Bali Post
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Lantik Bupati dan Wakil Bupati Klungkung
Gubernur Koster Harap Buat Terobosan dan Fokus pada Program Prioritas
LANTIK - Gubernur Bali Wayan Koster saat melantik Bupati dan Wakil Bupati Klungkung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Minggu (16/12) kemarin.
Ronaldo Cetak Gol Ke-5.000 Juventus
Turin – Eksekusi penalti Cristiano Ronaldo menjadi penentu kemenangan Juventus atas rival sekota Torino dalam pertandingan Liga Italia di Stadion Olimpico, Turin, Minggu (16/12) dini hari kemarin. Tambahan tiga poin dari Derby della Mole ini membawa Juve mengoleksi 46 poin, unggul 11 poin atas peringkat kedua Napoli. Juventus mendapat hadiah penalti setelah kiper Torino, Salvador Ichazo, menjatuhkan Mario Mandzukic pada menit ke-70. Kesempatan ini dimanfaatkan Ronaldo untuk mencetak gol ke-11 di liga musim ini dan gol ke-5.000 untuk Juve di Seri A. CR7 kini sejajar dengan pencetak gol terbanyak Krzysztof Piatek dari Genoa. Ini adalah kemenangan liga ketujuh beruntun bagi Si Nyonya Tua yang tak terkalahkan sejak ditahan Genoa. ‘’Itu pertandingan yang rumit, bermain di lapangan yang sulit dan melawan lawan yang tangguh. Kami tampil bagus, bermain lebih baik daripada Torino, memiliki lebih banyak peluang mencetak gol dan layak meraih kemenangan. Gol ke-5.000? Saya senang, tapi yang penting adalah membantu tim,’’ kata Ronaldo. ‘’Hari ini adalah kemenangan besar untuk menjauh dari Napoli. Kami bermain tiga hari setelah Liga Champions, melakukan derbi melawan tim yang berasal dari periode yang kuat di lapangan yang sulit,’’ ungkap pelatih Juventus Massimiliano Allegri. (afp/kmb)
Mengancam dengan Gunting, Deni Divonis Lima Bulan Gara-gara mengancam menggunakan gunting, Deni Susanto alias Nendra dibui selama lima bulan oleh majelis hakim. Walau sudah meminta maaf, majelis hakim mengatakan terdakwa divonis bersalah melakukan perbuatan tidak menyenangkan. Peristiwa itu terjadi pada 19 Agustus 2018 malam di sebuah rumah kos di Jalan Bhineka Jati Jaya, Tuban, Badung. Halaman 2 Kebun Raya Jagatnata Akhirnya Selesai Sempat mengalami keterlambatan pengerjaan, akhirnya pembangunan Kebun Raya Jagatnata selesai. Pembangunan itu sempat molor dari kontrak sebelumnya yakni 22 Oktober lalu. Tetapi akhirnya diperpanjang 50 hari atau sampai 11 Desember. Dan saat ini seluruh pekerjaan sudah selesai. Halaman 10
Bocor, Atap Wewarungan SDN 1 Tiyingtali
Halaman 11 Fitnah dan ‘’Hoax’’, Tantangan Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Perolehan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden RI Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin ditarget 70 persen di seluruh Indonesia. Khusus di Bali diharapkan bisa meraup 80 persen suara. Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Bali pun tetap memiliki tantangan besar untuk melawan fitnah dan hoax. Halaman 15
GUBERNUR Bali Wayan Koster meminta Bupati dan Wakil Bupati Klungkung yang baru dilantik agar membuat program terobosan serta fokus terhadap program prioritas untuk membangun kesejahteraan masyarakat Kabupaten Klungkung. Hal tersebut disampaikannya pada acara pelantikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Wakil Bupati I Made Kasta untuk masa jabatan 2018–2023, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Minggu (16/12) kemarin. Menurut Koster, kepala daerah yang dipilih dan dipercaya oleh rakyat harus bekerja lebih cepat, cerdas dan cermat, sehingga mampu membuat terobosan yang lebih progresif, berlandaskan nilai-nilai filosofi visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka
Bali’’. Acara ini juga dihadiri Wakil Gubernur Cok Ace, Sekda Bali Dewa Made Indra, Forkompinda Pemprov Bali, OPD Pemprov Bali dan Pemkab Klungkung. Koster menekankan, dalam upaya menggali potensi Kabupaten Klungkung agar bisa bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah lainnya serta pihak swasta. ‘’Saya memberikan dukungan optimal terhadap pembangunan daerah klungkung, baik dari pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pariwisatanya sepanjang hal itu sejalan dengan visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’. Mengingat kita saat ini mengedepankan prinsip one island, one management and one commando. Jadi saya harap itu dapat dijalankan,’’ jelasnya.
Demikian pula dalam penyusunan APBD, Koster mengarahkan untuk lebih mengutamakan bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pariwisata dan perbaikan lingkungan dengan tetap memperhatikan asas-asas pengelolaan anggaran serta undang-undang yang lebih tinggi. Sementara untuk penyusunan RPJMD Kabupaten Klungkung, dia berharap sesuai dengan konsep pembangunan yang telah tertuang dalam program provinsi. Selanjutnya, ia menambahkan, semua itu dalam implementasinya harus didasarkan pada semangat ‘’revolusi mental’’ dalam mengabdi dan melayani masyarakat. ‘’Mari kita berikan yang terbaik untuk masyarakat Klungkung pada khususnya dan ma-
syarakat Bali pada umumnya,’’ imbuhnya. Selain itu, ia juga mengapresiasi pelaksanaan pilkada serentak termasuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klungkung bisa berjalan dengan aman, damai dan lancar serta telah menghasilkan pemimpin terbaik pilihan rakyat. ‘’Hal ini tidak terlepas dari partisipasi aktif seluruh komponen yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung,’’ tandasnya. Selain pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, pada kesempatan tersebut Ny. Putri Koster selaku Ketua TP PKK Provinsi Bali juga melantik Ny. Ayu Suwirta sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung yang juga sekaligus dilantik menjadi Ketua Dekranasda Kabupaten Klungkung. (ad603)
Jokowi Minta Babinsa ’’Awasi’’ Dana Desa
Jambi (Bali Post) Prajurit Bintara Pembina Desa (Babinsa) di seluruh Indonesia hendaknya dapat mengingatkan para kepala desa dalam menggunakan Dana Desa agar semaksimal mungkin untuk pembangunan desa. ‘’Saya titip, bahwa Dana Desa yang telah digelontorkan pemerintah dari tahun ke tahun semakin besar. Ini apa artinya? Ada ketimpangan desa dan kota. Perputaran uang ada di Jakarta dan sekitarnya 60 persen. Oleh karena itu Dana Desa ini kita harapkan meningkatkan perputaran uang di desa dan kecamatan. Karena itu saya titip ke desa atau kepala desa agar pembelianpembelian untuk kegiatan yang berkaitan dengan Dana Desa itu beli produknya di desa setempat,’’ ungkap Presiden.
Presiden menyampaikan hal itu dalam acara pengarahan kepada Babinsa Kodam II/Sriwijaya, Kodam Iskandar Muda dan Kodam I/Bukit Barisan di Balairung Pinang Masak Universitas Jambi, Kota Jambi, Minggu (16/12) kemarin. Dana Desa bisa digunakan untuk membangun jalan kecil, jembatan, irigasi maupun proyek-
proyek lain di desa. ‘’Tapi beli batunya di desa itu, kalau tidak ada beli di desa sebelah, beli pasir di desa itu atau desa sebelah dan paling jauh kecamatan, jangan (beli) ke luar. Jangan biarkan (uang) kembali ke Jakarta,’’ tambah Presiden. Dana Desa tersebut, menurut Presiden, sudah terbukti dapat menyejahterakan warga desa
dengan ditunjukkannya penurunan angka kemiskinan di desa dari 13,47 persen pada 2017 menjadi 13,2 persen. Jadi sekali lagi jangan biarkan ke luar (uang) dari desa tapi biarkan berputar terus di situ, misalkan membangun irigasi, gunakan pasir, batu, semen dari desa itu. Hal. 15 Toko Kecil
Deklarasi Tim Pemenangan Inda Trimafo, Dihadiri Lebih dari 2.000 Pendukung Mangupura (Bali Post) IGA Agung Inda Trimafo Yudha yang akrab disapa Gek In mendeklarasikan pencalonannya untuk maju sebagai wakil rakyat di DPRD Kabupaten Badung Dapil Petang Nomor Urut 3 yang diusung oleh PDI Perjuangan, di Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Badung, Sabtu (15/12). Deklarasi dilakukan di Bale Juang (Wantilan Desa Carangsari), dihadiri lebih dari 2.000 pendukungnya. Hadir juga pada deklarasi tersebut Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta, Calon DPRD Provinsi Bali Dapil Badung I Bagus Alit Sucipta (Gus Bota), Caleg DPRRI Dapil Bali IGN Kesuma Kelakan. Pada acara itu juga dideklarasikan tim pemenangan untuk mendukung dan memenangkan Gek In. Gek In yang merupakan cucu dari Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai ini mengawali kiprahnya dengan sejumlah posisi jabatan seperti President JCI Bali, Ketua Hipmi Bali periode 2014-2017. Putri dari I Gusti Ayu Wardani (putri dari Wakil Gubernur Bali pertama), pernah menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar versi Munas Ancol. Hingga saat ini, ia masih menjabat sebagai Ketua PUTRI (Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia) Bali. Nilai-nilai kepemimpinan, organisasi, serta insting politik sepertinya telah ditularkan oleh ayahanda Gek
In, IGN Alit Yudha, yang notabene memang pernah menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Bali dan anggota DPR-RI. Lahir dalam lingkungan keluarga pejuang telah membentuk mental dan karakter perempuan kelahiran 18 Desember 1976 ini menjadi sosok yang pantang menyerah, terutama dalam memandang dan menyikapi persoalan sosial. Dalam sambutannya, Gek In mengatakan bahwa ini adalah kesempatan baginya untuk bisa melanjutkan perjuangan sang kakek yang dulu sudah berjuang melawan penjajah. Sekarang masih dengan semangat Margarana, adalah kewajiban dirinya untuk melanjutkan perjuangan tersebut melalui jalur politik agar bisa mengabdi kepada daerahnya Carangsari, Badung. ‘’Dengan bersatunya dua kekuatan berbeda yakni PDI-P dan Carangsari bisa menjadi satu, tujuan dan harapan bisa diwujudkan,’’ ujar Gek In. Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos. mengawali pidatonya dengan mengajak semua masyarakat yang hadir yaitu lebih dari 2.000 orang untuk mengheningkan cipta untuk mengenang jasa pahlawan dan mengantarkan Gung Gek Inda menjadi anggota DPRD Badung. Hal. 15 Cucu Pahlawan
Bali Post/may
DEKLARASI - Acara pendeklarasian IGA Agung Inda Trimafo Yudha sebagai calon DPRD Badung Dapil Petang. Acara diwaklili Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta, Calon DPRD Provinsi Bali Dapil Badung I Bagus Alit Sucipta (Gus Bota), Caleg DPR-RI Dapil Bali IGN Kesuma Kelakan.
Gubernur Koster dan AMPB Deklarasikan Pariwisata Budaya
Bali tetap berkomitmen dalam alur pariwisata budaya. Hal ini menjadi penegasan ketika Gubernur Bali Wayan Koster bersama Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali (AMPB) mendeklarasikan pariwisata budaya Bali, Jumat (14/12) malam di atas kapal Bounty Cruise. Ini juga merupakan komitmen bersama untuk membangun pariwisata Bali yang lebih berkualitas dan berkelanjutan, dengan menjaga alam dan budaya Bali.
Bali Post/eka
PARIWISATA - Gubernur dan Wakil Gubernur Bali bersama Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali (AMPB) membahas pariwisata Bali di Bounty Cruises, Jumat (14/12) malam.
Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan sector pariwisata betul-betul memiliki posisi yang sangat strategis dan penting. ‘’Ini juga sekaligus menjadi peringatan buat kita semua. Karena 70 persen nasib perekonomian Bali ada di tangan dunia pariwisata,’’ kata Koster. Oleh karenanya, masyarakat dan pemerintah harus secara bersama-sama menjaga keberlanjutan sektor pariwisata Bali. Kalau sektor pariwisa-
ta ini terganggu atau tidak bisa berjalan secara berkelanjutan, maka perekonomian Bali akan terganggu pula. Tentu dampaknya, tingkat kesejahteraan masyarakat juga terganggu. Karena banyak yang menggantungkan hidupnya dari sektor tersebut. Didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Arta Ardhana Sukawati, Koster menerangkan, dengan memiliki alam yang indah, keunikan dan kaya akan budaya, serta
keramahtamahan masyarakatnya, membuat Bali ini beberapa kali menjadi tujuan pariwisata terfavorit dunia. Karenanya, pariwisata yang dikembangkan harus menyatu dengan alam, manusia dan budayanya. Artinya, ketiga hal tersebut tidak boleh jalan sendiri-sendiri, dan harus ditata dalam satu sistem pola pembangunan, agar pariwisata Bali bisa lebih baik lagi. Ketua AMPB Gusti Kade Sutawa mengatakan, AMPB ingin menjadikan pariwisata Bali berkualitas dan berkesinambungan. Ini sejalan dengan tujuan pemerintah. AMPB juga akan mendukung semua langkah yang diambil Pemerintah Provensi Bali. Karena ini merupakan keinginan bersama untuk menata pariwisata Bali. ‘’Ada banyak
hal yang menyangkut pariwisata Bali yang perlu diselesaikan secara gotong royong, karena kompleks permasalahannya,’’ paparnya. Sementara itu pelaku pariwisata, Gede Wirata, menambahkan bahwa masyarakat pariwisata di Bali ingin bersatu dalam menghadapi gejolak pariwisata. Mengenai pernyataan Gubernur Bali, ia mengaku bahwa banyak pelaku pariwisata yang terkaget-kaget atas program yang akan diambil Gubernur Bali ke depannya. Ini akan menjadi suatu komitmen untuk mendukung penuh langkah-langkah tersebut dalam membuat pariwisata Bali lebih berkualitas. ‘’Bahwa pariwisata Bali tahun 2019 sudah mempunyai titik yang jelas,’’ ucap Gede Wirata. (kmb19)
DENPASAR
2 FIGUR Lahirkan Pemimpin Berkualitas MENJELANG pemilihan umum (pemilu) serentak yang akan digelar 17 April 2019, masyarakat perlu diberikan penyuluhan hukum tentang pemilu secara berkelanjutan. Sebab, masyarakat sebagai pemilih diharapkan cerdas dalam menentukan pilihannya untuk melahirkan pemimpin yang berkualitas. “Untuk itu, para pemilih terlebih dahulu harus dicerdaskan melalui penyuluhan-penyuluhan,” ujar pakar hukum tata negara yang juga Direktur Program Pascasarjana Universitas Ngurah Rai Dr. Luh Nila Winarni, S.H., M.H., belum lama ini. Selaku akademisi, ia mengaku aktif mengadakan berbagai penyuluhan hukum yang dikemas dalam pengabdian kepada masyarakat. Bahkan, ia menggandeng KPU Badung dalam melakukan penyuluhan di berbagai wilayah, seperti di Kelurahan Kedonganan, sekaligus melakukan penyuluhan hukum tentang bahaya narkoba. Menurutnya, akademisi yang merupakan lapisan masyarakat memiliki tanggung jawab moral dalam mencetak pemilih yang berkualitas. Sebab, calon pemimpin yang dipilihnya nanti akan menghasilkan produk hukum berupa kebijakan dalam menentukan arah pembangunan bangsa ke depan. “Nah, kebijakan itu akan berpengaruh pada kehidupan masyarakat. Jadi diperlukan kehati-hatian menentukan pilihan di TPS (Tempat Pemungutan Suara - red),” katanya mengingatkan. Selain itu, ia juga menyoroti masih banyak kaum perempuan yang hanya dijadikan calon legislatif (caleg) formalitas, alias hanya untuk melengkapi kuota partai politik. Ke depan ia meminta kaum perempuan benar-benar serius terjun ke politik. Apalagi pihaknya meyakini bakat multi tasking yang melekat pada perempuan membuatnya mampu bersaing dengan kaum laki-laki yang selama ini memegang porsi lebih banyak di kancah politik. (win)
Pria Asal Manado Dituntut Enam Tahun
Denpasar (Bali Post) Pria asal Manado, terdakwa Ratno Marsaid (37) dinilai bersalah dan dituntut enam tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. JPU I Dewa Narapati mengatakan, terdakwa bersalah melakukan tindak pidana dan melanggar Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Di hadapan majelis hakim pimpinan Esthar Oktvi, jaksa menyatakan terdakwa tidak memiliki izin dari pihak berwenang untuk memiliki, menguasai dan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu. Atas tuntutan itu, terdakwa akan mengajukan pembelaan secara lisan. “Pada sidang kemarin kami maupun terda-
kwa langsung menyampaikan pembelaan secara lisan. Pada intinya meminta keringanan dari majelis hakim dengan alasan terdakwa masih menjadi tulang punggung keluarga,” ujar Manik Yogiartha, selaku penasehat hukum terdakwa, Minggu (16/12) kemarin. Ratno sebelumnya dibekuk petugas Polresta Denpasar Sabtu (28/6), di Jalan Keyeri, Gang Merak, Denpasar Timur. Pada saat ditangkap, terdakwa membuang satu bungkus plastik klip kecil lalu para saksi menyuruh terdakwa untuk memunggut kembali yang ternyata barang tersebut adalah narkotika berupa kristal bening mengandung sediaan sabu seberat 0,59 gram. (kmb37)
Senin Umanis, 17 Desember 2018
Pelanggar Perda Diberikan Pembinaan Mental Denpasar (Bali Post) -
Membangun mental manusia yang berintegritas memang harus terus dipupuk di mana pun, tak terkecuali di Kota Denpasar. Sembari menunggu keluarnya jadwal sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring), kegiatan unik yang edukatif dikedepankan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar. Cara ini diwujudkan dengan memberikan pembinaan mental dengan beragam kegiatan, seperti senam pagi, baris-berbaris, bersih-bersih lingkungan, serta pengetahuan tentang perda. Pemahaman mental inilah yang diberikan kepada 17 orang wanita yang terkena sidak lantaran terindikasi berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK) di kawasan Padanggalak, Jumat (14/12) malam.
Bali Post/kmb12
PEMBINAAN - Pelaksanaan pembinaan mental untuk para pelanggar perda di Kantor Satpol PP Kota Denpasar.
WASPADA terhadap produk kosmetik berbahan yang tidak memiliki izin edar serta cara menjaga kesehatan kulit dibahas dalam Workshop ‘’Tengkuluk Lelunakan dan Pusung Tagel’’ yang dilaksanakan Harian Bisnis Bali bekerja sama dengan WHDI Bali, LKP Agung dan Badan POM Provinsi Bali. Kegiatan yang dirangkaikan dengan uji kompetensi tata kecantikan kulit ini digelar di Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Minggu (16/12) kemarin. Workshop menghadirkan pembicara yaitu dr. Laksmi Duarsa, Sp.KK. yang membahas tentang teknik merawat kulit, Cok Istri Anom Pemayun, S.H., M.H. sebagai pemerhati perempuan memberikan kiat
perempuan terjun di dunia bisnis di era revolusi industri ini, Kepala BBPOM Provinsi Bali Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apr. yang memberikan kiat memilih kosmetik yang aman bagi kesehatan dan pemilik LKP Agung Dr. Dra. A.A. Ayu Ketut Agung, M.M. yang memberikan teknik membuat pusung tagel dan tengkuluk lelunakan dengan praktis tetapi tetap sesuai dengan pakem. Kegiatan ini dibuka Direktorat Pendidikan Kursus dan Kelembagaan Kemendikbud RI Dr. Yusuf Muhidin. Dikatakan, workshop yang dilaksanakan kali ini benar-benar komplit dari segi narasumber. ‘’Ada BBPOM, dokter spesialis kulit dan pemerhati perempuan. Dengan
demikian, para peserta uji kompetensi benar-benar memahami tentang perawatan kulit dan juga produk yang aman digunakan,’’ katanya. Dengan demikian, peserta yang sudah tersertifikasi tidak lagi menggunakan produk yang tidak lolos BBPOM dan membuat kulit klien menjadi rusak. ‘’Ini pengetahuan yang sangat penting diketahui oleh para penata rias dan pemilik salon,’’ tegasnya. Kepala BBPOM Provinsi Bali Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apr. memaparkan, dari hasil pengawasan BBPOM masih banyak salon dan toko kosmetik yang menawarkan produk yang menggunakan bahan yang berbahaya dan tidak
Deni Divonis Lima Bulan Penjara terdakwa juga mengirimkan foto gunting. Korban datang ke tempat kos saksi David bersama saksi lainnya, Iwan Rothling. Setibanya di tempat kos saksi David, ternyata yang dicari tidak ada. Korban memutuskan untuk menunggu di depan kamarnya. Tidak lama kemudian saksi David tiba dengan mengendarai sepeda motor sambil membonceng terdakwa. Selanjutnya, terdakwa mengambil sepeda motornya dan mengajak korban ikut dengannya. Tapi korban tidak mau dan memilih tetap tinggal di tempatnya semula. Terdakwa pun mengajak korban ke tempat yang sepi. Tapi korban tidak mau. Sehingga dalam jarak sekitar satu meter terdakwa memasukkan tangan kanannya ke kantong jaketnya. Sesaat kemudian dia mengeluarkan gunting dalam posisi digenggam dan mengarahkannya ke korban. Melihat benda tajam itu korban langsung lari ke jalan. Sementara terdakwa mengejar korban. Begitu dekat, terdakwa menabrak korban. Korban lari sembari minta tolong dan kasusnya dilaporkan ke polisi. (kmb37)
FM 96,5
Topik : Bupati Berencana Bangun Sekolah Berbasis Hindu Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
bersih-bersih lingkungan, serta pengetahuan tentang perda. Dengan pembinaan mental ini, para pelanggar diharapkan memahami kesalahannya dan tidak mengulanginya kembali. “Kalau sudah diberikan pembinaan mental diharapkan, para pelanggar ini menaati aturan dan tidak mengulangi perbuatannya yang melanggar perda,” tegasnya. Anom Sayoga menambahkan, masih adanya laporan dari masyarakat akan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjadikan Satpol PP Kota Denpasar gencar malaksanakan sidak. Hal ini juga guna memastikan tidak adanya aktivitas yang justru dapat merugikan dan mengganggu orang lain. “Sidak ini akan terus kami lakukan sampai masyarakat paham akan pentingnya taat aturan,” katanya. (kmb12)
sehat untuk kulit. ‘’Sayangnya masih banyak produsen yang menawarkan produk berbahaya. Hal ini juga dipicu oleh permintaan dari konsumen. Makanya kami selalu mengimbau masyarakat agar waspada terhadap produk kosmetik berbahan berbahaya,’’ katanya. Untuk itu, ia berharap konsumen lebih teliti sebelum membeli. Ada tips yang harus dilakukan yaitu cek klik. Yakni, cek kemasan benar tidak, kemasan utuh tidak, jangan sampai kemasan rusak itu dibeli. Kemudian cek label, yaitu informasi yang diberikan produsen kepada konsumen, itu harus dibaca seperti nama produk, nama produsen, komposisi itu harus teliti sebelum membeli. Selain itu, cek izin edar juga sangat penting dilakukan untuk mengetahui itu barang palsu apa asli, dan yang terakhir adalah cek kedaluwarsa. ‘’Jadi kalau ada iklan kosmetik dalam 10 hari sudah kinclong, konsumen harus hatihati karena berbahaya. Pasti mengandung hidrokinon yang bisa mengakibatkan kanker di kemudian hari,’’ katanya mengingatkan. Selain itu, Adhi Aryapatni juga mengimbau masyarakat jangan membeli kosmetik secara online, karena tidak bisa memastikan keaslian produk yang dibeli. Belilah produk di konter-konter resmi. Hal senada disampaikan dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Laksmi Duarsa, Sp.KK. Ia mengingatkan agar ma-
syarakat teliti sebelum membeli kosmetik. Selain keamanan dari segi kandungan dan keaslian kosmetik, yang perlu diperhatikan adalah membeli kosmetik harus sesuai dengan jenis kulit. ‘’Kalau membeli kosmetik kita harus tahu jenis kulit kita berminyak, kering atau sensitif. Jadi, jangan membeli kosmetik karena teman kita cocok memakainya, tetapi harus harus sesuai juga dengan kulit kita,’’ terangnya. Sementara itu, pemerhati perempuan Cok. Istri Anom Pemayun, S.H., M.H. menyampaikan kiat bagi perempuan Bali dalam memulai bisnis, khususnya bagi peserta uji kompetensi tata rias kecantikan kulit di era revolusi industri ini. ‘’Bisnis sekarang harus cerdas melihat peluang. Era revolusi industri ini kita tidak harus membuka salon atau membuka toko, tetapi bisa dengan menggunakan media sosial untuk promosi dan kita langsung datang ke rumah klien untuk merias dan sebagainya,’’ tandasnya. Dengan demikian, katanya, perempuan Bali yang sarat dengan kesibukan adat bisa membagi waktu antara karier dan kewajiban sebagai seorang ibu dan juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. ‘’Kalau mau sukses dalam berkarier, perempuan Bali memang harus pandai membagi waktu. Itu kunci utama yang harus dikuasai oleh perempuan Bali, selain keahlian di bidangnya dan juga kemampuan melihat peluang,’’ tegasnya. (kmb)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-819446
Waspadai Kosmetik Berbahaya
Mengancam dengan Gunting
Denpasar (Bali Post) Gara-gara aksi nekatnya mengancam seseorang dengan menggunakan gunting, Deni Susanto alias Nendra (31) akhirnya dibui selama lima bulan oleh majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi. Walau sudah meminta maaf, majelis hakim mengatakan terdakwa divonis bersalah melakukan perbuatan tidak menyenangkan, dan melanggar Pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP. Dalam sidang Jumat (14/12) lalu, hakim menjatuhkan vonis lebih ringan dari tuntutan JPU Putu Gede Juliarsana. Peristiwa itu terjadi pada malam haritanggal 19 Agustus 2018 di sebuah rumah kos di Jalan Bhineka Jati Jaya, Tuban, Badung. Awalnya korban maupun saksi David Dwi Wijaya yang tinggal di kos-kosan tersebut menerima pesan singkat dari seseorang tidak dikenal. Isinya memperingatkan korban dan saksi jaga jarak. Peringatan tersebut disampaikan dengan nada ancaman. Apabila korban dan saksi masih dekatdekat, maka terdakwa akan menghabisi nyawanya. Untuk mempertegas ancaman itu,
Kepala Satpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, mereka didakwa melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum pasal 39 ayat 1, 2 dan 3 serta Perda Nomor 7 Tahun 1993 tentang Pemberantasan Pelacuran. “Nanti mereka (pelanggar Perda - red) akan kami agendakan sidang tipiring pada Rabu mendatang,” ujar Anom Sayoga, Minggu (16/12) kemarin. Sambil menunggu pelaksanaan sidang, kata Anom Sayoga, maka pembinaan mental terus dilaksanakan. Hal ini lantaran mental menjadi bagian penting sehingga ke depan tidak terjadi pelanggaran yang sama oleh oknum yang sama. “Selain pemulangan ke daerah asal, pembinaan mental juga gencar dilaksanakan sehingga mampu memberikan pendidikan moral dan pemahaman akan pentingnya perda,” jelasnya. Menurut Anom Sayoga, pembinaan yang diberikan berupa senam pagi, baris-berbaris,
Bali Post/kmb
WORKSHOP - Suasana Workshop Tengkuluk Lelunakan dan Pusung Tagel yang digelar di Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Minggu (16/12) kemarin.
Komitmen Penuhi Fasilitas Ruang Bermain dan Hak Anak
Pemkot Denpasar Raih Penghargaan ’’Moveable Children’s Playground’’
PENGHARGAAN Kota Layak Anak kategori Nindya serta penghargaan lainnya dalam pemenuhan hak-hak anak berturut-turut telah diraih Kota Denpasar. Hal ini tak terlepas dari program Pemkot Denpasar dalam memberikan pemenuhan hak-hak anak dari berbagai lini. Kali ini penghargaan Moveable Children’s Playground (MCP) dalam pemenuhan hak bermain anak diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI di Sasana Budaya, ITB Bandung, Minggu (16/12) kemarin. Penghargaan ini juga dalam rangka mewujudkan Indonesia Layak Anak Tahun 2030 melalui hak pemenuhan bermain anak. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Susana Yembise kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar IGA Laksmi Dharmayanti. Turut hadir dalam
kesempatan tersebut Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Ketua PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra, serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dalam sambutannya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Susana Yambise mengajak segenap komponen masyarakat bersama-sama mewujudkan ketahanan keluarga menuju Indonesia sejahtera. Selain itu, pihaknya berharap agar bisa mengakhiri kesenjangan sosial serta mewujudkan negara yang sejahtera dan hebat. ‘’Ke depan kami berharap anak-anak Indonesia bisa tumbuh cerdas dan bisa menjadi generasi yang lebih hebat,’’ katanya seraya mengakhiri sambutannya dengan membaca puisi tentang anak Indonesia. Sementara itu, Wali Kota Rai Mantra mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian PPPA RI. Hal ini merupakan
suatu bentuk perwujudan sarana ruang publik bagi masyarakat, oleh karenanya diperlukan partisipasi maupun keterlibatan dari masyarakat itu sendiri guna mempercepat Denpasar sebagai kota layak anak. ‘’Di Denpasar pemanfaatan ruang publik sangatlah besar. Untuk itu, kami sebagai pemerintah terus berupaya mengembangkan fasilitas publik, terlebih untuk anak-anak. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkannya serta ikut menjaga fasilitas tersebut,’’ katanya. Terkait dengan upaya-upaya pemenuhan hak anak di Kota Denpasar, kata Rai Mantra, Pemkot Denpasar sudah banyak menyediakan fasilitas publik untuk anak. Contohnya ada di Taman Kota Lumintang, Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Taman Janggan Renon, serta yang terbaru ada di Tukad Bindu. ‘’Di sini kami berharap adanya peran serta dari masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas tersebut,’’ ujarnya. Fasilitas yang disediakan
PENGHARGAAN - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat berfoto bersama seusai menerima penghargaan Moveable Children’s Playground (MCP) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Minggu (16/12) kemarin. oleh Pemerintah Kota Denpasar terbilang istimewa karena dilengkapi dengan berbagai wahana, seperti prosotan, jungkat-jungkit ayunan yang didesain sedemikian rupa dengan berbagai warna sehingga menarik bagi anak-anak untuk bermain. ‘’Dengan dirai-
hnya penghargaan ini, kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan taman tersebut juga taman lainnya sebagai wahana bermain anak, sehingga Denpasar selain sebagai kota layak anak juga sebagai kota ramah anak,’’ tegasnya. (ad602)
BADUNG
Senin Umanis, 17 Desember 2018
3
Bali Post/wan
PERBAIKAN DRAINASE - Sejumlah pekerja memperbaiki saluran drainase dan trotoar di Jalan Raya Kapal, Mengwi, belum lama ini. Perbaikan saluran drainase dan trotoar menjadi salah satu prioritas pemerintah, terutama di Kabupaten Badung. Tujuannya, selain mengantisipasi banjir khususnya saat musim hujan seperti sekarang, juga dalam rangka memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki.
Tinggi, Kasus ”Stunting” Bayi Dalam Kandungan
figur Terus Bertransformasi SEBAGAI lembaga milik komunitas adat, LPD Pecatu terus bertransformasi seiring perkembangan dan tantangan yang dihadapi saat ini dan masa mendatang. Sebagai lembaga komunitas bersama, yang perlu ditekankan adalah pada manfaat yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat. Menurut Kepala LPD Desa Adat Pecatu I Ketut Giriartha, S.Pd., M.M., untuk bisa memberikan manfaat, secara manajemen modern LPD harus betul-betul mentransformasi segala sumber daya atau aset agar menjadi optimal. Dengan demikian, LPD dapat bersaing dan mampu membantu usaha krama desa pakraman setempat. ‘’Satu sisi persaingan usaha dan optimalisasi penjualan perlu dilakukan. Sehingga benar-benar usaha yang dilakukan mempunyai arah dan tujuan yang jelas. Itu tentu untuk menghindari terjadi kredit macet,’’ ucapnya, Sabtu (15/12). Tidak hanya optimalisasi aset, manajemen keuangan juga perlu pendampingan konsultan. Tujuannya agar unit usaha yang digeluti krama betul-betul bisa dikendalikan sendiri untuk mendapatkan manfaat maksimal. (edi)
Mangupura (Bali Post) -
Stunting atau gizi buruk pada anak mulai dari dalam kandungan di Indonesia masih cukup tinggi. Hal ini banyak terjadi karena ibu mengandung mengalami kekurangan gizi. ‘’Masih 30 persen stunting di Indonesia dan hal ini menurut saya masih besar untuk itu perlu penanganan,’’ kata Deputi II Staf Kepresidenan RI Yanuar Nugroho di Konferensi Internasional Viable and Operable Ideas for Child Equality (VOICE), belum lama ini di Westin, Nusa Dua.
Yanuar yang pada kesempatan tersebut memberikan materi terkait ‘’Governing in a Changing World’’ menyebutkan, selain stunting, masalah imunisasi juga perlu mendapatkan perhatian. Karena menurutnya, perlindungan merupakan hak anak. Untuk itu, pemerintah sudah melakukan jemput bola sampai
ke daerah-daerah. Selain kedua masalah tersebut, dia menegaskan mengenai bahaya rokok. Masalah ini bahkan menjadi momok menakutkan saat ini, karena merokok sudah menjadi kebiasaan anak-anak. ‘’Untuk itu, dalam hal ini pemerintah mendorong untuk menggencarkan kampanye anti rokok,’’ ujarnya.
Dikatakan Yanuar, saat ini perhatian Presiden Jokowi kepada anak-anak tidak sekadar menyediakan fasilitas, tetapi tetap mengejar kualitas anak didik. Untuk itu, sangatlah penting kalau dunia pendidikan berpihak kepada anak-anak khususnya dalam menerapkan kurikulum di sekolah. ‘’Acara ini menarik
karena dapat melihat kenyataan anak-anak, bagaimana anak-anak dipandang tidak terpisah sebagai warga Indonesia,’’ ujarnya. Konferensi Internasional selama tiga hari tersebut mengambil tema ‘’Finding Scientific Answers for the Challenges of the 21st Century for Family, Community and Public Policy’’. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak di Universitas Indonesia bekerja sama dengan Care and Protection of Children Learning Network di Columbia University. (kmb23)
Dinas Pertanian Perketat Pengawasan Pemotongan Babi
Mangupura (Bali Post) – Pengawasan pemotongan babi jelang hari raya Galungan dan Kuningan di Kabupaten Badung, diperketat. Sebab, banyak pemotongan hewan dilakukan secara pribadi maupun kelompok. Pemerintah setempat melalui Dinas Pertanian dan Pangan telah melakukan langkah antisipasi terkait kelayakan daging yang akan dikonsumsi masyarakat, dengan mengerahkan petugas khusus untuk melakukan pemeriksaan kesehatan babi sebelum pemotongan. ‘’Kami membentuk tim khusus untuk melakukan pemeriksaan kesehatan daging babi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan dilakukan di pasar-pasar serta banjar,’’ ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung I Putu Oka Swadiana, Minggu (16/12) kemarin.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan guna memastikan daging babi laik konsumsi. Terlebih menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, permintaan masyarakat terhadap daging meningkat. ‘’Kami melibatkan petugas teknis kabupaten, dokter hewan mandiri di Kabupaten Badung, serta dibantu oleh kurang lebih 100 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Udayana. Pembekalan untuk mahasiswa diadakan tanggal 21 Desember 2018,’’ terangnya. Tak jauh berbeda dengan pemeriksaan sapi saat hari raya Idul Adha, Swandiana mengatakan, pemeriksaan daging babi akan dilakukan dalam dua tahap. Pertama, pemeriksaan antemortem (sebelum dipotong) dan postmortem (sesudah dipotong). Tujuan pemeriksaan, memastikan daging babi layak
Disdukcapil Bakar Puluhan Ribu Blangko KTP Usang Mangupura (Bali Post) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung melakukan pemusnahan blangko Kartu Tanda Penduduk (KTP) tidak terpakai. Pemusnahan dilakukan di depan Kantor Disdukcapil, Puspem Badung pada Jumat (14/12) lalu. Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Badung Putu Suryawati saat dikonfirmasi, Minggu (16/12) kemarin, membenarkan telah memusnahkan puluhan ribu keping blangko KTP. Pemusnahan disaksikan beberapa staf Disdukcapil, Satpol PP dan security. Pemusnahan yang dilakukan dengan cara dibakar itu juga disaksikan langsung warga setempat. ‘’Ini dilakukan
dalam menindaklanjuti surat edaran no. 470.13/1176/SJ dari Mendagri tentang Pemusnahan KTP-el rusak atau invalid di wilayah kerja masing-masing,’’ ungkapnya. Menurutnya, pemusnahan dilakukan setelah jam kantor sehingga disaksikan masyarakat langsung. Blangko KTP yang dimusnahkan sebanyak 24.553 keping. Sebelumnya pemusnahan blangko usang dilakukan dengan cara dipotong. Namun tahun ini pihaknya mengubah tata kelola dari dipotong menjadi dimusnahkan dengan cara dibakar. ‘’Hal ini kita lakukan karena mengantisipasi agar tidak terjadi lagi KTP yang tercecer atau sengaja dibuang,’’ katanya. (kmb27)
dikonsumsi. ‘’Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pemeriksaan antemotem akan dilakukan pada 23 Desember. Sedangkan pemeriksaan postmortem akan dilakukan sehari setelahnya. Anggaran untuk melakukan pemeriksaan ini sebesar Rp 20 juta,’’ ujarnya. Dijelaskannya, jumlah babi yang akan dipotong menjelang Galungan dan Kuningan belum terekap. Namun, bila berkaca pada pengalaman sebelumnya, jumlahnya diperkirakan tidak jauh berbeda. ‘’Pada Galungan dan Kuningan enam bulan lalu, jumlah pemotongan ternak babi sebanyak 2.112 ekor,’’ ucapnya seraya menyebutkan, harga daging babi rata-rata Rp 55 ribu sampai Rp 70 ribu per kilogram. Sedangkan untuk di peternak sekitar Rp 36 ribu sampai Rp 38 ribu. (kmb27)
KONFERENSI - Deputi II Staf Kepresidenan RI Yanuar Nugroho saat menjadi pembicara pada konferensi internasional VOICE di Nusa Dua.
Mangupura (Bali Post) Menyambuat pesta demokrasi 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung mulai menyiapkan surat suara. Jumlah surat suara yang dibutuhkan mengacu pada Daftar Pemilih Hasil Tetap Hasil Perbaikan ke-2 (DPTHP-2) Pemilu 2019 sebanyak 384.609 pemilih dengan surat cadangan sebesar dua persen. Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta membenarkan jumlah surat suara disesuaikan dengan pemilih sesuai DPTHP-2, ditambah dua persen sebagai surat cadangan. ‘’Surat suara mengacu jumlah pemilih. Selain itu, juga ada surat suara cadangan untuk tiap TPS.
Jumlahnya dua persen dari jumlah pemilih yang ada di tiap-tiap TPS,’’ ujar Semara Cipta, Minggu (16/12) kemarin. Dikatakannya, bila tidak ada perubahan, surat suara akan dicetak pada Januari 2019. Rencana pencetakan surat suara akan dilakukan langsung oleh KPU-RI. Sedangkan KPU Badung sifatnya menerima saja setelah surat suara setelah tercetak. ‘’Dari jumlah pemilih sebanyak 384.609 pemilih, terdapat 189.250 pemilih laki-laki dan 195.359 pemilih perempuan. Para pemilih ini tersebar di 1.411 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di enam kecamatan se-Kabupat-
Bali Post/edi
KPU Siapkan Surat Suara Cadangan
en Badung,’’ ujarnya. Data KPU Badung menunjukkan TPS paling banyak berada di Kecamatan Mengwi sebanyak 362 TPS. Disusul kemudian di Kuta Selatan sebanyak 313 TPS, Kecamatan Abiansemal 268 TPS, Kecamatan Kuta Utara sebanyak 220 TPS, Kecamatan Kuta 153 TPS, dan Kecamatan Petang sebanyak 95 TPS. ‘’Jika sebelumnya pemilih di Badung ada 384.789, tapi hasil penyempurnaan DPTHP-2 tanggal 10 Desember 2018, jumlah pemilih berkurang 189 orang menjadi 384.609 pemilih. Begitu juga TPS berkurang dua, dari sebelumnya 1.413 menjadi 1.411 TPS,’’ paparnya. (kmb27)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Senin Umanis, 17 Desember 2018
RSUD Wangaya Selenggarakan Seminar Kesehatan Bank BPD Bali Gelar Undian Gong Bali Dwipa XXVI dan ”Customer Gathering’’ ”Pencegahan, Efisiensi di Era JKN’’ PENCEGAHAN merupakan upaya yang dilakukan sebelum penyakit timbul, sehingga diharapkan akan menurunkan angka kesakitan (mordibitas) dan bahkan angka kematian (mortalitas). Menurunnya angka kesakitan tentu akan mengurangi beban biaya yang akan dikeluarkan dan mengurangi risiko medis serta akan meningkatkan kemampuan bekerja/ produktivitas sehingga sehat dan efisiensi dapat diwujudkan dalam waktu bersamaan. Efisiensi di era JKN sangat dibutuhkan untuk meminimalkan biaya yang harus dikeluarkan rumah sakit sehingga dapat mencegah terjadinya selisih biaya dan rumah sakit tetap dapat memberikan pelayanan yang bermutu sesuai dengan standar. Hal tersebut melatarbelakangi diselenggarakannya seminar yang mengusung tema ‘’Pencegahan, Efisiensi di Era JKN’’, selain sebagai rangkaian HUT ke-98 RSUD Wangaya, Kota Denpasar. Hal ini dikatakan Plt. Direktur RSUD Wangaya Kota Denpasar saat melaporkan kegiatan seminar RSUD Wangaya di Gedung Sewaka Dharma, Jumat (14/12). Sementara itu, Wali Kota Denpasar dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar mengatakan, terkait polemik BPJS yang terjadi di lapangan karena tarif yang digunakan BPJS Kesehatan mengacu tarif INA
SEMINAR - Serangkaian HUT ke-98 RSUD Wangaya, Kota Denpasar. digelar seminar yang mengusung tema ‘’Pencegahan, Efisiensi di Era JKN’’. CBG’s yang rata-rata berada di bawah tarif rumah sakit, Wali Kota menyarankan agar seluruh pelayanan kesehatan di Kota Denpasar mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satunya dengan efisiensi di segala bidang. Selain itu promosi dan sosialisasi terkait pelayanan harus lebih gencar dilakukan serta melakukan inovasi-inovasi dalam pelayanan. Wali Kota juga menekankan agar efisiensi yang dilakukan tidak mengurangi mutu pelayanan. Efisiensi merupakan salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk meminimalkan
biaya yang dikeluarkan di era JKN ini. Namun efisiensi jangan sampai mengurangi mutu pelayanan. Pelayanan yang diberikan tetaplah harus sesuai dengan standar-standar yang telah ditetapkan. Lebih lanjut, Wali Kota juga mengharapkan agar seminar ini dapat menjadi ajang bertukar pikiran bagi pelaku kesehatan untuk memecahkan masalah-masalah dalam memberikan pelayanan kesehatan, sehingga diharapkan angka kesakitan dapat ditekan dan masyarakat Kota Denpasar yang sehat dapat diwujudkan secara bersamasama. (ad597)
Puncak HUT Ke-34 SMPN 10 Denpasar
Segudang Prestasi Jadi Kado, Sukartha Pamit Pensiun
SMPN 10 Denpasar pantas menyandang sekolah lengkap dan berkualitas. Sabtu (15/12), SMPN 10 Denpasar alias Spenda genap berusia 34 tahun. Puncak HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wali Kota diwakili Kadisdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Gunawan kepada Kepala SMPN 10 Denpasar Drs. I Ketut Sukartha, M.Si. Acara juga dihadiri Kabid Pembinaan SMP Drs. A.A. Gede Wiratama, M.Ag. yang juga Plt. Kabid Pembinaan SD dan Ketua Komite SMPN 10 Denpasar Ir. Juniada Pageh Giri, S.T., M.T. Serangkaian HUT dilakukan lomba internal, jalan sehat dan Pentas Mahaseni Siswa (Tasmania) sebagai implementasi K-13. Kasek Ketut Sukartha dalam sambutannya mengungkapkan pada HUT kali ini siswanya mempersembahkan segudang prestasi. Di antaranya juara I se-Bali Olimpiade Penelitian Siswa Sciences and Humaniora. I Made Ari Putra Astawa yang meraih juara I OSN Kota Denpasar bidang IPA, dia juga juara II OSN Povinsi Bali dan peraih perak OSN Nasional dan juara II siswa berprestasi Kota Denpasar. Krisnaditya Dwi Raharja meraih juara II OSN bidang Matematika, sementara I Nyoman Tri Aditya Pramana meraih juara III OSN bidang IPS Kota Denpasar, dan juara II Social Science Competeititon Undiksha. Siswa lainnya meraih juara I Ques Contest dan Story Telling, Desain Poster, Paksibraka meraih juara I se-Bali di SMAN 6 dan Smansa. Juara pop solo se-Bali, tajuk terbaik dan Olimpiade Fisika se-Bali. Ketut Sukartha mengakui selama delapan tahun memimpin Spenda, banyak yang dia sudah
HUT - Kadisdikpora Wayan Gunawan menyerahkan tumpeng HUT ke-34 SMPN 10 kepada Ketut Sukartha didampingi A.A. Gede Wiratama, Komite Juniada dan pengawas. perbuat, namun masih banyak yang belum dikerjakan. Prestasi yang dicapai, katanya, adalah hasil kerja sama dan kerja keras semua komponen sekolah. Sekolah memberi ruang bagi siswa berkreativitas, diawali dengan penggalian minat dilanjutkan dengan pengembangan potensi siswa. ‘’Apa artinya saya seorang kasek tanpa dukungan komponen lainya,’’ ujarnya seraya mengatakan agar Tasmania dipertahankan sebagai tradisi Spenda yang dikaitkan tema HUT ‘Kita tingkatkan profesionalisme menuju jagadaitha yang shanti’. Saat itu Ketut Sukartha langsung mohon pamit karena akhir Desember ini memasuki masa pensiun. Dia pun langsung dilepas Kadisdikpora Wayan Gunawan dengan sebuah kado spesial bersamaan ketika melepas sejumlah guru Spenda yang memasuki masa pensiun. Wali Kota Denpasar diwakili Kadisdikpora Kota Denpasar Wayan Gunawan merasa kehilangan dengan pensiunnya
Sukartha yang dinilai mampu membawa kemajuan sekolah ini yakni guru sebagai penggerak perubahan dan menuju Indonesia Cerdas 2024. Dia termasuk dari dua kasek SMP dan 12 kasek SD yang pensiun tahun ini. Sementara guru SD dan SMP yang pensiun mencapai puluhan orang. Untuk menghadapi tantangan pendidikan yang makin berat, Gunawan mengatakan harus dijawab dengan berintegritas. Pertama, kita memiliki integritas terhadap pimpinan. Kedua, berintegritas kepada tugas sesuai tupoksi. Ketiga, berintegritas kepada lembaga, diri sendiri dan kepada bawahan. Dia mengakui Sukartha banyak menghasilkan siswa berpertasi, ini semua berkat mereka mampu berkolaborasi, bersinergi dan berinovasi. Sedangkan soal kasek pengganti, Gunawan mengatakan, syarat minimal calon kasek bersertifikat cakep, diseleksi oleh tim mempertimbangkan usia menjelang pensiun. (ad596)
BANK BPD Bali menggelar acara pengundian gratis hadiah program Gong Bali Dwipa pada Jumat (14/12) di Hotel Aston, Denpasar. Pengundian hadiah ini merupakan salah satu bentuk rasa syukur dan terima kasih serta atensi Bank BPD Bali kepada customer, stakeholder dan pemegang saham. Pengundian Gong Bali Dwipa dihadiri pemegang saham, BI, OJK, instansi terkait, debitur/nasabah dan deposan inti Bank BPD Bali. Plt. Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma didampingi Direktur Opersional BPD Bali I.B. Gede Setia Yasa mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud terima kasih karena sudah mempercayai dan berkomitmen untuk bersinergi bersama Bank BPD Bali melalui produk dan layanan dalam pengelolaan keuangannya. Dengan demikian dapat mendukung perekonomian masyarakat Bali untuk bersama membangun Bali melalui Bank BPD Bali. Selain itu, Bank BPD Bali perlu melakukan upaya promosi yang diharapkan bisa mencakup semua aspek kegiatan yang berbasis pendekatan pemasaran berupa pemberian hadiah dalam bentuk undian gratis berhadiah Gong Bali Dwipa. ‘’Undian gratis berhadiah Gong Bali Dwipa ini merupakan salah satu event tahunan yang sudah melekat di masyarakat Bali dan juga sebagai sarana meningkatkan hubungan baik, brand awareness dan kegiatan retensi yang diberikan bank,’’ ujarnya. Undian gratis berhadiah program Gong Bali Dwipa bertujuan untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan fee based income Bank BPD Bali. Selain
UNDIAN - Bank BPD Bali saat menggelar acara pengundian gratis hadiah program Gong Bali Dwipa pada Jumat (14/12) di Hotel Aston, Denpasar. itu juga untuk meningkatkan loyalitas nasabah, brand awareness masyarakat terhadap bank dan sebagai salah satu apresiasi kepada nasabah dalam bentuk reward/hadiah. Total hadiah yang diundi sebesar Rp 2 miliar. Terdiri dari hadiah utama sebesar Rp 300 juta, hadiah I Rp 450 juta. Diundi untuk 3 pemenang, masing-masing Rp 150 juta. Hadiah II Rp 700 juta untuk 28 pemenang, masing-masing Rp 25 juta. Hadiah III sebesar Rp 550 juta untuk 55 pemenang masing-masing Rp 10 juta. Pada hari itu juga dilakukan peluncuran cross border. Kini wisatawan asing dapat menarik dana atau bertransaksi di ATM BPD Bali dengan menggunakan kartu JCB, Amex, UnionPay. ‘’Tujuannya, karena kita di daerah
pariwisata, ingin memudahkan wisatatawan dalam bertransaksi dan juga peredaran uangnya bisa di Bali dan kita mendapatkan fee based,’’ ujarnya. Kerja sama BPD Bali dengan empat bank itu melalui lembaga lokal switching antara lain Artajasa, Prima, Link, dan Alto. ‘’Yang kita ajak kerja sama ini sekarang kan Prima dan Artajasa. Dengan model cross border, empat principal di luar negeri itu melalui dua lembaga switching yang ada di Indonesia mengacu pada ketentuan GPN, harus melalui lokal switching, mereka akan bisa kita lakukan kerja sama,’’ jelasnya. Dengan cross border ini, nasabah luar Indonesia dari Malaysia, Jepang, Thailand, Korea bisa bertransaksi dengan mesin Bank BPD Bali. (ad590)
Genap Berusia 123 Tahun
Bank BRI Selenggarakan ”BRI Family Festival’’ DALAM rangka merayakan HUT ke-123, Bank BRI menyelenggarakan BRI Family Festival pada Minggu (16/12) kemarin. Selama kurun waktu 123 tahun, Bank BRI telah mencatatkan berbagai prestasi yang membanggakan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Percapaian tersebut tentu saja tidak terlepas dari partisipasi seluruh keluarga besar Bank BRI yang berperan besar dalam menjaga keberlangsungan bisnis Bank BRI. Sebagai wujud syukur dan bangga terhadap pencapaian tersebut, seluruh unit kerja Bank BRI di seluruh Indonesia melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya BRI Family Festival, sport artcular, dan upacara peringatan HUT BRI. Pemimpin Wilayah BRI Denpasar Dedi Sunardi mengatakan kegiatan BRI Family Festival tahun ini di Kanwil BRI Denpasar diikuti 7.000 orang pekerja dan keluarga pekerja BRI se-Bali. Dengan mengusung tema ‘’Bring The Future Here’’ yang menggambarkan Bank BRI sebagai bank yang Future Ready dalam segala aspek, baik dari segi SDM maupun teknologi untuk menghadapi tantangan bisnis ke depan. Rangkaian kegiatan BRI Family Festival di Kanwil BRI Denpasar telah dimulai pada Sabtu (15/12) dan puncaknya pada Minggu (16/12). Kegiatan tersebut dimeriahkan penampilan talenta-talenta BRI, bintang tamu Cita Citata, dan hujan doorprize. Selain hiburan dan hujan doorprize, keluarga BRI juga dimanjakan dengan kehadiran tenant-tenant kuliner yang hanya bisa dinikmati dengan membayar menggunakan My QR BRI atau
HUT - Dalam rangka merayakan HUT ke-123, Bank BRI menyelenggarakan BRI Family Festival pada Minggu (16/12) kemarin. Kartu BRIZZI. Dedi menambahkan, selain kegiatan BRI Family Festival, sebelumnya Kanwil BRI Denpasar telah melaksanakan kegiatan sports artcular yang merupakan lomba olahraga dan seni antarunit kerja BRI se-Bali. Kegiatankegiatan tersebut di antaranya lomba tenis meja, futsal, bulu tangkis, gaple, catur, band, dan dance competition. Di samping itu, dilaksanakan pula kegiatan bakti sosial donor darah, dan sunatan massal yang melibatkan masyarakat luas. Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan, di HUT ke-123 Bank BRI menyerahkan bantuan beasiswa kepada 150 mahasiswa/mahasiswi berprestasi dan kurang mampu di Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Bali,
Universits Mataram NTB, dan Universitas Nusa Cendana Kupang, NTT. Selain itu, Bank BRI juga merangkul tiga desa yang memiliki potensi usaha atau wisata di Provinsi Bali, NTB, dan NTT melalui Program Teras BRI Nusantara (Desa Binaan BRI). Desa-desa tersebut di antaranya Teras BRI Nusantara Desa Jatiluwih Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan Provinsi Bali, Teras BRI Nusantara Desa Batu Dulang Kecamatan Batulanteh Kabupaten Sumbawa Provinsi NTB, dan Teras BRI Nusantara Taman Wisata Laut 17 Pulau Riung, Kelurahan Nagamese Kecamatan Riung Kabupaten Ngada Bajawa Provinsi NTT. Total dana bina lingkungan yang disalurkan untuk pengembangan Teras BRI Nusantara ini sebesar Rp 900 juta. (ad593)
Prodi Manajemen FE Unhi Gelar Seminar Nasional
”Orange Economy: Creating A Great Business Through Innovation and Local Genius in Revolution Industry 4.0 Era’’ PROGRAM Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Hindu Indonesia (FE Unhi) Denpasar menggelar seminar nasional dengan tema ‘’Orange Economy: Creating A Great Business Through Innovation and Local Genius in Revolution Industry 4.0 Era’’ di Aula Retorat Kampus Unhi Denpasar, Sabtu (15/12). Seminar nasional ini menghadirkan dua narasumber yaitu Dr. Dian Indiyati, S.H., S.E., M.Si. (Akademisi FE Universitas Jenderal Achmad Yani) dan Ni Luh Djelantik (praktisi/wirausaha muda) yang dimoderatori Ni Komang Candra Dewi, S.E., M.M. Dalam seminar juga mengundang Ketua Incubator Bisnis Universitas Udayana (Unud) Sayu Ketut Sutrisna Dewi, S.E., M.M.Ak. Wakil Rektor II Unhi Denpasar Dr. I Gede Putu Kawiana, S.E., M.M. mengatakan, pada prinsipnya
orange economy merupakan suatu ide atau gagasan kreatif yang memadukan budaya, kreativitas, HaKI dan lainnya yang bisa menjadi lokomotif perekonomian suatu wilayah. Kaitannya dengan local genius yang ada di Bali, dikatakan, masyarakat Bali memiliki pola kerja yang disebut dengan konsep Asta Guna. Di mana masyarakat Bali telah mengelompokkan profesiprofesi yang dibutuhkan oleh orang Bali. Sehingga berbagai kreativitas muncul dari Asta (tangan) yang kreatif. ‘’Asta itu tangan, bukan delapan. Jadi, Asta Guna ini tangan-tangan yang berguna untuk menghasilkan suatu kreativitas yang lahir dari ide-ide atau gagasan kreatif orang Bali,’’ tandas Dr. Kawiana. Lebih lanjut dikatakan, di era revolusi industri 4.0 ini, hasil kreativitas dari ide-ide kreatif yang berbasis kearifan lokal ini
Seminar Nasional - Seluruh peserta dan dosen FE Unhi berfoto bersama dengan para narasumber seusai seminar nasional ‘’Orange Economy’ yang diselenggrakan Senat Mahasiswa Prodi Manajemen FE Unhi Denpasar, Sabtu (15/12). agar bisa dikolaborasikan, bahkan dipasarkan melalui dunia digital atau online. Sehingga apa
yang menjadi hasil kreativitas masyarakat Bali mempunyai nilai jual yang tinggi. Apalagi saat ini
Kota Denpasar sangat concern mengembangkan orange economy untuk kesejahteraan perekonomian masyarakatnya. Oleh karena itu, pihaknya berharap mahasiswa FE Unhi Denpasar agar bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Denpasar dan unsur-unsur lainnya yang ada di Bali. Apalagi saat ini FE Unhi Denpasar telah memiliki inkubator bisnis (inbis) yang berguna untuk melatih mahasiswa menjadi caloncalon wirausaha muda yang kreatif ke depannya. Dekan FE Unhi Denpasar Dr. I Gusti Ayu Wimba, M.M. didampingi Ketua Panitia I Wayan Suartina, S.E., M.M. dan Koordinator Acara Putu Krisna Adwitya Sanjaya, S.E., M.Si. menambahkan, orange economy sejatinya adalah suatu kreativitas yang dihasilkan dari ide-ide kreatif. Di era revolusi industri 4.0 ini, mau tidak mau
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
hasil kreativitas berbasis kearifan lokal tersebut harus diperkenalkan dan dipasarkan secara online. Oleh karena itu, melalui seminar nasional ini pihaknya berharap agar mahasiswa FE Unhi mampu menyerap inspirasi dari narasumber yang telah mempunyai pengalaman dalam dunia usaha di era revolusi industri 4.0 ini. Untuk itu, mahasiswa FE Unhi Denpasar mengetahui bagaimana cara berwirausaha yang baik dan benar di tengah persaingan yang semakin ketat. ‘’Saya berharap setelah seminar ini, mahasiswa kami mempunyai pengetahuan dan termotivasi untuk bisa mengembangkan diri kedalam dunia usaha. Dan saya percaya dan meyakini, dengan kearifan lokal yang kita miliki di Bali, mahasiswa kami bisa melakukan itu (merebut dunia usaha - red),’’ pungkasnya. (ad595)
Senin Umanis, 17 Desember 2018
info seremonial
Ribuan Anak Muda Ikuti 16 Tahun Bali International Film Festival
Terima Produser Film Singapura, Wedakarna Kenalkan Konsep Film ”Baliwood’’
KONSEP ekonomi kreatif untuk menjadikan Bali sebagai pusat perfilman dunia yang digagas 16 tahun lalu sejak tahun 2002 oleh Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III kini terus digencarkan para penggiat film, khususnya generasi milenial. Adapun yang mendasari hal ini yakni bagaimana menjadikan Bali yang dikenal sebagai world class tourism destination dan juga menuai manfaat dari industri film dunia. Salah satunya adalah menjadikan Bali sebagai lokasi pembuataan film yang mampu sejajar dengan negara-negara asing lainnya. Cita-cita ini disampaikan di Istana Mancawarnawa Tampaksiring saat Arya Wedakarna menerima delegasi produser film asal Singapura yang dipimpin Richard Wan dan Ambassador Gauri Shankar Gupta (diplomat asal India yang pernah bertugas menjadi Duta Besar di Budapest, Hungaria). ‘’Menjadi pusat film dunia adalah cita-cita besar yang ingin dicapai sejak bertahun-tahun. Jika pemerintah serius menggarap brand ‘Baliwood’ sebagai pusat film dunia, maka banyak manfaat yang bisa diraih masyarakat, termasuk manfaat ekonomi. Secara logika, sekali ada film dibuat di Bali, maka Bali secara tidak langsung akan dipromosikan. Di negara-negara besar, bahkan pemerintahnya rela menjadi produser dan membiayai pembuatan film dari Holywood atau Bollywood
SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna didampingi Enong Ismail dan Duta Besar India di Istana Mancawarna (atas) dan Shri IGN Bhisma Vedanta Wismakarma S. Wedakarnaputra Suyasa IV saat penutupan 16th BIFFest 2018 di Wantilan DPRD Bali. demi mendapatkan pangsa pasar cerdas. Pemerintah pusat, terutama Direktorat Film belum cerdas menanggapi hal ini. Harus ada namanya inisiatif Indonesia agar bisa memperkenalkan Indonesia dan Bali sebagai pusat film. Promosi dan kerjas ama antarnegara itu adalah mutlak,’’ kata Dr. Arya Wedakarna yang juga Senator DPD-RI ini. Ia pun meminta kepada
generasi muda Bali agar bisa menguasai pangsa pasar dunia film dan musik serta menjadi tuan di rumah sendiri. Mengingat pangsa pasar premium di Bali saat ini justru dikuasai asing. ‘’Bali adalah landscape utama dan pulau dengan infrastruktur kelas A dalam urusan film, digital dan juga venue. Tapi sayang, yang menguasai bukan semeton Bali dan ini menyedihkan. Padahal pangsa
pasarnya menjadi jutaan dolar per tahun. Saya ingin ke depan anak-anak muda Bali yang jago seni peran, seni suara dan seni musik agar fokus di pendidikan khusus film. Jika perlu tuntut ilmu hingga master dan doktor film di negara sahabat. Selain itu, anak muda yang jago komputer, pintar editing termasuk dalam hal teknologi digital agar kuasai dunia Production House (PH). Miliki PH, dan kuasai dunia marketing digital sehingga Bali akan dikenal sebagai pusat advertising dengan talent dan SDM luar biasa. Ini harus diperkuat dengan regulasi dari pemerintah. Kita akan rancang itu,’’ jelas Gusti Wedakarna. Dalam waktu dekat pihaknya akan merespons sejumlah tokoh film lintas negara untuk mendirikan Akademi Film Baliwood sebagai pusat dan institute film pertama di Bali yang akan membawa nama Bali ke nasional dengan memberdayakan SDM di bidang industri film. Secara umum, pelaksanaan 16th Royal BIFFest 2018 telah terlaksana di sejumlah tempat yakni di Kampus Universitas Mahendradatta, Kampus STPBI, Kantor DPD-RI, Wantilan Desa Saba Gianyar dan Wantilan Gedung DPRD Bali dengan melibatkan ribuan movie lovers dari berbagai kalangan. Acara penutupan BIFFest dilaksanakan oleh Shri IGN Bhisma Vedanta Wiswakarma Wedakarnaputra Suyasa IV mewakili Swadeshi Bali Foundation. (ad600)
WAW #2 Tahun 2018 Usung Tema ”Arsitektur Dalam Ingatan’’
Ajang Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa Arsitektur
HIMPUNAN Mahasiswa Arsitektur (HMA) Fakultas Teknik Universitas Warmadewa (FT Unwar) menggelar Warmadewa Architectur Week (WAW) #2 Tahun 2018. Mengangkat tema ‘’Arsitektur Dalam Ingatan’’, kegiatan tahunan ini digelar selam tiga hari, mulai 14-16 Desember 2018. WAW #2 Tahun 2018 ini terkesan berbeda dari pergelaran tahun sebelumnya. Di mana pada hari kedua, Sabtu (15/12) lalu, fokus kegiatannya digelar secara outdoor, yaitu di Uma Seminyak Badung berupa Pameran Karya, Sayembara Desain, dan Talkshow ‘’Ruang dan Waktu’’. Talkshow ini menghadirkan dua pembicara, yaitu Andra Matin dan Nyoman Gede Mahaputra yang dimoderatori Kaprodi Arsitektur FT Unwar Ni Wayan Meidayanti Mustika, S.T., M.T. Sementara pada hari ketiga, Minggu (16/12) kemarin, digelar bakti sosial berupa bersih-bersih di Pantai Mertasari, Sanur yang melibatkan komunitas setempat. Sebelumnya, pada hari pertama, Jumat (14/12) lalu, juga digelar di lingkungan Kampus Unwar berupa lomba mural dan lomba sketsa. Ketua Panitia WAW #2 Yoga Dipayana mengatakan, WAW #2 merupakan acara rutin yang diselenggarakan HMA FT Unwar setiap tahunnya. Untuk ta-
PARA JUARA - Kaprodi Arsitektur FT Unwar Ni Wayan Meidayanti Mustika, S.T., M.T. (dua dari kanan) berfoto bersama dewan juri dan para juara Sayembara Desain WAW #2 Tahun 2018 yang digelar mahasiswa Prodi Arsitektur FT Unwar di Uma Seminyak, Sabtu (15/12). hun ini WAW #2 dilaksanakan di tiga tempat, yaitu Kampus Unwar, Uma Seminyak, dan Pantai Mertasari. Acara WAW #2 diisi dengan serangkaian lomba, seperti lomba sketsa SMA/SMK se-Bali, lomba mural mahasiswa baru FT Unwar dan sayembaran desain dermaga Sanur yang diikuti berbagai PTN dan PTS di Indonesia. Kaprodi Arsitektur FT Unwar Ni Wayan Meidayanti Mustika, S.T., M.T. menjelaskan acara WAW #2 merupakan acara kreativitas yang digagas mahasiswa Jurusan Arsitektur FT Unwar, mulai
konsep acara, isi acara hingga pemilihan juri dalam setiap lombanya. Apresiasi positif dari para peserta ditunjukkan dengan banyaknya jumlah peserta dalam sayembara desain yang diikuti 40 peserta. Tujuan acara WAW #2, dikatakan, sebagai wadah apresisasi mahasiswa arsitektur di Indonesia dengan karya terbaiknya dan menambah kreativitas dalam berkarya. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan dan mengasah keterampilan mahasiswa untuk terus berkarya dan menghasilkan
karya terbaiknya. ‘’Arsitektur dalam ingatan maksudnya agar mahasiswa lebih menjiwai hasil karyanya, sebab mendirikan arsitektur bukan semata-mata menandakan mereka menjadi arsitek, tetapi arsitek harus mengerti makna dari arsitektur yang dibangunnya itu,’’ tandas Meidayanti. Terkait sayembaran desain yang mengangkat topik Pembangunan Dermaga Sanur, Dosen Arsitektur Ni Putu Ratih Pradnyaswari AP, S.T., M.Sc. menjelaskan, saat ini Desa Adat Sanur sedang merencanakan pembangunan dermaga penyeberangan SanurNusa Penida yang akan dijadikan mass transit wisatawan. Oleh karena itu, mahasiswa arsitektur Unwar harus ikut berperan memberikan kontribusinya dalam desain pembangunan dermaga tersebut. Perwakilan juri sayembara desain Andra Matin mengapresiasi kegiatan WAW #2 Tahun 2028 ini. Dikatakan, kegiatan ini nantinya akan bermanfaat untuk membangkitkan kreativitas mahasiswa, khususnya mahasiswa Prodi Arsitektur. Apalagi, kegiatan semacam ini akan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkiprah dan berkarya. ‘’Saya berharap desain terbaik nanti tidak hanya menjadi gagasan, tetapi dapat diimplementasikan dan bermanfaat bagi masyarakat,’’ harapnya. (ad594)
30 Tahun LPD Desa Adat Pecatu
Tunjukkan Eksistensi sebagai Lembaga Milik Komunitas Adat
KEBERADAAN LPD Pecatu semakin nyata berperan dalam aspek agama, seni, adat dan budaya serta peningkatan kesejahahteraan krama Pecatu. Di usia ke-30 tahun ini, LPD Pecatu menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga milik komunitas adat yang terus bertransformasi seiring perkembangan dan tantangan yang dihadapi saat ini dan mendatang. Klian Desa Adat Pecatu I Made Sumerta, S.H. menyampaikan perkembangan era digital serta perubahan regulasi yang berkaitan dengan LPD memacu LPD Pecatu dalam mentransformasi tata kelola, baik internal maupin eksternal. Pihaknya menekankan krama Pecatu selama ini telah merasaakan manfaat positif dengan hadirnya LPD. Dengan manfaat yang didapat, tidak dimungkiri peran besar LPD dalam pembangunan serta peningkatan kesejahteraan krama Pecatu dengan berbagai program dan produk yang dimiliki LPD. ‘’Program dan produk LPD seperti pemberian beasiswa, santunan pemangku, kredit untuk usaha krama, produk tabungan Idangaben dan lainnya bemanfaat sangat positif
Bali Post/edi
LPD PECATU - Suasana perayaan 30 tahun LPD Pecatu, Sabtu (15/12) lalu. bagi krama,’’ ucapnya. Untuk itu, Sumerta yang juga anggota DPRD Badung ini berharap peran aktif masyarakat dalam memanfaatkan produk-produk LPD. ‘’Saya yakin krama Pecatu sangat loyal terhadap LPDnya,’’ kata Sumerta di selasela perayaan 30 tahun LPD Pecatu, Sabtu (15/12) lalu. Pada kesempatan tersebut, Kepala LPD Desa Adat Pecatu I Ketut Giriartha, S.Pd., M.M. mengungkapkan perjalanan LPD Pecatu selama 30 tahun berjalan dengan baik serta terus menunjukkan tren positif. Meski kondisi ekonomi belum stabil, LPD Pecatu
tumbuh positif. Guna meningkatkan kinerja dalam menghadapi perkembangan saat ini dan ke depan serta regulasi yang ada, Giriartha mengatakan LPD Pecatu melakukan transformasi tata kelola yang tentu seiring dengan fungsi dan peran LPD sebagai lembaga milik komunitas adat. ‘’Meski LPD sebagai lembaga adat, namun tidak bisa terlepas dari perkembangan yang ada saat ini dan ke depan, sehingga perkembangan dan perubahan tersebut bisa berjalan beriringan sesuai dengan visi-misi LPD dalam memperkuat desa adat serta
menyejahterakan krama adat tetap berjalan dengan baik,’’ ucapnya. Melalui tema ‘’Gilik Seguluk Mikukuhin LPD Pinake Padruwen Desa Adat Pecatu,’’ Giriarta berharap warga bersatu padu menguatkan LPD milik Desa Adat Pecatu. Sehingga tantangan di era saat ini dan mendatang bisa dihadapi dan dilalui dengan baik. Hadir dalam kegiatan ini Bupati Badung yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan Umum, Kabag Perekonomian Kabupaten Badung, Ketua DPRD Kabupaten Badung, Camat Kuta Selatan, Perbekel Desa Adat Pecatu, krama Desa Adat Pecatu dan undangan lainnya. Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam kesempatan ini seperti pemberian beasiswa dari tingkat SD, SLTP, SLTA dan Perguruan Tinggi, bantuan kepada orangtua siswa kurang mampu, punia kepada pemangku Pura Kahyangan Tiga dan sadeg se-Desa Adat Pecatu, bantuan kepada disabilitas, pendistribusian natura hari raya Galungan dan Kuningan, gebyar doorprize dan pengundian simpanan dan pinjaman berhadiah ke 16 dengan mengundi 100 hadiah. (kmb23/k150)
5 Seminar Spiritual
Meraih Sehat, Sukses, Bahagia dan Sejahtera di Tahun 2019
SETIAP orang ingin meraih kehidupan yang lebih baik dari tahun ke tahun. Namun banyak orang tidak tahu rahasianya. Penelitian membuktikan bahwa 50 persen kesehatan, kesuksesan, kebahagiaan, dan kesejahteraan manusia ditentukan faktor spiritual. Untuk itu, Ambara Ashram akan menggelar seminar spiritual akhir tahun. Dengan harapan agar peserta mampu meraih hidup sehat, sukses, bahagia, dan sejahtera di tahun 2019. Acara ini langsung dipimpin pelaku spiritual Bali Modern yaitu Kadek Siwa Ambara. Peserta akan diajak mengenali dan bertemu dengan diri sejatinya. Setelah mengetahui jati diri peserta akan diberi tahu di mana lokasi dan cara membuka pintu rezeki. Kemudian peserta diajarkan cara menarik rezeki alam semesta dari sembilan arah mata angin. Mengingat salah satu penyebab seretnya rezeki sesorang adalah karma dan dosa, maka peserta akan diberi tahu cara mudah mengikis karma dan menebus dosa masa lalu. Manfaat yang akan didapat se-
tiap peserta yakni meraih kesehatan tubuh, ketenangan pikiran dan kebahagiaan jiwa. Meraih hubungan harmonis dalam keluarga, lingkungan di mana tinggal dan di tempat kerja. Merasa dekat dengan Tuhan yang dipuja. Selalu mendapat kemudahan dalam menjalani kehidupan. Hidup menjadi lebih berguna bagi keluarga dan lingkungan. Segala kebutuhan akan terpenuhi dengan mudah. Acara ini hanya diadakan setiap akhir tahun. Ribuan masyarakat Bali sudah mengikuti dan mendapatkan manfaat dari acara ini. Maka jangan lewatkan kesempatan emas ini. Seminar spiritual kali ini diadakan pada Minggu (30/12) pukul 10.00 Wita (sudah mulai). Tempat Ambara Ashram Banjar Nyuh Kuning, Mas, Ubud. Di sesi akhir peserta juga dapat masakan pengalaman Makan Api Tanpa terbakar. Segera daftar dengan ketik nama - seminar spiritual lalu SMS ke 081239677179. (ad598)
Berprestasi di Tengah Tantangan
Pacto Gelar ”Family Gathering 2018’’
TAHUN 2018 menjadi tahun penuh tantangan serta prestasi bagi PT Pacto Ltd. dan PT Bali Prima Holidays. Untuk memberikan reward bagi karyawan yang bekerja keras melalui tantangan dan menghasilkan prestasi ini, digelar Pacto Family Gathering 2018, Minggu (16/12) kemarin di Kebun Eka Karya Bedugul. Chief Operating Officer Inbound Umberto Cadamuro di sela-sela acara mengatakan tahun 2018 dunia pariwisata Indonesia pada umumnya dan Bali pada khususnya diterpa berbagai bencana alam. ‘’Seperti gempa Lombok baru-baru ini dan juga di Palu. Serta efek erupsi Gunung Agung. Ditambah adanya kebakaran kantor beberapa waktu lalu,’’ ujarnya. Namun di tengah tantangan dan masalah ini, karyawan baik dari tingkat atas hingga bawah bekerja secara kompak dan solid, sehingga tamu atau wisatawan yang dihandle, baik oleh pihak Pacto maupun Bali Prima Holidays tidak merasakan masalah tersebut dan menghabiskan liburannya tanpa masalah. ‘’Karena inilah digelar acara Family Gathering. Acara ini merupakan reward dan juga sebagai ajang untuk semakin menyolidkan serta menjalin kekeluargaan antarkaryawan,’’ ujar Umberto. Kerja keras karyawan se-
FAMILY GATHERING - Pacto Family Gathering 2018 di Kebun Eka Karya Bedugul, Minggu (16/12) kemarin. cara bersama menghadapi tantangan lanjutnya bisa dilihat dari profit yang didapatkan meningkat dibandingkan tahun lalu. Karenanya, Umberto optimis profit perusahaan akan meningkat di tahun-tahun berikutnya. ‘’Bahkan kami sudah mendapatkan pesanan hingga tahun 2020,’’ ujarnya. Bali, katanya, masih memiliki brand images yang sangat menjual dan berkualitas di mata internasional sebagai tujuan wisata. Terlebih dengan adanya perhelatan IMF baru-baru ini. Bahkan beberapa negara seperti Turki dan Rusia menambah jadwal terbangnya ke Bali, yang
artinya peluang wisatawan yang profitable masih sangat terbuka. ‘’Untuk sekarang dan lima tahun ke depan, peluang wisatawan yang profitable masih ada. Jadi kami tidak menawarkan wisata murah untuk Bali. Sebab, brand Bali masih sangat kuat di mata internasional,’’ tegas Umberto. Sementara itu, dalam acara Family Gathering yang diikuti setidaknya 450 orang diisi dengan berbagai macam lomba serta hiburan. Sebagai wujud terima kasih perusahaan membagikan ratusan doorprize dan untuk hadiah utama disiapkan 4 unit sepeda motor. (ad601)
OPINI
6
Senin Umanis, 17 Desember 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Upaya Pelestarian Bahasa Bali Harus Masif UPAYA pelestarian aksara serta bahasa Bali memang sudah sejak lama disuarakan. Beberapa pelaku serta pemerhati sudah sering menyuarakan kegalauan mereka tentang warisan nenek moyang ini. Bahkan, Gubernur Bali Wayan Koster telah pula mengeluarkan peraturan gubernur tentang pemakaian aksara Bali, bahasa Bali dan busana Bali. Kebijakan Gubernur ini memang sangat penting di tengah kemajuan zaman. Apalagi Bali dengan kehidupan pariwisatanya yang sangat intens dengan pergaulan internasional, aksara dan bahasa Bali ditakutkan akan tinggal kenangan. Demikian pula generasi mudanya sudah jarang berbahasa Bali di forum resmi. Bahasa pergaulannya pun tidak murni lagi bahasa Bali dengan dialek khas daerah masing-masing, tetapi sudah bercampur dengan bahasa Indonesia dan bahkan bahasa asing. Fenomena ini sebagai suatu keniscayaan, mesti ada akulturasi yang tidak bisa dihindarkan. Tetapi di sisi lain ada kekhawatiran, dan bahkan ketakutan bahwa aksara Bali serta bahasa Bali akan punah. Sebab, jumlah penutur bahasa Bali kian berkurang. Di rumah tangga utamanya di perkotaan, kini masyarakat lebih menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan sehar-hari anak-anak mereka. Sementara upaya atau perhatian untuk mempertahankan bahasa ibu orang Bali, dari pemerintah juga sangat kurang. Terbukti pembelajaran bahasa Bali sebagai salah satu muatan lokal sempat hendak dihapus sehingga menimbulkan sejumlah reaksi. Harus diakui, pergub saja belumlah cukup. Perlu langkah nyata untuk mewujudukan upaya pelestarian itu. Upaya melalui lembaga formal seperti sekolah dan perguruan tinggi, sepertinya kuotanya sangatlah kurang, baik dari segi kualitas apalagi kuantitas dan intensitasnya. Maka yang paling penting dilakukan adalah kesadaran bersama untuk melestarian bahasa Bali. Setiap orang Bali semestinya mampu berkomunikasi dengan bahasa Bali. Selain itu, keberadaan penyuluh bahasa Bali yang saat ini sudah tersebar di sejumlah kecamatan seharusnya telah mampu membangkitkan ‘’roh’’ bahasa Bali. Kegiatan sosialisasi, pasraman maupun lomba-lomba bahasa Bali harus gencar dilakukan. Sehingga generasi muda mempunyai pemahaman, bahwa bisa berbahasa Bali itu penting bagi orang Bali. Sebab, itulah salah satu identitas ke-Bali-an orang Bali. Kita tentu sadar bahwa bahasa Bali yang menjadi bahasa ibu kita adalah bahasa yang menjadi modal dasar kita mempelajari peradaban dan budaya Bali. Jika kita abai melestarikan bahasa Bali, maka satu saat bahasa Bali akan krisis generasi penutur. Itu artinya bahasa Bali hanya akan menjadi catatan sejarah. Bisa dipastikan pula, ketika bahasa Bali krisis penutur maka banyak hal tentang peradaban Bali yang disurat dalam bahasa Bali akan makin sulit dipahami. Ini adalah masalah serius bagi Bali dalam upaya menjaga peradaban Hindu di tanah Bali. Untuk itu, adalah hal wajar jika kita sebagai keluarga Bali sejak dini juga mengenalkan generasi muda kita terhadap bahasa Bali. Menjaga dan membiasakan generasi muda Bali menggunakan bahasa Bali adalah hal wajib jika kita ingin mengawal dan mewariskan budaya Bali. Kita pahami bersama bahasa daerah sebagai salah satu kekayaan bangsa Indonesia, di tengah kemajuan teknologi informasi serta komunikasi saat ini sepertinya sedang berada di persimpangan jalan. Banyak kalangan beranggapan bahwa bahasa daerah atau bahasa ibu lambat laun akan punah atau paling tidak penggunanya akan jauh berkurang. Bahasa adalah sarana paling efektif untuk mengekspresikan budaya dan pemilik kebudayaan itu yang akan sangat kehilangan ketika bahasanya mati. Semua masyarakat mengidentifikasi budaya memiliki keeratan bahasa sama kuatnya dengan agama.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Mohon Bawa Senter Cahaya Saya baru-baru ini melintas di Jalan Raya Andong hendak menuju Denpasar. Di jalur ini ada hotel yang tamu keluar-masuknya memotong jalan. Saya kaget ketika akan melintas ada satpam yang menyetop kendaraan pada malam hari tanpa menggunakan senter cahaya. Pakaiannya juga serba hitam. Ini tentu bisa membahayakan satpam maupun pengendara. Saya mohon pihak hotel menyiapkan senter cahaya kepada satpamnya, jika hendak menyetop kendaraan yang lewat. Ini sebagai pengingat agar pengendara waspada. Atau satpamnya memakai rompi pantul cahaya pada malam hari. Ni Komang Rahayu Denpasar, Bali
Kedudukan Bahasa Bali di Antara Bahasa-bahasa Lainnya Bahasa adalah alat komunikasi. Tanpa bahasa manusia tidak akan bisa berinteraksi antara yang satu dengan yang lain. Sejak lahir manusia belajar berkomunikasi, mulai dari bahasa ibu (mother tongue) sampai dengan bahasa-bahasa lainnya yang dipelajari selanjutnya. Semakin banyak dan semakin luas jangkauan pergaulan, maka penguasaan berbagai bahasa semakin diperlukan. Terlebih dalam era globalisasi, pergaulan sudah semakin mendunia, sehingga penguasaan bahasa internasional semakin diperlukan. Oleh karena itu, kompetensi multibahasa (multingual) merupakan persyaratan survival di zaman ini.
Oleh
Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A. ebagai warga negara Indonesia, bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku dan budaya memiliki ratusan bahasa daerah. Perbedaan bahasa menyebabkan kesulitann berkomunikasi. Itu sebabnya bangsa Indonesia sangat memahami perlu adanya satu bahasa yang mempersatukan mereka, yaitu bahasa Indonesia yang ditegaskan dalam Sumpah Pemuda, yaitu berbahasa satu bahasa Indonesia. Sejak saat itu, bahasa Indonesia menjadi bukan hanya pemersatu bangsa tetapi juga digunakan sebagai bahasa nasional yang kemudian menjadi medium pendidikan di Indonesia. Dalam artian bahasa Indonesia memegang peran sentral sebagai bahasa yang digunakan dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Di samping berfungsi utama sebagai medium pembelajaran di lembaga formal sekolah, bahasa Indonesia juga digunakan di lembaga-lembaga formal lainnya, seperti kantorkantor pemerintah dan lembaga swasta sebagai alat komunikasi lisan maupun tulisan. Dengan peran sentral bahasa Indonesia di lingkup pendidikan formal, maka peran bahasa daerah menjadi tergeser, yang mana di sekolah dipelajari sebagai muatan lokal. Meski demikian, secara informal keberadaan bahasa daerah tentu masih ada dan digunakan oleh penuturnya. Bahasa Bali, misalnya, masih
tetap digunakan dalam komunikasi informal di antara orang Bali atau dalam acara-acara adat. Meski demikian, seiring dengan kemajuan dan modernisasi justru banyak keluarga Bali yang lebih memilih penggunaan Bahasa Indonesia di tataran keluarga, sehingga anak-anak yang dibiasakan dengan bahasa Indonesia menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu (mother tongue), bukan bahasa Bali. Ketika hal ini terjadi maka bahasa Bali akan menjadi bahasa kedua (second language) atau bahkan bahasa ketiga atau bahasa tambahan (third or additional language), bila kemudian bahasa Inggris lebih awal diperkenalkan setelah bahasa Indonesia. Fenomena-fenomena seperti itu memang ada di masyarakat, sehingga tampaknya Peraturan Gubernur (Pergub) Bali No. 80 Tahun 2018 muncul sebagai isyarat bahwa bahasa Bali bisa punah bila tidak digunakan oleh penuturnya sendiri. Perlindungan terhadap bahasa Bali memang sebuah keniscayaan. Pemberlakuan pergub tersebut adalah sebuah gebrakan baru oleh pemerintah daerah provinsi sebagai upaya melestarikan bahasa Bali. Sesungguhnya melestarikan sebuah bahasa tidaklah sulit, apabila semua penuturnya yaitu masyarakat Bali sendiri mengupayakan dan memperjuangkan melalui penggunaannya pada setap komunikasi keseharian,
bukan hanya pada hari tertentu saja. Pergub tersebut dikeluarkan bukan tanpa alasan. Upaya pelestarian diadakan karena adanya indikasi bahwa pemakai bahasa daerah utamanya bahasa Bali sudah semakin menurun di kalangan generasi muda. Terlebih di era digitalisasi berbagai aplikasi, informasi, dan permainan banyak diakses oleh kalangan generasi muda, tentu dengan pemanfaatan bahasa yang notabene bukan bahasa daerah. Fenomena ini akan semakin membuat bahasa Bali tidak banyak digunakan oleh kalangan muda ini. Pelajaran bahasa Bali bahkan ditengarai jauh lebih sulit daripada bahasa Inggris. Mengapa demikian? Ini harus menjadi pemikiran bagi semua pendidik yang mengajarkan bahasa Bali. Mengapa peserta didik baik anak-anak dan dewasa lebih menyenangi pelajaran bahasa Inggris daripada bahasa Bali tentu ada alasan-alasan yang mesti ditemukan melalui riset-riset. Pada pergub tersebut, khususnya pasal 4 menegaskan bahwa bahasa Bali digunakan sebagai sarana untuk berkomunikasi oleh pegawai, guru, tenaga kependidikan, peserta didik dan masyarakat di lingkungan lembaga pemerintahan dan lembaga swasta pada hari Kamis, Purnama, Tilem, dan Hari Jadi Provinsi pada tanggal 14 Agustus. Pergub tersebut menekankan bahwa bahasa Bali
hendaknya digunakan di lingkungan formal, baik itu di lingkungan pemerintahan dan pendidikan sebagai upaya meningkatkan frekuensi penggunaannya dalam berkomunikasi. Dengan mengusahakan penggunaannya sebagai alat komunikasi pada tataran formal dan juga di lingkungan informal, keseharian bahasa Bali dapat dijaga dan dilestarikan. Untuk mengetahui keberhasilan realisasi pergub tersebut, pemerintah hendaknya melakukan observasi secara reguler ke berbagai lembaga pemerintahan ataupun lembaga pendidikan. Misalnya setiap bulan melakukan sidak ke suatu tempat untuk membuktikan, apakah memang benar bahasa Bali sudah digunakan di lembaga-lembaga tersebut. Dengan cara demikian, keberadaan pergub tersebut dapat dipantau apakah sudah direalisasikan atau belum. Jadi aturan dibuat bukan hanya sekadar diadakan, tetapi dilaksanakan untuk tujuan yang mulia. Selain pemanfaatannya secara berkesinambungan, baik di masyarakat dan di lembaga formal sebagai alat komunikasi, guru bahasa Bali memiliki tugas berat dan menantang agar mengusahakan penggunaan metode, strategi pembelajaran, dan media yang inovatif dalam mengajarkan bahasa Bali. Dalam era digitalisasi, sudah sepatutnya para guru mengusahakan penggunaan teknologi dalam mengajarkan bahasa Bali. Hal ini juga sudah menjadi regulasi pemerintah bahwa dalam era K-13, pembelajaran hendaknya dikemas berbasis TIK. Dengan cara demikian, pembelajaran Bahasa Bali akan lebih diterima oleh peserta didik karena disesuaikan dengan perkembangan zaman. Bahasa asing khususnya bahasa Inggris memiliki kedudukan yang sangat strategis dalam kehidupan di Bali, karena Bali menjadi ikon pariwisata Indonesia.
Membentuk Keluarga Rukun
KELUARGA merupakan unit terkecil dari masyarakat yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak menjadi lebih baik. Peran besar sebuah keluarga sangat perlu untuk membentuk anak menjadi generasi muda yang siap pakai, berbudi luhur dan berguna bagi nusa dan bangsa. Tak dapat dimungkiri, jika keluarga itu tidak mampu mendidik dan memperhatikan tumbuh kembang anak, maka si anak akan menjadi generasi muda yang nakal, melawan terhadap perintah dan terasuki oleh lingkungan yang tercemar. Apalagi jikalau keluarga itu mengalami keretakan dalam rumah tangga, pastinya anak menjadi kurang perhatian, sehingga membuatnya hidup di jalanan bahkan menjadi penjahat. Tak heran bila kita mengatakan bahwa banyak sekali anak yang nakal saat ini, karena kurangnya perhatian dari keluarga. Keluarganya tidak mengambil peran penting membentuk kepribadian anak yang baik dan sopan santun terhadap orang lain. Pendidikan anak pun menjadi tidak diperhatikan akibat kurangnya perhatian keluarga. Sebab, keluarga Indonesia harus sadar, bahwa keluarga adalah bagian penting membentuk karakter anak dan menciptakan anak yang cerdas dan sukses di masa depan. Harus disadari bahwa keluarga yang rukun itulah menjadi pedoman dalam mendidik anak. Ketika keluarga itu rukun, tentunya perhatian dan didikan terhadap anggota keluarga lain seperti anak akan semakin baik. Kerukunan di keluarga menandakan bahwa perhatian dan kasih sayang di dalam keluarga itu cukup. Hal itu membuat si anak akan mengikuti ajaranajaran di keluarga tersebut di dalam kehidu-
Oleh
Juandi Manullang pannya kelak. Patut kita akui bahwa masih banyak keluarga di Indonesia yang belum menciptakan kerukunan dalam keluarganya. Sering pula terjadi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan sang suami kepada sang istri. Banyak hal yang menjadi pemicu KDRT. Bisa karena perekonomian keluarga di bawah kekurangan, di antara suami atau istri ada yang selingkuh dan lain sebagainya. Bahkan KDRT itu dapat berujung pada sebuah perceraian antara suami dan istri ke pengadilan. Yang pasti dengan tindakan itu membuat kerukunan di dalam keluarga tidak akan tercipta. Dan, ketika anak melihat tindakan KDRT dan perceraian tersebut, sudah pasti psikisnya akan terganggu. Si anak menjadi ketakutan, kurang perhatian dan menangis melihat pertengkaran yang sering terjadi. Dari keadaan itu menjadi pemicu anak tersangkut kenakalan remaja saat ini, seperti penyalahgunaan narkoba, pencurian dengan kekerasan atau begal, tindakan asusila dan kejahatan lainnya. Tak terbayangkan memang bahwa keretakan dalam rumah tangga itu sangat berdampak begitu buruk bagi kehidupan kita. Maka kita diajak untuk menciptakan kerukunan dalam keluarga. Jangan pernah melupakan kerukunan dalam keluarga itu. Jangan pernah membiarkan anak berjalan ke jalan kehancuran akibat perhatian di keluarga sangat kurang. Mari mengaplikasikan keluarga rukun dimulai saat ini bagi seluruh keluarga di Indonesia
demi terciptanya suasana negara yang semakin baik, di mana dihuni oleh anak-anak yang cerdas dan berguna bagi kemajuan bangsa. Berkaitan dengan itu, perlu kita ketahui bahwa keluarga kehidupan sekolah dan kesehariannya. Tempat di mana mengajari anak tugas-tugasnya di sekolah dan tempat untuk belajar bersosialisasi dengan masyarakat. Dengan demikian, keretakan dalam rumah tangga pun tidak akan pernah terjadi. Percayalah dengan berbagi dalam keluarga akan semakin memperkuat kerukunan dan kepercayaan satu dengan lainnya. Hal itu pula yang akan memutus tindakan KDRT dan juga perceraian. Harus kita ingat pula keluarga adalah surga di dunia, seperti apa yang dikatakan George Bernard Shaw (1856-1950). Dikatakan surga di dunia, maka keluarga itu harus diselimuti kebahagiaan dan juga perdamaian. Tak ada pertengkaran, apalagi kekerasan. Menjadikan keluarga sebagai surga di dunia dapat ditempuh dengan menciptakan keluarga rukun tadi, di mana ada tempat saling berbagi antara anak, ibu dan juga ayah. Maka, ayo kita gelorakan semangat keluarga rukun di bumi ini. Hentikan kekerasan dan juga perceraian. Berpikirlah untuk menghidupkan suasana rukun di dalam hidup berbangsa dan bernegara ini. Berpikirlah untuk membuat negara Indonesia ini lebih maju pesat dengan dihuni oleh anak yang cerdas, pekerja keras dan santun agar berguna bagi nusa dan bangsa.
Banyak wisatawan dari berbagai negara datang dan berkunjung ke Bali, sehingga menjadikan bahasa Inggris sebagai lingua franca untuk komunikasi internasional. Keberadaan bahasa Inggris dan juga bahasa-bahasa asing lainnya juga menjadi sangat penting bukan hanya sebagai alat komunikasi internasional, tetapi juga dalam sektor pariwisata yang menjadi sumber pendapatan utama penduduk Bali. Itu sebabnya bahasa-bahasa asing tersebut juga memiliki kedudukan penting di dalam kehidupan orang Bali. Satu hal yang perlu menjadi perhatian masyarakat Bali adalah betapapun pentingnya keberadaan bahasabahasa asing ini hendaknya kita tidak mengesampingkan peran bahasa Bali, karena bahasa Bali adalah keikhlasan yang merupakan warisan budaya yang patut kita jaga kelestariannya bersama-sama. Oleh karena itu, bahasa asing hendaknya dijadikan pelengkap yang memperkaya khasanah kehidupan masyarakat Bali. Bahasa Indonesia di lain pihak merupakan bahasa identitas suatu bangsa, maka sudah selayaknya sebagai warga negara yang baik kita menjaga dan melestarikan pemanfaatannya. Dengan demikian, kompetensi lingual merupakan kemampuan penguasaan beberapa bahasa yang perlu diseimbangkan penggunaannya masing-masing sesuai konteks. Penulis, Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha.
POJOK Bupati dan Wakil Bupati Klungkung dilantik, diharapkan fokus sejahterakan rakyat. - Selamat sukses untuk rakyat. *** Gubernur dan komponen pariwisata Bali komitmen kembangkan pariwisata budaya. - Komitmen jaga budaya, alam dan manusia Bali. *** Dana Desa di Kabupaten Buleleng diarahkan untuk pengelolaan sampah. - Kelola ibu pertiwi.
Penulis, Alumnus Universitas Katolik ST Thomas Sumut dan penulis lepas tinggal di Medan.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
TABANAN
Senin Umanis, 17 Desember 2018
Bali Post/ist
PENGAWASAN - Petugas kepolisian melakukan pengawasan di kawasan Tabanan.
2019, Disdik ”Regrouping” Sejumlah SD
7
Operasi Cipkon, Polisi Gencarkan Patroli
Tabanan (Bali Post) Jajaran Polres Tabanan mulai melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon). Pada Sabtu (15/12) malam, polisi melaksanakan patroli guna mengantisipasi hal-hal yang dapat mengganggu kamtibmas. Sebelum patroli, Polres Tabanan melaksanakan apel. Karendal Cipkon Agung III 2018 Polres Tabanan Kompol I Gede Putu Putra Astawa, S.H. didampingi Kaset Ops Cipkon Agung III 2018 AKP I Wayan Sudita, S.H. mengingatkan agar petugas yang berpatroli mengutamakan keselamatan diri serta rekannya. Jangan ada petugas yang bergerak sendirisendiri guna menghindari halhal yang tidak diinginkan. ‘’Hindari arogansi. Jika menemukan hal-hal yang dapat mengganggu situasi kamtibmas, sesegera mungkin diantisipasi untuk menghindari dampak yang akan ditimbulkan,’’ ujar Putra Astawa. Usai apel, barulah 34 personel yang terlibat dalam Operasi Cipkon Agung III 2018
Polres Tabanan melaksanakan patroli serta sidak di seputar Kota Tabanan, seperti di Jalan Gajah Mada, Pasar Dauh Pala, Terminal Pesiapan, Jalan Bypass Ir. Soekarno dan Banjar Anyar, Kediri. Di samping melakukan pengawasan, petugas juga memberikan pembinaan serta penyuluhan kepada masyarakat. Seperti di Terminal Pesiapan, personel yang melaksanakan patroli melakukan pengecekan terhadap kelengkapan identitas pengunjung. Begitu juga pengawasan terhadap pedagang petasan ataupun kembang api. Selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan orang dan barang yang mencurigakan. Tidak hanya di wilayah Kota Tabanan, sejumlah jajaran Polsek, pada Sabtu malam juga melaksanakan Operasi Cipkon. Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Selemadeg. Di bawah komando Kompol Sukanada, petugas menyasar perumahan dan warung penjual tuak. Untuk di perumahan, petugas mengecek kartu identitas
Kerajinan Gedek Desa Kukuh Mayoritas Digeluti IRT
Tabanan (Bali Post) -
Pemkab Tabanan melalui Dinas Pendidikan berencana menggabungkan atau regrouping beberapa Sekolah Dasar (SD). Langkah ini guna mengantisipasi kekurangan siswa pada sebuah sekolah. Hal ini juga atas pertimbangan adanya beberapa sekolah yang kurang efektif. Kabid SD Disdik Tabanan Made Sukanitera seizin Kadisdik I Gede Susila, Minggu (16/12) kemarin, mengungkapkan rencana regrouping sudah masuk RKA. Namun, dia mengaku tidak hapal rincian sekolah yang akan di-regrouping. ‘’Datanya saya lupa. Kalau tidak salah ada empat lokus,’’ ujarnya. Regrouping juga dilakukan karena adanya imbauan dari pemerintah pusat. Imbauan ini bertujuan mengatasi masalah kekurangan guru serta demi peningkatan mutu pendidikan dan efisiensi biaya perawatan gedung sekolah. Kata Sukanitera, regrouping sudah pasti dilaksanakan tahun depan. Namun untuk kepastian waktu, dia belum bisa memberikannya. Sebab, masih ada proses yang harus dilewati. Dijelaskannya, regrouping harus ada persetujuan terlebih dahulu dari warga sekitar agar tidak ada gejolak. ‘’Banyak masalah
pendidikan yang bisa diselesaikan dengan cara regrouping. Hanya bagaimana sekarang seminim mungkin menekan agar tidak ada gejolak, karena tujuan kita baik tentu perlu pengertian dari masyarakat,’’ ungkapnya. Tiap tahunnya banyak guru kelas, khususnya di tingkat SD yang pensiun. Hal ini mengakibatkan kekurangan guru selalu terjadi dan sulit diatasi. Sebut saja di tahun 2017, kekurangan guru kelas tingkat SD mencapai angka 1.400 orang. Sementara tahun 2019 mendatang diperkirakan akan ada 500 orang guru memasuki masa pensiun. Selain kekurangan tenaga, masalah status guru juga menjadi kendala peningkatan kualitas pendidikan di Tabanan. Di Kecamatan Pupuan misalnya, ada sekolah yang hanya memiliki satu orang guru PNS, itupun menjabat sebagai Kepala Sekolah. ‘’Bicara mutu pendidikan, tentu
tidak bisa pasang target karena kebanyakan guru pengabdi. Bagaimana bisa menekan kinerja, sedangkan kita tidak bisa memberikan imbalan sepantasnya. Jadi terkesan ewuh pakewuh. Syukur ada yang mau mengabdi,’’ ucapnya. Mengatasi kekurangan guru, Disdik telah beberapa kali mengajukan usulan penambahan guru PNS, bahkan sampai membawa data ke pemerintah pusat. Hanya saja sampai saat ini belum ada tanggapan. Terbukti dalam tiap perekrutan CPNS untuk formasi guru masih sedikit. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan I Gede Susila mengatakan, keberadaan guru kontrak dan guru abdi sangat membantu kelancaran proses belajar mengajar. ‘’Karena memang kita butuhkan apalagi guru semakin tahun banyak yang pensiun, sementara kuota guru negeri terbatas,’’ ucapnya. (kmb28)
penduduk pendatang serta buruh. Petugas juga menyasar warung penjual miras jenis tuak. Di salah satu warung, kedapatan tujuh orang warga tengah minum tuak. Petugas pun mengecek jenis tuak yang diminum, terutama kelayakan konsumsi serta mengecek izin usaha warung. Terkait banyak agenda penting bulan ini, Kasubag Humas Polres Tabanan AKP Surya Kusuma, Minggu (16/12) kemarin, mengimbau masyarakat agar tidak larut dalam euforia menyambut tahun baru 2019. ‘’Begitu pula dalam menyambut hari raya Galungan dan Kuningan, dupa sebagai sarana upacara juga dapat memicu terjadinya kebakaran sehingga harus lebih berhati-hati dan waspada dalam penempatannya,’’ ucapnya. Dikatakannya, operasi seperti ini akan terus digelar untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. Pihaknya juga mengimbau seluruh komponen masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing. (kmb28)
Bali Post/bit
MENGANYAM - Dua IRT di Banjar Tegal Desa Kukuh, Marga mengayam bambu menjadi gedek.
Tabanan (Bali Post) Tidak hanya ukiran, Kecamatan Marga juga memiliki sentra kerajinan gedek yakni di Banjar Tegal Desa Kukuh. Mereka yang menekuni kerajinan ini mayoritas ibu rumah tangga (IRT) yang menginjak usia lansia. Salah satu perajin gedek Ni Made Garis (50) mengungkapkan, dia bersama dengan Ni Nyoman Nyambrug (60) hampir 20 tahun lebih menggeluti pekerjaan sebagai perajin gedek. Hasilnya cukup untuk membantu perekonomian keluarga. ‘’Harga gedek saat ini dengan ukuran 3x2 yang berjumlah sebanyak lima lembar seharga Rp 230 ribu. Per lembarnya seharga Rp 50 ribu,’’ ujarnya. Hasil dari kerajinan ini biasanya ia kumpulkan di koperasi banjar yang kemudian dipasarkan di sejumlah daerah di Bali. Dalam sehari dia hanya bisa mengerjakan dua lembar gedek. Karena kondisi yang sudah lansia, mereka tidak bisa memenuhi semua pesanan, padahal permintaan pasar mulai tinggi. ‘’Prosesnya dari membelah bambu hingga menganyam,’’ tegasnya. Hal senada dikatakan Ni Nyoman Karmi (60). Menurutnya, di Banjar Tegal ada sekitar 150 perajin gedek. Dari jumlah itu sebagian besar adalah IRT. Bahan baku gedek berupa bambu tali yang sudah tersedia di desa tersebut. Jika kesulitan bahan baku, barulah didatangkan dari luar. ‘’Untuk bahan kami tidak membeli bambu dalam bijian. Tetapi dalam bentuk satu ikat bambu dengan jumlah 30 biji batang bambu seharga Rp 500 ribu,’’ katanya. Dikatakannya, 30 bambu mampu menghasilkan 20 lembar gedek dengan harga Rp 920 ribu. Keuntungan yang didapatnya sekitar Rp 420 ribu. Namun Rp 20 ribu masuk kas koperasi. (kmb28)
Harga Bahan Pokok Stabil, Pemkab Tetap Gelar Pasar Murah
Bali Post/dok
PASAR MURAH - Pasar murah yang digelar di Kecamatan Kediri, belum lama ini.
Tabanan (Bali Post) Menjelang hari besar keagamaan yaitu Galungan dan Natal, harga bahan pokok di Tabanan masih stabil. Kenaikan harga hanya terjadi pada komoditi sayur-sayuran. Meski demikian, Pemkab Tabanan dalam hal ini Bagian Ekonomi Setda Tabanan tetap menggelar pasar murah di tiga titik. Kepala Bagian Ekonomi Setda Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, Minggu (16/12) kemarin, mengatakan pasar murah digelar di Kecamatan Tabanan selama empat hari dan berlangsung di dua lokasi, yakni di depan Gedung Maria
dan depan Toko Nyoman. Sementara di Kecamatan Selemadeg dilangsungkan selama dua hari di areal parkir Pasar Bajera. Di pasar murah tersebut selain disediakan sembako, juga disiapkan elpiji 3 kg yang dijual sesuai HET yaitu Rp 14.500. ‘’Ini merupakan salah satu langkah dari pemerintah untuk mengontrol harga kebutuhan pokok dan harga elpiji di masyarakat jelang Galungan dan Natal,’’ ujar Ekayana sembari menambahkan, untuk elpiji 3 kg di setiap pasar murah disiapkan 200 tabung per hari.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan Primayani mengatakan, berdasarkan data, rata-rata harga kebutuhan pokok masih stabil. Kenaikan terjadi pada jenis sayursayuran, seperti kol, sawi putih dan wortel yang naik 50 persen dari pekan sebelumnya. Harga kol saat ini adalah Rp 8.000 per kg atau naik dari Rp 6.000 per kg. Begitu juga dengan sawi putih. Sementara harga wortel dari Rp 13.000 per kg naik menjadi Rp 20.000 per kg. Kenaikan harga terjadi
pada beras merah. Harga sebelumnya Rp 20.000 per kg dan kini naik menjadi Rp 24.000. Harga bawang merah naik sekitar 35 hingga 38 persen. Mengenai pasar murah, dia menyatakan saat ini Disperindag tidak melaksanakannya, sebab anggaran sudah habis. ‘’Tahun 2018 ini mendapatkan anggaran untuk menggelar pasar murah sebesar Rp 200 juta dan sudah terpakai semua. Pasar murah akan dilaksanakan tahun depan, di mana anggaran yang didapat untuk kegiatan ini sebesar Rp 190 juta,’’ ujar Primayani. (kmb24)
BULELENG
8
Senin Umanis, 17 Desember 2018
Ditemukan, Mayat Tersangkut di Irigasi Sawah
Singaraja (Bali Post) – Warga yang tinggal di BTN Satlit Asri, Kelurahan Banyuasri heboh pada Sabtu (15/12) lalu. Ini karena warga menemukan sosok mayat tersangkut di irigasi sawah. Setelah diperiksa, mayat itu dikenali bernama Siti Djasmini usia 85 tahun. Korban adalah warga BTN Satelit Asri, Gang XI No. 15, Kelurahan Banyuasri. Sehari-hari korban tinggal di rumah itu bersama anak perempuannya, Endang Purwaningsih. Salah seorang saksi, Jumaidi, menuturkan sebelumnya ia menemukan seseorang dengan posisi tengkurap di irigasi sawah. Awalnya saksi tidak curiga karena orang itu dikira sedang membersihkan irigasi sawah. Tidak berselang lama anak korban, Joko Suprianto, datang ke lokasi kejadian. Saat itu, dia kemudian mengangkat tubuh korban yang sudah lemas. Ko-
rban kemudian diantar berobat ke Rumah Sakit Parama Sidi, Singaraja. Setelah diperiksa, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia. Informasi itu kemudian menyebar dan diketahui polisi dan langsung melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan juga mengumpulkan barang bukti. Kepala Sub-Bagian (Kasubag) Humas Iptu Gede Sumerjaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. membenarkan telah menerima laporan penemuan mayat tersangkut di irigasi sawah. Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Atas fakta itu, diduga penyebab kematian korban karena faktor usia. Selain itu, sebelum kejadian, korban diduga terjatuh saat melintas di irigasi tersebut, hingga tidak sadarkan diri. Pihak keluarga sudah menerima kematian korban dengan ikhlas. (kmb38)
Bali Post/kmb38
PASAR MURAH – TPID Buleleng menggulirkan pasar murah menghindari lonjakan harga sembako menjelang atau saat hari raya Galungan dan Kuningan.
Stabilkan Harga Cabai dan Bawang, Jelang Galungan Dibangun Bangsal Pascapanen
Singaraja (Bali Post) – Untuk menstabilkan harga perlu strategi jitu. Salah satunya pola yang akan dilakukan Dinas Pertanian (Distan) Buleleng akan menyiapkan bangsal pascapanen. Keberadaan bangsal itu diharapkan jadi solusi efektif, terutama ketika harga kedua komoditas cabai maupun bawang itu turun. ‘’Keberadaan bangsal itu dipercaya dapat sebagai jalan keluar menstabilkan harga di tingkat petani,’’ ujar Kepala Bidang Hortikultura Distan I Gede Subudi, Minggu (16/12) kemarin. Menurutnya, komoditas cabai dan bawang itu selama ini sering terpengaruh situasi musim. Seperti pada musim hujan, harga cabai dan bawang jadi melonjak naik tajam. Ini karena produksi tidak sebanding dengan permintaan di pasaran. Namun sebaliknya, memasuki musim kemarau, kata Gede Subudi, harga komoditas dua produk pertanian itu berangsur-angsur turun, sehingga petani justru merugi. ‘’Sebab, harga cabai di tingkat petani sering anjlok. Bahkan, hasil penjualannya tidak cukup hanya untuk membeli pupuk,’’ terangnya. Pemerintah kini tengah merancang pembuatan bangsal pascapanen. Bangsal itu nantinya akan menampung hasil panen petani, terutama
saat harga komoditas turun. Bangsal akan mengolah hasil panen itu sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi. Tahap awal, bangsal pascapanen itu akan dibangun di Desa Pakisan Kecamatan Kubutambahan dan juga di Desa Bungkulan, Sawan. Bangsal pascapanen untuk komoditas bawang itu rencananya dibangun di Desa Bungkulan. Proses produksi komoditas pascapanen sebetulnya relatif sederhana. Bawang hasil panen petani itu bisa diolah menjadi bawang goreng dan dijual dalam kemasan toples. Sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi, ketimbang bawang dijual dalam bentuk bawang baru hasil panen. Sementara bangsal pascapanen di Pakisan akan diproyeksikan untuk komoditas cabai rawit. Bangsal ini dibangun dengan mengajukan proposal bantuan ke pemerintah pusat. ‘’Kami coba usulkan ke Kementerian Pertanian (Kementan) dalam bentuk peralatan. Peralatan itu dipergunakan mengolah komoditas setelah dilakukan panen,’’ katanya. Untuk proses pascapanen itu, Distan akan melibatkan Universitas Udayana (Unud) dan Bank Indonesia (BI). Kedua lembaga itu akan melakukan proses transfer teknologi dan pelatihan kepada para petani. (kmb38)
Pasar Murah Efektif Tekan Laju Inflasi
Singaraja (Bali Post) –
Perayaan hari Galungan dan Kuningan dikhawatirkan memicu kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako). Diprediksikan ada potensi peningkatan inflasi daerah pada pengujung tahun ini. Tidak ingin terjadi gejolak harga dan peningkatan inflasi, Tim Pengendali Inflasi daerah (TPID) mulai menggulirkan pasar murah di beberapa lokasi strategis di Bali Utara. Sesuai data 2017 lalu, laju inflasi bulan Desember di Buleleng berada pada pada angka 1,12 persen. Dari data itu, tidak menutup kemungkinan kalau angka inflasi pada akhir tahun ini lebih tinggi dari estimasi tersebut.
Karena itu, kata Sekretaris TPID Buleleng Desak Putu Rupadi, Minggu (16/12) kemarin, pemerintah akan menggelar pasar murah lebih awal. Jika sebelumnya pasar murah dilaksanakan sepekan jelang hari raya. Namun seka-
rang pasar murah digulirkan hingga dua pekan jelang hari raya. Pemerintah sengaja menerapkan strategi seperti itu dengan harapan pasar murah itu bisa dilakukan hingga ke tingkat desa. ‘’Dulu hanya di pasar-pasar
besar saja. Seperti Pasar Anyar, Pasar Banyuasri, atau Pasar Seririt. Tetapi, sekarang kami sebar sampai ke desa-desa. Pasar murah ini begitu efektif menekan laju inflasi,’’ katanya. Hingga kini TPID telah menggelar pasar murah di Desa Sangsit, Desa Kubutambahan dan Desa Tejakula. Agenda pasar murah itu selalu dipadati masyarakat. Sejumlah komoditas seperti bawang, beras, minyak goreng, gula, dan kopi, men-
jadi komoditas yang paling dicari. Kesempatan ini tidak disia-siakan warga. Biasanya, sembako ini dipesan untuk persiapan sebelum dan memasuki hari raya. Dari pelaksanaan pasar murah, TPID memastikan strategi itu bisa efektif menekan laju inflasi di Kabupaten Buleleng. Sehingga angka inflasi sepanjang 2018 bisa berada di bawah target maksimal empat persen. (kmb38)
Komite Sekolah Dituntut Kreatif dan Inovatif
Singaraja (Bali Post) – Pengurus komite sekolah di Kabupaten Buleleng kini dituntut memiliki strategi jitu kreatif dan inovatif. Komite bukan hanya bertugas melakukan kontrol pada kegiatan pendidikan, namun diharapkan turut berperan serta memajukan kegiatan pendidikan di sekolah. Demikian terungkap pada Rapat Koordinasi Penguatan Komite Sekolah, Jumat (14/12) lalu. Rapat
koordinasi itu diikuti ketua komite SD dan SMP seBuleleng. Rapat dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng Gede Suyasa serta Ketua Dewan Pendidikan Buleleng I Gusti Ngurah Agung. Kepala Disdikpora mengatakan, komite sekolah memiliki peran strategis dalam pembangunan pendidikan di daerah. Komite memiliki fungsi penting dalam hal ke-
mitraan dengan masyarakat serta stakeholder terkait. Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah, sudah dijelaskan secara terperinci hal-hal yang harus dilakukan oleh komite dan tak boleh dilakukan komite. Diperlukan pemahaman kuat terkait regulasi yang ada. Sehingga proses pendidikan bisa berjalan efektif.
‘’Komite bisa sebagai kontrol maupun partisipasi dan fungsinya itu dijalankan mulai dari penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), penetapan RKAS, pelaksanaan program kegiatan, hingga melakukan fungsi kontrol,’’ katanya. Ketua Dewan Pendidikan Buleleng I Gusti Ngurah Agung mengatakan, di tengah peran sentral komite sekolah harus melakukan
langkah revitalisasi. Sehingga komite lebih memahami hak, kewajiban, dan tanggung jawabnya. Selain itu komite juga harus lebih kreatif lagi dalam menggalang dukungan masyarakat untuk peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. ‘’Agar kreatif bisa dilakukan dengan meningkatkan sinergi antara komite, orang tua, dewan guru, dan sekolah,’’ jelasnya. (kmb38)
Jaga Kebersihan Lingkungan
Dana Desa Diarahkan untuk Pengelolaan Sampah DESA-desa di Buleleng setiap tahun menerima kucuran Dana Desa (DD) dari pemerintah. Jika tahun-tahun sebelumnya dana ini digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Tetapi sekarang desa-desa itu diinstruksikan memanfaatkan Dana Desa itu untuk percepatan pengelolaan sampah di desa masing-masing. Tujuannya juga untuk menjaga kebersihan lingkungan. Lalu, bagaimanakah model program itu akan digulirkan di desa?
Made Subur, S.H.
Pengelolaan sampah itu nanti akan melibatkan masyarakat melalui program yang bersifat padat karya. Program itu diyakini memberikan dampak positif lebih menggeliatkan bidang perekonomian masyarakat. Tahun 2019 ini, Buleleng menerima ku-
curan Dana Desa senilai Rp 124.026.738.000. Dana Desa itu dialokasikan kepada 129 desa. Di mana jatah dana tertinggi diterima Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt sebesar Rp 1,628 miliar. Sedangkan, terendah diterima Desa Tampekan, Kecamatan Banjar sebesar Rp
769.467.000. Berdasarkan petunjuk teknis pengelolaan Dana Desa, sebesar 30 persen dari jumlah Dana Desa yang diterima masingmasing desa itu diarahkan untuk program padat karya. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Made Subur, S.H. akhir pekan lalu mengatakan, program padat karya tunai di masing-masing desa itu dulunya fokus diarahkan untuk pembangunan infrastruktur. Namun, disayangkan alokasi dana itu belum menyentuh pemberdayaan lebih optimal. Untuk itu, tahun 2019, pemanfaatan-
nya akan diarahkan untuk pengelolaan sampah. Di beberapa desa malah ada yang sudah memiliki tempat pengolahan sampah. Kemudian Pemkab Buleleng sendiri telah punya Perda tentang sampah. Dengan potensi itu, maka dipercaya, program padat karya dalam bidang pengelolaan sampah itu akan berjalan maksimal. “Pola pemberdayaannya adalah dengan cara sampahsampah itu diolah. Sampah yang sudah diolah itu bisa dijual dijadikan pupuk. Sampah, plastik juga bisa dijual ke pabrik. Dengan cara itu, maka dipercaya sampah itu
bisa membantu pengentasan kemiskinan,” katanya. Mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng itu menambahkan, dengan pola pemberdayaan tersebut, pemerintahan desa itu dapat memberikan gaji kepada masyarakat, utamanya tenaga khusus pengolah sampah itu. “Warga diminta bekerja pada usaha yang dikelola desa menggunakan sumber dana desa itu. Upah yang diterima itu bisa digunakan untuk membiayai kehidupan sehari-hari mereka,” tegasnya. (mud)
GIANYAR
Senin Umanis, 17 Desember 2018
9
Bupati Berencana Bangun Sekolah Berbasis Hindu
Bali Post/kmb35
SEKOLAH HINDU - Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengunjungi anakanak yang bersekolah pada Paud/TK Hindu di Kabupaten Gianyar.
”Palebon” Panglingsir Puri Blahbatuh
Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalin Gianyar (Bali Post) Upacara Palebon Panglingsir Puri Blahbatuh I Gusti Ngurah Djelantik akan berlangsung Selasa (18/12) besok. Aparat kepolisian yang mengamankan prosesi palebon Panglingsir Puri Blahbatuh generasi XXIV ini sudah menyiapkan sejumlah pengalihan arus lalu lintas (lalin). Masyarakat diimbau mengikuti pengalihan arus lalin tersebut, guna meminimalisasi kemacetan. Kanit Regiden Polres Gianyar Ipda Untung Laksono mengatakan hal itu, Minggu (16/12) kemarin. Untung Laksono menerangkan, terkait pemakaian jalur utama di Desa Blahbatuh, khususnya dari Puri Blahbatuh melewati Jalan Wisma Gajah Mada menuju Setra Agung Blahbatuh. Penggunaan jalur tersebut untuk prosesi palebon akan berlangsung dari pukul 09.00 hingga pukul 15.00 Wita. “Jadi, selama itu akan dilakukan penutupan arus. Pengguna jalan diimbau untuk tidak melewati jalur tersebut karena akan ditutup untuk umum, kecuali tamu undangan dan pelayat serta penghuni,” ujarnya. Menurut Untung Laksono, perubahan arus lalin meliputi jalur dari Gianyar menuju Denpasar melalui Semabaung dialihkan ke barat, selanjutnya jalur melintasi Jalan Dharma Giri dialihkan ke utara lewat Semabaung. Selain itu, jalur dari Gianyar menuju Denpasar melalui Bona dialihkan ke selatan. Sebaliknya, jalur dari Denpasar menuju Gianyar melewati Sukawati dialihkan ke utara lewat Teges, Ubud. Sementara yang melintas hingga Kemenuh diarahkan menuju utara melewati Banjar Tengkulak. “Kami imbau masyarakat pengguna jalan untuk mematuhi pengalihan arus lalin ini, demi kelancaran pelaksanaan palebon di Puri Blahbatuh,” jelasnya. Berbagai persiapan masih dilakukan di Puri Blahbatuh untuk palebon Panglingsir Puri Blahbatuh I Gusti Ngurah Djelantik. Sesuai dudonan karya, Minggu (16/12) kemarin digelar upacara nunas toya hening panebusan di Beji Puri Ageng Blahbatuh. Selanjutnya, pada Soma Pon Sungsang atau Senin (17/12) hari ini diagendakan upacara pamerasan puja pralina di Puri Ageng Blahbatuh. Memasuki puncak palebon pada Anggara Pahing Sungsang atau Selasa (18/12) besok, akan diawali dengan masudha bumi di areal Setra Blahbatuh, melaspas pakoleman di Perempatan Agung Blahbatuh yang di-puput Ida Pedanda Putu Gunung. Memasuki Selasa siang akan dilaksanakan prosesi palebon dengan mengusung jenazah menggunakan bade dengan ketinggian 24 meter menuju Setra Ageng Blahbatuh. Usai prosesi tersebut, langsung dirangkai dengan upacara nganyut ke Pantai Saba. Sementara itu, pengerjaan bade sudah hampir rampung 100 persen. Uniknya, bade ini tidak menggunakan tumpang. “Bade ini tidak pakai tumpang, karena padmanegara, seperti padmasana tapi makereb,” ujar putra almarhum, A.A. Ngurah Kakarsana. Ngurah Kakarsana mengatakan, saat hari H, bade dengan bobot sekitar 15 ton ini akan diusung dari Puri Blahbatuh ke arah barat menuju Setra Ageng Blahbatuh. Untuk mengusung bade itu akan dibagi dalam 10 etape. Di mana untuk satu kali etape akan diusung oleh 300 krama. “Akan ada sekitar 3.000 krama yang ikut mengusung bade menuju Setra Ageng Blahbatuh,” tegasnya. Dikatakan, 3.000 krama itu berasal dari 12 banjar. Delapan banjar di antaranya ada di Desa Blahbatuh, sementara sisanya seperti Banjar Blangsinga, Bona dan lainnya. “Selain bade, krama juga akan dibagi dalam mengusung lembu menuju setra,” tandasnya. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Sekolah berbasis Hindu memang menjadi solusi dalam penanaman mental spiritual generasi muda, khususnya di Bali. Kabupaten Gianyar sendiri kini memiliki tiga PAUD/TK berbasis agama Hindu yang sudah mulai beroperasi. Sementara itu, Bupati Gianyar Made Mahayastra berencana menambah sekolah berbasis Hindu untuk tingkat SD, SMP hingga SMA. “Ke depan, saya berjanji tidak hanya PAUD/TK saja yang berbasis Agama Hindu di Gianyar, namun juga dari SD, SMP hingga tingkat SMA/SMK,” katanya saat mengunjungi PAUD/TK Hindu Negeri Desa Batuan, Kecamatan Sukawati dan PAUD/TK Hindu Negeri Tunas Wangi Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Sabtu (15/12) lalu. Namun, orang nomor satu di Gianyar ini mengakui rencana itu tentu tidak bisa segera tere-
alisasi. Dikatakan, ada sejumlah proses dan tahapan yang harus dipersiapkan. Ia mengharapkan dukungan dari semua pihak, mengingat pentingnya sekolah berbasis agama dalam menanamkan mental spiritual. “Saya yakin dengan dukungan semua pihak, semoga kita bisa memiliki sekolah berbasis Hindu di tingkat yang lebih tinggi seperti SD, SMP dan SMA/SMK,” jelasnya. Mahayastra mengaku sudah menyaksikan anak-anak PAUD/ TK di Kabupaten Gianyar yang bisa membuat canang, bahkan ada yang sudah bisa membuat klakat. Ia berharap, hal ini harus terus dikembangkan. “Kita harus mulai mengajegkan nilai-nilai agama Hindu sejak dini. Mengawali memang sangat sulit, namun jika sudah berjalan perlahan-lahan pasti akan berkembang ke arah yang lebih baik,” katanya. Selama kunjungan itu, Mahayastra juga sempat berdia-
log dengan para guru. Bupati asal Payangan ini berjanji akan berupaya meningkatkan kesejahteraan para guru di PAUD/TK berbasis Agama Hindu tersebut. “Tahun lalu, Pemkab Gianyar telah mengangkat guru PAUD/ TK Hindu menjadi Guru Tidak Tetap (GTT) sebanyak 47 orang. Ke depan, kesejahteraan mereka akan kita tingkatkan,” tegasnya. Menurut Mahayastra, antusiasme orangtua menyekolahkan anak-anaknya di PAUD/TK Hindu cukup tinggi. Bahkan, banyak permintaan datang dari masyarakat untuk mengalihkan status sekolah yayasan menjadi PAUD/ TK berbasis Agama Hindu. Saat ini di Kabupaten Gianyar telah memiliki tiga PAUD/TK negeri berbasis Agama Hindu, yaitu di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, di Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh dan satu lagi ada di Desa Bukian, Kecamatan Payangan. Dikatakan, ada sejumlah
hal yang membedakan PAUD/TK berbasis Agama Hindu dengan PAUD/TK negeri lainnya. Pertama dilihat dari bangunan yang sudah mencerminkan Hindu, alat permainan edukatif (APE) banyak yang bernuansa Bali seperti alat gambelan, ekstra menari dan sebagainya. “Untuk kurikulum masih tetap kurikulum nasional. Namun ditambah dengan muatan lokal, seperti pengenalan adat istiadat dan budaya Bali,” katanya. Mahayastra mengingatkan agar para guru tidak lagi mengajak anak-anak berwisata ke mall. Namun, mengajak mereka berwisata spiritual, dengan sembahyang ke pura-pura besar di Bali, sekaligus untuk pengenalan nama atau jenis palinggih. “Yang sederhana-sederhana saja dulu, mulai dari pengenalan nama, cara sembahyang, mengucapkan salam semua diberikan secara bertahap sesuai dengan tingkatan umur mereka,” tegasnya. (kmb35)
Pemilihan Bendesa Kisruh
Desa Pakraman Manuaba Terancam Tak Dapat Bantuan Gianyar (Bali Post) Kisruh pemilihan Bendesa Pakraman Manuaba diperkirakan akan berbuntut panjang. Desa pakraman yang terletak di Desa Kendran, Kecamatan Tegallalang itu terancam tidak memperoleh bantuan adat. Hal itu diungkapkan Perbekel Kenderan Dewa Kesuma, Minggu (16/12) kemarin. Kesuma mengaku sudah menyarankan Desa Pakraman Manuaba untuk menindaklanjuti permasalahan di internal adat. “Saya sudah dekati beliau yang terpilih, biar mengurus di mana kendalanya,” jelasnya. Namun, kata Kesuma, hingga saat ini belum ada titik temu mengenai masalah itu. Permasalahan belum tuntas, namun pihak yang berseteru ini sama-
sama diam. Apabila hal ini dibiarkan berlarut, maka hak desa seperti bantuan untuk pura dan sebagainya terancam tersendat. “Nanti kalau ada dana untuk di Pura-pura (kayangan desa - red) dan lainnya, tidak bisa tercapai. Untuk bendesa (insentif - red) juga tak bisa diambil,” ujarnya. Kesuma mengakui, akibat adanya protes tertulis dari calon bendesa yang kalah dan
penolakan dua banjar, maka bendesa terpilih saat ini tidak diakui oleh Majelis Adat Desa Pakraman. “Karena mungkin ada gugatan apa, maka saya sarankan menanyakan ke bendesa terkait, atau pihak kepanitian bagaimana prosesnya,” jelasnya. Sebelumnya, Ketua MADP Tegallalang Wayan Mupu menjelaskan, pascakisruh yang terjadi di Desa Pakraman Manuaba,
MADP Tegallalang sudah dua kali turun ke desa itu. “Kami sudah datang ke sana. Sudah diberikan petunjuk sesuai prosedur desa pakraman. Sampai detik ini belum ada perubahan,” jelasnya. Ia mengakui, meski sudah berulang kali memberi penjelasan, namun hingga saat ini belum ada perkembangan penyelesaian masalah di desa tersebut. “Sampai sekarang masih status quo,” tegasnya. Mupu menyayangkan kondisi ini mengingat umat akan menyambut hari raya Galungan. Selain itu, di pura juga akan banyak agenda adat, semestinya
bendesa yang sah sudah harus memimpin jalannya rangkaian agenda adat tersebut. “Sudah kami berikan saran sesuai petunjuk, tapi tidak ada juga,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, kandidat bendesa yang protes, Ketut Gambar, melayangkan surat kepada Gubernur Bali, Gupati Gianyar dan Majelis Madya Desa Pakraman. Ada tiga poin yang tertuang dalam protes mengenai prosedur pemilihan bendesa. Dua banjar juga menolak bendesa terpilih, yakni Banjar Tengah dan Banjar Triwangsa. (kmb35)
Pemkab Rekrut 70 Tenaga Pengawas Berbasis Masyarakat Digaji Rp 1 Juta Per Bulan
Gianyar (Bali Post) Tercatat 121 pelamar dari dari 70 desa se-Kabupaten Gianyar mengikuti tes seleksi sebagai tenaga pengawas berbasis masyarakat di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Sabtu (15/12). Mereka yang disiapkan sebagai pendamping kegiatan posyandu ini akan menerima gaji Rp 1 juta per bulan. Plt. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Gianyar Dewa Alit Mudiarta menerangkan, proses perekrutan tenaga pengawas berbasis masyarakat ini memang berlangsung cukup cepat, yakni mulai dari surat edaran DPMD tertanggal 5 Desember hingga ujian, Sabtu (15/12) lalu. Selama proses ini, setiap desa mengirim peserta maksimal tiga orang dan minimal satu orang, yang nantinya akan ditempatkan sebagai tenaga pengawas berbasis masyarakat. ‘’Dari 210 peserta yang seharusnya hadir, yang mengikuti tes seleksi hanya 121 orang pelamar,’’ ujarnya. Alit Mudiarta mengatakan, para pelamar yang mengikuti seleksi tersebut berlatar belakang pendidikan minimal lulusan SMK Kesehatan, D-1, D-2 dan D-3 di bidang kesehatan dan S-1 keperawatan dengan batasan
umur minimal 18 tahun hingga 40 tahun. Mereka mengikuti tiga tahapan tes, yaitu tes tulis dengan nilai score 30, wawancara score nilai 40 dan dan tes komputer score nilai 30. ‘’Nantinya, jumlah 121 pelamar akan disaring menjadi 70 orang saja untuk ditempatkan di masing-masing desa,’’ katanya. Menurut Alit Mudiarta, tim penguji berintikan tenaga ahli pendamping desa dan dari unsur DPMD Gianyar. Disinggung terkait adanya wakil yang dikirim salah satu desa, namun tidak lolos seleksi, pihaknya sudah mencari solusi dengan mencari nilai lebih tinggi dari pelamar lain di wilayah terdekat dari desa tersebut. Idealnya, tenaga pengawas memang harus berasal dari desa tersebut. Namun jika semua wakil yang dikirim tidak memenuhi standar nilai, maka akan ada pengecualian. ‘’Ada pengecualian karena kami ingin tenaga yang direkrut benar-benar berkualitas dan loyal terhadap pekerjaannya,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, tujuan dari perekrutan tenaga pendamping berbasis masyarakat ini untuk revitalisasi posyandu di Kabupaten Gianyar.
Bali Post/kmb35
SELEKSI - Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra saat mendampingi Bupati Gianyar I Made Mahayastra memantau pelaksanaan tes seleksi sebagai tenaga pengawas berbasis masyarakat. ‘’Inovasi yang ingin dibenahi ialah penguatan posyandu, di mana diperlukan adanya pendamping di kelompok posyandu. Masingmasing desa satu orang,’’ ujarnya. Istri Bupati Gianyar ini mengakui anggaran untuk proses seleksi ini sama sekali tidak ada. Namun dengan semangat ngayah, akhirnya berhasil menyelenggarakan proses seleksi tenaga pendamping berbasis masyarakat bersama DPMD
Gianyar. ‘’Wawasan mereka tentang posyandu maupun adat istiadat di desanya juga sangat kita perlukan, di samping kesiapan mereka sebagai pendamping. Skill di bidang komputer juga menjadi persyaratan wajib, mengingat saat ini posyandu kita sudah berbasis IT,’’ katanya. Bupati Gianyar I Made Mahayastra juga berkesempatan memantau suasana proses seleksi ujian, yang menurutnya berlang-
sung cukup ketat dan transparan. Ia menjamin proses ini berlangsung transparan dan tidak ada celah untuk melakukan kecurangan dalam proses penerimaan. ‘’Setelah lolos seleksi, para tenaga terpilih yang berjumlah 70 orang ini akan diangkat menjadi tenaga pendamping dengan SK Bupati dengan nominal gaji sebesar Rp 1 juta per bulan. Dananya sudah dianggarkan dalam APBD tahun 2019,’’ katanya. (kmb35)
JEMBRANA
10
Senin Umanis, 17 Desember 2018
Sempat Molor, Kebun Raya Jagatnata Akhirnya Selesai Negara (Bali Post) –
Sempat mengalami keterlambatan pengerjaan, akhirnya pembangunan Kebun Raya Jagatnata selesai. Dari pengamatan Minggu (16/12) kemarin, sejumlah titik pekerjaan yang sempat molor seperti Wantilan Jagatnata dan relief mengelilingi Pura Jagatnatha sudah selesai. Masih ada aktivitas namun berupa kegiatan pembersihan sisa-sisa material pekerjaan. PPK Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Bali, Ketut Suarta, dikonfirmasi kemarin mengungkapkan, bahwa secara umum pekerjaan sudah rampung. Namun, diakui masih ada sisa material dari pekerjaan yang saat ini sedang proses pembersihan. Pihaknya juga sudah me-
minta kepada rekanan untuk membersihkan material tersebut. Nanti juga akan dibersihkan bersama Dinas selaku penerima manfaat. Memang pembangunan itu sempat molor dari kontrak sebelumnya, yakni 22 Oktober lalu. Tetapi akhirnya diperpanjang 50 hari atau sampai 11 Desember. Dan
saat ini menurutnya seluruh pekerjaan sudah selesai. “Sekarang pembersihan dan servis yang rusak-rusak saja,” tandasnya kemarin. Selain pengerjaan yang bersumber dari APBN, juga ada tambahan pekerjaan yang bersumber dari APBD. Di antaranya pengadaan instalasi listrik senilai Rp 471
juta. Instalasi listrik termasuk lampu-lampu penerangan di lahan parkir Kebun Raya Jagatnata nampak sudah dikerjakan dan beberapa lampu di antaranya sudah hidup. Pengerjaan dengan kontrak per 14 November 2018 itu diberikan waktu hingga 35 hari dikerjakan oleh PT Cahaya Bintang Electrical. Diberitakan sebelumnya KR Jagatnata yang dikerjakan secara bertahap sejak dua tahun lalu ini, ditargetkan rampung akhir tahun ini. (kmb26)
Rangkaian HUT Ke-19 JVC
Ketua DPRD Jembrana Lepas Penyu di Perancak KETUA DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, Minggu (16/12) kemarin, mengikuti sejumlah kegiatan bakti sosial (baksos) rangkaian HUT Jembrana Vespa Club (JVC) yang ke-19. Komunitas klub pencinta Vespa di Jembrana ini menggelar sejumlah kegiatan sosial, di antaranya pelepasan penyu di Pantai Perancak, kerja bakti bersih pantai hingga penyerahan bantuan ke panti asuhan dan penyandang disabilitas.
Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa memimpin pelepasan penyu di KPP Kurma Asih Perancak bersama sejumlah pejabat lainnya. Baksos dilanjutkan dengan giat bersih pantai serta penyerahan bantuan sembako ke Panti Asuhan Artha Kara Kumara, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara. Sugiasa menyambut baik sejumlah kegiatan baksos yang digelar klub JVC itu. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat
LEPAS PENYU – Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa melepasliarkan penyu di Pantai Perancak saat HUT ke-19 JVC, kemarin.
diikuti klub-klub serupa karena selain menunjukkan kepedulian dengan sesama, juga mendukung program pemerintah. Ketua JVC Made Angga Warsita mengatakan, kegiatan rangkaian HUT JVC ini berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama puncak seremoni dihadiri ribuan penggemar Vespa dari berbagai daerah. Puncaknya dengan pemotongan tumpeng dan hiburan band reggae lokal Jembrana di halaman parkir Pemkab Jembrana yang juga dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha. Selanjutnya hari kedua, Minggu (16/12) kemarin, digelar baksos diikuti puluhan anggota JVC Jembrana. Dalam HUT ke-19 ini, sengaja dipilih kegiatan pelepasan penyu dengan harapan nantinya hewan langka itu bisa lestari. ‘’Filosofinya sama dengan Vespa yang sudah antik, kami juga peduli terhadap kelestarian hewan langka,’’ tandasnya. Begitu halnya dengan kegiatan bersih pantai dan penyerahan bantuan ke panti asuhan sebagai bentuk kepedulian lingkungan dan sesama. Sehingga perayaan HUT tidak sekadar seremonial, melainkan juga berbagi dengan sesama. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan santunan untuk anak penyandang disabilitas di Kaliakah. (ad591)
Bali Post/
SELESAI – Bangunan Wantilan di dalam kawasan Kebun Raya Jagatnata akhirnya selesai dikerjakan.
BPD Bali Cabang Negara Gelar Program Cinta Pasar di Pasar Yehembang PROGRAM Cinta Pasar BPD Cabang Negara di pengujung akhir tahun, menyambangi masyarakat di Pasar Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Minggu (16/12) kemarin. Program ini merupakan upaya BPD Cabang Negara untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya kalangan pedagang di pasar-pasar tradisional di Jembrana. Dalam kegiatan itu, BPD Bali Cabang Negara menerjunkan mobil layanan dan puluhan petugas untuk memberikan informasi produkproduk dan layanan perbankan secara online. Masyarakat yang membuka rekening baru juga mendapatkan suvenir serta ATM GPN (Gerbang Pembayaran Nasional). Kelebihan menggunakan ATM GPN itu, nasabah BPD Cabang Negara bisa bertransaksi di gerai ATM manapun. Kepala BPD Cabang Negara Ida Bagus Surawan mengatakan, program Cinta Pasar BPD Bali Cabang Negara ini merupakan kegiatan rutin dalam upaya memperkenalkan produk-produk Bank serta mendekatkan diri khususnya masyarakat di pasar. Untuk akhir tahun, program ini menyasar Pasar Yehembang yang memiliki 113 pedagang baik los dan kios. ‘’Lewat Cinta Pasar ini, kita mendekatkan diri kepada masyarakat khususnya para pedagang di pasar. Pedagang yang belum punya rekening kita ajak membuka rekening,’’ terangnya. Setelah membuka rekening, nantinya para nasabah itu akan dijemput rutin petugas bank untuk
menabung. Dari rutinitas setoran tabungan tersebut, bank bisa mengukur kemampuan usaha mereka. Bila memungkinkan, para pelaku UMKM ini akan dibantu meningkatkan permodalan melalui produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BPD Bali. Salah satu nasabah baru, Kadek Liani (37), mengaku tertarik membuka tabungan SIBAPA (Simpanan Bali Dwipa) dengan berbagai kelebihan produk tabungan itu. ‘’Kantor layanan (BPD) juga dekat (Pasar Yehembang) dan kebetulan ada program ini (Cinta Pasar), sekalian buka rekening,’’ ujar pedagang ini.
Selain menjaring nasabah baru dalam kegiatan Cinta Pasar itu puluhan nasabah BPD lama juga mengikuti produk-produk lainnya, seperti Tabungan Hari Tua (THT). Selama kurang lebih tiga jam kegiatan yang disertai dengan hiburan rakyat, pihak penyelenggara menggaet 62 nasabah atau sekitar 55 persen dari total jumlah pedagang di Pasar tersebut. BPD Bali Cabang Negara memiliki satu kantor induk, dua kantor cabang pembantu (Gilimanuk dan Pekutatan), dua kantor Kas (Yehembang dan Melaya) serta tiga unit pelayanan kas di Pemkab Jembrana dan Kantor Samsat. (ad592)
CINTA PASAR BPD – Program Cinta Pasar BPD Bali Cabang Negara, Minggu (16/12) kemarin, menyasar Pasar Yehembang, Kecamatan Mendoyo. Program ini dilakukan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat pasar sekaligus memberikan informasi produk-produk BPD Bali.
Senin Umanis, 17 Desember 2018
KARANGASEM
11
Atap ”Wewarungan” SDN 1 Tiyingtali Bocor
Proses Belajar Mengajar Terganggu Saat Hujan Amlapura (Bali Post) Aktivitas belajar mengajar di SD Negeri 1 Tiyingtali, Kecamatan Abang terhambat ketika hujan turun. Pasalnya, wewarungan yang jadi tempat belajar sementara siswa pascagempa Lombok di sejumlah titik mengalami kebocoran. Tidak pelak air hujan membasahi sejumlah ruangan kelas.
Bali Post/kmb41
BELAJAR - Siswa SDN 1 Tiyingtali ketika belajar di wewarungan. Ketika hujan air masuk ke dalam akibat sejumlah titik atapnya mengalami kebocoran.
Kepala Sekolah SD Negeri 1 Tiyingtali, Sang Putu Swandiyasa menjelaskan, belakangan ini terus turun hujan. Hal ini membuat wewarungan bocor setelah diguyur hujan. Kondisi atap wewarungan bocor terparah ditempati siswa kelas III. Banyak air masuk ke dalam akibat bocornya lumayan besar. “Wewarungan kelas lainnya masih aman-aman saja. Hanya sedikit saja atapnya bocor. Kar-
ena itu, aktivitas belajar mengajar sebelum masa liburan masih tetap bisa dipaksakan berjalan,’’ ujarnya Atas kondisi tersebut, beberapa siswa memang mengeluh. Ruang SD 1 Tiyingtali rusak parah usai diguncang gempa beberapa bulan lalu. Atapnya roboh dan dinding retak. Malah sebelum dibuat wewarungan siswa sempat belajar ditenda terbuka sekitar sekolah.
Pria asli Abang ini menambahkan, pada semester dua nanti siswa akan dipindah tempat belajarnya. Dikatakan, beberapa ruang kelas sudah dapat perbaikan. Seperti kelas III, IV, V, dan VI. Sedangkan siswa kelas I dan II kemungkinan masih belajar di wewarungan hingga kelas yang bocor itu diperbaiki. “Sekarang siswa sudah memasuki masa liburan semester. Mungkin mulai semester II akan
dipindah, setelah ruangan di-pelaspas. Ruang kelas yang diperbaiki yakni ruang kelas III, IV, V, VI, serta perpustakaan dan toilet. Kelas I dan II sementara tetap belajar di wewarungan,” jelasnya. Pihaknya berharap, Pemerintah Daerah (Pemda) Karangasem segera menganggarkan perbaikan ruang kelas I dan II, serta ruang guru demi lancarnya aktivitas belajar mengajar di sekolah. “Kami sangat berharap Pemkab bisa memberikan atensi, sehingga tahun depan ada proyek rehabilitasi di sekolah ini,’’ harap Swandiyasa. (kmb41)
Dewan Reses Diimbau Bupati Serahkan Sertifikat Tanah kepada Warga Tulamben Bisa Dijadikan Agunan Tujuan Produktif Jangan Kampanye
Amlapura (Bali Post) Para anggota DPRD yang kini kembali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada pileg mendatang, diharapkan agar taat pada aturan yang berlaku. Bawaslu meminta saat masa reses dewan supaya tidak memanfaatkan untuk kepentingan politik praktis, yakni melakukan kampanye terselubung. K o r d i v H u k u m , Data dan Informsi Bawaslu Karangasem I Kadek Puspa Jingga, Minggu (15/12) k e -
marin di Amlapura mengungkapkan, kegiatan reses sangat berpotensi ditunggangi kepentingan kampanye. Karena itu Bawaslu menyerukan agar reses dewan tidak diisi pemasangan alat peraga kampanye (apk) maupun penyebaran bahan kampanye. Masa reses, kata Puspa Jingga merupakan bagian dari kegiatan dewan baik yang duduk di kursi DPR-RI, DPR Provinsi dan kabupaten ter-
I Kadek Puspa Jingga
masuk juga DPD menyerap aspirasi serta menghimpun harapan masyarakat. Dalam pelaksanaannya reses menggunakan anggaran negara. Karena itu tidak boleh ditunggangi kepentingan kampanye. “Kami minta jajaran di kecamatan maupun desa agar benar-benar memastikan reses yang dilakukan dewan tidak ada unsur kampanyenya,” ujar jingga. Itu penting, kata Puspa Jingga menjaga proses demokrasi di bumi lahar ini supaya tetap aman. Para peserta pemilu termasuk calon legislatif diminta mentaati aturan-aturan yang digariskan. Peserta pemilu agar mencari simpati masyarakat agar mereka taat aturan. “Jangan berusaha mencari simpati justru dengan cara melanggar aturan. Misalnya dengan tidak memasang APK pada tempattempat yang dilarang. Sebab, masyarakat sekarang sudah cerdas meBali Post/kmb41 n e n t u k a n p i l i h a n n y a , ” pintanya. (kmb41)
Amlapura (Bali Post) Penyerahan sertifikat tanah dilakukan Bupati Karangasem kepada warga Desa Tulamben Kubu, Minggu (16/12) kemarin. Penyerahan sertifikat itu dalam rangka pembaharuan pelayanan kepada wasyarakat yang merupakan inovasi terintegrasi dilakukan Kementerian melalui Badan Pertanahan Nasional. Penyerahan sertifikat kepada warga yang dilakukan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri disaksikan Kepala
BPN Provinsi Bali. Kepala BPN Provinsi Bali Rudi Rubijaya mengatakan pihaknya meminta kepada masyarakat supaya benar-benar dapat menjaga dengan baik sertifikat yang diterima. Sertifikat itu merupakan tanda bukti kepemilikan sebidang tanah. Bisa juga sertifikat itu dijadikan sebagai usaha yang tujuannya mensejahterakan kehidupan warga. “Kami minta tolong supaya sertifikat ini dapat dijaga untuk kepentingan kelu-
arga. Kalau digunakan sebagai agunan harus untuk usaha produktif. Sertifikat ini jangan diberikan kepada orang lain,” pesannya. Kepala Dinas Pertanian Karangasem I Wayan Supandi menjelaskan, program penyertifikatan tanah ini sangat bagus. Sebab mampu menyelesaikan permasalahan mendasar terkait kepemilikan tanah. Dengan adanya setifikat ini, otomatis tanah itu sudah milik sendiri yang berkekuatan hukum. “Den-
Bali Post/kmb41
SERAHKAN - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat di Desa Tulamben, Kubu, Minggu (16/12) kematin.
gan di bagikannya sertifikat ini, masyarakat bisa mencari agunan di bank. Namun uangnya mohon dipakai usaha ekonomi produktif,” harap Supandi. Bupati Gusti Ayu Mas Sumatri mengatakan, penyelenggaraan program ini merupakan hasil kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilaksanakan di Desa Tulamben Tahun 2018. “Kegiatan PTSL sebagai wujud kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat. Pemerintah mendekatkan dan memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dibidang pertanahan,” katanya. Program PTSL ini adalah inovasi pemerintah dalam penyelenggaraan pelayanan pertanahan terintegrasi dengan mendekatkan pelayanan yang dilaksanakan kementerian dan lembaga masyarakat. Warga tidak perlu datang jauh-jauh lagi ke Kantor Pertanahan. Sebab Kantor Pertanahan sendiri yang turun ke masyarakat pendaftarkan tanah warga. Diharapkan tahun 2019 seluruh tanah di Karangasem sudah terdaftar pada program PTSL ini. (kmb41)
Warga Pande Ciptakan Pompa Hidropande
Atasi Krisis Air Musim Kemarau di Desa Amerta Bhuana
Sepertinya krisis air bersih yang dialami warga di Desa Amerta Bhuana, Selat selama bertahun-tahun saat musim kemarau akan segera teratasi. Pasalnya, saat ini di desa tersebut sudah dibangun pompa Hidropande. Keberadaan pompa Hidropande itu dipercaya dapat mengatasi permasalahan krisis air bersih selama ini. Apalagi, pompa Hidropande itu sangat ramah lingkungan, karena tidak memakai listrik dan juga BBM. Lalu bagaimanakah mekanisme pompa itu memproduksi air dialirkan ke masing-masing rumah warga? POMPA Hidropande itu diciptakan salah seorang warga Pande Mangku Nyoman Merdana. Pensiunan ahli pertanian yang bekerja di dalam dan luar negeri itu menciptakan pompa tanpa meng-
gunakan daya listrik dan juga BBM. Setelah dilakukan percobaan pompa Hidropande itu bisa mengangkat air hingga ketinggaan 150 meter dengan debit air satu sampai tiga liter per detik. Melalui Yayasan
Sanggraha Dibia Tohlangkir itu air akan dinaikkan kemudian ditampung di sebuah bak penampungan. Setelah itu air baru didistribusikan ke masing-masing ke rumah warga menggunakan sistem gravitasi. Pencipta pompa Hidropande Pande Mangku Nyoman Merdana mengatakan, cara kerja pompa itu memanfaatkan tenaga palu air. Mekanismenya, tabung akan mendorong air ke atas dengan sistem buka-tutup. Sistem itu membuat air terus muncrat ke atas tanpa bisa kembali lagi. ‘’Kemampuan pompa Hidropande ini dengan terjunan/turunan satu meter elevasi mampu mengangkat air setinghi 25 meter ver-
tikal. Dari elevasi turunan lima meter maka akan bisa mengangkat air setinggi 150 meter ke atas,’’ katanya. Kepala Desa Amerta Bhuana I Wayan Suara Arsana menjelaskan, dengan adanya pompa tepat guna Hidropande ini dipercaya dapat menjawab kegalauan warganya yang setiap musim kemarau. Setiap kemarau datang, warga selalu kesulitan air bersih. Karena itu mau tidak mau warga harus membeli air bersih memakai mobil tangki dengan harga relatif mahal. Pasalnya, air hujan yang ditampung di dalam cubang habis, sehingga warga terpaksa harus membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. ‘’Jadi, dengan adanya pom-
pa Hidropande itu kita berharap krisis air bersih bertahun-tahun dialami warga itu bisa teratasi,’’ ujar Suara. Biaya pembuatan pompa Hidropande, kata Suara, menghabiskan dana sekitar Rp 200 juta. Pompa ini bisa bertahan dua sampai lima tahun tanpa harus ada perawatan khusus. ‘Pompa ini sangat bagus. Karena ramah lingkungan lantaran tidak memakai listrik dan BBM. Jadi dengan adanya pompa ini merupakan solusi tepat mengatasi krisis air bersih di sini. Pompa ini sudah dipasang di 20 titik di Bali. Jadi ke depan pompa ini diharapkan jadi solusi mengatasi krisis air bersih di seluruh wilayah di Bali,’’ jelasnya. (eka)
Bali Post/kmb41
POMPA HIDROPANDE – Di Desa Amerta Bhuana akan dibangun pompa Hidropande. Pompa itu sebagai solusi mengatasi krisis air bersih yang dialami warga ketika musim kemarau.
KLUNGKUNG
12 SOSOK Pesta Rakyat Klungkung
Momen akhir tahun kali ini akan terasa berbeda bagi warga Klungkung. Pesta Rakyat Klungkung tahun ini akan diisi dengan makan gratis bagi seluruh warga Klungkung. Bahkan, panggung hiburan utama akan diisi dengan band top semua generasi asal Yogyakarta, Sheila On 7 (SO7). Demikian disampaikan Ketua Panitia Pesta Rakyat Klungkung Nyoman Widana saat ditemui di sela-sela persiapan acara, Minggu (16/12) kemarin. Momen hiburan ini, katanya, akan digunakan untuk menyatukan kembali masyarakat Klungkung, setelah sempat terbelah dalam pemilihan kepala daerah. “Itulah sebabnya, Pesta Rakyat Klungkung tahun ini temanya ‘Bersatu Membangun Klungkung’,” kata Widana. Ini sejalan dengan periode kedua kepemimpinan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, yang baru saja dilantik pada Minggu (16/12) kemarin. Sehingga Pesta Rakyat Klungkung ini diharapkan bisa menjadi momen untuk melupakan perbedaan, agar bersama-sama mendukung proses pembangunan daerah. Pesta Rakyat Klungkung akan dipusatkan di Lapangan Puputan Klungkung pada 20 Desember 2018. Kabar akan hadirnya sang vokalis SO7 Duta dan kawan-kawannya sudah tersebar di seluruh Bali. Diperkirakan ribuan fans dari band yang populer dengan single berjudul “Dan”, “Pejantan Tangguh”, “Yang Terlewatkan” hingga “Radio” ini akan memadati Lapangan Puputan Klungkung. “Di sini juga banyak fansnya. Kami sengaja mengundang SO7 agar Pesta Rakyat Klungkung tahun ini benar-benar meriah,” ujar Widana. Selain SO7, Pesta Rakyat Klungkung juga akan dimeriahkan artis lokal lainnya, seperti Tika Pagraky, Rocktober, Alien Child, Yesi Diana, dan Drafity. Sementara disinggung mengenai program makan gratis, seluruh pedagang khas Klungkung akan disediakan tempat di lapangan. Nantinya setiap pengunjung bisa makan sepuasnya, karena para pedagang tersebut sudah dibooking panitia. (gik)
Belajar Khusus di Dekopinda Klungkung
Pemkot Padang Gali Cara Pengelolaan Koperasi, Kagumi Koppas Srinadi
NAMA besar Kabupaten Klungkung kian dikenal secara nasional dalam pengelolaan koperasi. Ini tidak terlepas dari pengelolaan koperasi di bawah naungan Dekopinda (Dewan Koperasi Indonesia Daerah) Klungkung. Cara Klungkung membangun koperasi ini pun membuat Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat secara khusus ingin menggali pengetahuan pengelolaan koperasi selama dua hari di Klungkung. Keseriusan Kota Padang ini nampak dari para tokoh yang datang. Mulai dari pejabat penting di eksekutif, seluruh pengurus Dekopinda Kota Padang, hingga pejabat terkait di legislatif Kota Padang. Pada hari pertama, mereka berdiskusi panjang dengan Pengurus Dekopinda Klungkung di Sekretariat Dekopinda didampingi pejabat terkait Dinas Koperasi UKM dan Perindag Klungkung, Jumat (14/12) lalu. Di sana rombongan dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra yang kebetulan juga sebagai Ketua Dekopinda Kota Padang. Dari diskusi tersebut mereka terkesan dengan cara Dekopinda Klungkung dalam membina dan memberdayakan seluruh koperasi di Klungkung yang berjumlah 132 koperasi. Bahkan Dekopinda Klungkung dapat berkolaborasi dengan baik bersama Dinas Koperasi dalam penanganan koperasi yang tidak aktif. Wahyu mengatakan, ingin tahu bagaimana cara daerah melakukan penanganan koperasi yang tidak aktif. Selain itu, juga bagaimana mencegah maraknya serangan toko modern dari kota hingga ke desa, yang sangat mengganggu usaha mikro seperti koperasi. ‘’Kami ada 700-an koperasi di Kota Padang. Kami lihat di sini, perkembangan koperasi begitu pesat. Bahkan, ada koperasi dengan sembilan unit usaha besar. Ini luar biasa,’’ katanya.
Ia makin terkesan dengan cara Klungkung mengelola koperasi setelah pada hari kedua, Sabtu (15/12) lalu, saat berkunjung langsung ke koperasi terbesar di Bali itu, yakni Koppas Srinadi Klungkung. Inilah yang dimaksud dengan koperasi dengan sembilan unit usaha besar, meliputi unit simpan-pinjam, pasar grosir, swalayan mini, percetakan dan konveksi, swalayan bangunan, supermarket inti, wisata tirta, unit bengkel dan Radio Srinadi FM. Bahkan, rombongan Kota Padang ini semakin kaget setelah tahu kalau Koppas Srinadi anggotanya mencapai hingga 12.600 orang. Sebab, rata-rata koperasi di Kota Padang anggotanya antara 50 sampai 100 orang, dengan satu sampai dua unit usaha. Ketua Dekopinda Klungkung Ngakan Made Nata mengatakan, kini Klungkung makin sering menerima kunjungan dari daerah lain di Indonesia. Tujuannya, untuk belajar bagaimana sebuah koperasi bisa menjadi ibarat perusahaan besar tanpa pemilik tunggal karena pemiliknya adalah anggotanya. Bahkan, koperasi kini malah berkontribusi besar dalam pembangunan daerah. Ini t i d a k t erl ep a s d ari kes eriusan pemerintah daerah maupun Dekopinda dalam membangun hingga membina koperasi bersama-sama. Sekarang Klungkung semakin dikenal dengan ikon koperasinya sehingga menjadi daya tarik wisata bagi daerah lain untuk studi pengelolaan koperasi. Dia berharap hasil pengetahuan yang digali dari Dekopinda maupun koperasi di Klungkung, dapat diimplementasikan di Kota Padang, sehingga bisa maju bersama dalam gerakan koperasi. ‘’Klungkung sekarang adalah ikon koperasi Indonesia,’’ kata Ngakan Nata, yang juga sebagai Ketua Koppas Srinadi Klungkung ini. (ad599)
KUNJUNGAN - Ketua Dekopinda Klungkung Ngakan Made Nata saat menerima oleh-oleh khas Kota Padang dari jajaran Pemkot Padang yang melakukan kunjungan untuk menggali pengetahuan pengelolaan koperasi selama dua hari di Klungkung.
Senin Umanis, 17 Desember 2018
Dituding Tebang Pilih, Bawaslu Persilakan Ajukan Somasi
Semarapura (Bali Post)Upaya penertiban APK (Alat Peraga Kampanye) oleh Bawaslu Klungkung bersama Satpol PP, terus mendapat protes dari tim sukses dan caleg. Kali ini protes datang dari Caleg DPRD Provinsi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), I Kadek Agus Mulyawan. Minggu (16/12) kemarin, Agus Mulyawan menuding penertiban APK belum lama ini, dinilai tebang pilih. Padahal masih banyak APK lain yang terang-terangan melanggar, tetapi tidak kena penertiban. Agus Mulyawan mengatakan, penertiban APK dilakukan setengah-setengah, seperti tidak ada unsur keadilan. Bahkan, dia mencatat di beberapa tempat lembaga pendidikan pun terlihat ada yang memasang APK berupa spanduk. Menurutnya, itu nyata dilarang tetapi tidak ditertibkan. Menurutnya, masih banyak juga baliho dan spanduk yang masih terpasang di zona-zona yang dilarang berdasarkan Surat Keputusan Nomor.77/ PL.01.5-Kpt/5105/Kab/ IX/2018 tentang Penetapan Alat Peraga Kampanye dan Tempat Rapat Umum Pemi-
lihan Umum 2019, jika itu yang dipakai acuan. Selain itu, menurut Agus Mulyawan, upaya penertiban tidak bisa memakai acuan surat keputusan tersebut. Sebab, setelah dipelajari, dalam keputusan tersebut hanya menekankan secara spesifik posisi zona Alat Peraga Kampanye DPRD Kabupaten Klungkung, DPD dan presiden dan wakil presiden saja. Tidak ada yang mengatur zona yang menyebutkan secara spesifik zona APK para caleg, baik APK para caleg DPRD Provinsi dan DPRRI. Bahkan, di Keputusan Komisi Pemilihan Umum
Provinsi Bali pun tidak ada yang mengatur zona caleg provinsi, tetapi tetap ditertibkan. “Jika bicara prosedural, caleg provinsi mau ditertibkan, seharusnya koordinasi dulu sama KPU Provinsi, biar jelas aturannya. Kan lucu, zona tidak ada aturannya, tetapi ditertibkan,” kata caleg nomor urut 1 ini. Mengenai wacana caleg provinsi harus tandem dengan caleg DPRD kabupaten, menurutnya, ini seharusnya ada SK resminya, bukan berdasarkan pembahasan saja dan disepakati. Namun, seharusnya dibuatkan surat keputusan, agar legal for-
malnya bisa berlaku. “Tandem sebenarnya juga kurang efektif karena terkadang dapat membingungkan para pemilih saat ini,” katanya. Kebijakan dengan tidak dibuatkan zona APK untuk caleg provinsi, dinilai sangat merugikan pihaknya sebagai partai pendatang baru. Bagaimana mau memperkenalkan diri kepada masyarakat jika tahapan perkenalan saja sudah dipersulit, di mana pun masang baliho dan spanduk akan dianggap melanggar. Dia berharap di sisa masa kampanye ini, dibuatkan zona masing-masing caleg, sepakati dan dibuatkan SKnya. Pihaknya mengaku masih berkoordinasi dengan partai untuk mengambil langkah-langkah hukum atas dugaan penertiban ini. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Bawaslu Klungkung, Komang Artawan, Minggu
kemarin, mengatakan seluruh APK diduga melanggar zona pemasangan pasti akan ditertibkan. Tetapi, akan dilakukan secara bertahap. Sebab, pelanggaran pemasangan APK ini cukup banyak. Dia meminta para caleg mematuhi peraturan zona pemasangan. Sebab, aturan zona sejatinya sudah ditetapkan dalam surat keputusan KPU Kabupaten. “Penertiban akan dilakukan lagi, setelah Pesta Rakyat Klungkung. Sebab, sekarang Satpol PP semuanya fokus ke sana,” katanya. Dia menambahkan, kalau masih ada caleg yang protes tentang zona pemasangan APK, pihaknya siap menghadapinya. Namun, dia meminta para caleg mengajukan somasi lebih dulu ke KPU Kabupaten atau KPU Provinsi, untuk penataan ulang tentang pemasangan APK. (kmb31)
Sisi Lain Pelantikan Bupati Klungkung
Suwirta Menangis Haru Atas Dukungan Kedua Orangtuanya Bupati Klungkung Nyoman Suwirta akhirnya dilantik untuk masa jabatan 2018-2013 pada periode kedua di Gedung Wisma Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Minggu (16/12) kemarin. Usai pelantikan, Suwirta menangis haru, setelah melihat kedua orangtuanya yang sudah renta ikut hadir. Bupati Suwirta mengaku tak kuasa menahan air matanya melihat dukungan penuh kedua orangtuanya yang selalu mendoakannya senantiasa sukses memimpin meski jauh tinggal di Kepulauan Nusa Ceningan, Nusa Penida. Ditemui usai pelantikan, di Rumah Jabatan Bupati Klungkung, Jalan Cut Nyak Dien, Semarapura, Bupati Suwirta nampak sudah melepas seragam putih-putih saat dia mengikuti pelantikan. Dia masih ditemani kedua orangtuanya, Made Baum dan Ni Wayan Bari. Keduanya memang sudah nampak renta, masingmasing berusia 87 tahun dan 82 tahun. Duduk di atas sofa, di antara kedua orangtuanya, Bupati Suwirta bercerita kalau dukungan kedua orangtuanya sangat besar. Sejak periode pertama sampai memasuki periode kedua dia mengaku selalu ingat pesan kedua orangtuanya. Pesan kedua orangtua atas anak ketujuhnya ini tidak banyak. Seperti Made Baum, dia berpesan kepada Bupati Suwirta sejak menjadi pejabat agar selalu menjadi orang jujur, apa adanya dan mengayomi. Bupati Suwirta mengaku selalu mengingat pesan itu, sehingga dalam memimpin tidak ada perilaku koruptif dan selalu berusaha merangkul semua kalangan
ke sejumlah pura dan tempat suci di Klungkung. Bupati Suwirta mengaku tak ingat berapa jumlah puranya. ‘’Seingat saya, habis 23 pejati,’’ kata Bupati Suwirta, seraya menegaskan tujuannya agar proses pelantikan berjalan lancar dan Klungkung selalu aman. Dia mengaku sesungguhnya tidak ada persiapan khusus menjelang pelantikan tersebut,
selain sembahyang ini. Bahkan, sehari menjelang pelantikan masih sempat menghadiri penutupan Porsenides di Takmung. Padahal, semua orang dekatnya sudah memaksanya untuk beristirahat total, menjelang pelantikan, untuk memulihkan kondisi fisik dan mental. Sementara di Kantor Bupati, banyak pihak mengirim-
kan karangan bunga sebagai ucapan selamat atas dilantiknya Nyoman Suwirta sebagai Bupati Klungkung periode 2018-2023. Total ada lebih dari 400 ucapan selamat berupa karangan bunga berjejer rapi dari pintu masuk hingga di sekitar gedung di dalam kantor. Ada pula dalam bentuk bucket bunga yang dikirim langsung ke rumah jabatan bupati. (gik)
untuk bekerja bersama-sama melakukan pembangunan. ‘’Saya menangis ketika melihat orangtua ikut hadir, karena teringat bagaimana dulu mereka membesarkan saya. Apalagi, setelah menjabat saya jarang bisa pulang,’’ kata Bupati Suwirta. Baik Baum maupun Bari mengaku tidak pernah menyangka anak ketujuh dari delapan bersaudara ini bisa menjadi orang nomor satu di Klungkung. Bahkan, bisa lanjut hingga dua periode. Sekarang, dengan terpilihnya kembali hingga dilantik menjadi bupati periode kedua ini, Baum meminta Suwirta untuk bekerja dengan sungguh-sungguh. Gunakan kesempatan ini untuk berbuat yang terbaik bagi Klungkung. Sembahyang Berdua Di sisi lain, sebelum pelantikan, Bupati Suwirta bersama istri rupanya punya tradisi lain. Sehari menjelang pelantikan, keduanya secara khusus melakukan persembahyangan
DUKUNGAN ORANGTUA - Bupati Klungkung Nyoman Suwirta bersama kedua orangtuanya saat ditemui di rumah jabatan bupati, Minggu (16/12) kemarin, usai pelantikan untuk masa jabatan periode keduanya.
Senin Umanis, 17 Desember 2018
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN *Spa Therapist L/P,JuiceBar,Spv Reborn Spa,Sunset SS. Ph:766744 B.BP.001.12.18.0000378
Administrasi, Sales Marketing Surveyor Project 085103167222 B.BP.001.12.18.0000411
Cari Sopir Srbt bs Metik+PRT wnt tgl dlm Hub.085238127777 B.BP.004.12.18.0000589
Dbthkn Sgr.Mandor/Borong Kerja u/Villa Penglaman 10Th hasil Bagus Serius WA.08113809949 B.BP.004.12.18.0000538
Dbtuhkan Karyawati Petshop Jl.Tkd. Irawadi XX/3 Gj. 2,3Jt 082145700800 B.BP.001.12.18.0000564
Dcr Asisten Apoteker, D1/D3 Apotek Sekar Hub.085100636609 B.BP.001.12.18.0000527
Dcr E Commerce Villa di Ubud Hub.Artini 081338608448 rm@ubudrayaresort.com B.BP.001.12.18.0000563
Dcr Kary Artshop (SMA,Inggris) Staff ADM(Wanita,SMU/SMK, Excel/Word) Tlp 297643 B.BP.001.12.18.0000450
SERVICE
Dcr Krywti,Lam CV.DOC IGNGA Jl Bedahulu 35A Dps.081239190308 B.BP.001.12.18.0000573
Dcr QS Lulusan Poltek Bangunan u/Kontraktor Kayu Hub.08180558 5472/hakersenbali@yahoo.co.id B.BP.001.12.18.0000517
Dcr Receptionist,HK,Puri Asih Hotel.Jl.Pantai Kuta No.40 Bali B.BP.001.12.18.0000581
Dcr Sgr Therapis,Repleksi Pria di Dps Pglmn diutamakan Gaji& Bonus Menarik.Hub.081239621123 (Massaji Spa) B.BP.001.12.18.0000532
Dcr Tmt S1 Sipil Sdh Pengalamn Lbh dr 5th,SMK Akutansi,Satpam & Surveyor Hub.087760070441 B.BP.001.12.18.0000487
Dibt 2 Orang PRT unt di Panjer Denpasar 081338753838 B.BP.154.12.18.0000586
Dicr Staf Akunting Pend Min D3 bisa Komputer Akunting,Gaji ok bisa buat Laporan keuangan, punya kendaraan Pribadi Hub.081246562868/081337303365
Satpam. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Tlp. 227439 / 081 862 1818 G.03
SMK di Dps Bth:Staf Training & Pelatihn, BK,Pengajar Bilingual Honor Mnrik&Kesempatan Terbang Gratis E:tugasbali@yahoo.com
B.BP.154.12.18.0000587
Need Staff for Ariyasa Villa: 1.Butler 2.Cleaners. Bring Application to CV.Kayana Legal Corporate,address at Br.Kesiman Kelod,Kesiman Village,Denpasar.Contact: 081238930555/081999232400
B.BP.001.12.18.0000361
Waiter. Lamaran ke Jl.Veteran 86 Dps, Telp. 227439 / 081 862 1818 G.02
Dcr utk dididik sbg staf pembukuan sy; Pddk min SMK Akuntansi, umur maks.25th. Lamaran lengkap sgr ke Jl.Kepundung 67A Denpasar.
B.BP.001.12.18.0000400
Vacancy at Indonesian company in Adventure Tour,Diving And Resort:Reservation Staff with good command in English for Bali Office.Bio data Before Dec 24,2018 to hrgaffair.mgr@gmail.com
G.05
Dcr Sgr Kasir dan Kolektor penempatan Gianyar dan Klungkung, penddkn: SMK/SMU, umur maks.25thn. Lam ke Kop.Krama Bali, Jl.Kepundung No.61A Dps email: kkb_pusat@yahoo.com
B.BP.001.12.18.0000314
Dibutuhkan Satpam Cewek Umur 18-30Th Single,TB 160-165Cm, SMA/Sedrajat(Ada Ijazah Satpam Hubungi:Hotel Kumala Pantai Jln.Warkudara Legian Kaja. Email:kumalapt@indosat.net.id
Waiter. Lamaran ke Shankara Rest Kuta Square D32 Jl.Bakung Sari, Telp. 227439 / 081 862 1818
B.BP.001.12.18.0000090
G.01
G.06
DIJUAL MOBIL
G.04
TOYOTA
Sopir SIM B1. Lamaran ke Jln.Veteran 86 Dps, Telp. 227439 / 081 862 1818
BIRO JASA
Dilelang Toyota Sienta 2016 Plat B Hub:089619874461 B.BP.001.12.18.0000531
DIJUAL MOBIL
RUPA-RUPA
DIJUAL RUMAH
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL RUMAH
RUPA-RUPA
Rmh LT 3Are Jl.Tkd Pancoran VA IMB,PAM,6Kmr,AC,H.08164711067
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172
B.BP.001.12.18.0000584
B.BP.001.12.18.0000321
DIJUAL TANAH
KEHILANGAN
Djl.Tanah 2Are Dalung Pemilik Langsung Hub.082147454248 BU
IMB No.115/2017 An:Hermiyati. Jln Mandiri Gg Taman Griya V/9.Tuban-Kuta,Dps Bali
B.BP.001.12.18.0000583
Dijual Tnh 1,5 Are Beteng Sari Penatih Gg.Nusa Indah Ttl 660Jt Hp:081337226708 B.BP.001.12.18.0000557
Djl Tnh P.Bungin 5mnt Spng 6 10mnt Bypass 800Jt 08111072500 B.BP.001.12.18.0000398
Jual Tanah/Rmh Jl.Waturenggong Panjer LT.300m 8KT,5KM,Harga 2,3M Nego Hub.081339373492 B.BP.001.12.18.0000496
Tanah Kav & Sawah di Denpasar Hub.0811398086 / 0361-245460 B.BP.001.12.18.0000558
B.BP.001.12.18.0000556
Tlh Hlg STNK DK 5756 DG A/N A.A.Sagung Putri Indriyani Hub.087860151171/087760124270 B.BP.001.12.18.0000578
Tlh Hlg Srtfkt SHM No.731 Ds. Ungasan A/N Wowor Wienfred F. B.BP.001.12.18.0000582
DICARI HANDPHONE Dicari BB Bold 9780 (Onyx 2) Pth Hub.081936002343 B.BP.001.12.18.0000572
DISEWAKAN TANAH
BIRO JASA
Tnh 7,5Are Lok Jl.Dewi Sri II/5 Hub.081717774517/081916616561
Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409
B.BP.001.12.18.0000505
B.BP.001.12.18.0000200
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
BANGLI
14
Senin Umanis, 17 Desember 2018
Musim Hujan, Jalan di Kedisan Jadi Kubangan
Bali Post/kmb40
KENDARAAN - Sebuah kendaraan memaksa melintas di jalan yang telah berubah menjadi kubangan air di Desa Kedisan, Kintamani.
Bangli (Bali Post) Kubangan air setinggi betis orang dewasa merendam jalan utama di Desa Kedisan, Kintamani. Kondisi itu rutin terjadi setiap musim hujan. Dalamnya kubangan membuat banyak kendaraan yang melintas mogok di tengah jalan. Seperti yang terpantau pada Sabtu (15/12) sore. Pascadiguyur hujan beberapa jam, dua titik jalan yang ada di desa setempat mendadak berubah menjadi kubangan. Beberapa kendaraan roda dua yang memaksa melintas di kubangan itu mogok lantaran mesinnya kemasukan air. Guna menghindari mogok, sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat ada yang terpaksa melalui jalan alternatif kecil yang ada di desa itu. Seorang warga setempat, Jro Mangku Kocap, mengungkapkan pemandangan seperti itu sudah rutin terjadi setiap musim hujan. Diakui, tingginya genangan air di jalan utama Desa Kedisan itu kerap menyebabkan kendaraan
yang melintas mogok. “Dari bertahun-tahun seperti ini tiap hujan. Yang tergenang hanya jalan saja, tidak sampai kena rumah warga,” ujarnya. Menurutnya, munculnya genangan air itu disebabkan tidak adanya sistem drainase yang baik di jalan tersebut. Pembuangan air di jalan hanya mengandalkan satu pipa berukuran tiga dim. Karena kecilnya saluran pembuangan, menyebabkan genangan air baru bisa surut beberapa jam kemudian. Sebagaimana warga lainnya, Jro Mangku Kocap berharap kondisi jalan itu bisa segera mendapat penanganan dari pemerintah. Mengingat jalan tersebut merupakan jalur utama untuk menuju beberapa desa lainnya yakni Buahan dan Terunyan. Perbekel Desa Kedisan Nyoman Gamayana saat dikonfirmasi terpisah mengakui kondisi itu. Dia menjelaskan bahwa air yang menggenangi jalan itu berasal dari air bah yang mengalir dari lereng hutan. Air menggenang di jalan, lantaran permukaan titik jalan
itu agak cekung atau lebih rendah dari permukaan jalan lainnya. Terkait kondisi ini pihaknya mengaku sudah berulangkali menyampaikannya ke pemerintah provinsi, melalui usulan ke pihak kecamatan. Namun sampai saat ini belum mendapat tindak lanjut penanganan. “Jadi jalan itu kewenangannya Pemerintah Provinsi. Kita hanya mengusulkan saja. Karena bukan kewenangan desa, kalau kita tangani pakai dana desa tentu tidak boleh,” jelasnya. Lanjut dikatakannya, untuk menghilangkan genangan air di titik jalan itu, pihaknya selama ini hanya bisa memasang sebuah pipa kecil sebagai saluran pembuangan air menuju Danau Batur. Menurut Gamayana, untuk mengatasi kondisi tersebut, yang semestinya dilakukan pemerintah provinsi adalah membuatkan bak penampungan air. Fungsinya agar air bah yang turun dari lereng hutan bisa tertampung di bak penampungan, sebelum kemudian dibuang atau dialirkan ke danau
melalui gorong-gorong atau saluran drainase. “Selama ini air bah mengalir membawa pasir, lama kelamaan jadi kepenuhan saluran drainasenya seperti yang ada di pertigaan. Jadi mubazir. Kalau dibuatkan bak penampungan nanti bisa disaring dulu pasirnya,” ujarnya. Untuk mengatasi persoalan itu, pemerintah menurutnya tidak perlu meninggikan badan jalan pada titik yang selama ini langganan digenangi air. Sebab jika jalan ditinggikan justru akan menyebabkan rumah penduduk kebanjiran lantaran posisi rumah warga berada lebih rendah dari badan jalan. “Saya harapkan pihak PU Kabupaten bisa memfasilitasi usulan ini ke Pemerintah Provinsi. Karena kita di desa kan sudah sampaikan dari musrenbangcam. Semua usulan dicatat oleh kecamatan untuk disampaikan ke kabupaten. Selanjutnya karena ini kewenangan provinsi, kita harapkan kabupatenlah yang menindaklanjuti untuk menyampaikannya ke pemerintah provinsi,” harapnya. (kmb40)
15
Senin Umanis, 17 Desember 2018
Gunung Soputan Erupsi Belum Pengaruhi Aktivitas Penerbangan Minahasa (Bali Post) Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara erupsi, Minggu (16/12) kemarin. Berdasarkan data Pos Pemantau Gunung Soputan di Silian, erupsi pertama terjadi pada pukul 01.02 Wita, dengan amplitudo 40 milimeter disertai suara gemuruh. ‘’Letusan kedua terjadi pukul 03.09 Wita, dengan tinggi kolom abu mencapai 3.000 meter dari puncak gunung. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke tenggara. Erupsi terekam dalam seismograf dengan
amplitudo 40 milimeter,’’ kata Kepala Pos Pemantau Gunung Soputan Asep Saifullah di Silian, kemarin. Pada pukul 05.40 Wita gunung ini kembali terjadi erupsi dengan tinggi kolom abu teramati 7.000 meter
dari puncak gunung. ‘’Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan ini mengarah ke arah barat daya,’’ katanya. Pihaknya memberikan rekomendasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar Gunung Soputan dengan radius 4,5-6 kilometer dari puncak. Masyarakat juga diminta untuk menyiapkan masker untuk mengantisipasi hujan abu di daerah-daerah yang terdampak.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Tenggara Ferry Uway mengungkapkan pihaknya telah bersiaga mengantisipasi eskalasi dampak yang lebih besar dari erupsi Gunung Soputan. ‘’Kami sudah bersiaga di sekitar lokasi yang terdampak, dengan menyiapkan penanganan seperti pembagian masker,’’ katanya. Penerbangan Sementara itu, letusan Gunung Soputan belum memengaruhi aktivitas penerbangan
di Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). ‘’Sampai saat ini penerbangan di Bandara Samrat masih berjalan normal,’’ kata Humas PT Angkasa Pura I Bandara Samrat Angga Maruli di Manado, Minggu kemarin. Dia menambahkan, sampai saat ini masih belum ada pengaruh dan operasional berjalan lancar. ‘’Kami tetap akan berkoordinasi dengan instansti terkait untuk memonitor aktivitas Gunung Soputan,’’ ujarnya. (ant)
Fitnah dan ’’Hoax’’, Tantangan Besar Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf
Bali Post/kmb32
RAKERDA - Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Bali di Sanur, Denpasar, Minggu (16/12) kemarin. Denpasar (Bali Post) Perolehan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden RI Joko WidodoKH Ma’ruf Amin ditarget 70 persen di seluruh Indonesia. Khusus di Bali, diharapkan bisa meraup 80 persen suara. Kendati Pulau Dewata merupakan salah satu basis utama PDI-P serta masih ada delapan partai pengusung dan pendukung Jokowi-Ma’ruf, namun Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Bali tetap memiliki
tantangan besar untuk melawan fitnah dan hoax. ‘’Di Bali ini agar diaktifkan kembali sosial media untuk mengantisipasi hoax dan fitnah,’’ ujar Bendahara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Sakti Wahyu Trenggono di sela-sela Rapat Kerja Daerah Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Bali di Sanur, Denpasar, Minggu (16/12) kemarin. Menurut Wahyu Trenggono, fitnah dan hoax menjadi
satu-satunya senjata untuk mengalahkan pasangan calon nomor urut 1 tersebut. Terutama lewat penyesatan informasi di era digital sekarang ini. Pihaknya khawatir jika masyarakat justru termakan dengan fitnah dan hoax. Tim kampanye di Bali memiliki tugas penting untuk mengantisipasi dengan memberikan penjelasan yang benar kepada jajaran di Pulau Dewata. Fitnah dan hoax yang paling kencang menyerang kubu Jokowi selama ini
Toko Kecil
‘’Ada pak kades yang menyampaikan ke saya, Pak Presiden harga semen terpaut Rp 5.000 ya… tidak apaapa, tetap beli di desa supaya ada dampak untuk toko-toko kecil di desa itu dan itu tujuan Dana Desa diberikan. Jadi realisasi penggunaan Dana Desa,’’ tegas Presiden. Menurut Presiden, setidaknya sudah terbangun 158 ribu jalan desa, kecil-kecil tetapi terbangun, 39 ribu unit irigasi, 18 ribu posyandu, 46 ribu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 6.900 pasar desa. ‘’Artinya orientasi kita memang kita bergeser ke desa, untuk apa? Karena ada ketimpangan desa dan kota yang terus menjauh, sehingga sesulit apa pun pembangunan Trans Papua itu harus, karena ketimpangannya jauh. Biasanya TNI dulu yang masuk untuk membangun jalan Wamena-Nduga baru masuk kontraktor swasta,’’ tambah Presiden. Pembangunan itu dilakukan karena prasyarat negara berkembang melompat menjadi negara maju adalah punya daya saing tinggi dan prasyarat suatu negara ber-
daya saing tinggi adalah punya infrastruktur yang sehat. ‘’Stok infrastruktur kita memang baru 37 persen, kalah dari negara-negara tetangga. Saya beri contoh pada 1978 kita mendahului membangun Tol Jagorawi, Malaysia, Vietnam, Cina
menengok jalan tol apa sih? Tapi selama 40 tahun sampai 2015 sudah berapa kilometer yang kita bangun selama 40 tahun? Hanya 780 km, seribu saja tidak ada, contoh ekstrem Cina membangun jalan tol 280 ribu kilometer,’’ jelas Presiden. (ant)
adalah tentang isu PKI. ‘’Ketua Tim Kampanye Daerah agar bekerja sama dengan seluruh partai koalisi, di dalamnya itu kan ada calegcaleg DPR-RI, DPRD tingkat I dan tingkat II. Dalam sosialisasi juga selalu kita minta mereka memberikan pemahaman tentang apa yang telah dilakukan pemerintahan Pak Jokowi,’’ jelasnya. Wahyu Trenggono menambahkan, rakerda merupakan ajang untuk mengonsolidasikan hal itu. Dengan harapan, Bali dapat mencapai target perolehan suara 80 persen, bahkan lebih. Mengingat dalam Pemilu 2014 lalu, perolehan suara di Bali juga cukup signifikan untuk kemenangan Jokowi yang kala itu berpasangan dengan Jusuf Kalla. Utamanya yang perlu disampaikan kepada jajaran koalisi maupun masyarakat luas adalah apa yang sudah dilakukan pemerintahan Jokowi dalam empat tahun terakhir. Ketua Panitia Rakerda sekaligus Koordinator Tim Hukum dan Advokasi Nyoman Budi Adnyana mengatakan, tim hukum akan mengadakan rapat kerja tersendiri untuk mengantisipasi fitnah dan hoax. Saat
ini ada 250 relawan yang tergabung dalam tim hukum dan advokasi. Mereka bergabung secara sukarela dan tidak dibayar. ‘’Lebih banyak tim advokasinya,’’ ujarnya. Ketua Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Bali I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan mengatakan, rakerda antara lain membahas target pemenangan Pilpres 2019, penguatan saksi, komitmen caleg dari tingkat DPR-RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota Koalisi Partai Pengusung dan Pendukung Jokowi-Ma’ruf, penggalangan relawan, koordinasi komunikasi politik dan media sosial, serta pembentukan tim hukum dan advokasi. Sedikitnya ada 9 partai pengusung dan pendukung JokowiMa’ruf yakni PDI-P, Golkar, PKB, NasDem, PPP, Hanura, PKPI, Perindo, dan PSI. Sebelumnya, Sekretaris Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Bali I Gusti Putu Wijaya memastikan persoalan di tubuh Partai Golkar Bali terkait isu musdalub tidak akan memengaruhi kinerja koalisi untuk memenuhi target perolehan suara dalam pilpres. (kmb32)
Cucu Pahlawan Dalam sambutannya, ia mengatakan, Inda Trimafo merupakan cucu biologis dari Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai sekaligus anak ideologis. Menurutnya, ini bukanlah politik dinasti tetapi melalui proses perjuangan untuk bisa mencalonkan diri. ‘’Kalaupun iya, anak saya yang akan saya jadikan, tapi itu tidak saya lakukan. Saya ingin mendarmabaktikan apa yang menjadikan cita-
cita, ide, gagasan pahlawan nasional kita I Gusti Ngurah Rai, saya akan mandatkan sepenuhnya pada Inda Trimafo. Ini adalah wujud bakti, karena kita harus pahami yang dikenang adalah perilaku dan perbuatan, bukan sebatas wacana,’’ ujarnya. Dalam sambutannya dengan tegas Giri Prasta menyampaikan dukungannya dan mengusung Inda Trimafo sebagai caleg dari PDIP. Ia meminta tim pemenangan untuk memenangkan Gek In. (kmb42)
WARUNG GLOBAL
Tak Dipakai Ajang Aji Mumpung PEMUTIHAN Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang dilaksanakan sejak 13 Agustus 2018 telah berakhir Jumat (14 Desember) lalu. Kebijakan pemutihan yakni pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi berupa denda terhadap PKB ini berlangsung selama empat bulan. Setelah itu Bapenda dan Kepolisian siap menggelar razia besar-besaran. Razia ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan kewajiban mereka membayar pajak. Hal ini mendapat tanggapan beragam dari pendengar Radio Global 96,5 FM dalam acara Warung Global, Sabtu (15/12). Berikut rangkumannya. Ketut Mursi di Denpasar berharap razia yang digelar nanti tidak dipakai sebagai ajang aji mumpung. Jika razia ini disertai dengan penilangan, maka nominalnya harus sama di semua lokasi razia. Ia berharap dengan adanya pemutihan PKB ini ada efek jera bagi para pemilik kendaraan bermotor. Sama halnya dengan Mursi, Ayu di Petang tak tahu banyak soal pemutihan pajak kendaraan bermotor ini. Dia menyampaikan sosialisasi mestinya lebih lama dan langsung ke masyarakat bawah. Soal pajak, Suardana di Tabanan kurang setuju jika kendaraan yang tak bayar pajak ini dikandangkan. Ia merasa kasihan dengan orang-orang yang di desa atau pegunungan, menggunakan motor untuk ke sawah atau kebun mengangkut hasil kebun, lantaran tak bayar pajak, motor mereka disita. Mereka bekerja pakai apa? Ia berharap razia menyasar warga mampu yang tak bayar
pajak saja. Fera di Tabanan juga setuju dengan usulan ini, apalagi kondisi ekonomi saat ini sedang lesu. Sebaiknya masyarakat yang tak mampu dibebaskan pajaknya. Budiada di Tabanan menyampaikan, terdengar menyeramkan dan menakut-nakuti razia besar-besaran itu, ibarat memburu binatang. Sebaiknya jangan dibuat seperti itu, mestinya meringankan warga yang kurang mampu. Kebijakan pemutihan PKB ini, menurut Beratayasa di Sangeh, sepertinya tidak banyak membantu masyarakat. Karena hanya untuk mengejar target PAD semata. Ia justru ingin agar ketertiban berlalu lintas, disiplin dan mengikuti tata tertib lalu lintas, keamanan transportasi yang harus ditekankan. Misalnya ngebut, tak pakai helm, main HP saat berkendara, menerobos rambu-rambu lalu lintas dan sebagainya. (sikha p)
balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost
Senin Umanis, 17 Desember 2018
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Roihan dan Wendy Juara Denpasar (Bali Post) Atlet balap sepeda M. Roihan Salim dan Wendy Yap keluar sebagai juara kategori elite pada Bali Open Criterium 2018 di kawasan Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (16/12) kemarin. Juara II putra direbut M. Syaifulloh disusul Mat Nur, Jery Suryadi dan Slamet Widodo, sedangkan juara II putri disabet Angellia Annake Setiawan diikuti Elle Wibisono. Kategori junior putra dimenangkan Arfan Omar Batista dibayangi Kevin Dani Maulana (Denpasar), Axel Gavan (MCC Jembrana), Kadek Arya Dwi Putra (Denpasar) dan Dimas Putra Pratama (Jembrana). Theola Pepitha Kunawi (Rosbad Putra Mataram Yogyakarta) menjuarai kelompok putri diikuti Ni Putu Novi Yanti (Denpasar) dan Kadek Widia Widani (Buleleng). Berdasarkan hasil ini, Wakil Ketua Umum Pengprov ISSI Bali Nyoman Kertiyasa mengaku sudah memiliki kerangka tim untuk Pra-PON di Jatim, September tahun depan. Apalagi atlet yang turun dibatasi berusia 20 tahun. ‘’Kami berharap jadwal Pra-PON tidak berbenturan dengan Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, sebab sama-sama digelar September,’’ tuturnya. (022)
Pemain Indonesia Kurang Maksimal
Jakarta (Bali Post) – Manajer tim bulu tangkis Indonesia Susi Susanti menilai penampilan seluruh perwakilan Indonesia dalam kejuaraan BWF World Tour Finals 2018 di Guangzhou, Cina, 12-16 Desember, kurang maksimal karena tidak ada satu pun yang lolos ke babak semifinal. ‘’Hasilnya memang kurang bagus. Penampilan atlet-atlet kita kurang maksimal. Mereka bermain underperform,’’ kata Susi dalam siaran pers Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Minggu (16/12) kemarin. Dia juga menyayangkan pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Gideon Fernaldi terpaksa mundur sebelum laga penyisihan Grup A karena Marcus mengalami cedera pada lehernya. Mengenai penampilan tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting yang tidak berhasil lolos ke empat besar, Susi minta sang pemain terus berusaha meningkatkan konsentrasinya di lapangan. ‘’Ginting harus meningkatkan fokus dan kematangan dalam menerapkan strategi. Dia juga harus bisa mengatur irama permainan saat menghadapi lawan, terutama yang berada di jajaran elite dunia,’’ tuturnya. Pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga gagal melangkah ke semifinal. Demikian pula ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja. Susi menilai Hafiz/Gloria harus terus memupuk kepercayaan diri saat berhadapan dengan para pemain top dunia. (ant)
Modal Hadapi Seri Ketiga Gresik (Bali Post) – Tim bola voli putra Pertamina Energi memetik kemenangan dengan skor 3-0 (25-17, 28-26, 25-19) atas Jakarta BNI 46 pada laga hari kedua seri kedua Proliga 2019 di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jatim, Sabtu (15/12) malam. ‘’Anak-anak bisa bermain lebih tenang, hampir semua kemampuan teknik yang dimiliki bisa dikeluarkan. Mungkin saat bermain mereka juga lebih banyak gembira, makanya blok, servis hingga defense bagus,’’ kata pelatih Pertamina Energi Putut Marhaento usai pertandingan. Ini menjadi modal timnya menghadapi seri ketiga di Bandung pekan depan melawan juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator. Dalam laga lainnya, tim putra Palembang Bank Sumsel Babel meraih kemenangan dramatis 3-2 (2624, 22-25, 25-19, 24-26, 15-9) atas tim debutan Sidoarjo Aneka Gas Industri. Palembang Bank Sumsel kini mengoleksi dua kemenangan dari tiga laga. Dua partai sebelumnya dijalani pada seri pertama yang berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta. ‘’Pada laga ini kami sempat memandang sebelah mata tim lawan karena mereka tim debutan, namun hal itu menjadi beban bagi kami, sehingga mereka mampu menyalip beberapa angka,’’ sebut pelatih Bank Sumsel Pascal Wilmar. Tim putri Jakarta Pertamina Energi tampil agresif untuk menaklukkan Jakarta Elektrik PLN 3-1 (19-25, 25-11, 25-15, 25-14). Novia Andriyanti dan kawankawan sempat tertinggal di set pertama, karena kurangnya koordinasi antarpemain, sehingga harus mengakui keunggulan Elektrik PLN dengan angka 25-19. (ant)
GOL – Karim Benzema (kiri) mencetak gol kemenangan Real Madrid ke gawang Rayo Vallecano dalam kompetisi La Liga Spanyol.
Solari Puas Penampilan Madrid Madrid – Atletico Madrid dan Real Madrid naik peringkat di klasemen sementara Liga Spanyol setelah memenangi laga pekan ke-16 masing-masing, Minggu (16/12) dini hari kemarin. Hasil-hasil tersebut membuat Atletico naik ke peringkat kedua klasemen dengan raihan 31 poin, diikuti Madrid (29) di urutan ketiga melompati Sevilla (28). Madrid yang menjamu Rayo Vallecano berhasil menang tipis 1-0 lewat gol semata wayang yang dicetak Karim Benzema, kendati tampil dominan sepanjang laga. Madrid tampil dominan sepanjang laga dengan memiliki 69 persen penguasaan bola dan melepaskan sembilan percobaan tembakan yang empat di antaranya menemui sasaran. Pelatih Madrid Santiago Solari mengaku puas meski timnya hanya meraih kemenan-
gan tipis di Stadion Santiago Bernabeu. ‘’Saya sangat puas, kami memiliki babak pertama yang sangat baik. Kami mendominasi penguasaan bola, mengambil banyak ruang, menciptakan peluang dan menekan dengan baik. Kami seharusnya memperoleh hasil yang lebih nyaman, tapi itulah sepak bola,’’ ujarnya. Atletico yang bermain lebih dulu sukses meraih kemenangan 3-2 dalam lawatan ke markas Real Valladolid di
Stadion Jose Zorrilla berkat penampilan apik Antoine Griezmann yang mencetak dua gol dan mengirimkan satu assist. Atletico sebetulnya punya jumlah poin yang sama dengan pemuncak klasemen Barcelona (31), namun kalah agregat, yakni surplus 12 gol berbanding surplus 22 gol. Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone memuji daya juang timnya yang berhasil mengantarkan kemenangan 3-2 atas Real Valladolid. Setelah sem-
pat unggul 2-0 di babak pertama, Atletico kemasukan dua gol di paruh awal babak kedua termasuk gol bunuh diri Saul Niguez. Antoine Griezmann akhirnya mencetak gol penentu kemenangan 10 menit jelang waktu normal usai. City Manchester City untuk sementara menggeser Liverpool dari puncak klasemen Liga Inggris setelah meraih kemenangan 3-1 atas Everton berkat penampilan gemilang Gabriel Jesus yang mencetak dua gol demi mengakhiri paceklik golnya sejak Agustus silam. City mengoleksi 44 poin menggeser Liverpool (42) yang melakoni
laga pekan ke-17 melawan Manchester United (26) pada Minggu malam. Tottenham Hotspur di peringkat ketiga (39) usai mengalahkan Burnley 1-0 lewat gol Christian Eriksen. Borussia Dortmund menang 2-1 atas tamunya Werder Bremen dalam lanjutan Liga Jerman. Dortmund kini memuncaki klasemen dengan koleksi 39 poin, unggul sembilan angka atas dua pesaing terdekatnya, Bayer Leverkusen dan Bayern Muenchen. Dalam laga lainnya, Muenchen unggul mutlak 4-0 atas Hannover, sedangkan Borussia Moenchengladbach ditahan imbang tuan rumah Hoffenheim. (ant/rtr)
Wagub Cok Ace Lepas Jalan Santai BTN, BHA dan PHRI
LEPAS - Ketua Umum PHRI Bali yang juga Wagub Cok Ace (kiri) melepas peserta jalan santai yang digelar BTN, BHA dan PHRI Bali.
Atlet Denpasar Emas Jalani Tes Kebugaran Denpasar (Bali Post) Atlet Denpasar Emas yang dipersiapkan berlaga ke ajang Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, menjalani tes kebugaran tahap kedua di Stadion Kompyang Sujana, Sabtu (15/12). Tes ini untuk membandingkan tingkat kebugaran atlet dengan hasil tes tahap pertama April lalu. Humas KONI Kota Denpasar Dewa Gede Rai mengemukakan, atlet Denpasar Emas beranggotakan 217 orang. Beberapa atlet tidak bisa hadir karena sakit, mengikuti turnamen, berlaga di kejurnas dan ada
Bali Post/afp
yang menghuni pelatnas. ‘’Mereka yang absen akan menyusul tes kebugarannya,’’ katanya. Menurut Litbang KONI Denpasar Nyoman Suteja, para atlet menjalani tes daya tahan tubuh atau VO2 Max dengan berlari mengelilingi lapangan sejauh 1.600 meter dan pengecekan tensi darah. Tes kebugaran dipercayakan kepada FOK Undiksha Singaraja yang menangani sport science, dipimpin Dekan Ketut Budaya Astra. Tes serupa akan digelar lagi pada 2019 mendatang. (022)
Bali Post/ist
TES - Atlet Denpasar Emas menjalani tes kebugaran di Stadion Kompyang Sujana, Sabtu (15/12).
Bali Post/ist
Denpasar (Bali Post) Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali yang juga Wagub Bali Cok Ace melepas peserta jalan santai Bali Travel News (BTN), Bali Hotels Association (BHA) dan PHRI Bali yang mengambil start dan finis di Kantor PHRI dan BHA, Renon, Denpasar, Minggu (16/12) kemarin. Cok Ace menegaskan, pariwisata Bali kembali bergairah, terbukti hajatan internasional IMF dan World Bank pada Oktober lalu mampu menghadirkan 34 sampai 36 ribu delegasi dari berbagai negara. ‘’Pertemuan IMF dan World Bank yang dihelat di Pulau Dewata ini terbesar di dunia,’’ ujarnya. Menurut Ketua BHA Ricky Putra Ricky, jalan santai ini
merupakan ajang mempererat tali pesaudaraan antarkaryawan hotel dan manajemen. Ia mengajak para pengelola hotel senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan, mengingat delegasi IMF dan World Bank akan kembali berkunjung ke Bali. ‘’Mereka merasa sebentar di sini, jadi rata-rata menyatakan akan balik lagi,’’ ucapnya. Ditambahkannya, seiring meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata, jumlah anggota BHA yang awalnya 130, kini merangkak menjadi 155 hotel bahkan mungkin sudah menembus angka 160 hotel. Setibanya di garis finis, acara jalan santai dilanjutkan dengan pembagian piala bagi tim-tim juara dalam turnamen olahraga antarkaryawan hotel. ‘’Kami tetap menyelenggarakan kegiatan serupa tahun 2019 mendatang,’’ jelas Government Relation and Event Manager BHA Andy. (022)
James dan Ball Buat ’’Triple-Double’’ Charlotte – LeBron James dan Lon zo Ball sama-sama membuat triple-double yang membawa Los Angeles Lakers meraih kemenangan 128-100 atas tuan rumah Charlotte Hornets dalam lanjutan kompetisi NBA, Minggu (16/12) kemarin. James mencetak 24 poin, 11 assist dan 12 rebound, sedangkan Ball membukukan 16 poin, 10 assist dan 10 rebound. Ini adalah pertama kalinya dua pemain dalam satu tim menghasilkan tripledouble di game yang sama sejak Jason Kidd dan Vince Carter melakukannya untuk Nets pada 2007. James-Ball meneruskan seniornya Magic Johnson dan Kareem Abdul-Jabbar yang membuatnya untuk Lakers pada 1982. ‘’Kami hanya mencoba melakukan sedikit untuk membantu tim menang. Memasukkan bola ke dalam lubang, rebound dan kemudian mendapatkan bola. PELUK – LeBron James memeluk Lonzo Ball.
Itu yang paling penting bagi kami berdua. Ini adalah perasaan yang luar biasa ketika Anda bisa membawa bola ke rekan setim dan melihat mereka melakukan tembakan,’’ kata James. Setelah membantu Lakers mengalahkan skor Hornets 4017 di kuarter ketiga, James duduk di semua kuarter keempat, sedangkan Ball bermain lima menit pada periode terakhir. ‘’Ini kemenangan yang bagus. Kami tidak ingin kalah dua kali berturut-turut. Kami keluar dengan kuat dan menyelesaikannya,’’ ujar Ball. Di Detroit, Pistons mengakhiri kemenangan beruntun delapan pertandingan beruntun Boston Celtics dengan skor 113104. Reggie Bullock yang kembali setelah absen dalam lima pertandingan, memberikan 15 poin untuk Pistons. Blake Griffin mencetak 27 poin, 8 rebound dan 6 assist. Kyrie Irving memimpin Celtics dengan 26 poin dan Marcus Smart menambahkan 21 poin. Dalam pertandingan lainnya, Oklahoma City menundukkan LA Clippers dengan skor 110-104, San Antonio Spurs mengatasi Chicago Bulls 93-98, Phoenix Suns mengungguli Minnesota Timberwolves 107-99, Memphis Grizzlies dikalahkan Houston Rockets 97-105 dan Orlando Magic memukul Utah Jazz 96-89. (afp/kmb)