20 HALAMAN
NOMOR 89 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
sabtu paing, 18 november 2017
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Drama Penyanderaan Berakhir Lewat Baku Tembak 346 Warga Papua Dibebaskan
Jayapura (Bali Post) Drama penyanderaan warga Papua selama sepekan lebih berakhir lewat aksi baku tembak antara gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Jumat (17/11) kemarin. Aparat gabungan Polri dan TNI ini membebaskan 346 warga Tembagapura yang disandera KKB di Papua.
Bali Post/ant/net
DIEVAKUASI - Ratusan warga Kampung Kimbely, Utikini dan Banti dievakuasi aparat gabungan TNI-Polri dari penyanderaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Jumat (17/11) kemarin.
Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. PT AVS Indonesia Sugik Jumlah diterima hari ini Jumlah sebelumnya Jumlah seluruhnya
Rp 5.000.000 Rp 500.000 Rp 5.500.000 Rp 542.788.598 Rp 548.288.598
KRIMINAL
Uang Panwaslu Serang Digondol Maling Serang (Bali Post) Uang Rp 60 juta milik Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Serang, Banten dicuri maling dengan modus pecah kaca mobil. Pencuri melakukan aksinya di depan kantor Panwaslu di Taman Ciruas Permai saat hujan, Jumat (17/11) kemarin. Ketua Panwaslu Serang Oman Abdurrahman mengatakan, uang yang diambil pencuri adalah milik Panwaslu dan untuk persiapan bimtek (bimbingan teknis) panitia pengawas pemilu tingkat kecamatan. Uang itu awalnya diambil oleh Kepala Sekretariat Panwaslu di bank dan untuk diantarkan ke kantor. Hal. 19 Pecah Kaca
Kini Status Setya Novanto Tahanan KPK
Jakarta (Bali Post) Apes benar nasib Ketua DPR-RI Setya Novanto. Pascamengalami kecelakaan Kamis (16/11) malam, mulai Jumat (17/11) kemarin perawatannya dipindahkan dari RS Medika Permata Hijau ke RSCM Jakarta. Mulai saat itu Setya Novanto berstatus tahanan KPK. Kuasa hukum Novanto, Fredrich Yunandi, mengakui kliennya telah berstatus tahanan. Surat penahanan KPK, katanya, diterbitkan saat Novanto akan dipindahkan ke RSCM.
‘’Pembebasan sandera hari ini, dewasa 323, anakanak 23 orang. Dievakuasi dari Kampung Kimbely, Tembagapura,’’ kata Kapolda Papua Boy Rafli Amar, Jumat kemarin. Para warga kini sedang diarahkan menuju Tembagapura dikawal ketat aparat karena takut mereka ditembak di tengah perjalanan. KKB telah sepekan lebih menyandera warga di Desa Banti dan Kimbely, Tembagapura, Mimika, Papua. KKB membatasi gerak warga di mana hanya perempuan yang boleh melakukan kegiatan ke luar kampung, sementara kaum laki-laki tetap di dalam kampung. Kontak senjata antara Satgas Penanggulangan KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) dengan para penyandera terjadi saat pembebasan 346 warga sipil dari Kampung Kimbely, Distrik Tembagapura. Hal. 19 Kontak Senjata
‘’Setelah ada rundingan dipindahkan karena alasan medis, tiba-tiba KPK mengeluarkan surat bahwa Pak SN telah ditahan,’’ kata Fredrich, Jumat kemarin. Pejabat internal KPK saat dikonfirmasi mengakui Novanto sudah berstatus tahanan. Namun ditangguhkan karena kepentingan medis. ‘’Tadi ada peristiwa yang kurang mengenakkan terjadi antara KPK dan keluarga dan dengan saya. Karena tadi setelah ada kesepakatan bahwa SN dipindahkan ke RSCM
Sopir Novanto Jadi Tersangka
karena masalah medis, tiba-tiba KPK mengeluarkan surat mengatakan bahwa SN telah ditahan dan sekarang menjadi wewenang KPK,’’ ujar Fredrich. Fredrich menegaskan bahwa kliennya belum pernah diperiksa oleh KPK. Dia mempertanyakan undangundang mana yang memberikan kewenangan bagi KPK menahan seseorang tanpa proses pemeriksaan terlebih dulu. Hal. 19 Punya Wewenang
Wapres Sindir Novanto
Biasanya Cepat Sembuh
Jakarta (Bali Post) Ternyata saat diburu KPK, Setya Novanto bersembunyi di Gedung DPR/MPR-RI di Senayan, Jakarta Selatan. Sebab, dari keterangan Hilman Mattauch, wartawan Metro TV yang mengemudikan mobil Novanto saat terjadi kecelakaan, dia menjemput tersangka korupsi kasus proyek e-KTP tersebut dari gedung itu. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/11) kemarin, mengungkapkan rencananya Novanto menjadi narasumber Prime Time. Akhirnya sopir mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO yang ditumpangi Ketua DPR Setya Novanto, Hilman Mattauch, menjadi tersangka. Hilman yang merupakan wartawan salah satu televisi swasta nasional itu dianggap melakukan kelalaian saat mengemudikan kendaraan yang menyebabkan kecelakaan. Hilman dijerat Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009. Argo Yuwono menegaskan, yang bersangkutan tidak ditahan, karena ancaman kurungan penjara tidak di atas lima tahun. Saat diperiksa polisi, Hilman bisa menjawab dengan lancar. Hingga kini, Hilman masih berada di Kantor Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, dan menjalani pemeriksaan. (kmb)
Jakarta (Bali Post) KPK sudah menyatakan Setya Novanto masuk dalam daftar pencarian orang alias DPO. Namun, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyampaikan hingga saat ini ia belum memiliki rencana menjenguk Ketua DPR-RI Setya Novanto. JK mengaku tidak ingin mengganggu Novanto yang dinilainya sedang mengalami pemulihan. Selain itu, menurut JK, Novanto juga diperkirakan akan segera sembuh dari sakit yang dia derita. ‘’KPK saja susah jenguk, apalagi kita ini. (Novanto) jangan terganggulah. Biasanya juga cepat sembuh,’’ ujar JK bernada bercanda usai meresmikan Masjid At-Taqwa di Markas Komando Korps Marinir di Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (17/11) kemarin. JK enggan mengomentari perihal tertundanya kembali rencana pemeriksaan Novanto oleh KPK akibat kecelakaan. JK hanya menyampaikan harapannya supaya Novanto bisa segera pulih, sehingga penyidikan dugaan korupsi e-KTP bisa segera berlanjut dari keterangannya. ‘’Ya… mudah-mudahan cepat sembuh,’’ ujar JK.
RSCM - Setya Novanto dibawa keluar dari Rumah Sakit Medika Permata Hijau menuju RSCM, Jumat (17/11) kemarin. Bali Post/ade
Komentar Jokowi Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Ketua DPR Setya Novanto mengikuti proses hukum kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP) yang menjeratnya. ‘’Saya minta Pak Setya Novanto mengikuti proses hukum yang ada,’’ kata Presiden. Mengenai dirawatnya kembali Setya Novanto pascakecelakaan lalu lintas yang dialami Novanto, Presiden Jokowi meyakini pada saatnya semua akan berjalan dengan baik. ‘’Saya yakin proses hukum yang ada di negera kita ini terus berjalan secara baik,’’ kata Presiden Jokowi. Namun, Kepala Negara enggan menjawab ketika ditanya apakah dalam waktu dekat akan menjenguk Setya Novanto. Soal usulan pergantian Ketua DPR karena Setya Novanto sakit, mantan Gubernur DKI itu menyerahkan proses tersebut kepada DPR. ‘’Itu (pergantian Ketua DPR) wilayah DPR,’’ tegasnya. (kmb4)
Bali Post/wan
RUMAH - Rumah Mang Jangol yang sering dipakai pesta SS.
Anak Mang Jangol Biasa Lihat Pesta SS
Denpasar (Bali Post) Kasus yang menimpa kakak Mang Jangol, tersangka Wayan Sunada alias Wayan Kembar, terus berlanjut. Tersangka kembali menjalani pemeriksaan intensif di ruang Direktorat Resnarkoba Polda Bali, Jumat (17/11) kemarin. Selain itu juga kembali dilakukan gelar perkara kasus Mang Jangol. Hal. 19 Wayan Kembar
Hadang KBS-Ace, KRB Terbelah Tiga Denpasar (Bali Post) Koalisi Rakyat Bali (KRB) yang disebut-sebut sebagai penghadang langkah KBS memenangkan Pilkada Bali 2018 dikabarkan terbelah tiga. Ada kelompok yang mengusung paket Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Dharma-Kerta) ada juga Sudikerta-Pasek Suardika dan satu lagi Kertha-Dharma. Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta mengatakan, ada tiga partai dalam koalisi (Demokrat, Gerindra dan NasDem) yang mengusulkan paket
Dharma-Kerta (IB Rai Dharmawijaya Mantra-Sudikerta). Anggota KRB lainnya seperti Perindo mengusulkan sebaliknya yaitu paket Kerta-Dharma (SudikertaIB Rai Dharmawijaya Mantra). Kemudian Hanura mengusulkan Kerta-GPS (Sudikerta-Gede Pasek Suardika). Mudarta mengakui hasil pertemuan mengerucut paket Dharma–Kerta. Namun Jumat (17/11) malam, kubu Golkar masih menolak paket yang memosisikan Sudikerta sebagai wagub. Dikonfirmasi terpisah, Ketua
DPD Partai Golkar Bali I Ketut Sudikerta masih belum menentukan siapa yang akan mendampinginya maju dalam pemilihan gubernur Bali 2018. Wakil Gubernur Bali ini berkelit masih menunggu hasil survei. ‘’Tunggu, kan sedang disurvei. Paket sedang disurvei. Sabar,’’ ujarnya singkat. Sementara itu, internal Partai Golkar telah sepenuhnya menyerahkan keputusan itu kepada Sudikerta. Lobi-lobi politik masih sangat cair dan dinamis. ‘’Kami di internal menyerahkan sepenuhnya kepada Pak Sudikerta. Jadi
apa pun yang diputuskan oleh beliau, kita berharap beliau juga berkoordinasi dengan DPP, sudah tentu kami di bawah akan mengikuti,’’ ujar Sekretaris DPD Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry. Menurut Sugawa Korry, rekomendasi DPP juga setali tiga uang. Artinya, Sudikerta yang sudah diusung menjadi calon gubernur dari partai beringin punya kewenangan penuh untuk menentukan siapa wakilnya. Saat ini pun proses tersebut sedang berlangsung. Hal. 19 Internal Partai
denpasar
2
Sabtu Paing, 18 November 2017
figur
Bali Post/ist
Tertibkan Galian C
KERUSAKAN lingkungan merupakan salah satu dampak dari aktivitas galian C. Terlebih galian C yang tidak mengantongi izin. Gubernur Bali Made Mangku Pastika bahkan sampai menyurati Bupati Karangasem terkait penertiban aktivitas pertambangan ilegal. “Gubernur menyurati Bupati Karangasem agar berperan aktif dalam menertibkan aktivitas penambangan mineral bukan logam dan batuan yang tak mengantongi izin,” ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra dalam siaran persnya, Kamis (16/11) lalu. Ia mengatakan, Gubernur juga meminta Bupati bersama tim dari Pemprov Bali mengawal penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan. Dengan demikian, upaya monitoring, pembinaan dan pengawasan juga bisa berjalan efektif. Langkah ini diharapkan dapat mencegah kerusakan lingkungan yang disebabkan aktivitas pertambangan tidak berizin. “Melalui pengawasan terpadu, Pemkab Karangasem juga bisa mengoptimalkan pendapatan dari keberadaan galian C dengan tetap memperhatikan upaya pelestarian lingkungan,” katanya. Menurut Mantan Penjabat Bupati Bangli ini, kewenangan gubernur untuk menertibkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan melakukan monitoring, pembinaan dan pengawasan kegiatan pertambangan batuan, tercantum dalam perda. Pada ketentuan Pasal 2, Gubernur juga mempunyai kewenangan untuk menetapkan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) batuan dalam wilayah provinsi dan wilayah laut sampai dengan 12 mil. (rin)
Bantaran Sungai Taman Pancing Ditanami Pohon
Denpasar (Bali Post) Guna mewujudkan aliran sungai terbebas dari sampah, berbagai upaya dilakukan jajaran Pemkot Denpasar. Selain menata bantaran sungai, kini juga dilengkapi dengan penanaman pohon. Menariknya, penanaman pohon ini dilakukan sejumlah organisasi wanita, seperti PKK, DWP, WHDI serta Gatriwara. Kegiatan tersebut dikemas dengan nama “Gerakan Perempuan Pelihara dan Tanam Pohon”. Ditemui di sela-sela kegiatan penanaman pohon di bantaran Sungai Taman Pancing yang merupakan aliran Tukad Badung, Jumat (17/11) kemarin, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, kegiatan ini untuk mewujudkan kerindangan di Kota Denpasar. Gerakan ini diharapkan dapat mewujudkan bantaran sungai yang hijau dan bersih. Rai Iswara menambahkan, kegiatan tanam pohon sangat mudah dilaksanakan, namun pemeliharaan pohon sering menjadi kendala. Untuk itu, Rai Iswara mengajak semua masyarakat untuk memelihara tanaman yang telah ditanam. Hal ini juga akan membuat daya tarik terhadap keberadaan bantaran sungai yang telah tertata rapi, seperti bantaran Tukad Bindu, Kelurahan Kesiman. Dengan adanya penghijauan, diharapkan juga bantaran sungai menjadi daya tarik untuk wisata, tidak hanya untuk wisatawan asing, melain juga untuk masyarakat di daerah bantaran sungai tersebut. Di sisi lain, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Ny. Kerti Rai Iswara mengatakan, gerakan perempuan tanam dan pelihara pohon dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana bersama dinas terkait, serta melibatkan organisasi perempuan yang ada di Kota Denpasar. Di samping itu, juga melibatkan pihak swasta melalui Corporate Social Responsibility sebagai bentuk tanggung jawab sosial dari pihak swasta. Kegiatan ini, menurut Ny. Selly, bertujuan untuk penguatan jaringan kerja organisasi perempuan serta meningkatkan peran perempuan dalam menjaga lingkungan. Dalam kegiatan ini, ditanam 1.000 pohon nangka dan pohon trembesi. Di samping itu, PPT Kota Denpasar juga melaksanakan penghijauan di sepanjangan bantaran sungai tersebut dengan menanam 50 pohon jempiring. (kmb12)
Bali Post/eka
PAKAN TERNAK - Salah seorang warga tengah mengumpulkan makanan sisa di depo sampah Monang-maning, Denpasar. Makanan sisa ini nantinya dimasak untuk dijadikan pakan ternak babi.
Satpol PP Hentikan Pembangunan Kos-kosan Tanpa IMB
Denpasar (Bali Post) -
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali menyegel sekaligus menghentikan proses pembangunan kos-kosan yang berada di kawasan Jalan Pura Demak, Kecamatan Denpasar Barat, Jumat (17/11) kemarin. Dalam kegiatan tersebut, pemilik bangunan tidak berada di tempat dan penyegelan dilakukan karena bangunan itu belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Padahal Satpol PP sudah memberikan surat teguran I hingga III. Dikonfirmasi Jumat (17/11) kemarin, Kepala Satpol PP Kota Denpasar Dewa Anom Sayoga mengatakan tindakan penyegelan maupun tindakan penertiban ini dilakukan bukan semata untuk mencari kesalahan maupun menghukum masyarakat. Tindakan ini merupakan bagian dari sebuah revolusi mental menuju Denpasar tertib dan nyaman. Untuk itu, dalam rangka pengawasan dan penegakan perda, maka Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
penertiban seperti ini dipandang perlu dilakukan secara terus-menerus. “Sebagai orang yang peduli dan ikut bertanggung jawab atas kelangsungan pembangunan di Kota Denpasar, sudah sepatutunya semua lapisan masyarakat ikut terlibat dan mendukung terciptanya suasana yang kondusif tanpa mengabaikan perda yang ada,” katanya. Sementara itu, Kabid Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kota Denpasar I Made Poniman mengatakan, penyegelan ini dilakukan lantaran pemilik bangunan tidak mengantongi IMB serta tidak mengindahkan surat teguran
Pengadilan Tipiring 33 PSK
Denpasar (Bali Post) Belakangan ini, masalah prostitusi mendapat perhatian yang serius dari pemerintah. Tidak hanya polisi yang menyisir penjaja seks high class via media sosial, namun petugas Satpol PP juga ikut menertibkan sejumlah pekerja seks komersial (PSK) yang mangkal di sejumlah lokasi. Bahkan mereka ditangkap dan langsung diadili. Sebagian dari mereka mengaku kapok melakoni profesinya sebagai penjaja “daging mentah”. Persoalannya, dalam hal komitmen memberantas penyakit masyarakat aparat selama ini terkesan hanya formalitas, karena faktanya sejumlah tempat prostitusi baik di Denpasar maupun Badung masih terlihat marak. Bahkan penjaja “daging mentah” itu akan terlihat secara jelas di beberapa sudut Kota Denpasar dan Badung jika malam hari hingga waktu menujukkan pukul 00.00 ke atas. Pekan ini petugas Satpol PP Kota Denpasar merazia sejumlah tempat prostitusi.
Setidaknya ada 33 wanita yang diduga PSK berhasil terciduk. Mereka kemudian disidangkan dengan pelanggaran tindak pidana ringan (tipiring), Jumat (17/11) kemarin. Dalam sidang dengan hakim tunggal I Wayan Kawisada, tampak sejumlah PSK malu-malu dan sebagian lagi mengaku kapok menjadi penjaja “daging mentah”. Hakim Kawisada mengatakan, mereka yang bekerja sebagai PSK menyalahi ketentuan sebagaimana Perda Kota Denpasar. Oleh hakim, mereka dihukum membayar denda masing-masing Rp 400.000. Selain denda, para PSK ini juga dikenakan biaya perkara sebesar Rp 2.000 atau hukuman kurungan selama lima hari. Salah seorang PSK di muka persidangan mengaku menyesal atas apa yang dilakukannya di rantauan. Wanita asal Bandung itu mengaku terjerumus ke dunia prostitusi setelah niatnya mencari pekerjaan di Denpasar gagal. Atas kegagalan itu, ekonominya terhimpit. Dengan segala pertimban-
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
sudah melayangkan surat teguran. Intinya, semua sudah sesuai dengan SOP yang berlaku.
Jika masih tetap membandel, apa boleh buat, kita harus segel,” tegas Poniman. (kmb12)
Soal Rencana Pinjaman RS Wangaya
gan, ia akhirnya nekat menjadi wanita penghibur lelaki hidung belang. “Saya menyesal dan berjanji untuk tidak lagi menggeluti pekerjaan ini,” ujarnya. Sementara itu, Marisa yang juga asal Bandung tak kalah saat mengakui penyesalannya. Ia berjanji akan mencari pekerjaan yang halal, sehingga tidak lagi umpet-umpetan dengan petugas Satpol PP Kota Denpasar. Kepala Satpol PP Kota Denpasar, Dewa Anom Sayoga kepada wartawan mengatakan kegiatan seperti ini akan terus dilakukan dalam rangka menciptakan suasana Kota Denpasar yang lebih kondusif, aman dan nyaman. “Langkah ini juga untuk menghilangkan kesan bahwa perda yang sudah dibuat seperti macan kertas. Ya, harus ditindaklanjuti dengan penegakannya juga,” katanya. Sayoga menambahkan, penindakan seperti ini bukan sematamata untuk mencari kesalahan. Namun, bagaimana peran pemerintah dalam hal ini Satpol PP untuk menegakkan perda yang berlaku. (kmb37)
Denpasar (Bali Post) Beda pendapat dalam menyikapi rencana RS Wangaya meminjam dana kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) semakin terbuka. Kini Fraksi Demokrat justru mendukung agar rencana tersebut bisa terealisasi dan dewan diharapkan mengeluarkan rekomendasi. Karena tanpa rekomendasi dewan, maka RS Wangaya atas nama Pemkot Denpasar tidak bisa melakukan pinjaman kepada PT SMI yang dirancang sebesar Rp 200 miliar. Ketua Fraksi Demokrat A.A. Susruta Ngurah Putra didampingi anggotanya I Gede Semara, Jumat (17/11) kemarin, mengatakan dalam rapat kerja beberapa waktu lalu, eksekutif sudah menyatakan pinjaman tersebut tidak akan menggerogoti APBD. Bahkan untuk pengembalian juga sudah dijamin. Oleh karena itu,
tak ada alasan untuk tidak memberikan rekomendasi. Menurut Susruta, rencana pengembangan RSUD Wangaya sebenarnya sudah masuk dalam RPJMD dan merupakan usulan salah satu fraksi. Termasuk usulan agar melakukan pinjaman daerah, sepanjang Pemkot Denpasar mampu mengembalikannya. ‘’Sekarang setelah mendengar penjelasan pihak eksekutif yang memastikan pinjaman tersebut tak mengganggu pembangunan yang lain, maka tak ada alasan untuk memberikan rekomendasi,’’ paparnya. Soal DED yang jadi persoalan, kata Susruta, masalah tersebut juga sudah dipaparkan eksekutif. Di mana DED untuk IGD sudah ada, sedangkan DED untuk poliklinik dirancang tahun 2018 mendatang, mengingat pembuatan DED harus menggunakan dana APBD. (kmb12)
Bali-Jepang Mesti Lebarkan Sayap Hubungan Bilateral
FM 96,5
web E-mail
Bali Post/ist
MENYEGEL - Petugas Satpol PP menyegel bangunan yang belum mengantongi IMB.
Didenda Rp 400 Ribu, Wanita Penjaja Seks Mengaku Kapok Fraksi Demokrat Setuju Keluarkan Rekomendasi
081 337 032 965, (0361) 819446
Topik : RIBUAN AHLI WARIS KLAIM SANTUNAN KEMATIAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5
I sampai III yang telah dilayangkan. Bangunan yang disegel tersebut merupakan rumah kos-kosan yang terdiri dari 18 kamar, dua lantai dan dua blok, di mana di tengah-tengahnya terdapat kolam renang yang baru saja dikerjakan. Pembangunan kos-kosan tanpa IMB ini telah melanggar Perda Nomor 5 Tahun 2015 tentang Bangunanbangunan dan ini harus ditindak dengan tegas. “Bangunanbangunan liar tetap kita pantau dan bekerja sama dengan OPD terkait. Kita tetap memanggil para pemilik dan menyarankan agar segera mengurus IMB terlebih dahulu. Kalaupun mereka tidak menggubrisnya, kita juga
Bali Post/kmb
BERTEMU - Prof. Dr. Shun Ohno dari Seisen University, Tokyo, Jepang saat bertemu dengan Pimpinan KMB Satria Naradha, belum lama ini.
BALI-Jepang perlu melebarkan sayap hubungan bilateral di berbagai bidang di luar yang telah ada selama ini. Hal ini tentu saja seiring perkembangan zaman yang tidak sama tuntutannya. Hal ini juga sesuai dengan dinamisasi para generasi mudanya yang tentu saja akan membawa nasib bangsanya masing-masing. Demikian terungkap dalam pertemuan Pimpinan Kelompok Media Bali Post (KMB) Satria Naradha dengan Prof. Dr. Shun Ohno dari Seisen University, Tokyo, Jepang, belum lama ini. Pertemuan yang berlangsung akrab di Kantor Bali Post itu semakin meyakinkan kedua belah pihak, bahwa ada semacam rasa saling ketergantungan antara kedua belak pihak. Antara BaliJepang dalam skup yang lebih kecil, serta Indonesia-Jepang dalam konteks yang lebih luas.
Hubungan yang telah ada sampai saat ini, baik di bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, pemerintahan dan sebagainya sudah sangat bagus. Namun perlu ditingkatkan lagi dan perlu juga menyasar hal-hal baru yang dirasa kedua belah pihak patut dikembangkan. Hubungan ini tentu saja tidak instan, tetapi melalui sebuah proses historikalkultural yang berlangsung lama. Bingkai besarnya sudah tentulah keberadaan Jepang di Indonesia dan kemudian berlanjut sampai sekarang. Prof. Ohno mengemukakan, dia melihat Bali saat ini tidak hanya melalui riset data sekunder, tetapi juga bertanya langsung kepada masyarakat Jepang yang pernah ke Bali serta data primer yang ditanya langsung di lapangan saat mengunjungi Bali. Menurutnya, Bali dan Jepang
banyak sekali kemiripannya. Mulai dari karakter masyarakatnya sampai pada tipikal budaya yang diusung masyarakat. Untuk itulah di antara kesamaan-kesamaan yang ada sudah sepatutnyalah dibangun sebuah pengertian yang lebih dalam dan meluas atas kerja sama yang akan dilakukan nantinya. Prof. Ohno yang didampingi Nagaoka Shoji, tokoh persahabatan Denpasar-Fukuoka, kembali menekankan bahwa sektor pendidikan yang akhir-akhir ini tampak lebih mengedepan sudah sepantasnya diapresiasi dan ditingkatkan lagi. Dari sana banyak melahirkan sister school di antara keduanya. Tentu saja korelasi ini tidak hanya sebatas itu, ada beberapa hal lain yang perlu hubungan yang didasari atas saling menghargai satu sama lain. (kmb)
BADUNG
Sabtu Paing, 18 November 2017
3 Wabup Suiasa Sampaikan Jawaban Pemerintah
2018, Badung Rancang Pemasangan 385 CCTV dan 986 Lokasi Akses Internet Gratis
Bali Post/edi
SIMULASI - Salah satu adegan dalam simulasi serangkaian peringatan 15 Tahun Kerjasama Internasional Penanggulangan Terorisme di Indonesia di General Aviation Terminal, Bandara Ngurah Rai, Jumat (16/11).
Simulasi Penanggulangan Terorisme
Lima Orang Meninggal, Tujuh Orang Terluka
Mangupura (Bali Post)Rombongan menteri dan delegasi yang sedang mengikuti konferensi tibatiba diserang oleh kelompok bersenjata saat usai acara. Dalam kejadian tersebut, sebanyak tujuh orang mengalami luka-luka dan lima orang dinyatakan meninggal dunia. Dari tujuh orang yang terluka, ada yang mengalami luka berat termasuk kakinya terkena ledakan. Serangan tersebut diperkirakan dilakukan oleh kelompok radikalisme untuk meminta tebusan serta meminta teman-temannyan agar segera dilepaskan. Awalnya, kelompok teroris ini menyamar sebagai penjemput tamu. Dari situ teroris melakukan serangan dan tembakan secara brutal. Serangan oleh kelompok bersenjata tersebut, ternyata merupakan rangkaian dari simulasi peringatan 15 Tahun Kerja Sama Internasional Penanggulangan Terorisme
di Indonesia yang digelar di General Aviation Terminal, Bandara Ngurah Rai, Jumat (17/11) kemarin. Ditemui usai pelaksanaan simulasi, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Drs., M.M. mengatakan, pascapenyerangan kantor polisi beberapa waktu lalu, pihaknya berinisiatif untuk melakukan kerja sama internasional. Kerja sama tersebut bertujuan untuk melakukan perlawanan terhadap aksi terorisme. Ditegaskan, dalam penanganan terorisme tidak bisa dilakukan oleh satu negara saja. Namun perlu kerja sama dari berbagai negara dengan berbagai macam pendekatan. “Pendekatan pertama yaitu pendekatan keras atau hard approach, pendekatan lunak atau soft approach serta smart approach. Untuk di Bali dilakukan penggabungan yang disebut counter disaster management preparedness,” kata Golose.
Melalui simulasi tersebut, pihaknya ingin menunjukkan bahwa kerja sama lintas sektoral maupuan stakeholder harus dilakukan oleh seluruh personel yang terlibat untuk pengamanan, terutama di Bali. Bahkan melalui kegiatan ini, pihaknya ingin menunjukkan bagaimana profesionalitas apabila menghadapi man made disaster atau bencana buatan manusia. Saat ini pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 1.913 personil yang siap membantu pemerintah apabila terjadi ancaman terorisme. Golose menegaskan, tidak ada satu agamapun yang menghendaki terorisme dan tidak ada satu agamapun yang mengajarkan terorisme. Sehingga pihaknya juga meminta dukungan dari seluruh pemuka agama untuk membantu mengamankan wilayah Bali. “Membantu Bali berarti membantu Indonesia. Bali aman berarti Indonesia aman,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan kegiatan tersebut akan meningkatkan dan memperkuat keyakinan dalam menghadapi terorisme dan bencana yang lain. Bukan hanya man made disaster, namun juga natural disaster sudah sangat siap. “Yang penting kalau menghadapi begini kan kesiapan kita, baik pada saat terjadi maupun pascanya. Pascanya yaitu penanganan korban dan sebagainya, itu sangat penting,” ujarnya. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati menyambut baik kegiatan seperti ini. Ia mengatakan, persiapan yang disaksikan tadi sangat luar biasa. Dalam hal ini Polda Bali sudah menunjukkan kemampuannya, baik personelnya maupun peralatannya. Pihaknya berharap ke depan bisa selalu terjaga keamanan Bali. (kmb23)
sudah memperoleh atau menikmati program santunan kematian yang bernilai Rp 10 juta,” ungkapnya. Menurut Suryawati, ada 2.490 warga Badung dari seluruh kecamatan yang sudah mengajukan permohonan mulai dari awal Januari hingga awal November. Terhitung dari 3 Januari hingga 31 Oktober, jumlah pemohon adalah 2.344 orang, dengan rincian dari Kecamatan Petang sebanyak 198, Abiansemal sebanyak 544 pemohon, 708 pemohon dari Kecamatan Mengwi, 320 pemohon dari Kuta Utara, 227 pemohon dari Kuta dan dari Kuta Selatan sebanyak 347 pemohon. Sedangkan pada November sudah ada 146 pemohon dari seluruh kecamatan. “Untuk proses permohonannya tentu dilengkapi dengan syaratsyarat, seperti ahli waris tidak tercantum dalam Kartu
Keluarga (KK) yang meninggal, sehingga diperlukan surat yang menyatakan bahwa yang bersangkutan benar ahli waris dari desa setempat. Kemudian mengurus surat keterangan kematian dari desa atau lingkungan, dokter, rumah sakit, berKTP Badung, kemudian pelaporannya tidak lebih dari sebulan, karena menurut ketentuan hanya berjangka waktu sebulan,” katanya memaparkan. Suryawati menegaskan, bantuan santunan kematian ini merupakan salah satu wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Badung untuk membantu dan meringankan beban masyarakat yang mengalami kedukaan. “Nantinya bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh pihak keluarga. Mungkin dalam hal upacara agama atau hal lainnya,” ujarnya. (kmb27)
WAKIL Bupati Badung I Ketut Suiasa menyampaikan jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksifraksi DPRD Badung terhadap sembilan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pada Rapat Paripurna DPRD Badung masa persidangan ketiga tahun 2017 di Ruang Sidang Uttama Gosana, Gedung DPRD, Puspem Badung, Jumat (17/11) kemarin. Sidang dipimpin Wakil Ketua DPRD Badung I Nyoman Karyana bersama I Made Sunarta, serta dihadiri anggota DPRD Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Badung. Wabup Suiasa menyampaikan apresiasi yang setinggitingginya kepada seluruh fraksi DPRD Badung yang telah mencermati substansi yang termuat dalam dokumen yang diajukan sebelumnya. Dijelaskan, bahwa terkait dengan usulan dan saran dewan di bidang infrastruktur (jalan, jembatan, drainase, trotoar dan lainnya) akan selalu menjadi perhatian dan disesuaikan dengan skala prioritas serta ketersediaan anggaran tahun 2018. Berkenaan dengan saran dewan terkait pemasangan CCTV dan wifi gratis di objekobjek wisata dan tempat-tempat strategis di Badung, Suiasa juga sangat sependapat. Kegiatan ini telah dirancang pada Rancangan APBD 2018 dianggarkan kegiatan pengadaan dan pemasangan jaringan CCTV pada kawasan strategis sebanyak 385 kamera CCTV dan penyediaan akses internet sebanyak 986 lokasi. Sementara untuk pemeliharaan seluruh CCTV yang telah terpasang di kawasan strategis, Badung juga telah memasang anggaran di tahun
JAWABAN - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyampaikan jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Badung terhadap sembilan ranperda pada Rapat Paripurna DPRD Badung masa persidangan ketiga tahun 2017, di Ruang Sidang Uttama Gosana, Gedung DPRD, Puspem Badung, Jumat (17/11) kemarin. 2018 sebesar Rp 1 miliar lebih. Sementara berkenaan dengan kebutuhan tenaga profesional untuk menunjang program Smart City dan mendukung ruang Command Center di Diskominfo, telah menjadi perhatian dan pada rancangan APBD 2018 telah dianggarkan pengadaan tenaga ahli Smart City sebanyak dua orang, tenaga ahli sistem analisis sebanyak satu orang, tenaga teknis smart city sebanyak 10 orang dan tenaga teknologi informasi sebanyak 10 orang. Di bagian lainnya, Wabup Suiasa menyampaikan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (development community base tourism), seperti wisata di wilayah Badung Utara dan akan dirancang feasibility study terhadap pembangunan kereta gantung/cable car untuk membuat ikon pariwisata baru yang atraktif serta untuk tujuan pemerataan kue pariwisata dan menciptakan antara wilayah Badung Selatan dengan Badung Utara. Hal ini merupakan penambahan daerah tujuan wisata, khu-
susnya di Badung Utara yang dapat menciptakan multtflier effect terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakat. Selain itu, di tahun 2018 juga telah dirancang kegiatan berupa penyusunan perencanaan penataan desa wisata pada Desa Bongkasa, Desa Belok, Desa Munggu dan Desa Baha. Juga telah dirancang kegiatan penataan desa wisata, antara lain di Desa Wisata Bongkasa Pertiwi, Desa Wisata Sangeh, Desa Wisata Carangsari, Desa Wisata Pangsan, Desa Wisata Petang, Desa Wisata Pelaga serta Desa Mengwi, Penarungan dan Kuwum di Kecamatan Mengwi. Pada tahun 2018 juga telah dirancang kegiatan penataan daya tarik wisata air panas di Banjar Penikit serta penyusunan perencanaan studi kelayakan atraksi wisata kereta gantung pada agro wisata Desa Pelaga serta pengembangan wisata minat khusus. Total anggaran penyusunan perencanaan dan penataan desa wisata di tahun 2018 sebesar Rp 20,7 miliar lebih. (ad882)
Ribuan Ahli Waris Klaim Santunan Kematian
Mangupura (Bali Post) -
Sejak diberlakukan secara resmi per 11 Oktober 2016 lalu, ribuan ahli waris di Kabupaten Badung telah mengajukan permohonan santunan kematian. Setidaknya, dari awal Januari hingga November 2017 jumlah yang telah dibayarkan pemerintah ke penerima (warga) sebanyak 2.404 dari jumlah pemohon sebanyak 2.490 orang. Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Badung Putu Suryawati mengatakan, karena masih dalam proses verifikasi dan perlengkapan berkas sesuai syarat yang telah ditentukan, sejumlah warga ada yang belum menerima santunan. “Setelah semua berkas dinyatakan lengkap, kami di Disdukcapil kemudian memverifikasi. Selanjutnya diserahkan ke BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) dan
tinggal menunggu dananya cair,” ujar Suryawati, Jumat (17/11) kemarin. Suryawati mengatakan, kenaikan nilai santunan kematian yang semula direncanakan Pemkab Badung di perubahan anggaran 2016 akhirnya berlaku per 11 Oktober 2016. Nilai kenaikan santunan kematian hingga tiga kali lipat, yakni pada anggaran induk tahun 2016 setiap warga Badung mendapatkan santunan Rp 3,5 juta, maka mulai anggaran perubahan 2016 naik menjadi Rp 10 juta. “Dua ribu lebih warga Badung
Perampok Sekap Satpam Toko Surfer Paradise Bawa Kabur Mesin ATM
Mangupura (Bali Post) Kasus perampokan terjadi di Toko Surfer Paradise, Jalan By-pass Ngurah Rai, Kedonganan, Kuta, Badung, Jumat (17/11) dini hari. Setelah menghajar dan menyekap satpam I Ketut Widi Artawan (36), komplotan rampok yang
Bali Post/ist
PERAMPOKAN - TKP perampokan di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kedonganan, Kuta.
diperkirakan lima orang tersebut mengangkut mesin ATM Maybank dengan mobil. Hingga saat ini belum diketahui jumlah uang yang tersimpan di mesin ATM tersebut. “Kejadiannya sekitar pukul 03.00 Wita. Kebetulan saat itu korban bertugas sendiri,” kata sumber. Dari keterangan Widi yang beralamat di Jalan Majapahit ini, saat itu dia bertugas selaku security di Toko Surfer Paradise, Jalan By-pass Kedongonan. Sekitar pukul 03.00 Wita datang dua laki-laki ke ATM Maybank. Ia melihat gerak-gerik mereka sangat mencurigakan. Selanjutnya, salah satu pelaku memanggil Widi yang berasal dari Buleleng ini dan mengaku kartu ATM-nya tertinggal di mesin. Widi mendekati pelaku dan setelah berhadapan, ia langsung dipukul pada bagian kepala belakang hingga ambruk. Dalam kondisi tergeletak, Widi dikeroyok oleh dua orang tersebut. “Selajutnya korban diikat dan mata serta mulutnya dilakban. Setelah itu, korban mendengar suara mobil dan kaca pecah. Selanjutnya dia tidak sadarkan diri,” ungkap sumber yang enggan disebut identitasnya. Saksi lain yaitu dagang nasi, Andi Purnama (48), mengatakan saat ia berjualan nasi di depan Alfamart Jalan By-pass Ngurah Rai, Kedonganan pada pukul 03.20 Wita, ia mendengar
suara kaca pecah di TKP. Saat dilihat dari tempatnya jualan, ada lima orang menggotong sesuatu dan dimasukkan ke mobil. Kelima orang tersebut mempergunakan helm. “Karena penasaran, saksi (Andi) mendatangi TKP dan dilihat mesin ATM hilang,” tegasnya. Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Ario Seno Wimoko saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus tersebut. “Masih kami selidiki kasus ini. Kami masih perdalam keterangan saksisaksi,” tegasnya. Kasus perampokan tersebut berlangsung cepat. Dari datangnya pelaku hingga kabur dari TKP sekitar 20 menit. Sedangkan ciri-ciri salah satu pelaku mirip WNA. Hal itu disampaikan Widi kepada petugas. Terkait dugaan keterlibatan WNA, Iptu Ario Seno mengaku belum bisa memastikan kebenaran informasi itu. “Belum bisa dipastikan. Sampai saat ini pelakunya masih dilidik,” tegasnya. Saat ini beredar rekaman CCTV yang diduga terpasang di ATM Maybank. Dari rekaman tersebut terlihat sekitar pukul 03.17 Wita pelaku masuk ke dalam ATM. Pelaku yang ciri-cirinya mirip turis asing ini mengenakan jamper sambil menenteng tas. Setelah di dalam, pelaku membuka tas tersebut dan mengeluarkan linggis kecil. Selanjutnya linggis itu dipakai memukul CCTV hingga rusak. (kmb36)
Bali Post/kmb37
DIADILI - Ni Wayan Nestri saat diadili di Pengadilan Tipikor Denpasar, Jumat (17/11) kemarin.
Diduga Terlibat Kasus Korupsi
Bendahara Desa Mengwitani Diadili
Denpasar (Bali Post) Satu per satu perangkat Desa Mengwitani yang diduga terlibat dugaan korupsi dana kas desa masuk Pengadilan Tipikor Denpasar. Setelah Perbekel Desa Mengwitani periode 20092015 I Made Rai Sukadana (dalam proses sidang dengan agenda pemeriksaan saksi) dan Kepala Urusan Keuangan (Kaur) Ni Kadek Wirastini (menunggu vonis dari hakim), kini JPU Wayan Suardi dari Kejati Bali menyidangkan bendahara desa Ni Wayan Nestri (49). Menurut keterangan Wayan Suardi, Jumat (17/11) kemarin, ketiga perangkat desa itu diajukan ke persidangan dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan Desa Mengwitani yang telah merugikan keuangan negara hingga Rp 1,2 miliar lebih. JPU I Wayan Suardi di depan majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi mengatakan, terdakwa Nestri sebagai Kaur Keuangan dan selanjutnya ditunjuk sebagai bendahara dinilai sebagai orang yang melakukan, yang menyuruh melakukan atau turut perbuatan secara bersama-sama. Ia tidak bertindak sendiri-sendiri, namun dengan I Made Rai Sukadana dan Ni Kadek Wirastini secara melawan hukum memperkaya diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara. JPU menyampaikan bahwa perkara ini berawal dari Peraturan Desa Mengwitani Nomor 2 Tahun 2014 tentang Anggaran Pendapatan Belanja Desa dan Peraturan
Desa Mengwitani Nomor 4 Tahun 2014 tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Perubahan Desa Mengwitani, telah ditetapkan anggaran APBDes Tahun Anggaran 2014 yang pemanfaatannya digunakan untuk kepentingan desa. Realisasi penerimaan dana APBDes Mengwitani Tahun Anggaran 2014 yang diterima sebesar Rp 6,5 miliar lebih. Sumber penerimaan dana itu berasal dari pemerintah pusat, Pemprov Bali, Pemkab Badung, PT Bank BPD Bali, silpa dan PAD serta jasa giro. Kemudian dari total dana yang diterima Rp 6,5 miliar, yang terealisasi pengeluarannya Rp 5,3 miliar, sehingga sisa anggaran Rp 1,2 miliar. “Setelah dilakukan pemeriksaan keuangan dari Tim Inspektorat Pemkab Badung, terungkap hasil sisa anggaran kas pembukuan Desa Mengwitani ditemukan saldo kas atau bank akhir tahun 2014 sebesar Rp 3,2 juta lebih. Seharusnya sisa kas Rp 1,2 miliar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan serta tidak didukung oleh bukti pengeluaran yang cukup,” papar jaksa Suardi. Sebagaimana dakwaan jaksa, dalam perkara ini negara dirugikan persisnya Rp 1.227.031.888,06. Dijelaskan, Kadek Wirasti turut melakukan tindak pidana bersama I Made Rai Sukadana (Perbekel) dan Ni Wayan Nestri (Kaur Keuangan Mengwitani) pada 2014 lalu di BPD Bali Capem Mengwi. Dalam pelaksaan tugasnya, Wirastini bukan sebagai pembantu
Kaur Keuangan. Namun, kata jaksa dipercaya oleh perbekel memegang buku tabungan kas Desa Mengwitani. Sedangkan Ni Wayan Nestri yang merupakan Kaur Keuangan justru bertugas melakukan penatausahaan dana kas tunai yang ada di brankas. Patalnya, kata jaksa, sejak Oktober 2014 terdakwa Wirastini tidak pernah masuk kantor untuk mempertanggungjawabkan keuangan Dana Desa Mengwitani, sehingga menemukan kendala. Bahkan saat berhasil mengecek kas desa di BPD Bali, justru saldo kas desa hanya Rp 3,2 juta. Atas peristiwa itu dilakukan penelusuran dan ditemukan bahwa penarikan dana oleh perbekel dan bendahara di BPD Bali tidak sesuai prosedur. Yakni penarikan formulir kosong, namun ditanda tangani perbekel. “Tidak dilaporkan berapa yang ditarik,” ucap jaksa. Dari hasil pemeriksaan tata kelola administrasi keuangan dan pelaporan, pola penerimaan dan pengeluaran tidak dilakukan bendahara. Namun oleh Wirastimi sebagai Kaur Pembantu. Kondisi tersebut dinilai telah merugikan Desa Mengwitani. Perbekel juga dituding melakukan pembiaran pada bawahannya dan ceroboh menanda tangani formulir kosong. Perbuatan terdakwa bertentangan dengan asas pengelolaan keuangan negara, akuntabilitas, profesional dan proporsional, sehingga menyebabkan kerugian keuangan negara. (kmb37)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Sabtu Paing, 18 November 2017
Karya Ngenteg Linggih di Pura Kawitan Pande, Dukuh Pande Munggu
Wabup Suiasa Serahkan Dana Aci Rp 950 Juta
BUKA - Wali Kota Denpasar Rai Dharmawijaya Mantra membuka pencanangan bulan bakti Gerakan 3M sebelum Musim Penularan Penyakit (G3M SMP) DBD di Lapangan Letda Made Pica, Sanur Kaja.
Diskes Denpasar Canangkan Bulan Bakti G3M SMP DBD
MEMASUKI musim hujan, ancaman demam berdarah dengue (DBD) semakin besar. Oleh karena itu, semua pihak diharapkan lebih intensif melakukan pencegahan penularan penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk itu. Dalam upaya meminimalisasi kasus DBD, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Denpasar mencanangkan bulan bakti Gerakan 3M Sebelum Musim Penularan Penyakit (G3M SMP) DBD di Lapangan Letda Made Pica, Sanur Kaja, Jumat (17/11) kemarin. Pencanangan G3M SMP DBD dilakukan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Kadis Kesehatan dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes. ditandai penguburan barang-barang yang bisa menjadi tempat nyamuk aedes aegipty bersarang melibatkan siswa SD di Sanur
Kaja. Kegiatan pencanangan bulan bakti G3M SMP DBD diikuti sejumlah pimpinan OPD, camat se-Kota Denpasar, para jumantik, siswa SD dan SMA di Sanur Kaja, serta instansi terkait lainnya. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, tahun ini hingga Oktober 2017 terjadi penurunan kasus yang sangat signifikan. Secara angka terjadi penurunan sekitar 900 kasus atau 60 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016 lalu. Kondisi ini tidak terlepas dari adanya jumantik mandiri yang kini telah mencapai 44.173 orang atau setara 10 persen dari jumlah penduduk Kota Denpasar. ‘’Bila ini dapat ditingkatkan, saya yakin kasus DBD bisa dikurangi lagi,’’ ujarnya. Menurut Kadiskes Denpasar Sri Armini, penyakit DBD telah menjadi masalah nasional karena
jumlah penderitanya cukup tinggi dan dapat menimbulkan kerasahan masyarakat di perkotaan, termasuk Denpasar. Bahkan, di Denpasar kasus BDB sudah termasuk endemis, karena dalam tiga tahun selalu ada kasusnya. Sehubungan dengan itu, untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan antisipasi dini terhadap peningkatan kasus DBD serta mencegah terjadinya KLB, Diskes selalu berupaya menumbuhkan budaya dan perilaku hidup bersih dan rajin melakukan PSN. Ia mengharapkan melalui bulan bakti ini dapat meningkatkan angka bebas jentik di rumah-rumah penduduk, sekolah dan tempat umum lainnya sekaligus menekan angka penderita DBD, mencegah terjadinya KLB, serta membudayakan perilaku PSN dan PHBS di masyarakat. (ad885)
KRAMA pangempon Pura Penataran/Kawitan Pande, Padukuhan Pande Munggu, Banjar Dukuh Pandean, Desa Adat Pande Munggu, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung melaksanakan karya caru balik sumpah, melaspas dan mendem padagingan, Kamis (16/11) lalu, yang di-puput lima sulinggih (sri mpu). Karya ini digelar serangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mapeselang lan Mapedanan Madasar Caru Balik Sumpah-Mayama Raja di Pura Kawitan Pande yang puncaknya dilaksanakan pada Anggara Kliwon Medangsia, Selasa (21/11) mendatang. Rangkaian karya caru balik sumpah dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi anggota DPRD Badung I Nyoman Satria serta tokoh masyarakat Desa Munggu. Sebagai wujud dukungan Pemkab Badung terhadap pelaksanaan karya, Wabup Suiasa bersama anggota DPRD Nyoman Satria menyerahkan dana aci Rp 950 juta yang diterima Manggala Prawartaka Karya Made Anom Pande bersama Pengrajeg Karya/Pinandita Pura Jro Mangku Pande Ketut Sunadra dan Penyarikan I Gede Putu Sukarwo. Wabup Suiasa juga mendem padagingan di palinggih Padmasana dan menandatangani prasasti. Wabup Suiasa menyampai-
kan apresiasi dan dukungan Pemkab Badung kepada semeton Pande Munggu yang telah melaksanakan karya yang besar ini. Menurutnya, karya/yadnya harus dilandasi hati suci yang tulus ikhlas. ‘’Kehadiran kami selaku pemerintah untuk ikut ngrastitiang semoga karya ini dapat berjalan baik sesuai harapan krama,’’ katanya. Suiasa mengharapkan melalui karya ini pasemetonan Persatuan Semeton Pande akan dapat ditingkatkan. Ia juga minta krama Pande agar ikut mendukung program yang dilaksanakan Pemkab Badung yang muaranya pada peningkatan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat. Menurut Manggala Prawartaka Karya Made Anom Pande, karya ngenteg linggih ini diselenggarakan serangkaian telah selesainya penataan pembangunan Pura Penataran Kawitan Pande yang dimulai tahun 2013 dan selesai 2015. Biaya yang dihabiskan mencapai 1,2 miliar. ‘’Kami atas nama Pasemetonan Pande menghaturkan terima kasih atas bantuan Bupati Badung yang difasilitasi oleh Bapak Nyoman Satria,’’ ujarnya. Karya dimulai ngayah sejak tiga bulan lalu yang di-sanggra oleh semeton Pande di Dukuh Pandean sebanyak 85 KK dengan keseluruhan penyungsung termasuk di luar 200 KK. Dudonan
karya yang mengambil tingkatan cukup besar ini dimulai 17 Oktober lalu diawali matur piuning, mapejati, maguru piduhka lan bendu piduhka, nancep tetaringsanggar tawang. Dilanjutkan pada 20 Oktober dengan upacara mabumi suda dan negtegang karya, 23 Oktober ngingsah lan mamineh empehan lan nyamuh, 14 November nuur Ida Batara Tirta, mendak bagia pulakerti ke Pura Dalem, mapepada wewalungan dan melaspas bagia pulakerti. Pada 16 November dilaksanakan caru balik sumpah-mayama raja, gelar solas-rsi gana, melaspas, lan mendem padagingan serta pacaruan amanca ring Pura Beji Taman Tiga. Pada 18 November dilakukan melasti lan pekelem ring segara, lan mendak siwi. Puncak karya/adhining karya pada 21 November berupa upacara nyanggar tawang, mapeselang, mapedhanan-mamasar lan maican-ican. Pada 23 November dilaksanakan upacara mapetik, ngeraja sewala lan matatah, makebat daun mabangun ayu lan ngebekin, majaya-jaya-nyurud ayu. Pada 2 Desember (11 rahina) upacara nyegara gunung ke segara lan Pura Goa Lawah dan pada 2 Januari 2018 (42 rahina) diadakan pepranian lan ngelebar tapa yadnya lan kerthi, masegeh agung tur mareresik (puput ikaning adhining karya). (ad883)
KRI Gusti Ngurah Rai Dikukuhkan Desember
Bali Post/ist
TERIMA – Gubernur Bali Made Mangku Pastika ketika menerima Danlanal Denpasar Kolonel Laut G.B Oka, Kamis (16/11) lalu. Denpasar (Bali Post) Menjelang pengukuhan Kapal Republik Indonesia (KRI) Gusti Ngurah Rai (GNR)-332 di Pelabuhan Benoa, Denpasar, yang akan dilaksanakan Desember mendatang, Komandan Pangkalan TNI-AL (Danlanal)
Denpasar Kolonel Laut (P) G.B. Oka menghadap Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Kamis (16/11). Danlanal Denpasar didampingi Paspotmar Mayor Laut (KH) Dewa Ketut Dana S. dan Danunit Intelijen Lanal Denpasar Kapten Laut (P) Aria Bravita.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Pastika didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Made Mahendra Putra dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali I Gede Putu Jaya Suartama. Gubernur Bali menyambut baik kunjungan Danlanal Denpasar seraya berharap pada masa yang akan datang akan muncul generasi penerus bangsa dari Provinsi Bali yang dapat menduduki jabatan penting di tingkat pemerintah pusat atau dalam kancah politik nasional. ‘’Konsep kehidupan tidak ada yang kebetulan. Semua sudah ada jalurnya dan sudah diberi jalan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Memiliki kemampuan khusus dan keberanian tampil di depan umum serta kemampuan menjalin komunikasi dengan orang lain merupakan kunci sukses dalam meraih keberhasilan,’’ ujar Gubernur Pastika. (kmb)
NTB Dorong Dana Desa untuk Peternakan Mataram (Bali Post) – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong penggunaan dana desa untuk usaha peternakan rakyat dalam rangka meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat pedesaan. Hal ini dikatakan Kepala Kepala Bidang Pembibitan dan Produksi Pakan Disnakeswan NTB Iskandar Zulkarnaen di Mataram, Jumat (17/11) kemarin. Menurut Iskandar, usaha peternakan yang bisa dilakukan masyarakat desa dengan memanfaatkan alokasi dana desa adalah usaha pembibitan dan penggemukan sapi dan kambing. Usaha lainnya berupa pemeliharaan ternak unggas, seperti ayam pedaging dan petelur serta itik petelur dan pedaging. Usaha ternak ruminansia atau unggas memiliki peluang bisnis yang relatif cukup bagus. Pasalnya, permintaan daging ternak dan telur terus
meningkat setiap tahun seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan berkembangnya sektor pariwisata dan ikutannya. ‘’Komoditas ternak yang bisa diusahakan masyarakat desa beragam dan pasarnya masih relatif besar. Tinggal bagaimana masyarakat desa menangkap peluang tersebut,’’ ujarnya. Bagi masyarakat desa yang melakukan usaha peternakan secara berkelompok, pihaknya siap memberikan bantuan dan pendampingan. ‘’Silakan ajukan proposal melalui kabupaten/kota. Kami pasti bantu jika memenuhi persyaratan,’’ ucap Iskandar. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan NTB mencatat realisasi dana desa yang ditransfer pemerintah pusat untuk 995 desa yang tersebar di delapan kabupaten di NTB pada tahap pertama 2017 mencapai Rp 518,65 miliar, sedangkan realisasi pencairan pada tahap II 2017 Rp 346 miliar. Delapan kabupaten mem-
peroleh dana desa, masing-masing Bima Rp 93,15 miliar pada tahap pertama dan tahap kedua Rp 62,10 miliar, Dompu (Rp 36,69 miliar dan Rp 24,46 miliar), Sumbawa (Rp 77,33 miliar tahap pertama dan Rp 51,73 miliar), Sumbawa Barat (Rp 28,62 miliar dan Rp 19,08 miliar), Lombok Utara (Rp 20,90 miliar dan Rp 13,93 miliar), Lombok Tengah (Rp 71,15 miliar dan Rp 47,43 miliar), Lombok Barat (Rp 65,24 miliar dan Rp 43,49 miliar), Lombok Timur (Rp 125,52 miliar dan Rp 83,74 miliar). Selain dana desa yang ditransfer pemerintah pusat, kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan NTB Taukhid, ada juga alokasi dana desa yang bersumber dari APBD masing-masing kabupaten. ‘’Persentase dana desa dari pemerintah pusat terhadap total APBDes di NTB sebesar 51,72 persen. Jadi, rata-rata satu desa mengelola dana hingga Rp 1,2 miliar per tahun,’’ jelasnya. (ant)
597 Ribu Penduduk NTT Ekonomi Terendah
Kupang (Bali Post) – Sebanyak 597 penduduk di Nusa Tenggara Timur (NTT) masuk kategori tingkat ekonomi terendah, sehingga menjadi prioritas penerima manfaat program pemberdayaan Kementerian Sosial tahun 2018. Kepala Dinas Sosial NTT Welem Foni di Kupang, Jumat (17/11) kemarin, menyatakan Pemerintah Provinsi NTT bersama Dinas Sosial kabupaten/ kota sedang melakukan review terhadap data penduduk yang masuk dalam klaster terendah atau tingkat kemiskinan paling rendah, sehingga menjadi penerima manfaat program bantuan sosial tahun depan. Masyarakat NTT yang masuk kategori tingkat ekonomi terendah antara lain kelompok lanjut usia (lansia) sebanyak 53.000
orang, akan mendapat bantuan Rp 200.000 per orang, sedangkan penyandang disabilitas di luar panti sebanyak 1.042 orang dengan santunan Rp 300.000 per bulan. Ia menegaskan, masyarakat dengan tingkat pendapatan ekonomi sangat rendah akan diakomodir melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Tahun 2017 di NTT terdapat 222 penerima manfaat PKH dengan anggaran yang dialokasikan pemerintah pusat Rp 400 miliar lebih. ‘’Tahun 2018 akan ada tambahan 220 ribu kepala keluarga penerima program PKH, sehingga total sasaran program PKH di NTT tahun 2018 sebanyak 442 KK dengan alokasi anggaran Rp 900 miliar lebih,’’ kata Foni. Selain diintervensi melalui program PKH, pemerintah juga
memberikan bantuan berupa pembagian beras sejahtera (rastra) dan kelompok usaha bersama (kube) untuk mendorong percepatan peningkataan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan tingkat ekonomi terendah. Foni menambahkan, program Kementerian Sosial untuk pengentasan kemiskinan di NTT sangat banyak, sehingga diharapkan masyarakat penerima manfaat program bisa keluar dari lilitan kemiskinan. Proses penyaluran bantuan akan dilakukan secara transparan sehingga tepat sasaran. ‘’Proses validasi data penerima bantuan di NTT perlu di-review kembali untuk memastikan bantuan yang diterima tepat sasaran agar jumlah warga miskin di NTT berkurang,’’ ungkap Foni. (ant)
HADIRI KARYA - Wabup Badung Ketut Suiasa menghadiri karya caru balik sumpah, melaspas dan mendem padagingan di Pura Penataran/Kawitan Pande, Padukuhan Pande Munggu, Banjar Dukuh Pandean, Desa Adat Pande Munggu, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi.
NTB Usulkan Rp 21 Miliar untuk Kawasan Kakao Mataram (Bali Post) – Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusulkan anggaran Rp 21 miliar kepada Kementerian Pertanian untuk membangun kawasan perkebunan kakao di Desa Genggelang, Kabupaten Lombok Utara, pada tahun 2018 mendatang. ‘’Anggaran puluhan miliar rupiah yang kami usulkan untuk kegiatan hulu hingga hilir. Dalam waktu dekat, kami akan presentasi di Jakarta,’’ kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB Husnul Fauzi, di Mataram, Jumat (17/11) kemarin. Pemilihan Desa Genggelang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara sebagai kawasan kakao (cokelat) didasarkan pada potensi lahan yang tersedia mencapai 1.300 hektar. Selain itu, petani di Desa Genggelang sudah menanam kakao sejak
puluhan tahun lalu. Daerah ini sebagai salah satu sentra penghasil biji cokelat di NTB, yang sudah diberikan sentuhan melalui program gerakan nasional percepatan revitalisasi kakao pada 2008. Tanaman kakao petani di daerah itu sudah diberikan perlakuan sambung pucuk samping dalam rangka meningkatkan produksi. ‘’Ada 1.300 hektar tanaman kakao yang sudah diberikan perlakuan sambung pucuk samping, termasuk di Kecamatan Gangga,’’ ujar Fauzi. Untuk mewujudkan kawasan cokelat, pihaknya menggandeng pakar dari perguruan tinggi untuk memberikan pendampingan teknologi budi daya kepada petani. Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB bersama Pemkab Lombok Utara dan pakar dari pergu-
ruan tinggi juga bersinergi dalam membentuk kawasan bisnis cokelat. Husnul menambahkan, para ilmuwan dari perguruan tinggi akan membantu mendesain model kawasan kakao yang mampu menarik orang untuk berkunjung sekaligus membeli produk jadi dalam bentuk batangan cokelat. ‘’Kami ingin mendesain agar kawasan cokelat itu nantinya menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Lombok Utara,’’ ucapnya. Untuk memproduksi cokelat batangan, pihaknya juga menggandeng perusahaan di Pulau Jawa. Hal ini dilakukan agar produk yang dihasilkan benarbenar memiliki kualitas dari sisi rasa dan kemasan, namun merek produk tetap menampilkan nama NTB sebagai penghasil cokelat. (ant)
Bongkar Muat Pelabuhan
Gubernur NTT Imbau Utamakan Pangan Kupang (Bali Post) – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya mengimbau agar aktivitas bongkar muat di sejumlah pelabuhan kontainer di provinsi ini mengutamakan bahan-bahan pangan agar tidak memengaruhi harga kebutuhan pokok di masyarakat. Terutama menjelang Natal dan Tahun Baru ini, ia minta agar pemerintah daerah bersama pengelola pelabuhan setempat berkoordinasi agar mengutamakan bongkar muat untuk pangan. Menurut Gubernur NTT, harga pangan menjadi persoalan yang sering dihadapi terutama memasuki hari raya seperti Natal dan Tahun Baru. Untuk itu, aktivitas bongkar muat di sejumlah pelabuhan kontainer yang menyebar di Pulau Timor, Flores dan Sumba mesti mengutamakan muatan barang-barang pangan, sehingga secepatnya didistribusi-
kan untuk masyarakat. ‘’Kalau bongkar muat barang-barang seperti semen, besi, bisa ditunda. Urusan pangan harus didahulukan,’’ katanya di Kupang, Jumat (17/11) kemarin. Frans Lebu juga minta agar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bekerja keras untuk mencegah lonjakan harga barang yang bisa menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Selain itu, ia mengajak pemerintah daerah di 22 kabupaten/kota agar berinsiatif mengadakan pasar murah dengan menyediakan barangbarang kebutuhan pokok yang murah dan mudah dijangkau masyarakatnya dalam menyambut hari raya. Di tempat terpisah, General Manager PT Pelindo III Tenau Kupang I Putu Sukadana memastikan bahwa aktvitas bongkar muat di sejumlah pelabuhan bongkar muat yang ditangani
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Pelindo tetap mengutamakan muatan pangan atau sembako. Sejumlah pelabuhan yang dikelola Pelindo untuk melayani aktivitas bongkar muat di antaranya Pelabuhan Tenau di Kota Kupang, Waingapu di Kabupaten Sumba Timur, Kalabahi di Kabupaten Alor dan Kota Ende di Pulau Flores. ‘’Di pelabuhan muatan kapal itu, barang-barang sembako tetap menjadi prioritas setelah penumpang,’’ ujarnya. Menurut Sukadana, aktivitas bongkar muat di pelabuhan tidak akan mengalami antrean kalau disampaikan saat awal perencanaan bersama regulator dan pihak perusahaan pelayaran. Adapun perusahaan pelayanan yang melayani angkutan kontainer di NTT adalah PT Tempuran Emas, PT Suntraco, PT Namsurya Citra Lines, PT Meratuss Line dan PT Mentari Sejahtera Perkasa. (ant)
Sabtu Paing, 18 November 2017
daerah
5
Tak Berizin
Satpol PP Hentikan Galian C di Melaya Negara (Bali Post) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana, Rabu (15/11) lalu, menghentikan aktivitas galian C di sebuah kebun di Banjar Nusasari Kaja, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya. Dari pengecekan petugas, aktivitas galian C jenis tanah, pasir dan batu itu diketahui belum mengantongi izin. Kasatpol PP Jembrana Gusti Ngurah Rai Budhi, Jumat (17/11) kemarin, mengatakan penghentian aktivitas galian C itu dilakukan saat petugas melakukan sidak ke sejumlah galian C di Kecamatan Melaya pada Rabu (15/11). Pemilik galian Kadek Kumbang Rijasa (43) mengaku izin galian dari provinsi masih dalam proses, namun aktivitas penggalian menggunakan alat berat sudah berlangsung. Menurut Rai Budhi, penghentian aktivitas galian C dan operasional alat berat dilakukan hingga pemiliknya mengantongi izin. Ketika pihak pemilik galian sudah mengantonginya, maka kegiatan boleh dilanjutkan. (kmb26)
KAI Jember Siapkan 15 Gerbong Cadangan Banyuwangi (Bali Post) Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), penumpang angkutan kereta api (KA) diprediksi meningkat. Mengantisipasi lonjakan penumpang, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai berbenah. Salah satunya menyiapkan gerbong dan lokomotif cadangan. Gerbong cadangan disiapkan sedikitnya 15 unit, sedangkan lokomotif cadangan dua unit. ‘’Ini mengantisipasi lonjakan penumpang libur Nataru. Kami siapkan gerbong dan lokomotif cadangan,’’ kata Humas PT KAI Daop 9 Jember Luqman Arif, di Banyuwangi, beberapa hari lalu. Penambangan gerbong dan lokomotif cadangan ini berlaku selama 17 hari, mulai 22 Desember 2017 hingga 7 Januari 2018. Meski terjadi lonjakan penumpang, tarif kereta api (KA) tetap menggunakan standar lama. ‘’Untuk tarif tak ada kenaikan,’’ jelasnya. Selama libur Nataru, pihaknya menyiapkan 10 unit lokomotif ditambah cadangan. Sementara tempat duduk 5.692 unit terdiri atas 3.148 KA jarak menengah dan jauh, serta 2.544 tempat duduk KA lokal. Jumlah tempat duduk ini dilayani 69 unit rangkaian kereta ditambah cadangan. Ikut ditambah kereta kelas ekonomi berkapasitas 106 tempat duduk di KA Mutiara Timur jurusan BanyuwangiSurabaya. Penambahan gerbong tersebut berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Selama libur Nataru, terjadi lonjakan penumpang cukup signifikan, terutama KA jarak jauh dan menengah. Sejak layanan seluruh gerbong KA menggunakan AC dan bebas asongan, pengguna jasa KA terus bertambah. Artinya, pengguna jasa transportasi mulai merasakan kenyamanan dengan layanan KA. Apalagi, calon penumpang bisa memesan dan melakukan check tiket secara online. Selain menambah gerbong dan lokomotif, pihaknya melarang seluruh personel KA mengambil libur dan cuti selama libur Nataru. Dengan demikian, layanan penumpang selama libur akhir tahun ini bisa berjalan maksimal. (kmb30)
Lintas Daerah Buat Video, Pelajar Dipecat ENTAH apa yang ada di benak empat pelajar di salah satu SMK pariwisata ternama di Kabupaten Tabanan ini. Mereka membuat video tak senonoh dan sempat viral di media sosial. Akibatnya, keempat siswa ini harus menerima sanksi keras dikeluarkan/dipecat dari sekolah, namun masih berhak mengikuti ulangan umum. Video berdurasi 10 detik tersebut memperlihatkan sejumlah pelajar masih dengan kaos sekolah setempat memegang seorang siswi berinisial A asal Selemadeg Barat dan mengeluarkan secara paksa payudaranya. Pelaku berinisial P asal Kediri bertugas memegang dan mengeluarkan payudara A, tangan korban dipegang D asal Kecamatan Tabanan dan R asal Kerambitan, sedangkan yang merekam R asal Kecamatan Marga. Mereka merupakan siswa satu kelas saat kejadian sedang mengikuti praktikum laundry pada Rabu (15/11) lalu sekitar pukul 10.00 Wita. Kepala Sekolah setempat, I Made Arimbawa, didampingi Wakasek Manajemen Mutu I Gede Putu Adi Negara dan Wakasek Kesiswaan I Nyoman Budi Artana, Kamis (16/11), membenarkan bahwa video tersebut adalah siswanya. Pihak sekolah telah mengumpulkan keempat siswa dan orangtuanya. Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi di Tabanan I Ketut Sudarma mengatakan sekolah setempat sudah berkoordinasi dengan pihaknya terkait keputusan yang diambil. (kmb28)
Pencabul Dihukum Tujuh Tahun DINYATAKAN terbukti bersalah melakukan pencabulan terhadap keponakannya, I Ketut Ks (44) diganjar hukuman tujuh tahun penjara oleh majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (16/11). Terdakwa yang berprofesi sebagai tukang kayu ini dinilai terbukti bersalah melakukan tindakan pencabulan disertai persetubuhan secara berlanjut terhadap keponakannya yang berumur 16 tahun. Di samping hukuman fisik, majelis hakim juga mengharuskan terdakwa membayar denda Rp 100 juta. Apabila tidak mampu membayar hingga putusan ini memiliki kekuatan hukum tetap, terdakwa dapat menggantinya dengan hukuman kurungan selama dua bulan. Dalam perkara ini, terdakwa dijerat sesuai pelanggaran Pasal 76D Jo Pasal 81 ayat (2) dan Pasal 76E jo Pasal 82 UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Vonis tersebut lebih ringan dari JPU Ika Lusiana yang menuntut terdakwa dihukum 10 tahun penjara. Atas putusan ini, penasihat hukum terdakwa, Benny Hariyono, menerima sebaik-baiknya, sedangkan JPU mengaku masih pikir-pikir dalam waktu sepekan. Kasus pencabulan ini terjadi pada 2014 lalu, bermula saat terdakwa melihat korban mandi di kamar mandi di rumah di kawasan Badung. Terdakwa melakukan pencabulan pada korban hingga 10 kali. (kmb37)
Bali Post/ant
TEMBUS BANJIR - Warga menembus banjir yang melanda ruas Jalan Mohammad Toha, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/11) kemarin. Sedikitnya 1.033 jiwa terdampak banjir masih mengungsi di beberapa Posko BPBD Kabupaten Bandung. Tercatat 4.097 unit rumah, 10 gedung sekolah dan 27 tempat ibadah di tiga kecamatan terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi.
Antisipasi Cuaca Ekstrem
Kemensos Siagakan 35.000 Tagana
Jakarta (Bali Post) – Kementerian Sosial (Kemensos) menyiagakan 35.766 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) karena semakin meningkatnya intensitas curah hujan di berbagai wilayah di Indonesia. “Tagana selalu siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan. Maksimal satu jam setelah kejadian harus sudah berada di lokasi,” kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (17/11) kemarin. Tagana yang tersebar di seluruh Indonesia tersebut siap dikerahkan guna membantu evakuasi dan penanganan korban bencana alam akibat cuaca ekstrem. Selain Tagana, juga telah siap sahabat Tagana yang kini berjumlah 63.140 orang. Khofifah mengungkapkan, Tagana yang disiagakan Kemensos tidak sekadar memiliki kemampuan evakuasi saat bencana, namun juga layanan psikososial. Kurang lebih terdapat 7.040 orang Tagana Psikososial. “Untuk para korban juga ada pemenuhan kebutuhan-kebutuhan trauma healing dan trauma konseling, lewat layanan dukungan psikososial tersebut,” ujarnya. Bencana yang kerap terjadi setiap
kali musim penghujan antara lain banjir, angin puting beliung, longsor dan rob. Ia mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaannya terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah rawan bencana. Data Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) mencatat ada 323 kabupaten/kota yang berpotensi tinggi atau rawan bencana alam. Sekitar 71 kabupaten di antaranya termasuk zona merah. Ke-71 zona merah ini menjadi prioritas penanggulangan bencana bagi Kementerian Sosial. Selain itu, tercatat sepanjang 2016 terdapat 2.171 kejadian bencana di Indonesia dan berdasarkan data serta informasi bencana Indonesia disebutkan jumlah korban meninggal
Jelang Pilgub Bali
Panwaslu Ingatkan Perbekel dan ASN Netral
Tabanan (Bali Post) Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018, Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tabanan kembali mengingatkan para perbekel dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap menjaga netralitas. Hal itu ditegaskan Ketua Panwaslu Tabanan I Made Rumada, Jumat (17/11) kemarin. Ia mengingatkan hal tersebut berdasarkan pengalaman hajatan politik yang berlangsung sebelumnya, bahwa perbekel dan pegawai negeri sangat rentan mendukung salah satu paket calon. ‘’Tetap jaga netralitas agar pelaksanaan pemilihan benar-benar berjalan baik,’’ kata Rumada. Pihaknya juga mewarning dan memberikan perhatian
khusus terhadap adanya politik uang dan pemilih yang mewakilkan. Empat hal, yakni netralitas perbekel, ASN, politik uang dan pemilih yang mewakilkan menjadi fokus pengawasan Panwaslu Tabanan. Untuk mengatisipasinya, pihaknya telah mengadakan rapat koordinasi (rakor) yang dihadiri 30 orang Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan kesekretariatan di Hotel Vista, Tabanan, Kamis (16/11). Materi yang dibahas mengenai regulasi dan aturan tentang pengawasan Pemilihan Gubernur Bali 2018 serta Pilpres dan Pileg 2019. Rakor dihadiri Kepala Sekretariatan Panwaslu Bali Ida Bagus Ardinata, Tim Asisten Bawaslu Bali Made Suarta, serta narasumber I Wayan Juana, mantan Ketua Panwaslu Bali. (kmb28)
mencapai 567 jiwa, 489 jiwa lukaluka, 2.770.814 mengungsi dan 23.628 unit rumah rusak ringan dan 5.750 unit rusak berat. Khofifah berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan sensitivitas yang tinggi serta tanggap dan bertindak cepat jika bencana alam melanda wilayahnya. Terkait pemenuhan logistik, pemda tidak boleh menunda mengeluarkan surat keputusan (SK) tanggap darurat untuk mempermudah akses penyaluran bantuan terhadap korban bencana khususnya terkait cadangan beras pemerintah yang syarat mengeluarkannya harus melalui penerbitan SK Tanggap Darurat. Sungai Meluap Sementara itu, sejumlah desa di Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, masih terendam banjir akibat meluapnya Sungai Teweh yang merupakan anak Sungai Barito. Meski banjir mulai surut, masih merendam sejumlah desa yang memasuki hari kedua.
Seorang warga Desa Benangin I, Kecamatan Teweh Timur, Thole Sunarman, dihubungi melalui telepon menyatakan desa yang masih terendam banjir di antaranya Desa Benangin 1, Benangin 2, Benangin 3, dan Benangin 5. Banjir juga merendam desa-desa lainnya di kecamatan yang berbatasan dengan Kalimantan Timur ini terutama di desa yang berada di bantaran sungai yang biasa menjadi langganan banjir di antaranya Sampirang 1, Sampirang 2, Liju dan Desa Muara Wakat. Kapolsek Teweh Timur Ipda Anis meminta kepada masyarakat yang menjadi korban banjir untuk tetap waspada terhadap banjir yang masih mengancam. ‘’Tidak menutup kemungkinan ketinggian air terus bertambah karena adanya banjir kiriman dari Kecamatan Gunung Purei,” katanya. Pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap banjir yang telah mengganggu aktivitas belajar sekolah sehingga terpaksa diliburkan. Sampai saat ini tidak ada korban jiwa. (ant)
LPA NTB Tangani 160 Kasus Anak-anak Mataram (Bali Post) – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Nusa Tenggara Barat (NTB) menangani 160 kasus terkait upaya memberikan perlindungan bagi anak-anak selama periode Januari hingga Oktober 2017. Ini terungkap pada temu wartawan membahas mengembangkan pencegahan eksploitasi seksual komersial anak berbasis anak dan komunitas Yayasan Galang Anak Semesta (Gagas) NTB di Mataram, Jumat (17/11) kemarin. ‘’Itu angka yang kami tangani di tingkat provinsi. Belum termasuk yang ditangani oleh teman-teman LPA di kabupaten/kota. Mungkin jumlahnya lebih banyak lagi,’’ papar Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB Joko Jumadi ketika menjadi pembicara. Ia merinci sebanyak 160 kasus pelanggaran terhadap perlindungan anak, terdiri atas korban kekerasan seksual 76 kasus, perdagangan anak 2 kasus, kekerasan fisik 15 kasus dan hak asuh anak 7 kasus. Selain itu, penelantaran 4 kasus, anak berhadapan dengan hukum 80 kasus, disabilitas 2 kasus, pernikahan dini 8 kasus, anak berhadapan dengan hukum sebagai saksi 6 kasus dan pembuangan bayi 8 kasus.
Khusus untuk kekerasan seksual anak, jumlahnya 76 kasus, jamun korbannya mencapai ratusan orang. Pasalnya, satu pelaku melakukan kekerasan seksual terhadap banyak korban. ‘’Dari data sementara yang kami himpun dari teman-teman LPA seluruh NTB, jumlah anak yang menjadi korban kekerasan seksual selama Januari-Oktober 2017 sekitar 400,’’ ujarnya. Menurut pria yang juga dosen Fakultas Hukum Universitas Mataram itu, upaya yang dilakukan LPA NTB adalah memberikan advokasi kepada anak-anak yang menjadi korban. Bagi anak-anak korban kekerasan seksual dan berhadapan dengan hukum diberikan pendampingan, terutama untuk memulihkan kondisi psikologinya. Sementara yang menjadi korban penelantaran oleh orangtua, ditangani bekerja sama dengan PSMP Paramita Mataram. Sebab, seluruhnya berusia di bawah lima tahun, bahkan masih bayi atau beberapa bulan. ‘’Untuk yang ditelantarkan, kami berupaya mencari orangtuanya. Ada dua yang sudah ditemukan dan akhirnya kembali ke pengasuhan ibunya. Yang lain kami upayakan ada orang mau mengadopsi,’’ ungkap Joko Jumadi. (ant)
Anas Paparkan Konsep Transportasi Banyuwangi
Bali Post/kmb28
RAKOR - Suasana Rakor Panwaslu Tabanan yang melibatkan Panwascam dan kesekretaritan, Kamis (16/11) lalu.
Surabaya (Bali Post) – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memaparkan konsep go green transportation yang diusung wilayahnya di depan puluhan mahasiswa di sebuah talkshow yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga, Surabaya, Jumat (17/11) kemarin. Dalam acara Talkshow Airpol 3.0 “Go Green Transportation” itu, Anas mengatakan dirinya mempresentasikan apa yang sudah dikerjakan dan apa yang akan dikerjakan Banyuwangi di masa yang akan datang terutama terkait masalah transportasi dan lingkungan. Di Banyuwangi, katanya, di sekitar bandara yang tingkat kepadatan lalu lintasnya tinggi, pihaknya mengurung 500 hektar tata ruangnya menjadi tetap sawah dan tidak boleh ada bangunan satu pun di kawasan itu. “Ini menjadi komitmen kami sebagai pertanian lahan
abadi. Bandara kami dibangun di atas rumput. Ada juga beberapa kebijakan sejuta oksigen dan lainnya,” ujarnya. Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Energi Ir. Hudoyo mengapresiasi keberhasilan Banyuwangi dalam kebijakan go green transportation. Banyuwangi merupakan daerah dengan energi terbarukan yang cukup bagus di Indonesia. Pemerintah mempunyai program dalam hal go green transportation, yakni Langit Biru. Program ini mengganti angkutan kota berbahan bakar bensin menjadi bahan bakar gas. “Energi baru terbarukan masih mahal sehingga pemerintah harus memberikan insentif supaya bisa merintis. Energi terbarukan Banyuwangi termasuk bagus tapi peran pemerintah pusat harus lebih besar. Dari target 21 persen baru tercapai tujuh persen. Ini tantangan pemerintah,” tegas Hudoyo. (ant)
OPINI
6
Sabtu Paing, 18 November 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Dimulai dari Perguruan Tinggi PERGURUAN tinggi, baik swasta maupun negeri sekarang sudah mulai menerapkan asas musyawarah mufakat untuk memilih pemimpinnya. Kita harus melihat fenomena ini sebagai sebuah cerminan atas upaya perbaikan mekanisme pemilihan di Indonesia. Dalam skala yang lebih luas, tentu saja kita dapat memandang hal ini dapat diterapkan dalam memilih kepala pemerinahan. Secara jujur dapat kita katakan bahwa selama hampir dua dasawarsa perjalanan demokrasi Indonesia saat ini, tidak terlalu banyak kemajuan yang kita dapat petik. Memang secara mayoritas pemilihan langsung oleh rakyat itu tidak memunculkan konflik yang intens di masyarakat. Namun di bebarapa tempat pemilihan langsung itu memberikan efek kekecewaan yang mendalam. Bahkan, apabila dilihat dari sisi kebersihan pejabat yang terpilih, justru tidak memberikan efek yang positif. Terlalu banyak pejabat hasil pilihan langsung ini yang terlibat korupsi, dari tigkat bawah maupun atas. Belum lagi apabila kita lihat dari proses penyelenggaraannya yang menimbulkan kerumitan cukup tinggi. Ada yang menyebutkan demokrasi justru bisa memunculkan kelompok radikal. Jadi, sebagai sebuah upaya, apa yang dilakukan oleh berbagai perguruan tingi di Indonesia tersebut, patut kita pikirkan secara lebih baik. Musyawarah mufakat lebih menekankan pada etika gotong royong dan menciptakan kebaikan bersama. Selama ini, pemilihan pimpinan di perguruan tinggi dengan cara musyawarah mufakat itu memberikan manfaat yang positif: tidak bertele-tele dan waktu yang diperlukn sangat singkat. Mungkin kecemburuan terhadap hasil musyawarah mufakat itu tetap ada. Namun, itu dapat diredam karena sebelumnya telah ada diskusi-diskusi kecil yang berkesinambungan untuk memilih sang kandidat. Terhadap penerapan demokrasi di Indonesia, beberapa pihak memang telah memunculkan komentar yang sinis. Banyak yang menyebutkan bahwa kita itu sok demokratis karena sejarah telah membuktikan demokrai langsung itu tidak dapat berlangsung dengan baik di Indonesia. Dekrit presiden tahun 1959 dipakai acuan bagaimana kita gagal berdemokrasi secara langsung. Demokrasi adalah sistem pemerinahan dengan inti voting satu orang satu suara itu adalah milik dunia Barat, dengan landasan intelektual dan rasionaliatas. Sedangkan Indonesia mempunyai sistem yang lain, yaitu musyawarah mufakat dengan landasan kejujuran. Sistem ini sudah mentradisi. Maka, jika kita memaksakan memakai sistem “orang lain” pasti akan gelagapan. Dalam sistem demokrasi langsung yang kita terapkan, kegelagapan itu kelihatan sekali. Misalnya melakukan protes atau gugatan ke pengadilan dengan memakai saksi palsu sehingga apa yang terlihat di pengadilan terjadi peristiwa lucu. Bahkan yang dikhawatirkan, penerapan demokrasi langsung tersebut justru memunculkan kelompok radikal. Dilihat dari kemanfaatannya, musyawarah mufakat ini adalah demokrasi juga. Musyawarah mufakat tidak menginginkan konflik, bahkan mendahulukan perundingan dan pendekatan secara kekeluargaan. Dengan rasa kekeluagaan itulah kemudian akan dipupuk rasa persahabatan tersebut yang kemudian menjelma menciptakan sistem pemerintahan yang stabil. Ada yang menyebutkan bahwa Filipina telah dipandang kurang berhasil menerapkann sistem demokrasi Barat di negaranya, mengapa Indonesia justru mencontoh hal seperti itu. Jadi, sebagai sebuah cerminan dan renungan, mungkin praktik yang telah dijalankan oleh perguruan tinggi di Indonesia ini perlu disimak lebih dalam oleh komponen pemerintahan di Indonesia. Ilmuwan dan akademisi memang perlu dilihat sepak terjangnya. Tentu penerapan tersebut tetap ada kelemahannya. Inilah kelak perlu mendapat kritikan agar kelak Indonesia benar-benar dapat memilih yang terbaik.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Penanganan Jalan di Desa Cepaka, Kediri
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta memberi bantuan dana masing-masing Rp 50 miliar kepada sejumlah kabupaten di Bali termasuk Kabupaten Tabanan. Bantuan yang cukup besar itu adalah untuk membenahi objek-objek wisata yang ada di setiap kabupaten tersebut. Termasuk juga katanya memperbaiki infrastruktur atau jalan menuju ke objek yang disenangi wisatawan. Di wilayah Kabupaten Tabanan tepatnya di Desa Cepaka, Kecamatan Kediri terdapat seruas jalan umum yang panjangnya sekitar 1,5 km. Jalan ini terkesan sejak lama kurang mendapat perhatian dari Pemkab Tabanan. Rusak dan banyak lubang yang membahayakan bagi pengendara. Rupanya Bupati Tabanan belum berencana membenahi jalan tersebut. Karena yang memanfaatkan jalan itu adalah sebagian besar rakyat Badung yaitu rakyat Desa Munggu, Kecamatan Mengwi dan sekitarnya. Mengapa demikian karena wilayah Desa Cepaka yang berpenduduk ratusan KK itu masuk ke wilayah Kabupaten Badung. Terjadilah ewuh pakewuh. Nah, siapa yang berhak membenahi jalan itu, Pemkab Tabanan atau Badung? Saya yang sering lewat di jalan itu berpendapat sebaiknya bantuan Rp 50 miliar itu disisihkan guna meng-hotmix jalan yang juga sebenarnya jalur pariwisata yang menghubungi objek wisata Tanah Lot di Tabanan dan objek wisata Taman Ayun di Mengwi, Badung. W. Beratha Yasa Kapal, Badung
Menerapkan Musyawarah Mufakat agar Tidak Sok Demokratis Pergantian rektor Institut Pertanian Bogor dilakukan dengan cara musyawarah mufakat. Dari belasan anggota Majelis Wali Amanat perguruan tinggi tersebut, mereka sepakat untuk melakukan pemilihan rektor dengan cara musyawarah mufakat. Cara ini berhasil dilakukan dan tidak menimbulkan konflik. Akan tetapi, sesungguhnya bukan hanya perguruan tinggi itu yang telah berhasil melakukan pemilihan dengan cara musyawarah mufakat. Dalam pemilihan ketua senat Universitas Udayana beberapa waktu yang lalu, pemilihan musyawarah mufakat juga berhasil telaksana dengan baik. Sebelumnya, pemilihan ketua senat di beberapa fakultas di Universitas Udayana, juga dilakukan dengan cara musyawarah mufakat. Cara seperti ini jauh lebih menghemat waktu dan cenderung mampu meminimalkan konflik. Lembaga yang berada di bawah naungan Kemenristekdikti sepertinya sekarang berupaya memelopoi cara kultural Indonesia itu untuk kembali dipanggungkan menuju ranah publik, dan ranahnya ini lebih cocok dibandingkang dengan cara-cara demokrasi. Paling tidak dalam statuta universitas yang dikeluarkan oleh Kemenristekdikti, pemilihan pimpinan, termasuk pemilihan rektor dan dekan, dikedepankan pemilihan dengan musyawarah mufakat, dan apabila hal ini tidak berhasil dilakukan, pemilihan dilakukan dengan pemungutan suara. Jadi, pemungutan suara (voting) yang menjadi salah satu esensi demokrasi Barat “dinomorduakan” dalam statuta yang dikeluarkan oleh Kemenristekdikti. Maka, jika dimungkinkan, sebaiknya lembaga-lembaga politik atau pemerintahan kembali melakukan cara musyawarah mufakat tersebut dalam pemilihan pejabatanya dengan tujuan lebih mempersingkat waktu dan lebih mampu meminimalkan konflik, ketimbang sok demokratis tetapi justru menyisakan konflik yang berkepanjangan.
Oleh GPB Suka Arjawa ilihat dari budaya politik, musyawarah mufakat jelas merupakan bagian dari politik karena merupakan metode pengambilan keputusan dari banyak orang di dalam satu kelompok. Secara kultural, ada unsur budaya pertanian yang menyusup ke dalamnya, yaitu kesepakatan secacara bersamasama kemudian saling menolong manakala mendapatkan persoalan. Musyawarah mufakat adalah keterbukaan karena sebelum membuat keputusan itu ada rembuk bersama. Dalam budaya pertanian ada pengakuan kekurangan dan ada pengakuan kelebihan. Manusia dan masyarakat petani jelas mengakui adanya kekurangan manusia yang tidak mampu menguasa alam (mengakui kelebihan-keagungan alam)
D
dan karena itu pula kemudian melakukan tindakan bersama-sama (kesepakatan) untuk menghadapi alam tersebut. Dengan cara bersama-sama itulah kemudian manusia mendapatkan kelebihannya untuk menghadapi persoalan yang lebih besar. Musyawarah adalah rembuk dan mufakat adalah persetujuan atas rembukan tersebut secara bersama-sama. Berembuk secara bersama-sama untuk menghadapi persoalan yang lebih besar. Akan tetapi, dalam musyawarah mufakat ini juga ada pengakuan kepada ketokohan, di mana dalam budaya pertanian adalah mereka yang lebh tua atau mereka yang lebih berpengetahuan, berpengalaman lebih luas dibanding yang lain. Tokoh ini mempunyai peran sentral. Ia dapat menjadi pemimpin atau dapat juga menjadi pengarah untuk berembuk (yang belum tentu sang tokoh menjadi pemimpin).
Indonesia mempraktikkan budaya musyawarah mufakat ini secara tradisional dan turuntemurun. Landasan keberhasilan dari musyawarah mufakat ini adalah kejujuran, pengakuan terhadap kelebihan pihak lain, dan pemeliharaan stabilitas bersama. Perbedaan dari demokrasi adalah bahwa keberhasilan demokrasi adalah rasionalitas dan intelektualitas, basis yang dimiliki oleh masyarakat Barat. Rasional itu sangat relatif dan bisa berubah, termasuk juga intelektualitas itu memandang perubahan sebagai keniscayaan. Ini tidak dapat disepadankan dengan buadaya petani tradisional. Petani jelas mempunyai intelektualitas, tetapi alam yang menjadi panutannya bukan objek yang mau dieksploitasi. Dengan konteks itu, musyawarah mufakat pun sesungguhnya demokrasi juga. Sebagai metode pemilihan, musyawarah
mufakat mempunyai esensi yang sama dengan demokrasi yaitu menjalankan alih kepemimpinan atau kepengurusan, menciptakan stabilitas dan ketertiban, hal yang juga diinginkan oleh demokrasi. Bahkan, keunggulan musyawarah-mufakat adalah mampu melakukan proses yang lebih cepat, lebih praktis, efisien. Dalam pemilihan ketua senat di Universitas Udayana misalnya, hanya diperlukan waktu belasan menit. Bayangkan kalau sistem (sok) demokratis dengan pemungutan suara dipraktikkan, itu akan menghabiskan waktu lebh dari satu jam, mulai dari persiapan sarana, pencoblosan, sampai penghitungan suara. Belum lagi demi kedemokratisan tersebut misalnya, diberikan kesempatan untuk melakukan protes atau gugatan di pengadilan. Jika ini diterapkan pada masyarakat petani, maka padi dan tanaman palawija mereka sudah keburu layu karena tidak tersiram hujan. Apabila ingin mempermodern musyawarah mufakat, bisa dilakukan juga dengan penyampaian visi dan misi. Akan tetapi, dalam konteks musyawarah mufakat penyampaian visi misi ini kelihatan kuno karena musyawarah mufakat itu sesungguhnya telah menerapkan asas pengamatan berkesinambungan dan berkelanjutan. Masyarakat petani Indonesia sering melakukan rembukan kecil-kecilan dalam kelompok kecil juga. Di sinilah terjadi transfer pengetahuan tentang kepemimpinan, dan itu dilakukan dengan frekuansi yang tidak sedikit, sering setelah selesai bekerja tani (berkesinambungan), dan dari hasil rembukan kecil itu melakukan prediksi ke depan (berkelanjutan) terhadap fenomena tertentu. Jika kemudian dalam pemilihan pemimpin mereka ada kultur (sok) modern seperti visi-misi, sungguh ini berarti aneh, kuno, dan lucu bagi petani. Mereka sudah tahu
Peran Ayah bagi Tumbuh-Kembang Anak Setiap 12 November, publik di republik merayakan Hari Ayah Nasional (HAN). Tampaknya, belum banyak yang mengetahui, apalagi memaknai peringatan HAN ini. Hari Ayah ini sejatinya mesti dimaknai sebagai momentum untuk lebih menyayangi dan menghormati sang ayah (bagi seorang anak), serta untuk mengingatkan sang ayah akan kewajiban (tanggung jawabnya) terhadap keluarga, terkhusus bagi putra/putrinya. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyebutkan bahwa bangsa ini hendaknya berinstrospeksi, khususnya perihal maraknya kejahatan dan kekerasan (terhadap) anak. Mensos mengatakan bahwa Indonesia menjadi negara nomor tiga di dunia yang termasuk fatherless country. Artinya, figur, peran dan tanggung jawab ayah untuk mendidik putra/putrinya haruslah kembali dioptimalkan, jangan sampai secara mental-spiritual (psikologis) anak kehilangan kasih sayang, apalagi teladan dari sang ayah. Jadinya, merevitalisasi dan mengoptimalisasi peran dan tanggung jawab ayah dalam memberikan kebutuhan material, mental, dan spiritual yang berimbang bagi keluarga, khususnya sang anak, sangatlah penting pada era dewasa ini, ketika kecenderungan menunjukkan mulai terkikisnya peran mulia seorang ayah yang “ternodai” oleh mental materialis-individualistis.
Oleh Ridwan Nanda Mulyana Karenanya, sang ayah mestilah memberikan kasih sayang dan perhatian, sebagai pemimpin keluarga, dan teladan bagi putra/putrinya! Dalam berbagai hasil penelitian ilmiah, disebutkan bahwa keterlibatan ayah dalam proses tumbuh-kembang anak, sangat memberikan pengaruh positif yang signifikan. Arie Rihardini Sundari dan Febi Herdajani menyitir sebuah penelitian longitudinal pada siswa kelas IV Sekolah Dasar menemukan adanya tingkat agresi yang lebih tinggi pada anak laki-laki yang hanya tinggal dengan ibu, (VadenKiermandkk, 1995; Osborne dan McLanahan, 2007). Hal tersebut mengindikasikan bahwa pengawasan dan pendampingan oleh ayah akan berpengaruh terhadap sikap anak-anaknya. Jika hal tersebut tidak didapatkan oleh anak, maka perilaku buruk merupakan salah satu tindak protes atas kekosongan dan kehampaan yang dirasakan anak. Berkaitan dengan pembelajaran anak, khususnya perkembangan berbahasa anak. Sebuah penelitian terhadap tingkat depresi ayah berhubungan dengan ekspresi berbahasa anak saat usia dua tahun, dan daya
baca anak atau perkembangan bahasanya ditemukan bahwa semakin sedikit seorang ayah membacakan cerita pada bayinya, maka semakin buruk kemampuan anak tersebut dalam berbahasa dan perkembangan berbicaranya saat berusia 2 tahun, (Paulson, Keefe, dan Leiferman,2009). Senada dengan itu, menurut psikolog dari Universitas Indonesia, Rini Hildayani, anak yang dekat dengan ayah sedari kecil akan memiliki toleransi lebih tinggi dalam menangani (mengelola) stres, yang berarti bahwa secara mental, kehadiran “sosok ayah” sangatlah diperlukan dalam proses pematangan diri seorang anak, yang tentu saja harus diimbangi dengan kehadiran “sosok ibu”, yang mesti berfungsi secara optimal dan seimbang. Perlu pula diterangkan di sini bahwa “sosok” orang tua, wajib selalu ada, sekali pun secara fisik, mereka tidak bisa hadir dalam kehidupan anak --ventah karena faktor usia (kematian) maupun faktor kepergian ayah/ibu yang meninggalnya anaknya karena sesuatu hal, seperti mencari nafkah, misalnya. Namun secara psikologis, “sosok” orang tua haruslah ada yang memerankan. Di sinilah peran dari anggota keluarga lain sangatlah dibutuhkan, agar si anak tetap merasakan figur teladan atau pembimbing.
karakter seseorang yang dipilih jauh-jauh hari sebelumnya dan tidak mungkin mereka melakukan pilihan hanya dalam waktu lima menit. Kelemahan dari musyawarah mufakat tetap ada, yaitu hanya dapat dilakukan dalam komunitas yang tidak terlalu besar. Dalam musyawarah mufakat pun dimungkinkan adanya penipuan dan penyuapan. Tetapi dalam konteks kultural Indonesia, kiranya kelemahan in dapat ditekan. Musyawarah mufakat dapat dilakukan dengan perwakilan. Pada masyarakat kita, masih dijumpai adanya budaya mewakilkan seseorang untuk menyampaikan pendapat atau menyetujui apa yang digagas oleh mereka yang dipandang mumpuni. Ini tidak saja dijumpai di Papua tetapi juga di Jawa dan Bali. Dalam konteks konstitusi, Indonesia masih mempunyai Majelis Permusyawarahan Rakyat, yang menandakan sistem perwakilan itu diakui baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Karena musyawarah mufakat itu memakai keberlanjutan dan berkesinambungan sebagai panduan, maka mereka yang suka menyogok atau merekayasa akan dapat ketahuan jauh hari sebelum pemilihan dilakukan. Maka, jika perguruan tinggi telah memberikan contoh melakukan musyawarah mufakat, sebaiknya mulai juga dilakukan oleh lembaga pemerintah. Memilih kepala desa, kepala banjar tidak perlu aksi-aksian memakai sistem voting mufakat akan lebih baik. Demikian juga akan lebih sederhana apabila kembali memanfaatkan DPRD untuk memilih bupati atau gubernur. Hati-hati juga karena menerapkan demokrasi yang keliru justru akan dapat memunculkan kelompok radikal. Penulis adalah staf pengajar FISIP Universitas Udayana
POJOK Akhirnya warga Papua dibebaskan. - Bukti kerja keras TNIPolri. *** Belasan orang digigit anjing rabies di Gianyar. - Bukti gagal wujudkan Bali bebas rabies. *** Koalisi Rakyat Bali dikabarkan pecah tiga. - Bukti tak bisa samakan visi dan misi.
Penulis, alumnus FIB Undip
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
NAIK DOKAR Sejumlah warga menaiki dokar keliling Kota Denpasar. Foto diambil Kamis (16/11) di kawasan Denpasar Art Space, Jalan Surapati Denpasar. Kini, alat transportasi tradisional ini keberadaannya makin langka.
www.iklanbalipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Balipost on Gadget
Sabtu Paing, 18 November 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Figur
Sangat Hiterogen TINGKAT kriminalitas di wilayah Denpasar teratas dibandingkan kabupaten lainnya. Salah satu faktor penyebabnya karena perekonomian terus meningkat dan penduduknya heterogen. Wajar saja banyak kasus kriminal terus meningkat. Jika dilihat dari kasus kriminal yang ditangani Polsek, Polsek Denpasar Barat (Denbar) menduduki peringkat teratas. Pasalnya, Polsek Denbar mewilayahi dua kecamatan yaitu Denbar dan Denpasar Utara (Denut). “Kami mewilayahi 10 desa di Kecamatan Denbar dan 8 desa di Kecamatan Denut,” kata Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena, Jumat (17/11) kemarin. Menurut Sumena, selain wilayahnya luas, penduduknya padat dan hiterogen. “Semestinya polseknya ada dua, Polsek Denbar dan Polsek Denut,” ungkapnya. Meski demikian, pihaknya dalam menjaga kamtibmas tidak menemukan kendala karena sinergitas dengan instansi terkait, aparat desa dan tokoh masyarakat terjalin dengan baik. Selain itu, kegiatan yang melibatkan stakeholder sering dilakukan di antaranya sidak penduduk pendatang. “Tapi pengungkapan yang kami lakukan paling banyak. Kami berusaha menekan kasus dengan penangkap pelaku tindak pidana. Bahkan Kanit Reskrim kami (Iptu Aan Saputra) bersama anggotanya sampai keluar Bali untuk mengejar pelaku. Selama Operasi Sikat Agung 2017, kami menangkap 11 tersangka,” ucap mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini. Namun, perwira melati satu asal Buleleng ini bersyukur karena kasus menonjol jarang terjadi. Kalaupun ada, dalam waktu singkat bisa diungkap. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk turut serta menjaga kamtibmas di wilayahnya masing-masing. Jangan sampai kecolongan. Bila ada hal-hal yang mencurigakan segera informasikan kepada saya atau Bhabinkamtibas di desanya masing-masing. Keamanan merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya. (rah)
SDN 6 Numpang Belajar di SDN 1 Besakih Amlapura (Bali Post) Pascaturunnya status Gunung Agung ke level Siaga dari Awas, siswa SDN 6 Besakih numpang belajar di SDN 1 Besakih. SDN 6 Besakih belum bisa menjalankan proses belajar mengajar di sekolah asalnya lantaran masuk radius 7,5 kilometer. Kepala SDN 6 Besakih Gusti Bagus Sidemen mengungkapkan, pascaturunnya status Gunung Agung dari Awas ke Siaga, anak didiknya yang sebelumnya mengungsi dan belajar di sejumlah sekolah di pengungsian saat ini numpang belajar di SDN 1 Besakih. Pasalnya, lokasi SDN 6 Besakih ini masuk radius 7,5 kilometer. “Karena kita numpang belajar, anak-anak SDN 6 Besakih itu masuk siang. Sementara siswa SDN 1 Besakih masuk pagi lantaran jumlah siswanya cukup banyak makanya ada shift pagi dan siang,’’ ungkap Bagus Sidemen. Jumlah siswa SDN 6 Besakih yang belajar di SDN 1 Besakih sebanyak 104 siswa. Pihaknya juga menerima siswa pengungsi dari SDN 3 Besakih dan SDN 5 Besakih sebanyak 13 orang, sehingga jumlah total siswa menjadi 117 orang. Dikatakanya, proses belajar mengajar di SDN 1 Besakih sejak 13 November berlangsung lancar dan tidak ada masalah. Mengingat, para guru yang selama ini mengungsi, semuanya sudah balik ke rumah masing-masing. Sehingga semua guru bisa mengajar di sini. “Kalau selama di pengungsian dan sebelum numpang belajar di SDN 1 Besakih, anak-anak balajar di SDN 6 Nongan. Setelah itu sempat pindah belajar ke SDN 4 Nongan selama mengungsi. Dan saat ini kita numpang di sini,” katanya Kepala SDN 1 Besakih Nengah Subur menjelaskan, SDN 1 Besakih buka setelah mendapat informasi dari Kepala UPT Disdikpora jika SDN 1 Besakih bisa dibuka soalnya lokasi sekolah itu berada di luar zona bahaya 7,5 kilometer dari puncak,’’ ujar Subur. (kmb41)
Bali Post/kmb41
NUMPANG - SDN 6 Besakih numpang belajar di SDN 1 Besakih.
Bali Post/eka
TAMAN MEDIAN - Beberapa petugas tengah menata dan membersihkan taman median jalan Terminal Mengwi, Badung. Kegiatan ini secara berkala dilakukan untuk menjaga kerapian dan keindahan taman.
Revisi Dua Perda tentang Retribusi
Pansus Usulkan Revisi UU 28/2009 Denpasar (Bali Post) -
Revisi akan kembali dilakukan pada dua peraturan daerah tentang retribusi di Bali. Masing-masing Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha dan Perda Nomor 6 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu. Perda Retribusi Jasa Usaha kali ini direvisi untuk kedua kalinya, sedangkan Perda Retribusi Perizinan Tertentu direvisi untuk kali ketiga. Ketua Pansus Revisi Perda Retribusi Perizinan Tertentu DPRD Bali Gde Ketut Nugrahita Pendit yang dikonfirmasi, Jumat (17/11) kemarin, mengatakan revisi perda mesti didahului dengan revisi undang-undang di atasnya. Yakni Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Pasalnya, UU tersebut tidak sejalan dengan Undang-undang No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pihaknya bahkan mengajak pula DPRD dan Dinas Pendapatan dari provinsi lain un-
tuk bersama-sama mengusulkan revisi UU 28/2009. “Kami mengajak teman-teman DPRD dan Dispenda Yogyakarta untuk bersama-sama memohon revisi UU 28, sehingga segala kewenangan termasuk pengendalian, pengawasan, pemungutan pajaknya biar tidak tumpang tindih seperti sekarang,” ujar politisi Partai Gerindra ini. Menurut Pendit, salah satu perizinan tertentu di Bali adalah terkait galian C. Setelah terbit UU Pemerintahan Daerah, kewenangan perizinan galian C
beralih dari kabupaten/kota ke provinsi. Namun, pemerintah provinsi belum bisa memungut retribusinya karena terganjal UU Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. “Kita selanjutnya akan berkonsultasi ke Jakarta untuk lebih banyak bertanya soal itu,” tandasnya. Sebelumnya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, revisi dua perda tentang retribusi lantaran ada perubahan nomenklatur terkait perangkat daerah penghasil retribusi. Selain
Kami mengajak teman-teman DPRD dan Dispenda Yogyakarta untuk bersama-sama memohon revisi UU 28, sehingga segala kewenangan termasuk pengendalian, pengawasan, pemungutan pajaknya biar tidak tumpang tindih seperti sekarang. Gde Ketut Nugrahita Pendit itu, untuk melakukan penyesuaian terhadap struktur dan besaran tarif retribusi. “Kita lihatlah sejauh mana, apa perlu naik atau tidak bergantung sekali kondisi ekonomi kita karena kita juga ingin usaha itu semua berjalan dengan baik. Jangan sampai gara-gara dinaikkan banyak usaha bangkrut mis-
alnya,” ujarnya usai mengajukan perubahan Perda dalam Rapat Paripurna di DPRD Bali, Selasa (14/11) lalu. Pada intinya, lanjut Pastika, masyarakat harus tetap bisa menjalankan usaha dengan baik. Keberadaan perda retribusi diupayakan tidak memberatkan mereka. (kmb32)
Dimatangkan, Rencana Peluang Perkuat Sektor Pariwisata Pembangunan Kantor BNNK Ekonomi Mengarah ke ’’Leisure’’
Denpasar (Bali Post) Kondisi perekonomian saat ini bergerak dari non-leisure economy ke leisure economy (ekonomi wisata). Hal ini sejalan dengan hasil survei BPS yang menyatakan daya beli masyarakat untuk kebutuhan rumah tangga melemah dalam triwulan III tahun 2017. Akan tetapi, daya beli masyarakat yang terkait dengan hotel dan restoran meningkat cukup signifikan. “Ini berarti pengeluaran masyarakat kecenderungannya ke arah yang dapat memberi tambahan pengalaman (experience) sekaligus dapat mengekspresikan jati dirinya seperti liburan, menginap di hotel, makan dan nongkrong di kafe atau resto, nonton film, nonton konser, dan sebagainya,” ujar anggota Komisi II DPRD Bali Gede Kusuma Putra, di Denpasar, Kamis (16/11). Menurut Kusuma Putra, pergeseran tren perekonomian dari food based consumption ke experience based consumption ini sudah tampak dua tahun belakangan. Hal ini mestinya dimanfaatkan betul oleh Bali untuk memperkuat core ekonominya dari sektor pariwisata. Apalagi, Bali dengan raihan berbagai prestasi dunia di sektor pariwisata telah membuktikan hal ini lebih dari tiga dasawarsa. Sektor tersier ini bahkan selalu berkontribusi di kisaran 65 persen pada PDRB Bali. “Bali ini kan sudah dari dulu menikmati. Atau dengan kata lain, perekonomian Bali dari dulu sudah didongkrak oleh sektor pariwisata. Bali ini seharusnya posisinya enak sekali terlepas dari persoalan Gunung Agung kemarin,” kata politisi PDI Perjuangan ini. Kusuma Putra meminta Dinas Pariwisata bekerja sama dengan stakeholder terkait segera membuat program pemulihan sektor pariwisata. Menyusul, status Gunung Agung sudah diturunkan dari level Awas ke Siaga. Kunjungan wisatawan harus segera dipulihkan agar pariwisata tidak semakin terpuruk. “Misalnya membuat event yang diliput media internasional sehingga dunia internasional tahu bila sudah tidak ada masalah Gunung
Agung. Bisa juga dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial agar perekonomian yang didongkrak pariwisata cepat pulih,” jelasnya. Terlebih, lanjut Kusuma Putra, pemerintah pusat juga berkeinginan agar cultural industries menjadi tulang punggung perekonomian negara di masa yang akan datang. Pemerintah bahkan optimis sektor pariwisata akan menjadi penghasil devisa nomor satu di tahun 2019. Selain jauh lebih murah dari sisi cost, cultural industries juga dapat menciptakan lapangan kerja dengan cepat. “Sangat diyakini cultural industries ini akan terus tumbuh berkembang di Indonesia karena kita punya keunikan, beragam adat dan budaya, laut, danau, gunung, pasir putih, dan panorama-panorama indah lainnya,” ujarnya. Wakil Ketua Umum I DPP IHGMA Made Ramia Adnyana mengatakan, kenaikan status Gunung Agung ke level Awas memang sempat berdampak pada sektor pariwisata. Yakni ada penurunan tingkat kunjungan wisatawan meski tidak terlalu signifikan. “Dampaknya itu terutama karena MICE, mungkin mereka berpikir security and safety sehingga para pengelola MICE mengalihkan grup yang harusnya datang ke Bali ke destinasi lain. Tetapi ini tidak lebih dari 10 persen dampaknya,” imbuhnya. Menurut Ramia, geliat pariwisata kembali tampak setelah ada penurunan status ke level Siaga dari PVMBG. Tingkat okupansi hotel sudah mulai naik, begitu juga booking grup untuk akhir November dan Desember kembali lagi seperti biasa. Informasi lebih awal pada industri pariwisata dikatakan sangat membantu. Apabila memang terjadi letusan, pihaknya bahkan sudah siap untuk mengantisipasi. “Periode 1 November sampai 15 Desember itu sebenarnya adalah low season. Namun dengan adanya penurunan status ini, MICE Group yang digarap banyak charter flight sudah kembali normal terutama dari Tiongkok dan Rusia,” tandasnya. (kmb32)
Gianyar (Bali Post) Rencana pembangunan Kantor BNNK Gianyar didukung Pemkab Gianyar. Bahkan, koordinasi intensif dilakukan untuk mematangkan rencana pembangunan tersebut. Diharapkan dengan kantor tersebut, BNNK Gianyar mampu meminimalisasi peredaran narkoba. Hal itu disampaikan Kepala BNNK Gianyar AKBP Made Pastika, Jumat (17/11) kemarin, usai menerima Wakil Bupati (Wabup) Gianyar Made Agus Mahayastra didampingi Asisten III Wayan Sudamia. Wabup Agus Mahayastra bertandang ke Kantor BNNK Gianyar di Jalan Kebo Iwa, Blahbatuh, Gianyar, dalam rangka koordinasi pembangunan kantor tersebut.
“Kami mendapat support penuh dari Pemkab Gianyar. Ini salah satu wujud komitmen Pemkab Gianyar untuk memerangi narkoba. Kami dan BNNP Bali sangat mengapresiasi dukungan ini,” ungkapnya. Saat ini, lanjut mantan Kabag Ops Polresta Denpasar ini, saat ini pihaknya diberikan pinjam pakai rumah dinas Camat Blahbatuh. “Kantor yang baru akan dibangun di sini juga dan rencananya lantai dua. Kemungkinan bulan Juni 2018 dimulai pembangunannya,” tegas Pastika. Menurut Pastika, Wabup menyampaikan Pemkab Gianyar berkomitmen memerangi narkoba menuju Gianyar sehat, kota layak anak, serta kota budaya. (kmb36)
Bali Post/ist
KANTOR BNNK - Wabup Gianyar Agus Mahayastra (kiri) saat berkunjung ke Kantor BNNK Gianyar.
BANGLI
8
Sabtu Paing, 18 November 2017
Tuntaskan Program E-KTP, KPU Bantu Disdukcapil Bangli (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli terus mendorong Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk segera mempercepat proses perekaman e-KTP. Hal ini mengingat dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018 mendatang, e-KTP menjadi syarat mutlak bagi warga untuk bisa menyalurkan hak pilihnya. Guna membantu mempercepat kerja Disdukcapil dalam menuntaskan perekaman e-KTP, KPU Bangli membuat terobosan program Kejar (Klopkan dan Jaring) KTP Elektronik. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan dalam rapat persiapan sosialisasi program Kejar KTP Elektronik, Jumat (17/11) kemarin, menjelaskan program Kejar KTP Elektronik yang bertujuan untuk mempercepat penuntasan perekaman e-KTP rencananya mulai dilaksanakan pada Rabu (22/11) mendatang. Di program ini, pihaknya akan menggandeng Disdukcapil Bangli untuk memberikan bimbingan teknis kepada PPS, PPK, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dari seluruh desa tentang segala hal yang berkaitan dengan e-KTP. Masih pada hari yang sama, KPU bersama seluruh komponen terkait selanjutnya akan menuju ke desa tempat pelaksanaan perekaman e-KTP. Sesuai kesepakatan KPU dengan Disdukcapil, desa yang menjadi tujuan pertama dalam program Kejar KTP Elektronik ini adalah Desa Tiga Kecamatan Susut. Desa itu dipilih lantaran jumlah wajib KTP yang masih belum melakukan perekaman paling tinggi dibandingkan desa lainnya yakni mencapai 923 jiwa. ‘’Dalam Kejar KTP Elektronik itu, kami dari KPU akan turun langsung bersama Bupati, Kapolres, dan Dandim. Karena baru pertama, kami targetkan di sana bisa melakukan perekaman minimal 10 persen dari jumlah warga yang belum merekam e-KTP,’’ terangnya. Lidartawan menyebutkan, sesuai data Disdukcapil Bangli terakhir, warga Bangli wajib KTP yang masih belum melakukan perekaman cukup banyak. Jumlahnya mencapai 34.420 jiwa. Untuk menuntaskannya, program Kejar KTP Elektronik akan dilaksanakan berkelanjutan ke desa lainnya. ‘’Setelah di Desa Tiga, kami selanjutnya akan melaksanakan kegiatan yang sama ke desa-desa lainnya. Dan kita targetkan bisa berlangsung sampai penetapan DPS (Daftar Pemilih Sementara - red), Januari mendatang,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala Disdukcapil Bangli Nyoman Sumantra menyambut baik langkah KPU dalam membantu mempercepat program perekaman e-KTP di masyarakat. Langkah ini sangat membantu Disdukcapil. Sumantra menjelaskan, untuk mempercepat perekaman e-KTP, pihaknya selama ini sudah melakukan pelayanan secara outdoor dan indoor. Untuk pelayanan outdoor, pihaknya sudah masuk ke 83 lokasi yang terdiri dari 73 desa dan 10 sekolah. Di sekolah-sekolah, pelajar wajib KTP yang berhasil dilayani rata-rata 11 jiwa. Sementara melalui pelayanan indoor, masyarakat yang sudah dilayani di kantor dinas dan di empat kecamatan sebanyak 2.905 jiwa pada tahun ini. ‘’Mudahmudahan dengan gebrakan ini perekaman e-KTP bisa lebih cepat,’’ terangnya. (kmb40)
Bali Post/ina
RAPAT - KPU Bangli menggelar rapat sosialisasi program Kejar KTP Elektronik.
PLTS - PLTS di Dusun Bangklet Desa Kayubihi, Bangli.
PLTS Bangklet Segera Beroperasi secara Komersial Bangli (Bali Post) -
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Dusun Bangklet Desa Kayubihi, Bangli segera beroperasi secara komersial atau commercial operation date (COD). Saat ini Perusda Bhukti Mukti Bhakti (BMB) selaku pengelola PLTS milik pemerintah tersebut masih menunggu jadwal perjanjian jual beli listrik (PJBL) bersama PLN. Direktur Perusda BMB Gusti Gede Satria Wiratanaya, Jumat (17/11) kemarin, menjelaskan Izin Usaha Penyedia Tenaga Listrik Sementara (IUPTLS) PLTS di Dusun Bangklet sudah diterbitkan Kementerian ESDM pada Juli lalu. Sesuai undang-undang, IUPLTS wajib dikantongi oleh pihak penyedia listrik
PLTS. Untuk mengoperasikan PLTS Bangklet, kata Wiratanaya, Perusda BMB juga sudah melalui tahap negosiasi dengan PLN terkait PJBL di mana harga listrik yang dijual disesuaikan dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 39 Tahun 2017. ‘’Karena ini skema APBN
jika memang ada saudara maupun teman yang meminta NIK namun tinggal jauh, NIK cukup diberikan melalui pesan singkat SMS. Sebisa mungkin jangan dikirim melalui media internet, apalagi memberikan NIK orang lain dalam bentuk foto KTP atau kartu keluarga (KK). ‘’Sekarang ini kan mudah. Biar praktis, kalau ada saudara, atau teman yang minta nomor NIK, KTP-nya difoto lalu dikirim via WA. Sebaiknya jangan. Cukup diketik nomor NIK-nya dan
bersama,’’ ujarnya. Apalagi, lanjutnya, kawasan ini merupakan salah satu tujuan wisata spiritual. Dengan begitu, lingkungannya harus bersih dan representatif untuk kegiatan wisata. Pria asal Jawa Tengah ini mengajak tokoh masyarakat,
yang harus dibayar PLN ke Perusda sekitar Rp 6-7 miliar. Lebih lanjut, dia mengatakan, pada negosiasi terakhir bersama PLN, pihaknya membahas harga untuk pemanfaatan listrik ke depan. ‘’Ada dua tahap. Untuk listrik yang sudah tersalurkan, kita bahas tersendiri dengan PLN. Sementara tahap negosiasi yang ini, untuk ke depan,’’ ujarnya. Dia pun mengakui bahwa untuk mengoperasikan PLTS secara komersial, membutuhkan proses yang panjang. (kmb40)
Penyebab Tingginya Angka Kemiskinan di Balik Bukit Bangli (Bali Post) Tingkat kemiskinan di Desa Songan, Kintamani khususnya di wilayah balik bukit cukup tinggi. Menurut Bupati Bangli I Made Gianyar, ada tiga faktor penyebab tingginya tingkat kemiskinan di wilayah tersebut yakni infrastruktur jalan, pendidikan, dan air. ‘’Yang masih menjadi persoalan di wilayah balik bukit adalah masalah jalan, air, dan pendidikan,’’ kata Bupati Made Gianyar di Desa Songan, belum lama ini. Dijelaskan Made Gianyar, khusus untuk infrastruktur jalan di balik bukit, sejatinya Pemkab Bangli sudah be-
berapa kali menganggarkan perbaikan. Akan tetapi sering gagal tender karena alasan nilai proyek dan medan yang berat. Tahun ini sudah ada pemborong yang mau mengerjakan proyek perbaikan jalan. Bahkan sudah ada beberapa paket proyek yang mulai dikerjakan seperti di ruas jalan Alengkong menuju Bukit Sari, Kayu Selem menuju Bukit Sari dan Songan menuju Kayu Selem. Lanjut dikatakan Made Gianyar, dari total 17,3 km jalan kabupaten yang ada di balik bukit, tahun ini yang bisa dikerjakan hanya sepanjang 6,8 km dengan nilai proyek
dikirim via SMS,’’ kata Sumantra. Menurut pejabat asal Desa Siakin ini, jika dikirim melalui media internet, meski pribadi, hal itu masih memungkinkan untuk diakses oleh banyak orang. NIK yang dimiliki oleh setiap penduduk, bisa saja dimanfaatkan dan disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sumantra menjelaskan, imbauan untuk tidak menyebarkan NIK sembarangan sempat ditekankan oleh Dirjen
Kepandudukan belum lama ini. Bahkan dalam raker yang diikutinya di Jakarta beberapa waktu lalu, imbauan itu juga sempat disampaikan oleh pihak Kementerian Kominfo. ‘’Kalau soal sudah pernah ada kasus atau belum, kayaknya di tempat lain ada. Sehingga Kominfo saat raker ikut menekankan hal itu kepada Pak Dirjen, dan Pak Dirjen selanjutnya menyampaikan ke kami,’’ kata pria yang pernah menjabat Kadisdikpora Bangli itu. (kmb40)
Kodim Bersihkan Lingkungan Pura Campuhan Sala Bangli (Bali Post) Sejumlah anggota TNI dari Kodim 1626/Bangli melaksanakan kegiatan serbuan teritorial berupa karya bakti di Pura Campuhan Sala, Susut, Jumat (17/11) kemarin. Kegiatan ini merupakan salah satu bukti kemanunggalan TNI dengan masyarakat. Dipimpin langsung Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto, kegiatan karya bakti kemarin juga dihadiri Kasdim 1626/Bangli, para Danramil, Pasi serta anggota Kodim 1626/Bangli. Selain anggota TNI, Kepala Desa Abuan, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta masyarakat di desa setempat juga berbaur membersihkan lingkungan di Pura Campuhan Sala. Letkol Cpn Andy Pranoto menyampaikan, kegiatan ini merupakan suatu bentuk kepedulian dan kebersamaan TNI dengan masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Menurutnya, lingkungan Pura Campuhan Sala ini masih sangat asri dan alami. ‘’Untuk itu keberadaannya perlu dijaga
pertama di Indonesia, maka butuh waktu untuk negosiasi. Kita juga dibantu Kejati Bali dan Kejari Bangli dalam negosiasi bersama PLN,’’ ungkapnya. Setelah melalui beberapa tahapan tersebut, saat ini pihaknya mengaku masih menunggu jadwal penandatanganan PJBL bersama
PLN. Jika penandatanganan sudah dilakukan, barulah PLTS yang dibangun pemerintah pusat itu bisa beroperasi secara komersial. ‘’Nantinya setelah COD, kita bisa tarik tagihan ke PLN,’’ terangnya. Dia menjelaskan, sejak 2013 lalu, listrik yang dihasilkan PLTS sudah dimanfaatkan PLN sebanyak 3,6 juta kWh. Mengacu pada Permen ESDM No. 39 Tahun 2017, tagihan yang harus dibayar PLN sekitar Rp 3 miliar, sementara kalau mengacu Permen sebelumnya, tagihan
Keterbatasan Infrastruktur dan Akses Pendidikan
Jangan Sebarkan NIK Sembarangan Bangli (Bali Post) Nomor Induk Kependudukan (NIK) jangan disebar sembarangan. Apalagi disebar melalui media sosial yang bisa diakses banyak orang. ‘’NIK yang disebar sembarangan bisa berpotensi disalahgunakan oleh orangorang yang tidak betanggung jawab,’’ kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bangli Nyoman Sumantra, Jumat (17/11) kemarin. Sumantra mengatakan,
Bali Post/ina
tokoh agama serta masyarakat untuk ringan tangan dalam ngayah dengan mengambil sampah dan secara bersamasama menjaga lingkungan agar tetap nyaman. Sementara itu, Bendesa Adat Sala I Ketut Kayana menyampaikan terima kasih
kepada Kodim Bangli atas kontribusi dan partisipasinya dalam karya bakti ini. Diharapkan, ke depannya kerja sama seperti ini tetap bisa diwujudkan untuk menjaga hubungan yang harmonis antara TNI dan rakyat. (kmb40)
Bali Post/ina
BERSIHKAN LINGKUNGAN - Sejumlah anggota Kodim bersama masyarakat berbaur membersihkan lingkungan di sekitar Pura Campuhan Sala.
mencapai Rp 10,2 miliar. Sedangkan sisanya 10,5 km akan dituntaskan pada tahun 2018 mendatang dengan anggaran Rp 15,7 miliar. ‘’Kita sangat fokus untuk pembangunan infrastruktur di balik bukit. Karena infrastruktur jalan ini merupakan salah satu penyebab utama tingginya kemiskinan di daerah ini. Untuk itu, kita targetkan tahun 2018 mendatang, jalan kabupaten di balik bukit tuntas dihotmix,’’ jelasnya. Terkait pendidikan, Bupati Made Gianyar mengatakan, pihaknya secepat mungkin akan mengupayakan pengisian kekurangan guru di be-
berapa sekolah di wilayah balik bukit. Bila perlu pihaknya akan mengangkat warga setempat yang memiliki ijazah keguruan menjadi guru tidak tetap (GTT) untuk memenuhi kekurangan guru. ‘’Kita ingin kualitas pendidikan di wilayah balik bukit meningkat. Kita juga sudah siapkan program beasiswa bagi masyarakat di sini yang mau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, baik di keguruan maupun di kesehatan. Setelah tamat nanti, mereka akan kita berdayakan untuk membangun desanya,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli
Nengah Sukarta menjelaskan, hingga tahun ini, jumlah KK miskin di Kabupaten Bangli mencapai 9.600 KK lebih. Angka tersebut sudah mengalami penururan dari lima tahun sebelumnya yang mencapai 11.000 KK. Penurunan angka kemiskinan yang paling lambat, kata Sukarta, terjadi di wilayah balik bukit. Salah satu penyebab lambatnya penurunan angka kemiskinan di wilayah balik bukit, lebih dikarenakan kondisi infrastruktur jalan yang belum memadai di samping faktor pendidikan dan tingginya angka kelahiran. (kmb40)
Sabtu Paing, 18 November 2017
GIANYAR
9
KPPAD Soroti Keberadaan Tiang Mikroseluler di Dua Sekolah
Gianyar (Bali Post) Pembangunan tiang mikroseluler di areal sekolah tidak hanya bisa ditemukan di SDN 2 Ketewel. Hal serupa juga terjadi di dua sekolah di Kecamatan Ubud, yakni SDN 3 Ubud dan SDN 3 Peliatan. Di kedua sekolah ini terpasang tiang monopole di depan sekolah. Warga yang mengeluhkan hal ini akhirnya menyampaikan persoalan tersebut ke Komisioner KPPAD Bali, Kadek Ariyasa. ‘’Keluhan mereka hampir sama dengan yang di Ketewel. Hanya saja selama ini mereka pilih diam. Barulah pascakasus SDN 2 Ketewel ini ramai, mereka ikut pakrimik,’’ jelas Ariyasa, Jumat (17/11) kemarin. Dikatakannya, meski sempat menjadi sorotan, namun pihak SDN 3 Ubud maupun SDN 3 Peliatan tidak sampai mengajukan penolakan. ‘’Mereka masih sebatas rapat komite dan tokoh masyarakat. Belum sampai ada penolakan,’’ jelasnya. Meski demikian, lanjut Ariyasa, pihak sekolah tetap berharap agar instansi terkait memperhatikan kondisi anak-anak di sekolah. Mereka juga berharap agar tiang tersebut dipasang di tempat yang lebih representatif, jauh dari lingkungan anak-anak. ‘’Jika memang bisa dipindah, alangkah baiknya tower ini dipindah dari areal sekolah. Karena meski belum terdampak, mereka tetap was-was juga,’’ jelas Ariyasa. Ditambahkannya, pihaknya mendatangi langsung kedua sekolah tersebut. Kedatangan KPPAD Bali ke dua sekolah ini, selain menyerap aspirasi warga sekolah terkait keberadaan tower, juga dalam rangka sosialisasi anti-bully. Sebab, lingkungan sekolah rentan terhadap aksi bully-mem-bully antara teman sekelas atau pun teman beda angkatan. (kmb35)
MEMPERSIAPKAN - Jro Kubayan tengah mempersiapkan rangkaian piodalan di Pura Puseh Bali Aga, Jumat (17/11) kemarin.
Bali Post/nik
Piodalan di Pura Puseh Bali Aga Gianyar (Bali Post) Krama Desa Pakraman Puseh Bali Aga menggelar piodalan di Pura Puseh Bali Aga yang berlokasi di Banjar Bayad Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Jumat (17/11) kemarin. Piodalan yang digelar enam bulan sekali ini juga diikuti sameton Bali Aga dari seluruh Bali. Bendesa Pakraman Puseh Bali Aga Wayan Rena Artana menjelaskan, piodalan yang jatuh pada Sukra Umanis, wuku Langkir ini dipersiapkan sejak beberapa hari lalu. Diawali dengan prosesi nanceb tetaring disertai ngatur piuning di sejumlah palinggih di pura tersebut. ‘’Hingga tiga hari lalu kita membuat sanganan berupa jajanan, pragembal,
Bali Post/nik
TIANG MIKROSELULER - Tiang mikroseluler yang didirikan di depan salah satu SD di Ubud.
Berantas ”Hoax”, Pengguna Medsos Harus Bijak
Gianyar (Bali Post) Interaksi media sosial (medsos) saat ini sifatnya sangat luas, sehingga begitu sebuah informasi masuk, seluruh dunia akan tahu dengan partisipasi dari peserta yang majemuk. Sebuah hoax pun sangat mudah dibuat dan dapat tersebar sangat cepat. Padahal hoax tersebut dipenuhi konflik komunikasi dan provokasi. Hal itu diungkapkan salah satu Tim Cyber Crime Polda Bali, Iptu Zulfi Amsor Kholik saat menjadi narasumber pada diskusi literasi media dengan tema “Internet Sehat untuk Semua Orang”, yang dilangsungkan di kantor Bupati Gianyar, Jumat (17/11) kemarin. Menurut Zulfi, hoax sangat berbahaya. Satu saja isu yang tak valid tersebar, dampaknya akan sangat luas. Oleh karena itu, para pengguna medsos harus bersamasama berupaya menangkalnya. Di sisi lain, dia juga menyoroti tentang keberadaan media abal-abal, akun anonim, buzzer dan ujaran kebencian. Menurutnya, saat ini dibutuhkan gerakan positif untuk mengantisipasi dampak negatif dari hal-hal tersebut. Lebih lanjut pihaknya berharap masyarakat berhatihati dan bijak dalam menyikapi sebuah informasi. Apalagi ketika mendapatkan informasi yang mengandung ujaran kebencian, SARA, tindakan asusila dan pencemaran nama baik. Sebab, dalam UU ITE, penyebar informasi dimaksud juga akan dijerat hukum. Sementara itu, Kepala Seksi Pengembangan Sarana Komunikasi Publik Diskominfo dan Statistik Provinsi Bali Ida Bagus Ketut Agung Ludra berharap agar peserta memanfaatkan sosialisasi ini dengan baik. Para peserta diharapkan menggali terus informasi terkait mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan di media sosial. Kominfo juga saat ini mendorong untuk pemanfaatan medsos dengan baik, seperti untuk berdagang secara online. Namun tetap dengan kewaspadaan dan pemahaman yang baik pula. ‘’Kalau positif, internet sangat memudahkan kita semua dalam beraktivitas,’’ imbuhnya. (kmb35)
Bali Post/nik
DISKUSI - Suasana diskusi literasi media yang dilangsungkan di kantor Bupati Gianyar, Jumat (17/11) kemarin.
bebangkit dan semacamnya,’’ ujarnya saat ditemui di sela-sela upacara. Sehari berikutnya, seluruh panyungsung pura yang terdiri dari 28 KK mulai menyiapkan pacaruan. Prosesi macaru dan melis menjelang karya dilaksanakan pada Kamis (16/11). ‘’Saat Wrespati Kliwon itu juga dilaksanakan nedunang Ida Bhatara ring Tegal Suci yang berada tepat di sebelah utara Pura Puseh Bali Aga dengan di-puput oleh Jero Kubayan,’’ ucapnya. Pada puncak karya, sasuhunan dari sejumlah pura tedun, seperti sesuhunan di Pura Puseh Pengaji, Banjar Pengaji, Desa Melingih Kelod. Selain itu dilakukan nedunang sasuhunan tapakan Ida Batara Sudaji di Pura
Puncak Padi Mas, Buleleng. ‘’Setelah semua sasuhunan malinggih, barulah puncak piodalan dimulai dengan nuur tirta Ratu Bhujangga Sakti dan tetap di-puput oleh Jro Kubayan,’’ jelasnya. Pada Sabtu (18/11) hari ini diselenggarakan panganyaran di Pura Puseh Bali Aga. Dikatakannya, seluruh sameton Bali Aga yang tersebar di seluruh Bali akan datang melakukan persembahyangan. Malam harinya akan dipentaskan calonarang di areal Pura. ‘’Setelah calonarang, paling tidak hingga Minggu dini hari baru akan diselenggarakan panyineban. Sasuhunan kembali ke palinggihan masingmasing,’’ katanya. Sementara itu, Pemangku Pura
Puseh Bali Aga yang juga pemilik ATV Kuber Bali Adventure (Jero Kubayan) menerangkan, kaitan pura itu dengan perjalanan Rsi Markandya ke Bali bersama pengikutnya. ‘’Datang dari Ubud, maharesi juga melintas di sini. Kemudian sejumlah pengikut beliau yang tidak lain adalah leluhur kami membuat permukiman dan pura ini,’’ ujar Jro Kubayan. Dijelaskannya, pada umumnya permukiman dan pura Bali Aga yang dibawa oleh Rsi Markandya ini mengambil lokasi di tanah yang subur dan dekat dengan air yang jernih. Potensi alam yang berada di areal pura dan permukiman warga inilah yang kini dikembangkan oleh warga Puseh Bali Aga. (kmb35)
Di Pasar Gianyar
Belasan Orang Digigit Anjing Positif Rabies Gianyar (Bali Post) -
Warga di seputaran Pasar Gianyar digegerkan dengan kasus gigitan anjing positif rabies. Seekor anjing liar berperawakan besar warna cokelat diketahui menjadi penebar virus mematikan ini sejak Rabu (15/11). Petugas kesehatan hewan Dinas Pertanian Gianyar pun langsung mengeliminasi anjing tersebut. Jero Wayan Siki menjadi salah satu korban gigitan anjing tersebut. Perempuan 55 tahun yang kesehariannya menjual tipat tahu keliling ini digigit pada Rabu lalu, sekitar pukul 09.00 Wita di kawasan pertokoan Harum Fajar. Ketika itu Jero Wayan Siki yang menjunjung sebuah keranjang berisi tahu, tiba-tiba diserang anjing. Dia digigit pada kaki kanannya. ‘’Padahal saat jalan saya tak ada mengganggu anjing itu,’’ ujarnya saat ditemui, Jumat (17/11) kemarin. Kala itu warga Kelurahan Gianyar tersebut mengira gigitan tersebut tidak parah. Namun setiba di rumah, ia kaget melihat kucuran darah dari bekas gigitan anjing tersebut.
‘’Langsung saya cuci di keran pakai sabun,’’ jelasnya. Insiden itu lantas diceritakan kepada suami dan keluarganya. Dia pun disarankan untuk mencari VAR di puskesmas terdekat. Luka yang dialami tidak terlalu dalam. Ada dua lubang seukuran gigi anjing. Namun tak sampai dijahit. ‘’Lima hari lagi saya kontrol,’’ imbuhnya. Jero Wayan Siki pun berharap anjing-anjing liar di Pasar Gianyar diamankan. Sebab, dia hampir setiap hari beraktivitas di pasar. ‘’Khawatir juga nanti kalau lihat anjing liar di pasar. Takut digigit lagi,’’ ujarnya. Menurut informasi, selama dua hari atau hingga Kamis
(16/11) lalu, ada 12 pedagang dan pengunjung Pasar Umum Gianyar yang melapor telah digigit anjing. Para korban sudah mendapatkan suntikan VAR dari layanan kesehatan. Namun diperkirakan masih ada sejumlah warga yang digigit anjing tersebut, mengingat anjing positif rabies ini berada di tempat umum. Kasi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar drh. Ketut Ariyasa membenarkan anjing liar yang menggigit belasan orang di Pasar Gianyar tersebut positif rabies. ‘’Anjing itu sudah dieliminasi, diambil sampel otaknya dan ternyata positif rabies,’’ ungkapnya. Sebagai tindak lanjut, pihaknya pun telah bekerja sesuai SOP. Sebanyak 143 ekor anjing liar maupun peliharaan di area anjing rabies itu telah divaksinasi ulang. Selanjutnya, pada Senin (20/11) nanti dijadwalkan eliminasi anjing liar di Pasar Gianyar. (kmb35)
Bali Post/nik
KORBAN - Korban gigitan anjing, Jero Wayan Siki, saat ditemui Jumat (17/11) kemarin.
Puluhan Guru Ikuti Seminar PTK di SMKN 2 Sukawati
SMKN 2 Sukawati menyelenggarakan seminar Penelitian Tindakan Kelas (PTK) selama tiga hari. Seminar di sekolah yang beralamat di Desa Batubulan, Sukawati ini diikuti puluhan guru. Selain untuk memenuhi persyaratan kenaikan pangkat, melalui seminar ini diharapkan para guru meningkatkan profesionalisme dan pengembangan keprofesian sebagai tenaga pengajar. Seminar bertema ‘’Dalam Rangka Bulan Bahasa Kita Tingkatkan Profesionalitas Guru dengan Kegiatan Seminar Penelitian Tindakan Kelas’’ ini dibuka I Putu Sudibawa selaku perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali yang juga tim penilai angka kredit guru Provinsi Bali. ‘’Bapak I Putu Sudibya ini juga merupakan salah satu narasumber dalam seminar ini, bersama narasumber
SEMINAR - Suasana seminar PTK yang digelar di SMKN 2 Sukawati. Drs I Ketut Budiyasa M.Si., yang merupakan pengawas UPT Kabupaten Gianyar,’’ jelas Ketua Panitia Seminar Drs I Wayan Sukawijaya, M.Pd. yang ditemui Jumat (17/11) kemarin.
Sukawijaya mengatakan seminar ini sudah diikuti 63 orang guru dari berbagai sekolah. Meliputi 45 guru dari SMKN 2 Sukawati, 2 guru dari SMKN 1 Sukawati, 13 guru dari SMKN Mas
Ubud serta masing-masing satu guru dari SMAN 1 Blahbatuh, SMKN 1 Tampaksiring dan SDN 1 Tista, Singaraja. Ditambahkannya, seminar diselenggarakan selama tiga hari, dibuka 14 November, dilanjutkan pada 15 dan 16 November. ‘’Dalam pelaksanaan seminar selama tiga hari itu, peserta dibagi menjadi tiga kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 21 orang peserta,’’ jelasnya. Kepala SMKN 2 Sukawati Gusti Ngurah Made Umbara, S.T., M.Pd. menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan seminar PTK ini. Dikatakannya, selama tiga hari mereka sudah mempresentasikan mengenai PTK yang kemudian dikoreksi oleh tim penilai. ‘’Tentunya saya memberi apresiasi terhadap antusias guru mengikuti seminar PTK ini,’’ ucapnya.
Ia mengingatkan, tujuan seminar pembuatan PTK tersebut bukan hanya kenaikan pangkat. Yang terpenting, karya tulis tersebut bisa diimplementasikan untuk membentuk kualitas peserta didik yang lebih baik dan berprestasi. ‘’Ini memang untuk kenaikan pangkat, tetapi di sini juga perlu dipahami tujuan utama PTK adalah mendisain gagasan guru yang kreatif dan inovatif melalui karya tulis,’’ ucapnya. Umbara juga tidak hentihentinya memotivasi guru lain untuk menyusun PTK. Alhasil secara bertahap guru di sekolah ini lolos verifikasi. Saat ini sudah ada 45 guru PNS yang mengikuti seminar PTK ini. ‘’Kalau guru yang sudah mau pensiun, kami tidak berani memaksakan. Tapi kalau yang masih muda, mereka sangat antusias untuk ikut,’’ katanya. (ad881)
KLUNGKUNG
10
Sabtu Paing, 18 November 2017
Selain Jalan Lingkar
Pemkab Rancang Lima Proyek Lain di Nusa Penida Bali Post/sos
TPA SENTE - TPA di Dusun Sente, Desa Pikat, Kecamatan Dawan yang dipastikan tutup akhir tahun ini.
Regulasi Pembuangan Sampah ke TPA Regional Masih ”Gabeng” Semarapura (Bali Post) Langkah Pemkab Klungkung, termasuk sejumlah desa untuk membuang sampah ke Tempat Penampungan Akhir (TPA) di Dusun Sente, Desa Pikat Kecamatan Dawan dipastikan hanya berlangsung sampai akhir ini. Di tengah hal itu, rencana pembuangan ke TPA Regional Bangli tak kunjung ada kepastian alias gabeng. Pemerintah provinsi yang disebut-sebut sebagai pengelola belum mengeluarkan regulasi. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung Anak Agung Kirana mengungkapkan, pembuangan sampah ke TPA regional yang berlokasi di perbatasan Desa Kayubihi dan Landih itu sudah didasari kesepakatan bersama kabupaten lain, yakni Karangasem, Gianyar dan Bangli. Sejalan dengan ini, Pemrov pun berjanji untuk menindaklanjuti dengan mempersiapkan regulasi. “Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Untuk TPA di Sente sudah dipastikan akan tutup tahun ini,” bebernya, Jumat (17/11) kemarin. Di tengah rencana yang masih jalan di tempat, Pemkab mencoba mencari solusi untuk penanganan sampah yang kini masih menjadi persoalan. Salah satunya dengan menggenjot seluruh desa untuk melakukan pengelolaan melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). “Seluruh desa pada tahun 2018, juga kami dorong untuk mengolah sampah jadi briket (bahan listrik - red). Nanti ini bisa dijual ke PLN,” terangnya. Mantan Sekwan Klungkung ini menyatakan program itu sudah disosialisasikan. Sebagai langkah awal, percontohannya telah dilakukan langsung di TPA. Hasilnya pun cukup bagus. Guna memperbanyak produksi, pihaknya masih menunggu peralatan yang disiapkan langsung PLN. “Untuk pengolahan ini, desa bisa menyediakan fasilitas secara mandiri. Bisa menggunakan alokasi dana desa. Kan ada beberapa persen untuk program bidang lingkungan,” jelasnya. Sementara itu, khusus untuk nasib TPA di Dusun Sente setelah ditutup, Pemkab akan tetap melakukan pengelolahan. Sampah yang telah tertampung diolah menjadi bahan-bahan produktif. Demikian juga dengan gas metan yang dihasilkan tetap disalurkan ke masyarakat. “Paling tidak pengelolaannya 20 tahun ke depan tetap berlanjut. Itu juga secara pelan-pelan dijadikan tempat edukasi,” sebutnya. Sebelumnya, sebagai solusi jangka panjang dalam penanganan sampah, pejabat asal Desa Paksebali, Kecamatan Dawan ini menyebutkan telah mengusulkan pembangunan TPA baru di Dusun Gelogor Desa Pikat. Usulannya sudah disampaikan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) dan telah dilakukan pemantauan ke lokasi. “Itu sudah di survei. Luas lahan 1,5 hektar milik Pemkab. Posisi dan akses jalan juga mendukung,” jelasnya seraya menambahkan, ini diharapkan sudah bisa dimanfaatkan pada 2019. (kmb45)
Semarapura (Bali Post) -
Pembangunan di Kepulauan Nusa Penida yang anggarannya diusulkan Pemkab Klungkung ke pemerintah pusat tak hanya berupa jalan lingkar. Namun, masih ada lima proyek besar lainnya. Berdasarkan perkiraan, anggaran yang dibutuhkan mencapai ratusan miliar rupiah. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Klungkung I Wayan Wasta, belum lama ini, menyatakan untuk mendukung status Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), pembangunan lain yang dirancang Pemkab untuk bisa terealisasi, yakni jembatan baru penghubung Nusa Ceningan dan Lembongan yang menelan anggaran sekitar Rp 65 miliar. Review Detail Engineering Design (DED)-nya sudah dilaksanakan pada 2013 dan pada 2014 dilanjutkan dengan UKL-UPL. Ada pula peningkatan jalan kabupaten yang membutuhkan anggaran sekitar Rp 75,4 miliar. Selain itu, dalam pemenuhan air bersih yang kini masih menjadi persoalan, juga direncanakan ada pengembangan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) yang memanfaatkan mata air. Anggaran yang diperlukan pun sangat besar, yakni sekitar Rp 24 miliar. Guna mendukung ini, pelaksanaan Feasibility Study (FS) dan DED sudah berlangsung pada 2016.
Pembangunan tanggul pengamanan pantai juga sangat diharapkan bisa terealisasi. FS dan DED-nya disiapkan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Anggaran yang diperlukan sekitar Rp 179,4 miliar. Sebagai daerah kepulauan, pembanguan pelabuhan segi tiga emas yang berlokasi di Desa Pesinggahan Kecamatan Dawan, Dusun Sampalan Desa Batununggul, dan Bias Munjul Nusa Ceningan, juga tetap masuk sebagai skala prioritas. Bahkan untuk di Dusun Sampalan, pembahasan finalisasi Master Plan dan DED sudah berlangsung. Pembangunan untuk ketiganya, diperkirakan menelan anggaran Rp 155 miliar. Mengingat anggaran keseluruhan yang dibutuhkan sangat fantastis, pemkab pun melakukan hal serupa dengan pembangunan jalan melingkar, yakni mengusulkan permohonan bantuan ke pemerintah pusat melalui kementerian masingmasing. “Untuk anggaran kami tetap mengusulkan bantuan ke pemerintah pusat,” ungkapnya. (kmb45)
Jalani Perawatan di RSUD
Pemkab Tangani Bayi Gizi Buruk dan Kelainan Genetik BAYI kekurangan gizi dan kelainan genetik yang menjalani pemeriksaan medis di Ruang Poli Anak RSUD Klungkung dijenguk Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Jumat (17/11) pagi kemarin. Kehadirannya juga sekaligus memberikan motivasi kepada orangtua bayi, Gusti Ngurah Murjaya dan Gusti Ayu Suciati asal Banjar Kawan, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan. Saat ditemui Kondisi bayi bernama Gusti Ngurah Juliana tampak sangat berbeda dari lainnya. Dipangku oleh ibunya, badannya nampak lemas dan suhu badan yang tinggi. Menurut sang ayah, Gusti Ngurah Murjaya, keseharian anaknya hanya bisa melenguh kesakitan. Dengan bantuan ambulan dari Puskesmas Banjarangkan, bayinya yang sempat menjalani perawatan di RSUP Sanglah kembali diantarkan untuk mendapat pemeriksaan di RSUD Klungkung. Sementara sang ibu, Gusti Ayu Suciati, mengatakan pada masa kandungan kondisinya baik, tidak pernah mengeluh sakit. Bahkan dari hasil USG bayinya dikatakan normal. Kondisinya seperti saat ini baru diketahui sejak lahir. Dokter mendiagnosa adanya kelainan genetik, kelainan jantung, kulit tanpa pori hingga gizi buruk. Kondisi itu menyebabkan suhu tubuh bayi terus tinggi hingga 38 derajat hampir setiap harinya. Melihat kondisinya yang cukup memilukan, Bupati Suwirta pun tak dapat menyembunyikan raut wajah sedihnya. Orangtuanya diminta tetap bersabar menjalani cobaan ini. Bahkan juga mewanti-wanti supaya memberikan perhatian lebih mengingat kondisinya yang sangat lemah. “Fokuslah untuk merawat anak bapak
terlebih dulu, jangan pikirkan yang lain apalagi sampai meninggalkannya untuk bekerja,” ujarnya didampingi Kadis Kesehatan Klungkung Ni Made Adi Swapatni dan Direktur RSUD Klungkung Nyoman Kesuma. Kepada para dokter yang turut mendampingi, orang nomor satu di Klungkung ini meminta supaya bayi kelahiran Juli 2017 ini mendapatkan penanganan serius. Sementara untuk keluarga yang menjaga di rumah sakit juga dibiayai selama menjalani perawatan. “Untuk pengobatannya sudah ditanggung BPJS Kesehatan. Sekarang saat di rumah sakit, kami akan menanggung biaya penunggu
Pengadaan Alat Produksi Garam Yodium Belum Tuntas dah menjelang akhir tahun, pihaknya optimis program ini bisa terealisasi. “Yakin bisa jalan. Sesuai arahan pak bupati, harus tahun ini,” sebutnya. Sebagai langkah awal, program ini diterapkan di Pantai Kusamba. Petani garam juga sudah dikumpulkan untuk diberikan sosialisasi. “Saya sudah langsung ke lapangan menyampaikan
pasien,” ungkapnya. Kehidupan keluarga pasangan Gusti Ngurah Murjaya dengan Gusti Ayu Suciati terbilang memperihatinkan. Pendapatan sebagai buruh bangunan yang hanya dapat pekerjaan sesekali, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga, apalagi untuk pengobatan anak pertamanya itu. Berdasarkan anjuran dari dokter, untuk meningkatkan kekebalan tubuh, sang bayi masih sangat membutuhkan asupan gizi cukup dan susu yang sesuai. Namun melihat kondisi ekonomi orangtuanya, hal ini sulit diwujudkan. Diharapkan akan ada uluran bantuan untuk meringankan bebannya. (ad880)
JENGUK - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjenguk bayi menderita kekurangan gizi dan kelainan genetik yang menjalani pemeriksaan medis di Ruang Poli Anak RSUD Klungkung, Jumat (17/11) kemarin.
Harus Terealisasi Tahun Ini
Semarapura (Bali Post)Produksi garam yodium masih masuk sebagai salah satu program Pemkab Klungkung yang harus terealisasi tahun ini. Namun, menjelang Desember pengadaan berbagai jenis peralatan yang diperlukan belum tuntas. Hal itu diakui Kepala Dinas Ketahanan Pangan Klungkung I Wayan Durma, Jumat (17/11) kemarin. Pejabat asal Nusa Penida ini menyatakan pelaksanaan program ini melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan maupun Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan. Khusus untuknya, peralatan yang dipersiapkan berupa mesin penarik air laut, pipa untuk saluran dan bak penampung yang secara keseluruhan mencapai 17 paket. “Alat-alat ini yang kami siapkan. Ini untuk produksi garam tradisional,” terangnya ,Jumat (17/11) kemarin. Pengadaan alat tersebut dilakukan dengan penunjukan langsung lantaran anggarannya di bawah Rp 200 juta, yakni sebesar Rp 165 juta yang bersumber dari APBD Perubahan. Meski su-
Bali Post/sos
JEMBATAN KUNING - Jembatan Kuning penghubung Nusa Ceningan dan Lembongan, Nusa Penida. Sebagai KSPN, Pemkab Klungkung juga merancang pembangunan lima proyek, salah satunya pembangunan jembatan baru.
ini ke petani,” imbuhnya. Pengadaan alat juga dilakukan Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan. Itu berupa mesin mixer dan mesin packaging. Namun, ditengah tersediannya anggaran, peralatan itu tidak tercantum dalam katalog dan tidak ada dijual di toko. “Karena seperti itu, pengadaannya harus dengan penunjukan
langsung. Ini harus dirakit. Sudah ada rekanan yang bersedia,” ungkap Kabid Perindustrian I Wayan Merta, belum lama ini. Sesuai perencanaan, uji coba ini akan memerlukan satu ton garam. “Petani sanggup menyediakan ini. Tetapi disampaikan pula untuk bulan tertentu ada kendala dalam produksi,” terang Merta. (kmb45)
Bali Post/sos
PETANI - Petani garam di Kusamba. Tahun ini Pemkab Klungkung berencana memproduksi garam yodium.
Pertarungan di Pilkada
Suwirta Tak Mau Loncat Partai Semarapura (Bali Post) Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menanggapi santai soal keinginan Partai Hanura untuk mengusungnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, jika koalisi bersama Golkar berjalan mulus. Incumbent asal Nusa Ceningan ini menyatakan secara tegas tetap konsisten untuk berlabuh di Partai Gerindra yang telah membesarkan namanya. “Saya masih tetap di Gerindra. Saya tak mau loncat-loncat partai,” tegasnya saat dkonfirmasi usai penyerahan ambulans dari BPD ke RSUD Klungkung, Jumat (17/11) kemarin. Sejak lama diakui partai yang mendekatinya untuk mengajak bergabung dalam memperebutkan kursi Klungkung satu cukup banyak. Sesuai informasi beredar, itu tak hanya Hanura. Namun juga PDI-P yang kini telah menegaskan untuk mengusung paslon dari kader sendiri. Namun hal tersebut belum membuatnya goyah. Bahkan kini partai-partai itu malah diajak bergabung balik. “Kalau memang semua partai melihat saya masih layak untuk melanjutkan ini (pembangunan - red), mari kita gabung saja semua jadi satu,” ucapnya. Pernyataannya itu pun ditegaskan tidak bermaksud mengecilkan arti dari sebuah peran atau komitmen partai lain yang memiliki kemampuan terbaik untuk Klungkung. “Saya tetap menghargai, apabila nanti partai politik mengusung calonnya sendiri. Tentu saya apresiasi juga. Bagi saya semua partai itu bagus. Semua mempunyai visi misi sama, yang intinya ingin mensejahterakan masyarakat,” sebutnya. Rekomendasi untuk mengahadapi pertarungan hajatan politik serentak itu tinggal menunggu tanda tangan dari Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. Posisi wakil masih tetap dipercayakan pada I Made Kasta. “Untuk wakil masih,” tandas Suwirta. (kmb45)
Sabtu Paing, 18 November 2017
BULELENG
11
Datangi Gedung Dewan
PSM Minta Penetapan Harga Material Golongan C
Bali Post/kmb38
TRUK – Badan Keuangan Daerah melelang dua unit truk milik Dinas Lingkungan Hidup Buleleng.
Dua Truk DLH Dilelang
Singaraja (Bali Post) – Lelang terbuka barang milik daerah kembali digulirkan Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng. Kali ini, aset yang dilelang adalah dua unit truk bekas milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Menariknya, truk yang dilelang ini kondisinya sudah rusak berat hingga mesinnya tidak bisa dihidupkan. Bahkan, sejumlah perlengkapannya sudah tidak ditemukan. Selain dua unit truk bekas tersebut, ada sejumlah bekas bongkaran proyek pembangunan gedung milik SDN 2 Kalibukbuk dan SDN 1 Baktiseraga juga ikut dilelang. Barang bongkaran itu seperti bekas atap seng, dan beberapa barang lainnya. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Aset Made Pasda Gunawan, Jumat (17/11) kemarin mengatakan, lelang terbuka ini karena aset tersebut sudah tidak memungkinkan untuk dimanfaatkan kembali. Seperti, truk bekas yang digunakan mengangkut sampah. Karena sudah umurnya tua, kendaraan tersebut sudah lama rusak hingga tidak memungkinkan dioperasikan kembali. Bahkan, untuk memperbaiki truk tersebut dipastikan akan menghabiskan biaya tinggi. Setelah melengkapi syarat administrasi, dua unit truk bekas itu dilelang berdasarkan regulasi yang ada. Satu unit truk bekas itu ditawarkan dengan harga limit Rp 7,4 juta dengan nilai uang jaminan Rp 3,5 juta. Sedangkan truk bekas satunya lagi dilelang dengan harga limita Rp 7,1 juta dengan nilai jaminannya Rp 3,5 juta. Sementara untuk bekas bongkaran yang dilelang itu merupakan milik SDN 2 Kalibukbuk dengan nilai limit Rp 96.100 di mana nilai jaminanya Rp 48.000, dan sisa bongkaran milik SDN 1 Baktiseraga, Kecamatan Buleleng senilai Rp 3,6 juta dengan nilai jaminannya Rp 1,8 juta. Sementara itu, lelang terbuka itu sudah diumumkan secara terbuka. Pengumuman itu meliputi jenis barang, limit harga lelang, dan ketentuan syarat nilai uang jaminan yang harus dipenuhi oleh peserta lelang. Dari pengumuman itu, pihak yang tertarik untuk mengikuti lelang terbuka, dipersilakan mendaftar sampai pelaksanaan lelang dilakukan. “Dua truk itu sudah lama rusak dan setelah syarat administrasi kita lengkapi, sekarang menunggu peserta lelang yang mendaftar hingga pelaksananya nanti pada 20 November 2017,” tegasnya. (kmb38)
Dugaan Korupsi APBDes Dencarik
Diakui Ada Dua Pembukuan Singaraja (Bali Post) – I Made Suteja yang sekarang ditahan karena terjerat kasus dugaan tindak pidana korupsi mengakui temuan dua pembukuan yang dikelola oleh bendahara desa. Dua pembukuan yang berbeda itu menjadi pemicu Suteja ditahan di Lapas Singaraja dan harus menghadapi tuntutan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Singaraja. Keberadaan dua pembukuan itu berhasil ditemukan ketika tim penyidik Kejari melakukan penyelidikan dalam kasus tersebut. Jaksa menyebut buku pertama adalah laporan yang sesuai dengan APBDes. Sedangkan buku kedua adalah pembukuan arus kas atau sebagai buku kontrol kas. Saat melakukan pemeriksaan buku arus kas, jaksa menemukan adanya pendapatan asli desa (PAD) yang tidak sesuai dengan laporan dalam APBDes. Tahun 2015 laporan PAD di buku arus kas mencapai angka Rp 119,5 juta. Sedangkan pada APBDes tercatat hanya Rp 39 juta. Tersangka Made Suteja ditemui di Lapas Singaraja, Jumat (17/11) kemarin, mengakui terkait adanya dua pembukuan di Desa Dencarik. Dari keterangan bendahara, perbedaan buku itu terjadi karena perbedaan pemahaman dalam hitungan pengenaan pajak. Tadinya, pajak ditanggung oleh pemerintah, tetapi sesuai dengan aturan keuangan yang baru, pajak harus ditanggung oleh rekanan. ‘’Keterangan staf ada perbedaan, karena rekanan juga diperiksa, mungkin nota aslinya tanpa ada hitungan pajak yang disetor. Penjelasan staf, nota itu sudah termasuk hitungan pajak, sehingga menimbulkan perbedaan jumlah,’’ katanya. Terkait nilai kerugian Rp 149 juta, Suteja mengaku bahwa dirinya tidak pernah menggunakan seluruh total kerugian yang diduga dikorupsi tersebut. Dia berdalih, dana itu digunakan untuk kegiatan di desa. Suteja mencontohkan, pembelian tanah untuk perluasan kantor perbekel senilai Rp 60 juta, pembayaran utang pada rekanan senilai Rp 20 juta, dana bantuan sosial, serta sejumlah kegiatan lain di desa. Sementara itu, kasus dugaan korupsi pengelolaan APBDes Dencarik tahun 2015 dan 2016 mulai masuk pelimpahan tahap kedua. Tim penyidik disebut telah menyerahkan berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka bersama barang bukti kepada jaksa penuntut umum (JPU). Rencananya, dalam waktu dekat ini Suteja segera akan disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar. (kmb38)
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu
3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126
Singaraja (Bali Post) – Harga material golongan C belakangan ini makin tak terkendali. Bahkan, harganya dicurigai sering dipermainkan oknum tertentu. Ini membuat para sopir dari Buleleng, Jembrana, dan Tabanan merugi. Sopir yang tergabung dalam Paguyuban Sopir Material (PSM) ini mendesak agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem segera mengambil langkah serius dan menetapkan standar harga material golongan C. Permintaan itu disampaikan perwakilan PSM saat mendatangi gedung DPRD Buleleng, Jumat (17/11) kemarin. Mereka datang ke gedung dewan sekitar pukul 10.00 Wita. Tadinya akan bertemu dengan Ketua DPRD Gede Supriatna. Tetapi, karena ketua dewan sedang tugas ke luar daerah, anggota PSM ini diterima anggota Komisi I DPRD Dewa Putu Tjakra. Dalam diskusi antara perwakilan PSM dengan dewan terungkap bahwa sopir dari tiga kabupaten tersebut mengadukan terkait situasi bisnis material golongan C yang tidak kondusif pascastatus Siaga Gunung Agung. Terutama menyangkut larangan anggota PSM mengambil material langsung ke lokasi penambangan di Karangasem. Sebaliknya, mereka hanya diizinkan
mengambil material golongan C di depo yang dibuka oleh pengusaha. Sementara sopir dari Kabupaten Badung diberikan mengambil material langsung ke penambangan. Ini membuat PSM merasa tidak mendapat keadilan, tetapi malah dirugikan. Harga meterial yang dinilai mahal membuat anggota PSM merasa dirugikan. Bahkan, belakangan ini, dirinya sering dikomplain pelanggannya karena pasokan material terutama pasir kualitasnya rendah dan tidak seperti sebelumnya. Kondisi ini diperparah lagi karena ada beberapa oknum sopir asal Karangasem yang mengambil langsung di lokasi penambangan dibiarkan menjual material golongan C ke Buleleng dan daerah lain dengan harga murah. Ketua PSM Gede Tirta mengatakan, atas kondisi yang dialami oleh rekan-rekannya beberapa bulan terakhir ini, pihaknya meminta DPRD dan Pemkab Buleleng mengomunikasikan persoalan ini dengan Pemkab Karangasem. Pihaknya meminta agar diizinkan mengambil langsung material di lokasi penambangan. Kalau keinginan ini tidak bisa dipenuhi dan mereka harus tetap mengambil material sampai di depo, PSM meminta
Bali Post/kmb38
PSM – Perwakilan Paguyuban Sopir Material (PSM) mendatangi gedung DPRD Buleleng, Jumat (17/11) kemarin. Pemkab Karangasem membuatkan surat keputusan. Mengacu dari keputusan itu dirinya berharap ada standar harga material dan semua pihak yang berkaitan dalam bisnis material golongan C menaati keputusan tersebut. “Sesuai aspirasi kawan-kawan tetap meminta agar diberikan mengambil langsung di Karangasem. Kalau kami harus tetap ngambil di depo, Pemkab Karangasem membuat keputusan untuk semua pihak, sehingga tidak
ada dugaan permainan harga seperti sekarang,” katanya. Menganggapi desakan PSM itu, anggota Komisi I Dewa Putu Tjakra berjanji akan berkoordinasi dengan Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) untuk mengambil langkah serius agar polemik ini bisa diatasi dan tidak lagi memicu hal-hal yang tidak diinginkan. Sejauh ini, Bupati PAS telah mengirim surat kepada Pemkab Karangasem. Tetapi, sampai saat ini belum ada jawaban dari Pem-
kab Karangsem. “Pada intinya, masyarakat Buleleng dipaksa membeli marterial di depo dengan harga mahal. Sedangkan mereka (sopir Karangasem red) boleh mengambil material ke lokasi galian dan menjual ke Buleleng dengan harga lebih rendah, sehingga ini jelas menimbulkan kerugian. Kami akan komunikasikan dengan eksekutif dan harus dilakukan koordinasi untuk mengambil penyelesaian masalah ini,” katanya. (kmb38)
Dewan Soroti Pembelian Tiga Unit Alat Berat
Singaraja (Bali Post) – Tahun 2018, Dinas Pertanian (Distan) Buleleng akan membeli tiga unit alat berat mini. Dari usulan anggaran dalam Rancangan APBD Induk 2018, satu unit alat berat itu harganya Rp 700 juta. Dengan demikian, anggaran yang dihabiskan mencapai Rp 2,1 miliar lebih. Selain itu, Distan juga mengalokasikan anggaran untuk membeli satu unit truk untuk membantu mobilisasi alat berat itu ke lokasi subak. Menyusul rencana itu, anggota DPRD Buleleng mulai mengkritisi program Distan tersebut. Pada intinya, dewan masih mempertanyakan penyediaan anggaran APBD di Distan utamanya rencana membeli tiga unit alat berat mini tersebut. Anggota Komisi I DPRD Buleleng Dewa Putu Tjakra sempat meminta penjelasan terkait rencana tersebut ketika rapat dengar pendapat (RDP) membahas Rancangan APBD Induk 2018 beberapa waktu lalu. Dewa Putu Tajkra menilai program pembelian alat berat itu masih perlu dikaji lebih detail terutama menyangkut sasaran yang ingin dicapai. Selain itu, program lain di Distan juga disoroti karena dinilai menyerap anggaran tinggi, namun belum dijabarkan dengan
mendetail sasaran yang akan dicapai. Seperti program promosi produk pertanian dengan alokasi anggaran mencapai Rp 1,2 miliar lebih. “Kita ingin ada penjelasan mendetail dan apakah program itu sesuai dengan sasaran yang akan dicapai. Dan memang dalam rancangan, di Distan itu banyak program, yang alokasi anggarannya mencapai Rp 28 miliar lebih dan termasuk untuk membeli alat berat itu,” katanya. Kepala Distan Buleleng Nyoman Swatantra ketika dimintai konfirmasi mengatakan, dari beberapa program yang akan dijalankan di tahun 2018, pihaknya mengusulkan pembelian tiga unit alat berat mini. Alat berat itu dimanfaatkan membantu petani terutama di lahan kering un-
tuk mengolah limbah menjadi kompos. Alat berat ini juga difungsikan membantu petani membuat lubang tanam. Selain fungsi utama itu, alat berat ini juga digunakan membantu petani memperbaiki kerusakan jaringan irigasi akibat bencana alam seperti yang terjadi beberapa tahun sebelumnya. Dengan demikian, kerusakan jaringan irigasi tidak ada yang dibiarkan terlalu lama dan mencegah petani mengalami ancaman gagal tanam akibat pasokan irigasi yang terganggu karena kerusakan jaringan irigasi tersebut. “Alat berat ini kecil dan perkiraan harga Rp 700 juta tiap unit. Tahap awal kami usulkan tiga unit dan untuk membantu mobilisasi kami juga beli satu truk dan rencana operatornya akan
Dewa Putu Tjakra
Nyoman Swatantra
direkrut tenaga kontrak,” katanya. Selain beberapa fungsi tersebut, lanjut Swatantra, alat berat mini disiapkan untuk mendukung perluasan lahan pertanian baru di Kecamatan Gerokgak. Salah satu bentuk program ini dengan mencetak sawah baru. Program ini dilakukan sebagai upaya Distan mengendalikan maraknya alih fungsi lahan pertanian yang masih marak terjadi belakangan ini. Sementara alasan mengapa
penambahan lahan baru di Kecamatan Gerokgak yang notabene merupakan lahan kering, karena lahan di daerah tersebut pasokan air irigasinya akan di-cover dari aliran air Bendungan Titab – Ularan. “Dulu memang kekurangan air, tetapi sekarang dengan adanya Bendungan di Titab, pasokan air irigasi bisa dicover, sehingga lahan baru kita kembangkan di sana. Alat berat ini kita gunakan untuk membantu mencetak sawah baru,” jelasnya. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Tidak hanya spot foto selfie dengan latar belakang Danau Buyan – Tamblingan yang ada di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada. Di desa berhawa sejuk ini ternyata terdapat sejumlah lokasi air terjun. Namun, baru tiga yang mulai dikelola. Alam di puluhan lokasi air terjun ini kondisinya masih asli. Lokasi air terjun ini berada dalam kawasan hutan yang masih terjaga kelestariannya. Selain curahannya tinggi dan kualitas airnya juga jernih, suasana pemandangan alam hamparan hutan atau perkebunan warga menambah keindahan kekayaan alam di Desa Wanagiri tersebut. Dari puluhan lokasi air terjun itu, sejauh ini baru tiga yang dikembangkan oleh kelompok masyarakat. Tiga lokasi air terjun itu pun sekarang sudah diberi nama masing-masing yaitu Air Terjun Banyumala, Air Terjun Cinta, dan Air Terjun Puncak Manik. Air terjun ini sudah mulai dikenal. Mereka mempromosikan potensi ini dengan memanfaatkan media sosial (medsos) yang tren belakangan ini. Untuk akses ke lokasi masih mengandalkan jalan setapak dan belum didukung dengan fasilitas penunjang. Perbekel Desa Wanagiri Wayan Gumiasa, Jumat (17/11) kemarin, mengatakan puluhan lokasi air terjun itu secara tidak
sengaja ditemukan setelah adanya program pemerintah pusat menggulirkan program Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD). Sejak program itu berjalan, lokasi air terjun ini pun ditemukan dan perlahan mulai ditata dengan membuat jalan setapak tanpa menebang pohon di hutan desa. Hanya, dari puluhan lokasi air terjun, baru beberapa saja bisa dibuatkan akses jalan setapak menyusuri hutan. Sementara masih banyak yang belum ditembus karena
masih terganjal operasional dan kelompok masyarakat yang siap mengelola. “Kalau jalan bisa kita buat. Tidak ada yang sampai menebang pohon. Cuma sekarang kami masih kesulitan kelompok masyarakat yang bisa mengembangkan, sehingga baru tiga lokasi saja dikelola dengan sederhana dan itu sudah mulai ada pengunjung,” katanya. Gumiasa berharap Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng atau pihak ketiga untuk berpartisipasi
mengoptimalkan seluruh potensi wisata alam yang ada di desanya. Apalagi, secara topografi wilayah Desa Wanagiri ini berada pada kawasan wisata Bedugul yang saban hari ramai dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara, sehingga pengembangan objek air terjun baru itu berpeluang untuk menarik minat pengunjung. Dirinya optimis kalau potensi wisata alam itu akan memberikan dampak positif bagi perekonomian di desanya. (kmb38)
Wayan Gumiasa
Bali Post/kmb38
Bali Post/kmb38
Wanagiri Miliki Sejumlah Air Terjun
Bali Post/kmb38
JEMBRANA
12
Sabtu Paing, 18 November 2017
Terkait Proyek di Grojogan Dihentikan
Pemkab Ajukan Ulang Permohonan Kerja Sama
Negara (Bali Post) – Terkait penghentian proyek di kawasan wisata Grojogan, Blimbingsari, Melaya oleh pihak Taman Nasional Bali Barat (TNBB) langsung ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Pemkab mengajukan ulang perjanjian kerja sama yang sudah direvisi untuk kelanjutan pengembangan wisata. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jembrana I Made Sudiada saat dikonfirmasi, Jumat (17/11) kemarin, mengatakan sejatinya permohonan perjanjian kerja sama dengan TNBB itu sebelumnya sudah disetujui. Namun Pemkab merevisi lagi, karena ada bagian lokasi yang setelah dipertimbangkan tidak termasuk untuk dimohonkan. Dari sekitar delapan hektar lahan yang dimohonkan tersebut mencakup Monumen Lintas Laut Cekik, Gilimanuk dan Grojogan di Blimbingsari. Namun pihaknya saat ini fokus untuk permohonan kerja sama di Grojogan terlebih dahulu seluas kurang lebih dua hektar. “Masih dalam proses untuk keberlanjutan pengembangan di sana (Grojogan-red),” ujar Sudiada didampingi Asisten I, I Made Wisarjita. Salah satu yang direvisi adalah pura di dekat Monumen Lintas Laut yang ternyata sebelumnya juga termasuk kawasan yang dimohonkan. Kawasan Grojogan ini menjadi salah satu kawasan yang akan dikembangkan guna menunjang pariwisata di Jembrana. Lokasinya yang berada dekat dengan Desa Wisata Blimbingsari, Kecamatan Melaya memiliki potensi penunjang wisata alam. Keseriusan Pemkab Jembrana juga ditunjukkan dengan mulai merehabitilitasi akses jalan menuju lokasi tersebut. Namun, belum lama ini belakangan upaya pembangunan dihentikan lantaran perjanjian kerja sama antara TNBB dan Pemkab masih dalam proses. Hal tersebut dilakukan agar tidak menyalahi aturan karena kawasan yang hendak dibangun itu masih masuk kawasan konservasi TNBB. (kmb26)
Bali Post/olo
AMBRUK – Rumah milik Ketua RT 8 Lingkungan Jineng Agung yang ambruk akibat tersapu angin kencang, Jumat (17/11) kemarin.
Tersapu Angin Kencang
Rumah Ketua RT di Gilimanuk Ambruk
Negara (Bali Post) Selain mengganggu penyeberangan, cuaca buruk di Selat Bali juga berdampak di Kelurahan Gilimanuk. Rumah milik Ni Wayan Murtini (40) di Lingkungan Jineng Agung ambruk tersapu angin, Jumat (17/11) pagi kemarin. Rumah seluas 4x5 meter yang terletak di Gang II Gilimanuk itu roboh sekitar pukul 04.00 Wita. Untungnya korban yang saat itu sedang tidur langsung terbangun dan lari keluar setelah mendengar suara gemuruh. Sesaat setelah mendengar suara gemuruh, Murtini saat itu juga mendengar suara robohan bangunan. Ternyata rumahnya roboh tersapu angin. Menurutnya, angin
saat itu sangat kencang, bahkan suara gemuruhnya membangunkan dirinya dari tidur. Untungnya saat rumah tersebut roboh, tidak ada yang tinggal di dalam.
Namun akibat robohnya bangunan berdinding gedek itu, sejumlah barang-barang rumah tangga tertimpa. Misalnya tempat tidur, TV dan lain-lainnya. Akibat kejadian
itu, Murtini yang juga Ketua RT 8 Lingkungan Jineng Agung tersebut terpaksa kini menumpang di rumah saudaranya yang masih satu pakarangan. Ia mengakui bangunan rumah tersebut memang sudah lama dan rawan ambruk. Atas kejadian itu, keluarga dan kerabatnya membersihkan reruntuhan rumah. Begitu juga barang-barang yang tertimpa dikumpulkan.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana juga turun ke lokasi. Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila Artha Permana mengatakan, selain memberikan bantuan darurat, seperti terpal makanan siap saji, pihaknya juga akan membuat laporan guna pengajuan bantuan terhadap korban bencana angin kencang ini. (kmb26)
Pengerjaan Proyek Jalan di Baluk Molor
Rekanan Beralasan Akibat Bencana Gunung Agung
Bali Post/olo
PROYEK - Tumpukan bebatuan terlihat di kawasan proyek Grojogan.
Tahun Ini
Pemkab Anggarkan Rp 2,5 Miliar untuk Penunggu Pasien Negara (Bali Post) Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana menganggarkan dana penunggu pasien sebesar Rp. 2,5 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi masyarakat Jembrana yang sedang berobat dan opname di rumah sakit kelas III. Besaran dana penunggu pasien itu bervariasai, tergantung lamanya pasien dirawat. Hal tersebut ditegaskan Bupati Jembrana I Putu Artha usai mengunjungi warga Jembrana yang mendapat santunan dana penunggu pasien, Jumat (17/11) kemarin. Selain ingin melihat kondisi kedua warganya yang sempat terbaring lama di rumah sakit, Bupati Artha juga ingin memastikan santunan berupa dana penunggu pasien sudah diterima. Bupati Artha mengatakan, anggaran untuk penunggu pasien ini merupakan kebijakan pemerintah membantu masyarakat, khususnya yang keluarganya sedang opname di rumah sakit pemerintah. Supaya pemanfaatan anggaran dari APBD itu tepat guna dan tepat sasaran, Bupati Artha meminta aparat dan perangkat di desa lebih mengoptimalkan sosialisasi dan monitoring. “Saya tidak ingin ada masyarakat yang sampai tidak tahu dengan kebijakan ini. Ini murni untuk membantu masyarakat Jembrana. Perangkat dan aparat desa dan kepala lingkungan, kadus termasuk para kelian tempek agar lebih memberikan sosialisasi kepada warganya,” tegas Bupati Artha. Saat berada di rumah salah seorang penunggu pasien I Ketut Wiratama di Lingkungan Sawe Rangsasa, Kelurahan Dauh Waru, Kecamatan Jembrana, Bupati Artha minta agar keluarga dan dinas kesehatan selalu menjaga dan memonitor kesehatannya. (kmb26)
Bali Post/olo
KUNJUNGI - Bupati Jembrana I Putu Artha dan jajaran saat mengunjungi salah satu warga yang sempat dirawat di RSUD dan mendapatkan dana penunggu pasien.
Negara (Bali Post) – Sejumlah proyek rehabilitasi jalan di Kabupaten Jembrana banyak mengalami keterlambatan. Beberapa paket pekerjaan seperti paket 18 senilai Rp 3,082 miliar dan paket 21 senilai Rp 4,2 miliar yang dikerjakan PT Adi Murti terlambat, karena dampak Gunung Agung. Lantaran terlambat, pengerjaan jalan aspal ini terkena denda penalti. Dari pengamatan, Jumat (17/11) kemarin, di ruas jalan Desa Baluk menuju Desa Tegalbadeng itu nampak belum ada pengerjaan pengaspalan. Padahal sejatinya pemadatan batu agrerat dan saluran air sudah rampung lama. Karena terlalu lama dan sering dilalui kendaraan, jalan sepanjang 2,740 kilometer itu sudah nampak bergelombang. Menurut warga sekitar, pengerjaan pemadatan dan pembuatan drainase sebenarnya sudah lama rampung, namun tak kunjung ada pengaspalan. Meski belum diaspal, kendaraan dengan leluasa melintas, termasuk truk-truk pengangkut material. Bahkan
di beberapa titik bagian berem jalan (pembatas jalan dan drainase) yang diurug tanah sudah tumbuh rumput dan tanaman liar. Dari papan informasi yang terpasang, pekerjaan dengan kontrak nomor 03/JL.18DAK/VII/2017 itu tanggal 3 Juli lalu dengan waktu pekerjaan 120 hari. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PUPRPKP) Jembrana I Wayan Darwin saat dikonfirmasi, kemarin, membenarkan adanya keterlambatan pengerjaan jalan di Baluk tersebut. Untuk itu, paket 18 itu dikenai pinalti seperseribu dari nilai kontrak per harinya. Pihak rekanan beralasan karena terkendala dampak Gunung Agung pada bulan lalu. Saat ini pengerjaan hanya kurang pengaspalan saja. Dari pengawasan, rekanan sudah mulai mengaspal dan secara bertahap dari Gilimanuk. Terkait ada yang sudah bergelombang itu, nantinya harus diservis sebelum diaspal. “Selain di (paket) Baluk, yang terlambat juga di Samblong. Rekanannya sama,” ucapnya. Di sisi lain, pihak rekanan PT Adi Murti
Bali Post/olo
BERGELOMBANG - Salah satu ruas rehabilitasi jalan di Baluk yang semestinya sudah diaspal, namun hingga kini belum dilakukan. Untuk itu, jalan tersebut terlihat bergelombang dan ditumbuhi rumput liar. Gede Cahyana mengakui adanya keterlambatan tersebut dikarenakan dampak Gunung Agung. Dalam tiga empat hari ini rekanan sudah mulai melakukan pengaspalan, termasuk me-
nyervis jalan agar tidak bergelombang. Paket 18 merupakan perbaikan jalan di Sp. Banyubiru-Baluk I, Jalan Baluk Anyar-Tegalbadeng. Sedangkan Paket 21 meliputi jalan
Mendoyo Dangin Tukad-Banjar Pegok, Jalan PohsantenPegok, Jalan Samblong Dauh Tukad-Sungai, Jalan Perancak-Sp. Perancak, Jalan Sp. Pergung-Delodberawah. (kmb26)
Sabtu Paing, 18 November 2017
KARANGASEM
13
Pasebaya Lingkar Gunung Agung Digawangi 28 Perbekel Zona Rawan
Amlapura (Bali Post) -
Menyadari risiko hidup di daerah rawan erupsi, 28 perbekel yang desanya berada di kawasan lingkar kaki Gunung Agung sepakat menyatukan diri dalam forum Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) Gunung Agung. Melalui wadah pasemetonan itu, mereka sepakat bersama-sama membangun ketangguhan dan budaya sasar bencana di semua tingkatan masyarakat.
Bali Post/kmb
NGENTEG LINGGIH - Elemen masyarakat Karangasem akan melanjutkan pembangunan Pura Penataran Agung di Desa Adat Nangka. Pembangunan fisik itu sebagai awal dari Karya Ngenteg Linggih yang rencananya digelar Oktober 2018 mendatang.
Mohon Keselamatan Alam
Tahun Depan ’’Karya’’ Besar di Pura Penataran Agung Amlapura (Bali Post) Tidak salah jika Karangasem disebut hulunya Bali. Pasalnya, di kabupaten ujung timur Pulau Bali itu terdapat banyak pura besar yang sudah banyak dikenal masyarakat. Salah satunya Pura Penataran Agung di Desa Adat Nangka, Desa Buanagiri, Bebandem. Pura Kahyangan Jagat itu merupakan stana Ida Batara Puteranjaya atau Ida Batara Giri Tohlangkir yang sekarang umum disebut Gunung Agung. Dari bukti-bukti sejarah yang ada, pemerintah telah menetapkan Pura Penataran Agung Nangka itu sebagai salah satu Pura Kahyangan Jagat. Posisinya sejajar dengan Pura Lempuyang dan Pura Ulun Danu Batur. Ketiga pura itu disebut Batara Tiga, yang mengayomi dan memberikan kesejahteraan masyarakat Bali khususnya dan seluruh umat Hindu umumnya. Meski memiliki posisi sentral dalam tatanan kehidupan spiritual di Bali, saat ini kondisi pura masih memprihatinkan. Berpijak sejarah serta cita-cita meningkatkan spiritual umat, saat ini elemen masyarakat Karangasem bertekad melanjutkan program pemugaran. Pertama kali dilaksanakan pemugaran 2006 lalu. Pada pemugaran tahap kedua ini direncanakan kawasan pura ditata dari utamaning mandala sampai jaba sisi. ‘’Kepanitiaan sudah terbentuk. Perencanaan anggaran biaya juga sudah ada. Pada Anggara Kasih Medangsia 21 November nanti, pembangunan kita awali dengan mulang dasar,’’ ungkap Ketua Panitia Pemugaran I Gusti Made Tusan, Jumat (17/11) kemarin. Pemugaran ataupun pembangunan tahap II ini di antaranya berupa pembangunan bale pawedan, bale penggungan, bale selondong, bale bebantenan dan tiga candi gelung kori lengkap panyengker keliling di utamaning mandala. Selanjutnya di madyaning mandala berupa pembangunan bale gong, bale pesandekan, candi gelung kori dan panyengker keliling serta dua palingggih apit lawang. Terakhir di jaba sisi berupa pewaregan, candi bentar dan panyengker keliling. Pembangunan untuk melengkapi bangunan palinggih yang sudah ada itu ditargetkan sudah tuntas Agustus 2018 mendatang dengan perencanaan biaya Rp 9,15 miliar. Pembangunan ataupun pemugaran tersebut merupakan rangkaian awal karya besar yang rencananya digelar Oktober 2018 yakni karya ngenteg linggih. I Gusti Made Tusan yang tak lain suami Bupati IGA Mas Sumatri mengatakan bukti sejarah memang menyatakan Pura Penataran Agung Nangka itu merupakan stana Ida Batara Gunung Agung. Sejarah keberadaan pura itu sudah diketahui pada masa Gubernur Dewa Beratha. Mengingat posisi pura begitu sentral dalam spiritual Bali, pihaknya mengajak seluruh umat sedharma berpartisipasi dalam kedua agenda tersebut. ‘’Mudah-mudahan Ida Batara Gunung Agung memberi restu sehingga pembangunan bisa selesai tepat waktu,’’ ujarnya. (kmb)
Pasebaya Gunung Agung terbentuk dari kesadaran bersama akan risiko yang merupakan suatu hal sangat penting sebagai konsekuensi hidup di kawasan rawan bencana. Rapat koordinasi perbekel yang difasilitasi BNPB dan BPBD di Posko Induk Tanah Ampo, Kamis (16/11) lalu itu, menjadi tonggak lahirnya organisasi itu. Kemudian Jumat (17/11) kemarin, dideklarasikan di Wantilan Kantor Bupati Karangasem. Ke-28 desa anggota forum adalah desa-desa yang berada di radius 12,5 kilomter dari Puncak Gunung Agung. Desa-desa itu yakni Jungutan, Buanagiri, Bebandem, Budakeling, Sibetan dan Macang (di Kecamatan Bebandem), Sebudi, Duda Utara, Amerta Bhuana, Duda Timur, Pringsari, Muncan, Duda dan Selat (di Kecamatan Selat), Baturinggit, Dukuh, Ban, Kubu, Tulamben, Sukadana dan Tianyar (di Kecamatan Kubu), Pidpid, Datah, Ababi dan Nawakerti (di Kecamatan Abang), Pempatan, Be-
sakih dan Menanga (di Kecamatan Rendang). Perbekel Duda Timur I Gede Pawana didaulat sebagai ketua forum didampingi Perbekel Amerta Bhuana Wayan Suara Arasana sebagai Sekretaris dan Perbekel Ban I Wayan Potag sebagai Bendahara. Para perbekel antusias menyambut inisiatif pembentukan forum tersebut. Antusiasme itu sudah terlihat saat rapat di Posko Tanah Ampo. Sosisalisasi BNPB mengenai pemahaman serta pembuatan peta jalur evakuasi warga secara mandiri di 28 desa tersebut tak menemui kendala. Semua semangat mengikuti diskusi itu. Diskusi juga menghadirkan relawan dari Lingkar Merapi, Lingkar Kelud, dan Lingkar Semeru. Potensi Bahaya Melalui deklarasi itu para perbekel intinya menyatakan siap terhadap ancaman bencana dan dampak yang ditimbulkan. Mereka berjanji menyadarkan warga tentang potensi bahaya. Aspek itu merupakan hal penting seh-
Bali Post/ kmb31
Putu Arnawa, Kepala Dinas Kebudayaan Karangasem.
Amlapura (Bali Post) Meski peneliti Belanda menyebutkan lontar di Museum Leiden Belanda itu isinya hanya transkrip atau salinan. Hal itu tetap membuat Pemkab Karangasem melanjutkan program pembangunan museum di sebelah barat Taman Budaya Candrabhuana. Kepala Dinas Kebudayaan Karangasem Putu Arnawa menegaskan, Jumat (17/11) kemarin, rencana pembangunan museum itu tinggal menunggu pelaksanaannya tahun depan. Program itu sebetulnya untuk menunjang Karangasem sebagai Kota Pusaka. ‘’Tahun depan, fasilitas gedungnya dipastikan sudah berdiri,’’ janji Putu Arnawa. Membuat dan memberdayakan museum lontar itu kata Arnawa, memang tidak mudah. Butuh dukungan anggaran besar dan rencana matang dalam pemanfaatannya. Museum lontar ini akan menjadi paket lengkap mendukung program kota pusaka pemerintah pusat. Dikatakan, lontar Bali itu tentu menyimpan nilai-nilai keagamaan. Karena itu pasti ada proses adaptasi dengan kearifan lokal kala itu. Isi di dalamnya sangat penting kita pelajari bersama-sama.
Gex Tirta Tak Bisa Jalan dan Bicara
ORANGTUA Gusti Ayu Devita Sari, Ni Wayan Ayik, mengatakan di rumahnya Banjar Kedungdung, Desa Besakih, Kamis (16/11), ketika lahir putrinya dalam kondisi normal. Dia seperti anak pada umumnya. Penyakit lumpuh otak itu dideritanya setelah berumur 1 tahun 8 bulan. Diawali sesak napas, setelah anaknya diperiksakan ke Puskesmas Rendang anaknya pingsan. Kemudian dirujuk ke RSU Klungkung kemudian ke RS Sanglah di Denpasar. “Selama di Sanglah, anak saya sempat koma tujuh hari. Setelah diperiksa, akhirnya dokter mendiagnosis kalau anak saya menderita Cerebral Palsy (lumpuh otak),” ucapnya. Akibat penyakit itu, putrinya tidak bisa berbicara dan berjalan seperti halnya anak normal. Karena kedua kakinya tidak kuat menyangga tubuhnya. Begitu juga bicaranya tidak beraturan. Sebelumnya, putrinya sempat menjalani terapi di RS Sanglah. Selama proses terapi tersebut, mulai sedikit ada perubahan. Anaknya sudah bisa duduk kalau pakai sandaran. Hanya, sekitar
dua tahun tidak bisa lagi mengajak anaknya terapi ke Sanglah. Sebab, tidak punya biaya untuk melakukan terapi tersebut. “Kalau dulu memang sempat terapi. Tapi sekitar dua tahun sudah tidak bisa
ingga fenomena alam erupsi gunung berapi tidak menjadi sebuah bencana. ‘’Kami berterima kasih kepada BNPB yang telah membuka ruang diskusi dan berbagi pengalaman dengan para relawan. Forum itu menjadi wadah bagi kami mengedukasi masyarakat,’’ ucap Sekretaris Forum Wayan Suara Arsana. Pihaknya mengatakan forum yang digawanginya itu sudah langsung bekerja. Salah satu yang sedang digarap serius adalah pemetaan
jalur evakuasi dan kantongkantong pengungsian. Melalui pemetaan itu diharapkan situasi panik yang terjadi saat terbitnya status Awas 22 September malam tidak terulang. ‘’Kepanikan seperti itu seharusnya tidak terjadi jika pemahaman tentang ancaman gunung berapi sudah tersosialisasi dengan baik,’’ ungkapnya. Kepala BNPB Willem Rampangilei mengatakan BNPB mempercayakan pemetaan jalur evakuasi dan kantong pengungsian
kepada masyarakat dalam hal ini anggota forum Pasebaya. BNPB tetap akan mendukung langkah-langkah yang dirancang forum itu. Dalam hal evakuasi BNPB telah memetakan potensi kerawanan, baik menyangkut infrastruktur maupun lainnya. ‘’Forum Pasebaya itu network sekaligus leaderleader agar memotivasi jiwa tangguh masyarakat di tempat-tempat terjangkau erupsi itu. Dalam waktu dekat akan digelar pelatihan-pelatihan,’’ katanya. (kmb)
Museum Lontar Berdiri Tahun Depan
Derita Lumpuh Otak
Nasib kurang beruntung diderita I Gusti Ayu Devita Sari (3 tahun 4 bulan) putri dari pasangan Ni Wayan Ayik (27) dan I Gusti Ngurah Putra (33) itu. Balita asal Banjar Kedungdung, Desa Besakih, Rendang itu sejak berumur 1 tahun 8 bulan menderita penyakit cerebral palsy alias lumpuh pada otak. Dengan sakit itu membuat balita yang akrab disapa Gex Tirta itu tidak bisa berjalan dan juga berbicara seperti balita umumnya. Bagaimanakah kendala-kendala yang dihadapi orangtua Gex Tirta dalam upaya mengobati anaknya itu?
Bali Post/kmb
DEKLARASI - Pasemetonan Jagabaya Gunung Agung membuat deklarasi di Wantilan Kantor Bupati Karangasem.
lagi karena tidak ada biaya terapi. Maka saya berhenti terapi ke Sanglah. Sekarang hanya pijat di dekat Pura Dalem Puri. Nanti kalau sudah punya uang, mungkin saya ajak terapi lagi,” katanya. Sebagai pedagang yang penghasilannya per hari kurang dari Rp 100 ribu diakuinya tidak cukup punya dana untuk terapi putrinya. Terlebih sejak adanya ancaman Gunung Agung meletus, dirinya tidak lagi bisa berjualan. Sehingga pemasukan tidak ada lagi. Suaminya hanya sebagai guide yang penghasilannya tidak menentu. “Saya berjulan sate dan
bakso di Pura Dalem Puri. Tapi sekarang belum bisa jualan lagi. Pamedek-nya sepi. Terpaksa sekarang ini saya buat tamas dan porosan untuk dijual. Biar ada saja pemasukan di dapur,” jelasnya. Dia sendiri sudah punya Jaminan Kesehatan Nasional JKN-KIS. Meski begitu, pihaknya tetap tidak bisa melakukan terapi. Sebab, biaya transpor ke Denpasar tidak ada. “Setiap kali ke Denpasar menghabiskan uang sekitar Rp 600 ribu. Sekarang ini, kami tidak punya uang sebanyak itu. Guna memenuhi keperluan dapur sehari-hari saja saya susah,” terangnya. (nan)
Bali Post/nan
LUMPUH OTAK - I Gusti Ayu Devita Sari yang akrab dipanggil Gex Tirta duduk bersama ibunya. Gex Tirta itu dikatakan menderita sakit lumpuh otak.
“Serapan ajaran agama yang datang dari luar dengan budaya lokal kita di Bali, ini banyak termuat di dalam lontar-lontar itu. Masih banyak lagi yang bisa kita pelajari dari lontar Bali,” kata Putu Arnawa. Dalam era generasi milenial seperti sekarang ini, ajaran-ajaran yang termuat di dalam lontar itu harus juga dipelajari dan dipahami. Untuk mengetahui intisari lontar-lontar Bali itu khususnya di Karangasem, maka diperlukan sebuah museum yang layak. Di museum itulah sebagai tempat penyimpanan dan mempelajarinya. “Jadi, keberadaan museum itu dapat membuka peluang kita memulangkan lontar-lontar yang ada di luar. Seperti di Museum Leiden. Tetapi, yang dipulangkan itu maksudnya bukanlah bentuk fisiknya, tetapi isi dan nilainilai yang terkandung di dalamnya,” kata Arnawa menanggapi penilaian peneliti Belanda, Prof. Hinzler yang menilai upaya pemulangan lontar Bali di Museum Leiden ke Karangasem sebagai upaya sia-sia, karena isi Museum Leiden hanya berupa transkrip. Arnawa menegaskan bahwa setiap museum seperti Leiden tentu punya
database isi lontar di sana. Seluruhnya sudah teregister dengan baik. Bahkan, sudah tersedia versi digitalnya. Sehingga, upaya yang paling mungkin adalah menyalin isi cakepan lontarlontar yang ada di sana, untuk kemudian disimpan dan dipelajari bersama di Museum Lontar Karangasem ini nantinya. Demikian juga yang ada di tempat lain. Sedangkan, bagaimana nanti manajemen pengelolaan Museum Lontar yang baik, dia mengaku masih belajar dari daerah lainnya. Kalau nanti gedung dan isinya sudah layak, lengkap dengan manajemen pengelolaan yang baik, baru akan dibuka untuk umum dan diberdayakan. Disinggung ada wilayah lain di Karangasem yang juga sudah merintis museum lontar seperti itu? Menurutnya tidak akan menjadi masalah. Justru ini menurutnya positif. Alasanya ke depan bisa saling mengisi, bukan berkompetisi berlomba-lomba buat museum. “Berapa menelan anggaran membuat museum itu? Pastinya saya belum tahu, karena semua ini program pusat dalam rangka lanjutan pembangunan Karangasem sebagai Kota Pusaka,” katanya. (kmb31)
TABANAN
14
Sabtu Paing, 18 November 2017
Usai Hari Raya, Volume Sampah Naik 25 Persen Per Hari
Tabanan (Bali Post) Usai hari raya Galungan dan Kuningan volume sampah di Tabanan meningkat rata-rata 25 persen per hari dari volume sampah normal. Kondisi ini sudah berlangsung hampir seminggu, usai hari raya Kuningan. Karena itu, untuk sementara sampah ditampung di areal kosong TPA seluas 25 are. Kapan sampah itu kembali normal, barulah ditata kembali. Kepala UPT TPA Sembung Gede Ni Luh Sukartini, Jumat (17/11) kemarin, mengatakan rata-rata volume sampah tiap hari yang dibawa ke TPA Mandung 150 meter kubik hingga 200 meter kubik. Namun, seminggu usai hari raya Kuningan volume sampah mengalami peningkatan nyaris 25 persen per hari. ‘’Sekarang sudah agak turun, meski masih melebihi volume sampah harian. Kondisi ini diprediksi terjadi seminggu setelah Kuningan atau paling lama sepuluh hari setelah Kuningan,’’ ujarnya. Agar volume sampah yang meningkat itu tidak menggunung, maka ditampung dulu di areal kosong TPA Mandung. Setelah volume kembali normal, barulah dilakukan penataan sehingga sampah tertata rapi dan tidak ada kesan menumpuk. Adanya peningkatan volume sampah usai Galungan dan Kuningan, diasumsikan kurang kesadaran masyarakat dalam hal memilah sampah terutama yang organik. Apalagi sampah organik itu dipilah dan diolah menjadi pupuk, sejauh ini jarang masyarakat yang melakukannya. Menurut Sukartini, saat ini masyarakat Tabanan sebenarnya sudah mulai melakukan pemilahan sampah, meski masih terbatas pengumpulan botol plastik. ‘’Untuk kantung plastik dan organik masih dibuang ke TPA,’’ ujarnya. (kmb24) Bali Post/kmb28
PENGEMASAN DUPA - Kadisos Tabanan saat meninjau pelatihan pengemasan dupa yang dilakukan oleh eks ODGJ di LBK Disos Tuakilang.
Bali Pos/kmb24
PENUMPUKAN - Adanya peningkatan volume sampah membuat TPA Mandung melakukan penumpukan sampah di areal kosong, sebelum nantinya ditata kembali saat volume sampah kembali normal.
2018, Desa Wisata Dilengkapi ”Trekking”
Tabanan (Bali Post) Pengembangan desa wisata terus dilakukan Pemkab Tabanan melalui dinas pariwisata setempat. Pasalnya, keberadaan desa wisata itu menjadi potensi cukup menjanjikan khususnya terkait meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Di tahun 2018 mendatang, dinas pariwisata tengah merancang program infrastruktur yakni trekking di kawasan desa wisata itu. “Mengingat keterbatasan anggaran daerah, maka kita coba dulu di wilayah Pupuan,” beber Kepala Dinas Pariwisata I Made Yasa, Jumat (17/11) kemarin. Infrastruktur trekking rencananya disiapkan secara bertahap. Program itu katanya nanti akan menyasar seluruh desa wisata yang ada di Kabupaten Tabanan. Dari data Dispar, ada 16 desa wisata yang telah ber-SK. Desa wisata itu tersebar di sejumlah titik di Kabupaten Tabanan. “Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah. Sebab banyak desa sudah mengajukan permohonan. Desa itu nantinya bisa saja disahkan menjadi desa wisata kalau memenuhi persyaratan. Karena itu perlu kajian terlebih dahulu, sebab penetapan Desa Wisata itu harus selektif,” terangnya. Mantan Kepala BKD Tabanan ini juga mengatakan, selain pengembangan kawasan desa wisata saat ini dinas pariwisata juga tengah fokus pada penataan kawasan parkir di Bedugul. “Kita dapat dana dari pemerintah pusat untuk melakukan penataan di DTW Bedugul. Penataan itu sifatnya bertahap. Sekarang baru sebatas penataan kawasan parki saja. Kemudian, baru dilanjutkan ke sarana pendukung lainnya,” jelasnya. Seperti diketahui, Pemkab Tabanan selama ini sudah secara terencana mengembangkan objek wisata. Namun yang digenjot lebih optimal adalah desa wisata. Dari sektor ini diharapkan berimbas pada perekonomian masyarakat setempat. “Misalnya produk komoditi yang ada di desa itu bisa ditawarkan kepada wisatawan,” ucapnya. Bahkan kedepannya, Kabupaten Tabanan lebih fokus mengembangkan wisata desa. Alasannya, hal itu dipercaya berdampak pada pengurangan alih fungsi lahan produktif. Selain itu warga bisa melestarikan lingkungan dan seni budaya yang ada di desa tersebut. (kmb28)
Eks ODGJ Dilatih Kemas Dupa
Tabanan (Bali Post) -
Serius tetapi santai. Begitulah wajah-wajah lima belas orang peserta latihan pengemasan/pengepakan dupa di Loka Bina Karya (LBK - red) Tuakilang. Program itu merupakan salah satu pelatihan yang dirancang Dinas Sosial Kabupaten Tabanan, Jumat (17/11) kemarin. Sekilas para peserta pelatihan tampak seperti warga biasanya. Siapa tidak menyangka kalau kelima belas orang ini merupakan eks Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) asal Kabupaten Tabanan. Sebelumnya mereka pernah menjalani perawatan di RSJ Bangli. Dari segi keterampilan mereka tidak kalah cekatan mengikuti petunjuk yang diberikan instruktur dari Dinas Sosial pada program mengemas dupa yang sebelumnya telah mereka buat. “Program ini dikreasi Komunitas Peduli Kesehatan Mental (Kopi Kental) . Tujuannya membangkitkan kembali gairah hidup para mantan penderita gang guan jiwa atau ODGJ,” ucap Kadis Sosial Tabanan I Nyoman Gede Gunawan. Pasien dengan gangguan jiwa (ODGJ), kata
Gunawan, memang memerlukan penanganan komprehensif. Selain perlu pertolongan secara medis, pasien ODGJ itu juga mengha dapi tantangan sosial relatif berat yang harus mereka hadapi ketika berbaur di masyarakat. “Dampak sosialnya cukup serius. Seperti ada penolakan, pengucilan
Tabanan (Bali Post) Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53, memberi ruang dan kesempatan gerakan masyakarakat (germas) makan buah, Jumat (17/11) kemarin. Peringatan itu mengusung tema “Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku”. Sesungguhnya hal itu sebagai refleksi sejauh mana upaya kesehatan itu sudah dilakukan bersama masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika mengatakan, pencegahan penyakit itu disebabkan beberapa aspek. Selain dipengaruhi kualitas lingkungan, sarana dan prasarana pelayanan juga perilaku keluarga. “Keluarga memiliki peran besar dan penting dalam pembentukan perilaku individu. Program lain yang di dorong adalah Germas. Dengan program germas ini
PNS Berpolitik Praktis Sama dengan Berkhianat PNS yang masuk anggota pParpol mestinya diberi memilih, mereka itu mau menjadi anggota parpol atau tetap menjadi PNS. Sebab, dalam aturannya atau secara etika PNS tidak boleh berpolitik praktis. Kalau masih sebagai PNS aturan itu mestinya ditaati. PNS itu idealnya jangan merangkap jabatan, apalagi selaku anggota parpol. Itu namanya serakah. Sampai ikut berpolitik praktis sama dengan berkhianat. Demikian opini peserta warung Global yang membedah topik ‘’Puluhan PNS Tercantum dalam Keanggotaan Parpol’’. Acara ini disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Jumat (17/11) kemarin. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM dan Swara Negara FM. perpolitikan bisa diaplikasikan dalam pemerintahan. Berbeda dengan Febri di Denpasar, PNS harus sepenuhnya menjadi pelayanan publik. Karena itu tidak boleh terlibat politik praktis di parpol. Sebab, dikhawatirkan bisa menganggu pelayanan terhadap publik.
dapat menyembuhkan sakit mereka secara sekala dan niskala. Tidak hanya pelatihan pengemasan dupa, kelima belas ODGJ ini juga diajarkan dinamika relasi kelompok. Tujuannya agar merekasaling mengenal satu dengan lainnya. Misalnya, bernyanyi bersama dan belajar sembahyang. “Intinya mereka bisa melupakan sakit yang pernah dialaminya dan bisa menjadi jati diri yang baru,” pungkasnya. Mengingat pentingnya program ini, ke depan pihaknya akan terus melanjutkan program model ini kepada para eks ODGJ yang sudah menjalani perawatan di RSJ Bangli. (kmb28)
Refleksi Kesehatan Bersama Masyarakat
Warung Global
Wayan Sukasana menyarankan agar oknum PNS yang diduga menjadi anggota parpol sebaiknya diberikan memilih, mereka mau menjadi anggota parpol apa tetap menjadi PNS. Sementara Dyana Dharma Yanti menyarankan agar oknum PNS seperti itu dipecat saja. zKade Surya Gunawan menambahkan, jika dalam aturan atau secara etika PNS tidak boleh berpolitik praktis. Kalau masih sebagai PNS, aturan itu mestinya ditaati. Ayu di Petang menanyakan, apakah PNS yang namanya masuk keanggotaan parpol itu benar-benar tidak tahu kalau namanya tercantum di sana? Ia harap PNS tidak merangkap jabatan, apalagi sebagai anggota parpol. Made Bimasena di Gianyar menambahkan, PNS tidak boleh serakah. Jika ikut berpolitik praktis, itu namanya berkhianat. Semua warga negara memiliki hak konstitusional dipilih maupun memilih. Jadi, menurut Gung Derah di Denpasar sebaiknya PNS tidak perlu dikekang. Aturan yang dulu itu sebaiknya direvisi saja. Semua boleh memilih maupun dipilih, yang jelas tidak menganggu kinerjanya. Keterlibatan PNS dalam anggota parpol ia rasa tidak masalah. Justru ilmu
dan bahkan diskriminasi dari masyarakat. Maka diperlukan langkah-langkah efektif untuk pengobatan mereka, sehingga minimal mereka bisa mandiri dan dapat diterima di tengah masyarakat. Salah satunya membekali ketrampilan sekaligus sebagai terapi kesembuhan mereka,” terang-
nya. Pelatihan membuat dupa ini sudah dimulai sejak Maret 2017 silam. Program pengepakan ini adalan kelanjutan pelatihan sebelumnya. “Kita dapat anggaran dari APBD perubahan. Secara otomatis program pelatihan yang dikreasi ini adalah kelanjutan dari sebelumnya,” ucapnya. Terkait pemasaran, ke depan pihaknya menggandeng koperasi dinas ataupun agen-agen penjual dupa lainnya. Dipilihnya dupa bagian dari pelatihan itu, kata Gunawan mengingatkan para eks ODGJ ini untuk tetap bersembahyang. Dengan cara ini diharapkan peningkatan sradha bhakti kepada Tuhan, sehingga
Dicatutnya nama puluhan PNS dalam keanggotaan parpol patut ditelusuri lebih mendalam. Siapa yang memasukkan oknum itu dalam keanggotaan parpol. Ia juga kurang sepakat jika hanya TNI/Polri saja yang netral dalam pemilu, PNS mestinya juga tidak memilih.
Karena ia tidak ingin dalam pelayanan publik oleh PNS jadi terkotak-kotak lantaran berbeda parpol. Logikanya, setelah menjadi pelayanan publik baik PNS, TNI/Polri menjadi milik dan mengabdi kepada negara, bukan kepada parpol tertentu. Ketut Dawi di Abiansemal mengatakan, oknum PNS ini sepertinya masih mencari sisi keuntungan bagi dirinya. Apakah dengan jadi anggota parpol menguntungkan atau tidak. Baik parpol maupun PNS mungkin tidak memikirkan apa dampaknya jika ketahuan. Padahal hal itu justru bisa membahayakan kedua pihak. (sikha)
terjalin kerja sama sektor dan lintas program mewujudkan masyarakat Tabanan berperilaku hidup sehat,” ujarnya. Pada peringatan HKN tahun ini digelar kegiatan olah rohani, olah pikiran dan olah tubuh. Diawali olah rohani dengan tirta yatra ke Pura Pucak Bukit Rangda. Kemudian olah pikiran membentuk pikiran sehat, guna meningkatkan pengetahuan melalui seminar kesehatan. Olah kesehatan tubuh senam bersama, cek kesehatan, lomba makan buah, bazar sayur dan buah serta bazar olahan ikan dan tanaman obat keluarga. Asisten II Wayan Miarsana mengatakan, budidaya perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat khususnya di lingkungan keluarga harus terus diupayakan.
Peringatan HKN ini juga diharapkan sebagai momentum bagi seluruh insan kesehatan merefleksikan kembali sejauh mana upaya kesehatan itu
sudah dilaksanakan, baik promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Tabanan. (kmb24)
Bali Post/kmb24
MAKAN BUAH - Serangkaian peringatan HKN ke-53 digelar acara lomba makan buah, Jumat (17/11) kemarin.
15
Sabtu Paing, 18 November 2017 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Sabtu (18/11) malam Getafe vs Leganes vs Minggu (19/11) dini hari Sevilla vs Atletico Madrid vs Minggu (19/11) malam Malaga vs Espanyol vs Senin (20/11) dini hari Las Palmas vs Athletic Club vs Selasa (21/11) dini hari Eibar vs
Alaves Barcelona Celta Vigo Real Madrid
Pembuktian bagi Ronaldo dan Griezmann
Deportivo Coruna Valencia Levante Villarreal Real Betis
--------------- Liga Inggris ----------------------------------------Sabtu (18/11) malam Arsenal vs Bournemouth vs Burnley vs Crystal Palace vs Leicester City vs Liverpool vs West Bromwich vs Minggu (19/11) dini hari Manchester United vs Minggu (19/11) malam Watford vs Selasa (221/11) dini hari Brighton and HA vs
Tottenham Hotspur Huddersfield Town Swansea City Everton Manchester City Southampton Chelsea Newcastle United West Ham United Stoke City
--------------- Liga Italia --------------------------------------------Minggu (19/11) dini hari AS Roma vs Napoli vs Minggu (19/11) malam Crotone vs Benevento vs Sampdoria vs SPAL vs Torino vs Udinese vs Senin (20/11) dini hari Inter Milan vs Selasa (21/11) dini hari Verona vs
Lazio AC Milan Genoa Sassuolo Juventus Fiorentina Chievo Verona Cagliari Atalanta Bergamo Bologna
--------------- Liga Jerman ----------------------------------------Sabtu (18/11) malam Mainz vs Bayer Leverkusen vs FC Bayern Munich vs TSG Hoffenheim vs VfL Wolfsburg vs Minggu (19/11) dini hari Hertha Berlin vs Minggu (19/11) malam FC Schalke vs Senin (20/11) dini hari Werder Bremen vs
Cologne RB Leipzig FC Augsburg Eintracht Frankfurt Freiburg Moenchengladbach Hamburg SV Hanover
--------------- Liga Prancis ----------------------------------------Sabtu (18/11) malam Paris St Germain vs Minggu (19/11) dini hari Dijon FCO vs Guingamp vs Strasbourg vs Toulouse vs Minggu (19/11) malam Caen vs Lyon vs Senin (20/11) dini hari Bordeaux vs Selasa (21/11) dini hari Amiens SC vs
Nantes ESTAC Troyes Angers SCO Stade Rennes Metz Nice Montpellier HSC Marseille Lille
Stock Lolos ke Semifinal
London Jack Stock menjadi petenis pertama Amerika yang mencapai babak semifinal turnamen ATP Finals dalam 10 tahun terakhir setelah Andy Roddick. Stock membuat kejutan, Jumat (17/11) kemarin dengan menumbangkan unggulan ketiga Alexander Zverev pada laga di Stadion 02 Arena, London. Stock yang menempati peringkat ke-9 dunia bermain tiga set sebelum menang 6-4, 1-6, 6-4 atas lawannya dari Jerman. Sebelumnya, Roger Federer meraih tiket keempat besar dengan menjuarai Grup Boris Becker ini setelah dipaksa keras sebelum menang 6-7(5), 6-4, 6-1 atas Marion Cilic. Posisi runner-up diperebutkan antara Zverev dan Stock. Di babak empat besar, Federer yang enam kali juara turnamen ini, akan menghadapi petenis Bulgaria Grigor Dimitrov. Petenis Swiss itu diunggulkan untuk tampil di final Minggu mendatang dan Zverev menjadi lawan idealnya. Stock yang berjuluk ‘’Showtime’’ tidak masuk dalam unggulan empat besar. Tetapi petenis berusia 25 tahun tampil mengejutkan kemarin setelah mampu unggul hinggal 4-1 di set penentuan. Pada saat bersamaan Zverev melakukan dua kesalahan ganda dan pukulan forehand-nya melebar hingga memberi kemenangan pada Stock. (kmb39/rtr)
Bali Post/rtr
Penyerang Atletico Madrid Antoine Griezmann.
Madrid -
Atletico Madrid memainkan laga derby melawan Real Madrid untuk pertama kalinya musim ini pada pertandingan Liga Spanyol, Minggu (19/11) dini hari nanti. Pertandingan di Wanda Metropolitano menjadi kesempatan bagi dua bomber untuk membuktikan kembali ketajaman mereka: Antoine Griezmann (Atletico) dan Ronaldo (Real Madrid). Pemain terbaik dunia Ronaldo memiliki rekor selalu menghasilkan gol setiap kali bertemu Atletico. Bahkan mesin gol asal Portugal itu mencetak tiga gol pada pertandingan La Liga dan Liga Champions musim lalu. Ironinya, musim ini keberuntungannya menipis. Hingga jelang akhir setengah kompetisi, Ronaldo baru menghasilkan satu gol saja di kompetisi domestik. Ini menjadikan awal musim terburuk
Ronaldo. Tak berbeda dengan Ronaldo, Griezmann juga dalam kondisi tak berbeda. Penyerang asal Prancis itu baru mencetak dua gol di liga. Paceklik golnya terus membentang panjang setelah tidak lagi mencetak gol sejak 27 September saat melawan Chelsea. Total ia tak mencetak gol selama 596 detik meski tembakannya yang mengarah gawang sebanyak 20 kali.
Paceklik gol ini jelas tidak mengenakan pelatih Atletico Diego Simeone, sehingga ia tidak ditarik keluar di dua laga Liga terakhir yang berakhir imbang tanpa gol. Tetapi bila menghadapi Real, Griezmann memiliki rekor bagus dengan menghasilkan empat gol. Karena itu, dia mengaku tidak dalam tekanan menghadapi derby Minggu dini hari nanti. ‘’Mencetak gol adalah tugas kita dan kami tahu bagaima-
na melakukannya. Saya tidak khawatir dengan bagaimana permainan kami. Tapi bola akan segera meluncur secepatnya,’’ katanya seperti dikutip website La Liga. Tidak produktifnya kedua penyerang itu membuat Real dan Atletico melorot posisinya di klasemen. Hingga pekan ke-11, Real dan Atletico mengumpulkan 23 poin. Keduanya terpaut 8 poin dari sang pemuncak klasemen Barcelona dan empat poin dari peringkat kedua Valencia yang berhasil menduduki posisi runner-up. Atletico yang juga di ambang tersingkir di Liga Champions, benar-benar dilanda paceklik kemenangan dan gol. Uniknya gol-gol Atletico justru datang dari gelandan-
gnya Thomas Partey dan penyerang Angel Correa yang masing-masing 4 gol. ‘’Musim ini berbeda dengan sebelumnya, kami bermain di stadion baru, kami kesulitan mencetak gol dan meraih kemenangan. Tapi secara keseluruhan kami bertahan dengan baik dan hanya lemah di lini depan,’’ jelas Griezmann. Pada pertandingan lain, Barcelona memburu ke menangan ke-11 dalam 12 pertandinghan. Pada pekan ke-12 ini, Barca juga menuju kota Madrid dengan menghadapi Leganes. Peringkat kedua Valencia yang menyamai rekor Barca dengan 30 gol, akan mengunjungi Espanyol pada Sabtu malam. (kmb39/rtr)
Leicester Siap Ladeni City London Penyerang Manchester City Sergio Aguero menyatakan dirinya bugar untuk laga melawan Leicester City pada pertandingan Liga Inggris, Sabtu (18/11) malam ini. Namun tuan rumah the Foxes telah siap meladeni tim pemuncak klasemen itu. Aguero sempat tidak sadarkan diri di ruang ganti saat turun minum ketika Argentina kalah 2-4 dari sesama negera peserta Piala Dunia, Nigeria, pada pertandingan persahabatan awal pekan ini. Manchester City mengatakan Aguero, yang mencetak gol pada babak pertama saat melawan Nigeria, telah kembali ke Inggris seb-
agaimana yang direncanakan setelah menjalani sejumlah tes karena dirinya mengalami ‘’pusing’’. Pemain 29 tahun itu, yang telah mencetak delapan gol di liga dari delapan penampilannya untuk City musim ini, mengunggah pesan bahwa ia berhasrat segera dapat bermain setelah dinyatakan kondisinya tidak bermasalah oleh tim medis City. ‘’Semua tes yang mereka lakukan terhadap saya, yang hanya merupakan langkah antisipasi, berjalan dengan baik, maka saya siap untuk pergi pada pertandingan Sabtu. Ayo, City,’’ kata Aguero. City yang bertengger di puncak klasemen sementara,
mengoleksi 31 poin dari 11 pertandingan dan belum terkalahkan pada musim ini. Sedangkan Leicester berada di peringkat ke-12 klasemen dengan 13 poin. Gelandang Leicester Danny Simpson yakin timnya bisa membuat kejutan pada pertandingan Stadion King Powers nanti. Apalagi dalam dua pertandingan terakhir, City belum pernah menang di kandang Leicester. ‘’Dengan mempertimbangkan kondisi terakhir kami dan rekor pertemuan kedua tim, maka tak ada alasan bagi kami tak bisa membuat kejutan,’’ ujar Simpson yang optimis dengan kepemimpinan pelatih Claude Puel. (kmb39/afp/ant)
Penyerang Manchester City Sergio Aguero.
Bali Post/rtr
Bali Post/rtr
Mantan pelatih Bayern Munich Carlo Ancelotti (kanan) dan istrinya Mariann Barrena McClay.
Ancelotti Diincar untuk Latih Timnas Italia Milan Usai memecat Gian Piero Ventura, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) gencar mencari pelatih baru. Perhatian kini difokuskan pada pelatihpelatih yang telah meraih kesuksesan, baik saat memimpin klub maupun timnas. Deretan pelatih yang diincar FIGC, Jumat (17/11) kemarin, di antaranya Antonio Conte, Carlo Ancelotti dan Massimiliano Allegri. Ancelotti tidak memiliki pekerjaan setelah dipecat oleh klub lamanya, Bayern Munich. Namun, mantan pelatih PSG
dan Real Madrid itu diincar Everton setelah klub Inggris itu melengserkan Ronald Koeman. Conte juga masuk radar setelah memimpin Italia pada Piala Eropa 2016 lalu. Tapi Conte menyebutkan melatih timnas itu membosankan karena banyak jedanya. Selain itu, Conte yang kini melatih Chelsea juga mengeluhkan pemainpemain yang sulit dilepaskan klub demi pertandingan internasional. Karena alasan itu pula, ia memilih meninggalkan pelatih timnas seusai Piala Eropa 2016. (kmb39/rtr)
Lawan Suriah, Timnas Senior Optimis Menang Bali Post/rtr
MENANG - Petenis AS John Stock mencatat kemenangan penting setelah mengalahkan unggulan ketiga Alexander Zverev dari Jerman pada pertandingan ATP Tour Finals di London, Jumat (17/11) kemarin.
Cikarang (Bali Post) Pemain Timnas senior Indonesia optimistis menatap laga kontra Timnas U-23 Suriah yang akan digelar di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (18/11) ini. ‘’Harus optimistis bisa menang,’’ ujar gelandang serang timnas Osvaldo Haay usai bertanding di laga pertama kontra Timnas U-23 Suriah di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Jawa Barat, Kamis (16/11) malam. Demi menggapai harapan terse-
but, Osvaldo berjanji akan berusaha keras demi meraih hasil terbaik. Jika diturunkan, dia pun berusaha untuk mencetak gol seperti yang dilakukannya di pertemuan pertama melawan Timnas U-23. Pendapat senada diungkapkan oleh bek timnas Gavin Kwan Adsit. Gavin berupaya untuk mempersembahkan yang terbaik kalau dipercaya oleh pelatih Luis Milla berlaga kontra Timnas U-23 Suriah. ‘’Kami harus kerja keras agar lebih
baik di pertandingan berikutnya,’’ tutur Gavin yang tidak bermain di laga pertama melawan Timnas U-23 Suriah. Adapun pertandingan perdana Timnas U-23 Indonesia versus Timnas U-23 Suriah di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Kamis, berakhir dengan skor 2-3 untuk keunggulan Suriah. Gol-gol Indonesia dalam laga itu dicetak oleh Septian David Maulana menit ke-35 dan Osvaldo Haay (45). Sementara gol Timnas U-23 Suriah
dibuat oleh Moumen Naji (30 dan 43) dan Abd Al Rahman Barakat (52). Berikutnya, giliran tim nasional senior Indonesia yang akan berhadapan dengan Timnas U-23 Suriah, Sabtu (18/11), mulai pukul 18.00 WIB. Dari 33 pemain yang dipanggil, pelatih timnas Indonesia Luis Milla sendiri hanya membawa delapan pemain untuk skuad senior. Sisanya, Milla akan menurunkan pemain-pemain dari tim nasional U-23 seperti Osvaldo Haay dan Gavin Kwan Adsit. (ant)
olah raga
16
Sabtu Paing, 18 November 2017
Kevin/Marcus Melesat ke Semifinal Fuzhou -
Unggulan satu turnamen Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses melaju ke babak semifinal turnamen Tiongkok Terbuka Super Series Premier 2017, Jumat (17/11) kemarin. Dalam laga yang berlangsung di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, Tiongkok tersebut, Kevin/Marcus mengalahkan Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov dari Rusia 21-19 dan 21-13 dalam waktu 31 menit. Bali Post/022
TARUNG — Dua karateka putri sedang bertarung di nomor kumite pada hari pertama Wadokai Open Karate Championship Pemuda Pancasila Cup 2017, di GOR Lila Bhuana, Jumat (17/11) kemarin.
Karateka Septriana Juara Kumite Pemula
Denpasar (Bali Post) Karateka Ni Made Septriana Ambarwati dari Dojo Campuhan Asri Denpasar keluar sebagai juara kumite pemula di kelas +32 kg, setelah di final menaklukkan Safira Rahmasarita (Young Guns) pada hari pertama ‘’Wadokai Open Karate Championship Pemuda Pancasila Cup 2017’’ di GOR Lila Bhuana, Jumat (17/11) kemarin. Sementara peraih perunggu adalah Ni Made Ayu Swandari (Inkai Badung) dan Ni Komang Adinda Canthika Sari (Dojo Campuhan Asri). Untuk kata perorangan kadet putri, juaranya Ni Komang Tristina Chandra Dewi (Dojo Tumbak Bayuh), disusul Kadek Desintia Putri Cahyani Dewi (Gold Team), dan juara III bersama Ni Ketut Ayu Karioni (Dojo Campuhan Asri), dan AA Sagung Bulan (SMPN 7 Denpasar). Kata perorangan kadet putra, juaranya Putu Krisna Fajar (Dojo Tumbak Bayuh), juara II Abdul Kadir Jaelani (FORKI Lombok Tengah NTB), dan juara III Made Bagaskara (Pemedilan A), dan Bagas Pradipta (GSD). Kata perorangan senior putri, juaranya Ni Kadek Megin Wilantari (Dojo Error), disusul Benxina Afaf (FORKI KLU), juara III bersama Harisa Kamila dan Rahmita Bayti A (FORKI Tanjab Barat Jambi). Kata perorangan senior putra juaranya Samsul Bahtiar Anwar (FORKI Lombok tengah NTB), kemudian M. Reo Ariya Prayoga (FORKI Tanjab Barat Jambi), dan Nur Isakndi (Batalyon Mekanis 741/GN). Kata perorangan pra-pemula putri, juaranya Ida Ayu Intan Pramiswari Putri T (Dojo Satria Muda Kediri), disusul Ni Putu Sovia Dewi (FORKI KLungkung A), dan juara III bersama Reva Marsela dan Nella Meriandari (FORKI Lombok Tengah NTB). Kata perorangan pra pemula putra, juaranya I Komang Bintang Satria Wicaksana (Dojo Tumbak Bayuh), AA Gde Putra Semaranata (Dojo Inkai A), dan juara III bersama Putu Dipa Ananda (FORKI Klungkung A), dan Gede Edi Saputra (Inkai Badung). Ketua Panpel AA Gede Kompiang Gede menjelaskan, peserta mencapai 751 karateka, berdatangan dari Jambi, Lampung, Makassar (Sulsel), DKI, NTB, Jatim, dan tuan rumah Bali. ‘’Pendaftaran terpaksa kami tutup, seandainya masih terus dibuka pesertanya makin membeludak,’’ ucap Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Denpasar Agung Kompiang dikenal sebagai Sekum sekaligus pendiri Wadokai Bali. (022)
KONI Buleleng Arahkan Dukungan pada Suwandi
Singaraja (Bali Post) – Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Bali tinggal sebulan lagi. Beberapa induk pengurus olahraga, termasuk KONI kabupaten/kota di Bali belakangan mulai menyiapkan ‘’strategi’’ pemenangan calon yang diusung. Seperti KONI Buleleng memastikan dukungan mereka pada laga Musorprov Bali mendatang. KONI Buleleng secara tegas mengarahkan dukungan kepada calon incumbent, Ketut Suwandi. Alasannya, karena Suwandi dianggap berhasil meningkatkan prestasi Bali pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 lalu. Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana, Kamis (16/11) lalu mengatakan, pada PON 2016 lalu, Bali secara riil menempati peringkat keenam. Naik tajam dibandingkan saat PON 2012 lalu. Perolehan medali juga meningkat saat PON 2016, di mana Bali berhasil mengumpulkan 20 medali emas, 21 medali perak, dan 35 medali perunggu. Selain itu dari sisi organisasi, koordinasi dan komunikasi dengan pengurus KONI kabupaten/kota berjalan baik. Dengan pertimbangan dan bukti riil itu, pihaknya memilih untuk mendukung calon incumbent agar kembali memimpin KONI Bali. ‘’Kami berbicara hasil riil saja, kalau beliau (Ketut Suwandhi - red) dan juga perhatian pada pembinaan cabang olahraga, atlet, dan pelatih. Pertimbangan terakhir, beliau konsisten dengan aturan-aturan dalam cabang olahraga,’’ katanya. Rencananya Musorprov Bali akan dilangsungkan di Singaraja pada 16 Desember mendatang. Musyawarah dengan agenda pemilihan Ketua Umum KONI Bali itu akan diikuti 65 pemegang hak suara, yang mana sembilan diantaranya adalah milik pengurus KONI kabupaten/kota. (kmb38)
Putra Perkanthi Gunduli Wenara Duta
Mangupura (Bali Post) Tim tuan rumah Putra Perkanthi Jimbaran berhasil menggunduli lawannya, Wenara Duta, dengan skor 3-0 (1-0) pada babak 16 besar Bupati Badung Cup II/2017 di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, Badung, Jumat (17/11) kemarin. Ketiga gol yang mengoyak gawang Wenara Duta dicetak Apri Arya Utama pada menit ke-79 dan 81. Satu gol lagi yang mengoyak gawang Ari Bona dihasilkan bomber Geovani Rande. Hasil lainnya, Bara Putra Baha menang tipis 3-2 (2-1) atas lawannya Putra Mengwi di Lapangan Pusaka, Kapal. Putra Mengwi sempat unggul lebih dulu lewat sepakan striker Paramarthika yang mengoyak gawang kiper Adi Usada ketika pertandingan yang dipimpin wasit AA Kalem baru bergulir semenit. Akan tetapi, penyerang Bara Putra Wanda mampu memborong dua gol beruntun di menit ke-25 dan 35, yang membobol gawang Ary Wiweka. Sampai turun minum, Bara Putra unggul 2-1 Pada babak kedua, Bara Putra menambah gol melalui gocekan Andre, namun dibalas Putra Mengwi juga menambah satu gol lewat bombernya Wikanjana. Skor akhir Bara Putra unggul 3-2. Hasil lainnya, Ultra Pecatu menang 2-0 atas Mumbul FC di Lapanan Dalung. Dua gol kemenangan Ultra dicetak Adhe Gusti di menit ke-30 yang menggetarkan jala Mumbul FC yang dijaga kiper Agus. Ida Bagus Dwika menggandakan kemenangan timnya di menit ke-37 hingga membawa Ultra FC unggul sampai akhir pertandingan. Tuan rumah Pesanku Kuta juga menang besar 6-2 atas lawannya Canggu FC di Lapangan Samudra Kuta. Keenam gol yang bersarang ke gawang Canggu yang dijaga kiper Edwardo hasil bidikan Warih Sentanu empat gol (quattrick) di menit ke-40, 51, 56, da 85, ditambah Kenny di menit ke-42, serta Arthur di menit ke-66. Canggu mampu mempertipis kekalahan melalui dua gol, yang dipersembahkan Rama menit ke-69, dan sontekan kapten Rai di menit ke-81. (022)
Pada game pertama, Kevin/Marcus berhasil menguasai jalannya pertandingan. Namun mereka sempat tersusul sebelum akhirnya menang tipis 21-19. Namun hal berbeda terjadi di game kedua. Kevin/ Marcus berhasil terus unggul jauh dengan 7-1, 11-4 hingga merebut kemenangan 21-13. ‘’Game pertama cukup ramai, karena lawannya juga lumayan bagus. Servisnya juga bagus. Tapi kami lebih tenang aja. Mungkin awalawal saya belum pas mainnya, tapi pas pertengahan sudah mulai mendingan,’’ kata Marcus usai laganya. ‘’Game kedua mereka semakin tertekan, jadi kami lebih enak dan menguasai keadaan selama game kedua,’’ ujar Kevin. Kevin/Marcus sebelumnya sudah dua kali berhadapan dengan Ivanov/Sozonov dan selalu menang. Pertemuan terakhir mereka terjadi di BWF World Championships 2017 dengan kemenangan
21-19 dan 21-16 untuk Kevin/ Marcus. Selanjutnya di semifinal, Kevin/Marcus masih menunggu lawan antara dua pasangan Tiongkok, unggulan empat, Li Junhui/Liu Yuchen dengan Liu Cheng/Zhang Nan, unggulan lima. ‘’Dua-duanya hampir sama, tipenya enggak beda jauh. Mereka pastinya kuat, punya tenaga besar dan cepat juga,’’ kata Kevin mengenai dua calon lawannya tersebut. ‘’Kalau Zhang Nan mungkin lebih berpengalaman, enggak gampang tegang dan stabil di lapangan. Tapi lawan sama siapa saja kami harus siap,’’ tambah Marcus. Tontowi/Liliyana Terhenti Sementara ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir terpaksa harus mengakhiri langkah mereka di babak perempatfinal. Keduanya harus mengakui keunggulan pasangan baru asal Denmark, Mathias Christiansen/
SEMIFINAL - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mengalahkan ganda Rusia Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov 21-19 dan 21-13 dan melaju ke semifinal Turnamen Tiongkok Terbuka Super Series, Jumat (17/11) kemarin. Christinna Pedersen. Setelah bertanding selama 68 menit, Tontowi/Liliyana kalah dengan 21-15, 8-21 dan 16-21. ‘’Permainan mereka lumayan bagus hari ini. Saya sendiri banyak melakukan kesalahan sendiri dan kurang maksimal,’’ kata Tontowi kepada website PBSI. ‘’Mereka pasangan baru, mungkin lebih fresh. Dibanding dengan Fischer (Joachim Fischer Nielsen) pemain cowok yang ini lebih muda. Lebih prima cover lapangannya. Kalau
Juara Bertahan TdS Kolahdozhagh Absen
Tanah Datar (Bali Post) Juara bertahan Tour de Singkarak (TdS) Amir Kolahdozhagh dari Pishgaman Cycling Team Iran dipastikan absen pada kejuaraan balap sepeda di Sumatera Barat pada 18-26 November 2017. Kondisi tersebut dinilai tidak akan mengurangi gengsi balapan. ‘’Dia (Amir) dan timnya memang tidak turun di sini. Informasi yang kami dapat timnya sudah bubar. Tapi banyak pembalap top yang datang di sini,’’ kata Race Director Tour de Singkarak 2017 Jamaluddin Mahmood di Tanah Datar, Jumat (17/11) kemarin. Menurutnya, pada balap sepeda edisi kesembilan ini ada 19 tim dalam dan luar negeri yang terlibat. Absennya tim Pishgaman membuat persaingan bakal berlangsung ketat. Apalagi tim Iran yang sebelumnya absen, Tabriz Shahrdary Team kembali turun. Tim yang akan bersaing adalah United Bike Kencana Indonesia, Terengganu Cycling Team Malaysia, KFC Cycling Team Indonesia, 7 Eleven Filipina, Thailand Continental Cycling Team, Padang Roadbike Bank Nagari, VIB Bikes Bahrain, BRCC Banyuwangi. Berikutnya Gapyeong Cycling Team Korea, Embarce The World Cycling Jerman, Tabriz Shahrdary Team Iran, Qinghai Tianyoude Cycling Team China, Team Sapura Cycling Malaysia, Bike Life-Dong Nai, Team Procyclingstats.com, CCN Cycling Team Indonesia, PGN Indonesia dan Selection of Wjicf Jepang. ‘’Juara tiga kali TdS, Ghader Mizbani juga kembali turun. Selain itu ada pembalap tim Sapura Malaysia Victor Nino Corredor hingga Yonnatta Alejandro dan Daniele Colli dari Qinghai Tianyoude yang berpeluang menyodok,’’ kata pria asal Malaysia itu.
Selain pembalap asing, Indonesia saat ini juga sudah mulai bangkit. Terbukti beberapa pembalap nasional sudah mampu menjuarai salah satu etape seperti yang di Ambon maupun Tour de Selangor Malaysia. Hasil tersebut diharapkan bisa diaplikasikan pada Tour de Singkarak. ‘’Anak-anak semuanya sudah siap. Memang tantangan balapan tahun ini dobel. Hujan akan menjadi tantangan tersendiri. Makanya kami meminta anakanak bermain aman terutama di etape satu besok,’’ kata manajer KFC Cycling Team, Parno. KFC Cycling Team merupakan tim asal Indonesia yang saat ini sedang naik daun. Di kejuaraan level 2.2 UCI ini diperkuat oleh enam pembalap yaitu Jamal Hibatulloh, Selamat Juangga, Abdul Ghani, Muhammad Abdurrohman, Imam Arifin dan Agung Ali Syahbana. Balapan sendiri secara resmi dibuka Istano Basa Pagaruyung yang juga akan menjadi lokasi start etape pertama kejuaraan yang masuk kalender UCI itu, Sabtu (18/11). Pembukaan sendiri dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pariwisata, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hingga Kabupaten Tanah Datar. ‘’Tujuan utamanya memang untuk mengenalkan destinasi wisata terutama di Sumatera Barat. Berhubung menggandeng sport, maka harus dilakukan secara profesional. Makanya kami menggandeng Pak Jamal (Race Director), UCI bahkan pernah menggandeng ASO,’’ katanya. Balapan UCI dengan level 2.2 akan menempuh jarak lebih dari 1.000 km yang terbaik sembilan etape dan akan dimulai dari Istano Basa Pagaruyung, Tanah Datar dan finis di Bukittingi. Selain untuk prestasi, balapan ini juga salah satu media mengenalkan pariwisata di Sumatera Barat. (ant)
Wapres Kalla Tinjau Persiapan Cabor Angkat Besi Jakarta (Bali Post) Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meninjau persiapan Asian Games 2018 cabang olahraga angkat besi di Mess Angkat Besi Pasmar, Jakarta Pusat, Jumat (17/11) kemarin. ‘’Latihannya sangat menarik karena lingkungannya bagus dan intensif sekali,’’ kata Jusuf Kalla. Menurut Wapres, letak Pelatnas Angkat Besi yang dekat dengan Markas Komando Korps Marinir memiliki keuntungan karena atlet dapat mencontoh kedisiplinan marinir secara langsung. ‘’Ya, mereka bisa melihat disiplin marinir dan di sini aman, tidak bebas keluar masuk,’’ katanya. Wapres yang juga Ketua Pengarah Panitia Pelaksana Asian Games 2018 menambahkan, ada tiga aspek persiapan jelang pesta olahraga se-Asia itu, yakni sarana, penyelenggaraan dan prestasi. ‘’Sarana boleh dibilang sudah 80 persen, seperti di Senayan kira-kira selesai Desember, dan di Palembang juga banyak kemajuan,’’ katanya. Soal penyelenggaraan, JK menilai perkembangannya sudah baik dan sponsorship telah banyak yang masuk untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018. ‘’Yang sekarang kita perhatikan soal prestasi, karena dari itu saat ini saya lihat Pelatnas Angkat Besi, jadi itulah
tiga hal ini yang kita sinkronkan, saya yakin semua selesai dengan baik,’’ katanya. Wapres meninjau Pelatnas Angkat Besi didampingi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tono Suratman dan Ketua Pengurus Besar (PB) Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Rosan P Roeslani. Angkat Beban Wakil Presiden Jusuf Kalla mencoba jadi lifter dengan mengangkat beban 45 kilogram. ‘’Bisa patah kita punya itu,’’ kata JK sambil menunjuk pinggangnya dan disambut gelak tawa awak media. Wapres menjajal beban 45 kilogram yang biasa digunakan berlatih lifter profesional di mes tersebut, namun segera dibantu oleh anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Selain itu, JK juga sempat berdiskusi dengan para atlet dan memberikan semangat kepada mereka bahwa Bendera Merah-Putih hanya bisa dikibarkan di luar negeri saat Presiden RI berkunjung dan atlet Indonesia menang meraih medali emas. ‘’Di mana-mana selalu bilang, hanya ada dua kesempatan bendera Merah-Putih dikibarkan di luar negeri, saat presiden berkunjung, presiden saja, kalau saya tidak, dan atlet kita menang juara satu,’’ ujarnya. (ant)
Bali Post/ant
LATIHAN - Atlet angkat besi peraih emas SEA Games 2017 Deni berlatih di pemusatan pelatihan nasional (Pelatnas) cabang olahraga angkat besi di Markas Komando Pasukan Marinir II, Jakarta, Jumat (17/11) kemarin. Pemerintah fokus untuk menggenjot prestasi para atlet yang akan bertanding pada Asian Games yang akan digelar di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus - 2 September 2018.
Bali Post/net
Pedersen sendiri kurang lebih sama saja,’’ ungkap Liliyana mengenai lawannya. Pada laga yang berlangsung di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, Tiongkok tersebut, Tontowi/Liliyana berhasil mengamankan game pertama dengan baik. Namun memasuki game kedua, pertandingan tak berjalan semulus game pertama. Tontowi/Liliyana harus tertinggal 1-6 dan 5-11. Setelah jeda interval, Tontowi/Liliyana hanya mampu mencuri tiga
angka dari lawan. Pasangan Indonesia ini kalah 8-21 di game kedua. Susul-menyusul di game ketiga, menjadi hal yang tak terhindarkan sejak awal. Meski kerap tertinggal, Tontowi/Liliyana tetap berusaha mengejar poin lawan. Dari skor 14-19, Tontowi/Liliyana sempat berusaha mendekat menjadi 16-19. Sayang kemudian Christiansen/Pedersen langsung menyambar dua poin berikutnya menjadi 16-21, Tontowi/Liliyana kalah. (kmb39/net)
Atlet wing chun tengah menjalani pertarungan.
Bali Post/ist
300 Atlet Meriahkan Turnamen Wing Chun Nasional
Mangupura (Bali Post) Sekitar 300 atlet dari 18 provinsi ikut memeriahkan Turnamen Wing Chun Nasional, di Kuta, Badung mulai Sabtu (18/11) ini sampai dengan Minggu (19/11) besok. Tujuan turnamen, untuk menjaring atlet, sebagai persiapan Kejuaraan Dunia 2018 mendatang. Ketua Umum PB Federasi Wing Chun Indonesia Martin Kusuma, di Kuta, Badung, Jumat (17/11) kemarin menerangkan, Indonesia juara umum pada Kejuaraan Dunia Wing Chun di Hongkong pada 2016 dengan merebut 9 emas, 8 perak, dan 6 perunggu. Timnas Merah-Putih Indonesia kembali mempertahankan gelar juara umum pada Kejuaraan Dunia, Oktober lalu, dengan mendulang 6 emas, 8 perak, dan 6 perunggu.
Martin Kusuma menjelaskan, Indonesia pertama kali mengikuti Kejuaran Dunia 2014 dengan menerjunkan empat atlet, dan membawa pulang 2 emas, dan 1 perak. ‘’Kami disarankan masuk menjadi anggota KONI, dan persyaratannya minimal harus 50 persen atau separuh dari 34 provinsi. Padahal, Federasi Wing Chun Indonesia sudah memiliki 20 pengprov,’’ kata Martin Kusuma. Sementara itu, Ketua Panpel Soesanto Tiang mengemukakan, 18 provinsi yang ambil bagian dari cukup pesertanya dari Jatim maupun tuan rumah Bali. Soesanto menerangkan, pada Turnamen Wing Chun Nasional, di Solo, Jateng (2016), Kalbar keluar sebagai juara umum. ‘’Kalbar juga mengirimkan atletnya lumayan banyak,’’ ungkap Soesanto. (022)
Jakarta (Bali Post) CLS Knights Indonesia mengincar kemenangan di laga perdananya di Liga Bola Basket ASEAN (ABL) melawan tim asal Taiwan Formosa Dreamers di GOR Kertajaya, Surabaya, Sabtu (18/11) malam ini. ‘’Para pemain dan saya pribadi ingin menang atas Formosa. Fokus kami adalah bagaimana bermain bagus dan merebut kemenangan buat penggemar kami,’’ kata Managing Partner CLS Knights Indonesia Christopher Tanuwidjaja dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (17/11) kemarin. Pendapat senada diucapkan oleh small forward CLS Kaleb Ramot. Meski mengaku gugup menghadapi pertandingan pertamanya di ABL, Kaleb berjanji memberikan yang terbaik bagi timnya. ‘’Saya sedikit gugup karena ini liga baru dan kami buta kekuatan lawan. Namun, kami harus yakin bisa meraih kemenangan pertama di ABL,’’ katanya. Demi meraih hasil terbaik, kata Kaleb, timnya mempersiapkan laga kontra Formosa dengan sungguh-sungguh. Ia menyebut sang pelatih Koko Heru Setyo Nugroho juga telah menyiapkan rencana matang untuk laga tersebut. ‘’Selain itu, kami pun mengevaluasi latihan dan menyaksikan beberapa tayangan pertandingan tim-tim ABL musim lalu,’’ tutur Kaleb. Adapun jelang pertandingan perdana di ABL, CLS memilih untuk melakukan latihan ringan dan menonton film di bioskop untuk meredakan ketegangan pemain. Di samping teknis, CLS juga telah membenahi GOR Kertajaya untuk menyambut laga-laga ABL.
Di arena yang bisa memuat sekitar 3.000 penonton itu, tim yang sebelumnya bernama CLS Knights Surabaya ini menambahkan lampu LED, memperbaiki tata suara, jaringan internet dan merenovasi ruang ganti pemain. Sementara itu, pertandingan CLS kontra Formosa Dreamers di GOR Kertajaya diperkirakan akan ditonton sekitar 3.000 penggemar. Hal ini terlihat dari penjualan tiket daring yang hampir habis sampai Jumat. ‘’Luar biasa dukungan pecinta basket di Surabaya. Awalnya saya tidak menyangka demikian,’’ ujar Christopher Tanuwidjaja, yang berjanji akan memberikan kejutan kepada para penggemar CLS yang menonton langsung di Surabaya. (ant)
CLS Knights Incar Kemenangan Perdana
Kaleb Ramot
Bali Post/net
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Paing, 18 November 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dcr SPG Min.SMU Max 27Th,Jujur Dcr beberapa sopir utk bengkel Dibutuhkan Marketing Property LOWONGAN Penampilan Menarik,Rajin, mobil Hub: 081236066118 pengalaman Min 2 thn Gaji 5jt Bth Customer Service(Pr max25th) B.BP.001.11.17.0000778 Penempatan Kuta&Nusa Dua Hub:082236079006 &Trainer Spa (Pr max 35th) H: B.BP.001.11.17.0000846 Gj1,8Jt Hub Lusi 082144355655 Dcr pegawai Notaris berpnglman 081-9330-65331/081-3373-27057 Jln.Nakula Timur No.63B Kuta Dibutuhkan:Tkg Cek garment B.BP.001.10.17.0001449 B.BP.001.11.17.0000878 B.BP.001.11.17.0000829 Berpengalaman.Kirim CV ke: Dcr Sales AC SMA H: Mitsubishi 4* Htl in Seminyak is looking Dcr: 1.Ka.Admin Min S1(P),2.Ka office@nagajayabali.com Atau Jl.Imam Bonjol386 Imbo Residen for Front Desk (Male) fam.to Jln.Merta ayu No.20 Kerobokan kav17 03618495675/081332279718 Gudang Min D3(P),3.SPV MarkeVHP system, Good English 1 Exp ting Min S1 (P),4.Sales Min SMA B.BP.001.11.17.0000605 Klod.Ph:8476466 years, Bellboy (single),can (P/W),Fas:GP,UM, Insentif, Dcr Sales Umur Max. 30 Pengalaman B.BP.001.11.17.0000831 drive a car and have a driving Transport.Krm CV ke PO BOX Tdk Diutamakan Bawa Lamaran Dicari :Wanita Pembantu RT license (SIM A).1 Exp years, 3329 Dps 8000-Bali/email: Ke Banoli Motor Jl Buluh Indah Tinggal Dalam Untuk Rumah good English Apply to denpasar@Fuboru.co.id 75 DPS Tlp:0361-418642/411964 Imam Bonjol, Dps Gaji 1,7jt B.BP.001.11.17.0000604 B.BP.001.11.17.0000838 hrdseminyak@yahoo.co.id SMS 0816571027 B.BP.001.11.17.0000524 Dcr Sgr Pembantu RT,Gaji Dicari Ass PG/DayCare. Kirim CV B.BP.004.11.17.0000851 Akara Villas Bali Invite profememuaskan, Hub:081238226287 ke:sanur@cheekymonkeysbali.com Dicari Adm Ktr Pend SMA/SMK bs B.BP.001.11.17.0000855 B.BP.001.11.17.0000600 Komp Krm ke solingen.audit@gma ssional candidates with HK or FBP Background.Send CV to il.com/Jl.Cokroaminoto No.61 D B.BP.001.11.17.0000843 info@akaravilla.com Dicari Drafter,CAD,Max,Sketcup only shortlisted application Hub:087861222044 will be called for interview
Dicari Segera Penjahit utk Konveksi diMahendradata Dnpsr, Min Pnglmn 1th.H:085738487993
Dcari FO,HK,Driver CV to Villa Mandi Ubud Hp:085103022308
Dicari Sopir Ambulance utk Klinik diLegian Hub.761443
Dcr Adm Pajak,Adm Sales,Washer Hub:081237221357,(0361)722222 B.BP.001.11.17.0000858
Dicari pengawas Lap utk interior lamaran email di corneliu s_17dc@yahoo.com 087861816907
B.BP.001.11.17.0000442
Dicr Sopir B1,Admin,Sales Berpeng.087860794455/081237726794
Dcr Sopir Gaji 2-3jt, karyawati Gaji 2-2,5jt Lmr ke Jln Tukad Irawadi Gg .XX/3 Panjer Dps
Dibutuhkan segera Staff Cook Helper Hub Mini Restaurant Jln Legian 77 X Telp 0361 751651
Dcr Staff L/P Min D1 Bisa Bhs Ing&Komp Geneva Handicraft Jl Ry Kerobokan No.100 Hub:08113861020
Dibutuhkan Admin Penjualan wanita Min SMU/sederajat Min Pengalaman 1th Umur Max 35th, Gaji Menarik.CV kirim Jl.Maruti No.33 Denpasar Up Sthevanus NoTelp:(0361) 426590
B.BP.001.11.17.0000853
B.BP.001.11.17.0000436
Dcr Therapist Spa Wanita untuk di Ubud,Hub:(0361) 975604
B.BP.001.11.17.0000754
B.BP.001.11.17.0000835
SALON
JASA KONSTRUKSI
Dicr sgr Cook,min SMK,pengalam kerja,Hub:08113865793 GMIS-Bali is looking for an enthusiastic PE teacher(specialized in basketball).The vibrant candidate will be promoted to be the head of the department. The candidate should possess organizational skill and with good communication skills in English.Candidates may send CV to principal@gandhibali.org
B.BP.001.11.17.0000683
B.BP.817.11.17.0000690
PELUANG BISNIS
Perush Nas Bth Admin Umum, Maks 30Th,L/P,D3/S1,Office,Teliti, Jujur,Team Work,085101230893
Kredit Bunga
0,7% 0813.375.61.687
B.BP.001.11.17.0000854
B.BP.001.11.17.0000633
B.BP.001.11.17.0000783
BIRO JASA
BIRO JASA
RAJA BUNTU
BALI LESTARI
DIJUAL MOBIL
HOT PROMO
B.BP.001.11.17.0000844
Jual Villa Lt2,2Kt,2Km,Living, Pool Lok.Seminyak 081337995188
B.BP.001.11.17.0000862
DISEWAKAN RUKO Dikont Ruko Baru Lt3 Jln. Mahendradata Hub.085237077978 B.BP.001.11.17.0000876
Sertifikasi usha par & ISO Bth 3 Audior P/W max 50th, S1 Sipil/ Arsitek, min 2th Sbg Auditor Konstruksi,Prnh ikt Pelatihan Auditor konstruksi,lcr English lis/tlis.Lam/CV/FotoTerakhir Urgent Need Villa Attd Experient DIJUAL TANAH Ke:HRM PT.Garuda Sertifikasi Text,WA Only 081805449648 Dijual Tanah 3 Are Pusat Kota B.BP.001.11.17.0000810 Indo.Jl Pidada XI/9X Gatsu Brt Gianyar. Hubungi:0818985608 Dps.Ph:8947607(hrm@gserti.com) Magang kerja di Bali Post/Bali TV B.BP.001.11.17.0000860 sebagai Wartawan,Produser, Purel, (plg lambat 15 Desember 2017) Dijual Tanah Jln Tukad Badung Marcomm,Tamatan S1/Diploma B.BP.001.11.17.0000857 Cocok u/Kost2an HP.08113802880 Semua Jurusan Sertifikasi Usaha Par&Iso Bth B.BP.001.11.17.0000769 G.02 Kary 3Auditor Par Min D3 Par P/W Dijual Tnh kav Kediri Tbn Max.50th, min2th Jbt managerial Dp 10% Bunga Krd 1% perbln DIJUAL MOBIL Htl *4-5.Prnh ikt pltihan manaHub:081338183031/081805374433 gerial, Auditr Parw (htl,Villa, B.BP.004.11.17.0000288 SUZUKI Resto,APW/BPW) lncr Eng/lsn/tls Dijual tnh 2Kav @2Are Jl.Ciung APV’2005 Plat B abu2 met Lam/CV&foto ke HRM PT.Garuda Wanara VI/1A Hb.Own.08118888810 Hub.081936182412 B.BP.001.11.17.0000800 Sertifikasi Indo, Jl. Pidada XI/ B.BP.154.11.17.0000872 Jual tnh 3A blk Indosat, 1,9A 9X Gatsu Brt/hrm@gserti.com Dijual APV th’2011 GX warna Ph:8947607 (p.lmbt 15 Des 2017) hitam,tngan pertma 08123880910 Lok.Jl.Taman Sari 081337995188
B.BP.004.11.17.0000685
Dibutuhkan Audit berpengalaman Hub:03619004879 & 08113993388
B.BP.001.11.17.0000519
WC 081338013066 WC Garansi 1 bulan
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
DIJUAL TANAH Djl BUC tnh 9A lok.Pejeng,area villa, Jalan Utama,View sungai, 10mnt dri pusat Ubud 210jt/are Hp/WA:08113990054/081239677767
Urgent,NewHotel is looking for DIJUAL RUMAH B.BP.001.11.17.0000856 Chief Accouting,General Cashier, Dijual Rumah Perum Griya Loka Tnh 10A cck u/Restaurant, villa Income Auditor,Account ReLT2 Tabanan Hub.08113802880 lok.Kaba-Kaba Hp.081337995188 B.BP.001.11.17.0000765 ceivable&Payable,Cost control B.BP.001.11.17.0000861 Store.081990459999/Pls send CV Rmh baru S.huni Prum.Pegending TEMPAT USAHA Dalung,BU 600jt,H.082147454248 to info@indoenterprise.biz.id Ruko Disewa, Jl.Sanur No.160, B.BP.164.11.17.0000875 B.BP.820.11.17.0000756 Bali (LT/LB:80/36),2Lt Strtgs, DISEWAKAN RUMAH Belum kerja,SMP,SMK,Mahasiswa cck utk Kntor/Brdgng, magang kerja untuk jadi manajer Dikont Rumah 3KT,Jln.Gn.Lumut PT.Berdikari (Persero), Dian Resto,Coffee Shop,Barista ayo kerja Gg.Kenari No.9, 085237077978 sambil belajar,Gratis Lamaran ke 08129830050/Hendra 0816966150 B.BP.001.11.17.0000877 B.BP.031.11.17.0000874 Bali Coffee Warung 63 Jl.Veteran Dktr rmh Tk.Pakerisan XV/7,5Kt No. 66 Denpasar DIJUAL VILLA Dpr,Km,Grasi Hub:085792183468 G.01 B.BP.001.11.17.0000781 Djl Villa 2,20A & 5,60A Jl.Rya Munggu Canggu Hub:0817350565
B.BP.004.11.17.0000544
B.BP.001.11.17.0000787
B.BP.001.11.17.0000836
SMK di Dps bth WK.Kurikulum&BK TOYOTA syrat:Sarjana Penddkn, memahami Avanza G 1.3 manual 2016 bln 9 K-13, Honor & Insentif menarik puth DK Dnpsr 178jt 0818352338 B.BP.001.11.17.0000859 Hub: tugasbali@yahoo.com
Rijasa Agung Hotel Payangan Cari Engineering, Driver, Waitress.Kirim cv,lamaran ke: rijasaagung_hrd@yahoo.co.id
B.BP.004.11.17.0000735
B.BP.001.11.17.0000607 Dicari Karyawan untuk bekerja DcrsgrTerapistGP+UM+Kms+Bns B.BP.001.11.17.0000760 di Bengkel Variasi Mobil diutaUma Base Spa Jln.Camplung Tanduk makan yg bsa pasang kaca Film/ Dicri Accounting berpengalaman Seminyak 103A, 082188689710 Riben.T.8958200/ 081239647414 unt bengkel cat H:081999220111 B.BP.154.11.17.0000871
B.BP.001.11.17.0000870
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
B.BP.004.11.17.0000840
ATASI :
B.BP.001.11.17.0000839
SPG,Canggu min.3yrs Retail exp Good English.081337660545
B.BP.154.11.17.0000873
B.BP.001.11.17.0000638
Dcr Driver Umur Max 35th SIM B1.Bawa Lamaran Ke Banoli Motor Jln.Buluh Indah 75 Dps Telpon :0361-418642/411964
B.BP.001.11.17.0000850
Perusahaan importir dan distributor makanan berskala Nasional membutuhkan segera : Sales,CustomerService,Cashier, Driver dan Pembantu.Kirim lamaran lengkap ke info@farmerafoods.com atau Jl.Sunset Rd No.101F, Bali. Tel 0361 4754366
B.BP.031.11.17.0000848
B.BP.001.11.17.0000636
Dcr Asisten Produksi u/Garment yg berpengalamn & bagian stock Hub: Hp.499117 / 085100804532
B.BP.001.11.17.0000832
Job Resmi Dubai Hotel Westin Grup for Housekeeping&Therapist Spa(bergaransi)Hub/WA 088736 19546/gungdegen@gmail.com
B.BP.001.11.17.0000828
B.BP.001.11.17.0000847
B.BP.001.11.17.0000523
Garment Looking For Marketing (full time or Freelance), good English Write and Conversation Please sent CV to office@nagajayabali.com
Dicari Junior Teknisi Elektro, Eml :cvasri@dps.centrin.net.id Telpon :0361-485849
Dbthkan Sgr Mekanik Alat Berat Hub.081246380456,081230838933
Dcr Admin,wnt,SMU/SMK,KTP Bali max 23th Hub:081283737100
B.BP.001.11.17.0000811
B.BP.001.11.17.0000596
B.BP.004.11.17.0000867
Cari sgr Waitres/Cook Helper Mammamia Rstrn Jl.Legian. gaji pokok service tunjangan Hari Raya Hub.SMS/WA 085647119728
Dcr Admin Gudang Min SMA Bisa Komp,Wanita.Hub:081353223388
Need House Maid English Speaking Text Only 081339561607
Informasi pasang iklan Telepon
B.BP.001.11.17.0000755
BIRO JASA
B.BP.001.11.17.0000863
BIRO JASA
Dikontrakan Ruko 2 unit Jl.Wr. Supratman Tohpati No.320 Dps Hub:081237693847 B.BP.001.11.17.0000795
Disewakan Ruko Lt3 Jln.Merdeka &Jl Akasia Dps Hub.08113802880 B.BP.001.11.17.0000768
RUPA-RUPA Ahli Rmh Bcor,Dak Dinding Atap Talang.Pak Danil 085237357937 B.BP.001.11.17.0000868
Dijual Genset 24kw,Mesin Mitsubishi Diesel 4D30,082144121367 B.BP.004.11.17.0000879
KEHILANGAN Hlg BPKB No.J04410885-O DK2471 DU,a/n Ni Ketut Suryaningsih Jl.Gn Merbabu 1 Gg 1 No.1 Dps B.BP.001.11.17.0000833
Hlg Srtifkat Rumh a/n I Wayan Madri No.HM06325-Canggu B.BP.001.11.17.0000679
SERVICE
JASA KURAS HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978
Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar
C.0000747-p.bis
C.0000118-BRJ
C.0000869-BRJ
BIRO JASA
BIRO JASA
SPA
SERVICE
H BA
WC
LIM
KU
RA
S
BALI WANGI MENGATASI MAMPET BERGARANSI:
KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000449-BRJ
Toko Besi
BAJA MAS BALI
Distributor : � Besi Beton Ulir dan Polos SNI � Wiremesh, � Besi Profil WF, � CNP, SIKU, UNP, PIPA, DLL Harga Pabrik Surabaya & Jakarta Jl. Muding Batu Sangian 88 (Belakang Tiara Gatsu ) Hubungi : YESI (085854861592), RARA (085337773371), RIKA (081230108026) C.0000736-bbn
TRANSCENDENTAL MEDITATION PROGRAM Teknik Meditasi Terbaik Satu-satunya di Dunia clik “TRANSCENDENTAL MEDITATION ON VIDEOS” Dibuka Kelas Khusus
UNTUK SEMUA KALANGAN
Program luar biasa ini telah banyak merubah hidup jutaan orang mulai dari Tokoh dunia, Publik figure, Selebriti dunia, dll
HUB. HP/WA : 08123 7777 975 / 0821 4559 2693 C.0000533-med
C.0000354-srv
EKONOMI
18
Sabtu Paing, 18 November 2017
BI Kritik Bank-bank Besar Tak Efisien Kejar Laba
Jakarta (Bali Post) Bank Indonesia (BI) mengkritisi perbankan, terutama bank-bank besar, yang belum efisien dalam mengejar target perolehan laba, sehingga turut berimbas pada lambannya perbankan menurunkan bunga kredit. Deputi Gubernur Senior BI Mirza Aditysawara di Jakarta, Jumat (17/11) kemarin mengatakan, para pemegang saham perbankan seharusnya memberi target kepada direksi perbankan untuk mampu memangkas biaya operasional. Dengan menurunnya biaya operasional, maka perbankan tetap dapat mengejar target laba. Dengan biaya operasional yang turun pula, perbankan tidak perlu selalu mengandalkan keuntungan dari pendapatan bunga yang dipungut dari penyaluran kredit ke masyarakat. ‘’Biaya dana sudah turun, nah biaya operasional juga seharusnya turun. Ini harus ditargetkan pemegang saham. Jadi laba yang sama bisa dicapai dengan biaya operasional yang turun bukan dengan (selalu) Margin Bunga Bersih,’’ ujarnya. Hal tersebut dikatakan Mirza meng-
ingat masih lambannya penurunan suku bunga kredit perbankan. Menurut data BI, sejak awal 2016 hingga saat ini, atau setelah bank sentral menurunkan suku bunga kebijakan moneter sebesar 200 basis poin, suku bunga kredit perbankan baru turun 128 basis poin. Hal tersebut membuat ratarata suku bunga kredit industri perbankan masih bertengger di dua digit. Selain bank yang kurang efisien, Mirza menambahkan, potensi kenaikan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/ NPL) memang masih membuat bank waswas untuk ekspansi menyalurkan kredit. Hingga kuartal III 2017 atau September 2017, pertumbuhan kredit bank masih lamban yakni 7,8 persen (year on year/yoy), berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Mengingat realisasi pertumbuhan kredit yang masih lamban, BI pun akh-
irnya menurunkan proyeksi pertumbuhan kredit menjadi delapan persen (yoy) atau di rentang bawah dari sebelumnya di rentang atas dari target pertumbuhan kredit 8-10 persen. Meskipun pertumbuhan kredit industri perbankan tersendat, ternyata laba perbankan terus bertumbuh. Hal ini mengindikasikan fungsi intermediasi bank yang stagnan. Misalnya PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) meraup pertumbuhan laba bersih 11,3 persen menjadi Rp 16,8 triliun dari Rp 15,1 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan kredit BCA masih lumayan di level 13 persen. PT Bank Mandiri Persero Tbk. mencatatkan laba bersih sebesar Rp 15,07 triliun, atau tumbuh meroket 25,4 persen. Namun pertumbuhan penyaluran kredit Mandiri sebesar 9,8 persen di kuartal III 2017. (ant)
Dua Mobil Daihatsu Pelanggan di Bali ’’Disulap’’ Jadi Baru
DUA pelanggan Daihatsu dari Bali, Luh Putu Darmiti dan I Dewa Gede Oka, merasa bahagia karena mobil Daihatsu mereka ‘’disulap’’ menjadi baru oleh Astra Daihatsu melalui program rekondisi. Kedua mobil pelanggan setia Daihatsu ini diserahkan kepada pemiliknya, Jumat (17/11) kemarin. Menurut Koordinator Daihatsu Wilayah Bali Nusra, Tulus Pambudi, program rekondisi kendaraan pelanggan ini merupakan upaya untuk memberikan penghargaan pada pelanggan setia Daihatsu. Program ini juga merupakan rangkaian perayaan HUT ke-110 Daihatsu. ‘’Di seluruh Indo-
nesia sebanyak 110 mobil Daihatsu dengan berbagai tipe direkondisi,’’ jelasnya. Ia mengutarakan program ini tahun lalu bernama Xenia Setia. Namun tahun ini, diperluas segmennya sehinga beragam tipe keluaran Daihatsu juga diikutsertakan. ‘’Sekarang tipe yang direkondisi lebih beragam, mulai Xenia, Terios, Sirion maupun Luxio. Untuk Bali ada du pelanggan yang diapresiasi dan menerima rekondisi ini,’’ kata Tulus. Persyaratan untuk ikut program ini, jelas Tulus, ada tiga. Pertama, mobil yang dimiliki harus merupakan produk Daihatsu yang pertama dan kepemilikan berstatus
Bali Post/kmb
DISERAHKAN - Koordinator Daihatsu Wilayah Bali Nusra Tulus Pambudi menyerahkan secara simbolis mobil Daihatsu yang sudah direkondisi kepada pelanggan setia Daihatsu.
perseorangan. Kedua, pelanggan harus melakukan perawatan berkala di bengkel resmi Daihatsu. Sedangkan ketiga, mobil Daihatsu itu harus memiliki kilometer pemakaian yang tinggi. ‘’Ketiga kriteria ini merupakan upaya Daihatsu mengukur kesetiaan pelanggan terhadap Daihatsu,’’ sebutnya. Dikatakannya, rekondisi yang dilakukan tak sebatas interior saja melainkan eksterior dan interior. Sparepart dan bagian mobil yang diganti sudah ada checklistnya dari kantor pusat. Total biaya yang dianggarkan untuk rekondisi ini, ungkap Tulus, mencapai sekitar Rp 70 juta dengan pengerjaan selama dua bulan. Selama proses pengerjaan, pelanggan memperoleh pinjaman unit mobil dari Daihatsu. Luh Putu Darmiti yang memiliki Daihatsu Terios keluaran 2008 mengaku sangat bahagia bisa memperoleh kesempatan ikut dalam program ini. Terlebih, mobil yang biasa dikendarai untuk aktivitas seharihari kini menjadi seperti baru lagi karena rekondisi. ‘’Saya tidak pernah mengalami masalah yang berarti saat menggunakan Terios. Bensinnya juga irit dan bisa menunjang aktivitas sehari-hari saya,’’ katanya. Hal yang sama juga dirasakan I Dewa Gede Oka. Pria asal Tabanan ini memiliki Xenia keluaran 2009. Selama delapan tahun menggunakan Xenia, ia mengaku tidak pernah mengalami masalah. Bahkan karena rutin melakukan perawatan di bengkel Daihatsu, ia merasa mobilnya selalu dalam kondisi baru. (bns)
Konsep ’’Co Working’’ Perkuat Ekonomi Kreatif
Denpasar (Bali Post) Komunitas co working (bekerja bersama) menjadi salah satu tren baru di kalangan anak muda. Komunitas co working menyediakan fasilitas untuk berkumpul dan berkomunikasi para komunitas dengan keahlian yang dimilikinya sehingga terbentuk suatu ekosistem yang saling menguntungkan. Hal ini secara tidak langsung telah mendukung para pengusaha kreatif, baik dalam membangun model bisnis termasuk memperluas saluran distribusi, baik melalui jaringan ekosistem yang ada maupun media sosial. Dengan demikian hal ini telah mendorong pertumbuhan ekonomi
Indonesia karena telah menghasilkan wirausaha baru di industri kreatif, baik yang berbasis IT maupun non-IT. Presiden Perkumpulan Co Working Indonesia Faye Alund, Jumat (17/11) kemarin menjelaskan, perkumpulan kerja bersama ini dipercaya akan menumbuhkan ekonomi negara terutama ekonomi kreatif. ‘’Kita perlu lebih banyak entrepreneur,’’ katanya. Untuk menampung tenaga kerja yang jumlahnya kurang dari 250 juta, perlu lebih banyak pengusaha. Saat ini baru dua persen penduduk Indonesia yang berwirausaha. Sedangkan Singapura luas negara kecil dengan jumlah pen-
dudduk kurang lebih 5 juta, 8 persen penduduknya merupakan wirausaha. Masih kecilnya persentase pengusaha berdampak pada kesejahteraan penduduk Indonesia. Menurutnya, yang menjadi kendala selama ini terhadap pertumbuhan wirausaha di Indonesia, salah satunya adalah masih kurangnya tempat berkumpul dengan konsep kerja bersama ini. Tempat untuk bekerja bersama dengan berbagai keahlian, menurutnya, dapat memperkuat networking, sebagai modal untuk dapat bertumbuh. Dengan demikian, wirausaha yang semula skala kecil dapat dengan cepat naik kelas. (kmb42)
Penerapan Standardisasi Upaya Kejar Ketertinggalan Bangsa
Jakarta (Bali Post) Dalam rangka meningkatkan daya saing suatu bangsa, telah terbukti di banyak negara standardisasi dan penilaian kesesuaian menjadi piranti yang andal. Oleh karena itu upaya penerapan standardisasi di berbagai industri, lembaga dan organisasi menjadi sangat penting. ‘’Banyak kisah sukses menunjukkan dengan penerapan SNI tidak saja mereka lebih kompetitif tetapi juga mampu
melakukan lompatan kemajuan,’’ kata Kepala Badan Standarisasi Naaional (BSN) Bambang Prasetya usai penyerahan SNI Award di Jakarta, Kamis (16/11) malam. Apabila penerapan standardisasi berjalan semakin lebih masif, Bambang meyakini Indonesia akan dapat mengejar ketinggalannya dan menjadi negara maju dalam waktu yang tidak terlalu lama. Berkenaan dengan hal tersebut pemerintah memberikan dorongan yang lebih
kuat agar penerapan standar menjadi arus utama di lingkungan pelaku usaha, lembaga dan organisasi, baik swasta maupun pemerintah. Organisasi/perusahaan yang mendaftar SNI Award, dari tahun ke tahun mengalami perubahan. Pada tahun 2014, sebanyak 159 organisasi/perusahaan yang mendaftar. Pada tahun 2015, sebanyak 151 organisasi/perusahaan. Pada tahun 2016, sebanyak 108 organisasi/ perusahaan. (010)
Bali Post/ist
BANK - Lambatnya penurunan suku bunga membuat bank-bank besar dikritik belum efisien.
19
Sabtu Paing, 18 November 2017
Internal Partai
Dari Hal. 1
Internal partai bahkan menghindari untuk memberikan opini kepada Sudikerta. ‘’Kami sifatnya memberikan dukungan. Agar fokus dalam negosiasi-negosiasi, makanya kita tidak mencampuri itu. Jadi, kita menyerahkan sepenuhnya karena kan user-nya beliau langsung dan diberikan mandat juga oleh DPP seperti itu,’’ paparnya. Giri Prasta Dipilih Sementara itu di kubu KBSAce memilih Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta
ditunjuk menjadi Ketua Tim Pemenangan. ‘’Kami bersepakat bulat menyetujui Giri Prasta sebagai Ketua Tim Pemenangan di provinsi,’’ ujar Ketua DPD PDI-P Bali I Wayan Koster saat memberikan keterangan pers di Kantor DPD PDI-P Bali, Jumat (17/11) kemarin. Menurut Koster, Ketua Tim Pemenangan juga ditunjuk di masing-masing kabupaten/kota. Di sisi lain, Koster mengaku belum menentukan target perolehan suara lantaran pasangan calon yang akan dihadapi PDI-P masih belum jelas. Kader yang membelot dari instruksi partai akan dikenai
Kontak Senjata
Dari Hal. 1
‘’Saat evakuasi sempat terjadi kontak senjata, namun ada yang terluka baik dari aparat maupun warga,’’ kata Boy Rafli Amar. Dikatakan, selama proses evakuasi berlangsung cukup tegang akibat KKB terus menembak dari ketinggian, namun evakuasi tetap dilakukan. Sebanyak 346 warga sipil yang sebagian besar nonPapua termasuk di dalamnya terdapat 23 anak berhasil dievakuasi. Ia menambahkan, proses evakuasi dilakukan
dengan berjalan kaki selama sekitar empat jam hingga tiba di Polsek Tembagapura. Setibanya di Mapolsek Tembagapura, ratusan warga sipil yang sempat disandera selama dua minggu langsung dibawa ke mile 66 yakni di sport hall sebelum dibawa ke Timika. ‘’Saat ini proses evakuasi masih dilakukan karena warga tidak bisa diangkut dengan kendaraan akibat jalan menuju lokasi sudah dirusak KKB,’’ kata Irjen Pol. Boy Rafli. Kapolda Papua mengaku warga sipil asli Papua yakni
Wayan Kembar
Dari Hal. 1
‘’Hari ini benar ada gelar kasus itu. Terkait penahanan tersangka Wayan Kembar, masih kami titipkan di Polda Bali karena proses penyidikan dan pengembangan,’’ kata Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan. Apakah ada yang masih diburu? ‘’Itulah makanya kami lakukan gelar perkara dulu supaya tidak melanggar aturan,’’ ungkapnya. Terkait penyidikan kasus tersangka Komang Swastika alias Mang Jangol, penyidik juga mengembangkan ke Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Untuk itu, penyidik Resnarkoba Polresta akan
berkoordinasi dan bersinergi dengan BNNP Bali serta BNNK Denpasar terkait penyelidikan TPPU. Pasalnya, dari analisis petugas, biaya hidup mereka berasal dari hasil penjualan sabu-sabu tersebut. Selain itu, semua orang yang tinggal di TKP Jalan Pulau Batanta, Denpasar tahu dan melihat adanya transaksi serta pesta SS (sabu-sabu). Termasuk delapan anak Mang Jangol yang masih kecil. Terkait keberadaan keluarga Mang Jangol, termasuk delapan anak dan orangtuanya, kata Kompol Arta, mereka diberikan kesempatan tinggal di TKP. Pasalnya, mereka tidak memiliki tempat tinggal lain, apalagi yang tinggal di sana
sanksi tegas. Ketua Tim Pemenangan KBS-Ace, I Nyoman Giri Prasta, mengatakan pihaknya akan menyelesaikan tugas pertama untuk memenuhi keanggotaan dari tim pemenangan di Bali. Setelah itu, merancang deklarasi KBS-Ace di sembilan kabupaten/kota. Strategi khusus dipersiapkan pula untuk menang di kabupaten yang pemimpinnya bukan dari PDI-P seperti Klungkung dan Karangasem. ‘’Tagline KBS-Ace kan menang. Artinya, menang tanpa perang. Perang tanpa rasa mengalahkan siapa-siapa,’’ ujarnya. (kmb32) yang bermukim di Banti enggan untuk dievakuasi dan mengatakan tetap berdiam di kampungnya. Kapolri Jenderal HM Tito Karnavian menyebutkan ratusan warga yang disandera oleh KKB dalam kondisi selamat kini diamankan di Tembagapura. Penyelamatan dilakukan lewat operasi yang dimulai pukul 07.38 WIT. Operasi dipimpin langsung oleh Pangdam dan Kapolda Papua. ‘’Semua sandera selamat dan petugas TNI-Polri juga selamat,’’ imbuh Tito. (ant)
keluarga besarnya. Namun mereka tidak diperbolehkan masuk kamar yang sudah dipasangi garis polisi. Ada tujuh kamar termasuk yang ditempati Mang Jangol dipasangi police line. ‘’Kami masih menunggu keputusan penyidik. Siapa tahu diperlukan olah TKP lagi, makanya kami pasang police line di tujuh kamar tersebut,’’ ucap mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. Sebelumnya, setelah ditangkap di Dusun Kedung Liwung, Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (15/11) lalu, tersangka Wayan Sunada alias Wayan Kembar ditahan di Polda Bali. (kmb36)
Bali Post/ade
Tiang Lampu - Aparat sedang melakukan olah TKP di tiang lampu yang ditabrak mobil yang ditumpangi Setya Novanto.
Pecah Kaca Dari Hal. 1
Namun, begitu sampai ke halaman kantor, uang tidak langsung dibawa oleh kepala sekretariat ke ruangan. Tidak lama kemudian pencuri langsung mengambil uang di dalam mobil dengan cara pecah kaca. ‘’Begitu nyampe ngobrol di dalam sebentar. Pas lagi ngobrol ada staf nanya, mobil kacanya pecah, kacanya ada yang bobol gitu,’’ kata
Oman. Selain uang milik Panwaslu Serang, pencuri juga berhasil mengambil sejumlah barang pribadi termasuk handphone milik kepala Sekretariat Panwaslu Serang. Usai kejadian, Oman mengaku langsung berkoordinasi dengan Bawaslu Banten dan Polsek Ciruas. Apalai uang tersebut adalah milik Panwaslu untuk kegiatan bimtek 87 orang selama tiga hari ke depan. (kmb)
Punya Wewenang Dari Hal. 1
‘’Saya tanya itu ke KPK, mereka bilang punya wewenang. Saya tanya wewenang mana, KPK tetap bilang punya wewenang. Tapi tidak bisa sebutkan undangundangnya,’’ kata Fredrich. Dia menegaskan, baik dirinya maupun pihak keluarga tidak ada yang bersedia menandatangani surat penahanan yang dikeluarkan KPK itu. ‘’Surat tersebut tidak ada yang mau menandatangani,’’
tegas Fredrich. Fredrich menekankan tidak mau mengakui surat penahanan yang dikeluakan KPK tersebut. Pada Jumat siang, Novanto dipindahkan dari RS Medika Permata Hijau ke RSCM, Jakarta karena keterbatasan alat medis. Novanto sempat dirawat di RS Medika Permata Hijau setelah mobil Toyota Fortuner yang ditumpanginya mengalami kecelakaan menabrak tiang listrik di Jakarta, Kamis (16/11) malam. (ant/kmb)
Sabtu,18 November 2017 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Makna Pujawali dan Piodalan (1)
06:35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Sehat & Bugar 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:30 Belajar Menggambar Menggambar Gradasi Kupu-kupu 10:05 Galeri Musik Indonesia
11.05 Bali Channel Tourist TV 12:05 Dharma Wacana Makna Pujawali dan Piodalan (2) 12:30 Eda Koh Ngomong Bali Darurat Narkoba 13:00 Solusi Alternatif
Jamu Tetes HaGe 13:30 Lejel Homeshopping 14:30 Yowana Magz Luh Ade Meta Rahayu 15:05 Parameter 15:30 Bali Channel Tourist TV 16:00 Berita dan Bincang Terkini
16.05 Lila Cita Tabuh dan Tari Desa Duda Timur 17.05 Nangun Yadnya Ngusaba Desa Baru, Marga, Tabanan 17.30 Gita Santhi
Sekaa Santhi Yowana Gita Swara (1) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:30 Orti Bali 20:00 Satu Jam 21:00 Lila Cita
Calonarang Br. Tainsiat (7) 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Calonarang Tajun (1) 23.00 Berita dan Bincang Terkini 23.05 Lila Cita Calonarang Wanasari (4)
Kritavarma Buat Pingsan Shikhandi
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Lima Puluh Dua)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
OH baginda, Pangeran Shikhandi melepaskan 90 batang panah kepada musuhnya dengan tidak sabaran. Semua panah Shikhandin itu dilengkapi sayapsayap keemasan. Namun panahpanah itu semuanya mental kembali ketika berbenturan dengan baju zirahnya Kritavarma. Setelah melihat panah-panah itu mental kembali dan bertebaran di permukaan bumi, Shikhandi memotong busurnya Kritavarma dengan sebuah anak panah berkepala seperti pisau cukur. Panah itu sangat tajam selanjutnya dengan dipenuhi kemarahan menyerang putra Hridika yang tanpa busur itu. Kondisi saat itu menyerupai seekor banteng tanpa tanduk. Serangan Shikhandi kemudian diarahkan ke bagian lengan-lengan dan dada Kritavarma menggunakan 80 batang anak panah. Akibatnya, Kritavarma bajunya robek-robek dan terkoyak-koyak oleh panah-panah tajam Shikhandi. Badan Kritavarma banyak mengeluarkan darah melalui anggota-anggota tubuhnya. Tampak seperti sebuah guci yang airnya luber karena kepenuhan. Bermandikan darah segar
Raja Bhoja itu kelihatan tampan seperti sebuah gunung dilintasi aliran kapur merah cair setelah jatuhnya hujan. Kritavarma yang sangat kuat itu kemudian mengambil busur yang lebih baik lainnya. Dengan sebuah tali busur dan anak-anak panah yang terpasang di sana Kritavarma lalu menyerang Shikhandi pada bagian pundaknya. Panah-panah itu tertancap persis pada bagian persendian bahunya. Shikhandi kelihatan gemerlapan seperti sebuah pohon dengan cabangcabang dan ranting-ranting melebar. Setelah saling menyerang satu dengan lainnya, kedua ksatria utama itu bermandikan darah. Masing-masing menyerupai sepasang banteng saling melukai dengan sengit menggunakan tanduk-tanduk mereka. Dengan hati-hati mereka sendiri berusaha saling bantai satu dengan lainnya. Kedua ksatria perkasa itu bergerak di dalam seribu lingkaran. Masing-masing kereta masih tetap ada di arena itu. Kemudian Kritavarma, oh raja, menyerang cucu Prishata itu dengan 70 batang panah. Semua panah itu dilengkapi sayap-sayap dari emas yang diasah di atas
batu. Penguasa utama Bhoja yang merupakan pemukul sangat hebat itu kemudian melepaskan panah dengan gerakan sangat luar biasa. Panah itu sangat mengerikan. Serangan itu sangat mematikan diarahkan kepada musuhnya. Diserang bersamaan dengan itu, Shikhandi dengan cepat jatuh pingsan. Adik Dhristadyumna itu pun dikuasai kelumpuhan. Dia pun dengan susah payah membantu dirinya sendiri dengan cara memegang tiang benderanya. Sais kereta ksatria utama itu kemudian dengan cepat menahan keluar dari pertarungan itu. Dihanguskan panah-panah putra Hridika itu, Shikhandi menarik napas berulang-ulang. Setelah kekalahan putra gagah perkasa Raja Drupada itu, oh tuan, bala tentara Pandava dibantai di semua sisi. Banyak ksatria memilih melarikan diri dari medan pertempuran. Sanjaya berkata, sedangkan ksatria utama berkuda putih itu adalah Arjuna. Putra ketiga Pandu itu, oh baginda, berhasil memukul mundur pasukan paduka. Serangan Dhananjaya itu seperti angin mendekati setumpuk kapas. Banyak ksatria Kuru akhirnya
terlempar ke semua sisi. Namun para ksatria Trigarta, Sivi, Kaurava, Salwa, para Samsaptaka, dan kekuatan para Narayana, Satyasena, Mitradeva, Satrunjaya, putra Susruta, Citrasena, Mitravarman terus mengepung Arjuna. Oh Bharata, Raja Trigarta didampingi saudara-saudaranya, putra-putranya, semuanya merupakan pemanah-pemanah hebat menggunakan berbagai macam senjata itu tiba-tiba bergerak maju. Mereka menembakkan dan menebarkan hujan-hujan
panah hebat kepada Arjuna. Serangan ksatria Kuru itu seperti sebuah aliran air dahsyat menuju lautan. Prajurit-prajurit dalam jumlah ratusan ribu itu mendekati Arjuna. Kelihatannya cerai-berai seperti ular-ular atas penglihatan Garuda. Walaupun ksatria-ksatria pembela Kuru banyak terbantai, tetapi mereka masih tetap tidak meninggalkan putra Pandu itu. Mereka tampak seperti serangga-serangga yang tidak pernah mundur dari sebuah api berkobar. (bersambung)
Sloka 16.22
Etair vimuktah kaunteya tamo-dvarais tribhir narah acaraty atmanah sreyas tato yati param gatim Orang yang sudah bebas dari tiga gerbang neraka tersebut melakukan perbuatan yang menguntungkan untuk keinsyafan diri dan dengan demikian berangsur-angsur ia mencapai tujuan yang paling utama, wahai putra Kunti.
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Paing, 18 November 2017
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418 BACA Sejumlah siswa membaca Wiyata Mandala saat menunggu pengumuman lomba menggambar yang digelar KMB, Jumat (17/11) kemarin.
SUMBANGAN - Sumbangan pembaca Bali Post dan pemirsa Bali TV diserahkan pada perwakilan dari SDN 1 dan 6 Besakih, Jumat (17/11) kemarin.
BAKSO - Siswa menyantap bakso yang dibagikan secara gratis pada Jumat (17/11) kemarin
Bali Post/wan
GAMBAR - Siswa sedang menggambar dalam kegiatan lomba menggambar yang digelar KMB, Jumat (17/11) kemarin, di SDN 1 Besakih.
Lomba Menggambar di SDN 1 Besakih
Antusias, Ratusan Siswa Berupaya Hasilkan Karya Terbaik
RATUSAN siswa dari SDN 1 dan SDN 6 Besakih tampak asyik menekuri lembar kertas yang ada di hadapannya, Jumat (17/11) kemarin. Tangan-tangan kecil mereka sibuk menari lincah membuat rangkaian gambar tentang pemandangan Gunung Agung. Tak ada gurat kekhawatiran di wajah mereka, semua tekun menggoreskan alat gambarnya. Sejenak, mereka tidak terbebani dengan status sebagai pengungsi maupun aktivitas Gunung Agung yang belum kembali ke level normal. Semuanya berupaya menghasilkan karya yang terbaik dalam lomba menggambar yang digelar Kelompok Media Bali Post (KMB) itu. Kepala SDN 1 Besakih I Nengah Subur mengata-
kan, kegiatan yang dilaksanakan ini sangat positif. Sebab, melalui aktivitas lomba menggambar seperti ini, beban anak-anak yang tinggal di pengungsian bisa berkurang. “Lomba ini sangat memotivasi anak-anak untuk terus berkreativitas. Dan kita juga berharap adanya lomba ini, anak-anak tidak lagi merasa terbebani atas
kondisi ini,” ungkap Nengah Subur. Dalam lomba menggambar kali ini, terdapat sekitar 200 siswa yang berpartisipasi. Tim juri memberikan tema “Pemandangan Gunung Agung” untuk memudahkan anakanak berkreasi. Siswa pun antusias mengikuti lomba menggambar tersebut. Para siswa diberikan waktu satu
setengah jam untuk menyelasaikan gambar mereka. Setelah gambar selesai diwarnai, mereka langsung mengumpulkan hasil karyanya. Karya terbaik diumumkan di hadapan ratusan siswa tersebut dan diberi hadiah. Dalam kegiatan kali ini, KMB tidak hanya menggelar lomba gambar. Diserahkan pula bantuan dan punia yang berasal dari pembaca Bali Post dan pemirsa Bali TV. Masing-masing sekolah memperoleh punia Rp 3 juta, dispenser, buku LKS, air galon
serta pembagian bakso gratis, kepada seluruh siswa. Terkait aksi sosial ini, Kepalal SDN 6 Besakih I Gusti Bagus Sidemen mengucapkan terima kasih. Adanya lomba seperti ini, lanjutnya, sangat memotivasi siswa untuk terus bekreativitas meski menumpang belajar di SDN 1 Besakih. “Semoga saja dengan adanya lomba ini, bisa perlahan memulihkan mental atau psikologi anak-anak yang selama ini mengungsi akibat aktivitas Gunung Agung meningkat,” jelas Gusti Sidemen. (nan)
Kolaborasi Seniman Klungkung
Angkat Sosok Pahlawan Wanita
IDA I Dewa Agung Istri Kanya dikenal oleh masyarakat Bali sebagai sosok pahlawan wanita yang pada masanya sukses mengalahkan tentara Belanda dengan strategi yang dimilikinya. Tumbuh di lingkungan Puri Semarapura, Klungkung, sosok ini pun hingga akhir hidupnya memilih jalan hidup menjadi seorang rakawi, raja Klungkung hingga turun memimpin Perang Kusamba pada tahun 1849. Sayangnya, andil besarnya ini belum tercatat secara nasional dan bahkan hingga saat ini belum diakui sebagai pahlawan nasional seperti para pahlawan wanita lainnya di nusantara. Hal ini rupanya menjadi cikal bakal munculnya ide dari Dewa Budjana dan duo remaja berbakat Aya dan Laras BTMDG serta sang ibu, Heny Janawati, untuk men-
ciptakan sebuah karya musik. Judul karya berupa lagu tersebut sementara ini diambil dari nama lengkap sang pahlawan yakni Ida I Dewa Agung Istri Kanya. “Yang menginisiasi terciptanya lagu ini awalnya ajakan Bu Heny Janawati ke Dewa Budjana. Mulanya mau membuat musical theatre namun karena terbatasnya informasi dan panjangnya proses yang akan dilalui, akhirnya diputuskan untuk memulai dengan membuat sebuah lagu dulu,” ujar Manajer Aya dan Laras BTMDG, Ketut Suarma, Jumat (17/11) kemarin. Sang komposer, Dewa Budjana, mengatakan untuk konsep musiknya sendiri telah dibuat sejak setahun terakhir. Namun baru saat ini ditemukan lagu atau lirik yang cocok untuk dikombinasikan menjadi sebuah lagu secara utuh. “Kami mengumpulkan seni-
man-seniman asal Klungkung ini untuk sama-sama ngayah, dan bukan bermaksud untuk mengkotak-kotakkan seniman di Bali,” ujar musisi nasional yang juga merupakan gitaris Band Gigi ini. Lebih jauh dijelaskannya, proses penggarapan untuk vokalnya telah mencapai lebih dari 50 persen. Selain musisi yang telah ada saat ini, akan ada juga musisi tambahan yang akan terlibat secara sukarela dalam lagu ini. Untuk pengerjaan video klip, dalam perencanaan. “Intinya kami ingin mengangkat sosok pahlawan wanita asal Bali ini ke permukaan agar dikenal secara nasional sebagai seorang pahlawan,” ujarnya. Musisi dan seniman Bali asal Klungkung yang terlibat antara lain Gustu Brahmanta pada drum, Gede Yudis (Keyboard), Angga dari band
Dewa Budjana bersama sejumlah seniman Klungkung.
Bali Post/win
XXX (Bass), Rahtu band XXX (vokal), Ketut Margi, De Artha, Klungkung Youth Choir (KYC) pimpinan Nyoman Widana, dan lainnya. Sebagai penulis lirik, Heny Janawati mengatakan, dibuatnya lagu yang berbahasa Indonesia ini, karena sosok Ida I Dewa Agung Istri Kanya yang merupakan pahlawan di Klungkung ini belum diakui
secara nasional, meski pada kenyataannya dia memiliki andil yang besar di dalam berjuang melawan penjajahan Belanda. “Saya sebagai seorang musisi dan saya adalah wanita yang peduli dengan isu feminisme, kenapa kok kita punya pahlawan wanita seperti ini tidak muncul ke permukaan,” tandasnya. (win)