Skip to main content

Edisi Senin 16 Maret 2020 | balipost.com

Page 1

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha

12 HALAMAN

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

NOMOR 207 TAHUN KE 72

Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Umanis, 16 Maret 2020

balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Mapolda Disemprot

Dua Pasien Observasi Covid-19

RS Isolasi Covid-19

Gerakan penyemprotan disinfektan massal antisipasi virus Corona juga dilakukan di semua ruangan Mapolda Bali, rumah dinas pejabat utama, dan asrama, termasuk gagang pintu ruang Kapolda Bali, Minggu (15/3) kemarin.

Di RSU Tabanan saat ini dirawat dua pasien dalam pengawasan Covid-19. Sebelumnya, Kamis sore menerima bocah laki-laki WNA usia empat tahun. Tabanan | HAL. 5

Bupati Buleleng mengambil langkah cepat, menyusul temuan PDP virus Corona. Bupati menginstruksikan semua pasien dengan gelaja Corona dirawat di Rumah Sakit Pratama Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan.

Denpasar | HAL. 2

Buleleng | HAL. 10

Lokasabha Ke-10 MGPSSR

Giri Prasta Terpilih Nakhodai MGPSSR Provinsi Bali

LOKASABHA - MGPSSR Provinsi Bali menggelar Lokasabha ke-10 bertempat di Ruang Pertemuan Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala, Minggu (15/3) kemarin.

OPINI

Konsep Pedagogis Pembelajaran Abad Ke-21 Oleh: Prof. Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A.

SAAT ini kita memasuki periode masyarakat yang dinamakan Society 4.0 yang ditandai dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat dan membawa dampak perubahan pada semua segi kehidupan manusia. Setiap perubahan yang dialami selalu akan membawa dampak baik dan kurang baik, karena pada dasarnya dikotomi kehidupan tidak akan pernah berakhir, pagi-sore, siang-malam, suka-duka, baik-buruk semua berdampingan. Hanya di sini adalah bagaimana manusia menyikapi setiap perubahan tersebut untuk menjadikan dirinya lebih berkualitas atau lebih baik. Dampak baik sebuah perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan zaman sekarang adalah pendidik dan peserta didik dapat mencari dan menemukan berbagai informasi dan pengetahuan dengan cepat melalui jaringan internet. Berbagai buku, artikel akademik dan nonakademik disediakan secara gratis dan sangat mudah diakses. Pun halnya berbagai perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan terkini dengan sangat mudah didapatkan serta disebarkan. Pembelajaran tidak lagi harus dilakukan di kelas secara faceto-face, melainkan banyak diterjadikan secara online, melalui dunia maya yang bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja dengan berbagai sebutan e-learning, online learning, blended learning, flipped learning, dan sebagainya dengan bermacam-macam aplikasi. Pemerintah bahkan mengeluarkan kebijakan-kebijakan terkait yakni pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan (khususnya SMP dan SMA). Hal ini mengindikasikan peran teknologi informasi yang sangat signifikan dalam pembelajaran yang menyesuaikan dengan kemajuan aaman. Hal. 11 Berbagai Jenis

MAHA Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali menggelar Lokasabha ke-10 bertempat di Ruang Pertemuan Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala, Minggu (15/3) kemarin. Lokasabha yang mengambil tema ‘’Melalui Lokasabha X MGPSSR Provinsi Bali, Kita Mantapkan Regenerasi Pasek Menuju Pemimpin Bali yang Visioner’’, dibuka Gubernur Bali Wayan Koster ditandai dengan pemukulan gong. Acara tersebut dihadiri Bupati Badung sekaligus sebagai Ketua MGPSSR Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta, Ketua MGPSSR Pusat I Wayan Wita, anggota DPR-RI I Nyoman Parta dan I Ketut Kariasa, Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Artha beserta Ketua DPRD Bangli I Wayan Diar, Ketua MGPSSR Provinsi Bali Wisnu Bawa Temaja, Ketua MGPSSR Kabupaten/Kota se-Bali serta Semeton MGPSSR seluruh Bali. Pada lokasabha tersebut I Nyoman Giri Prasta terpilih

secara aklamasi dan ditetapkan sebagai Ketua Umum MGPSSR Provinsi Bali masa bakti 2020-2025 berdasarkan kesepakatan dan pandangan umum dari seluruh Ketua MGPSSR Kabupaten/Kota se-Bali, sedangkan Ketua MGPSSR periode 2015-2020 Wisnu Bawa Temaja sebagai Saba Welaka. Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya mendukung penuh pelaksanaan Lokasabha ke-10 MGPSSR dan dalam kesempatan ini Gubernur mengucapkan terima kasih telah mendapat dukungan penuh dari semeton Pasek di seluruh Bali, kehadirannya memberikan sambutan sekaligus membuka acara lokasabha ini diharapkan berkontribusi bagi semeton Pasek. Menurutnya, Pasemetonan Mahagotra Pasek Sanak Sapta Rsi merupakan Pasemetonan Pasek terbesar di Provinsi Bali dari kuantitas jumlahnya. Adanya organisasi ini merupakan hal yang sangat positif untuk memperkuat paiketan di Pasemetoan Pasek. Melalui pasemetonan ini diharap-

kan dapat memberikan dedikasinya kepada seluruh krama Bali dan berkontribusi dalam pembangunan yang sedang berlangsung saat ini. Gubernur juga akan berkoordinasi dengan Bupati Badung bagaimana agar organisasi ini dapat menjadi kekuatan bersama untuk menggerakkan seluruh masyarakat Bali untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah yang tengah dijalankan sesuai visi pembangunan daerah Bali dengan konsep ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Pascaterpilih menakhodai MGPSSR Provinsi Bali, Giri Prasta menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh semeton Pasek yang ada di seluruh wilayah Pprovinsi Bali atas kepercayaan yang diberikan dalam memimpin MGPSSR Provinsi Bali yang merupakan organisasi yang berbasis kekeluargaan terbesar yang ada di wilayah Provinsi Bali. ‘’Sekarang saya dipercaya untuk ngayah di jenjang yang lebih tinggi untuk memimpin Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi, karena empat tahun sebel-

umnya saya sudah menjadi Ketua MGPSSR Kabupaten Badung. Untuk ke depannya saya akan merancang program yang berkaitan dengan kegiatan operasional pengurus di masing-masing kabupaten/kota,’’ katanya seraya berharap pengurus kabupaten/kota berperan aktif dalam memetakan dan mendata semeton yang ada di wilayahnya masing-masing, terkait berapa jumlah dadia, paibon dan kawitan Pasek. Pihaknya juga berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan fisik Pura Linggih Genah Ida Batara Pasek di Punduk Dawa. Lebih lanjut dikatakan, Paiketan MGPSSR merupakan organisasi yang berbasis kekeluargaan yang didasari oleh kesamaan ideologi dan biologis (hubungan darah) yang didasari oleh tiga prinsip yaitu saling sumbah (kawitan sama), saling tadik (kesamaan rasa) dan sidi kara (duduk sama rendah berdiri sama tinggi). Hal. 11 Wujud Persatuan

Tentukan Status Kedaruratan Wilayah

Pemda agar Konsultasi ke BNPB Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menyampaikan kepada para kepala daerah untuk berkonsultasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam menentukan status kedaruratan wilayahnya selama penanganan virus Corona atau Covid-19. Di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3) kemarin, Presiden Jokowi mengatakan, kepala daerah dapat berkonsultasi dengan BNPB untuk menentukan status siaga darurat, atau tanggap darurat bencana non-alam dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya. ‘’Kepada seluruh gubernur, bupati, wali kota untuk memonitor seluruh daerah, dan konsultasi dengan pakar dalam menelaah situasi yang ada, kemudian juga terus berkonsultasi BNPB untuk menentukan status daerahnya, siaga darurat atau tanggap darurat non-alam,’’ ujar Presiden. Berdasarkan status kedaruratan

tersebut, jajaran pemerintah daerah dibantu TNI dan Polri serta dukungan pemerintah pusat untuk terus melakukan langkah-langkah dalam mengatasi penyebaran Covid-19. Hal. 11 Pembelajaran

Sudah 117 Positif Corona Salah Satunya Menhub Jakarta (Bali Post) – Jumlah penderita penyakit saluran pernapasan yang disebabkan virus Corona jenis baru (Covid-19) di Indonesia menjadi 117 orang. ‘’Hari ini kita mendapatkan 21 kasus baru di mana 19 di Jakarta dan 2 di Jawa Tengah, sehingga menjadi 117 (kasus). Sebenarnya ini adalah pengembangan dari tracing kasus sebelumnya, saya tidak

akan sampaikan satu per satu,’’ kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes sekaligus juru bicara penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di lingkungan Istana Presiden, Jakarta, Minggu (15/3) kemarin. Hal. 11 Tinggal Satu

Cegah Penyebaran Covid-19

Rai Mantra Pimpin Penyemprotan Disinfektan Serentak di Pasar Badung

PASAR BADUNG – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara melaksanakan penyemprotan disinfektan di Pasar Badung, Minggu (15/3) kemarin.

SEBAGAI bentuk antisipasi dan mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19, beragam langkah strategis digalakkan Pemkot Denpasar. Salah satunya dengan penyemprotan disinfektan di beberapa kawasan yang menjadi pusat keramaian di Kota Denpasar. Penyemprotan mulai dari Pura Agung Jagatnatha, Kantor Wali Kota Denpasar, kantor-kantor pemerintahan, Lapangan Lumintang, Lapangan

Puputan Badung, Taman Janggan Renon dan Pasar Badung secara berkelanjutan. Seperti dilakukan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang langsung memimpin penyemprotan disinfektan di Pasar Badung, Minggu (15/3) kemarin. Rai Mantra yang didampingi Sekda AAN Rai Iswara mengatakan, Pemkot Denpasar sejak seminggu lalu secara berkelanjutan terus me-

maksimalkan langkah preventif guna mencegah penyebaran virus Corona ini. Beragam upaya telah dimaksimalkan, seperti halnya sosialisasi yang dilaksanakan dengan menggandeng desa/lurah hingga ke banjar-banjar. Pengecekan suhu tubuh dan penyediaan sanitizer di ruang publik, kantor, sarana transportasi siswa serta sekolah-sekolah. Selain itu, penyemprotan cairan disinfektan dengan menyasar

fasilitas/tempat umum di Kota Denpasar secara berkelanjutan. ‘’Kali ini kami melaksanakan penyemprotan disinfektan dengan menyasar pusat keramaian dan objek wisata di Kota Denpasar, sehingga diharapkan kawasan tersebut dapat steril dan upaya pencegahan penyebaran virus Corona dapat dimaksimalkan. Hal. 11 Riwayat Berkunjung


Senin Umanis, 16 Maret 2020

Bali Bergerak Cepat Tangani Covid-19 PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bali bergerak cepat menangani virus Corona atau Covid-19. Guna mencegah meluasnya penyebaran virus tersebut, Pemrov Bali melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa lokasi, Minggu (15/3) kemarin. Dermaga penyeberangan di Pantai Mertasari Sanur dan kawasan Hotel Griya Satrian, Denpasar, menjadi sasaran penyemprotan tersebut. Dermaga penyeberangan di Pantai Mertasari disemprot disinfektan karena dermaga ini digunakan para wisatawan untuk menyeberang ke Nusa Penida. Demikian juga Hotel Griya Satrian, sebagai salah satu tempat wisata di Sanur. Penyemprotan disinfektan ini juga dilakukan guna meyakinkan masyarakat dan wisatawan bahwa pemerintah secara serius melakukan pencega-

han wabah Covid-19. Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 I Dewa Made Indra mengatakan, penyemprotan disinfektan ini dilakukan tak hanya oleh Pemprov Bali, tetapi juga seluruh kabupaten dan kota di Bali. “Sesuai kesepakatan semua pemerintah kabupaten, kota dan juga provinsi, hari ini dilakukan disinfektasi di tempat-tempat yang ada kaitannya dengan aktivitas publik, terutama wisatawan,” jelasnya. Penyemprotan disinfektan akan dilakukan secara berkala. Dewa Indra mengajak masyarakat untuk melakukan hal serupa, terutama di rumah masing-masing. Menurutnya, penyebaran Covid-19 ini bisa dicegah melalui pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati

(Cok Ace) berharap dengan dilakukan penyemprotan disinfektan secara rutin di berbagai tempat, diharapkan bisa menjauhkan masyarakat dari virus Corona. Selain itu, dengan kegiatan ini diharapkan bisa memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, termasuk wisatawan yang berlibur di Bali. ‘’Kesan yang saya dapatkan dari wisatawan tadi, sebagian besar mereka tidak ada kekhawatirannya. Mereka juga mengikuti perkembangan di Bali dan mereka selalu akan hadir liburan di Pulau Bali ini,’’ katanya. Menurut Cok Ace, kegiatan yang melibatkan banyak orang sebaiknya ditunda. Event besar seperti Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG) dan sejumlah festival yang rencananya dilakukan pada bulan Maret dan April akan ditunda penyelenggaraannya. “Bagi

kami saat ini yang manjadi prioritas adalah keselamatan dan keamanan masyarakat Bali,” katanya. Namun demikian, terkait langkah isolasi (lockdown) seperti yang telah dilakukan beberapa wilayah di Indonesia terkait virus Corona, Wagub Bali justru menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan dari Pemprov Bali untuk melakukan langkah isolasi atau lockdown. Perkembangan situasi terkait virus Corona terus dipantau, kebijakan serta langkahlangkah pencegahan terus dilakukan dengan prioritas tentunya pada keselamatan dan kesehatan masyarakat Bali. Situasi dan perkembangan ke depan akan terus dipantau dan kita telah memilki satgas Covid-19 yang akan bekerja optimal sesuai dengan bidangnya masing-masing dalam upaya memberi kenyamanan

Bali Post/kmb16

DISINFEKTAN - Pemrov Bali melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa lokasi, Minggu (15/3) kemarin. serta melindungi kesehatan masyarakat dari Corona. Segala upaya pencegahan penyebaran Virus Covid-19 harus dilakukan tanpa kepanikan. (kmb16)

Bagi kami saat ini yang manjadi prioritas adalah keselamatan dan keamanaan masyarakat Bali.

Pemkot Denpasar Gelar Upacara ”Pemahayu Jagat” di Pura Pengubengan

UPACARA – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara serta Pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar saat mengikuti persembahyangan serangkaian upacara Pemahayu Jagat di Pura Pengubengan Besakih, Minggu (15/3) kemarin.

FIGUR

Kebijakan Publik SEBAGAI destinasi wisata dunia, Bali sangat membutuhkan ahli-ahli di bidang kebijakan publik kepariwisataan yang nanti akan berperan dalam ranah penyusunan, monitoring, maupun evaluasi kebijakan pariwisata Bali. Oleh karena itu, Program Studi Magister Administrasi Publik (Prodi MAP) Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar) berupaya mencetak para ahli yang berperan dalam menakar setiap kebijakan strategis di bidang pariwisata. ‘’Ciri khas MAP Unwar lebih mengkhusus kajian ke kebijakan pariwisata, sebagaimana visi Unwar. Lulusan kami bekali dengan skill mumpuni di bidang analisis dan evaluasi kebijakan publik, khususnya di bidang kepariwisataan,’’ ujar Sekretaris Prodi MAP Unwar Dr. Drs. I Made Mardika, M.Si., belum lama ini. Pihaknya menilai, saat ini banyak kebijakan yang dibuat oleh pemerintah yang jarang dilakukan monitoring maupun evaluasi. Kondisi ini pun berdampak pada efektivitas kebijakan yang dibuatnya. Oleh karena itu, sangat perlu ada ahli yang memonitoring dan mengevaluasi kebijakan publik tersebut. Prodi MAP Unwar siap mencetak kompetensi lulusan yang mempuni di bindang tersebut. Apalagi untuk menjamin mutu lulusan, Prodi MAP Unwar kini diperkuat oleh tenaga pengajar yang terdiri atas dua orang profesor dan enam orang doktor. Selain itu, mahasiswa juga didampingi para ahli berskala internasional di bidang administrasi publik. Upaya melahirkan lulusan kompeten juga ditempuh dengan proses belajar mengajar efektif. Dalam satu kelas maksimum diisi oleh 25 orang mahasiswa. ‘’Kami banyak lakukan kerja sama dengan universitas di luar negeri yang memiliki kompetensi administrasi publik. Ini kami lakukan untuk menjamin kompetensi lulusan,’’ tandasnya. (win)

Petugas Imigrasi Diwajibkan Pakai Masker Denpasar (Bali Post) Menjadi tempat pelayanan publik, dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, baik asing maupun lokal, pihak imigrasi menerapkan beberapa aturan guna mencegah virus Corona. Humas Kemenkum HAM Bali Putu Surya Candra, Minggu (15/3) kemarin menyatakan, petugas Imigrasi Kantor Imigrasi Klas I Khusus TPI Ngurah Rai, terutama yang bertugas di unit pemeriksaan keimigrasian di Bandara Ngurah Rai, petugas diwajibkan memakai

masker, sarung tangan, dan hand sanitation atau pembersih tangan. “Selain itu, dari petugas Angkasa Pura juga sering melakukan penyemprotan disinfektan di konter pemeriksaan keimigrasian untuk mencegah virus Corona,” ucap Surya. Tidak hanya di Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, aturan tersebut juga berlaku bagi karyawan dan staf pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar dan Kantor Imigrasi TPI Singaraja, sehingga penyebaran virus bisa dicegah sedini mungkin. (kmb37)

MENCEGAH merebaknya virus Corona (Covid-19) serta penyakit berbahaya lainnya, Pemkot Denpasar gencar melaksanakan beragam upaya, selain menerapkan mitigasi serta penanganan yang komprehensif serta sosialisasi yang masif. Jalan niskala juga ditempuh dengan menggelar upacara Pemahayu Jagat di Pura Pengubengan Besakih, Minggu (15/3) kemarin. Upacara ini hadiri Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara. serta Pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Seluruh rangkaian upacara yang bertujuan untuk memohon petunjuk serta meningkatkan sraddha bhakti umat dalam penanganan virus Corona serta penyakit

lainnya ini di-puput Ida Pedanda Gede Sari Arimbawa, Geria Tegal Sari Denpasar. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar Dewa Gede Rai mengatakan, sebagai umat Hindu Bali tentunya kita percaya dengan kebesaran Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sehingga dalam penanganan merana atau penyakit yang menimpa dunia, Indonesia dan Bali saat ini sudah menjadi kewajiban kita untuk meningkatkan sraddha dan bhakti, serta memohon perlindungan dan keselamatan umat manusia, selain juga tetap melaksanakan upaya preventif pencegahan dengan mitigas dan protokol kesehatan secara masif

dan intens. “Dengan selalu memohon petunjuk kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dari pelaksanaan upacara ini, mampu memantapkan sraddha bhakti umat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, serta mampu menciptakan kerahayuan jagat dan segera bisa terbebas dari penyakit dan marabahaya,” ujar Rai Mantra. Rai Mantra berharap dengan pelaksanaan upacara ini bhuana alit dan bhuana agung yakni alam semesta beserta isinya dapat rahayu dan terbebas dari penyakit dan musibah. Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra turut mengimbau masyarakat Bali, khususnya Kota Denpasar untuk melaksanakan upacara sejenis sesuai dengan kemampuan di paka-

rangan rumah dan desa adat, serta dalam pelaksanaannya agar dikoordinasikan dengan bendesa adat setempat, Parum Bendesa, Majelis Madya Desa Adat dan Sabha Upadesa Kota Denpasar, sehingga keseimbangan alam yang mencerminkan Tri Hita Karana dapat tercipta, selain juga meningkatkan sraddha dan bhakti umat. “Kami berharap musibah virus Corona ini dapat terlewati, dan kita semua dapat sehat walafiat serta alam semesta beserta isinya dapat kembali normal dengan tetap meningkatkan kewaspadaan diri serta memahami pentingnya pola hidup bersih dan sehat,” ujar Rai Mantra seraya berpesan agar masyarakat tidak perlu resah, namun harus tetap waspada. (ad412)

sanakan kegiatan pembelajaran di rumah masing-masing dan membatasi kegiatan di luar rumah. ‘’Para siswa selama tidak ke sekolah tetap belajar di rumah dengan bimbingan orangtua. Tugas akan diberikan melalui teknologi aplikasi dan pembelajaran melalui fortopolio yang diberikan oleh guru atau diatur oleh sekolah masingmasing. Guru dan tenaga kependidikan tetap masuk untuk menjaga keamanan, kebersihan, aset sekolah dan terus memantau atau mengikuti perkembangan. Selain itu, di beberapa seko-

lah juga diterapkan sistem e-learning sebagai salah satu alternatif. Selama pembelajaran di rumah, ruang kelas dan lingkungan sekolah akan dilakukan penyemprotan disinfektan,’’ ujarnya. Kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah mulai Senin (16/3) hingga Selasa (31/3) sambil menunggu perkembangan dan pemberitahuan selanjutnya. (kmb12)

but dikenai sanksi. Pimpinan DPD Partai menjatuhkan sanksi sebagaimana pasal 23 ayat (2) Anggaran Dasar dan pasal 35 Peraturan Partai Nomor 07 Tahun 2019 tentang Kode Etik dan Disiplin Anggota (jo. Ketentuan pasal 23 Anggaran Dasar Partai). Ditegaskan, anggota partai dilarang melakukan tin-

dakan yang dapat mencederai kepercayaan rakyat kepada partai. Wakil Sekretaris Internal DPD PDI-P Bali Tjokorda Gede Agung menambahkan, partai siap meladeni jika nanti ada gugatan dari IKD ataupun KDY terhadap keputusan partai. (kmb32)

Disdikpora Putuskan Pembelajaran Siswa di Rumah

Denpasar (Bali Post) -

Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga memutuskan untuk melaksanakan pembelajaran siswa di rumah bagi satuan pendidikan dari tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP/MTs. Termasuk kegiatan ujian sekolah yang hari ini dilakukan siswa SMP. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus Corona di wilayah Kota Denpasar. Kebijakan melaksanakan pembelajaran di rumah tersebut sesuai dengan Surat Edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No. 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Coronavirus Disease (Covid-19) pada Satuan Pendidikan dan Surat Edaran Wali Kota No. 443.33/1637/ Dikes tanggal 5 Maret Tahun 2020 tentang Peningkatan

kewaspadaan penyebaran penyakit akibat virus Corona (Covid-19). Kebijakan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar Wayan Gunawan yang ditemui di Pasar Badung seusai penyemprotan disinfektan, Minggu (15/3) kemarin. Dikatakan, adapun hal yang perlu diketahui

masyarakat yakni selama pelaksaan Ujian Sekolah (US) dilakukan di rumah. Soal akan diberikan siswa melalui aplikasi atau sistem yang dimiliki sekolah. Sedangkan peserta didik yang tidak mengikuti kegiatan tersebut agar melaksanakan pembelajaran di rumah. Diharapkan orangtua siswa untuk memastikan putra-putrinya melak-

Denpasar (Bali Post) Pemberitaan mengenai dugaan perselingkuhan yang dilakukan Ketua Komisi III DPRD Bali (bukan Ketua Fraksi - red) berinisial IKD dan anggota Komisi IV DPRD Bali berinisial KDY berbuntut panjang. Pasalnya, induk partai yang menaungi keduanya yakni PDI-P langsung mengambil sikap tegas. DPD PDI-P Bali langsung menyampaikan usul kepada DPP agar IKD dan KDY dipecat dari keanggotaan partai. “DPD PDI-P Bali juga mengusulkan pergantian antarwaktu atau PAW bagi keduanya,” ujar Ketua Fraksi PDI-P DPRD Bali yang juga Sekretaris BSPN Daerah DPD PDI-P Bali Dewa Made Mahayadnya dalam keterangan pers, Minggu (15/3). Keterangan pers disampaikan

bersama Wakil Sekretaris Internal DPD PDI-P Bali Tjokorda Gede Agung, Wakil Sekretaris Eksternal DPD PDI-P Bali I Made Supartha, Wakil Ketua Bidang Organisasi I Wayan Sutena, dan Wakil Ketua Bidang Buruh Ni Made Sumiati. Selama menunggu proses pemecatan dari DPP, lanjut Mahayadnya, IKD dan KDY dilarang untuk mengikuti kegiatan partai dan kegiatan di lembaga DPRD Bali terhitung sejak hari Senin, 16 Maret 2020. IKD khususnya juga diberhentikan dari jabatan sebagai Ketua Komisi III DPRD Bali. Pemberhentian sebagai Ketua Komisi III merupakan kewenangan langsung dari DPD, sehingga tidak menunggu keputusan DPP. “DPD PDI-P Bali menugaskan A.A. Ngurah Adhi Ardhana

untuk mengisi jabatan sebagai Ketua Komisi III DPRD Bali terhitung sejak Senin, 16 Maret 2020,” imbuhnya. Menurut Mahayadnya, keputusan ini sesuai hasil rapat DPD PDI-P Bali yang dipimpin langsung Ketua DPD PDI-P Bali Wayan Koster dan dihadiri pengurus DPD Partai. Rapat berlangsung di Kantor DPD PDI-P Bali, Minggu (15/3) pukul 13.00 Wita. IKD dan KDY dinilai tidak loyal dan tidak disiplin sehingga telah melanggar ketentuan AD/ART partai yang akhirnya merusak citra partai. Wakil Sekretaris Eksternal DPD PDI-P Bali I Made Supartha mengatakan, keduanya melanggar ketentuan pasal 21 dan pasal 22 Anggaran Dasar Partai. Oleh karenanya, sesuai pasal 11 Anggaran Rumah Tangga Partai, dua kader terse-

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Diduga Selingkuh, Dua Anggota DPRD Bali Di-PAW

Mapolda Disemprot Disinfektan Denpasar (Bali Post) Gerakan disinfeksi massal antisipasi virus Corona juga dilakukan di semua ruangan Mapolda Bali, rumah dinas pejabat utama, dan asrama, termasuk

gagang pintu ruang Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose, Minggu (15/3) kemarin. Gagang pintu dan kursi disemprot disinfektan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus

Topik : sekolah diliburkan Bali Post/rah

DISINFEKTAN - Petugas menyemprot disinfektan di ruang SPKT Polda Bali.

Corona. Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha. Pantauan di lapangan, ratusan personel berkumpul di lapangan belakang Mapolda. Brigjen Sunartha mengerahkan personelnya membersihkan gagang pintu dan kursi, dari rumah pejabat utama hingga ke ruangan kerja di Polda. ‘’Kita harus antisipasi, jaga kondisi kesehatan. Lebih baik antisipasi dan kegiatan ini rutin dilakukan,’’ tegas Wakapolda Sunartha. Selain melibatkan anggota, kegiatan tersebut juga melibatkan sejumlah pejabat utama. ‘’Semoga kita semua dilindungi

Bali Post/kmb32

KETERANGAN - Pengurus DPD PDI-P Bali saat memberikan keterangan pers terkait keputusan partai tehadap dua kadernya yang diduga selingkuh. dan terhindar (virus Corona),’ harap mantan Kapolresta Denpasar ini. Dalam arahannya, mantan Kepala BIN Daerah Bali ini menyampaikan, kepala daerah luar Bali sudah mengambil langkah-langkah yang ekstrem. ‘’Seperti Gubernur DKI Jakarta meliburkan instansi dan sekolah. Paling tidak kita harapkan di Bali melakukan hal sama sebagai upaya antisipasi penyebaran virus Corona,’’ ujarnya. Sementara itu, beberapa petugas RS Bali Mandara dipimpin Direktur dr. Bagus Darmayasa, M.Repro. mendatangi Mapolsek Denpasar Selatan (Densel) melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah virus Corona. Untuk dapat mencegah penyebarannya, Wirajaya

mengimbau kepada masyarakat maupun anggota Polri untuk selalu menjaga kesehatan, kebersihan dan selalu mencuci tangan dengan sabun. Selain itu kurangi aktivitas di luar rumah apabila keperluan tidak begitu penting. Dalam kegiatan tersebut, dilibatkan empat pegawai RS Bali Mandara. Di sela-sela kegiatan, dr. Bagus mengatakan penyemprotan disinfektan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Bali, termasuk di lingkungan Kantor Kepolisian. Bersih-bersih juga dilakukan personel Polresta Denpasar dipimpin Kapolresta AKBP Jansen Avitus Panjaitan, guna mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif menghadapi merebaknya wabah virus Corona.(kmb36)


Senin Umanis, 16 Maret 2020

Cegah Penyebaran Virus Corona

Sejumlah Gedung Pelayanan Publik di Badung Disemprot Disinfektan

GUNA mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19, sejumlah gedung yang menjadi pusat pelayanan publik di Kabupaten Badung disemprot cairan disinfektan, Minggu (15/3) kemarin. Aksi ini dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup I Ketut Suiasa, anggota DPRD Badung Ni Luh Gede Rara Hita Sukmadewi, Kadis Kesehatan I Nyoman Gunarta, Kadis DPMPTSP Made Agus Aryawan beserta jajaran dari Dinas Kesehatan (Diskes). Tempat yang disemprot cairan desinfektan di antaranya areal Gedung Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (Mal Pelayanan Publik), Badan Pendapatan Daerah, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Kesehatan, Gedung Sekretariat Daerah Kantor Bupati Badung, Gedung DPRD, Mapolres Badung dan Kantor Kejari Badung. Bupati Giri Prasta mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemkab Badung dalam mencegah penularan virus Corona. Dikatakannya, Badung sangat siap melakukan penanganan terhadap penyebaran Covid-19. Bahkan pihaknya juga menempuh jalan alternatif dengan menggelar ritual sesuai kepercayaan Agama Hindu. “Kami sangat siap melakukan penanganan Covid-19 di wilayah kami, bahkan secara niskala dan sekala kami jalankan agar Badung

aman,” ungkapnya. Wabup Suiasa mengungkapkan, instansi yang melaksanakan pelayanan publik di Kabupaten Badung yang setiap harinya didatangi ratusan orang perlu diantisipasi terkait penyebaran virus Corona. “Kantor instansi yang menyelenggarakan pelayanan publik didatangi ratusan warga sejak pagi sampai jam kerja berakhir, tentunya potensi penularan penyakit juga tinggi. Namun, kami tidak mungkin menutup pelayanan kepada masyarakat. Hal yang kami bisa lakukan adalah upaya pencegahan agar potensi penyebaran bisa ditekan,” ujarnya. Pemkab Badung juga menyiapkan upaya lainnya dalam mencegah penularan virus Corona, yakni dengan menyediakan hand sanitizer di tiap ruang kerja, dan mengajak pegawai selalu menjaga kesehatan dan meningkatkan kebersihan

lingkungan di sekitarnya. Selain itu, akan menyediakan alat pengukur suhu tubuh di areal pelayanan publik untuk mengecek kondisi masyarakat yang akan berkunjung. “Penyemprotan disinfektan ini dilaksanakan guna mengantisipasi penularan virus Corona. Langkah antisipasi ini dimulai dari lingkungan Puspem Badung yang menjadi pusat pelayanan publik. Ke depan kami akan turun ke simpulsimpul masyarakat yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, selanjutnya akan sasar tempat-tempat pariwisata. Kami juga mengimbau hotel, restoran dan perusahaan melaksanakan penyemprotan disinfektan secara mandiri. Masyarakat juga harus selalu menjaga kebersihan dan kesehatan guna meminimalisir penyebaran virus Corona. Tentu kita semua berharap agar penyebaran virus Corona di Kabupaten Badung dan

Porang Jadi Komoditi Harapan Baru

Bali Post/may

PORANG – Wayan Sunhantika menunjukkan tanaman porang beserta hasil olahannya. Mangupura (Bali Post) Ketika ekonomi Bali lesu karena penopang utama yaitu pariwisata terdampak Covid-19, bertani porang menjadi harapan baru. Pasalnya, komoditi ini bernilai tinggi dan berorientasi ekspor. Kementerian Pertanian pun saat ini sedang fokus pada dua komoditi yaitu porang dan kacang hijau. Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Sunartha, Minggu (15/3) kemarin, mengatakan sesuai program Kementan, porang dalam setahun terakhir sudah menjadi komoditi andalan ekspor. Dua komoditi utama ekspor dari Kementan adalah porang dan kacang hijau. Pada 2020, program pengembangan yang dilakukan adalah porang, namun di Bali belum masuk pro-

gram pengembangan. ‘’Kalau mau, bisa ajukan proposal d a l a m bentuk kelompok petani, dengan gerakan tiga kali ekspor,’’ ujarnya. Menurut Ketua Perkumpulan Petani Poran Bali (P3B) I Wayan Sunhantika, petani porang di Bali sudah cukup banyak. Jumlahnya 58 orang tersebar di seluruh Pulau Dewata. Data sementara luas lahan kebun sekitar 40 hektar. Melalui perkumpulan petani porang yang baru dibentuk ini, ia berharap dapat saling berbagi informasi dan pengalaman, pengetahuan tentang budi daya porang yang belakangan menjadi trending topic di kalangan petani Indonesia, setelah salah satu petani porang asal Desa Kepel, Madiun, Paidi, sukses menjadi miliarder. Tak mengherankan Paidi

asal Madiun menjadi miliarder. Pasalnya, porang memiliki nilai strategis untuk dikembangkan serta memiliki daya jual untuk komoditi ekspor. Harganya di pasar domestik Rp 7.500 per kg sampai Rp 10.000 umbi basah. Sementara di pasar ekspor nilainya dua kali lipat yaitu Rp 15.000 per kg. Komoditi ini hanya tumbuh saat musim hujan, dan masa tanam diperkirakan hanya setahun sekali. Dari data Kementan, ekspor porang secara nasional pada 2018 tercatat 11.000 ton dalam bentuk porang kering atau chips. Sementara pada tahun 2019 sampai Oktober, ekspor porang tercatat 11.300 ton ke Jepang, Tiongkok, Vietnam dan Australia. ‘’Kami harapkan porang ini menjadi harapan baru di tengah kondisi ekonomi lesu,’’ katanya. Porang juga diperlukan sebagai bahan baku pabrik penepung porang yang ada di dalam negeri seperti PT Ambico Surabaya, PT Rajawali Nusantara Madiun, PT Asia Prima Konjac Ngawi, pabrik penepung Perhutani Kediri (Jatim) dan Perhutani Blora (Jateng). Sementara di Bali terdapat pabrik pengolah porang setengah jadi atau pembuatan chips porang (porang kering) di daerah Seririt, Buleleng, oleh PT Siligita yang siap menerima hasil umbi porang petani Bali. Melihat prospek porang ke depan yang pasarnya sudah jelas di dalam maupun luar negeri, ia berharap pemerintah menjadikan porang sebagai tanaman masa depan petani Bali. Hanya, untuk pengembangan porang di Bali, petani kesulitan mendapatkan bibit unggul dan pupuk organik. (kmb42)

Bali segera berlalu,” tambah Suiasa. Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten Badung dr. I Nyoman Gunarta menyampaikan, guna meminimalisir penyebaran virus Corona di Kabupaten Badung, pihaknya akan melakukan penyemprotan disinfektan di areal publik seperti sekolah, pasar, mal dan tempat pariwisata yang menjadi simpul berkumpulnya masyarakat. “Setelah melakukan penyemprotan disinfektan di instansi pelayanan publik di Puspem Badung, kita akan menyasar kantor camat dan pusat kesehatan masyarakat yang tingkat pelayanan publiknya tinggi setiap harinya. Kami juga akan menyediakan hand sanitizer di ruang pelayanan publik,’’ jelasnya. Lebih lanjut disampaikannya, pihaknya selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali dalam melakukan upaya pencegahan penyebaran virus Corona. “Perlu kami sampaikan juga seandainya ada masyarakat yang terindikasi atau positif terjangkit virus Corona, kami

PIMPIN PENYEMPROTAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup Ketut Suiasa memimpin penyemprotan cairan disinfektan pada sejumlah gedung yang menjadi pusat pelayanan publik di Kabupaten Badung, Minggu (15/3) kemarin. sudah menyiapkan ruang isolasi dengan penanganan yang sesuai standar yang ditetapkan oleh Kemenkes. Di samping rumah sakit

rujukan yang ditunjuk oleh Provinsi Bali, kami di Badung juga sudah siapkan Rumah Sakit Mangusada untuk menangani pasien

dengan indikasi kasus Corona. Ini sebagai wujud tanggung jawab moral kami di Kabupaten Badung,” tegasnya. (ad422)

Sikapi Merebaknya Covid-19

Unud Putuskan Status ’’Partially Lockdown’’ Mangupura (Bali Post) – Kampus Unud mengambil langkah antisipatif terhadap penyebaran virus Corona di lingkungannya. Rapat yang melibatkan rektor, wakil rektor, kepala senat dan beberapa ahli virus pada Sabtu (14/3) lalu memutuskan dilakukan tindakan memotong penyebaran Covid-19 dengan mengenakan status partially lockdown demi keselamatan jiwa civitas akademika. Keputusan ini, menurut Wakil Rektor Bidang Akademik Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., akan efektif diterapkan mulai 16 Maret 2020 sampai dengan waktu yang belum ditentu-

kan. Surat resmi dari rektor tersebut akan diterbitkan Senin ini serta segera bisa ditindaklanjuti oleh para dekan dan direktur pascasarjana. Dengan status tersebut, secara umum perkuliahan di Unud khususnya untuk kelas tatap muka di atas 20 orang mahasiswa disarankan ditiadakan dan digantikan perkuliahan mempergunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), seperti online, PJJ, email, WA, Youtube dan website. Sementara untuk kelas di bawah 20 orang mahasiswa dimohonkan dicermati secara objektif di lapangan dan melakukan hal-hal

sesuai kebutuhan dan situasi kondisi. “Mahasiswa diharapkan lebih banyak belajar dan berada di rumah dan secara aktif menjaga kesehatan masing-masing serta segera memeriksakan diri ke RS bila ada gejala-gejala yang tidak biasa,” ujar Antara, Minggu (15/3) kemarin. Sementara pelaksanaan Tri Dharma yang mengambil lokasi di luar kampus seperti PKL, KP, KKN, magang, dan sejenisnya agar dibatalkan atau ditunda pelaksanaannya. Semua program akademik seperti seminar, konferensi, workshop dan sejenisnya yang melibatkan banyak partisi-

pan baik yang dilakukan di kampus maupun di luar kampus juga dibatalkan atau ditunda pelaksanaannya. “Mahasiswa, dosen dan pegawai tidak dianjurkan bepergian keluar daerah apalagi ke luar negeri. Juga tidak disarankan memerima tamu yang berasal dari daerah-daerah dan LN,” katanya. Ia mengharapkan semua pihak berusaha melakukan hal-hal yang dianggap perlu dan memprioritaskan keselamatan mahasiswa, dosen dan pegawai di atas segalagalanya. ‘’Semoga kita selalu sehat dan bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,’’ sebut Antara. (kmb23)

Mangupura (Bali Post) – Penyebaran Covid-19 di Bali kini menjadi atensi semua pihak. Akan tetapi diharapkan tidak terjadi kepanikan di masyarakat, termasuk petugas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Otoritas Bandar (Otban) Udara Wilayah IV, Elfi Amir, Minggu (15/3) kemarin.

“Jangan panik. Justru kita mesti menjaga kesehatan supaya tidak terpapar,” katanya. Selain mengimbau seluruh masyarakat Bali, pihaknya juga melakukan hal sama kepada semua karyawan dan karyawati Otban yang bertugas di lapangan. “Tetap waspada dan jaga kesehatan dengan banyak mencuci tangan dan tidak bersentuhan

atau bersalaman. Selalu pakai hand sanitizer,” imbuhnya. Untuk memudahkan pemeriksaan terhadap penumpang di terminal, tim gabungan membuka empat jalur di areal kedatangan domestik dan satu jalur di areal transit domestik. Pihaknya akan terus melakukan koordinasi dan bekerja sama untuk mengawasi seluruh aktivitas pener-

bangan di bandara, khususnya penumpang internasional dan domestik. “Sebagai Ketua FAL Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, kami terus melakukan pengawasan agar dalam pelaksanaannya seluruh tim gabungan mematuhi SOP yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan,” ucap Elfi Amir. (kmb21)

Kepala Otoritas Bandara Serukan Jangan Panik

Siswa TK-SMP Diputuskan Belajar di Rumah Mangupura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Badung memutuskan meliburkan siswanya ke sekolah lantaran Covid-19. Siswa akan belajar di rumah dengan tugas-tugas yang diberikan lewat online. Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa, Minggu (15/3) kemarin. Keputusan ini merujuk pada meningkatnya kasus virus Corona di Indonesia dan Surat Edaran Mendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) pada Satuan Pendidikan. Pemkab Badung memutuskan meliburkan sekolah selama dua minggu pada 16-30 Maret 2020. “Sudah diputuskan meliburkan kegiatan belajar mengajar sekolah, kecuali untuk yang akan mengikuti

ujian sekolah,” ujarnya. Menurutnya, kebijakan tersebut berlaku untuk lembaga pendidikan yang menjadi kewenangan kabupaten, yaitu tingkat TK, SD, hingga SMP. Namun demikian, libur sekolah tidak berlaku bagi siswa yang melaksanakan ujian. Siswa kelas IX SMP mulai Senin (16/3) ini sampai Jumat (20/3) mengikuti ujian sekolah. “Kami imbau tetap melakukan pembelajaran di rumah dengan sistim online. Guru-guru bisa memberikan tugas melalui sistem online, agar siswa selama masa libur tetap melakukan kegiatan pembelajaran,” ungkapnya. Tak hanya itu, guru juga wajib melakukan monitoring dan pengawasan kepada siswa selama dirumahkan. Agar jangan sampai selama dirumahkan, siswa malah

banyak melakukan kegiatan di luar rumah. “Kami juga harapkan orangtua siswa dapat melakukan pengawasan, untuk sementara mengurangi kegiatan anak di luar rumah,” sebutnya. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika menegaskan, sesuai petunjuk pimpinan, siswa kecuali yang melaksanakan ujian untuk sementara diliburkan. Agar proses belajar mengajar tetap bisa berlangsung selama masa libur, para tenaga pendidik atau guru diharapkan memberikan materi atau tugastugas secara online. “Selama libur di rumah, siswa tetap harus belajar,” tegasnya seraya menyebutkan libur tidak berlaku bagi guru dan tenaga administrasi sekolah. (kmb27)

Bali Post/ist

BERSIH-BERSIH - Porsonel Polres Badung dibantu pegawai Diskes membersihkan ruangan menggunakan disinfektan.

Polres akan Cek Suhu Tubuh Pengunjung Mangupura (Bali Post) Antisipasi penyebaran Covid-19 dilakukan serentak oleh Polres dan Polsek. Polres Badung menggandeng petugas Dinas Kesehatan (Diskes) Badung dalam melaksanakan kegiatan tersebut, Minggu (15/3) kemarin. Sementara warga yang berkunjung ke Polres akan dicek suhu tubuhnya. Wakapolres Badung

Kompol Ni Putu Utariani menyampaikan, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona. “Dari diri kami sendiri dulu dan lingkungan supaya benarbenar bersih. Menjaga diri sendiri dulu, misalnya dengan olahraga,” ungkapnya. Penyemprotan disinfektan tersebut mulai dari Ruangan Satlantas, dilanjutkan ke Mapolres Badung. “Setelah

ini, masyarakat yang datang ke Mapolres Badung akan kami cek suhu tubuhnya untuk mendeteksi secara dini,” kata mantan Kasatbinmas Polresta Denpasar ini. Kegiatan itu akan dilaksanakan rutin. Petugas Diskes Badung memberikan sosialisasi cara menyemprot dengan benar dan titik-titik yang harus dibersihkan. Jika flu hindari kontak langsung dengan banyak

orang. Setelah memberi pelayanan publik segera cuci tangan dengan disinfektan, jika tidak ada bisa dengan alkohol 70 persen. “Kami mengimbau kepada masyarakat supaya membersihkan diri sendiri, lingkungan, terus ke banjar dan tempat-tempat pelayanan publik,” tambah Utariani yang juga mantan Kasatlantas Polres Tabanan. (kmb36)


Senin Umanis, 16 Maret 2020 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Butikan Bali Bisa NYAWA atau Dolar. Demikian judul Bali Post beberapa minggu lalu. Ketika itu virus Corona sudah mulai merambah ke banyak negara di luar Tiongkok dan (ketika itu) belum ada laporan masuk Indonesia. Judul tersebut berupa peringatan bahwa kita harus cepat mengambil langkah pencegahan. Bahkan kita harus mengambil langkah cepat untuk mengamankan krama Bali, walaupun itu harus menutup Bali. Harapannya, tentu kita tidak akan memilih meraup dolar dengan mengorbankan nyawa. Banyak negara telah melakukan itu. Ambil contoh India dan Arab Saudi. Keduanya telah menutup negaranya termasuk bagi yang melakukan kegiatan keagamaan. Tentu ini bisa menjadi inspirasi di tengah semakin mewabahnya Covid-19. Apalagi WHO telah menetapkan sebagai pandemi. Maka sudah sepatutnya pemerintah melakukan langkah cepat dan berani. Beberapa wilayah sudah mengawali hal tersebut. Walaupun masih bersifat regional. Daerah Ibu Kota Jakarta dan Kota Solo adalah dua kota yang telah melakukan pengamanan yang lebih intens. Seperti menutup sementara tempat hiburan yang dikelola pemerintah dan sekolah. Tak menutup kemungkinan kebijakan tersebut akan diperluas. Misalnya meliburkan ASN dalam beberapa hari. Bali sebenarnya juga sudah melakukan langkah antisipatif. Namun tidak ‘’sedrastis’’ Yang dilakukan DKI dan Solo. Padahal banyak yang berharap Bali memproteksi diri secara lebih ketat bahkan bila perlu mengisolasi Bali. Tujuannya hanya satu, krama Bali aman. Tentu ini bukan hal mudah. Sebab, Bali merupakan bagian dari NKRI. Jadi sudah selayaknya segala kebijakan yang menyangkut negara lain harus mendapat persetujuan pusat. Meski demikian, tentu Bali harus punya cara yang lebih konkret untuk melindungi warga dari Covid-19. Berbagai protap yang telah menjadi rekomendasi WHO harus dilakukan secara ketat. Demikian pula berbagai informasi menyangkut Corona mesti disampaikan secara terbuka. Selain sebagai transparansi, juga untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi agar masyarakat juga mempunyai kesadaran untuk melindungi dari Covid-19. Lalu bagaimana dengan dolar. Tentu pilihan kedua setelah nyawa. Jangan sampai kita mengorbankan krama Bali demi dolar. Sebab, dolar akan datang dengan sendirinya apabila Bali bisa meyakinkan dunia, bahwa Bali aman dikunjungi. Keyakinan ini bukan sekadar diwacanakan, tetapi ditunjukkan dengan bukti bahwa tidak ada korban Corona di Bali. Untuk mencapai Bali bebas Corona tentu tidak mudah. Harus ada upaya untuk mengerem penyebaran Covid-19. Apalagi sudah ada satu korban meninggal di Bali. Upaya keras harus dilakukan secara sinergis yang melibatkan semua komponen termasuk masyarakat. Selain itu harus diyakini pula bahwa Bali mampu hidup tanpa tergantung pada pariwisata. Kinilah saatnya membutikan, Bali tetap survive di tengah keterpurukan pariwisata. Ini bukan pengalaman pertama bagi Bali paceklik turis. Bom Bali I dan Bom Bali II contohnya. Ternyata tak menjadikan Bali terpuruk total. Perlahan akan bangkit kembali sebagai sediakala. Untuk itu jadikanlah momen ini menuju titik keseimbangan antara pariwisata dan sektor pertanian. Keduanya harus berjalan beriringan, saling mendukung dan saling melengkapi. Dengan demikian apa yang menjadi cita-cita pendahulu bahwa pengembangan pariwisata Bali berbasis pertanian akan benar-benar terwujud.

POJOK Presiden persilakan pemda tentukan kedaruratan wilayahnya. - Tanggung jawab pemimpin di daerah.

Menimbang Opsi ’’Lockdown’’ Bali

MASYARAKAT Bali dihantui penyebaran Covid-19 terutama pascameninggalnya pasien positif Corona di RSUP Sanglah. Kekhawatiran makin besar ketika belum ada kebijakan tegas mengenai pembatasan warga negara asing (WNA) yang masuk ke Bali. Indikasinya, dalam 12 hari yakni pada 1 hingga 12 Maret 2020, Bali kedatangan 114.104 WNA. Mereka berasal dari 165 negara, yang beberapa di antaranya merupakan negara terpapar Covid-19. Netizen pun mengkritik sikap pemerintah di Bali melalui akun Facebook @balipost. Sebagian besar netizen menyatakan sekarang bukan lagi waktunya mengistimewakan pariwisata. Nyawa jauh lebih penting. Kita tentu tidak ingin korban jiwa bertambah. Apalagi kita tahu virus ini cukup agresif penyebarannya dan masih banyak masyarakat Bali belum membudayakan pola hidup sehat dan bersih. Efek bola salju sangat mungkin terjadi. Pemerintah diharapkan segera mengambil sikap tegas. Kalau sudah demi masyarakat, jangan selalu berdalih menunggu instruksi pusat. Opsi lockdown Bali selama beberapa waktu, patut dipertimbangkan. Di masa isolasi tersebut, upaya pencegahan penularan virus bisa lebih efektif. Bukan seperti sekarang, yang justru menimbulkan ketidakpastian dan bibit kepanikan. Intinya, publik tidak mau pemerintah bersikap gamang seperti pada kasus babi mati yang hingga kini belum ada solusi. Menangani kasus babi mati saja tidak jelas, bagaimana kiranya menjaga keselamatan warga Bali? Juni Doang Tiongkok hanya perlu karantina dua bulan tapi benar-benar serius karantina. Sedikit lagi mereka akan terbebas Corona karena jumlah pasien terus menurun. Rumah sakit darurat sudah dibuka semua. Jadi, kalau mau serius lockdown tidak butuh waktu terlalu lama. Semoga semua sehat. Ingat risikonya, bila terpapar bukan hanya anda tapi keluarga dan teman-teman anda di rumah. Mastika Ketut

Dilema bayar utang apa Corona. Enggak ada tamu enggak ada income. Terima tamu Corona mendekat.

keselamatan kita pikirkan dulu. Tutup semua pintu masuk dulu, tangani yang sudah terindikasi dengan serius! Uang belakangan urus.

Leo Chandra Saputra Welcome Corona.

Putra Aru Umbara Istirahat dulu di semua sektor ekonomi. Hidup hemat, sehemathematnya. Harga barang akan melonjak naik, sedangkan income dan permintaan akan turun drastis. Tinggal pilih dan kita harus siap.

Surya Agung Jangan hanya memikirkan uang, karena kalau punya uang kita sakit juga enggak ada artinya, kesehatan nomor satu. Saya kerja di pariwisata dan saya juga punya utang, tapi menurut saya lebih baik

- Bersatu tekan virus Corona juga.

Sangayu Ritha Yang dapat uang cuma sebagian orang yang berkecimpung di dunia pariwisata, yang kena dampak seluruh warga Bali. Semoga keluarga terutama anak-anak dijauhkan dari virus ini. Percuma punya uang kalau harus diisolasi. Yasa Akibat yang dipikirin uang oleh pemodal sepertinya sudah tidak memikirkan keselamatan masyara-

Sartono Tan Z-chau Pemda: uang dan pemasukan lebih penting, nyawa warga Bali belakangan urusannya! Lina Van de Werken Lebih baik mencegah daripada mengobati. Benar kata pepatah. Wartana Alexander Nah utamakan uang. Nyawa belakangan, yang penting tamu ramai...upsss. Eka Wijaya Mending sepi tapi aman. Daripada ramai tidak aman. Banyak punya uang karena tamu ramai, serang virus sekali uang tidak ada artinya. Putra Suanjaya Sakit Corona ini saya tidak terlalu mengkhawatirkan tetapi yang paling saya takutkan yaitu penyakit busung lapar karena kelaparan tidak punya uang karena tidak ada tamu.

ITB Stikom Bali Ambil Langkah Preventif, Terapkan Perkuliahan Berbasis ’’Online’’ WABAH virus Corona (Covid-19) dalam beberapa hari ini semakin meluas di berbagai belahan dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Hal tersebut jelas menimbulkan kekhawatiran berbagai pihak dan memengaruhi berbagai aktivitas termasuk di perguruan tinggi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pun sudah mengeluarkan surat edaran untuk melakukan penundaan ataupun pembatalan kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak orang. Menanggapi hal tersebut, ITB Stikom Bali merespons dengan cepat atas perkembangan wabah

Covid-19 ini dengan melakukan beberapa langkah preventif antara lain menyediakan hand sanitizer dan masker di berbagai titik strategis di kampus Stikom Bali, menerapkan pengecekan suhu tubuh menggunakan Thermo Gun di pintu akses masuk ke kampus, serta melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh gedung kampus ITB Stikom Bali. Sementara itu dalam kegiatan perkuliahan, ITB Stikom Bali telah menetapkan kegiatan belajar mengajar secara online untuk beberapa minggu ke depan, sehingga mahasiswa tetap bisa belajar dari

rumah masing-masing melalui sistem e-learning dengan pemantauan dari para dosen pengajar. Menanggapi penyebaran Covid-19 yang terjadi belakangan ini Rektor ITB Stikom Bali Dadang Hermawan memastikan hal tersebut tidak berpengaruh terhadap sistem perkuliahan yang berlangsung di ITB Stikom Bali. ‘’Saya rasa tidak akan terjadi masalah, karena kami memang sudah punya sistem dan infrastruktur yang lengkap untuk pelaksanaan kuliah secara online,’’ tandasnya. Lebih lanjut Dadang Hermawan menjelaskan, selama ini memang

ITB Stikom Bali sudah melaksanakan proses belajar secara online melalui sistem e-learning. ‘’Sudah sejak lama kami memiliki sistem dan infrastruktur yang sangat mumpuni untuk pelaksanaan perkuliahan secara online. Bahkan dalam satu semester beberapa pertemuan memang dilaksanakan secara online, khususnya pada perkuliahan yang terbentur hari libur, sehingga proses belajar mengajar tetap bisa berlangsung,’’ jelasnya menutup keterangan pers

Dadang Hermawan yang juga dibarengi Ketua dan Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si.A.k., dan Prof. I Made Bandem, M.A. di kampus setempat. (ad402)

Transaksi Lindung Nilai di BNI Kini Semakin Mudah

- Langkah baik selamatkan siswa.

Gubernur Bali ingatkan agar tetap pupuk persatuan krama Bali.

Rafael Nyoman Ganapurwa Dari ratusan ribu itu sudah berapa yang meninggal?

kat Bali.

Cegah Wabah Covid-19

*** Sejumlah kabupaten di Bali liburkan sekolah mulai Senin ini.

***

Budi Marconis Mending sepi tapi berbahaya

atau kosong tapi aman? Gambarannya ada di negara besar seperti Italia, Tiongkok, dll. Penyebaran virus ini sangat cepat. Apakah akan dapat untung dengan adanya segelintir wisatawan yang datang dibandingkan dengan pencegahan atau pengobatan bila yang terjangkit virus ini di Bali meluas? Melumpuhkan sebelum dilumpuhkan, atau melumpuhkan sesudah dilumpuhkan.

RISIKO KERUGIAN - Pemimpin BNI Wilayah Bali Nusra I Made Sukajaya (tengah) didampingi Tim BNI Treasury Denpasar meningkatkan layanan kepada nasabah dengan meminimalisir potensi risiko kerugian melalui program lindung nilai (hedging). PASAR keuangan adalah pasar yang sangat dinamis. Nilai tukar mata uang, tingkat suku bunga, harga saham, harga obligasi dan instrumeninstrumen pasar keuangan lainnya setiap saat bergerak sejalan dengan dinamika yang terjadi di dunia. Tidak selamanya pergerakan yang terjadi di pas-

ar keuangan ini memberikan dampak yang menguntungkan. Sebagai contoh, kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah dapat meningkatkan biaya produksi importer. Di sisi lain kondisi ini juga dapat memberatkan orangtua yang anaknya sedang bersekolah di luar negeri. Con-

toh berikutnya dapat kita lihat pada saat terjadi kenaikan suku bunga, perusahaan-perusahaan yang memiliki utang dengan skema pembayaran bunga floating (mengambang mengikuti pergerakan suku bunga acuan) pasti akan menanggung tambahan beban bunga yang harus dibayarkan. Kemudahan akses terhadap berita dan data sekarang ini sedikit banyak dapat membantu nasabah untuk melakukan analisis terhadap arah pergerakan instrumen-instrumen pasar keuangan. Selanjutnya berdasarkan prediksi inilah para pelaku usaha maupun individu-individu yang berkepentingan dapat menyusun rencana lindung nilai (hedging) yang sesuai dengan kebutuhannya. Pemimpin BNI Wilayah Bali Nusra I Made Sukajaya mengatakan, lindung nilai (hedging) adalah cara atau teknik untuk mengurangi risiko yang timbul maupun yang diperkirakan akan timbul akibat adanya fluktuasi harga di pasar keuangan. Untuk memenuhi kebutuhan nasabah BNI menawarkan ragam produk lindung nilai (hedg-

ing) yang dapat dimanfaatkan untuk melindungi aset, kewajiban maupun arus kas nasabah dari dampak negatif pergerakan pasar keuangan. ‘’Saat ini BNI sudah menghadirkan tools yang dapat memudahkan nasabah untuk mengetahui profil risiko keuangannya melalui aplikasi BNI Digihedge yang dapat diakses melalui website www.bni.co.id. Sekaligus juga memberikan berbagai alternatif solusi, mulai dari transaksi yang sederhana seperti Forex Tom, Spot dan Forward hingga transaksi derivatif yang rumit seperti Interest Rate Swap (IRS), Cross Currency Swap (CCS), Call Spread Option (CSO) dan jenis transaksi lainnya,’’ lanjut Made Sukajaya. Sebagai pemain utama penyedia layanan transaksi lindung nilai (hedging) di Indonesia, BNI berkomitmen untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada nasabahnya. Hal ini terbukti dengan penghargaan yang diterima BNI dari Alpha Southeast Asia, majalah investasi institusional pertama dan satu-satunya yang

berfokus pada Asia Tenggara, berupa penghargaan sebagai Best Corporate Treasury Sales & Structuring Team dan Best FX Bank for Structured Hedging Solutions & Proprietary Trading Ideas di tahun 2019. Penghargaan ini melengkapi kepercayaan dari nasabah untuk bertransaksi dengan BNI. Volume transaksi forex dan lindung nilai BNI pada tahun 2019 meningkat sebesar 5,77% dibanding dengan volume transaksi tahun 2018 dengan total nilai transaksi mencapai 38.72 miliar dolar Amerika Serikat. Untuk itu BNI juga menawarkan kemudahan yang sangat menarik dalam bertransaksi hedging, tanpa harus memiliki fasilitas treasury line atau menyerahkan 100% jaminan berupa marginal deposit. Untuk mendapatkan informasi mengenai transaksi lindung nilai (hedging) serta produk-produk treasury lainnya, silakan menghubungi Kantor Cabang BNI terdekat atau langsung menghubungi Treasury Regional Area/TRA Denpasar di nomor telepon (0361) 227360, 227528. (ad401)

Bali Community - Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hubungi bagian iklan Hp/WA : 081802411818, Telp. : 0361-225764 atau redaksibalipost@yahoo.com; Naskah maksimum 2000 karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita. Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Nyoman Winata Redaktur Eksekutif: Parwata Sekretaris Redaksi: Diah Dewi Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya, Ketut Winata. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: IB. Wirawan Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Senin Umanis, 16 Maret 2020

Pendidikan FEB Unud Lantik Pengurus IKAFEB

Alumni Berperan Penting Mencapai Visi FEB Unud Unggul di Tingkat Internasional

DEKAN Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) Agoes Ganesha Rahyuda, S.E., M.T., Ph.D. melantik dan mengesahkan pengurus Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IKAFEB) di Aula Gedung BH FEB Kampus Denpasar, Sabtu (14/3). IKAFEB itu diketuai I Ketut Widiana Karya, S.E., MBA. Tidak hanya IKAFEB, Ikatan Keluarga Alumni masing-masing Prodi yang ada di FEB Unud juga dilantik. Menariknya, upacara pelantikan itu dihadiri langsung oleh Ny. Putri Suastini Koster, yang merupakan salah satu alumni FEB Unud. Dekan FEB Unud Agoes Ganesha Rahyuda mengatakan bahwa pelantikan IKAFEB itu merupakan sejarah baru bagi FEB Unud. Sebab, IKAFEB yang dibentuk kali ini pola pendekatannya berbeda dengan IKAFEB sebelumnya. Di mana IKAFEB kali ini akan mengoordinir Ikatan Keluarga Alumni yang ada di bawahnya, yaitu IKA di tingkat Prodi. Sebab, saat ini jumlah alumni FEB Unud telah tersebar di berbagai instansi, baik pemerintahan maupun swasta, bahkan banyak menjadi tokoh adat di desa masing-masing. Berdasarkan data tahun 1990-2010, dikatakan, jumlah alumni FEB Unud mencapai kurang lebih 21.000 orang alumni. Namun, dari jumlah itu sampai saat ini pihaknya belum bisa mengidentifikasi secara rinci keberadaan para alumni tersebut. Karena itu, dengan dibentuknya pengurus IKAFEB yang

Kondisi Stabil, Tunggu Hasil Lab

Tabanan (Bali Post) -

PENGURUS IKAFEB - Ny. Putri Suastini Koster (8 dari kiri) bersama Dekan FEB Unud Agoes Ganesha Rahyuda, S.E., M.T., Ph.D. (7 dari kiri) berfoto bersama para Pengurus IKAFEB. akan mengoordinir IKA Prodi, diharapkan mampu menjembatani FEB Unud dengan para alumninya. Sehingga terjalin sinergisitas yang baik antara FEB Unud dengan instansi di masing-masing para alumni mengabdi saat ini. ‘’Sejauh ini kontribusi para alumni sudah cukup baik, namun belum optimal. Karena banyak ikatan alumni yang ada di masingmasing Prodi FEB Unud itu geraknya belum senada. Ibaratnya bermain musik antara ketukan drum, gitar, dan bas tidak senada. Harapan kami dengan dibentuknya IKAFEB ini mampu membuat gerak IKA Prodi menjadi teratur dan senada, sehingga bisa membantu FEB mencapai visinya, yaitu unggul ditingkat internasional,’’ tandas Agoes Ganesha Rahyuda. Ketua Pengurus IKAFEB I Ketut Widiana Karya mengatakan, peran alumni sangat penting di dalam mendukung program dan visi FEB Unud ke depan. Sebab, alumni FEB Unud saat ini tersebar di seluruh Indonesia, bahkan di luar negeri. Karenanya, di

era yang sangat kompetitif seperti saat ini, sinergi dan kolaborasi fakultas dengan para alumninya sangat penting dilakukan untuk menggolkan tujuan bersama mencapai FEB Unud yang unggul di tingkat internasional. ‘’Kami menyambut baik program FEB Unud saat ini, yakni menjadikan alumni sebagai kekuatan untuk dapat bersinergi, berkolaborasi guna bersama-sama menjadikan kampus FEB Unud unggul di tingkat internasional,’’ ujarnya. Sebagai alumni kehormatan, Ny. Putri Suastini Koster mengajak seluruh anggota IKAFEB bersamasama mendukung program dan harapan yang dicitacitakan dekan beserta seluruh civitas FEB Unud ke depan. Menurutnya, alumni itu ibaratkan pisau bermata dua. Mengiris tajam ke fakultas, juga tajam ke masyarakat. Sehingga banyak sumbangsih yang bisa diberikan untuk bisa meningkatkan kinerja fakultas guna menghasilkan para sarjana yang sujana, sehingga nantinya berguna di masyarakat. (ad403)

Ekonomi

Tingkatkan Literasi Keuangan DPK Perbarindo Bali Barat Gelar Edukasi Perbankan

UNTUK menjalankan program literasi keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), DPK Perbarindo Bali Barat menggelar Edukasi Perbankan, Program Perkenalan Perbankan dan Keuangan pada Masyarakat di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Sabtu (14/3) lalu. Menariknya lagi, edukasi itu disampaikan dengan narasi yang mudah dipahami oleh masyarakat. Maklum strateginya adalah menggandeng I Wayan Nardayana dalang inovatif Cenk Blonk. Ketua DPK Perbarindo Bali Barat I Nyoman Gede Suamba mengatakan, kegiatan ini wajib dilakukan tiap tahun. Diharapkan melalui program ini mampu membangun minat masyarakat pada perbankan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terkait produk dan jasa bank serta kesadaran akan hak dan kewajiban nasabah. Dimana DPK Perbarindo Bali Barat saat ini memiliki 33 Anggota BPR yang berada di Tabanan dan Negara. ‘’Masih banyak masyarakat yang belum paham dan tahu tentang BPR, termasuk produk yang dimiliki. Mereka hanya tahunya bank umum. Padahal pengamanan dan pengawasan dana nasabah baik itu di BPR, Bank Umum, atau lembaga keuangan lainnya sama,’’ terangnya.

Lagi, RSU Rawat Dua Pasien Observasi Covid-19

BAZAR MURAH - Tidak hanya edukasi perbankan, DPK Perbarindo Bali Barat juga membagikan bazar murah kepada nasabah dan calon nasabah di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Sabtu (14/3). Ajang edukasi ini, lanjut Gede Suamba, juga menginformasikan fitur dasar produk dan layanan jasa keuangan khususnya BPR, termasuk memberikan manfaat biaya dan risiko dalam memanfaatkan produk bank. ‘’Selain edukasi tentang perbankan, kami juga melakukan kegiatan sosial berupa bazar murah pada sekitar 800 nasabah dan calon nasabah,’’ ucapnya. Sasaran kegiatan ini juga mendekatkan diri dengan masyarakat dengan memberikan pengetahuan program-program perbankan. ‘’Sehingga masyarakat dapat lebih cerdas dan mandiri dari segi finansial termasuk pengelolaan keuangan lebih baik untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,’’ jelasnya. Dimana secara umum kondi-

si perbankan saat ini diakuinya rata-rata mengalami kelesuan. Meski demikian dipastikan dana masyarakat yang dihimpun oleh perbankan, masih cukup atau idle. Hanya untuk penyaluran kredit lesu dan risiko yang dihadapi cukup besar, terbukti rata-rata NPL saat ini sudah di angka dua digit. ‘’Pada umumnya kelesuan ini dampak dari ekonomi global yang belum pulih sampai saat ini ditambah lagi isu baru seperti Corona dan ASF,’’ terangnya. Di tengah kelesuan itu, Suamba meminta kepada masyarakat agar tetap mempercayai insan perbankan khususnya BPR. Tentunya BPR siap melayani masyarakat. Caranya memberikan layanan terbaik dan tercepat dengan prinsip kehati-hatian. (ad417)

Di ruang isolasi Rumah Sakit Umum (RSU) Tabanan saat ini dirawat dua pasien dalam pengawasan Covid-19. Sebelumnya, Kamis sore menerima seorang bocah laki-laki WNA usia empat tahun rujukan RS swasta di Denpasar. Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Tabanan dr. Nyoman Suratmika saat dikonfirmasi, Minggu (15/3) kemarin, membenarkan sedang merawat dua pasien. Pasien yang kedua adalah seorang WNA laki-laki usia 65 tahun, datang Jumat (13/3) sore dari rumah sakit swasta. Catatan rujukannya pneumonia (radang paru-paru). ‘’Kondisi pasien hari ini membaik. Begitu pun pasien WNA usia empat tahun itu juga sudah stabil,’’ terangnya. Untuk mengetahui hasil observasi kedua pasien ini, Suratmika mengatakan masih menunggu hasil laboratorium yang dikirim ke Jakarta. Ia pun berharap hasil laboratorium bisa lebih cepat turun, sehingga pihak rumah sakit dapat mengambil langkah berikutnya. ‘’Semoga hasilnya cepat kami terima. Mudah-mudahan juga negatif,’’ ucapnya.

Ketua Tim Penanggulangan Coronavirus BRSU Tabanan, dr. I Gede Sudiarta, mengatakan kondisi kedua pasien telah stabil. ‘’Pasien tidak panas. Hanya masih batuk pilek, sedang menunggu hasil swab,’’ terangnya. Sementara pasien rujukan kedua yang berusia 65 tahun itu sudah 6 bulan tinggal di Bali. Lantaran dirujuk ke BRSU Tabanan, pihaknya tidak boleh menolak. ‘’Deteksi riwayat pasien dari rumah sakit rujukan dengan pneumonia,’’ beber dr. Sudiarta. Alat Pelindung Menipis Terkait ketersediaan alat pelindung diri (APD) di ruang isolasi Rumah Sakit Tabanan

CEK APD - Ketua Tim Penanggulangan Coronavirus RSU Tabanan, dr. I Gede Sudiarta, saat cek ketersediaan APD. mulai menipis. Bahkan, ketersediaannya diperkirakan hanya cukup dua hari ke depan. Terkait menipis stok APD, Suratmika mengatakan telah melakukan pengajuan penambahan APD ke pemerintah provinsi dan pusat. ‘’Dulu ditambah 25 set APD. Tetapi sekarang sudah menipis lagi. Namun sudah diajukan. Semoga cepat dipenuhi,’’ pinta Suratmika.

Ia berharap stok APD ini bisa segera dipenuhi. Karena bagaimanapun petugas medis sangat berisiko tertular jika tidak memakai APD. ‘’Hasil laboratorium juga diharapkan bisa cepat keluar, sehingga pemakaian APD bisa efisien. Kalau tidak maka perawatan pasien juga lama dan tentu pemakaian APD semakin banyak,’’ pungkasnya. (kmb28)

Cegah Penyebaran Virus

DTW dan Fasilitas Umum ’’Sprayed’’ Disinfektan Tabanan (Bali Post) Gerakan spraying disinfektan dilakukan serentak sebagai bentuk antisipasi pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Tabanan, Minggu (15/3) kemarin. Gerakan itu dipimpin Sekretaris Daerah I Gede Susila di kawasan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri. Kegiatan serupa juga dilakukan di DTW lainnya, rumah sakit Tabanan, puskesmas, dan tempat umum. Pemkab sendiri melakukan penyemprotan disinfektan dengan menerjunkan tim Dinas Kesehatan Tabanan. I Gede Susila juga memerintahkan melakukan spraying disinfektan di sekolah-sekolah untuk mencegah mewabahnya Covid-19 itu. Dengan dilakukan spraying disinfektan, diharapkan bisa mengantisipasi sejak

dini penyebaran wabah Covid-19, utamanya pada tempattempat yang sering berinteraksi dengan wisatawan asing. Seperti tempat pemeriksaan masuk dan pembelian tiket masuk DTW. Tempat lain yang berpotensi menjadi sumber penularan kuman-kuman dan virus. Spraying disinfektan ini diharapkan dilakukan secara berkala. ‘’Kegiatan ini agar terus berlanjut. Karena indikasi penyebaran kuman terus ada. Lakukan setiap hari agar setidaknya dapat mencegah penularan berbagai macam kuman dan virus,’’ terangnya. Pihak Dinas Kesehatan mengatakan kegiatan ini dilakukan secara rutin karena efektif membunuh kumankuman. ‘’Sebenarnya di Tanah Lot sudah dilaksanakan secara

SPRAYING DISINFEKTAN - Kegiatan spraying disinfektan serentak dilakukan di DTW dan fasilitas umum, Minggu (15/3) kemarin. berkala. Hanya sekarang ini cleaning. Pihak RSU Tabanan serentak dilaksanakan di se- melibatkan seluruh karyawan luruh Bali,’’ ungkapnya. ketika melakukan general Kegiatan serupa juga di- cleaning. Seluruh permukaan lakukan RSU Tabanan. Dirut rumah sakit mulai lantai samRSU Tabanan dr. Nyoman pai meja disemprot disinfekSusila mengatakan dalam tan. ‘’Ini sudah kegiatan rutin mencegah terjadinya penu- seminggu sekali dengan menlaran kasus penyakit infeksi, gaktifkan seluruh karyawan. RSU Tabanan rutin setiap Jadi tidak hanya hari ini saja,’’ minggu melakukan general terangnya. (kmb28)

Disdik Tegaskan Murid Tetap Masuk

Tabanan (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pendidikan tidak akan meliburkan para siswanya, mulai jenjang sekolah dasar hingga ke tingkat sekolah menengah pertama. Kepala Dinas Pendidikan I Nyoman Putra menegaskan hal itu saat dikonfirmasi, Minggu (15/3) kemarin. Kebijakan tidak meliburkan para pelajar didasarkan instruksi pimpinan daerah. ‘’Sesuai petunjuk pimpinan, proses belajar mengajar tetap dilaksanakan di sekolah. Hanya kegiatan di luar PBM (ekstra) ditiadakan,’’ terangnya. Apakah akan ada perubahan kebijakan, Nyoman Putra menyebut masih melihat perkembangan selanjutnya. Terpenting, dinasnya

berpedoman dan mengikuti kebijakan pimpinan daerah (Bupati – red). Mengantisipasi penyebaran virus Corona, satuan pendidikan wajib menerapkan Pola Hudup Bersih dan Sehat (PHBS) dan proses belajar mengajar tetap dilaksanakan sampai ada petunjuk lebih lanjut. Setelah belajar mengajar selesai, para murid diharapkan mengurangi kegiatan berkumpul dengan komunitas dalam jumlah banyak, termasuk ekstra ditunda terlebih dahulu, sampai perkembangan kondisi menjadi lebih baik. ‘’Kita sudah instruksikan ke Paud, TK, SD, dan SMP untuk menggencarkan PHBS sesudah melakukan aktivitas apapun. Itu dijadikan pembiasaan bukan sifatnya temporari,’’ terangnya. (kmb28)


Senin Umanis, 16 Maret 2020

Tangkal Penyebaran Virus Corona

Bupati Mahayastra Pimpin Penyemprotan Disinfektan

PEMKAB Gianyar menerapkan sejumlah langkah antisipatif terhadap penyebaran virus Corona di Kabupaten Gianyar. Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, memimpin langsung kampanye penyemprotan disinfektan di empat titik lokasi sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap Covid-19. Kegiatan dilakukan di Pasar Umum Sukawati, Pasar Umum Ubud, Pasar Umum Payangan dan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (15/3) kemarin. “Seluruh Bali melakukan langkah penyemprotan disinfektan. Yang kita prioritaskan dalam penyemprotan ini, pertama tempat umum, kedua yang sering dikunjungi orang-orang asing. Artinya, itu adalah daerah pariwisata,” kata Mahayastra. Bupati Mahayastra juga memberikan imbauan kepada tenaga kesehatan dan masyarakat dalam rangka meningkatkan kewaspadaan

terhadap penyebaran penyakit akibat Covid-19. Puskesmas agar meningkatkan pelaksanaan surveilans untuk memantau wilayahnya dalam memutus penyebaran Covid-19. Seluruh rumah sakit swasta di Kabupaten Gianyar agar menyiapkan ruang terpisah untuk penanganan pasien Covid-19 dan jika memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan agar dirujuk ke Rumah Sakit

Umum Daerah Sanjiwani. Mahayastra juga berharap masyarakat rajin mencuci tangan dengan cairan mengandung alkohol/cairan disinfektan lainnya/sabun pada air mengalir. Menggunakan masker jika mengalami batuk pilek. Terapkan etika batuk atau bersin, tutup mulut menggunakan lengan atas bagian dalam atau tisu saat batuk atau bersin. Segara buang tisu yang kotor di tempat sampah,

PIMPIN - Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, memimpin langsung kampanye penyemprotan disinfektan di empat titik lokasi sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap Covid-19.

lalu cuci tangan menggunakan sabun dan air. Hindari menyentuh areal wajah yang tidak perlu. Mengonsumsi gizi seimbang dan perbanyak sayur dan buah, rajin berolahraga dan istirahat yang cukup. Jika pernah bepergian ke negara yang terjangkit atau sempat kontak dengan penderita Covid-19 dan mengalami sakit, agar segera memeriksakan diri. “Masyarakat jangan panik. Tingkat kematian pada Corona ini kan kecil sekali. Malahan kalau kita lihat dengan baik di TV, lebih besar kematian demam berdarahnya setiap tahun. Jadi, jangan panik, laksanakan aktivitas seperti biasa dan laksanakan instruksi yang saya berikan,” ujar Mahayastra. Selain di sejumlah pasar umum di Gianyar, penyemprotan disinfektan juga dilakukan di sejumlah tempat umum, seperti Stadion Dipta, RS Sakit Sanjiwani, serta penyemprotan pada angkutan siswa gratis di Dinas Perhubungan yang akan dilanjutkan penyemprotan pada angkutan umum lainnya. Terkait penutupan keramaian seperti tempat wisata, destinasi wisata dan sekolah di Kabupaten Gianyar, Mahayastra mengatakan masih melakukan kajian dan menunggu instruksi dari Gubernur Bali. Menurutnya, pencegahan penyebaran virus Corona ini mesti dilaksanakan secara serentak dan bersama-sama. “Pelaksanaan Car Free Day setiap minggu pagi di Taman Kota kita hentikan sementara sampai batas waktu tak ditentukan. Hari ini (15/3) pelaksanaan terakhir,” imbuh Mahayastra. (ad420)

SMK Penerbangan Cakra Nusantara Budayakan Germas

Salah Satunya Semprotkan Disinfektan di Seluruh Bagian Sekolah

SEMPROT - Penyemprotan disinfektan di lingkungan SMK Penerbangan Cakra Nusantara. BERKAITAN dengan Surat Edaran Mendikbud RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Coronavirus Disease (Covid-19) kepada satuan pendidikan, SMK Penerbangan Cakra Nusantara telah melakukan beberapa poin. Di antaranya mengoptimalkan peran UKS dan PMR, yaitu melakukan pembudayaan Germas dengan CTPS (cuci tangan pakai sabun) dan pembagian gratis minuman rempah dan susu selama 30 hari, penyuluhan dari Dinas Kesehatan

Kota Denpasar, memastikan kesediaan sabun guna perilaku hidup bersih serta melakukan pembersihan ruangan dan lingkungan di areal SMK Penerbangan Cakra Nusantara, khususnya pada saklar, handle pintu, keyboard, meja, kursi dan fasilitas lain yang sering dipegang oleh tangan. Saat ini pelaksanaan penyemprotan disinfektan dilakukan guna mengantisipasi penyebaran mikro organisme tidak hanya virus Corona, tetapi juga sumber penyakit

lainnya demi stabilisasi daya tahan tubuh seluruh civitas pendidikan yang ada di SMK Penerbangan Cakra Nusantara. Upaya pencegahan dan deteksi dini (To Prevent To Detect) penularan dan penyebaran virus Corona di lingkungan sekolah merupakan implementasi dari protokol WHO dikarenakan SMK Penerbangan Cakra Nusantara telah terakreditasi secara Internasional ISO 45001:2018 tentang health and safety. “Kami melakukan penyemprotan disinfektan di ruangan kelas, ruang terbuka mini hanggar, lab bahasa kantin dan seluruh tempat di sekolah ini sebagai antisipasi tidak hanya virus Corona, tetapi juga bibit penyakit atau virus lainnya. Tak hanya itu, kami juga melakukan pembagian minuman rempah dan susu gratis kepada peserta didik, guru dan manajemen rutin dan teratur selama 30 hari, agar kondisi fisik dan imun tubuh terjaga sehingga terhindar dari penyakit,” papar Kepala SMK Penerbangan Cakra Nusantara, Indra Gita Saragih, S.Pd. SMK Penerbangan Cakra

Nusantara sangat detail memperhatikan kondisi fisik taruna-taruninya (Physical Quotient) karena generasi sehat menciptakan prestasi yang gemilang. Faktanya, SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang telah terakreditasi A Unggul, dari angkatan pertama dan kedua menunjukkan peningkatan prestasi terbukti dengan nilai UNBK di atas rata-rata, yakni dari 84 persen saat angkatan pertama menjadi 97 persen saat angkatan kedua dengan kelulusan 100 persen. SMK Penerbangan Cakra Nusantara menyediakan empat jurusan yaitu Otomatisasi dan Tata Kelola Bandara, Airframe and Powerplant, Electrical Avionics dan Teknik Transmisi dan Telekomunikasi (penerbangan). Sekolah ini juga telah membuka Penerimaan Siswa Baru TP 2020/2021 untuk dididik menjadi pemenang di era industri 4.0 dan society 5.0 dan terdapat beasiswa s/d Maret 2020 senilai total Rp 20,4 juta. Hubungi 081237098090 /0361 4742600, kunjungi website www.smkpenerbangan. sch.id. (ad405)

Siswa Belajar di Rumah

Disdik Koordinasi dengan Bupati Senin Ini Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar melalui Dinas Pendidikan Gianyar hingga Minggu (15/3) kemarin belum merumahkan para siswa seperti di Denpasar dan Badung mulai Senin (16/3) ini. Meski demikian, para siswa diingatkan menjaga kebersihan, terutama rutin mencuci tangan. Kadisdik Gianyar I Wayan Sadra mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati Made Mahayastra pada Senin ini, terkait para siswa agar belajar di rumah masing-masing sementara waktu. “Ini soal perintah dan

kebijakan. Kami akan menghadap bapak bupati memohon petunjuk,“ katanya. Sebagai antisipasi terhadap merebaknya Covid-19, Dinas Pendidikan Gianyar sudah menginstruksikan setiap jenjang pendidikan dari tingkat PAUD, SD hingga SMP negeri dan swasta, secara serempak melaksanakan cuci tangan bersama sebelum masuk ruang kelas. Instruksi sudah dimulai sejak Rabu lalu. Instruksi tersebut dilakukan dengan surat edaran ke setiap sekolah untuk lebih waspada. “Kepala sekolah kami minta agar lebih intens

melakukan pengawasan terhadap guru dan siswanya,” ungkapnya. Terkait cuci tangan sebelum masuk kelas, Sadra mengatakan, 217 PAUD, 281 SD, dan 46 SMP negeri/ swasta yang ada di Kabupaten Gianyar telah melakukannya. Ia minta gerakan cuci tangan sebelum masuk kelas ini tidak saja untuk antisipasi Covid-19, namun terpenting ialah menjadikannya sebagai sebuah budaya bersih diri. “Budaya bersih diri mencerminkan tingkat kesehatan anak sudah dibangun sejak dini,” ujarnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Untuk memutus penyebaran Covid-19, Bupati Gianyar I Made Mahayastra memastikan menyetop sementara penyelengaraan Car Free Day (CFD) yang rutin digelar setiap Minggu di seputaran Jalan dan Taman Ciung Wanara. Namun penutupan baru diberlakukan mulai Minggu depan. “CFD ini mungkin (Minggu kemarin - red) saja yang terakhir, setelahnya kami stop dulu,” tegas Bupati Mahayastra ditemui usai penyemprotan disinfektan di Pasar Ubud, Minggu (15/3) kemarin.

Penutupan CFD sementara ini dilakukan sebagai salah satu upaya mengantisipasi penyebaran virus Corona. Sampai kapan penutupan ini dilakukan, Bupati Gianyar akan menunggu perkembangan situasi atau sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Sementara terkait merumahkan seluruh pelajar seperti di Denpasar, Bupati Mahayastra mengaku masih menunggu instruksi Gubernur Bali. Hal serupa juga berlaku untuk kelanjutan sejumlah objek di Gianyar. Menurutnya, upaya memutus penyebaran

virus Corona harus dilakukan secara bersama oleh seluruh pemerintahan di Bali. “Kalau bergerak agar serentak bergerak. Jangan ada yang bergerak, ada yang tidak,” katanya. Disinggung soal pasien positif Covid-19 yang diketahui sempat menginap di salah satu hotel di Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Bupati Mahayastra mengatakan jajarannya sudah melakukan pemantauan di areal tersebut, khususnya siapa saja yang pernah kontak. Hasil pemantauan itu menjadi kewenangan pemerintah provinsi. (kmb35)

Gianyar (Bali Post)Krama antusias mengikuti rangkaian nganyarin di Pura Penataran Sasih Pejeng, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Minggu (15/3) kemarin. Prosesi nganyarin ini akan digelar hingga Kamis (19/3) mendatang. Sementara puncak Karya Padudusan sudah dilaksanakan bertepatan dengan Purnama Kasanga pada Senin (9/3) lalu.

Bendesa Adat Jero Kuta Pejeng, Cokorda Gde Putra Pemayun, mengatakan persiapan karya padudusan di Pura Penataran Sasih Pejeng sudah digelar sejak Selasa (3/3) lalu. “Persiapan sudah cukup lama. Krama ngayah mempersiapkan sarana dan prasarana upacara,“ katanya. Pada Minggu (8/3) dilaksanakan upacara munggah canang. Pada upacara ini dilakukan berbagai rangkaian,

seperti nanceb penjor dan ngias wantilan serta keesokan harinya dilaksanakan puncak karya. “Pada 9 Maret itu puncak karya Ida Batara Kahyangan Tiga Manca-manca yang ada di wilayah jagat Pejeng Kelod, Pejeng Kangin, dan Pejeng Kaja. Ida Batara Sesuhunan dari Singapadu dan Laplapan datang ke pura dan menyaksikan pujawali di Pura Penataran Sasih,“ jelasnya. (kmb35)

CFD Distop Mulai Minggu Depan

”Karya Padudusan” di Pura Penataran Sasih Pejeng


Senin Umanis, 16 Maret 2020

Antisipasi Sebaran Covid-19

Bupati Suwirta Pimpin Penyemprotan Disinfektan Pemkab Klungkung melakukan penyemprotan dengan menerjunkan tim dari Dinas Kesehatan Klungkung, Minggu (15/3) kemarin. Program itu menindaklanjuti imbauan Pemprov Bali terkait penyemprotan disinfektan secara serentak. Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta, tampak memimpin langsung aksi ini, yang dilaksanakan di Pelabuhan Tribuana Kusamba dan Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida. Aksi penyemprotan disinfektan itu juga dilakukan di tempat lain, yakni Pelabuhan Banjar Bias Kusamba yang dipimpin Wakil Bupati

Klungkung I Made Kasta. Keduanya membagi tugas agar pelaksanaannya menjadi lebih efektif. Selain pelabuhan, tim dari Dinas Kesehatan juga melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum lainnya. Ditemui di sela-sela kegiatan tersebut, Bupati Suwirta mengatakan pihaknya sudah proaktif melakukan langkah-langkah pencegahan. Sebelum imbauan itu turun, pihaknya juga telah menginstruksikan jajarannya melakukan penyemprotan dan menyiapkan cairan antiseptik di pintu-pintu masuk perkantoran mau-

pun tempat umum lainnya. Bahkan, tim Dinas Kesehatan langsung melakukan screening di tiga pintu masuk pelabuhan rakyat di wilayah Kepulauan Nusa Penida. Dengan langkah ini diharapkan bisa mengantisipasi sejak dini penyebaran wabah Covid-19. Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan oleh semua OPD Pemkab Klungkung dan juga partisipasi aktif para pengusaha. Sehingga upaya pencegahan itu semakin meluas dan semakin mampu memproteksi wilayah Klungkung. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kali ini kami menyasar tempat-tempat umum di mana saja banyak orang ber-

kumpul. Seperti di pelabuhan, di sana relatif ramai orang lalu-lalang. Saya langsung memimpin aksi ini. Hal itu untuk memotivasi masyarakat sekitarnya, agar mereka lebih peka dan waspada,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; tegasnya. Menyikapi penyebaran wabah Covid-19 ini, Bupati Suwirta mengimbau masyarakat agar tidak panik. Menurut Bupati, selain melakukan penyemprotan disinfektan, pihaknya mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Selain menjaga kesehatan diri, juga perlu memperhati-

kan kebersihan lingkungan. Disinggung perlu tidaknya meliburkan siswa seperti daerah lain, Bupati Suwirta mengaku akan merapatkan terlebih dahulu. Alasannya, karena tidak bisa serta merta meliburkan begitu saja murid itu. Terkait hal itu pula, pihaknya mengaku masih menunggu keputusan ataupun instruksi Gubernur Bali. Sebab, dalam situasi seperti ini, sangat berisiko mengambil kebijakan sendiri. Dia yakin, Pemprov Bali tentu sudah memikirkan langkah-langkah cepat dan tepat mengantipasi adanya korban penyebaran wabah Covid-19 ini. (ad418)

PENYEMPROTAN - Bupati Suwirta saat memimpin aksi penyemprotkan cairan disinfektan.


Senin Umanis, 16 Maret 2020

Cegah Penyebaran Virus Corona

Bupati Mas Sumatri Semprotkan Cairan Disinfektan di Objek Wisata Candidasa

PENYEBARAN virus Corona atau Covid-19 di sejumlah wilayah membuat semua pihak terus berupaya melakukan pencegahan. Minggu (15/3) kemarin, Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, bersama jajaran melakukan penyemperotan cairan disinfektan secara massal di objek wisata Candidasa. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala OPD di lingkungan Pemkab Karangasem, Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana dan Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini. Bupati Mas Sumatri mengatakan, penyemprotan disinfektan dilakukan di tempat umum khususnya daerah pariwisata sebagai salah satu upaya untuk mencegah penularan Covid-19. “Virus ini menular melalui cairan dari orang yang terinfeksi, kemudian menyebar lewat sentuhan dan benda-benda yang terkena cairan orang yang terinfeksi,” ucapnya.

Mas Sumatri mengimbau penyemprotan disinfektan dapat dilakukan di tempat umum lainnya, seperti sekolah, kantor, tempat ibadah, terminal dan lain-lain yang banyak dikunjungi oleh masyarakat. “Disinfeksi ini perlu dilakukan di tempat umum lainnya khususnya di Kabupaten Karangasem oleh para pengelola secara mandiri dengan bimbingan dari Dinas Kesehatan. Se-

lain itu, masyarakat Karangasem harus menjalankan pola hidup sehat dan bersih agar daya tahan tubuh selalu terjaga,” katanya. Bupati wanita pertama ini juga mengimbau masyarakat Karangasem dapat meminimalisir kegiatan bepergian ke luar daerah, bandara dan tempat-tempat yang sekiranya berpeluang besar dapat menularkan virus Corona. “Tetap

waspada dan kurangi aktivitas bepergian yang tidak terlalu penting ke tempat yang sekiranya berpeluang besar terdapat penyebaran virus. Jagalah kebersihan, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa selalu melindungi kita semua,” tambah Mas Sumatri. (ad410) SEMPROT - Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, bersama jajaran Forkompinda melakukan penyemprotan disinfektan di objek wisata Candidasa, Minggu (15/3) kemarin.

Wedakarna Ajak Malaysia Perangi Terorisme Global Demi Stabilitas Kawasan Senator Minta PM Yassin Lindungi Komunitas Hindu

Bali Post/kmb41

DIRUJUK - WNA yang masuk dalam pasien pengawasan Covid-19 dirujuk ke RSUP Sanglah, setelah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit swasta di Karangasem.

WNA Masuk Pengawasan Covid-19 Dirujuk ke Sanglah Amlapura (Bali Post)Seorang warga negara asing (WNA) masuk dalam pengawasan Covid-19. Pasien berjenis kelamin perempuan itu menjalani perawatan di salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Karangasem, Sabtu (15/3). Pasien kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar. Kadis Kesehatan Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, Minggu (15/3) kemarin, mengakui ada satu pasien WNA sempat dirawat di salah satu rumah sakit yang ada di Karangasem. Pasien mengalami gejala batuk dan sesak napas. ‘’Pasien diduga tertular di salah satu wilayah terjangkit. Pasien tengah

ditangani. Dari hasil pemeriksaan tim medis, pasien sudah masuk pengawasan,’’ ucapnya. Oleh karena masuk pengawasan, maka pasien dirujuk ke salah satu rumah sakit rujukan yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Provinsi Bali. Tim surveilan dari pihak rumah sakit sudah melakukan penelusuran di mana lokasi WNA itu tinggal. Selain itu, mencari tahu dengan siapa saja pasien WNA itu sempat kontak. Salah satu dokter yang menangani pasien membenarkan pihak rumah sakit menangani satu pasien yang masuk pengawasan Covid-19. (kmb41)

SOSOK Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III merupakan salah satu tokoh muda Bali yang sangat menguasai geopolitik internasional. Senator Dr. Arya Wedakarna (AWK) adalah alumni MLC Melbourne, Australia, dan alumni IVLP Amerika Serikat di Washington DC. Pandangan AWK terhadap pergaulan internasional, kerap ditunggutunggu oleh publik, khususnya generasi muda Bali di Indonesia. Alasannya, belum ada tokoh Bali yang begitu paham terkait diplomasi internasional di luar urusan pariwisata. Salah satu bukti kerja AWK adalah bagaimana ia mampu bergaul dengan pemimpin dunia, baik para presiden, perdana menteri maupun para raja dari berbagai belahan dunia. Bahkan, sebelum menjadi pejabat negara pun, AWK dikenal sebagai sosok yang sangat memahami kondisi geopolitik dunia. Terkait dinamika ASEAN saat ini, Senator AWK menyampaikan pandangannya bahwa stabilitas ASEAN akan baik-baik saja selama stabilitas politik di kawasan

ini tidak ada gejolak. Demikian diungkapkan oleh Senator AWK menanggapi suksesi pemerintahan di Malaysia dari Perdana Menteri (PM) Mahatir Muhammad ke Perdana Menteri Muhyiddin Yassin. “Malaysia sebagai negara terdekat Indonesia kami yakini memiliki kedewasaan politik yang baik. Walau berbentuk kerajaan, Malaysia sudah menunjukkan kematangan demokrasi. Ini baik untuk menjadi contoh anak muda ASEAN. Proses transisi kepemimpinan nasional di Malaysia yang baru-baru ini terjadi, semua berjalan lancar tanpa gejolak berarti. Selain itu, peran Raja Malaysia sangat signifikan. Saya minta agar siapa pun PM Malaysia supaya melindungi para TKI Indonesia khususnya asal Bali termasuk keberadaan jutaan umat Hindu di sana,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Sukarno Center Tampaksiring. Lalu, bagaimana tanggapan AWK terhadap Mahatir Muhammad yang dikenal sebagai pemimpin berpengaruh di Malaysia. “Ketika Mahatir Mohammad come back beberapa tahun lalu, dunia

shock, dunia kaget karena di usia ke-90 tahun Dr. Mahatir alias Dr. M masih mau mengurus negara. Padahal dia sudah pensiuan dari politik dan karena Dr. M-lah, Malaysia bisa maju seperti saat ini. Jadi, anak muda ASEAN banyak belajar dari kiprah beliau. He is a real fighter, not only politicians. Kita bangga, walau cukup banyak pandangan beliau yang menyebabkan pasang-surut hubungan Indonesia dan Malaysia, tapi over all beliau tangguh dan menginspirasi,’’ papar Gusti Wedakarna. Untuk itu, ia menitipkan pesan kepada siapa pun pemimpin Malaysia agar terus memprioritaskan persahabatan dengan Indonesia dalam hubungan negara bilateral. ”Malaysia harus melihat Indonesia sebagai mitra, bukan kompetitor. Dengan sistem pergaulan yang sudah borderless ini, kita paham tantangan kita bernegara akan semakin besar. Tapi jangan lupa para founding father kita telah meletakkan fondasi dasar dalam bergaul antarbangsa, yakni politik bebas aktif. Ini yang sangat diperlukan dan ini yang menjadi prioritas jika ingin

BERSAMA MAHATIR – Senator RI Dr. Arya Wedakarna (President The Sukarno Center) bersama Dr. Mahatir Muhammad (Perdana Menteri VII Malaysia) berjuang. Sebagai Sukarnois tentu kita tidak bisa lupa dengan masa lalu yang mana Bung Karno pernah menyampaikan “Ganyang Malaysia”, dan jadikan itu sebagai pelajaran. Yang penting sekarang

sama-sama membangun kawasan ASEAN. Salah satunya bekerja sama dalam membasmi terorisme misalkan,’’ jelas Gusti Wedakarna yang juga Duta Besar Perdamaian UPF PBB. (ad419)


Senin Umanis, 16 Maret 2020

Lingkungan

Kesehatan

CSR HardysPeduli Gerakan Semesta Berencana

BBPOM Denpasar dan Anggota Komisi IX DPR-RI

Bali Resik Sampah Plastik di Lingkungan Menesa Desa Kampial, Kuta Selatan, Badung

Sosialisasikan Keamanan Obat Tradisional dan Kosmetik di Seririt

HARDYSCORP yang didirikan oleh putra Bali Gede Hardy dan Ketut Rukmini Hardy pada 11 Juli 1997, yang saat ini telah melepaskan seluruh aset unit bisnisnya. Pelepasan aset itu guna penyelesaian kewajiban kepada seluruh krediturnya. Akan tetapi, HardysCorp tetap melakukan CSR HardysPeduli yang dilaksanakan melalui Hardys Foundation. HardysCorp, senantiasa mendukung program Pemerintah Provinsi Bali itu. Karena itu, HardysCorp terus memberi suport Pemprov mewujudkan cita-cita menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali yang terkonsep dalam visi Gubernur Bali Wayan Koster yakni ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Implementasi konsep Tri Hita Karana yang berlandaskan Tri Kaya Parisuda itu juga tercantum dalam 9 Pilar HardysCorp. Melalui CSR Hardys Peduli ikut melaksanakan secara nyata program Pemerintah Provinsi Bali, yaitu Gerakan Semesta Berencana: Bali Resik Sampah Plastik dan menunjukkan Bali terus berbenah untuk masalah sampah plastik di tengah masifnya pemberitaan media asing yang mencantumkan Bali dalam daftar destinasi wisata yang tidak layak dikunjungi di tahun 2020. CSR HardysPeduli kali ini melaksanakan kegiatan di Lingkungan Menesa, Desa Kampial, Keca-

BALAI Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar dan anggota Komisi IX DPR-RI, I Ketut Kariyasa Adnyana, Jumat (13/3) lalu memberikan sosialisasi tentang Keamanan Obat, Obat Tradisional, Kosmetik dan Makanan di aula Desa Banjarasem, Seririt, Kabupaten Buleleng. Kepala Balai Besar POM Denpasar, Ni GAN Suarningsih, merasa bangga kepada para peserta mulai anak muda atau karang taruna sampai lansia yang antusias dan hadir dengan penuh semangat di aula desa. Mereka menyimak dengan serius sosialisasi itu. ‘’Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan mengedukasi semua lapisan masyarakat, supaya masyarakat cerdas dan berhati-hati mengonsumsi produk obat dan makanan. Ingat selalu CEK KLIK, Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa,’’ tuturnya saat memberikan sambutan. Acara sosialisasi tentang Keamanan Obat, Obat Tradisional, Kosmetik dan Makanan itu secara resmi dibuka anggota Komisi IX DPR-RI Ketut Kariyasa. Dalam sambutan pada pembukaan itu, Kariyasa menyampaikan pentingnya masyarakat terutama di pedesaan memahami bidang tugas wakil rakyat yang dipilih-

CSR HARDYSPEDULI - Pelaksanaan Kegiatan CSR HardysPeduli Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Lingkungan Menesa, Desa Kampial, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali, Sabtu (14/3). matan Kuta Selatan, Badung, Sabtu (14/3). Kegiatan CSR HardysPeduli ini dihadiri perwakilan Keluarga HardysCorp, rekanan bisnis, masyarakat setempat juga mengajak anak-anak karyawan, generasi muda HardysCorp, Hillary Angelina Gardenia Hardy (Hillary Hardy yang saat ini sedang bersekolah di Grade 11 UWC SEA Singapore), Lilly Harmony Hardy, dan Jasmine Lovely Hardy yang saat ini keduanya bersekolah di GMIS Bali, untuk mendapatkan edukasi secara nyata di lapangan. Konsep CSR HardysPeduli adalah mengutamakan pemberian bantuan dalam bentuk Jnana

Yadnya melalui proses edukasi kepada masyarakat. Tidak hanya dilaksanakan di public area atau kawasan wisata, HardysCorp juga melaksanakan CSR di tempat ibadah. Melalui CSR HardysPeduli ini diharapkan mampu membangun partisipasi masyarakat terutama generasi muda untuk berperan aktif dalam perlindungan lingkungan hidup. Sangat penting menjaga keseimbangan alam dalam ajaran Tri Hita Karana yang berlandaskan Tri Kaya Parisuda. Ketika kita memberikan pelayanan kepada alam semesta, maka alam semesta akan memberikan pelayanan terbaiknya kepada kita. (ad404)

Keamanan Obat - Acara sosialisasi Keamanan Obat, Obat Tradisional, Kosmetik dan Makanan. nya. Penting rakyat bisa menilai kinerja wakil rakyatnya di pusat. Komisi IX DPR-RI mengayomi beberapa kementerian dan lembaga termasuk salah satu di antaranya Badan Pengawas Obat dan Makanan. Acara sosialisasi tentang Keamanan Obat, Obat Tradisional, Kosmetik dan Makanan itu dikemas dalam bentuk talk show. Acara itu ditanggapi antusias oleh warga desa. Hal ini tergambar dari beberapa pertanyaan yang dilontarkan serta kemampuan menjawab saat diberikan pertanyaan oleh narasumber. Edukator dalam kegiatan ini yaitu, anggota Komisi IX DPR-RI, Kepala Balai

Besar POM Denpasar, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Kepala Desa Banjarasem, Ketut Sukalantika, sangat berterima kasih dengan kegiatan ini. Dia merasakan manfaat yang baik sekali dengan adanya sosialisasi ini. Terutama terkait materi tentang Obat Tradisional yang mengandung BKO. Sosialisasi ini, untuk mengedukasi bapak-bapak yang hadir dan memberikan strategi jitu menggunakan kosmetik yang aman, cocok untuk para wanita yang hadir. Sukalantika juga sangat mengharapkan adanya kegiatan sosialisasi seperti ini secara berkelanjutan. (ad285)

Sejumlah Tempat Publik Disemprot Disinfektan Bupati Minta Masyarakat Jaga Imunitas

Bangli (Bali Post) –

Sejumlah tempat publik di Bangli disemprot cairan disinfektan, Minggu (15/3) kemarin. Langkah ini dilakukan mengantisipasi penyebaran virus Corona. Salah satu tempat yang disemprot disinfektan itu yakni Objek Wisata Penelokan, Kintamani. Penyemprotan disinfektan itu dilakukan langsung Bupati Bangli I Made Gianyar bersama petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangli. Cairan disinfektan itu disemprotkan utamanya pada fasilitas yang sering disentuh masyarakat. Seperti pegangan tangga, tiang, bale bengong dan lainnya. Menyikapi merebaknya wabah virus Corona di sejumlah daerah saat ini, Made Gianyar meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Mengantisipasi terjangkitnya virus ini, ia mengimbau masyarakat melakukan upaya pencegahan. Caranya membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat. Selalu mencuci tangan sebelum memegang sesuatu sebelum makan. Hindari kontak dengan hewan yang sakit serta kurangi aktivitas melibatkan orang banyak. “Yang paling utama budayakan hidup bersih dan sehat. Daya tahan tubuh harus dijaga dan ditingkatkan. Kalau daya tahan tubuh terjaga, tentu virusnya akan kalah,” terangnya. Kegiatan penyemprotan disinfektan itu, sambung Bupati juga merupakan salah satu upaya pencegahan untuk menangkal penyebaran corona. Ia pun mengimbau masyarakat melakukan penyemprotan disinfektan di rumah masingmasing. Demikian juga pemerintah desa. Menurutnya kalau desa bisa menjaga kebersihan, tentu kabupaten akan sehat. Pada kesempatan itu, Bupati Made Gianyar juga meminta masyarakat agar tidak berlebihan dalam menanggapi setiap pemberitaan tentang virus Corona. Ia meminta agar tidak semua sakit atau kematian dikaitkan dengan Corona. “Jangan sampai masyarakat sakit disebabkan beban psy-

kis. Sakit flu biasa dikatakan Corona. Kematian karena sakit biasa jangan disebut akibat Corona. Intinya kita harus tetap waspada dan tetapi tidak panik,” pintanya. Terkait kebijakan meliburkan sekolah guna mencegah penyebaran Corona, seperti yang sudah dilakukan beberapa daerah, Made Gianyar mengatakan kebijakan itu perlu dikaji lebih lanjut. Kalau hal itu memang diperlukan.

Tentu akan dilakukan. “Intinya kita masih menunggu kajian kondisi terkini. Agar jangan grasa-grusu. Kalau kita panik hal itu tidak baik,” pungkasnya. Di Polres Bangli Selain di Objek Wisata Penelokan, penyemprotan cairan disinfektan juga dilakukan di Polres Bangli di ruang pelayanan publik Mapolres serta tempat ibadah. Kapolres

Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, mengatakan kegiatan ini dilakukan secara serentak di setiap instansi di Provinsi Bali dalam upaya preemtif atau pencegahan penyebaran virus Corona itu. “Upaya pencegahan penyebaran virus ini kami fokuskan pada area pelayanan publik kepolisian. Di antaranya ruang SPKT, ruang pelayanan SKCK, ruang sidik jari, ruang pelayanan satpas SIM termasuk asrama Polres dan tempat ibadah di antaranya Pura Giri Brata Polres Dan Masjid Agung Bangli yang terletak di depan Polres,” jelasnya. Penyemprotan disinfektan ini rencananya dilakukan secara berkesinambungan. Selain penyemprotan disinfektan pihaknya juga gencar

melakukan sosialisasi kepada anggota terkait bagaimana cara pencegahan penyebaran virus Covid-19 ini. Dengan melakukan senam, menjaga kebersihan Mako dan membudayakan cuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir. “Kami gencar melakukan sosialisasi tentang pencegahan virus Corona itu dengan mengundang narasumber dari tim medis yang benar-benar paham tentang virus ini,” ujarnya. Perwira asal Tabanan ini juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak resah menghadapi wabah Corona ini. Dirinya meminta masyarakat selalu menjaga kesehatan dan kebugaran diri serta menjaga kebersihan lingkungan. (kmb40)

Bali Post/ist

DISINFEKTAN - Penyemprotan disinfektan di tempat pelayanan publik di Mapolres Bangli.


Senin Umanis, 16 Maret 2020

Gandeng Putri Pariwisata Indonesia 2015

Bupati PAS Optimalkan Wisata Alam Buleleng BERBAGAI upaya dilakukan untuk mempromosikan potensi di Buleleng. Salah satunya adalah wisata alam. Untuk mempromosikan potensi itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) menggandeng runner up pertama Putri Pariwisata Indonesia 2015, Delvia Wirajaya. Berbagai kegiatan diikuti Delvia Wirajaya mulai 12 sampai 14 Maret 2020. Hari pertama, Delvia belajar menari Bali di Padepokan Seni Dwi Mekar. Saat itu, dirinya ditemani oleh Nyonya Aries Suradnyana. Salah satu tarian yang dipelajari adalah Tari Sapi Gerumbungan. Hari kedua, Bupati Agus Suradnyana berbagi tugas dengan Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mendampingi Delvia. Agus Suradnyana mendampinginya ke Danau Tamblingan dan Wabup Sutjidra ke Danau Buyan. Di Danau Tamblingan dia diajak menikmati keindahan alam Danau Tamblingan sembari menjelaskan tentang Tari Truna Jaya yang ditarikan di pinggir danau. Selain itu, Bupati Agus Suradnyana menjelaskan dan menyediakan

mengatakan, potensi wisata di Buleleng tidak akan ada artinya jika tidak ditunjang dengan faktor yang lain. Faktor tersebut antara lain atraksi, pertunjukan dan promosi. Promosi menjadi salah satu faktor penting dalam dunia pariwisata khususnya di Buleleng. “Kegiatan ini merupakan salah satu upaya promosi. Selain itu, atraksi dan pertunjukan juga diperlukan. Makanya jangan sampai ada yang bilang even budaya ataupun festival itu tidak ada dampaknya. Justru dengan itu, kita juga berpromosi,” katanya. Sementara itu, Delvia Wirajaya menilai alam dan budaya Buleleng sangat indah dan menarik untuk dinikmati. Keindahan alam, adat istiadat dan budaya ini perlu dilestarikan sehingga menjadi ikon pariwisata nantinya di Bali bahkan di Indonesia. Delvia juga sangat mengagumi kuliner Buleleng yang beragam dan memiliki citarasa tinggi dan tidak mudah dijumpai di daerah lain. “Kita harus jaga ini semua, Buleleng itu indah. Mari warga Indonesia datang ke Buleleng,” tutupnya. (ad426)

PROMOSI - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menemani runner-up pertama Putri Pariwisata Indonesia Tahun 2015 Delvia Wirajaya dalam mempromosikan potensi wisata dan keindahan alam di Buleleng, akhir pekan lalu. kuliner khas Buleleng. yaitu kue (jaja) laklak dan blayag. “Danau Tamblingan ini sebagai wisata religius. Saat ini kita juga sedang menonton Tari Truna Jaya. Di samping itu, kita juga punya kuliner khas. Di antaranya jaja laklak dan blayag,” katanya. Sedangkan Wabup Sutjidra mengajak Delvia untuk menaiki perahu dan menikmati keindahan Danau Buyan, Kecamatan Sukasada. Hari terakhir, Delvia men-

gunjungi kebun durian Nyoman Kajeng di Desa Panji, Kecamatan Sukasada. Perempuan yang juga Miss Cosmo World Tahun 2018 ini menikmati durian lokal yang merupakan pemenang Kontes Durian Lokal Buleleng pada beberapa waktu yang lalu. Setelah itu, dirinya menikmati keindahan Air Terjun Kroya dan Air Terjun Aling-Aling di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada. Bupati Agus Suradnyana

RS Pratama Giri Emas Dijadikan Tempat Perawatan Pasien Covid-19 Singaraja (Bali Post) Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, mengambil langkah cepat, menyusul temuan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus Corona di RSUD Buleleng. Mencegah penularan Covid-19 di daerahnya, Bupati menginstruksikan semua pasien dengan gelaja klinis tertular virus Corona dirawat di Rumah Sakit Pratama Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan. Sebaliknya, semua pasien yang sekarang dirawat di Rumah Sakit Pratama Giri Emas mulai Senin (16/3) hari ini akan dipindah ke RSUD. Keputusan itu diambil Bupati Buleleng ketika melaksanakan rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) menyikapi wabah virus Corona, Sabtu (14/3) malam lalu. Bupati mengatakan, pasien PDP Corona dirawat di RSUD dikhawatirkan mengganggu kenyamanan

pasien dan keluarganya. Ini satu-satunya pertimbangan memakai Rumah Sakit Pratama Giri Emas menjadi rumah sakit isolasi pasien terjangkit virus Corona. Apalagi, aktivitas di rumah sakit tergolong padat, sehingga jangan sampai aktivitas untuk kepentingan yang lebih luas terganggu, sehingga pihaknya memutuskan Rumah Sakit Pratama di Buleleng Timur itu sebagai isolasi bagi pasien terpapar Covid-19. Pasien yang dirawat di Rumah Sakit Pratama Desa Giri Emas dipindahkan ke RSUD. Untuk mendukung peralatan medis dan SDM yang ditugaskan menangani pasien terpapar virus Corona, Bupati berjanji segera akan mengupayakan apa saja keperluan untuk sebuah rumah sakit isolasi virus Corona. Bahkan, keputusan ini sudah disampaikan kepada DPRD Buleleng yang pada intinya akan dilakukan penyiapan

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA

Dibutuhkan SMK/SMA/D3/S1 Hubungi: 0817344224

*Dcr Receptionist,SpaTherapist REBORNspa,Jl.SunsetA1P:766744

Dicari Staff Accounting wanita Bisa Jurnal Akuntansi.Kirim CV ke PT.CKBP Bali. Jl.Sekar Tunjung XII No.177 Denpasar

B.BP.001.03.20.0000213

Dcr Engineering berpengalaman min 1th,Gaji UMK Badung+Bonus 1,5jt. Lam ke Bodyworks Spa Jln.Kayu Jati No.2 Petitenget Tlp.0361-735058/08123945606 B.BP.001.03.20.0000262

Dcr Sales&Pelaksana STM Bahan Bangunan,PT.KSM,083114600207

B.BP.004.03.20.0000242

B.BP.001.03.20.0000365

PROPERTY

anggaran yang mencukupi. Sementara itu, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra kemarin meninjau kesiapan Rumah Sakit Pratama Giri Emas. Dia didampingi Direktur RSUD dr. Gede Wiartana, M.Kes., Kepala Diskes dr. IGN Mahapramana, dan Direktur Rumah Sakit Pratama Giri Emas dr. Gede Nuada.

Wakil Bupati Nyoman Sutjidra mengatakan, Rumah Sakit Pratama memiliki 9 ruang perawatan dengan 49 unit tempat tidur. Dengan kapasitas ini, pihaknya menilai Rumah Sakit Pratama Giri Emas memungkinkan dijadikan rumah sakit isolasi pasien Virus Corona. (kmb38)

Bali Post/kmb38

CEK KESIAPAN - Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. meninjau kesiapan Rumah Sakit Pratama Giri Emas yang dijadikan rumah sakit isolasi bagi pasien suspect atau yang positif tertular Covid-19.

Dua Pasien PDP Corona Membaik

Singaraja (Bali Post) -

Penyebaran wabah virus Corona (Covid-19) semakin meluas. Di Kabupaten Buleleng mulai ditemukan kasus pasien yang menunjukkan gejala terjangkit virus Corona seperti suhu badan tinggi, batuk, pilek, dan muncul gejala sesak napas. Sekarang tercatat dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yaitu seorang perempuan 25 tahun dan WNA 72 tahun dirawat di ruang isolasi Lely I RSUD Buleleng, Jalan Ngurah Rai Singaraja. PDP pertama diterima oleh RSUD pada Jumat (13/3) tengah lama lalu. Selain menunjukkan gejala klinis tertular Covid-19, pasien ini diketahui memiliki riwayat pernah berpergian ke luar negeri. Setelah kembali ke kampungnya, pasien ini mengeluh batuk diikuti pilek, dan suhu badannya mendadak tinggi. Hasil rontgen menunjukkan yang bersangkutan mengalami radang paru-paru. Temuan kasus yang sama dalam hari yang sama juga terungkap. Seorang WNA yang baru dua hari berlibur di Buleleng datang ke IGD RSUD setelah menunjukkan gejala klinis mirip terpapar virus Corona. WNA yang menginap di salah satu hotel di Bali Utara itu langsung dirawat di ruang isolasi Lely I RSUD. Dirut RSUD Buleleng, dr. Gede Wiartana, Minggu (15/3) kemarin mengatakan, setelah mendapat penanganan intensif dan mengikuti prosedur tetap (protap) yang dikeluarkan Kemenkes-RI, kedua PDP itu sekarang kondisinya membaik. Suhu badannya sudah berangsur-angsur turun. Demikian juga batuk, pilek dan gejala sesak napas mulai berkurang. Meski demikian, pihaknya tetap menginstruksikan kepada dokter dan perawat untuk tetap berhati-hati menangani kedua PDP Virus Corona tersebut. Mencegah hal yang tidak diinginkan, pihaknya telah berkoordinasi ke Diskes Bali untuk memohon tambahan Alat Pelindung Diri (APD). Ini karena kebutuhan APD ratarata 8 sampai 10 set per hari. Sementara stok APD sekarang ini sebanyak 30 set, sehingga pemerintah daerah terus berupaya menambah APD untuk petugas yang merawat pasien.

Bali Post/kmb38

DISINFEKTAN - Ruang rapat di kantor Bupati Buleleng disemprot disinfektan untuk mencegah penularan virus Corona, Minggu (15/3) kemarin. ‘’Keduanya stabil setelah ditangani oleh petugas kita mengikuti protap yang ada. Kami tetap perintahkan hati-hati dalam melakukan tahapan penanganan dan kami upayakan untuk terus menambah stok APD termasuk meminta bantuan ke Diskes Bali,’’ katanya. Di sisi lain Gede Wiartana mengatakan, untuk mengetahui apakah kedua PDP itu terpapar Covid-19 atau tidak, kemarin petugas laboratorium Diskes Bali telah mengambil sampel hapusan tenggorokan kedua PDP tersebut. Menyusul temuan dua

orang PDP virus Corona, Minggu (15/3) kemarin, Pemkab Buleleng melaksanakan penyemprotan disinfektan dipimpin langsung Bupati Putu Agus Suradnyana, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dan Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna. Sejumlah ruang kerja dan ruang pertemuan di kantor Bupati dan instansi pelayan publik disemprot disinfektan. Hal yang sama dilakukan di ruang publik seperti Daerah Tujuan Wisata (DTW) seperti di kawasan Pantai Lovina, Kecamatan Buleleng. (kmb38)

BENGKEL LAS

DIJUAL TANAH

Djl Tnh Kav Jl.Sekar Tunjung & Penamparan 0811398086 / 245460

B.BP.001.03.20.0000363 Free

BIRO JASA Sy Siap Bantu bayarkan,Laporkn Pajak Hotel & Restaurant,Toko NPWP,SIUP. HP:081.338.344.155

n

Desig

Money Back Guarantee

B.BP.001.03.20.0000204

DIJUAL TANAH

Sale Tanah di Canggu LT 1.1Are Akses Jln.6 Meter,Aspek.Hrg Global 700jt, WA:087761724888

B.BP.001.03.20.0000338

B.BP.004.03.20.0000350

RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228

B.BP.001.03.20.0000399

BIRO JASA

Print & On Line Radio Global 96,5 FM

www.radioglobalfmbali.com globalfm bali globalradiobali

HARIAN BALI POST.COM - RADIO GLOBAL 96,5 FM web: www.balipost.com

@balipost_com

@balipostcom

balipost

Terbit/disiarkan : Selasa, Rabu, dan Jumat

JENIS PAKET

HARIAN BALI POST

RADIO GLOBAL

}

PAKET

1 kolom x 50 mm Bronze 12 x siar / bulan 500.000,- / 20 kali 1 menit 1 kolom x 100 mm Silver 24 x siar / bulan Adlib Spot 1 menit 1.000.000,- / 20 kali 1 kolom x 150 mm Gold 36 x siar / bulan 1.500.000,- / 20 kali BAGIAN IKLAN JL. KEPUNDUNG 67 A DENPASAR : email: iklanbp@yahoo.co.id atau iklan@balipost.com atau WA: 081082411818 Telp. (0361) 225764

-

OTOMOTIF FASHION TRAVEL AGENT PROPERTY SALON/SPA FURNITURE HOTEL ASESORIS KULINER BIRO JASA SERVICE


Senin Umanis, 16 Maret 2020

Pemkab Jembrana ’’Nganyarin’’ di Pura Penataran Sasih Pejeng jud sraddha bhakti kepada sesuhunan yang berstana di Pura Penataran Sasih guna memohon keselamatan dan kerahayuan jagat Jembrana,’’ ucapnya. Ketua Pantia Karya Dewa Ngakan Nyoman Suardita mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Jembrana karena telah ikut serta ngaturang bhakti pengan-

yar. ‘’Bhakti panganyar ini wajib dilaksanakan selama Ida Batara nyejer dalam upacara Karya Purnama Kasanga dan Ida akan masineb tanggal 19 Maret mendatang,’’ jelasnya. Disampaikan, bhakti panganyar ini sebagai wujud bakti umat kehadapan Ida Batara-Batari utamanya Ida Batara yang berstana di

Pura Penataran Sasih. ‘’Saat Ida Batara nyejer umat diwajibkan mempersembahkan segala baktinya kehadapan Ida Batara dengan satu harapan Ida Batara yang berstana di Pura Penataran Sasih selalu memberikan rahmatnya,’’ ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Artha juga menyerahkan punia yang langsung diterima Ketua Panitia Karya Dewa Ngakan Nyoman Suardita. Bhakti panganyar ini di-puput oleh Ida Padanda Sanding Lingsir dari Geria Sanding. (ad423)

wisatawan berkunjung ke Gumi Mekepung di tengah merebaknya penyebaran Convid-19. Kegiatan yang digelar serentak se-Bali di tempattempat wisata, turut dihadiri Asisten I Nengah Ledang, Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa, Dandim 1617/Jembrana Letkol (Kab) Djefry M. Hanok, Plt. Kadis Kesehatan I Putu Suekantara dan beberapa pejabat vertikal lainnya. Selain lantai, penyemprotan juga dilakukan pada bangunan serta fasilitas yang sering disentuh publik. Termasuk bangku taman, gazeebo yang merupakan fasilitas umum pengunjung di areal pantai. Di sela-sela kegiatan itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, penyemprotan disenfektan ini merupakan langkah antisipasi serentak di Bali. Langkah ini dilakukan di tempat-tempat umum

menyusul merebaknya Corona di seluruh dunia. Disinfektan juga disemprotkan agar virus tidak berkembang. Ditambahkan Arisantha, masyarakat juga bisa berperan aktif melakukan disinfektani di lingkungannya menggunakan alkohol 70 persen. Bisa juga dengan clorin dicampur air. ‘’Tidak hanya tempat wisata, disinfektan juga akan kita lakukan di tempat-tempat umum lainnya. Fasilitas publik yang sering disentuh masyarakat. Ini bentuk antisipasi menghentikan penyebaran virus,’’ ujar Arisantha. Sementara itu, Asisten Pemerintahan Setda Jembrana I Nengah Ledang mengungkapkan, langkah antisipasi penyebaran Corona tidak hanya berhenti pada pelaksanaan spraying di tempat wisata saja. Dikatakan Ledang, akan ada langkah-langkah lanjutan penanganan virus Corona. ‘’Selain Medewi, tempat-

tempat publik dan wisata lainnya juga akan kita disinfektan. Gilimanuk misalnya juga fasilitas publik lainnya,’’ terang Ledang. Mewakili jajaran Pemkab Jembrana, Ledang menegaskan keseriusan pemerintah daerah menangani penyebaran Corona. ‘’Pemerintah serius menangani Corona ini dan selalu hadir di tengahtengah masyarakat. Tidak ada yang ditutup-tutupi, kita sampaikan apa adanya. Memberikan informasi ke masyarakat,’’ kata Ledang. Ia juga berharap dukungan serta peran aktif masyarakat untuk bersama-sama melawan penyebaran Corona. ‘’Corona ini jenis penyakit baru, yang baru pertama kali kita hadapi. Saya minta peran warga turut berpartisipasi. Dukungan itu sangat penting, minimal tidak menyebarkan informasi hoaks, yang menambah panik,’’ pungkas Ledang. (ad411)

SERANGKAIAN Karya Punama Kasanga di Pura Penataran Sasih Pejeng, Gianyar, Pemkab Jembrana menghaturkan bhakti panganyar, Minggu (15/3) kemarin. Bhakti Panganyar dipimpin Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Ny. Ari Sugianti Artha, para Asisten Setda dan Staf Ahli serta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Jembrana.

NGANYARIN - Bupati Artha bersama jajaran Pemkab Jembrana seusai sembahyang di Pura Penataran Sasih Pejeng, Gianyar, Minggu (15/3) kemarin.

Tinggal Satu Kali Lagi Dari Hal. 1 Pada Sabtu (14/3), ada 96 orang dinyatakan positif Covid-19 di Indonesia dengan korban meninggal 5 orang dan jumlah yang sudah sembuh 8 orang. Mereka tersebar di Jakarta, Tangerang, Bandung, Solo, Yogyakarta, Bali, Manado, Pontianak. Dari jumlah 117 kasus positif tersebut, Yuri pun memperkirakan akan ada 7 orang lagi yang akan sembuh. ‘’Dan akan ada lagi 7 orang yang sudah sekali positif dan tinggal satu kali lagi diperiksa untuk negatif lagi,’’ ungkap Yurianto. Namun, Yurianto mengatakan, ia tidak menutup kemungkinan melebarnya kasus ke daerah-daerah lain. ‘’Tidak menutup kemungkinan melebar karena di Kalimantan Barat itu juga dari Jakarta, jadi tracing itu di Pontianak,’’ tambah Yurianto. Sementara terkait kondisi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif Covid-19 dan menjadi kasus ke-76, Yurianto mengatakan masih melakukan contact tracing. ‘’Sekarang kontaknya kita tracing, setelah ketemu kita pisahkan apakah positif dengan keluhan atau positif tanpa keluhan kalau tanpa keluhan self isolated di rumah kalau dengan keluhan akan direkomendasikan dirawat, tapi kalau negatif akan selfmonitoring,’’ ungka Yurianto.

Namun, Yurianto menegaskan bahwa pemerintah belum akan mengambil opsi lock down. ‘’Kami belum menempatkan opsi lock down sebagai penyelesaian, karena Korea sendiri begitu lock down; kasusnya tambah lagi dan begitu dibuka malah jumlahnya makin turun, tapi akan dinamis nanti,’’ tambahnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terjangkit virus Corona pada Sabtu, 14 Maret 2020 yang diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Sebelum dinyatakan positif, Menhub Budi Karya masih berkegiatan dalam dua minggu terkahir, rinciannya kunjungan ke kantor Harian Rakyat Merdeka pada 20 Februari, kemudian meninjau proyek kereta cepat di Purwakarta dan Rancaekek, Bandung, Jawa Barat, pada 23 Februari 2020. Pada 1 - 2 Maret 2020, Menhub Budi menjemput awak kapal Diamond Princess yang di dalamnya terdapat penumpang positif Corona dari Jepang. Sebelumnya, Menhub Budi Karya Sumadi tengah menderita sakit tifus dan asma. ‘’Beliau tengah dalam perawatan di rumah sakit karena penyakit tifus dan asma yang sudah lama diderita,’’ kata Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Komunikasi Adita Irawati saat itu. (ant)

Wujud Persatuan Semua Elemen Dari Hal. 1

Untuk itu ditekankan agar semeton Pasek menjadi organisasi pemersatu masyarakat di mana pun berada dengan selalu bakti ring kawitan serta tindih ring bhisama. ‘’Saya minta semeton Pasek agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan di tengah heterogenisme masyarakat kita. Mari kita mempersatukan umat Hindu Bali tanpa memandang perbedaan yang ada. Karena pada prinsipnya kita semua sama. Untuk itu ke depan kami di kabupaten akan menggunakan Sarwa Sedaka sebagai pamuput upacara yang ada sebagai wujud persatuan semua elemen masyarakat yang ada di tatanan kehidupan beragama, karena tujuan akhir hidup kita adalah Moksartham Jagathita Ya Ca Iti Dharma,’’ ujar Giri Prasta. Sementara itu, Ketua Panitia Lokasabha Made Adi Djaya melaporkan, Lokasabha merupakan forum tertinggi lima tahunan dalam organisasi MGPSSR tingkat provinsi se-

bagaimana diatur dalam AD/ ART MGPSSR yang dikaitkan dengan berakhirnya periode kepengurusan Pengurus MGPSSR Provinsi Bali periode 2015-2020 serta memilih pengurus yang baru. Ketua MGPSSR Provinsi Bali periode 2015-2020 Wisnu Bawa Temaja mengatakan, selama lima tahun menakhodai MGPSSR sudah mampu meningkatkan rasa percaya diri dan menanamkan ideologi Kepasekan dari Ida Batara Kawitan dan Bhisama dalam rangka menjaga keutuhan NKRI. Dikatakan, kegiatan MGPSSR sudah sejalan dengan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Bupati Badung untuk membantu pemerintah daerah dalam membangun daerah dan menjaga dari hal-hal yang ingin merusak tatanan kehidupan masyarakat. Di antaranya membuat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk menyelesaikan konflik dengan cara musyawarah, membangun pura di Punduk Dawa untuk tempat sembahyang krama Pasek. (ad421)

Riwayat Berkunjung ke Negara Tertular Dari Hal. 1 Termasuk di ruang publik lainnya seperti Lapangan Puputan Badung, Taman Kota lumintang, Taman Janggan Renon, Pura Aagung Jagatnatha, dll,’’ kata Rai Mantra. Selain melakukan disinfektan, juga dilaksanakan pemantauan bagi WNA/WNI dengan riwayat berkunjung ke negara tertular, orang yang kontak dengan positif Covid-19, bekerja atau mengunjungi faskes yang menangani kasus. Pengecekan dan pemeriksaan diprioritaskan pada orang yang memiliki riwayat perjalanan ke negara tertular dengan sistem jemput bola. ‘’Penyemprotan disinfektan ini akan kami laksanakan secara bertahap dan berkala dengan menyasar fasilitas publik, dan kami informasikan kepada

masyarakat jika menemukan ciri-ciri kasus, masyarakat dapat melapor ke Call Center 112 dan 223333 yang telah terintegrasi dengan Damakesmas,’’ ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Rai Mantra didampingi Kabag Humas dan Protokol Dewa Gede Rai juga mengimbau masyarakat utamanya tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Untuk mencegah serta mengantisipasi penyebaran virus Corona, diperlukan kesadaran masyarakat untuk aktif menerapkan PHBS dan CTPS. Hal ini dapat dimulai dari rumah tangga dan keluarga. ‘’Mari kita bersama waspada, dengan menerapkan bersama upaya cegah dini dan antisipasi, sehingga penyebarannya dapat diblokir dan diantisipasi,’’ paparnya. (ad407)

Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan, Bhakti Panganyar di Pura Penataran Sasih Gianyar merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sebagai rangkaian dari Karya Purnama Kasanga. ‘’Bhakti panganyar yang dilaksanakan hari ini merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan sebagai wu-

Dinas Kesehatan Semprotkan Disinfektan di Medewi

Bali Post/olo

PENYEMPROTAN – Penyemprotan disinfektan yang dilakukan serentak di Bali. Untuk di Jembrana, penyemprotan dilakukan di daerah wisata Pantai Medewi. DINAS Kesehatan Jembrana bersama instansi melakukan penyemprotan disinfektan di Pantai Medewi, Minggu

(15/3) kemarin. Penyemprotan ini merupakan bagian dari upaya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi

RAT Ke-18 KSP Guna Prima Dana

Serahkan KUR dan 1.000 ’’Parcel’’

KOPERASI Simpan Pinjam (KSP) Guna Prima Dana menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-18 di Wantilan Murda Ulangun Pecatu, Desa Adat Pecatu, Minggu (15/3) kemarin. Pada acara tersebut, KSP Guna Prima Dana juga menyerahkan KUR dan 1.000 parcel kepada anggotanya. Hadir dalam RAT kali ini Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung, Ketua Dekopinda Badung, Camat Kuta Selatan, Perbekel Desa Pecatu dan undangan lainnya. KSP Guna Prima Dana dalam kegiatan kali ini juga membagikan beasiswa dari tingkat SD hingga SMA, penyerahan dana pembangunan daerah Kerja. Manajer KSP Guna Prima Dana I Wayan Suyatna mengungkapkan, KSP Guna Prima Dana sebagai koperasi penyalur KUR pertama di Bali di tahun 2019 dengan plafon sebesar Rp 8,5 miliar

dari Kementerian Perekonomian RI. Dalam kurun waktu hingga Oktober 2019 sudah semua tersalurkan dengan NPL 0. Di tahun 2020 ini KSP Guna Prima Dana memperoleh plafon sebesar Rp 30 miliar dengan rincian Rp 10 miliar KUR mikro dan Rp 20 miliar KUR kecil. ‘’Per Jumat kemarin, KUR sudah tersalurkan mencapai Rp 6 miliar. Kita masih punya plafon lagi Rp 24 miliar, hingga akhir tahun optimis tersalurkan,’’ ucapnya. Koperasi yang memperoleh predikat Terbaik Nasional tahun 2019 ini dari segi pertumbuhan, diakui Wayan Suyatna, bertumbuh signifikan. SHU sesuai target yakni mencapai Rp 3 miliar. Aset tumbuh signifikan di tahun 2018 hingga 2019 meningkat hampir menembus angka Rp 40 miliar, sehingga total aset hingga Desember 2019 mencapai Rp 164 miliar. ‘’Hal itu menunjukkan KSP Guna Prima

Dana sangat dipercaya masyarakat dalam menempatkan dana mereka,’’ ucapnya. Kenaikan tersebut lebih jauh diakuinya tidak terlepas dari ditunjuknya KSP Guna Prima Dana sebagai penyalur KUR, sehingga dari segi kelembagaan, permodalan dan lainnya sehat dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal itu semakin menumbuhkan kepercayaan anggota dan masyarakat. Di tahun 2020 sesuai rencana kerja, baik aset maupun SHU diharapkan bisa meningkat. Didukung oleh produk KUR yang cukup besar disalurkan tahun ini, sehingga berdampak terhadap peningkatan pinjaman yang berimbas pada naiknya pendapatan. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung I Made Widiana dalam sambutannya mengatakan, KSP Guna Prima Dana sudah mampu bersaing, maju, modern

Dari Hal. 1

Mereka menjadi kurang kuat secara fisik karena kurang senang bergerak dan kurang peduli pada lingkungan sekitar. Tugas menjadi orangtua ataupun guru juga menjadi tambah susah dalam mengontrol pemanfaatan gadget tersebut. Diberi batasan, sering dilanggar. Dikasi tahu, sering dikira memarahi. Banyak kasus terjadi hubungan orangtua dan anak menjadi tidak harmonis garagara pemanfaatan gadget yang keliru tersebut. Mengacu pada berbagai dampak negatif yang ditimbulkan oleh teknologi, terdapat sekolah yang melarang peserta didik membawanya ke sekolah, padahal gadget bila dimanfaatkan dengan tepat tentu akan membawa dampak positif. Bagaimanakah kita harus menyikapinya? Ada dua konsep utama yang ditawarkan oleh penulis yaitu MAHA DAN ESA yang berasal dari akronim yang mudah diingat. Konsep yang pertama adalah MAHA yang dimaksudkan adalah Manage, Accelerate, Help, dan Acquire. Manage yang dimaksudkan adalah kemampuan orang dewasa dalam hal ini guru untuk mengatur pemanfaatan teknologi sedemikian rupa. Guru sebagai manajer di kelas, mengontrol kapan saatnya menggunakan teknologi dan berapa lama

batasannya, serta untuk keperluan apa penggunaannya. Guru mesti berada di tengah-tengah mereka pada saat mereka belajar untuk mengarahkan dan memonitor mereka dalam menggunakan teknologi di kelas. Accelerate adalah kemampuan guru dalam mengupayakan penggunaan teknologi yang diarahkan pada kemajuan atau percepatan proses pencarian dan penyampaian ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Konsep kedua adalah ESA yang terdiri atas tiga kata Engage, Study, dan Activate. Tugas utama guru dalam proses pembelajaran dari awal sampai dengan akhir adalah mulai dari Engage, yaitu melibatkan pikiran dan perasaan mereka dari sejak awal pembelajaran. Salah satu kegiatan pada tahap ini adalah guru dapat menggunakan kegiatan yang menarik seperti cerita pengalaman, gambar atau foto yang menarik atau permainan yang edukatif yang diambil dari internet yang mampu menghadirkan keceriaan. Dengan cara tersebut, peserta didik dapat meningkatkan perhatian, motivasi, dan minatnya pada pelajaran yang akan dan sedang dilakukan.

KUR - Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung I Made Widiana menyerahkan dana KUR di sela-sela RAT KSP Guna Prima Dana, Minggu (15/3) kemarin. dan menjadi koperasi yang mampu menjalankan prinsip koperasi dari untuk dan oleh anggota dengan baik. Sebagai penyalur KUR satu-satunya di Bali, Widiana ber-

harap dalam menyalurkan pinjaman tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian dan KSP Guna Prima Dana bisa menjadi contoh bagi koperasi lainnya. (k150)

Dari Hal. 1

mencegah meluasnya penularan virus Corona. Maka itu, beberapa opsi kebijakan dapat diambil seperti menerapkan pembelajaran dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa, serta bekerja dari rumah secara daring (online) bagi para pekerja. Presiden juga mengimbau untuk setiap pemangku kepentingan agar menunda kegiatan yang melibatkan banyak peserta. (ant)

Berbagai Jenis Permainan Tradisional Pembelajaran dari Rumah

Bagaimana dengan dampak negatifnya? Kekurangmampuan kita mengontrol pemanfaatan teknologi, peserta didik anak-anak dan remaja sering kebablasan dalam memanfaatkan teknologi. Bukan kebermanfaatan yang didapatkan, melainkan masalah, seperti masalah kesehatan mata yang terganggu, karena terlalu banyak terpapar gadget, juga masalah psikis, seperti inferior karena mereka lebih suka menyendiri, dibandingkan dengan bersama dan berkomunikasi dengan orang lain. Pada kasus yang parah, mereka mendahulukan bermain game online berjam-jam sampai dengan berhari-hari dibandingkan mengerjakan tugas akademik, yang menyebabkan pelajarannya terbengkalai, akhirnya menjadi drop-out, karena sudah tergolong kecanduan dengan permainan tersebut. Anak-anak jarang ditemukan bermain petak umpet, main kelereng, main tali, dan berbagai jenis permainan tradisional lainnya, baik di rumah atau pun di sekolah melainkan permainan-permainan modern yang banyak ditemukan pada gadget mereka. Anak-anak menjadi susah menggerakkan badannya, kecuali mata dan tangannya yang sibuk memainkan tombol-tombol gadget-nya.

Penulis, Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha

Jokowi meminta kepala daerah, baik itu gubernur, bupati dan wali kota untuk terus memantau kondisi daerah masing-masing, serta berkonsultasi dengan pakar medis untuk menelaah situasi yang terjadi. Kepala Negara menekankan yang terpenting saat ini adalah menjaga interaksi sosial (social distancing) untuk


Senin Umanis, 16 Maret 2020

Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Desa Adat Tegak Kuatkan Peran Yowana PROGRAM Pemrov Bali ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, dipandang baik dalam rangka penguatan desa adat. Desa Adat Tegak, Klungkung mengapresiasi program tersebut. Program prioritas yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Bali seperti pembentukan BUPDA, TK/PAUD akan diupayakan realisasinya.

Desa Adat Tegak, Klungkung terdiri atas lima banjar adat meliputi Banjar Adat Kelod Kangin, Kaja Kangin, Kaja Kauh, Banjar Adat Tengah dan Banjar Adat Subagan. Jumlah krama-nya sebanyak 600 KK, dengan mata pencaharian sebagai perajin emas, perak, perajin besi, petani, ASN dan sebagainya. Bendesa Adat Tegak I Komang Sumarjaya menilai sangat baik progam

Gubernur Bali Wayan Koster dalam penguatan desa adat. ‘’Kami sangat senang dengan program ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’. Apa yang disebut Bali era baru, betul-betul baru dengan kebijakan-kebijakan baru, seperti Perda Desa Adat,’’ ujar Sumarjaya, belum lama ini. Perangkat desa adat seperti baga-baga, krama istri, yowana akan semakin tertata dan dibangkitkan perannya. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi desa adat. ‘’Astungkara bisa ber-

benah. Dengan demikian apa yang menjadi harapan bisa direalisasikan,’’ katanya. Pihaknya berupaya untuk membangun BUPDA untuk meningkatkan perekonomian, TK/PAUD bernuansa Hindu, pelestarian seni budaya dan sebagainya. Di sisi lain, Sumarjaya menyampaikan, Desa Adat Tegag tidak memiliki kesenian khas seperti desa adat lainnya. Sebab, menurut sejarah, krama Desa Adat Tegak berasal dari Karangasem. ‘’Kami belum punya tarian khas. Nanti apakah ada tari asli yang dibawa leluhur dari Karangasem, akan kami gali dulu,’’ ujarnya. Bantuan dana dari Pemrov Bali Rp 300 juta akan digunakan untuk penguatan baga pawongan, palema-

Bali Post/gik

BULAN BAHASA - Kegiatan bulan bahasa yang dilaksanakan Desa Adat Tegak, baru-baru ini. han dan parahyangan selain insentif prajuru. Terkait palemahan, pihak desa adat akan berupaya mengolah sampah berbasis

sumber bekerja sama dengan desa dinas. Demikian juga pendirian PAUD akan dibahas lebih lanjut dengan desa di-

nas. Ke depan, desa adat juga berencana membangun wisata spiritual dengan memanfaatkan Tirta Sudamala Centeng. (kmb)

Pendidikan

Undiksha Terapkan Kuliah ’’Online’’ Bali United Petik Poin Penuh Antisipasi Penyebaran Virus Corona UNDIKSHA Singaraja mengambil langkah cepat mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19). Langkah itu adalah menerapkan perkulihan dengan sistem online. Kebijakan ini mulai berlaku 16 Maret sampai 30 April 2020. Hal itu diputuskan dalam rapat pimpinan diperluas di Ruang Ganesha I Rektorat, akhir pekan lalu. Rapat ini dipimpin Rektor Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. Rektor Jampel mengatakan, kebijakan ini dilakukan mengacu Surat Edaran Menkes RI No. HK. 02.01/Menkes/199/2020, Surat Edaran Mendikbud RI No. 3 Tahun 2020 Tanggal 9

Maret 2020 dan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemendikbud No. 35492/A.A5/HK/2020 tentang pencegahan Coronavirus Disease 19, serta memperhatikan situasi dan kondisi yang berkembang di masyarakat. Dinyatakan, Undiksha tetap menggelar perkuliahan jenjang Diploma, S-1, S-2, dan S-3, menggantikan perkuliahan teori dengan pembelajaran daring/online. Selain perkuliahan teori, perkuliahan praktikum di laboratorium, bengkel, atau yang sejenis juga ditangguhkan, diganti dengan penugasan, atau diselenggarakan pada bulan Juni dan Juli 2020. Pengaturan pelaksanaannya diserahkan

RAPAT - Rektor Uniksha Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. memimpin rapat dengan para pejabat rektorat menyikapi penyebaran wabah virus Corona.

kepada program studi masingmasing dengan catatan selalu menerapkan kewaspadaan dan pencegahan atau penyebaran Covid-19. Hal yang sama juga berlaku pada ujian karya akhir (tugas akhir, skripsi, tesis, dan disertasi - red). Selain menyangkut proses pembelajaran, Undiksha melarang para dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri, termasuk perjalanan ke luar negeri bagi pertukaran mahasiswa, dosen, atau program lainnya yang telah dirancang dan disepakati. ‘’Ini upaya kita untuk mengantisipasi penyebaran virus. Untuk sementara kuliah berbasis online. Penelitian dan pengadian pada masyarakat yang melibatkan pengumpulan data dan aktivitas bersama masyarakat harus disertai tindakan kewaspadaan,’’ katanya. Penerapan kuliah dengan online, Prof. Jampel mengimbau para mahasiswa yang tinggal di asrama dan rumah kos di beberapa lokasi di Singaraja untuk segera mungkin pulang ke rumah orangtua. Mahasiswa yang oleh karena suatu alasan tidak dapat melakukan itu, diminta untuk melaporkan diri kepada kepala asrama atau Kasubag Kemahasiswaan

Fakultas, dan selanjutnya akan dipantau. Tak hanya itu, pimpinan fakultas atau program studi diinstruksikan berkoordinasi juga dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri untuk mencari penyelesaian atas konsekuensi administratif dan akademik dari kebijakan ini. Untuk kegiatan layanan akademik dan layanan umum kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa, dengan membatasi kerumunan massa dan memperhatikan kewaspadaan. ‘’Kami juga meminta seluruh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan untuk menunda atau membatalkan penyelenggaraan berbagai kegiatan yang menimbulkan terjadinya kerumunan banyak orang sedemikian rupa,’’ tegasnya. Sementara itu, kegiatan yang menyebabkan kerumunan banyak orang yang tidak dapat ditunda atau dibatalkan seperti UTBK-SBMPTN, UTBK-Mandiri, Uji Kompetensi Nasional penyelengaraannya tetap menerapkan tindakan kewaspadaan dan pencegahan penularan infeksi virus Corona sebaik mungkin. ‘’Kami berharap setiap penyelenggara dan peserta kegiatan itu wajib mengikuti standar yang ada,’’ katanya. (ad427)

Gandeng BPJS Kesehatan

Unwar ke JKN-KIS, maka mahasiswa yang berasal dari luar Kota Denpasar, bahkan luar daerah dapat menikmati fasilitas kesehatan di Pusyankes Unwar. Apalagi, dalam rapat koordinasi juga mendorong pemberdayaan dan peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan primer milik Unwar dari sebelumnya merupakan dokter praktik perorangan menjadi klinik pratama. ‘’Universitas Warmadewa satu-satunya kampus yang mengikuti BPJS Kesehatan yang diikuti oleh seluruh mahasiswanya,’’ ujar Parwata. Direktur Pusat Pelayanan Kesehatan Unwar dr. Made Judy Rachmanu, M.Kes. mengatakan, keikutsertaan seluruh mahasiswa Unwar dalam JKN-KIS merupakan salah satu upaya dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC). Oleh karena itu, pihaknya berharap bagi mahasiswa Unwar yang belum terdaftar di JKN-KIS agar segera mendata diri, sehingga bisa menikmati fasilitas kesehatan yang ada di Klinik Pratama Unwar. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dr. Muhammad Ali mengapresiasi atas rapat koordinasi yang diinisiasi oleh Kampus Warmadewa.

RAPAT KOORDINASI - Wakil Rektor III Unwar Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T., IPM. memimpin rapat koordinasi dengan Pusyankes Unwar dan BPJS Kesehatan Cabang Denpasar di Ruang Rapat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unwar, Jumat (13/3) lalu. Hal ini menunjukkan komitmen yang tinggi pihak Unwar untuk membuka akses pelayanan kesehatan dan jaminan pembiayaan pelayanan kesehatan yang lebih luas bagi mahasiswa/i Unwar melalui Program JKN-KIS. Dikatakannya, sebelumnya akses layanan yang diberikan kepada mahasiswa terbatas pada pelayanan kesehatan dasar di fasilitas kesehatan primer milik kampus, maka nantinya akses pelayanan tidak terbatas pada layanan kesehatan dasar saja, tetapi juga menjangkau pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan di rumah

corkan bola ke gawang, hingga memperdaya kiper M. Ridho. Madura United yang tertinggal 0-1 berupaya bangkit. Skema serangan dimotori Greg Nwokolo yang bahu-membahu bersama Syahrian Abimanyu. Bomber Madura United Bruno Matos mendapat peluang emas di menit ke-17, namun sayang sepakannya melambung ke atas mister gawang Bali United yang dikawal Wawan Hendrawan. Merasa tertekan, tim Serdadu Tridatu justru efektif mengandalkan serangan balik. Terbukti, pada menit ke-33 Willian Pacheco menggandakan kemenangan timnya menjadi 2-0. Kapten Fadil Sausu yang menerima bola meneruskan kepada Platje, kemudian Platje memberi umpan manis kepada Pacheco yang berdiri bebas, hingga tembakan kembali menggetarkan jala Madura United yang dikawal M. Ridho. Kendati tertinggal 0-2 tim Laskar Sape Kerrap makin mel-

ancarkan serangan sporadis. Bahkan, Madura United mampu mempertipis kekalahan 1-2 di menit ke-41. Greg Nwokolo dari sektor kiri mencoba melakukan adu speed dengan defender Gavin Kwan Adsit. Selanjutnya, Greg memberikan umpan bola datar kepada Beto Goncalves. Beto yang bernomor punggung 9 melesakkan bola ke gawang, yang gagal diselamatkan kiper Wawan Hendrawan meskipun sudah menjatuhkan diri. Hingga turun minum Bali United unggul 2-1. Memasuki paruh kedua, kedua tim bermain terbuka dan saling melancarkan serangan. Tim tuan rumah Bali United berhasil memperbesar kemenangan menjadi 3-1 pada menit ke-79. Sepak pojok yang dilakukan Paulo Sergio bolanya melambung, disongsong tandukan Melvin Platje dan kembali mengoyak gawang M. Ridho. Sampai pertandingan berakhir Bali United tetap unggul 3-1. (022)

BOLA Pesepak bola Madura United Bruno Matos (kiri) menguasai bola ditempel ketat lawannya Ricky Fajrin dari

Unwar Berikan Kepastian Jamkes bagi Seluruh Mahasiswa

DALAM rangka memberikan kepastian jaminan kesehatan (jamkes) bagi seluruh mahasiswanya, Universitas Warmadewa (Unwar) bekerja sama dengan Pusyankes (Pusat Layanan Kesehatan) Unwar dan BPJS Kesehatan Cabang Denpasar menggelar rapat koordinasi di Ruang Rapat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unwar, Jumat (13/3). Rapat koordinasi ini sebagai tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tentang Perluasan Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Perguruan Tinggi, serta implementasi dari surat imbauan Kepala LLDikti Wilayah VIII BaliNusra mengenai Kepesertaan JKN-KIS bagi mahasiswa/i di lingkungan LLDikti Wilayah VIII. Wakil Rektor III Unwar Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T., IPM. yang memimpin langsung rapat koordinasi tersebut mengatakan, rapat koordinasi yang digelar dalam rangka mempersiapkan pendaftaran JKN-KIS bagi mahasiswa kampus Unwar secara kolektif. Dengan terdaftarnya seluruh mahasiswa

Gianyar (Bali Post) Tim tuan rumah Bali United berhasil menundukkan tim tamu Madura United dengan skor 3-1 (2-1) dalam lanjutan Kompetisi Liga 1, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Minggu (15/3) kemarin. Atas hasil ini, tim Serdadu Tridatu mengemas poin 7. Sukses merebut poin penuh di kandang merupakan pertama kalinya bagi tim polesan Stefano ‘’Teco’’ Cugurra, sebab sebelumnya Bali United hanya bermain imbang 0-0 saat menjamu Persita Tangerang. Perjuangan Fadil Sausu dan kawan-kawan yang didukung ribuan Semeton Dewata tidak sia-sia. Pertandingan yang dipimpin wasit Aprisman Aranda (Sumbar) baru bergulir tiga menit, gawang Madura United yang dikawal kiper M. Ridho kebobolan. Berawal dari umpan terobosan yang dilakukan Paulo Sergio, kemudian bola disodorkan kepada Melvin Platje yang langsung menco-

sakit/klinik utama di seluruh provider BPJS Kesehatan. Dengan terdaftarnya mahasiswa/i Unwar ke dalam Program JKN-KIS, sekaligus menunjukkan dukungan Unwar terhadap terwujudnya UHC di Kota Denpasar. Terdapat potensi percepatan UHC Kota Denpasar yang saat ini telah mencapai 93,52% penduduk. Diharapkan Unwar dapat menjadi pelopor perguruan tinggi dalam kepesertaan JKN-KIS secara kolektif melalui pihak kampus dan dapat menjadi contoh bagi universitas-universitas lain diwilayah LLDikti Wilayah VIII. (ad406)

Bali United.

Bali Post/ist


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Senin 16 Maret 2020 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu