Bali Post
balipost http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Gubernur Koster ’’Launching’’ Free Akses Wifi, Momentum Memulai Kreativitas dan Inovasi PEMERINTAH Provinsi Bali bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota memberikan dukungan peningkatan kapasitas masyarakat melalui Layanan Free Akses Wifi (internet gratis). Layanan internet gratis yang ditempatkan di wantilan desa adat, puskesmas, objek wisata, SMA/SMK dan public area ini Rabu (10/4) kemarin di-launching Gubernur Bali Wayan Koster di Wantilan Desa Pakraman Dauhwaru, Kabupaten Jembrana. Acara yang dipadati ratusan krama adat, sekaa teruna dan siswa itu, juga dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha, Wabup Made Kembang Hartawan dan Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, Muspida, serta perangkat desa.
Dalam sambutannya, Koster mengatakan, penyediaan akses dunia digital secara gratis bagi masyarakat ini bertujuan untuk pemerataan dalam mendapatkan akses informasi. Melalui Access Free Wifi menuju Bali Smart Island ini, juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian, kepariwisataan, memperkuat budaya, kesehatan dan pengetahuan sesuai dengan potensi lokal dan wawasan global yang dimiliki. Launching internet gratis ini sekaligus sebagai momentum memulai kreativitas dan inovasi dalam dinamika perubahan yang begitu cepat namun tetap tidak melupakan akar budaya Bali sebagai spirit dalam mewujudkan Krama Bali Sejahtera. Bali Smart
Island juga diharapkan bisa dimanfaatkan pertama oleh seluruh komponen masyarakat dalam basis institusi desa adat, pariwisata, kesehatan maupun pendidikan untuk memperoleh informasi yang positif dan berguna sebagai referensi pengetahuan dalam memperkuat karakter budaya Bali secara umum. Pada 2019 ini, target sasaran sebanyak 1.825 akses poin dengan lokasi penempatan masing-masing wantilan desa adat sebanyak 1.371 akses poin, puskesmas (107), objek Wisata (203), SMA/SMK/ SLB (132) dan public area 12 akses poin. Dari target tersebut hingga April 2019 baru terpasang sebanyak 640 akses poin atau 35,07 persen. Khusus Kabupaten Jembrana
2018 sebanyak 25 akses poin dan 2019 sebanyak 89 akses poin, sedangkan untuk tahun 2020 diperkirakan penambahannya sebanyak 209 atau menjadi 298 akses poin. Konstruksi Bali Smart Island tidak semata-mata melalui pengembangan infrastruktur jaringan teknologi informasi, namun lebih diarahkan pada bagaimana menyikapi dinamika perubahan dengan pola pembangunan semesta berencana yaitu Satu Wilayah, Satu Pola, Satu Tata Kelola dan Satu Manajemen dengan tahap awal implementasi memberikan layanan wifi gratis pada seluruh desa adat, objek wisata, puskesmas, dan SMA, SMK di seluruh Bali. Hal. 15 Akses Informasi
’’Launching internet gratis ini sekaligus sebagai momentum memulai kreativitas dan inovasi dalam dinamika perubahan yang begitu cepat, namun tetap tidak melupakan akar budaya Bali sebagai spirit dalam mewujudkan Krama Bali Sejahtera.’’ Wayan Koster Gubernur Bali
Rp 30 M Lebih Dana Hibah dari Badung untuk Gianyar Tahap Pertama Diserahkan Rp 18 Miliar
DANA HIBAH - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah di Gianyar. Acara digelar di Wantilan Pura Tirta Empul, Rabu (10/4) kemarin.
PEMERINTAH Kabupaten Badung kembali menyerahkan dana hibah, kali ini sebesar Rp 30 miliar lebih dana hibah dialokasikan untuk Kabupaten Gianyar. Penyerahan tahap pertama diserahkan sebesar Rp 18 miliar oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bertempat di Wantilan Pura Tirta Empul Desa Manukaya Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Rabu (10/4) kemarin. Kehadiran Bupati Giri Prasta disambut antusias oleh masyarakat Gianyar, diiringi dengan tari Baris dan tari Kecak. Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, anggota DPRD Provinsi Bali Nyoman Parta dan Kadek Diana, Ketua DPRD Kabupaten Gianyar
I Wayan Tagel Winarta, Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra dengan Wakil Bupati Gianyar A.A. Mayun beserta pimpinan forum Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Gianyar, Kabag Humas Setda Badung Putu Ngurah Thomas Yuniartha, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung I Wayan Suambara, Kepala Bagian Hukum Setda Badung I Nyoman Budi Argawa, dan Kepala BPKAD Badung I Ketut Suyasa. Bupati Giri Prasta dalam sambutannya mengatakan penyerahan dana hibah ini merupakan program ‘’Angelus Bhuana’’ yang bermakna ‘’Badung Berbagi dari Badung untuk Bali’’. Sudah menjadi komitmennya sejak awal untuk meringankan beban masyarakat umat sedharma
di dalam melestarikan dan menjaga adat, tradisi, seni dan budaya Bali, bantuan hibah ini sebagai bentuk sayang dirinya terhadap sesama. ‘’Di sinilah kami hadir bersama Pemerintah Kabupaten Gianyar untuk meringankan beban masyarakat, saya kira sikap positif ini bisa kita lakukan bersamasama. Ke depan pun kita harus bersatu padu membangun Bali ini. Kami memiliki konsep semakin banyak yang akan kita ajak bekerja semakin ringan beban krama Bali ini. Karena itu saya mengajak semeton, tokoh-tokoh krama Bali mari kita membangun, menjaga dan melestarikan pulau dewata yang kita cintai ini,’’ ujar Bupati Giri Prasta. Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra menyampaikan
ucapan terima kasih kepada Bupati Badung mewakili segenap masyarakat Gianyar atas bantuannya berupa dana hibah untuk membangun Kabupaten Gianyar dari Badung. Bupati Gianyar berjanji akan mengawasi penuh bantuan ini, sehingga pemanfaatannya betul-betul bisa dipertanggungjawabkan dan tidak bermasalah nantinya. Untuk penerimaan dana hibah tahap pertama ini diterima oleh para bendesa 31 pakraman dari 3 kecamatan yaitu Tegallalang sebesar Rp 3,150 miliar, Payangan Rp 9,9 miliar dan Tampaksiring Rp 4,950 miliar, sedangkan pada tahap kedua akan diserahkan dana sebesar Rp 12,5 miliar untuk Kecamatan Sukawati, Ubud, Blahbatuh dan Gianyar. (ad449)
Jokowi Minta Jaga Persatuan Prabowo Sebut Negara Sakit MEMASUKI hari-hari terakhir kampanye, dua pasangan calon presiden, Rabu (10/4) kemarin konsentrasi di Pulau Jawa. Jokowi kampanye di Probolinggo, Jatim. Sementara Prabowo berbaur dengan masyarakat di Solo, Jawa Tengah.
Bali Post/ant
MEGA - Joko Widodo bersama Megawati menyapa pendukung saat kampanye akbar di Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/4).
Dalam orasinya, Prabowo Subianto menyatakan negara sedang sakit parah karena banyak kekayaannya yang berada di luar negeri. ‘’Ibu Pertiwi sedang diperkosa. Negara ini dalam keadaan arah yang keliru. Kalian (masyarakat - red) tidak mau lagi dengan arah yang salah ini,’’ katanya pada kampanye terbuka di Stadion Sriwedari Solo, Rabu kemarin. Ia mengatakan selama ini kekayaan negara hanya menguntungkan dan memperkaya segelintir orang. ‘’Segelintir orang ini yang membiarkan kekayaan bangsa Indonesia, milik ratusan juta rakyat Indonesia dibawa ke luar negeri. Sekarang rakyat Indonesia sudah paham bahwa kekayaan Indonesia tidak tinggal di Indonesia,’’ katanya. Sementara itu, Joko Widodo menyapa para pendukungnya di Probolinggo, Jawa Timur. Dalam orasi
politiknya, ia menyebut betapa besar dan beragamnya Indonesia, termasuk keragaman bahasa daerah, sehingga persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap dijaga. Ditegaskan, agar masyarakat yang majemuk ini mensyukuri perbedaan tersebut dan tetap bersatu dan rukun karena persatuan dan kerukunan merupakan aset dan modal terbesar bangsa ini. Jokowi juga berpesan agar perbedaan pilihan politik tidak menjadikan bangsa ini pecah. ‘’Pilpres beda pilihan enggak apaapa. Tapi jangan korbankan persaudaraan kita, ukhuwah kita, kerukunan kita. Enggak apa-apa berbeda,’’ katanya. Menurut Jokowi, setiap lima tahun pilpres selalu ada, sehingga jangan sampai gara-gara pemilu sesama saudara sebangsa dan setanah air justru pecah. (ant)
Gubernur Koster Siapkan Program KKN Semesta Berencana GUBERNUR Bali Wayan Koster tengah menyiapkan skema yang melibatkan kalangan akademis di perguruan tinggi agar bisa bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali mewujudkan pembangunan sesuai visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Hal ini disampaikannya saat memberi kuliah umum kepada 600 orang dosen dan mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kantor Kopertis Wilayah VIII, Denpasar, Rabu (10/4) kemarin. Gubernur Koster mengatakan, skema yang di dalamnya termasuk pemberian beasiswa ini merupakan bagian dari pembangunan pendidikan di Provinsi Bali. Ia menambahkan, meskipun pendidikan tinggi merupakan
kewenangan pusat, namun pemerintah daerah wajib berkontribusi mendukung penyelenggaraannya, sebab perguruan tinggi yang bagus turut mengangkat citra daerah. ‘’Maka nanti saya akan membuat MoU antara Gubernur dengan perguruan tinggi untuk menyelenggarakan program yang disinergikan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat),’’ ujar Koster dalam kuliah umumnya. Salah satu program yang akan dilakukan adalah dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dalam bentuk kerja praktik lapangan sesuai bidang ilmunya. Praktik lapangan ini akan difasilitasi oleh dinas terkait di Pemerin-
tah Provinsi Bali. ‘’Sehingga nanti riset dan pengabdian masyarakatnya terarah,’’ ujar Ketua DPD PDI-P Bali ini. Program yang rencananya akan dimulai tahun 2020 dan diselenggarakan serentak di seluruh Bali ini, disebutnya, sebagai KKN (Kuliah Kerja Nyata) Semesta Berencana. Kuliah umum ini mendapat tanggapan positif dari mahasiswa yang hadir. Mahasiswa Unhi Ni Luh Yuniarti menyebut program Gubernur Bali Wayan Koster dalam visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ bisa meningkatkan kinerja Provinsi Bali di masa depan dan membantu banyak masyarakat. ‘’Semoga program Bapak Gubernur ini bisa berjalan dengan lancar dan membantu mahasiswa
berkembang lebih baik,’’ ujarnya. Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr. Nengah Dasi Astawa menyambut positif kuliah umum Gubernur Koster di kantor Kopertis Wilayah VIII yang menaungi 60 perguruan tinggi swasta tersebut. Dasi Astawa menyebut dengan pengalamannya di bidang pendidikan, Gubernur Koster diyakininya bisa membawa pendidikan tinggi di Provinsi Bali ke arah yang lebih baik. (ad445) KULIAH UMUM - Gubernur Bali Wayan Koster bersama sejumlah mahasiswa saat kuliah umum di Kantor Kopertis Wilayah VIII, Rabu (10/4) kemarin.
Bali Post/ant
ORASI - Prabowo bersama Agus Harimurti Yudhoyono memberikan orasi politik saat kampanye di Stadion Sriwedari, Solo, Rabu (10/4) kemarin.
DENPASAR
2
Kamis Umanis, 11 April 2019
Gubernur akan Tingkatkan Kesejahteraan Perangkat Daerah Denpasar (Bali Post) Gubernur Bali Wayan Koster berniat untuk meningkatkan kesejahteraan para pejabat pada perangkat daerah di lingkungan Pemprov Bali. Ketua DPD PDI-P Bali ini menilai gaji dan tunjangan pejabat, khususnya untuk golongan IV hanya setara gaji lurah di Jakarta. Yakni kurang dari Rp 30 juta, terdiri dari gaji pokok sekitar Rp 4 jutaan, tunjangan kinerja Rp 20 juta dipotong pajak, serta tunjangan lainnya. “Jadi, totalnya itu kira-kira Rp 30 juta kurang dikit. Kalau di Jakarta ini gajinya lurah. Lurah di Jakarta itu Rp 30-an juta. Itupun tiga tahun lalu, tidak tahu sekarang. Mungkin sudah naik,” ujarnya di Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali, Rabu (10/4) kemarin. Menurut Koster, gaji dan tunjangan pejabat tersebut akan dinaikkan secara pantas. Selain itu, akan ada tunjangan yang berlaku untuk semua pejabat eselon II, III, dan IV. Yakni, tunjangan kinerja profesi yang sifatnya dinamis. Artinya, besaran tunjangan tidak sama antara pejabat yang kreatif, berdedikasi dan berkinerja baik dengan pejabat yang lembek. “Jadi kalau orangnya lembek, sedikit. Mesti begitu, akan saya bawa ke sana sebagai bagian daripada strategi untuk meningkatkan kinerja birokrasi pemerintah,” jelasnya. Sejauh ini, lanjut Koster, memang ada peningkatan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kebijakan yang dikeluarkan Pemprov Bali, khususnya Gubernur. Ini sesuai hasil survei yang dilakukannya sebanyak dua kali. Yakni dari 75,7 persen saat survei pertama di awal Desember dan pada survei kedua naik menjadi 84 persen. Kendati demikian, perangkat daerah di lingkungan Pemprov Bali tetap diingatkan untuk memacu kinerjanya. “Kerja hari itu harus tuntas hari itu juga. Jangan kerja hari ini dilakukan besok atau dua hari lagi. Saya sendiri tidak pernah menunda pekerjaan,” tegasnya. Koster menambahkan, semua pejabat eselon agar bergerak aktif dan dinamis sesuai tupoksinya dengan cepat dan tepat menjabarkan visi-misi daerah. Jangan sampai ada satupun yang komplain pada pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, mereka harus bekerja dengan hati, ketulusan, dan ngayah sebaik-baiknya. “Jangan bekerja karena tekanan atasan, tapi kerja karena kesadaran akan tanggung jawab, kepercayaan yang diberikan supaya target RPJMD per tahun bisa dicapai. Tidak perlu lagi berkreasi kesana-kemari, lakukan apa yang sudah dijabarkan di situ,” tandasnya. (kmb32)
Bali Post/kmb32
PELANTIKAN - Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Direktur UPTD RS Mata Bali Mandara Dinas Kesehatan Provinsi Bali.
Adik Kelas Koster di ITB Jabat Kadis Perhubungan
Kadis Kebudayaan Diisi Kepala LP2MPP ISI Denpasar Denpasar (Bali Post) Gubernur Bali Wayan Koster melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Direktur UPTD RS Mata Bali Mandara Dinas Kesehatan Provinsi Bali di Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali, Rabu (10/4) kemarin. Ada 12 Pimpinan Tinggi Pratama atau Kepala OPD yang dilantik. Tidak semuanya berasal dari lingkungan Pemprov Bali. Dua di antaranya berlatar akademisi dan pejabat di Kementerian. Yakni Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Wayan Adnyana yang sebelumnya menjabat Ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan Pendidikan (LP2MPP) di ISI Denpasar, serta Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali I Gde Wayan Samsi Gunarta yang sebelumnya menjadi Kepala Bidang Fasilitasi Pengadaan Tanah, Pusat Pengembangan Kawasan Strategis Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Kementerian PUPR. Dalam sambutannya, Koster mengatakan pimpinan tinggi pratama atau Kepala OPD yang dilantik merupakan peraih skor tertinggi dalam seleksi terbuka. Ia mengaku tak mengenal sebagian besar dari mereka. Namun, justru cukup tahu dengan dua sosok tersebut. I Wayan
FIGUR Harus Cepat Tanggap JABATAN Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali kini diemban oleh Anak Agung Ngurah Oka Sutha Diana, S.H., M.Si. Pria yang akrab disapa Gung Sutha ini meraih nilai tertinggi yakni 85,18 dalam seleksi terbuka Jabatan Tinggi Pratama Daerah Provinsi Bali. Ia menyisihkan enam calon lainnya. Gung Sutha sebelumnya menjabat Kepala Bagian Protokol pada Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali. Sempat pula mengikuti seleksi menjadi Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Bali pada era Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan meraih nilai tertinggi. Namun rupanya jabatan tersebut bukanlah “jodoh” Gung Sutha. “Saat dikirim ke Kemendagri untuk mendapat proses persetujuan, itu tidak dilanjutkan oleh Kemendagri karena akan ada gubernur baru. Begitu gubernur terpilih saya, datanglah Kemendagri. Saya disodorkan ranking I Kepala BPBD-nya Gung Sutha,” ujar Gubernur Bali Wayan Koster dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Direktur UPTD RS Mata Bali Mandara Dinas Kesehatan Provinsi Bali di Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Rabu (10/4) kemarin. Menurut Koster, Gung Sutha tidak cocok menjadi Kalaksa BPBD Bali. Beruntung saat mengikuti seleksi menjadi Kepala Biro Humas dan Protokol, pria berkumis itu kembali berhasil meraih peringkat satu. Koster meminta agar kerja Humas dan Protokol harus cepat tanggap dan profesional. (kmb32)
Topik :
Adnyana atau yang akrab disapa Kun disebut sering mengkritiknya saat dulu menjadi anggota DPR-RI. “Tapi kan saya tidak sentimen, karena saya butuh kemampuannya. Kalau nakal, nanti diganti,” ujarnya. Sementara I Gde Wayan Samsi Gunarta, rupanya adik kelas Koster saat masih di Institut Teknologi Bandung. Koster juga mengetahui kiprah Samsi di Kementerian PUPR. Oleh karena itu, ia langsung menugaskan Samsi untuk membuat konsep transportasi di Bali. Yakni transportasi publik yang terintegrasi antara darat, laut, dan udara, serta membangun konektivitas antarkepulauan. “Termasuk saya tugaskan dia untuk segera berkoordinasi dengan Dirjen Kereta Api untuk menyusun konsep perkeretaapian di Bali,” imbuhnya. Selain itu, lanjut Koster, juga memikirkan konsep untuk wisata laut keliling Bali dengan sistem transportasi yang baik dan dermaga di setiap titik. Hal ini akan menjadi sesuatu yang menarik untuk Bali sebagai sebuah destinasi pariwisata. “Konsep tuntas tahun ini. 2020 sudah bisa dijalankan satu per satu,” tegasnya. Koster menyebut teman-teman seangkatannya maupun seangkatan Samsi
kini sudah banyak yang menjadi Dirjen. Akses tersebut agar digunakan untuk membawa APBD lebih banyak masuk ke Bali. Terlebih dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) infrastruktur yang masih minim. “Tahun depan tugasnya Samsi melobi itu,” tambahnya. Diwawancara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali I Gde Wayan Samsi Gunarta mengatakan, Bali saat ini masih sangat tergantung dengan transportasi darat. Sedangkan infrastruktur tidak mungkin berkembang terus. Oleh karena itu, perlu ada pemanfaatan perairan yang realisasinya mesti dipercepat. “Kita upayakan untuk mendapatkan founding untuk bisa dilaksanakan. Kalau masterplan sudah terbentuk, kita bisa lihat yang mana yang harus dibiayai APBN. Mana kirakira yang perlu dibiayai daerah, mana yang mungkin ada share dari pemerintah kabupaten,” ujar pria asal Tabanan ini. Untuk membuat masterplan transportasi, Samsi mengaku akan melibatkan pula pemerintah kabupaten/kota agar bisa terkoneksi dengan baik. Di samping membangun komunikasi sebaik-baiknya dengan pemerintah pusat. Ia sendiri tergerak mengikuti seleksi terbuka di Pemprov Bali lantaran sebagai orang Bali ingin mengabdi untuk daerahnya.
Dari 12 jabatan Kepala OPD, sejatinya ada satu jabatan yang tidak dilakukan seleksi terbuka. Jabatan tersebut adalah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali yang dipercayakan kepada Ketut Ngurah Boy Jayawibawa. Boy sebelumnya merupakan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali dan kini jabatan itu kosong. Untuk jabatan lainnya, masingmasing Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bali Putu Anom Agustina, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi Bali Gede Pramana, Sekretaris DPRD Bali Gede Suralaga, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali I Made Sudarsana, Kepala Satpol PP Provinsi Bali I Dewa Nyoman Rai Dharmadi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Jarta, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali A.A. Ngurah Oka Sutha Diana, Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali Ida Bagus Gede Sudarsana, serta Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Bali I Ketut Sukra Negara. Sementara Direktur UPTD RS Mata Bali Mandara Dinas Kesehatan Provinsi Bali yang dilantik adalah Ni Made Yuniti. (kmb32)
PPDB Kota Denpasar
Tak Pakai Nilai UN, Jalur Prestasi Tak Kenal Zonasi
Denpasar (Bali Post) Disdikpora Kota Denpasar sebagai lembaga yang dipercaya melakukan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terus membahas model terbaik PPDB 2019. Setelah tim melakukan pendekatan ke Kemendikbud, akhirnya jalur prestasi yang tadinya tarik ulur diakomodasi oleh pemerintah pusat. Termasuk desakan sejumlah kepala sekolah agar prestasi akademik dan nonakademik yang diadakan sekolah diterima di jalur prestasi. Dikonfirmasi Rabu (10/4) kemarin, Kepala Disdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Gunawan membenarkan pihaknya masih menggodok Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB untuk SMP di Kota Denpasar. Dalam waktu dekat juknis ini akan disosialisasikan ke sekolah dan masyarakat. Ada beberapa hal prinsip yang diatur dalam PPDB 2019, jalur zonasi diberikan kuota 90 persen. Kuota ini akan diseleksi bukan lagi lewat nilai Ujian Nasional (UN) atau USBN, melainkan didasarkan atas zonasi. Dia memperte-
gas yang dimaksud zonasi ini adalah warga yang masuk dalam kawasan sekolah tersebut. Namun, Disdikpora belum menetapkan SMP negeri mana masuk zonasi wilayah mana karena masih sedang dibahas. Sementara itu, kata Gunawan, 10 persen lagi diperebutkan oleh calon siswa dari jalur prestasi. Jalur ini bisa tarung bebas tak mengenal zonasi, hanya saja jalur ini diperebutkan untuk jalur PKB, Porjar yang jumlahnya ditentukan oleh Pemkot Denpasar. Kedua, jalur ini juga
diperebutkan oleh siswa yang berprestasi di akademis dan nonakademis baik yang diadakan oleh sekolah maupun di luar sekolah. Ketika ditanya PPDB tak berkeadilan karena menguntungkan warga yang dekat sekolah seperti di Kreneng, Gunawan mengatakan kesannya demikian namun pusat menginginkan zonasi ini untuk menghapus kesan sekolah favorit. ‘’Memang tahun ini tak lagi menggunakan nilai USBN/UN, kelihatannya tak adil namun yang berprestasi sudah diakomodasi di jalur
prestasi,’’ tegasnya. Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi. dan Ketua Komite SMPN 3 Denpasar I Nyoman Badra, S.H. berterima kasih ide positifnya diterima oleh pemerintah. Namun, keduanya berharap kuota 10 persen itu jangan diperebutkan lagi untuk jalur PKB dan Porjar. Hal yang begini proses seleksinya paling tepat dilakukan sekolah karena yang direkrut sesuai dengan keperluan sekolah. Pada bagian lain, Kepala Disdikpora Wayan Gunawan juga menambahkan, kuota 10 persen di luar zonasi juga diperuntukkan bagi orangtuanya yang pindahan. Juga sedang diatur jalur keluarga tak mampu akan ditampung dari KK miskin yang memiliki Kartu Indonesia Pintar atau
DESA Dangin Puri (Dangri) Kangin, Denpasar Utara sukses mengembangkan Smart Village melalui aplikasi M-Desa yang merupakan pengembangan dari E-Sewaka. Keberhasilan tersebut menjadikan Desa Dangri Kangin meraih prestasi dan penghargaan di tingkat nasional hingga internasional. Bahkan berbagai daerah di Indonesia dan Delegasi Annual Meeting IMF-World Bank pernah mengunjungi Desa Dangri Kangin untuk melihat secara langsung pelayanan berbasis digital yang diterapkan. Kali ini Desa Dangri Kangin kembali mendapat kunjungan dari Tim Yogyakarta Smart Province, Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Istimewa Yogyakarta untuk melakukan studi komparasi smart village. Rombongan disambut hangat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa I.B. Alit Wiradana, didampingi Perbekel Desa Dangri Kangin IGN Putrawan di Ruang Rapat Kantor Desa Dangri Kangin, Rabu (10/4) kemarin. Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa I.B. Alit Wiradana mengatakan, sebagai kota Smart City, Pemerintah Kota Denpasar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa telah memanfaatkan kemajuan digitalisasi teknologi. Menurutnya, Desa Dangri Kangin adalah pelopor utama seluruh
desa yang ada di Kota Denpasar dalam menerapkan digitalisasi teknologi. Wiradana menambahkan, Desa Dangri Kangin telah sukses sebagai desa terbaik di Indonesia, karena telah mengembangkan Smart Village melalui aplikasi M-Desa yang merupakan pengembangan dari E-Sewaka. Dijelaskan, pengembangan Smart Village melalui M-Desa di Desa Dangri Kangin merupakan komitmen Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara dalam memberikan pelayanan secara cepat, mudah dan transparan kepada masyarakat. ‘’Keberhasilan penerapan Smart Village tentunya karena peran serta berbagai pihak, di antaranya masyarakat dan organisasi perangkat daerah Pemerintah Kota Denpasar terkait,’’ ujarnya. Perbekel Desa Dangri Kangin IGN Putrawan menambahkan, beragam inovasi yang berhasil diwujudkan ini tidak terlepas dari inovasi dan sinergitas antara masyarakat, pemerintah desa dan Pemerintah Kota Denpasar. Dengan pengembangan program berbasis digitalisasi ini tentu dapat mewujudkan Smart Village dan digital village yang merupakan pengejawantahan dari program Smart City Kota Denpasar. Melalui M-Desa ini, kata Putrawan pelayanan masyarakat
dapat dipermudah seperti surat kependudukan dan kegiatan pemerintahan desa berada dalam genggaman. Masyarakat Desa Dangri Kangin dapat mengunduh aplikasi M-Desa ini pada smart phone android. ‘’Dengan aplikasi ini, pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih maksimal. Hal ini dikarenakan masyarakat dapat melaksanakan pengurusan administrasi kapan pun dan di manapun,” jelasnya. Putrawan menambahkan, melalui aplikasi ini juga dapat mempermudah di dalam proses santunan kematian kepada alih warisnya. Tidak
hanya itu, Desa Dangri Kangin dalam mengelola keuangan desa sangat transparan karena menerapkan sistem Siskeudes. Salah satu Tim Yogyakarta Smart Province, Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Istimewa Yogyakarta Drs. Bayu Februarino Putro mengaku kagum dengan pelayanan Desa Dangri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara. Menurutnya, aplikasi yang diterapkan sangat bagus dan luar biasa. Aplikasi ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak dari masyarakat hingga Wali Kota
KK miskin. Gunawan membenarkan untuk jalur prestasi kebutuhan prestasi serta seleksi dilakukan oleh sekolah bersangkutan. Jenis prestasi yang diperlukan sudah ditetapkan oleh sekolah. ‘’Apakah perlu dites lagi atau tidak, sepenuhnya diserahkan kepada sekolah,’’ ujarnya. Gunawan mengatakan, jalur zonasi diranking berdasarkan kedekatan geografis dan siapa yang mendaftar duluan akan diterima. Sedangkan untuk PPDB SMA dan SMK yang dikelola oleh Disdikpora Bali belum jelas juga juknisnya. (025) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Tim Yogyakarta Smart Province Kagumi Pelayanan ”Smart Village” Desa Dangri Kangin Denpasar. Yang lebih hebat lagi, menurutnya komitmen masyarakat untuk mengikuti inovasi ini. “Hal ini bagi kami sangat luar biasa. Selain itu, perpaduan budaya samasama tumbuh dengan kemajuan teknologi. Maka dari itu, hal ini menjadi yang menarik bagi kami untuk dipelajari di Yogyakarta, mengingat karakter Bali dengan Yogyakarta hampir sama. Mudah-mudah kegiatan ini bisa berlanjut sehingga kemajuan Desa Dangin Puri Kangin bisa berguna untuk seluruh Indonesia dan dunia,” ujarnya. (ad436)
KUNJUNGAN - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa I.B. Alit Wiradana bersama Perbekel Desa Dangin Puri Kangin IGN Putrawan saat menerima kunjungan Tim Yogyakarta Smart Province, Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Istimewa Yogyakarta di Ruang Rapat Kantor Desa Dangin Puri Kangin, Rabu (10/4) kemarin.
BADUNG Cegah DBD, Masyarakat Diimbau Gencarkan PSN
3
Kamis Umanis, 11 April 2019
Mangupura (Bali Post) Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Badung meminta masyarakat menggiatkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Upaya ini guna mencegah merebaknya kasus Demam Berdarah Den-
gue (DBD). Kadiskes Badung dr. I Gede Putra Suteja mengatakan, di masa peralihan musim hujan ke musim kemarau, biasanya dibarengi merebaknya jentik nyamuk aedes aegypti. Karena itu, perlu dilakukan PSN secara
rutin. ‘’PSN demi mencegah berkembangbiaknya jentik nyamuk menyebabkan DBD. Kami sudah memprogramkan melakukan gerakan serentak (gertak) untuk PSN,’’ ungkap dr. Putra Suteja, Rabu (10/4)
kemarin. Menurutnya, kasus DBD di Kabupaten Badung saat ini mengalami penurunan. Berdasarkan catatan Diskes jumlah kasus DBD pada Januari mencapai 85 kasus, Februari 76 kasus dan Maret 53 kasus. Sedangkan hingga 9 April mencapai sekitar 19 kasus. Kasus DBD terbanyak terjadi di Kecamatan Kuta Selatan dengan 61 kasus, Kuta Utara 47 kasus, Kuta 46 kasus, Mengwi 41 kasus, Abiansemal 33 kasus dan Kecamatan Pet-
ang ada lima kasus. Sementara pada tahun 2018 DBD di Gumi Keris tercatat 324 kasus. Jumlah ini menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, seperti pada tahun 2017 sebanyak 941 kasus dan tahun 2016 sebanyak 3.949 kasus. ‘’Jadi, total keseluruhan 233 kasus dan hingga saat ini tercatat ada dua orang meninggal karena kasus DBD. Satu orang asal Mengwitani dan satu orang lagi asal Kelurahan Benoa,’’ ungkapnya.
Lebih lanjut dijelaskan, pihaknya telah memprogramkan fogging Ultra Low Volume (ULV) dan fogging fokus. Fogging ULV dilaksanakan sebelum masa penularan (SMP) dengan menggunakan mesin besar di atas mobil dan jangkauan penyemprotan hanya di jalan-jalan besar. Sementara untuk kegiatan fogging fokus dilaksanakan setiap ada kasus DBD. ‘’Kami telah menyiapkan anggaran untuk pengadaan bahan kimia untuk kegiatan fogging tersebut
mencapai Rp 2,2 miliar,’’ katanya. Fogging yang akan digalakkan ini dilakukan oleh lima regu, yakni regu fogging Puskesmas Kuta Selatan, Puskesmas Kuta I, Puskesmas Kuta II, Diskes dan Puskesmas Kuta Utara. Diskes juga akan menggerakkan juru pemantau jentik (jumantik). ‘’Tugasnya untuk turun ke rumah-rumah warga memberikan penyuluhan terkait penyakit DBD dan cara mencegahnya,’’ jelasnya. (kmb27)
Ditlantas Polda Bali Evaluasi Lalin Simpang Lapas Kerobokan Mangupura (Bali Post) -
Arus lalu lintas (lalin) di simpang empat Lapas Kerobokan (Jalan Tangkuban Perahu-Jalan Petitenget-Jalan Raya Kerobokan) kerap terjadi kekroditan, terutama saat jam kerja dan pulang kerja. Kroditnya arus lalin di jalur ini, disamping jalannya sempit dan bergelombang, juga padatnya kendaraan melintas. Untuk itu, jajaran Ditlantas Polda Bali dibawah komando Dirlantas Kombes Pol. A.A Made Sudana turun langsung melakukan rekayasa arus lalin, Rabu (10/4) kemarin.
Bali Post/jay
REKAYASA - Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. A.A Made Sudana bersama jajaran saat melakukan rekayasa lalu lintas di simpang empat Lapas Kerobokan, Rabu (10/4) kemarin.
Selama satu jam lebih melakukan pengaturan dan merekayasa, ada sejumlah hal yang dapat dievaluasi guna melancarkan arus lalin di simpang Lapas Kerobokan tersebut. “Kami bersama sejumlah anggota dan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung sempat turun ke lapangan (simpang empat Lapas Kerobokan) melakukan rekayasa arus lalin. Hasil analisa kami, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dishub Kabupaten Badung dan memberikan saran,” kata Kombes Sudana. Mantan Kapolresta Denpasar ini menjelaskan, yang perlu dievaluasi yakni adanya pelarangan roda empat (mobil) masuk dari Jalan Sunset Road ke Jalan Merta Nadi. Kemudian median jalan yang ada di simpang empat Jalan Merta Nadi-Jalan Merta Agung perlu diperpanjang, sehingga para pengendara, khususnya roda
dua yang hendak bermanuver tidak menyebabkan kemacetan. “Dari Jalan Sunset Road ke Jalan Merta Nadi (ke utara), untuk mobil dilarang masuk. Hanya sepeda motor yang boleh,” jelasnya. Selanjutnya, diujung Jalan Merta Nadi dan Jalan Merta Agung perlu diisi traffic light (TL), sehingga arus lalin dari semua arah bisa lancar. Tak hanya itu, TL yang ada di simpang empat Jalan Raya Kerobokan-Jalan Tangkuban Perahu, waktu lampu hijaunya bisa dipanjangkan agar arus kendaraan dari timur dan utara (Kerobokan - red) juga lancar. “Tadi pagi (saat jam kerja - red) kami melakukan rekayasa arus seperti itu, hasilnya cukup bagus. Dari semua arah berjalan lancar tanpa ada kemacetan,” terang Kombes Sudana. Ia menambahkan, ke depannya tidak hanya di simpang empat Lapas Kerobokan yang akan dilakukan rekayasa lalin, tapi juga di sejum-
lah titik yang kerap terjadi kemacetan. “Apa yang kami lakukan ini guna menuju masyarakat tertib berlalu lintas. Tertib berlalu lintas harus ada pada semua masyarakat yang mengunakan moda transpotasi. Selain itu, terciptanya kelancaran dan ketertiban serta keamanan dalam berlalu lintas. Hal ini juga tercermin dalam Comannder Wish Kapolda Bali pada poin ke-9, yakni ‘Menjadikan Bali sebagai Model Tertib Berlalu Lintas’,” imbuh mantan Kapolres Tabanan ini. Setelah uji coba itu dilakukan, sejumlah masyarakat juga mengaku merasakan kenyamanan dalam berkendara karena tidak ada kemacetan. Putu Adi salah satunya. Pria yang mengendarai motor dan tinggal di Denpasar ini mengaku tumben melintas di sana dan arus lalinnya lancar. “Saya setiap hari lewat jalan ini. Tapi kali ini tidak krodit. Arus lalinnya lancar,” kata Putu Adi. (kmb21)
FIGUR Gandeng Mapala OBJEK Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu yang memiliki panorama tebing kapur, tentu tidak luput dari sampah, terutama sampah plastik. Sampah bersumber dari pengunjung maupun yang dibawa kawanan monyet di kawasan setempat. Untuk menangani sampah plastik di dinding tebing, pengelola kawasan Uluwatu terus melakukan langkah pembersihan. Bahkan pengelola menggandeng mahasiswa pecinta alam (mapala) untuk berpartisipasi melakukan pembersihan sampah. Menurut Manajer Pengelola Objek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu Wayan Wijana, Rabu (10/4) kemarin, pihaknya rutin menggandeng mapala dari Universitas Udayana (Unud). ‘’Kita sering melibatkan Mapala Unud untuk melaku-
kan panjat tebing di kawasan Uluwatu, termasuk juga di Pantai Labuan Sait. Sambil melakukan kegiatan mapala, mereka juga sekaligus membersihkan sampah plastik di sekitar dinding tebing,’’ jelasnya. Dengan adanya pembenahan pengelolaan, sampah di dinding tebing sudah mulai berkurang. Ke depan pihaknya akan terus berupaya menerapkan kawasan bebas dari sampah plastik di kawasan tersebut dengan melibatkan pengunjung maupun warga sekitar. ‘’Hal ini dilakukan untuk menciptakan suasana bersih di kawasan objek wisata yang ada di kawasan Pecatu ini,’’ ujar Wijana. (edi)
Menurun, Angka Pergerakan Pesawat di Bandara Ngurah Rai Mangupura (Bali Post) Jumlah pergerakan pesawat udara di Bandara Ngurah Rai selama triwulan I tahun 2019 sebanyak 36.519 pergerakan pesawat atau turun 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018. Triwulan I tahun lalu, jumlahnya 37.763 pergerakan pesawat. ‘’Sama seperti catatan periode Januari-Februari 2019, catatan pergerakan pesawat udara di periode JanuariMaret 2019 ini juga kembali mengalami penurunan yakni sebanyak 1.244 pergerakan atau 3,3 persen,’’ kata General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Haruman Sulaksono, Rabu (10/4) kemarin. Dijelaskan Haruman, selama triwulan I 2019 tercatat 19.012 pergerakan pesawat dari rute domestik, dengan rincian 9.505 pesawat yang datang ke Bali, 9.469 pesawat meninggalkan Pulau Bali, serta 38
pergerakan pesawat transfer. Dalam periode yang sama di tahun 2018, tercatat jumlah pergerakan pesawat domestik sebanyak 20.958 pergerakan, dengan pembagian 10.402 pesawat datang ke Pulau Dewata, 10.424 pesawat berangkat, serta 132 pesawat transfer. ‘’Jika dilakukan perbandingan pergerakan pesawat rute domestik antara periode triwulan pertama 2019 dengan 2018, terdapat penurunan angka pergerakan pesawat sebanyak 1.946 pergerakan, atau turun 10,24 persen,’’ ungkapnya. Sementara untuk pergerakan pesawat rute internasional sebanyak 17.507 pesawat dengan rincian 8.771 pesawat berangkat dan 8.736 pesawat datang. Untuk periode yang sama di tahun 2018, terdapat 16.805 pergerakan pesawat dari rute internasional, dengan pembagian 8.404 pergerakan pesawat dari rute keberangkatan internasional dan 8.401 pergerakan dari
rute kedatangan. Berbanding terbalik dengan pergerakan pesawat, jumlah penumpang pada periode tiga bulan pertama tahun ini malah mengalami peningkatan. Total sebanyak 5.397.499 penumpang tercatat telah terlayani. ‘’Jika dilakukan komparasi dengan periode Januari-Maret 2018 lalu, di mana terdapat 5.168.916 penumpang yang ke luar masuk Pulau Dewata, terdapat kenaikan penumpang sebesar 4,4 persen,’’ katanya saat ditemui di sela-sela peringatan HUT Kementerian BUMN di Lapangan Makorem 163/ WSA, Denpasar, Rabu (10/4) kemarin. Kegiatan ini kata Haruman, juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Persit Kartika Chandra Kirana ke-73 yang dihadiri Pangdam IX/ U d a y a na , Ka p o l d a B a l i, pimpinan sejumlah perusahaan BUMN dan pejabat di lingkungan Pemprov Bali. (kmb23)
U.0000415
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Kamis Umanis, 11 April 2019
Made Urip Gelontorkan Tanpa Dikomando, Sekaa Teruna Hindu Se-Bali ”Vertikal Dryer’’ Senilai Rp 1 Miliar Siap Jadi Saksi dan Rekam Suara AWK di TPS Perjuangkan Nasib Petani dan Krama Subak di Bali Pandita dan Pinandita Hindu Beri Restu Wedakarna di DPD-RI
ADA fenomena baru di Pemilu 2019 ini, khususnya di Bali, yakni bergeraknya potensi anak muda Bali untuk terlibat dalam dunia politik. Didukung oleh digitalisasi teknologi, generasi muda milenial kini mulai intens mengikuti hajatan politik, termasuk menentukan arah pemimpin Bali yang nanti akan dipilih pada Pemilu 2019. Hal ini terekam dalam dialog anakanak muda Hindu di Songan, Kintamani dengan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Suyasa III usai hadir dalam yadnya di Pura Kayu Selem, Songan, Kintamani, Bangli. Dalam kesempatan itu sejumlah generasi muda Hindu yang berasal dari seluruh Bali dan anak muda yang juga bagian dari organisasi sekaa teruna, menyampaikan keinginannya untuk menjadi bagian dari garda perjuangan Arya Wedakarna (AWK), khususnya untuk menghindari kecurangan Pemilu 2019. Salah satunya dengan melibatkan diri dalam proses penghitungan suara, proses rekapitulasi suara dan pengawalan suara yang diraih caleg DPD-RI No. 42 yakni AWK pada 17 April 2019. Sebagaimana diungkap I Kadek Suka Rudianto asal Bangli yang mengatakan kecintaan mereka terhadap AWK menjadikan anak-anak muda di Bali rela ikut mengawal suara tanpa dibayar sepeser pun. ‘’Kami dari kaum muda Bali siap mengamankan suara caleg-caleg dari umat Hindu, khususnya suara dari Ajik AWK. Kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa orang Bali bisa bersatu. Secara umum kita tentu menginginkan yang mewakili Bali di Senayan adalah semeton krama adat Bali dan di antara semua itu pilihan utama kita adalah Arya Wedakarna,’’ kata I Kadek Suka Rudianto. Ia telah merancang sejumlah langkah agar para saksi bisa bekerja dengan baik dan tanpa biaya, khususnya melihat figur AWK. ‘’Di Bali ini banyak ada pemimpin, tapi yang terkenal baik kan sedikit sekali. Dan Ajik AWK bukan saja pemimpin yang jujur dan merakyat, tapi juga mampu memberi inspirasi dan teladan. Beliau bisa memberikan motivasi kepada Bali tidak saja anak muda, tapi juga semua kalangan. Jadi pemimpin seperti AWK adalah pemimpin masa depan Bali, dan gerakan-gerakan beliau sudah banyak berpengaruh. Jadi anak muda, sekaa teruna, ormas pemuda, Hindu muda siap jadi saksi saat 17 April nanti. Kita akan
SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama teruna Hindu Bali dan rohaniwan Hindu di Pura Pasek Kayu Selem, Songan, Kintamani, Bangli. catat, rekam dan videokan semua hasil di TPS,’’ tegasnya. Terkait dengan hal ini, Senator AWK menyatakan apresiasinya bahwa anak muda sudah banyak berbuat di Pemilu 2019. ‘’Saya mengapresiasi terkait keberanian anak-anak muda Bali khususnya generasi milenial, baik yang ada di struktur pengurus dari sekaa teruna maupun juga tokoh-tokoh pemuda Bali di banjar maupun di desa yang sudah mulai berani untuk berbicara tentang kedaulatan politik. Ini sangat sesuai dengan ajaran Trisakti Bung Karno, maka dari itu saya berpesan kepada anak-anak muda jadikanlah ajang Pemilu 2019 ini sebagai wadah untuk pendidikan politik. Karena bisa saja pada Pemilu 2019 ini anakanak kita terlibat sebagai relawan, sebagai simpatisan, sebagai saksi dan jika alam berkehendak nantinya bisa menjadi calon legislatif. Bahkan juga pemimpin bangsa di masa depan. Jadi inilah yang disebut konsepsi marhaenisme dalam bidang politik sosio demokrasi, di mana demokrasi harus dijalankan dengan pengertian, dengan kesepahaman dan juga dengan satu niat baik untuk memperbaiki tujuan. Untuk memperbaiki nasib bangsa selama lima tahun ke depan, saya apresiasi dan terima kasih atas bantuan pemuda-pemuda Bali yang menjadi relawan dan saksi-saksi di setiap TPS yang ada di seluruh Provinsi Bali,’’ ucap Senator Arya
Wedakarna yang merupakan peraih suara tertinggi di Pemilu 2014 yang lalu. Dari pengamatan dalam setiap kegiatan simakrama anggota DPDRI, Arya Wedakarna mendapatkan dukungan tidak saja dari masyarakat umum secara luas, khususnya generasi muda milenial, tetapi juga banyak kalangan rohaniwan Hindu baik sulinggih, pandita, pinandita serta para pemangku di setiap titik di Bali memberikan doa restu dan dukungan kepada perjuangan dari Arya Wedakarna untuk menang dalam Pemilu 2019. ‘’Sebagai seorang ksatria saya tetap membutuhkan dukungan dan doa restu dari para Ida Anak Lingsir dan juga rohaniwan Hindu, khususnya dari beliau yang sudah meraga suci karena konsep kepemimpinan Hindu yaitu Raja Rsi tetap harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Mengingat banyak hal dan perjuangan kepada para tokoh Hindu, baik di geria, dadia, Pura-pura termasuk para pangempon harus diperjuangkan demi kesejahteraan para pemimpin umat Hindu. Titiang sayaga dan dukungan dari sejumlah pendeta (sulinggih), para pemangku yang saya dapatkan di setiap kunjungan di seluruh Bali sangat berarti. Semoga Bali berdaulat dalam hal kesejahteraan dari para rohaniwan kita,’’ pungkas Arya Wedakarna yang juga peserta Pemilu 2019 nomor urut 42. (ad441)
Antisipasi Kemacetan di Uluwatu-Jimbaran
Proyek Kabel PLN Bawah Tanah, Tempatkan Petugas Khusus PROYEK galian kabel bawah tanah dengan sistem bor di Ungasan, Jimbaran, dan Kedonganan, Kutsel, menimbulkan kemacetan di beberapa tempat, khususnya di tempat-tempat di mana mesin bor diletakkan. Hal itu diantisipasi pihak pelaksana proyek dengan menempatkan petugas untuk mengatur arus lalu lintas (lalin). Humas PT Prysmian Cables & System, yang menggarap proyek ini dalam siaran persnya, Rabu (10/4) kemarin, menyebutkan sistem bor dan jarak penempatan antara satu mesin dengan mesin yang lain antara 100 meter hingga 200 meter. Hal ini diharapkan tidak terjadi kemacetan berkepanjangan. Saat proyek digarap ada petugas khusus yang mengatur arus lalin. ‘’Mengantisipasi kemacetan di wilayah Jimbaran merupakan prioritas utama pelaksana,’’ tegas siaran pers itu. Disebutkan pula bahwa galian kabel milik PLN dengan saluran kabel tegangan tinggi (SKTT) 150 kV ini merupakan sistem baru untuk mengurangi kesemrawutan utilitas. Penanaman kabel bertegangan tinggi ini direncanakan tuntas pada Mei 2019. Pelaksanaannya diharapkan tidak sampai mengganggu aktivitas masyarakat, terutama para pengguna jalan. Proyek dengan sistem bor (bawah tanah) semacam ini diharapkan lebih aman kalau terjadi sesuatu. Hal ini menjadi perhatian serius pihak pelaksana maupun PLN. Keduanya berkoordinasi secara intensif sesuai draf, baik menyangkut perizinan maupun sistem pengerjaannya.
TANDA KHUSUS - Proyek galian kabel bawah tanah milik PLN di Kutsel, yang baru selesai digarap, diberi tanda khusus agar diketahui masyarakat. PT Priymian Cables & System selaku pelaksana di lapangan sudah pula berkoordinasi dengan PJN Metro Denpasar untuk jalan nasional. Sedangkan untuk di Kabupaten Badung, proyek ini melewati tiga ruas jalan yakni jalan di sekitar Hotel Bali Cliff di Pecatu, Jalan Raya Jimbaran serta Jalan Segara Madu di Kelurahan Kelan, Tuban. Proyek ini berakhir di Bandara Ngurah Rai, Tuban, Kuta. Progres proyek kabel bawah tanah ini sudah berjalan sesuai rencana. Khusus pengerjaan transmisi bawah di wilayah Jimbaran, memang mendapat perhatian ekstra dari pelaksana. Hal itu karena jalan
utama tersebut menuju kawasan wisata pantai maupun hotel-hotel di sekitarnya. Untuk pengerjaan dari Patung Nakula di Jalan Raya Jimbaran dan Kelurahan Kelan, tembus ke Jalan Segara Madu, pihak pelaksana melipatgandakan jumlah tenaga maupun peralatan. Selain itu ada penambahan tenaga pengatur lalin di setiap tempat mesin bor itu berada. Proyek sepanjang 10,2 km itu dikategorikan prestisius lantaran menggunakan peralatan khusus seperti mesin bor berkekuatan 30 ton lebih. Selain itu, ada tenagatenaga atau teknisi yang berpengalaman. (kmb)
USAI menyerahkan bantuan vertikal dryer (mesin pengering padi) di Subak Bengkel, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Tabanan berkapasitas 10 ton senilai Rp 1,6 miliar, kini giliran Kelompok Tani Warna Merta di Desa Mambang, Selemadeg Timur, Tabanan, Selasa (9/4) lalu digelontorkan bantuan serupa, berkapasitas 6 ton senilai Rp 1 miliar oleh anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si. Bantuan tersebut diresmikan secara simbolis oleh wakil rakyat sejuta traktor itu bersama anggota DPRD Tabanan Wayan Eddy Nugraha Giri, S.Sos., M.M. yang juga Caleg DPRD Tabanan dapil Kediri dan Marga dari PDI Perjuangan beserta jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Bali dan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, Camat Selemadeg Timur, Perbekel Desa Mambang serta Bendesa Adat Mambang Gede disaksikan ratusan petani dan krama subak setempat. Ketua LUPM Warna Merta, I Made Tarka Suta, S.Sn., mengakui sengaja mengundang Made Urip saat memakuh dan melapas bangunan dan mesin vertikal dryer karena satu-satunya wakil rakyat yang terbukti memperjuangkan nasib petani dan krama subak di seluruh Bali. Salah satunya, bantuan berupa bangunan dan mesin pengering padi atau gabah ini. Karena itu, merasa sangat bersyukur diberikan bantuan bangunan yang dilengkapi dengan mesin vertikal dryer. Bangunan dapat diselesaikan sekitar 15 Desember 2018 yang dikerjakan sejak 19 Oktober 2018. Untuk pemasangan mesin mulai 18 Desember 2018. ‘’Bantuan ini peran serta dari Pak Made Urip yang sudah membantu aspirasi kelompok petani. Kita ucapkan terima kasih atas bantuannya dan siap mendukung Pak Urip periode berikut,’’ bebernya. Sementara itu, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura I Nyoman Sunarta mewakili Kadis Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Bali menegaskan, demi petani Made
DIRESMIKAN - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. saat meresmikan bantuan bangunan dan vertikal dryer Kelompok Tani Warna Merta di Desa Mambang, Selemadeg Timur, Tabanan, Selasa (9/4). Urip memperjuangkan bantuan ini sebagai wujud keberpihakan petani dengan seribu dryer seluruh Indonesia. Salah satunya bangunan dan vertikal dryer ini terwujud berkat arahan dari Made Urip di tingkat pusat sebagai DPR-RI-nya petani. ‘’Bapak ini memang khusus di pertanian yang saat kampanye semua diwujudkan, termasuk traktor yang banyak dibantu. Karena itu, bantuan ini harap digunakan dengan baik agar Pak Urip tidak malu memberikan bantuan ini,’’ tandasnya. Bendesa Adat Mambang Gede Wayan Gunadi, B.A., S.Sos. yang mewakili krama adat khusus kelompok tani mengucapkan terima kasih atas bantuan pusat yang diperjuangan Made Urip. ‘’Pak Urip sudah terbukti berkomitmen dan berpihak terhadap petani. Karena itu kami siap mendukung kelima kalinya maju ke DPR-RI. Karena figurnya sangat bersaja dan sangat memperhatikan para petani yang juga terbukti adanya bantuan sejuta traktor di seluruh Bali. Karena itu, kita kembali memberi mandat agar duduk kembali menjadi wakil rakyat di DPRRI, karena sangat merasakan perjuangan Pak Urip khususnya bantuan untuk kelompok tani,’’
imbuhnya. Sementara itu, Made Urip mengaku sangat bangga saat kegiatan reses bisa melihat perkembangan kelompok tani mewujudkan dryer yang sudah bisa digunakan dan bermamfaat bagi krama subak di Desa Mambang. ‘’Melihat hasil panen khususnya musim hujan sulit mengeringkan gabahnya, sehingga harganya jatuh. Karena itu lahir kebijakan mengangkat hasil panen, agar bisa bermanfaat dengan bantuan program alsintan termasuk dryer,’’ jelas anggota DPR-RI empat periode ini. Bahkan, Ketua DPP PDI Perjuangan yang ditugaskan kelima kalinya maju sebagai Caleg DPRRI Dapil Bali nomor urut 1 dari PDI Perjuangan itu sebelumnya sudah sempat meresmikan vertikal dryer di Desa Bengkel dengan kapasitas yang lebih besar. ‘’Saya berharap para petani yang mendapatkan bantuan supaya digunakan dengan baik, karena ada evaluasi dan monitoring dari pusat apakah bantuan sudah jalan apa tidak, sehingga harus dijaga betul dan terus mendapat pembinaan. Jika berjalan dengan baik bisa memacu semangat, agar kelompok lain juga dapat bantuan seperti ini,’’ tutup anggota Bangar MPR-RI itu. (ad439)
Diikuti 15.216 Orang, Unud Siap Gelar UTBK untuk SBMPTN UNIVERSITAS Udayana (Unud) siap menggelar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2019. Terkait dengan sistem UTBK ini merupakan yang pertama kali diberlakukan bagi seluruh calon mahasiswa yang mengikuti seleksi SBMPTN. Menurut Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K)., untuk UTBK ini, dari saranaprasarana tempatnya sudah siap. Dikatakan, untuk pelaksanaan UTBK-SBMPTN Unud, total peserta sebanyak 15.216 orang. Dari keseluruhan peserta ini akan terbagi 37 ruang yang telah disediakan dengan jumlah sekitar 1.000 komputer. Mereka akan tersebar, baik di Unud, kampus ISI maupun Politeknik Negeri Bali. ‘’Untuk pelaksanaan itu, kami Unud sudah mempersiapkan, baik dari segi jaringan yang akan dioperasionalkan di bawah pimpinan Ketua Unit Sumber Daya Informasi dan juga kami sudah menyiapkan sejumlah panitia di dalam pelaksanaan, khususnya pengawasan pengawas ruangan maupun pengawas keamanan,’’ katanya, Rabu (10/4) kemarin. Sementara dari jaringan yang dipakai saat itu juga di-back-up PLN untuk kelistrikan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pemadaman listrik pada saat berlangsungnya UTBK. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan tenaga kesehatan jika ada kemungkinan peserta yang mengalami gangguan kesehatan pada saat hari H UTBK berlangsung. Wakil Rektor Unud Bidang Akademik Prof. Dr. Nyoman Gde Antara menambahkan, pihaknya menargetkan sebanyak 6.124 orang
UTBK - Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). (tengah) didampingi Wakil Rektor Unud Bidang Akademik Prof. Dr. Nyoman Gde Antara (kanan) saat memberikan penjelasan pelaksanaan UTBK, Rabu (10/4) kemarin. mahasiswa baru untuk mengisi 46 Program Studi S-1. Menurut Peraturan Menteri No. 60 Tahun 2019, jalur masuknya mahasiswa baru untuk perguruan tinggi negeri itu terbagi menjadi 3 yakni SNMPTN, SBMPTN dan jalur Mandiri. ‘’Untuk di Unud, jalur SNMPTN jumlah pendaftar sebanyak 13.652 dan yang lulus sebanyak 1.644 orang. Mereka yang sudah lulus tersebut saat ini posisinya sedang menunggu untuk mendaftar kembali yang akan kita lakukan secara maraton pada 12, 21 dan 22 April 2019,’’ ujarnya. Untuk yang lulus SBMPTN, kata Antara, di sistem sudah tidak memungkinkan lagi mereka membatalkan lulusannya dan ikut di SBMPTN. Karena NISN-nya seorang siswa yang lulus ini sudah dikunci system, sehingga dia tidak bisa membatalkan dan ikut lagi di SBMPTN. ‘’Ini penting sekali disampaikan kepada masyarakat
jangan sampai nanti yang sudah lulus, tetapi tidak dapat kembali hanya gara-gara tidak puas dengan pilihannya yang ingin mencari prodi baru melalui jalur SBMPTN. Itu sudah tidak memungkinkan lagi,’’ terangnya. Sementara untuk jadwal SBMPTN dengan UTBK, pendaftaran peserta didik dalam rangka SBMPTN itu sudah tutup pada 1 April. Mereka yang sudah mendaftar, selanjutnya akan mengikuti UTBK yang dilakukan setiap Sabtu dan Minggu. UTBK ini akan ada 20 sesi. Sesi I akan dimulai pada 13 April, sesi II akan dilakukan 26 Mei 2019. Untuk hasil UTBK, masing-masing peserta hanya memerlukan 10 hari sejak dia ujian untuk mengetahui skornya. Nanti selanjutnya skor ini akan dipakai mendaftar seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri SBMPTN yang akan dibuka pendaftarannya 10 sampai 24 Juni 2019. (ad443)
Perluas Jaringan, Dealer Karisma Motor Hadir dengan Pos Penjualan di Nusa Penida
SEBAGAI wujud komitmen dalam menyediakan layanan yang mudah dijangkau konsumen, Astra Motor Bali melalui jaringan resmi sepeda motor Honda Dealer Karisma Motor Klungkung membuka pos penjualan di Nusa Penida. Acara peresmian pembukaan pos penjualan ini dilaksanakan Selasa (9/4) lalu, dihadiri perwakilan main dealer, Perbekel, Kapolsek dan masyarakat setempat. Mengambil lokasi strategis di Jalan Raya Mentigi, Sampalan, Nusa Penida, Klungkung, pos penjualan Dealer Karisma Motor ini memiliki fasilitas layanan penjualan yang melayani kebutuhan konsumen akan sepeda motor Honda baru. Region Head Astra Motor Bali Wa-
hyudi Saputra mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap produk Honda menjadi pertimbangan selaku main dealer untuk memberikan layanan terbaik hingga ke pulau. Maka dari itu dengan keberadaan pos penjualan ini konsumen, khususnya di Pulau Nusa Penida akan terjawab impiannya untuk memiliki sepeda motor Honda baru dengan mudah dan memberikan mereka pengalaman yang menyenangkan saat berkunjung ke pos penjualan Honda layaknya di dealer. ‘’Nusa Penida merupakan salah satu pasar yang sangat potensial. Dengan dibukanya pos penjualan ini, kami berharap memudahkan konsumen untuk mendapatkan informasi produk terbaru Honda dan merasa nyaman
untuk melakukan transaksi,’’ tambah Wahyudi. Sebagai apresiasi telah diresmikannya pos Karisma Motor ini, selama dua hari akan diberikan promo spesial bagi konsumen yang melakukan transaksi motor baru berupa uang muka ringan yang di-support lembaga pembiayaan FIF Group. ‘’Dengan semangat satu hati, semoga kehadiran kami dapat memberikan kontribusi positif untuk masyarakat di Nusa Penida, Nusa Lembongan hingga Nusa Ceningan. Kami berusaha terus mendekatkan diri dengan konsumen agar mendapatkan pelayanan yang cepat dan maksimal. Target penjualan sendiri diharapkan mencapai 50 unit per bulan,’’ ungkap Juniar Yusani selaku PIC Dealer Karisma Motor. (bns1)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
daerah
Kamis Umanis, 11 April 2019
5
Senator RI Kunjungi Lokasi Penampungan Pedagang di Batuan
Disambut Ribuan Pedagang, Wedakarna Minta Renovasi Pasar Sukawati Kurang dari Dua Tahun RIBUAN pedagang seni di Pasar Sukawati dan Pasar Guwang, Gianyar sangat antusias menyambut kehadiran sosok Senator termuda dari Provinsi Bali yakni Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Dalam kunjungan kerja masa reses anggota DPD-RI, Senator Arya Wedakarna (AWK) menyempatkan diri menyambangi pedagang seni Pasar Sukawati yang minggu ini telah menjalani proses relokasi atau pemindahan kios sementara. Dalam kunjungan yang diterima Camat Sukawati, pejabat pasar, prajuru adat dan lainnya, Senator AWK menyempatkan diri untuk berbincang-bincang dengan sejumlah pedagang pasar sekaligus meninjau langsung kondisi lapak yang telah disediakan. Di mana menurut rencana pembangunan dan renovasi Pasar Seni Sukawati memakan waktu hingga dua tahun kerja. ‘’Sebenarnya proyek pembangunan atau revitalisasi pasar ini seharusnya sudah selesai pada tahun 2019 karena pengajuan dari alokasi, pihak DPD-RI turut mendukung dan memberikan rekomendasi resmi kepada pemerintah pusat. Tapi kita patut menyampaikan kekecewaan karena proses yang seharusnya bisa cepat dilakukan akhirnya tertunda karena ada kendala di lapangan, termasuk lambatnya proses birokrasi di pemerintahan Gianyar. Tetapi syukurlah di awal 2019 ini telah ada inisiatif baik dari pemerintah untuk kembali merevitalisasi bangunan pasar ini yang sudah kita anggap sangat tidak layak sebagai pasar seni. Saya hadir di tempat penampungan sementara ini untuk melihat langsung bagaimana proses perpindahan, fasilitas yang didapat para pedagang,
SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS II bersama pedagang Pasar Seni Sukawati dan Pasar Seni Guwang. termasuk akses yang saya nilai masih sangat terbatas. Semoga ini bisa diperbaiki dalam waktu cepat karena faktor musim hujan dan juga momentum perubahan cuaca yang tentunya akan memengaruhi minat dari wisatawan untuk berbelanja di Pasar Seni Sukawati,’’ kata Arya Wedakarna. Ia mencontohkan sejumlah fasilitas yang perlu segera ditangani adalah akses masuk yang dinilai masih kurang strategis. Sebab, hanya masih menguntungkan pedagang-pedagang yang ada di depan pasar. Selain itu adanya risiko jalur yang masih terbuat dari tanah yang akan menjadi becek pada saat turun hujan. Tentu hal ini akan sangat berpengaruh pada pemandangan dan juga kenyamanan dari wisatawan yang akan datang
ke Pasar Seni Sukawati. Selain itu juga tentang fasilitas keamanan, listrik, air dan MCK yang perlu segera disempurnakan, mengingat durasi para pedagang untuk pindah ke kios sementara cukup memakan waktu. ‘’Kalau bisa sih Pemkab Gianyar tidak terlalu lama mengalokasikan waktu untuk pembangunan pasar ini. Waktu dua tahun itu cukup lama untuk pembangunan pasar kelas menengah, tetapi di satu sisi kita juga memberikan pengertian kepada para pedagang bahwa pembangunan harus memenuhi spesifikasi yang baik sehingga ketahanan bangunan dan kenyamanan para pedagang juga menjadi prioritas,’’ jelas Arya Wedakarna. Selain mengunjungi lokasi sementara Pasar Seni Sukawati, Senator Arya Weda-
karna juga menemui ribuan para pedagang seni yang ada di Pasar Guwang Sukawati. Ia disambut tokoh adat dan kepala pasar. Senator Arya Wedakarna menyempatkan diri untuk berkeliling untuk melihat blok-blok yang ada di dalam pasar, khususnya mencari informasi tentang aspirasi dari para pedagang terkait dengan keberadaan pasar seni penyangga yang ada di Desa Sukawati ini. ‘’Astungkara tadi saya sudah berkeliling hampir ke semua blok. Kesimpulannya, Pasar Guwang perlu dibantu dan direvitalisasi. Ketahanan atap dari bangunan yang masih menggunakan bahan yang sangat sederhana, termasuk juga para pedagang masih curhat dengan adanya kebocoran di sana-sini. Juga ventilasi yang perlu dimaksimalkan agar para pedagang dan pembeli tidak merasa kepanasan. Tetapi tentu setelah ini kita akan prioritaskan untuk Pasar Guwang mendapatkan bantuan dari pemerintah. Dari pengamatan di lapangan pada saat Senator AWK berkunjung ke Pasar Seni Sukawati dan Pasar Seni Guwang tampak antusiasme dari pedagang datang menyapa, bahkan banyak di antara pedagang yang berebut untuk meminta foto selfie dengan Senator Arya Wedakarna. Ini menandakan kehadiran Senator AWK di tengah pedagang mampu untuk menjembatani aspirasi dan juga harapan dari kaum marhaen, khususnya pedagang kecil. Apalagi salah satu program utama dari perjuangan ekonomi Satyagraha adalah mempertahankan keberadaan pasar seni tradisional yang sekarang sudah mulai kalah bersaing dengan pasar oleh oleh,’’ imbuhnya. (ad442)
Terkait Kasus Sudikerta
Giliran Wayan Wakil dan Ngurah Agung Ditahan Denpasar (Bali Post) Penyidik Subdit V Ditreskrimsus Polda Bali terus mendalami kasus penipuan dan TTPU. Setelah I Ketut Sudikerta, penyidik kini menahan dua tersangka lainnya yakni Wayan Wakil (51) dan Anak Agung Ngurah Agung (68), Rabu (10/4) kemarin. Selanjutnya mereka ditahan di Rutan Mapolda Bali. Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Pol. Yuliar Kus Nugroho menyam-
paikan, hasil penyidikan tersangka Wayan Wakil mengakui telah menyerahkan SHM No. 5048 diduga palsu kepada I Ketut Sudikerta. Dia juga mengakui telah menerima aliran dana Rp 8 miliar dari PT Pecatu Bangun Gemilang hasil penjualan tanah. ‘’Yang bersangkutan (Wayan Wakil) juga menerima uang Rp 19 miliar dari tersangka Anak Agung Ngurah Agung atas penjualan tanah tersebut,’’ ujarnya.
Sementara tersangka Ngurah Agung mengakui menerima uang Rp 26 miliar dari tersangka I Ketut Sudikerta. Dia juga mengakui telah melakukan pelepasan hak terhadap SHM No. 5048 diduga palsu kepada Alim Markus. ‘’Dia juga mengakui menyerahkan uang Rp 19 miliar kepada I Wayan Wakil. Uang itu bagian dari Rp 26 miliar yang diterima dari tersangka Sudikerta,’’ ungkap Kombes Yuliar. Peran kedua tersangka ini
aktif dalam permasalahan penipuan tersebut. ‘’Berdasarkan hasil pemeriksaan dan didukung bukti permulaan yang cukup bahwa tersangka I Wayan Wakil dan Anak Agung Ngurah Agung telah ditahan,’’ ujarnya. Wayan Wakil dan Ngurah Agung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka dua minggu lalu, tepatnya 28 Maret 2019. Kini mereka bergabung dengan Sudikerta yang duluan ditahan. (kmb36)
Bocah 10 Tahun Telantar di Desa Kaba-Kaba Tabanan (Bali Post) Bocah perempuan berusia sekitar 10 tahun ditemukan telantar di wilayah Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Rabu (10/4) kemarin. Usai dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Tabanan, bocah tersebut dijemput petugas Dinas Sosial Tabanan untuk selanjutnya dibawa ke rumah perlindungan sosial di Wanasara, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan. Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gde Gunawan mengatakan, perempuan cantik ini ditemukan sekitar pukul 03.00 Wita. Ketika diajak ke Dinas Sosial, anak telantar yang belum diketahui identitasnya ini sempat lari. Beruntung segera diamankan kembali. Bahkan, ketika staf Dinsos mencoba mengorek informasi terkait nama, keluarga dan asalnya, malah tidak direspons. Bocah perempuan ini hanya terdiam. ‘’Jadi sudah kita coba cari informasi terkait nama, siapa orangtuanya, tinggal di mana. Namun, dia belum mau bicara. Kalaupun bicara juga tidak terdengar jelas,’’ ucap Gunawan. Bahkan untuk memudahkan komunikasi, staf dari Dinsos juga sudah mencoba dengan beragam cara, salah satunya dengan menyodorkan alat tulis. Harapannya, korban mau menuliskan namanya. ‘’Hanya tertulis nama Ria, itu pun tidak ada informasi lainnya lagi. Sampai kini kita masih bujuk terus agar mau memberikan informasi yang dibutuhkan,’’ ucapnya. Sementara itu, Kabid Perlindungan Anak dan Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Tabanan Ni Nyoman Ayu Ratningsih mengaku sebelum dibawa ke Dinsos, pihaknya sempat dihubungi pihak RSU Tabanan. Dikatakan, ada
anak tanpa identitas dibawa petugas kepolisian ke Rumah Sakit Tabanan untuk dicek kesehatannya. ‘’Rasanya dia berbahasa Jawa, tetapi ketika kami tanya dengan bahasa Jawa jawabnya tidak jelas hanya menunjuk-nunjuk saja,’’ tuturnya. Bahkan saat didekati, kondisi anak tersebut seperti trauma dan berwajah galak. Di samping itu, banyak bekas luka di tangan. ‘’Bekas luka seperti jatuh. Ini belum kami tahu,’’ ucapnya. Karena belum ada yang mengetahui jelas identitas anak tersebut, kini masih menjadi tanggung jawab Dinsos. ‘’Kami ajak dulu di sini sambil cari tahu tempat tinggalnya jika sudah jelas akan kami antar ke rumahnya,’’ pungkasnya. (kmb28)
Bali Post/bit
ANAK TELANTAR - Petugas Disos Tabanan saat mencoba mengorek informasi dari anak telantar yang ditemukan di Desa Kaba-Kaba, Rabu (10/4) kemarin.
Bali Post/rah
PASAR MURAH - Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto meninjau stan pasar murah.
Bantu Warga Kurang Mampu
Kodam Gelar Pasar Murah
Denpasar (Bali Post) Lapangan Korem 163/Wira Satya di Jalan Sudirman, Denpasar, Rabu (10/4) kemarin disesaki masyarakat, khususnya emak-emak. Para ibu rumah tangga khususnya warga kurang mampu berbondong-bondong ke sana karena ada pasar murah dan baksos kesehatan yang digelar Kodam IX/Udayana. Selain itu, kegiatan ini digelar dalam rangka HUT ke-73 Persit Kartika Chandra Kirana. Hadir beberapa pejabat di antaranya Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha. Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, S.IP. saat memberi sambutan menyampaikan, baksos ini merupakan salah satu bentuk partisipasi dan kepedulian Persit Kartika Chandra Kirana bekerja sama dengan Kementerian BUMN RI dalam rangka membantu program pemerintah untuk mendukung pembangunan kesehatan masyarakat menuju Indonesia sehat. ‘’Mudah-mudahan kegiatan sosial ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,’’ ujarnya. Merujuk pada program pemerintah tersebut, kata Pangdam, maka dengan diselenggarakan baksos kesehatan oleh Persit Kartika Chandra
Kirana PD IX/Udayana ini merupakan wujud implementasi nyata dalam merealisasikan bantuan mengatasi masalah kesehatan masyarakat terutama pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang kurang mampu. ‘’Di samping baksos kesehatan, juga akan diselenggarakan pasar murah yang akan menjual berbagai jenis bahan kebutuhan pokok dengan harga di bawah normal harga pasar pada umumnya. Hal ini juga akan meringankan beban masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari,’’ ungkap Mayor Jenderal Benny Susianto. Mengingat baksos dan pasar murah ini menyentuh kebutuhan dasar serta sangat bermanfaat, Pangdam berharap kepada masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Seorang warga, Lita asal Klungkung, mengaku sangat senang ada pasar murah tersebut. Harga barang di pasar murah ini sangat murah dibandingkan di pasaran. Satu paket barang berisi beras satu kilogram, gula, minyak, garam dan sarden, harganya Rp 10 ribu. ‘’Sering-sering dilaksanakan pasar murah. Murah-murah harganya. Lumayan sangat membantu kita sebagai ibu rumah tangga,’’ ucapnya. (kmb36)
Warung Global
Caleg Mesti Persiapkan Diri dan Memiliki Mental Kuat
PEMILU telah di depan mata. Para calon anggota legislatif (caleg) yang akan bertarung memperebutkan kursi wakil rakyat pun mempersiapkan strategi pamungkasnya. Di Kabupaten Badung, ada ratusan orang yang akan berlaga dalam pileg untuk memperebutkan 40 kursi DPRD Badung. Jadi ada kemungkinan caleg yang tidak terpilih mengalami depresi. Untuk itu, pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada mengaku telah menyiapkan dua dokter jiwa dan satu psikiater. Berikut rangkuman acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM dengan topik ‘’RSD Mangusada Siap Layani Caleg Depresi’’, Rabu (10/4) kemarin. Bu Vera berpendapat, ketika apa yang diharapkan tidak tercapai, sementara pengorbanan yang dilakukan sudah sangat besar, maka mental caleg yang kalah dalam pemilu bisa saja melemah atau terganggu. Muncul rasa tidak terima atas kekalahan itu dan menjadi depresi. Dalam persaingan politik, menang ataupun kalah seharusnya sudah menjadi hal yang wajar. Bagi Febri, mahalnya biaya politik membuat seorang caleg mengeluarkan modal yang tak sedikit. Banyak caleg menjual aset yang dimilikinya habishabisan demi membiayai pencalonannya. Padahal, kemungkinan untuk menjadi anggota dewan itu sangat kecil. Ketika banyak harapan, cita-cita, keinginan dan sudah keluar banyak uang, ada kemungkinan depresi, terutama untuk caleg yang tidak siap kalah. Caleg depresi yang berobat ke RSD Mangusada harus bayar, jangan digratiskan. Masih ada masyarakat miskin yang perlu mendapatkan pelayanan dan perawatan gratis. Sementara Bu Ayu mengatakan, pesta demokrasi tinggal menghitung hari. Untuk itu, Rumah Sakit Jiwa perlu menyiapkan beberapa hal yakni sarana-prasarana, dokter ahli jiwa dan psikiater dalam mengantisipasi caleg yang gagal dalam Pemilu 2019. Caleg yang gagal biasanya rawan depresi hingga stres. Karena itu, rumah sakit agar membantu pemulihan caleg yang mengalami depresi dengan memberikan layanan atau konsultasi melalui poli jiwa. Berbeda dengan pendapat
Budiada. Sebagai calon harus mempersiapkan diri menjadi pemimpin dengan pengetahuan, pengalaman dan mental yang baik. Setiap caleg pasti menaruh harapan dapat meraup suara terbanyak dan menang dalam pemilu mendatang. Padahal, bukan tidak mungkin para caleg tersebut akan menemui kegagalan dengan tidak terpilihnya menjadi anggota legislatif. Bahkan, karena merasa harapannya tidak terwujud membuat yang bersangkutan mengalami depresi. Sementara Sudana menjelaskan, di dalam kon-
testasi pemilu, potensi caleg untuk depresi semakin tinggi lantaran niat maju dengan harapan bisa terpilih menjadi wakil rakyat. Namun pada prosesnya tidak semua calon bisa terpilih karena kuota kursi dewan sangat terbatas. Maka potensi caleg yang tak terpilih mengalami depresi sangat tinggi. Swastika menerangkan, kalau mau serius, pemerintah dan partai jangan sekadar menggelar tes kejiwaan sebagai prasyarat caleg. Mereka harus membenahi agar proses pemilu tak butuh dana terlalu besar. (dika)
OPINI
6
Kamis Umanis, 11 April 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Konsisten Mengawal Kesetaraan Gender PADA era sekarang, siapa yang masih meragukan peran wanita? Di balik kesuksesan seorang pria, tentu ada wanita hebat di belakangnya. Begitu, ungkapan yang sering kita jumpai di berbagai moda sosial saat ini. Benar, tetapi bisa juga salah. Mengapa? Karena secara implisit dari kalimat tersebut terkandung arti yang mungkin bisa ditafsirkan kalau wanita hanyalah sebagai pelengkap. Dia berjalan di sampingnya atau di belakangnya. Akan lebih fair kalau kalimat itu juga dibalik. Di balik kesuksesan seorang wanita, ada lelaki hebat di samping atau di belakangnya. Nah, kalau begini kan kelihatan lebih adil. Ada semacam pemenuhan tuntutan kesetaraan gender. Tetapi baiklah, memang saat ini tidak bisa dinafikan kekuatan serta ketangguhan seorang wanita dalam bidang apa pun. Sejarah sudah membuktikan, ada peranan aktif kaum perempuan bersama kaum laki-laki berjuang. Merebut, mempertahankan, serta mengisi kemerdekaan. Walaupun di sana-sini banyak kejadian yang masih mengsubordinasikan sosok perempuan, barangkali itu sebuah proses. Dan itu diperjuangkan sampai saat ini. Pria dan wanita bahu-membahu melakukan sesuatu yang baik untuk semuanya. Walau kemudian ada kerikil tajam menghadang tentu itu sebush dinamika perjuangan. Dari perjuangan itulah kemudian muncul banyak nama. Tokoh wanita bermunculan di berbagai bidangnya. Dia tidak saja memimpin kaumnya, tetapi di banyak bidang juga memimpin laki-kaki. Jadi sudah semakin jamak kalau seorang perempuan berada di depan. Memegang obor di tangannya, menerangi jalan masyarakatnya. Di berbagai daerah di Indonesia, tipikal wanita tangguh serta kuat banyak dijumpai. Di Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali dan sebagainya. Wanita-wanita tangguh ini tidak hanya menghidupi keluarganya, tetapi juga masyarakatnya. Wanita kuat seperti ini adalah ibarat bumi. Dia memberikan kehidupan bagi yang lainnya. Dia mengayomi serta melindungi. Dia membesarkan dan memberi rasa aman. Banyak sudah bidang mulai dirambah. Mulai pekerjaan rumah tangga, ekonomi, budaya, sosial hingga politik. Dari sektor informal, swasta hingga aparatur negara. Dari pangkat rendah sampai tinggi. Dari seorang kuli kasar sampai presiden. Nah, apalagi? Yang kurang mungkin bahwa semangat itu perlu dijaga, ditumbuhkembangkan, diartikan secara universal oleh kaumnya sendiri serta kaum laki-laki sebagai mitra kerja. Walaupun kini wanita sudah maju, tingkat diskriminasi terhadap perempuan juga masih tinggi di segala bidang. Untuk itulah, perlu komitmen kuat bagi dirinya sendiri, kaum perempuan, agar tetap berada di jalur yang tetap untuk menjaga dan mengawal kesetaraan gender.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Calon Harus Proaktif Lakukan Simulasi Di tengah minimnya sosialisasi teknik pencoblosan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), maka peran ini harus segera diambil oleh para calon, baik itu legislatif, DPD maupun tim sukses para calon presiden. Rendahnya pemahaman publik tentang cara memilih pada lembaran kertas suara nanti tentu berpotensi menimbulkan masalah. Salah satunya adalah suara tak sah dan kesalahan dalam mencoblos pilihan. Besar kemungkinan maksud mencoblos si A, namun yang dicoblos si B, karena nama mungkin mirip dan tanpa foto yang bisa dikenali. Pelibatan klian dusun untuk sosialisasi juga saya rasa penting. Mengingat otoritas terdekat dengan calon pemilih adalah kepala dusun. Mereka memiliki kemampuan mengumpulkan massa pemilih untuk diberikan penjelasan teknik memilih dengan kertas suara yang banyak. Tanpa ada gerakan yang lebih intensif melakukan simulasi pencoblosan maka potensi terjadinya kesalahan mencoblos sangat terbuka. Penjelasan umum warna kertas suara saja bisa membingungkan. Salah memasukkan kertas suara terlipat juga bisa terjadi. Ini akan menyita waktu selama proses penghitungan. Saya juga usul agar para calon lebih intensif melakukan sosialisasi pencoblosan kepada masa atau simpatisannya. Calon hendaknya meluangkan waktu dan membuat contoh kertas suara untuk ditunjukkan teknik mencoblos. Karena penjelasan pada kelompok yang homogen atau setidaknya sama pilihan dalam hal ini jelas lebih mudah. Saya berharap harus ada langkah yang lebih jelas dalam membuat masyarakat lebih pasti menggunakan hak pilihnya. Sosialisasi KPU hendaknya lebih dioptimalkan. I Wayan Sudarna Gianyar, Bali
Perempuan Bali Masa Kini Bulan Maret adalah bulannya perempuan sedunia. Pengakuan atas prestasi perempuan diakui oleh dunia setiap tanggal 18 Maret melalui Hari Perempuan Internasional. Perayaan ini digunakan untuk memperingati pencapaian perempuan dalam bidang sosial hingga politik. Tidak lama lagi perempuan Indonesia juga akan memperingati Hari Kartini sebagai hari emansipasi wanita yang diperingati setiap tanggal 21 April. Pada tahun ini, peringatan Hari Kartini bertepatan dengan perayaan bulan demokrasi di Indonesia. Momentum ini tentunya merupakan waktu yang sangat tepat untuk memotret perempuan khususnya pada musim politik seperti saat ini.
Oleh
Kadek Juli Wirartha erempuan Bali dikenal sebagai wanita tangguh. Jika Aceh memiliki Cut Nyak Dien maka Bali memiliki I Dewa Agung Istri Kanya. Wanita yang pernah memimpin Kerajaan Klungkung ini diberi julukan ‘’Wanita Besi’’ dan telah berhasil menewaskan Jendral Andreas Victor Michiels pada saat Perang Kusamba tahun 1849 silam. Dewa Agung Istri Kanya juga merupakan sastrawan pengarang besar (pengawi) yang tersohor pada zamannya. Karya-karyanya yang terkenal antara lain: Pralambang Bhasa Wewatekan dan Kidung Padem Warak. Tokoh wanita Bali yang patungnya sudah berdiri megah di Kusamba, Klungkung ini bisa menjadi suri tauladan wanita Bali masa kini dalam berkehidupan sosial dan politik. Perempuan Bali juga dikenal sebagai wanita pekerja keras. Seringkali dapat dilihat perempuan Bali mengambil pekerjaan kasar layaknya pria seperti bekerja sebagai tukang suun di Pasar Badung yang memikul beban berat di atas kepalanya, tukang angkut pasir, atau dahulu kita sering melihat pemandangan nenek-nenek tua memikul kayu bakar berjalan menempuh jarak berkilo-kilo jauhnya. Dalam perayaan adat juga kita dapat lihat ibu-ibu mapeed dengan gebogan yang tentunya tidak ringan di
atas kepala. Bahkan tidak sedikit perempuan Bali menjadi tulang punggung keluarga menggantikan peran sang pria. Bali masih sangat kental akan budaya patriarki. Hanya sebagian kecil daerah yang menerima adat Nyentana, sedangkan sebagian besar wilayah di Bali masih menempatkan purusa (laki-laki) sebagai pemegang kekuasaan utama dalam keluarga. Di wilayah patriarki, pada umumnya perempuan lebih tertinggal dari laki-laki di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi karena seringkali perempuan ditempatkan sebagai warga kelas dua (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, 2018). Hal ini bisa menimbulkan diskriminasi gender yang menyebabkan adanya kesenjangan pembangunan antara perempuan dan laki-laki. Kesenjangan pembangunan manusia antara laki-laki dan perempuan dapat dilihat dari Indeks Pembangunan Gender (IPG). Semakin tinggi nilai IPG maka semakin tinggi pula kesenjangan pembangunan manusia antara laki-laki dan perempuan. Nilai IPG Bali terakhir (2017) yang dicatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali sebesar 93,70 dan berada di atas IPG Indonesia yang bernilai 90,96. IPG Bali tahun 2017 bahkan masuk ke dalam lima besar IPG tertinggi di
Indonesia. Hal ini berarti kesenjangan gender di Bali cukup tinggi. Tiga besar nilai IPG Kabupaten/ Kota di Bali diraih oleh Denpasar (96.88), Tabanan (95.13), dan Badung (94,52). Hal unik yang timbul adalah angka IPG Tabanan yang cukup tinggi walaupun wilayah ini terkenal dengan budaya nyentana di Bali. Partisipasi perempuan di dunia kerja dapat dilihat dari Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK). BPS Provinsi Bali mencatat TPAK perempuan Bali tahun 2018 berada di angka 70,41 sedangkan TPAK laki-laki Bali berada di angka 83,13. Angka TPAK laki-laki Bali cenderung statis sedangkan angka TPAK perempuan cenderung berubah secara fluktuatif setiap tahun. Keterlibatan perempuan dalam tenaga profesional di Bali berada di angka 44,17 berada di bawah angka Indonesia yang mencapai 46,31. Beberapa perempuan Bali telah terbukti berhasil mencapai level pemengang kekuasaan tertinggi seperti bupati atau memiliki jabatan strategis lainnya di bidang pemerintahan ataupun swasta. Keterlibatan perempuan dalam dunia kerja adalah hak setiap perempuan. Jika perempuan sudah memutuskan untuk memasuki dunia kerja maka mereka harus mengikuti kebijakan yang tidak responsif terhadap gender.
Dunia kerja saat ini tidak lagi membedakan peran perempuan ataupun laki-laki. Perempuan Bali modern kekinian harus bisa multitasking. Di saat harus pulang malam setelah menyelesaikan pekerjaan di kantor, perempuan Bali harus bisa menyelesaikan pekerjaan rumah tangga, majejahitan, ber-upakara dan mengurus anak. Di samping itu, perempuan Bali juga harus menyisihkan waktunya untuk manyama braya, ikut berlatih Rejang Renteng di banjar atau bahkan sekadar me time seperti ber-selfie saat di salon atau di pusat kebugaran. Bulan April 2019, Indonesia akan memasuki pesta demokrasi. Semua pihak wajib ikut meramaikan penentuan nasib bangsa lima tahun ke depan ini tidak terkecuali kaum hawa. Tidak jarang kita melihat foto ibu-ibu ikut berjejer menghiasi jalan menyambut pesta lima tahunan ini. Keterlibatan perempuan ini telah diatur dalam undang-undang yang mana partai politik (parpol) tidak bisa menjadi peserta pemilu jika tidak menyertakan 30 persen calon legislatif (caleg) perempuan. Hal ini juga dapat menimbulkan anggapan bahwa keterlibatan perempuan justru sekadar memenuhi persyaratan. Jika dilihat dari catatan BPS Provinsi Bali, keterlibatan perempuan dalam parlemen hanya 9,09 persen. Komposisi perempuan hanya lima orang dari total lima puluh anggota DPRD Provinsi Bali. Pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali telah menetapkan calon anggota DPRD Provinsi Bali yang terdiri dari lakilaki 334 orang dan perempuan 213 orang total 547 orang dengan persentase perempuan 38,94 persen sehingga telah melebihi dari yang disyaratkan undangundang 30 persen minimal kuota perempuan. Pengalaman pemilu sebelumnya tingkat keterpilihan
Konflik Internal DPD
PUBLIK terkejut ketika Badan Kehormatan (BK) DPD memberhentikan sementara Ratu Hemas sebagai anggota DPD. Ratu Hemas dinilai melanggar etika dan profesionalisme sebagai seorang senator. Ratu Hemas tidak terima pemberhentian tersebut karena tindakannya bukan tanpa alasan. Ia merasa bahwa kepemimpinan Oesman Sapta Odang (OSO) di DPD tidak memiliki legitimasi, apalagi jika merujuk pada Putusan Mahkamah Agung (MA) nomor 20/PHUM/2017 yang menyatakan bahwa masa jabatan pimpinan DPD bukan 2,5 tahun, melainkan 5 tahun. Beberapa waktu lalu, Ratu Hemas mengajukan permohonan sengketa kewenangan lembaga negara (SKLN) ke MK. Ratu Hemas juga berkonsultasi dengan DPR dan Presiden dengan alasan bahwa DPD memiliki hubungan kewenangan dengan kedua lembaga negara tersebut. Gugatan SKLN ini menarik dan pertama kalinya terjadi dalam bidang perkara yang sama di MK. Ada dua alasan, pertama, gugatan tersebut diajukan perorangan (Ratu Hemas), bukan lembaga negara. Kedua, gugatan tersebut sesungguhnya merupakan permasalahan internal lembaga negara (DPD). Padahal, perkara SKLN di MK selalu melibatkan lebih dari satu lembaga negara. Hal ini semakin menarik ketika dikaitkan dengan ketentuan pasal 24C UUD NRI Tahun 1945 yang menjadi landasan konstitusional kewenangan MK. Pasal tersebut mengatakan MK berwenang mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final untuk menguji UU terhadap UUD, memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD, memutus pembubaran partai politik, dan memutus perselisihan tentang hasil pemilihan
Oleh
Januari Sihotang, S.H., L.LM. umum. Secara sederhana, frasa ‘’sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar’’, dapat dipahami sebagai sengketa yang timbul dalam hukum tata negara, ketika satu lembaga negara menjalankan kewenangan yang diberikan UUD NRI Tahun 1945 padanya kemudian menghilangkan, merugikan atau mengganggu kewenangan lembaga negara lainnya. Oleh karena itu, menarik dikaji bagaimana MK menafsirkan frasa tersebut. Jika ditelusuri, beberapa kali terjadi perbedaan pendekatan hakim MK dalam mengadili konstitusionalitas suatu norma. Hakim MK memang lebih sering menggunakan judicial restraint, namun ada kalanya juga menggunakan judicial activism. Judicial restraint diperkenalkan James B. Thayer dalam ‘’The Origin and Scope of the American Doctrine of Constitutional Law’’ (1893). Teori ini mengatakan agar pengadilan membatasi atau menahan diri dalam membuat kebijakan yang menjadi ranah kewenangan pembentuk peraturan perundang-undangan. Richard A. Posner (2012) kemudian membagi hal ini ke dalam tiga kategori. Pertama, legalism atau formalism sebagai suatu pendekatan bahwa hakim hanya menjalankan hukum dan tidak untuk membuatnya. Kedua, modesty, institutional competence, atau process jurisprudence yang menempatkan hakim untuk menghormati dan tidak memasuki ranah kewenangan legislatif atau eksekutif dalam membuat keputusan atau kebijakan. Ketiga, constitutional restraint
yang menempatkan hakim untuk sangat enggan menyatakan inkonstitusional dari suatu keputusan atau tindakan eksekutif maupun legislatif. Pendekatan terhadap teori ini menuntut agar pengadilan dan para hakimnya memahami batasan-batasan atas kewenangan dan kemampuannya, sehingga mampu menahan diri untuk tidak mengadili atau membuat kebijakan yang bukan menjadi ranah kewenangannya. Teori ini kemudian mendasari lahirnya putusan MK yang hanya membatalkan sebuah norma (negative legislature) dan putusan open legal policy. Namun, ada kalanya hakim MK justru mengabaikan judicial restraint dan condong kepada judicial activism. Hakim MK cenderung aktif dan memosisikan dirinya sebagai pihak yang berhak dan berwenang untuk memberikan pertimbangan terhadap kebijakan-kebijakan politik, sosial, dan ekonomi. Hakim kemudian membuat aturan hukum (judges making law) berdasarkan pandangan-pandangan personalnya. Konkretnya dapat dilihat dalam putusan terhadap judicial review Perppu Nomor 1 Tahun 2014. UUD NRI Tahun 1945 tidak eksplisit mengatur kewenangan MK menguji perppu. Namun, dalam putusannya, MK mengatakan bahwa perppu memiliki materi muatan yang sama dengan UU, hanya momentum pembentukannya yang berbeda. Demikian juga dengan putusan MK terkait partisipasi pemilih dengan menggunkana KTP tahun 2014. MK justru berubah dari negative legislator menjadi positive legislator.
caleg perempuan di Bali masih terbilang kecil. Seperti contoh, hanya satu anggota legislatif yang berhasil duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Denpasar dan di tingkat Provinsi Bali hanya ada empat legislator perempuan. Suara perempuan dalam parlemen pun dianggap belum begitu terdengar. Sesuai hasil pendataan Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW), legislatif perempuan kerap ‘’membisu’’ karena minimnya pengetahuan tentang isu-isu strategis dan kurangnya pemahaman tentang fungsi-fungsi legislatif (Bali Post, 2018). Hal ini menyebabkan perlunya pendidikan dan pelatihan (diklat) kepada caleg perempuan agar mereka dapat bersuara dan memberikan kebijakan. Diklat ini akan dapat menambah kesiapan dan bekal kepada caleg perempuan yang lolos dalam pemilihan. Perempuan yang dikenal mempunyai jiwa halus seharusnya mempunyai bekal yang kuat jika ingin masuk ke dalam dunia politik yang terkenal kejam. Seperti halnya dalam dunia kerja, dalam dunia politik pun tidak ada istilah perbedaan gender sehingga perempuan yang memutuskan untuk turun di dunia ini wajib menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Bali belum begitu banyak mempunyai tokoh perempuan terutama di bidang politik. Kesempatan dalam kuota 30 persen ini seharusnya bisa dimanfaatkan dengan sebaikbaiknya oleh perempuan Bali yang benar-benar siap untuk ikut dalam pertarungan demokrasi. Hal ini akan mendorong lahirnya Dewa Agung Istri Kanya masa kini di Bali yang mampu membawa Bali ke dalam kejayaan. Penulis, staf Tata Usaha, BPS Provinsi Bali
POJOK Jokowi minta jaga persatuan, Prabowo sebut negara sakit. - Tinggal siapa yang dipercaya. *** Penerimaan siswa baru SMP di Denpasar tak gunakan nilai UN. - UN hanya formalitas. *** Gubernur Koster ajak PT bersinergi bangun kesejahteraan Bali. - Sejahtera lahirbatin.
Penulis, dosen Hukum Tata Negara Universitas HKBP Nommensen Medan. Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum UGM Yogyakarta
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Kamis Umanis, 11 April 2019
7
TABANAN
PDDS Perluas Pemasaran Produk BUMDes Tabanan (Bali Post) -
Pemasaran produk BUMDes di Tabanan yang bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) semakin meluas. Pemasarannya sejak setahun terakhir dilakukan secara online.
BUMDES - Produk BUMDes Tabanan yang siap dipasarkan.
Diare Massal di Banjar Pinge
Sebagian Besar Warga Sudah Pulih Tabanan (Bali Post) Kondisi puluhan warga Banjar Pinge Desa Baru Kecamatan Marga yang terserang diare disertai muntah, sudah membaik. Hanya satu orang warga yang hingga Rabu (10/4) kemarin masih dirawat di RSU Tabanan. Klian Dinas Banjar Pinge I Ketut Sukarya mengatakan, setelah mendapatkan perawatan, sebagian besar warga sudah kembali sehat. Namun diakuinya ada sejumlah warga yang masih merasakan sedikit pusing atau gemetar. ‘’Wajar karena masih proses pemulihan,’’ katanya. Menurutnya, selain memberikan pengobatan, petugas kesehatan juga telah memberikan penyuluhan tentang kesehatan. Terkait kejadian ini, Sukarya pun tidak mau menyalahkan siapapun. Namun dia menegaskan, kejadian ini sebagai pengalaman ke depannya agar tidak terjadi hal serupa. Seperti diberitakan sebelumnya, secara bergantian sejak Minggu (7/4) lalu, warga Banjar Pinge dirawat di RS lantaran mengalami diare dan muntah. Total
Bali Post/bit
WARGA PINGE - Klian Banjar Dinas Pinge I Ketut Sukarya (tengah) bersama sejumlah warga yang kondisinya membaik setelah mengalami diare dan muntah. sekitar 40 warga yang mengalami hal ini. Kejadian diduga akibat warga menyantap nasi bungkus yang sudah basi saat melaksanakan tirta yatra ke Pura Besakih. Di sisi lain, kejadian ini juga diyakini warga ada kaitannya dengan unsur niskala. Prajuru Pura Natar Jemeng, Nyoman Sudaryana menyatakan, kemungkinan
kejadian ini akibat pihaknya tidak matur piuning di Pura Natar Jemeng sebelum tirta yatra. Pura yang berada di wilayah Banjar Pinge ini merupakan situs purbakala yang merupakan Pura Sad Kahyangan. Warga pun akan bermusyawarah untuk menentukan langkah secara niskala dalam menyikapi persoalan ini. (kmb28)
Bali Post/bit
Direktur PDDS Tabanan I Putu Sugi Darmawan, Rabu (10/4) kemarin mengatakan, sejumlah produk BUMDes di Tabanan sudah mulai dipasarkan secara online. Karena diakuinya pasar online merupakan peluang baru yang sangat besar prospeknya untuk memasarkan produk-produk desa ke dunia internasional. Produk yang ditawarkan secara online seperti kopi, beras hitam, beras merah dan teh beras merah. Untuk varian beras serta kopi asli Tabanan ini, kata Sugi kualitas, kuantitas, dan kontinuitasnya sudah terjamin. Sistem penjualan online sudah dilaksanakan sejak setahun terakhir. Kopi dan beras yang paling banyak dicari konsumen. ‘’Setiap bulan ada saja yang pesan via Bukalapak dan Tokopedia,’’ jelasnya. Meski demikian, Sugi mengakui, untuk belanja via online memang serapannya masih rendah. Hanya saja itu tidak membuat PDDS patah semangat dan terus mencoba mempromosikan via media sosial. Terobosan PDDS ini mendapat perhatian Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Dengan peluang yang semakin terbuka untuk memasarkan produk BUMDes secara luas, Bupati Eka berharap BUMDes mampu berinovasi menghasilkan produk-produk unggulan yang tidak kalah dengan produk luar. ‘’Ini membuktikan bahwa Tabanan fokus dalam market digital.
Sekarang hanya tinggal buka link ke semua lini dan kerja sama dengan stakeholder yang ada,’’ ucapnya. Agar ke depannya kuantitas dan kualitas produk BUMDes Tabanan bisa terus dijaga, pihaknya berharap masyarakat memberikan dukungan penuh dengan membeli dan mempromosikan produk tersebut. ‘’Kalau kita mencintai Tabanan, harus berani membeli dan memasarkan produkproduk hasil BUMDes-nya. Itu baru namanya pro rakyat pro produk lokal,’’ tegasnya. Ia pun mengaku akan terus mengawal dan membuat kebijakan yang mendukung pengembangan produk BUMDes, khususnya dalam masalah izin terutama izin dari BPOM. ‘’Masak buat usaha dipersulit. Ini akan jadi pekerjaan rumah kita untuk bisa memudahkan UMKM dan BUMDes berkembang,’’ tegasnya. Seperti diketahui, Kabupaten Tabanan sedang gencar membangun ekonomi kerakyatan, baik dalam hal pemberdayaan UMKM maupun perlindungan terhadap petani agar petani memiliki ketahanan ekonomi menyongsong era globalisasi. Tidak hanya itu, berbagai kebijakan pro rakyat berupa program-program inovatif juga dilakukan untuk mensejahterakan masyarakat Tabanan. Bahkan banyak daerah yang ingin belajar tentang hal ini di Kabupaten Tabanan. (kmb28)
OPD Dituntut Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Tabanan (Bali Post) Sebagai implementasi amanat UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Tabanan menandatangani pakta integritas. Pakta integritas tersebut akan mengikat seluruh OPD agar terus melaksanakan terobosan demi peningkatan kualitas pelayanan publik di Tabanan. Kepala Bagian Organisasi Setda Tabanan IGN Suarya, Selasa (9/4) mengatakan, selain penandatanganan pakta integritas, juga akan dilaksanakan pembinaan, monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh Tim Pembina dan Evaluasi Pelayanan Publik Pemkab Tabanan ke masing-masing OPD guna menyamakan persepsi. Berbagai upaya ini dilakukan, mengingat hasil penilaian Ombudsman menunjukkan masih rendahnya kepatuhan terhadap standar pelayanan publik dalam berbagai bentuk, yaitu ketidakjelasan proses dan prosedur, ketidakpastian jangka waktu pelayanan dan berdampak
pada pelayanan publik yang kurang optimal dan hasil evaluasi kepatuhan terhadap standar pelayanan publik. ‘’Pakta integritas ini bisa mengikat seluruh OPD di Lingkungan Pemkab Tabanan untuk terus meningkatkan pelayanan publik di masing-masing OPD,’’ ujar Suarya. Ia melanjutkan, komitmen tersebut dilakukan agar kepatuhan standar pelayanan publik di Tabanan meraih zona hijau, yang artinya kepatuhan terhadap pelayanan publik sangatlah tinggi, sesuai yang telah ditetapkan oleh Ombudsman. Sebelumnya Tabanan berada di zona kuning. Kepala Keasistenan Pencegahan Ombudsman Bali Ida Bagus Kade Oka Mahendra menyampaikan, apapun bentuk pelayanan yang diberikan OPD harus dibuatkan standarnya agar m a sy a ra ka t m eng et a hui secara jelas mekanisme dan haknya. ‘’Syarat itu harus dipasang berikut standarnya, sehingga masyarakat tahu pelayanan yang mereka harus dapatkan. Masyarakat sudah bisa
Bali Post/san
PELAYANAN PUBLIK - Pelayanan publik di salah satu OPD di Tabanan. lihat, biayanya berapa dan jangka waktunya berapa. Jadi ketika masyarakat mendapatkan pelayanan tidak sesuai dengan standar, maka dapat komplain lang-
sung ke perangkat daerah tersebut. Kalau komplain tersebut tidak ditindaklanjuti, warga tersebut bisa segera melapor ke ombudsman,‘’ tegasnya. (kmb24)
Bali Resik Berhasil Kumpulkan 692 Kg Sampah Plastik
Bali Post/san
ANGKUT SAMPAH - Pengangkutan sampah yang dikumpulkan dalam Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang dilaksanakan Minggu (7/4) lalu.
Tabanan (Bali Post) Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang digelar serentak pada Minggu (7/4) lalu, berhasil mengumpulkan 692 kg sampah plastik di Tabanan. Selain sampah plastik yang bisa ditimbang, terkumpul juga 927 kampil yang terisi sampah plastik. Sampahsampah ini kemudian diangkut oleh Tim Hunter DLH Tabanan dengan menggunakan dua truk dan satu pick up secara bertahap ke TPA Mandung. Selain diangkut petugas DLH, sampah plastik yang bagus langsung diambil pengepul. Sementara beberapa ada
yang dibawa ke bank sampah atau TPS3R untuk disortir. Kepala DLH Tabanan Made Subagia, Rabu (10/4) kemarin, mengatakan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik sampah plastik dilaksanakan di 26 titik. Sampahsampah yang dikumpulkan ini kemudian disalurkan. ‘’Ada yang langsung ke pengepul, ada yang ke bank sampah maupun TPS3R dan ada juga yang diangkut oleh DLH ke TPA Mandung,’’ ujarnya. Ia melanjutkan, sampah yang ke TPA Mandung ini berupa plastik yang kotor dan tidak diterima oleh pengepul maupun bank sampah. Meski demikian, sampah
tersebut tetap akan disortir oleh petugas di TPA Mandung, sehingga jumlah residu yang dibuang bisa dikurangi. Dalam memerangi sampah plastik, Tabanan tidak hanya menerapkan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik, tetapi juga program Taktik (Tabanan Anti Kantong Plastik). Program ini salah satunya diimplementasikan melalui kegiatan Lisa (Lihat Sampah Ambil) Challenge yang melibatkan siswa SD. Kegiatan ini mengajak siswa SD menjaga lingkungan dengan memungut sampah plastik yang mereka lihat di lingkungan sekitar. ‘’Untuk menyasar anak
PAUD juga ada kegiatan operasi plastik. Dalam kegiatan ini anak-anak PAUD diajak untuk melihat lingkungan terdekatnya, yaitu satu meter persegi dari dirinya apakah ada sampah plastik atau tidak. Jika ada mereka diajarkan untuk langsung membuangnya ke tempat yang disediakan,’’ papar Subagia. Ada juga kegiatan forum TPS3R dan bank sampah serta sosialisasi untuk mengajak ibu-ibu PKK memilah sampah rumah tangga serta kegiatan tapakan kul-kul di banjar-banjar yang mengajak masyarakatnya untuk melakukan pembersihan ling-
kungan dari sampah plastik. Mengenai penerapan aturan tidak menyiapkan kantong plastik di pasar modern, Subagia menyatakan sudah dilaksanakan di Tabanan. Namun diakuinya pedagang pasar tradisional masih memberikan kantung plastik. Meski belum ada aturan untuk pasar tradisional, dia berharap baik pembeli dan penjual memiliki kesadaran untuk mengurangi pemakaian kantong plastik. ‘’Ke depan pasti ada aturan yang mengatur ini. Secara bertahap dulu karena saat ini baru ada aturan untuk pasar modern,’’ ujarnya. (kmb24)
BULELENG
8
Kamis Umanis, 11 April 2019
Rehabilitasi Pecandu Narkoba
Puskesmas dan Rumah Sakit Diberdayakan
Singaraja (Bali Post) – Rahabilitasi pacandu narkoba mulai digalakkan jajaran Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng. Saat ini, ada 27 orang pecandu yang sudah menjalani rehabilitasi dengan merujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli dan juga ke Badan Rehab Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali. Mengoptimalkan program rehab itu, BNNK sekarang mulai memberdayakan peran pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan rumah sakit di daerah.
Bali Post/kmb38
REHABILITASI – Jajaran BNNK Buleleng menggalakkan gerakan rehabilitasi. Pascaprogram rehab pecandu narkotika itu, peran puskesmas dan rumah sakit sebagai IPWL akan diberdayakan.
Mengawali hal itu, BNNK Buleleng menggelar sosialisasi program rehabilitasi dan pascarehabilitasi, Selasa (9/4) lalu. Sosialisasi ini melibatkan para kepala puskesmas dan direktur rumah sakit di Buleleng. Tampil sebagai narasumber Kepala BNNP Bali Brigadir Jenderal Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. Ikut mendampingi pada acara itu Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Bali AKBP I Gusti Agung Alit Adnyana dan Kepala BNNK Buleleng AKBP I Gede Astawa. Brigjen Pol. Suastawa mengatakan, fenomena rehabilitasi saat ini adalah masih besarnya jumlah penyalahgunaan narkoba. Pada tahun 2018 tercatat 31.178. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, dari lingkungan pekerja, pelajar, dan mahasiswa. Tercatat Bali menempati
peringkat 9 dan 13 prevalensi dari 13 provinsi yang diteliti Puslidatin BNN Bersama Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan LIPI. Rehabilitasi itu sangat penting untuk memulihkan korban penyalahgunaan narkotika. Hal itu merupakan upaya pemerintah dalam menyelamatkan generasi muda Bali. “UU No. 35 Tahun 2009 pasal 54, 55, dan pasal 128 tentang narkotika itu diatur, setiap orang tua wajib melaporkan anaknya yang kedapatan menjadi pecandu atau menyalahgunakan narkotika. Jika tidak, para orang tua itu dapat diancam hukuman pidana kurungan enam bulan penjara,” katanya. Strategi Bidang Rehabilitasi pada tahun 2019, kata Brigjen Pol. Suastawa, mendorong instansi terkait menyelenggarakan rehabilitasi secara
komprehensif. Penetapan standar layanan rehabilitasi itu berlaku secara nasional, pengembangan balai besar rehabilitasi BNN sebagai pusat layanan, pengkajian dan pelatihan. Selain itu, pengembangan standar kompetensi SDM, dan pengembangan program pascarehabilitasi melalui agen pemulihan, serta pencatatan sistematis. “Sejalan dengan strategi rehabilitasi itu peran puskesmas, rumah sakit, dan instansi terkait lain di daerah kita harapkan dapat mendukung gerakan rehab pencandu. Ini karena lembaga seperti puskesmas dan rumah sakit sudah menjadi Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), sehingga ke depan lembaga itu perlu bergerak bersama kita dalam upaya melakukan rehabilitasi pecandu dan pascarehabilitasi,” tegasnya. (kmb38)
Sering Tergenang Air
Areal ’’Pelaba’’ Pura Ulun Danu Buyan Diuruk Setiap air pasang, membuat tanah pelaba Pura Ulun Danu Buyan Desa Pancasari, Sukasada selalu tergenang. Tergenangnya tanah itu disebabkan adanya luapan air. Beberapa tahun terakhir ini, areal pelaba pura itu tidak dapat berfungsi optimal ketika digelar upacara melasti atau upacara lain di pura setempat. Agar masalah itu tertangani secara permanen, prajuru Desa Pakraman Pancasari melakukan penataan di atas tanah pelaba pura itu. Lalu, bagaimanakah upaya yang efektif yang dilakukan untuk menyelamatkan tanah pelaba pura itu? AREAL pelaba pura itu luasnya sekitar 10 are. Sejak tiga hari lalu dilakukan penimbunan. Material yang dipergunakan dari hasil penggalian pembuatan badan jalan baru batas Kota Singaraja – Mengwitani. Terutama yang ada di titik lima dan enam di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada dari proyek jalan shortcut itu. Bendesa Adat Pakraman Pancasari A.A. Ngurah Dharma Wirata yang dihubungi Rabu (10/4) kemarin mengatakan, sesuai sertifikat tanah Due Pura (DP) Ulun
Danu Buyan tercatat seluas 28 are. Dari total luas itu, ada sekitar 10 are tanah pelaba berada di tepian Danau Buyan. Tanah itu cukup lama difungsikan untuk areal melasti dan upacara yadnya di pura setempat. Beberapa kali air danau pasang, tanah itu ikut tergenang dan tidak dapat difungsikan. Tidak ingin masalah itu terus terulang, bersamaan dengan program normalisasi kawasan Danau Buyan, sehingga tanah itu sekarang diuruk dengan tanah hasil galian proyek jalan
shortcut itu. “Kebetulan ada tanah galian gratis. Ke depan, pemerintah akan menormalisasi kawasan danau ini terutama areal pelaba pura itu, kami akan timbun. Nantinya, tanah itu jadi datar sama dengan areal parkir di pinggir jalan saat ini, sehingga nantinya bisa difungsikan ketika krama menggelar upacara di pura itu,” katanya. Setelah pemadatan areal pelaba pura itu, pihaknya kata Dharma Wirata, akan kembali menata kawasan itu. Areal yang sudah datar itu kembali dipasangi beton paving. Wantilan itu posisisnya lebih rendah dari lahan parkir yang ditata saat ini. Di lokasi itu, ada galian bekas kolam yang tidak efektif, sehingga lokasi itu ditutup tanah uruk. Terkait kemungkinan timbunan tanah erosi dan masuk ke dalam danau, Dharma Wirata menyebut kecil kemungkinan terjadi hal tersebut. Alasannya, tanah pelaba pura yang diuruk itu lokasinya di luar tanggul
yang sudah dibangun pemerintah. Kalau timbunan tanah itu erosi akibat tergerus hujan, pihaknya memastikan tanah itu tidak akan masuk ke areal danau, karena sudah dihalangi tanggul. “Kalau di lokasi pelaba pura yang kita uruk itu di luar tanggul yang dibuat pemerintah, sehingga tanah yang kami timbun itu kami garansi tidak mudah longsor apalagi masuk ke dalam danau,” jelasnya. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyambut positif upaya prajuru Desa Pakraman Pancasari yang telah menata areal tanah pelaba pura, setelah pihaknya melihat pengerjaan pemadatan tanah pelaba pura itu Selasa (9/4) lalu. Bupati mengatakan, posisi lebih tinggi dari genangan danau, maka tanah pelaba pura itu dapat difungsikan baik untuk kepentingan desa pakraman maupun mendukung program pemerintah yang rutin setiap tahun menggelar hajatan Festival Danau Buyan. “Saya sudah lihat langsung. Penimbunan itu sangat positif untuk
menyelamatkan tanah pelaba pura. Sangat diperlukan untuk menunjang upacara di pura atau kegiatan lainnya,” katanya. Danau Buyan dan Danau Tamblingan itu menjadi danau prioritas dua nasional. Di-
pastikan tanggung jawab penanganan Danau Buyan dan Danau Tambilngan itu secara komprehensif akan dilakukan melalui kebijakan pemerintah pusat. (mud)
Bali Post/kmb38
DITIMBUN - Tanah pelaba Pura Ulun Danu Buyan Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada ditimbun dengan tanah galian pembuatan badan jalan shortcut. Tanah pelaba pura itu sebelumnya sering tergenang ketika air danau meluap, sehingga areal itu tidak berfungsi.
Kamis Umanis, 11 April 2019
GIANYAR
Penghitungan Aset Pemkab di Sentra IKM Celuk Belum Rampung Gianyar (Bali Post) Penghitungan konsultan pengawas untuk mendata aset Pemkab Gianyar sebesar 77 persen pada bangunan sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Desa Celuk, Kecamatan Sukawati belum keluar hingga Rabu (10/4) kemarin. Padahal penghitungan ini sangat penting guna memastikan keberlanjutan proyek tersebut tahun ini. Hingga kini belum diketahui kapan penghitungan itu akan rampung. Kepala Bappeda dan Litbang Pemkab Gianyar I Gede Widarma Suharta mengatakan, penghitungan oleh konsultan pengawas memang belum diterimanya. “Belum saya terima hasilnya. Mungkin masih berproses,” kata pejabat yang juga Plt. Asisten II Setda Gianyar ini. Widarma Suharta memperkirakan penghitungan untuk memastikan 77 persen aset pemerintah daerah ini memang masih membutuhkan waktu. Terlebih ada pekerja proyek yang menuntut aset pada bangunan yang belum rampung tersebut sebesar 11 persen. “Mudah-mudahan segera rampung, agar bisa dipastikan 77 persen aset Pemkab pada bangunan itu,”
katanya. Apabila proses penghitungan ini berjalan cepat, kata Widarma Suharta, proyek tersebut bisa dilanjutkan tahun ini. Apalagi Pemkab Gianyar sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 928 juta pada APBD induk 2019 untuk melanjutkan pembangunan proyek yang tidak rampung di tahun 2018 tersebut. “Pak Bupati berkomitmen untuk menuntaskan rencana IKM Celuk. Anggaran untuk melanjutkan proyek ini sudah disiapkan, hanya saja untuk menggunakan anggaran sebesar itu harus tander. Namun pekerja ini malah melanjutkan pengerjaan di 2019 tanpa sepengetahuan pimpinan (Bupati Gianyar-red),” katanya.
Sebelumnya diterangkan, penghitungan ini juga dilakukan untuk memastikan aset pemerintah daerah, dengan selisih sekitar 11 persen hasil pengerjaan pekerja proyek pada bangunan tersebut. Apabila penghitungan ini sudah rampung, maka selisih pengerjaan 11 persen itu akan diserahkan ke pekerja proyek sesuai perintah Bupati Gianyar. Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah pekerja melakukan pembongkaran paksa pengadaan bangunan fisik sentra Industri Kecil Menengah (IKM) di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Senin (25/3) lalu. Pembongkaran terhadap proyek Pemkab Gianyar di bawah
OPD Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar itu dilakukan dengan penurunan belasan ribu genteng. Informasi dihimpun di lapangan, pembongkaran ini dilakukan lantaran pihak pelaksana proyek dengan nomor kontrak 511.2/2268/ DISPERINDAG yakni PT Marabuntha Ciptalaksana (MC) ini lepas tanggungjawab. PT MC diketahui sampai saat ini tidak membayar subkontraktor-sub kontraktor yang telah merampungkan bangunan fisik dengan nilai pekerjaan Rp 4.173.966.000. Pekerja pun menuntut kejelasan dari Disperindag selaku leading sector terkait pembayaran proyek yang didanai dari APBD Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2018. Para pekerja mengaku kerugian dari pengerjaan proyek ini mencapai Rp 3 miliar lebih. (kmb35)
9
Khusyuk, Puncak ”Pujawali” di Kahyangan Jagat Pura Agung Gunung Raung Gianyar (Bali Post) Umat Hindu sangat khusyuk mengikuti persembahyangan pada puncak pujawali di Pura Kahyangan Jagat Pura Agung Gunung Raung, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Rabu (10/4) malam. Usai puncak Pujawali akan dilanjutkan dengan penganyaran yang berlangsung hingga Kamis (18/4) mendatang. Manggala Pura I Made Ragil Kumaranata menerangkan, rangkaian pujawali di pura ini sudah dimulai sejak Redite Paing Ugu, Minggu (7/4) lalu, yakni kegiatan Nuur Ida Batra. Rangkaian dilanjutkan dengan Melasti pada Anggara Wage Ugu, Selasa (9/4) dan puncak karya dilaksankan pada Buda Kliwon Ugu, Rabu (10/4) kemarin. “Puncak pujawali digelar malamnya,” kata Ragil Kumaranata. Selanjutnya, mulai Wrespati Umanis Ugu, Kamis (11/4) hari ini akan dimulai penganyaran di pura tersebut. Prosesi penganyaran akan berlangsung hingga 18 April. Selanjutnya, prosesi Masineb akan berlangsung pada Sukra Wage Wayang, Jumat (19/4) mendatang.
MENYERAHKAN - Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha menyerahkan Tabungan Ajeg Bali untuk prajuru Desa Pakraman Taro. Menurut Ragil Kumaranata, keberadaan Pura Agung Gunung Raung tidak bisa terlepas dari perjalanan Maha Rsi Markandeya. Usai menanam panca datu di Pura Besakih, Maha Rsi Markandeya bersama para pengikutnya merabas hutan ke barat hingga kawasan Munduk Taro. Beliau sempat menetap di kawasan
Bangun Akses Masuk ke Tempat Relokasi Pasar Gianyar
Sekretariat Bersama Kelurahan Samplangan akan Dibongkar
Gianyar (Bali Post) Rencana pembangunan tempat relokasi Pedagang Pasar Gianyar terus dimatangkan. Lokasi tersebut rencananya akan mengambil tempat di belakang Kantor Lurah Samplangan, Gianyar. Sedangkan untuk akses masuk, rencananya dari arah timur tepat pada pintu masuk Kantor Lurah. Guna merealisasikan hal itu, ada rencana akan membongkar bangunan Sekretariat Bersama Kelurahan Samplangan untuk akses masuk menuju pasar relokasi. Dikonfirmasi Rabu (10/4) kemarin, Lurah Samplangan I Ketut Sutarsana membenarkan rencana pembongkaran bangunan tersebut memang diungkapkan dalam rapat beberapa waktu lalu. Rapat yang digelar di kantor lurah setempat itu dihadiri pemilik lahan, bendesa dan kepala lingkungan. “Tempat relokasi kan lokasinya di belakang kantor lurah, aksesnya rencananya akan dari timur pintu masuk kantor lu-
rah. Maka gedung sekretariat bersama yang ada di sana rencananya akan dibongkar. Satu gedung itu saja,” katanya. Menurut Sutarsana, bangunan berukuran sekitar 9 x 5 meter itu terdiri atas tiga kantor. Paling timur merupakan Sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Samplangan di tengah Sekretariat Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Sedangkan paling barat merupakan ruangan perbekalan. Disinggung terkait pemindahan gedung yang akan dibongkar, ia enggan menjawab. “Itu baru rencana. Untuk informasi lebih lengkap, silakan tanya ke tim kabupaten saja,” katanya menyarankan. Sementara itu, Kepala Lingkungan Samplangan I Nyoman Winada mengatakan, untuk areal relokasi pedagang Pasar Umum Gianyar memang akan tepat pada lahan persawahan yang sebagian besar milik warganya. Bahkan untuk rapat terkait lokasinya, ia mengaku
sudah dilakukan sebanyak dua kali di kantor lurah setempat. “Kedua rapatnya dilakukan pada tahun 2019. Namun saya diundang saat rapat kedua saja. Saat itu yang punya lahan sepertinya sudah setuju, dan rencana akses masuk dari pintu masuk kantor lurah. Sedangkan yang punya lahan itu sebagian dari warga saya dan sisanya ada pemilik yang dari Gianyar dan Desa Selat, tapi itu masih wilayah Samplangan,” jelasnya. Dalam rapat bersama tersebut, Winada juga mengaku telah diperlihatkan desain lokasi relokasi pedagang Pasar Umum Gianyar. Luas lahan sekitar 2,5 hektar itu juga mengenai salah satu warung makan yang ada di sana. Namun, ia menjelaskan warung makan tersebut ada di tengah-tengah tempat relokasi. “Warung makannnya itu tidak termasuk, tetapi tempat relokasi ada di utara dan selatan warung makan yang ada pada lahan tersebut,” imbuhnya. (kmb35)
Bali Post/kmb35
SEKRETARIAT - Bangunan Sekretariat Bersama Kelurahan Samplangan yang rencananya akan dibongkar.
Jl. Gunung Agung 173B Denpasar Bali, Telp. (0361) 415159, Fax. (0361) 416466
EXPANDA DOOR 1/2 PLAT
EXPANDA DOOR TYPE 103
EXPANDA DOOR TYPE 120
TANGGA LIPAT SERBAGUNA
VERTICAL BLINDS
HORIZONTAL BLINDS
WOODEN BLINDS
ROLLER BLINDS
ROMAN SHADE
KASA NYAMUK FIBER DAN ALUMINIUM
KASA MAGNET FIBER DAN ALUMINIUM
KASA ALVIN
PINTU PVC
PINTU PVC MURAKO
TRALIS ALUMINIUM
FOLDING DOOR PVC
The Best Quality Product L.0000645-BLS
yang kala itu dinamai Sarwada, dan saat ini menjadi bagian dari Desa Taro. Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha juga menyerahkan 62 Tabungan Ajeg Bali. Tabungan tersebut diserahkan kepada pemangku, prajuru, dan pecalang di Desa Pakraman Taro Kaja, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang. (kmb35)
JEMBRANA
10 SOSOK
Kamis Umanis, 11 April 2019
Cegah Penyelewengan Dana Desa
Kejari Jembrana Genjot Program Jaga Desa Negara (Bali Post) – Setiap tahun alokasi Dana Desa dari pemerintah pusat untuk pembangunan di desa terus meningkat. Semakin banyaknya anggaran yang masuk ke rekening desa ini, juga menambah tanggung jawab dalam pengelolaan anggaran. Perangkat desa harus memahami mekanisme mengikuti peraturan mulai dari tahap perencanaan hingga pertanggungjawaban.
Nihil Kampanye Terbuka TAHAPAN pemilu yakni masa kampanye mulai dilakukan. Berbagai jenis kampanye mulai dilakukan para peserta pemilu di Kabupaten Jembrana. Namun hingga sisa waktu lima hari sebelum masa tenang, tidak ada satupun peserta pemilu yang mengajukan jadwal kampanye terbuka. Hal tersebut ditegaskan Komisioner KPU Jembrana, Made Widiastra. Menurut komisioner yang memiliki tugas (divisi) sosialisasi SDM dan Partisipasi Masyarakat ini, sejak tahapan kampanye dimulai, belum ada satupun peserta Pemilu 2019 yang mengajukan jadwal kampanye terbuka atau rapat umum. Sesuai jadwal tahapan pemilu, rapat umum atau kampanye terbuka ditetapkan sejak 24 Maret sampai tanggal 13 April 2019. “Sampai saat ini belum ada (kampanye terbuka). Dan bisa dipastikan di Jembrana tidak ada,” terang Widiastra. Sesuai aturan, syarat untuk menyelenggarakan kampanye terbuka peserta pemilu harus mengajukan surat pemberitahuan pelaksanaan kampanye terlebih dulu. Paling lambat seminggu menjelang pelaksanaan dan ditujukan ke Polres Jembrana dan ditembuskan ke KPU. “Sampai sekarang kurang dari satu minggu hingga akhir masa kampenye tidak ada,” tambahnya. Lebih lanjut untuk kampanye KPU juga telah menetapkan lima zona di Jembrana untuk lokasi kampanye terbuka. Lima zona itu di antaranya Lapangan Umum Negara di Kecamatan Negara, Lapangan Dauhwaru untuk Kecamatan Jembrana, Lapangan Pergung untuk Mendoyo, Lapangan Satria Mandala di Kecamatan Pekutatan dan Lapangan Candi Kusuma untuk di Kecamatan Melaya. (olo)
Untuk meminimalisir pelanggaran permasalahan hukum khususnya pemanfaatan Dana Desa, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana memiliki upaya pencegahan melalui program “Jaga Desa”. “Program dari pusat ini intinya merupakan proses pencegahan, memberikan edukasi dan asistensi kepada desa meminimalisir permasalahan hukum,” ujar Kasi Intel Kejari Jembrana I Gusti Ngurah Agus Sumardika, Rabu (10/4) kemarin. Lewat program Jaga Desa ini Kejari akan bekerja sama dengan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP). Selain setiap tahun ang-
garan Dana Desa naik, peraturan juga terus berubah. Hal ini juga harus disikapi secara hati-hati oleh Desa penerima bantuan tersebut. Terkait program pencegahan ini, Kejari Jembrana juga telah mensosialisasikan kepada para Kepala Desa/Perbekel di Jembrana, Selasa (9/4) lalu. Dalam pertemuan yang dipimpin Kajari Jembrana Nur Elina Sari, dipaparkan tentang program Jaga Desa ini. Kejari menurutnya juga siap apabila dibutuhkan menjadi narasumber terkait permasalahan barang dan jasa di desa misalnya. ”Kita berikan edukasi, agar tidak ada pelanggaran dalam
pemanfaatan dana desa. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban,” tambahnya. Kejari menjadi mitra desa dalam program dana desa dengan memberikan pemahaman terkait regulasi yang mengatur setiap tahapan penyaluran dana desa. Sehingga harapannya pembangunan desa sesuai koridor maupun kaedah hukum yang berlaku. (kmb26) JAGA DESA – Sejumlah kepala desa atau perbekel saat mengikuti sosialisasi program Jaga Desa Kejari Jembrana, belum lama ini.
Telepon Penting Bali Post/olo
jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana (0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB (0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk (0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135
LIPAT– Sejumlah pekerja melakukan pelipatan surat suara tambahan yang sebelumnya kurang. Ditargetkan sebelum H-1 pemungutan, seluruh logistik sudah selesai dan siap didistribusikan.
Soal Logistik, KPU Targetkan Rampung Sepekan Negara (Bali Post) – Seluruh logistik untuk Pemilihan Umum 2019 yang tinggal menghitung hari akhirnya terpenuhi. Sejumlah logistik yang kurang, seperti surat suara sebanyak 5.000 lembar telah diterima KPU Jembrana akhir pekan lalu. Namun saat ini pihak penyelenggara masih melakukan setting kotak suara dan ditargetkan sehari
menjelang pencoblosan telah rampung. Ketua KPU Jembrana I Ketut Gde Tangkas Sudiantara ditemui di sela-sela setting kotak suara di GOR Baluk, Rabu (10/4) kemarin, mengungkapkan seluruh logistik yang diperlukan untuk di TPS sudah tersedia. Dan saat ini masih tahap pelipatan surat suara yang sebelumnya kurang sejum-
Terseret Arus, Kapal Liputan XII Kandas Negara (Bali Post) – Arus yang cukup kuat di perairan Gilimanuk, Selasa (9/4) malam menyebabkan sebuah kapal penumpang terseret. KMP Liputan XII yang mengangkut belasan kendaraan kandas di perairan Gilimanuk. Kapal yang berlayar ke Banyuwangi ini terseret arus setelah beberapa menit berjalan. Kapal yang dinahkodai Capt Yusuf terseret hingga akhirnya kandas di perairan dangkal sekitar 200 meter dari pelabuhan Gilimanuk. Dari informasi yang dihimpun, KMP Liputan XII mengangkut 86 penumpang dan 17 kendaraan di antaranya masing-masing satu bus kecil, bus besar, dua truk besar, dua sepeda motor dan tujuh truk kecil serta dua tronton. Kapal saat itu bertolak sekitar pukul 20.12 Wita. Namun baru sekitar 3 menit atau tepatnya pukul 20.15 Wita diinformasikan kepada pelabuhan bahwa kapal kandas. Saat itu KMP Liputan XII sedang olah gerak ke belakang dari dermaga. Di waktu yang bersamaan, di belakang KMP Labrita Safinaf melakukan olah gerak untuk memasuki dermaga III Gilimanuk. Sehingga KMP Liputan XII tidak maju, menunggu kapal tersebut olah gerak. Tak terasa ketika menunggu kapal ikut terseret masuk ke perairan dangkal sehingga kandas. Setelah beberapa kali berupaya keluar, kapal tetap tidak dapat beranjak dari lokasi semula. Sehingga diputuskan untuk menunggu sampai air naik (pasang). Sementara sejumlah tim penolong dari Kantor SAR Negara, TNI-AL dan Polair Gilimanuk sudah siaga di pinggir bilamana diperlukan evakuasi terhadap puluhan penumpang. Namun kapal tetap memutuskan menunggu sampai air naik. Akhirnya sekitar pukul
Bali Post/olo
KANDAS – Sejumlah petugas melakukan pemantauan terhadap KMP Liputan XII yang kandas di perairan Gilimanuk saat kapal hendak bertolak ke Banyuwangi, Selasa (9/4) malam. 00.40 Wita atau sekitar 5,5 jam, kapal baru bisa kembali berjalan. KMP Liputan XII bisa terbebas dari kandas dan melakukan olah gerak menuju dermaga LCM guna melakukan bongkar muatan. Kepala Unit Pelaksana
Pelabuhan (UPP) Gilimanuk I Ketut Aryadana, membenarkan kejadian tersebut. Setelah kapal bersandar dan bongkar muatan di dermaga LCM sekitar pukul 23.40 WIB atau 00.40 Wita, petugas melakukan pengecekan. (kmb26)
lah 5.000 lembar. “Yang kita terima (surat suara) semuanya bagus dan langsung kita lipat, sampai sekarang sudah 50 persen lebih,” terang Tangkas. Sedangkan untuk setting dan pengepakan ke dalam kotak suara menurutnya juga masih dilakukan sambil menunggu surat suara tambahan yang masih dilipat. Menurutnya, saat ini dari
lima kecamatan di Jembrana, masih kurang untuk Melaya dan Pekutatan saja. “Dengan capaian seperti sekarang ini, kami yakin bisa dilakukan. Sekarang sudah lebih 50 persen. Paling lambat sehari sebelum pendistribusian sudah selesai,” tambahnya. Menurutnya pendistribusian akan dilakukan pada H-1 pemungutan suara. Seluruh
kotak suara yang telah disiapkan untuk per TPS akan didistribusikan berdasarkan wilayahnya. “Untuk teknisnya (pendistribusian) akan kita bahas lebih lanjut dalam rapat nanti,” ujarnya. Pendistribusian nantinya akan melibatkan pihak keamanan dari aparat kepolisian. Di Jembrana terdapat 876 TPS yang tersebar di lima Kecamatan. (kmb26)
Kamis Umanis, 11 April 2019
KARANGASEM
11
Ketua DPRD Sumardi Sidak Jalan di Bebandem
Minta Dinas PUPR Prioritaskan Pembangunan Jembatan Permanen KETUA DPRD Karangasem I Nengah Sumardi melakukan sidak jalan yang menghubungkan antara Dusun Galih dan Dusun Untalan, Desa Jungutan, Bebandem, Karangasem, Rabu (10/4) kemarin. Pada sidak itu, Sumardi mendesak Dinas PUPR supaya dapat mempriotaskan pembangunan jembatan tersebut. Besar harapannya tahun 2020, jembatan itu sudah dapat dibangun. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi mengungkapkan, dengan kondisi wilayah itu, pihaknya meminta kepada Dinas PUPR supaya dapat memprioritaskan pembangunan jembatan tersebut. Pasalnya, jalan itu merupakan akses satu-satunya yang bisa dilalui warga. Sebab, tidak ada jalan lainnya kecuali jalan itu. Jalan itulah merupakan jalan pelintas di
sana. Bila turun hujan lebat di hulu atau Gunung Agung, maka aliran air sangat besar. Gangguan alam itu otomatis membuat warga menjadi terisolasi. “Yang paling mengkhawatirkan, ketika Gunung Agung erupsi ditambah hujan lebat di lokasi itu, warga tidak bisa mengungsi karena terjebak banjir. Karena akses ke dusun itu diterjang banjir. Sedangkan, jalur alternatif sama sekali tidak ada,’’ ujarnya. Praktis warga diam, tidak bisa bergerak ke mana-mana. Karena tidak ada jalan lainnya untuk keluar desa, mengingat Dusun Galih itu dikelilingi sungai. Karenanya, wilayah daerah itu jadi terisolasi. Jika Gunung Agung erupsi, seandainya warga diharuskan mengungsi, pemerintah justru sangat sulit melakukan evakuasi. Alasannya, tidak ada
jalur evakuasi lainnya. Dengan situasi seperti sekarang ini, kata Sumardi, tidak dimungkinkan dibangun jembatan sementara. Pasalnya, jarak untuk membuat jembatan sementara itu cukup panjang. Ditambah dari segi keamanan juga tidak menjamin. Jika dibuat jembatan sementara, kualitasnya juga tidak akan bertahan lama. ”Sulit mencari solusinya. Dinas PUPR juga kesulitan mendapat jalan keluarnya. Mau tidak mau, satu-satunya cara adalah jembatan permanen harus dibangun di sana,’’ pintanya. Karena terkait masalah keselamatan atau nyawa. Kita dorong Dinas PUPR supaya bisa memprioritaskan pembangunan jembatan itu. Semoga tahun 2020, bisa dibangun. Dia menegaskan, anggaran yang diperlukan untuk
pembangunan jembatan itu memang cukup besar. Jika nantinya anggaran di daerah tidak mencukupi, pihaknya mungkin akan berusaha mencari bantuan dana ke pemerintah provinsi atau pusat, untuk menunjang anggaran pembanguan itu. “Pembangunan jembatan itu harus jadi prioritas. Mau tidak mau harus kita anggarkan. Kami di lembaga dewan melihat yang mana program masuk skala prioritas, itu yang kita dorong. Kasi Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan Dinas PUPR Ketut Suranata menegaskan, melihat situasi krusial seperti itu, jalan satu-satunya memang harus dibangun jembatan permanen. Jembatan yang akan dibangun mencapai 40 meter. Rencana anggaran yang akan digelontorkan untuk pembangunan jembatan itu cukup besar, Rp 8 miliar.
“Kita juga melihat kemampuan daerah untuk pembangunan jembatan itu. Kita harapkan pembangunan jembatan itu bisa dilakukan tahun 2020 mendatang,” katanya. Kadus Galih I Wayan Lunga mengatakan, jalan itu memang merupakan akses satu-satunya yang bisa dilintasi warganya. Sebab, sama sekali tidak ada jalan alternatif untuk bisa keluar dari wilayah itu, jika situasi emergency seperti banjir. Sebab, Dusun Galih itu dikelilingi sungai. Yang paling mengkhawatirkan, jelas Lunga, saat Gunung Agung erupsi melontarkan lava pijar belum lama ini. Waktu itu, Gunung Agung erupsi, dan jalan dilanda banjir, warga tak bisa ke mana-mana. Populasi di sini (Dusun Galih - red) ada sekitar 400 orang. Bila hujan di hulu, aliran sungai mengalir sangat besar.
Warga sama sekali tidak bisa ke mana-mana alias terisolasi. Jika siswa saat pulang sekolah hujan, terpaksa mereka harus menunggu air itu surut baru bisa melintas. Bisa jadi lama
hingga berjam-jam. ‘’Jadi, kami berharap pemerintah bisa segera membangun jembatan permanen, sehingga aktivitas masyarakat bisa berjalan dengan baik,” harapnya. (ad437)
SIDAK JALAN - Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi saat melakukan sidak jalan yang menghubungkan antara Dusun Galih dan Dusun Untalan, Desa Jungutan, Bebandem, Karangasem, Rabu (10/4) kemarin.
KLUNGKUNG
12
Kamis Umanis, 11 April 2019
Masyarakat Bingung Memilih
Kode Bali Sorot KPU Klungkung
Semarapura (Bali Post) Hasil simulasi pencoblosan di Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Selasa (9/4) lalu, memperlihatkan sejauh mana masyarakat siap menghadapi pemilu serentak. Masyarakat masih bingung bagaimana teknis memilih, dengan konsep pemilu serentak ini. Komite Demokrasi (Kode) Bali melihat ini sebagai persoalan serius. Sebab, hasil simulasi itu menunjukkan proses sosialisasi oleh KPU Klungkung belum maksimal.
Made Kariada
Sekretaris Kode Bali Made Kariada, Rabu (10/4) kemarin, menyatakan ada dua unsur penting yang mesti terlibat dari proses sosialisasi. Pertama, partai politik, kedua adalah penyelenggara pemilu. Sejak awal, dia mengaku pesimis, sosialisasi oleh KPU bakal berjalan maksimal. DCT (Daftar Caleg Tetap) yang menjadi poin penting sosialisasi, justru jarang diungkap saat sosialisasi ke desa-desa. KPU menurutnya, hanya membawa contoh surat suara, yang tidak berisi gambar maupun namanama calegnya. Padahal, saat sosialisasi, masyarakat justru ingin tahu apa isi materi surat suaranya. “Mestinya DCT itu disebar ke setiap desa, agar masyarakat bisa melihatnya langsung secara berkala. Di
sanalah masyarakat kita berproses siapa pilihannya dan bagaimana cara memilihnya,” kata mantan Ketua KPU Klungkung ini. Kariada melihat informasi soal DCT ini amat minim. Persoalan ini sesungguhnya, teknis bagaimana Komisioner KPU menjalin komunikasi yang baik dengan PPK maupun PPS, sebagaimana sistem di KPU. Sebab, di sanalah tokoh-tokoh di setiap desa membantu pekerjaan KPU sebagai penyelenggara dalam proses sosialisasi ini. “Coba kita cek ke PPS, teranggarkan apa tidak untuk melakukan sosialisasi hingga ke banjar-banjar. Kan tidak,” sorot Kariada. Dia juga melihat KPU Klungkung belum bisa memaksimalkan potensi media massa sebagai media partner sosialisasi pemilu, maupun media sosial. “Saya melihat di akun media sosialnya, informasi yang disampaikan amat terbatas. Hanya kegiatan sehari-hari. Jangan hanya gunakan media sosial itu untuk selfie. KPU harus tahu, apa substansi informasi yang dibutuhkan masyarakat, agar paham sebagai pemilih. Itu yang masih kurang,” tegasnya. Disinggung mengenai dukungan peran 54 relawan demokra-
si, pihaknya justru meragukan relawan ini mampu bekerja maksimal turun ke semua desa, menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Sebab, dalam pandangannya, relawan demokrasi hanya turun ketika komisioner KPU turun ke desa tertentu untuk melakukan sosialisasi. Sulit bagi relawan demokrasi ini mampu menjangku masyarakat di seluruh desa hingga ke tingkat banjar, kecuali kalau KPU memaksimalkan peran PPS. Dia melihat mentoknya sasaran dan tujuan sosialisasi ini, tidak hanya terjadi pada KPU Klungkung. Tetapi, juga KPU lainnya di Bali, bahkan di sebagian besar wilayah Indonesia. Ini mesti menjadi catatan bersama, untuk penyempurnaan proses demokrasi ke depan. Sebagai implementasi sosialisasi pemilu serentak, KPU Klungkung melakukan simulasi pencoblosan, Selasa (9/4). Simulasi dipusatkan di TPS 006 Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan. Simulasi ini memperlihatkan banyak warga setempat nampak belum siap melakukan pencoblosan. Sebab, setelah menerima lima surat suara, rupanya masyarakat bingung saat berada di bilik suara, untuk menentukan pilihan presiden, DPR-RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan DPD Bali. Salah satu Komisioner KPU Klungkung, Gede Suka Astreawan, menegaskan simulasi ini sebagai implementasi dari sosialisasi yang sudah berjalan hampir di seluruh Klungkung. Pihaknya ingin mengimplementasikan apa yang diberikan pada saat bimtek dan evaluasi, sejauh mana daya serap KPPS, PPK, maupun PPS. (kmb31)
Wabup Kasta Minta Desa Data Lansia Bupati Suwirta Buka Musrenbang RPJMD Klungkung 2018-2023 Semarapura (Bali Post) Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta meminta perangkat desa dan Yowana Gema Santi senantiasa memerhatikan warganya yang lansia, mendata dan melaporkan yang layak untuk mendapatkan bantuan. Sehingga tidak ada lagi lansia yang tercecer. Kehidupan lansia harus diperhatikan, agar semuanya terurus dan memperoleh bantuan. Demikian disampaikan Wabup Kasta ketika datang ke Banjar Rame, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Rabu (10/4) kemarin. Sebagai Ketua PMI Klungkung, dia mengaku mendapat cukup banyak laporan bahwa ada lansia sakit dan kurang mampu, tetapi tidak pernah mendapat akses bantuan. Untuk membuktikannya, pihaknya langsung turun melihat langsung salah satunya ke lapangan di Banjar Rame untuk memastikan kebenarannya. “Mereka harus mendapat perhatian dan bantuan semua pihak. Kepada perbekel agar segera mendata warganya yang layak untuk mendapat bantuan,” kata Wabup Kasta didampingi Sekretaris PMI Ngakan Made Mintu dan para prajuru desa setempat. Data dari perbekel terse-
but, selanjutnya agar dapat disampaikan ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, untuk selanjutnya dapat tertangani dengan baik dan bisa langsung ditindaklanjuti pemerintah daerah. Pada kesempatan itu, Wabup Kasta sementara menyerahkan bantuan sembako, kepada salah satu lansia, Wayan Sribek. Nengah Ribug (57) menyatakan bahwa kakaknya Wayan Sribek sudah lama menderita stroke. Sebelum penyakit itu datang, kedua kakinya tidak bisa digerakkan. Demikian juga kedua tangannya hanya bisa
sejajar dengan bahu. Hal ini disebabkan dari kecil Wayan Sribek bekerja sebagai buruh garam. Sakit yang diderita tersebut baru muncul kurang lebih lima tahun lalu, ketika Wayan Sribek menderita panas tinggi. Hasil tindak lanjut ini diharapkan Wabup Kasta, memicu desa setempat dan desa lainnya, untuk memberikan perhatian kepada para lansia, khususnya dengan latar belakang keluarga tidak mampu. Ini untuk memastikan agar mereka juga bisa mendapat hidup yang layak dengan segala keterbatasan. (kmb31)
Bali Post/kmb31
LANSIA - Salah satu lansia di Banjar Rame, Desa Kusamba.
BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2018-2023. Musrenbang dibuka yang ditandai dengan pemukulan gong di ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Rabu (10/4) kemarin. Bupati Suwirta menyampaikan, pelaksanaan Musrenbang RPJMD Kabupaten Klungkung Tahun 2018-2023 sepatutnya menjadi perhatian bersama, karena akan menjadi pijakan untuk melaksanakan pembangunan di Kabupaten Klungkung dalam masa jabatannya. RPJMD yang segera ditetapkan merupakan penjabaran visi misi, yakni terwujudnya Klungkung yang unggul dan sejahtera dengan lima misinya yang disebut Panca Santi. Misi ini selanjutnya dijabarkan dalam 71 program prioritas. Beberapa di antaranya yakni terkait bantuan stimulan pelaksanaan ngaben massal, penuntasan rumah tidak layak huni melalui bedah rumah dan rehab rumah. Pelatihan kewirausahaan dan pengiriman tenaga kerja dari masyarakat berpenghasilan rendah ke luar negeri, pemban-
gunan mal pelayanan publik dan pengembangan pertanian organik dan pemanfaatan pekarangan melalui pertanian hidroponik. Program lainnya yakni perbaikan puskesmas dan pustu, mengembangkan angkutan siswa gratis di seluruh kecamatan, mengembangkan eks kawasan galian c sebagai kawasan pariwisata terpadu terbesar di Bali, melaksanakan festival di empat kecamatan dan mengembangkan produksi garam beryodium. Ada pula program tentang pelayanan perizinan online, meningkatkan
PAD, pengembangan pelabuhan segitiga emas serta optimalisasi pengelolaan sampah melalui program TOSS. Untuk mencapai target pembangunan tersebut, Bupati berharap keterlibatan dan perhatian semua pihak melakukan pembahasan serius dan mendalam dalam merumuskan strategi, arah kebijakan dan program pembangunan daerah. “Saya berharap ini menjadi perhatian semua pihak sehingga mampu menghasilkan pembangunan daerah yang menjadi landasan kuat pen-
RPJMD - Bupati Suwirta saat membuka Musrenbang RPJMD Klungkung 2018-2023.
capaian target pembangunan daerah jangka menengah,” ujar Bupati Suwirta. Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Kabupaten Klungkung I Wayan Wasta menyebutkan, RPJMD dimaksud akan dijadikan pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Renstra Perangkat Daerah, di mana setiap proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan tersebut diperlukan koordinasi antara instansi pemerintah dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan pembangunan. “Semoga Musrenbang ini dapat mengakomodasi berbagai kepentingan dan kebutuhan masyarakat secara luas dalam mewujudkan cita-cita masyarakat Klungkung,” ujarnya. Pembukaan Musrenbang RPJMD Klungkung 2018-2023 dihadiri Wakil Ketua DPRD Klungkung Nengah Arianta, Kepala Bappedalitbang Provinsi I Wayan Wiasthana Ika Putra, Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, bersama segenap jajaran OPD Pemkab Klungkung dan undangan lainnya. Musrenbang dilaksanakan selama dua hari hingga Kamis (11/4) ini. (ad 435)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Umanis, 11 April 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Administrasi Penjualan (Tabanan),bisa komputer, pengalaman Hub.Dewi HP:081236222509
B.BP.031.04.19.0000421
Bergabunglah dgn The Winning Team utk menjadi Property Consultant yg profesional&berpenghasilan luar biasa.Krm CV: grandcanggu.ljhooker@gmail.com Jadilah The Winner!
B.BP.004.04.19.0000419
Dcr: FO,Housekeeping,Security, Laundry,Engineering.Email: new arenahotelkutabali@gmail.com
Cr,Sales,Admin D3/S1, Kolektor. Gj tinggi 081558096445/4745296
***Dcr Bag.Admin,Gdg,Peg.Toko, Bs Compt,Pnglmn Krj,Lincah.Bag Srbtn,Sopir,SaridanaV/8,Serius Krja:087860180816,HanyaWA/SMS
Dbthkn Sgr:2 Tng Tukang Kebun u/Sekolah. Kirim Lam:AIS Indonesia, Jl.Imam Bonjol No.458A Denpasar.Telp.8452000 Paling Lambat:18 April 2019
B.BP.164.04.19.0000249
B.BP.001.04.19.0000356
Staf Produksi (Tabanan),llsan Pertanian/Mesin/Listrik/Kimia/ Tataboga.Hub.Dewi081236222509 B.BP.031.04.19.0000423
Dcr Adm online,SopirB1,Teknisi Gj+Bns+Kms+BPJS.LamPT.PMA Jl.Bedahulu XVII/7, Dps B.BP.821.04.19.0000305
B.BP.001.04.19.0000319
B.BP.001.04.19.0000405
Dcr 3 Tk.Msk, 3Tk.Kbn, 2 Sopir, 2 Satpm.Hub.Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21X Krbkn 4731979 B.BP.154.04.19.0000427
Dcr Cook berpengalaman utk Malo’s Rest Legian 0361-730913 B.BP.154.04.19.0000429
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
BIRO JASA
Dcr Admin Stock,min SMA bisa Comp. Lam Jl.Gn Himalaya Slt 6 Dps Tlp.418531, 08124646409
B.BP.001.04.19.0000420
Dcr Graphic Designer & SPG. Lam krm ke Jl.Dewi Sri 5-7 Kuta/ Email ke tatiphotostudio@yahoo.com
B.BP.004.04.19.0000416
Dcr Kary u/ Staff Admin&Teknisi Hub.Andry, WA 08179756412
B.BP.004.04.19.0000422
Dcr Pegawai Marketing Koperasi Jl.Tkd.Badung 97X, 0361-4744084
B.BP.001.04.19.0000411
Dcr Sgr Karyawati u/Toko,usia 18-25th Hub.Krisna Mart, Jl.Gn. Catur No.100X Dps,082145521880 B.BP.001.04.19.0000410
Dicari Wanita Pembantu RT Tinggal dalam untuk Rumah Imam Bonjol Dps.Gaji 2Jt SMS WA 0816571027
B.BP.004.04.19.0000368
SERVICE
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
*Job Australi Korea Jepang WA: 08563925015 FB:KadekKizunaBali
Driver Ekspedisi Sim A Terminal Cargo Blok D,08175275283-Dps-
PROPERTY DIJUAL RUMAH
ARSITEKTUR
Dcr sgr Tng serabutan utk Rmh Mkn& PRT bs Masak 081246949395
Punya Kend.Motor,Mau Kerja Keras, Jual Nasi Bks Babi.Minat Hub: 0817380273 , 0811380273
Dijl Vila L.1Are Strategis,Viu sawah Lok.Batuyang Batubulan Fas.Lkp.PAM,PLN,Pool,Renov baru,S.huni,081238169620 Owner
Arsitek: Design, 3D, Konstruksi, RAB:0361-4701242/081916144249
B.BP.166.04.19.0000432
B.BP.001.04.19.0000433
Dibutuhkan Marketing Staff Money Changer 25-35th Pengalaman Marketing 1th T.0816578116
B.BP.154.04.19.0000428
Dicari SPG yang bisa Berbahasa Inggris Aktif untuk Ditempatkn di Toko Baju di Uluwatu Padang Padang Pengalaman Min2Th.Interview akan diadakan di Denpasar Email LamaranLengkap CV,ID,Pas Photo,No Tlpn yang bisa Dihubungi dan Surat Pengalaman Kerja ke:lostinparadise639@gmail.com
B.BP.001.04.19.0000320
B.BP.001.04.19.0000407
B.BP.004.04.19.0000367
DIJUAL MOBIL MITSUBISHI
Mitsubishi Engkel’82 Terminal Cargo Blok D,08175275283-Dps-
B.BP.001.04.19.0000408
SUZUKI
New Splas Manual th 2013 Hitam Kon.Sptbaru H081238169620Pbadi B.BP.001.04.19.0000431
PROPERTY
B.BP.001.04.19.0000430
Dijual Murah Rumah/Villa Terrace Pavillion No.22 Jimbaran.Ada Pool Besar,Parkir 3 mobil.Rp.2,5M Hp.08128888867 B.BP.031.04.19.0000374
Djl Rmh Lt 2 Jln Tkd Balian Renon H.085100888379 B.BP.004.04.19.0000418
PROPERTY DIJUAL TANAH
PROPERTY
B.BP.001.04.19.0000009
BIRO JASA Bantu Lapor Pajak SPT Tahunan BulananSIUPNPWP081338344155 B.BP.001.03.19.0000752
Saya siap nyusun Lap.Pajak H.085931263189 B.BP.004.04.19.0000424
KEHILANGAN BPKB No.A1588866 O DK1882 BV An.I Nyoman Sudarsa B.BP.001.04.19.0000401
Dicr Penunggu Kost Elit Laki2 Min SMP Bklrga Max35Th.KTP Bali SIM A,Tdr Dlm Hp:085100636609
Rmh 60/100 Klaci,Celuk,Sukawti Hrg 650Jt Nego.HP:082145245345
Jl Tnh 2,5are SHM Lokasi Perum Taman Jimbaran Hub.08123709049
Hlg STNK & BPKB No.J 02660603 -O DK 5991 DP An.I Wyn Suarta
B.BP.001.04.19.0000291
B.BP.001.04.19.0000403
SERVICE
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
B.BP.001.04.19.0000347
DIJUAL RUMAH
B.BP.001.04.19.0000299
DIJUAL RUMAH
BANGLI
14
Kamis Umanis, 11 April 2019
35 TPS Masuk Kategori Sangat Rawan
Polres Kerahkan Ratusan Personel Amankan Pemilu Bangli (Bali Post) –
Berbagai persiapan dilakukan Polres Bangli untuk mengamankan jalannya pemilihan umum (pemilu) pada 17 April mendatang. Salah satunya melakukan pemetaan kerawanan tempat pemungutan suara (TPS). Sesuai data, terdapat 35 TPS dari total 843 TPS yang masuk kategori sangat rawan. Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo ditemui, Rabu (10/4) kemarin menjelaskan, 35 TPS yang masuk kategori sangat rawan tersebut sebagian besar berada di Kecamatan Kintamani. TPS itu masuk kategori sangat rawan karena letak geografis, rawan bencana, dan akses sarana transportasi yang tidak memungkinkan untuk dilalui. “Ada beberapa TPS yang harus dicari dengan berjalan kaki dan untuk menuju TPS itu
juga harus didatangi dengan memutar melalui kabupaten sekitar, seperti ke Karangasem atau Buleleng,” terangnya. Di samping itu, kriteria lain yang dipakai acuan menentukan TPS rawan karena ada pengalaman penghitungan suara ulang pada pemilu terdahulu di beberapa TPS tersebut. Selain TPS sangat rawan, dalam pemetaan yang dilakukan Polres Bangli terdapat 352 TPS lainnya yang masuk kategori
rawan dan 456 kurang rawan. Terhadap keberadaan seluruh TPS baik yang masuk kategori sangat rawan, rawan, maupun kurang rawan tersebut, pihak kepolisian akan melakukan pengamanan dengan menerjunkan 320 personel Polres Bangli ditambah 216 personel BKO dari Polda Bali. “Pengamanan untuk TPS yang sangat rawan, rawan, dan kurang rawan, jelas ada perbedaan,” ujarnya. Disebutkan, untuk pen-
gamanan pada TPS sangat rawan jumlah personel yang ditugaskan dua orang. Sementara pada setiap TPS kategori rawan, personel yang disiapkan yakni satu orang. Sedangkan untuk TPS yang kategori kurang rawan, Polres Bangli akan menempatkan satu personel untuk empat TPS. Pengamanan di TPS nantinya dibantu oleh tenaga linmas yang sudah mendapatkan pelatihan. AKBP Agus mengatakan, untuk memastikan agar pelaksanaan pemilu bisa berjalan aman dan lancar, pihaknya telah memerintahkan Bhabinkamtibmasnya untuk melakukan pengecekan di lokasi yang men-
jadi TPS nantinya. Dikatakan bahwa rata-rata tempat yang digunakan sebagai TPS yakni bangunan bale banjar dan sekolah. Mengingat adanya kemungkinan proses penghitungan suara berlangsung hingga malam hari, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi meminta support PLN agar tidak terjadi pemadaman listrik pada hari itu. “Masyarakat kita harapkan jangan sampai golput, karena ini pesta demokrasi lima tahun sekali. Kita harapkan partisipasi pemilih dalam pemilu kali ini bisa meningkat dari pemilu sebelumnya,” kata Perwira asal Magelang, Jawa Tengah tersebut. (kmb40)
Pujawali di Pura Kawitan lan Padharman Pusat Ida Batara Dalem Tarukan
Dipadati Ribuan ’’Pamedek’’
Bangli (Bali Post) Ribuan pamedek dari semeton Para Gotra Santana Dalem Tarukan silih berganti memadati areal Pura Kawitan lan Padharman Pusat Ida Batara Dalem Tarukan lan Ida Batara Putra I Gusti Gede Pulasari, di Dusun Pulasari, Desa Peninjoan, Tembuku, Rabu (10/4) kemarin. Para pamedek dari berbagai daerah tersebut datang ngaturang bhakti serangkaian upacara pujawali yang digelar di pura setempat. Pakandel Pura Padharman Pusat Gr. I Komang Gede Suparta ditemui di sela-sela upacara kemarin, mengatakan, pujawali di Pura Kawitan lan Pedarman Pusat Ida Batara Dalem Tarukan lan Ida Batara Putra I Gusti Gede Pulasari rutin dilaksanakan setiap enam bulan sekali yakni pada Buda Kliwon Ugu. Untuk upacara pujawali kali ini, persiapannya sudah mulai dilakukan sejak 29 Maret lalu oleh pakandel
dibantu para pengayah dari kabupaten/kota di Bali. Puncak upacara pujawali kemarin yang dilaksanakan dengan ngemargiang padudusan madya, catur murti, dan sanggar agung kapuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Tembau dari Geria Ageng Aan, Klungkung. Sesuai dudonan upacara, pujawali di Pura Kawitan lan Pedarman pretisentana Ida Batara Dalem Tarukan, akan berlangsung hingga Sabtu (13/4) mendatang. Dijelaskan Suparta, Pura Kawitan lan Padharman Pusat Ida Batara Dalem Tarukan lan Ida Batara Putra I Gusti Gede Pulasari sudah berdiri sejak tahun 1399 masehi. Pura Pedharman Pusat Ida Batara Dalem Tarukan ini merupakan pura penyungsungan sewarih Ida Batara Dalem Tarukan yang sejak tahun 1969 telah mempersatukan diri dalam wadah Para Gotra Santana Dalem Tarukan. Secara turuntemurun Pura Padharman Ida
kaempon oleh Pakandel sebagai pengemban mantri sesana dari Raja Gelgel sejak awal abad ke-15 sampai sekarang. “Pakandel terdiri dari 42 dadia dari tiga kecamatan. Satu dadia dari Kecamatan Banjarangkan Klungkung, 26 dadia dari Kecamatan Rendang, Karangasem dan 15 dadia dari Kecamatan Tembuku Bangli,” terangnya. Ditambahkannya bahwa hingga saat ini jumlah warih Ida Batara Dalem Tarukan mencapai 20 ribu kepala keluarga (KK). Para warih Ida Batara Dalem Tarukan tersebar di wilayah Bali dan beberapa provinsi di luar Bali. “Di provinsi luar Bali, warih Ida Batara Dalem Tarukan paling banyak berada di NTB, Kendari, Makasar, Lampung, dan Palu,” sebutnya. Terkait pelaksanaan upacara pujawali di Pura Kawitan lan Padharman Pusat Ida Batara Dalem Tarukan lan Ida Batara Putra I Gusti Gede Pulasari, Gr. Suparta selaku
Bali Post/kmb40
PUJAWALI - Suasana puncak pujawali di Pura Kawitan lan Padharman Pusat Ida Batara Dalem Tarukan lan Ida Batara Putra I Gusti Gede Pulasari di Dusun Pulasari, Desa Peninjoan, Tembuku, Rabu (10/4) kemarin penglingsir berharap kepada seluruh semeton warih Ida Batara Dalem Tarukan di mana pun berada agar meluangkan waktunya untuk tangkil ngaturang bhakti. Pihaknya juga mengajak generasi muda warih Ida Batara Dalem Tarukan untuk pro-aktif belajar
dan melanjutkan ayah-ayahan para penglingsir sehingga ke depannya tatanan pujawali dapat lebih sempurna dan satwika. “Melalui pujawali ini kami berharap bisa meningkatkan paiketan pasemetonan lebih baik dan bermanfaat,” harapnya. (kmb40)
AKBP Agus Tri Waluyo
Bali Post/kmb40
Curi Emas dan Uang Dua Remaja Dibekuk Polisi Bangli (Bali Post) Dua orang remaja belasan tahun masing-masing berinisial I Gede SY alias K (15) dan IBADW (15) dibekuk tim Opsnal Polsek Susut dan Satreskrim Polres Bangli. Keduanya remaja asal Desa Abuan Susut itu diamankan polisi lantaran diduga menjadi pelaku pencurian emas dan uang di sebuah warung milik I Dewa Made Raka, warga desa setempat. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Rabu (10/4) kemarin, mengatakan kedua remaja tersebut berhasil ditangkap setelah tim yang menindaklanjuti laporan korban, melakukan pengecekan dan olah TKP di warung korban Jumat (5/4) lalu. Olah TKP dilakukan dengan mendatangkan unit K9 Polda Bali. Pada saat itu, anjing pelacak yang membantu proses olah TKP mengarah ke sebuah rumah yang tak jauh dari TKP. Berbekal hasil olah TKP dan keterangan saksi di sekitar
TKP, polisi kemudian melakukan penyelidikan terhadap seorang anak yang diduga mengetahui kejadian pencurian tersebut. Pada tanggal 8 April lalu, tim mengamankan IBADW di rumahnya. Saat diinterogasi, remaja tersebut mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di warung korban. Ia mengaku beraksi bersama seorang temannya berinisial I Gede SY. Berdasarkan pengakuannya, barang milik korban yang dicuri berupa emas sudah dijual di toko emas di seputaran Pasar Gianyar seharga Rp 6 juta. Hasil penjualannya dipakai oleh masing-masing pelaku untuk membeli HP merek Xiaomi tipe 6A seharga Rp 1.500.000 dan merek Xiaomi tipe 6 seharga Rp 2.100.000. Selain HP, hasil penjualan emas juga dipakai untuk membeli baju seharga Rp 200.000. “Sisa uang tersebut disimpan oleh kedua pelaku di rumahnya,” terang Sulhadi. (kmb40)
Sekda Giri Putra Buka Asistensi SP4N-LAPOR
Minta OPD Beri Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat
ONLINE - Acara asistensi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR) yang dilaksanaakn di ruang pertemuan Krisna Kantor Bupati Bangli, Rabu (10/4) kemarin.
DALAM upaya menindaklanjuti program nasional Kemenpan-RB serta meningkatkan pelayanan publik tentang pelaporan dan pengaduan masyarakat, Rabu (10/4) kemarin, digelar acara asistensi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR). Acara yang dilaksanaakn di ruang pertemuan Krisna Kantor Bupati Bangli dibuka Sekda Ida Bagus Giri Putra dan dihadiri kepala OPD beserta admin dari masing-masing OPD. Sebagai narasumber, Pemkab Bangli menghadirkan Rosikin dari Kemenpan-RB. Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Bangli I Made Kirman Jaya dalam laporannya me-
nyampaikan bahwa program SP4N adalah program nasional dari Kemenpan-RB. Menindaklanjuti program tersebut, Kabupaten Bangli saat ini sudah membentuk admin kabupaten untuk menjalankan aplikasi SP4NLAPOR. Dengan aplikasi tersebut pengaduan yang masuk dari semua unsur baik masyarakat dan perorangan kaitan dengan keluhan dan pelayanan, kemudian dipilah untuk diteruskan ke masing-masing OPD yang menangani melalui operator di OPD. Pada akhirnya informasi, baik yang sifatnya keluhan dari mana pun bisa langsung ditanggapi sesuai dengan OPD yang membidangi. Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam sistem ini juga ada indikator yang bisa
dilihat. Ketika aduan sudah masuk ke masing-masing OPD, maka akan muncul sebuah tanda berwarna merah. Kemudian setelah aduan dibuka dan telah dibaca maka yang muncul adalah tanda berwarna kuning sampai pada akhirnya apabila pengaduan yang masuk dan sudah dibaca dan sudah ditanggapi maksimal sampai lima hari maka akan muncul warna hijau. Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra saat membacakan sambutan Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan bahwa seperti yang diketahui bersama, SP4NLAPOR dibentuk untuk merealisasikan no wrong door policy yang menjamin hak masyarakat agar pengaduan dari mana pun
dan jenis apa pun akan disalurkan kepada penyelenggara publik yang berwenang menangani. Pengaduan yang efektif dan memberikan penyelesaian bagi masyarakat berkontribusi secara langsung terhadap perbaikan tata kelola pemerintahan yang baik dan memperkuat fungsi pelayanan publik. Lebih lanjut disampaikan, pengawasan pelayanan publik melalui pengaduan masyarakat juga dapat mencegah terjadinya tindak pidana korupsi serta mengurangi potensi konflik dan membantu terciptanya rasa aman di tengah-tengah masyarakat. “Beberapa kendala praktik pengelolaan layanan publik di setiap OPD masih belum terkelola secara efektif dan terintegrasi. Masing-masing organ-
isasi penyelenggara pengelola pengaduan secara parsial dan tidak terkoordinir dengan baik, yang berakibat dapat terjadi duplikasi pengaduan atau bahkan tidak dapat ditanggani oleh satu pun organisasi dengan alasan bukan menjadi bidang tugasnya,” kata Giri Putra. Dengan asistensi SP4NLAPOR ini, diharapkan pelayanan tiap penyelenggara layanan publik dapat berjalan dengan baik. Para tim pengelola pengaduan pelayanan publik Kabupaten Bangli serta para pejabat penghubung di masing-masing OPD diharapkan dapat mengambil informasi serta manfaat yang sebanyakbanyaknya dari narasumber untuk dapat memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat Bangli. (ad438)
15 Liga Champions
Liverpool dan Spurs Masih Perlu Berjuang London Liverpool membuka asa melaju ke babak semifinal Liga Champions setelah memukul FC Porto 2-0 pada laga pertama perempatfinal di Anfield, Rabu (10/4) dini hari kemarin. Naby Keita dan Roberto Firmino mencetak gol dalam 26 menit pertama untuk membuat tuan rumah memimpin. Satu-satunya penyesalan Liverpool mungkin karena tidak unggul lebih dari dua gol untuk dibawa ke Portugal pada putaran kedua minggu depan. Namun, clean sheet keempat dalam lima pertandingan kandang Liga Champions musim ini berarti Porto membutuhkan tiga gol di Estadio do Dragao pada 17 April nanti untuk melaju ke empat besar. “Skor 2-0 adalah hasil yang sangat bagus. Itu pertandingan bagus dan terkontrol. Kami pantas menang 100 persen dan mencetak dua gol indah. Kami harus pergi ke Portugal dan berjuang. Porto akan melakukan segalanya untuk membalas tetapi itulah yang seharusnya terjadi di perempatfinal Liga Champions,” kata manajer Liverpool, Jurgen Klopp. Liverpool mengalahkan raksasa Portugal itu 5-0 di laga pertama babak 16 besar Liga Champions musim lalu.
Skor bisa lebih memalukan bagi pasukan Sergio Conceicao jika tuan rumah lebih akurat di depan gawang. Conceicao tampak sangat marah melihat pertahanan timnya yang lemah. Klopp menempatkan kapten tim Jordan Henderson bermain di posisi lini tengah yang lebih maju dari biasanya. Ia memotong pertahanan tim tamu yang kemudian membawa Firmino mencetak gol kedua memanfaatkan jaring yang kosong. “Hendo adalah pemain yang brilian dan saya sangat senang dia bisa menunjukkan itu lagi. Dia menyukai posisi itu sehingga kesalahan saya dia bermain selama satu setengah tahun sebagai pemain bertahan, tetapi kami membutuhkannya di sana,” jelas pelatih asal Jerman ini. Son Heung-min Kemenangan juga dibukukan tuan rumah Tottenham Hotspur kala menjamu Manchester City. Spurs mengatasi salah satu pesaingnya di Liga Utama Inggris itu 1-0 berkat gol pemain depan Korea Selatan Son Heung-min pada akhir babak kedua di Stadion Tottenham Hotspur. Kiper Tottenham Hugo Lloris menebus sejumlah kesalahan yang dilakukanya akhir-akhir ini dengan menyelamatkan tendangan penalti striker City Sergio Aguero di babak pertama. “Kami menunjukkan kualitas luar biasa, bersemangat dan termotivasi untuk memainkan permainan jenis ini. Penyelamatan penalti memberi kami tumpangan besar. Masih ada 90 menit lagi di Manchester City. Tetapi dengan semangat kami bermain, segalanya mungkin terjadi,” ujar manajer Mauricio Pochettino. Kemenangan Tottenham harus dibayar mahal menyusul cederanya penyerang utama Harry Kane pada pergelangan kaki kirinya saat men-
jegal Fabian Delph di awal babak kedua. “Ini sangat menyedihkan dan mengecewakan. Ini mengkhawatirkan kami. Kami harap itu bukan masalah besar,’’ sebut pelatih dari Argentina ini. City harus disalahkan karena gagal mendapatkan keuntungan untuk laga kedua di Etihad pada 17 April. Penampilan tim tamu tidak memiliki keunggulan dan intensitas yang diperlukan untuk menjaga Tottenham yang berambisi mencapai semifinal Eropa pertama sejak 1984. Ini menjadi kekalahan pertama City sejak 29 Januari di Newcastle. “Tidak ada yang mengatakan itu akan mudah. Kami harus menunjukkan apa yang bisa kami lakukan di pertandingan berikutnya. Itu penampilan yang bagus, namun ini Liga Champions. Kami kalah tapi masih memiliki pertandingan kedua dan akan melihat apa yang terjadi,’’ jelas Pep Guardiola, manajer City. (afp/kmb)
Pertina Denpasar Targetkan Lima Emas Anthony dan Jonatan Melaju Denpasar (Bali Post) – Pengkot Pertina Denpasar menargetkan lima dari delapan medali emas yang diperebutkan pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, September mendatang. Denpasar tidak mematok lebih atau 7 emas seperti yang direbut pada Porprov XIII/2017 di Gianyar, karena dua petinjunya tidak boleh tampil dan seorang lagi meninggal dunia. Dua petinju Denpasar, Kornelis Kwangu Langu dan Julio Bria, pernah meraih medali emas di PON sehingga sesuai aturan tidak boleh turun di Porprov Bali. Sementara petinju
muda terbaiknya, Valentinus Nahak, telah almarhum beberapa waktu lalu. Akan tetapi, Ketua Pengkot Pertina Denpasar Made Muliawan Arya tidak mau hanya berpikir soal kehilangan tiga emas itu, melainkan terus mengejar prestasi mulai level Bali sampai tingkat nasional bahkan internasional. ‘’Kami tetap optimis lima emas bisa dibawa pulang ke Denpasar di Porprov Tabanan,’’ ujarnya, Rabu (10/4) kemarin. Menurut salah satu Wakil Ketua DPRD Denpasar itu, regenerasi petinju yang dicetaknya sekarang ini tak kalah
bagus untuk menggantikan para seniornya tersebut. Tak terkecuali melawan dua petinju yang dipinjamkan ke dua daerah lainnya di Bali. Tiga emas diprediksi digaet oleh Krispinus Mariano W. di kelas layang ringan (46 kg), Jekry Riwu (ringan/60 kg), dan Goris Gedha Dende (welterringan/64 kg). Sementara dua emas lagi salah satunya kemungkinan dihasilkan oleh Agung Satria Wiguna (kelas menengah/75 kg). ‘’Petinju kami sebagian besar sudah berpengalaman di ajang nasional,” jelas Muliawan Arya yang akrab disapa De Gadjah. (kmb)
PBSI Bali Cari Ketum
Denpasar (Bali Post) – Pengprov PBSI Bali akan mengadakan Musyawarah Provinsi (Musprov) untuk mencari ketua umum (ketum) dan pengurus baru di Denpasar pada 30 April mendatang. Kepastian tersebut dihasilkan dalam rapat intern PBSI Bali beberapa hari lalu. Rapat juga memutuskan Sekretaris Umum (Sekum) PBSI Bali Made Darmiyasa sebagai Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Musprov. ‘’Musprov digelar sebelum berakhirnya masa jabatan
pengurus sebelumnya pada 18 Mei mendatang. Jadi, tepat saat masa tugas pengurus lalu berakhir, sudah ada ketua umum dan pengurus baru,’’ ujar Darmiyasa, Rabu (10/4) kemarin. Dikatakannya, semua itu berdasarkan arahan dari PB PBSI dan Peraturan Keolahragaan PBSI No.1 tahun 2018 terkait dengan tata cara persyaratan untuk bakal calon ketum baik di PBSI Pusat, provinsi maupun di kabupaten dan kota. ‘’Dengan arahan PBSI Pusat dan aturan itulah, akhirnya
Kamis, 11 April 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngusaba Desa Ngusaba Nini (1) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Agrobisnis Pesona Anggrek dan Kaktus Mini 09:30 Wita Ocydia Home Shopping 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Bali Channel Tourist TV 10:30 Wita Taksu Dewa Ayu Dwita Respati 11:00 Wita Solusi Alternatif Soman 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngusaba Desa Ngusaba Nini (2) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali
13:30 Wita Solusi Alternatif Marion Sam 14:05 Wita Seputar Bali Terkini 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Dunia Kita 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Ocydia Home Shopping 16:30 Wita Nangun Yadnya Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mapadudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Penataran Bukit-Bongkasa 17:00 Wita Diabemed 17:30 Wita Seputar Bali Malam 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:05 Wita Suara Kandidat 20:00 Wita Orti Bali 21:00 Wita Talk Show Merah Putih Nyoblos Saat Pemilu Serentak 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel
diputuskan musprov digelar sebelum masa bakti pengurus sebelumnya habis, ditambah Peraturan Organisasi PBSI pasal 10 tentang musprov,” sebutnya. Darmiyasa yang juga Wakil Sekretaris KONI Denpasar menjelaskan, pendaftaran calon ketum dibuka sampai berlangsungnya musprov. Hingga saat ini, Wayan Winurjaya yang merupakan Wakil Ketua II PBSI Bali sekarang, dicalonkan sebagai ketum oleh Pengkab PBSI Bangli. (kmb)
Singapura – Anthony Sinisuka Ginting berhasil menyusul Jonatan Christie lolos ke babak kedua turnamen bulu tangkis Singapara Terbuka 2019. Ini terjadi setelah pemain tunggal putra Indonesia itu mengalahkan Wang Tzu Wei (Taiwan) dengan skor 21-12, 21-12 di Singapore Indoor Stadium, Rabu (10/4) kemarin. ‘’Puji Tuhan pertandingan pertama bisa diatasi dengan baik. Saya bisa mengatasi permainan dari awal sampai selesai. Lawan banyak mati sendiri. Meskipun lawan mainnya tak bagus, saya mencoba memanfaatkan untuk adaptasi lagi. Soalnya saat latihan tak dapat banyak waktu untuk mencoba lapangan,’’ kata Anthony usai pertandingan dikutip dari badmintonindonesia.org. Di babak kedua, Anthony akan berhadapan lagi dengan Kenta Nishimoto (Jepang). Anthony baru saja bertemu Nishimoto pada Malaysia Terbuka 2019 pekan lalu. Saat itu ia kalah 21-18, 13-21, 21-23. Akan tetapi langkah Anthony tak bisa diikuti oleh Tommy Sugiarto. Tommy disingkirkan Lu Guangzu (Tiongkok) dua gim langsung 17-21, 18-21. Sebelumnya, Jonatan menundukkan Khosit Phetpradab (Thailand) 21-18, 1921, 21-18. Jonatan mengaku penampilannya kali ini belum maksimal. Ia banyak melakukan kesalahan sendiri yang
menguntungkan lawan karena masih beradaptasi dengan kondisi lapangan. Di babak kedua, Jonatan berhadapan dengan Lee Zii Jia (Malaysia) yang sudah tiga kali dikalahkannya. Di sektor tunggal putri, Indonesia harus kehilangan Fitriani di babak pertama. Fitriani gagal mengatasi Ratchanok Intanon (Thailand) sehingga menyerah 18-21, 14-21. Sementara di nomor ganda campuran, Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti menjejakkan kakinya di babak kedua setelah menaklukkan Mohamad Arif Abdul Latif/Rusyidina Antardayu Riodingin (Malaysia/Indonesia) 21-12, 21-16. Praveen/Melati selanjutnya menantang unggulan pertama Zheng Siwei/Huang Yaqiong (Tiongkok). Selain Praveen/Melati, dua wakil ganda campuran Indonesia juga sudah aman di babak kedua. Mereka adalah Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Rinov Rivaldy/ Pitha Haningtyas Mentari. (kmb)
Akses Informasi Dalam mendukung pemerataan akses informasi ini pula maka Pemerintah Provinsi Bali telah mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebanyak 1.825 akses poin. Sedangkan untuk Kabupaten Jembrana dari pengajuan 89 akses poin akan ditambahkan menjadi 298 akses poin di tahun 2020 untuk wantilan desa adat, puskesmas, objek wisata, SD dan SMP. Bupati Jembrana I Putu Artha menilai internet saat ini menjadi kebutuhan masyarakat, terlebih menghadapi era industri 4.0 di mana segalanya dilakukan melalui internet. ‘’Dengan adanya penyediaan Wifi gratis dari Bapak Gubernur ini sangat kami dukung, kami mengucapkan terima kasih. Dan bagi masyarakat, kami berharap dapat memanfaatkan dan menjaganya,’’ ujar Bupati Artha. Bendesa Dauhwaru I Nengah Rinata menyambut baik dengan terpasangnya internet gratis di wantilan desa pakraman ini. Sangat berguna untuk masyarakat di Dauhwaru, terutama sekaa teruna yang seringkali banyak hadir di wantilan guna mengakses internet guna meningkatkan perekonomian di Bali. ‘’Harapan kami ini lebih diperbanyak lagi titiknya, karena di Dauhwaru wilayahnya luas dan internet dewasa ini sangat dibutuhkan masyarakat,’’ tegasnya. (ad440)
uara
VVV
VVV VV
VVV VV VV VVV V VV
VV VVV VVVVV VVVV
H
IN
B
rful esia
SKandidat VVVV VV V VVVV VVVVV VV V VVVVVVVVVV VVVVVVV VVVVVVV VVV
EK
AT UN
GGAL IKA
sur
at s uar a
VVV
VVV VVVVVV VV
VVV VVVVVVV
VVVV VVVV VVV
V V V V VV VV VVVVVV VV VV VV VV VV VVVVV VVVVV VVVVVVVV V VVV VVVVVVVV V
BH
INE
KA KA TUNGGAL I
A.A. Ngurah Gede Widiada
Melangkah dengan Hati Nurani Memperkokoh Politik Tanpa Mahar SEBAGAI caleg petahana di dapil Denpasar Utara nomor urut 1 dari Partai NasDem, A.A. Ngurah Gede Widiada merasa sangat optimis dalam melakoni kontestasi yang sebentar lagi akan segera berakhir. Hal ini ia rasakan setelah mendengar langsung rembug-rembug publik yang sepertinya sudah tidak lagi tergerus oleh ketertarikan politik uang. Masyarakat Denpasar yang kelas menengahnya kuat dan generasi muda
cerdas telah mampu membangun pencerahan politik yang lebih berpihak kepada hati nurani yang dilandasi akal sehat. Ketika pola pikir masyarakat sudah menuju ke arah itu dan dibuktikan oleh hasil beberapa lembaga survei, Widiada sebagai kader Partai NasDem sangat bangga akan komitmen Partai NasDem, ‘’Politik Tanpa Mahar’’. ‘’Sebagai salah satu caleg yang ada di dapil Denpasar Utara kami sering mendapat pujian atas kebijakan partai yang jelas dan tegas dengan politik tanpa mahar. Karena sejalan dengan komitmen Joko Widodo–Ma’ruf Amin untuk Indonesia dan Denpsar yang lebih baik ke depan,’’ ujar panglingsir Puri Peguyangan ini. Arus utama pola pikir masyarakat sudah memahami uang bisa meracuni masa depan generasinya jika yang terpilih sebagai pemimpin karena jual-beli dukungan. ‘’Ini menjadi momentum bagi kita sebagai caleg dari Partai NasDem di Kota Denpasar dalam iklim politik seperti ini masyarakat kita diyakinkan akan memilih caleg yang melakukan pendekatan dengan hati nurani dan memiliki integritas untuk mewakili Kota Denpasar maupun Provinsi Bali dan DPR-RI,’’ katanya. Kultur politik masyarakat Denpasar yang berubah, menjadikan dirinya optimis Partai NasDem menjadi satu fraksi di Kota Denpasar. ‘’Filosofi kami melangkah dengan hati menjawab politik uang untuk masa depan Denpasar tercinta. Izinkan saya membuka hati warga kota, semoga berkenan memberikan dukungan. Coblos No. 1 Partai NasDem, A.A. Ngurah Gede Widiada. (ara)
Hotel, Villa dan Restoran
Pendidikan
I Wayan Suyasa
Kembangkan Desa Lewat Bangun Desa Wisata M E M B AN G U N Konsep Desa Berdikari sesuai kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung benarbenar dijalankan tokoh masyarakat Desa Penarungan, I Wayan Suyasa. Desa yang dulu dikenal agraris kini disulap menjadi kawasan destinasi pariwisata baru. Bahkan, calon legislatif DPRD Badung Partai Golkar nomor urut 1 ini sudah merancang desanya jadi desa wisata yang bertaraf internasional. Ketua AMPG Bali ini juga menegaskan, saat ini Desa Penarungan telah membangun sejumlah wahana seperti jogging track, tubing, wisata spiritual berupa pancoran suci, akomodasi serta fasilitas lainnya sedang dalam proses konstruksi. ‘’Ada beberapa fasilitas sudah bisa dinikmati wisatawan yang datang ke Desa Penarungan. Yang menarik, desa wisata yang ada di Kecamatan Mengwi ini nantinya akan terhubung dengan Taman Bung Karno yang saat ini tengah proses pembangunan,’’ paparnya. Dia memastikan, destinasi yang ditawarkan ini nantinya diminati wisatawan yang datang. ‘’Konsep desa berdikari yang digaungkan pemerintah harus terealisasi di Desa Penarungan. Saya selaku wakil rakyat siap untuk terus menjembatani aspirasi masyarakat di Kecamatan Mengwi, tidak terfokus hanya di Desa Penarungan. Jika program Desa Wisata Penarungan ini berhasil, hal ini pun nantinya akan menjadi aset desa dan desa pun bisa sejahtera dari pola
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Kamis Umanis, 11 April 2019
VV V VV V VVV
li
balipost http://facebook.com/balipost
yang kami terapkan ini,’’ ujar Ketua Buruh di Badung tersebut. Suyasa berharap masyarakat tetap bersatu untuk mendukung membangun desa. ‘’Tinggal beberapa hari lagi, pemilu dilaksanakan. Saya mohon doa restu dan dukungan untuk melanjutkan program desa yang belum terselesaikan tahun ini di seluruh Kecamatan Mengwi. Kami minta pada tanggal 17 April 2019 datang ke TPS dan jangan golput, ambil surat suara warna hijau, cari Partai Golkar dan coblos nomor urut 1. Begitu juga dengan surat suara Pilpres buka surat suaranya dan coblos nomor 01,’’ pinta politisi humanis dan gemar bergaul tersebut. (par)
Gde Sumarjaya Linggih
Berorganisasi untuk Tajamkan Visi Politik SEBELUM maupun sesudah terjun ke kancah politik, Gde Sumarjaya Linggih tidak bisa lepas dari dunia organisasi sosial kemasyarakatan. Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bali periode 2000 -2003 ini menganggap organisasi merupakan tempat untuk menempa diri dan etika. Ketika masuk dalam ranah politik akan semakin menajamkan visi politik. Mantan Ketua Kamar Dadang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali periode 2010–2015 ini mengungkapkan, selain perjuangan melalui jalur politik, perjuangan melalui organisasi sosial kemasyarakatan juga tak kalah penting. ‘’Melalui pengalaman-pengalaman empirik yang kita dapatkan di dalam organisasi, menjadi bekal penting untuk memahami kondisi riil di lapangan. Ketika saya menyuarakan di gedung parlemen, betul-betul mewakili suara arus bawah. Sebab kita melihat, merasakan dan mengalami langsung,’’ ungkapnya. Kontribusi Gde Sumarjaya Linggih dari organisasi Junior Chamber International (JCI) masih lekat
Ukm
dalam ingatan pelaku pariwisata di Bali. Pasalnya, pada tahun 1999, ketika muncul konflik politik nasional yang berimbas di Bali hingga terjadi pemblokiran jalan dan perusakan berbagai fasilitas umum, sektor pariwisata menjadi sepi. Gde Sumarjaya Linggih bersama rekan-rekan sejawatnya di JCI mencoba menggairahkan kembali sektor pariwisata Bali dengan menyelenggarakan Asia Pasifik Conference (ASPAC) di Bali. Acara berlangsung prestisius, dihadiri 3.500 orang peserta dari 23 negara se-Asia Pasific. Selain berbabagai organisasi di atas, Gde Sumarjaya Linggih juga pernah bergelut di berbagai organisasi seperti; Dewan Penasihat Gerakan Indonesia Bersatu Bali, Pencipta Gong Perdamaian Dunia, Ketua Bali Peace Community, Wakil Sekretaris Mabes Pemuda Panca Marga, dan lain-lain. Dalam Pemilu 2019, Gde Sumarjaya Linggih kembali maju sebagai aalon anggota DPR-RI, Partai Golkar, Nomor Urut 1. Doa dan dukungan masyarakat Bali tentu dibutuhkan demi memperjuangkan Bali di pusat. (kmb)
Gde Sumarjaya Linggih
Ida Bagus Oka Gunastawa
Perjuangan Aktivis Muda Menuju Senayan IDA Bagus Oka Gunastawa merupakan tokoh muda yang aktif dan terbilang sukses membesarkan partai besutan Surya Paloh itu di Pulau Dewata. Meski dengan pendanaan minim, faktanya NasDem Bali tetap eksis dan menancapkan kuku politiknya dengan kuat di tanah Bali. Rupanya, Oka Gunastawa merupakan pribadi yang tahan banting dalam berorganisasi. Sejak masih duduk di Sekolah Dasar, caleg DPR-RI nomor urut 1 dapil Bali itu sudah berkecimpung dalam organisasi. Ia mengambil peranan penting dalam organisasi yang gelutinya. Oka Gunastawa menceritakan perjalanan hidupnya hingga ia menjadi pribadi yang matang dalam kepemimpinan. ‘’Saya berorganisasi sejak mengenal dunia pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA hingga kuliah,’’ kata Oka Gunastawa membuka perbincangan, belum lama ini. Kala masih duduk di bangku kelas IV SD, Oka Gunastawa sudah terlibat mengorganisir teman-temannya untuk bergerak aktif dalam kegiatan berkesenian. Ya, saat itu desanya, Jungutan, Kabupaten Karangasem, tengah gandrung akan seni drama klasik teater. ‘’Saya mengajak adikadik dan teman untuk berkesenian yang saat itu tengah digandrungi yakni seni drama klasik. Selain mengisi kegiatan untuk sekolah, drama klasik garapan saya juga dipakai untuk mengisi kegiatan di desa-desa saat itu. Waktu itu saya mengangkat epos cerita Mahabharata,’’ kenang Oka Gunastawa. Tak tanggung-tanggung, di usianya yang masih belia, Oka Gunastawa mendirikan sanggar seni yang diberi nama Astawa Guna Putra. Sanggar seni garapan Oka Gunastawa terbilang
Kesehatan
sukses. Hampir tiap minggu ada saja permintaan mentas di daerah-daerah sekitaran Karangasem. Jiwa kepemimpinan Oka Gunastawa terus terasah. Kelas I SMP, meski baru enam bulan bersekolah, Oka Gunastawa tampil sebagai Ketua OSIS. ‘’Biasanya OSIS itu kelas II. Jadi begitu saya naik kelas II SMP, saya maju lagi sebagai incumbent Ketua OSIS dan terpilih lagi,’’ ujar Oka Gunastawa seraya menambahkan, jika ia
juga aktif di organisasi kepanduan Pramuka. Begitu pula ketika memasuki masa SMA, ia juga aktif di OSIS dan Pramuka. ‘’Tahun 1986 saya ikut Jambore Nasional di Cibubur, Jakarta. Itu menjadi salah satu momentum penting dalam hidup saya karena bisa bertemu langsung dengan Presiden,’’ ujarnya. Merefleksikan hal itu, Oka Gunastawa menyadari jika jiwa kepemimpinannya terbangun sejak lama, hingga kini ia menjadi Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali. Terkait kontestasi Pemilu 2019 ini, Oka Gunastawa menuturkan, kadang merasakan ironi melihat ruang sosial masyarakat dipenuhi dengan berbagai konten yang bisa menimbulkan disharmoni sebagai sesama anak bangsa. Dirinya pun mencontohkan bagaimana politik citra menguasai dinamika perpolitikan hingga seringkali mengesampingkan ide dan gagasan. Kecenderungan ini memunculkan konsultankonsultan musiman yang menghalalkan segala cara seperti organisasi ‘’Saracen’’ yang dibentuk untuk memproduksi hoaks, fitnah dan berbagai black campaign. Sebagai kader Partai NasDem sekaligus Ketua DPW Partai NasDem Bali, ia melarang keras kadernya melakukan caracara seperti itu. Kampanye NasDem bercirikan kampanye teduh dan mendidik serta berkomitmen menjaga semangat kebangsaan. (may) DEKAT - Oka Gunastawa yang aktif berorganisasi sejak kecil nampak sangat dekat dengan Surya Paloh.