HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA
Bali Post
20 HALAMAN SEJAK 1948
NOMOR 1 TAHUN KE 62 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id HARGA LANGGANAN Rp. 90.000 ECERAN Rp 3.500
Pengemban Pengamal Pancasila
MINGGU UMANIS, 16 AGUSTUS 2009
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Luas Lahan dan Produksi Padi di Bali Tahun Luas (Ha) Produksi (ton) 2003
82.644
793.260
2004
82.095
788.360
2005
81.207
786.961
2006
80.997
840.891
2007
81.235
839.775 Sumber: Distan Bali
HIBURAN
18
BERAWAL dari ikut sekolah model saat liburan, Laura Basuki akhirnya bisa menjajaki dunia hiburan di Tanah Air. Wanita berdarah Vietnam ini mengatakan, “Film dan modelling punya kenikmatan tersendiri. Kalau di film itu karakter kita berubah-ubah, sedangkan modelling itu cuma membutuhkan satu karakter.” Lantas, mengapa ia menolak bermain di film bertema horor, komedi, dan seks?
BPM/dok
HIJAU - Padi menghijau nan asri di Jatiluwih, Tabanan. Jika hal ini tidak dijaga, jika masyarakat Bali meninggalkan pertanian, maka Bali akan hancur.
”Green Belt” Bali Terancam
Bila Tinggalkan Pertanian
Bali Dipastikan Hancur APA jadinya bila krama Bali meninggalkan sektor pertanian? Jawaban atas pertanyaa ini direspons dengan pernyataan sinis oleh pakar pertanian Unud. Tanpa pertanian, Bali menuju kehancuran. Tak hanya manusia Bali yang akan berhadapan dengan krisis pangan, upaya-upaya pelestarian budaya pun akan terkoreksi. Partanian adalah roh dari aktivitas kehidupan dan kebudayaan itu sendiri. Pandangan ini dikemukakan dua guru besar Unud
Prof. Made Merta dan Prof. Putu Gede Wirawan saat diskusi terbatas soal pertanian di warung Beras Bali di Jalan Sahadewa baru-baru ini. Dua dari 42 profesor pertanian Unud ini juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap cara pandang birokrat dan generasi muda Bali terhadap pertanian. Pertanian cenderung diposisikan sebagai sektor yang tak ekonomis sehingga banyak krama Bali melakukan pilihan pragmatis dengan
melirik pariwisata sebagai pilihan hidup. Ini adalah bagian dari ironi karena pertanian sejatinya merupakan sumber kehidupan itu sendiri. ‘’Tanpa pertanian, umat manusia tak akan bisa hidup,’’ ujar Prof. Merta dan Prof. Wirawan. Tantangan mendasar pertanian Bali saat ini, menurut kedua pakar pertanian ini adalah alih fungsi lahan, irigasi teknis yang terputusputus, harga produksi tak sebanding dengan biaya pengolahan serta tak adanya ke-
bijakan riil untuk menggiring generasi muda Bali untuk bertani. ‘’Birokrat cenderung memposisikan pertanian sebagai propaganda politik, sehingga implementasi dari percepatan peningkatan pendapatan sektor pertanian hanya wacana. Petani Bali tak akan pernah berdaya dan bangkit kembali jika dorongan dan kepedulian untuk membantu petani mengatasi masalahnya tak dilakukan,’’ tegas Merta. Hal.19 Revitalisasi
Nasib Pengadilan Tipikor
Tergantung Keberanian SBY Terbitkan Perppu Jakarta (Bali Post) Upaya untuk merampungkan Rancangan Undang-undang (RUU) Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) akan terkendala di DPR, sehingga akan lebih baik mengandalkan keberanian Presiden SBY untuk segera menerbitkan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang (Perppu).
OLAH RAGA LPBP V/2009 Denpasar
Sisma Rebut Juara L
Po
PE
st
Denpasar (Bali Post) Setelah dua kali gagal, kesebelasan SMAN 7 Denpasar (Sisma) akhirnya mampu menjadi LIGA juara Liga Pelajar Bali Post (LPBP). Sisma tampil sebagai A li JA a R B jawara LPBP V/2009 Kota Denpasar setelah mengatasi SMAN 2 Denpasar (Resman) dengan skor 5-4 lewat adu penalti pada final di Stadion Ngurah Rai, Sabtu (15/8) kemarin. Sisma merupakan sekolah ketiga yang mampu menjuarai LPBP Denpasar. Dua SMA lainnya adalah Resman dan SMA Dwijendra (Dwisma). Resman berjaya pada LPBP I/2005, II/2006 dan III/2007, sedangkan Dwisma menguasai LPBP IV/2008. Kemenangan atas SMAN 2 kali ini sekaligus merupakan revans atas kekalahan SMAN 7 pada final LPBP II/2006 lalu. Tiga tahun lalu, Sisma menyerah 1-4 (1-1) dari Resman juga lewat adu penalti. Duel Sisma kontra Resman yang dipimpin wasit Ali Bacho diakhiri dengan adu kiper karena hingga usainya waktu 2 x 40 menit kedudukan tetap imbang tanpa gol. Hal.19 Algojo Keenam
Penegasan tersebut dikemukakan mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Erry Riyana Hardjapamekas di Jakarta, Sabtu (15/8) kemarin. ‘’Kalau mengandalkan DPR sekarang jelas tidak mungkin. Kita mengandalkan keberanian Presiden untuk menerbitkan perppu,’’ kata Erry. Pesimisme Erry be-
rangkat dari sisa waktu yang tersedia dari anggota DPR saat ini yang sedang membahas RUU Pengadilan Tipikor. Sesuai tahapan pemilu, anggota DPR periode 2004-2009 ini akan habis masa keanggotaannya per 1 Oktober 2009. Dengan sisa waktu yang hanya sekitar satu bulan lebih itu, sulit mengharapkan RUU bisa selesai, apalagi jika anggo-
ta DPR tersebut tidak terpilih lagi. ‘’Karena DPR sekarang tinggal sedikit. Banyak yang tidak terpilih lagi. Alasan kedua, waktu (penyelesaian RUU, red) terlalu mepet, dengan segala reses dan peristiwa-peristwa yang terjadi. Bahkan Oktober sudah diganti DPR yang baru,’’ kata Erry. Erry beralasan, perppu
SALAH satu kekuatan Bali di masa lalu adalah masyarakat dan alamnya yang dikelola secara berkelanjutan (sustainable). Terutama dengan sistem pertanian subaknya yang terkenal. Berbagai tradisi leluhur yang diniatkan untuk menjaga lingkungan pun beranjak dari tradisi yang berbasis pertanian. ‘’Kendati tradisi tersebut masih berlanjut sampai kini, namun makin kehilangan makna karena telah terjadi pergeseran realitas alam Bali yang makin menggalaukan,’’ kata pengamat lingkungan A.A. Raka Dalem. Direktur Walhi Bali, Agung Wardana, pernah mengingatkan, alam punya cara sendiri untuk “membalas” ulah manusia. Bali yang pernah memiliki sekitar 500 sungai dan anak sungai yang bersumber dari danau dan gunung yang terletak di kawasan Bali Tengah. Membujur dari timur di kawasan Kintamani, Bangli dan kawasan Karangasem hingga barat di kawasan hutan Bali Barat. Akibat kerusakan hutan, yang masih dialiri air hanya 300 sungai dan anak sungai. Yang lebih memprihatinkan, yang paling merasakan kurangnya pasokan air ini adalah komunitas petani. Akibat sumber air yang makin terbatas, mengeringnya sekitar 200 sungai dan anak sungai mengakibatkan debit air yang dikelola subak-subak juga berkurang secara signifikan. Bahkan, ratusan subak sama sekali sudah tak berfungsi karena tak lagi dialiri air. Ancaman memburuknya kualitas lingkungan di Bali bukannya tidak disadari oleh para pemimpin kita. Sebelum terpilih menjadi Gubernur Bali dan Wagub Bali, Mangku Pastika dan Puspayoga pernah “menjual program” untuk mengamankan kawasan green belt (sabuk hijau) utama pulau ini. Spririt utamanya, Pastika - Puspayoga berikhtiar mengembalikan sumber daya air di Bali. Ia menekankan adanya perbaikan manajemen pengelolaan hutan-hutan yang menjadi daerah resapan air. Hal.19 Distorsi
adalah jalan keluar yang paling optimis jika DPR gagal merampungkan RUU Pengadilan Tipikor. Seperti diketahui, batas waktu terbentuknya Pengadilan Tipikor sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) adalah akhir 2009. ‘’Belum hadirnya UU Pengadilan tipikor sangat menghambat langkah KPK memerangi korupsi. Itu sangat-sangat menghambat,’’ ingatnya. Hingga saat ini, DPR masih kukuh menolak Perppu Pengadilan Tipikor. Hal.19 Tidak Menghendaki
Ingat 76 Deret Angka dalam 60 Detik
ABG Asal Kuta Masuk ”Guinness World Records” Gianyar (Bali Post) Dominic Brain, anak baru gede (ABG) berusia 12 tahun asal Kuta, Kabupaten Badung, Bali, berhasil mencatatkan namanya dalam buku rekor dunia “Guinness World Records” setelah berhasil menunjukkan kemampuannya mengingat 76 deret angka hanya dalam 60 menit. Anak dari Gidion Hindartho itu masuk dalam buku catatan rekor dunia, setelah menunjukkan kemampuannya pada acara pemecahan rekor yang dilaksanakan di
sebuah taman satwa di Gianyar, Sabtu (15/8) kemarin. Perwakilan Guinness World Records Asia, Alex Iskandar Liew, selain memuji kemampuan yang ditunjukkan Dominic Brain, juga menilai hal itu sebagai rekor unik, mengingat umur yang bersangkutan masih tergolong anak-anak menuju remaja. Meski begitu, rekor dunia yang dipecahkan Dominic Brain diperkirakan akan banyak mengundang munculnya penantang baru yang akan berusaha mengungguli
rekor tersebut. “Keunikannya karena pemecah rekor itu masih sangat muda, 12 tahun. Usaha untuk mampu mengingat seratus angka bukanlah hal yang gampang,” ujar Alex Iskandar Liew. Menurutnya, kemampuan Dominic Brain luar biasa, sebab dalam waktu yang sangat singkat mampu mengingat sampai 76 deret angka. Kemampuan seperti itu jarang dimiliki oleh anakanak seusianya, dan jika ada yang ingin menyamai atau bahkan mengungguli, memerlukan waktu belajar yang
cukup lama. Sementara Gidion Hindartho mengatakan meski anaknya mampu mencatatkan rekor dunia, namun dirinya tidak terlalu memberikan target pada Brain, kecuali hanya akan mengarahkan untuk mencapai cita-citannya. Dia mengaku selama ini hanya melatih daya ingat Brain melalui suatu metode latihan kemampuan daya ingat, yang sebenarnya dapat dilakukan oleh semua orang. Hal.19 Kekuatan Otak
21 Agustus, KPU Tetapkan Hasil Penghitungan Tahap Ketiga
BPM/edi
SANG JUARA - SMAN 7 Denpasar (Sisma) akhirnya mampu menjadi juara Liga Pelajar Bali Post (LPBP) V/2009 Kota Denpasar
Tidak Terbit Terkait hari Proklamasi Kemerdekaan RI Senin (17/8) besok, yang juga merupakan libur nasional, Bali Post tidak terbit. Bali Post akan terbit kembali seperti biasa mulai Selasa (18/8). Untuk itu, pelanggan dan relasi iklan agar maklum. Penerbit
Jakarta (Bali Post) Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Gedung KU, Jakarta, Sabtu (15/ 8) kemarin, memutuskan penetapan hasil penghitungan alokasi kursi tahap ketiga dilaksanakan pada Jumat (21/8) mendatang. Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary mengatakan rapat pleno berpendapat penetapan penghitungan seluruh tahapan KPU itu tetap dilaksanakan meski tanpa Kabupaten Tulang Bawang, Lampung yang belum selesai. Hafiz menjelaskan mekanisme penghitungan kursi tahap ketiga sesuai dengan apa yang telah diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu. Penghitungannya adalah dengan
menghitung sisa suara di seluruh daerah pemilihan di Indonesia. Kemudian, kursi yang didapat akan didistribusikan ke dapil yang memiliki sisa kursi. Sebelumnya, MK membatalkan Keputusan KPU Nomor 259/Kpts/KPU/Tahun 2009 tentang penetapan perolehan kursi partai politik terkait perhitungan suara tahap ketiga. MK menilai KPU salah dalam menerapkan pasal 205 ayat 5, ayat 6 dan ayat 7 Undang-Undang No. 10 Tahun 2008. Menurut MK, penghitungan tahap ketiga dilakukan apabila setelah perhitungan tahap kedua masih terdapat sisa kursi yang belum teralokasikan di daerah pemilihan provinsi yang bersangkutan.
Kemudian, apabila provinsi hanya terdiri dari satu daerah pemilihan, sisa kursi langsung dialokasikan kepada partai politik sesuai dengan urutan perolehan sisa suara terbanyak. Hafiz mengatakan untuk dapil di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, tidak akan diikutsertakan dalam penghitungan kursi tahap ketiga karena penghitungan suara ulang di sana selalu tertunda dan tidak memiliki pengaruh dalam penetapan kursi. Hafiz mengatakan dalam pleno penghtungan tahap ketiga itu, KPU akan melibatkan MK, namun KPU masih mempertimbangkan melibatkan partai politik. Hal.19 Demo KPU
BPM/ade
PLENO KPU - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Abdul Hafiz Anshary didampingi anggota KPU Andi Nurpati (kanan) saat rapat pleno untuk membahas mekanisme penghitungan kursi DPR tahap ketiga di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8) kemarin.
2
DAERAH
Minggu Umanis, 16 Agustus 2009
ISI Denpasar Go International Ciri Khas Mahasisya Upayana Maba Unhi melalui Asia Tenggara dan Asia Yoga Surya Namaskara
BPM/ist
Wali Kota Rai Mantra Canangkan Bebas Kendaraan Jalan Raya Puputan Ditutup Denpasar (Bali Post)Wali Kota Denpasar I.B. Rai Mantra, Sabtu ( 15/8 ) kemarin di Lapangan Puputan Badung mencanangkan bebas kendaraan ‘’Car Free Day’’. Dalam kesempatan tersebut Wali kota juga melantik Brigade Penanggulangan Bencana Bersama yang dibentuk oleh klub sepeda Sekretariat Bersama Sepeda ( Samas ) Denpasar . Hadir dalam kesempatan tersebut Sekkot Denpasar A.A Rai Iswara, Wakil Ketua DPRD Kota Wiranata, dan pimpinan SKPD terkait. Wali Kota Rai Mantra dalam sambutannya mengatakan, sangat gembira karena begitu antusias dari seluruh lapisan masyarakat terutama klub sepeda Denpasar yang tergabung dalam Samas yang sangat mendukung program Car Free Day. ‘’Seperti apa yang dipertanyakan oleh sebagian orang bahwa kegiatan ini akan bersifat sementara atau panaspanas tahi ayam menurut saya itu tidak benar. Program ini akan terus berlanjut,’’ tegas Rai Mantra. Ia meminta Sekkot untuk mengarahkan karyawan di lingkungan Pemkot Denpasar pada hari Jumat menggunakan sepeda ke kantor kecuali ada tugas-tugas dinas. Sementara Ketua Klub Sepeda Samas Merthakota dalam laporannya mengatakan, klub sepeda Samas yang didirikan sejak dua tahun silam memiliki anggota ratusan dan tersebar di seluruh pelosok Kota Denpasar kemarin menggelar acara ‘’Samas Ngider Bhuana’. Sebelum pencanangan car free day, Klub Samas melakukan Ngider Bhuana dengan peserta sekitar 2.000 sepeda. Sementara terkait pencanangan bebas kendaraan ‘’Car Free Day’’ di kawasan Renon yang di-launching Minggu (16/8 ) pagi ini, Erwin Suryadarma Sena selaku Kabag Humas Pemkot Denpasar mengatakan adapun jalur-jalur yang akan dibebaskan antara lain Pertigaan Jl. Ir. Juanda dan Jl. Raya Puputan Renon ke barat, pertigaan Kantor. Dikpora Provinsi ke kanan menuju perempatan Jl. Tantular dan Cut Nya Din ke timur menuju perempatan Jl. DI Panjaitan dan S. Parman ke timur Jl. Kusumaatmaja belok kiri menuju Jl. Basuki Rahmat (depan kantor Gubernur) ke timur menuju Jl. Ir. Juanda ke kanan atau lurus ke selatan kembali ke Jl. Raya Puputan Renon. Kawasan ini akan dibebaskan mulai pukul 06.00 wita sampai 11.00 wita setiap hari Minggu. (r/*)
Sekolah Anugrah Buka Ekstra ”Baleganjur’’ Denpasar (Bali Post) Sekolah Anugrah di Jalan Diponegoro 170 Denpasar menyambut HUT ke-64 RI secara meriah. Diisi dengan berbagai lomba intern baik olahraga, ketangkasan dan hiburan yang diikuti siswa TK, SD, dan SMP, Sabtu (15/8) kemarin. Bendera Merah Putih memenuhi dan menghiasi sepanjang gedung sekolah yang berlantai tiga, sepenuhnya merupakan kreativitas dan karya BPM/025 siswa. Siswa SD terlibat Merry Indah Rohani. dalam lomba sepeda hias dalam rangka hari Pramuka yang ke-48 yang dilepas di Lapanganan Puputan Niti Mandala Renon mengelilingi Kota Denpasar dan sekitarnya. Koordinator Pendidikan Sekolah Anugrah Dina Sherly didampingi Pengurus Yayasan Anugrah Indah (YAI) Merry Indah Rohani, S.Miss., Kepala SMP Maria Christina Uriyanti, Wakasek SD Dra. Putu Gayatri Rupa, TK Ni Ketut Suartini, S.Pd. mengatakan lomba ini bertujuan mengembangkan kreativitas, bakat dan menambah keakraban baik siswa, guru dan pegawai di Sekolah Anugrah. Mereka diberikan waktu untuk berekspresi santai, tetapi tetap serius. Siswa Anugrah sehari-hari sangat ketat dan disiplin dalam PBM. Sekali waktu perlu diberi kesempatan bersantai untuk berinteraksi, kata Dina yang dikenal dekat dengan guru itu. Dina yang sejak tahun 1976 mengelola sekolah ini menegaskan mutu dan disiplin pendidikan menjadi perhatian penuh sekolah. Selain itu, sekolah terus menambah fasilitas PBM. Selain berfokus dalam kualitas akademik, sekolah memberikan kesempatan luas kepada semua siswa untuk mengembangkan bakat dan minat melalui esktrakurikuler. Tahun ini ada penambahan ekstra baleganjur dan tari Balet yang diminati siswa. Sekolah Anugrah secara formal memasukkan Bahasa Mandarin dalam kurikulum sekolah satu jam per minggu per kelas. Gurunya Shianelia, pernah belajar di New Zeiland dan Cina sudah menyiapkan silabus selama satu semester, berbagai buku dan bahan ajar lain dan RPP. Khusus ekstra baleganjur yang dikenalkan kemarin untuk memberikan apresiasi kepada budaya lokal selain tari Bali yang selama ini sangat digemari. Ekstra lain yang menghasilkan juara yakni Kyokushinkaikan, juara umum II di Jakarta, menembak, Tekwondo, dan melukis. Acara kemarin ditutup lomba table manner dan pemberian hadiah kepada pemenang. (025/*)
Denpasar (Bali Post) Kegiatan Mahasisya Upayana (pengenalan kampus-red) untuk mahasiswa baru (maba) tahun akademik 2009/2010 di Universitas Hindu Indonesia (Unhi) sangat khas. Kegiatan yang dilangsungkan sejak Senin (10/8) hingga Minggu (16/8) ini dan diikuti sekitar 6.025 orang mahasiswa itu juga dipastikan steril dari aroma perploncoan. Setiap pagi sekitar pukul 06.30 - 08.00 wita, seluruh Maba diwajibkan mengikuti Yoga Surya Namaskara yang merupakan ciri khas sekaligus ikon dari kegiatan Mahasisya Upayana di Unhi. Pembina UKM Yoga Unhi Drs. IGB Wirawan, M.Si., Sabtu (15/8) kemarin, didampingi Drs. I.B. Suatama, M.Si. membenarkan bahwa pelatihan yoga senantiasa mengawali kegiatan Mahasisya Upayana Maba Unhi setiap harinya. Setelah itu, mereka baru mengikuti aktivitas-aktivitas lainnya yang dititikberatkan pada kegiatan-kegiatan bernuansa akademis-spiritual berupa dharma wacana yang disampaikan oleh para sulinggih, pakar agama dan kebudayaan serta praktisi pendidikan termasuk dosen di lingkungan Unhi. ‘’Yoga dan dharma wacana memang mendapat porsi yang sangat besar selama ber-
langsungnya Mahasisya Upayana untuk Maba di Unhi. Kegiatan itu sudah kami tradisikan dari tahun ke tahun,’’ kata Wirawan. Dikatakannya Yoga merupakan salah satu cara untuk mencapai kesehatan jasmani tersebut. Setelah kesehatan jasmani tercapai, maka upaya untuk mewujudkan kesehatan rohani/ spiritual secara otomatis menjadi lebih mudah. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unhi I Kadek Satria menambahkan seluruh rangkaian Mahasisya Upanayana Unhi akan ditutup dengan pendakian dan tirtayatra ke Pura Andakasa, Minggu (16/8) ini. Sedangkan
pada Selasa (25/8) mendatang, seluruh mahasiswa baru akan upacara pawintenan yang dilaksanakan di Pura Maha Widya Mandira Unhi. ‘’Dalam mengisi kegiatan Mahasisya Upayana ini kami sedapat mungkin menghindarkan kegiatan-kegiatan bersifat fisik yang tidak jelas manfaatnya. Kalau pun ada kegiatan fisik, itu hanya berupa pelatihan yoga yang manfaatnya memang sangat nyata untuk menunjang kebugaran dan kesehatan,’’ katanya dan menegaskan yoga merupakan salah satu kegiatan sadhana yang berkaitan erat dengan kegiatan spitualitas. (ian/*)
BPM/edi
YOGA - Suasana Yoga Surya Namaskara yang merupakan ikon kegiatan Mahasisya Upayana Unhi Denpasar, Sabtu (15/8) kemarin. Inset: Pembina UKM Yoga Unhi, Drs. IGB Wirawan, M.Si.
Wali Kota Rai Mantra:
Denpasar (Bali Post)Pelaksanaan Tumpek Landep Sabtu (15/8) kemarin di kampus ISI Denpasar terasa lain dari hari biasanya, di ruang perpustakaan FSRD dihaturkan sesaji kepada Hyang Widhi Wasa agar mendapat anugerahnya. Di tengah pelaksanaan Tumpek Landep Rektor ISI Denpasar, Prof. I Wayan Rai,S., MA, menerima kunjungan Profesor Koichi Minagawa Kanda University Jepang, yang melakukan pembicaraan lebih detail akan dilaksanakannya kunjungan ISI Denpasar ke Kanda University Jepang pada November tahun ini. Selain sebagai ajang promosi kunjungan delegasi ISI Denpasar ke luar negeri seperti Songkla Rajabath University Thailand dan Suratani University Thailand adalah merupakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, peningkatan akademis penelitian dan pengajaran berupa kesempatan seminar internasional dosen dan bahkan mahasiswa. Sebagai gambaran pada tanggal 1-5 Agustus, Rektor ISI Denpasar diundang oleh Menteri Kebudayaan Kamboja melalui Rektor RUFA Kamboja untuk berkunjung, dan seminar dengan topik “The Relationship Between Indonesia and cambodia (Past, Present, and future), setelah sebelumnya menteri Kebudayaan Ka-
BPM/ist
FOTO BERSAMA - Rektor ISI Denpasar, Pejabat Kedutaan RI-Kamboja dan Pejabat RUFA Kamboja foto bersama. Inset: Profesor Koichi Minagawa, Kanda University dengan Rektor ISI , Dekan FSRD Dra. Ni Made Rinu, dan pejabat struktural Sabtu (15/8) kemarin, setelah menyaksikan acara Tumpek Landep di kampus FSRD ISI Denpasar mboja berkunjung ke ISI Denpasar, dan telah dilakukan penandatanganan MoU Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia Jero Wacik dan menteri Kebudayaan Kamboja. Ketika menteri Kamboja melakukan kunjungan ke ISI Denpasar beliau terkesan dengan aktivitas kampus ISI. Undangan seminar ini juga merupakan hasil MoU dari ISI Denpasar dan RUFA Kamboja pada tahun 2007, yang dihadiri pejabat menteri, pejabat tinggi dan pejabat dari RUFA. “Pihak kementerian Kebudayaan Kamboja dalam programnya ke depan akan mengambil bentuk proses belajar dan mengajar di ISI Denpasar, pada intinya berkiblat ke ISI” kata Rai. “Pada pertemuan
Pengurus Koperasi Harus Kreatif Pesta Emas Suster OSF Denpasar (Bali Post) Pengurus koperasi dalam menjalankan usahanya diharapkan memiliki jiwa kreatif. Kreativitas bagi pengelola koperasi sangat diperlukan sehingga tidak terkesan monoton dalam mengembangkan usaha. Selain itu antarpengurus koperasi harus mampu bersinergi terutama dalam mengembangkan usaha dan permodalan. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menegaskan hal itu seusai membuka kegiatan Gelar Pengawasan Koperasi se-Kota Denpasar di ruang pertemuan Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Sabtu (15/8) kemarin. Mantan Ketua Hipmi Bali ini menambahkan ekonomi kreatif yang mendukung Kota Kreatif adalah sebuah proses peningkatan nilai tambah hasil dari eksploitasi kekayaan intelektual berupa kreativitas, keahlian dan bakat individu menjadi produk yang dapat dikomersialkan. Dikatakan, kreativitas dan inovasi dapat terjadi di semua lapisan masyarakat dan tidak tergantung dengan tingkat pendidikan. Ekonomi kreatif berbasis warisan budaya dapat menjadi tulang punggung perekonomian Kota Denpasar yang mampu memberi kontribusi besar pada kehidupan masyarakat. Menyinggung pengawasan bagi koperasi, kata dia, bukan
berarti untuk mencari kesalahan pengurus. Tapi, pengawasan yang dimaksud itu untuk memantau, mencatat dan memberi masukan kepada pengurus agar koperasi dapat berkembang dengan baik. ‘’Pengurus dan pengawas harus bersinergi dalam memajukan koperasi,’’ kata Rai Mantra yang saat itu didampingi Sekkot A.A. Ngurah Rai Iswara. Ptl. Kadis Koperasi Made Susanta mengatakan saat ini permasalahan yang sering dihadapi koperasi di antaranya lemahnya permodalan, rendahnya mutu SDM, rendahnya keterampilan manajerial, jaringan pemasaran dan keter-
batasan akses perbankkan karena keterbatasan kepemilikan agunan. Berdasarkan data yang ada, jumlah koperasi di Denpasar saat ini 723 unit. Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan kali ini 250 peserta. Hingga saat ini menurut Susanta sudah 50 koperasi yang menjalin kerja sama dalam bidang pendanaan dan jaring pemasaran. I Dewa Nyoman Badera, sebagai narasumber, mengatakan masih ada pengawas belum melakukan peran dan fungsinya secara efektif. Selain itu, ada beberapa pengawas yang tidak memiliki keterampilan untuk memeriksa. (ian/*)
BPM/edi
KOPERASI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Darmawijaya Mantra didampingi Sekkot Denpasar Drs. A.A. Ngurah Rai Iswara, M.Si. saat membuka Gelar Pengawasan Koperasi se-Kota Denpasar, Sabtu (15/8) kemarin.
SD Santo Yoseph 2 Gelar Tukik Release 2009 Denpasar (Bali Post) Kepedulian terhadap alam harus ditanamkan sejak dini. Hal ini pula yang dilakukan jajaran SD Santo Yoseph 2 Denpasar serangkaian memperingati HUT ke-28 sekolah tersebut. Mereka menggelar “Tukik Release 2009” dengan kegiatan puncak melepas 100 ekor tukik di Pantai Serangan, Sabtu (15/8) kemarin. Kepala SD Santo Yoseph 2 Denpasar, Dra. Luh Putu Udayati, M.Pd., di sela-sela kegiatan mengatakan sengaja dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada anak didiknya tentang habitat salah satu hewan langka ini di Bali. Apalagi, keberadaan penyu di Bali kian sulit untuk berkembang akibat banyaknya ancaman bagi kelangsungan menetasnya penyu. Dikatakan Udayati, digelarnya kegiatan ini selain memperingati HUT SD Santo Yoseph 2, juga serangkaian HUT ke-51 Yayasan Insan Mandiri yang menaungi SD Santo Yoseph. Bukan hanya itu, Agustus ini dinilai strategis menggelar kegiatan peduli lingkungan ini, karena juga merupakan hari bersejarah bagi bangsa ini yang sedang mempringati HUT ke-64 Kemerdekaan RI. Sebelum melepas tukik,
anak-anak kelas VI SD Santo Yoseph sempat diberikan pengetahuan tentang penyu di aula Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu oleh petugas setempat. ‘’Dari enam jenis penyu di Bali, saat ini ada tiga jenis yang dikembangkan di TCEC ini yakni penyu jenis lekang, hijau, serta sisik,’’ ujar I Wayan Geria petugas Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu, Serangan. Geria mengatakan Penyu merupakan salah satu hewan purba yang masih bisa bertahan hidup sampai saat ini. Namun, kondisi lingkungan yang kini mulai tercemar, terutama
laut yang menjadi tempat hidup Penyu juga tidak terhindar dari pencemaran. Karena itu, tidak sedikit Penyu yang sudah bisa bertahan hidup sejak menetas dair telurnya, akhirnya bisa mati akibat pencemaran air laut. ‘’Ini memang kendala bagi kelangsungkan hidup Penyu,’’ ujar Geria di hadapan para siswa-siswi SD Santo Yoseph kemarin. Kevin, salah seorang siswa SD Santo Yoseph mengaku baru pertama kali melihat tukik secara langsung. Pihaknya merasa bangga bisa melihat dan melepas tukik secara langsung ke habitatnya. (kmb12/*)
BPM/ara
TUKIK - Siswa dan guru SD Santo Yoseph 2 Denpasar saat melepas tukik di Pantai Serangan, Sabtu (15/8) kemarin.
tersebut juga disepakati realisasi inplementasi ISI-RUFA berupa, pertukaran mahasiswa dan dosen, penerbitan artikel MUDRA edisi spesial dalam bahasa inggris, penelitian bersama, pertukaran dan pertunjukan seni budaya bersama,tambah Rai. ISI Denpasar selain membuka jaringan kerja sama di berbagai perguruan tinggi luar negeri juga mlaksanakan MoU dengan KBRI seperti Phnon Phen, bidang seni budaya, KBRI Paris mengirimkan Kariasa dan Gde Oka Surya Putra, KBRI Moskow I Wayan Beratha dan KBRI Slovakia I Wayan Wija S.Sn. Semua ini merupakan implementasi visi ISI Denpasar Go Internasional. (r/*)
Berkarya di ”The Betlehem of Bali” Denpasar (Bali Post) Para Suster Ordo Santo Fransiskus (OSF) merayakan Pesta Emas (50 tahun) berkarya di The Betlehem of Bali, Tuka. Pesta ini dipuncaki perayaan misa yang dipimpin Uskup Denpasar Mgr. Silvester San, Pr di Gereja Tri Tunggal Mahakudus, Tuka, Sabtu (15/8) kemarin. Selain umat Katolik, misa ini juga diikuti puluhan biarawan dan biarawati, khususnya para suster OSF. Pimpinan Pusat OSF dari Semarang Sr. Maria Theresia Tuti Setianti, OSF juga hadir. Sejumlah pastor tampak mendampingi Mgr. Silvester yang memimpin misa kudus. Misa Pesta Emas Suster OSF terbilang unik karena nyanyiannya merupakan perpaduan antara bahasa Bali, Indonesia, dan bahasa Latin dan diiringi musik tradisional Bali. Misa Pesta Emas Suster Ordo Santo Fransiskus, Tuka kemarin, juga bertempatan dengan bersamaan perayaan Maria diangkat ke Surga. Uskup Denpasar Mgr. Silvester San, Pr. dalam homilinya mengingatkan keteladanan Bunda Maria diharapkan menjadi inspirasi bagi umat Kristiani, khususnya para suster Ordo Santo Fransiskus agar taat pada konsekuensi pilihan. “Maria setia dengan pilihannya, menjadi Bunda Yesus, suatu predikit yang tak selalu mendatangkan bahagia, tetapi juga derita,” ujar Mgr. Sil-
BPM/gre
BERKARYA - Para suster OSF yang berkarya di Tuka. Muder OSF Tuka Sr. Maria Estger, OSF (ke-2 dari kanan) vester. Kehadiran OSF di Bali terhitung 8 Desember 1959 karena pada saat itu biara dan kapel pertama OSF di Tuka diberkati. Pimpinan OSF waktu itu Sr. Theophile Boezeman mengutus empat orang suster OSF pertama ke Bali yakni Sr. Matini Grymans, Sr. Consolata Kalimah, Sr. Corona Murtati, dan Sr. Eveline Soekilah. Para suster OSF telah berkarya di banyak bidang pelayanan, kemunusiaan, pendidikan dan kesehatan. Mereka mengelola Panti Asuhan Anak Yatim Piatu ‘Sidhi Astu’, Rumah Retret dibangun tahun 1991. Sejak tahun 1987, tenaga suster untuk karya pendidikan tidak dapat dipenuhi. Kemudian sejak tanggal 1 Maret 2004 para suster OSF tidak lagi menangani klin-
ik dan BKIA karena kekurangan tenaga medis. Gedung baru asrama Panti Asuhan ini berdiri tanggal 15 Maret 1988 dengan nama PA Sidhi Astu dan secara resmi telah mendapat pengakuan pemerintah, terbukti telah terdaftar pada Kanwil Depsos Provinsi Bali dan Kantor Sospol Kabupaten Badung serta telah dikenal masyarakat luas. Warga PA terdiri dari anakanak yang kurang mampu, kehilangan orang tua, dan yang berasal dari keluarga retak. Mereka dibimbing dan diberi bantuan biaya oleh Suster OSF untuk pendidikan. Per 1 Juli 2009, jumlah anak-anak PA Sidhi Astu sebanyak 113 anak, terdiri dari 51 anak laki-laki dan 62 anak perempuan. Yang tinggal di panti 75 anak dan di luar Panti 38 anak. (056/*)
Evalube Scootic Hadir di Bali Denpasar (Bali Post)Seiring bertambahnya populasi kendaraan roda dua automatic di Indonesia, khususnya di Bali, PT Wiraswasta Gemilang Indonesia (WGI), Jumat (14/8) lalu secara resmi me-launching produk barunya yakni pelumas (oli) skutik (Evalube 4T Scootic SAE 10W40 API SG/JASO MB). Pada launching kali ini, PT WGI menggelar acara konvoi merdeka bersama Evalube Skutik bertepatan dengan Hari Kemerdekaan yang akan mengambil start dari Lapangan Puputan Bajra Sandi, Renon dan finis di Kuta. General Manager Marketing Division PT WGI Krisnati Desiana didampingi General Manager Seles Robbert Batubara dan General Manager Bisnis Developmen Dony saat jumpa persnya mengatakan, Evalube 4T Scootic SAE 10W-40 API SG/JASO MB adalah pelumas yang digunakan pada kendaraan roda dua automatic yang dilengkapi dengan Continuously Variable transmission (CVT) dengan API SG serta sesuai standar spesifikasi JASO MB. Peluncuran Evakube Skutik di Bali melibatkan sekitar 300
BPM/edi
EVALUBE - General Manager Marketing Division WGI (Wiraswasta Gemilang Indonesia), Krisnati Desiana (tengah) saat Lounching Evalube Scootic, Jumat (14/8) lalu di Kuta. motor klub motor matik yang ada di Bali serta dari IMI Bali. Dipilihnya Bali sebagai kota pertama untuk memperkenalkan Evalube Scootic 10W-40, karena populasi motor skutik di Bali sangat tinggi. ‘’Saat ini pasar scootic di Indonesia mengalami peningkatan yang luar biasa khususnya di beberapa kota besar seperti di Bali. Hal ini berdasarkan beberapa faktor yakni diantaranya motor matik lebih praktis dalam kondisi macet dijalan raya, lebih nyaman dan lebih mudah di servis,’’ Ujar Krisnati.
Krisnati berharap dengan hadirnya Evalube Scootic 10W40 dapat menjadi pilihan tetap bagi konsumen skutik. ‘’Selain berkualitas tinggi, harganya juga cukup bersaing hanya Rp 27 ribu, jadi sangat ekonomis. Evalube Scootic juga telah terbukti mampu menghemat bahan bakar, mampu, merawat mesin dengan interval penggantian oli lebih lama. Jadi secara singkatnya dapat saya katakan Evalube Scootic sangat cocok dengan seluruh merek motor matik yang ada,’’ tambahnya.(r/*)
Perintis : K.Nadha, Penanggung Jawab: ABG Satria Naradha Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Wirata Redaksi: Alit Purnata, Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry, Martinaya, Mawa, Palgunadi, Sri Hartini, Suana, Sueca, Sugiartha, Sutiawan, Wirya, Yudi Winanto Anggota Redaksi Denpasar: Dira Arsana, Giriana Saputra, Iwan Darmawan, Mas Ruscitadewi, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subagiadnya, Subrata, Suentra, Sumatika, Gregorius Rusmanda, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa . Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Tabanan: Surpi. Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Bambang Hermawan, Nikson, Suharto Olii, Indu P. Adi, Ahmadi Supriyanto, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S. Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani, Nur Haedin, Suyadnya. Surabaya: Bambang Wilianto. Pusat Data dan Informasi: Alit Purnata, Mas Ruscitadewi, Nik Winadi, Adi Susyani. Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Bagian Iklan: Suryanta, Bagian Sirkulasi: Budiarta, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 30.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 37.000 per mmk, >100 mmk Rp 40.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 28.000 per mmk. Advertorial Rp 20.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 50.000, 4 warna Rp 58.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp3.500. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Minggu Umanis, 16 Agustus 2009
3
KELUARGA
4
Sudahkah Kini Para Siswa ’’Merdeka’’?
LANSIA Kegiatan Warga Lanjut Usia
TULISAN ini boleh dikaitkan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI dalam memaknai kembali nilainilai “kemerdekaan”. Namun, sesungguhnya ide tulisan ini muncul dari keluh-kesah siswa. Siswa menilai gurunya justru menumbuhkan jiwa penakut daripada menjadikan para siswa berjiwa patriot atau pemberani.
YWS Cabang Badung Kelompok Blahkiuh: Selasa (18/8) dan Jumat (21/8) pukul 09.00 wita; di Dukuh Giri Kusuma/Bumi Perkemahan Pramuka di Desa Blahkiuh Abiansemal, Badung; olahraga senam dan meditasi. Setiap akhir bulan pukul 09.00 wita di Puskesmas Blahkiuh Abiansemal, Badung; pemeriksaan kesehatan. Kelompok Sibang Kaja: Jumat (21/8) pukul 09.00 wita di lapangan sepakbola Sibang; olahraga senam dan pertemuan. Kelompok Sedang: Senin (17/8) pukul 09.00 wita di Sedang; olahraga senam dan pertemuan. Kelompok Br. Samu: Kamis (13/8) pukul 09.00 wita; senam, meditasi, dan ceramah di Br. Samu, Abiansemal. Setiap tanggal 15 pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas Abiansemal II.
Oleh IGK Tribana Guru lebih banyak menunjukkan sikap otoriter daripada demokratis. Guru menyuruh murid disiplin tetapi guru sendiri sering kurang disiplin. Seringkali perkataan guru tidak sejalan dengan perbuatannya (William, 2007). Kalau guru mau mendengarkan, keluh-kesah para siswa tentu masih banyak lagi. Persoalannya sekarang, sudahkah para guru membuka telinga untuk mendengarkan keluh-kesah para siswanya? Jika sudah, adakah tindak lanjutnya? Tulisan ini tentu tidak dapat menjawab tuntas atas kedua pertanyaan itu, tetapi lebih banyak membuka ruang diskusi dalam rangka memajukan dunia pendidikan khususnya menumbuhkan jiwa demokratis, patriotisme, maupun persoalan lainnya yang menyangkut masa depan anak lewat pendidikan di sekolah.
YWS Cabang Kota Denpasar Selasa (18/8) pukul 09.00 wita; tari pergaulan dan bermain musik di Aula YWS, Jl. Menuh No.1 Denpasar. Kamis (20/8) pukul 09.00 wita; latihan musik Gita Lansia di Aula Sekretariat YWS, Jl. Menuh No.1 Denpasar. Sabtu (22/8) pukul 09.00 wita; perayaan ulang tahun bersama bagi lansia yang berulang tahun di bulan Agustus di Wantilan DPRD Bali, Renon. Di halaman sebelah barat wantilan DPRD Renon, Selasa (18/8) pukul 16.00 wita; olahraga Gate Ball. YWS Cabang Bangli Di Balai Masyarakat Puri Agung, Jumat (21/8), pukul 09.00 wita; pemeriksaan kesehatan oleh staf RSJ Propinsi Bali, senam, nyanyi, dan meditasi. YWS Cabang Gianyar 1. Cabang Gianyar, aktivitas di Puri Gianyar pukul 09.00 wita; Selasa (18/8), Rabu (19/8), dan Jumat (21/8), senam. Kamis (20/8), latihan Gate Ball di lapangan umum Gianyar. 2. Ranting Ubud, aktivitas di halaman Ancak Saji Puri Agung Peliatan Ubud pukul 09.00 wita. Selasa (18/8); senam. Kamis (20/8); senam. Senin (17/8), Rabu (19/8), Jumat (21/8); latihan Gate Ball di lapangan Gunung Sari Desa Peliatan Ubud, Gianyar, pukul 16.00 wita. Sabtu (22/8) di lapangan Museum ARMA Ubud. 3. Ranting Payangan, aktivitas di Balai Serbaguna Payangan, pukul 08.30 Wita, Rabu (19/8), Jumat (21/8), dan Minggu (23/8); senam. 4. Ranting Sukawati, aktivitas di halaman belakang Puri Kandel Sukawati, pukul 08.30 Wita; Selasa (18/8); senam dan Mekidung. Kamis (20/ 8); senam. Sabtu (22/8); senam, arisan, Palawakya.
Perilaku Guru Mari kita diskusikan soal perilaku guru. Bagaimana menyelesaikan persoalan-persoalan itu, setiap orang yang peduli dunia pendidikan akan memberikan solusi walau berbeda. Semua solusi itu akan memperkaya dan membuka wawasan kita dalam memajukan dunia pendidikan. Dengan demikian, tentu menjadi kewa-
YWS Cabang Tabanan Di Gedung Mario, Tabanan, pukul 08.00 wita; Rabu (19/8), senam. Di Lapangan Alit Saputra Tabanan, pukul 08.00 wita; Selasa (18/8), Kamis (20/8), dan Sabtu (22/8) pukul 08.00 wita latihan Gate Ball dengan pelatih IGN Mendra dan Dewa Putu Tresna. Ranting Pejaten: Senin (17/8) dan Kamis (20/8) nyanyi, latihan Janger, senam lansia, senam diabetes, senam persendian, dan senam Indonesia Sehat. Pemeriksaan kesehatan oleh petugas Puskesmas Kediri I pada Kamis minggu ke-3 setiap bulan.
jiban guru mendengarkan apa kata siswa terhadap persoalan yang ada di sekolah mereka. Selama ini, jika ada persoalan yang menyangkut siswa, yang dipersalahan adalah siswa. Siswa masih menjadi objek semata. Berikut sekadar contoh untuk bahan diskusi. Seorang guru berkata kepada murid saat menyelesaikan persoalan yang ada di sekolah, “Kamu sudah berani melawan guru”. Kalau dicermati, apa salahnya siswa melawan gurunya berdebat atau berdiskusi segala sesuatu yang menyangkut masa depan siswa itu sendiri atau masalah materi pelajaran di dalam kelas jika ada sumber lain yang menyebutkan bahwa pemahaman guru keliru? Kalau pemahaman siswa didukung fakta yang ada dan sumber yang dapat dipercaya, di situlah sesungguhnya kesempatan guru menumbuhkembangkan sikap kritis dan jiwa demokratis pada siswa dalam mencari ilmu atau suatu kebenaran. Seharusnya guru bangga jika ada siswa tumbuhkembang jiwa pemberaninya walau guru masih perlu menelusuri atau menguji apa yang dikemukakan para siswa. Hanya guru penakut dan otoriter yang kurang menerima pendapat atau fakta yang dikemukakan
KEESOKAN harinya, pagipagi benar semua hewan yang tinggal di kebun itu serempak bekerja. I Lutung yang memimpin hewan-hewan tak bersayap, memindahkan sampah-sampah yang tertimbun. Sampah-sampah itu dikumpulkan di suatu tempat lalu dibakar. I Jalak terbang ke sana ke mari, mengawasi teman-temannya yang sibuk membasmi ulat. Ada yang bertugas di pohon nangka, di pohon jambu dan ada pula di pohon mengkudu. Pada musim berikutnya pohon-pohon di kebun itu tumbuh subur. Tak ada buah-buahan yang busuk. Buah-buahan itu seperti tersenyum memperlihatkan warna kuning kemerahmerahan atau cokelat kehitamhitaman. Aromanya sangat merangsang hewan-hewan yang kebetulan lewat. I Lutung dan I Jalak lalu berkeliling mengajak teman-temannya memetik buah-buahan yang sedap itu. “Hai, Kawankawan, besok kita bergotongroyong memetik buah-buahan!” serunya.
Selasa (18/8) dan Rabu (19/8) di lapangan Puputan Klungkung, pukul 08.00 wita; senam, dan di gedung DPRD Klungkung, pukul 16.00 wita. Tiap Kamis Minggu II, pemeriksaan kesehatan oleh Puskesmas I Klungkung, pukul 09.00 wita. Sabtu (22/8) dan Minggu (23/8) di lapangan umum Klungkung pukul 08.00 wita, senam. YWS Cabang Jembrana Di halaman gedung Juang Ksatria Bakti Negara pukul 08.00 Wita; Selasa (18/8) senam dan meditasi; Jumat (21/8) senam, bernyanyi/kesenian, ceramah, dan jalan santai. YWS Cabang Buleleng Di Taman Kota, Jl. Ngurah Rai Singaraja pukul 16.00 wita. Senin (17/8); senam, Pesantian, dan Gate Ball. Rabu (19/8); senam, kesenian, dan Gate Ball. Jumat (14/8); senam, Gate Ball, dan meditasi. Minggu (23/8) pukul 06.00 wita; jalan santai.
KEGIATAN YAYASAN PUTRA SESANA BALI Sabtu (22/8) pukul 16.30 wita di Wantilan DPRD Bali, Renon. - Latihan Meditasi Relaksasi Suryani dibimbing oleh Luh Ketut Suryani.
Yayasan Wreda Sejahtera Bali Alamat Sekretariat: Jl. Menuh No. 1 Denpasar Telp. (0361) 7426188
Oleh dr. Ketut Pramaini Primer dan Sekunder Berdasarkan penyebabnya, hipertensi dibagi menjadi hipertensi primer (90% kasus) dan hipertensi sekunder (5-8% kasus). Penyebab hipertensi primer antara lain faktor genetik dan lingkungan. Faktor genetik dilihat dari riwayat penyakit jantung dalam keluarga berupa sensitivitas terhadap natrium, stres, peningkatan reaktivitas vaskuler dan resistensi insulin. Konsumsi natrium (garam) berlebihan, stres psikis dan obesitas faktor lingkungan. Penyebab hipertensi sekunder antara lain penyakit ginjal, kelainan hormonal atau pemakaian obat tertentu — misalnya pil KB, kortikosteroid, dan lain-lain). Untuk menegakkan diagnosa hipertensi, tidak hanya dalam satu kali pengukuran, tetapi ditegakkan
setelah dua kali bahkan lebih pada kunjungan yang berbeda, kecuali terdapat kenaikan yang tinggi atau disertai gejala-gejala seperti yang disebutkan diatas. Pengukuran tekanan darah dengan tensimeter dilakukan setelah pasien duduk bersandar atau posisi berbaring selama 5 menit dengan ukuran pembungkus lengan yang sesuai (menutupi 80% lengan). Pemeriksaan penunjang seperti laboratorium rutin sangat dibutuhkan sebelum memberikan terapi atau pengobatan dengan tujuan menentukan ada tidaknya kerusakan organ tubuh serta mencari faktor penyebab terjadinya hipertensi. Pemeriksaan laboratorium rutin yang biasanya dikerjakan meliputi urinalisa (air seni), darah lengkap, fungsi ginjal (creatinin), gula darah, lipid profile (ka-
Klasifikasi Tekanan Darah Dewasa (Di Atas 18 Tahun) Normal Prehipertensi Hipertensi Stadium I Hipertensi Stadium II
para siswa. Soal hukum-menghukum siswa, guru sering bertindak kurang adil. Jika siswa terlambat, guru tidak mau mendengarkan apa sebabnya mereka terlambat. Di pikiran guru, siswa terlambat identik dengan siswa malas, penentang aturan sekolah, anak yang harus diberi “pelajaran”.Jikaadahukum,sanksiyang diterima oleh siswa kadang tidak mendidik, “Kamu tidak boleh ikut pelajaran, silakan keluar!” Kesempatan untuk berkomunikasi siswa pun tidak diberikan oleh guru. Sebaliknya, jika guru terlambat? Jangankan siap
menerima sanksi, ucapan maaf kepada siswa atas keterlambatannya masih menjadi barang langka. Kesan yang muncul pada siswa, sekolah ternyata menjadi tempat menumbuhkan sikap tidak adil, pamer kekuasaan. Bersifat Mendidik Hukuman kepada siswa mestinya bersifat mendidik. Yang dimaksud dengan “hukuman bersifat mendidik” adalah hukuman yang membuat siswa lebih cerdas. Misalnya, hukuman dari guru mata pelajaran bahasa dan sastra Indonesia,
Keesokan harinya hewanhewan yang hidup di kebun itu bekerja keras. Memetik dan mengangkut buah-buahan. Buah-buahan itu dikumpulkan di suatu tempat, lalu dipestakan bersama-sama. Mereka sangat gembira, bermain dan bernyanyinyanyi. Setelah itu mereka pulang membawa sisa-sisa makanan untuk keluarganya. Bangsa kalong terheran-heran mendapati pohon-pohonan yang tidak lagi menyimpan buah-buah ranum. “Ini pasti gara-gara kera dan jalak yang kurang ajar itu!” gerutunya sambil menahan lapar. Kemudian mereka segera terbang menuju rumah I Lutung dan I Jalak. “Hai, Lutung! Mengapa kamu tidak mengajakku ikut memetik buah-buahan? Aku ‘kan hewan sebangsamu!” gertak I Bukal di depan hewanhewan yang sedang makan buah-buahan. “Lho, kamu ‘kan hewan bersayap! Mintalah buah-buahan kepada bangsa burung!” jawab I Lutung tenang.
Mengenal Penyakit Hipertensi
Klasifikasi
BPM/ist
MERDEKA - Terkait peringatan Hari Kemerdekaan RI dalam memaknai kembali nilai-nilai “kemerdekaan”, sudah para siswa kini “merdeka”? Dalam keluh-kesah siswa, siswa menilai gurunya justru menumbuhkan jiwa penakut daripada menjadikan para siswa berjiwa patriot atau pemberani.
DONGENG DIBUANG SAYANG Mengapa Kalong Terbang Malam? (2)
YWS Cabang Klungkung
KASUS penyakit hipertensi semakin banyak dijumpai di masyarakat. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, usia muda ataupun usia tua, orang kaya maupun miskin. Perilaku gaya hidup di perkotaan seperti konsumsi makanan fast food kaya lemak, asin, konsumsi alkohol, merokok, kurang aktivitas ataupun olah raga, mudah stres atau tegang mempunyai peranan dalam peningkatan kasus hipertensi. Yang dimaksud dengan hipertensi adalah penyakit tekanan darah tinggi dimana tekanan sistolik (saat jantung berkontraksi) =140 mmHg dan tekanan diastolik (saat jantung relaksasi) =90 mmHg. Gejala yang sering ditemukan seperti sakit kepala, perdarahan dari hidung (epistaxis), emosi meningkat (cepat marah), telinga berdenging, rasa berat di tengkuk, sulit tidur, mata berkunangkunang atau sempoyongan. Jika hipertensi seseorang sudah berat dan menahun serta tidak diobati, ini akan menimbulkan gejala yang lebih berat seperti muntah-muntah, sesak nafas, gelisah, pandangan kabur karena terjadi kerusakan pada mata, jantung dan ginjal, bahkan bisa terjadi penurunan kesadaran hingga koma karena terjadi pembengkakan di otak yang disebut dengan ensefalopati hipertensif, sehingga perlu penanganan segera.
Minggu Umanis, 16 Agustus 2009
Tekanan Sistolik dan Diastolik <120 dan <80 120-139 atau 80-89 140-159 atau 99-99 >160 atau >100
z Sumber JNC7 (The Seventh Report of The Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation and Treatment of High Blood Pressure)
dar lemak), elektrolit (natrium, kalium), asam urat, serta EKG (elektrokardiografi). Pilihan Obat Penatalaksanaan hipertensi, selain dengan minum obat anti-hipertensi, juga dengan modifikasi gaya hidup yang bertujuan menurunkan risiko kerusakan organ, penyakit jantung, stroke serta melindungi pasien terhadap berbagai risiko kematian. Adapun modifikasi gaya hidup meliputi menurunkan kelebihan berat badan, mengurangi asupan alkohol, natrium, konsumsi makanan rendah lemak, kaya sumber vitamin dan mineral alami seperti sayuran dan buah-buahan, meningkatkan aktivitas fisik ataupun olah raga, berhenti merokok, dan rekreasi utnuk mengurangi stres. Pilihan obat anti-hipertensi banyak jenisnya seperti golongan diuretik, penghambat adrenergik (alfa blocker, beta blocker dan alfa-beta blocker labetalol), ACE Inhibitor, Angiotensin II blocker, Antagonis kalsium dimana dosis dan pemberiannya disesuaikan dengan usia pasien, kebutuhan, serta berat ringannya penyakit. Jadi, jika Anda mengalami gejala-gejala seperti di atas, segeralah berkonsultasi ke tempat pelayanan kesehatan terdekat, sehingga mendapat penanganan secara tepat dan benar. (*)
siswa disuruh membaca sebuah cerpen yang disertai tugas menuliskan tanggapan siswa terhadap cerpen yang dibaca. Tugas itu dikerjakan di luar jam pelajaran, sedangkan pada jam mata pelajaran yang bersangkutan siswa tetap diperkenankan ikut pelajaran. Tidak pada tempatnya mencaci maki siswa atas kesalahan yang dilakukan di sekolah, apalagi sampai menyangkut status sosial orangtua mereka, misalnya dengan mengatakan “Walaupun orangtuamu...., saya tidak takut!”. Bagaimana pikiran siswa bisa merdeka jika “Hai, Jalak! Mengapa kamu tidak mengajakku memetik buah-buahan? Aku ‘kan bangsa burung!” kata I Bukal sambil membusungkan dada di depan Jalak. “Lho, kamu ‘kan hewan bergigi! Mintalah buah-buahan kepada I Lutung!” jawab Jalak sambil tersenyum. Sungguh malu kalong-kalong yang bersayap dan bergigi itu. Apalagi mendengar ejekan dan tertawaan hewan-hewan yang tengah berpesta. Semenjak peristiwa itu kalong-kalong itu tidak mau mencari makan pada siang hari, tetapi sembunyi-sembunyi pada malam hari. Mereka tak mau lagi dipermalukan! Mereka tak mau lagi dipermalukan. *** Apabila kita tidak mengikuti dongeng itu dengan cermat, mungkin kesimpulan yang muncul di benak kita adalah, kalong-kalong itu sudah mencapai kesadaran diri. Kesadaran apakah itu? Kalong dalam dongeng itu menyimbolkan sifat manusia yang sombong dan pemalas. Sifat itu sangat menguasai karakter seseorang sehingga tercermin dalam perilaku yang menimbulkan kebencian orang lain. Dengan kelebihan yang dimil-
mental mereka terus diteror. Akhirnya, siswa dibentuk menjadi manusia penakut. Jadi, penegakan disiplin sekolah tidak perlu dengan meneror mental siswa, melainkan dengan menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya sebuah aturan. Jarang sikap kritis siswa tumbuh begitu saja. Tidak banyak siswa seperti William (2007), seorang siswa SMA swasta di Jakarta, menuliskan perlakuan guru terhadap siswa ke dalam sebuah buku. William mengritisi kondisi guru yang mengajarnya ke dalam dua kelompok. Sejumlah guru masih dikelompokkan guru yang baik. Yang lainnya, ia kelompokkan gurunya ke dalam kategori: merasa paling benar atau tidak pernah bersalah, pandai menjiplak, senang mengejek, tidak bisa membedakan biologi dengan hasrat biologis. Kata William dalam bukunya itu, “Tetapi terkadang saya merasa sakit hati untuk mengakui bahwa kemerdekaan saya sebagai seorang murid telah tercabik-cabik oleh ‘senior-senior’ dan guru-guru yang tidak bertanggung jawab.” Anak Bangsa Bagaimana pun, sekolah merupakan tempat membentuk jiwa anak bangsa dalam menyongsongmasadepan.Menurut Zamroni (2007), sekolah sebagai suatu proses pelayanan jasa yang bersistem bahwa siswa tidak dapat diperlakukan sebagai objek semata, melainkan sebaliknya siswa harus diperlakukan sebagai subjek sesuai dengan kadar kedewasaannya. Hal.6 Libatkan Siswa ikinya, mereka mengunggulkan harga diri, sambil menunjuk kelemahan orang lain, yang tidak dapat dipersamakan dengan dirinya. Dalam keadaan kepepet pun, mereka masih bersikap eksklusif. Mereka mencari jalan baru, melawan kebiasaan umum. Tema kesombongan dan kemalasan itu banyak sekali dituangkan dalam bentuk dongeng. Dalam kisah-kisah Tantri, peran manusia itu digantikan oleh binatang. Anak-anak lebih tertarik mendengar atau membaca tokoh dan peristiwa yang terjadi di antara hewan atau tumbuh-tumbuhan. Kalimat, “Itulah upahnya kalau kita sombong dan malas seperti kalong itu. Tidak punya teman, semua membencinya, semua mengasingkannya.” Kalimat yang menutup dongeng itu mungkin lebih berarti jika dibandingkan dengan, “dalam hidup bermasyarakat, kita tidak boleh sombong dan malas, sebab sifat itu menimbulkan rasa benci dalam masyarakat.” Kisah yang tergolong “dongeng dibuang sayang” serupa itu sekurang-kurangnya menyisakan seberkas ajaran moral, walaupun kisah itu hanya terjadi di dunia antah berantah dan di zaman khayali tak terbatas. made taro
Nyeri Setelah Pembedahan, Normalkah? ‘’DOK, saya baru saja menjalani pembedahan sectio. Kalau saya kecapean atau dari ruang dingin, luka terasa nyeri, dan di sekitar jahitan juga terasa agak baal. Kenapa, ya dok?” “Sebulan yang lalu saya dinyatakan menderita radang usus buntu dan dilakukan pembedahan. Tetapi beberapa hari terakhir ini saya mengalami rasa nyeri lagi di perut kanan bagian bawah? Apakah itu normal?” Dua kasus tersebut merupakan sedikit contoh dari banyaknya pertanyaan yang sering diajukan pasien seputar keluhan nyeri yang terjadi setelah atau pasca-pembedahan. Nyeri setelah pembedahan, bahkan setelah bertahun-tahun, banyak dikeluhkan oleh pasienpasien yang pernah mengalami pembedahan. Banyak dari mereka merasa khawatir akan hal itu dan banyak juga yang tidak dapat mengatasi rasa nyerinya secara optimal sehingga terkadang mengganggu aktivitas mereka sehari-hari. Pengertian Nyeri Menurut International Association for Study of Pain (IASP), nyeri merupakan pengalaman sensoris subjektif dan emosional tidak menyenangkan yang didapat terkait dengan kerusakan jaringan yang nyata, berpotensi rusak, atau menggambarkan kondisi terjadinya kerusakan. Pada kasus pembedahan, nyeri disebabkan adanya kerusakan jaringan yang nyata akibat luka yang dibuat pada saat pembedahan. Nyeri juga dapat digunakan sebagai alarm tubuh dalam mekanisme perlindungan diri. Contohnya, jika tangan meny-
Oleh dr. Ni Putu Wardani entuh bara api, maka orang normal akan merasakan panasnya bara api kemudian secara spontan akan menjauhkan tangan dari sumber panas itu. Bisa dibayangkan seandainya orang tidak bisa merasakan panas atau nyeri, maka tangannya akan terbakar bara api. Jika nyeri tidak ditangani secara benar, maka dapat menyebabkan kerusakan jaringan lebih lanjut. Seperti pada nyeri setelah pembedahan, bila tidak ditangani secara benar, maka akan menjadi nyeri kronis yang merupakan permasalahan besar dan sulit ditangani karena terjadi perubahan ekspresi dan saraf-saraf. Nyeri seperti inilah yang diklasifikasikan sebagai nyeri kronis yang ditandai dengan adanya persepsi nyeri tanpa kerusakan jaringan. Pada saat pembedahan, luka sayatan menyebabkan kerusakan sel dengan konsekuensi adanya pengeluaran zat-zat kimia bersifat algesik yang berkumpul di sekitar luka dan dapat menimbulkan nyeri. Nyeri dapat berlangsung berjam-jam sampai berharihari, bahkan pada beberapa kasus sampai bertahun-tahun. Selain itu, nyeri juga diakibatkan adanya ujung saraf bebas (saraf yang berfungsi sebagai penerima rangsangan nyeri) dalam keadaan terbuka sehingga rangsangan selain nyeri, contohnya hawa dingin, yang seharusnya diterima oleh saraf lain juga tertangkap oleh saraf ini dan kemudian menimbulkan nyeri. Hal ini dapat menjelaskan mengapa pada beber-
apa kasus, luka bekas jahitan terasa nyeri pada saat pasien berada pada ruangan yang dingin. Faktor Pengaruh Faktor-faktor yang dapat yang mempengaruhi terjadinya nyeri setelah pembedahan antara lain lokasi pembedahan, jenis pembedahan, lamanya pembedahan, besarnya kerusakan jaringan, komplikasi pembedahan, pengelolaan pembiusan, perawatan pasca-bedah dan penatalaksanaan sebelum operasi. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya nyeri dari segi pasien antara lain usia, jenis kelamin, karakter sosio-kulturalekonomi, pendidikan tingkat kecemasan, pengalaman masa lalu, pola dalam mengatasi nyeri, support keluarga dan sosial, faktor psikologis (emosi) dan juga adanya hospital stress. Metoda pengobatan nyeri dapat digolongkan berdasarkan beratnya nyeri, untuk mengatasi nyeri ringan digunakan obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) seperti asam mefenamat, ibuprofen, piroxicam. Untuk mengatasi nyeri sedang digunakan NSAID yang dikombinasikan dengan golongan opioid lemah dan untuk mengatasi nyeri berat digunakan NSAID dikombinasi dengan golongan opioid kuat. Selain pengobatan di atas, kadang dibutuhkan juga pengobatan tambahan di antaranya obat penenang bila nyeri disertai stres, pengobatan akupunktur untuk mengatasi nyeri kro-
nik, sampai blok anestesi. Terkadang dokter juga memberikan terapi tambahan berupa roboransia atau vitamin yang dapat membantu fungsi syaraf. Metode-metode lain seperti latihan oleh pernafasan, jogging, berenang di air hangat (sebagai fisioterapi), hipnosis dan sugesti, dan makan makanan yang banyak mengandung vitakin B kompleks dan vitamin C dapat juga digunakan untuk membantu mengatasi rasa nyeri ini sedikit demi sedikit. Nyeri setelah pembedahan merupakan hal yang biasa terjadi pada banyak pasien yang pernah mengalami pembedahan. Yang perlu diwaspadai adalah jika nyeri itu disertai komplikasi-komplikasi setelah pembedahan seperti luka jahitan yang tidak menutup, infeksi pada luka operasi, dan gejala lain yang berhubungan dengan jenis pembedahan. Selain itu, nyeri setelah pembedahan yang tidak mendapatkan penanganan dengan tepat, juga dapat mengakibatkan komplikasi-komplikasi yang lain. Contohnya, pada pasien yang takut batuk karena akan mengakibatkan luka pembedahannya terasa nyeri. Jika hal ini tidak mendapatkan penanganan yang tepat, akan mengakibatkan terjadinya komplikasi seetlah pembedahan berupa gangguan pada fungsi paruparu. Oleh karena itu, untuk masyarakat umum, jika Anda mengalami nyeri setelah pembedahan, disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan masalah yang Anda alami. Semoga bermanfaat. (*)
DAERAH
Minggu Umanis, 16 Agustus 2009
SELULAR Bingung BlackBerry KARENA memang perlu, sekaligus biar tak dibilang ketinggalan zaman, saya ingin mencoba BlackBerry. Pada tahap awal ini saya ingin pakai tipe yang sederhana dulu. Pilihan jatuh pada seri 83xx. Pertanyaan saya: 1. Seri 83xx saya lihat ada tipe 8300, 8310, dan 8320. Tampilan fisiknya terlihat sama persis. Namun, harganya berbeda lumayan jauh. Apakah perbedaan antara satu tipe dan tipe lainnya? 2. Saat bertanya-tanya ke sebuah toko besar yang memajang BlackBerry, si penjual menjamin bahwa PIN BlackBerry yang dijualnya aman. Maksudnya bagaimana ya? 3. Sehari-hari saya sudah memakai nomor XL Prabayar. Rencananya, saya juga pakai layanan BlackBerry XL. Setahu saya kan ada yang harian. Apakah saya harus ke kantor XL untuk membuka layanan itu? Apakah saya perlu upgrade kartu SIM dulu? Laura Kartikasari, laura.k@***.com 1. Tampilan fisik BlackBerry 8300, 8310, dan 8320 memang bak pinang dibelah dua. Namun, sebenarnya ada perbedaan spesifikasi di antara ketiganya. Karena itu, harganya berbeda lumayan jauh. Seharusnya 8300 yang paling murah, sedangkan 8320 paling mahal. Tipe 8300 dilengkapi dengan kamera dua megapiksel saja. Tidak ada GPS maupun Wi-Fi. Tipe 8310 berkamera dua megapiksel plus GPS, namun tanpa Wi-Fi. Sedangkan 8320 berkamera dua megapiksel plus Wi-Fi, tetapi tanpa GPS. Selain fitur tersebut, spesifikasi tiga tipe handheld BlackBerry tersebut relatif sama. 2. Setiap unit BlackBerry memiliki PIN yang merupakan sebuah identitas unik. Di seluruh dunia, normalnya takkan pernah ada PIN yang kembar. Apakah fungsi PIN tersebut? Mudahnya, ia digunakan sebagai “kartu izin masuk” ke jaringan BlackBerry. PIN juga ibarat “nomor ponsel” antarsesama pengguna BlackBerry. Penjual di toko yang Anda kunjungi mungkin merasa perlu meyakinkan Anda bahwa PIN BlackBerry yang dijualnya benar-benar aman. Sebab, beberapa waktu lalu dunia BlackBerry di Indonesia kan dihebohkan dengan PIN kloning dan PIN suntikan. Karena keterbatasan tempat, kami takkan menjelaskan terlalu detail. Intinya, PIN kloning maupun PIN suntikan adalah ilegal. Pengguna pun bakal tidak tenang karena sewaktu-waktu BlackBerry-nya akan bermasalah. 3. Anda tak perlu meng-upgrade kartu SIM atau datang ke kantor XL. Untuk menikmati layanan BlackBerry harian yang ditawarkan XL, cukup kirimkan SMS ke 568. Isi pesannya, bb <spasi> on. Selanjutnya ikuti petunjuk yang diterima via SMS.
Bonus SMS XL Prabayar TOLONG dijelaskan tentang bonus SMS. Kartu saya XL Prabayar. Terima kasih. Pribadi, pr1***@gmail.com Wah, singkat sekali pertanyaan Anda. Kayak SMS saja. He... he... he... Setiap hari pengguna XL Prabayar bisa menikmati hingga 600 SMS gratis. Caranya, pada pukul 00.00-18.00 WIB alias 01.00-19.00 wita, kirimkan delapan SMS ke nomor operator mana saja di tanah air. Biayanya Rp 150 per SMS. Selanjutnya, Anda bisa mengirimkan 300 SMS gratis, terdiri atas 240 SMS ke sesama XL dan 60 SMS ke operator lain. Pada pukul 18.00-24.00 alias 19.00-01.00 wita, lakukan hal serupa satu kali lagi. Maka, Anda akan kembali memperoleh bonus 300 SMS gratis. Kalau dijumlahkan, total SMS gratis yang dapat dinikmati oleh pengguna XL Prabayar mencapai 600 SMS per hari.
STIM Dhyana Pura Gelar Wisuda V Denpasar (Bali Post) Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Dhyana Pura, Dalung menggelar Wisuda V di Hotel Dhyana Pura Seminyak, Kuta, Jumat (14/8). Peserta wisuda kali ini berjumlah 75 orang. Selain orangtua wisudawan, sivitas akademika STIM Dhyana Pura, hadir pula Ketua Kopertis Wilayah VIII yang membawahi Bali dan Nusra. Ketua STIM Dhyana Pura Drs. Budi Santoso, MM tak bisa menyembunyikan kebahagiannya karena 38 orang atau 51 persen dari wisudawan V sudah bekerja. Ini membuktikan lulusan STIM Dhyana Pura mampu bersaing di dunia kerja dan membanggakan almamater. Budi juga menyampaikan terima kasih kepada para orangtua yang mempercayakan anaknya kepada STIM Dhyana Pura. Ke-75 wisudawan STIM Dhyana Pura, 66 orang (88%) dari Konsentrasi Manajemen Perhotelan, 9 orang (8%) Manajemen Bisnis Pariwisata dan 3 orang (4%) dari Manajemen Keuangan. Juga diumumkan tiga wisudawan terbaik dan berprestasi yakni Maria Trivina Sri Yuliarti, SE (IPK 3.89), Surya Wijaya, SE (IPK 3.83) dan Putu Ami Prasita, SE (IPK 3.70). Budi Santoso mengungkapkan, dalam tahun akademik 2009/2010, STIM Dhyana Pura memperoleh
BPM/056
bantuan beasiswa dari Depdiknas melalui Kopertis Wilayah VIII dalam bentuk Beasiswa BBM dan PPA. Beasiswa ini dimaksudkan untuk memberikan semangat dan dorongan belajar serta menyelesaikan pendidikannya tepat waktu. Diserahkan pula SK Dirjen Dikti Depdiknas bagi para dosen yang telah memperoleh kenaikan pangkat sebagai Asisten Ahli, Lektor dan Lektor Kepala. Juga penyerahan penghargaan kepada Viviane, alumni STIM Dhyana Pura yang berhasil menjadi runner-up II Putri Indonesia 2009 dan sekaligus Putri dengan Kulit Tercantik 2009. Acara lainnya Penandatanganan MoU antara STIM
DIRGAHAYU KE - 61 BALI POST 16 Agustus 1948 - 16 Agustus 2009
Semoga Sukses Selalu K.417617-rpa
Dhyana Pura dengan PT Indo Star Sejahtera dalam memfasilitasi pengiriman tenaga kerja ke luar negeri khususnya untuk bekerja di Kapal Pesiar di Eropa di bawah bendera River Cruise dan perusahaan sejenis lanilla. Terakhir pelantikan Pengurus Alumi Dhyana Pura (Ikadhypura) 2009-2013. Dorus Jehanu, orangtua Marianus Yono — salah seorang wisudawan — mengaku bangga anaknya menamatkan kuliah di STIM Dhyana Pura. Pria asal Labuan Bajo, Flores yang datang bersama istrinya Ibu Dorus untuk mengikuti wisuda anaknya ini mengatakan, STIM Dhyana Pura merupakan salah satu kampus terbaik di Bali. (056/*)
casarjana STIE Triatma Mu- yang telah didapatkannya Denpasar (Bali Post) Untuk pertama kalinya lya juga diterapkan kuriku- dengan baik sehingga bisa sejak membuka Program lum muatan lokal. ‘’Kami berguna tidak hanya di temPascasarjana Magister memiliki kurikulum yang patnya bekerja tetapi juga Manajemen, Sekolah Tinggi berbeda berupa muatan lokal oleh masyarakat. Ilmu Ekonomi (STIE) Triat- yang masing-masing memilDiakuinya memang masih ma Mulya Sabtu (15/8) ke- iki otonomi sendiri sehingga ada kekurangan dalam menmarin, meyudisium 19 maha- memiliki keunggulan ter- jalani Program Pascasarjana. siswanya yang berhasil sendiri dan memberikan ‘’Ke depannya tentu akan menyelesaikan studi Pas- pembekalan kepada maha- menjalankan lebih baik lagi. casarjana Program Manaje- siswa yang diharapkan Salah satunya adalah memen Magister. Rata-rata nantinya akan mengantisipa- ngadakan perpustakaan baru masa studi 20 bulan. si kondisi dari geografis keil- yang diharapkan tereliasisai ‘’Ini memang yudisium muan mahasiswa,’’ ujarnya. tahun depan,’’ ujarnya. Program Magister pertama. Ketua STIE Triatma Mu- Dalam acara Yudisium terseDari 24 mahasiswa angkatan lya, Drs. I Ketut Putra Suar- but, predikat mahasiswa terpertama telah diyudisium se- thana, M.M. dalam kata sam- baik diraih A.A. Ketut Srikitar 19 orang dan masih ada butannya berharap para lu- asih, S.E., M.M., dengan IPK sisa lima orang,’’ ujar Direk- lusan bisa menerapkan ilmu 3,69. (kmb24/*) tur Pascasarjana STIE Triatma Mulya, Dr. Ketut Mustika, M.M., di sela-sela acara Sabtu (15/8) kemarin. Secara spesifikasi, mahasiswa angkatan pertama Program Pascasarjana Magister Manajemen STIE Triatma Mulya tidak hanya dari ilmu manajemen, tetapi juga ada yang dokter maupun sarjana hukum. ‘’Kebanyakan dari mereka sudah menduduki jabatan struktural baik di RS maupun birokrasi lainnya,’’ ujar Mustika. Untuk mengantisipasi perubahan-perubahan maupun konBPM/san disi keilmuan di tempat YUDISIUM - Ketua STIE Triatma Mulya, Drs. Ketut Putra kerja masing-masing Suarthana, M.M. saat melantik dan melepas mahasiswa Promahasiswa, selain me- gram Pascasarjana Manajemen Magister STIE Triatma nerapkan Kurikulum Mulya dalam acara yudisium, Sabtu (15/8) kemarin di KamNasional, pada Pas- pus STIE Triatma Mulya.
Asyiknya Latihan Bareng (1) HARI-HARI jadi ceria dan menyenangkan dengan latihan ringan di pagi atau sore hari, ajaklah keluarga, sahabat, teman dekat untuk berlatih bareng dengan gerakan yang tidak terlalu sulit namun dapat dilakukan bergantian. Gunakan pula irama musik yang pas untuk funky, disco atau hip hop agar latihan bareng jadi makin asyik. Ikuti contoh berikut ini bersama Ciella dan Cynthia dari Lala Studio. Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop.
Asyiknya latihan bareng jadi pilihan di tengah kesibukan sehari-hari dan salam bugar dari LALA STUDIO.
PT. MAN Ferrostaal Equipment Solution
Yudisium Perdana Program Pascasarjana STIE Triatma Mulya
WISUDA V - Ketua STIM Dhyana Pura Budi Santoso saat mewisuda salah satu lulusan STIM Dhyana Pura.
Kupon
Email pertanyaan anda seputar selular ke pengasuh Rubrik Konsultasi Selular dengan alamat : must_ghani@yahoo.com
5
Gb. I : Posisi berdiri tegak saling berhadapan dengan kedua tangan berpegangan dan kaki kanan lurus diarahkan serong ke arah kiri dan lakukan sebaliknya pada beberapa kali hitungan secara bersamaan yaitu oleh peraga Ciella dan Cynthia. Setelah itu lanjutkan dengan gerakan pada Gb. II
Gb. II : Peraga Ciella meluruskan kaki kanan dengan sentuhan jari kaki pada lantai sembari meluruskan tangan kanan dan lakukan bergantian kanan dan kiri pada 2x8 hitungan, sementara peraga Cynthia meluruskan kedua kaki dan menekukkan kedua siku lengan ke samping badan dengan gerakan buka-tutup pada hitungan yang sama pula.
Gb. III : Peraga Ciella meluruskan kaki kanan serong ke arah kiri sembari menekukkan siku lengan kanan dan meluruskan lengan kiri berpegangan dengan tangan kanan peraga Cynthia, sedangkan peraga Cynthia meluruskan lengan kiri depan dada dengan kaki kiri lurus samping kiri. Lakukan pada hitungan 2x8 bergantian kanan dan kiri
Gb. IV : Peraga Ciella berdiri tegak bertumpu pada kaki kiri sedangkan kaki kanan lurus samping kanan dan jari kaki menyentuh lantai, lengan kanan lurus ke atas lengan kiri memegang bahu kanan peraga Cynthia yang juga melakukan gerakan menekukkan kedua lutut dan menekukkan kedua siku lengan. Lakukan pada hitungan 2x8 bersamaan maka latihan jadi makin energik.
DIMENSI
6 RAMALAN
BINTANG
Simpan rapat-rapat semua rencana Anda. Jangan suka sembrono membongkar rahasia pribadi. Konsentrasi penuhlah pada tujuan semula sampai selesai. Banyak bicara akan menurunkan kewibawaan dan bisa tidak dihormati. Masalah pekerjaan, sebaiknya keluarga tidak perlu tahu dan tak usah dilibatkan. Asmara: Hentikan perselisihan, gantikan dengan kemesraan dan saling percaya. Optimis saja. Minggu ini ada berita yang menggembirakan, bisa dapat untung yang memuaskan. Namun jangan terlalu bernafsu, Anda harus sabar, rajin dan tidak meninggalkan sembahyang. Kesulitan masih bisa diatasi. Bintang Penolong pun menyinari keluarga, jangan gengsi atau malu-malu. Asmara: Berpikirlah jauh ke depan. Cinta tanpa ada uang, bisa lari ikut orang lain. Minggu ini keadaannya semakin meyakinkan. Mantaplah dalam pendirian agar cepat meraih sukses yang Anda idam-idamkan. Maju terus pantang mundur, meskipun ada orang yang iri hati ingin mengacaukan Anda. Yang penting keluarga rukun bersatu, rezeki akan mengalir terus. Asmara: Cinta itu indah, menyenangkan, melupakan segalanya. Pertahankan. Tingkatkan semangat dan percaya diri, jangan mau didikte dan dikuasai. Lebih baik mandiri, hasilnya akan lebih memuaskan. Banyak yang simpati dan mau kongsi. Minggu ini boleh berspekulasi, tapi jangan ngawur. Kebutuhan keluarga tambah banyak, keuangan jangan boros. Asmara: Jangan goyah oleh kabar angin di sekitar Anda berdua. Kuatlah seperti pohon bambu. Tenangkan pikiran supaya dapat mengendorkan ketegangan dan mengatasi kemelut yang datang. Tunjukkan kewibawaan Anda dan kemampuan untuk bersaing. Bintang kemujuran masih menaungi Anda, lanjutkan rencana yang sudah berjalan. Mungkin ada kendala dalam keluarga, namun jangan merusak konsentrasi. Asmara: Jadikan spirit dalam meraih cita-cita. Mintalah doa restu si dia. Hilangkan rasa minder. Nasib orang tidak sama. Ada kalanya di bawah, ada kalanya di atas. Yang penting Anda terus maju dengan tugas atau pekerjaan yang Anda kelola. Semakin rajinlah, tekun dan hadapi kenyataan dengan lapang dada. Keluarga masih mendukung, jangan diabaikan saran-sarannya. Asmara: Tidak perlu ragu-ragu lagi, cintanya tulus dan murni. Bila ada yang kurang setuju dan ingin menghalangi tujuan Anda, dilibas saja, jangan takut ambil tindakkan tegas. Posisi sedang di atas, namun jangan sombong. Susunlah kata-kata yang tidak menyakitkan hati orang lain. Hidup penuh misteri, keluarga diminta sabar dan ikut mendoakan. Asmara: Mengapa harus bersedih? Bercinta pun ada pasang surutnya seperti air laut. Hubungan kerja sama akan berkembang pesat dan membuat sibuk. Jaga kondisi badan, jangan sampai jatuh sakit yang mengeluarkan biaya besar. Masalah keuangan jangan dibuat pusing. Yang penting masih berjalan pada ketentuan yang disepakati. Keluarga diajak berhemat dan selalu hati-hati. Asmara: Betapa sakitnya hati ini kalau dikhianati. Ingat hukum karma.
Gunakan Fasilitas Hidup dengan Cerdas Dharmamdhanam ca dhanyan ca, guror vacanam ausadham, sugritan ca kartavyam, anyatha tu jivati. (Canakya Nitisastra, XIV, 18) Maksudnya: Kalau ingin hidup sejahtera, lindungi dan peliharalah agama yang dianut (dharma), kekayaan (dhana), dan bahan makanan (dhanyan). Kata-kata bijak guru (guru vacana) dan kesehatan (ausadha). Kalau hal ini tidak dipelihara baik-baik, hidup sejahtera itu tidak akan pernah didapatkan. HIDUP membutuhkan berbagai fasilitas. Fasilitas itu ada dalam bentuk materi maupun nonmateri. Tuhan telah menciptakan alam dan ilmu pengetahuan untuk didayagunakan oleh manusia guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Alam dan ilmu pengetahuan itu dikelola oleh manusia untuk mendapatkan materi dan nonmateri yang memberi sarana dan fasilitas hidup. Tumpek Landep menurut Lontar Sunarigama bertujuan mengingatkan manusia agar fasilitas hidup itu digunakan dengan pikiran yang tajam dan cerdas. Dalam Lontar Sinarigama dinyatakan, Tumpek Landep ngaran pinaka lancipaning idep — artinya: Tumpek Landep disebut sebagai peringatan untuk mempertajam atau mencerdaskan alam pikiran. Maksudnya, adakanlah berbagai sarana fisik material dan nonmateri itu dengan pikiran yang tajam dan cerdas. Fasilitas hidup itu diadakan sebagai sarana untuk mempermudah manusia mencapai hidup yang sejahtera lahir batin. Sayang, masih banyak orang dalam mengadakan berbagai fasilitas hidupnya itu tidak mengutamakan fungsinya, namun yang diutamakan adalah gengsi. Ini artinya dilakukan tanpa pikiran yang tajam dan cerdas. Kalau pengadakan fasilitas hidup itu tanpa pikiran yang tajam dan cerdas, akan terjadi pemborosan yang tak berguna. Karena itu, Canakya Nitisastra XIV, 18 mengingat kita agar benar-benar melindungi dan memelihara lima hal sbb; Agama Lindung dan peliharalah agama yang dianut dengan benar, baik dan tepat. Gunakanlah agama yang dianut untuk menguatkan kepercayaan dan bhakti kita pada Tuhan. Dayagunakanlah kepercayaan dan bhakti kita pada Tuhan untuk menguatkan daya spiritual untuk meningkatkan kualitaskan moral dan daya tahan mental dalam menghadapi berbagai dinamika dan hiruk pikuknya kehidupan. Kehidupan modern makin membutuhkan moral yang luhur dan daya tahan mental yang makin kuat. Kualitas dan intensitas godaan hidup di
Oleh I Ketut Wiana zaman global ini makin meningkat. Agama harus dijadikan kekuatan untuk mengantisipasi godaan-godaan tersebut. Dengan demikian agama akan memberi kontribusi positif pada kehidupan individu dan kehidupan bersama. Kontribusi positif itu artinya agama dapat memberikan arah pada dinamika hidup ke arah yang benar, tepat dan produktif dalam artian menumbuhkan nilai-nilai spiritual dan nilai-nilai material secara seimbang dan kontinyu. Agama segogianya berkontribusi mengatasi berbagai kekerasan dan sifat-sifat kasar yang dipentaskan oleh berbagai individu dan kelompok dengan mengatasnamakan agama. Dhana Dhana adalah aset yang dimiliki agar dilindungi dan dipelihara dengan sebaik-baiknya untuk menjadi sarana menguatkan upaya manusia mewujudkan tujuan hidup mencapai dharma, artha, kama dan moksha. Dalam Sarasamuscaya 177 dan 178 dinyatakan bahwa kegunaan dhana itu untuk dinikmati dan di-danapunia-kan. Medanapunia bukan berarti memberikan pada orang dengan sembarangan. Bhagawad Gita XVII, 20 menyatakan danapunia itu dilakukan dengan dasar desa kala patra. Sarasamuscaya 271 menyatakan: ikang artha danakena ri sang patra, patra ngaran sang yogia wehana dana. Artinya, artha itu hendaknya di-danapunia-kan pada sang patra — pada orang yang tepat. Dhanyan Dhanyan artinya bahan makanan. Hal ini harus dijaga dan dilindungi dari segi kuantitas dan kualitasnya. Industri makanan banyak dijumpai sudah dirusak sebagai makanan demi keuntungan bisnis semata. Banyak makanan dirusak dengan diisi zat kimia berbahaya. Demikian juga dalam industri makanan sering dijumpai antara label pada kemasannya dan isinya berbeda dari segi kuantitas dan kualitas. Dalam mantra
Weda dinyatakan, tidak boleh menipu langganan dan memalsu barang dagangan, itu suatu perbuatan dosa. Berbagai pustaka Hindu banyak membahas masalah makanan ini. Karena, hidup sejahtera dimulai dari makan dengan cara yang benar, baik dan tepat. Kalau menyikapi makanan ini salah caranya, maka makanan itulah yang akan membuat hidup seseorang menjadi sengsara. Bhagawad Gita XVII, 8-10 ada menjelaskan tentang tiga jenis makanan yaitu satvika, rjasika dan tamasika ahara. Makanan yang ideal adalah makanan yang satvika. Guru Vacana Guru Vacana artinya katakata bijak dari guru. Dalam Wrehaspati Tattwa 26 ada dinyatakan: kawarah sang Hyang Aji kaupapatyan de sang guru Agama ngaran. Artinya, apa yang dinyatakan oleh kitab suci dan diajarkan oleh guru, itulah agama namanya. Sarasamuscaya 181 juga menyatakan bahwa agama ngaran kawarah sang Hyang Aji. Agama namanya apa yang dinyatakan oleh kitab suci. Dari Mantra Weda, sabda Tuhan itu dipelajari oleh guru atau Resi dan terus dirumuskan kembali oleh para Resi menjadi kata-kata bijak. Kata-kata bijak yang disebut juga subha sita inilah yang harus disosialisasikan oleh para guru. Kata-kata bijak guru (subha sita) ini dalam Canakya Nitisastra XIII.21 disebut sebagai salah satu tiga Ratna Permata Bumi. Dua yang lainnya adalah air dan tumbuhtumbuhan bahan makanan dan obat-obatan. Subha sita ini seyogianya dipelihara dan dilindungi oleh umat manusia. Tanpa kata-kata bijak mengkomunikasikan berbagai kegiatan hidup, maka dalam hidup bersama akan terjadi kesalahpahaman, bahkan mungkin bisa kebrutalan dalam hidup ini. Ausadha Ausadha artinya kesehatan. Untuk hidup sejahtera menurut Ayur Weda, ada tiga yang wajib dikelola dengan sebaikbaiknya yaitu ahara yaitu makanan, wihara atau gaya hidup yang cerdas dan tepat, dan ausadha yakni mengelola kesehatan jasmani dan rohani agar senantiasa sehat dan bugar. Kesehatan adalah suatu kekayaan yang paling tinggi nilainya dalam hidup. Karena itu, manajemen hidup sehat harus senantiasa dilakukan dengan penuh disiplin, terutama menyangkut soal makanan dan gaya hidup. Kalau makanan dan gaya hidup ini dapat dikelola dengan sebaik-baiknya, maka hidup sehat dan sejahtera yakin akan dapat diwujudkan.
Minggu Umanis, 16 Agustus 2009
MIMBAR AGAMA
Memahami Agama Khonghucu SALAM dalam kebajikan Tuhan. Wie tik thon thian. Melalui rubrik Mimbar Agama Khonghucu perdana ini, kami ingin mengetengahkan topik seputar penjelasan tentang agama Khonghucu yang sebenarnya. Dengan mengenal agama Khonghucu lewat mimbar agama, diharapkan masyarakat luas makin mengerti dan mengetahui isi ajaran agamanya. Agama Khonghucu di dalam negara kita yang berfilsafatkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta Bhineka Tunggal Ika merupakan kebersamaan kita di dalam berbangsa dan bernegara. Agama Khonghucu sudah ada sejak dahulu dan tumbuh berkembang di tengah kemajemukan bangsa kita, baik ketika bersama berjuang untuk kemerdekaan, maupun dalam mengisi kemerdekaan, bahkan telah menjadi bagian dari kekayaan rohani dan pembendaharaan keimanan bangsa Indonesia, sebagai yang tak terpisahkan dari saudara-saudara setanah air. Umat Khonghucu menyadari, bahwa hidup rukun di antara sesama umat beragama di negara yang sangat religius ini merupakan citacita luhur yang harus diwujudkan bersama demi terbentuk dan terwujudnya suasana yang lebih mantap di dalam berbagai segi kehidupan masyarakat. Nabi Khongcu bersabda, “Kalau ingin dihormati, hormatilah orang lain”. Agama Khonghucu atau
Dari Hal. 4 Rekayasa yang diperlukan adalah melibatkan siswa dalam mengambil keputusan yang menyangkut diri mereka. Rekayasa ini diperlukan untuk menimbulkan kesadaran-kesadaran dan tanggung jawab. Tindak disiplin dan kepatuhan pada aturan bukan muncul karena keterpaksaan atau ketakutan terhadap ancaman, melainkan muncul dari kesadaran dan pemahaman mengapa mereka harus disiplin. Jika siswa diperlakukan sebagai subjek, jiwa patriotisme siswa pun akan tumbuh kembang. Siswa tidak saja siap mengorbankan waktu dan tenaganya, namun juga materi. Pada ajang lomba misalnya, semangat patriotisme siswa dalam menjaga nama baik sekolahnya sangat dipertaruhkan. Mereka siap mengorbankan segalanya tanpa berharap imbalan dari sekolahnya. Hal ini dapat
Diasuh Oleh
Putri Wong Kam Fu Berlaku:
16 s.d. 20 Agustus 2009
WS. CH. Budhi S. Pribadi yang dikenal dengan sebutan Ji Kauw atau Ru-Jiao, sudah dirintis oleh para Nabi Purba, sebelum nabi Khonghucu lahir — sekitar 2.500 tahun sebelumnya. Atau sejak Raja Suci Tang Yao (2357 - 2255 SM) dan Raja Suci Yu-Shun (22552205 SM). Bahkan, Raja Suci Hok-Hi/Fuxi (2953 2838 SM) yang disempurnakan oleh Nabi Khongcu (Confucius). Kitab agama Khonghucu terdiri dari dua bagian yakni (1) kitab yang empat (Susi/Si-shu) atau The Four Books sebagai kitab yang pokok, (2) kitab yang lima (Ngo-King/Wu-Jing) atau The Five Classics sebagai kitab yang mendasari atau melandasi, serta dilengkapi Kitab Bakti (Hauw-King/ Xiao-Jing) sebagai ajaran bimbingan perilaku bakti. Fungsi agama menurut agama Khonghucu, bahwa firman Tuhan atau Thian Bing atau Tian-Ming, itulah dinamai watak sejati (sing/ xing) dan mengikuti watak sejati, itulah dinamai menempuh jalan suci (tao/dao), dan bimbingan atau tuntunan menempuh jalan suci. Itulah dinamai agama (kauw/joao), tersurat dalam kitab suci Susi bagian ten-
kita lihat pada saat ajang lomba. Sayang, kesungguhan para siswa dalam pertarungan sering kurang dibarengi oleh semangat gurunya. Langkah guru sering kendor karena masalah imbalan jerih payah. Walau zaman sekarang banyak sumber belajar, siswa sadar betul bahwa seorang guru masih menjadi sosok untuk mengantarkan mereka ke masa depan. William pun mengakui hal itu sehingga ia merasa bersyukur dapat mengenyam pendidikan sampai SMA. William berharap agar para siswa selalu menumbuhkan sikap kritisnya terhadap sekolah maupun demi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia. “Mereka bisa, mengapa kita tidak bisa?” suatu pertanyaan William dalam memacu prestasi saat ikut Olimpiade Sains Nasional. Di balik semua itu, peran pemerintah tentu sangat
penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pembinaan dalam kerja bagi para tenaga guru sangat diperlukan. Mengandalkan ijazah saja guru tentu tidak cukup. Ijazah para pendidik hanya persyaratan administratif. Setelah menghadapi tugas mereka perlu mendapat pembinaan pemantapan kerja secara berkelanjutan. Beberapa tahun terakhir ini sepertinya pembinaan guru mengendor. Kalau pun ada Diklat, tidak ada pemantauan atau tindak lanjut bagaimana guru menerapkannya dalam kerja. Yang ada, aktivitas guru terlihat sibuk dalam rangka mengumpulkan dokumen untuk sertifikasi profesi guru, bagi yang belum sertifikasi. Dan, yang sudah mendapat tunjangan profesi guru, sisi aktivitas pengembangan profesi guru belum tampak secara signifikan.
YAYASAN TAKSU BALI
TERDAFTAR NOMOR : 220 / 221 / KBPM / Org, 29 Mei 2002 PELESTARI SENI BUDAYA DAN BENDA BENDA PUSAKA SUPRANATURAL BALI INDONESIA Sekretariat : Jln. Jagaraga No 4, Ds / Br. Celuk, Sukawati, Gianyar, 80582. Telp : (0361) 298364,Fax : (0361)292285. Email : taksubali.foundation@yahoo.co.id www.taksu-bali.com
I MADE MASTRESNA, SE, M.Si
SEDOT HARTA SECARA HALAL SESUAI DENGAN ILMU RAJA - RAJA BALI KUNO DAN SASTRA BERUPA EMAS, PERAK, PERMATA, UANG, HARTA MULIA DAN LAIN LAIN SESUAI DENGAN PROFESI ??!!! RODA KEHIDUPAN AKAN SELALU BERPUTAR, KADANG KITA BERADA DIBAWAH / MISKIN DAN ADA KALANYA KITA DIATAS /
KAYA. BAGI ANDA YANG MERASA EKONOMINYA KURANG ATAU MISKIN,
ANDA TIDAK PERLU KHAWATIR
PUSAKA AJI PANGREKA BHUANA SOLUSINYA!!! ( TERBUAT DARI EMAS MURNI 24 KARAT )
UNTUK MENGATASI EKONOMI TERPURUK, PERUSAHAAN BANGKRUT, HUTANG MENUMPUK DAN LAIN LAIN,
MAHAR MULAI DARI Rp. 1.000.000 S / D Rp. 5.000.000 REJEKI AKAN MENGALIR DAN KEKAYAAN AKAN DATANG SECARA TIDAK DISADARI, REAKSI POSITIF AKAN MULAI TERASA DALAM JANGKA WAKTU SATU SAMPAI LIMA BULAN DARI HARI PERTAMA PEMAKAIAN.
Minggu ini keuangan lancar, sehingga akan memudahkan perjuangan Anda menuju citacita luhur. Tetaplah hatihati dan waspada sebab banyak orang yang iri hati. Katakata manis jangan menggoyahkan rencana yang sudah berjalan mulus ini. Jangan emosional jika ada perang mulut dalam keluarga. Asmara: Ikhlaskan saja. Tuhan YME akan memberi ganti yang lebih baik.
Tingkatkan terus semangat untuk lebih berprestasi, lebih dari yang lain. Minggu ini ada kesempatan untuk bisa dimanfaatkan. Ada terobosan baru yang mendatangkan keuntungan. Jangan siasiakan begitu saja. Luaskan hubungan dan laksanakan rencana baru. Keluarga juga diberi kebebasan untuk berkarya membantu kebutuhan. Asmara: Hilangkan praduga dan menuduh yang bukan-bukan. Nanti bisa menyesal.
MIMBAR KHONGHUCU
gah sempurna (tiong yong/ zhong, yong) Bab Utama Ayat 1. Berdasarkan ayat di atas, diyakini bahwa fungsi agama adalah sebagai tuntunan hidup yang telah Tuhan turunkan melalui para Nabi, untuk membimbing manusia kembali ke jalan suci, yang diridhoi dan dirahmati semacam hidup di dunia, maupun bila sudah saatnya kembali keharibaan kebajikan Tuhan. Jadi, agama diturunkan Tuhan untuk manusia mendapatkan keselamatan sepanjang hidup. Maka, jalan suci harus diamalkan dengan sepenuh hati akan keberadaan Tuhan yang Maha Esa, dengan sepenuh iman (zheng xing huang tian). Sebab iman (xing) itulah “pangkal dan ujung segenap wujud, tanpa iman suatu pun tiada”. Maka, seorang susilawan atau luhur budi (zun-zi) memuliakan iman dengan mengamalkan hidupnya di dalam jalan suci dengan baik, akan mampu mengembangkan watak sejati yang mengandung benih-benih kebajikan yang berupa cinta kasih (ren), kebenaran atau keadilan atau kewajiban (yi), susila (li), bijaksana (zhi) dan dapat dipercaya atau bertanggung jawab (xin) yang menjadikan manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang termulia di antara makhluk ciptaan lainnya. Semoga Tuhan memberkahi. Huang Yi Shang di Wie Tian You De Shanzai.
Libatkan Siswa
Masih ada kesempatan untuk meraih kesuksesan. Kerja sama juga bisa lebih menguntungkan Anda. Oleh sebab itu, adakan kontrol agar tidak ada penyelewengan atau pemborosan. Jika ada masalah, cepat diselesaikan, agar langkah ke depan lebih tenang. Keluarga juga masih baikbaik saja. Asmara: Meskipun cinta tidak harus memiliki, jangan berhenti untuk terus mendekati.
Dunia ini fana, tiada yang langgeng, jadi jangan heran dan bingung. Anda mesti tenang, bijaksana dan terus berjuang. Berbuat amal bisa menjauhkan Anda dari rasa bahaya. Mendekat kepada Tuhan, bisa mendapatkan petunjuk tersendiri. Keluarga pun tenang, kebutuhannya masih bisa diatasi. Asmara: Hargailah dan hormatilah segala pengorbanan serta cinta yang sejati.
Redaktur Khusus
SEDANGKAN BAGI ANDA YANG MERASA EKONOMINYA SUDAH MAPAN ATAU KAYA, PASTI TIDAK TAHU APAKAH KEKAYAAN ANDA TERSEBUT AKAN BERTAHAN ATAU AKAN HABIS DALAM WAKTU SINGKAT. UNTUK ITU TIDAK PERLU KHAWATIR PUSAKA AJI PANGUYUP SARINING BHUANA SOLUSINYA ( TERBUAT DARI EMAS MURNI 24 KARAT )
UNTUK MEMPERTAHANKAN KEKAYAAN YANG SUDAH DIMILIKI DAN MENJAMIN SERTA MEMASTIKAN AKAN BISA DINIKMATI ATAU DIWARISKAN PADA ANAK CUCU KITA. MAHAR MULAI DARI Rp. 5.000.000 SAMPAI DENGAN Rp. 10.000.000
C.416627-mtr
DAPAT DIGUNAKAN OLEH SEMUA ORANG TIDAK MEMBEDAKAN RAS, SUKU, AGAMA DAN LAIN LAIN. TERBUKTI AMAN, PRAKTIS, TANPA TUMBAL, TANPA EFEK SAMPING DAN LAIN - LAIN UNTUK KEDUA PUSAKA DIATAS DIJAMIN UANG KEMBALI KALAU TIDAK BERHASIL !!! DIJUAL : PERMATA KRESNADANA ASLI DAPAT DIBUKTIKAN LANGSUNG BISA MEREDAM PANASNYA API HARGA MULAI DARI RP 5.000.000 KEATAS. KEGUNAANNYA UNTUK MELANCARKAN REJEKI, JODOH, KESEHATAN, KEKAYAAN, POLITIK, DLL PENGOBATAN TRI BHUANA UNTUK SAKIT MEDIS DAN NON MEDIS KEJAKSAAN NOMOR : B-067/P.1.15/Dsp.4/06/2008 TERLARIS, DAHSYAT DENGAN METODE TANPA SENTUH SATU SATUNYA DIDUNIA, DIJAMIN UANG KEMBALI KALAU TIDAK BERHASIL SEHAT ITU MEMANG MAHAL, TAPI SAKIT JAUH LEBIH MAHAL !!! 7. STOP PERSELINGKUHAN SEKETIKA 1. STOP MEROKOK SEKETIKA HARGA HARGA CUMA Rp. 2.500.000,CUMA Rp. 1.000.000,8. STOP BODOH ( MALAS BELAJAR) 2. STOP NARKOBA SEKETIKA (SEBELUM MENJADI SENANG BELAJAR SEKETIKA SAKAW) HARGA CUMA Rp. 2.500.000,HARGA CUMA Rp. 1000.000,3. STOP JUDI SEKETIKA HARGA CUMA 9. STOP KORUPSI SEKETIKA UNTUK ORANG Rp. 1.500.000,KEPERCAYAAN ANDA HARGA CUMA 4. STOP TRAUMATIK PACAR ATAU KEKASIH Rp. 2.500.000,MASA LALU SEKETIKA HARGA CUMA 10. STOP HOMO SEKSUAL / GAY MENJADI Rp. 1.000.000,NORMAL SEKETIKA HARGA CUMA 5. STOP PERILAKU NEGATIF MENJADI POSITIF Rp. 5.000.000,SEKETIKA, HARGA CUMA Rp. 1000.000,11. STOP LESBIAN MENJADI NORMAL 6. STOP PSICHOSOMATIC ILLNES ( STRESS, SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 5.000.000,DEPRESI, TRAUMA, PHOBIA, ILLUSION DAN 12. MENGOBATI SEMUA PENYAKIT MEDIS LAIN LAIN SEKETIKA HARGA CUMA DAN NON MEDIS TANPA SENTUH Rp. 1.000.000 WAJAH ADALAH CERMINAN HATI DAN MASA DEPAN!!! BUKTINYA SAAT HATI KITA ADA MASALAH WALAUPUN KITA TERSENYUM PASTI TIDAK AKAN KELIHATAN BAHAGIA, BEGITU JUGA SEBALIKNYA !!! FISIOGNOMI & PALMISTRI ( ILMU MEMBACA WAJAH & GARIS TANGAN ) MENGENAI :
1. JABATAN / KARIER 2. NASIB 3. JOIN USAHA 4. KELUARGA
5. REJEKI 6. LIBIDO / SEXUAL 7. USAHA 8. BENCANA & KESEHATAN
9. KETURUNAN 10. HARTA KEKAYAAN 11. NASIB DI HARI TUA 12. JODOH
NAIK BATU ATAU KAYU PUSER BUMI AJAIB YANG DAPAT MENJAWAB SEKETIKA SEGALA PERTANYAAN TENTANG MASALAH KEHIDUPAN ANDA !!!
TESTIMONI : DARI NOMOR FLEXI 0361 - 2726549 TRIM’S TAKSU BALI, USAHA SAYA SUKSES. PUSAKANYA SANGAT LUAR BIASA C. 413858 rpa
Minggu Umanis, 16 Agustus 2009
OLAH RAGA
7
F IGUR Eriksson Mulai Belanja Pemain London Sven-Goran Eriksson melakukan belanja pemain bintang pertamanya sebagai direktur sepak bola Notts County dengan merekrut kiper Manchester City, Kasper Schmeichel, Sabtu (15/8) kemarin. Perekrutan pemain anyar ini pun menorehkan rekor transfer untuk klub Liga 2 itu. Kiper berusia 22 tahun yang merupakan putra dari mantan kiper legendaris Manchester United, Peter Schmeichel itu pernah bekerja sama dengan Eriksson ketika ia masih menangani City. Kasper diboyong dengan harga yang mengalahkan biaya transfer 685.000 pound yang dibayarkan County sewaktu membeli Tony Agana dari Sheffield United pada 1991. “Kami sangat senang Kasper memilih bergabung ke Meadow Lane,” ungkap manajer County, Ian McParland di situs resmi klub, Sabtu (15/8) kemarin. “Ia bagian signifikan dari teka-teki yang berusaha kami lengkapi sebelum jendela transfer ditutup. Kami ingin lebih memperkuat tim dalam beberapa hari mendatang,” sambungnya. Kasper sendiri tetap bangga dengan kepindahannya meskipun ia tak lagi bermain di Liga Utama Inggris seperti saat bersama The Citizens. “Saya sangat bahagia bergabung ke klub yang kaya sejarah dan mendapatkan dukungan besar,” jelasnya. “Saya bergabung dengan tim ambisius yang sedang membangun masa depan dan ini tim yang sangat menarik bagi kami. Saya menantikan untuk bekerja dengan Ian dan sisa pemain lain, beradaptasi serta memulai musim,” tegas Kasper. (adn/afp)
David Moyes BPM/afp
MINUS GERRARD - Liverpool dipastikan tidak kehilangan tajinya saat menantang tuan rumah Tottenham Hotspur di kompetisi Liga Utama Inggris, Minggu (16/8) malam ini. Minus Steven Gerrard, the Reds akan mengandalkan Fernando Torres (tengah) sebagai tukang gedor pertahanan Spurs.
Torres Diandalkan Gedor White Hart Lane London Potensi Liverpool untuk memenangkan gelar Liga Utama Inggris musim ini langsung menghadapi ujian berat pada pertandingan pembuka kontra Tottenham Hotspur, Minggu (16/8) malam ini. Terlebih the Reds kemungkinan tidak bisa diperkuat sang kapten, Steven Gerrard, yang dibelit cedera.
Sven Goran Eriksson
BPM/ap
Fulham Selamatkan Karier Duff London Fulham akan segera merampungkan transfer pemain sayap Newcastle United, Damien Duff. Kabar ini disampaikan oleh pelatih Roy Hodgson, Sabtu (15/8) kemarin. Namun upaya Hodgson untuk mendapatkan striker Australia, Mark Viduka tidak membuahkan hasil. Hodgson menawarkan dana sekitar empat juta pound untuk Duff yang pernah bekerja sama dengan Hodgson di Blackburn. Pemain berusia 30 tahun ini tertarik pindah kembali ke London barat di mana ia pernah menghabiskan tiga tahun di Chelsea. “Klub sedang bernegosiasi dan saya harap kesepakatan akan tercapai. Pemain itu membuat kami tertarik,” terang Hodgson. Sewaktu di Chelsea, Duff kerap dilanda cedera. Penampilannya menanjak di Newcastle United meskipun The Magpies akhirnya terdegradasi dari Liga Utama Inggris akhir musim lalu. Di mata Hodgson, Duff tetap pemain yang memiliki kualitas tinggi. “Setiap kali bermain untuk Irlandia, ia menjadi salah satu pemain terbaik mereka secara konsisten. Kami mengetahui apa yang akan kami dapatkan dari Damien, ia berpengalaman dan pemain berkualitas,” puji Hodgson. Bila Duff bersiap pindah ke Craven Cottage, mantan penyerang Newcastle, Viduka menolak bergabung ke Fulham. Padahal Hodgson sudah pernah bertemu dengan bintang The Socceroos itu di London guna membicarakan rencana transfer. “Saya ingin mengetahui apakah ia berniat terus bermain di Liga Utama, namun pada akhirnya diskusi kami cukup jelas kalau ia telah mengambil keputusan untuk melupakannya dan memulai hidup baru,” tandas Hodgson. (adn/afp)
BPM/afp
Damien Duff
J adwal Pertandingan Minggu (16/8) Manchester United Tottenham Hotspur
Liga Inggris -
Birmingham City Liverpool
Liga Jerman Minggu (16/8) Borussia Moenchengladbach Schalke 04 Minggu (16/8) Boulogne-sur-Mer Nice Senin (17/8) Olympique Marseille Senin (17/8) Athletic Bilbao
Hertha Berlin VfL Bochum
Liga Prancis -
Grenoble Stade Rennes
-
Lille
Piala Super -
Barcelona
Tim besutan pelatih Rafael Benitez diprediksi menjadi kandidat kuat yang mampu mengakhiri keberhasilan Manchester United juara Liga Utama tiga tahun berturutturut. Striker Fernando Torres pun menyadari timnya harus memenangkan laga sulit di White Hart Lane akhir pekan ini. Kemenangan awal setidaknya akan meningkatkan pencapaian finis di posisi kedua seperti musim lalu. Kendati meraih poin maksimum dari empat laga melawan MU dan Chelsea musim lalu, Liverpool tetap mengakhiri kompetisi dengan perbedaan empat poin di belakang anak asuh pelatih Sir Alex Ferguson. Masalah utama pasukan Benitez terletak pada ketidakmampuan meraih kemenangan melawan lawan lebih lemah ketika Torres atau Gerrard cedera. Saat Gerrard diragukan bisa tampil di kandang Spurs, Liverpool diuji kemampuannya bisa bermain apik tanpa jenderal lapangan tengahnya itu. Torres menegaskan skuad Liverpool sebetulnya tidak
perlu melakukan perubahan besar karena sudah memiliki potensi tersendiri. “Hanya perlu ada sedikit peningkatan untuk memberikan penggemar dan pemain gelar yang mereka inginkan selama bertahun-tahun,” ungkap Torres yang baru menandatangani perpanjangan kontrak dengan gaji lebih dari 100.000 pound per pekan. “Ini tim terbaik Liverpool. Itulah penilaian banyak pemain berpengalaman. Dan sekarang waktunya bagi kami. Posisi kedua terbaik tidak berlaku lagi untuk saya,” papar penyerang Spanyol itu. Harapan Liverpool untuk segera menorehkan rekor impresif di awal kompetisi terhalang oleh sederet masalah yang menimpa pemain belakang mereka. Bek tengah Jammie Carragher, Daniel Agger dan Martin Skrtel seluruhnya cedera. Alberto Aquilani yang diboyong dari AS Roma untuk menggantikan gelandang Xabi Alonso yang telah pindah ke Real Madrid juga belum dapat dimainkan karena masih pemulihan op-
erasi engkel. Namun ketika seluruh pilarnya itu bugar, Benitez yakin Liverpool akan bisa bersaing memperebutkan gelar. “Kami mendapatkan 86 poin musim lalu sehingga finis kedua dan kami memiliki skuad yang kurang lebih sama, jadi mungkin kami dapat melakukan hal yang sama atau lebih baik,” terang Benitez optimis. “Untuk peluang kami meraih gelar, pemain mengetahui kami sangat dekat musim lalu dan mereka ingin meningkatkan diri. Kami mengetahui apa yang bisa dicapai tim ini dan mereka akan siap,” imbuh Benitez. Hal senada disampaikan pelatih Tottenham, Harry Redknapp. Ia percaya The Reds memiliki peluang yang sama bagusnya dengan timtim lain untuk memanfaatkan kegagalan MU. “Liverpool tim yang solid. Tahun lalu mereka luar biasa. Hanya kalah dua pertandingan, tetapi tidak memenangkan liga adalah statistik yang mengagumkan,” jelas Redknapp.
“Mereka bersaing ketat di kejuaraan tahun ini bersama Manchester United, Chelsea dan Arsenal. Jadi pertemuan ini merupakan ujian terbaik untuk mengetahui seperti apa kemampuan kami,” lanjut Redknapp yang ingin mengetahui level timnya sendiri. Redknapp harus memutuskan apakah memberikan kesempatan pada Peter Crouch menjalani laga debutnya bersama Jermain Defoe atau Robbie Keane. Namun ia sudah dipastikan tak diperkuat Jermaine Jenas yang bermasalah dengan cedera betis, serta bek Gareth Bale, Jonathan Woodgate dan Michael Dawson. Bek Kamerun, Sebastien Bassong yang bergabung dari Newcastle United seharga delapan juta pound pekan lalu bisa diturunkan setelah bebas dari skorsing. “Ketika kami bertanding dengan Newcastle tahun lalu, saya sempat bicara pada Alan Shearer usai pertandingan. Ia mengatakan bila ia tetap di klub, Bassong tidak akan pernah pergi. Alan tidak mendapatkan jabatan tersebut dan Bassong pemain pertama yang kami inginkan. Ia pemain muda dengan masa depan fantastis,” tegas Redknapp. (adn/afp)
BPM/net
Moyes Kehilangan Kesabaran Liverpool Pelatih Everton, David Moyes kehilangan kesabaran dan melontarkan kritik pedas pada Manchester City. Klub Eastland itu dianggap membabibuta berusaha memboyong bek Everton, Joleon Lescott dari Goodison Park. Moyes berang lantaran pelatih City, Mark Hughes terang-terangan ingin merekrut Lescott. Bahkan dirinya seperti tidak memiliki kesempatan untuk mempertahankan bek tengah itu. City telah dua kali mengajukan tawaran yang masingmasing 15 dan 18 juta pound untuk Lescott namun ditolak oleh Everton. Efeknya Lescott pun mulai kepincut dan mengajukan surat permohonan transfer yang kemudian diabaikan Moyes. Laporan terakhir menyebutkan Hughes akan membuat tawaran berikutnya dengan harga lebih dari 20 juta pound sebelum transfer ditutup 31 Agustus nanti. Akan tetapi sebelum rencana itu terwujud, Moyes buru-buru menegaskan hanya dirinya yang menentukan pemain mana yang akan tinggal dan pergi. “Dia (Hughes) mengatakan bicara dengan orang yang membuat keputusan di sini. Dia tahu siapa yang mengambil keputusan di Everton dan itu adalah saya,” terang Moyes, Sabtu (15/8) kemarin. “Tidak ada dialog antara kami dan Manchester City sejauh yang saya ketahui. Dia tidak pernah mengangkat telepon dan menghubungi saya, jadi ia tidak akan memperoleh jawaban. Saya yang membuat keputusan di sini, tidak seperti klub lain,” tegasnya setengah emosi. Pendekatan City dianggap mulai mengganggu aktivitasnya karena dilakukan di saat musim kompetisi 2009/ 2010 dimulai. Moyes membandingkan kasus serupa dengan transfer Cristiano Ronaldo ke Real Madrid yang dirampungkan pada akhir musim sehingga Manchester United dengan cepat bisa membeli pemain yang diinginkan. “Kami tidak bisa menerima tawaran satu atau dua pekan sebelum deadline. Dan tawaran yang mereka ajukan menunjukkan kami menghargai Joleon Lescott jauh lebih tinggi dari mereka. Joleon pemain kunci, kami sangat memikirkannya dan tidak ingin kehilangannya,” pungkas Moyes. (adn/afp)
Lupakan Ronaldo, MU Fokus Gelar Keempat Manchester Melupakan Cristiano Ronaldo dan kekalahan di Liga Champions serta Community Shield menjadi target utama pelatih Manchester United. Pasukan Sir Alex Ferguson memulai perjalanan untuk mempertahankan mahkota Liga Utama Inggris, Minggu (16/ 8) malam ini sekaligus menyiapkan diri memburu gelar ke-4 secara beruntun. Manchester United akan melakoni laga perdananya malam ini dengan menjamu Birmingham. Tantangan pun akan bertambah setelah the Red Devils kehilangan bintang dan juga motor serangan, Ronaldo yang hengkang ke Real Madrid. Namun Fergie tetap optimis Wayne Rooney dkk. akan mampu melupakan kekalahan menyakitkan dari Barcelona di Roma Mei lalu serta lepasnya trofi pertama musim ini dari Chelsea. MU ditundukkan the Blues di final Community Shield melalui drama adu penalti. Fergie mengakui bahwa MU telah mempersiapkan pola permainan baru tanpa Ronaldo. Harga 80 juta pound membuat pemain berjuluk CR7 menjadi pemain termahal di dunia sekaligus kehilangan besar bagi MU. Hanya ada sedikit klub yang mampu bertahan setelah kehilangan bintang sekaligus pemain utamanya. Apalagi Ronaldo adalah top skor bagi MU di dua musim terakhir. Namun dengan stok pemain muda bertalenta di Old Trafford serta tangan dingin Fergie, MU tetap akan menjadi momok menakutkan bagi para tamunya. “Kami tidak boleh terus terpuruk. Kami harus terus maju guna menghadapi musim yang baru serta tantangan yang baru pula. Kami memiliki beberapa pemain muda yang berprospek cerah. Kami masih memiliki skuad yang cukup baik dan saya sangat senang dengan hal tersebut,” ujar Sir Alex, Sabtu (15/8) kemarin. Ketika ditanya soal kepergian Ronaldo, Fergie mengaku bahwa semua orang sudah tahu Ronaldo akan pindah cepat atau lambat, jadi tidak ada keterkejutan yang berlebihan khususnya di antara para pemain. Partai melawan Birmingham juga akan menjadi ujian apakah langkah Fergie membawa anak asuhnya melakukan beberapa partai pra-musim di Asia dan termasuk sebuah turnamen mini di Munich. “Pertandingan pra-musim berlangsung cukup baik. Kami seharusnya bisa memenangkan Community Shield dan bermain sangat baik di Munich. Partai melawan Birmingham akan membuktikan apakah hal tersebut tepat atau tidak,” imbuhnya. (gie/afp)
Cesc Fabregas
BPM/net
Fabregas Tidak Dijual
BPM/afp
UJIAN PERTAMA - Michael Owen mengemban tugas besar menajamkan lini depan Manchester United yang ditinggalkan Cristiano Ronaldo. Ujian pertamanya adalah melawan Birmingham City, Minggu (16/8) malam ini .
London Pelatih Arsenal Arsene Wenger menegaskan bahwa Cesc Fabregas tidak akan dijual dengan harga berapa pun. Penegasan ini untuk menuntaskan rumor yang menghubungkan pemain tersebut akan kembali ke Barcelona. Fabregas meninggalkan Barca ketika masih remaja dan bergabung dengan Arsenal yang membuat namanya melambung. Namun kerap ia diberitakan akan kembali ke klub Catalan tersebut. Kepergian Emmanuel Adebayor dan Kolo Toure ke Manchester City dengan harga tinggi, membuat Wenger kesulitan mencari pengganti yang sepadan di lapangan tengah. Di tengah kondisi pelik itu, muncul isu kepindahan Fabregas yang akan mengikuti jejak rekannya meninggalkan stadion Emirate. “Apa anda berpikir bahwa kami akan menjual pemain sehari sebelum kompetisi dimulai? Apalagi pemain tersebut merupakan nyawa dari tim ini, tentunya tidak mungkin. Tidak ada salahnya bila semua orang berspekulasi namun kami belum tentu akan menurutinya,” ujar Wenger, Sabtu (15/8) kemarin. Meski kehilangan Adebayor serta Toure namun Wenger tetap optimis anak asuhnya masih mampu bersaing guna memperebutkan trofi Liga Utama Inggris musim ini. “Kami kehilangan dua pemain hebat,” lanjut pelatih asal Prancis. “Namun kami juga telah membeli Thomas Vermaelen untuk menggantikan Toure serta Eduardo sudah pulih dari cederanya. Dia merupakan pemain yang bisa diandalkan. Kami juga memiliki pemain muda yang sedang berkembang seperti Carlos Vela, Nicklas Bendtner, Theo Walcott yang semuanya adalah striker,” imbuhnya. Wenger juga mengungkapkan bahwa the Gunners tidak akan melakukan pembelian pemain lagi saat ini termasuk mendatangkan kembali Patrick Vieira serta striker Bordeaux, Marouane Chamakh. Meski kedua nama tersebut gencar diberitakan sedang diincar guna menambah kekuatan Arsenal di musim kompetisi ini. (gie/afp)
OLAH RAGA
8
F
Djarum Sirnas Bulu Tangkis Terbuka
Deya Saraswati Juara
IGUR
Ida Bagus Eka Parintosa
’’Feeling’’ Juara
PERGERAKANNYA cukup lincah dalam mendobrak pertahanan lawan. Pemain berposisi sayap kanan tim SMAN 7 Denpasar (Sisma) Ida Bagus Eka Parintosa, sering muncul mendadak. Karena itu, dia selalu dikuntit lawan. Wing-back yang akrab disapa Gus Eka inilah, penentu kemenangan timnya menundukkan SMAN 2 Denpasar (Resman) dalam drama adu penalti. BPM/edi Gus Eka tampak menatap tegar menuju titik putih, apalagi sebelumnya tendangan pemain Resman gagal. Usai memperdaya kiper Resman Yoga Eka Putra, Gus Eka memang yakin timnya bakal juara. ‘’Saya memang punya feeling Sisma bakal juara,’’ sebut pemain kelahiran Denpasar, 7 Juni 1992 ini. Sukses menjuarai Liga Pelajar Bali Post (LPBP) V/2009 Denpasar, seakan berhasil memecahkan telur, mengingat selama ini Sisma tak pernah menjadi duta Denpasar dalam babak grandfinal LPBP. ‘’Saya bangga sekali bisa mengantarkan Sisma juara,’’ tutur siswa kelas III IPA-7 ini. Kepiawaian Gus Eka mengocek bola, didapatkan sejak di bangku SD hingga kini ditempa di SSB Guntur. Ia pernah mengusung bendera Sorao, dan merebut juara pada turnamen U-15 di Jajag, Banyuwangi. Bahkan, ikut andil Perseden U-15 runner-up nasional (2005). ‘’Saya bercita-cita menjadi guru olahraga sambil bermain bola,’’ terang putra pertama pasangan IB Purnaya dan AA Ayu Suryati ini. Ia berterus-terang, Sisma di ajang LPBP ini menyerang terus, namun lemah dalam penyelesaian akhir. (nel)
Data LPBP V/2009 Denpasar Hasil Final, Sabtu (15/8) SMAN 7 Denpasar vs SMAN 2 Denpasar 5-4 (0-0) Urutan Juara 1. SMAN 7 Denpasar 2. SMAN 2 Denpasar 3. SMAN 5 Denpasar 4. SMAN 4 Denpasar Top-Scorer 2 :Agus Desiartama (SMAN 4 Denpasar), Agus Dwipayana, Surya Negara (SMAN 2 Denpasar) 1 :Herman Wahyudi, Arik Epri Ariawan (SMAN 2 Denpasar), Wayan Ardinata, Gede Andy Mahendra (SMAN 5 Denpasar), Putu Anjasmara Putra, Made Antha Wijaya (SMAN 7 Denpasar)
PENERIMAAN MAHASISWA BARU TH. 2009
POLITEKNIK - BLK DENPASAR KERJASAMA POLITEKNIK NEGERI BALI DISNAKERTRANSDUK PROV. BALI
Dibuka pendaftaran gelombang II calon mahasiswa baru Pendidikan Profesional Program D2 & D3 untuk Tahun Akademik 2009/2010 : Lulus “AHLI MUDA” dan “AHLI MADYA” Ijazah Politeknik Negeri Bali Sertifikat Disnakertransduk Prov. Bali
BIDANG PENDIDIKAN l Food & Beverage l Akomodasi l Akuntansi l Engineering Perhotelan l Teknik Elektro l Teknik Mesin
Pendaftaran s.d. Tanggal 26 Agustus 2009 l Ujian Masuk Tanggal 28 Agustus 2009 l
SYARAT PENDAFTARAN D2 D2 D3 D2 D2 D3
1 lbr 1. Salinan Ijazah/STTB (legalisir) 2. Salinan STL SMA/SMK/ 1 lbr Paket C (legalisir) 2 lbr 3. Fas Photo 3X4 4. Biaya Pendaftaran Rp 150.000
Informasi dan Tempat Pendaftaran : Sekretariat Polteknik - BLK Denpasar, Jl. Imam Bonjol No. 603 Phone/Fax. (0361) 756651 Denpasar - Bali Tempat Belajar Teknologi Informasi & Komunikasi
Bersertifikasi Internasional BISMA INFORMATIKA
Segera Daftar & Dapatkan Beasiswa Pendidikan 1 Tahun + Discount Max 10%
Kampus : Jl. Teuku Umar 222 Dps Jl. Tk. Yeh Aya No. 42 Dps Telp. 0361-246466
Minggu Umanis, 16 Agustus 2009
PROG PROFESI 1 TAHUN / D1 Manajemen Informatika
Teknik Rancang Bangun Komputer Komputer Bisnis & Akuntansi Komputer Grafis & Multimedia
Kuliah Perdana Sept’09
ft
icroso
asi M
ik Sertif Gratis
C.404564-pend
Semarapura (Bali Post) -
Bali akhirnya berhasil merebut satu juara pada Turnamen Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Terbuka Bali-NTB-NTT 2009, di GOR Suwecapura, Gelgel, Klungkung. Melalui pebulu tangkis tunggal putri anak-anak, Ni Made Deya Saraswati dari Pusdiklat Bali. Pada babak final Deya menumbangkan pebulu tangkis Jaya Raya, Zarra Fazza Azka 21-16, 21-10. Mendapat dukungan penuh suporter Bali, Deya bermain penuh semangat dan percaya diri. Sejak set pertama, siswi kelas VI SDN Tegal Jaya, Badung ini bermain agresif, menekan permainan Zarra. Sukses Deya ini sangat diharapkan untuk memunculkan regenerasi. ‘’Kalau Bali tidak bisa juara di anakanak, sulit menemukan bibit di taruna dan remaja. Kalau dewasa, sudah pasti sulit,’’ ungkap Wakil Ketua II PB PBSI Pusat, Gusti Made Oka. Sayang, keberhasilan Deya tak dilanjutkan pebulu tangkis Bali lain yang turun di tunggal anak-anak, Made
Jerry Fri Fridaniswara (Pusdiklat Bali). Pebulu tangkis yang juga menjadi unggulan Bali itu ditekuk atlet PB Wima, Gian Sanjaya Putra 17-21, 14-21. Claudia Menyerah Sementara itu, pebulu tangkis kebanggaan Bali, Ni Made Claudia Ayu Wijaya gagal. Pemain Pelatnas Pratama yang berpasangan dengan Della Destiari Haris (ganda putri) tumbang di tangan ganda putri SGSE/Jaya Raya, Dewi Tika/Nadya Melati 12-21, 17-21. Naas juga dialami ganda Pelatnas Pratama, Andika Anhar/Hendra Setya Nugraha. Di babak final, Anhar/ Nugraha ditumbangkan ganda Suryanaga, Ricky Widian-
to/Tri Kusumawardana 2116, 23-21 Sementara itu, pebulu tangkis tunggal dewasa Tike Ariede Ningrum (Pelatnas Pratama) sukses mengalahkan Ana Rovita dari Djarum Kudus 23-21, 21-17. ‘’Saya terharu, ini kali pertama saya juara. Di Djarum Sirnas Jawa Timur, nyaris juara tetapi digagalkan Belatrix Manuputi,’’ ujarnya. Di tunggal dewasa, atlet Pelatnas Pratama Adi Pratama juga mampu menjuarai turnamen, setelah menundukkan rekannya di Pelatnas Pratama Evert Sukamto 21-15, 24-22. Bagi Adi, ini merupakan pertama kali menjuarai Sirnas. Ia absen seri sebelumnya di Jawa Tengah, karena cedera lutut dan pinggang. (kmb20)
Peselancar Bali Sabet Tiga Emas Denpasar (Bali Post) Peselancar Bali mendulang tiga keping emas dalam turnamen terbuka, di Pantai Mertasari, 13-15 Agustus. Ketiga emas dipersembahkan Oka Sulaksana (one mistral design terbuka), Suartana (RSX), serta one mistral design junior Putu Krisna. Peselancar Bali juga menambah perak dari Astra, dan perunggu dipersembahkan Gopala Sulaksana (one mistral junior). Peselancar Subagiasa merebut perunggu (one mistral design), Sasha (Bali) juga meraih perunggu serta Candra Pertiwi Sulaksana (techno). Menurut pelatih Bali Wayan Sujana, Sabtu (15/8) kemarin, peselancar Astika yang kini membela Jatim merebut perak (one mistral design open). Untuk one mistral design youth juaranya Resa (Sulbar), sedangkan Danan (Jatim) merebut perunggu. Untuk kategori techno, juaranya Maulana (Jatim), dan Jono (DKI) merebut perak. Peselancar Jatim Badrul Sahid dan Mustofa merebut perak dan perunggu di nomor RSX. (022)
BPM/dok
Oka Sulaksana
Peboling Bertarung Secara Maraton Denpasar (Bali Post) Tercatat 18 peboling akan bertarung secara maraton, di Kuta Paradiso Bowling and Billiard Centre, Kuta, mulai Sabtu (15/8) kemarin sore hingga Minggu (16/8) pagi ini. Ketua Panpel IGNA Reza Mahendra, kemarin menjelaskan, turnamen ini cukup panjang dan melelahkan. ‘’Para peboling harus melakoni 32 games semalam suntuk,’’ ucap Reza. Dikemukakan, turnamen ini biasa digelar tiap tahun, namun peboling hanya melahap 30 games. Mereka berasal dari klub Paradiso, Indonesia Muda, dan Prima. Sementara Sekum Pengprov PBI Bali Riany Kardjundi menambahkan, event ini memang cukup berat sehingga pesertanya terbatas. Bahkan, kaum putri tak ada yang berani ambil bagian, sebab harus bertarung secara nonstop. ‘’Seluruh pesertanya putra, maklum karena event ini memerlukan tenaga ekstra,’’ ucap Riany. Di antara peserta yang memastikan ikut seperti Joe King Bing, Yudi, Nicholas, dan Joni Kardjundi. (022)
BPM/kmb20
Ni Made Deya Saraswati
Timnas Woodball Rebut Dua Emas Denpasar (Bali Post) Timnas woodball Indonesia merebut dua keping emas dalam turnamen Indonesia Terbuka III dan Piala Asia VI, di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Niti Mandala, Renon, Sabtu (15/ 8) kemarin. Kedua emas dipersembahkan Ahris Sumaryanto pada perorangan Piala Asia, serta beregu Indonesia Terbuka. Timnas Indonesia bermaterikan Kriswantoro, Sugiono, Suratno, Sutarno, Bambang, Masrun. Selain itu, timnas beregu Indonesia juga merebut perak. Regu ini diperkuat Ika Yulianingsih, Agustin, dan I Gusti Ayu Sayang Tirtayanti. Satu medali perunggu juga dipersembahkan beregu (Ahris, Sumaryanto, Masrun, Surono, Suyamto, Muhammad). Sekretaris Panpel Maryoto Subekti mengakui, prestasi ini lumayan sebab atlet Indonesia mampu mensejajarkan diri dengan pemain mancanegara. Dua atlet Bali yakni Imasuda (peringkat 6) dan Olik (peringkat 10), di nomor perorangan Indonesia Terbuka. Kontingen Taiwan memborong medali di perorangan Indonesia Terbuka, melalui atletnya Chiang Fang Yu, Su Hsiu Chuan, dan Lai Jou Tung. Untuk kategori putra, Taiwan merebut emas dan perak lewat atletnya Tsai Meng Hung dan Chang Chia Ho, sedangkan perunggu direbut Wong Siu Kai (Hongkong). (022)
BPM/kmb
Seorang atlet woodball putri Bali yang masuk timnas.
Kompetisi Perseden
Peka Juara Divisi I
Joe King Bing
BPM/dok
Denpasra (Bali Post) Kesebelasan Peka Pemecutan Kaja akhirnya menjadi tim terbaik divisi I, setelah melibas Puba 2-0, dalam final Divisi I Kompetisi Perseden Denpasar, di Lapangan Kompyang Sujana, Sabtu (15/8) kemarin. Laga pamungkas itu disaksikan Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Ketua Umum Perseden AA Bagus Sudharsana, dan Ketua Umum KONI Denpasar Putu Ngurah Ardika. Bomber Bambang Trijati membuka kemenangan
Peka, setelah menggetarkan jala gawang Puba yang dijaga Fabo di menit 60. Gede Putra Windu menambah keunggulan Peka lewat tendangan kerasnya yang tak mampu dihalau Fabo, pada menit ke-75. Hingga wasit Sila meniup peluit panjang, Peka tetap unggul 2-0. Sementara itu, hadiah berupa piala tetap plus uang pembinaan masingmasing diberikan kepada juara Divisi II Putra Tresna, Kundalini (juara dua) dan Bayu Putra Kesiman
(juara tiga). Untuk juara Divisi I diraih Peka, Puba (juara dua) dan Lianinti (juara tiga). Sementara piala bergilir Perseden diberikan kepada juara Divisi Utama Pespa, sedangkan juara dua diraih Padang Sumbu dan POR Sanur (juara tiga). Untuk top skor diberikan kepada Dewa Wiraguna dari Putra Tresna (Divisi II) dengan 10 gol, Gery dari Wearnes (Divisi I) dengan 7 gol, dan Galung Setiadi dari Guntur (Divisi Utama) dengan 7 gol. (kmb)
DIRGAHAYU KE - 61 BALI POST 16 Agustus 1948 - 16 Agustus 2009
Semoga Sukses Selalu C.417648-mtr
K.417615-rpa
Redit é Umanis, 16 Agustus 2009 Redité
Bali L E M B A R
B A S A
9 B A L I
Bencingah
Rasa Kebangsaan Génerasi Muda Sayan Luntur? Génerasi muda utawi yowana wantah pinaka pamucuk pamargin bangsa puniki. Yéning yowana sampun saking mangkin marasa nuénang bangsa lan negarané pastika metu manah pacang mabéla pati ring bangsa sané nyusuin anggannyané. Nanging mangkin katengerin para yowanané nénten malih bangga pinaka warga negara Indonésia. Puniki kacihnayang makéh saking yowanané sané nénten hafal lagu kebangsaan Indonésia Raya utawi éling ring lagu-lagu perjuangan sané tiosan. Napi mawinan sakadi punika? Yakti ké semangat nasionalisme kebangsaan generasi muda Indonésiané sayan luntur? “Yéning kauratiang, sayuwakti semangat nasionalisme generasi muda Indonésiané sayan luntur. Minab punika sangkaning kawéntenan jamanné sané sayan nglimbak lan soang-soang individu yowanané madué kesibukan ring komunitasnyané,” baos I Nengah Santra, Kasi Penelitian dan Pengembangan UPT-Monumen Perjuangan Rakyat Bali. Ketua panitia lomba lagu perjuangan majeng siswa SMA/SMK sa-Bali 2009 puniki nganikaang daweg jaman ragané gotong royong kari aktif nanging mangkin arang kocap dané cingakin. “Yadiastun kénten, tiang banget mapinunas majeng ring génerasi muda mangdané saking mangkin numbuhang rasa tresna ring bangsa lan negara. Napi ja sané kamanahin prasida nyihnayang rasa kebangsaan punika, ngiring laksanayang. Tiang ambil imba sakadi Lomba Lagu-lagu Perjuangan Tingkat SMA/SMK se-Bali sané kalaksanayang olih UPT-Monumen Perjuangan Rakyat Bali sareng Wiyata Mandala lan Lintang puniki, wantah silih tunggil kegiatan majeng ring génerasi muda anggén numpahang rasa nasionalismené punika ka gending-gending perjuangan sané metunyané saking manah,” baos I Nengah Santra. Manut Santra, perjuangan para pahlawan patut kahargain santukan pahlawan wantah leluhur sané ngwawa i raga merdéka sakadi mangkinné. Punika ngawinang para seniman-senimanné ngripta lagu-lagu perjuangan mangdané rasa semangat perjuangan pahlawan kaangenangenang ngantos mangkin. Rasa kebangsaan punika kaaptiang prasida ngicénin panuntun, pawarah-warah, lan inspirasi majeng ring génerasi mudané mangda nulad lan madué semangat sakadi pahlawanné dumun. Semangat nasionalisme sané nénten rered-rered yadiastun ngetohang jiwatmannyané. Indik magending lagu-lagu perjuangan sané kasarengin olih para yowanané duk Redité (9/8) lintang, Agung Wirasuta, penyanyi Pop Bali sané masuara teges lan mawibawa puniki nguningan rasa kuciwanyané ring semangat lan disiplin para yowanané. “Anom-anommé, utaminé para pamilet lomba cingakin titiang nénten disiplin lan ngléwa. Wénten sané rauhné telat, wénten taler sané duk nomornyané kasambat nénten sayaga tur kantun mrika-mriki. Yéning magending lagu perjuangan manten nénten disiplin lan ngléwa, sinah pacang doh pisan saking semangat para pejuangé sané morbor, ngetohin raga tur purun mabéla pati?” kénten dané matakén. Yadin asapunika, penyanyi sané ketah dados juara lomba magending lagu perjuangan puniki nganikaang ragané bangga ring pidabdab lomba lagu perjuangan lan utsaha para yowana Baliné nyarengin lomba kadi puniki. “Ring lengkara, wirama, wiraga, lan wirasa lagu perjuangan punika madaging semangat sané morbor, mawinan yéning becik antuk ngresepang lan ngendingan lagulagu perjuangan punika pastika pacang prasida ngalalahin raga nasionalisme i ragané,” baos sili tunggil juri puniki. “Mangkin sané maju wantah lagu-lagu pop. Génerasigénerasi mangkiné jeg hafal lagu-lagu pop, nanging yéning katakénin indik lagu-lagu perjuangan, samian kituk-kituk,” baos I Gedé Indra, S.E., M.M. Kasubag TU UPT Monumen Perjuangan Rakyat Bali puniki nunasang mangdané génerasi mudané nénten ngingetang lagu-lagu pop kémanten. Santukan i raga madué lagu-lagu perjuangan sané madaging nilai-nilai luhur semangat perjuangan para pahlawané daweg ngrebut kemerdékaan. Semangaté punika patutné katulad. (dwi/ita)
46
I Nengah Santra
Arang Para Yowanané Magotong Royong
BO/dok
Masrieng, Mirengin Lagu Perjuangan “Tanah air ku tidak ku lupakan...” Punika abaris saking lagu Tanah Airku. Lagu punika wantah lagu perjuangan sané karipta saking manah
Upacarané ané kalaksanaang mapetik, maoton magogogogoan lantas majaya-jaya, lan natab banten paotonan soangsoang. Suud motonan lantas buin magenti payasné nganggo sarwa songkét payas agung. Upacarané kalanturang baan natab banten pamandesan, majayajaya lantas malabaan. Gusti Ngurah lan Ratna Dumilah kalanturang baan natab banten sayut pawidi-widanaan ngantén, kawédain antuk Ida Pedanda, kasaksinin antuk prajuru adat, lan pasametonanné. Sesampuné suud pula paliné, panganténé lantas malinggih di kursiné di arepan para tamiuné nerima salam lan pangastuti angayubagia apang mangguh karahajengan saking tamiuné sami. Ajinné maka wakil kulawarga matur panyembrama. “Inggih Ida, dané sameton sareng sami sané lédang ngrauhin karyan titiangé tur ngicén doa restu ring pianak titiangé sami, titiang matur suksma banget. Pradéné wénten panyawis titiang kirang wiadin tan mantuk ring kayun titiang nunas geng rena sinampura. Sané mangkin santukan sampun puput pula paliné, titiang ngaturin para tamiu samian mangda ngajengang. Ngiring durusang!” aturne Gusti Ngurah Gedé barenginina tekén trunatruniné ané ngénterang tongos présmanané. Panganténé lan rai-rainné masih milu gipih nyapa tamiuné tur ngundukang apang pada maan linggih di kursi utawi di baléné. Makejang tamiuné pada liang namtamin pasuguhé wiakti sadrasa ngulangunin. Sajaba masakan
kebangsaan sané mageng. Sané ngripta lagu punika sakadi ngicénin atma ring setiap baris lirik lagunnyané. Mangkin yakti ké lagu-lagu punika kari madué atma yéning kagendingang olih para génerasi mudané? “Manah tiangé masrieng yéning mirengang lagu-lagu perjuangan. Yadiastun tiang nénten langsung pinaka pahlawan duk memperebutkan kemerdekaan, nanging tiang ngrasayang punapi semangat perjuangannyané,” baos Ni Ketut Sri Wahyuni, siswi kelas XII IPA 2 SMAN 1 Sidemen Karangasem. Indiké punika taler kaangkenang olih Luh Putu Pujania Metta Parami. Siswa kelas XI IPA 5 SMAN 7 Dénpasar puniki nganikaang yéning rereh-rerehang sujatinné setiap baris lirik lagu perjuangan punika, madaging pitutur majeng ring para yowanané mangda nulad semangat perjuangan para pahlawanné. “Pungkuran puniki génerasi mudané kanikayang rasa nasionalismenyané ngancan-ngancan kirang. Punika awinan tiang nunas mangdané para génerasi muda madué rasa tresna ring bangsannyané. Sira malih yén tusing i raga, boya ja nyarengin upacara bendéra kémanten i raga kan-
Bali, timbungan, lawar, saté, lan jukut olah, masih mimbuh masakan cara Sasak, ayam taliwang, plecing kangkung lan beberok, pagaén Wayan Rempuh lan Madé Sinar. “Béh, niki mara ja pepadanan mautama. Panganténé bagus lan jegég patemon Bali lan Sasaké. Panamiuné masih masakan Bali mabasa gedé matunggalan ajak masakan Sasak ané atep rasan siya, sebia, lan acanné. Béh, jag adung, sépanan ngecapang nasiné sagét telah. Dados dong mimbuh, nggih Tu Ngurah?” tamiuné ngajumang masakané. “Dados, mula acepé kénten. Mabuaka ngaé apang pada liang ngajengang.” Makejang pada saling guyonin, pada bébas madaar. Tan mari masih ngajeng woh-wohan salak, sumaga ané kasub di Bali muah buluan lan ceroring alapan di tegalné Pan Kobar di Suranadi Sasak. Jam roras tamiuné makejang sampun suud ngajengang lantas mapamit. Tukang potrété répot kletakkleték ngayahin tamiuné ané nagih mapotrét ajak nganténé. Sesampuné sepian, Gusti Biang Ngurah ngénterang apang truna-truniné pada madaar. “Nah, ning Ngurah pada makejang. Jani mungpung suungan, dadi suba ngajeng malu apang tusing keluén. Kéto masih truna-truniné selagang madaar malu, apang tusing maan tuyuh-tuyuhné dogén. Nyén nawang nyanan jam empat buin ada tamiu teka.” “Nggih, becik wiakti kénten. Sedeng melaha tiang sampun seduk. Nah, lautang magih jemak padidi-padidi,” Gusti Ngurah nyontoin ngambil pir-
ikayang madué rasa nasionalisme. Rasa punika prasida kacihnayang antuk makudang-kudang solah sané becik sakadi titiang, nyihnayang rasa nasionalisme punika saking gendingan. Gending-gending perjuangan punika wantah gending saking manah,” Luh Putu Pujania Metta Parami nugesin. Pateh kadi Metta, Putu Ledyari Noviyanti, taler ngaptiangmangdané para génerasi mudané mautsaha nagingin kemerdékaan majalaran antuk makudang-kudang bidang. “Napi sané bisanin, punika sané kalaksanayang,” alumni SMAN 6 Dénpasar puniki nlatarang. Tiang pacang ngutsahayang sané paling beciké majeng ring bangsa puniki. Tiang réla nglaksanayang punapi ja asal becik anggén nagingin kemerdékaan puniki. Mangdané génerasi muda kanikayang nénten madué rasa kebangsaan,” Putu Ledyari Novianti kukuh. Indiké punika taler kacumpuin olih I Gedé Artanaya siswa saking SMKN 1 Dénpasar puniki maosang pacang nagingin kemerdékaan puniki saking makudang-kudang widang sané dané bisanin. “Tiang demen magending dadosné saking magending lagu perjuangan tiang marasa bangga pinaka génerasi muda Indonesia. Santukan saking lagu-lagu perjuangan punika nyihnayang jati diri bangsa Indonésianné,” dané nyritayang. Yadiastun wantah saking ngendingan lagu-lagu perjuangan, Ni Ketut Sri Wahyuni, Luh Putu Pujania Metta Parami, Putu Ledyari Noviyanti, lan I Gedé Artanaya sampun mautsaha nagingin galahnyané antuk laksana becik. Magending lagu-lagu perjuangan wantah wawu parilaksana alit lan sederana saking anom-anom puniki. Sakéwanten lagu sané kagendingan antuk wirasa, wirama lan wiraga sané anut, nénten ja wantang prasida ngawi manahé masrieng, taler pastika pacang prasida morbor semangat nasionalisme sang sané mirengan. (dwi/ita)
ing paling malu, lantas tutuga tekén rabinné lan truna-truné lénan. Rainné kari kriwad-kriwed bingung. “Bu, dados bukak panganggéné niki malu, apang élahan ngajeng? Napi basang tiangé pekeka antuk sabuké. Kénkénang ngajengang?” aturné Gusti Ayu Darsini ngalem. “Kanggoang depin malu mapayas kéto, Gég. Apang taén ngajeng mapayas gedé. Yén jani bedik ngajeng, nyanan petengé buin ngajeng apang med,” Ibunné ica nguyonin. “Aah Gég Darsini mula sing dadi kuangan ngajeng. Jaga anaké potongané bedik,” Gusti Ayu Sri ngulgul rainné. Makejang truna-truniné dadi milu ngedékin, saha nyelibsib pada ngalih tongos madaar soangsoang. Ané marasa kuangan tan jangkayan buin kimud ngalih imbuh nganti wareg. Ada masih pasametonan lan kaulané ané malaib ka merajan ngalih tataban nganténé lan rairainné ané dadi layub. Suud madaar, ngajengang truna-truniné lantas matetamped mabresih-bresih, mara pada mapamit budal. Gusti Biang Ngurah ten lali mungkusang jaja, woh-wohan ané kari masisa kanggon truna-truniné ané tuyuh nulungin raganné magaé nganti pragat. Gusti Ayu Sri lan rainné sampun tuara taan mapayas, lantas ngénggalang ka kamarné masalinan. “Ibu, tiang ongkeb pisan, kawaregan. Ten taan jaga magentos baju dumun, Bu?” “Nah, Gég. Lamun tusing nyidayang, dadi suba jani magenti. Miribang tusing ada tamiu buin teka. Nanging yén cen-
ing Ngurah ajak I Ratna taanang buin jebos. Nyén nawang ada ané teka nelokin ngantén,” kénten Ibunné saha menain bungané di pusungan mantunné. Anteng lan kamenné masih patutpatutanga saking rasa welas asih tur bangga. “Inggih Ibu, titiang taler kari demen mapayas sapuniki. Tumbén, wau kasidan manah titiangé nganggé payas agung. Saking durung kenal ring Tu Ngurah tiang sampun nyobak nyaluk pakaian Bali ring sekolah, nanging ten sapuniki,” Ratna Dumilah kenyem saha nandan rabinné ka merajan.“Ngiring ngarya foto ané bcik driki Tu Ngurah.” “Nah, jalan. Apang cara anak mara tuun uli merajan. Dénda ngaba bokor wadah bunga lan tirta.” Gusti Ngurah ngambilang rabinné bokor patirtaan lantas ngalih tongos masanding alep danglep di undagé. Tukang potrété ngatur ngalih alingan ané melah. Suud mafoto sagét teka timpal-timpalné ajaka tetelu uli Klungkung uyut nguél sawiréh tuara maan kabar napimalih undangan. “Béééh, dadi ati Ngurah ngantén tusing matuturan. Engsap pesan tekén timpal ajak lacur di padésanan. Tiang sakéwala maan tepuk dogén kanggo. Kadung ja tusing maan nasi, kopi lan roko, sing kénkén,” kénten raosné nyroscos ten dadi tambakin, satmaka mimis bedilé pacedérdér otomatis pesu uli larasné.
(Masambung)
Ngranjing ka bulan Agustus wénten sané tios ring bulan-bulan sané dumunan. Bulan Agustus kamanahin bulan sané madué nilai perjuangan tinggi sangkaning ring bulan puniki wantah puncak perjuangan pahlawanané i nguni ngantos bangsa Indonésia merdéka sakadi mangkinné. “Para pahlawanné sampun berjuang ngantos mati, ngantos panelah-nelah utawi puputan. Ngrereh sané kawastanin merdéka punika nénten ja gampang sakadi malikang tlapak tangan. Mangkin ri sampuné merdéka i raga katunasin nagingin kemerdékaan punika. Sapatutnyané génerasi muda pinaka pamucuk wangsané ri wekas mangda saking mangkin makinkin numbuhang rasa kabangsaan punika, mangdané génerasi mudané nénten terus polih sorotan sangkaning kanikayang ngancan rered semangat kebangsaannyané,” baos I Nengah Santra. Kasi Penelitian dan Pengembangan UPT-Monumen Perjuangan Rakyat Bali nlatarang lunturnyané rasa kebangsaan ring génerasi muda punika sangkaning panglimbak jaman. Tiosan ring punika génerasi mudané sibuk ring komunitas soang-soang. Punika sané ngawinang arang kacingakin para yowanané mapupul nglaksanayang gotong royong. Dané ngambil imba, ring okannyané. Mangkin sekolah-sekolah utawi universitas-universitas madué program-program tertentu anggén nagingin liburan utawi nagingin hari kemerdékaan. Punika sané ngawinang sosialisasi génerasi mudané wantah ring komunitas-komunitas soang-soang, dadosnyané nénten madué genah masosialisasi ka genah-genah tiosan sakadi ka désa-désa. “Rasa nasionalismé punika nénten ja kacihnayang antuk nyarengin upacara bendéra kémanten. Wénten cara-cara sané tiosan sané kaanggén nyihnayang rasa nasionalisme punika. Sané penting anut ring angga lan nénten lémpas ring peraturan sané wénten. Contoh kecilnyané sakadi éling ring lagu-lagu kebangsaan santukan liriknyané madaging semangat perjuangan sané tan luntur,” anak lanang sané embas ring Tabanan, 26 Juni 1954 puniki nugesin. (dwi/ita)
Napi Orti Krupuk saking Atin Jagung Universitas Sumatera Utara (USU) banget nguratiang pakaryan para mahasiswanyané, sakadi kréativitas mahasiswa sané ngasilang krupuk saking atin jagung. Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan USU, Linda Trimurni Maas, ring Medan, Anggara (11/8) lintang nganikayang, pungkuran puniki kréativitas mahasiswa USU, sané marupa asil téknologi miwah penelitian kauningin sayan nincap. Contoné penemuan bongkol jagung sané prasida kadadosang makanan ringan krupuk sané nénten mengandung serat, sané becik majeng keséhatan sampun kalombayang ring tingkat nasional. Taler wénten pakaryan mahasiswa siosan marupa tepung saking séle sané kakaryanin sangkaning ajin tepung teriguné mael. (ant/ita)
Pemenang Peneliti Remaja Indonésia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) milih tatiga mahasiswa pemenang saking finalis Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) ka-8 lan lelima pemenang Lomba Karya Ilmiah Guru (LKIG) ka-17. Kepala Biro Kerjasama dan Pemasyarakatan Iptek LIPI, Dr. Deddy Setiapermana ri kala pengumuman pemenang lomba PPRI lan LKIG ring Jakarta Anggara (11/8) lintang, nganikayang PPRI ka-8 puniki judi mahasiswa Fakultas Farmasi UGM Rifki Febriansah pinaka peneliti terbaik bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan. Ring widang sosial lan kemanusiaan, kapilih Yeni Budi Rachman, mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI. Peneliti terbaik bidang Ilmu Pengetahuan Teknik kapolihin olih Yogi Waldingga Hasnedi sané wawu lulus saking Fakultas Teknologi Perta(ant/ita) nian IPB .(ant/ita)
Kacang Komak Katenger, béasiswa siswa lacur “kasunat”.
-Ané ngamis kacerikan, wastané pengecut. *** Adat dados kaubah, Agama Hindu lan tanah Bali mangda lestari.
-Punapi antuk, yéning sané ngamel adat marasa paling magama Hindu? *** Nilai agama, sering kamanipulasi.
-Wantah tukang sulap sané seneng mamanipulasi
Kruna
10 Novi
Ketug-ketug Nyanggra Lomba Monolog Silih tunggil yowana sané sibuk pisan pungkuran puniki ketah kasambat Novi. Bajang jegég sané mapeséngan jangkep Putu Novianti Sri Cahyani puniki nganikaang ragané ketug-ketug ri kala nyanggra Lomba Monolog SMA/ SMK se-Bali warsa 2009 sané kamargiang tanggal 11 lan 12 agustus 2009 lintang. “Titiang angayu bagia lomba monolog sané kakaryanin olih SMAN 3 Dénpasar sareng Balai Bahasa Dénpasar punika mamargi antar. Titiang sayuwakti mrasa méweh ngepah galah sané wénten mangdané nénten ngarugiang para pamilet sinamian,” baos anak istri sujénan puniki. Putri saking Ketut Rada lan Ni Nyoman Suyasrini puniki sayuwakti sampun kapiandel pisan ring sakancan pacentokan sastra modéren. Buktiné siswa kelas XII Bahasa SMA 3 Dénpasar puniki sampun molihang makudang-kudang juara lomba sastra. Anak istri sané embas ring Dénpasar, 7 Novémber 1992 puniki sampun molihang juara I lomba maca puisi ring Fakultas Sastra Unud, juara I lomba maca puisi ring Fakultas Peternakan Unud, ring kantor Arsip, ring Pekan Seni Remaja (PSR) Dénpasar warsa 2009 lan sané siosan. Ring lomba drama modéren ring Teater Angin, dané taler kajudi pinaka sutradara terbaik. “Lomba drama monolog se-Bali puniki kasarengin olih pitu likur pamilet. Sangkaning pamiletné akéh, lan galahé cupit, sujatinné titiang lan sumitran-sumitran titiangé ring téater tiga mrasa sumanangsaya. Titiang ajerih pisan yéning para pamilet, para kru pamilet, penonton lan panitia-né nénten disiplin. Yéning nénten disiplin sinah lombané pacang mabarburan. Kéwanten titiang bangga pisan santukan pamilet, kru pamilet, penonton lan panitia prasida satia ring uger-uger lombané, mawinan lombané prasida suksés,” baos Juara Lomba Menulis Huruf Hiragana dan Katagana se-Bali puniki. (ita)
Redit é Umanis, 16 Agustus 2009 Redité
Gita
Nindi
Meled Sakadi Bunga
Mlajah Mabasa Alus “Kuping kuping kuping/napi alusné kuping... karna/ karna karna karna/ akuda madué karna... kakalih/karna karna karna/napi gunané karna...mireng/karna karna karna/ngiring jaga karnané...ngiring...,” kénten pahan gending raré sané kabaktayang olih Putu Anindya Dhamma Pradévi puniki. Ring gendingan puniki, Nindi, kénten dané ketah kasambat taler maosang indik lima sané basa alusnné tangan, lan batis sané basa alusné cokor. Siosan ring ngajahin alit-alité indik basa alus kuping, lima lan batis, gendingan sané kakawi olih Ketut Suastiwi puniki nganikain napi gunanné karna, tangan lan cokor, tur ngiringang mangda alit-alité kayun nyaga karna, tangan lan cokornyané. “Pianak titiangé kirang uning mabasa Bali, napimalih mabasa Bali alus. Mogi-mogi saking lagu majudul ‘Napi Alusne’ puniki ipun prasida alon-alon malajah mabasa Bali lan mabasa Bali alus,” kénten ibunnyané Komang Énny Mardéwi ngandikaang. Siswi SD Anugrah Dénpasar puniki sareng magending ring peluncuran album génding raré “Bintang-bintang” sané kaproduksi olih Graha Nadha galahé lintang. “Titiang seneng magending lan ngambar. Yéning sampun kelih titiang meled dados guru,” kénten baosnyané alon. Sadurung sareng-sareng sumitrannyané ring sanggar Lintang makarya album, putri saking I Ketut Swastika puniki sampun sering polih juara ring sakancan pacentokan magending. “Titiang polih juara magending mabasa Bali, Indonésia, lan Inggris, titiang taler polih juara lomba basa Inggris, modeling, masatua Bali,” baos anak alit sané embas ring Dénpasar, 4 Méi 2002 puniki bangga. (ita)
Gita kentén bajang jegég puniki ketah kasambat. Putri kapertama saking Putu Rizet Suharta sareng Yanti Rositawati puniki mangkin masekolah ring SMPN 6 Dénpasar. Saking kantun sekolah dasar, Inggita Shanty Prabasari S., puniki sampun nyarengin Sanggar Lintang, mawinan dané setata nyarengin pamentasan-pamentasan sanggar inucap. Sujatinné, anak istri sané embas ring Denpasar, 1 Juli 1995 puniki lek-lekan, mawinin reramanné nyarengang ring Sanggar Lintang. “Ipun nak lek-lekan, kéwanten yéning kanikain mapotrét lan memperagakan busana, wawu wanén,” kénten ibunné nyelasang. Sangkaning seneng peragaan busana, Gita sampun molihang makudang-kudang juara modél lan fotogenik, kantos ka tingkat nasional. Siosan ring punika danénganikang seneng pisan masak-mamasak lan makarya modél-modél kuaca. “Yéning sampun kelih titiang ngacepang mangda prasida dados perancang busana,” baos dané. Yadiastun nganikayang ragané leklekan, Gita taler nyarengin makarya album gending raré Bali sané majudul “Bintangbintang” produksi Graha Nadha. “Daging lagu sane kakaryanin olih Mas Ruscita punika indik kawéntenan sakancan bunga ring jagaté sané soangsoang madué prabawa, sakadi mawa sané ngurubang tresna, sandat lan cempaka sané miik, agungnyané bunga tunjung lan sané siosan. Makasami bunga-bunga punika ri kala kembang, ngawi i raga sami bagia, mawinan titiang meled prasida sakadi bunga, mangdané prasida ngawi anak siosan bagia,” baos Gita alon. (ita)
I Nyoman Ratana
Budaya Bersih ring Sekolah
Pinaka guru mapréstasi ring Kabupatén Badung wawu pisan kapolihang olih I Nyoman Ratana, S.Pd. Napi sané kapolihang olih anak lanang sané embas ring Badung, 16 Agustus 1965 puniki pastika ngater ragané macentok ring tingkat Bali ngwakilin Kabupatén Badung. Guru bidang studi Bahasa Indonésia SMPN 3 Abiansemal puniki mangkin nédeng nyantos pengumuman ring tingkat provinsi. “Titiang prasida ngwakilin Badung sangkaning sokongan para siswa lan guruguru ring sekolah titiangé. Utaminné kepala sekolah sané banget nulungin titiang,” baos Ratana. Anak lanang sané sadarana puniki, awarsa lintang nénten prasida ngwakilin
Luh Sari Olih W. Suardiana
Ada anak cerik luh kadanin Luh Sari tekén mémé bapanné. Kacrita, Luh Sari mara matuuh telung oton, sayanganga pesan koné baan mémé bapanné. Sakéwala lacur, tusing makelo tur tondén bisa koné ia ngrasaang tresnan i rerama, sagét méménné ngalahin Luh Sari mati. Dugas méménné mati, Luh Sari mara matuuh nem oton. Sapaninggal méménné, kéweh pesan lantas Pan Sari krana ia anak tuara. Yan kalahina pianakné ka umané, padalema sajan krana ia enu cerik. Kanti berag koné Pan Sari ngenehang buat kalacuranné dadi jlema. Sasubanné Luh Sari matuuh kutus oton, ditu bapanné nglimbakang kenehné, lantas buin ia ngalih kurenan. Sasukat makurenan, Pan Sari mrasa inganan makeneh krana suba ada tundéna ngempuang pianakné jumah katuju ia luas ka carik. Dikenehné, jani ia suba ngelah juru jakan ané cager lakar nyakanang pianak muah déwékné. Kacrita kurenan Pan Sariné jani tusing pesan koné iyeng ngelah pianak kualon. Sabilang Pan Sari tusing jumah, setata koné anaké cerik maan munyi tan rahayu, tur pepes tigtiga. Mabudi koné Luh Sari morahan tekén bapanné, ia tusing bani, krana takut pesan tekén méménné. Yan pét ia tawanga masadu tekén bapanné, tan pariwangdé ia lakar maan bongkol sampat. Pepes koné Luh Sari tuara madaar, da ja marupa nasi, yéh nyem koné ia tuara baanga nyemak ka paon tekén méménné. Yan nuju ja bapanné jumah, mabalik koné tingkah méménné, jeg sayanganga pesan koné Luh Sari, sakita karepné nagih madaar baanga dogénan baan mémé kualoné. Yan suba bapanné tuara jumah, di kénkéné, mara makalah tundun dogén bapanné uli jumahné, suba maan semu muah raos ané tidong-tidong koné Luh Sari tekén méménné. Sedek dina anu, semengan pesan koné bapanné suba luas ka carik krana ia lakar ngajakang mamula padi. Kurenanné répot koné jumah nyakan sawiréh ia nguun anaké magaé ajaka dasa diri. Dugasé ento, Luh Sari tusing pesan runguanga, kanti suba lingsir anaké cerik tusing baanga nasi. Baan tuara dadi baana naanang seduk basangné, laut ia ka paon ngidih nasi tekén méménné, kéné munyinné, “Mémé, mémé, baang ja icang ngidih nasi asopan, seduk pesan basang tiangé, uli tuni tiang tondén madaar!” Mara kéto munyin anaké cerik, laut méménné nyemak saang kandikan, sahasa jeg nigtig tur matbat Luh Sari. “Dadi iba juari pongah nagih ngidih nasi tekén kai, apa suba sakayan ibané tampedang kai, dadi tra dadi padéngin nagih nidik. Apa buin iba tuara nyemak gaé apa-apa uling tuni, kai, timan uli mara kepit matan kainé nyagjagin bungut paon
kanti kali jani masi tondén mantet, tawang iba!” Kéto koné munyin méménné laut ia nyemak aon tekén katampalan wadahina kau, laut baanga Luh Sari. “Né, né, nasi amah telahang!” Mara kéto méménné, ngeling koné Luh Sari kanti ingel-ingel, sawiréh inget ia tekéning iba lacur, katinggalin baan mémé tur lantas ia pesuan. Teked diwangan, nepukin koné ia anak mutbut bulun siap. Bulun siapé ento lantas duduka tekén Luh Sari, pacek-pacekanga sig awakné. Suud macekang bulun siap ka awakné, sagét Luh Sari bisa makeber ka punyan bunuté. Suba lantas teked ia ba duur, ditu ia buin ngeling tur masesambatan ngaméamé méménné, “Mémé, mémé, dija sih mémé nongos, ajak ja tiang bareng-bareng, sing kodag tiang nongos jumah, sai-sai dadi tetigtigan dogén tur baanga tiang nasi aon mabé katampalan.” Suud Luh Sari ngamé-amé méménné, laut ia magending, “Au, au, ganggonggang gringsing kuning amahmu, jaenan buah bunuté tekén nasin i méménné nguél. Gakgak gem, sulageh siar katemplung.” Dugasé Luh Sari masesambatan kéto, nuju pesan koné bapanné majalan betén punyan bunuté sig tongos Luh Sariné magending. Dadi dingeha ada anak ngeling ba duur tur masesambatan. Mara ia matolihan menék, tingalina pianakné sedih. Ditu sahasa Pan Luh Sari menék sambilanga ngeling ngalih pianakné ajaka tuun. Suba teked betén, bulun siapé ané neket di awak pianakné lantas butbuta. Suba suud kéto lantas ia nyemak saang kandikan tur jagjagina lantas kurenanné. Tusing ja matakon buin, nglaut koné somahné tigtiga baan saang kandikan kanti nyelé ati. Di subanné inget ané luh tekén déwék lantas ia tundunga tundéna mulih baan Pan Luh Sari.
Badung. Yadiastun dumun kalah, nénten ngawi suami Dra. Ni Nengah Riandi puniki kilangan semangat. Sangkaning sampun naenang nyarengin seléksi guru warsa 2008, minab ngawi wakil kepala sekolah puniki prasida nincapang préstasinyané. “Sakancan lomba, maguna anggén nyimbarang wiwéka lan nincapang kesadaran, kesadaran indik tanggung jawab i raga sareng sami ring widang pendidikan, mangdané molihang lulusan sané pinih becik. Kéwanten yéning dados titiang nunas, mangdané lomba sané kagelar olih pemerintah sampunang kantos ngicalang ciri khas sekolah. Ciri khas sekolah puniki sané sujatiné patut kakukuhang,” baos Ratana.
Dané nyontohang indik kebiasaan lan budaya idup bersih ring lingkungan sekolah. Ring SMPN 3 Abiansemal, sekolahnyané nénten madué petugas kebersihan. Yadiastun nénten madué petugas kebersihan, sekolah puniki tetep bersih, sangkaning siswa-siswa i rika nénten ngawag-ngawag ngentungan leluu. Kebersihan ring sekolahnyané manut Ratana, nénten wantah tanggung jawab siswa, taler pagawé, lan guru. “Budaya kadi punika sampun katanemin majeng para siswa ngawit ipun ngranjing ka SMPN 3 Abiansemal. Pikolihné sayuwakti banggain pisan, kebersihan ring sekolah titiangé polih juara kantos tingkat nasional,” dané nerangang. (ast/ita)
Lumut-lumut Watu Lumbang
Ceraken
(32)
Usada Kuda
IBM Dharma Palguna
Kaasuh olih I Gusti Madé Sutjaja Puniki Usada Kuda. Ring galahé mangkin kaanggé muruk basa Bali miwah Kawi sawates cakepan puniki. Sasuratan basa Kawinyané nganggé Kawi Times New Roman. Indik daging, mantuka ring panampén soang-soang.
Desan Anak Sétran Awak Jagat puniki yen ring sastra keucap Mertyupada, utawi Mercapada yén ring basa kepara. Mertyu punika mati, pada punika jagat. Mertyupada réh punika mateges jagat-mati. Suksmanné, boya jagaté sané mati, sakéwanten ring jagaté puniki genah sakancan sané pacang mati. Sakancan sané pacang mati inggih punika sakancan sané maurip, sané lekad, sané mentik, sané tumuwuh, miwah siosan. Réh punika prasida antuk ngresepang yén ring sastra kaucap jagat puniki waluya sétra (ksetra). Yén ring basa Sansekerta, ksetra yakti maarti genah sané linggah sakadi lapangan. Yén ring basa Bali artos punika sampun nyupitang dados sétra utawi sema, genah sang sané mati mageseng utawi matanem. Yén kepineh-pineh manut sakadi suksman ucap ring ajeng, jagat puniki yakti waluya setra ageng. Ring sétra sané pinih ageng puniki genah manusa lekad, genah manusa ngantosang ganti mati, lan genah manusa sané sampun mati. Punika sané kebaos ring makudang cakepan raré embas ngojog sétra. Raré punika ngelih-ngelihang di sétra-jagat, maumah di sétra, medem bangun di sétra, ngamah ngenceh di sétra, tua lara sakit mati di sétra. Jagat punika kabaos sétran awak olih para lingsir sané dumunan “nyolék uyah” ring jagat-mati puniki. Yén jagaté puniki kabaos sétran awak, wénten raris pitakén ring napi genah désan awak? Santukan nénten kauningin ring napi genah désan awak punika, ngiring ngalap kasor matakén ring wecanan sang sané wikan sané marupa satua, crita, utawi sastra. Kaucap manusa lekad utawi numitis ka jagat. Baos numitis ka jagat nyihnayang manusané sakadi anak saking doh pisan,
dohan saking dura désa, dohan saking dura negara. Punika dura jagat, kaucap pradésa shunyantara. Ring napi genah Shunyantara punika taler ten kauningin. Shunya punika suwung, embang, galang, tan patepi, tan paujung, miwah salanturné. Antara punika mateges genah sané wénten ring selagan, ring tengah, kaapit. Dadosné pradésa Shunyantara punika magenah ring Selagan Suwung, ring Tengahing Embang. Saking pradésa Shunyantara punika kocap manusané numadi ka jagaté, raris ring jagaté madunungan, ngingsanan awak, sambilang makarma lan makrama, untengné sambilang ngantosang ganti mati. Shunyantara punika kocap désan awak. Santukan sampun sué magingsir ka jagat dados manusa, ten ipun kari éling napi-napi sapariindik desanné ri mula. Dadosnyané, driki ring jagaté puniki genah désan anak sétran awak. Ngiring madabdaban, alon-alon mikayunin iwang patut daging sesuratan ring ajeng. Yéning sakadi punika kawéntenan manusané ring jagaté, palekadan puniki dadosné sakadi peteng dedet, tan paunduk, tan paindik, ten wénten tetujon. Satuwuh uripé puniki cara anak idup di bui utawi kerangkéng. Mati punika cara kalah gedé, sakadi salah agung. Ring napi genah galangé ring jagat mati sané peteng puniki? Jagat mati puniki yakti peteng yén ten wénten Surya lan Candra. Pawarah bekel numadi kocap galang surya lan galang candra. Akéh pisan bekel sané kapicayang olih Sanghyang Surya lan Sanghyang Candra. Yadiastun akéh, becikan ambil acukupan. Sampunang lebihan mangda ten dados pabaat pemargi. Silih sinunggil bekel wénten ucap: “ring selagan anak lawan awak madésa”.
2\isæu mæi,
miñaking goh
lengis sampi
tlu;sêpÀz,(
antiganing sawung añar
taluh siap anyar
eyhink ÛÓ nß si /,
duhi sajeng manis
yéhin tuak manis
eloeloh*,
olohakna
lolohang.
hubdérn/, ubad jaran
k2sn/, kalesan
benklinb *Ó r) g/, bané kalintang berag
t)neÑ sÇel*,
Ningàjaran
kapaþhi
denya kuru
kàpalaning celeng
tendas céléng
kuss¡Ð /,
kinukus
kuskus
hinnÐz ¡ t i /, inan kunyit
bw*, bawang
hulg i /,
mpuning kunir
bhwang bang
pinipis
ulig
lunkÀz,(
asêm kawak
lunak anyar
huy;,
uyah
uyah
eyhinæu nÓn) eÐ n,
duhi santên kane
yéhin santen kané
heworin/, BO/rtr
aworin
wor
Sastra
Redit é Umanis, 16 Agustus 2009 Redité
Takamura IBW Widiasa Kenitén
Mulih Suba uli pidan kadén tiang nulis di bucun buku catetan tiangé, buin mani tiang lakar mulih. Mulih ka umah tiangé, ka tongos panglekadan tiangé. Mulih ka umah ané nyisayang makudang-kudang kenangan. Mulih ka umah ané lakar mabo nyid ri kala ujan ngulungan ririsné di sasih kapat. Tiang seken kangen, kangen tekén umah. Dot pesan tiang mulih. Jani. Makelo tanggeh-tanggehang keneh tiangé lakar mulih. Enu dogén cara biasané tiang masemaya tekén atin tiangé lakar énggal-énggal mulih. Kéto masih tiang masemaya di bucun buku catetanné lakar mulih buin mani. Terus tiang nulis kéto, nulis “buin mani tiang lakar mulih.” Kéwala tusing neked-neked tindakan batis tiangé lakar nyagjagin umah. Dinané jani wantah dina ané ibi lan dina ané mani tiang masemaya. Telah nganti ketékin dina, ketékin wuku, ketékin sasih. Tiang pragat tusing maan mulih. Ada dogén ané ngranayang tiang tusing ngidang mulih. Ada dogén ané ngalangin apang tiang tusing mulih. Makejang liu ané data-data ngaénang dungkangan batis tiang kejokan lakar mulih. Mimih dija kadén suba tongos kangénné tekén umah. Nganti berek asan semayané ngorahang mulih. Dini di bucun catetanné nganti uék baan tiang nyedekin tulisanné apang sida tiang inget mulih. Slegenti lawat-lawat umahé katepukin. Uli lebuh, pamesuan, paon, balé daja, balé dauh, balé dangin, pamarajan, nganti bulakan cenik tongos nimba yéh nuju manjus. Slegenti lawat reramané katepukin, uli bapa, mémé, bli, adi, mbah, pekak dangin, nganti tukang duduk iuran listrik ané nyabran bulan teka ka umah tiangé. Maadukan lawaté teka. Saha adek tiang ambu miik sakancan bunga di natahé ri kala kembang. Nyid ambun pudaké kelod kauh ri kala sasih nyaluk kapat. Kangen tiang masih makedékan ajak timpal-timpal dugasé cenik sambilang maujanan di betén gerimisé. Atin tiangé cara lahru di sasih katiga ané bedak ngantosang ulungan riris gerimis. Engkag makaang-kaang belah nanggehang rindu makita mulih. Tiang seken kangen, kangen tekén umah. Dot pesan tiang mulih. Jani. Ari Dwijayanthi
Péstisida Alami
Kecarum Ocimum canum
Takamura, tentara Jepang. Sami jerih ring Takamura. Jatma galak samaliha nénten nué rasa madalem wantah sampun ngukum utawi midandain. Punapi malih sané kamindandain punika jatma sané gumanti purun ring tentara Jepang. Yan nénten kalandik, kajunglang-jugklingan. Wénten kantos kapret-pret medal kotoran. Ida Bagus Sunia pasengané. Ida gumanti nénten demen pisan ring kawéntenan tentara Jepangé sané nyahjah. Tentara Jepang sané nénten nué pangrasa. Sakéwanten ida taler uning satonaning kajajah gumanti mangda nurut ring anak sané nyahjah. ”Belogé makada sangkan nyidayang kajajah,” sapunika Ida Bagus Sunia naen ngrieng. “Yén anak belog, mula dadi amah-amahan anak dueg. Anak liu ngelah daya. I déwék bas kaliwat polos. Dipolosé suba dadi amah-amahan timpal. Apapuin Jepangé dueg ngaku mapanyamaan tekén i raga. Ngaku nyaga i raga. Ngaku dadi manggala. I raga mula demen ajuma. Tusing tawang saget nyama nyemah. Akudang jlema kadén dadi caru di guminé. Kudang arta kadén abana ka Jepang. Anggon nguripin Jepangé. I raga tusing nawang. Belogé kapondong” Ida Bagus Sunia madué oka asiki. Dayu Praba pesénganné. Anak aném sané gumanti demen malajah. Demen ring indik tata-titi dados
manusa. Satunggil wengi wantah sareng biangé manten ring gria. Ida Bagus Sunia nyarengin para pejuangé. Ida wikan nambanin. Wikan ngusadén, samaliha prebéla ring pretiwi. Ida érang dados pajejekan anak lian. Manusa nyekjek manusa. “Dayu selegang malajah. Yén nyidayang dadi anak dueg, eda pesan ngelah keneh nyengkalén anak lén. Kadueganné patut anggon makérti. Anggon ngastitiang awak. Panawangé ento gumantiné tusing gelah i raga. Panawangé ento gumanti pasuécan Sanghyang Widhi. I raga tuah dadi pajalan dogén.” “Inggih, Aji, titiang wantah mautsaha mapangiring ring pangandikan Aji. Astitiang taler déwék titiangé mangda dados manusa sané nué wiguna ring jagaté.” Ida Bagus Sunia ica. “Aji, uli Dayu enu di oteng biang Dayuné suba ngastitiang. Aji meled ngelah sentana apang bisa nongosang angga. Bisa ngluihang keneh.” “Buina apang Dayu nawang. Sabilang peteng Ajin Dayuné ka mrajan nunas pasuécan. Jani, suba suécan Sanghyang Widhiné karasayang biang.” Biang idané ngwewehin. “Apabuin dadi anak istri. Anak istri patut liu ngelah panawang. Panawangé ento manian sinah ada gunané. Ditu mara Dayu lakar ngrasaang paswécan Sanghyang Widhi.” Durung usan Ida Bagus
11
Sunia ngandikain okané raris rauh tentara Jepang sareng lelima. Wénten taler jatma Nusantara dados tentara Jepang. Galakné pateh. Nuras saking galak tentara Jepangé. “Ené suba ané ngorahin apang tusing nyak rakyaté mayah pajak. Ené suba ané ngorahin apang tusing nyak najuk kapas, najuk jarak. Jani apang rasaanga.” Sapunika sinalih tunggil sané nyarengin Takamura. Sarwi nyangkling Ida Bagus Sunia. Ida nénten mrasidayang malaib. Tanganné kacangkling sareng kalih. Sané sikian naldalang péstol sampun sayaga jagi ngeplagang mimis. Takamura tios. Dayu Praba kaambis. Dayu Praba jerit-jerit. Muntag-mantig. “Biang tulungin titiang. Tiang kaparikosa. Biang titiang nénten nué aji malih. Biang ampurang titiang.” Biang idané kapaksa mangda ngranjing ka kapemereman. Dayu Putri nénten mrasidayang nemalangin. Ida kapangsegang ring pamereman. Kadi mangsegang boron bengil. Ida Bagus Sunia baktana ka markas Jepangé. I rika kasiksa. Santukan ida kasumangsayain dados telik tanem. Wénten sané ngaturang ring Takamura. Ida Bagus Sunia sering karauhin antuk para pejuangé mangda ngicénin sesikep utawi ngusadén sané polih kasiksa. Kantos benyah anggan idané nénten taler ngangken-
in anggané dados telik tanem. Pamuput ida kaoros kantos pakapretpret durung taler kausanang. Nénten kayun ngaturang genah pejuangé mengkeb. Ida kategul kasumangahin. Ida kenyem wau sané nyumahin punika wantah jatma Bali. “Mula demen, Bli kajajah. Tusing ngelah keneh prebéla tekén wangsa padidi. Mirib pipisé ngranayang Bli sangkan ulap. Gumi padidi adep Bli. Rasa tindih Bli suba ilang. Suba madep. Yén cara tiang, tusing juari naar dedaran ulian wangsa ané nyahjah.” Sayan galak, Bapa Dangin wau sapunikayanga. Sayan ngetitem. “Ratu, niki cingakin. Okan Ratuné sampun kadadosang ameng-amengan Tuan Takamura.” “Aji ampurayang titiang. Titiang nénten mrasidayang makta déwék. “ “Dayu tusing pelih. Diastun Dayu éndahanga tekén Takamura. Tekén jlema ané tusing nawang rasa kamanusan. Aji tetep mapianak tekén Dayu. Dayu eda jejeh. Matin ajiné baan prebéla teken gumi. Tusing jejeh aji mati. Aji ngastitiang Dayu.” Ida Bagus Sunia nénten malih mrasidayang ngandika. Anggan idané lemet. Kakelésang. Kakesogang. Karubrubin. Jagi tanema kija nawi. Dayu Praba sayan nangis. “Péh, ulian prebéla kanti ngemasin I Aji. I déwék tusing dadi takut tekén jlema ané ngusak-ngasik. Diastun i raga suba usaka buka kené. I raga
Séwalapatra ring Wayan Suartha
Makarya péstisida alami saking daun kecarum carané: 1 kg daun kecarum seger katuhin. Daun sané sampun tuh punika kalablab nganggén 5 liter toya kantos maluab. Ri sampunné embon raris kasaring. Aliter toya lablaban daun kecarum puniki kacampur sareng 13 liter toya biasa anggén nagingin asiki tangki semprot sané madaging 14 ltr. Péstisida alami puniki becikan kaanggén ri kala semeng, wiwah soré, aminggu pisan utawi kanutin ring kawéntenan mranané. I Madé Indra Bangsawan Sekaa Demen “Bali Mule”
ring Jepang. Diastun katah sané ngujukin mangda ngantén. Kantos tua ipun nénten taler nyak ngantén. Nué rasa iwang ring Dayu Praba. Ngusak anak istri sané nénten nué iwang. Liburan Musim Panesé ipun ka Bali. Ngrereh Dayu Praba. Jagi ajaka ka Jepang. Rauh ring Bali, ipun ngrerehin Bapa Dangin. Wénten maosang Bapa Dangin sampun ngaonin. Ipun ngrereh griané Ida Bagus Sunia. Grian idané sampun kaadol. Sampun dados ruko. Takénanga wénten sané naen uning ring Dayu Praba. Sami ngaturang Dayu Praba katundung saking gria. Sampun lali ring angga. Érang kayunné karusak olih jatma Jepang. Wau rumasa benyah manahné Takamura. Kaicalan anak sané naen kasakitin. Ngetél yéh paningalan ipuné. Supiré kadi nénten precaya ring Takamura midep ngeling. Satunggil katakénin antuk supiré, Takamura nénten nyak ngaturang. Ipun mawali ka hotél. Ring hotél, kantos wengi ipun maselselan. Ipun nulis séwalapatra majeng ring Dayu Praba. Nunas pangampura santukan naen ngrusakin. Naen marikosa. Ipun nénten mrasidayang pules. Obat tidur ultala busan-busan. Bénjang semengan room boy-né makesiab manggihin Takamura sampun kekeh.
Saking Langit Bali Sajak: DG Kumarsana
Tiang kari inget, duk warsa 1980 kantos warsa 1987 ring Sanggar Binduana duén Wayané, nyabran sasih wénten aprésiasi sastra. Aprésiasi sastra sané kawéntenang, aprésiasi sastra Indonésia modéren. Sapunika taler, warsa 1992 kantos warsa 1994, ring SMA Negeri 1 Dawan, wénten aprésiasi sastra pateh sakadi sané kawéntenang ring Sanggar Binduana. Yadin nénten akéh, nénten akidik sisia miwah guru sané nyarengin. Sakéng sané nyarengin aprésiasi sastrané inucap, tiang kari inget, wénten sané keni ius sastra. Ngawinang, sisia lan guruné raris ngripta sajak, ésai miwah prosa lirik. Guru sané nyurat, luiré: Wayan Suastini, Ngakan Kasub Sidan, Ida Bagus Gedé Garga Usadi, Ida Bagus Gdé Parwita, Wayan Mastra, IB Pawana Suta, I Déwa Gdé Anom. Sisia sané nyurat: AA Rai Genjing, Domi Lavawan, Waisaka, Agus Nuryana, Herry Wijaya, IKG Ludra, AA Marhaéni, AA Diatmika, Héniwati, miwah Madé Sujaya. Siosan ring punika wénten wartawan miwah pagawé negeri sané ngripta sajak, luiré: Madé Rai Sulastra miwah Nyoman Soekindia. Tiang kari inget, duk punika aprésiasi sastra Indonésia modérené nénten ja ring Klungkung kémanten kawéntenang. Kawéntenang taler ring Gianyar, Bangli, Buléléng, Badung, Karangasem, Jembrana, miwah Tabanan. Manawi té, Wayan kantun éling, sira sané nabdabin aprésiasiné puniki tur sané tan pararian nyarengin. Ten sios, Umbu Landu Paranggi. Sang pangawi sané kasub kaparabin Présidén Malioboro. Sang pangawi sané tan pararian ngripta sajak Indonésia modéren. Tur, tan pararian (sondér maksa) ngandikain mangda guru lan sisiané, mangda ida-danéné, seneng ring sastra Indonésia modéren, utaminné sajak. Boya wantah seneng maos kémanten.
Sakéwanten, mangda seneng ugi ngaripta. Pét pradé Wayan matakén, napi tetujon tiangé nyatuaang indik inucap? Pacang sautin tiang sapuniki. Meled pisan tiang ngwéntenang apresiasi sastra Bali modéren, sakadi sané kamargiang ring sajeroning aprésiasi sastra Indonésia modérené riin. Riantukan, apresiasi sastrané kadi puniki, ngranayang sayan ngakéhang anaké seneng ring sastra. Taler ngranayang sayan ngakéhang anaké seneng ngaripta sastra. Sakéwanten, wénten sané ngranayang tiang nadaksara kedakeda pacang nglaksanayang aprésiasi sastra Bali modéren. Sané ngranayang, patakén, nadaksara metu sakéng manah tiangé: Sapunapiang carané? Mamanah tiang matakén ring pakar sastrané. Sakéwanten wangdé. Napi ngranayang wangdé? Tiang nyeh, sané icéna wantah téori-téori sané ngluer. Sané pinih nyehin tiang, teori sané icéna tan prasida tiang ngamargiang. Sané ngranayang, nénten sios, belog tiangé kalintang. Samaliha, sampun pang kuda tiang muktiang. Anaké sané wikan matéori, ngandikain tur mapitutur, sumangdéné sakancan pagaé mangda kalaksanayang nganggén sikut sepat siku-siku sané maadan profésional. Puputné, yén laksanayang tiang jag lanta-luntu sampun. Pagaén tiangé banget kaonan ring anak sané makarya amatiran. Raris, tiang nakénang ring anaké sané wikan prakték téori indik aprésiasi sastra. Pasaur sané tampi tiang kadi puniki. Kapertama, wéntenang aprésiasi sastra Bali modérené ring sekolahan. Pangawit, ring guru dumun. Wawu raris ring sisia. Kaping kalih, wéntenang apresiasi sastra Bali modéren ring seka truna-truniné. Usan punika, wéntenang raris ring sang seneng maos sastra Bali modéren raris ring kampus. Ten purun tiang nandruhin. Sakéwanten, negak duur korsiné
jumah, tan urungan raos maklebeh ring manah tiangé. Basa Baliné mangkin sampun sayan katincap antuk basa Indonésia miwah basa dura negara. Alit-alité miwah anom-anomé mangkin sayan ngakéhang mabasa Indonésia ring paambiaran miwah tetimpalan. Samaliha, sastra Bali modérené durung ketah kauningin. Yén sampun sapuniki kawéntenané, ring dija tiang ngawitin aprésiasi sastra Bali modéren? Naen wénten anak nuturin tiang: da bas tanggar satondén ngindayangin. Keda-keda dadi. Sakéwala, da keda-kedané kanti ngranayang buung nglaksanayang apa ané uli makelo nyetang. Sakéwanten, kari taler tiang kedakeda. Marawat malih indiké duk Umbu Landu Paranggi ngawéntenang apresiasi sastra Indonésia modéren. Yén nénten iwang, Umbu Landu Paranggi, sondér nganggén téori. Sakéwanten, dané mapaduman pakarya sareng sawitrané sané wénten ring suang-suang kabupatén. Wénten sané rauh ka sekolahan ngrereh sisia lan guru. Wénten sané mabaos ring sajeroning aprésiasi. Wénten sané kandikain pinaka imba ring sajeroning maos puisi. Wénten sané mupulang naskah sajak. Wénten sané ngetik naskahé punika. Wénten taler sané ngirim ka Bali Post genahné Umbu Landu Paranggi dados rédaksi sastra. Usan indiké inucap marawat tiang raris ngeh. Ngwéntenang aprésiasi sastra, tan puput antuk padéwékan mamargi. Yén padéwékan mamargi tan bina negen badé padidi. Ngawéntenag aprésiasi sastra, patutné remba sareng akéh. Patutne marginin sareng akéh. Sakéwanten, metu malih raos sakéng keneh tiangé. Masan jani, masan alih-alihan ketat, ada ya nyak ajak nyemak gegaén sing misi pipis? Ada ya nyak ajak nyemak gegaén ané asilné dedaaran Cina: puyung hai? IDK Raka Kusuma
Nyalanang Keneh
Entikan-entikan kecarum sampun ketah kauningin olih krama Baliné. Kecarum kanggén pinaka basa-basaan utawi bumbu masak. Pahan daun entikan kecarum prasida kaajengin langsung miwah kaolah. Siosan ring kadadosang basa-basaan, kecarum taler prasida kadadosang tamba lan maguna majeng keséhatan I ragané. Ring widang pertanian, ambu minyak atsiri saking kecarum prasida kadadosang sarana nambengin sakancan mrana tetaneman.
tusing pelih.” Satunggil rahina Dayu Praba mangda nyarengin Takamura ngrereh pejuangé. Ida dadosanga barén. Wénten sané katangkep. Wénten sané gelisan séngeh. Hirosima sareng Nagasaki ka bom antuk sekutuné. Paling tentara Jepangé ring Nusantara, ring Bali. Sami magampil-gampil. Sami rarud ka Jepang. Takamura nénten kadadosang ngajak Dayu Praba ka Jepang. Dayu Praba ka titipang ring Bapa Dangin mangda ngaturang ka gria. Dayu Praba nénten kayun. Ida mangda sareng ka Jepang. Takamura kagelut. Ida nangis sigsigan. Kapalé sané muat Takamura mamargi. Dayu Praba kagamel antuk Bapa Dangin. Ida aturanga ka gria. Sami nénten ngangkenin masameton santukan sampun naen karusak antuk anak lian. Ida engsek. Nangis nulamé ajin idané. Ida budal saking gria. Ida ngutang-ngutang angga. Jerat -jerit kadi anak édan. Panganggené nénten karoan. Sétsét pasuranting. Satunggil rahina mamargi kémanten. Wantah keluén natakang tangan. Wénten sané olas. Wénten sané nundung mangda magingsir. Wengi sirep ring margi-marginé. Angan idané kiris. Ring Jepang Takamura wau nué rasa iwang. Ipun satunggil rahina mapinunas mangda mrasidayang ka Bali. Mangda mrasidayang ngambil Dayu Praba. Ipun nénten nyak malih ngantén
Miragiang orti sané wénten ring koranné indik pratima sané ical, minab ja geginan anaké sané demen mamaling. Beneh masih yéning kenehang, geginan malingé tuah ja mamaling lonto, dengakdengok kemu-mai ngantosang selah lan galah ané melah. Anaké sané demen mamaling anak tuah nyalanin kenehnyané, ulian baas kaliwat edotné nampi pipis liunan abedik. Sakadi anaké makarya ring pemerintahan, ring pasar lan wenten masih sané maburuh, makejang tuah nyalanin keneh, ngisinin kenehnyané apanga sida masih nyalanang idupé. Yéning maosang geginan, makéhan tuah kawéntenanné, kéto masih pakaryan. Sakadi sané baosang mangkin, anaké sané demen mamaling, tuah ngandelang isin basangé tekéning geginané ento. Yadiapin abedik, liunan, masih ja pateh bakatanga, tur masih ja pateh raosanga. Yéning nyalanin keneh, napi ja kenehanga sinah suba bakatanga, nanging di lacuré, ditu sinah suba nepukin baya lantas ngemasin mati. Genah anaké mamaling masih makéhan kawéntenané; sakadi orti ring koranné, genahnyane tuah ring pura. Ulian maan selah, jag sampun
plaibanga pratimané ento. Yéning saihang, uli ilu ngantos mangkin, minab malénan sekancan barangé sané sampun palinga laut adolanga di kadituan. Minab ja sampun telas sekancan pakaryané i riki ring Bali. Yéning makarya ring pemerintahan, luung tuah ja luung tepukin baan liunan krama Baliné mangkin. Nanging wénten masih jelekné, liunan mangkin anaké sané meled pisan makarya ring pemerintahan ngandelang sekayannyane anggén ngetohang, anggén malomba apanga sida katerima dados pagawai pemerintah, tusing pesan ja ulian ngandelang kawisésan. Yéning saihang tekéning anaké sané maburuh mondong, nyuun ring pasaré, mimih, malénan pesan nasibné. Tusing ja wénten anaké ento ngandelang kasugihannyané, tuah ja ngadokang kabisannyané dogén ulian baan baas liunan kakirangnyané; becik masih yéning jalanin santukan makejang pakaryanané ento wénten luungné taler masih wénten jelekné. Anaké sané geginané mamaling tusing masih ngidepang barang-barangé sané lakar palinge, tusing masih sanget ngitungang dija gén genahné, yadiapin ring pura, amongkén
ja tengetnyané, sinah masih jalanina. Anaké sané mamaling ento tusing ja pelih paukudané, nanging geginané sané pelih lan keliru. Sakadi raos I Cénk tekéning I Blonk ring wayang Cénk-Blongé, “ané keliru masih dadi benehang, yan suba pelih, mimih kewehné, tusing buin ngidang baan menahin”. Tusing ja ulian majaga-jaga ring purané lantas bakat baan ngejuk ipun I Maling. I Maling anaka raosanga bebal bobabné, tusing ja ipun ngitungang karma sekala lan niskala sané minab lakar tampinin di kadituan; tusing ja ngitungang ané encén ané beneh, ané encén ané pelih, lan tusing masih ngitungang encén nyama encén tidong; anaké nyalanin geginan mamaling ulian énggal tepukina pipisé, énggal masih panelahnyané. Yadiapin magedong batu, yéning kenehné suba mamaling, jag sinah jalanina apanga misi masih payuk jakané di jumah. Tuah ja maling, ulian paling dados mamaling, sakadi baos I Wayan Fuddy-daddy, I Wayan, Madé, Nyoman, lan Ketut take something without permission without intending to return or pay for it. I Madé Suwitra
Ilik Ipun: Sang Paksi-Rendra Ilik ipun sang paksi Ring sangkar lebuh sangkaning maya-maya Blubuh ning-ning buana Kelés ring kukupan bungkem Blasak matinggah ngalahin semaya Tatas nyuluhin jagat Ilik ipun sang paksi Ngisis ring plupuh canggak nebekin candra Ngicalang sunaran, niki tunas warta duh, Rendra Riinan gumi landuh dahat wacén saking: sepatu lawas, asikian pamargi Golgotha, Mancuria, Sretenski Boulevard rauhin Sanatorium Chakhalinagara saking momot jantos dunungan sang dumadi Ngraris ning-ning semaya Ilik ipun sang paksi Makeber tegeh nebekin sunia
I Madé Molog GRA Kupukupu ngindang di bucun langite tuara di tegeh pakeberan Maceliek di bulan kapangan: ‘’Nyen ngurat uli tlapak limane yeh mata ane saka besik nganyudang blabare!’’ Pundukan tan panyarang: dituké mamula-mula? Lelakut+kedis+panak nyawan ngrebutin angkihan sampi ané ngelak ‘’Nyén ané ngarisebin panes matanai Baan gegemet désti Uli manag rograg berungé Jukung mabidak kekasang Nganyudang don ané aas saka bidang Ka ulunantine!’’ Aduh, bulané punggit di tutuk langite Sundarane pued di galang prakpaké Kunangkunang mapulisahan ditu Ada masih ané ngelantayang Bonglol lawat Baan warna mangsi paling dedet! Kupukupu ngindang uli ambu pudak Makampid don maduri Di pakeberannyané macelep di kesiur angin Selagan matanai Selagan padang lepas Sisisine kapangan!
Sabha
12
Nabdab
Tetuek Pariindikan ngwangun, napi ké ring pagenahan
Ngléwa
soang-soang, ring paiketan pagubugan, taler ring
Olih Mas Ruscitadéwi
pakraman, sampun kamargiang antuk krama Baliné.
Amunapi ja ayu lan beciknyané pangadeg praginané, pastika nénten pacang kakatonin becik yéning sesolahannyané ngléwa. Kénten taler indik parisolah i ragané sarahina-rahina. Yéning i raga setata ngléwa ngambil lan ngamel pakaryan, sinah sumitra lan atasan i ragané pacang ibuk nyingakin. Ri sapunapiné parisolah i ragané sané ngléwa punika pacang ngalalahin anak siosan, pacang ngawi manahé kambang. Yéning manahé kambang, sinah sané kaperluang wantah baboet, baboet puniki biasané marupa tetujon pastika, sané prasida ngurip pamargin idup i ragané. Mangkin ring bulan-bulan Agustus kadi mangkinné, minab galah becik anggén nyuluhang raga. Neliksik rasa nasioanlis lan jiwa patriotis i ragané sami. Nyuratiang rasa nasionalis alit-alité, anom-anomé, para panglingsir-panglinglir lan leluhur-leluhur i ragané sami. Yéning indik rasa nasionalismé panglingsir lan leluhur i ragané sinah nénten patut kasangsayin malih, duaning sampun pastika ngawi panegara i ragané merdéka. Sané patut kasangsayain minab rasa nasionalis lan jiwa patriotis anom-anom lan alit-alité sami. Sadurung nakénang indik rasa nasion-
alis lan jiwa patriotis majeng alit-alité sané kantun pusung, parilaksana anomanomé mangkin minab dados anggén nyuluhang raga, mateteger indik kawéntenan rasa nasionalis lan jiwa patriotis punika. Napimalih jagi mabéla pati ring bangsa, lan negara, anom-anomé mangkin akéh sané manying, sané wantah ngamanahang pangaptiannyané néwék. Makasami kabandingan ring anggannyané néwék. Raganné sakadi kadadosang unteng sakancan pamargin jagaté. Yéning napi sané kaaptiang nénten kapolihang, sinah uug taler jagat sané kamanahang olih ipun. Sangkaning setata ngamanahang panagihannnyané néwék sané pastika nénten setata prasida kadagingin, ngawi ragané inguh, kebyat-kebyut. Meled ngambul, tan uning sira sané pacang kaambulin. Pamuputné parilaksanané dados ngléwa, solahé ngléwa. Yéning ngléwa sampun dados parisolah, raris rasa nasionalis lan jiwa patriot napi sané prasida kaaptiang? Wantah kuciwa lan kuciwa. Sané ngléwa, ngléwa sangkaning kuciwa, sané nampénin taler kuciwa. Dadosné jagaté wantah kabekin atuk rasa kuciwa lan parisolah ngléwa.
PANGREMBA: Mas Ruscitadéwi, Madé Adnyana, Madé Sujaya, Gedé Tapayasa, Wayan Juniartha, Madé Sudiana, Wayan Suardiana, Ni Madé Ari Dwijayanthi lan Nyoman Manda. Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.
Bungklang Bungkling
Redit é Umanis, 16 Agustus 2009 Redité
Napi ké ragragan ngwangun balé banjar, genah ngaturang bakti ring para leluhur wiadin para dewata-déwati, miwah hyang Widhi sampun, antuk gubug miwah bakti; dadosnya, makaciri manah miwah laksanan ngwangun punika. Napi sané dados paiketan ngwangun punika patut taler kalaksanayang. Napi ké paiketannyané punika?
Olih I Gusti Madé Sutjaja BO/rtr
Tan lian punika pariindikan nabdab napi-napi sané sampun kalaksanayang. Gati ring laksana ngwangun punika sapatut ipun taler kairing antuk gati nabdab napi-napi sané sampun dados bukti sakala miwah niskala wawangunan punika. Sapunapiang mangkin mangdané gati nyaga utawi ngebag napi-napinan sané kawangun miwah gati sané mapaiketan sareng pamineh nabdab wawangunané patut nerus kauratiang. Asapunika piteket ring cakepan miwah ring makuéh orti sané sampun kawedar ring sajeroning koran miwah radio sareng tiviné. Daweg wénten gambargambar wawangunan sekolah miwah genah ngalélang ulam ring pasisi, margi rograg, kreteg miwah empelan rusak
kawedar ring koran miwah tivi, dados niki ngametuang manah kobet. Kobeté mijil santukan sira sané nyuarayang jaga nabdab rusak punika, taler sira jaga nabdab mangdané digelis rusak punika kabecikang santukan kramané sampun kakeniin makudang-kudang prabéa sané marupa pajak. Asapunika pamineh kramané sané mijil ring pasuara surat pangwacén miwah sakadi ring acara talk show ring radio miwah tiviné. Sapunapiang mangdané ilehan sané mawasta prosedur administrasi punika dados deregulasiang mangdané pidabdab kramané dados lancar santukan rusak ring makuéh napi-napiané digelis kadabdab. Punika meled kramané sané patutné kapidabdab antuk sang manabdab
mangdané pidabdabé anut ring pamargin ngwangun napinan kémaon. Sasuratan puniki nénten ja ceramah majeng ring sang sané sampun wikan, sang sané ngamel kawasa ring dijanan kémaon. Puniki wantah pasaur sané madasar antuk sapunapiang ngwangun pamineh nuut galah saking paiketan turunan kruna ring basa Bali. Saking wit kruna ‘nabdab’ utawi ‘dabdab’ sané mateges ‘méla, miara, ngebag, nyaga’ dados kapolihang turunan kruna sakadi ‘kapidabdab, manabdab, panabdab, pidabdab’. Punika wantah tateliké sané kadasarin antuk pamineh kretabasa utawi ilmu basa. Sapunapiang mangkin mangdané krunakruna punika jati maderbé
teges miwah rasa (ring basa Inggris puniki kasengguh sense, nénten meaning kémaon) ring pariidup krama miwah sang ngambel kawasa sané polihanga saking pasuécan kramané. Jati puniki manut ring anggah-ungguh pamineh demokrasiné, kocap. Bahbahan ring pangawit sasuratan puniki wantah imba ring pariidup kramané sané mapaiketan indik pamineh utawi konsep sané kaiket antuk kruna. Pamineh dasar puniki, inggih punika, pariindikan ‘nabdab’ utawi ‘nyaga’ napian sané sampun kawangun; raris pangiketnyané sané marupa kruna ring basan druwéné janten kruna ‘nabdab’ utawi ‘dabdab’. Ring laksana, pamineh ‘nabdab’-é puniki janten marupa pangambilan karya jati
utawi laksana nabdab napian sané sampun kawangun. Pamekas, wantah ngarya gambarannyané, minab dados rerambangan sakadi puniki: pamineh raris mapaiketan sareng kruna ring basa, puniki raris dados laksana. Gagambaran puniki, yan imbayang, wantah sakadi sanganan wajik sané sampun kauningin maderbé bucu tiga. Ring soang soang bucu punika wénten pamineh, kruna/basa, miwah laksana; makasami dados asiki ring wajik punika. Ilehan utawi ragragan pamineh puniki sampun tur dados kamargiang ring makuéh pamineh manut sulur aji utawi ilmu soang-soang sané sampun mamargi. Puniki sané mungguh ring makuéh cakepan, saking dumun ngantos mangkin.
Isin Gumi
Mobil Déwan Mangda Kapingetin
Sesampuné kalantik anggota déwan sané anyar kaaptiang mangda prasida nglanturang program sané jati mélanin kramané. Samaliha mobil sané kalinggihiang mangda kapingetin. Punika sinalih tunggil pangapti kramané sané kasinahang ring acara pablibagan Warung Bali FM 96,1 MHz rahina Saniscara 8 Agustus 2009.
Lanang Sudira, Batuan Ngeninin genah suci ring pura Tirta Empul, titiang ngaptiang mangda gelis kawangun genah ngentosin busana krama ri kala malukat i rika. Pidabdab puniki taler anggén nawengin mangda nénten wénten sané kélangan ri kala malukat tur nénten sakita kayun ngenahang wastra ri kala pacang malukat mangda nénten bilih ngletehin kasucian purané. Madé Yadnya, Karangasem Titiang ngaptiang mangdané anggota déwan sané wawu kalantik prasida nglanturang program sané
majanten mabéla ring kramané. Samaliha aptiang titiang ri kala nglinggihin mobil, mangda nyinahang utawi micayang pinget sakadi tulisan ring mobil punika wantah mobil anggota déwan. Wayan Adnyana, Dénpasar Titiang taler cumpu yéning mobil sané kanggén olih anggota déwan mangda kadaginin label. Yéning wantah nganggén plat mobil, sering kagentosin antuk plat sané tiosan yéning anggota déwan malancaran. Sahananin pidabdab nglanturang ayah-ayahan ring kramané mangda mobil punika madaging label
khusus. Yéning ten kénten pacang méweh antuk nguningin para anggota déwanné yéning wénten ring marginé. Pak Sutomo, Tabanan Yadiastun nénten prasida ngamademang Noordin M Top, pikolih saking pasukan densus 88 patut kalanturang olih aparat sané tiosan ri kala nangkep téroris. Antuk punika titiang ngaptiang ring kramané sami mangda sareng tiaga tur pariyatna ring téroris. Yén sampun manggihin tamiu sane soleh napimalih mesib sareng gambar sané sampun kasobyahang mangda gelis masadok. Punika cihna i raga sampun sumuyup ri
kala niténin kabecikan lan kasutreptian jagaté. Agung Budiarta, Dénpasar Yéning manahang titiang wantah pinih becik yén téroris sampun kapanggihin mangda gelis katembak. Pidabdab puniki anggén ngardinin ipun jejeh malaksana durjana. Samaliha yan sampun kapademang bibit ipuné sayan makelo sayan telas. Nanging punika patut krama sami mangda urati ring palemahané. Sampunang nyukserahang indik kasutreptiané puniki ring pihak terkait manten. Sareng sami patut mautsaha tur prabéla ring jagaté. (asa)
Lahan Pertanian ring Buléléng Ngancan Nyupitang Nasi Olih I Wayan Juniartha Barang apa sujatiné nasionalisme to? Apa bédané jak nasi pulen, nasi goréng, nasi pecel lan nasi séla? “Bédané, yén nasi pulen dadi amah, nasionalismé sing dadi gelekang. Yén nasi goréng ngaé basang wareg, nasionalisme tuah ngaé basang puyung,” kéto abetné I Madé Gombalisasi. “Yén nasi séla ada patuhné jak nasionalisme, pada-pada ngaé basang bengka tur keprat-keprut pesu entut,” kéto ya mimbuh. I Madé né ba conto generasi baru penduduk dunia. Lekad mula di Bali. Mula nu sempat ngrasayang mlaib-mlaiban di carik‘ tur malajah di TK balé banjar. Suwud to ba I Madé makecos kema mai, SD né di Jawa, SMP né di Ostrali, SMA di Jepang, kuliah di Amérika, maan gelar doktor di Inggris lantas magaé di Jenéwa. I Madé ba sing percaya unduk kedaulatan negara-bangsa. Jaman globalisasi ané berkuasa boya ja negara-bangsa, nanging perusahaan multinasional. “Kén ané lebih aéng bendéra Amerika Serikat apa McDonald lan KFC (Kentucky Fried Chicken)?,” kéto abetné. Kanti ka léké-lékéné jani ba ada McDonald lan KFC. Ané maperang jani boya ja tentara, boya ja negara, nanging perusahaan. Senjatané boya ja bedil lan meriam, nanging pipis lan produk. Ané jajaha masi boya tanah, nanging basang lan pamineh. “Tinggal menunggu waktu gén satondén siap caru lan bébék aturan masi nganggo KFC lan McDonald, kayang to mara anteg betaran iragané kena jajah,” kanti makuah I Mad` ceramah. Krama sekeha tuak ané lénan anggutanggut dogén konyangan. Sing ada ané bani nungkasin I Madé. Konyangan mat-
ilesan déwék sawiréh marasa sing tamat SD. Sing ada masi ané dot nyelag petané I Madé. Pedalem, nak tumben ya mulih, baang ya selah ngorta. “Jani i raga nu sibuk nutur unduk nasionalisme, unduk upacara bendéra lan bambu runcing, unduk nindihin gumi kanti mati. Lakar kudiang ngalahang Globalisasi nganggo bambu runcing?,” nyakcak I Madé. Dadi gén bendéra Merah Putihé kérék tegeh-tegeh, nanging yén kain-né madé in China, tali pengérékné madé in Taiwan, tiang bendéra-né malakar besi impor, apa masi gunané nigtig tangkah ngaku merdéka? “Yén seken wanen nindihin gumi, nak perangé jani di sisi. Yén sing bani duweg, yén sing lagas magaé, yén sing bani ninggal umah nuju gumi duranegara, sinah iraga tuah lakar dadi korban lan konsumén dogén, lakar terus kajajah,” kanti telah paesné I Madé pidato. Terus anggut-anggut krama sekeha tuaké. Sing ada ané makrisikan. Tuni, klian sekehané ngundang I Madé ka warungé tuah lakar “ngorok” I Madé. Ba makélo magaé di luar negeri sinah pisné ba meliah, sinah élah yén orahin meli kupon bazaar nang 100 lembar. Keuntungan bazaré lakar anggona meli bendéra tur hadiah apang ramé perayaan 17 Agustus di désané. Jani saling tolih dogén krama sekeha tuaké. Sing ada ané bani nawarang kupon bazaar. Maklum, bazaaré kerja sama jak McDonald lan KFC. Ulesné, nasionalisme i ragané tuah nasionalisme gerak jalan, tarik tambang, panjat pinang lan menekang bendéra dogén. Urusan ané lén-lénan, i raga mula démen, mula nagih lan mula asyik dijajah.
Pantaraning galah limang warsa pungkuran puniki, lahan utawi natah pertanian ring Buléléng terus nyupitang utawi maubah kawigunan. Yéning tan gelis kadabdabin kajejehin kawéntenan pangan ring Buléléng lan Bali umumné sayan terancam. Paindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 MHz rahina Anggara, 11 Agustus 2009.
Bu Nyoman Suberata, Berombong Mawit sakéng akéh mauwah kawigunan, tanah pertaniané ngancan cupit. Minakadi kaanggén ngwangun kelancaran pembangunan perékonomian ring Bali. Tanah tegalan lan carik sampun akéh kaadol kadadosang perumahan, kompléks perdagangan, lan pertokoan. Nah indik punika banggéang sampun, mangkin carik-carik lan tegalan sané kantun patut kapiara. Madé Mustika, Br Mandul, Panji Kawéntenen lahan prtanian ring Buléléng sayan sayan nyupitang punika wantah sayuwakti pisan. Indiké punika kakranayang alih fungsi utawi kawigunan cariké punika mauwah. Punika mawinan
katunasin ring ring krama pribumi sampunang kadi mangkin angob antuk jinah sané akéh nanging bénjang pungkur pianak lan cucu taler génerasi salanturnyané idup sengsara. Putra Perkasa, Tangguwisia Katunasin ring sang nayaka praja sapunika taler krama Bali sami patut mapidabdab mangada tanah carik ring Bali prasida ajeg. Punika mawinan patut kakaryanin peraturan daérah sané nabdabin indik anaké numbas lan nganggé tanah ring Bali, mangda ten sakita kayun. Gedé Armaya, Mengening Tajun Manut titiang patut sareng sami éling inggian pemerintah
daérah lan krama Bali instrospéksi diri nabdabin ring galah salanturnyané. Lianan punika pemerintah sampunang wantah mikélingin para janané mangda nénten ngadol tanah. Sapatutnyané pemerintah sida ngicénin conto mangda nénten élah ngadol tanah carik. Hartana, Banyuasri Paindikan lahan pertanian sampun sayan nyupitang pisan, puniki wantah resiko olih kemajuan jaman. Yén mangkin pacang ngwangun perumahan mangda ngrereh lahan-lahan sané tandus, sampunang ngwangun ring lahan sané kari produktif, mangda prasida kawéntenan panganné ring Bali ajeg Putra, Pengastulan Kamanahin titiang indiké
punika mawali ring i raga soang-soang. Yéning akéh tanah pertanianné kawangunin antuk perumahan, pertokoan sapunapi dadosné kawéntenan beras utawi panganné sané pacang rauh. Katunasin tiang ngiring sareng-sareng éling mangda tan kramané betén kemanten ajeg Bali, nanging sané ba duur tan urati ring kawéntenan Bali. Komang Adi, Jl.Pantai Indah Singaraja Gede Lemuh, Sulanyah Lahan pertanianné sampun akéh pisan mauwah kawigunannyané. Alih fungsi carik punika akéhan kaangén perumahan utawi BTN. Katunasin titiang mangdané lahan-lahan sané kari subur sané dados andalan petaniné ngasilang beras, sampunang telas kawangunin utawi kalihfungsiang. (ama)
Minggu Umanis, 16 Agustus 2009
13
OLAH RAGA
Rossi Rebut ‘’Pole’’ Brno -
Valentino Rossi mencatat lap tercepat sepanjang sejarah di Brno, sekaligus meraih pole position, di sesi kualifikasi GP Ceko, Sabtu (15/8) kemarin. Sang juara bertahan melahap 1 lap di Brno, dengan catatan waktu 1 menit 56,145 detik. Catatan waktu tersebut, lebih cepat 0,050 detik dari rivalnya yang juga rekan setim Rossi, Jorge Lorenzo.
Dinara Safina
BPM/ap
Safina Hentikan Clijsters Cicinnati Petenis nomor satu dunia, Dinara Safina menghentikan aksi comeback Kim Clijsters. Ia mengalahkan mantan petenis nomor satu dunia itu 6-2, 7-5, di babak perempatfinal turnamen Cicinnati Terbuka, Sabtu (15/8) kemarin. Clijsters yang sebelumnya menang enam kali, dari tujuh pertemuan dengan Safina, tampil pada turnamen pertamanya setelah memutuskan pensiun selama dua tahun. Clijsters memang kecewa dengan kekalahannya, namun ia tetap puas dengan penampilannya, pada empat pertandingan di turnamen ini. “Sejauh ini berhasil. Saya mendapatkan hasil yang sangat bagus dan merasa level saya meningkat di sini,” tegas Clijsters. Safina belajar dari kekalahan dengan Clijster sebelumnya, dan berhasil meningkatkan penampilannya sendiri dalam meraih kemenangan tersebut. “Saya mengetahui pasti apa yang akan saya dapatkan darinya. Bagi saya, ia salah satu petenis terbaik. Saya tampil sangat agresif, dan tidak membiarkannya mendikte terlalu banyak,” urai petenis Rusia itu. Di babak selanjutnya, Safina akan menghadapi petenis Italia, Flavia Pennetta, yang menyingkirkan Daniela Hantuchova dari Slovakia 6-3, 6-3. Sementara Elena Dementieva berhadapan dengan Jelena Jankovic. Dementeiva unggul 6-2, 6-1 atas Caroline Wozniacki, sedangkan Jankovic mengatasi Sybille Bammer 6-0, 6-3. (adn/afp)
Rossi sempat terjatuh ketika sesi kualifikasi baru berlangsung 3 menit. Rossi yang memacu FIAT Yamahanya sekencang mungkin, sempat mencatatkan waktu tercepat di sektor pertama, namun ban depannya selip dan Rossi terjatuh ke gravel. Meskipun motornya menghantam pagar pembatas dengan keras, Rossi lolos dari cedera maut. Kecelakaan tersebut tampaknya tidak mempengaruhi pembalap Italia tersebut, dan dia
mampu mengungguli Lorenzo, yang selalu menjadi yang tercepat di sesi latihan Jumat (14/8) lalu. Dani Pedrosa berada di posisi ketiga, terpaut 0,3 detik, di belakang duet Yamaha tersebut. Pedrosa tampak kecewa karena sempat terhambat oleh Mika Kalilo, di akhir lapnya namun hal tersebut tampaknya tidak terlalu berpengaruh terhadap hasil kualifikasi. Toni Elias akan start di tempat keempat. Hasil ini
BPM/ap
Federer dan Nadal Tersingkir Montreal Montreal Masters mengukir sejarah sebagai turnamen pertama, yang menampilkan delapan petenis peringkat teratas dunia, di babak perempatfinal secara bersamaan, Sabtu (15/8) kemarin. Ironisnya, Roger Federer dan Rafael Nadal yang masing-masing menempati urutan pertama dan kedua dunia justru tersingkir. Federer tak berdaya menghadapi Jo-Wilfred Tsonga dan menyerah dalam tiga set 6-7 (5/7), 6-1, 6-7 (3/7). Nadal yang berstatus juara bertahan tumbang 6-7 (5/7), 1-6 dari petenis Argentina, Juan Del Potro. Kekalahan dari Tsonga mengakhiri penampilan impresif Federer musim ini. Petenis Swiss ini sebelumnya juara di Madrid Masters, serta memenangkan Grand Slam Prancis Terbuka dan Wimbledon. “Saya seharusnya memenangkan set pertama. Ia kehilangan permainannya sekitar satu jam. Sayang itu saya tak berhasil,” papar Federer yang akan tampil di Cicinnati Masters mulai pekan depan. Kegagalan Federer melanjutkan rekor 21 kemenangan beruntunnya ditentukan oleh keberhasilan Tsonga mengejar ketertinggalan 1-5 di set terakhir. “Itu biasa terjadi dalam tenis. Tidak pernah berakhir sampai benar-benar berakhir,” lanjut Federer. Tsonga akan bertemu Andy Murray di babak semifinal, setelah pada laga perempatfinal lain petenis Inggris itu mengalahkan Nikolay Davydenko 6-2, 6-4. Murray berpeluang mengambil alih posisi Nadal sebagai peringkat dua dunia, jika juara di turnamen ini. Pasangan semifinal lain mempertemuan Del Potro dengan Andy Roddick yang menang 6-4, 7-6 (7/4) atas Novak Djokovic. Roddick memperoleh kesempatan untuk membalas kekalahan dari Del Potro di final Washington pekan lalu. (adn/afp)
BPM/ap
Hasil Kualifikasi 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.
Pembalap
Tim
Valentino Rossi Jorge Lorenzo Dani Pedrosa Toni Elias Colin Edwards Andrea Dovizioso Alex de Angelis Nicky Hayden Loris Capirossi Mika Kalilo
Yamaha Yamaha Honda Gresini Honda Tech 3 Yamaha Honda Gresini Honda Ducati Suzuki Ducati
Waktu
Selisih
1:56,145 1:56,195 1:56,528 1:56,817 1:56,954 1:57,108 1:57,775 1:57,803 1:57,811 1:57,994
+ 0.050 + 0.383 + 0.672 + 0.809 + 0.963 + 1.630 + 1.658 + 1.666 + 1.849
Nova/Liliyana Selangkah Lagi Pertahankan Gelar Hyderabad Ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir tinggal selangkah lagi, guna mempertahankan gelar juara. Pasangan ini lolos ke babak final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009, di Gachibowli Indoor Stadium Hyderabad, India, Sabtu (15/8) kemarin. Unggulan kedua dan juara dunia 2007 ini, harus berjuang satu jam untuk menghentikan ganda Denmark, Joachim Fischer Nielsen/ Christinna Pedersen dengan rubber set 21-18, 14-21, 21-18. Pada babak final yang berlangsung Minggu (16/8) ini, pasangan peringkat dua dunia ini akan kembali ditantang ganda Denmark lainnya, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl. Ganda unggulan ke7 ini, kembali membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan teratas dan juara Olimpiade 2008 asal Korea,
Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung 18-21, 21-19, 21-18. “Ada sedikit nervous juga saat set ketiga, tetapi untungnya lawan juga dalam kondisi sama. Jadi, kami tidak terlalu tertekan saat skor sama 17-17,” kata Nova Widianto, usai pertandingan. Liliyana Natsir mengakui pasangan Denmark yang mereka kalahkan di semifinal itu, memiliki kecepatan dan ketajaman dalam smes. Sementara itu, Kamilla Rytter Juhl mengaku tidak menduga bisa mengalahkan pemain peringkat satu dunia dan favorit juara di ajang ini. Sebelum mengalahkan unggulan teratas, pasangan Denmark yang menempati unggulan ke-7 ini, juga menyingkirkan unggulan ke-3 asal Cina Zheng Bo/Ma Jin dengan skor 22-20, 11-21, 22-20. Joachim Fischer mengaku
Pedrosa Perpanjang Kontrak
Roger Federer
cukup menggembirakan, mengingat tim Gresini akan mundur dari Moto GP 2010 mendatang. Colin Edwards dan Andrea Dovizioso menyusul di tempat ke-5 dan 6. Nicky Hayden untuk pertama kalinya menjadi pembalap Ducati tercepat, setelah mampu berada di posisi ke-8. Pembalap Ducati lainnya yakni Mika Kalilo yang menggantikan Casey Stoner hanya mampu menempati posisi start ke-10. (gie/afp)
Valentino Rossi
Madrid Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso memastikan masa depannya di Repsol Honda. Keduanya menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun dengan tim MotoGp asal Jepang itu, Sabtu (15/8) kemarin. “Kami telah mencapai kesepakatan dengan Pedrosa dan Dovizioso. Mereka sangat termotivasi dan kami yakin mereka akan memper-
pasangan Nova Widianto/Liliyana Natsir, yang akan dihadapi pada laga final, sama beratnya dengan dua pasangan unggulan yang dikalahkan sebelumnya. “Kami sejak awal memang tidak pasang target apa-apa. Tapi karena sudah masuk final, kami tentu ingin meraih gelar juga,” ujar Fischer. Tunggal Sementara itu, andalan Indonesia lainnya yakni Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro gagal mengikuti jejak Nova dan Liliyana. Taufik Hidayat ditumbangkan pemain Cina Chen Jin 16-21, 6-21. Sedangkan Sony dikalahkan pemain Cina lainnya Lin Dan dalam pertarungan panjang 3 set 21-14, 13-21, 21-15. Taufik hanya mampu memberikan perlawanan sengit di set pertama sela-
ma 39 menit. Chen tertinggal 1-4 di awal set pertama, namun mampu bangkit dan memenangkan set pembuka tersebut. Di set kedua pertarungan berjalan berat sebelah dan Chen dengan mudah unggul 21-6. “Saya berhasil membatasi gerakannya sehingga dia tidak mampu menemukan irama permainanya,” ujar Chen seusai pertandingan. “Dia mampu mengembalikan semua bola saya. jika saya lebih muda mungkin saya akan mampu mengalahkanya,” kata Taufik. Sony Dwi Kuncoro pun harus menerima nasib serupa, dan tersingkir di babak semifinal. Sony tidak mampu menandingi keperkasaan Lin Dan yang diunggulkan di tempat kelima. Meski telah berjuang keras selama 3 set namun Sony tidak mampu lolos ke partai puncak. (gie/afp)
BPM/afp
Liliyana Natsir (depan) bersama Nova Widianto.
oleh hasil bagus di paruh kedua kejuaraan, dan tahun depan,” ungkap presiden Honda, Tetsuo Suzuki. Pedrosa saat ini menempati urutan keempat klasemen kejuaraan dunia. Sedangkan Dovizioso yang juara di Grand Prix Inggris bulan lalu berada di peringkat keenam. Keduanya tampil di GP Rep.Ceko yang digelar di sirkuit Brno, Minggu (16/8) ini. (adn/rtr)
SEKOLAH/KULIAH SAMBIL KERJA “ LOPER KORANPUN BISA JADI JENDRAL” Barangkali bukan sekadar iklan yang belakangan ngetop yang sering ditayangkan dilayar TV ,untuk sekolah gratis. Bahwa “LOPER KORANPUN BISA MENJADI JENDRAL '. Akan tetapi ini adalah sebuah kenyataan yang dialami oleh seorang tokoh Bali yang telah menjadi seorang Jendral Bintang Dua, beliau adalah sering dipanggil Pak Manila dengan nama lengkap I Gusti Kompyang Manila (67), kelahiran 8 Juli 1942 putra asal Kampung Anyar, Singaraja. Pak Manila menjadi Jendral dengan bintang dua dimulai dari menjadi Loper Koran Bali Post sejak Bali Post masih bernama Suara Indonesia.”Sayalah loper Koran yang menjadi jendral . Saya bangga menjadi loper Koran Bali Post dan tidak malu menceritakan kepada siapa saja, bahwa dulu saya adalah seorang loper Koran Bali Post bisa menjadi seperti sekarang. Saya dulu mempunyai pelanggan sampai dengan 300 eks. Manila yang alumnus SLUB dan SLUA Saraswati Denpasar kemudian melanjutkan di Akedemi Militer (AMN) tahun 1961. Empat tahun kemudian saya menyandang Letnan Dua. Bahkan beberapa jabatan saya pegang seperti : Staf Ahli Menpangab, Rektor STPDN, Sekjen Deppen, Manajer tim Persija Jakarta dan Jabatan lain di dunia olahraga . Menjadi loper Koran bukan pekerjaan yang rendah seperti yang dibayangkan banyak orang .Loper Koran selain membantu dari segi keuangan (sumber penghasilan ) juga satu hal yang tidak pernah dibayangkan orang bahwa, menjadi loper Koran adalah orang pertama dapat mengetahui informasi yang sedang berkembang, baik dibidang ekonomi, politik,hankam dll. Koran sebelum sampai ke tangan pelanggan saya pasti baca Koran dulu tentang perkembangan berita yang terjadi. Biaya sekolah saya dari loper Koran . Saat itu , selain sebagai loper saya juga sering disuruh membantu sang Perintis Bali Post , K Nadha (alm) memasang timah mesin cetak karena saat itu mesin cetak masih memakai mesin timah. Saya sangat disayang sama Pak K Nadha(alm). Saat akan mengikuti ujian masuk AMN ke Magelang saya diberikan gaji tiga kali untuk transportasi dan keperluan saat pendidikan. Memang benar manjadi Loper Koran bukan pekerjaan yang rendah akan tetapi pekerjaan yang sangat baik karena bisa membantu Penghasilan dan juga bisa mendapatkan ilmu pengetahuan dan menyebarkan informasi.
Tiga jam setiap hari mengantar koran akan merupakan pelajaran berharga untuk memulai mandiri sambil bersekolah atau kuliah. Sekolah akan terbantu dan juga mulai belajar wirausaha. Mari bergabung sebagai pengantar koran Bali Post untuk wilayah Kecamatan Tampaksiring & Payangan
Hubungi : Sumber Daya Manusia Bali Post Jl. Kepundung 67 A, Denpasar ( Setiap jam kerja ) G.0807-rpa
Adv.417453-adv
14
OLAH RAGA
Minggu Umanis, 16 Agustus 2009
Sepekan Lagi Munich Menunggu Toni
Donovan Pulih dari Flu H1N1
Munich Striker Bayern Munich, Luca Toni diperkirakan kembali memperkuat timnya mulai pekan depan. Penyerang jangkung asal Italia itu menderita cedera tendon dan sedang menjalani pengobatan di Italia. “Salah satu staf kami telah mengecek keadaan Toni di Italia dan dia kembali membawa kabar baik. Toni diperkirakan akan kembali tanggal 20 Agustus mendatang. Saya harap dia tidak merasakan sakit lagi sehingga dia akan dapat berlatih bersama rekan-rekannya,” ujar pelatih Munich, Louis van Gaal, Sabtu (15/8) kemarin.
Toni bersama Miroslav Klose menjadi mesin gol Munich musim lalu namun dia belum pernah tampil di pertandingan pra-musim ini. Meski mencetak 38 gol musim lalu, Toni belum pasti akan mendapatkan kembali tempatnya di lini depan sebab timnya telah merekrut dua penyerang subur gol yakni Mario Gomez dan Ivica Olic dari Kroasia.
Gomez direkrut dengan harga 30 juta euro sedangkan nilai Olic dirahasiakan. Toni subur mencetak gol saat masih merumput di Italia. Bersama Palermo dia sempat menjadi capocanonieri atau pencetak gol terbanyak di Seri A. Dan Munich menikmati puncak penampilan terbaiknya adalah saat menjadi pencetak gol terbanyak pada musim kompetisi 2006-2007. (gie/afp)
BPM/afp
GOL - Penyerang Chelsea Didier Drogba (kanan) merayakan gol pembuka pada pertandingan melawan Hull City di kompetisi Liga Utama Inggris, Sabtu (15/8) kemarin. Drogba mencetak gol kedua sekaligus yang memenangkan pertandingan 2-1, menjelang bubaran.
Chelsea Menang Susah Payah
BPMt/ap
Luca Toni
London Chelsea menang susah payah pada pertandingan pertama pelatih Carlos Ancelotti di Liga Utama Inggris, Sabtu (15/8) kemarin. The Blues hanya unggul 2-1 atas Hull City di Stamford Bridge, itu pun berkat gol penyelamat dari Didier Drogba. Chelsea yang finis ketiga musim lalu dibuat frustrasi oleh perlawanan Hull. Tuan rumah seharusnya memimpin saat pertandingan baru berjalan dua menit, namun tembakan Drogba memaksimalkan umpan Michael Essien tidak menemui sasaran. The Blues harus membayar mahal kegagalan memanfaatkan peluang di awal pertandingan itu setelah Stephen Hunt membawa tim tamu unggul lebih dahulu pada menit ke-28. Gol ini menandai debut gemilang Hunt sejak direkrut dari Reading. Namun hal sebaliknya dirasakan kubu
Los Angeles Striker AS Landon Donovan terkena flu H1N1 namun kondisinya telah membaik dan diperkirakan akan segera pulih pekan depan. Ia bahkan bisa memperkuat LA Galaxy dalam pertandingan kompetisi Major League Soccer. Pihak Galaxy mengumumkan Sabtu (15/8) kemarin, bahwa hasil tes menunjukkan Donovan positif terjangkit flu H1N1. Ia diganti di babak kedua dalam kualifikasi Piala Dunia 2010 versus Meksiko yang berakhir dengan kekalahan 1-2 serta absen di sesi latihan klubnya, Jumat lalu. “Apa dia dimainkan atau tidak, tentu tergantung bagaimana kesehatannya dan bagaimana pendapat dokter. Dia mungkin akan menjadi cadangan,” ujar pelatih Galaxy, Bruce Arena. David Beckham, rekan setim Donovan, juga karena harus memperkuat timnas Inggris yang menjalani pertandingan persahabatan melawan Belanda. Pertandingan itu berakhir imbang 2-2. Donovan yang mencetak 9 gol musim ini, merasakan gejala sakit sejak bergabung dengan skuad AS pekan lalu jelang partai melawan Meksiko. “Penyakit tersebut tidak akan menulari yang lain sebab telah melewati masa inkubasi,” imbuh Arena. Donovan diperkirakan terjangkit virus tersebut dari salah seorang staf Galaxy yang juga telah dinyatakan positif mengidap flu H1N1. Federasi Sepak Bola AS segera mengirimkan tim medis guna memeriksa seluruh staf serta pemain Galaxy. Namun dari pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya gejala-gejala flu H1N1. Untuk berjaga-jaga, semua yang melakukan kontak dengan Donovan harus meminum obat Tamiflu setidaknya untuk 10 hari ke depan. “Kami telah memprogramkan pengobatan kepada para pemain, staf, dan tim pelatih yang telah melakukan kontak dengan Donovan namun hal itu hanya sebagai tindakan pencegahan. Orang yang tidak berhubungan langsung dengan Donovan seperti fans dan wartawan tidak perlu melakukan pengobatan,” ujar David Wallis, dokter yang dikirim oleh Federasi Sepak Bola AS. Wallis menambahkan Donovan akan pulih pekan depan. (gie/afp)
Chelsea. Penggemar The Blues belum biasa melupakan pelanggaran Hunt terhadap kiper Petr Cech ketika masih berkostum Reading. Gelandang Irlandia ini membuat Cech sampai menderita cedera retak tulang tempurung kepalanya. Beruntung keunggulan The Tigers tak bertahan lama. Kurang dari sepuluh menit berselang Drogba menyamakan skor lewat tendangan bebas dari jarak 28 meter. Hadiah tendangan bebas diberikan setelah John-Obi Mikel dilanggar pemain Hull. Chelsea seharusnya menambah gol di menit pertama babak kedua melalui Nicolas Anelka, namun tembakan penyerang Prancis itu mengarah tepat ke kiper Boaz Myhill. Aksi berikutnya dari Anelka dan Drogba di menit ke-57 juga berhasil diantisipasi Myhill. Tiga poin pertama Chelsea di musim 2009/ 2010 baru dipastikan di menit ke-92. Umpan Drogba dari sisi gawang di luar dugaan menembus gawang Myhill. (adn/afp)
BPM/ap
Landon Donovan
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya
HANDPHONE
DISEWAKAN RUMAH
KURSUS
DIJUAL TANAH
DISEWAKAN GUDANG
DIJUAL VILLA
Multi Opr termurah 15 member Lg X5=4.9 X10=10 S5=5, 08113852792
Dikont rumah Jadi Pesona Timur No.9 Tk.Biuaji Dps,08123994139
Private Keyboard/Piano di rumah anda.Dapat Certificate Hub.9187718
Tnh 2A Jl.Raflesia Siulan Br Laplap Penatih BUC TP 8606006-8083900
!Over Kontrak gudang lokasi Gatsu Barat LT 824m2 LB 727m2 hub.Jefri 08176971816/ (0361) 416514
Jl Rmh Pucak view Waterfall Ngr kota 2lt 130jt, 08563936047
999-417463
102-417579
Dikontrakan Rmh 4KT,RK,RT,2KM garase Jl.P.Kawe Gg.I/6 H.8505558
HEWAN 3 Ekor anakan Chow2/coklat/1,5bln, Jtn & Betina, Hub.085337009888 999-417079
Dijl Golden 2bln 2xvaksin stmb Hub.463746/081805593278 999-417479
Djl Gold Anakan Champ 5bln stmbm vak lkp.Good quality 081805402444 999-417526
Jual Fox Terrier jantan champion, terima pemacak!!! 8507299
999-417441
Dikontrakan Rmh lokasi strategis Padang Lestari 7487684, 8447616 999-417638
Rmh 2KT,Fas Lkp,br dicat.Town House Padma, Bukti Sari Gg. Bento B2 Jimb, 081236727399 138-416945
Disewakan rmh Trengguli 4KT,2Km, Lgkp+prabotH.7909854/081353307027
999-416333
!!Kost Full AC,pojok,strgs, Jl. Pondok Asri II,Gatsu Barat 7875500 999-417621
Kos 2Kt,Km,DP,500Rb/Bln Tj Biru Kepaon 0818346004 Hal luas 110-417654
Kont rmh 1,7jt/bln cck u.kntr,ush Jl.Buana Ry Br.B.Santi 5,9184753
Dibeli Alat Bengkel Second ballancing,lift dll Hub: 081353206174
Rmh 2Kt, Air Panas Perum Puri Gading E3/9 Jimbaran. 0817553724
999-416991
101-416723
INVESTASI
RUPA-RUPA
!Investasi Taxi 30jt hasil bersih 900rb/ bln, 3136655, 3118623
Bng Ml 0,8 BPKB Mbl/Mtr 7914500
999-417610
Jl Tabung 12Kg 350rb,3Kg=130rb garansi asli pertamina, 8579798
DIJUAL RUMAH !Rmh baru bsTT/Krd 0,3% UM10% Lok.Sdky,Dlg,dll,3136655,8057166 141-417674
BU dijual rmh.Kos,Jl.Noja No.20A Br.Oongan Hub:0811385595 999-417488
Dijual Rmh type 45/240m2 lokasi GreenKoriSadingHub.0361-9178101 999-417449
Djl Rmh di Jln Anggrek No.9 Kreneng Dps Ls Tnh 385m2 Hub.7843399 999-417460
Djl.Rumah 3unit T.36/80 Penatih, 8034446, 08113853472 141-417670
Griya Suwung Indah Residen Jl.Perumahan Hub.0361-9237486/2799407 999-416488
Rmh1,5Asatpam24jamPerum.Taman Wira Medui 325jt H.08123808231 999-417525
Rmh 2Lt Trengguli I Penatih Lt3A Lb:280 5Kt hdp timur T.8853663 TP 999-417068
Rmh 2Lt,LT137,LB101,4KT,2KM Jl.Pemogan,T.081338766715 999-417452
Rmh 47/100 mnmlis baru,ling elit Jl. Tk.Balian Gg.Mawar Hub.7407926 999-417539
Rmh Baru min Modern TP 70/105 Krt Bedulu Sdkarya H. 7886606 135-417617
Rmh br T55/120,T100/180 hrg mulai Rp.330Jt, lokasi Bali Bird Park 08159928318/7933569 154-417680
Rmh di Penarungan LT.80/LB 138 Hrg 165jt Hub: 7975273 999-416299
Rmh Graha Anyar G1 (Timur Unud) Lt 139M H.7939520(bisa TT Mobil) 101-416783
RmhMinimalis1lt,2KT,2lt,3KTJl.BPTP, By Pas Pesanggaran T.7476969 999-416360
T50/90 2KT,2KM,RT,RK Dpr Jl.P.Singkep 081805531771 999-417489
DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh fas lkp klm renang 3Ktdr, AC, dpr, 08123978426 154-417687
Dikont rmh Nuansa Kori X No.7 Lt2 Jmbr Nusa2 H.081338946688 101-417598
Dikont Rmh(8A)Jl.Wr.Supratman 289 (Tohpati) (0366) 21851 (0361) 461179 999-417535
141-417658
999-417595
!Ingin dr nabung&blanja harian Anda hidup sjahtra? 7872333,2740872 999-417605
**Tabung 12Kg=350Rb 3Kg=130Rb (Grosir)Imam Bonjol 273E T.9988630 999-417633
Body massage,tmpt & pangln, Yudi 08123642228, 8758842 999-417458
Jl alat Fitnes lkp elektrik & manual cck utk buka GYM 7489398 113-417712
Jl.Laptop Acer 2,13 GHZ 1GB,E90, stik Golf(2,5) Ng 085737367520 999-417430
Jual Laptop second HP Compaq NC 6000 hrg 3jt apple ebook G4 hrg 4,9jt Hub.8625075-081388989258 999-416922
Jual murah 2 Mesin cuci,alat Fitnes baju Sauna H.081999681131 999-417634
Laptop Acer(AMD)Thurion 3,2GHZ 948RAM,Nvidia Grapic H:9610003 999-417636
Puji Syukur Terkabulnya Permohonan dgn Novena 3 Salam Maria 999-417499
999-417171
TrmKosKTJumbo,K.mandidlm,dapur, lok nyaman.081934341354 Btbln 999-417428
DIJUAL TANAH Tnh kav 40are,30A Lok.Padang Linjong&Canggu cck u/villa 7845531
!Tnh Pemogan 2A(bs1A)90jt,Renon 130jt,Gatsu135,Marlboro&Seroja115, Monang-Maning&Tunjung Sari 120, bsKrd 0,3%/TT, 3136655, 8057166 141-417673
4A SHM,50mtr dr Jl Kebo Iwa Utara 0818801656,7499758
999-417467
Dijual Tanah Kavling+Bangunan Hubungi0361-9114488-081236060999 999-417649
Dijual Tnh Ls T.12 Are Lingk Villa Jln.Aspal Hub: 8556854 999-417423
Djl murah Tnh 2Are Jl Akasia XVI/ Jl Pakis Aji ke timur 7483804999-417534
Djl Tnh 7,5Are 40jt/A pinggir Pantai Amed K.Asem Hub:0811386681 999-417510
Djl Tnh Dalung 5 & 7are (Square) C/U Villa/Bisnis 8639713 Pmlk
999-417500
999-417507
Spesialis kolam hias + tebing buatan hub: 081237586699
Jl T.Kav 2.5-4-5-10-20-30 Are 250m dr pantai Berawa Canggu dan 2-3-5 Are lok Munggu Cash/Kredit Hub. Pak Werka 8446340,0811388201
Teh Rosella Kls A Grosir 80000/Kg hipertsi dll.8006327, 08124661435 999-417502
Terima Renovasi/servis rumah bocor/bersih2/rusak H.9184753 122-417559
KEHILANGAN
999-413071
JT 23,25A pgr Jl Permata Pering IB Mantra Saba 55jt/A 9260569 999-417657
Jual Tanah 1,5 Ha Candikuning Bedugul Hub.081236308943 999-416301
Hlng BPKB Nomor DK 2135QG A/N Ketut Darma Hub. 081999179433
Kav 2-2,3A aspal 4M Jl.Tjng Tutur, Pgy Kaja T.7971058/9176659
999-417538
999-417062
Kav Buduk dkt Pasar SD,SMP 75/ are 9604149/7957546/8085238
KURSUS Bim Bljr Privat pagi SD,SMP pk.08.00-12.00 Yuni 081338115535 999-417451
Krs B.Ing.guru native OZ, 600rb/2bl Plcmnt tst grts pkt mkn,484500 999-416346
Kursus Lukis, Inggris,Mtk tiap hari 200Rb/bln 8097724,9147795
119-414956
Sgr Tnh 3 are Lok.Jimbaran Kelod Gg.Pemecutan 7/10B,087860792390 999-417570
T.Kav Lok Strategis diKrobokan Pgr Jln Raya Kesambi baru Hub. 0361-7864666/081236161666
999-416506
RUPA-RUPA
BAHAN BANGUNAN
RUPA-RUPA
WALLPAPER SPESIALIST For :
l House l Hotel l Villa
999-416600
l Apartment l Office l Etc
999-417485
DICARI TANAH
ELEKTRONIK Jl:Rec.YamahaRX-V440,Amp+ Deck NAD Nakamichi, Sony CD; 239263, 7888681
JL. RAYA KUTA NO. 85 CALL : 0361 763153 PLEASE COME TO SEE OUR 14.000 DESIGNS C.413905-rpa
RUPA-RUPA
RUPA-RUPA Print DIGITAL 308 LABEL ALUMINIUM ANODIZE TAS KANTOR / SEMINAR / LAPTOP SOUVENIR PERNIKAHAN TOWEL, DLL ... PLAKAT RESIN, KUNINGAN, ACREILIC NAMA DADA, PIN, G.KUNCI, MUG, GELAS PAYUNG, KAOS, ID CARD, KARTU NAMA, UNDANGAN, JAM DINDING, PAPPER BAG KEMASAN BOTOL PLASTIK, MEDALI, DLL JL. COKROAMINOTO 308 DENPASAR TELP. 0361-8690007 / 081236920111 C.412554-rpa
999-417512
PELUANG BISNIS Franchise Ritel pasti untung grsbeli kembali 200%,3136655,3118623
RUPA-RUPA
KURSUS KURSUS COMPUTER & BAHASA INGGRIS Computer Bhs Inggris
Disc s/d 55%
Disc s/d 30%
Bhs Jepang Privat Autocad Teknisi Comp. 12 X P Comp. Akuntansi Myob Internet Melayani Private Komp,
Rp1.000.000,-
Rp Rp Rp Rp Rp
300.000,400.000,375.000,450.000,175.000,-
Bhs. Inggris
Hub : KAMBOJA KOMPUTER COLLEGE Jl. Hasanudin Timur No. 1 Dps Tlp. 0361-233873 Jl. Astina Sltn No. 15 Gianyar Telp.0361-8062300
Kelas Baru Mulai 20 Agustus 2009
C.414072-krs
999-417607
999-417501
Dijual tanah 2 are di Canggu Jl. Karang Suong Gg.Jeruk Hub. 081 337016471 tanpa perantara
999-417496
Kont tnh 16,34 are, 2jt/are Hub.8083262/242784
999-415858
999-415843
Desain,IMB,Rumah,Villa,kost,Ruko.3D + Maket,Kontraktor.Hub:9197175
Dikont tnh 5are Cargo Kenanga V,dpn GOR Merpati, max 10th Hub.0361-264158, 081239411734
113-417714
!!Kav 200m dr By Pass IB Mantra Ketewel H.081338121964/7987580
Diswkn Gudang uk:30x6m2 Lok dlm kota parkir luas 2759881
DISEWAKAN TANAH
Dcr sgr Tnh Min.10 Are u.pabrik lok: kapal,Lukluk,Penatih dskt (Bdng/ Dps) Hub.8620941
999-417603
BENGKEL LAS
159-416495
ARSITEKTUR
999-415826
!! Jual Tnh Kav siap Bgn Gg Pipit VB+Gg.Elang Bt Bln T.8700066
Puji Syukur terkabulnya permohonan dgn doa Novena 3 Salam Maria Kel.Agung
140-417718
Tnh Kavling Jln.Batu Intan VI Tmr Hardy’s Batubulan H.0811393893
999-415750
132-417721
Terima kos,fasilitas lengkap (Furniture, AC,Waterhiter),KM dlm, Jl.Gatsu VI I/7 Dps, Hub.081338440004
141-416189
KOMPUTER
999-415825
Tnh L.40 are(50x80)hrg 40Jt/A di By Pas Pengragoan Negara cck Rmh Mkn/Villa Hub.08123826593
999-417469
122-417556
999-414655
Tnh Kavling Gg Jeruk(aspal 4m) Tmr Terminal Batubulan 081236268040
Kost exclusive Lk/Prm fas kmr mnd dlm, air pns, AC, TV, Tlp, internet & T.parkir Jl.Serma Made Pil 21 Tlp.222325, 08164709775
999-417575
BENGKEL
999-417067
Tnh Kav.Imam Bonjol Abian Timbul Pondok Citra 08123871809-7831888
KOST
KOMPUTER
BAHAN BANGUNAN
SPA
Jual:Pasir,batu,Koral,Batako,Tanah urug,dll Hub.081 999 009 333
CV. Tiga Sampoerna Bali Jl. Parigata No. 2, Kampus UNUD, Jimbaran-Bali T : (0361) 7814498 08561034670, 08886701412 C.415209-bbn
999-414621
DIJUAL MOBIL
GENSET Bali Genset Ready Stock Ph. 081 236248808 or 081558013036 999-405920
READY !!!
PENGOBATAN ORENS (Natural Java Slimming Herb) Fakta turun 3Kg/minggu. Apotik Adiguna Farma Jln Mayjen Sutoyo 45.Toko Obat Santosa Jln Gajah Mada 67, Denpasar. Costumer Service: 08884932239 999-417569
JUAL USAHA Jl Ush diSwlayan ksmtk/prfum/Kcamt kond Jl,omset bhs, 081353302333 999-417523
DISEWAKAN TOKO Dikont jangka pjg Tko uk.2,5x6 lok.Jl.Raya Tuban 08174781379 154-417695
Tersedia Juga : : Dp. 15 jt l Xenia : Dp. 21 jt l Terios l Pick Up : Dp. 8 jt
C.409914-rpa
Menerima Tukar Tambah
PT. ASTRA INTERNATIONAL
SALON Merdeka Promo Tgl. 14 - 24 Agustus 2009
Creambath Lidah Buaya/Avocado Hanya Rp 15.000, 20 orang/hari Body Spa Green Tea, Coconut, Strawbery Hanya Rp 55.000, 20 orang/hari Body Spa GRATIS Tgl. 24 & 25 Agustus 2009, 20 Orang/hari Creambath Avocado / Lidah Buaya Hair Spa By L’oreal / MPC Perawatan Vagina Body Treatment 2 jam / Strawberry Spa Body Spa + Creambath + Facial Chocolate Sensational Spa 2,5 jam Body Bleaching Jolen
KONSULTASI
999-415857
DIJUAL RUKO Djl:Ruko di Jl.Suli Harga 1.300jt Bisa Nego Hub.Hp.081236704049
999-417641
119-417551
Privat SD Semua Pelajaran, SMP,SMA MIPA Tlp.081237588582
T.Kvl Jl.Graha Wisata Pendidikan Sidakarya H.9271987, 8713787
Jual Ruko Lokasi P.Sambian Kaja Hub. 08123969636,Tanpa Perantara
999-415164
999-417508
999-417440
999-417425
( 8546467 / 7941114
C.414802-mbl-3
pengalaman > 6 tahun oleh terapis berpengalaman l Perawatan Selama Hamil, Lulur, Ratus l Paket Spesial Perawatan pasca melahirkan tanpa diet dan
Rp 30.000,Rp 50.000,Rp 60.000,Rp 65.000,Rp 110.000,Rp 100.000,Rp 150.000,-
free konsultasi dokter
Jl. Jaya Giri III / 22 Renon, Dps. Telp.(0361) 223016 C.416327-sln
Email : mamispa.blogspot.com
(7429606, 08123931055
C.401505-spa
102-417573
DICARI GUDANG
Mami Spa Sehat & Langsing Setelah Melahirkan l Perawatan di rumah anda dg
Dikont toko Jl.ByPas Kediri dkt Pos Polisi Tbn Hb.8052853/7443543
Cr Sgr gdng u.pabrik(Dps+Bdng) listrik 197kva Min 10Are LB =±500m Hub.8620941
DP 8 Jt
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
Pick Up Gran Max
The Power of Dreams
HONDA ALL NEW CITY
Paket Merdeka l Bunga Murah l DP Ringan l Proses Cepat
Kami Hadir di Carrefour (Sunset Road tgl 24 Agst ‘09) Hari Minggu / libur Tetap Buka
Honda Dewata Motor
Jl. Imam Bonjol No. 104 Denpasar
( 490 499, 7891109, 8613385 C.416525-mbl
DP
8 jt-an
TERIOS DP 21 jt XENIA DP 15 jt LUXIO DP 8 jt READY !!! Proses Cepat Menerima Tukar Tambah
PT. ASTRA INTERNATIONAL
( 7483131 / 7941114
C.414803-mbl
IKLAN MINI
Minggu Umanis, 16 Agustus 2009
15
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris
: Rp 30.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura z Iklan Peluang Emas : Rp 650.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 60 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 15.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop
Informasi pasang iklan Telepon zMenerima Pembayaran dengan
VISA
z z z z
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456
KARIER AD BALI POST Dicari karyawan/i serabutan Hub.8579798 Gn.Sangyang 126 999-417577
Dcr 2 PRT/B.Siter tdr dlm G.700-1jt H. 087860686224 lsg krja 999-417639
!Dbthkn 2 Pembantu RT G.600 tdr dlm H.081933110201/djpt 999-417640
!PMA look IT,able:web, design.troubleshooting, CV to hrd@scubali.com 999-417478
***Butuh Segera:Admin,Kasir, Accounting,Cost Control,store, bisa Computer,Sopir.Kirim lamaran ke Queen’s Tandoor Jl.Raya Seminyak No.73,KutaBali atau Fax ke 0361-732771 999-417565
***Butuh segera:bar helper, bar tender, bar boy,bar supervisor,bar captain,sopir. Kirim lamaran ke Queen’s Tandoor,Jl.Raya Seminyak No.73,Kuta-Bali/Fax ke 0361-732771 999-417560
***Butuh segera:Marketing sales, PR, Customer Service, Media Communication, Reservation, Front Office,Operator,SPG, Graphic Designer. Bisa computer, English, punya motor.Kirim lamaran ke Queen’s Tandoor Jl.Raya Seminyak No.73, KutaBali Atau Fax ke 0361-732771
Bar Musik Kuta:Mnger-Spv, Waiter/s Band: Melody,Bass, Drummer, Vocal,Dancer,Dj,PR, Satpam 08123807241
Dcr cpt 2staf gdg.Pria,Kuat cekatan, jujur,max 23th.Lam ke Komp.Ardin, Kav 8 Jl.Badak Agung 22 Renon
Dcr therapist serius 759190, 08123953324
999-417461
999-417622
Dcr FO,min 25th D1 u/htl di Kuta.Krm Lmr ke redroom_bali@yahoo.com
Dcr Tk Serabutan Pembantu W.T SD, SMP Hub 08123949859/ 081999700038
Blue Bird.Bth 89 pengemudi, P/W, Kms,Bns,instif, 23-45Th,srtlmrn, SIM KTP.RY Sesetan 220 Dps 728200 By Pass Nusa Dua 4 Jimbaran 702000
999-417495
Dcr wnt menarik usia 20-25 SMA u/kerja di Rest 081934301080
999-416887
Dcr krywti hrs bisa Bhs Jepang,Rntl CMC Jepang Hub(0361) 761259
Dcr.Accounting,single min D3, fresh graduate.IT bs design. Info@balioutbpundandfarmstay.com
999-414915
999-417074
Dcr Manager Villa & beberapa Sales Executive berpglm, lulusan sekolah perhotelan menguasai IT Bhs Inggris & Marketing kirim CV ke PT Dianatina Ayu Jl.Raya Kuta No.168 Tuban Kuta
Dcr.sopir Sim A, single, Brata Group. Jl.Ry Kuta 27 Lt.2
156-416484
999-417081
Cr segera Guru English, Korea, Japanese, Russia,German,Italy, Spanish, local/native,guru sulap, juggling, spa therapy,cook artist.Hub. 0361-2774797/081338432669
Dcr Pembantu tinggal dlm u/rmh bule bs motor H:087860927582
Dcr: Sales bhn.bangunan,Admin proyek,Kntr&Admin Gudang,SMA/ SMEA,menguasai Word dan Excel, Pelaksana lap, D3, peng. proyek min 1th.Jl.Nangka Sltn 173 T.235973
Bth cpt 2 Spv Spa Min D3, 12 Wnt Therapist, 8 Pria Refleksi, 6 Gro min SMU Hub. 754762, Fax 754761 034-417554
Bth PRT/Srabutan,villa,tdr Dalam, 600-700 ribu, sms 081236840983 999-416961
Cr FO,Hkeep,security bs sopir gardener u/hotel Fax.CV:8446394 145-415959
Cr FO/Reception Bhs.Ingg aktif Spa Therapist Telp.7430078
999-416288
Axmi Salon bth segera tng kasir, therapis yg berpeng, bs bahasa Inggris,Krm lam lkp Jl.Hayam Wuruk 82 Dps,Tlp.9958880
999-417072
Dcr:PRT bpglmn u/Bule (Umalas), Kend.sdri,sdkt B.Inggrs.08179784210 999-415126
Dbthkn krywn toko max.SMU dan sederajat Jl.Thamrin 24A Dps 437168 999-417456
999-417078
122-417568
Dcr 2 Karyawati,Bs internet-Wartel Jl.Hangtuah 33 Sanur T.7926090
Dcr Satpam,Admin,Sopir B1, Operational, Cust.Service untuk kantor baru.Hub.Jl.By Pass Ngurah Rai No.66 Tohpati, Telp.46248
Dibthkan Karyawan RentCar Yang Bisa Bhs Inggris Dgn Gaji Memuaskan.Lam ke:Werkudara 104 Legian Kaja
999-416912
141-415066
Dcr Sgr Waitress,4 Org min SMA RM Anda, Bedugul Hp. 081353105681
Dibthkan sgr staf adm wnt/pria bs comp,rapi.Bw lamrn lgsg PT.Ultranindo Sedayu,Jl.Teuku Umar Barat No.288 Dps (8476144/8447020)
999-417175
999-416262
154-417702
145-417194
101-417704
Dcr Sarjana Textile berpglm, paham kain&bisa adm kain & Customer Service bhs Inggris bagus, Lam bawa lgs ke PT Dianatina Ayu Jl.Griya Anyar 3XX, Kuta Telp. 756646
Dcr 2 Sopir bujang berpglm SMA max 30 th,diutamakan domisli Krgs, Klk, Gyr Hub.081353256406
Air Bali Helicopter looking for sales marketing and receptionist,fluent spoken&written English, experienced, computer literate,female, single,good perform.Send CV & Photo to sales@airbali.com
999-417522
Dcr tng srbutn bs nyopir A.Yani Selatan IIA/8, Hub.226970
999-417484
999-417564
999-417295
999-417093
Dcr house keeper tinggal dlm.Villa di Batuan-Sukawati 08123819196 Dcr karywati Salon yg berpnglman, dpn Tiara Monang-Maning,Widia Ayu Salon Hub.081236705033 ,9941446
999-414651
**New PMA Urgently looking young motivated Graphic Designer M/F pasif English Able W/Autocad, 3D max&rendering Interior, send CV to info@8-degrees-south.com w/ sample rendering & photograph 5 Sales Executive & 2 Sls Supervisor (laki/wanita) utk perusahaan distributor multi national. Lam lengkap + foto email ke: dpslogistic@diamond.co.id
999-417063
999-416928
Dcr acct, min D3 Akt,wnt max 30th, bisa P/L & NRC, Mkt offset, punya motor sdri(P/W). Lmr ke Jl.Kalimutu XI/7 Dps, ph.488271 999-417174
Dcr Adm/Acc,SPG,Bakery Pastry Hub.Komugi 758333 max 1Mgg 154-417307
Dcr Analis kredit min D3 max 28th & colector, Jl.Kartini 83/C 2 Dps 999-417464
Dcr bbrp Salesman P/W,kend.sdri Hub. PT.Dosniroha Jl.G.Agung 93 Dps
999-417439
Dcr Sgr Wnt bs AutoCad,1 Plaksana Bngn & Supir Hub: 8423822 Dps 999-417435
Dcr spa receptionist penglmn Hub.(0361) 755137/08123691417 102-417578
Dcr SPG u/Butik yg berpenglmn, lancar Bhs Inggris Hub.768060 154-417306
Dcr Stylist pglmn, gj diatas 1Jt, 081797291326/767753 segera
999-417447
Dcr: wnt u/kerja LN di Coconut Spa biaya gratis Hub.PT.BSMS 081999978067/8070688
999-417468
Dibthkan sgr Teknisi pria berpglmn min.STM Electro,punya spd mtr Lmr krm Istana Regency L-16, Jl.By Pass Ngurah Rai-Pesanggaran 999-417471
Dibthkan tenaga Adm,Kasir, SPG wanita tinggi 155cm,pend. min SMU penampilan menarik.Bw lamaran ke Erlangga 2. Jln.Nusa Kambangan No.162
Dibthkn Kry/ti Kasir& Kolektor min pdd SMU/SMK berpnmpln menarik blm mnkh bs comp H.7942542/2084870 999-417424
999-416252
Dibutuhkan Adm & Mrkt untuk prshn IT dng fas:Gj pokok,BO,incentif memuaskan Lmrn lgkp ke Surya Com Jl.R.Canggu 17R Tlp:8564429 email:Radityacom@telkom.net
Klinik kulit Butuh Nurse, Beautician, Asis. Apoteker bawa CV+Interview lsg Tgl 22-08-09 Jam 12-15 di komp pertokoan Sanur Raya No.23 (Area KFC Sanur)Jl. By Pass Ngurah Rai T.2789888
999-416919
Dibutuhkan tenaga Pria Serabutan Hub. Ayani utr 149 Lumintang 999-417563
Larissa Cr Marketing & Asst Apoteker CV ke Jl. Teuku Umar No.41 Dps H.2077483
999-416952
999-417209
Dicari Karyawati Serabutan Hub. Donpleks Jl. H.Wuruk No. 65
Le Bake Shop mbthkan:Rest Spv, Catering Mgr,Asst Chef,Baker, Pastry,Security, Driversteward, CookHelper, storeman Lam. ke Jl.Griya Anyar No1 Simpang Siur Hub.3179012
999-417601
Dicari penjahit kulit berpengalaman, jam kerja 08.00-17.00. Bawa lamaran dan pengalaman kerja. Hubungi: Bapak Made 081337728833 999-416352
Dicari segera Peralatan STM & Sopir Sim B yg serius bekerja untuk Diving Hub. 281751 135-417637
Dicari Sopir+Tng Serabutan Hub. 081338694667 999-417442
Dicari Spa Therapist berpengalaman, menguasai bhs Inggris laki/ perempuan, kirim srt Lmrn ke: Four@Drupadi Villa , Jl Drupadi No.4 Seminyak-Kuta atau perry@shanti residencesandresorts.com atau fax 0361-730160
999-417459
104-417692
Dicr personal assistant Gdg Tapa, Lt II Ry Kuta 27 Abianbase 999-417071
EO Mgr Asman Admin Creativ Concept Mkt Wnt Sim C max 35, 7433918 102-417599
Dcr Therapist,wanita utk Coco de Heaven Spa Hub.(0361) 701823
Downtown Villa looking for FO & Reservation(F) Pls send CV to okaputu@yahoo.com
999-417431
154-417684
999-417540
999-417168
999-417584
104-417697
Looking for bartendress,english nice looking (segera) CV to:Santafe Bar Jl.Dianapura 11A SeminyakKuta Telp.0361-731147 Looking for executive chef, maintenance Mgr, Ph:0363-41211 or e-mail: info@bloolagoon.com
Dibth sgr STM Elektro max 25th Lam Rama Garden Hotel, phone 8010114/751971
999-416943
104-417688
Looking F/restaurant staff able T.cook A.serve food basic English preferred C.081357181122 e-mail:sjakitarius.bali@gmail.com
Dicari Supir serabutan punya SIM A & C Peddk min SMP Hub.427949/ 8605523 tahu wilayah Bali
999-417096
Dibthkan Waitress utk Mano Rest Pantai Petitenget Tlp. 730874
999-414768
Look F/Balinese assist teach F/ mentally disabled child in Ubud experience w/child fluent English call 081357181122 e-mal: sjakitarius.bali@gmail.com
999-417477
Dcr Suster,Pembantu,Sopir, T.Srbt, Gj 1jt T.488315,487612 Sgr Bk 24j 999-417626
010-417335
004-415921
Dcr cook,cook helper Bhs Ing Experience Ronalds Cafe Jl.D.Tamblingan 122 Sanur Tlp.286351
999-417487
999-417114
Krywan/i tamat min.SMA dan SMP Hub.0366-22307 Hp.08123868908
Dibutuhkan:Staff Administrasi Wanita, S1 regular Hukum,Single, Inggris Aktif & Pasif,CV ke Jl.By Pass Ngurah Rai 152,Sanur Tlp.270300
Focus Caribbean College,buka u/ Mhs br,DI,DII Kpl Pesiar&Htl Kursus:sulap,juggling,cook artist, spa&bhs asing.Gel I:Tgl 18 Agst-09 Sept 09&Gel II:Tgl 14 Sept-17 Okt 09. Tmpt pndftrn:Kampus FCC Jl.Tkd Badung-121 Dps, Telp:03612774797,HP:081338432669
154-417699
999-416933
Dicari Therapist,pengalaman Tidak Diutamakan & Dicari Tenaga Serabutan Hub: (0361) 8567111, Melasti Spa, Jl.Padma Utara Legian
Massage Therapists Needed for Spa in Dubai, 081805687055 999-411578
Mozaic Restaurant voted best fine dining in Indonesia is now hiring: personal assistant to GMSmart, professional & fluent English a must-waiter/ress,F&B cashier, accoun-ting(S1), cooks, butchers, pastry, supervisor steward.High salary& service &full benefits.Send CV in English to Jl.Raya Sanggingan, Ubud, Bali
145-417542
Urgent/Agent needs reservation Send CV to 242819/info@rdtours.com
120-417353
999-417493
Urgent:Export Company looking for 1 Personal Assistant (French speaking) & 1 Shop Attendant (good English), Comp skills,hard worker, quick learner & well organized.Send your CV to export@ptindoexport.com
999-415302
Need SPG,Mktg,Senir Cook Int’l Food F.Graduated/exp Jl.Tantular 20 Renon Dps (dkt Kantor Samsat) T.8644754 999-417060
Office Assistant An exciting position with small but vibrant NGO in Ubud requires exp.office assistant.Good spoken and written English.Good computer skills, particularly Word, Access, Excel.Database experience desirable. Phone 977978 or email robindougherty@hotmail.com for job description 999-416034
Pengurus Kost Lk Motor sendiri Tgl dalam 12 jam kerja Lok Marlboro Brt Dps H.08123805181
004-415775
Urgently looking for following position spa coordinator Japanese gro,sales executive spa reception &Spa therapist please send CV Kaimana Spa-Kedonganan, Phone 0361-705108 or email info@kaimanaspa.com 999-416589
Urgently:s-pass program/Singapore Manager FB & Catering Operation max.28th-D3 hotel & exp 3th in similar position,diutamakan ex training Singapore.Lam ke selorini@ gmail.com atau Suly Resort Jl.Raya Mas Ubud, www.mbaplacement.com
999-417476
004-417318
PT.Energizer Bth sgr slsman TO min SMU, mtr sndri Hub.08174744594
We are looking for candidate with high motivated person as a: 1.FO,2.engineering staff.Male, Engineering bckgrnd edu is a must genzet operation acknowledgement, Flnt in Eng both oral& written.Hv 1 yr experience in related field,tourism school bcgrnd is preferable,able work with team familiar with VHP(1) start immedty
999-417498
Russian Company looking for sales staff good English enough 081-353219-851 email:296193@gmail.com 999-417491
Looking for Junior Secretary, speak English,willing to learn, min. 1 yr exp.send CV to listya@kafewarisan.com 999-417455
Looking For Staff Office male,max 28yrs old.Fluent English Please Send your CV By Fax to:255150
Surfer Girl Has a position available in Finance & Accounting Senior (University Graduated) Applicants only,must have skills in Management and Reporting,Tax,Cost Control.Proficient in all Microsoft office applications,able to work under pressure,deadline Orientated. Send resume.in Complete References,to recruitment@surfer-girl.com
999-416900
132-417339
154-417254
999-415827
Urgent Looking for SPV, Exp &Good looking send CV to Mamas Rest Jl. Legian Kuta Telp: 754831 Email:mdkadimamas@yahoo.co.id
Need Reservation,tourism/English background. Send CV and appl. to sales@baliweddingbutler.com
Segera,Dokter Umum & Gigi, Perawat Umum & gigi untuk di Kuta Hub: (0361) 3122222/7936262
Looking for Opr Manager for Int’l Rest, Required Language skill, anyone willing work hard.Send CV liveinbali@yahoo.com Call 081558119531
Serba Antik Staf Admin.berpengalaman Kirim Lamaran ke krish.wolf@hotmail.com interview 18.08-09
999-416909
999-417482
We are New villa in Sanur,Urgently needed:1.F&B waiter/s,2.Rest. Mngr, 3.Store Keeper,4.FO/Rsvn, 5.Engineer, 6.Butler,if you are young & energetic people,Pls send application & CV to admin@ palmsuitevilla.com or fax 722599 110-417529
Yamaha Bisma lowongan 1.Asst GM pglmn dibid motor 2.Sopir Sim B1, 3.wanita S1 Ek. Hub.T.Umar 142 Dps 999-417490
MOBIL-MOTOR AD BALI POST Jimny GX’00 asli DK brg mls Jl.Gatsu 1/XVII No.9 (Gatsu Tgh) TT/Krd
Panther Grand Royal’97+Panther ’92 Tlp.8041981 Dpn RSUD Kapal
999-417580
141-417677
SEGERA ..!!! TUKARKAN MOBIL BOROS ANDA DENGAN YANG TELAH TERUJI 1 Lt : 44,82 km
Jimny GX’94 BR V16 Super Istw Tk.Buaji Gg Mekarsari 58, 7951472
Panther Hi Sporty’98 Pmk hijau AsDK Ors Hub:8772007 (75 Nego)
999-417437
122-417566
Buktikan.... Dan pilih
Jimny’83 4x4 Audio, Arb, B Extra Grip Smst baru 085237003222 BUC
Avanza E Merah th’04 Plat B Hrg Nego bs Kredit Hub.08815005705
999-417631
141-417665
Jimny’84 P.Stir 4x4 aktif ARB ban 30+ Mazda Vantren’94 ors,9202193
Avanza G 0KM’09"Baru” Murah Krd All NewViosG’08 MT KM5rb,spt br NewAccord’05 MT Htm FOrs spt br FordRgr XLT 4x4’08 AT Htm,KM2rb NewCRV2.4’05 Slv KM48000 spt br Plaza Mobil Gts Tgh 429898 TT/Krd
KIA MOTORS The Power to Surprise
TM
Kia picanto
Dapatkan Bonus : - Kaca Film Llumar Oem Series - Stock Terbatas
KIAMOTORTUBAN
Jl. By Pass Ngurah Rai 77 Tuban Telp. 0361-703345, 7409871 (24 Jam)
102-417717
122-417581
Jimny Th.90 Biru met Jl.Sangga Buana 35 MM Hub.0361-482902
Panther’96 merah metalik Grand Royal Hub:08174741921
141-417664
500 meter dari patung Ngurah Rai ke selatan
Jimny’86 dan 87 merah met Body ganteng H.081999343018 prbd
C.410634-mbl-1
999-417652
BU LX’88 silver 38,5jt 03619151735
Bimantara/Cakra97 slvr,audio V17, body kit 081236519354/9110922
999-417588
999-417591
Ceilo’95 orisinil istw,Jimny’83 4x4 ARB istw,7861697-081236292626
APV Arena SGX’08 red burgendi + Picanto’04 Merpati 28,7894444 Krd
004-417582
122-417567
CRV’02 matic ful var Tukar Tambah/ bisa bantu kredit 081353232192
APV GX’09 silver as DK istw Hub.7835522
999-417515
999-417549
Cvc Wonder th.84 Htm,original, 085935000717.085737245111(pribadi)
APV X’05+6 htm FV ist V’kol F.Ors BU T/K P/Seram 3 dp T’kom T.Umar
999-416969
132-417503
Di Jl Jazz IDSI ’05 jok kulit Gold Tglp.7415991/8473979
APV’2005 silver, istimewa bisa Kredit Hub.2726277
110-417656
141-417671
Dijl All New Jazz CRV,City,Civicfreed Honda Kuta Raya Hub 081 916445533, 0361-800080 tunai/krd
Arena GX’08 slver Vkool 7812309 SX4 Manual’08 hitamJl.P.Kawe 67 Innova G’2007 hitam Euro2 TV/CD**
003-417193
141-417672
Djl N Aerio Pmk 05 AsDK Gold 115,5jt Ng pribadi H: 08174700422
Baleno MT’00 pmk’03 istw Audio asDK TgI Jl.Soka Gg.Kertapura VB/3
102-417606
999-417494
G.Civic’90 silver VR16 ban baru Tp,CD, 081916660055
Baleno’97 Kond benar bagus Jl. Maluku II Gg.I/2 Dpn Ramayana Mall
102-417571
999-417629
Genio’94, Silver V16, Lis 100% utuh, AC cool,terawat 081338743737
Carry Pick Up’06 full var, velg, audio, AC, pribadi, 0361 7430410
999-417623
154-417705
H.Genio’93, putih istimewa Jl. Tukad Yeh Aya IX/33 H.0811386206
Carry Tugas Kita’01 silver asli Bali AC H.7442217/081236519354
999-416931
999-417600
Jazz IDSi MT’2005 silver, asBali, Tgn1 Hub.081337275333
Cary Stn’90 & Stn’86 mls Ttl htm Br.Tengah Darmasaba (P.Sarta)
141-417659
128-417709
Jual CRV’08 AsDK, Low Km 2,4+Matic Hub. 3155000
Escudo’96 silver Hub.2078468 atau 081908416188
005-417513
104-417698
New Stream 2.0 A/T’04 Silv As DK/ Mercy Buldog 300E H.08123803414
Ftra/Colt PU’07+08+Htop’69+ Taf’90 + Espas’95,Dp±8j/1,8j/bl, 7450725
Jimy GX’95 mrh met as DK VR AC dgn tape istmw 43jt Hp.08174194983 999-417536
Karimun Estilo’20077 htm met spr istimewa Hub.087861223008/7933254 999-417558
Karimun’2000,silver,smst br, jok klt, Jl.Gandapura II/10 T.8603603 999-417544
Karimun’99 br met,asBali,Audio CD, Fvar.GX,Jl.Suli G II/16, 8576776 999-417497
Krimun’02 Pmk’03 slvr aud.CD J.Glogor carik G.Koala 12, 081916338826 101-417701
S.Amenity’91 Slvr Blue 33jt Jl.Arjuna 13 Cabe Darmasaba 9966199 128-417703
Swift’2008 ST hitam met,asli Bali, VR16,bs Krdt UM35jt 7871119 TT 141-417666
Vitara’93 4x4 asDK mls ban baru/ Taruna CX’00 pmk FV istw 7848894 999-417602
Colt 120SS Stn’98 W. Biru kaleng Merpati 41 Perum Monang-Maning 999-417530
Colt T.120SS Th’2006 hitam Hub.085239540142 004-417700
Dilelang: 1 unt Mits Engkel Box’01,3 unt Mits L300 Box’01,3 unt Szk Carry Box’00 1 unt Szk Carry Stn’01 Hub: 0361-483860, 0818550337 999-416332
Mits Kuda S exced’00 silver Dsl TV/Audio, 2753933/8443678 999-417592
T120ss PU’91 htm,cat,smst kir ban baru Hub.081338925786 mulus skl
141-417660
Avanza G’07 Silver An pribadi Nangka Utr Nuansa Nangka 35 999-417597
Djl sgr Inova E th.06, silver + asuransi 8087076 154-417689
Great corola’94 silver mls,Jl.Kerta Dalem Sari IV/25X, 08123952387 999-417480
Great Corolla’93 SEG 1.6 CD,AC dngn asli luar dlm 65,5Jt 9109006 999-417625
Great Corolla’95 orange,gaul habis, Velg17,Audio,penggemar,8748748 141-417663
Great Crl th 92 SEG silver mulus trwt,0816579048/081558928199 102-417572
Hartop B.33, Audio, PS, AC 2F hitam H. 45jt Hub.412653/7924989 999-417547
Jual Murah Salah Satu Toyota Krista ’00 Atau Innova’05 Hub.7441830 141-417693
Kijang G Extra Long 96 abu metalik 08124665499 BU
Kijang LSX’00 93jt, CRV’02 130jt, Benz E240’01 250jt Krista’01 112jt Soluna’03 57jt Hub.Blue Bird 702000, Ext 119 999-415368
Kj Gran’94 FV abu2 shot 5spd, Gianyar 9200314 999-417475
Kj Rover’93 Shot 5Spd Abu AsDK TgI V16 B.baru Istw 8871596 Prbd 999-417628
Kjg G’95, sangat Istimewa, Orsnl H: 2775334 P. Kae 22 102-417713
Kjg Krista’02 DK,Slvr 112jt,Tk Banyusari Gg.Taman 13 T.08179743745 141-417696
New Kijang LSX Efi’04 As DK Ors Cat 081999870153 BUC 999-417630
Over Kredit Avanza’06 VVTi Hitam mulus Hub. 081337310155 101-416802
Rover Pmk90 Acdbl M.Gren 5Spd Jl Gn.LumutV/2,2744020/081558763498 999-417627
Vios’04 M/T Hitam Asli Dk,knds bagus, mulus Hp. 087860958677 999-417422
Mazda 323’85 full variasi,AC, Tape,istw, 14jt.Hub.3150409 999-417483
Siap pakai Mudik Vantrend’95 kondisi Ok T.081999565918 999-417474
Mercy C200 Thn 95/96 Asli DK Biru Mls lanjut Kredit bisa Hub. 08760099888 999-417586 BMW 318i M40’90 akh MP3 br VR17 msn ok,s.pake(khs pemakai)9983827 999-417492
BMW’92 318i Istmw DVD, TV, Audio H:2775334 P.Kae 22 102-417710 141-417675
Kijang G’94 Abu Met Short Samsat baru Hub: 8644967
JualSedanNisanSentra’90VR,Tape/ Radio lengkap Hub (0361)7425374
122-417583
999-417589
Kijang Grand Extra’95 Shot Abu Met Klng ttl hub.081236838866
Blazer DOHC New Face’05 Asli Bali Silver KM40rb 115jt Ng/Baru 300jt Kumon,Gatsu Barat 188 T.7448168
Kijang LGX’03 asBali, biru met, mls, orisinil, istw, T.248247 bsKrd 141-417668
Kijang Rover’92 Sot 5spd,AC Dobel, VR Jl.P.Misol.IV/15 Dps,7416331
141-417682
Blazer DOHC’00 biru asBali istw DP 27jt/1,9jt/bl Hub.081916242561 999-417546
141-417690
!!Pick Up Gran Max DP 8Jtan atau Bonus 4Jt bs TT Hub.Gede 7974632
999-417561
Espas Stn 1995 silver As Bali Tgn I Tlp.7878291 Pribadi 128-417706
Espas Super Van abumet’96 cat asli, Dalung Permai Blk OO No.11 999-417548
Espas’95 mer met,ban baru,AC,VR, full var 99% asli,08123650916 Feroza GT Sporty’97 Biru,Ban 31,J. Pres,Ors Cat,Spr Istmw, 8566200 141-417683
Feroza’93/94 merah met body klg AC, Tp mesin trwt H.081936171468 999-417651
Granmax D 1.5’08 silver met bagus pemakai Bayu 0817555549 segera 101-417708
Over Kredit Sirion’2007 M asliBali, UM35jt, bsTukar 7871119 Pribadi 141-417667
R.Stock New Xenia,Terios,Luxio, Dis 10%, 7859458/081337949498 Bali 999-417448
Taruna CSX biru/silver’99 istmw 081236519354/9110922 TP 999-417587
Taruna CX’00 Spr Istmw,Full Var, Ors Cat,Kond Bagus,Terawat,227981
141-417676
Terios’07 Htm asBali Audio J.Mbtec Var18, Batur Sari 10 KboIwa Sltn 141-417685
Trn CSX’02 + FGX’03 EFI, biru slv, asBali, Jl.Gandapura II/10 Tohpati 999-417545
Xenia Li’2008 Silv Ass All risk H.110Jt (nego) T.7478543/7824676 999-417596
Xenia XI Fam 06+Li Spty’08 VR17 htm2 AsDK H.8057636 J.Zambrud 9 999-417594
XeniaXi’07VVTiSilvAsDKT1+Hyundai AccentGls’02 AsDK T1 Pjk br, Jl.Antasura Dw.Supraba VI/2 bs Krd 999-417520
Panter Jeep’94 kondisi sgt bagus Jl.Batuyang Gg.Elang II/4 Btbulan
Kj Astra’88 Shot 5Spd Mrh Ors AsDK Jl.Gn.Tangk Prahu 169 P.Sambian
*Xenia’09DP16Jt/Angs2Jt,PUDP8jt, Terios, Luxio DP 0% TT 8537492
Xenia’08 slv asDK Jl.Pengadangan Bringkit 9 Utr Diklat Agama, Arik
102-417707
119-417613
999-417528
999-417635
999-415765
999-417593
RAJA SAMPET RAJA BUNTU
WC (245830
(256454
BIRO JASA
BIRO JASA
A t a s i W C m am p et Saluran air wastafel, dll Tanpa bongkar/kimia Melayani Kuras 24 Jam Garansi 3 bln
C.411209-brj
AC
WC
BALIAGE + MAMPET Minggu Buka 24 Jam
DPS-GNR : 410174-7888268 KLK-BGL : 25082-085237208315
C.410329-brj
* * * *
Mampet : Rp. 75.000,HARGA PROMO Tgl. 9 Agst - 19 Agst 2009
Service Panggilan Pelayanan Cepat
UTAMAKAN KWALITAS BERGARANSI PENUH Melayani : Denpasar, Sanur, Kuta, Nusa Dua & Ubud
Workshop : Jl. Jaya Giri III/17 Denpasar C.413852-brj
999-417543
*** Jaguar’2000 biru 247jt Hub.08123920550/7427160
LPG SERVICE Panggilan Spesialist
KOMPOR GAS LPG HUB :
2746431 (FLEXI)
C.417509-srv
8686093
DIJUAL MOTOR !MrhViaSITVario’09=12,4Jt,Mio10Jt, SupraX=11,8Jt,Jptr 11,2Jt, dll, Krd 0,3%/TT, 3118623, 7872333 999-417609
BU Djl Hd.Revo’07 silver tgn 1 Jl.P. Kae selatan No.87 Dps/8609394
999-417524
999-417446
Hyundai Atoz’05 hitam met,mls,istw, spt br,83jt, T.248247 Krd DP20%
Honda Shawdow 1100cc th’96, A.YaniPerumCalistaNo.1T.7857717
141-417669
141-417694
Trajet’04,asDK,T1,low KM,ors trwt, Laksmana5X,SltnDanamonH.Wuruk
SupraX125CW’06+SupraFitCakram ’05 mulus jarang pakai H.8516163 141-417679
999-417611
DISEWAKAN MOBIL A Anda bth mbl+Spr H.Saing APV, Kj,Elf,Pregio,Cmry,Alphard 237821 999-415295
DICARI MOBIL *Dcr Mobil Sgl Merk & Type,Anda Telp Km Datang,Telp/SMS 7409871 141-417681
Dcr Jazz/CRV/Honda Sedan,Cash/ over kredit pribadi,08123886266 005-413904
DICARI MOTOR 7493871 Beli Motor Laki/Sport & Sgl Merk 141-417678
Hub.7430155 Beli Tinggi Motor Bekas Segala Merk Dijemput
Vario CW’07+Easy Cakram’04+ Libero’08+Grand’97, 3302450 999-417608
Dijual motor Yamaha Mio Sporty, Januari 2008 warna hitam,pemakai pribadi.Hub.0816742070/7912119 004-415785
SatriaFU’06,SP’06,DD’02,Nouvo’04, 07, Grand’98 cakram, Tiger’97, 5,5jt, Satria’00,01 3,5jt, 8506732 999-417553
Scorpio Z CW 2008 Istimewa Bung Tomo VIII/4 Dps 999-417531
Yamaha R6 Th'01 Honda CB 400CC ’98 siap pake Istimewa, 439219 119-417612
DjlcptSzkTornado’97=29Stria’98=35, H.Star’93=35 Hb.081999089642 999-417537
141-417662
** 7410850** Beli Vario, Supra, Jupiter,Mio & sgl Merk dijemput 122-417643
DIJUAL MOTOR Dijual Tiger Hub:081337642633
CW'07 101-416833
AC AC & KULKAS FREEZER MESIN CUCI POMPA AIR
Telp. 2720574 Cleaning 3X GRATIS 1X BERGARANSI PENUH
UTAMAKAN KWALITAS
30.000,-
HARGA PROMO Tgl. 9 Agst - 19 Agst 2009
Workshop : Jl. Jaya Giri III / 17. Denpasar C.413851-ac
SERVICE
239357 Hub : 239373
999-417465
Service Panggilan Pelayanan Cepat
SERVICE
atau Angs 3,6 Jt-an
Atos’00, Silver, As Bali Samsat baru, Bedahulu VI/5
CLEANING, BONGKAR PASANG AC, ISI FREON KAMI BELI AC BEKAS ANDA DENGAN HARGA TINGGI
BIRO JASA
WC
Zebra ZL 1300cc 2003(CDI)Silver Asli DK Orsinil total,Hub.2736006
Service AC : Rp.
C.406324-srv
Swift
26 Jt-an
C.412596-mbl
Denpasar, Sanur, Kuta, Nusa Dua & Ubud
C.417191-srv
Telp. 2720574
Jl. Veteran No. 85 Denpasar
AC
(499-477; 9129445
Mampet ? Ahlinya melancarkan WC mampet, saluran air, Wastafel, tanpa bongkar tanpa kimia, Garansi.
SX 4
UD. SUZUKI PERMAI
ARYA ENGINEERING
Kulkas, Freezer, Chiller, Show Case
ARYA ENGINEERING
SOLAR GARD
SENSOR PARKIR
DP
V-KOOL BODY KIT VELG 17
+ Bunga Spesial 0,25%/bln
LEBIH DARI 2 UNIT HARGA DISKON
Dikerjakan Ditempat & Bergaransi
BIRO JASA
23 Jt-an
atau Angs 3 Jt-an CASH BACK 5 JT
SERVICE
Melayani Perbaikan
C.414751-brj
KURAS
SERVICE
PALAPA TEKNIK
ATASI WC MAMPET, SALURAN AIR, Garansi WASTAVEL, DLL. 1 bulan TERIMA KURAS, 24 JAM, TANPA BONGKAR, SERVIS DIJAMIN
RAJA MURAH
999-416349
SERVICE
DP
ka Minggu Bu .00 14 Jam 08.00-
141-417686
Taruna FGZ’01 Jl.Perumnas Buana Sri No.26 Tlp.7923289
141-417661
BIRO JASA
atau Angs 4 Jt-an
APV ARENA
999-417562
Futura P.Up 2004 hitam Bak Jumbo Istimewa 59 Ng, 08164709519
BIRO JASA
DP 30 Jt-an
999-417604
Djl cpt Espass’95 kondisi bgs jok kulit AC,Tape,Hub.7487438
999-417514
BIRO JASA
BODY MOULDING COVER MIROR
Dijual Daihatsu Classy Th 91 Samsat baru 32Juta, 7861116
Timor’00 Pmk hitam Audio TV CD Krd Um 14jt sisa 27jt, 081353203146
999-417590
TV 32” V-KOOL
999-417550
Visto’01+Starlet’95 Hub.8722124
999-417552
999-417619
Daihatsu Terios silver th 2008 Fulvar as DK Tgn I istw,08123605780
SERVICE
KUMALA THECNIK
SERVISE
AC
* KULKAS * FRIZZER * SHOW CASE
Kerja di tempat dan Bergaransi
( 9951918, 081236310928
C.416470-srv
KONTRAKTOR
RAMA KARYA KONSULTAN, FENG SHUI, KONTRAKTOR
Jl. Batanghari XI B/2 Dps. Tlp. 081 139 2629 * GAMBAR DENAH SESUAI FENG SHUI PEMILIK * HITUNG R.A.B. BANGUNAN * BANGUN RUMAH, RUKO, KOST, GUDANG * PERIKSA (CHECK) FENG SHUI * RENOVASI
C.413937-Rpa
TAILOR
16
Minggu Umanis, 16 Agustus 2009
Terang di Padangbai...
Terang di Selat Lombok...
Benarbenar Gunung, Bukan Bahan Pertanyaan...
MEREKA yang sedang pergi menuju Lombok, memasuki laut dan meninggalkan Padangbai di belakang. Mereka menuju arah Timur. Mereka yang sedang datang menuju Bali, menyongsong daratan Padangbai di depan. Mereka menuju arah Barat. Yang pergi dan yang datang bisa jadi saling bertemu ketika masingmasing ada di dalam sebuah ferry yang beda arah di atas Selat itu. Ferry itu berimpasan. Yang pergi dan yang datang hanya saling pandang dari jauh. Selanjutnya masing-masing mengikuti pikirannya membaca apa-apa yang sedang berlangsung dengan diri mereka. Keduanya belum merasakan bagaimana nanti setelah menjadi ‘’pendatang’’ di tempat yang dituju. Mereka barangkali tahu dirinya bukan Nabi yang setiap kedatangannya selalu dielu-elukan oleh penduduk asli dan ditempatkan pada posisi sangat terhormat. Dan Padangbai ternyata tempat yang strategis untuk menengok ke belakang dan memandang ke depan. Menurut namanya tempat itu berarti Teluk yang Terang. Dan dalam ilustrasi di atas, Teluk yang Terang itu bukanlah tujuan. Teluk itu adalah zone perbatasan yang dilalui. Jika benar Padangbai itu adalah Terang (padang), siapakah yang punya peluang melihat Terang itu? Apakah mereka yang datang, atau mereka yang pergi, atau mereka yang sedari dulu diam di sana? Itu bukan pertanyaan teka-teki yang harus dijawab agar menjadi pemenang. Bukan pula pertanyaan ujian yang harus dijawab agar bisa lulus. Juga bukan salah satu pertanyaan Dewa Kematian kepada Atma sebelum beliau menentukan sorga atau neraka yang layak untuk Si Atma yang malang karena tak berdaya itu. Semua itu bukan! ITU ADALAH pertanyaan yang sudah cukup bila dengan sungguh-sungguh merenungkannya. Kalau dijawab malah akan berlebihan berlebihan. Karena bukankah dalam Terang yang berlebihan orang justru tidak akan melihat apa-apa. Terang itu adalah masalah kecukupan. Oleh karena itu, lebih baik merenungkan pertanyaannya, daripada memikirkan jawabannya. Jika terang itu bisa didapat sambillalu (datang dan pergi) atau dengan sambil diam (tak ke mana-mana), seperti yang diimplikasikan dalam pertanyaan itu, maka alangkah murahnya Terang itu. Alangkah mubazirnya para yogi, pertapa, dan para bhakti yang mencari Terang dengan bayaran mahal. Murah
zWayan Redika PENYEBERANGAN TANPA KATA penyeberangan ini kandas menjauh mengayuh arah dihalau riap cahaya warna pelangi dan mendung menggugurkan angin melumatkan layar perahu harapan aku merindukan sebaris kata-kata segera menyapa palka yang patah aku mendambakan makna doa-doa untuk menahan hingar gelombang aku memintal sejengkal serat temali buat mengikat jiwaku yang meruntuh : dari azimat leluhur penyeberangan ini karam menjauh tanpa gurau kata terperangkat di pelabuhan rahasia tanpa isyarat langit aku telah terdampar di tanjung nusa pertemuan batu karang di mana cerita akan berakhir aku merindukan bisikan gaib sebaris kata-kata pemupus cemas aku berharap hembusan bau dupa sampai di surau sunyi para pertapa aku meminang getar-getar kesadaran mengantar jiwa ke puncak keabadian ::seperti titah leluhur
■ CERPEN PEMUDA itu serta merta keluar dari kamar dan menutup pintu. Ia memeriksa kembali isi tas selempang lusuhnya. Lantas beranjak pergi. Tanpa pamit. Ada sepasang mata yang menatapnya sedari tadi, seorang bocah kelas satu SD yang tengah duduk mengayunkan mobil-mobilan plastik dalam irama refleks. Matanya penuh rasa penasaran dengan setiap tindaktanduk kakaknya yang terpaut dua belas tahun di atasnya. Tentang selebaran-selebaran baru yang ditumpuk atau dibiarkan berjejer dan diatur rapi membentuk suatu petakan-petakan. Tak lama, ia yakin kalau Kakak benar-benar telah pergi dari rumah. Artinya ia bisa melenggang masuk ke kamar Kakak. Kamar Kakak memang nyaris tidak pernah terkunci. Namun Arya juga mafhum benar kalau kakak laki-lakinya itu bersekutu dengan kerapian. Maka setiap ia menggeledah barang-barang Kakak yang memikatnya, pantang ia lupa bereskan lagi supaya terlihat seolah tak terjamah. Perlahan diturunkannya gagang pintu. Dan ia langkahkan kakinya memasuki wilayah privasi Kakak. Dilihatnya kamar kecil lengang nan bersih itu. Tidak banyak perbedaan yang bernaung di dalamnya. Ranjang yang mulai reyot, meja tulis tua penuh kupasan kulit cokelat tua layaknya tumbuhan meranggas, beserta lemari pakaian bekas gerogotan rayap. Semua masih sama seperti terakhir Arya melangkah masuk ke kamar Kakak.
barangkali tidak. Mahal bisa jadi juga bukan. Jika murah itu tidak, dan mahal itu bukan, jadi Terang itu berapa? Seberapa Gelap yang dimiliki, sebesar itulah harga yang mesti dibayar untuk sebuah Terang. Karena bukankah demikian diajarkan oleh ‘’ilmu alam’’ bahwa Terang itu muncul (baca: didapat) setelah melepaskan (baca: membayarkan) seluruh Gelap yang kita miliki. Jika sedikit Gelap yang dimiliki maka sedikit pulalah bayarannya. Jika banyak Gelap yang dimiliki maka banyak pulalah bayarannya. Dalam hal Terang dan Gelap ada azas keadilan. Orang tidak harus membayar lebih dari Gelap yang dimilikinya. Tidak juga kurang. Tapi Terang macam apa yang dimaksudkan oleh kata padangbai itu? Teluk itu tidak menjelaskan apa maksudnya. Orang yang datang dan orang yang pergi serta orang yang diam itulah yang mungkin bisa menjelaskan apa yang dimengertinya. Mungkin juga tidak. Apa yang dimaksudkan oleh pemberi tanda tidak mesti persis sama dengan apa yang dimengerti oleh si penerima tanda. Sebagai penerima tanda umumnya orang yang datang, yang pergi dan yang diam itu akan merespons sesuai dengan apa yang dimengertinya. Memang seperti itu adanya. Menurut kabar dari masa lalu, pernah ada orang tidak sembarangan datang ke Teluk itu, seorang bergelar Mpu. Tidak dijelaskan oleh kabar itu, terang macam apa yang dilihatnya di Teluk itu. Yang dijelaskan oleh kabar itu adalah apa yang kemudian dilakukan oleh Mpu itu. Ia memancangkan sesuatu di ‘’gunung’’ teluk itu. Itulah yang kemudian turun temurun disebut ‘’benar-benar (yukti) gunung (sila). APA yang dilakukan Mpu itu, dan apa yang dilakukan generasi-generasi berikutnya membuat Terang di Teluk itu menjadi sebuah misteri. Sehingga orang yang datang, yang pergi dan yang diam di sana belum tentu melihat Terang itu, walaupun terus mengarahkan pandangan dan pikirannya ke arah Silayukti. Kabar masa lalu tentang apa yang dilakukan Mpu itu sepertinya hendak memberitahu kepada yang datang, yang pergi dan yang diam di sana, bahwa Terang itu bukan sesuatu untuk dijadikan bahan pertanyaan. Tapi lakukan sesuai dengan prinsip ‘’benar-benar gunung’’ itu. Mpu itu seorang pendatang. Bukankah di mana saja, agama itu diajarkan oleh para pendatang. z IBM. Dharma Palguna
zTerowongan Rahasia di Dasar Rumah Maya...
Merunut (Melacak) Akar Legalitas Privatisasi Pendidikan... zProgram Sekolah Gratis, Realita yang Ironis... MERUNUT lebih dalam visi pendidikan sebagai pemutus mata rantai kemiskinan struktural yang didukung dengan program pendidikan gratis seperti yang gencar disosialisasikan belakangan ini, bermakna strategis apabila aplikasinya konsisten dan taat kepada prinsip pendidikan sebagai terapi budaya, di samping sebagai proses pengembangan dan diferensiasi. Wacana pendidikan gratis untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah terjadi pemahaman yang berbeda antara masyarakat dengan pemerintah. Gratis adalah gratis, tanpa embel-embel. Itulah pemahaman orangtua mengenai pendidikan gratis. Sementara bagi pemerintah, pendidikan gratis ternyata hanya pada hal-hal tertentu terkait biaya operasional sekolah. Kampanye pendidikan gratis melalui slogan ‘’sekolah harus bisa’’ yang dicanangkan pemerintah benar-benar menyisakan persoalan serius. Program ini banyak membantu masyarakat, terutama kelompok miskin, namun ternyata ada ‘’hantu besar’’ di balik itu. Program ini berpotensi menurunkan kualitas pendidikan. Padahal, kualitas pendidikan kita sampai sekarang masih belum mapan. SINDIRAN pengamat pendidikan Darmaningtyas Darmaningtyas, pendidikan gratis yang pelaksanaannya setengah hati melalui pemberian BOS malah memperbesar ketimpangan kualitas pendidikan. Pemerintah harus segera menghitung kembali besaran BOS yang sesuai dengan kebutuhan. Program ini juga memunculkan kekhawatiran orangtua bahwa anak mereka tidak mendapatkan pendidikan berkualitas setelah program pendidikan gratis. Sejumlah penyelenggara sekolah dasar dan menengah pertama seperti juga kesulitan memberikan pelayanan pendidikan berkualitas setelah adanya kampanye pendidikan gratis karena hanya mengandalkan dana BOS yang terbatas. Harus disadari benar adanya perbedaan standar biaya antara kota dan desa. Adapun dana BOS yang diturunkan pemerintah besarannya seragam dan belum dapat menutupi selu-
run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy
Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2008
16 Agustus 2010
Hallo SMAN-1 Sidemen Karangasem, Ingat 25 Agustus
KIMIAWI kata, matematika rasa, Hallo Bli Sudibawa tolong ajak siswa-siswi SMAN-1 Sidemen (sedikitnya satu Ke-XI-an) untuk menyerbu SMA-2 Amlapura Selasa KLIWON 25 Agustus, pukul 09.00 WITA. SEGERA hubungi IBW Widiasa Keniten. Hallo Bli Tingkat SMAN-2 Kuta, Hallo Bli Tribana Cs SMAN6 Denpasar, Ayo serbu Karangasem untuk merasakan muntahan bara Nyastra Khas Bali Timur
Cegatan Budaya Rendra, di Karangasem Daun-daun Gunung dan Air Mata Air...
ITULAH salah satu mata acara Bali Timur, karena Rendra pernah hadir di Milenia - Art Tirtagangga September 1999. Hallo FBS - Undiksha I Made Astika, Surya Kencana, Lia, Sari, Novi dkk pemanasan menyongsong Oktober Bulan TERINDAH plus Bulan PENDIDIKAN Undiksha Mei 2010 sekaligus Hut UNDIKSHA... (ilhamnya ada di Bali Timur, Mbok, tolonglah dibuktikan, Red)
Karang Awake Tandurin Amlapura (KATA...) Budakeling - Basang Alas Lampuyang...
SELASA Kliwon 25 Agustus, pukul 09.00 WITA di SMAN 2 Karangasem IBW Widiasa Keniten Cs ditopang Sanggar LAMPUYANG Redika dkk, Sanggar KATA Arthawa Cs Hallo SMPN 1 dan 2, SMAN-1, SLUA-Saraswati, SMA-PGRI, IKIP - Saraswati Karangasem, SMAN-1 Sidemen Karangasem. Ke Timur, Timur, di Timur Matahari...
Sanggar BINDUANA dan Sanggar TUTUR Bumi Srombotan Klungkung Selasa PAING 8 September...??
Hallo Pekandelan, Tihingan, Getakan, Gunaksa, Sampalan, Kusamba, Banjarangkan, Tegak, Dawan, Nusa Penida, Wates...
Be Like the Flowing River, Silent in the Night...
KARANGASEM Agustus BADUNG September Oktober BULAN (YOGA - SASTRA) BAHASA Sumpah Pemuda TABANAN November IBUNDA-SR Desember 81 tahun GIANYAR Januari DENPASAR Februari SINGARAJA Maret KLUNGKUNG April BANGLI Mei BULELENG Juni JEMBRANA Juli
Brosur Oleh Rio Sutandi Kecuali satu hal. Tumpukan brosur di kolong ranjang Kakak dan di atas meja tulis. Ia merogoh kolong ranjang yang gelap perlahan. Tangannya menyentuh kantong plastik yang penuh sesak oleh lembaran brosur. Ditariknya perlahan lantas ia keluarkan beberapa lembar. Arya mulai sering menyelinap masuk kamar Kakak sejak sekitar setengah tahun silam. Ya, kala itu Kakak putus melanjutkan kuliahnya di sebuah universitas. Kakak memohon habishabisan pada Ibu agar ia tidak diberhentikan kuliah. Namun, Ibu tetap pada keputusannya. “Buat apa pakai kuliah segala? Kayak orang punya saja! Kamu kan sudah bisa kerja, mending bantubantu Ibu! Bayar SPP adikmu saja Ibu kewalahan, apalagi bayar uang kuliahmu!” omel Ibu pada Kakak. Sejak itu Kakak mengenyahkan semua buku-buku mata kuliahnya dan mulai bekerja kepada seseorang sebagai penyebar brosur di pelosok jalan. Memang upahnya tidak seberapa, tapi setidaknya tanggungan Ibu berkurang dan Kakak bisa mulai menabung untuk masa depannya sendiri. Kendati demikian, Arya sadar bahwa sejak Ibu memberhentikan kuliah Kakak, hubungan Ibu dan Kakak terasa renggang. Sebagai penjual kue di pasar, penghasilan yang Ibu peroleh memang tidak seberapa. Terlebih sejak Bapak wafat, Ibu sebagai orangtua tunggal mesti
mengucur tenaga lebih untuk menyambung hidup keluarga dan pendidikan kedua anaknya. Lantaran demikianlah, seusai Kakak tamat SMA, Ibu lebih menyarankan Kakak untuk segera bekerja. Arya pun tahu kalau Ibu tidak akan bisa memenuhi permintaannya terhadap berbagai produk-produk yang dijajakan di televisi. Dan pada suatu hari, brosur yang dibawa Kakak terjatuh di dekat daun pintu kamar Kakak. Arya memungut dan menyimaknya. Brosur iklan sebuah konsol video game terbaru dengan segenap fitur menarik yang ditawarkan. Gambar dan segala atribut brosur itu sungguh menarik keinginan Arya. Ia ingin bisa membawa pulang dan menggunakan benda itu. Beranjak ia menemui Ibu untuk mengutarakan niat yang membuncah di dadanya. Begitu melihat Ibu menggosok-gosokkan tangannya yang berwarna kuning sembari merayu Bu Wati agar merelakan diundurnya pengembalian uang pinjaman dari wanita itu, niat Arya seketika surut. Hari demi hari, Arya semakin sering masuk ke kamar Kakak dan mengamati berbagai rupa brosur yang siap diedarkan Kakak. Ada banyak hal menisik rasa keingintahuannya. Ada bermacam barang yang begitu ia inginkan. Namun, tak satu pun bisa ia temukan selain saat mimpi membuai tidurnya kala malam. Kini, Arya merasa sudah cukup puas
ruh biaya operasional sekolah. Disparitas makin dipertajam dengan berbeda-bedanya komitmen pemerintah daerah. Pemimpin di daerah-daerah yang sudah mempunyai niat politik tinggi untuk membangun pendidikan mampu menyediakan dana pendamping BOS sehingga sekolah tidak hanya bergantung pada BOS. PERSOALAN mendasar, bukanlah persoalan gratis atau tidak, melainkan lebih pada pemerataan pendidikan bagi semua siwa umur sekolah, seperti dimandatkan dalam Undang-Undang Dasar (UUD) dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas). Apakah gratis atau tidak, bila semua siswa umur sekolah dapat mengikuti sekolah dengan baik, tidak menjadi persoalan. Dalam kenyataannya, sekarang ini masih ada banyak siswa miskin tidak dapat menikmati pendidikan dasar. MAHALNYA biaya pendidikan, menyebabkan terjadinya pengkotakan dalam masyarakat pendidikan. Orang tua memang sering terjerat model-model penawaran dari kalangan sekolah yang menjanjikan pesona bertajuk prestasi sekolah. Mereka dibuat takluk oleh kalangan pendiri atau pendesain sekolah borjuis dengan iming-iming model eksklusivitas pendidikan atau layanan edukasi berbasis eksklusivitas. Saya sangat setuju dengan ajakan Ki Supriyoko, saatnya kita kembali ke pendidikan Indonesia, pendidikan konsepsi Bapak Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara. Pendidikan kita harus berlangsung dalam suasana keluarga dengan pendidik sebagai orangtua dan anak didik sebagai anak. Pendidikan itu dilakukan dengan rasa kasih sayang, keikhlasan, kejujuran, keagamaan, dan suasana kekeluargaan. Moral pendidik bukanlah pegawai pemerintah atau yayasan, tetapi orangtua yang mengasuh anaknya. Rasa kasih sayang, keikhlasan, kejujuran, keagamaan, serta suasana kekeluargaan itulah yang mestinya kita gegerkan atau kita ributkan karena saat ini sudah mulai menghilang. Menurut Ki Hadjar, pendidikan yang dilaksanakan dengan penuh rasa kasih sayang, keikhlasan, kejujuran, keagamaan, dan suasana kekeluargaan itu disebut dengan sistem among. Selanjutnya, para pendidik yang bisa memerankan fungsinya secara baik disebut dengan pamong. URAIAN Bashori Muchsin patut kita jadikan renungan, peserta didik yang cerdas dan bening nurani merupakan profil peserta didik yang dibutuhkan masyarakat dan bangsa ini. Bukan peserta didik yang dibentuk atau membentuk dirinya dalam lingkaran oportunisasi borjuistis. Mereka yang cerdas dan bening nurani akan menjadi peserta didik yang bergairah melakukan inovasi, kreasi, pembaruan, pembebasan, dan pencerahan yang mendukung terbentuknya masyarakat dan ‘’negara yang madani’’ (civil society). Sedangkan anak-anak yang dibentuk secara borjuistis hanya akan menjadi parasit dan cenderung menyebarkan virus membahayakan dan merapuhkan bangsa ini. Pendidikan gratis masih merupakan ironi panjang yang berdengung. Dengungan yang selalu dinantian untuk menjadi realitas. Pendidikan gratis perlu dirumuskan dalam kerangka kerja utuh pendidikan dan mengangkat fungsi pendidikan sebagai terapi budaya untuk memutus mata rantai kemiskinan structural. Semoga program pendidikan gratis akhirnya setiap generasi muda minimal mengalami pendidikan dasar-dasar yang ada. z I Putu Sudibawa Guru Kimia SMAN 1 Sidemen, Karangasem hanya dengan mengamati brosur-brosur itu secara seksama. Baginya, bisa menatap gambar laptop, buku elektronik, TV LCD, sepeda lipat kaum ekspatriat, mobil remote control, boneka yang bisa berbicara saja sudah merupakan suatu kepuasan tersendiri. Ia sekarang telah sadar betul bahwa mustahil benda-benda itu bisa hadir dalam kenyataan, maka yang bisa dilakukan yakni membiarkan barang-barang itu memenuhi segenap ruang imajinasinya, di mana ia bisa menggunakan mereka dengan sepenuh keinginan. Akan tetapi brosur yang disimpan Kakak saat ini sungguh berbeda. Tidak ada gambar piranti elektronik. Tidak ada sepeda bermotif Mickey Mouse. Tidak ada gambar komputer dengan sederetan fitur nomor satu. Hanya tercantum gambar dua sosok pria paruh baya berperawakan tambun dengan tulisan, “Pilih saya, pastikan Anda menyaksikan angin perubahan. Jika Anda mengharapkan pemimpin yang peduli pada rakyat kecil, jangan ragu-ragu, pilih saya!” Ada lebih dari satu brosur dengan ragam yang sama. Ia tidak paham, apakah gerangan maksud pria-pria di brosur yang dibawa Kakak ini? Mungkinkah mereka menjual dirinya sendiri? Lalu, apa maksudnya dengan memilih? Barangkali semacam cara menyatakan barang obralan yang dapat ditimbang sebelum dibeli, pikir Arya. Rasa penasaran tumpah dibarengi terbitnya kubah kekecewaan di hati Arya. Dirapikannya tumpukan brosurbrosur seraya mengemasnya ke dalam plastik dan ditempatkannya lagi ke kolong ranjang. Bergegas ia bangkit dan meratapi brosur di atas meja tulis. Dilihatnya selembar demi selembar. Asanya pupus. Apa yang biasa ia temui kini
DALAM bahasa Bali selat itu berarti jarak ruang yang memisahkan dua tempat. Jarak ruang itu bisa berupa gunung, laut, desa, pasar, kuburan, Pura Dalem dan sebagainya. Dalam bahasa Indonesia arti selat itu juga jarak ruang yang memisahkan dua tempat, namun mengkhusus pada laut yang memisahkan dua pulau yang berdekatan. Misalnya Selat Lombok adalah laut yang memisahkan pulau Bali dengan pulau tetangganya Lombok. Kata selat dimaknai jarak yang memisahkan dua tempat. Bali dipisahkan oleh sebuah selat dengan Lombok. Begitulah orang-orang Karangasem dipisahkan dengan anggota keluarganya yang ikut rombongan Raja dan Pedanda pergi ke Lombok beberapa abad lalu. Sampai sekarang pun orang tetap berpikir bahwa selat itu memisahkan. Akan terdengar aneh bila ada orang mengatakan bahwa selat itu bukan memisahkan tapi menghubungkan dua tempat. Buktinya Bali dan Lombok dari dulu sampai sekarang berhubungan dan dihubungkan oleh selat itu. Pendapat ini akan dianggap aneh karena kebanyakan orang berpikir standar seperti ini: selat itu memisahkan dan perahu (baca: Ferry) itu menghubungkan. Perahu dan sejenisnya dalam klasifikasi standar masuk dalam sarana perhubungan. SULIT MEMUTAR pikiran dari pikiran yang mengatakan ‘’selat itu memisahkan’’ menjadi pikiran yang mengatakan ‘’selat itu menghubungkan’’. Karena ada sejarah panjang penggunaan dan pemaknaan kata selat. Sejarah penggunaan dan pemaknaan kata selat itu sudah mendarah-daging berurat-bersumsum dalam tubuh dan pikiran orang. Sama sulitnya bila hendak membaca ulang sebuah se-
Yang Terperangkap di Sebuah Kaca... KETIKA mataku mengerjap, kau terperangkap dalam mataku. Menjadi serangga yang ingin menembus kaca bening, menuju kebun hijau, yang sengaja ditanam untukmu. Mewarnai matamu yang keruh. Karena hujan telah menghempasmu ke sebuah jendela kaca. Telah beberapa kali kau terpental ketika mendekati cermin itu. Ada bau cairan pembersih yang lekat di sana. Kadang kau berusaha menghindari tangan-tangan yang berusaha mengelapnya. Kau mengepakkan sayapmu sekuat tenaga. Ada suara dengung yang semakin lama semakin menipis. Sepasang sayapmu yang indah dan juga bening terkulai. Jadi, kau hanya melekatkan kakimu yang lengket di permukaan cermin. Mengira-ngira ketebalannya. Agar kau bisa pergi segegasnya. Kau merayunya, menertawainya, merindukannya. Akan tetapi, yang kau lihat hanya wajahmu sendiri yang memantul, berubah-ubah. Seperti saat kau ceritakan pada cermin itu tentang pintu-pintu bunga terompet yang slalu terbuka. Serangga lantas bertanya kepada cermin. Kenapa kau taksepertibungaterompetitu.Membiarkanku mengambil serbuk yang manis lalu membiarkanku pergi dengan ikhlas. Kenapa kau mengurungku dengan rapat. Serangga melihat taman-taman yang semakin luas, semakin meluas. Rumput-rumput meninggi, angin bertiup perlahan, dan itulah sebenarnya saat yang tepat untuk bermain. Mungkin mempermainkan angin. Ia jadi tak sabar lagi, lalu diceritakannya kepada cermin tentang seekor serangga yang tersangkut di jejaring laba-laba. Kata serangga, jejaring saja punya celah di antara benangbenang yang membelinya, kenapa cermin tak membiarkannya lepas. Kenapa cermin memantulkan bayangannya. Akhirnya serangga hanya termenung, karena cermin tak pernah menirukan kata-kata yang diucapkannya. Hanya menirukan geraknya. Lalu ia pandangi lagi cermin itu, melihat ke belakang. Ada bayangan lain. Bayangan sebatang pohon. Dan sebatang pohon itu tumbuh di luar ruangan ini. Lalu serangga itu mulai merasakan sayapnya yang terkulai. Mengingat kembali cara terbang. Meninggalkan cermin yang memantulkan bayangannya yang terbang menjauh, menuju sebatang pohon yang tumbuh di lepas udara. Kini akulah yang terperangkap di matamu yang berwarna pepohonan. Mata yang menghirup warna bunga yang telah mengembang. tiada ditemukannya. Tatkala Arya beringsut keluar dari kamar Kakak, ia mendapati Ibu masih mengaduk adonan kue getuk lendri. Sesekali dilihatnya jemari kurus Ibu meremas adonan. Ada mimik pelik yang terpancar dari rona wajah Ibu. Seperti menahan kegetiran hidup yang makin mencekik. Arya duduk menghampiri Ibu di lantai. “Ibu, rakyat kecil itu siapa?” Arya bertanya dikepung penasaran. “Ya kayak kita ini. Ibu, Kakak, juga kamu,” Ibu tak acuh menjawab. “Berarti kita semua masih kecil? Terus angin perubahan itu apa?” Tangan kanan Ibu tetap setia menari dalam adonan kue. Matanya seperti turut berguling menggiring gerak tangannya. Mulutnya rapat terkatup seolah enggan berucap. Tangan kirinya melonjak dari lamunan. Kini dengan sigap Ibu merobek sebungkus bubuk merah. Menaburinya ke dalam adonan kue lantas mengaduknya kembali hingga tangannya berubah merah, serupa darah. *** Sudah dua hari ini Kakak tidak pulang. Entah ke mana batang hidungnya, yang jelas tidak ada corak kekhawatiran pada wajah Ibu. Ia masih senantiasa mengisi keseharian dengan membuat beraneka warna jajanan. Tangannya masih dilekati berbagai jenis warna yang pekat menyengat. Tiba-tiba Ibu dikejutkan kedatangan sesosok pria bertampang seram berbaju hitam. Pria itu sekonyong-konyong menanyakan keberadaan Kakak dengan nada suara tinggi. Dengan muka gelagapan Ibu bingung menanggapi. Pria itu terus mendesak Ibu dan sesekali menghardiknya. Percakapan sarat emosi itu ter-
jarah dengan cara terbalik. Maksudnya, tidak lagi kita membaca kisah para pemenang dan kemenangan-kemenangan mereka, tapi mencoba memahami ‘’kebenaran’’ dari dimensi orang atau kelompok orang yang dikalahkan. Memutar pemahaman kita tentang sejarah, sama sulitnya dengan memutar resepsi kita tentang makna kata. Keduanya sulit karena kita tidak terlatih untuk memutar pikiran. Ajaran memutar pikiran masih terbatas pada level filosofi dan kebanyakan mistis. Kita belum menerapkan ajaran itu dalam memandang ini dan itu dalam kehidupan nyata sehari-hari. Satu contoh pertanyaan sederhana: apakah hidup ini menghubungkan kelahiran dengan kematian atau memisahkan keduanya? Hampir semua orang akan mengatakan bahwa hidup ini menghubungkan kelahiran dengan kematian. Tanpa harus memeras pikiran, orang-orang tahu dan merasakan bahwa lahir-hidup-mati adalah sebuah rangkaian yang sambungmenyambung tanpa ada apa pun yang sejatinya memisahkan. Tidak ruang (desa), tidak waktu (kala), tidak orang (patra) yang memisahkan satu-kesatuan itu. Sebaliknya orang akan langsung membantah bila dikatakan bahwa hidup ini memisahkan dua peristiwa, yaitu lahir dan mati. Orang bisa merasakan bahwa pernyataan itu tidak benar. Sama tidak benarnya bila ada yang mengatakan bahwa waktu memisahkan awal dengan akhir. Sama tidak benarnya dengan pernyataan bahwa ruang memisahkan satu tepi dengan tepi satunya lagi. Itu terjadi barangkali karena hidup ini diibaratkan seperti sebuah titi (jembatan) yang menghubungkan lahir dengan mati. Menjalani hidup sehari-hari diumpamakan seperti berjalan menempuh titi itu. Suka duka ancaman dan harapan menjadi seperti bunga-bunga perjalanan itu. Ada penempuh yang tiba dengan selamat sampai di ujung hidup. Ada yang tiba di ujung hidup itu dengan badan dan batin compang-camping. Dan tidak sedikit yang tamat di atas titi. Di Bali ada ungkapan Titi Ugal-Agil (jembatan oleng) untuk menggambarkan sungguh tidak gampang sejatinya perjalanan dari lahir ke mati ini. Di ujung Sumatera sana saya pernah mendengar ungkapan Titian Rambut Dibelah Tujuh. Ungkapan yang diambil dari sebuah kitab itu menggambarkan betapa tidak mudahnya perjalanan terutama menjelang sampai di ujung hidup ini. Tapi jembatan di atas hanyalah sebuah metafora. Metafora itu terasa pas penggunaannya dalam sastra. Apakah kita memerlukan metafora jembatan untuk melihat bahwa selat itu juga menghubungkan dua pulau? Selat Lombok yang memisahkan Padangbai dengan Lembar adalah Alam dewa saksi. Dan orang yang duduk menunggu Ferry di salah satu tempat itu adalah Tubuh manusia-saksi. Orang yang melihat Alam dan Tubuh berbeda dengan Sastra dan Pikiran mesti menerima hidup seperti di dua dunia. ‘’Selat’’ apakah yang bisa menghubungkan kedua dunia itu? Ternyata Selat itu tidak tersedia begitu saja. Selat seperti itu harus diusahakan terus menerus, seperti menggali terowongan rahasia di dasar sebuah rumah mayat. z IBM. Dharma Palguna
z IGA Komang Williani KARANG Siapa yang kau panggil ibu di bibir bilabialmu wajahmu dihapal sajak laut ikan-ikan biru gigil karna badai hatimu karang-karang ungu tempat lumut mendekap tersapu halus ke tepi tak sekali pun merindukan pasir pasir begitu rapuh dan luas hanya ingin karang, tempatmu mendekap
tangkap sebagai segaris gurat tanda tanya di mata Arya yang tengah sibuk dengan mainannya. Ia ingin turut membela Ibu, namun ia sendiri sadar bahwa ia hanyalah seorang anak kecil yang tidak mengerti duduk persoalan orang dewasa semacam yang tengah menjadi topik perdebatan pria itu dengan Ibu. Mata Ibu kian memerah. Kedua telapak tangannya menghadap sejurus pria itu, berusaha menenangkannya. Tapi pria itu terus berucap penuh emosi dan sesekali menyalak umpatan kasar menuju tentang Kakak. Dari apa yang didengar Arya, walau tidak jelas seutuhnya, emosi pria itu meledak lantaran brosur yang semestinya disebarkan Kakak tidak kunjung diedarkan, padahal Kakak telah menerima uang bayaran untuk itu. Jelas brosur yang dimaksud pria itu adalah brosur-brosur yang masih disimpan Kakak di kolong ranjangnya. Brosur yang sama sekali tidak menyulut rasa ketertarikan Arya. Brosur yang tidak berisi foto bintang-bintang terkenal, bahkan cenderung banal. Sebegitu pentingnyakah brosurbrosur itu? Mata Ibu kian berkacakaca. Napasnya kian terlihat berat. Ucapannya kian melemah dan terbata-bata. Setelah puas memaki-maki, pria itu segera melangkahkan kaki keluar. Amblas dari pengelihatan. “Ibu... Kakak kenapa? Kenapa orang itu marah-marah?” mata Arya bertumbuk dengan tatapan Ibu yang santer merah. “Tidak, Nak! Kakakmu hanya menimbun kebohongan terhadap banyak orang,” ucap Ibu dengan titik air yang menyelinap keluar dari kelopak matanya. Denpasar, 2 Juli 2009
BUDAYA
Minggu Umanis, 16 Agustus 2009
AGENDA PAMERAN “NENG NONG PUR” — Pameran bertajuk “Neng Nong Pur” di Hanna Art Space, Pengosekan, Ubud, 9-23 Agustus 2009. Perupa yang terlibat dalam pameran ini adalah IB Alit, IGN Sura Ardana, Ipphing, Yung Min, Gohuen Toshi, dan Yasco. PAMERAN LUKISAN HIPPELBUD — Kelompok yang berintikan Himpunan Pelukis Ubud (Hipelbud) menggelar pameran bertajuk “Kebangkitan Semeton Indonesia 2009” di Pertiwi Resort & Spa (Green House Lounge), Jl. Monkey Forest, Ubud. Dalam pameran yang digelar pada 17 Juli s.d. 17 Agustus 2009 ini ditampilkan karya dari 32 pelukis. LOMBA MAJALAH DINDING — Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana menggelar lomba majalah dinding untuk tingkat SMA/SMK se-Bali bertema “Lestarikan Keragaman Kuliner Indonesia” pada 31 Agustus mendatang. Pendaftaran peserta di Museum Lukisan Sidik Jari, Jl. Hayam Wuruk No.175 Denpasar. Info: 0817347321. PAMERAN MADE WIANTA — Pelukis Made Wianta menggelar pameran tunggal di Ganesha Gallery, Four Seasons Resort Bali, Jimbaran. Pameran digelar 6-31 Agustus 2009.
Jennifer pun ”Ngewayang”
BPM/ist
SEORANG mahasiswi Ohio University, AS, Jennifer Lynn Goodlander sedang melakukan penelitian seni budaya selama 10 bulan di Bali dalam merampungkan desertasinya berjudul “The Expanding Role of Woman in Traditional Balinese Performance”. Setelah mendekati beberapa seniwati penari, dalang dan pakar budaya lainnya, ternyata Jennifer terpaku pada kesenian wayang sehingga sempat mendalang atau ngewayang dua kali di Ubud, 8 dan 10 Agustus lalu. Selain mendalang, Jennifer juga mahir membawakan tari Pendet dan Panji Semirang. Dilihat secara keseluruhan penampilannya, pakem pedalangan telah dikuasai Jennifer. Harus diakui ia telah sukses menjadi dalang wanita AS yang pentas perdana di Ubud berkat asuhan dalang muda yang cukup mapan dari Ubud, I Wayan Tunjung, SSn. Menurut Tunjung, Jennifer satu-satunya dalang yang berhasil dan mampu mendekati dalang Bali dibanding murid-muridnya terdahulu dari Swedia dan Austria. Jennifer yang membawakan lakon “Arjuna Tapa”, telah mampu menggelitik sejumlah penonton tamu mancanegara. Banyolan penakawan pun banyak dikemas dalam bahasa Inggris. Jennifer juga memahami situasi lingkungannya dengan memperdengarkan lagu “Tak Gendong”-nya Embah Surip yang dinyanyikan tokoh penakawan Malen hingga menggiring penonton tertawa. Penulis sebagai scientific counterpart Jennifer selama penelitiannya, mengikuti hingga akhir penampilannya. Meskipun di sana-sini masih ada kekurangan, namun Jennifer sudah memperlihatkan banyak kelebihan. Menurut penuturan Jennifer, dirinya tertarik mendalang karena senang bercerita. Wayang bagi Jennifer adalah pintu kesenian dan kebudayaan Bali yang harus dihayatinya. aa kusuma arini
17
Aksi ”Rabas” Teater Agustus di Sanur Denpasar (Bali Post) -
Kelompok Teater Agustus Sanur, Jumat (14/8), menggelar drama berjudul “Rabas” di Mertasari, Sanur. Drama berdurasi 35 menit yang digelar serangkaian event “Sanur Village Festival 2009” ini mendapat apresiasi positif dari penonton yang memadati kawasan pinggir Pantai Mertasari Sanur itu. Drama “Rabas” yang digarap model pentas arena dengan diiringi lagulagu ini bertutur perihal persoalan masyarakat dan gejolak pembangunan di pedesaan umumnya. Gantang, anak Pak Kepala Desa, adalah insinyur lulusan baru yang hendak mengabdikan ilmunya di desa kelahirannya. Bersama Mita, salah satu rekan sesama insinyur, Gantang merancang proyek pembangunan transportasi terpadu di desanya. Karena kesalahpahaman sebagian warga desa, terutama lantaran dikompori Kliwon dan Jegur, kekisruhan terjadi. Kesalahpahaman paling fatal muncul dari Bandar, tokoh terpandang di desa. Kliwon dan Jegur pun memanfaatkan situasi dengan menghasut Bandar agar meringkus Gantang dan membatalkan proyeknya. Bandar pun terpengaruh, terlebih anaknya Sinti, yang notabene pacar Gantang sejak lama, terkesan diabaikan Gantang. Persoalan jadi klir setelah semuanya dijelaskan Gantang dengan gamblang. Drama ini sarat dengan pesan dan kritik seputar pembangunan. Naskah “Rabas” ini ditulis Gus Martin pada 1983 dan sudah dimainkan Teater Agustus berkali-kali. Para pemain yang terlibat dalam pentas — sebagian besar merupakan pemain senior di Teater Agustus — ini adalah IB Penk Sariana, IB Putra Celuk, IB Putra, AA Yenni, Sila Sayana, IB Anom Kribo, IB Rai Janardana, Tira Shakuntala, Gede Gunada, AA Rani, IB Surya Wibawa, IB Kesa, Handayani, Gek Gita, Gek Andra, Gek Amanda, Gek Angel, Gel Ina, dll. Sedangkan Bengkel Musik Teater Agustus yang beranggotakan Wayan Karja, IB Agung, Gus Kiul, Kawica, dan Budi Waskita, memberi ilustrasi musik. Teater Agustus Sanur merupakan kelompok kesenian yang bergerak khusus dalam seni peran, drama, apresiasi sastra, dan musik. Kelompok ini didirikan dan dideklarasikan pada 24 Agustus 1981 di Br. Dangin Peken Sanur atas ide dan prakarsa Ketut Aryawan, Gus Martin, dan KS Wendra. Sebagai salah satu wadah anak muda berkesenian di Sanur saat itu, Teater Agustus lantas mendapatkan KENDATI sejak dua tahun lalu bidang teater atau drama modern dicoret dari agenda “Pesta Seni Remaja” (PSR) Kota Denpasar, ternyata tak memupuskan semangat para siswa pegiat teater modern Denpasar. Buktinya, dengan semangat yang tinggi, Teater Tiga (SMAN 3 Denpasar) sukses menggelar lomba monolog tingkat SMA/SMK se-Bali tahun 2009. Dalam lomba monolog yang dilaksanakan pada 11-12 Agustus lalu di aula SMAN 3 Denpasar, terlihat sekali kekompakan para pegiat teater SMA seDenpasar. Bahkan kekompakan ini mampu membias ke pegiat teater di Singaraja, Badung dan Karangasem. Walaupun dibebankan biaya pendaftaran sebesar Rp 30.000, semangat pecinta teater untuk unjuk kebolehan tak surut. Tercatat 27 peserta yang mengikuti lomba monolog yang dikaitkan dengan Olimpiade Sastra yang digelar Balai Bahasa Denpasar ini. “Kami para pecinta teater SMA gelisah karena teater tak dimasukkan dalam agenda PSR. Kami tak punya ruang untuk berkreativitas. Karena hanya di teaterlah kami bisa bebas berkreativitas. Karenanya, kami gelar lomba monolog ini untuk memberi ruang bagi teman-teman untuk berkreasi. Tetapi bagaimana pun, kami berharap teater bisa masuk kembali dalam agenda PSR. Hal ini penting, di samping karena berkaitan dengan perolehan medali dan gengsi sekolah, dimasukkannya teater dalam PSR juga untuk menepis kesan bahwa teater dianaktirikan,” jelas Ratih, ketua pani-
restu sepenuhnya dari almarhum Ida Bagus Ketut Beratha yang kala itu menjabat sebagai Lurah Sanur. Seiring perjalanan waktu, Teater Agustus pun berkembang dan berkreativitas terus dengan berpentas secara kontinyu di sejumlah tempat. Para personel inti saat itu yang hing-
ga kini sebagian besar masih aktif adalah Wayan Sila Sayana, IB Putra Celuk, IB Penk Sariana, IB Anom Kartika, IB Anom Kribo, AA Putra, IB Brahmaputra (almarhum), IA Diani Sukma, dan Ni Wayan Karthi. Juga ada AA Yenni, Sindu, Mamik, Sarini, Gingsih, Lefung, IB Astawa, IB Rai Janardana, Teddy, Budi Waskita, Wayan Karja, IB Agung, AA Munang, IB Sudiasa, IA Mayuni, Hayet, hingga beberapa personel yang bergabung kemudian seperti IB Jamin, Idawati, Handayani IB Mahabrata, Putu Suartini, IB Kiul, Kawica, Surni, Gede Gunasa,
Kojek, Tina, Eka, Centil, Aan, dll. Naskah-naskah panggung yang pernah dimainkan Teater Agustus adalah “Api Proklamasi”, “Dag Dug Ceng”, “Kabut di Badung”, “Semadi”, “Jayaprana Layonsari”, “Kisah Cinta dll”, “Rabas”, “Kartini”, “Orang Asing”, “Introspeksi”, “Tolong”, “Kursi”, “Peti”, dan “Gerr”. Di samping itu juga naskah-naskah sinetron seperti “Sisa-sisa Matahari”, “Rumah Tak Berpintu” (6 seri), “Satu Natah” (6 seri), “Sekuntum Mawar Hitam”, dan sejumlah fragmen. Prestasi yang pernah diraih Teater Agustus di antaranya
meraih kelompok 5 besar terbaik dalam Lomba Drama Modern seBali yang diprakarsai Faksas Unud pada kurun 1984 hingga 1989. Pada 1990, Teater Agustus meraih juara I terbaik di ajang yang sama. Pada 1994, Teater Agustus mementaskan naskah ‘’Gerr’’ (karya Putu Wijaya) di ajang Pesta Kesenian Bali. Kini, Teater Agustus telah menginjak usia 28 tahun. Guna memperingati HUT-nya ini, akan digelar acara apresiasi dan temu anggota keluarga besar Teater Agustus pada Minggu (23/8) mendatang di Cafe Katulebo, Sanur. (ian)
BPM/ist
TEATER - Pementasan drama “Rabas” kelompok Teater Agustus Sanur, Jumat (14/8), di Mertasari, Sanur. Drama berdurasi 35 menit ini digelar serangkaian event “Sanur Village Festival 2009”.
Semangat Berteater yang Tak Mati Dari Festival Monolog SMA/SMK Se-Bali 2009 tia lomba monolog bersemangat. Apa yang diungkapkan Ratih rasanya tidak berlebihan. Hal ini justru tercermin dari kegairahan para peserta lomba monolog yang berupaya secara total mengekspresikan kemampuan aktingnya. Mungkin karena kurangnya pemahaman terhadap perbedaan teater modern (dengan pemain lebih dari satu orang) dan monolog (bermain sendiri), para peserta kebanyakan terjebak memainkan seorang tokoh, bukan seorang pemain memainkan berbagai adegan dan bermacam-macam tokoh. Bermain Total Kondisi ini kebanyakan disebabkan kesalahan peserta me-
milih naskah yang dimonologkan, yang kebanyakan diambil dari cerpen tanpa diubah sesuai format monolog atau drama. Namun, dari semua peserta, yang menarik, menghibur, sekaligus mencengangkan adalah kemampuan hampir sebagian besar peserta bermain secara total. Nampak sekali para peserta lomba monolog ini adalah aktor dan aktris andal di kelompok teater sekolahnya. Kalau pun toh juri yang terdiri dari Warih Wisatsana, Hendra Utay dan penulis sendiri akhirnya memilih juara I, II, III dan harapan I, II dan III, lebih banyak disebabkan kepandaian peserta memilih naskah, cerita dan mengatur alur. Itu karena kemampuan
akting para peserta rata-rata bagus, yang membuktikan bahwa memang semangat berteater tak pernah mati. Sebutlah misalnya penampilan Ayu Diah Yuniorika dari SMAK Santo Yoseph yang memainkan monolog berjudul “Terkapar” akhirnya keluar sebagai juara I. Sama seperti peserta yang lain, Ayu Diah juga terjebak memilih naskah yang hanya menukik pada satu tokoh saja (selain tokoh suami yang diperankan dengan singkat). Namun, walaupun hanya memfokuskan hanya pada satu tokoh, kelebihan peserta ini adalah mengubah karakter tokohnya dengan berbagai karakter, sedih, gembira, cengeng, marah, santai, gila dan lainlain, dengan cepat dan kuat.
Sumahardika dari SMAN 1 Denpasar yang tampil dengan nomor undi 2, sebenarnya merupakan satu-satunya peserta yang secara konsekuen memainkan bentuk monolog. Sayangnya, peserta ini terlalu sering keluar dari alur cerita, sehingga sangat mengganggu keutuhan cerita dan totalitas perannya. Berkali-kali ia berdialog dengan penonton dan sibuk dengan kumis palsunya yang lepas. Peserta yang membawakan monolog berjudul “Sukreni” ini akhirnya meraih juara III. Sumahardika yang konsekwen bermonolog harus mengakui keunggulan Diah Utami Dewi dari SMAN 5 Denpasar. Peserta nomor undi 10 yang membawakan naskah berjudul
MONOLOG - Mereka yang meraih juara dalam lomba monolog tingkat SMA/SMK se-Bali tahun 2009.
BPM/ita
“Baju” dan sangat didukung penataan panggung yang artistik ini akhirnya terpilih sebagai juara II. Kecerdasannnya memilih naskah yang memberikan peluang ia memainkan secara total tokoh “aku” (Drupadi) sangat membantu penampilannya. Tanpa Beban Dampak yang sama juga dirasakan oleh peserta yang memilih naskah “Baju” seperti yang dilakukan oleh Triana dari SMAN 1 Denpasar, yang akhirnya dipilih sebagai juara harapan I. Penampilan yang segar, ringan dan bersahaja ditunjukkan oleh peserta nomor undi 5 atas nama Yunia Dian Prisciliaikki dari SMAN 2 Denpasar yang memainkan naskah berjudul “Jimat Tikus”. Dalam memainkan cerita satir tentang seorang tokoh waker yang berubah jadi Tikus Cerurut ini, Yulia bemain tanpa beban. Ia nampak sangat menikmatinya. Adegan-adegan yang ia buat juga indah. Sayang, ia belum bisa secara maksimal mengekpresikan aktingnya. Yang secara khusus mendapat perhatian dewan juri adalah kehadiran peserta nomor undi 13, atas nama Ni Komang Semara Yanti dari SMAN 2 Amlapura. Peserta yang memainkan naskah berjudul “Pidato” ini tampil sederhana, minimalis, tetapi kuat dan manis. Sayang ia tampak tak telalu pandai memanfaatkan panggung dan lampu sehingga penonton agak terganggu dengan penampilannya. Tetapi dengan usaha maksimalnya, Semara Yanti berhasil meraih juara harapan III. mas ruscita
YAMAHA BISMA GROUP SUPER DEALER RESMI
Bussan Auto Finance
YAMAHA
Sambut Tahun Ajaran Baru Bersama Kami !!!
CALL Contac
0361 - 232528
Kami menerima pembayaran dengan Kartu VISA/ Master Card
Dapatkan juga Bisma CARD Setiap pembelian Spare Part Terlengkap (Diskon 10%Spare Parts & Apparel)
0361 - 8089949
SMS Contac
Minggu Tetap Buka 08.30-14.00 Wita
YAMAHA BISMA Dealer Bisma Group Teuku Umar 142 Denpasar Menerima pembayaran Angsuran Kredit BAF seluruh dealer YAMAHA Bali
Gelora Perkasa 0361 - 239777, Imei cell : 0361 - 7426191 Komsel 0361 - 7815595, Mentari cell : 0361 - 227407, Mitra cell 0361 - 423600 C.414361-hp-1
TERPERCAYA ! TERCEPAT ! TERJAMIN !
C.414122-kom
C.412553-mtr
HIBURAN
18
Minggu Umanis, 16 Agustus 2009
Film ”Merah Putih”
Nasionalisme dengan Aroma Hollywood Jakarta (Bali Post) -
Agustus adalah momen mengobarkan nasionalisme. Untuk itu, sebuah film digarap lewat kolaborasi sineas Amerika dan domestik. Film bertema perang kemerdekaan dengan judul “Merah Putih” yang dibuat dengan aroma film-film laga khas karya sineas Hollywood itu kini sudah diputar di sejumlah gedung bioskop di Tanah Air menyemarakkan HUT Proklamasi Kemerdekaan 2009.
Laura Basuki
BPM/ist
Akting Itu Kepuasan BERAWAL dari ikut sekolah model saat liburan, Laura Basuki akhirnya bisa menjajaki dunia hiburan di tanah air. Wanita kelahiran 9 Januari 1988 yang memiliki darah Vietnam dari sang ibu dan Semarang dari sang ayah ini sedang sibuk kuliah semester 7 di sebuah universitas swasta di Jakarta. “Film dan modelling punya kenikmatan tersendiri. Kalau di film itu karakter kita berubah-ubah, sedangkan modelling itu cuma membutuhkan satu karakter,” ujar Laura di Jakarta, baru-baru ini. Yang mengejutkan sekaligus membuat Laura bangga, sekalinya main film, dia sudah bisa menyabet penghargaan Indonesian Movie Award. “Saya ggak menyangka karena baru pertama kali main film, masuk nominasi aja udah seneng, tiba-tiba menang dan nggak cuma sekali, tapi dua kali pula. Jadi, wow! Saya jadi terbebani juga ke depan. Saya harus bener ambil film, kalau salah nanti kesannya bagaimana. Saya banyak tawaran film tapi karena genrenya horor, komedi, dan seks, saya nggak mau,” paparnya. Mengapa Laura tak suka genre yang malah populer di pasaran kini? “Saya ingin main film yang genrenya jarang dan benar-benar digarap. Saya tuh main film itu hobi, bukan untuk cari popularitas atau duit karena kalau akting itu ada kepuasan batin sendiri,” ujar Laura yang juga mengaku belum punya pacar ini. Konon, ia bercita-cita punya kekasih yang jauh dari jagat hiburan. Alasannya, ia takut hubungannya tak bertahan lama jika ia dapat gandengan dari kalangan selebriti. Soal karier modellingnya, Laura mengaku keluarganya sangat mendukung. “Keluarga saya selalu mendukung, nggak pernah yang men-judge, asal saya nggak berfoto telanjang di depan kamera,” aku model tak pernah memotong rambutnya kurang dari sebahu ini. Soal rambut ini, Laura mengaku rezekinya memang di rambut berpotongan pendek. “Ini gara-gara main iklan dan film. Dulu rambut saya panjang sebahu, sejak kecil nggak pernah pendek. Sekarang, mau manjangin lagi susah karena iklan. Kayaknya rambut pendek saya memang membawa keberuntungan ya,” katnya. (kpl/tin)
Layaknya film Hollywood yang mengandalkan efek dramatik, yang dihasilkan dari rekayasa teknologi digital, “Merah Putih” bagai menyihir penonton dengan atraksi perang yang mengharubiru rasa kemanusiaan. Adegan pembantaian ditampilkan dengan gambar-gambar yang bisa membuat penonton menghela nafas panjang. Beberapa di antara adegan itu agak melodramatik dan terkesan kurang alami. Film ini dibuka dengan pesan klasik: kolonialisme melahirkan kepedihan. Satu keluarga di sebuah pedesaan Sulawesi Utara dibantai oleh pasukan sekutu. Empat anggota keluarga itu jatuh bergelimpangan saling memeluk begitu serdadu bersenjata api laras panjang memberondongkan bedil. Pembantaian itu disorot dengan memperlihatkan kepala dan punggung yang memuncratkan darah tertembus peluru lewat penembakan jarak dekat. Dalam kemelut berdarah itu, salah seorang anak dari keluarga yang dibantai selamat. Dialah Tomas, yang dimainkan Donny Alamsyah. Tomas berlari, meloloskan diri, membawa dendam ke-
sumat dalam dada. Dia datang ke Jawa, bergabung dalam sekolah kadet, bersama pemuda lain. Di sekolah inilah Tomas yang Manado bertemu Marius, pemuda ningrat Jawa yang diperankan Darius Sinathrya. Kedua pemuda itu selalu diliputi perasaan saling membenci, semata karena prasangka etnis. Tapi keduanya akhirnya menjadi karib setelah pasukan nasionalis banyak yang bergelimpangan dibantai musuh. Berkat kepemimpinan Letnan Amir, yang dimainkan Lukman Sardi dengan penghayatan yang prima, Tomas dan Marius menyadari bahwa kebencian sukuisme hanya menguntungkan pasukan musuh. Hadirnya sosok Letnan Amir cukup memberi bobot cerita pada “Merah Putih”. Amir yang seorang guru desa memutuskan berjuang di medan tempur setelah menyaksikan bagaimana bengisnya tentara sekutu membantai rakyat sipil. Gambar Dramatik Intervensi Rob Trenton, sineas Hollywood yang menggarap efek visual
dalam “Merah Putih”, secara efektif menyajikan gambargambar korban pembantaian yang dramatik. Masalahnya, apakah gambar-gambar itu bisa mendukung pesan utama pembuatan film, yang tak lain adalah untuk mengobarkan kembali semangat anak muda di bulan kemerdekaan ini? Rasa-rasanya, apa yang ingin disampaikan kepada penonton film generasi ABG (anak baru gede) itu bisa ditanggapi secara lain dari perkiraan atau niat pembuat
film. Ketika tayangan perdana disajikan pada ratusan anak muda, justru penonton sering cekikian karena adegan-adegan konyol yang muncul dari gerakan-gerakan kocak kadet bertubuh gendut. Karya seni yang terlalu dibebani pesan moral maupun politik sering mengabaikan estetika. Untungnya “Merah Putih” masih menghadirkan estetika sinematografi, meskipun itu khas film Hollywood yang sarat teknologi. “Film ini
Sigi Wimala
Antara Juri, Produser dan Sutradara Jakarta (Bali Post) Dalam menjalankan profesinya sebagai model, bintang iklan dan aktris Sigi Wimala Somya Dewi (25) cukup aktif di catwalk dengan brand dari dalam maupun luar negeri. Ia juga tampil untuk televisi komersial untuk berbagai brand kosmetik, minuman, telepon seluler, sampai pakaian, di Indonesia maupun di negara tetangga. Sigi Wimala yang lulus dari S1 Teknik Arsitektur Universitas Tarumanagara ini juga pernah mendapat penghargaan di Indonesia Movie Award untuk aktris pendatang baru terbaik tahun 2007 untuk film “Tentang Dia”. Baru-baru ini, kegiatan Sigi bertambah. Ia ditunjuk menjadi juri pada ajang “Djarum Black Innovation Awards”, semacam kompetisi desain alat kreatif. “Di ajang ini, saya benar-benar belajar.
Banyak gagasan tidak terduga dari peserta yang mayoritas kaum muda yang terkadang sederhana, tetapi mereka bisa membuat sesuatu karya kreatif yang sangat berguna untuk lingkungan sekitar. Ini mengejutkan,” ujar pemain film “Kalau Cinta Jangan Cengeng” ini. Di film, Sigi masih aktif. Bahkan, ia mulai menjajal profesi produser. Sebuah film indie bertajuk “Macabre” adalah film yang diproduserinya dan dijadwalkan akan beredar Oktober tahun ini. Terakhir, Sigi juga menjadi juri di Festival Film Prancis yang digelar di Jakarta, Bandung dan Denpasar. Ia juga menyutradarai video klip untuk lagu “Friday” dari RAN. Memang, sesibuk apa pun, Sigi tetap memprioritaskan dunia film yang telah memberinya penghargaan dan pembelajaran tentang banyak hal. (pik)
BPM/ist
FILM - Adegan film “Merah Putih” bagian pertama dari trilogi kisah kemerdekaan di Indonesia, yang bercerita tentang sekelompok gerilyawan revolusioner pada 1947 selama masa revolusi fisik,” kata Rob Allyn, produser “Merah Putih”. Allyn yang dikenal sebagai penulis The New York Times itu juga menulis skenario “Merah Putih” bersama Connor Allyn. Allyn mengatakan, drama perang gerilya bergaya Hollywood itu diharapkan dapat mengingatkan pemuda masa kini tentang pengorbanan dan nasionalisme bapak bangsa Indonesia. “Film ini bertujuan mendidik kaum muda, memperbaruhi semangat nasional dan meningkatkan citra Indonesia di mata dunia,” kata Allyn. Film yang disutradarai Yadi Sugandi itu selain menghadirkan bintang-bintang seperti Lukman Sardi,
Darius Sinathrya, Donny Alamsyah, juga menampilkan Zumi Zola, Rifnu Wikana, dan dua artis pendatang baru Astri Nurdin dan Rahayu Saraswati. “Merah Putih” berlatar sejarah otentik tentang perjuangan Indonesia untuk kemerdekaan pada 1947 saat terjadi agresi militer Belanda pimpinan Van Mook yang menyerang jantung republik di Jawa Tengah. Film ini juga berkisah tentang multikulturalisme saat pemuda asal Bali, Manado, Jawa bersatu melawan kolonialisme. Direncanakan masih ada dua episode lagi yang akan menjadikan film bertema perang kemerdekaan ini menjadi film trilogi yang monumental, kata Jeremi Stewart, sineas Hollywood yang bersama pengusaha Hasjim Djojohadikusumo turut mendanai film “Merah Putih”. (ant)
Minggu, 16 Agustus 2009 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05 06.35 07.05 07.35 08.05 09.00 09.30 10.00 10.30 11.30 12.00
Sigi Wimala
BPM/ist
12.30 13.00
Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Pitra Yadnya Wujud Bakti pada Leluhur bag.3 Seputar Bali Pagi Sehat Bugar Senam Erobic Klip Bali Anak Happy Holy Kids Taman Sari TK Jayagiri Belajar Menggambar Menggambar Hari Kemerdekaan Boga Dewata Warung Kampoeng Mutiara Hati Dunia Otomotif Dharma Wancana Keris (Padhuwungan) bag.1 Mozaik Khatulistiwa Klip Bali
13.30 Dialog Interaktif Accupresure 14.30 Kartun Kick Off 15.00 Renungan Gede Prama 15.30 Nangun Yadnya Karya Pawintenan di Br. Tebesaya Ubud 16.00 Harmoni Bali 17.30 Dharma Wecana Keris (Padhuwungan) bag.2 18.00 Puja Trisandya 18.10 Klip Bali 18.30 Seputar Bali 19.00 Telekuis Klip Bali 19.30 Bisnis Bali 20.00 Kencan Idola Widi Widiana 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.30 Dokumenter Nusantara 22.05 Kris 22.30 Dunia Kita 23.00 Get Reel Music 23.30 SMS Chat
Semarak, Peringatan HUT RI Harapkan Kepemimpinan Handal Gapensi Tabanan Segera Gelar Muscab VII di Bali Public School
DIRGAHAYU KE-61
Bali Post
16 Agustus 1948 - 16 Agustus 2009
Semoga Sukses Selalu
K.417620-rpa
C.409367-hp-2
Denpasar (Bali Post) Peringatan HUT ke-64 RI yang dirangkaikan dengan kegiatan Sport Day 2009 di Bali Public School (BPS) Denpasar berlangsung semarak. Sejak Kamis (13/8) hingga Sabtu (15/8) kemarin, seluruh siswa di lembaga pendidikan bonafide itu disibukkan dengan beragam aktivitas lomba di bidang akademis/nonakademis dan beragam kegiatan rekreatif lainnya. Sabtu (15/8) kemarin, misalnya, digelar jalan santai yang menempuh rute sekitar lima kilometer. Kegiatan ini diikuti sekitar 600 orang peserta yang terdiri dari anak-anak play group, TK, dan SD serta guru dan pegawai di lingkungan Bali Public School. Menariknya, jalan santai yang menyediakan beragam door prize peralatan sekolah dan peralatan rumah tangga bagi peserta yang beruntung ini juga mendapat respons sangat positif dari para orang tua/wali murid. Mereka berbaur untuk menyemarakkan peringatan HUT RI yang secara rutin digelar di Bali Public School. ‘’Kami sangat berterima kasih karena seluruh kegiatan yang digelar Bali Public School selalu mendapat dukungan penuh dari orang tua dan wali murid,’’ kata Kepala SD Bali Public School I Wayan Darsana, S.Pd. didampingi Koordinator Play Group Niswatul Ula dan Kepala TK Ni Nyoman
Silawati. Menurut Darsana, pihaknya selalu memanfaatkan momen-momen peringatan hari bersejarah sebagai momentum untuk mempererat jalinan kekeluargaan dan koordinasi dengan para orang tua/wali murid. Termasuk meminta masukanmasukan yang konstruktif kepada mereka dalam menata penyelenggaraan pendidikan di Bali Public School sehingga mampu menjelma menjadi lembaga pendidikan yang benar-benar andal dalam hal kualitas. Suasana peringatan HUT RI ke-64 di Bali Public School, Sabtu (15/8) kemarin, juga disemarakkan den-
gan lomba mengikat rambut dengan tali rafia dan goyang dangdut mania. Mengingat lomba itu ditujukan untuk memperat tali kekeluargaan dan kerja sama antara guru dengan orang tua/wali murid, peserta kedua kegiatan itu adalah guru-guru dan orang tua siswa yang bergabung membentuk satu tim. Darsana juga melaporkan prestasi membanggakan yang diraih oleh Ayuning Sekar. Siswa kelas V SD Bali Public School sukses meraih juara I Lomba Baca Puisi kategori SD Putri se-Kota Denpasar serangkaian Parade Sastra dalam rangka Revitalisasi dan Reaktualisasi Budaya 2009. (ian/*)
BPM/edi
HUT - Para guru, siswa, dan orang tua siswa Bali Public School berbaur menyemarakkan peringatan HUT RI yang ke-64, Sabtu (15/8) kemarin.
Tabanan (Bali Post)nantinya akan nung ke Pura Luhur Peken- yang Gabungan pelaksana dungan, Pura Puser Tasik mengikuti mekanisme pada Jasa Konstruksi (Gapensi) dan Pura Luhur Batukaru. Muscab. Tentunya dengan Kabupaten Tabanan segera Juga akan dilaksanakan sejumlah persyaratan sesuai menggelar Musyawarah Ca- persembahyangan di Pura dengan aturan main organbang (Muscab) VII. Diharap- Ulun Danu Beratan selan- isasi,’’ ujarnya. kan pemimpin ke depan jutnya gladi bersih Kamis Pada dasarnya, kata mampu membawa organisa- (20/8) nanti. Yasa, panitia telah siap densi ini lebih maju di tengah Saat ini, kata Yasa, ang- gan perhelatan yang digelar persaingan yang semakin gota Gapensi yang tercatat setiap empat tahun sekali ketat. Kini panitia pelaksa- sebanyak 150 rekanan yang ini. Selain sebagai bentuk na membuka peluang se- bergerak dibidang jasa kon- penyegaran pengurus, Musluas-luasnya bagi anggota truksi. Dengan mengambil cab juga diharapkan memuntuk mendaftarkan diri se- tema Muscab VII. Selama berikan semangat dan idebagai calon ketua Gapensi ini, kata Yasa, Ketua Gapen- ide baru serta lebih menTabanan. Demikian dikata- si Tabanan Ir. I Wayan Yo- ingkatkan kerjasama satu kan Ketua Panitia Penye- gantara telah melakukan sama lain. Dikatakan Suarlenggara Muscab Tabanan I banyak hal guna memaju- sana dari 150 anggota, 127 Nyoman Yasa didampingi kan organisasi. Ke depan di- anggota atau rekanan yang sekretaris I Putu Suarsana, harapkan kinerja Gapensi berhak mengikuti Muscab. S.E, Jumat (14/8) lalu. semakin meningkat. ‘’Kami Sebagai panitia pihaknya Dikatakan Yasa, dari membuka seluas-luasnya akan berupaya mempersiappembentukan panitia Mus- kesempatan kepada anggota kan kegiatan ini sebaikcab 22 Juli lalu, panitia te- untuk mencalonkan diri baiknya. (kmb14/*) lah menggelar sejumlah kegiatan seperti rapat panitia dan rapatrapat pemantapan. Selain itu, juga telah menggelar kegiatan sosial seperti penyerahan bantuan buku-buku dan alat-alat tulis ke SLB Pesiapan dan bakti sosial dan penyerahan dana punia di Pura Luhur Tambowaras Penebel yang keduanya dilaksanakan 10 Agustus lalu. Ditambahkan Suarsana, guna lebih mematangkan Muscab VII yang akan dilaksanakan 21 Agustus mendatang, pihaknya akan menggelar sejumlah BPM/ist kegiatan seperti sem- MUSCAB - Ketua Panitia Penyelenggara Muscab Tabanan I bahyang nyegara gu- Nyoman Yasa didampingi sekretaris I Putu Suarsana, S.E
19
Minggu Umanis, 16 Agustus 2009
NIHS Gelar Kegiatan PDSP
Polisi Masih Selidiki Asal Dana Jaringan Teroris
Bina Sikap Mental Mahasiswa Denpasar (Bali Post) Nikki International Hotel School (NIHS) menggelar kegiatan Pembinaan Dasar Sikap Profesi (PDSP) — semacam Ospek, bagi mahasiswa baru tahun akademik 2009/2010. Kegiatan yang diikuti 170 mahasiswa baru itu diisi dengan acara ‘’NIHS peduli lingkungan’’ dengan melakukan bersih-bersih di sekitar kampus, Sabtu (15/8) kemarin. Direktur NIHS I Gede Widjana didampingi Ketua Panitia PDSP I Made Rudita, ST mengatakan, dalam memasuki dunia pariwisata — khususnya dalam dunia usaha jasa, mahasiswa perlu sejak dini disiapkan menjadi insan pariwisata yang disiplin, mandiri, kreatif, ramah, mempunyai etos kerja yang tinggi serta mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. Melalui kegiatan PDSP ini diharapkan sikap mental itu terbentuk sejak dini. Dengan demikian, nantinya mereka menjadi sumber daya manusia yang profesional. Pelaksanaan PDSP 2009 ini juga dimaksudkan untuk lebih mengenal diri, agar siap menjadi insan pariwisata yang profesional. Rudita menambahkan, PDSP ini dalam rangka mem-
BPM/08
PDSP - Mahasiswa baru NIHS saat bersih lingkungan di sekitar kampus dalam acara PDSP, Sabtu (15/8) kemarin. Inzet: Direktur NIHS Gede Widjana didampingi Ketua Panitia Made Rudita. bina sikap mental para mahasiswa — pembinaan dasar sikap profesi. Salah satu upaya pembinaan sikap itu adalah melalui kegiatan bersihbersih, dengan harapan mereka lebih care terhadap lingkungan, di samping disiplin, beretika dan sebagainya. Gede Widjana menambahkan, berbicara pariwisata, kebersihan lingkungan dan sanitasi menjadi sesuatu yang amat penting se-
bagai modal dasar kesehatan manusia. Karena itu mahasiswa sejak awal mesti peduli terhadap kebersihan lingkungan. Kepedulian itu diharapkan terbawa sampai mereka menjadi insan pariwisata. Selain peduli lingkungan, PDSP itu diisi dengan baksos di Panti Asuhan Tatwamasi Jumat (14/8) dengan memberi sumbangan mie, pakaian bekas layak pakai, sikat gigi dan sabun. (08)
Presiden Ajak Generasi Muda Tolak Kekerasan Jakarta (Bali Post) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak generasi muda untuk menolak kekerasan dan menjadi bagian dari peradaban masa datang yang cinta damai. Ajakan itu diserukan Presiden Yudhoyono pada upacara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2009 di Istana Negara, Jakarta, Sabtu kemarin. Menurut Presiden, peradaban unggul ditandai oleh generasi yang menyelesaikan persoalan melalui jalan damai, bukan dengan aksi kekerasan seperti peristiwa terorisme yang tidak bertanggung jawab. “Saya ingin kalian menjadi bagian peradaban yang mulia. Saya ingin generasi bangsa mendatang adalah bangsa yang peradabannya makin unggul, makin cinta damai, dan menolak aksi kekerasan,” ujarnya. Sebagai putra daerah unggulan yang terpilih mewakili provinsi masing-masing,
Presiden Yudhoyono juga meminta para anggota Paskibraka 2009 untuk selalu memelihara semangat patriotisme dan cinta tanah air. Presiden mengibaratkan tugas pengibaran bendera pada pagi hari 17 Agustus 2009 dan penurunan bendera pada sore harinya sebagai cermin kerukunan dan persatuan bangsa Indonesia dalam menjalankan tugas membangun negara. Paskibraka adalah utusan dari 33 provinsi di Indonesia. Setiap provinsi mengirim satu putra dan putri pelajar Sekolah Menengah Umum (SMU) berusia 16-18 tahun dan telah lulus seleksi di daerah masing-masing. Dalam wejangannya kepada para anggota Paskibraka, Presiden Yudhoyono menyebutkan tema besar peringatan hari ulang tahun ke-64 Republik Indonesia yaitu bangkit, bersatu dan maju. Setelah rangkaian Pemilu 2009 berakhir, Presiden mengajak semua elemen bangsa
untuk bersatu dan bangkit membangun kembali bangsa yang diterpa krisis dahsyat sepuluh tahun lalu. “Sebagai bangsa kita bertekad mulai tahun ini kita lebih bersatu, kembali bangkit dan maju. Saya terus mengatakan bahwa hanya dengan persatuan di antara kita, bangsa kita akan selamat mengatasi tantangan, masalah dan ujian,” katanya. Dalam pidatonya, Presiden Yudhoyono juga kembali menjanjikan Indonesia akan menjadi bangsa maju, bermartabat, dan sejahtera dengan syarat bersatu dan pantang menyerah membangun. Pengukuhan Paskibraka 2009 dihadiri oleh beberapa pejabat negara antara lain Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa, Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo, Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault, dan Panglima TNI Djoko Santoso.. (ant)
Kekuatan Otak Dari Hal. 1 “Ini merupakan pelatihan memori kekuatan otak atau biasa disebut power brain. Semua orang sebenarnya bisa memaksimalkan daya ingat seperti yang dilakukan Brain. Anak-anak usia kelas tiga atau kelas empat sekolah dasar sebenarnya dapat dengan mudah mengingat seratus angka jika dilatih dengan metode yang tepat,” ujarnya. Gidion menyatakan bangga karena Brain berkesempatan mengharumkan nama
Indonesia khususnya Bali ke dunia internasional. Hal ini diharapkan semakin mengangkat citra Pulau Dewata di mata dunia internasional. Sedagkan Dominic Brain mengaku hanya perlu waktu dua bulan untuk berlatih mengingat deret angka dalam waktu cepat, walaupun dalam satu hari hanya berlatih tiga kali. Brain menyatakan akan terus berlatih mengingat deret angka, guna dapat terus mencoba memperbaiki rekor yang dibuatnya, selain bersiap menghadapi para
penantang yang diperkirakan segera bermunculan. “Saya akan terus berusaha memperbaiki rekor ini, dengan target mengingat 104 deret angka. Saat latihan paling tinggi pernah mencapai angka tersebut. Awalnya memang susah, tetapi kalau dilakukan secara tekun akan menjadi terbiasa,” katanya. Brain sebelumnya berhasil memecahkan rekor pada Museum Rekor Indonesia (Muri) yaitu mengingat 52 kartu selama 100 detik dan mengingat 100 angka dalam waktu 12 menit. (ant)
Distorsi Dari Hal. 1 Selanjutnya, pengawasan yang lebih ketat terhadap penggunaan air bawah tanah (ABT) dan perbaikan manajemen pengelolaan daerah aliran sungai (DAS). Belakangan ini, berbagai komponen masyarakat memang sudah melakukan reboisasi di pegunungan dan di pesisir pantai. Namun, upaya itu belum sepenuhnya bisa mengembalikan fungsi kawasan green belt utama Bali. Kabid Pengkajian dan Pengembangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Bali, Wayan Antana, mengakui sulitnya mengerem alih fungsi lahan pertanian. Dari data di Dinas Pertanian Tanaman Pangan Bali, dalam sepuluh tahun terjadi pengurangan lahan sawah 6.614 hektar. Rata-rata per tahun lahan pertanian berkurang 661 hektar (0,75 persen). Tahun 1997 luas sawah 87.849 Ha, tahun 2007 tinggal 81.235 Ha. Pengurangan lahan pertanian tersebut tak bisa dihindari karena adanya kebijakan pembangunan infrastruktur jalan, perumahan dan sebagainya. Namun produktivitas sawah di Bali cenderung meningkat. Setahun rata-rata bisa tiga kali panen. Dengan produksi padi tahun 2008 sebesar 840.465 ton gabah
kering giling, maka cukup untuk memenuhi konsumsi beras penduduk lokal. Kalkulasi ini tak termasuk pendatang musiman yang ke Bali yang sulit diprediksi jumlahnya. Catatan produksi gabah kering giling padi di Bali sejak 2003 s.d. 2007 cenderung meningkat. Peningkatan ini disebabkan produktivitas lahan sawah per hektar di Bali meningkat dari 54,60 kuintal/ hektar tahun 2003 menjadi 57,90 kuintal per hektar. Tahun 2008 meningkat menjadi 58,37 kuintal/ha sehingga produksi gabah kering giling padi tahun 2008 840.465. Guru Besar FP Unud Prof. Dr. Wayan Suparta, M.S. menilai ada distorsi kebijakan pertanian yang terus bergulir sehingga lahan sawah terus menyusut. Pembukaan jalan baru memang membuka isolasi bagi penduduknya. Namun merangsang pengembang membeli sawah untuk perumahan. Inilah problem terbesar kenapa alih fungsi lahan sulit dielakkan. Produk pertanian Bali sesungguhnya dari perspektif pasar potensinya luar biasa. Peluang ini justru lebih banyak dimanfaatkan orang luar untuk mengisi kekosongan sektor yang ditinggalkan penduduk lokal bergelut di sektor pariwisata, jasa, dan perkantoran.
Ketua Komisi IV DPRD Bali Ketut Karyasa Adnyana, S.P. mengemukakan alokasi anggaran sangat kecil, padahal pertanian adalah sektor prioritas dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJM 2008-2013). Plafon anggran pertanian tanaman pangan pada perubahan APBD Bali 2009 hanya Rp 31.771.745.100. Sekitar 10 persen dari Bansos dalam APBD Bali Rp 320.684.300.000. Lantas apa yang bisa diharapkan untuk mensejahterakan petani jika rata-rata pemilihan lahan terus menyusut dari 0,35 ha kini 0,25 ha. ‘’Terus terang pemerintah masih setengah hati dalam menjalankan kebijakan subsidi,’’katanya. Selain itu kebijakan pemerintah justru lebih banyak mengorbankan petani. Petani yang sudah lemah, justru menjadi tulang punggung pemerintah untuk menstablikan harga beras demi menjaga inflasi dibawah dua digit. ‘’Coba harga beras dinaikkan Rp 10.000 per kg, pasti orang berlomba menjadi petani,’’ papar alumni pertanian ini. Karena itu harus ada subsidi total untuk memproteksi pertanian sebagaimana halnya di Jepang. Dari subsidi benih, pengolahan tanah sampai pemasaran hasil pertanian. (tim BP)
Semarang (Bali Post) Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol. Nanan Soekarna menyatakan sampai saat ini polisi masih menyelidiki asal dana yang digunakan oleh jaringan teroris Noordin M. Top dalam menjalankan setiap aksi mereka. “Untuk menyelidiki asal dana yang digunakan jaringan teroris, kami menggunakan kecanggihan teknologi IT dan akan melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang ada,” katanya saat menghadiri sebuah acara di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Sabtu (15/8) kemarin. Nanan mengatakan pencarian donatur dana dalam jaringan teroris ini penting karena dalam setiap pergerakan teroris, baik perekrutan dan perencanaan hingga perakitan bom membutuhkan biaya yang tidak sedikit. “Untuk saat ini, semua masih diselidiki oleh tim di lapangan dengan menggunakan metode-metode tadi,” ujarnya. Menanggapi pernyataan Komnas HAM yang meminta pihak kepolisian memperhatikan hak asasi manusia dalam setiap penangkapan teroris, Nanan mengatakan penangkapan anggota teroris sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Kalau ada anggota teroris yang tewas dalam penangkapan, itu terpaksa karena jika tidak segera diambil tindakan, dikhawatirkan
akan jatuh korban baik dari pihak kepolisian maupun masyarakat,” katanya. Nanan menjelaskan sejak 2000 hingga aat ini sekitar 437 anggota teroris telah diajukan ke pengadilan. Mengenai pembatasan penjualan bahan kimia, Nanan menganggap hal tersebut sebagai upaya bersama untuk memantau peredaran bahan kimia di masyarakat. “Kami bukan ingin menyulitkan para pembeli bahan kimia tapi pihak kepolisian hanya ingin mengawasi bahan kimia yang dibeli dan akan dipergunakan untuk apa,” katanya. Nanan mengharapkan para penjual dan pembeli bahan kimia dapat mendukung dan yang terpenting ada laporan pembelian bahan kimia terutama dalam jumlah besar. Menurut Nanan, sesuai arahan Kapolri beberapa waktu yang lalu, yang terpenting saat ini adalah menyadarkan masyarakat dan melakukan pencegahan agar tidak ada anggota keluarga yang menjadi korban dalam aksi terorisme itu. Pihak kepolisian juga meminta bantuan dari semua lapisan masyarakat untuk mewaspadai apa pun yang mencurigakan di sekitar lingkungan masing-masing. “Kalau ada hal-hal yang mencurigakan di lingkungan masing-masing, masyarakat diminta segera melapor ke polisi terdekat agar bisa diambil tindakan secepatnya,” ujarnya. (ant)
Algojo Keenam Dari Hal. 1 Titik balik kemenangan Sisma adalah algojo keenam I.B. Eka Parintosa Purnaya yang sukses memperdaya kiper Resman, Yoga Eka Putra. Sebaliknya, eksekutor keenam Resman, Niko Cahyadi, gagal membuat gol karena tendangannya dihadang penjaga gawang Sisma, Fajar. Sebelumnya, lima petembak masing-masing tim berbagi angka 4-4. Gol-gol Sisma dihasilkan Anta Wijaya, Manik Marantika, Sara, dan Lucky, sedangkan Agus Joni gagal. Di kubu Resman, Surya Negara, Alit Wira Kusuma, Tri Nukasta dan Agus Dwipayana mampu menyumbang gol, sedangkan tembakan Agus Wirayuda melambung. Pertarungan SMAN 7 kontra SMAN 2 ibarat duel tim Perseden. Soalnya, kedua tim sama-sama dihuni sejumlah pemain U-18 Perseden. Kondisi tersebut membuat pertandingan berjalan relatif berimbang. Peluang terbaik dihasilkan Sisma lewat Anta Wijaya dan Agus Joni pada pertengahan babak kedua, namun tidak melahirkan gol. Laga bertambah seru karena kedua tim mendapat dukungan dari suporternya yang memenuhi tribun barat stadion. Pelatih SMAN 7, Wayan ‘’Gading’’ Sugiarta, mengatakan kemenangan timnya sesuai target. Malah, asuhannya mesti-
nya menang di waktu normal kalau pemainnya lebih tenang dan tajam di kotak penalti. ‘’Kami persembahkan juara ini untuk ultah Sisma,’’ ujar Gading. Bidang Kesiswaan Sisma, Drs. Dewa Nyoman Bagus, menyebut pasukannya pantas menjadi juara karena unggul materi pemain dan permainan. ‘’Anak-anak menguasai 80 persen jalannya pertandingan,’’ katanya. Kubu SMAN 2 menerima kekalahan dengan sportif. Menurut pelatih Mamak Abdulah, timnya masih tambal sulam karena pemain yang masuk tidak sebanding dengan yang keluar. ‘’Pemain inti tamat 13, sedangkan yang baru cuma dua orang,’’ sebutnya. ‘’Kami sudah berusaha, tetapi tetap kalah,’’ tambah kapten tim Agus Dwipayana. Sebagai juara, Sisma mendapat hadiah uang pembinaan Rp 1,5 juta, Resman di tempat kedua kebagian Rp 1 juta, sedangkan SMAN 4 Denpasar (Foursma) dan SMAN 5 Denpasar (Smanela) selaku juara tiga kembar masingmasing menerima Rp 500 ribu dari Bali Post. Tampil sebagai top-scorer adalah Agus Desiartama (SMAN 4) dengan koleksi 2 gol. Para pemenang juga mendapat piala tetap dari Lala Studio. Hadiah uang dan piala diserahkan Kepala Bagian Umum Bali Post Ketut Budiarta. (052)
Demo KPU Dari Hal. 1 Keterlibatan MK, kata Hafiz hanya karena KPU akan memutuskan hasil penghitungan kursi tahap ketiga berdasarkan putusan MK. Hafiz memastikan, untuk tahap ketiga itu semua dapil yang ada sisanya diikutkan meski ada sisa kursi atau tidak. Setelah itu, baru didistribusikan ke dapil yang ada sisa kursinya. Karena itu, dia memastikan aturannya berbeda dengan aturan KPU yang sudah direvisi berdasarkan putusan MK. Pada saat yang sama, sejumlah perwakilan dari 115 caleg yang batal terpilih akibat putusan MK yang membatalkan putusan MA untuk penghitungan kursi di tahap kedua mendatangi Gedung KPU. Mereka mendesak agar KPU mengabaikan putusan MK untuk penghitungan alokasi kursi tahap kedua. ‘’Kami mewakili 115 orang caleg DPR dari berbagai partai. Kami meminta KPU menjalankan putusan MA tentang penghitungan tahap kedua karena setelah ada putusan
Mahkamah Konstitusi terjadi kekacauan hukum,’’ kata anggota Tim Advokasi Partai Demokrat, Utomo Karim. Menurut Utomo, kewenangan untuk memutus perkara menyangkut peraturan KPU ada di MA, bukan MK. Karena itu, putusan MK atas uji materiil pasal 205 ayat (4) UU Pemilu yang berimplikasi pada Peraturan KPU Nomor 15/ 2009 justru mengakibatkan kekacauah hukum. Namun, desakan itu tidak diindahkan anggota dan pimpinan KPU. Anggota KPU Andi Nurpati menegaskan tidak akan mengubah perolehan kursi tahap kedua yang telah ditetapkan. ‘’Tahap kedua sudah benar. Hanya tahap ketiga yang agak berbeda,’’ ujarnya. Menurut Andi, cara menghitung kursi tahap kedua yang dituangkan dalam Peraturan KPU Nomor 15/2009 sudah sesuai dengan putusan MK. Karena itu, perolehan kursi tahap kedua yang dicantumkan dalam Surat Keputusan KPU Nomor 259 tahun 2009 sudah benar dan tidak akan diubah. (kmb4)
Tidak Menghendaki Dari Hal. 1 Ketua DPR Agung Laksono pada rapat paripurna luar biasa DPR menegaskan bahwa Dewan tidak menghendaki Presiden mengeluarkan Perppu. Menurut Agung, saat ini Dewan memprioritaskan menyelesaikan sejumlah
RUU yang sedang dalam pembahasan tingkat I. RUURUU tersebut terutama RUU tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), dan beberapa RUU lainnya yang sedang dibahas secara intens antara Komisi-komisi/Pansus DPR dengan pemerintah. (kmb3/ kmb4))
Proklamasi Salah Tafsir BESOK, Senin (17/8), delapan windu atau 64 tahun usia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), seyogyanya seluruh rakyat memahami makna dan arti kemerdekaan. Semua komponen bangsa sepatutnya meluangkan waktu buat merenungi teks proklamasi yang dibaca Ir. Soekarno didampingi Drs. Moch. Hatta, 17 Agustus 1945 silam. Hanya puluhan rakyat yang datang menyaksikan dengan spanduk bertuliskan “Satu Tanah Air, Satu Bangsa, Satu Tekad Tetap Merdeka!” serta bendera Merah Putih. Pernyataan yang selanjutnya menggema ke seluruh dunia itu merupakan “sabda sejarah”, pertanda lahirnya sebuah bangsa yang merdeka dan berdaulat. ”Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Halhal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya”, merupakan teks singkat proklamasi namun berfungsi sebagai dinding tebal yang menyekat dua dunia. Dunia kegelapan yang penuh penindasan kolonialisme-imperialisme dan dunia baru yang diharapkan benderang, merdeka dan bebas dari penghisapan oleh manusia atas manusia. ”Suasana saat itu pasti mencekam! Kalau aku jadi Bung Karno, agaknya Indonesia tidak akan merdeka saat itu. Sebab, aku tidak seberani Bung Karno! Serdadu Jepang yang terkenal kejam dan temperamental, sejak awal tahun 1945 mengalami kekalahan dari Sekutu di berbagai lini, malah negeri mereka dibom atom dua kali. Bisa dibayangkan kondisi emosionalnya! Senjata mereka masih belum dilucuti karena pasukan Inggris yang ditugaskan untuk itu baru tiba bulan September. Mirip bebotoh yang kalah terus main judi, ditanya secara baik-baik oleh anak atau istrinya setiba di rumah, sering tersinggung dan main gampar. Itu kondisi psikologis orang kalah! Jadi, di mataku, Bung Karno punya nyali ekstra besar,” tutur Rubag. ”Tapi menurut beberapa buku sejarah, konon, soal kemerdekaan pernah dirundingkan Bung Karno, Bung Hatta dan Rajiman dengan Panglima Perang Angkatan Perang Jepang untuk Asia Tenggara, Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, pada 9 Agustus 1945. Hal itu juga diketahui penguasa tertinggi militer Jepang di Indonesia, Laksamana Tadashi Maeda. Malah teks proklamasi, katanya, dibahas para perintis kemerdekaan itu di rumah Maeda, dimana Bung Karno disarankan mencoret bagian naskah pidato yang bernada anti-Jepang. Untuk apa takut, tidak ada alasan kan? Memang sih, ada buku
yang mengatakan Bung Karno kelihatan tegang seperti demam dan Bung Hatta bersikap tenang saat sebelum pembacaan proklamasi,” ujar Pramartha. ”Ah, kau seperti tidak paham saja! Apa yang diucapkan pimpinan biasanya diterjemahkan beda oleh para anak buah. Bisa jadi pemimpin secara formal bersikap manis penuh toleransi, namun di belakang memerintahkan hal-hal sebaliknya pada para anak buah. Masih ingat nggak kau tragedi Semanggi, Trisakti, kerusuhan Mei 1998? Yang diadili dan dihukum sebagai pelaku pelanggaran HAM, hanya prajurit bawahan, sedangkan atasan yang diduga bertanggung jawab, meskipun jawabannya tanggung di pengadilan, ternyata bebas dari jeratan hukum. Nah, seandainya seorang serdadu Jepang pura-pura mabuk mungkin stres karena diinstruksikan menyerah oleh kaisarnya, lalu membrondongkan karbennya pada proklamator, siapa berani menuntut?” ”Ngeri juga, ya? Apalagi saat itu atmosfir dunia masih kental bernuansa kolonialisme dan imperialisme. Hukum HAM Internasional juga belum ada, sedangkan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) baru berdiri 24 Oktober 1945. Pribumi jajahan di alam kolonialisme dianggap bukan manusia dan nyawanya disetarakan nyamuk — bebas ditepuk bila dianggap mengganggu, mati pun nggak ada urusan! Adakah orang lain, khususnya para pemimpin, yang membayangkan detik-detik proklamasi, seperti kita berandaiandai?” tanya Teril. ”Karena digoyang kapitalisme turbo yang larinya tak terkejar, bahkan oleh perancangnya sendiri, manusia jadi kehilangan ingatan akan masa lalu. Krisis global yang terjadi kini, justru dimulai di episentrum kapitalisme yakni Amerika Serikat. Banyak perusahaan dan bank gulung tikar, bahkan diberitakan di koran, anggaran AS tahun 2008/2009 mengalami defisit 1,8 trilyun dolar AS. Makanya, di negeri ini, jangankan rakyat awam, para pemimpin pun seperti mengalami amnesia sejarah. Karena terlalu banyak yang dijanjikan, tapi hanya sedikit yang bisa terpenuhi. Seharusnya, sebagai pemegang estafet kepemimpinan, mereka berkewajiban merampungkan tugas yang ditung-
gak para pendahulunya. Mungkin teks proklamasi pun dilupakan!” lanjut Rubag. ”Ah, masak? Kalau itu benar terjadi, bisa dianggap durhaka! Sebab, untuk membela teks yang singkat tapi punya makna padat itulah, ribuan bahkan jutaan nyawa melayang di sentero Indonesia. Bandung jadi lautan api, Surabaya tergenang darah pada 10 November 1945 sehingga 10 November dijadikan Hari Pahlawan, 40.000 rakyat dibantai Westerling di Makassar dan banyak lagi rakyat daerah-daerah lain yang mengadu nyawa untuk mempertahankan Proklamasi 17 Agustus 1945. Bahkan di Bali, terjadi lagi Puputan ke-4 yakni di Margarana, 20 November 1946. Meskipun jumlah yang gugur tidak sebanyak di Surabaya, namun isi surat I Gusti Ngurah Rai pada Overste Termeulen sebelum puputan, membuat buluku merinding.” ”Coba simak, apa makna ‘kami bangsa Indonesia, dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia’? Kan terkait dengan surat Ngurah Rai yang menolak berunding dengan NICA, karena soal perundingan, baginya, adalah urusan pemerintah pusat di Jakarta? Bertolak belakang dengan kecenderungan para pemimpin sekarang yang berlomba-lomba menggaet investor. Bahkan untuk menyenangkan hati investor, peraturan perundang-undangan dibuat sesuai selera mereka, yang isinya kadang-kadang bertentangan dengan kepentingan rakyat. Maka sering terlihat di televisi, rakyat bentrok dengan pasukan berpentong dilengkapi perisai dan gas air mata. Janganjangan kondisi ini yang dimaksud neokolonialisme-imperialisme oleh Bung Karno.” ”Oh, begitu maksudmu, kini aku paham. Lalu, ‘hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya’ berarti tidak dilaksanakan hingga sekarang, kan? Sebab, hak pengusahaan hutan, pertambangan, telekomunikasi dan lain-lain kini, kudengar, banyak dilaksanakan perusahaan asing,” kata Teril. ”Kudengar juga seperti itu! Sebentar lagi beberapa BUMN akan dijual lagi dengan istilah privatisasi. Padahal perusahaan-perusahaan itu dibuat untuk mendukung bunyi Ayat 2, Pasal 33, UUD 1945. Alangkah sedihnya arwah para perintis kemerdekaan melihat kondisi bangsa dan Tanah Air yang mereka tinggalkan buat selamanya. Amanat proklamasi, ternyata disalahtafsirkan. Pemindahan kekuasaan dari penjajahan kolonial memang dilakukan secara saksama, namun ‘dan lain-lain’-nya dijual kembali secara serampangan pada korporasi transnasional alias neokolonial,” aridus tegas Rubag.
Revitalisasi Dari Hal. 1 Ia bahkan menyarankan agar pejabat publik di Bali segera melakukan revitalisasai dan melakukan kajiankajian strategis untuk membantu petani Bali lepas dari problem pertanian. ‘’Petani Bali berjuang sendiri mengatasi masalahnya. Petani Bali malah sering dijadikan objek politik sebagai bagian dari politik pencitraan diri,’’ sindirnya. Ia mengatakan pertanian sebenarnya memiliki tujuh bentuk dan nilai strategis dalam kehidupan manusia yakni kebudayaan, sistem kekrabatan, upacara, kebahasaan, keteknikan, teknologi dan klimatologi. ‘’Dunia pertanian telah membuat banyak generasi tua Bali paham tentang klimatologi (ilmu perbintangan) sebagai panduan bercocok tanam. Selain itu, pertanian telah membuat Bali memiliki jati diri dan keunikan budaya,’’ ujarnya. Prof. Merta dan Prof. Wirawan mengatakan secara potensi Bali belum kehilangan waktu untuk kembali menjadikan pertanian sebagai pilar ekonomi. Keterbatasan kepemilikan lahan jangan dijadikan faktor penghambat. Pertanian Bali masih bisa dibangkitkan kembali dengan memposisikan pertanian sebagai aspek budaya, kekuatan ekonomi, dan tradisi. ‘’Pertanian itu akan memiliki daya tarik ketika nilai tambah dan ekonomis produk pertanian mendapat perhatian. Saat ini, dunia pertanian tak dilirik generasi muda karena sektor ini sarat kerja namun
minim hasil. Bahkan, nilai ekonomis pertanian tak sebanding dengan jasa, biaya pemeliharaan dan pajak atas lahan pertanian yang ditanggung petani,’’ ujar Prof, Wirawan. Prof. Wirawan mengingatkan ke depan persoalan pangan dan tenaga kerja akan menjadi dua masalah serius yang berdampingan. Apabila kedua masalah ini munculnya bersamaan nasib hidup manusia akan makin sulit dan cenderung akan melahirkan krisis mental, budaya, serta memicu degradasi moral. ‘’Tingginya alih fungsi lahan dengan harapan terjadinya percepatan investasi dan pendapatan belakangan ini ternyata tak sejalan. Banyak lahan dibiarkan terbengkalai sehingga berdampak buruk terhadap pertanian dan peluang kerja. Petani yang telanjur terbius obsesi akan menjadi pekerja dalam dunia investasi akhirnya gagal mendapatkan pekerjaan karena investasi tak kunjung terealisasi. ‘’Ini adalah malapetaka bagi petani,’’ ujar Prof. Wirawan. Telah Mati Sementara Ketua HKTI Bali Prof. Dr. N. Supartha, M.S., Kamis (13/8) lalu, mengemukakan sebagian besar tanah-tanah pertanian di Bali sudah tidak subur alias “mati’’ sehingga sulit mendatangkan hasil maksimal bila ditanami. ‘’Tanpa dibantu pupuk yang memadai, jelas sulit mendapatkan hasil sesuai harapan,’’ ujarnya. Kondisi tanah tersebut, tambahnya, selain disebabkan pemakaian pupuk kimiawi dalam jangka panjang,
juga karena kurangnya penggunaan pupuk organik. Sehingga tekstur dan struktur tanah menjadi rusak. ‘’Ini menyebabkan tanah menjadi keras, kering serta tak subur karena minimnya kandungan unsur hara,’’ tambah dosen Unud ini. Untuk mengatasi kondisi demikian, menurut Prof. Supartha, perlu dilakukan upaya-upaya mengembalian kesuburan tanah baik kandungan haranya termasuk perbaikan tekstur dan struktur tanahnya. ‘’Penggunaan pupuk organik merupakan salah satu upaya yang paling memungkinkan,’’ tambahnya. Memang diakui penggunaan pupuk organik ini hasilnya tak bisa sebagus serta se-instan pupuk kimia. Penggunaan pupuk organik ini diperlukan secara berkelanjutan dan jangka panjang. Hasilnya juga baru bisa terlihat dalam pemakaian jangka panjang. ‘’Namun tingkat kualitas dan produktivitas hasilnya akan sangat bagus kalau kondisi tanah sudah cukup unsur haranya dari pupuk organik ini,’’ tambah Prof. Supartha. Dikatakan, potensi usaha pertanian di Bali masih cukup menjanjikan karena didukung iklim dan pasar yang bagus. Bahkan pasar produk pertanian ke depan makin bagus mengingat tingkat kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Dengan perbaikan di bidang pertanahan serta sentuhan teknologi yang memadai, ia optimis berbisnis di sektor ini bisa memberikan penghasilan yang cukup bagus. (tim BP)
MINGGU UMANIS, 16 AGUSTUS 2009
Investasi AS di RI Merosot 50 Persen Jakarta(Bali Post) Krisis finansial global yang melanda negara-negara industri maju berimplikasi atas pertumbuhan investasi di negara-negara berkembang. Investasi AS di Indonesia merosot hingga 50 persen tahun lalu. “ Tahun 2008 investasi AS turun 50 persen, Eropa turun 30 persen. Tapi antar-ASEAN tumbuh 17,7 persen. Jadi, meski negara maju turun tetapi dari ASEAN meningkat,” ujar Mendag Mari Elka Pangestu dalam teleconference dengan wartawan di Thailand, Sabtu (15/8) kemarin. Mari mengatakan andalan investasi Indonesia di tengah krisis adalah dari negara anggota ASEAN, yang penurunannya sangat kecil, dari 69,5 miliar dolar AS di 2007 menjadi 60,2 miliar dolar AS di 2008. Mendag menambahkan, selama krisis ekonomi global terjadi sepanjang 2008, investasi antar negara ASEAN masih tetap tumbuh 17,7 persen. ‘’2003-2007 investasi di ASEAN meningkat terus dari 2003 total yang masuk 24 miliar dolar AS, sampai 2007 naik terus 69,5 miliar dolar AS. Tapi 2008 agak turun karena krisis global jadi 60,2 miliar dolar AS. Jadi walaupun turun tidak terlalu tajam,’’ jelasnya. Di Thailand, Mari melakukan pertemuan dengan negara-negara ASEAN untuk membahas perbaikan ekonomi untuk meningkatkan investasi setelah krisis ekonomi global mulai berakhir. Dan yang menjadi sorotan adalah pelaksanaan national single window di negaranegara ASEAN yang masih dinilai lambat, dan ini sangat berpengaruh terhadap pe-ningkatan investasi. (kmb1)
Pilot Tewas, Pesawat Latih Iran Jatuh Teheran Sebuah pesawat latih Iran jatuh di barat ibu kota Teheran Sabtu (15/8) kemarin. Kecelakaan ini menewaskan dua orang di dalamnya, kata laporan radio negara setempat. ‘’Pesawat latih jatuh di Karaj pada pukul 08:00 waktu setempat dan menewaskan dua orang termasuk pilot pesawat,’’ kata radio itu. Ditambahkan, bahwa penyebab kecelakaan masih belum jelas, dan segera dilakukan penyelidikan. Iran mencatat rekor kurangnya keselamatan dalam transportasi udara. Terjadi sejumlah kecelakaan dalam beberapa dasawarsa terakhir, kebanyakan melibatkan pesawat buatan Rusia. Pada 15 Juli, sebuah pesawat buatan Rusia, Tupolev jatuh di Iran dalam penerbangan menuju Armenia, setelah terperangkap api di tengah angkasa dan jatuh di ladang menewaskan 168 seluruh penumpangnya. Dalam kecelakaan itu, enam orang Armenia dan dua warga Georgia tewas, dan merupakan kecelakaan terburuk di Iran sejak enam tahun terakhir. Kecelakaan pesawat penumpang lainnya jatuh di kota timur laut Mashhad pada 25 Juli, menewaskan 16 orang, termasuk 13 orang awaknya. Kapal penumpang, sebuah Ilyushin Il-62 dari Kazakhstan yang disewa oleh Perusahaan Penerbangan Aria Iran, tergelincir dari landasan pacu dan menabrak dinding saat mendarat di Bandara Hasheminejad, Mashhad. Media Iran mengatakan 30 orang cedera dalam kecelakaan tersebut. Sanksi yang dikenakan Amerika Serikat terhadap Iran menghambat negara itu membeli pesawat baru atau suku cadang dari negara-negara Barat. Hal itu memaksa Iran membeli pesawat-pesawat tua Boeing dan Airbus dari negara bekas Uni Soviet. (ant)
Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Istana Sultan Dikarantina
56 Pasien H1N1 Meninggal Kuala LumpurPemerintah Malaysia mengungkapkan total korban meninggal akibat flu H1N1 mencapai 56 orang setelah Jumat lalu lima orang penderita flu A H1N1 meninggal. Jumlah korban hingga kini mencapai 56 orang. Bahkan, istana Sultan Abdul Aziz, Kuantan, Pahang dikarantina karena Tengku Puan Pahang, Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah, bersama lima anaknya terkena influenza A (H1N1). Direktur kesehatan Departemen kesehatan Malaysia Mohd Ismail Merican menjelaskan, empat dari lima korban memiliki risiko tinggi karena punya penyakit obesitas, diabetes dan tubercolosis, demikian media massa Malaysia, Sabtu (15/ 8) kemarin. Lima orang yang meninggal itu terdiri dua bayi beru-
mur dua bulan, wanita berumur 49 tahun, lelaki berumur 57 tahun dan remaja lelaki berumur 18 tahun. Hingga kini, ada 72 pasien H1N1 dirawat di seluruh negara bagian, dan 27 orang dirawat di ICU. Menurut Merican, mereka yang meninggal dunia mempunyai faktor-faktor penyumbang kematian, sep-
erti faktor resiko kesehatan yakni 70 persen, faktor terlambat penanganan dokter 40 persen dan faktor terlambat identifikasi oleh rumah sakit 13 persen. Istana Abdul Aziz di Kuantan Pahang pun terpaksa dikarantina hingga minggu ini, karena keluarga istana terkena wabah H1N1. Akibatnya, tidak ada keluarga dan karyawan yang diizinkan keluar kawasan istana. Selain itu orang luar pun dilarang masuk ke dalam istana. Sementara itu, Tengku Puan Pahang Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah dirawat di rumah sakit Tengku Ampuan Afzan (HTAA) sejak Sabtu lalu terkena H1N1. (ant)
BPM/ole
PEMERIKSAAN - Polisi melakukan pemeriksaan terhadap semua mobil dan tamu yang masuk ke Gedung DPRD Buleleng dalam acara pelantikan kemarin.
Diancam Didemo
Pelantikan Anggota DPRD Dijaga Ketat Singaraja (Bali Post) Pelantikan angota DPRD Buleleng periode 2009-2014, Sabtu (15/8) kemarin mendapat penjagaan ekstra ketat dari pihak kepolisian. Seluruh mobil dan tamu, termasuk anggota DPRD Buleleng yang lama maupun yang baru tak luput dari pemeriksaan. Jajaran Polres Buleleng mengerahkan sedikitnya 200 personel untuk melakukan penjagaan dalam acara pelantikan tersbeut. Selain untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dalam sidang kemarin, penjagaan ketat dilakukan karena sebelumnya sempat berkembang isu bahwa siding itu akan didatangi kelompok tertentu yang melakukan
aksi demo. Namun hingga akhir acara pelantikan dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Buleleng itu ternyata isu itu tidak benar. Acara pelantikan berlangsung lancar. Komposisi anggota DPRD Buleleng periode 2009/2014 dikuasai oleh PDI-P dengan 14 kursi, diikuti Partai Golkar dengan 9 kursi. Kemudian Partai Demokrat dengan 7 kursi dan PKPB dengan 6 kursi. Partai Hanura menempatkan tiga kadernya di DPRD, sedangkan PNIM, PKB, PAN, PPP, Partai Gerindra dan Pakar Pangan masing-masing meraih satu kursi di dewan. Usai pengambilan sumpah, Sekwan Ida Bagus Puja Erawan, S.H., menyampai-
kan pimpinan DPRD sementara terdiri atas ketua dan wakil ketua. Sesuai aturan, PDI-P yang menjadi pemenang berhak menempatkan perwakilan untuk menjadi ketua sementara dan perwakilan Golkar menjadi wakil DPRD sementara. Ketua sementara ditunjuk Dewa Nyoman Sukrawan yang dikenal sebagai Ketua DPC PDI-P Buleleng dan wakil ketuanya adalah Ir.Ni Luh Tiwik Ismarheningrum, M.Par., Ketua DPD Partai Golkar Buleleng. (kmb15)
BPM/ant
MAHAPUTRA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) memberikan ucapan selamat kepada Gubernur Sumatera Barat, Gumawan Fauzi, seusai menganugerahkan Bintang Mahaputra di Istana Negara, Sabtu (15/8) kemarin.
Presiden Anugerahkan Tanda Kehormatan Jakarta (Bali Post) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8) kemarin, menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera, Bintang Jasa dan Bintang Budaya Parama Dharma kepada 42 penerima penghargaan. Tiap tahun, Presiden menganugerahkan tanda kehormatan kepada orang-orang yang berjasa di bidangnya dalam rangka Peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke-64. Sebanyak 42 orang memperoleh tanda jasa, 24 di antaranya memperoleh Bintang Mahaputera. Enam orang memperoleh Bintang Mahaputera Adhi-pradana antara lain Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar, mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie dan mantan Ketua KPK Taufiequrachman Ruki.
Tercatat 16 orang memperoleh Bintang Mahaputera Utama antara lain I Dewa Gede Palguna, Laica Marzuki, Achmad Roestandi, Ahmad Syarifuddin Natabaya (mantan anggota hakim MK), Erry Riyana Hardjapamekas, Amien Sunaryadi, Tumpak Hatorangan Panggabean, Sjahruddin Rasul (mantan anggota KPK) dan sejumlah kepala daerah. Satu orang memperoleh Bintang Mahaputra Pratama yaitu Dwi Suryo Indroyono Soesilo dan satu orang memperoleh Bintang Mahaputra Nararya yaitu Mustopadidjaja A.R. Selain itu, Presiden juga menganugerahkan Bintang Jasa Utama (lima orang), Bintang Jasa Pratama (sembilan orang), Bintang Jasa Nararya (tiga orang), dan Bintang Budaya Parama Dharma (satu orang). (kmb4)
Tidak Solid, KPK Mudah Diserang Jakarta (Bali Post) Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufiequrachman Ruki, mengungkapkan masalah yang membelit dan menurunkan kredibilitas KPK di masyarakat saat ini, karena tidak adanya soliditas di antara anggota dan pimpinannya. Akibatnya, KPK mudah diserang oleh pihak lain yang menginginkan lembaga antikorupsi itu tidak dapat bekerja dengan baik. ‘’Mereka (KPK) tidak firm, tidak solid, dan tidak taat asas. Akibatnya mudah diserang. Jadi, jangan menyalahkan pihak luar,’’ kata Ruki usai menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana dari Presiden di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8) kemarin. Ruki mengatakan turunnya kredibilitas KPK di masyarakat karena perbuatan orang-orang di dalam sendiri yang terbelit persoalan hu-
kum. Dari kasus yang terjadi, kasus hukum yang dihadapi pimpinan KPK berimbas kepada anggotanya setelah di internal PK sendiri saling lapor dan membuka kesalahannya. Padahal, kalau pimpinan dan anggota KPK mengikuti ketentuan perundangan yang ada, baik UU yang mengatur pengelolaan organisasi, UU yang mengatur kode etik di antara mereka dan UU lain yang menjadi rambu mereka dalam bekerja, maka masalah demi masalah tidak akan menimpa KPK. ‘’Seharusnya, mereka saling menjaga. Tetapi, mereka melanggar, akibatnya seperti yang terjadi sekarang ini,’’ sesal Ruki. Ruki berharap, KPK segera memperbaiki diri, membangun kembali jati dirinya, kredbilitasnya, dan menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat. Langkah itu bisa diawali dengan menyelesaikan dulu persoalan di antara anggotanya,
lalu membangun soliditas. KPK sebaiknya mengkaji kembali, persoalan apa yang sebenarnya terjadi. Jangan berharap Presiden turun tangan menyelesaikan persoalannya. Sebelum Presiden SBY turun tangan, pimpinan KPK harus segera melakukan rehabilitasi. Ruki mengaku prihatin dengan kinerja KPK saat ini. Keberhasilan KPK periode pertama yang dipimpinnya, kata Ruki, karena adanya dukungan dan kepercayaan dari publik. Dan atas keberhasian itu, Presiden atas nama negara memberikan kepadanya dan anggota KPK lainnya Bintang Mahaputera. Mantan Wakil Ketua KPK, Erry Riyana Hardjapamekas, mengatakan mengakui serangan terhadap lembaga KPK sudah muncul sejak KPK lahir, baik dalam bentuk kecemburuan kelembanggaan, dalam bentuk ketidakmauan memahami amanat UU. (kmb3/kmb4)