Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
16 HALAMAN
NOMOR 150 TAHUN KE 71
Bali Post
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Panca Bali Krama di Pura Lempuyang
Menyucikan Bhuana Agung dan Bhuana Alit Amlapura (Bali Post) Puncak upacara Panca Bali Krama di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur, Karangasem, digelar Minggu (20/1) kemarin. Ribuan pamedek tangkil pada upacara tersebut. Tampak pula Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali Cok Ace, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, mantan Gubernur Bali Dewa Made Baratha, Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra dan undangan lainnya.
Bendesa Adat Purwayu I Nyoman Jati yang juga Ketua Harian Panitia Karya Panca Bali Krama mengatakan, sebelum puncak karya, telah dilaksanakan serangkaian upacara yakni Segara Kertih Meras Segara (Melasti), Maguru Piduka Segara Kertih, Mapedada, Memben. Kata dia, dalam rangkaian upacara pada puncak Bali Krama diawali dengan
tari-tarian yaitu tari Rejang Dewa, tari Baris Gede, dan Topeng Panca dilanjutkan dengan Ida Batara tedun dan persembahyangan bersama. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengucapkan terima kasih, terutama kepada panitia karya yang sudah bisa menyatukan pikiran yang didasari dengan tulus ikhlas dan bersamasama mengumpulkan dana
untuk melaksanakan yadnya ini. ‘’Selaku Pemerintah Kabupaten Karangasem kami berharap supaya yadnya ini berjalan dengan lancar dan setelah karya ini berakhir, semoga kita bisa menambahkan rasa asah asih lan asuh (persaudaraan) yang makin erat untuk Karangasem,’’ harapnya. Sementara itu, Ketua Panitia Karya Panca Bali Krama
I Wayan Artha Dipa mengatakan, upacara Panca Bali Krama adalah suatu upacara yadnya sebagai pembersihan (penyucian) yang dilaksanakan, tergolong dalam kelompok Dewa Yadnya dan Bhuta Yadnya yang memiliki fungsi sebagai persembahan kepada Sang Hyang Widhi Wasa. ‘’Tujuannya untuk memohon anugerah penyucian alam semesta (bhuana
agung) dan diri manusia (bhuana alit). Sekaligus memohon agar diberkati kerahayuan, kedamaian serta keharmonisan jagat raya beserta segala isinya (sarwaprani). Inilah implementasi Tri Hita Karana yang kita sering bicarakan dan kita bumikan hari ini. Dan kami berharap upacara ini dapat berjalan dengan lancar,’’ ujarnya. (kmb41)
Bali Post/wan
PUNCAK KARYA - Umat Hindu saat melakukan persembahyangan pada puncak Karya Panca Bali Krama di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur, di Desa Adat Purwayu, Desa Tribuana, Kecamatan Abang, Minggu (20/1) kemarin.
Minions Juarai Malaysia Masters PASANGAN atlet bulu tangkis putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon atau akrab disapa pasangan Minions merebut gelar juara pertama mereka pada 2019 dalam turnamen Malaysia Masters setelah menang atas pasangan tuan rumah. Dipantau dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Minions menang dalam dua game langsung 21-15, 21-16 selama 36 menit permainan pada pertandingan final turnamen tingkat Super 500 itu. Kemenangan di Kuala Lumpur itu sekaligus menambah dominasi kedudukan Kevin/Marcus atas ganda Ong/Teo menjadi 4-0 setelah pertemuan terakhir mereka pada Indonesia Terbuka 2018. ‘’Lawan kami punya pertahanan yang sangat bagus, sehingga kami susah untuk menyerang mereka. Kami harus selalu fokus pada pertandingan tadi terutama ketika poin-poin akhir,’’ kata Marcus. Marcus mengakui permainannya pada pertandingan final turnamen berhadiah total 350 ribu dolar AS itu lebih baik dibanding pertandingan semifinal pada Sabtu (19/1). Kevin mengatakan lawan punya kepercayaan diri saat menghadapinya bersama Marcus dan tidak melakukan kesalahan sendiri, sehingga sulit dikalahkan. ‘’Kami bermain lebih cepat dibanding mereka karena mereka tidak mudah ditaklukkan,’’ ujar Kevin. Selepas menjuarai Malaysia Masters 2019, Minions akan kembali berlaga pada turnamen Indonesia Masters 2019 yang berlangsung di Stadion Istora Senayan, Jakarta 22-27 Januari mendatang. (ant)
Bali Post/afp
Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon
Ismaya Bebas dari Lapas Kerobokan
Setelah menjalani penahanan selama lima bulan, calon anggota DPD-RI Daerah Bali Ketut Putra Ismaya Jaya dan dua rekannya, Ketut Sutama dan IGN Endrajaya alias Gung Wah, Minggu (20/1) pagi kemarin bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kerobokan. Kepala Lapas Tonny Nainggolan mengatakan, Ismaya dan kawan-kawan bebas setelah menjalani penahanan selama lima bulan sebagaimana putusan pengadilan.
Halaman 2 Dihentikan Sementara Penataan Pantai di Kuta
Aktivitas proyek penataan pantai yang dilakukan pihak Hotel Holiday Inn Resort Baruna Bali, akhirnya dihentikan sementara. Hal ini dilakukan setelah mendapat reaksi dari masyarakat Kuta. Dihentikannya proyek tersebut juga sesuai dengan imbauan dari Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Dari pantauan Minggu (20/1) kemarin, pihak pelaksana proyek tampak menghentikan seluruh aktivitasnya. Halaman 3
Harga Salak Gula Pasir Turun
Harga salak gula pasir turun. Turunnya harga salak gula pasir disebabkan hasil produksi relatif melimpah. Selain itu, musim penghujan yang relatif dominan, juga memiliki kontribusi terhadap penurunan harga salak gula pasir itu. Pada musim kemarau lalu, harga salak gula pasir bisa menembus Rp 60 ribu per kilogramnya. Kini hanya Rp 15 ribu per kilogram.
Halaman 11 Cetak Surat Suara KPU memulai proses produksi surat suara pemilu serentak 2019. Total surat suara yang dicetak mencapai 939.879.651 yang akan diproduksi enam konsorsium hingga tiga bulan ke depan. Keenam konsorsium tersebar di 35 lokasi dengan nilai kontrak Rp 603.342.100.900. Dari pengadaan surat suara ini, KPU mengklaim melakukan penghematan anggaran Rp 291.378.192.100 dari total Rp 894.720.293.000 yang dialokasikan.
Halaman 15
Digelar Kembali Setelah Ratusan Tahun
Gubernur Koster Bersyukur Bisa Ikuti Prosesi Puncak Panca Bali Krama Pura Lempuyang GUBERNUR Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menghadiri puncak Karya Panca Bali Krama, Tawur Tabuh Gentuh, Wana Kertih lan Segara Kertih di Pura Lempuyang, Kecamatan Abang, Karangasem, Minggu (20/1) kemarin. Gubernur Koster dalam sambutannya menilai upacara ini sangat penting karena setelah ratusan tahun baru terselenggara kembali. ‘’Artinya kita yang hidup sekarang ini bersyukur bisa mengikuti acara ini. Tidak semua bisa. Yang ikut apalagi bisa beryadnya itu sesuatu yang mulia dan sangat bermakna bagi Bali,’’ kata Gubernur yang mengusung visi ‘’Nangun Sat Kertih Loka Bali’’ ini. Ia menambahkan, upacara ini sejalan dengan visi ‘’Nangun Sat Kertih Loka Bali’’ yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama dan gumi Bali yang sejahtera dan bahagia, baik sekala maupun niskala. Upacara ini merupakan bagian penting untuk menjaga keseimbangan antara manusia dengan alam, manusia dengan Ida Sang Hyang Widhi dan manusia dengan manusia lainnya atau yang dikenal dengan Tri Hita Karana. Hal. 15 Dukung Penuh
PUNCAK KARYA - Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati saat menghadiri puncak Karya Panca Bali Krama, Tawur Tabuh Gentuh, Wana Kertih lan Segara Kertih di Pura Lempuyang, Kecamatan Abang, Karangasem, Minggu (20/1) kemarin.
Pabrik Minuman Beralkohol di Bali Sumbang Rp 600 M Denpasar (Bali Post) Pendapatan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Denpasar tahun 2018 paling besar diperoleh dari pabrik minuman mengandung etil alkohol (MMEA). Dari puluhan pabrik MMEA yang ada di Bali, diperoleh penerimaan Rp 600 miliar. ‘’Pendapatan paling besar kami terima dari cukai minuman etil alkohol tahun 2018 sebesar Rp 600 miliar. Ada 27 pabrik MMEA tersebar di Bali,
yaitu di Denpasar, Tabanan, Karangasem, Jembrana dan Gianyar,’’ ujar Kepala Kantor KPPBC Denpasar Abdul Kharis, belum lama ini. Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Bali, NTB dan NTT Untung Basuki mengatakan, tugas Bea Cukai ada tiga yaitu memfasilitasi industri perdagangan dan mendorong ekspor, menjaga perbatasan dan melindungi masyarakat dari
penyelundupan barang ilegal, serta mengoptimalisasi penerimaan negara di sektor pabean dan cukai. ‘’Tiga fungsi ini tidak mudah, tapi harus dilakukan,’’ ujarnya. Dari sisi memfasilitasi industri perdagangan, kata Untung Basuki, industri kecil dan menengah di Denpasar cukup banyak. Oleh karena itu, Bea Cukai Denpasar diharapkan mampu mendorong supaya mereka berorientasi ekspor. ‘’Kalau dari sisi optimalisasi peneri-
maan, Bea Cukai Denpasar capaiannya tahun ini (2018 - red) di atas 100 persen,’’ katanya. Sebelumnya, Dewan Pengawas dan Direksi Perusda Bali yang baru dilantik menyatakan ada keinginan untuk melegalkan industri miras. ‘’Dalam pangan itu kami juga ingin melegalkan industri miras (minuman keras),’’ ujar Ketua Dewan Pengawas Perusda Bali Ida Bagus Kesawa Narayana, Sabtu lalu.
Menurut Kesawa Narayana, Bali selama ini mengimpor 60 juta botol miras per tahun. Sementara industri miras tradisional seperti arak di Karangasem justru dibuat ilegal. Pemikiran seperti ini tidak benar. Bali semestinya bisa memproduksi sendiri untuk memenuhi kebutuhan miras, khususnya untuk sektor pariwisata. ‘’Kita ilegalkan (industri lokal), tapi kita mengimpor dari orang lain,’’ jelasnya. (kmb36)
DENPASAR
2
Senin Umanis, 21 Januari 2019
FIGUR
Membalut Budaya dan Sains KELUARGA besar SMAN 3 Denpasar merayakan HUT ke-42 lewat gelar budaya yang bertajuk ‘’Widya Prasanthi’’, belum lama ini. Kepala SMAN 3 Denpasar Drs. Ida Bagus Sudirga, M.Pd.H. menegaskan, sekolah yang dipimpinnya tetap mengemban ikon sebagai sekolah budaya dan berbasiskan sains. Hal ini pas dengan tema HUT ‘’Harmoni dalam Balutan Budaya dan Sain’’. Ia menambahkam, semua warga sekolah digerakkan untuk menciptakan proses pembelajaran yang harmonis, penuh kasih sayang dengan dua program unggulan yakni budaya dan sain. Dalam budaya, anak-anak SMAN 3 Denpasar dikenal banyak inovasi dan ide , bahkan garapannya sekelas dengan pergelaran tari kolosal di PKB. Sedangkan dalam bidang sains, prestasinya sudah go international. Tahun ini saja 12 timnya lolos LKTI di Thailand, tim lain lolos di Malaysia, Spanyol dan AS. Bahkan kepala sekolah yang baru setahun “menakhodai” sekolah favorit ini juga sukses merevisi misi SMAN 3 Denpasar menjadi membentuk lulusan yang cerdas, berbudaya, berkarakter berlandaskan Tri Hita Karana. Makanya siswa dan lulusannya selain cerdas, juga kuat karakter budayanya. Ditanya model pengelolaan sekolah di tengah keterbatasan dana yang ada, ia menegaskan SMAN 3 Denpasar tak boleh berhenti berkreativitas. Sekolah bersama komite menggalang partisipasi dari orangtua siswa dan pengusaha. Termasuk sukses melobi Gubernur Bali membantu pendanaan siswanya mewakili Bali ke lomba internasional. (sue)
Bali Post/ara
Digenjot, Pertumbuhan Bank Sampah
MENGHIJAU - Lahan yang dulunya tidak produktif kini tampak menghijau setelah ditanami sayur-mayur oleh ibu-ibu PKK Dusun Permata Anyar, Desa Ubung Kaja.
Denpasar (Bali Post)Keberadaan bank sampah dinilai produktif dalam mengurangi volume sampah menuju TPS dan TPA. Karenanya, sebagai bentuk program keberlanjutan Pemkot Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus menggenjot pertumbuhan bank sampah. Kali ini pembentukan bank sampah menyasar wilayah banjar-banjar di Kota Denpasar. Salah satunya adalah Banjar Tegeh Sari, Tonja, Kecamatan Denpasar Utara yang meluncurkan Bank Sampah Tegeh Lestari, Minggu (20/1) kemarin. Klian Adat Banjar Tegeh Sari Gede Mantrayasa menjelaskan, Yayasan Tegeh Sari, Kelurah Tonja telah berdiri sejak tahun 2010 dan memiliki dua unit kerja yakni Unit Sekolah Taman Kanak-Kanak dan Pengelolaan Sampah. Beragam inovasi terus dimaksimalkan guna mendukung dan memaksimalkan penanganan sampah di Kota Denpasar. Salah satunya dengan membentuk Bank Sampah Tegeh Lestari. “Keberadaan bank sampah di banjar sangatlah penting. Selain memberikan nilai ekonomis terhadap sampah, hal ini juga dapat menjadi wahana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pemilahan dan pengolahan sampah,” jelasnya. Menurut Mantrayasa, saat ini sedikitnya 1.160 pelanggan yang telah terdaftar menjadi anggota Bank Sampah Tegeh Sari Lestari. Ke depan pihaknya menargetkan seluruh masyarakat tergabung dalam bank sampah, sehingga volume sampah yang masuk ke TPA dapat dikurangi. (kmb12)
DENPASAR sebagai kota besar mengalami berbagai permasalahan, terutama untuk mempertahankan lahan pertanian dari alih fungsi lahan. Meski berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Denpasar mulai dari membantu pembibitan dan mempermudah para petani, namun tingginya tingkat urbanisasi menyebabkan alih fungsi lahan tidak terelakkan. Kendati demikian, PKK Kota Denpasar terus berupaya
Bali Post/kmb12
BANK SAMPAH - Suasana peluncuran Bank Sampah Tegeh Sari Lestari, Tonja, Minggu (20/1) kemarin.
Pemasok Ekstasi dan SS Berstatus Napi Denpasar (Bali Post) Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Bali terus mendalami pengungkapan 689,1 gram bruto sabu-sabu (SS) dan 1.746 butir ekstasi serta 184,89 gram ineks. Hasil interogasi dua pelaku berinisial CAR (26) dan DS (22), narkoba tersebut dikirim oleh napi di salah satu lapas di Jawa Timur berinisial Jo. Dikonfirmasi Minggu (20/1) kemarin, Wadir Resnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko membenarkan bila narkoba tersebut dikirim seorang napi. Barang terlarang tersebut, katanya, dikirim dari Jawa melalui jasa kurir dan diterima oleh pelaku. ‘’Kedua pelaku ini satu jaringan. Setibanya di Bali, narkoba tersebut lalu dibagi,’’ ujarnya. Terkait waktu pengiriman, Sudjarwoko mengatakan pemeriksaan belum sampai ke sana. Saat ini pihaknya terus mendalami pengakuan kedua pelaku tersebut. ‘’Belum sempat interogasi sampai ke situ. Tunggu saja, kami masih mengembangkan kasus ini,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Sabtu (19/1) lalu Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Bali melakukan penangkapan dua pengedar di wilayah Kerobokan, Kuta Utara. Pelakunya berinisial CAR (26) dan DS (22). Tersangka CAR dibekuk di kos-kosan di Jalan Raya Semer, Kerobokan, Kuta Utara. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di kamar pelaku dan ditemukan 18 paket SS seberat 53,84 gram bruto dan 100 butir ekstasi dan satu timbangan digital. Selain itu, petugas mengamankan HP milik pelaku yang biasa dipakai untuk berkomunikasi saat melakukan transaksi narkoba. Sementara DS dibekuk di Jalan Raya Anyar Peliatan, Gang Rare Angon, Kerobokan. Terkait kasus ini, petugas menyita barang bukti 15 paket SS seberat 635,26 gram, 20 paket ekstasi dengan jumlah 1.646 butir dan 184,89 gram ineks dalam kondisi jadi serbuk. Barang bukti lain yang diamankan yakni satu timbangan, dua HP, kartu ATM dan buku tabungan. (kmb36)
Topik :
Mengubah Lahan Kering Jadi Produktif mendukung mewujudkan lahan kurang produktif menjadi produktif. Seperti yang telah dilaksanakan ibu-ibu PKK Dusun Permata Anyar, Desa Ubung Kaja melalui Kelompok Tani Dasa Wisma Agro Pertiwi. Keberhasilan ibu-ibu PKK yang merubah lahan kurang produktif menjadi berguna mendapat apresiasi dari Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang langsung meninjau kelom-
pok tani tersebut didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra, belum lama ini. “Saya sangat mengapresiasi pemanfaatan lahan kurang produktif oleh ibu-ibu PKK ini. Berbagai tanaman sayurmayur telah ditanam dan hasilnya dapat dimanfaatkan oleh kelompok,” ujar Rai Mantra. Ia berharap kelompok ini terus aktif untuk mengembangkan pertanian dengan
memanfaatkan lahan kering. Sehingga nantinya dapat menjadi percontohan bagi ibu-ibu PKK lainnya. Ketua Kelompok Dasa Wisma Agro Pertiwi Seri Rejeki mengatakan, lahan ini awalnya merupakan tempat pembuangan sampah. Dengan dukungan kepala lingkungan, pihaknya mengkoordinir ibu-ibu untuk mengolah lahan tersebut dan hasilnya sekarang sudah dapat dilihat. Selain lingkungan menjadi hi-
jau, juga membantu ekonomi keluarga melalui penjualan produk pertanian tersebut. Menurut Seri Rejeki, penjualan produk pertanian ini tidak hanya menyasar warga di sekitar lingkungan. Namun warga dari luar desa juga banyak yang datang untuk membeli hasil pertanian tersebut. Pihaknya berharap bisa mengembangkan lahan tersebut menjadi salah satu objek agrowisata di Kota Denpasar. (ara)
Denpasar (Bali Post)Setelah menjalani penahanan selama lima bulan sebagaimana putusan pengadilan (dipotong masa penahanan), calon anggota DPD-RI Daerah Bali Ketut Putra Ismaya Jaya dan dua rekannya, Ketut Sutama dan IGN Endrajaya alias Gung Wah, Minggu (20/1) pagi kemarin bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan.
Saat keluar lapas, kata sumber tadi, calon anggota DPD-RI itu langsung menyucikan diri (malukat) di Pura Dalem Pangembak, Sanur. Sebelumnya, majelis hakim pimpinan Bambang Ekaputra didampingi IGN Putra Atmaja dan Ketut Kimiarsa, Jumat (28/12) lalu memvonis Ismaya dan kawan-kawan dengan pidana penjara selama lima bulan. Atas vonis itu Ismaya yang akrab disapa Keris memilih menerima vonis dari majelis hakim tersebut. Hukuman yang diterima itu memang lebih rendah dua bulan dibandingkan tuntutan
jaksa. Jaksa dari Kejari Denpasar sebelumnya menuntut supaya ketiga terdakwa dipidana penjara selama tujuh bulan. Dalam perkara ini, hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan melanggar Pasal 214 ayat 1 KUHP Jo Pasal 211 KUHP. Dalam perkara ini yang dinyatakan terbukti adalah memaksa, bukan melawan pejabat negara. (kmb37)
Ismaya dan Kawan-kawan Bebas dari Lapas Kerobokan “Tadi pagi (kemarin-red) sekitar pukul 07.00 Wita Pak Ismaya dan dua rekannya bebas murni,” ujar Kepala Lapas Kelas IIA Denpasar Tonny Nainggolan seraya menambahkan, Ismaya dan kawan-kawan bebas setelah menjalani penahanan selama lima bulan sebagaimana putusan pengadilan. Apa yang disampaikan
Kepala Lapas Kerobokan Tonny Nainggolan, sama persis dengan apa yang disampaikan kuasa hukum terpidana, beberapa waktu lalu. Agus Samijaya salah satu kuasa hukumnya mengatakan, Ismaya bebas murni pada Minggu 20 Januari berdasarkan perhitungan awal yang bersangkutan di tahan, yakni 23 Agustus 2018.
Informasi yang diterima Bali Post, saat Ismaya dan kawan-kawan keluar dari Lapas Kerobokan kemarin, sejumlah keluarga dan teman-temannya turut menjemput. Tidak ada pengerahan massa. “Hanya perwakilan keluarga dan ada juga pengurus Laskar Bali yang ikut menjemput,” ujar sumber kepolisian.
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Perkenalkan Pengurus Baru
DPC Hiswana Migas Bali Bertemu Gubernur Koster DPC Hiswana Migas Bali bertemu Gubernur Bali Wayan Koster, Jumat (18/1). Tujuan pertemuannya kali ini adalah memperkenalkan pengurus baru periode 20182022. DPC Hiswana Migas Bali yang sebelumnya dipimpin I.B. Rai, kini dipimpin oleh Dewa Ananta. Dewa Ananta terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC Hiswana Migas Bali saat Muscab DPC Hiswana Migas Bali, September 2018. Pada saat itu juga hadir Asisten II Setda Provinsi Bali yang mewakili Gubernur Bali untuk membuka Muscab Hiswana Migas. Dewa Ananta mengatakan, tujuan kedatangannya kali ini ingin memperkenalkan pengurus baru kepada Gubernur Bali. Ditegaskan, Hiswana Migas siap bersinergi dengan pemerintah demi pembangunan dan kemajuan energi di Bali. Di awal masa kepemimpinannya, kata Dewa Ananta, secara internal langkah utama yang dilakukan adalah menciptakan keharmonisan antarsesama anggota agar tetap solid dengan melakukan konsolidasi ke dalam. Kon-
solidasi ini penting agar bisa menjalankan misi Hiswana Migas. Selain itu, untuk menjadikan Hiswana Migas agar mampu sejalan dengan visi Pertamina menjadi World Class Oil Company in the World. Pertamina ingin menjadi perusahaan minyak terkemuka di dunia. Maka dari itu, perlu dukungan dan keselarasan antara Pertamina dengan Hiswana Migas. ‘’Di samping itu juga menjadikan anggota Hiswana Migas yang melayani masyarakat, menjalankan SOP penyaluran BBM dan elpiji dengan benar dan sampai di tangan yang benar,’’ bebernya. Dewa Ananta menambahkan, setiap anggota diharapkan melakukan tugasnya sebagai penyalur BBM dan elpiji dengan benar. Jika tidak maka organisasi tidak akan mampu membela apabila terjadi penyimpangan SOP dalam berusaha. Semua proses hukum akan diserahkan ke pihak yang berwenang. Sebagai Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas, kata Dewa Ananta, pihaknya juga harus menjalin hubungan baik dengan
BERSAMA - Pengurus DPC Koster. semua stakeholder, seperti Badan Metrologi, kepolisian, pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi. Untuk itu, Hiswana Migas saat ini memiliki koordinator wilayah (korwil) di setiap kabupaten/kota. Dengan adanya korwil ini, diharapkan
Hiswana Migas berfoto bersama Gubernur Bali Wayan terjalin bridging yang bagus di tingkat kabupaten/kota, sehingga permasalahan cepat terselesaikan. Jumlah anggota DPC Hiswana Migas Bali sebanyak 337. Terdiri dari anggota SPBU terdiri dari 201 orang, anggota elpiji SPO sebanyak
74 orang, anggota elpiji nonPSO sebanyak 21 orang, anggota transportir sebanyak 15 orang, agen SPPBE dan SPBE sebanyak 14 orang, agen pelumas sebanyak tiga orang, dan anggota bidang pemeliharaan tabung sebanyak sembilan orang. (ad776)
BADUNG
Senin Umanis, 21 Januari 2019
3
Dihentikan Sementara, Penataan Pantai di Depan Hotel Holiday Inn Mangupura (Bali Post) Aktivitas proyek penataan pantai yang dilakukan pihak Hotel Holiday Inn Resort Baruna Bali, akhirnya dihentikan sementara waktu. Hal ini dilakukan setelah mendapat reaksi dari masyarakat Kuta. Dihentikannya proyek tersebut juga sesuai dengan imbauan dari Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, yang meminta pihak hotel melakukan colling down. Dari pantauan Minggu (20/1) kemarin, pihak pelaksana proyek tampak menghentikan seluruh aktivitasnya. Kasatpol PP Kabupaten Badung IGN Surya Negara saat dikonfirmasi, Minggu kemarin, mengatakan pihaknya mengaku terus melakukan pengawasan bersama dengan Desa Adat Kuta, Lurah dan Camat,
serta Linmas. Pengawasan dilakukan agar mencegah adanya aktivitas proyek yang bisa memicu reaksi masyarakat. Pihaknya juga mengaku terus melakukan koordinasi dengan kelompok nelayan dalam upaya mengawasi situasi. ‘’Sejauh ini tidak ada pergerakan, baik dari aktivitas proyek maupun masyarakat. Jadi kondisinya kondusif,’’ katanya. Dikatakannya, untuk tim teknis dalam hal ini berada pada Sekda Badung, dengan ketua tim yang ditunjuk adalah Kadis PUPR Kabupaten Badung. Tim beranggotakan Kabag Hukum Setda Badung, Kadisparda Badung, Asisten I Setda B a d u n g , B a g ia n Ta p em , BPN (Badan Pertanahan Negara), Balai Wilayah
Sung a i B a li P enid a d a n Dinas Perizinan. Dikonfirmasi terpisah, Kadis PUPR Badung IB Surya Suamba mengatakan, solusi penanganan masalah ini sebagai langkah pertama tim akan mengkaji dahulu terkait batas-batas lahan kepemilikan Hotel Holiday Inn dan dasar kepemilikannya. Hal itu dilakukan bersama dengan BPN dan unsur terkait lainnya, untuk kemudian barulah akan disampaikan seperti apa hasilnya. Pada Senin (21/1) ini mulai dilakukan pengumpulan data dan kajian, itu dilakukan sampai minggu pertama. Pada minggu kedua baru pada proses pemutusan kepastian data. ‘’Setelah dua minggu, baru kita akan panggil pihak hotel,’’ tambahnya. (kmb23)
TPS - Kondisi salah satu tempat pembuangan sampah ilegal di kawasan Jimbaran.
Warga Diharapkan Laporkan Keberadaan TPA Ilegal Mangupura (Bali Post) -
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung akan memperketat pengawasan terhadap armada pengangkut sampah di Badung. Selain itu, mempermudah penanganan sampah masing-masing banjar di Badung diharapkan gencar melakukan pemilahan sampah mulai dari rumah tangga masing-masing.
DEKLARASI - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menghadiri Deklarasi Kebhinekaan Membumikan Pancasila di Lapangan Alit Saputra Tabanan, Sabtu (19/1).
Bupati Badung Giri Prasta Hadiri Deklarasi Kebhinekaan di Lapangan Alit Saputra Tabanan
BUPATI Badung Nyoman Giri Prasta menghadiri Deklarasi Kebhinekaan Membumikan Pancasila di Lapangan Alit Saputra Tabanan, Sabtu (19/1). Kegiatan ini merupakan serangkaian doa bersama bertajuk “Tabanan Har-
moni Shalawat” yang diikuti ribuan warga muslim seluruh Bali. Kedatangan Bupati Badung Giri Prasta di Lapangan Alit Saputra Tabanan ini disambut Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dengan jajarannya serta GP
Ansor Tabanan. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama, perwakilan dari kabupaten se-Bali serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Bali. (ad766)
Mangupura (Bali Post) Penambahan gedung blok D, blok F, dan blok G di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mangusada, Kapal, Mengwi mulai digarap. Pembangunan gedung baru bernilai kurang lebih Rp 262 miliar ini ditarget rampung pada September 2020. Dirut RSUD Mangusada dr. Nyoman Gunarta mengatakan, pembangunan sejumlah gedung baru tersebut guna mendukung pelayanan kepada masyarakat. Proyek ini digarap oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung. ‘’Perataan tanah sebagai persiapan sudah dilakukan pelaksana proyek sejak Desember 2018. Kami juga sudah menyosialisasikan kepada para pasien dan masyarakat terkait pembangu-
nan gedung baru ini,’’ ungkap dr. Gunarta, Minggu (20/1) kemarin. Menurutnya, rencananya gedung baru ini akan dimanfaatkan sebagai tempat pelayanan, seperti gedung D rencananya akan digunakan untuk poliklinik dengan sistem cluster, dan ruang rawat inap untuk kelas II dan kelas I. Kemudian untuk gedung F dimanfaatkan untuk pusat onkologi pelayanan khusus kanker, ruangan pelayanan eksklusif seperti pelayanan bayi tabung, dan ruangan khusus rawat anak. Ruang penghubung kedua blok ini akan digunakan untuk ruangan operasi emergency. Sedangkan blok G untuk pusat pelayanan cuci darah. Saat ini ada 300 pasien yang rutin melakukan cuci darah. Blok ini juga menjadi pusat manajemen untuk pendi-
dikan dan pengembangan, dapur serta laundry. ‘’Kami juga sudah menyampaikan permakluman barangkali menyebabkan ketidaknyamanan selama pengerjaan proyek,’’ ucapnya. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Badung IB Surya Suamba saat dikonfirmasi membenarkan bilamana proyek pembangunan gedung baru di RSUD Mangusada sudah mulai dikerjakan oleh PT Tunas Jaya Sanur. Proyek ini sifatnya tahun jamak (multi years) hingga September 2020. ‘’Sesuai dengan perencanaan awal, ada tiga gedung baru yang akan dibangun, yakni gedung blok D, blok F, dan blok G. Masing-masing gedung akan dimanfaatkan untuk melayani masyarakat, seperti pelayanan kanker,’’ pungkasnya. (kmb27)
Gedung Baru RSUD Kapal Mulai Digarap
Wacana Gubernur Selamatkan Naker Lokal
Dewan Harap Tak Diskriminasi Mangupura (Bali Post) Wakil rakyat di DPRD Badung mendukung rencana Gubernur Bali melakukan upaya penyelamatan tenaga kerja lokal Bali dengan membuat aturan waktu kerja. Hanya legislator berharap rencana tersebut tidak menimbulkan diskriminasi serta memicu ketersinggungan masyarakat lainnya. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Badung, Wayan Suyasa. Politisi asal Desa Penarungan ini mengatakan perlu dilakukan penggodokan lebih matang terkait rancangan tersebut agar nantinya tidak sekadar wacana. ‘’Wacana untuk penyelamatan tenaga kerja lokal Bali memang mesti diberikan apresiasi, namun dalam Pergub itu kami mengharapkan
tidak ada diskriminasi nantinya serta malah ada ketersinggungan masyarakat lain,’’ ungkap Suyasa, Minggu (20/1) kemarin. Sekretaris DPD II Partai Golkar Badung itu juga berharap kebijakan tersebut tidak tumpang tindih dengan aturan lainnya. Selama ini, untuk mencarikan win-win solution, pekerja dengan para pengusaha telah melakukan kesepakan dalam kerja. ‘’Hal itu sudah berjalan dengan baik hingga sekarang. Namun kami selaku pengurus serikat pekerja berharap rencana pergub pengaturan jam kerja di Bali bisa menguntungkan semua pihak,’’ tegasnya. Pihaknya yakin tenaga kerja lokal Bali sangat memiliki daya saing. Terbukti banyak SDM Bali yang sukses di sejumlah
tempat di luar Bali. ‘’Kami harap pemberlakuan ini tidak saja untuk perusahaan swasta saja, tapi juga bagi para pelayan publik. Terkadang banyak pegawai izin, sehingga pelayanan publik juga terbengkalai, karena pegawai berbarengan izin dan ini juga perlu ada aturan atau kesepatan jelas,’’ terangnya. Sebelumnya Gubernur Bali Wayan Koster saat memaparkan RUU tentang Provinsi Bali sempat menyinggung soal pekerja yang harus izin kerja saat ada acara adat. Persoalan tenaga kerja lokal Bali salah satunya dapat memperlemah daya saing sumber daya manusia di Bali, sehingga perlu dibuatkan regulasi untuk melindungi para pekerja lokal Bali. (kmb27)
Bali Post/kmb23
Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan mengatakan langkah itu penting dilakukan selain mempermudah pengolahan sampah anorganik, juga untuk mengurangi keberadaan tempat pembuangan akhir (TPA) ilegal. Pihaknya mengharapkan setiap truk jasa angkut sampah wajib memiliki lisensi dari DLHK, serta membawa sampah ke tempat pembuangan sampah resmi seperti yang ada di TPA Suwung. Semua jasa sampah di wilayah Badung, katanya, akan diregistrasi resmi dari DLHK. Untuk itu semua pen-
gelola hotel maupun restoran maupun masyarakat diwajibkan menggunakan jasa sampah yang sudah teregistrasi tersebut. ‘’Siapa pun nanti yang mendompleng jasa sampah yang tidak teregistrasi akan diberikan sanksi tegas,’’ katanya saat di konfirmasi, Minggu (20/1) kemarin. Dikatakannya, sampah di Badung menjadi masalah serius yang perlu ditangani, seperti di kawasan Kuta dan Kuta Selatan. Dengan jumlah penduduk yang semakin meningkat dan banyaknya akomodasi pariwisata, tentunya berbanding lurus dengan
meningkatnya sampah. Selama ini tak jarang warga membuang sampahnya ke sungai maupun lingkungan sekitarnya. Bahkan, dengan banyaknya sampah, tempat pembuangan sampah ilegal juga semakin banyak bermunculan. Hal ini tentunya tidak akan menyelesaikan masalah, namun hanya memindahkan masalah. Karena lokasi pembuangan sampah ilegal ini akan menimbulkan polusi bagi lingkungan sekitarnya. ‘’Ini sudah menjadi permasalahan serius. Badung saat ini sudah darurat sampah,’’ ujarnya. Masyarakat yang melihat
keberadaan TPA ilegal di sekitar lingkungannya, diimbau untuk segera melaporkan hal itu kepada DLHK, dengan tujuan agar bisa dilakukan pembinaan. ‘’DLHK di samping membina tentu akan memproses hukum jasa sampah dengan pasal yang cukup berat jika ada yang tidak taat pada Undang-undang 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah,’’ tegasnya. Pihak DLHK berencana akan membuat tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) berbasis zero waste atau tanpa limbah. Program ini dilakukan untuk mengurangi model pembuangan sampah dengan cara open dumping yaitu menumpuk sampah terus hingga tinggi yang sudah dilarang undangundang. (kmb23)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
”Mendem Padagingan lan Pamelaspasan’’ Merajan Puri Tegeh Kori
Senin Umanis, 21 Januari 2019
Deklarasi Komando Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin
Dibangun Style Majapahit, Hormati Leluhur Diikuti Kerabat Puri Peguyangan dan Kader Partai NasDem Denpasar Raja Badung Pertama I Gusti Tegeh Kori PURI Tegeh Kori di Badung di era kepemimpinan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III benar-benar kembali menata ulang pakem, tradisi dan tata titi yang diwariskan leluhur. Sebagai pelanjut dari Dinasti Trah Ida Batara I Gusti Tegeh Kori, Raja Badung pertama, keluarga besar Puri Tegeh Kori kini menujukkan keteladanan swadharma-nya dengan baik, termasuk menjadi teladan untuk masyarakat Bali. Salah satunya dengan menyelesaikan tugas leluhur yang tertunda. Tugas tersebut adalah pembangunan Merajan Agung di Puri Ageng Tegeh Kori yang terletak Banjar Pagan Kelod, Sumerta, Denpasar. Di-puput Ida Shri Bhagawan Nabe Wira Kerti (Geria Tegeh Kori Buleleng), karya dewa yadnya yakni Mendam Padagingan, Pamelaspasan lan Ngalinggihan Leluhur ini disaksikan langsung Ratu Biang I Gusti Ayu Suwitry Suyasa dan Panglingsir Puri Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III serta keluarga dekat puri. Dalam upacara yang berlangsung sederhana namun penuh khidmat, pihak sentana puri berhasil menyelesaikan salah satu karya ageng yang sudah tertunda sejak tahun 1980 sesuai keinginan leluhur. ‘’Dalam catatan kami, sejak 39 tahun lalu, ada keinginan dari para leluhur kami untuk membangun pamerajan dengan ornamen Majapahit yakni batu merah. Selain untuk menghormati budaya Majapahit, juga sebagai wujud penghormatan terhadap leluhur kami Ida Batara Tegeh Kori, Raja Badung pertama dan pendiri Kerajaan Badung. Dalam sejarah memang orangtua kami yakni (Swargi) Ratu Aji Shri Wedastera Suyasa pada tahun 1960-an dulu mendirikan organisasi Pasemetonan Arya Tegeh Kori. Tujuannya adalah melestarikan ajarah leluhur kami. Syukurlah kini, sejak
YADNYA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, Shri IGN Wira Wedawitry WS, Shri IGN Bhisma Vedanta WSWS IV bersama Ida Sri Bhagawan Dalem Nabe Wira Kerthi ring Puri Tegeh Kori ring Badung tahun 2009 semua sejarah leluhur sudah tertata. Kini kami generasi muda dan sebagai warih bertugas melestarikan kebudayaan ini melalui cara sederhana yakni dimulai dari keluarga inti. Pembangunan Merajan Ageng dengan gaya Majapahit ini memakan waktu hampir dua tahun. Tepat Purnama nemu Kajeng Kliwon hari ini (kemarin red), astungkara bisa di-pelaspas,’’ ungkap Shri Gusti Wiraweda. Ia pun menggarisbawahi jika upacara yadnya diadakan dengan konsep sederhana, mengingat keluarga Puri Tegeh Kori selama ini dikenal sebagai tokoh di Nusantara yang selalu mendorong penyederhanaan upacara. ‘’Kami dipesankan oleh leluhur, bahwa semampu apa pun warih-nya dari segi ekonomi, tetap harus mengukur diri, salah satunya bagaimana agar melaksanakan Panca Yadnya secara sederhana. Dan ini terus kami praktikkan. Seperti hari ini, upacara disaksikan putranda dan cucunda
serta generasi muda puri paham bahwa mereka harus melanjutkan kesederhanaan ini. Semua rangkaian upacara ini tentunya sudah atas restu (Sendhiko Dawuh) dari Abhiseka Ratu Gusti Wedakarna sebagai panglingsir. Momentumnya sangat tepat, menjelang Karya Panca Wali Krama di Besakih juga. Ini kebahagiaan kami yang luar biasa. Suksma atas doanya,’’ ucap Shri Gusti Wira Wedawitry. Dalam sejarahnya, setelah membangun Istana Mancawarna Tampaksiring yang kini menjadi simbol kebangsaan, warih Puri Tegeh Kori saat ini juga sedang membangun Istana Jimbarwana yang ada di Desa Penyaringan, Mendoyo, Jembrana untuk menghormati leluhur Swargi Ratu Kakiang I Goesti Ngoerah Ketoet Soeyasa. Jika tuntas pada tahun 2022, maka kompleks istana ini akan menjadi kompleks istana yang terbesar kedua di Bali setelah Istana Tampaksiring. (ad773)
ACARA deklarasi komando pemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Tim Partai NasDem digelar di Puri Peguyangan, Denpasar, Sabtu (19/1) malam. Deklarasi ini diikuti seluruh kerabat Puri Peguyangan dan kader Partai NasDem Kota Denpasar, utamanya di wilayah Denpasar Utara. Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 itu ditarget bisa mencapai kemenangan maksimal dengan perolehan suara 95 persen. ‘’Atas komitmen kepada perintah partai yaitu DPW Partai NasDem Provinsi Bali, kami menyelenggarakan kegiatan yang berdimensi agak unik sedikit, di mana posisi kami, satu, sebagai panglingsir Puri dan sebagai kader Partai NasDem,’’ ujar Panglingsir Puri Peguyangan Denpasar A.A. Ngurah Gede Widiada. Menurut Widiada, kebersamaan antara puri dan Partai NasDem dalam deklarasi pemenangan ini merupakan wujud soliditas untuk mencapai kemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pemilu 17 April mendatang. Sebagai panglingsir Puri Peguyangan, dirinya berpihak pada pasangan Jokowi-Ma’ruf lantaran melihat situasi berbangsa dan bernegara belakangan ini. Kendati sudah ada komitmen untuk membangun kokohnya NKRI dengan ideologi Pancasila dan UUD 1945, namun masih saja ada gangguangangguan kecil yang terjadi. ‘’Oleh karena itu, kami tertarik sebagai panglingsir puri dan karena Puri Peguyangan tidak pernah absen di dalam perjuangan kemerdekaan di masa lalu. Tentu kami bersama Partai NasDem karena saya sendiri adalah kader Partai NasDem yang kebetulan menjadi caleg di Kota Denpasar,’’ jelasnya. Selain itu, lanjut Widiada, pihaknya juga berkomitmen untuk lebih membesarkan Partai NasDem di Kota Denpasar. Harapannya, Partai NasDem bisa membentuk satu fraksi tersendiri di DPRD Provinsi
DEKLARASI - Suasana deklarasi komando pemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Tim Partai NasDem digelar di Puri Peguyangan, Denpasar, Sabtu (19/1) malam. Bali dan ada caleg yang lolos ke DPR-RI pada Pileg 2019. Lebih dari itu, pihaknya menginginkan agar pemilu jangan sampai memecah belah persaudaraan untuk mendukung kokohnya NKRI dengan ideologi Pancasila. ‘’Kita sengaja menghadirkan generasi muda karena mereka adalah generasi yang masih memiliki kecintaan dan belum terkontaminasi di bawah pengaruh-pengaruh fasilitas parpol yang ada karena Partai NasDem adalah partai yang berjuang dengan komitmen, dengan hati nurani,’’ imbuhnya. Ketua DPW Partai NasDem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa mendukung target kemenangan tinggi yang dipasang untuk Jokowi-Ma’ruf. Terlebih, pihaknya memang menargetkan kemenangan telak dalam Pilpres 2019. Hal ini penting karena kemenangan yang signifikan dapat memberikan satu gambaran pada sikap masyarakat Indonesia dalam memandang Indonesia 5 tahun, 10 tahun, dan 15 tahun ke depan. ‘’Jadi momentum kemenangan ini di tengah-tengah berbagai tantangan, berita bohong, hoax, dan sebagainya yang menghantui kita, kita betul-betul menunjukkan
komitmen kita terhadap NKRI,’’ ujarnya. Oka Gunastawa menambahkan, pihaknya berupaya mewujudkan kemenangan itu dengan menjadi garda terdepan dalam memerangi hoax, mengamankan suara dan menyosialisasikan keberhasilan Joko Widodo memimpin Indonesia selama 5 tahun. Keberhasilan ini menjadi optimisme bahwa 5 tahun ke depan akan memberikan suatu kontribusi yang sangat luar biasa bagi Indonesia. Secara khusus, pihaknya juga menginstruksikan agar pemenangan di tingkat desa hingga banjar harus dikomandani anak-anak muda di bawah usia 30 tahun. Pihaknya tidak ingin anak-anak muda diracuni sejak awal. Oleh karena itu, mereka perlu dikawal dengan cara berpikir yang benar dan baik dalam melihat bangsanya. ‘’Dengan memenangkan Joko Widodo, ini cara kita untuk memberikan pendidikan politik yang benar kepada generasi muda sehingga mereka ke depan menjadi harapan bangsa untuk mengawal Indonesia dengan bagaimana dia mengamankan dirinya dari hal-hal yang mengancam persatuan Indonesia,’’ tandasnya. (kmb)
SD Saraswati 6 Denpasar ”Melaspas’’ Perkuat Kehumasan sebagai ”Wajah’’ Gedung Baru Senilai Rp 3 Miliar Terdepan Pengembangan Unwar Terima Empat Kelas Siswa Kelas I Humas Unwar Gelar Pelatihan MC Profesional
BIRO Administrasi Perencanaan Pengembangan Sistem Informasi dan Komunikasi Universitas Warmadewa (BAPPSIK Unwar) melalui Bagian Kehumasan dan Protokol Unwar menggelar pelatihan cara menjadi master of ceremony (MC) bertajuk ‘’How to be a Professional MC & TV Host’’ di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Kampus Unwar, Sabtu (19/1). Pelatihan yang menggandeng Kompas Dewata TV dan i-News TV itu sukses menyedot peserta hampir 400 orang dari berbagai kalangan anak muda milenial di Bali. Pasalnya, pelatihan ini menghadirkan MC yang berpengalaman. Di antaranya Marvin Sulistio (Presenter Metro TV), Putu Dessy Fridayanthi (Presenter Bali TV), dan Putu Dian Aryswari Octania Dewi (Presenter TVRI Bali) yang dimoderatori oleh Kabag Humas dan Protokol Unwar Agus Darma Yoga Pratama. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unwar Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T., IPM. sangat mengapresiasi atas kegiatan yang digelar bagian Humas dan Protokol Unwar. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada media partner Unwar yang selama ini turut berkontribusi membesarkan institusi Unwar. Ke depan, ia berkomitmen meningkatkan kerja sama dengan sejumlah media massa di Bali, baik televisi, cetak, maupun elektronik, kemudian mengemas dalam bentuk pelatihan. Sebab, kompetensi ataupun bakat mahasiswa Unwar yang jumlahnya mencapai ribuan orang perlu digali dengan berbagai macam kegiatan. ‘’Unwar punya ribuan mahasiswa, sehingga bakat mereka perlu digali melalui kegiatan kreatif. Salah satunya pelatihan presenter ini, terkait dengan penyiaran,’’ ujarnya. Ketua Yayasan Kesejahteraan
PELATIHAN - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gde Oka Wisnumurti, M.Si. (4 dari kanan) didampingi Wakil Rektor II dan III Unwar, Kepala BAPPSIK Unwar I Made Artawan, S.E., M.M. (kiri) berfoto bersama para narasumber pelatihan MC Profesional ‘’ow to be a Professional MC & TV Host’’ di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Kampus Unwar, Sabtu (19/1). Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gde Oka Wisnumurti, M.Si. mengaku bangga dan kaget atas jumlah peserta pelatihan MC profesional yang membeludak. Hal ini membuktikan bahwa presenter atau MC cukup dilirik sebagai pilihan profesi ke depan yang bisa menghasilkan pundi-pundi uang, khususnya generasi muda milenial saat ini. Pihaknya pun mengapresiasi Biro BAPPSIK yang menaungi Bagian Kehumasan dan Protokol Unwar yang menanggani perencanaan dan teknologi informasi atas penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini. Menurut Ketua Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (BP PTSI) Wilayah Bali ini, Kehumasan adalah salah satu lembaga penting dan strategis dalam suatu institusi. Sebab, segala informasi yang akurat, benar dan dipercaya bersumber dari Kehumasan yang kemudian disebarkan secara luas. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar Kehumasan dan Protokol Unwar harus mampu
menangkal segela bentuk berita tidak benar (hoax) yang menjadi momok dalam model komunikasi massal yang bekembang saat ini. Sebagai pimpinan Yayasan, ke depan pihaknya akan memperkuat humas lewat sumber daya manusianya (SDM). Sebab, kehumasan tidak hanya soal olah pikir, namun juga olah kata dan kalimat. Marvin Sulistio mengatakan bahwa dunia jurnalistik saat ini tidak bisa dilepaskan dari generasi muda milenial. Sebab, dunia jurnalistik saat ini tidak hanya mengenai televisi maupun media cetak dan online, tetapi media sosial (medsos), seperti vlog. Sehingga pelatihan untuk menjadi jurnalistik yang baik harus diberikan agar mereka mempunyai kesiapan untuk berbicara di layar kamera mereka masingmasing. Sehingga informasi yang disampaikan dan di-share di akun mereka masing-masing mempunyai manfaat bagi masyarakat. Apalagi, jurnalis saat ini berasal dari berbagai jurusan. (ad770)
YAYASAN Perguruan Rakyat Saraswati Pusat Denpasar kini memberi perhatian lebih kepada SD Saraswati 6 Denpasar. Sekolah ini kini memiliki gedung baru senilai Rp 3 miliar. Gedung baru di Jalan Kenyeri ini di-pelaspas bertepatan dengan Purnama Kawulu, Minggu (20/1) kemarin. Upacara pamelaspas dirangkaikan dengan Macaru Wrespati Kalpa di-puput Ida Pedanda Gede Putra Keniten dari Geria Tegeh, Ujung Kesiman dan dihadiri Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. bersama Sekretaris Dewa Made Sukanada, B.A. dan kasek di lingkungan Yayasan Saraswati. Gedung berlantai tiga ini, menurut Kepala SD Saraswati 6 Denpasar Dra. Ni Wayan Sudiasih, M.M., dipakai untuk ruang kepala sekolah, TU dan ruang guru. Sisanya tambahan ruang belajar. Dengan demikian SD Saraswati 6 Denpasar tahun ini mampu menerima empat kelas siswa kelas I baru. Pendaftaran penitipan anak sudah bisa dimulai dan ditutup ketika jumlah kuota sudah terpenuhi. Yang membanggakan tahun lalu hampir 100 persen lulusannya diterima di SMP negeri. Sudiasih didampingi Wakasek merangkap Kaur Kurikulum Dra. Sri Astuti, Kaur Kesiswaan IGA Ari Nuratih, S.Pd., M.Pd., Kaur Sarpras Ni Putu Wijani, S.Pd. dan Kaur Humas Made Mardika, S.Ag., M.Pd.H. memaparkan sejumlah prestasi siswanya. Di antaranya Putu Restu Andika Wiraprasetya meraih medali Merit kategori Matematika tingkat Masional. Dia juga berhak mengikuti Olimpiade Matematika Internasional di Hongkong. Siswanya juga meraih juara I beregu panahan Porjar Bali 2018, juara III lomba cerdas cermat SD di IHDN, juara I bulu tangkis putra U-9 tingkat internasional di
NUNTUN - Kepala SD Saraswati 6 Denpasar Ni Wayan Sudiasih didampingi Ketua Yayasan Bagus Ketut Lodji dan Dewa Sukanada saat ‘’Nuntun’’ Ida Batara pada upacara ‘’melaspas’’ gedung baru. Singaraja. Di karate meraih juara III kata beregu putra Porjar 2018, juara III komite putra seleksi Dojo Karatedo Indonesia dan juara II story telling HUT Kota Denpasar. Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Pusat Bagus Ketut Lodji mengungkapkan semua biaya pembangunan gedung adalah swadaya sekolah dan subsidi silang dari unit yang lainnya. Untuk tahun 2019, katanya, semua SD, SMP dan SLTA di bawah Yayasan PR Saraswati sudah tuntas, tinggal mereka fokus pada peningkatan mutu SDM. Untuk mencetak lulusan yang cerdas dan berkarakter, yayasan selalu memperhatikan tiga komponen yakni SDM guru, kinerja dan kualitas PBM serta kelengkapan sarana. Makanya ke depan sekolah Saraswati bisa tampil berkualitas dalam segala hal. Khusus untuk SD swasta, dia harapkan pemerintah memberikan kebijaksanaan menerima jumlah siswa dan rombongan belajar lebih dari ketentuan di SD negeri. Alasannya, banyak calon siswa yang juga lulusan TK Saraswati tak diterima di SD Saraswati
pilihannya. Hal ini disebabkan pemerintah membatasi menerima calon siswa baru yakni 28 orang per kelas dan maksimal empat rombongan belajar. ‘’Jika kami tolak, kita disebut melanggar UU Sisdiknas yakni menutup akses masyarakat mendapatkan pendidikan berkualitas,’’ ujarnya. Untuk itu, Bagus Ketut Lodji yang juga pengurus BMPS Provinsi Bali menyarankan pemerintah segera mengambil sikap dan pro dengan rakyat. Sebab, jika jumlah siswa di SD swasta meningkat akan diikuti dengan penambahan guru dan sarpras yang tak mungkin diterapkan di SD negeri. Dia juga mengagumi prestasi siswa SD Saraswati 6 Denpasar. SD ini diawali dengan dibentuknya TK Saraswati 4 pada 17 Juli 1995, dengan jumlah 17 siswa. Setelah berkembang dua tahun, pada 1997, Sudiasih diberi tugas mendekati orangtua siswa di TK melanjutkan ke SD Saraswati 6 Denppasar yang didirikan 1997. Kini SD Saraswati 6 Denpasar dengan 20 ekstra menjadi pilihan masyarakat Denpasar. (ad774)
bebernya. Karo Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Bali Ir. I Nengah Laba mengatakan tahun 2019 LPD harus menjadi lebih baik. Dengan adanya motivasi dari Krishna Muku, diharapkan LPD menuju ke arah yang lebih baik dengan memanfaatkan teknologi. Paling tidak, wawasan dan pola pikir pengurus LPD sudah ke arah bisnis. Ia berharap ada inovasi–inovasi baru yang dilakukan LPD. Sehingga esensi keberadaan LPD di desa dalam rangka memberdayakan ekonomi desa, dapat lebih dibangkitkan lagi. Inovasi sangat diperlukan di era saat ini. Karena jika LPD tidak memiliki inovasi, maka tidak akan bisa mengikuti perkembangan terutama perkembangan dalam dunia jasa keuangan. ‘’Ada banyak pemuda yang men-
ganggur di desa. Kenapa tidak gunakan modal LPD untuk melatih mereka. Kalau sudah terlatih dan terampil serta mampu berproduksi, kan itu bagian dari mengurangi pengangguran,’’ selorohnya. Tanpa adanya inovasi, LPD akan berjalan stagnan. Karena itu, ia berharap LPD menyisihkan modal untuk memberdayakan masyarakat. Dengan pemberdayaan masyarakat ini, kebutuhan Bali yang selama ini dipenuhi dari luar Bali akan bisa terpenuhi dari Bali sendiri, bahkan di desa sendiri. Seperti janur, buah, lele, dll. I Dewa Made Krishna Muku memberikan penguatan leading change. Untuk melakukan perubahan atau transformasi LPD perlu upaya-upaya yang berbeda dengan yang dilakukan sebelumnya atau berbeda dengan yang dilakukan lembaga keuangan yang lain. (ad772)
BKS LPD Gelar Temu Wirasa Meraih Sukses Tahun 2019
BADAN Kerja Sama (BKS) LPD menyelenggarakan Temu Wirasa Meraih Sukses Tahun 2019 pada Jumat (18/1) di Hotel Puri Dalem Sanur. Tema yang diangkat ‘’Persatuan dan Kebersamaan’’. Dalam temu wirasa itu menghadirkan narasumber I Dewa Made Krishna Muku, pemilik STIKI dan jasa dekorasi Sarana Bali Dewata dan lainnya. Ketua BKS LPD Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. mengatakan seminar ini merupakan motivasi bagi anggota BKS LPD, selain melakukan pelatihan dan sertifikasi dalam rangka peningkatan kualitas semua aspek LPD. ‘’Hari ini kita sengaja mendatangkan pelatih, motivator. Walaupun orang mengatakan 1.000 motivator pun tetap diri sendiri motivator terbaik,’’ ujarnya. Motivasi yang diberikan ber-
tujuan agar LPD mengubah diri dengan meningkatkan SDM, mulai dari pemimpinnya, lalu ke karyawan, pengawas dalam konteks meraih sukses di tahun 2019. ‘’Ini untuk menjadi acuan sehingga ada motivasi untuk maju LPD kita,’’ tandasnya. Tahun 2019, di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti, ia menargetkan LPD tetap bisa berjalan dengan stabil dan bisa membantu krama Bali. Terutama dengan pemberian kredit dengan proses yang cepat, syarat yang mudah dan bunga ringan. ‘’Teman–teman di seluruh Bali memang sudah melakukan hal itu,’’ pungkasnya. Selain itu, target sertifikasi kepada seluruh LPD di Bali akan tetap berlanjut setiap bulannya. ‘’Sekarang sudah angkatan 10 untuk sertifikasi kompetensi kepala LPD. Nantinya akan dilanjutkan
PENGURUS LPD - Foto bersama pengurus LPD saat Temu Wirasa Meraih Sukses Tahun 2019. ke bendahara, pengawasnya, kasir, dan seterusnya,’’ ungkapnya. LPD juga terus berupaya menciptakan UMKM di desa dengan memudahkan dari sisi akses per-
modalan. ‘’Tapi ini sifatnya adalah memberikan modal kepada desa untuk membangun itu. Manajemennya tidak dikelola oleh LPD. Prinsinya adalah LPD membantu,’’
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
daerah
Senin Umanis, 21 Januari 2019
5
Rayakan HUT Ke-3, Prodi MKn PPs Unwar Gelar Seminar Nasional MERAYAKAN HUT ke-3, Program Studi Magister Kenotariatan (Prodi MKn) Pascasarjana Universitas Warmadewa (PPs Unwar) menggelar seminar nasional dengan tema ‘’Urgensi Perubahan Kurikulum Program Studi Magister Kenotariatan dalam Perspektif Revolusi Industri 4.0’’ di Ruang Sidang Sri Ksari Warmadewa Mandapa lantai empat Gedung Rektorat, Sabtu (19/1). Seminar nasional yang dibuka Direktur PPs Unwar Prof. Dr. Ir. Gde Suranaya Pandit, M.P. ini menghadirkan empat narasumber yakni Dr. Anak Agung Istri Agung, S.H., M.Kn., Dr. Made Hendra Kusuma, S.H., Sp.Kn. (Pengwil INI Bali), Dr. Irwan Santosa, S.H., M.Kn. (Ketua Umum PP IPPAT), dan Prof. Dr. Yuda Hernoko, S.H., M.H. Selain seminar nasional, puncak perayaan HUT ke-3 Prodi MKn PPs Unwar juga ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian yang telah diraih selama tiga tahun terakhir. Puncak HUT ini dihadiri Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gde Oka Wisnumurti, M.Si., Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana,
DAP&E., Sp.ParK. beserta Wakil Rektor I dan II Unwar, Direktur dan Sekretaris Direktur PPs Unwar, Kaprodi dan Sekretaris Prodi MKn PPs Unwar, Dekan di lingkungan Unwar, Kaprodi dan Sekretaris Prodi MKn, Kaprodi dan Sekretaris Prodi di lingkungan PPs Unwar, para dosen MKn dan seluruh mahasiswa Prodi MKn, serta alumni Prodi MKn PPs Unwar. Kaprodi MKn PPs Unwar Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. mengatakan, meskipun Prodi MKn merupakan paling bungsu yang ada di Unwar, namun telah mengalami perkembangan sangat pesat. Pasalnya saat ini Prodi MKn telah meluluskan sebanyak 49 mahasiswa dan saat ini memiliki sebanyak 95 mahasiswa aktif. Bahkan, dari semua lulusan tersebut telah terserap di lapangan kerja dan sebagian besar telah dinyatakan lulus serta diterima sebagai anggota luar biasa Ikatan Notaris Indonesia (INI) Wilayah Provinsi Bali. Dengan perkembangan Prodi MKn yang begitu pesat, pihaknya berharap lebih diapresiasi oleh masyarakat. Apalagi, pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan terus meng-update kuriku-
HUT - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. (tengah) bersama Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., Direktur PPs Unwar Prof. Dr. Ir. Gde Suranaya Pandit, M.P., Kaprodi MKn PPs Unwar Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. dan seluruh civitas akademika Prodi MKn PPs Unwar saat perayaan HUT ke-3 Prodi MKn, Sabtu (19/1). lum sesuai dengan tuntutan zaman. Sebab, di era revolusi industri 4.0 ini, mahasiswa maupun dosen harus aktif dan peka terhadap perkembangan teknologi dan informasi. Sehingga SDM yang dihasilkan mampu bersaing dan merebut dunia kerja.
Direktur PPs Unwar Prof. Dr. Ir. Gde Suranaya Pandit, M.P. mengatakan, meskipun usia Prodi MKn PPs Unwar baru berusia tiga tahun, namun sudah mampu berkiprah di tingkat lokal, bahkan nasional. Hal ini dibuktikan dengan
capaian-capaian yang telah dihasilkan selama tiga tahun terakhir. Pihaknya berharap pada HUT ke-3 ini bisa dijadikan momentum untuk merencanakan program-program yang lebih berkualitas dengan basis teknologi informasi. Dengan demikian, langkah-langkah perjanjian dalam kenotariatan untuk menyelesaikan permasalahan secara mediasi bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi tersebut. ‘’Inilah (teknologi informasi - red) yang akan dicoba untuk dipadukan. Karena mau tidak mau, suka tidak suka revolusi industri 4.0 akan menjadi sentral dari seluruh aktivitas, baik itu bisnis, pendidikan maupun politik, termasuk juga di bidang perjanjian,’’ tandas Prof. Pandit. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana berharap prestasi yang telah diraih Prodi MKn PPs Unwar selama ini harus bisa ditingkatkan ke depannya untuk memperoleh akreditasi unggul (A). Untuk itu lulusan yang dihasilkan lebih berkualitas dan mampu merebut serta membuka lapangan pekerjaan. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. men-
gucapkan selamat ulang tahun yang ke-3 untuk Prodi MKn PPs Unwar. Pada kesempatan tersebut, pihaknya mengajak Prodi MKn untuk terus berpandangan ke depan dalam uapaya memperbaiki kualitas diri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khusunya mahasiswa. Sehingga SDM kenotariatan yang dihasilkan mempunyai kualitas dan berdaya saing tinggi dalam menghadai era revolusi industri 4.0. Apalagi, saat ini Unwar telah merekrut seorang dosen bergelar doktor di Fakultas Hukum yang mempunyai kompetensi dalam pengembangan E-Notaris. Meskipun Undang-undang tentang E-Notaris saat ini belum ada, namun persiapan harus dilakukan untuk mengantisipasi hal tersebut ke depannya. ‘’Ulang tahun ini sebagai momen untuk introspseksi diri tentang apa yang telah dicapai dan apa yang belum bisa dicapai sebelumnya, sekaligus momen untuk restrospeksi diri untuk memprogramkan hal-hal yang besar ke depannya. Dan seminar kali ini merupakan gagasan besar bagi para profesi notaris untuk mengantisipasi perkembangan revolusi industri 4.0,’’ pungkasnya. (ad771)
Bahas Isu Global, Anak Muda dari 70 Negara Bertemu di Bali Mangupura (Bali Post) Sebanyak 1.000 anak muda dari 70 negara akan melakukan pertemuan Bali Asia International Model United Nation (BAIMUN) di Bali, 22-25 Maret mendatang. Mereka akan membahas dan sharing isu global. Menurut Project Manager sekaligus CEO Indonesia Global Network (IGN) Muhamad Fahrizal ditemui Sabtu (19/1), kegiatan tersebut merupakan bentuk simulasi dari sidang PBB. Di mana calon diploma muda yang berkumpul tersebut nantinya akan menyuarakan isu permasalahan dunia. Baik menyangkut bidang Ekonomi, kesehatan, pendidikan, dam pariwisata. ‘’Event tersebut akan menghadirkan 500-1.000 delegasi dari 70 negara yang berumur 17-19 tahun,’’ ujarnya. Dikatakannya, para peserta nantinya akan dibagi menjadi enam kategori, mereka akan membuat posision paper yang membahas isu apa yang mereka angkat sebagai delegasi dan seperti apa solusi yang ditawarkan. Hasil dari paparan tersebut akan dibahas bersama dalam forum, dan hasilnya akan dituangkan dalam draft resolution. Kemudian hasil itu akan diimplementasikan dalam bentuk sosial project. ‘’Kita ingin ada output yang jelas dari draft sosial project mereka usulkan nanti. Minimal 5-6 project yang akan di-split anggaran Rp 200-500 juta per tahun untuk membiayai project ini. Nanti program itu akan dialokasikan ke negara yang secara sosial mengalami permasalahan tersebut,’’ ucapnya. Event ini, katanya, pertama kali diadakan di Indonesia. Bali merupakan pilot project. Kegiatan ini nantinya diharapkan bisa menstimulus anak muda Indonesia agar lebih kritis dalam berpikir, menyampaikan gagasan dan aspirasi. Selain itu, generasi muda di Indonesia juga akan menerima manfaat, karena melalui event tersebut wawasan mereka akan lebih terbuka. ‘’Event ini sebenarnya sering kita adakan di negara lain. Tapi karena ada arahan dari Menteri Luar Negeri agar event ini diadakan di Indonesia, maka Bali kita jadikan pilot project,’’ pungkasnya. (kmb23)
GWD Ditutup, Puluhan THL Mogok Kerja Banyuwangi (Bali Post) Aktivitas di objek wisata Grand Watudodol (GWD) Banyuwangi ditutup. Akibatnya, sebanyak 23 tenaga harian lepas (THL) di objek wisata di utara Kota Banyuwangi ini memilih mogok kerja. Para THL ini merupakan pengelola objek wisata pantai itu. Lantaran mogok, tak satu pun THL yang melaksanakan tugas kebersihan dan perawatan taman. Dampaknya, objek wisata di Dusun Parasputih Desa Bangsring Kecamatan Wongsorejo itu terbengkalai. Padahal, sejak ditutup Pemkab Banyuwangi, 7 Januari lalu, para THL masih tetap bekerja. Para THL ini memilih mogok lantaran kecewa. Salah satunya, akibat rencana penggusuran empat pengelola warung di lokasi. Lalu, selama objek wisata ditutup, pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi belum memberikan pelatihan seputar kebersihan dan penataan warung. ‘’Kami kecewa jika ada empat warung yang rencananya digusur. Pengelola, pemilik warung, dan pelaku wisata yang bergerak di sini adalah pelaku sejarah sejak GWD sebelum terkenal, sampai menjadi destinasi unggulan Bumi Blambangan,’’ kata Koordinator THL GWD Abdul Aziz, Sabtu (19/1). Hingga Minggu (20/1) kemarin, aksi mogok masih terus berlanjut. Pria yang juga Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pesona Bahari ini mengatakan mogok kerja merupakan salah satu bentuk solidaritas antarwarga yang menggantungkan hidup dari wisata GWD. Mereka memilih mengabaikan soal gaji bulanan. ‘’Ini bukan masalah gaji. Empat pemilik warung yang rencananya digusur itu sama-sama perintis pengembangan GWD sebelum dipoles oleh pemerintah,’’ sesalnya. Yang disesalkan lagi, penutupan GWD tanpa batas waktu yang jelas. Menurutnya, banyak calon pengunjung yang kecewa karena gagal menikmati pesona wisata di barat Selat Bali ini. Penutupan GWD, katanya, juga berimbas bagi perekonomian warga. Hampir dua pekan masyarakat tak lagi memperoleh pemasukan. ‘’Kami akan terus mogok, tak masalah tak digaji,’’ pungkas Aziz. Sebelumnya, Pemkab Banyuwangi menutup objek wisata GWD lantaran dilakukan renovasi dan pembenahan fasilitas. Renovasi untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung. ‘’Kami ingin pengunjung bisa mendapatkan kenyamanan berwisata di GWD dan kesan GWD sebagai destinasi wisata internasional bisa terjaga. Untuk itu, sementara waktu GWD ditutup sampai pembenahan selesai,’’ kata Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Pemkab Banyuwangi Iskandar Aziz. Penutupan objek wisata ini dimulai 7 Januari lalu. (udi)
Bali Post/udi
SEPI - Objek wisata Grand Watudodol, Banyuwangi tampak sepi pascapenutupan oleh Pemkab Banyuwangi, Minggu (20/1) kemarin.
FOGGING - Petugas saat melakukan fogging sebagai upaya pencegahan, sebelum demam berdarah kian merebak.
Bali Post/gik
DBD Mulai Merebak di Klungkung
Diskes Gencarkan ”Fogging’’ di Sejumlah Titik Semarapura (Bali Post) Setelah beberapa pekan diguyur hujan, penyakit demam berdarah dengue (DBD) mulai merebak di Kabupaten Klungkung. Beberapa warga mulai terserang DBD, sehingga harus mendapat perawatan intensif di RSUD Klungkung. Mengantisipasi penyakit ini semakin meluas, Dinas Kesehatan (Diskes) Klungkung mengintensifkan pencegahan melalui fogging di sejumlah titik. Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Klungkung dr. Jaya Putra, Minggu (20/1) kemarin, menyampaikan telah menerima laporan adanya dua warga yang terserang DBD. Mereka adalah Ni Komang Ismarini (36), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Hasanudin, Gang Angrek Nomor 6 Pegending. Dia tercatat terserang demam berdarah sejak Selasa (5/1) lalu. Saat ini dia dikatakan masih dalam perawatan intensif di Sal F Ruang Kedondong. Satu korban lainnya diketahui
bernama I Wayan Dira (63), warga dari Banjar Ambengan Desa Tangkas. Dia dirawat di sal yang sama di Ruang Kedondong, dan diketahui mengalami DBD sejak Sabtu (12/1) lalu. Melihat dua kasus tersebut, menurut dr. Jaya Putra, saat ini kembali terjadi peningkatan penyebaran penyakit demam berdarah, setelah terjadi hujan selama beberapa pekan terakhir. Menindaklanjuti persoalan ini, pihaknya bergerak cepat melakukan upaya pencegahan. Masyarakat sekitar juga diminta meningkatkan
kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan. ‘’Kami langsung lakukan fogging di sekitar rumah tempat tinggal warga yang terserang DBD itu,’’ katanya, seraya menegaskan penanganan juga dibantu petugas Babinsa setempat. Di pihak lain, Direktur RSUD Klungkung dr. Nyoman Kesuma membenarkan adanya penanganan pasien DBD. Selain dua korban DBD di atas, ada lima lagi warga lainnya menyusul. Kelima pasien tersebut masih dirawat intensif di RSUD Klungkung. Merebaknya demam berdarah ini, rupanya sudah terjadi secara nasional. Ini diketahui dari adanya surat edaran (SE) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. SE tersebut dikatakan sudah
dikirimkan kepada seluruh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi maupun Kabupaten, untuk tetap siaga menghadapi kasus DBD. Melalui SE itu, setiap daerah diimbau untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN). PSN dapat dilakukan melalui kegiatan menguras, menutup dan memanfaatkan kembali barang bekas, plus mencegah gigitan nyamuk dengan cara mengimplementasikan gerakan 1 rumah 1 juru pemantau jentik (jumantik). Selain itu, juga meningkatkan surveilans kasus dan surveilans faktor risiko terhadap kejadian demam berdarah. Di antaranya melalui kegiatan pemantauan jentik berkala, menyediakan bahan insektisida dan larvasida untuk pemberantasan nyamuk dan jentik. (kmb31)
Sampah di Objek Wisata Bisa Ditukar Jadi Emas Banyuwangi (Bali Post)Sampah di kawasan objek pariwisata di Banyuwangi mendapatkan perhatian khusus. Untuk merangsang pengelola pariwisata, sampah yang terkumpul bisa ditukarkan dengan emas batangan. Ini salah satu program pengelolaan sampah yang ditangani Kementerian BUMN di Banyuwangi. Targetnya, warga di sekitar objek pariwisata bisa mengelola sampah dengan baik. Penukaran sampah menjadi emas ini dikelola mirip tabungan. Warga menyetorkan sampah di kawasan objek wisata, lalu dihitung berdasarkan harga emas. Kegiatan ini dikelola salah satu BUMN, Perum Pegadaian. ‘’Misalnya, seorang ibu menyetor sampah yang sudah dipilah dengan nilai Rp 6.500, berarti di saldo akan tertulis 0,01 gram dengan asumsi harga emas per gramnya Rp 650.000,’’ kata Kepala Cabang Pegadaian Banyuwangi Karyadi, Minggu (20/1) kemarin. Dijelaskan, pencatatan tabungan emas ini akan terus berlanjut seiring penyetoran sampah secara rutin. Nantinya, kata Karyadi, pemilik tabungan bisa menjual emas di tabun-
gannya jika sudah mencapai satu gram. Atau bisa dicetak dalam bentuk emas batangan jika sudah mencapai lima gram. ‘’Kalau sudah mencapai satu gram bisa dijual atau digadaikan pada kami, tapi harus disisakan di saldo sebesar 0,1 gram. Sedangkan untuk bisa diwujudkan dalam bentuk emas kalau mencapai lima gram,’’ terangnya. Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan dengan pengelolaan sampah yang baik, destinasi wisata akan semakin nyaman dikunjungi. Tahap awal, sinergi dengan BUMN ini akan dilakukan di kawasan wisata Pantai Pulau Merah. Pihaknya bersama Pegadaian akan memberikan edukasi dan pelatihan kepada warga dalam mengelola sampah. ‘’Ini adalah program terobosan, di mana sesuatu yang tidak bernilai seperti sampah bisa diubah menjadi emas,’’ jelasnya. Anas menambahkan, program ini sekaligus menjadi pendidikan literasi keuangan bagi warga. Karena, biasanya warga yang menjual sampah yang telah dipilah mendapatkan uang tunai, namun di program ini berupa penambahan saldo emas di dalam buku rekening. (udi)
Bali Post/udi
PULAU MERAH - Objek wisata Pantai Pulau Merah, Pesanggaran, Banyuwangi.
OPINI
6
Senin Umanis, 21 Januari 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Memanfaatkan Kebudayaan Wujudkan Kemakmuran BALI identik dengan budaya. Hampir sebagian besar kegiatan masyarakat Bali dilandasi dengan budaya. Apalagi pengembangan pariwisatanya, juga berlandaskan budaya. Inilah yang melandasi mengapa pembangunan Bali harus berwawasan budaya. Dengan demikian maka kloplah kalau kebijakan pemerintah, juga menjadikan budaya Bali sebagai rujukan yang utama. Salah satunya Tri Hita Karana. Pembangunan Bali harus memperhatikan kelestarian lingkungan, menjadikan manusia Bali sebagai subjek pembangunan. Selain itu diperhatikannya kehidupan beragama, sebagai wujud harmonisasi hubungan antara manusia dengan Tuhannya. Namun, sering kali perubahan menjadikan diri lupa akan hal itu. Apalagi kalau semuanya dihitung berdasar kepentingan ekonomi (kapitalis). Semuanya dilabrak demi ekonomi. Padahal belum tentu kepentingan itu untuk semua masyarakat (kesejahteraan yang berkeadilan). Namun sering kali hanya untuk kepentingan kelompok/investor yang seringkali mengatasnamakan masyarakat. Namun apa pun itu bentuknya, apakah untuk kepentingan investor atau masyarakat, jangan sampai mengorbankan kepentingan lingkungan, budaya dan agama. Kalau itu dilakukan maka masyarakat akan tercerabut dari akar budayanya. Karena kapitalis yang merupakan bagian dari budaya asing akan menyingkirkan warga lokal yang jauh dari kata sejahtera. Oleh karena itu, masyarakat Bali termasuk pemimpin di Bali, harus menyadari bahwa Bali hidup dari alam dan budaya. Keduanya harus disinergikan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Mereka harus dengan penuh kesadaran untuk memanfaatkan kebudayaan untuk mewujudkan kemakmuran, kesejahteraan, dan kebahagiaan. Hal ini akan menjadi landasan serta pola pikir masyarakat Bali. Bahwasanya, menyejahterakan masyarakat Bali harus seiring sejalan dengan kemajuan budaya dan lingkungannya. Tidak satu pun harus dikorbankan demi kesejahteraan. Inilah salah satu wujud pembangunan yang berwawasan budaya. Selain sebagai upaya memelihara identitas dan jati diri Bali, juga untuk menangkal pengaruh negatif dari globalisasi. Sebab, tidak dapat dihindari, globalisasi akan menggiring masyarakat Bali ke dalam perubahan sosial dan budaya dunia. Karena itu kesadaran akan budaya menuntut masyarakat Bali memahami tradisi dan mengapresiasi kebudayaannya dalam kehidupan. Artinya, masyarakat Bali harus sadar dan menempatkan kebudayaan Bali sebagai landasan, upaya, dan tujuan kehidupan. Dalam kaitan membangun Bali yang berwawasan budaya, harus diawali dengan pembangunan masyarakat Bali yang berwawasan budaya. Sebab, pembangunan manusia selalu menjadi titik pusat perubahan dalam suatu bangsa. Oleh karena itu, selain meningkatkan ilmu pengetahuan, pendidikan juga harus menanamkan keterampilan yang hanya bisa ditempuh melalui latihan mempergunakan ilmu tersebut hingga akhirnya terbentuk kompetensi. Hal itulah yang nantinya akan membentuk sikap dan perilaku. Tidak terkecuali di Bali, pembangunan pariwisata di Bali yang kini sedemikian berkembang patut mendapat perhatian yang lebih jauh dari kalangan akademisi dan juga dari para pelaku pariwisata, agar dapat memberikan manfaat yang semaksimal mungkin bagi kemakmuran rakyat. Namun kemajuan itu tidak mengorbankan nilai-nilai luhur kebudayaan Bali yang dewasa ini memiliki peranan besar sebagai modal pengembangan pariwisata di Bali. Semua pihak telah memahami bahwa pembangunan pariwisata di Bali telah memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakatnya. Tetapi di samping itu juga sering mengorbankan lingkungan, sisi keunggulan Bali. Jika investor hanya berorientasi pada keuntungan semata dan mengeksploitasi kebudayaan Bali secara besar–besaran, tentu akan mengancam keberadaan Bali ke depan. Inilah yang tidak boleh terjadi di tengah program pariwisata berkelanjutan. Karenanya, Bali harus dibangun dengan konsep budaya oleh orang-orang yang paham akan budaya Bali. Sebab, itulah kekuatan Bali yang sebenarnya.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Sosialisasi Tugas PPS Pileg Pemungutan suara pilpres dan pileg April 2019 tampaknya lebih ribet dari sebelumsebelumnya. Selain menghitung jumlah suara pilpres, anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) juga harus menghitung peraihan suara masing-masing calon legislator dan calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Ini jelas akan memakan waktu lama. Untuk menghindari kesalahan nampaknya perlu sosialisasi lebih intensif soal hal ini. Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga perlu melakukan sosialisasi tentang teknis pemilihan dan penghitungan suara ini. Saya berharap pemilu serentak pertama kali pilpres dan pileg ini berjalan lancar. Saya juga memperkirakan waktu yang diperlukan untuk menghitung relatif lama, sehingga kelelahan PPS berpotensi menimbulkan masalah. Dewa Made Subrata Tabanan, Bali
Kesadaran Mengawal Bahasa Bali Marwah Pergub (Peraturan Gubernur) Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang penggunaan pakaian adat dan bahasa daerah Bali merupakan salah satu pergub yang berpihak pada pelestarian dan pemartabatan budaya, adat, dan bahasa Bali. Terobosan dan pemikiran inovatif Pemerintah Provinsi Bali di bawah nakhoda Dr. I Wayan Koster sebagai gubernur patut diapresiasi dan diberikan acungan jempol. Di tengah euforia kemajuan kesejagatan teknologi di era milenial lahir Pergub 79 Tahun 2018 sebagai benteng pelestarian dan pemertahanan adat, budaya khususnya pakaian adat Bali dan bahasa ibu orang-orang Bali.
Oleh
I Komang Warsa, S.Pd., M.Si., M.Pd. ahasa bukan barometer mengukur kemampuan seseorang apalagi menjustifikasi kemampuan seseorang hanya faktor bahasa. Jangan sampai masyarakat (krama) Bali hanya bangga jika menggunakan hal-hal yang berlabel asing (berbahasa asing). Ada orang menguasai bahasa asing tetapi ketika berhadapan dengan adat dan budaya Bali menjadi gagap bahasa Bali padahal lahir dan besar di Bali, ironis. Bahasa Bali adalah media komunikasi yang urgen dalam setiap kegiatan adat seperti saat pertemuan (paruman) adat, ada perkawinan merupakan satu ‘’keharusan’’ menggunakan bahasa Bali. Jangan sampai kita beridentitas Bali tetapi tidak mencerminkan orang Bali. Orang Bali yang tidak mencerminkan Bali, itulah orang Bali yang ‘’Gaya’’ (Gagal Budaya) karena tidak mencerminkan adat dan budaya Bali. Pergub 79 Tahun 2018 goal-nya meminimalisir kegengsian menggunakan bahasa Bali. Di samping itu, agar tercipta persatuan di kalangan masyarakat Bali karena dengan menggunakan bahasa Bali standar (alus/madya) akan tercipta kesamaan dalam komunikasi. Bahasa Bali dengan penutur orang Bali masih memunculkan dialekdialek, seperti ada dialek bahasa Bali Buleleng, bahasa Bali dialek Badung, Negara dan sebagainya. Masing-masing dialek memiliki ciri bahasa yang sudah barang tentu ada ciri pembeda fonologi. Pergub ini adalah bagian alat pemersatu masyarakat Bali dalam
penggunaan bahasa karena bahasa Bali stadar (alus/madya) hanya ada satu, yaitu bahasa Bali standar. Bahasa daerah adalah aset bangsa maka hindari dan jangan sampai punah. Bahasa Bali jangan menjadi sarang tempat impralisme bahasa. Disadari atau pun tidak disadari Bali sudah kena dampak impralisme bahasa karena ‘’seakan-akan’’ bahasa asing (Inggris) sebagai penentu masa depan generasi Bali, bahasa asing (Inggris) sebagai penentu kue pariwisata Bali. Padahal, sejatinya pariwisata Bali sangat ditopang oleh tradisi budaya, adat, dan kesopansantunan dari orang Bali dan bukan ditentukan oleh penguasaan bahasa asing. Bahasa apampun penting untuk dikuasai tetapi bahasa Bali merupakan bagian yang melekat dalam tradisi adat dan budaya Bali. Apalagi Bali merupakan tujuan pariwisata dunia tidak mungkin lepas dari gerusan budaya Barat dan terkadang juga bahasa kena dampak negatifnya. Kue pariwisata memang dinikmati masyarakat Bali tetapi dampak dari itu pun tidak bisa dihindari. Mari dilihat tulisantulisan yang ada selalu berbahasa asing, sehingga orang Bali tinggal di tanah Bali serasa bukan berada di tanah leluhur Bali. Mari buka kesadaran kita sebelum kita terlambat, sebelum Bali tenggelam karena gerusan kesejagatan teknologi dan keterbukaan terhadap dunia luar. ‘’Berpikir global bertindak lokal’’ itu jargon yang cocok direnungkan oleh masyarakat Bali. Pakaian adat
Bali sudah mengalami pergeseran nilai dan penampilan penggunaan. Pakaian adat Bali sudah banyak dimodifikasi yang agak modern. Ada pakaian adat dengan baju kebaya dengan tangan pendek. Dan di sisi lain, bahasa Bali sudah terkena dampak juga, bahasa Bali di kalangan brahmana ada sebutan aji untuk bapak, ada sebutan biang untuk ibu sekarang lebih banyak panggilan menggunakan pilihan kata nasional papa dan mama atau ibu dan bapak (ayah), kata beli (untuk kakak laki), mbok (kakak perempuan), we (paman), ada kata dadong, pekak mulai ditinggalkan menjadi kakek-nenek. kata-kata itu lamakelamaan hilang karena kepasifan penggunaannya. Akankah pilihan kata-kata ini akan tenggelam begitu saja karena dianggap tidak menasional? Adat bagian dari budaya dan bahasa salah satu unsur budaya sebagai alat pelestari. Terkikisnya kosa kata bahasa Bali bergesernya budaya pakaian adat Bali, Pergub 79 salah satu penyelamatnya. Jargon Badan Bahasa ‘’utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing’’ adalah satu hal yang patut dikontemplasikan. Menggunakan bahasa Indonesia di negeri sendiri merupakan suatu keharusan sebagai identitas bangsa tanpa harus mematikan bahasa daerah dan tidak ada larangan menguasai bahasa asing. Pelestarian budaya adat dan bahasa Bali satu hal yang menyentuh jiwa masyarakat Bali yang diperkuat dengan Pergub Nomor 79 Tahun 2018. Melestarikan
bahasa Bali dengan pakaian adat dengan payung hukum pergub satu usaha pemerintah daerah Bali (Pemda Bali) pemertahanan atau pelertarian budaya dan bahasa Bali sebagai salah satu aset bangsa di bidang kebudayaan. Pergub 79 Tahun 2018 ini bukan mengurangi bentuk nasionalisme anak Bali. Pemertahanan tradisi budaya, adat, dan penggunaan bahasa Bali memang patut dilestarikan dengan tetap dan mengutamakan bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa. Bahasa menunjukkan jati diri karena bahasa bisa mencirikan martabat seseorang. Aturan yang mengharuskan instansi pemerintah dan swasta untuk menggunakan pakaian adat Bali dan berbahasa Bali setiap Kamis merupakan satu bentuk usaha pemerintah melestarikan budaya dan bahasa Bali. Satu bentuk kewajiban dengan diperkuat dengan pergub akan membawa implikasi positif sebagai efek pengiring kesantunan berbahasa. Bahasa turun dari pikiran, dari pikiran lahir bahasa dan bahasa menentukan tindakan dan tindakan seseorang mencerminkan karakter. Jadi pikiran seseorang adalah karakternya. Pakaian adat Bali identik dengan bahasa Bali. Hal ini bisa dirasakan sebelum keluar Pergub 79 Tahun 2018 setiap purnama tilem juga menggunakan pakaian adat hanya tidak diikuti dengan penggunaaan bahasa Bali. Ketika dengan keluar pergub setiap Kamis instansi pemerintah dan swasta selalu menggunakan bahasa Bali. Sudah ‘’seharusnya’’ orang Bali saat mengenakan busana adat Bali disesuaikan dengan perilaku apalagi dibarengi dengan penggunaan bahasa Bali. Etika, sopan santun, pakaian adat, dan bahasa Bali sudah menjadi satukesatuan dalam berperilaku yang bermartabat bagi masyarakat Bali. Ketika menggunakan bahasa Bali (alus/madya) komunikator jarang (semestinya tidak boleh) melakukan dengan kemarahan karena membahasakan kemarahan dengan bahasa Bali halus madya/alus akan menjadi kaku dan akan menimbulkan kegelian.
Musuh Dalam Diri Makin Sakti
BUMI saat ini sudah dihuni oleh lebih dari tujuh 7 miliar manusia, di antara semua mereka, tidak satu pun yang sama. Juga di bumi nusantara ini yang berpenduduk sudah mencapai sekitar 300 juta manusia Indonesia. Mereka tidak ada yang sama, baik dalam mengelola tripramana yang immanent di dalam dirinya (bayu, sabda, idep) maupun dalam mengelola Tripramana yang ada di luar dirinya secara transitif (agama, anumana dan pratiyaksa pramana). Dari perbedaan yang kodratis itulah segala ketidaksamaan itu diatur dengan peraturan perundang-undangan dari yang tertinggi (UUD) hingga turunan-turunannya (UU, PP, dst). Peraturan perundang-undangan itulah menjadi penegak dan pelurus segala perbedaan yang ada. Peraturan perundangundangan dimaksud yang dalam budaya Bali bermakna sama dengan dresta adalah waterpass yang dijadikan anutan dalam mewujudkan keadilan sosial dalam perbedaan yang kodratis diamaksud. Di abad ini, yang dikatakan masih berada dalam rentang waktu zaman kaliyuga, perilaku manusia untuk bertahan di jalan dharma sepertinya sudah semakin tidak mudah untuk mengendalikan musuh-musuh yang ada di dalam dirinya, seperti sadripu, sadatayi, saptatimira, astadusta, astacorah, dan perilaku adharma lainnya. Di zaman kaliyuga ini yang disebut zaman kebalik-balik di mana perilaku manusia yang adharma semakin kuat membalikkan keadaan yang sebenarnya; yang benar dikatakan salah, yang baik dikatakan buruk, begitu juga
Oleh
I Wayan Sariasa sebaliknya. Berbeda dengan zaman kertayuga, di mana semua manusia selalu melangkah di jalan dharma, segala perilaku manusia bernilai kedewataan/ketuhanan (daiwisampad) hingga membuat kehidupan gemah ripah loh jinawi, tata tetrem kerta raharja. Di zaman kertayuga, tidak ada manusia yang mau ngulirin indria untuk melangkah di jalan yang bernilai keraksasaan/asurisampad (adharma). Semua manusia mampu mengendalikan segala musuh-musuh yang ada didalam dan di luar dirinya. Namun dalam perkembangan selanjutnya (pascazaman kertayuga), ada yang disebut dengan zaman tretayuga, kemudian zaman dwaparayuga dan kini disebut sebagai zaman kaliyuga atau zaman yang kebalik-balik sebagaimana disebutkan di atas. Zaman tretayuga yang lakonnya digambarkan sebagai epos Ramayana, di mana perilaku manusia bernilai dharma yang disimbolisasikan sebagai Sri Rama sudah harus dimusuhi dan mau dikuasai oleh perilaku manusia bernilai adharma yang disimbolisasikan sebagai Rahwana. Kekuatan pergerakan perilaku adharma sepertinya sudah sampai pada tingkat sama-sama kuat (berimbang) dengan perilaku dharma yakni 1:1. Dalam keadaan yang berimbang ini, walau perilaku yang berlawanan itu berada pada posisi yang saling berjauhan, dibatasi
oleh lautan samudera luas, tetapi perilaku adharma terus bergerak berusaha untuk menguasai perilaku yang bernilai dharma. Dan, walau dalam kondisi yang berimbang, Tuhan tidak membiarkan sifat-sifat adharma semakin kuat meraksasa menguasai kehidupan yang bernilai dharma, sehingga sakti Tuhan harus turun ke bumi mengawatara ke dalam sosok Sri Rama. Zaman dwaparayuga, keberadaan perilaku manusia yang bernilai dhrama dan adharma sudah saling berdekatan satu sama lain bahkan satu darah leluhur, yang lakonnya digambarkan sebagai epos Mahabharata. Walau mereka satu darah leluhur, namun perilaku mereka berlawanan satu sama lain, masing-masing berada pada posisi (kutub) yang berseberangan, yakni di kutub bernilai dharma dan di kutub bernilai adharma. Ini artinya kekuatan adharma di zaman dwaparayuga sudah semakin sakti meraksasa dibandingkan zaman tretayuga. Perilaku dharma pun tetap ajeg walau perilaku adharma di hadapannya terus mengganggu/merintangi langkah-langkah manusia di jalan dharma hingga memasuki zaman kaliyuga, yang di abad ini sedang dijalani oleh manusia. Menurut sumber data/informasi yang ada, zaman kaliyuga ini sudah berlangsung sejak sekitar 5000 tahun SM dan akan berlangsung dalam rentang waktu yang masih sangat panjang dalam ukuran manusia yakni sekitar 500 ribu tahun ke depan.
Bahasa Bali halus akan menjadi satu kegelian dan terasa aneh nyeleneh jika digunakan saat orang marah. Jika orang Bali marah pasti akan beralih menggunakan bahasa Bali kasar. Pergub 79 Tahun 2018 bentuk pengajaran kedamaian dan Kamis adalah salah satu hari tanpa kemarahan jika pergub dilaksanakan secara konsekuen dan konsisten. Pakaian adat adalah bagian pelestarian budaya dan bahasa Bali membingkai bentuk komunikasi kedamaian. Jika semua instansi pemerintah dan swasta menggunakan pakaian adat dan berbahasa Bali alus maka Kamis adalah hari tanpa kemarahan karena bahasa Bali alus jarang digunakan untuk komunikasi kemarahan. Kamis satu hari yang spesial sebagai hari pencipta kedamaian atau hari kesantunan berbahasa ibu. Maka Kamis adalah hari penuh dengan budaya kedamaian sebagai hari kedamaian Bali. Bahasa tidak bisa dipandang sebelah mata, apalagi dianggap sebagai pelengkap kehidupan. Bahasa memang memiliki energi yang luar biasa untuk membentuk dan mengubah karakter seseorang. Energi berbahasa mampu mengubah perilaku dan kaarakter seseorang. Ibarat segelas air bisa dibentuk dan membentuk kristal air yang indah karena diberikan energi bahasa yang penuh kedamaian. Ibarat segelas air yang diberikan japa mantra oleh seorang pendeta akan menjadi tirta sanjiwani dan diberikan japa mantra oleh seorang dukun akan menjadi obat. Bahasa memiliki energi positif jika digunakan secara positif dan memiliki energi negatif jika digunakan secara negatif. Penulis, Guru SMAN 1 Rendang dan SMK Giri Pendawa
POJOK Bupati Suwirta dukung Kapolda berantas preman di Bali. - Dukung dengan contoh tak lindungi preman. *** Debat capres tak seru, KPU akan hapus pemberian kisi-kisi. - Seperti debat di kampus saja. *** Bibit padi diserang tikus, petani di Karangasem kelimpungan. - Ada keharmonisan alam terganggu.
Penulis, pemerhati budaya Bali
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Senin Umanis, 21 Januari 2019
SOSOK Perluas Layanan Cetak E-KTP MEMAKSIMALKAN pelayanan kepada masyarakat, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan terus mengembangkan inovasi. Salah satunya mendekatkan layanan cetak e-KTP di tingkat kecamatan. Melancarkan terobosan itu, di kecamatan diserahkan printer pencetak KTP elektronik, belum lama ini. “Sementara baru dua yakni di kantor Camat Kerambitan dan Tabanan, sisanya akan diserahkan bertahap,” ujar Kepala Disdukcapil Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana, Minggu (20/1) kemarin. Selain printer, di dua kecamatan itu juga telah diberikan blangko keping KTP elektronik. Terobosan layanan di tingkat kecamatan ini, diakui Rai Dwipayana selain mempermudah pelayanan, masyarakat lebih dekat menempuh jarak selama mencari layanan administrasi, serta mempercepat kepemilikan KTP elektronik jelang pemilu 2019. “Selama ini kalau mencari KTP elektronik harus ke kantor, di kantor camat hanya ada alat perekaman saja, kasihan masyarakat sehingga kami usahakan untuk mendapatkan printer cetak,” terangnya. Dipilihnya Kecamatan Kerambitan dan Tabanan, Rai mengaku sebenarnya seluruh kantor camat akan diberikan, hanya saja dua lokasi ini masih dilakukan percobaan. “Masih terus kita kaji, jika jaringannya bagus, printer cetak akan segera diserahkan ke kecamatan lain,” ucapnya. Mesin cetak ini dianggarkan dalam APBD tahun 2018 atas rekomendasi Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. “Nominalnya saya lupa, tetapi dari anggaran APBD 2018,” ucapnya. Di sisi lain, untuk pelayanan di Disdukcapil menurut penilaian Ombudsman memperoleh raihan zona hijau. Tentu ini akan dipertahankan dan pelayanan lebih dimaksimalkan. “Bersyukur untuk Disdukcapil kita peroleh zona hijau,” pungkasnya. (bit)
Terkait Hasil Seleksi Jabatan Sekda
Rekomendasi Pusat Belum Turun
Tabanan (Bali Post) Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa akan memasuki masa pensiun dalam hitungan hari. Namun, hingga Minggu (20/1) kemarin rekomendasi dari pusat terkait hasil pansel untuk pengisian posisi jabatan sekda belum turun. Padahal sesuai aturan, jabatan sekda tidak boleh lowong sehari pun. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tabanan I Wayan Sugatra mengatakan hingga Minggu kemarin rekomendasi dari pusat terkait proses seleksi Sekda Tabanan belum turun. Terkait hal ini, pihaknya hanya bisa berharap rekomendasi bisa segera turun secepatnya. Dengan demikian, Bupati selaku pejabat pembina kepegawaian bisa segera mengambil keputusan untuk memilih satu dari tiga kandidat yang lolos proses seleksi yang telah dilakukan. Apalagi, kata Sugatra, jabatan sekda tidak boleh lowong sehari pun. Ia berharap agar rekomendasi dari pusat dapat segera turun. “Mudah-mudahan minggu ini rekomendasi sudah turun,” harap Sugatra. Seandainya sampai batas waktu jabatan Sekda Wirna Ariwangsa habis, dan rekomendasi belum juga turun, sesuai aturan harus ditunjuk pejabat sementara sampai rekomendasi turun. Ditambahkan, pihaknya telah melakukan proses seleksi terkait melibatkan pihak-pihak yang berwenang dan berkompeten. Hasil seleksi juga telah menghasilkan tiga kandidat yang dinilai layak menjadi Sekda Tabanan mengganti Sekda Wirna Ariwangsa. Bahkan hasil dan proses seleksi juga telah mendapat rekomendasi dari provinsi. Seperti diketahui, Sekda Wirna Ariwangsa akan memasuki masa pensiun 1 Februari mendatang. BKPSDM Tabanan telah melakukan seleksi. Ada empat pejabat eselon IIB Tabanan yang ikut kompetisi. Mereka adalah Kepala Dinas Pendidikan I Gede Susila, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Tabanan I Wayan Kotio, Kepala Disdukcapil Tabanan Gusti Agung Rai Dwipayana dan Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba. Dari proses seleksi yang telah dilakukan assessor dari BKN dan tes dari tim seleksi yang dibentuk I Gede Susila, I Wayan Kotio dan I Gusti Agung Rai Dwipayana masuk tiga besar yang telah mendapat rekomendasi dari provinsi dan masih ada di pusat. (kmb28)
I Wayan Sugatra
Bali Post/kmb28
Bali Post/ist
LONGSOR - Petugas TRC BPBD Tabanan melakukan pembersihan material longsor di jalur Penebel-Senganan, Minggu pagi kemarin.
Hujan Deras
Tanah Longsor di Jalur Penebel-Senganan
Tabanan (Bali Post) -
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tabanan, Sabtu (19/1) malam, mengakibatkan tanah longsor di wilayah Kecamatan Penebel. Tak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Dari data yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan longsor di wilayah Kecamatan Penebel, tepatnya di ruas jalan jalur Penebel-Senganan. Material longsor bahkan menutupi badan jalan. Longsor itu diperkirakan terjadi pukul 19.00 Wita. Mendapatkan adanya laporan tanah longsor, petugas tim reaksi cepat (TRC) BPBD Tabanan segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor, Minggu (20/1) pagi kemarin. “Enam petugas TRC diterjunkan ke lokasi untuk proses evakuasi longsor dengan dilengkapi satu unit p e r a n g ka t m e s i n p o m p a air,” ucap Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan I Putu Trisna Widiatmika
saat dikonfirmasi, Minggu kemarin. Setelah tiga jam proses evakuasi longsor, arus kendaraan dari PenebelSenganan, Minggu siang sudah kembali normal. Selain longsor di Penebel, rant-
ing pohon perindang jenis akasia patah di jalur Denpasar-Gilimanuk tepatnya di sebelah timur jembatan Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Selemadeg Barat. Polsek Selemadeg Barat dipimpin Ipda Komang Agastya
bersama unit patroli Polres Tabanan membersihkan ranting pohon tersebut, sehingga arus lalu lintas bisa kembali lancar. Pihaknya mengimbau masyarakat senantiasa berhati-hati dan waspada terkait kemungkinan terjadi bencana alam lainnya, mengingat intensitas hujan yang cukup tinggi selama dua hari ini. Dari data BPBD Tabanan, Kabupaten Tabanan masuk daerah rawan bencana. Pasalnya, topografi Tabanan berbukit di hulu dan sebagian wilayah berhadapan den-
gan samudra. Hasil kajian BNBP, Tabanan memiliki 11 ancaman potensi bencana, seperti tanah longsor, gempa bumi, tsunami, banjir, kekeringan dan bencana lainnya. Dari 11 potensi ancaman bencana tersebut, BPBD menetapkan empat kecamatan masuk zona rawan tanah longsor yakni Selemadeg, Penebel, Pupuan dan Baturiti. Sementara potensi tsunami ada di enam kecamatan yakni Kediri, Tabanan, Kerambitan, Seltim, Selemadeg dan Selbar. (kmb28)
Kasus Diare di Sandan
Kemungkinan Penularan Lewat Makanan Tabanan (Bali Post) Sejak kasus diare merebak pada Minggu (13/1) hingga menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB), tim surveilan Dinas Kesehatan Tabanan terus menggali informasi untuk menemukan adanya kemungkinan penularan diare, selain air minum yang tidak dimasak. Hasilnya, tim mendapatkan informasi pada Rabu (9/1) sempat ada upacara manusa yadnya di Banjar Sandan Desa Bangli, Baturiti. Dalam acara itu disajikan makanan olahan dari babi baik lawar maupun komoh. Adanya temuan ini, pihak tim surveilan mendapatkan kemungkinan
lain sumber terjadinya diare di banjar tersebut. Hal ini dipaparkan Kepala Seksi Surveilan dan Imunisasi Dinas Kesehatan Tabanan I Nengah Suarma, Sabtu (19/1). Menurutnya, saat awal terjadinya kasus diare pihaknya mendapatkan pengakuan jika para pasien pada waktu terjadi kasus, makan seperti biasa dan tidak ada upacara keagamaan. Hanya selama ini air yang mereka minum tidak dimasak terlebih dahulu. “Karenanya, kecurigaan awal sumber penularan dari air minum. Petugas langsung mengambil sampel untuk diperiksa.
Sampai sekarang belum ada hasilnya,” ujarnya. Namun pihaknya tetap menggali adanya kemungkinan lain. Akhirnya dari pengakuan pasien, pada Rabu (9/1) sempat ada pelaksanaan upacara tiga bulanan dan saat itu disajikan makanan olahan dari babi. Tim kemudian mendatangi rumah yang menggelar acara dan dari sana didapatkan informasi bahwa saat upacara berlangsung, lalat sangat banyak. “Di dekat sana juga ada peternakan ayam. Sehingga kami mengambil kesimpulan bahwa penularan lewat makanan bisa menjadi salah satu penyebab
diare. Sayangnya tidak ada sampel makanan yang bisa diambil untuk diperiksa,” paparnya. Suarma melanjutkan, meski penyebab diare belum diketahui secara pasti, namun jika dilihat dari gejala diare yang dialami pasien serta masa inkubasi, apabila penyebaran lewat makanan ini adalah sebabnya, maka diduga penyebab diare di Banjar Sandan adalah bakteri E.coli. “Selain sakit perut, dalam tinja pasien juga ditemukan darah. Ini adalah ciri dari infeksi E.coli,” ujarnya. Masa inkubasi E.coli lima sampai tujuh hari. Jika
pasien memakan makanan yang mengandung E.coli pada Rabu (9/1), maka gejala akan muncul pada lima hari kemudian dan pasien kebanyakan terkena diare pada Minggu (13/1) hingga Kamis (16/1). “Jadi sesuai dengan masa inkubasinya. Tetapi ini baru dugaan karena yang pasti tetap harus melalui pemeriksaan laboratorium,” ujar Suarma. Selain mencari sumber penyebab diare, tim surveilan tetap melakukan penyuluhan kesehatan dan pengobatan keliling di Banjar Sandan. “Semua protap penanganan KLB sudah dilakukan,” ujarnya. (kmb24)
8
BULELENG
Senin Umanis, 21 Januari 2019
Polres Bertekad Tindak Tegas Aksi Premanisme Singaraja (Bali Post) – Sejalan perintah Polda Bali terkait pemberantasan kejahatan premanisme, ditindaklanjuti Polres Buleleng. Mengantisipasi kejahatan itu, segenap jajaran Polres diinstruksikan melakukan atensi optimal dan mendeteksi indikasi aksi premanisme di Bali Utara. Salah satu upaya deteksi dini yang dilakukan dengan menggalakkan operasi di jalan raya, termasuk tempat-tempat strategis lainnya. Wakapolres Kompol Ronny Riantoko mengatakan hal itu, akhir pekan lalu. Menurutnya, sejak menerima perintah langsung Polda Bali, pihaknya bertekad terus mengintensifkan patroli dan razia yang menyasar senjata tajam (sajam) maupun minuman keras (miras). Razia ini digabungkan dalam operasi kesatuan lain, seperti razia narkotika dengan menyasar tempat-tempat hiburan malam, juga pola hunting di jalan raya. Dari upaya yang dilakukan, sejauh ini polisi belum menemukan kasus-kasus yang mengarah pada premanisme. Beberapa kasus sejauh ini sudah berhasil ditindak. Seperti kasus pengancaman karyawan bank swasta di kota Singaraja. Berkat kesigapan jajarannya, kasus itu berhasil diungkap dan tidak sampai terjadi korban. Beberapa bulan lalu, pihaknya juga telah menangani dugaan pungutan sejumlah uang. Kasus itu diduga dilakukan oknum tertentu dengan menyasar pemilik toko di kota Singaraja. Terkait keberadaan lokasi yang dicurigai sering terjadi aksi premanisme, Kompol Ronny mengataan, dari hasil pemantauan selama ini pihaknya belum menemukan adanya dugaan tersebut. Kendati demikian tetap saja mengawasi, baik di kota maupun di desa sekalipun. ‘’Sesuai instruksi di Polda kami sudah melakukan upaya deteksi dini. Hal itu akan terus kami intensifkan. Dengan upaya itu kasus yang mengarah premanisme itu bisa dicegah. Beberapa bulan lalu kami sudah ungkap dan sekarang kasus ini tidak lagi mencuat,’’ katanya. Kompol Ronny menambahkan, upaya lain yang dilakukan jajarannya adalah mengedukasi masyarakat umum dan kalangan pelajar atau mahasiswa. Strategi itu dilakukan dengan menanamkan kesadaran kepada publik, bahwa perbuatan premanisme itu melanggar hukum. Dan kalau terbukti melakukan perbuatan itu polisi tidak akan memberikan ampun dan bertekad menindak tegas. Edukasi ini penting, karena tidak menutup kemungkinan kalangan pelajar atau pemuda yang kondisi emosinya masih labil akan mudah terprovokasi, kemudian melakukan aksi premanisme. ‘’Dari edukasi ini kita sampaikan apa pun perbuatan yang mengarah melawan hukum akan ditindak tegas. Selain itu, kami membangun kesadaran. Kalau memang ditemukan ada indikasi mengarah aksi premanisme, silakan laporkan kepada polisi, sehingga bisa ditindak tegas,’’ jelasnya. (kmb38)
Anak di Bawah Umur Curi Sepeda Motor Singaraja (Bali Post) – Seorang anak di bawah umur berinisial PS (17) asal Desa Sepang Kecamatan Busungbiu nekat mencuri sepeda motor. Atas perbuatannya itu, PS dikenakan wajib lapor di Mapolsek Busungbiu. Kasus ini terjadi Kamis (17/1) lalu. Saat itu, PS mencuri sepeda motor milik Putu Supariasa (50) juga warga Sepang, Selasa (15/1). Setelah sempat menjadi buronan, polisi kemudian menangkap PS di Pupuan (Tabanan). Kapolsek Busungbiu AKP Made Agus Dwi Wirawan seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Minggu (20/1) kemarin mengatakan, sesuai laporan, sebelum kejadian korban pergi ke kebunnya di Banjar Dinas Batu Megaang Desa Pucaksari. Saat pulang ia tidak menemukan sepeda motor DK 4034 FL di tempatnya. Saat ditinggalkan, sepeda motor itu dalam keadaan tak terkunci stang, sehingga PS dengan mudah membawa kabur sepeda motor itu. Apalagi lubang kunci motor itu sudah rusak, sehingga mudah dihidupkan menggunakan kunci lain. Setelah menerima laporan itu, polisi mendapatkan identitas pelaku dan berusaha mengintai di rumahnya, namun pelaku tidak ditemukan. Informasi diketahui, pelaku sedang bersembunyi di rumah temannya. Polisi akhirnya menangkapnya di Desa Pupuan (Tabanan). Selain pelaku, polisi mendapatkan barang bukti sepeda motor milik korban. “Yang bersangkutan tidak kita tahan karena masih di bawah umur, namun kasusnya tetap kami dalami,” katanya. PS mengaku mencuri sepeda motor itu untuk pergi jalan-jalan bersama temannya. Ia mencuri sepeda motor itu karena dalam kondisi tak terkunci stang dan kunci sudah rusak. Akibat perbuatannya PS melanggar pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa. Ancaman hukumannya lima tahun penjara. (kmb38)
Bali Post/ist
BAYI DIBUANG – Warga menemukan bayi perempuan dibuang di tanah kosong. Diduga bayi itu dibuang orangtuanya yang tidak bertanggung jawab, Sabtu (19/1) malam.
Cari Kunci, Temukan Bayi Menangis di Kantong Plastik
Singaraja (Bali Post) –
Kasus pembuangan bayi oleh orangtua yang tidak bertanggung jawab kembali terjadi di wilayah hukum (wilkum) Polres Buleleng. Kali ini bayi perempuan yang diduga baru saja dilahirkan dibuang orangtuanya. Bayi malang itu secara tidak sengaja ditemukan oleh seorang saksi mata yang sedang mencari kuncinya yang hilang di lahan kosong di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak. Kapolsek Pelabuhan Laut Celukan Bawang AKP Gusti Arnata seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Minggu (20/1) kemarin, membenarkan telah menerima laporan penemuan bayi yang dibuang orangtuanya itu. AKP Arnata mengatakan, bayi malang itu pertama kali ditemukan saksi Edi Selamat (27), warga setempat, Sabtu (19/1) malam. Saat itu saksi berusaha mencari kunci yang diperkirakan hilang di
sekitar tanah kosong milik tetangganya, Saripudin. Edi tiba-tiba terkejut setelah mendengar ada suara seperti bayi menangis. Karena gelap, saksi kemudian memanggil rekannya, Marsyah (39), juga warga Desa Celukan Bawang. Dengan menggunakan lampu senter HP, saksi kemudian mendekati sumber suara bayi menangis itu. Saat didekati, sumber suara itu berasal dari bungkusan kantong plastik kresek hitam. Curiga dengan
bungkusan itu, saksi membuka, kemudian ditemukan bayi perempuan dibungkus kantong kresek. Saat ditemukan, kulit bayi itu terlihat membiru. Diduga kedinginan relatif lama. Beberapa bagian kulitnya sudah mengkerut. Khawatir kesehatan bayi memburuk, saksi kemudian membawa bayi itu ke lokasi bidan yang praktik di Desa Celukan Bawang. Dari hasil pemeriksaan bidan desa, bayi perempuan itu pan-
jangnya 59 sentimeter dan berat 2,6 kilogram. Selain itu, tali pusar dan ari-ari masih menyatu dengan tubuh sang bayi malang itu. ‘’Bayi itu ditemukan dibungkus kantong keresek. Masih bernapas kemudian dibawa ke bidan desa,’’ katanya. Sementara itu, kata AKP Arnata, pihaknya masih menyelidiki pelaku yang membuang bayi itu. Sejumlah saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi itu sudah diperiksa lebih lanjut. Selain itu, polisi juga sudah melakukan pengumpulan data awal dari tempat kejadian perkara (TKP) untuk memudahkan siapa pelaku yang nekat membuang bayi
tak berdosa itu. Menunggu hasil penyelidikan oleh polisi, sementara bayi yang kini kondisinya mulai stabil, dirawat bidan yang bertugas di Puskesmas Gerokgak. Warga di sekitar lokasi sejauh ini masih memperbincangkan kasus penemuan bayi tersebut. Namun warga tidak banyak yang memberikan keterangan kepada polisi, terkait kronologi penemuan bayi tersebut. Dari informasi yang diperoleh, bayi itu dibuang oknum pelajar. Hanya, karena faktor psikologi yang bersangkutan masih di bawah umur, sehingga pelaku pembuang bayi itu masih dirahasiakan. (kmb38)
Musim Hujan Waspadai Penularan DB Musim hujan penuh ancaman buat masyarakat. Realitasnya, tidak saja ancaman terjadi bencana alam, tetapi juga ancaman penyebaran penyakit demam berdarah (DB - red). Biasanya lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya akan mudah menjadi sarang nyamuk berkembang biak. Karena itu warga diingatkan senantiasa waspada dan menggalakkan kegiatan Pemberantasan Sayang Nyamuk (PSN - red). Bagaimanakah mengatasi masalah itu? KEPALA Dinas Kesehatan (Diskes) Buleleng dr. IGN Mahapramana, Minggu (20/1) kemarin, mengatakan angka kasus DB hingga saat ini sudah berhasil ditekan. Hal itu dicapai, karena masyarakat mulai sadar dan peduli menjaga kebersihan lingkungan, mulai rumah tangga sampai di tempattempat umum. Selain itu, gencarnya gerakan PSN juga turut menekan menyebarnya kasus penyakit yang ditularkan nyamuk Aides Aegypti tersebut. Meski demikain,
dari kajian teknis diperoleh sebagian besar daerah di Buleleng dikategorikan endemis terjadi penularan penyakit DB. ‘’Masyarakat sudah tahu bagaimana hidup sehat. Selain itu bagaimana memberantas sarang nyamuk, sehingga kasus DB itu menurun. Namun di Buleleng ini hampir semuanya ademis. Artinya setiap tahunnya ditemukan kasus penularannya,’’ katanya. Memasuki musim penghujan seperti sekarang ini,
kata Mahapramana, penyebaran DB harus diwaspadai. Ini karena dari lingkungan yang kotor biasanya memicu sarang nyamuk. Dia mencontohkan talang air atau vas bunga, bak mandi, hingga kaleng bekas di lingkungan terkecil kalau menampung air bersih, berpotensi menjadi sarang nyamuk. Karena itu, pihaknya mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan baik. Bak mandi atau talang air dan kaleng bekas itu wajib rutin dibersihkan. Dipastikan juga tidak sampai ada genangan air bersih. Warga juga diingatkan tetap menggalakkan PSN. ‘’PSN ini paling efektif mencegah penularan kasus DB, sehingga kami mengimbau lakukan PSN agar tidak ada tempat yang dijadikan sarang nyamuk berkembang biak,’’ katanya. Mahapramana menambahkan, untuk mendukung
gerakan PSN, pemerintah daerah bersama pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) agar melakukan surveillance ke semua wilayah untuk memantau perkembangbiakan jentik nyamuk. Dari upaya ini, bila ditemukan jentik nyamuk, maka pemerintah daerah akan melakukan fogging. Hanya, fogging ini sendiri tidak lagi menyebarkan asap, namun memakai obat khusus yang ramah lingkungan. ‘’Jenis fogging terbaru tanpa asap. Sebab, kalau pakai asap mengganggu kenyamanan warga, sehingga kita gunakan fogging ramah lingkungan tersebut,’’ jelasnya. Tidak saja DB, penyebaran penyakit diare di musim penghujan ini biasanya akan meningkat dibandingkan hari biasanya. Warga diimbau memperhatikan kebersihan air minum. Jika memakai air PAM Desa atau Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
agar airnya tetap dimasak terlebih dahulu. ‘’Diare juga banyak. Hal itu harus diwaspadai, silakan konsumsi air dalam kemasan. Air itu wajib dimasak dengan matang. Dengan cara itu bisa mencegah munculnya kasus penularan penyakit dia r e . (mud)
GIANYAR
Senin Umanis, 21 Januari 2019
SOSOK Dana Desa DANA yang beredar ke seluruh desa di Kabupaten Gianyar kini mencapai Rp 300 miliar lebih. Jumlah itu mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Dari seluruh desa yang ada di Gumi Seni ini, Desa Taro yang paling tinggi mengelola anggaran, yakni mencapai Rp 9 miliar lebih bahkan mendekati Rp 10 miliar. Kabid Bina Pemerintahan Desa I Wayan Gede Subayasa mengatakan, total dana desa yang beredar di Kabupaten Gianyar tahun ini mencapai Rp 314 miliar lebih. Seluruh dana itu tersebar di 64 desa. ‘’Dana desa yang mencapai Rp 314 miliar itu naik dari tahun sebelumnya,’’ ujarnya. Dana yang beredar ke seluruh desa di Kabupaten Gianyar itu, kata dia, jumlahnya bervariasi sesuai luas wilayah dan jumlah penduduk. Paling sedikit Rp 3 miliar dan paling tinggi Rp 9 miliar lebih. Desa Taro di Kecamatan Tegallalang menerima dana Rp 9,8 miliar, diikuti Desa Manukaya yang menerima dana sebesar Rp 8,9 miliar. ‘’Paling tinggi memang Desa Taro yakni Rp 9,8 Miliar, sementara desa yang lain ratarata menerima dana berkisar dari Rp 3 miliar hingga Rp 6 miliar,’’ katanya. Dijelaskan, ada tujuh sumber dana desa. Yakni, BKK Provinsi Bali untuk desa pakraman, BKK Provinsi Bali untuk subak dan subak abian, pagu alokasi dana desa, pagu bagi hasil pajak daerah per desa, pagu bagi hasil retribusi daerah per desa, dan pagu dana desa. ‘’Beberapa sumber dana desa itu mengalami kenaikan, seperti pagu dana desa itu naik Rp 8 miliar dari tahun sebelum Rp 51 miliar, tahun ini menjadi Rp 59 miliar,’’ ujarnya. Selain itu, ada pula pagu dana desa yang tahun 2018 lalu sebesar Rp 72 miliar, kini naik Rp 2 miliar menjadi Rp 74 miliar. Kenaikan juga terjadi pada bagi hasil pajak daerah. Pada 2018 lalu, bagi hasil pajak daerah sebesar Rp 53 miliar, maka tahun ini naik menjadi Rp 72 miliar lebih. ‘’Untuk bagi hasil pajak, kenaikannya cukup signifikan yakni naik Rp 19 miliar lebih,’’ tegasnya. (nik)
Bali Post/nik
9
Hujan Deras Kembali Picu Tanah Longsor dan Pohon Tumbang
Gianyar (Bali Post) Bencana alam masih kerap terjadi di Kabupaten Gianyar, terutama saat musim penghujan ini. Minggu (20/1) kemarin, misalnya, bencana tanah longsor yang disertai pohon tumbang menutup akses jalan di Desa Kertayasa, Kecamatan Payangan. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar yang menerima laporan ini langsung melakukan evakuasi dengan mengerahkan alat berat. Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya menerangkan, pihaknya menerima laporan bencana tanah longsor disertai pohon tumbang ini sekitar pukul 10.00 Wita. Diduga, bencana ini terjadi Minggu dini hari. “Kami langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan evakuasi di lokasi tersebut,” katanya. Menurut Oka Digjaya, material tanah longsor dan pohon tumbang ini menutup sebagian badan jalan. Petugas yang melakukan evakuasi harus mengerahkan alat berat, karena padatnya material longsor. “Proses evakuasi baru selesai sekitar pukul 15.45 Wita,” ujarnya. Berdasarkan rekapitulasi data kejadian bencana alam yang
diterima BPBD Gianyar, sepanjang 2018 tercatat sebanyak 246 bencana. Dari jumlah itu, paling banyak laporan pohon tumbang, yakni 113 kali kejadian, sementara bencana tanah longsor 70 kejadian, diikuti bencana banjir 48 titik, termasuk bencana lainlain tercatat 13 bencana seperti evakuasi korban, keracunan dan kecelakaan. Ratusan kali bencana ini terjadi hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Gianyar. Seperti untuk bencana tanah longsor paling banyak terjadi di kawasan utara, yakni Kecamatan Payangan 12 kali tanah longsor, Tegallalang 17 kali tanah longsor, dan Tampaksiring 15 kali kejadian tanah longsor. Sementara kejadian pohon
Bali Post/kmb35
MEMBERSIHKAN - Petugas BPBD Gianyar membersihkan material longsoran yang menutup akses jalan di Desa Kerta, Kecamatan Payangan. tumbang paling tinggi terjadi di Kota Gianyar mencapai 23 kejadian. Sedangkan bencana banjir, dominan terjadi di Kecamatan Sukawati 17 titik dan Blahbatuh 15 titik. Selain bencana tanah long-
sor, banjir dan pohon tumbang, sepanjang tahun 2018 ini BPBD Gianyar juga menangani bencana lain. Di antaranya, kejadian terowongan jembatan tersumbat, evakuasi korban jatuh, tenggelam, bunuh diri 10 kejadian,
keracunan siswa, dan kecelakaan. Sedangkan dampak gempa bumi menimbulkan korban luka berat tiga orang, kerusakan bangunan pemukiman 124 unit, dan kerusakan bangunan fasilitas umum sebanyak 81 unit. (kmb35)
Korban Lakalantas Didominasi Remaja
Polres Kampanyekan ’’Millenial Road Safety Festival’’ Gianyar (Bali Post) Angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Kabupaten Gianyar tergolong cukup tinggi. Ironisnya, korban lakalantas tersebut didominasi kalangan remaja, khususnya pelajar yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Menyikapi kondisi ini, jajaran Polres Gianyar pun mengampanyekan ‘’Millenial Road Safety Festival’’ dalam acara Car Free Day di Gianyar, Minggu (20/1) kemarin. Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo menerangkan, kegiatan sosialisasi program yang mengusung tema ‘’Mewujudkan Generasi Millenial Cinta Lalu Lintas’’ ini bertujuan untuk mewujudkan Bali sebagai model tertib berlalu lintas. Menurut perwira melati dua di pundaknya ini, generasi yang usianya 17 tahun sampai 35 tahun mendominasi data korban lakalantas. Hal ini pun menjadi perhatian aparat kepolisian, terlebih berdasarkan data WHO lakalantas menduduki urutan ke-10 sebagai penyebab kematian.
Bali Post/kmb35
KAMPANYE - Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo saat mengampanyekan ‘’Millenial Road Safety Festival’’, Minggu (20/1) kemarin. ‘’Khusus di Indonesia, rata-rata setiap satu jam ada tiga orang yang meninggal dunia akibat lakalantas,’’ katanya. Berdasarkan data Sat Lantas Polres Gianyar, kata Priyanto Priyo Hutomo,
sepanjang 2018 tercatat ada 867 korban lakalantas di wilayah hukum Gianyar. Dari jumlah itu, paling banyak korban tercatat dari usia 16 hingga 25 tahun sebanyak 271 korban. Usia
15 tahun ke bawah 76 korban, usia 26 hingga 30 tahun 83 korban, usia 31 hingga 40 tahun 122 korban, usia 41 sampai 50 tahun 136 korban dan usia 51 tahun ke atas sebanyak 179 korban. Dari 867 korban lakalantas sepanjang 2018 lalu, tercatat 64 orang meninggal dunia, korban yang mengalami luka berat 15 orang dan paling banyak korban mengalami luka ringan 788 orang. Jumlah korban itu diperoleh dari 563 kasus lakalantas sepanjang 2018 di Kabupaten Gianyar. Berkaca dari data itu, Priyanto Priyo Hutomo mengatakan, pihaknya berupaya mengintensifkan sosialisasi ketertiban berlalu lintas untuk menekan angka kecelakaan. Dikatakan, puncak program ini di Kabupaten Gianyar akan dilaksanakan pada 3 Februari 2019 di Lapangan Astina Gianyar. ‘’Untuk seluruh Bali atau wilayah hukum Polda Bali, puncaknya akan dilaksanakan pada 17 Februari di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar,’’ tegasnya. (kmb35)
Wabup Agung Mayun Hadiri Peringatan Hari Jadi Desa Tulikup SETELAH menetapkan 18 Januari 1178 sebagai Hari Jadi Desa Tulikup pada 18 Januari 2018 lalu, di tahun 2019 ini masyarakat merayakan Hari Jadi ke-841 Desa Tulikup. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Tulikup disemarakkan dengan berbagai pentas seni serta aksi bersih Pantai Siyut. Puncak peringatan Hari Jadi Desa Tulikup dihadiri Wakil Bupati Gianyar A.A. Gde Mayun beserta ibu, Ketua DPRD Kabupaten Gianyar I Wayan Tagel Winarta, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali I Nyoman Parta, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar serta ratusan warga Desa Tulikup, Jumat (18/1). Ketua Panitia Peringatan HUT ke-841 Desa Tulikup I Nyoman Murna mengatakan, beberapa kegiatan dilaksanakan dalam memperin-
gati Hari Jadi Desa Tulikup yang baru pertama kali dilaksanakan, di antaranya kegiatan aksi bersih Pantai Siyut serta pertunjukan seni dengan melibatkan masyarakat, pemuda serta anak-anak sekolah dasar se-Desa Tulikup. Sementara sumber dana dari kegiatan tersebut, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa Tulikup Tahun Anggaran 2019 serta donasi dari beberapa pengusaha di Desa Tulikup. Kepala Desa Tulikup I Made Ardika mengatakan, usia Desa Tulikup yang ke841 merupakan usia yang sarat dengan sejarah serta momen-momen perjuangan yang berkaitan dengan nilai sosial-budaya yang adiluhung. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya keberadaban, peninggalan serta situs-situs kuno di beberapa Kahyangan dan Dang Kahyangan
yang berada di Desa Tulikup. Penelusuran sejarah hari jadi Desa Tulikup yang terdiri dari tujuh banjar dinas, dua desa pakraman, 11 desa adat serta 10 subak tak terlepas dari munculnya berbagai versi di masyarakat tentang sejarah Desa Tulikup. Saat ini, Desa Tulikup memiliki luas wilayah 5,4 kilometer persegi, jumlah penduduk 10.256 jiwa dengan 255 KK serta luas lahan pertanian 325 hektar. Wakil Bupati Gianyar A.A. Gde Mayun mengatakan, peringatan HUT ke-841 Desa Tulikup merupakan bagian dari hasil kegiatan penelusuran sejarah Desa Tulikup yang mana telah berhasil menetapkan jati diri Desa Tulikup. Hal ini menunjukkan semangat persatuan, kesatuan dan kepedulian akan sejarah desa dari seluruh komponen yang ada di Desa Tulikup. Tentunya hal ini merupakan suatu modal
yang positif dalam menghadapi tantangan pembangunan di desa yang semakin hari semakin berkembang. Kegiatan peringatan HUT ke-841 Desa Tulikup merupakan salah satu upaya edukatif, khususnya bagi generasi muda dan seluruh masyakat Desa Tulikup untuk mengetahui dan memahami sejarah desanya. Momentum peringatan HUT ini juga dapat dimaknai sebagai ungkapan syukur sekaligus evaluasi terhadap kemajuan-kemajuan yang telah dicapai sampai saat ini. ‘’Sebagaimana ungkapan yang sering disampaikan oleh pendiri bangsa Bapak Ir. Soekarno yaitu ‘Jangan Sekalisekali Melupakan Sejarah (Jas Merah)’. Kiranya sangat tepat untuk menggambarkan bahwa melalui sejarah, kita akan mengetahui apa yang terjadi di masa lampau dan menjadi pijakan untuk membangun masa depan,’’ kata Agung Mayun.
Agung Mayun menambahkan, pemerintah saat ini memberikan perhatian sangat besar terhadap pembangunan di desa. Berbagai perangkat aturan yang diikuti dengan pemberian dana telah disiapkan untuk menunjang proses penguatan dan pembangunan desa. Begitu juga, Pemkab Gianyar melalui APBD 2019 akan melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun berbagai kegiatan yang menyentuh bidang perekonomian maupun sektor UMKM yang kesemuanya ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ‘’Melalui momentum peringatan HUT Desa Tulikup saya mengajak seluruh masyarakat dapat berpartisipasi dalam berbagai pembangunan. Sinergi dan partisipasi aktif seluruh komponen ma-
HUT KE-841 - Wakil Bupati Gianyar A.A. Gde Manyun saat melakukan pelepasan balon serangkain HUT ke841 Desa Tulikup. syarakat sangat dibutuhkan dalam rangka menyukseskan berbagai program pembangunan,’’ imbuh Agung Mayun. Puncak peringatan HUT ke841 Desa Tulikup dimeriahkan
dengan berbagai pementasan seni oleh seniman Desa Tulikup serta dirangkaikan dengan pembukaan BUMDes Tulikup yang ditandai dengan pembukaan tirai. (ad775)
JEMBRANA
10
Senin Umanis, 21 Januari 2019
SOSOK Minim Bahan Baku Jegog sebagai kesenian khas Jembrana menghadapi berbagai kendala. Selain pementasan yang terbatas, juga bahan baku bambu untuk gambelan itu. Bahan baku bambu besar sangat sulit untuk didapatkan di Jembrana. Perajin gambelan Jegog harus mencarinya di Baturiti, Tabanan. “Ini menjadi suatu dilema bagi kita semua, dulu zaman bapak saya almarhum Pekak Jegog masih banyak bambu ukuran besar yang tumbuh dan gampang dicari di Jembrana,” ujar seniman Jegog, Gede Oka Artha Negara. Bahkan, menurut seniman yang menempuh gelar Ph.D. di USA ini, karena kurangnya bambu ini, Pekak Jegog saat itu sampai harus menanam banyak bibit pohon bambu berbagai jenis di lahannya. Penerus Pekak Jegog ini mengungkapkan untuk gambelan Jegog tetap harus berlanjut dan berkesinambungan. Di sini peran pemerintah dan masyarakat sangat diharapkan terutama penyelamatan gamelan berbahan baku bambu ini. Yang menjadi pertanyaan, mengapa bambu tidak mau tumbuh besar lagi di Jembrana? “Apakah karena konstruksi tanahnya yg berubah? Mungkin karena dulu Jembrana adalah hutan yang luas/besar sehingga bambu tumbuh subur saat itu,” tanyanya. Di zaman sekarang sudah mulai beralih. Kawasan yang dulunya rimbun seperti hutan kini sudah banyak bangunan. Atau juga mungkin karena banyak mulai industri bermunculan dan limbah yang mengotori lingkungan. Menurutnya memang diperlukan penelitian guna mencari jalan yang terbaik mencari apa penyebab bambu tidak mau tumbuh besar (untuk ukuran Jegog). Saat ini memang masih banyak bambu di Gumi Makepung. Namun menurutnya hanya mampu tumbuh besar untuk ukuran Undir (lebih kecil dari Jegog). Pihaknya berharap semoga ada festival Jegog yang bersifat reguler, dimana bisa mengundang banyak wisatawan mancanegara untuk ikut aktif dan datang ke Jembrana. Sehingga berdampak positif bagi kita semua. Selain di Indonesia, Oka Artha Negara juga beberapa kali mendapatkan tawaran dan membawa kesenian Jegog ke mancanegara. Belum lama ini ia mendapat tawaran “London Summer 2019” dan juga “Japan Olympic 2020”. (olo)
Dimajukan, Jadwal Tes Kompetensi Peserta Lelang Jabatan
Negara (Bali Post) Panitia seleksi (pansel) lelang jabatan menurut rencana akan memajukan jadwal tes kompetensi, di mana sebelumnya dijadwalkan tanggal 1 dan 2 Februari akan dimajukan menjadi tanggal 28 dan 29 Januari. Keputusan ini dilakukan karena tujuh pelamar jabatan eselon II sudah terpenuhi. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jembrana I Made Budiasa dikonfirmasi, Minggu (20/1) kemarin, mengatakan jumlah pelamar yang disyaratkan minimal 4 orang dalam satu lowongan. Menurutnya, itu dipastikan sudah terpenuhi per Kamis (17/1) lalu, atau sehari sebelum masa pengumuman berakhir. Berdasarkan pengumuman sebelumnya, Pansel membuka masa pengumuman yang juga menjadi jadwal pendaftaran awal, dari tanggal 4 Januari hingga tanggal 18 Januari. Namun dalam pengumuman itu sudah langsung dicantumkan masa perpanjangan pendaftaran hingga tanggal 24 Januari. Dikatakan Budiasa, meskipun jumlah pelamar sudah terpenuhi, karena sudah langsung sekalian diumumkan tanggal perpanjangan masa pendaftaran, maka jika masih ada pelamar, tetap diterima sampai tanggal 24 Januari nanti. Dari pengecekannya per Kamis (17/1), di masing-masing lowongan sudah terisi 4 orang pelamar, atau sudah memenuhi syarat minimal jumlah pelamar yang harus terpenuhi untuk bisa melanjutkan ke tahapan seleksi. Bahkan ada satu jabatan yang terisi 5 pelamar. Setelah pendaftaran ditutup tanggal 24 Januari nanti, kata Budiasa, Pansel berencana melaksanakan seleksi administrasi pada tanggal 25 Januari. Saat melaksanakan rapat serangkaian seleksi administrasi nanti juga dibahas tahapan berikutnya, di antaranya pengumuman seleksi administrasi, tes kompetensi atau assesment, tes wawancara, hingga pengumuman hasil seleksi. Rencananya, khusus untuk tes kompetensi atau assesment yang mendatangkan asesor, akan dilaksanakan tanggal 28 dan 29 Januari nanti, atau maju dari jadwal sesuai pengumuman sebelumnya, yakni tanggal 1 dan 2 Februari. Menurut Budiasa, khusus untuk tim Pansel yang terdiri dari 5 orang, 2 di antaranya adalah dari Pemkab Jembrana. Yakni, dirinya sendiri, bersama Sekda Jembrana I Made Sudiada yang juga selaku Ketua Pansel. Sedangkan 3 anggota lainnya, 1 orang yang khusus dari unsur profesional, diisi mantan Sekda Jembrana, Gede Gunadnya. Sedangkan 2 sisanya yang merupakan dari unsur akademisi, digunakan 2 orang dosen dari Universitas Udayana. (kmb)
PUTUS - Jalan desa di Yehembang Kangin yang jebol dan putus karena dihantam banjir bandang.
Jalan Putus di Yehembang Kangin
Warga Berharap Segera Diperbaiki Negara, (Bali Post) -
Banjir bandang yang terjadi di wilayah Mendoyo, Jembrana belum lama ini juga mengakibatkan jembatan gantung di Desa Yehembang Kangin Kecamatan Mendoyo yang baru selesai dibangun hancur. Demikian juga jalan desa yang ada di sebelah jembatan gantung jebol sepanjang 10 meter. Selain itu jalan penghubung Desa Yehembang Kangin dan Desa Yehembang yang ada di Banjar Tegak Gede sepanjang 20 meter juga jebol. Sejumlah warga, Minggu (20/1) kemarin, mengharapkan jalan putus tersebut segera mendapat penanganan karena sangat dibutuhkan warga sebagai jalan alternatif. Perbekel Yehembang Kangin
Gede Suardika didampingi Klian Banjar Sumbul Alit Wiryana juga mengakui hal ini. Menurutnya tanah penaku (tanah di luar fondasi) wantilan Pura Puseh Desa Pakraman Yehembang Kangin juga
amblas dihantam banjir dan kayu besar. Tanahnya amblas kanan kiri wantilan sepanjang 80 meter. Saat ini Desa Yehembang Kangin telah melakukan antisipasi dengan menormal-
isasi sungai. Sungai Yehembang Kangin diluruskan dan dikeruk. Awalnya alur air menikung dan sampai di bawah wantilan dan kini diluruskan sehingga nantinya alur air lurus dan wantilan lebih aman. Pengerjaan dilakukan dengan meminjam alat berat di Pemkab Jembrana dan biayanya ditanggung desa dinas bersama desa pakraman. Langkah itu dilakukan untuk mengamankan wantilan Pura
Puseh Yehembang Kangin dan rumah-rumah warga di pinggir sungai. Untuk penanganan lebih lanjut, menurut Suardika, dengan bersurat ke Balai Penida agar dibantu pembangunan bronjong atau pengaman sungai di beberapa titik yang jebol. Pihaknya berharap segera dibantu dan diprioritaskan. Pihaknya hanya melakukan penanganan sementara. Sehingga tidak maksimal serta tidak bertahan lama. (kmb)
Gelar RAT, KPN Satya Bhakti Bukukan SHU Rp 294.272.980 KOPERASI Pegawai Negeri Satya Bhakti, menjadi yang pertama di Jembrana menggelar RAT bertempat di Gedung Kesenian Bung Karno, Sabtu (19/1). Acara dihadiri PLT Asisten II IGN Sumber Wijaya, Ketua Dekopimda I Gede Gunadnya, Kadis Koperindag Made Gede Budhiarta serta anggota yang merupakan ASN serta pegawai kontrak di lingkup Pemkab Jembrana. Ketua KPN Satya Bakti I Made Berata mengatakan, koperasi yang dipimpinnya terus berupaya meningkatkan usaha dan pelayanan terutama kepada anggota. Hal ini guna menumbuhkan rasa memiliki dan ikut menumbuhkembangkan koperasi sehingga nanti hasilnya akan dinikmati kembali keanggotaan dalam bentuk kesejehteraan. Sampai saat ini, KPN Satya Bhakti masih tetap mengandalkan dua jenis usaha, yakni simpan pinjam dan usaha pertokoan. Terkait RAT awal tahun 2019, Koperasi Satya Bhakti berhasil membukukan SHU bersih tahun 2018 sebesar Rp 294.272.980. Nilai itu meningkat dari sebelumnya yang hanya Rp 253.452.225.
Perolehan SHU terbesar masih dari unit usaha simpan pinjam yang membukukan Rp 288.355.887, nilai itu naik 15,98% dari sebelumnya. Sedangkan total pinjaman yang dilayani kepada anggota sebesar Rp 6.055.500.000. Sementara untuk unit usaha lainnya, yakni usaha pertokoan baru membukukan keuntungan sebesar Rp 5.917.094. Unit usaha ini melayani kebutuhan sehari-hari seperti penjualan sembako, cicilan barang elektronika (bekerja sama dengan tokotoko yang ada di Negara), maupun pakaian jadi dan alat-alat keagamaan. Kendati masih kecil, unit usaha ini terus coba dikembangkan, di antaranya meningkatkan minat maupun partisipasi anggota berbelanja. ‘’Kami sediakan stimulus sebagai hadiah bagi anggota berbelanja barang palen/ barang cicilan terbesar. Selain itu pilihan barang juga kita variasikan bagi anggota dengan merangkul berbagai toko di sekitar, dengan kerja sama kredit,’’ ujar Made Berata. Sementara itu, Bupati Jembrana dalam sambutannya yang dibacakan Plt.
Asisten II bidang Ekonomi Pembangunan IGN Sumber Wijaya mengapresiasi kinerja pengurus Koperasi yg sudah berhasil menyelenggarakan RAT, khususnya karena KPN Satya Bakti merupakan KPN pertama yg bisa menyelenggarakan RAT di tahun 2019. Ada tiga hal yang menjadi penekanan saat itu khususnya terkait reformasi bidang koperasi, yakni rehabilitasi koperasi, reorientasi koperasi serta pengembangan koperasi. Rehabilitasi Koperasi melalui pemutakhiran data koperasi melalui sistem online, sehingga akan kelihatan koperasi mana yang aktif dan tidak aktif dan memiliki NIK Koperasi. Selanjutnya melalui Reorientasi Koperasi dengan merubah paradigma dari pendekatan kuantitas menjadi pendekatan kelembagaan koperasi yang berkualitas. Artinya bukan banyak jumlah koperasi yang diharapkan, biarpun sedikit jumlah koperasinya tapi berkualitas. Kualitas itu diukur dari jumlah anggotanya yang terus bertambah, usahanya jalan dengan volume usaha terus meningkat, SHU, dan yang tidak ka-
RAT - Rapat anggota tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Negeri Satya Bhakti digelar di Gedung Kesenian Soekarno, Sabtu (19/1). lah pentingnya pencapaian RAT terus meningkat. Akhir tahun 2018 pencapaian RAT Koperasi di Jembrana 87%, meningkat dari tahun 2017 hanya 67%. Yang terakhir melalui pengembangan koperasi yang secara bertahap dan terukur melakukan peningkatan dan pengembangan kelembagaan Koperasi untuk mendorong menjadi koperasi yang berskala besar. ‘’Ketiga hal itu adalah
untuk membangun kekuatan perekonomian rakyat melalui penguatan fungsi dan peningkatan kapasitas koperasi yang dapat memberikan manfaat riil bagi masyarakat,’’ papar Sumber Wijaya. Guna mendorong kehadiran anggotanya, pengurus menyediakan berbagai hadiah menarik, uang kehadiran serta undian doorprize yang dibagikan saat acara. (ad768)
KARANGASEM
Senin Umanis, 21 Januari 2019
11
Tunggu Perbup, Perbaikan Jalan Putus ke Rumah Pohon Amlapura (Bali Post) Jalan putus menuju objek wisata rumah pohon di Dusun Batudawa Kaja, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, sejauh ini memang tidak kunjung diperbaiki. Untuk melakukan perbaikan tersebut, BPBD masih menunggu perbup. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan hal itu, Minggu (20/1) kemarin. Pihaknya, kata Arimbawa, belum dapat memastikan kapan jalan putus akibat terjangan banjir itu akan diperbaiki. Perbaikan jalan itu belum dilakukan. Alasannya, masih menunggu Peraturan Bupati (Perbup) Karangasem tentang pergeseran anggaran dari dana tanggap darurat ke dana keadaan mendesak. ‘’Mulai tahun ini, perbaikan kerusakan fasilitas akibat bencana alam itu tidak lagi menggunakan dana tanggap darurat. Melainkan dari dana keadaan mendesak. Sebelum menggunakan dana keadaan mendesak syaratnya harus ada perbup-nya dulu,’’ ujar Arimbawa. Ada beberapa kemudahan menggunakan dana keadaan mendesak itu. Misalnya, tidak ada batas waktu perbaikannya, sebagaimana aturan menggunakan dana tanggap darurat. Proses pengerjaannya juga tidak harus ditangani BPBD. Namum bisa dilakukan instansi terkait. Di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Perubahan Rakyat (PUPR), bila terjadi kerusakan fasilitas umum berupa jalan atau bangunan lainnya. ‘’Kalau memakai dana tak terduga ada batas waktunya. Tujuh hari sudah harus dikerjakan. Sedangkan dana keadaan bencana lebih fleksibel, terpenting ada pernyataan bencana dari bupati,’’ bebernya. Lebih lanjut dikatakannya, setelah keluarnya perbup tersebut, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk menghitung keperluan anggaran perbaikan di Batudawa Kaja. ‘’Apakah nanti dibuatkan jembatan atau bagaimana, hal itu kami rapatkan nanti setelah ada perbup-nya,’’ pungkasnya. (kmb41)
Foto Bali Post/kmb41
TIKUS - Hama tikus merusak bibit padi milik petani.
Bibit Padi Dirusak Tikus, Petani Kelimpungan Amlapura (Bali Post) Sawah Subak Ume Desa, Tempek Jungut Satu di Dusun Geriana Kangin, belakangan ini diserang tikus. Serangan tikus kali ini tergolong sangat memprihatinkan para petani. Sebab, tikus itu justru menyerang bibit padi milik petani, sehingga membuat para petani kelimpungan. Salah satu petani I Nengah Sudiana dari Dusun Tukad Sabuh, Duda Utara, Selat, Karangasem mengaku benih atau bibit yang akan ditanam di sawah dirusak tikus. Tidak benih milik dirinya saja yang dirusak tikus, akan tetapi beberapa benih warga lainnya juga mengalami hal yang sama. Akibat kerusakan itu, dirinya terpaksa mengulang membibit kembali. Itu pun dengan harapan serangan hama tikus tidak
lagi terjadi. Pasalnya, belakangan ini serangan tikus sangat dahsyat itu menjadi keluhan petani setempat. ‘’Berbagai upaya sudah saya lakukan mengusir tikus agar tidak mengganggu benih padi milik kami. Di antaranya memasang racun tikus. Racun tikus yang dipasang biasanya dengan pancingan jajan. Dengan cara itu ternyata tidak banyak membantu. Beberapa tikus memang mati, namun malah datang lebih banyak
lagi merusak benih hingga luluhlantak. Umpan dimakan habis, ada yang mati tetapi sedikit, sepertinya tikus-tikus itu sudah kebal dengan racun,’’ ujarnya. Sudiana menambahkan, benih padi yang dirusak ratarata baru berusia dua minggu. Benih yang diperoleh petani dengan cara membeli itu baru siap tanam setelah berusia 30 hari. ‘’Kalau saya ada 10 kilogram bibit yang rusak. Bibit sebanyak itu sebetulnya bisa ditanam di
areal seluas 40 are,’’ katanya. Guna mencegah banyaknya benih padi yang dirusak hama tikus, Sudiana bersama petani lainnya berinisiatif memasang pewangi atau pender. Namun cara ini juga tidak mempan. Untuk itu dirinya berharap Dinas Pertanian Karangasem bisa mencarikan solusi membantu petani. Selain tikus itu diracun, antisipatsi petani juga dilakukan dengan memasang pagar dari bambu yang dianyam kecil-kecil atau kerap disebut sigsig. Agar lebih rapat, caranya dipasangi kampil di sigsig tersebut. Pemasangan itu dilakukan dengan harapan tikus–tikus tidak bisa masuk. Namun
tetap saja tidak berubah, malah kampil yang dipasang sebagai pelindung dimakan tikus. Sudah disiasati dengan digenangi pakai air, namun tetap saja tikus bisa berenang kemudian merusak beberapa benih lalu dikumpulkan sebagai tempat pijakan merusak benih lainnya. Lebih lanjut dikatakannya, lokasi kerusakan terjadi di Subak Ume Desa, Tempek Jungut Satu. Sementara musim tanam sendiri sudah dekat. Kendala lainnya air kecil, karena aliran dari sumber air memang kecil. Pupuk tersedia, namun belakangan ini agak lambat. ‘’Mungkin juga karena musim tanam lebih awal,’’ katanya. (kmb41)
Musim Hujan Harga Salak Gula Pasir Turun Foto Bali Post/kmb41
MENUNGGU PERBUP - BPBD bersama warga memperbaiki jalan yang putus menuju rumah pohon. Namun, BPBD masih menunggu perbup agar perbaikan itu bisa dialokasikan dari tanggap darurat ke dana keadaan mendesak.
Amlapura (Bali Post) Salak gula pasir menjadi buah favorit belakangan ini. Harga salak ini memang jauh dibandingkan salak biasa. Tetapi harga salak gula pasir belakangan ini justru mengalami penurunan. Turunnya harga salak dengan daging buah putih yang memiliki cita rasa manis itu disebabkan oleh hasil produksi relatif melimpah. Selain itu, musim penghujan yang relatif dominan juga memiliki kontribusi terhadap penurunan harga salak gula pasir.
Pedagang salak di Pasar Karangsokong, Amlapura, Ni Wayan Bandem, Minggu (20/1) kemarin mengatakan, pada musim kemarau lalu harga salak gula pasir berkisar Rp 30 ribu. Bahkan yang ukurannya lebih besar bisa lebih tinggi. Harga menjadi melesat drastis bila di luar musim. Ketika tidak ada musimnya, harga salak gula pasir yang ukurannya lebih besar bisa menembus Rp 60 ribu per kilogramnya. Tetapi saat musim hujan, apalagi panen raya, harga salak gula
pasir jadi anjlok. ‘’Seperi saat ini harga salak gula pasir hanya Rp 15 ribu per kilogram. Harga itu turun sejak beberapa hari belakangan ini,’’ ujarnya. Selain penurunan dipicu musim hujan, juga lantaran hasil produksi belakangan ini mulai berlimpah. Seorang pembeli Ni Made Maryanti menambahkan, anjloknya harga buahbuahan termasuk salak gula pasir karena musim hujan, di samping itu tidak banyak orang yang membeli lantaran tidak
banyak ada piodalan. Namun perkembangan harga buah-buahan sebetulnya sangat dinamis. Karena itu, dalam hitungan hari harga buah salak bisa meningkat dratis. Tetapi peningkatannya tipis-tipis saja, berkisar Rp 1.000 sampai Rp 2.000 per kilogram. ‘’Tumben harga salak gula pasir murah seperti ini. Saya beli di Pasar Karangsokong Subagan hanya Rp 15 ribu saja per kilogram. Kalau sebelumnya harga salak jauh lebih mahal,” katanya. (kmb41)
Antisipasi Kerusakan
Logistik Pemilu Dipindah ke GOR Logistik pemilu akhirnya dipindahkan ke GOR Gunung Agung, Kamis (17/1), agar lebih aman. Pemindahan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), guna menghindarkan logistik pemilu mengalami kerusakan menjelang pemilu, April mendatang. Bagaimanakah pertimbangan logistik itu justru dipindahkan ke GOR Gunung Agung, dan bagaimana strategi pengamanannya?
KOMISIONER KPU Karangasem Ngurah Maharjana mengungkapkan ada sejumlah logistik yang dipindahkan ke GOR Gunung Agung. Di antaranya plastik pembungkus kotak suara, alat tulis, paku, tinta dan kotak suara. Pemindahan itu dilakukan, kata Maharjana, guna mencegah kerusakan logistik itu sendiri sebelum waktunya. Pasalnya, hajatan pemilu sudah sangat mepet. Karena itu, mau tidak mau logistik ini harus terhindar dari segala wujud yang berpeluang merusak logistik pemilu tersebut. “Kotak suara sebelumnya ditempatkan di gudang di Jalan Nanas. Sedangkan plastik, tinta, alat tulis
dan peralatan lainnya disimpan di KPU,’’ ujarnya . Pertimbangan dipilihnya GOR sebagai lokasi penempatan logistik, karena GOR itu lokasinya sangat representatif. Pemindahan ini akan dilakukan secara bertahap. Pasalnya, logistik yang dipindahkan itu cukup banyak. Maharjana menambahkan, mengingat lokasi logistik berada di tempat umum, maka pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Keamanan logistik sangat penting. Untuk mengamankan logistik, pihaknya melakukan kerja sama dengan Satpol PP, Dishub, termasuk pihak kepolisian. “Kita akan bersurat ke instansi
terkait untuk melakukan pengamanan logistik setiap harinya, sehingga logistik benar-benar aman,” jelas Maharjana. Disinggung apakah ada kerusakan logistik pascaditerima dari KPU Pusat, Maharjana menegaskan, kalau sampai saat ini kondisi logistik aman-aman saja. Jadi, sedikit pun tidak ada kerusakan. Pasalnya, selama ini logistik disimpan di gudang. Pihaknya rutin melakukan pengecekan. Apalagi saat ini sudah mulai memasuki musim hujan, sehingga pengecekan rutin dilakukan. Hal itu diupayakan untuk mencegah kerusakan disebabkan terkena air hujan dan terhindar dari kelembaban. (nan)
Foto Bali Post/kmb41
PINDAH - Logistik pemilu dipindah ke GOR Gunung Agung.
KLUNGKUNG
12
Bupati Suwirta Dukung Kapolda Berantas Preman Semarapura (Bali Post) Sikap tegas Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose yang menyatakan bahwa tidak ada tempat bagi preman berkedok organisasi kemasyarakatan, mendapatkan dukungan dari Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Bupati yang dilantik untuk periode kedua pada Desember tersebut, Sabtu (19/1) lalu menyatakan siap mendukung sikap tegas itu, guna memberantas aksi preman hingga ke daerah. Jadi, pihaknya menegaskan tidak ada istilah preman di Klungkung. Kehidupan warga juga berjalan kondusif. Meskipun sempat terjadi aksi pengeroyokan di Catus Pata belum lama ini, dikatakan itu lakukan oleh orang luar Klungkung yang dalam kondisi mabuk. Selain itu, kalau pun ada organisasi kemasyarakatan, keberadaan mereka justru melakukan kegiatan-kegiatan yang mendukung inovasi daerah. Pemerintah daerah juga merespons positif. Menurut Bupati Suwirta, mereka semua juga ada-
lah warga Bali. ‘’Saat kami mendapat penghargaan dari Kementrian Hukum dan HAM, dengan predikat Kepatuhan Tinggi 2018 terhadap Standar Pelayanan Publik serta Peduli Hak Asasi Manusia (HAM), ini juga terkait bagaimana kita bisa menjaga situasi kondusif di daerah,’’ tegasnya. Bupati Suwirta menjelaskan, sejauh ini belum ada kasus yang menonjol di wilayahnya, yang berkaitan dengan premanisme. Organisasi kemasyarakatan yang bersentuhan langsung dengan aksi premanisme juga dikatakan tidak ada. ‘’Saat kami tegas menutup kafe yang dicurigai ada praktik prostitusi, tidak ada perlawanan baik dari pemiliknya maupun kelompok preman yang katanya memback-up. Semuanya tiarap. Seluruh proses berjalan lancar. Saya berkesimpulan, kalau Klungkung sejauh ini kondusif atau bebas preman,’’ kata Bupati Suwirta. Dia menceritakan sejak awal
pihaknya sempat diperingatkan oleh beberapa pihak terkait, agar mempersiapkan aspek pengamanan dengan baik, karena khawatir ada kelompok masyarakat tertentu yang melawan. Sehingga saat turun itu pihaknya lengkap mengikutsertakan jajaran Satpol PP, TNI Kodim 1610/Klungkung dan jajaran Polres Klungkung, lengkap bersenjata laras panjang. Kasubag Humas Polres Klungkung AKP Putu Gede Ardana, Sabtu lalu, menegaskan menindaklanjuti sikap tegas Kapolda Bali ini, jajaran Polres Klungkung juga sudah membentuk Tim Gabungan lintas satuan. Selain itu, upaya pembinaan juga dilakukan secara masif melibatkan jajaran Bhabinkamtibmas di setiap desa. Mereka selalu membawa pesan antipremanisme, sebagaimana sikap tegas pimpinan tertinggi mereka di Mapolda Bali. Sehingga masyarakat diharapkan semakin menyadari bahwa tidak ada tempat bagi kelompok preman di Bali. (gik)
Senin Umanis, 21 Januari 2019
Klungkung Targetkan 52 Ribu Anak Miliki KIA KARTU Identitas Anak (KIA) yang dicanangkan Kementerian Dalam Negeri dan diatur dalam Permendagri Nomor 2 Tahun 2016, di Kabupaten Klungkung pelayanannya resmi diluncurkan, Minggu (20/1) kemarin. Targetnya, hingga tahun 2020 sebanyak 52 ribu anak di Kabupaten Klungkung memiliki kartu tersebut. Kepemilikan KIA bagi anak-anak di Kabupaten Klungkung akan mempermudah dalam melakukan cross check data anak dengan fakta di lapangan. Dengan kartu ini, jumlah anak di Kabupaten Klungkung akan diketahui sesuai pengelompokan usianya. Kapan mereka dewasa dan harus mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). ‘’Dengan kartu ini, saya harapkan saat cross check nanti ada kecocokan data anak dengan fakta di lapangan,’’ ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat me-launching pelayanan KIA di Lapangan Puputan Klungkung. Menurut Bupati, layanan ini merupakan program pemerintah untuk memberikan yang terbaik terutama terkait data anak di Klungkung. Ia menargetkan, di tahun 2020 semua anak di Kabupaten Klungkung memiliki kartu tersebut. ‘’Saya tugaskan Pak Sekda paling lambat tahun 2020 semua anak harus mempu-
PELUNCURAN KIA - Bupati Suwirta saat peluncuran program KIA di Lapangan Puputan Klungkung, Minggu (20/1) kemarin. nyai KIA, tidak boleh lewat,’’ sebutnya. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Klungkung Komang Darma Suyasa menyebutkan, secara keseluruhan anak yang wajib memiliki KIA di Kabupaten Klungkung sebanyak 52 ribu anak. Tetapi untuk tahun ini baru bisa disiapkan 9 ribu keping kartu. Anak yang wajib memiliki KIA antara usia 0 sampai 17 tahun. Semua dicetak gratis di Disdukcapil Klungkung.
‘’Sementara kartu masih bisa kami siapkan sebanyak 9 ribu keping dari yang wajib KIA sebanyak 52 ribu anak,’’ ujar Darma Suyasa. Beberapa manfaat KIA yakni daftar sekolah, periksa kesehatan, menabung di bank dan membeli tiket. Syarat pembuatan KIA adalah fotokopi akta kelahiran, KK orangtua/wali, KTP orangtua/wali dan anak usia 5-17 tahun menyertakan foto diri mereka. (ad769)
Senin Umanis, 21 Januari 2019
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dicari Karyawan utk Money Changer di Ubud H.08123940616 B.BP.164.01.19.0000755
Administrative Assistant / Assistant to Manager in international company (CangguBali Office). Basic Computer Skills required (Excel,Word Email, etc Good organizational skills, ability Please contact Tom at: tom@wla.us.com/ Whats app +49 176 8305 9432
B.BP.004.01.19.0000585
!!Serabutan Rmh Kost,Tgl Dlm, Pria,Jujur,Rajin 082359098881
Admin Garment Production Hub: Call/WA: 085100050706 Email: hrd@buddhawear.com
Dcr Pnjahit,T.Bordir,T.Krawang T.Sablon,T.Gambar u/Garment Hub.081338469660/081338139998
Dbthkn Acct(Min D3),Admin,Cust Service(Max 28Th)Krm Lam:Jl.Gn Soputan I/107.Tlp.0361-8466317
Dcr Tng Kirim Ikan Lele (Pke SpdMtr)081246682139/0818503603
B.BP.004.01.19.0000582
B.BP.001.01.19.0000609
Dcari Karyawati Fotocopy/Print WineeBali,Jl.Hym Wuruk 71 Dps Hub.081936247579/082171831905
B.BP.001.01.19.0000658
Dcr PRT Wnt Tggl Dlm srius Jujur Gj.2,2jt Telp.087762800029 B.BP.001.01.19.0000762
Dcr Sopir pribadi u/Tohpati Gj.2,2Jt telp.08123850501
B.BP.001.01.19.0000740
B.BP.101.01.19.0000765
Dcr Acc+Pjk S1 Acc, Writer D3, Web-Design hrd@melali-mice.com
Dcr Sopir, Min SMA, Pglm 2Thn Dcr PRT,Tidur dlm, 085829145389
B.BP.004.01.19.0000750
B.BP.004.01.19.0000749
SERVICE
DIJUAL RUMAH
B.BP.001.01.19.0000728
B.BP.001.01.19.0000760
Dcr sgr! SPG Gj 2.25jt + bonus di Bali Collection Blok A3 No.9 Nusa Dua Telp Bu Lisa 085100730980
B.BP.004.01.19.0000756
Dibutuhkan Staf Admin,Laki/PerempuanPendS1,Berpengalaman, Menguasai Komputer(Ms.Word/ Exel/Offc).Gaji 3,8-6Jt, Penempatan Jimbaran 0361-4465228 B.BP.001.01.19.0000702
Dicari Admin,Pramuniaga, Kasir Toko Dapurku WA:081939084292 B.BP.001.01.19.0000057
RUPA-RUPA
Dicari Marketing Hub .Segera 081230838933
B.BP.001.01.19.0000695
Dicr Lulusan SMK Mesin,Pnmptan Seririt, Hub.087761340455
B.BP.004.01.19.0000748
Leading Cargo Company Looking for CS.Able to Work as a Team, able in English Speaking & Writing.Work Experience in Cargo Company is Priority.Send CV to:info@bayusbalicargo.com
B.BP.004.01.19.0000663
Social Media Marketing / some Graphics design / Photoshop skills required in international company(Canggu-Bali Office) Please contact Tom at: tom@wla.us.com/ Whats app +49 176 8305 9432
B.BP.004.01.19.0000586
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
SERVICE
SERVICE
DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
Dicari Salesman/Girl, Gaji, Transport,Komisi, Bonus. Hub HP:087761391444(Tidak SMS)
B.BP.001.01.19.0000264
Sopir SIM A u/Krm Brg Jl.Pulau Batam No.10 Hub.0811393313
B.BP.001.01.19.0000761
Satpam /Waker. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.01
Tukang masak bebek goreng. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88 Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.02
Sopir SIM A untuk catering antar jemput tamu. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp.081238553358 Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
G.03
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Waiter, Kasir, SMEA SMK ke Bali Pizza Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.04
Waiter, Kasir SMEA SMK ke Shankara Kuta Jl.Bakung Sari depan Matahari Dept.Store Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.05
Cook Indonesia/India. Lamaran Shankara Kuta Jl.Bakung Sari Kuta Square Blok D33 depan Matahari Dept. Store, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.06
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228 B.BP.001.01.19.0000763
KEHILANGAN Hlg 3 Buah BPKB,BPKB DK 983 JC A.n M.Mashudi, Badung BPKB Toyota DK 1203 DZ A.n Made Magerni,SE. Denpasar BPKB Isuzu DK 8724 QW A.n Ir. I Gusti Agung Ngr Susrama Putra Hub:I Wayan Pasek Sunantara 081246537404 B.BP.004.01.19.0000719
BIRO JASA
Satpam Waker. Lamaran datang langsung ke Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818
Bantu Lapor Pajak SPT Tahunan BulananSIUPNPWP081338344155
G.07
B.BP.001.12.18.0000879
BANGLI
14
Senin Umanis, 21 Januari 2019
Razia di Jalan Raya, Bukan Mencari Kesalahan Bangli (Bali Post) Satuan Lalu Lintas Polres Bangli selama ini rutin menggelar razia di jalan raya. Tujuannya tiada lain untuk menekan terjadinya tindak pelanggaran lalu lintas yang bisa berdampak pada kecelakaan. Meski tujuannya baik untuk keselamatan pengendara di jalan raya, tak sedikit pengendara yang belum paham
dengan maksud dan tujuan dari pelaksanaan razia yang dilakukan petugas kepolisian. Kasat Lantas Polres Bangli AKP I Nengah Sona mengungkapan, pihaknya selama ini menggelar razia setiap hari. Dalam pelaksanaan razia masih ada saja pengendara yang terjaring razia mencoba berargumen dan membela diri di hadapan petugas, padahal jelas-jelas terbukti melanggar. Selain memberikan sanksi tilang, untuk menyikapi hal itu, pihaknya biasanya mencoba memberikan penjelasan mengenai aturan dan tata tertib berlalu lintas. “Tidak mungkin petugas menilang orang yang tidak melanggar. Tilang bukan untuk cari-cari kesalahan, tapi untuk menjaga keselamatan pengendara, supaya mereka patuh dan tertib dalam berlalu lintas,” katanya ditemui belum lama ini. Dalam kegiatan razia selama ini, jenis pelanggaran yang paling banyak terjaring karena tidak menggunakan
helm. Sebagian besar pelanggaran tanpa pelindung kepala terjadi di wilayah Kintamani. Para pelanggar biasanya mengungkapkan alasannya tak memakai helm karena jaraknya dekat. “Mereka masih belum sadar pentingnya menggunakan helm,” ujar mantan Kanit Induk 1 PJR Polda Bali itu. Perwira asal Seraya, Karangasem ini menilai razia yang dilaksanakan petugas cukup efektif untuk menekan terjadinya kasus lakalantas hingga 70 persen. Agar masyarakat menyadari pentingnya mematuhi tata tertib dan aturan berlalu lintas, pihaknya terus menyosialisasikan melalui Bhabinkhamtibmas di seluruh desa. Untuk menghindari terjaring razia, masyarakat diimbau selalu melengkapi surat-surat dan perlengkapan saat berkendara di jalan raya. “Selain menggelar razia, kami juga melaksanakan kegiatan rutin dikmas lantas ke sekolah-sekolah dan banjarbanjar. Jadi, tidak ada toleransi untuk pelanggaran yang berpotensi kecelakaan dan berakibat fatalitas. Siapa pun yang melanggar akan kami tindak,” tegas Sona. (kmb40)
AKP I Nengah Sona
Hasil Pertanian Warga Dibeli Lebih Murah
Bangli (Bali Post) – Aktivitas perekonomian warga di tiga desa kini menjadi terhambat akibat kejadian longsor di wilayah Desa Buahan, Kintamani, Kamis lalu. Lantaran akses jalan satu-satunya tertimbun material longsor, warga di tiga desa yang terdampak yakni Desa Abang Batudinding, Abang Songan dan Terunyan terpaksa beraktivitas ke luar desa dengan cara menyeberangi danau. Mereka sekalian memasarkan hasil pertaniannya. Salah seorang warga Desa Terunyan Ketut Jaksa saat dihubungi, Minggu (20/1) kemarin, mengatakan tertutupnya akses jalan akibat tertimbun longsor sangat menyulitkan warga untuk beraktivitas. Untuk keluar desa, warga mau tak mau
harus menyeberangi danau menggunakan boat. ‘’Ribet ke mana-mana harus naik turun boat,’’ ujarnya. Kondisi ini cukup berpengaruh terhadap pendapatan petani. Lantaran jalur darat tak bisa dilalui, harga komoditi pertanian saat ini dibeli pengepul dengan harga yang lebih murah. ‘’Karena kondisi medan agak sulit dan ribet, pengepul tentu minta belinya dengan harga lebih murah,’’ ungkapnya. Sebagian besar hasil panen petani di desanya yang dijual ke pengepul berupa cabai. Hal serupa juga diakui warga lainnya, I Wayan Asli. Longsor di wilayah Desa Buahan menyebabkan hasil penen petani laku dijual dengan harga lebih murah. Cabai besar misalnya, jika biasanya bisa dijual petani dengan
harga Rp 17 ribu per kilogram, saat ini hanya laku Rp 14 ribu per kilogram. ‘’Dibeli lebih murah karena pertimbangan angkutannya. Kalau sebelum longsor pengepul beli hasil panen langsung ke petani membawa kendaraan, sekarang mereka masih harus naik boat,’’ katanya. Meski mengalami penurunan, hal itu diakuinya tidak terlalu merugikan petani. Bagi petani yang tinggal di Dusun Cemaralandung ini, harga jual cabai Rp 14 ribu per kilogram masih tergolong standar. Kendati demikian, Asli tetap berharap upaya penanganan material longsor Bukit Abang di Desa Buahan bisa segera tuntas. Dengan demikian, warga tidak lagi terisolir dan bisa beraktivitas normal seperti sebelumnya. (kmb40)
Bali Post/kmb40
DIBERSIHKAN - Alat berat beroperasi membersihkan material longsor yang menimbun jalan di wilayah Desa Buahan, Kintamani.
BPBD Tambah Alat Berat di Desa Buahan Warga Gelar Upacara ’’Pesapuh’’ Bangli (Bali Post) –
Upaya penanganan bencana longsor yang terjadi di Bukit Abang tepatnya di wilayah Desa Buahan, Kintamani, hingga Minggu (20/1) kemarin masih terus dilakukan tim gabungan dari BPBD, TNI/Polri dan instansi terkait dari Pemprov Bali bersama warga. Untuk mempercepat pembersihan material longsor yang menimbun akses jalan utama penghubung tiga desa, tim menambah satu unit alat berat. Sementara masyarakat dari desa yang terdampak melaksanakan upacara pesapuh di sekitar lokasi longsor. Kasi Kedaruratan Bencana dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa seizin Kalak BPBD Bangli Wayan Karmawan saat dikonfirmasi siang kemarin mengatakan, penambahan alat berat berupa eksavator sudah dilakukan sejak Sabtu (19/1). Hanya, karena hujan, eksavator milik Dinas PU Bangli yang sebelumnya sempat dipakai untuk penanganan longsor di Terunyan itu baru bisa dioperasikan di Buahan kemarin. Hingga siang kemarin proses pembersihan material di lokasi longsor masih terus dilakukan dan sudah mencapai sekitar 40 persen. Cuaca hujan diakuinya menjadi kendala
utama bagi petugas untuk bisa mempercepat upaya penanganan longsor. ‘’Seperti kemarin, sebelum pukul 12.000 kami terpaksa hentikan karena hujan. Kami utamakan keamanan petugas, karena di atas tebing masih ada ancaman longsoran susulan batubatu besar,’’ ungkapnya. Agus Sutapa tak bisa memastikan kapan proses penanganan longsor bisa tuntas dilakukan. Menurutnya, hal itu sangat tergantung pada cuaca. Jika cuaca mendukung, tentu upaya penangan bisa dilakukan dengan lebih cepat. Pesapuh Agar penanganan long-
sor bisa berjalan lancar tanpa hambatan, masyarakat Banjar Dukuh, Desa Abang Batundinding, dan sekitarnya siang kemarin melaksanakan upacara pesapuh di sekitar lokasi longsor. ‘’Tujuan dari upacara ini adalah untuk memohon kepada Ida Bhatara agar penanganan longsor bisa berjalan lancar dan tidak ada longsor susulan. Melalui upacara ini juga diharapkan secara psikologis masyarakat yang sebelumnya sempat trauma karena melihat kejadian longsor bisa lebih tenang,’’ ujarnya. Nantinya ketika akses ja la n m e nuju t ig a d esa ,
yakni Abang Batudinding, Abang Songan dan Terunyan sudah bisa dibuka dan dilalui, Agus Sutapa minta masyarakat di sekitar tetap waspada. Sebab, longsor susulan masih berpotensi terjadi di lokasi. Sebelumnya diberitakan, tebing Bukit Abang yang berada di wilayah Desa Buahan, Kintamani, kembali mengalami longsor, Kamis (17/1) sore. Material longsor berupa tanah dan babatuan berukuran besar menimbun dan menutup seluruh badan jalan yang ada di sekitarnya. Akibatnya, warga dari tiga desa, yakni Desa Abang Batudinding, Abang Songan dan Terunyan terisolir. Untuk mengatasi keterisoliran warga, Satuan Polisi Air Polres Bangli bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli dan BPBD menyiagakan beberapa boat yang bisa dipakai warga untuk beraktivitas ke luar desa. (kmb40)
15
Senin Umanis, 21 Januari 2019
Topan Musim Dingin Landa AS
Milwauke – Topan besar musim dingin diperkirakan menerjang banyak wilayah di bagian utara Amerika Serikat, dengan membawa salju tebal, angin kencang dan suhu udara yang menggigit. Kondisi tersebut membuat orang sulit melakukan perjalanan dan berpotensi bahaya pada Jumat (18/1) sampai akhir pekan, kata petugas prakiraan cuaca. Sistem topan itu diperkirakan menurunkan salju setebal 15 sampai 25 sentimeter di Plains dan Midwest pada Jumat malam dan Sabtu dan salju setebal satu kaki di beberapa bagian Northeast saat topan tersebut bergerak ke timur pada Sabtu dan Ahad, kata Dinas Cuaca Nasional (NWS) di dalam beberapa saran. Sistem tersebut diperkirakan juga membawa hujan yang membeku, embusan angin dengan kecepatan 56 kilometer per jam dan dengan cepat menurunkan temperatur yang akan terjun sampai puluhan derajat dan bahkan sampai di bawah nol Derajat Fahrenheit di beberapa daerah, kata dinas itu. ‘’Jika Anda tak perlu keluar rumah, barangkali lebih
baik Anda tidak melakukannya,’’ kata Amy Seeley, petugas meteorologi di NWS di Chicago, sebagaimana dikutip Reuters -- yang dipantau Antara di Jakarta, Minggu (20/1) malam. ‘’Rakyat harus berhati-hati dengan salju yang menerjang dan menghanyutkan.’’ Beberapa pejabat dan petugas prakiraan cuaca di beberapa negara bagian memperingatkan bahwa tumpukan salju dan alirannya di jalan raya akan membuat mengemudi jadi sulit dan berbahaya. Lebih dari 900 penerbangan dalam negeri telah dibatalkan dan sebanyak 3.100 penerbangan lagi ditunda hingga pukul 16.00 EST, Jumat (Sabtu, pukul 04.00 WIB), kata dinas pencatatan cuaca daring Flightware.com.
Jakarta (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) memulai proses produksi surat suara pemilu serentak 2019. Total surat suara yang dicetak mencapai 939.879.651 yang akan diproduksi enam konsorsium hingga tiga bulan ke depan. ‘’Proses produksi sesuai jadwal tender berlangsung 19 Januari-19 Maret 2019, sementara distribusi dan serah terima berlangsung 1-29 Maret 2019,’’ kata Ilham Saputra, Minggu (20/1) kemarin. Keenam konsorsium tersebar di 35 lokasi, di 3 provinsi dengan nilai kontrak Rp 603.342.100.900. Dari pengadaan surat suara ini, KPU mengklaim melakukan penghematan anggaran Rp 291.378.192.100 dari total Rp 894.720.293.000 yang dialokasikan. ‘’Saya kira dengan kapasitas yang dimiliki pihak percetakan, kami optimis proses percetakan surat suara 60 hari itu bisa sesuai target,’’ ujarnya. KPU juga tidak meragukan kualitas dari enam perusa-
SURAT SUARA - Komisioner KPU Ilham Saputra (kiri) melakukan pemeriksaan kualitas warna surat suara legislatif saat proses pencetakan, di Jakarta, Minggu (20/1) kemarin. haan percetakan yang menjadi klasifikasi. ‘’Jadi kualitas gamrekanan kerja KPU itu. Menu- barnya, gambar partainya, rut Ilham, KPU memiliki qual- gambar bendera yang ada di ity control dari orang-orang lu- surat suaranya,’’ imbuhnya. lusan politeknik profesional. Ia Pemantauan produksi surat kemudian memastikan awak suara juga telah disaksikan media dan masyarakat pada Badan Pengawasan Pemilu umumnya bahwa hasil cetakan (Bawaslu) dan Dewan Kehorsurat suara sudah memenuhi matan Penyelenggara Pemilu standardisasi sesuai dengan (DKPP). (kmb4)
Beberapa perusahaan penerbangan mengatakan di akun Twitter mereka akan memberi tahu pelancong agar siap menghadapi penundaan dan pembatalan lebih lanjut selama akhir pekan. Amtrak membatalkan layanan kereta dari Chicago ke Boston, Washington D.C. dan New York pada Sabtu dan membatalkan serta mengubah beberapa jalur yang berasal dan berakhir di pantai timur AS pada Ahad. Gubernur Pennsylvania Tom Wolf mengumumkan keadaaan darurat untuk negara bagiannya, tempat ia mengatakan salju setebal satu inci per jam diperkirakan turun. Batas kecepatan di banyak jalan raya Pennsylvania dibatasi sampai 45 mil per jam, katanya. (ant/afp)
KPU Mulai Cetak Surat Suara
Bali Post/ant
Tujuh Mobil Tabrakan di Tol Cikampek Bekasi (Bali Post) – Tujuh unit mobil mengalami tabrakan beruntun di Tol Jakarta-Cikampek Km 39 B arah Jakarta hingga mengakibatkan kemacetan, Minggu (20/1) kemarin. ‘’Kecelakaan lalu lintas ini terjadi pukul 13.30 WIB. Pemicunya kurang konsentrasi dan menjaga jarak aman,’’ kata Humas Tol JakartaCikampek Hendra Damanik, di Bekasi. Berdasarkan laporan petugas lapangan diketahui ketujuh mobil itu berjenis Toyota Rush B-1640-TMO, Honda Mobilio D-1401-ABI,
Dukung Penuh ‘’Acara seperti ini akan saya dukung penuh. Namun tetap harus ada gotong royong masyarakat supaya ada kebersamaan,’’ ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini. Selain ngaturang muspa, Gubernur dan Wakil Gubernur Bali juga mengikuti prosesi nedunang Ida Batara. Ketua Panitia Karya I Wayan Artha Dipa mengatakan rangkaian upacara telah dimulai dengan Segara Kertih tanggal 11 Januari 2019 di Pantai Amed yang dilaksanakan krama 7 desa adat di Kecamatan Abang, sementara 13 desa adat lainnya dari 20 desa adat yang ada di Kecamatan Abang melaksanakan tawur puncak tanggal 20 Januari ini. Ida Batara akan nyejer selama 42 hari. ‘’Pemprov Bali bersama dengan pemkab/kota seBali mendapat giliran dua kali nganyarin, sementara sisanya dibagi seluruh kecamatan dan OPD di Karangasem masingmasing sekali,’’ jelas Ketua Panitia yang juga Wakil Bupati Karangasem ini. Tampak hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan mantan Gubernur Bali Dewa Made Beratha. (ad777)
Datsun B-1094-KIJ, Toyota Avanza T-1180-DN, Velfire B-103-NB, Harier D-1607OG dan Daihatsu Xenia BE1469-TY. ‘’Tidak ada pengemudi yang mangalami luka serius. Namun, kendaraan rusak di bagian depan dan belakang,’’ ucapnya. Dikatakan Hendra, berdasarkan kesaksian salah satu korban kecelakaan, kecelakaan bermula saat pengemudi Toyota Rush B-1640-TMO mengurangi kecepatan karena kepa datan lalu lintas. Namun, pengendara Honda Mobilio D-1401-ABI yang berada di
belakangnya kurang menjaga jarak aman sehingga menabrak kendaraan di depannya. ‘’Begitu selanjutnya, kendaraan di belakangnya saling bertabrakan,’’ ungkap Hendra. Kerugian material yang diderita korban di antaranya kerusakan pada sejumlah bagian bodi kendaraan. ‘’Ada yang rusak di bagian kap mesin, bumper, bodi depan dan belakang,’’ tuturnya. Kejadian tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan melibatkan peran kepolisian di wilayah setempat. (ant)
Debat Capres Tak Seru, KPU akan Hapus Kisi-kisi Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempertimbangkan menghapus pemberian kisikisi pertanyaan pada debat capres selanjutnya, berdasarkan masukan dari para pakar dan masyarakat. ‘’Kami mempertimbangkan masukan pakar dan masyarakat terkait evaluasi debat. Kalau menurut masyarakat karena kisi-kisi menjadi kurang seru, kisi-kisi tidak akan kita berikan lagi,’’ kata Komisioner KPU RI Ilham Saputra, Minggu (20/1) kemarin. Dia mengatakan, tanpa pemberian kisi-kisi, mungkin nanti para pasangan calon akan bisa dengan spontan menjawab pertanyaan dan berdebat dengan pasangan
lawan. ‘’Yang jelas kami tidak akan menutup mata dan telinga dari semua masukan,’’ ujar Ilham. Dia mengungkapkan sejauh ini telah banyak masukan dari lembaga nonpemerintah serta kalangan media, terkait evaluasi penyelenggaraan debat capres pertama. KPU secara resmi akan menggelar rapat evaluasi melibatkan seluruh pemangku kepentingan pada Senin (21/1) ini. Dalam rapat evaluasi itu akan dibahas seluruh hal teknis untuk mewujudkan penyelenggaraan debat capres ke depan yang lebih baik lagi. Sejauh ini KPU secara institusi merasa penyelenggaraan debat capres pertama sudah
baik dari penyelenggaraan teknis. ‘’Tapi sekali lagi kami tidak menutup mata dan telinga, kami akan mendengarkan masukan pakar dan masyarakat,’’ ucapnya. Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon, nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sementara itu, Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahudin Uno sepakat dengan masukan berbagai pihak terkait evaluasi terhadap debat capres, termasuk tidak perlu adanya kisi-kisi. ‘’Memang harus ada evaluasi untuk pelaksanaan debat selanjutnya. Saya juga sepakat agar tidak lagi dibatasi oleh kisi-kisi,’’ katanya. Kata dia, pasangan calon
harus memastikan bahwa debat selanjutnya lebih bisa menjawab seperti yang diinginkan masyarakat. ‘’Tapi harus kita syukuri debat yang telah berlangsung kemarin berjalan dengan lancar,’’ katanya. Sandi mendorong adanya evaluasi agar debat selanjutnya dibuat dengan lebih sederhana tanpa melibatkan massa terlalu banyak. ‘’Debat itu kan itu untuk saling memahami. Saya rasa tidak perlu melibatkan begitu banyak orang di dalam ruangan. Mestinya dibuat senyaman mungkin termasuk bagi yang menonton. Debat yang kemarin itu berlangsung di koridor yang terlalu besar,’’ katanya. (ant)
Warga Keluhkan Naiknya Harga Tiket Pesawat Jakarta (Bali Post) – Sepekan terakhir masyarakat Indonesia dihebohkan oleh harga tiket penerbangan domestik yang lebih mahal dibandingkan dengan tiket penerbangan ke luar negeri atau transit terlebih dahulu di negara lain. Seperti di Aceh. Warga mengeluhkan mahalnya harga tiket penerbangan langsung Banda Aceh - Jakarta dibandingkan jika dari Banda Aceh - Jakarta yang transit di Kuala Lumpur, Malaysia. Ramond Dony Adam dari PDI Perjuangan mencontohkan harga tiket rute Banda AcehJakarta naik dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 3 juta. Sedangkan jika transit di Kuala Lumpur terlebih dahulu, ongkos sekali jalan hanya Rp 900.000. Perbandingan harga tiket yang sangat mencolok tersebut tentunya mendorong kebanyakan warga Aceh pada akhirnya lebih memilih untuk bersusah payah mengurus paspor hanya demi menikmati tiket penerbangan murah meriah. Bukan warga Aceh saja yang mengeluhkan kenaikan harga tiket penerbangan domestik.
Masyarakat Timika, Papua juga mengkritik tiket penerbangan domestik yang mereka anggap kemahalan. Enos Zadrak, Senin lalu, mengatakan harga tiket penerbangan TimikaMakassar kini terjual hampir mendekati Rp 4 juta, sementara tiket penerbangan Timika-Jakarta sudah hampir mencapai Rp 5 juta. Warga lainnya juga menyebut harga tiket TimikaJakarta lebih mahal daripada harga tiket Jakarta-Jedah atau Jakarta-Hongkong. Namun keluhan dan nada protes itu sudah disikapi Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Carriers Association/ INACA). Mereka sepakat untuk menurunkan harga tiket pesawat terbang domestik. Ketua INACA I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra memaparkan, hal itu menyusul keprihatinan masyarakat atas tingginya harga tiket dan adanya komitmen positif atas penurunan biaya kebandaraan dan navigasi dari para pemangku kepentingan seperti PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, AirNav dan Pertamina.
Wakil Presiden (Wapres) M Jusuf Kalla menilai kenaikan tarif tiket pesawat beberapa waktu lalu antara lain disebabkan oleh penyesuaian kurs mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah, sehingga berpengaruh pada biaya operasional terutama pembelian avtur yang menggunakan dolar AS. Apabila tarif tiket pesawat tetap murah, maka hal itu dapat berdampak pada lesunya industri maskapai sehingga berakibat pada bangkrutnya perusahaan penerbangan. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti menuturkan sejak keluarnya peraturan tersebut, tarif batas atas dan bawah belum direvisi sejak tiga tahun lalu, sementara harga avtur dan komponen biaya operasional lainnya telah mengalami penyesuaian sampai 70 persen. Faktor geografis juga pengaruhi avtur. Selain dipengaruhi dolar AS, luasnya wilayah Indonesia juga diperkirakan menjadi salah satu penyebab mahalnya harga avtur bagi penerbangan domestik. Direktur Jenderal Minyak
dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Djoko Siswanto memperkirakan bahwa mahalnya harga avtur di Indonesia karena wilayahnya yang luas dan terdiri dari ribuan pulau. Banyaknya rute penerbangan antarpulau tersebut, lanjut Djoko, membuat konsumsi avtur menjadi lebih banyak dibandingkan negara lain, sehingga harganya besar kemungkinan menjadi naik dan apalagi ketersediannya juga berkurang. Berdasarkan data yang dihimpun, harga avtur di Bandara Changi, Singapura sekitar 178 sen dolar AS/galon atau Rp 6.583/liter. Harga ini termasuk yang paling murah dibanding bandara-bandara lainnya di dunia, termasuk di Riyadh, Arab Saudi sekitar 200 sen dolar AS/ galon atau Rp 7.397/liter. Sedangkan berdasarkan situs Pertamina Aviation, harga avtur di Bandara SoekarnoHatta saat ini mencapai Rp 7.580 atau 0,56 dolar AS setiap liternya sudah termasuk pengiriman ke pesawat namun belum menghitung PPN 10 persen dan PPh 0,3 persen khusus penerbangan domestik. (ant)
Senin, 21 Januari 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Jalan Kehidupan (1) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Khrisna Garuda (1) Bali Channel Tourist TV Yowana Magz
09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita
Marion Sam Sugui-Sinoil Berita dan Bincang Terkini Lejel Home Shopping Bali Channel Tourist TV 12:050 Wita Dharma Wacana Jalan Kehidupan (2) 12:300 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Bali Channel Tourist TV 14:05 Wita Klip Bali
14:30 Wita Yowana Live 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:050 Wita Lila Cita Sanggar Tari Supraba (1) 17:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 17:05 Wita DW TV 17:30 Wita Kartun Krishna Kanda (2) 18:00 Wita Puja Trisandya 19:00 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Giliran Anda
20:00 Wita 20:30 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita
Orti Bali Folk Song DIABEMED Taksu Made Subrata Pengrajin Keris 22:00 Wita Lila Cita Calonarang Desa Adt Kuta (1) 23:05 Wita Folk Song 23:300 Wita Bali Channel Tourist TV
balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Senin Umanis, 21 Januari 2019
ISSI Siapkan Empat Atlet ke Pra-PON Denpasar (Bali Post) Pengprov Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Bali menyiapkan empat atlet balap sepeda guna berlaga di ajang Pra-PON. Mereka adalah Kevin Maulana (Denpasar/road-race), Sayu Bela (Denpasar/cross country), Omar Batista (Badung/roadrace) dan Ardian Putra Pratama (Badung/BMX). Wakil Ketua Umum Pengprov ISSI Bali Nyoman Kertiyasa di Denpasar, Minggu (20/1) kemarin menjelaskan, saat Pra-PON hanya boleh diturunkan atlet U-20 mengingat pada PON 2020 di Papua usia pembalap U-21. Ia ingin mendatangkan pelatih nasional agar mampu memberikan teori dan praktik kepelatihan kepada pelatih di Bali. Pelatih di daerah ini selanjutnya membina para atlet khususnya pembalap yang akan berlaga di Pra-PON. Pihaknya ingin pelatihan khusus diberikan kepada para pelatih supaya mereka mampu mencetak atlet berbakat. ‘’Kami pernah mengadakan pelatihan tingkat dasar kepada para guru olahraga di sekolah dan mantan atlet balap sepeda, Desember tahun lalu,’’ ujarnya. Menurut Ketua Umum Pengprov ISSI Bali Wayan Mariyana Wandhira, selama ini teori dan praktik yang diajarkan kepada atlet banyak yang kurang tepat dan telah dievaluasi pada pelatihan lalu. ‘’Yang penting bagi kami, regenerasi atlet terus digelorakan mulai dari Porjar. Selanjutnya, bibit yang muncul ke permukaan diberikan jam terbang dengan mengikuti berbagai lomba,’’ jelasnya. Dikatakannya, pembalap Pra-PON perlu melakukan uji coba dengan turun pada berbagai event mengingat jadwal Pra-PON mendahului Porprov Bali. Selain itu, pihaknya menyelenggarakan kejurnas dan kejuaraan terbuka untuk mengukur kemampuan pembalap lokal Bali. Bali menggelar kejuaraan terbuka kriterium tahun lalu dan berencana mengadakan ajang cross country pada Mei nanti. (022)
Bali Post/kmb23
AKSI DAMAI - Polisi berjaga-jaga di depan ratusan fans perwakilan dari 14 klub sepak bola di Indonesia yang menggelar aksi damai di depan pintu masuk Hotel Sofitel, Nusa Dua, tempat berlangsungnya Kongres Tahunan PSSI, Minggu (20/1) kemarin.
Kongres PSSI
Edy Rahmayadi Mundur sebagai Ketum
Mangupura (Bali Post) – Edy Rahmayadi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI. Pengunduran diri yang disampaikannya pada acara pembukaan kongres cukup mengagetkan peserta Kongres Tahunan PSSI di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Badung, Minggu (20/1) kemarin.
Bali Post/ist
JUARA - Sayu Bela (kanan) menjadi juara Kejurnas Cross Country Eleminator Junior 2018 di Yogyakarta.
Edy Rahmayadi yang memimpin PSSI sejak tahun 2016 ini selanjutnya menyerahkan tapuk pimpinan kepada Wakil Ketua PSSI Joko Driyono selaku Plt. Ketum PSSI. Penyerahan kepemimpinan ditandai penyerahan bendera PSSI. Salah satu alasan pengunduran dirinya adalah banyaknya kegagalan PSSI selama kepemimpinannya, di antaranya kasus tewasnya suporter bola dan yang paling menyita perhatian publik adalah kasus mafia bola. Edy
minta seluruh peserta kongres agar menyampaikan permohonan maafnya kepada rakyat Indonesia atas kegagalannya selama memimpin PSSI. Ia juga minta seluruh peserta kongres agar membawa PSSI lebih baik ke depannya. Kongres melibatkan sekitar 250 peserta yang terdiri atas pengurus tim Liga 1, 2 dan 3, utusan Asprov PSSI dan peninjau. Asprov PSSI Bali diwakili Ketua Umum Ketut Suardana dan Sekum Dewa Teges Wirawan. Sementara
empat peninjau masing-masing IGAN Anom Jaksa Saputra, Wayan Artanayasa (Exco), Nasser Atthamimy (Ketua Departemen Sepak Bola) dan Gede Made Anom Prenatha (Direktur Kompetisi). Anom Prenatha menyatakan Edy Rahmayadi yang juga Gubernur Sumut baru menjabat dua tahun. Masa tugasnya akan berakhir 2020 mendatang. Salah satu keputusan kongres adalah soal kompetisi Liga 1 yang akan digulirkan pasca-pilpres dan
Chelsea Diancam Arsenal dan MU
London – Chelsea menelan kekalahan 0-2 dari Arsenal dalam lanjutan kompetisi Liga Utama Inggris di Emirates, Minggu (20/1) dini hari kemarin. Kekalahan keempat dalam 11 pertandingan liga membuat Chelsea berisiko kehilangan peluang berlaga di Liga Champions untuk musim kedua berturut-turut untuk pertama kalinya sejak Roman Abramovich membeli klub pada 2003. Pasukan Sarri masih di posisi terdepan untuk finis di empat besar, tetapi sekarang diancam Arsenal dan Manchester United (MU) yang mulai bangkit. Chelsea mengumpulkan 47 hasil dari 23 kali turun, disusul Arsenal (44) dan MU (44).
Selain itu, The Blues masih harus mengunjungi United, serta mengejar Liverpool dan Manchester City dalam 15 pertandingan terakhir di liga. Manajer Chelsea Maurizio Sarri bersikeras masih siap bertarung, bahkan menuduh para pemainnya kurang memiliki hati yang sama. ‘’Bagi saya, sebagai sekelompok pemain, mereka tidak agresif dari sudut pandang mental. Mereka tidak memiliki keganasan dalam mentalitas,’’ katanya. Sarri siap mendapatkan apa yang diinginkan dalam penandatanganan Gonzalo Higuain dengan status pinjaman dari Juventus untuk sisa musim ini guna menawarkan beberapa senjata yang sangat dibutuhkan. Di sisi lain,
taktiknya juga mendapat sorotan dalam beberapa pekan terakhir. Eden Hazard hanya memiliki 12 gol sejak terjepit ke peran penyerang tengah karena kurangnya kepercayaan Sarri pada Alvaro Morata dan Olivier Giroud. Chelsea menguasai 64 persen penguasaan melawan Arsenal, tetapi hanya memiliki satu tembakan ke gawang tuan rumah. Pemainnya yang paling ulet, N’Golo Kante, juga keluar dari posisi gelandang bertahan. Sarri lebih suka meninggalnya Jorginho yang dibawanya dari Napoli musim panas lalu, di pangkalan lini tengah. Dua gol kemenangan Arsenal dibukukan Lacazette pada menit ke-14 dan bek
tengah Koscielny menit ke39. Dalam laga lebih awal, Bournemouth mengalahkan West Ham 2-0, Liverpool mengatasi Crystal Palace 4-3, Manchester United menundukkan Brighton 2-1, Newcastle menang 3-0 atas Cardiff, Southampton menaklukkan Everton 2-1, Watford ditahan Burnley 0-0 dan Wolves menjungkalkan Leicester 4-3. Madrid Casemiro yang memukau dan gol telat Luka Modric membuat Real Madrid menang 2-0 atas Sevilla pada lanjutan La Liga Spanyol. Hasil ini merupakan dorongan yang sangat dibutuhkan untuk tantangan perebutan gelar juara La
paling lambat 8 Mei. Aksi Damai Ratusan fans perwakilan dari 14 klub sepak bola di Indonesia menggelar aksi damai di depan pintu masuk tempat berlangsungnya Kongres PSSI, Minggu kemarin. Kedatangan mereka untuk menyuarakan dukungan terhadap kinerja Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola bentukan Mabes Polri. Ratusan fans sempat memaksa masuk ke ruang rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pascaEdy Rahmayadi mundur dari jabatannya pada pembukaan kongres. Aksi mereka mendapat kawalan ketat aparat kepolisian yang berjada di depan pintu masuk hotel. Sempat terjadi aksi
Liga. Madrid bergerak ke peringkat ketiga klasemen dengan poin 36 dari 20 kali turun, di atas Sevilla (33) dan di belakang Atletico Madrid (41) yang menanggung malu 0-3 di kandang klub papan bawah Huesca. Ini adalah hasil paling mengesankan buat Madrid dalam beberapa minggu terakhir setelah hanya dua meraih kemenangan dalam lima pertandingan. ‘’Mengalahkan rival langsung Anda selalu bernilai lebih dari tiga poin,’’ kata pelatih Madris, Santiago Solari. ‘’Dia luar biasa, dia adalah pejuang. Mencetak gol di menit terakhir menunjukkan semangatnya dan semangat tim,’’ tambahnya tentang Modric. (afp/kmb)
Pacquiao Beri Bukti Las Vegas – Manny Pacquiao mempertahankan gelar kelas welter WBA dalam pertarungan pertamanya di tanah AS dalam dua tahun dan yang pertama berusia 40 tahun di MGM Grand Hotel, Las Vegas, Minggu (20/1) siang kemarin. Petinju Filipina itu menang angka atas Adrien Broner (AS) yang jauh lebih muda dalam pertarungan 12 ronde. Pacquiao nyaris menumbangkan Broner dua kali di ronde ketujuh dan kes-
embilan dan menunjukkan bahwa ia masih bisa menjadi kekuatan yang sangat kompetitif. ‘’Saya benar-benar tidak percaya karier saya sudah berakhir. Saya membuktikannya dalam pertarungan terakhir saya melawan (Lucas) Matthysee. Sekarang aku buktikan lagi pada usia 40. Saya ingin menjadi lebih agresif tetapi (pelatih Buboy Fernandez) menyuruh saya menunggu peluang,’’ katanya. Satu hakim memberikan penilaian 117-111 dan dua lainnya memutuskan 116-112 untuk Pacquiao. Rekornya kini meningkat menjadi 61-7-2 dengan 39 KO. Dalam pertarungannya yang ke-70 itu, penampilan Pacquiao disaksikan Floyd Mayweather, petinju tak terkalahkan AS yang menundukkannya pada 2015 lalu. Segera setelah pertarungan, Pacquiao memanggil Mayweather. ‘’Katakan padanya untuk kembali ke ring dan kita akan bertarung. Aku bersedia bertarung lagi dengan Floyd Mayweather jika dia mau kembali bertinju,’’ tegasnya. Mayweather yang membantu mempromosikan duel Pacquiao versus Broner, tidak berkomitmen ketika ditanya apakah dia akan kembali ke arena bersama Pacquiao. ‘’Saat ini aku menjalani hidup yang bahagia,’’ ujarnya. Mayweather juga mengunjungi dan menyapa Pacquiao di ruang ganti sebelum pertarungan. Broner senang dengan penampilannya dan tidak setuju dengan skor. ‘’Kamu semua tahu aku mengalahkannya. Mereka berusaha mendapatkan uang itu lagi dengan Pacquiao dan Floyd. Aku tidak khawatir tentang itu,’’ ungkapnya. (afp/kmb)
dorong-mendorong antara fans dan pihak polisi. Untuk meredam aksi, dilakukan negosiasi antara perwakilan fans dan koordinator keamanan di pintu masuk. Salah satu koordinator yang datang dari Madura, Mimit, yang sempat diamankan petugas menyampaikan dirinya ingin masuk ke ruang kongres hanya untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasi para fans. Baginya, mundurnya Ketua Umum PSSI tidak cukup. Semua pengurus PSSI mesti diganti. ‘’Pengganti ketua umum mesti dari kalangan mantan pemain bola. Karena hanya orang yang ngerti bola yang bisa ngurus bola. Bukan dari kalangan pengusaha atau mafia,’’ sebutnya. (kmb23/022)
Federer Tersingkir
Melbourne – Juara bertahan tunggal putra Roger Federer ditaklukkan petenis Yunani Stefanos Tsitsipas yang 17 tahun lebih muda darinya dengan skor 6-7 (11/13), 7-6 (7/3), 7-5, 7-6 (7/5) di babak 16 besar turnamen Australia Terbuka, Minggu (20/1) kemarin. Federer yang mengejar gelar grand slam ke-21 harus berjuang keras melawan petenis berusia 20 tahun yang disebut-sebut sebagai juara masa depan. ‘’Saya kalah dari pemain yang lebih baik yang bermain sangat baik, yang bertahan di sana dan tetap tenang,’’ kata Federer Petenis yang dikalahkan Federer di final tahun lalu, unggulan keenam Marin Cilic, juga dikirim berkemas oleh Roberto Bautista Agut (Spanyol) yang akan bertanding melawan Tsitsipas di perempatfinal. Unggulan kedua tunggal putri Angelique Kerber ikut
tersingkir. Petenis nomor dua dunia yang juga juara Wimbledon ini dihentikan Danielle Collins (AS) 0-6, 2-6 dalam waktu kurang dari satu jam. Begitu pula Maria Sharapova gagal melanjutkan langkahnya ke babak berikutnya. Ashleigh Barty masuk delapan besar setelah melewati Sharapova 4-6, 6-1, 6-4. dan selanjutnya akan bertemu Petra Kvitova. Sebaliknya Rafael Nadal maju ke babak delapan besar dengan kemenangan dua set langsung atas Tomas Berdych. Nadal yang kembali dari operasi kaki, melewati mantan petenis nomor empat dunia itu 6-0, 6-1, 7-6 (7/4) . ‘’Saya selalu mengatakan hal yang sama ketika saya kembali karena cedera. Saya tidak mengharapkan hal-hal negatif atau positif. Saya hanya mencoba melakukan pekerjaan saya setiap hari dan hanya dengan sikap yang benar setiap hari,’’ sebut Nadal. (afp/kmb)