami luka berarti. Hanya luka di bagian sirip akibat tusukan tembus untuk mengikat. Seluruh penyu yang merupakan barang bukti itu ditempatkan di kolam-kolam yang disediakan di penangkaran. Tiga ekor penyu berukuran besar ditempatkan di satu kolam. Sisanya yang berukuran sedang dan kecil dipisah di kolam lain. “Semuanya sudah siap dilepasliarkan. Sekarang kami rawat dulu di sini,” ujarnya Penyu-penyu hijau tersebut merupakan barang bukti kasus penyelundupan satwa dilindungi yang diamankan jajaran Polres Jembrana pada Kamis dini hari lalu. Semua penyu yang dalam kondisi terikat didapati petugas di bangunan bedeg milik tersangka di Klatakan, Desa Melaya. Tersangka pemilik penyu, Tahwan (49), mengaku dititipi oleh rekannya dari Madura. Penyu didatangkan menggunakan perahu tradisional yang bersandar di perairan Klatakan. Penyu-penyu ini rencananya dijual dengan harga paling mahal Rp 1 juta. (kmb26)
Bali Post/kmb26
PATROLI - Dandim 1617/Jembrana bersama Kapolres Jembrana memimpin patroli bersama saat pelantikan Presiden dan Wapres RI, Minggu (20/10) kemarin.
Kapolres dan Dandim Patroli Bersama Upaya bersama yang dilakukan aparat keamanan di Jembrana ini guna menciptakan rasa aman dan nyaman pada saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden RI, khususnya di wilayah Jembrana. “Kami harapkan (pelantikan) dapat berjalan lancar dan aman tanpa adanya gangguan kamtibmas di wilayah. Anggota Babinsa Kodim 1617/Jembrana bersama anggota Polres Jembrana melaksanakan kegiatan patroli sinergitas menggunakan trail,’’
ujar Letkol Kav. Djefry. Kegiatan patroli tersebut juga sebagai bentuk hadirnya TNI-Polri menjaga keamanan di tengah-tengah masyarakat. Patroli bersama ini merupakan wujud kekompakan antarinstitusi menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI. “Kami TNI bersama Polri menggelar kegiatan patroli bersama sebagai wujud kebersamaan dan kekompakan antarinstitusi negara, utamanya
jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden,” terangnya. Patroli diikuti sejumlah personel dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Di wilayah Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Negara, dimulai dari Polres dan berakhir di Makodim 1617/ Jembrana. Masing-masing personel juga disiagakan di objek-objek vital dan Polsek. Kapolres menyiagakan seluruh personel untuk memastikan keamanan di Jembrana. (kmb26)
Negara (Bali Post) – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana yang didorong bisa berdiri sebagai bank pemerintah daerah tampaknya sulit terlaksana. Pemicunya, sejumlah persyaratan sulit dipenuhi pemerintah daerah, seperti penyertaan modal, direksi dan banyaknya bank serupa di Bali. Meskipun sudah ada payung hukum berupa Peraturan Daerah (Perda) Tahun 2017, persyaratan baru sulit dipenuhi.
Sekda yang didampingi Kabag Ekonomi Pembangunan Kesejahteraan Rakyat (Ekbangkesra) Ni Luh Ketut Natalis Semaradani menambahkan, untuk perekrutan direksi saja masih terkendala. Pemkab telah membuka lowongan hingga tujuh kali, tetapi tidak ada yang memenuhi syarat. Rumitnya persyaratan ini tertuang dalam PP 54 Tahun 2017 terkait BUMD yang terbit setelah Perda Jembrana tentang BPR ditetapkan. Menurutnya, pendirian BPR juga sulit dilakukan karena masuk dalam kategori jenuh. Sebab, saat ini di Bali sudah beroperasi ratusan BPR.
Bila mendirikan BPR di Pulau Dewata, disarankan mengakuisisi BPR yang sedang kesulitan modal. Sudiada akan melaporkan perkembangan ini ke DPRD Jembrana. Apakah bisa nantinya perda itu dicabut atau diperbarui karena kondisi pelaksanaan saat ini. Terlebih ada PP baru terkait BUMD yang terbit setelah perda ditetapkan. Begitu halnya gedung bertingkat baru di areal Kantor PDAM Jembrana yang rencananya difungsikan untuk BPR. Menurutnya bisa disesuaikan, apalagi itu juga menjadi kantor bersama BUMD, seperti Perusda dan PDAM. (kmb26)
Negara (Bali Post)– Untuk memastikan keamanan wilayah Kabupaten Jembrana saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, Minggu (20/10) kemarin, Kapolres Jembrana dan Dandim 1617/Jembrana patroli bersama. Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa bersama Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefry Marsono Hanok memantau situasi dengan mengendarai sepeda motor ke sejumlah lokasi.
Sekda Pesimis BPR Bisa Berdiri Sekda Kabupaten Jembrana I Made Sudiada ditemui akhir pekan lalu mengungkapkan, pemkab bukannya tidak berusaha melaksanakan pendirian itu, apalagi sudah tertuang dalam perda. Akan tetapi sejumlah persyaratan dari hasil konsultasi terakhir membuat pemkab pesimis. Salah satunya terkait penyertaan
modal Jembrana yang berada di zona VI minimal Rp 24 miliar, paling tidak tiga kali lipat dari nilai ini. ‘’Kami bukannya menyerah, tetapi sudah berusaha. Termasuk melaksanakan petunjuk dewan, bahkan anggarkan untuk pelatihan (calon direksi), tapi tidak semudah itu. Persyaratan direksi ketat,’’ ujarnya.
Diduga Sopir Ngantuk Pick-Up Tabrak ”Palinggih’’ Negara (Bali Post)– Diduga karena sopir mengantuk, sebuah mobil pick-up keluar lintasan dan menabrak palinggih milik warga di Tembles, Desa Penyaringan Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana, Minggu (20/10) siang kemarin. Mobil yang dikemudikan Sofyan Efendi (24) asal Dusun Krajan, Desa Sumber Kencono, Banyuwangi, Jawa Timur ini ringsek di bagian depan, sedangkan sang sopir selamat. Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan OC (out of control) itu berawal saat kendaraan pick-up bernomor polisi L 9337 WA melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Sekitar pukul 12.30 Wita, pick-up sampai di TKP tepatnya di jalan Denpasar-
Gilimanuk kilometer 84-85 Banjar Tembles. Ketika memasuki lokasi berupa jalan tikungan beraspal baik dan marka utuh, tiba-tiba mobil oleng ke kanan, melewati jalur hingga keluar badan jalan. Saking kencangnya, kendaraan baru berhenti setelah menabrak palinggih milik warga yang berada di selatan jalan. ‘’Tidak ada korban jiwa. Sopir selamat, mobil pick-up rusak pada bagian depan dan palinggih rusak berat,’’ ujar Kasat Lantas Polres Jembrana Iptu Shinta Ayu Pramesti. Dari hasil penyelidikan, kecelakaan ini diakibatkan sopir yang mengantuk. Kasusnya telah ditangani Unit Lantas Polsek Mendoyo. (kmb26)
Bali Post/ist
TABRAK – Mobil pick-up dari Banyuwangi menabrak pohon dan palinggih milik warga di Tembles, Desa Penyaringan, Mendoyo.
Senin Wage, 21 Oktober 2019
Belasan Hektar Lahan Terbakar
BPBD Imbau Warga Ikut Cegah Kebakaran
Amlapura (Bali Post) Belasan hektar lahan milik warga kembali terbakar Sabtu (19/10) lalu. Kali ini, kebakaran lahan warga serta lahan milik desa adat itu terjadi di dua lokasi yakni di Kecamatan Karangasem dan Kecamatan Abang. Melihat seringnya terjadi kebakaran lahan warga belakangan ini, BPBD mengimbau warga supaya ikut mencegah terjadinya kebakaran itu. Caranya, jangan membuang puntung rokok yang masih menyala sembarangan, meninggalkan bekas pembakaran sampah, selain itu meninggalkan tungku api, kompor, termasuk dupa yang masih menyala. Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan hal itu, Minggu (20/10) kemarin. Menurutnya, kebakaran lahan warga di Dusun Kedampal, Desa Datah, Abang itu milik I Nengah Pica. Luas lahan yang terbakar itu mencapai sepuluh hektar. “Untuk memadamkan api itu, kita menerjunkan petugas BPBD dibantu Babinsa, selain itu damkar termasuk juga masyarakat setempat,” ujarnya. Arimbawa menambahkan, selain kebakaran itu terjadi di Datah, lahan milik Desa Adat Tauka di Lingkungan Gelumpang, Kelurahan Karangasem juga terbakar. “Lahan milik desa adat yang terbakar itu luasnya dua hektar,” katanya.
Melihat seringnya terjadi kebakaran lahan belakangan ini, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Karangasem supaya ikut mencegah terjadinya kebakaran lahan itu. Caranya, jangan sembarangan membuang puntung rokok yang masih menyala. Selain itu, tidak meninggalkan bekas pembakaran sampah yang masih ada baranya serta tidak membakar sampah sembarangan. “Khusus untuk di areal permukiman, jangan sekalisekali warga meninggalkan tungku api, kompor, lampu minyak, dupa, lilin dalam keadaan menyala. Sebab, hal itu rentan memicu terjadi kebakaran,” pesan I.B. Arimbawa. (kmb41)
PADAMKAN API - Petugas memadamkan api saat terjadi kebakaran lahan. AJAK WARGA BERDOA -Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dengan Wabup I Wayan Artha Dipa mengajak seluruh warga Karangasem berdoa demi kelancaran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) RI terpilih 2019-2024 yang digelar di Gedung MPRRI, Jakarta, Minggu (20/10) kemarin.
Mohon Kekuatan ’’Niskala’’ Karangasem
Doakan Kelancaran Pelantikan Presiden-Wapres Terpilih BUPATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa mengajak seluruh warga Karangasem berdoa memohon kekuatan niskala di Karangasem, demi kelancaran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) RI terpilih 2019-2024 yang digelar di Gedung MPR-RI, Jakarta, Minggu (20/10) kemarin. Karangasem sebagai hulu Bali, sejatinya sangat lekat dengan nuansa niskala yang nilai spiritualitasnya luar biasa. Hal itu ditandai, ada sejumlah pura besar (terutama Besakih - red) dan Gunung Agung terletak di kabupaten berjuluk Gumi Lahar tersebut. Sehingga spirit atau kekuatan niskala yang ada di Karangasem ini sangat baik dimanfaatkan untuk memohon kebaikan, keamanan, kedamaian, termasuk kesejahteraan. Mas Sumatri mengaku bangga karena di daerah yang dipimpinnya itu relatif tidak ada demo atau kerusuhan saat pemilu maupun setelah peneta-
pan hasil Pemilu 2019. Ini menandakan masyarakat sudah dewasa dalam menyikapi demokrasi. Namun, situasi berbeda terjadi di tingkat nasional. Bahkan, ada upaya-upaya oknum tertentu ingin mengacaukan pelantikan pemimpin negeri ini. Segala keinginan tidak baik itu dipercaya dapat dicegah lewat doa tulus, ikhlas, dan lurus dari pelosok negeri. ‘’Kami mewakili masyarakat Kabupaten Karangasem, Bali, mengucapkan selamat dan sukses untuk Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin. Kami bordoa memohon kepada kekuatan niskala di Karangasem agar pelantikan Presiden dan Wapres berjalan lancar dan keamanan terus kondusif,’’ kata Mas Sumatri. Bupati wanita pertama ini menambahkan, sehari sebelumnya yakni pada Kamis (17/10), Bupati Mas Sumatri turut mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster menggelar doa bersama di Pura Penataran Agung Besakih. Doa itu digelar secara khusus
agar vibrasi kedamaian memancar untuk NKRI. Menurutnya, tidak ada motif politik di balik doa bersama itu, melainkan murni kepentingan bangsa dan negara. ‘’Pak Gubernur Koster mengimbau seluruh umat beragama di Bali berdoa secara khusyuk. Berdoa sesuai keyakinan masing-masing. Jadi, ini tak terkait politik atau kepentingan lain,’’ papar Bupati memberi alasan. Lebih lanjut, Bupati wanita pertama di Karangasem ini mengajak semua pihak yang beda pilihan politik saat pilpres lalu berhenti saling menghujat di media sosial. Alasannya, sama sekali tidak ada gunanya. Lebih baik tenaga dan pikiran digunakan untuk hal-hal positif bagi pembangunan bangsa. ‘’Mari kita fokus, berupaya sekalaniskala mendoakan kelancaran pelantikan pemimpin negeri ini. Sehingga nantinya beliu bekerja dengan baik dan lebih optimal,’’ harap Bupati Mas Sumatri. (ad576)
Bali Post/kmb41
Ketua DPRD Gede Dana Ajak Masyarakat Karangasem Doakan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih KETUA DPRD Karangasem I Gede Dana mengajak seluruh komponen masyarakat Karangasem mendoakan agar pelantikan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo dan Wakil Presiden Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin yang terpilih April 2019 itu lancar dan aman-aman saja. Lewat doa tulus dan kesungguhan yang keluar dari lubuk hati, diharapkan kedua eksekutif tertinggi di nusantara ini terus mampu memimpin dengan baik dan juga menjaga keutuhan NKRI serta Pancasila di Indonesia. Harapan itu disampaikan I Gede Dana, Pimpinan DPRD Karangasem, Minggu (20/10) kemarin. Ketua DPRD Karangasem yang mewakili unsur pimpinan itu menyampaikan harapannya agar Presiden dan Wakil Presiden itu tetap menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila. Bagian dari empat pilar selain UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika itu, harus tetap ajeg, berdiri tegak menjadi sesuluh dan sesanti kita. Empat pilar itu harus kokoh, tidak bisa ditawar-tawar lagi. Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat Karangasem mendoakan agar Presiden dan Wakil Presiden yang baru dilantik itu selalu diberikan kesehatan. ‘’Mari bersama-sama mendoakan agar Presiden dan Wakil Presiden diberi kesehatan dan kekuatan menjaga persatuan terutama membangun bangsa ini agar maju dan sejahtera,’’ harap Gede Dana. Gede Dana menambahkan, pihaknya juga mengajak masyarakat Karangasem tidak lagi terkotak-kotak. Mari kita bersatu, cukup berbeda pilihan saat pilres lalu saja. Menurutnya, berbeda dalam pilihan merupakan hal biasa dalam politik. Akan tetapi, setelah pilihan telah ditetapkan, tugas yang ada kemudian adalah tetap mengedepankan persatuan Indonesia, untuk membangun Kabupaten Karangasem, Bali, dan Indonesia. ‘’Sekarang, mari kita fokuskan energi dan kekuatan kita membangun Karangasem. Yakinlah kita pasti kuat jika sudah bersatu,’’
ujarnya. Politisi asal Datah itu juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Karangasem yang telah mampu menjaga Karangasem tanpa ada kegaduhan yang berarti. Atas nama pimpinan lembaga DPRD dan staf, Gede Dana meminta masyarakat Karangasem mengu-
capkan selamat atas dilantiknya Presiden Ir. H. Joko Widodo dan Wakil Presiden Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin periode 2019-2024. ‘’Semoga Indonesia makin maju di era persaingan bebas ini mampu kompetitif dengan negara-negara lainnya. Penting persatuan dan kesatuan itu dijaga agar kita semakin kuat,’’ harapnya. (ad575)
UCAPKAN SELAMAT - Pimpinan lembaga DPRD, staf, dan masyarakat Karangasem mengucapkan selamat atas dilantiknya Presiden Ir. H. Joko Widodo dan Wakil Presiden Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin periode 2019-2024.
Senin Wage, 21 Oktober 2019
Berat, Tantangan Basmi Prostitusi di Nusa Penida Semarapura (Bali Post) Tekad pemerintah daerah membasmi praktik prostitusi di Kepulauan Nusa Penida, menghadapi tantangan berat. Sejumlah kafe remang-remang yang sebelumnya sudah ditutup, rupanya buka lagi, lengkap dengan wanita penghiburnya. Bahkan, praktik ini dibongkar langsung Bupati Klungkung Nyoman Suwirta setelah menerima sejumlah pengaduan dari masyarakat setempat, Sabtu (19/10) malam. Bupati Suwirta mendadak mendatangi lokasi kafe remang-remang tersebut di wilayah Sental, Nusa Penida, di sela-sela agenda dinasnya usai membuka turnamen bola voli di Desa Suana. Didampingi Camat Nusa Penida I Komang Widyasa Putra, pihak kepolisian, dan TNI, pihaknya mencurigai ada kafe remang-remang berkedok warung lalapan. ‘’Saya turun ke sana setelah mendapat laporan dari masyarakat Nusa Penida lewat media sosial (Whatsapp). Saya penasaran karena tempat itu setahu saya sudah sempat ditutup,’’ katanya. Setelah Bupati Suwirta masuk ke dalam warung milik Wayan Tagtag
itu, ternyata laporan warga sekitar benar. Di sana, ia menemukan warung ini dilengkapi kafe remangremang lengkap dengan tiga pelayan cantik. Seingatnya, kafe ini sudah pernah ditutup. Makanya dirinya heran pemiliknya berani sekali membuka lagi atau diam-diam melanggar aturan. Terkait temuan tersebut, Bupati Suwirta mengumpulkan KTP ketiga pelayan itu agar ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Mereka masingmasing atas nama Feriyusida asal Banyuwangi, Sulisyowati dari Jember, dan Theresia Aguestien asal Bondowoso. Setelah diinterogasi bersama petugas kepolisian, ketiganya
mengaku sudah sering pindah-pindah alamat dari Tabanan ke Sidakarya baru kemudian ke Nusa Penida. ‘’Saya sudah koordinasi dengan pihak kepolisian agar segera menindaklanjuti hal ini. Setelah proses selesai, pulangkan mereka,’’ ujarnya. Bupati Suwirta juga menginstruksikan kepada OPD terkait untuk memonitoring kafe liar lainnya, agar nantinya tidak ada lagi yang sudah ditutup buka kembali, baik itu di Klungkung daratan maupun di Nusa Penida. Dengan begitu, ke depan seluruh masyarakat bisa terhindar dari dampak negatif tempat prostitusi, khususnya generasi muda. Orang nomor satu di Kabupaten Klungkung itu mengimbau seluruh masyarakat khususnya di Nusa Penida yang membuka warung agar selalu mematuhi segala peraturan yang berlaku. ‘’Pariwisata kita sudah berkembang, tolong jaga bersamasama. Saya tidak mau lagi kejadian seperti ini terulang,’’ tegas Suwirta. (kmb31)
Bali Post/kmb31
CEK IDENTITAS - Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengecek langsung identitas pelayan di kafe remang-remang Nusa Penida.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Wage, 21 Oktober 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 72 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Cari segera Design Grafis, menguasai psd, Ai,Video Editing Hub : 08179666777 B.BP.004.10.19.0000591
Apotek & Optik Sekar.Jln.Diponegoro 135-137 Blok 22-23,Dps Bth S1 Akuntansi,Pglman Min2Th UmurMax33Th.Hub.085100492291 B.BP.001.10.19.0000401
Driver/sopir Berpengalaman secepatnya WA:081916468911 B.BP.001.10.19.0000507
DIJUAL RUMAH
Dicari : Housekeeping staff untuk Villa di Jimbaran dan Receptionist (bisa berbahasa Inggris dan pengalaman 1tahun) dekat Four Seasons.Kirim CV ke karangvillagesanur@gmail.com dan hubungi 08113887899 dan 03614720925 B.BP.004.10.19.0000580
Dcr Reservation & Operation u.Travel, info@jabatobali.com B.BP.004.10.19.0000561
Need All Position Restaurant Canggu&UngasanCp:082114689278 or E:hita_karuni9090@yahoo.com B.BP.001.10.19.0000556
DIJUAL MOBIL
Dcr sgr Cook,yg berminat dtg lsg ke Htl Sinar Bali T.751404 B.BP.001.10.19.0000564
Dcr 3 Tk Kbn,3 PRT,2 Stpm.Hub: Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21X Kerobokan, Ph.4731979 B.BP.154.10.19.0000579
Dcr Pelaksana Lapangan min.SMK Pglmn 4th Bw.Lam.ke Jl.Akasia XVI/130X Dps(dpn Gg.Leci Ruko Lt.2.Gaymal Mart)0361-4743672 B.BP.001.10.19.0000542
Dcr Sales/Mkt usaha kosmetik/ mknan,pglmn min2th/bdg,Pend.D3 Bhs Inggris,Team work&IT Email: info@bali-asli.com
Property Management di Berawa Canggu Bth 3 org Engineering, 1Manager,5Security,2CleaningService CV: sudarsana_wy@yahoo.com / WA: 081238107881 No Call B.BP.166.10.19.0000596
Urgent,dicari Teknisi min.SMA/ D3/S1 IT, kejuruan Electronic, Bisa Service Alat Electronic, Gaji + Insentif menarik Hub. Kairos Sejahtera 0361-414882 B.BP.001.10.19.0000478
Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01
B.BP.001.10.19.0000505
SERVICE
BENGKEL LAS BIRO JASA
RUPA - RUPA
SERVICE
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
Dcr Office Boy u/ BPR Adiartha Sempidi. Hp 0895413568886 B.BP.004.10.19.0000536
DIJUAL MOBIL TOYOTA
Dijual 8 Unit mobil ex PT.BPR Legian Total harga Rp.1.301.250.000 Bagi Yang berminat, daftar di Email:ptbprlegiandl.jual@gmail .com / Hp.081916225440. penawaran dibuka mulai tgl .21/10/19 dan berakhir tgl .24/10/19 *syarat & ketentuan berlaku
B.BP.001.10.19.0000538
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
PROPERTY
PROPERTY
DIJUAL RUMAH
DISEWAKAN BANGUNAN
Jual Murah !!!! Nego-Bali, Rmh 2Lt/Jl.P.Galang-Komp-Perum Imbo-Denpasar/08113862300
Over Kontrak !!!! Murah-Bali Bangunan 6 Are/Jl.IB.Mantra Utama Dentim/08113862300
B.BP.001.10.19.0000480
PROPERTY DIJUAL TANAH
Dijual Tnh Jl.G. Talang,Soputan Padang Galak.Hb:08155733388 TP B.BP.001.10.19.0000515
Jual Murah!!!! Nego-Bali,Tanah 6,4 Are/Jl.Dewi Sri-Sunset Road-Denpasar/08113862300 B.BP.001.10.19.0000481
B.BP.001.10.19.0000482
RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172 B.BP.001.10.19.0000354
KEHILANGAN Hlg BPKB DK 1862 GH No A 6556999-G an.Made Cakra B.BP.167.10.19.0000534
Senin Wage, 21 Oktober 2019
Diterjang Angin Kencang Pura dan Rumah Rusak
Bangli (Bali Post) –
Bali Post/kmb40
LAHAN - Kebakaran lahan di Penelokan, Kintamani.
Terbakar, Sejumlah Lahan di Kintamani
Bangli (Bali Post) – Kebakaran melanda sejumlah titik lahan di Kintamani sejak Sabtu (19/10). Cuaca panas ditambah kencangnya tiupan angin membuat api dengan cepat menjalar dan membakar lahan. Hingga Minggu (20/10) kemarin, upaya pemadaman masih terus dilakukan warga dibantu petugas Damkar, BPBD, TNI dan Polri. Berdasarkan data BPBD Bangli, kebakaran lahan pada Sabtu terjadi di empat titik yakni di wilayah Desa Suter, Desa Kintamani, Desa Batur Selatan, dan di wilayah Penelokan, Desa Batur Tengah. Di Desa Suter, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Kebakaran itu hampir mendekati permukiman warga. Pemicu kebakaran diduga karena adanya warga yang melakukan aktivitas pembakaran semak-semak kering. Saat aktivitas pembakaran berlangsung, muncul angin sangat kencang yang berhembus di wilayah Kintamani sehingga api dengan cepat membesar. Hari itu juga api sudah dapat dipadamkan. Sementara di Desa Kintamani, tepatnya di Dusun Wanaprasta, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 Wita. Kebakaran melanda hutan dan lahan warga. Diduga pemicu kebakaran karena adanya warga yang melakukan pembakaran semak-semak kering sehari sebelumnya. Karena adanya angin kencang pada Sabtu menyebabkan api kembali berkobar dengan cepat. Namun tak berapa lama api berhasil dipadamkan. Luas lahan yang terbakar masih dalam pendataan. Di Desa Batur Selatan, kebakaran melanda lahan sekitar pukul 17.00 Wita, tepatnya di Banjar Kerta Budi. Hingga malam hari api belum berhasil dipadamkan. Di Penelokan, Desa Batur Tengah, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 Wita. Kondisi lahan yang kering ditambah kencangnya tiupan angin membuat api dengan cepat meluas dan sulit dipadamkan. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangli Ketut Agus Sutapa seizin Kalak BPBD Bangli Wayan Karmawan mengatakan, untuk menangani kebakaran di Penelokan pada Sabtu malam, sebanyak enam unit armada Damkar dari Pemkab Bangli, Klungkung dan Gianyar diterjunkan ke lokasi. Beberapa truk tangki milik warga juga disiagakan untuk menyuplai air mengingat di lokasi sangat jauh dari sumber air. Agus mengatakan sampai Minggu sore kemarin, kebakaran di Penelokan belum padam. Titik api masih ada. Upaya pemadaman pun masih terus dilakukan warga bersama petugas. Dikatakannya penanganan kebakaran lahan
di Jalur Penelokan sekitar 500 m ke utara dari titik api semalam. Berdasarkan keterangan warga di sekitar kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 15.00 Wita. Masih kencangnya tiupan angin di lokasi kejadian mempercepat rembetan kobaran api. Diyakini sumber api berasal dari percikan api dari titik kebakaran semalam. “Saat ini upaya pemadaman dilakukan oleh Damkar Bangli, tangki air milik warga, tangki air milik sebuah perusahan air kemasan di Bangli, di samping dilakukan dengan cara konvensional oleh petugas BKSDA Penelokan mengingat titik api sudah mendekati hutan cemara milik BKSDA. Semoga api dengan cepat bisa tertangani karena kesulitan petugas harus berjibaku ditengah kerasnya tiupan angina,” kata Agus. Sementara itu, menurut informasi, pada Minggu (20/10) kemarin kebakaran juga terjadi di Desa Subaya, Kintamani. Kebakaran melanda hektaran lahan hutan di bukit Mendeha, yang berbatasan dengan Desa Les, Buleleng. Perbekel Desa Subaya Nyoman Diantara mengatakan lokasi hutan yang terbakar sangat dekat dengan Pura Mendeha. “Kejadiannya sejak kemarin (Sabtu) malam,” ujarnya. (kmb40)
Angin kencang yang menerjang wilayah Kintamani, Sabtu (19/10), menyebabkan banyak bangunan pura dan rumah milik warga rusak. Di Desa Terunyan, dua unit bangunan di Pura Puseh, Banjar Puseh, roboh. Menurut penuturan warga Terunyan, Wayan Asli, Minggu (20/10) kemarin, angin kencang melanda wilayah setempat Sabtu siang sekitar pukul 14.00 Wita. Terjangan angin menyebabkan bangunan bale gong dan bale pesantian di Pura Puseh roboh dan hancur. Selain bangunan pura, satu unit rumah milik Nang Poni juga mengalami kerusakan. Total kerugiaan ditaksir mencapai setengah miliar rupiah. Selain di Terunyan, kerusakan bangunan pura terjadi di Kedisan. Camat Kintamani Wayan Dirgayusa mengatakan, bangunan Padma dan tembok di Pura Dalem Pingit Kedisan jebol. Tak hanya itu, bangunan bale gong di pura setempat juga roboh. Di Desa Buahan, palinggih dan rumah warga juga rusak. Bendesa Desa Adat Buahan I Made Antara menyebutkan setidaknya ada sembilan unit rumah penduduk yang atapnya hancur disapu angin kencang. Kerusakan itu menyebabkan pemilik rumah terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya. Angin kencang juga mengakibatkan palinggih Ratu Gede Dalang di Pura Sang Hyang Jero roboh, serta empat unit MCK warga dan lima unit rumah penyimpanan bawang rusak. Kencangnya angin juga
berdampak pada rusaknya keramba jaring apung (KJA) milik pembudi daya ikan di Buahan. Dari total 68 pembudi daya ikan di desa setempat rata-rata mengalami kerusakan KJA. Delapan di antaranya mengalami kerusakan parah. Antara menjelaskan, kerusakan terjadi pada penyangga seperti pelampung maupun bambunya yang lepas. Kondisi tersebut menyebabkan KJA tenggelam. I Ketut Wania, pembudi daya ikan di wilayah Dusun Seked, Desa Batur, juga mengungkapkan hal serupa. Dia mengatakan terjangan angin kencang menyebabkan tali jangkar sejumlah KJA putus hingga bergeser ke pinggiran danau. Sampai minggu kemarin, Wania mengatakan pembudi daya ikan belum mampu melakukan banyak kegiatan di keramba karena angin masih cukup kencang. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa mengatakan sebagaimana hasil koordinasinya dengan pihak BMKG, angin kencang yang melanda wilayah Kinta mani, Sabtu (19/10), disebut fenomena Badai Gusti. Fenomena ini biasa terjadi pada musim peralihan. Pada fenomena Badai Gusti terjadi peningkatan kecepatan angin secara tiba-tiba yang berlangsung dalam waktu yang singkat. (kmb40)
Bali Post/ist
ROBOH - Kondisi bangunan bale gong dan bale pesantian di Pura Puseh, Banjar Puseh, Desa Terunyan, Kintamani roboh akibat terjangan angin kencang.
Senin Wage, 21 Oktober 2019
Marquez Tak Tertandingi di Jepang Motegi –
Vinales, yang finis di posisi keempat. Sementara itu, nasib sial dialami Valentino Rossi. Rekan setim Vinales itu jatuh di tikungan 1 saat balapan menyisakan empat putaran lagi. Meski tampil dominan, Marquez kehabisan bahan bakar tepat setelah finis, hingga harus meminta bantuan kepada rider Red Bull KTM Tech 3, Hafizh Syahrin, untuk didorong menuju parc ferme. Marquez pun menjelaskan kronologinya. ‘’Ini balapan yang sangat baik, karena saya mampu mengendalikan banyak hal. Pertama, ritme balap, karena jika saya coba ngotot mencari catatan waktu, bakal
berisiko untuk bahan bakar,’’ ujarnya usai balapan. ‘’Saya coba bertahan di 1 menit 46 detik rendah. Tapi saya merasa bisa lebih cepat lagi, bahkan di 1 menit 45 detik. Jadi, saya coba tetap tenang, memahami perilaku motor, sembari melihat ritme Fabio Quartararo. Alarm bahan bakar pun muncul pada 2-3 lap terakhir. Jadi, saya harus berkendara dengan cara lain,’’ ungkapnya. Marquez juga sempat mencuri perhatian saat menjalani sighting lap sesaat sebelum balapan. Saat menuju grid, rider 26 tahun ini justru menggunakan ban basah ketika balapan dinyatakan berlang-
sung dalam kondisi kering. Meski begitu, akhirnya ia beralih ke ban kering depan dan belakang medium. Ia pun memberi penjelasan. ‘’Kami lihat langitnya mendung, karena kita tahu di Jepang apa pun bisa terjadi. Kami pun putuskan pakai ban basah, untuk mengantisipasi flag-toflag, hingga setelahnya kami bisa ganti motor dengan ban kering dan siap menyerang,’’ kisah rider delapan kali juara dunia ini. Marquez juga mengaku senang bisa memenuhi janjinya kepada Presiden Honda Racing Corporation (HRC) Yoshishige Nomura untuk mengunci gelar dunia konstruktor 2019. Kini, Honda pun tak terkejar, dengan keunggulan 86 atas Ducati. ‘’Pagi ini, saya bertemu dengan Presiden Honda, dan dia berkata secara blak-blakan,
Denpasar (Bali Post) Fun bike dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 TNI digelar oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Denpasar, Minggu (20/10) kemarin, dengan mengusung tema ‘’TNI Profesional Kebanggaan Rakyat’’. Kegiatan yang melibatkan personel TNI, Polri, pamerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat ini dilaksanakan di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar Selatan. Fun bike tersebut diikuti sekitar 3.000 peserta ini dilepas Komandan Pangkalan TNI-AL (Danlanal) Denpasar, Bali, Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko didampingi Direktur Polairud Polda Bali Kombes Pol. Hadi Purnomo dan pejabat lainnya. ‘’Kami melaksanakan kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT TNI. Kami mengundang instansi TNI, Polri, pemerintah dan
masyarakat,’’ tegas Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko. Menurut Danlanal Henricus, dilaksanakannya kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan soliditas, sinergitas TNI dengan masyarakat Bali sehingga dapat menciptakan keamanan bersama. Ke depan, pihaknya turut berperan serta menjaga stabilitas keamanan khususnya di perairan laut. ‘’Oleh karena itu kami mengajak masyarakat dalam kegiatan ini. Kami membuat acara ini (fun bike) juga di pinggir laut,’’ ujarnya. Tidak hanya dari Denpasar dan Badung, fun bike menempuh jarak 9 kilometer tersebut diikuti peserta dari Karangasem dan kabupaten lainnya. Fun bike tersebut dilepas pukul 07.00 Wita dan panitia menyiapkan banyak hadiah di antaranya sejumlah sepeda motor dan sepeda gunung. (kmb36)
FUN BIKE - Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko melepas peserta fun bike dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 TNI di Pantai Mertasari, Sanur.
Pembalap Repsol Honda Team, Marc Marquez, mencatatkan kemenangan kesepuluh di MotoGP 2019. Kemenangan itu diraihnya di Twin Ring Motegi, Jepang, Minggu (20/10) kemarin.
Kemenangan ini kian mempertegas status Marquez sebagai juara dunia MotoGP 2019. Hingga balapan di Jepang, pembalap asal Spanyol itu sudah mengoleksi 350 poin. Pada MotoGP Jepang, Marquez benar-benar tidak mendapat perlawanan. Tampil di kandang Honda, dia berhasil unggul jauh, 0,870 detik dari Fabio Quartararo, yang harus finis di posisi kedua. Posisi ketiga menjadi milik rider Ducati, Andrea Doviziso, yang berhasil mengatasi tekanan dari pembalap Monster Energy Yamaha, Mavertick
Marc Marquez
Raih ’’Certificate of Exellent’’ Dua Kali Berturut-turut
Memahami Keinginan Turis Menjadi Kunci
Gianyar (Bali Post) – Standar tinggi termasuk memahami keinginan tamu menjadi salah satu kunci sukses The Sanctoo Villas & Spa dapat meraih Certificate of Excellent 2019. I ni adalah ked ua kalin ya Sanctoo Villa meraih penghargaan itu secara berturut-turut. Demikian diungkapkan Resort Manager The Sanctoo I Putu Subali Adi Putra. ‘’Kami juga selalu memerhatikan detail-detail kecil yang menjadi nilai plus kami dalam memberikan pelayanan kepada tamu yang menginap,’’ imbuhnya. Salah satunya adalah dengan melakukan pendekatan dan komunikasi dengan tamu terlebih ketika ada hal-hal yang membuat mereka kurang nyaman. Dia menambahkan, ketika ada kesalahan dalam pelayanan, pihak Sanctoo selalu berusaha agar kesalahan tersebut tidak terulang lagi. Berikutnya, dengan pelayanan yang tulus, Sanctoo berharap tamu kembali merasa nyaman. ‘’Staff The Sanctoo Villas & Spa selalu kami latih agar mengingat nama semua tamu. Hal ini membuat tamu yang menginap serasa di rumah. Jumlah vila yang tidak terlalu banyak sangat membantu kami dalam hal ini,’’ katanya. Selain raihan Certificate of Excellent 2019, kata Subali, jumlah repeater guest juga sudah mulai meningkat. Hal ini menunjukkan
Balipost/r
BERSAMA - Resort Manager Sanctoo Villa I Putu Subali Adi Putra (tengah) berfoto bersama stafnya yang berhasil meraih Certificate of Exellent 2019. bahwa pelayanan yang diberikan di Sanctoo memuaskan bagi mereka. ‘’Ini adalah standar pelayanan kami. Kami tidak menargetkan untuk menadapatkan award tapi sebuah award adalah bonus
bagi kami,’’ katanya lagi. Ke depan, The Sanctoo Villas & Spa akan lebih meningkatkan kualitas pelayanan dengan meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan-pelatihan secara rutin. (kmb33)
Senin, 21 Oktober 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Widya Jnana Kerthi, Mephala Sukertaning Pemangku (5) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Solusi Alternatif Marion Sam 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Bali TV Shop 09:30 Wita Solusi Alternatif Marion Sam 10:00 Wita Seputar Bali Terkini
10:05 Wita Lejel Homeshopping 11:00 Wita Seputar Bali Terkini 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Ocydia Home Shopping 12:05 Wita Dharma Wacana Widya Jnana Kerthi, Mephala Sukertaning Pemangku (6) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Bali TV Shop 14:00 Wita Seputar Bali Terkini 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Yowana Live Menangkal Radikalisme di Kalangan Milenial 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini
16:05 Wita Ocydia Home Shopping 16:30 Wita DW TV 17:00 Wita Ocydia Home Shopping 17:00 Wita Sansekerta 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Giliran Anda 20:00 Wita Orti Bali 20:30 Wita Folk Song 21:00 Wita Diabemed 21:30 Wita Taksu 22:00 Wita Seputar Bali Terkini 22:05 Wita Solusi Alternatif Proaktif Bentraf 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel Tourist TV
‘Saya ingin gelar dunia konstruktor hari ini juga.’ Saya pun bertanya, ‘Apa yang harus saya lakukan?’ Dia bilang, ‘Pokoknya kau harus finis di depan Ducati!’ Memang tak mudah, tapi saya mencoba,’’ tuturnya. Meski begitu, ada satu misi lagi untuk dipenuhi, yakni gelar dunia tim. Repsol Honda saat ini hanya unggul 17 poin dari Ducati Team. ‘’Gelar dunia tim agak lebih sulit tapi kami akan berusaha. Jorge Lorenzo terlihat sedikit lebih kuat, jadi ini bisa membantu,’’ ujar Marquez. Marquez yang telah mengunci gelar dunia pebalap di Buriram, Thailand, dua pekan lalu, kini memuncaki klasemen pebalap MotoGP dengan 350 poin, unggul 119 poin atas rider Ducati Team, Andrea Dovizoso. (kmb33)
Fun Bike TNI-AL Denpasar Diikuti Ribuan Peserta
Bali Post/rah
Senin Wage, 21 Oktober 2019