Skip to main content

Edisi Rabu 18 Desember 2019 | balipost.com

Page 1

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha

12 HALAMAN

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

NOMOR 123 TAHUN KE 72

Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu paing, 18 DESEMBER 2019

balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Penggali Ilegal akan Ditindak

Pasar Sepi

Usai Dilantik Kembali Ditahan

Satpol PP Karangasem memberikan toleransi bagi pengusaha galian C untuk mengurus izin sampai Desember 2019. Jika hingga awal Januari 2020, mereka tetap belum mengantongi izin, maka petugas akan menindak tegas.

Pasar Loka Çrana sudah mulai dioperasikan sejak Agustus lalu. Namun belum banyak pembeli yang mampir ke pasar tersebut. Hal itu diduga menjadi penyebab banyak pedagang memilih belum membuka kiosnya, meski sudah mengantongi kunci dari Disperindag. BANGLI | HAL. 9

Mohamad Ashari dilantik menjadi Perbekel Desa Celukan Bawang, Gerokgak, Selasa (17/12) kemarin. Dia dilantik oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana bersama 30 perbekel lainnya. Usai dilantik Ashari kembali digiring ke lapas lantaran tersangkut kasus korupsi.

KARANGASEM | HAL. 8

Ingin Bantu Mas Menteri STAF Khusus Presiden, Billy Mambrasar, menyatakan keinginan membantu Mendikbud Nadiem Makarim atau yang sering disapa Mas Menteri dalam meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan di seluruh pelosok Nusantara. Sebab, pendidikan di Indonesia masih belum merata, termasuk dari sisi kemudahan akses. ‘’Walaupun ketika kita melihat, ada peningkatan human development index kemarin, Indonesia kan meningkat angkanya dan salah satu komponen human development index itu adalah peningkatan aksesibilitas pendidikan dan lama sekolah,’’ katanya, Selasa (17/12) kemarin. Billy yang pada 17 Desember 2019 merayakan ulang tahun ke-32 itu mengatakan sempat diajak bertemu oleh Mendikbud Nadiem Makarim, tetapi belum terlaksana karena kesibukan hingga saat ini. Rencananya ada beberapa ide yang akan disampaikan, di antaranya upaya mengurangi angka iliterasi dan meningkatkan kesejahteraan guru honorer. Untuk literasi, ia bersama rekanrekannya mengembangkan aplikasi berbasis tab atau dengan menggunakan tablet yang bisa berisi ratusan buku. ‘’Bayangkan kalau harus distribusikan buku ke daerah pedalaman maka sangat mahal secara logistik dan operasional complicated. Jadi dengan tab tersebut satu tab bisa berisi ratusan buku yang akan dibaca dan meningkatkan angka literasi di daerah itu,’’ kata pria yang pernah berjualan kue itu.(ant)

BULELENG | HAL. 10

PENDIDIKAN

Ganti Format UN Bukan Coba-coba

Ganti menteri ganti kurikulum. Pameo itu sering muncul ketika ada pergantian menteri pendidikan. Rupanya hal itu disadari oleh kalangan pejabat di Kemendikbud. Apalagi menjelang digantinya sistem UN dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

K

epala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Totok Suprayitno menegaskan, penggantian Ujian Nasional (UN) dari pola sebelumnya bukan coba-coba. ‘’Penggantian format UN dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter bukan coba-coba, karena kami su-

dah mempunyai embrionya sejak lama,’’ ujar Totok dalam diskusi di Jakarta, Selasa (17/12) kemarin. Totok mengatakan embrio yang sudah dibuat oleh Kemendikbud tersebut yakni Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI), yang sebelumnya digunakan untuk memantau mutu pendidikan secara nasional atau daerah. Hal. 11 Cara Berpikir

’’Mengapa asesmen atau penilaian, karena dapat memberikan cermin atau alat refleksi yang bertujuan agar guru tahu apa kekurangannya.’’ Totok Suprayitno Kepala Balibang Kemendikbud

"Merdeka Belajar" 1 2 3 4 Pendidikan 22 tahun 1 tahun TK 6 tahun SD 6 tahun SMP-SMA 4 tahun S1 5 tahun S2 & S3) Mengajar selama 15 tahun di universitas di 3 negara maju (AS, Korsel, Australia) dan juga di tanah air. Saya menjadi saksi betapa tidak relevannya ketiga konsep di atas terhadap kesuksesan.

Nadiem Makarim

Zidane Tak Khawatirkan Apa pun BARCELONA dan Real Madrid akan bentrok dengan tajuk El Clasico, Kamis (19/12) dini hari ini. Zinedine Zidane mengatakan Real Madrid hanya fokus pada sepak bola di tengah kekhawatiran keresahan Clasico. Ia mengatakan tidak khawatir tentang Clasico hari Rabu antara Real Madrid dan Barcelona dibayangi oleh protes kemerdekaan Catalan. Awalnya dijadwalkan tampil 26 Oktober tetapi harus ditunda dan ada kekhawatiran baru kerusuhan di Camp Nou, di mana Madrid dan Barca akan bermain untuk tempat pertama di La Liga. ‘’Saya tidak khawatir tentang apa pun,’’ kata Zidane dalam konferensi pers, Selasa (17/12) kemarin. Kelompok protes yang mendukung kemerdekaan Catalan telah menyerukan kepada publik agar para pendukungnya berkumpul di stadion empat jam sebelum memulai pukul 19.00 GMT. Operasi keselamatan skala besar akan digelar sekitar pertandingan yang melibatkan 3.000 personel keamanan, sementara kedua tim telah diperintahkan untuk melakukan perjalanan ke stadion dari hotel yang sama. Barcelona dan Real Madrid duduk di posisi pertama dan kedua di La Liga dan menyamakan poin, dengan Barca hanya unggul selisih gol. Kedua tim telah menemukan bentuk dalam beberapa pekan terakhir. Karim Benzema dari Madrid mencetak sembilan gol dalam delapan pertandingan terakhirnya, sementara Lionel Messi telah mencetak 14 dari 12 pertandingan. ‘’Kami tahu kami menghadapi tim yang sangat bagus. Kami tahu pemain yang mereka miliki seperti Messi, tetapi kami juga memiliki senjata kami,’’ kata Zidane. (afp)

t

JALAN BERLUMPUR - Mobil yang membawa Presiden Joko Widodo melewati jalan berlumpur saat meninjau lokasi rencana ibu kota baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12) kemarin.

Jokowi Temui Tokoh Adat Kaltim

Ibu Kota yang Baru Gunakan Konsep ’’Smart City’’

Zinedine Zidane

Bali Post/afp

Harian Bisnis Bali 2020, Rumah Murah Berkualitas Jadi Tantangan Menggeliatnya sektor properti tahun 2019, diyakini berdampak positif hingga tahun 2020 mendatang. Apa tantangannya tahun 2020? www.bisnisbali.com

Harian DENPOST Kedonganan Sulap Bangsal Jadi Kafe Pantai Kedonganan, Kuta, kini rapi dan bersih. Bangsal nelayan dipoles menjadi semacam kafe dan semuanya dikelola nelayan setempat. www.denpostnews.com

Bali Post/ant

BERBINCANG - Jokowi berbincang dengan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor di Penajam Paser Utara, Selasa (17/12) kemarin.

PRESIDEN Jokowi menemui para tokoh masyarakat dan tokoh adat Kalimantan Timur (Kaltim) untuk membahas pemindahan ibu kota ke dua kabupaten di provinsi tersebut. ‘’Ada sebuah transformasi pindahnya budaya kerja kita, pindahnya pola pikir kita. Ini bukan hanya memindakan lokasi,’’ kata Presiden di salah satu restoran di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (17/12) kemarin. Pertemuan itu adalah salah satu agenda dalam rangkaian kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Kalimantan Timur pada Selasa dan Rabu (18/12). Presiden Jokowi bertemu dengan sekitar 30 orang pemuka adat didampingi Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor. ‘’Saya sudah sampaikan kepada para menteri agar kita instal apa yang dibutuhkan,’’ kata Presiden. Lokasi ibu kota baru berada di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan di sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Di lokasi ibu kota baru itu, pemerintah menyiapkan lahan seluas 180.000 hektar. Selain untuk areal ibu kota negara, lahan tersebut dialokasikan untuk berbagai sarana pendukung, termasuk kawasan hijau. Untuk kantor kementerian dan lembaga negara, butuh lahan 4.000—6.000 hektar. Pembangunan tahap pertama mencakup area inti, yakni lahan seluas 4.000 hektar. Hal. 11 Mulai 2024

Novel Akui Tujuh Kali Diteror PENYIDIK Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan berbicara kesuksesan KPK dan tujuh teror yang diterimanya saat menjadi pembicara tamu khusus pada konferensi negaranegara pihak penanda tangan konvensi PBB menentang korupsi (COSP-UNCAC). Dalam rangkaian konferensi itu, diselenggarakan sesi khusus tentang ‘’perlindungan bagi lembaga antikorupsi dan pegawai antikorupsi’’. ‘’Sebagai pembicara kedua, sekaligus pembicara tamu khusus (guest special speaker) Novel Baswedan menyampaikan beberapa hal kesuksesan KPK Indonesia dalam memberantas korupsi,’’ ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Selasa (17/12) kemarin. Hal. 11 Ketua DPR


Rabu Paing, 18 Desember 2019

FIGUR

Balitbang Gelar Desiminasi Hasil Kelitbangan 2019

Larang Petasan PENGGUNAAN petasan dan mercon menjelang Natal dan Tahun Baru sudah menjadi tradisi. Tidak terkecuali pada Natal dan Tahun Baru 2020. Karena itu, Satpol PP Kota Denpasar mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar tidak menyulut atau membunyikan petasan, mercon, lom, dan kembang api. Kepala Satpol PP Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga, me-ngatakan hal itu, Selasa (17/12) kemarin. “Ini berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum di Kota Denpasar. Kami memandang perlu untuk menertibkan penggunaan mercon, lom, kembang api, dan sejenisnya,” ujarnya. Dikatakan, dalam perda tersebut disebutkan setiap orang dilarang membuat, mengedarkan, menimbun, serta menjual petasan. Juga setiap orang dilarang menyimpan dan menyulut petasan. Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar dalam merayakan Natal dan tahun baru tidak lagi menggunakan petasan dan mercon. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisasi jatuhnya korban akibat petasan. Pihaknya juga akan menyasar para penjual dan distributornya. Sebelum hari H, timnya akan mengadakan penertiban pedagang kaki lima yang menjual petasan ataupun kembang api, termasuk pedagang bermobil. Apabila nantinya setelah dilakukan upaya preventif atau pencegahan ini berupa imbauan, masih ditemukan pelanggaran, maka pihaknya akan melakukan sidang tipiring. “Jika ada yang melanggar, kami akan tindak lanjuti dengan tindakan represif yustisia atau tipiring,” katanya. Ia juga berharap agar Sabha Upadesa, Parum Desa Pakraman/Jro Bendesa, Camat, Perbekel atau Lurah se-Kota Denpasar untuk ikut aktif mengadakan pengawasan di wilayahnya masingmasing. Tujuannya agar suasana Natal dan tahun baru kali ini bisa lebih aman dan nyaman bagi warga kota. (ara)

Tekankan Sinergitas OPD, Berikan Solusi dan Ciptakan Inovasi SEBAGAI upaya untuk menciptakan pemecahan masalah secara berkelanjutan, Pemkot Denpasar melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) terus menggalakkan beragam inovasi. Guna memastikan penerapan inovasi tepat sasaran dan sesuai dengan permasalahan, penelitian dan pengembangan memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi masalah. Karenanya, Badan Penelitian dan Pengembangan menggelar kegiatan Desiminasi Hasil Kelitbangan Tahun 2019. Kegiatan yang melibatkan seluruh OPD, kelompok ahli ini dibuka Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (17/12) kemarin. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 18 Desember, hari ini. Dalam pertemuan tersebut dilakukan pembahasan mendalam tentang langkahlangkah yang dapat dilakukan Pemkot Denpasar dalam

melakukan sebuah riset untuk keberlanjutan pembangunan ke depan yang dihadiri pimpinan OPD, Sekretaris, Kasubag Perencanaan, Bappeda Litbang Provinsi Bali, lembaga perguruan tinggi di Bali, dan lembaga penelitian perguruan tinggi. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menyampaikan permasalahan kotakota besar di Indonesia tak terkecuali Kota Denpasar dengan peran penting datang dari sebuah kegiatan riset atau penelitian yang dilakukan. Pemecahan masalah tersebut nantinya mampu memberikan masukan dan langkah-langkah dalam meningkatkan program yang memberikan kemanfaatan kepada masyarakat. Jaya Negara menjelaskan, keberadaan Badan Penelitian dan Pengembangan merupakan salah satu penggerak kegiatan Kelitbangan serta penera-

pan inovasi di lingkungan Pemkot Denpasar, dan untuk memecahkan masalah yang mampu mengakomodir kepentingan semua pihak, baik dari sisi pemerintah, swasta, dan masyarakat. ‘’Telah ditugaskan untuk melakukan penelitian maupun pengkajian untuk memberikan solusi pemecahan permasalahan dalam menghadapi berbagai peluang, tantangan dan permasalahan yang ada di Kota Denpasar,’’ ujarnya. Melalui Desiminasi ini, kata Jaya Negara, diharapkan seluruh OPD agar saling bersinergi dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil kelitbangan yang relevan dengan tugas masing-masing, serta membuka ruang terciptanya kreativitas dan inovasi yang memungkinkan implementasi program dilakukan secara lebih efektif dan efisien. Di sisi lain, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Denpasar Ir. Putu

KELITBANGAN - Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Kepala Balitbang saat membuka Desiminasi Hasil Kelitbangan 2019, Selasa (17/12) kemarin. Naning Djayaningsih, M.Si. program dan inovasi guna mengatakan, dalam desimi- menciptakan solusi kebernasi hasil Kelitbangan lanjutan yang tepat sasaran. Denpasar tahun 2019 telah ‘’Desiminasi hasil kelitbanmelaksanakan satu buah gan ini dilaksanakan untuk kajian dengan sepuluh pene- memberikan informasi kepalitian. Sehingga diharapkan da seluruh OPD terkait agar mampu mengidentifikasi bisa ditindaklanjuti menjadi masalah yang menjadi acuan inovasi program kegiatan ke bagi OPD dalam menyusun depannya,’’ ujarnya. (ad447)

Demo Lagi, Desa Adat Tanjung Bungkak Ancam Tutup Kantor SGB

Denpasar (Bali Post) Forum Korban Solid Gold Berjangka (SGB) kembali melakukan aksi demo di Kantor SGB, Jalan Merdeka, Renon, Denpasar, Selasa (17/12) kemarin. Aksi yang berulang kali ini pun membuat Desa Adat Tanjung Bungkak merasa terganggu. Bendesa Adat Tanjung Bungkak, I Ketut Suwedan, mengancam akan menutup perusahaan tersebut dari wewidangan-nya. Sikap tegas tersebut, menurutnya, dapat dilakukan desa adat apabila kegiatan demo mengganggu lingkungan, terlebih ketika terjadi adu fisik atau pertumpahan darah. Sementara pantauan di lokasi, ratusan massa ini datang mengenakan atribut adat Bali. Mereka membentangkan spanduk dan berorasi mendesak agar SGB segera menyelesaikan persoalan dengan mengembalikan uang nasabah. Dalam aksi tersebut, Desa Adat Tanjung Bungkak juga menerjunkan belasan pecalang untuk mengamankan dan mencegah terjadinya konflik, didampingi Perlindungan Masyarakat, unsur TNI dan Polri. Suweden mengatakan, pihaknya tak ikut campur dalam persoalan yang diperdebatkan, lantaran persoalan yang dikeluhkan massa merupakan urusan dalam perusahaan. Ia mengatakan, sejak awal berdiri, pihak SGB belum meminta izin kepada pihaknya.

‘’Kalau lingkungan kami diganggu, diusik, ya... kami harus ikut mengamankan wilayah kami,’’ ujar Suweden. Langkah pengamanan wilayah yang dilakukan Desa Adat diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019. Dalam beberapa tahapan penyelesaian, Suweden mengatakan dirinya hanya hadir untuk mengetahui, seperti hadir dalam pertemuan dengan anggota DPD-RI daerah pilihan Bali dan DPRD Bali. Secara terpisah, Gubernur Bali Wayan Koster saat dimintai tanggapan soal demo di kantor SGB mengatakan pihaknya sudah memberi atensi dan sedang mengkaji secara hukum. Sedangkan Ketua Forum Korban SGB, I Made Warsa, menyampaikan pihak korban juga sudah melakukan pertemuan dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) selaku pihak pemberi izin perdagangan berjangka. Kemudian Bappebti melayangkan surat kepada PT SGB untuk memberi pertanggungjawaban atas permasalahan yang terjadi. “Nah, itu yang kami ingin tahu juga tentang tindak lanjut surat dari Bappebti ke PT SGB. Kami sudah menerima tembusan suratnya, tapi dari PT SGB belum memberi tanggapan ke kami. Maka dari itu, kami mendatangi Kantor SGB untuk meminta kejelasan,” terang Warsa. (kmb16)

Topik : PDAM BADUNG PESIMIS CAPAI TARGET

SIDANG - Terdakwa A.A. Ngurah Agung menuju ruang sidang PN Denpasar, Selasa (17/12) kemarin.

Bali Post/eka

Sudikerta Belum Siap Ajukan Pledoi Agung Ngurah Minta Dibebaskan

Denpasar (Bali Post) -

Pascasdituntut selama 15 tahun untuk terdakwa Ketut Sudikerta, dan delapan tahun untuk Anak Agung Ngurah Agung, Selasa (17/12) kemarin mereka diberikan kesempatan untuk mengajukan pembelaan atau pledoi. Hanya, di depan majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi, terdakwa Sudikerta melalui kuasa hukumnya, Nyoman Darmada dan kawan-kawan, menyatakan belum siap untuk melakukan pledoi sehingga sidangnya ditunda. Saat dikonfirmasi atas ketidaksiapan itu, Nyoman Darmada mengaku sejatinya sudah selesai secara fisik bahan pledoinya. Namun akan dilakukan koreksi terlebih dahulu bersama Sudikerta. Sementara itu, Anak Agung Ngurah Agung melalui kuasa hukumnya, Agus Sujoko, Pande Made Sugiartha dan Made Sugiarta, tampak sreg dan siap membacakan pledoi

setebal 146 halaman itu. Agus Sujoko menyatakan, pada pokoknya yang diuraikan dalam pledoi bahwa kasus ini cenderung kasus keperdataan. Selain itu, ada beberapa alasan lain, sehingga dalam kesimpulannya dia meminta majelis hakim membebaskan Agung Ngurah Agung. “Yang kita sorot pertama adalah kedudukan Ali Markus. Sesuai fakta persidangan, dia adalah komisaris

di PT Marindo Gemilang,” jelas Agus Sujoko. Dia mengaku tidak bisa membangun, artinya ada kesalahan yang dilakukan Alim Markus. “Seharusnya yang melapor adalah Dirut PT Marindo Gemilang, dalam hal ini Sugiharto,” tandas Agus Sujoko. Alasan lainnya, dalam melakukan itu tidak ada RUPS. Kedua, bahwa pelepas-

an tanah itu sah. Akta 50, mulai akta 37 dan 38, Anak Agung Ngurah Agung dan Wayan Wakil (dibantarkan karena sakit) tidak terlibat dan sama sekali tidak tahu. Justru yang menjadi pertanyaan yang membayar mengapa bukan Alim Markus, tetapi melalui Pecatu Bangun Gemilang. Padahal, sambung Agus Sujoko, antara Agung Ngurah Agung dengan Pecatu Bangun Gemilang tidak ada hubungannya. Yang kedua, sambung Sujoko, tidak ada dokumen hukum yang menyatakan jual beli antara PT Marindo dengan Pecatu Bangun Gemilang. “Itu tidak ada sama sekali,” jelasnya.

Ketiga sertifikat itu sudah beralih ke Marindo Investama. Dalam dakwaan dijelaskan Alim Markus sudah membayar, namun Agung dan Wakil tidak mau pindah. “Itu karena belum dibayar lunas oleh Sudikerta. Dan itu tidak ada hubungan hukum antara Pak Agung dengan Sudikerta, karena sudah melepas haknya. Kalau masalah perikatan, itu jelas masalah keperdataan,” tegas Agus Sujoko. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Pendidikan

SMP PGRI 2 Denpasar Jadi Sekolah Adiwiyata Nasional Wenten Aryasuda Terima Piagam dari Menteri LHK

SETELAH meraih juara I lomba yel-yel antikorupsi se-Bali yang diadakan Kejati Bali, kini SMP PGRI 2 Denpasar yang akrab dipangil Grisda oleh pemerintah pusat ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional. Piagam penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional diserahkan langsung Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc. diterima Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd., Jumat (13/12). Penyerahan hadiah dipusatkan di Gedung Mandala Wanabhakti Kementerian LHK Jakarta. Saat itu SMP PGRI 2 Denpasar termasuk sekolah swasta yang mampu mengalahkan sekolah negeri lainnya. Makanya, Menteri LHK Siti Nurbaya mengaku bangga di antara peraih Sekolah Adiwiyata, tampil sekolah swasta seperti SMP PGRI 2 Denpasar. Ini artinya, mereka memiliki budaya cinta dan peduli

lingkungan hidup secara permanen. Saat itu Kasek Gede Wenten Aryasuda didampingi Kepala DLH Kota Denpasar I Wayan Wisada. Prestasi ini menyusul SMP PGRI 2 Denpasar meraih juara I lomba yel-yel antikorupsi se-Denpasar dan meraih juara I di Bali saat menjadi duta Kota Denpasar di lomba yang sama se-Bali. Bahkan bulan lalu Grisda meraih juara II seBali dalam lomba Pananggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP). Wenten Aryasuda yang juga Ketua Pengurus PGRI Bali ini mengungkapkan, sekolahnya memiliki halaman yang relatif sempit, namun unggul dalam pengelolaan halaman. Ruangan yang sempit disulap menjadi halaman yang sejuk, rindang, nyaman dan mendukung PBM karena juga disinergikan dengan program literasi. Termasuk didukung hutan desa, yakni Setra Sumerta yang menjadi

bagian tak terpisahkan dari aksi kepudulian lingkungan bagi warga sekolah. Makanya ia mengutamakan adanya keterlibatan warga sekolah dalam aksi peduli lingkungan dan menanamkan nilai-nilai yang bernuansa pemeliharaan lingkungan. Termasuk efisiensi pemanfaatan sumber daya alam, tanpa eksploitasi melainkan padat dengan edukasi pentingnya lingkungan. ‘’Jadi, predikat ini tidak instan,’’ tegasnya. Wenten Aryasuda memaparkan, sejak 2012 sekolah ini sudah mempersiapkan diri menjadi sekolah berbasis lingkungan alias Adiwiyata melalui lomba UKS. Dilanjutkan lomba UKS tingkat Kota Denpasar pada 2014. Saat itu juga Grisda menjadi sekolah imbas SMAN 3 Denpasar yang meraih Sekolah Adiwiyata Mandiri. Di tahun yang sama, SMP PGRI 2 Denpasar ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata di Kota Denpasar. Sejak

2014, sekolah ini makin intensif melakukan penataan lingkungan, hingga 2018 ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Provinsi Bali. Puncaknya, pada 2019 sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional. Tahun depan maju sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri dengan menitikberatkan adanya inovasi dan kesungguhan menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Bagi Wenten Aryasuda, prestasi ini sangat penting karena sekolah swasta dengan tingkat kesulitan yang tinggi mampu menjadi duta Bali terbaik di tingkat Nasional. Masyarakat pun menilai sekolah ini selain dikenal berkualitas, lulusannya berbudaya dan berkarakter juga peduli lingkungan. Ia menegaskan, Sekolah Adiwiyata Nasional ini adalah kado istimewa akhir tahun bagi warga Grisda, Denpasar, dan Bali. Ini pas dengan visi Gubernur ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Berita gembira ini akan

disebarluaskan juga kepada masyarakat saat pembagian rapor akhir semester, Sabtu (21/12). Saat itu ia akan menyerahkan piagam kepada peraih bintang kelas. Juga menyerahkan piala, penghargaan, dan beasiswa bebas SPP bagi sembilan siswa peraih juara umum tingkat. Hal ini sudah menjadi tradisi Grisda guna menumbuhkan rasa bangga menjadi warga Grisda sekaligus menanamkan budaya berpacu dalam prestasi. Soal budaya, kata Wenten Aryasuda, SMP PGRI 2 Denpasar tak tanggungtanggung mencetak siswa berprestasi. Sejak awal siswa baru diseleksi lewat tes IQ, bakat dan minat, serta TPA, guna membuat kluster kelas unggulan tanpa tambahan biaya. Saat akhir semester, siswa berprestasi diberi reward bebas SPP. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. langsung memberi ucapan selamat kepada Kasek Aryasuda.

ADIWIYATA - Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, I Gede Wenten Aryasuda, menerima piagam sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional dari Menteri LHK Siti Nurbaya, di Jakarta. Sebab, sekolah besar tanpa didukung manajerial yang profesional dari kasek, wakasek, dan guru juga tak ada artinya. Makanya ia menyebut ini prestasi luar biasa, sekolah PGRI mampu mengharumkan nama Bali di tingkat Nasional. Tim Penilai Adiwiyata,

Windarti, saat menilai sekolah ini juga mengacungkan jempol kepada Grisda yang sukses mengubah mindset dan perilaku serta karakter warga sekolah cinta dan peduli lingkungan. Makanya ia bangga Grisda memiliki program berkelanjutan. (ad457)


Rabu Paing, 18 Desember 2019

Bupati Giri Prasta Hadiri Pembukaan ”Bali Christmas Choir Competition Kapolda Bali Championship 2019” Tegaskan Puspem untuk Semua Umat

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri pembukaan ‘‘Bali Christmas Choir Competition Kapolda Bali Championship 2019’’ yang diselenggarakan di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Senin (16/12). Kegiatan ini merupakan gagasan dari Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose dalam rangka menyambut Hari Raya Natal 2019. Bali Christmas Choir Competition Kapolda Bali Championship ini diselenggarakan selama tiga hari, dari tanggal 16-18 Desember 2019, diikuti oleh 29 peserta paduan suara dari enam provinsi, meliputi Aceh, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Bali selaku tuan rumah. Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose dalam sambutannya mengucapkan terima kasih

dan memberikan apresiasi kepada Bupati Badung beserta seluruh jajaran karena telah menerima dan memberikan fasilitas di Balai Budaya Giri Nata Mandala untuk melangsungkan acara Bali Christmas Choir Competition Kapolda Bali Championship 2019. Dalam kesempatan itu, Kapolda menekankan bahwa ajang Bali Christmas Choir Competition Kapolda Bali Championship 2019 bukan hanya untuk menentukan siapa yang terbaik, tetapi menunjukkan bahwa kasih dan damai menyebar dan dirasakan seluruh umat. Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat ditemui di akhir acara menyampaikan mendukung sepenuhnya acara ini. “Kami berdoa agar Tuhan memberikan rasa cinta kasih sayang kepada umat di alam semesta ini, sehingga Negara Ke-

FIGUR Hanya 13 yang Berizin DARI 227 financial technology (fintech) yang terdaftar, ternyata hanya 13 yang berizin. Masih banyaknya fintech yang belum mendapatkan izin lantaran proses verifikasi di Kominfo cukup lama. “Proses verifikasinya membutuhkan waktu yang cukup lama, terutama platform fintech yang digunakan. Oleh Kominfo keputusannya cukup lama sehingga batas waktu dua tahun yang ditetapkan di ketentuan itu terlewati. Jadi, bukan karena mereka tidak bisa memenuhi syarat tapi proses verifikasi di Kominfo agak lama,” ujar Rochman Pamungkas, Deputi Direktur Pengawas LJK 2 dan Perizinan OJK Regional 8 Bali Nusra, saat media gathering, Selasa (17/12) kemarin. Sementara sisanya, fintech yang belum keluar izinnya sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. Hanya untuk keamananan platform aplikasi yang digunakan masih diverifikasi oleh Kominfo. “Sebenarnya kalau sudah terdaftar itu sudah melalui proses verifikasi perangkat aplikasinya, persyaratan permodalannya. Masalahnya cuma proses verifikasi di platform aplikasinya yang masih dalam proses. Jadi yang sisanya itu pasti akan dikeluarkan izinnya, tinggal masalah waktu,” katanya. Masyarakat yang ingin aman memang diharapkan memanfaatkan jasa fintech yang sudah berizin. Sehingga jika ada masalah gampang dilacak. Di Kominfo sendiri, kata dia, resources untuk menangani sekian banyak fintech agak kurang. “Proses verifikasi di Kominfo cukup penting untuk melihat keamanan platform dari sisi aplikasinya. Harus dipastikan betul bahwa aplikasi fintech ini aman. Jangan sampai nanti jadi sarana untuk mengakses layanan lain yang sifatnya nanti bisa bobol,” katanya mengingatkan. Ia menambahkan, bunga fintech telah diatur maksimal 0,8 persen per hari. Masyarakat diharapkan memahami risiko meminjam di fintech, mengenali manfaatnya, dan perizinannya harus dicek betul antara legal atau tidak. “Memang ada beberapa kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang memang memerlukan proses pembiayaan secara cepat. Saya kira bisa dilayani oleh fintech ini. Tapi, masyarakat juga harus sadar bahwa fintech ini bunganya cukup besar. Ketika mereka memutuskan untuk meminjam melalui fintech, mereka juga harus sadar bahwa syarat-syarat dan pembayaran bunganya cukup besar,” tegasnya. (may)

satuan Republik Indonesia semakin maju, ke depannya akan menjadi bangsa yang berdikari,” ujarnya. Terkait dengan keberadaan Puspem Badung terhadap Perayaan Natal dan Tahun Baru, Bupati Giri Prasta menjelaskan, Puspem milik masyarakat Badung. Selain untuk pelayanan kepada masyarakat, Puspem juga digunakan untuk kegiatan keagamaan yang ada di Kabupaten Badung, baik untuk umat Hindu, Islam, Kristen maupun Buddha. “Hal ini kami lakukan karena melihat sila kelima dari Pancasila, yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yang menurut kami mengandung makna bahwa semua insan sama dapat dan sama rasa. Prinsip kami adalah yang beda jangan dipaksakan agar menjadi sama, tetapi yang sudah sama

jangan kita bedakan. Saya kira hidup berdampingan sangat dibutuhkan dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya. Turut hadir dalam acara tersebut selain Kapolda Bali, juga hadir Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. Anak Agung Raka Sudewi, Ketua Bhayangkari Polda Bali Ny. Barbara Golose, serta jajaran pejabat Kepolisian Daerah Bali. (ad455) PEMBUKAAN - Bupati Giri Prasta saat menghadiri pembukaan acara Bali Christmas Choir Competition Kapolda Bali Championship 2019 di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Senin (16/12).

PDAM Pesimis Capai Target Dikonfirmasi Selasa (17/12) kemarin, Dirut Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung, Ketut Golak, tidak menampik perihal tersebut. Pejabat asal Sobangan, Mengwi ini berdalih adanya pemanfaatan air bawah tanah (ABT) menjadi salah satu pemicu belum tercapainya target. “Dengan

minimnya penggunaan PDAM, sangat sulit mengejar target yang telah ditentukan sebesar Rp 263 miliar, sehingga target pendapatan di tahun 2019 hanya mencapai 89 persen. Untuk November ini saja pendapatan kurang lagi Rp 300 juta dari target rata-rata Rp 21,9 miliar per bulan,” katanya.

Menurut Golak, banyak industri di Kabupaten Badung yang belum menggunakan air minum dari Perumda Air Minum Tirta Mangutama. Terlebih di kawasan Kuta Selatan yang banyak menggunakan ABT ketimbang PDAM. “PDAM Badung harus bersaing dengan ABT yang kini banyak

digunakan oleh perusahaanperusahaan di Badung. Bahkan seperti ITDC juga menggunakan olahan air laut dan tidak menggunakan PDAM,” terangnya. Menurut Golak, pihaknya tengah melakukan sosialisasi rutin ke instansi atau industri di Badung agar bisa menggunakan air minum dari Perumda Air Minum Tirta Mangutama dalam berusaha. “ABT dipilih karena pajaknya lebih murah, sehingga industri sebagian besar memilih ABT. Memang

Mangupura (Bali Post) Melihat kondisi air di Tukad Mati hilir yang volumenya cukup untuk diolah, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida berencana memanfaatkannya menjadi sumber air baku. Apalagi proyek penataan pengendali banjir di muara Tukad Mati hilir akan rampung pada akhir Desember ini. Dikonfirmasi Selasa (17/12) kemarin, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Sungai Pantai I Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida, Wayan Riasa mengatakan, rencana pemanfaatan menjadi air baku tersebut dilakukan agar air yang melimpah itu tidak terbuang percuma ke laut. Kendati demikian, pihaknya belum berani memastikan ka-

pan hal itu akan mulai diterapkan. Diakuinya, hal itu bukan berada di ranah pihaknya, melainkan pada bidang lain di BWS. Sebelum hal itu dilakukan, kata Riasa yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah pemindahan 18 tiang listrik yang masih berdiri di alur muara Tukad Mati. “Dengan pemindahan tiang tersebut, diharapkan hal itu akan membuat aset dari PLN menjadi aman, begitupun dengan kondisi di Tukad Mati,” ujarnya. Selain pemindahan tiang PLN di alur muara Tukad Mati, Kasatker Pelaksanaan Jaringan Sumber Air BWS Bali Penida, Made Denny menambahkan, pihak PDAM juga berencana melakukan pemind-

ahan aset pipa yang kini masih melintang di alur muara Tukad Mati. Ia mengakui, saat ini pihak PLN masih mencari lahan yang cocok untuk penempatan tiang tersebut agar keluar alur sungai. Dari informasi, PLN saat ini sedang mengkaji lokasi penempatan yang sesuai. “Mereka ada program pembentangan kabel lebih panjang agar jarak tiang tidak masuk ke sungai. Namun karena tiang itu tetap berada di kawasan Tahura Ngurah Rai, hal itu masih sedang dimatangkan oleh pihak PLN. Pemindahan ini agar tidak menganggu alur sungai dan aset PLN sendiri aman ke depannya,” ujarnya. Menurut Denny, pembangunan bendung dan tanggul pengendali banjir di

Muara Tukad Mati telah rampung dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida. Penataan hilir Tukad Mati sepanjang 900 meter itu merupakan proyek terusan pembangunan pengendali banjir yang dilakukan Pemkab Badung. Secara teknis, penataan tersebut diharapkan mampu memecahkan persoalan banjir yang ada di wilayah Kecamatan Kuta hingga ke hulu. Ke depan penataan tersebut juga diharapkan berdampak pada sisi sosial masyarakat, sehingga bisa menjadi objek wisata dan sebagainya yang bermanfaat positif bagi semua pihak. “Dari sisi pembangunan struktur utama, penataan ini sudah selesai tapi

secara administrasi belum. Jadi, masih ada finishing ornamen kecil-kecil, sampai nantinya waktu PHO (Provisional Hand Over-red) atau serah terima sementara pekerjaan di akhir tahun ini,” ujarnya. Denny menambahkan, bendung gerak tersebut memiliki dua mekanisme kerja. Yakni, secara otomatis dan manual. Bendung tersebut akan otomatis turun pada pencapaian level air yang telah ditentukan. Sedangkan secara manual itu dilakukan oleh tenaga operator yang bertugas secara keseharian. Oleh karena itu, ke depan pihaknya akan merancang agar di bendung tersebut nantinya ada petugas operator yang standby. (kmb23)

Mangupura (Bali Post) – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Badung pada 2019 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan ini dipicu oleh sejumlah faktor, seperti lingkungan dan perilaku masyarakat. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Badung, kasus DBD di Badung mencapai 971 kasus pada 2019. Angka ini melejit dibandingkan tahun sebelumnya, yakni

kasus DBD pada tahun 2017 tercatat 941 kasus dan satu orang meninggal dunia. Kasus DBD tahun 2018 menurun drastis yakni hanya 326 kasus dan satu orang meninggal dunia. Kepala Dinas Kesehatan Badung, dr. I Gede Putra Suteja, tidak menampik perihal tersebut. Dikatakan, hal ini dipicu oleh tiga faktor. Yakni faktor cuaca, dimana curah hujan di awal 2019 tinggi, sedangkan pada awal 2018 curah hujannya rendah.

Faktor berikutnya adalah lingkungan, karena hujan tentu ada banyak jentik dan faktor perilaku masyarakat, yakni tidak ada pemberantasan sarang nyamuk sehingga jentik-jentik berkembang menjadi nyamuk. “Jadi, ada tiga faktor pemicu, yakni faktor cuaca, lingkungan, dan perilaku masyarakat yang mengakibatkan kenaikan kasus DBD ini,” ujarnya. Menurut Putra Suteja, kasus DBD di Badung per Januari hingga 9 Desember

2019 tercatat 971 kasus. Dengan rincian, Januari tercatat 94 kasus DBD, Februari 116 kasus, Maret 90 kasus, April 128 kasus, Mei 207 kasus, Juni 129 kasus, Juli 79 kasus, Agustus 31 kasus, September 26 kasus, Oktober 19 kasus, November 44 kasus, dan per tanggal 9 Desember ada delapan kasus. “Dari semua kasus tersebut, ada dua orang yang meninggal dunia. Pertama, warga asal Jumpayah, Mengwitani yang meninggal dunia pada tanggal 15 Januari 2019

di RSD Mangusada. Kedua, bocah yang tinggal di jalan Pratama, Bulu Indah, Benoa, meninggal pada tanggal 23 Januari 2019 di RSUP Sanglah,” jelasnya. Melihat kondisi tersebut, Suteja berharap kepada masyarakat agar tetap memperhatikan lingkungan sekitar. Terutama tetap mengedepankan perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, pemberantasan sarang nyamuk juga sangat penting dilakukan. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) -

Target Rp 263 miliar yang ditetapkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama atau PDAM Kabupaten Badung pesimis akan tercapai. Sebab, pihak PDAM Badung meraup rata-rata Rp 21,9 miliar per bulan untuk memenuhi target terebut.

18 Tiang PLN Direlokasi dari Alur Muara Tukad Mati

2019, Kasus DBD Meningkat

Bali Post/kmb23

MEMANTAU - General Manager (GM) Airnav Denpasar Kristanto memantau pergerakan pesawat di ATC Bandara Ngurah Rai, Selasa (17/12) kemarin.

Airnav akan Layani 367 Penerbangan Tambahan Selama Nataru

Mangupura (Bali Post) Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), pelayanan navigasi di Airnav Denpasar dipastikan akan mengalami peningkatan. Peningkatan aktivitas penerbangan ini diperkirakan mulai terjadi Sabtu (21/12). Menurut General Manager (GM) Airnav Denpasar Kristanto, dari data hingga Selasa (17/12) ada sejumlah maskapai yang mengajukan

t a m b a h a n p enerb a ng a n, yakni sebanyak 367 penerbangan. Dari jumlah itu, untuk kedatangan sebanyak 187 penerbangan dan keberangkatan sebanyak 180 penerbangan. Maskapai yang mengajukan extra flight ini, yaitu Airasia, Garuda Indonesia, Malindo, Korean Air, Lion Air, dan Citilink. “Perkiraan akan terjadi puncak arus mudik pada Sabtu tanggal 21 De-

kita mengutamakan pelayanan tapi kan ABT tak seenaknya diberikan izin. Apalagi itu pajaknya murah dan akan merusak lingkungan,” ujarnya. Golak meminta agar Pemprov Bali benar-benar melihat izin ABT tersebut. Pembuatan ABT tersebut setidaknya ada persetujuan dari PDAM. “Setidaknya kalau mau memanfaatkan ABT, minimal ada rekomendasi dari PDAM. Seperti di wilayah itu belum bisa dijangkau oleh PDAM,” tegasnya. (kmb27)

sember nanti,” katanya. Dalam persiapan Nataru, kata Kristanto Airnav Denpasar mempersiapkan posko sejak 19 Desember hingga tanggal 6 Januari 2020. Dari bagian safety, pihaknya bahkan sudah melakukan upaya mitigasi, mengingat Desember ini merupakan musim penghujan. Kristanto menegaskan, pihaknya sudah berkoor-

dinasi dengan pihak terkait di Bandara Ngurah Rai untuk mengantisipasi apabila terjadi banjir di musim penghujan. Sementara terkait peralatan navigasi, pihaknya juga sudah melakukan pengecekan. Tidak hanya alat navigasi yang ada di darat, namun juga peralatan untuk radar. “Beberapa waktu lalu juga sudah dilakukan kalibrasi flight,” tegasnya. (kmb23)


Rabu Paing, 18 Desember 2019 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Merdeka Belajar Berkarakter INOVASI teknologi telah mendisrupsi segala bidang kehidupan. Berbagai hal baru bermunculan dan berkembang sedemikian cepatnya. Salah satunya yang kini menjadi perbincangan dunia, munculnya era baru yakni revolusi industri 4.0. Tiada lain pilihan untuk menghadapi era revolusi industri 4.0 ini, hanya dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Daya saing SDM menjadi penentu kemajuan bangsa ini ke depan. Satu-satunya cara meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan. Sistem pendidikan pun harus menyesuaikan dengan perkembangan era baru ini. Inovasi dan kreativitas akan muncul dari kemerdekaan berpikir. Ini dimulai dari dunia pendidikan yang menjadi pencetak generasi bangsa ini untuk menghadapi persaingan ke depan. Semua komponen terkait pendidikan haruslah merdeka berpikir maupun belajar, seperti cita-cita perjuangan kemerdekaan bangsa ini. Terkait hal ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim telah menetapkan empat program pokok kebijakan pendidikan ‘’Merdeka Belajar’’. Program tersebut meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi. Terkait USBN, tahun 2020 akan diterapkan dengan ujian sekolah untuk menilai kompetensi siswa. Ini dapat dilakukan dalam bentuk tes tertulis atau bentuk penilaian lainnya yang lebih komprehensif. Dengan itu, guru dan sekolah lebih merdeka dalam penilaian hasil belajar siswa. Anggaran USBN dapat dialihkan untuk mengembangkan kapasitas guru dan sekolah guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Sedangkan terkait UN, tahun 2020 merupakan pelaksanaan UN untuk terakhir kalinya. Tahun 2021, UN akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Asesmen ini terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter. Menilik berbagai argumen yang mendasari kebijakan dunia pendidikan kita ini, muaranya selalu pada mencetak anak yang tidak hanya cerdas atau smart secara akademis, tetapi juga berkarakter. Karakter seperti apa yang diinginkan, tentu tidak bisa dilepaskan dari karakter atau kepribadian bangsa ini. Mengingat sebagai makhluk sosial, keberhasilan hidup tidak hanya ditentukan pada nilai akademis, tetapi juga karakter individu sebagai bagian dari ciri karakter bangsa. Sia-sialah SDM yang smart tetapi tidak berkarakter dan tidak bisa diterima oleh lingkungannya, sehingga menjadi tidak berguna bagi peningkatan kehidupan bangsanya. Sia-sialah pula kemerdekaan belajar jika hanya menciptakan ‘’manusia-manusia robot’’ yang hanya dibekali kecerdasan buatan tanpa berkepribadian dan berkarakter.

Mewujudkan Guru Penggerak Pemikiran Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Pd., Dosen Undiksha Singaraja, Pegiat Gerakan Literasi Akar Rumput pada Komunitas Desa Belajar Bali yang dimuat Bali Post, 12 Desember 2019 tentang Rehabilitasi Guru Merdeka menggelitik guru untuk bergerak menuju perbaikan. Disitir dengan halus, bahwa guru yang melakukan perubahan kecil pada dirinya secara nyata, yang dilandasi oleh rasa, pikiran, dan jiwa merdeka bahwa dirinya bekerja untuk siswa dikelasnya dan bukan untuk kepala sekolah, pengawas, atau kepala dinas; menimbang bahwa apa yang dilakukan di luar kurikulum adalah hal yang sangat penting.

Oleh I Putu Sudibawa emangat yang digelorakan ini mudah-mudahan bisa menyadarkan kita, bahwa di tengah geliat perubahan yang menggeletar, refleksi pada tatanan budaya dan kebangsaan juga harus makin dahsyat. Sisipkan semangat merebut kembali apa yang kita punya dalam proses mengajar belajar. Apakah pekerjaan yang lebih mulia, atau yang bernilai bagi negara, daripada mereka yang mengajar generasi yang sedang bertumbuh? Merdeka itu bagi seorang guru adalah merdeka berkreasi, dan mau belajar. Guru haruslah sudah mengubah pendekatan, dari tanggung jawab mencapai nilai belajar tinggi, menjadi tanggung jawab keberhasilan karakter dan potensi anak. Dari guru yang sebatas mendalami ilmu untuk kepentingan kurikulum, menuju seorang insan intelektual yang gelisah, yang selalu mencari jalan yang mudah yang menyenangkan untuk masuk dan membentuk alam pikir anak. Inti keberhasilan dan kebahagiaan seorang guru merdeka dan profesional, mampu mencapai titik kepuasan yang berhasil membuatkan jalan bagi masa depan siswa. Adanya perubahan dari yang berorientasi pada nilai akademik siswa, menuju ke pembentukan kepribadian siswa, membentuk kepercayaan diri, dan melejitkan potensi-potensinya, menjadi seorang pembelajar sejati yang menggali makna di balik setiap materi ajar. Meminjam sitiran dari Rhenald Kasali, para guru tidak bisa mendiamkan lahirnya generasi yang patuh kurikulum, pintar secara akademis, tahu kebenaran internal, tetapi kurang kreatif mendulang kesempatan dan buta kebenaran eksternal. Semangat untuk mewujudkan guru penggerak, juga ditegaskan

dalam pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim menyambut Hari Guru 2019, mengajak guru untuk melakukan perubahan mendasar, ‘’apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak’’. Bapak Menteri juga mengajak agar setiap guru melakukan perubahan yang selama ini belum tersentuh. ‘’Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar. Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas. Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas. Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri. Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan’’. Keseriusan mewujudkan guru penggerak, Kemendikbud telah mengeluarkan 4 kebijakan mendasar di tahun 2019 ini, Kebijakan Ujian Nasional (UN), Kebijakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Kebijakan Zonasi Tahun Ajaran 2020/2021. Mulai tahun 2021 UN akan diganti dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Kedua asesmen baru ini dirancang khusus untuk fungsi pemetaan dan perbaikan mutu pendidikan secara nasional. Asesmen kompetensi pengganti UN mengukur kompetensi bernalar yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah di berbagai konteks, baik personal maupun profesional (pekerjaan). Saat ini kompetensi apa saja yang akan diukur masih dikaji, namun contohnya adalah kompetensi bernalar tentang teks (literasi) dan angka (numerasi). Selain itu, Kemendikbud juga akan melakukan survei untuk mengukur aspek-aspek lain yang

mencerminkan penerapan Pancasila di sekolah. Hal ini mencakup aspek-aspek karakter siswa (seperti karakter pembelajar dan karakter gotong royong) dan iklim sekolah (misalnya iklim kebinekaan, perilaku bullying, dan kualitas pembelajaran). Karena fungsi utamanya adalah sebagai alat pemetaan mutu, asesmen kompetensi dan survei pembinaan Pancasila ini belum tentu dilaksanakan setiap tahun, dan belum tentu harus diikuti oleh semua siswa. USBN dikembalikan pada esensinya, yaitu asesmen akhir jenjang yang dilakukan oleh guru dan sekolah. Kelulusan siswa pada akhir jenjang memang merupakan wewenang sekolah yang didasarkan pada penilaian oleh guru. Hal ini sesuai dengan UU Sisdiknas dan juga prinsip pendidikan bahwa yang paling memahami siswa adalah guru. Selain itu, asesmen akhir jenjang oleh sekolah memungkinkan penilaian yang lebih komprehensif, yang tidak hanya didasarkan pada tes tertulis pada akhir tahun. Hal ini juga mendorong sekolah untuk mengintensifkan dan memperluas pelibatan guru dalam semua tingkat dalam proses asesmen. Guru-guru sering diarahkan untuk menulis RPP dengan sangat rinci, sehingga banyak menghabiskan waktu yang seharusnya bisa lebih difokuskan untuk mempersiapkan dan mengevaluasi proses pembelajaran itu sendiri. Efisien berarti penulisan RPP dilakukan dengan tepat dan tidak menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Efektif berarti penulisan RPP dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Berorientasi pada murid berarti penulisan RPP dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan, ketertarikan, dan kebutuhan belajar murid di

kelas. Dalam Permendikbud terbaru terkait PPDB, pemerintah pusat memberikan fleksibilitas daerah dalam menentukan alokasi untuk siswa masuk ke sekolah melalui jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan orangtua/wali, atau jalur lainnya (dapat berupa jalur prestasi). Persentasenya pun berubah menjadi sebagai berikut: Jalur zonasi minimal 50%, jalur afirmasi minimal 15%, jalur perpindahan orangtua/wali maksimal 5%. Jika ada sisa kuota, jalur prestasi dapat dibuka, bisa berdasarkan UN ataupun prestasi akademik dan non-akademik lainnya, jalur ini, dengan demikian, maksimal 30%. Perubahan kebijakan pendidkkan dengan beragam julukannya, tidak akan membawa perbaikan yang signifikan manakala manusia dewasa yang bernama guru itu tidak memahami dan menjalankan profesinya secara kreatif dan bertanggung jawab. Guru adalah ujung tombak pendidikan, sementara birokrasi pendidikan hanyalah motivator untuk melejitkan kecerdasan dan kreativitas mereka. Guru yang cerdas dan kreatif tentu paham tentang hak kebebasannya berekspresi dan berkreasi, sehingga tidak selalu dalam bayang-bayang kekhawatiran ‘’salah prosedur’’ atau menyalahi standar birokrasi. Pendidikan formal masih merupakan institusi yang paling efektif untuk menyebarkan gagasangagasan pembaruan dan demokrasi dibandingkan institusi lain. Selain ada kemajemukan peserta, institusi yang cukup mapan, dan kepercayaan masyarakat yang kuat, juga merupakan tempat bertemunya bibit-bibit unggul yang sedang tumbuh dan perlu penyemaian yang baik. Pekerjaan menyemai benih-benih itu adalah pekerjaan seorang guru. Jadi guru memiliki peran utama dalam menyemai benih-benih untuk menuju sebuah pencerdasan. Sayangnya, profesi guru itu telah mati atau memang sengaja dimatikan agar guru tidak memiliki kemandirian dalam menyiapkan lahan, memberi pupuk, dan menyemai benihbenih yang sedang tumbuh. Tugas guru dalam penyiapan lahan, pemberian pupuk, dan penyemai senantiasa akan tergantung pada yang memberikan komando atau instruksi. Meskipun guru memi-

liki cara lain dalam penyiapan lahan yang subur, memupuk yang rata, dan menyemai yang baik, bila cara itu tidak sesuai dengan kehendak si pemberi komando, maka tidak dapat diterapkan, bahkan sebaliknya guru dapat dicap sebagai pembangkang. Stigmatisasi semacam itu jelas kurang menguntungkan bagi kehidupan guru sehari-hari. Guru, sangat mungkin dalam menjalankan profesi bertentangan dengan hati nuraninya (mengalami konflik batin). Guru paham bagaimana harus menjalankan profesinya sebagai penyiap ladang, pemupuk, dan penyemai yang baik. Penulis, Kepala SMAN 1 Rendang, Guru Ajeg Bali 2007

POJOK

PDAM Badung pesimis capai target pendapatan. - Banyak bocor ya? *** Kemendikbud sebut penggantian UN bukan cobacoba. - Biasa ganti menteri ganti program. *** Karangasem ancam penggali ilegal akan ditindak tegas 2020. - Sudah biasa diancam.

Lingkungan BPDAS-HL Unda Anyar dan Dinas Kehutanan Bali

Peringatan Hari Ibu Ke-91

Kaum Perempuan Berdaya Indonesia akan Maju

PERINGATAN Hari Ibu Ke-91 Provinsi Bali Tahun 2019 berlangsung meriah di Gedung Citta Kelangen, ISI Denpasar, Selasa (17/12) kemarin. Peringatan Hari Ibu yang mengangkat tema ‘’Perempuan Berdaya, Indonesia Maju’’ ini juga disinergikan dengan HUT ke-20 Dharma Wanita dan HUT ke-13 Forum Anak Daerah. Setelah dibuka Gubernur Wayan Koster acara dilanjutkan dengan seminar melibatkan 1.000 peserta. Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, 52 persen dari penduduk Indonesia adalah perempuan. Di Bali persentasenya bahkan lebih tinggi, sehingga peran perempuan sangat menentukan di dalam pembangunan bangsa. Selama ini perempuan memang lebih dominan sebagai objek pembangunan, tetapi sekarang telah mulai tampil sebagai subjek. ‘’Menurut saya ini hal yang sangat positif, karena itu kita harus bersama-sama terus mendorong kehadiran para ibu dalam berkiprah menjalankan agenda pembangunan, berperan secara aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,’’ ujarnya. Koster juga mengharapkan dukungan perempuan atau para ibu terhadap visi pembangunan Bali ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ dengan kearifan lokal Sad Kerthi. Sebab, pihaknya ingin mengembalikan tatanan kehidupan Bali sesuai dengan karakteristik alam, manusia, dan budaya Bali. Perempuan agar ikut menyukseskan agenda pembangunan Bali tersebut, yang kini tengah dibangun secara serius oleh

HARI IBU - Acara pemotongan tumpeng menandai peringatan Hari Ibu Ke-91 Provinsi Bali Tahun 2019. Pemprov Bali di bawah kepemimpinannya bersama Wagub Cok Ace. Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengatakan, peran penting kaum ibu tidak hanya di ranah domestik tetapi juga di ranah publik. Tetapi ketika perempuan mampu berkiprah di ranah publik, jangan sampai melupakan ranah domestik. ‘’Jadi di situ kekuatan kaum ibu, bisa berbagi. Karena bagaimanapun benteng terakhir dari kejayaan bangsa kita itu adalah di keluarga-keluarga kecil kita bahkan sampai ke pelosok-pelosok, kampung-kampung, ini harus diberdayakan,’’ ujarnya. Putri Suastini mengibaratkan ayah dan ibu dalam sebuah keluarga adalah sayap.

Maka, kedua sayap ini harus seimbang, sehingga bisa terbang dengan optimal. Dengan kata lain, ibu-ibu harus diberdayakan semaksimalnya seperti halnya para ayah, sehingga bisa menggawangi, menjaga, merawat, dan menumbuhkembangkan dengan baik tunas-tunas bangsa. ‘’Sehingga ke depannya kita punya pemimpin-pemimpin yang berkarakter, berbudi pekerti luhur, itu karena diberdayakan oleh kaum perempuan yang sudah sangat berdaya. Berdaya kaum perempuan, Indonesia akan maju,’’ jelasnya. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali Luh Ayu Aryani mengatakan, peringatan Hari Ibu sebagai

upaya bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia yang telah berjuang dalam merebut dan mengisi kemerdekaan. Peringatan Hari Ibu sekaligus untuk mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan. Sebelumnya, peringatan Hari Ibu ke-91 juga diisi dengan kegiatan penyerahan sembako ke sembilan kabupaten/ kota kepada 900 lansia dan disabilitas, bincang bintang di Karangasem, jalan sehat keluarga, serta sosialisasi morlin, nobar, edukasi siswa terkait perkawinan dan pekerja anak. (ad448)

Tanam Ribuan Bibit Pohon di Pengubengan Besakih

RIBUAN bibit pohon ampupu, nangka, puspa dan alpokat ditanam di areal Pura Pengubengan, Desa Besakih, Rendang, Karangasem, Selasa (17/12) kemarin. Kegiatan ini diinisiasi BPDAS-HL Unda Anyar dan Dinas Kehutanan Bali. Penanaman bibit pohon itu dilakukan dalam rangka pelaksanaan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) pada Bulan Menanam Pohon Nasional Tingkat Provinsi Bali. Penanaman bibit pohon itu ditandai Pencanangan Gerakan Nasional Pemulihan DAS 2019. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bali I Made Gunaja mengatakan, kegiatan penanaman bibit pohon itu untuk melindungi dan melestarikan hutan, terutama memasuki musim penghujan. Terlebih saat Gunung Agung erupsi dua tahun lalu. Hutan yang ada di Besakih itu terdampak abu vulkanik, sehingga daun pohon menjadi mengering akibat paparan abu vulkanik tersebut. ‘’Langkah ini sebagai pemulihan atau rehabilitasi lahan kritis, sehingga kerusakan hutan itu tidak berkelanjutan. Di Bali ada sekitar 293 sungai, dari jumlah itu hanya 40 persen berair sepanjang tahun. Sisanya ada airnya ketika musim penghujan saja. Ujung DAS itu merupakan hutan. Kita terus berusaha agar hutan itu lestari. Jika hutan lestari maka masyarakat sekitarnya pasti sejahtera,’’ ujarnya. Gunaja menambahkan, pihaknya meminta usai menanam pohon itu agar masyarakat bisa ikut menjaga dan memeliharanya hingga pohon ini tumbuh dengan baik. Jangan sampai habis menanam po-

hon itu lalu ditinggalkan begitu saja, tanpa pernah dirawat. Karena itu, ia ingin kesejahteraan masyarakat meningkat melalui pengelolaan kawasan hutan. Sebab, beberapa bibit pohon yang ditanam itu dipercaya menghasilkan buah. ‘’Karena konsep kita adalah Tri Hita Karana. Di dalamnya ada aspek menjaga alam lingkungan. Kalau kita semua mau menjaga hutan, maka hutan pun pasti ikut menjaga kita. Terlebih sudah menjadi hutan desa. Kami harap desa ikut menjaga kelestarian hutan itu demi kesejahteraan warganya,’’ jelasnya. Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS-HL) Unda Anyar, Titik Wurdiningsih, mengatakan jumlah bibit pohon yang ditanam mencapai dua ribu bibit. Penanaman di-

lakukan di dua lokasi yakni areal Pura Pengubengan Besakih dan di Waringin, Desa Pempatan. Selain penanaman pohon, pihaknya juga memberikan bantuan bibit tanaman kepada masyarakat. Bibit yang diberikan secara gratis itu di antaranya sirsak, jambu merah, gaharu, intaran dan cempaka kuning. ‘’Sedangkan bibit pohon yang ditanam adalah ampupu, nangka, puspa, alpokat. Kami berharap setelah bibit itu sudah besar nantinya bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitarnya,’’ harapnya sembari mengatakan, bila ada masyarakat yang memerlukan bibit pohon itu, pihaknya siap membantu. ‘’Kita menyiapkan bibit gratis. Siapa pun masyarakat yang menginginkan bibit itu bisa mencari di Suwung, Denpasar,’’ harapnya. (ad450)

BIBIT POHON - Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bali I Made Gunaja menanam bibit pohon di areal Pura Pengubengan, Desa Besakih, Rendang, Karangasem, Selasa (17/12) kemarin.

Bali Community - Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.  Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya, Nyoman Winata, Ketut Winata, Wira Sanjiwani. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: IB. Wirawan Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Rabu Paing, 18 Desember 2019

Pimpin Rakor OPD, Bupati Eka Tekankan Percepatan Sistem Menuju ”E-Government”

RAKOR - Rakor seluruh OPD di Pemkab Tabanan yang dipimpin Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti juga dihadiri Wakil Bupati I Komang Gede Sanjaya.

BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memimpin rapat koordinasi (rakor) dengan semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tabanan, bertempat di rumah jabatan Bupati Tabanan, Selasa (17/12) kemarin. Pada rakor tersebut, Bupati Eka menekankan pentingnya percepatan sistem menuju E-Government. Turut hadir saat itu Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga, Forkopimda Tabanan, instansi vertikal dan BUMD di Tabanan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, para asisten, serta seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tabanan. Sekda I Gede Susila dalam paparannya mengatakan, rakor ini sebagai bahan evaluasi kinerja tahun 2019. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan

pelepasan ASN di lingkungan Pemkab yang telah purnatugas. Sementara itu, Bupati Eka pada kesempatan tersebut mengucap syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/ Tuhan Yang Maha Esa karena telah diberikan kelancaran dalam melaksanakan tugas. ‘’Sebagai bentuk rasa syukur kita karena telah diberikan banyak kelancaran dan anugerah, jadi kita tidak boleh lupa mengucapkan syukur,’’ ucapnya. Sesuai dengan pemaparan awal Sekda, sangat perlu dilakukan evaluasi kinerja selama tahun 2019. Dalam hal ini Bupati Eka menekankan agar seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tabanan mengevaluasi dan me-review kembali halhal yang menyangkut kegiatan fisik dan pertanggungjawaban keuangan. Semuanya diharapkan segera diproses dan diper-

cepat karena ini merupakan akhir tahun anggaran. Lebih lanjut Bupati Eka menegaskan, terkait program Pemkab menuju E-Government. Menurutnya, segala permasalahan dan kendala harus segera diatasi. Semua server di masing-masing OPD harus segera digabung dengan server induk sehingga semua kegiatan bisa dipantau dalam satu pintu. ‘’Ini harus segera ditindaklanjuti,’’ tegasnya. Jika semua server sudah terhubung, maka akan sangat memudahkan cara kerja Pemkab dalam mewujudkan semua program-program yang telah direncanakan, seperti e-budgeting, e-ticketing, e-planning, e-gibah, e-document, termasuk program Trans Serasi yang akan lebih dikembangkan. Penerapan program Garbage Start Up Online, yakni pengelolaan sampah secara mandiri yang dicanangkan

pada 2020 juga akan lebih mudah dijalankan. ‘’Ini (Garbage Start Up Online) perlu untuk lebih diseriuskan. Karena provinsi saja sudah menganjurkan untuk tidak lagi membuang sampah ke TPA, sehingga tidak ada sampah yang menggunung,’’ imbuhnya. Bupati Eka menekankan, program Garbage Start Up Online harus terealisasi. ‘’Ini mudah-mudahan sukses. Ini cita-cita saya yang terakhir, Garbage Startup Online harus jadi. Kalau sudah jadi bisa juga diterapkan di Kabupaten lain,’’ tegasnya. Wabup Sanjaya menambahkan, terkait Karya Agung Pangurip Gumi pada 20 Februari 2020 yang menjadi tanggung jawab Pemkab Tabanan. Dikatakannya, baik upakara dan perencanaan sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan bersama. (ad446)

Buru Narkoba, Polisi Obok-obok Kafe

Tabanan (Bali Post) – Dalam Operasi Cipkon Agung II 2019 jelang Natal dan Tahun Baru 2020, Polres Tabanan tidak hanya menyasar penjual kembang api dan tempat kos, namun juga gencar memburu penyalahgunaan narkoba. Seperti pada Senin (16/12) malam, petugas melakukan sweeping ke sejumlah kafe remang-remang. Dipimpin Kasubag Dal Ops Bag Ops Polres Tabanan Iptu I Nengah Widia, S.H., M.H., petugas menyasar sejumlah kafe mulai pukul 21.00 Wita. Satu per satu para pelayan atau waitress dan pengunjung kafe diperiksa. Sayangnya petugas polisi tidak menemukan barang berbahaya seperti narkoba dan lainnya. Diawali di Kafe Joged, petugas memeriksa 27 waitress dan 5 pengunjung. Setelah melakukan pengecekan identitas, ditemukan tiga waitress tanpa identitas kependudukan. Polisi juga melaksanakan penggeledahan. Hasilnya, tidak ditemukan barang berbahaya dan narkoba.

Selanjutnya petugas bergeser ke Kafe Tum Hi Ho yang berlokasi di Jalan By-pass Ir. Soekarno. Di sana petugas memeriksa 19 waitress dan 5 pengunjung. Lagi-lagi hasilnya nihil barang berbahaya dan narkoba. Akan tetapi, ditemukan dua waitress tidak bisa menunjukkan kartu identitasnya. Terkait waitress tanpa identitas ini, Polres Tabanan memberikan pembinaan dan berkoordinasi dengan pengelola kafe agar melengkapi identitas, termasuk melaporkan setiap pekerja ke aparat desa setempat untuk memudahkan pengecekan. Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu I Made Budiarsa, S.H. mengatakan, razia ini sebagai bagian Operasi Cipkon Agung II 2019 dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban menjelang atau saat perayaan Nataru. ‘’Razia memang menyasar barang berbahaya, termasuk narkoba dan selama razia tidak ditemukan barang berbahaya ataupun narkoba,’’ ungkapnya. (kmb28)

BUS SEKOLAH - Bus sekolah bantuan pemerintah pusat untuk mendukung pelayanan Trans Serasi.

Bali Post/bit

Pusat Perkuat Layanan Angkutan Siswa

Tabanan (Bali Post) -

Bali Post/ist

PEMERIKSAAN - Polisi saat melakukan pemeriksaan di kafe remang-remang.

400 Penyandang Disabilitas Ikuti Jalan Sehat

Tabanan (Bali Post) Ada yang menarik dalam peringatan Hari Penyandang Disabilitas Internasional 2019 yang digelar Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Mahatmiya Bali, Selasa (17/12) kemarin. Peringatan tersebut diisi jalan sehat yang diikuti 400 penyandang disabilitas. Meski dengan berbagai keterbatasan fisik, peserta sangat antusias menyusuri rute seputar Jalan Pahlawan, Tabanan. Kepala BRSPDSN Mahatmiya Bali I Ketut Supena menjelaskan, melalui peringatan Hari Disabilitas Internasional pihaknya ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa masih banyak penyandang disabilitas atau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang membutuhkan perlakuan setara

dengan masyarakat pada umumnya. Harapannya, masyarakat tidak lagi memandang sebelah mata dan tidak membeda-bedakan mereka. Bahkan menurutnya, masyarakat Tabanan kini cukup terbuka untuk menerima para disabilitas. ‘’Masyarakat bisa melihat PPKS bisa mengakses jalan dengan mandiri, baik yang fisik dengan kursi rodanya, netra dengan tongkat putih dan disabilitas lainnya,’’ terangnya. Menurut Supena, sepanjang rute jalan sehat, para disabilitas berjalan mandiri tanpa didampingi. Hanya saja saat ada tikungan mereka masih perlu diarahkan. ‘’Mobil banyak parkir di bahu jalan tapi mereka mampu mendeteksi dengan tongkat. Artinya, mereka sudah mampu mengimplementasikan orientasi dan mobilitas,’’ ucapnya. (kmb28)

Bali Post/ist

JALAN SEHAT - Para penyandang disabilitas mengikuti jalan sehat serangkaian Hari Disabilitas Internasional 2019, Selasa (17/12) kemarin.

Program angkutan sekolah atau Trans Serasi di Kabupaten Tabanan kembali mendapat dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan. Bentuk dukungan tersebut yaitu dengan memberikan bantuan satu unit bus sekolah. Ditargetkan bus ini sudah mulai beroperasi tahun 2020. Kepala Dinas Perhubungan Tabanan I Gusti Ngurah Darma Utama menjelaskan, armada Trans Serasi berjumlah 258 unit. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya merupakan bus bantuan pemerintah pusat. Khusus trayek layanan bus terbaru dari pusat masih akan dikaji terlebih dahulu. Sejauh ini, keseluruhan armada Trans Serasi telah melayani 23 SMP negeri di Kabupaten Tabanan. ‘’Untuk tambahan armada, tiap tahun terus kami ajukan usulan ke Kementerian dan

Sosial

tahun ini kami dibantu lagi satu unit bus kecil dengan kapasitas 20 seat,’’ terangnya, Selasa (17/12) kemarin. Dijelaskannya, bantuan ini akan dapat menyokong perbaikan bidang transportasi umum di Kabupaten Tabanan. Apalagi sistem transportasi umum memiliki tantangan berat dengan banyaknya volume kendaraan pribadi. ‘’Pemerintah daerah dirasa perlu menyiapkan sarana transportasi umum yang berkualitas dan bisa menarik keinginan masyarakat untuk memanfaatkannya. Di

Tabanan sendiri ini sudah diawali dengan menyiapkan angkutan publik untuk pelajar melalui layanan Trans Serasi atau angkutan sekolah dan nantinya untuk jangka panjangnya tidak hanya menyasar sekolah melainkan juga angkutan publik,’’ ungkapnya. Untuk diketahui, hingga saat ini Trans Serasi sudah menjangkau 23 SMPN dengan 72 trayek yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Tabanan. Hanya Kecamatan Selemadeg Barat yang belum mendapat layanan ini.

Armada berupa angkot berjumlah 100 unit. Sedangkan bus kecil dan bus sedang masingmasing berjumlah 155 unit dan 3 unit. Sebagian besar armada Trans Serasi telah dilengkapi GPS tracking. Peralatan tersebut telah terpasang di 164 unit armada. Terobosan ini muncul selain karena keterbatasan personel untuk melakukan pencatatan realcost data pengamprahan, juga dikarenakan jarak trayek cukup jauh. Proses pencatatan merupakan bentuk monitoring dari titik perjalanan menuju tempat tujuan yang nantinya akan dijadikan dasar pengamprahan pembayaran layanan. Sistem ini akan terkoneksi dengan petugas di kantor Dinas Perhubungan. (kmb28)

Puncak HUT Ke-11 AWBP

Diserahkan Buku Pedoman Pokok ’’Madiksa’’

PUNCAK HUT Ke-11 Paiketan Warga Arya Bang Pinatih (AWBP) Provinsi Bali/Pusat Tahun 2019 dilaksanakan di Pura Sakenan, Denpasar, Sabtu (14/12). Acara diawali persembahyangan bersama. Sekretaris Paiketan Warga AWBP Provinsi Bali/Pusat Drs. I Wayan Sudiarta, M.M. mengatakan, puncak HUT tahun ini dilaksanakan secara sederhana namun tidak mengurangi makna dari pendirian Paiketan Warga AWBP Bali/Pusat. Serangkaian HUT telah dilaksanakan beberapa kegiatan di antaranya pesamuan agung pada 20 Oktober yang menghasilkan keputusan dan ketetapan yang sangat penting, yaitu pedomanpedoman pokok bagi warga AWBP yang akan madiksa atau madwijati menjadi sulinggih. Siapa pun warih Ida Batara Warga AWBP yang akan madiksa, gelar yang akan diberikan disarankan kepada nabe napak (Guru Nabe) untuk di Puri Penatih dengan gelar Ida Rsi Agung dan tempatnya diberi nama Geria Gede, Kemudian di luar

Puri Penatih, gelar atau abhiseka kawekon adalah Ida Rsi Agung Putra Pinatih. Tempatnya diberi nama Geria. Ketua Harian Paiketan Warga AWBP Bali/Pusat I Gusti Mangku Ketut Adi Kertiyasa, S.H. mengatakan, walaupun HUT dilaksanakan secara sederhana, hendaknya peringatan HUT ini dijadikan momen saling merekatkan pasemetonan, menjalin persaudaraan yang semakin erat dan paras-paros Paiketan Warga AWBP. Ke depan pengurus paiketan akan melaksanakan kegiatan yang lebih menyentuh langsung kepada sameton AWBP yang tersebar di seluruh Bali setiap tiga bulan sekali. Sementara itu, Ketua Harian Mahakerta Warga Dang Hyang Bang Manik Angkeran Siddimantra Provinsi Bali, Ir. I Wayan Subagiarta, mengaku bangga dan terkesan dengan terobosan program yang telah dilaksanakan. Di antaranya, safari kesehatan di Buahan, Tabanan, penyerahan 63 tangki air bersih kepada Warga

Bali Post/kmb

MAHASABHA - Acara potong tumpeng serangkaian HUT ke-11 Paiketan Warga AWBP, Sabtu (14/12). Pada acara itu juga diserahkan buku hasil mahasabha tahun 2019. Tianyar Induk dan Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem, serta penyerahan paket sembako kepada Dadia AWBP di Tabanan dan Karangasem. Pada akhir acara dilaksanakan pemotongan tumpeng dan penye-

rahan buku hasil mahasabha tahun 2019 yang dilaksanakan secara bersama-sama antara Pengurus Paiketan Warga AWBP Provinsi Bali/Pusat dan Pengurus AWBP kota dan kabupaten seluruh Bali. (kmb)


Rabu Paing, 18 Desember 2019

Pemkab Sebut Pembelian Tiga Mobil Dinas Demi Efisiensi Gianyar (Bali Post) -

Tiga unit mobil operasional baru merek Toyota Hiace Premia disiapkan untuk menjamu tamu Pemkab Gianyar. Pengadaan tiga unit mobil putih ini menggunakan dana yang bersumber dari APBD Perubahan 2019 sebesar Rp 1,5 miliar lebih. Kabag Pengadaan Barang/ Jasa Setda Gianyar Made Arianta menerangkan, satu unit mobil Toyota Hiace Premia harganya Rp 535 juta. Pengadaan tersebut berdasarkan permohonan dari organisasi perangkat daerah (OPD) yakni Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Gianyar. ‘’Satu itu permohonan dari BPKAD dan dua unit permohonan Setda Gianyar. Tetapi terkait penggunaan nanti seperti apa, saya kurang tahu. Silakan ke OPD,’’ katanya. Sementara itu, Kepala BPKAD Gianyar Ngakan Ketut Jati Ambarsika membenarkan pihaknya mengajukan pengadaan mobil operasional. Dikatakan, mobil itu akan digunakan untuk operasional Satgas Pajak. ‘’Satgas itu kan banyak timnya. Jadi biar tidak banyak, tiga sampai lima mobil bila sekali turun, cukup dengan satu mobil. Kan lebih

efisien,’’ ujarnya. Diakuinya, selama ini bila tiga sampai lima mobil dinas yang digunakan untuk mendatangi satu kawasan hotel, ada kesan yang kurang bagus di mata wisatawan yang sedang menginap. ‘’Kalau sebelumnya, berdampak terhadap wisatawan yang melihat,’’ ungkapnya. Sepengetahuannya, dua unit mobil lainnya akan digunakan Setda Gianyar. Satu untuk operasional Bupati Gianyar, karena sering kali orang nomor satu di Gianyar itu membawa rombongan. ‘’Bapak Bupati untuk inspeksi dengan tim atau ada undangan. Kan tidak perlu bawa mobil banyak, cukup satu biar tidak membuat macet,’’ jelasnya. Sementara satu unit lagi digunakan untuk tamu, khususnya tamu negara atau tamu pemerintah yang hendak berkeliling lebih mengenal wilayah Kabupaten Gianyar. (kmb35)

MOBIL - Dua dari tiga mobil dinas yang dibeli Pemkab Gianyar. Total anggaran pengadaannya sebesar Rp 1,5 miliar lebih.

Bale Gong Terbakar Kerugian Rp 250 Juta Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan terbakarnya bale gong milik Dewa Teges Wirawan (58) di Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Selasa

(17/12) kemarin. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.00 Wita itu diduga akibat percikan api pembakaran sampah. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini.

Bali Post/nik

KEBAKARAN - Petugas damkar berupaya memadamkan api yang membakar bale gong milik warga Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Selasa (17/12) kemarin.

Hanya pemilik bangunan mengalami kerugian material mencapai Rp 250 juta. Kepala Satpol PP Gianyar Made Watha membenarkan insiden kebakaran tersebut. Guna menjinakkan api, pihaknya menerjunkan dua unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar). ‘’Begitu menerima laporan warga, sudah langsung kami kerahkan personel ke lokasi kejadian,’’ katanya. Petugas damkar harus berjibaku menangani api yang membakar atap bale gong berbahan ilalang itu. Guna mempercepat pemadaman, petugas damkar harus naik ke atap dan membuka atap ilalang guna mencari percikan api yang tersisa. ‘’Itu karena atapnya ilalang. Bila api tidak betul-betul padam, dikhawatirkan bisa hidup kembali,’’ ujar Watha. Untuk memadamkan api yang membakar bangunan berukuran 5 x 4 meter itu, petugas memerlukan waktu satu jam lebih, karena petugas ingin memastikan api betulbetul padam. Diduga sumber api yang membakar bale gong milik Wirawan yakni percikan api pembakaran sampah yang ada di samping bangunan. ‘’Untuk memastikan penyebab kebakaran, kita serahkan ke aparat yang berwajib,’’ tegasnya. (kmb35)

Melompat dari Motor Pria Ambon Dilarikan ke RSJ

Gianyar (Bali Post) Yansen Nuhumuru tibatiba melompat dari sepeda motor saat melintas di Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar, Senin (16/12) sore. Sejumlah warga pun langsung memberikan pertolongan. Namun tak berselang lama, pria asal Ambon itu justru dilarikan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Bangli. Usut punya usut, ternyata pria 30 tahun itu merupakan Orang Dengan Gangguan

Jiwa (ODGJ). Dari penuturan anggota Satpol PP Gianyar, Wayan Nasta, Selasa (17/12) kemarin Yansen merupakan pekerja bengkel di Bangli. Saat kejadian, ODGJ ini berboncengan dengan temannya. Setiba di pertigaan Desa Tulikup, Yansen mendadak melompat dari atas motor yang sedang melaju. ‘’Dia lompat dari atas motor. Kata temannya, waktu itu dia kumat karena dulu pernah ada riwayat ODGJ,’’ jelasnya.

Beruntung Yansen tak sampai luka berat. Dia kemudian dibantu oleh warga di sekitar TKP. ‘’Tapi karena warga khawatir korban kumat, mereka menelepon kami,’’ jelasnya. Pascamenerima laporan, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian dan menenangkan Yansen. Yansen kemudian diantarkan ke RSJ Bangli. Teman yang mengajak membonceng juga ikut bersama Yansen. (kmb35)

Bali Post/nik

ODGJ - Petugas Satpol PP Gianyar mengamankan ODGJ yang melompat dari motor.

Bali Post/nik

Mobil Operasional FKUB Ditarik Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar menarik mobil operasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Sebelumnya lima unit mobil itu dipergunakan masing-masing ketua majelis umat. Penarikan mobil operasional ini dibahas dalam rapat evaluasi di kantor Kesbangpol Gianyar, Selasa (17/12) kemarin. Sekretaris FKUB Gianyar Ida Bagus Viprajana mengatakan, sebagai pengganti mobil yang ditarik, akan diberikan kendaraan sesuai kebutuhan FKUB. Namun sistemnya nanti adalah pinjam pakai. ‘’Mobil operasional FKUB ditarik karena ada kebijakan dan lain hal,’’ katanya.

Menurutnya, mobil operasional diganti formatnya. Pemkab akan menyiapkan kendaraan yang sesuai kebutuhan FKUB. Untuk mengurus kendaraan tersebut, FKUB tinggal menghubungi petugas di Bagian Umum Setda Gianyar, mobil akan langsung keluar tanpa surat permohonan. Meski demikian, ia berharap agar di tahun berikutnya pengadaan mobil operasional untuk setiap ketua majelis umat di FKUB tetap disediakan. Hal ini mengingat kegiatan pelayanan umat yang dilaksanakan ketua majelis umat cukup padat. Terlebih ketua majelis rata-rata sudah memasuki usia lanjut.

Sebelumnya, Ketua FKUB Gianyar Tjokorda Gede Partasuniya membenarkan mobil operasional masingmasing majelis umat ditarik. Baginya, mekanisme yang diterapkan saat ini akan lebih bagus karena dapat meminjam kendaraan sesuai kebutuhan. ‘’Sekarang malahan lebih bagus bagi saya, karena pemerintah menyediakan kendaraan sesuai kebutuhan umat. Jika perlunya bus, bisa. Bak terbuka atau minibus juga bisa, sesuai keperluan umat,’’ bebernya. Tokoh asal Puri Payangan itu pun mengaku perbedaannya hanya tempat meminjamnya. Sebelumnya, cukup meminjam kepada

ketua lembaga umat, namun sekarang pihaknya harus meminjam di Bagian Umum Setda Gianyar. Kelebihannya, umat yang memerlukan operasional untuk sembahyang, kematian hingga pernikahan dapat meminta sesuai kebutuhan maupun jumlah umat yang akan menggunakannya. ‘’Jika minibus dengan kapasitas delapan orang itu kan sangat sedikit, harus lagi menyewa bus. Nah sekarang sudah bisa kita sesuaikan dengan jumlah yang kita perlukan. Bahkan ini sudah beberapa kali dilakukan oleh masing-masing umat sejak pemerintahan Bupati Agus Mahayastra,’’ bebernya. (kmb35)

Bali Post/nik

EVALUASI - Suasana rapat evaluasi FKUB Kabupaten Gianyar di aula Kesbangpol Gianyar, Selasa (17/12) kemarin.

Satpol PP Gencar Sidak Proyek Akomodasi Pariwisata Gianyar (Bali Post) Satpol PP Gianyar gencar melakukan inspeksi mendadak (sidak) akomodasi pariwisata. Tujuannya, memastikan usahausaha yang beroperasi di Kabupaten Gianyar telah sesuai peraturan. Teranyar, petugas menyasar tiga akomodasi pariwisata berupa vila dan penginapan di Ubud, Blahbatuh, dan Sukawati. Tiga akomodasi pariwisata tersebut belum mengantongi izin alias bodong. Kepala Satpol PP Gianyar I Made Watha, Selasa (17/12) kemarin mengungkapkan, sebagai tindak lanjutnya pihaknya masih sebatas memberikan pembinaan. Watha mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi yang membidangi perizinan guna menyikapi maraknya pembangunan akomodasi pariwisata. Jangan sampai marak pula usaha yang belum berizin. Selain berdasarkan koordinasi, petugas Satpol PP Gianyar juga gencar melakukan patroli menyasar vila yang masih dalam tahap pengerjaan. Dalam hal ini pihaknya ingin memastikan perizinan khususnya IMB sudah dikantongi.

‘’Saat patroli pasti ada saja ditemukan pengerjaan vila atau hotel yang baru,’’ ucap Watha. Diungkapkannya lebih lanjut, akomodasi pariwisata yang masih dalam tahap pengerjaan dominan belum memiliki izin. Seperti pembangunan vila yang menjadi sasaran petugas di Desa Laplapan, Kecamatan Ubud, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, dan di Desa Blahbatuh. ‘’Saat didatangi petugas, penanggung jawab akomodasi ini tidak mampu menunjukkan IMB dan lainnya,’’ jelasnya. Lantaran baru pertama kali didatangi, pemilik akomodasi pariwisata tersebut tidak langsung diberikan surat peringatan (SP). Tetapi tetap saja pemilik proyek harus mendapatkan pembinaan. ‘’Sementara kita berikan pembinaan dulu. Kalau masih membandel nanti akan diberikan SP 1,’’ tegas Watha. Lebih lanjut dia menerangkan, saat ini jajarannya memang lebih intens turun ke lapangan menyasar proyek akomodasi pariwisata. Pihaknya ingin memastikan perda ditaati. ‘’Jadi, akomodasi itu harus memiliki izin. Izin harus dilengkapi,’’ ujarnya. (kmb35)

Bali Post/nik

SIDAK - Petugas Satpol PP Gianyar saat sidak ke salah satu proyek akomodasi pariwisata.


Rabu Paing, 18 Desember 2019

Evaluasi Pelaksanaan APBD, Realisasi PAD 91 Persen

Semarapura (Bali Post) Memasuki akhir tahun 2019, Sekda Klungkung Gede Putu Winastra mengumpulkan stafnya di Ruang Rapat Praja Mandala, Selasa (17/12) kemarin. Pada saat itu, Sekda mengevaluasi pelaksanaan APBD 2019, agar dapat disempurnakan pada pelaksanaan APBD 2020 nanti. Salah satu catatan penting adalah realisasi PAD sudah mencapai 91,82 persen. Rapat staf lengkap itu dalam rangka evaluasi pelaksanaan APBD Tahun 2019 dan persiapan pelaksanaan APBD Tahun 2020 dan Perencanaan Tahun 2021. Sekda Gede Putu Winastra menjelaskan, terkait evaluasi pelaksanaan APBD 2019 realisasi keuangan TA 2019, per 16 Desember 2019, realisasi PAD Klungkung sebesar 91,82 persen. Dari anggaran

Rp226,07 miliar, terealisasi Rp207,5 miliar. Dari anggaran pendapatan pajak daerah Rp65,06 miliar terealisasi Rp72,3 miliar. Hasil retribusi daerah dari anggaran Rp35,1 miliar, terealisasi Rp36,8 miliar. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dari anggaran Rp8,4 miliar, terealisasi 100 persen. Sementara pendapatan asli daerah lain-lain yang sah, dari anggaran Rp117,4 miliar terealisasi Rp88,9 miliar. Masih terjadi kekurangan sebesar Rp27,5 miliar. Kekurangan itu salah satunya datang dari subsektor pendapatan denda pajak. Anggaran dipasang sebesar Rp20,05 miliar namun hanya tercapai Rp773,5 juta. Demikian juga pada subsektor pendapatan BLUD yang dipasang Rp75 miliar, tercapai Rp69,5 miliar.

Selanjutnya realisasi belanja tercapai 85,32 persen. Belanja langsung terealisasi 76,20 persen. Dan belanja tidak langsung terealisasi 92,61 persen. â&#x20AC;&#x153;Terkait persiapan pelaksanaan APBD Tahun 2020, kami ingin agar lahir SDM-SDM berkualitas. SDM yang berdaya saing dengan didukung pelayanan dasar dan infrastruktur,â&#x20AC;? kata Winastra. Ada empat prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan Pemkab tahun 2020. Pertama, pembangunan manusia berbudaya melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan daya saing SDM. Kedua, pembangunan infrastruktur untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Ketiga, penanggulangan kemiskinan dan pembangunan perekonomian untuk pening-

ka t ka n k e s e j a h t e r a a n m asyarakat. Keempat, percepatan reformasi birokrasi untuk mewujudkan birokrasi yang santun, berintegritas, akuntabel, responsif dan inovatif. Salah satunya dengan cara melakukan penegerian TK di daerah pedesaan sebanyak 13 TK. Dengan dilakukan home care, dan pitra jagra, hidroponik masuk KK miskin dan kegiatan lainnya. Untuk perencanaan tahun 2021, Pemkab Klungkung tetap memprioritaskan pelayanan air bersih kepada masyarakat, baik itu di wilayah Klungkung daratan maupun wilayah Klungkung kepulauan. Winastra mengharapkan agar pelaksanaan APBD Tahun 2020 dan Tahun 2021 dapat berjalan baik. Artinya sesuai perencanaan yang sudah disepakati bersama. (kmb31)

Bali Post/

RAPAT EVALUASI - Para pimpinan OPD saat hadir pada rapat evaluasi APBD.


Rabu Paing, 18 Desember 2019

Januari, Usaha Galian C Tak Berizin Ditindak Tegas Amlapura (Bali Post) -

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memberikan toleransi atau tenggang waktu bagi pengusaha galian C mengurus izin galian sampai Desember 2019. Tetapi, jika hingga awal Januari 2020, pegusaha galian C itu tetap belum mengantongi izin, maka petugas akan menindak tegas sesuai regulasi hukum yang berlaku. Kasat Pol PP Karangasem, I Wayan Sutapa, menegaskan hal itu, Selasa (17/12) kemarin. Pihaknya masih memberi kelonggaran menuntaskan izin hingga akhir Desember nanti. Akhir tahun ini terus akan dilakukan pembinaan dan pemantauan terhadap aktivitas galian yang ada di Selat, Bebandem maupun Kecamatan Kubu. Pemantauan itu dilakukan untuk memastikan sejauh mana proses izin itu telah dilakukan para pengusaha. “Namun, awal Januari 2020 tidak ada toleransi

lagi. Bila ada pengusaha belum juga mengantongi izin, maka akan ditindak tegas,’’ ujar Wayan Sutapa serius. Penindakan akan dilakukan petugas Satpol PP Provinsi Bali. ‘’Kita di daerah hanya mendampingi bila ada giat penindakan,” tegas Sutapa. Sutapa menambahkan sejauh ini pengusaha cukup banyak yang belum mengantongi izin seperti di Sebudi Selat. Kenyataanya memang baru beberapa pengusaha galian C saja yang memiliki izin. Sisanya masih menyelesaikan proses pengurusan

izin itu. Begitu pun, pengusaha di Bebandem dan Kubu, juga ada beberapa yang belum memiliki izin galian. “Kita meminta kepada para pengusaha di sisa waktu yang ada ini, mau lebih serius mengurus izinnya,’’ harapnya. Sehingga pengurusan izin itu bisa diselesaikan sebelum batas waktu yang diberikan awal Januari. Sebetulnya kalau sudah memiliki izin, kata Sutapa, para pengusaha galian C itu bisa lebih tenang menjalankan usahanya. (kmb41)

Dinilai Telah Mati Suri, Terminal Subagan Dijadikan Pusat Kuliner Amlapura (Bali Post) Keberadaan terminal Subagan di Kelurahan Subagan, Karangasem selama ini dianggap sudah mati suri. Kenyataanya, terminal itu tidak lagi berdenyut seperti sebelumnya. Sepinya terminal, akibat sudah tidak ada angkot yang mangkal di lokasi itu. Melihat kondisi kosong itu, terminal akan dimanfaatkan agar lebih berdaya guna. Rencananya akan dijadikan pusat kuliner. Kadis Perhubungan Karangasem, Ida Bagus Putu Suastika, Selasa (17/12) kemarin mengungkapkan, keberadaan terminal Karangsongkong Subagan memang tidak maksimal. Pasalnya, jarang ada angkot yang mangkal di terminal itu. Maka, agar keberadaan terminal bisa lebih maksimal lagi, pihaknya melontarkan ide merancang terminal itu dijadikan sebagai pusat kuliner. “Rencananya sebagian terminal dijadikan pusat kuliner. Tetapi hal itu baru rencana. Pusat kuliner nantinya akan dirancang di pinggir. Untuk mewujudkan harapan itu kami perlu koordinasi lebih lanjut dengan Disperindag,” ujarnya serius. Dipilihnya Terminal

Galian- Aktivitas galian yang ada di Karangasem banyak yang belum berizin. Satpol PP sendiri memberikan tenggang waktu pengurusan izin itu sampai akhir Desember. Sebab, awal Januari petugas akan menindak tegas pengusaha yang belum mengantongi izin itu.

Bali Post/kmb41

MATI SURI - Terminal Subagan selama ini mati suri. Rencananya, terminal Subagan akan dijadikan pusat kuliner. Subagan itu dijadikan pusat kuliner, kata Suastika, mengingat sampai saat ini di Karangasem belum ada pusat kulinernya. Dengan dibangunnya pusat kuliner di sana, maka nantinya terminal itu dipercaya jauh akan lebih ramai. “Selama ini, belum ada pusat kuliner yang bisa buka sampai malam hari di

Amlapura ini,’’ ujarnya. Diharapkan pusat kuliner itu bisa terwujud. Malah agar bisa buka hingga malam hari. ‘’Dengan demikian masyarakat pecinta kuliner itu nantinya bisa menikmati berbagai jenis kuliner bersama keluarga dan kerabat mereka pada malam hari,” ujar Suastika. (kmb41)

Wisdom Dominasi Kunjungan ke Museum Lontar Pengunjung Hanya Donasi Seikhlasnya

MUSEUM Lontar Dukuh Penaban, Karangasem belakangan ini terus saja mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Museum itu belakangan menjadi daya tarik untuk dikunjungi, terutama wisatawan domestik (wisdom). Bahkan, hingga tertengahan Desember 2019 ini, jumlah kunjungan ke museum sudah menembus lima ribu lebih. Lalu apa produk unggulan Museum Lontar Dukuh Penaban itu sehingga banyak wisatawan tergerak berkunjung ke museum lontar? Bendesa Adat Dukuh Penaban, I Nengah Suarya, Selasa (17/12) kemarin, mengatakan belakangan ini kunjungan wisatawan meningkat drastis. Memang sejauh ini kunjungan masih didominasi wisatawan domestik. ‘’Jumlah kunjungan mengalami peningkatan signifikan dari sebelumnya. Hingga pertengahan Desember ini, bahkan sudah mencapai 5.400 wisatawan,’’ ujar Nengah Suarya bangga. Wisatawan asing yang diharapkan lebih banyak datang, memang belum seramai wisatawan domestik. Wisatawan dari luar yang tertarik ke museum itu berasal Eropa terutama Cekoslovakia dan negeri kincir angin Belanda. “Rata-rata jumlah kunjun-

gan per bulannya 350 sampai 450 orang ingin menikmati museum lontar itu,” ucapnya. Karena merupakan museum lontar, kata Suarya, para pengunjung yang datang ke sana memang mereka ingin mengetahui lebih serius masalah lontar. Di tengah era dunia digital yang sangat masif dewasa ini, keberadaan museum lontar menjadi hal yang langka bagi banyak orang. Karena itu wisatawan yang berkunjung benar-benar mereka itu ingin memuaskan rasa ingin tahunya. Seperti apa lontar itu sebenarnya. Bagaimanya lontar itu dipelihara, dan bagaimana kesulitan menulis di atas lontar. Selain itu tema dan topik apa saja yang dituangkan dalam lontar tersebut.

‘’Memang banyak nilai-nilai edukasi yang bisa diperoleh anak-anak berkunjung ke museum lontar itu. Banyak transformasi pengetahuan bisa diperoleh dari museum. Mulai bagaimana bentuk lontar, bagaimana cara membacanya, menulis di atas lontar dan menyiapkan material lontar sehingga nantinya lontar itu layak ditulisi di atasnya,’’ ujarnya Namun, pengunjung domestik biasanya menanyakan pengelolaan dan dampak konstruktif keberadaan museum itu bagi masyarakat sekitar. “Ada juga wisatawan ke museum itu melihat keindahan pesona alam yang memang eksotik di sekitar Dukuh Penaban itu,” katanya. Sejauh ini pengunjung yang datang ke museum masih belum dipunggutin karcis. Namun, diharapkan kepada pengunjung memberikan donasi seikhlasnya. “Kami tidak mematok target tiket masuk itu jumlahnya harus berapa. Seikhlasnya saja, karena itu berapa pun diberikan kita terima sebagai rezeki,” pungkas Suarya. (nan)

Bali Post/kmb41

BERKUNJUNG - Wisatawan saat berkunjung ke Museum Dukuh Penaban.


Rabu Paing, 18 Desember 2019

Sepi Pembeli, Pedagang Enggan Buka Kios di Pasar Loka Çrana Bangli (Bali Post) –

Pasar Loka Çrana sudah mulai dioperasikan Pemkab Bangli sejak Agustus lalu. Namun sampai sekarang, kios yang disediakan bagi pedagang kain, sandal dan kuliner di pasar tersebut belum semuanya ditempati pedagang. Sepinya pengunjung diduga menjadi penyebab banyak pedagang memilih belum membuka kiosnya, meski sudah mengantongi kunci dari Disperindag. Pantauan Selasa (17/12) siang kemarin, jumlah kios di pasar Loka Çrana yang tutup lumayan banyak. Mencapai puluhan kios. Selain kios untuk pedagang kain dan sandal, kios pedagang kerajinan dan kuliner di sisi barat dan utara pasar juga demikian. Karena lama tak ditempati, kondisi depan kios terlihat kotor dan berdebu. Beberapa pedagang yang ditemui di pasar setempat mengatakan, dari sekian banyak kios yang kemarin terlihat tutup, beberapa di antaranya ada yang buka jarang-jarang dan beberapa lainnya tidak pernah buka sama sekali. Padahal oleh Disperindag semua pedagang telah dibagikan kunci kios. Kondisi itu diakui cukup berpengaruh terhadap pedagang lainnya. Sebab dengan banyaknya kios yang tutup, minat pengunjung untuk datang ke Pasar Loka Çrana menjadi sangat minim. Otomatis pedagang yang berjualan jadi sepi pembeli. Apalagi kios yang sering tutup lokasinya berada di depan dan tengah pasar. “Kalau cuma segini pedagangnya yang jualan males jadinya orang-orang belanja ke sini,” ujar salah seorang pedagang pakaian yang enggan disebutkan namanya. Pedagang itu juga mengungkapkan, sejak November lalu Pemkab sudah mulai mengenakan retribusi terhadap para pedagang. Besarannya Rp8 ribu per hari. Nilai retribusi yang dikenakan tersebut dinilai

cukup mahal. “Belum lagi nanti kami harus bayar biaya listrik dan air. Sementara situasi di pasar seringan sepi,” ujarnya. Dia berharap pemerintah dapat bersikap tegas terhadap pedagang yang tak kunjung membuka kiosnya. Bila memungkinkan pedagang yang dapat kios di belakang diizinkan menempati kios di depan yang tidak kunjung ditempati. “Daripada dibiarkan kosong,” ujarnya. Dikonfirmasi mengenai hal itu, Plt. Kepala Disperindag Kabupaten Bangli Wayan Gunawan mengaku akan segera menyikapi banyaknya kios di Pasar Loka Çrana yang masih kosong. Pihaknya akan segera melakukan pendataan dan bersurat ke pedagang-pedagang tersebut. Jika setelah disurati ternyata masih ada pedagang yang belum mau menempati kios yang sudah diberikan, maka pihaknya akan mengevaluasi pedagang tersebut dan tidak menutup kemungkinan akan mencabut hak untuk menempati kios itu. “Minggu-minggu ini akan kami surati,” ujarnya. Sesuai data yang dimilikinya, jumlah pedagang kain, aksesoris, dan pedagang kios yang telah mengambil kunci kios sebanyak 157 orang. Selain itu, ada juga 9 pelaku IKM dan pedagang kain blok utara yang sudah ambil kunci. Sementara untuk kios kuliner, dari 8 kios yang tersedia yang sudah ambil kunci hanya tiga orang. (kmb40)

Polres Amankan Ratusan Liter Arak dan Meriam Bambu Bangli (Bali Post) – Ratusan liter minuman keras (miras) jenis arak diamankan jajaran Polres Bangli dari sejumlah tempat. Selain arak, Polres juga menyita meriam bambu milik seorang warga di Tembuku. Kegiatan penertiban tersebut dilaksanakan dalam rangka operasi Cipkon Agung II 2019. Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, Selasa (17/12) kemarin menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir, pihaknya melaksanakan penertiban miras ke sejumlah lokasi yang disinyalir menjadi tempat peredaran miras. Pada Jumat (12/12) lalu, petugas berhasil mengamankan 100 liter arak dalam tiga jeriken putih dari tangan I Wayan Sukayasa (39), warga Desa Telaga Tawang, Sidemen Karangasem. Sukayasa terjaring operasi saat melintas di jalan raya jurusan Sidembunut menuju Bangli. Dari hasil pemeriksaan, pria tersebut mengaku berencana menjual araknya ke warung warga di seputaran kota Bangli. “Yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan surat izin pen-

jualan minuman beralkohol sehingga minuman beralkohol tersebut disita untuk penyidikan lebih lanjut,” jelasnya. Selanjutnya pada Sabtu (14/12) lalu, tim mengamankan 20 liter arak masing-masing dari Ida Bagus Darma Wiguna, warga Desa Jehem Tembuku di LC Uma Bukal dan dari I Nyoman Sutika dari Lingkungan Banjar Pande, Cempaga. Kemudian pada Senin (16/12) tim kembali berhasil mengamankan 20 liter dari I Wayan Yudianto saat petugas melaksanakan operasi di Jalan

Brigjen Ngurah Rai, Bangli. “Di hari yang sama petugas juga mengamankan meriam bambu di Banjar Penida Kaja, Desa Tembuku. Meriam yang sempat dibunyikan oleh I Wayan Tenang itu diamankan agar tidak mengganggu kenyamanan dan ketertiban,” jelasnya. Dalam operasi itu, tim sekaligus memberikan imbauan dan arahan agar masyarakat ikut bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban jelang perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. (kmb40)

Bali Post/kmb40

ARAK - Petugas mengamankan arak dalam jeriken saat melaksanakan Operasi Cipkon Agung.

Pilkada 2020

Mantan Perbekel Awan Ambil Formulir Pendaftaran ke Golkar Bangli (Bali Post) – DPD II Golkar Bangli telah membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati sejak Rabu (11/12) lalu. Selama seminggu dibuka, sudah ada empat nama yang mengambil formulir pendaftaran ke kantor Sekretariat Golkar Bangli. Yang terbaru yakni Sang Nyoman Putra Erawan. Mantan Perbekel Desa Awan, Kintamani itu mengambil formulir pendaftaran, Selasa (17/12) kemarin. Dia berniat mendaftar untuk posisi calon wakil bupati mendampingi Ida Bagus Giri Putra yang sudah lebih dulu mengambil formulir pendaftaran ke Golkar. Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Bangli, I Nengah Darsana, dikonfirmasi siang kemarin mengatakan, Sang Nyoman Putra Erawan mengambil formulir pendaftaran sekitar pukul 12.30 Wita melalui perwakilannya, Wayan Langsung dan Wayan Jaman. Sebagaimana yang disampaikan perwakilannya, Sang Nyoman Putra Erawan berniat maju sebagai wakil bupati mendampingi Ida Bagus Giri Putra yang kini masih menjabat Sekda Bangli. “Itu disampaikan langsung oleh perwakilan Sang Nyoman Erawan saat datang mengambil formulir tadi,” ungkap Darsana. Dengan kedatangan perwakilan Sang Nyoman Putra Erawan untuk ambil formulir, maka hingga saat ini, sudah

ada empat nama yang berkeinginan maju lewat Golkar. Disebutkan Darsana, pada hari pertama pendaftaran dibuka, Made Subrata menjadi orang pertama yang mengambil formulir. Disusul Ngakan Kutha Parwata dan Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra yang mengambil formulir di hari berikutnya. Meski demikian, sampai saat ini, baik Made Subrata, Ngakan Kutha dan Ida Bagus Giri Putra belum diketahui apakah akan mendaftar di posisi cabup atau cawabup. Sebab, formulir pendaftaran yang disediakan Golkar untuk bakal calon bupati dan wakil bupati sama. Darsana mengaku baru bisa tahu saat mereka sudah mendaftar. “Untuk sementara ini belum ada yang mengembalikan formulir. Kami masih menunggu,” terangnya. Sementara itu, Sang Nyoman Putra Erawan dikonfirmasi terpisah sore kemarin membenarkan dirinya telah mengambil formulir pendaftaran ke Golkar Bangli melalui kakak sepupunya. Dia berencana mendaftar sebagai calon wakil bupati. Alasannya karena dia menyadari kemampuannya terbatas hanya di posisi wakil bupati. Putra Erawan juga mengungkapkan jika nanti dirinya diberi tiket maju jadi calon wakil bupati oleh Golkar, dirinya ingin bisa berpaketan dengan Ida Bagus Giri Putra. (kmb40)

TUTUP - Beberapa kios di Pasar Loka Çrana tampak tutup, Selasa (17/12) kemarin.

Bali Post/kmb40

Wabup Sedana Arta Terima Kunjungan Kerja Pemkab Jombang WAKIL Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, didampingi Kadis PUPR Perkim Kabupaten Bangli, I Wayan Lawe, menerima kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dalam rangka studi komparatif dan kunjungan studi lapangan tentang backlog (kekurangan rumah) dan PSU (Prasarana dan Sarana Utilitas), Selasa (17/12) kemarin. Rombongan Pemkab Jombang yang dipimpin langsung Bupati Jombang, Mundejidah Wahab, juga sekaligus mengunjungi desa wisata Penglipuran untuk meninjau model perumahan tradisional yang dipertahankan dan menjadi potensi pariwisata. Kedatangan rombongan Pemkab Jombang diterima Wabup Sedana Arta di ruang rapat Arjuna Kantor Bupati Bangli. Bupati Jombang Mundejidah Wahab selaku ketua rombongan menyampaikan ucapan terima kasih karena sudah bisa diterima langsung oleh Wakil Bupati Bangli. Pada kesempatan itu ia menyampaikan maksud dan tujuannya mengunjungi Bangli adalah untuk studi komparatif dan studi lapangan tentang backlog dan PSU, berkaitan tentang strategi penanganan dan pembiayaan meliputi diskusi tentang kriteria dalam pengajuan usulan untuk perolehan dana DAK. Sekaligus kunjungan ke desa wisata Penglipuran sebagai model perumahan tradisional yang dipertahankan dan menjadi potensi pariwisata, pengenalan kawasan Batur Geopark, kopi Kintamani dan pelestarian anjing Kintamani. “Kami mengadakan kunjungan ini ke Bangli karena Kabupaten Bangli telah

memiliki prestasi dalam pelaksanaan Batur Geopark, dan di samping juga untuk sharing pengalaman mengenai objek wisata Penglipuran sebagai desa terbersih di dunia, pengembangan kopi Kintamani dan budi daya anjing Kintamani di Kabupaten Bangli,” kata Mundejidah. Wakil Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, menyambut baik kunjungan kerja dari Pemkab Jombang. Sedana Arta merasa bangga karena Bangli dipilih sebagai tujuan untuk studi komperatif ini. Dalam kesempatan itu, Wabup Sedana Arta menyampaikan bahwa Kabupaten Bangli telah berhasil meraih Batur Global Geopark dari Unesco, dan juga bisa memajukan Desa Pengli-

puran sebagai desa terbersih di dunia. Atas kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bangli dengan kelompok petani kopi di Kintamani, nama kopi Kintamani semakin mendunia. Demikian juga dengan budi daya anjing Kintamani yang kini sudah diakui sebagai ras asli Indonesia. “Semoga dengan sharing ini kita bisa saling melengkapi,” kata Sedana Arta. Pada acara tersebut, dilaksanakan tukar-menukar cenderamata antara pemerintah Kabupaten Bangli dan Pemerintah Kabupaten Jombang. Kemudian dilanjutkan dengan dialog dan diskusi yang dipimpin oleh Kadis PUPRPerkim Kabupaten Bangli, I Wayan Lawe. (ad462)

JOMBANG - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Kadis PUPR Perkim Kabupaten Bangli I Wayan Lawe menerima kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dalam rangka studi komparatif dan studi lapangan, Selasa (17/12) kemarin.


Rabu Paing, 18 Desember 2019

Usai Dilantik, Perbekel Desa Celukan Bawang Kembali Ditahan Singaraja (Bali Post) –

Mohamad Ashari akhirnya dilantik menjadi Perbekel Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Selasa (17/12) kemarin. Dia dilantik Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, bersama 30 perbekel lain di Kecamatan Seririt, Busungbiu, dan Kecamatan Gerokgak. Namun, usai dilantik, Ashari terpaksa kembali digiring ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Singaraja atau ditahan lantaran tersangkut dugaan kasus korupsi. Saat mengikuti pelantikan, jaksa memberikan izin keluar lapas dari pukul 09.00 Wita sampai pelantikan selesai. Ashari saat ini tersangkut kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) proyek pembangunan geDIJEMPUT – Perbekel Desa Celukan Bawang, Mohamad Ashari, setelah dilantik kembali dijemput petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng dengan mobil tahanan, Selasa (17/12) kemarin.

Ditabrak Motor, Pejalan Kaki Tewas Singaraja (Bali Post) – Nasib sial dialami seorang pejalan kaki, Luh Karti (53), asal Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada. Karti meregang nyawa setelah ditabrak sepeda motor dari belakang. Kejadian ini terjadi saat korban berjalan di pinggir jalan Singaraja – Bedugul Km 5.200, wilayah Lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada, Senin (16/12) malam. Kapolsek Sukasada, Kompol Nyoman Landung, seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subawa, Selasa (17/12) kemarin membenarkan pihaknya telah menerima laporan kejadian tersebut. Kompol Landung mengatakan, sebelum kejadian, korban sedang jalan di TKP. Saat bersamaan melintas sepeda motor DK 3986 UK yang dikendarai M. Zikrun (51) dari Desa Gitgit. Sepeda motor ini datang dari arah Su-

dung kantor Perbekel Desa Celukan Bawang. Ashari datang ke acara pelantikan di Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja eks Dermaga Pelabuhan Buleleng sekitar pukul 09.00 Wita. Dia diantar mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng dengan dikawal Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Wayan Genip, personel intel dan polisi. Tiba di lokasi pelantikan, Ashari kemudian mengenakan pakaian dinas perbekel. Meskipun kehadirannya dikawal para p e n e g a k huku m , n a m un Ashari tampak tetap tenang mengikuti prosesi pel-

antikan. Setelah semua tahapan pelantikan diikuti, Ashari tetap dikawal aparat Kejari. Sekitar pukul 12.00 Wita, petugas Kejari kemudian meminta Ashari untuk kembali ke lapas. Dia kembali melepas seragam dinas perbekel dengan pakaian yang telah disiapkan sang istri. Saat meninggalkan lokasi pelantikan, Ashari tampak mengenakan rompi bertuliskan “Tahanan” naik ke mobil tahanan Kejari. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Buleleng, Made Subur, mengatakan Ashari tetap dilantik sebagai perbekel terpilih karena dibenarkan oleh reg-

Pansel Umumkan Tiga Calon Sekda Singaraja (Bali Post) – Panitia seleksi (pansel) lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng akhirnya menetapkan tiga calon. Dari rekapitulasi nilai tahapan seleksi, calon sekda Gede Suyasa (Asisten Administrasi Umum), Ni Made Rousmini (Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahtraan Rakyat), dan Gede Sandhiyasa (Kepala Dinas Sosial) ditetapkan masuk peringkat tiga besar. Dari pengumuman No. 800/ 3352/ PANSELJPT/ BKPSDM/ 2 0 1 9 tanggal 17 Desember 2019, calon sekda Gede Suyasa menduduki

kasada menuju Gitgit. Melintas di lokasi kejadian tiba-tiba sepeda motor hilang kendali. Saat itu juga pengendara motor menabrak korban hingga mengalami benturan keras. Pengendara motor terjatuh dan badannya juga mengalami sejumlah luka. Saat ditolong, tubuh korban terdapat luka serius dan kondisinya lemas. Sayang, ketika dibawa ke rumah sakit, nyawa korban sudah tidak ditolong dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara Zikrun juga mengalami luka serius. Dia masih dirawat di RSUD Buleleng. “Jadi benar ada lakalantas, di mana korban pejalan kaki meninggal dunia. Kasusnya masih ditangani lebih lanjut,” jelasnya. Terkait pemicu lakalantas ini, Kompol Landung menyebutkan, dari keterangan saksi dan olah TKP, diduga penyebab lakalantas ini karena pengendara sepeda motor kurang hati-hati saat berkendara. (kmb38)

peringkat pertama. Birokrat asal Desa Tejakula Kecamatan Tejakula itu meraih total nilai 80.16. Disusul peringkat kedua dengan raihan nilai 77.04 direbut Ni Made Rousmini. Gede Sandhiyasa keluar sebagai peringkat ketiga. Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) ini mengumpulkan total nilai 76.38. Sementara nasib kurang beruntung dialami calon sekda Putu Karuna (Asisten Pemerintahan dan Hukum). Pejabat asal Desa Banyuatis Kecamatan Banjar ini harus tersisih setelah mendapatkan nilai terendah yakni 73.07. Dengan hasil ini, Karuna dipastikan “terpental” dari bursa pemilihan calon sekda yang akan dipilih oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS). Sekretaris Pansel yang juga Kepala BKPSDM Buleleng, Gede

Wisnawa, mengatakan setelah rapat penentuan nilai akhir, pansel mengumumkan hasil seleksi tersebut dengan transparan. Setelah pengumuman, Wisnawa menyebut, Rabu (18/12) ini akan melaporkan tahapan dan hasil seleksi tersebut kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta. Selain melaporkan semua tahapan seleksi, pansel juga ingin mendapatkan rekomendasi terhadap hasil akhir ranking tiga besar calon sekeda. Dengan rekomendasi KASN itu, maka pansel telah menunaikan tugasnya. Pansel selanjutnya akan menyerahkan tiga nama calon sekda kepada Bupati. Dari tiga nama itu, nantinya akan dipilih satu calon yang terbaik menjadi sekda depinitif menggantikan Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. yang pensiun mulai Maret 2020 mendatang. (kmb38)

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA

Dcr Sopir Laundry di Kerobokan Kuta T/WA 081236015546

Dicari House Keeping laki/perempuan E:omorich.bali@gmail.com

PROPERTY

PROPERTY

RUPA-RUPA

DIJUAL TANAH

DIJUAL RUMAH

2 Sales Marketing wnt,1 Sopir, 1 Sales Srbtan Wnt 081339280656

Dcr Staf Marketing u/Koperasi Lam :Jln.Tegal Cupak,Gg.Subali No.59B Kerobokan/081999589156

Dicari Sales P/W pnya sepeda motor. Hub.727744,081999436969

Tnh:26A SS.Road Seminyak, 15A Cargo Indah 4 Dps.085100867168

Dijual Rmh Dajan Peken Tabanan DP 10% Bunga Krd 0.83% /bln Hub:08174792678 / 081805374433

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172

B.BP.001.12.19.0000456

B.BP.001.12.19.0000461

Bth Sales/Marketing (female) Utk Consumer Product,Pglmn CV:versaindustries@gmail.com

B.BP.031.12.19.0000453

Cr PRT wnt bs naik motor tgl dlm+Sopir bs matik085238127777 B.BP.004.12.19.0000443

Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01

B.BP.001.12.19.0000434

Dcr tng krim lele (pke spd mtr) H.081246682139 / 081916982311 B.BP.004.12.19.0000442

Dibutuhkan Segera Buttler utk Homestay Baru di Nusa Dua. Hub:081237330307/085625071097

B.BP.001.12.19.0000360

Dicari Admin Sembako, Bisa Computer,Max 35th,SMEA Acct Hub.081338097333

B.BP.001.12.19.0000398

BIRO JASA

RUPA-RUPA SERVICE

B.BP.001.12.19.0000428

B.BP.004.12.19.0000314

Dicari segera Cook untuk Malo’s Rest 0361-730913

B.BP.154.12.19.0000444

Dicr Pembantu urus Jompo tinggal dlm gaji bgs. 081246267171 B.BP.001.12.19.0000445

Dicr Tukang Belanja & Sablon Jl.Patih Nambi 7A/085100061049 B.BP.001.12.19.0000433

Sales Marketing, Admin Editing, Welder Las Pipa : 08510317222 B.BP.001.12.19.0000309

ulasi. Hanya, karena setelah dilantik, Ashari harus kembali menjalani proses hukum dan ditahan di lapas. Maka jabatannya diberhentikan sementara. Pemberhentian sementara itu telah diproses melalui Surat Keputusan (SK) Bupati. Sementara itu, Bupati Agus Suradnyana mengingatkan kepada perbekel baru agar inovatif dalam menjalankan pemerintahan dan melakukan pembangunan sesuai potensi yang ada di desa. Untuk menambah wawasan, Bupati juga memerintahkan PMD melatih para perbekel untuk meningkatkan wawasan dalam memahami aturan dan administrasi pemerintahan. Selain itu, Bupati menginstruksikan agar pasca-pilkel serentak, perbekel terpilih segera merangkul calon yang kalah untuk bersama-sama membangun desa. (kmb38)

B.BP.004.12.19.0000458

PROPERTY

B.BP.004.11.19.0000726

DIJUAL RUKO

Ruko Kertha Wijaya A1, Buluh Indah 26C Dps Hub:085100867168 B.BP.004.12.19.0000459

KEHILANGAN HlgBPKBNo.B0071046-HDK1006 FAB AN.I Nyoman Sumantara P B.BP.001.12.19.0000436

KEHILANGAN Hlg BPKB No.C2399542-O DK 8720 BY AN.Antonius Wayan Wider B.BP.001.12.19.0000435

Hlg SHM dgn No.409 Ls Tnh 2400 M2 /Ds.Munggu AN.I Made Jati B.BP.001.12.19.0000397

B.BP.001.12.19.0000211

PENGUMUMAN Dgn ini PT Studio Akar Desain Jl.Uluwatu 275 Villa Nirwana Bukit Jimbaran Kel.Jimbaran Kec. Kuta Selatan Badung Bali akan membubarkan perseroannya dgn Notaris Yan Armin akta Tgl. 11-12-2019 No.110 Yg keberatan harap kirim surat tertulis kpd Direksi Perseroan maksimal 7 hari dari pengumuman ini.

B.BP.004.12.19.0000412

KEHILANGAN


Rabu Paing, 18 Desember 2019

SMAN 2 Negara Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri hasil membina sekolah imbas agar turut serta membudayakan ramah lingkungan dan melestarikan lingkungan sekolah sebagai wahana belajar yang aman, nyaman dan menyenangkan. Kepala SMAN 2 Negara I Wayan Sudiarta, Senin (16/12), mengatakan prestasi yang diraih ini merupakan kerja keras seluruh warga sekolah sejak 2013 lalu. ‘’Ini merupakan wujud implementasi visi SMAN 2 Negara, meraih Adiwiyata Mandiri dan astungkara tahun 2019 ini visi tersebut bisa kita wujudkan,’’ ujar Sudiarta. Dengan pencapaian ini, budaya ramah lingkungan yang sudah melekat dan diterapkan oleh warga sekolah, diharapkan juga bisa diimplementasikan di lingkup luar sekolah. Bukan hanya di sekolah imbas, tetapi di lingkunPENGHARGAAN – Kepala SMAN 2 Negara I Wayan gan rumah dan keluarga. Sudiarta, S.Pd., M.Pd. menunjukkan trofi penghar- Saat ini SMAN 2 Negara gaan Sekolah Adiwiyata Mandiri seusai diserahkan memiliki tiga sekolah imlangsung oleh Menteri LHK RI Siti Nurbaya Bakar. bas yang diberikan pembinaan dan implementasi SMA Negeri 2 Negara penghargaan bergengsi di budaya ramah lingkungan menerima penghargaan bidang Lingkungan Hidup di Kecamatan Jembrana Sekolah Adiwiyata Mandiri dari Kementerian Lingkun- dan Negara. Di antaranya tahun 2019 dari Kement- gan Hidup dan Kehutanan S M P N e g e r i 5 N e g a r a , erian Lingkungan Hidup RI ini. Penghargaan ini SMP Negeri 6 Negara dan dan Kehutanan RI. Peng- diberikan kepada sekolah SD Negeri 3 Kaliakah. Sudiarta juga sangat hargaan diserahkan Men- yang dinilai mampu menteri LH dan Kehutanan RI gaktualisasikan budaya berharap semua sekolah Siti Nurbaya Bakar dan lingkungan di semua aspek di Jembrana bisa menyusul apa yang telah dicapai diterima Kepala SMAN 2 kegiatan sekolah. Negara I Wayan Sudiarta, Sekolah berhasil mem- SMAN 2 Negara saat ini. S.Pd., M.Pd., Jumat (13/12) budayakan peran warga Untuk itu, budaya perdi Auditorium Dr. Ir. Soed- sekolah dalam perlind- lindungan dan pengelolaan jarwo, Gedung Manggala ungan dan pengelolaan lingkungan hidup dalam Wanabakti, Jakarta Pusat. lingkungan hidup guna lingkup sekolah bisa diSMAN 2 Negara menjadi m e n u n j a n g p e m b a n g u - implementasikan menunSMA pertama di Kabupaten nan yang berkelanjutan. jang pembangunan yang Jembrana yang menerima Sekolah juga telah ber- berkelanjutan. (ad452)

Cetak Seribu Wirausaha PUSAT Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Jembrana yang saat ini sudah beroperasi diharapkan mendorong tumbuhnya wirausaha baru serta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar lebih berkembang. Sejumlah upaya dilakukan di antaranya program pendampingan di desa dan kelurahan, program lomba startup kewirausahaan serta workshop. ‘’Dengan upaya ini, kami targetkan lahir seribu wirausaha serta UMKM baru pada tahun 2020,’’ kata I

Komang Agus Adinata, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan. Menurut Adinata, saat ini PLUT memiliki lima konsultan pendamping di bidang Kelembagaan, SDM, Produksi, Pembiayaan dan Pemasaran. Mereka aktif memberikan pelatihan sesuai bidangnya masingmasing. Dukungan kepada wirausaha/ UMKM yang dilakukan PLUT bentuknya kolaborasi dan sinergitas, baik pengusaha besar dengan wirausaha baru/mikro. Mereka dipertemuk a n

dalam acara temu bisnis, sehingga terjalin relasi dalam bentuk dukungan akses pemasaran bagi produk wirausaha pemula/mikro. Selama kurun waktu lima bulan sejak aktif terbentuk, PLUT Jembrana sudah menyusun program, baik jangka pendek maupun menengah. Program itu juga untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi UMKM. ‘’Program jangka pendek kita rutin melakukan pendampingan terhadap permasalahan yang dihadapi UKM. PLUT Jembrana juga telah memfasilitasi usaha mikro melalui perizinan baru melalui sistem OSS (Online Single Submisiion). Sedangkan jangka panjangnya kita targetkan UKM (mikro) Jembrana bisa berkembang dan naik kelas,’’ papar mantan Camat Negara ini. Terkait kendala permodalan, keberadaan PLUT ini sejak awal memang tidak menyediakan modal bantuan, tetapi memberikan akses bagi wirausaha UMKM untuk mendapatkan modal dari lembaga keuangan. Misalnya dari perbankan dan lembaga keuangan lainnya. (olo)

Penyelundup Belasan Penyu Divonis Enam Bulan

Negara (Bali Post) – Pelaku penyelundupan belasan ekor penyu, Tahwan (49), warga asal Sumbersari, Desa Melaya, akhirnya divonis bersalah di Pengadilan Negeri (PN) Negara. Dalam sidang pembacaan putusan yang digelar Selasa (17/12) kemarin, terdakwa divonis enam bulan penjara. Putusan yang dibacakan majelis hakim dengan ketua Fakhrudin Said Ngaji ini sama dengan tuntutan JPU Kejari Jembrana Ni Made Desi Mega Pratiwi. Terdakwa

Tahwan terbukti bersalah dengan melanggar Pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-undang RI No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Selain pidana penjara, majelis hakim juga mengganjar terdakwa dengan denda Rp 500 ribu subsider satu bulan kurungan. Mendengar vonis itu, terdakwa menerima putusan tersebut. Begitu halnya JPU juga langsung menyatakan menerima dan ti-

dak melakukan upaya hukum banding atas putusan itu. Perlu diketahui, terdakwa menyimpan sebanyak 13 ekor penyu kiriman dari Madura. Penyu dengan berbagai ukuran ini diketahui merupakan selundupan dari Madura dan ditampung pelaku. Belasan penyu itu diamankan polisi pada Kamis (17/10) sore sekitar pukul 16.00 Wita di salah satu bangunan di rumah terdakwa. Saat digerebek petugas, penyu-penyu itu ditaruh di lantai dengan kondisi siripsiripnya terikat. (kmb26)

Rabu, 18 Desember 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita

06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:05 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita 11:05 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih, Ngusaba Desa Ngusaba Nini (1) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Ayodhya Kanda Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Inovator Solusi Alternatif Marion Sam Seputar Bali Terkini Lejel Homeshopping Seputar Bali Terkini Bali Channel Tourist TV

11:30 Wita Ocydia Home Shooping 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih, Ngusaba Desa Ngusaba Nini (2) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Ocydia Home Shooping 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Bali TV Shop 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Agrobisnis Pongembangan Bibit Durian 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Ocydia Home Shooping 16:30 Wita Nangun Yadnya Karya Tawur Tabuh Gentuh Lan Ngusaba Desa/Nangsil Desa Adat Bondalem,Tejakula-Bule-

leng 17:00 Wita Lila Cita Sanggar Indra Jagadhita (2) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Lipsus Badung Menuju Mandiri Sampah 2021 21:00 Wita Wirasa Peduli Sesama 21:30 Wita Mahadewi Meraup Rejeki Melalui Bisnis Online 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Sedah Wong, Pura Dalem Desa Adat Nyitdah,Kediri-Tabanan (2) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shooping 23:30 Wita Bali Channel

Bali Post/olo

JEMBATAN – PPK 03 Cekik-Batas Kota Tabanan BPJN Wilayah III mengecek ketebalan aspal jembatan Tukadaya beberapa waktu lalu. Jembatan duplikasi di jalur Denpasar-Gilimanuk ini kemarin sudah selesai pembangunannya dan ditargetkan dibuka sebelum Nataru

Jembatan Duplikasi Tukadaya Segera Dibuka

Negara (Bali Post) – Pengerjaan jembatan duplikasi di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, akhirnya rampung. Setelah penyerahan, rencananya sebelum Natal dan Tahun Baru (Nataru), jembatan kembar di jalur DenpasarGilimanuk itu sudah bisa dibuka atau dilalui. Dari pengamatan, Selasa (17/12) kemarin, jembatan yang menelan anggaran APBN hingga Rp 14,3 miliar ini sudah selesai, namun masih ditutup. Beberapa pekerja masih melakukan servis di sejumlah titik jalur jembatan yang posisinya lebih tinggi dibanding jembatan yang lama itu. Pengaspalan jalan juga sudah dilakukan berikut dengan garis marka jalan di atas aspal. PPK 03 Cekik-Batas Kota Tabanan BPJN Wilayah III

Grace Agustina Togatorop mengatakan, pengerjaan jembatan itu sudah selesai secara fisik dan saat ini masih proses administrasi. Dari pengecekan terakhir pengawas, ada beberapa perbaikan yang masih dilakukan seperti marka, guard rail dan lain-lain. Dipastikan perbaikan itu sudah selesai sebelum jembatan dibuka. ‘’Rencananya sebelum Natal ini, jembatan sudah bisa dibuka,’’ ujar Grace. Menurutnya, karena jem-

batan ini konvensional tidak ada uji coba, tetapi langsung dibuka dilintasi kendaraan. Jembatan dengan panjang bentang 40 meter ini dibangun hingga batas akhir pada 25 Desember 2019. Proyek senilai Rp 14 miliar ini dibangun selain untuk mempercepat akses, juga antisipasi kondisi jembatan lama yang sudah berumur. Ketika terbangun dua jembatan, maka selain akan mengurangi beban jembatan lama, juga memperlancar arus karena masing-

masing jembatan untuk satu jalur. Selama ini, di Jembatan Tukadaya yang juga merupakan perbatasan Kecamatan Melaya dan Negara ini sering krodit karena jalurnya yang sempit dan menikung. Sementara itu, dari pihak pelaksana PT Tri Jaya Nasional Agung Sastra mengungkapkan, secara umum pengerjaan sudah selesai 100 persen. Tinggal menunggu waktu jembatan dibuka yang rencananya sebelum Nataru. (kmb26)

Mulai 2024

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Manoarfa mengatakan bahwa pemerintahan ibu

kota baru berbentuk provinsi baru seluas total 256.000 hektar. Di dalamnya ada 56.000 hektar yang menjadi daerah ibu kota. Di dalam 56.000 hektar akan ada kawasan pemerintahan seluas 5.600 hektar. Area 56.000 hektar diatur oleh city man-

ager yang bukan bagian dari daerah otonom. Calon ibu kota Indonesia yang baru didesain dengan menggunakan konsep kota cerdas (smart city). Setidaknya ada tiga cluster di ibu kota baru itu, yaitu cluster pemerintahan, pendidikan,

dan teknologi dan masih bisa ditambah cluster wisata. Pemindahan ibu kota baru butuh anggaran sekitar Rp466 triliun yang efektif mulai 2024. Anggaran itu direncanakan dari APBN, swasta, serta kerja sama pemerintah dengan badan usaha. (ant)

Ketua DPR

Novel, lanjut Febri, menjelaskan keberadaan KPK menaikkan 21 poin Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dari 17 menjadi 38 dan menurut data Transparency International (TI), kenaikan tersebut terbaik di dunia. ‘’Novel juga menjelaskan bahwa selama dia sebagai kasatgas penyidik, tak kurang 197 tersangka berhasil dijebloskan ke penjara, termasuk Ketua MK, Ketua DPR, tiga menteri, enam gubernur, 72 anggota DPR/

DPRD, 18 bupati dan wali kota, dua jenderal polisi, empat hakim, tiga jaksa. Dari tuntutan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) dari kasus yang ditanganinya berhasil mengembalikan uang negara lebih dari Rp2 triliun,’’ ucap Febri. Novel, kata Febri, juga menambahkan bahwa karena kasus-kasus yang ditangani tersebut dan jaringan orang-orang yang takut kasusnya ditangani KPK, dia diserang dan diteror. ‘’Tak kurang tujuh teror dialaminya, disiram air keras hingga kedua matanya hampir buta,

tiga kali ditabrak motor dan mobil dan terluka, dipenjarakan, dikriminalisasi dan beberapa bentuk teror lain,’’ tutur Febri. Dari kasus teror terakhir, ucap Febri, dia mengatakan sudah 979 hari kasus penyerangan tersebut belum terungkap. ‘’Novel mengatakan bahwa lembaga antikorupsi tidak boleh takut. Risiko besar karena kita berbuat dengan benar. Jadi tidak perlu takut,’’ kata Febri. Untuk diketahui, pada Senin (16/12) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, diselenggarakan konferensi Nega-

ra-negara pihak penanda tangan konvensi PBB menentang korupsi (COSPUNCAC). Ada lima ahli dunia yang didapuk sebagai pembicara di hadapan ratusan peserta perwakilan dari seluruh dunia, yakni PM Malaysia Tun Mahathir Muhammad atau mantan Ketua MACC dan Dirjen GIACC, penyidik KPK Indonesia Novel Baswedan, Anti Corruption Advisor UNODC Samuel de Jaegere, Dirjen CIABOC Sri Lanka Sarath Jayamanne, dan Sekjen TI Indonesia Dadang Trisasongko. (ant)

Cara Berpikir

‘’Kami mempunyai keyakinan, bahwa penilaian seperti ini (Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter) sesuai dengan kaidah, karena pendidikan tidak hanya menguasai konten tetapi cara berpikir anak,’’ terang Totok. Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter rencananya mulai diterapkan 2021. Ini merupakan perubahan dari format Ujian Nasional (UN) yang digunakan selama ini. Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter tersebut berbeda dengan UN yang diselenggarakan pada akhir jenjang. Untuk format penilaian baru tersebut, diselenggarakan pada pertengahan jenjang seperti kelas IV untuk SD, kelas VIII untuk SMP dan kelas XI untuk SMA. ‘’Nanti akan

ada standar minimumnya, misalnya kelas empat sampai bilangan pecahan dan bagaimana aplikasi dalam kesehariannya,’’ ujar Totok. Totok memberi contoh bagaimana untuk pecahan diterapkan dalam seharihari, misalnya jika membeli minyak dengan berat bersih sekian liter dengan harga sekian, dibandingkan dengan berat berbeda dan harga yang berbeda pula. ‘’Melalui penilaian tersebut, mereka melakukan penalaran. Tidak sekadar menguji pengetahuan,’’ terangnya. Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter merupakan perubahan dari format Ujian Nasional (UN) yang digunakan selama ini. Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter tersebut diselenggarakan pada pertengahan jenjang seperti kelas IV untuk SD, kelas VIII untuk SMP dan kelas XI untuk SMA.

Sementara untuk gurunya, tambah Totok, sedapat mungkin tidak ada petunjuk pelaksanaan maupun petunjuk teknis. Guru diberikan kepercayaan agar bisa merdeka dalam pengajaran. ‘’Dengan kemerdekaan berpikir, akan melahirkan inovasi. Itu tujuannya kita memerdekakan guru dan murid,’’ terangnya. Ia juga mengatakan, dengan perbaikan sistem penilaian akan memiliki dampak pada peningkatan proses pembelajaran. ‘’Penilaian itu dilakukan untuk perbaikan belajar, bukan untuk menjustifikasi ini siswa pintar atau ini siswa bodoh,’’ ujar Totok. Menurutnya, yang berhak dalam menentukan apakah siswa itu lulus atau tidak adalah guru, bukan sistem penilaian. ‘’Mengapa asesmen atau penilaian, karena dapat memberikan cermin atau alat refleksi yang bertujuan agar guru

tahu apa kekurangannya,’’ kata Totok. Dengan mengetahui apa kekurangannya, guru dapat meningkatkan kompetensinya yang dibantu oleh pemerintah maupun sesama guru. Tanpa adanya penilaian tersebut, guru sulit mengetahui apa saja kekurangannya karena tidak ada alat refleksi. ‘’Setelah adanya penilaian, akan berdampak pada perbaikan belajar,’’ katanya. Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim mengeluarkan empat poin kebijakan pendidikan ‘’Merdeka Belajar’’ yakni penggantian format UN, pengembalian kewenangan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) ke sekolah, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan naiknya kuota jalur prestasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dari sebelumnya 15 persen menjadi 30 persen. (ant)


Rabu Paing, 18 Desember 2019

Gema Sadu untuk Perekonomian Bali Lebih Kuat

ANGGOTA Dewan Perwakilan Daerah (DPD)-RI Dapil Bali Dr. Made Mangku Pastika, M.M. menerima puluhan orang yang tergabung dalam wadah Gema Sadu (Gerakan Masyarakat Kewirausahaan Terpadu) Bali di Warung 63 Denpasar, Selasa (17/12) kemarin. Persoalan tantangan ekonomi Bali dan solusinya disampaikan dalam kegiatan ‘’Penyerapan Aspirasi Gema Sadu Bali untuk Berbagi’’ ini. Salah satunya adalah dengan aplikasi ESO Platform dan GS (Gema Sadu) Mart untuk menjawab tantangan ekonomi masyarakat Bali di era digital saat ini. Ketua Gema Sadu Bali, I Gede Arya Budiman, mengatakan semakin konsumtif orang Bali membuat perkembangan toko atau minimarket berjaringan, sistem transaksi digital, termasuk angkutan online hingga ke pelosok pedesaan semakin masif. Apabila tidak disikapi dengan sebuah komitmen, maka akan semakin meminggirkan, bahkan mematikan usaha masyarakat Bali. Oleh karena itu, harus ada aksi dan komitmen kewirausahaan orang Bali, sehingga perekonomian orang Bali tidak semakin

keteter, namun semakin lebih kuat. ‘’Inilah cikal bakal kami membuat sebuah gerakan aksi yang kami namai Gerakan Masyarakat Kewirausahaan Terpadu atau Gema Sadu dengan konsep kebersamaan dan berbagi untuk penguatan ekomoni dan pelestarian seni, adat, dan budaya Bali,’’ ujar Budiman. Salah satu yang dikembangkan adalah aplikasi ESO Platform yang merupakan aplikasi transaksi digital yang utamanya akan melayani segala tansaksi orang Bali. Implikasi dari aplikasi ini akan dikembangkan GS Mart berupa pasar berjaringan yang dimiliki oleh seluruh masyarakat sekitar, baik itu pelanggan maupun pengelolanya. Made Mangku Pastika yang juga Pembina Gema Sadu mengatakan bahwa Gema Sadu yang merupakan lembaga swadaya masyarakat yang menghimpun para wirausaha kecil hingga menengah ini memiliki tujuan mulia. Sebab, Gema Sadu memiliki komitmen untuk berbagai kepada masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya sangat mendukung usaha yang tengah dikembangkan Gema Sadu. (win)

Bali Post/win

GEMA SADU - Anggota DPD-RI Dapil Bali, Dr. Made Mangku Pastika, foto bersama Pengurus dan Perwakilan Gema Sadu Bali, Selasa (17/12) kemarin.

Songsong Matahari Bali 2020

Lolot Band akan Tampil ’’All Out’’

Bali Post/win

MEN J E L ANG p e r a y aan Natal 2019 digelar Bali Christmas Choir Competition. Lomba paduan suara digelar Polda Bali ini diadakan di Balai Budaya Gedung Giri Nata Mandala Puspem Badung dan melibatkan juri yaitu Sonja Simanjuntak dari Indonesia, Ily Matthew Maniano dari Filipina serta Hwang Hwa Sook dari Korea Selatan. Lomba tersebut diikuti 29 grup paduan suara yang dibagi dalam dua kategori, yaitu anak-anak dan dewasa. Saat membuka lomba, Senin (16/12) lalu, Kapolda

Unmas Denpasar Raih Lima Award LLDikti Wilayah VIII PT (PDPT) seratus persen selama lima tahun berturutturut sejak 2014-2018. Award ini diterima langsung Rektor Unmas Denpasar I Made Sukamerta yang diserahkan Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Nengah Dasi Astawa pada acara Rapat Evaluasi Kinerja 2019 LLDikti VIII sekaligus menyambut Tahun Baru 2020. Award ini dilakukan tiap tahun sebagai evaluasi serta memotivasi PT berprestasi. Rektor Unmas Made Sukamerta bersyukur Unmas Denpasar tahun ini meraih Award LLDikti yang terbanyak dari tujuh kategori, lima diraih Unmas. Meski demikian, dia bertekad terus meningkatkan Tri Dharma PT terutama dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM). Para dosen dipacu terus mengejar jabatan fungsional lektor kepala, bagi dosen yang belum S-3 disarankan menyelesaikan S-3, dan dosen yang sudah doktor diminta berjuang meraih guru besar. Makanya, dia menegaskan, pada 2020 Unmas fokus pada peningkatan

AWARD - Rektor Unmas Made Sukamerta saat menerima lima award dari Kepala LLDikti Wilayah VIII Dasi Astawa.

Kebo’’ yang dirilis Oktober lalu dalam album ke-9 ‘’Semeton Bali’’. Sebagai band guest star, Lanang ‘’Botax’’ berharap pada tahun 2020 Bali semakin hebat dari tahun sebelumnya dan tetap menjadi Bali yang sebenarnya yang berdiri kokoh dengan adat istiadat dan budayanya. ‘’Yang paling penting adalah Bali bebas macet pada tahun 2020, sehingga pariwisata budaya Bali tidak dicederai oleh kemacetan,’’ tegas Lanang ‘’Botax’’. Selain itu, sebagai seorang seniman, Lolot Band berharap agar para seniman di Bali, baik seniman tradisional maupun modern, diberikan ruang berkreativitas yang lebih luas berupa gedung indoor dan outdoor oleh pemerintah. Sehingga para seniman bisa berkreativitas secara maksimal untuk melestarikan seni yang ada di Bali. Lolot Band dibentuk Agustus 2002 yang bertempat di Live Recording Studio Timur Pregina. Mereka mengusung konsep musik Bali rock alternative yang merupakan pakem musik rock modern dengan lirik berbahasa Bali. (win)

Bali Christmas Choir Competition Libatkan Juri Luar Negeri

Pendidikan

UNI V E R SI T AS M a hasaraswati (Unmas) Denpasar sejak lama dikenal masyarakat Bali sebagai kampus besar berkualitas di Bali, NTB dan NTT. Rektor Unmas Dr. I Made Sukamerta, M.Pd. sukses membawa kemajuan bagi Unmas. Buktinya, tahun ini Unmas memboyong lima predikat terbaik pada Award Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII, belum lama ini. Prestasi pemuncak pertama yakni sebagai PTS terbanyak memiliki jumlah guru besar 2019. Kedua, menerima Award PTS dengan jumlah program studi terakreditasi A terbanyak 2019. Ketiga, meraih Award PTS dengan mahasiswa berprestasi di PKM. Keempat, sebagai PTS dengan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) kriteria sembilan dengan hasil sangat baik. Kategori ini hanya diperoleh oleh Unmas alias satu-satunya di LLDikti Wilayah VIII. Terakhir menerima Award PTS dengan laporan pangkalan data

BAND rock alternatif pertama di Bali, Lolot Band, akan tampil memeriahkan konser ‘’Songsong Matahari Bali 2020’’ menuju Bali Era Baru yang diinisiasi Bali TV dan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman BudayaArt Center, Jumat (20/12). Konser ini dirangkai dengan pidato akhir tahun 2019 Gubernur Bali, sekaligus penganugerahan Kerthi Bhuwana Sandhi Nugraha. Lolot Band yang diperkuat Made Bawa (vokal, gitar), Donnie Lesmana (lead gitar), Lanang ‘’Botax’’ (bass gitar) dan Hendra (drum) ini akan tampil all out dengan 5 buah lagu andalan mereka. Di antaranya ‘’Ngugut Jeriji’’, ‘’Capung Gantung’’, ‘’Enggung’’, ‘’Cekcek’’ dan single terbaru mereka ‘’Kumpul

SDM. Termasuk mendorong karya tulis dosen menembus jurnal bereputasi. Selain itu, Unmas terus merekrut dosen baru, diutamakan yang sudah doktor. Bagi yang masih S-2, wajib meneken kontrak untuk S-3. Sedangkan untuk SDM input, Unmas melakukan seleksi Penmaru secara ketat guna mendapatkan input berkualitas. Sementara kualitas proses dipantau oleh prodi melalui Unit Penjaminan Mutu (UPM) guna memberi jaminan kualitas pada lulusan dan outcomes Unmas. Dengan demikian, kata Sukamerta, mahasiswa benar-benar mendapatkan pelayanan berkualitas dan menikmati fasilitas berkualitas dari lembaga. Termasuk rencana relokasi kampus baru Unmas ke kawasan Padanggalak. Sukamerta menambahkan, Unmas kini termasuk PTS terbanyak memiliki guru besar yakni enam orang yang lahir dari rahimnya Unmas. Kedua, enam prodinya meraih akreditasi A. Prodi A antara lain Manajemen, Ilmu Hukum, Pend. Biologi, Pend. Bahasa Indonesia, FKG dan Program Profesi Dokter Gigi. Ini peluang untuk merekrut calon mahasiswa baru karena masyarakat sekarang sangat cerdas menentukan pilihan. Ia mengatakan tiga prodi masih menunggu reakreditasi. Potensi meraih A terbuka untuk Fak. Pertanian dan Bisnis (Agrobisnis dan Agroteknologi), Pend. Bahasa Inggris, serta sejumlah prodi di pascasarjana. Sukamerta menegaskan, Unmas mendukung program LLDikti Wilayah VIII dengan memberi award bagi PTS berprestasi. Award ini penting untuk menanamkan budaya mutu PTS yang sehat, berkualitas menghadapi revolusi industri 4.0. Sementra itu, Prof. Dasi Astawa mengajak PTS meningkatkan SDM menyongsong PT yang sehat menghadapi akreditasi dengan sembilan kriteria. Hal ini tak bisa dilakukan secara instan, melainkan melalui proses. (ad449)

Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinahard Golose mengatakan, pihaknya sengaja mendatangkan dewan juri dari luar negeri agar tidak terjadi kecurangan. Dipastikan tidak ada yang mengintimidasi para dewan juri dalam memberikan penilaian. ‘’Para juri harus independen memberikan penilaian,’’ ucapnya. Jenderal asal Manado ini mengungkapkan, penilaian Bali Christmas Choir Competition dimulai pada Selasa (17/12) kemarin. Pembukaan Bali Christmas Choir Competition diisi penampilan Praise

KUNJUNGAN GM THAI Denpasar Narongrat Sitthi (dua kanan) didampingi perwakilan Sales Department THAI Denpasar Intan Jayantari melakukan kunjungan ke Bali Post, Selasa (17/12) kemarin.

the Righteous God (PRG) Choir Polda Bali. Dipimpin Conductor Frederich Samalang, PRG Choir Polda Bali menyanyikan dua lagu berjudul ‘’Hark the Herald Angels Sing’’ dan ‘’Hallelujah’’. Riuh tepuk tangan pun terdengar dari para penonton saat mereka tampil di atas panggung berkolaborasi dengan Voice of Bali, Bali One Choir dan Bina Vokalia Children Choir Bali. PRG Choir merupakan paduan suara yang anggotanya personel Polda Bali aktif berpangkat brigadir hingga perwira pertama. Tim ini

Bali Post/ist

JURI - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinahard Golose saat sesi foto dengan juri Bali Christmas Choir Competition. merupakan gabungan dari berbagai fungsi kepolisian Polda Bali dan sekaligus Choir

Polri yang pertama di ajang kompetisi choir bertaraf dunia internasional. (ken)

Bali Post/kmb


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Rabu 18 Desember 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu