Bali Post
balipost http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Jokowi Diberikan Mandat Lagi Pimpin Indonesia Jakarta (Bali Post) Jokowi diberikan mandat lagi oleh rakyat Indonesia untuk menjadi Presiden Republik Indonesia. Dalam hitung cepat empat lembaga survei (Indo Barometer, Indikator Politik Indonesia, SMRC dan Charta Politika) semuanya mengunggulkan Jokowi-Ma’ruf Amin di atas 53 persen.
22,29 % 22,29 %
Meski diunggulkan, Jokowi mengimbau pendukungnya bersabar menunggu penghitungan resmi KPU. Dia juga meminta seluruh masyarakat agar menjaga perdamaian dan menghargai perbedaan pilihan politik. ‘’Marilah kembali bersatu sebagai saudara sebangsa setanah air, setelah pileg dan pilpres. Merajut kerukunan kita sebagai saudara setanah air,’’ ucap Jokowi. Jokowi berkali-kali meminta pendukungnya untuk menunggu hasil penghitungan resmi pemilu dari KPU. ‘’Dari indikasi exit pool dan quick count sudah kita lihat semua. Tetapi kita harus bersabar semua, menunggu penghitungan KPU secara resmi,’’ katanya. Hasil resmi KPU ditargetkan akan dipublikasikan pada 22 Mei 2019. Pernyataan Jokowi tersebut disampaikan dengan didampingi Ma’ruf Amin serta para ketua
GOLONGAN KARYA GOLONGAN KARYA
12,21 % 12,21 %
22,29 % 22,29 22,29 % %
11,94 %
54.95 %
11,94 % GOLONGAN KARYA GOLONGAN GOLONGAN KARYA KARYA
12,21 % 12,21 12,21 % %
Rabu (17/4) kemarin. Dia meminta para relawan dan pendukung Prabowo-Sandi mengawal kemenangan di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) dan di kecamatan. Prabowo juga menyoroti adanya hasil lembaga survei tertentu yang bekerja untuk satu pihak dan menggiring opini seolah-olah pihaknya kalah. ‘’Para pendukung tetap tenang dan tidak terprovokasi untuk lakukan tindakan anarkis, fokus kawal kotak suara karena itu kunci kemenangan,’’ katanya. Sementara berdasarkan informasi dari beberapa sumber, kemenangan Jokowi di Bali mencapai 90 persen. Bahkan di sejumlah TPS tokoh di Bali kemenangan Jokowi-Ma’ruf mencapai 100 persen. Seperti di TPS Bupati dan Wakil Bupati Tabanan. Pasangan nomor 01 satu itu sabet seluruh suara. Demikian pula di dua desa di Jembrana, Jokowi unggul 100 persen. (kmb4/ant)
’’ Marilah kembali bersatu sebagai saudara sebangsa setanah air, setelah pileg dan pilpres. Merajut kerukunan kita sebagai saudara setanah air.’’
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA
Saiful Mujani Research Center (SMRC)
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA
umum partai koalisi. Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara pemilu yang dinilai berhasil menghasilkan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif yang jujur dan adil. ‘’Kita semuanya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KPU, Bawaslu, DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum), sehingga proses pesta demokrasi pileg dan pilpres tadi pagi telah berjalan dengan jujur dan adil,’’ tambah Jokowi. Beda dengan Prabowo. Ia menepis hasil lembaga survei tersebut yang disebut bekerja hanya pada satu pihak. Bahkan, Prabowo mengklaim kemenangan atas Jokowi. Pada jumpa pers, sore kemarin, Prabowo Subianto mengklaim pihaknya menang versi hitung cepat dan exit poll internal Prabowo-Sandi, sehingga dirinya mengajak para pendukungnya untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi pihak-pihak tidak bertanggung jawab. ‘’Hasil exit poll, kita menang 55,4 persen dan hitung cepat pun kita menang 52,2 persen,’’ kata Prabowo di Kertanegara, Jakarta,
10,84 % 10,84 %
Jokowi 11,94 % 11,94 11,94 % %
’’Para pendukung tetap tenang dan tidak terprovokasi untuk lakukan tindakan anarkis, fokus kawal kotak suara karena itu kunci kemenangan.’’
8,13 % 8,13 %
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA PARTAI KEBANGKITAN BANGSA PARTAI KEBANGKITAN BANGSA
Prabowo Subianto 10,84 % 10,84 10,84 % %
Pemilih 152.050.861 TPS 810.329 Temuan Bawaslu Bali CK UI
Q
8,13 % 8,13 8,13 % %
1 : Denpasar : Badung Karangasem : : Gianyar : Tabanan Jembrana : : Bangli
JOKO WIDODO MA’RUF AMIN
63.800 88.151 56.026 145.543 162.923 151.216 38.717
2 SANDIAGA UNO
PRABOWO SUBIANTO
7.137 6.468 3.024 5.299 8.495 32.717 1.868
T
UN
CO
Suara masuk
68,33 %
Suara masuk
75,64 %
Suara masuk
76,55 %
JOKOWI MA’RUF
JOKOWI MA’RUF
JOKOWI MA’RUF
PRABOWO SANDI
PRABOWO SANDI
PRABOWO SANDI
53,2 % 46,8 %
Indo Barometer
54,38 % 45,62 %
Indikator Politik Indonesia
% 5 0 . 5 4
54,68 % 45,32 %
Charta Politika
Dugaan ’’Money Politics’’ dan Potensi Pungut Suara Ulang Bawaslu Provinsi Bali menemukan adanya dugaan money politics dalam pelaksanaan pemilu serentak 2019 di Buleleng. Selain itu, potensi pemungutan suara ulang (PSU) di salah satu TPS di Jembrana dan Denpasar. Temuan lain, menyangkut kesiapan logistik yang lambat tiba di TPS sehingga membuat proses pemungutan suara molor. ‘’Tadi itu ada masalah ter-
kait dengan kesiapan logistik di beberapa tempat, khususnya di Kecamatan Buleleng ada yang agak siang,’’ ujar Ketua Bawaslu Provinsi Bali Ni Ketut Ariyani dikonfirmasi, Rabu (17/4) kemarin. Ariyani mengaku masih melakukan pengawasan apakah keterlambatan proses pemungutan suara memiliki dampak. Misalnya, sampai ada masyarakat yang tidak bisa me-
nyalurkan hak pilihnya karena keterlambatan tersebut. Antara lain di Kecamatan Buleleng dan Kecamatan Sawan. Anggota Bawaslu Provinsi Bali I Ketut Rudia menambahkan, besaran money politics masing-masing Rp 150 ribu dan Rp 50 ribu. Kejadiannya pada hari Selasa (16/4) pukul 18.00 Wita. Pihaknya juga menemukan potensi PSU di Jembrana, Rabu kemarin.
Tepatnya di TPS 04 Kelurahan Loloan Timur, pukul 12.00 Wita. Rekomendasi PSU masih dalam kajian. ‘’Ada orang luar yang diberikan mencoblos di TPS tersebut tidak membawa A5 dan tidak terdaftar di DPT maupun DPTb,’’ ujarnya. Rudia menambahkan, potensi PSU juga ditemukan di satu TPS di Denpasar yakni TPS 05 Dauh Puri, Denpasar Barat. (kmb32)
)
RC jani ter (SM l Mu n Saifu arch Ce e Res
Grafis : Putu Suarsana/Bali Post
Tidak Terbit
Terkait peringatan Wafatnya Yesus Kristus yang juga merupakan hari libur nasional maka Bali Post pada Jumat (19/4) besok tidak terbit. Bali Post akan kembali terbit pada Sabtu (20/4) lusa. Untuk itu kepada para pelanggan dan relasi iklan mohon maklum. Penerbit
Kepemimpinan Rektor Undiksha Prof. Dr. I Nyoman Jampel
Tingkatkan Daya Saing, Kuatkan Internasionalisasi SOSOK Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. tak bisa dilepaskan dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja. Akademisi asal Kuta Selatan Kabupaten Badung ini dipercaya menjadi Rektor periode 2015-2019 dan melanjutkan pada periode 2019-2023. Lalu seperti apakah capaiannya dan target ke depan? Berikut hasil wawancara eksklusif dengan Bali Post, Selasa (16/4) lalu. Sebagai salah satu perguruan tinggi yang berakar dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), Undiksha memiliki corak yang sangat kuat pada bidang keguruan dan pendidikan. Namun sesuai mandat yang lebih luas, perguruan tinggi terbesar di Bali
Utara ini juga mengembangkan prodi non-kependidikan dan non-keguruan yang berkualitas dan berdaya saing serta memperkuat prodi kependidikan. Masa kepemimpinan periode pertama Rektor I Nyoman Jampel, strategi telah disiapkan untuk membawa Undiksha pada perubahan ke arah yang semakin baik. Tahun 2015, fokus dijadikan ajang membangun kebersamaan. Seluruh civitas akademika diajak menyatukan komitmen untuk bersama membangun Undiksha. Pada 2016, dicanangkan sebagai tahun akreditasi. Status A, baik tingkat universitas maupun program studi merupakah salah satu target yang harus diwujudkan. Dengan berbagai upaya, didapatkan hasil yang sangat memuaskan. Empat program studi telah berhasil meraih status A, yaitu
Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Prodi Pendidikan Matematika, Prodi Pendidikan Geografi dan Prodi Pendidikan Sejarah. ‘’Sebelumnya sebagian besar prodi terakreditasi C. Itu sudah bisa naik menjadi B dan ada dari B ke A. Sekarang hanya prodi baru saja yang masih C,’’ jelasnya. Selain program studi, sambungnya, pada tahun 2018 UPT Perpustakaan juga berhasil meraih akreditasi A. Hal serupa juga berhasil diraih untuk akreditasi lembaga yang keluar pada 21 Februari 2019 setelah sepekan sebelumnya mendapat asesmen lapangan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). ‘’Meski akreditasi lembaga sudah A, kami terus menggenjot re-akreditasi prodi. Tahun ini ditargetkan
20 prodi yang melaksanakan itu,’’ sebutnya. Publikasi artikel juga tak lepas dari perhatiannya. Pada tahun 2017 hal tersebut dicanangkan dan dianggap sebagai sebuah tipping point untuk memberikan kecepatan lebih terhadap peningkatan kualitas publikasi dosen-dosen dan mahasiswa pada jurnal dan konferensi-konferensi yang bereputasi. Mendukung itu, dilakukan sederet usaha mulai dari perbaikan tata kelola jurnal yang sudah dimiliki Undiksha, pengembangan jurnal baru baik internasional maupun nasional, klinik manuskrip dengan menghadirkan beberapa narasumber yang kompeten, dan pendampingin percepatan kenaikan jabatan akademik bagi para dosen. Hal. 15 Teknologi Informasi
LANTIK - Prof. Dr. I Nyoman Jampel dilantik menjadi Rektor Undiksha periode 20192023 oleh Menristekdikti Mohamad Nasir, 12 April lalu. Jabatan tersebut merupakan yang kedua kalinya.
DENPASAR
2
Kamis Pon, 18 April 2019
Produk Tembakau Alternatif Perlu Kajian Ahli PRODUK tembakau alternatif sebagai solusi untuk mengatasi bahaya merokok perlu adanya kajian dari peneliti atau ahli kesehatan. Terlebih dalam kaitan dampaknya bagi kesehatan. Apakah memang lebih baik atau justru sama buruknya dengan rokok. “Pandangan saya sebagai wakil rakyat tentu wajib menunggu ketegasan pemerintah terkait aspek kesehatan tersebut. Dia dikatakan ilegal apabila ada dasar hukum yang melarang. Sementara disebut legal bila diatur dalam peraturanperaturan ataupun tidak diatur,” ujar anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana, Rabu (17/4)
kemarin. Melihat kondisi di masyarakat, lanjut Adhi Ardhana, produk tembakau alternatif seperti rokok elektrik tetap memiliki dampak. Masyarakat utamanya banyak mengeluhkan gangguan asap yang ditimbulkan. Namun demikian, hal itu dapat diatur sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan catatan, pemerintah tidak melarang atau legal. “Namun kembali secara politis, kami tetap berharap adanya kepastian terkait kesehatan dari produk tersebut, sehingga dapat dikonsumsi bebas dan sebaliknya apabila hanya bersifat alternatif dengan masalah yang sama tentunya produk ini hanya
“Pandangan saya sebagai wakil rakyat tentu wajib menunggu ketegasan pemerintah terkait aspek kesehatan tersebut. Dia dikatakan ilegal apabila ada dasar hukum yang melarang. Sementara disebut legal bila diatur dalam peraturan-peraturan ataupun tidak diatur.” A.A. Ngurah Adhi Ardhana
varian (dari rokok - red),” imbuh politisi PDI-P asal Kota Denpasar ini. Adhi Ardhana menambahkan, masih ada banyak hal yang perlu dilihat. Termasuk dari segi kesehatan perokok pasif, dan lainnya. Di sisi lain, Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) mungkin saja direvisi untuk mengakomodir produk tembakau alternatif sebagai varian tambahan dari rokok. Konsekuensinya, produk tembakau alternatif hanya dapat digunakan pada kawasan tertentu saja atau ruangan khusus merokok dan dilarang pada KTR. “Kembali kita harus melihat kajian-kajian dari ahli-ahli seberapa buruk atau seberapa mengganggu produk tersebut atau bahkan memiliki ruangan yang berbeda dengan ruangan rokok konvensional apabila saling merasa terganggu,” jelasnya. Sebelumnya, pemerhati kesehatan dr. Tri Budhi Baskara, S.Ked. mengatakan, rokok alternatif adalah sebuah hasil inovasi industri
tembakau. Rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan adalah beberapa contoh produk tembakau alternatif. Selama ini sebagian besar masyarakat baru mengenal rokok elektrik sebagai satu-satunya produk tembakau alternatif. Dijelaskan, ada persamaan dan perbedaan mendasar antara rokok elektrik dengan produk tembakau dipanaskan yang belum banyak diketahui. Di antara persamaan rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan antara lain keduanya memiliki risiko kesehatan lebih rendah daripada rokok konvensional dan memproduksi uap aerosol, bukan asap pembakaran seperti halnya rokok konvensional. Sementara perbedaannya adalah kandungan nikotin pada cairan rokok elektrik diperoleh dari ekstraksi daun tembakau secara sintetis dan produk ini digunakan dengan cara memanaskan dan menguapkan cairan likuid. Salah satu komponen inti dari cairan likuid tersebut
terdiri dari PG (propylene glycol), VG (vegetable glycerin). Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat mengklasifikasikan PG sebagai bahan aman yang dapat dipakai dalam perasa, obat-obatan, kosmetik, dan makanan. Zat ini akan rusak dalam tubuh dalam jangka waktu 48 jam. Risiko kesehatan yang dimiliki oleh produk tembakau alternatif dapat menjadi lebih rendah karena pada saat digunakan produk tersebut tidak menghasilkan karbon monoksida dan TAR dari hasil pembakaran. Selama ini masyarakat masih menilai bahwa nikotin adalah zat yang berbahaya. Padahal temuan dari Public Health England menunjukkan bahwa nikotin memang dapat mengakibatkan ketergantungan, namun bukan pemicu utama penyakit berbahaya. Nikotin adalah zat yang lumrah terkandung di berbagai tumbuhan dan sayuran seperti tomat, kentang, terong, dan lainnya, bukan cuma tembakau. (kmb32)
25 April, ’’Palebon’’ Ibunda Cok Rat
Denpasar (Bali Post) – Puri Satria Denpasar kini sedang melakukan upacara Pitra Yadnya, yakni palebon ibunda A.A. Ngurah Oka Ratmadi (Cok Rat), Jro Ratna Rat. Rangkaian upacara telah dilakukan sejak beberapa hari lalu. Seperti Nyiramin Layon telah dilakukan Selasa (16/4) lalu. Kini keluarga besar Puri Satria tengah mempersiapkan puncak upacara palebon yang akan dilakukan Kamis (25/4) mendatang. Cok Rat yang ditemui Rabu (17/4) kemarin mengatakan, ibunya lebar di usia 100 tahun. Almarhum yang memiliki dua anak ini yakni A.A. Ngurah Oka Ratmadi dan A.A. P. Ratnasih mengembuskan napas terakhirnya, Sabtu (16/2) lalu. Namun, karena adanya upacara Panca Wali Krama, umat tidak diperkenankan melakukan upacara pitra yadnya, sehingga baru kali ini dilakukan. ‘’Ya, sekitar
Bali Post/ist
alm. Jro Ratna Rat
dua bulan harus dianggap tidur dulu. Setelah rangkaian Panca Wali Krama berakhir, baru kita persiapkan upacaranya,’’ ujar Cok Rat didampingi istrinya. Sebelum upacara puncak palebon, kata Cok Rat, akan dilakukan upacara lainnya seperti ngajum, Selasa (23/4) mendatang. Upacara palebon
akan dilangsungkan di Setra Badung. Menurut Cot Rat, ibundanya dinilai sangat konsisten dalam bersikap. Hal ini tidak terlepas dari tempaan jalan hidup yang pernah dijalaninya semasa zaman penjajahan. Sosok ibundanya semasa hamil harus pindahpindah, karena saat itu Puri Satria ingin dihancurkan oleh para penjajah. Meski demikian, berkat semangat juang yang tinggi, sosok ibundanya mampu merawat anak-anaknya meski saat susah seperti itu. ‘’Saya melihat sosok ibu yang sangat konsisten,’’ katanya. Seperti diketahui, kini suasana duka sudah mulai terlihat di Puri Satria. Berbagai perlengkapan upacara pitra yadnya sudah tersedia. Bahkan, berbagai ucapan belasungkawa dari beberapa instansi tampak menghiasi Puri Satria yang terletak di Jalan Veteran, Denpasar tersebut. (kmb12)
Bali Post/ist
PATROLI - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan dan Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko melakukan patroli di wilayah Kuta.
Tak Mau Kecolongan Pasukan Tetap Siaga
Denpasar (Bali Post) -
Pemantauan situasi wilayah Denpasar dan Badung pascapencoblosan terus dilakukan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan bersama Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo, Rabu (17/4) kemarin. Termasuk pasukan tempur dan sniper tetap siaga supaya tidak kecolongan.
Bali Post/kmb36
PENCOBLOSAN - Tersangka I Ketut Sudikerta melakukan pencoblosan di Rutan Polda Bali.
Sudikerta Nyoblos Berpakaian Tahanan Alit Wiraputra Gagal Nyoblos
Denpasar (Bali Post) Tahanan Polda Bali menggunakan hak pilihnya di TPS 09 Rutan Polda Bali, Rabu (17/4) kemarin. Dari 54 tahanan, hanya 16 orang yang bisa nyoblos termasuk tersangka I Ketut Sudikerta. Menggunakan pakaian tahanan dan masker, mantan Wakil Gubernur Bali ini dipanggil di urutan kedua. Proses pencoblosan dilakukan di dalam sel. Sedangkan tersangka Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra gagal nyoblos karena tidak mengantongi formulir A5. Dari pantauan di lapangan, pukul 10.31 Wita, Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Dangin Puri Kangin Anak Agung Gede Kertanegara didampingi Panwaslu Kota Denpasar Made Ardiyasa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan sosialisasi dan pencocokan data jumlah tahanan dari KPU dengan Rutan Mapolda. Kegiatan tersebut dipantau Wakapolda
Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha. ‘’Kami sosialisasi dulu. Untuk pencoblosan mulai pukul 12.00 Wita,’’ ujar Kertanegara. Hasil pencocokan data tersebut, hanya 16 tahanan termasuk tersangka I Ketut Sudikerta yang bisa nyoblos. Padahal, jumlah tahanannya 54. Tahanan yang tidak bisa nyoblos terdiri dari sembilan orang merupakan warga negara asing, empat orang sudah dilayar dan 29 orang belum mengantongi formulir A5. ‘’Data dari KPU, jumlah tahanan yang punya A5 sebenarnya 20 orang. Setelah kami cek ke Rutan Polda, hanya 16 orang karena lagi empat orang sudah dilimpahkan ke kejaksaan,’’ ujarnya. Sekitar pukul 13.00 Wita, pencoblosan dimulai. Usai melakukan pencoblosan, tak sepatah kata pun keluar dari bibir Caleg DPR-RI dari Partai Golkar ini. Dia langsung masuk ke selnya.
Topik : pemilu serentak di bali kondusif
Ketua KPU Kota Denpasar Wayan Arsa Jaya mengatakan, untuk pelayanan pemilih yang ada di rutan dan RS, pihaknya sudah melakukan koordinasi dan bersurat untuk minta data jumlah pemilih di rutan maupun RS. ‘’Kami juga melakukan pengecekan terkait data yang diberikan kepada kami, seperti NIK dan KK dan segala macamnya. Apakah mereka terdaftar di DPT. Bagi yang tidak terdaftar di DPT, kami layani dengan cara mendatanginya seperti hari ini,’’ tegasnya. Menurut Arsa Jaya, tahanan tersebut bisa menggunakan hak pilihnya karena memiliki formulir A5 atau surat pindah pemilih. Jadi, surat pindah memilih itu diberikan kepada mereka yang sudah terdaftar di DPT. Oleh karena mereka berstatus tahanan atau pasien bisa dilayani KPU. ‘’A5 dibuatkan setelah kami mendapat data dari Polda Bali. Rutan Polresta juga polanya sama,’’ tegasnya. Arsa Jaya mengatakan, pola komunikasinya sudah berlangsung sejak H-10, H-7 sampai akhirnya KPU Denpasar bisa menerbitkan A5. ‘’Pindah pemilih sesuai dengan perlintasan dapilnya. Kalau dapilnya antarprovinsi, dia akan mendapat surat suara pilpres saja. Kalau dapilnya antarkabupaten dapat surat suara tiga yaitu surat suara pilpres, DPD dan DPR-RI,’’ ujarnya. (kmb36)
“Kami masih melakukan patroli untuk menjaga wilayah Denpasar dan Badung. Personel juga masih standby di TPS-TPS sampai selesai kegiatan tersebut,” tegas Kombes Pol. Ruddi Setiawan. Menurut Kasatgas CTOC Polda Bali ini, jika penghitungan suara di TPS hingga Kamis (18/4) pukul 03.00 Wita, personel harus tetap siaga di sana. “Kalau selesai pukul 03.00 Wita, Kamis (18/4), dan situasinya kondusif maka personel akan ditarik. Tapi kalau
belum, saya perintahkan agar terus jaga di sana,” ujarnya. Setelah melakukan patroli bersama Dandim mengendarai sepeda motor, kata mantan Kapolres Badung ini, situasi masih aman dan kondusif. “Memang luar biasa masyarakat Bali karena taat hukum dan toleransinya tinggi. Masyarakat pendatang juga paham aturan dan taat hukum. Saya ucapkan terima kasih,” katanya. Sementara Dandim1611/ Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo menyampai-
kan, support TNI kepada Polri terus dilakukan. “TPS tetap dijaga, termasuk patroli ke TPS terus kami lakukan. Pasukan juga stand-by di Pos Pengamanan Terpadu di Pospol Renon dan Jalan Cokroaminoto tetap memonitor dan memantau situasi,” ungkapnya. Apakah ada riak-riak gangguan terkait Pemilu Serentak 2019 ini? “Sampai saat ini belum ada. Belum ada laporan soal itu dari anggota di lapangan. Sampai saat ini masih aman terkendali. Kami
keliling terus supaya jangan sampai kecolongan,” kata Handoko Yudho Wibowo. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta juga menyampaikan hal sama. Pasukannya masih standby sampai kegiatan di masingmasing TPS benar-benar tuntas. “Untuk wilayah hukum Polres Badung tetap aman, lancar dan kodusif. Belum ada laporan terkait gangguan saat pencablosan dan penghitungan suara,” tegasnya. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
KPPS TPS 09 Sumerta Kelod Semua Perempuan ADA yang menarik di TPS 09 Sumerta Kelod yang terletak di Balai Banjar Kedaton. Di banjar ini ada tiga TPS. Namun, yang unik hanya di TPS 09, karena semua anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)-nya perempuan semua. Salah seorang anggota KPPS setempat, Ketut Rumiasih, yang ditemui di sela-sela melayani pemilih, Rabu (17/4) kemarin, mengungkapkan munculnya ide ini seperti mengalir. Supaya pernah beraktivitas dan terlibat langsung dalam pemilu, akhirnya kaum perempuan dijadikan petugas KPPS. Petugas KPPS terlihat kompak menggunakan baju kebaya warna ungu dengan kamben dan selendang warna kuning ditambah sanggul dengan hiasan bunga matahari. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk memberikan kesan menarik kepada masyarakat yang akan memilih. Di TPS ini terdapat 225 pemilih dan delapan orang pemilih tambahan. Salah satu yang paling beda di antara ketujuh anggota penyelenggara yakni ketua KPPS. Ketua KPPS lebih menonjol dalam pemakaian atribut yakni menggunakan lelunakan sebagai pengikat
Bali Post/eka
KPPS - Petugas KPPS perempuan di TPS 09 Sumerta Kelod, Denpasar mengarahkan warga yang melaksanakan Pemilu, Rabu (17/4) kemarin. rambut. ‘’Kami satu-satunya TPS yang menggunakan petugas perempuan. Yang lainnya campuran, ini inisiatif kami saja biar sedikit unik dan menarik masyarakat datang ke TPS untuk mencoblos. Dari empat TPS hanya di TPS kami yang menggunakan perempuan,’’ ujar Rumiasih. Menurut Rumiasih, semua
perempuan tersebut merupakan anggota PKK Banjar Kedaton yang diberdayakan untuk menjadi KPPS. Pelibatan tersebut untuk memberikan aktivitas tambahan kepada ibu-ibu PKK yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan di Denpasar. Kegiatan tersebut, katanya, juga sekaligus sebagai momen peringatan
Hari Kartini yang akan diperingati tanggal 21 April 2019 mendatang. Dengan pelibatan perempuan dalam penyelenggaraan pemungutan suara, katanya, perempuan di Denpasar khususnya di Banjar Kedaton disetarakan dengan laki-laki yang selama ini menjadi prioritas sebagai penyelenggara pemilihan umum. (ara)
BADUNG
Kamis Pon, 18 April 2019
3
Bupati Giri Prasta Gunakan Hak Pilihnya
Imbau Seluruh Pihak Jaga Kondusivitas Pemilu BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta bersama istri, Seniasih Giri Prasta, mencoblos di TPS 001 Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Rabu (17/4) kemarin. Bupati dan istri masing-masing terdaftar sebagai pemilih dengan nomor urut 174 dan 175 dari total 238 pemilih. Di samping itu, Bupati juga melakukan pemantauan sejumlah TPS. Bupati Giri Prasta tiba di TPS pada pukul 11.14 Wita. Setelah menyapa warga dan sejumlah pejabat, ia langsung menuju meja KPPS untuk mengambil surat suara, lanjut menuju bilik suara. Dengan cekatan, orang nomor satu di Badung ini melakukan pencoblosan. ‘’Kami merasa bangga
kaitannya dengan pesta demokrasi hari ini yang begitu kondusif, langsung, umum, bebas, rahasia,’’ ungkapnya usai mencoblos. Bupati Giri Prasta pun berharap seluruh masyarakat Badung menggunakan hak pilihnya. ‘’Tetap saya menginginkan kita bersama untuk wajib melaksanakan pemilihan ini. Harapan kami di atas 90 persen warga itu memilih dan menggunakan hak pilih. Sehingga dengan pemilihan hari ini kita menentukan lima tahun ke depan kemajuan dari bangsa kita,’’ ujarnya. Di samping menggunakan hak pilih, Bupati juga melaksanakan pemantauan ke sejumlah TPS. Ia didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Kepala
Kesbangpol Badung Ketut Suendi, Dandenpom IX/3 Denpasar Letkol CPM Harjono Pamungkas Putro, Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo, Kasatpol PP IGAK Suryanegara, Kabag Humas Setda Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta, jajaran kepolisian dan pejabat lainnya. ‘’Pemantauan TPS kami sudah bergerak semua. Nanti akan berlanjut dengan Bapak Kapolda dan Dandim,’’ jelasnya. Meski demikian, Bupati Giri Prasta tetap mengimbau agar seluruh pihak dan masyarakat bekerja sama menjaga kondusivitas, baik saat pencoblosan maupun sesudahnya. ‘’Imbauan kami, kita harus jaga kondusivitas wilayah masing-masing. Saya kira
tingkat kesadaran masyarakat di Kabupaten Badung untuk menyambut pesta demokrasi ini sudah baik berkat pembinaan dan pemahaman untuk kita bersama-sama,’’ kata Giri Prasta. Ia juga mengingatkan, pemilu serentak ini merupakan pekerjaan nasional. Seluruh warga negara wajib menjaga ketertiban, mulai dari diri sendiri. Dengan demikian, pemilu bisa berjalan sukses. ‘’Ini merupakan pekerjaan nasional, bukan urusan pribadi, bukan urusan kelompok atau golongan. Ini merupakan pekerjaan nasional dan menentukan lima tahun ke depan, kemajuan bangsa dan negara yang kita cintai, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia,’’ tegasnya. (ad720)
MENCOBLOS - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama istri, Seniasih Giri Prasta, mencoblos di TPS 001 Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Rabu (17/4) kemarin.
Nyoblos di TPS 16 Pecatu
Wabup Suiasa Ajak Masyarakat Dewasa dan Sportif Berdemokrasi Bali Post/par
GAGAL NYOBLOS - Ratusan pemilih di RSD Mangusada tidak dapat menggunakan hak pilihnya lantaran terbatasnya sisa surat suara.
Di RSD Mangusada Ratusan Warga Tak Bisa Nyoblos
Mangupura (Bali Post) -
Pemilu 2019 di Kabupaten Badung, Rabu (17/4) kemarin, secara umum berjalan lancar. Meski demikian, terdapat sejumlah persoalan teknis di lapangan, salah satunya terkait ketersediaan surat suara. Di RSD Mangusada, ratusan warga tidak bisa menyalurkan hak suaranya karena sisa surat suara dari TPS terdekat sangat minim. Di RSD Mangusada, puluhan pegawai kecewa lantaran tak bisa nyoblos. Kekecewaan dari puluhan pekerja medis ini menyeruak ketika Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dari TPS 29 Banjar Tambak Sari, Kapal, Mengwi, mengatakan, surat suara telah habis. Padahal 67 pegawai telah didaftarkan RSD pelat merah ini ke KPU Badung. Tak hanya pegawai yang kecewa, ratusan pasien yang sedang dirawat yang diperkirakan sebanyak 200 orang juga tidak dapat menggunakan hak pilihnya meski telah memiliki C6 atau surat undangan memilih. ‘’Sayang ya tidak bisa memilih, padahal semua teman-teman ini ingin menggunakan hak pilihnya. Namun dikatakan surat suara sudah habis,’’ ucap perawat di RSD Mangusada Made Evi Tursina Sari. Ia juga mengaku kesal dan kecewa lantaran tidak dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019. Padahal, namanya telah didaftarkan dan dijanjikan akan mendapatkan hak suara. Dirut RSD Mangusada dr. I Nyoman Gunarta menyayangkan perihal tersebut. Ia pun
mengaku telah melaporkan ada ratusan pasien dan puluhan pegawai yang diperkirakan akan menyalurkan hak suaranya di rumah sakit plat merah tersebut. Menurutnya, dari ratusan jumlah pemilih di RDS Mangusada, hanya 15 orang yang dapat menyalurkan hak pilihnya. Padahal, potensi jumlah pemilih mencapai ratusan, yakni jumlah 200 pasien dan 70 pegawai. Angka ini belum termasuk penunggu pasien, jika diasumsikan satu pasien didampingi 1 penunggu pasien terdapat sekitar 470 pemilih di RSD tersebut. ‘’Dari catatan KPPS hanya 15 orang yang bisa memilih mereka merupakan pegawai di sini, kalau pasien tidak ada,’’ terangnya seraya menyebutkan masalah ini sepenuhnya diserahkan sepenuhnya ke KPU Badung. Ketua KPU Badung Wayan Semara Cipta yang datang ke lokasi juga tidak bisa berbuat banyak lantaran jumlah surat suara yang tersisa di TPS terdekat sedikit. Terlebih, KPPS di TPS terdekat dengan RSD tengah disibukkan dengan proses penghitungan suara. ‘’Dalam PKPU tidak mengatur
untuk menyiapkan TPS di rumah sakit, kecuali di lapas, sehingga hanya mengandalkan suara sisa dari TPS terdekat. Sedangkan, TPS terdekat dengan rumah sakit disibukan dengan proses penghitungan,’’ tegasnya. Pria yang akrab disapa Kayun ini juga mengakui terjadi kekurangan jumlah surat suara di sejumlah TPS. Sementara itu, di TPS 21 Kuta suasana sempat memanas. Hal itu dipicu kurangnya cadangan surat suara di TPS tersebut. Akibatnya, puluhan pemilih pemegang kartu A5 sempat mengajukan protes karena tidak bisa menggunakan hak suaranya. Sebagai solusinya, KPU Badung, segera melakukan pendataan dan meminta warga bersabar. Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta mengatakan, meski sudah lewat pukul 13.00 Wita, pihaknya meminta mereka tetap dilayani. Pihaknya memastikan semua pemilih yang namanya sudah terdaftar dalam DPT bisa menggunakan hak suaranya. ‘’Kami yakin dengan data yang kami punya. Surat suara cadangan itu ada 8.000, sedangkan DPTb 5.000,’’ ucapnya. (kmb27/kmb23)
Ketua DPRD Parwata Gunakan Hak Suara di TPS 30 Dalung Harapkan Pemilu Aman dan Minim Golput
KETUA DPRD Badung Putu Parwata menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 30 SD 1 Dalung. Saat melakukan pencoblosan Pemilu 2019, Rabu (17/4) kemarin, Parwata didampingi istri yang juga Ketua Gatriwara Kabupaten Badung Ny. Ayu Parwata. Pimpinan Dewan asal Desa Dalung tersebut tiba di TPS 30 sekitar pukul 08.00 Wita dan disambut oleh KPPS di TPS setempat. Putu Parwata mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada masyarakat di Kabupaten Badung yang telah menggunakan hak pilihnya ke TPS masing-masing. ‘’Dengan melihat antusiasme masyarakat datang ke TPS pagi-pagi, kami yakin untuk pemilu kali ini golput bisa ditekan. Semoga saja setelah pemilihan kondisi seperti ini bisa terus dijaga,’’ ujarnya. Lebih lanjut ia mengatakan, khusus untuk masyarakat Kecamatan Kuta Utara pihaknya berterima kasih karena bahumembahu ikut menjaga keamanan serta ketertiban pemilu. ‘’Saya lihat organisasi adat,
MEMILIH - Ketua DPRD Badung Putu Parwata bersama istri, Ny. Ayu Parwata, menggunakan hak pilihnya di TPS 30 SD 1 Dalung. linmas, TNI dan Polri berbaur dalam ikut menjaga keamanan serta kondusivitas jalannya pemilihan umum dan pilpres saat ini. Selain itu, warga pun tertib mengantre untuk menyalurkan hak suaranya. Hal ini cermin dari masyarakat kita sudah cerdas berpolitik serta sudah terbiasa dalam menyalurkan hak politiknya dengan santun dan damai,’’ terangnya. Setelah melakukan pencob-
losan, Parwata juga sempat menyapa sejumlah masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya. ‘’Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat karena melakukan hak pilih secara tertib dan aman, sehingga pemilu yang menjadi pesta demokrasi ini tidaklah terkesan seram, tapi malah terkesan aman dan tertib seperti hari-hari biasanya,’’ paparnya. (ad718)
PADA pemilu serentak 2019, Wakil Bupati (Wabup) Badung Ketut Suiasa menyalurkan hak suaranya di TPS 16, Banjar Adat Kauh Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Rabu (17/4) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa mengajak seluruh masyarakat sebagai warga negara untuk membuktikan bagian dari entitas warga negara yang baik yaitu dengan menggunakan hak asasi dan kewajibannya. Salah satu hak asasi itu adalah dengan menggunakan haknya untuk menyalurkan suara dalam pesta demokrasi pemilu dengan datang ke TPS. Sementara kewajiban sebagai warga negara adalah wajib mewujudkan pemilu yang demokratis dan berkualitas di Indonesia. ‘’Kehadiran dan partisipasi adalah salah satu indikator pemilu berkualitas. Ketika banyak yang tidak hadir maka demokrasi kita akan dipandang tidak berkualitas. Maka wajib hadir dan pergunakan hak suaranya,’’ kata Suiasa. Pada Pemilu 2019, semua masyarakat diharapkan be-
lajar untuk dewasa, belajar sportif berdemokrasi. Apalagi sudah 70 tahun lebih Indonesia merdeka, mestinya itu mampu membuat matang dalam berdemokrasi. Karena cukup waktu bagi masyarakat untuk belajar berdemokrasi. Karena, kata Suiasa, dalam demokrasi kita diberikan ruang untuk berbeda. Namun berbeda bukan berarti perpecahan, permusuhan, pertentangan, justru kita harus menghargai perbedaan itu. ‘’Itulah menjadi kekuatan kita. Untuk itu, saya mengajak masyarakat untuk belajar dewasa, sprotif dan matang dalam berdemokrasi. Dengan demikian, siapa pun dalam pemilihan presiden yang terpilih, itulah merupakan kemenangan kita bersama dan akan menjadi pemimpin bersama. Mari kita sambut pemimpin kita dengan suka cita, suka ria dan wajib memberikan dukungan apa pun yang menjadi program mereka nanti,’’ harapnya. Menciptakan pemilihan umum yang berkualits, dalam menentukan hak suara, merupakan hak mas-
HAK SUARA - Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menyalurkan hak suaranya di TPS 16, Banjar Adat Kauh Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Rabu (17/4) kemarin. ing-masing. Negara wajib menciptakan pemilu yang demokratis dan berkualitas. Ditambahkannya, kewajiban masyarakat yaitu turut menciptakan suasana ketenangan, kenyamanan dan ketenteraman di wilayah masing-masing. Sehingga bisa menciptakan suasana pemilu yang jujur, adil, langsung dan bebas rahasia. ‘’Hormati hak-hak seseorang dalam menentukan hak suaranya,’’ ucapnya. Untuk pileg tahun ini,
diakuinya, hal itu merupakan proses demokrasi dari tingkat kabupaten. Pihaknya berharap masyarakat juga bisa jeli, pintar dan cerdas dalam menentukan pilihannya kepada calon yang ada. Sehingga calon yang terpilih nantinya adalah calon yang mampu membawa aspirasi masyarakat. Serta orang tersebut secara pribadi memiliki kualifikasi dalam mengemban tugasnya dan kewajibannya dengan kapasitasnya. (ad717)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
SMAN 4 Denpasar Raih Segudang Prestasi Internasional SMAN 4 Denpasar semakin memperkokoh jati diri sebagai tempat berkumpulnya siswa berprestasi. Buktinya siswa SMAN 4 Denpasar yang sering disebut Foursma berhasil mendulang segudang prestasi internasional. Prestasi yang teranyar empat siswanya yang tergabung dalam Foursma Young Entrepreneur (Zeal SC) meraih predikat runnerup dan the best student company di ajang Junior Achievment (JA) Asia Pacific Company of the Year Competition yang diadakan JA Asia Pacific di Manila. Tim ini diperkuat Ni Nyoman Dea Intan Sari, Putu Azmellya Putri Sanjaya, Yulia Ayu Tri Anindita dan Yusuf Akbar Santoso. Semua siswa kelas XI ini sekaligus mendapat beasiswa senilai 60.000 dolar AS kuliah di sejumlah kampus ternama di AS. Penyerahan beasiswa dilakukan Partnership Director Asia International University Alliance Tim Carnley didampingi Kepala SMAN 4 Denpasar Dr. Drs. I Ketut Kerta, M.Pd., Selasa (16/4) lalu. Acara juga disaksikan Director Country Head Corporate Affairs Citi Indonesia Elvera N. Makki, Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia Robert Gardinet dan Kabid Pembinaan SMA Disdik Bali Komang Merta Dana, S.H., M.H. Masih di prestasi internasional, siswa SMAN 4 Denpasar juga meraih juara I lomba esai ASEC, thind dan third prize of Hongkong Student Science Project Competition 2019, medali emas dan perunggu di IPITEx Thailand Inventors Day. Sementara itu, prestasi nasional diukir antara lain juara I di LKTI ITB, juara II dan III di AYP UGM, juara I ELCCO, juara II lomba artikel di ITB daa juara I story telling di Universitas Brawijaya dan lainnya. Di cabang olahraga tim Foursma sukses meraih 10 medali emas,
STUDENT COMPANY - Kepala SMAN 4 Denpasar Ketut Kerta bersama siswa dan orangtuanya yang memperoleh beasiswa ke AS. 11 perak dan 12 perunggu di ajang Porjar Kota Denpasar 2019. Emas diperoleh di karate, renang, menembak, judo dan tarung derajat. Sejumlah siswanya juga meraih emas, perak dan perunggu dia ajang Wali Kota Cup. Di bidang seni memborong juara teater seBali, juara terbaik video, lomba debat bahasa Bali, juara Teruna Favorit, dan unner-up Duta Anak Kota Denpasar. Kepala SMAN 4 Denpasar Dr. Drs. I Ketut Kerta, M.Pd. mengaku bangga anak didiknya tak pernah berhenti berprestasi. Soal kewirausahaan, SMAN 4 Denpasar memberikan materi 2 SKS tiap kelas serta diikuti dengan praktik dunia usaha mulai dari planning bisnis hingga marketing. Dengan demikian selain lulusannya disiapkan melanjutkan studi di dalam dan luar negeri, juga menjadi wirausaha muda mandiri. Untuk memperkuat daya saing internasional, Ketut Kerta didampingi Waka Kurikulum Drs. Dewa Made Ngurah, Waka Kesiswaan I Made Sudana, S.Pd., M.Pd., Waka Humas Dr. I Nyoman Miarta Putra,
M.Ag. dan Waka Sarpras I Made Subawa, S.Pd., M.Pd. Foursma juga menjalin sister school dengan sejumlah sekolah di Asia seperti Singapura, Jepang, Korsel, Thailand, dll. Program ini diperkuat lagi dengan program pertukaran siswa dengan sejumlah sekolah di Australia. Dengan demikian anak-anak Foursma memiliki jejaring yang lebih luas dan komunitas internasional. Meski demikian, Ketut Kerta tetap mengedepankan dan memperkuat jati diri siswa SMAN 4 Denpasar sesuai visinya yakni menjadi insan yang cerdas secara intelektual, cerdas emosional, cerdas sosial dan cerdas spiritual dan kuat akar budaya Balinya. Kabid Pembinaan SMA Disdik Provinsi Bali Komang Merta Dana mengakui anak-anak Foursma selalu menunjukkan prestasi luar biasa bagi Bali dan Indonesia. Di ajang kompetisi internasional anak binaan Ketut Kerta selalu menjadi juara. Makanya dia menyebut SMAN 4 Denpasar adalah sekolah kebanggaan sekaligus aset masyarakat Bali. (ad721)
Main Potong Harga
Petani Keluhkan Oknum Tengkulak Negara (Bali Post) – Masa panen padi membuat sejumlah petani gigit jari. Meskipun mereka panen, namun hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu penyebabnya, ulah oknum saudagar atau tengkulak padi yang semena-mena membeli hasil panen mereka. Seperti yang dialami petani di Subak Berantangi, Desa Tukadaya, Melaya. Beberapa petani mengaku kecewa saat penjualan hasil padi mereka kepada oknum saudagar. Pembayaran tidak sesuai kesepakatan awal dan main potong seenaknya dengan berbagai alasan. Padahal petani sangat berharap dengan hasil penjualan hasil panen, supaya tidak selalu rugi. ‘’Ini seringkali terjadi. Setiap panen, selalu saja petani tertekan. Terakhir juga ada oknum saudagar dari Delodberawah main potong tanpa komunikasi,’’ ujar Ketut Seden, salah seorang petani, Rabu (17/4) kemarin. Seden juga merasakan sendiri
ulah oknum saudagar tersebut. Awalnya oknum saudagar berinisial Wayan Su ini mau membeli seharga total Rp 37 juta dengan padi seluas 1 hektar. Namun setelah dipanen, pembayaran hanya Rp 33 juta saja. Ketika dipertanyakan hal tersebut kepada saudagar, alasannya kondisi padi kurang memadai. ‘’Ini tanpa komunikasi, tibatiba langsung memotong begitu saja di saat pembayaran akhir. Saudagar tetap tidak mau rugi, selalu petani yang dirugikan,’’ keluh I Putu Sudiadnyana (35). Keringat petani yang selama berbulan-bulan di ladang, berujung kecewa dan selalu menjadi yang tertekan. ‘’Kami berharap agar Dinas Pertanian memberikan solusi kepada petani yang kondisinya kurang memadai,’’ sambung Sudiadnyana. Ia mencontohkan agar pemerintah membuatkan peraturan kepada saudagar pembeli padi agar tidak main potong harga yang sudah disepakati dengan
alasan bermacam-macam. Atau misalnya dibuatkan asuransi kepada petani agar mereka memiliki jaminan sehingga tidak mudah dimainkan oleh para saudagar. Terkait hal ini, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Wayan Sutama mengungkapkan, permasalahan ini sering terjadi di lapangan. Dia mengatakan, posisi tawar petani selalu rendah, karena petani terlalu percaya dengan penebas. ‘’Sehingga ke depan petani kita bisa panen sendiri dengan membentuk sekaa panen dan bisa jual gabah kangsung ke KUD,’’ saran Sutama. Sebab, menurutnya, Pemkab Jembrana memiliki program tripartit dengan dana talangan pembelian gabah melalui KUD. Mestinya petani jangan menyerah kalau dipermainkan oleh tengkulak. ‘’Nanti kita konfirmasi perjanjian atau kesepakatan-kesepakatan yang ada di lapangan,’’ terangnya. (kmb26)
Bali Post/kmb26
SAWAH – Areal persawahan di salah satu subak di Jembrana tanaman padinya rebah. Sejumlah petani mengeluhkan pembelian semena-mena oleh para saudagar.
SMP Dwijendra Denpasar Ranking Ke-7 di Porjar dan Juara III OSN Tahun Ini Rekrut 11 Kelas Siswa Baru
SMP Dwijendra meraih sukses besar menjelang akhir tahun ajaran baru. Di Porjar Denpasar meraih ranking ke-7 perolehan medali di Porjar Kota Denpasar. Sekolah favorit ini meraih 11 emas, 4 perak dan 10 perunggu. Di cabang ekshibisi meraih satu emas, dua perak dan tiga perunggu. Di PSR siswa SMP Dwijendra meraih juara harapan III lomba rindik berpasangan. Emas terbanyak diraih di cabang petange (4), dua emas di woodball dan dansa, sisanya di silat, judo dan balap sepeda. Sementara di Wali Kota Cup meraih 9 emas, 4 perak dam 8 perunggu. Siswanya juga meraih juara Harapan I dan II di balap sepeda. Di akademik SMP Dwijendra juga tak kalah dengan sekolah negeri. Siswanya, Gusti Ngurah Giri Tanaya, meraih juara III Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang IPS se-Kota Denpasar. Sementara gurunya, I Wayan Surya Saputra, meraih juara I Olimpiade Guru Nasional (OGN) bidang IPS Kota Denpasar. Di lomba Kramaning Sembah yang diadakan Kementerian Agama, meraih juara II pelafalan doa dan juara I LCC Agama Hindu. Juga juara II lomba poster KSPAN di SMAN 7 Denpasar. Kepala SMP Dwijendra Dra. Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd. tampak tersenyum melihat prestasi anak didiknya yang terus mengalir. Bahkan, dia bangga bisa mengalahkan sekolah favorit di Porjar dan kali pertama menembus juara OSN. Pada 22 April mendatang, sebanyak 400 siswa kelas IX akan menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hal ini dilaku-
dilakukan dengan dua shift. Shift pertama dimulai dari pukul 07.00 Wita sampai pukul 13.00 Wita dan shift kedua dari pukul 13.00 sampai pukul 17.00 Wita. Pembagian shift ini sengaja dilakukan agar staf yang bertugas bisa melakukan hak pilih di TPS-nya masing-masing. Adapun setiap shift ini terdiri dari delapan orang yang merupakan staf-sfaf yang memiliki keahlian khusus. ‘’Staf yang bertugas ini harus menguasai IT, menguasai data dan mampu mengoperasikan alat pencetakan KTP,’’ jelas Rai Dwipayana. Dia menambahkan, dibukanya pelayanan ini karena ada imbauan dari Bapak Gubernur Bali Wayan Koster dan juga adanya imbauan dari Dirjen Dukcapil. (kmb28)
PRESTASI - Kepala SMP Dwijendra Ni Wayan Nadi Supartini bersama siswa berprestasi. kan berkat dukungan Yayasan Dwijendra Denpasar. Kasek Ni Wayan Nadi Supartini didampingi Wakasek I Made Yoga Mahendra Andika, S.Pd., M.Pd., I Wayan Suwita, S.Pd. dan Ida Bagus Putra Arsana, S.Pd. mengungkapkan, siswa dan gurunya terus mengukir prestasi. Karena dari guru berkualitas dan berprestasi kita mampu menghasilkan siswa berprestasi. Kedua, prestasi juga berkat pembinaan intensif 30 jenis ekstra disiapkan untuk siswa. Bahkan sekolah ini satu-satunya sekolah berstatus ramah anak tingkat nasional. Ini artinya SMP Dwijendra adalah sekolah yang paling baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah. Ketiga, fasilitasnya lengkap. Semua ruangan ber-AC dan LCD. Suasana lingkungan sekolah
juga hijau dan asri. Nadi Supartini menegaskan tahun ini SMP Dwijendra Denpasar akan menerima 11 kelas siswa baru. Semua peserta dibebaskan dari biaya pendaftaran alias gratis. Mereka yang pertama dan lebih dulu menentukan pilihan di SMP Dwijendra yang diprioritaskan diterima lebih awal. Hal ini dilakukan karena SMP Dwijendra tak mengenal PPDB gelombang I dan II, begitu kuota terpenui langsung ditutup. Makanya dia mengajak masyarakat yang ingin pendidikan anaknya disiplin dan berkarakter menentukan pilihan sejak awal di SMP Dwijendra. Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Ketut Wirawan, S.H., M.H. memberi apresiasi positif atas prestasi yang diraih SMP Dwijendra. Sekolah ini dikenal tak pernah kering dari prestasi sebagai bukti sekolah berkualitas. (ad722)
Pilih SMK Penerbangan Cakra Nusantara
Berbudaya K3, Siap Bersaing di Era MEA dan VUCA DALAM perkembangan masa ke masa, memasuki babak baru pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), di mana industri transportasi udara akan berintegrasi satu sama lain, khususnya di lingkup ASEAN. Pada saat yang sama, era Neo-Digital berembus kian kencang ditandai dengan VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), suatu perubahan yang sangat cepat, penuh ketidakpastian, semakin kompleks, dengan realita perekonomian yang semakin ambigu, tak menentu. Penggunaan jasa transportasi udara menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Pertimbangannya terutama dari segi waktu dan harga, di mana waktu yang ditempuh dengan transportasi udara lebih singkat dan harga yang semakin bersaing dengan transportasi lainnya, sehingga masyarakat lebih berminat untuk menggunakan transportasi udara. Penting bagi pelaku dunia industri, baik itu industri penerbangan untuk memerhatikan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) bagi pelaku itu sendiri dan penumpangnya. Menurut Kepala SMK Penerbangan Cakra Nusantara Indra Gita Saragih, S.Pd., A.K3 (BNSP), CPHRM, K3 perlu diperhatikan dalam lingkungan kerja praktik. Sekolah vokasi tujuan lulusannya di antaranya siap kerja, mewajibkan magang, PKL, pengayaan kompetensi dan program pengalaman lapangan. Taruna dan taruni langsung bersentuhan dengan tempat kerja dan industri, di mana di semua tempat industri sudah mengharuskan pelaksanaan K3. ‘’SMK Penerbangan Cakra Nusantara selain memberi ilmu sesuai dalam kurikulum juga ilmu hidup. Berbudaya K3 adalah bagian dari ilmu kehidupan yang tumbuh seiring berjalannya waktu. Supaya masyarakat paham kita ini bagian dari masa depan, bukan bagian dari masa lalu. Bukan penonton pembangunan tapi pemain dan pengisi pembangunan,’’ katanya. Kompetensi Taruna dan Taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara terkait K3 dibuktikan dengan sertifikasi BNSP. Menginat SMK Penerbangan Cakra Nusantara juga
20 Warga Lakukan Perekaman E-KTP Saat Pencoblosan Tabanan (Bali Post) Dua puluh warga masyarakat Tabanan, Rabu (17/4) kemarin memanfaatkan layanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil yang dibuka saat hari pencoblosan Pemilu 2019. Dari 20 orang tersebut, 15 di antaranya melakukan perekaman e-KTP dan lima orang pencetakan. Kepala Disdukcapil Tabanan IGA Rai Dwipayana mengatakan dibukanya layanan saat hari pencoblosan rupanya disambut baik oleh masyarakat. Terbukti ada yang memanfaatkan layanan tersebut. ‘’Jadi tidak hanya perekaman dan pencetakan e-KTP yang kita layani. Layanan administrasi kependudukan lainnya juga kita layani,’’ ucapnya. Lebih lanjut dikatakan, khusus pelayanan pada hari pencoblosan
Kamis Pon, 18 April 2019
Bali Post/ist
BUKA - Disdukcapil membuka layanan perekaman e-KTP saat hari pencoblosan.
telah meraih akreditasi A unggul. Melihat era MEA dan VUCA seperti saat ini, SMK Penerbangan Cakra Nusantara selalu mendukung taruna taruninya untuk selalu mengutamakan K3 dalam setiap kegiatan PKL atau on job training. Selain itu, dunia penerbangan identik dengan dunia internasional, sehingga taruna dan taruni juga mendapat pelatihan berbahasa Inggris dengan baik, mengadakan program Build Better Communication (BBC). Sebagai implementasi dari hal tersebut, semua taruna dan taruni mendapatkan beasiswa BBC. Di mana program bahasa Inggris ini wajib diikuti sejak kelas X (semester I). Ketika pertama kali melaksanakan program pengalaman lapangan selama dua bulan di Pangkalan Udara Husein Sastranegara Bandung, kemudian di kelas XII (semester III) dilakukan sinkronisasi dan percepatan serta penguatan dengan lembaga mitra di kampung Inggris Pare. Diikuti selama dua bulan, dalam satu hari sekitar 6 sesi. Semua taruna-taruni tinggal di kampung Inggris Pare Kediri. Bagi kelas XII juga dilaksanakan selama enam bulan dengan dititikberatkan pada materi pidato, debat, presentasi, wawancara kerja dan bahasa Inggris bisnis. Kemudian diakhiri dengan uji komprehensif dan uji kompetensi serta sertifikasi, sehingga masing-masing taruna-
taruni mendapatkan sertifikat Disnaker, Disdikpora, Basic English Bandung, Kompetensi LSK-BIG dan dua sertifikat kecakapan dari mitra di kampung Pare. Dengan demikian sekitar tujuh sertifikat diharapkan tren dan kualifikasi kompetensi bicara dan bahasa Inggris yang di atas standar serta sesuai kebutuhan global. ‘’Karena itu, kami mengajak generasi muda Bali untuk bergabung bersama SMK Penerbangan Cakra Nusantara untuk mendapatkan kesempatan terbaik menuju masa depan yang cerah. Dibuka empat jurusan yang concern di bidang penerbangan di antaranya Airframe and Powerplant, Electrical Avionics, Teknik Transmisi dan Telekomunikasi (Penerbangan) dan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (Bandara),’’ jelasnya. Mau tahu info lebih lanjut. Datang langsung ke di Jalan Drupadi No. 25, Denpasar (kampus 1) dan Jalan Tukad Pakerisan No. 25, Panjer (kampus 3), dengan nomor pendaftaran 0361-4742600 dan juga dapat dilakukan via SMS ke No. 081237098090 dengan ketik: daftar (spasi) nama lengkap (spasi) asal sekolah (spasi) kabupaten asal siswa (spasi) jenis kelamin (spasi) nomor WA/HP ataupun dengan pendaftaran online via website di www.smkpenerbangan. sch.id. (ad723)
19 April, ’’Pujawali’’ di Pura Segara Rupek PUJAWALI di Pura Kahyangan Jagat Segara Rupek, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerogak, Kabupaten Buleleng berlangsung pada Purnamaning Sasih Jiyesta, Jumat 19 April 2019. Klian Pangempon Pura Segara Rupek I Putu Sedana dan Sekretaris Ida Kade Temaja menyampaikan aedan upacara sudah dimulai Sabtu Umanis (11/4) dengan dewasa nanceb, dilanjutkan dengan musanain lan makarya penjor, Minggu (14/4). Negem dewasa lan ngadegang Sri dilangsungkan pada Selasa (16/4). Kemudian pada Rabu (17/4) kemarin dilangsungkan prosesi ngaturang piuning Bali & Jawa. Ida Batara masucian atau melasti ke segara dilangsungkan Kamis (18/4) ini. Puncak karya berlangsung pada Jumat (19/4) besok. Mulai Sabtu (20/4) hingga Senin (29/4) Ida Batara nyejer. Selama Ida Batara nyejer dihaturkan bhakti panganyar dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Buleleng, pangempon dan pengurus. Pujawali kasineb pada Selasa (30/4) sekitar pukul 20.00. Keesokan harinya, Rabu (1/5), dilanjutkan dengan upacara mapekelem sekitar pukul 05.00. (kmb)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Kamis Pon, 18 April 2019
Purnama Sasih Desta Puncak ’’Piodalan’’ di Pura Taman Sari Denpasar (Bali Post) – Desa Dangin Puri Kangin, Denpasar Utara, Jumat (19/4) besok akan menggelar puncak Piodalan Pura Taman Sari yang terletak di Jalan Angsoka, Denpasar. Piodalan bertepatan dengan Rahina Purnama Desta, Sukra Wage, Wuku Wayang. Puncak piodalan akan di-puput Ida Pedanda dari Geria Belaga Dauhan. Ida Batara akan nyejer selama tiga hari hingga Senin (22/4) mendatang. Pura Taman Sari di-empon tujuh banjar yaitu Banjar Kreneng, Banjar Kreneng Kaja, Banjar Merta Nadi, Banjar Merta Rauh, Banjar Merta Rauh Kaja, Banjar Kerta Buwana, dan Banjar Kerta Buwana Kaja serta ditambah satu Lingkungan Asrama Polda Bali dan seluruh instansi yang ada di wilayah Desa Dangin Puri Kangin. Ketua Panitia Dr. Drs. I Nengah Narsa, S.H., M.Si. mengatakan Pura Taman Sari pada awalnya merupakan pura Subak atau Ulun Carik. Namun setelah diperbaiki oleh tujuh banjar di lingkungan Desa Dangin Puri Kangin, pura tersebut diberi nama Pura Swagina Taman Sari. Nama ini diberikan Ida Ped-
anda Gede Putra Bajing. ‘’Wilayah Kreneng dulu adalah sawah. Tetapi setelah ada peralihan lahan, Kreneng berubah menjadi seperti sekarang ini. Namun, Ida Batara tetap kita sungsung dan lestarikan dan diakui ke-taksuannya sampai saat ini,’’ tandas Nengah Narsa, Rabu (17/4) kemarin. Selain di-empon tujuh banjar, dikatakannya, Pura Taman Sari juga melibatkan beberapa instansi sekolah yang ada di wilayah Desa Dangin Puri Kangin. Sebab, siswa-siswi yang menempuh pelajaran di seluruh sekolah di lingkungan Desa Dangin Puri Kangin sangat antusias meyakini taksu pura tersebut. Seperti halnya ada saat menjelang ujian nasional. Para siswa akan banyak yang tangkil untuk memohon penugerahan dan jalan agar dilancarkan ujiannya. Keberadaan Pura Taman Sari cukup unik. Pasalnya, di dalam pura terdapat tiga taru (pohon beringin) utama yang menjadi kekuatan yang luar biasa dari sesuhunan pura. Selain itu, pura ini juga menyungsung Pura Dalem Ped, Pura Melanting, dan Pura Tri Sedana. (win)
Kemenangan Pemilu agar Dirayakan dengan Doa
Denpasar (Bali Post) Pemilu serentak 2019 terbilang istimewa. Pasalnya, ada lima surat suara yang mesti dicoblos masyarakat. Meliputi surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden, serta surat suara DPR-RI, DPD-RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. Penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu hingga kepala daerah dan tokoh-tokoh lainnya pun sudah sering mengimbau agar pelaksanaan pemilu berjalan damai dan kondusif. ‘’Masyarakat rupanya sudah biasa melaksanakan pemilu mulai dari tingkat desa, daerah, provinsi sampai pilpres sekarang. Ini merupakan puncak pemilu dan jika kita lihat antusias masyarakat, anak-anak muda tergerak untuk memilih,’’ ujar Ketua PHDI Bali I Gusti Ngurah Sudiana saat mencoblos di TPS 25, SDN 5 Penatih, Denpasar Timur, Rabu (17/4) kemarin. Sudiana melihat masyarakat khususnya generasi muda kini sudah semakin sadar untuk berdemokrasi. Bagi siapa pun nanti yang terpilih, para pendukungnya diharapkan tidak merayakan secara berlebihan atau over acting. Misalnya lewat aksi-aksi fisik yang bisa menimbulkan pancingan-pancingan atau pretensi negatif dari
pihak yang tidak terpilih. Oleh karena itu, kemenangan mestinya dirayakan dengan bersyukur dan berdoa. Terutama agar calon yang terpilih nanti bisa melaksanakan tugas dengan baik. ‘’Dengan kita berdoa bersama, maka siapa pun yang menjalankan roda pemerintahan, kita yakin akan diberikan kekuatan. Rakyatnya juga akan diberikan imbas positif bagaimana menjalankan dharma agama dan dharma negara,’’ jelas Rektor IHDN Denpasar ini. Di TPS yang sama, Rektor Universitas Udayana A.A. Raka Sudewi juga menyalurkan hak pilihnya. Dikatakan, bila pemilu serentak 2019 merupakan momen besar bagi bangsa dan negara di dalam memilih presiden dan wakil presiden untuk lima tahun ke depan. Begitu pun dalam memilih wakil-wakil yang akan duduk di DPD dan legislatif. Siapa pun yang terpilih diharapkan mampu membawa suara rakyat untuk kemajuan bangsa dan NKRI. ‘’Tentu saja harapan saya agar ke depan siapa pun yang terpilih nanti, NKRI yang berdasarkan Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika tetap diajegkan, sehingga Indonesia bisa bersatu dan maju bersama-sama,’’ tandasnya. (kmb32)
Kecewa, Banyak Keluarga Pasien dan Residen RSUP Sanglah Tak Nyoblos Denpasar (Bali Post) -
Pelaksanaan pencoblosan dalam Pilpres dan Pileg 2019 berlangsung, Rabu (17/4) kemarin. Masyarakat telah memberikan hak suaranya kepada calon pilihannya. Namun, terlihat berbeda apa yang terjadi di RSUP Sanglah. Banyak warga, terutama pasien, keluarga pasien, residen dan pegawai rumah sakit terpaksa tidak nyoblos lantaran tidak memiliki form A5. Mereka pun merasa kecewa karena tidak bisa memberikan hak suaranya. I Komang Edy Mulyawan, pria asal Singaraja, mengaku kecewa tak bisa nyoblos. Dia mengira dengan membawa e-KTP sudah bisa melakukan pencoblosan di rumah sakit. Ia
pun yang menang, itulah pilihan rakyat. Mudah-mudahan pemilu tahun ini dapat berjalan dengan baik, lancar dan sesuai dengan harapan kita. Panwaslu agar dapat bekerja secara profesional demi ter-
lih yaitu pada 10 April lalu. Menurutnya, dengan kondisi seperti ini, tingkat golput akan tinggi khusus untuk warga yang berada di RSUP Sanglah. Padahal potensi suara di rumah
Bali Post/may
sakit terbesar di Bali ini cukup tinggi. ‘’Kamar di sini banyak, belum penunggu pasiennya,’’ keluhnya. Tidak hanya pasien dan keluarga pasien, tetapi residen dan pegawai RSUP Sanglah juga cukup banyak. Thedius Watu, residen mata RSUP Sanglah, juga mengaku kecewa tidak bisa memilih. Karena informasi yang diterima masih simpang-siur. Mereka juga mendengar dengan e-KTP bisa digunakan untuk memilih. ‘’Informasi ini saya tahu dari media sosial,’’ ucapnya. Ketua PPK (Panitia Pemilih Kecamatan) Denpasar Barat yang bertanggung jawab atas pemilih yang ada di rumah sakit A.A. Ngurah Mukti Prabawa Redi menjelaskan, pencoblosan di rumah sakit bisa dilakukan jika sudah mengurus administrasinya untuk pindah memilih dengan formulir model A5 KPU. ‘’Aturan pemungutan suara di rumah sakit itu, aturannya dari pukul 12.00–13.00 Wita. Itu terkait waktu pemungutan suara di rumah sakit,’’ ujarnya, Rabu kemarin. Ia mengakui hanya menerima list nama yang sudah mengurus form A5 dan melengkapi administrasi untuk memilih. Jumlah list nama
perpindahan (form A5) yang sudah dia terima sebanyak 26. ‘’Itu pun pemilih-pemilih pindahan yang telah mengurus form tersebut tidak semuanya berada di RSUP Sanglah karena ada yang sudah sembuh dan balik pulang,’’ ungkapnya. Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Denpasar I Made Windia menambahkan, pemilih yang ada di rumah sakit atau rutan di-handle oleh TPS terdekat wilayah kerja KPU Kota Denpasar. Diakui, sosialisasi terkait form A5 sudah dilakukan secara gencar melalui media massa, televisi, radio, banner dan baliho. ‘’Sesuai dengan PKPU 3 Tahun 2019 adalah H-30 batas terakhir pendaftaran perpindahan pemilih. Namun setelah ada Keputusan MK Nomor 20 tanggal 28 Maret, pengurusan form A5 adalah H-7 pemilu,’’ bebernya. Sebelumnya, Kasubbag Humas RSUP Sanglah Dewa Ketut Kresna mengatakan di RSUP Sanglah tidak ada TPS khusus. Namun bagi pasien dan keluarga pasien atau karyawan RSUP Sanglah yang akan melakukan pencoblosan akan ada petugas KPPS terdekat yang akan datang ke RSUP Sanglah. (kmb42)
merayu para lansia menggunakan hak pilihnya. Soal unsur pemilu yang luberjurdil, sedikit ditoleransi. Pasalnya, banyak penghuni panti jompo yang sakit mengaku tak tahu
ada pilpres, bingung mencoblos, tuli dan tak bisa baca tulis. Yang penting mereka patut diacungkan jempol lansia yang menggunakan hak pilihnya. (sue)
Meniru Semangat Penghuni Panti Jompo Saat Pencoblosan
KPPS Pilpres dan Pileg di TPS 17 Banjar Biaung, Kesiman, Rabu (17/4) kemarin mendapat tugas tambahan. Selain melayani ratusan pemilih tetap yang terdaftar, mereka juga memberi perlakuan khusus kepada penghuni Panti Jompo Tresna Werdha Wana Seraya UPT Dinas Sosial Provinsi Bali. Dari 32 penghuni panti jompo, yang mendapat kartu panggilan di TPS 17 hanya 9, sisanya diisolasi karena sakit dan tiga meninggal dunia. Saat mencoblos, semuanya diberikan pendampingan yang langsung dilakukan Kepala UPT Pelayanan Sosial Dinas Sosial Bali Panti Sosial Tresna Werdha Wana Seraya Ida Ayu Oka Arini, S.Sos. bersama staf. Yang perlu ditiru adalah semangat untuk memilih alias tidak mau golput. Jasirah, misalnya. Dia rela didorong dengan kursi roda untuk menjadi WNI yang tak golput. Ketika ditanya mengapa ibu tidak diam saja di panti, dia menjawab ringan. ‘’Semasih saya bisa, saya gunakan hak pilih. Saya senang kalau ada acara beginian (pemilu red),’’ tegasnya. Demikian juga dengan se-
Gunakan Hak Pilih dengan Mengedepankan Hati Nurani
Budiada di Tabanan mengatakan, masyarakat kita sudah semakin dewasa dalam berdemokrasi. Kita harap tidak ada perpecahan, sehingga pemilu ini akan membawa masyarakat kita semakin maju dan sejahtera. Masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai hasutan maupun adu domba agar pemilu berjalan aman dan damai sesuai harapan kita semua. Fera di Tabanan menjelaskan, memilih adalah kesadaran sebagai warga negara dan berharap tidak terjadi hal yang tak diinginkan atau kericuhan. Petugas keamanan agar menjaga kondisi tetap aman dan tenteram supaya ekonomi masyarakat dapat berjalan lancar. Sementara Bayu di Petang menerangkan, jadilah pemilih yang cerdas sehingga bisa terhindar dari money politics dan jangan pertaruhkan harga diri demi uang. Masyarakat agar menggunakan hak suara dengan mengedepankan hati nurani, sehingga proses pemilu ini benar-benar melahirkan pemimpin yang bersih dan sesuai dengan harapan masyarakat. Sementara itu, Sugi di Mambal menyatakan siapa
tidak tahu jika harus mengurus form A5 lebih dulu. Dia di RSUP Sanglah sejak lima hari lalu karena ayahnya dirawat di sana. Sedangkan batas terakhir pendaftaran perpindahan pemi-
NYOBLOS - Salah satu pasien RSUP Sanglah ketika melakukan pencoblosan, Rabu (17/4) kemarin.
Warung Global
PESTA demokrasi berlangsung Rabu (17/4) kemarin. Pesta lima tahunan ini disambut antusias masyarakat. Masyarakat pun diminta untuk menggunakan hak pilihnya dengan mencoblos di TPS masing-masing. Berikut rangkuman acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM.
5
ciptanya pemilu yang aman, damai dan kondusif. Paslon harus kesatria karena hasil pemilu merupakan pilihan rakyat. Kemudian Wijana mengatakan kita sudah punya pedoman yang baik yakni demokrasi Pancasila. Pengawasan dalam proses pemilihan sangat penting karena selama ini masih banyak terjadi pelanggaran. Para pendukung agar tidak melakukan tindakan yang tidak menyenangkan. (dika)
mangat Pekak Tinggal, Jine dan lainnya. Mereka rela berjalan kaki sekitar 50 meter menuju TPS untuk menggunakan hak pilihnya. Hanya ketika ditanya calon presiden dan caleg pilihannya, mereka memberi jawaban tak masuk akal. Pekak Tinggal misalnya mengaku sudah menentukan pilihan capres yang dia sebut PNI. Padahal tak ada capres PNI, yang ada Jokowi-Prabowo. Namun dengan cepat dia lagi menjawab, ‘’Pokoknya yang dulu-dulu.’’ Ida Ayu Oka Arini mengatakan pihaknya sudah memotivasi agar semua penghuni panti jompo bisa menggunakan hak pilihnya. Bagi penghuni panti yang sakit, dia harapkan mendapat perlakuan khusus dari KPPS karena mereka hanya bisa berbaring di kamarnya. Usulan itu direspons positif KPPS TPS 17 Kadek Oka Winata dengan memberi pelayanan khsusus ke panti setelah pukul 12.00 Wita atau setelah situasi memungkinkan. Mereka mengajak aparat keamanan dan saksi untuk memberi pelayanan
khusus kepada penghuni panti yang sakit. Di sinilah uniknya pencoblosan di panti jompo. Selain petugas diuji kesabarannya, mereka juga harus pintar
KURSI RODA - Penghuni Panti Jompo Tresna Werdha Wana Seraya ditandu menggunakan kursi roda saat pilpres dan pileg, Rabu (17/4) kemarin.
OPINI
6
Kamis Pon, 18 April 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Serius Mengatasi Kesenjangan Ekonomi
SUDAH sejak lama dikotomi kawasan Bali Utara dan Bali Selatan menjadi semacam komoditas politik, kemudian menjadi prioritas pemerintah. Namun sayangnya, tidak semuanya serius menggarap hal ini, sehingga gap di antara keduanya menjadi semakin sempit. Ketimpangan sektoral dan kawasan ini semakin menjauhkan kedua kawasan yang sejatinya mesti saling mendukung. Bali Selatan yang begitu dinamis tidak diimbangi oleh kegiatan di Bali Utara yang cenderung statis. Hal ini sudah lama diyakini. Akhirnya, wacana tinggal wacana. Sementara pergerakan pembangunan di bidang infrastruktur di kawasan selatan semakin cepat. Fasilitas pariwisata dibangun di mana-mana. Badung, Denpasar, Gianyar, dan Tabanan semakin sesak. Sejatinya suara-suara untuk menjembatani hal ini bukannya tidak terdengar. Selalu nyaring tetapi tidak cukup kuat untuk menggerakkan kebijakan serta investasi. Keterbatasan akses dipandang sebagai penghalang utama. Di samping itu, faktor kapital juga menjadi salah satu penyebab. Tetapi kalau hal ini digabung dan didorong secara tepat dan benar, maka lokomotif itu dapat digerakkan ke arah utara. Hal ini kemudian semakin santer manakala ada wacana pembangunan bandara di Buleleng. Kemudian bak gayung bersambut, wacana ini semakin menggema walaupun proyek bandara mengalami pasang-surut akhirnya sampai kini belum terealisasi. Tidak masalah. Dalam tingkat kebijakan sudah ada berbagai upaya. Hal positif kemudian berlanjut ketika proyek shortcut dicanangkan dan dilakukan. Hubungan kedua kawasan ini bisa diperpendek dalam konteks waktu tempuh. Denpasar-Singaraja bisa dicapai dengan waktu relatif lebih cepat. Yang biasanya secara standar 1,5 jam sampai 2 jam nanti akan bisa lebih cepat lagi. Hal ini diharapkan mendorong industri barang serta jasa. Wisatawan yang akan ke Lovina dari Ubud tidak akan capek di jalan. Mereka akan tetap segar dan semangat ketika tiba di destinasi andalan. Juga kawasan barat serta timur Buleleng. Juga ke kawasan Karangasem serta Jembrana. Jadi, ketimpangan pembangunan bisa diprediksi tidak akan semakin lebar dan patut diyakini investor akan kembali melirik kawasan ini dengan pertimbangan kalkulasi nilai investasi jasa lebih ditekan. Ini dampak infrastruktur yang digeber pemerintah. Tetapi jangan lupa selalu saja ada bahaya mengintai ketika kita lengah. Kalau kemudian dihadapkan pada problema pokok Bali yang kuat masalah ini tentu harus dimengerti. Jangan sampai kita kemudian memindahkan permasalahan yang ada di Bali Selatan ke Bali Utara. Jangan alih fungsi lahan, lalu lintas yang macet, limbah dan sebagainya. Perlu perencanaan matang serta kalkulasi di segala lini. Bali sudah sarat masalah. Jangan ditambah lagi akibat kita kurang cermat dan kurang hati-hati.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Penyakit Dominan Akibat Merokok
Para perokok terus diingatkan pemerintah untuk menjaga kesehatan. Merokok dikatakan bisa merusak kesehatan. Gambar bungkus rokok pun dibuat seram dan menakutkan. Ini tentu untuk membuat orang berpikir untuk merokok. Saran pemerintah ini tentu ada baiknya mengingat kesehatan harus tetap dijaga. Selama ini, yang saya tahu penyakit akibat merokok adalah serangan paru-paru. Apakah perokok juga bisa kena serangan jantung? Mohon penjelasan Dinas Kesehatan terkait hal ini. Setidaknya untuk mengedukasi masyarakat agar lebih melek dan paham risiko merokok konvensional. Mudah-mudahan ada solusi untuk mengatasi masalah merokok konvensional. Jika memungkinkan agar pemerintah memberi ruang kepada produsen rokok untuk melakukan inovasi dalam hal ini. Saya mendukung jika pemerintah memberi dukungan kepada produsen rokok menyiapkan rokok alternatif yang ramah lingkungan. Pada era tekonologi ini, saya yakin ada pendekatan teknologi yang bisa diterapkan untuk memberi ruang kepada perokok menikmati rokok yang aman bagi kesehatan. I Made Parwata Denpasar, Bali
Selamat buat Jokowi-Amin Rakyat telah menentukan pilihan untuk keterwakilan rakyat di parlemen dan presiden. Keunggulan sementara Jokowi-Amin atas Prabowo-Sandi mungkin sudah diprediksi sebelumnya. Rakyat Indonesia tinggal melanjutkan pembangunan negeri ini ke depan dan menata perekonomiannya. Saya pribadi setelah menyaksikan hasil sementara lewat televisi, langsung ingin menulis ucapan selamat ini kepada presiden-wapres terpilih Jokowi-Amin. Ini adalah kemenangan kita bersama. Kemenangan NKRI dan rakyat Indonesia. Mudah-mudahan stabilitas negeri ini tetap terjaga dan kita bisa melakukan langkah ke depan tanpa gesekan. Sementara itu, untuk para calon legislatif yang telah terpilih agar tetap koperatif dengan rakyat. Setelah ini, jangan langsung berhenti melakukan simakrama. Tetaplah rajin merapat dengan rakyat dan melakukan langkah-langkah yang aspiratif untuk pembangunan ke depan. Sedangkan bagi calon legislatif yang belum beruntung agar tetap tabah dan tegar. Lakukan langkah terbaik, mungkin saat ini Anda belum dipilih rakyat karena berbagai alasan. Mudahmudahan pada pemilu berikutnya, peluang itu makin terbuka buat Anda. Untuk itulah, lakukan investasi sosial dan politik agar lima tahun mendatang punya modal awal untuk maju lagi sebagai calon legislatif. I Gede Wikarna Buleleng, Bali
Membangun Bali Secara Holistik Sesuai dengan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya keras mewujudkan Bali Era Baru dengan konsep pembangunan Semesta Berencana. Hal ini seperti tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2005-2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023. Salah satu target besar yang ingin diraih yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi Bali menjadi sekitar 7,0-8,0 persen.
Oleh
Theresia Mutiara Galistya amun, sebenarnya ada tantangan lain yang turut mengemuka. Selain mengejar peningkatan pertumbuhan, memeratakan pertumbuhan ekonomi menjadi persoalan yang tak kalah penting. Penyelenggaraan pembangunan di Bali selayaknya dilakukan secara holistik dan bukan secara parsial. Hal berarti membangun seluruh wilayah Bali secara terpola, terencana, terarah, dan terintegrasi serta memastikan adanya distribusi hasil-hasil pembangunan secara seimbang sehingga seluruh kabupaten/kota se-Bali dapat menikmati bagian “kue” pembangunan secara adil dan merata. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, angka pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota se-Bali masih menunjukkan adanya ketimpangan. Pada tahun 2017, pertumbuhan ekonomi tertinggi masih didominasi oleh Kabupaten Badung (6,11 persen) dan Kota Denpasar (6,08 persen). Hal ini cukup beralasan mengingat kedua kabupaten/kota ini merupakan tujuan utama destinasi pariwisata Bali. Nilai tambah yang besar mampu tercipta dari industri pariwisata dan turunannya, seperti sektor transportasi yang didukung oleh keberadaan beberapa infrastruktur penunjang seperti bandara, terminal, dan pelabuhan. Namun, berbeda halnya dengan wilayah yang seolah masih berfungsi sebagai penyangga perekonomian Bali, Kabupaten Jembrana, misalnya. Pertumbu-
han ekonomi di kabupaten yang terletak di bagian barat Pulau Bali ini berada pada kisaran 5,31 persen. Cukup jauh di bawah angka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Badung maupun Kota Denpasar. Padahal, di Kabupaten Jembrana terdapat Pelabuhan Gilimanuk yang merupakan penghubung antara Pulau Jawa dan Pulau Bali. Dari empat pelabuhan utama yang ada di Pulau Bali, Pelabuhan Gilimanuk menjadi pelabuhan dengan jumlah penumpang terbanyak. Pada tahun 2017, sekitar 13 juta penumpang datang dan berangkat dari pelabuhan ini. Kondisi tersebut mengindikasikan betapa pentingnya fungsi infrastruktur ini bagi Provinsi Bali. Namun, nyatanya nilai tambah yang mampu dihasilkan belum berpengaruh besar dalam mendongkrak angka pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi Kabupaten Jembrana. Oleh karenanya, dibutuhkan motor lain yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kabupaten ini. Salah satunya adalah peningkatan infrastruktur jalan. Seperti dinyatakan oleh peneliti dari Bank Indonesia (Novi dkk., 2014), investasi infrastruktur telah terbukti secara empiris menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kondisi infrastruktur dasar seperti jalan berdampak positif dan signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan per kapita. Oleh karenanya, penyediaan infrastruktur menjadi prakondisi yang wajib dipenuhi untuk mencapai pertumbuhan ekono-
mi yang tinggi dan berkesinambungan. Terkait infrastruktur jalan, pembangunan jaringan jalan yang ideal akan bermanfaat bagi peningkatan mobilitas orang maupun barang dan jasa dari masyarakat setempat maupun antardaerah. Selama ini, penanganan jalan yang umum dilakukan berupa pemeliharaan, peningkatan, dan pembangunan jalan baru. Hasil kajian dampak infrastruktur jalan terhadap pembangunan ekonomi dan pengembangan wilayah yang dilakukan oleh peneliti UGM (Hengki dan Dwi, 2009) menunjukkan bahwa investasi yang paling signifikan memengaruhi pertumbuhan ekonomi untuk wilayah Bali adalah peningkatan jalan. Menilik kondisi umum ruas jalan di Provinsi Bali yang didapat dari catatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Bali, dari total 1.372,74 km panjang jalan nasional dan jalan provinsi pada tahun 2017, terdapat 136,07 km jalan dalam kondisi rusak dan 2,90 km rusak berat. Sisanya 469,09 km dalam kondisi sedang dan 764,68 km yang masih baik. Sejatinya, upaya aktif pemerintah untuk terus meningkatkan infrastruktur jalan telah tergambar dalam pembangunan shortcut Mengwitani-Singaraja. Pembangunan infrastruktur ini menjadi suatu gebrakan Pemerintah Provinsi Bali yang patut diapresiasi. Dalam beberapa kesempatan, Gubernur Bali telah menyampaikan target penyelesaian pembangunan jalan tersebut hingga tahun 2021. Sebe-
lum kemudian fokus membangun jalan di Kabupaten Jembrana. Namun, terdapat persoalan mendesak yang tidak dapat menunggu dan harus segera dituntaskan, yaitu kemacetan di jalur Denpasar-Gilimanuk. Dengan jarak Denpasar-Jembrana yang sejauh 95 km dan BadungJembrana sejauh 87 km, waktu tempuh normal yang dihabiskan sekitar 4-5 jam. Waktu tempuh ini akan semakin lama saat terjadi kecelakaan ataupun kondisi buruk cuaca seperti hujan dan adanya bencana alam (banjir bandang, tanah longsor, maupun pohon tumbang). Selain kemacetan dan lamanya waktu tempuh, kondisi jalan juga dirasa cukup mengkhawatirkan. Begitu seringnya dilewati oleh kendaraan angkut berat dengan tonase besar membuat banyak jalan berlubang dan struktur jalan bergelombang. Kondisi ini tentu sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan apalagi jika letaknya di tikungan maupun tanjakan. Ditambah masih kurangnya sarana penerangan jalan, membuat banyak pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas pada malam hari atau saat hujan. Selain itu, saat perayaan hari raya di Bali, dapat dipastikan terjadi kepadatan lalu lintas yang berpotensi meningkatkan kejadian lakalantas. Yang terakhir misalnya, beberapa hari jelang hari raya Nyepi yang puncaknya sehari sebelumnya, kemacetan mengular sepanjang jalur keluar Pulau Bali ini. Sebenarnya, untuk mengatasi kepadatan kendaraan yang melintas, pemerintah telah mensosialisasikan dan mendorong masyarakat untuk menggunakan moda angkutan umum. Berdasarkan data Dinas Perhubungan Provinsi Bali pada tahun 2017, untuk angkutan penumpang, khususnya jenis kendaraan umum yang melayani trayek antarkota dalam provinsi (AKDP), tercatat berjumlah 548 armada dengan daya angkut seki-
Menuju Masyarakat Melek Hukum
KEBERADAAN hukum bertujuan untuk melindungi setiap individu dari penyalahgunaan kekuasaan serta untuk menegakkan keadilan. Sehingga hukum berlaku bagi setiap warga negara baik yang masih di dalam kandungan hingga yang sudah tua, semua status sosial, semua profesi, termasuk tukang parkir. Kuantitas tukang parkir sudah sangat menjamur dan bisa kita jumpai hampir di sudut-sudut jalan perkotaan bahkan pedesaan. Ironisnya, tukang parkir tersebut jarang sekali memberikan karcis resmi kepada pengendara. Ketika seseorang akan memarkirkan kendaraan mereka, tidak nampak batang hidung tukang parkir baik untuk memberikan instruksi parkir, tetapi ketika orang tersebut meninggalkan lokasi parkir, terdengarlah suara pluit dengan tukang parkir berteriak-teriak memberi aba-aba supaya pengguna parkir segera membayar retribusi parkir dan meninggalkan tempat parkir agar bisa dipakai kendaraan lain. Beda halnya jika terjadi sesuatu dengan kendaraannya seperti motor tergores atau penyok atau sederhananya helm yang hilang. Ketika protes, tukang parkir tersebut akan menjawab, “Itu bukan tanggung jawab saya.’’ Parahnya, satu kalimat tersebut seakan-seakan dianggap cukup untuk menyelesaikan masalah saat itu juga, dan akhirnya para pengguna parkir yang dirugikan. Kita bisa berbicara bahwa itu ada aturan hukumnya, terlebih lagi kalau itu yang mengkritisi adalah seorang akademisi. Segala bentuk peraturan perundang-undangan akan disebutkan untuk menjerat si pelaku, contohnya kejadian tukang parkir tadi. Secara normatif, tukang parkir dapat dijerat dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen pasal 18 ayat (1a) menyatakan pengalihan tanggung jawab pelaku usaha, penggunaan tempat parkir termasuk dalam perjanjian penitipan barang, sehingga menurut pasal 1706 KUHPerdata, perusahaan pengelola tempat parkir harus menjaga barang yang dititipkan pada area miliknya dengan baik, sebaik barang miliknya sendiri.
Oleh
Sulastri, S.H. Jika mendapati pelanggaran tersebut, maka upaya hukum yang dapat ditempuh adalah menggugat pelaku usaha secara perdata melalui badan perwakilan hukum dan melaporkan secara pidana pelaku usaha atas dugaaan melanggar Pasal 16 UU No. 8 Tahun 1999, pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan pidana denda paling banyak Rp 500.000.000. Sebenarnya, hak-hak kita sudah dilindungi dalam peraturan perundangundangan. Mengingat proses berperkara secara perdata itu membutuhkan waktu yang lumayan lama dan merogoh biaya perkara yang lebih dari biaya tarif parkir, pasti masyarakat lebih memilih bayar parkir. Baru-baru ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merilis aturan pengemudi dilarang merokok saat mengendarai. Aturan ini tercantum dalam Pasal 6 huruf C Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang berbunyi “Pengemudi dilarang merokok dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi ketika sedang mengendarai sepeda motor”. Sanksi dari pelanggaran tersebut mengacu pada UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang berupa pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 750.000. Peraturan tersebut sangat mengikat dan berlaku di seluruh Indonesia. Tetapi yang jadi pertanyaannya “Siapa yang akan menegakkan peraturan tersebut?” Misalnya saja ketika mengendarai sepeda motor di jalan, kemudian mendapati seseorang mengemudi sambil merokok, apakah kita langsung ke pos polisi untuk melapor telah terjadi pelanggaran? Ataukah kita langsung memberhentikan pengendara tersebut kemudian menegurnya bahwa telah melakukan pelanggaran? Tentu hal tersebut tidak memungkinkan. Berbeda lagi dengan pelanggaran membuang sampah sembarangan. Setiap daerah
pasti mempunyai perda yang mengatur tentang pelanggaran membuang sampah sembarangan. Sebagian besar sanksinya berupa pidana denda dari mulai Rp 500.000 s.d. Rp 20.000.000. Ironisnya lagi, peraturan tersebut diterapkan apabila warga terbukti membuang sampah sembarangan. Akan tetapi, pintarnya masyarakat sekitar adalah kalau membuang sampah pada malam hari, sehingga tidak terbukti telah melakukan perbuatan membuang sampah sembarangan. Alangkah buruknya banyak perundang-undangan yang mengatur tentang segala tingkah laku masyarakat Indonesia dari mulai perda hingga UUD NRI tahun 1996 tetapi dalam realisasinya sebuah pelanggaran sudah menjadi kebiasaan sehari-hari oleh masyarakat. Secara konseptual hukum di Indonesia dapat dikategorikan baik. Tetapi terlihat buruk karena tidak ditegakkan dan aparat penegak hukum belum menjalankan tugasnya dengan baik. Ada beberapa langkah sebagai solusi permasalahan ini. Pertama, hukum di Indonesia perlu pengembangan lagi, karena sebenarnya hukum di Indonesia masih memakai aturan-aturan dari zaman Belanda. Selain itu, aturan-aturan yang ada seharusnya dijadikan satu atau dikodifikasikan ke dalam suatu kitab undang-undang hukum pidana, sehingga tidak bertebaran ke dalam beberapa peraturan yang berdiri sendiri-sendiri. Karena kalau sudah jadi satu maka yang akan menjalankan penegakan peraturan itu sudah jelas siapa. Kedua, para penegak hukum juga harus memberikan contoh kepada masyarakat bagaimana harus bersikap, yaitu dengan tidak melakukan pelanggaran hukum. Ketiga, para akademisi juga harus berperan serta dalam penegakan hukum di negeri ini, terutama para sarjana hukum yang sudah lulus dari bangku kuliah. Masyarakat juga harus kritis, misalnya sering menulis surat keluhan di koran, karena banyak koran yang menyediakan ruang keluhan publik terhadap pelayanan publik.
tar 12.198 penumpang. Namun disayangkan, dengan lamanya waktu tempuh perjalanan menyebabkan orang menjadi enggan untuk menggunakan moda angkutan umum tersebut. Hal ini pada gilirannya mendorong peningkatan jumlah kendaraan bermotor, utamanya sepeda motor. Data Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali menunjukkan jumlah sepeda motor pada tahun 2017 mencapai sekitar 3,3 juta unit. Jumlah ini disinyalir terus meningkat setiap tahun. Peningkatan jumlah kendaraan tentu berdampak pada peningkatan kejadian lakalantas. Kepolisian Daerah Bali mencatat sepanjang tahun 2017 terjadi 1.824 kejadian kecelakaan dengan korban meninggal dunia mencapai 482 orang dan kerugian material sekitar Rp 4,21 miliar. Sebagai upaya untuk meningkatkan infrastruktur jalan, dapat ditempuh beberapa langkah strategis. Seperti dalam Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, disebutkan bahwa setiap jalan yang digunakan untuk lalu lintas umum harus dilengkapi dengan perlengkapan jalan yang antara lain berupa alat penerangan jalan, alat pengendali pemakai jalan (pembatas kecepatan dan pembatas tinggi dan lebar kendaraan), serta alat pengaman pemakai jalan (pagar pengaman, cermin tikungan, tanda patok tikungan). Oleh karenanya, pemerintah dan pihak terkait seyogianya segera meningkatkan sarana dan prasarana penunjang keselamatan dan kelancaran perjalanan, baik secara kuantitas maupun kualitas. Selain itu, peningkatan jalan menjadi langkah utama yang harus segera diambil. Jika tidak dengan menambah ruas jalan, setidaknya dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas jalan yang telah ada melalui pengetatan regulasi terkait akses kendaraan yang melintas. Penulis, Statistisi BPS Provinsi Bali
POJOK Rakyat Indonesia telah melaksanakan pemilu serentak 2019. - Rakyat telah tentukan pilihan. *** Jokowi minta pendukungnya tunggu hasil penghitungan KPU. - Jaga keutuhan bangsa dan NKRI. *** Joko Widodo diberi mandat lagi oleh rakyat untuk memimpin Indonesia. - Mandat jaga Pancasila dan wujudkan cita-cita proklamasi.
Penulis, alumni program studi ilmu hukum di Universitas Sebelas Maret (UNS) dan seorang wiraswasta. Pernah menjadi anggota BEM UNS
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Kamis Pon, 18 April 2019
7
TABANAN
Bupati Eka Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Tabanan (Bali Post) -
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama menggunakan hak pilihnya di TPS 15 Desa Angseri, Kecamatan Baturiti. Mereka datang berbarengan ke TPS bersama keluarga besar yang berlokasi di SDN 2 Angseri. Bahkan tampak pula paman Bupati Eka yang juga calon petahana DPRD Tabanan, I Nyoman Sudiana. Rombongan Bupati Eka tiba di TPS sekitar pukul 10.00 Wita. Petugas KPPS kemudian memberikan lima lembar surat suara dan Bupati Eka serta ayahnya, Adi Wiryatama, mencoblos di bilik suara. Seusai memilih, Bupati Eka mengatakan, pemilu di Tabanan berjalan cukup baik, karena memang sudah sepatutnya menjadi tanggung jawab masyarakat menyukseskan pesta demokrasi tahun ini. ‘’Pemilu ini tanggung jawab kita semua untuk mengawalnya, karena kita sendiri yang menentukan nasib bangsa dan memilih siapa pemimpin ke depan,’’ ucapnya. Terkait siapa pun yang unggul, itu hal wajar dalam sebuah pesta demokrasi, namun Bupa-
ti Eka menegaskan bagi mereka yang menang jangan euforia berlebihan. Diharapkan pula pemenang bisa mengemban amanah yang telah diberikan masyarakat untuk membawa pembangunan lebih baik lagi. ‘’Bagi yang hasilnya tidak sesuai harapan, jangan berpikir hidup hanya sampai di situ saja. Artinya, di samping berjuang dan berdoa, semua itu tergantung pada garis tangan, mungkin saja belum jodoh,’’ ucapnya. Hal serupa juga disampaikan Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama. Ia sangat mengapresiasi tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. ‘’Saya lihat masyarakat sangat antusias datang ke TPS, ini sungguh luar biasa, dan
tentunya akan lahir pemimpin yang benar-benar amanah rakyat,’’ ucapnya. Disinggung mengenai target raihan suara, Adi Wiryatama tidak merincinya. Dia hanya berharap bisa meraih suara maksimal. Sementara itu, Ketua KPU Tabanan I Putu Gede Weda Subawa mengungkapkan, pelaksanaan pemilu serentak berjalan relatif aman dan lancar. Meski ada kendala kecil, namun hal itu bisa langsung diatasi sehingga tidak menjadi hambatan pelaksaan pemilu. Hal senada disampaikan Ketua Bawaslu Tabanan I Ketut Narta. ‘’Dari hasil pengawasan, pelaksanaan berjalan lancar dan aman,’’ katanya. (kmb28)
Bali Post/bit
HAK PILIH - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama saat menggunakan hak pilihnya di TPS 15 Desa Angseri.
Di TPS Bupati dan Wabup, Jokowi Unggul 100 Persen Hanya Dua Pasien BRSU Tabanan Memilih
Tabanan (Bali Post) Wakil Bupati Tabanan yang juga Ketua DPC PDI-P Tabanan Komang Gede Sanjaya menyalurkan suaranya pada Pemilu, Rabu (17/4) kemarin, di TPS 08 Banjar Dauh Pala Desa Dauh Peken. Sanjaya nyoblos didampingi istrinya, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya. Di TPS ini, Jokowi-Ma’ruf meraup suara 100 persen. Hal serupa juga terjadi di TPS 15 Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, yang menjadi tempat Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama menggunakan hak pilihnya. Di TPS ini, Jokowi-Ma’ruf juga meraih 100 persen suara. Di TPS 15 Desa Angseri, Jokow-Ma’ruf mendapatkan 263 suara dari 263 pemilih yang terdaftar. Ini berarti keseluruhan suara di TPS tersebut milik Jokowi-Ma’ruf. Sedangkan di TPS 08 Banjar Dauh Pala Desa Dauh Peken yang merupakan tempat Wabup Sanjaya nyoblos, jumlah DPT 297 orang. Dari jumlah itu, pemilih yang hadir 288 orang dan tidak hadir 9 orang. Sementara suara tidak sah hanya 1. Pemilih yang memberikan suara untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf sebanyak 287 suara dan untuk Prabowo-Sandi nol suara. Sementara itu, Wabup Sanjaya menghitung waktu yang dihabiskannya untuk mencoblos 5 surat suara di bilik suara. ‘’Ternyata membutuhkan waktu 7 menit,’’ katanya. Waktu yang dibutuhkan per orang dalam menyalurkan suara pada pemilu kali ini diharapkan Sanjaya tidak menyurutkan niat masyarakat untuk menyalurkan suaranya. Namun, ia yakin meski membutuhkan waktu dan antre cukup lama di TPS, masyarakat Tabanan tetap semangat, terlebih sosialisasi yang diberikan sebelum pemilu mengenai cara mencoblos sudah sangat baik. Ia berharap masyarakat Tabanan yang menyalurkan
Bali Post/san
MEMILIH - Wabup Tabanan Komang Gede Sanjaya didampingi istri, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, mencoblos di di TPS 08 Banjar Dauh Pala Desa Dauh Peken. suaranya memilih pemimpin yang dekat dengan rakyat dan berkemampuan untuk membela kepentingan rakyat. Menurutnya, masyarakat Tabanan sudah cerdas untuk memilih pemimpin yang sesuai kriteria
tersebut. Sebagai Ketua DPC PDI-P Tabanan, Sanjaya menargetkan kemenangan untuk pasangan Jokowi-Amin di Tabanan mencapai 90 persen. (kmb24/kmb28)
DUA pasien yang masih dalam perawatan di Ruang Dahlia BRSU Tabanan menyalurkan hak suaranya. Meski masih dalam kondisi sakit dan terbaring di tempat tidur, dua pasien yang tergolong lansia ini bersemangat mencoblos surat suara. TPS yang memgambil suara pasien di BRSU Tabanan adalah TPS 19 Banjar Delod Peken Desa Delod Peken, Tabanan. Dua pasien tersebut adalah Wayan Siti (77), warga Banjar Dauh Pala Desa Dauh Peken, dan Ketut Wijaya (75) dari Jambe. Menantu Wayan Siti, Ketut Surini (44), mengatakan mertuanya yang dirawat karena infeksi paru-paru ini sudah berniat dari awal ingin memilih. ‘’Ibu mertua saya dari jauh hari memang mau memilih. Sudah punya calon presiden idola,’’ ujarnya. Surini melanjutkan, ibu mertuanya sudah dirawat
sejak sepekan lalu. Syarat memilih dibantu oleh BRSU Tabanan. ‘’Dari dulu sudah niat mau coblos presiden. Kalau calon anggota legislatif, ibu saya tidak kenal. Dia cuma ingin nyoblos presiden,’’ jelas Surini. Petugas TPS 19 Putu Aryana mengatakan, data pasien yang diberikan oleh BRSU Tabanan sebanyak 180 orang, tetapi hanya 3 yang mendapatkan formulir A5 sebagai persyaratan bisa memilih di BRSU Tabanan. ‘’Karena untuk bisa mendapatkan A5 harus ada NIK. Sementara kebanyakan pasien mendaftar menggunakan kartu JKN. Hanya tiga yang memenuhi syarat,’’ ujarnya. Dari tiga pasien ini, dua di antaranya masih dirawat, sementara satu orang sudah pulang. ‘’Karena satu sudah pulang, maka yang memilih di BRSU cuma dua,’’ ujar
Bali Post/san
TUNJUKKAN JARI - Wayan Siti, pasien BRSU Tabanan, menunjukkan jarinya yang ditandai tinta sebagai bukti telah menyalurkan suara dalam Pemilu 2019, Rabu (17/4) kemarin. Aryana. Pemungutan suara di BRSU Tabanan berlangsung sekitar pukul 12.30 Wita. Karena hanya dua orang, ti-
dak sampai 15 menit, petugas sudah menuntaskan tugasnya dan kembali ke TPS 19 yang berlokasi di SMKN 1 Tabanan. (san)
BULELENG
8
Kamis Pon, 18 April 2019
Pemilu Serentak di Buleleng Mundur Dua Jam Singaraja (Bali Post) – Pendistribusian logistik yang jadi masalah pada pemilihan umum (pemilu) serentak tahun ini, mengakibatkan proses pencoblosan tertunda sekitar dua jam. Realitas itu ditemukan di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Buleleng. Pemilih tampak sudah antre sejak pagi. Namun akhirnya baru bisa nyoblos pukul 09.00 Wita. Otomatis tahapan ini tertunda sekitar dua jam dari waktu pelaksanaan yang ditetapkan secara nasional pukul 07.00 Wita. Situasi ini diperparah dengan adanya logistik yang diterima di TPS ada yang tertukar. Selain itu, logistik ditemukan tidak lengkap. Penyebaran logistik dan kelengkapannya dari gudang KPU di Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng, baru tuntas Rabu (17/4) kemarin sekitar pukul 06.15 Wita. Tujuan pengiriman logistik terakhir adalah 11 kelurahan dari 17 kelurahan di Kecamatan Buleleng. Salah satu dari 11 kelurahan di Kecamatan Buleleng adalah Kelurahan Banyuning baru menerima logistik kemarin. Akibatnya, beberapa TPS di Kelurahan Banyuning, tidak bisa melaksanakan pencoblosan tepat waktu pukul 07.00 Wita. Waktu pencoblosan akhirnya baru bisa dilaksanakan sekitar pukul 09.00 Wita. Karena arus dicek dan dihitung jumlah surat
suara dan formulir lainnya. Anggota PPS Kelurahan Banyuning Ida Komang Cakra mengatakan, di Kelurahan Banyuning ada 51 TPS. Setelah menerima kiriman logistik, pihaknya langsung meneruskan ke TPS, sehingga pencoblosan bisa dilakukan. Masalah penyebaran logistik ini baru pertama kali terjadi sejak dilaksanakannya pesta demokrasi. Akibat kekroditan itu, pelaksanaan pemungutan suara baru terlaksana pukul 09.00 Wita. “Karena logistik terlambat kami terima, pelaksanaan baru bisa dilakukan di atas pukul 08.00 Wita,” katanya. Akibat keterlambatan itu berdampak pada antrean pemilih di sejumlah TPS. Seperti TPS 6, TPS 22, TPS 23,
dan 24 Kelurahan Banyuning. Warga yang ingin menggunakan hak pilihnya sudah berdatangan sejak pukul 07.00 Wita. Sebagian warga kecewa dengan molornya pelaksanaan pencoblosan.
Persiapan Tak Matang “Saya kira persiapannya tidak matang. Seharusnya, persiapan itu (di TPS - red) sudah siap 1 sampai 2 jam sebelum pencoblosan,” kata warga Dewa Nyoman Redana. Ketua Bawaslu Bali Ketut Aryani mengatakan, keterlambatan penyebaran logistik itu dikhawatirkan berdampak terhadap persentase partisipasi pemilih pada hajatan pemilu serentak tahun ini. Ada informasi, warga yang sudah datang ke TPS, karena pecoblosan belum dibuka mereka memilih pulang. Kemudian tidak datang lagi ke TPS. Terkait sanksi? Aryani mencatat semua persoalan itu sebagai temuan. Menurutnya, temuan itu belum mengarah kepada pidana pemilu. “Hal itu pasti berpengaruh ke tingkat partisipasi pemilih. Akibat pelaksanaan pemungutan suara terlambat gara-gara logistik terlambat datang,” katanya. (kmb38)
Bupati Nyoblos di TPS 02 Paket Agung Singaraja (Bali Post) Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana ternyata nyoblos di TPS 02 Kelurahan Paket Agung Singaraja. Kehadiran Bupati ke TPS 02 sekitar pukul 08.00 Wita itu didampingi istri tercinta Nyonya Gusti Ayu Aries Sutaji Suradnyana. Sedangkan Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. beserta istri Ny. Wardhani Sutjidra datang ke TPS 07 di Desa Bontihing Kecamatan Kubutambahan. Usai nyoblos, Bupati mengimbau kepada masyarakat Buleleng khususnya agar tetap menjaga kondusivitas pemilu aman dan da-
mai tahun ini. Bupati meminta warga agar tidak kumpul-kumpul dan juga melakukan hal kontraproduktif seperti minum minuman keras. Minum minuman keras itu perlu dihindari agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Semoga pelaksanaan pilpres ini berjalan aman dan damai. Selain itu pilres ini melahirkan pemimpin negarawan sejati yang benar-benar dicintai rakyatnya,’’ harap Bupati. Terkait hasil pileg, Bupati berharap menghasilkan wakil rakyat yang bisa diajak bekerja membangun daerah dengan baik agar Buleleng maju dan berkembang. (kmb38)
Bali Post/kmb38
GUNAKAN KERTAS MANILA – Akibat formulir C-1 kosong, proses penghitungan suara di TPS 01 dan TPS 02 Kelurahan Paket Agung, Kecamatan Buleleng menggunakan kertas manila.
Pejabat KPU yang Bertanggung Jawab Diusulkan Dipecat KETUA KPU Bali I Dewa Agung Lidartawan usai memantau pencoblosan di Buleleng, Rabu (17/4) kemarin, menegaskan keterlambatan pendistribusian logistik itu tidak sampai ke ranah Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP). Ini karena, keterlambatan pendistribusian logistik itu akibat buruknya manajemen KPU dan pihak Sekretariat KPU.
Atas kondisi ini, pihaknya menegaskan akan mengusulkan pemecatan pejabat yang bertanggung jawab di sekretariat KPU Buleleng. “Masalah kekurangan tenaga, kami sudah perintahkan tambah tenaga tatapi hal itu justru tidak dilakukan saat itu juga. Ini merupakan catatan sangat buruk manajemen KPU Buleleng,’’ ujar Dewa Agung Lidartawan.
Karena itu segera harus ada penggantian. Kalau tidak diperbaiki nanti bisa jadi amburadul lagi. Kekacauan pendistribusian logistik itu juga berpengaruh kepada kelengkapan komponen logistik. Di beberapa tempat, ada surat suara tertukar, di samping itu ada pula formulir C1 plano tidak ada. Formulir untuk pencatatan hasil penghitungan perolehan
suara. Salah satunya terjadi di TPS 2 Paket Agung, Kelurahan Paket Agung. Di TPS tempat Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyalurkan hak pilihnya itu, Formulir C1 untuk Pilpres, DPD-RI, DPR-RI dan DPRD Provinsi Bali sama sekali kosong. Atas kejadian ini, disepakati penghitungan akhirnya menggunakan kertas manila. (mud)
Geliatkan Ekonomi di Pedesaan
Dinas PMD Rancang Bursa Inovasi Desa
Bali Post/kmb38
PANTAU PENCOBLOSAN – Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M. memantau suasana pencoblosan pemilu serentak di Buleleng, Rabu (17/4) kemarin.
Kapolda Komit Kawal Proses Demokrasi
Singaraja (Bali Post) – Pencoblosan pemilu serentak di Buleleng, Rabu (17/4) kemarin, mendapat atensi Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M. Kedatangan Kapolda tidak sendiri, melainkan didampingi Ketua KPU Bali I Desa Agung Gede Lidartawan, Kapolres AKBP Suratno, S.IK. dan Bupati Putu Agus Suradnyana. Beberapa tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Buleleng akhirnya menjadi kunjungan Kapolda yang terkenal tegas itu. Kehadiran Kapolda secara langsung itu semata-mata inggin
memastikan situasi kamtibmas di Buleleng tetap kondusif hingga masa rekapitulasi perhitungan perolehan suara. Kapolda mengingatkan jajarannya bersama stakeholders terkait berkomitmen bersama mengawal proses demokrasi dan melayani masyarakat dalam menyalurkan hak politiknya pada pemilu serentak tahun ini. ‘’Regulasi sudah keluar, karena itu pihak kepolisian bersama KPU tetap melayani penyaluran hak politik masyarakat,’’ ujar Kapolda. Kepolisian juga bersama rekan TNI dan unsur lainnya
tetap komit mengawal proses pencoblosan yang saat ini sedang berproses pada tahap penghitungan suara sampai tuntas. Terkait keamanan di Buleleng, Kapolda menegaskan khususnya di Buleleng tetap kondusif. Sebelumnya memang setiap hajatan politik dari catatan kepolisian Buleleng selalu masuk zona merah. Namun sejak 2017 lalu, keamanan sudah terjaga dengan baik. Untuk tetap menjaga situasi itu, ke depannya diperlukan partisipasi semua pihak agar tetap bisa dikawal dengan baik, bahkan ditingkatkan. (kmb38)
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Buleleng melakukan terobosan mendukung percepatan pengentaskan kemiskinan. Caranya, geliat ekonomi di pedesaan mau tidak mau wajib ditingkatkan. Salah satu terobosan yang dianggap efektif dilakukan adalah menggulirkan Bursa Inovasi Desa (BID). Desain BID itu itu diawali dan dirancang sistematis dari masingmasing kecamatan. Lalu, seperti apakah desain Bursa Inovasi Desa yang dirancang sebagai langkah-langkah inovasi terobosan terkait agenda menggeliatkan ekonomi di Buleleng?
Bali Post/kmb38
Made Subur
KEPALA Dinas PMD Buleleng Made Subur mengatakan, prosedur awal pelaksanaan Bursa Inovasi Desa itu dengan membentuk Tim Inovasi Kabupaten (TIK). TIK itu selanjutnya diikuti di tingkat kecamatan dengan membentuk Tim Pengelola Inovasi Desa (TPID). Untuk menentukan inovasi apa yang akan diangkat oleh setiap desa, maka di tingkat kecamatan nantinya disepakati pada Musyawarah AntarDesa (MAD). Pada tahapan itu akan diperoleh produk inovasi desa yang sistematis.
Nantinya, BID itu bukan saja berbeda, tetapi juga variatif di setiap desa. “Kami rencanakan Bursa Inovasi Desa itu dilaksanakan pada bulan Juni. Nantinya, ide-ide yang diperoleh di Bursa Inovasi Desa itu akan dituangkan dalam Musrenbangdes, sehingga inovasi yang berasal dari masing-masing desa itu bisa dibiayai APBDes,” katanya. Produk inovasi desa yang ditampilkan itu, tidak saja berupa barang-barang yang merupakan hasil buatan tangan. Tetapi bisa juga berupa inovasi pelayanan pemerintahan, pengembangan BUMDes olahan hasil pertanian, dan lainnya. Apa pun inovasi yang dihasilkan desa itu, diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pengentaskan kemiskinan di desa setelah memanfaatkan potensi yang dimiliki desa itu. Selain membentuk inovasi baru, desa juga didorong terus mengembangkan program pelayanan dasar yang sudah ada. Pelayanan dasar itu utamanya yang memiliki dampak langsung pada peningkatan taraf hidup
masyarakatnya. Karena itu, DPMD Buleleng menggandeng seluruh stakeholders desa terutamma di bidang pendidikan dan kesehatan untuk melakukan inovasi memberikan pelayanan di desa. “Harapan kami ke depan, potensi yang dimiliki itu dapat mmengantarkan desa pada percepatan penanggulangan kemiskinan,” tegasnya. Terkait anggaran, mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng itu mengatakan, Buleleng memperoleh Dana Dekonsentrasi (Dekon) dari Pemprov Bali melalui Dinas PMD Provinsi Bali senilai Rp 900 juta. Dana itu akan digunakan untuk operasional tim kabupaten Rp 211 juta, untuk TPID di kecamatan Rp 700 juta lebih, yang nantinya dibagi ke sembilan kecamatan. “Harapan kami pada Bursa Inovasi Desa, agar bisa dilaksanakan (dahulu) di masing-masing kecamatan. Itu penting agar ada gaungnya. Jadi, masingmasing kecamatan akan melaksanakan Bursa Inovasi Desa, dengan menampilkan produk-produk unggulan di desa,” terangnya. (mud)
GIANYAR
Kamis Pon, 18 April 2019
9
Pedagang Nyoblos, Pasar Seni Tutup Sehari Penuh
Gianyar (Bali Post) Sejumlah aktivitas masyarakat saat hari pencoblosan pemilu serentak 2019, Rabu (17/4) kemarin, terhenti sejenak. Seperti yang terlihat di dua pasar seni di Kabupaten Gianyar, yakni Pasar Seni Guwang dan Pasar Seni Sukawati. Karena pedagang nyoblos, dua pasar seni tersebut tutup sehari penuh. Pantauan di Pasar Seni Guwang, tampak parkir yang sehari-hari dijubeli dengan kendaraan bus besar dan mobil tampak lengang. Bagian masuk parkir tertutup tali, sebagai larangan untuk masuk. Demikian pula toko dan kios yang ada di areal Pasar Seni Guwang tertutup terpal. Suasana begitu sepi. Cok Istri Mutiari, salah seorang pedagang Pasar Seni Guwang, mengatakan pedagang tutup karena nyoblos atau menggunakan hak pilih mereka. ‘’Tutupnya sehari penuh. Besok baru buka,’’ katanya. Sehari sebelum pencoblosan, katanya, pihak pengelola mengumumkan penutupan Pasar
Seni Guwang sehingga semua pedagang tidak berjualan. ‘’Hal ini untuk berpartisipasi dalam menyukseskan pesta demokrasi,’’ kata perempuan yang berjualan di Blok B Pasar Seni Guwang. Kondisi serupa juga terjadi di Pasar Seni Sukawati, baik di tempat lama maupun di areal relokasi. Kendati demikian, ada saja beberapa tamu dengan kendaraan yang datang. Bahkan, satu bus berisi turis Tiongkok sekitar pukul 11.00 Wita mengunjungi Pasar Seni Sukawati. Karena tutup, rombongan tamu memilih membeli buah manggis. ‘’Mereka borong buah manggis dagangan saya sebanyak tiga kilogram,’’ kata Ni Ketut Suartini. Sementara dengan tutupnya dua pasar seni itu, banyak tour guide yang mengalihkan tamunya ke beberapa kios atau toko handicraft yang ada di sepanjang jalan. Selain itu, mereka mengalihkan perjalanan dengan mengunjungi objek wisata lainnya. (kmb16)
Bali Post/kmb16
TUTUP - Pasar Seni Guwang tutup sehari penuh karena para pedagang menggunakan hak pilihnya pada pemilu serentak 2019, Rabu (17/4) kemarin.
Bupati Mahayastra Nyoblos di Melinggih, Di Desa Pakraman Badung Wabup Agung Mayun di Pasdalem
BUPATI Gianyar I Made Mahayastra menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 2 Melinggih yang berlokasi di SDN 4 Melinggih, Payangan, Rabu (17/4) kemarin. TPS 2 itu berjarak sekitar satu kilometer dari kediaman Mahayastra di Payangan. Bupati Gianyar asal Payangan tersebut mendatangi TPS 2 Melinggih pukul 09.00 Wita didampingi istri Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra. Kedatangan Bupati Mahayastra dan istri ke TPS juga bersamaan dengan kedua orangtua Bupati Mahayastra. Namun, kedua orangtuanya terdaftar di TPS yang berbeda. Di TPS 2 tersebut terdapat 278 orang terdaftar sebagai pemilih. Bupati Mahayastra menempati nomor urut 22 dan Ny. Surya Adnyani Mahayastra nomor urut 23. ‘’Seperti biasa, saya ditemani istri memilih di TPS tak jauh dari rumah,’’ ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Bupati Mahayastra meminta masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan mendatangi TPS sesuai
Beredar Surat Keputusan ’’Paruman’’ Pilih Caleg Tertentu
HAK PILIH - Bupati Gianyar I Made Mahayastra didampingi istrinya menggunakan hak pilihnya di TPS 2 Desa Melinggih. dengan surat panggilan yang telah diterima. Sementara itu, Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun bersama keluarga menggunakan hak pilihnya di TPS yang hanya berjarak beberapa meter dari rumahnya. Wabup Agung Mayun didampingi istri Ny. Ida Ayu Diana Dewi dan kedua anaknya mendatangi
TPS 16 yang bertempat di Balai Banjar Pasdalem, Gianyar, sekitar pukul 11.00 Wita. Di TPS 16, Wabup asal Puri Gianyar tersebut terdaftar menggunakan hak pilihnya bersama dengan 269 pemilih lainnya. Wabup Agung Mayun menempati nomor urut 165 dan Ny. Diana Dewi nomor urut 166. (ad726)
Nyoblos di TPS 6 Ubud Tengah
Cok Ace Harapkan Kursi Partai Pendukung Meningkat
Gianyar (Bali Post) Wakil Gubenur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati bersama keluarga Puri Saren Ubud melakukan pencoblosan di TPS 6 Banjar Ubud Tengah, Kecamatan Ubud, sekitar pukul 11.30 Wita, Rabu (17/4) kemarin. Wagub yang
akrab disapa Cok Ace ini datang ke TPS mengendarai sepeda motor, didampingi kakaknya Tjokorda Gde Putra Sukawati dan adiknya Tjokorda Gde Raka Sukawati. Pada kesempatan itu, Cok Ace berharap ada penambahan kursi untuk partai pendukung-
Bali Post/kmb35
PENCOBLOSAN - Wakil Gubenur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati saat melakukan pencoblosan di TPS 6 Balai Banjar Ubud Tengah.
nya. “Kalau bisa meningkat dari jumlah kursi, kami bisa merealisasikan program-program kami,” ujarnya usai mencoblos bersama dua saudara kandung, anak dan keponakannya. Keinginannya itu dia anggap wajar. “Kami rasa itu wajar. Setiap partai punya keinginan agar meningkat jumlah pemilihnya dari masa ke masa, dari periode ke periode. Kami juga punya keinginan yang sama seperti itu,” jelas panglingsir Puri Saren Agung Ubud ini. Disinggung terkait menurunnya kunjungan wisatawan akibat resah dengan suasana pemilu, Cok Ace menegaskan suasana pemilu tidak berpengaruh terhadap kunjungan wisata. “Tidak ada pengaruh, kita lihat statistik kunjungan wisata dari hari sebelumnya tidak ada yang berubah,“ tegasnya. Apabila melihat dari segi waktu, kata Cok Ace, Maret hingga April ini memang merupakan low season, sehingga kunjungan wisata memang menurun dari sebelumnya. “Kalau dari segi waktu, ini memang low season,” ujarnya. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Pelaksanaan pemilu serentak 2019, Rabu (17/4) kemarin, dikejutkan dengan beredarnya surat keputusan paruman di Desa Pakraman Badung mendukung calon legislatif (caleg) tertentu. Dalam surat tersebut juga tercantum sanksi Rp 7,5 juta bila melanggar kesepakatan. Surat keputusan sesuai paruman 4 April 2019 ini juga mencantumkan nama klian dinas setempat. Klian Adat Badung, Murkiasa, mengatakan dasar dari keputusan paruman tersebut adalah dari bantuan hibah untuk perbaikan Pura Dalem Prajapati di desa setempat. Pura tersebut mengalami kerusakan akibat longsor tergerus aliran sungai beberapa bulan lalu. ‘’Ada yang menyalurkan bantuan sekitar Rp 3,5 miliar.
Kalau tidak ada bantuan, seharusnya kita kena paturunan (membayar iuran - red) Rp 7,5 juta per KK untuk perbaikan pura,’’ katanya, Rabu (17/4) kemarin. Dari bantuan itu, katanya, dibuatkanlah kesepakatan adat berupa pararem untuk memilih caleg dan pasangan calon presiden/wakil presiden tertentu. Meskipun ada kesepakatan tersebut, pihaknya menyatakan tidak ada intimidasi dalam proses ini. ‘’Tidak ada intimidasi. Tadi (saat pemilu serentak - red) ini dipantau semua. Semuanya tadi memantau dari kepolisian, Bawaslu. Bahkan, dipantau dari tadi malam,’’ katanya. Ia juga menyebut tidak ada sanksi dalam proses itu. Sementara untuk kebulatan tekad oleh krama adat, menurutnyam itu hal yang wajar mengingat caleg yang tercantum dalam surat tersebut sudah banyak membantu dan menyalurkan aspirasi. ‘’Kita wajar dong memilih siapa yang mewakili kita. Biar lebih mudah ke depan kami memohon bantuan. Artinya, l e b i h membawa aspirasi maksim a l . Jadi,
nanti ada yang mengawal,’’ katanya. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Bawaslu Gianyar I Wayan Hartawan mengaku masih akan memastikan kebenaran paruman hingga adanya surat keputusan tersebut. ‘’Kami lihat benar atau tidak paruman itu ada. Termasuk dokumennya itu benar atau tidak, itu harus jelas. Surat aslinya mau kita dapatkan dulu. Masalahnya masyarakat tidak berani memberi informasi yang benar ke kita tentang keaslian surat itu. Padahal, itu sebagai dasar bila melanggar,’’ katanya. Sementara terkait prajuru yang membubuhkan tanda tangan pada surat tersebut, Hartawan mengaku akan mengundang mereka untuk dimintai penjelasan. ‘’Nanti, kami undang orang-orang yang tanda tangan dalam surat itu,’’ katanya. Menurut Hartawan, yang menjadi urgensi dalam surat tersebut adalah tercantumnya nama klian dinas setempat. Sebab, sesuai aturan, klian dinas tidak boleh terlibat dalam pemenangan salah satu calon mana pun. ‘’Ya, justru urgennya tercantumnya nama klian dinas. Kalau klian adat seharusnya tidak apa. Tentunya nanti akan ada proses klarifikasi itu,
bisa dikategorikan penyalahgunaan wewenang,’’ katanya. Seperti apa sanksinya bila benar melanggar? Hartawan mengatakan, nanti akan melihat hasil penelusuran terlebih dahulu. ‘’Nanti kami lihat situasinya. Nanti tentu perbekel juga bisa mengeluarkan peringatan,’’ tegasnya. Diketahui surat dengan kop Desa Pakraman Badung, Desa Melinggih, Kecamatan Payangan itu menyatakan pada 4 April 2019 bertempat di Balai Banjar Badung, Desa Melinggih telah diadakan paruman Desa Pakraman Badung dari pukul 19.00 Wita sampai selesai. Isi putusan dalam paruman itu tertulis sebagai berikut ‘’Mendukung Mensukseskan dan Memenangkan Satu Jalur Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Dalam : Pilpres/ Wapres dan Pemilu Legislatif 2019’’. Kemudian dalam surat itu tercantum ‘’Pengambilan C6 oleh yang bersangkutan ke balai banjar, mencoblos paslon pres/wapres No. 1, mencoblos caleg I Nyoman Parta, S.H. No. 7, mencoblos Caleg I Kadek Diana, S.H. No. 1, dan mencoblos caleg I Wayan Suartana No. 2’’. Dalam surat ini juga tercantum sanksi adat/paturunan pembangunan Rp 7,5 juta. Surat itu ditandatangani oleh empat orang, yakni Penyarikan A.A.G. Putra Suwela, S.Pd. Kemudian Prajuru Desa Pakraman Badung meliputi Bendesa I Wayan Darmika, Klian Adat I Ketut Murkiasa dan Klian Dinas I Made Suryantara. (kmb35)
JEMBRANA
10
Kamis Pon, 18 April 2019
Dua TPS di Desa Blimbingsari Jokowi-Ma’ruf Menang 100 Persen Negara (Bali Post) Dua TPS di Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya, suara pasangan Pilpres Joko Widodo dan Ma’ruf Amin meraih 100 persen suara. Dari hasil penghitungan di dua TPS, yakni TPS 1 di Balai Banjar Blimbingsari dan TPS 3 yang bertempat di Balai Dusun Ambyarsari, Desa Blimbingsari itu tidak ada satu pun pemilih untuk pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi. Sedangkan secara keseluruhan suara di Desa Blimbingsari mencapai 99,5 persen suara. Di Desa Blimbingsari ini terdapat tiga TPS dengan jumlah total pemilih 799 orang pemilih. Di TPS 1 Blimbingsari, Jokowi-Ma’ruf
memborong suara 227 suara sah dari total pemilih 293 orang. Sisanya 66 suara golput. Selain di Blimbingsari, suara 100 persen untuk Paslon PresidenWakil Presiden 01, juga terjadi di dua TPS di Kecamatan Melaya tepatnya di Desa Ekasari TPS 4 dan Desa Warnasari TPS 5. Sehingga di Kecamatan Melaya ada 4 TPS yang memborong suara Jokowi - Ma’ruf 100 persen. Ketua KPPS TPS 4 Ekasari, Ni Nyoman Sumiati membenarkan suara 100 persen Pilpres untuk paslon 01 itu. Untuk suara 01 total 238 suara dan 02 kosong. Sedangkan tidak sah 02, dan jumlah yang tak hadir 56 orang. (kmb26)
Bali Post/kmb
SEMPAT RICUH - Suasana di TPS 4 Loloan Timur yang sempat ricuh karena ada dugaan dua orang warga mencoblos menggunakan e-KTP dari Jawa.
Bali Post/kmb26
TPS 3 - Hasil penghitungan di TPS 3 Blimbingsari, 100 persen kemenangan Jokowi-Ma’ruf. Selain di Blimbingsari dua TPS di Ekasari dan Warnasari juga 100 persen suara 01.
Kapolda Larang Pesta dan Euforia Kemenangan Sebelum Penetapan Pemenang Negara (Bali Post) Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose didampingi Ketua KPU Bali Dewa Agung Gede Lidartawan, Rabu (17/4) kemarin melakukan pemantauan pemungutan dan penghitungan suara di sejumlah wilayah di Bali. Pemantauan juga dilakukan di Kabupaten Jembrana tepatnya di TPS 4 Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Mendopo Kesari. Kapolda Bali diterima Bupati Jembrana I Putu Artha serta Forum Pimpinan Daerah baik Kapolres Jembrana, Dandim Jembrana, Kepala Kejaksaan Negeri Jembrana, Ketua KPU dan Bawaslu Jembrana. Meskipun kunjungannya cukup singkat dan hanya beberapa menit, Kapolda Golose mengaku sudah melihat dan mendengar situasi
cukup kondusif. Meskipun ada permasalahan seperti pendistribusian logistik yang kurang, namun sudah bisa diatasi dengan cepat. Permasalahan penggunaan eKTP dalam mencoblos diserahkan nanti kepada panitia untuk membahas dan melakukan kajian. Kapolda menegaskan siapa pun nantinya yang menang dan dipercaya masyarakat tetap harus saling menghormati. Pihaknya mengharapkan tidak ada euforia kemenangan yang berlebihan. “Kami melarang adanya pesta dan perayaan kemenangan sebelum ada pengumuman resmi. Jangan karena baru merasa unggul langsung pesta dan melakukan perayaan. Itu jangan. Kami melarang itu. Mari kita hormati proses demokrasi,” harap Kapolda. (kmb)
Bali Post/kmb
TINJAU - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose ketika melakukan peninjauan ke TPS 4 Banjar Tengah, Kecamatan Negara.
Diduga Nyoblos Pakai KTP Jawa
TPS 4 Loloan Timur Sempat Ricuh Negara (Bali Post)Situasi pemiliham umum di TPS 4 yang berlokasi di SDN 2 Loloan Timur, Rabu (17/4) kemarin sempat ricuh. Penyebabnya, ada warga yang mengetahui kalau ada pemilih yang melakukan pencoblosan di TPS tersebut menggunakan e-KTP diduga dari Jawa dan diduga tidak melengkapi diri dengan C5 atau C6, sehingga permasalahan tersebut sampai ke Bawaslu Jembrana dan KPU Jembrana. Tak hayal, Bawaslu dan KPU turun ke TPS tersebut. Bawaslu melakukan investigasi. Tim Gakkumdu hingga sore masih melakukan rapat menyikapi kasus ini. Ketua Bawaslu Pande Made Ady Muliyawan membenarkan adanya dua orang yang melakukan pencoblosan di TPS 4 Loloan Timur dengan menggunakan eKTP. Diduga ini terjadi karena kurangnya pemahaman petugas di
TPS. “Mungkin dikira orang yang memiliki e-KTP bisa mencoblos di mana saja. Tapi sejatinya tidak demikian karena tetap harus menggunakan hak pilihnya sesuai alamat/wilayah,” jelasnya. Terkait hal ini, menurut Pande, pihaknya masih mengumpulkan data dan fakta serta kajian. Kemu-
dian baru diputuskan. “Nanti kami akan bahas, apakah perlu dilakukan pemungutan suara ulang atau tidak,” tandasnya. Terpisah, secara umum penghitungan suara di Jembrana relatif berjalan aman dan terkendali. Hanya terjadi riak-riak kecil akibat kekurangan surat suara di sejumlah TPS, khususnya di wilayah Melaya. Sejumlah TPS di Melaya pendistribusian kotak suara mengalami kekurangan surat suara. Bahkan satu TPS dengan jumlah pemilih 300 kekurangan hingga 100 surat suara. TPS 3 di Warnasari Kaja kurang 100 surat suara. Di Candikusuma TPS 4 sebanyak 12
surat suara. Belimbingsari 3 surat suara. Di Ekasari TPS 4 kurang 50 surat suara DPRD Provinsi dan 50 DPRD Kabupaten. TPS 12 Ekasari surat suara presiden kurang 5 lembar dan DPRD Kabupaten kurang 5. Di Warnasari TPS 6 kurang 7 surat suara Provinsi, DPD 7 surat suara. Di Pekutatan 50 surat suara. Candikusuma TPS 8 lebih dari 10 surat suara presiden. Kondisi itu juga tidak ditampik Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliyawan. Dikatakan, surat suara di Melaya sebagian besar kurang bahkan ada sampai 50 lembar. Namun sudah bisa diatasi dan dikoordinasikan, sehingga tidak menjadi masalah. (kmb26)
Nyoblos di TPS 1 Pangkung Dedari
Bupati Artha Ajak Masyarakat Hormati Hasil Pemilu PEMILU serentak 2019 yang ditunggu-tunggu seluruh rakyat Indonesia telah tiba, Rabu (17/4) kemarin. Tahun ini masyarakat mencoblos lima surat suara sekaligus. Lima jenis surat suara tersebut terdiri dari surat suara pemilihan presiden (pilpres), pemilihan anggota legislatif (pileg) dari tingkat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/ Kota dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Dalam perhelatan demokrasi tersebut, Bupati Jembrana I Putu Artha mencoblos di TPS 1, Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, yang jaraknya cukup dekat (sekitar 200 meter) dari rumahnya. Bupati Artha ditemani istri dan anak kedua serta menantunya menggunakan hak pilihnya di TPS tersebut. Rombongan tiba pukul 08.30 Wita. Meski seorang bupati, Artha tetap mengikuti tahapan pemilihan sesuai ketentuan. Sementara itu, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mencoblos di TPS 1 Banjar Cepaka,
Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan. Usai melakukan pencoblosan, Bupati Artha kemudian melakukan pemantauan ke sejumlah titik TPS di Melaya hingga Negara. Dari pemantauan yang dilakukan bersama Kapolres Jembrana AKBP Budi P Saragih, Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok, Kajari Nur Elina Sari, serta Sekda Jembrana I Made Sudiada. Secara umum pelaksanaan pileg dan pilpres di Jembrana berjalan lancar, meski terdapat beberapa kendala seperti jarak tempat pencoblosan yang berdekatan, akan tetapi sudah bisa diantisipasi. Bupati Artha berharap kepada seluruh masyarakat Jembrana bisa menggunakan hak pilihnya serta dapat menghormati hasil pilpres dan pileg apapun hasilnya karena itu merupakan pilihan bersama. Siapapun yang memperoleh suara terbanyak dialah yang terbaik untuk memimpin Indonesia ke depan. “Dalam pilihan kita boleh berbeda, tapi siapapun yang mendapat suara
COBLOS – Bupati Artha bersama istri mencoblos di TPS 1 Banjar Pangkung Dedari, Melaya, kemarin. Bupati Artha berharap seluruh masyarakat Jembrana menghormati hasil pilpres dan pileg apa pun hasilnya karena itu merupakan pilihan bersama. terbanyak harus kita hormati dan dukung. Tidak ada lagi perbedaan karena ini adalah hasil aspirasi
bersama tentu kita semua harus bersatu mendukung,” ujar Bupati Artha. (ad719)
Kamis Pon, 18 April 2019
KARANGASEM
11
Kapolda Pantau Pemilu di TPS 54
Bali Post/kmb41
PANTAU - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose melakukan pemantauan terkait jalannya pelaksanaan pemilu di TPS 54 yakni di SMPN 2 Amlapura, Kelurahan Subagan, Karangasem, Rabu (17/4) kemarin. Amlapura (Bali Post) Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose melakukan pemantauan terkait pelaksanaan pemilu di kabupaten di TPS 54 yakni di SMP N 2 Amlapura, Kelurahan Subagan, Karangasem, Rabu (17/4) kemarin. Ketika turun memantau, Kapolda didampingi KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan, Kapolres Karangasem AKBP I Gusti Ngurah Agung
Ade Panji Anom, termasuk Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa. Di sela-sela kunjungannya, Kapolda Bali Petrus Reinhard Golose mengatakan kunjungan yang dilakukan ini untuk memantau keamanan jalannya pemilu ini di masing-masing TPS. Dari hasil pemantauan di sejumlah TPS, situasi di Karangasem masih aman dan terkendali. Dalam pantauannya masih ada war-
ga antre hingga pukul 13.00 Wita. Warga yang melakukan pencoblosan mungkin lebih sedikit dari pukul 13.00 Wita. Hal itu tidak boleh dihentikan petugas KPPS. Pemilihan harus tetap dilakukan walau ada kelebihan sedikit dari batas waktu itu. “Bila ada pelarangan, hal itu termasuk kategori pidana. Maka akan dikenakan UU Nomor 7 Tahun 2017. Keputusan itu sudah disosialisasikan oleh KPU. Karena sesuai regulasi KPU malah ditambah lagi 12 jam. Bahkan, keputusan Mahkamah Konstitusi bisa sampai besok pukul 12.00 Wita (Kamis red),’’ ujar Kapolda Golose. Sehingga terkait peraturan KPU dan UU Nomor 7 Tahun 2017 bisa diplementasikan. Kita menjamin pesta demokrasi ini berjalan aman dan lancar. Pada kesempatan itu, pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat yang sudah punya hak memilih, supaya dapat mengajak sanak keluarganya mengunakan hak suaranya dengan baik dan benar, sehingga tidak ada warga yang tidak memilih alias golput. (kmb41)
91 Warga Binaan Nyoblos di Lapas Amapura (Bali Post) Dari 259 jumlah narapidana yang sedang menjalani proses pembinaan intensif di Lapas Kelas II B Karangasem. Tercatat 91 warga binaan yang menghuni Lapas itu ikut nyoblos pada hajatan pemilu yang diselenggrakan Rabu (17/4) kemarin. Sementara sisanya, 168 orang tidak dapat memilih alias golput. Alasannya sangat rasional karena mereka tidak memiliki identitas diri. Kepala Lapas Kelas II B Karangasem Rochidam menjelas-
kan, warga binaan yang bisa dan mendapat kesempatan nyoblos, mereka tampak sangat bersemangat dapat waktu nyoblos. Dari 259 jumlah warga binaan, 11 orang masuk DPT dan 80 orang masuk DPTb. Sementara 168 tak dapat memilih karena tidak memiliki identitas diri seperti e-KTP dan juga Kartu Keluarga. Salah seorang warga binaan, Ni Made Sari, mengakui dirinya memang untuk pertama kali ini memilih di lapas. Kendati memilih di lapas, ia tetap merasa
senang. “Saya harap pemimpin yang terpilih nantinya bisa bekerja dengan baik untuk rakyat dan negeri tercinta ini,’’ ujar Made Sari. Pastinya, Sari berharap lahir pemimpin yang berjiwa besar, sosok negarawan sejati. Pemimpin yang seperti itu, diyakini akan mampu menjaga kedaulatan bangsa, membangun ekonomi agar rakyat sejahtera. ‘’Di samping itu juga mampu mengayomi masyarakatnya dengan baik,” ujarnya. (kmb41)
Bali Post/kmb41
NYOBLOS - Bupati Karangasem bersama keluarga besar saat nyoblos di TPS 36 di Banjar Gede, Kelurahan Subagan, Karangasem, Rabu (17/4) kemarin.
Bupati Mas Sumatri Nyoblos di TPS 36 Subagan Wakil Bupati di TPS 54 SMPN 2 Amlapura
Amlapura (Bali Post) -
Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri bersama keluarga besarnya melaksanakan proses pencoblosan di TPS 36 di Banjar Gede, Kelurahan Subagan, Karangasem, Rabu (17/4) kemarin. Sementara Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa nyoblos di TPS 54 di SMPN 2 Amlapura.
Bali Post/kmb41
NYOBLOS DI LAPAS - Sebanyak 91 warga binaan menjalankan hak pilihnya dengan cara nyoblos di Lapas Kelas II B Karangasem.
Jarak rumah kediaman Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri dengan TPS 36 di di Banjar Gede, Kelurahan Subagan itu tidak begitu jauh, sekitar 200 meter. Sesampai di TPS, Mas Sumatri tidak langsung nyoblos. Dia lebih dulu ngobrol-ngobrol bersama sejumlah warganya yang bakal memilih sambil menunggu giliran nyoblos. Mas Sumatri tidak sendirian nyoblos di TPS 36 itu. Suaminya beserta
anak-anaknya juga ikut nyoblos di TPS itu. Di TPS itu, Bupati Mas Sumatri tercatat di dalam DPT nomor 138. Sedangkan suaminya I Gusti Made Tusan nomor 135. Anaknya I Gusti Ngurah Gede Subagiarta nomor 139, I Gusti Nyoman Merta Kepakisan nomor 137, dan I Gusti Ayu Made Dewik nomor 140. Usai melakukan pencoblosan, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri
mengungkapkan, hari ini merupakan perhelatan politik pemilihan presiden dan wakil presiden, DPD termasuk legislatif daerah, Bali dan pusat secara serentak di Indonesia. “Kami mewakili pemerintah mengucapkan terima kasih kepada warga Karangasem yang sudah meluangkan waktu mengikuti hajatan demokrasi dengan datang ke TPS untuk memilih,” ujarnya. Mas Sumatri menam-
bahan, pihaknya berharap lewat pemilihan ini Kabupaten Karangasem nantinya mendapatkan wakil-wakil rakyat yang mampu memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat khususnya di Karangasem. Tentunya terkait pembangunan infrastruktur, SDM, kesehatan, pendidikan, pelestarian seni dan budaya yang merakyak. Dengan begitu, ke depannya, Karangasem bisa lebih maju dan lebih baik lagi. “Kami harap pelaksanaan demokrasi khususnya di Karangasem dapat berjalan aman dan lancar tanpa ada halangan apa pun,” harap Mas Sumatri. (kmb41)
Delapan TPS Kekurangan Ratusan Surat Suara Proses pencoblosan di Kabupaten Karangasem diwarnai kekurangan ratusan surat suara. Kondisi itu membuat warga yang hendak melakukan pencoblosan tidak bisa mencoblos karena tidak ada surat suaranya. Untuk mengantisipasi hal itu, KPPS setempat berusaha meminjam surat suara ke TPS-TPS terdekat yang surat suaranya masih tersisa. Lalu, bagaimanakah babak akhir proses pencoblosan di TPS itu apakah sudah bisa dipenuhi kekurangannya oleh KPU? BERDASARKAN pantauan kemarin, delapan TPS di Karangasem kekurangan surat suara. Kekurangan mulai surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR-RI, DPD, DPRD Provinsi, sampai DPRD Kabupaten. Kedelapan TPS itu ada di Banjar Dinas Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Bebandem. Untuk TPS 18 kurang 100 surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden, TPS
19 surat pemilihan DPRD Kabupaten (5) dan sampul anak kunci (4), TPS 16 satu plano surat pemilihan presiden dan wakil presiden, TPS 15 kurang surat suara DPD (49) dan sampul anak kunci (3), TPS 12 kurang surat suara DPR-RI (1), TPS 11 kurang DPD (46), TPS 6 kurang sampul anak kunci dan segel (29), dan TPS 10 kurang surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden (100). Termasuk
info kekurangan surat suara juga terjadi di sejumlah TPS di Kecamatan Bebandem, Abang, dan Manggis. Ketua KPPS TPS 18 Hayatullah mengatakan, khusus di TPS 18 kekurangan 100 surat suara pemilihan presiden. Jumlah DPT di TPS 18 ada 282 pemilih. Sedangkan surat suara untuk pemilihan presiden dan wakil presiden yang diterima hanya 182. Dengan kekurangan surat suara itu, petugas KPPS telah berusaha meminjam ke TPS terdekat yang masih punya surat suara sisa. “Selain berupaya meminjam surat suara ke TPS-TPS terdekat yang kebetulan surat suaranya masih tersisa. Kita juga sudah laporkan kekurangan ini kepada
petugas KPU,’’ ujarnya. Katanya, KPU sudah segera mencarikan surat suara untuk memenuhi kekurangan ini. Dengan kekurangan surat suara itu, warga yang sudah datang ke TPS, untuk sementara mereka tidak bisa mencoblos karena masih harus menunggu surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden tersebut. Batas waktu pencoblosan semakin terbatas, karena waktu percoblosaan normalnya sampai pukul 13.00 Wita,” ujarnya sembari menyatakan, kalau persentase warga yang sudah mencoblos sekitar 70 persen lebih. Ketua KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana mengungkapkan, ber-
dasararkan laporan yang diterima dari KPPS di sejumlah TPS di Karangasem, memang mengakui ada kekurangan surat suara di sejumlah TPS yang tersebar di Karangasem. Mulai dari surat suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPD, DPRD Provinsi sampai DPRD Karangasem. Untuk mengantisipasi kekurangan surat suara itu, kata Krishna, pihaknya sudah mengantisipasi dengan meminjam surat suara di TPS-TPS terdekat yang surat suaranya tersisa. “Kita sudah distribusikan kekurangan surat suara itu sesuai mekanisme yang ada. Persoalan itu sudah clear alias dapat diatasi,” tegas Krisna. (nan)
Bali Post/kmb41
KEKURANGAN SURAT SUARA - TPS 18 yang ada di Banjar Dinas Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Bebandem kekurangan surat suara. Atas kondisi itu, masyarakat yang sudah datang ke TPS terpaksa harus menunggu sampai tersedia surat suara.
KLUNGKUNG
12
Kamis Pon, 18 April 2019
Hasil Sementara Pilpres
Jokowi-Ma’ruf Amin Unggul di Nusa Penida Semarapura (Bali Post) -
KPU Klungkung terus memperbaharui data hasil penghitungan suaranya pada setiap TPS, Rabu (17/4) kemarin, khususnya data pilpres yang dihitung KPPS paling awal. Dari empat kecamatan di Klungkung, Kecamatan Nusa Penida sudah merampungkan hasil penghitungan surat suara pilpres. Hasil sementara, Jokowi-Ma’ruf Amin unggul dari pesaingnya Prabowo-Sandi, meski para kadernya menduduki jabatan strategis sebagai bupati dan ketua dewan. Setelah data dari 190 TPS se-Kecamatan Nusa Penida masuk ke KPU Klungkung, memperlihatkan JokowiMa’ruf Amin unggul dengan perolehan 11.350 suara. Sedangkan Prabowo-Sandi hanya memperoleh 1.316 suara. Dari total DPT di Kecamatan Nusa Penida sebesar 46.053, total data keseluruhan yang menggunakan hak pilihnya hanya 12.946. Di antaranya suara sah sebanyak 12.666 dan suara tidak sah sebanyak 280. Hingga berita ini ditulis, data hasil pilpres pada tiga kecamatan lain, belum ram-
pung. “Untuk kecamatan lain (Klungkung, Banjarangkan dan Dawan), datanya belum masuk semua,” kata salah satu Komisioner KPU Klungkung, Sang Ayu Mudiasih, Rabu (17/4) sore kemarin. Ketua DPC Partai Gerindra Klungkung, Wayan Baru, Rabu (17/4) kemarin, mengakui perolehan suara untuk Prabowo-Sandi, khususnya di Kecamatan Nusa Penida, di luar dugaan amat rendah. Dia enggan menjelaskan lebih jauh, kenapa capaian Nusa Penida yang notabene wilayah basis, justru perola-
han suaranya amat berbeda jauh. Disinggung mengenai hasil di TPS tempatnya mencoblos, tepatnya di TPS O7 Desa Sakti, Prabowo-Sandi dikatakan unggul dengan perolehan suara 209. Sementara Jokowi-Ma’ruf Amin hanya 42. Sebelumnya, Wayan Baru cukup optimis Prabowo-Sandi bisa kompetitif bersaing dengan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam pilpres. Saat itu, Baru menilai Prabowo-Sandi punya pemilih fanatis tersendiri di Klungkung, meski mengakui popularitas Jokowi-Ma’ruf Amin. Dia sempat yakin,
Prabowo-Sandi masih mampu bersaing untuk menang. Sebagai pimpinan partai, dia mengaku harus menjalankan seluruh instruksi partai untuk memenangkan Prabowo-Sandi. Sehingga seluruh potensi suara sekecil apapun digarap maksimal oleh timnya. Namun, hasil satu kecamatan ini, di luar dugaan, terlihat sangat jomplang, kalau melihat Klungkung sebagai basis Gerindra. (kmb31) Perolehan Suara Sementara Pilpres di Kecamatan Nusa Penida
Jokowi-Ma’ruf Amin Prabowo-Sandi Total DPT Warga menggunakan hak pilih Suara sah Suara tidak sah
11.350 suara 1.316 suara 46.053 12.946 12.666 280
Bali Post/kmb31
NYOBLOS - Warga Nusa Penida ramai-ramai pulang untuk nyoblos, melalui penyeberangan Banjar Tri Buana, Desa Kusamba, Dawan, Rabu (17/4) kemarin.
Bupati Suwirta Bersama Kapolda Pantau Pencoblosan
SOSOK Sama-sama Jalan PEMILU serentak 2019, Rabu (17/4) kemarin merupakan momen penting dalam menentukan pemimpin lima tahun ke depan. Para pejabat semestinya libur, agar dapat fokus menggunakan hak pilihnya. Tetapi, tidak bagi Sekda Klungkung Gede Putu Winastra. Sebab, dalam pelaksanaan pemilu serentak ini, dia juga harus tetap menjalankan tugas bersama Bupati Klungkung untuk melakukan pemantauan pelaksanaan pencoblosan. Sehingga, dia harus mengatur waktu agar dapat menjalankan tugas sebagai pejabat dan kewajiban menggunakan hak pilih. “Tadi pagi saya harus pulang ke Tabanan, berangkat pukul 04.00 Wita. Sampai di kampung, saya langsung nyoblos pagi-pagi sekali, terus balik lagi ke Klungkung, untuk melakukan pemantauan pukul 08.00 pagi,” kata Winastra, yang melakukan pencoblosan di TPS 06 Desa Kukuh, Kerambitan, Tabanan. Pejabat yang dikenal cerdas dan telaten ini, menyampaikan antara tugas sebagai pejabat dan kewajiban mencoblos harus sama-sama bisa berjalan. Agar hak suara pada lima surat suara tersebut, dapat tersalurkan sebagai bagian pendidikan demokrasi. Dia juga mengaku sengaja tetap memilih di kampung halamannya, tidak lagi mengurus kepindahan memilih ke Klungkung, agar tetap bisa menyalurkan pilihan untuk pemilu DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi. Sebab, jika pindah memilih, maka hanya dapat tiga surat suara, yakni untuk pilpres, DPD-RI dan DPR-RI. Ini juga sekaligus untuk dapat bersosialisasi dengan masyarakat di desa. Dia berharap pemilu serentak 2019 dapat melahirkan para pemimpin terbaik, baik untuk pilpres, DPD-RI, DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten. (gik)
Bali Post/gik
TPS - Bupati Suwirta dan Kapolda Bali saat turun ke TPS di Desa Kamasan. BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan pemantauan jalannya pelaksanaan pemilu serentak tahun 2019 di sejumlah TPS
di Kecamatan/Kabupaten Klungkung, Rabu (17/4) kemarin. Kegiatan diawali dengan menyambut kedatangan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pe-
trus Reinhard Golose bersama Ketua KPU Provinsi Bali yang turut melakukan pemantauan situasi pencoblosan di Klungkung. Pemantauan juga dilakukan bersama Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana dan Dandim 1610/ Klungkung Letkol CZI. Paulus Joni Simbolon. Bupati Suwirta menyambut kedatangan rombongan Kapolda yang melewati jalur udara dengan menaiki helikopter, mendarat di Lapangan GOR Swecapura Gelgel. Setelah itu, Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dipantau, yakni TPS 001 Banjar Tabanan Desa Kamasan, dan TPS 003 Banjar Pande Desa Kamasan. Usai melakukan pemantauan, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menilai kondisi keamanan Klungkung pada hari pencoblosan, sangat
kondusif. Pengamanan sudah dilakukan sangat baik dengan melibatkan seluruh personel gabungan. “Klungkung sangat kondusif, pengamanan yang dilakukan di Klungkung boleh dikatakan over protecting, petugas sangat banyak terjun di lapangan dengan didukung linmas, bhabinkamtibmas, PPS dan KPPS yang telah bertugas dengan baik. Saya dan Ketua KPU daerah yakin Klungkung salah satu daerah yang terbaik dalam segi pengamanan,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Suwirta berharap Pemilu 2019 akan bisa menghasilkan yang terbaik bagi bangsa. Semua pihak bisa menerima apapun hasil dari pemilu tahun ini. Selaku Bupati Klungkung dirinya menilai siapapun yang terpilih dan menang adalah kemenangan
seluruh rakyat Indonesia. “Saya tidak bisa intervensi, saya harus mengayomi masyarakat, saya harus jadi contoh yang baik bagi masyarakat. Semoga hasil ini akan membawa bangsa Indonsia ke arah yang lebih baik,” ujar Bupati Suwirta. Sebelumnya pada hari yang sama pada pukul 08.12 Wita waktu setempat, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta dan putri pertamanya menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 ini. Bupati bersama keluarga mencoblos di TPS 009, di Balai Banjar Siku, Desa Kamasan, Kecamatan Klungkung. Sementara itu, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta yang juga bersama keluarga menggunakan hak pilihnya mencoblos di TPS 13, di Banjar Undagi Desa Akah Kecamatan Klungkung. (ad724)
Kekurangan dan Keterlambatan Surat Suara
Bawaslu Nilai KPU Kurang Cermat Semarapura (Bali Post) Pelaksanaan pencoblosan di sejumlah TPS, Rabu (17/4) kemarin, terjadi beberapa persoalan. Ada TPS yang belum mendapat surat suara, ada surat suara yang kurang dari jumlah DPT, ada pula yang pemilih yang harus antre beberapa jam, lantaran surat suaranya terlambat tiba di TPS. Bawaslu Klungkung Komang Artawan menilai KPU Klungkung kurang cermat dalam mempersiapkan pemilu serentak Pilpres, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten ini. Seperti TPS di Rutan Klungkung, KPPS di dalam rutan Ketut Subagia, menyampaikan bahwa ada sebanyak 64 pemilih penghuni rutan yang sudah mengantongi A.5 (formulir pindah TPS), dan 1 DPT. Tetapi, hingga hari H pencoblosan, Subagia sebagai anggota KPPS (Kelompok Panitia Pemungutan Suara) belum juga menerima surat suara dan perlengkapan logistik lainnya. Dia mengaku
sudah berkoordinasi dengan pihak KPU Klungkung sejak sepuluh hari sebelumnya. Beberapa hari menjelang pencoblosan, dia juga mengaku sudah koordinasi lagi. Tetapi, tidak juga dikirimkan surat suara. Beda lagi di TPS 03 di Banjar Jabon Desa Sampalan Tengah. Di sana, dari hasil temuan yang diperoleh Bawaslu Klungkung, ternyata KPPS setempat justru malah kekurangan surat suara. Khusus, surat suara untuk DPD RI. Dari total DPT sebanyak 237, surat suara DPD di TPS itu cuma tersedia 192 surat suara. “Kebetulan, saya pagi tadi nyoblos di sana. KPPSnya lapor, kekurangan surat suara. Segera kami sampaikan ke KPU agar diatensi,” kata Artawan, seraya menilai KPU Klungkung tak cermat dalam mengemas logistik dan mempersiapkan TPS. Persoalan serupa juga terjadi di TPS 03 Desa Besang Kangin, Semarapura Kaja. Ratusan pemilih di TPS setempat harus antre sejak pagi
hingga siang, lantaran surat suara terlambat tiba di TPS setempat. Ketua KPU Klungkung Gusti Lanang Mega Saskara mengakui adanya sejumlah persoalan di lapangan. Terkait kebutuhan surat suara pemilih di Rutan Klungkung, dia mengatakan, dipenuhi melalui surat suara sisa dari TPS terdekat. Sehingga, pelaksanaan pencoblosan di sana baru bisa dilakukan setelah pukul 13.00 Wita. Tetapi, sesuai mekanisme, semestinya pemilih yang sudah mengantongi formulir A.5, tidak diberikan surat suara sisa dari TPS lain. Melainkan harus sudah disediakan sebelum mencoblosan. Atas kelalaian itu, KPU sudah menindaklanjutinya dengan memberikan surat suara sisa dari TPS terdekat. Mengenai kekurangan surat suara DPD di TPS 03 Banjar Jabon Desa Sampalan Tengah, dia mengakui itu sebagai human error. Sebab, proses pensortiran surat su-
Komang Artawan ara sebelumnya, diakui cukup banyak. Menurutnya, sesungguhnya hitungan surat suara di setiap TPS sudah tepat. Sementara itu, persoalan pada TPS 03 Desa Besang Kangin, juga diakui sebagai kelalaian KPU. Tetapi, dia menegaskan di balik seluruh
Bali Post/kmb31
persoalan itu, pada prinsipnya seluruh proses pemungutan suara, sebagaimana laporan KPPS, dapat berjalan dengan aman dan lancar. Selanjutnya, tinggal menunggu hasil proses penghitungan surat suara pada setiap TPS. (kmb31)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Pon, 18 April 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Teknisi Engineering Atanaya Hotel segera CV ke : putu.suweni@atanaya.com B.BP.004.04.19.0000695
BVC Krj Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan resto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692
Bth Sopir+Admin Acct,Eng,Comp, Exp Min 1th Telp:0361-287555 CV: ptworldsurfaris@gmail.com B.BP.001.04.19.0000510
Dcr Acc+Pjk S1Acc, Writer D3, Web-Design hrd@melalimice.com B.BP.004.04.19.0000663
Dcr Adm Sopir B1,Teknisi. Gaji+Bns+Kms+BPJSLamPT.PMA Jl.Bedahulu XVII/7, Dps B.BP.821.04.19.0000656
Dcr Sopir u/ Laundry Jl.Raya Kerobokan 78X T.081933110424
Dcr Lk/Wnt 18-22th Lsl SMP/SMA Lajang Hub.081915660061 Toko Anita Sgr Anggrek 2
B.BP.001.04.19.0000699
B.BP.004.04.19.0000660
B.BP.004.04.19.0000599
BIRO JASA
Dcr Graphic Designer & SPG. Lam krm ke Jl.Dewi Sri 5-7 Kuta/ Email ke tatiphotostudio@yahoo.com B.BP.004.04.19.0000416
Dcr Sgr Waker u/Proyek,Mekanik SMK Bangunan,Informtika, Akunt, Surveyor,Sopir.HB:087760070441 B.BP.001.04.19.0000693
Dcr Sopir, Min SMA, Pglm 2Thn Dcr PRT,Tidur dlm,085829145389 B.BP.004.04.19.0000662
Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01
DIJUAL RUMAH
*BthMekanik&SPG/SPB gaji UMK DaerahKerobokanH.087755891333 B.BP.166.04.19.0000716
Dibthkan Sgr Sopir Hub.723593/ 723637/081246400852 B.BP.001.04.19.0000692
Resto DSanur Cr:Cook Brpnglmn, Waitress.08123614559(Dharsana) B.BP.001.04.19.0000635
Dcr Sgr Marketing dan Kasir, Penddkn: min SMU/SMK Akuntansi (kasir), umur maks 25thn, belum menikah. Lam ke Kop.Krama Bali, Jl.Kepundung No.61A Dps atau email: kkb_pusat@yahoo.com G.02
DIJUAL MOBIL
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
PROPERTY
PROPERTY
DAIHATSU
DIJUAL TANAH
DIJUAL RUMAH
Daihatsu Xenia Xi Fam Htm’2009 Tgn I AsDK BUC Hub.08123645564
Djl Tnh Kav.Jl Sekar Tunjung,P Griya.H:0811398086/0361-245460
Dijual Rmh Jl.Palma Jimbaran DP 10% Bunga Krd 0.83% /bln Hub:08174792678/081805374433
B.BP.001.04.19.0000713 TOYOTA
Avanza Veloz 1.5 AT Th 2014 Tgn 1 Hitam Hub.087862270180 B.BP.001.04.19.0000715
DIJUAL MOTOR HONDA
Dijual Honda PCX warna merah doff thn 2018 tgn 1 Hub.Perum Penta 4 Jln.Manis Madu 2 No.4 Jimbaran 081239217006 B.BP.004.04.19.0000714
B.BP.001.04.19.0000689
PROPERTY
B.BP.004.04.19.0000558
DIJUAL RUKO
Ruko di Sesetan Harga Mulai 1M Rmh Batubulan.Hub:08123983100
B.BP.001.04.19.0000685
PROPERTY DISEWAKAN TEMPAT
Over Kontrak Stand 4x6 Lengkap Lok.Ramai&Strtgis,081246949395
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228 B.BP.001.04.19.0000256
Gratis Tanah Timbunan ± 20rb M3 Lokasi Jl .Bypass Ngurah Rai Hubungi:087863430869
B.BP.001.04.19.0000683
B.BP.001.04.19.0000464
SUZUKI TOP MOTOR DP 5Jt
DP 5Jt
PROSES LANGSUNG OK!!!
PROSES LANGSUNG OK!!!
Uang Muka Ringan Cicilan Murah Bunga Murah Proses Cepat
MELAYANI TUKAR TAMBAH HUB: MOBIL LAMA ANDA WA SEGALA MERK!!!
SERVICE
BIRO JASA
BENGKEL LAS Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
k!! y Sto Read & us r Bon Banji
081999945008 (085100871045) C.0000079-MBL-02
BANGLI
14
Kamis Pon, 18 April 2019
Bupati dan Wabup Nyoblos Bersama Keluarga
Bali Post/ist
NYOBLOS - Bupati Bangli I Made Gianyar bersama putra dan putrinya nyoblos di TPS 02 Desa Bunutin, Kintamani.
Bangli (Bali Post) – Bupati Bangli I Made Gianyar menyalurkan hak pilihnya di TPS 02 Desa Bunutin, Kintamani. Ia datang ke TPS sekitar pukul 09.35 Wita ditemani putra sulungnya Ananta Wicaksana Wiryagian dan putrinya Sinyta Wulandari Wiryagian. Lokasi TPS Bupati berada di sekolah dasar negeri Bunutin, Kintamani. Di TPS tersebut, Bupati mencoblos bersama masyarakat lainnya. Total DPT yang tercatat di TPS 02 Bunutin sebanyak 759 orang. Usai mencoblos, Made Gianyar menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh
Joko Widodo-Ma’ruf Amin Unggul di TPS Bupati dan Wabup
Bangli (Bali Post) –
Tempat/TPS
Jokowi-Ma’ruf
Prabowo-Sandi
TPS 02 Desa Bunutin (TPS Bupati)
165 suara
3 suara
Di TPS 3 Desa Sulahan (TPS Wabup)
189 suara
16 suara
Berdasarkan hasil penghitungan sementara yang dihimpun, Rabu (17/4) sore kemarin, di TPS 02 Desa Bunutin, Jokowi-Ma’ruf berhasil memperoleh 165 suara. Sedangkan Prabowo-Sandi hanya meraup 3 suara. Di TPS 3 Desa Sulahan, dari total 217 pemilih yang menggunakan hak pilihnya, Jokowi-Ma’ruf
mentara itu di Rutan Kelas IIB Bangli, Jokowi-Ma’ruf mendapat 30 suara, sementara Prabowo-Sandi 5 suara. Di TPS 25 yang ada di Lapas Narkotika Bangli, Desa Tiga, Susut, Jokowi-Ma’ruf unggul tipis dari Prabowo-Sandi. Jokowi-Ma’ruf mendapat 22 suara, sementara PrabowoMa’ruf 21 suara. Namun ber-
beda dengan perolehan suara di TPS 26 yang juga ada di Lapas Narkotika Bangli. Pasangan capres nomor urut 02 Prabowo-Sandi unggul mendapat 33 suara, sedangkan Jokowi-Ma’ruf 21 suara. Hingga pukul 19.34 Wita kemarin, proses penghitungan suara masih terus berlangsung. (kmb40)
Sejumlah TPS Kekurangan Surat Suara
Bangli (Bali Post) – Kekurangan surat suara mewarnai pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah TPS di Kabupaten Bangli, Rabu (17/4) kemarin. Berdasarkan informasi, kekurangan surat suara mencapai puluhan hingga ratusan lembar. Akibatnya, proses pemungutan suara di TPS sempat tersendat hingga hampir setengah jam. Ketua Bawaslu Bangli Nengah Purna mengatakan, sesuai laporan yang diterimanya, kekurangan surat suara terjadi di dua kecamatan, yakni Tembuku dan Bangli. Di Kecamatan Tembuku, TPS yang mengalami kekurangan surat suara yakni TPS 11 Desa Yangapi yang kekurangan 100 lembar surat suara presiden, TPS 14 Yangapi kekuran-
gan 24 lembar surat suara presiden, TPS 24 Kubusuih kekurangan 14 lembar surat suara DPD. Di Kecamatan Bangli, kekurangan surat suara terjadi di TPS 1 Kelurahan Kawan sebanyak 100 surat suara DPD, TPS 25 Kelurahan Kawan kekurangan 52 lembar surat suara Presiden, TPS 17 Tamanbali kekurangan 1 lembar surat suara presiden, TPS 25 Tamanbali kekurangan 5 lembar surat suara DPRD, TPS 1 Kelurahan Kubu kekurangan 1 lembar surat suara presiden dan TPS 4 Kelurahan Kubu kekurangan 9 lembar surat suara DPRD Kabupaten. Selain kekurangan surat suara, terjadi juga kekurangan form C1 Hologram dan salinan C1 di TPS 2 Pengotan.
menjadi lebih baik, menjadi bangsa terbesar dengan demokrasi yang sempurna. Sementara itu, dalam pemilu kemarin Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta juga memberikan hak pilihnya. Wabup asal Desa Sulahan, Susut tersebut mencoblos di TPS 3 Desa Sulahan yang berlokasi di SDN 3 Sulahan. Ia datang ke TPS bersama istri Ny. Sriasih Sedana Arta dan kedua putranya sekitar pukul 09.47 wita. Sedana Arta mengatakan, antusiasme warga untuk menggunakan hak pilihnya terlihat dari banyaknya warga yang datang ke TPS sejak pagi hari. Dari pantauannya,
proses pemungutan suara berjalan kondusif, mulai dari pendaftaran, antrean hingga pencoblosan. “Kami sebagai pemerintah daerah berharap semua tahapan bisa berjalan kondusif dan sukses,” terangnya. Diakui Sedana Arta bahwa dalam pemilu kali ini cukup rumit karena ada lima surat suara yang diberikan ke pemilih. Namun demikian, pihaknya yakin masyarakat Bangli sudah cerdas dan bisa mencoblos dengan baik sesuai pilihan masing-masing. Diharapkan juga partisipasi pemilih dalam Pemilu kali ini bisa meningkat dari sebelumnya. (kmb40)
Perolehan Suara Sementara Pilpres
Pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul di TPS 02 Desa Bunutin, tempat Bupati Bangli I Made Gianyar mencoblos. Demikian juga di TPS 3 Desa Sulahan yang menjadi tempat Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyalurkan hak pilihnya. Jokowi-Ma’ruf berhasil meraup suara lebih banyak dibandingkan pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi. meraup 189 suara, sedangkan Prabowo-Sandi hanya 16 suara. Jokowi-Ma’ruf juga unggul di TPS 33 Kelurahan Kawan yang ada RSJP Bali. Dari total 35 pemilih, pasangan nomor urut 1 mendapat 27 suara (77,14 persen) sementara pasangan nomor urut 2 mendapat 4 suara (11,43 persen). Se-
masyarakat Bangli khususnya masyarakat Desa Bunutin yang telah ikut berpartisipasi menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu kali ini. Menurutnya, tingkat antusias masyarakat dalam pesta demokrasi kali ini cukup tinggi. Tak hanya orang muda namun juga orang tua. Tingginya antusias warga untuk mencoblos menurutnya terbukti dari kondisi sepanjang jalan di Bangli yang lengang seperti Nyepi. “Itu menandakan bahwa seluruh masyarakat datang ke TPS menggunakan hak pilihnya dengan baik,” terangnya. Diharapkan melalui pemilu serentak yang pertamakali ini, Bangsa Indonesia ke depan
Purna mengatakan, masalah kekurangan surat suara itu diketahui terjadi saat proses pemungutan suara berlangsung sekitar pukul 10.00 wita. Akibat kekurangan surat suara, proses pemungutan suara di sejumlah TPS itu sempat tersendat. Pemilih harus menunggu hingga 20 menitan, sebelum akhirnya kekurangan surat suara dipenuhi dengan cara mendatangkan surat suara cadangan dari TPS lainnya. Terkait kekurangan surat suara tersebut, Purna mengaku sudah melaporkannya ke Bawaslu Provinsi. Menurut Purna kekurangan surat suara ini akibat kekurangcermatan pihak KPU dalam melakukan pengecekan sebelum logistik didistribusikan. “Kita sebelum distribusi
sudah mengingatkan KPU agar lebih cermat. Tapi itulah kenyataannya,” ujarnya. Sementara itu, Ketua KPU Bangli Putu Pertama Pujawan saat dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya masalah kekurangan surat suara di sejumlah TPS. Menurutnya, kekurangan surat suara itu terjadi disebabkan ketidaktelitian dari jajarannya pada saat proses packing. “Kemungkinan disebabkan mereka kelelahan mengingat yang kekurangan itu didominasi TPS dalam jumlah banyak. Seperti Kawan dan Yangapi dengan jumlah TPS di atas 30,” ujarnya. Namun demikian, kekurangan surat suara tersebut sudah bisa diatasi sesuai ketentuan surat bersama KPU dan Bawaslu. (kmb40)
Bali Post/kmb40
PANTAU - Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose memantau langsung pelaksanaan pemungutan suara di TPS 19 Susut Kaja, Desa Susut.
Datang dengan Helikopter Kapolda Pantau Sejumlah TPS Bangli (Bali Post) Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose memantau langsung pelaksanaan pemungutan suara di Kabupaten Bangli, Rabu (17/4). Kapolda sempat memantau TPS 19 Susut Kaja, di Desa Susut yang merupakan tempat mencoblos Ketua KPU Bali Dewa Agung Lidartawan. Kapolda tiba di Lapangan Kapten Mudita, Bangli dengan helikopter sekitar pukul 08.30 wita. Sesaat setelah mendarat, Kapolda langsung meluncur ke TPS 19 Susut Kaja. Kedatangan Kapolda bersama sejumlah pejabat Polda Bali disambut Ketua KPU Bali Dewa Agung Lidartawan, Ketua KPU Bangli Putu Pujawan, Kapolres AKBP Agus Tri Waluyo dan Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto. Kapolda mengatakan, ke-
datangan dirinya ke TPS untuk memastikan situasi proses pemungutan suara berjalan aman dan sesuai dengan aturan. “Sampai sekarang pukul 9 kurang sepuluh menit, situasi aman,” ujarnya. Selain itu, kedatangannya ke TPS juga memastikan pemungutan suara terlaksanaa seperti yang sudah telah disosialisasikan KPU. Salah satunya berkaitan dengan waktu pemungutan suara. Kapolda menjelaskan bahwa sesuai yang disosialisasi KPU, apabila hingga pukul 13.00 wita masih terdapat pemilih yang mengantre di TPS dan telah terdaftar untuk mencoblos, maka pemungutan suara tetap bisa dilanjutkan. “Tidak boleh dihentikan oleh KPPS. Kalau itu terjadi, itu adalah pelanggaran pidana. Akan dikenakan UU No. 7 Tahun 2017,” terangnya.
Demikian juga dengan penghitungan suara, jika hingga pukul 24.00 proses penghitungan suara belum selesai, maka sesuai keputusan MK masih bisa dilakukan sampai Kamis (18/4) pukul 12 siang. “Kami hari ini mendampingi Ketua KPU akan keliling memastikan bahwa hal-hal yang berkaitan dengan peraturan KPU No. 9 Tahun 2019 dan UU No. 7 Tahun 2017 bisa diimplementasikan. Kami dari pihak kepolisian dibantu dengan stakeholder lain dari TNI, kejaksaan dan unsur-unsur lain akan tetap menjamin pelaksanaan pesta demokrasi berjalan dengan aman,” kata Irjen Petrus Golose. Usai memantau pelaksanaan pemungutan suara di TPS 19 Susut, Kapolda bersama rombongan melanjutkan pemantauan ke TPS lainnya. (kmb40)
Didampingi Perawat
Pasien RSJ Kesulitan Lipat Surat Suara Bangli (Bali Post) Puluhan pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu, Rabu (17/4) kemarin. Mereka mencoblos di TPS 33 Banjar/Kelurahan Kawan yang disediakan di gedung diklat lantai 1 rumah sakit setempat. Secara umum pelaksanaan pemungutan suara di RSJ berjalan lancar. Hanya, sejumlah pasien mengalami kesulitan dalam membuka dan melipat kembali surat suara. Pemungutan suara di TPS 33 Banjar Kawan berlangsung mulai pukul 08.00 wita. Para pasien datang ke TPS
secara bergilir didampingi perawat. Setibanya di TPS, mereka dipersilakan duduk menunggu giliran mencoblos. Meski sebelumnya para pasien telah diberikan sosialisasi, namun saat pemberian surat suara, para petugas KPPS menjelaskan kembali kepada para pasien mengenai jenis surat suara dengan warna masing-masing. Para petugas juga menuntun mereka untuk menuju bilik dan kotak suara. Saat proses pencoblosan, beberapa pasien tampak sedikit kesulitan saat membuka surat suara hingga harus dibantu petugas. Demikian juga saat melipatnya kembali.
Ketua KPPS I Wayan Darsana mengatakan, total jumlah pemilih yang menyalurkan hak pilihnya di TPS 33 Banjar Kawan sebanyak 35 orang terdiri atas 24 orang pasien, 9 pegawai dan 2 saksi. Para pasien diantar ke TPS secara bergilir per ruangan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan seperti jenuh karena menunggu. Dikatakan Darsana, secara umum proses pemungutan suara di TPS 33 berjalan lancar. Rata-rata waktu yang dihabiskan pemilih untuk mencoblos sekitar 5-6 menit. “Tidak ada masalah. Hanya pasien terkendala saat membuka dan melipat surat suara.
Terutama tiga surat suara, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten, karena ukuran suratnya yang panjang,” terangnya. Sementara itu Direktur RSJ Bangli dr. Dewa Gede Basudewa, Sp.KJ. menyampaikan beberapa catatan untuk pelaksanaan pemilu ke depan. Pihaknya berharap ke depan KPU membuat kebijakan yang lebih berpihak pada para disabilitas yakni dengan memberikan kesempatan kepada semua pasien mencoblos sepanjang pada hari H mereka mampu melaksanakan kewajibannya sebagai warga negara. “Kami berharap di masa
datang untuk DPT di RSJ khususnya disabilitas, hendaknya disesuaikan dengan kondisi pasien. Jangan menggunakan tahapan umum. Salah satunya mempermudah dengan hanya pakai NIK dan bila perlu rekamediknya. Kemudian pada hari H-nya jangan dibatasi H-30 dan H-60. Karena pasien jiwa itu bisa sembuh,” kata Basudewa. (kmb40)
Bali Post/kmb40
PENCOBLOSAN - Suasana pencoblosan di RSJP Bali di Bangli, Rabu (17/4) kemarin.
OLAHRAGA
Kamis Pon, 18 April 2019
15
Liga Champions
Ajax Lampaui Batas
Bali Post/dok
Sang Ayu Sidan Wilantari (kiri) dan Ni Made Dwiyanti
Tiga Pesilat Bali Absen di SEA Games Denpasar (Bali Post) – Tiga pesilat Bali dipastikan absen pada SEA Games 2019 di Filipina, November mendatang. Mereka adalah juara Asian Games 2018 yakni Komang Harik Adi Putra (laga kelas E putra) dan pasangan Sang Ayu Sidan Wilantari/Ni Made Dwiyanti (seni ganda putri). Ketiganya tidak tampil karena kelasnya tidak dipertandingkan di SEA Games oleh tuan rumah Filipina. Hal ini membuat kaget sekaligus prihatin KONI Bali. “Sangat disayangkan itu terjadi. Tuan rumah memang memiliki hak untuk menentukan nomor yang dipertandingkan. Mungkin karena di kelas itu mereka tak memiliki pesilat unggulan,’’ jelas Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi di Denpasar, Rabu (17/4) kemarin. Menurutnya, ketika ada in-
formasi pencoretan nomor dan kelas, mestinya PB IPSI atau KOI melakukan pendekatan dan negosiasi dengan Filipina. Dengan demikian, ada tarik ulur atau solusi lainnya. ‘’Kasihan pesilat kita yang jelas-jelas akan menyumbangkan emas di SEA Games. Mereka sangat dirugikan karena rekor prestasinya seharusnya bertambah. Jadi, dua emas Indonesia sudah hilang,” ungkapnya. Ia meminta ketiga pesilat terbaik Bali itu tidak patah semangat melainkan terus mengejar prestasi di ajang lainnya. ‘’Kami tahu mereka pasti kecewa, namun semuanya harus bisa dilupakan dan memunculkan motivasi lebih terutama menyiapkan diri menghadapi Pra-PON dan pada PON XX/2020 di Papua,” ujar mantan Ketua KONI Badung ini. (kmb)
Los Angeles – Jamal Murray memimpin pertarungan dramatis saat Denver Nuggets mencetak kemenangan 114-105 atas San Antonio Spurs pada laga kedua babak playoff kompetisi NBA Wilayah Barat, Rabu (17/4) kemarin. Hasil ini menjadikan skor sama 1-1 menjelang pertandingan ketiga di Texas pada Jumat besok. Murray (23) asal Kanada yang melewatkan tembakantembakan yang berpotensi menang di Denver pada pertandingan pertama Minggu lalu, mencetak 21 poin pada kuarter keempat. Gary Harris menambahkan 23 poin, Nikola Jokic 21 poin, Paul Millsap 20 poin, dan Monte Morris menyumbang 11 poin. Pelatih Nuggets Mike Malone tidak pernah meragukan kemampuan Murray meski hanya mencetak tiga poin dalam tiga kuarter pembuka. “Saya perlu menunjukkan kepadanya bahwa saya percaya kepadanya. Ini sangat penting bagi semua pemain kami, tetapi terutama untuk Jamal. Dia pemain muda yang berjuang untuk bermain dengan cara yang benar. Saya tidak melihat kuarter keempat akan dimilikinya, tetapi saya tahu dalam hati. Dia butuh menit-menit ini,’’ katanya. Spurs sempat memimpin 59-49 di babak pertama. DeMar DeRozan menjadi
pencetak angka terbanyak dengan 31 poin, diikuti LaMarcus Aldridge 24 poin, dan Derrick White menambah 17 poin. Titik balik terjadi pada kuartal ketiga saat Nuggets tertinggal 16 poin. Malone mendesak timnya mengambil inspirasi dari comeback Los Angeles Clippers ketika membalikkan defisit 31 poin untuk mengalahkan Golden State Warriors. Pada laga lain, Portland Trail Blazers memimpin 2-0 berkat kemenangan 114-94 atas Oklahoma City Thunder. C.J. McCollum dan Damian Lillard sekali lagi menggiring Blazers menuju kemenangan. McCollum selesai dengan 33 poin, 8 rebound, dan 5 assist, Lillard menambahkan 29 poin, 4 rebound, dan 6 assist. Russell Westbrook membuat 14 poin, 11 assist, dan 9 rebound untuk Thunder. Di Wilayah Timur, Kawhi Leonard mencetak 37 poin ketika Toronto Raptors mengalahkan Orlando Magic 111-82 untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Setelah unggul 51-39 di babak pertama, Raptors gagal di kuarter ketiga dan melampaui Magic 39-27 untuk memimpin 90-66 menuju kuarter keempat. Leonard membuat 37 poin, 4 rebound, dan 4 assist di hadapan penonton tuan rumah di Scotiabank Arena. (afp/kmb)
Nuggets dan Raptors Samakan Kedudukan
Roma – Ajax Amsterdam mengejutkan Juventus dengan mencapai semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 1997. Sundulan Matthijs de Ligt di pertengahan babak kedua memastikan jagoan Belanda itu menang 2-1 pada laga kedua babak delapan besar di Turin, Italia, Rabu (17/4) dini hari kemarin. Cristiano Ronaldo yang mengincar gelar Liga Champions keenam, mencetak gol lewat sundulan pada menit ke-28 untuk membuat Juve unggul setelah bermain imbang 1-1 di pertemuan pertama. Akan tetapi, Donny van de Beek menyamakan kedudukan untuk tim tamu sebelum babak pertama berakhir. Ajax unggul agregat 3-2 guna menantang Manchester City atau Tottenham Hotspur di semifinal. Sebelumnya, pasukan muda Ajax menyingkirkan juara bertahan Real Madrid dalam perjalanan ke perempatfinal. De Ligt dan kawankawan membalikkan kekalahan 1-2 di kandang menjadi kemenangan 4-1 di Santiago Bernabeu. “Ini malam yang luar biasa bagi Ajax, para pemainnya dan sepak bola Belanda. Sekali lagi, kami menghilangkan favorit. Kami bukan favorit tetapi dengan filosofi kami dapat melangkah lebih jauh. Kami telah melampaui batas,’’ kata pelatih Ajax Erik ten Hag. Juve berusaha mencapai
11:00 Wita Solusi Alternatif Soman 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Dharma Santhi (4) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Solusi Alternatif Marion Sam 14:05 Wita Seputar Bali Terkini 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Dunia Kita 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Ocydia Home Shopping 16:30 Wita Taman Sari
semifinal Liga Champions untuk ketiga kalinya dalam lima musim terakhir. Tetapi Ronaldo yang mencetak gol tandang di Amsterdam adalah satu-satunya senjata Juve melawan tim Ajax yang mengesankan. “Ajax pantas lolos. Kami bisa melakukan yang lebih baik, tetapi Ajax datang entah dari mana. Mereka adalah finalis Liga Eropa dua tahun lalu dan mencetak lima gol melawan Real. Ini bukan eliminasi terburuk kami. Kami memiliki harapan besar, tetapi Liga Champions adalah kompetisi yang aneh. Anda harus tiba dalam kondisi puncak,’’ ujar Massimiliano Allegri, manajer Juve.
Juventus sekarang mengalihkan fokusnya kembali ke Serie A dalam usaha memenangkan gelar kedelapan berturut-turut. “Ronaldo memiliki pertandingan yang bagus dan mencetak gol. Dia kecewa seperti kami semua. Sabtu nanti kami harus menutup scudetto,” tambah Allegri. Barcelona Lionel Messi menyambar dua kesalahan Manchester United untuk mencetak dua gol di Nou Camp guna melaju ke semifinal Liga Champions. Gol pertama Messi terjadi akibat lepasnya bola dari Ashley Young yang ceroboh dan yang
kedua lewat tembakan lemah dari jarak jauh menggeliat di bawah kiper David de Gea. Philippe Coutinho menambahkan gol ketiga yang membuat Barca menang agregat 4-0. Messi kini mengantongi 110 gol di Liga Champions. Tiga pertandingan tambahan akan mengurangi kesenjangannya dengan Ronaldo yang sudah mengemas 126 gol. “Kami memiliki lima menit yang tidak nyaman karena mereka tampil kuat. Tapi kemudian ada 85 menit lagi di mana kami tidak buruk,” ungkap pelatih Barcelona Ernesto Valverde. Kekalahan ini menggagalkan upaya Paul Pogba dan
kawan-kawan mengulang kemenangan fantastis atas Paris Saint-Germain di 16 besar dan tindakan penyelamatan melawan Bayern Munich pada 1999 di lapangan yang sama. “Dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi upaya besar untuk mencapai level Barcelona dan tim-tim semacam ini,” sebut Ole Gunnar Solskjaer, arsitek United. Sekitar satu jam sebelum laga, mantan manajer MU Alex Ferguson berada di sisi lapangan, berjabat tangan dengan Ryan Giggs dan berbagi kata dengan Solskjaer, pencetak gol kemenangan melawan Munich 20 tahun yang lalu. (afp/kmb)
formasi modern. Tak kalah penting juga dilakukan menguatan dan meningkatkan SDM, baik pegawai maupun dosen yang memiliki pengakuan internasional. ‘’Ini dicanangkan 2019-2020,’’ sebut rektor yang menyandang gelar guru besar per 1 Februari 2019. Tahun 2021-2023 di-
trend center university. Programnya, menjadikan Undiksha sebagai rujukan dan role model pembelajaran nasional, pengembangan riset maupun publikasi. ‘’Program-program ini untuk meningkatkan daya saing. Termasuk juga untuk melahirkan SDM unggul,’’ pungkasnya. (mud)
Teknologi Informasi Terobosan itu berbuah manis. Jumlah artikel yang terindeks scopus meningkat dari 2015 hingga 2018. Artikel dosen yang termuat di jurnal terindeks scopus tahun 2017, 32 artikel dan pada 2018, 160 artikel. Pemanfaatan teknologi informasi bidang pelayanan juga dipandang sangat penting. Pencanangannya digulirkan pada tahun 2018, didukung pengembangan sistem melalui Unit TIK. Seperti sistem kerja dosen, sistem kerja pegawai, sistem hukum dan tata laksana, scholar Undiksha, pangkalan data dosen, dan lain sebagainya. ‘’Ini juga mempercepat penyelesaian pekerjaan. Lebih efektif dan bisa meningkatkan daya saing,’’ ucapnya. Undiksha mengusung visi sebagai universitas unggul berlandaskan falsafah Tri Hita Karana di Asia pada tahun 2045. Terkait hal itu, dicanangkan internationalization at home pada tahun 2019. Program sudah berjalan efektif berupa pelak-
Kamis, 18 April 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Dharma Santhi (3) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Agrobisnis Petani Harus Inovatif 09:30 Wita Ocydia Home Shopping 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Bali Channel Tourist TV
Bali Post/afp
SEMIFINAL – Pemain Ajax merayakan kemenangan atas Juventus sekaligus lolos ke semifinal Liga Champions.
TK Brasika Wijaya Klungkung 17:00 Wita Diabemed 17:30 Wita Kartun Yudha Kanda (2) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:30 Wita Giliran Anda 20:00 Wita Orti Bali 20:30 Wita Folk Song 21:00 Wita Talk Show Merah Putih Mendorong Gerakan Ekonomi Hindu Indonesia 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel
sanaan PKL dan PPL luar negeri yang bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di negara ASEAN, seperti Filipina, Thailand dan Vietman. ‘’Internasionalisasi terus dikuatkan. Kami juga menerima mahasiswa luar negeri untuk menempuh pendidikan di sini. Kerja sama terus diupayakan bisa diperluas. Termasuk dalam pengembangan pembelajaran dalam jaringan maupun jarak jauh,’’ kata mantan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) ini. Selain sejumlah capaian itu, didukung seluruh civitas akademika, Undiksha juga mendapat kepercayaan mendirikan Fakultas Kedokteran per Agustus 2018. Sebuah prestasi yang sulit didapatkan LPTK. ‘’SK-nya langsung diserahkan Bapak Menristekdikti,’’ ungkapnya.
Jampel dilantik menjadi Rektor periode 20192023 oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, 12 April lalu di Jakarta. Pada jabatan periode keduanya ini, telah disiapkan visi mewujudkan Undiksha yang unggul berlandaskan Tri Hita Karana melalui internasionalisasi dan trend center university. Program yang digulirkan tak sebatas penguatan riset dan publikasi. Namun juga mengembangkan kurikulum yang berbasis KKNI dengan pengakuan internasional, pengembangan infrastruktur yang terstandardisasi internasional, mereformasi tata kelola perguruan tinggi yang demokratis, humanis dan kolaboratif berbasis layanan ubiquitous dengan pemanfaatan teknologi in-
canangkan sebagai tahun
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Kamis Pon, 18 April 2019
Gubernur Koster Nyoblos di TPS 011 Desa Sembiran
Nyoblos di TPS 17 Dangin Puri Kauh, Jokowi Unggul di TPS Puspayoga Denpasar (Bali Post) – Menteri Koperasi dan UKM RI A.A. Gede Ngurah Puspayoga didampingi istrinya, Ny. Bintang Puspayoga, Rabu (17/4) kemarin menyalurkan aspirasi suaranya di TPS 17 Dangin Puri Kauh, persisnya di Balai Banjar Belaluan, Sadmerta, Denpasar. Dengan mengendarai mobil Suzuki Karimun, Puspayoga tiba di TPS pukul 09.30 Wita. Tak lama setelah berbaur dengan masyarakat, mantan Wali Kota Denpasar itu dipanggil petugas KPPS untuk melakukan pencoblosan. Puspayoga tampak berada di bilik 4 dan istrinya di bilik 3. Puspayoga tercatat pada urutan DPT nomor 36 dari 256 pemilih. Sedangkan istrinya, Ny. Bintang Puspayoga, tercatat pada nomor 39 di TPS bersangkutan. Selain itu, anak Puspayoga, A.A. Abiyoga, tercatat pada n o m o r urut 37 di DPT. Menteri Koperasi dan UKM RI itu mengatakan, pemilu merupakan rutinitas negara dalam lima tahunan. Sebagai warga negara, mo-
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
men ini harus dimanfaatkan sebaikbaiknya. Pasalnya, peran serta masyarakat dalam pemilu akan menentukan nasib bangsa ini ke depan. Dikatakan, melihat hasilnya selama ini, sudah sangat dirasakan masyarakat manfaatnya. Artinya, kini tinggal melanjutkan saja, apa yang sudah berjalan dengan baik. Sedangkan bagi peserta kontenstan, harus mampu menerima apa pun hasilnya. Dari pantauan Bali Post hingga penghitungan suara, untuk pe-
milihan presiden dan wakil presiden, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin menang telak di TPS 17, Desa Dauh Puri Kauh, tempat Menteri Koperasi dan UKM A.A. Gede Ngurah Puspayoga melakukan pencoblosan. Paslon nomor urut 01 itu meraih 209 suara. Sedangkan pasangan 02 Prabowo-Sandiaga Uno hanya meraup 6 suara. Kondisi serupa juga terjadi di TPS 15 Sumerta Kelod. TPS tempat Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama keluarganya nyoblos, Jokowi-Ma’ruf Amin berhasil meraih 213 suara, sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno hanya mendapat 13 suara. Sementara suara tidak sah tercatat 3 suara. Hanya, jumlah ini belum final, karena masih ada satu surat suara yang belum terbaca. Karena salah seorang pemilih salah memasukkan ke kotak, yakni milik DPRD Kota. ‘’Kita belum jumlahkan, karena masih ada yang tercecer di dalam kotak. Setelah dibuka itu, baru kita jumlah,’’ ujar salah satu petugas KPPS setempat. (kmb12) NYOBLOS – Menteri Koperasi dan UKM RI A.A. Gede Ngurah Puspayoga didampingi istrinya, Ny. Bintang Puspayoga, usai nyoblos di TPS 17 Dangin Puri Kauh, kemarin.
Singaraja (Bali Post) – Gubernur Bali Wayan Koster didampingi istri Ny. Putri Suastini Koster dan putrinya, Ni Putu Dhita Pertiwi, Rabu (17/4) kemarin menyalurkan hak pilihnya di TPS 011, Kantor Perbekel Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng. Koster bersama keluarga tiba di TPS sekitar pukul 09.45 Wita. Setelah antre beberapa saat, Gubernur Koster langsung mendapat kertas surat suara dari panitia dan langsung nyoblos. PPS Desa Sembiran I Wayan Ariasa mengatakan, jumlah DPT di Sembiran sebanyak 4.308 dan satu orang pemilih mengalami tunadaksa. Dari jumlah pemilih itu, Gubernur Koster tercatat dalam DPT dengan nomor 269, sedangkan Ny. Putri Suastini Koster tercatat dalam DPT dengan nomor 270 dan putrinya Dhita Pertiwi tecatat pada nomor 59. Hasilnya hingga penghitungan suara, pasangan nomor urut 01 meraih suara 227 dan paslon 02 hanya 2 suara dan sisanya tidak sah. Gubernur Koster mengatakan, pelaksanaan pencoblosan berjalan dengan baik. Meskipun ada keterlambatan distribusi logistik, pihaknya menilai hal itu sudah bisa diatasi. Gubernur juga mengaku persoalan logistik juga terjadi di provinsi lain di Indonesia. ‘’Saya berharap pencoblosan berjalan lancar, aman dan tertib. Kalau soal logistik, sesuai laporan itu sudah ditangani (dengan baik). Secara umum di Bali sudah baik, hanya sebagian kecil ada masalah logistik,’’ katanya. Terkait partisipasi pemilih, Gu-
Pemilu Serentak di Bali Kondusif Gianyar (Bali Post) Secara umum, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose menyatakan bahwa Pemilu 17 April 2019 berlangsung dengan aman dan kondusif. Hal itu disampaikan orang nomor satu di korps Bhayangkara ini, setelah jenderal bintang dua di pundak tersebut memantau secara langsung jalannya pilpres, pileg dan juga pemilihan DPD-RI di seluruh Bali. Dengan menggandeng Ketua KPU Dewa Agung Gede Lidartawan, Kapolda memantau langsung melalui udara dan singgah di beberapa kabupaten di Bali. Jenderal asal Manado itu membawa kesan dan berpesan, supaya pemilu ini berjalan aman, tertib dan lancar. Pertama yang disinggahi adalah TPS 6 Banjar Ubud Tengah. Kapolda Golose disambut Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo bersama Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace. Dengan menggunakan helipad dan turun di Viceroy Villa Ubud. ‘’Hari ini saya melakukan pemantauan di Gianyar,
Bali Post/kmb5
KAPOLDA - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose saat turun dari helikopter di Viceroy Villa Ubud. Klungkung lanjut Karangasem. Yang harus kami yakinkan bahwa semua masyarakat harus bisa menggunakan hak sesuai peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2019,’’ ujar Irjen Petrus. Ada juga beberapa ketentuan dari Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai Pemilu 2019. ‘’Justru itu saya bersama Ketua KPU berkeliling hanya
untuk memastikan itu (aturan - red), karena belum tentu sudah tersosialisasikan dengan baik,’’ jelasnya. Dia mengatakan, secara keseluruhan kondisi Bali masih kondusif. Ini berkat petugas yang membantu. Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati
bersama keluarga Puri Saren Ubud melaksanakan proses pencoblosan di TPS 6 Banjar Ubud Tengah, Ubud. Wagub Cok Ace yang datang ke TPS mengendarai sepeda motor, nampak didampingi kakaknya, Tjokorda Gde Putra Sukawati, dan adiknya, Tjokorda Gde Raka Sukawati. (kmb35)
Pernak-pernik Pemilu di Badung
Dari Kostum Super Hero Sampai Pasangan Pengantin Ikut Nyoblos CARA unik dilakukan sejumlah Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Badung untuk menarik perhatian pemilih agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Seperti halnya di TPS 10 Banjar Ubung, Kelurahan Sempidi, Badung. KPPS setempat mengemas TPS-nya dengan nuansa super hero. Seperti Spiderman dan Thor untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019. Tak hanya itu, TPS yang beralamat di Jalan Raya Dalung, Sempidi ini juga dikemas dengan konsep antikantong plastik. Klian Banjar Ubung I Gusti Ngurah Martana saat ditemui di TPS 10, Rabu (17/4) kemarin mengatakan, mengangkat isu antikantong plastik, karena isu sampah yang sudah menjadi isu dunia dan telah mengglobal. Sehingga, menurutnya, isu tersebut dijadikan tema agar masyarakat ikut memerangi sampah plastik dengan menggunakan figur pahlawan internasional. ‘’Super hero adalah pahlawan, sehingga kami berharap semua pemilih yang merupakan Banjar Ubung merupakan pahlawan yang akan memerangi sampah plastik dan juga tidak menggunakan kantong plastik,’’ terangnya. Pada pemilihan gubernur kemarin, Banjar Ubung juga membuat TPS yang unik yang temanya adalah Piala Dunia. Pada saat itu, Piala Dunia menjadi pembicaraan di masyarakat untuk memenangkan negara jagoannya. ‘’Dulu (pilgub) piala dunia temanya,’’ ucapnya. Satu lagi TPS yang menarik perhatian pemilih di Kabupaten Badung, yakni KPPS mengenakan kostum ala Suku Asmat di Papua. Hal ini dilakukan oleh penyelenggara pemilu di Banjar Blungbang, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Badung. Menurut penuturan tokoh masyarakat Banjar Blungbang, Wayan Suyasa, penyelenggaraan pemilu kali ini mengangkat tema nusatara. ‘’Kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan itu indah dalam bingkai
TPS dengan nuansa super hero di Banjar Ubung. NKRI. Jadi KPPS-nya menggunakan pakain orang Papua, masyarakat yang datang mengenakan pakaian adat ringan. Mereka berbaur, sehingga sesuai dengan konsep kebinekaan,’’ ujar Wayan Suyasa. Tak kalah menarik, sepasang pengantin yang baru melangsungkan pernikahan datang ke TPS 7 Mengwitani, Mengwi. Berdasarkan informasi yang diperoleh, pasangan suami-istri tersebut bernama I Gusti Ngurah Made Wismaraputra dan Gusti Ayu Made Suryati. Selain sepasang pengantin, dua orang usai melangsungkan upacara potong gigi (mapandes) juga datang ke TPS guna menyalurkan suara mereka dalam Pemilu 2019. Ketua KPPS I Gusti Ngurah Wiranata saat dikonfirmasi, Rabu kemarin, membenarkan ada warga yang datang ke TPS mengenakan pakaian pengantin. Mereka merupakan pemilih asal Banjar Menak Beringkit. ‘’Nggih (iya) betul ada pasangan pengantin masih mapayas agung datang ke TPS, mereka dari Banjar Menak,’’ ungkapnya singkat. (kmb27)
Bali Post/par
Bali Post/ist
Pengantin ikut nyoblos di TPS 7 Mengwitani.
Bali Post/kmb38
NYOBLOS – Gubernur Bali Wayan Koster didampingi istri dan anaknya nyoblos di TPS 011 Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Rabu (17/4) kemarin. bernur menilai antusias warga dalam pemilu serentak tahun ini begitu tinggi. Hal ini tentu saja harus dipertahankan dan ke depan bisa terus ditingkatkan. Sehingga persentase hak politik setiap warga terus meningkat dan ikut menentukan nasib bangsa dan negara melalui pemimpim yang dikehendaki rakyat. ‘’Saya kira masyarakat di Bali totalitas hadir ke TPS dan ini akan berdampak baik karena partisipasi masyarakat dalam menentukan hak politiknya terus meningkat dalam mencari pemimpin bangsa untuk lima tahun ke depan,’’ jelasnya. Ditanya dengan posisinya sebagai
Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Koster mengatakan, dari awal pihaknya memasang target agar PDI Perjuangan menjadi pemenang di setiap kabupaten dan kota di Bali dalam laga pemilu serentak tahun ini. ‘’Pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) saya berdoa target menang di setiap kabupaten dan kota di Bali. Untuk laga pileg persaingan di internal partai pasti terjadi dan kami di PDI-P mengedepankan prinsip gotong royong dan para calon diingatkan jangan melakukan halhal yang melanggar aturan, karena risikonya bisa dipidana,’’ jelasnya. (kmb38)
TPS Banjar Peninjoan Dijaga ’’Panca Pandawa’’ Gianyar (Bali Post) Pelaksanaan pemilu di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Gianyar disambut dengan berbagai cara unik. Seperti di TPS 5 Banjar Peninjoan Desa Batuan Kecamatan Sukawati, panitia pemilu di TPS ini menggunakan konsep kerajaan, dengan berpakaian layaknya Panca Pandawa. Klian Banjar Peninjoan I Ketut Arsana menjelaskan, TPS 5 memang secara khusus dihias sedemikian rupa. Mulai dari gapura depan diibaratkan pintu gerbang kerajaan. Hingga masuk ke dalam TPS akan disambut panitia pemungutan suara yang berpakaian layaknya Panca Pandawa. ‘’TPS ini memang kita persiapkan khusus,’’ ucapnya. Di TPS ini sejumlah panitia tampak memakai badong dan gelungan yang biasa dipakai untuk pentas sendratari. Yang menarik
Bali Post/ist
KOSTUM - Panitia pemungutan suara di TPS 5 Banjar Peninjoan Desa Batuan mengenakan kostum tokoh pewayangan Panca Pandawa. pula, petugas penjaga tinta mengenakan topeng raksasa. ‘’Sejak awal kami memang ingin membuat TPS yang unik, menarik, beda dari yang lain,’’ jelasnya. Menurutnya, dengan penggunaan kostum pewayangan ini, minat warga
untuk memilih sangat antusias. Bahkan beberapa di antaranya menyempatkan berfoto usai melakukan pencoblosan. ‘’Jumlah DPT TPS 5 ada sekitar 220 orang. Dari pagi, warga datang sangat antusias,’’ tandasnya. (kmb35)
Apalagi sampai mengekang masyarakat untuk memilih yang tidak sesuai dengan hati nuraninya. Sehingga untuk pilpres itu pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk menentukan pilihan. ‘’Jangankan upaya mengarahkan rakyat, anggota keluarga saja saya bebaskan untuk menentukan pilihan,’’ ujar Bupati Suwirta. Meski demikian, dia juga mengakui punya tanggung jawab moral sebagai kader partai untuk memenangkan calon presiden dan wakil presiden yang diusung Partai Gerindra. Tetapi, tanggung jawabnya itu tidak ia letakkan pada ajang pemilu serentak ini. Sebab, dalam pemilu serentak, Bupati Suwirta tegas mengatakan bahwa dia bersikap lebih dominan sebagai kepala daerah, atas mandat yang dia terima langsung dari rakyat. Maka, sebagai kepala
daerah dia tentu harus bersikap netral. ‘’Tanggung jawab saya sebagai kader, tidak saya taruh sepenuhnya pada pemilu serentak ini. Tetapi saya tunjukkan dengan menjadi bupati yang berprestasi dari Gerindra. Menjadi kepala daerah yang dicintai masyarakatnya,’’ kata Bupati Suwirta. Tidak hanya di TPS Bupati Suwirta mencoblos, PrabowoSandi juga kalah di TPS 13 Desa Akah, tempat Wakil Bupati Made Kasta mencoblos. Hasil perolehan suara di TPS itu menunjukkan PrabowoSandi hanya memperoleh 50 suara. Sedangkan Jokowi-Ma’ruf Amin mampu memperoleh 190 suara. Sebagai kader Gerindra, Made Kasta memilih sikap serupa dengan Bupati Suwirta. Sejak awal dia memilih bersikap netral dan menyerahkan sepenuhnya hak memilih kepada masyarakat.(kmb31)
Prabowo-Sandi Kalah di TPS Bupati dan Wabup Klungkung Semarapura (Bali Post) Euforia Jokowi-Ma’ruf Amin di Bali kian tak terbendung dalam pemilu serentak, Rabu (17/4) kemarin. Kabupaten Klungkung yang dikenal sebagai basis massa calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandi, mengingat Bupati Klungkung dan Ketua DPRD Klungkung dari Partai Gerindra, justru tak mampu menghentikan niat sebagian besar masyarakat Bumi Serombotan untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin. Di TPS 09 Banjar Siku, Desa Kamasan, tempat Bupati Suwirta mencoblos, Prabowo-Sandi kalah telak. Paslon nomor urut 02 itu hanya memperoleh 23 suara dari total 277 DPT setempat. Sementara perolehan suara Jokowi-Ma’ruf Amin mencapai 181 suara. Proses penghitungan surat suara, khususnya untuk pemilu presiden dan wakil presiden di TPS ini sudah rampung sekitar pukul 14.15 Wita, setelah pencoblosan dihentikan pukul 13.00 Wita. KPPS mengecek satu per satu suara sah dan tidak sah dari hasil coblosan masyarakat setempat. Hasilnya cukup mengejutkan, Suwirta sebagai salah satu bupati berprestasi dari kader terbaik Gerindra justru kalah di TPSnya sendiri. Usai mencoblos, Bupati Suwirta menanggapi dengan bijak persoalan ini. Sebagai kepala daerah, dia harus tetap bersikap demi kepentingan masyarakat luas. Artinya, dia tegas mengatakan masyarakat saat ini sudah cerdas menentukan pilihan. Sehingga sejak awal dia mengaku memang tidak ada upaya pengarahan agar mencoblos calon tertentu.
Bali Post/kmb31
NYOBLOS - Bupati Suwirta dan Wabup Kasta dan keluarganya saat mencoblos, kemudian memasukkan surat suara ke kotak suara.