terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha
8 HALAMAN
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
NOMOR 210 TAHUN KE 72
Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Pengemban Pengamal Pancasila
kamis wage, 19 Maret 2020
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Jalan Gajah Mada Disemprot Disinfektan
Pertunjukan Kecak Dihentikan Sementara
Kecil, Kunjungan Wisman ke Nusa Penida
DLHK Denpasar menggencarkan penyemprotan disinfektan. Setelah menyasar pusat pelayanan publik dan objek vital, kini penyemprotan disinfektan dilaksanakan di Jalan Gajah Mada Denpasar, Rabu (18/3) kemarin.
Sejumlah objek wisata di Bali mulai terdampak. Tidak terkecuali objek wisata kawasan luar Pura Uluwatu. Jumlah kunjungan wisatawan mengalami penurunan. Meski tetap buka, namun pertunjukan berupa Kecak dihentikan sementara. BADUNG | HAL. 3
Kunjungan wisman ke Nusa Penida anjlok. Kini kunjungannya mencapai titik terendah tahun ini. Padahal sebelum Covid-19 mewabah, total sebulan kunjungan wisman capai 56.425 orang.
DENPASAR | HAL. 2
KLUNGKUNG | HAL. 5
Pasien Corona 227 Orang
Dalam 24 Jam Bertambah 55 Kasus Jakarta (Bali Post) – Kasus positif Corona di Tanah Air mencapai 227 kasus. Jumlah itu tercatat sampai 18 Maret 2020 pukul 12.00. Terjadi penambahan kasus positif sebanyak 55 kasus mulai dari 17 Maret 2020 setelah pukul 12.00 WIB hingga 18 Maret 2020 pukul 12.00 WIB. Sementara pasien yang sembuh mencapai 11 orang.
J
uru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona, Achmad Yurianto, mengatakan hingga 18 Maret 2020 pukul 12.00 WIB sebanyak 11 orang sembuh dari Covid-19 yang disebabkan virus Corona SARS-Cov-2. ‘’Jumlah kasus yang sudah menjadi negatif sudah sembuh dan bisa dipulangkan secara akumulatif kita laporkan adalah 11 kasus,’’ katanya dalam jumpa pers bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (18/3) kemarin. Pasien yang sembuh itu terdiri atas satu orang dari Banten, sembilan dari Jakarta, satu dari Jawa Barat. Sementara itu, total kasus positif Covid-19
hingga 18 Maret 2020 pukul 12.00 dilaporkan sebanyak 227 kasus di seluruh Tanah Air. Terjadi penambahan kasus positif sebanyak 55 kasus dalam 24 jam mulai dari 17 Maret 2020 setelah pukul 12.00 WIB hingga 18 Maret 2020 pukul 12.00 WIB. Penambahan kasus positif Covid-19 terbanyak dari DKI Jakarta dengan 30 kasus. Yurianto merincikan, penambahan 55 kasus positif tersebut berasal dari empat kasus di Banten, satu di Yogyakarta, 30 kasus di DKI Jakarta, 12 kasus di Jawa Barat, dua kasus di Jawa Tengah, satu di Sumatera Utara, satu di Lampung, satu di Riau, dan satu di Kalimantan Utara. (ant)
OPINI
Jakarta (Bali Post) – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona, Achmad Yurianto, mengatakan hingga 18 Maret 2020, pukul 12.00 WIB, terdapat 19 pasien meninggal akibat penyakit Covid-19 di Indonesia. ‘’Jumlah penderita yang meninggal akumulatif sampai dengan 18 Maret 2020, pukul 12.00 WIB adalah 19 orang,’’ kata Yurianto dalam jumpa pers bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (18/3)
Perayaan Nyepi dari Perspektif Pedagogis Oleh : I Ketut Suda SECARA etimologi, kata pedagogis berasal dari bahasa Yunani kuno paidagōgeō yang berarti membimbing. Kemudian secara literal kata pedagogi berarti ‘’membimbing anakanak’’. Dalam perkembangannya makna pedagogi meluas ke dalam berbagai bentuk aktivitas pembelajaran. Proses pembelajaran dimaksud dalam konteks pedagogi cenderung mengarah pada proses pembelajaran di ruang kelas atau dalam konteks pendidikan anak-anak sekolah. Padahal istilah pendidikan seharusnya tidak terbatas pada proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga menyangkut proses pembelajaran di mana saja, kapan saja, dan dengan subjek didik siapa saja (pendidikan dalam arti andragogi). Dalam memaknai perayaan Nyepi dari perspektif pedagogi, maka yang dimaksud dalam monteks ini adalah pemaknaan perayaan Nyepi dilihat dari proses pendidikan orang dewasa (andragogi). Hal ini sangat berkaitan dengan upaya manusia dalam memahami hidup dan kehidupannya dengan senantiasa menjaga keseimbangan alam semesta. Menurut penganut aliran esensialisme ‘’alam semesta beserta segala unsurnya diatur oleh hukum yang mencakup semuanya, serta tatanan yang sudah mapan sebelumnya. Oleh karena itu, dalam konteks ini tugas utama manusia adalah memahami hukum dan tatanan tersebut, sehingga manusia mampu menghargai dan menyesuaikan diri dengannya (Capra, dalam F.O’neil, 2008:22). Berangkat dari pandangan penganut aliran esensialisme tersebut, maka perayaan Nyepi yang sering dianalogikan sebagai selebrasi peringatan tahun baru Çaka, bagi umat Hindu tetap merupakan bagian dari ritual atau praktik kehidupan keagamaan. Hal. 7 Prinsip Hukum
kemarin. Yurianto merincikan pasien yang meninggal tersebut yakni satu di Bali, satu di Banten, 12 di DKI Jakarta, satu di Jawa Barat, dua di Jawa Tengah, satu di Jawa Timur dan satu di Sumatera Utara. Penambahan signifikan atas jumlah penderita Covid-19 yang meninggal itu didasarkan pada perbaikan pendataan dari seluruh rumah sakit di Indonesia yang merawat pasien yang terinfeksi SARS CoV-2. Yurianto menuturkan bahwa sebelumnya terdapat permasalahan dalam pendataan yakni beberapa
rumah sakit belum melaporkan kematian pasien akibat Covid-19 sejak 12 Maret hingga 17 Maret 2020. ‘’Setelah kami melakukan recheck (memeriksa ulang) tadi pagi dan kemudian kami berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit yang merawat kasus ini di seluruh Indonesia ternyata beberapa rumah sakit belum melaporkan kasus kematian sejak 12 hingga 17 Maret 2020,’’ ujarnya. Yurianto menuturkan, 19 orang meninggal tersebut merupakan bagian dari 227 kasus positif Covid-19 Indonesia hingga 18 Maret 2020, pukul 12.00 WIB. (ant)
Orang Masuk Bali Capai Puluhan Ribu Terbanyak di Bandara Ngurah Rai P E M E R I N T A H m e n e t a p ka n social distancing lewat kebijakan belajar dan bekerja dari rumah serta membatasi kegiatan melibatkan orang banyak. Namun di tengah upaya membatasi penyebaran Covid-19, ternyata lalu lintas orang masuk Bali terutama orang asing masih cukup tinggi. Data Satgas Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Bali, dalam dua hari (periode 17-18 Maret) tercatat 16.182 orang masuk Bali dari terminal internasional Bandara Ngurah Rai. Sedangkan yang masuk dari terminal domestik ada 15.402 orang. Sementara dari Pelabuhan Gilimanuk sebanyak 646 orang, dari Pelabuhan Benoa 3.529 orang dan dari Pelabuhan Padangbai 208 orang. ‘’Artinya, inilah yang harus kita filter dengan baik, terutama pemeriksaan kesehatannya dan kemudian kita ikuti perkembangannya ketika berada di Bali,’’ ujar Sekda Provinsi Bali yang juga Ketua Satgas Penanggulangan
Covid-19, Dewa Made Indra, dalam keterangan pers di Kantor Gubernur Bali, Rabu (18/3) kemarin. Dewa Indra menyambut baik kebijakan baru pemerintah pusat tentang perlintasan orang, khususnya dari sisi pengendalian penyakit. Dalam hal ini, pemerintah menghentikan sementara pemberian visa kunjungan ke Indonesia, visa on arrival, dan melakukan pembatasan terhadap orang yang dalam 14 hari terakhir melakukan perjalanan di delapan negara yakni Iran, Italia, Vatikan, Spanyol, Prancis, Jerman, Swiss, dan Inggris. Kendati pihaknya sudah memprediksi implikasinya bagi Bali yakni kunjungan wisatawan asing ke Bali akan turun drastis. ‘’Dari sisi pengendalian penyakit, tentu ini hal yang bagus karena mengecilkan risikonya. Tetapi upaya pencegahan tetap tidak boleh lengah. Hanya, dalam kebijakan yang diumumkan oleh Ibu Menlu ada juga imbauan agar WNI di luar negeri
pulang ke Indonesia,’’ katanya. Menurut Dewa Indra, hal ini tentu harus diantisipasi. Termasuk mengenai rencana kepulangan ribuan tenaga kerja Bali di kapal pesiar. Oleh karena itu, Bandara Ngurah Rai telah diminta untuk mempertebal lapisan pemeriksaan. Kemudian memperketat pemeriksaan di bagian lain yang masih longgar seperti VIP room. Khusus tenaga kerja di kapal pesiar, sekitar 10 persen ada juga yang pulang menggunakan jalur domestik. Hal. 7 Sudah Ada
’’ Inilah yang harus kita filter dengan baik, terutama pemeriksaan kesehatannya dan kemudian kita ikuti perkembangannya ketika berada di Bali.’’ Dewa Made Indra Sekda Bali
Soal Larangan Delapan Negara Masuk Indonesia Harian Bisnis Bali Penundaan Bayar Pokok atau Bunga ‘’Relaksasi itu bisa berupa kemudahan restrukturisasi dari perbankan dan penundaan pembayaran pokok maupun bunga pinjaman,’’ kata Elyanus di Renon, Rabu (18/3) kemarin. www.bisnisbali.com
Harian DENPOST Payungan Andalkan Kerajinan Tenun Selain dikenal sebagai penghasil buah durian, Banjar Payungan, Desa Selat, Klungkung juga mengandalkan pontensi kerajinan tenun.
www.denpost.id
Imigrasi dan KKP Tunggu Instruksi Denpasar (Bali Post) Adanya wacana pelarangan kunjungan delapan negara untuk masuk dan transit di Indonesia, disikapi secara variatif. Pelarangan ini direncanakan mulai Jumat (20/3) besok. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar menyatakan masih menunggu surat edaran dari Kementerian Perhubungan. Demikian pula Imigrasi juga belum menyatakan sikap dan masih menunggu instruksi Menteri Hukum dan HAM RI. ‘’Kita menunggu instruksi
dari Menteri Hukum dan HAM, kami masih menunggu petunjuk pusat,’’ ucap Humas Kemenkum HAM Bali Putu Surya Dharma, Rabu (18/3) kemarin. Delapan negara yang diwacanakan tidak diizinkan masuk Indonesia itu adalah Iran, Italia, Vatikan, Spanyol, Prancis, Jerman, Swiss, dan Inggris. Sementara berdasarkan data yang diterima Bali Post, turis dari Iran yang datang ke Bali dari 1 hingga 16 Maret berjumlah 22 orang, Italia 1.011 orang, Vatikan 1 orang, Spanyol
1.486 orang, Prancis 5.595 orang, Jerman 7.259 orang, Swiss 1.026 orang dan Inggris 10.642 wisatawan. Sementara itu, KKP Kelas I Denpasar juga masih menunggu surat edaran dari Kementerian Perhubungan. ‘’Kami masih menunggu SE Kemenhub,’’ kata Kepala KKP Kelas I Denpasar dr. Lucky M. Tjahjono, Rabu kemarin. Ia mengatakan, terkait rencana tersebut pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi yang lainnya, seperti Angkasa Pura I
dan Otoritas Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Bali. ‘’Nantinya, yang lebih detail tahu terkait pelarangan warga negara asing (WNA) ini adalah Imigrasi,’’ ucapnya. Perlu diketahui, wabah Covid-19 yang meluas ke sejumlah negara, terutama di Eropa, membuat Indonesia meningkatkan jumlah negara yang dilarang masuk atau transit. Pemerintah lewat Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Selasa (17/3), mengumumkan ada delapan negara yang masuk dalam kebijakan terbaru sebagai
upaya mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di Indonesia. Larangan masuk/ transit ke Indonesia diberlakukan untuk pendatang yang dalam waktu 14 hari terakhir berkunjung ke Iran, Italia, Vatikan, Spanyol, Prancis, Jerman, Swiss, dan Inggris. Sementara itu, kebijakan khusus yang menyangkut beberapa negara seperti Tiongkok dan Korea Selatan, terutama Kota Daegu dan Provinsi Gyeongsangbuk-do, masih diberlakukan. (asa/jay)
Kamis Wage, 19 Maret 2020
Jalan Gajah Mada Disemprot Disinfektan
FIGUR
Siap Berbasis ’’Online’’ TEKNOLOGI informasi menjadi keunggulan Sekolah Menengah Kejuruan Teknologi Informasi (SMK TI) Bali Global. Oleh karenanya, untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di sekolah, SMK TI Bali Global paling siap menerapkan sistem pembelajaran daring (online). Apalagi sistem pembelajaran berbasis online sudah biasa diterapkan di SMK yang berada di bawah naungan Yayasan Widya Dharma Santi ini. Kepala SMK TI Bali Global Denpasar Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd. mengatakan kebijakan pemerintah pusat dan Provinsi Bali tentang pembelajaran melalui daring untuk memitigasi Covid-19 merupakan langkah baik untuk memutus rantai penyebaran virus asal Kota Wuhan, Tiongkok ini. Bahkan SMK TI Bali Global sangat siap, bahkan tidak mengalami kendala yang signifikan. Sebab, pembelajaran berbasis online telah biasa dilakukan sebelumnya, sehingga pihaknya sangat siap dengan imbauan dari pemerintah tersebut. ‘’Sudah saatnya kita memajukan pendidikan, seperti melalui IT. Sebab, pengetahuan teknologi informasi ini tidak akan pernah surut, dan akan terus berkembang ke depannya. Terlebih saat ini kita menghadapi era revolusi industri 4.0,’’ ujar Murjana, belum lama ini. Sementara itu, mengenai strategi untuk melahirkan siswa berprestasi, pihaknya menguatkan sistem pendidikan yang disiplin. Baginya, disiplin merupakan kunci segala kesuksesan. (win)
Bali Post/eka
DISINFEKTAN - DLHK Kota Denpasar melakukan penyemprotan disinfektan di sepanjang trotoar Jalan Gajah Mada, Denpasar, Rabu (18/3) kemarin.
SKB CPNS Pemprov Bali Ditunda
Denpasar (Bali Post) Mitigasi dan peningkatan kewaspadaan guna mengantisipasi penyebaran virus Corona, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Denpasar menggencarkan penyemprotan disinfektan. Setelah sebelumnya menyasar pusat pelayanan publik, perkantoran, serta objek wisata dan objek vital, kini penyemprotan disinfektan dilaksanakan di setiap ruas jalan di Kota Denpasar. Pelaksanaannya dimulai di Jalan Gajah Mada Denpasar, Rabu (18/3) kemarin. Penyemprotan disinfektan dilaksanakan hari ini, dimulai dari Jalan Gajah Mada, Jalan Surapati, Jalan Kapten Agung, Jalan Kapten Regug, Jalan Diponegoro dengan menyasar trotoar dan pedestrian. Kegiatan ini secara berkelanjutan
dan bertahap dilaksanakan secara rutin di seluruh ruas jalan Kota Denpasar. Kadis DLHK Kota Denpasar I Ketut Wisada didampingi Sekretaris DLHK Kota Denpasar I.B. Putra Wirabawa menjelaskan bahwa Pemkot Denpasar sesuai arahan Wali Kota Denpasar dan Wakil Wali Kota Denpasar memberikan perhatian serius terhadap mitigasi dan kewaspadaan penyebaran virus Corona (Covid-19). Dalam kesempatan kali ini DLHK Kota Denpasar bersama Dinas Kesehatan Kota Denpasar menyiagakan sedikitnya enam armada mobil tangki, satu mobil moci tangki dan siper dengan 12 petugas setiap harinya. Masing-masing ruas jalan nantinya akan dilaksanakan penyemprotan disinfektan setiap dua hari sekali. (kmb12)
Denpasar (Bali Post) -
12 PDP Corona Masih Dirawat di RSUP Sanglah
Denpasar (Bali Post) Pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 yang dirawat di Ruang Nusa Indah RSUP Sanglah hingga Rabu (18/3) kemarin berjumlah 12 orang. Berkurang dibandingkan Selasa (17/3) yang berjumlah 13 orang. Dari 12 orang yang masih dirawat saat ini, menurut Dirut RSUP Sanglah dr. I Wayan Sudana, 6
orang merupakan warga negara Indonesia (WNI) dan 6 orang warga negara asing (WNA). Dari seluruh pasien, 5 orang berjenis kelamin laki-laki dan 7 orang perempuan. Dikatakan, pengecekan lab virus Corona belum bisa di Bali. Pemeriksaan dipusatkan di Litbangkes yang telah memiliki standar WHO. (kmb23)
Mengeroyok, Mahasiswa NTT Ditangkap Denpasar (Bali Post) Kasus pengeroyokan melibatkan warga asal NTT kembali terjadi di Denpasar, Rabu (18/3) kemarin. Komang Dirgayusa (19) dik eroyok di kamar kosnya di Jalan Sedap Malam Gang Ratna, Denpasar Timur (Dentim). Pelakunya dua mahasiswa asal NTT, Wilhelmus Sarimin Kali (20) dan Ruimanuel Pernando De Martin (20), mereka telah ditangkap Tim Resmob Polda Bali. Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan menegaskan, kejadian pukul 03.00 Wita. Saat itu korban dan temannya, Putu Tangkas Adnyana
dan Komang Dita Purnama berada di dalam kamarnya. “Datang pelaku langsung menggedor-gedor pintu kamar korban,” ujarnya. Begitu pintu kamar dibuka, Wilhelmus langsung memukul korban. Selanjutnya Ruimanuel melempar korban menggunakan botol. Akibatnya, korban mengalami luka di tangan serta siku kanan. “Alasannya, karena pelaku tidak terima adiknya diajak minum-minum oleh korban dan saksi. Kasus ini masih kami dalami lagi. Kedua pelaku sudah kami tahan,” ujar mantan Direktur Sabhara Polda Sumatera Utara ini. (kmb36)
Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Pemprov Bali ditunda. Awalnya SKB rencananya dilaksanakan 28 atau 30 Maret 2020, setelah hasil perankingan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) diumumkan, 22 atau 23 Maret 2020. Penundaan pelaksanaan SKB merujuk pada Surat Menteri PAN-RB No.B/318/M. SM.01.00/2020 tertanggal 17 Maret 2020 tentang Penundaan Jadwal Pelaksanaan SKB Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019. ‘’Secara nasional, SKB CPNS ditunda termasuk pelaksanaan SKB untuk CPNS Pemprov Bali,’’ ujar Kepala BKD Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana dikonfirmasi Rabu (18/3) kemarin. Merujuk pada surat Menteri PAN-RB, lanjut Lihadnyana, penundaan pelaksanaan SKB salah satunya memperhatikan status tanggap darurat bencana nasional non-alam pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah. Pelaksanaan SKB, baik yang menggunakan CAT BKN maupun SKB yang diselenggarakan oleh instansi yang semula direncanakan mulai 25 Maret 2020, ditunda sampai dengan ditetapkannya kebijakan lebih lanjut berdasarkan evaluasi yang akan dilaksanakan oleh Panselnas. ‘’Hasil evaluasi oleh Panselnas
akan diberitahukan kemudian dalam bentuk surat edaran,’’ imbuhnya. Kendati SKB ditunda, Lihadnyana menyebut pengumuman hasil SKD seperti tercantum dalam surat Menteri PAN-RB tetap dilaksanakan sesuai jadwal melalui portal resmi penerimaan CPNS tahun 2019 masing-masing instansi. Sebelumnya, Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Pemprov Bali telah berlangsung 28 Januari hingga 3 Februari lalu. Dari total 13 ribu lebih pelamar, tercatat hanya 12.376 yang mengikuti tes. Sebanyak 1.044 pelamar tidak hadir, termasuk ada yang terlambat. Kendati 80 persen lebih lulus passing grade, namun tidak semuanya secara otomatis bisa mengikuti tes tahap berikutnya, yakni
Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Sebab, hal itu tergantung dari formasi yang dicari. ‘’Kalau formasi itu misalnya mencari 5, maka yang mengikuti SKB adalah 5 kali 300 persen berarti 15. Apabila yang lulus passing grade misalnya 20, berarti yang dicari yang lulus passing grade 15 teratas,’’ paparnya. Lihadnyana memperkirakan sebanyak 2.028 peserta yang akan lolos mengikuti SKB. SKB akan kembali memakai CAT (computer assisted test) dan tidak ada wawancara. Dengan demikian, hasil tes menjadi lebih objektif. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Kasus Oknum Dewan
Dua BB Mobil Diamankan, Satu Misterius Denpasar (Bali Post) Penyidik Polsek Denpasar Selatan (Densel) masih mencari satu mobil yang jadi barang bukti (BB) terkait dugaan kasus penipuan dengan terlapor oknum anggota DPRD Bali, MD. Mobil yang masih dicari tersebut jenis Toyota Innova Reborn. Kapolsek Densel Kompol I Nyoman Wirajaya menyampaikan hal tersebut, Rabu (18/3) kemarin. ‘’Masih kami cari mobil (Reborn) tersebit,’’ ujarnya. Sampai saat ini penyidik baru mengamankan dua mobil terkait kasus ini, yaitu Alpard dan Fortuner. ‘’Baru dua mobil yang kami amankan,’’ ucap mantan Kapolsek Kuta ini.
Namun, Kapolsek Wirajaya enggan berkomentar lebih detail kasus ini. Alasannya, kasus ini masih proses penyelidikan dan pengumpulan alat bukti. Sementara itu, Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan memantau proses penyelidikan kasus penipuan dengan terlapor oknum anggota DPRD Bali, MD. Saat ini penyidik telah mengamankan barang bukti mobil. Apakah MD belum berstatus tersangka? ‘’Dalam proses penyelidikan ada tahapannya. Kasus tersebut akan dilakukan gelar perkara dulu. Apakah kasus ini layak atau cukup bukti untuk dijadikan terlapor tersangka? Nanti penyidik
yang menentukan,’’ tegas Kapolresta asal Sumatera Utara ini, Selasa (17/3) lalu. Antisipasi MD kabur, AKBP Jansen menegaskan, segera dilakukan pencegahan. ‘’Saya rasa Polsek Densel masih mampu menanganinya. Kalau tidak mampu Polresta nanti back-up,’’ ungkapnya. Jansen menegaskan, pihaknya tetap menyelidiki kasus tersebut meski melibatkan oknum anggota Dewan. Dia mengatakan, pihaknya tidak melihat siapa sosok pelakunya, tetapi apakah ada tindak pidananya atau tidak. ‘’Jika terpenuhi (unsur pidananya), penyidik akan melanjutkan proses hukumnya,’’ ungkapnya. (kmb36)
Bali Post/kmb37
SALAM CORONA - KPN Denpasar, Kajari Denpasar dan Badung, Kapolres Denpasar dan Badung, Dandim Badung, Sekda Denpasar dan Kalapas Kerobokan menunjukkan salam Corona saat jumpa pers di PN Denpasar, Rabu (18/3) kemarin.
Putus Rantai Covid-19 Sidang Ditunda Dua Pekan Denpasar (Bali Post) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan per 18 Maret 2020 dihuni sekitar 1.676 narapidana dan tahanan. Jumlah itu overkapasitas. Ditambah Covid-19 mewabah, petugas Lapas waswas, karena aktivitas lalu lintas tahanan menuju sidang, apalagi persidangan bisa berjalan hingga malam. Guna mencegah mata rantai virus Covid-19, lapas bersurat ke pengadilan dan kejaksaan, supaya sidang dipercepat. Kalapas Kerobokan Yulius Sahruzah, Bc.IP., S.H., M.H. juga membatasi kunjungan keluarga narapidana dan tahanan, namun petugas bisa melayani penitipan barang atau makanan. KPN Denpasar Sobandi dalam keterangan pers yang didampingi Kajari Denpasar dan Badung, Kapolres Denpasar dan Badung, Dandim Badung, Sekda Denpasar, Kalapas Kerobokan, dan pejabat lainnya, Rabu (18/3) kemarin mengatakan, PN Denpasar akan menunda sidang selama dua pekan. Kecuali sidang pidana yang masa penahanannya segera habis dan sidang yang melibatkan anak-anak
akan tetap dilakukan. Namun, kata Sobandi, pengunjung sidang akan dibatasi. Selain itu, sidang pidana akan dilakukan dua kali dalam seminggu dan sidang perdata juga dua kali dalam seminggu. Khusus sidang perdata, KPN Denpasar menginstruksikan para pihak untuk tidak datang ke pengadilan. Namun memanfaatkan e-court/elitigation. Sementara itu, Kajari Denpasar Luhur Istighfar mendukung upaya pemutusan mata rantai Covid-19 yang dilakukan pihak pengadilan. Khusus dalam penerimaan pelimpahan tahap II, Kajari Luhur mengaku akan mengecek suhu badan para tersangka tahap II. ‘’Jika panas melebihi, tentu kita akan periksakan ke dokter,’’ jelasnya. Sementara itu, Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, dalam kesempatan itu mengaku tidak akan menunda penangkapan terhadap pelaku kejahatan. ‘’Tidak ada penundaan melakukan penangkapan pelaku kejahatan, pelaku narkoba dan premanisme. Kita siap berantas,’’ tandasnya. (kmb37)
Bali Post/ist
DITANGKAP - Pelaku pengeroyokan ditangkap dan ditahan di Mapolda Bali.
Topik : Lalu Lintas Wisman ke Bali Ribuan Orang
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Nyoman Winata Redaktur Eksekutif: Parwata Sekretaris Redaksi: Diah Dewi Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya, Ketut Winata. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: IB. Wirawan Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Kamis Wage, 19 Maret 2020
Pemkab Badung Bentuk Satgas Dewan Badung Batasi Pertemuan Penanggulangan Covid-19 dan Kurangi Perjalanan Dinas Antisipasi Wabah Covid-19
GUNA menghindari penyebaran wabah Covid-19, kalangan DPRD Badung juga telah mengambil langkah-langkah untuk membantu Pemerintah Kabupaten Badung serta Provinsi Bali dalam pencegahan wabah tersebut. Bahkan, kegiatan kunjungan ke luar daerah pun mereka batasi serta kegiatan rapat kerja juga ikut dibatasi. Hal ini ditegaskan Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa dan Wakil Ketua II DPRD Badung Made Sunarta, di Gedung DPRD Badung, Rabu (18/3) kemarin. Menurut Parwata, Covid-19 sangat cepat sekali mewabah di dunia. Untuk itu, apa yang sudah disampaikan Presiden RI mengenai bagaimana mengantisipasi wabah Covid-19 ini dengan serius dan secara gotong royong. ‘’Kita dari dewan tetap membantu dalam hal ini ikut menyosialisasikan pencegahan Covid-19 ini agar masyarakat tidak paranoid. Kita juga telah mengurangi kerumunan dengan banyak orang serta membatasi pertemuanpertemuan, begitu juga perjalanan dinas ke luar daerah. Kalau tidak mendesak sekali, perjalanan ke luar daerah kita tunda,’’ ujarnya. Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan asal Desa Dalung, Kuta Utara ini mengatakan, pihaknya juga telah menginstruksikan Sekretariat Dewan untuk melakukan disinfektan, serta menyediakan hand sanitizer di pintu masuk gedung dewan. ‘’Kita juga berharap seluruh masyarakat
PEMBATASAN - Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa dan Wakil Ketua II DPRD Badung Made Sunarta menegaskan pembatasan perjalanan dinas anggotanya, Rabu (18/3) kemarin. bisa menjaga kebersihan juga agar terhindar dari Covid-19 ini. Ini harus dilakukan dengan cara kesadaran, sehingga masyarakat tidak lagi perlu diperintah untuk menjaga kebersihannya,’’ ungkap Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut. Parwata juga mengatakan, terhadap momentum hari raya Nyepi ini, pihaknya meminta masyarakat
tetap mengikuti arahan Presiden dan Kementerian Kesehatan RI agar tetap menjaga kebersihan. ‘’Mari dalam momentum Nyepi ini kita berdoa bersama kepada Ida Sang Hyang Widhi agar diberikan keselamatan dan wabah Covid-19 ini cepat berlalu,’’ harapnya sembari mengingatkan masyarakat tetap mejaga kewaspadaan. (ad490)
DALAM upaya pencegahan penularan virus Corona, Pemkab Badung membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Coronavirus Disease (Covid-19) di Kabupaten Badung. Demikian terungkap saat rapat koordinasi yang dipimpin Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa di Puspem Badung, Rabu (18/3) kemarin. Sekda Adi Arnawa menjelaskan, Bupati Badung telah mengeluarkan Keputusan Bupati Badung Nomor 104/056/HK/2020 tentang Pembentukan Satuan Tugas Penanggulangan Coronavirus Disease di Kabupaten Badung. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kewaspadaan dan upaya pencegahan penularan Covid-19, sehingga diperlukan tim terpadu yang bekerja sinergis. Tim terpadu terdiri dari lima Satgas yaitu Satgas Kesehatan yang dikoordinir Kadis Kesehatan, Satgas Areal dan Transportasi Publik sebagai Koordinator Kadis Perhubungan, Satgas Areal Institusi Pendidikan koordinatornya Kadisdikpora, Satgas Komunikasi Publik dikoordinir oleh Kadiskominfo dan Satgas Pintu Masuk Kabupaten Badung dengan Koordinator Kadis Kesbangpol. “Masing-masing Satgas telah dilengkapi protokol penanganan Covid-19,” jelasnya seraya mengatakan, masing-masing satgas mempunyai tugas terpadu untuk menyelenggarakan kewaspadaan dan penanggulangan Covid-19 secara menyeluruh sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan dan akan memberikan laporan perkembangannya setiap
RAPAT KOORDINASI - Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat koordinasi Penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Badung di Puspem Badung, Rabu (18/3) kemarin. hari kepada Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Dijelaskan lebih lanjut, segala biaya yang ditimbulkan dalam menanggulangi wabah Covid-19 di Kabupaten Badung sepenuhnya menggunakan dana APBD. “Pembentukan satgas ini sebagai wujud perhatian pemerintah dalam hal pencegahan penyebaran dan penularan Covid-19, tapi yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat agar senantiasa
menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui makan dengan gizi seimbang, rajin berolahraga dan istirahat cukup, cuci tangan pakai sabun, menggunakan masker bila batuk atau tutup mulut dengan lengan atas bagian dalam. Mari kita bergerak bersama memerangi virus Corona,” jelas Adi Arnawa seraya berharap wabah ini segera berlalu sehingga kehidupan masyarakat kembali normal. (ad500)
AP I Terapkan ’’Social Distancing’’
Mangupura (Bali Post) – PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) menerapkan social distancing di areal pelayanan publik di bandara-bandara, termasuk juga di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Adapun konsep social distancing yang dimaksud ini untuk upaya pengaturan jarak minimal satu meter antarorang di areal pelayanan publik dengan menempelkan stiker panduan jarak. Program ini dilakukan Angkasa Pura I sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terkait penanga-
nan penyebaran dan dampak virus Corona (Covid-19) di Istana Presiden di Bogor pada 15 Maret 2020, Surat Edaran
Menteri BUMN dan Surat Edaran Direktur Utama Nomor: ED. 15 /KP.10.43.2020/ DU tentang Kesiapsiagaan
dan Pencegahan COvid-19 di Lingkungan PT Angkasa Pura I (Persero). ‘’Upaya ini merupakan lanjutan Angkasa Pura I dalam menerapkan konsep social distancing di areal pelayanan publik untuk meminimalisasi potensi penularan virus Covid di areal publik,’’ ujar General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara
Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Herry A.Y. Sikado, Rabu (18/3) kemarin. Ia menjelaskan, penempelan stiker panduan jarak satu meter dilakukan di areal pemeriksaan saat check in, security check point, di antrean masuk lift, pemeriksaan boarding pass, antrean di fixbridge dan garbarata, antrean pen-
gambilan bagasi dan antrean taksi. Selain itu, pada setiap lift diberi label stiker maksimal kapasitas dengan posisi berhadapan. Jarak duduk antarorang di areal boarding lounge juga diatur dengan posisi kursi hadap satu arah dan setiap orang duduk tidak bersebelahan, melainkan satu kursi dikosongkan.
Hal ini dilakukan dengan pemberian label stiker petunjuk atau panduan. ‘’Kami mengimbau penumpang dan calon penumpang bandara agar dapat disiplin mengikuti imbauan ini agar dapat meminimalisasi potensi penularan virus Corona dan menjaga kenyamanan publik di tengah kondisi pandemi seperti ini,’’ tegasnya. (kmb21)
Mangupura (Bali Post) Pascamerebaknya wabah virus Corona, sejumlah objek wisata di Bali mulai terdampak. Tidak terkecuali Objek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu. Menurut Manajer Pengelola Objek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu Drs. I Wayan Wijana, S.H., jumlah kunjungan terutama wisatawan asal Tiongkok memang tidak ada. Kendati demikian, kunjungan wisatawan masih tetap ada. Meski kawasan objek wisata tetap buka, namun pertunjukan berupa Kecak dihentikan sementara dari tanggal 19 Maret hingga 30 Maret 2020 demi keamanan pengunjung. ‘’Kawasan masih menerima kunjungan wisatawan sambil menunggu situasi dan petunjuk lebih lanjutan dari pemerintah,’’ ujar Wijana, Rabu (18/3) kemarin.
Dari data yang ada, kata Wijana, sampai tanggal 16 Maret 2020 jumlah kunjungan ratarata per hari masih di angka 2.753 orang. Wijana mengakui, jumlah ini turun hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada bulan yang sama, di mana mencapai 3.500 hingga 4.000 orang per hari. Dengan masih adanya kunjungan ke kawasan Uluwatu, pihaknya tetap mengutamakan kesehatan dan keamanan pengunjung. Untuk itu, pihaknya melakukan berbagai langkah yang disesuaikan dengan ketentuan dari pemerintah dalam penanganan dan antisipasi virus Corona di objek wisata. Berdasarkan Surat Edaran Bupati Badung Nomor 183 Tahun 2020 dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 7194 Tahun 2020 yang keduanya tentang
Panduan Tindak Lanjut terkait Pencegahan Penyebaran Coronavirus Desease 2019 (Covid-19), upaya yang dilakukan pihak manajemen adalah menyiapkan SOP di objek sesuai dengan ketentuan. Menyiapkan hand sanitizer di beberapa tempat, penjualan tiket, check-
ing tiket, dan lokasi lain untuk pengunjung. Di samping juga di toilet sudah tersedia hand wash (cuci tangan) yang standard dari sebelumnya. Selain itu, juga disiapkan masker dan sarung tangan untuk staf dan pengunjung yang betul-betul memerlukan. (kmb23)
Desa Adat Kuta Batalkan Pasar Majalangu Pertunjukan Kecak di Uluwatu Dihentikan Sementara Mangupura (Bali Post) Desa Adat Kuta, Badung memutuskan untuk membatalkan kegitan Pasar Majalangu. Pasar yang digelar satu hari pascapelaksanaan Nyepi di Pantai Kuta ini ditiadakan guna mencegah penyebaran Covid-19. Dikonfirmasi Rabu (18/3) kemarin, Bendesa Adat Kuta Wayan Wasista tidak menampik perihal tersebut. Menurut Bendesa Adat Kuta periode 2018-2023 ini, pihaknya akan membahas lebih lanjut dengan prajuru desa dan masyarakat terkait keputusan tersebut. ‘’Yang jelas, Pasar Majalangu untuk tahun ini ditiadakan. Kami tidak berani mengambil risiko keamanan orang banyak,’’ ujarnya. Wasista mengakui pihaknya telah mempersiapkan kegiatan tersebut beberapa bulan lalu, sehingga kebijakan untuk meniadakan Pasar Majalangu akan dibahas dalam forum desa adat. ‘’Bagaimana mekanismenya, nanti sore kami dalam parum (rapat - red) dengan prajuru dan pihak yang terkait. Kami mengutamakan kepentingan yang lebih besar, bukan sekadar mencari keuntungan,’’ tegasnya. Selain meniadakan Pasar Majalangu, Desa Adat Kuta juga meniadakan pawai ogoh-ogoh yang biasanya diselenggarakan sebagai daya tarik pariwisata. ‘’Ogoh-ogoh
juga ditiadakan. Pamelastian tetap kami laksanakan, tapi tidak melibatkan seluruh krama. Kan di desa ada pangampok banjar (pengurus), itu saja yang ngayah,’’ katanya. Menurut Wasista, upakara pamelastian akan diangkut dengan kendaraan, sehingga tidak dilaksanakan prosesi mapeed yang biasanya rutin dilaksanakan. ‘’Pratima lunga ke segara atau diiring ke laut, tapi upakara-nya langsung di segara. Tidak mapeed, kita angkut dengan kendaraan,’’ katanya. Sebelumnya, Desa Adat Tuban juga memutuskan memangkas sejumlah prosesi ritual menjelang Nyepi Çaka 1942. Desa Adat Tuban juga memutuskan tidak melaksanakan tradisi mapeed melasti dan parade ogoh-ogoh. Kebijakan untuk tidak melibatkan seluruh krama adat tersebut merujuk pada Surat Edaran Gubernur Bali dan Surat Edaran Bupati Badung menyikapi penyebaran virus Corona. Bendesa Adat Tuban I Wayan Mendra mengatakan, segala ritual terkait perayaan Nyepi tetap diselenggarakan, hanya tidak melibatkan seluruh krama adat. ‘’Kami sepakat melaksanakan Nyepi dengan sederhana. Jadi bukan ditiadakan. Semua prosesi tetap jalan, tapi tidak melibatkan banyak krama,’’ ungkapnya. (kmb27)
Kamis Wage, 19 Maret 2020
Korban Tenggelam Ditemukan di Kedalaman 10 Meter
Bali Post/kmb26
EVAKUASI - Sejumlah petugas mengevakuasi jenazah korban yang tenggelam di Bendungan Palasari.
Negara (Bali Post) Pencarian siswa tenggelam di Bendungan Palasari, Rabu (18/3) siang kemarin, akhirnya berhasil menemukan korban. Jasad remaja asal Sumbersari ini ditemukan petugas gabungan dari SAR Jembrana dan Brimob Gilimanuk tenggelam 10 meter di bawah permukaan air saluran bendungan. Korban yang bernama Kade Arta Eka Putra (16) ini ditemukan petugas sekitar pukul 11.15 Wita setelah dilakukan penyelaman di saluran air dari bendungan itu. Koordinator Kantor dan Pertolongan (SAR) Jembrana I Komang Sudiarsa mengatakan, korban ditemukan setelah dilakukan pencarian
Babi Mati di Tabanan Capai 4.804 Ekor Tabanan (Bali Post) Angka babi mati di Kabupaten Tabanan terus bertambah. Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, hingga Rabu (18/3) kemarin jumlah babi yang mati mencapai 4.804 ekor. Kematian babi di Tabanan masih terjadi di wilayah yang sama seperti di Kecamatan Kediri, Marga, Penebel, Tabanan, dan Selemadeg. Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Tabanan I Wayan Suamba mengatakan, tidak ada kematian di lokasi yang baru. Dari pendataan petugas di lapangan, kasusnya masih terjadi di wilayah yang sama. Petugas Dinas Pertanian mengimbau peternak senantiasa menerapkan
biosecurity. Selain itu untuk membantu peternak menangani bangkai babi agar tidak sampai dibuang ke sungai begitu saja, Bidang Peternakan Dinas Pertanian Tabanan saat ini tengah mengusulkan biaya penguburan pada Pemkab Tabanan. ‘’Jika pengajuan ini disetujui, minimal bisa mem-
bantu peternak untuk biaya penguburan bangkai babi,’’ ujarnya. Menurut Suamba, bantuan disinfektan yang tengah diusulkan sebanyak 1.200 liter, masih berproses dalam pengajuan anggaran agar bisa masuk ke APBD II. Pemenuhan disinfektan untuk peternak saat
ini hanya dari bantuan pihak swasta. Untuk pembagian bantuan dari swasta tersebut, dilakukan oleh tiga Puskeswan selaku perpanjangan tangan Dinas Pertanian. Ada tiga puskeswan yakni Puskeswan 1 yang berlokasi di Baturiti mewilayahi Kecamatan Baturiti, Penebel dan Marga. Puskeswan 2 yang berlokasi di Sanggulan mewilayahi Kecamatan Kediri, Tabanan dan Kerambitan. Sementara Puskeswan 3 yang berlokasi di Serampingan, Selemadeg Timur mewilayahi Selemadeg, Selemadeg Timur,
Selemadeg Barat, dan Pupuan. Selain bantuan dari pihak swasta, ada juga peternak babi yang memenuhi disinfektan secara swadaya. Untuk ketersediaan babi siap potong, kata Suamba, tercatat 5.072 ekor. Jumlah tersebut masih mencukupi kebutuhan akan daging babi di Tabanan. ‘’Kebutuhan per hari Tabanan mencapai 2.500 sampai 3.000 ekor. Untuk hari ini sebanyak 5.072 ekor babi siap potong yang tersedia. Jadi masih mencukupi,’’ ujarnya. (kmb28)
mengerahkan penyelam dan diketahui korban berada di dasar saluran. ‘’Kami fokuskan pencarian di bawah saluran bendungan ini. Jasad korban ditemukan di kedalaman 10 meter,’’ ujarnya. Setelah diketemukan, korban dievakuasi oleh tim gabungan dan warga. Korban ditemukan tepat di bawah grojogan atau air terjun saluran air di bendungan. Di lokasi saluran dari bendungan itu memang cukup dalam. Kadek Arta Eka Putra merupakan korban kedua musibah siswa tenggelam di Bendungan Palasari. Warga Banjar Sumbersari itu sebelumnya bersama teman-temannya bermain ke bendungan, Selasa (17/3).
Pencarian sempat dihentikan pada Selasa sore karena kondisi di lokasi. Satu korban lainnya, Kadek Wirasatya Birangga (12), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia beberapa saat setelah tenggelam. Musibah ini terjadi saat dua siswa korban tenggelam ini bermain ke Bendungan Palasari bersama enam rekan lainnya. Saat bermain di sekitar bendungan, sekitar pukul 12.00 Wita, salah seorang korban turun hendak mengambil topi yang terjatuh. Namun korban justru terseret arus sungai. Satu kawannya lagi berusaha menolong korban, namun nahas dia juga ikut terseret arus. (kmb26)
Tertimbun Longsor ’’Palinggih’’ Warga Rusak Negara (Bali Post) Akibat hujan deras di wilayah Pekutatan, Rabu (18/3) kemarin, satu bangunan palinggih milik warga di Banjar Manggisari, Desa Manggisari, Kecamatan Pekutatan rusak tertimbun tanah longsor. Selain merusak palinggih milik Pande Putu Manggis (58), material longsoran juga merusak senderan permanen berukuran 3 x 8 meter di lokasi tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Ni Wayan Lina Dewi (19), anak pemilik rumah, mengatakan tanah longsor dari
tebing di atas rumahnya terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu sedang hujan deras. Tibatiba terdengar suara gemuruh dan senderen tanah retak. Material longsoran dari tebing itu menimpa palinggih. Kapolsek Pekutatan, Kompol I Gusti Agung Komang Sukasana, bersama jajaran sempat turun ke lokasi untuk mengecek bencana alam itu. ‘’Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,’’ ujarnya. (kmb26)
Ekonomi
RAT KPN Wrddhi Guna IHDN Denpasar di Wantilan Pura Petitenget RAPAT Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Wrddhi Guna Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar dilaksanakan, Sabtu (14/3) lalu. Rapat yang dilaksanakan di Wantilan Pura Petitenget Kerobokan, Badung tersebut diikuti oleh seluruh anggota dari KPN Wrddhi Guna IHDN Denpasar. Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. mengatakan, RAT KPN Wrddhi Guna IHDN Denpasar merupakan agenda wajib setiap tahun dan bertujuan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas koperasi selama satu tahun kepada anggota koperasi. Selain itu, forum RAT ini diharapkan dapat menghasilkan output yang
strategis dan bermakna. Sebelum kegiatan RAT dimulai, diawali dengan melakukan sembahyang bersama di Pura Petitenget, bertujuan memohon keselamatan seluruh umat agar terhindar dari penyebaran Covid-19 dan sebagai ungkapan rasa syukur atas peningkatan status IHDN Denpasar menjadi Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. ‘’Perpress Nomor 20/2020 yang ditandatangani oleh Presiden Jokowi ini menjadi momen bersejarah bagi umat Hindu untuk memiliki Universitas Hindu Negeri pertama di Bali. Tentu ini menandakan bahwa Presiden Jokowi memberikan perhatian khusus kepasa lembaga pendidikan Hindu di Bali untuk meningkatkan kualitas SDM-nya.
Oleh karena itu, momen ini harus kita maknai bersama sebagai vibrasi menuju SDM Bali unggul ke depannya,’’ ujar Prof. Sudiana. Pada RAT KPN Wrddhi Guna IHDN Denpasar ini, hadir pengurus I Kadek Suparta, S.Ag., S.IPI. selaku Ketua KPN Wrddhi Guna IHDN Denpasar didampingi Imannuela Nyoman Ayu Novi Vidianti, S.E. (Bendahara) dan Dr. I Ketut Wardana Yasa, S.E., M.Fil.H. (Sekretaris) menyampaikan laporan koperasi pada tahun 2019. Pengurus koperasi juga didampingi oleh dewan pengawas, di antaranya Dr. Drs. Ida Bagus Gede Candrawan, M.Ag., Dr. Drs. I Wayan Mandra, M.Hum. dan Dr. I Ketut Sudarsana, S.Ag., M.Ag. Dalam kesempatan itu hadir pula
Prof. Dr. Drs. I Made Surada, M.A. (Wakil Rektor I), Dr. Drs. I Nengah Lestawi, M.Si. (Wakil Rektor II), Prof. Dr. Dra. Relin DE, M.Ag. (Direktur Pascasarjana), pejabat struktural dan fungsional IHDN Denpasar. Selain menyampaikan laporan keuangan tahun anggaran sebelumnya oleh para pengurus, juga dilakukan voting pengurus baru. Berdasarkan hasil voting pengurus baru, terpilih I Wayan Suwadnyana, S.Ag., M.Fil. menjadi Ketua KPN Wrddhi Guna IHDN Denpasar, Imannuela Nyoman Ayu Novi Vidianti, S.E. (Bendahara) dan Ni Luh Puri Arsini, S.E. (Sekretaris). Rapat diakhiri dengan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) kepada masing-masing anggota. (ad497)
PERSEMBAHYANGAN - RAT KPN Wrddhi Guna IHDN Denpasar diawali dengan melakukan persembahyangan bersama di Pura Petitenget.
Kamis Wage, 19 Maret 2020
Kesehatan
Apakah Periodontitis Itu? Oleh: drg. Ni Wayan Naskaryani (Dokter Gigi UPTD Kesehatan Puskesmas Abang I)
Bali Post/kmb31
TAMPAK LENGANG - Parkiran fastboat di sekitar Pelabuhan Rakyat Sampalan, Nusa Penida, tampak lengang.
Kunjungan Wisman ke Nusa Penida Menuju Titik Nol
Semarapura (Bali Post) -
dari Pelabuhan Buyuk 57 orang, Sampalan 50 orang, Toya Pakeh 37 orang dan Banjar Nyuh II 28 orang. Dari Pos Jungut Batu dan Lembongan, bahkan sudah tidak ada lagi kunjungan wisman. Jumlah ini terus memperlihatkan penurunan, bila dibandingkan data kunjungan per 16 Maret sebanyak 513 orang dengan pendapatan Rp 12.795.000, pada 15 Maret 470 orang dengan nilai pendapatan Rp 11.730.000, pada 14 Maret 527 orang dengan perolehan
Rp 13.145.000, pada 13 Maret 566 orang pendapatan Rp 14.150.000, pada 12 Maret 671 orang pendapatan Rp 16.735.000 dan pada 11 Maret 599 orang dengan pendapatan Rp 14.975.000. Padahal, bila dibandingkan data kunjungan wisatawan sebelum Covid-19 mewabah, data total selama sebulan sepanjang Januari 2020, ada kunjungan wisman sebanyak 56.425 orang dengan nilai pendapatan sebesar Rp 1.385.545.000.
Ini masih tergolong tinggi, sehingga wilayah kepulauan ini sangat optimis untuk terus berkembang. Penurunan mulai terlihat setelah memasuki Februari menjadi total turun lebih dari 50 persen menjadi 22.031 orang, dengan jumlah pendapatan anjlok menjadi Rp 549.415.00. Kepala Dinas Pariwisata Klungkung Nengah Sukasta mengatakan saat ini semua sedang fokus pada upaya pencegahan. Sehingga yang bisa dilakukan hanya menunggu situasi membaik dan kebijakan pemerintah pusat selanjutnya. ‘’Kami di daerah sesungguhnya serba salah. Tidak ada kunjungan waswas. Ada kunjungan juga waswas terhadap ancaman penyebaran wabah Covid-19. Kami hanya bisa berdoa dan menunggu kebijakan dari lembaga yang lebih tinggi,’’ kata Sukasta. (kmb31)
Bangli (Bali Post) Tahapan Pilkada Bangli tetap berjalan sesuai agenda. Meski saat ini sedang merebak wabah virus Corona. “Tetap berjalan seperti biasa. Tidak ada penundaan tahapan dan jadwal,” tegas Ketua KPU Kabupaten Bangli Putu Gede Pertama Pujawan, Rabu (18/3) kemarin. Pihaknya saat
ini hanya mengubah sistem terutama kegiatan-kegiatan yang sifatnya melibatkan orang banyak. Salah satunya pelantikan PPS. Rencana awal, tahapan pengangkatan sumpah dan pelantikan PPS, Jumat (20/3) dilaksanakan terpusat di kabupaten, dengan melibatkan sekitar 216 orang calon PPS. Namun, di tengah situasi seperti sekarang, pelantikan akan dilaksanakan di masing-masing kecamatan
dengan jumlah peserta yang jauh lebih sedikit. Kegiatan itupun sebatas pengangkatan sumpah dan janji, yang diawali proses majayajaya. Tidak dilanjutkan dengan bimbingan teknis kepada seluruh PPS seperti yang sempat direncanakan. ‘’Tidak ada penundaan tahapan, program dan jadwal. Hanya mekanisma kerja kita atur dalam rangka kewaspadaan terhadap virus Corona,’’ ujar Pujawan. (kmb40)
Tidak ada yang menyangka sama sekali, wabah Covid-19 berdampak sangat buruk bagi pariwisata Bali, tidak terkecuali Nusa Penida. Padahal Nusa Penida, wilayah yang disangga tiga gugusan pulau itu, baru saja tumbuh dan berkembang menata masa depan lebih baik, setelah relatif lama terabaikan. Namun, Covid-19 ini langsung merontokkan optimisme itu. Karena itu sangat penting harus dipikirkan opsi lain, di luar pariwisata. Faktanya memang Nusa Penida kian sepi saja. Hal itu ditandai tingkat kunjungan wisatawan mancanegara berada di titik terendah tahun ini. Peristiwa seperti ini persis terjadi sepekan menjelang hari raya Nyepi. Situasi ini tak terbantahkan, setelah mencermati data kunjungan wisatawan dari delapan Pos Pemungutan di Nusa Penida. Mulai dari Sampalan, Segening, Buyuk, Banjar Nyuh I, Banjar Nyuh II, Toya Pakeh, Jungut Batu dan Lembongan. Data terbaru yang dirilis Dinas Pariwisata Klungkung, per 17 Maret, menunjukkan 341 orang dengan nilai pendapatan hanya Rp 8.525.000. Terbanyak, wisman masuk dari Pos Banjar Nyuh I, yakni 160 orang. Sedangkan
Tahapan Pilkada Bangli Jalan Sesuai Agenda
SELAMA ini masyarakat belum paham apa yang dimaksud dengan periodontitis yang merupakan kelanjutan dari ginggivitis yang tidak tertangani. Periodontitis adalah suatu penyakit pada jaringan penyokong gigi yang disebabkan mikroorganisme spesifik. Sakit pada jaringan penyokong gigi itu mengakibatkan kerusakan progresif pada ligamen periodontal. Selain itu juga pada tulang alveolar dengan pembentukan poket, resesi atau keduanya. Penampakan klinis yang membedakan periodontitis dengan ginggivitis adalah keberadaan kehilangan perlekatan (attachment loss) yang dapat dideteksi. Hal
ini sering disertai pembentukan poket periodontal dan perubahan densitas serta ketinggian tulang alveolar di bawahnya. Periodontitis bisa disebabkan oleh tiga faktor: 1) Faktor lokal, misalnya calkulus (karang gigi); 2) Faktor sistemik, misalnya penyakit DM dan HIV; 3) Faktor lingkungan, misalnya kebiasaan merokok dan stres. Tanda klinis periodontitis kronis adalah: 1) Inflamasi ginggiva dan pendarahan; 2) Poket; 3) Resesi ginggiva; 4) Mobilitas gigi; 5) Migrasi gigi; 6) Nyeri; 7) Kerusakan tulang alveolar; 8) Halitosis (bau mulut) dan rasa tidak enak. Periodontitis menyerang jaringan penyokong gigi.
Penyakit periodontitis dapat menyebabkan kerusakan ligamen periodontal. Selain itu juga kehilangan tulang alveolar yang akan mengarah kepada kehilangan gigi. Penyakit ini disebabkan oleh multifaktoral dan meningkatkan risiko terjadinya beberapa penyakit sistemik. Setelah mengetahui faktor–faktor yang berhubungan dengan periodontitis dan efek periodontitis meningkatkan risiko individu, kita sebagai dokter gigi perlu memberikan edukasi kepada pasien untuk menjaga kesehatannya. Baik kesehatan fisik secara keseluruhan, khususnya kesehatan gigi dan mulut. (ad491)
Sidang Kasus BPR Suryajaya Ubud
Agenda Pemeriksaan Dua Saksi Gianyar (Bali Post) Sidang kasus penggelapan uang miliaran rupiah di BPR Suryajaya Ubud kembali digelar di Pengadilan Negeri Gianyar, Selasa (17/3). Sidang pemeriksaan kasus perbankan dengan terdakwa Ni Wayan Putri Lestari itu, dilanjutkan pemeriksaan dua saksi, Made Arsa selaku mantan security BPR Suryajaya Ubud dan Ida Bagus Govinda, marketing BPR Suryajaya Ubud. Sidang dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Gianyar Ida Ayu Sri Adriyanthi dan didampingi Ni Luh Putu Pratiwi dan Erwin Harnold Palyama yang menggantikan Wawan Edy Prastiyo, sebagai hakim anggota. Kedua saksi dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) karena dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepolisian itu mereka pernah melihat terdakwa datang ke kantor Sabtu sekitar November 2016 untuk lembur. Kedua saksi menyatakan terdakwa membawa tas kresek hitam putih keluar dari kantor. Pemeriksaan saksi itu dilakukan secara bergantian. Namun saat ditanyakan lebih detail oleh kuasa hukum terdakwa, I Wayan Gendo Suardana, terkait pengetahuan mereka terhadap isi tas kresek itu. Kedua saksi mengatakan, tas kresek itu berisi kertas putih. “Setahu saya tas kresek itu berisi kertas putih,” jawab Govinda dan diiakan Made Arsa. Ketua majelis lantas menanyakan apakah tas kresek itu berisi uang? Made Arsa
menjelaskan, dia hanya melihat kertas berwarna putih saja. Dijelaskan juga kronologisnya. Hari Sabtu itu, kata Arsa, terdakwa datang ke kantor untuk lembur karena perintah atasannya. Saat itu, kata Arsa, dirinyalah yang membukakan pintu dan mengantar terdakwa masuk ke kantor sampai di depan pintu teller itu. Selanjutnya mengantarkan terdakwa keluar dengan tas kresek yang berisi kertas putih itu. “Saya dim-
inta mengantar ke dalam dan menunggu terdakwa karena dia merasa takut,” kata Made Arsa. Jawaban Made Arsa tersebut kontan membuat pihak penasihat hukum terdakwa mencecar balik. “Jika demikian faktanya, artinya terdakwa kan orang yang berniat baik. Datang lembur minta izin saksi. Juga minta diantar saksi ke dalam kantor dan juga ditungguin. Lalu apa dasar kecuriagaan saudara?” tanya Gendo. (kmb35)
Kamis Wage, 19 Maret 2020
BUMDes Dwi Amertha Sari Fokus Garap Kredit UMKM di Jinang Dalem
Singaraja (Bali Post) Desa Jinang Dalem Kecamatan Buleleng terkenal dengan kerajinan tenun songket. Hanya, belakangan salah satu sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) itu mengalami permasalahan pelik. Pasalnya para perajin kesulitan mengakses kredit buat modal usaha mereka. Tidak heran dampaknya menyebabkan jumlah kelompok
perajin belakangan semakin berkurang. Tidak ingin permasalahan pelik itu semakin ‘’menggurita’’, sejak tahun 2015 lalu pemerintah desa setempat membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kehadiran BUMDes dengan nama ‘’Dwi Amertha Sari’’ itu sekarang membuat perajin tenun di Jinang Dalem terbantu mengakses modal yang diperlukan.
Sejalan dengan perkembangannya, sekarang BUMDes ini juga ‘’melempar’’ kreditnya untuk membantu para pelaku UKM lain seperti usaha toko kelontong dan home industry lain. Selain itu, satu unit usaha yang sedang dikelola adalah air bersih. Dengan beragam unit usaha itu, sekarang BUMDes ini telah memiliki total aset Rp 1,9 miliar.
Ketua BUMDes Dwi Amertha Sari Jinang Dalem, Gede Hendri Ari Susila, Rabu (18/3) kemarin mengatakan, salah satu idenya mengapa unit usaha utama yang dikelola adalah jasa penyiapan kredit modal untuk UKM khusus tenun songket. Alasannya, kekhawatirannya terhadap warisan leluhur kerajinan tenun songket itu nyaris punah akibat sulitnya akses
Sosial
Senator Minta Masukan Desa Adat Tuban dan Kelan Soal MoU Transpor
Wedakarna Periksa Rekomendasi 2018 Terkait Fasilitas Ruang Tunggu Sulinggih di Airport Ngurah Rai
INTERNASIONAL – Senator RI Dr. Arya Wedakarna dan Co GM Airport beserta PHDI, Prajuru Adat Tuban dan Kelan, serta pimpinan koperasi saat kunker ke Airport Ngurah Rai. ANGGOTA DPD-RI utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III termasuk wakil rakyat yang paling sering mengadakan koordinasi ke Airport Ngurah Rai, khususnya membantu Angkasa Pura terkait pelayanan publik. Salah satu yang diperjuangkan sejak tahun 2017 adalah fasilitas khusus untuk rohaniwan Hindu, sulinggih. Usulan Senator AWK akhirnya direspons dengan Keputusan Angkasa Pura No : AP.1.399/OB/01/2018/GM/DPS-B tanggal 22 Januari 2018 yang mana Angkasa Pura memberikan fasilitas pelayanan kepada para sulinggih baik fasilitas ruang tunggu dan tata cara khusus melayani sulinggih saat diperiksa di gate pemeriksaan. Untuk memeriksa fasilitasi itu, Senator AWK menyambangi Airport Ngurah Rai dalam kunker dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama stakeholder yang ada. Di antarnaya PHDI, Dinas Perhubungan Provinsi, Bendesa Adat Tuban, Prajuru Adat Kelan dan jajaran manajemen airport. Senator
AWK menyampaikan apresiasinya karena selama tahun 2018–2019, Angkasa Pura telah memberikan pelayanan maksimal dan membantu rohaniwan Hindu. ‘’Dari laporan dan inspeksi tadi, memang benar airport sudah siaga menyediakan fasilitas sulinggih. Ruang tunggu sudah disediakan. Bahkan ada petugas greeting service yang melayani sulinggih check in hingga diantar ke Concordia Lounge. Benar-benar di-upgrade. Cuma perlu diberikan papan petunjuk dan stiker khusus di counter depan terminal dan juga di ruang tunggu agar terlihat pelayanan ini di masyarakat,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Selain masalah ruang tunggu sulinggih, Senator AWK juga meminta penjelasan terkait kerja sama Airport Ngurah Rai dengan koperasi yang ada di airport di antara Koperasi Lohjinawai, Kokapura, Trans Tuban, Sapta Pesona, Bali Segara, khususnya kerja sama dengan aplikator transportasi online. ‘’Beberapa tahun lalu ada aspirasi. Namun sebagian besar keberatan sistem online. Kini sebagian besar koperasi di bawah naungan airport akhirnya ikut sistem online. Dan DPD sudah mendapat penjelasan jika aplikasi online ini dirasa menguntungkan sopir dan meningkatkan kesejahteraan anggota. Tetapi masih ada juga koperasi yang tetap konvensional di airport. Mereka juga masih nyaman. Semua nanti dievaluasi saat MoU berakhir pada akhir tahun 2020 ini. Apa pun keputusan terbaik, yang penting masyarakat sejahtera. Masukan–masukan dari Bendesa Adat Tuban dan Prajuru Adat Kelan juga sangat baik dan memotivasi. DPD akan tetap mengawal agar semua berjalan baik. Salah satunya Angkasa Pura adalah BUMN milik negara,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Sukarno Center Tampaksiring ini. Selain membahas transportasi darat, AWK juga meminta pandangan dari peserta rapat terkait rencana pembanguan kereta api ringan (LRT) bandara yang rencananya dikerjasamakan dengan konsorsium dari Korea Selatan. Adapun nilai proyek ini sebesar 400 juta dolar AS atau sekitar Rp 5 triliun. ‘’Jika ingin Airport Ngurah Rai menjadi airport standar internasional, maka memang wajib ada fasilitas transportasi seperti kereta api, bus, transpor online. Bahkan ke depan perlu ada pelabuhan. Saat ini sedang feasibility study (FS). Dan masih ada waktu untuk membicarakannya. Terpenting ground transport tidak dirugikan,’’ pungkas AWK yang seorang sarjana manajemen transportasi udara ini. (ad496)
DIJUAL MOBIL DAIHATSU
Bth PRT Tinggal didalam Lokasi Gianyar.Hub:081338256549
B.BP.001.03.20.0000481
Dicr TngPembukuanTamatanSMK Pembukuan,Wnt.Hub:081337826202
B.BP.001.03.20.0000460
We Are Luxury Villa Sanur Looking for candidate Engineering/ Maintenance,Housekeeping must be English Speaking.Contact gedeptbali@gmail.com / phone 0361-284069, 081337293191
B.BP.001.03.20.0000433
DIJUAL MOBIL
Taruna CSX’2000 mrh trwt,siap pakai,08123649883-085104505727 B.BP.001.03.20.0000494
PROPERTY DIJUAL RUMAH
Rumah Type 50/68,470Jt,Tnh Kav 1Are/270Jt,Lok Premium diCeluk Sukawati.Hub/WA:081237044471 B.BP.001.03.20.0000485
PROPERTY DIJUAL TANAH
Dijual Xenia Ativo A/T 2012 Putih asliBali Hub.08123636462
Sale Tanah di Canggu LT 1.1Are Akses Jln.6 Meter,Aspek.Hrg Global 700jt,WA:087761724888
SERVICE
SERVICE
SERVICE
RUMAH MAKAN
DAIHATSU
B.BP.001.03.20.0000495
B.BP.004.03.20.0000350
Print & On Line Radio
modal. Dari komitmen bersama pengurus dan dukungan komponen di desa, kemudian pihaknya fokus menggelontorkan kredit untuk para penenun dan pelaku UKM lainnya. Dari data yang ada, saat ini dibitur yang memakai jasa kredit BUMDes ini sebanyak 270 orang. Sejak tahun 2015 sampai 2020 ini total kredit yang sudah diserap Rp 800
juta. Sejak melayani kredit dengan suku bunga bersaing dengan lembaga keuangan lain, sekarang para penenun itu dan juga pelaku UKM lain, mampu mengelola usahanya dengan baik. Dengan demikian, target menyelamatkan usaha tenun songket di desanya itu mulai tercapai, padahal sempat terancam punah sebelumnya. (kmb38)
Kesehatan
Penyebab Kematian Mendadak dr. I Dewa Gede Surya Mahardika Badung, S.Ked.
BEBERAPA waktu lalu, marak diberitakan di berbagai media, tentang seorang artis muda yang meninggal mendadak. Artis itu tiba-tiba ditemukan sudah tak bernyawa di rumahnya. Banyak media menulis penyebab meninggalnya artis itu dengan “Bulu Dada Syndrome”. Yang dimaksud sebenarnya ialah Sindrom Brugada. Sindrom Brugada itu adalah suatu kumpulan gejala yang ditandai gangguan ritme (irama denyut) jantung. Gangguang ritme jantung itu berpotensi mengancam jiwa. Yang sering dicemaskan ialah kecenderungan serangan Brugada, yaitu saat pengidap sindrom ini sedang tidur. Padahal sebelumnya ia tidak menunjukkan gejala yang khas. Karena itu sindrom ini sering menyebabkan kematian mendadak saat seseorang, khususnya berusia dewasa (golongan usia 30-40 tahun) sedang tertidur. Banyak orang yang mengidap sindrom Brugada itu tidak memiliki gejala apa pun, sehingga pengidap tidak menyadarinya. Sindrom Brugada jauh lebih sering terjadi pada pria. Kelainan ini cukup sering didapatkan pada remaja dan usia dewasa, meskipun juga bisa terjadi pada anak-anak dan orang tua. Penyebab Sindrom Brugada itu adalah gangguan irama jantung. Setiap denyut jantung manusia dipicu oleh dorongan listrik yang dihasilkan oleh sel khusus di ruang atas kanan jantung. Aliran listrik dari pacu jantung itu, disalurkan melalui suatu pori-pori mungil, yang disebut saluran, ke masingmasing sel otot jantung. Aktivitas listrik di serabut otot jantung itulah yang membuat jantung berdetak. Pada sindrom Brugada, terdapat gangguan pada saluran tersebut, yang menyebabkan jantung berdetak tidak normal dan
berputar-putar arusnya (membentuk jalur arus listrik sendiri, di luar jalur arus listrik jantung normal). Tanda yang paling penting dari sindrom Brugada itu adalah pola abnormal pada rekam listrik jantung, yang disebut pola EKG Brugada tipe 1. Anda tidak dapat merasakan tanda sindrom Brugada ini, karena hanya terdeteksi pada EKG. Meskipun tidak khas, namun gejala-gejala ini (keluhan penderita), dapat merupakan rangkaian petanda sindrom Brugada itu, yaitu: Sering pingsan, sering mengalami detak jantung tidak teratur atau berdebar-debar, atau bahkan hilang denyutannya beberapa saat, dan detak jantung sangat cepat dan iramanya kacau. Komplikasi sindrom Brugada itu, umumnya memerlukan perawatan gawat darurat, yaitu: Serangan jantung mendadak. Jika tidak segera diobati, akan terjadi kehilangan fungsi jantung, gangguan pernapasan dan penurunan kesadaran. Celakanya, serangan Brugada, sering terjadi saat penderitanya
gentabalifm
genta bali
tidur dan sering berakibat fatal. Dengan perawatan medis yang cepat dan tepat, tetap ada kemungkinan menyelamatkan penderita. Jika seseorang menderita sindrom Brugada dan pingsan, anda harus segera membantunya dengan cara mencari bantuan medis darurat. Kapan harus ke dokter? Jika Anda sering merasa berdebar-debar atau detak jantung tidak teratur (aritmia). Bila Anda sering pingsan dan menduga itu karena kondisi jantung, maka segeralah ke dokter jantung. Karena sindrom Brugada itu sering menyebabkan kematian mendadak, gejala yang sering tidak terlihat nyata, dan lebih banyak menyerang ras Asia, maka sebaiknya Anda yang memiliki riwayat keluarga dengan kematian mendadak itu, sering berdebar, sering pingsan, sering mengalami irama denyut jantung yang tak teratur. Bahkan hilang denyutannya, maka segera memeriksakan diri ke dokter spesialis jantung, khususnya ahli aritmia. (ad492)
PROPERTY DIJUAL VILLA
Djl Vila Jimbaran Tmn Gria LT 135m2, 2KT,lantai 3 swiming pool jln.6M H.2,5M ngo,081333333728
B.BP.004.03.20.0000456
KEHILANGAN
HlgBPKBNo.B0466580-ODK4409 FBR, An.I.Nyoman Nama Artha
B.BP.001.03.20.0000486
Hlg BPKB No.H05654482-O DK 8080 FU,An.Ni Ketut Nariani
B.BP.001.03.20.0000440
HlgBPKB No.O00645DK7081GR An.I Made Wiradana
B.BP.001.03.20.0000461
BIRO JASA
Sy siap Bntu Bayarkan Laporkan Pajak Blnan,SPT Tahunan HP/WA 087887729409 & 081.338.344.155
B.BP.001.03.20.0000203
HARIAN deNPOst - RAdIO GeNtA 96,1 fm web: www.denpost.id
denpost.id dan denpost.post
denpost
Terbit/disiarkan : Selasa, Rabu, dan Jumat
GENTA BALI
Bali Post/kmb38
Gede Hendri Ari Susila
Jenis Paket
Harian DenPost
raDio Genta
Paket
1 kolom x 45 mm Bronze 12 x siar / bulan 300.000,- / bulan 1 kolom x 100 mm Silver 24 x siar / bulan 400.000,- / bulan 1 kolom x 150 mm Gold 36 x siar / bulan 800.000,- / bulan BAGIAN IKLAN JL. KEPUNDUNG 67 A DENPASAR : email: iklanbp@yahoo.co.id atau iklan@balipost.com atau WA: 081082411818 Telp. (0361) 225764
- OTOMOTIF - FASHION - TRAVEL AGEN - PROPERTY - SALON/SPA - FURNITURE - HOTEL - ASESORIS - LIFE STYLE - KULINER - LOWONGAN
Kamis Wage, 19 Maret 2020
Prinsip Hukum Kesejagatan Sebab, di dalamnya terdapat unsur ritual (upacara) keagamaan yang mengandung aspek yajnâ. Yajnâ menurut pandangan IBG Agastia berhubungan dengan pemahaman dan hakikat ajaran tentang dana, punia, dan kirti, yang diarahkan pada ‘’pembebasan diri’’. Sementara dharma, menurutnya mencakup pemahaman tentang prinsip-prinsip hukum kesejagatan (the rules of the nature). Pemahaman dan penghayatan mengenai prinsip-prinsip hukum kesejagatan inilah yang dapat memberikan pengertian atau pemahaman tentang hakikat dan tujuan hidup manusia. Pemahaman dan pengertian akan ‘’prinsip-prinsip hukum kesejagatan’’ itu lantas diekspresikan ke dalam ‘’gita se-
mesta’’ (the song of the nature, yakni Ang, Ung, Mang -- OM) (Ajeg Bali, 2004:24). Jika perayaan Nyepi kemudian dilihat dari perspektif pedagogi dapat dimaknai sebagai berikut. Rangkaian upacara Nyepi mulai dari upacara melasti, hari pangerupukan, puncak hari raya Nyepi, sampai ngembak geni, jika dicermati dari perspektif pendidikan sesungguhnya mengandung makna edukasi yang sangat tinggi. Misalnya, upacara melasti (melis) yang dilaksanakan tiga hari sebelum perayaan Nyepi dapat dimaknai sebagai upaya penyucian bhuana agung (alam dengan segala isinya) dan bhuana alit (diri manusia itu sendiri). Dalam konteks pedagogi pelaksanaan upacara melasti merupakan upaya umat Hindu untuk membiasakan diri melakukan pembersihan alam, baik alam makrokosmos (bhuana agung)
maupun alam mikrokosmos (bhuana alit). Pembiasaan ini merupakan bagian dari proses pendidikan, sebab pendidikan dalam arti luas mengandung tiga kegiatan utama, yakni pembiasaan, peneladanan, dan pembelajaran. Demikian halnya dengan upacara pangerupukan secara filosofi mengandung makna untuk mengusir bhuta kala atau energi negatif yang kemunculannya disebabkan karena terjadinya ketidakseimbangan alam semesta. Untuk menetralisir ketidakseimbangan tersebut dilakukanlah upacara macaru atau sering disebut tawur dengan maksud untuk menetralisir energi negatif menjadi energi positif. Acara ini dilakukan pada sore hari (sandikala) dengan menabur nasi tawur dan mengobor-obori rumah dan seluruh pekarangan dengan maksud untuk mengusir bhuta
kala (energi negatif). Semua ini mengandung makna bahwa dalam kehidupan manusia di jagat raya ini, asas keseimbangan menempati posisi yang teramat penting. Catur berata panyepian sebagaimana diuraiakan di atas, jika dimaknai dari perspektif pendidikan sesungguhnya mengandung makna pengendalian diri. Misalnya, amati gni atau larangan menyalakan api, mengandung makna bahwa umat Hindu dididik untuk belajar mengendalikan api dalam dirinya (hawa nafsu). Kemudian amati lelanguan, mengandung arti bahwa umat Hindu melakukan upaya pengendalian diri untuk tidak terlalu menuruti keinginannya untuk menikmati berbagai macam hiburan. Selanjutnya, amati lelungan secara filosofis bermakna sebagai upaya umat Hindu untuk tidak melakukan perjalanan ke luar rumah
untuk hal-hal yang tidak jelas tujuannya. Sementara amati karya pada hakikatnya mengandung arti bahwa tidak boleh menjalankan berbagai jenis pekerjaan selama satu hari penuh (24 jam). Hal ini dimaksudkan untuk memupuk rasa kesadaran dalam diri seseorang agar bisa menghargai apa pun jenis pekerjaan yang dilakukannya asal dilakukan berdasarkan dharma. Sedangkan besok harinya setelah perayaan Nyepi disebut hari ngembak geni yang secara edukatif bermakna untuk saling memaafkan satu sama lain setelah selama satu tahun penuh melakukan interaksi dalam berbagai bentuk aktivitas. Penulis adalah Guru Besar bidang Sosiologi Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Hindu Indonesia
Sudah Ada Penambahan Personel ‘’Tadi sudah disepakati, bahwa untuk para pelaut ini di jalur domestik akan disiapkan jalur khusus,’’ jelasnya. Menurut Dewa Indra, Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) akan menanyakan para tenaga kerja di kapal pesiar mereka nantinya pulang lewat jalur internasional atau domestik. Informasi itu selanjutnya diberikan kepada pihak bandara dan petugas KKP, sehingga tetap diperiksa meskipun turun di kedatangan domestik. Mereka akan dimintai pula Health Alert Card serta dilakukan pemeriksaan dengan thermo gun dan diwawancarai dokter. Pihaknya
melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bali bahkan sudah memberikan tambahan personel untuk KKP dalam membantu pemeriksaan tersebut. Dewa Indra menegaskan, sampai saat ini hanya ada satu orang positif Covid-19 yakni WNA kasus no.25 yang sudah meninggal dunia. Jadi tidak benar jika Bali disebutsebut sebagai Wuhan, kota di Tiongkok yang awalnya menjadi pandemi virus Corona. Ini terkait pula dengan sejumlah pemberitaan mengenai pasien Covid-19 di luar Bali, baik pasien positif maupun pasien dalam pengawasan, yang disebut memiliki riwayat bepergian ke Pulau Dewata sebelumnya. ‘’Realitasnya kita semua hidup normal,’’ imbuhnya. (kmb32)
Kamis Wage, 19 Maret 2020 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Pertemuan Virtual Belum Tentu Efektif SAAT ini anak-anak sekolah, mahasiswa dan aparatur sipil negara (ASN) diliburkan atau lebih tepat lagi stay at home ataupun work from home. Kebijakan ini dalam konteks meredam penyebaran virus Corona, tentu merupakan sebuah langkah yang sangat tepat. Tetapi, bagi anak-anak sekolah, ketika mereka diharapkan belajar jarak jauh dengan menggunakan perangkat komunikasi yang ada, tentu efektivitasnya perlu dikaji lagi. Tentunya, setelah musibah ini berlalu. Sebab, pada dasarnya kita tidak bisa menafikan peranan teknologi informasi dalam segala bentuk kehidupan. Termasuk dalam bidang pendidikan. Saat ini, ketika anak-anak sekolah disuruh mengerjakan tugas pelajaran lewat perangkat komunikasi, tentu mereka bisa mengerjakannya di dalam kelompok komunal. Seringkali pula, ada semacam ‘’diskusi’’ yang cukup intens dalam grup aplikasi itu. Bisa melibatkan guru serta teman-temannya. Pertemuan virtual ini tentu sangat efisien, tetapi belum tentu efektif dalam konteks ketika kita mempertanyakan apakah siswa itu betul- betul mengerti tentang tugas yang digarapnya atau tidak. Kelihatannya mereka lebih santai dan lebih cepat ‘’selesai’’. Apakah mereka mengerti dengan benar atau tidak tentu mesti dipertanyakan lagi. Kondisi yang membuat cara belajar mengajar daring ini. Tentu mesti ada indikator-indikator lain bagaimana menentukan apakah seorang siswa itu bisa atau sudah paham atau belum tentang tugas yang tengah atau sudah dibuatnya. Berada di depan komputer, mengerjakan soal dan berada dalam sebuah grup chat, sungguh sangat efisien. Kita takutnya mereka telanjur gemar copypaste tanpa mengerti benar apa materi yang sedang dibuatnya. Para guru, terutama orangtua tentu punya peran lebih karena mereka berada di rumah. Artinya begini, jangan sampai dua atau tiga minggu berada di rumah ini tidak efektif. Apalagi kalau mereka kemudian dibiarkan terlalu lama berada di luar rumah. Tujuan membendung virus Corona tidak jalan, dan tujuan pendidikan pun menjadi percuma.
S URAT PEMBACA
Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Pengusaha Nusa Penida Harus Tetap Optimis Merebaknya virus Corona atau Covid-19 hingga ke Indonesia, dan ke Pulau Bali pada khususnya, telah mengganggu situasi dan kondisi pariwisata. Terlebih, ada satu pasien WNA yang positif Covid-19 meninggal dunia di Bali. Tentu hal ini semakin memperburuk citra Bali di mata dunia. Dampak ini pun dirasakan langsung oleh masyarakat Nusa Penida. Apalagi, ada wisatawan asing yang sedang liburan di Nusa Penida suspect Covid-19 yang saat ini dalam pengawasan Covid-19 di rumah sakit. Pariwisata Nusa Penida yang saat ini tengah berkembang, tentu mengalami ancaman serius. Apalagi, berbagai fasilitas akomodasi penunjang pariwisata sedang dibangun, baik oleh investor maupun investasi pribadi oleh warga lokal. Tidak hanya itu, secara psikologis masyarakat Nusa Penida juga terganggu dengan adanya virus asal Kota Wuhan, China tersebut. Kebanyakan masyarakat Nusa Penida minim edukasi tentang penyebaran dan bagaimana pencegahan virus Corona tersebut. Meskipun sudah dilakukan oleh pemerintah daerah bersama instansi terkait, namun berita di media sosial yang belum tentu benar adanya masih sering menjadi perdebatan bagi masyarakat awam. Terlepas dari hal tersebut, kini para pelaku pariwisata di Nusa Penida sudah resah. Menurunnya kunjungan wisatawan ke pulau yang dijuluki The Blues Paradise Island ini membuat para pelaku pariwisata, terutama pemilik hotel, vila, dan resto sudah mulai merumahkan karyawannya. Melihat kondisi tersebut, saya selaku warga Nusa Penida yang merantau di Kota Denpasar berharap agar para pelaku pariwisata dan pengusaha di Nusa Penida agar tetap optimis menjalani tantangan yang berat ini. Jangan pernah putus asa, karena badai akan berlalu. Tetap bersyukur atas apa yang terjadi saat ini. Mudah-mudahan cobaan ini segera berlalu. I Ketut Winatha Nusa Penida, Klungkung
POJOK
Grafis : Putu Suarsana
Waspadai Efek Bola Salju Corona
POLA penanganan virus Corona di Bali tengah menjadi sorotan. Sebab, di tengah belum tersedianya alat pendeteksi Covid-19, Bali ternyata masih terbuka untuk warga negara asing. Persoalan lainnya, publik masih meragukan data yang dibeberkan pemerintah mengenai pasien dalam pengawasan (PDP) maupun yang positif terinfeksi Covid-19. Satgas Penanganan Covid-19 menyampaikan, hingga Selasa (17/3), jumlah PDP Covid-19 di Bali secara akumulatif mencapai 78 orang. Satu di antaranya positif dan sudah meninggal dunia. Netizen yang mengomentari pemberitaan ini di akun Facebook @balipost, berharap data yang diumumkan pemerintah tersebut riil. Netizen juga menginginkan pendataan diefektifkan karena dikhawatirkan masih ada PDP tercecer. Pada intinya, semua berharap upaya antisipasi penyebaran Covid-19 berjalan maksimal. Jangan sampai terjadi efek bola salju, yang jika dibiarkan menggelinding akan terus membesar. Semua komponen masyarakat, dengan dikomandoi pemerintah, mesti bersatu untuk menyelamatkan Bali. Berikut komentar sejumlah netizen.
Smara Jaya Mari pertebal rasa syukur dan sebagai umat Hindu mari kita berdoa seperti ini: Ya Tuhan, semoga virus Corona dan sarwa gumitit yang lain berbahagia, kembali ke alam yang penuh kedamaian.
Wayan Prasta Ini bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah. Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Mari saling bantu dan saling mengingatkan, jangan saling menyalahkan, tetap waspada. Terpenting, awali dari diri sendiri. Dewwi Tazmania Astungkara Bali terhindar dari Covid-19 dan kondisi pulih kembali. Kadek Diartha Yang aneh dalam kasus wabah Corona
ini, kok ada diskriminasi biaya? Kalau yang ada rujukan tidak bayar atau gratis karena dibiayai negara tanpa melihat status sosial kaya atau miskin. Lalu bagaimana dengan pasien yang tak punya rujukan soal biayanya? Sebaiknya balipost.com mengupas tuntas dasar hukumnya apa? Apakah sudah seirama dengan sila ke-5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia? Matur suksma. Onad Masihkah kita dan pemerintah khususnya wilayah Bali menganggap remeh? Italia sebelumnya juga begitu, seperti tak acuh. Tapi seiring berjalannya waktu, jadi wabah terbesar yang membunuh lebih dari 1.800 orang dan terus bertambah. Tidakkah kita berkaca dari negara yang notabene lebih maju dari Indonesia un-
tuk menanggulangi virus ini? Sebelum semuanya terlambat dan tidak bisa diatasi.
Yogah Juniarta Harus lebih transparan, jangan sampai membohongi rakyat. Supaya tidak fatal nanti akibatnya bagi rakyat Bali. Nyeh ngetel payu makebyos!
Swarsana Putu Kok tidak ada yang sadar dan paham, pihak terkait.
Adnyana Dwipayana Semoga semuanya hanya PDP dan segera pulih kembali.
Dedet Ok Kalau ke rumah sakit, ceritakan dengan sebenar-benarnya dan sejujurnya, kalau ada anggota keluarga serumah dirawat karena pernapasan. Penting sekali membuat kewaspadaan tenaga medis yang menangani.
I Gusti Ngurah Anom Tetap waspada dan jaga standar kebersihan di lingkungan masing-masing.
Desa Adat Bedulu Bangkitkan Tari Kecak
Bendesa Adat Bedulu I Gusti Ngurah Made Serana mengapresiasi program ‘’Nangun Sat Kertih Loka Bali’’ yang menguatkan desa adat dari segala lini sesuai dengan spirit Perda No. 4 Tahun 2018 tentang Desa Adat. ‘’Jadi dari sisi pawongan, keberadaan perda desa adat ini sangat kami rasakan,’’ katanya. Gusti Serana menyampaikan, Desa Adat Bedulu memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan perkembangan peradaban di Bali. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan sejumlah pura di kawasan desa adat tersebut, seperti Pura Semuan Tiga, Pura Pengastulan, Pura Dalem Pingit, Pura Pengubengan, Jaksan, Pura Gunung Langkur dan sebagainya. Penataan pun dilakukan. ‘’Sekarang sedang dalam tahap penataan di Pura Pengastulan,’’ katanya, Rabu (18/3) kemarin.
Tidak hanya penataan areal pura, beberapa waktu lalu krama Desa Adat Bedulu merenovasi sejumlah palinggih di Pura Pengastulan, kemudian melangsungkan upacara melaspas alit pada saat rangkaian hari raya Galungan. Semua tapakan barong yang ada di Desa Bedulu termasuk tapakan Ratu Agung Sakti di Pura Samuan Tiga kairing ke Pura Pengastulan. Ditambahkannya, Desa Adat Bedulu memiliki lima banjar adat meliputi Banjar Tengah, Marga Bingung, Lebah, Goa dan Banjar Batu Lumbang. Kini krama di lima banjar ini menjadi pangempon seluruh pura tersebut. ‘’Kini
Antisipasi Corona, DPRD Badung batasi perjalanan dinas. - Sekalian irit anggaran. *** Kunjungan wisatawan asing ke Nusa Penida dekati titik nol. - Masih ada rumput laut. *** Dalam 24 jam, tambahan penderita Covid-19 capai 55 kasus. - Jangan tunggu lebih banyak. Bali Post/nik
PURA - Penataan Pura Pengastulan di wilayah Desa Adat Bedulu.
Putu Bj Sudamertha Semoga ini akurat meski tanpa alat pendeteksi.
Maya Danawa Mule Greget Tidak ada positif, tahu-tahu ada yang meninggal.
Nangun Sat Kerthi Loka Bali
DESA Adat Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar memiliki banyak sejarah. Mulai dari keterkaitan dengan Kerajaan Bedahulu, hingga menjadi cikal bakal ditetapkannya sistem desa adat di Bali. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan sejumlah pura di wilayah desa adat tersebut. Bahkan, kini krama dan prajuru desa adat setempat sedang melakukan penataan pura. Pura apa saja itu? Lalu, mengimplementasikan program Pemprov Bali ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’, apa saja yang dicanangkan?
Rafael Nyoman Ganapurwa Syukurlah, dan semoga kita semua terbebas dari segala penyakit.
krama juga dimudahkan dalam pelaksanaan upacara di pura, dengan adanya bantuan dana desa adat Rp 300 juta dari Provinsi Bali,’’ katannya. Tidak hanya penataan kawasan pura, anggaran tersebut juga digunakan untuk penataan kawasan lainnya di wilayah Desa Adat Bedulu. Selain itu pihaknya juga terus mengedukasi masyarakat
Kini krama juga dimudahkan dalam pelaksanaan upacara di pura, dengan adanya bantuan dana desa adat Rp 300 juta dari Provinsi Bali.
untuk turun serta menjaga lingkungan. ‘’Jadi ajak seluruh masyarakat menjaga lingkungan,’’ imbuhnya. Desa Adat Bedulu kini juga tengah fokus mengangkat berbagai potensi terkait dengan budaya, salah satunya tari Kecak. ‘’Saat ini kami berupaya membangkitkan tari Kecak Bedulu,’’ pungkasnya. (nik)