16 HALAMAN
NOMOR 261 TAHUN KE 71
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
Bali Post
balipost http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Gubernur Koster Undang Presiden Jokowi Buka PKB
KUNJUNGAN kerja Presiden RI Joko Widodo ke Bali, 17-18 Mei lalu dikelola betul oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Selain mengundang Presiden untuk membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) 2019, Koster kembali mempertegas dan menindaklanjuti berbagai program strategis yang sudah diusulkan sebelumnya. Program strategis tersebut kembali disampaikan orang nomor satu di Bali ini ketika mendampingi Presiden makan malam di Restoran Alam Kulkul, Kuta, Badung, Jumat (17/5) malam. ‘’Saya dan Presiden ngobrol dengan santai dari hal yang serius sampai hal ringan dan lucu, dalam suasana sangat rileks dan cair mengenai pembangunan Indonesia, serta dinamika politik yang berkembang sebelum dan sesudah pemungutan suara,’’ ujar Gubernur Bali Wayan Koster, Minggu (19/5) kemarin. Baik dirinya maupun Presiden Jokowi sama-sama berharap agar penetapan hasil pemilu serentak 2019 oleh KPU berjalan dengan lancar dan damai. Semua peserta pemilu supaya bisa menerima hasil yang nanti ditetapkan KPU. Hal ini juga membutuhkan doa seluruh rakyat Indonesia, demi Indonesia raya yang dicita-citakan, Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Berkaitan dengan program-program strategis di Bali, Ketua DPD PDI-P Bali ini kembali menyampaikan soal bantuan anggaran untuk pembinaan dan pemberdayaan desa adat melalui APBN tahun 2020, program pembangunan pusat kebudayaan Bali, serta sejumlah pembangunan infrastruktur. ‘’Salah satunya dermaga segitiga penghubung Sanur, Nusa Penida dan Nusa Lembongan serta Pesinggahan Kabupaten Klungkung,’’ imbuhnya. DAMPINGI PRESIDEN - Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Presiden Jokowi ketika berkunjung ke Bali, Sabtu (18/5).
Zohri Lolos Olimpiade Tokyo 2020 SPRINTER muda Lalu Muhammad Zohri kembali membuat kejutan dengan memastikan diri lolos ke Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang setelah meraih posisi ketiga pada kejuaraan Seiko Golden Grand Prix 2019 di Osaka, Jepang, Minggu (19/5) kemarin. ‘’Sudah. Dengan hasil ini Zohri memegang tiket ke Olimpiade Tokyo,’’ kata Sekjen Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Tigor Tanjung. Pada Seiko Golden Grand Prix 2019 di Osaka, Jepang, Zohri mampu membukukan catatan waktu 10.03 detik, sedangkan limit untuk lolos ke Olimpaide 2020 adalah 10.05 detik untuk lari 100 meter. Hasil yang diraih oleh sprinter asal Nusa Tenggara Barat ini juga terasa istimewa karena
Wayan Koster Gubernur Bali Infrastruktur lain, lanjut Koster, meliputi pengembangan pelabuhan kapal pesiar Tanah Ampo di Kabupaten Karangasem, lanjutan Jalan By-pass Ida Bagus Mantra, pembangunan jalur logistik penghubung Gilimanuk melalui Buleleng menuju Karangasem sampai NTB, serta peningkatan jalan DenpasarGilimanuk. (kmb)
Gubernur Koster Ingin Gerakan Resik Sampah Plastik Diatur ’’Awig-awig’’
pada final berhadapan dengan juara dunia asal Amerika Serikat Justin Gatlin yang akhirnya menjadi juara pada kejuaran tersebut dengan waktu 10.00 detik dan peringkat kedua wakil Jepang Kiryu Yoshihide dengan 10.01 detik. Selain itu, waktu 10.03 detik membuat rekor nasional (rekornas) lari 100 meter kembali pecah. Sebelumnya pada kejuaraan Asia di Doha, Qatar, Zohri sukses memecahkan rekornas 10.13 detik yang sebelumnya dipegang Suryo Agung dengan waktu 10.17 detik. T i g o r menjelaskan, keberangkatan Zohri ke Jepang ini juga membutuhkan usaha keras karena catatan waktu sebelumnya yaitu 10.18 detik belum masuk hitungan. Namun, PB PASI kembali melakukan lobi ke penyelenggara setelah catatan waktu Zohri menembus 10.13 detik. (ant) Muhammad Zohri
’’Saya dan Presiden ngobrol dengan santai dari hal yang serius sampai hal ringan dan lucu, dalam suasana sangat rileks dan cair mengenai pembangunan Indonesia, serta dinamika politik yang berkembang sebelum dan sesudah pemungutan suara.’’
PASAR PANCASARI - Sekda Provinsi Bali Dewa Indra di Pasar Pancasari saat acara Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik, Minggu (19/5) kemarin.
PEMERINTAH Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster terus mendorong gerakan masif memerangi timbulan sampah plastik sekali pakai yang menjadi ancaman serius bagi lingkungan. Agar hasilnya lebih signifikan, ia ingin gerakan resik sampah plastik diatur dalam awig-awig/pararem desa adat se-Bali. Harapan itu dikemukakannya dalam sambutan yang dibacakan Sekda Provinsi Bali Dewa Indra pada Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang dipusatkan di Pasar Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Minggu (19/5) kemarin. Menurut Gubernur Koster, ia sangat serius dalam upaya penanganan sampah plastik yang telah lama menjadi isu global. Gerakan ini adalah langkah awal yang baik untuk membebaskan Bali dari cemaran sampah plastik sekali pakai seperti kantong plastik, sedotan plastik dan styrofoam. Namun, ia menyadari, upaya pemerintah tak akan membuahkan hasil optimal tanpa dukungan dari seluruh komponen masyarakat, utamanya desa adat yang memiliki kekuatan mengikat krama adat. Oleh karena itu, ia sangat berharap gerakan resik sampah plastik ini ditindaklanjuti dengan memasukkan program
pengelolaan sampah dalam awig-awig/pararem desa adat se-Bali. Masih dalam sambutannya, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI-P Bali ini menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam mendukung gerakan mengurangi timbulan sampah plastik sekali pakai. Gerakan ini merupakan implementasi Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Lebih dari itu, program ini adalah bagian tak terpisahkan dari upaya memelihara dan melestarikan keagungan, kesucian dan taksu alam Bali yang meliputi tempat suci, laut, danau, sungai, sumber mata air, gunung, hutan, tumbuh-tumbuhan dan lingkungan alam secara sekala. ‘’Kegiatan ini sejalan dengan visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ yakni menjaga kesucian alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama (warga) Bali yang sejahtera, bahagia sekala (jasmani) dan rohani,’’ terangnya. Masyarakat Bali yang mayoritas beragama Hindu sudah seharusnya melaksanakan ajaran Weda dengan baik, yang salah satunya mengamanatkan agar umat tidak membuang sampah sembarangan. Hal. 15 Seluruh Masyarakat
Presiden Jokowi Kembali Sambangi Pasar Badung Kota Denpasar
Apresiasi Penataan Pasar dan Keindahan Taman Kumbasari Tukad Badung KUNJUNGAN kerja Presiden Jokowi ke Pasar Badung Kota Denpasar disambut antusias masyarakat. Saat Presiden Jokowi tiba, warga pun tampak meringsek mendekat untuk melihat dari dekat orang nomor satu di Indonesia ini. Jokowi turun dari mobil dinasnya langsung menyambangi pedagang di lantai dua Pasar Badung, Denpasar, Sabtu (18/5). Beberapa menteri Kabinet Kerja tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja kali ini, yakni Menteri Seskab Pramono Anung Wibowo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur Bali Wayan Koster. Kedatangan Presiden Joko Widodo di Pasar Badung disambut Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, Ketua DPRD
Gusti Ngurah Gede dan Sekda AAN Rai Iswara serta seluruh OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Presiden Jokowi menyapa satu per satu pedagang dan sesekali berbincang santai. Tak ketinggalan, mantan Wali Kota Solo ini juga sempat membeli beberapa buahbuahan seperti salak, alpukat dan pepaya yang akan digunakan untuk berbuka puasa. Seusai meninjau Pasar Badung, Jokowi langsung melanjutkan kunjungan ke Taman Kumbasari Tukad Badung yang lokasinya bersebelahan dengan Pasar Badung. Presiden Jokowi mengaku datang ke Pasar Badung untuk melihat penataan dan keseharian di Pasar Badung. Apakah ramai atau sepi. ‘’Saya lihat ramai sekali,’’ ujar Jokowi. Selain itu, saat datang ke Pasar Badung, Jokowi mengaku turut me-
mantau kebersihan pasar, stabilitas harga. Jokowi juga turut mengapresiasi komitmen Wali Kota Denpasar yang telah menerbitkan Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik. Kebijakan ini dengan solusi mengganti kantong plastik dengan tas ramah lingkungan. Penataan sungai di Taman Kumbasari Tukad Badung juga tak luput dan mendapat pujian. Di mana, Jokowi memberikan apresiasi Pemkot Denpasar yang telah melaksanakan p ena t a a n sung a i. Meski demikian, pihaknya juga menekankan agar koordinasi dengan Kementerian PUPR guna menyiapkan alat penjernihan air sungai. ‘’Bagus penataan sungainya, penghijauannya, dan kami sudah berkoordinasi dengan Pak Menteri PUPR
agar dibantu alat penjernih air, supaya tidak kotor lagi air sungainya. Sekarang tinggal airnya dijernihkan saja, bersih semuanya,’’ kata Jokowi. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, penatatan sungai ini merupakan upaya memberikan edukasi sebagai wujud pendidikan jangka panjang bagi masyarakat. Utamanya bagaimana cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai. ‘’Dengan penataan sungai ini sangat efektif untuk mengedukasi masyarakat tidak membuang sampah di sungai,’’ jelas Rai Mantra. Rai Mantra menambahkan, dari kunker ini tentunya untuk mencari solusi atas permasalahan yang mungkin terjadi di daerah. Hal. 15 Jaga Kebersihan
PASAR - Kunjungan kerja Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Pasar Badung dan Taman Kumbasari Tukad Badung, Denpasar, Sabtu (18/5).
2
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
Ditanya Hibah, Jokowi Angkat Bahu Denpasar (Bali Post) – Kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Pasar Badung disambut gembira jajaran Pemkot Denpasar, terutama PD Pasar. Karena dari kunjungan kedua ini, pemerintah pusat akan segera menurunkan hibah bangunan Pasar Badung kepada Pemkot Denpasar. Sayangnya, saat ditanya tentang kapan turun hibah untuk Pasar Badung ini, Presiden Jokowi hanya mengangkat bahu sambil tersenyum. “Saya enggak tahu,” katanya, Sabtu (18/5). Namun ketika hal itu dikorfirmasikan kepada Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, pejabat ini mengaku akan segera diturunkan. “Sudah, Pak Presiden sudah tahu. Karena tadi bisik-bisik di bawah. Kan tidak dengar karena jauh. Tinggal dipercepat saja. Sudah kok, segera akan turun,” kata Rai Mantra. Sementara itu, dalam kunjungannya ke Pasar Badung, Presiden Jokowi juga membeli beberapa buah-buahan. Pedagang yang jualan buah pun sepertinya ketiban rezeki. Karena Jokowi tidak hanya jalan-jalan, namun juga membeli beberapa buah-buahan, seperti alpukat, salak, pepaya, serta mangga. “Pak Presiden tadi membeli dua buah pepaya yang harganya Rp 15 ribu per biji,” ujar Made Warti, pedagang buah di Pasar Badung. Made Warti mengaku sangat senang karena sempat disinggahi Presiden ke-7 RI ini. Bahkan, sempat membeli buah yang dijualnya. “Ini yang kedua kalinya (Presiden Jokowi - red) datang ke sini. Sebelumnya sudah sempat datang, namun kali ini baru beli buah,” katanya. Sementara itu, Presiden Jokowi mengaku datang ke Pasar Badung untuk melihat kehidupan keseharian di Pasar Badung. Apakah ramai atau sepi. “Saya lihat ramai sekali,” ujarnya. Saat datang ke Pasar Badung, Jokowi mengaku membeli beberapa buah-buahan. Seperti salak, mangga, pepaya. “Ini nanti untuk buka puasa,” ujarnya.
Penjernih Air Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini ke Denpasar, bukan saja ke Pasar Badung. Namun, Presiden Jokowi yang diterima Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra juga sempat mengunjungi Taman Kumbasari, Tukad Badung. Bahkan, Jokowi sempat duduk santai di pinggir sungai sambil ngobrol sejenak dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekda Kota Denpasar. Sambil melihat kondisi sungai, Jokowi sangat mengapresiasi penataan bantaran Tukad Badung tersebut. Karena dengan penataan ini, akan mampu mengubah kebiasaan masyarakat yang sebelumnya membuang sampah ke sungai, sekarang sudah tidak lagi. Namun, Jokowi mengatakan agar air Tukad Badung perlu dijernihkan. “Airnya harus dijernihkan,” ujarnya. Presiden Jokowi langsung memerintahkan Menteri PUPR untuk memberikan alat penjernih air. “Presiden sudah meminta Menteri PUPR untuk membantu kita alat penjernih air,” ujar Wali Kota Rai Mantra. Selain itu, Presiden Jokowi juga menjanjikan akan membangun embung di kawasan Sanur. Ini untuk mengantisipasi ancaman banjir yang melanda daerah tersebut. Lahannya merupakan milik provinsi. “Mudahmudahan, tahun depan sudah bisa terealisasi,” ujar Rai Mantra. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
FIGUR Segmen Mikro Jadi Andalan TAHUN 2019 ini, Bank BRI Kanwil Denpasar yang mewilayahi Bali dan Nusa Tenggara akan tetap fokus pada penyaluran kredit, khususnya UMKM. Lebih mengerucut lagi, Bank BRI akan fokus pada segmen mikro dan kecil. Karena segmen ini yang merupakan pangsa pasar di Bali dan Nusa Tenggara. ‘’Mau tidak mau, growth kita harus di sektor itu,’’ kata Pemimpin Wilayah BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Denpasar yang menaungi Bali dan Nusa Tenggara Ida Bagus K. Subagia, belum lama ini. Dari sisi pendanaan, katanya, Bank BRI juga sedang melakukan strategi program-program yang bisa meningkatkan dana pihak ketiga. ‘’Perlu disadari, kredit dapat kita salurkan apabila ditopang oleh dana yang memadai,’’ jelasnya. Untuk dapat mencapai segmen mikro dan kecil ini, Bank BRI menggunakan pendekatan personal dan community. Ditegaskan, segmen mikro dan kecil ini sudah merupakan core business Bank BRI sehingga pihaknya masuk ke personal dan komunitaskomunitas untuk meraih calon nasabah yang dari segmen mikro merupakan andalan BRI. ‘’Tentunya, kita berharap perjalanan bisnis dan kinerja Bank BRI selalu baik dan lebih baik lagi,’’ ujarnya. (may)
Sel Ismaya dan Sopirnya Dipisah Denpasar (Bali Post) Mantan sekjen salah satu ormas, Ketut Putra Ismaya Jaya (40), ditempatkan di Sel Siaga Satreskrim Polresta Denpasar. Sel tersebut berdampingan dengan tempat ditahannya pemilik tempat penitipan anak (TPA), Ni Made Sudiani Putri (30), terkait kasus meninggalnya bayi. Sedangkan sopirnya berinisial Gede War ditempatkan di Sel Siaga Satresnarkoba. “Supaya mereka tidak bisa kongkalikong terkait penangkapan tersebut. Makanya, mereka dipisah,” kata salah seorang sumber, Minggu (19/5) kemarin. Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto saat dikonfirmasi membenarkan jika mantan pentolan ormas tersebut ditempatkan di Sel Siaga Satreskrim. “Memang benar kami tempatkan dia di sana,” tegasnya. Aris Purwanto menjelaskan, Ismaya statusnya belum tahanan. Untuk kasus narkoba, penetapan status tahanan bisa dilakukan setelah 3 x 24 jam dan bisa diperpanjang tiga hari. “Totalnya enam hari status tahanan bisa ditetapkan,” ujarnya. Aris Purwanto menambahkan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan barang bukti milik Ismaya di Labfor Denpasar. Hal ini dilakukan karena prosedurnya mengharuskan seperti itu. “Mudah-mudahan, besok (hari inired) hasil labfornya keluar,” kata mantan Kapolsek Denpasar Selatan ini. Sebelumnya, Tim Satresnarkoba Polresta Denpasar dan Satgas CTOC Polda Bali menangkap eks pentolan ormas, Ketut Putra Ismaya Jaya (40), di depan Kantor Pos di Jalan Seroja, Denpasar Utara, Rabu (15/5) lalu. Selain itu juga ditangkap sopir Ketut Is, Gede War (27). Polisi mengamankan paket sabu-sabu (SS) 0,73 gram. (kmb36)
PASAR BADUNG - Kondisi bangunan Pasar Badung pascadirevitalisasi yang tampak megah dan asri.
Pemilik dan Pegawai TPA Ditahan di Ruang Khusus Denpasar (Bali Post) Pemberkasan kasus meninggalnya Elora Nathania Ang yang berusia tiga bulan di TPA Princess House Childcare di Jalan Badak Sari I Nomor 2A, Denpasar, dikebut. Pemilik TPA Ni Made Sudiani Putri (30) dan pengasuh anak Listiana alias Tina (38), tidak ditahan di Rutan Polresta Denpasar, melainkan di Ruang Siaga Reskrim. Dikonfirmasi, Minggu (19/5) kemarin, Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan membenarkan kedua tersangka ditahan di ruang Siaga Reskim. Hal itu terpaksa dilakukan karena Polresta tidak punya Rutan Wanita. “Polresta belum punya (Rutan Wanita-red), sehingga mereka ditaruh di Ruang Siaga Reskrim,” ujarnya. Arta Ariawan mengatakan, penjagaan di ruang tersebut diperketat sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Informasinya, aktivitas pemilik TPA selama penahanan kami, dia baca buku,” ujar mantan Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar ini. Arta Ariawan mengungkapkan, saat merekrut karyawan baru, pelatihnya adalah pegawai yang senior. Sehingga, karyawan di sana sama sekali tidak pernah mendapatkan pelatihan dari
instruktur yang berkompeten. “Ini yang kami sayangkan sekali. Terlalu berani membuka TPA tanpa persiapan yang matang, baik itu soal perizinan, pegawai dan ahli gizi,” tandasnya. Apakah ada indikasi ada lagi TPA seperti itu di Denpasar? “Kami masih selidiki. Kalau masyarakat tahu ada TPA seperti ini, silakan informasikan kepada kami. Pasti kami tindak lanjuti,” kata mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik Polresta Denpasar menahan pemilik TPA Princess House Childcare yang berlokasi di Jalan Badak Sari I Nomor 2A, Denpasar (Jalan Drupadi VII, Renon), Ni made Sudiani Putri (30) dan pengasuh anak, Listiana alias Tina (38), Minggu (12/5) lalu. Mereka ditahan terkait tewasnya Elora Nathania Ang yang berusia tiga bulan. Tenyata, TPA ini hanya mengantongi izin yayasan dan tidak ada ahli atau dokter gizi sesuai dengan brosur yang diedarkan. Elora ditinggal selama 30 menit di kamar dalam posisi tengkurap sehingga lemas dan meninggal di RS Bros. Mirisnya, pengasuh anak yang berjumlah sembilan orang di TPA tersebut lulusan SMP dan SMA serta tidak punya keahlian khusus merawat anak-anak. (kmb36)
Bali Post/eka
Kenalan di Medsos Remaja Dicekik dan Diperkosa Denpasar (Bali Post) Kasus pemerkosaan dialami seorang remaja berinisial DPT (18). Ia diperkosa di penginapan di wilayah Sanur, Denpasar Selatan (Densel), Rabu (15/5) lalu. Sebelum diperkosa, korban mengaku dicekik dan dipukul oleh pelaku DD yang dikenalnya di media sosial (medsos). Kasus ini masih diselidiki anggota Unit PPA Satreskrim Polresta Denpasar. Menurut sumber, Minggu (19/5) kemarin, setelah kejadian tersebut, korban beralamat di Jalan Mekar, Pemogan, Densel itu, melapor ke Polresta. Setelah beberapa kali chating lewat medsos, pelaku mengajak korban bertemu. Korban menurut saja dan mereka bertemu di TKP pukul 19.30 Wita. “Saat diajak masuk kamar oleh pelaku, korban menolak. Bahkan, ia beron-
tak dan berusaha melarikan diri,” ujar sumber tersebut, Minggu kemarin. Namun, pelaku makin beringas lalu membawa korban masuk kamar secara paksa. Setibanya di kamar, pakaian korban langsung dilucuti. Korban berteriak minta tolong. Pelaku langsung membekap mulut korban. Tragisnya lagi, korban dicekik dan dipukul di bagian wajahnya. Karena diancam, korban tak perdaya saat diperkosa oleh pelaku yang beralamat di Jalan Kampial, Kuta Selatan ini. Setelah itu, pelaku langsung pergi dan korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan saat dikonfirmasi terkait kejadian itu membenarkan ada laporan kasus tersebut. “Masih dalam proses (penyelidikan - red),” tegasnya. (kmb36)
56 Petugas Penyelenggara Pemilu Diusulkan Dapat Santunan
Topik : PERUMDA PASAR MANGU GIRI SEDANA MINIM INOVASI
Gede Jhon Darmawan
Bali Post/dok
Denpasar (Bali Post) Jumlah petugas penyelenggara Pemilu Serentak 2019 di Bali yang sakit maupun meninggal dunia selama tahapan pesta demokrasi tersebut tercatat 56 orang. Rinciannya, 48 orang dari penyelenggara unsur KPU, dan delapan orang dari unsur Bawaslu. Mereka oleh lembaga masing-masing diusulkan agar mendapatkan santunan. “Kami sudah bersurat ke Gubernur Bali dan KPU RI agar mereka nantinya dapat diberikan santunan,” kata Komisioner KPU Bali Gede Jhon Darmawan, Minggu (19/5) kemarin. Jhon Darmawan mengatakan, jumlah petugas penyelenggara pemilu dari unsur KPU yang sakit dan meninggal dunia itu tersebar di seluruh kabupaten di Bali. Jumlah terbanyak ada di Kabupaten Buleleng, yakni mencapai 15 orang, Kabupaten Karangasem (10 orang), Kabupaten Tabanan (10), Kota Denpasar (4), Kabupaten Badung (3), Kabupaten Bangli (3), Kabupaten Gianyar (2) dan Kabupaten Jembrana (1). Untuk tugas mereka dalam penyelenggaraan pemilu, terbanyak dari petugas KPPS 31
orang. Bahkan dari jumlah itu, empat orang di antaranya meninggal dunia. Salah satunya, I Nengah Sumerta (46) dari Desa Pasedahan, Kecamatan Manggis, Karangasem. Sumerta saat melaksanakan tugas sebagai KPPS jatuh sakit. Pihak keluarga sempat membawanya ke RSUD Karangasem dengan diagnosa tensi tinggi, sesak napas dan akhirnya meninggal dunia. Sementara itu, I Ketut Putu Suwika (38) dari Desa Pegadungan, Sukasada, Buleleng mengalami kelelahan selama pemungutan dan penghitungan suara, didiagnosa mengidap penyakit jantung dan meninggal di rumah pada 10 Mei 2019 lalu. Trismawatin (46) dari Desa Tegalbadeng Timur, Jembrana meninggal pada 10 Mei 2019. Sedangkan I Putu Rudi Artawan (37) dari Desa Kuta, Kabupaten Badung, meninggal akibat kecelakaan dalam kondisi masih kelelahan usai pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara. Selain KPPS, kata Jhon Darmawan, petugas PPK yang sakit empat orang, PPS tujuh orang, Linmas tiga orang, dan pegawai Sekretariat KPU sebanyak tiga orang. “Kami apresiatif dan do-
rong agar mereka segera dapat santunan,” katanya. Sementara itu, korban dari unsur Bawaslu Bali 8 orang, empat orang meninggal dunia, dua orang sakit dan dua orang kecelakaan. Ketua Bawaslu Bali Ketut Ariyani mengatakan, mereka yang sakit dan meninggal akibat kelelahan dalam menjalankan tugasnya. Di antaranya, I Nyoman Astawa, PTPS, alamat Jl. Singosari, Br. Tagtag Tengah, Gang Pelatuk No 1, Denpasar Utara. Meninggal dunia setelah mengawasi proses pungut hitung hingga pukul 03.00 Wita pada tanggal 20 April 2019. Putu Sudiasa, PPKD, Banjar Dinas Dangin Margi, Desa Tampekan, Kecamatan Banjar, Buleleng. Meninggal dunia pada tanggal 13 April 2019. I Ketut Sucipta Astawa, PPKD, Banjar Pasekan Buduk, Badung, meninggal Dunia pada tanggal 24 Februari 2019, karena sesak napas. Terakhir, I Gede Artana, Ketua Panwascam, Banjar Dinas Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem. Mengalami sakit ginjal dan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit, 12 Mei 2019 lalu. (kmb16)
BADUNG
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
3
FIGUR Pengawasan Duktang TIDAK diperbolehkannya melakukan pemungutan maupun penerapan kartu penduduk pendatang musiman atau kipem, membuat pengawasan terhadap penduduk pendatang (duktang) menjadi lebih sulit. Hal ini diungkapkan Bendesa Adat Kuta I Wayan Wasista, Minggu (19/5) kemarin. Menurutnya, duktang yang berkeinginan tinggal di wilayah Desa Adat Kuta, bisa hanya menggunakan e-KTP. Inilah yang menjadi persoalan. Pihaknya tidak bisa memilah mana penduduk yang betul-betul bekerja di Kuta, mana yang memiliki niat kurang baik. Selama ini, kata Wasista, sudah pernah diatur bahwa warga pendatang selama waktu 1x24 jam di manapun tinggal, harus melaporkan keberadaannya. Sedangkan saat ini dengan dibebaskannya atau dilarang adanya pemungutan atau penerapan kipem, mereka bisa bebas tinggal di mana saja. ‘’Saat ini dengan e-KTP, warga pendatang di manapun bisa tinggal. Itu tidak bisa kita awasi,’’ katanya. Meski demikian, pihaknya bersama dengan petugas kelurahan dan kecamatan, tetap akan rutin melakukan pengawasan terhadap duktang. Apalagi, saat momen hari raya Idul Fitri. Biasanya usai Idul Fitri, mereka yang pulang ke kampung halamannya, akan mengajak kerabat atau temannya untuk bekerja di wilayah Kuta. Tentu, apabila pengawasan tidak dilakukan, Kuta yang memang menjadi tujuan wisata, akan semakin sesak. Ke depan, dalam rangka menjaga lingkungan masing-masing, pihaknya di desa adat akan kembali melakukan penataan duktang. Dengan segera disahkannya UU tentang Desa Adat, Kuta akan kembali menerapkan kartu penduduk pendatang musiman. ‘’Mereka yang datang wajib kita kenakan semacam iuran. Yang mana dananya nanti akan kita gunakan untuk membiayai petugas keamanan di lingkungan Kuta,’’ tegasnya. (edi)
Dewan Nilai Direksi Perumda Pasar Minim Inovasi
Mangupura (Bali Post) -
Sudah tiga bulan jajaran Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung periode 2019–2023 menduduki jabatannya. Namun, selama kurun waktu tersebut, kalangan DPRD Badung menilai belum ada gebrakan dari direksi untuk memajukan pasar yang dikelola Perumda.
Warga Bualu Desak Pengembang Perumahan Serahkan Fasos-Fasum
Mangupura (Bali Post) Sejak tahun 1984, fasilitas umum (fasum) maupun fasilitas sosial (fasos) di Perumahan Taman Mumbul belum juga diserahkan oleh pengembang. Akibat ketidakjelasan ini, warga setempat mendesak pengembang, yakni PT Pulau Taman agar segera menyerahkan fasum dan fasos dimaksud. Menurut Kepala Lingkungan Bualu Nyoman Kariana Wirawan, fasum dan fasos yang belum diserahkan yakni jalan yang saat ini sebagian sudah rusak, lampu penerangan dan lahan kosong yang belum diketahui statusnya. ‘’Untuk jalan yang rusak yaitu Jalan Kebo Iwa, Taman Mumbul yang panjangnya dari depan sampai ke belakang, itu kurang lebih sekitar 3 kilometer,’’ terangnya, Minggu (19/5) kemarin. Pihaknya mengaku sudah berkomunikasi dengan developer. Namun untuk kepastiannya, sampai saat ini belum ada. Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Badung pun sudah tiga kali turun ke lapangan untuk menyikapi persoalan ini. Pada intinya, kunci permasalahan ini berada di developer. ‘’Sampai saat ini developer belum menyiapkan data-data terkait hal yang kita perlukan. Bahkan dari kabupaten sudah mendesak untuk menindaklanjuti,’’ kata Kariana. Pihaknya pun menyampaikan terima kasih kepada dinas terkait sudah turun ke lapangan untuk memfasilitasi hal ini. Pihaknya berharap warga mendapatkan kepastian dengan hadirnya Pemkab Badung sebagai fasilitator. Ditegaskannya, dengan kondisi jalan maupun fasilitas umum yang belum tertata, membuat kawasan perumahan terkesan kurang bagus. ‘’Kami berharap besar kepada pemerintah untuk mengambil kebijakan. Kita tidak ada menyalahkan, tetapi ingin mencari solusi, karena masyarakat di sini sangat membutuhkan,’’ ucapnya. Klian Tempekan Taman Wayan Garta mengatakan, perumahan ini sudah dibuka tahun 1984. Namun, fasum dan fasos belum secara penuh diserahkan oleh pengembang. Hal ini terbukti dengan adanya Balai Tempekan yang sampai saat ini statusnya masih meminjam. ‘’Jadi, belum sah diberikan kepada masyarakat sehingga untuk mengajukan perbaikan belum bisa dilakukan, karena status lahannya belum jelas,’’ katanya. Untuk itu pihaknya berharap developer bisa menyerahkan fasum dan fasos sehingga pemerintah dalam hal ini Pemkab Badung bisa membantu pembangunan kawasan tersebut. ‘’Kami minta developer untuk benar-benar beriktikad baik,’’ ucapnya saat ditemui di sela-sela kegiatan pembersihan lingkungan. Sementara itu, perwakilan PT Pulau Taman Ketut Darmadi menyebutkan, untuk melepas fasum dan fasos dimaksud, pihaknya masih menunggu data sertifikat awal, yaitu sertifikat pemecahan pertama tahun 1984. Sedangkan data yang lain sudah disiapkan. Pekan ini data tersebut akan dibawa ke Pemkab Badung untuk ditindaklanjuti. ‘’Kita akan menyerahkan segera. Bukan menghalanghalangi untuk penyerahan, namun kendala saat ini, data tahun 84 belum kami dapatkan,’’ jelas Darmadi. (kmb23)
Bali Post/par
PASAR - Pasar Latu merupakan salah satu pasar di bawah naungan Perumda Pasar Mangu Giri Sedana.
Legislator Badung pun mengingatkan janji direksi Perumda Pasar Mangu Giri Sedana untuk segera bergerak mewujudkan komitmen memajukan perusahaan pelat merah itu sehingga mampu berkontribusi terhadap pendapatan Badung. ‘’Saya belum lihat gebrakan yang dilakukan. Sepertinya adem-adem saja. Kami di dewan sudah mendukung setiap program yang dirancang. Sekarang kami minta direksi serius mewujudkan komitmen itu,’’ ujar Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Minggu (19/5) kemarin. Menurutnya, banyak hal yang harus dirancang dalam pengelolaan Perumda,
baik dari sisi sumber daya manusia (SDM), inovasi, manajemen dan lainnya. ‘’Perusahaan daerah harus betul-betul mengelola manajemen, pengembangan inovasi, SDM-nya. Harus dari hulu dan hilir dipikirkan,’’ ungkapnya. Selain perbaikan dari sisi internal, peran Perumda Pasar memajukan perekonomian Badung juga harus ditingkatkan. Salah satunya dengan memfasilitasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Badung agar bertumbuh. Tujuannya, masyarakat mandiri dalam bidang ekonomi. ‘’Misalnya, membangun pasar higienis yang men-
jadi kebutuhan mendesak bagi Badung. Hal ini bertujuan untuk memberikan kepastikan akses pasar bagi kalangan pelaku UMKM,’’ jelasnya. Sekretaris DPC PDI Perjuangan ini menegaskan, komitmen memajukan Perumda telah tertuang dalam pakta integritas yang ditandatangani oleh jajaran direksi di hadapan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Jadi, komitmen tersebut semestinya diwujudkan. ‘’Mental kerja harus diperbaiki. Kalau kerja jam 8, ya jam 8 harus kerja. Inovasi, perbaikan manajemen dan SDM harus dilakukan sehingga output
yang diharapkan benarbenar bermanfaat. Kalau tidak mampu, kan sudah ada komitmen dalam pakta integritas untuk meletakkan jabatan,’’ tegas Parwata. Untuk diketahui, Bupati Badung Giri Prasta ingin ada reward dan hukuman bagi pegawai Perumda Pasar Mangu Giri Sedana. Giri Prasta memberikan deadline enam bulan kepada jajaran direksi baru untuk membenahi perusahaan pelat merah tersebut. Bila dalam enam bulan dianggap gagal, Bupati mengancam akan mencopot ketiga direksi. ‘’Maksimal kami beri waktu enam bulan. Kalau tidak bisa, maka pakta integritas berlaku. Tidak ada peringatan, selesai sudah di situ,’’ katanya. Pembenahan yang dimaksud Bupati adalah membenahi kinerja dan disiplin
pegawai. Pasalnya, postur kepegawaian di PD Pasar terbilang gemuk, sementara kinerjanya belum sesuai harapan. ‘’Pakta integritas juga berlaku bagi pegawai. Kami ingin ada reward dan hukuman kepada pegawai yang bekerja di situ. Kalau memang tidak mampu, lebih baik mengundurkan diri,’’ jelasnya. Selain itu, Giri Prasta juga memberikan catatan atas kinerja sejumlah pasar yang dikelola Perumda Pasar Mangu Giri Sedana yang tidak maksimal. Menurutnya, yang paling menonjol hanya Pasar Hewan Beringkit, Pasar Kuta I, Pasar Kuta II, dan Pasar Nusa Dua. Sementara, pasar lainnya belum terlalu kelihatan, seperti Pasar Kapal, Pasar Sembung, dan Pasar Kertha Sari atau Pasar Latu. (kmb27)
Soal Rencana Rekomendasi Dewan untuk Bekukan IMB Bekas Sari Club
Pembekuan Izin Dapat Dilakukan jika Ada Pelanggaran Teknis Bangunan KEPALA Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupeten Badung I Made Agus Aryawan menanggapi pernyataan Ketua DPRD Kabupaten Badung I Putu Parwata pada beberapa media terkait rekomendasi agar DPMPTSP Kabupeten Badung membekukan sementara IMB sarana penunjang pariwisata pada lahan bekas Sari Club di Jalan Legian Kuta. Agus Aryawan, Minggu (19/5) kemarin, menyatakan pihaknya sangat menghormati dan mengapresiasi pernyataan Ketua DPRD Kabupaten Badung. Namun sampai Jumat (17/5), pihaknya belum menerima secara resmi rekomendasi dimaksud serta substansi yang direkomendasikan. ‘’Kami mohon maaf belum bisa kami tanggapi. Namun untuk terbitnya IMB restoran pada lahan bekas Sari Club tanggal 21 Desember 2018, merupakan instrumen yuridis yang berbentuk ketetapan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan menjadi dasar dari perizinan tersebut. Terbitnya IMB restoran (bukan restoran dan monumenred) pada lahan bekas Sari Club, melalui prosedur dari tingkat bawah serta telah memenuhi syarat-syarat
formal baik syarat administrasi maupun teknis sebagaimana yang ditetapkan dalam Perda Kabupaten Badung Nomor 27 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Izin Mendirikan Bangunan dan Perda Kabupaten Badung Nomor 26 Tahun 2013 tentang RTRW Kabupaten Badung,’’ ujarnya. Disinggung adanya permintaan untuk membekukan sementara izin yang telah diterbitkan, mantan Sekretaris Bappeda Badung ini menjelaskan, mekanisme pembekuan s e -
Mangupura (Bali Post) Jumlah pengusaha di Kabupaten Badung masih terbilang kecil dibandingkan jumlah penduduk. Saat ini jumlah wirausahawan di Badung hanya 16.000 orang. Dari angka ini, 30 persennya perempuan. Melihat kondisi tersebut, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta berkeinginan jika
masyarakat tidak saja menjadi pekerja, namun mampu menjadi pengusaha. Dia menegaskan, pemerintah akan mendukung upaya itu lewat sejumlah program. ‘’Jangan berpikir sebagai pekerja saja. Kami mau pekerja juga mampu menjadi pengusaha. Kami contohkan pekerja di hotel, mampu memfasilitasi kebutuhan ho-
mentara izin dalam Pasal 32 Ayat (2) Perda Kabupaten Badung Nomor 27 Tahun 2013, yakni menyatakan sanksi berupa penghentian sementara pembangunan dan pembekuan IMB dapat diberikan apabila pemilik bangunan tidak mengindahkan sanksi pembatasan pembangunan akibat pelanggaran terhadap ketentuan teknis yang telah ditetapkan. ‘’Selain itu, dalam Pasal 33 juga
menyebutkan jika pemilik bangunan tidak mengindahkan sanksi pembatasan kegiatan pembangunan dan pembekuan IMB, maka dikenakan sanksi berupa penghentian tetap pembangunan, pencabutan IMB dan surat perintah pembongkaran bangunan,’’ terangnya. Demikian pula, kata Agus Aryawan, instrumen rekomendasi DPRD khususnya terkait perizinan, tidak dikenal di dalam peraturan perundangundangan yang mengatur Pemerintahan Daerah, yaitu Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 maupun dalam Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. ‘’Istilah rekomendasi secara resmi digunakan dalam Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 12 Tahun 2009 tentang Pedoman dan Tata Cara Permohonan Penanaman Modal. Namun rekomendasi yang diatur di dalam kedua regulasi
dimaksud dipersiapkan oleh instansi teknis atau perangkat Daerah untuk kepentingan Kepala Daerah dalam menerbitkan izin, bukan rekomendasi DPRD,’’ ungkap Agus Aryawan. Lebih lanjut dikatakannya, jika rekomendasi dijadikan dasar untuk pembekuan sementara izin, maka akan berpotensi menimbulkan masalah hukum dan Pemerintah Daerah dapat digugat oleh pemilik lahan karena tidak terdapat syarat teknis bangunan yang dilanggar sebagai dasar pengenaan sanksi. ‘’Keputusan publik yang diambil oleh pejabat penyelenggara administrasi pemerintahan dapat mencabut ketetapan IMB yang telah diterbitkan, apabila memenuhi syaratsyarat pengenaan sanksi atau atas permintaan sendiri dari pemilik lahan/bangunan. Jadi, sangat mendukung pendekatan musyawarah atau fasilitasi oleh Pemerintah Daerah atau DPRD untuk mencapai kesepakatan win-win solution antarpemilik lahan dengan pihak Australia untuk menghormati kepentingan yang lebih besar dan menjaga hubungan baik antarnegara, bukan menggunakan pendekatan pengenaan sanksi, karena tidak ada syarat teknis yang dilanggar oleh pemilik lahan apalagi pembangunan belum dilaksanakan,’’ urainya. (ad710)
kait, sehingga mereka dapat bersaing di era industri 4.0. ‘’Kami akan memberikan pelatihan dan penguatan modal bagi kelompok usaha untuk penguatan ekonominya. Kami meyakini siapa yang memegang ekonomi, dia yang menjadi leader,’’ tegasnya. Bupati Giri Prasta juga berharap, ketika terjadi per-
masalahan sekecil apapun di serikat pekerja agar diselesaikan dengan musyawarah, bukan melalui jalan demonstrasi. ‘’Mohon tidak ada demo. Harus duduk bersama untuk menyelesaikannya. Semua masalah tidak bisa kita selesaikan sendiri, tapi saya yakin semua masalah ada solusinya,’’ imbuhnya. (kmb27)
Bupati Dorong Pekerja Jadi Pengusaha
Bali Post/edi
JALAN - Jalan di Perumahan Taman Mumbul yang mengalami kerusakan. Jalan dan sejumlah fasum dan fasos lainnya, statusnya belum diserahkan oleh pengembang.
tel seperti buah dan sayuran,’’ ujar Bupati Giri Prasta belum lama ini. Pejabat asal Desa Pelaga, Petang ini mengharapkan pekerja agar di luar menjadi serikat pekerja dapat membuat komunitas atau kelompok usaha yang akan diakomodir untuk diberikan bantuan modal oleh Pemkab Badung melalui OPD ter-
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
PNB ’’Launching’’ Program Magister Terapan Perencanaan Pariwisata SMPN 2 Denpasar Juara II Lomba Padus Harkitnas Kota Denpasar POLITEKNIK Negeri Bali (PNB), Jumat (17/5) lalu secara resmi mengumumkan dibukanya Program Magister (S-2) Terapan, Program Studi Perencanaan Pariwisata (Tourism Business Planning). Launching Magister Terapan Perencanaan Pariwisata ini juga dirangkai dengan kegiatan open house Jurusan Pariwisata, pelantikan Ikatan Alumni PNB Jurusan Pariwisata, pengesahan Professional Advisory Council (PAC) dan penandatanganan MoU. Dibukanya prodi ini, menurut Direktur PNB I Nyoman Abdi, S.E., M.eCOM., dilatarbelakangi karena saat ini sebagian besar level tinggi manajerial di industri pariwisata diisi tenaga-tenaga yang berasal dari luar negeri. Dari hasil tracer study tim PNB menemukan dalam beberapa tahun terakhir, para tenaga ahli yang ada kebanyakan berasal dari pendidikan tinggi akademis-keilmuan dan bukan dari pendidikan tinggi terapan seperti politeknik. Berdasarkan kondisi tersebut, PNB melalui Jurusan Pariwisata tahun ini membuka S-2 Terapan, Program Studi Perencanaan Pariwisata (Tourism Business Planning). Dengan brand ‘’The School of Managers in Tourism’’, program studi ke-16 di PNB ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing bangsa, baik secara regional maupun internasional. ‘’Dengan kata lain, program studi ini berikhtiar mengatasi kesenjangan ketersediaan angkatan kerja (employment gap) yang berkeahl-
Komite Dukung Program Pembelajaran Luar Sekolah
LAUNCHING - Direktur PNB I Nyoman Abdi, S.E., M.eCOM. (depan kanan) didampingi Ketua Jurusan Pariwisata PNB Ketut Suarta, S.E. M.Si. saat launching Program Magister (S-2) Terapan Program Studi Perencanaan Pariwisata, Jumat (17/5) lalu. ian dengan kebutuhan industri pariwisata,’’ katanya didampingi Kaprodi Program Magister Terapan Perencanaan Pariwisata PNB Dr. I Gede Mudana, M.Si. Direktur Nyoman Abdi merasa bangga dan menyampaikan terima kasih kepada semua partner yang saling memahami dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia di sektor pariwisata. Kerja sama ini bisa meningkatkan SDM yang andal memiliki daya saing baik di tingkat nasional maupun internasional. Sementara itu, Ketua Jurusan Pariwisata PNB Ketut Suarta, S.E. M.Si. menyampaikan PNB Jurusan Pariwisata memiliki empat prodi yang sudah diakui. Bahkan dua berakreditasi A dan satu prodi perhotelan terakreditasi B yang terus akan ditingkatkan menjadi akreditasi A. Dengan dibukanya Prodi Magister Terapan Perencanaan Pariwisata, program ini diharapkan
dapat mencetak tenaga kerja siap pakai di level 8 di dunia pariwisata. Untuk prodi baru ini, pihaknya menargetkan sebanyak 30 mahasiswa tahun ini. Sampai saat sekarang, 20-an orang sudah mendaftar. Pendaftaran akan dibuka sampai bulan Agustus. Sedangkan untuk perkuliahan akan dilakukan pada awal September tahun 2019. Learning and Development St. Regis Bali Resort Dewa Putrayadnya bersama Hotel Manager The Apurva Kempinski Bali Casper Wesener sangat menyambut baik adanya kerja sama dengan PNB. Pihaknya berharap nantinya akan mampu membangun sebuah kerja sama saling mengisi dalam membangun sumber daya manusia yang siap terjun di dunia industri. Selain itu, kerja sama ini juga akan menjadi investasi sosial untuk sama-sama mendorong sumber daya manusia yang terampil, cerdas dan memiliki latar budaya yang kuat. (ad711)
Umat Hindu Miliki Kekuatan Kuasai Pangsa Pasar Ekonomi
Serius Lahirkan Pengusaha Hindu, Wedakarna Resmikan Gedung Satyagraha Indonesia UPAYA memarginalkan peran pengusaha Hindu di Bali dengan segenap ragam propaganda sejak zaman orde baru hingga hari ini yang menyebabkan munculnya pesimisme dan antipati sebagian anak muda Hindu untuk terjun menjadi pengusaha (risk taker generation) sudah sepatutnya dilawan. Mengingat selama ini dalam setiap kesempatan selalu ada cerita yang seolah-olah eksistensi pengusaha krama Bali dikalahkan kaum pendatang (tamiu). Hal itu dibantah tokoh Hindu Indonesia yang juga wakil rakyat Bali di DPD-RI yakni Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III yang justru melihat sisi optimis dalam setiap tantangan yang dihadapi masyarakat Bali, khususnya kaum Marhaen. Hal ini disampaikan di sela-sela peresmian Gedung Satyagraha Indonesia di kawasan Jalan Akasia, Denpasar yang merupakan bagian dari unit kerja The Hindu Center of Indonesia. ‘’Selama ini orang Bali, khususnya umat Hindu, selalu direcoki dengan cerita-cerita negatif tentang ekonomi Bali. Mereka, para musuh Bali yakni kaum radikal berjubah ekonomi selalu melakukan propaganda, khususnya isu terkait ‘Bali Dalam Genggaman’ yang viral sejak awal reformasi hingga kini. Ada kelompok anti-Pancasila yang mendiskreditkan potensi ekonomi orang Hindu di Bali. Saya kira, jika berita hoax terus-menerus digulirkan, maka hal itu akan menjadi kebenaran. Saatnya semeton Bali bangkit lan matangi. Umat Hindu sebagai mayoritas di Bali harus yakin dengan kekuatan ekonomi yang ada. Nike tugas dari Gerakan Satyagraha Indonesia ini untuk selalu hadir mengadvokasi dan menginspirasi,’’ kata Senator Arya Wedakarna (AWK).
EKONOMI HINDU – Pendiri Satyagraha Indonesia Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Ida Sulinggih saat peresmian Gedung Satyagraha Indonesia di Denpasar. Ia memberikan semangat bahwa gerakan Sukla dan Ekonomi Satyagraha kini menjelma menjadi gerakan motivasi, gerakan positif yang memberikan dukungan pada semeton Bali yang ingin terjun menjadi pengusaha berkualitas, sebagaimana harapan almarhum Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa (Ketua Dharma Adyaksa PHDI) di tahun 2015 saat meresmikan gerakan ini di Prambangan Yogyakarta. ‘’Sejak ada gerakan Sukla Satyagraha ini, energi umat Hindu menjadi terkristal dalam sebuah agenda besar untuk meningkatkan militansi positif umat, misalkan untuk berbelanja di warung-warung Hindu. Kini restoran, warung, produk Bali semakin percaya diri dengan merek ‘SUKLA’. Anak-anak muda semakin fanatik untuk mencari ajengan sukla di mana pun mereka berbelanja. Dari laporan yang masuk, astungkaran trennya sangat positif. Bahkan permintaan stiker, sertifikat dan buku Pedoman Sukla mengalir deras. Ini akan terus kita revitalisasi,’’ jelas Gusti Wedakarna. Hal senada juga disampaikan Komang Tastra (Koordinator Gerakan Sukla Satyagraha) saat ditanya
terkait eksistensi Gedung Satyagraha Indonesia (GSI) yang baru di-pelaspas ini. ‘’Kita bersyukur sekali atas restu dari Ratu Shri Arya Wedakarna, pada hari ini beliau berkenan memberikan tempat permanen untuk menjadi Sekretariat Gerakan Satyagraha Indonesia. Nantinya akan kerja sama dengan pihak Koperasi Satyagraha Indonesia untuk berkantor di gedung ini, sehingga seluruh kekuatan artha dan ekonomi Hindu akan menjadi sinergis. Semoga pertengahan tahun ini kami bisa meluncurkan koperasi sebagai bukti keseriusan dari misi Satyagraha Indonesia yakni menciptakan semakin banyak pengusaha Hindu yang berdaya saing. Astungkara saat ini ada sekitar 100 pengusaha Hindu Bali siap menjadi lokomotif dari ekonomi Bali dan kita lihat ini akan menjadi gerakan artha yang konsisten dan terukur,’’ ungkap Komang Tastra. Upacara pamelaspasan Gedung Satyagraha Indonesia ini di-puput Ida Shri Bhagawan Dalem Nabe Wira Kerthi (Geria Tegeh Kori Buleleng) dan dihadiri sejumlah pengurus The Hindu Center of Indonesia. (ad717)
Bank BRI Berbagi Bahagia di Bulan Ramadhan
Bagikan 2.000 Paket Sembako Gratis dan Gelar Buka Puasa Bersama
PADA momen Ramadhan tahun ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kanwil Denpasar membagikan 2.000 paket sembako gratis kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Bali, Mataram dan Kupang. Selain itu, Bank BRI Kanwil Denpasar juga memberikan santunan kepada 200 anak yatim. Secara simbolis penyerahan sembako dan santunan dirangkaikan dengan buka puasa bersama bertajuk ‘’BRI Peduli Berbagi Bahagia Bersama BRI’’ pada Jumat (17/5) lalu di The Trans Resort, Seminyak. Pemimpin Wilayah BRI Denpasar Ida Bagus K. Subagia yang mewilayahi Bali dan Nusa Tenggara mengatakan, kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan Bank BRI sebagai wujud tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Untuk Ramadhan kali ini, kegiatan bagi sembako gratis dilaksanakan di wilayah Bali, Mataram, dan Kupang. Untuk wilayah Bali dipusatkan di empat kabupaten/ kota yaitu Singaraja, Negara, Bangli dan Denpasar dengan total 1.000 paket. Sebanyak 1.000 paket sembako lagi dialokasikan untuk wilayah Mataram dan Kupang. Ida Bagus Subagia menambahkan, pelaksanaannya di Bali dipusatkan di Mushalla Baitul Mukminin Denpasar dan unit kerja Bank BRI di Singaraja, Negara, dan Bangli. Satu paket sembako berisi 5 kg beras, 1
BERBAGI - Bank BRI berbagi bahagia di bulan Ramadhan. liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, sirup, kecap manis dan kopi bubuk. Setelah pembagian sembako gratis, dilanjutkan penyerahan santunan kepada 200 orang anak yatim lintas agama yang diserahkan langsung Direktur Jaringan dan Layanan Bank BRI Osbal Saragi Rumahorbo. Osbal Saragi Rumahorbo yang turut hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan kegiatan ini sudah dirancang dengan maksud dan tujuan supaya masyarakat merasakan kehadiran Bank BRI sebagai bank besar. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari CSR Bank BRI, dengan payung BRI Peduli. Manajemen Bank BRI menyadari kinerja yang baik ini sebenarnya didukung tidak hanya kehebatan manajemen, tetapi juga karena du-
kungan masyarakat. Oleh karena itu, dalam momen bulan Ramandhan, Bank BRI menyukuri dengan cara berbuka puasa dengan anak yatim dan yayasan. Setiap Kanwil Bank BRI diberikan jatah untuk membagikan 2.000 paket sembako, sehingga total ada sekitar 38.000 paket yang dibagikan di seluruh Indonesia. Ia berharap dengan melakukan kegiatan seperti ini, Bank BRI mendapatkan kinerja yang lebih baik dan solid di tengah-tengah tantangan ekonomi global maupun domestik. Selanjutnya, kegiatan BRI Peduli Berbagi Bahagia Bersama BRI dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Kegiatan tersebut juga dihadiri Manajemen Kantor Wilayah dan Kantor Audit Intern BRI Wilayah Denpasar, serta pejabat dan pekerja di Kanwil BRI Denpasar. (ad712)
SEBAGAI sekolah seni budaya dan olahraga, anak-anak SMPN 2 Denpasar alias Spentwo tak pernah berhenti mengukir prestasi. Belum lama ini tim paduan suara (padus) SMPN 2 Denpasar sukses meraih juara II lomba padus serangkaian Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Kota Denpasar 2019. Penghargaan juara diterima oleh Kepala SMPN 2 Denpasar Dra. Mercy Viktoria Gigir, M.M. Sementara piala dan hadiah akan diserahkan usai apel Harkitnas, Senin (21/5) hari ini. Padus siswa SMPN 2 Denpasar dibina oleh Indrayatni Pinatih, Sarni Ekayuni dan IGA Made Seniwati. Derigen dipercayaan kepada Risma Darmayanti. Padus ini juga sering pentas dengan penanggung jawab Mercy Vioktoria Gigir. Masih di bidang seni, siswanya juga juara I lomba membaca puisi di PSR atas nama A.A. Amanda. Sementara itu di olahraga sekolah ini sukses meraih enam kali berturut-turut juara umum I dan berhak dua kali meraih piala tetap. Tim yang dibina oleh Farid cs. ini belum tergeserkan selama ini. Kini tim sepak takraw SMPN 2 Denpasar mewakili Kota Denpasar ke Prosenijar Provinsi Bali. Bahkan hampir semua cabang di Porsenijar Bali duta Denpasar diwakili atlet SMPN 2 Denpasar. Soal manajemen, sejak dua tahun memimpin SMPN 2 Denpasar menerapkan manajemen terbuka. Hal ini diakui Wakasek Dra. Ni Wayan Muliasni, M.PSi., I Putu Seneng, S.Pd. dan Farid, MPd. karena semua program dan anggaran selalu dikomunikasikan dengan guru, waka serta komite sekolah. Mercy mengakui belum lama ini sekolah melakukan program pembe-
JUARA PADUS - Kepala SMPN 2 Mercy Viktoria Gigir bersama Ketua Komite Ketut Pasek dan Waka Muliasni, I Putu Seneng, Farid dan IGA Seniwati dengan piagam juara II lomba paduan suara (padus). lajaran luar sekolah yang notabene Denpasar I Ketut Pasek mendumasuk kurikulum sekolah dan kung program pembelajaran luar telah disetujui oleh komite sekolah. sekolah, makanya masuk program Program pembelajaran luar sekolah sekolah yang sudah disetujui komite. mengajak siswa mengunjungi Secret Program ini rutin dilakukan tiap Garden di Bedugul bagi kelas IX, tahun. Selama ini, katanya, tak ada kelas VII ke Bali Bird Park dan kelas paksaan siswa mengikuti program VIII ke Kertagosa hingga Taman ini. ‘’Kecuali siswa yang tak ikut Ujung. Mercy sejak awal menegas- ditekan, baru namanya masalah. Ini kan kepada orangtua siswa program kan sudah dilengkapi persetujuan ini tidak dipaksakan. orangtua siswa,’’ ujarnya. Bagi anak yang ikut harus mendaSebagai wakil orangtua murid, pat izin orangtua. Bagi yang tidak dia meminta semua pihak menahan ikut, diberikan tugas tambahan oleh diri menyebut dugaan pungli tanpa guru. Bahkan ada sejumlah anak diketahui prosedur sebenarnya. yang tak mampu diajak ikut tanpa Lebih baik hal itu dikomunikasikan membayar. ‘’Program ini tak boleh kepada komite dan sekolah. ‘’Kalau menggunakan dana BOS,’’ ujarnya. program ini tak disetujui saat raJika ada pihak yang mempertan- pat komite, tak mungkin dijalankan yakan program ini, dia sarankan sekolah,’’ ujarnya. menanyakan ke pengurus komite. Dia juga menyarankan masalah Mercy mengakui Senator Arya pendidikan dan pembelajaran tak Wedakarna sempat ke sekolahnya bisa disamakan dengan sekolah lain. menanyakan soal ini. Bahkan, dia Buktinya banyak sekolah negeri sudah menjelaskan secara detail. juga membuka sumbangan komite. ‘’Kami sudah tegaskan tak benar Sementara siswa SMPN 2 Denada dugaan pungli di sekolah kami,’’ pasar dengan dana minim banyak ujarnya. mengukir prestasi di akademik dan Wakil Ketua Komite SMPN 2 nonakademik. (ad731)
1.269 Lulusan Dwijendra Ikuti ’’Samawartana’’
Yayasan Naikkan Gaji Guru, Bebaskan SPP untuk Prodi Bahasa Bali
SUDAH menjadi tradisi siswa Hindu yang menamatkan studi di Dwijendra mengikuti upacara Samawartana. Upacara pawintenan ini di-sanggra SMA Dwijendra dan di-puput Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari dari Geria Wanasari, Sanur. Upacara Samawartana, Sabtu (18/5) diikuti 1.269 lulusan, masing-masing 13 orang dari Play Group Dwijendra, 22 lulusan TK Dwijendra, 42 lulusan SD Dwijendra, 400 lulusan SMP Dwijendra, 90 lulusan SMK Dwijendra dan 702 lulusan SMA Dwijendra. Acara samawartana diawali dengan persembahyangan bersama, natab pawintenan, sirawista, dan majaya-jaya. Acara dihadiri segenap pengurus yayasan, pembina dan pengawas. Juga dihadiri kepala sekolah di lingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar beserta dewan guru. Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. I Ketut Wirawan, S.H., M.Hum. saat memberikan dharma wacana menjelaskan upacara samawartana adalah kelanjutan dari upacara sisya upanayana saat semua siswa memasuki hari pertama di perguruan Dwijendra. Semawartana artinya mengakhiri pendidikan sebagai tanda kelulusan. Dengan upacara ini mereka sudah dilepas secara niskala, namun terus melanjutkan masa brahmacari ke jenjang yang lebih tinggi. Dia minta lulusan Dwijendra menyebarkan disiplin dan berkarakter Bali yang baik sebagai ciri khas Dwijendra ke semua orang. Jagalah nama baik almamater, tetapkan eling dengan Catur Guru
SAMAWARTANA - Ketua Yayasan Dwijendra Pusat I Ketut Wirawan saat memimpin upacara Samawartana. agar sukses di masa depan. Di versitas Dwijendra yang langsung acara itu, Ketua Yayasan I Ketut dibawakan Rektor Undwi Dr. Ir. I Wirawan juga menyampaikan kabar Gede Sedana. Dia mengajak lulugembira bahwa tahun ini yayasan san SMA dan SMK Dwijendra unakan meningkatkan kesejahteraan tuk melanjutkan studi di program guru dan karyawan Dwijendra. studi di Universitas Dwijendra. Hal ini dilakukan mengingat beban Lulusan SMA dan SMK Dwijenkerjanya makin padat, agar mereka dra selain diberikan keringanan merasa senang dan nyaman bekerja 50 persen untuk semua prodi, harus diimbangi dengan kenaikan juga disiapkan bebas SPP jika kesejahteraan. memilih Prodi Pendidikan Bahasa ‘’Anggarannya sudah diteken dan Sastra Daerah Bali. Program pengurus yayasan,’’ tegasnya. pendidikan gratis sampai tamat ini Di sisi lain, Ketut Wirawan me- didukung Yayasan Dwijendra guna nekankan yayasan akan terus mendukung program Gubernur melengkapi fasilitas dan sarana Bali Wayan Koster Nangun Sat serta prasarana sekolah. Untuk Kerthi Loka Bali. itu, dia mengajak masyarakat Kepala SMA Dwijendra Drs. I Bali mempercayakan pendidikan Made Oka Antara, M.Hum. beranak-anak ke sekolah Dwijendra terima kasih kepada yayasan. Denpasar. Saat ini telah dibuka Selain peduli dengan kenaikan gaji pendaftaran untuk calon siswa guru juga mulai tahun ini yayasan baru Play Group, TK, SD, SMP, berani menurunkan uang gedung SMA, SMK dan PT (Undwi). dan biaya pendidikan lainnya di Dia juga berterima kasih ke- Dwijendra. Saat ini tercatat 208 pada masyarakat semakin percaya siswa baru sudah mendaftar di SMA dengan sekolah di Dwijendra. Saat Dwijendra dan 115 siswa di SMP itu juga dilakukan sosialisasi Uni- Dwijendra. (ad719)
Taruna SMK Penerbangan Cakra Nusantara Raih Nilai Sempurna UNBK Bahasa Indonesia
HOSEA Imanuel Ignatius Sihombing, taruna jurusan Electrical Avionic yang akrab dipanggil Hosea, meraih nilai sempurna yakni 100 pada UNBK dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Sungguh peningkatan prestasi yang luar biasa yang diraih SMK Penerbangan Cakra Nusantara ini. Di tahun kedua meluluskan taruna-taruninya, sekolah ini kembali masuk ke dalam sepuluh besar nilai UNBK SMK terbaik di Provinsi Bali. SMK Penerbangan Cakra Nusantara meraih peringkat ke-4 UNBK se-Provinsi Bali dengan nilai rata-rata 248,46. Hal ini membuktikan prestasi taruna-taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara tak hanya terampil di praktik, juga memiliki teori yang kuat. Nilai UNBK tertinggi diraih taruni yakni Ni Putu Abhigita dengan nilai rata-rata UNBK 327,0. Kemudian di peringkat kedua yakni taruni Ni Kadek Swandewi dengan nilai rata-rata UNBK 323,5 dan di peringkat ketiga yakni taruni Putu Ayu Ganetri Brahmacahyani dengan nilai rata-rata UNBK 321,0. Kepala SMK Penerbangan Cakra Nusantara Indra Gita Saragih, S.Pd. menyatakan dengan perolehan prestasi saat ini, pihaknya percaya bahwa taruna-taruni mampu bersaing di dunia kerja dunia industri (dudi). Selain prestasi akademik yang sangat baik, tarunataruni juga memiliki nilai yang sangat baik di seluruh tempat PKL dan magang selama mereka mengikuti on the job training. Sekolah di SMK Penerbangan Cakra Nusantara dapat pengalaman magang, kerja, PKL, PPL. Dunia penerbangan identik dengan dunia internasional, sehingga taruna-taruni juga mendapat pelatihan berbahasa Inggris secara baik dengan mengadakan Program Build Better Communication (BBC). Sebagai implementasi dari hal tersebut, semua tarunataruni mendapatkan beasiswa BBC, di mana program Bahasa Inggris ini adalah wajib diikuti sejak kelas satu/X (semester I). Ketika pertama kali melaksanakan program pengalaman lapangan selama dua bulan di Pangkalan Udara Husein Sastranegara Bandung, kemudian di kelas dua/XII (semester III) dilakukan sinkronisasi dan percepatan serta penguatan dengan lembaga mitra di
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Kampung Inggris Pare. Diikuti selama dua bulan, dalam satu hari sekitar 6 sesi dan semua taruna-taruni tinggal di Kampung Inggris Pare Kediri. Bagi kelas tiga/XII juga dilaksanakan selama enam bulan dengan dititikberatkan pada materi pidato, debat, presentasi, wawancara kerja dan bahasa Inggris bisnis, diakhiri dengan uji komprehensif dan uji kompetensi serta sertifikasi, sehingga masing-masing taruna-taruni mendapatkan sertifikat Disnaker, Disdikpora, Basic English Bandung, Kompetensi LSK-BIG dan dua sertifikat kecakapan dari mitra di Kampung Pare, sehingga dengan sekitar tujuh sertifikat itu diharapkan tren dan kualifikasi kompetensi bicara dan bahasa Inggris yang di atas standar dan sesuai kebutuhan global. Ingin mudah berprestasi? Sekolahnya di sini, kami bisa, kamu juga pasti bisa. Dibuka empat jurusan yang concern di bidang penerbangan, di antaranya Airframe and Powerplant, Electrical Avionics, Teknik Transmisi dan Telekomunikasi (Penerbangan) dan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (Bandara). Mau tahu info lebih lanjut? Datang langsung ke Jalan Drupadi No. 25, Denpasar (Kampus 1) dan Jalan Tukad Pakerisan No. 25, Panjer (Kampus 3), dengan nomor pendaftaran 0361-4742600 dan juga dapat dilakukan via SMS ke No. 081237098090 dengan ketik: daftar (spasi) nama lengkap (spasi) asal sekolah (spasi) kabupaten asal siswa (spasi) jenis kelamin (spasi) nomor WA/HP ataupun dengan pendaftaran online via website di www. smkpenerbangan.sch.id. (ad715)
info seremoniAL
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
Undiknas Wisuda 227 S-1 dan S-2
5
SMP PGRI 9 Denpasar Lepas 222 Siswa Kelas IX
’’Launching’’ Program Profesi Insinyur, Sukses Terapkan ’’Sekolahku Rumahku’’ Terima 6 Kelas Siswa Baru Segera Buka ’’Long Distance Class’’ UNDIKNAS University terus mencetak human capital berkualitas bagi Bali. Rektor Undiknas Dr. I Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M., Sabtu (18/5) mewisuda 227 sarjana S-1 dan S-2 di Westin Hotel Nusa Dua, Bali. Acara wisuda ini pertama kali bagi Rektor Nyoman Sri Subawa sejak dilantik menjadi Rektor Undiknas. Dari jumlah itu 79 orang dari Prodi Manajemen, Prodi Akuntansi (58), Ilmu Hukum (22), Ilmu Komunikasi (13), Administrasi Negara (1), Teknik Sipil (4). Sebanyak 19 orang dari Magister Manajemen, Magister Ilmu Hukum (5) dan Magister Administrasi Publik (27). Acara wisuda ke-82 kemarin juga dihadiri Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. serta Ketua Perdiknas Denpasar Dr. A.A. Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda, S.Sos., M.Si. Saat itu juga dilaunching program Profesi Insinyur serta penandatanganan MoU antara Undiknas University dengan Pemerintah Kabupaten Karangsem, MoU dengan Korean Institute for Education Culture Republic of Indonesia, serta MoU dengan instansi Asia Exchange. Rektor Nyoman Sri Subawa menekankan perguruan tinggi dituntut untuk berinovasi mengintegrasikan teknologi seperti artificial intelligence, big data, 3D Printing, dan robotic dalam dunia pembelajaran. Hal ini juga mewajibkan perguruan tinggi untuk melakukan perubahan dalam metode pengajaran guna menghasilkan lulusan berkualitas dan berdaya saing global. Untuk itu Undiknas terus meningkatkan SDM dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswanya. Menyandang predikat To be Smart
WISUDA - Rektor Undiknas Dr. I Nyoman Sri Subawa saat mewisuda 227 sarjana S-1 dan S-2. Campus for Millennial Generation, katanya, menjadi tantangan tersendiri bagi Undiknas. Memasuki Pendidikan 4.0 atau 21st cyber-based learning, Undiknas sudah mulai menerapkan sistem pembelajaran berbasiskan TI. Digitalisasi pada sistem pembelajaran dengan pengaplikasian elektronik Learning Management System (LMS) seperti google classroom, schoology, dan LMS lainnya. Ke depan, kata Sri Subawa, Undiknas akan membuka long distance class dengan pengaplikasian video conference. Dengan demikian, dosen dan mahasiswa dapat melakukan kolaborasi online yang efisien dalam berdiskusi. Pemberitahuan tugas, penyebaran materi perkuliahan, serta mahasiswa dapat secara langsung memberikan umpan balik terhadap tugas-tugas dan berdiskusi terkait permasalahan perkuliahan dengan dosen secara langsung meskipun tidak berada dalam kelas atau ruang yang sama. Hal ini senada dengan perubahan yang terjadi pada generasi milenial, segala sesuatunya serba
instan, digital dan interaktif di mana pun berada. Suatu respons nyata dari eksistensi Undiknas di tingkat ASEAN telah diwujudkan dengan dibukanya Program Studi Program Profesi Insinyur (PS PPI). Undiknas sudah mengantongi izin Menristekdikti Nomor : 282/KPT/I/2019 tentang izin pembukaan Program Studi Program Profesi Insinyur (PS PPI). Dengan demikian Undiknas akan menjadi PTS pertama membuka program ini di Wilayah Bali, NTB dan NTT guna menyiapkan SDM Indonesia beradaptasi pada persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang telah berlaku mulai tahun 2016. Ketua Perdiknas Denpasar Dr. A.A. Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda, S.Sos., M.Si. menambahkan, yayasan mendukung 100 persen program rektor dalam penguatan SDM dan sarpras kampus. Termasuk meningkatkan kenaikan kesejahteraan dosen dan karyawan setiap tahun. (ad729)
Lulusan SMK PGRI 3 Denpasar Harus Gerak Cepat Hadapi Persaingan Sekretaris Disdik Bali Kagumi Kekompakan Warga Sekolah
SUDAH menjadi tradisi acara pelepasan siswa kelas XII SMK PGRI 3 Denpasar digelar di hotel. Hal ini link and match dengan SMK PGRI 3 Denpasar yang berbasis pariwisata. Sabtu (18/5) lalu, Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyanan, M.M. melepas 806 siswa kelas XII. Hebatnya, acara juga dihadiri Sekretaris Disdik Bali Drs. Ketut Sudarma. Dia memuji dan mengacungkan jempol atas kekompakan dan prestasi siswa SMK PGRI 3 Denpasar. Kondisi ini yang dia sebut sebagai sekolah sehat dan berkualitas untuk Program Keahlian Akomodasi Perhotelan dan Tata Boga. Dari 806 lulusan yang dilepas, 544 orang dari Akomodasi Perhotelan dan 262 dari Tata Boga. Tampil sebagai lulusan peraih UNBK tertinggi di AP dan Tata Boga masing-masing Dwi Kusuma Wardani, Aditya Wiguna, Candra Diana, Wayan Aditya Januardi, A.A. Ketut Serli dan Gede Budi Setiawan. Saat itu, Madiadnyana didampingi Wakil Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Dr. Nengah Sukama, M.M., Ketua PGRI Kota Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum., Ketua PGRI Bali Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. dan Ketua YPLP Provinsi PGRI Bali Dr. I Made Suada, M.M., M.Si. menyerahkan siswa kepada komite sekolah. Sementara pelepasan siswa kelas XII ditandai dengan pengalungan gordon dan penyerahan sertifikat dari LSP oleh Kasek Nengah Madiadnyana didampingi Koordinator Wakasek Drs. I Wayan Sarjana, M.M., Waka I Made Rejadi, Ni Wayan Suarti, I Made Sugiartana dan I Nengah Karji. Madiadnyana yang juga Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar ini meneka-
PELEPASAN - Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Nengah Madiadnyana saat melepas 806 siswa kelas XII. nkan lulusannya selain berkualitas dan siap kerja, mereka disiapkan menjadi SDM Bali yang siap bergerak cepat menghadapi persaingan di era digital. Pas dengan tema pelepasan kali ini yakni ‘’Menyiapkan generasi milenial berdaya saing tinggi di era revolusi industri 4.0’’. Di era disruption yang serba cepat ini, kata Madiadnyana, lulusan SMK PGRI 3 Denpasar harus bergerak cepat menghadapi persaingan kerja yang makin ketat. ‘’Tak boleh jalan lambat, apalagi diam. Kita akan kalah dan digilas oleh kemajuan zaman,’’ tegasnya. Dia minta lulusan dan outcomes SMK PGRI 3 Denpasar harus tampil unggul, penuh percaya diri dan berkarakter. Jika diam, kita tak akan pernah berharap mendapatkan hasil. Manfaatkan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama tiga tahun di sekolah, kemudian tingkatkan kualitas diri agar bisa menembus pasar global. Tunjukkan disiplin dan kinerja terbaik di lokasi kerja dan tempat
melanjutkan. Bekal kewirausahaan sudah disiapkan sejak bersekolah yang mengedepankan penguasaan kompetensi keahlian. Dia mengingatkan masa depan itu harus direncanakan dari sekarang. Caranya memilih sekolah yang tepat dan berkualitas. Untuk menjamin masa depan gemilang, Madiadnyana mengajak lulusan SMP di Kota Denpasar menetapkan pilihan di SMK PGRI 3 Denpasar di Jalan Drupadi XVII Gang Dewi Tara No. 7 pada PPDB 2019. Sekolah yang meraih ISO 9001-2008 ini sejak lama dipercaya masyarakat sebagai lembaga pendidikan bermutu, berkualitas dan berpengalaman mengelola pendidikan. Gurunya 40 persen berkualifikasi S-2 dengan fasilitas lengkap. Ketua YPLP Provinsi PGRI Bali Dr. I Made Suada mengacungkan jempol SMK PGRI 3 Denpasar menjadi sekolah bersih, berkualitas, berprestasi dan menjadi kebanggaan masyarakat Bali. Outcomes lulusannya juga teruji di dunia kerja. (ad730)
Kembangkan Pendidikan Pariwisata di Tingkat Internasional
Made Sudjana Terpilih Jadi ’’Country Representative’’ APac CHRIE SEKOLAH Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, selain institusinya yang telah berkibar di tingkat internasional, Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata itu juga mengibarkan sayap di tingkat internasional. Ini terbukti dari terpilihnya I Made Sudjana, SE., MM.,CHT., CHA Ketua STPBI menjadi country representative APac CHRIE (Asia Pacific Consul on Hotel, Restaurant and Institutional Education). Ditemui, Sabtu (18/5), I Made Sudjana mengungkapkan bahwa dirinya ingin membawa mahasiswa STPBI tidak hanya berkualitas di tingkat nasional tapi juga internasional. Maka dari itu, ia membangun prestasi di ranah internasional. Sebagai sekolah tinggi pariwisata menurutnya tidak hanya berkiprah di tingkat nasional tapi juga harus di tingkat internasional, mengingat pariwisata menyangkut lintas negara. “Tourism dan hospitality ruang lingkupnya global, jadi mau tidak mau kita harus go internasional. Kita harus bisa melatih dan mendidik mahasiswa agar memiliki wawasan internasional dan bersaing secara global,” tandasnya. Oleh karena itu, ia menggalang kerjasama internasional. Diantaranya, STPBI menjalin kerjasama dengan ITN (International Trainee Network) Amerika. Kerjasama ini sudah terjalin sejak 5 – 6 tahun lalu. Sampai saat ini sudah ada lebih dari 400 mahasiswa yang mengikuti training di Amerika selama setahun. Dengan mengikuti training di luar negeri, mindset mahasiswa sudah terbiasa bekerja keras dan mampu beradaptasi dengan lingkungan internasional. Tidak hanya training di Amerika, STPBI juga menjalin kerjasama di tingkat Asia agar mahasiswa dapat mengikuti training di Jepang, Thailand, Singapura dan Malaysia. Prestasi di tingkat internasional yang terbaru didapat Made Sudjana adalah ia dinobatkan menjadi country representative APac CHRIE. STPBI sendiri telah menjadi member APac CHRIE sejak 2015. STPBI menjadi satu – satunya institusi pariwisata di Indonesia yang menjadi member, sehingga dapat dikatakan STPBI selangkah lebih maju dari institusi perguruan tinggi yang lain. Dengan menjadi memberi APac CHRIE, untuk menjalin kerjasama dan bersinergi dengan industri serta perguruan tinggi di luar negeri akan semakin mudah. Mengingat member APac CHRIE jumlahnya mencapai ratusan insti-
BUKU - Made Sudjana memegang buku ‘’55 Wonderful People for Wonderful Tourism’’ yang dikeluarkan STP Bandung. tusi dari puluhan negara di Asia Pasifik. “Dengan menjadi member APac CHRIE kita akan memiliki network dari member APac CHRIE itu sendiri,” ungkapnya. Setiap tahun APac CHRIE mengadakan konferensi. Di dalam konferensi, para professor dan ahli di bidang pariwisata akan membahas perkembangan – perkembangan terbaru pariwisata dan industri pariwisata. Tahun ini konferensi dilaksanakan di Hongkong dan STPBI telah mempersiapkan mahasiswa dan dosennya untuk mengikuti konferensi tersebut. STPBI juga menjalin kerjasama dengan AHLEI (American Hotel and Lodging Educational Institutional). Asosiasi ini bergerak di bidang hospitality untuk menyelenggarakan sertifikasi internasional yang ditujukan pada para karyawan hotel mulai dari GM, Department Head, dan Supervisor. Made Sudjana juga masuk dalam 55 tokoh pariwisata yang terangkum dalam buku “55 Wonderful People for Wonderful Tourism”. Buku yang direlease oleh STP Bandung (Sekolah Tinggi Pariwisata pertama di dunia) saat ulang tahunnya ke-52 itu memuat beberapa tokoh pariwisata dunia yang berpengaruh. Diantaranya ada founder APac CHRIE, Heinz Burki (founder International Management Institure di Switzerland), dan tokoh – tokoh besar lainnya.Beberapa prestasi yang diraih Made Sudjana bersama lembaganya STPBI, mampu membawa pendidikan pariwisata Bali ke tingkat internasional. (ad728)
KEPALA SMP PGRI 9 Denpasar Drs. A.A. Ketut Sumitra, M.M., M.Si., Sabtu (18/5), melepas 222 siswa kelas IX. Acara pelepasan dilakukan di kawasan Kebun Raya Bedugul juga dihadiri pengurus Ikatan Alumni SMP PGRI 9 Denpasar. Saat itu juga diisi dengan pentas seni yang dikoordinir Ketua OSIS I Kadek Wirya Adi Saputra. Di antaranya tari Bali, lagu pop Bali dan nasional dan babondresan. Acara pelepasan diawali dengan persembahyangan bersama di Pura Ulundanu Beratan dan Pura Teratai Bang di Bedugul dipimpin langsung Kasek A.A. Ketut Sumitra yang juga pangelingsir Puri Padangluwih, Dalung (duwe Puri Mengwi). Saat itu, Gung Aji Sumitra didampingi Wakasek I Gusti Ngurah Pada Parnawa, S.Pd., A.A. Istri Hendriyani, M.Pd.,I Gusti Ngurah Made Sudarmana, S.Pd. dan I Made Dana, S.Pd. melepas burung ke alam. Filosofinya selain melestarikan habitat burung juga penting untuk memberikan kebebasan bagi siswanya merencanakan menentukan masa depan. Dia mengungkapkan hampir 70 persen lulusannya setiap tahun diterima di SMA dan SMK negeri. Sisanya di sekolah milik YPLP Kota PGRI Denpasar. Buktinya banyak alumninya yang menggeluti profesi dokter, apoteker dan tenik sipil. Ini menunjukkan sekolah yang dipimpinnya menghasilkan generasi yang hebat. Untuk itu, dia mengajak lulusannya tetap eling dengan kawitan almamater SMP PGRI 9 Denpasar dan eling dengan catur guru. Yang paling menonjol di sekolah ini adalah membentuk karakter siswa. Mereka
LEPAS BURUNG - Kepala SMP PGRI 9 Denpasar Drs. A.A. Ketut Sumitra, M.M., M.Si. melepas burung di Bedugul pada pelepasan siswa kelas IX. sudah akrab dengan 5–S yakni salam, sapa, sopan, santun dan senyum kepada siapa saja. Ini juga berkat A.A. Sumitra sukses menerapkan program ‘’Sekolahku, Rumahku’’. Artinya, mereka dididik menjadi SDM yang cerdas secara intelektual, juga cerdas secara sosial, spiritual dan emosional. Dia berjanji terus melengkapi sarana sekolah guna memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Untuk itu, dia meminta lulusannya terus melanjutkan studi guna mendukung Denpasar dan Bali menuju Wajar 12 Tahun. Soal sarpras, tahun ini sekolah akan membangun dua ruang kelas baru dan satu lag lab komputer sebagai tempat latihan soal online bagi siswanya menuju UNBK. A.A. Ketut Sumitra yang juga Wakil Ketua YPLP Provinsi Bali ini menekankan sekolah adalah tempat belajar menyenangkan. Makanya dia wajib membina hubungan baik dengan orangtua siswa dengan PBM berbasiskan penuh kasih sayang. Soal prestasi, belum lama
ini siswanya meraih juara I lomba nyarat aksara Bali se-Provinsi Bali. Lomba diadakan di Disbud Bali. Untuk itu, Agung Aji Sumitra mengajak masyarakat yang ingin anaknya tampil cerdas, penuh disiplin dan berkarakter baik untuk memilih SMP PGRI 9 Denpasar. Sekolah ini terletak di Jalan Gatot Subroto VI.J No.15 di depan kantor Dinas PU Kota Denpasar di kawasan Lumintang, Denpasar. Pada tahun ajaran ini SMP PGRI 9 Denpasar sekolah swasta favorit ini akan menerima enam kelas siswa baru, gratis biaya pendaftaran. Sekolah ini dibina 95 persen guru SMPN 10 Denpasar. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Nengah Madiandnyana salut dengan sekolah milik YPLP PGRI Denpasar ini. SMP PGRI 9 Denpasar membuktikan sekolah PGRI tak kalah prestasinya dengan sekolah negeri. Dengan prestasi ini dia yakin masyarakat akan banyak memilih SMP PGRI 9 Denpasar pada PPDB tahun ini. (k250)
SMA PGRI 4 Denpasar Lepas 140 Siswa Kelas XII
Mulai Terima Siswa Baru, Warga Sumerta Diberi Keringanan Khusus
SMA PGRI 4 Denpasar semakin mandiri dan terus mengalami kemajuan. Jumlah siswa barunya terus mengalami peningkatan karena sekolah swasta favorit di Jalan Kenyeri Gang II/27 ini dikenal seken-seken menerapkan disiplin dan mencetak siswa berprestasi. Bertepatan dengan Purnama Sadha, Sabtu (18/5), Kepala SMA PGRI 4 Denpasar Drs. Ngakan Nyoman Karta melepas 140 siswa kelas XII. Mereka dinyatakan lulus 100 persen mempertimbangkan nilai USBN, UNBK serta memiliki kepribadian yang baik. Acara pelepasan dilakukan secara sederhana di halaman sekolah diawali dengan persembahyangan bersama. Saat itu, Kasek Ngakan Karta bersama Wakasek Drs. I Made Nita dan Drs. I Ketut Sinardana juga menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik, masing-masing di IPA Gusti Aryadi Pramudya Putra, I Kadek Cahyadi Budi, dan Komang Apnita Marlina. Di IPS diraih I Kadek Putra Pratama, A.A. Gde Ananta Diva, dan Atikhatul Istikhomah. Ngakan Nyoman Karta mengungkapkan, SMA PGRI 4 Denpasar sudah membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019-2020. Hingga Sabtu sekitar 100 orang lebih sudah menitipkan nama. Tahun ini akan menerima lima kelas disesuaikan dengan jumlah ruangan dan rasio guru. Jumlah guru dan pegawai sebanyak 41 orang. Sekolah ini kini memiliki 12 ruang belajar, lab komputer, perpustakaan, lab IPA dan CCTV, dan wifi semuanya gratis. Untuk kenyamanan belajar sekolah ini juga dilengkapi bale bengong
BERPRESTASI - Kepala SMA PGRI 4 Denpasar Ngakan Karta didampingi Sinardana memberi selamat kepada lulusan berprestasi di acara pelepasan siswa kelas XII. dipakai oleh siswa untuk belajar, membaca dan mengakses internet. Sekolah ini memiliki 12 ekstra unggulan. Menariknya, semua siswa masuk pagi. Bagi warga Sumerta dan lulusan SMP PGRI diberikan diskon 40 persen uang gedung dan bebas biaya pendaftaran bagi lulusan PGRI. Bagi lulusan SMP non-PGRI diberi keringanan khusus 35 persen uang gedung. Ini berkat dukungan yayasan YPLP Kota PGRI Denpasar dan peran masyarakat yang diterima dengan baik oleh Sumerta, Peguyangan dan Kesiman. Soal prestasi siswa sekolah ini sangat luar biasa. Atlet karatenya, Bajuri Jumadi Blegur, mewakili Bali di ajang nasional Kerjurnas Inkanas di Padang. Di ajang Piala Gubernur Cup 2018 Bajuri meraih perak di kelas -76 putra. Di Wali Kota Cup, Bajuri juga meraih perak di kelas yang sama. Tahun ini siswa Alor, NTT ini akan berjuang mempersembahkan emas di SMA PGRI 4 Denpasar. Di jurnalistik SMA PGRI 4 Den-
pasar (SMGRIPA) meraih juara I pelatihan jurnalistik di Bali Post Goes to School 2018. Sementara atlet taekwondo, SMGRIPA memiliki atlet tangguh bernama Moh. Mashiruddin meraih juara I di Denpasar Open. Anak asuh Yan Daulaka ini juga meraih juara I Wali Kota Cup. Di akademis, tim Olimpiade Kimia SMAGRIPA sukses sampai menembus final di Undiksha. Kedua, sejumlah siswanya juga diterima di PTN favorit lewat jalur undangan SBMPTN. Kepada lulusannya, Ngakan Karta mengharapkan menerapkan ilmu di masyarakat, jangan menjadi pengangguran dan tunjukkan prestasi di dunia kerja dan studi lanjut. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M. mengacungkan jempol atas keberanian Kasek Ngakan Karta membuat sekolah ini mandiri. Kedua, dia memuji manajemen sekolah yang profesional didukung SDM guru serta terus membangun sarana dan prasarana. (ad718)
Sambut Dies Natalis Ke-40 dan Lustrum Ke-8
UNR Denpasar Gelar Jalan Santai, Bazar dan Musik DALAM rangka menyambut Dies Natalis ke-40 dan Lustrum ke-8 pada 23 Mei mendatang, Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar di bawah naungan Yayasan Jagathita melaksanakan kegiatan gerak jalan santai, bazar dan musik, Minggu (19/5) kemarin. Kegiatan yang dipusatkan di halaman kampus ini melibatkan seluruh civitas akademika UNR Denpasar. Rute gerak jalan santai mengambil start dari kampus UNR dan finis kembali ke Kampus UNR yang jarak tempuhnya kurang lebih 6 km. Selain gerak jalan santai juga dilaksanakan senam bersama dan pengundian door prize. Seluruh kegiatan dilaksanakan dari pukul 07.00 Wita dan berakhir pukul 13.00 Wita. Ketua Yayasan Jagadhita Dr. A.A. Gede Raka mengatakan kegiatan gerak jalan santai merupakan serangkain menyambut Dies Natalis ke-40 dan Lustrum ke-8 UNR Denpasar. Di mana sebelumnya juga telah dilaksanakan berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik. Salah satunya melaksanakan kegiatan seminar akademik dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan masingmasing fakultas. Bahkan, pada 18 Mei 2019 lalu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) telah melaksanakan kegiatan pertandingan futsal bertajuk Dekan Cup II dengan melibatkan beberapa fakultas di UNR Denpasar. Selain itu, pada 5 Mei 2019 lalu juga telah dilaksanakan berbagai perlombaan, seperti lomba kuliner khas Bali, lomba majejaitan, dan berbagai lomba kategori anak-anak. Rektor UNR Denpasar Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si. menjelaskan pelaksanaan kegiatan
GERAK JALAN - Ketua Yayasan Jagathita Dr. A.A. Gede Raka bersama Rektor UNR Denpasar Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si. melepas peserta gerak jalan santai serangkaian Dies Natalis ke-40 dan Lustrum ke-8 UNR Denpasar, Minggu (19/5) kemarin. yang sudah dilaksanakan oleh masingmasing fakultas dalam menyambut Dies Natalis ke-40 dan Lustrum ke-8 ini memang kesannya agak begitu sederhana. Namun, di balik pelaksanaan kegiatan tersebut tersirat makna untuk mempererat tali persaudaran di kalangan mahasiswa, dosen dan juga para pegawai di lingkungan UNR Denpasar. Apalagi, dikatakan, ada hal yang lebih penting untuk dilakukan guna pengembangan institusi. Pasalnya, pada tahun 2019 ini UNR Denpasar akan mulai mengembangkan Program Studi (Prodi) Bisnis Digital melalui Fakultas Ekonomi UNR Denpasar. Prodi Bisnis Digital ini dirasakan memiliki keunggulan yang sangat luar biasa yang sudah disesuaikan perkembangan zaman di era revolusi industri 4.0 yang serba digital. Apalagi, UNR Denpasar telah didukung dengan teknologi informasi yang memadai. ‘’Untuk mencapai itu kami sudah meningkatkan kecepatan internet kita yang mula dengan Bandwith 20
Mbpps menjadi bandwith 100 Mbpps. Bahkan kami sudah bekerja sama dengan Google dan kami akan diberikan 10 sampai 15 google stasion,’’ ujar Sura Adi Tanaya, Minggu kemarin. Saat ini, lanjut Sura Adi Tanaya, begitu banyak perubahan yang sudah terjadi di UNR Denpasar, baik dari peningkatan sarana dan prasarana juga peningkatan sumber daya manusia (SDM) para dosen lewat berbagai penelitian yang dilakukan. Bahkan para dosen telah didorong untuk bisa melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi, sehingga bergelar Doktor (S-3). ‘’Saat ini kami memiliki mahasiswa aktif sebanyak 3.600 orang, untuk mahasiswa baru nanti kami targetkan 2.000 orang yang mendaftar, tetapi yang akan kami terima hanya 1.200 orang mahasiswa baru dengan seleksi yang ketat. Karena tidak hanya input yang kami cari, tetapi bagaimana menghasilkan output yang berkualitas dan berdaya saing tinggi dalam dunia kerja,’’ pungkasnya. (ad714)
OPINI
6
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Jangan Terjebak Revolusi Industri 4.0 BANYAK pejabat yang mendengungkan revolusi industri 4.0. Demikian pula pengamat dan akademisi juga selalu menekankan hal tersebut. Seakan-akan industi 4.0 di era global ini menjadi fokus utama. Bahkan akan sangat tertinggal bila tak menerapkannya. Namun, berbeda dengan Presiden Jokowi. Ketika mengunjungi Desa Kutuh, Badung, Jokowi sangat kagum atas keberhasilan desa tersebut. Dulu desa ini tergolong miskin, sekarang sudah sangat maju. Hal ini dikarenakan inovasi para tokohnya untuk menggerakkan ekonomi berbasis lokal. Jadi mereka tidak jauh-jauh mencari peluang usaha. Juga tidak gembar-gembor tentang industri 4.0. Mereka mengembangkan apa yang menjadi keunggulan desanya. Mereka juga berpikir me-link-kan antara potensi dan kebutuhan pasarnya. Atas pemikiran itu, Presiden Jokowi pun menekankan agar setiap desa tidak perlu terjebak pada revolusi industri 4.0. Sebab, ada segmen yang bisa dimasuki oleh desa atau daerah yang kadang-kadang tidak banyak kompetitornya yang justru bermanfaat bagi desa. Jokowi pun berharap desa di luar Bali terutama di Jawa dan Sumatera bisa mencontoh Desa Kutuh. Mengembangkan daerahnya sesuai potensi yang dimiliki. Pengembangan potensi desa, tentu bukan pertama kali diungkapkan Jokowi. Sudah sangat sering hal tersebut dikemukakan. Ini pertanda kebangkitan ekonomi desa menjadi perhatian Presiden. Salah satunya dengan mengucurkan Dana Desa. Bahkan setiap tahun mengalami peningkatan. Dana ini diharapkan menjadi stimulus dalam membangkitkan ekonomi di desa. Tentu ini sangat cocok dengan program yang sebelumnya digulirkan yakni membangun dari pinggiran. Harapannya tentu jangan sampai masyarakat pinggiran menjadi terpinggirkan. Harapannya juga pengembangan ekonomi desa mampu memberikan kesejahteraan ekonomi sekaligus kemakmuran kepada mayarakat desa. Maka dari itu, pemanfaatan dana desa diarahkan untuk sebesar-besarnya membangun infrastruktur desa, dan percepatan pengelolaan usaha ekonomi desa yang berbasis sumber daya lokal. Untuk menjembatani kepentingan itu, di Bali dikembangkan BUMDes. Bahkan setiap kabupaten/kota memprogramkan setiap desa memiliki BUMDes. Bagus memang. Tetapi jangan lupa di Bali sudah ada KUD ada LPD. Maka diperlukan tupoksi yang jelas ketiga lembaga tersebut. Sebab, pasar yang dituju juga sama yakni warga desa setempat. Harus ada pembagian ‘’tugas’’ di antara ketiga lembaga itu. Jangan sampai mereka saling merebut pasar. Apalagi saling mematikan. Tentu itu tidak diharapkan. Semestinya mereka saling mendukung, saling menghidupkan dan saling membantu. Misalnya, BUMDes bergerak di sektor konsumsi. Jadi mereka memasok kebutuhan untuk warung milik masyarakat. Demikian pula LPD harus memberikan suport permodalan kepada krama untuk menggerakkan ekonominya. Bukan kredit konsumtif seperti yang terjadi selama ini. Sementara KUD fokus melayani petani. Sinergi inilah yang semestinya dilakukan apabila Bali ingin maju. Dengan demikian ketiga lembaga tersebut akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, sehingga motto ‘’dari kita, oleh kita dan untuk kita’’ bisa segera diwujudkan.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Gerakan Bali Bersih Pencanangan gerakan Bali Bersih oleh Gubernur Bali Wayan Koster tampaknya perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah desa. Desa sebagai pemerintahan terbawah dan bersentuhan langsung dengan masyarakat mestinya bisa menjadi gerakan terdepan dalam menjabarkan Bali Bersih. Setidaknya kepala desa atau perbekel bisa mencanangkan gerakan gotong royong Bali Bersih di tiap banjar. Saya yakin Bali Bersih ini jika dijabarkan dengan gerakan terpadu hasilnya akan lebih efektif. Jadi gerakan dengan berbasis banjar di bawah kendali kepala desa akan membuat gerakan ini menjadi budaya. Artinya tak perlu lagi Gubernur harus turun tangan mengedukasi masyarakat untuk menjaga kebersihan Bali. Gubernur sudah menginisiatori gerakan ink dengan mengajak berbagai kalangan. Sekarang tinggal kita menumbuhkan kesadaran menjaga Bali. Gerakan Bali Bersih ini saya yakin bisa menjadi kebiasaan dan tanggung jawab moral jika ke depan jadwal gotong royong dilakukan lebih serinh di tiap banjar. Kepala desa hendaknya menjabarkan gerakan ini. Jika kegiatan ini memerlukan anggaran saya pikir dana desa bisa dialokasikan untuk ini. I Wayan Arsana Gianyat, Bali
Optimis Menatap BUMDes Menuju 4.0 Badan Usaha Milik Desa yang disingkat BUMDes menjadi sangat strategis dalam mewujudkan program Nawa Cita yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Sampai saat ini, perhatian pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla begitu besar terhadap BUMDes, ini berarti ada dorongan optimis menatap BUMDes menuju Four Point Zero (4.0) dan sekaligus mampu menjadi kekuatan perekonomian nasional,maupun siap menghadapi era perdagangan bebas (global) ke depan.
Oleh Bambang Gede Kiswardi
S
atu pendekatan dan kajian baru yang diharapkan mampu mendorong dan menggerakkan roda perekonomian di pedesaan adalah melalui membentuk kelembagaan ekonomi yang dikelola sepenuhnya oleh masyarakat desa. Lembaga ekonomi ini didirikan atas dasar keinginan masyarakat desa yang berawal dari adanya potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang begitu besar, jika dikelola secara optimal dan profesional akan memberikan peluang dan kesempatan untuk meningkatkan perekonomian desa, bentuk kelembagaan ekonomi yang dimaksud adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Badan usaha ini sesungguhnya telah diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang dijabarkan lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa. Dengan tujuan untuk peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD), di samping itu BUMDes diharapkan mampu sebagai pilar dan lokomotif perekonomian di desa yang berfungsi sebagai lembaga sosial dan komersial.
TIDAK terasa, usia orde reformasi kita telah genap dua puluh satu tahun pada Mei ini. Meskipun demikian, masih banyak hal yang harus dilakukan demi meningkatkan kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Sekilas menengok ke belakang, jalan menuju reformasi di negeri ini diawali dengan krisis moneter yang melanda Indonesia dan negara-negara lain di Asia Tenggara sejak Juli 1997. Buntutnya fondasi ekonomi Indonesia tak kuat menahan krisis tersebut yang ditandai dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah yang semula 2.500 per dolar AS bergerak liar hingga menyentuh 16.000 per dolar AS pada saat itu. Iklim bisnis melesu dan pertumbuhan ekonomi Indonesia pun jalan di tempat. Di saat yang sama, muncul pula krisis politik dan krisis kepercayaan terhadap pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto yang dinilai sangat korup dan otoriter. Maka, dipelopori antara lain oleh mahasiswa, aktivis dan kelompok-kelompok pro-demokrasi, gelombang reformasi mulai menggulung negeri ini. Unjuk rasa digelar di pelbagai daerah menggelorakan ketidakpecayaan rakyat terhadap pemerintah, DPR, dan MPR. Puncaknya terjadi tatkala para mahasiswa, aktivis dan kelompok-kelompok pro-demokrasi
Dalam hal ini, BUMDes sebagai lembaga sosial berpihak kepada kepentingan masyarakat melalui kontribusinya dalam penyediaan pelayanan sosial, sedangkan sebagai lembaga komersial bertujuan mencari keuntungan melalui penawaran sumber daya lokal (barang dan jasa) ke pasar. Dengan demikian, desa bisa menjadi episentrum terciptanya pemerataan kesejahteraan, keadilan ekonomi, dan kemakmuran masyarakat desa yang berlandaskan kekeluargaan, tolong-menolong dan gotong royong. Kebangkitan ekonomi desa akhir-akhir ini menjadi perhatian yang sangat strategis, karena adanya alokasi dana desa yang besar dari tahun ke tahun yaitu mulai tahun 2015 sebesar Rp 20,7 triliun untuk 74.093 desa, dan tahun 2016 sebesar Rp 46,9 triliun untuk 74.754 desa, sedangkan tahun 2017 sebesar Rp 60,0 triliun untuk 74.954 desa, dan tahun 2018 sebesar Rp 60,0 triliun untuk 74.954 desa, juga tahun 2019 sebesar Rp 70,0 triliun untuk 74.954 desa. Ini membuktikan pemerintah berkomitmen membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa melalui program Nawa Citanya dengan falsafah Tri Sakti yang menjadi rohnya Pembangunan Nasional Semesta Berencana. Kondisi seperti ini diharapkan mampu
mendorong lebih cepat untuk memperbaiki ketertinggalan ekonomi desa. Pengembangan ekonomi desa harus mampu memberikan kesejahteraan ekonomi sekaligus kemakmuran kepada mayarakat desa. Maka dari itu, pemanfaatan dana desa diarahkan untuk sebesar-besarnya membangun infrastruktur desa, dan percepatan pengelolaan usaha ekonomi desa yang berbasis sumber daya lokal (resources based) melalui BUMDes. Dengan demikian, keberadaan BUMDes di seluruh desa di Indonesia menjadi sangat penting dan strategis dalam memperbaiki dan membangun ketertinggalan ekonomi desa. Adapun solusi untuk mewujudkan optimisme menatap BUMDes menuju four point zero seperti: pertama, membangun dan mempersiapkan pasar-pasar yang mampu menampung dan memasarkan produk barang dan jasa yang dihasilkan oleh BUMDes. Kedua, memberikan tenaga ahli pendampingan bagi BUMDes dalam hal pemahaman dan wawasan entrepreneurship yang berbasis industri kreatif. Ketiga, memberikan kemudahan dan keringanan dalam proses pembiayaan bagi BUMDes dalam mengembangkan dan meningkatkan investasi untuk usaha-usaha yang berorientasi pemenuhan kebutuhan primer, sekunder, dan tersier bagi masyarakat desa. Keempat,
Menjaga Api Reformasi Oleh Djoko Subinarto dari seluruh Indonesia berkumpul dan menduduki gedung MPR/ DPR-RI di Jakarta pada pertengahan Mei 1998. Mereka secara kompak waktu itu menyerukan tuntutan rakyat -- yang kemudian dikenal dengan sebutan Tritura Reformasi -- yakni: (1) turunkan harga sembilan bahan pokok (sembako); (2) hapuskan korupsi, kolusi, dan nepotisme; (3) turunkan Soeharto dari kursi kepresidenan. Menyusul hadirnya era reformasi, banyak pihak di negeri ini mengapungkan optimisme tinggi bahwa nasib negeri ini bakal segera bergerak ke sisi yang lebih cerah dan lebih menjanjikan. Apungan optimisme itu bukan tanpa dasar. Kita harus akui bahwa setelah dua puluh satu tahun kita berada dalam perahu reformasi, masih banyak tumpukan persoalan yang harus kita selesaikan demi membuat kehidupan berbangsa dan bernegara kita menjadi semakin baik. Korupsi, kesenjangan ekonomi, intoleransi, radikalisme dan terorisme, perubahan iklim, kedaulatan energi, ancaman krisis pangan, ledakan penduduk, kelangkaan air serta epidemis penyakit menular hanyalah sejumput persoalan
dari tumpukan persoalan yang negara kita hadapi. Untuk menyelesaikan satu per satu persoalan-persoalan yang ada, para pemimpin negeri ini tentu saja dituntut agar bekerja lebih keras dan lebih sungguh-sungguh, dengan tidak lupa mengedepankan prinsip-prinsip berikut ini. Pertama, keberlanjutan. Pembangunan negeri ini harus bersandar pada aspek keberlanjutan demi terciptanya keseimbangan ekonomi, sosial, politik, budaya maupun lingkungan bagi generasi masa kini dan generasi masa datang. Kedua, responsif. Setiap kebijakan dan layanan publik haruslah responsif terhadap tuntutan dan kebutuhan warga negara dan dilaksanakan dengan efisien serta efektif. Ketiga, keadilan. Segenap warga negara, tanpa memandang gender, suku, warna kulit, tingkat pendidikan, status sosial, afiliasi politik, keyakinan maupun agama, harus memeroleh akses yang sama bagi berbagai kebutuhan dasar seperti kesehatan, pendidikan, pekerjaan, air bersih, sanitasi dan layananlayanan umum lainnya. Keempat, transparansi. Pengelolaan negeri ini harus
menggerakkan ekonomi desa dengan berbasis kreatif, inovatif, gagasan-gagasan, ide-ide, dan e-commerse yang diharapkan mampu meningkatkan dan mengembangkan potensi ekonomi desa menjadi produkproduk yang berkualitas dengan standar global. Berdasarkan solusi tersebut, BUMDes yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif diyakini memiliki pengaruh (dampak) yang signifikan terhadap perekonomian desa pada khususnya dan perekonomian nasional pada umumnya seperti: 1) ekonomi kreatif dapat menurunkan tingkat pengangguran di desa. Semakin meningkat peran ekonomi kreatif dalam suatu perekonomian desa dapat lebih cepat mengurangi tingkat pengangguran di desa tersebut. 2) pertumbuhan ekonomi kreatif memberikan nilai tambah terhadap kontribusi dalam Produk Domestik Bruto (PDB), karena semakin berkembang ekonomi kreatif dapat mendorong pertumbuhan kontribusi terhadap PDB desa maupun PDB nasional. 3) ekonomi kreatif dapat mendorong pertumbuhan ekspor suatu desa, melalui peningkatan kualitas dan kuantitas hasil produk ekonomi kreatif yang diproduksinya. 4) salah satu pengaruh terpenting dari ekonomi kreatif terhadap perekonomian masyarakat desa yaitu memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi masyarakat desa untuk turut mengelola potensi ekonomi desa menjadi produk unggulan yang berorientasi pasar. 5) ekonomi kreatif dapat memberikan motivasi terhadap peningkatan pengembangan sosial dan budaya yang memiliki karakteristik kearifan lokal yang sesuai dengan lingkungan masyarakat desa setempat. 6) hasil peningkatan output
dilakukan secara transparan. Ini untuk menciptakan iklim keterbukaan dan keterpercayaan sekaligus menegakkan profesionalitas, integritas serta sebagai modal untuk membangun kolaborasi yang harmonis dari semua pihak dalam menghadapi berbagai persoalan yang membelit negara ini, baik masa kini dan masa yang akan datang. Kelima, partisipasi publik. Partisipasi publik secara aktif -- termasuk partisipasi dari kelompok-kelompok yang termarginalisasi -- dalam proses pembuatan keputusan dapat berkontribusi bagi tercapainya kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Keenam, keamanan. Faktor keamanan, baik lahir maupun batin, harus benar-benar dijamin sehingga hak-hak dasar seperti hak hidup, kepemilikan, dan kebebasan dapat dirasakan oleh semua warga negara, tanpa terkecuali. Untuk itu, pemerintah negeri ini mesti berusaha keras untuk menghindari dan mengatasi terjadinya aneka konflik maupun bencana, sekecil apa pun. Apabila prinsip-prinsip di atas dapat dijalankan sebaik-baiknya oleh para pemimpin kita, insya Allah aneka persoalan yang membelit republik ini dapat lebih mudah teratasi.
yang dihasilkan oleh ekonomi kreatif dapat memberikan peningkatan kualitas hidup bagi masyarakat desa. 7) inti dari ekonomi kreatif adalah berbasiskan kepada kemampuan masyarakat untuk memberikan nilai tambah terhadap produk yang dihasilkan, hal ini memberikan kesempatan lebih luas terhadap kaum melinial yang memiliki ide-ide kreatif untuk dapat dikembangkan. Dengan demikian dapat meningkatkan kesempatan bekerja dari kaum melinial. 8) ekonomi kreatif sangat dipengaruhi oleh sosial ekonomi masyarakat itu sendiri, adat dan budayanya, sehingga mampu menggerakkan seluruh elemen masyarakat desa menjadi instrumen ekonomi kreatif. Berdasarkan analisis dan kajian mengenai optimis menatap BUMDes menuju four point zero, dikarenakan peran BUMDes yang berbasiskan ekonomi kreatif akan menjadi lokomotif atau sumber pertumbuhan perekonomian desa. Kontribusi sektor ekonomi kreatif akan berpengaruh besar terhadap peningkatan produk domistik bruto (PDB), peningkatan ekspor, membuka kesempatan berusaha, mengurangi kemiskinan, penyerapan tenaga kerja, meningkatkan pendapatan asli desa (PAD), dan mengurangi ketimpangan ekonomi. Dengan demikian, seluruh perangkat BUMDes harus mampu menggerakkan potensi ekonomi desa dan potensi sumber daya manusia di desa menjadi kekuatan gerakan ekonomi kreatif yang berbasiskan teknologi e-commerse.
POJOK Presiden Jokowi akan bantu penjernih air di Tukad Badung. - Jaga alam Indonesia dari Bali. *** Koster sampaikan program strategis pada Presiden Jokowi. - Strategi jaga NKRI dari Bali. *** Pasar Badung segera dihibahkan kepada PD Kota Denpasar. - Untuk kesejahteraan rakyat Bali.
Penulis adalah kolumnis dan bloger
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
Masyarakat Diajak Perangi Sampah Plastik Tabanan (Bali Post) Dalam rangka menciptakan lingkungan yang indah, bersih dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup secara mandiri, Pemkab Tabanan kembali menggelar kegiatan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik, Minggu (19/5) kemarin. Kegiatan yang melibatkan pelajar SD dan SMP ini diharapkan dapat mengubah dan menumbuhkan sikap mental dan perilaku peduli lingkungan hidup. Kegiatan ini digelar serentak di sepuluh kecamatan di Tabanan. Hal ini menjadi motivasi utama dalam pengelolaan sampah plastik, yang dilaksanakan melalui pengembangan kerja sama dengan lembaga-lembaga peduli lingkungan. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan A.A. Dalem Tresna Ngurah menjelaskan, pengelolaan sampah plastik perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir. ‘’Agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan aman bagi lingkungan,’’ ucapnya saat membuka kegiatan di kantor Camat Baturiti. Ditegaskannya, persoalan sampah plastik khususnya di Tabanan harus mendapatkan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat. Sebab, setiap harinya timbunan sampah plastik yang dibuang di TPA Mandung semakin meningkat. Di sisi lain, masih adanya sampah plastik yang masih dibuang tidak pada tempatnya, menimbulkan citra yang kumuh dan tidak menarik untuk dilihat. Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat agar bersama-sama dengan pemerintah selalu bersinergi dan bahu-membahu menangani sampah. ‘’Kegiatan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik ini harus dilakukan dan diterapkan secara berkesinambungan. Selain itu juga seluruh stakeholder dapat berpartisipasi aktif untuk mengatasi timbulan sampah plastik melalui program Taktik atau Tabanan Anti Kantong Plastik,’’ tambahnya. (kmb24)
Meningkat, Serapan Beras Merah Tabanan di Toko Berjaringan
Tabanan (Bali Post) -
Sejak dipasarkan April lalu di toko berjaringan, permintaan beras merah Perusahaan Daerah Dharma Santhika (PDDS) Tabanan dengan merek Pertiwi Bali terus bertambah. Jika awalnya dipesan 173 boks isi 1.038 pcs ukuran 1 kg, kini pihak toko berjaringan melakukan repeat order atau pemesanan kembali mencapai 60 boks. Dalam 1 boks berisi 6 pcs ukuran 1 kg. Direktur PDDS Tabanan Gede Putu Sugi Darmawan belum lama ini mengatakan, penambahan permintaan ini seiring dengan dikantonginya sertifikat izin Pangan Segar Asal Tanaman (PSAT) dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk produk beras merek Pertiwi Bali yang dipasarkan PDDS baik
Bali Post/san
BALI RESIK - Kegiatan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang digelar di Tabanan, Minggu (19/5) kemarin.
Petani Tewas Tenggelam di Sungai Yeh Sibuh
Tabanan (Bali Post) Naas menimpa petani asal Banjar Dinas Delod Ceking Desa Belatungan Kecamatan Pupuan, I Dewa Made Giri Adnyana (50). Niatnya hendak menyegarkan diri dengan mandi ke sungai usai memetik kopi, Giri justru tewas tenggelam, Sabtu (18/5) sore. Dari informasi yang dihimpun, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 Wita ini bermula saat korban yang mengajak rekannya, I Nyoman Urip Naya (35), mandi di Sungai Yeh Sibuh usai memetik kopi. Sungai ini diketahui memiliki kedalaman hingga 2 meter. Di lokasi kejadian yaitu Sungai Yeh Sibuh, korban sempat berenang. Diperkirakan saat itu korban kelelahan sehingga kehilangan tenaga. Korban sempat meminta tolong kepada Nyoman Urip, namun apa daya meski sudah berusaha menolong, korban tidak bisa diselamatkan. Warga Banjar Yeh Sibu, I Dewa Puti Juli Artawan (21), yang saat itu berada di lokasi kejadian lantas menghubungi masyarakat untuk meminta bantuan. Warga kemudian berdatangan ke lokasi dan melakukan pencarian. Setelah ditemukan ternyata korban sudah meninggal. Dari keterangan petugas medis Puskesmas Pupuan I, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Korban diperkirakan meninggal karena kehabisan napas dan tenggelam. Kapolsek Pupuan AKP Ida Bagus Mahendra ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban tewas tenggelam di sungai dengan kedalaman 2 meter tersebut. Atas kejadian itu, pihak keluarga menerima dengan ikhlas dan menganggap hal itu sebagai musibah. Sesuai rencana, jenazah Made Giri dikubur di Setra Banjar Dinas Delod Ceking Desa Belatungan pada Minggu (19/5) kemarin. (kmb24)
Bali Post/san
BERAS - Varian beras asal Tabanan dengan merek Pertiwi Bali kini sudah masuk toko berjaringan.
itu beras merah, hitam dan beras wangi Mentik Susu. Sertifikat PSAT merupakan standar produk pertanian diterima di toko berjaringan atau toko modern. Sejak memiliki PSAT dan ditawarkan di toko berjaringan, transaksi untuk beras merah Tabanan direspons positif oleh pasar. ‘’Dari ra-
gam varian beras yang dijual PDDS dengan merek Pertiwi Bali, penjualannya yang menonjol di toko berjaringan adalah jenis beras merah. Sebab, belum sampai satu bulan, toko berjaringan sudah melakukan repeat order atau pemesanan kembali mencapai 60 boks. Sementara untuk varian lainnya yaitu
beras hitam dan beras wangi Mentik Susu penjualan juga cukup bagus, namun saat ini belum ada repeat order. Sebelumnya masing-masing varian beras Pertiwi Bali diserap mencapai 1 ton per sekali pemesanan untuk 217 toko Alfamart yang ada di Bali,’’ katanya. Sugi menambahkan, untuk memenuhi stok varian beras Pertiwi Bali, untuk beras wangi Mentik Susu diambil dari Subak Timbul atau BUMDes Gadung Sari, Kecamatan Selemadeg Timur. Beras merah Cendana dipasok
dari BUMDes Babahan dan BUMDes Mengesta, Penebel, sementara beras hitam dari BUMDes Tajen dan Jatiluwih, Kecamatan Penebel. Dengan adanya tambahan permintaan beras merah oleh toko berjaringan, tentu akan ada peningkatan permintaan beras merah di tingkat BUMDes yang menjadi pemasok. Saat ini serapan beras merah di tingkat BUMDes oleh PDDS mencapai 2 hingga 3 ton per bulan dalam bentuk curah dari yang sebelumnya hanya 1 ton per bulan. (kmb24)
Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Bali di Desa Perean Kembangkan Desa Wisata Berbasis Budaya dan Lingkungan
SALAH satu tugas dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat. Untuk memenuhi tugas ini, Politeknik Negeri Bali tahun ini menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Perean Kecamatan Baturiti. Pada kegiatan ini, Politeknik Negeri Bali mendorong Desa Perean untuk menjadi desa wisata. Kegiatan yang bertemakan ‘’Pemetaan dan penggalian potensi desa berbasis budaya dan lingkungan’’ di Desa Perean ini berlangsung Sabtu (18/5) lalu dengan dihadiri tokoh masyarakat dan warga desa. Ketua Pengabdian kepada Masyarakat Desa Perean I Wayan Dana Ardika, S.S., M.Pd. mengatakan, Desa Perean sebenarnya memiliki potensi untuk dikembangkan mejadi desa wisata berbasis budaya dan lingkungan. Potensi yang dimiliki antara lain adanya 11 pemandian dan patirtan kuno, Puri Perean dan pura yang masuk dalam cagar budaya nasional yaitu Pura Yeh Gangga. ‘’Selama ini potensi yang ada hanya dinikmati oleh warga lokal dan belum dikembangkan menjadi tujuan wisata,’’ ujarnya. Dari penelitian yang di-
PENGABDIAN - Suasana kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digelar Politeknik Negeri Bali di Desa Perean, Baturiti, Sabtu (18/5). lakukan, Desa Perean memiliki potensi untuk dikunjungi wisatawan. Desa ini termasuk jalur yang dilalui para wisatawan yang hendak menuju DTW Ulun Danu Beratan. Menurut Dana, ada sebanyak 2.500-5.000 wisatawan setiap harinya melalui Desa Perean menuju DTW Ulun Danu Beratan. Belum lagi jika wisatawan yang hendak menuju Jatiluwih melalui aplikasi Google Map, maka Desa Perean menjadi salah satu
jalan yang direkomendasikan. ‘’Karenanya diharapkan lewat kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat mendorong Desa Perean untuk membentuk desa wisata yang menawarkan destinasi wisata baru di Tabanan,’’ ujar Dana. Salah satu pembicara dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Perean, Ir. Putu Dana Pariawan, M.Sc., MIHT. mengatakan ada empat pilar dalam pengembangan kepari-
wisataan yaitu destinasi, industri, pola pemasaran dan pembentukan kelembagaan. Di Desa Perean, yang menjadi fokus awal adalah destinasinya. Dalam destinasi ini ada enam komponen penting yaitu pewilayahan destinasi pariwisata daerah, pembangunan daya tarik wisata, pembangunan aksebilitas, pembangunan sarana-prasarana umum dan sarana-prasarana pariwisata, pemberdayaan masyarakat
dan pengembangan investasi bidang pariwisata. ‘’Kita fokus dulu ke destinasinya sambil memikirkan kelembagaan nanti seperti apa. Jadi destinasi dulu dilihat, dikembangkan dan diolah baru kemudian kelembagaan mulai dirancang,’’ ujarnya. Nantinya, pengembangan wisata di Desa Perean tidak hanya berhenti di kegiatan pemaparan konsep umum, tetapi Politeknik Negeri Bali siap memberikan pelatihanpelatihan dan pembinaan jika memang diperlukan. Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Bali I Putu Mertha Astawa, S.E., M.M. menambahkan, kegiatan pengabdian masyatakat PNB dalam bentuk pengembangan desa wisata tidak hanya dilakukan di Desa Perean, tetapi juga di beberapa desa di Tabanan seperti Desa Belimbing dan Desa Sanda. Untuk desa wisata yang sudah dikembangkan, dampak yang terlihat adalah peningkatan di sektor ekonomi yang sesuai dengan tujuan pembentukan desa wisata yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ad722)
8
BULELENG
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
Tanah Eks HGB Diusulkan Jadi Kawasan Hutan Singaraja (Bali Post) – Menyusul terbengkalainya areal tanah eks Hak Guna Bangunan (HGB) di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Pemkab Buleleng mengusulkan agar tanah tersebut dijadikan kawasan hutan. Karena tanah tersebut merupakan daerah resapan air kawasan Danau Buyan. Penegasan itu diungkapkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) di sela-sela menghadiri Gerakan Bali Resik, Minggu (19/5) kemarin di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada. Gerakan kebersihan lingkungan ini melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), Polri, TNI, kelompok masyarakat dan pelajar. Bupati mengatakan, tanah tersebut sebelumnya dikelola PT Sari Buana Handara melalui izin HGB dari pemerintah. Meskipun mendapatkan HGB sejak tahun 1990-an, namun tanah seluas 67,35 hetar tersebut tidak dikelola sesuai perencanaan. Bahkan, tanah itu justru dibiarkan terbengkalai sampai saat ini. Menyusul pelanggaran yang dilakukan pemegang izin HGB, pemerintah menolak permohonan perpanjangan HGB itu. ‘’Waktu perusahaan mengelola tanah itu sudah lewat dan dinyatakan wanprestasi, sehingga perpanjangan izin HGB-nya ditolak,’’ katanya. Menurut Bupati, posisi tanah eks HGB tersebut berbatasan langsung dengan hutan lindung dan pinggir Danau Buyan. Dengan kondisi itu, kawasan tersebut lebih cocok untuk menambah cakupan vegetasi hutan dan dijadikan daerah resapan air. Dengan pertimbangan itu, Bupati berpendapat kalau eks tanah HGB tersebut dikembalikan menjadi kawasan hutan. Sebelum program tersebut direalisasikan, Pemkab saat ini sedang mempersiapkan proposal pengalihan hak kepemilikan tanah tersebut. Kalau pemerintah pusat menyetujui pengalihan hak itu, maka program pengembalian tanah sebagai hutan akan dijalankan oleh pemkab. ‘’Di lokasi itu sebagai daerah resapan dan saya mengusulkan di sana kita akan hutankan saja untuk menjaga kelestarian hutan dan daerah resapan air danau,’’ katanya. Meskipun mengusulkan dijadikan kawasan hutan, Bupati Agus Suradnyana mengusulkan pemanfaatan tanah eks HGB itu nantinya bisa dilakukan oleh masyarakat dengan pengawasan pemerintah daerah bersama instansi terkait. Menjaga kelestariannya, pemanfaatanya harus berdasarkan analisis dampak lingkungan (amdal). Kebijakan ini sekaligus mengakomodir keinginan Pemerintahan Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, dengan tokoh masyarakat dan pelaku pariwisata di sana yang memohon ikut mengelola tanah eks HGB tersebut untuk wahana wisata alam. (kmb38)
ISI Denpasar Rekonstruksi Kesenian Asli Buleleng
Singaraja (Bali Post) – Kesenian asli Buleleng yang beragam mulai dilirik perguruan tinggi di Bali. Salah satunya, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar yang menggulirkan program pengembangan kesenian asli Den Bukit. Pengembangan ini mencakup rekonstruksi kesenian langka dan pemetaan kesenian. Demikian diungkapkan Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha saat menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Buleleng dan ISI Denpasar, pekan lalu. Arya Sugiartha mengatakan, salah satu alasan mendasar mengapa lembaga yang dipimpinnya itu bekerja sama dengan Pemkab Buleleng karena kabupaten ini memiliki beragam kesenian langka. Warisan leluhur itu sekarang beberapa di antaranya nyaris punah karena tidak adanya upaya penggalian dan pelestarian. Untuk itu, salah satu program setelah MoU ini ditandatangani, ISI akan merekonstruksi kesenian langka di Buleleng. Selain rekonstruksi, ISI melakukan pemetaan kesenian Bali Utara. Ini penting dilakukan agar potensi kesenian yang ada bisa diketahui dengan baik, sehingga pemerintah bisa menyusun program pengembangan, penggalian dan pelestarian kesenian itu sendiri. ‘’Dengan pemetaan itu, pemkab bisa membuat program pengembangan kesenian yang disesuaikan dengan potensinya,’’ katanya. Menurut Arya Sugiartha, potensi kesenian setiap daerah di Bali termasuk Buleleng menjadi faktor pendukung pengembangan industri pariwisata. Dalam situasi ini, kesenian yang berkaitan dengan prosesi ritual Hindu dan disakralkan harus dilestarikan dan ada ruang untuk hidup. Pemerintah wajib hadir untuk ikut memelihara kesenian-kesenian sakral melalui kebijakan yang disusun. ‘’MoU ini menandakan pemerintah hadir untuk ikut menjaga dan membangun kesenian yang ada di masyarakat,’’ jelasnya. Bupati Putu Agus Suranyana (PAS) mengatakan, ISI menjadi salah satu institusi yang memiliki kompetensi dalam pengembangann kesenian. Untuk itu, setelah MoU ini pemerintah memperoleh pedoman membangun dan mengembangkan kesenian di daerahnya. Selain itu, seniman bisa lebih kreatif untuk menambah khazanah seni Buleleng. Dari pengembangan kesenian oleh ISI, Bupati menginginkan kesenian asli Buleleng tetap lestari. Ciri khas kesenian Buleleng harus dipertahankan. Bupati mencontohkan, dalam merevitalisasi seni tari. Pertama, pakemnya tetap gong kebyar, sebagai pakem yang ada di Buleleng. ‘’Kita melakukan pengembangan-pengembangan kreativitas untuk menambah khazanah kesenian di daerah kita,’’ katanya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
RDP – Komisi IV DPRD Buleleng menggelar rapat dengar pendapat (RDP) akhir pekan lalu membahas kekurangan anggaran UHC JKN yang bersumber dari APBD Buleleng 2019.
Buleleng Kekurangan Anggaran UHC Rp 28 Miliar Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng belum mampu menyiapkan anggaran Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga seratus persen. Dalam anggaran APBD Buleleng 2019, dari anggaran yang harus disiapkan Rp 42,8 miliar lebih, baru dianggarkan Rp 14,5 miliar lebih. Itu artinya, Buleleng masih kekurangan anggaran Rp 28 miliar lebih. Sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) No. 8 Tahun 2017, di mana pemerintah wajib menanggung JKN setiap warga hingga 95 persen penduduk di setiap daerah. Di Buleleng sendiri tercatat 316.161 orang penduduk yang di-cover JKN. Untuk memenuhi anggaran seluruh peserta JKN di Bali Utara selama 12 bulan membutuhkan anggaran Rp 87,4 miliar lebih. Sesuai dengan amanat inpres itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali sudah mengalokasikan sharing anggaran sebesar Rp 44,5 miliar lebih.
Anggaran ini dianggarkan penuh 100 persen. Sedangkan, Pemkab Buleleng yang juga memiliki kewajiban mengalokasikan anggaran UHC Rp 42,8 miliar baru menyiapkan anggaran Rp 14,5 miliar, sehingga ada kekurangan lagi Rp 28 miliar. Jumlah ini belum seratus persen, seperti apa yang sudah dilakukan Pemprov Bali. Menyusul kekurangan anggaran itu, Komisi IV DPRD Buleleng menggelar rapat dengar pendapat (RDP) akhir pekan lalu. RDP dipimpin Ketua Komisi IV Gede Wisnaya
Wisna bersama anggotanya, Nyoman Gede Wandira Adi. Sedangkan eksekutif dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) dr. IGN Mahapramana, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gede Sandhiyasa, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Made Subur, dan perwakilan BPJS Cabang Buleleng. Wisnaya Wisna mengatakan, mengacu Inpres No. 8 Tahun 2017 Pemerintah Daerah harusnya konsisten mengalokasikan anggaran UHC JKN penuh selama 12 bulan. Meski demikian, dalam pembahasan APBD 2019 sebelumnya, pemkab belum mengalokasikan anggaran UHC ini penuh 100 persen. Bahkan, dia sendiri tidak tahu apa pertimbangan dalam APBD 2019 anggaran UHC dialokasikan Rp 14,5 miliar lebih. ‘’Harusnya genap 12 bulan,
tapi kami tidak tahu mengapa jatah anggaran UHC yang harusnya seratus persen dialokasikan, tapi dalam APBD 2019 baru dianggarkan Rp 14,5 miliar. Mengapa belum 100 persen,’’ katanya. Menurut politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini, kekurangan anggaran UHC ini menjadi tanggung jawab bersama baik pemerintah dan DPRD. Untuk itu, pihaknya mendorong agar dalam APBD Perubahan yang segera akan dibahas ada solusi, agar sisa anggaran itu dialokasikan penuh seratus persen. Dengan demikian, seluruh warga sebagai peserta JKN bisa mendapatkan perlindungan secara penuh dari pemerintah sesuai kebijakan nasional. ‘’Memang ada sekema akan dialokasikan dalam APBD Perubahan dan kita dorong hal itu. Dan dari mana sumber
anggaran untuk menutup kita masih menunggu kebijakan pemerintah daerah,’’ jelasnya. Wisnaya menambahkan, meskipun 95 persen warga sudah dipastikan di-cover JKN, namun pihaknya meyakini masih ada warga yang belum menjadi peserta JKN. Untuk itu, dia mengusulkan agar BPJS melakukan kebijakan cat of. Kebijakan ini bisa dimanfaatkan oleh warga yang dalam keadaan sakit, tetapi belum terdaftar sebagai peserta JKN. Untuk membantu kondisi warga dengan kondisi itu, Komisi IV meminta agar BPJS menerbitkan kartu JKN. ‘’Kami harap ini diperjuangkan dan sedang dalam proses dan mudah-mudahan bisa direalisasikan. Sebab banyak warga sakit tidak punya kartu JKNKIS. Dengan direalisasikannya ini, kesehatan masyarakat dilindungi,’’ jelasnya. (kmb38)
418 Pedagang Pasar Tumpah Mulai Direlokasi Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 418 pedagang Pasar Tumpah di Terminal Banyuasri mulai direlokasi, Minggu (19/5) kemarin. Ratusan pedagang ini dipindah karena lokasi mereka berjualan di lambung barat terminal setempat dijadikan lokasi pasar darurat untuk menampung pedagang Pasar Banyuasri saat ini. Relokasi pedagang ini karena mulai tahun ini sampai 2020 mendatang, Pemkab Buleleng merevitalisasi Pasar Banyuasri menjadi pasar semi modern pertama di Bali Utara. Ratusan pedagang Pasar Tumpah ini terpaksa menempati ukuran tempat berjualan yang jauh lebih sempit daripada di lokasi lama. Ini karena luas lokasi penampungan di lambung timur terminal lebih sempit dibandingkan di lambung barat. Kep ala Dina s Perind ustrian Perdagangan (Disperindag) Buleleng Ketut Suparto mengatakan, relokasi
ini sudah sesuai dengan perencanaan yang dibuat Direksi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Buleleng. Sebelum direlokasi, Sabtu (18/5) lalu, Direksi PD Pasar melakukan pengundian kios untuk pedagang Pasar Tumpah. Dari proses pengundian, pedagang pasar tumpah mendapat kios berjualan. Beberapa pedagang dan beberapa pedagang yang menyalurkan komuditas barang dagangan memakai mobil, untuk sementara mereka membongkar barang dagangannya di pinggir Jalan Samudra sebelah timur. Ini karena areal lambung timur terminal tidak mampu menampung seluruh pedagang pasar tumpah. Untuk itu, menunggu proses pembangunan pasar darurat, untuk sementara pedagang diberikan berjualan di bahu Jalan Samudra sebelah timur. Nantinya, setelah pembangunan pasar darurat, areal yang masih tersisa akan diberikan untuk pedagang yang belum mendapatkan
tempat berjualan. “Setelah dilakukan pengundian, kami bersama PD Pasar sudah merelokasi pedagang Pasar Tumpah ke lambung timur. Pedagang sudah menempati kios sesuai undian. Karena satu-satunya lahan di lambung timur itu memang lebih sempit, karena memang ukurannya lebih sempit dari lokasi pasar lama. Pedagang memaklumi kondisi ini,” katanya. Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Buleleng Made Agus Yudi Arsana mengatakan, dari pendataan ulang pedagang Pasar Tumpah dari jumlah sebelumnya 434 orang, sekarang berkurang menjadi 418 orang. Perubahan data ini, setelah pihaknya melakukan pemutakhiran data dan ditemukan kalau banyak pedagang memiliki lebih dari satu lokasi berjualan. Selain itu, data yang lama itu termasuk pedagang yang membawa mobil juga tercatat sebagai pedagang. Dengan data terbaru itu,
seluruh pedagang sudah ditampung di lokasi pasar baru. Sementara untuk pedagang bermobil membongkar barang dagangan, di pinggir Jalan Ahmad Yani persisnya di depan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Yoana Asri Asri. Terkait ukuran lokasi, Yudi Arsana menyebut, karena lambung timur lebih sempit, sehingga pihaknya membagi dua jenis ukuran lokasi berjualan. Untuk pedagang sayur mendapat ukuran berjualan 1,25 meter persegi kali 1,25 meter persegi. Sedangkan untuk pedagang yang menjual ceraki ukurannya lebih luas yaitu 1,50 meter persegi kali 1,50 meter persegi. “Mulai kemarin (Sabtu-red) kami mengundi dan langsung pedagang menempati lokasi yang kita siapkan. Kita tidak bisa memenuhi keinginan pedagang dengan ukuran 1 kali 2 meter persegi, karena satu-satunya tempat ini lebih sempit dari lokasi pasar lama,” jelasnya. (kmb38)
GIANYAR
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi Gianyar (Bali Post) Polisi membekuk pelaku pencurian sepeda motor, Yopan, Sabtu (18/5). Pelaku berusia 29 tahun ini dibekuk di seputaran Desa Sesetan Kecamatan Denpasar Selatan. Kini pelaku asal Sumbawa beserta barang bukti satu unit sepeda motor diamankan di Mapolres Gianyar. Menurut informasi, pelaku telah menggasak sepeda motor Honda Vario DK 8182 UE milik Ni Made Aprilyanthi. Sepeda motor milik korban itu sebelumnya terpakir di Jalan Dewi Sartika Desa Batubuluan, Senin (13/5) lalu. Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya berhasil mendeteksi keberadaan pelaku yang diketahui bernama Yopan. Polisi yang tidak mau kehilangan buruannya lantas melakukan penyergapan di tempat tinggal Yopan di seputaran Desa Sesetan, Denpasar Selatan, Sabtu (18/5) malam. Tak bisa berkelit, Yopan pun mengakui perbuatanya melakukan aksi pencurian sepeda motor. Namun, sepeda motor hasil curian itu telah dijual ke seorang pengepul berinisial IM. Tidak berselang lama, polisi melakukan penangkapan terhadap pelaku IM di Perumahan Sekar, Jalan Antasura, Denpasar Utara. Dari penangkapan ini, polisi mengamankan satu sepeda motor Honda Vario DK 8182 EU, satu buah obeng dan dua HP. Dikonfirmasi Minggu (19/5) kemarin, Kasubag Humas Polres Gianyar Iptu Ketut Suarnata membenarkan adanya penangkapan pelaku curanmor tersebut. Ditegaskan, saat ini pelaku masih diperiksa oleh jajaran Unit 1 Satreskrim Polres Gianyar. Sebelumnya, jajaran Unit Reskrim Polsek Sukawati juga melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian HP berinisial I Gede S. Pelaku asal Jembrana ini mencuri HP milik Bukari yang bekerja di sebuah galeri mebel di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati. Menurut Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu IGN Winangun, penangkapan ini bermula dari laporan Bukari ke Mapolsek Sukawati. Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya menaruh curiga terhadap I Gede S, yang tidak lain merupakan konsumen korban. Pelaku melakukan pencurian saat memesan mabel kepada korban. ‘’Pelaku sudah mengakui perbuatannya mencuri HP milik korban,’’ ujarnya. (kmb35)
9
’’Napak Pertiwi’’ di Bawah Cahaya Purnama MASYARAKAT di dua desa adat yakni Desa Adat Beng dan Gianyar melaksanakan upacara Ngeratep dan Pasupati Ratu Gede dan Ratu Sakti di Pura Dalem setempat pada Purnama, Sabtu (18/5) lalu. Upacara sakral ini di-puput oleh Ida Pedanda Agung Geria Beng dan Ida Pedanda Geria Hyang Api. Selama sekitar sebulan lebih, prarai (tapel/ topeng) Ratu Lingsir di-odak atau dibuatkan baru karena usianya sudah sangat tua. Sedangkan prerai Ratu Gede hanya dilakukan perbaikan ringan karena usia prarai-nya masih relatif baru, tetapi dibuatkan praraga yang baru. Undagi barong yang dipercaya krama dua desa untuk ngayah ngodakin ini adalah para seniman tapel asal Gentong, Kecamatan Tegallalang yang sudah terkenal sebagai
asalnya seniman atau undagi barong. Menurut salah satu panitia karya, Ketut Purwa, upacara Ngeratep serta Pasupati ini merupakan salah satu aedan Karya Agung Dirgayusa Bumi yang puncaknya pada 14 Agustus 2019 mendatang. Sejak dua bulan lalu, krama dua desa adat sudah melakukan ayah-ayahan atau mempersiapkan karya agung yang terakhir dilakukan pada 1966 itu. Sesi terakhir dari acara pasupati itu, sesuhunan Ratu Gede dan pangiring napak pertiwi atau dihaturkan sesajen di bale pamuunan atau tempat kremasi kuburan setempat yang letaknya di jaba pura. Ritual nampak semakin sakral di keremangan tengah malam yang dibantu cahaya bulan purnama. (pal)
Simpatisan Caleg Syukuran dengan Donor Darah
Bangun Desa Wisata
Desa Sayan Anggarkan Rp 134 Juta
Gianyar (Bali Post) Bermodal kondisi geografis yang berdampingan dengan kampung turis Ubud, Desa Sayan kini serius mengembangkan desa wisata. Salah satu yang akan dikembangkan adalah Desa Wisata Alam Bija. Untuk mengoptimalkan pengembangan potensi wisata itu, pihak desa sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 134 juta. Perbekel Desa Sayan I Made Andika mengatakan hal itu, Minggu (19/5) kemarin. Menurut Andika, dana ratusan juta rupiah itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2019. Desa Wisata Alam Bija Sayan mengandalkan wisata rekreasi water tubing dan restoran. Ide pengembangan desa wisata tersebut digagas oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sayan. ‘’Hasil dari musyawarah desa terkait, pengembangan alam Bija yang terletak di Banjar Ambengan, Desa Sayan itu disepakati sebagai destinasi desa wisata,’’ katanya. Andika mengatakan, pengembangan Desa Wisata Alam Bija Sayan ini sesungguhnya sudah digarap sejak setahun lalu. Pengembangan ini dilakukan dengan membuka akses jalan seperti pavingisasi. ‘’Tahun ini dilanjutkan dengan pembangunan restoran dan water tubing. Kemungkinan akan di-launching pada 1 Juni 2019 mendatang,’’ ujarnya. Andika menambahkan, saat ini pihaknya melakukan pengawasan penuh terhadap pengembangan Desa Wisata Alam Bija ini. Terutama dalam pengawasan penggunaan anggaran yang nilai mencapai ratusan juta rupiah. ‘’Pengelola desa wisata sudah jelas dari BUMDes yang diawasi oleh desa,’’ tegasnya. (kmb35)
Bali Post/kmb35
DESA - Pengurus Desa Sayan mencoba lintasan desa wisata yang hampir rampung, Minggu (19/5) kemarin.
Bali Post/kmb35
DONOR DARAH - Suasana kegiatan donor darah yang digelar di Desa Guwang, Minggu (19/5) kemarin.
Bali Post/pal
UPACARA - Rangkaian upacara Pasupati dan Ngeratep yang dilakukan pada malam hari di Kuburan Desa Adat Beng dan Gianyar.
Gianyar (Bali Post) Berbagai aksi bisa dilakukan sebagai ungkapan syukur lolosnya seorang calon legislatif ke “rumah rakyat”. Seperti aksi sosial yang digelar Relawan Teman Parta di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Minggu (19/5) kemarin. Simpatisan dari caleg yang dipastikan lolos ke DPR-RI itu mendonorkan darah mereka mulai pukul 09.00 Wita. Pesertanya sangat antusias. Dari rencana awal 25 peserta, membeludak menjadi 50 peserta. Sebelum donor darah, simpatisan mendengar pemaparan tentang manfaat donor darah dari dokter Palang Merah Indonesia (PMI). Usai mendengar pemaparan itu, para peserta bergiliran menyumbangkan darah mereka. Salah satu peserta, Made Arimbawa, mengaku ada banyak manfaat donor darah. “Baik untuk kesehatan, mencegah penyakit dan regenerasi darah. Kurang lebih begitu inti dari pemaparan dokter,” ujar peserta yang terakhir kali melakukan donor darah sekitar 10 bulan lalu ini. Dari puluhan kantong darah yang terkumpul, golongan darah A mendominasi. Disusul golongan darah B, O dan AB. Darah yang terkumpul kemudian diserahkan kepada PMI yang bertugas mengambil darah dari para peserta donor. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta yang saat ini Ketua Komisi IV DPRD Bali yang dipastikan lolos ke DPR-RI mengatakan, donor darah bukan sekadar baik bagi kesehatan tubuh. Menurutnya, dalam ajaran Hindu mengatur tentang donor darah sebagai yadnya. Politisi asal Desa Guwang, Kecamatan Sukawati ini menambahkan, urusan yadnya tidak sebatas di pura saja atau hanya banten semata. “Menyumbang darah adalah yadnya juga,” tegasnya. (kmb35)
Aksi Pungut Sampah Plastik Dipusatkan di Pantai Siyut
Gianyar (Bali Post) Aksi pungut sampah plastik serentak digelar di seluruh wilayah Kabupaten Gianyar, Minggu (19/5) kemarin. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari pemberlakuan Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik. Sementara itu, Pemkab Gianyar menggelar kegiatan yang dipusatkan di Pantai Siyut. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar I Wayan Kujus Pawitra mengatakan, aksi kebersihan ini sesungguhnya dilaksanakan di seluruh Bali, sebagai tindak lanjut pemberlakuan Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018. ‘’Di Kabupaten Gianyar, kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah, di pantai, di lingkungan perumahan, di banjar-banjar di semua desa, hingga fasilitas umum dan objek wisata,’’ katanya. Kujus Pawitra mengatakan, aksi pungut sampah plastik di
setiap desa/kelurahan itu dikomando langsung oleh perbekel/ lurah. Kegiatan ini juga dimonitor kepala OPD yang menjadi bapak angkat desa binaan. Kegiatan ini digelar sesuai surat edaran Bupati Gianyar I Made Mahayastra yang sudah disebar jauh-jauh hari sebelumnya. ‘’Kegiatan ini disebut program Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik. Sesuai arahan Gubernur Bali, kegiatan resik sampah plastik ini agar berkelanjutan dan dilaksanakan secara serentak, minimal setiap bulan sekali,’’ katanya.
Kujus Pawitra menamb a h ka n, P e m ka b Gi a n y a r menggelar kegiatan terpusat di Pantai Siyut. Kegiatan di lokasi ini melibatkan seluruh komponen masyarakat, dari kalangan pelajar/mahasiswa, komunitaas pecinta lingkungan, TNI/Polri dan tokoh masyarakat. ‘’Kami berharap, kegiatan ini dapat mengedukasi masyarakat, agar semakin sadar dan terpangggil untuk menjaga alam Bali dari bahaya sampah plastik,’’ ujarnya. Dari kegiatan yang digelar di sepanjang Pantai Siyut terse-
Bali Post/kmb35
SAMPAH PLASTIK - Suasana aksi pungut sampah plastik di Pantai Siyut, Minggu (19/5) kemarin. but terkumpul sekitar 3 meter kubik. ‘’Jumlah itu untuk di Pantai Siyut saja, belum termasuk sampah plastik keseluruhan hasil kegiatan serentak di
desa/kelurahan se-Kabupaten Gianyar. Pada kegiatan ini, semua armada kita turunkan, termasuk armada milik desa,’’ tegasnya. (kmb35)
JEMBRANA
10
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
Masih Diwarnai Pro-Kontra Warga
Pembangunan Rumah Sederhana Sehat di Batuagung Tetap Jalan PUING-PUING - Ni Nyoman Warmiti, istri Eka, KK miskin yang rumahnya ludes terbakar menunjukkan material bangunan bantuan yang akan digunakan membangun kembali rumahnya. KK miskin ini masih kekurangan bahan bangunan dan berharap ada bantuan.
Rumah KK Miskin Ludes Terbakar
Ingin Bangun Kembali Eka Kekurangan Material Negara (Bali Post) Rumah bantuan Pemkab Jembrana tahun 2013 yang diterima keluarga Made Eka Dharma Putra dari Banjar Dauh Pangkung Jangu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo ludes terbakar, Senin (13/5) lalu. Made Eka Darma Putra hingga saat ini belum memperbaiki rumahnya dan keluarganya mengungsi ke rumah orang tuanya karena kesulitan ekonomi. Eka yang hanya bekerja sebagai buruh, penghasilannya paspasan. Eka menceritakan, saat kejadian dirinya sedang bekerja di Denpasar, sedangkan keluarganya, yaitu istri dan dua anaknya sedang berada di Pura Jati Luwih untuk bersembahyang. Kemudian ada anak–anak yang datang dan memberitahukan bahwa ada api besar di rumahnya. Ketika sampai di rumah, api sudah besar. Setelah warga dan petugas pemadam kebakaran memberikan bantuan, api akhirnya berhasil dipadamkan. “Tapi semua barang saya sudah telanjur hangus,” ujar Eka. Diperkirakan, kerugian hingga Rp 50 juta. Rumah yang terbakar itu katanya juga bantuan dari Pemkab Jembrana tahun 2013. Dari pengamatan Minggu (19/5) kemarin puing-puing rumah yang terbakar sudah dibersihkan. Demikian juga bekas rumah sudah dibongkar dan dibuat bangunan baru. Namun Ni Nyoman Warmiti, istri Eka, mengaku masih kekurangan dana untuk pembelian bahan material baik besi, semen dan lainnya. Karena dari PMI
hanya dibantu Rp 5 juta berupa bahan material. “Kami kekurangan banyak bahan material. Kalau dari PMI, suami saya minta batako dan genteng. Jadi kami kekurangan besi, semen dan bahan lainnya,” jelasnya. Relawan kemanusiaan dari Jembrana, Minggu siang juga memberikan bantuan sembako dan dana Rp 2 juta. Sebelumnya Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Sabtu (18/5) siang mengunjungi korban kebakaran. Wabup Kembang hadir didampingi Kepala BPPD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jembrana, Ketut Eko Susilo Artha Permana, Camat Mendoyo I Putu Nova Noviana dan staf. Pada kesempatan itu Wabup Kembang menyerahkan bantuan dari PMI dan BPBD Jembrana, bantuan berupa paket sandang dan paket pangan. Sebelumnya Eka juga sudah menerima bantuan paket sandang dan pangan dari Dinsos Jembrana. Di sisi lain Wabup Kembang mengimbau agar warga Kabupaten Jembrana selalu waspada dan mengecek instalasi listriknya. “Kabel yang tua agar diganti. Dan waspada sebelum meninggalkan rumah, pastikan tidak ada dupa atau api yang masih menyala,” ujar Kembang. Selain itu, Wabup Kembang juga meminta PMI dan BPBD Jembrana untuk memberikan bantuan yang bisa diberikan kepada Eka dan yang terpenting untuk bisa membangun rumahnya kembali dalam jangka waktu dekat. (kmb)
Negara (Bali Post) – Rencana pembangunan perumahan Rumah Sehat Sederhana (RSS) di Banjar Anyar, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana masih tetap terus berjalan. Padahal di lingkup sekitar masih terjadi pro-kontra mengenai pembangunan perumahan yang rencananya mencapai puluhan unit itu. Selain itu, awalnya pembangunan ini juga sudah sempat dihentikan pihak Satpol PP Jembrana lantaran adanya permasalahan. Dari pengamatan di lokasi, pembangunan kembali berlanjut. Bahkan bukan saja tahap perataan, melainkan sudah mulai membangun tembok penyengker di tanah sekeliling dan mematok ukuran tanah per rumah. Sejumlah truk berbobot besar juga seringkali keluar masuk jalan desa yang kecil tersebut. Padahal di jalan tersebut merupakan jalur lintasan siswa SDN 4 Batuagung yang di saat jam masuk sangat padat. Sebelumnya saat sosialiasi yang dilakukan pascatahap izin pemanfaatan lahan dari desa dan proses perizinan pembangunan perumahan di Kabupaten, sebagian besar warga masih bersikukuh menolak pembangunan perumahan di dalam lingkup Banjar Anyar tersebut. Dalam sosialiasi itu hadir dari pihak pengembang CV Mulya Jaya Property dengan Perbekel Desa Batuagung, Banbinsa/bhabinkamtibmas, Klian Banjar Anyar, serta prajuru dan krama tempek Munduk dan Banjar Anyar serta warga. Dalam sosialisasi tersebut pihak pengembang berjanji akan memperbaiki jalan yang rusak. Pihak pengembang saat itu juga meminta maaf lantaran memasukkan alat berat di jalan yang sempit tanpa permakluman kepada warga setempat. Salah seorang perwakilan CV Mulya Jaya dalam pertemuan di Bale Banjar Anyar itu mengungkapkan terkait perumahan di lahan tersebut rencananya 37 unit dengan tipe 28. Diakui meskipun dipasarkan ke masyarakat luas, tetapi disebutkan bahwa akan diutamakan warga sekitar. Terkait perizinan disebutkan masih dalam tahap proses pengajuan ke Dinas terkait.
Sementara untuk kerusakan jalan, pihak rekanan berjanji siap memperbaiki sesuai kondisi jalan semula. Beberapa warga penyanding mengaku menerima dengan catatan segala menyangkut perizinan termasuk dampak kerusakan jalan diperbaiki seperti semula. Camat Jembrana I Made Leo Agus Jaya dikonfirmasi, Minggu (19/5) kemarin, mengatakan permasalahan terkati RSS di Banjar Anyar itu sejak awal adalah kurangnya sosialisasi kepada masyarakat. Tanpa informasi ke masyarakat, tiba-tiba ada alat berat masuk dan melakukan proses pembangunan, sehingga menimbulkan pro dan kontra. Terakhir menurutnya mediasi sudah dilakukan pihak pengembang yakni CV Mulya Jaya Property. Dan pihak pengembang juga sudah meminta maaf dan seraya menyampaikan permakluman lingkungan di sana. “Karena (masyarakat) tidak tahu informasi, dan pihak desa sudah fasilitasi (sosialisasi). Ini kan Perumahan (program) Pak Jokowi, masalahnya kurang sosialisasi saja. Kalau izin-izin sudah lengkap. Termasuk IMB dan sebagainya,” tandas Leo Agus Jaya. Di sisi lain, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Jembrana I Komang Suparta mengaku belum mengetahui kepastian terkait izin RSs di Banjar Anyar, Batuagung tersebut. Terakhir pihaknya mengetahui masih proses pengajuan izin melalui OSS (Online Single Submission) atau Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik. “Saya belum cek lebih lanjut, besok saya sampaikan lebih jelasnya,” jawab Suparta. (kmb26)
RUSAK – Jalan di sepanjang jalur yang dilalui kendaraan menuju lokasi pembangunan RSS di Banjar Anyar, Batuagung semakin parah.
Dipusatkan di Rambut Siwi
Tipu Korban Bekerja ke Jepang Pemkab Jembrana Gelar Gerakan Semesta Seorang Janda Ditangkap Polisi Negara (Bali Post) Jajaran Reskrim Polsek Mendoyo menangkap seorang janda cantik Ni Putu DA (35) asal Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana karena diduga melakukan penipuan. Modus pelaku dengan menjanjikan korbannya kerja ke Jepang. Sayangnya setelah menyerahkan biaya keberangkatan kepada pelaku, korban tidak kunjung berangkat. Kemudian korban melaporkan Ni Putu DA ke Polsek Mendoyo dan Polres Jembrana. Dari informasi, sejak setahun lalu pelaku yang berkulit putih mulus dan berambut pirang ini mencari korban dengan menyasar sejumlah warga yang berniat bekerja di Jepang. Korban diminta menyerahkan sejumlah uang biaya keberangkatan kepada pelaku. Pelaku berhasil meyakinkan berapa warga untuk diberangkatkan ke Jepang dengan membayar biaya keberangkatan per orang antara Rp 30 juta sampai Rp 100 juta. Sudah ada belasan warga yang telah menyetorkan uang kepada pelaku dan berharap bisa diberangkatkan ke Jepang untuk bekerja. Para korban sebenarnya sudah
berulangkali menemui pelaku dan meminta kejelasan nasib mereka dan kepastian keberangkatan ke Jepang, termasuk para korban meminta uang kembali. Namun pelaku selalu berkelit dengan seribu alasan. Kapolsek Mendoyo melalui Kanit Reskrim Ipda Gusti Ngurah Artha Kumara, Sabtu (18/5) mengatakan, pihaknya menangani dua korban. Sedangkan korban-korban lainnya di Polres Jembrana karena TKPnya di luar wilayah hukum Polsek Mendoyo. Dua korban yang melapor ke Polsek Mendoyo, lanjut Artha Kumara, masing-masing I Gede Mudiarna, asal Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring dan I Putu Okadana, asal Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo. Kedua pelaku mengaku telah menyerahkan uang kepada pelaku masing-masing sebesar Rp 75 juta dan Rp 38 juta. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita dikonfirmasi, Minggu (19/5) kemarin, membenarkan ada dua korban penipuan berkedok bekerja di Jepang yang dilakukan oleh pelaku melapor ke Polres Jembrana. (kmb)
Berencana Bali Resik Sampah Plastik
MINGGU (19/5) pagi kemarin, Pemkab Jembrana melaksanakan Kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik bertempat di Areal Pura dan Pantai Rambut Siwi, Kecamatan Mendoyo. Kegiatan yang digagas Gubernur Bali Wayan Koster digelar serentak seluruh Bali ini dihadiri oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, Wabup Made Kembang Hartawan, anggota Forkopimda Jembrana, Kepala kepala OPD Pemkab, ASN Pemkab, TNI, Polri, siswa-siswi SD SMP dan SMA. Dalam kegiatan tersebut tidak hanya sampah plastik yang menjadi sasaran, namun juga sampah organik. Kepala Dinas Lingkungan Hidup I Wayan Sudiarta mengatakan, di areal Pantai dan Pura Rambut Siwi berhasil dikumpulkan 30,5 kg sampah plastik dan 4 ton sampah organik. Sedangkan untuk total keseluruhan Kabupaten Jembrana dalam rangka kegiatan yang sama berhasil mengumpulkan 7 ton sampah plastik dari 5 Kecamatan.
“Nantinya sampah tersebut akan diangkut menuju TPA Peh Kaliakah untuk nantinya di-press untuk mengurangi volumenya,” ujar Sudiarta. Bupati Artha mengucapkan terima kasih atas keterlibatan semua pihak dalam kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik. “Dalam kegiatan ini kami menginstruksikan berbagai instansi untuk ikut terlibat. Dan dapat kita lihat bersama antusias peserta sangat baik. Dan saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam Kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik ” ujar Artha. Sementara untuk mengurangi volume sampah plastik di Jembrana, Artha mengimbau agar masyarakat memulai pemilahan sampah plastik di rumah tangga. “Saya berharap dalam penanganan sampah plastik ini agar masyarakat juga ikut dengan cara memilah sampah di rumah tangga. Memilah sampah organik dan non-organik,” imbuh Artha. (ad725)
MARERESIK – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama siswa dan pejabat di Pemkab Jembrana melakukan gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik, Minggu (19/5) kemarin, yang dipusatkan di Rambut Siwi.
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
KARANGASEM
11
Ketinggian Erupsi Gunung Agung Capai Dua Kilometer
Bali Post/ist
ERUPSI - Gunung Agung kembali mengalami erupsi pada Sabtu (18/5) dini hari. Ketinggian kolom abu akibat erupsi mencapai dua kilometer, sedangkan lontaran lava pijar mencapai 2,5 kilometer.
Amlapura (Bali Post) Belakangan ini aktivitas Gunung Agung terus meningkat. Hal itu dapat terlihat dari seringnya gunung tertinggi di Bali itu mengalami erupsi. Yang teranyar, Giri Tohlangkir mengalami erupsi pada Sabtu (18/5) dini hari. Erupsi yang terjadi cukup besar hingga ketinggian kolom abu mencapai dua kilometer dan lontaran lava pijar mencapai 2,5 kilometer di puncak. Kendati kembali erupsi, status Gunung Agung masih level III (Siaga) dan VONA masih orange. Artinya penerbangan di Bandara Internasional tidak terganggu. Kepala Pos Pemantauan Gunung Agung di Desa Rendang I Dewa Made Mertayasa mengatakan, erupsi Gunung Agung terjadi pada pukul 02.09 Wita. Kata dia, erupsi yang terekam alat seismograf dengan amplitudo maksimal 25 mm dengan durasi
dua menit 57 detik. ‘’Erupsi cukup besar. Kolom abu akibat erupsi tadi (Sabtu - red) ketinggiannya mencapai dua kilometer di puncak dengan warna kelabu dengan intensitas tebal. Erupsi juga disertai lontaran lava pijar menuju ke segala arah dengan jangkauan radius 2,5 kilometer,’’ ungkapnya. Mertayasa membenarkan jika belakangan ini Gunung Agung sering mengalami erupsi. Kata dia, erupsi yang terjadi cukup besar. Itu artinya aktivitas vulkanik Gunung Agung masih tinggi. Karena masih ada pergerakan fluida atau magma menuju ke permukaan kawah. Dengan kondisi itu, potensi untuk terjadinya erupsi susulan masih sangat besar terjadi. ‘’Potensi erupsi masih besar. Kapan pun bisa terjadi. Sesuai keinginan gunungnya. Belakangan ini erupsi lebih sering terjadi pada malam hari. Tapi,
warga tak perlu khawatir potensi radius bahaya masih 4 kilomter. Jadi, warga di luar 4 kilometer masih biasa melakukan aktivitas,’’ jelas Dewa Mertayasa. Atas kondisi itu, pihaknya tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat tidak melakukan aktivitas di radius 4 kilometer. Termasuk melakukan aktivitas pendakian ke puncak Gunung Agung, karena itu sangat membahayakan. Terlebih erupsi sekarang ini melontarkan lava pijar. Bila lontaran itu mengenai tubuh akan sangat berbahaya dan mengancam keselamatan. Atas erupsi yang kembali terjadi, sejumlah wilayah di Karangasem terpapar hujan abu vulkanik. Di antaranya yang terpapar abu yakni Dusun Cutcut, Dusun Tongtongan, Dusun Bonyoh, Dusun Temakung dan Desa Ban Kecamatan Kubu. (kmb41)
KLUNGKUNG
12
PDAM Tindak Lanjuti Imbauan Bupati Mulai Pasang Sambungan Baru Guyangan-Suana
Semarapura (Bali Post) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klungkung akhirnya menindaklanjuti imbauan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk berkantor sementara di Nusa Penida. Bupati Suwirta meminta PDAM Klungkung agar melakukan inventarisir, menyelesaikan perencanaan dan biaya yang diperlukan untuk merealisasikan 100 persen air bersih bagi masyarakat Nusa Penida. PDAM menindaklanjutinya dengan mulai memasang sambungan pipa baru, untuk mengalirkan mata air Guyangan ke Desa Suana. Direktur PDAM Klungkung Nyoman Renin Suyasa dihubungi, Minggu (19/5) kemarin, mengatakan pada hari pertamanya berkantor di Kecamatan Nusa Penida, Renin Suyasa mengaku melakukan perencanaan pemasangan pipa induk dengan diameter 6 inci dari Batumulapan sampai Desa Suana. Langkah selanjutnya akan dilanjutkan dengan pemasangan pipa GWI 2 inci sepanjang 700 meter di Dusun Pengaud untuk suplai air dari mata air Guyangan. Sambungan ini untuk pelayanan di zona Karangsari dan Suana yang selama ini suplay airnya dari sumber mata air Penida, kapasitas debit airnya masih belum maksimal. “Seluruh proses di lapangan berjalan lancar. Setelah pemasangan sambungan, nanti tinggal uji coba. Target kami sepuluh hari lagi sudah bisa diuji coba,” kata Renin. Setelah pemasangan pipa tersebut, Renin Suyasa mengaku akan melanjutkan proses ini dengan melakukan identifikasi sambungan rumah (SR) yang terpasang. Baru dilanjutkan dengan uji coba pengaliran airnya. Selain fokus menuntaskan persoalan air bersih untuk
warga Suana, PDAM Klungkung juga melakukan proses uji coba pengaliran air bersih di SWRO Nusa Ceningan, Minggu kemarin. Di sana, proses uji coba berlangsung lancar. Air langsung mengalir ke sambungan rumah warga sekitar. Dengan demikian, maka warga sekitar tidak akan membeli air dengan harga mahal lagi, ketika kemarau, yang bisa mencapai Rp 120 ribu per meter kubik. “Setelah uji coba berhasil untuk SWRO Ceningan, sementara kami akan gratiskan dulu sekitar sebulan,” tegas Renin. Diketahui bersama sejumlah wilayah di Kecamatan Nusa Penida saat ini belum semuanya terjangkau layanan air bersih. Ada beberapa sumber mata air yang dimanfaatkan, sepert i ma ta air Guyangan dan mata air Penida, belum mampu menjangkau semua wilayah kepulauan Nusa Penida. Sebelumnya, saat temu wirasa dengan tokoh masyarakat di Kecamatan Nusa Penida, Bupati Suwirta menugaskan Direktur PDAM Klungkung untuk berkantor selama dua minggu di Nusa Penida. Penugasan tersebut dilakukan untuk menyelesaikan per-
PEMKAB Klungkung semakin menunjukkan keseriusannya dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan peletakan batu pertama dalam proses pembangunan Puskesmas Banjarangkan II di Dusun
Losan Desa Takmung Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (18/5). Bupati Suwirta mengatakan, proses merelokasi puskesmas ini dengan membangun puskemas baru sudah lama direncanakan. Mengingat Puskesmas Banjarangkan II yang lama, letaknya san-
encanaan dan biaya yang diperlukan untuk merealisasikan 100 persen air bersih bagi masyarakat Nusa Penida. Target ini menjadi
pekerjaan cukup berat bagi PDAM agar mampu tercapai tahun 2020. Tetapi, Renin Suyasa optimis target ini dapat tercapai. (kmb31)
Waspadai Makanan Berwarna Terang
Semarapura (Bali Post) methalyn yellow, cukup banyak dibuktikan Banyak cara dilakukan pendagang untuk BBPOM. Selain itu, ada juga menggunakan menarik perhatian pembeli. Khususnya para pengawet formalin dan boraks. pedagang jajan, gorengan, dan aneka minuman “Kalau di Klungkung, sementara hasil di pasar tradisional. Mereka kerap mengguna- pengecekan kami dari puluhan sampel, kan bahan berbahaya, untuk memberikan ke- hasilnya memenuhi syarat semua (aman konsan menarik seperti warna yang terang sumsi). Kalau daerah lain, ada saja temuanpada sajian dagangannya. nya yang menggunakan empat jenis bahan Menurut Kepala Bidang Inberbahaya itu,” katanya saat ditemui di fokom BBPOM (Balai Besar Masjid Nurul Huda Kampung Gelgel. Pengawasan Obat dan MaMelihat luasnya objek yang harus kanan) Denpasar, Luh Putu diperiksa BBPOM, pihaknya berWitariathi, saat mengecek harap adanya kerja sama yang sejumlah makanan di Kambaik dengan Dinas Kesehatan pung Lebah dan Kampung Klungkung. Agar, juga ikut proakGelgel, belum lama ini, tif turun ke sejumlah pedagang menegaskan aneka jajan melakukan pengawasan. Teruseperti kue lapis dan kue tama, mengimbau agar makanan sejenisnya yang tersaji ringan yang diproduksi orang dengan warna mencolok, lokal, bisa mendapat izin edar dari sebaiknya patut dicuriDinas Kesehatan. Sehingga, gai. Sebab, belakanpara pelaku UKM yang gan ini, terlebih memproduksi berbagai dalam suasana aneka makanan ini, bulan Ramaterseleksi lebih dulu, dan, cara-cara agar aman dikonsumpenyajian si oleh masyarakat. dengan bah“Kalau sudah ada an berbahaizin edar, kan yaya, seperti kin konsumen beli. menggunaYang jualan juga kan rhodlebih tenang,” kaBali Post/gik amin B dan tanya. (gik) Luh Putu Witariathi
Bentang Alam Nusa Penida Makin Diminati Turis Fokus Tata Delapan Destinasi Baru
Bali Post/kmb31
PIPA - Petugas saat melakukan pemasangan pipa agar air bisa mengalir dari Guyangan menuju Suana.
Bupati Suwirta Letakkan Batu Pertama Pembangunan Puskesmas Banjarangkan II
BATU PERTAMA - Bupati Suwirta saat melakukan peletakan batu pertama dalam proses pembangunan Puskesmas Banjarangkan II di Dusun Losan Desa Takmung Kecamatan Banjarangkan.
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
gat tidak strategis. Bupati Suwirta menegaskan, pembangunan puskesmas ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam memenuhi hak-hak dasar masyarakat, yakni di bidang kesehatan. Kegiatan pembangunan ini, merupakan langkah terakhir dalam melakukan revitalisasi seluruh puskesmas di Kabupaten Klungkung. “Kegiatan pembangunan ini, merupakan langkah terakhir dalam melakukan revitalisasi seluruh puskesmas di Kabupaten Klungkung. Selanjutnya akan dilakukan pemeliharaan dan revitalisasi seluruh puskesmas pembantu (pustu),” ujar Bupati Suwirta. Bupati Suwirta meminta seluruh pihak terkait ikut mengawasi proses pembangunan puskesmas ini. Khususnya kepada perwakilan Kejaksaan dan Inspektorat Daerah, Bupati Suwirta mengajak untuk bersama-sama mengawasi
jalannya pembangunan. Sehingga kualitas bangunan dapat terjaga dengan baik, agar selanjutnya dapat dimanfaatkan dengan baik pula oleh masyarakat sekitar. Kepala Dinas Kesehatan Klungkung dr. Adi Swapatni mengatakan, kegiatan pembangunan Puskesmas Banjarangkan II dimenangkan oleh PT Anindyaguna dari Kertalanggu, Denpasar, dengan nilai proyek mencapai Rp 7.905.415.955 dari total pagu anggaran sebesar Rp 8.000.000.000. Sumber dananya dari DAK (Dana Alokasi Khusus) fisik sebesar Rp 3.660.770.000 dan APBD sebesar Rp 4.244.645.955. Waktu pelaksanaan pengerjaan proyek ini, akan dikerjakan selama 200 hari kalender dari 7 Mei sampai dengan 22 November nanti. Dengan adanya puskesmas, nantinya masyarakat sekitar dapat dipermudah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. (ad727)
KEPULAUAN Nusa Penida kini berkembang pesat. Pulau dengan keindahan bentang alam dan kehidupan bawah lautnya ini dalam beberapa tahun terakhir semakin populer dan diminati turis sebagai destinasi favorit di Bali. Nusa Penida kini terus dibangun dengan mendorong pengembangan potensi pariwisata. Kecamatan Nusa Penida merupakan kecamatan terluas dari empat kecamatan yang berada di Kabupaten Klungkung. Luas wilayah Nusa Penida dua pertiga dari luas wilayah Kabupaten Klungkung. Kecamatan dengan luas wilayah 202,84 km persegi ini berbatasan dengan Selat Badung di sebelah utara dan barat, Selat Lombok di sebelah timur, dan Samudera Indonesia di sebelah selatan. Sektor pariwisata selalu menjadi andalan Kabupaten Klungkung. Ini sejalan dengan upaya terus menggali potensi pariwisata, khususnya kepulauan Nusa Penida untuk menjadi pulau turis. Apalagi, pemerintah daerah memasang target tinggi dalam target PAD (Pendapatan Asli Daerah) tahun 2019. Kepala Dinas Pariwisata Klungkung Nengah Sukasta menargetkan pendapatan naik lebih dari 100 persen. Tahun ini target PAD khusus untuk Dinas Pariwisata mencapai Rp 7.081.825.000. Jumlah ini, naik signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 3.052.259.000. Dengan target pendapatan sebesar itu, maka Dinas Pariwisata juga menaikkan target kunjungan wisatawan. Tahun ini, jumlah wisatawan ditarget mencapai 543.979 orang wisatawan. Jumlah ini, naik dari target tahun sebelumnya 343.979 orang. Ada delapan destinasi baru yang menjadi fokus penataan tahun ini di Nusa Penida. Antara lain Bukit Sekartaji (Teletubies) di Desa Tanglad, Pantai Atuh Desa Pejukutan, Pantai Kelingking Desa Bunga Mekar, Pasih Uug Desa Bunga Mekar dan Pantai Suehan di
Desa Tanglad. Ragam upaya terus didorong pemerintah daerah untuk menggenjot seluruh potensi gugusan pulau Nusa Penida, Lembongan dan Ceningan ini. Seperti mendorong penuntasan pelabuhan segitiga emas. Bahkan, tingginya fokus pemerintah daerah terhadap Nusa Penida, juga mencuri perhatian Kemenkopolhukam melalui Tim Desk Wilayah Perbatasan (Wiltas) dan Pulau-pulau Kecil Terluar (PPKT), belum lama ini. Asisten Deputi Wilayah Perbatasan Yasid Sulistya, mengatakan Kemenkopolhukam sedang memantau implementasi kebijakan pulau-pulau kecil terluar, seperti Nusa Penida. Ini berkaitan dengan sistem keamanan dan pertahanan, sekaligus penyusunan kebijakan pulau-pulau kecil terluar. Maka, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan, dengan status Pulau Nusa Penida yang menyatu sebagai pulau terluar, pihaknya berharap semua perencanaan, permasalahan dan semua potensi yang ada, pihak Kemenkopolhukan bisa mendukung serta mendorong semua perencanaan yang diusulkan. “Usulan perencanaan
kami terhadap Nusa Penida, tujuan utamanya jelas, agar masyarakat kami di sana bisa sejahtera,” katanya. Kecamatan Nusa Penida merupakan daerah kepulauan yang terdiri dari 16 desa dengan jumlah penduduk 45.520 jiwa. Pesatnya perkembangan Nusa Penida, juga memicu meningkatnya tindak kejahatan. Seperti maraknya peredaran narkoba, pencurian hingga kasus skimming yang melibatkan dua turis Bulgaria, belum lama ini. Beruntung, pada kasus terakhir, dua turis Bulgaria tepergok warga, sehingga berhasil ditangkap dan gagal melancarkan aksinya di ATM Kampung Toya Pakeh. Meski pariwisata melesat pesat, tetapi kepulauan Nusa Penida sebagai salah satu pusat beradaban spiritual umat di Bali, tetap terjaga sampai sekarang. Ini terlihat dari antusias ribuan umat datang ke Nusa Penida, setiap jadwal pujawali di Pura Penataran Ped, maupun pura besar lainnya, seperti Pura Puncak Mundi, Pura Batu Medau, Pura Goa Giri Putri, Pura Dalem Bungkut dan pura lainnya, sebagai penyangga keberadaan pulau ini secara niskala. (gik)
Bali Post/gik
RUMPUT LAUT - Rumput laut menjadi salah satu potensi Nusa Penida, yang sempat menjadi daya tarik pariwisata. Sekarang, pesatnya pariwisata, membuat petani rumput laut memilih bergelut juga di sektor pariwisata, sehingga meninggalkan budaya sebagai petani rumput laut.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan resto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692
B.BP.004.05.19.0000701
Dbthkn Sopir SIM A, Drafter Hub:082113195951/8463609 nuansabali1@yahoo.com
B.BP.001.05.19.0000606
Dcr penunggu u/Kos Elit, Jl.P Bacan.08123928624/085100492291
B.BP.001.05.19.0000668
Dcr;PO,HK,Waker. Hotel Puri Asih.Jl.Pantai Kuta No.40 Bali
B.BP.001.05.19.0000560
Dibthkan Sgr Sopir Hub.723593/ 723637/081246400852 Cr 2 PRT+1B.Sister Gj.2jt Tdr Dlm 081999776071/082237995324 B.BP.001.05.19.0000708
Dicari: Salesman / Girl pglmn Gaji 3Jt,Transport,Komisi,Bonus Hub: 087761391444 B.BP.001.04.19.0000613
Dcr Guru/Pendamping TK/bs Krja Team,082145707300/089621759346 B.BP.001.05.19.0000707
BENGKEL LAS Free
Dcr Tukang Kebun bs Nyetir Matic utk Villa Pribadi Hub.085100050706/WA B.BP.004.05.19.0000669
Dibthkn:Sales Horeca,Spv Sales Sopir.CV Kirim ke Jl.Kebo Iwa Utara No.151 X Denpasar Telp.426276/081999561887 B.BP.001.05.19.0000697
Dicari Cook dan Waitress untuk Restoran di Ubud.Kirim Lamaran ke Atman Kafe, Jl.Hanoman 38 Ubud, Tlp/WA 081239307827 B.BP.004.05.19.0000671
Dicari Courier Motor,Admin,OB, Operasional&Sopir(Max28Th),Krm Jl Gn.Soputan I/107.Tl:8466317
B.BP.001.05.19.0000612
B.BP.001.05.19.0000565
Dibthkn Accounting.Persyaratan P/W,Akuntansi,Mmpu Bhs Inggris dgn Baik,Max30Th.Lam Kirim ke Email:finance@pbmcgroup.com
Dicari:Receptionnist, Cashier, Therapist,Cleaning Sevice. Syarat:Perempuan,Min SMU,Pglmn min 1 Th dibidangnya.Bawa Lam ke Bodyworks Spa Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget
B.BP.001.05.19.0000650
Dibthkn Driver& Delivery Alkes SIM A&C. Lmr ke Jl.Diponegoro 135-137 B 24-25 Dps T.8423888 E:tresia@dvmedika.com
B.BP.001.05.19.0000662
Tekhnisi Las Listrik, Welder, Sales Marketing : 085103167222
B.BP.001.05.19.0000676
B.BP.001.05.19.0000652
Mau jd Marketing di Sinarmas ? Dapatkan Gaji Pokok, Incentive & Bonus. Segera Hub: 081339798581 / 081933018006
B.BP.004.05.19.0000703
SMK di Dps Bth Bendahara Sekolah,Jujur,Serius n Niat Kerja, bisa Handle Siswa n Ortu/Wali Email:tugasbali@yahoo.com
B.BP.001.05.19.0000519
Travel Bth Sopir umur max 30th Single Ph:4771576/08123803997 B.BP.004.05.19.0000672
Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01
DIJUAL MOBIL TOYOTA
Dilelang Grand New Avanza (Plat L)’17.Hub:089619874461 B.BP.001.05.19.0000653
Harier 2.4LPrem CBU 07 cat ori Hitam,KM45rb,jok klt,STNK baru Ban new,super ist,081338251999 B.BP.004.05.19.0000628
BIRO JASA
n
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
RUPA-RUPA
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
SERVICE
SERVICE
SERVICE
SUZUKI TOP MOTOR PROMO SUZUKI Dapatkan Hadiah Menarik Tanpa Diundi
DP 3 Jtan
DP 20 Jtan
- Dp Ringan - Bunga & Cicilan Murah - Proses Cepat - Bisa Tukar Tambah segala merk
Suzuki Semarak Tahun Baru Imlek
081916298738 082237896644 C.0000780-MBL-1
DIJUAL MOBIL
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
BMW
DIJUAL RUMAH
X5 Th 2002 Triptonic,Sunroof, CamPark,Jok Kulit,Speed 210Km/ Jam,Kondisi Istw.H:08123804329
Dijual Rmh Type45 Tukad Mungga DP 10% Bunga Krd 0.83%/Bln Hub:081338183031/081805374433
B.BP.001.05.19.0000610
HONDA
HRV CCVT A/T 2015 ext dokter ful Variasi 0816578238 H.230jt
B.BP.001.05.19.0000698
SUZUKI
Jual Suzuki Ertiga Th 2012 Silver Metalik Tangan Pertama Low KM Hub:081338265566
B.BP.001.05.19.0000696
PROPERTY DIJUAL RUMAH
Dijual Rmh Jln Utama Sukasada DP 10% Bunga Krd 0.83%/Bln Hub:081338183031/081805374433 B.BP.004.04.19.0000544
Dijual Rumah di Jln.Tkd Badung Utama No.8 Dps.Cocok Utk Usaha LT570M2,LB363M2,KT3,KM7,IMB, SHM,Listrik2KM@7700&4400W,PAM Telp Indihome,Full Funished Hubungi: 085238311111 B.BP.001.05.19.0000623
DIJUAL MOBIL
Desig
Informasi pasang iklan Telepon
B.BP.004.04.19.0000546
Jual BU Cepat,Rumah 120m2 Jl. Sehati 18 Pesanggaran Pedungan Densel Hub.085230008221
B.BP.001.05.19.0000591
PROPERTY DISEWAKAN GEDUNG
Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2,08123812222 B.BP.153.05.19.0000709
PROPERTY DIJUAL TANAH
Dijl Tnh Sedayu Klungkung,Jln. Hotmix 50Mtr dr ByPass,L18 Are H:160Jt/Are.Hub:0818350991 BUC B.BP.001.05.19.0000667
Dijl Tnh Tumbak Bayuh L 22 Are Jl.Hotmix H:155 Juta/Are Hubungi:0818350991 BUC...!!! B.BP.001.05.19.0000666
PROPERTY DIJUAL RUKO
Dijl 2 Unit Ruko Lt2, Jl. Kapten Tendean Kediri,Harga 625Jt Hubungi:0818350991 BUC...!!!
B.BP.001.05.19.0000665
Djl Ruko Lt2,Jl .Kapten Tendean Kediri,LB300M2,LT233M2,H:1,6M Hub:0818350991 BUC...!!! B.BP.001.05.19.0000664
Jual cepat Ruko,Gudang Rangka Baja dan Rumah lokasi Strategis Klk Hub. 081933030383 B.BP.165.05.19.0000673
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228 B.BP.001.05.19.0000699
Gesek Tunai&Pelunasan Gadai BPKB Keboiwa Slt 087850475008 B.BP.001.05.19.0000593
KEHILANGAN
T.Kvl min 1 Are Jl.Pura Warung BabakanCangguH.081236877147
Hlg BPKB A2145845-O DK 1694 BO Drs. I Made Madia, 082145541811
B.BP.001.05.19.0000706
B.BP.001.05.19.0000705
BANGLI
14
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
Tingkatkan Wawasan dan Kemampuan Pelayanan Masyarakat
Sekda Giri Putra Pimpin Rombongan Kaling Studi Tiru ke Yogyakarta
GUNA menambah wawasan dan meningkatkan kemampuan aparatur pemerintah kelurahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bangli melaksanakan studi tiru dengan mengajak lurah serta kepala lingkungan (kaling) di Kecamatan Bangli ke Kantor Lurah Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta, Kamis (16/5) lalu. Kedatangan rombongan Pemkab Bangli yang dipimpin Sekda Bangli Ir. Ida Bagus Gde Giri Putra diterima Staf Ahli Wali Kota Yogyakarta Bidang Umum beserta jajarannya di aula kantor lurah setempat. Sekda Bangli Ir. Ida Bagus Gde Giri Putra, M.M. menyampaikan terima kasih kepada jajaran Pemkot Yogyakarta yang telah menerima kunjungan Pemkab Bangli dengan baik. Dalam kesempatan itu, Sekda menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan studi tiru yang dilaksanakannya. “Pada hakikatnya kami mengajak lurah dan kepala lingkungan untuk mengenal dan belajar lebih banyak karena Kelurahan Rejowinangun ini sudah dikenal di Kota Yogyakarta. Kami mencoba dan mempelajari inovasi-inovasi apa yang sudah dilakukan di Kelurahan Rejowinangun dalam hal memberikan pelayanan publik kepada masyarakt,” terangnya. Melalui studi tiru ini, diharapkan inovasi-inovasi yang selama ini diterapkan Kelura-
han Rejowinangun bisa dicoba diterapkan di wilayah kelurahan di Bangli. Sehingga ke depan pelayanan publik yang diberikan ke masyarakat oleh masing-masing kelurahan di Bangli bisa lebih baik. Staf Ahli Wali Kota Yogyakarta Bidang Umum Drs. Tri Widayanto menyambut baik kedatangan rombongan Pemkab Bangli untuk melaksanakan studi tiru. Dalam kesempatan itu ia menjelaskan secara singkat profil Kota Yogayakarta. Disampaikannya bahwa Kota Yogyakarta merupakan ibu kota daerah Istimewa Yogyakarta yang terletak di tengah-tengah 4 kabupaten. Kota Yogyakarta memiliki predikat sebagai pusat kegiatan bisnis, pusat pemerintahan, kota pendidikan, kota wisata dan kota perjuangan. Guna memberikan akses pelayanan terbaik bagi masyarakat, pemerintah Kota Yogyakarta secara bertahap sejak tahun 2002 telah melaksanakan pelimpahan sebagian kewenangan wali kota kepada camat dan lurah yang terakhir kali diperbaharui dasar hukumnya. Dia menyebutkan terdapat 11 urusan yang dilimpahkan yakni, urusan pemerintahan umum, urusan pendidikan, urusan kesehatan, urusan PU dan penataan ruang, urusan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, urusan sosial, urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, uru-
san lingkungan hidup, urusan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, urusan kebudayaan dan urusan perdagangan. Terkait dengan Kecamatan Kotagede, pihaknya menginformasikan bahwa Kecamatan Kotagede merupakan kecamatan yang meraih penghargaan terbaik pertama sebagai kecamatan pelaksana Paten (pelayanan administrasi terpadu kecamatan) di Kota Yogyakarta. Paten dimaksudkan untuk mempercepat pelayanan publik kepada masyarakat, sehingga beberapa pelayanan perizinan, surat izin usaha, akte kelahiran, akte kematian, berbagai pelayanan administrasi kependudukan terpadu dapat dilaksanakan di kecamatan, tidak perlu datang ke balai kota tapi bisa diselesaikan di masing-masing wilayah. Disampaikan juga bahwa Kelurahan Rejowinangun meraih juara II lomba kelurahan tingkat nasional tahun 2016 yang terkenal dengan inovasi pemberdayaan masyarakat sistem klaster. Di mana ada 5 klaster berbasis RW yang dikembangkan yaitu klaster budaya, klaster kerajinan, klaster herbal, klaster kuliner dan klaster agro. Kelurahan Rejowinangun kemudian dijadikan kelurahan percontohan yang banyak mendapat kunjungan dari daerah-daerah lain, mengenai pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejateraan. (ad726)
Bali Post/kmb40
Suasana lantai dua Pasar Kidul.
Pedagang Kain di Pasar Kidul Enggan Pindah ke Pasar Loka Crana Bangli (Bali Post) –
Rencana Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli memindahkan pedagang kain di lantai dua Pasar Kidul ke Pasar Loka Crana, ditolak sejumlah pedagang kain di pasar setempat. Kabarnya pedagang yang enggan pindah telah melayangkan surat ke Disperindag, Bupati, dan DPRD Bangli. Salah seorang pedagang kain ditemui di lantai dua Pasar Kidul membenarkan bahwa dirinya bersama rekan-rekan pedagang kain sudah bersurat ke Disperindag, Bupati dan DPRD Bangli sekitar beberapa minggu lalu. Dalam surat itu, pada intinya pedagang menyatakan menolak pindah ke Pasar Loka Crana. “Suratnya dikirim sebelum acara pamelaspasan di Pasar Loka Crana. Tapi sampai sekarang belum ada tanggapan dan tindak lanjut,” ujar pedagang kain yang enggan disebutkan namanya itu. Dia menjelaskan, ada beberapa hal yang menjadi alasan pedagang enggan dip-
indah dari Pasar Kidul. Di antaranya, karena ukuran kios baru di Loka Crana yang dinilai sempit, yakni 2x2 meter. Ketika dipindah ke Pasar Loka Crana, pedagang kain nantinya tidak dibolehkan menempati lebih dari satu kios seperti yang saat ini dilakukan pedagang di Pasar Kidul. Selain itu, alasan lain pedagang enggan dipindah karena adanya pengenaan sistem sewa. Menurut informasi yang diterima pedagang, saat menempati kios baru di Pasar Loka Crana pedagang akan dikenakan sewa Rp 10 ribu per hari yang wajib dibayar setiap bulan. Meski-
Bangli (Bali Post) – Peraturan daerah (perda) inisiatif yang dihasilkan DPRD Bangli selama lima tahun terakhir cukup minim. Berdasarkan data yang dihimpun, dalam periode 2014-2019 terhitung hanya ada tiga perda inisiatif yang dihasilkan dewan. Tiga perda inisiatif yang dihasilkan itu yakni Perda No. 18 Tahun 2016 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan. Perda No.8 Tahun 2017 tentang
Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Perda No. 11 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Selama ini DPRD Bangli lebih banyak menetapkan ranperda yang merupakan usulan dari eksekutif. Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata ditemui belum lama ini tak menampik hal itu. Namun, dia menegaskan bahwa jumlah
pun tidak berjualan. Berbeda dengan di Pasar Kidul sekarang. Pedagang hanya dikenakan retribusi Rp 8 ribu dan biaya listrik Rp 3 ribu per hari. Retribusi dipungut jika pedagang berjualan. Hal lain yang juga menjadi alasan pedagang enggan pindah yakni karena kehabisan modal. Menurut pedagang untuk memindahkan barang dagangan ke Pasar Loka Crana, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. “Sampai sekarang saja saya masih kredit rolling door di sini. Karena waktu awal nempatin pasar ini, saya harus beli empat rolling door dengan harga satunya Rp 2 juta,” ujarnya.
Pedagang lainnya, Made Adi Wiyono, juga mengungkapkan hal serupa. Dia mengaku keberatan jika harus dipindah ke Pasar Loka Crana. Alasannya selain karena capek dipindah-pindah, dirinya juga keberatan dari sisi biaya. Dia menuturkan pascaperistiwa kebakaran beberapa tahun lalu, dirinya sudah beberapa kali pindah tempat jualan. Bahkan dirinya sempat menyewa kios sebelum akhirnya berjualan di tempat sekarang, karena tak kebagian tempat relokasi yang disediakan pemerintah. “Dari sisi biaya berat, kalau harus pindah lagi. Lumayan modal yang harus saya keluarkan,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Bangli Nengah Sudibya hingga sore kemarin belum bisa dikonfirmasi terkait hal itu. (kmb40)
Dewan Hanya Hasilkan Tiga Perda
STUDI TIRU - Sekda Ida Bagus Gde Giri Putra memimpin rombongan Pemkab Bangli melaksanakan studi tiru ke Kantor Lurah Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta, Kamis (16/5) lalu.
Petani Pengotan Kembangkan Jeruk Varietas Baru Diberi Nama ’’Sweet Orange Pak Nyarka’’
JERUK varietas baru kini tengah dikembangkan seorang petani di Desa Pengotan, Bangli, I Wayan Nyarka. Jeruk varietas baru yang sementara diberi nama Sweet Orange Pak Nyarka, memiliki sejumlah keunggulan dari jeruk pada umumnya yang sudah ada di Bangli. Dari segi ukuran, memiliki ukuran buah yang cukup besar dan tampilannya yang kuning menarik saat sudah matang. Tak hanya itu, jeruk tersebut juga memiliki rasa yang jauh lebih manis daripada buah jeruk impor. Seperti apa awal mula pengembangannya? Dalam kegiatan panen perdana di kebunnya, Minggu (19/5) kemarin, Nyarka menuturkan secara sekilas awal mula pengembangan jeruk barunya itu. Sekitar 12 tahun lalu, salah seorang anggota keluarganya yang bekerja di Kota Denpasar mendapat oleh-oleh dari majikanya berupa buah jeruk yang sangat cantik, ukuran buahnya besar, warna menarik dan rasa pun sangat manis. Karena kala itu merupakan awal-awal masuknya jeruk impor dari Cina ke Indonesia, sehingga terpikir oleh keluarganya untuk mencoba menyemai biji jeruk tersebut. Namun
sayang dari sekian banyak biji yang disemai, yang bisa tumbuh hanya satu biji. Selanjutnya biji yang telah tumbuh itu ditanam di kebunnya. Nyarka mengaku baru bisa melihat buahnya setelah jeruk tersebut berumur sembilan tahun. Dirinya sempat kaget karena hasil dari semaian biji tersebut ternyata luar biasa. Buahnya bisa mirip dengan buah aslinya. “Di situlah awal mula saya berinisiatif untuk mencoba memperbanyak melalui stek. Dari stek yang sudah saya lakukan pada waktu itu sekarang bisa menghasilkan buah perdana seperti yang kita petik hari ini,” tuturnya. Lebih lanjut disampaikan, keunggulan dari buah jeruk hasil steknya tersebut adalah di samping memiliki ukuran buah yang cukup besar, tampilan buahnya juga cantik dengan warna kuning yang menarik. Dari segi rasa, juga manis, lebih manis dari buah jeruk impor. Keunggulan lain yang dimiliki adalah kalau dibandingkan jeruk jenis Berastagi yang selama ini di pasaran, jeruk ini tidak memiliki ampas sehinga bisa ditelan seluruhnya. Bedanya, jeruk ini memiliki kulit yang lebih tebal daripada jeruk jenis lainnya. “Hal ini sudah dibuktikan oleh sebuah perusahaan
eksportir di Indonesia dan mendapat apresiasi karena kualitas dari jeruk ini sangat memenuhi standar kualitas hotel sebagai salah satu penyalur buah jeruk,” tambahnya. Nyarka mengaku nama Sweet Orange Pak Nyarka merupakan nama sementara yang diberikan terhadap jeruk yang kini tengah dikembangkannya. Nyarka juga belum bisa memprediksi sejauh mana kekuatan dan ketahanan tanaman dan buah jeruk ini terhadap hama. Oleh karena itu menurutnya masih perlu uji coba dan penelitian yang lebih mendalam. Bupati Bangli I Made Gianyar yang hadir dalam acara panen perdana kemarin menyampaikan apresiasi terhadap Wayan Nyarka. Bupati menganggap Nyarka sebagai pionir kemajuan di Desa Pengotan. Pada tiga puluh tahun lalu Pengotan masih kalah dengan Desa Bunutin yang merupakan kampung halaman Bupati. “Berkat inovasi dari Pak Nyarka saat ini Bunutin telah disalip oleh Desa Pengotan dengan pertaniannya dan tentunya masyarakat sekitar kalau sudah ada hal yang positif ayo kita tiru dengan lebih cepat lagi untuk kesejahteraan kita bersama,” kata Gianyar. (ina)
Bali Post/ina
JERUK - Wayan Nyarka (kanan) mengajak Bupati meninjau kebun jeruknya.
Bukan Jadi Tolok Ukur Kinerja
perda inisiatif yang dihasilkan bukan lagi menjadi tolak ukur kinerja dewan. “Kalau dulu mungkin iya. Dulu pemahamannya, makin banyak perda yang dihasilkan seolah-olah semakin bagus. Namun belakangan ini, itu (perda inisiatif) tidak lagi jadi tolak ukur kinerja dewan,” tegasnya. Yang menurutnya menjadi tolak ukur kinerja, adalah bagaimana ketiga fungsi dan kewenangan dewan yakni legislasi, anggaran dan pen-
gawasan bisa dijalankan lembaga dewan dengan baik. DPRD, kata dia, akan mengusulkan perda, apabila masalah krusial yang ada tidak terakomodir oleh eksekutif, atau terlambat diusulkan eksekutif. “Di sanalah kewajiban kita membuat rancangan yang disebut ranperda inisiatif dewan. Sebenarnya tidak ada bedanya. Karena semua data juga kita dapatkan dari eksekutif,” ujarnya. (kmb40)
15
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
City Raih ’’Treble’’ Pertama
London –
Manchester City mengalahkan Watford dengan skor 6-0 pada final Piala FA di Wembley, Minggu (19/5) dini hari kemarin. Ini merupakan margin kemenangan terbesar di laga puncak Piala FA selama 16 tahun. Laga ini mengakhiri musim kompetisi domestik Inggris. Kemenangan itu membawa City mengklaim treble pertama Liga Utama Inggris, Piala FA dan Piala Liga. Ditambah Community Shield menjadikan jumlah trofi utama City menjadi 10 sejak kedatangan Sheikh Mansour, seorang anggota dari keluarga kerajaan Abu Dhabi. Pep Guardiola sekarang memiliki 27 trofi sebagai pelatih, enam diraihnya di Inggris sejak tiga tahun lalu, 14 dalam empat tahun di Barcelona dan tujuh selama tiga musim di Bayern Munich. Pekerjaan Guardiola di City tidak akan selesai sampai mendapat trofi Liga Champions seperti yang dilakukannya dua
kali untuk Barcelona. Ia menilai konsistensi timnya tanpa henti di semua kompetisi musim ini membuat prestasi treble lebih sulit daripada kemenangannya di Liga Champions. ‘’Kami memenangkan Liga Primer tidak dengan santai. Liverpool menunjukkan kepada kami betapa sulitnya masa depan. Ini adalah standar dan level yang akan kami hadapi nanti,’’ ujar Pep. Allegri Massimiliano Allegri menahan air mata saat mengungkapkan keputusan mengakhiri kebersamaan dengan Juventus yang telah dilatihnya selama
lima tahun dengan raihan 11 trofi. ‘’Kami melihat masa depan Juventus dan klub memutuskan bergerak ke arah yang berbeda tahun depan tanpa saya. Tapi itu tidak mengubah apa pun. Kami telah tumbuh bersama dan ini adalah saat yang tepat untuk meninggalkan klub dengan cara terbaik,’’ kata pria 51 tahun ini dalam konferensi pers di Allianz Stadium. Juventus membuat rekor merebut gelar kedelapan berturut-turut di Serie A Liga Italia yang merupakan trofi kelima Allegri dalam beberapa tahun terakhir. Dia juga mengangkat Coppa Italia pada em-
pat kesempatan sejak menggantikan Antonio Conte pada 2014 dan mencapai dua final Liga Champions. Mantan bos AC Milan dan Cagliari itu sebetulnya masih memiliki ikatan satu tahun kontrak di Turin. Namun, kegagalan merebut gelar Liga Champions tampaknya menjadi bumerang bagi Allegri. Ia juga dilaporkan terlibat perpecahan dengan mantan legenda Juventus Pavel Nedved dan Fabio Paratici mengenai arah apa yang harus diambil klub. ‘’Ini adalah keputusan paling sulit yang saya buat selama saya di Juventus. Setelah kekalahan melawan Ajax, saya dengan tulus berpikir untuk melanjutkan dengan Max,’’ ujar Ketua Klub Andrea Agnelli yang duduk bersama Allegri dalam konferensi pers. (afp/kmb)
Garap Pasar MPV Bali, Wuling Hadirkan Cortez CT dan Confero S ACT PADA 2019 ini, Wuling Motors kembali hadir dengan dua varian baru yang menjadi unggulan, yakni Cortez CT dan Confero S ACT. Acara peluncuran kedua produk yang sudah diperkenalkan di Indonesia International Motor Shows (IIMS) ini digelar di Kuta, Sabtu (18/5). Wuling menggandeng Hanawa Mobilindo Utama dan Kumala Cemerlang Abadi untuk pemasaran di Bali. Menurut Regional Sales Manager Wuling Motors, Zia Ul Rahman, kedua produk Multi Purpose Vehicle (MPV) Wuling ini hadir dengan fitur-fitur baru serta mengusung teknologi terkini. Bali disasar sebagai lokasi peluncuran kedua produk ini karena animo pasar yang cukup besar. ‘’Secara market share, Wuling menguasai sekitar 5 persen dari total market share di segmennya untuk di Bali. Padahal Wuling termasuk pemain baru,’’ ujarnya. Kondisi ini menyebabkan ia cukup optimis kedua produk MPV Wuling bisa diterima konsumen Bali. ‘’Pulau Bali turut memberikan kontribusi dalam penjualan produk Wuling di Indonesia. Oleh karena itu, kami memperkenalkan Cortez CT yang dilengkapi mesin turbo dan Confero S ACT dengan transmisi e-Clutch,’’ paparnya. Seiring dengan semangat
‘’Drive For A Better Life’’, ia berharap dapat memenuhi kebutuhan konsumen untuk melaju menuju kehidupan yang lebih baik. Untuk harganya, Cortez CT ditawarkan mulai dari Rp 250.000.000 sampai Rp 300.000.000, sedangkan Confero S ACT dijual Rp 206.800.000. Cortez CT ‘The New Advanced MPV’ dibekali mesin 4 silinder 1.500 cc dengan Turbocharger keluaran Honeywell. Kompetensinya menghasilkan tenaga maksimal 140 HP serta torsi 250 Nm. Dalam rangka menyalurkan performa ke roda depan, Cortez CT memiliki dua pilihan transmisi, yaitu manual 6 percepatan untuk tipe C atau Continuously Variable Transmission (CVT) yang tersedia pada tipe C dan L. Nuansa elegan dengan jok semi-leather bernuansa cerah dan corak panel modern turut disematkan pada interior Medium MPV ini, didukung ruang kabin lega dan konfigurasi 7-seater captain seat yang menambah kenyamanan. Tidak hanya itu, beragam fitur modern juga semakin melengkapi Cortez CT, seperti One Push Start/Stop Button, Keyless Entry, hingga Emergency Stop Signal (ESS). Pilihan warnanya terdiri atas Pristine White, Dazzling Silver, Aurora Silver, Starry Black
dan Burgundy Red. Sementara itu, Confero S ACT hadir dengan transmisi e-Clutch dari Schaeffler yang memudahkan pengoperasian transmisi manual tanpa adanya pedal kopling serta efisien dalam biaya perawatan. Di samping penggunaan transmisi e-Clutch, MPV ini turut diberikan sentuhan berjiwa muda berkat pengaplikasian Black Ambience With Red Stitches dan aksen Red Carbon Style pada panel pintu dan head unit. Produk yang bermain di segmen MPV ini juga menawarkan kenyamanan dengan kabin yang lapang hingga baris ketiga. Wuling pun menghadirkan beberapa fitur tambahan mulai dari Electric Adjustable Foldable Mirror, Emergency Stop Signal (ESS) hingga driver seat height adjuster di Confero S ACT. Terdapat lima pilihan warna untuk Confero S ACT,
Senam Aerobik HUT Bali TV
Supriandini Juara Umum
Denpasar (Bali Post) – Pesenam Karangasem Cicik Endah Ardi Supriandini tampil sebagai juara umum dalam lomba senam aerobik merayakan HUT ke-17 Bali TV di Wantilan Bali TV, Jalan Kebo Iwa 63 A, Denpasar, Minggu (19/5) kemarin. Wanita berusia 39 tahun ini mengumpulkan total poin tertinggi 5.565 sekaligus berhak merebut Piala Menpora yang diserahkan Ketua Panpel Adolfina Grace Tangkudung. Atlet senam asal Angantelu yang biasa dipanggil Andini itu turun dalam delapan kategori lomba. Hebatnya, ia masuk kelompok enam besar di semua nomor. Prestasi terbaiknya adalah pada nomor poco-poco GWR (bebas) dengan menjadi juara. Nomor lain yang diikutinya adalah aerobik 30 tahun ke atas (juara III), low impact 30 tahun ke atas pemula (harapan I), body language 30 tahun ke atas pemula (juara III), hip hop pemula atau belum pernah juara I, II, III ((harapan III), salsarobik bebas (harapan I), SKJ 2018 Jadul bebas (juara III), aerobik dangdut pemula
(harapan III). Pembukaan lomba ditandai pelepasan 117 balon oleh Sri Utari Satria Naradha yang sekaligus memilih 10 peserta senam massal terbaik . Grace Tangkudung menilai peserta sangat antusias mengikuti 14 kategori yang dilombakan.
Bukan hanya itu, peserta juga berdatangan dari seluruh Bali kecuali Klungkung. Penilaian dilakukan oleh dewan juri dari Persatuan Juri Senam se-Bali (Perjusba) yang dipimpin Grace Tangkudung. ‘’Semua dewan juri memiliki sertifikat sebagai juri,’’ ujarnya. (kmb)
yaitu Carnelian Red, Pristine White, Dazzling Silver, Aurora Silver dan Starry Black. Suhud Budiman Simanullang, Operation Manager PT Hanawa Mobilindo Utama, menambahkan dalam melakukan peluncuran resmi Wuling Cortez CT dan Confero S ACT di Bali, digelar juga pameran mulai Jumat (17/5) hingga Minggu (19/5) kemarin. Tersedia pula unit test drive bagi para pengunjung yang ingin merasakan sensasi berkendara bersama dua varian terbaru MPV Wuling ini selama pameran berlangsung. Untuk program promo, Aldrian Nugraha, Sales Manager Kumala Denpasar, mengatakan ada sejumlah doorprize yang bisa diperoleh konsumen, baik itu yang melakukan indent maupun test drive. Terdapat juga program menarik lainnya selama pameran. (bns2)
Bertolak dari hal tersebut, ia mengajak seluruh masyarakat mengubah perilaku. ‘’Jangan membuang sampah sembarangan, mari ikut aktif melakukan edukasi terkait pentingnya upaya menjaga lingkungan,’’ cetusnya. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Teja menerangkan, gerakan resik sampah plastik digelar serentak di seluruh Bali dengan melibatkan tak kurang dari 26.500 orang. Sebelumnya, Pemprov Bali sukses melaksanakan gerakan bersih sampah plastik di areal Pura Agung Besakih, 2 Februari 2019 dan Lapangan Umum Kintamani Kabupaten Bangli, 7 April 2019. Sekda Dewa Indra dalam wawancaranya dengan sejumlah awak media menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah plastik secara signifikan di seluruh Bali. Ia menyebut agenda resik sampah plastik ke depannya akan makin diintensifkan dan dilakukan rutin sebulan sekali. Sejalan dengan itu, pihaknya juga terus melakukan evaluasi terhadap efektivitas Pergub Nomor 97 Tahun 2018. ‘’Badan Lingkungan Hidup telah melaksanakan survei dari bulan Februari hingga April 2019, hasilnya timbulan sampah plastik turun signifikan,’’ ujarnya. Dewa Indra mengakui butuh proses dan waktu untuk mengubah perilaku masyarakat yang sudah sangat lama tergantung dengan plastik. Namun dengan berbagai upaya dan edukasi yang terus dilakukan, pihaknya yakin perlahan-lahan masyarakat akan terbiasa mengganti plastik dengan bahan-bahan ramah lingkungan. Untuk itu, Dewa Indra juga ingin barang-barang pengganti plastik diproduksi secara simultan dilakukan sejalan dengan gerakan edukasi. Dewa Indra didampingi Kepala BLH Made Teja juga berkesempatan berdialog dengan sejumlah pedagang di Pasar Pancasari untuk memberikan edukasi agar mereka menyediakan kantong kain di tempat berjualan. ‘’Tolong sediakan juga kantong kain dan sarankan pembeli untuk menggunakannya,’’ sarannya kepada seorang pedagang buah. Kegiatan resik sampah plastik di Pasar Pancasari melibatkan jajaran OPD Pemprov Bali, Pemkab Buleleng, pelajar, mahasiswa, masyarakat sekitar dan sejumlah organisasi. Jajaran OPD Kabupaten Buleleng dipimpin langsung oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Selain di Pasar Pancasari, kegiatan resik sampah plastik
Jaga Kebersihan Dari Hal. 1 Seperti halnya Kota Denpasar yang perlu dibantu alat penjernih air dan pembangunan embung untuk mengatasi terjadinya banjir di wilayah Sanur. ‘’Pesan Pak Jokowi, jaga pasar baik-baik dan tingkatkan SDM pedagang.
Seluruh Masyarakat
Dari Hal. 1
Di samping itu, Pak Presiden meminta perilaku menjaga kebersihan ditingkatkan dengan tidak membuang sampah sembarangan, demikian juga dengan kebersihan sungai sehingga ke depanya dapat dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi dan menjadikan sungai bernilai lebih,’’ ujar Rai Mantra. (ad721)
yang melibatkan OPD Pemprov Bali juga dilaksanakan di lingkungan Pelabuhan Tanah Ampo, Ulakan, Karangasem. Asisten Administrasi Umum I Wayan Suarjana selaku pimpinan kegiatan mewakili Gubernur Bali Wayan Koster saat diwawancarai awak media menyampaikan tingkat timbunan sampah plastik di Bali sudah pada tahap mengkhawatirkan. Hal inilah yang menurutnya mendasari Gubernur Bali Wayan Koster menerbitkan Pergub Nomor 97 Tahun 2018 dan secara berkala diimplementasikan ke dalam kegiatan-kegiatan yang tujuannya mengurangi timbunan sampah plastik seperti kegiatan resik sampah plastik yang dilaksanakan di Tanah Ampo. ‘’Dengan pelaksanaan kegiatan ini yang disinergikan dengan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat XVI, diharapkan dapat mengurangi timbunan sampah plastik di seluruh lingkungan di Bali. Seperti yang sudah kita saksikan bersama di sini banyak juga sampah plastik yang bertebaran, dilihat dari sifatnya plastik itu kan susah terurai, dan di dalamnya mengandung zatzat kimia yang berbahaya bagi kehidupan. Inilah yang perlu dihindari ke depan, kurangi pemakaian berbahan plastik, bersihkan lingkungan secara berkala agar terwujud jati diri masyarakat dan daerah Bali yang bersih,’’ ungkapnya. Sementara itu, OPD di lingkungan Pemkab Karangasem juga turut terlibat yang dipimpin langsung oleh Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri dan Wakil Bupati Wayan Arta Dipa serta beberapa pimpinan OPD Pemkab Karangasem. Mas Sumatri pada kesempatan itu mengharapkan kegiatan yang dilaksanakan bisa menjadi contoh dan memberikan pembelajaran kepada masyarakat untuk diterapkan dalam
keseharian agar lebih bijak dalam memanfaatkan sarana berbahan plastik dan tidak membuang sampah plastik secara sembarangan. ‘’Kami berterima kasih Kabupaten Karangasem sudah dipilih sebagai daerah pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong. Kami pun sudah menindaklanjuti dengan memberikan seruan dan ajakan kepada seluruh masyarakat Karangasem untuk melaksanakan kegiatan secara berkala di lingkungannya secara rutin dimulai dari lingkungan keluarga, semoga kegiatan ini menjadi tauladan yang baik,’’ ujarnya. Khusus untuk Minggu (19/5) kemarin, kegiatan bertajuk Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik dipusatkan di Pasar Pancasari, Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng diikuti oleh 2.500 peserta. Pada jam yang sama, kegiatan serupa juga dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota. Untuk Kota Denpasar, kegiatan dipusatkan di GOR Ngurah Rai/Lila Bhuana hingga Kreneng dengan peserta 2.500 orang, sementara di Kabupaten Badung resik sampah plastik dilaksanakan di beberapa titik yaitu Pura Pucak Mangu, Taman Mumbul, Pura Sadha, Pura Mukti Pecatu dengan total peserta 2.500 orang. Di Kabupaten Gianyar, kegiatan dipusatkan di Pantai Siyut dan Tulikup dengan total peserta 2.500 orang, sedangkan untuk Tabanan dilaksanakan di Pasar Induk Baturiti, Pasar Candikung hingga objek wisata Candikuning dengan peserta 2.000 orang. Kabupaten Klungkung menurunkan peserta terbanyak dalam kegiatan kali ini yaitu 10.500 peserta yang tersebar di Pantai Batu Tumpeng dan Desa Gelgel. Sementara untuk Kabupaten Bangli, Karangasem dan Jembrana masing-masing jumlah peserta yang terlibat adalah 2.000, 1.500 dan 1.000 orang. (kmb)
Senin, 20 Mei 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Dharma Santi (1) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Wirata Parwa (3) Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Yowana Magz Tim Paskibraka GRISMA, Juara Umum Lomba LKBB Solusi Alternatif Marion Sam Seputar Bali Terkini Lejel Home Shopping Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Dharma Wacana Dharma Santi(2) Berita Siang Klip Bali Ocydia Home Shopping Klip Bali Yowana Live
15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita 17:00 Wita 17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita
Tamat Sekolah Pilih Kuliah atau Bekerja Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Folk Song Taman Sari TK Widya Saraswati Sansekerta Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Solusi Alternatif BHCC Diabemed Taksu Penulis dan Pengabdi Seni Bali, Pande Ketut Kaca Winaya Seputar Bali Terkini Lila Cita Calonarang Br. Pegambangan Batubulan (1) Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali Channel Tourist TV
balipost http://facebook.com/balipost
Senin Kliwon, 20 Mei 2019
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Rayakan HUT Ke-20
UD Mitraco Utama Ajak SDM Bali Cerdas Rebut Peluang Bisnis BALI memiliki sejumlah pebisnis muda yang gigih dan ulet. Berkat ketangguhan dan kecerdasan menangkap peluang bisnis yang ada, sejumlah putra Bali juga sukses mengembangkan bisnisnya di Bali termasuk di sejumlah provinsi di Indonesia. Salah satu putra Bali yang tergolong sukses di bidang usahanya adalah I Gusti Putu Ismawan, S.E. Pria kelahiran Desa Kukuh, Marga, Tabanan, Bali yang kini menjabat Direktur Utama UD Mitraco Utama ini merupakan sosok pekerja ulet dan tekun. Memasuki tahun ke-20 usahanya yang bergerak di bidang distributor rhyde chemical, laundry, house keeping, engineering, pool, kithcen, Spa, dan chemical supply ini kini telah mengembangkan usahanya ke Bandung, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejumlah daerah lainnya kini sedang dijajaki untuk pengembangan usahanya. Saat berkunjung ke Redaksi Bali Post, akhir pekan kemarin, suami dari Desak Putu Ana Umardani, Amd.Kep., S.E. mengaku menjalankan usaha bersama karyawannya dengan prinsip kerja keras, cerdas, konsisten, kerja tuntas dan kerja ikhlas. ‘’Maju bersama Mitraco Utama’’ kini menjadi tegline usahanya. UD Mitraco Utama yang berkantor di Jalan Nangka, Gang Blibis kini telah memasuki usia yang ke-20 tahun. ‘’Astungkara selama ini usaha berjalan lancar berkat dukungan dan kerja sama tim yang solid,’’ jelasnya. Ia mengatakan, UD Mitraco Utama yang didirikan 1 Mei 1999 ini menjadi pilihan utama bagi sejumlah relasinya untuk layanan bidang rhyde chemical. Mencermati peluang usaha yang terbuka di Bali, ia pun mengajak generasi muda Bai tampil menjadi sumber daya manusia yang profesional dan cerdas menangkap peluang pasar. ‘’Generasi muda Bali jangan takut terjun menjadi pengusaha. Bekali diri dengan keterampilan dan
MITRACO UTAMA - Merayakan HUT ke-20, Direktur Utama Gusti Putu Ismawan (berdiri) dan karyawan UD Mitraco Utama berfoto bersama di Panti Asuhan Yayasan Tat Twan Asi, Denpasar. UD Mitraco Utama yang dirintis putra Bali ini berkomitmen memberdayakan SDM Bali untuk menjaga ketahanan ekonomi Bali. kegigihan. Cermati peluang yang ada, lalu gelutilah dengan tekun, ulet dan kerja keras. Saya juga merintis usaha ini awalnya bermodal keberanian setelah lama bekerja di Jakarta dan sempat menekuni sejumlah profesi,’’ ujarnya. Ia meyakinkan bahwa usaha yang digeluti dengan tekun, penuh keyakinan serta dibarengi dengan kerja keras niscaya akan mengantarkan kita menuju harapan yang lebih baik dalam kehidupan. Nampaknya prinsip ini pula yang dijalankan I Gusti Putu Ismawan, S.E. dalam menjalankan usahanya. Kini, UD Mitraco Utama tergolong sukses dalam melakukan pengembangan usaha. Dan yang lebih penting lagi tergolong sukses dalam menanamkan semangat kewirausahaan di kalangan karyawannya. Spirit dan harapan agar generasi muda Bali bangkit dan melakukan penguatan profesi juga tak surut-surut digulirkan. Pihaknya juga berkomitmen membangun Bali dengan penguatan ekonomi generasi muda. Dengan produk ramah lingkungan, pihaknya yakin usahanya sangat sejalan dengan usaha pelestarian lingkungan dan budaya Bali. Keselarasan usaha, budaya dan terjaganya lingkungan
inilah akan menjadi satu kekuatan dalam mengelola usaha di tanah Bali. Untuk itu, ia mengajak semua pengusaha yang berusaha di Bali ikut beryadnya menjaga Bali. ‘’Mari jaga Bali bersama-sama sebagai ruang kita hidup dan ruang kita melakukan kegiatan usaha. Bali jangan hanya dinikmati tetapi harus dirawat dan dijaga,’’ harapnya. Ia memastikan pihaknya terus mengingatkan para karyawan termasuk generasi muda Bali untuk membangun daya saing dan berani terjun ke dunia usaha. Kepada Bali Post, I Gusti Putu Ismawan mengatakan, berkaitan dengan HUT ke-20 ini, pihaknya telah mengawali rangkaian kegiatan HUT dengan melakukan tirtayatra ke sejumlah pura di kawasan Bali Barat, melakukan outbound di Kebun Raya Bedugul bersama karyawan serta kegiatan rutin mengunjungi Panti Asuhan Tat Twan Asi setiap ulang tahun. ‘’Kami bersyukur, bersatu dan berbagi dalam menjalani usaha dan mengisi kehidupan. Mudah-mudahan usaha kami ini bergerak dan berjalan lancar dan bisa pada gilirannya bisa mendedikasikan diri sebagai salah satu pengembang ekonomi kerakyatan bagi generasi muda Bali,’’ jelasnya. (ad716)
SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata Ajak Lulusan Sembahyang ’’Mapamit’’
Lulusan Terserap di Perguruan Tinggi dan Pasar Kerja
MAPAMIT - Siswa SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata berfoto bersama para guru seusai melaksanakan persembahyangan ‘’Mapamit’’ di pura sekolah setempat, Sabtu (18/5). BERTEPATAN dengan Rahina Purnama Sada, Sabtu (18/5), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata di bawah naungan Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala menggelar persembahyangan Mapamit yang melibatkan seluruh siswa lulusan kelas XII. Persembahyangan dilakukan di pura sekolah setempat yang dirangkai dengan penyumpahan Asisten Tenaga Kesehatan (ATK) Jurusan Farmasi yang disaksikan rohaniwan masing-masing agama. Total jumlah siswa yang dilepas sebanyak 360 orang terdiri dari 201 siswa SMK Bali Dewata dan 159 siswa SMK Kesehatan Bali Dewata. Pembina SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata Dr. Drs. I Nyoman Suwija, M.Hum. mengatakan bahwa persembahyangan Mapamit merupakan rangkaian pelepasan siswa kelas XII secara niskala. Sebab, pada saat mereka diterima menjadi bagian dari SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata tiga
tahun lalu, mereka juga diupacarai Pawintenan. Saat mereka lulus dan meninggalkan sekolah harus dilakukan upacara yadnya sebagai tanda syukur telah diberikan ilmu pengetahuan selama belajar di SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata, sekaligus memohon doa restu agar diberikan jalan terbaik menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kepala SMK Bali Dewata Ni Ketut Sukarsih, S.E. mengatakan bahwa dari tahun ke tahun lulusan SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata mencapai 100 persen. Ini dikarenakan nilai ujian nasional (UN) siswa SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata terus mengalami peningkatan di atas standar nasional. Di samping juga didukung nilai akademik dengan berbagai prestasi yang dimiliki masingmasing siswa. Hal ini tidak terlepas dari keunggulan-keunggulan yang dimiliki masing-masing jurusan di SMK yang terletak di Jalan Ahmad Yani Utara, Peguyangan, Denpasar
Utara ini. Bahkan, dengan prestasinya tersebut salah satu siswa bernama Devana Prayitno Putri, Jurusan Keperawatan, telah diterima di Fakultas Kedokteran Unud pada Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) melalui jalur SNMPTN. Sementara Ni Putu Cintya Saraswati, Jurusan Akomodasi Perhotelan (AP), telah diterima bekerja di salah satu hotel di Canggu, Badung. ‘’Serapan lulusan SMK Bali Dewata kebanyakan sudah bekerja, karena setelah UNBK banyak yang telah diminta oleh dunia industri, mengingat anakanak kami memiliki skill dan disiplin yang tinggi,’’ ujar Ni Ketut Sukarsih. Selain didukung dengan fasilitas gedung berlantai empat, sarana dan prasarana teknologi informasi yang memadai, serta Bisnis Center untuk meningkatkan skill para siswa, dikatakan bahwa SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata memberikan keistimewaan kepada anak didiknya, yaitu bebas uang gedung. Bahkan, siswa yang berprestasi diberikan bebas uang SPP selama tiga semester sebagai dorongan kepada siswa untuk berkompetisi meraih prestasi. Terkait dengan penyumpahan ATK Farmasi, Kepala SMK Kesehatan Bali Dewata Ns. Ni Kadek Bayu Sintha Sri Utami, S.Kep. mengatakan hal tersebut bertujuan untuk melegalkan lulusan SMK Kesehatan Bali Dewata khususnya Jurusan Farmasi yang telah bekerja menjadi asisten tenaga kesehatan farmasi. Sebab, baik lulusan keperawatan maupun farmasi telah terserap di dunia kerja. Sementara lulusan yang melanjutkan ke pendidikan tinggi telah diterima di berbagai perguruan tinggi di Bali maupun di luar Bali. (ad720)
SMK Nusa Dua Gelar Pelepasan Siswa Kelas XII Angkatan Ke-28
SMK Nusa Dua melaksanakan pelepasan siswa kelas XII angkatan ke-28 di Auditorium Widya Sabha, Rektorat Universitas Udayana, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Kamis (16/5). Pelepasan tersebut mengambil tema ‘’Menuju Milenial yang Berbudaya’’. Acara perpisahan diawali dengan doa dan menyanyikan lagu ‘’Indonesia Raya’’, lalu dilanjutkan dengan pelantikan pengurus OSIS baru. Dalam sambutannya, Kepala SMKN Nusa Dua Drs. I Wayan Dayung, S.H., M.Si. menyampaikan jumlah siswa yang lulus serta kompetensi yang dikuasai. ‘’Angkatan tahun ini SMK Nusa Dua telah meluluskan sebanyak 509 siswa dan siswi. Ada 3 kompetensi yang ditanamkan pada siswa dan siswi, pertama semua harus bisa menguasai bahasa Inggris, kedua adalah kompetensi IT. Yang paling terakhir sekaligus yang terpenting siswa dan siswi harus memiliki kemampuan yang sesuai dengan kompetensi keahlian masing-masing jurusan,’’ kata Wayan Dayung. Sementara itu, Ketua Panitia Drs. I Wayan Suta, S.H. dalam sambutannya menyampaikan harapan kepada
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Aktif di Ranah Digital
BPR Lestari Bali Pertahankan Gelar ’’The Best Digital Brand Award’’ dari Infobank 3 Tahun Berturut-turut
TAHUN ini BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) berhasil mempertahankan gelar The Best Digital Brand Awards dari Majalah Infobank untuk ketiga kalinya sejak tahun 2017. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan BPR Lestari Bali dalam mengembangkan dan memperkuat brand-nya di ranah digital. Termasuk pengembangan infrastruktur perbankan yang berbasis digital untuk pemasaran dan penyediaan layanan yang mempermudah nasabah dalam bertransaksi. Acara ‘’8th Digital Brand Awards’’ yang diselenggarakan pada hari Kamis (16/5) oleh Infobank bekerja sama dengan Isentia ini dihadiri oleh banyak institusi keuangan dari seluruh Indonesia. Penghargaan yang diberikan pada acara yang berlangsung di The Westin Hotel Jakarta ini diberikan sesuai dengan kategori industrinya. ‘’Tahun ini kami mendapatkan dua gelar antara lain 1st Digital Brand Awards kategori BPR dan 1st Best Overall untuk BPR dengan aset Rp 1 triliun ke atas. Kami bersyukur dapat menyabet dua gelar sekaligus dan penghargaan ini juga memotivasi kami untuk terus aktif di ranah digital dan terus mengembangkan layanan kami ke arah transactional banking dan digital banking,’’ kata Wisnu Merthayoga, Marcomm Manager BPR Lestari Bali, saat hadir menerima penghargaan. Saat ini adalah era digital tak terkecuali pada layanan di industri jasa keuangan. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada semua brand di industri jasa keuangan yang aktif di ranah digital, terutama pada media sosial untuk mendukung reputasi brand dan media
TERIMA GELAR -- BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) menerima gelar The Best Digital Brand Awards dari Majalah Infobank dalam acara ‘’8th Digital Brand Awards’’ yang diselenggarakan pada Kamis (16/5). komunikasi kepada para nasabahnya. Infobank bekerja sama dengan Insentia melakukan riset berupa monitoring dan pengukuran aktivitas suatu brand di media sosial menggunakan metodologi Insentia Brandtology dari bulan Januari hingga Desember 2018. Berdasarkan riset tersebut, BPR Lestari Bali dinilai memiliki indeks brand yang sangat bagus di media sosial dan paling unggul di industri BPR. ‘’Kami mulai serius mengerjakan aktivasi brand di media sosial sejak tahun 2015 diikuti dengan pengembangan beberapa produk transactional banking dan digital banking. Terakhir di bulan Maret 2019 lalu dalam acara Bali Business Round Table, kami meluncurkan aplikasi Lestari Mobile yang sudah dapat digunakan na-
SMKN 1 Denpasar Wisuda 700 Lulusan Juara Porsenijar dan Ukir Prestasi dalam LKS
SMKN 1 Denpasar menggelar acara wisuda siswa kelas XII tahun pelajaran 2018-2019 yang mengambil tema ‘’Terwujudnya generasi milenial yang berkarakter dan profesional dalam memasuki revolusi industri 4.0‘’. Sebanyak 700 siswa diwisuda dalam dua tahap, Jumat (17/5) dan Sabtu (18/5) lalu di aula sekolah setempat. Upacara pelepasan tersebut dihadiri Kabid Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Bali I Made Sutarjana, S.Sos., M.M., pengawas SMK Disdik Provinsi Bali yang juga mantan Kepala SMKN 1 Denpasar Drs. I Gusti Ngurah Wijaya, M.Pd., Ketua Komite SMKN 1 Denpasar Ketut Widiana Karya dan Pengurus Komite Nyoman Keramas. Dalam acara tersebut juga diserahkan piala dan penghargaan dari siswa-siswi yang berprestasi dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Bali kepada sekolah dan penyerahan piagam penghargaan kepada peraih nilai UNBK tertinggi. Nilai UNBK tertinggi kali ini diraih Kadek Laba Subagia, RPL2 (nilai 362,0), I Gede Heri Arianta, GB2 (334,0) dan I Gede Sanchia Jodie Mantra, RPL1 (322,0). Di samping itu juga diserahkan penghargaan kepada siswa-siswi yang meraih peringkat I di kelas masing-masing. Kepala SMKN 1 Denpasar I Ketut Suparsa, S.T., M.T. didampingi Ketua Panitia Pelaksanaan USBN, UNBK dan UKK I Wayan Pasek, S.Pd., Wakasek Humas Dra. Desak Made Rai, M.Pd. menyampaikan, berdasarkan rapat pleno dewan guru, siswa yang dinyatakan berhasil lulus sebanyak 700 orang (99,86 persen) dan satu orang (0,14 persen) tidak lulus. Dikatakan, pelaksanaan wisuda dilangsungkan di sekolah untuk lebih menanamkan rasa cinta pada almamater, di samping memberikan
kesempatan belajar dan pengalaman yang seluas-luasnya kepada siswa untuk mengembangkan kreativitas serta memanfaatkan sumber daya agar lebih efektif. ‘’Karakter dan profesional mesti mendapat perhatian bagi para lulusan. Karena yang dibutuhkan dunia kerja adalah karakter atau sikap mental dan keterampilan. Jadi, selamat kepada siswa yang sudah lulus. Selamat pula kepada siswa yang berprestasi. Setelah lulus dan berprestasi, rajut cita-cita ke mana tujuan dicapai. Jangan lupa kawitan atau almamater,’’ ujarnya. Di sisi lain, Suparsa menyampaikan jika SMK memiliki tagline SMK Bisa, SMK Hebat, maka SMKN 1 Denpasar termasuk luar biasa. Terbukti mampu meraih prestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik. Suparsa menyampaikan, dalam lomba nonakademik, SMKN 1 Denpasar berhasil meraih juara umum I Porsenijar Kota Denpasar yang berlangsung pada 9 hingga 14 April 2019 lalu dengan mengantongi 30 medali emas, 19 perak dan 25 perunggu. Ini pertama kali dalam Porsenijar Kota Denpasar, SMK berhasil meraih
DALAM suasana bulan suci Ramadhan, Dealer Honda Asia Motor sebagai jaringan resmi sepeda motor Honda memanfaatkan momen ini untuk berbagi dengan konsumen setia Honda. Mengambil lokasi di halaman Dealer Asia Motor, Minggu (19/5) kemarin, digelar acara bazar sembako murah. Acara yang dimulai dari pukul 08.00 Wita ini mendapat respons antusias dari konsumen. Sembako yang dibagikan terdiri dari beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1
kg. Cara mendapatkan kupon pun sangat mudah cukup melakukan registrasi di delaer saja, konsumen sudah mendapatkan kupon yang bisa ditukar di panitia. PIC Dealer Asia Motor Mario Pangestu mengatakan bazar itu bertujuan untuk membantu meringankan masyarakat, agar mereka bisa membeli barang kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, apalagi harga kebutuhan pokok saat ini mulai naik jelang Ramadhan. ‘’Respons konsumen luar biasa, mulai pagi
siswi SMK Nusa Dua serta menghadirkan STI Bali. Setelah itu acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam kepada siswa/siswi berprestasi, contoh prestasinya yaitu juara II web design TIK tingkat Nasional yang diraih oleh Jurusan Multimedia dan juara I tarung drajat Porjar Kabupaten Badung. (ad733)
juara umum. Sementara dalam lomba LKS teknologi, rekayasa dan TIK tingkat Provinsi Bali pada 6-8 Mei 2019, SMKN 1 mampu memperoleh juara I pada 10 mata lomba, juara II pada 2 mata lomba dan juara III pada 4 mata lomba, dari 14 mata lomba yang diikuti. Selanjutnya 10 orang siswa SMKN 1 Denpasar yang meraih medali emas itu akan mewakili Provinsi Bali untuk mengikuti LKS tingkat Nasional di Yogyakarta pada 7 - 13 Juli 2019. ‘’LKS adalah inti atau core pengukuran kompetensi SMK yang lulusannya siap bekerja sesuai kompetensinya masing–masing,’’ ujarnya. Kabid Pembinaan SMK Disdik Provinsi Bali Made Sutarjana mengapresiasi prestasi yang diraih SMKN 1 Denpasar. Prestasi yang diraih ini hendaknya bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Kepada para lulusan Sutarja menekankan bahwa setelah tamat, ada tantangan baru yang akan dihadapi. Tetapi dengan dibekali keterampilan yang dimiliki, ia yakin lulusan bisa memenangkan persaingan. Setelah tamat jangan sampai menjadi beban bagi keluarga, masyarakat dan bangsa. (ad732)
PENGHARGAAN - Penyerahan penghargaan kepada siswa-siswi yang meraih peringkat I di kelas dalam acara wisuda siswa kelas XII SMKN 1 Denpasar, Jumat lalu.
Honda Asia Motor Gelar Bazar Sembako Murah Ramadhan
PELEPASAN -- SMK Nusa Dua melaksanakan pelepasan siswa kelas XII angkatan ke-28 di Auditorium Widya Sabha, Rektorat Universitas Udayana, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Kamis (16/5). siswa setelah menyelesaikan studinya di SMK Nusa Dua. ‘’Saya berharap untuk lulusan SMK Nusa Dua tidak ada yang pengangguran serta berharap agar lulusan jangan sampai lupa membawa nama besar almamater sekolah,’’ kata Wayan Suta. Acara tersebut juga diramaikan dengan pementasan bakat siswa/
sabah untuk melakukan pengecekan saldo, mutasi rekening dan transfer ke sesama rekening BPR Lestari. Fasilitas lainnya sedang dalam proses pengembangan untuk terus kami upgrade,’’ ungkap Wisnu. Sebagai informasi, BPR Lestari Bali merupakan BPR terbesar kedua di Indonesia dari sisi aset sebesar Rp 5,3 triliun dan secara umum total aset Lestari Group hampir mencapai angka Rp 6 triliun terhitung per April 2019. Saat ini sudah ada 6 afiliasi BPR di bawah naungan Lestari Group yakni BPR Lestari Bali (Denpasar), BPR Lestari Jatim (Malang), BPR Lestari Jateng (Solo), BPR Lestari Jabar (Bekasi), BPR Lestari Banten (Tangerang) dan BPR Lestari Jakarta (Jakarta Barat). (ad723)
BAZAR -- Suasana Bazar Sembako Murah Dealer Honda Asia Motor yang mengambil lokasi di halaman dealer, Minggu (19/5) kemarin.
hari sudah banyak yang antre untuk mendapatkan kupon. Paket sembako yang kami sediakan sebanyak 200 paket, sedangkan dalam kegiatan ini sekitar 300 lebih konsumen sudah memadati Dealer Asia Motor. Melihat antusias konsumen dengan kegiatan ini, rencananya kami akan adakan kembali bazar sembako murah ini Minggu depan tepatnya, 16 Juni 2019,’’ ungkap Mario. Konsumen yang berkunjung kebanyakan masyarakat yang tinggal di wilayah terdekat dealer dan konsumen yang sudah loyal dengan Dealer Asia Motor. Selain bazar sembako murah, Dealer Asia Motor juga memberikan keringanan untuk konsumen yang melakukan servis motor dengan menggelar sevis hemat dengan discount jasa servis 25%. Promosi motor baru pun diberikan pada hari ini yaitu promo pembelian Honda PCX dengan uang muka Rp 981 ribu dan Honda Scoopy dengan uang muka Rp 658 ribu. Terlihat juga sebagian konsumen melakukan riding test dengan menggunakan Honda PCX, tanggapan mereka, tarikannya mantap dan halus. Kegiatan bazar murah ini ditutup dengan games dan hiburan menarik lainnya. (bns1)