Skip to main content

Edisi Senin 19 Agustus 2019 | balipost.com

Page 1

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

16 HALAMAN

NOMOR 3 TAHUN KE 72

Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Senin Umanis, 19 Agustus 2019 Pengawasan BPR Dipertanyakan Tahun 2018, ada satu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang dilikuidasi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sementara tahun 2019 ini, ada dua BPR sekaligus yang dilikuidasi. Bagaimana pengamat ekonomi Viraguna Bagoes Oka menilai hal ini?

Pengemban Pengamal Pancasila

balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Patung Pahlawan I Gusti Ketut Jelantik Rusak Patung Pahlawan I Gusti Ketut Jelantik yang rusak akibat diguncang gempa setahun lalu belum ada perbaikan. Pemerintah didesak untuk segera lakukan perbaikan. Siapa yang mendesak pemerintah dan apa alasannya?

Abrasi Rongrong ’’Palemahan’’ Pura Abrasi di Pantai Gumbrih, Jembrana kian mengganas. Dalam lima tahun ini 30 meter lahan warga tergerus. Bahkan saat ini abrasi mengancam palemahan Pura Kawitan Desa Pakraman Gumbrih. Jembrana | HAL. 10

KARANGASEM | HAL. 11

DENPASAR | HAL. 2

Bupati Giri Prasta Pimpin Gerakan Serentak Badung Bersih 2019 Wujudkan Badung Sehat, Bersih dan Bahagia

PIMPIN LANGSUNG - Bupati Giri Prasta pimpin langsung Gerakan Serentak Badung Bersih 2019 di Desa Adat Dalung, tepatnya di kawasan Wantilan Widya Mandala Utama, Pura Dalem Gede, Desa Adat Dalung, Jumat (16/8).

Jaga Konsensus Dasar MEMPERINGATI Hari Ulang Tahun ke-74 Kemedekaan Republik Indonesia sangat identik untuk membangkitkan dan mengingatkan kita sebagai warga bangsa terkait gelora nasionalisme atau semangat kebangsaan, termasuk kepada generasi milenial. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose mengatakan generasi milenial saat ini harus mengetahui dan memahami tentang konsensus dasar bangsa Indonesia. ‘’Kenapa konsensus? Karena pada saat itu Founding Father kita pada waktu membuat negara yang namanya Indonesia, sudah menentukan dasar negara kita adalah Pancasila, undang-udang dasar kita adalah Undang-Undang Dasar 1945, negara kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonsia, semboyan negara kita adalah Bhinneka Tunggal Ika,’’ ujar jenderal bintang dua lulusan Akpol 1988 ini. Pada saat bicara konsensus, mantan petinggi BNPT ini menegaskan tidak boleh ada lagi terutama bagi generasi muda menerima berita yang disebut dengan hoax ataupun cara-cara lain yang disemburkan dengan bernada kebencian, karena justru merusak keberadan megara Republik Indonesia. ‘’Pesan saya kepada generasi muda tetap jaga konsensus dasar bangsa kita, tidak boleh merasa canggung, tidak boleh merasa risi apabila kita tetap menyuarakan tentang keindonesian di balik kemajuan teknologi sekarang ini,’’ ucapnya. Hal tersebut terus digaungkannya saat sebagai pembicara di sejumlah universitas di Indonesia dan juga Kapolda Bali Irjen Pol. saat ceramah di berbagai Dr. Petrus Reinhard Golose tempat. (rah)

Penggerak Kemajuan Bangsa

DANREM 163/Wira Satya Kolonel Arh. A.M. Suharyadi, S.IP., M.Si. dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke-74 menyampaikan harapan kepada generasi milenial. Diakui saat ini keberadaan generasi milenial menjadi topik yang cukup hangat dibicarakan di kalangan masyarakat, mulai dari segi pendidikan, teknologi maupun moral budaya. Generasi milenial, menurut Danrem, merupakan penerus bangsa dan pemegang estafet dalam mengelola negara dan masa depan bangsa. Dengan demikian generasi milenial harus diberikan porsi dalam proses penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Danrem mengungkapkan sisi lain yang bisa diperoleh dengan keberadaan generasi milenial yaitu menjadi keuntungan secara demografi atau disebut bonus demografi bagi bangsa Indonesia. Dengan jumlah generasi milenial cukup banyak, kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mumpuni serta bisa diarahkan serta dikendalikan, maka akan bisa membawa masa depan dan kemajuan Danrem Wira Satya bangsa Indonesia yang lebih baik. (rah) Kolonel Arh. A.M. Suharyadi

GERA K AN S e r e n t a k (Gertak) Badung Bersih 2019 se-Kabupaten Badung dilaksanakan perdana di Desa Adat Dalung, tepatnya di kawasan Wantilan Widya Mandala Utama, Pura Dalem Gede, Desa Adat Dalung, Jumat (16/8). Hadir langsung memimpin kegiatan tersebut Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta beserta Wabup I Ketut Suiasa, Sekda Adi Arnawa, Kepala Dinas LHK I Putu Eka Merthawan, Dirut PDAM I Ketut Golak, Camat Kuta Utara A.A. Ngurah Arimbawa, tokoh masyarakat, Perbekel, BPD dan LPM, Bendesa Adat serta krama Desa Adat Dalung. Gertak Badung Bersih ini diikuti antusias masyarakat Desa Dalung serta pimpinan dan pegawai Pemkab Badung. Untuk pertama kalinya Gertak Badung Bersih dilaksanakan serentak di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Badung. Kegiatan diawali dengan arahan Bupati Badung, dilan-

pem Badung. Adapun fokus poin Gerakan Serentak ini adalah pertama, pimpinan OPD bertanggung jawab setiap bulan untuk mengajak komponen perangkat daerah bekerja sama dengan seluruh komponen masyarakat untuk kerja bakti di wilayah masingmasing. Kedua, kepala desa diberikan motivasi oleh pimpinan perangkat daerah untuk membentuk bank sampah mandiri yang ada di seluruh banjar. Ketiga, motivasi untuk kepala desa se-Badung agar membuat TPS 3R sebagai bentuk pengurangan sampah dari sumbernya. Keempat, perangkat daerah memotivasi kepala desa agar menentukan lokus kawasan antikantong plastik. ‘’Ini adalah ide dari Bapak Bupati Badung untuk mewujudkan Badung mandiri pengolahan sampah tahun 2021, sehingga kita secara bertahap akan mengurangi pengiriman sampah ke TPA Suwung,’’ terangnya. (ad556)

Jakarta (Bali Post) – Pancasila sebagai dasar negara sudah mengandung hal yang jelas dan tegas. Untuk itu, Pancasila bukan lagi untuk didiskusikan melainkan harus dilaksanakan. Mendiskusikan Pancasila hanya akan membuat masyarakat menjadi bingung. Selain itu, Pancasila juga harus disampaikan dengan caracara yang lebih sederhana sehingga mudah dipahami.

Bali Post/ant

Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua MPR Zulkifli Hasan berjalan keluar ruangan usai menghadiri peringatan Hari Konstitusi di Gedung Nusantara Jakarta, Minggu (18/8) kemarin. Dalam kesempatan tersebut Jusuf Kalla menegaskan kembali bahwa Pancasila bukan untuk didiskusikan melainkan dilaksanakan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) saat menghadiri Peringatan Hari Konstitusi di Gedung Nusantara IV Gedung MPR, DPR, DPD-RI Jakarta, Minggu (18/8) kemarin. Ia mengatakan ideologi Pancasila dirumuskan bukan untuk dibahas dalam seminar, diskusi dan penulisan jurnal, melainkan untuk dilaksanakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. ‘’Sekali lagi, konstitusi dan Pancasila itu, Bung Karno tidak merumuskannya untuk diseminarkan, tetapi untuk dilaksanakan. Makin dibahas Pancasila itu, makin bingung kita semua rakyat Indonesia ini. Padahal Pancasila sendiri sudah jelas, sudah tegas,’’ kata Wapres JK. Pancasila seharusnya disampaikan secara sederhana, sehingga setiap pasalnya dapat dihayati dengan baik oleh masyarakat, untuk kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal. 15 Menyesuaikan Zaman

Berkat Pariwisata

Usaha Ritel Bali Lebih Tinggi dan Stabil daripada Jakarta Denpasar (Bali Post) Usaha ritel di Bali menunjukkan kinerja yang cukup menggembirakan. Hal ini tercermin pada Indeks Perdagangan Ritel (IPR) hasil Survei Penjualan Eceran KPw BI Provinsi Bali. Bahkan, IPR Bali cenderung lebih tinggi dan lebih stabil dibandingkan dengan pusat ritel Indonesia (Jakar-

ta). Faktor pariwisata masih menjadi pendorong baiknya kinerja usaha ritel. Pada Juli 2019, IPR Bali tercatat sebesar 137,5 atau lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata triwulan II 2019 yang sebesar 136,5. Peningkatan ini terjadi seiring dengan masuknya periode high season pariwisata dan membaiknya daya beli masyarakat. Kepala Bank Indonesia KPw Bali Trisno Nugroho mengatakan, secara historis, kinerja ritel di Bali pada dua tahun terakhir juga menunjukkan

Pipa PDAM Bangli Tertimbun Longsor, Pasokan Air Terganggu

Halaman 14

sanakan 3R (reduce, reuse, recycle) bagaimana kita mengurangi, memilah dan mengolah sampah. Semua desa wajib memiliki TPST dan ke depan agar dibuat peraturan desa/kelurahan yang mengatur setiap rumah memiliki tempat sampah organik dan non-organik. Untuk sampah non-organik baik itu plastik, botol dan logam kami telah kerja sama dengan Eko Bali, bagaimana sampah ini dapat dijadikan rupiah. Sedangkan sampah basah dapat diolah menjadi magot untuk pakan ternak,’’ jelasnya. Selain itu, Bupati berencana akan menanam pohon penghasil air di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS). Sementara itu, Kepala Dinas LHK I Putu Eka Merthawan selaku Koordinator Gertak Badung Bersih 2019 mengatakan, kegiatan ini murni ide dari Bupati Badung yang disampaikan pada apel paripurna di lapangan Pus-

Pancasila Bukan Didiskusikan tetapi Dilaksanakan

CMYK

Longsor mengakibatkan pipa PDAM Bangli di Dusun Cingang, Desa Kayubihi mengalami kerusakan. Akibatnya pasokan air bersih ke sejumlah banjar di wilayah Kota Bangli kembali mengalami gangguan.

jutkan penyerahan alat kebersihan kepada perwakilan masyarakat. Gertak dilaksanakan dengan kegiatan bersih-bersih sampah plastik dan sampah organik di saluran irigasi dengan menyusuri kawasan sekitar Pura Dalem Gede, Dalung. Bupati Giri Prasta dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, pimpinan dan jajaran pegawai Pemkab Badung yang telah hadir dalam kegiatan Gertak Badung Bersih 2019. ‘’Kegiatan ini juga dalam rangkaian menyambut HUT ke-74 RI. Selanjutnya Gertak dilaksanakan secara berkelanjutan, setiap hari Jumat pada Minggu pertama, semua akan bergerak melakukan aksi kebersihan, untuk mewujudkan Badung sehat, bersih dan bahagia,’’ jelas Bupati. Melalui kegiatan ini dapat menciptakan Badung bersih dan bagaimana mengubah sampah menjadi berkah dan rupiah. ‘’Dengan melak-

Bali Post/ist

Trisno Nugroho, Kepala BI KPw Bali.

perkembangan yang baik. Salah satu indikator adalah meningkatnya jumlah pusat perbelanjaan di Bali. Tahun 2019 terdapat penambahan satu pusat perbelanjaan baru yakni Trans Studio Mall di Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Dari sisi tingkat hunian, rata-rata tingkat hunian tenant pada triwulan II 2019 tercatat masih terjaga di atas 80 persen dan diproyeksikan akan membaik di triwulan III 2019. Di tengah maraknya usaha penjualan

online, permintaan di beberapa pusat ritel masih menunjukkan pertumbuhan positif. Pertumbuhan ritel di Bali tidak lepas dari pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Bali. Hal ini tercermin pada korelasi positif jumlah kunjungan wisman dan IPR Provinsi Bali. Berdasarkan subsektornya, korelasi positif antara jumlah kunjungan wisman dan IPR terutama terjadi pada penjualan barang budaya & rekreasi serta bahan makanan. Perkembangan ritel ke de-

pan masih cukup menjanjikan, seiring dengan masih kuatnya permintaan domestik maupun eksternal (wisman). Dari sisi domestik, daya beli masyarakat Bali sepanjang tahun 2019 selalu berada pada level optimis, seperti ditunjukkan oleh Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang selalu berada level 100. Hal ini juga didukung oleh rasio utang terhadap pendapatan masyarakat Bali yang relatif rendah. Hal. 15 Menangkap Peluang


Senin Umanis, 19 Agustus 2019

FIGUR Siapkan Perbaikan SEJAK Juni lalu, Taman Budaya Bali diramaikan dengan berbagai kegiatan. Mulai dari Bulan Bung Karno, Pesta Kesenian Bali, Utsawa Dharma Gita, dan sekarang Pameran Pembangunan. Hal ini rupanya berdampak pada kondisi Taman Budaya Bali, khususnya taman, lampu, dan sound system yang memerlukan perbaikan. “Bulan Bung Karno kurang lebih tiga minggu, kemudian PKB satu bulan kegiatannya nyambung. Wajar saja kalau ada tanaman yang kondisinya tidak baik,” ujar Kepala UPT Taman Budaya Made Suarja, S.SKar., M.Si., Minggu (18/8) kemarin. Pejabat bertubuh atletis ini mencontohkan rumput pada taman-taman di area Taman Budaya kini ada yang menguning sehingga tampak gersang. Hal itu karena masyarakat yang datang ke Taman Budaya banyak yang duduk-duduk di atas rumput. Apalagi yang mengajak serta keluarganya, mereka bisa sambil makan di sana. Jangankan diduduki, rumput yang diinjak saja oleh puluhan ribu pengunjung PKB setiap harinya pasti berdampak pada pertumbuhannya menjadi tidak bagus. “Kami kan tidak mungkin melarang masyarakat untuk duduk di sana. Tapi kami sudah mengantisipasi dengan penyiraman. Meskipun tetap dikalahkan juga dengan membludaknya masyarakat,” jelasnya. Dikatakan, upaya perbaikan agar rumput dan taman hijau kembali kini terus dilakukan pascagelaran PKB. Sama halnya sebelum event rutin tahunan itu digelar, pihaknya juga menggencarkan bersih-bersih lingkungan di areal Taman Budaya. Termasuk mengerahkan pedagang di Taman Budaya setiap Jumat untuk melakukan bersih-bersih. Itu sebabnya kegiatan Bulan Bung Karno dan PKB bisa berjalan dengan baik. Hanya saja, kini pihaknya terkendala masalah air untuk menyiram. Belum lagi saat ini masih berlangsung event Pameran Pembangunan hingga 23 Agustus. Mengingat areal Taman Budaya yang begitu luas, air yang tersedia tidak cukup untuk itu, sehingga penyiraman memanfaatkan air sungai yang mengalir di Taman Budaya. “Namun air sungai itu tidak selalu mengalir. Terakhir sempat kering atau tidak mengalir selama tiga hari,” imbuhnya. Suarja yang tinggal di mess Taman Budaya Bali juga menyempatkan diri untuk berkeliling memantau kondisi Taman Budaya setiap harinya. Hal ini juga untuk mempercepat koordinasi dengan jajarannya jika ditemukan ada kerusakan. Selain taman, kegiatan yang sambung menyambung digelar di Taman Budaya turut berdampak pada kualitas lampu dan sound system. Pihaknya pun sudah menyiapkan perbaikan untuk itu. Termasuk akan mengganti karpet-karpet di setiap panggung pementasan. Pasalnya, setelah Pameran Pembangunan berakhir, Taman Budaya akan diramaikan kembali dengan Festival Seni Bali Jani bulan Oktober mendatang. Perbaikan ini membutuhkan proses lantaran ada prosedur penganggaran yang harus dilewati. “Jaraknya kan masih beberapa bulan. Jadi, kami optimis Festival Seni Bali Jani bisa berjalan seperti kesiapan PKB,” tegasnya. (rin)

Pengawasan BPR Dipertanyakan Denpasar (Bali Post) Tahun 2018, ada satu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang dilikuidasi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sementara tahun 2019 ini, ada dua BPR sekaligus yang dilikuidasi. Pertengahan tahun 2018, Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra Hizbullah menyampaikan ada tujuh BPR yang Berada Dalam Pengawasan Khusus (BDPK). Likuidasi BPR ini menjadi perhatian lantaran memberi multiplier effect pada lembaga ekonomi dan sektor ekonomi lain. Pengamat ekonomi Viraguna Bagoes Oka mengatakan, penyebab di hulu kondisi melemahnya perbankan utamanya BPR adalah otoritas pengawasan yang dulunya masih menjadi satu antara Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kini terpisah. Kedua lembaga ini kaitannya dengan makroprudensial dan mikroprudensial ekonomi. “Dengan pisahnya BI dan OJK, ini mendapat tantangan baru. Artinya, makro dan mikro koordinasinya menjadi lebih panjang karena BI dan OJK terpisah,” ujar Viraguna Bagoes Oka, belum lama ini. Dengan terpisahnya regulator itu, kata Viraguna Bagoes Oka, sehingga untuk melakukan otoritas fungsi-fungsi yang membidangi atau membawahi maupun membina industri perbankan menjadi agak lebih panjang. “Karena dari sisi dana kan dulu ditanggung penuh oleh BI, operasional ditanggung BI. Dengan pisahnya ini, OJK dari sisi pendanaan harus memungut iuran dari bank-bank untuk kegiatannya. Belum lagi sumber daya manusianya menjadi agak luas jangkauannya karena ada asuransi, lembaga finance baik yang bank maupun non bank, sehingga fokusnya menjadi lebih kompleks,” beber mantan Kepala BI KPw Bali ini. Akibatnya, untuk memberikan perhatian yang fokus terhadap bank umum atau BPR menjadi agak lebih lambat atau kurang terkonsentrasi dengan baik. Bank umum orientasinya adalah customer atau industri yang menengah ke atas dengan cost of money-nya yang bisa lebih murah. Sedangkan BPR pangsanya adalah menengah ke bawah, rakyat kecil dengan jangkauan lebih luas. Industri BPR dalam mengurus bank memerlukan biaya yang lebih tinggi dari bank umum, karena harga cost of money-nya berbeda dengan bank umum. Harga uang antarbank umum lebih murah, sesuai ketentuan regulator. “Misalnya suku bunga BI 7 persen, mungkin dia jual 7,5–8 persen. Sementara BPR, cost of money-nya jadi lebih mahal karena lebih kecil dan network-nya terbatas. Belum lagi biaya risiko, biaya margin, landing rate pasti jauh lebih tinggi. Kalau bank umum bisa lempar 12 persen, BPR lemparnya paling tidak 17 persen,” kata Viraguna Bagoes Oka memaparkan. Viraguna Bagoes Oka mengatakan, siklus krisis 10 tahunan terjadi di tahun 2018 hingga 2019. Baginya, tahun ini adalah krisis meski tidak terlihat. Yang terlihat adalah disrupsi di pasar keuangan. Harga-harga terkoreksi drastis, harga properti terkoreksi 50–60 persen, harga tanah jatuh. Hal ini membebani industri perbankan dan keuangan, karena jaminan untuk BPR adalah tanah, rumah, properti. “Nasabah tidak mampu melunasi kredit tapi dia terbebani oleh nilai kolateralnya yang pasti drop banyak. Akibatnya banyak kredit yang Non Performing Loan (NPL). Artinya, bank harus nambah modal lagi. Ini yang tidak mampu dilakukan oleh BPR, nambah modal lagi,” ungkapnya. Sementara jika BPR menjual aset atau agunan dalam kondisi krisis dan properti sedang lesu, kata Viraguna Bagoes Oka, maka berpotensi merugikan BPR karena menjual aset atau agunan itu tidak profitable akibat harganya jatuh. Oleh karena itu, ke depannya, mau tidak mau OJK menempuh jalan yang paling tidak menimbulkan implikasi atau impact sistemik atau tidak cepat menular ke bank bank lain. Viraguna Bagoes Oka berharap, ke depan OJK harus bisa mengambil langkah terobosan dengan memberikan keringanan-keringanan tertentu untuk menolong bank-bank yang sebetulnya masih bisa keluar dari posisi yang sulit. Misalnya memberi ekstra treatment, memberi bantuan KUR yang biayanya jauh lebih rendah. Sehingga bank tersebut bisa mendapatkan income dari kredit-kredit baru yang lebih murah untuk menggerakkan ekonomi usaha yang terkena akan ancaman biaya bunga atau biaya cost of fund. Pemerintah juga harus menyediakan program dana murah untuk menggerakkan dan membantu usaha-usaha yang punya potensi untuk maju tapi terbebani dengan bunga. Bisa juga melakukan resechedule kredit-kredit yang bisa diberi kelonggaran. (kmb42)

Topik : PENGAWASAN BPR DIPERTANYAKAN

Meriahkan HUT Ke-74 Kemerdekaan RI

Pemkot Gelar Merdeka ”Fun Run” dan Gowes Nusantara Susuri Kawasan Heritage Gajah Mada DALAM rangka memeriahkan HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI, Pemkot Denpasar bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga RI serta Komunitas Sehat Bersama Menua Bersama (SBMB) menggelar Merdeka Fun Run bertajuk “Denpasar Heritage Zone” serta Gowes Nusantara. Kegiatan yang dikemas dengan berjalan kaki dan bersepeda ini digelar dengan menyusuri kawasan Heritage Gajah Mada Kota Denpasar yang dilepas Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Pelataran Pasar Badung Kota Denpasar, Minggu (18/8). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar Eko Supriadi, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra, pimpinan OPD serta masyarakat yang sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Sejak pagi hari, ribuan peserta tampak memadati pelataran parkir Pasar Badung Kota Denpasar yang beberapa waktu lalu diresmikan Presiden Jokowi. Suara bel sepeda yang saling bersahutan pun menambah khas suasana gowes. Beragam aktivitas turut dilaksanakan sembari menunggu waktu start. Uniknya lagi, seluruh peserta diwajibkan membawa tumbler untuk mengurangi sampah plastik. Setelah melepas Gowes Nusantara, Wali Kota Rai Mantra bersama Wakil Wali Kota Jaya Negara beserta jajaran turut melepas 2.000 ikan nila di kawasan Taman Kumbasari Tukad Badung, serta membagikan tas daur ulang di kawasan Pasar Badung. Selanjutnya, Rai Mantra bersama

ribuan peserta menyusuri satu persatu spot heritage kota tua yang khas. Mengambil rute sepanjang 6 kilometer yang dimulai dari kawasan Taman Kumbasari Tukad Badung, peserta bergerak menuju utara menyusuri gang-gang di kawasan Banjar Wangaya Klod menuju kawasan Jalan Sumatera, Banjar Titih, kembali melewati gang menuju kawasan Banjar Suci, kawasan Banjar Glogor, Setra Agung Badung, Kawasan Pura Tambang Badung, Pura Maospahit, kawasan Banjar Gerenceng, dan kembali finish di Taman Kumbasari Tukad Badung. Selama perjalanan, peserta dimanjakan dengan sajian kuliner lokal. Seperti Soto Warung Wangi, Rujak Arjuna, Warung Gang Beji, Nasi Ayam, Nasi Lawar Susi, Nasi Ayam Sere Lemo, Nasi Babi Guling Gerenceng, Nasi Campur Bali Gang Mangsit dan aneka kuliner lainnya, termasuk di kawasan Pasar Badung. Sepanjang perjalanan Wali Kota Rai Mantra bersama Wawali Jaya Negara menyempatkan untuk menyapa masyarakat serta berswafoto dan mendokumentasikan rangkaian kegiatan lewat video vlog. Setelah finish, peserta langsung dimanjakan dengan beragam hiburan mulai dari Joni Agung and Double T, Jun Bintang, serta ratusan dorprize dengan hadiah utama berupa sepeda motor. Sedangkan pelaksanaan Goes Nusantara, peserta menjajaki Jalan Gajah Mada, Jalan Veteran, Jalan Suli, Jalan Gatot Subroto, Jalan Sotoyo, dan kembali ke pelataran Pasar Badung dengan peserta mencapai 2.000 lebih. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil

HERITAGE - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat mengikuti Merdeka Fun Run serta Gowes Nusantara di kawasan Heritage Jalan Gajah Mada, Minggu (18/8). Wali Kota IGN Jaya Negara saat dengan mengambil rute di sekitar diwawancarai di sela-sela kegiatan kawasan kota tua Denpasar, selain menjelaskan, pelaksanaan Merdeka untuk berolahraga dalam menyamFun Run 2019 dan Gowes Nusantara but HUT RI, kegiatan ini juga menini merupakan kegiatan yang sangat jadi ajang promosi kawasan Heritage baik dan edukatif, selain untuk me- Denpasar,” paparnya. Wakil Wali Kota Jaya Negara meriahkan HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan tahun 2019 ini, juga menambahkan, kegiatan ini sangat menjadi wahana untuk memperke- baik sebagai ajang edukasi dan pennalkan kepada masyarakat luas genalan warisan budaya kota tua di tentang Denpasar Heritage Zone Kota Denpasar. Tentunya ke depan (Kawasan Heritage Denpasar). akan terus ditata sehingga mampu Dimana seperti yang kita ketahui menjadi daya tarik tersendiri, khubersama bahwa kawasan Jalan Ga- susnya Heritage Tourism. “Banyak jah Mada dan sekitarnya atau lebih sekali bangunan bersejarah yang kita dikenal dengan Zona Z Heritage jumpai selama perjalanan, dan tentuTourism ini memiliki nilai sejarah nya sangat menarik sebagai wahana yang tinggi, sehingga menjadi pent- swafoto heritage objek hingga wisata ing untuk dilestarikan. “Kegiatan ini kuliner dengan menyusuri gang-gang dilaksanakan dengan memadukan tua di kawasan heritage Denpasar,” konsep Hash dengan Jalan Sehat terangnya. (ad554)

Apel Penurunan Bendera HUT Ke-74 RI di Kota Denpasar

Jaya Negara Ajak Tingkatkan Etos Kerja Menuju SDM Unggul

APEL Penurunan Bendera HUT ke-74 RI tahun 2019 di Kota Denpasar berlangsung khidmat, Sabtu (17/8), di Lapangan Lumintang, Denpasar. Pelaksanaan upacara penurunan bendera ini pun tak jauh berbeda dari upacara pengibaran di pagi harinya yang telah berjalan lancar. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara. Hadir dalam kesempatan tersebut Sakda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Forkompinda Kota Denpasar, Ketua WHDI Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara serta para undangan lainnya. Dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan bahwa melalui peringatan HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 2019 ini mari kita tingkatkan etos

kerja menuju capaian SDM unggul. Lebih lanjut dikatakan, sesuai dengan tema pokok HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 2018 yakni ‘’SDM Unggul, Indonesia Maju’’ diharapkan mampu menjadi pedoman masyarakat dalam berbangsa dan bernegara. Sehingga ke depannya apa yang menjadi cita-cita pendiri bangsa dapat diamanatkan sesuai dengan profesi dan tugasnya masing-masing. Jaya Negara turut mengapresiasi seluruh jajaran yang terlibat dalam suksesnya peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-74 ini. ‘’Mewakili Pemkot Denpasar saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-74 ini, utamanya Paskibraka yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik,’’ pungkasnya. (ad570)

PENURUNAN BENDERA - Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat menjadi Inspektur Upacara pada Apel Penurunan Bendera HUT ke-74 Proklamasi RI tahun 2019 di Lapangan Lumintang, Denpasar, Sabtu (17/8).

The Sukarno Center Hadiri Perayaan HUT Proklamasi RI Bersama Presiden di Istana

Shri Arya Wedakarna Simbol Teladan Politik Putra Bali di Tingkat Nasional

PETINGGI The Sukarno Center Tampaksiring di bawah pimpinan Sukmawati Soekarno Putri kembali hadir di Perayaan Detik-detik Proklamasi yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta. Hadir pula Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (President The Sukarno Center). Duduk di Tribun Utama bersama Presiden, Wapres, mantan Presiden/ Wapres serta duta besar negara sahabat dan keluarga pahlawan, tampak putra-putri Proklamator lainnya yakni Megawati Soekarno Putri, Guruh Soekarno Putra, Bayu Soekarno Putra, Henny Guntur Soekarno, Puti Guntur Soekarno, serta tampak juga keluarga Proklamator Bung Hatta. Dalam kesempatan ini, Shri Arya Wedakarna mengungkapkan rasa bahagianya, karena sejak kepemimpinan Joko Widodo suasana HUT Proklamasi yang biasanya kaku tapi kini semarak dengan pakaian warna-warni Nusantara. Ini menunjukkan konsistensi pelaksanaan Trisakti Bung Karno, yakni Kepribadian di Bidang Kebudayaan. “Hal ini sangat membanggakan karena di tengah serbuan ideologi asing yang ingin mengganti identitas bangsa, ingin mendirikan negara agama termasuk cita-cita aliran politik untuk mendirikan khilafah, tapi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi berhasil menata ruang budaya dan juga kesenian dengan baik. Bagi saya pribadi, ini adalah wujud perlawanan jnana terhadap ideologi perongrong Pancasila. Dan Jokowi sendiri menggunakan pakaian adat Bali menurut saya adalah simbol keberpihakan beliau terhadap kebudayaan, terhadap Bali yang telah konsisten membela Pancasila dan Bali yang telah berkontribusi hampir 92 persen terhadap Pemilu 2019. Kita dukung beliau, kita dukung TNI/Polri dan kita dukung negara melawan ideologi radikalisme. Dan Bali harus terdepan berkepentingan terhadap hal ini,” ungkap Gusti Wedakarna yang juga Direktur The Marhaenisme Institute ini. Terkait dengan peran Shri Arya Wedakarna, mendapat pujian dari Sukmawati Soekarno Putri yang juga hadir di acara tersebut. “Sosok Arya Wedakarna (AWK) adalah sosok langka tidak saja di Bali tapi di Indonesia. Ibu tahu benar kapasistas anak muda Bali ini, dan beliau sangat konsisten membela ajaran-ajaran Bung Karno. AWK

adalah anak muda Bali yang bangga dengan kebudayaannya, dan itu wajar karena Bali sebagai pulau kesayangan dunia, perlu figur sempurna untuk menjadi humas bagi Bali dan AWK adalah orang yang tepat. AWK lahir dari keluarga PNI yang terkenal keras dalam ideologi Marhaenisme, jujur dan baik hati. Nama besar Shri Wedastera Suyasa sangat terpatri di kalanganan rakyat Bali. Maka tidak heran jika dukungan rakyat Bali pada AWK di Pemilu 2014 dan Pemilu 2019 sangat signifikan ya. Ini bukti AWK bisa berjuang dengan independensi. Ke depan AWK harus masuk ke dalam kancah politik lain agar ia bisa menjadi pemimpin Bali dan Indonesia, dan Ibu akan merancang hal ini. Saya rasa Bali memerlukan pemimpin seperti AWK yang cakap sikap, cakap rupa, cakap pengetahuan, cakap tata krama dan beliau adalah warih leluhur yang hebat. Saat ini biarkan dia belajar ilmu politik di Senayan dulu,” ungkap Sukmawati Soekarno yang juga adik dari Presiden ke-5 RI Megawati Soekarno Putri. Terhadap harapan untuk Indonesia ke depan, ditemui terpisah usai bertemu Presiden Joko Widodo, Arya Wedakarna menyampaikan harapannya agar periode 2019–2024 program Pro Bali agar lebih nyata. ”Memakai pakaian adat Bali di acara kongres partai, atau pakaian adat Bali di HUT-RI secara nasional memang baik dan menyenangkan orang Bali. Tapi ke depan saya harap Presiden dan menteri-menteri harus serius membantu Bali dalam hal anggaran yang besar di APBN, dan juga politik kebijakan misalnya. Kita akan lihat keseriusan pusat merespons RUU tentang Provinsi Bali. Begitu juga infrastruktur yang dijanjikan apakah jalan tol, shortcut, rel kereta api, dermaga dan bendungan serta segalanya akan terjadi atau tidak? Dan di sana perlu peran DPD-RI dan DPR-RI untuk membantu gubernur, bupati dan wali kota di Bali agar semuanya terealisasi. Semoga pemimpin kita di nasional satya wacana karena semua urusan kerja diawasi Tuhan Yang Maha Esa dan saya yakin Presiden Joko Widodo akan komitmen,” ungkap Gusti Wedakarna yang meraih suara terbayak dalam sejarah Pileg Provinsi Bali sejak Indonesia merdeka, yakni dengan raihan suara 742.781 suara alias menang mutlak. (ad567)

PAKAIAN ADAT BALI – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Presiden Jokowi saat resepsi HUT-RI usai peringatan Detik-detik Proklamasi RI yang ke-74 di Istana Merdeka.


Senin Umanis, 19 Agustus 2019

Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-74 di Badung

Peserta Upacara Berbusana Adat Bali UPACARA peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di Kabupaten Badung, Sabtu (17/8) di lapangan Puspem Badung berlangsung tertib dan khidmat. Selaku inspektur upacara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan komandan upacara Pasiter Kodim 1611/ Badung Kapten Inf. I Wayan Suara. Peringatan tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Peserta upacara tahun ini mengenakan busana adat Bali. Upacara diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Badung, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Pimpinan dan ang-

gota DPRD Badung, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Badung, organisasi wanita di Badung, jajaran ASN Pemkab Badung, TNI, Polri, serta pelajar. Detik-detik Proklamasi diawali pembacaan Naskah Proklamasi 17 Agustus 1945 oleh Ketua DPRD Badung Sementara Putu Parwata. Dilanjutkan pembacaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 oleh Sekretaris DPRD Badung I Nyoman Predangga, dan doa dibacakan Kepala Kantor Kementerian Agama Badung A.A. Manguningrat didampingi pimpinan umat beragama. Pengibaran Sang

Saka Merah Putih dilakukan oleh 70 orang Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Badung dari siswa-siswi SMA/ SMK terpilih serta anggota Polres Badung. Pengibaran bendera Merah Putih oleh Paskibra dilaksanakan dengan sempurna. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta usai upacara mengatakan, sebagai rakyat di Negara Kesatuan Republik Indonesia, sudah merupakan kewajiban mutlak melaksanakan upacara peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74. Sebagai komponen masyarakat Indonesia baik umat Hindu, Islam, Kristen, Buddha dan yang lain, memohon kepada

Peredaran Narkoba Sasar Semua Golongan ASISTENSI penguatan pembangunan antinarkoba dengan instansi pemerintah dan swasta terus dilakukan BNNP Bali. Pasalnya, peredaran narkoba di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan karena menyasar ke semua golongan, baik pemerintah maupun swasta. Pada Kamis (15/8) lalu, BNNP menggelar kegiatan tersebut di Warung Mina Dalung, Kabupaten Badung. Acara tersebut melibatkan puluhan peserta, di antaranya dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bali, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, IHDN Denpasar, Akademi Kesehatan Bintang Persada Denpasar, Camat Penebel, Tabanan, Lurah Tonja, Denpasar Utara, Perbekel Desa Sumerta Kauh dan Perbekel Desa Sengkidu, Karangasem, serta awak media. Sebagai narasumber utama yaitu Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. Narasumber lainnya yakni Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Bali diwakili oleh staf Psikologi Bidang Rehabilitasi BNNP Ida Ayu Gede Rat Praba Ari, S.Psi.

Dalam sambutannya, Kepala BNNP Bali Brigjen Suastawa mengatakan, dalam upaya penegakan permasalahan narkoba, diperlukan inovasi dan kreativitas strategis dalam pencegahan yang dapat menjawab tantangan social, serta menjembatani agar informasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dapat diakses masyarakat dengan lebih mudah, efektif dan tepat sasaran. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan kesadaran mengenai peran instansi pemerintah dan swasta dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lapisan masyarakat. ‘’Tugas instansi pemerintah dan swasta yakni dengan melaksanakan tes urine di masing-masing instansi secara mandiri. Selain itu menggandeng semua lapisan masyarakat untuk bersamasama memerangi narkotika, baik dari pemerintah maupun swasta. Memiliki rasa kepedulian tinggi terhadap masyarakat yang diketahui sebagai penyalahguna narkotika sehingga proses rehabilitasi bisa ditangani lebih cepat,’’ ujar Brigjen

Bali Post/kmb36

NARASUMBER - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa menjadi narasumber utama acara asistensi penguatan pembangunan antinarkoba.

CMYK

Suastawa. Kegiatan tersebut berlanjut pada Jumat (16/8) lalu, dengan menghadirkan narasumber Kabid P2M AKBP I Ketut Suandika, S.H., M.H. dan praktisi pendidikan A.A. Ayu Mirah Krisnawati, S.Sos., M.I.Kom. Menurut AKBP Suandika, pengguna narkoba didominasi kalangan muda. Oleh karena itu, BNNP Bali lebih mengedepankan pencegahan bahaya narkoba dengan memberikan desiminasi informasi P4GN sejak dini, baik secara langsung maupun tidak langsung. ‘’Untuk meningkatkan kesadaran para generasi muda akan bahaya penyalahgunaan narkoba, para peserta diharapkan mampu memberikan pengetahuan terkait bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungannya masing-masing,’’ ungkapnya. Upaya yang harus dilakukan oleh para generasi muda untuk menanggulangi permasalahan narkoba di lingkungannya yaitu berperan aktif sebagai relawan atau Satgas Antinarkoba. Komitmen ini menjadi penting dengan tujuan meminimalisir angka prevalensi penyalah guna narkoba untuk mengajak masyarakat menolak dan menyatakan perang terhadap peredaran gelap narkoba. Suandika mengajak masyarakat yang menjadi korban penyalah guna narkoba untuk secara sukarela melaporkan diri ke pihak terkait khususnya BNNP atau BNNK agar mendapatkan layanan pemulihan dari kecanduan. ‘’Pemberantasan narkoba bukan menjadi tugas BNN semata. Oleh karena itu, pemberantasan dan pencegahan penggunaan Narkoba harus dilakukan bersama, baik dari masyarakat umum, instansi pemerintah dan swasta. (bns1)

para pahlawan dan pejuang kemerdekaan Indonesia sehingga kita diberikan jalan untuk meneruskan ide, gagasan dan cita-cita perjuangan untuk mengisi perjuangan bangsa menuju era Indonesia yang maju. Bupati Giri Prasta menambahkan, pada peringatan tahun ini peserta upacara mengenakan pakaian adat Bali, yang maknanya kembali pada adat dan tradisi. Di semua daerah, kekuatan adat dan tradisi akan betul-betul dikembalikan menjadi Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu. ‘’Contohnya kami di Badung, semua umat selalu

KEMERDEKAAN - Bupati Giri Prasta menjadi inspektur upacara peringatan Detikdetik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di Kabupaten Badung, Sabtu (17/8) di Lapangan Puspem Badung. berdampingan. Ini kerukunan di Kabupaten Badung. Dan akan kami tunjukkan

kepada nasional bahwa sinergitas, komunikasi, konektivitas tetap jalan untuk

membangun NKRI melalui Kabupaten Badung,’’ tegas Bupati Giri Prasta. (ad557)

Pejabat dan Pengusaha Jangan Main-main dengan PHR

Mangupura (Bali Post) -

Sorotan DPRD Badung terkait belum maksimalnya penerapan tapping box akhirnya berujung sidak. Dewan menyambangi sejumlah usaha guna mengecek penerapan sistem tersebut. Tujuannya mengantisipasi kebocoran Pajak Hotel dan Restoran (PHR). Sidak yang dikomandoi Ketua Komisi III I Putu Alit Yandinata tersebut juga dalam rangka mengingatkan para pejabat pemungut pajak dan manajemen usaha pariwisata di Kabupaten Badung agar tidak main-main dalam melaksanakan tugas dan kewajiban. ‘’Kami meminta pengusaha melaporkan dan menyetor pajak dan retribusi yang notabene titipan pengunjung secara penuh dan bertanggung jawab kepada pemerintah daerah,’’ tegas Alit Yandinata, Minggu (18/8) kemarin. Komisi yang membidangi pendapatan dan aset daerah ini menegaskan, bila sampai ditemukan ada pejabat pemungut pajak ataupun pengusaha bermain-main dengan pajak, mereka akan ditindak tegas.

Dewan tidak akan segan-segan merekomendasikan penindakan tegas, karena pajak sejatinya titipan konsumen yang dipungut pengusaha untuk disetorkan ke pemerintah. Menurutnya, pihaknya telah melakukan sidak pada Jumat (16/8) lalu, dengan melibatkan anggota Komisi III di antaranya Made Yudana, I Made Suryananda Pramana, I Wayan Sandra, Ni Komang Triani dan Nyoman Graha Wicaksana. Politisi PDI Perjuangan ini meminta semua pihak baik pejabat maupun pengusaha secara bersama-sama mendukung upaya Bupati Badung untuk mengoptimalkan potensi pajak dan retribusi. Komisi III akan terus memantau dari segala lini permasalahan pajak dan retribusi

ini agar tidak lagi ada istilah pendapatan yang hilang. ‘’Kalau ada yang berani mainmain, apalagi nakal menggelapkan PHR, pasti kami kejar,’’ ujarnya.

Guna memaksimalkan sektor pendapatan daerah, Komisi III DPRD Badung menyarankan seluruh komponen terkait di pemerintah daerah, mulai dari aparat terbawah seperti klian dinas atau kepala lingkungan dan perbekel/lurah, secara bersinergi turut serta melaporkan pembangunan-pembangunan yang ada di wilayahnya masingmasing. (kmb27)

Bali Post/ist

SIDAK - Sidak yang dikomandoi Ketua Komisi III I Putu Alit Yandinata belum lama ini. Pada sidak tersebut, dewan mengingatkan para pejabat pemungut pajak dan manajemen usaha pariwisata di Kabupaten Badung agar tidak main-main dalam mengelola pajak.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

FKG Unmas Kirim Dosennya ke Chosun University Korsel FAKULTAS Kedokdetaran Gigi (FKG) Unmas Denpasar paling serius menjalankan program kerja sama internasional. Setelah mengirim mahasiswa ke Jepang dan India, kini FKG Unmas mengirim seorang dosennya ke Korea Selatan (Korsel). Langkah pertama ini guna merealisasikan kerja sama internasional FKG Unmas dengan Chosun University Dental Hospital dan Faculty of Dentistry Chosun University. Dosen FKG Unmas drg. Maya Sari Dewi, Sp.KG. diberikan beasiswa studi lanjut dua bulan di FKG Chosun University. Keberangkatan Maya Sari Dewi untuk mengikuti exchanges lecture ke Korsel dan Jumat (15/8) lalu dilepas Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. dan Dekan Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG. Rektor Unmas Sukamerta berbangga FKG Unmas makin memperkuat jati dirinya sebagai FKG yang terakreditasi A dan disiplin menjalankan budaya mutu. Kesempatan baik ini harus dipakai dosen FKG Unmas untuk menimba ilmu sebanyakbanyaknya, kemudian menstanfer kepada rekan dosen lainnya. Dia juga mengingatkan tak saja kepada mahasiswa, tetapi juga para dosen yang menjadi duta Unmas ke desa hingga ke luar negeri untuk menjaga nama baik almamater. Sebelumnya, pada 9 April lalu Dekan FKG Unmas Dr. Wedagama didampingi WD I Dr. drg. Michammad Taha Ma’ruf, M.Erg. dan Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri drg. Dewi Farida, Sp.Pros. menandatangani MoU dan melihat Chosun University Dental Hospital dan Faculty of Dentistry Chosun Univeristy. Sementara itu, Maya Sari Dewi dipilih atas dasar hasil seleksi pihak Korea Health Industry Development Institute (KHIDI). Maya akan terlibat dalam proyek Medical Korean Academy. Hingga kini FKG Unmas

KORSEL - Rektor Unmas Made Sukamerta didampingi Dekan FKG Dewa Wedagama dan Farida Dewi saat melepas dosennya, Maya Sari, studi lanjut ke Korsel. sedang melaksanakan kerja sama pertukaran mahasiswa dan dosen ke India dan Jepang. Menurut Dekan Dewa Wedagama, pada akhir Agustus ini FKG Unmas akan menerima kunjungan balasan yakni para pembicara penelitian dari India, Jepang, Korea dan Thailand. Mereka dilibatkan dalam agenda Bali Dence 2019 yang digelar 31 Agustus dan 1 September 2019 di Grand Bali Beach di mana FKG Unmas bertindak sebagai tuan rumah. Wedagama mengatakan bersyukur dosennya lolos dalam seleksi kerja sama internasional ini. Pertama, guna meningkatkan iklim akademik dan kualitas dosen. Kedua, FKG Unnas riil menjalankan kerja sama alias bukan hanya di atas di kertas. Sebagai balasannya, dosen Chosun University akan diundang guna berbicara di ajang ilmiah Bali Dence 2019. Bahkan nanti FKG Unmas akan memfasilitasi dan memberi im-

bas bagi fakultas lain di Unmas untuk menjajaki kerja sama dengan Chosun University. Alasannya, universitas ini termasuk nomor dua terbaik di Korsel. Ditambahkan, sejak Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT Kes) memberikan akreditasi A untuk dua prodi di FKG yakni Prodi Sarjana Kedokteran Gigi dan Prodi Profesi Dokter Gigi, banyak PT asing yang ingin menggandeng FKG Unmas guna menjalin kerja sama dalam Tri Darma PT. Kerja sama ini selain penting untuk memberi pelayanan berkualitas global juga untuk mempersiapkan sarpras yang lebih modern dan SDM dosen berkualitas, terutama dalam menambah dokter gigi spesialias. Setelah relokasi kampus Unmas ke Padanggalak, FKG dan RSGM Unmas yang disiapkan menjadi RS paripurna diharapkan betul-betul menjadi ikon Unmas. (ad565)

BRI Kucurkan Bantuan Sarana-Prasarana Pendidikan kepada SLB

SEBAGAI bentuk komitmen BRI terhadap pendidikan, BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Denpasar menyerahkan bantuan bina lingkungan kepada tiga SLB di wilayah kerja BRI Kanwil Denpasar. Masing-masing menerima bantuan sebesar Rp 100 juta. Ditemui usai apel pengibaran bendera Merah Putih di lapangan parkir Kanwil BRI Denpasar, Sabtu (17/8), Pemimpin Wilayah BRI Kanwil Denpasar Ida Bagus K. Subagia yang mewilayahi Pulau Bali dan Nusa Tenggara mengatakan, pendidikan merupakan salah satu sektor yang menjadi perhatian pemerintah, baik pusat maupun daerah. Tak terkecuali bagi BRI yang merupakan bank dengan jaringan kerja terbesar di Indonesia. Sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan, Bank BRI melalui program Bina Lingkungan mengucurkan bantuan sarana dan prasarana pendidikan bagi Sekolah Luar Biasa (SLB) di seluruh Indonesia. Adapun penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, tepat di Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74 pada 17 Agustus 2019. ‘’Secara nasional BRI menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pendidikan kepada 57 SLB di seluruh Indonesia. Untuk wilayah kerja Kanwil BRI Denpasar, diserahkan bantuan kepada tiga SLB, baik di Pulau Bali, NTB, dan NTT. Ketiga SLB tersebut yakni SLBN 1 Denpasar, SLB A YPTN Mataram, dan SLB Negeri Oelmasi Kupang,’’ bebernya. Masing-masing SLB mendapatkan bantuan sarana dan prasarana pendidikan sebesar Rp 100 juta. Jadi total yang diserahkan di wilayah kerja BRI Denpasar

BANTUAN - Pemimpin BRI Kanwil Denpasar menyerahkan bantuan bina lingkungan kepada Kepala SLBN 1 Denpasar. sebesar Rp 300 juta. Bantuan tersebut dapat digunakan untuk menunjang sarana dan prasarana pendidikan seperti pengadaan alat peraga pendidikan, perbaikan fasilitas penunjang pendidikan dan lainnya. Bagus berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di masing-masing SLB dan memberikan kenyamanan baik bagi pendidik maupun anak didik dalam proses belajar mengajar. Usai upacara bendera, BRI Kanwil Denpasar juga melaksanakan aksi BRI Go Green yang ditandai dengan penempelan stiker Go Green pada tumbler yang dibagikan pada seluruh karyawan BRI. Go Green merupakan tindakan penyelamatan lingkungan dari pemanasan global

dengan mengurangi penggunaan produk-produk yang tidak ramah lingkungan seperti kemasan makanan single use dan sampah non-organik lainnya. Bagus juga prihatin terhadap pembuangan limbah sembarangan, penebangan hutan yang marak hingga membuat luas tutupan hutan kurang dari 30 persen. Untuk itu, BRI sebagai bank yang peduli terhadap lingkungan serta mendukung program Pemerintah Provinsi Bali khususnya menuju Bali Clean and Green Province, ia mengajak seluruh karyawan BRI baik yang berada di Bali maupun Nusa Tenggara untuk meminimalisasi penggunaan sampah plastik. Dimulai dari hal kecil yang dilakukan yaitu mengurangi penggunaan botol kemasan single use, diganti dengan tumbler. (ad563)

Senin Umanis, 19 Agustus 2019

Wajibkan OPD Mitra Presentasikan Program

Komisi II DPRD Badung Tancap Gas PASCADILANTIK beberapa waktu lalu, Komisi II DPRD Badung di bawah komando Gusti Anom Gumanti mulai tancap gas. Salah satu gebrakannya meminta organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi mitra Komisi II mempresentasikan program yang akan dilakukan pada 2020. Hal itu terungkap dalam rapat perkenalan dan koordinasi yang dilakukan Komisi II dengan OPD mitra, di DPRD Badung, Jumat (16/8) siang. Ada sembilan OPD mitra Komisi II yakni PUPR, Dinas Pariwisata, DLHK, Dinas Kominfo, Dinas Perkim, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, Dinas Perhubungan, dan Dinas Peternakan. Rapat tersebut dipimpin Ketua Komisi II Gusti Anom Gumanti dan dihadiri anggota seperti IB Sunarta, IB Alit Argapatra, Gusti Lanang Umbara, Wayan Luwir Wiana, dan Made Wijaya. Acara ini juga dihadiri pimpinan dari kesembilan OPD mitra. Terkait dengan rapat perkenalan dan koordinasi ini, kata Anom Gumanti, dilakukan untuk saling mengenal. Setelah saling kenal, koordinasi pun bisa berjalan dengan baik. ‘’Bak pepatah, tak kenal maka tak sayang,’’ ujar politisi PDI Perjuangan asal Kuta tersebut. Pertimbangan lainnya, DPRD ingin memanfaatkan waktu dengan baik dan fokus dalam merancang dan melaksanakan program yang dibutuhkan daerah. ‘’Badung memerlukan program terobosan sehingga bisa lebih maju lagi. Ini tak boleh buang-buang waktu dan harus segera tancap gas,’’ katanya. Ending-nya adalah kecepatan dalam mendiseminasikan tugastugas, baik di Dewan maupun di OPD. ‘’Inilah yang ingin kami capai,’’ ujarnya lagi. Tak cukup sampai di sini,

RAPAT - Ketua Komisi II Gusti Anom Gumanti didampingi anggota menggelar rapat dengan OPD mitra. Komisi II pun langsung ke persoalan teknis. Komisi yang menangani masalah pembangunan, pariwisata, pangan dan sejumlah sektor lainnya ini merancang melakukan kunjungan ke semua OPD. Pada saat itu, Komisi II meminta semua OPD mempresentasikan program kerja yang akan dilakukan pada 2020 mendatang, termasuk menyampaikan apa inovasi maupun terobosan yang akan dilakukan. ‘’Ini akan dilakukan dua hari. Hari pertama dengan 5 OPD, dan hari kedua dengan 4 OPD,’’ tegasnya. Setelah presentasi akan ada diskusi maupun bedah program, termasuk kemungkinan adanya masukan-masukan dari Dewan. Jika memang program yang dirancang pada 2020 sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk mengandung unsur keadilan dan tidak parsial, maka Komisi II akan siap mengawal dan memperjuangkan pendanaannya. Jika sebaliknya memang tak mendesak, program tersebut akan ditunda bahkan dihilangkan.

‘’Jika memang sesuai kebutuhan, kami akan all out memperjuangkannya termasuk di anggaran,’’ katanya. Salah seorang anggota Komisi II Gusti Lanang Umbara menyatakan siap melakukan kerja sama maupun koordinasi dengan OPD. ‘’Ini demi tepat gunanya programprogram yang akan dilakukan,’’ ujar politisi PDI Perjuangan asal Petang tersebut. Pada rapat tersebut, Anom Gumanti juga menyampaikan pihaknya akan menggenjot persoalan disiplin. Rapat-rapat akan dilakukan secara tepat waktu atau on time. ‘’Kami tak ingin rapat-rapat molor karena Dewan belum hadir,’’ tegasnya. Selain itu, ia juga menyampaikan Dewan akan hadir secara kompak. ‘’Kami minta anggota untuk bisa hadir secara kompak, sehingga pembahasan atau rapat bisa berjalan secara komprehensif,’’ ujar Anom Gumanti yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung tersebut. (ad553)

Masyarakat Kerobokan Apresiasi Kehadiran BNN KEHADIRAN Badan Narkotika Nasional (BNN), khususnya BNNK Badung, sangat dirasakan masyarakat. Seperti masyarakat Kelurahan Kerobokan, Kuta Utara, Badung yang mengapresiasi kehadiran BNNK Badung karena membawa dampak positif dalam rangka pencegahan narkoba. Juga ada suatu efek kepada masyarakat untuk tidak berani mencoba menggunakan narkoba karena BNN selalu hadir di tengahtengah masyarakat. Seperti dilakukan BNNK Badung, Minggu (18/8) kemarin melaksanakan Operasi Bersinar ke tempat kos di wilayah Kelurahan Kerobokan dipimpin Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, S.H., M.H. didampingi Lurah Kerobokan Anak Agung Oka Wiaranata, S.E. serta Kabid Ideologi dan Wasbang Badan Kesbangpol Badung I Wayan Arnaya, S.Sos. Kegiatan tersebut terlaksana atas sinergitas BNNK Badung, Kelurahan Kerobokan, TNI, Polri dan Satpol PP, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung. Sebelum menentukan sasaran lokasi sweeping (razia), diawali dengan pemetaan kawasan rawan dari Seksi P2M. Hasil pemetaan atau mapping tersebut ditindaklanjuti dengan survei lokasi yang menjadi target/sasaran oleh Tim Berantas BNNK Badung. ‘’Kegiatan ini merupakan upaya untuk menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kelurahan Kerobokan. Khususnya terjadi di tempat-tempat kos yang memiliki potensi dijadikan tempat untuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,’’ ujar AKBP Masmini. Operasi Bersinar tersebut, lanjut Masmini, melibatkan 75 personel merupakan gabungan dari anggota BNNK Badung, Lurah dan staf Lurah, anggota Koramil, Polsek Kuta Utara, Badan Kesbangpol Badung dan

OPERASI - Tim gabungan saat melaksanakan Operasi Bersinar ke sejumlah tempat kos di wilayah Kelurahan Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Satpol Pamong Praja Kabupaten Badung. ‘’Ada sepuluh tempat kos di enam lingkungan Kelurahan Kerobokan menjadi target dalam pelaksanaan operasi ini. Dimulai pukul 05.00 Wita,’’ tandas mantan Kabag Sumda Polres Badung ini. Tujuan dilaksanakan operasi ini untuk menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di tempat kos. Jika ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba dari hasil pemeriksaan urine diamankan tanda pengenalnya atau KTP, selanjutnya dilakukan pendalaman dan diarahkan datang ke BNNK Badung guna dilakukan assessment dan rehabilitasi. Tim gabungan tersebut dibagi dua. Tim 1 dipimpin Kasubbag Umum BNNK Badung menyasar Lingkungan Anyar Kaja, Anyar Kelod, dan Lingkungan Silayukti. Sedangkan tim 2 dipimpin Kepala Seksi Pemberantasan yang diwakili staf Sie Pemberantasan menyasar Lingkungan

Kancil, Peliatan dan Tegeh. Hasil pemeriksaan urine secara selektif terhadap penghuni tempat kos oleh petugas, dari 30 sampel urine penghuni kos yang diperiksa, didapatkan 3 orang positif methampetamine, 1 orang positif THC (ganja), 1 orang positif benzodiazepam dan diamankan sejumlah alat isap narkoba/bong. ‘’Terhadap penghuni kos yang terindikasi terlibat sebagai penyalahgunaan narkoba diarahkan untuk datang ke BNN Kabupaten Badung guna dilakukan asesmen dan ditindaklanjuti dengan melaksanakan rehabilitasi. Bapak Lurah Kerobokan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Operasi Bersinar ini. Diharapkan adanya kegiatan serupa secara berkelanjutan guna menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Badung pada umumnya dan Kelurahan Kerobokan pada khususnya,’’ ujarnya. (ad555)

Peringati HUT Ke-74 Kemerdekaan RI

HardysCorp Berikan Edukasi dan Wawasan Kebangsaan bagi Generasi Muda PENTINGNYA nasionalisme dan wawasan kebangsaan dalam membangun negara, sama pentingnya dengan membangun perusahaan. Itulah yang sering digaungkan Founder dari HardysCorp Gede Hardy dan Ketut Rukmini Hardy kepada setiap insan HardysCorp. Implementasi nyata rasa nasionalisme dari HardysCorp adalah selalu memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) setiap tahunnya dengan upacara bendera. Memperingati Dirgahayu RI ke74, HardysCorp kali ini melaksanakan upacara bendera di Head Office HardysCorp di By-pass Garden R14, Sanur Kauh, Denpasar. Upacara

bendera diikuti seluruh insan keluarga besar HardysCorp dengan mengajak anak-anak karyawan dan generasi muda HardysCorp yaitu Hillary Angelina G.Hardy, Lilly Harmony Hardy, dan Jasmine Lovely Hardy. Tujuannya menumbuhkan rasa cinta dan bangga kepada tanah air, rasa kebangsaan dan nasionalisme kepada generasi muda HardysCorp. Selain melaksanakan upacara pengibaran dan penurunan bendera, peringatan ini juga dilaksanakan acara nonton dan menyimak bersama pidato kenegaraan Presiden RI dan film Jokowi untuk mengedukasi dan menambah wawasan kebangsaan

kepada seluruh insan keluarga besar HardysCorp. Kita semua kini berada di era ketika dunia mengalami disrupsi. Berubah dengan sangat cepat, namun kita tidak boleh kehilangan jati diri dan jati diri bangsa kita. Kita harus berani menerima era keterbukaan sejagad. Akan tetapi, kita tidak boleh kehilangan persatuan dan persaudaraan. Kita tidak boleh berhenti untuk menjadi lebih baik, terus berinovasi dan berkreasi. Demikian juga dengan HardysCorp. Untuk mencapai visi besarnya, HardysCorp telah memiliki dasar pijakan yaitu dengan melaksanakan 9 Pilar HardysCorp.

Tahun ini, merayakan 74 tahun Indonesia Merdeka dan juga 22 tahun HardysCorp yang tengah menghadapi berbagai tantangan berat. Bersyukur bisa tetap berdiri kokoh dengan fondasi yang kuat 9 Pilar HardysCorp. Dengan implementasi 9 Pilar HardysCorp diharapkan mampu mengubah karakter segenap insan HardysCorp menjadi manusia-mansuia berkarakter yang baik dan kuat. Dengan demikian mampu memberikan kontribusi positif, berinovasi dan kreasi untuk kemajuan HardysCorp pada khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya. Dirgahayu Republik Indonesia! (ad568)

UPACARA BENDERA - Pelaksanaan upacara bendera peringatan Dirgahayu RI ke-74 di Head Office HardysCorp, Sabtu (17/8).

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Senin Umanis, 19 Agustus 2019

DAERAH

Sambut HUT Ke-25

Hatten Wines Group Gelar Bakti Sosial Pemeriksaan Mata dan Operasi Katarak Gratis S E R A N G K A I A N HUT ke25, Hatten Wines bekerja sama dengan John Fawett Foundation: Giving Gift of Sight menggelar kegiatan bakti sosial, donor darah, pap smear, pemeriksaan mata, pemberian kacamata dan operasi katarak secara gratis di Hatten Wines Bali, Jalan By-pass Ngurah Rai, Sanur. Kegiatan sosial bertajuk ‘’Gerakan Hatten Wines Family Peduli terhadap Lingungan, Antarsesama dan Spiritual’’ ini telah dilakukan pada 12 dan 13 Juli 2019 lalu yang diikuti 670 orang yang terdiri dari karyawan dan masyarakat umum. Sementara bakti sosial berupa kegiatan ngayah pembersihan di Pura Mertasari, Pura Pengembak dan Pura Suka Merta Sanur telah dilakukan pada 29 Juni 2019. Selain itu, Hatten Wines Group juga memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) ke Yayasan Bhakti Sosial Senang Hati pada 5 Juli 2019. Sebagai puncak HUT Ke-25, Hatten Wines Group menggelar kegiatan ‘’Gathering Green Act dan Hatten Wines Family Staff’’ di Agung Ballroom Grand Inna Bali Beach Hotel, Sabtu (17/8). Owner Hatten Wines Bali Group Ida Bagus Rai Budarsa mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupkan salah satu bentuk tanggung jawab sosial Hatten Wines Family terhadap lingkungan sekitar. Khususnya sebagai bentuk praktik nyata untuk mendukung program pemerintah Bali dalam menerapkan konsep Tri Hita Karana. ‘’Menurut saya kegiatan ini sangat positif. Apalagi kami semua terjun langsung me-

WAWANCARA - Owner Hatten Wines Bali Group Ida Bagus Rai Budarsa saat diwawancara awak media di Hatten Wines Bali, Jalan By-pass Ngurah Rai, Sanur. nangani kegiatan ini, mulai dari perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanaan komunikasi. Melalui kegiatan ini kami berharap Hatten Bali Group bisa terus mendukung program pemerintah Bali dan mengimplementasikan konsep Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari,’’ ujar Rai Budarsa. Salah satu masyarakat, Alwani, mengaku terbantu dengan

adanya operasi katarak gratis ini. Pihaknya pun mengucapkan terima kasih kepada Hatten Wines Group yang telah memberikan pengobatan mata secara gratis. ‘’Merasa terbantu sekali. Sebelumnya memang ingin operasi, tetapi karena mahal dan tidak ada biaya jadi dibiarkan. Saya berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut agar bisa membantu semua orang,’’ harapnya. (ad560)

Tanpa ’’Agency Fee’’

PT LARP Mencari Tenaga Kerja untuk Carnival Cruise PT LAWU Agung Rinjani Permai (LARP) membuka lowongan sebanyak-banyaknya untuk disalurkan ke Carnival Cruise Line. Tenaga yang dibutuhkan dari berbagai posisi, mulai dari food and beverage product, food and beverage service, dan hotel department. Owner PT LARP I Nyoman Diana, S.E., M.M., Kamis (15/8) menyampaikan PT LARP merupakan sebuah agency yang menyalurkan tenaga kerja ke Carnival Cruise. PT LARP tidak memiliki cabang, hanya kantor pusat di Jalan Sekar Tunjung XV No. 3 Denpasar. PT LARP sudah berdiri sejak tahun 2000 hingga tahun 2013. Lalu kembali aktif di tahun 2019, setelah ditunjuk oleh Carnival Cruise Line sebagai perekrut dan penyuplai tenaga kerja ke kapal tersebut. Setelah proses perekrutan, melengkapi dokumen, rencananya September dilakukan final interview. ‘’Kita bangkit lagi dari 2019 sekarang, ditunjuk secara official menjadi agen perekrut dan penyuplai tenaga kerja untuk Carnival Cruise Line. Kami baru ditunjuk sebulan lalu oleh Carnival Cruise Line, sehingga sejak itu juga sudah membuka lowongan,’’ ujarnya. Tenaga kerja yang dibutuhkan yaitu semua posisi, mulai dari food and beverage product dibutuhkan chef, galley cleaner, cook utility, 1st cook, butcher, sous chef dan lainnya. Pada bagian food and beverage service dibutuhkan waiter, waitress, bar, dll. Pada bagian department hotel dibuuhkan housekeeping cleaner, laundry, front office dan lainnya. Mengingat PT LARP adalah agency sehingga fungsinya adalah sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah yang berbentuk badan hukum Perseroan Terbatas (PT). ‘’Karena dalam subjek hukum hanya diakui badan hukum PT, CV, orang perorangan, dan sebagainya. Legalitas kita adalah memiliki Surat Izin Usaha Perekrutan dan Penempatan Awak Kapal (SIUPPAK),’’ tandasnya.

BERSAMA - I Nyoman Diana, S.E., M.M. (tengah) bersama karyawannya. Kehadiran PT LARP adalah untuk memberikan kesempatan yang seluas–luasanya pada generasi muda untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk datang langsung tanpa melewati broker– broker, untuk langsung membawa lamaran dan CV ke alamat Jalan Sekar Tunjung XV Nomor 3. ‘’Sehingga dengan demikian mereka tahu bahwa tidak ada pungutan– pungutan apalagi pungutan yang namanya agency fee. Yang ada adalah mereka mengeluarkan dana untuk membuat dokumen, paspor, buku pelaut, medical, BST, visa, tiket,’’ bebernya. PT LARP juga hadir untuk membantu program pemerintah dalam hal mempercepat mengurangi jumlah pengangguran yang dari tahun ke tahun terus bertambah. Di sisi lain meningkatkan kesejahteraan ekonomi crew sendiri, status sosialnya dalam masyarakat dan masa depannya. PT LARP hadir mem-

bawa angin baru bagi para pencari kerja ke luar negeri khusunya ke kapal pesiar. Tidak ada pungutan agency fee atau admission fee, karena PT LARP menerapkan dengan ketat aturan MLC (Maritim Labour Convention). Ia berharap generasi muda memanfaatkan kesempatan ini untuk datang LARP. ‘’Jangan lewat broker, jangan percaya sama iming–iming orang yang mengaku kenal dan mampu membantu memberangkatkan Anda, itu tidak ada,’’ pungkasnya. Karena peminat bekerja di kapal pesiar itu tinggi, namun praktik-praktik perekrutan yang tidak sesuai aturan membuat masyarakat ketakutan melamar pekerjaan ke kapal pesiar. ‘’Sehingga mereka ragu untuk datang ke agency. Hadirnya kami tidak hanya mengedukasi tetapi memberi bukti bahwa ini yang benar,’’ tandasnya. (ad436)

Sky Garden Ditutup Tunggakan Pajak Tetap Dikejar

Mangupura (Bali Post) Club malam, Sky Garden di Jalan Legian, Kuta, pada Jumat (16/8) ditutup sementara oleh Satpol PP Kabupaten Badung. Penyegelan ini lantaran izin operasional yang kedaluwarsa. Kendati tidak beroperasi lagi, Badan Pendapatan/Pasedahan Agung (Bapenda) Badung tetap menuntut Sky Garden untuk melunasi tunggakan pajak yang belum dibayarkan ke Pemkab Badung. ‘’Walau dilakukan pemberhentian kegiatan, bukan berarti pemungutan pajak tidak dilakukan. Kami tetap kejar itu tunggakan pajak yang belum disetor ke kas pemerintah,’’ tegas Kepala Bapenda Badung I Made Sutama, Minggu (18/8) kemarin. Birokrat asal Pecatu, Kuta Selatan ini menegaskan, utang pajak tetap menjadi tanggung jawab manajemen Sky Garden.

Tunggakan pajak yang belum terbayarkan mencapai Rp 10 miliar lebih. ‘’Tetap ditagih sesuai dengan jumlah utangnya. Kalau tidak dibayar, bunganya tetap berjalan,’’ katanya. Kendati demikian, Sutama mengakui pihak Sky Garden sempat mencicil tunggakan pajak, sehingga pihaknya belum memberikan peringatan, lantaran sudah ada itikad baik. Namun jika nantinya utang pajak itu tidak dibayar, pihaknya akan memberikan peringatan. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Badung I Made Agus Aryawan menjelaskan, perwakilan manajemen Sky Garden memang pernah datang ke kantornya untuk menanyakan syarat dan prosedur permohonan izin usaha yang sebelumnya sudah tidak berlaku dan disegel oleh Satpol PP Badung. ‘’Set-

elah kami periksa berkas yang dibawa, maka belum bisa didaftarkan karena masih terkendala alas hak yang dipakai tempat usaha Sky Garden tersebut belum clear,’’ katanya. Dikatakan, hak penguasaan atas lahan yang dimanfaatkan harus jelas, karena dipakai sebagai dasar perizinan, termasuk pelunasan pajak-pajak yaitu PBB dan PHR sesuai ketentuan. Pihaknya saat ini masih mengecek di sistem laporan. Pemohon yakni PT ESC Urban Food Station baru meng-upload permohonan Informasi Tata Ruang (ITR) dengan peruntukan diskotek. ‘’Namun kami kembalikan lagi kepada pemohon karena nama perseroan (PT) yang dilampirkan tidak sesuai serta belum jelasnya hubungan antara pemohon dengan pemilik tanah,’’ katanya. (kmb27)

5

PKKMB Fakultas Teknik Unud Diikuti 804 Mahasiswa Baru SETELAH mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) bersama, Jumat (16/8) lalu Fakultas Teknik Universitas Udayana (FT Unud) menggelar PKKMB tingkat Fakultas. Bertempat di Auditorium Widya Sabha, kegiatan ini diikuti 804 orang. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa peserta PKKMB diberikan pemaparan dan pengenalan lingkungan Fakutas Teknik Unud. Menurut Dekan FT Unud Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T., Ph.D., program PKKMB tingkat fakultas ini digelar untuk mengenalkan kehidupan kampus kepada mahasiswa baru. Yang mana mereka dulunya adalah seorang siswa dan kini meningkat menjadi mahasiwa. ‘’Oleh karena itulah, mereka diberikan pembekalan kepada mahasiswa untuk mengetahui, bagaimana kehidupan kampus, perkuliahan seperti apa, apa yang harus dipersiapkan, bagaimana menemui dosen, membuat tugas dan sebagainya,’’ katanya. Selain diberikan pemaparan materi, Suardana menyebutkan, mereka juga diajak untuk melihat sarana dan prasarana yang dimiliki. Seperti laboratorium dan sebagainya. Untuk itu, mereka bisa lebih familiar dengan kondisi yang dimiliki di Fakultas Teknik. Ke depan kepada mahasiswa baru, pihaknya tidak

PEMBUKAAN - Suasana pembukaan PKKMB Fakultas Teknik Unud, Jumat (16/8) lalu. hanya berharap saja, namun akan melakukan action untuk bisa membuat mereka lulus tepat waktu. Minimal 50 persen bisa lulus tepat waktu. Bahkan, kalau bisa lebih dari itu atau sampai 100 persen, tentu akan sangat bagus. Tetapi, diakuinya, memang kondisi dari mahasiswa tidak sama. ‘’Oleh karenanya kita akan terus meningkatkan kualifikasi dosen dan meningkatkan sarana dan prasarana untuk menunjang harapan itu,’’ ujarnya. Sementara itu menurut Ketua Panitia PKKBM FT Unud Gusti Agung Ayu Putri S.T., M.T., pada PKKMB kali ini diikuti

804 mahasiswa dari 7 prodi S-1. Rinciannya mahasiswa baru sebanyak 779 orang dan mahasiswa lama ada 25 orang. Dari seluruh prodi yakni Arsitektur, Sipil, Elektro, Mesin, Teknologi Informasi, Teknik Industri dan Teknik Lingkungan. Kegiatan ini, katanya, digelar untuk perkenalan program mahasiswa baru Fakultas Teknik. ‘’Jadi harapan kami adalah memperkenalkan bagaimana di lingkungan Fakultas Teknik itu sendiri. Kemudian harapan ke depannya mereka bisa menjadi teknokrat yang unggul berjiwa Pancasila dan juga berbudaya,’’ harapnya. (ad564)

Cau Chocolates Bali Raih Penghargaan Teladan Nasional 2019

MENTERI Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman mengaku salut dan bangga kepada Kadek Surya Prasetya Wiguna, S.E. dari Bali yang beralih profesi dari bankir menjadi petani. Tujuan utamanya untuk mengembangkan usaha cokelat Bali yang didedikasikan kepada petani di kampung halamannya di Desa Cau Kabupaten Tabanan. Ia mendirikan Cau Chocolates Bali Factory & Agro Tourism pada 2014 dengan cara membeli hasil pertanian, khususnya kakao di atas harga pasar. Hal ini disampaikan Menteri Pertanian RI saat pemberian Penghargaan Nasional bagi Pelaku Pembangunan Pertanian Tahun 2019, sekaligus sebagai rangkaian acara HUT ke-74 Republik Indonesia. Menurutnya, Cau Chocolates didirikan sebagai ‘’korporasi petani’’ melalui Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) untuk mengembangkan kakao menjadi cokelat siap konsumsi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi kakao petani Tabanan. Didukung jaringan pemasaran produk cokelat melalui Restoran Cau Chocolates Food and Gift. Resto bergaya modern dan homey di kawasan Kartika Plaza No. 1 Kuta pada 14 Februari 2018. Cau Chocolates sendiri berdiri sejak tahun 2014 dengan fokus budi daya cokelat Bali atau sering disebut dengan Single Bali Origin. Dari awal berdiri, Cau Chocolates sudah mempunyai komitmen untuk memberdayakan dan meningkatkan kualitas hidup petani cokelat. Di mana Cau Chocolates adalah satusatunya usaha yang berkolaborasi langsung dengan petani cokelat di Tabanan dan Negara yang berani membeli bijinya dengan harga yang paling tinggi. Hal ini juga dilanjutkan dalam proses pelatihan dan pembinaan kepada petani cokelat supaya kualitas biji cokelat yang dihasilkan tetap nomor 1 dan baik. Cau Chocolates sendiri sudah memiliki tiga sertifikat organik yaitu dari Indonesia, Eropa dan Amerika, sehingga saat ini Cau Chocolates juga sudah melakukan proses ekspor cokelat ke luar negeri. Di mana saat ini sudah mengirim ke Jepang, Filipina, Malaysia, Singapura dan Ukraina. Mendengar penuturan Kadek Surya Prasetya Wiguna yang lolos verifikasi dan validasi, Tim Ver-

bal Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan BPPSDMP Kementan), Mentan Amran Sulaiman mengapresiasi capaian dari Cau Chocolates sebagai KEP berprestasi 2019 bersama Koperasi Produsen Primadona dari Kabupaten Situbondo, Jatim, KEP Rimbo Jaya (Seluma, Bengkulu), Koptan Agroinovasi Bhakti Bersama (Sanggau, Kalbar) dan KSU Mata Hati (Serang, Banten). Mentan berharap kepada Kadek Surya PW dan para pelaku usaha pertanian di seluruh Indonesia, ke depan lebih berorientasi pada bisnis untuk mengembangkan produk turunan, bukan lagi produk mentah lantaran harga jualnya lebih murah ketimbang setelah diolah menjadi komoditas pertanian siap konsumsi. ‘’Pemerintah, khususnya Kementan selaku regulator produksi pangan nasional mengharapkan petani mendukung ekspor komoditas pertanian. Bukan sekadar bertani untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan kelebihan produksi dijual ke pasar. Jangan lagi seperti itu, apabila seluruh petani sukses, maka lebih banyak generasi milenial yang tertarik ke pertanian,’’ kata Mentan Amran Sulaiman.

Tampak hadir pada acara pemberian penghargaan itu yakni Sekjen Kementan Momon Rusmono, Kepala BPPSDMP Kementan Prof. (R) Dedi Nursyamsi, Dirjen PSP Kementan Sarwo Edhy, Dirjen Perkebunan Kasdi Subagyono, Kepala Barantan Ali Jamil, Sekretaris BPPSDMP Siti Munifah dan Kepala Pusluhtan BPPSDMP Leli Nuryati. Cau Chocolates adalah satu-satunya kelompok ekonomi petani cokelat yang lolos seleksi dan meraih peringkat I nasional pada tahun 2019. Di mana ini merupakan capaian yang didapat dari dedikasi dan kerja keras dari Kadek Surya PW untuk menyejahterakan petani cokelat di Bali, sesuai dengan motto dari Cau Chocolates yaitu ‘’Senyum Petani adalah senyum Cau Chocolates’’. Penghargaan tertinggi ini bukan akhir melainkan awal dari sebuah langkah besar dari Cau Chocolates dan petani cokelat di Bali karena akan banyak inovasi dan produk yang dikembangkan ke depannya, sehingga menjadikan cokelat Bali menjadi salah satu komoditas ekspor yang dicari dan terkenal di seluruh dunia. (ad549)

101 Napi Lapas II B Tabanan Dapat Remisi Tabanan (Bali Post) Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia selalu membawa berkah tersendiri bagi para narapidana (napi). Pasalnya, di momen spesial itu, sebagian dari mereka mendapatkan keringanan masa hukuman (remisi). Begitupun pada peringatan HUT ke-74 RI tahun ini, di Kabupaten Tabanan sebanyak 101 napi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Tabanan mendapatkan remisi. Kado spesial ini diberikan pemerintah sebagai bentuk apresiasi terhadap warga binaan lembaga pemasyarakatan berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : PAS- 965.PK.01.01.02 Tahun 2019 dan Keputusan Nomor PAS-984.PK.01.01.02 Tahun 2019. Remisi diserahkan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede

Sanjaya dalam gelaran upacara di lapangan kantor Lapas II B Tabanan, Sabtu (17/8). Sambutan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly yang dibacakan Wabup Sanjaya mengungkapkan, Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus pada tahun 1945 merupakan puncak pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia. Gelora dan semangat untuk mengisi kemerdekaan, tentunya harus menjadi milik segenap lapisan masyarakat, tak terkecuali bagi para warga binaan pemasyarakatan. ‘’Mereka yang berhasil menunjukkan perubahan perilaku, memperbaiki kualitas dan meningkatkan kompetensi dengan mengembangkan keterampilan untuk dapat hidup mandiri serta menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam rangka membangun

perekonomian nasional berhak mendapatkan pengurangan masa hukuman,’’ tambah Sanjaya. Sanjaya mengatakan tema perayaan HUT ke-74 Kemerdekaan RI yaitu ‘’SDM unggul Indonesia Maju’’ yang fokusnya dalam peningkatan kualitas SDM, revitalisasi menjadi pilihan untuk solusi penyelesaian masalah harus mampu menyentuh berbagai program pembinaan, sehingga dapat mengantarkan mereka menjadi manusia yang berkualitas, terampil dan mandiri. ‘’Bagi yang mendapatkan remisi, saya ucapkan selamat. Semoga pemberian remisi ini akan memberikan kesempatan kepada saudara-saudara untuk selalu berbuat baik di tengah masyarakat serta jadilah insan yang berakhlak dan berbudi luhur,’’ imbuhnya. (kmb28)


OPINI

6

Senin Umanis, 19 Agustus 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Menjadikan UMKM Poros Ekonomi KETIDAKPASTIAN ekonomi kini masih berlangsung. Bahkan tak ada yang berani memprediksi akan ketidakpastian ini akan berakhir. Akibatnya, dunia usaha di negeri ini pun semakin merasakan dampaknya. Sektor properti telah lebih dulu merasakan. Berlanjut pada sektor perdagangan dan pariwisata. Sebenarnya pemerintah Jokowi telah melakukan antisipasi. Salah satunya mengeluarkan paket kebijakan ekonomi. Ada belasan paket yang telah dikeluarkan. Namun rupanya belum membuahkan hasil maksimal. Ketidakpastian yang memicu pelambatan ekonomi juga tercermin dari Rancangan APBN. Setiap tahun pertumbuhannya alamai pelambatan. Demikian pula rancangan pendapatan negara. Dana transfer ke daerah juga mengalami penurunan. Tentu akan berdampak pada keuangan daerah. Artinya, harus ada rasionalisasi anggaran di daerah, kecuali kalau daerah bisa menutupi dengan memperbesar PADnya. Daerah juga dituntut cermat menyusun anggaran sesuai asumsi-asumsi yang lebih realistis. Ada beberapa opsi yang bisa dilakukan daerah terkait pengurangan anggaran ini. Tiga di antaranya adalah mengurangi perjalanan dinas, meniadakan rapat-rapat di hotel dan menunda proyek-proyek yang tidak penting bagi kesejahteraan rakyat. Misalnya pembangunan gedung perkantoran. Selain itu, pemerintah harus mendorong bertumbuhnya ekonomi kerakyatan. Salah satunya memperkuat perajin. Baik yang bergerak dibidang pasar ekspor maupun dalam negeri. Tantangan global membuat sejumlah perajin dan pelaku UMKM terpuruk. Dalam kondisi begini, kucuran dana pemerintah dalam berbagai sektor pun diharapkan menjadi pelicin laju roda usaha mereka. Mencermati persaingan pelaku UMKM di era global ini, motivasi dan peran serta pemerintah mestinya lebih optimal. Pemerintah perlu melakukan upaya-upaya penyederhanaan tata cara dan jenis perizinan. Pemerintah harus mengupayakan terwujudnya sistem satu atap dengan memberikan kemudahan persyaratan untuk memperoleh perizinan. Dengan demikian UMKM dapat terlindungi dan aman dalam menghadapi persaingan di era MEA. Perlu pula adanya pencadangan jenis kegiatan usaha yang memiliki sifat padat karya yang mempunyai nilai seni budaya yang bersifat khusus dan turuntemurun. Dalam hal ini mengutamakan penggunaan produk yang dihasilkan UMKM. Desakan dan kesiapan pemerintah memfasilitasi agar ada pembinaan dan pengembangan, dalam meningkatkan kemampuan manajemen serta teknik produksi dan pengolahan patut digulirkan. Dengan cara ini pemerintah harus ikut menentukan dan meningkatkan kemampuan rancang bangun dan perekayasaan terhadap bahan baku, bahan penolong dan kemasan produk yang diproduksi UMKM. Yang tak kalah strategisnya untuk digarap adalah aspek pemasaran. Sangat diperlukan adanya kebijaksanaan pemasaran, baik dalam negeri maupun luar negeri. Untuk itu diperlukan adanya pelaksanaan penelitian dan pengkajian pemasaran, serta meningkatkan kemampuan manajemen dan teknik pemasaran juga dukungan promosi dan uji coba pasar. Sehingga UMKM dapat memahami dan menguasai pemasaran bagi produknya sendiri. Terlepas dari beragam startegi itu, hal penting yang patut dicermati sebagai tantangan membangun UMKM adalah aspek sumber daya manusianya. Daya saing SDM di sektor ini masih dirasakan sangat rendah. Untuk itu diperlukan adanya perhatian pemerintah dalam mempersiapkan pendidikan, pelatihan, dan konsultasi terhadap sumber daya manusia UMKM dalam hal sikap mental positif, manajerial skill dan technical skill dalam dunia bisnis global. Dengan mencermati berbagai masalah dan mengimplementasikan beragam strategi, semestinya UMKM bisa menjadi poros penguatan ekonomi kerakyatan. Poros ini berpeluang menjadi makin kokoh jika koperasi dan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) benar-benar diberdayakan sebagai penyangga permodalan. Regulasi dan kerja sama lintas lembaga dan pelaku usaha dalam hal ini pun akan menjadi modal untuk menjadikan krama Bali mandiri dalam membangun ketahanan ekonomi.

S URAT PEMBACA

PDI-P dan Gagasan Partai Modern Kongres V Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang digelar di Bali, dan berlangsung dari Kamis (8/8) hingga Sabtu (10/8) silam, mengusung tema bertajuk ‘’Solid Bergerak untuk Indonesia Raya’’ dengan subtema ‘’PDI-P Menuju Partai Pelopor dan Modern’’. Tentu, bukan tanpa alasan PDI-P mengusung subtema tersebut. Sebagai salah satu partai politik terbesar di Republik ini memang seharusnyalah PDI-P menjadi sebuah partai pelopor dan juga partai modern. Bahkan, bukan hanya PDI-P, tetapi semua partai politik di negeri ini idealnya mesti mewujud sebagai partai pelopor dan modern.

Oleh Djoko Subinarto

K

ita sama-sama tahu, keberadaan partai politik dalam sebuah negara demokrasi adalah sebuah keniscayaan. Partai politik merupakan salah satu elemen penting dari sebuah mesin demokrasi. Secara teoretis, salah satu fungsi utama partai politik adalah untuk menyeleksi para kandidat yang bakal diikutsertakan dalam ajang pemilihan umum, baik itu untuk kepentingan pemilihan legislatif maupun pemilihan eksekutif, untuk level lokal maupun nasional. Para kandidat yang telah terseleksi kemudian ditawarkan kepada publik calon pemilih dengan harapan publik menjatuhkan pilihan kepada mereka di saat pemungutan suara dilangsungkan. Problemnya adalah: selama ini partaipartai politik kita masih lemah dalam hal perekrutan dan kaderisasi. Buntutnya, partai politik lebih banyak melahirkan para politisi tuna-ideologi, yang lebih mengedepankan kepentingan kelompok ketimbang kepentingan publik. Sistem perekrutan dan kaderisasi partai-partai politik kita saat ini masih kerap kurang selektif dan terkesan asal comot. Rekam jejak, kredibilitas, kemampuan dan pemahaman ikhwal politik dan kebangsaan kerap diabaikan dalam sistem perekrutan dan kaderisasi partai-partai politik

loncat. Di sisi lain, partaipartai kita pun semakin miskin secara ideologis. Inilah yang menjadi salah satu persoalan besar jagat kepartaian kita saat ini. Partai-partai politik di negeri ini agaknya perlu berkaca pada sistem perekrutan dan kaderisasi yang dilakukan partai-partai politik di negara lain yang sistem demokrasinya telah mapan. Di sejumlah negara, untuk sekadar menjadi anggota sebuah partai politik, seseorang tidak hanya cukup mendapatkan kartu keanggotaan partai, tetapi juga harus rutin membayar iuran wajib dan rajin mengikuti kegiatan partai secara teratur. Bagi mereka yang memiliki ambisi besar untuk meniti karier politik seperti menjadi anggota parlemen, misalnya, haruslah melalui tahapan proses yang panjang lewat sistem magang politik, yang lebih banyak menuntut pengorbanan. Selama masa magang inilah, kinerja anggota partai tersebut diawasi secara ketat oleh partainya. Partai-partai politik di sana sangat selektif dalam memilih para anggotanya dan caloncalon pemimpinnya. Akan menjadi sebuah mimpi di siang bolong jika seseorang dengan modal popularitas dan kekuatan kapital semata tiba-tiba saja bisa mencalonkan diri menjadi anggota parlemen. Perekrutan dan kaderisasi secara selektif merupakan

Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Menjaga Kebersihan Udara Kepedulian terhadap lingkungan kini bangkit di manamana. Ini tentu pergerakan yang bagus dalam konteks menjabarkan program pembangunan berkelanjutan. Di Bali belakangan ini gerakan menjaga lingkungan juga bangkit. Bahkan untuk sanitasi udara kini banyak pihak ikut peduli. Termasuk mulai ramainya dibicarakan produk olahan tembakau. Sasarannya tentu untuk menjaga kesehatan penikmat tembakau dan menjaga kualitas udara. Selain itu produk olahan tembakau ini juga tak berdampak serius terhadap orang di sekitarnya. Produk tembakau olahan ini lebih rendah produksi asapnya dan kemungkinan bisa menekan ketergantungan pada rokok konvensional. Selama ini pemerintah juga aktif mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan. Merokok dikatakan bisa merusak kesehatan. Gambar bungkus rokok pun

di negeri ini. Akibat sistem perekrutan dan kaderisasi yang asalasalan, partai-partai politik kita sejauh ini cenderung hanya menjadi kendaraan demi memburu rente dan kekuasaan para anggotanya. Bukan rahasia lagi, selama ini kebanyakan orang berbondong-bondong masuk menjadi anggota partai politik bukan untuk mengabdi, tetapi untuk mencari kedudukan dan uang. Ujungujungnya, biaya atau ongkos politik kita menjadi sangat mahal. Buntutnya, politik uang (money politics) sulit sekali dihindari. Partai-partai politik yang diharapkan menjadi wahana bagi perjuangan ideologi yang militan telah dibonsai menjadi sekadar wahana bagi perjuangan-perjuangan jangka pendek yang sifatnya transaksional. Partai politik tidak ubahnya seperti perusahaan tempat kita mengejar kedudukan dan materi. Pada kondisi seperti ini, para anggota partai politik menjadi orang-orang yang sangat pragmatis. Pengabdian, kesetiaan, idealisme menjadi hal langka dan sangat mahal. Dengan mengusung semangat pragmatisme inilah para politisi kita dengan sangat mudah pula berganti-ganti baju partai politik -- disesuaikan dengan agenda kepentingan mereka. Kondisi ini akhirnya memunculkan apa yang populer disebut sebagai politisi kos-kosan dan politisi kutu

dibuat seram dan menakutkan. Saran pemerintah ini tentu ada baiknya mengingat kesehatan harus tetap dijaga. Untuk itu, dengan produk tembakau yang menggunakan pendekatan teknologi saya berharap ke depan kualitas udara makin terjaga. Meskipun dampak polusi udara akibat rokok tak signifikan saya tetap berharap semua pihak ikut gerakan menjaga kualitas udara. Mudah-mudahan gerakan ini mendapat dukungan dari semua pihak, setidaknya produsen mulai menyediakan rokok yang ramah lingkungan. Mungkin penggunaan teknologi dengan sistem pemanasan dalam menikmati produk tembakau bisa menjadi pilihan. Saya meyakini dengan gerakan edukasi yang kontinu penikmat tembakau bisa memilih produk yang lebih sehat dan ramah lingkungan. I Gede Putra Artama Denpasar, Bali

Pemanfaatan Terminal Ubung Sejak tidak lagi melayani bus AKAP, kondisi Terminal Ubung menjadi sepi. Lahan terminal yang luas pun menjadi terkesan mubazir. Sebaiknya aset pemerintah yang potensial tersebut harus dimanfaatkan untuk hal yang lebih produktif. Misalnya dipergunakan sebagai pasar khusus pedagang bermobil. Pemanfaatan lainnya yang bisa dilakukan adalah menjadikan Terminal Ubung sebagai lokasi pasar yang kini ada di eks Tiara Grosir. Sebab, jika tidak salah, pada awalnya lokasi eks Tiara Grosir akan dipergunakan sebagai gedung promosi bagi UMKM. Alternatif lain, pemanfaatan Terminal Ubung agar lebih produktif yakni dengan menggandeng pihak desa adat setempat. Jika memungkinkan, dapat dipergunakan sebagai pusat kuliner yang melibatkan warga lokal. Masih ada ide pemanfaatan lainnya se-

perti dengan menjadikan Terminal Ubung sebagai ruang terbuka hijau atau tempat bermain anak-anak. Dibandingkan dibiarkan seperti kondisi saat ini, lambat laun akan mengalami kerusakan dan memunculkan kekumuhan baru. Dengan pemanfaatan yang lebih produktif, masyarakat sekitar akan mendapatkan manfaat yang lebih baik. Sebelumnya, warga setempat mendapatkan manfaat yang lumayan dari keberadaan Terminal Ubung, meski diakui dampak negatifnya juga besar. Sudah saatnya Pemerinttah Kota Denpasar menyiapkan kebijakan yang dapat “menghidupkan” kembali terminal yang pernah memberikan kontribusi lumayan besar bagi PAD Kota Denpasar ini. Made Agus Wirayuda Warga Ubung

sesuatu yang harus diutamakan dalam kehidupan partai politik. Mereka yang tertarik masuk ke sebuah partai politik wajib diberi pemahaman bahwa partai berorientasi pada pencetakan kader, perumusan visi dan misi serta program. Partai-partai politik harus mempunyai pijakan ideologi yang kuat dan para anggota serta calon anggotanya harus sadar ikhwal ideologi partai yang wajib mereka perjuangkan (Bambang Cipto, 1996). Sistem perekrutan dan kaderisasi partai-partai politik di negeri ini harus lebih baik dan lebih selektif. Mesin partai harus benar-benar mampu mencetak kader-kader partai yang militan dengan pijakan ideologi yang kuat. Idealisme, reputasi dan prestasi harus dinomorsatukan dan menjadi landasan utama partai politik dalam menominasikan para anggotanya untuk memegang jabatan-jabatan politik yang strategis. Untuk bisa menjadi partai pelopor dan partai modern, partai-partai politik mesti mampu menjawab sekurangnya tiga tantangan berikut ini. Pertama, mampukah partaipartai politik kita mengusung perubahan baru bagi jagat kepartaian kita, sehingga kepercayaan masyarakat kita terhadap partai politik terus meningkat? Kedua, mampukah partai-partai politik kita menjadi mesin penggerak terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) yang selama ini rakyat idam-idamkan namun belum benar-benar mewujud. Ketiga, mampukah partai-partai politik kita menjadi rahim bagi lahirnya para pemimpin yang hanya fokus memikirkan bagaimana memajukan dan menyejahterakan negara, bangsa dan rakyat negeri ini secara merata dan seadil-adilnya. Jika tantangan-tantangan itu nanti berhasil dijawab oleh partai-partai politik di negeri ini, maka

status sebagai partai pelopor dan partai modern layak disematkan kepada partai-partai politik kita. Penulis, kolumnis dan bloger

POJOK Pancasila jangan didiskusikan tetapi dilaksanakan. - Tak perlu ragu. *** Abrasi Pantai Gumbrih rongrong Pura Kawitan. - Abrasi di manamana. *** WiFi di Bukit Jangkrik Gianyar mangkrak tiga bulan. - Kalah cepat dengan WiFi.

Warung Global

Jangan Abaikan Pasar Tradisional PASAR tradisional sudah dikalahkan pasar modern. Itu memang telah menjadi realita. Namun jangan menyerah pada realitas tersebut. Harus ada upaya bersama untuk membangkitkan pasar tradisional. Sebab, sudah terbukti, pasar tradisonal yang pedagangnya tergolong UMKM mampu mengangkat ekonomi rakyat. Tinggal sekarang bagaimana menjadikan pasar tradisional bangkit sebagai sumbu ekonomi kerakyatan. Terlebih pasar tradisional merupakan pilar utama dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. Untuk itu peran pemerintah selaku regulator, motivator, dan fasilitator dalam penggerak ekonomi rakyat. Selain pembenahan fisik pasar, penataan dan edukasi manajemen pengelolaan pasar tak kalah penting. Sehingga pasar tardisional sebagai pilar utama pengembangan ekonomi rakyat dapat terwujud. Demikian opini yang mengemuka dalam acara dialog interaktif yang disiarkan Radio Global 96,5 FM. Keberadaan pasar tradisional, menurut Arya di Denpasar, sebenarnya sudah bagus jika ditata dengan baik. Bukan hanya fisik yang ditata, demi kenyamanan dan keamanan pembeli agar tidak kapok berbelanja di pasar tradisional, kebersihan, menjaga harga tetap bersaing harus dipertahankan.

Artinya, pedagang di pasar tradisional jangan seenaknya menaikkan harga sehingga masyarakat pembeli tidak kapok berbelanja. Sebagai pedagang di salah satu pasar tradisional Tabanan, Fera menyarankan agar pemerintah melalui petugas yang berwenang lebih sering turun ke pasar-pasar

melihat, tanya jawab dengan para pedagang sehingga bisa mengetahui kondisi pasar secara langsung. Di samping itu, perhatian pemerintah dengan memberikan bantuan permodalan ringan kepada para pedagang untuk pengembangan usaha mereka. Jika semua tertata, baik fisik maupun nonfisik tentu semua akan merasa nyaman. Baik pedagang maupun pembelinya. Pasar tradisional, menurut Budiada di Tabanan, ibarat molekul-molekul kecil. Molekul kecil ini bisa membentuk sesuatu yang besar, bukan tidak mungkin jika yang kecil ini tidak diperhatikan dengan baik, diabaikan maka yang besar tak akan bisa terbentuk dengan baik. Untuk itu, ia berharap pemerintah jangan hanya memperhatikan yang besar-besar saja, yang kecil seperti pasar rakyat ini diperhatikan mulai penataan fisik, manajemen yang baik, sehingga memberikan kenyamanan. (sikha)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Senin Umanis, 19 Agustus 2019

Mahasabha II dan Pakeling Wanti Warsa IV Pasemetonan Agung Trah Shri Arya Sentong PASEMETONAN Agung Trah Shri Arya Sentong adalah perkumpulan kekerabatan berdasarkan garis keturunan dari salah seorang Senopati Majapahit, Ida Ratu Batara Hyang Abhra Sinuhun Ksatrya Dhalem Amangkubhumi Shri Arya Sentong, yang menyatukan Bali ke dalam ribaan ibu pertiwi Dwipantara (Majapahit). Pasemetonan Agung Trah Shri Arya Sentong (PATSAS) didirikan dengan latar belakang keinginan untuk mempererat tali anjangsana kekerabatan, meningkatkan sradha bhakti ke hadapan Ida Batara Kawitan/ Lelangit, memajukkan dan mengembangkan nilai-nilai luhur serta keluhuran mar-

CMYK

tabat leluhur, menjunjung tinggi nilai-nilai agama, adat, dan budaya, serta terwujudnya kekerabatan yang jaya (unggul), shanti (cinta kasih, rukun, dan damai), serta jagaddhita (makmursejahtera dan bahagia). Berkat waranugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan sih kumasih Ida Batara Kawitan/Lelangit, Pasemetonan Agung Trah Shri Arya Sentong bisa dideklarasikan pada 17 Agustus 2015, yang didahului dengan Mahasabha I pada 16 Agustus 2015. Pengurus di tingkat kabupaten/kota di seluruh Bali telah terbentuk. Pun sedang dikonsolidasikan untuk pembentukan pengurus sameton yang ada di rantauan seperti di OKU Timur, Sumatera Se-

latan, di Sulawesi Tengah, dan lain-lain yang ada kantong-kantong sameton. Kini PATSAS telah berusia 4 tahun. Kembali digelar Mahasabha II dan HUT ke-4. Perayaan HUT diisi dengan berbagai kegiatan, seperti madawa bhakti, yaitu matirta yatra mohon keselamatan dan restu ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan Ida Batara Kawitan untuk melaksanakan Mahasabha II. Kegiatan ini dilaksanakan pada 4 Agustus 2019 di Pura Pucak Padang Dawa. Manawa bhakti yaitu anjangsana ke sameton yang menjadi veteran pejuang pada 9 Agustus 2019 di Jero Sekar Mukti, Petang, aksi sosial

kemanusiaan donor darah yang dilaksanakan pada 11 Agustus 2019, serta Bawana Bhakti yaitu melaksanakan aksi kebersihan di seputar TPB Margarana. Sementara pelaksanaan Mahasabha II diadakan pada 16 Agustus 2019, dengan melibatkan sekitar dua ribuan orang, terdiri atas unsur Pembina, Pengurus Pusat, Pengurus Daerah, Pandita dan Pinandita, Cendekiawan/Canakya, Yowana, dan pengurus jero/ merajan agung sameton di seluruh Bali. Tema Mahasabha II kali ini adalah “Bangun Çakti Gunamukti”, yang artinya bangkit, kuat, dan bermanfaat. Kegiatan dibuka Wakil Gubernur Bali, juga

MAHASABHA – Wakil Gubernur Bali Cok Ace (tengah) di sela-sela pembukaan Mahasabha II dan Pakeling Wanti Warsa IV Pasemetonan Agung Trah Shri Arya Sentong di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Jumat (16/8). dihadiri oleh Wakil Bupati Tabanan, panglingsir puri-puri di seluruh Bali, pengurus organisasi soroh/ trah yang ada di Bali, Ketua DPRD Bali, Ketua DPRD Tabanan, PHDI Bali sampai tingkat kecamatan, Majelis Desa Adat sampai tingkat

kecamatan, Camat Marga, Perbekel Marga Dauh Puri dan Bandesa Adat Kelaci. Ke depan diharapkan pengurus baru yang lahir dari Mahasabha II ini mampu mewujudkan visi organisasi yaitu pasemetonan yang jaya, santhi, dan jagad-

dhita, melalui pelaksanaan program-program yang bermanfaat sesuai dengan tema ‘’Bangun Çakti Gunamukti’’, yaitu aktualisasi nilai-nilai/ karakter, revitalisasi sumber daya, profesionalisasi organisasi, dan kolaborasi kelembagaan. (ad566)


Senin Umanis, 19 Agustus 2019

HUT Ke-25 Hatten Wines

Kucurkan Beasiswa Berprestasi kepada 36 Siswa HATTEN Wines - Bali’s Own Winery merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 bulan ini. Bersamaan bulan Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia 2019 ini, Hatten Wines menggulirkan kegiatan sosial di sekitar areal perkebunan anggur di Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kamis (15/8) lalu. Ada 36 siswa dari jenjang SD, SMP dan SMA menerima kucuran beasiswa. Siswa berprestasi yang beruntung dapat beasiswa itu adalah mereka yang memiliki rata-rata nilai akademis di atas 75. Beasiswa ini diserahkan secara simbolis oleh Founder dan CEO Hatten Wines Ida Bagus Rai Budarsa kepada perwakilan siswa. Hadir pada penyerahan beasiswa ini perangkat Desa Sanggalangit dan undangan penting lain.

Rai Budarsa mengatakan, sejak memulai bisnisnya 25 tahun lalu, Hatten Wines telah menjalin kerja sama dengan kelompok petani anggur di Desa Sanggalangit. Sejak itu, perusahaannya berupaya dan bekerja melestarikan dan meningkatkan kualitas lahan kebun anggur para petani. Hal itu dilakukan dengan cara memberikan dukungan pelatihan untuk meningkatkan kualitas anggur yang dihasilkan. Cara ini secara tidak langsung dipercaya dapat memajukan lingkungan Desa Sanggalangit dan sekitarnya. Di samping dengan cara pendampingan, untuk meningkatkan kualitas anggur sejalan implementasi ajaran Hindu Bali yakni Tri Hita Karana, Hatten Wines mempunyai program rutin yang sudah dijalankan sejak tahun 2017.

BEASISWA – Sebanyak 36 siswa dari jenjang SD, SMP dan SMA menerima beasiswa yang diserahkan Hatten Wines, Kamis (15/8) lalu.

Program itu adalah kursus menari. Kursus itu dilakukan agar generasi muda berpartisipasi melestarikan warisan kesenian tradisional. Selain itu juga kursus bahasa Inggris. Pihaknya gencar memberikan pendidikan Bahasa Inggris kepada kalangan anakanak agar mereka dapat bersaing di era globalisasi. Memberi beasiswa kepada anak-anak yang berprestasi dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Program ini diharapkan dapat memotivasi semangat para siswa agar mereka itu terus berprestasi mengharumkan nama baik orangtua dan sekolah. Selain itu, dana beasiswa dari penyisihan keuntungan perusahaan itu dapat meringankan kebutuhan biaya sekolah dari anak-anak tersebut. “Khusus untuk program rutin pemberian beasiswa kita serahkan tahun ini kepada 36 siswa terdiri dari 21 anak dari jenjang SD, SMP 12, dan 3 anak jenjang SMA. Adapun dasar penilainnya adalah nilai rata-rata di atas 75,” katanya. Selain penyerahan beasiswa, HUT Hatten Wines sejak bulan Juni 2019 lalu melakukan pembersihan di areal Pura Mertasari, Pura Pengembak dan Pura Sukamerta Sanur, menyerahkan donasi kepada Yayasan Bhakti Sosial Senang Hati, dan menggelar donor darah, pemeriksaan pap smear, operasi katarak gratis. (ad561)

Lepas Liarkan 74 Ekor Tukik

PT Indonesia Power Komit Dukung Konservasi Penyu Pantai Penimbangan MOMENTUM peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini dimanfaatkan jajaran PT Indonesia Power (IP) menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan laut. Buktinya di hari kemerdekaan itu, Indonesia Power yang merupakan perusahaan pembangkit tenaga listrik itu menggelar aksi peduli lingkungan di kawasan Pantai Penimbangan Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Sabtu (17/8). Sebanyak 74 ekor tukik hasil penangkaran nelayan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sari Segara Pantai Penimbangan itu dilepasliarkan ke habitat aslinya. Sebelum pelepasliaran tukik itu, dilakukan edukasi tentang penangkaran penyu. Edukasi dilakukan para penggiat konservasi dan dosen Jurusan Kelautan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Peserta juga diajak untuk mengkampanyekan gerakan peduli lingkungan dengan pengurangan pemakaian plastik satu kali pakai. Pelepasliaran tukik itu dihadiri Manajer Unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Pemaron I Nyoman Purwakanta didampingi Perbekel Desa Baktiseraga Gusti Putu Armada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng Putu Ariyadi Pribadi, pengurus KUB Sari Segara, personel Polisi Air (Polair) dan para penggiat konservasi, dan undangan terkait lainnya. Nyoman Purwakanta mengatakan, aksi peduli lingkungan yang dilakukan bertepatan dengan hari kemerdekaan ini mengusung tema “Pelestarian Keanekaraga-

man Hayati Melalui Konservasi Penyu menuju Alam Indonesia Unggul”. Sejalan dengan tema tersebut, pihaknya punya komitmen mendukung dan menyukseskan konservasi penyu yang dilakukan nelayan bersama penggiat konservasi di Buleleng. Aksi nyata yang dilakukan nelayan Pantai Penimbangan itu untuk mencegah punahnya populasi penyu di pantai utara Bali. Melihat aksi itu, pihaknya telah bekerja sama mewujudkan satu visi bersama, yakni konservasi penyu dalam wujud aksi peduli lingkungan dengan melepasliarkan 74 ekor tukik. Jumlah tukik yang dilepas sesuai peringatan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia. “Melalui kegiatan ini kita bisa langsung berinteraksi dengan alam, mengenali dan menikmati keindahan alam. Muaranya adalah menumbuhkan kesadaran untuk melindungi habitat penyu di pantai ini,” katanya.

Rangkaian gerakan menyentuh hati yang dilakukan Indonesia Power ini diharapkan dapat memberikan stimulasi kepada masyarakat, pelajar, dan pihak-pihak lainnya untuk berkontribusi dan menunjukkan aksi nyata dalam mencintai dan menjaga lingkungan kita bersama sesuai tugas dan peran masing-masing. Purwakanta menambahkan, Indonesia Power juga menyumbangkan sarana pendukung untuk penangkaran penyu. Bantuan sarana itu di antaranya pompa air portable yang digunakan untuk instalasi sarana penangkaran. Tiga unit bak sampah dan seragam monitoring penyu. Dengan bantuan sarana itu, pihaknya berharap dapat memudahkan kegiatan penangkaran, mendukung kebersihan lingkungan areal konservasi dan monitoring pada saat penyu bertelur. Ke depan konservasi ini diharapkan menjadi kawasan wisata selain media edukasi yang konstruktif. (ad562)

LEPAS TUKIK – PT Indonesia Power komitmen mendukung konservasi penyu di Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. Serangkaian HUT ke-74 Kemerdekaan RI, dilepas 74 ekor tukik hasil penangkaran swadaya nelayan setempat.

Bali Post/kmb38

DIEVAKUASI – Personel Pos SAR Buleleng dan nelayan mengevakuasi nelayan korban kecelakaan saat melaut di Pantai Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, Minggu (18/8) kemarin.

Tabrak Rumpon di Tengah Laut, Nelayan Dievakuasi

Singaraja (Bali Post) – Seorang nelayan, Kadek Suardika (38), warga Banjar Dinas Kubu Anyar Desa Kubutambahan Kecamatan Kubutambahan mengalami kecelakaan ketika melaut di pantai Desa Kubutambahan, Minggu (18/8) kemarin. Kecelakaan itu dideritanya lantaran perahu yang dikendalikannya patah setelah menabrak rumpon (rumah ikan - red) di tengah laut. Beruntung, korban berhasil ditolong setelah personel Pos SAR bersama nelayan melakukan pencarian. Koordinator Pos SAR Buleleng Dewa Hendri mengatakan, sebelum kejadian, korban melaut untuk menangkap ikan dan sejak dini hari kemarin sudah berangkat ke laut. Saat sedang berlayar diduga korban mengantuk. Nah, saat bersamaan terjadi gelombang tinggi, sehingga perahu yang lepas kendali itu dihempaskan gelombang yang relatif besar. Saat itu perahu yang terbuat dari kayu itu menabrak rumpon di tengah laut.

Akibat benturan itu, perahunya patah hingga nyaris tenggelam. Korban kemudian bertahan di atas rumpon. Dia juga mengikatkan perahunya yang sudah patah pada rangka rumpon, sehingga tidak dihanyutkan gelombang. “Keterangan di lapangan, korban ini mengalami kecelakaan saat melaut. Dia kemudian bertahan di rumpun bersama perahunya yang sudah patah. Keluarganya khawatir korban tidak kembali hingga pagi hari. Keluarga

korban kemudian melapor ke polisi dan diteruskan ke SAR Buleleng,” katanya. Mendapat laporan itu, pihaknya melakukan pencarian mulai pukul 06.30 Wita. Hasilnya, korban ditemukan pada rumpon dalam kondisi selamat. Sementara perahunya terikat di rangka rumpon tersebut. Korban kemudian dievakuasi ke daratan. Sedangkan, perahu yang patah tersebut ditarik rekan-rekannya sesama nelayan. “Dari informasi itu kita lakukan

pencarian dan menemukan korban selamat. Selanjutnya kita evakuasi bersama perahunya sekitar pukul 08.30 Wita,” jelasnya. Kapolsek Kubutambahan AKP Made Mustiada seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, anggotanya menerima laporan keluarga yang menyebut korban tidak kembali setelah melaut sejak dini hari kemarin. Korban saat itu akan menangkap ikan di lokasi rumpon di tengah laut. Dalam perjalanan melaut itu, perahunya menabrak rumpon hingga mengalami kerusakan. Bahkan, mesin perahunya mati karena kehabisan bahan bakar. Sambil menunggu pertolongan, korban bertahan di atas rumpon. (kmb38)

Kucurkan Dana Pendidikan Rp 505,8 Triliun

Pelaksana Pendidikan Dituntut Kreatif Menyusun Program KEBIJAKAN pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sektor pendidikan sebesar Rp 505,8 triliun disambut positif kalangan akademisi di daerah. Tambahan anggaran sebesar itu adalah tantangan setiap pengelola pendidikan agar sokongan dana itu tepat sasaran dalam melaksanakan tugas mencetak sumberdaya manusia (SDM) unggul di masa depan. Bagaimanakah model transformasi pendidikan yang efektif dan ideal diperlukan di era globalisasi ini sehingga sesuai dengan pangsa pasar? Wakil Rektor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja Bidang Administrasi Umum Perencanaan Keuangan dan Sumber Daya Prof. Dr. Wayan Lasmawan, M.Pd., Minggu (18/8) kemarin, mengatakan ketersediaan alokasi anggaran itu mestinya mampu menjawab persoalan dasar pendidikan nasional saat ini. Persoalan yang mendasar adalah peningkatan jiwa dan keterampilan inovasi, keterampilan berpikir, literasi revolusi 4.0, dan penciptaan lapangan kerja inovatif oleh para lulusan lembaga pendidikan. Kebijakan alokasi anggaran di sektor pendidikan ini mestinya mampu “menciptakan” mutu pendidikan yang sejalan dengan tuntutan zaman revolusi 4.0 dan konstruksi SDM masa depan yang memerlukan pangsa pasar. Atas kondisi ini, lembaga pendidikan dari tingkat dasar sampai pendidikan tinggi tidak lagi berdiam apalagi terpaku pada regulasi administrasi tanpa mau “jemput bola” pada mutu harapan yang dibutuhkan dunia global saat ini. Akademisi asal Kintamani itu menambahkan, lembaga pendidikan itu harus pro aktif dalam mengkreasikan berbagai strategi dan model pengelolaan SDM, praktik pembelajaran, penilaian kinerja, dan perolehan mutu di berbagai sektornya. Di sisi lain, peningkatan dan pembena-

han pendidikan vokasi adalah jawaban jangka pendek yang harus diberikan oleh lembaga pendidikan untuk melahirkan tenaga kerja yang terampil, inovatif, dan siap pakai serta sesuai keperluan pasar kerja global. Penambahan alokasi anggaran pendidikan akan tanpa makna, kalau mental dan moral skill para pelakunya belum berubah. Untuk itu, penting dikembangkan sebuah mekanisme pengukuran kinerja para pelaksana pendidikan yang mampu mengukur capaian kinerja personal maupun institusional yang transfaran dan akuntabel by system, sehingga pembenahan bidang pendidikan tidak tersentralisasi hanya pada praktik pembelajaran dan pembenahan kurikulum yang tiada henti. Justru mutu capaian pendidikan lambat pergerakannya atau capaian mutunya tidak sesuai harapan. Sejatinya, pendidikan merupakan proses holistik yang meliputi pembebasan peserta didik dari ketidaktahuan, ketidakberdayaan, ketidakmampuan, dan ketidakjujuran. “Pendidikan itu mesti dikembangkan dengan merujuk pada ketersesuaian bakat, minat, kemampuan, kebutuhan, karakteristik, dan gaya belajar peserta didik. Itulah pendidikan bermutu yang sebenarnya,” jelasnya. Karena itu, kata Prof. Lasmawan, pos

regulasi dan administrasi pengelolaan pendidikan harus diisi orang-orang yang tepat dan memiliki visi yang sama dengan visi Indonesia maju, yaitu mencerdasrkan segenap anak bangsa dalam balutan nilainilai dan karakter keindonesiaan menuju persaingan global. Di sisi lain, pembenahan sektor pendidikan dengan alokasi anggaran yang memadai tersebut, mestinya diarahkan juga pada upaya penguatan nilai-nilai lokal dan budaya Bangsa dalam keseluruhan proses pendidikan. Untuk itu, harus dikembangkan sebuah model pendidikan karakter, termasuk pendidikan antikorupsi. Pendidikan antikorupsi itu dipandang perlu sebagai pelajaran berdiri sendiri malah sudah diajarkan dari tingkat SD sampai pendidikan tinggi. Dengan demikian, maka tidak ada lagi sentralisasi mutu pendidikan hanya di Pulau Jawa. Namun tersebar secara merata dan terstandardisasi dari Sabang sampai Merauke, menuju Indonesia maju. Hal ini sejalan dengan tema peringatan HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan 2019, ‘‘SDM Berkualitas Bangsa Maju’’. (mud)

Bali Post/ kmb38

Prof. Dr. Wayan Lasmawan, M.Pd.


Senin Umanis, 19 Agustus 2019

BUMDes Sari Arta Sedana Layani Samsat ”Online” Gianyar (Bali Post) Sejak awal tahun ini, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati sudah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sejumlah inovasi sudah dilakukan BUMDes Sari Arta Sedana, Desa Ketewel. Salah satunya membuka pelayanan samsat online untuk masyarakat setempat. Hal ini diungkapkan Perbekel Ketewel Wayan Gede Wijaya, belum lama ini. Wijaya mengatakan, BUMDes Sari Arta Sedana baru di-launching 12 Januari 2019. Sementara untuk pelayanan samsat online baru dicetuskan sejak Juli Bali Post/kmb35 2019. “Ini kita melakukan Wayan Gede Wijaya kerja sama sehingga bisa mulai membuka pelayanan samsat online sejak Juli lalu,” katanya. Untuk memperoleh layanan samsat online ini, kata Wijaya masyarakat tinggal datang ke BUMDes Sari Arta Sedana membawa perlengkapan, seperti surat-surat kendaraan serta KTP. ”Nanti ada tiga orang petugas BUMDes yang melayani, membantu proses transaksi secara online,” ujarnya. Menurut Wijaya, pembayaran akan dilakukan dengan transfer lewat bank. Sementara untuk pengecapan surat-surat kendaraan yang baru, petugas BUMDes yang akan datang ke kantor samsat, sehingga masyarakat tinggal menerima sudah jadi. “Layanan ini hanya bisa untuk perpanjangan pajak. Kalau untuk ganti plat, masrayakat yang langsung harus ke kantor samsat,” ujarnya. Untuk layanan ini, kata Wijaya masyarakat selaku konsumen akan dikenakan biaya jasa administrasi. Namun dipastikan biaya yang dikenakan tidak terlalu mahal. “Tidak banyak, sekitar Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu. Jika lewat biro jasa atau calo, bisa Rp 100 ribu lebih,” katanya. Menurut Wijaya, selama sebulan layanan ini diluncurkan sudah diminati oleh sejumlah masyarakat Desa Ketewel. Namun diakuinya belum banyak masyarakat mengetahui jika BUMDes sudah membuka layanan samsat online, sehingga perlu sosialisasi lebih intensif di masyarakat. “Sudah ada yang nyamsat lewat BUMDes ini. Saya sendiri kemarin nyamsat lewat BUMDes,” ujarnya. (kmb35)

Bali Post/055

NGUSABA - Serangkaian Karya Agung Dirgayusa Bumi di Pura Dalem Beng dan Gianyar, Minggu (18/8) kemarin digelar upacara Ngusaba Dalem dan Ngusaba Pitra. Ribuan krama Desa Adat Beng dan Gianyar mengikuti ritual sakral ini dengan khusyuk. Karya Agung akan masineb, Jumat (23/8) mendatang.

Tiga Bulan Terpasang

Wifi di Bukit Jangkrik Aboet Pameran 17 Hanya Pajangan Kali Keliling Bali Gianyar (Bali Post) -

ADA cara unik yang dilakukan seniman lukis asal Ubud I Kadek Rudiantara alias Aboet, dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI. Kali ini ia menggelar 17 kali pameran dengan berkeliling Bali selama dua hari. Jumlah pameran yang sesuai dengan tanggal Hari Kemerdekaan itu dilakukan pada sejumlah tempat. “Pamerannya mulai dari Pantai Goa Lawah (Klungkung) sampai di Krisna Beach Street di Singaraja,” ujar Aboet, Minggu (18/8) kemarin. Perjalanan memperingati Hari Kemerdekaan itu dimulai dengan menggelar 10 kali pameran, Jumat (16/8). Gaya Aboet berpameran cukup unik. Yakni membentangkan lukisan merah putih di setiap objek yang disinggahi. Di hari kedua, yakni Sabtu (17/8) ia menggelar pameran sebanyak 7 kali. “Jadi, selama dua hari menggelar pameran sebanyak 17 kali,” katanya. Berkeliling selama dua hari itu, Aboet mengendarai sepeda motor matik yang sudah dimodifikasi. Pada setiap tempat yang dikunjunginya, ia juga memperkenalkan motor yang dijulukinya Aboetor itu. “Motor antik dan unik yang saya modifikasi sendiri,” jelasnya. Selama perjalanan keliling Bali timur, Aboet sempat menemui kendala. Yakni bagian variasi motornya lepas. Tetapi ketika diakali, akhirnya bagian variasi motor berhasil diperbaiki. Akhirnya dia kembali melanjutkan perjalanan. “Saya sempat berencana tidak jadi melanjutkan perjalanan. Maunya balik. Rencana saya kan juga mau kontes motor di Singaraja. Setelah saya akali ternyata bisa diperbaiki,” jelasnya. Aboet mengaku caranya memperingati Hari Kemerdekaan RI ini berbeda dengan masyarakat kebanyakan. Sebagai seorang seniman, inilah cara yang bisa dilakukannya. “Masyarakat umum dalam merayakan Hari Kemerdekaan biasanya menggelar berbagai jenis lomba dan keramaian. Saya sebagai seniman, beginilah caranya untuk merayakan hari bersejarah bangsa kita ini,” tegasnya. (ian)

Bali Post/ist

PAMERAN - Aboet dengan sepeda motor matiknya saat menggelar pameran lukisan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI.

Program Pemprov Bali melakukan pemasangan wireless fidelity (wifi) sudah terealisasi pada tahun anggaran 2019 ini. Namun dari pemasangan wifi itu, ada yang sudah bisa difungsikan, namun juga ada yang hanya menjadi pajangan semata. Seperti wifi di Balai Banjar Lingkungan Bukit Jangkrik, Kelurahan Samplangan, Gianyar yang sampai saat ini belum bisa difungsikan.

Kepala Lingkungan Bukit Jangkrik I Wayan Regenanta membenarkan perangkat wifi telah dipasang oleh petugas sekitar tiga bulan lalu. Namun hingga kini alat tersebut belum bisa digunakan. “Memang sudah lama tidak hidup ini. Tak bisa digunakan,” kata Regenanta, Minggu (18/8) kemarin. Setelah dipasang, kata Regenanta sampai saat ini wifi itu hanya menjadi pajangan di balai banjar setempat. Padahal lampu

indikator alat tersebut menyala. Namun belum bisa terkoneksi ke perangkat telepon seluler. Dikatakan, pihaknya sempat mengkoordinasikan hal ini kepada petugas terkait. Hingga diketahui penyebabnya adalah sejumlah perangkat yang belum terpasang. “Katanya masih kekurangan alat dan petugas masih belum ke sini untuk memasang alat tersebut,” ujarnya. Menurut Regenanta, masyarakat Bukit Jangkrik

sangat mengharapkan wifi tersebut bisa berfungsi, layaknya wifi yang sudah dipasang di balai banjar lainnya. “Harapan kami agar apa yang kurang itu bisa segera dipasang, sehingga wifi bisa digunakan oleh masyarakat,” katanya. Dikonfirmasi terpisah, Kabid E-Government Diskominfo Kabupaten Gianyar Wayan Manik Suhartanta mengatakan, sejumlah persoalan terkait pemasangan wifi telah disampaikan pada

rapat evaluasi di tingkat provinsi. “Kami di daerah hanya operatornya saja, karena ini kan program dari provinsi yang bekerja sama dengan pihak Telkom. Pemasangan wifi itu juga ada kategorinya, mulai dari PT1, PT2, PT3, dan PT3C. Kalau nama istilahnya itu ada artinya,” jelasnya. Menurut Manik Suhartanta, PT1 merupakan pemasangan jaringan wifi di desa pakraman yang sudah siap digunakan. PT2 masih memerlukan upaya lagi dalam penggunaannya, PT3 masih memerlukan infrastruktur seperti tiang maupun alat. Sedangkan PT3C tersebut mengalami kendala karena tidak ada-

nya sinyal yang terjangkau. Manik Suhartanta menambahkan, di Kabupaten Gianyar ada 247 titik pemasangan wifi, meliputi desa pakraman, Puskesmas, dan objek wisata. Namun saat ini beberapa daerah Gianyar bagian atas yang secara letak geografisnya dataran tinggi mengalami kendala pada jaringannya. “Kendalanya itu rata-rata lokasi Gianyar bagian atas yang berdekatan dengan-daerah Bangli. Secara umum, penyebabnya adalah dari letak geografis. Kendala itu akan kita sampaikan dalam rapat evaluasi nanti. Entah akan diganti atau bagaimana, kami tunggu arahan saja,” tegasnya. (kmb35)

Peringati Hari Kemerdekaan RI

Desa Mas Kirab Bendera Merah Purih Sepanjang 28 Meter Gianyar (Bali Post) Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun, Desa Mas, Kecamatan Ubud menggelar kirab bendera Merah Putih, Sabtu (17/8). Dalam kegiatan itu, warga setempat mengusung bendera sepanjang 28 meter dengan lebar 3,5 meter. Kirab yang dilaksanakan dari Lapangan Desa Mas menuju tugu pahlawan yang ada di Banjar Abianseka, Desa Mas sebagai wujud mengenang jasa pahlawan di Desa Mas saat melawan penjajah. Dikonfirmasi Minggu (18/8) kemarin, Perbekel Desa Mas I Wayan Gede Dharma Yuda mengatakan, pelaksanaan kirab itu memang rutin dilakukan setiap 17 Agustus.

Bahkan tahun ini merupakan kirab yang ketujuh kalinya. “Kami lakukan kirab ini karena Desa Mas sebagai salah satu desa tempat untuk berjuang yakni pertempuran melawan Netherlands-Indies Civil Administration (NICAred),” katanya. Untuk kirab bendera Merah Putih sepanjang 28 meter dengan lebar 3,5 meter itu, kata Dharma Yuda melibatkan ribuan orang mulai dari siswa SD hingga SMK, sekaa teruna, dan lansia se-Desa Mas. Pada kesempatan tersebut, masyarakat setempat juga mengusung Patung Garuda Pancasila menuju tugu pahlawan yang terletak di ujung selatan desa tersebut. “Kami melakukan kirab sejauh 1,5 kilometer.

cmyk

Sesampainya di tugu pahlawan, para veteran yang masih hidup juga dilibatkan untuk tabur bunga untuk mengenang jasa pahlawan,” tegasnya. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi penyemangat generasi muda dalam melanjutkan kemerdekaan yang telah dicapai. Tentunya perjuangan dilakukan dengan cara berbeda. Jika dulu mengangkat bambu runcing, kini perjuangan dilakukan dengan meningkatkan keahlian yang dimiliki. “Berjuang di tengah persaingan global, supaya tidak ketinggalan dan mampu menunjukkan kualitas diri. Kualitas diri itu pun seharusnya berdampak pada lingungan dan diri sendiri terlebih dahulu,” ujarnya. (kmb35)

Bali Post/ist

KIRAB - Pelaksanaan kirab bendera Merah Putih dan Patung Garuda Pancasila di Desa Mas, Sabtu (17/8) .


Senin Umanis, 19 Agustus 2019

Resepsi HUT RI di Jembrana

Bupati Artha Ingatkan Pentingnya Semangat Berbangsa dan Bernegara Rangkaian peringatan HUT ke-74 RI di Kabupaten Jembrana dilanjutkan kemeriahan pada acara malam resepsi. Dipusatkan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Sabtu (17/8) malam, acara diisi dengan berbagai hiburan. Mulai dari tari-tarian, musik jegog, penampilan band-band lokal Jembrana, bondres STI, artis pop Bali AA Raka Sidan, Jun Bintang & The Strongking Band. Suguhan acara ditutup penampilan pamungkas band asli Jembrana yang tengah naik daun, Made Gimbal. Malam resepsi juga dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha, Wabup Kembang Hartawan, mantan Bupati Jembrana, jajaran forkopimda serta pimpinan OPD dan undangan dari masyarakat lainnya. Bupati Jembrana I Putu Artha

mengatakan, peringatan resepsi esensinya wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas anugerah kemerdekaan yang diraih melalui perjuangan dan pengorbanan. Ia mengingatkan masyarakat Jembrana yang hadir meneguhkan semangat berbangsa dan bernegara. Hal itu penting guna menjaga tetap eksisnya kemerdekaan yang diraih dengan segenap pengorbanan jiwa raga oleh pendiri bangsa. Peringatan HUT RI, tambah Artha, juga merupakan momentum yang tepat membangkitkan kembali semangat perjuangan membangun di segala bidang. “Oleh karena itu saya mohon dukungan segenap masyarakat Jembrana dalam menjaga terwujudnya kelanjutan pembangunan Jembrana. Hasil yang sudah ada kita pertahankan dan tingkatkan. Sedangkan yang belum maksimal, mari

kita sempurnakan agar lebih baik,“ kata Artha. Adapun Tema Peringatan HUT ke74 RI tahun ini adalah SDM unggul. Tema ini menunjukkan semangat yang besar dari negara membangun SDM yang unggul dan siap berkompetisi di tingkat global dan di era serba digital saat ini. Sebelumnya di Jembrana juga digelar berbagai kegiatan memeriahkan HUT RI yang jatuhnya berdekatan dengan peringatan HUT ke-124 Kota Negara. Resepsi dibuka dengan potong tumpeng oleh Bupati Jembrana Putu Artha. Potongan tumpeng diserahkan kepada Ketua LVRI Jembrana I Ketut Gede. Selain itu juga diserahkan hadiah berbagai perlombaan serangkaian HUT ke-74 RI dan HUT ke-124 Kota Negara.(ad559)

HUT RI – Bupati Artha bersama Ketua LVRI Jembrana I Ketut Gede saat malam resepsi HUT ke-74 RI yang dipusatkan di Gedung Kesenian Bung Karno, Sabtu (17/8) malam.

Abrasi Rongrong Pura Kawitan

Negara (Bali Post) – Selama dua tahun belakangan ini, abrasi di Pantai Gumbrih, Kecamatan Pekutatan parah. Sekurangnya satu kilometer daratan di pantai terus berkurang terkikis ombak laut Selatan Bali. Bahkan Pura Kawitan Desa Pakraman Gumbrih kini juga dirongrong hingga tanah di sebelah pura menyusut. Akibatnya, bagian terluar pura yang menghadap pantai terlihat menjorok lebih dekat dengan air laut.

Bali Post/olo

ABRASI- Kawasan pantai di Gumbrih yang rawan abrasi. Selain tanah milik warga yang terkikis, Pura Kawitan Desa Pakraman Gumbrih juga terancam gempuran ombak.

Saat air pasang, air menggenang di sebelah kanan-kiri Pura hingga mengikis sedikit demi sedikit tanah milik warga penyanding pura. Sejumlah warga yang ditemui mengungkapkan di sepanjang garis pantai Gumbrih ini rawan terkena abrasi. Tanah yang sebagian besar milik warga itu bahkan menyusut hingga 30 meter selama lima tahun ini. Begitu juga di Pura Kawitan yang posisinya lebih terlihat menjorok dibanding tanah lainnya juga sering digempur air laut. Meskipun telah dipasangkan senderan batu untuk menghalangi air laut, belakangan sudah mulai rapuh. “Di saat (air laut) pasang, (air) sampai ke daratan,” terang salah seorang warga ditemui akhir pekan lalu. Perbekel Gumbrih I Ketut Nurjana membenarkan abrasi yang terjadi di Pantai Gumbrih tersebut. Hal ini

sudah dilaporkan ke pemerintah daerah dan masuk salah satu titik pantai yang rawan abrasi di Jembrana. “Di sana memang ada Pura Kawitan, kami sebenarnya juga sangat menginginkan agar di depan Pura tersebut bisa untuk tempat melasti dan acara agama lainnya,” ujar Nurjana. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Pemukiman Jembrana (PUPRP) Jembrana I Wayan Darwin secara terpisah membenarkan di pantai Gumbrih tersebut masuk titik pantai yang rawan abrasi. Secara keseluruhan di pesisir pantai Jembrana dari Gilimanuk hingga Pekutatan terdapat 22 titik rawan abrasi. Dari panjang bentang garis pantai 76 kilometer, 30 kilometer di antaranya masih kritis rawan abrasi. “Kita sudah sampaikan data ini ke Pusat, Gumbrih juga masuk,” ujar Darwin. (kmb26)

Bali Post/olo

BURUNG BERKICAU-Ratusan penghobi burung berkicau, Minggu (18/8) kemarin berkumpul di Lapangan Taman Pecangakan. Para penghobi yang berasal dari berbagai daerah termasuk Pulau Jawa dan Lombok ini turut ambil bagian dalam Lomba burung berkicau Bupati Cup ke-15. Lomba dibuka Bupati I Putu Artha.

Bupati Pimpin Upacara Detik-detik Proklamasi

Bupati Jembrana I Putu Artha menjadi inspektur upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 di Stadion Pecangakan Kabupaten Jembrana, Sabtu (17/8) pagi. Bupati Artha hadir bersama Nyonya Ari Sugianti Artha didampingi Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan Nyonya Pimpin Upacara - Bupati Jembrana I Putu Artha memimpin upacara Detikdetik Proklamasi di Stadion Pecangakan. Tahun ini upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI mengenakan pakaian adat Bali.

Ani Setiawarini Kembang Hartawan. Upacara peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia yang dimulai Pk. 10.00 Wita, juga dihadiri Anggota Forkopimda Jembrana, para Kepala OPD Pemkab Jembrana, BUMN, BUMD dan pejabat vertikal lainnya, ASN Pemkab Jembrana, Personel TNI dan Polri, siswa siswi SMA. Bertugas sebagai Komandan Upacara Kapten Inf. I Wayan Yudana yang sehari-harinya sebagai Danramil 01- 1617 Negara. Sedangkan naskah Proklamasi dibacakan Ketua DPRD Sementara Kabupaten Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, naskah Pembukaan UUD 1945 dibacakan Kepala Dinas Dikmudora Jembrana Ni Nengah Wartini. Upacara penaikan bendera dilaku-

kan oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang terdiri dari siswa dan siswi SMA/SMK terpilih di Kabupaten Jembrana. Untuk pengibaran bendera, terpilih sebagai pembawa baki bendera adalah Ni Putu Nina Setia Cindy Riastini. siswa SMA 2 Negara. Sementara itu upacara penurunan bendera yang berlangsung mulai pukul 17.00 Wita di tempat yang sama, dipimpin Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Jembrana, anggota DPRD, pejabat vertikal, kepala SKPD dan pimpinan organisasi kemasyarakatan lainnya. Seluruh rangkaian upacara penaikan dan penurunan bendera berlangsung khidmat dan lancar. (ad558)


Senin Umanis, 19 Agustus 2019

170 Narapidana di Lapas II B Dapat Remisi Amlapura (Bali Post) Ratusan narapidana (napi) di Lapas Kelas II B Karangasem mendapatkan remisi pada peringatan HUT ke-74 RI, Sabtu (17/8). Remisi secara simbolis diberikan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa. Dalam sambutan Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Dipa Laoly yang disampaikan Wakil Bupati mengatakan, remisi yang diberikan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 174 Tahun 1999. Dikatakan, semua narapidana dan anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) yang memenuhi persyaratan setiap perayaan Kemerdekaan RI setiap 17 Agustus diberikan remisi secara umum. “Ada 170 napi yang mendapatkan remisi. Napi ini mendapatkan remisi alias pengurangan masa hukuman antara 1-6 bulan per orang. Hal ini disesuikan dengan lamanya

mereka menjalani hukuman dari lapas,’’ tegasnya Rincian napi yang memperoleh remisi umum sebulan sebanyak 23 orang, remisi dua bulan 52 orang, remisi tiga bulan 57 orang, remisi empat bulan 29 orang yang dua di antaranya napi asing, remisi lima bulan 12 orang dan remisi enam bulan empat orang. Sementara remisi umum langsung pulang sebanyak empat orang. Artha Dipa menambahkan, kondisi lapas/rutan yang disebutkan kelebihan penghuni 100 persen saat ini menjadi sumber segala permasalahan. Bahkan terkadang menjadi alasan pembenar terhadap terjadinya penyimpangan di lapas. “Sampai sekarang ini masih banyak kita dengar pengendalian dan pengedaran narkoba, penyalahgunaan ponsel, pungutan liar yang terjadi di dalam Lapas. Semua itu berakar pada kelebihan penghuni,” ujarnya. Dia menambahkan, kini Lapas belum mampu move on dan masih terpontang- pant-

ing dihajar berbagai isu klasik yang selalu muncul yang tak kunjung habis. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya pemberitaan di mediamassa maupun sosial yang tak pernah sepi berkaitan dengan penyimpangan dan pelanggaran di lapas. Untuk itu, maka harus dilakukan upaya pembenahan melalui program revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan sesuai tema HUT ke-74 RI yakni “SDM Unggul Indonesia Maju”. “Jadi, kita sama-sama fokus peningkatan kualitas SDM kedepannya. Maka dari itu, revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan menjadi pilihan solusi untuk penyelesaian permasalahan. Dengan begitu, diyakini dapat mengantarkan mereka menjadi manusia yang berkualitas, terampil, mandiri sehingga nantinya mampu memberikan kontribusi dan peningkatan sumber daya manusia untuk mendukung dan memajukan perekonomian nasional,” jelasnya. (kmb41)

Bali Post/kmb41

BERSIH- BERSIH - Siswa Satuan Pendidikan SKB Karangasem melakukan aksi bersih-bersih sampah plastik di Pantai Jasri, Kelurahan Subagan, Karangasem.

Bebaskan Pencemaran Sampah Plastik Aksi Bersih-bersih Digelar di Pantai Jasri bibir pantai. Kepala Satuan Pendidikan SKB Karangasem I Wayan Oka mengungkapkan, aksi bersih-bersih sampah plastik dilakukan agar pantai bebas dari kepungan sampah plastik yang sangat mengganggu keindahan pantai. “Lewat kegiatan ini, kita dapat menumbuhkan semangat patriot siswa terhadap bangsa. Peduli lingkungan sekitar, apalagi pantai itu terus dijaga agar tetap lestari

dan bebas dari sampah plastik,’’ ujarnya Dengan melakukan gotong royong seperti itu mereka dipercaya dapat terinspirasi dan termotivasi agar memiliki kebiasaan baik membersihkan lingkungan dari sampah. Selama ini keberadaan sampah plastik masih menjadi permasalahan krusial. Karena itu perlu mendapatkan perhatian serius dari semua pihak. Lurah Subagan Ida Ketut Putra menjelaskan, selama

ini keberadaan sampah plastik memang menjadi atensi khusus semua pihak. Tidak hanya diapresiasi pemerintah, sampah plastik itu juga sudah menjadi perhatian serius warga masyarakat. Adanya kegiatan ini sangat positif dan konstruktif sekali dalam upaya pelestarian lingkungan. “Kegiatan ini dapat mendukung program pemerintah guna meminimalisir sampah plastik. Sampah plastik ini sangat sulit terurai. Jika dibiarkan seperti ini, maka diyakini dapat mencemari pantai. Jika sampai sampah plastik itu ke laut, maka akan mempengaruhi eksosistem yang ada di laut,” katanya kawatir. (kmb41)

Belum adanya kejelasan terkait proses perbaikan patung Pahlawan I Gusti Ketut Jelantik yang rusak akibat diguncang gempa setahun lalu, mendapatkan sorotan dari kumpulan pemuda Karangasem. Mereka mendesak pemerintah Karangasem supaya segera melakukan perbaikan terhadap patung pahlawan tersebut. Lalu bagaimanakah harapan para pemuda terkait keberadaan patung Pahlawan I Gusti Ketut Jelantik yang rusak, namun hingga kini belum juga direnovasi sejak peristiwa gempa tahun lalu?

Dia menambahkan, pada memontum HUT ke-74 RI ini pihaknya sangat menyayangkan sampai saat ini patung Pahlawan I Gusti Ketut Jelantik tak kunjung diperbaiki. Padahal patung ini sudah rusak sejak setahun lalu saat gempa Lombok. Untuk itu, pihaknya mendesak pemerintah Karangasem supaya segera melakukan perbaikan terhadap patung pahlawan yang rusak tersebut. “Masak hari pahlawan patungnya hanya kaki saja. Bagaimana bisa menghormati jasa pahlawan kalau patung belum

diperbaiki saat HUT-RI. Semoga ini bisa ditindaklanjuti pemerintah sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan di HUT-RI,”harapnya. Lebih lajut dikatakannya, pihaknya sempat menanyakan terkait perbaikan itu ke Dinas Lingkungan Hidup. Kata dia, untuk perbaikan patung pahlawan itu memang sudah dianggarkan. Namun, karena tidak masuk sekala prioritas, makanya perbaikan patung pahlawan itu ditunda. “Kita desak sekarang biar perbaikan itu jadi sekala prioritas,” pintanya dengan tegas. (nan)

Amlapura (Bali Post) Berbagai kegiatan dilakukan masyarakat dalam rangkaian memeriahkan HUT ke-74 Republik Indonesia 2019 ini. Selain aneka lomba diselenggarakan, berbagai elemen masyarakat juga menggelar bakti sosial. Seperti siswa Satuan Pendidikan SKB Karangasem melaksanakan aksi bersih-bersih sampah plastik. Aksi itu dilakukan semata-mata untuk membebaskan Pantai Jasri, Subagan dari kepungan sekaligus pencemaran sampah plastik.

Bali Post/kmb41

REMISI - Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa saat menyerahkan remisi kepada narapidana di Lapas Kelas II B Karangasem.

Tiga Hari Dicari Nenek Tuprug Belum Ditemukan

Amlapura (Bali Post) Tim gabungan Basarnas, BPBD Karangasem dan pihak kepolisian terus melakukan proses pencarian nenek Ni Nengah Tuprug (95) yang hilang Sabtu (17/8) kemarin. Hanya pencarian nenek asal Banjar Dinas Lebih, Desa Sebudi, Selat, Karangasem itu belum membuahkan hasil alias nihil hingga hari ketiga. Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem I Gusti Ngurah Eka mengungkapkan, padahal pencarian itu sudah mulai dilakukan sejak pagi hari. Hanya saja sampai pukul 16.00 Wita

petugas belum berhasil menemukan keberadaan korban. “Tim sudah melakukan pencarian diseputaran ditemukannya sandal dan selandang korban kemarin (Jumat Red). Tim juga menyusuri lembah dan naik ke utara sekitar satu kilometer ke selatan. Tetapi petugas tetap saja belum berhasil menemukan nenek itu,” ujar Eka. Pihaknya akan terus berupaya melakukan pencarian hingga besok “Kami akan lanjutkan pencarian besok karena sekarang sudah malam. Semoga pecarian di hari keempat membuahkan hasil,” harap

Eka. Seperti dimaklumi, Jumat (16/8) Basarnas Karangasem menerima laporan warga hilang atas nama Ni Nengah Tuprug (95). Sebelum hilang nenek yang hampir satu abad itu sempat melakukan rutinitas bercocok tanam ke ladangnya sekitar pukul 11.00 Wita. Namun sampai sore harinya korban tidak kunjung balik kerumah. Karena tak kembali, maka keluarga korban melakukan pencarian di seputaran ladangnya, namun gagal menemukan keberadaan nenek Tuprug. Hanya yang ditemukan sandal dan selendang yang biasa dipakainya. (kmb41) CARI - Tim Basarnas, BPBD Karangasem dan petugas kepolisian saat melakukan proses pencarian Nenek Ni Nengah Tuprug (95 tahun), namun pencarian hari ketiga masih nihil.

Dengan semangat juang tinggi alias all out ratusan siswa Satuan Pendidikan SKB Karangasem terlihat sangat antusias melakukan aksi bersih-bersih sampah plastik. Para siswa beramai-ramai menyusuri Pantai Jasri. Dengan tanpa risih sedikit pun mereka memunggut sampah plastik itu kemudian ditempatkan di keranjang yang mereka bawa. Sembari berjalan mereka memunggut setiap sampah plastik yang berserakan di

Pemuda Desak Pemerintah Perbaiki Patung Pahlawan I Gusti Ketut Jelantik

PARA pemuda dari sejumlah organisasi seperti Paradah Karangasem, KMHDI Karangasem, Aliansi Pemuda Hindu Bali Karangasem, Dharma Duta, Forum Pemuda Karangasem, Brotherhood dan Gubuk Sahabat berkumpul mengenang jasa pahlawan, Sabtu (17/8) malam. Mereka mendesak pemerintah agar patung Pahlawan I Gusti Ketut Jelantik diperbaiki. “Kami pemuda Karangasem berkumpul mengenang jasa pahlawan di HUT-74 RI ini,” ujar Koordinasi Aksi Putri Cahyaningsih saat memperingati HUT ke-74 RI depan Tugu Pahlawan Ciung Wanara Karangasem. Cahyaningsih menambah-

kan, kegiatan serangkaian HUT ke-74 RI dilaksanakan dua sesi. Untuk sesi pertama dilakukan pengibaran bendera Merah Putih di Pasar Amlapura Timur. Kemudian dilakukan pembagian bendara Merah Putih serta pembersihan sampah plastik di seputaran Pasar Amlapura Timur. “Aksi pembersihan ini diikuti sekitar 80 orang, termasuk masyarakat umum dan pengelola pasar. Aksi ini dilakukan untuk membangkitkan jiwa nasionalisme dan memberikan pemahaman kepada pedagang agar ikut mengingat dan mengenang bagaimana perjuangan para pahlawan untuk meraih kemerdekaan,” katanya.

Bali Post/kmb41

BERKUMPUL - Pemuda Karangasem saat berkumpul di depan Tugu Pahlawan Ciung Wanara Karangasem.


Senin Umanis, 19 Agustus 2019

Dewan Pendidikan Dorong Pemprov Bali Tingkatkan Tunjangan Kepala Sekolah Semarapura (Bali Post) -

Sejumlah kepala sekolah di Klungkung mulai mengeluh. Sebab, tunjangan sebagai kepala sekolah (kasek) dinilai terlalu kecil. Nilai tunjangan kepala sekolah terlalu jauh dibandingkan nilai tunjangan kepala TU di sekolah itu. Padahal beban kerjanya lebih besar yakni sebagai penanggung jawab sekolah. Melihat persoalan tersebut, Dewan Pendidikan Klungkung mendorong Pemprov Bali agar nominal tunjangan kepala sekolah, khususnya tingkat SMA/SMK dan sederajat dapat ditingkatkan. Ketua Dewan Pendidikan Klungkung Ketut Sukma Sucita, Minggu (18/8) kemarin mengatakan, nominal tunjangan jabatan kepala SMA/SMK dan sederajat dibandingkan dengan kepala TU, terlalu jauh. Ini perlu dikaji ulang agar tidak semakin menimbulkan perdebatan. Kepala SMA/SMK dan sederajat nilai tunjangan jabatannya hanya Rp 1,25 juta. Sedangkan, untuk tunjangan

Evaluasi BPK, Disdik Jadi Sorotan Semarapura (Bali Post) Dinas Pendidikan Klungkung menjadi sorotan dalam evaluasi BPK. Dalam prosedur pemeriksaan pendahuluan, telah diidentifikasi terdapat beberapa kekurangan dalam implementasi sejumlah aspek. Seperti aspek sistem penjaminan mutu, kualitas kurikulum, dan kualitas sistem penilaian dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran, baik pada Dinas Pendidikan maupun satuan pendidikan. Menanggapi persoalan itu, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, belum lama ini, menegaskan kepada Kepala Dinas Pendidikan, hingga Kepala Bidang serta Staf, agar mengevaluasi total hasil pemeriksaan pendahuluan yang disampaikan oleh Tim BPK Perwakilan Provinsi Bali. Apabila memang terdapat kekurangan SDM Guru, Bupati Suwirta meminta Kepala Dinas Pendidikan, Dewa Darmawan segera melaporkannya. Agar segera dapat dipenuhi. Sebab, kebutuhan SDM ini harus direncanakan dengan baik. Tidak hanya itu, terkait evaluasi capaiancapaian, baik nilai Ujian Nasional, tingkat kelulusan, hasil mengikuti perlombaan dan sebagainya, jangan hanya direkap. Tetapi yang terpenting ditegaskan adalah harus disikapi dengan melakukan evaluasi menyeluruh. Inilah yang menurut Bupati Suwirta, kurang dilakukan oleh Dinas Pendidikan. “Kepala Dinas Pendidikan, segera berikan data terkait

kebutuhan sarana prasarana, dan kebutuhan SDM per sekolah. Siapkan yang valid, biar permasalahannya tuntas,” tegasnya. Bupati Suwirta mengapresiasi Tim BPK, yang menyampaikan hasil pemeriksaan terhadap Dinas Pendidikan apa adanya. Sehingga, evaluasi menyeluruh pun lebih mudah dilakukan. Sebelumnya, rombongan Tim BPK Perwakilan Provinsi Bali dipimpin langsung Kepala BPK Perwakilan Bali Dr. Drs. Sri Haryoso Suliyanto, M.Si. menyatakan, tujuan BPK melakukan pemeriksaan pendahuluan Kinerja atas peningkatan kualitas pembelajaran, untuk mewujudkan terselenggaranya wajib belajar 12 tahun. Sri Haryoso Suliyanto menyampaikan, hasil tersebut diperoleh setelah melakukan pemeriksaan terinci, terhadap ketiga aspek dalam pemeriksaan pendahuluan. Yaitu sistem penjaminan mutu, kualitas kurikulum, dan kualitas sistem penilaian. Selanjutnya, ini akan dianalisis dan dinilai lebih lanjut area-area yang paling mempengaruhi efektivitas suatu kegiatan pada Dinas Pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Klungkung I Dewa Gde Darmawan, yang juga hadir dalam evaluasi BPK, menegaskan siap melakukan pembenahan pada area yang menjadi temuan BPK. Termasuk, penegasan yang telah disampaikan Bupati Suwirta dalam instruksinya. (kmb31)

Kepala TU pada sekolah yang sama, bisa mencapai Rp 5,4 juta. Sehingga, Sukma Sucita mendorong agar hal ini dapat diperhatikan dan segera direvisi, karena terkesan tak adil. Ia juga mendorong Gubernur Bali Wayan Koster untuk membuat nilai tunjangan yang relevan. Sebab, sudah selayaknya tanggung jawab sebagai kepala sekolah yang begitu besar, dapat dinilai dengan layak oleh pemerintah daerah. Jika

ini tidak segera diatasi, ke depan minat guru naik menjadi kepala sekolah juga semakin menurun. “Belakangan sudah mulai terlihat, guru menghindar jadi kepala sekolah,” kata Sukma Sucita. Tidak hanya pada jenjang SMA/SMK sederajat, tunjangan jabatan kepala sekolah untuk jenjang SD dan SMP juga dinilai terlalu kecil. Untuk tunjangan jabatan kepala SD, nilainya hanya Rp 510

ribu. Sedangkan pada jenjang SMP hanya Rp 560 ribu. Sementara untuk guru pada semua jenjang, nilainya Rp 385 ribu. Menurutnya, ini juga perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, agar disikapi bersama sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan lewat tenaga pendidiknya. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali berencana menaikkan tunjangan jabatan seluruh kepala SMA/SMK se-Bali. Kenaikannya pun tak tanggungtanggung, dari Rp 1,5 juta menjadi 6,2 juta per bulan. Rencana kenaikan itu pernah disampaikan Gubernur Bali I Wayan Koster saat memberikan arahan seluruh

kepala SMA/SMK di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali. Saat itu, Gubernur Koster mengatakan kepala sekolah itu bersifat eksekutif manajemen yang berperan sebagai manajer dalam sebuah sekolah. Oleh karena itu harus diberikan insentif guna menunjang kinerjanya. Dana yang dipakai untuk meningkatkan tunjangan jabatan kepala sekolah ini diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali. Namun dalam pelaksanaannya nanti, Koster terlebih dahulu akan menyiapkan regulasinya melalui peraturan gubernur (pergub). (kmb31)

Suwirta Tuntut ASN Siap Berkompetisi Semarapura (Bali Post) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Klungkung diminta untuk tidak cari aman saja. Para abdi negara ini dituntut untuk berkompetisi, karena pembangunan di era sekarang dibutuhkan orang-orang yang luar biasa. Jika tidak siap menghadapi persaingan, maka daerah akan semakin tertinggal dan kian sulit memenuhi tuntutan

publik terhadap percepatan pembangunan. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta usai mendengar langsung Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, belum lama ini. Di hadapan seluruh ASN Pemkab Klungkung, Bupati Suwirta melontarkan pilihan pada jajarannya tersebut apakah menjadi ASN biasa

Bali Post/gik

PENGARAHAN - Sejumlah pimpinan OPD saat mendengarkan pengarahan dari Bupati Suwirta.

atau ASN luar biasa. Karena di tengah perkembangan zaman dan era globalisasi pembangunan seperti sekarang dibutuhkan sumber daya manusi (SDM) yang unggul dan berkarakter. “Bapak ibu tinggal pilih kalau mau jadi ASN yang biasa-biasa saja lebih baik ada di luar. Tetapi kalau mau jadi ASN yang luar biasa, ayo kita bekerja agar menghasilkan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat,” ujar Suwirta. Dalam momen Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, Bupati Suwirta mengajak semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Klungkung untuk berani melakukan lompatan-lompatan, melakukan terobosan baru dan berinovasi menjadi SDM yang unggul berkarakter. Salah satu inovasi yang penting adalah menciptakan regulasi yang tidak berbelitbelit. “Apa yang tadi beliau (Presiden) sampaikan tentang inovasi, SDM unggul, berkarakter mari kita laksanakan.

Mari kita wujudkan amanat Presiden itu,” tegasnya. Selain itu, untuk mengisi pembangunan, baik itu meliputi promosi jabatan atau lainnya, Bupati mendorong ASN muda untuk berkompetisi dengan menunjukkan kompetensinya masing-masing. Melakukan improvisasi, melakukan pikiran-pikiran positif untuk mempercepat pembangunan. Karena untuk mengisi dan mempercepat pembangunan tersebut dibutuhkan orangorang yang luar biasa. “Bapak ibu jangan cari aman saja. Anda harus berkompetensi mulai sekarang,” pungkasnya. Dengan terbangunnya iklim kompetensi yang sehat, maka persaingan antar ASN akan terpacu untuk menunjukkan kualitas kerjanya, bukan hanya mengedepankan kedekatan dalam memperoleh jabatan. Ini akan memicu terbangunnya ASN yang siap kerja, sesuai tupoksi dan tuntutan untuk menuntaskan visi misi pemerintah daerah dalam lima tahun ke depan. (kmb31)

Meriahkan HUT RI, 170 Ekor Tukik Dilepas di Tegal Besar Semarapura (Bali Post) Memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan RI, sebanyak 170 tukik jenis Penyu Lekang, kembali dilepasliarkan di Pantai Tegalbesar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Sabtu (17/8) pagi. Ini sebagai momen penting, untuk menegaskan kembali bahwa penyu jenis ini sebagai hewan yang dilindungi. Dilepas bertepatan dengan peringatan Kemerdekaan RI, juga memiliki kesan tersendiri dalam upaya pelestarian biota laut yang nyaris punah ini. Polisi Kehutanan (Polhut) Resort KSDA Klungkung Anak Agung Gde Kusumayuda, mengatakan, Penyu Lekang ini sebagai hewan dilindungi, tertuang dalam UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konser-

vasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekositemnya. Pada pasal 21 ayat 2 huruf a dijelaskan, bahwa masyarakat dilarang memelihara, memiliki, menyimpan memperniagakan, membunuh/membinasakan satwa-satwa liar yang dilindungi UU. Baik dalam keadaan hidup ataupun mati dan bagian-bagiannya. Pada Pasal 40, dijelaskan bagi yang melanggar pasal 21 tersebut hukumannya kurungan maksimal 5 tahun dan denda Rp 100 juta. Peringatan ini belakangan kian penting, lantaran presentase hidup hewan ini juga kecil. Sebab, dari hasil penelitian 1.000 tukik yang dilepas ke laut, tingkat keberhasilan hingga tumbuh dewasa hanya 1 persen atau 10 ekor. Ini terjadi karena

dalam proses bertumbuh banyak faktor yang mengancam habitat penyu, yakni predator pemangsa maupun lingkungan. Ada juga faktor ancaman alami ketika penyu itu bertelur, tiba-tiba datang anjing liar, biawak, dan lainnya, yang memangsa telurtelur tersebut. Pesisir Pantai Tegal Besar, dikatakan, masih aman untuk berkembang biak. Sehingga penyu lekang masih bisa bertelor karena masih ada tempat yang layak dan dilindungi, meski mulai terancam abrasi. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat yang menemukan telor penyu agar berkoordinasi dengan KSDA. Ketika ditemukan ada telor penyu di pesisir pantai akan diambil oleh warga untuk dikonservasi agar bisa

menetas. Tentu tetap berada di bawah pengawasan KSDA. Sehingga bisa segera dikonservasi atau dideder agar bisa menetas dan dilepasliarkan dengan selamat. Pelepasan tukik ini melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Resort KSDA Klungkung, Polri/ TNI, dan masyarakat sekitar. Dalam kesempatan itu juga dilakukan pembentukan kepengurusan Tegal Besar Cano Fishing yang diketuai oleh Eka Adnyana, dengan jumlah anggota dari warga Tegal Besar sebanyak 34 orang. Sehingga diharapkan mereka bergerak lebih nyata dalam konservasi penyu ini. Kelompok ini juga diharapkan bisa menjadi embrio dalam kelompok pelestari penyu. (kmb31)

Bali Post/gik

TUKIK - Sebanyak 170 tukik saat dilepasliarkan di Pantai Tegal besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Sabtu (17/8) lalu.

CMYK


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Umanis, 19 Agustus 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 72 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA

Administrasi & Gudang,Bawa Srt Lamaran ke Jl.Pulau Kawe No.77

Dcr OB/Spr, Min.SMA, pglm 2thn Dcr PRT,Tidur dlm,085829145389

Dicari 5 sopir Par&Staf Travel AgentGoodEnglWA:082282277700

DIJUAL MOBIL

PROPERTY

DAIHATSU

DIJUAL RUMAH

DIJUAL TANAH

Dicari Pembantu rumah tangga (PRT) tinggal dalam,jujur, niat kerja Hub: 0821-24-458-758

Carnival Cruises Urgently look for all pos FB Service,FB Product & Hotel Dept,pls bring CV to Official Agent PT.LARP/Bali Safe Jl.Sekar Tunjung XV/3 Dps Tlp.466344 Mobile:081237723021

Dcr Sopir Pariwisata,dtg lgsg ke Bali Fc Trans Jl.Taman Jati 1 Nusa Dua 081238701005

Koperasi Sekolah BH Menkop Bth Manager Kop,Hr Menarik,Jenjang Karier Hub:tugasbali@yahoo.com

Daihatsu Luxio’X Silver Th2015 Akhir,Kondisi Bagus,Jual 124Jt Nego 0361-9072526

Dcr Tng AO Kredit Pnglmn Laki2 Max35Th.Lam ke PT.BPR Suadana Jl.Ry Celuk Sukawati.Tl:297837

Pngawas Proyek SIM A,Sopir Jl. Tunjung Biru No.8 T.0361461080

Rmh Djl Ry SHM Wanasari Banjar Seden Tegeh Tabanan Bali T580 B500/Psr 3.3M BU Hr ini 1.55M Net Anna Vangogh 081331750518

Jual Tanah 10A 20x50 strategis jln utama 200 M Barat terminal Mengwi Selatan jalan 800Jt/are Hub:08123814488

TOYOTA

B.BP.004.08.19.0000539

Dcr Krywti utk RM Babi Guling Nusa2(dptMes&Mkn)085339909202

B.BP.001.08.19.0000547

Dcr : Sopir B1, Salesman/Girl Income ±10Jt,Bedahulu 4 No.12 Dps, Email:erfintricahyo@gmail. com, Telp.081939800617 B.BP.004.08.19.0000509

Bth sopir, Ass Manager, Pria, Bisa Bhs Inggris,Bawa Lam ke Jl.Tkd Badung 18/9 Renon/WA: 081338336235 / 081236525145 B.BP.001.08.19.0000470

BIRO JASA

B.BP.001.08.19.0000391

B.BP.001.08.19.0000433

Cr Tng Pengawas Proyek(Lk)SMK/ Diploma/S1cv:gentaproperty108@ gmail.com WA:08123894908 B.BP.001.08.19.0000551

Cr Tng Sopir,mak 25th,Lam ke Gatsu I/XVII/12 WA.08123894908 B.BP.001.08.19.0000550

Dcr Admin, Supir, Teknisi Mbl Tk Bangunan, Hub:08123676218

B.BP.004.08.19.0000449

B.BP.154.08.19.0000541

B.BP.001.08.19.0000378

Dcr:FO,B.Boy,HK,Driver,Laundry Engineering,Scurity,Garden:new arenahotelkutabali@gmail.com B.BP.164.08.19.0000543

Dibutuhkan 2 org Tkg Kebun & 1 Satpam.Lamaran diantar segera ke Sekolah Dyatmika, Jl.Pucuk Bang,Br.Tangtu,Kesiman,Dentim

B.BP.004.08.19.0000475

DIJUAL MOBIL

Free

B.BP.001.08.19.0000385

Staf bersih rmh Kost, tgl dalam pria,jujur,rajin.085238203818 B.BP.001.08.19.0000538

Villa Seminyak Housekeeping pengalaman SMS 081999882123

B.BP.004.08.19.0000511

Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01

RUPA-RUPA

n

Desig

Money Back Guarantee Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

SERVICE

B.BP.001.08.19.0000383

B.BP.004.08.19.0000508

�

SERVICE

B.BP.001.08.19.0000505

B.BP.001.08.19.0000465

Avanza Veloz AT th 2014,TgnI Hitam BUC Hub.08123605780

B.BP.001.08.19.0000548

B.BP.033.08.19.0000513

Rmh LT 1,5A Alamanda Residence 3KT/FulFur,G.Karunia 4.Br .Cica Abianbase,Kapal.H:087861366610 B.BP.001.08.19.0000376

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Sgt Murah RT45/75 2KT jl5M 580 JtNg Kwanji K.Iwa 085338412447

B.BP.001.08.19.0000540

PROPERTY

B.BP.004.08.19.0000510

KEHILANGAN Hlg BPKB No:I 06621846 O AN:I Kadek Suantara H:087854787227

B.BP.014.08.19.0000514

Hlg srtfkt SHM No.524 Lok.Ds JBT Nusa Penida,AN:I Md Arnata

Rmh Jl.Imambonjol Perum Mutiara,087860846839/081805531078

PROPERTY

Djl Rmh.2Km.Dpr.KM.Garase.Kota Gyr.290jt Nego.T.081916327999.

DIJUAL TANAH

BIRO JASA

Jual Tanah+Rumah di Bay Pass Buwit luas 6are 082341128440

Bantu Lapor Pajak SPT Tahunan BulananSIUPNPWP081338344155

B.BP.164.08.19.0000544

B.BP.004.08.19.0000542

B.BP.001.08.19.0000552

B.BP.001.08.19.0000501

B.BP.001.08.19.0000162


Pipa PDAM Tertimbun Longsor Pasokan Air Terganggu Bangli (Bali Post) -

Pasokan air bersih ke sejumlah banjar di wilayah Kota Bangli kembali mengalami gangguan. Pihak PDAM Bangli menyebut, kondisi itu terjadi karena adanya kerusakan pipa transmisi di Dusun Cingang, Desa Kayubihi, Bangli akibat tertimbun longsor. Plt. Direktur PDAM Bangli Nyoman Terus Arsawan, Minggu (18/8) kemarin mengatakan, kerusakan pipa diketahui terjadi sejak tiga hari lalu. Awalnya kerusakan terjadi pada pipa transmisi yang ada di wilayah Dusun Jangkan, Desa Kayubihi. Setelah diperbaiki, distribusi air ternyata belum maksimal. Setelah ditelusuri, diketahui bahwa terdapat kerusakan juga pada pipa di sumber air Gamongan 1, Dusun Cingang, Desa Kayubihi, Bangli. Kerusakan tersebut mengakibatkan pasokan air ke sejumlah pelanggan yang ada di wilayah kota terganggu. Adapun wilayah yang terdampak rusaknya jaringan pipa PDAM di antaranya Banjar Pule, Banjar Griya, Banjar Tegallalang, bagian utara Banjar Blungbang, Banjar Pande, Banjar Gunaksa, Banjar Pekuwon,

Banjar Brahmana Bukit. Atas kerusakan itu, untuk sementara ini pihaknya akan mengupayakan pendistribusian air ke pelanggan dengan melakukan pengaturan waktu, seperti halnya yang dilakukan kepada pelanggan di wilayah Desa Tamanbali. “Suplai air bersih bagi masyarakat wilayah kota itu banyak. Salah satunya dibantu dari sumber air di Kayubihi Barat,” ujarnya. Terkait seringnya terjadi kerusakan pipa di sumber air Gamongan, menurut Terus perlu dilakukan perubahan jalur. Ia mengatakan, di lokasi tersebut selama ini sering mengalami longsor karena kondisi tanah yang labil. Mengenai hal itu, Bupati Bangli sudah memerintahkannya untuk membuat rencana induk terkait instalasi pipa di seluruh Bangli. (kmb40)

PIPA - Petugas melakukan perbaikan pipa PDAM.

Senin Umanis, 19 Agustus 2019

Bali Post/ist

MANCANG KARMA - Prosesi mancang karma yang dilaksanakan Minggu (1/8) kemarin.

’’Mancang Karma’’ Prosesi Mohon Kesuburan

KRAMA Desa Adat Batur, Kintamani, Minggu (18/8) kemarin, melaksanakan prosesi mancang karma. Prosesi ini merupakan rangkaian dari upacara Ngusaba Demel di Pura Tirta Mas Mampeh, Desa Pakraman Batur. Dalam prosesi mancang karma, Ida Batara katuran malancaran mengitari Gunung Batur untuk meninjau dan memberi kesuburan terhadap pertanian masyarakat. Prawartaka Karya/Pujawali Ngusaba Demel Jero Gede Batur Duuran mengatakan, mancang karma dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Meski digelar di seputaran Gunung Batur, namun upacara ini dilaksanakan untuk mendoakan kesuburan pertanian di seluruh Bali. “Tujuannya ngrastitiang jagat Bali. Semoga semua pertanian masyarakat mendapatkan hasil panen yang baik dan sesuai harapan,” terangnya. Prosesi mancang karma diikuti sejumlah subak di wilayah Batur. Dalam prosesi tersebut Ida Batara Dewi Danu katuran melancaran dari Pura Ulun

Danu Batur dan marerepan arahina di Pura Tirta Mas Bungkah. Selanjutnya kairingang lunga ke Pura Tamansari. Setelah katurang bhakti, Ida Batara kairing lunga ke Pura Taman Sari Mas Mampeh untuk kemudian katurang bhakti Ngusaba Demel. Melalui upacara ini, Jero Gede Batur Duuran mengajak seluruh umat untuk bersama-sama nunas ica kepada Ida Batara. Upacara ini tidak hanya dilaksanakan untuk ngrastitiang Batur namun jagat Bali secara keseluruhan beserta isinya. Sementara itu, sesuai dudonan karya, rangkaian karya Pujawali Sasih Karo ring Bale Agung, Ngusaba Demel ring Pura Taman Sari, Pura Tirta Mas Toya Mampeh sudah dimulai sejak 15 Agustus lalu, dengan melaksanakan prosesi Ida Batara-Batari kodal ngelantur ageng karya ring Bale Agung. Dilanjutkan keesokan harinya dengan bhakti mainoman dan bhakti panebeng. Pada 17 Agustus dilaksanakan bhak-

ti panganyar. Minggu (18/8) dilaksanakan bhakti panganyar dan Ida Batari lunga mancang karma, ngelantur masandekan Pura Jati, ngelantur lunga ring Pura Tirta Mas Bungkah marerepan arahina. Senin (19/8) akan dilanjutkan dengan prosesi Ida Batara-Batari ngelantur lunga ring Pura Taman Sari dan ageng karya di Pura Taman Sari pada Selasa (20/8). Kemudian pada Rabu (21/8), Ida Batara-Batari budal saking Pura Taman Sari ngelantur lunga ring Pura Tirta Mas Mampeh. Kamis (22/8) Ageng Karya Ngusaba Demel di Pura Tirta Mas Mampeh. Selanjutnya, Jumat (23/8) dilaksanakan mapepada penek di Pura Tirta Mas Mampeh. Sabtu (24/8) Ida Batara katurang beras, gegunungan ngelantur ngabuangin. Selanjutnya Ida Batara budal kauntap di Subak Toya Mula Dangin Kintamani, dilanjutnya kauntap di Batur Baleran dan kemudian Ida Batara-Batari mawali ring Pura Ulun Danu Batur ngelantur katuran bhakti panyineb. (kmb40)

Rumah Terbakar di Kintamani Bangli (Bali Post)Kebakaran melanda sebuah rumah milik warga di Banjar Bucu, Desa Kintamani, Minggu (18/8) kemarin. Belum diketahui pemicu kebakaran yang menghanguskan satu unit bangunan beserta isinya itu. Akibat musibah itu, pemilik rumah Nengah Sudiarta mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Peristiwa kebakaran tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Pemilik rumah, Sudiarta, meninggalkan rumah sejak pukul 09.00 Wita untuk mengirim pasir ke Tabanan. Sementara istrinya, Ketut Simpen, pergi bekerja mengepak jeruk di Pasar Tenten, Kintamani. Saat siang hari, istri korban ditelepon oleh salah satu warga Jro Mangku Kandya yang memberitahukan bahwa rumah korban terbakar. Mengetahui kejadian itu, Simpen pun bergegas pulang. Bersama warga setempat, korban berusaha memadamkan api. Sekitar pukul 14.00 Wita, api akhirnya berhasil dipadamkan. Namun sayang, bangunan rumah permanen beserta isinya tidak berhasil diselamatkan dan sudah ludes terbakar. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Belum diketahui secara pasti pemicu kebakaran yang menghanguskan rumah milik Nengah Su-

diarta itu. “Saat ini kejadian tersebut dalam penanganan Polsek Kintamani. Mengenai

penyebab kebakarannya masih didalami,” ungkapnya. Kerugian akibat musibah

kebakaran tersebut, ditaksir mencapai Rp 100 juta. (kmb40)

CMYK


Senin Umanis, 19 Agustus 2019

Pesilat SMK Saraswati 1 Denpasar Raih Perunggu di Ajang Internasional

Bali Post/ist

UDAYANA RUN - Gubernur Bali Wayan Koster bersama Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto menghadiri Udayana Run di Pantai Kuta.

Gubernur Koster Apresiasi ’’Udayana Run’’ Diikuti Ribuan Atlet

Mangupura (Bali Post) -

Udayana Run yang dilaksanakan di Kuta dan diikuti 3.000 atlet berlangsung sukses. Gubernur Bali Wayan Koster yang hadir dalam lomba lari dalam rangka memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Kodam IX/Udayana tersebut mengapresiasi terselenggaranya event internasional yang diinisiasi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP. tersebut. Gubernur Koster mengatakan bahwa kegiatan ini sangatlah positif dengan tujuannya yang jauh lebih penting yaitu menghidupkan kembali komitmen masyarakat dalam membangun kesadaran akan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. ‘’Sebagai Gubernur Bali mewakili masyarakat Bali, saya mengucapkan apresiasi terhadap kegiatan ini. Saya berharap agar dapat diagendakan sebagai kegiatan tahunan oleh Bapak Pangdam,’’ ujarnya. Tentu saja ke depan kegiatan seperti ini juga akan disinergikan dengan instansi lainnya, tetapi leader-nya adalah dari Kodam dengan harapan kegiatan ini menjadi event untuk mempromosikan Bali sebagai destinasi wisata karena melibatkan peserta dari luar Pulau Bali bahkan luar negeri. Gubernur juga mengingat bahwa dulu pernah ada event Bali 10K yang sangat terkenal dan diminati oleh peserta dari mancanegara. ‘’Lama itu, sudah tenggelam dan sekarang muncul lagi diinisiasi oleh Bapak Pangdam,’’ ucap Koster. Selain membudayakan masyarakat sehat melalui olah-

Dari Hal. 1 Wapres menjelaskan, perumusan Pancasila dalam Sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) disederhanakan oleh Soekarno saat itu hingga terangkum dalam lima sila yang mewakili dasar bernegara Indonesia. ‘’Bung Karno saja tidak membahasnya, justru dia cuma memberikan pilihan. Kalau Pancasila itu terlalu banyak, bikin dengan Trisila - sosio demokrasi, sosio nasionalis, Ketuhanan Yang Maha Esa - tiga saja, jelas, tegas. Kita malah terbalik, dibahas terus-menerus, papernya panjang lebar, tidak tahu jelasnya apa,’’ jelas Wapres. Oleh karena itu, Wapres berharap pembahasan atau diskusi mengenai Pancasila sebaiknya tidak lagi dibuat ru-

raga, kegiatan Udayana Run tersebut juga peduli terhadap lingkungan. Terbukti setelah kegiatan berakhir, panitia maupun peserta melaksanakan kegiatan membersihkan pantai dengan memungut dan mengumpulkan botol-botol plastik minuman yang digunakan peserta lomba. Itu sebagai komitmen kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam memerangi sampah plastik. Sementara itu, Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI Benny Susianto di sela-sela kegiatan menyampaikan ucapan terima kasih seraya memberikan penghargaan kepada panitia, sponsor, undangan dan seluruh peserta Udayana Run yang turut berpartisipasi meramaikan kegiatan ini. ‘’Tidak terkecuali juga kepada media yang telah menyuarakan kegiatan ini secara luas kepada masyarakat, sehingga ini menjadi virusvirus positif untuk semua anak bangsa,’’ tegasnya. Sementara Kapendam Kolonel Jonny Harianto G, S.IP. mengungkapkan, Panitia Udayana Run menyiapkan total hadiah sebesar Rp 200 juta. Untuk 150 finisher pertama pada tiap kategori jarak

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Ngusaba Nini (3) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Kuru Setra Parwa(2) Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Yowana Magz I Kadek Sutama Putra, Juara Karate SMPN 1 Kediri Solusi Alternatif Marion Sam Seputar Bali Terkini Lejel Home Shopping

kejuaraan Persanoba se-Bali. Dia mengenal silat sejak kelas X di SMK Saraswati 1 Denpasar. Sekalipun menekuni bidang akuntansi bukan halangan baginya karena sekolah memberi kesempatan siswa mengkuti ekstra dan lomba. Dia akan terus berlatih untuk bisa menjadi pesilat tangguh seperti idolanya yakni Komang Hariadi Putra dan Hanifan Yudanikusuma yang meraih emas SEA Games 2018. ‘’Saya bangga memberikan yang terbaik untuk sekolah, Bali dan Indonesia,’’ tegas anak muda kelahiran

mit yang justru akan semakin sulit diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semakin sederhana Pancasila didiskusikan, maka semakin mudah masyarakat untuk menghayati setiap silanya. Dalam acara itu hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla, para wakil ketua MPR dan anggota MPR-RI. Sementara itu, terkait konstitusi, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan berpendapat, konstitusi secara alamiah akan terus berkembang sesuai dengan dinamika dan kebutuhan masyarakatnya. ‘’Karena itu, konstitusi yang ada harus dapat terus menyesuaikan dengan tuntutan zaman, terutama dalam menghadapi tantangan kehidupan bernegara,’’ kata Zulkifli.

Ia menjelaskan, dalam kerangka menyesuaikan dengan tuntutan zaman, pada tahun 1999 sampai dengan tahun 2002, MPR telah melakukan amandemen UUD 1945. Namun, lanjutnya, setelah 17 tahun berjalan, mulai dirasakan masih ada ruang-ruang kosong dalam konstitusi mengingat penyelenggaraan kehidupan ketatanegaraan berjalan beriringan dengan dinamika perkembangan masyarakat. ‘’Perubahan Undang-Undang Dasar 1945 yang disebut sebagai ‘revolusi ketatanegaraan’ turut dihadapkan pada perkembangan nilai-nilai masyarakat yang tumbuh dan berkembang, sehingga perlu menjadi pertimbangan untuk melakukan penyesuaian,’’ paparnya. (ant)

Bali Post/kmb23

ICE SKATING - Atlet Nasional Tasya Putri Setiabudiawan menunjukkan kemampuan di arena Ice Skating Kuta, Jumat (16/8).

Menangkap Peluang gan perkembangan dunia digital, saat ini marak wisatawan melakukan solo travelling. Di samping itu, moda transportasi yang menjadi pilihan wisatawan juga semakin berkembang (cruise). Beberapa atraksi wisata seperti wisata kesehatan dan wisata pendidikan juga semakin diminati. Hasil Survei Perilaku Wisatawan Mancanegara (Superwisman) KPw BI Provinsi Bali menunjukkan perbedaan pola pengeluaran antarnegara asal wisman. Wisatwan asal Australia, UK dan USA mengalokasikan sebagian besar pengeluaran (lebih dari 50 persen) pada akomodasi dan Food and Beverage (F&B).

11:00 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita

Seputar Bali Terkini Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Tawur Gentuh (1) Berita Siang Klip Bali

Selanjutnya, pengeluaran dialokasikan untuk pembelian suvenir, daily needs, transpor dan entertainment. Berbeda dengan ketiga negara tersebut, wisatawn asal Tiongkok memilih untuk mengalokasikan sebagian besar pengeluaran pada F&B 25 persen dan Souvenirs 19 persen. Selanjutnya, akomodasi 17 persen, daily needs 16 persen serta health and beauty 6 persen. Sementara itu, wisatawan asal India mengalokasikan sebagian besar pengeluaran untuk akomodasi 32 persen, F&B 28 persen, daily needs 7 persen, entertainment 7 persen dan transpor 6 persen. (kmb42)

Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini Klip Bali Yowana Live Yowana Bali Jangan Takut Bersaing Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Harmoni Bali

17:00 Wita 17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 20:30 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita

29 April 2002 itu. Sementara itu siswa lainnya, Ni Kadek Dwi Damayanti (XII-AP), menyumbang juara harapan I LKTI se-Kota Denpasar. Dia meneliti soal pemahaman politik yang kurang, dapat menyebabkan perpecahan bangsa sehingga berhak atas hadiah Rp 2,5 juta. Kasek SMK Saraswati 1 Denpasar Drs. I Wayan Reta, M.Psi. didampingi Waka Kurikulum G.A. Hendrastuti, S.Sos., M.M. mengungkapkan rasa syukurnya di hari yang bersejarah Rizky mampu menjadi in-

san cerdas yang membanggakan sekolah dan bangsa. Prestasi ini diharapkan menginspirasi siswa lainnya. Sekolah akan terus membina bakat anak-anak secara intensif lewat ekstra. Sekalipun sekolahnya berbasiskan akuntansi, keuangan dan pariwisata, banyak juga siswa yang berprestasi di olahraga dan seni teater serta puisi. Dia membenarkan banyak lulusan yang melamar di kepolisian. Hal ini tak masalah karena didukung oleh kecerdasan intelektual, bakat dan minat. (025)

Mangupura (Bali Post) Olahraga ice skating merupakan olahraga yang perkembangannya sangat bagus. Namun di Bali olahraga ini belum berkembang, karena terkendala minimnya arena. Dengan hadirnya arena ice skating di Kuta diharapkan bisa mendorong daerahnya untuk memiliki atlet-atlet profesional yang bisa mengharumkan Pulau Dewata di kancah nasional maupun internasional. Tidak hanya itu, dengan hadirnya ice skating ini juga diharapkan bisa mendatangan klub-klub internasional untuk meramaikan event di Bali. Hal itu ditegaskan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bali Ketut Suwandhi. Menurut Suwandhi, cabang olahraga ini diperkirakan akan bisa berkembang dan diminati warga Bali. Sebab, untuk arena permainan es tersebut baru pertama di Bali, sehingga ketertarikan untuk berlatih olahraga tersebut cukup kuat. Untuk menumbuhkan atlet, kata Suwandhi, biasanya beriringan dengan ketersediaan sarana dan prasarana olahraga tersebut. Jika sarana olahraga seperti ice skating ini ada di Bali, secara perlahan akan tumbuh bibit-bibit atlet olahraga tersebut. ‘’Saya

mempunyai keyakinan dengan adanya arena ice skating di Bali akan tumbuh skiter di Pulau Dewata,’’ kata Suwandhi di sela-sela pembukaan arena ice skating di Kuta, Jumat (16/8) malam. General Manager Arena Skating Bali Bunyamin Christianto mengatakan Bali menjadi barometer wisata dunia. Dengan kehadiran arena ini, selain menumbuhkan bibitbibit skiter, juga diharapkan menjadi arena rekreasi bagi wisatawan. Dengan kehadiran arena ice skating ini, pihaknya menyebutkan akan menambah tujuan wisata baru. Sebab, di Indonesia tidak ada musim salju, tapi bisa bermain olahraga es. ‘’Saya berharap dengan kehadiran arena ice skating ini di Bali akan melahirkan bibit-bibit olahraga berprestasi. Karena Bali sudah terkenal dengan objek wisata alam, seni dan budaya,’’ ujarnya. Diungkapkannya, arena ini juga menjadi bagian dari Oasis Centre Arena (OCA) Jakarta. ‘’Kami berharap dengan arena ice skating di Bali menjadi perkenalan olahraga nasional musim dingin yang mulai digemari masyarakat Indonesia. Kami juga berupaya mencari bibit olahragawan profesional untuk tim Bali dan Indonesia,’’ ujarnya. (kmb23)

Minim Arena, Ice Skating di Bali Diharapkan Bisa Tumbuh

Senin, 19 Agustus 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita

Bali Post/025

MEDALI - Kasek Wayan Reta mengalungkan medali kepada pesilat Rizky yang meraih perunggu di ajang internasional.

Menyesuaikan Zaman

Dari Hal. 1 Dari sisi eksternal, potensi permintaan dari wisatawan mancanegara masih cukup tinggi seiring dengan masih tingginya preferensi wisatawan terhadap Bali. UNWTO (2017) mencatat pertumbuhan kedatangan wisman di Asia Pasifik sebesar 6 persen. Sebanyak 14 persen wisawatawan mancanegara memiliki preferensi terhadap sun & beach holidays. Untuk menangkap peluang yang ada, pelaku usaha (khususnya di bidang ritel) harus memperhatikan tren tourism yang berkembang saat ini. Intrepid Travel Report (2018) mencatat beberapa pergeseran perilaku wisatawan terkini. Disebutkan bahwa seiring den-

memperoleh medali, serta juara I sampai dengan harapan III masing-masing kategori akan diberikan uang pembinaan. Selain itu disiapkan hadiah berupa 5 unit sepeda motor, 7 unit sepeda gunung dan puluhan hadiah hiburan menarik lainnya. Menurut Kapendam, untuk kategori Pelajar 5K putra, juara pertama diraih Komang Deni Gunawan dengan catatan waktu 17’27’62 dan putri dimenangkan oleh Arceling Hada dengan catatan waktu 19’51’55. Untuk kategori Umum 5K putra, juara pertama diraih Elisar Gamashi dengan catatan waktu 15’57’12 dan putri diperoleh oleh Afriano Paijo dengan catatan waktu 19’03’99. Sedangkan untuk kategori TNI-Polri 5K diraih oleh Mursalim sebagai juara pertama dengan catatan waktu 167’09’09. Untuk kategori Umum 10K putra, juara pertama diraih Ridwan dengan waktu tempuh 31’42’21 dan untuk putri diraih Meri Mariana dengan waktu tempuh 37’20’00. Sedangkan Asep Sappudin dengan waktu tempuh 31’55’48 berhasil menempati podium pertama pada kategori TNIPolri 10K. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) SMK Saraswati 1 (SMEA) Denpasar mendapat kado istimewa di peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke-74, Sabtu (17/8). Pesilat SMK Saraswati 1 Denpasar, Rizki Gumilang, sukses mengharumkan nama Bali dan Indonesia di ajang pencak silat tingkat internasional. Sizki Gumilang merebut medali perunggu di tanding putra tingkat SMA/SMK di ajang Open Tournament Pencak Siat Bali International Championship I 2019, belum lama ini. Ajang yang digelar Sayap Rajawali itu diikuti ratusan pesilat tangguh dari lima negara masing-masing Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina dan Kamboja. Rizki Gumilang, siswa kelas XII Aka-4 SMK Saraswati 1 Denpasar, bertanding di kelas berat 71 kg. Setelah berjuang dengan penuh semangat, di semifinal dia dikalahkan pesilat dari Lamongan. Bahkan dia ikut memberi kontribusi kepada Pagar Nusa Denpasar sebagai juara umum II di ajang itu. Selain meraih medali perunggu di ajang internasional, Rizky -- anak kedua pasangan Sumiati dan Suprianto -- ini adalah pesilat tangguh Bali dari aliran Pagar Nusa. Dia pernah meraih medali perunggu di Wali Kota Cup 2018, bahkan di Denpasar Open 2018 meraih medali emas. Rizky juga kini sedang terjun di

Modalitas CAPD (Cuci Darah Lewat Perut) pada Penderita Penyakit Ginjal Tahap Akhir Ocydia Home Shopping Sansekerta Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Folk Song Diabemed Taksu Seputar Bali Terkini Dialog Proaktif Bentraf Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali Channel Tourist TV CMYK


SENIN UMANIS, 19 Agustus 2019

Anak-anak Difabel Meriahkan HUT Ke-74 RI PULUHAN anak difabel dari Yayasan Pendidikan Anak-anak Cacat (YPAC) Bali tampak bersemangat mengikuti sejumlah lomba dalam rangka memperingati

LOMBA - Sejumlah anak difabel dari YPAC Bali mengikuti sejumlah lomba dalam rangka memeriahkan HUT RI, Sabtu (17/8), di Novotel Bali, Nusa Dua.

Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 yang digelar di Novotel Bali Nusa Dua, Sabtu (17/8). Tidak hanya mengikuti lomba, anakanak ini juga menampilkan berbagai kreativitas. Aksi mereka mendapat sambutan meriah dari wisatawan yang menginap di hotel tersebut. Sebelum lomba, acara diawali upacara pengibaran bendera Merah Putih. Berbagai permainan yang menjadi ciri khas Hari Ke-

merdekaan Indonesia, seperti lomba tarik tambang, lomba lari karung, lomba panjat pinang dan lomba makan kerupuk berlangsung dengan semarak. Menurut Marcom Manager Novotel Bali Nusa Dua Stephanie Antolis, tujuan pihaknya mengundang anak-anak dari YPAC karena ingin berbagi keceriaan serta menghadirkan semangat kemerdekaan RI bersama mereka. Melalui

kesempatan ini pihaknya berharap anak-anak dari YPAC menyadari bahwa mereka bisa menjadi apa pun yang mereka inginkan dan mereka dapat mewujudkan impian masing-masing. Tidak hanya semangat anak-anak YPAC, kegiatan ini juga mendapatkan reaksi positif dari tamu-tamu hotel. Tamu hotel sangat antusias mengikuti permainan serta berinteraksi dengan anakanak dari YPAC. (kmb23)

Trisno Nugroho

Perlu Genjot MICE AWAL kepemimpinannya sebagai Kepala BI Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Bali, Trisno Nugroho dihadapkan dengan kunjungan wisman yang menurun drastis. Padahal ekonomi Bali tergantung dari kunjungan wisman. Untuk itu, ia telah membuat strategi untuk mengembalikan tingkat kunjungan wisatawan. Salah satunya adalah mengajak para pelaku pariwisata untuk mulai menggenjot wisata MICE (meeting, incentive, conference, and exhibition). ‘’Kalau bicara mengenai wisman, itu pasti Bali. Semester I evaluasinya kita turun, karena ada pesta demokrasi. Meskipun sudah dihitung sudah dipertimbangkan pertumbuhan ekonominya dengan harga tiket pesawat masih lumayan tinggi serta kompetisi wisata di Asia juga tidak mudah karena semua negara melakukan perbaikan,’’ beber pria lulusan S-1 Financial Management di Universitas Ponegoro ini. Bali telah memiliki MICE sebelumnya. Terbukti beberapa event besar diadakan di Bali seperti APEC, IMF WB, ICCC PBB, dan konferensi internasional lainnya. ‘’Ini modal Bali yang bisa berkompetisi dengan Singapura, Malaysia, Thailand,’’ ujarnya. Pria yang menamatkan pendidikan master di International Banking and Finance di Birmingham University, UK ini juga melakukan pertemuan–pertemuan dengan pelaku usaha di Bali. Tujuannya untuk mendukung pariwisata dan masa low season wisata bisa terangkat. Jika target kunjungan wisatawan 7 juta, dalam sebulan Bali harus mendapatkan wisman rata– rata 550 ribu. Sementara dari sisi kesiapan jumlah kamar, Bali sangat memadai karena ada 146.000 kamar di Bali, belum termasuk homestay, hotel bintang 3 dan bintang 2. Trisno yang pernah menjabat sebagai Kepala BI Kantor Perwakilan Jakarta ini menilai jumlah wisman 7 juta ke Bali masih memadai dengan carrying capacity Bali. Dibandingkan dengan Singapura yang lebih kecil dari Bali, mampu menampung jumlah wisman lebih dari 7 juta. Maka dari itu, Bali masih bisa menerima kunjungan wisman bahkan lebih dari 7 juta. Sementara quality tourism yang menjadi tujuan Bali, dikatakan sudah menuju ke arah itu. Wisata MICE di Bali pun belum ada tandingannya dibanding kota lain. Karena Bali memiliki Nusa Dua yang representatif untuk event internasional. ‘’Kita sudah terkenal dan mengarah pada quality tourism, pemerintah juga sekarang menuju

ke arah sana,’’ ujarnya. MICE menjadi strategi menggenjot wisman berkualitas mengingat spending of money dari wisatawan MICE sangat besar, 6–7 kali lipat lebih besar dari wisatawan leisure. ‘’Wisatawan MICE itu orang–orang bisnis sehingga pengeluarannya juga skala bisnis,’’ ungkapnya. Dengan target kunjungan wisman 7 juta atau lebih, diharapkan m a m p u menumbuhkan ekonomi Bali menjadi 6 persen lebih. (may)

yang memadukan tiga gaya arsitektur yakni Bali, Jawa Timur dan Jawa Tengah itu. Prosesi puncak upacara Mamungkah, Ngenteg Linggih dan Padudusan Agung digelar bertepatan dengan Purnama Karo, Kamis, 15 Agustus 2019 dengan dipuput trisadaka yakni Ida Pedanda Sakti Telabah, Ida Pedanda Budha dari Talibeng dan Romo Pandito Puja Brata Jati Cilincing, Tanjung Priuk, Jakarta, berlangsung lancar. Bersamaan prosesi juga dipranapratista dan prascita alias di-pelaspas palinggih

yang distanakan di Mandala Utama Pura Segara Wukir yakni Palinggih Ismoyo, Palinggih Ratu Gede Dalem Ped Nusa Penida, Palinggih Prabu Brawijaya, Palinggih Ibu Kanjeng Ratu Kidul, Palinggih Anglurah, kemudian di samping kirinya Palinggih Batara Baruna dan posisinya paling pojok adalah Padmasana. Palinggih-palinggih itu nampak indah karena memadukan tiga arsiktur sekaligus yakni Bali, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jadi, tampak kreasi dan modifikasi yang dilakukan sang ar-

sitek menjadi sangat artistik. Ketua PHDI Gunung Kidul Purwanto, S.Ag., M.Fil.H. usai menerima dana punia dari Bali TV dan Bali Post mengatakan, keberadaan pura itu dipercaya akan lebih meningkatkan semangat dan sradha sekitar 3.000 jiwa atau 1.000 KK umat Hindu di Gunung Kidul. Di Kabupten Gunung Kidul ini telah berdiri 15 pura. Terbanyak ada di Kecamatan Ngawen 6 pura, dan jumlah yang sama ada di Kecamatan Saptosari 6 pura dan sisanya di kecamatan lainnya. (ram)

Album Gita Dewa Puja ’’Mahanandini’’

Memahami Etika dan Estetika

Produk Olahan Salak

Dari Kopi, Cuka hingga Teh

cmyk

’’Ngenteg Linggih’’ di Pura Segara Wukir Gunung Kidul

MASYARAKAT Hindu Gunung Kidul, Yogyakarta kini memiliki pura sakral dan indah, setelah renovasi Pura Segara Wukir rampung beberapa hari lalu. Pura itu berdiri megah di Pantai Ngobaran, Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul. Pura yang memiliki areal dengan panjang 100 meter dan lebar 50 meter itu berada sekitar 70 km dari Kota Yogyakarta. Karena itu perlu waktu sekitar dua jam dari Airport Adisucipto, menggunakan mobil untuk mencapai tempat suci

Trisno Nugroho, Kepala BI KPw Bali.

SETIAP musim panen raya tiba, harga jual salak Bali terkadang terjun bebas. Bahkan harganya pernah Rp 1.000 per kilogram. Kondisi ini sangat merugikan petani. Dari sinilah petani dari Desa Sibetan, Bebamdem, Karangasem berupaya mengolah buah salak menjadi produk olahan yang lebih bernilai jual, seperti kopi salak, kurma salak, cuka salak hingga teh salak. Ketua Agro Abian Salak, Sibetan, Bebandem, Karangasem, Nyoman Mastra mengatakan, awal munculnya ide membuat produk olahan salak ini pada tahun 2011. Saat itu ia melihat banyak biji salak yang bertebaran di kebunnya. ‘’Biji ini

Pura Segara Wukir

keluar dari kotoran hewan yang makan salak. Saya kumpulkan. Tidak jauh dari situ, ada kopi yang habis dimakan kelelawar. Saya kumpulkan juga,’’ ujarnya. Dari penemuan ini, terbersit ide untuk mengombinasikan biji salak yang sudah terfermentasi di perut hewan ini dengan buah kopi yang dimakan kelelawar. Berulang kali dicoba mulai dari pengeringan hingga penyangraian, akhirnya menghasilkan produk kopi salak. ‘’Ternyata saat dikonsumsi aman tidak membuat keracunan. Hingga pada tahun 2013 kami digandeng salah satu perguruan tinggi untuk melakukan penelitian zat yang dikandung kopi salak ini,’’ jelas Mastra. Hasilnya, ternyata kopi salak ini mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Kopi salak ini juga memiliki kandungan kafein yang rendah, sehingga baik dikonsumsi orang yang memiliki penyakit maag. Tidak hanya membuat produk berupa kopi salak, lanjut Mastra, pihaknya juga membuat produk olahan lainnya dari salak seperti teh salak, kurma salak, madu salak hingga cuka salak. Harga yang ditawarkan untuk produk olahan ini cukup mahal. Mengingat bahan baku salak terbatas. Untuk kopi salak dihargai Rp 50.000 per 100 gram. Teh salak Rp 20.000 per 100 gram. Kurma salak dijual Rp 20.000 hingga Rp 30.000 per kemasan. Lewat produk olahan ini, Mastra berharap bisa meningkatkan pendapatan petani salak Bali di Desa Sibetan, utamanya saat panen raya. ‘’Ke depan kami memiliki tujuan saat panen raya, 50 persen hasil panen dijual mentahan ke pasaran alias tanpa diolah. Tiga puluh persen untuk dibuat produk olahan dan 20 persen untuk memenuhi permintaan buah salak dari wisatawan yang datang ke Sibetan,’’ ujarnya. (san)

BALI tidak hanya dikenal dengan budaya dan daya tarik pariwisatanya. Namun, juga dikenal dengan kehidupan beragamanya yang sangat kental -- sebagian besar penduduk Bali menganut agama Hindu. Inilah yang mendorong munculnya rekaman lagu rohani yang siap dirilis dalam bentuk album rohani ‘’Gita Dewa Puja’’. Album rohani yang digagas dan digarap oleh Ida Rsi Lokanatha ini berjudul ‘’Mahanandini’’. Mengangkat tema spiritual seni budaya Bali, lagulagu pada album Gita Dewa Puja ‘’Mahanandini’’ digarap dengan nuansa musik orkestra etnik Bali. Ada 11 lagu yang terangkum pada album ini. Diawali dengan

lagu ‘’Siwa Nandini’’, disusul ‘’Ibu Pertiwi Bali’’, ‘’Jaya Durgha Maheswari’’, ‘’Catur Dewa Mahasakti’’, ‘’Dewi Saraswati’’, ‘’Krishna’’, ‘’Siwa Mahadewa’’, ‘’Sanghyang Siwa Loka’’, ‘’Bhairawi’’, ‘’Siwalatri’’, dan ‘’Maha Shanti’’. Hadirnya album ‘’Mahanandini’’ ini bisa digunakan oleh seluruh umat Hindu untuk meningkatkan rasa baktinya kepada leluhur, dewa-dewi dan Ida Sang Hyang Widhi. Hal ini sejalan dengan program Gubernur Bali ‘’Nangun Sat Kerti Loka Bali’’ khususnya Jana Kerthi, agar dapat menggiring generasi muda mulai tergerak hatinya untuk lebih mencintai agamanya khususnya di Bali. ‘’Kita arahkan pola pikirnya, seperti imbauan

positif Gubernur untuk mengenakan busana adat tiap Kamis, maka untuk pengembangan karakter, mental dan spiritualnya, maka saya anjurkan tiap sekolah saat ada pelajaran agama Hindu, siswa selain mendapatkan pengetahuan tentang agama juga digiring untuk memahami etika dan estetika, memuja yang baik dan benar, melalui Gita Dewa Puja Mahanandini,’’ ujar Ida Rsi Lokanatha, Jumat (16/8). Album Gita Dewa Puja ‘’Mahanandini’ diharapkan mampu menjadi salah satu metode hipnoterapi dan relaksasi, apalagi zaman sekarang tingkat stres dan emosi jiwa masyarakat makin meningkat. Hal ini harus mendapatkan perhatian khu-

sus untuk ditangani. Setelah resmi diluncurkan, Ida Rsi Lokananta berencana menggelar pertunjukan atau pergelaran. Misalnya, saat hari suci Siwaratri direncanakan ada pergelaran Mahasiwatri Puja bekerja sama dengan PHDI Bali. Program seperti ini selain diisi dengan dharma wacana oleh sejumlah sulinggih, masyarakat yang hadir akan diajak bersama-sama memuja keagungan Siwa dengan Gita Dewa Puja Siwaratri. ‘’Agar berimbang, konser musik tak hanya konser dangdut, rock, atau konser musik lainnya. Kenapa tidak kita coba tampilkan sesuatu yang berbeda tapi berkelas,’’ pungkas Ida Rsi Lokanatha. (win)

Bali Post/win

ROHANI - Penggagas album Gita Dewa Puja ‘’Mahanandini’’ Ida Rsi Lokanatha (tengah) siap rilis album rohani terbaru.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Senin 19 Agustus 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu