16 HALAMAN
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha
Bali Post
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
NOMOR 30 TAHUN KE 71
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
JAPAN OPEN 2018
Kevin/Marcus Kembali Juara
Tokyo – Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses meraih juara pada Japan Open 2018, Minggu (16/9) kemarin. Ia kembali mempertahankan gelar juara yang diraihnya di ajang Jepang Terbuka tahun lalu. Pasangan nomor satu dunia yang akrab disapa Minions ini mengalahkan unggulan kedua Li Junhui/Liu Yuchen dari Cina dengan skor 21-11, 21-13.
Bali Post/ant
Bambang Soesatyo
Ini merupakan kemenangan kedelapan yang digapai Kev- in/Marcus atas Li/ Liu dalam sembilan pertemuan. Juara Jepang Terbuka 2018 menjadi gelar
Ketua DPR Dukung Pengendalian Impor Jakarta (Bali Post) – DPR-RI mendukung langkah pemerintah menaikkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) impor, guna mengendalikan impor sekaligus meredam pelemahan nilai tukar rupiah. ‘’Kebijakan pengendalian impor tidak salah dalam situasi gejolak nilai tukar mata uang dan nilai tukar rupiah menjadi melemah,’’ kata Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo, Minggu (16/9) kemarin. Menurut Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet ini, pemerintah sudah menaikkan tarif PPh impor atau PPh Pasal 22 terhadap 1.147 komoditas. Kebijakan pemerintah tersebut dapat dipahami bahwa hal itu dilakukan ketika durasi gejolak nilai tukar rupiah atau penguatan nilai tukar dolar AS masih sulit diprediksi. ‘’Pengendalian impor bukan kebijakan yang salah. Karena itu, pimpinan DPR mendukung dan sepakat dengan keputu-
keenam yang diraih oleh Minions tahun ini setelah berjaya di Daihatsu Indonesia Masters 2018, India Open 2018 BWF World Tour Super 500, All England 2018 BWF World Tour Super 1 . 0 0 0 , Blibli Indo-
nesia Open 2018 BWF World Tour Super 1.000 dan Asian Games 2018. Stadion yang digunakan di Jepang Terbuka 2018 merupakan stadion yang
akan digunakan untuk Olimpiade Tokyo 2020. Kevin/Marcus mengaku optimis dapat menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan di stadion ini. ‘’Suasananya enak, kami cukup nyaman bermain di sini. Walaupun bolanya berat, kami bisa mengatasi,’’ jelas Kevin usai pertandingan. Dalam pertandingan final yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Kevin/
Marcus tampil solid dan tak memberikan kesempatan kepada Li/Liu untuk mengembangkan permainan. ‘’Kami senang bisa mempertahankan gelar kami. Apalagi ini turnamennya di Jepang, kami bisa memberikan hasil yang terbaik untuk sponsor kami,’’ katanya. Hal. 15 Ubah Strategi
san pemerintah,’’ katanya. Pimpinan DPR-RI, menurut Bamsoet, mendorong Tim Ekonomi Pemerintah dan Bank Indonesia agar terus mengkreasikan penyesuaian kebijakan untuk menanggapi ketidakastian global saat ini. Ketahanan ekonomi nasional, katanya, bagaimanapun sedang diuji sehingga penyesuaian kebijakan memang diperlukan. Politikus Partai Golkar ini menambahkan, adalah fakta bahwa Indonesia bersama banyak negara lain sedang menyongsong ketidakseimbangan atau disequilibrium baru, yang dipicu oleh gejolak nilai tukar valuta dan perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina. Untuk mereduksi ekses dari ketidakseimbangan baru itu, menurutnya, Indonesia harus melakukan penyesuaian kebijakan ekonomi. Hal. 15 Salah Persepsi
Jokowi Soal Pilpres 2019
Adu Gagasan, Bukan Debat SARA
Bali Post/ant
RELAWAN - Joko Widodo saat menghadiri Rakernas Organisasi Relawan Pendukung Joko Widodo, Minggu (16/9) kemarin. Rekernas mengangkat tema ‘’Melanjutkan Kemenangan Rakyat’’.
’’Saya kira, kontestasi ini harus diisi dengan adu program, adu ide, gagasan. Saya kira ini akan mendewasakan dan mematangkan cara-cara berpolitik masyarakat.’’ Jokowi
INDEKS Mahasiswa Bobol Hotel
Sebulan lebih melakukan penyelidikan, Tim Subdit 3 Ditreskrimum Polda Bali berhasil mengungkap kasus pencurian di sebuah hotel di Kuta Selatan, Badung. Pelakuknya dua orang. Salah satunya adalah mahasiswa berinisial I Putu Gede Ag (24). Barang bukti yang diamankan di antaranya 13 televisi dan mobil boks.
Halaman 2
Dua Ribu Penari Tenun di Petitenget Festival
Sebanyak 2.000 penari Tenun menyemarakkan puncak festival yang dilangsungkan di Pantai Petitenget, Minggu (16/9) kemarin. Para penari adalah ibu-ibu PKK dan sekaa teruni dari 50 banjar adat di Desa Adat Kerobokan. Tari Tenun diciptakan Nyoman Ridet (alm) yang merupakan maestro tari asal Banjar Campuhan Kerobokan pada tahun 1957.
Halaman 3 Datangkan Pemetik Cengkeh dari Jawa
Musim panen cengkeh tahun ini membuat petani di Buleleng bisa tersenyum sumringah. Pasalnya produksi tahun ini melonjak tinggi, setelah sempat dua tahun cengkeh di daerah ini anjlok akibat cuaca buruk. Karena kesulitan mencari pemetik cengkeh itu, petani pun mendatangkan buruh dari dari Jawa.
Halaman 8
Bangli Tunda Rekrut CPNS
Pemerintah pusat telah memberikan jatah formasi 226 CPNS untuk Bangli. Namun, pemkab setempat tidak melakukan perekrutan CPNS pada tahun ini. Ketiadaan anggaran menjadi alasan pemkab menunda perekrutan CPNS hingga tahun depan. Itu diakui Kepala BKD-SDM Kabupaten Bangli Ni Putu Koesalireni, Minggu (16/9) kemarin.
Halaman 14
Jakarta (Bali Post) – Pemilihan Presiden 2019 adalah kontestasi adu program, adu ide, gagasan. Bukan debat yang membawa isu SARA (suku, agama, ras dan antargolongan). Demikian penegasan calon presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan pengarahan dalam penutupan Rapat Kerja Nasional IV Relawan Pendukung Jokowi, Projo, Minggu (16/9) kemarin. Ia meyakini bahwa pendukung Jokowi yang tergabung dalam Projo bukanlah relawan ‘’kardus’’, namun relawan yang ingin berjuang demi negara. ‘’Saya meyakini Relawan Projo ini bukan relawan ‘kardus’, tapi betul-betul relawan yang (punya) militansi, punya semangat daya juang yang tinggi, ingin ikut memperbaiki negara ini,’’ katanya. Capres petahana itu tiba di lokasi acara sekitar pukul 14.15 WIB dan menyampaikan arahan tertutup yang tidak boleh diliput oleh awak media. ‘’(Pengarahan) Ini biar rekan-rekan relawan memiliki semangat, memiliki militansi yang tinggi, mereka ingin berbuat baik untuk negara,’’ ungkap Jokowi. Hal. 15 Sampaikan Optimisme
Pada Pertemuan Ulama
Prabowo Teken Pakta Integritas
Bali Post/ant
ULAMA - Prabowo Subianto menunjukkan naskah pakta integritas yang telah ditandatangani dalam acara Ijtima Ulama II dan Tokoh Nasional di Jakarta, Minggu (16/9) kemarin.
Jakarta (Bali Post) – Ijtimak Ulama II secara resmi menyatakan dukungan kepada pasangan bakal calon presidenwakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, setelah ditandatangani pakta integritas oleh mantan Danjen Kopassus tersebut. Prabowo tiba sekitar pukul 13.00 WIB saat sidang pleno Ijtimak Ulama II masih berlangsung, Minggu (16/9) kemarin, dan menandatangani pakta integritas tersebut sekitar pukul 14.30 WIB. Forum Ijtimak Ulama II tersebut, menurut Habib Rizieq melalui pesan yang diputar dalam sidang tersebut, menyampaikan ada tiga agenda utama dalam forum tersebut. Pertama, mendengarkan secara langsung alasan Prabowo memilih Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden bukan cawapres rekomendasi Ijtimak Ulama I, Usta Abdul Somad dan Salim Segaf Al Jufri. Hal ini untuk menghindari saling curiga dan perpecahan di tubuh ulama dan Koalisi Keumatan. Kedua, penandatanganan pakta integritas oleh pasangan calon sebagai bentuk perjanjian yang kuat dan mengikat keduanya. Ketiga, untuk menyusun langkah pemenangan bagi PrabowoSandiaga Uno. Prabowo, usai penandatanganan pakta integritas, menyampaikan terima kasih dan terharu atas dukungan yang diberikan oleh ijtima ulama. ‘’Atas nama Prabowo-Sandiaga mengucapkan terima kasih kepada Ijtimak Ulama II dari GNPF Ulama atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, atas dukungan yang begitu ikhlas diberikan. Ini sungguh adalah waktu yang mengharukan bagi diri saya, dan saya sudah berjanji kepada ijtimak akan saya berbuat yang terbaik, seluruh jiwa dan raga saya persembahkan kepada bangsa dan negara Indonesia,’’ kata Prabowo dalam konferensi pers. (ant)
Gemakan Kepedulian pada Penyandang Disabilitas
Gubernur Koster Berjanji Usulkan Atlet Asian Para Games Berprestasi Jadi ASN SEBAGAI bentuk dukungan Pemprov Bali bagi para atlet penyandang disabilitas asal Bali yang akan mengikuti Asian Para Games 2018, Gubernur Bali Wayan Koster berjanji akan membantu mengusulkan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB) RI agar atlet-atlet yang berhasil meraih medali bisa diterima menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tanpa harus mengikuti jalur reguler. Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Koster saat mengikuti acara Penerimaan Api Obor (Torch Relay) dan Pelepasan Parade Torch Relay Asian Para Games di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Minggu
(16/9) kemarin. ‘’Menjawab aspirasi dari Ketua NPC, bagi para atlet yang meraih medali saya akan koordinasi langsung dengan Men-PAN RB dan Mensos supaya bisa disiapkan jalur khusus agar bisa diterima sebagai ASN. Kalau jalur reguler itu ukurannya beda, ini ada ukuran tersendiri untuk kita pertimbangkan. Saya rasa pemerintah pusat pasti mendukung, karena Pemprov Bali sebelumnya juga sudah pernah melaksanakan hal serupa kepada para atlet,’’ tegas Koster seraya menyatakan, Pemprov Bali akan mendukung penuh terkait bantuan anggaran pendanaan kegiatan pelatihan para atlet penyandang disabilitas dalam
mengikuti events ke depan. ‘’Begitu juga dengan aspirasi agar mendapatkan bantuan pendanaan untuk ikut serta PON 2020 di Papua akan kami dukung, kebetulan kami di Pemprov Bali kan belum membahas anggaran untuk tahun 2020. Jadi nanti akan kami poskan itu, kami akan dukung sepenuhnya,’’ imbuhnya. Terkait penyelenggaraan Asian Para Games 2018, dan kembali terpilihnya Bali sebagai salah satu kota yang dilewati pawai Obor Asian Para Games, Koster mengaku sangat bangga, memberikan apresiasi dan menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan event tersebut. Hal. 15 Nama Indonesia
OBOR - Gubernur Bali Wayan Koster saat acara Penerimaan Api Obor (Torch Relay) dan Pelepasan Parade Torch Relay Asian Para Games di rumah jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Minggu (16/9) kemarin.
DENPASAR
2
Senin Kliwon, 17 September 2018
Mahasiswa Bersekongkol Bobol Hotel
FIGUR Jangan Bergantung Bahan Impor SITUASI ekonomi Indonesia, termasuk Bali, selain dipengaruhi faktor eksternal terutama kebijakan Amerika Serikat dalam menentukan suku bunga bank sentralnya, juga faktor internal seberapa besar pembangunan infrastruktur yang membutuhkan material dari impor. Indonesia sedang menghadapi tekanan ini, sehingga kecenderungan kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin mengkhawatirkan. ‘’Pemerintah sebaiknya berhati-hati mengambil kebijakan pembangunan yang sangat tergantung dari sumber bahan impor. Ini tentu memengaruhi struktur keuangan di APBN, sehingga perlu langkah antisipatif untuk melakukan koreksi dengan mempertimbangkan skala prioritas. Di samping itu, perlu mendorong ekspor,’’ ujar Panglingsir Puri Kaleran Kediri, Tabanan Dr. Ida Anak Agung Ngurah Gede Sadiartha Kaleran, S.E., M.M. yang juga dosen Fakultas Ekonomi Unhi, Sabtu (15/9). Untuk Bali, katanya, peluang ini mesti dapat dimanfaatkan dengan terus mendorong ekspor barang kerajinan. Bali dengan pariwisatanya sesungguhnya diuntungkan karena wisatawan bisa tinggal lebih lama dan berbelanja lebih banyak karena murah bagi mereka. Pelaku pariwisata hendaknya dapat bersinergi dalam hal ini. Bali harus tetap menjaga keamanan, bebas dari isu negatif, apalagi dalam rangka menyambut event besar yakni International Monetary Fund and Word Bank (IMF-WB) Annual Meeting tahun 2018, Oktober mendatang. Ini potensi Bali yang seharusnya dimaksimalkan. Ia berharap event IMF-WB ini memberikan keuntungan bagi masyarakat Bali. Dalam jangka panjang, penyelenggaraan event ini diharapkan memberikan nilai tambah bagi destinasi wisata Bali. Keterlibatan peserta sekitar 15.000 orang tentu memberi keuntungan bagi pelaku pariwisata. Hal ini diharapkan memberikan nilai tambah tersendiri bagi Bali ke depan. Selanjutnya, pariwisata mampu memberikan kontribusi positif bagi adat dan budaya Bali. ‘’Namun, penataan destinasi wisata harus menjadi prioritas pemerintah dan pelaku pariwisata, sehingga budaya Bali yang adiluhung terjaga kelestariannya,’’ tegasnya. (lun)
Ranking IV sebagai Pengguna
Mahasiswa Baru Di-’’briefing’’ Dampak Bahaya Narkoba Denpasar (Bali Post) BNN merasa penting menyusupkan pengetahuan bahaya narkoba kepada kalangan mahasiswa. Pasalnya, mahasiswa dan pelajar ranking IV sebagai penyalah guna narkoba. Guna menekan kondisi tersebut, BNNP Bali terus mem-briefing mahasiswa baru tentang dampak dari bahaya narkoba tersebut. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa mengatakan, pihaknya sengaja menyasar mahasiswa baru untuk sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). ‘’Jumat (14/9) lalu kami diundang Universitas Dwijendra untuk sosialisasi P4GN kepada mahasiswa baru,’’ ujar Suastawa, Minggu (16/9) kemarin. Maksud sosialisasi tersebut, kata Suastawa, dalam rangka menyiapkan mahasiswa baru melewati proses transisi menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri. Selain itu memberikan bekal untuk keberhasilannya menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Masa ini dapat dijadikan titik tolak inisiasi pembinaan idealisme, menanamkan dan memperkuat rasa cinta tanah air, dan kepedulian terhadap lingkungan. Termasuk menciptakan generasi yang berkarakter religius, nasionalis, mandiri, gotong royong dan berintegritas tinggi. Suastawa menegaskan, mahasiswa sudah seyogianya berpikir dewasa dan bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa ini. Tanggung jawab itu memang mau tidak mau ada di pundak para penerus bangsa. Realisasinya, mahasiswa dapat berperan aktif dalam hal mencakup masalah narkoba yang sudah diketahui bersama barang itu berperan besar dalam merobohkan bangsa ini. Tidak hanya BNN, dukungan dari berbagai elemen termasuk universitas sangat dibutuhkan agar Indonesia terbebas dari permasalahan narkoba. ‘’Mahasiswa harus mengetahui tentang seluk-beluk narkoba, pemanfaatannya, penyalahgunaannya dan dampak buruknya. Dengan mahasiswa mengetahui hal itu, sehingga bisa memilih mana yang baik dan buruk,’’ ujarnya. Suastawa berharap peran aktif mahasiswa dalam hal upaya antisipasi atau preventif. Mahasiswa dapat membentuk forum-forum yang peduli terhadap penyalahgunaan narkoba. Kegiatan dari forum tersebut seperti pertemuan secara rutin untuk berdiskusi mengenai kondisi kekinian penyalahgunaan narkoba di masyarakat. ‘’Kami berharap para mahasiswa bisa menjadi agent action di kampus dan pada saat Praktek Kerja Lapangan (PKL) pertengahan kuliah bisa memberikan informasi serta pembelajaran tentang narkoba kepada masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa bisa menjadi perpanjangan tangan BNN dalam menyampaikan pesan-pesan bahaya narkoba di kalangan kampus dan masyarakat,’ kata jenderal asal Desa Gulingan, Mengwi ini. (kmb36)
Bali Post/ist
SOSIALISASI - Kepala BNNP Bali Brigjen Suastawa saat menghadiri undangan sosialisasi P4GN di Universitas Dwijendra.
819446 / 081337032965
Topik : Hilangkan Tradisi Ngaben yang Memberatkan Umat
HASIL CURIAN - Polisi mengamankan barang hasil curian di hotel.
Bali Post/ist
Denpasar (Bali Post)Sebulan lebih melakukan penyelidikan, Tim Subdit 3 Ditreskrimum Polda Bali berhasil mengungkap kasus pencurian di Hotel The Rich Prada International, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (15/9) lalu. Pelakunya dua orang, yaitu Yonathan (37) dan mahasiswa berinisial I Putu Gede Ag (24). Barang bukti yang diamankan di antaranya 13 televisi dan mobil boks. Dikonfirmasi Minggu (16/9) kemarin, Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan membenarkan adanya pungungkapan kasus tersebut. “Banyak barang bukti yang kami amankan terkait kasus ini,” ujarnya. Menurut Andi Fairan, kasus pencurian ini dilaporkan ke polisi oleh pihak hotel pada tanggal 15 Agustus lalu. Berdasarkan laporan tersebut, Tim Opsnal Subdit 3 Ditreskrimum melakukan penyelidikan
terhadap pelaku curat (pencurian dengan pemberatan) hotel tersebut. Sabtu (15/9) pukul 10.00 Wita petugas mendapatkan informasi keberadaan salah satu pelaku,, Yonathan di aparteman di Jalan Teuku Umar Barat (Malboro), Denpasar. Berdasarkan ciri-ciri pelaku yang sudah dikantongi, pelaku berhasil ditangkap. “Setelah kasus ini dikembangkan, pelaku lagi satu (Ag - red) ditangkap di rumahnya di Jalan Gunung Krakatau, Denpasar,” katanya. Selain mengamankan belasan telivisi dan mobil, petugas juga menyita satu buah proyektor, satu monitor, satu jetspray dan satu reciever CCTV. Untuk mengangkut barang curian tersebut, komplotan maling ini menggunakan mobil boks. “Pelaku mengambil barang tersebut dengan cara merusak pintu hotel,” kata Andi Fairan. (kmb36)
Hilangkan Tradisi Ngaben yang Memberatkan Umat Tiga Sulinggih Paparkan Reformasi Ritual Upacara dan ”Upakara”
Denpasar (Bali Post) -
Pattram puspam phalam toyan yo me bhaktya pruyacchati tod ahom bhaktyaupahritom Asnami prayatatmanah. Sloka Bhagawad-Gita IX.26 tersebut pada intinya menyebutkan bahwa “siapa saja yang sujud di hadapan-Ku dengan persembahan sehelai daun, sekuntum bunga, sebiji buah-buahan, seteguk air, Aku terima sebagai bakti persembahan dari orang yang berhati suci.” Hal tersebut mengemuka manakala tiga sulinggih memberikan pencerahan atas yadnya untuk umat Hindu yang sebagian besar mengatakan masih mahal secara ekonomis. Mengatasi fenomena atau hal negatif yang disebut biaya Hindu mahal, Pinandita Sanggrana Nusantara (PSN) Korda Denpasar dengan melibatkan tiga sulinggih menggali akar masalah dan memberi solus-
inya agar tidak ada kesan soal dilema ngaben suatu tradisi yang memberatkan umat. Karena dalam sastra Hindu tidak disebutkan bahwa upakara pengabenan itu dengan biaya yang besar dan mahal.
Oleh karena itu, PSN menyelenggarakan seminar “Reformasi Ritual Upacara dan Upakara Ngaben” di Gedung Santi Graha Denpasar, Minggu (16/9) kemarin. Hadir sebagai pembicara Ida Pandita
Bali Post/kmb37
SEMINAR - Suasana seminar yang mengangkat tema ‘‘Reformasi Ritual Upacara dan Upakara Ngaben’’.
Mpu Jaya Acharyananda, Ida Pedanda Gede Buruan Manuaba dan Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Satya Jyoti. Dalam seminar yang dibuka Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara didampingi Wakil Ketua DPRD Denpasar Wayan Mariyana Wandhira tersebut, mengemuka soal susahnya mati di daerah Bali. Lahir dan mati harus punya biaya tinggi. Benarkah? Dalam seminar reformasi upakara dan upacara ngaben kemarin dibantahkan semua oleh para sulinggih. Para sulinggih, pemangku, bandesa adat harus kompak dan melaksanakan upacara sesuai sastra dan tatwaning ngaben. Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Satya Jyoti menegaskan, inti dari upakara pitra yadnya untuk pengabenan adalah nasi angkeb, bubuh pirata, angenan, pangruyagan, pisang jati, panjang ilang, dyus kamaligi pengadang-adang dan tirtha pangentas. “Walaupun upacara pengabenan itu kecil atau sederhana maupun upacara tersebut besar dan megah, maka upakara inti ini mesti ada. Sehingga orang yang akan melakukan upacara pengabenan baik orang miskin, lebih-lebih orang kaya, maka orang tersebut akan dapat melaksanakan upacara tersebut. Tinggal menyesuaikan dengan kemampuan saja, asal inti banten itu sudah dipenuhi. Karena sesungguhunya ayaban memiliki upacara tersebut. Perlu diketahui bahwa ayaban (peras pengambian, udel kurenan, pulegembal, bebangkit) tersebut ayaban pangiring, dapat dipilih sesuai dengan kemampuan finansial. Ketua PSN Denpasar Putu Gede Suranata mengatakan,
seminar reformasi ini untuk mencerahkan masyarakat, untuk bisa mengerti makna upacara ngaben sesuai dengan sastra dan tatwa-nya. “Dengan seminar ini diharapkan dapat menjawab bahwa image upacara ngaben itu mahal atau ngabehin itu hilang. Karena sejak dulu bahwa tingkatan ngaben itu ada sembilan mulai dari nistaning nista sampai utamaning utama,” jelas pandita Suranata. Sementara itu, Ketua Panitia Pinandita Wayan Dodi Arianta mengatakan, pemikiran seminar ini karena adanya viral di medsos bahwa patut namun tidak puput. “Perkembangannya liar sehingga diadakan seminar tentang ngaben. Reformasi ritual ngaben ini diambil dari buku Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Satya Jyoti. Reformasi itu meluruskan bahwa ngaben dikembalikan pada sastra dan tatwa yang ada. Saat ini ngaben disebut memberatkan umat dan praktis. Padahal sesuai tatwa jelas tingkatannya. Tidak mesti memberati warga,” tegasnya. Atas dasar itu, tiga sulinggih membahas persoalan ini dan memberi solusinya. Ida Pandita Mpu Jaya Acharyananda bahkan membahas susahnya mati di tanah Bali, dan kremasi sebagai salah satu solusi. Ida Pedanda Gede Buruan Manuaba mengulas tatwaning ngaben dan Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Satya Jyoti membahas dilema ngaben, meluruskan tradisi yang memberatkan umat. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Rai Mantra Harapkan Partisipasi Masyarakat Menjaga Lingkungan
PAMERAN Lingkungan yang digelar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar serangkaian Hari Kebersihan Dunia, dan sosialisasi rutin pengurangan kantong plastik digelar di Lapangan Parkir Utara Taman Kota Lumintang, Minggu (16/9) kemarin. Kegiatan ini dibuka Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua TP PKK Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Denpasar ditandai dengan pelepasan burung merpati. Sebelum pembukaan, Wali Kota Rai Mantra berkesempatan meninjau kebersihan lingkungan areal Taman Kota Lumintang dan peningkatan penataan Taman Kota Lumintang ke depannya. ‘’Seluruh OPD Pemkot Denpasar sangat berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan yang juga diharapakan dari langkah partisipasi seluruh masyarakat Kota Denpasar untuk turut serta dalam mengedukasi, menjaga
kebersihan lingkungan,’’ ujar Rai Mantra. Rai Mantra mengatakan, kebersihan lingkungan tidak saja menjadi tugas pokok dan fungsi dari DLHK Denpasar, namun juga menjadi sinergitas bersama seluruh OPD yang ada. Seperti halnya dari Dinas Tata Ruang dan Permukiman Denpasar yang dapat menempatkan tenaga satuan tugas untuk memantau penataan dan kebersihan lingkungan areal Taman Kota lumintang yang berkoordinasi dengan DLHK Denpasar. Semua dari sinergitas ini bermuara pada peningkatan kebersihan lingkungan dan kepariwisataan Denpasar yang tentunya berkaitan erat dengan citra lingkungan dan kesehatan masyarakatnya. ‘’OPD sangat berperan dalam penanganan sampah organik dan anorganik dari hulu hingga hilir. Jadi selama berjalan sembari berolahraga di Taman Kota Lumintang tadi perlu ditekankan secara berkesinambungan terkait tugas pokok dan fungsi masingmasing OPD dalam menjaga
lingkungan,’’ ujarnya. Rai Mantra juga menekankan kepada Perusahaan Daerah Pasar agar saat peresmian Pasar Badung Desember mendatang, dapat menyosialisasikan pengurangan kantong plastik kepada para pedagang dan pengunjung. Hal ini dapat didukung juga dengan mendistribusikan terlebih dahulu kantong yang ramah lingkungan. Sementara itu, Wali Kota Rai Mantra juga memberikan perhatian terkait keberadaan Koperasi Hijau yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menukarkan sampah organik dengan bahan pokok. ‘’Saya sudah mencoba melakukan penukaran kardus bekas di Koperasi Hijau dan mendapatkan kupon untuk ditukarkan dengan sabun mandi. Dari sampah dapat bermanfaat bagi diri sendiri,’’ katanya seraya mengatakan, seluruh program lingkungan di Denpasar perlu partisipasi yang luar biasa dari masyarakat, sehingga sampah tidak mencemari lingkungan dan dapat berpengaruh buruk bagi kes-
MENUKARKAN - Wali Kota Rai Mantra menukarkan sampah organik di stan Koperasi Hijau DLHK Denpasar pada pembukaan pameran lingkungan di Lapangan Parkir Utara Taman Kota Lumintang Denpasar, Minggu (16/9) kemarin. ehatan kita bersama. Kepala DLHK Denpasar I Ketut Wisada mengatakan, program ini sebagai gerakan bersama melibatkan partisipasi masyarakat hingga siswa sekolah dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan dalam rangka menyam-
but Hari Kebersihan Dunia ini meliputi sosialisasikan pengurangan kantong plastik, fashion show dengan bahan daur ulang, lomba mewarnai tingkat PAUD, lomba fotografi antara seka teruna, dan lomba yel-yel antar-PKK di empat kecamatan. (ad815)
Senin Kliwon, 17 September 2018
BADUNG
Petitenget Festival ’’Kerobokan Art and Spirit 2018’’
Momentum Pelestarian Budaya dan Promosi Pariwisata
PETITENGET FESTIVAL - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mendampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati membuka Petitenget Festival ‘’Kerobokan Arts and Spirit 2018’’ pada Jumat (14/9) di Pantai Petitenget. BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta mendampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang juga Ketua PHRI Provinsi Bali membuka Petitenget Festival ‘’Kerobokan Arts and Spirit 2018’’, Jumat (14/9), di Pantai Petitenget. Acara tersebut dihadiri pula anggota DPR-RI A.A. Bagus Adhi Mahendraputra, Ketua DPRD Badung Putu Parwata beserta anggota DPRD Badung, Kapolres Badung, Camat Kuta Utara, prajuru adat dan dinas se-Kecamatan Kuta Utara serta tokoh masyarakat. Pembukaan Petitenget Festival ditandai pembunyian lesung secara bersama-sama. Ketua Panitia Petitenget Festival A.A. Bagus Bayu Joni Saputra menyampaikan, terselenggaranya festival ini merupakan keinginan dan gagasan dari masyarakat Desa Adat Kerobokan. Di Pantai Petitenget belum pernah diadakan festival, sebagai desa adat terbesar di Badung dengan 50 banjar, empat kelurahan dan dua desa, dengan bentangan pantai sepanjang 2,4 km. Banyak potensi seni, budaya, kuliner dan tempat eksotik yang layak dipromosikan sebagai desti-
nasi pariwisata dunia untuk berkontribusi meningkatkan PAD Badung. Festival Petitenget yang pertama kali digelar ini mengambil tema ‘’Kerobokan Art and Spirit 2018’’ yang artinya sebuah semangat masyarakat Desa Adat Kerobokan untuk mengangkat seni dan taksu desanya sehingga layak menjadi destinasi yang wajib untuk dikunjungi wisatawan. Logo Festival Petitenget yaitu ‘’Ki Gandarwa Agung Bhuto Ijo’’. Tokoh tersebut adalah penjaga peti pecanangan Batara Sakti Wawu Rauh (Danghyang Nirartha). ‘’Dalam acara ini juga dibuatkan sebuah garapan fragmentari dan sebuah film animasi agar anak-anak generasi milenial lebih mudah memahami,’’ terangnya. Diharapkan, nilai-nilai dan karakter Bhuto Ijo yang sudah di-supat, mampu dicontoh dari generasi ke generasi. Nilai dimaksud yaitu pengabdian dan loyalitas Bhuto Ijo dalam menjaga amanah serta menjaga alam dan isinya. Bupati Giri Prasta menyampaikan, festival ini merupakan momentum yang sudah menjadi kesepakatan dari prajuru
dan tokoh masyarakat Kerobokan. Festival ini sebagai kekuatan atau pancer gumi Bali yang ada di Petitenget, Kerobokan. Melalui festival, diharapkan mampu melestarikan seni, budaya dan kelangsungan pariwisata Badung. Apalagi Kabupaten Badung memiliki pariwisata warisan yaitu pura dan subak, pariwisata alam seperti batu karang, bentangan eksotik pantai dan alamnya, desa wisata yang di dalamnya ada agrowisata, pariwisata yang berbasis dengan perkebunan, ekowisata yang berbasis dengan lingkungan, health tourism yang berbasis kesehatan dan culture tourism dengan home base-nya desa wisata. ‘’Saya pastikan Kerobokan ini menjadi desa wisata internasional,’’ kata Bupati. Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati memberikan apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat Kerobokan serta dukungan dari Pemkab Badung, sehingga festival ini berlangsung meriah. Melihat video yang diputar dalam festival, posisi Petitenget terhadap kedudukan Bali secara keseluruhan. Petitenget memiliki posisi penting dalam peradaban Bali. ‘’Saya dengar tadi ada Bhuta Ijo dan peti pecanangan. Pecanangan bukan hanya ilmu pengetahuan, tetapi adalah isi daripada Bali dan alam semesta. Dalam peti pecanangan itu, ada berbagai isi seperti pamor, base, gambir dan buah. Itu adalah warna dalam kehidupan,’’ terangnya. Petitenget muncul sebagai apit surang dan apit lawang-nya Bali. Petitenget tempat yang strategis yang ada di Kuta Utara mengapit belah Kuta dengan Kuta Selatan. Kuta dengan airport-nya merupakan pintu gerbang Pulau Bali dan Petitenget apit lawang-nya Bali. Bali dijaga secara utuh oleh masyarakat Bali beserta isinya. (ad816)
Dua Ribu Penari Tenun Semarakkan Petitenget Festival
TARI TENUN - Pementasan tari Tenun pada Petitenget Festival, Minggu (16/9) kemarin. Mangupura (Bali Post) Ada hal menarik pada hari terakhir Petitenget Festival. Sebanyak dua ribu penari Tenun kolosal menyemarakkan puncak festival yang dilangsungkan di Pantai Petitenget, Desa Adat Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Minggu (16/9) kemarin. Pementasan ini pun dihadiahi Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Para penari yang terlibat pementasan tari Tenun ini adalah ibu-ibu PKK dan sekaa teruni dari 50 banjar adat di Desa Adat Kerobokan. Tari Tenun diciptakan Nyoman Ridet (alm) yang merupakan maestro tari asal Banjar Campuhan Kerobokan pada tahun 1957. Tarian ini menggambarkan kegiatan wanita sehari-hari yang membuat kain tenun yang sederhana. Gerakan-
Bupati Giri Prasta Resmikan ”Badung Happy Movement” 800 Masyarakat Badung Ikuti Yoga Ketawa
BADUNG HAPPY MOVEMENT - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta meresmikan Badung Happy Movement yang merupakan perpanjangan tangan dari Gerakan Bali Happy Movement, di areal parkir timur Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung, Minggu (16/9) kemarin. BUPATI Badung Nyoman Giri Prasta meresmikan Badung Happy Movement yang merupakan perpanjangan tangan dari Gerakan Bali Happy Movement yang dilangsungkan di areal parkir timur Pura
Lingga Bhuwana Puspem Badung, Minggu (16/9) kemarin. Hadir dalam acara tersebut antara lain Kabag Humas Badung Putu Thomas Yuniartha, guru besar dan pendiri Bali Happy Movement Kadek Siwa
Ambara serta instruktur yoga dan penekun yoga gembira se-Badung. Dalam kesempatan tersebut, Giri Prasta ikut berbaur dengan sekitar 800 orang masyarakat Badung yang melakukan gerakan yoga tertawa. Giri Prasta menyampaikan, Badung Happy Movement ini selaras dengan komitmen pemerintah untuk senantiasa meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Badung. ‘’Gerakan yoga ini memiliki banyak manfaat dalam menjaga kesehatan jasmani dan rohani serta menyehatkan diri sendiri. Untuk itu, yoga ketawa ini perlu juga digetoktularkan kepada karyawan-karyawati Pemkab Badung, terutama pada saat krida di hari Jumat. Jadi, dengan sehatnya karyawan Pemkab Badung tentu mereka dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Badung,’’ ungkapnya. Sementara itu, guru besar dan pendiri Bali Happy Movement Kadek Siwa Ambara mengatakan, tujuan
Badung Happy Movement ini adalah mengajak masyarakat Badung untuk ikut meraih kesehatan melalui yoga tertawa dan penyadaran diri. ‘’Antusias masyarakat Badung untuk mengikuti yoga tertawa ini sangat tinggi. Ini bisa dibuktikan hanya dalam kurun tiga bulan, pesertanya sudah menembus angka 400 orang. Saya ingin Badung menjadi pilot project untuk yoga ketawa,’’ katanya. Adapun manfaat yoga tertawa adalah menyembuhkan penyakit-penyakit akibat pikiran. Seperti diketahui, dari hasil penelitian, masyarakat dunia banyak terserang penyakit yang bersumber dari pikiran seperti tidak mampu memenuhi tuntutan hidup yang mengakibatkan orang cepat menjadi marah, sering cemas, gelisah, takut tanpa sebab, tidak percaya diri serta ragu-ragu dalam mengambil keputusan dan susah tidur. Untuk itu, pikiran perlu dibenahi salah satunya dengan melakukan gerakan yoga tertawa. (ad802)
Antisipasi Kekroditan Lalin
Proyek Pipa PDAM di Kampial Dikerjakan Malam Hari
Bali Post/edi
PROYEK - Proyek pemasangan pipa di Kampial dikerjakan saat malam hari guna mengantisipasi kekroditan lalu lintas. Mangupura (Bali Post) Proyek pemasangan pipa PDAM dan pembuatan saluran drainase di sepanjang Jalan Darmawangsa, Kampial, Kuta Selatan, terus dikebut. Bahkan, untuk mengantisipasi kekroditan lalu lintas (lalin) kawasan setempat, pelaksana proyek melakukan
pekerjaan pada malam hari. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung I G.A. Arinda, Minggu (16/9) kemarin, mengatakan pelaksanaan proyek berlangsung pukul 19.00 Wita hingga 06.00 Wita. Jam kerja tersebut sesuai kes-
epakatan dengan masyarakat setempat, dalam rangka mengantisipasi kekroditan lalin. ‘’Memang ini sudah kesepakatan dengan pihak lingkungan di sana. Kita juga menerapkan clean construction, bahkan galiannya juga tidak boleh lama-lama,’’ ucapnya. Saat ini progress pengerjaan sudah mencapai 18 persen. Ini lebih cepat sekitar 10 persen dibandingkan rencana awal yang hanya delapan persen. Untuk lingkup pengerjaan saat ini yaitu pemasangan pipa PDAM dan pembuatan saluran drainase. ‘’Saat ini memang belum termasuk pemasangan trotoar. Namun tahun depan rencananya akan dilanjutkan oleh Bidang yang lain,’’ tegasnya. Sementara terkait pelaksanaan IMF-WB Annual Meeting, dia menyebut proyek tersebut tidak sampai mengganggu lalin di jalur utama. Sebab, kawasan itu tidak bersentuhan langsung dengan aktivitas IMF yang berada di Nusa Dua. Meski
3
demikian pihaknya tetap akan memperhatikan keamanan lalin. Untuk itu, dalam pengerjaan proyek ini pelaksana sudah menerapkan clean construction yang lebih optimal dengan memperhatikan sisi lalin. ‘’Intinya, proyek ini tetap jalan selama IMF, karena pengerjaannya dilakukan malam hari. Karena kontrak kerja juga tetap jalan, jangan sampai ini tertunda,’’ ucapnya. Pihaknya juga intens berkoordinasi dengan pemilik utilitas yang dilalui proyek. ‘’Memang saat pengerjaan sering bersentuhan langsung dengan utilitas yang sudah ada di sana, baik itu PLN maupun PDAM. Itu semua sudah kita koordinasikan dan koordinasinya juga bagus selama ini,’’ imbuhnya. Proyek ini ditargetkan rampung Desember mendatang. Proyek dengan nilai kontrak Rp 15 miliar lebih ini menjadi rangkaian pembangunan reservoir di UPA Siligita dan IPP Ungasan, serta jaringan pipa air. (kmb23)
nya seperti seseorang yang sedang menenun. Meski sempat ada yang mengalami karauhan usai pementasan, namun ini tetap menjadi pementasan yang spektakuler. Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, ini merupakan kegiatan yang monumental, spektakuler dengan menampilkan ribuan penari ibu-ibu dari seluruh Desa
Adat Kerobokan. Maka sangat pantas mendapatkan penghargaan MURI. ‘’Tentu ini menjadi suatu kebahagiaan tersendiri, yang bisa menunjukkan sesuatu yang bersejarah,’’ katanya. Bahkan, kata Suiasa, penari asli dan orang yang pertama kali yang menarikan tari Tenun ini, Jero Ketut (71), juga ikut menari. Ini tentunya membuktikan masyarakat Bali khususnya
Bali Post/edi
masyarakat Badung selalu menjaga nilai-nilai budaya. ‘’Ini adalah suatu hal yang dilakukan terus-menerus. Inilah pembuktian untuk itu. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Badung harus memproteksi semua kegiatan masyarakat yang berbau seni dan budaya, sehingga ke depan kesenian dan kebudayaan bisa semakin maju,’’ ucapnya. (kmb23)
Semua Kamar di ITDC Di-’’booking’’ untuk IMF-WB
Mangupura (Bali Post) Guna mendukung pelaksanaan IMF-WB Annual Meeting pada Oktober mendatang, pengelola kawasan Nusa Dua Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menyiapkan 5.300 kamar hotel untuk para delegasi. Dari seluruh kamar di ITDC, seluruhnya sudah dipesan oleh delegasi IMF. Hal itu disampaikan Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer saat menghadiri peresmian command center di Nusa Dua, Sabtu (15/9). Dikatakannya, selama pelaksanaan pertemuan IMFWB, kawasan The Nusa Dua akan ditutup untuk umum. Hotel yang berada di dalam kawasan elit ini ditujukan hanya untuk para delegasi dari berbagai negara yang hadir. ‘’Artinya, tak ada tamu lain selain delegasi IMF,’’ tegasnya. Dalam menyambut event berskala internasional tahun ini, persiapan ITDC jauh lebih matang. Baik dari sisi fasilitas, jumlah kamar hotel yang disediakan maupun keamanan, memiliki perbe-
daan dengan event internasional yang digelar sebelumnya. Seperti saat APEC 2013, jumlah kamar hotel yang disediakan hanya 4.900 kamar. Namun saat ini sudah bertambah menjadi 5.300 kamar dari total 15 hotel di kawasan setempat. ‘’Adanya penambahan jumlah kamar tahun ini, yakni tambahan dari Shangrila yang dibuka tahun ini khusus untuk IMF,’’ ucapnya. Pihaknya memperkirakan para delegasi akan mulai berdatangan tiga hari sebelum event berlangsung.
Mereka yang menginap di ITDC adalah para delegasi. Sementara selain delegasi atau non VVIP, kebanyakan menginap di luar ITDC. Selain penambahan kamar, pihaknya juga melakukan penataan kawasan. Seperti penataan kawasan water blow khususnya pada observation deck. Selain itu, juga ada penataan kawasan pantai yang tergerus abrasi. ‘’Saat ini sudah tuntas. Semua lokasi yang ditata ini kami siapkan untuk dikunjungi oleh para delegasi,’’ imbuhnya. (kmb23)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
BRI Kanca Denpasar Gatot Subroto
Laksanakan Undian Simpedes dan ”Gathering’’ Agen BRILink
BANK BRI Kantor Cabang Denpasar Gatot Subroto melaksanakan pengundian hadiah Simpedes Semester I 2018 pada Jumat (14/9) di Warung Oongan, Jalan Noja, Denpasar. Selain pengundian hadiah, juga dilaksanakan gathering Paguyuban Agen BRILink. Setelah dilakukan pengundian, hadiah mobil Ertiga Suzuki GL/ MT diraih I Made Nardika dari BRI Unit Lukluk. Hadiah 5 sepeda motor Honda Scoopy diraih I Gede Adi Saputra dari BRI Unit Mahendradata, I Putu Gede Jana Nur dari BRI Unit Canggu, Muhammad Dipo dari BRI Unit Gatsu Barat, Ni Luh Sri Pudjiastuti dari BRI Unit Mahendradata, Ni Wayan Padmawati dari BRI Unit Peguyangan. Hadiah sepeda motor New Vario ESP CBS Honda diraih oleh I Nyoman Artha dari BRI Unit Mengwi, I Gede Sukada dari BRI Unit Blahkiuh, Dra. Ni Luh Sudiani dari BRI Unit Lukluk, I Nyoman Dina dari BRI Unit Petang, Ni Made Sukadeni, S.Pd. dari BRI Unit Ahmad Yani, Ni Made Sulastri dari BRI Unit Trenggana, I Wayan Sudana dari BRI Unit Dalung. Hadiah sepeda motor New Beat ESP CW Honda diraih oleh Dewi Jaya Astuti dari BRI Unit Sempidi, Nengah Sudarma dari BRI Unit Ahmad Yani, I Made Gemuh dari BRI Unit Sempidi, Sugiwani dari BRI Unit Lukluk, I Made Sulendra dari BRI Unit Canggu, I Nyoman Kanta dari BRI Unit Peguyangan, I Made Kompiang dari Unit Dalung, I Made Merta dari BRI KC Denpasar Gatsu, I Nyoman Yasin dari BRI Unit Blahkiuh, I Wayan Wiyawah dari BRI Unit Lukluk. Di samping itu juga ada hadiah TV LED 40M5000 Samsung sebanyak 3 unit, 2 kulkas Samsung, 5
UNDIAN SIMPEDES - BRI secara simbolis menyerahkan hadiah grandprize undian Simpedes pada tamu undangan. TV LED 32344003 Samsung, 3 mesin cuci Samsung. Pimpinan BRI Cabang Denpasar Gatot Subroto Anang Subagyo mengatakan, undian ini merupakan periode semester I tahun 2018, berlangsung dari Maret 2018 sampai Agustus 2018. Undian periode kedua dimulai dari September 2018 - Februari 2019. Syarat mengikuti undian ini adalah setiap penabung yang memiliki tabungan kelipatan Rp 100.000. ‘’Pada dasarnya penabung diberi kesempatan untuk menambah top up saldo. Semakin banyak tabungan atau saldo yang ada di BRI akan semakin besar peluang mendapatkan hadiah grandprize,’’ jelasnya. Terkait gathering Paguyubungan Agen BRILink, Anang menjelaskan, agen BRILink merupakan perpanjangan tangan BRI dan menjadi inspirasi BRI dalam menghadapi era digitalisasi. Hingga saat ini binaan agen
BRILink yang ada di Kantor Cabang Gatot Subroto sebanyak 1.034. Terdiri dari agen yang memiliki mesin EDC konvensional dan agen BRILink mobile. Aplikasi BRILink mobile dapat langsung di-download di smartphone. ‘’Dan itu pangsanya adalah anak– anak muda yang tidak mau ribet bawa EDC. EDC yang konvensional ini rata-rata digunakan masyarakat yang memiliki UMKM, baik dagang, jasa keuangan yang lainnya,’’ ungkapnya. Ke depan, BRI akan terus menambah outlet agen BRILink yang memudahkan layanan BRI Cabang Gatot Subroto yang ada di Denpasar maupun wilayah Kabupaten Badung. ‘’Seiring perjalanan tetap kita pertahankan Agen BRILink konvensional ini. Namun demi memudahkan lagi, kita akan bergeser ke BRILink mobile karena bisa bertransaksi dimanapun berada,’’ imbuhnya. (ad810)
Hubungan Puri Tegeh Kori dan Kerajaan Kamboja Makin Erat
Shri Arya Wedakarna Sambut Cucu Raja Kamboja Norodom Sihanouk di Tabanan
TIDAK semua puri-puri di Bali memiliki hubungan baik dengan kerajaan-kerajaan internasional, khususnya hubungan kekerabatan yang dijalin dengan baik demi kepentingan bangsa. Salah satu contoh baik diteladani oleh keluarga Puri Tegeh Kori Badung yang hingga kini tetap menjalin hubungan baik dengan Kerajaan Kamboja. Ini terekam saat panglingsir Puri Tegeh Kori Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III hadir menyambut kedatangan cucu dari Raja Kamboja (late) Norodom Sihanouk yakni Putri Siri Natalia Sisowath saat hadir di Bali di sebuah vila di kawasan Tabanan. Sebagaimana disampaikan oleh Dewa Gede Anom Kurniawan (Humas Istana Mancawarna Tampaksiring/Kantor Resmi Abhiseka Ratu), kedatangan Royal Family atau keluarga dari Kerajaan Kamboja tidak digelar secara resmi. ‘’Beliau mendapatkan konfirmasi kedatangan putri dari Kerajaan Kamboja dari His Royal Highness Princess Norodom Arunrasmy. Sebagai bagian dari persahabatan dua keluarga maka Ratu Ngurah Wedakarna berkenan langsung menyambut beliau di Tabanan. Namun untuk penjemputan di airport, keluarga kerajaan sudah disambut oleh protokol Istana Mancawarna. Rombongan sangat terbatas,’’ ungkap Dewa Gede Anom. Ia juga menyampaikan bahwa kunjungan keluarga Kerajaan Kamboja ke Bali sudah beberapa kali terjadi yakni pada saat peresmian The Sukarno Center pada tahun 2009 dan saat World Eco Safety Assembly (WESA) tahun 2012. Saat peresmian The Sukarno Center yang dibangun
MUHIBAH – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedekarna MWS III, Putri Kerajaan Kamboja Princess Siri Natalia Sisowath di Tabanan. oleh keluarga Puri Tegeh Kori pada 2009, yang hadir adalah Princess Norodom Arunrasmy of Cambodia (Putri King Father Norodom Sihanouk) bersama dengan Tushar Gandhi Of India (Cucu Mahatma Gandi). ‘’Itu merupakan momentum yang luar biasa, karena dua tokoh besar dunia yakni keturunan Norodom Sihanouk dan Mahatma Gandi hadir di Pulau Dewata. Maka tidak heran, dengan kerja kerja nyata dari panglingsir Puri Tegeh Kori, masyarakat internasional sangat memberikan penghormatan tinggi pada keluarga ini. Ini sama saat Ratu Aji (Swargi) Shri Wedastera Suyasa yang juga pendiri Parisada Hindu saat hadir di India yang disambut langsung Perdana Menteri India saat itu, Indira Gandhi, di Madras India saat World Hindu Federation. Syukurlah kerja dunia dilanjutkan
oleh putra-putri warih Puri Tegeh Kori,’’ ungkap Dewa Gede Anom asal Tampaksiring ini. Dalam catatan Istana Mancawarna, keluarga Puri Tegeh Kori juga sempat diundang beberapa kali ke Phnom Penh, yakni saat hajatan perkawinan keluarga raja dan upacara kremasi Raja Kamboja Norodom Sihonouk. ‘’Semoga ini menjadi sebuah tanda baik hubungan Siwa Buddha antara warih Majapahit dan juga Kerajaan Kamboja. Ratu Shri Arya Wedakarna memang menjadi panglingsir dan tokoh di warih Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori. Jadi wajar saja beliau menjaga nama baik leluhurnya yakni Raja Badung I dan sebagai pendiri Kerajaan Badung, I Gusti Tegeh Kori untuk terus dikenang oleh dunia. Semoga misi Majapahit ini berhasil,’’ ungkap Dewa Gede Anom (ad806)
Wujud Peduli Lingkungan
PNB Gelar Aksosma di Pantai Kelan
POLITEKNIK Negeri Bali (PNB) kembali menggelar Aksi Sosial Mahasiswa (Aksosma) 2018, Minggu (13/9) kemarin. Bertempat di kawasan Pantai Kelan, Badung, Aksosma merupakan aksi nyata mahasiswa PNB yang sadar dan peduli lingkungan pesisir. Menurut Ketua Panitia Aksosma 2018 I Made Ananta Rama Yoga, Aksosma diikuti 773 mahasiswa. Tidak hanya mahasiswa baru, namun ada juga mahasiswa lama yang belum pernah mengikuti kegiatan aksosma. Kegiatan ini diisi dengan aktivitas bersih pantai dan juga penanaman pohon. ‘’Untuk penanaman pohon, disiapkan sebanyak 14 pohon ketapang yang ditanam di kawasan ini,’ ungkapnya. Dikatakannya, untuk sampah yang sudah dipungut, nantinya akan dikumpulkan di satu titik, dan akan diangkut oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan yang selanjutnya dibawa ke TPA. Dipilihnya Pantai Kelan, katanya, karena kawasan pantai ini sering mendapat sampah kiriman yang terbawa ombak. ‘’Dengan tagline ‘Mahasiswa Mengabdi Lingkungan Lestari’, kami berharap Pantai Kelan bisa terus terjaga kebersihan dan kelestariannya,’’ harapnya. Sementara itu, I Made Robi Gusmana, Koordinator Humas, menambahkan latar belangkang
AKSOSMA - Ketua Panitia Aksosma 2018 I Made Ananta Rama Yoga bersama Koordinator Humas I Made Robi Gusmana di sela Aksosma PNB 2018, Minggu (16/9)kemarin di Pantai Kelan. dilaksanakan kegiatan ini karena lembaga perguruan tinggi tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai wahana untuk pengembangan jiwa sosial kamasyarakatan. Hal ini juga sebagai wujud pengimplementasian Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. ‘’Di sini mahasiswa diajak terjun ke masyarakat untuk mengikuti kegiatan sosial,’’ ucapnya. Mengembangkan jiwa sosial dan
peduli dengan alam merupakan salah satu bentuk pengejawantahan yang dapat dilakukan oleh mahasiswa. Untuk itu, mahasiswa diharapkan dapat terjun langsung ke masyarakat melakukan upayaupaya nyata melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Terlebih di era globalisasi ini perubahan sosial begitu cepatnya terjadi termasuk di bidang lingkungan. ‘’Seiring dengan perkembangan pariwisata, dampaknya tidak dapat dimungkiri, baik dampak positif maupun negatifnya,’’ ujarnya. (ad803)
Senin Kliwon, 17 September 2018
Hari Ini, Unwar Mewisuda 1.022 Orang Sarjana dan Program Magister
Unwar Optimis Ranking 50 Besar Perguruan Tinggi pada 2019
UNIVERSITAS Warmadewa (Unwar) hari ini (Senin) menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-34 dan Wisuda ke-58 di areal Kampus Unwar. Sebanyak 1.022 orang dilepas dan diberikan penganugerahan ijazah yang terdiri dari Pascasarjana sebanyak 94 orang, Fakultas Hukum 87 orang, Fakuktas Ekonomi 517 orang, Fakultas Sastra 109 orang, Fakultas Pertanian 34 orang, Fakultas Teknik 151 orang dan Fakuktas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 7 orang. Sampai saat ini jumlah alumni Unwar sebanyak 28.978 orang. Dari segi output lulusan kali ini sangat membanggakan. Pasalnya, sebanyak 985 orang (96,37%) lulus dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,0 dan masa studi tepat waktu sebanyak 913 orang (89,33%), serta yang menyelesaikan tugas akhir kurang dari 6 bulan sebanyak 891 orang (88,30%). Wisudawan S-1 lulus dengan IPK tertinggi diraih oleh I Wayan Wiarta (IPK 3.90) dari Prodi Peternakan Fakultas Pertanian dan wisudawan lulusan tercepat dengan masa studi 3 tahun 6 bulan 12 hari diraih oleh Kadek Indah Pradnyani. Sementara S-2 Program Pascasarjana, lulusan dengan IPK tertinggi diraih oleh Ni Luh Supadmi Indrawati, S.H. (IPK 3.96), sekaligus lulusan tercepat dengan masa studi 1 tahun 6 bulan 12 hari. Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. didampingi Wakil Rektor I Ir. I Nyoman Kaca, M.Si., Wakil Rektor II Ni Putu Partamawati, S.E., M.M., Wakil Rektor III Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T., IPM. dan Ketua Panitia Wisuda I Made Artawan, S.E., M.M. mengatakan, menghadapi Revolusi Industri 4.0, seluruh wisudawan diharapkan terus belajar secara berkelanjutan dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan kompetitif, serta mampu mengabdikan ilmu pengetahuannya di masyarakat untuk kepentingan bangsa dan negara. Apalagi, selama menempuh pendidikan di Unwar, para wisudawan telah diberikan pelayanan yang memadai dengan berbagai fasilitas yang berbasis IT. Penyediaan di bidang sarana dan prasarana juga terus diupayakan. Salah satunya menyediakan perpustakaan berbasis E-Library (EJournal, E-Book, E-Repository) yang didukung oleh sistem informasi online berbasis SLIM-7. Selain itu, Unwar telah melakukan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui Audit Mutu Internal (AMI) setiap tahunnya yang berada di bawah Koordinasi Badan Penjaminan Mutu (BPM). Bahkan semua prodi di lingkungan Unwar telah memberlakukan Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) Tahun 2016 yang menekankan setiap dosen wajib menjalankan pembelajaran berbasis Student Centered Learning (SCL). Di bidang penguatan kelembagaan AIPT, Unwar telah terakreditasi B dengan menempati peringkat ke-63 dari 4.600 perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Bahkan, Unwar menduduki ranking I perguruan tinggi swasta di Indonesia Bagian Timur. Prof. Widjana optimis tahun 2019 Unwar akan menduduki ranking 50 besar perguruan tinggi secara nasional. Apalagi, dari 20 prodi yang ada, Prodi Peternakan Fakultas Pertanian Unwar telah mencapai akreditasi unggul, yaitu peringkat A. Sementara itu, guna untuk manambah akses masyarakat dari segi kelembagaan, saat ini Unwar telah mengusulkan Vokasi D-3 Sistem Informasi Akuntansi dan D-4 Perpajakan. ‘’Yang sangat membanggakan adalah lulusan uji kompetensi mahasiswa program profesi dokter FKIK mencapai 88,44 persen, jauh melampaui rata-rata lulusan tingkat nasional yang hanya 63,11 persen,’’ ujar Prof. Widjana saat presscon, Sabtu (15/9) lalu. Lebih lanjut dikatakan, pada kegiatan bidang forum akademik sebagai implementasi kerja sama
JUMPA PERS - Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. (tengah) bersama Wakil Rektor I Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. (2 dari kiri), Wakil Rektor II Ni Putu Partamawati, S.E., M.M. (kiri), Wakil Rektor III Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T., IPM. (2 dari kanan), dan Ketua Panitia Wisuda I Made Artawan, S.E., M.M. berfoto bersama seusai jumpa pers dalam rangka Dies Natalis ke-34 dan Wisuda ke-58, Sabtu (15/9) lalu. juga telah dilakukan beberapa kali, baik di tingkat nasional maupun internasional, yaitu International Conference on Bussines Law and Local Wisdom in Tourisme University. Di antaranya, kerja sama dengan Unas Jakarta, kerja sama dengan Maharishi University of Manajement, Iowa USA, kerja sama dengan Chung Yuan Christian University Taiwan. Di samping juga mengadakan seminar-seminar tingkat internasional yang mengundang narasumber yang ahli di bidang ilmu masing-masing. Unwar kini menjadi perguruan tinggi swasta yang semakin diminati dan dicinta masyarakat Bali, dan Indonesia pada umumnya. Hal ini terbukti Tahun Akademik 2018/2018, Unwar menerima mahasiswa baru sebanyak 3.269 orang dari total yang terdaftar sebanyak 4.849 orang. Para mahasiswa baru ini berasal dari 30 provinsi yang ada di Indonesia termasuk dari Timor Leste. Total jumlah mahasiswa aktif saat ini sebanyak 14.054 orang. Selain itu, Unwar juga menerima mahasiswa asing yang berasal dari 26 universitas di Eropa dari empat negara yang berbeda. Mahasiswa asing ini khusus belajar tentang budaya, bahasa Indonesia, pertanian, dan kegiatan lainnya selama enam bulan yang dikoordinir melalui Warmadewa Internasional Program (WIP). ‘’Kami mohon maaf kepada masyarakat yang belum diterima sebagai mahasiswa baru Universitas Warmadewa tahun ini,’’ pungkas Prof. Widjana. (ad808+k225)
PKKMB STIMI HANDAYANI Denpasar Ditutup dengan Bakti Sosial di Pantai Mertasari KEGIATAN Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) STIMI HANDAYANI Denpasar Tahun Akademik 2018/2019 yang berlangsung sejak Jumat lalu resmi ditutup Ketua Yayasan Pendidikan HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H., Minggu (16/9) kemarin di areal Pantai Mertasari, Sanur Kauh dengan menggelar kegiatan Bakti Sosial berupa penanaman pohon kembang kertas dan penebaran benih ikan. Turut berpartisipasi pada kegiatan Bakti Sosial ini Sekretaris Pelaksana LL-Dikti Wilayah VIII Bali-Nusra Ir. AAN Rai Indra Wardana, M.T., Kepala Desa Sanur Kauh I Made Ada, S.Sos. dan seluruh Civitas akademika STIMI HANDAYANI Denpasar, serta 351 orang mahasiswa baru Tahun Akademik 2018/2019. Ketua Panitia PKKMB Drs. A.A. Ngurah Gede Suindrawan, M.M. didampingi Sekretaris Panitia Dra. Ni Ketut Karwini, M.M. mengatakan, kegiatan PKKMB telah dilakukan sejak Jumat lalu dipusatkan di kampus STIMI HANDAYANI Denpasar. ‘’Hari ini (kemarin - red) salah satu bentuk implemetasi Tri Hita Karana yang mengharmoniskan kehidupan manusia dengan alam lingkungan dengan kegiatan bakti sosial berupa penanaman pohon dan penebaran benih ikan,’’ ujar Gede Suindrawan. Ketua Yayasan Pendidikan HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. mengatakan kegiatan PKKMB STIMI HANDAYANI Denpasar setiap tahun selalu ditutup yang diwarnai dengan kegiatan cinta lingkungan. Hal ini dilakukan karena kegiatan cinta lingkungan merupakan salah satu kriteria yang harus dimiliki masyarakat kampus di samping ilmu pengetahuan. Kegiatan bakti sosial juga digelar dalam rangka World
BAKTI SOSIAL - Ketua Yayasan Pendidikan HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. (kiri) bersama Sekretaris Pelaksana LL-Dikti Wilayah VIII BaliNusra Ir. AAN Rai Indra Wardana, M.T., Kepala Desa Sanur Kauh I Made Ada, S.Sos. dan Ketua Panitia PKKMB Drs. A.A. Ngurah Gede Suindrawan, M.M. melakukan penanaman pohon kembang kertas pada kegiatan Bakti Sosial dalam rangka Penutupan PKKMB di areal Pantai Mertasari, Sanur Kauh, Minggu (16/9) kemarin. Clean Up Day yang diperingati Sabtu lalu. ‘’Kesadaran lingkungan sudah menjadi keniscayaan dikehidupan saat ini. Apalagi bagi mahasiswa sejak awal harus mempunyai pemahaman tentang lingkungan, di samping juga pemahaman tentang wawasan kebangsaan,’’ tandas Radendra. Radendra mengatakan, merebaknya suatu ideologi yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa menjadi ancaman serius bagi NKRI saat ini. Apalagi, paham-paham radikal tersebut telah menyasar ke kampus-kampus yang ingin memengaruhi generasi muda bangsa. ‘’Semua kegiatan yang kita lakukan untuk menumbuhkembangkan karakter maha-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
siswa, karena karakter sifatnya multidimensi. Jadi mahasiswa tidak hanya ahli pada bidang manajemen atau sekretaris yang menjadi fokus kita, tetapi mereka juga memiliki kecerdasan lingkungan, sosial, bahkan kecerdasan spiritual,’’ ujarnya. Sekretaris Pelaksana LLDikti Wilayah VIII Bali-Nusra Ir. AAN Rai Indra Wardana, M.T. mengapresiasi kegiatan PKKMB dilakukan STIMI HANDAYANI Denpasar. Dalam peningkatan kualitas ke depan, pihaknya berharap STIMI HANDAYANI Denpasar untuk terus meng-update kurikulumnya sesuai dengan perkembangan zaman. Sehingga lulusan STIMI HANDAYANI Denpasar siap menghadapi persaingan di era Revolusi Industri 4.0. (ad805)
Senin Kliwon, 17 September 2018
info seremonial
5
Jurusan Akuntansi PNB Gelar Finns Bali Komit Jaga Kebersihan Pantai Seminar dan Lomba Tingkat Nasional ”Bali International Coastal Clean Up 2018’’
BALI dikenal di seantero dunia sebagai destinasi wisata kelas atas karena keunikan budaya, seni dan keindahan alam terutama alam pantainya, sehingga menyandang predikat Best Island in the World. Di sisi lain, Bali tidak terlepas dari beberapa permasalahan yang menghantui keberlangsungan pariwisata di masa yang akan datang, salah satunya sampah laut. Community Manager Finns Bali Ni Nengah Pariani yang akrab disapa Arik, Minggu (16/9) kemarin mengatakan, Finns Bali Beach Club dan Finns Recreation Bali yang bernaung di bawah Bali Hotels Association (BHA) bersamasama dengan pemangku pariwisata lainnya mengambil langkah proaktif mengatasi permasalahan sampah laut dengan menyelenggarakan acara International Coastal Clean Up. Kegiatan dilangsungkan Sabtu (15/9) dan semua hotel yang menjadi anggota BHA turun serentak di 15 lokasi di Bali dan Nusa Lembongan Klungkung, mengumpulkan sampah nonorganik yang ada di pantai dan sungai. ‘’Tahun ini acara akan dilaksanakan di 15 zona termasuk tambahan zona baru di Pulau Menjangan, Nusa Lembongan, Pantai Lepang Klungkung dan Pantai Buitan Karangasem dengan jumlah peserta diperkirakan sekitar 3.000 orang,’’ kata Arik. International Coastal Clean Up, menurut Arik, diprakarsai Ocean Conservancy, sebuah organisasi nirlaba yang bermarkas di Washington DC, Amerika Serikat khusus bergerak di bidang pelestarian lautan. International Coastal Clean Up pertama kali tahun 1986 dan menyebar ke seluruh dunia melibatkan lebih dari 12 juta relawan. Arik mengungkapkan, Bali Hotel Association berkewajiban menjaga kelestarian lingkungan di Pulau Dewata. ‘’Menjaga Bali tetap lestari dan indah adalah tanggung
BERSIHKAN SAMPAH – Karyawan Finns Beach Club Berawa bersama wisatawan dan siswa SDN 2 dan SDN 3 Tibubeneng membersihkan sampah sepanjang Pantai Berawa serangkaian International Coastal Clean Up, Sabtu (15/9). jawab kita bersama,’’ ucapnya. Arik menambahkan, hotel dan restoran yang ikut dalam kegiatan International Coastal Clean Up adalah Finns Bali, Plataran Canggu Bali Resort & Spa, Legong Keraton Beach Hotel, LVB Resort Hotel Canggu, The Haven Suites Bali Berawa, KOA D’Surfer Hotel, SDN 2 Tibubeneng, SDN 3 Tibubeneng, Umalas Hotel & Residence, The Tokha Umalas Villas & Spa, Villa Berawa, Ametis Villa Bali dan Aston Canggu Beach Resort. Sementara itu, Direktur Operasional Finns Bali I Wayan Wirawan didampingi Direktur Finance A.A. Wigena, Area Opration Manager Wayan Asrama dan CEO Finns Bali Dewa Deny mengatakan, International Coastal Clean Up ini merupakan acara tahunan dan
Finns Bali sudah dua kali ikut sejak berdirinya Finns Beach Club dengan melibatkan semua karyawan. ‘’Kami dari Finns Bali sudah dua kali mengikuti International Coastal Clean Up. Membersihkan sampah sepanjang Pantai Berawa bukan hanya ini saja dilakukan, melainkan seminggu sekali setiap Jumat bersama seluruh karyawan Finns Bali,’’ kata Wirawan. Menurut Wirawan, Finns Bali sangat peduli terhadap kebersihan lingkungan khususnya pantai. ‘’Kami mengajak pemilik hotel yang ada sepanjang Pantai Berawa dan masyarakat ikut bersama-sama menjaga kebersihan pantai. Apalagi Pantai Berawa menjadi ikon wisata di Kuta Utara terbebas dari sampah,’’ papar Wirawan. (ad811)
Rekonstruksi Seni Lukis ”Dulang’’ LP2MPP ISI Denpasar di Banjar Kedui Resmi Ditutup KEGIATAN rekonstruksi seni lukis dulang yang selama tiga bulan terakhir diselenggarakan Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan Pendidikan (LP2MPP) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar di Banjar Kedui, Desa Tembuku, Bangli resmi ditutup, Minggu (16/9) kemarin. Melalui kegiatan rekonstruksi tersebut, diharapkan kerajinan dulang dengan motif ornamen Bali bisa tetap lestari, berkembang serta mampu meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat di Banjar Kedui. Kegiatan rekonstruksi seni lukis dulang di Banjar Kedui ditutup Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr. Drs. I Gusti Ngurah Seramasara, M.Hum. Acara penutupan dihadiri Ketua LP2MPP Dr. I Wayan Adnyana, Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI), dosen dan pegawai ISI Denpasar, Kadisperindag Kabupaten Bangli, serta sejumlah perajin dulang dan masyarakat di banjar setempat. Ketua Panitia Rekonstruksi Seni ISI Denpasar Dr. I Ketut Muka, M.Si. mengatakan, kegiatan rekonstruksi seni lukis dulang telah dilaksanakan LP2MPP di Desa Kedui sejak Juni lalu. Kegiatan yang diikuti 25 orang perajin ini diisi dengan pembinaan dan pelatihan menghias dulang dengan motif ornamen Bali. Tujuan dari kegiatan rekonstruksi adalah agar kerajinan dulang produksi para perajin di Banjar Kedui ke depannya bisa tetap lestari, memiliki nilai tambah dan nilai keindahan, sehingga bisa mengangkat nilai jual di pasaran. ‘’Sebagaimana perkembangan selama ini, produk dulang tidak saja dijadikan sebagai alat upacara namun juga diminati untuk kebutuhan pariwisata seperti di hotel maupun restoran,’’ terangnya. Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr. Drs. I Gusti Ngurah Seramasara. M.Hum. dalam sambutannya mengatakan, rekonstruksi seni merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan LPM2PP ISI Denpasar setiap tahun sebagai
DULANG - Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr. Drs. I Gusti Ngurah Seramasara, M.Hum. saat menutup kegiatan rekonstruksi seni lukis dulang di Banjar Kedui, Desa Tembuku, Bangli, Minggu (16/9) kemarin. salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan rekonstruksi dilaksanakan untuk menggali, melestarikan mengembangkan dan memberdayakan potensi tradisional serta keseniankesenian yang hampir punah. Dengan demikian kesenian potensi tradisional dan kesenian yang ada tetap bisa eksis, dan bisa menjadi identitas budaya masyarakat Bali dalam berinteraksi dengan budaya lain di Indonesia. Diharapkan melalui kegiatan rekonstruksi seni lukis dulang yang telah dilaksanakan di Banjar Kedui dapat membangkitkan produk dulang sehingga mampu menjamin kehidupan ekonomi masyarakat setempat. ‘’Tidak hanya dulang, selama ini kami juga sudah melakukan rekonstruksi terhadap kesenian lainnya. Kami sempat merekonstruksi Joged Pingitan, seni prasi, seni lukis Wayang Kopang di Kerambitan, Wayang Wong dan kidung di Budakeling,’’ terangnya.
Bendesa Pakraman Kedui Wayan Sudarma sangat berterima kasih atas kegiatan rekonstruksi seni lukis dulang yang diselenggarakan ISI Denpasar. Kegiatan ini, menurutnya, sangat bermanfaat bagi peningkatan keterampilan perajin dulang di Banjar Kedui. ‘’Hampir 75 persen masyarakat kami di sini adalah perajin dulang. Harapan kami ke depan produk dulang masyarakat di Kedui bisa lebih dikenal dan pemasarannya bisa lebih luas hingga ke luar Bali,’’ harapnya. Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Bangli Nengah Sudibya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan LP2MPP ISI Denpasar. Pihaknya berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. ‘’Kami harapkan juga para perajin dulang di Banjar Kedui dapat terus berinovasi dan menjaga kualitas, sehingga apa yang menjadi harapan pasar bisa terpenuhi,’’ kata Sudibya. (ad813)
melanggar aturan yang ada di kampus. Kalau melanggar, risikonya adalah drop out,’’ ungkap Parwata, Minggu (16/9) kemarin. Menurutnya, dengan peningkatan kualitas melalui pendidikan, diharapkan Kabupaten Badung menjadi kabupaten yang unggul dalam berbagai hal. Tak hanya itu, para siswa penerima beasiswa luar negari dapat membangun Badung lebih baik lagi setelah menyelesaikan studinya di luar negeri. ‘’Mereka dalam waktu dekat akan diberangkatkan menuju negara tempat menuntut ilmu. Ini semangat kita bersama (eksekutiflegilastif) supaya generasi muda
betul-betul menjadi genarasi yang berkualitas,’’ harapnya. Sebagai destinasi pariwisata, Badung merupakan destinasi internasional, maka akan menjadi penting untuk mempersiapkan genarasi muda untuk bersaing tidak hanya di kancah nasional tapi juga internasional. ‘’Pemerintah dalam hal ini legislatif dan eksekutif mendorong untuk melakukan langkah-langkah strategis untuk memberikan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Program ini sangat bagus dan ini bisa lanjut untuk jenjang S-1, S-2 dan S-3,’’ katanya. (kmb27)
Dewan Minta Penerima Beasiswa Taati Aturan
Mangupura (Bali Post) – DPRD Badung meminta puluhan penerima besiswa ke luar negeri taat pada aturan negara setempat. Penerima beasiswa juga diharapkan memanfaatkan bantuan yang diberikan pemerintah dengan sebaik-baiknya. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, terdapat empat negara tujuan penerima beasiswa yakni Inggris, Belanda, Australia dan Malaysia. Mereka akan diberangkatkan pada Oktober dan November mendatang. ‘’Saya sampaikan kepada anakanak, taati aturan yang ada di negara tersebut. Jangan sampai
JURUSAN Akuntansi Politeknik Negeri Bali (PNB) kembali mengelar seminar nasional kreatif perpajakan, Kamis (13/9). Bertempat di kampus setempat, seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak dalam membayar pajak. Seminar nasional kreatif perpajakan dibuka Pembantu Direktur 3 Politeknik Negeri Bali I Wayan Temaja, S.T., M.T. Menurut Drs. I Ketut Sukayasa, M.Com.Ak., BKP. selaku Ketua Jurusan Akuntansi PNB, seminar ini merupakan hasil kerja sama Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bali dengan Dirjen Pajak Kantor Wilayah Bali. Dengan mengambil topik ‘’Penurunan Tarif PPH UMKM 0,5 Persen untuk Mendorong Pertumbuhan Perekonomian’’, seminar ini diikuti 302 peserta dari universitas yang ada di Bali dan luar Bali. Diungkapkan, selain sebagai media sosialisasi telah turunnya tarif pajak UMKM, seminar ini juga digunakan untuk melakukan edukasi calon wajib pajak potensial yakni para mahasiswa yang menjadi peserta seminar ini. Pada seminar ini, panitia menghadirkan dua narasumber nasional yaitu Ani Natalia selaku Kepala Sub-Direktorat Humas Perpajakan Dirjen Pajak RI dan Suprapto selaku Asisten Deputi Pembiayaan NonBank dan Perpajakan Kemenkop RI. ‘’Seminar ini sangat penting untuk menambah wawasan pelaku usaha dan mahasiswa dalam rangka memenuhi kewajibannya sebagai wajib pajak yang baik, mengingat fungsi
PIAGAM - Juara lomba Akunting Tax (Antax) Competition V menerima piagam usai lomba, Jumat (14/9) lalu pajak sangat vital dalam pembangunan negara,’’ ujarnya. Sementara itu, Wayan Temaja sangat mengapresiasi seminar ini sebagai media edukasi bagi para mahasiswa terkait perpajakan. Kegiatan ini juga sekaligus tempat mengasah keahlian soft skill yang tidak dapat dipelajari di bangku kuliah. Kegiatan seminar ini berlangsung selama dua hari. Pada hari kedua Jumat (14/9) digelar Lomba Akuntansi VIII yang diikuti oleh 35 orang peserta dan Akunting Tax (Antax) Competition V dengan 65 peserta dari seluruh universitas di Indonesia. Dalam Antax Competition V keluar sebagai juara I Nadya Hanum Humaira dari Universitas Indonesia,
juara II Wiliam dari Universitas Indonesia dan juara III Putu Putri Wahyuni dari PNB, harapan I Risti Cahyaningsih dari Universitas Indonesia, harapan II Greta Grahani Wisnu dari Universitas Taruma Negara dan harapan III Mohammad Hardi Yusar dari Universitas Indonesia. Untuk Lomba Akuntansi VIII, juara I I Gst. A.A. Dina Purnama Dewi dari PNB, juara II Mega Kartika dari PNB dan juara III Giovanna Natasha dari Universitas Taruma Negara, harapan I Ni Putu Dian Astuti dari PNB, harapan II Calvin Saputra Alim dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya dan harapan III Herina Larasati dari Universitas Indonesia. (ad804)
Bentuk Bank Sampah Berbasis Banjar
Pertamina TBBM Sanggaran Salurkan CSR ke Bank Sampah Abukasa
PT PERTAMINA (Persero) Terminal BBM (TBBM) Sanggaran menyalurkan CSR ke Bank Sampah Abukasa pada Sabtu (15/9). Selain penyaluran CSR, pada hari itu juga Camat Denpasar Utara dan Lurah Peguyangan meresmikan 12 bank sampah di Kelurahan Peguyangan. Operation Head (OH) Pertamina TBBM Sanggaran Eri Wibowo mengatakan, Pertamina setiap tahun berkomitmen untuk menyisihkan beberapa persen profit untuk disalurkan ke masyarakat dalam bentuk CSR. Fokus CSR Pertamina adalah kegiatan yang memberikan nilai tambah dan bermanfaat untuk orang banyak. ‘’Jadi menggerakkan orang banyak, memberikan nilai tambah, bermanfaat juga untuk orang–orang yang terlibat dalam kegiatan tersebut dan terjadi kondisi lingkungan yang lebih baik dari sebelumnya,’’ ungkapnya. Tahun 2018 TBBM Sanggaran menyalurkan CSR Pada 5 judul proposal. Yaitu, bank sampah sistem banjar, pembuatan pupuk kompos di Banjar Pesanggaran tepatnya di daerah TPA, koperasi sampah di SD Pedungan, revitalisasi TCEC Serangan sebagai wahana kampanye perlindungan penyu, budi daya ikan lele di Kelurahan Peguyangan, Denut. Lurah Peguyangan A.A. Gede Agung Dharma Putra, S.IP., M.AP. mengatakan, sejak tahun 2017 ia sudah maksimalkan swakelola sampah di Banjar Dadakan. Oleh karena itu, ia berinisiatif untuk meningkatkan nasabah bank sampah, masyarakat di Banjar Dadakan yang membutuhkan pelayanan publik di kepala
CSR - Pertamina TBBM Sanggaran menyerahkan CSR ke Bank Sampah Abukasa. Di samping itu juga diresmikan 12 bank sampah masing-masing banjar di Kelurahan Peguyangan. lingkungan maupun di kelurahan banjar ada lima. Panitia ini yang akan wajib melampirkan kartu swakelola bekerja menghimpun sampah plastik sampah. Hasilnya, nasabah bank atau anorganik dari masyarakat yang sampah meningkat. Apalagi pada datang. hari itu, ia juga meresmikan 12 bank Sampah ini dikumpulkan ke sampah banjar yang ada di Kelu- pengepul seperti Bank Sampah Aburahan Peguyangan. Bank sampah kasa. Bank Sampah Abukasa ini yang banjar itu akan dikelola oleh ibu–ibu kemudian melakukan pengolahan PKK masing-masing banjar. Selain dan dijual ke pengepul besar. itu, ia juga berharap ke depan deraMasing-masing komponen sampah jat kebersihan kelurahan semakin memiliki harga yang berbeda. Maka meningkat. Secara otomatis juga pada saat pencatatan di banjar, penderajat kesehatan masyarakatnya gurus mencatat berdasarkan jenis meningkat. sampahnya. Sampah yang disetorkan Ketua Bank Sampah Abukasa I tersebut berupa tabungan sampah Nyoman Astawa mengatakan, pen- yang bisa dicairkan nantinya dalam gurus bank sampah masing-masing bentuk uang. (ad812)
Himafarma IIK Medika Persada Bali Sukses Gelar Seminar Nasional dan Workshop Kefarmasian
UGKAPAN ‘’Kecil-kecil Cabe Rawit’’ sesuai bagi Himpunan Mahasiswa Farmasi (Himafarma) Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali. Bagaimana tidak, dengan usia yang masih terbilang muda, yakni dua tahun, sanggup menyelenggarakan Seminar Nasional dan Workshop Kefarmasian bertemakan ‘’Pemanfaatan Bahan Alam sebagai Alternatif Pengobatan Penyakit Arthritis’’. Seminar Nasional Kefarmasian yang diselenggarakan Minggu (16/9) kemarin di Hotel Werdhapura, Sanur, sanggup menghadirkan narasumber yang merupakan ahli di bidangnya yakni Prof. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D. dari Institut Teknologi Bandung, Prof. Dr. dr. I Nyoman Kertia, Sp.PD(KR)., FINASIM. dari Universitas Gadjah Mada dan Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt. dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Denpasar. Kehadiran narasumber yang kompeten di bidang bahan alam tersebut sukses menarik perhatian 402 peserta yang berlatar belakang Ilmu Kefarmasian dengan rincian 40 peserta apoteker, 130 peserta asisten apoteker dan 232 peserta mahasiswa Jurusan Farmasi. Selain menyelenggarakan seminar, panitia penyelenggara juga mengadakan Workshop Kefarmasian 2018 yang melibatkan peserta dari apoteker dan asisten apoteker. Seminar Nasional dan Workshop Kefarmasian 2018 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pengobatan penyakit arthritis atau radang sendi dengan menggunakan produk herbal serta mengetahui regulasi dan distribusi obat yang diatur oleh BBPOM. Melalui seminar
SEMINAR - Dari Kiri-Kanan: Wakil Rektor III IIK Bali dr. I Gusti Lanang Made Rudiartha, MHA., Prof. Dr. dr. I Nyoman Kertia, Sp.PD(KR)., FINASIM. dari UGM Yogyakarta, Prof. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D. dari ITB, dan Ketua Prodi Farmasi Klinis IIK Bali Ida Ayu Manik Partha Sutema, S.Farm., M.Farm.Apt. saat pembukaan Seminar Nasional Kefarmasian 2018 bertempat di Hotel Werdhapura Sanur. ini diharapkan para tenaga kefarma- lancar dan lebih aktif dengan adanya sian mampu memberikan informasi sesi diskusi antara peserta dan naradan edukasi mengenai produk herbal sumber. Setelah seminar, dilanjutkan untuk mengobati penyakit arthritis Workshop Kefarmasian 2018 dengan ini kepada masyarakat luas pada narasumber Prof. Dr. dr. I Nyoman umumnya. Kertia, Sp.PD(KR). FINASIM. KeKegiatan Seminar Nasional dan giatan workshop diawali dengan Workshop Kefarmasian 2018 di- paparan resep oleh narasumber awali dengan paparan materi dari untuk selanjutnya dikerjakan oleh narasumber Prof. I Ketut Adnyana, para peserta. M.Si., Ph.D. dengan judul materi Ketua Program Studi Farmasi ‘’Arthritis Medicine from Natural Klinis IIK Bali Ida Ayu Manik ParProduct’’, dilanjutkan dengan materi tha Sutema, S.Farm., M.Farm.Apt. ‘’Regulasi Pendaftaran dan Distribusi menyebut kegiatan serupa akan diObat Tradisional’ oleh narasumber laksanakan setiap tahunnya dengan Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt. tema yang berbeda-beda. ‘’Harapandan ditutup oleh narasumber Prof. nya, seminar ini dapat memperluas Dr. dr. I Nyoman Kertia, Sp.PD(KR). pengetahuan para tenaga kefarmaFINASIM. dengan materi berjudul sian, sehingga mampu menjadi lini ‘’Penggunaan Obat Herbal dalam depan dalam pemberian informasi Praktik Klinik Arthritis’’. dan edukasi obat-obatan kepada maKegiatan seminar berlangsung syarakat luas,’’ imbuhnya. (ad814)
OPINI
6
Senin Kliwon, 17 September 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Pertemuan IMF-WB Harus Beri Manfaat untuk Rakyat Bali
BALI akan menjadi pertemuan dunia yang bersejarah. Dua lembaga ekonomi dunia, International monetary Fund (IMF) dan World Bank (WB), akan bertemu secara bersamaan di Pulau Dewata. Tepatnya di Nusa Dua, 8-14 Oktober 2018. Pertemuan ini akan dihadiri 15.000 delegasi dari 189 negara. Sungguh pertemuan yang luar biasa. Namun, apakah pertemuan ini akan memberi manfaat yang luar biasa bagi Bali? Inilah pertanyaan yang muncul setiap Bali menjadi tempat pertemuan tingkat dunia. Manfaat yang diterima jangan sebatas tingkat hunia hotel, bertambahnya pemasukan restoran tempat tamu makan, atau bertambahnya orderan kendaraan untuk antar-jemput tamu. Bukan sebatas itu. Sebab, hotel, restoran maupun usaha penyewaan kendaraan mewah sebagian besar dikuasai investor luar. Intinya, sejauh mana kehadiran ribuan tamu itu memberi nilai tambah pada ekonomi kerakyatan, khususnya UMKM. Gubernur Bali Wayan Koster sempat mengingatkan hal itu ketika menerima panitia IMF-WB. Ia minta agar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lebih dilibatkan dalam perhelatan akbar yang dilaksanakan di Bali. Koster pun mengingatkan bahwa keberadaan UMKM di Bali merupakan salah satu roda penggerak ekonomi masyarakat di samping sektor pariwisata. Untuk itu, Gubernur minta agar UMKM turut dilibatkan dalam pelaksanaan IMF-WB, sehingga dampaknya secara ekonomi akan dirasakan betul oleh masyarakat Bali, khususnya bagi para pelaku UMKM. Harapan Gubernur tentu pula menjadi harapan masyarakat Bali. Terlebih panitia telah menetapkan 33 paket destinasi di Bali yang siap dikunjungi pada anggota keluarga delegasi. Ini tentu akan sangat menarik. Selain berdampak langsung bagi ekonomi masyarakat, kunjungan mereka akan menjadi sarana promosi Bali ke seantero dunia. Lalu pertanyaan berikutnya, sejauh mana masyarakat Bali bisa memanfaatkan pertemuan internsional ini. Sebab, tantangan yang kita hadapi saat ini adalah persaingan yang demikian ketat. Tak hanya sesama warga bangsa, juga dengan SDM internasional. Ibarat gula, Bali akan diserbu oleh tenaga kerja asing. Oleh karenanya, SDM Bali harus jengah. Jangan sampai kalah bersaing. Adalah menjadi kewajiban pemerintah untuk terus meningkatkan SDM Bali lewat pendidikan, utamanya di sektor pariwisata. Masyarakat Bali kini babak-belur menghadapi persaingan di tengah mempertahankan pariwisata budaya. Mereka bertahan untuk menjadikan Bali tetap menjadi daya tarik. Lingkungan mereka jaga. Budaya juga tetap menjadi warna keseharian mereka. Namun sayang mereka hanya ditonton. Mereka hanya dikagumi. Namun tidak memberi manfaat yang setimpal terhadap jerih payahnya sebagai pengusung budaya. Semestinya pemerintah hadir menanggulangi secara totalitas beban pelestarian. Pemerintah juga harus hadir memberikan porsi yang lebih kepada masyarakat dan pengusaha Bali untuk hidup di rumahnya sendiri. Sebab, selama ini SDM Bali dikalahkan SDM dari luar, hanya karena alasan Bali banyak libur. Ini fakta yang sering terjadi. Berkaca dari keadaan tersebut, tentu kita sangat miris. Pelestari budaya sekaligus pelaku budaya terpinggirkan di daerahnya sendiri. Ke depan pemerintah khususnya pemerintah daerah harus hadir. Kini sudah saatnya Bali menuntaskan persoalan dengan memperjuangkan apa yang menjadi hak Bali. Pemerintah harus memahami kesulitan rakyat dengan beratnya beban sebagai pelestari budaya yang selama ini menjadi jualan para investor untuk menarik minat wisatawan. Publik harus mengajak pemerintah memahami persoalan ini, utamanya dukungan para elite kekuasaan, para tokoh dan yang pastinya dukungan rakyat. Ini merupakan hal penting dan mendasar untuk membangun nasionalisme yang utuh. Nasionalisme atau semangat kebangsaan yang berdiri di atas kepentingan suku, ras dan agama. Ini juga upaya menghadirkan negara di tengah jeritan rakyat akan masa depannya.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
PU Kabupaten Gianyar, Mohon Penambalan Jalan Saya sebagai pramuwisata sering melintas di jalan alternatif yang menghubungkan objek wisata Ceking, Tegallalang lewat Banjar Gagah menuju Ubud termasuk menuju Desa Keliki, Tegallalang. Ruas jalan alternatif ini dulu memang sepi, tetapi kini sangat padat dan dua jalur. Jalan yang relatif sempit untuk dua jalur ini kondisinya juga memprihatinkan. Kini di badan jalan alternatif ini banyak lubang. Bahkan di dekat tanjakan sekitar 300 meter masuk dari jalan utama jalan raya Tegallalang, badan jalan hampir habis. Batu kapur yang menjadi badan jalan juga terkikis. Mohon pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gianyar manambal jalur ini jika memang belum ada rencana perbaikan jalan. Saya usulkan ini, karean setahu saya jalur ini menjadi pilihan satu-satunya ketiak objek wisata Ceking padat dan macet. Terlebih di jalur ini sekarang banyak objek baru yakni tempat-tempat minum kopi. Saya berharap hal ini mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Gianyar untuk menghindari kecelakaan di jalur ini. Masalahnya, jalur ini juga banyak dilintasi wisatawan yang naik sepeda sebelum menuju persawahan. Mudah-mudahan keluhan saya ini mendapat respons, mengingat kualitas jalan di daerah ini memang memerlukan penanganan segera. Yang paling cepat bisa dilakukan kemungkinakan melakukan penambalan badan jalan yang berlubang. I Made Sudanta Batubulan, Gianyar
Sidang IMF-Bank Dunia: Promosi bagi Ekonomi Bali Sidang tahunan International Monetary Fund (IMF)-World Bank (Bank Dunia) yang akan berlangsung pada tanggal 12-14 Oktober 2018 di Nusa Dua, tidak terasa waktunya tinggal satu setengah bulan lagi. Event internasional itu tidak hanya menjadi promosi penting bagi sektor pariwisata Bali, tetapi juga akan bermanfaat bagi promosi sektor ekonomi lainnya. Sektor investasi, misalnya, apakah itu di infrastruktur maupun industri, bisa juga dipasarkan melalui acara tersebut.
Oleh I Wayan Ramantha
P
ertemuan negaranegara anggota IMFBank Dunia akan dihadiri oleh para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari 189 negara anggota, para chief executive officer (CEO) industri keuangan terkemuka G-7, perwakilan lembaga internasional, akademisi keuangan, LSM dan lain-lain. Perkiraan peserta yang akan hadir mencapai 15.000 orang. Dengan intensitas 2.000 pertemuan yang direncanakan tidak hanya pada tanggal 12-14 Oktober saja, tapi juga sebelum dan sesudahnya. Skala, peserta, dan agenda ini akan menjadikan pertemuan terbesar dunia. Bali perlu bersyukur, karena sebelum ditetapkan penyelenggaraan pertemuan ini tidak hanya diminta oleh Indonesia, tetapi juga direbut oleh Mesir dan Sinegal. Potensi perputaran uang di Bali saat pertemuan berlangsung menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali akan mencapai Rp 5,7 triliun. Jumlah sebesar itu untuk pembelanjaan berbagai aspek, terutama akomodasi, transportasi, konsumsi, cenderamata dan penambahan tenaga kerja. Perhelatan besar ini, terutama akan membahas prospek ekonomi
global, stabilitas sistem keuangan, pembangunan, lapangan kerja, kemiskinan, hingga perubahan iklim dan isu global lainnya. Karena pertemuan ini dihadiri oleh banyak negara, disamping pertemuan yang dirancang oleh IMF-Bank Dunia, pasti ada juga pertemuan bilateral antarnegara, pertemuan antarlembaga keuangan terkemuka, pertemuan antarinvestor dan jenis-jenis pertemuan lainnya untuk membahas isu tertentu. Direktur Pelaksana IMF, Christine Lagarde, mengatakan pertemuan IMF-Bank Dunia kali ini akan mempromosikan kondisi dan potensi ekonomi Indonesia. Kondisi ekonomi nasional yang menurut riset IMF tahun 2016, merupakan kekuatan ekonomi kedelapan dunia, dengan total produk domestik bruto (PDB) mencapai 3.028 miliar dolar AS dan terus tumbuh di atas lima persen, pasti akan dipaparkan. Karena itu investor asing diharapkan banyak yang tertarik untuk berinvestasi di Indonesia. Tidak terkecuali di daerah Bali. Industri pariwisata Bali yang memang sudah terkenal di seluruh dunia, tentu akan terpromosikan kembali. Khususnya dalam segmen meetings, incentives, conferences and exhibitions (MICE),
15.000 orang peserta akan melihat dan menguji kesiapan Bali sebagai tuan rumah event besar kelas dunia ini. Karena itu, sudah sepantasnya pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota dan seluruh komponen masyarakat Bali berkontribusi dalam mensukseskan pelaksanaan pertemuan IMF-Bank Dunia kali ini. Infrastruktur Bali Terkait dengan acara ini, Bali seharusnya tidak puas hanya menerima akselerasi infrastruktur pra sidang saja. Pembangunan lintas bawah (underpass) Ngurah Rai, perluasan bandara, perbaikan pelabuhan wisata Benoa dan pengolahan sampah Suwung, hanyalah upaya untuk memperlancar pelaksanaan pertemuan internasional itu. Pemerintah pusat mungkin tidak akan sesemangat sekarang mengembangkan infrastruktur tersebut, bila sidang IMF-Bank Dunia tidak dilaksanakan di Bali. Karena itu, kita perlu memikirkan investasi pengembangan infrastruktur dari dana non-APBN. Guna mengembangkan daya dukung, Bali sesungguhnya memerlukan perluasan infrastruktur yang lebih besar. Tidak hanya di selatan, tapi juga di utara, timur
dan barat. Pengembangan bandar udara (airport) Bali utara yang lima tahun lebih hanya berkutat dengan masalah penentuan lokasi, antara Buleleng barat dengan timur saja. Kini masih berdebat, antara di darat dan di laut Buleleng timur yang mudah-mudahan tidak akan memerlukan waktu yang sama, seperti perdebataan barat dan timur. Sejak pembangunan bandara Bali utara digagas, hingga kini belum jelas betul siapa investor yang sesungguhnya. Masyarakat umum kebanyakan belum mengetahui, siapa sejatinya yang akan mengucurkan dana triliunan rupiah, guna mewujudkan bandara dengan landasan pacu ganda (double run way) itu. Padahal, dana merupakan persoalan yang paling substantif dalam pembangunan sebuah bandara. Karena dana infrastruktur strategis penunjang pariwisata dan alat pemerataan ekonomi itu menjadi tidak pernah jelas. Jalan tol lingkar Bali juga merupakan infrastruktur strategis yang telah lama diwacanakan. Perencanaan jalan bebas hambatan Kuta-Soka-Seririt (KSS) beberapa kali juga telah mengalami perubahan. Pernah ada wacana untuk memprioritaskan ruas Kuta-Soka-Gilimanuk dulu, kemudian Kuta-Mengwi-Singaraja dan beberapa rencana ruas yang lain seperti dari Kubutambahan ke By-pass Ida Bagus Mantra. Tetapi sebagaimana nasib bandara Bali utara, jalan tol juga hampir serupa. Tidak jelas siapa investornya. Sebagaimana dijelaskan oleh Christine Lagarde, Bali memiliki peluang yang paling besar untuk menggaet investor yang berasal
Upaya Menangkis Penyelewengan Anggaran
KORUPSI masih menjadi isu yang tak berkesudahan meskipun KPK telah menggeber aksinya di sepanjang tahun. OTT tidak membuat takut. Penangkapan pejabat tinggi, kepala daerah, politikus sampai dengan kepala desa menjadi noda di tengah upaya pemerintah yang ingin mencapai pembangunan di segala bidang dan di seluruh penjuru nusantara. Pengelolaan keuangan negara dilaksanakan untuk mencapai tujuan negara. Tahapan pengelolaan keuangan terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengawasan. Salah satu prinsip pengelolaan keuangan negara ialah keterbukaan dalam setiap transaksi pemerintah. Keterbukaan atau transparansi menunjuk pada kegiatan/tindakan yang memungkinkan sesuatu hal dapat dipahami secara jelas kebenarannya. Oleh karena itu, keterbukaan informasi pengelolaan keuangan merupakan upaya agar proses pengelolaan tersebut dapat dilaksanakan sesuai best practice yang dapat diakses data dan informasinya oleh masyarakat. Keterbukaan Informasi pengelolaan keuangan negara diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan kepercayaan masyarakat. Selain itu, transparansi dilakukan sebagai upaya untuk menghindari munculnya penyelewengan kekuasaan dan tata pengelolaan keuangan yang tidak baik. UUD 1945 mengamanatkan bahwa Informasi adalah hak asasi setiap orang. Oleh karena itu, setiap warga negara berhak untuk memperoleh data dan informasi dari sumber yang dapat dipercaya. Untuk mewujudkan amanat konstitusi tersebut, sepuluh tahun yang lalu telah ditetap-
Oleh Ismiyati kan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Badan Publik wajib menyediakan, memberikan dan/atau menerbitkan informasi publik yang berada di bawah kewenangannya secara akurat, benar dan tidak menyesatkan kepada pemohon informasi publik, selain informasi yang dikecualikan sesuai dengan ketentuan. Kriteria Badan Publik menurut undangundang KIP adalah lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, dan badan lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN/APBD, atau organisasi nonpemerintah sepanjang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN/ APBD, sumbangan masyarakat, dan/atau luar negeri. Untuk melaksanakan kewajiban publikasi informasi dengan pelayanan cepat, tepat, dan sederhana setiap Badan Publik menunjuk Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID) dan mengembangkan sistem penyediaan layanan informasi secara cepat, mudah, dan wajar. Menurut catatan media, hampir semua kementerian dan lembaga negara sudah memiliki PPID. Tapi, dari 514 kabupaten/ kota yang ada di Indonesia, baru sekitar 30 hingga 35 persen atau sekitar 150 daerah yang membentuk PPID. Pada Kementerian Negara/Lembaga, informasi pengelolaan keuangan negara didapatkan melalui website PPID. Sementara itu, meskipun masih terdapat pemerintahan provinsi/
kabupaten/kota yang belum membentuk PPID, informasi pengelolaan keuangan daerah dapat diakses melalui website resmi pemerintahan provinsi/kabupaten/kota yang bersangkutan. Untuk mendorong keaktifan badan publik dalam implementasi UU KIP, Komisi Informasi Pusat telah melakukan sosialisasi ke daerah-daerah. Selain itu monitoring dan evaluasi (monev) juga dilakukan untuk menentukan pemeringkatan badan publik setiap tahun. Setidaknya terdapat tujuh kriteria Badan Publik(BP) yang dinilai setiap tahun, yaitu kategori BP Perguruan Tinggi, BP BUMN, BP Lembaga Non Struktural, BP Lembaga Negara dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian, BP Pemerintah Provinsi, BP Kementerian, dan BP Parpol Nasional. Monev telah dimulai sejak Tahun 2011 dan dipandang sebagai upaya positif untuk meningkatkan kualitas layanan informasi, meskipun belum seluruh BP berpartisipasi dalam pengembalian SelfAssessment Questioner (SAQ) yang dikirimkan. Dari catatan
KI Pusat terdapat kemajuan partisipasi dari tahun ke tahun sampai dengan tahun 2016 yang mencapai 51 persen, tetapi tahun 2017 justru turun menjadi 39 persen%. Dari monev resmi KI Pusat dan beberapa penelitian di atas secara umum memberikan informasi bahwa tingkat keterbukaan informasi pengelolaan keuangan masih perlu ditingkatkan. Tiap tahap pengelolaan keuangan negara/daerah menjadi informasi yang berharga agar masyarakat dapat memantau secara langsung kinerja pemerintah sesuai dengan road map yang telah ditentukan. Selain itu, keterbukaan informasi dari website resmi badan publik dapat menjadi pedoman validitas data agar tidak muncul informasi menyesatkan yang dapat mengacaukan tatanan berbangsa dan bernegara. Keterbukaan informasi bukan berarti mengumbar dapur badan publik beserta para petingginya, tetapi merupakan pajangan integritas yang harus diungkapkan kepada masyarakat agar memperoleh keyakinan bahwa amanat rakyat telah dipegang oleh pihak yang kredibel. Penulis, Kasi PPA IB Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali
”Badan Publik wajib menyediakan, memberikan dan/atau menerbitkan informasi publik yang berada di bawah kewenangannya secara akurat, benar, dan tidak menyesatkan kepada pemohon informasi publik, selain informasi yang dikecualikan sesuai dengan ketentuan.”
dari 189 negara anggota IMFBank Dunia. Momen ini harus dimanfaatkan secara sistematis dan terencana, agar investasi asing bisa masuk ke Bali untuk membiayai infrastruktur yang amat kita butuhkan. Investasi asing nampaknya menjadi satusatunya pilihan, karena sumber dana APBN begitu sulitnya, di tengah pemerintah pusat sedang berkonsentrasi membangun infrastruktur di luar Bali. Dengan pertumbuhan ekonomi yang selalu ada satu persen di atas rata-rata nasional, Bali oleh pemerintah pusat dianggap daerah yang bisa mandiri, termasuk dalam membangun infrastruktur. Kondisi ini mejadi dilematis. Di satu sisi, Bali diharapkan dapat menjadi pintu gerbang pengembangan pariwisata nasional. Sektor ini, ke depan ditarget menjadi penyumbang PDB terbesar dan leading sector ekonomi yang akan mengalahkan peran minyak sawit, migas dan batu bara. Di sisi lain, investasi APBN dalam mengembangkan infrastruktur di Bali, selalu terendah dibandingkan dengan daerah lain. Karena itu, wajarlah pada moment sidang tahunan IMFBank Dunia kali ini kita berharap pemerintah pusat ikut aktif mencari investor asing untuk pengembangan infrastruktur di Bali. Bila infrastruktur dasar Bali bisa berkembang secara lebih cepat, hasilnya tidak hanya dinikmati oleh Bali, tetapi juga akan meningkatkan kinerja ekonomi nasional. Bahkan juga akan membantu daerah lain, khususnya di sektor jasa pariwisata dan industri penunjangnya. Penulis, Guru Besar FEB Unud, warga Desa Batubulan
POJOK Kata Jokowi, Pilpres 2019 untuk adu gagasan, bukan debat SARA. - Bukan pula debat ganti Pancasila. *** Masyarakat dan komponen pariwisata Bali terdepan peduli sampah. - Baru sebatas seremonial. *** Pakaian seragam terkait pertemuan IMF-WB diorder dari UMKM Bali. - Baru pakaian seragam saja?
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Senin Kliwon, 17 September 2018
TABANAN
7
Tiga Koperasi Bodong Beroperasi di Tabanan
Ratusan Miliar Dana Nasabah Terancam Raib
Tabanan (Bali Post) Tiga koperasi tidak berizin alias bodong ditemukan beroperasi di Tabanan. Koperasi-koperasi ini bahkan telah berhasil menghimpun dana ratusan miliar dari masyarakat. Namun, koperasi tersebut tidak mampu memberikan bunga deposito sesuai kesepakatan. Bahkan uang nasabah terancam raib. Guna mengatasi permasalahan ini, Dinas Koperasi dan UKM Tabanan bersama kepolisian dan tokoh masyarakat Dauh Peken yang sekaligus anggota DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana serta pihak terkait lainnya menggelar pertemuan pada Sabtu (15/9) di Pasraman Tegal Delodan, Desa Dauh Peken.
Informasi yang dihimpun di lapangan, koperasi dengan nama yang berbeda-beda ini ternyata tidak hanya berdiri di Tabanan tetapi juga ada di Klungkung, Badung, Denpasar dan Gianyar. Kantor pusat koperasi ini berada di Kabupaten Klungkung. Kantor pusat koperasi ini memiliki kantor cabang dengan berstatus belum mengantongi badan hukum atau belum legal. Di Tabanan, namanya adalah KSP Maha Suci, KSP Maha Mulia Mandiri dan KSP Tirta Rahayu. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah, Minggu (16/9) kemarin mengatakan, dari hasil pertemuan pada Sabtu lalu, telah disepakati akan dibentuk tim dalam penyelesaian masalah ini. ‘’Lewat tim ini akan diputuskan bagaimana penyelesaiannya. Apakah secara kekeluargaan atau nanti dibawa ke ranah hukum,’’ ujar Dalem Tresna. Karena tidak berizin, menurut Dalem Tresna, awalnya pihaknya tidak tahu koperasi ini beroperasi di Tabanan. Informasi kemudian masuk MEDIASI - Suasana mediasi antara KSP Sinas Suci dan ratusan nasabahnya yang berlangsung, Sabtu (15/9).
Hari Perhubungan Nasional
Khusus Hari Ini, Tarif Parkir Elektronik Hanya Rp 179 Tabanan (Bali Post) Bagi masyarakat Tabanan yang sudah memiliki uang elektronik parkir, khusus untuk Senin (17/9) hari ini, hanya dikenakan tarif parkir Rp 179. Tarif spesial ini diberikan serangkaian Hari Perhubungan Nasional. Sementara yang masih bersifat manual, tetap dikenakan harga parkir normal sesuai kendaraan. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan I Made Agus Harta Wiguna, Minggu (16/9) kemarin menjelaskan, penerapan tarif spesial untuk satu hari ini tentunya tidak sampai berpengaruh pada Pendapatan Asli Daerah. Sebab, program ini hanya sehari dan berkaitan dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional. Penerapannya pun berlaku hanya pukul 06.00 Wita sampai 22.00 Wita. ‘’Ini sekaligus untuk terus menyosialisasikan penggunaan kartu elektronik untuk parkir,’’ imbuhnya. Dijelaskannya, penerapan tarif spesial tersebut juga bentuk apresiasi dari Bank Indonesia dan perbankan. Dalam hal ini, kekurangan pembayaran retribusi yang masuk ke kas daerah sepenuhnya ditanggung perbankan. ‘’Intinya tidak sampai berpengaruh pada PAD,’’ tegasnya. Lebih lanjut Harta Wiguna menyampaikan, masyarakat yang bisa bayar parkir sebesar Rp 179 adalah masyarakat yang sudah memiliki uang elektronik secara mandiri. Apabila masyarakat masih dibantu oleh petugas untuk tapping, mereka tetap bayar sesuai tarif normal mengingat pembayaran secara cash tidak ada pecahan Rp 179. Agar program ini berjalan maksimal, mesin sudah disetting untuk tarif Rp 179 dan berlaku di seluruh terminal parkir elektronik. ‘’Petugas juga terus stand-by untuk mengawasi pemberlakuan tarif,’’ jelasnya. (kmb28)
Bali Post/san
TERBAKAR - Bekas gedung theatre di Pasar Tabanan terbakar, Minggu (16/9) kemarin.
Bekas Gedung Tabanan Theatre Terbakar
Tabanan (Bali Post) Kebakaran terjadi di Tabanan, Minggu (16/9) kemarin, tepatnya di bekas Gedung Tabanan Theatre yang berlokasi di dekat Pasar Tabanan. Belum dapat dipastikan penyebab kebakaran tersebut. Api berhasil dipadamkan setelah 30 menit dan tidak tercatat adanya kerugian material. Salah seorang pemadam kebakaran, Toni, mengatakan pihaknya mendapat laporan api melalap bekas gedung film tersebut pada pukul 13.00 Wita. Karena lokasi kantor pemadam kebakaran bersebelahan dengan Pasar Tabanan, tidak membutuhkan waktu lama bagi petugas untuk sampai di lokasi dan memadamkan api. ‘’Tapi saat tiba api sudah lumayan besar. Plafonnya sudah ada yang termakan api,’’ katanya.
Menurut Toni, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 Wita. Berkait kesigapan petugas, api tidak sampai menjalar ke bangunan lain. Dari pantauan di lapangan, meski sempat ada insiden kebakaran, penjual maupun pembeli di Pasar Tabanan tetap beraktivitas seperti biasa. Tidak ada kesan panik ataupun cemas. Salah satu penjaga toko baju kebaya yang lokasinya tepat di bawah titik api, Diana, mengaku sempat melihat asap dan api dari atas. ‘’Tetapi terlihat tidak terlalu besar dan petugas pemadam cepat datang,’’ ujarnya. Meski sempat merasa takut, tetapi Diana tidak panik dan tidak memindahkan barang dagangan ke tempat lain. ‘’Para pedagang sekitar sini juga tidak panik. Jadi, berjualan seperti biasa,’’ ujarnya. (kmb24)
ketika ada nasabah yang mengadu. Setelah dicek, ternyata koperasi itu bodong. Mengenai kasus ini, Dinas Koperasi akan terus memantau. Dalem Tresna juga mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hari dalam menaruh uangnya di lembaga keuangan, terutama yang menawarkan bunga tinggi. ‘’Jangan tergiur dengan bunga tabungan atau deposito tinggi. Jika ada yang berani memberikan bunga tinggi, harus dicari keabsahan lembaganya,’’ ujarnya. Lewat pertemuan Sabtu lalu, terungkap rata-rata nasabah menaruh uang di koperasi ini dengan alasan sama yaitu tawaran bunga yang tinggi untuk produk koperasi yang dinamakan program penyelamatan aset. Bunga yang ditawarkan bagi penanam dana adalah satu persen ditambah cashback tiga persen, sehingga total nasabah mendapatkan bunga sebesar empat persen per bulan dari program penyelamatan aset tersebut. Salah satu nasabah, Komang Sanayasa, mengungkapkan KSP Sinar Suci yang berkantor cabang di Tabanan ini beroperasi sejak 2013, namun baru menjalankan program di antaranya produk Siberkop dan Penyelamatan Aset pada 2014. Di awal tahun, semua janji yang ditawarkan
ke nasabah bisa terpenuhi, sehingga jumlah nasabah terus meningkat. Permasalahan baru muncul pada 2018, karena ada sejumlah nasabah yang tidak mendapatkan bunga dari simpanan sejak Januari. Permasalahan makin pelik karena salah satu pengelola KSP Sinar Suci meninggal pada Agustus lalu. Hal ini membuat sejumlah nasabah makin resah. Sunayasa mengakui, awalnya ia tidak tertarik ikut bergabung. ‘’Bunga empat persen itu tidak wajar jika mengacu pada BI maupun OJK,’’ ujarnya. Namun, setelah koperasi berjalan tiga tahun dan ternyata masih beroperasi, Sunayasa akhirnya memutuskan untuk menanamkan dananya. ‘’Apalagi banyak yang bertestimoni soal keberhasilan program ini,’’ imbuhnya. Sementara itu, anggota DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana mengungkapkan mediasi ini sebagai langkah awal dalam proses pengembalian dana nasabah sebelum nantinya kasus ini berlanjut ke ranah hukum. Hasil mediasi memberikan waktu kepada pihak manajemen KSP Sinar Suci untuk mendata aset sekaligus mengembalikan dana nasabah hingga batas waktu 21 September 2018. (kmb24)
Tabanan Dianugerahi Platinum Kategori Pariwisata Bupati Eka: Ini Kerja dan Prestasi Kita Bersama
PENGHARGAAN - Bupati Eka Wiryastuti menerima piagam penghargaan dan trofi pada acara Indonesia Attractiveness Award 2018 yang dilangsungkan di Ballroom Dua Mutiara, Hotel JW Marriot, Jakarta, Jumat (14/9).
PEMERINTAH Kabupaten Tabanan untuk kesekian kalinya menorehkan prestasi di level nasional. Kali ini dari kategori pariwisata berupa Platinum Kabupaten Terbaik kategori Pariwisata di Indonesia Attractiveness Award 2018. Atas prestasi itu, Bupati Tabanan Eka Wiryastuti menerima piagam penghargaan dan trofi pada acara Indonesia Attractiveness Award 2018 di Ballroom Dua Mutiara, Hotel JW Marriot, Jakarta, Jumat (14/9). Penghargaan itu diberikan setelah Kabupaten Tabanan berhasil menyisihkan 48 nominator kabupaten, kota dan provinsi dari seluruh Indonesia. ‘’Ini kerja dan prestasi kita bersama. Karena gotong royong kita untuk mewujudkan Tabanan yang lebih baik khusus-
nya dalam bidang pariwisata, sehingga visi Tabanan Serasi bisa terwujud,’’ ucap Bupati Eka saat ditemui di akhir acara. Penghargaan Platinum Kabupaten Terbaik tersebut merupakan usaha dan kerja bersama masyarakat Tabanan. Ke depan, katanya, semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus dijaga. Menurutnya, terpilih sebagai pemenang dalam Indonesia Attractiveness Award 2018 menunjukkan adanya potensi besar Kabupaten Tabanan untuk dapat menarik minat para investor untuk turut memajukan perekonomian daerah. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan I Made Yasa didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tabanan I Putu Dian Setiawan menjelas-
kan, Tabanan menjadi pemenang setelah melewati tahap penyaringan dan pengolahan data, survei serta verifikasi data hingga tahap akhir yaitu penjurian berupa presentasi yang dilakukan Bupati Eka Wiryastuti di hadapan dewan juri pada 17 September lalu di Jakarta. Atas penghargaan tersebut, Yasa mengucapkan terima kasih kepada manajemen DTW, para stakeholder, pelaku pariwisata dan masyarakat Tabanan atas kerja sama dan dukungan dalam memajukan pariwisata Tabanan yang berbasis pertanian. ‘’Terima kasih manajemen DTW, para stakeholder, pelaku pariwisata, dan masyarakat Tabanan yang telah membuat suasana kondusif sehingga Tabanan nyaman untuk dikunjungi wisatawan,’’ jelasnya. (ad809)
Desa Pakraman Bedha Gelar Yadnya Massal Ketiga Didukung Dana Sosial LPD Bedha
UNTUK ketiga kalinya, yadnya massal kembali digelar oleh Desa Pakraman Bedha. Kali ini puncak karya dilangsungkan Minggu (16/9) kemarin, berpusat di Wantilan Desa Pakraman Bedha, Tabanan. Antusiasme warga setempat mengikuti yadnya massal ini pun terus mengalami peningkatan, yang kali ini diikuti 399 peserta meliputi upacara ngelanus dan mamukur (92 peserta), upacara ngelungah (167 peserta), mamukur (8 peserta), matatah (97 peserta) dan upacara nyambutin yang diikuti 35 peserta. Kelancaran seluruh rangkaian yadnya massal juga tidak terlepas dari peran LPD Desa Pakraman Bedha yang menanggung semua kekurangan biaya, baik dalam upakara maupun yang timbul dalam saranaprasarana lainnya. Manggala Karya Gust i N y o m a n W i r a t a m e ngatakan, persiapan pelak-
sanaan yadnya massal ini telah digelar dua bulan lalu. Rangkaian karya dimulai pada Sabtu (15/9) dengan upacara ngeringkes, pralina lan mapegat. Setelah puncak karya yang digelar kemarin di-puput oleh Ida Pedanda Putra Yoga dari Geria Tunjuk, pada Senin (17/9) hari ini dilanjutkan dengan maajar-ajar ke Pura Tanah Lot dan Pura Batukaru. ‘’Rangkaian yadnya sudah sesuai dengan sastra, tanpa mengganggu dresta yang ada. Memang tiap tahunnya antusiasme peserta terus meningkat,’’ ucapnya. Yadnya massal kali ini menghabiskan anggaran sekitar Rp 600 juta. Dana berasal dari biaya yang mesti dikeluarkan warga dengan nominal beda-beda yakni Rp 2 juta untuk peserta ngelanus dan mamukur, dan masing-masing Rp 400 ribu untuk peserta matatah, nyambutin dan ngelungah. ‘’Dari masyarakat terkum-
pul sekitar Rp 300 juta dan sisa biaya di-support penuh oleh LPD Desa Pakraman Bedha,’’ jelasnya. Kepala LPD Desa Pakraman Bedha I Made Sunartha mengatakan selama ini LPD Bedha selalu berupaya memfasilitasi kegiatan masyarakat. LPD menganggarkan dana sosial yang diperoleh dari keuntungan untuk keperluan upacara tersebut. ‘’Ada pula yang kami peruntukkan untuk kegiatan lainnya, seperti proposal dari masyarakat yang membutuhkan dana,’’ imbuhnya. Sementara itu, Bendesa Pakraman Bedha Nyoman Suratha didampingi Kerta Desa yang juga anggota DPRD Tabanan I Made Dirga mengungkapkan yadnya massal bertujuan meringankan beban krama, mengingat kebutuhan masyarakat. Meski yadnya digelar secara massal dengan tingkatan toya prenawa, namun ia meyakini gema ritualnya
YADNYA MASSAL - Bendesa Pakraman Bedha Nyoman Suratha (kiri) didampingi manggala karya dan Ketua LPD Bedha di sela-sela puncak karya yadnya massal, Minggu (16/9) kemarin. memiliki makna mendalam. Bahkan lantaran antusiasme masyarakat terus meningkat, pihak panitia akan terus melakukan evaluasi guna meningkatkan kualitas
pelaksanaan. ‘’Jika perlu, ke depan akan dibagi menjadi dua agenda, misalnya ngaben dan memukur akan dipisahkan dengan upacara matatah,’’ ujarnya. (ad818)
BULELENG
8
Senin Kliwon, 17 September 2018
Alami Lakalantas
Perbekel Banjar Asem Meninggal Dunia Singaraja (Bali Post) – Perbekel Desa Banjar Asem I Gede Ariya Jana (45) mengalami kecelakaan lakalantas persis di jalan Singaraja – Gilimanuk Km 26.300 wilayah Desa Banjar Asem, Ming-gu (16/9) kemarin. Akibatnya, perbekal yang berasal dari Dusun Yeh Anakan, Desa Banjar Asem, Seririt itu mengalami luka cukup serius dan dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Kasat Lantas AKP Putu Diah Kurnawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. membenarkan telah menerima laporan lakalantas dan korbannya meninggal dunia. AKP Kurniawandari mengatakan, lakalantas ini berawal ketika pengendara sepeda motor DK 8194 VI Nengah Suka Adnyana (44) asal dusun sama melintas dari arah utara ke selatan. Tidak diketahui sebabnya, Suka Adnyana tiba-tiba terjatuh dari sepeda motornya. Saat akan memindahkan sepeda motor di tengah jalan, korban melintas mengendarai sepeda motor dinas milik Pemkab Buleleng DK 3777 U. Diduga karena kondisi jalan gelap, pandangan di depannya terhalang, sehingga korban tidak sengaja menabrak sepeda motor DK 8194 VI. Akibat benturan keras itu korban mengalami luka serius dan mengeluarkan darah dari hidung dan juga telinganya. Korban kemudian diantar ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan. Sayang, setelah mendapat perawatan, dokter kemudian menyatakan korban telah meninggal dunia. “Benar kita terima laporan lakalantas itu, korban mengalami cedera kepala sedang (CKS) akibat benturan korban kemudian dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit,” katanya. Menurut AKP Kurniawandari, dari pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, kecelakaan ini dipicu akibat kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor DK 3777 U. Selain itu, kondisi jalan yang minim penerangan jalan, membuat korban tidak melihat ada kendaraan di depannya, sehingga terjadi lakalantas tersebut. Sekarang, jenazah korban disemayamkan di rumah duka, untuk diupacarai sesuai kebiasaan di desa asalnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
Dikukuhkan – DPC Hipakad Buleleng dikukuhkan oleh Ketua DPD Hipakad Bali John Korassa Sonbai, M.H., Sabtu (15/9) lalu di Makodim 1609/Buleleng.
Hipakad Dilarang Berpolitik Praktis
Singaraja (Bali Post) – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) Buleleng Periode 2018/2023 dikukuhkan di Aula Makodim 1609/Buleleng, Sabtu (15/9) lalu. Sekitar 100 anggota DPC Hipakad Buleleng, siap bekerja sama dengan jajaran Kodim 1609/Buleleng melaksanakan program bidang sosial kemasyarakatan, hukum, termasuk ekonomi. Diingatkan, pengurus Hipakad agar tidak
terlibat politik praktis. Kalau sampai terbukti terlibat politik, maka risikonya siap dikeluarkan dari keanggotaan atau jabatan di pengurus Hipakad. Pengurus DPC Hipakad Buleleng itu dikukuhkan Ketua Hipakad Bali John Korassa Sonbai, M.H. Pengukuhan itu dihadiri Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Putu Dana, Ketua DPRD Gede Supriatna, dan Kasdim 1609 Mayor Kav. Nyoman Arya Jayantara. Sebagai Ketua Har-
ian terpilih Hipakad adalah M. Hidayat, Sekretaris Alfrieds Agustinus Nahak Seran, dan Bendahara Donny Hartawan. Dandim 1609 sendiri selaku Dewan Pembina. Sedangkan Dewan Penasihatnya Putu Aswina dan Gung Kartono. Ketua DPC Hipakad Bali John Korassa Sonbai mengatakan, DPC Hipakad Buleleng adalah pengurus di kabupaten kedua setelah pihaknya mengukuhkan pengurus di Kabupaten Tabanan. Pem-
bentukan organisasi ke sembilan kabupaten/ kota di Bali bagian dari konsolidasi setelah terbentuknya DPD Hipakad Bali awal tahun ini. Kasdim 1609 Mayor Kav. Nyoman Arya Jayantara menyambut baik lahirnya Hipakad dan bergabung dengan Organisasi Kepemudaan (OKP) di daerah. Semakin banyak organisasi yang memiliki komitmen dan dedikasi membantu tugas-tugas
TNI, maka hal itu menunjukkan bahwa kemanunggalan TNI dan segenap komponen masyarakat semakin terwujud dalam menjaga wilayah tetap dalam bingkai NKRI. Ketua DPC Hipakad Buleleng M. Hidayat mengatakan, setelah dikukuhkan, pihaknya akan melakukan konsolidasi kepengurusan dan merekrut kembali keaggotaan sesuai petunjuk DPD, Dewan Pembina dan Dewan Penasihat. (kmb38)
tetapi keputusannya tidak mencantumkan penghukuman. Istilah ini sering dikenal dengan keputusan yang bersifat Declarotoir. Hanya dengan gugatan kembali ke PN Singaraja, maka pihak institusi hukum itu akan memiliki dasar kuat, menyerahkan kembali objek sengketa kepada Pemkab, selaku pemenang sengketa ini. “Hasil koordinasi kami dengan tim advokasi, akhirnya sepakat mengajukan gugatan dengan pokok perka-
ra, agar pihak PN Singaraja bisa menyerahkan kembali tanah tersebut kepada Pemkab,” katanya. Di sisi lain, Bagus Gede Bratha mengatakan, berkas gugatan berikut bukti-bukti petunjuknya sudah didaftarkan ke PN Singaraja. Kalau tidak ada halangan, maka tahapan persidangan akan dimulai Kamis (20/9) pekan ini. Dengan persidangan itu kembali digelar, pihaknya berharap tidak ada lagi hambatan atas tanah tersebut.
Pemkab sendiri nantinya bisa memanfaatkan aset itu untuk kepentingan lebih luas. “Persidangannya saya yakin tidak lama dan akan segera dimulai, sehingga segera tanah itu bisa kita manfaatkan. Sebab, kebijakan pemerintah juga sudah jelas tanah itu akan digunakan untuk kepentingan masyarakat banyak,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, sengketa tanah di jalan Tratai, Kelurahan
Banyuasri, Singaraja itu memasuki tahap final. Permohonan Peninjauan Kembali (PK) di MA-RI, dimenangkan Pemkab Buleleng. Kendati demikain, eksekusi terancam tidak bisa dilaksanakan. Pasalnya, putusan PK oleh MA itu sifatnya declaratoir alias putusan yang tidak memberikan penghukuman. Agar eksekusi itu bisa dilakukan, maka mau tidak mau Pemkab harus mengajukan gugatan atas putusan PK tersebut. (kmb38)
Pemkab Ajukan Gugatan Penyerahan Aset Tanah di Jalan Tratai
Singaraja (Bali Post) –
Setelah lama tidak jelas kapan sengketa aset Pemkab Buleleng di Jalan Tratai, Kelurahan Banyuasri itu dieksekusi, Pemkab melakukan upaya hukum lanjutan. Langkah itu ditempuh agar aset tanah Pemkab yang disengkatakan itu secepatnya bisa dieksekusi. Karena itu Pemkab harus mengajukan gugatan ulang ke Pengadilan Negeri (PN) Singaraja agar pihak aparat hukum PN Singaraja bisa melaksanakan keputusan Peninjauan Kembali (PK) Mahakamah Agung Republik Indonesia (MA-RI) yang sudah memiliki keputusan tetap alias inkracht. Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekkab Buleleng Bagus Gede Bratha akhir pekan lalu mengatakan, setelah pihaknya berkonsultasi dengan tim advokasi, Pemkab sepakat mengajukan gugatan ulang ke PN
Singaraja. Materi gugatan ke PN Singaraja ke pokok perkara yang sudah sempat disidangkan. Tujuannya, agar aset tanah yang sempat diklaim oleh seorang warga itu dapat dieksekusi sesuai keputusan
PK MA-RI. Upaya hukum ini dilakukan karena keputusan PK MA-RI yang pada intinya menyatakan bahwa tanah yang menjadi objek sengketa sah milik Pemkab itu
Musim Panen Raya
Petani Datangkan Tukang Petik Cengkeh dari Jawa MUSIM panen cengkeh tahun ini membuat petani di Buleleng bisa tersenyum sumringah. Pasalnya produksi tahun ini melonjak tinggi, setelah sempat dua tahun cengkeh di daerah ini anjlok akibat cuaca buruk pada 2016 dan 2017. Produksi yang membeludak, membuat petani pun kemudian kesulitan mencari pekerja pemetik bunga cengkeh itu. Tak pelak, banyak buruh petik cengkeh yang didatangkan dari Jawa. Tidakkah ada kendala para petani itu mencari perusahaan yang akan membeli produksi cengkeh? Musim panen cengkeh di Buleleng telah berlangsung sejak awal Agustus 2018 lalu. Sampai sekarang petani di desa penghasil cengkeh seperti di Kecamatan Kubutambahan, Sawan, Sukasada dan Busungbiu, masih sibuk memetik bunga cengkeh. Bayaran jasa kepada tukang petik cengkeh ini ada dengan sistem bayaran harian. Tetapi ada juga yang menggunakan sistem borongan. Setiap tukang petik
mendapat uang jasa petik yang dihitung berdasarkan akumulasi kelipatan setiap kilogram. Rata-rata jasa ongkos petik bunga cengkeh per satu kilogram yang berhasil dipetik dibayar antara Rp 5.000 dan Rp 6.000. Karena areal kebun cengkeh di Bali Utara lebih dari 7.000 hektar dan sebagian besar produksi bunga cengkeh, setiap pohonnya tergolong lebat, sehingga tukang petik
lokal jadi kewalahan. Khawatir bunga cengkeh terlambat dipetik, petani pemilik kebun terpaksa mendatangkan tukang petik dari Jawa. Tukang petik cengkeh dari luar Bali itu umumnya bekerja secara rombongan. Untuk menekan ongkos sehari-hari selama bekerja, para buruh petik itu rela tinggal sementara di bawah kebun cengkeh. Di sana mereka mendirikan tenda dari terpal plastik. Namun ada juga yang tinggal sementara di gubuk milik petani. Seperti terlihat di perkebunan cengkeh di Desa Munduk, Kecamatan Banjar. Sejumlah tukang petik luar Bali itu ramai lalu-lalang memetik bunga cengkeh milik warga. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Buleleng Nyoman
Genep, Minggu (16/9) kemarin, membenarkan untuk musim panen tahun ini petani sebagian besar kesulitan mendapatkan tenaga petik bunga cengkeh. Situasi seperti itu menunjukkan kalau budi daya cengkeh tidak saja meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi usaha tani ini memberi dampak positif yang lebih luas terutama penyerapan tenaga kerja. Bahkan, budi daya cengkeh di Buleleng, mampu menyumbangkan Pendapatan Domestik Regional Broto (PDRB) sebesar 32 persen. ‘’Kami kira ini bukti kalau usaha tani memberikan sumbangsih yang relatif besar, tidak saja untuk kesejahteraan petani, namun juga dapat penyerapan pekerja, untuk mendongkrak persentase PDRB di
daerah kita,’’ katanya. Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng ini menambahkan, cengkeh merupakan salah satu komuditas perkebunan yang menjadi andalan di Buleleng. Sejak petani tekun menanam cengkeh, realitasnya memang ada kondisi fluktuasi produksi. Hal itu biasanya disebabkan cuaca. Dia mencontohkan, dua tahun berturut-turut yakni 2016 dan 2017, petani di Bali Utara, merugi lantaran produktivitas tanaman anjlok. Dari kajian dan pengamatan lapangan, salah satu faktor penyebabnya adalah cuaca yang tidak mendukung. Syukurnya tahun ini, produktivitas tanaman cengkeh itu kembali pada situasi puncak, sehingga usaha tani cengkeh yang sudah menjadi kultur
Bali Post/kmb38
PANEN RAYA - Memasuki musim panen raya cengkeh tahun ini, produksi cengkeh membludak. Petani di Buleleng terpaksa mendatangkan tukang petik cengkeh asal Jawa. (budaya) pertanian di Bali Utara itu tetap eksis. Untuk itu, pihaknya berharap kebijakan pemerintah pusat dalam hal pemasarkan dan pemanfaatan cengkeh, benarbenar berpihak kepada petani. Kalau terkait pemasaran, jika ada kebijakan yang terkesan merugikan, maka dipastikan akan memicu persoalan di kalangan petani itu sendiri.
‘’Seperti sekarang saat panen raya ini, produksi cengkeh kembali naik. Kalau ada kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada petani, yah hal itu dipastikan akan membuat petani merugi. Sebab, petani bisa bingung harus menjual cengkeh ke mana, karena relatif sedikit yang mau membelinya,’’ jelasnya. (mud)
GIANYAR
Senin Kliwon, 17 September 2018
Tunggakan Pelanggan PDAM Capai Rp 1,4 Miliar
Gianyar (Bali Post) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gianyar saat ini memiliki 58 ribu lebih pelanggan. Dari jumlah itu, 22 persen di antaranya sebagai penunggak, dengan nilai tunggakan mencapai Rp 1,4 miliar. Kondisi ini dikhawatirkan memengaruhi tingkat pelayanan, terutama dalam perbaikan infrastruktur. Direktur PDAM Gianyar Made Sastra Kencana mengatakan, dari total 58 ribu pelanggan, yang rajin membayar mencapai 78 persen. Dikatakan, apabila ada pelanggan yang menunggak akan berpengaruh kepada biaya operasional seperti biaya kerusakan jaringan. “Jadi, 22 persen yang nunggak ini juga memberi pengaruh terhadap pelayanan. Apalagi, nilai tunggakan pelanggan ini cukup tinggi, yakni mencapai Rp 1,4 miliar,” kata Sastra Kencana, Minggu (16/9) kemarin. Sastra Kencana menambahkan, biaya perbaikan akibat kerusakan cukup besar, mencapai 56,97 persen. Setelah ada pembayaran tepat waktu, dana yang terkumpul dapat digunakan untuk biaya perbaikan operasional dan kerusakan. Hingga Agustus 2018, dengan perbaikan jaringan, kebocoran sudah bisa ditekan dan sekarang kebocoran mencapai 38,52 persen. Tunggakan 22 persen pelanggan yang nilainya mencapai Rp 1,4 miliar itu, kata dia, termasuk tunggakan instansi TNI/Polri dan instansi pemerintah. Namun, tunggakan itu sudah pasti akan dibayarkan karena masih menunggu mekanisme atau birokrasi pencairan dana. “Untuk TNI, Polri dan instansi pemerintah, dana sudah
ada. Namun, proses pencairannya memerlukan mekanisme dan birokrasi sehingga agak lama,” katanya. Sastra Kencana menambahkan, tunggakan di luar TNI/Polri dan instansi pemerintah mencapai Rp 800 juta. Dengan pembayaran tepat waktu dan disiplin, dana yang terkumpul lebih cepat digunakan untuk biaya memperbaiki jaringan dan untuk pengadaan barang dan jasa. “Bila ada pelanggan yang menunggak di atas empat bulan dikenakan sanksi sampai pencabutan. Bila terjadi tunggakan dan pencabutan yang paling dirugikan adalah PDAM,” keluhnya. Guna mempermudah konsumen melakukan pembayaran rekening air, kata Sastra Kencana, PDAM Gianyar sedang melakukan penjajakan dan kerja sama dengan berbagai pihak seperti bank dan supermarket. Sehingga, konsumen lebih mudah dalam pembayaran dan diharapkan membayar tepat waktu dan menekan tunggakan. Selain itu, PDAM memberikan undian berhadiah bagi pelanggan yang
taat membayar. Seperti yang telah dilakukan akhir pekan lalu, yakni memberikan hadiah satu unit sepeda motor. (kmb35)
Kemensos Gelontor Bantuan Rp 65 Miliar untuk KPM Gianyar (Bali Post) Sebanyak 10.989 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Gianyar mendapatkan bantuan nontunai sepanjang 2018 ini. Dari jumlah itu, 17.346 KPM berhak atas bantuan 10 kilogram beras sejahtera (rastra) setiap bulannya melalui program Kementerian Sosial RI. Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Gianyar Ir. Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan, bantuan pemerintah pusat menjadi motivasi bagi Pemkab Gianyar untuk melaksanakan berbagai program penanggulangan kemiskinan. Tahun ini, Kabupaten Gianyar telah menerima bantuan PKH sebanyak Rp 19 miliar lebih, santunan kematian akibat bencana alam sebesar Rp 30 juta, bantuan rastra sekitar Rp 45 miliar lebih, bantuan bagi penyandang disabilitas sejumlah Rp 300 juta, dan bantuan kearifan lokal mencapai Rp 50 juta. Sehingga, total bantuan yang sudah diterima Pemkab Gianyar untuk didistribusikan kepada KPM mencapai Rp 65 miliar. “Seluruh bantuan tersebut sangat berarti untuk warga kami, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh para KPM di Kabupaten Gianyar. Kami akan selalu bekerja keras untuk menekan angka kemiskinan hingga di garis terendah,” ujar Wisnu Wijaya, Minggu (16/9) kemarin. Penyerahan bantuan secara simbolik dilakukan oleh Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kementerian Sosial (Kemensos) RI Andi ZA Dulung di Balai Budaya Gianyar, Sabtu (15/9) lalu. Bantuan tersebut diterima Plh. Bupati Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya didampingi Forkopimda dan OPD terkait serta dihadiri ratusan KPM. Pada kesempatan itu, Dirjen PFM Kemensos RI Andi Dulung menyampaikan, Kabupaten Gianyar
TNI, DLH, dan Masyarakat ”Berburu” Sampah di Pantai
Gianyar (Bali Post) Jajaran TNI mengikuti kegiatan World Clean Up Day (WCD) atau gerakan bersih-bersih dunia, Minggu (16/9) kemarin. Dikomando Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar, aksi berburu sampah ini dilakukan di sepanjang pantai di wilayah Gianyar. Aksi serupa juga dilakukan di kawasan Ubud menjelang kunjungan delegasi International Monetery Fund (IMF)-World Bank (WB). Danramil 1616-01/Gianyar Kapten Inf. Hengky H. mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan untuk menjaga kawasan pesisir pantai bersih dari sampah, khususnya sampah plastik. Kegiatan ini juga mengedukasi masyarakat untuk menyadari pentingnya bersih dari sampah. “Gerakan seperti ini memang penting untuk terus dikampanyekan, sehingga lingkungan
kita bersih. Wisatawan yang datang juga akan merasa nyaman berkunjung ke Gianyar,” ujarnya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar I Wayan Kujus Pawitra mengatakan, gerakan bersih-bersih ini dilakukan secara serentak di sepanjang pantai Gianyar. Kegiatan dipusatkan di Pantai Siyut dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, sekaa teruna, karang taruna, PKK, berbagai komunitas lingkungan, balawista seluruh pegawai dan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Gianyar. “Gerakan bersih-bersih ini selalu didukung penuh aparat kepolisian dan TNI,” katanya. Kujus Pawitra mengatakan, para personel keamanan tersebut tidak hanya berbaur ikut melakukan pembersihan, tetapi juga menjadi motivator atau penggerak masyarakat. Dipastikan, kegiatan
pembersihan pantai ini akan dilakukan secara berkelanjutan. “Jangan pernah lelah ataupun menyerah untuk urusan lingkungan. Sayangi bumi, sayangi laut. Kita sayangi alam kita,” tegasnya. Kujus Pawitra berharap, kegiatan ini mampu mendorong partisipasi komponen yang lebih luas dalam menjaga kebersihan lingkungan serta peduli sampah. “Kegiatan ini merupakan momentum untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya. Menurut Kujus Pawitra, Pemkab Gianyar melalui Dinas Lingkungan Hidup terus mengkampanyekan gerakan kebersihan, gerakan bersama untuk melakukan penanganan dan pengelolaan sampah. Berbagai upaya masif telah dilakukan, di antaranya melalui
9
sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2013 dan Perbup Nomor 42 Tahun 2015 tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga, dalam membangun partisipasi masyarakat untuk melakukan pengelolaan dan penanganan sampah. Pihaknya juga menyelenggarakan lomba kebersihan dan keindahan lingkungan antardesa, antarkantor instansi pemerintah dan OPD serta lomba kebersihan antarpasar umum di Gianyar. “Dalam usaha mengedukasi masyarakat juga telah diselenggarakan program Desa Sadar Lingkungan,” jelasnya. (kmb35) AKSI - Personel TNI bersama DLH Gianyar dan berbagai komponen masyakarat menggelar aksi bersih-bersih pantai.
Bali Post/kmb35
BANTUAN - Suasana penyerahan bantuan untuk perwakilan KPM di Kabupaten Gianyar. merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat kemiskinan cukup rendah yakni tidak lebih dari 6 persen dari total jumlah penduduk. Dikatakan, Kabupaten Gianyar juga jauh di bawah garis kemiskinan nasional yang mencapai 9,82 persen. “Saya sangat mengapresiasi pencapaian tersebut. Namun, memang kemiskinan tidak dapat benar-benar dientaskan. Maka dari itu, bantuan dari pemerintah diharapkan dapat berguna untuk kelangsungan hidup masyarakat. Sasarannya jelas, untuk biaya pendidikan, kesehatan, lansia, dan penyandang disabilitas,” ujarnya. Andi ZA Dulung berharap, angka KPM dapat berkurang setiap tahunnya dan para KPM mampu berwirausaha secara mandiri. Mereka juga diharapkan dapat melepas statusnya sebagai bagian dari Program Keluarga Harapan (PKH). Pihaknya juga berkoordinasi dengan OPD di setiap kabupaten/kota, untuk menyiapkan program pemberdayaan berwirausaha. ”Kita siapkan segera. Semoga bisa terwujud akhir Novem-
ber. Nantinya, PKH tinggal lapor ke Kadisos untuk berkonsultasi membangun usaha yang memungkinkan,” katanya. Andi ZA Dulung juga menyinggung tentang pencapaian luar biasa bangsa Indonesia saat ini dalam menurunkan angka kemiskinan. Hal ini tak terlepas dari kebijakan pemerintah yang mengupayakan arah bantuan tepat sasaran. Terpenting juga ialah koordinasi dari pusat ke daerah untuk menstabilkan harga bahan-bahan pokok, sehingga semua pihak ikut bahu-membahu. ”Dalam sejarah, pertama kalinya Indonesia mampu menekan kemiskinan sampai di bawah 10 persen,” tegasnya. Ni Ketut Astini, salah satu KPM asal Tampaksiring, berharap perhatian tersebut tidak pernah diputus, sembari berjanji akan berusaha keras untuk menaikkan taraf kehidupannya. ”Dengan modal bantuan ini, saya akan berusaha untuk melakukan sesuatu. Sedikit demi sedikit, supaya bisa menjadi lebih sejahtera ke depannya,” kata perempuan beranak satu itu. (kmb35)
JEMBRANA
10 SOSOK
Senin Kliwon, 17 September 2018
Hapus Kesan Negatif KESAN negatif yang selama ini melekat di Pantai Delodberawah diharapkan bisa terhapuskan. Hal tersebut disampaikan Bupati Jembrana I Putu Artha saat memberikan pengarahan dalam arisan pejabat di Pantai Delodberawah. Mantan anggota DPRD Bali dari PDI Perjuangan ini mengaku prihatin akan stigma buruk Desa Delodberawah. “Sering kali ada guyonan-guyonan tertentu tentang Delodberawah dan membuat saya prihatin. Saya berharap semua komponen mulai bergerak memanfaatkan potensi dalam bidang pariwisata untuk mengubah citra negatif desa,” ujarnya. Artha menambahkan jika citra negatif tersebut bertahan dikhawatirkan akan memengaruhi psikilogis anak-anak yang ada di Delodberawah. “Khawatirnya jika anak-anak nantinya merasa minder akan stigma negatif desanya” tambahnya. Bupati Artha sangat berharap Delodberawah dikenal dengan potensi wisatanya seperti Makepung dan keindahan pantainya. Manfaatkan fasilitas dan potensi desa, misalnya food court yang dibangun oleh pemkab agar dimanfaatkan secara maksimal. Terlebih lokasinya cukup bagus berada di tepi pantai. (olo)
Sekcam Ditunjuk Menjadi Pjs. Perbekel Baluk Negara (Bali Post) – Adanya sejumlah perangkat desa yang ikut mencalonkan diri menjadi anggota legislatif ditindaklanjuti dengan pemberhentian. Seperti di Desa Baluk, Kecamatan Negara, surat permohonan pemberhentian sudah disetujui Bupati Jembrana dan untuk penggantinya ditunjuk perbekel pejabat sementara (Pjs). Camat Negara I Komang Agus Adinata, Minggu (16/9) kemarin, mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) untuk menjadi Pjs. Perbekel Desa Baluk. Hal itu dilakukan setelah surat permohonan diri dari Perbekel Baluk I Ketut Suasana disetujui. Tetapi untuk kepastian penunjukkan masih menunggu penyerahan surat keputusan pemberhentian yang rencananya dilakukan, Selasa (18/9) besok. “Sudah kita tindak lanjuti, kewenangan penunjukkan Pjs. Perbekel dari Camat.” tandas mantan Camat Mendoyo ini. Untuk Pjs. itu ditetapkan Sekcam Negara I Putu Nova Noviana karena dinilai menguasai teknis pemerintahan desa. Nova sebelumnya juga pernah menjabat Lurah Baler Bale Agung. Selain perbekel, juga ada kepala lingkungan yang juga ikut mencalonkan diri sebagai anggota legislatif (caleg), di antaranya ada di Kecamatan Negara. Tetapi untuk kepala lingkungan itu diserahkan ke lurah. “Kalau surat pemberhentian kaling itu cukup di tingkat kecamatan. Termasuk surat keputusan pengangkatan pejabat sementara,” tambahnya. Sesuai Peraturan KPU, para perangkat desa yang mencalonkan diri menjadi legislatif harus mengundurkan diri. Surat pemberhentian itu wajib dipenuhi sebelum batas waktu penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) pekan depan. Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa I Gusti Ngurah Sumber Wijaya mengatakan, dalam struktur perangkat desa selain satu perbekel, dinas juga menerima surat permohonan pengunduran diri dari dua anggota BPD untuk kepentingan caleg, yakni dari Desa Manistutu dan Asah Duren. Kewenangan di kabupaten, menurutnya tidak sampai untuk kepala lingkungan. Untuk pengunduran diri serta pemberhentian untuk kepala lingkungan (kelurahan) itu merupakan kewenangan kecamatan. Sementara untuk klian banjar (kepala kewilayahan desa) merupakan kewenangan perbekel. (kmb26)
Komang Agus Adinata
Bali Post/olo
Bali Post/olo
GATHERING – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama GM PLN Distribusi Bali di sela-sela Customer dan Stakeholder Gathering di Jembrana akhir pekan lalu. Saat ini di Jembrana masih ada empat KK yang belum teraliri listrik.
Empat KK Belum Tersentuh Listrik
Negara (Bali Post) –
Kendati aliran listrik kini sudah masuk hingga ke pedesaan, namun rupanya masih ada beberapa kepala keluarga (KK) yang diketahui belum tersentuh. Tercatat, ada empat KK di Kabupaten Jembrana yang hingga kini belum menikmati listrik. Selain ada empat KK, ada sejumlah warga yang masih numpang di keluarga atau tetangga guna mendapatkan aliran listrik. Beberapa faktor menjadi penyebab adanya keluarga yang belum tersentuh listrik. Salah satunya, faktor lokasi, di mana warga ini tinggal jauh dari aliran listrik. Hal ini diungkapkan Bupati Jembrana I Putu Artha di sela-sela Customer and Stakeholder Gathering PLN Area Bali Utara di Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK), akhir pekan lalu. Bupati Artha berharap tahun depan seluruh warga di Jembrana sudah 100 persen merasakan listrik, sejalan dengan program pengentasan kemiskinan. Namun dari empat KK yang
Negara (Bali Post) – Kabupaten Jembrana yang berlokasi di barat Pulau Bali memiliki panjang garis pantai sepanjang 76 kilometer. Dari panjang itu, hampir semuanya belum bebas sampah. Termasuk di pantai-pantai kawasan wisata, seperti Pantai Pekutatan, Medewi, Yeh Sumbul hingga Gilimanuk. Perlu upaya konsisten dari sejumlah pihak, baik pelaku pariwisata, masyarakat dan pemerintah untuk secara bersama-sama menjaga pantai agar tetap bersih. Terlebih Jembrana sedang getol mengembangkan sektor pariwisata. Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali (AMPB) Jembrana I Gede Sukadana, Sabtu (15/9) mengatakan, kebersihan pantai sangat penting bagi kelangsungan ekosistem
Bali Post/olo
kemarin. Paguyuban sejatinya sudah sering menyampaikan hal ini ke desa. Selain penataan juga untuk reboisasi tepi pantai. Tetapi belum ada tindak lanjutnya. Mereka juga berharap gerakan para nelayan ini bisa menggugah masyarakat pesisir lainnya atau komponen terkait melakukan penanaman serupa di pesisir pantai. Tidak hanya di Pengambengan, tetapi juga di pesisir pantai yang rawan abrasi lainnya. “Saat ini memang belum terasa, namun ke depan untuk anak cucu kita,” tambah-
miskin tersebut, PLN bisa membantu. Pihaknya juga sepakat adanya pembangkit menggunakan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), bila dibangun di Jembrana. Bahkan investor untuk PLTS itu sudah bertahuntahun lalu melakukan survei, tetapi hingga sekarang tidak ada realisasinya. “Kita mendukung Bali mandiri kelistrikan asalkan program PLN dan pemerintah sinkron,” tegas Bupati Artha. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Bali Nyoman Swarjoni Astawa
gungkapkan saat ini masih dalam tahap re-tender (tender ulang). Namun, apakah akan memanfaatkan lahan perkebunan yang dikelola Perusahaan Daerah (Perusda) Bali, menurutnya itu tergantung dari investornya nanti. “PLTS masuk dalam RUPTL (Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik) kita. Tahun 2021 di timur dan barat masing-masing menyediakan 26 MW. Ini perlu sebagai regional balance, agar kelistrikan kita tidak tergantung dari koneksi Jawa-Bali,” tambahnya. Penambahan daya listrik ini penting untuk kebutuhan Bali ke depan. Saat ini kelistrikan Bali masih aman. Tetapi dua atau lima tahun ke depan akan mengalami defisit dan ini perlu dicarikan solusi. (kmb26)
Wilayah Pesisir Belum Bebas Sampah
Cegah Abrasi, PMKL Harapkan Ada Penanaman Pohon Cemara di Pesisir Negara (Bali Post) Sejumlah masyarakat pesisir yang sebagian besar merupakan nelayan di Pengambengan, khawatir akan adanya abrasi. Dari tahun ke tahun, abrasi kerap melenyapkan daratan hingga mengancam permukiman warga. Bila tidak dilakukan pencegahan, bukan tak mungkin permukiman warga akan hilang. Seperti yang dialami warga di Dusun Ketapang Lampu, Desa Pengambengan. Warga yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Ketapang Lampu (PMKL) berharap wilayah pantai ini ditanami pohon cemara laut. Bahkan beberapa waktu lalu, warga berinisiatif menanam pohon tersebut. Penanaman pohon ini dilakukan, selain reboisasi juga sebagai sarana mencegah abrasi. “Selain itu dari estetika juga elok dipandang. Kami mempelopori menanam pohon itu dengan swadaya. Harapannya juga diikuti pemerintah untuk membantu,” ujar Ketua PMKL, M. Sauki, Minggu (16/9)
belum teraliri listrik itu termasuk dengan KK yang menumpang listrik di rumah lain (nyantol). Sebab, fakta di lapangan, terutama di perdesaan banyak rumah dengan menyambung listrik dari tetangga atau keluarga lain. “Kita harapkan semua sudah bisa teraliri listrik. Kita ada program bedah rumah (pengentasan kemiskinan) dan PLN bisa membantu sebagai tanggung jawab sosialnya, sehingga setiap KK memiliki (listrik) sendiri,” ujar Bupati Artha. Misalkan, untuk pemasangan instalasi di rumah KK
mengatakan,berdasarkan survei yang dilakukan bersama Universitas Udayana (Unud) secara umum di Bali ada 113 KK yang belum merasakan aliran listrik. Salah satu faktornya lokasi rumah yang tidak terjangkau atau jauh dari jaringan. Termasuk empat KK yang ada di Kabupaten Jembrana. Pihaknya menargetkan seluruh warga Bali sudah bisa teraliri listrik. “Dari 113 itu, 10 rumah memang jauh dari jaringan. Solusinya menggunakan solar room system,” ujarnya. Sedangkan yang 103 KK itu masih terjangkau jaringan dan akan ditindaklanjuti PLN. Bagi warga yang miskin mendapatkan subsidi. Sementara itu, terkait PLTS yang kemungkinan akan dibangun di Kabupaten Jembrana, pihaknya men-
POHON – Sejumlah warga di pesisir Pantai Pengambengan ketika menanam pohon cemara laut. Penanaman ini dilakukan selain berfungsi sebagai penghijauan juga mencegah abrasi.
nya. Kawasan pesisir Pantai Pengambengan, khususnya di Dusun Ketapang Lampu merupakan salah satu titik pantai di Jembrana yang rawan abrasi. Tiga tahun belakangan gelombang air laut, bahkan menghancurkan rumah dan fasilitas umum di Pantai Pengambengan ini. Kendati upaya untuk menahan arus menggunakan buis dan batu besar belum berhasil. Sejatinya pemerintah daerah Kabupaten Jembrana juga telah menerapkan penanaman cemara laut ini, namun baru di wilayah Melaya. (kmb26)
serta penunjang pariwisata. Apalagi saat ini Jembrana sedang fokus untuk mengembangkan pariwisata. “Sadar terhadap sampah ini harus dari diri sendiri, mulai dari lingkup keluarga. Memilah dan membuang sampah pada tempatnya,” ujar Sukadana yang juga pengurus Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jembrana ini. Upaya clean-up pantai merupakan yang kesekian kalinya dilakukan para pengelola usaha pariwisata di Jembrana. Di Yeh Sumbul dan Medewi yang karakteristik pantai berbatu, sering mendapatkan sampah kiriman. Bagi usaha pariwisata kondisi ini sangat mengganggu. Dalam kegiatan tersebut, di sepanjang pesisir Pantai Yeh Sumbul, terkumpul 4 kuintal sampah organik dan
anorganik. Aksi bersih serentak ini melibatkan kurang lebih 60 orang dari karyawan dan pelaku usaha pariwisata di Pekutatan, Medewi dan Yeh Sumbul, ratusan siswasiswi serta masyarakat. Selain di Pantai Yeh Sumbul, aksi bersih pantai juga dilakukan di Pantai Yeh Kuning, Kecamatan Jembrana. Melibatkan ratusan orang dari berbagai instansi dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha. Seusai melakukan bersih-bersih di Pantai Yeh Kuning sampah yang di peroleh akan dipilah dan ditimbang sebelum akhirnya dikirim ke TPA. Jumlah sampah yang diperoleh, di antaranya non-organik 307 kg dan sisanya, sampah organik yang keseluruhan jumlahnya mencapai 1.241 kg atau 1,2 ton lebih. (kmb26)
Bali Post/olo
SAMPAH – Sampah yang dikumpulkan saat World Clean-up Day 2018 di Pantai Yeh Sumbul.
Senin Kliwon, 17 September 2018
KARANGASEM
11
Kasus LPD Sega, Kejari Belum Tunjuk JPU
Amlapura (Bali Post) Setelah proses penahanan tersangka I Wayan Sumadi Yasa, penyidik Kejari Amlapura bergerak cepat merampungkan proses pemberkasan. Setelah dipastikan rampung, berkas itu akan diserahkan kepada JPU (jaksa penuntut umum) yang akan mengawal kasus ini di pengadilan. Namun siapa JPU yang diberi mandat itu, sejauh ini belum ditunjuk Kepala Kejari Amlapura.
Bali Post/kmb41
KOSONG - Lokasi pengungsian di Kantor UPTD Rendang, Karangasem kosong dari pengungsi.
Seluruh Pengungsi di Rendang Balik ke Kampung Halaman
Amlapura (Bali Post) Ratusan warga sebelumnya sempat mengungsi di Kecamatan Rendang, Karangasem akibat aktivitas Gunung Agung meningkat. Namun sejak dua minggu lalu mereka sudah pulang ke kampung halamannya masing-masing. Mereka memilih pulang mengingat aktivitas Gunung Agung itu mulai terlihat tenang. Koordinator Logistik di Posko Pengungsian di UPTD Pertanian I Wayan Sudiarta, Minggu (16/9) kemarin mengungkapkan, sekarang ini memang sudah tidak ada
lagi warga yang mengungsi di Kecamatan Rendang. Menurutnya, memang sebelumnya ada ratusan warga dari Kesimpar Besakih, Sebudi dan Dusun Lebih. Pengungsi itu tinggal secara tersebar di sejumlah titik di Rendang. ‘’Mereka semua sudah balik ke kampung halaman masing-masing. Warga sudah pulang sejak dua pekan lalu,’’ ucapnya. Mereka memilih kembali ke kampung halaman, kata Sudiarta, karena melihat aktivitas Gunung Agung itu mulai tak ada lagi embu-
sannya. Faktanya, gunung tertinggi di Bali itu memang hampir sebulan ini sudah tidak pernah erupsi lagi. Karena situasi itu mereka para pengungsi semua memutuskan pulang. ‘’Selain mereka sudah jenuh, juga karena Gunung Agung tenang. Mereka memutuskan kembali. Kita siap kembali menampung mereka di pengungsian. Walau demikian, kita berharap Gunung Agung seterusnya bisa tenang. Dan warga tidak mengungsi lagi,’’ harap Sudiarta. (kmb41)
TES URINE - Kepala BNNK Karangasem (dua hari kiri) saat melakukan tes urine kepada seluruh jajaran Kejari Amlapura, belum lama ini.
Aparatur Sipil Negara Di-’’warning’’ BNNK
BADAN Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem semakin gencar melakukan tes urine. Tak tanggung-tanggung, yang mereka sasar dalam dua pelaksanaan tes urine terakhir adalah institusi aparat penegak hukum. Seperti kepolisian dan kejaksaan. Selanjutnya, mereka akan membuat kejutan mengincar kantor-kantor pemerintahan. Termasuk kantor bupati sekalipun. Apa pertimbangannya justru aparat dijadikan target prioritas tes urine? Kepala BNNK Karangasem AKBP I Nyoman Sebudi, Minggu (16/9) kemarin mengatakan, di awal pihaknya sengaja menyasar aparat penegak hukum. Tujuannya agar mereka lebih dulu dinyatakan bersih dari dugaan penyalagunaan narkoba, sebelum melakukan upaya penegakan hukum. Dengan cara itu mereka bisa menjadi suri tauladan kepada masyarakat. ‘’Dari dua kali pelaksanaan tes urine. Semuanya menunjukkan hasil negatif. Bagaimana dengan jajaran ASN di pemerintah daerah?’’ kata Sebudi. Proses tes urine ini bersifat amat rahasia. Setiap pelaksanaannya selalu mendadak. Ini membuat objeknya sulit menghindar. Sebudi memberi warning, setelah ASN vertikal, sasaran berikutnya adalah ASN lainnya di setiap OPD di Pemkab Karangasem. Bahkan tidak menutup menyasar lembaga DPRD. ‘’Sasaran kami tak mengenal pegawai atau bukan. Bahkan masyarakat biasa pun bisa menjadi sasaran. Kami juga akan menyasar para remaja di sekolah-sekolah,’’ tegasnya. Karangasem selama ini memang berada di peringkat terakhir urusan peredaran gelap narkoba. Tetapi, tidak menutup kemungkinan pasar mereka telah bergerak ke timur Bali. Seperti Klungkung dan Karangasem. BNNK ingin melakukan upaya pencegahan sedini mungkin. Baik melalui tes urine maupun sosialisasi
Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Rencananya BNNK Karangasem akan menyasar seluruh desa se-Karangasem. ‘’Kami sudah punya komitmen, apabila ditemukan positif, tindakan penyelidikan dilakukan lebih lanjut. Apakah di lingkungan kerjanya, di rumahnya ataupun di tempat-tempat yang dia biasa kunjungi,’’ tegas Sebudi. Kepala Kejari Amlapura I Nyoman Sucitrawan sepakat bahwa aparat penegak
hukum harus bersih lebih dulu dari narkoba. Sehingga dalam implementasi kinerja sehari-hari bisa menjadi contoh bagi lembaga maupun masyarakat. ‘’Kami di dalam harus bersih dulu, bebas dari narkoba sebelum kita melakukan tindakan, apakah penuntutan di dalam nanti persidangan ataupun lainnya,’’ kata pejabat asal Kuta, Badung ini. Pihaknya justru bersyukur BNNK melakukan tes urine di Kejari Amlapura. Sebab, dengan demikian masyarakat bisa mengetahui bahwa aparat penegak hukum di Kejari Amlapura bebas dari tindak pidana narkotika ataupun penyalahgunaan narkotika. Pihaknya juga menyarankan agar setiap lembaga apapun tidak perlu khawatir jika ada langkah serupa. ‘’Kalau merasa tak pernah bersentuhan dengan narkoba, kenapa mesti takut?’’ ujarnya. (mud)
Kepala Kejari Amlapura I Nyoman Sucitrawan, Minggu (16/9) kemarin mengatakan, penunjukan JPU akan dilakukan secepatnya. Sebab, nanti JPU lah yang akan meneliti berkas yang disampaikan jaksa penyidik, apakah sudah lengkap atau masih ada kekurangan. Kalau oleh JPU berkas kasus dugaan penggelapan dana LPD tersebut sudah dinyatakan lengkap, maka dilakukan penyerahan tahap dua, yaitu penyerahan tersangka berikut barang bukti. Tetapi, pada proses ini bila jaksa peneliti menganggap agar tersangka tetap dalam tahanan, maka Kepala Kejari
Amlapura kembali mengeluarkan surat perintah penahanan lagi pada pra penuntutan. Setelah seluruh proses itu dilalui, berkas lengkap dan penyerahan tersangka serta barang bukti, baru perkara ini dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Denpasar. Di sanalah nantinya tersangka menjalani proses persidangan. Tersangka dijerat dua pasal berlapis. Perbuatan tersangka melanggar Pasal 2 Subsider Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dalam Undang-
undang Nomor 20 Tahun 2001, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Selain itu juga denda minimal 200 juta hingga maksimal 1 miliar. “Dia melakukan sendiri karena merangkap ketua dan bendahara di LPD Sega,” kata Sucitrawan, untuk memastikan tak ada tersangka lain dalam kasus ini. Bendahara LPD Sejak tahun 2005, tersangka merangkap sebagai Bendahara LPD. Tersangka diduga membuat laporan fiktif/manajeman laba setiap bulannya. Seolah-olah LPD Sega sehat dan
mendapatkan keuntungan. Padahal kenyataannya LPD tersebut mengalami kerugian. Uang nasabah itu dipakai tersangka untuk keperluan pribadi. Dari laporan keuangan LPD seolah-olah kas LPD sehat. Padahal hal itu adalah laporan fiktif. Para pengurus LPD tetap mendapatkan gaji setiap bulannya. Melihat permasalahan seperti itu, tahun 2009 bendahara LPD Sega sendiri atas nama Ni Nyoman Yani memutuskan mengundurkan diri. Sehingga sejak saat itu tersangka malah semakin mudah menggunakan kas LPD. Perbuatan tersangka menimbulkan kerugian besar. Sesuai hasil audit yang dilakukan tim audit LPLPD (Lembaga Pemberdayaan Perkreditan Desa) Karangasem, kerugiannya ditaksir Rp 548 juta. (kmb31)
BRI Amlapura Gelar Panen Hadiah Simpedes I/2018 Mobil Daihatsu Dimenangkan Nasabah Unit Menanga
PT BANK Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Amlapura menggelar acara Panen Hadiah Simpedes Periode I 2018 di Balai Masyarakat Jasri, Jumat (14/9) lalu. Acara dimeriahkan pementasan kesenian Bali dan dihibur penampilan Vulcano Band. Para pemainnya adalah para pekerja BRI. Acara ini diselenggarakan sebagai wujud rasa terima kasih dan penghargaan BRI kepada para nasabahnya. Sebanyak 52 hadiah dengan anggaran total Rp 476 juta diserahkan pada kegiatan itu. Hadiah utamanya adalah satu unit mobil Daihatsu Sigra. Hadian mobil itu berhasil dimenangkan nasabah BRI Unit Menanga atas nama Ni Wayan Degdeg. Hadiah secara simbolis diserahkan Subagio selaku Pemimpin Cabang BRI Amlapura kepada Kepala Unit BRI Menanga yakni I Gede Eka Wiguna. Acara itu disaksikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali, Kapolsek Karangasem, Notaris I Ketut Sarjana, S.H. serta ratusan nasabah BRI Kanca Amlapura yang hadir di Balai Masyarakat Jasri saat itu. Pemimpin Cabang (Pinca) BRI Cabang Amlapura Subagio dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Panen Hadiah Simpedes ini merupakan kegiatan rutin setiap enam bulan sekali. Pada kesempatan kali ini Panen Had-
iah Simpedes Tahap I 2018 itu diselenggarakan di Balai Masyarakat Jasri. Pemberian hadiah itu sebagai wujud rasa terima kasih yang ditujukan kepada para nasabah. ‘’Ini juga sekaligus penghargaan dari BRI atas kepercayaan para nasabah yang telah menyimpan dananya di BRI,’’ kata Subagio. Pada acara ini juga disampaikan bahwa Tabungan Simpedes BRI itu menguasai hampir sebagian besar dana nasabah yang ada di Karangasem. Untuk mengikuti undian itu syaratnya tidak sulit. Cukup memiliki saldo tabungan Simpedes senilai Rp 100
ribu, sudah bisa mengikuti undian Panen Hadiah Simpedes. Penerimaan hadiah diundi berdasarkan nomor kupon undian yang diperoleh para nasabah tabungan Simpedes itu. Nomor undian itu diberikan kepada para penabung dengan ketentuan nomor undian untuk setiap Rp 100 ribu, dari saldo tabungan Simpedes yang mengendap setiap bulannya. Perlu diketahui, saat ini BRI Kanca Amlapura telah membuka 12 kantor unit. Bahkan saat ini telah menerapkan online real time yang tersebar di delapan kecamatan yang ada di Karangas-
em. Terdiri dari Kecamatan Abang, Kubu, Karangasem, Bebandem, Selat, Manggis, Rendang, dan Sidemen. Tujuannya untuk mengutamakan pelayanan yang cepat dan akurat kepada masyarakat. Selain itu pula BRI Kanca Amlapura juga telah membuka 700 agen BRILink. Agen BRILink adalah salah satu program Laku Pandai atau Layanan Keuangan Tanpa Kantor dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang merupakan perpanjangan tangan BRI. Ini sebagai layanan Inklusif Keuangan yang memungkinkan masyarakat mendapat layanan perbankan tanpa harus ke bank. Agen ini bertugas melayani setoran simpanan, transfer uang, pembelian pulsa, pembelian pulsa listrik dan layanan perbankan lainnya. Menariknya, agen BRILink tetap melayani masyarakat meskipun pada hari libur. Terakhir, harapan Subagio ke depannya selaku Pemimpin Cabang BRI Amlapura, agar nasabah BRI itu bisa mereferensikan kepada nasabah baru untuk membuka rekening tabungannya di Bank BRI. Selain itu pula nasabah yang sudah setia dengan BRI ini agar bisa menambah saldo tabungannya, sehingga hadiah undian Panen Hadiah Simpedes untuk periode selanjutnya bisa lebih besar daripada periode saat ini. (ad807)
Sehingga potensinya terjadi erupsi tinggi. Maka dari itu, pihaknya ingin membangun huntara bagi warganya yang nantinya kembali harus mengungsi, jika Gunung Agung erupsi besar. “Jika sudah dibangun huntara maka warga khususnya yang tinggal di radius 4 kilometer bisa mengungsi dan bisa menempati huntara itu. Huntara dibangun di luar radius 4 km. Direncanakan lokasi bangunan itu nantinya benar-benar aman,” ungkapnya. Sebelum membangun huntara, kata Potag, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan para
donatur yang akan membantu sarana-prasarana bangunan. Dari hasil koordinasi yang dilakukan, para donatur meminta pihaknya supaya lokasi dibangunnya huntara di wilayah yang benar-benar aman. Mereka tidak ingin pembangunan yang dilakukan justru nantinya jadi mubazir lantaran tidak aman. “Kita juga diminta memastikan lahan yang akan dipergunakan untuk membangun huntara. Rencananya kita bangun huntara di lahan milik warga, sehingga kami harus lebih dulu melakukan koordinasikan dengan warga. Sejauh ini masih dicek untuk memastikan lokasinya. Kapan dan
di mana tempatnya sudah dipastikan, saat itu baru akan diajukan ke pihak donatur,” katanya. Selain melakukan pembangunan huntara, terkait antisipasi erupsi Gunung Agung, kata Potag, pihaknya juga telah membangun huntara bagi warga yang rumahnya tidak bisa lagi ditempati akibat bencana gempa bumi di Lombok, beberapa waktu lalu. Banyak rumah di kampungnya rusak relatif parah. “Pembangunan huntara akibat gempa Lombok itu memang sederhana saja. Bahkan huntaran dibangun di areal rumah yang terdampak,” jelas Potag. (kmb41)
HADIAH DAIHATSU SIGRA - Hadiah mobil Daihatsu Sigra secara simbolis diserahkan Subagio selaku Pemimpin Cabang BRI Cabang Amlapura kepada Kepala Unit BRI Menanga.
Antisipasi Erupsi Gunung Agung, Perbekel Ban Bangun Huntara
Amlapura (Bali Post) Perbekal Desa Ban, Kubu, Karangasem berencana bakal membangun hunian sementara (huntara). Langkah itu dilakukan sebagai antisipasi jika Gunung Agung kembali erupsi, sehingga memaksa warga kembali harus mengungsi. Mereka yakin aktivitas Gunung Agung masih relatif tinggi. Sebab, gunung tertinggi di Bali itu juga masih berada di level III (Siaga). Sehingga ada potensi terjadi erupsi. Perbekel Desa Ban I Wayan Potag mengatakan, rencana pembangunan huntara itu dilakukan mengingat status Gunung Agung masih level Siaga.
KLUNGKUNG
12 SOSOK Jangan Tunggu Masalah PERIZINAN dalam pembangunan sangat penting. Demikian juga untuk sejumlah usaha. Itu sebagai bentuk legalitas. Di Kabupaten Klungkung, hal tersebut masih ada yang mengabaikan. Menganggap belum penting dan tidak akan berdampak pada hal lain. “Seperti pembangunan, terutama di Nusa Penida. Masih ada yang mengabaikan izin. Ini tentu tidak baik karena telah melanggar aturan,” ungkap Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PM-PPTSP) Klungkung I Made Sudiarkajaya, baru-baru ini. Pejabat asal Nusa Lembongan ini melihat ada kecenderungan pengurusan izin dilakukan setelah muncul masalah maupun terjaring tim saat melakukan penertiban. Hal demikian tentu sangat tidak diharapkan. Pemilik diimbau taat aturan sejak awal. “Jangan menunggu masalah dulu. Tetapi bisa diurus sejak awal. Itu yang kami harapkan,” ucapnya. Sebagai bentuk antisipasi munculnya persoalan serupa, sosalisasi sudah dilakukan, bekerja sama dengan instansi terkait. Selain itu, merangsang animo untuk mengurus beberapa izin, layanan pun telah diperbaiki. Waktunya bisa lebih cepat dari sebelumnya. “Sekarang untuk pengurusan SIUP, Tanda Daftar Perusahaan dan izin penjualan minuman beralkohol bisa lima hari. Dulu sebelas hari,” katanya. Mewujudkan tertib perizinan, pemerintah desa juga diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat. “Kami juga rencanakan melibatkan pemerintah desa untuk mendata bangunan yang perlu izin di wilayah masing-masing. Semoga bisa berjalan,” imbuhnya. (sos)
Senin Kliwon, 17 September 2018
Terjerat Dugaan Kasus Pungli Pengusaha ”Boat”
Nasib Bendesa Jungutbatu di Pileg Terancam
Semarapura (Bali Post) Bendesa Pakraman Jungutbatu, Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Ketut Gunaksa, yang ditahan Polda Bali atas dugaan kasus pungutan liar pengusaha boat tercatat sebagai calon legislatif (caleg) Klungkung Dapil Nusa Penida dari Partai Gerindra. Lantaran masih mengikuti proses hukum, nasibnya pun terancam dalam hajatan politik lima tahunan itu. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung I Made Kariada, Minggu (16/9) kemarin, mengatakan saat ini yang bersangkutan belum dinyatakan bersalah. Oleh sebab itu, statusnya tidak akan berubah, masih tercatat sebagai Ccaleg. “Kalau sudah ada keputusan pengadilan yang inkracht, yang memutuskan dia bersalah, nanti kalau sudah DCT, berarti dicoret. Kalau surat suaranya sudah dicetak, nanti diumumkan di TPS bahwa dia telah dicoret dalam DCT. Tetapi kalau nanti dia masuk dan sebagai calon terpilih, nanti dibatalkan dia sebagai calon
terpilih,” jelasnya. Jika yang bersangkutan ingin mengundurkan diri, dari sisi aturan memang diperbolehkan. Namun tidak bisa diganti dengan calon lain karena waktunya sudah lewat. “Dari partai belum ada komunikasi ke KPU soal ini,” katanya. Ketua DPC Partai Gerindra Klungkung I Wayan Baru menanggapi biasa saja soal kasus yang menjerat calegnya itu. Pihaknya secara tegas menyatakan tetap akan mempertahankan, mempercayakan untuk maju. “Kami tetap memakai beliau jadi caleg. Kami sering komunikasi,” ungkapnya.
Politikus yang juga sebagai Ketua DPRD Klungkung ini menyampaikan tidak akan menjauh dari yang bersangkutan. Malahan tetap diandalkan bisa merebut suara masyarakat. “Kalau Gerindra itu sistemnya bersatu, kebersamaan dan tidak boleh kami mendiskreditkan. Kami harus melangkah bersama-sama,” tegasnya. Diyakini pula, kasus yang menjeratnya tidak memengaruhi kepercayaan masyarakat Nusa Penida. “Saya yakin masyarakat tidak terpengaruh. Prokontra itu kan biasa, inilah politik. Demokrasi itu
kan begitu. Saya harapkan masyarakat cerdas. Apalagi menilai kinerja yang sudah lewat, Pak Bendesa. Itu kan untuk kepentingan masyarakat secara umum yang beliau perjuangkan,” pungkasnya. Seperti berita sebelumnya, bendesa berambut gon-
drong itu ditahan Polda Bali, 13 September lalu. Sebagai buntutnya, keesokan harinya, ratusan warga Jungutbatu menggelar aksi damai meminta supaya yang bersangkutan dibebaskan, mengantisipasi kevakuman segala hal yang berkaitan dengan adat. (kmb45)
I Wayan Baru
I Made Kariada
Pariwisata Nusa Penida Makin Melesat
Pemkab Didesak Segera Tuntaskan Badan Pengelola Semarapura (Bali Post) Rencana pembentukan Badan Pengelola Pariwisata Nusa Penida, Klungkung sudah lama berembus, namun tak kunjung terealisasi. Hal tersebut menjadi sorotan kalangan legislatif. Anggota Komisi I DPRD Klungkung I Made Jana mengharapkan itu tak sebatas wacana. “Seandainya itu dibentuk untuk menstandarkan pelayanan pariwisata di Nusa Penida, kami sangat mendukung, bahkan mendesak itu segera diselesaikan,” ungkapnya, Minggu (16/9) kemarin. Politikus Partai Demokrat ini menyatakan, dalam pembentukannya perlu melibatkan berbagai pihak, mulai dari pelaku pariwisata, pemerintah desa dan adat. Selain itu juga harus dikaji secara matang, jangan sampai kebablasan. Dalam artian sampai mengambil alih peran pemerintah. Menurutnya, melalui badan pengelola ini, perhatian terhadap pariwisata akan bisa lebih fokus dan terarah. “Sekarang pariwisata di Nusa Penida semakin berkembang. Ini perlu diperhatikan. Jangan sampai
melangkah tanpa arah. Harus jelas. Pariwisata yang kita inginkan seperti apa. Sekarang masih ada liar, seperti mengabaikan izin,” katanya. Saat ini, kekroditan lalu lintas mulai menjadi salah satu persoalan di kepulauan the blue paradise island itu sebagai imbas pariwisata. Pihaknya pun sempat melakukan pantauan langsung ke lapangan dan hendak menginisiasi pembentukan wadah angkutan pariwisata. Hal tersebut dimaksudkan untuk memberikan legalitas masyarakat dalam bekerja. “Untuk pertemuannya difasilitasi camat. Tetapi warga yang menyewakan angkutan wisata sangat sedikit yang datang. Padahal kami menginginkan mereka bisa bekerja dengan legal,” ungkapnya. Disampaikan lebih lanjut, adanya wadah tersebut juga akan mempermudahkan pemkab melalui instansi terkait untuk melakukan pembinaan. Demikian juga dari pihak kepolisian. “Sampai saat ini yang kami lihat masih ada yang perlu
diberikan edukasi. Baik itu pemahaman tentang pariwisata hingga penampilan. Ini penting karena mereka yang pertama bersentuhan dengan wisatawan,” kata wakil rakyat asal Nusa Penida ini.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti “gaya” pariwisata di wilayah kepulauan itu. Kolaborasi dengan budaya belum begitu terlihat. Sejauh ini masih lebih banyak mengandalkan keindahan alam. “Masyarakat sebagai objek
dan subjek pariwisata jangan sampai terlena. Jangan sampai kebudayaan tergerus. Ini yang perlu dibentengi. Perlu ada penerapan pariwisata budaya karena potensinya banyak. Itu akan bermanfaat bagi kita kalau pelaku
pariwisata bisa konsisten,” imbuhnya. Untuk diketahui, wacana pembentukan dana pengelola telah dilontarkan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta akhir 2017. Ini tak hanya untuk kepulauan Nusa
Penida, namun juga city tour. Dijelaskan, terobosannya itu untuk memaksimalkan pengelolaan pariwisata yang menjadi salah satu tumpuan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (kmb45)
Bali Post/sos
KUNJUNGI - Sejumlah wisatawan ketika mengunjungi objek wisata Nusa Penida. Kunjungan wisatawan ke Nusa Penida belakangan ini cenderung meningkat.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Kliwon, 17 September 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dcr PRT Gaji 2,2jt Hp.081 234 567113 B.BP.001.09.18.0000763
A Luxury Villa at Sanur need soon Waitress. FO Staff, Maid Please come w CV direct to Emerald Villa Jln Karang Sari No.5 Sanur, Telp.284069 B.BP.001.09.18.0000621
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotek PkebunanResto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692 B.BP.004.09.18.0000771
Dbthkan Sgr Marketing Property Bagi hasil, komisi besar. Hub segera WA/SMS:081338726898 B.BP.001.09.18.0000800
Dcr Karyawan Pria,SMU/Sderajat KTP,SimC u/Bag.Teknis Lapangan Fasilitas: Gaji UMR, Bonus, Tunjangan Kesehatan Termasuk Anak dan Istri.Lam ke:CV Gong Dewata Tlp.(0361)722709/03614480750/081246383864 B.BP.001.09.18.0000762
Dcr Salesman Mtr Honda Min.SMA Brpnglmn,Gj+Bonus,087861166590 B.BP.001.09.18.0000322
Dcr Sopir Pariwisata B.Inggris Hub .Merrys 0361238041 B.BP.004.09.18.0000714
Dcr Tng Krj Wanita (Accounting), pnya Pnglmn&bisa Bhs Inggris, Jln.Mertasari No.99X Kerobokan Bloomz Floris H:081236783883 B.BP.004.09.18.0000770
Dcr:Therapist Sebanyak2nya,P, Min SMU(2.5jt+16rb/jam instv, Cleaning Service,L/P(2,5jt+500 rb instv)Pnglmn Min1th.Lamaran ke Bodyworks Spa,Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget/Telp.735058
Dicari Karyawan/ti untuk Konsultan Pajak,Min.D3 Pajak atau S1/D4 Akuntansi,Single Hub.08123607697/081239521793 Dicari SPG,Min SMU,Max.28th Penempatan Discovery Shooping Mall Kuta, Gaji 2,3Jt Hub.Lusi 082144355655
Dcri Tng Srbutn Laki,Jjr,Blm Mnikah,Rjin ditmptkn di UnudJmbrn Hub.08155702438 B.BP.004.09.18.0000669
Dibutuhkan Spa Therapist berpengalaman,bisa Bhs.Inggris basic,Gaji Bagus,Lokasi Petitenget Tlp.0811387222 B.BP.004.09.18.0000612
Dicari HK,FO perempuan, pria Hub:082144819588 B.BP.001.09.18.0000538
Restau Kerobokan,Tukang Bakery /Pastry,CookHelper tanpa pglmn dlatih dg cr prof. 087861378730
Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com
PT.Bank Dinar Membutuhkan Marketing Kredit(AO),Laki/Wnt Min.SMA/SMK Hub.0361-8445912 B.BP.001.09.18.0000540
Pria/Wnt Min30-45Th Supervisor Kantor Cabang Cargo diDenpasar CVke:reza.hadikusumo@yahoo.com
G.03
B.BP.033.09.18.0000769
B.BP.001.09.18.0000792
B.BP.001.09.18.0000758
SERVICE
BIRO JASA
BENGKEL LAS Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
Tukang masak ikan bakar khas Jimbaran dan Klungkung. Lamaran ke SMS 0818621818
G.02
B.BP.001.09.18.0000735
Prsh Export Handicraft Mencari Sopir Produksi u/Mobil Box. Diutamakan yg berdomisili di Gianyar.Lmran Dpt Lsgs Dibawa ke PT.Dara Br.Cangi Sakah/ Telp:087898301403
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar
G.01
B.BP.001.09.18.0000595
B.BP.001.09.18.0000244
Sopir SIM A untuk distribusi air, Lamaran ke SMS 0818621818
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
Garment Besar di Kuta bth staf Patrun pglmn tdk diutmkan min SMK Tata Busana, 083189955606
Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com G.07
Telemarketing,Admin, Akunting, Sales Marketing: 082349227530 B.BP.001.09.18.0000590
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Satpam/Waker tamat SMP/SMA. Lamaran ke SMS 0818621818
G.10
B.BP.001.09.18.0000709
Informasi pasang iklan Telepon
Tenaga SMTA-SMK punya SIM C untuk tenaga serabutan produksi air RO untuk di Kuta. Lamaran ke SMS 0818621818
G.08
G.09
G.11
Cook, Barista, Waiter. Lamaran ke SMS 0818621818 G.12
DIJUAL MOBIL KIA
Picanto th 2013 Tgn 1 Putih type tertinggi H.087862270180 B.BP.001.09.18.0000798 TOYOTA
Dijual Agya TRD’15 Merah Hub.Ibu Vira 087861774970 B.BP.001.09.18.0000790
DIJUAL RUMAH !!!081558041018 Djl murah Rmh Mnmlis S.huni di Tohpati Siulan B.BP.004.09.18.0000801
DIJUAL TANAH Djl Tnh 4 are Bedugul view D Buyan 85jt/A Hub.081239701777 B.BP.001.09.18.0000797
Tanah Kvl di Mengwi 135Jt/A & 75Jt/A,Bs Kredit,087862450004 B.BP.001.09.18.0000552
RUPA-RUPA
DIJUAL TANAH Tanah Siap Bgn.SHM.LT(10x30 M) GatsuTimurDps.081338426791,TP
B.BP.001.09.18.0000650
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228 B.BP.001.09.18.0000794
KEHILANGAN Hilang BPKB Kawasaki Ninja DK 3000 NG No BPKB L-05756764-O A/N I Gede Susana Almt Tihingan B.BP.165.09.18.0000723
BIRO JASA Siap Bantu Pajak SPT Tahunan & BulananNPWPSIUP081338344155 B.BP.001.08.18.0000894
PENGUMUMAN Dengan ini PT.BCN Solutions di Jl.Raya Kerobokan No.18X Kel. Kerobokan Kelod Kec.Kuta utara Badung Bali akan mengalihkan dan/atau menjual seluruh saham-sahamnya kpd pihak lain. Yg keberatan harap sampaikan surat tertulis kpd Direksi Perseroan maksimal 14 hari dari pengumuman ini. B.BP.004.09.18.0000670
RUPA-RUPA
BANGLI
14
Senin Kliwon, 17 September 2018
Tak Ada Anggaran, Pemkab Tunda Perekrutan CPNS
Bangli (Bali Post) – Masyarakat yang selama ini berkeinginan mengikuti perekrutan CPNS di Kabupaten Bangli masih harus bersabar. Pasalnya, meski pemerintah pusat telah memberikan jatah formasi 226 CPNS, namun Pemkab Bangli memutuskan tidak melakukan perekrutan CPNS pada tahun ini. Ketiadaan anggaran menjadi alasan Pemkab menunda perekrutan CPNS hingga tahun depan. Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kabupaten Bangli Ni Putu Koesalireni, Minggu (16/9)
kemarin, mengatakan pihaknya telah mengambil dokumen formasi CPNS ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara d a n R eform as i B i r okrasi (Men-PAN RB) belum lama ini. Sesuai formasi yang diberikan pemerintah pusat, Kabupaten Bangli mendapatkan jatah seban-
’’Mengenai berapa
butuh biaya per orangnya, saya kurang jelas. Intinya, sesuai kebijakan Bupati, perekrutan CPNS di Bangli ditunda sampai tahun 2019,
’’
yak 226 CPNS. Jatah CPNS tersebut meliputi tenaga kesehatan dan guru. Formasi yang diberikan tersebut telah sesuai dengan usulan kebutuhan pegawai yang diajukan Pemkab Bangli tahun 2018. ‘’Saya yang ambil langsung ke kementerian, karena tidak bisa diwakilkan. Dokumen itu sudah langsung saya sampaikan untuk dibuka Bapak Bupati selaku PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian - red),’’ jelasnya. Lebih lanjut disampaikan Koesalireni, setelah dokumen itu diserahkan dan dibuka, Bupati Bangli Made Gianyar kemudian
memberikan arahan untuk menunda perekrutan CPNS hingga tahun 2019 mendatang. Keputusan itu diambil Bupati dengan pertimbangan tidak tersedianya anggaran di daerah untuk mendanai proses perekrutan. Meskipun gaji dan biaya prajabatan dibayar pemerintah pusat, namun proses perekutan CPNS di daerah tetap membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. ‘’Mengenai berapa butuh biaya per orangnya, saya kurang jelas. Intinya, sesuai kebijakan Bupati, perekrutan CPNS di Bangli ditunda sampai tahun 2019,’’ terangnya.
Terkait penundaan tersebut, Koesalireni menegaskan, pihaknya akan secepatnya menyampaikan hal itu ke Kemen-PAN RB. Dikatakannya, pada saat pengambilan dokumen formasi CPNS beberapa waktu lalu, pihaknya sudah sempat berkoordinasi dengan kementerian. Kala itu ditegaskan, Pemkab Bangli boleh melakukan penundanan perekrutan CPNS namun ada syarat yang harus diikuti. Persyaratan tersebut yaitu, PPK harus secepatnya menyampaikan terkait penundaan tersebut secara resmi ke Kemen-PAN RB.
‘’Besok Senin (hari ini - red), surat itu sudah harus sampai ke kementerian,’’ katanya. (kmb40)
Ni Putu Koesalireni
Bali Post/ina
15
Senin Kliwon, 17 September 2018
Pertemuan IMF-WB
Bali Hanya Kebagian Dana 15 Persen IMF-WB, event terakbar di dunia, akan berlangsung di Bali. Persiapannya pun telah dilakukan sejak jauh hari. Lalu seperti apa dampak IMF WB dalam jangka pendek maupun jangka panjang?
Bali Post/kmb38
LAKALANTAS - Pengendara sepeda motor DK 7523 VX Kadek Suartawan (27) asal Kelurahan Banjar Jawa, Singaraja meninggal dunia di lokasi kejadian, Minggu (16/9) kemarin, di Jalan Samratulangi, Singaraja.
Lakalantas di Buleleng
Pengendara Motor Tewas
Singaraja (Bali Post) – Warga Jalan Samratulangi, Kelurahan Penarukan, Singaraja geger oleh peristiwa kecelakaan lalu lintas (lakalantas), Minggu (16/9) sore kemarin. Pengendara sepeda motor DK 7523 VX Kadek Suartawan (27) asal Kelurahan Banjar Jawa, Singaraja meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban mengalami luka mengenaskan yang diduga akibat benturan saat kecelakaan terjadi. Sementara pengemudi truk pengangkut material pasir DK 9347 UM Gede Sukayasa (45) asal Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng, selamat. Lakalantas ini membuat warga ramai mendatangi lokasi kejadian. Perhatian warga tertuju pada posisi korban yang tergeletak di jalan dengan luka mengenaskan. Warga hanya berani menutup tubuh korban sambil menunggu polisi dan mobil
ambulans yang akan mengevakuasi korban. Beberapa saat kemudian, polisi dan petugas PMI Buleleng tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi korban. Beberapa keluarga korban juga turut membantu petugas mengevakuasi jenazah korban. Keterangan sejumlah warga yang melihat peristiwa itu menyebutkan, sebelum kejadian lalu lintas di Jalan Samratulangi ramai lancar. Saat itu melintas truk pengangkut material pasir yang datang dari Karangasem menuju ke selatan. Beberapa meter setelah melewati lampu traffic light (TL) Penarukan, korban yang membonceng rekannya, Ni Made Ariani (27), asal Desa Tegallinggah Kecamatan Sukasada melaju di belakang truk yang sama-sama menuju ke selatan. Diduga pengendara sepeda motor berusaha akan mendahului truk
di depannya. Celakanya, pengendara sepeda motor diduga mendahului melalui jalur kiri. Pengendara dan rekan yang diboncengnya itu terjatuh dari sepeda motor. Naas, korban terjatuh ke kanan dan membentur bagian samping truk. Tak pelak, korban mengalami luka mengenaskan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan rekan yang dibonceng selamat hanya mengalami luka lecet pada kaki karena saat kejadian dia terjatuh ke pingir jalan. Pengemudi truk Gede Sukayasa menerangkan, saat akan melewati lampu TL Penarukan, dirinya tidak tahu kalau ada pengendara sepeda motor yang mendahului dari jalur kiri. Bahkan, dia baru mengetahui ada kecelakaan sepeda motor di belakangnya itu setelah warga berteriak menghentikan
laju truk. Dia pun terkejut setelah mengetahui korban sudah tergeletak di jalan dengan luka mengenaskan. Kasat Lantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, setelah menerima laporan kejadian, anggotanya dikerahkan untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti. Untuk sementara, lakalantas ini terjadi karena pengendara sepeda motor berusaha mendahului kendaraan truk melalui jalur kiri. Belum berhasil mendahului, sepeda motor korban menabrak pohon perindang di pinggir jalan. Akibat benturan itu, pengendara sepeda motor terjatuh ke kanan dan rekannya dibonceng jatuh ke kiri. Hingga kini saksi dan pengemudi truk masih diamankan di Mapolres Buleleng untuk didengar keterangannya. (kmb38)
Sampaikan Optimisme
Rakernas IV Projo ini sudah digelar sejak Sabtu (15/9). Sejumlah tokoh sudah menyampaikan pembekalan kepada para relawan antara lain Erick Thohir selaku Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin dan Wakil Ketua TKN yang juga Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. ‘’Dari dulu kan
kita selalu menyampaikan optimisme, menyampaikan program, menyampaikan apa yang sudah kita kerjakan,’’ ungkap Jokowi. Ia pun meyakini bahwa Pemilihan Presiden 2019 adalah suatu kontestasi ide dan bukan debat yang membawa isu SARA (suku, agama, ras dan antargolongan). ‘’Saya kira memang ini sekali lagi, kontestasi ini harus diisi dengan kontestasi program, adu program, adu
ide, gagasan. Saya kira ini akan mendewasakan dan mematangkan cara-cara berpolitik masyarakat,’’ kata Jokowi. Terkait dengan munculnya usulan penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam debat capres, Jokowi hanya berkomentar singkat. ‘’Kita ini kan bangsa Indonesia. Kita juga punya bahasa nasional, bahasa Indonesia,’’ kata Jokowi. Usulan debat capres-cawa-
pres dalam Pilpres 2019 agar menggunakan bahasa Inggris ini datang dari koalisi partai pengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yaitu Ketua DPP PAN Yandri Susanto. Usulan Yandri juga didukung oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Namun, Prabowo-Sandiaga Uno malah lebih memilih penggunaan bahasa Indonesia dalam debat caprescawapres nanti. (ant)
Ubah Strategi
‘’Hari ini lawan mengubah permainan mereka, beda dari biasanya. Li/Liu lebih banyak main bertahan, tapi kami sudah siap dengan semua strategi mereka, jadi kami lebih yakin,’’ tambah Kevin yang bersama Marcus kian kokoh di puncak ranking dunia. Marcus mengiyakan pernyataan Kevin. Meskipun
lawan mengubah strategi, mereka sudah mengantisipasi hal ini. Terbukti perolehan skor cukup jauh di penutup game pertama dan kedua. ‘’Mereka banyak mengarahkan bola ke atas, mungkin karena bolanya berat. Tapi kami sudah mempersiapkan tenaga, kami tahu ini pasti akan terjadi. Kami sudah mempelajari penampilan mereka waktu melawan Fajar (Alfian)/Rian (Ardianto). Model mainnya mirip, jadi kami sudah bisa
memprediksi,’’ beber Marcus. Jepang memimpin perolehan juara dengan dua gelar, diikuti Indonesia, Cina dan Spanyol yang masing-masing membawa pulang satu titel. Pemain tuan rumah berjaya di nomor tunggal putra dan ganda putri. Tunggal putra dimenangkan Kento Momota (Jepang) setelah menundukkan Khosit Phetpradab (Thailand) 21-14, 21-11 dalam perebutan juara. Gelar ganda putri menjadi milik unggulan pertama Yuki
Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang) berkat kemenangan atas Chen Qingchen/Jia Yifan (Cina) 21-15, 21-12. Pasangan nomor satu dunia Zheng Siwei/Huang Yaqiong (Cina) merebut juara ganda campuran usai menundukkan rekan senegaranya Wang Yilyu/Huang Dongping 21-19, 21-8. Sementara gelar tunggal putri disabet Carolina Marin (Spanyol) setelah mengatasi Nozomi Okuhara (Jepang) 21-19, 17-21, 21-11. (kmb)
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, kegiatan ini akan membawa lebih banyak dampak positif bagi Bali. Pengusaha mendapatkan tambahan order. Ekonomi Bali akan lebih tumbuh karena multiplier effect dari IMF-WB. Pertumbuhan ekonomi Bali bisa mencapai 5,9 - 6,3 persen. ‘’Kami meyakini event ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi terutama karena konsumsi, investasi, dan ekspor (devisa wisman),’’ ujarnya. Pengusaha lokal Bali mensupport hotel-hotel bintang 3 dan melati untuk para pendamping anggota delegasi, alat transportasi, food and beverages, percetakan, logistik, tempat wisata, dll. Kadin mendukung penuh keterlibatan pengusaha lokal dan berharap juga dukungan pemerintah pusat/panitia nasional agar manfaat positif IMF-WB Annual Meeting dirasakan langsung oleh pengusaha lokal. Diakui, banyak keterlibatan pengusaha lokal antara lain stan UMKM akan didirikan
di Taman Jepun BNDCC. Terdapat program tur mengunjungi UMKM di Badung, Gianyar, Tabanan, dll. Kain seragam dan suvenir pun diorder dari UMKM lokal. Belum lagi manfaat pembangunan infrastruktur seperti underpass dipastikan akan mengurangi kemacetan. Pembangunan GWK dipastikan akan menambah daya tarik wisman dan wisdom. Beberapa percepatan infrastruktur di Bali seperti perluasan apron bandara, Pelabuhan Benoa, TPA Suwung, dll. juga akan berpengaruh positif ke perekonomian Bali. Selain dampak positif, juga ada dampak negatif. Alit mengungkapkan, dana dari perhelatan akbar tersebut sampai ke Bali hanya 15 persen. Karena pelaksana event tersebut pemerintah pusat dan event organizer dari pusat, sehingga penyewaan alat dan barang dari pusat. Kendaraan juga 60 persen lebih didatangkan dari Jakarta. Kebutuhan food and beverage juga diimpor dari luar negeri. Sehingga harapan keuntungan masyarakat Bali
hanya dari seberapa besar para delegasi berbelanja dan menikmati alam Bali. Guru Besar FEB Universitas Udayana Prof. I Wayan Ramantha mengatakan, event IMF-WB tidak hanya menjadi promosi penting bagi sektor pariwisata Bali, juga akan bermanfaat bagi promosi sektor ekonomi lainnya. Misalnya sektor investasi di bidang infrastruktur atau industri bisa dipromosikan dalam event itu. Menurutnya, Bali perlu bersyukur dijadikan tempat berlangsungnya event IMF-WB. Karena sebelum ditetapkan, penyelenggaraan pertemuan ini tidak hanya diminta oleh Indonesia, tetapi juga diminta oleh Mesir dan Sinegal. Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde pada pertemuan IMF-WB kali ini akan mempromosikan kondisi dan potensi ekonomi Indonesia. Kondisi ekonomi nasional yang menurut riset IMF tahun 2018 merupakan kekuatan ekonomi ke-8 dunia, dengan total produk domestik bruto (PDB) mencapai USD 3.028 miliar dan terus tumbuh di atas 5 persen pasti akan dipaparkan di sana. ‘’Karena itu, investor asing diharapkan banyak yang tertarik untuk berinvestasi di Indonesia, tidak terkecuali Bali,’’ tandasnya. (kmb42)
Nama Indonesia
Acara penerimaan api obor (Torch Relay) dan Pelepasan Parade Torch Relay Asian Para Games di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Minggu (16/9) kemarin. goc) Raja Sapta Oktohari dalam laporannya menyampaikan api obor (torch relay) Asian Ia pun berharap pelak- Para Games yang serupa densanaannya berjalan lancar gan Asian Games diambil dari dan sukses, yang diikuti rai- api abadi Mrapen, Grobongan han prestasi oleh para atlet. untuk selanjutnya diarak un‘’Semoga para atlet bisa meraih tuk pertama kali di kota Solo, prestasi yang bisa membang- setelah itu ke Kota Ternate gakan nama Indonesia di bertepatan dengan peringatan kancah internasional, apa lagi Haornas lalu. Berikutnya seIndonesia menjadi tuan rumah cara maraton menyinggahi untuk pertama kalinya. Semoga kota-kota Makassar, Denpasar, dengan dipilihnya Bali sebagai Pontianak, Medan, Pangkalpisalah satu daerah yang dilewati nang, dan terakhir ke Jakarta pawai obor Asian Para Games, pada 30 September untuk bisa memberikan vibrasi positif, dimulainya penyelenggaraan apa yang digemakan oleh pe- pesta olahraga empat tahunan nyelenggara bagi para peserta tingkat Asia. Penyelenggaraan penyandang disabilitas bisa Asian Para Games tahun ini merupakan yang ketiga kali di tercapai,’’ pungkas Koster. Sementara itu, Ketua Pa- dunia dan Indonesia menjadi nitia Nasional Penyelenggara tuan rumah untuk pertama Asian Para Games 2018 (Inap- kalinya.
Penyelenggaraan event terbesar kedua di tingkat negaranegara Asia tersebut, menurutnya, bukan semata-mata hanya pertandingan olahraga semata, namun lebih dalam menyuarakan kesetaraan dan kepedulian kepada penyandang disabilitas. Ketua Nasional Paralympic Comitee (NPC) Provinsi Bali I Nyoman Sumita mengaku sangat bahagia atas penyelenggaraan event tersebut. ‘’Kami sangat berbahagia, kami ucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah, baru pada penyelenggaraan ini para atlet penyandang disabilitas disamakan dengan atlet normal,’’ ujarnya menceritakan ikhwal dirinya yang berjuang membina para atlet penyandang disabilitas Bali dari tahun 1976, dan ikut serta pertama kalinya pada event nasional di Solo. Beberapa atlet Bali pun tercatat berhasil menorehkan prestasinya di kancah internasional di antaranya Ni Nyoman Widiasih yang memperoleh medali perunggu pada penyelenggaraan Olimpiade Paralympic, dan saat ini telah diterima menjadi ASN melalui jalur khusus. Ia pun mengharapkan penghargaan yang serupa dari pemerintah bagi para atlet peserta Asian Para Games yang berhasil meraih medali, serta adanya bantuan anggaran pelatihan guna persiapan event PON di Papua pada tahun 2020. (ad817)
Salah Persepsi
‘’Jika penyesuaian tidak segera dilakukan, Indonesia justru akan terlihat konyol. Sebab, ketidakseimbangan
baru itu akan menghadirkan beberapa dampak, langsung maupun tak langsung, akan membuat banyak orang tidak nyaman,’’ katanya. Namun setiap penyesuaian kebijakan, kata Bamsoet, hendaknya disosialisasikan
kepada masyarakat, guna menghindari salah persepsi. Misalnya, pemerintah harus tetap mengkalkulasi kebutuhan konsumsi masyarakat serta menjaga kebutuhan dan keberlanjutan aktivitas industri dalam negeri. (ant)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
senin Kliwon, 17 September 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Bali Post/022
OBOR — Ketua Umum Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (Inapgoc) Raja Sapta Oktohari (kiri) menyerahkan Obor Asian Para Games kepada Gubernur Bali Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Minggu (16/9) kemarin.
Obor Asian Para Games Diarak di Bali Denpasar (Bali Post) Obor Asian Para Games (APG) III/2018 diserahkan dari Ketua Umum Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (Inapgoc) Raja Sapta Oktohari kepada Gubernur Bali Wayan Koster di Rumah Jabatan Gubernur, Jayasabha, Denpasar, Minggu (16/9) kemarin. Selanjutnya, obor diarak menuju Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Renon. Raja Sapta menuturkan, pelaksanaan Asian Para Games di Indonesia ini merupakan yang ketiga setelah sebelumnya di Guangzhou (Cina) dan Incheon (Korea Selatan). ‘’Kami bangga Obor Asian Para Games diarak ke Pulau Dewata, sebab Bali merupakan the last paradise of the world,’’ ungkapnya. Apalagi Bali memiliki atlet disabilitas peraih medali perunggu pada Paralympic di Rio de Janeiro, Brazil. Hadir pada serah-terima obor Asian Para Games Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita dan Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo. Usai diarak di Bali, obor Asian Para Games dibawa Pontianak, Medan, Pangkalpinang dan dijadwalkan tiba di Jakarta pada 30 September. Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Bali Gede Nyoman Sumitha menjelaskan,
tercatat 10 atlet Bali menghuni pelatnas dan diharapkan mampu mengukir prestasi gemilang pada Asian Para Games 2018 di Jakarta yang akan berlangsung 6-13 Oktober mendatang. Ia senang karena atlet disabilitas disamakan dengan atlet normal. Seperti peraih medali emas Asian Para Games mendapatkan bonus Rp 1,5 miliar berikut diangkat menjadi PNS. Sumitha juga ingin atlet penyandang cacat Bali diperhatikan nasibnya dan dianggarkan untuk Pelatda 2019 sebagai persiapan tampil pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2020 di Papua. ‘’Saya mohon dua atlet Bali Nyoman Oka dan Putu Sarwada diangkat menjadi PNS,’’ ujarnya. Usulan itu ditanggapi Gubernur Bali Wayan Koster. ‘’Kami mohon Mensos dan Menteri PAN bisa menerima mereka menjadi PNS, sebab tak mungkin diterima melalui jalur reguler,’’ sebutnya. Pihaknya menyetujui anggaran atlet Pelatda Bali yang akan berlaga di Peparnas Papua 2020 seraya berharap prestasi atlet Asian Para Games bisa menyamai atlet Asian Games (AG) yang mampu membawa Indonesia ke peringkat keempat. (022)
Bali Post/afp
TIGA GOL – Eden Hazard membuat tiga gol untuk Chelsea ke gawang Cardiff City dalam kompetisi Liga Utama Inggris.
Hazard Dipuji Terbaik di Eropa
London – Manajer Chelsea Maurizio Sarri memuji Eden Hazard sebagai pemain terbaik di Eropa setelah trigolnya membuat timnya menang 4-1 atas Cardiff City dalam lanjutan kompetisi Liga Utama Inggris, Minggu (16/9) dini hari kemarin. Raihan tiga poin itu sekaligus menempatkan The Blues di puncak klasemen sementara. Pemain asal Belgia itu mencetak gol pada menit ke-37 dan ke-44 untuk membalikkan keunggulan awal Cardiff dan menambahkan gol ketiga dari titik penalti pada menit ke-80. Hazard membuat lima gol dalam tiga pertandingan buat Chelsea yang mencetak lima kemenangan beruntun. ‘’Eden Hazard itu unik. Saya pikir dia adalah salah satu yang terbaik di Eropa. Tapi sekarang saya mengubah pikiran saya karena mungkin dia adalah yang Bali Post/kmb DIARAK - Obor Asian Para Games 2018 diarak dari Jayasabha menuju Lapangan terbaik di Eropa. Dia bisa mencetak 30 atau 35 gol musim ini,’’ kata Sarri Puputan Margarana, Niti Mandala Renon. yang menjadi pelatih keempat yang memenangi lima pertandingan pertamanya di Liga Inggris setelah Carlo Ancelotti, Craig Shakespeare dan Pep Guardiola. Chelsea unggul selisih gol dibandingPAWAI Obor Asian Para Games (APG) 2018 raan puncak Hari Olahaga Nasional (Haornas), kan Liverpool. The Blues surplus 10 gol, di Bali, Minggu (16/9) kemarin, diawali dari lalu menuju Makassar. Dari Denpasar, obor sedangkan Liverpool hanya sembilan. Rumah Jabatan Gubernur, Jayasabha, menuju APG diboyong ke Kota Khatulistiwa Pontianak, The Reds yang bermain lebih awal sukses Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Medan, Pangkalpinang dan terakhir Jakarta. Renon, Denpasar. Bali menerima Obor APG dari Mensos Agus Gumiwang mengemukakan, Makassar sebagai kota peraih penghargaan na- Asian Para Games digelar untuk menghormati sional disabilitas. Pulau Dewata dilewati obor ini hak penyandang disabilitas. Untuk itu, di tiap karena merupakan pusat pariwisata di Indonesia. tempat pertandingan (venue) disiapkan relawan Setiap orang tentunya ingin tetap Obor bergulir dari Ketua Umum Indonesia dan fasilitas transportasi sebagai persyaratan akbugar bahkan sampai usia lanjut. KebugaAsian Para Games Organizing Committee (In- ses bagi penyandang disabilitas. Sesuai Keppres ran fisik merupakan suatu kondisi, di mana apgoc) Raja Sapta Oktohari kepada Gubernur Nomor 2 Tahun 2016 tentang Panitia Nasional tubuh dapat berfungsi secara efisien dan Bali Wayan Koster, kemudian diteruskan kepada APG 2018, Kemensos bertugas memonitoring efektif dalam melakukan aktivitas. KonKetua DPR-RI Bambang Soesatyo, Mensos Agus dan mengevaluasi aksesbilitas pada fasilitas disi fisik yang bugar dapat dicapai dengan Gumiwang Kartasasmita serta diberikan kepada yang digunakan atlet dan penonton penyandang cara berolahraga secara rutin. Lalu, jenis peraih medali emas Percanas 2004/2008 Nyoman disabilitas. olahraga apakah yang dapat dilakukan di Oka. Menurut Mensos, UU Nomor 8 Tahun 2016 usia lanjut? Api diambil dari Mrapen, Kabupaten Grobo- menyebutkan, penyandang disabilitas adalah Menurut dr. Nila Wahyuni, M.Fis., gan, kemudian dibawa ke Solo, sebagai pusat setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, seorang dosen di Fakultas Kedokteran pembinaan olahraga disabilitas nasional. Obor intelektual, mental atau sensorik dalam waktu Universitas Udayana, ada tiga jenis olahAPG selanjutnya dibawa ke Ternate, kota di lama dan dalam berinteraksi dengan lingkungan raga yang dapat dilakukan bagi lanjut usia, timur Indonesia yang juga tempat penyelengga- mengalami hambatan dan kesulitan. (nel) yaitu latihan fleksibilitas, latihan kekuatan dan latihan keseimbangan. Pada latihan fleksibilitas, otot diregangkan sehingga dapat memperbaiki pergerakan sendi dan pergerakan sendi menjadi lebih optimal. Terdapat dua jenis latihan fleksibilitas, yaitu latihan fleksibilitas statis adalah latihan peregangan tanpa disertai gerakan sendi, dan latihan fleksibilitas dinamis adalah latihan peregangan disertai gerakan sendi. Latihan fleksibilitas bagi lanjut usia dapat dilakukan dengan menggunakan kursi. Pilihlah kursi yang stabil dan tanpa roda. Lakukan latihan di tempat yang rata dan tidak licin. Dijelaskannya, beberapa jenis latihan peregangan yang dapat dilakukan yaitu peregangan daerah dada dan tangan, pung-
Dari Jayasabha ke Renon
yang menjadi gol tercepat di Liga Inggris musim ini.
menghentikan kutukan Juergen Klopp dalam laga tandang melawan Tottenham Hotspur dan meraih kemenangan tipis 2-1 di Stadion Wembley. Di Stadion Etihad, tuan rumah Manchester City berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Fulham demi naik satu strip ke peringkat ketiga menggusur Watford yang harus rela start sempurnanya berakhir di tangan Manchester United (MU). Gol Romelu Lukaku dan Chris Smalling menaklukkan Watford 2-1 di hadapan publik Vicarage Road. Pelatih City Pep Guardiola melontarkan pujian kepada Bernardo Silva yang memperlihatkan kemampuannya menempati banyak posisi, sehingga sangat bermanfaat di tengah cedera yang diderita Kevin De Bruyne. Bernardo juga berperan dalam gol kedua City yang dicetak David Silva. Gol pertama dihasilkan Leroy Sane pada menit ke-2
Liga Spanyol Penyerang Barcelona Luis Suarez menyebut laga kontra tuan rumah Real Sociedad yang harus susah payah dimenangi timnya dengan skor 2-1 membuktikan ketatnya persaingan di Liga Spanyol. ‘’Saya pikir Anda harus menyaksikan laga seperti ini untuk memahami betapa ketatnya La Liga,’’ ujarnya. Suarez mencetak gol penyeimbang kedudukan pada menit ke-63. Tiga menit kemudian Barcelona menghasilkan gol kedua sekaligus penentu kemenangan lewat Ousmane Dembele. Hasil ini menjaga posisi Barca di puncak klasemen sementara dengan catatan sapu bersih kemenangan di empat laga awal musim. Sementara itu, pemain sayap muda Moussa Diaby mencetak gol pertamanya untuk Paris St Germain (PSG) untuk melengkapi pesta gol 4-0 atas tamunya St Etienne. Gol lainnya disumbangkan Julian Draxler, Edinson Cavani dan Angel Di Maria. PSG mencatatkan lima kemenangan dalam lima laga di Liga Prancis. (ant/rtr)
gung atas dan bahu, panggul dan paha, serta peregangan daerah pergelangan kaki. Untuk peregangan daerah dada dan tangan dilakukan dengan duduk di kursi dengan punggung tidak menyandar pada sandaran kursi. Regangkan dada ke arah depan, tarik bahu ke arah belakang, tangan direntangkan dan digerakkan ke atas dan ke bawah, tahan selama 10 detik, ulangi lima kali. Latihan peregangan berikutnya adalah peregangan daerah bahu dan punggung atas. Silangkan kedua tangan di depan dada kemudian putar badan ke kanan dan ke kiri. Untuk peregangan daerah pinggul dan paha, dalam posisi duduk dan lutut ditekuk, angkat salah satu kaki semaksimal mungkin secara bergantian. Untuk peregangan daerah pergelangan kaki, dapat dilakukan dengan meluruskan salah satu kaki ke depan dan gerakkan pergelangan kaki ke arah atas dan bawah, lakukan secara bergantian kaki kanan dan kiri. Latihan kedua adalah latihan penguatan. Terdapat dua jenis latihan penguatan yang dapat dilakukan, yaitu latihan penguatan kaki dan tangan. Latihan penguatan kaki dengan cara posisi awal duduk di ujung kursi kemudian condongkan badan ke depan, lalu berdiri tegak kemudian duduk kembali secara perlahan, ulangi lima kali.
Untuk latihan penguatan daerah tangan dapat dilakukan dengan posisi kedua tangan menekan dinding, kemudian tekuk siku dan kembali ke posisi semula, lakukan lima sampai 10 kali secara perlahan. Latihan penguatan daerah tangan juga dapat dilakukan dengan mengangkat beban menggunakan botol minuman pada kedua tangan. Latihan ketiga yaitu latihan keseimbangan. Menurut dr. Nila mengungkapkan, latihan keseimbangan sangat penting bagi lanjut usia karena terjadi penurunan keseimbangan sehingga meningkatkan risiko terjatuh. Latihan keseimbangan yang dapat dilakukan yaitu dengan posisi berdiri kemudian gerakkan salah satu kaki ke arah samping kanan atau kiri secara bergantian. Gerakan lain yang juga dapat dilakukan adalah dengan menggerakkan salah satu kaki ke depan, tumit salah satu kaki menyentuh ujung ibu jari kaki lainnya, dengan tetap menjaga keseimbangan. Semua latihan tersebut dapat dimodifikasi sesuai keinginan dan kemampuan fisik masing-masing orang. Di akhir perbincangan dr. Nila menyampaikan bahwa sangatlah penting menjaga kebugaran di usia lanjut untuk mencegah terjadinya penyakit-penyakit kronis serta mencegah terjadinya keterbatasan fisik. Semoga bermanfaat. (kmb33/afp)
Tetap Bugar di Usia Lanjut
Bali Post/ist
JUARA III – Para pemain Undiksha Singaraja menerima medali juara III Liga Mahasiswa U-21 Piala Menpora.
Undiksha Juara III Liga Mahasiswa Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja keluar sebaga juara III bersama Universitas Negeri Medan (UNM) dalam Liga Mahasiswa U-21 Piala Menpora 2018 di Bandung, Jawa Barat, yang berakhir, Sabtu (15/9). Pada babak semifinal, Gede Suryatama dan kawan kawan harus mengakui ketangguhan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo dengan skor 1-3. Tampil sebagai juara adalah Universitas Siliwangi dan runner-up UNS Solo. Bomber Universitas Siliwangi Supriatna
menjadi pemain tersubur dengan mengoleksi sembilan gol, sedangkan Irfan (UNS) dinobatkan sebagai pemain terbaik. Manajer Tim Undiksha Wayan Artanayasa dikontak dari Denpasar, Minggu (16/9) kemarin mengatakan, para pemainnya sudah tampil maksimal, mempunyai pengalaman di level nasional dan memenuhi target melaju sampai ke semifinal. ‘’Persaingan tim-tim mahasiswa di tingkat nasional cukup ketat. Kualitas tim-tim yang berlaga di Liga Mahasiswa Nasional tidak kalah dibandingkan kontestan kompetisi sepak bola Liga 3 Rayon Bali,’’ ungkapnya. (022)
Bali Post/afp
HAMILTON JUARA - Pembalap tim Mercedes, Lewis Hamilton (tengah) merebut gelar juara dalam balapan Formula 1 GP Singapura di Marina Bay Street Circuit, Minggu (16/9) kemarin. Max Verstappen (Red Bull Racing/ kiri) finis kedua diikuti oleh Sebastian Vettel (Ferrari).