Bali Post
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Pemerintah Tetapkan Formulasi Harga BBM Pangeran Philip
Pascatabrakan, Pangeran Philip Kembalikan SIM
London Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth, secara sukarela menyerahkan surat izin mengemudi (SIM)-nya setelah dia mengalami kecelakaan lalu lintas bulan lalu, Istana Buckingham mengatakan pada Sabtu (9/2). Pangeran Philip (97) tidak mengalami luka-luka pada 17 Januari ketika mobil Land Rover yang ia kemudikan terguling dalam tabrakan dengan sebuah mobil di dekat kediaman keluarga kerajaan di Sandringham di bagian timur Inggris. ‘’Setelah mempertimbangkan dengan seksama, Pangeran Philip yang bergelar The Duke of Edinburgh telah mengambil keputusan untuk secara sukarela menyerahkan SIM-nya,’’ demikian diumumkan istana kerajaan dalam sebuah pernyataan. Pengemudi lain, seorang wanita yang berusia 28 tahun, menderita luka-luka di bagian lututnya dan seorang wanita penumpang di dalam mobil itu, yang membawa seorang bayi berusia sembilan bulan, mengalami patah pada bagian pergelangan tangan. Para saksi mata mengatakan Philip ditarik ke jalan utama dari mobil yang dia kemudikan. Philip, yang mengalami gangguan pada matanya karena kecelakaan itu, dua hari setelah tabrakan tersebut juga menerima peringatan dari polisi karena mengemudi tanpa menggunakan sabuk pengaman. Kepolisian Norfolk membenarkan bahwa Philip secara sukarela menyerahkan SIM-nya kepada petugas. Dikatakan, SIM itu akan diserahkan selanjutnya kepada DVLA, otoritas yang mengeluarkan SIM di Inggris. Philip tak lagi menjalani kehidupan publik pada 2017, walaupun ia masih sesekali tampak bersama dengan istrinya yang berusia 92 tahun pada acara-acara resmi. Di Inggris, tak ada batasan umur untuk mengemudi, tetapi pengemudi yang sudah berusia di atas 70 tahun harus memperbarui SIM mereka tiap tiga tahun. Pada 2016, Philip mengendarai sebuah mobil, dengan penumpang Presiden Amerika Serikat saat itu Barack Obama dan istrinya, Michele, menuju jamuan makan siang di Windsor Castle ketika Obama dan Michele melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris. Kemudian Obama berujar, ‘’Saya harus katakan saya tak pernah naik mobil dengan sopir seorang Duke of Edinburgh sebelumnya, tapi saya dapat laporkan perjalanan sangat mulus.’’ Sementara itu Ratu Elizabeth, pengemudi militer terlatih dalam Perang Dunia II, dikatakan telah mengagetkan Raja Abdullah dari Arab Saudi, yang waktu itu putra mahkota, dengan duduk di belakang kemudi dan membawanya berkeliling melihat-lihat kawasannya dalam kunjungan ke Inggris pada 1998. Pada saat itu, kaum wanita dilarang mengemudi di Arab Saudi. (ant)
Pukul Warga, Pria Kekar Ditangkap
KPU Terima Surat Suara
Aksi pemukulan terhadap seorang warga, I Wayan Nurata (45), terjadi di simpang Jalan Kebo Iwa Utara-Jalan Tibung Sari, Denpasar, Sabtu (9/2). Pelakunya pria kekar berinisial GB dan ditangkap beberaja jam setelah kejadian tersebut. Kasus ini diduga terkait pemasangan baliho Caleg. Halaman 2 Siapkan Dua Opsi Atasi Kemacetan
Logistik Pemilu 2019 berupa surat suara untuk di Kabupaten Jembrana datang, Sabtu (9/2) sore. Pengiriman logistik ribuan kotak berisi surat suara yang dikawal polisi ini juga mendapatkan pengawasan dari Bawaslu Jembrana. Dari pengawasan saat turun dari kendaraan di gudang penyimpanan GOR Baluk, ditemukan sejumlah kotak yang rusak.
Usulan pembuatan jalan di atas Tukad Mati, Kuta, kembali mencuat pada Musrenbang Kecamatan Kuta, Jumat (8/2) lalu. Usulan ini kembali muncul mengingat kondisi lalu lintas di persimpangan Temacun menuju Jalan Blambangan cukup krodit. Pada musrenbang tersebut, Kecamatan Kuta mengusulkan 649 kegiatan senilai Rp 1.047 triliun untuk tahun anggaran 2020. Halaman 3
Jakarta (Bali Post) – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan formulasi harga jual eceran BBM umum atau nonsubsidi yang disalurkan semua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN). ‘’Pemerintah menetapkan formula yang digunakan dalam perhitungan harga jual eceran jenis BBM umum yang disalurkan melalui SPBU dan SPBN, sebagai pedoman bagi badan usaha (BU) untuk menetapkan harga jual eceran jenis BBM umum. Mengacu pada ketentuan batas margin paling rendah lima persen dan paling atas sebesar 10 persen,’’ ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto, Minggu (10/2) kemarin. Dia menjelaskan, adapun formula harga jual eceran bensin di bawah RON 95 dan Diesel CN 45 batas bawahnya adalah MOPS (Mean of Platts Singapore) ditambah Rp 952 per liter ditambah lima persen margin BU, PPN 10
persen dan PBBKB (Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor). Sedangkan formula batas atas harga jual eceran bensin di bawah RON 95 dan diesel CN 45 adalah MOPS ditambah Rp 2.542 per liter ditambah sepuluh
yang digunakan yakni kurs tengah Bank Indonesia dan satu barel sama dengan 159 liter. ‘’PBBKB sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah daerah, mengingat setiap pemerintah daerah menetapkan PBBKB yang berbedabeda,’’ ujarnya. Beberapa hari yang lalu Menteri ESDM Ignasius Jonan menerbitkan Keputusan Menteri ESDM No. 19 K/10/MEM/2019 tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis BBM umum yang disalurkan lewat SPBU atau SPBN, yang efektif berlaku sejak tanggal 1 Februari 2019. (ant)
Rumput Laut
Pasar Cina Terhambat Kartel
Jakarta (Bali Post) – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berjanji untuk membantu mencari pasar ekspor komoditas rumput laut di luar negara-negara sasaran tradisional ekspor komoditas tersebut selama ini. Menteri Susi dalam rilis KKP, Minggu (10/2) kemarin, menjanjikan akan membantu warga sekitar mencari pasar ekspor yang lebih baik untuk menampung rumput laut hasil budi daya masyarakat. Menurutnya, selama ini Tiongkok masih menjadi pasar rumput laut terbesar, namun kartel perdagangan yang diterapkan Tiongkok membuatnya sulit ditembus. Meskipun begitu, Menteri Susi meminta masyarakat untuk tidak berputus asa karena dirinya berjanji akan mencarikan pasar alternatif lainnya. Menteri Kelautan dan Perikanan juga menyarankan pembudi daya rumput laut untuk mengurus resi gudang (dokumen bukti kepemilikan barang yang disimpan di gudang), sehingga untuk dapat meminjam modal ke bank tidak diperlukan jaminan lainnya.
Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman mengoordinasikan pembentukan Tropical Seaweed Innovation Network (TSIN), sebuah platform digital yang merupakan situs jaringan kerja sama antara berbagai pihak terkait rumput laut. ‘’(TSIN) membentuk jaringan kerja sama, sinergi dan inovasi antara inovator produk rumput laut yang berada di lembaga penelitian dan pengembangan baik swasta dan pemerintah, beserta pakar rumput laut dari hulu ke hilir, dengan pelaku usaha pada industri rumput laut,’’ kata Deputi Bidang Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Bidang Kemaritiman Agung Kuswandono. Menurutnya, salah satu faktor yang menghambat daya saing produk-produk rumput laut Indonesia, utamanya karaginan dan agar, di pasar global adalah kurangnya inovasi di semua rantai nilai rumput laut. Meskipun Indonesia telah dikenal sebagai produsen terbesar di dunia untuk jenis-jenis rumput laut tropis. (ant)
Bali Post/ant
Halaman 10
MAIN ANGKLUNG - Pembalap MotoGP dari Repsol Honda Marc Marquez memainkan angklung saat kunjungan di Saung Angklung Udjo, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/2) kemarin. Marc Marquez dikenalkan dan bermain alat musik tradisional angklung yang terbuat dari bambu tersebut.
Pilpres 2019
Pertaruhkan Jabatan Jakarta (Bali Post) – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengatakan akan mempertaruhkan jabatannya untuk kebaikan bagi bangsa. ‘’Untuk kebaikan bangsa ini, untuk kebaikan rakyat. Saya tidak memiliki beban-beban masa lalu,’’ tegas Jokowi dalam sambutannya saat acara Deklarasi Alumni SMA Jakarta Bersatu di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/2) sore. Menurut Jokowi, dalam memimpin Kabinet Kerja sejak 2014 dia tidak ingin banyak berbicara membahas fitnah yang ditujukan kepada dirinya. Dia juga bercerita mengenai anak-anaknya yang menjadi wirausahawan. ‘’Tidak apa-apa, anak saya jualan martabak pun enggak apa-apa. Anak saya jualan pisang goreng enggak apa-apa. Jualan pisang nugget goreng,’’ kata mantan Wali Kota Solo dua periode itu. Selain itu, Jokowi menegaskan pencapaian pemerintah dalam mengambil alih sumber daya alam yang selama ini diolah perusahaan asing. Beberapa SDA yang kembali dikuasai oleh perusahaan dalam negeri yakni
persen margin BU, PPN 10 persen dan PBBKB. Kementerian ESDM juga menetapkan formula harga jual eceran untuk bensin RON 95, RON 98 dan diesel di atas CN 51 batas bawahnya adalah MOPS ditambah Rp 1.190 per
liter ditambah lima persen margin BU, PPN 10 persen dan PBBKB. Sementara untuk formula batas atas harga jual eceran untuk bensin RON 95, RON 98 dan diesel di atas CN 51 adalah MOPS ditambah Rp 3.178 per liter ditambah sepuluh persen margin BU, PPN 10 persen dan PBBKB. ‘’Rata-rata periodenya kita menggunakan tanggal 25 pada dua bulan sebelumnya sampai dengan tanggal 24 pada satu bulan sebelumnya, jadi selama satu bulan, untuk penetapan bulan berjalan,’’ kata Dirjen Migas tersebut. Djoko Siswanto juga mengatakan bahwa konversi
Blok Mahakam yang sebelumnya diolah oleh perusahaan Inpex dan Total. Pemerintah pada 2015 memberikan pengelolaan 100 persen kepada Pertamina. ‘’Kemudian akhir 2018, Freeport yang sudah dikelola 40 tahun lebih oleh Freeport Mcmoran sudah mayoritas sahamnya, kita kuasai sekarang ini 51,2 persen. Artinya saham pengendali ada di kita,’’ ungkap Jokowi. Selain itu, Blok Rokan yang selama 90 tahun dikelola oleh perusahaan Cevron, pada 2018 sudah diolah oleh Pertamina. ‘’Dipikir mengambil alih barangbarang seperti itu mudah, dipikir mengambil alih aset-aset besar seperti itu gampang. Kalau mudah dan gampang sudah dari dulu diambil alih,’’ tegasnya. Capres yang berpasangan dengan cawapres Ma’ruf Amin itu menghadiri acara deklarasi sejak pukul 15.00 WIB selama satu jam. Menurut keterangan panitia, sebanyak 14 ribu undangan telah disebar kepada alumni-alumni seluruh SMA di Jakarta. (ant)
Janji Bangkitkan UMKM
Joko Widodo
CALON wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno berjanji akan membangkitkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Bengkulu bila terpilih pada pemilihan presiden mendatang. ‘’Fokus kami Prabowo-Sandi yaitu memberdayakan UMKM, sehingga tercipta lapangan pekerjaan dan peningkatan ekonomi masyarakat,’’ kata Sandiaga Uno di sela-sela kegiatan di Bengkulu, Sabtu (9/2). Menurutnya, saat ini pengusaha besar diberikan kemudahan dalam mengurus usahanya, sedangkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dinilai masih butuh perhatian. Padahal, katanya, sektor UMKM menciptakan lapangan kerja yang cukup besar di Indonesia. Oleh sebab itu, salah satu fokus Prabowo-Sandi yaitu memberdayakan UMKM sehingga tercipta lapangan pekerjaan dan ekonomi masyarakat membaik. Ia pun menanggapi harga komoditas unggulan petani Bengkulu seperti kopi, sawit serta karet yang masih anjlok, sehingga kondisi ini menjadi salah satu perhatian bila terpilih memimpin Indonesia bersama Prabowo Subianto. Salah satu agenda Sandiaga di Bengkulu adalah mengunjungi pendukung di pasar tradisional Panorama, Kota Bengkulu. Menurutnya, dari banyak kunjungan ke pasar tradisional, masyarakat masih mengeluhkan mahalnya harga sembilan bahan pokok. ‘’Kami baru saja dari Pasar Panorama, banyak yang menyampaikan harga-harga sebagian meningkat,’’ katanya. Hal. 15 Aspirasi Masyarakat
Sandiaga Salahudin Uno
DENPASAR
2
Senin Paing, 11 Februari 2019
FIGUR Suasana Kreatif DINAS Pariwisata Kota Denpasar bersama Badan Kreatif (Bekraf) Kota Denpasar menyelenggarakan ‘‘Kreatif Food Truck’’ di Kawasan Taman Kota Lumintang, Denpasar, Sabtu (9/2). Sejak sore hingga malam hari tampak satu per satu pengunjung memadati stan yang menyediakan beraneka ragam makanan dan minuman. Selain itu, sajian air mancur menari turut menambah keindahan gelaran festival yang menggunakan badan jalan sebagai lokasi pelaksanaannya. “Kegiatan ini merupakan suatu gagasan Bapak Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama komunitas food truck di Kota Denpasar, guna mengembangkan kreatif food yang menyajikan kuliner lokal sebagai destinasi wisata kuliner di Kota Denpasar,” ujar Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif I Wayan Hendaryana ditemui di sela-sela pelaksanaan Kreatif Food Truck di kawasan taman Kota Lumintang Denpasar. Ia mengatakan, Kreatif Food Truck diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain kuliner dan dimeriahkan dengan live akustik dari Dria Raba Kota Denpasar untuk menyuguhkan hiburan yang segar kepada masyarakat. Kreatif Food Truck merupakan yang pertama kalinya digelar Bekraf Kota Denpasar, namun akan menjadi suatu program keberlanjutan yang digelar setiap bulannya di beberapa titik pariwisata di Kota Denpasar. “Kegiatan ini pertama kalinya digelar, namun program ini merupakan program keberlanjutan yang digelar setiap bulannya di tempat dan dengan tema yang tentunya ditunggutunggu masyarakat,” ujarnya. (ara)
Bali Post/eka
LOGISTIK - Beberapa petugas tengah mengangkut logistik pemilu di KPU Denpasar, Sabtu (9/2). Pada pengiriman tersebut, sekitar 947 dus logistik Pemilu DPR Dapil Bali diterima KPU Denpasar.
Surat Suara Tiba di KPU Denpasar
NTP Peternakan di Atas 100, Tanaman Pangan di Bawah 100 Denpasar (Bali Post) Nilai Tukar Petani (NTP) pada Januari 2019 turun 0,21 persen dibanding bulan sebelumnya, Desember 2018. Penurunan itu terjadi dari 103,87 menjadi 103,65. Dari lima subsektor pertanian, hanya subsektor tanaman perkebunan yang naik, yaitu 2,29 persen. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho mengatakan, dibandingkan dengan nasional, NTP Bali lebih tinggi dari nasional, yaitu 103,65 dan nasional 103,33. Namun, NTP di Bali pada Januari 2019 minus -0,21 persen, sedangkan nasional naik 0,16 persen. Penurunan NTP dari Desember 2018 ke Januari 2019 disebabkan karena penurunan semua subsektor kecuali tanaman perkebunan rakyat yang naik 2,29. Sedangkan subsektor tanaman pangan turun 0,19 persen, hortikultura turun 1,81 persen, peternakan turun 0,48 persen, perikanan turun 1,60 persen. “Meski turun, tapi nilai NTP subsektor peternakan cukup tinggi dari Desember 2018 di atas 100 yaitu 118,06 dan Januari 2019, 117,48. Kalau kita lihat tanaman pangan pada Desember 2018 di bawah 100, padahal pertanian di Bali didominasi oleh tanaman pangan baik dalam share PDRB maupun dari sisi jumlah tenaga kerja,” ungkapnya. Selain subsektor tanaman pangan, kata Adi Nugroho nilai NTP subsektor tanaman perkebunan rakyat juga di bawah 100 yaitu pada Desember 2018, 91,90 dan Januari 2019, 94,00. Sedangkan pada NTP subsektor perikanan di atas 100. Secara total NTP di Bali pada Januari 2019 di atas 100, menandakan petani sedikit untung dalam melakukan usaha pertaniannya. Sementara NTP di bawah 100 menandakan bahwa ada peluang petani merugi dalam melakukan usaha pertaniannya. Demikian juga kondisi Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP). NTUP adalah nilai perbandingan indeks harga yang diterima petani dengan yang dibayar oleh petani. Namun pada komponen indeks yang dibayar petani, biaya konsumsi rumah tangganya dikeluarkan dalam penghitungan. Sehingga NTUP murni mencerminkan nilai tukar usaha pertanian. Adi Nugroho mengatakan, komponen penghitung NTP salah satunya adalah biaya konsumsi rumah tangga. Sejalan dengan penurunan NTP, tingkat inflasi di pedesaan juga mengalami kenaikan 0,29 persen. Disebabkan oleh naiknya rata-rata harga barang pada semua kelompok. Inflasi tertinggi tercatat pada kelompok bahan makan yang mencapai 0,48 persen. NTUP Bali pada Januari 2019 yaitu 112,43, turun 0,36 persen dibandingkan Desember 2019 yang tercatat 112,83. Semua subsektor turun, kecuali subsektor tanaman perkebunan rakyat. Adi Nugroho menambahkan, penurunan nilai NTUP dan NTUP ini tidak terlepas dari harga gabah. Harga gabah di bulan Januari 2019 turun baik di tingkat petani maupun di tingkat penggilingan. Di tingkat petani turun 1,77 persen menjadi Rp 4.646 per kilo dan di tingkat penggilingan turun 1,58 persen menjadi Rp 4.741 per kilo. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Bali I.B. Wisnuardhana mengatakan, NTP tergantung musim panen dan harga yang diterima petani. “Kalau panen kurang, permintaan banyak, artinya harga di petani naik, maka NTP naik,” tandasnya. Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Bali Lanang Aryawan menambahkan, NTUP subsektor tanaman perkebunan rakyat pada Januari 2019 diprediksikan 104-105. Namun realisasinya 106,80. Ini disebabkan pada Januari ada panen kakao dan kelapa. “Kakao panen dua minggu sekali. Kelapa 1-2 bulan, kopi prediksi panen Mei-Agustus, cengkeh panen September-November, tembakau panen Agustus-September, tebu panen Mei-September. Saat ini masih dominan pembersihan lahan dan tanam yang baru,” bebernya. (km42)
Denpasar (Bali Post) – Sejumlah logistik Pemilu 2019 mulai tiba di masingmasing kantor KPU. Setelah sebelumnya, beberapa logistik sudah diterima KPU Denpasar, kini giliran surat suara mulai berdatangan. Surat suara yang diterima, yakni untuk pemilihan anggota DPR-RI Dapil Bali. Ketua KPU Denpasar Wayan Arsa Jaya mengatakan hal itu,
Minggu (10/2) kemarin. Menurut Arsa Jaya, sejak beberapa waktu lalu logistik mulai diterima. Namun untuk surat suara mulai diterima Sabtu (9/2). Dikatakan, KPU Kota Denpasar menerima logistik surat suara pemilihan umum anggota DPR-RI Dapil Bali untuk Pemilu 2019. Logistik surat suara yang diterima sesuai dengan berita acara serah terima dan doku-
men pengiriman, terdiri atas 474.415 lembar yang terkemas dalam 947 dus dengan rincian 946 dus berisi 500 lembar dan satu dus berisi 415 lembar. Arsa Jaya mengatakan, pengiriman logistik ini menggunakan satu unit truk tronton, dengan dikawal oleh aparat kepolisian Polresta Denpasar. Anggota KPU Kota Denpasar menerima
surat suara tersebut didampingi oleh anggota Bawaslu. ‘’Proses bongkar muat logistik surat suara berlangsung hingga pukul 15.00 Wita,’’ ujarnya. Arsa Jaya menambahkan, KPU Kota Denpasar melakukan proses penerimaan, penyimpanan dan merencanakan pelipatan dilaksanakan di gudang di Kantor KPU Kota Denpasar
dan ruang pertemuan lantai tiga. Jadwal kedatangan surat suara lainnya untuk KPU Kota Denpasar direncanakan sampai dengan tanggal 11 Maret 2019. Saat ini KPU Kota Denpasar merencanakan untuk memulai proses pelipatan pada 18 Februari 2019, namun saat ini masih menunggu petunjuk teknis anggaran terkait ongkos melipat. (kmb12)
Pukul Warga, Pria Kekar Ditangkap
Denpasar (Bali Post) -
Aksi pemukulan terhadap seorang warga, I Wayan Nurata (45), terjadi di simpang Jalan Kebo Iwa UtaraJalan Tibung Sari, Denpasar, Sabtu (9/2). Pelakunya pria kekar berinisial GB dan ditangkap beberaja jam setelah kejadian tersebut. Salah satu pengendara mobil memvideokan kejadian tersebut dan viral di media sosial (medsos). Saat itu pelaku mengenakan singlet putih dan celana pendek. Sementara korban mengenakan baju kaos hitam dan celana pendek motif hitam-putih. Dari informasi di lapangan, Minggu (10/2) kemarin, kejadiannya sekitar pukul 10.30 Wita. Awalnya korban yang tinggal tak jauh dari TKP datang dari beli rokok di warung. Waktu itu dia mengendarai sepeda motor dari arah selatan. Setibanya di TKP, datang pelaku dari arah berlawanan mengendarai sepeda motor dan menabrak korban. Selanjutnya pelaku langsung melayangkan pukulan ke arah muka korban sebanyak enam kali. ‘’Dua pukulan pelaku mengenai pipi dan dagu korban. Sisanya bisa ditangkis. Dilihat dari gerakan pukulannya, pelaku ini terlatih,’’ kata sumber. Korban tidak melakukan perlawanan, dia hanya berupaya menangkis pukulan pelaku. Warga yang melihat kejadian itu langsung melerai. Setelah pelaku pergi, korban
langsung melapor ke Polsek Denpasar Barat (Denbar). ‘’Dari informasi di lapangan, pelaku itu anggota ormas dan pemicunya diduga masalah pasang bendera,’’ ujar sumber yang enggan disebut identitasnya. Kapolsek Denbar AKP Johannes Nainggolan membenarkan pelaku sudah ditangkap. Namun, dia enggan membeberkan kasus ini karena diambil alih Polresta Denpasar. ‘’Kasus ini sudah kami limpahkan ke Polresta Denpasar. Rencananya Bapak Kapolresta merilis kasus ini,’’ tegas mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Sementara itu, K asatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan membenarkan menangani kasus ini. ‘’Mohon waktunya karena masih kami dalami,’’ ujarnya. (kmb36)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
DITAHAN - Pelaku penganiayaan warga kini ditahan di Polresta Denpasar.
Bali Post/ist
Denpasar Peringkat IV Kota Layak Huni di Indonesia
BERAGAM prestasi diraih Kota Denpasar di awal tahun 2019. Setelah sebelumnya terpilih menjadi Kota Sehat Dunia dan Kota Besar Cerdas se-Indonesia, kini Denpasar kembali mendulang prestasi dan menjadi peringkat IV sebagai Kota Layak Huni di Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang RI. Hal ini menjadikan Denpasar sebagai satu-satunya kota yang paling layak dihuni di wilayah Provinsi Bali. Ikatan Ahli Perencana (IAP) Indo-
nesia bekerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang RI merilis hasil survei independen sepekan lalu. Survei dilakukan di 26 kota dan 19 provinsi di Tanah Air. Setiap kota diwakili 100 hingga 200 warga sebagai responden. Hasilnya, 66,9 persen responden menilai Solo adalah kota paling layak huni di Indonesia. Disusul Palembang, Balikpapan dan Denpasar dengan persentase masingmasing 66,6 persen, 65,8 persen dan 65,5 persen. Tangerang Selatan, Se-
819446 / 081337032965
Topik : POLISI KAWAL KETAT CALEG KEGIATAN - Beragam kegiatan di ruang publik Kota Denpasar.
marang dan Banjarmasin mengekor di peringkat selanjutnya. Di mana terdapat beberapa aspek memuaskan sebuah kota menurut masyarakat, yakni pangan, tempat ibadah, air bersih, kesehatan, dan pendidikan. Keberhasilan Kota Denpasar menjadi kota layak huni tentu tak lepas dari komitmen pemerintah, masyarakat dan seluruh stakeholder terkait yang senantiasa bersinergi dalam pembangunan kota. Di mana fokus pembangunan digalakkan sehingga mampu memberikan kemanfaatan maksimal bagi masyarakat. ‘’Pembangunan keberlanjutan dilaksanakan dengan maksimal guna meberikan kemanfaatan bagi masyarakat,’’ ujar Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di sela-sela kegiatannya di kawasan Tukad Bindu, Kesiman, Minggu (10/2) kemarin. Lebih lanjut dikatakan, Kota Denpasar secara berkelanjutan terus melaksanakan pembangunan yang memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. Hal ini diwujudkan dengan konsisten dan berkelanjutan dalam penyediaan ruang publik seperti youth park, taman lalu lintas, taman kota, serta ruang publik lainnya. Fasilitas pendidikan, ibadah, kesehatan serta pangan
yang keseluruhannya terpadu serta terintegrasi hingga tingkat terbawah dengan sistem pengelolaan berbasis teknologi. ‘’Kita contohkan pada bidang pendidikan dan kesehatan, pelayanan di Denpasar semuanya telah terintegrasi, bahkan hingga tingkat desa/lurah, seperti halnya Damakesmas yang terintegrasi dengan Damapancana, serta mendukung maksimalnya program pendidikan dengan penyediaan bus sekolah,’’ katanya. Rai Mantra berharap capaian ini dapat menjadi bekal positif dalam pembangunan kota yang berkelanjutan. Diharapkan pula dengan adanya indeks Kota Layak Huni ini menjadikan Denpasar sebagai salah satu destinasi wisata yang sangat layak untuk dikunjungi. ‘’Tentu ini menjadi sebuah capaian yang diharapkan mampu mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan di Kota Denpasar,’’ ujarnya seraya menekankan, kenyamanan ini juga dipengaruhi oleh kebersihan kota serta komitmen Denpasar dalam pengurangan sampah plastik melalui Perwali Nomor 36 Tahun 2018. ‘’Yang lebih penting lagi mengenai perilaku masyarakatnya yang ramah namun tetap bertumpu pada kearifan lokal yang membudaya,’’ tegasnya. (ad322)
BADUNG
Senin Paing, 11 Februari 2019
3
Atasi Kemacetan di Simpang Temacun Kuta
Dinas PUPR Siapkan Dua Opsi Mangupura (Bali Post) -
Usulan pembuatan jalan di atas Tukad Mati, Kuta, kembali mencuat pada musrenbang Kecamatan Kuta, Jumat (8/2) lalu. Usulan ini kembali muncul mengingat kondisi lalu lintas di persimpangan Temacun menuju Jalan Blambangan cukup krodit. Pada musrenbang tersebut, Kecamatan Kuta mengusulkan 649 kegiatan senilai Rp 1.047 triliun untuk tahun anggaran 2020.
HADIRI HUT - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Sabtu (9/2) malam menghadiri HUT ke-47 Sekaa Teruna Semara Ratih, Banjar Aseman Desa Sedang Kecamatan Abiansemal.
Bupati Giri Prasta Hadiri HUT ST Semara Ratih
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta, Sabtu (9/2) malam menghadiri HUT ke47 Sekaa Teruna (ST) Semara Ratih, Banjar Aseman Desa Sedang Kecamatan Abiansemal. Di sana Giri Prasta menekankan pentingnya persatuan pada organisasi ST. ‘’Kami memiliki 532 sekaa teruna di Badung. Di mana sekaa terunanya bersatu, di sana pembangunannya meningkat dan krama banjarnya sejahtera,’’ kata Giri Prasta. Giri Prasta yang didampingi anggota DPRD Badung Putu Alit Yandinata, tokoh masyarakat I Bagus Alit Sucipta alias Gus Bota, serta Camat Abiansemal juga mengajak ST untuk tidak meng-
ganggu ketertiban umum, tidak mabuk-mabukan dan tidak mengonsumsi obatobatan terlarang. ST sebagai generasi milenial akan selalu didorong untuk menjadi entrepreneurship dan agen perubahan (agent of change). ‘’Selain memberi beasiswa kuliah gratis ke luar negeri, kami pemerintah juga akan memberi penguatan modal kepada sekaa teruna sehingga mampu menjadi wirausaha muda yang mandiri dan menjadi agen perubahan,’’ imbuhnya. Sementara itu, Ketua ST Semara Ratih I Gusti Ngurah Bagus Yudistira mengatakan, dengan kepengurusan baru ini pihaknya akan berupaya
mengabdikan diri, ikut terlibat dalam kegiatan di banjar maupun desa adat. Pihaknya akan berkontribusi terutama dalam upaya melestarikan, seni, adat, agama, tradisi dan budaya sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Badung. ‘’Kami ST Semara Ratih akan selalu mendukung program-program Bapak Bupati dan Pemkab Badung,’’ jelasnya. Untuk mendukung kegiatan HUT tersebut, Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan sebesar Rp 24 juta. Selaku pribadi, dia juga membantu Rp 10 juta. Sementara Alit Yandinata dan Gus Bota membantu masing-masing Rp 5 juta. (ad317)
RINGSEK - Mobil boks yang ringsek setelah menabrak truk Hino.
Bali Post/ist
Mobil Boks Tabrak Truk Parkir, Satu Tewas
Mangupura (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) berujung maut terjadi di Jalan Raya Sempidi, tepatnya di depan warung Jawa, Mengwi, Minggu (10/2) kemarin pukul 01.15 Wita. Truk boks dengan kecepatan tinggi menabrak truk Hino yang sedang parkir di pinggir jalan. Akibatnya, penumpang truk boks Nining Rahayu (33) meregang nyawa di TKP. ‘’Kondisi bagian depan truk boks ringsek parah. Itu salah satu bukti mobil tersebut melaju dengan kecepatan tingggi,’’ ucap Kasatlantas Polres Badung Iptu Kanisius. Hasil penyelidikan, lanjut Kanisius, truk boks tersebut dikemudikan Muafan (35) asal Lamongan, Jawa Timur, melaju dari utara ke selatan. Sedangkan truk Hino parkir di pinggir jalan sebelah timur menghadap ke selatan. ‘’Korban saat itu berada di sebelah kiri sopir truk boks. Sopir truk Hino bernama Joni Iskandar usia 41 tahun tidak berada di mobil, lagi istirahat,’’ ujarnya. Setibanya di TKP, mobil boks dengan kecepatan tinggi menabrak bagian
belakang truk Hino. Kerasnya suara tabrakan tersebut membuat warga yang tinggal di seputaran TKP kaget. Akibat tabrakan tersebut, kondisi korban asal Blitar, Jawa Timur ini mengalami patah pada paha kanan dan luka pada perut sebelah kanan. Dia tewas di TKP. Sedangkan Muafan hanya mengalami luka lecet di jari tangannya. Setelah menerima laporan kejadian, Kanisus bersama anggotanya langsung ke TKP. Jenazah korban dievakuasi ke dalam truk, lalu dibawa ke rumah sakit. ‘’Diduga sopir truk boks kurang hati-hati sehingga menyebabkan kecelakaan.
Kami mengimbau kepada pengendara kendaraan, khususnya yang beraktivitas malam hari supaya lebih hati-hati dan fokus saat berkendara,’’ harapnya. (kmb36)
Terkait rencana pembangunan jalan di atas aliran Tukad Mati, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung I.B. Surya Suamba, Minggu (10/2) kemarin, menyebutkan pihaknya sudah melakukan kajian dan sudah ada disainnya. Saat ini tinggal menunggu keputusan Bupati terkait anggarannya. Dari hasil kajian, ada dua alternatif yang disiapkan
untuk mengatasi kemacetan di kawasan tersebut. Opsi tersebut yaitu pembangunan jalan di atas sungai dan pelebaran jalan simpang Temacun menuju Jalan Blambangan. Diperlukan pula pembebasan lahan dan pelebaran jembatan setempat. Dari hasil kajian, panjang pengerjaan dari dua opsi ini sama-sama 300 meter. Kendala yang dihadapi untuk pelebaran jalan tentu
Mangupura (Bali Post) Dalam rangka menggelorakan program Millennial Road Safety Festival (MRSF) 2019, Polres Badung khususnya Satlantas menggelar berbagai kegiatan di Puspem Badung, Minggu (10/2) kemarin. Salah satunya, jalan santai yang diikuti 4.700 peserta. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Badung AKBP Yudit Satriya Hananta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata dan pejabat penting lainnya. MRSF 2019 di Kabupaten Badung diawali touring safety riding yang dikuti klub sepeda motor dengan jumlah peserta 500 orang. Touring tersebut dilepas Kapolres. Setelah itu dilanjutkan pelepasan jalan santai yang diikuti 4.700 peserta. ‘’Ada banyak kegiatan digelar, di antaranya berbagai lomba dan pentas seni,’’ tegas AKBP Yudith.
Menurutnya, gerakan ini diselenggarakan di seluruh Indonesia untuk menyuarakan keselamatan berlalu lintas. Pasalnya angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kaum milenial cukup tinggi. Oleh karena itu, kepolisian menilai perlunya mengadakan kegiatan yang mengajak generasi milenial agar cinta dan tertib berlalu lintas. ‘’Disponsori langsung oleh Bapak Presiden RI dengan harapan generasi milenial mematuhi peraturan lalu lintas,’’ jelasnya. Kata Yudith, di Indonesia tahun 2017-2018 hampir 28,24 persen korban lakalantas meninggal dunia adalah generasi milenial. Padahal generasi milenial merupakan calon pemimpin bangsa yang harus dijaga. Atas keprihatinan kondisi ini, pihaknya turut menggelorakan keselamatan generasi milenial dalam berlalu lintas. ‘’Generasi milenial itu usian-
terkait pembebasan lahan. Sebab dari arah timur ke Jalan Blambangan, ada sisi yang harus dilebarkan sepanjang 100 meter. Begitu juga jembatan yang perlu pelebaran. ‘’Itu secara teknis lebih gampang, namun dari sisi sosial lebih sulit. Karena kaitan pembebasan lahan, memindahkan orang yang memiliki tempat usaha di sana akan lebih sulit,’’ jelasnya. Diungkapkannya lebih
lanjut, sosialisasi terkait rencana pembangunan tersebut perlu terus dilakukan. Hal ini mengingat proses pembebasan lahan harus mendapatkan persetujuan masyarakat setempat. Meski demikian, kedua opsi baik jalan di atas sungai maupun pelebaran jalan, memungkinkan dilaksanakan. Namun, dari segi estetika kewilayahan, pelebaran jalan lebih baik karena untuk jalan di atas perairan diperlukan biaya lebih besar baik dari sisi pengerjaan maupun pemeliharaan. Sedangkan untuk pelebaran jalan, kendalanya hanya pada sisi sosial untuk pembebasan lahan yang akan digunakan untuk pelebaran. (kmb23)
Jalan Santai MRSF Diikuti Ribuan Peserta
Bali Post/ist
JALAN SANTAI - Sebagai rangkaian Millennial Road Safety Festival 2019, Satlantas Polres Badung menggelar jalan santai. ya usia 17 hingga 35 tahun. Kami mengimbau kepada generasi milenial untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Mereka pelopor untuk
mengajak saudara, orangtua dan adik-adiknya semua untuk menjaga keselamatan dalam berlalu lintas,’’ ucap perwira asal Buleleng ini. (kmb36)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G
Promosi Doktor Ke-59 Unhi Denpasar
Senin Paing, 11 Februari 2019
2.500 Siswa SD Ikuti ’’Tryout’’ di SMP Dwijendra Denpasar
Ida Made Pidada Manuaba Siswa Kerjakan Soal USBN, Lulus dengan Predikat ’’Cumlaude’’ Orangtua Dapat Ceramah PROGRAM Doktor Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar kembali melahirkan seorang Doktor Program Studi Ilmu Agama dan Kebudayaan, Sabtu (9/2) lalu. Kali ini Ida Made Pidada Manuaba, S.Ag., M.Si. yang merupakan Kasie Urusan Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem yang juga Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Karangasem. Pada saat sidang ujian terbuka promosi doktor, Ida Made Pidada Manuaba yang juga tenaga pengajar di STKIP Kabupaten Karangasem ini mengangkat disertasi berjudul ‘’Kemiskinan Kultural Dalam Kehidupan Warga Miskin Beragama Hindu di Kabupaten Karangasem’’. Pidada Manuaba merupakan doktor ke-59 di Program Pascasarjana Unhi Denpasar dan dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. Sidang ujian terbuka dipimpin langsung Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S., Prof. Dr. Ida Bagus Gede Yudha Triguna, M.S. selaku promotor, dan Dr. Ida Gusti Bagus Wirawan, M.Si. selaku kopromotor, serta tujuh dewan penguji lainnya. Pidada Manuaba mengatakan dalam empat tahun terakhir, Kabupaten Karangasem menempati posisi teratas jumlah penduduk miskin di Provinsi Bali, yaitu 6,55% dari jumlah penduduknya. Sulitnya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Karangasem tidak lepas dari terjadinya kemiskinan kultural, seperti nilai, sikap, dan perilaku masyarakat miskin yang mayoritas beragama Hindu. Di mana, kemiskinan kultural ini disebabkan perilaku hidup
PROMOSI DOKTOR - Dr. Ida Made Pidada Manuaba, S.Ag., M.Si. (tengah) berfoto bersama pimpinan sidang sekaligus Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. bersama promotor dan kopromotor, serta dewan penguji lainnya seusai ujian terbuka promosi doktor, Sabtu (9/2). boros, tingkat pendidikan rendah, ketidakcakapan bekerja, minat menabung rendah, sikap pasrah, apatis, merasa tidak berdaya, serta nilai-nilai yang menjadikan seseorang merasa nyaman dengan kemiskinannya. Selain itu, dikatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kemiskinan kultural di Kabupaten Karangasem, yaitu karena efek domino kemiskinan ekonomi. Di mana kemiskinan ekonomi yang dihadapi sejak lahir membuat penduduk miskin kesulitan mengakses pekerjaan, sehingga pasrah akan nasib. Faktor lainnya, yaitu rendahnya kesadaran transformatif yang melahirkan sikap yang cenderung apatis terhadap perubahan, hegemoni sistem sosial dan politik, serta disorientasi tradisi agama. Kemiskinan kultural ini, dikatakan, berimplikasi terhadap agama
dan kebudayaan umat Hindu di Kabupaten Karangasem. Di antaranya berdampak terhadap kehidupan keagamaan warga miskin beragama Hindu, seperti lemahnya sradha dan bhakti, formalitas beragama, dan restrukturisasi sistem sosioreligius. ‘’Kemiskinan kultural juga berimplikasi terhadap budaya warga miskin beragama Hindu, meliputi pewarisan subkultur kemiskinan, tersumbatnya akses perubahan sosial, dan perluasan fungsi adat,’’ tandas Ida Made Pidada Manuaba seusai sidang. Dengan penelitiannya ini, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam mengentaskan kemiskinan menggunakan pendekatan kebudayaan. Sebab, pendekatakan struktural yang telah dilakukan untuk membuat masyarakatnya lebih baik ternyata belum berhasil dengan optimal. (ad311)
Berkunjung ke Kota Malang
Prodi Teknik Sipil FT Unhi Denpasar Jalin MoU dengan ITN Malang MENGAWALI semester genap tahun ajaran 2018/2019, dosen dan mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia (FT Unhi) Denpasar mengadakan kunjungan kampus dan lapangan ke Kota Malang, Jawa Timur. Adapun tujuan kunjungan tersebut adalah memperluas cakrawala akademik para dosen dan mahasiswa, serta dapat menambah wawasan dan semangat belajar mahasiswa, khususnya di bidang teknik sipil. Kunjungan ini diikuti 35 orang, yang terdiri dari 25 orang mahasiswa dan 10 orang dosen Prodi Teknik Sipil FT Unhi Denpasar. Kegiatan yang diadakan selama tiga hari, yaitu dari 7-9 Februari ini dirangkai dengan beberapa kegiatan. Di antaranya kunjungan ke kampus Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, sekaligus penandatanganan MoU antara Unhi Denpasar dan ITN Malang, MoU antar-Prodi Teknik Sipil, kuliah tamu, tirtayatra ke Pura Dwija Warsa Malang dan Pura Giri Arjuna. Bentuk MoU yang dilakukan, yaitu kerja sama seminar internasional khusus bidang Teknik Sipil pada November 2019 mendatang, Program Permata 2019, kerja praktik antarmahasiswa (bersifat gabungan), salah satu dosen (guru besar Teknik Arsitektur ITN) siap membantu pengajuan Prodi Arsitektur Unhi Denpasar, dan pertukaran dosen dalam kuliah tamu/dosen tamu. Alasan FT Unhi Denpasar menjalin kerja sama dikarenakan ITN Malang merupakan salah satu kampus yang masuk 10 besar PT swasta terbaik di Indonesia. Konsentrasinya pada pengembangan SDM teknologi dan industri, SDM-nya yang berkualitas, yaitu 80% dosen berkualifikasi doktor (S-3), dan pengelolaan manajemen kampus yang profesional dan mandiri. Kaprodi S-2 Teknik Sipil FT Unhi Denpasar Ida Bagus Wira-
MOU - Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan Dr. Ir. I Wayan Muka, S.T., M.T. bersama jajaran Unhi Denpasar berfoto bersama Rektor ITN Malang Dr. Ir. Lalu Mulyadi, M.T. beserta jajarannya seusai melakukan MoU di kampus ITN Malang. haji, S.T., M.T. mengaku bersyukur karena kerja sama dengan ITN Malang bisa terwujud dan berjalan sesuai dengam harapan. Pihaknya berharap melalui kerja sama ini Teknik Sipil Unhi Denpasar dan ITN Malang bisa saling mengisi untuk kemajuan ke depannya. Serta dapat saling meningkatkan konsep Tri Dharma Perguruan Tinggi. ‘’Astungkara kegiatan di Malang berjalan lancar. Sampai di ITN Malang kami disambut Rektor ITN beserta jajaran, Kaprodi Teknik Sipil dan para mahasiswa Prodi Teknik Sipil. Setelah MoU kami beserta rombongan diantar meninjau Laboratorium Teknik Sipil ITN dan kunjungan lapangan ke proyek Apartemen Begawan,’’ ujar Bagus Wirahaji, Minggu (10/2) kemarin. Rektor ITN Malang Dr. Ir. Lalu Mulyadi, M.T. menyambut baik kedatangan rombongan dosen dan mahasiswa Unhi Denpasar yang telah berkunjung ke kampusnya. Melalui MoU yang dilakukan, ia berharap hubungan baik antara ITN Malang dengan Unhi Denpasar semakin baik ke depan. Selain itu, pihaknya juga berharap MoU ini tidak berakhir hanya
dalam bentuk tanda tangan saja, melainkan diwujudkan dalam bentuk kerja sama-kerja sama yang saling menguntungkan kedua belah pihak di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hal senada juga diungkapkan Rektor Unhi Denpasar yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan Dr. Ir. I Wayan Muka, S.T., M.T. Dikatakan, pihaknya sangat bangga dapat menjalin hubungan dalam bentuk MoU dengan ITN Malang. Apalagi, segenap civitas akademika Unhi Denpasar terus berupaya membangun jaringan akademik yang lebih luas. Khususnya dalam bidang teknik, dikatakan ITN Malang adalah perguruan tinggi yang membidangi teknik yang paling awal di Provinsi Jawa Timur yang berdiri pada tahun 1969, sebelum ITS Surabaya. ‘’Dengan MoU ini, kami yakin ke depan kerja samakerja sama antara Unhi Denpsar dan ITN Malang, khususnya dalam bidang teknik dapat dilakukan secara lebih intensif. Selain itu, kami para dosen dan mahasiswa dapat belajar banyak dari civitas akademika ITN Malang,’’ pungkasnya. (ad314)
SMP Dwijendra di Jalan Kamboja Denpasar, Minggu (10/2) kemarin dipadati siswa SD seKota Denpasar. Mereka diantar langsung guru dan para orangtuanya guna mengikuti tryout Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SD 2019. Tercatat 2.500 siswa dari 100 SD di Kota Denpasar mengikuti tryout selama tiga jam di sekolah ini. Jumlah ini melebihi angka yang ditargetkan karena di acara kemarin banyak siswa yang datang tanpa diregistrasi. Kepala SMP Dwijendra Denpasar Dra. Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd. justru bangga ajang tryout ini membeludak sekalipun dia akui kewalahan menyiapkan naskah soal bagi yang tak terdaftar. Dia menyiapkan 50 ruang belajar untuk menampung peserta tryout. Dikatakannya, program tryout UN bagi siswa SD rutin digelar guna mencerdaskan anak bangsa. Pertama, SMP Dwijendra ikut berkontribusi dalam mempersiapkan siswa SD menghadapi USBN SD untuk tiga mata pelajaran yakni Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia. Makanya dalam tryout siswa dihadapkan pada suasana USBN sebenarnya, termasuk kualitas soal yang berbasis komputer. Kedua, untuk mengevaluasi hasil belajar dan memberi input bagi sekolah untuk mengatasi kelemahan siswa. Selain itu penting untuk melatih mental siswa, beradaptasi dengan kondisi USBN sebenarnya. Dengan demikian siswa mendapat pengalaman berharga dari tryout ini. Yang penting lagi adalah SMP Dwijendra memperkenalkan fasilitas sekolah seperti meja kaca, karena rutin menggelar ulangan berbasis komputer. Sedangkan soal-soalnya setara dengan USBN yang dibuat guru SMP Dwijendra dan guru GO.
HADIAH - Kepala SMP Dwijendra Ni Wayan Nadi Supartini bersama guru menyerahkan hadiah sepeda bagi peraih ranking I tryout USBN. Selain itu, dia ingin memperkenalkan suasana kampus Dwijendra yang nyaman dan menyejukkan. Mengedepankan disiplin dalam PBM, sebab pukul 07.00 Wita sudah tutup pintu. SMP Dwijendra adalah sekolah berbasis Hindu, namun nasionalis. Siswa non-Hindu juga diberikan pembelajaran sesuai agamanya. ‘’Tak ada siswa kami yang membolos,’’ ujar Nadi Supartini. Yang menarik selama siswa mengerjakan USBN, orangtuanya mendapat informasi soal memaksimalkan potensi anak, menyiapkan mental, fisik, gizi dan kesehatan anak menghadapi USBN dan ujian akhir sekolah. Dengan demikian siswa peserta tryout bisa meraih nilai USBN tinggi dan diterima di sekolah favorit. Nadi Supartini didampingi Wakasek I Made Yoga Mahendra Andika, S.Pd., M.Pd., I Wayan Suwita, S.Pd. dan Ida Bagus Putra Arsana, S.Pd. juga memaparkan, selama ini SMP Dwijendra selain dikenal unggul dalam akademis dan non-akademis juga terkenal dengan pendidikan karakter, budaya dan
seninya. Makanya Nadi Supartini menegaskan semua peserta try out bisa menentukan pilihan ke SMP Dwijendra. Ranking ke-1 – ke-10 diberikan kursi gratis dan bebas SPP secara bervariasi. Sedangkan ranking ke-11 - 40 besar diberikan kursi gratis jika memilih SMP Dwijendra. Ditambahkan, PPDB SMP Dwijendra dimulai akhir Februari ini hingga Juli mendatang. Hanya sekolah ini merekrut 320 siswa masing-masing 32 siswa tiap kelas. Hal ini sengaja dibatasi untuk menjaga mutu serta menerapkan lima hari jam belajar yakni full day school karena semua siswa masuk pagi. Mulai tahun ini SMP Dwijendra menggelar UNBK. Bahkan sekolah ini satu-satunya sekolah berstatus ramah anak tingkat nasional. Ini artinya SMP Dwijendra adalah sekolah yang paling baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah. Yang menarik, usai menjalani tryout, hasilnya langsung diumumkan serta diberi puluhan hadiah menarik dengan hadiah utama sebuah sepeda gunung. (ad315)
IIK Medika Persada Bali Komitmen Mengabdi kepada Masyarakat
INSTITUT Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yakni Safari Kesehatan pada Minggu (10/2) kemarin di Banjar Tatasan Kelod, Kelurahan Tonja, Denpasar. Kegiatan tersebut meliputi pengukuran berat dan tinggi badan, cek gula darah, tekanan darah, asam urat, pemeriksaan mata gratis, dan pembagian kacamata gratis. Masyarakat tampak sangat antusias, karena banyaknya masyarakat yang datang ke balai banjar untuk mengikuti kegiatan ini. Klian Banjar Tatasan Kelod Nyoman Satya yang diwakili Sekretaris Klian I Made Indrayanta mengatakan, masyarakat sangat antusias dengan kegiatan ini. Dari pihak kampus pun dapat mengabdikan ilmunya kepada masyarakat. Institusi ini nantinya juga akan melahirkan tenaga medis yang sangat membantu masyarakat. Ia berharap institusi lain bisa melakukan hal yang sama. Rektor IIK Medika Persada Bali Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.(KHOM) mengatakan IIK Medika Persada Bali yang berdomisili di Kelurahan Tonja, Jalan Seroja Gang Jeruk, Denpasar berkomitmen mengabdi dan bermanfaat bagi masyarakat. Maka dari itu, sebagai bentuk ucapan terima kasih IIK Medika Persada Bali kepada masyarakat, khususnya di Kelurahan Tonja, kegiatan seperti ini akan rutin dilakukan dari utara hingga selatan Kelurahan Tonja. Bentuk komitmen lain yang dilakukan IIK adalah memberikan diskon SPP 50% kepada anak-anak asli Kelurahan Tonja. Sebelumnya dari pihak kampus telah melakukan MoU dengan Kelurahan Tonja terkait komitmen IIK tersebut. ‘’Kami sudah sampaikan dari sejak awal, anak-anak asli dari Kelurahan Tonja akan diberikan
PERIKSA KESEHATAN - Warga Banjar Tatasan Kelod Kelurahan Tonja mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan oleh IIK Medika Persada Bali. diskon SPP 50% sampai tamat sebagai ucapan terima kasih kami,’’ ucapnya. Pihak yayasan yang menaungi IIK Medika Persada Bali juga telah memberikan dukungan pada IIK. Ia berharap pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberi manfaat di bidang kesehatan. Kata Prof. Bakta, kegiatan seperti ini akan rutin dilakukan. Ketua Yayasan Anugrah Usada Bali Indonesia Dr. Drs. I Nyoman Astina, M.Pd., CHA., Cht. mengatakan IIK Medika Persada Bali terletak di wilayah Tonja, sehingga telah menjadi kewajiban untuk mengabdikan diri di wilayah setempat. ‘’Kita harus bisa melakukan sesuatu untuk kelurahan. Meski sedikit yang bisa kami lakukan. Saya sebagai Ketua Yayasan yang merupakan warga asli Kelurahan Tonja ini, tentu berpikir harus bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat Kelurahan Tonja. Saya sudah diskusikan dengan rektor, anak-anak Kelurahan Tonja yang berkeinginan kuliah di IIK Medika
Persada Bali akan diberikan diskon SPP sebesar 50%,’’ tuturnya. Program dan kerja sama ini sangat bagus untuk anak-anak Kelurahan Tonja khususnya. Karena dari sisi ekonomi bagi anak yang kurang mampu, dengan diskon 50% tentu dapat mewujudkan cita-cita mereka. Di samping itu, IIK Medika Persada Bali juga akan mencarikan beasiswa Bidikmisi dari pemerintah, sehingga semakin banyak anak yang bisa bersekolah di IIK Medika Persada Bali. ‘’Tentu beasiswa Bidikmisi ini melalui proses mekanisme untuk mendapatkannya,’’ tandasnya. IIK Medika Persada Bali telah tiga tahun berdiri. Di tahun ketiga ini, lokasi kampus dalam jangka panjang akan bertempat di Jalan Seroja Gang Jeruk, Kelurahan Tonja, Denpasar. ‘’Saat ini baru enam bulan kami pindah ke Kelurahan Tonja, sehingga sudah saatnya kami berkontribusi pada Kelurahan Tonja,’’ ungkapnya. (ad312)
Wujudkan Pariwisata Berkualitas, Bali Perlu Lakukan Banyak Pembenahan
D I S I N I Panudiana Kuhn
WACANA untuk mendatangkan turis yang berkualitas saat ini terus dibahas. Untuk bisa mendatangkan turis berkualitas, semua negara menginginkan hal itu, termasuk juga Indonesia dan Bali. Tetapi untuk mendatangkan turis yang berkualitas memang tidak mudah. Menurut pengusaha senior Panudiana Kuhn, untuk bisa mendatangkan turis berkualitas, Bali perlu banyak melakukan pembenahan. Seperti infrastruktur harus bagus, jalan tidak macet, objek wisata tidak kotor, tidak banyak sampah plastik. Selain itu, airport juga harus bintang lima, fasilitas transportasi juga cepat. ‘’Memang perlu untuk bagaimana meningkatkan infrastruktur, jalan tidak macet, sampah bisa tertangani. Juga untuk bandara
agar bisa bintang lima termasuk juga objek wisata, toiletnya harus bersih,’’ kata pria yang memulai usaha konveksi di Bali sejak tahun 1981 ini. Di Indonesia maupun Bali, kata Kuhn, untuk saat ini memang sulit untuk menerapkan pariwisata berkualitas. Karena Bali dan Indonesia sejak dulu tidak didesain untuk mendatangkan turis berkualitas. Bahkan di Bali sendiri, sejak pertama sudah menerima turis dari berbagai kalangan. Dengan jumlah kamar hotel yang ada saat ini, memang sudah terlalu banyak. Hal itu tidak diimbangi dengan jumlah kedatangan wisatawan. ‘’Potensi Bali agak berat untuk menjadikan pariwisata berkualitas, karena sudah telanjur tidak tertata dan sudah terlalu banyak hotel,’’ bebernya.
Dikatakan Kuhn, memang dengan jumlah kamar yang cukup banyak, bila mengandalkan turis yang berkualitas saja, tentu sangat sulit. Namun bukan berarti turis dengan budget murah tidak berkontribusi. Dalam hal ini, dirinya juga berharap agar turis dengan budget murah juga diperhitungkan. Karena bila turis murah tidak diterima, tentu akan diambil daerah lain atau negara lain. ‘’Jumlah hotel resmi yang ada di Bali tercatat ada hampir 135 ribu kamar. Belum ditambah dengan penginapan yang tidak resmi. Sementara tamu yang datang masih sedikit, tidak sesuai dengan harapan,’’ ujar Kuhn yang kini sukses mengelola sejumlah lini bisnis. Untuk saat ini, dalam memberikan pelayanan, yang paling penting adalah menyiapkan sumber daya manusia
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
(SDM) yang berkualitas. Yaitu penyediaan SDM Bali dengan pendidikan yang berkompeten terutama bahasa. ‘’Kita harus menyiapkan SDM itu. Sekarang untuk turis dari Tiongkok saja, Bali masih kekurangan guide berbahasa Mandarin,’’ pungkasnya. Tujuan Bali untuk bisa mendatangkan turis berkualitas, pihaknya sangat mendukung hal itu. Karena, selain menguntungkan pelaku industri, juga bisa menyejahterakan masyarakat Bali. Tetapi pihaknya berharap supaya tidak mengabaikan turis murah. Karena turis murah pun banyak kontribusinya. ‘’Banyak hotel kecil ditempati turis dengan budget murah. Sementara yang bawa turis ini juga budget airlines. Namun itu juga perlu dibenahi nanti,’’ tambahnya. (ad310)
DAERAH
Senin Paing, 11 Februari 2019
Kundapil Made Urip Serahkan Bantuan Pengering Gabah Senilai Rp 1,6 Miliar
Tuntaskan Usulan Aspirasi Petani dan Krama Subak Bengkel ANGGOTA Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. kembali menuntaskan usulan dan aspirasi petani dan krama subak. Kali ini saat Kundapil atau kunjungan dapil pentolan wakil rakyat yang dikenal ‘’Setuju’’ (setia, tulus dan jujur) di Tabanan menyerahkan secara simbolis, sekaligus meresmikan langsung bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa vertical dryer atau pengering gabah berkapasitas 10 ton senilai Rp 1,6 miliar yang diperjuangkan dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian tahun anggaran 2018 di Subak Bengkel, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Tabanan, Sabtu (9/2). Kehadiran Ketua DPP PDI Perjuangan dua periode ini disambut Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnuardhana, Kadis Pertanian Kabupaten Tabanan I Nyoman Budana, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tabanan Dewa Ayu Putu Sri Widyantari, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan, perwakilan Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama dan perwakilan anggota DPRD Tabanan Made Edi Wirawan, camat, perbekel, beserta ratusan krama subak dan pekaseh se-Desa Bengkel. Pada kesempatan itu, Ida Bagus Wisnuardhana selaku Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali mengaku sangat mengapresiasi bantuan alat pertanian yang terus digenjot oleh anggota dewan yang dijuluki wakil rakyat ‘’sejuta traktor’’ ini, karena tak ada henti-
hentinya berjuang untuk para petani di seluruh Bali. ‘’Karena itu, selain dikenal sebagai Bapak Sejuta Traktor, menurutnya Made Urip sangat tepat disebut ‘Bapak Pertanian Bali’, karena selama empat periode selalu konsisten duduk di Komisi IV DPR-RI, sehingga tak bisa terhitung lagi bantuan yang difasilitasi, seperti bantuan traktor, power treasure, bibit tanaman maupun bibit sapi yang diserahkan untuk para petani dan krama subak seluruh Bali,’’ ujar birokrat asal Tabanan itu. Penegasan serupa disampaikan Pengelola Unit Usaha Subak Bengkel Pande Putu Widya Paramarta. Ia mengakui perhatian dan bantuan Made Urip selama ini sangat meringankan beban para petani di Subak Bengkel. Salah satunya, bantuan vertical dryer yang terdiri dari bantuan mesin senilai Rp 1,2 miliar dan bangunan sebesar Rp 330 juta. Selain itu, sudah sangat banyak bantuan lainnya seperi traktor, power treasure dan bantuan pertanian lainnya. Diharapkan ke depan bisa semakin banyak membantu pertanian di Bali. ‘’Seperti halnya bantuan vertical dryer dari Pak Urip ini sangat bermanfaat bagi petani, karena dapat meningkatkan serapan petani yang dulunya tergantung cuaca untuk proses pengeringan gabah. Namun dengan mesin ini, walaupun musin hujan tetap bisa melakukan proses pengeringan, sehingga kualitas gabah bisa terjaga,’’ jelasnya. Di sisi lain, I Wayan Sukarba yang menjabat Perbekel Desa Bengkel menegaskan selalu berkoordinasi dengan Made
SERAHKAN BANTUAN - Kundapil anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. menyerahkan sekaligus meresmikan bantuan mesin pengering gabah senilai Rp 1,6 miliar di Subak Bengkel, Kecamatan Kediri, Tabanan, Sabtu (9/2). Urip, agar terus memfasilitasi bantuan untuk Subak Bengkel khususnya di bidang pertanian. Pihaknya sangat berterima kasih atas bantuan Made Urip, terutama mesin pengering gabah yang sudah bertahuntahun hanya bisa dimimpikan krama subak setempat. ‘’Bantuan dari Pak Urip ini akan memudahkan para petani saat mengeringkan gabah di musim panen, sehingga dapat menjaga kualitas gabah yang dihasilkan. Selain vertical dryer juga sangat banyak bantuan lain yang diberikan Pak Made Urip selama ini, sehingga produksi pertanian dari kelompok tani dan subak bisa meningkat tajam,’’ tandasnya. Mendengar usulan dan aspirasi petani dan krama subak itu, Made Urip juga mengaku sangat gembira bisa bertemu dengan petani dan krama subak. ‘’Kita harapkan bantuan lewat APBN ini bisa digunakan sebaik-baiknya,’’ tegas anggota Bangar (Badan Anggaran)
MPR-RI itu. Selain itu, dikatakannya, sektor pertanian sangat banyak tantangan, khususnya penanganan pascapanen yang memerlukan sentuhan teknologi. Untuk itulah, semua usulan yang diterima akan terus diperjuangkan, seperti bantuan alsintan maupun bantuan infratruktur, dan penguatan modal pertanian. Untuk itu para petani dan krama subak agar menjaga lahan pertanian tidak semakin masif beralih fungsi di Bali, apalagi Tabanan menjadi pusat pertanian di Bali. Dirinya juga meminta agar generasi muda mau menekuni sektor pertanian, mengingat sebagian besar sudah berusia lanjut. ‘’Di samping itu, juga harus pintar untuk mencari mitra wakil rakyat di sektor pertanian, sehingga mampu memperjuangkan para petani dan krama subak,’’ tandas Caleg DPR-RI Dapil Bali di nomor urut 1 dari PDI Perjuangan ini. (ad320)
5 Rektor Unud Undang KMI Bali Masuk Kampus
Bagus Ngurah Rai Kembali Terpilih Secara Aklamasi REKTOR Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. dr. Anak Agung Raka Sudewi, Sp.S.(K) memuji eksistensi Korps Menwa Indonesia (KMI) Provinsi Bali dalam kegiatannya di bidang pembinaan ideologi Pancasila dan sosial kemanusiaan. ‘’Untuk itu, saya mengundang KMI Bali masuk kampus. Untuk ikut melakukan pembinaan pendidikan karakter dan ideologi Pancasila,’’ katanya. Kegiatan ini dianggap sangat sesuai dengan Permenristekdikti No. 55 Tahun 2018 tentang pembinaan ideologi bangsa dalam kegiatan kemahasiswaan di kampus. Hal ini dikemukakan Rektor Unud ketika membuka Musda pertama KMI Bali di Monumen Perjuangan Bangsal, Gaji, Dalung, Sabtu (9/2). Lebih lanjut ia mengatakan, pembinaan ideologi Pancasila sangat penting untuk menekan paham radikal dan intoleransi di kampus. Pada kesempatan itu, Rektor Prof. Raka Sudewi juga berharap agar KMI segera bersinergi dengan semua perguruan tinggi, khususnya dengan Unud. Ia yakin KMI akan bisa melakukannya dengan baik. Dikatakan, KMI telah melalui perjalanan panjang dan berliku, dan masih tetap eksis dalam semua periode kepemimpinan nasional. Meski dengan segala keterbatasannya, KMI Bali tetap mampu memperlihatkan jati dirinya yang sejati, yakni jati diri untuk pendidikan karakter bangsa, pembinaan ideologi Pancasila, pelaksanaan pendidikan pendahuluan bela negara, dan berbagai bidang kegiatan sosial. Ia juga meminta agar KMI terus meles-
MUSDA- Rektor Unud, Prof. Dr. dr. Anak Agung Raka Sudewi, Sp.S.(K) ketika membuka Musda pertama KMI Bali di Monumen Perjuangan Bangsal, Gaji, Dalung, Sabtu (9/2) tarikan cita-cita perjuangan korps Tentara Pelajar (TP) dalam perang kemerdekaan, karena TP telah menyerahkan Dhuaja-nya kepada KMI. Sementara itu, Sekjen KMI Pusat Drs. M Parlin Simanjuntak memuji kepengurusan KMI Bali, karena telah menjalankan roda organisasi dengan disiplin. ‘’Banyak KMI di tingkat provinsi yang seharusnya sudah mengadakan musda. Tetapi hanya KMI Bali yang melakukannya dengan cepat,’’ katanya. Ia menyampaikan kepentingan KMI dalam melaksanakan tugas pendidikan bela Negara. Hal itu sudah dilaksanakan dengan sangat baik oleh KMI Bali. Saat ini sudah ada inpres tentang bela negara. Oleh karenanya, KMI Bali harus secara aktif terlibat dalam pembinaan bela negara tersebut. ‘’Lakukan pendekatan dengan pihak pemprov di Bali,’’ katanya. Sebelum pelaksanaan Musda KMI, diadakan pula pameran kebangsaan, yang dibuka Kasrem 163/WSA Letkol Kav. J. Patty. Kemudian diawali
pula dengan dialog kebangsaan dengan narasumber Sekjen KMI Pusat, Ketua Umum DHD-45 Provinsi Bali Prof. Windia, Kasrem 163/WSA Letkol Kav. J. Patty, dan mantan Kasdam Udayana Brigjen TNI (Purn) Made Sumantra. Hadir dalam Musda tersebut para elemen KMI Bali, para mahasiswa, dan para siswa yang berjumlah sekitar 100 orang. Para peserta musda berharap agar nilai-nilai yang tercermin di kawasan Monumen Perjuangan Bangsal (MPB), di mana musda diselenggarakan dapat memberikan aura positif bagi citacita perjuangan dan program KMI Bali. Pada kesempatan Musda KMI tersebut, telah dipilih Ketua KMI Bali dan Ketua BPO KMI Bali periode 2019-2023. Bagus Ngurah Rai, B.A., S.H., MBA., M.M. kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KMI Provinsi Bali dan Made Sukawan Adika, S.T., M.T. dipilih pula kembali secara aklamasi sebagai Ketua BPO KMI Provinsi Bali. (ad324)
Kerja Sama Seluruh Mahasiswa Unmar Ditlantas Polda Bali Ajak Masyarakat Semarakkan Dibekali SKPI dan Sertifikasi MSDM Program ’’Millennial Road Safety Festival’’
SELURUH mahasiswa Universitas Mahendradatta (Unmar) dibekali Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), baik Fakultas Ekonomi, Teknik, Hukum maupun Fakultas Sosial Politik. SKPI berupa sertifikat lembaga dan sertifikat sertifikasi profesi. Hal ini sesuai dengan amanat Permendikbud No. 81 Tahun 2014 sebagaimana terekam dalam pembagian SKPI dan sertifikasi profesi MSDM di Gedung DPRD Bali yang dirangkaikan dengan peluncuran Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) MSDM Bali ASEAN International. Tampak hadir Ketua Umum Yayasan Mahendradatta Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry MPWS, S.Sos., S.H., M.H., Ketut Nuriani (Kepala UPT BLK IP Provinsi Bali), Agung Rai Indra (Sekretaris LD2Dikti), Kadek Wira Adi Saputra, S.ST.Par., M.M., pendiri LSP MSDM Bali ASEAN bersama Ida Bagus Narayana B. Manuaba yang juga salah satu pendiri LSP MSDM Bali ASEAN International. Sebagaimana disampaikan WR IV Unmar Dra. Wayan Suartini S.E., M.M., pemberian SKPI
sertifikasi profesi akan membantu lulusan Unmar bersaing di dunia global, khususnya di pangsa ASEAN. ‘’Mulai tahun 2012, kita sudah agendakan program rutin seperti ini. Artinya setiap lulusan Unmar akan mendapatkan tiga jenis ijazah atau sertifikat di jenjang S-1. Mulai tahun 2019 ini mahasiswa program S-2 ini juga akan mendapatkan kesempatan yang sama,’’ kata Suartini. ‘’Harapan agar lembaga LSP MSDM Bali ASEAN International semakin bisa menjangkau semua kalangan,’’ ungkap Turah Wira Wedawitry (salah satu pendiri LSP MSDM Bali ASEAN International). Sertifikasi profesi LSP MSDM Bali ASEAN International bisa dipakai lulusan hampir seluruh fakultas di kampus Unmar, baik Fakultas Ekonomi Manajemen, Ekonomi Wirausaha, Teknik Industri, Hukum Ilmu Pemerintahan dan Magister Ilmu Administrasi Publik. ‘’Bisa dijangkau dan akan kita laksanakan di setiap semester akhir. Mekanismenya pun subsidi silang,’’ terang Turah Wira Wedawitry
SKPI - Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry MPWS, S.Sos., S.H., M.H. sepakat bersama Kadek Wira Adi Saputra, S.ST. Par., M.M. dan Ida Bagus Narayana B. Manuaba mendirikan LSP MSDM Bali ASEAN International dan suasana penyerahan SKPI dan Sertifikasi Profesi di Gedung DPRD Provinsi Bali. yang juga Sekretaris BPPTSI wilayah Provinsi Bali. Adapun prestasi lainnya bahwa kampus
Unmar sudah menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) Sertifikasi Profesi. (ad323)
Irigasi di Sulangai Longsor
PUPR Badung Siapkan Tiga Opsi
Bali Post/ist
CEK - Tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung melakukan pengecekan lokasi irigasi yang longsor di Desa Sulangai, Kecamatan Petang.
Mangupura (Bali Post) Jaringan irigasi di Banjar Batulantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, longsor dan menutupi badan jalan, Sabtu (9/2) lalu. Kondisi ini terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur sejumlah wilayah Bali dan sekitarnya. Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung pun telah menyiapkan tiga opsi guna menyelesaikan masalah tersebut. ‘’Dalam kajian sementara ada tiga opsi perbaikan yakni akan dipasangai pipa, atau perbaikan dengan senderan batu lagi dan mungkin juga bisa dipasangi senderan beton seperti saluran irigasi yang lainnya,’’ ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Badung A.A. Dalem, Minggu (10/2) kemarin. Menurutnya, pihaknya sudah mengirim petugas untuk melakukan kajian jangka pendek terhadap saluran irigasi tersebut. Pihaknya bersama tim teknis masih melakukan penghitungan dan perbaikan saluran irigasi ini menggunakan dana operasional dan pemeliharaan. ‘’Takutnya kalau tidak diperbaiki itu akan berpengaruh pada petani, karena saluran irigasi tersebut mengairi puluhan hektar sawah
petani di Banjar Batulantang. Untuk dana operasional dan pemeliharaan se-Kabupaten Badung, termasuk pemeliharaan pompa penanganan banjir di Kuta berkisar Rp 2 miliar,’’ ungkap birokrat asal Klungkung ini. Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Badung telah melakukan penanganan sementara terkait material longsor yang menutupi badan jalan raya Angantiga menuju Pura Pucak Tedung tersebut. ‘’Senderan saluran irigasi Subak Batulantang Munduk Angantiga longsor disebabkan hujan yang terus-menerus mengguyur kawasan tersebut,’’ ujar Ni Nyoman Ermy Setiari selaku Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Badung. Bersamaan dengan itu, kata Ermy Setiari, debit air cukup besar, sehingga menyebabkan senderan tergerus dan akhirnya longsor pada Sabtu pagi. Terkait panjang senderan yang longsor itu yakni kurang lebih 10 meter dan tinggi 3,5 meter. ‘’Kerugian akibat kejadian ini setelah kami data kurang lebih Rp 25 juta. Syukurlah bisa cepat penanganannya. Kami juga dibantu aparat terkait dan masyarakat setempat,’’ pungkasnya. (kmb27)
Denpasar (Bali Post) Pelaksanaan program Millennial Road Safety Festival yang akan digelar Polda Bali tinggal beberapa hari lagi. Festival yang merupakan gagasan Korlantas Polri ini akan dilangsungkan di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, pada 17 Februari 2019. Semua persiapan pun dimatangkan jajaran Ditlantas Polda Bali. Kegiatan yang diadakan untuk mengampanyekan keselamatan berlalu lintas ini tujuannya untuk mewujudkan kaum milenial cinta lalu lintas menuju Indonesia cemerlang. ‘’Mari kita sama-sama semarakan kegiatan ini. Kami mengajak seluruh masyarakat, khusunya warga Bali untuk datang dan memeriahkan festival ini,’’ kata Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. A.A Made Sudana, Minggu (10/2) kemarin. Kombes Sudana mengatakan kegiatan ini utamanya menyasar generasi milenial lantaran generasi tersebut menyumbang angka kecelakaan yang tinggi. ‘’Kaum milenial ini merupakan usia produktif yang selama ini menjadi pengguna besar dalam berlalu lintas,’’ ucapnya. Untuk itu, lanjut mantan Kapolresta Denpasar ini, melalui festival yang dipastikan spektakuler ini berharap bisa memberikan kesadaran terhadap generasi milenial dalam hal berlalu lintas. Dengan demikian, mereka bisa menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas dan angka kecelakaan bisa diminimalisasi. ‘’Berdasarkan data yang ada, angka kecelakaan yang terjadi selama ini didominasi para generasi milenial,’’ ungkapnya. Mengenai rangkaian acara festival nanti, kata mantan Kapolres Tabanan ini, ada banyak
Bali Post/dok
Kombes A.A Made Sudana
kegiatan yang akan digelar. Mulai dari senam Bali Gemilang Milenial, penampilan marching band, millennial entrepreneur expo, safety riding dan driving, deklarasi pelopor keselamatan berlalu lintas, lomba jegeg-bagus (duta lalu lintas), penampilan free style (sepeda motor dan BMX), penampilan DJ dan band. Yang paling spektakuler akan dimeriahkan juga oleh artis Bali dan nasional. ‘’Ini masih tentatif dan bisa berkembang. Tapi, garis besarnya seperti itu,’’ imbuhnya. (kmb21)
Konjen Tiongkok Berkunjung ke Museum Pasifika
Diharapkan Dongkrak Kedatangan Wisatawan
Mangupura (Bali Post) Sebagai rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2570, Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Gou Hao Dong bersama rombongan melakukan kunjungan ke Museum Pasifika, Jumat (8/2) lalu. Kunjungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat wisatawan, khususnya dari Tiongkok berkunjung ke Bali. Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan menyatakan kunjungan Konjen Tiongkok ini dapat menarik minat wisatawan negeri Tirai Bambu ke Bali. Pihaknya berharap koleksi dan kehadiran museum ini bisa memberikan kontribusi terhadap kehadiran turis ke Nusa Dua. ‘’Konjen Gou Hao Dong juga menyampaikan akan mempromosikan museum ini kepada turis Tiongkok. Kami harap akan ada peningkatan kunjungan dari Tiongkok yang berkualitas ke Bali,’’ katanya. Gou Hao Dong ditemani Co-Founder Museum Pasifika Philippe Augier berkeliling ke 11 ruangan yang ada di museum tersebut. Ngurah Wirawan menyebutkan, pihaknya men-
Bali Post/edi
MUSEUM - Konsul Jenderal RRT Gou Hao Dong (kiri) didampingi Co-Founder Museum Pasifika Philippe Augier saat mengunjungi Museum Pasifika, Jumat (8/2) lalu. ceritakan tentang latar belakang dipilihnya Bali sebagai tempat berdirinya Museum Pasifika. ‘’Dikarenakan Bali adalah tempat bertemunya dua kebudayaan yang besar yaitu Asia dan Pasifik, Museum Pasifika yang dibuka untuk umum pada 8 Agustus 2016, sebagai wadah menampung karyakarya seni berkelas dunia dan berstandar internasional. Tidak hanya menampilkan koleksi dari para seniman dari Eropa, yang beberapa sudah mempunyai nama di kancah internasional seperti Paul Gauguin (Prancis), Le
Mayeur (Belgia), Theo Meier (Swiss), Andre Maire (Prancis), Miguel Covarrubias (Meksiko) dan beberapa nama lainnya,’’ jelasnya. Museum Pasifika merupakan museum seni Asia Pasifik terbesar di wilayah Asia Pasifik. Koleksinya tebih dari 600 karya seni terutama lukisan dari 200 seniman artis dari 25 negara. Museum Pasifika juga memiliki koleksi pelukispelukis Tiongkok di antaranya Chen Zhen (1955- 2000), Lin Feng Mian (1900-1991), Liu Oixiang (1901 -1998) dan Zao Wou Ki (1920-2013). (kmb23)
OPINI
6
Senin Paing, 11 Februari 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Proteksi Alam Bali
KEINGINAN untuk meningkatkan PAD dengan mengoptimalkan pemanfaatan ruang terbuka sah-sah saja. Akan salah besar jika keinginan itu didomplengi kepentingan investor untuk meraih untung besar dari nama besar Bali. UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang secara tegas menyebutkan 30 persen dari daerah aliran sungai (DAS) harus berupa tutupan hutan. Sedangkan di perkotaan, 30 persen berbentuk ruang terbuka hijau. Persoalan kini tinggal pada kepatuhan terhadap aturan yang telah dibuat serta penegakan hukumnya. Sebab, aturan tata ruang juga telah memberikan sanksi administrasi ataupun pidana bagi pelanggaran yang dilakukan. Harus diakui faktor utama yang mengakibatkan rusaknya RTRW Bali akibat peran penguasa yang berlebihan mengeksploitasi Bali. Visi dan misi yang semestinya menjadi acuan kerja penguasa di Bali hanya macan kertas tanpa makna. Tata ruang yang seharusnya menjadi landasan pertama untuk mencegah kerusakan dan bencana alam tidak diimplementasikan dengan baik. Membangun tanpa merusak tata ruang Bali dan tetap memperhatikan arsitektur Bali memang sangat ideal. Persoalannya, mampukah itu dilaksanakan sehingga Bali tetap ajeg? Untuk mewujudkan Bali yang ajeg, perlu perjuangan dan kerja keras semua pihak untuk melawan investor rakus. Lemahnya implementasi Perda Tata Ruang disebabkan beberapa hal. Sistem manajemen yang lemah. Seperti yang sering diungkapkan, Bali dikunjungi turis karena budaya, alam dan keaslian Bali. Bali harus memiliki ciri khas Bali agar tak ditinggalkan wisatawan. Bali terlalu kecil untuk dipadati ruko. Luasnya yang 5.632,86 km2 atau 0,29 persen dari luas Kepulauan Indonesia, kini Bali makin berkembang terutama sebagai pusat pariwisata. Selain tata ruang, kini muncul lagi soal rencana revisi ketinggian bangunan. Persoalan tersebut masih jadi perdebatan. Para bupati di Bali menanggapi beragam. Ada yang setuju atau pula yang tak setuju ketinggian bangunan diubah. Mereka yang setuju lebih menitikkan pada perubahan ketinggian bangunan untuk rumah sakit dan sekolah. Namun kalangan agamawan sebagian besar menolak. Walaupun penerapannya terbatas atau di zona tertentu. Alasannya, ketinggian bangunan melebihi 15 meter akan membuka pintu kehancuran buat Bali, dan indikasi runtuhnya fondasi terakhir masyarakat menjaga Bali. Sebab, wisatawan ke Bali untuk merasakan taksu Bali dari budayanya yang lestari. Selain itu, jika terjadi kelonggaran untuk fasilitas umum seperti sekolah dan rumah sakit, tidak menutup kemungkinan ke depan kelonggaran akan diberikan kepada hotel atau tempat hunian. Ketika itu, alasannya juga sama, untuk menekan alih fungsi lahan. Seperti patok jalur hijau yang setiap saat bisa berubah. Tergantung kepentingan pemilik modal. Oleh karena itu, kita mesti tetap mengacu pada perda yang mensyaratkan ketinggian bangunan maksimal 15 meter. Sebab, ini salah satu yang bisa menjamin Bali bertahan seperti sekarang hingga 100 tahun lagi. Untuk itu, wacana ini mesti disikapi dan dikaji secara matang. Pijakannya, apakah kebijakan itu menguntungkan masyarakat Bali? Ataukah kebijakan itu hanya sebagai jalan masuk bagi para investor yang ingin mengeruk keuntungan material sebesar-besarnya di Bali, dengan mengorbankan kepentingan masyarakat Bali yang lebih besar. Sebab, perda tentang ketinggian bangunan yang diberlakukan saat ini sejatinya telah memberikan nilai kearifan lokal yang mampu memberikan nilai lebih bagi kelestarian budaya Bali. Generasi pendahulu Bali yang memformulasikan kebijakan itu tentunya sudah memiliki pertimbangan yang sangat matang mengapa bangunan di Bali tidak boleh lebih tinggi dari 15 meter. Tentu dalam rangka memproteksi Bali. Untuk itu para pengambil keputusan di Bali sekarang, jangan berpikir pragmatis dan hanya berorientasi kepada kepentingan material. Keunggulan kultural yang digagas para panglingsir Bali jangan diubah dengan konsep yang tidak jelas. Terlebih apa yang diwariskan selama ini telah diakui mampu memikat hati para wisatawan. Jangan sampai kita mengusung konsep pariwisata budaya hanya di mulut saja. Pola pengembangan pariwisata yang mengusung konsep pariwisata budaya tentu saja tidak akan nyambung jika mentoleransi pendirian bangunan yang menjulang tinggi yang justru merusak keindahan alam dan nilai religius Bali itu sendiri. Konsep yang diusulkan ini justru sangat potensial merugikan Bali dalam segala hal, termasuk melemahkan identitas Bali yang mengusung konsep Tri Hita Karana.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Sulit Mencari Siswa Tak Lulus Sering kebijakan pendidikan disalahartikan dengan pemahaman yang berbeda. Misalnya dalam menentukan kelulusan siswa, kini diserahkan kepada sekolah. Sedangkan sebelumnya sesuai hasil Ujian Nasional (UN). Kebijakan ini justru dimanfaatkan oleh sekolah untuk membantu anak didiknya. Hilanglah yang namanya nilai kejujuran. Bahkan ilmu pedagogik dan evaluasi belajar dikorbankan. Semua menyatakan lulus 100 persen. Apalagi sekolah menerapkan Minimal Ketuntasan Belajar (MKB) 70-80. Toh juga dilanggar sehingga di Bali sulit kita temuai siswa yang tak lulus. Menurut saya, jika evaluasi belajar ada siswa yang tak memenuhi syarat lulus, ya biarkan tak lulus. Berikan mereka waktu setahun lagi memperbaiki diri. Ini juga penting bagi pendidikan adik kelasnya agar tak lengah menghadapi ujian sekolah. Bahayanya kalau nilai guru diobral, kita tidak akan pernah mendapatkan dan membedakan mana siswa yang pintar, sedang, dan kurang. Ingat juga, model pendidikan kita cerminan dari masyarakatnya. Ni Made Sudiani Denpasar
Tinggi Bangunan dan Otonomi Daerah Tarik-ulur masih saja berlangsung dalam upaya revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Bali Nomor 16 Tahun 2009. Kali ini giliran para kepala daerah di tingkat kabupaten/kota menyuarakan aspirasi wilayahnya dalam roadshow Pansus DPRD Bali yang membahas revisi perda tersebut. Masingmasing kepala daerah memiliki cara pandang yang berbeda dalam menyikapi revisi (utamanya terkait ketinggian bangunan) di wilayah masing-masing. Setiap bupati/ wali kota memang memiliki hak dan kewenangan dalam menata ruang dan bangunan di wilayah masing-masing.
Oleh
Agung Kresna Era otonomi daerah di Indonesia yang bergulir sejak 2004, secara signifikan telah mengubah paradigma pengelolaan pembangunan. Otonomi daerah di Indonesia diputuskan diletakkan di kabupaten/kota. Kewenangan politik pembangunan yang sebelumnya cukup besar dan terpusat di Jakarta, menjadi tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Tersebar di 415 kabupaten, satu kabupaten administrasi, 93 kota, dan lima kota administrasi. Pemerintah provinsi sekadar menjadi penghubung pemerintah pusat dengan kabupaten/kota. Perubahan ketentuan tentang ketinggian bangunan (yang biasanya dirumuskan dalam Koefisien Luas Bangunan/Floor Area Ratio), memang menjadi hal krusial dalam revisi kali ini. Hal ini mengingat bahwa perubahan ketentuan KLB secara tidak langsung akan memberi dampak cukup signifikan terhadap kemampuan daya dukung suatu lingkungan/kawasan. Sehingga para bupati/wali kota merasa bertanggung jawab dalam menjaga perubahan beban yang akan terjadi di wilayahnya sesuai kondisi masing-masing.
Ketentuan tinggi bangunan di Bali, secara yuridis (seperti tersebut dalam penjelasan pasal) pasal Perda RTRWP Bali dikenai ketentuan setinggi-tingginya 15 meter atau empat lantai, kecuali untuk bangunan yang secara teknis dan berdasarkan peraturan perundangundangan mutlak memerlukan ketinggian di atas 15 meter. Sementara secara adat dan budaya yang bernapaskan Hindu, Bhisama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) menyatakan ketinggian bangunan dibatasi 15 meter. Daya Dukung Lingkungan Sementara dengan perkembangan pembangunan yang ada, ada usulan ketinggian bangunan sekolah, rumah sakit dan kantor pemerintah bisa di kisaran 25-30 meter. Dalam hal ini sebaiknya memang kita tidak sembarangan melakukan perubahan ketentuan tentang ketinggian bangunan, tanpa melalui kajian yang mendalam dari para ahli. Adanya ketentuan sebagaimana tercantum dalam Perda RTRWP Bali, tentu dahulu disusun berdasar pertimbangan analisis yang matang dari para ahli, sesuai daya dukung lingkungan sosial, ekonomi dan
budaya. Tidak ada salahnya jika kita belajar dari daerah lain dalam menata ketinggian bangunan. Kota Paris justru membatasi ketinggian bangunan maksimum hanya empat lantai di pusat kota. Ketinggian bangunan lebih dari empat lantai tetap diizinkan di kawasan jauh dari pusat kota, dengan alasan pelindungan bangunan cagar budaya yang banyak bertebaran di pusat kota, serta keterbatasan kapasitas daya dukungan lingkungannya. Sementara Kota Yogyakarta memberlakukan pembatasan ketinggian bangunan pada kawasan Jalan Malioboro yang dianggap sebagai area sumbu filosofi Kota Yogyakarta. Pembatasan ketinggian dilakukan dengan cara menarik garis langit (skyline) bersudut 45 derajat dari as jalan ke arah kanan dan kiri jalur jalan, sebagai batas ketinggian bangunan. Sedang kawasan Jeron Beteng yang merupakan area Kraton Yogyakarta memberlakukan ketinggian bangunan maksimal dua lantai, dengan dasar filosofi ketinggian bangunan tidak boleh melebihi ketinggian bangunan Cepuri Kraton Yogyakarta.
Sekarang bagaimana dengan pembatasan ketinggian bangunan di Pulau Bali. Realitas kondisi Pulau Bali yang kental dengan adat, budaya dan tradisi religi Hindu, sudah selayaknya jika menggunakan zonasi ketinggian bangunan berdasarkan keberadaan cagar budaya/bangunan suci Hindu dan tata ruang kota/ wilayah kosmologi Hindu dalam menata ketinggian bangunan di seantero Pulau Bali. Dengan berpegang pada filosofi keseimbangan Tri Hita Karana. Keberadaan suatu cagar budaya/bangunan suci Hindu menjadi dasar menata zonasi ketinggian bangunan dengan berpedoman pada zonasi yang ada pada bangunan tersebut. Ketinggian bangunan dapat ditentukan sesuai keberadaannya di zona penyangga, pengembangan atau penunjang dari suatu situs/kawasan/ bangunan suci Hindu. Filosofi tatanan zonasi suatu bangunan suci Hindu dapat menjadi panduan dalam menata ketinggian bangunan sekitar, agar bangunan suci tersebut semakin terlindungi kesuciannya. Sementara itu, ketinggian bangunan di suatu kabupaten/ kota dapat diatur sejalan dengan kebijakan otonomi daerah yang dimilikinya. Masing-masing kabupaten/kota melalui RTRW kabupaten/kota dapat mengatur ketinggian bangunan yang ada di wilayahnya sesuai kapasitas daya dukung lingkungan (alam, sosial, budaya, dan ekonomi) yang dimiliknya. Sehingga diharapkan setiap kabupaten/kota akan mampu menjaga tata ruang wilayahnya, demi kepentingan ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan Bali dalam
jangka panjang. Di sisi yang lain, tata ruang kota/wilayah yang sesuai kosmologi Hindu juga dapat menjadi batasan dalam menata ketinggian bangunan di Pulau Bali. Pada kawasan Catus Patha sebagai suatu Pempatan Agung suatu kota berkosmologi Hindu, ketinggian bangunan dapat dibatasi dengan menggunakan pola skyline agar aura dari Catus Patha tidak menjadi hilang/tenggelam akibat kehadiran bangunan baru di sekitarnya. Jika pola skyline ini diterapkan dalam menata ketinggian bangunan di seluruh pelosok Pulau Bali, niscaya akan terbentuk suatu pusaka saujana yang indah dengan tetap terkandung aura budaya dan tradisi Bali serta sekaligus merupakan refleksi hubungan antara manusia dengan budaya dan lingkungan alamnya dalam satu kesatuan ruang dan waktu yang luas. Pada akhirnya dengan menata ketinggian bangunan sesuai otonomi daerah dengan berbalut filosofi kosmologi Hindu, akan semakin meneguhkan identitas Bali dalam tata ruang kota/ wilayahnya. Identitas adat-budaya dan tradisi Bali akan semakin melekat dalam degup pembangunan yang sedang berlangsung di seantero Pulau Bali. Krama Bali akan kian bangga dengan jati diri Bali yang mereka miliki dan tetap lestari melekat dalam keseharian kehidupan sosial, ekonomi dan budaya krama Bali seiring filosofi Tri Hita Karana. Penulis, arsitek, Senior Researcher pada Centre of Culture & Urban Studies (CoCUS) Bali, tinggal di Denpasar.
Membangun Sekolah Ramah Anak
TUJUAN ideal pendidikan, lebih-lebih pendidikan tingkat dasar, adalah menumbuhkan dan mengembangkan potensi dan kreativitas anak-anak kita. Dengan demikian, sekolah, baik itu sekolah negeri maupun sekolah partikelir, harus menjadi lahan subur bagi tumbuh dan berkembangnya potensi dan kreativitas anak. Dalam konteks ini, esensi pendidikan (terlepas seperti apa pun bentuk kurikulum maupun pendekatan yang digunakan) adalah untuk menciptakan siswa didik yang mampu mengembangkan rasa ingin tahu, kreatif dan memiliki kemampuan belajar sepanjang hayat. Sekolah menjadi institusi pendidikan sangat penting bagi anak-anak kita. Sekolah adalah rumah kedua bagi mereka. Selain sebagai tempat belajar aneka pengetahuan dan keterampilan, sekolah juga menjadi tempat bermain bagi anak. Bagaimanapun dunia anak adalah bermain. Aktivitas bermain bagi anak berguna untuk membantu pertumbuhan anak, memberi kebebasan anak untuk bertindak, memberikan dunia khayal yang disukai anak, memberi kesempatan anak untuk berpetualang, meletakkan dasar pengembangan bahasa, serta membentuk dan membangun hubungan antarpribadi anak. Selain itu, bermain juga berguna untuk latihan agar anak mampu menguasai diri secara fisik, memperluas minat dan pemusatan perhatian, memberi peluang anak untuk menyelidiki sesuatu, membantu anak dalam mempelajari peran orang dewasa, sarana anak belajar sejumlah hal, serta membantu menjernihkan pikiran anak. Sama dengan rumah, sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman serta menggembirakan, sehingga membuat anak merasa betah. Bila anak betah selama ia berada di sekolah, proses belajar aneka pengetahuan dan keterampilan akan berjalan lancar, sehingga anak memiliki peluang yang lebih besar untuk sukses di bidang
Oleh
Irma Suryani akademik maupun di bidang non-akademik. Karenanya, mewujudkan sekolah yang ramah anak menjadi sebuah keniscayaan. United Nations Childrens Fund (Unicef) memberi batasan sekolah ramah anak sebagai sekolah yang memberi keamanan dan kenyamanan kepada anak secara fisik, emosional maupun secara psikologis. Aktivitas belajar dan bermain anak di sekolah akan terganggu ketika lingkungan sekolah ternyata tidak ramah bagi anak. Kita harus akui, sampai saat ini masih banyak anak kita yang merasa tidak aman serta nyaman, baik secara fisik, emosional dan psikologis ketika berada di sekolah. Alih-alih menjadi individu yang berhasil mengembangkan potensi dan kreativitasnya dengan baik, anak malah menjadi individu yang bermasalah. Pertanyaannya kemudian adalah, bagaimana mewujudkan lingkungan sekolah yang ramah anak? Salah satu upaya mewujudkan sekolah ramah anak adalah meniadakan bentuk-bentuk kekerasan di lingkungan sekolah. Ini bisa dimulai dari para guru sebagai garda terdepan dalam mendidik anak di sekolah. Tidak bisa dimungkiri, hingga sekarang ini masih banyak guru kita yang baik secara sadar atau tidak sadar menanamkan benihbenih kekerasan kepada anak-anak kita, entah itu berupa kekerasan verbal maupun kekerasan fisik. Tidak sedikit guru kita yang masih suka mengumbar bentakan, makian atau hardikan kepada siswa-siswa mereka. Pun tidak sedikit guru kita yang masih memilih untuk memberikan hukuman fisik dengan dalih menegakkan disiplin serta aturan di lingkungan sekolah. Padahal di sejumlah negara, hukuman fisik telah lama dihilangkan dari sekolah. Para guru dilarang sama sekali memberikan hukuman fisik, apa
pun alasannya, kepada para siswanya. Tugas sekolah dan para guru bukan untuk menghukum anak, tetapi justru untuk mendidik anak. Mendidik tidak harus dengan hukuman. Penelitian selama 30 tahun yang dilakukan antara lain oleh Murray Straus dari Universitas New Hamspshire dan Joan Durrant serta Susan Wingert dari Universitas Manitoba, Amerika Serikat, atas penerapan hukuman fisik kepada anak-anak di sekolah menghasilkan kesimpulan bahwa hukuman fisik justru meningkatkan tindakan agresif dan perilaku antisosial di kalangan anak-anak. Di samping menjamin tidak adanya kekerasan, sekolah juga harus menjamin inklusivitas dengan jalan tidak melakukan diskriminasi terhadap anak, sehingga hak-hak anak dapat ikut terpenuhi dengan sebaik-baiknya. Hak-hak anak meliputi antara lain hak untuk menerima pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, hak perlindungan dari eksploitasi, kekerasan dan perundungan; hak mendapatkan sanitasi yang baik; hak untuk berpartisipasi dan berpendapat; hak menjadi warga yang setara dan memiliki akses kepada semua layanan publik tanpa memandang etnik, agama, gender atau cacat tubuh yang dimilikinya serta hak untuk memiliki akses ke berbagai ruang terbuka hijau dan bermain dengan aman. Di bidang infrastruktur dan fasilitas, ketersediaan ruang kelas yang bersih dengan penerangan yang memadai, jamban, tempat ibadah dan sarana olahraga serta kantin sekolah yang juga bersih dan terawat, baik menjadi keharusan pula untuk mendukung terciptanya sekolah ramah anak. Pemerintah dan masyarakat perlu terus mendorong para pengelola sekolah agar sekolah yang mereka kelola benar-benar menjadi sekolah yang ramah anak, sehingga anak-anak kita dapat belajar dengan aman, nyaman dan gembira. Penulis, peminat masalah pendidikan
POJOK Buleleng krisis guru, tahun ini kekurangan 451 pengajar. - Ada kampus pencetak guru. *** Anggaran turun, Tabanan kesulitan siapkan materi PKB. - Sulit di masa sulit. *** Khawatir dinilai politis, program bantuan nontunai ditunda. - Kasihan rakyat kecil.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Senin Paing, 11 Februari 2019
7
TABANAN
Kuota Asuransi Nelayan Belum Ditetapkan Tabanan (Bali Post) Program asuransi nelayan terus digulirkan pemerintah pusat lewat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Namun sejauh ini kuota untuk masing-masing kabupaten belum jelas. Akibatnya, Pemkab Tabanan belum bisa mendaftarkan nelayan untuk mendapatkan asuransi tersebut. ‘’Belum bisa dilakukan pendataan karena kuota dari pusat belum turun. Tetapi yang pasti, program asuransi nelayan ini tetap ada di tahun 2019,’’ ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Dinas Kelautan dan Perikanan Tabanan I Made Bogorada, Minggu (10/2) kemarin. Ia melanjutkan, dari jumlah nelayan di Tabanan yang mencapai 1.208 orang sebanyak 1.100, di antaranya yang terdaftar mendapatkan asuransi nelayan. Dari 1.100 nelayNELAYAN - Salah seorang nelayan di Tabanan. Pemkab Tabanan masih menunggu kuota asuransi nelayan yang merupakan program pemerintah pusat.
an tersebut, ternyata ada 318 orang yang mendapatkan bantuan asuransi untuk kedua kalinya. ‘’Ternyata ada kebijakan dari pemerintah pusat di mana nelayan yang sudah pernah dapat bantuan asuransi, boleh kembali mendapatkan bantuan yang sama atau diperpanjang untuk tahun kedua,’’ ujar Bogorada. Seperti diketahui, awalnya nelayan hanya bisa mendapatkan program asuransi ini selama satu tahun. Premi selama satu tahun sebesar Rp 170 ribu dibayarkan penuh oleh pemerintah pusat. Tahun berikutnya mereka didorong untuk mandiri. Ternyata KKP memberikan kebijakan baru, nelayan yang sudah mendapatkan bantuan pembayaran premi asuransi bisa mendapatkan bantuan kembali untuk tahun kedua. Tidak semua nelayan Tabanan bisa mendapatkan bantuan asuransi ini, baik yang baru ataupun perpanjangan karena terbentur usia. Menurut Bogorada, sesuai aturan, jika usia nelayan sudah 65 tahun ke atas, maka tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan
Anggaran Menurun, Disbud Kesulitan Siapkan Materi PKB
Tabanan (Bali Post) Kondisi keuangan daerah yang mengalami defisit berdampak pada anggaran program dan kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Tabanan. Salah satunya anggaran partisipasi pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2019. Tahun ini anggaran PKB hanya Rp 1,6 miliar atau turun Rp 300 juta dari tahun 2018. Anggaran tahun ini sudah termasuk dari BKK provinsi sebesar Rp 450 juta. Bahkan anggaran tersebut tidak hanya untuk mengikuti PKB di tingkat provinsi, tetapi sudah termasuk pelaksanaan PKB di tingkat kabupaten. Kepala Dinas Kebudayaan
(Disbud) Tabanan I Gusti Ngurah Supanji, Minggu (10/2) kemarin mengatakan, untuk PKB tahun ini, ada 24 materi yang akan ditampilkan. Namun dengan anggaran yang ada, baru bisa disiapkan 13 materi. ‘’Kita masih kesulitan. Untuk
menampilkan itu ya harus ada dorongan dana,’’ ucap Supanji. Meski demikian, pihaknya akan terus berusaha hingga mendekati hari H pelaksanaan PKB. Pihaknya akan berusaha agar seluruh materi PKB bisa diikuti. ‘’Jika kami dapat dana
lebih banyak, tentu saja bisa lebih banyak lagi yang bisa kami lakukan. Tetapi sekarang tergantung kondisi keuangan daerah. Yang penting kami tampil dengan kualitas seni,’’ terangnya. Tidak hanya kualitas, dengan anggaran yang tersedia, Tabanan tengah menyiapkan duta kesenian ke PKB dengan lebih mengutamakan kualitas khususnya pada materi yang sifatnya lomba dan bergengsi seperti gong kebyar, pawai. Sementara yang sifatnya
pagelaran, Tabanan kemungkinan tidak bisa mengirimkan dutanya. Terkait pembinaan, kata Supanji sudah dilakukan sejak tahun 2018. Namun itu pun menyesuaikan dengan anggaran. Meski demikian, sampai saat ini semangat para partisipan sangat luar biasa untuk membawa nama baik Tabanan. ‘’Para seniman Tabanan siap tampil dengan kualitas terbaiknya. Saya sangat apresiasi semangat mereka,’’ tegasnya. (kmb28)
TUK Agung Gelar Uji Kompetensi Tata Rias Pengantin Bali Tabanan (Bali Post) Tempat Uji Kompetensi (TUK)/LKP Agung kembali menggelar uji kompetensi tata rias pengantin Bali madya dan agung, di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Minggu (10/1) kemarin. Menariknya, kegiatan yang merupakan rangkaian pelantikan Pengurus Pusat Pasemetonan Agung Pratisentana Sri Nararya Kenceng dan Ajeg Bali ini diikuti tak hanya peserta dari Bali, namun juga diramaikan peserta dari luar daerah khususnya Surabaya. Hadir dalam kegiatan tersebut, Ida Tjokorda Anglurah Tabanan yang sekaligus melantik Pengurus Pusat Pasemetonan Agung Pratisentana Sri Nararya Kenceng masa bakti 2019-2014. Hadir pula Wakil Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., Kapolres Tabanan, Dandim 1619 Tabanan, Muspika Tabanan, Ida Tjokorda Pemecutan XI, Panglingsir Puri Kesiman dan Panglingsir puri dan jero seKabupaten Tabanan. Uji kompetensi diikuti 112 peserta, tujuh di antaranya merupakan peserta dari Surabaya. Selain uji kompetensi, kegiatan yang menggandeng Harian Bisnis Bali, TUK Agung, Pasemetonan Agung Pratisentana Sri Nararya Kenceng, Viva Kosmetik, WHDI Bali, dan Pemkab Tabanan ini juga diisi lomba gebogan bersama WHDI Kabupaten Tabanan yang melibatkan 20
peserta se-Kabupaten Tabanan, workshop tata rias pengantin Bali modifikasi, pusung tagel, tengkuluk lelunakan dan tata rias untuk diri sendiri. Pemilik TUK Agung Dr. Dra. A.A. Ayu Ketut Agung, M.M. mengatakan, uji kompetensi secara rutin dilaksanakan, bahkan dalam setahun digelar beberapa kali. Tujuannya, mencetak SDM di bidang kecantikan yang kompeten. Dalam uji kompetensi tata rias pengantin Bali modifikasi, yang dinilai di antaranya make-up, busana yang digunakan dan sanggul. ‘’Hanya 30 persen yang boleh dimodifikasi. Jadi modifikasi itu tidak boleh kebablasan dan kehilangan ciri khas payas Bali. Ini yang setiap saat selalu saya tekankan,’’ tuturnya.
Menurutnya, dalam busana payas agung menggunakan gelung agung, sedangkan payas modifikasi memakai pusung tagel sebagai lambang kedewasaan perempuan Bali. Selain itu tetap menggunakan srinata, kamben tetap menggunakan songket atau kain tradisional buatan Bali sehingga ciri khas payas Bali tidak hilang. ‘’Nantinya peserta sudah lulus dalam uji kompetensi ini akan mendapatkan sertifikat kompetensi yakni sertifikasi profesi perias pengantin modifikasi modern Bali. Ini akan menjadi daya saing dan daya jual mereka nantinya,’’ ujarnya. Terkait penggunaan pusung tagel, melalui pelatihan ini peserta atau masyarakat mengerti dan mampu membuat
pusung tagel secara mandiri. Bercermin dari itu, masyarakat tidak perlu lagi ke salon untuk membuat pusungan dan tentunya akan menambah nilai ekonomis dalam keluarga. Penggunaan pusung tagel sebagai ciri khas bagi wanita Bali hendaknya tidak tergerus oleh zaman. Sebab, pusung tagel tidak rumit, jika mengetahui tekniknya dengan baik. Pembuatan hanya membutuhkan waktu 5 menit. Peserta uji kompetensi asal Surabaya, Asawar Umar Siregar mengaku tertarik menekuni rias Bali sekaligus ikut uji kompetensi tata rias pengantin Bali madya dan agung ini karena pada dasarnya memang hobi merias. Hal ini mengingat permintaan
Bali Post/kmb
TATA RIAS - Dr. Dra. A.A. Ayu Ketut Agung, M.M. memaparkan mengenai tata rias pusung tagel dalam workshop yang digelar, Minggu (10/2) kemarin.
konsumen di Surabaya untuk riasan mulai payas Bali modifikasi, riasan pengantin Bali madya dan agung di Surabaya cukup menjanjikan. ‘’Riasan Bali di Surabaya cukup banyak diminati, khususnya datang dari orang asli Bali yang tinggal di sana. Selain itu, order juga datang dari masyarakat Surabaya yang memang ingin tampil cantik dan menarik dalam riasan bernuansa Bali. Bercermin dari itu, saya ingin perdalam lagi dengan mengikuti uji kompetensi ini,’’ jelasnya. Sementara itu, Ida Tjokorda Anglurah Tabanan menyambut baik kegiatan ajeg Bali yang meliputi uji kompetensi, lomba gebogan, workshop tata rias pengantin Bali modifikasi, pusung tagel, tengkuluk lelunakan dan tata rias untuk diri sendiri. Sebab, kegiatan tersebut merupakan bagian dari fungsi puri sebagai pelestari adat dan budaya. Terkait pelantikan Pengurus Pusat Pasemetonan Agung Pratisentana Sri Nararya Kenceng, dia menyatakan ini untuk menggantikan masa kepengurusan sebelumnya yang sudah selesai. Pada 16 Desember 2018 telah dilakukan pesamuan agung untuk memilih ketua umum dan pengurus pusat untuk masa bakti 2019-2024. ‘’Ketua dan pengurus pusat yang telah dipilih tersebut dilantik, yang sebelumnya sudah diawali dengan upacara majaya-jaya,’’ tegasnya. (kmb)
asuransi nelayan. ‘’Untuk asuransi nelayan di tahun 2019 ini, jika kuota sudah turun, yang kami perioritaskan adalah nelayan yang sama sekali belum pernah mendapatkan bantuan asuransi ini. Jika ada kuota tersisa barulah akan diberikan kepada nelayan yang asuransinya memerlukan perpanjangan,’’ jelas Bogorada. Mengenai minat nelayan mengikuti asuransi ini, Bogorada menyatakan sudah cukup tinggi karena mereka sudah melihat manfaatnya. Tahun 2018 tercatat satu klaim. Nelayan yang ter-cover asuransi ini meninggal dunia sehingga pihak keluarga yang ditinggalkan berhak mendapatkan dana asuransi sebesar Rp 50 juta. Hal ini sesuai dengan keinginan pemerintah pusat untuk melindungi nelayan saat melakukan aktivitasnya. ‘’Kesadaran nelayan sudah tinggi mengenai asuransi. Bahkan ada 34 orang nelayan yang secara mandiri melakukan perpanjangan asuransi. Ini artinya mereka sudah merasakan dan tahu manfaat asuransi,’’ ujar Bogorada. (kmb24)
Rencana Perekrutan P3K
Pemkab Segera Berkoordinasi dengan Pusat
Tabanan (Bali Post) Perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K tengah hangat menjadi perbincangan di sejumlah daerah. Aturan ini membuka peluang seleksi dan pengangkatan bagi tenaga honorer yang telah melampaui batas usia pelamar PNS. Namun sayangnya sejauh ini informasi mengenai perekrutan tersebut masih belum jelas. Padahal peminatnya khususnya di Kabupaten Tabanan cukup banyak. Terkait persoalan tersebut, Kepala BKPSDM Tabanan I Wayan Sugatra, Minggu (10/2) kemarin, menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Koordinasi ini penting untuk mengetahui kondisi finansial daerah karena menyangkut kesanggupan daerah dalam pembiayaan. Meski demikian, Sugatra meyakinkan untuk perekrutan P3K, Kabupaten Tabanan memiliki kesempatan untuk melaksanakannya. Sebab, Tabanan memiliki tenaga honorer sesuai dengan formasi yang dibutuhkan. ‘’Data K2 sudah dipegang pusat dan daerah juga telah diberikan formasi. Hanya sekarang tergantung kesiapan dari pemerintah daerah itu sendiri,’’ terangnya. Apakah perekrutan P3K bisa diikuti masyarakat umum, Sugatra belum bisa menjawabnya. ‘’Tentang itu masih akan kami tanyakan. Jadi bersabar dulu. Pendaftaran juga belum dimulai,’’ katanya. Untuk diketahui, sesuai amanat Undang-Undang No-
Bali Post/bit
I Wayan Sugatra
mor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), perekrutan P3K harus melalui seleksi yakni seleksi administrasi dan seleksi kompetensi. Pelamar yang telah dinyatakan lulus seleksi pengadaan P3K, wajib mengikuti wawancara untuk menilai integritas dan moralitas sebagai bahan penetapan hasil seleksi. Pada tahap pertama, perekrutan hanya untuk tiga formasi bidang yang ditentukan pemerintah pusat yakni tenaga pendidikan (guru), tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian. Sementara dalam Peraturan Pemerintah disebutkan, P3K memiliki kewajiban serta hak yang sama dengan PNS. Kecuali jaminan pensiun, P3K mendapatkan perlindungan berupa jaminan hari tua, jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta bantuan hukum. (kmb28)
BULELENG
8 Ikuti ”3rd Sea Creative Camp’’
Krisis Guru Tahun Ini
Mahasiswa FTK Undiksha Sabet Juara I Usung ”Tourism Promotion”
MAHASISWA Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali meraih prestasi membanggakan lembaganya. Tercatat, tiga mahasiswa Program Studi Diploma-3 Manajemen Informatika, Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Kejuruan (FTK) meraih juara pertama pada ajang 3rd Sea Creative Camp ‘’Future Careers for Youths Integration with Entrepreneurship’’. Event ini diselenggarakan The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) bekerja sama dengan SEAMEO Regional Centers, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi September 2018 - Januari 2019. Mahasiswa yang tergabung dalam satu tim jagoan Undiksha itu adalah Putu Juniarta Eka Saputra, Dewa Kadek Edwin Sanciko, Ni Kadek Mesi Damayanti. Pembimbing Agus Aan Jiwa Permana, S.Kom., M.Cs., Minggu (10/2) kemarin mengatakan, pada ajang tersebut ada 12 bidang yang diusung yakni Fashion Design, Waste Recycling, Healthy Canteen, Tourism Promotion, Urban Agriculture, Augmented Reality, Game Development, Applied Robotic, Internet of Things, 3D Printing, Smart School dan Virtual Reality. Tim Undiksha bersaing dengan 62 tim terdiri dari murid dan guru berbagai SMK, TVET, dan perguruan tinggi dari 11 negara Asia Tenggara. Pada Bidang Tourism Promotion itu mengangkat ‘’Singaraja City Tour’’, dikemas dalam video yang dapat diakses secara online pada Youtube dengan kata kunci ‘’Ganesha Buleleng (GASBULL) - SINGARAJA CITY TOUR Tourism Promotion SEAMEO’’. Video ini menceri-
Senin Paing, 11 Februari 2019
Buleleng Kekurangan 452 Pengajar Singaraja (Bali Post) – Tambahan PNS hasil prrekrutan CPNS tahun 2018 lalu dan kuota formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun ini nampaknya belum mampu menyelesaikan krisis guru di Buleleng. Terbukti, sampai tahun ini di Bali Utara masih perlu tambahan guru dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan juga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tidak tanggung-tanggung, untuk menstrasformasi pendidikan secara memadai di dua jenjang pendidikan itu perlu sebanyak 6.185 orang. Sejauh ini, kata Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Sekdisdikpora) I Made Astika, Minggu (10/2) kemarin, kekurangan guru itu terdiri untuk jenjang SD sebanyak 4.287 dan SMP sebanyak 1.898 orang. Untung-
REBUT JUARA - Mahasiswa FTK Undiksha meraih juara I pada ajang ‘’Sea Creative Camp’’. takan sejarah perkembangan Kota Singaraja yang merupakan peninggalan masa Kerajaan Buleleng yang dipimpin Ki Barak Panji Sakti, dari masa penjajahan Belanda sampai masa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Semua informasi itu diperoleh dari seorang sejarawan Dr. I Made Pageh, M.Hum. ‘’Kami mengirim tiga tim untuk mengikuti lomba dengan mengambil dua tema yaitu Tourism Promotion dan Virtual Reality. Namun hanya satu tim yang berhasil lolos di final dan meraih 1st winner pada bidang Tourism Promotion,’’ katanya. Menurutnya, Kota Singaraja selain sebagai kota pendidikan, juga berpotensi dijadikan destinasi wisata, yang dapat menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara. Potensi itu diharapkan mendapat atensi Pemkab Buleleng. Selanjutnya dapat bekerja sama dengan Undiksha untuk mengembangkan sebuah objek wisata di dalam kota. ‘’Sesungguhnya terdapat banyak peninggalan bersejarah seperti Puri Sukasada, Puri Buleleng, Desa Panji, Pelabuhan Buleleng pada masa kerajaan, Kantor Bupati (eks Kantor Administrasi Belanda), Rumah Dinas
Gubernur Sunda Kecil (Mr. I Ketut Pudja) yang sudah dianugerahi gelar pahlawan nasional. Objek itu dapat dikemas apik menjadi paket wisata Singaraja City Tour,’’ tegasnya. Dekan FTK Dr. I Gede Sudirtha, S.Pd., M.Pd. mengatakan prestasi ini sebagai salah satu bukti pendidikan vokasi juga bisa bersaing dalam kompetisi. Dari prestasi itu, dirinya mengharapkan peminat Prodi D-3 Manajemen Informatika itu bisa semakin meningkat. Ditegaskan, serapan lulusan setiap tahun tergolong cukup cepat. ‘’Tentu kami sangat mengapresiasi prestasi ini. Prodi ini tidak begitu banyak peminatnya. Tetapi dari sisi prestasi relatif sangat baik,’’ sebutnya. ‘’Terutama dari perusahaan swasta. Banyak yang mencari lulusan diploma. Ini sesungguhnya peluang untuk para lulusan,’’ katanya. Sementara itu, Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. mengatakan, universitas terbesar di Bali Utara ini terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya mahasiswa. Diharapkan prestasi juga bisa muncul dari program studi dan berbagai bidang akademis lainnya. (ad313)
nya, keperluan untuk tahun 2018 lalu sudah terisi dari perekrutan CPNS sebanyak 4.054 orang. Sisa kebutuhan guru itu juga diisi dengan mempekerjakan guru kontrak sebanyak 1.635 orang. Selain itu, krisis guru itu juga ditan-
gani sementara dengan cara mengangkat guru honorer 394 orang. Guru itu digaji dengan memanfaatkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). ‘’Dari pemenuhan kebutuhan guru di daerah kita masih kurang 102 orang guru,’’ katanya. Krisis guru yang terjadi belakangan ini, kata Astika, tidak dapat ditangani dengan penambahan guru baru melalui perekrutan CPNS atau kuota formasi P3K yang dilakukan pemerintah pusat tahun ini. Alasannya, selain jumlah kekurangan guru itu masih banyak. Adanya guru yang memasuki masa pensiun
Dipasang IP Camera, Pantau Bencana Alam
Singaraja (Bali Post) – Pemasangan IP Camera oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfosandi) belakangan ini tidak saja untuk memantau warga yang membuang sampah sembarangan. Namun sekarang, IP Camera juga dipasang memantau kejadian bencana alam di Bali Utara. Sebagai langkah awal, IP Camera pemantau bencana alam itu akan dipasang di dua lokasi berbeda. Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfosandi) Buleleng Ketut Suweca, Minggu (10/2) kemarin, mengatakan saat ini sudah terpasang 13 unit IP Camera di seluruh Buleleng. Belasan kamera itu dipasang untuk memantau warga yang membuang sampah sembarangan. Kamera pengintai itu akan dipasang di sejumlah lokasi yang rawan digunakan tempat penampungan sampah-sampah liar. Tahun ini pihaknya akan menambah dua unit IP Camera yang difungsikan untuk penginderaan di lokasi rawan bencana. Kamera itu akan dipasang di lokasi yang memang rawan terjadi musibah. Dia mencontohkan, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada itu termasuk wilayah rawan terjadi tanah longsor. IP Camera itu juga akan dipasang di daerah yang tergolong rawan terjadi banjir bandang. Khusus pemasangan kamera itu, akan dikoordinasikan
juga menambah banyak kebutuhan guru baru. Guru yang pensiun tercatat sebanyak 350 orang guru. Rinciannya, 227 orang guru SD dan 123 guru SMP. Tidak heran, situasi ini membuat Buleleng tahun 2019 kekurangan 452 guru. ‘’Tambahan guru dari perekrutan CPNS tahun 2018, dan kuota formasi 115 orang calon guru P3K itu selama ini belum mencukupi. Permasalahannya memang kebutuhan guru itu masih sangat banyak, selain juga ada yang pensiun. Karena itu, masalah kekurangan guru itu perlu penanganan serius,’’ jelasnya. (kmb38)
lebih lanjut dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. “Untuk sementara kita masih survei lokasi yang cocok. Yang penting signalnya stabil, sehingga nantinya kami bisa pantau secara real time,” katanya. Walau dua unit IP Camera sudah dipasang, namun kata Suweca, jumlah kamera yang difungsikan memantau bencana alam sebetulnya masih kurang. Atas kondisi keuangan yang minus pihaknya belum bisa memprogramkan buat anggaran menambah unit IP Camera, yang akan dipasang di lokasi lainnya. Namun tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menambah IP Camera secara bertahap. “Sementara dipasang dua unit kamera dulu. Memang anggarannya masih terbatas. Nanti, secara bertahap pasti kami tambah sesuai kemampuan keuangan daerah. Apalagi di daerah kita ini banyak yang masuk daerah rawan bencana alam,” tegasnya. (kmb38)
Tanah Longsor di Desa Munduk
Jalan Penghubung Tiga Banjar Dinas Tertimbun
HUJAN deras mengakibatkan terjadinya tanah longsor di Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Sabtu (9/2) lalu. Dampaknya, jalan yang menghubungkan Banjar Dinas Bulakan, Banjar Dinas Beji, dan Banjar Dinas Tamblingan, tertimbun tanah. Peristiwa itu tidak pelak menganggu lalu lintas kendaraan. Efek tanah longsor itu juga menyebabkan sebuah rumah permanen dan pelinggih milik warga rusak. Lalu bagaimanakah atensi dan respons warga, aparat pemkab terbawah, bhabinkamtimbnas, mengatasi masalah tersebut?
Bali Post/ist
GOTONG ROYONG - Warga bersama aparat desa, staf Kecamatan Banjar, Linmas, dan Pol PP Kecamatan Banjar membersihkan material tanah longsor yang menimbun badan jalan di Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Sabtu (9/2) malam lalu.
Sebelum tanah longsor, hujan deras terjadi di Desa Munduk dan sekitarnya. Hujan turun sejak siang hingga malam hari. Akibat curah hujan dengan intensitas tinggi, tanah terjal di atas jalan yang menghubungkan ketiga banjar dinas labil. Hal itu bertambah parah karena minimnya tanaman keras yang berfungsi menahan gerusan air ketika hujan. Sekitar pukul 18.15 petang, tanah terjal milik warga di Banjar Dinas Bulakan pun longsor. Bongkahan tanah gembur itu seketika menutup badan jalan di bawahnya.
Beruntung, saat kejadian, lalulintas sepi, sehingga tidak ada korban jiwa. Namun kemudian, kendaraan dari kedua arah tidak bisa melintas. Beberapa pengendara harus mencari jalan pintas. Konsekuensinya harus menempuh jalan alternatif dengan waktu relatif lebih lama. Setelah warga bersama aparat desa, staf Kecamatan Banjar TNI, Pol PP, dan relawan Kampung Siaga Bencana melaksanakan gotong royong, Minggu (10/2) kemarin, baru badan jalan bisa dilalui. Dengan menggunakan alat manual, warga mem-
bersihan gundukan tanah di atas aspal ditempatkan di pinggir jalan. Sisa lumpur itu kemudian disiram, sehingga aspal tidak licin dan bisa dilintasi kendaraan. Dampak tanah longsor di Desa Munduk itu, rumah permanen milik seorang lanjut usia (lansia) Nyoman Rening (70) mengalami kerusakan kategori sedang. Atap dan tembok rumah milik korban rusak. Namun rumah itu masih bisa ditinggali, karena material longsor tidak sampai menimbun kamar. Tanah tergerus air, juga mengakibatkan sebuah pelinggih milik Putu Arya mengalami kerusakan. Tanah pondasi painggih Sekepat Sari itu tergerus, hingga bergeser dari posisi semula. Beruntung saat tergerus, palinggih dari campuran beton itu tidak sampai membentur bangunan lain di bawahnya. Sekretaris Camat Banjar Cokorda Adithya Wira Putra Yudha seizin Camat Banjar Ketut Darmawan
mengatakan, dampak tanah longsor di Desa Munduk sudah didata. Tercatat kerugian meteriil diperkirakan Rp 15 juta. Dampak bencana itu juga sudah dikoordinasikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. “Penanganan darurat untuk membersihan jalan sudah dilakukan. Kerusakan rumah dan palinggih sudah kami catat dan dikoordinasikan ke BPBD untuk penanganan lebih lanjut,” katanya. Mengantisipasi tanah longsor susulan, itu kata Cok Adithya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan para perbekel desa. Dia mengingatkan warga yang tinggal di daerah ketinggian itu agar tetap waspada terjadinya tanah longsor akibat hujan deras. Antisipasi perlu karena beberapa desa di daerah itu rawan terkena tanah longsor. Selain aparat desa, antisipasi bencana alam juga dilakukan relawan Kampung Siaga Bencana yang sudah dibentuk. (mud)
Senin Paing, 11 Februari 2019
GIANYAR
9
Belum Penuhi SOP, Sejumlah Usaha ’’Rafting’’ Disorot Polisi Gianyar (Bali Post) Sejumlah usaha rafting yang beroperasi di sepanjang Tukad Ayung diketahui belum memenuhi Standar Oprasional Prosedur (SOP). Kondisi ini tentu sangat disayangkan, mengingat tingginya minat wisatawan mencoba wisata adrenalin ini setiap harinya. Aparat kepolisian yang dikomando Kapolsek Payangan AKP Gede Sudyatmaja, S.H., M.H. melakukan pertemuan dengan para pengelola rafting, Sabtu (9/2). Mereka diberi waktu tiga bulan untuk memenuhi SOP. Jika tidak, polisi akan mengambil langkah tegas. Dikonfirmasi Minggu (10/2) kemarin, AKP Sudyatmaja menerangkan, upaya ini dilakukan dalam mewujudkan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Program tersebut direalisasikan dengan menggandeng para pelaku pariwisata. ‘’Kami jelaskan SOP yang sudah ditetapkan kepada para pelaku wisata rafting, sehingga bisa meminimalisasi kesalahan atau kejadian yang tidak diinginkan. Apalagi peminat jenis wisata ini dominan warga negara asing,’’ jelasnya. Sudyatmaja menjelaskan, nyawa wisatawan dipertaruhkan dalam kegiatan rafting. Oleh sebab itu, dipandang penting setiap usaha ini memenuhi SOP yang ditetapkan. Apalagi ada sekitar 15 usaha rafting di Tukad Ayung yang mengangkut ratusan wisatawan setiap harinya, dengan start dari wilayah Payangan. ‘’Jadi, bagaimanapun yang dipertaruhkan dalam kegiatan ini adalah nyawa,’’ tegasnya. Sudyatmaja menegaskan, setelah pertemuan dengan para pengusaha rafting, pihaknya memberi tenggang waktu tiga bulan kepada para pengusaha tersebut untuk memenuhi SOP. ‘’Tentunya polisi akan melakukan pemeriksaan intensif kepada para pemilik rafting itu, namun sebelum
itu kita beri mereka batas waktu tiga bulan untuk mengurus kelengkapan sesuai SOP termasuk izinnya,’’ ungkapnya. Apabila SOP tersebut tidak dipenuhi dalam batas waktu tersebut, kata Sudyatmaja, pihaknya menegaskan akan melarang sejumlah pengusaha rafting untuk beroperasi, khususnya yang start dari wilayah Payangan. ‘’Kalau waktu tiga bulan ini tidak ada tindak lanjut, mohon maaf yang start di Payangan akan kita larang beroperasi, sampai melengkapi kelengkapan sesuai SOP,’’ tegasnya seizin Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo. Sudyatmaja menegaskan, tindakan tegas ini dilakukan demi keamanan tamu yang berwisata. Apalagi kegiatan rafting sebagai olahraga adrenalin cukup berbahaya, dan terbukti dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas wisata rafting di sepanjang Tukad Ayung sudah memakan korban, khususnya wisatawan. ‘’Termasuk guide-nya, ada guide punya sertifikat terus ada guide yang tidak punya sertifikat. Itu pun kami akan cek, karena yang seperti ini berbahaya. Harus didampingi guide profesional, kalau tidak punya ya… jelas tidak layak. Makanya, kita akan melakukan pengecekan itu semua,’’ tegasnya. (kmb35)
Bali Post/kmb35
PERTEMUAN - Suasana pertemuan antara Kapolsek Payangan dengan para pelaku usaha pariwisata, Sabtu (9/2).
Polisi Kawal Ketat Caleg
SOSOK Topang Penyelenggaraan ’’Event’’ BUPATI Gianyar I Made Mahayastra akan mengambil kebijakan baru untuk penyelenggaraan event yang digelar rutin pada setiap desa di Kabupaten Gianyar. Yakni mulai 2020 mendatang, setiap event yang bisa dilaksankan terus menerus secara aktif akan mendapat bantuan anggaran dari pemerintah. Dikatakan, bantuan ini berlaku untuk event tahunan maupun dua tahunan. Bahkan, detail untuk program ini akan dituangkan ke dalam Surat Keputusan Bupati, sehingga penyelenggaraan event ini wajib mendapatkan dana penyelenggaraan dan pembinaan. Ditegaskan, bantuan ini diprioritaskan untuk event di desa-desa yang secara teratur dan profesional panitianya menyelenggarakan. ‘’Kita akan masukkan event itu pada event tahunan Kabupaten Gianyar. Sehingga, setiap tahun dipastikan berlanjut,’’ katanya. Melalui upaya ini, kata dia, pihak panitia tidak perlu lagi melakukan audensi dengan Bupati menjelang penyelenggaraan kegiatan. Namun, hal ini dikecualikan untuk event-event yang sudah eksis sekali dan sudah mampu menghasilkan uang. ‘’Kecuali event yang sudah bisa menghasilkan uang, kan tidak mungkin kita bantu lagi,’’ ujarnya. Diakuinya, selama ini event di Kabupaten Gianyar sudah berperan dalam meningkatkan eksistensi khususnya di sektor pariwisata. Menurutnya, event itu merupakan salah satu kontribusi dari masyarakat, terkait dengan eksisnya seni budaya di Gianyar. Karena jika hanya dikerjakan oleh pemerintah saja tidak akan bisa, untuk itu peran serta seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan. ‘’Masyarakatlah yang memelihara, masyarakatlah yang selalu memberi kontribusi terkait eksisnya. Kalo pemerintah saja yang mengerjakan, tidak bisa,’’ tegasnya. (nik)
Bali Post/kmb35
PELAKU - Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu IGN Jaya Winangun saat menunjukkan pelaku kasus curas, Minggu (10/2) kemarin.
Curi Uang dan HP, Diantara Diringkus Polisi Gianyar (Bali Post) Jajaran Polsek Sukawati mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), I Komang Diantara (34). Pelaku asal Desa Batubulan Kangin Kecamatan Sukawati ini mencuri uang jutaan rupiah beserta barang berharga milik I Kadek Indra Yuda asal Desa Sukawati. Kini pelaku mendekam di sel tahanan Mapolsek Sukawati. Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu IGN Jaya Winangun menerangkan, polisi menerima laporan korban I Kadek Indra Yuda pada, Kamis (7/2) lalu. Dalam laporan polisi no-
mor LP B/06/II/2019/Bali/ Polres Gianyar/Polsek Sukawati itu, korban kehilangan uang sebanyak Rp 4,5 juta dan dua buah HP. ‘’Berdasarkan laporan aksi pencurian di rumah korban di Desa Sukawati itu, polisi langsung melakukan proses penyelidikan,’’ ujar Jaya Winangun seizin Kapolsek Sukawati AKP Suryadi, Minggu (10/2) kemarin. Dua hari berselang, polisi berhasil mendeteksi seseorang yang diduga pelaku pencurian, Sabtu (9/2). Saat itu pelaku I Komang Diantara diketahui membawa ponsel curian milik korban. Saat ditanya petugas, pelaku sempat mengelak,
karena casing HP curian tersebut sudah diganti. ‘’Sebelumnya HP tersebut dibungkus sampul putih dan saat diamankan diganti sampul hitam,’’ katanya. Lantaran merasa curiga, polisi tetap mengamankan pelaku ke Mapolsek Sukawati. Saat diinterogasi lebih dalam, pelaku akhirnya mengakui melakukan aksi pencurian tersebut. Pelaku juga sengaja mengganti casing HP tersebut. ‘’Saat diinterogasi petugas, pelaku mengaku sudah mencuri uang dan dua ponsel milik korban. Sekarang pelaku sudah diamankan di Mapolsek,’’ tegas Jaya Winangun. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Menyukseskan Pemilu 2019, setiap calon legislatif (caleg) dari Kabupaten Gianyar memperoleh pengawalan ketat dari kepolisian. Pengawalan ini dilakukan untuk memastikan keamanan setiap caleg. Hal ini ditegaskan Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo, belum lama ini. Priyanto Priyo Hutomo mengatakan, polisi memang memberlakukan pengamanan melekat terhadap masing-masing caleg. Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gianyar, terdapat 330 orang caleg yang sudah masuk Daftar Caleg Tetap (DCT). ‘’Kami punya Satgas Nusantara. Satu caleg, saya buat pendampingan berupa penghubung. Satu caleg, satu polisi,’’ tegasnya. Ia menilai anggotanya akan diterjunkan untuk melapisi para caleg ini. Pihaknya juga mengerahkan personel dari Bhabinkamtibmas hingga intel untuk melakukan pengamanan ini. ‘’Jadi, siapa yang dekat dengan caleg itu bisa masuk. Itu pegang satu-satu,’’ ujarnya. Antar-caleg dan polisi itu juga terus berhubungan setiap ada kegiatan politik. Ketika para caleg menggelar kegiatan, maka petugas juga melangsungkan pengamanan. ‘’Kalau ada simakrama, kami lakukan pengamanan. Jadi, pengamanannya cepat,’’ tegasnya. Priyanto Priyo Hutomo mengakui pengawasan ini bukan tanpa alasan. Terlebih situasi yang sekarang mengharuskan pengamanan tersebut. ‘’Ini karena perebutan masa simpatisan. Maka, kami adakan kegiatan Satgas Nusantara,’’” jelasnya. Selain mengamankan kegiatan para caleg, kata Priyanto Priyo Hutomo, Satgas Nusantara ini juga terus bergerak menggelar sosialisasi ke tokohtokoh masyarakat di Kabupaten
Gianyar. Para tokoh masyarakat ini diharapkan mampu membantu mengerem bila ada indikasi gesekan. ‘’Supaya massa tidak mudah terprovokasi,’’ terangnya. Di bagian lain, kepolisian juga telah memetakan pengamanan logistik serta jalannya Pemilu 2019 yang terdiri dari pemilihan presiden (pilpres), pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan DPD. Dikatakan, untuk surat suara capres yang sudah tiba akan diberikan pengamanan ketat untuk distribusi logistik ke masing-masing TPS. Sebelum pemilihan, logistik berupa surat suara dan berkas pemilihan diletakkan di gudang KPU Gianyar. ‘’Lokasi logistik ada dua tempat. Itu kami siagakan personel di dua tempat. Nanti ketika pelipatan itu yang paling urgen, enggak boleh lolos surat suara itu, petugasnya (pelipat sura suara - red) digeledah,’’ tegas Priyanto Priyo Hutomo. (kmb35)
Bali Post/nik
AKBP Priyanto Priyo Hutomo
JEMBRANA
10
Senin Paing, 11 Februari 2019
Mutasi Pejabat Diumumkan Pekan Ini
Negara (Bali Post) –
Gerbong mutasi pejabat di Pemkab Jembrana direncanakan pada pekan ini. Termasuk tujuh pejabat yang sebelumnya masuk lelang jabatan eselon II. Dari informasi yang dihimpun, Minggu (10/2) kemarin, bukan saja di tingkat eselon II saja, melainkan juga jabatan eselon di bawahnya yang mengalami kekosongan dan butuh penyegaran juga akan dilakukan bersamaan. Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) di bawah Sekda Jembrana juga sudah mulai sibuk mengkaji dan memetakan posisi jabatan. Pelantikan dijadwalkan saat momen peringatan Kepemimpinan tahun ke-3
periode kedua pasangan Bupati-Wakil Bupati I Putu Artha-I Made Kembang Hartawan (Abang) pada Minggu (17/2). Untuk eselon II, seleksi lelang jabatan telah rampung pada Jumat lalu. Tinggal menunggu keputusan Bupati Jembrana pada
pekan ini sebelum jadwal pelantikan. Bupati Jembrana I Putu Artha ditemui beberapa waktu lalu membenarkan ada pelantikan pada tanggal 17 Februari nanti. Tetapi siapa-siapa yang dimutasi, pihaknya belum bisa merinci mengungkapkan. Sementara itu Sekda Jembrana I Made Sudiada juga membenarkan adanya rencana mutasi saat HUT Kepemimpinan Abang nanti. “Ya ada rencana pada 17 Februari ini yang lolos lelang jabatan,” terang Sekda. Terkait tahapan seleksi lelang 7 jabatan eselon II
memang sudah dilakukan hingga tahap tes wawancara. Setelah itu, pansel melakukan rapat guna menentukan tiga terbaik untuk selanjutnya disampaikan ke Bupati untuk dipilih. Dari penetapan itu, selanjutnya direkomendasi persetujuan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Setelah kursi 7 jabatan eselon II itu sudah terisi, baru nantinya dilakukan mutasi jabatan di bawah eselon II. Pasalnya setelah tujuh jabatan itu terisi, maka akan ada jabatan yang ditinggalkan dan harus juga diisi. (kmb26)
Bupati Artha Imbau ACJN KPU Mulai Terima Surat Suara Pemilu 2019 Rambut Siwi Segera Dimanfaatkan Bali Post/kmb26
Surat Suara – Logistik surat suara yang masih berada di dalam kardus pengiriman ditumpuk di dalam GOR Baluk. Logistik ini telah terkirim pada Sabtu sore.
Negara (Bali Post) – Logistik Pemilu 2019 berupa surat suara untuk di Kabupaten Jembrana akhirnya datang Sabtu (9/2) sore. Pengiriman logistik ribuan kotak berisi surat suara yang dikawal polisi ini juga mendapatkan pengawasan dari Bawaslu Jembrana. Dari pengawasan saat turun dari kendaraan di gudang penyimpanan GOR Baluk, Kecamatan Negara ditemukan sejumlah kotak yang rusak. Total yang terkirim di antaranya logistik surat suara untuk DPR-RI sebanyak 480 kotak atau 239.990 surat suara. Surat suara untuk DPRD Provinsi Bali sebanyak 480 kotak atau 240.990 surat suara dan Surat Pilpres sebanyak 120 kotak atau 239.990 surat suara. Sedangkan untuk DPRD Kabupaten Jembrana yang terbagi menjadi lima daerah pemilihan ada 482 kotak atau 244.993 surat suara. Dari ribuan kotak yang berisi surat suara ini, ditemukan empat kotak yang berisi surat suara DPR-RI dan satu kotak berisi surat suara dapil IV DPRD Kabupaten Jembrana dalam kondisi rusak. Kerusakan itu di antaranya robek dan tidak diikat dengan tali sesuai kondisi awal.
Komisioner Bawaslu Jembrana divisi Pengawasan, I Nyoman Westra mengungkapkan selain fisik dalam kondisi robek, juga ditemukan satu kotak yang berisi surat suara DPR RI tidak diikat tali. “Setelah kita lakukan pengawasan, saat diturunkan dari ribuan kotak tempat surat suara itu, ada yang robek atau bolong,” terangnya. Sementara itu Komisioner KPU Jembrana Divisi Teknis, I Ketut Adi Sanjaya, menyikapi adanya temuan ini, KPU akan membuatkan surat pernyataan berisi informasi kotak yang rusak, serta memeriksa isi dalam kotak tersebut saat pelipatan kertas suara nanti. Menurutnya ada lima yang tergolong rusak, empat bolong dan satu tidak ada tali. “Untuk kondisi surat suara kita cek saat pelipatan nanti,” terang Adi. Selain adanya kotak tempat logistik surat suara yang rusak, Bawaslu Jembrana juga mencatat bahwa surat suara untuk DPD sebanyak 239.990 surat suara belum dikirim bersamaan. Berdasarkan informasi dari pihak percetakan, jadwal pengiriman surat suara DPD itu akan dilakukan pekan depan. (kmb26)
Truk Boks Hantam Tronton, Sopir Selamat
Negara, (Bali Post) Kecelakaan terjadi, Minggu (10/2) pagi di jalan umum jurusan Denpasar - Gilimanuk antara Km 78-79 Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Kecelakaan terjadi antara truk tronton nopol B-9703-IM yang dikendarai Heryanto (32) dengan truk boks nopol L9566-NO yang dikemudikan Mochamad Andy Rahman (26).
Dari informasi yang dikumpulkan, truk tronton B9703-IM bergerak dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Pada situasi jalan lurus, marka utuh dan arus lalu lintas sedang, dari arah yang bersamaan datang pengemudi truk boks L-9566-NO dengan kecepatan sedang dan tidak memperhatikan kendaraan truk tronton B-9703-IM yang ada di depannya. Pada saat jalan menurun dan tidak ada tanda pengere-
man, truk boks L-9566-NO menabrak bagian belakang truk tronton tersebut. Akibatnya pengemudi truk boks mengalami luka lecet pada lutut dan tanda patah pada paha kanan. Sementara bagian depan mobil penyok. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widiyatmoko seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi membenarkan kecelakaan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. (kmb)
PENYOK - Kondisi truk boks yang penyok karena menabrak truk tronton.
Bali Post/kmb
DENGAN keluarnya izin pemanfaatan Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) Rambut Siwi dari Kementrian PUPR pada bulan Januari lalu, Bupati Artha mengimbau agar OPD terkait mulai melakukan pemanfaatan gedung tersebut sambil menunggu proses serah terima. Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Jembrana I Putu Artha saat memberikan pengarahan pada arisan pejabat Pemkab Jembrana di ACJN pada Minggu (10/2) kemarin. Turut hadir Wabup Made Kembang Hartawan, Sekda Made Sudiada, para asisten Setda, para kepala OPD dan pejabat eselon III dan II di lingkungan Pemkab Jembrana. Di hadapan para pejabat tersebut, Artha menyampaikan pesan dari Kementerian PUPR bahwa ACJN harus segera dimanfaatkan tanpa memungut sewa. “Kementerian berharap agar pemanfaatan sesegera mungkin dilaksanakan, agar gedung ini tidak terkesan kosong begitu saja” ungkap Artha. Artha meminta kepada OPD terkait, seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga agar mulai menyiapkan inovasinya untuk pemanfaatan gedung ini. “Untuk dinas terkait agar sesegera mungkin menyiapkan programnya dalam mengelola aset ini. Untuk Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, bila perlu ajak anak–anak sekolah datang ke
DIMANFAATKAN – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Wabup Kembang Hartawan dan pejabat terkait kemarin meninjau ACJN Rambut Siwi. Bupati Artha meminta agar ACJN segera dimanfaatkan. sini, melakukan kegiatan bermain atau melakukan kegiatan sekolah seperti pembagian rapor” tuturnya. Anjungan Cerdas Jalan Nasional Rambut Siwi merupakan proyek Kementrian PUPR, bertujuan sebagai tempat beristirahat bagi pengendara yang melewati
jalan nasional sekaligus tempat berwisata yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Proyek yang menelan APBN Rp 67 miliar memiliki sejumlah fungsi yang dimiliki Anjungan Cerdas Jalan Nasional, antara lain: Informasi, Edukasi, Ekonomi, dan Hiburan. (ad319)
Menyoal Pelanggaran oleh Oknum PNS
Pentingnya Pembinaan dan Sosialisasi Peraturan Sejumlah oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Jembrana melakukan tindakan pelanggaran. Diantaranya terkait dengan netralitas dalam pemilu dan melakukan pungutan liar. Ada pula oknum PNS yang korupsi dana santunan kematian. Nampaknya ke depan, pimpinan di jajaran Pemkab Jembrana perlu terus melakukan pembinaan, agar aparaturnya melaksanakan tugas dengan baik. Kasus pelanggaran yang sebenarnya cukup memprihatinkan adalah dua oknum di Satpol PP yang melakukan tindakan pungutan liar (pungli) kepada penduduk pendatang. Kedua oknum PNS yang mengetahui akan dilaksanakan penertiban penduduk pendatang dengan sengaja membocorkan informasi tersebut kepada sejumlah penduduk pendatang. Tujuannya meminta “uang pengertian” agar penduduk pendatang tersebut tidak digaruk saat dilakukan penertiban. Tim Saber Pungli menangkap kedua oknum dalam operasi tangkap tangan. Sejumlah
bukti ditemukan di antaranya percakapan melalui SMS dan sejumlah uang ratusan ribu rupiah. Kasus ini pun kemudian diserahkan ke pihak jajaran pimpinan di Pemkab Jembrana untuk ditindalanjuti terutama dalam pemberian sanksi. Tim Saber Pungli tidak menjadikan kasus ini sebagai tindakan pidana korupsi yang bisa saja berkonsekuensi pada pemecatan terhadap kedua oknum satpol PP tersebut. Bupati Jembrana I Putu Artha nampaknya memilih bertindak secara hati-hati. Sanksi yang dikenakan yakni tidak diberikan jabatan (di-nonjobkan), dipindahtugaskan dan
ditunda kenaikan pangkatnya. Pelanggaran yang dilakukan disebutkan bersifat administratif bukan tindakan pidana. Pelanggaran lainnya dilakukan oleh oknum PNS yang menjadi pengawas di UPT Dinas Pendidikan terkait netralitas dalam pemilu. Berdasarkan keputusan Bawaslu Jembrana, oknum PNS tersebut dinyatakan terlibat dalam kampanye salah satu caleg dari Partai Golkar. Sanksi yang diberikan adalah teguran tertulis. Pemberian sanksi didasarkan pada temuan bahwa oknum PNS tersebut tidak menjadi tim sukses melainkan hanya hadir memenuhi undangan. Sayangnya kehadiran dilakukan saat jam kerja tanpa izin atasan dan juga mengenakan atribut PNS. Tindakan oknum PNS baik melakukan pungli maupun melanggar asas netralitas menjadi catatan penting bagi pembinaan aparatur yang berada di bawah naungan Pemk-
ab Jembrana. Pelanggaran melakukan pungli termasuk kategori berat yang harusnya dapat diberikan sanksi lebih tegas. Hal ini perlu agar dapat menjadi pelajaran keras bagi PNS lainnya agar tidak berani melakukan hal serupa. Meski sanksi yang diberikan sekarang sudah termasuk berat, pengawasan harus benarbenar dilakukan. Jangan sampai misalnya setelah berlalu seiring waktu, oknum tersebut kemudian dapat terbebas dari hukuman. Sementara terkait pelanggaran soal netralitas, sosialisasi kepada PNS mengenai aturan terkait keterlibatan dalam kegiatan politik harus lebih digencarkan. Seringkali karena aturan yang kurang dipahami, PNS justru terjebak dalam situasi yang dilematis. Tidak sadar bahwa apa yang dilakukan terkait perhelatan politik terutama dalam proses pemilu adalah bentuk pelanggaran netralitas. (ata)
Senin Paing, 11 Februari 2019
KARANGASEM
11
Puncak HUT Ke-28 LPD Desa Adat Sibetan
Serahkan Hadiah, Jalan Sehat, dan Penarikan Undian Tabungan PUNCAK HUT ke-28 LPD Desa Adat Sibetan dilaksanakan di Balai Masyarakat Sibetan, Bebandem, Minggu (10/2) kemarin. Puncak HUT kali ini tidak hanya penyerahan hadiah, juga diisi jalan sehat, penarikan undian berhadiah tabungan, deposito dan kredit, termasuk pelaporan Perkembangan Pertanggungjawaban LPD. Hadir Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi, BKS LPD Karangasem, BKS LPD Provinsi. Ketua LPD Desa Adat Sibetan I Made Mastiawan mengatakan, awal dibentuknya LPD Desa Adat Sibetan sekitar tahun 1990-an, dengan modal awal Rp 2 juta dari bantuan Pemprov Bali. Atas kepercayaan warga Sibetan, kini LPD Sibetan terus berkembang, baik tabungan harian, tabungan program Simasda dan deposito meningkat sebesar
14 persen. Dari Rp 114.410.543 naik jadi Rp 130.575.987.000 tahun 2018. Jumlah nasabah mencapai 19.800 orang. Angka kredit naik 17,80 persen dari 73.618.181.000 naik jadi Rp 86.611.321.000 di tahun 2017. Untuk labanya naik sembilan persen dari Rp 3.206.679.000 menjadi Rp 3.555.686.000 di tahun 2017. Modal LPD di tahun 2017 sebesar Rp 22.189.707.400, dengan tambahan modal 60 persen dari laba LPD tahun 2018 sehingga modal LPD tahun 2018 jadi Rp 24.323.119.000. Aset LPD tahun 2017 meningkat 8,7 persen dari Rp 132.694.283.000 di 2018 naik Rp 151.338.636.00. ‘’Keberhasilan ini tidak lepas dari keseriusan pengurus melalui manajemen operasional LPD. Kesuksesan ini juga tidak lepas dari kepercayaan warga Desa Adat Sibetan, sehingga setiap tahunnya terus mengalami
kemajuan,’’ ujarnya. Mastiawan senantiasa berharap agar LPD Desa Adat Sibetan terus berkembang. Salah satu caranya, meningkatkan kualitas sumber daya manusianya (SDM). Dengan SDM mumpuni maka dipercaya kepengurusan LPD akan kian baik. ‘’Peningkatan SDM sangat penting untuk perkembangan LPD ini. Kemajuan dan perkembangan LPD itu kuncinya ada pada SDM pengurus. Itu kunci berkembang dan tetap eksis LPD di masyarakat,’’ katanya. Pengelolaan LPD Desa Sibetan selama ini, kata Mastiawan, masih relatif banyak hambatan. Seperti kredit macet. Masih ada satu dua orang nasabah yang tidak lancar bayar kredit. Pihaknya ingin nasabah itu punya kesadaran agar mereka taat membayar kredit. Apabila ada nasabah tidak lancar membayar kredit, maka ada
upaya sikap tegas LPD. Seperti melakukan penyitaan barang. Hanya, sebelum tindakan itu dilakukan terlebih dulu diupayakan pendekatan persuatif. Kita bicara baik-baik dengan nasabah yang bandel. ‘’Kita tetap melakukan tindakan persuasif lebih dulu. Kalau memang berulang-ulang kali dilakukan pendekatan, tetap saja bandel, maka kita jelas akan menyita barang-barangnya. Manajemen perbankan wajib melakukan strategi seperti itu. Sosialisasi kepada nasabah yang membandel itu sudah disampaikan agar mereka tak komplain ketika disita barangnya,’’ ujarnya. Kalau LPD Sibetan selama ini juga memberikan dana santunan kesehatan kepada panglingsir pecalang di Desa Sibetan termasuk pengurus. Apabila nantinya ada warga opname supaya menyampaikan
ke pengurus. Pihaknya juga telah memberikan bantuan dana pendidikan untuk SD sampai SMA yang ada di Sibetan. Keberadaan LPD, kata Mastiawan, membantu pemerintah terkait perkembangkan sektor ekonomi warga termasuk pembangunan di desa adat. Selama ini kontribusi LPD Desa Adat Sibetan untuk pembangunan di desa adat sangat besar. Bahkan memberikan hampir 20 persen atau sekitar Rp 800 juta ke desa adat. Uang itu berasal dari keuntungan setiap tahunnya digunakan untuk pembangunan di desa adat. Keuntungan LPD dapat mengurangi beban masyarakat pada setiap pembangunan yang dilakukan di desa adat. ‘’Kontribusi LPD selama ini benar-benar bisa dirasakan masyarakat. Dari segi bangunan, beban yang dirasakan masyarakat sangat tinggi. Dengan adanya bantuan yang
diberikan LPD ke desa adat setiap tahunnya, maka warga tidak lagi terkena urunan besar saat pembanguan di desa adat. Karena itu kita harap warga
bersama-sama menjaga dan mendukung kemajuan LPD Sibetan. Sudah pasti agar ke depannya lebih baik lagi,’’ pinta Mastiawan. (ad309)
SERAHKAN DANA - Ketua LPD Desa Adat Sibetan I Made Mastiawan (kanan) saat memberikan bantuan dana untuk Desa Adat Sibetan yang diterima langsung Bendesa Adat Sibetan I Wayan Subadra pada puncak HUT ke-28 LPD Desa Adat Sibetan yang dilaksanakan di Balai Masyarakat, Sibetan, Bebandem, Minggu (10/2) kemarin.
KLUNGKUNG
12
Senin Paing, 11 Februari 2019
Selamatkan Generasi Muda
Dikukuhkan, Relawan Antinarkoba Lintas Agama Semarapura (Bali Post) Narkoba kian menjadi momok bagi masyarakat. Guna memeranginya, diperlukan gerakan yang lebih masif dari sekadar penindakan. Menyadari kian berbahayanya manuver peredaran gelap narkoba, sebanyak 77 orang ditunjuk menjadi relawan antinarkoba. Setelah dikukuhkan, Sabtu (9/2) petang, mereka diberikan beban berat untuk membuat gerakan sadar bahaya narkoba dan bagaimana menjadikan seluruh masyarakat sebagai relawan antinarkoba, minimal untuk anggota keluarganya sendiri.
DIKUKUHKAN - Relawan antinarkoba yang berasal dari lintas agama saat disematkan pin, sebagai tanda pengukuhan. Tugas utamanya, menyelamatkan generasi muda dari bahasa narkoba.
Proses pengukuhannya, digelar bersamaan dengan agenda doa pemilu damai, yang menghadirkan tokohtokoh lintas agama anggota FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Klungkung di Monumen Puputan Klungkung. Jadilah 77 orang ini sebagai relawan antinarkoba lintas agama, yang menyampaikan ikrar sebagai relawan anti narkoba. Pengukuhannya, diisi dengan penyematan pin kepada enam orang perwakilan dari masing-masing agama oleh Bupati Klungkung Nyo-
man Suwirta bersama Kepala BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten) Klungkung AKBP Dewa Alit Made Artha. Bupati Suwirta meminta seluruh relawan bekerja maksimal. Sebagai relawan, mereka memiliki tugas berat menyadarkan seluruh masyarakat Klungkung agar dapat berpartisipasi menjadi relawan antinarkoba tanpa terkecuali. Dalam pelaksanaannya harus didasari niat yang tulus ikhlas untuk menyelamatkan generasi muda dan diri sendiri. Dia menegas-
kan, Pemkab Klungkung siap bekerjasama dengan BNNK Klungkung dan FKUB dalam rangka memerangi narkoba hingga ke akar-akarnya. Kepala BNNK Klungkung AKBP Dewa Alit Made Artha menegaskan ekspektasi dari terbentuknya relawan anti narkoba, para pengedar narkoba tidak mempunyai ruang untuk berkembang, bahkan menghilang dari Klungkung. “Relawan antinarkoba ini akan memaksimalkan upaya kami dalam melakukan pencegahan,” katanya.
Sementara disinggung mengenai agenda doa bersama pemilu damai, Bupati Suwirta berharap mudah-mudahan pemilu 17 April 2019 nanti dapat berjalan dengan baik. Sehingga melahirkan pemimpinpemimpin yang baik untuk mendorong Klungkung. Sejalan dengan Bupati Suwirta, Plt. Ketua FKUB Klungkung Hj. Yusup Wahyudi menyatakan doa pemilu damai ini agar pemilu ke depan melahirkan pemimpin yang bertanggung jawab dan proses Pemilu 2019 dapat berjalan dengan baik. “Terkait pengukuhan relawan antinarkoba lintas agama, semoga dengan terbentuknya relawan ini dapat membantu menyelamatkan generasi muda di Kabupaten Klungkung dari penggunaan zat narkotika,” katanya. (kmb31)
Mata Air Tirta Sudamala, Potensi Tersembunyi Desa Tegak Fakultas Ilmu Budaya Unud Gelar PKM di SMAN 1 Semarapura SEBAGAI wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana (Unud) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), Sabtu (9/2) lalu. PKM FIB Unud yang pertama tahun ini dipusatkan di SMAN 1 Semarapura. Siswa setempat begitu antusias mengikuti kegiatan ini di Aula SMAN 1 Semarapura. Apalagi, siswa kelas XII yang sedang giat mencari informasi prodi dan fakultas terbaik untuk melanjutkan jenjang pendidikannya ke depan. Ketua PKM FIB Unud Dr. Drs. I Made Rajeg, M.Hum. di hadapan siswa setempat menyampaikan pihaknya bangga agenda PKM FIB Unud dapat terselenggara di SMAN 1 Semarapura. Sebab, selama ini salah satu sekolah tertua di Klungkung ini telah mampu mencetak banyak siswanya berprestasi, baik tingkat nasional maupun internasional. Kegiatan PKM ini melibatkan siswa kelas X, kelas XI, dan kelas XII. Melalui kegiatan ini, Rajeg berharap siswa dapat memanfaatkanya untuk memperoleh informasi terkait FIB Unud. Dalam PKM ini juga diisi dengan pelatihan oleh dosen-dosen setiap prodi. Seperti Prodi Sastra Indonesia dengan kegiatan pemberian materi struktur kebahasaan karya ilmiah
dan ceramah. Prodi Sastra Jawa Kuno dengan kegiatan mawirama, Prodi Sastra Bali dengan kegiatan nyurat aksara dan Prodi Sastra Jepang dengan perkenalan terhadap budaya Jepang. Dosen pada prodi lainnya, seperti Prodi Sastra Bahasa Inggris mengisi kegiatan PKM dengan Public Speaking, Prodi Sejarah dengan materi pengantar penelitian sejarah, Prodi Arkeologi berupa upaya pelestarian cagar budaya, Prodi Antropologi berupa pengantar penelitian artropologi budaya dan terakhir diisi dengan pelatihan konservasi lontar oleh UPT Lontar FIB Unud, mengenai cara perawatan lontar. Plt. Kepala SMAN 1 Semarapura Putu Suardi, S.Pd., M.Pd. mengatakan, kegiatan PKM ini amat penting, untuk terus memacu anak-anak belajar, berprestasi dan berwawasan. Dia bangga, sekolahnya terpilih menjadi lokasi PKM FIB Unud. Siswa menjadi semakin mengenal, seperti apa detail Fakultas Ilmu Budaya ini. “SMAN 1 Semarapura, merupakan sekolah tertua yang sudah banyak mencetak siswa berprestasi dan kini telah menjadi orang-orang sukses,” katanya. Hal serupa juga disampaikan Ketua Komite SMAN 1 Semarapura, Drs. Ketut Ardana, M.Pd. Menurutnya, PKM akan mampu mengem-
bangkan bakat dan minat para siswa ke depan. Ilmu budaya, kini memegang peran penting, sehingga setiap orang mesti memiliki keterampilan di bidang budaya, sebagai bekal hidup bermasyaraakat. Ini sejalan dengan program Gubernur Bali, agar budaya Bali dibangkitkan lagi. “Agar memiliki daya saing, berpikirlah seperti Enstein dan bertindaklah seperti Gandhi. Ini artinya, bahwa kecerdasan intelektual harus seimbang dengan kecerdasan spiritual. Kecerdasan spiritual ini sejauh mana ke depan dalam memahami ilmu budaya,” katanya. Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. mengatakan, Unud memiliki 13 fakultas yang bisa menjadi pilihan para siswa setelah lulus. Dia menekankan proses seleksi dilakukan dengan objektif dan transparan. “Semua dilakukan dengan sistem. Jadi, jangan khawatir ada oknum dosen yang bakal bermain-main atau ada upaya black list dari fakultas. FIB hadir untuk mendorong para siswa untuk mencapai prestasi akademik,” ujar Dekan Prof. Sutjiati. Menurut Prof. Sutjiati, selain mendapat pendidikan akademik, para mahasiswa juga mendapat pendidikan soft skill yang berupa pengetahuan kehidupan non-akademik yang membuat lulusan akan memiliki daya saing global. (ad 202)
KEGIATAN PKM - Dekan FIB Unud saat menyerahkan sertifikat dan kenangkenangan kepada Ketua Komite dan Plt. Kepala SMAN 1 Semarapura, Sabtu (9/2) pagi serangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) FIB Unud yang pertama tahun 2019.
Desa-desa di Klungkung, mulai menggali setiap potensi, guna mempersiapkan diri menjadi desa wisata. Seperti Desa Tegak, Klungkung, kini sedang berupaya menata potensi wisata desanya, salah satunya adanya mata air Tirta Sudamala Centeng, di Bantaran Tukad Centeng desa setempat. Air dari mata air ini diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit, terutama penyakit nonmedis serta tirta pangelukatan pangelebur mala. Perbekel Desa Tegak I Ketut Sujana, Minggu (10/2) kemarin, mengatakan, selama ini warga mengambil air di sana untuk tirta pangelukatan. Ada juga yang mengambil air untuk langsung dikonsumsi sendiri. Air
selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, dan terbuang begitu saja. Mata air ini terletak di pinggir Tukad Centeng. Untuk menuju mata air ini harus menuruni anak tangga yang terjal sejauh 200 meter. Diperkirakan mata air ini mengeluarkan air 10 liter per detik. Warga setempat hanya mampu mengambil air dari mata air ini menggunakan botol galon plastik dan diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit, terutama penyakit nonmedis serta tirta pangelukatan pangelebur mala. Selain sebagai tirta pangelukatan pangelebur mala., sumber mata air ini juga sebagai tempat pesucian patirtan Ida Bhatara di Desa Pakraman Tegak.
Namun, belakangan kian banyak warga dari luar yang datang ke sana. “Kami segera akan merancang desa wisata. Desa Tegak memiliki sejumlah objek yang potensial untuk dikembangkan sebagai desa wisata. Tahun 2021 nanti, semua ini diharapkan sudah jadi dan terus bisa dikembangkan,” ujar Sujana. Melihat keinginan besar Desa Tegak membangun desa wisata, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta meninjau sumber mata air Tirta Sudamala Centeng, yang terletak di bantaran sungai Tukad Centeng, bersama tokoh masyarakat di Desa Tegak dan Paguyuban Jaya Kumara Santi (JKS), Minggu (10/2) kemarin. Di sana Wabup Kasta
melihat sumber mata air Tirta Sudamala Centeng ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Sehingga air dari mata air Tirta Sudamala Centeng ini sebagian besar terbuang percuma ke Tukad Centeng. Wabup Kasta langsung mengintruksikan kepada masyarakat Desa Tegak untuk segera membentuk Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata). Kemudian, mendorong segera melakukan penataan untuk dijadikan objek wisata spiritual. “Sudah dari dulu kami berjanji untuk turun ke sumber mata air Tirta Sudamala Centeng. Semoga sumber mata air ini bisa menjadi daya tarik wisata spiritual pangelukatan sudamala,” ujar Wabup Kasta. (gik)
Hadiri Turnamen Petanque
Bupati Suwirta Minta KONI Cetak Atlet Berprestasi di Semua Cabor BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta dan Ny. Ayu Suwirta menghadiri Turnamen Double Mix Open se-Bali dengan tema “Petanque with love and respect” di GOR Swecapura Gelgel, Klungkung, Minggu (10/2) kemarin. Kehadiran Bupati Suwirta, juga sekaligus meresmikan lapangan Petanque di GOR Swecapura Gelgel. Pada kesempatan itu, Bupati Suwirta mendukung penuh turnamen tersebut, sekaligus mendorong KONI Klungkung, sebagai induk organisasi setiap cabang olahraga (cabor) agar mampu mencetak atlet berprestasi di setiap cabang olahraga (cabor). Bupati Suwirta juga menyampaikan mengenai mimpinya memiliki kawasan olahraga yang terintegrasi. Bupati Suwirta meminta kepada Ketua Umum KONI Kabupaten Klungkung I Wayan Subamia mulai memikirkan hal itu. Agar setiap bulannya ada event yang bisa digelar untuk semua cabang olahraga yang ada di Klungkung. Dia meminta KONI Klungkung mulai memikirkan cara-cara yang tidak biasa, agar benarbenar memiliki daya saing di Bali. “Karena untuk mencip-
takan atlet-atlet yang luar biasa, tidak bisa dengan cara yang biasa lagi, tetapi harus dengan cara yang luar biasa juga,” ujar Bupati Suwirta. Di akhir memberikan sambutan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menandatangani Prasasti Peresmian lapangan Petanque di GOR Swecapura Gelgel. Dalam pembukaan turnamen ini, juga dihadiri Ketua KONI Klungkung I Wayan Subamia dan Kepala Dinas Pendidikan Dewa Gde Darmawan, Ketua FOPI Klungkung Putu Gede Winastra, dan Ketua FOPI Bali Nyoman Yamadi Putra.
Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Klungkung I Gede Putu Winastra menyampaikan, turnamen ini bertujuan untuk menjalin persaudaran antar FOPI se-Bali. Selain itu, juga untuk meningkatkan kemampuan dan mental-mental atlet menjelang Porprov 2019 di Tabanan. Melalui event yang mengambil tema “With Love and Respect” ini, Winastra mengharapkan peserta maupun juri pertandingan dapat memupuk rasa persaudaraan dan menciptakan persaingan yang sehat. Turnamen ini disambut antusias, dari target 33 tim,
TURNAMEN - Bupati Suwirta saat hadir dalam turnamen Petanque se-Bali di GOR Swecapura Gelgel bersama para atlet dan pihak terkait lainnya.
tetapi yang mendaftar sebanyak 48 tim. Adapun Sumber dana kejuaraan ini adalah dari kas FOPI Klungkung. Ketua FOPI Bali Nyoman Yamadi Putra, menyatakan, bahwa Lapangan Petanque yang ada di GOR Swecapura merupakan lapangan yang paling representatif untuk melaksanakan event nasional maupun Internasional. “Jangan terkejut Bapak Bupati, apabila nanti terdapat wisatawan mancanegara maupun domestik yang datang ke GOR hanya untuk bermain Petanque sendiri,” ujar Yamadi Putra. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas support Pemkab Klungkung, sehingga pelaksanaan turnamen dapat berjalan dengan baik. Yamadi juga sekaligus menyampaikan kepada para atlet, bahwa tahun ini Petanque akan mengadakan event Pra Kualifikasi PON. Namun, untuk lulus di Pra Kualifikasi PON, maka Bali harus lolos minimal di ranking 7 besar. “Saya berharap, agar event ini dapat dijadikan persiapan menuju event Pra Kualifikasi PON,” harap Yamadi Putra kepada peserta Petanque. (ad321)
Senin Paing, 11 Februari 2019
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA AKUNTANSI
Staf Akuntansi tamat Diploma dan S1 Akuntansi baru tamat kerja atau pengalaman 1th kerja. Lamaran SMS/WA 0818621818
G.06
WAITER
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692
B.BP.004.02.19.0000085
Cr Adm toko,Gdg,Sopir prbd,SMA /K,Tk.Pondong Brng Gj.UMR,BPJS PT.TohpatiPoultry 081337273111
B.BP.001.02.19.0000117
Tamat SMP/ SMK belum pengalaman kerja untuk Sanur dan Kuta. Lamaran ke Shankara Kuta depan Buger King Jl.Bakung Sari Blok D33 Kuta Square SMS/WA 0818621818
G.07
DRIVER
SIM A SMP/SMTA pengalaman mobil kecil Pick Up minimal 2th. Lamaran Jl.Danau Toba 7 Sanur
G.08
Dcr Tng Kirim Ikan Lele (Pke SpdMtr)081246682139/0818503603 B.BP.001.02.19.0000303
Dbth Staff Surveyor Sebanyak2nya u/ditempatkan di Rest&Mall dgn Syarat:Pria/Wnt SMU-S1 bs Bhs Inggris KTP GP 2,750Rb+Bns 10-50$ Intrv Tgl 11 Feb Jam 10Selesai Komp Kuta Square Blok F8 A Krm CV ke WA 08123986414
B.BP.154.02.19.0000307
Dbthkn Adm.Kredit & Legal Min S1 Akntsi/Hukum.Kirim Lmrn ke BPR Adiartha Jl.Ry Sempidi 45x recruitment.bpradiartha@gmail. com / Telp:(0361)422387,428348
B.BP.001.02.19.0000195
BIRO JASA
Cr Sopir,Pembantu Rumah Tangga Max.25Th/SMA Hub.Karya Subur Gj 2.5-3 Jt , H.08123881899 087862359168
B.BP.004.02.19.0000291
Dbthkn CleaningSrvc/Pnjaga Kos MinSMA.SeriusWA:085838399110
B.BP.004.02.19.0000308
Dbthkn Pramuniaga W/P 5 orang Area Batubulan H:082296500346
B.BP.001.02.19.0000284
Dcr Acc+Pjk S1Acc, Writer D3, Web-Design hrd@melali-mice.com
B.BP.004.02.19.0000168
Dcr SPG Penampilan Menarik & Staf Gudang Pria Bisa Komputer Hub:PT.Karya Safari, Jl.Buluh Indah No.74/081803697442
Dcri Guru Private Bhsa Inggris untuk anak, sabar dan telaten Kirim CV : rismasata@gmail.com
B.BP.001.02.19.0000260
Dibutuhkan 2 orang Guru SD Syarat S1 PGSD atau S1 Sastra Inggris. Denpasar Children Centre, Telp(0361) 725725
B.BP.001.02.19.0000241
TOYOTA
B.BP.001.02.19.0000279
B.BP.004.02.19.0000252
Dicari Segera Accounting,Kirim CV ke : rismasata@gmail.com
B.BP.001.02.19.0000005
Dijual Avanza Velloz’12 Hitam As Bali Pemilik H.082236825242 B.BP.001.02.19.0000278
B.BP.001.02.19.0000261
Tkg Las & Welder Instlasi Gas Drafter,Marketing:085103167222
B.BP.004.02.19.0000304
B.BP.004.02.19.0000167
B.BP.001.02.19.0000139
DIJUAL MOBIL
RUPA-RUPA BENGKEL LAS Free
n
Desig
Money Back Guarantee
BIRO JASA
SUZUKI
Dicari Pengasuh Anak yg Sabar, bisa Masak Hub.08179788550
Dcr Sopir,min SMA, Pglm 2thn Dcr PRT,tidurdlm,085829145389
SERVICE
DIJUAL MOBIL Dilelang Karimun Wagon’14 Asli Bali Hub:089619874461
Dicari Staff Gardener Villa: Pria,max.35Th, bisa Inggris sedikit Hub:08113977273
B.BP.001.02.19.0000204
B.BP.001.02.19.0000290
Dibutuhkan:Waitress & Kasir Casablanca Sanur, 087755763368
Dcr Sgr Perawat/Bidan u/Klinik SPKK(Kulit) Hub:081238205400
B.BP.001.02.19.0000199
SMK Akrd A Bth Gr Matik&Fisika mengajar dng B.Inggris, Honor mnarik,BPJS,THT,Bonus Prestasi Hub:tugasbali@yahoo.com
�
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
ALUMINIUM
ALUMINIUM
PROPERTY DIJUAL RUMAH
Dijual Rmh Mewah Noja Dps DP 10% Bunga Krd 1% per bln Hub:082236881191/081805374433 B.BP.004.01.19.0000856
DIJUAL RUMAH
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Rumah 2 lantai , 1 master room + 2 room di belakang bangunan induk ada satu bangunan dgn 1 room + dapur + taman belakang, luas tanah 4 are, Jl.Kusuma Dewa Denpasar Hub.0852 1867 9944
G.04
PROPERTY DIJUAL TANAH
PROPERTY DISEWAKAN TEMPAT
Tempat Usaha Kuliner,UKM,dll Jl.Ry Cok Agung Tresna 27 Dps Hub.081805493349/08123681251 B.BP.001.02.19.0000191
RUPA-RUPA
Tnh 1,40A 1A Prm Permata Anyar Tmr Puspem Bdg,081337141817
Bali Massage Khusus Wanita hanya 50.000 Hub.081999940745
Tnh 1,40A Jl.BtYang BtBulan Gg Puyuh Utr 430jtNg,082145999139
Ahli Rmh Bcr:Dak,dinding,Tlang Dll,H.Anis 085101779630 Gransi
B.BP.001.02.19.0000219
B.BP.001.02.19.0000240
Tnh 26A Ss.Road Seminyak.5,3A Gatsu Dekat Aston 085100867168
B.BP.001.02.19.0000248
PROPERTY DIJUAL RUKO
B.BP.001.02.19.0000302
B.BP.001.02.19.0000300
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228 B.BP.001.02.19.0000055
BIRO JASA
Ruko Kertha Wijaya Blok A1 Buluh Indah 26C 085100867168
Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
B.BP.001.02.19.0000249
B.BP.001.01.19.0001033
BANGLI
14 Objek Wisata Penelokan dan Menara Pandang Di-”pelaspas” Bangli (Bali Post) – Objek wisata Penelokan, Kintamani kini sudah dibuka untuk wisatawan setelah di-pelaspas, Sabtu (9/2). Selain objek wisata Penelokan, Pemkab juga menggelar upacara pamelaspasan menara pandang di wilayah Desa Suter, Kintamani. Menara pandang tersebut dibangun sebagai tempat alternatif baru bagi wisatawan untuk menikmati panorama Gunung dan Danau Batur. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli Wayan Adnyana, Minggu (10/2) kemarin,
mengatakan upacara melaspas dilaksanakan bersamaan, Sabtu (9/2), karena sesuai kepercayaan pada hari itu adalah hari baik. Dalam upacara tersebut, Disparbud juga sekaligus menyerahkan pengelolaan objek wisata Penelokan dan Menara Pandang kepada Badan Pengelola Pariwisata Batur Unesco Global Geopark (BUGG). “Tapi baru secara informal dulu. Nanti penyerahan resminya menyusul. Karena setelah di-pelaspas akan ada upacara peresmian lagi,” kata Adnyana. Penyerahan secara informal ini dimaksudkan agar objek
Bali Post/kmb40
OBJEK WISATA - Objek Wisata Penelokan, Kintamani.
wisata Penelokan dan Menara Pandang bisa dirawat dan dijaga dengan baik secara bersamasama. Adnyana mengatakan, objek wisata Penelokan dan Menara Pandang akan dikelola secara lebih profesional oleh Badan Pengelola Pariwisata BUGG berkolaborasi dengan Disparbud Bangli. “Kita harapkan sebagai sebuah destinasi, bisa lebih banyak dikunjungi wisatawan. Apalagi sekarang tempatnya sudah sangat representatif. Di bawahnya sudah ada stage yang akan dimanfaatkan untuk menggelar pementasan kesenian atau kearifan lokal secara rutin,” terangnya. Kabid Promosi Disparbud Bangli Wayan Merta menambahkan, pascadiupacarai, objek wisata Penelokan dan Menara Pandang kini sudah siap dipromosikan kepada wisatawan. Pihaknya mengaku sudah menyampaikan hal itu ke Pemerintah Provinsi Bali dan pusat agar turut dibantu pemasarannya. “Nanti untuk peresmiannya akan dilakukan langsung oleh Bapak Bupati ditandai dengan penandatangananan prasasti,” kata Merta. (kmb40)
Sakit-sakitan, Nenek Gantung Diri Bangli (Bali Post) – Seorang nenek, Ni Wayan Masih (85), warga Banjar Kedui, Desa Tembuku ditemukan tewas tergantung di rumahnya, Minggu (10/2) kemarin. Korban diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri lantaran sakit-sakitan. Yang pertamakali menemukan adalah I Ketut Linggih (41), warga setempat. Saat itu saksi yang setiap harinya membawakan makanan untuk korban, mendatangi rumahnya di Pondokan Kumbuh sekitar pukul 09.00 Wita. Saksi terkejut melihat korban dalam kondisi tergantung. Ketika itu saksi sempat mencoba memanggil dan menyentuh tubuh korban, namun tidak ada respons. I Ketut Linggih kemudian memanggil saksi lainnya, I Nyoman Tirta (44), untuk memberitahukan kejadian itu. Keduanya selanjutnya bersama-sama mendatangi rumah korban untuk memastikan kondisi korban. “Karena dilihat korban dalam keadaan tergantung dan
diperkirakan sudah meninggal dunia, lalu saksi menelepon Bhabinkamtibmas Desa Tembuku dan Bendesa Adat Kedui untuk menyampaikan kejadian itu,” kata Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi. Mendapat laporan itu, petugas kepolisian bersama petugas medis langsung mendatangi TKP. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga kuat
tewas akibat gantung diri karena ditemukan adanya cairan pada kelamin korban, perut kembung dan keluar air liur pada mulutnya. Korban yang kesehariannya sebagai petani itu diperkirakan sudah meninggal dunia 3-4 jam sebelum ditemukan tewas tergantung. “Disimpulkan korban tewas karena murni bunuh diri. Penyebabnya, karena korban sudah tua, pikun dan sakit-sakitan,” kata Sulhadi. (kmb40)
Bali Post/kmb40
RUMAH KORBAN - Petugas kepolisian bersama warga mendatangi rumah korban gantung diri, Minggu (10/2) kemarin.
Senin Paing, 11 Februari 2019
Khawatir Dinilai Bermuatan Politis
Program BPNT Ditunda Usai Pemilu Bangli (Bali Post) – Program pemberian Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang semula dijadwalkan Pemkab Bangli terlaksana awal tahun 2019, ditunda hingga usai pemilu mendatang. Penundaan dilakukan untuk menghindari adanya anggapan bahwa program BPNT yang merupakan pengganti dari program penyaluran beras sejahtera bagi warga kurang mampu, bermuatan politis. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli Nengah Sukarta, Minggu (10/2) kemarin, mengatakan penundaan realisasi BPNT merupakan kebijakan dari pusat. Selain Bangli, kebijakan penundaan juga diberlakukan untuk Badung dan Buleleng. Karena adanya penundaan tersebut, untuk sementara ini keluarga penerima manfaat (KPM) masih diberikan bantuan sosial rastra, seperti yang telah diterapkan selama ini. Masing-masing KPM diberikan 10 kilogram beras setiap bulannya tanpa dipungut bayaran alias gratis. Penyaluran rastra ini akan dilaksanakan hingga bulan April. Pada bulan Mei, Sukarta memastikan program BPNT sudah mulai berlaku. Dengan adanya penundaan ini, Sukarta meyakini program BPNT bisa lebih siap dilaksanakan.
Sebagaimana yang diketahui, Pemerintah Kabupaten Bangli berencana menerapkan program pemberian bantuan pangan non-tunai (BPNT) mulai awal Januari
2019. Penyaluran BPNT a ka n d i l a kuka n m e l a l ui E-Warong. Dalam program BPNT, masing-masing KPM direncanakan diberikan bantuan nontunai dengan
nilai Rp 110 ribu per bulan. Untuk mencairkannya, penerima manfaat akan diberikan semacam kartu yang bisa digesek di eWarong. Pencairannya bisa dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan. Bantuan tidak bisa dicairkan dalam bentuk uang atau barang lainnya. Wajib hanya dalam bentuk beras dan telur. (kmb40)
Bali Post/kmb40
RASTRA - Penyaluran rastra dikawal penuh oleh Satgas Polres Bangli.
Grembeng Culali, Tempat Menarik Nikmati ’’Sunrise’’ BELUM banyak yang tahu, di jalur Culali, Kintamani yang selama ini menjadi jalur truk pengangkut pasir, terdapat sebuah tempat yang menarik untuk menikmati keindahan sunrise-nya. Namanya Grembeng Culali. Di sana pengunjung bisa menikmati pesona matahari terbit dengan latar gunung dan danau. Menuju tempat itu tak terlalu sulit. Dari simpang empat Desa Batur, pengunjung tinggal turun menuju jalur Culali. Tak sampai setengah kilometer, terdapat tulisan Grembeng Culali. Lokasinya berada tak jauh dari sebuah restoran dan penginapan Batur Mountain View. Di Grembeng Culali terdapat beberapa tempat yang disediakan untuk menikmati keindahan kaldera Batur. Ada yang berupa anjungan bambu, kapal bambu dan beberapa buah gazebo. I Ketut Suantika, pemilik Grembeng Culali, mengatakan
Grembeng Culali dihadirkan bagi wisatawan yang suka menikmati wisata alam. Dari Grembeng Culali yang memiliki luas areal sekitar 40 are itu, pengunjung bisa menikmati keindahan panorama kaldera Batur, seperti gunung, danau dan hamparan batu hitam (black lava) di sekitar Gunung Batur mulai dari pagi hari hingga sore hari. Pada pagi hari, pengunjung yang datang bisa menikmati
pesona sunrise dengan latar tiga gunung sekaligus yakni Gunung Batur, Gunung Abang dan Gunung Agung dan juga Danau Batur. Pemandangan menjadi semakin menarik karena adanya hamparan awan yang menyelimuti kaldera. “Yang tidak kalah menarik juga, pemandangan hamparan black lava yang sangat indah saat siang harinya,” terangnya. Dia mengatakan, sejak
Bali Post/ist
CULALI - Menikmati keindahan sunrise dari Grembeng Culali.
dibuka beberapa bulan lalu, Grembeng Culali sudah cukup banyak kedatangan pengunjung. Rata-rata dalam sehari pengunjung yang datang antara 2 hingga 20 orang. Untuk bisa menikmati keindahan panorama alam dari Grembeng Culali, pengunjung hanya dikenakan biaya masuk Rp 10 ribu per orang. “Kebanyakan yang datang pengunjung lokal. Biasanya pengunjungnya ramai saat hari libur, seperti Galungan, Kuningan, dan hari libur lainnya,” ungkapnya. Pria yang merupakan Klian Subak Culali ini mengatakan, bahwa potensi wisata yang ada di Culali sejatinya cukup besar. Jika ditata dan dikelola tak kalah dengan tempat lainnya. “Kalau diibaratkan seperti gadis cantik yang belum dipoles,” ujarnya. Untuk menarik kunjungan, Suantika mengaku akan terus mengembangkan Grembeng Culali dengan menambah beberapa sarana seperti ayunan dan gazebo. (ina)
15
Senin Paing, 11 Februari 2019
Keroyok Orang hingga Tewas
Lima Pemuda Dituntut Delapan Bulan Denpasar (Bali Post) Aksi pengeroyokan yang dilakukan lima orang pemuda yang membuat korbannya meninggal, hanya dituntut delapan bulan penjara pada sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, 7 Februari lalu. Lima pemuda yang duduk di kursi pesakitan itu adalah I Kadek Adi Indrawan alias Dek Kung (23), I Gede Jessie Antara alias Dede (25), I Wayan Ade Andika Putra alias Bojes (23), I Ketut Agus Sukarja Putra alias Penjor (26) dan I Putu Yogi Saputra (21). Oleh JPU Ida Bagus Putu Swadarma Diputra, I Kadek Adi Indrawan alias Dek Kung dkk. dinyatakan terbukti dalam kasus pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP. ‘’I Kadek Adi Indrawan alias Dek Kung dkk. terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama-sama dengan kekerasan terhadap orang atau
barang yang mengakibatkan maut,’’ tuntut jaksa. Sebelum pada proses pembacaan tuntutan, jaksa menjelaskan kronologi perkara tersebut. Yakni saat terdakwa bersama teman-temannya, 2 September 2018 lalu. Persisnya sekitar pukul 00.01 di bertempat di depan Minimarket Wahyu Jalan Raya Pamogan, Denpasar Selatan, terdakwa Dede yang membonceng anaknya ditabrak oleh korban Umbu Wedo Gaung
Denpasar (Bali Post) Berbagai terobosan dilakukan sindikat narkoba supaya luput dari pengawasan aparat penegak hukum. BNNP Bali mengimbau masyarakat supaya lebih waspada karena kemasan barang terlarang ini beragam dan dominan menyerupai produk makanan. ‘’Agar sosialisasi lebih mengena, tim Bidang P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat) BNNP Bali, kami perintahkan agar langsung ke menyasar keluarga,’’ kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Minggu (10/2) kemarin. Saat mengunjungi rumah warga, lanjut Brigjen Suastawa, anggotanya menyampaikan memberi pemahaman pencegahan pemberantasan dan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba (P4GN) kepada lingkungan keluarga. Selain itu, menjelaskan peran generasi muda dalam P4GN yakni dalam bentuk melakukan pengembangan potensi diri, membentuk organisasi yang peduli tentang bahaya narkoba, aktif, inovatif dalam berkarya, berjiwa mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Di samping itu, generasi muda diharapkan mampu berani menolak ajakan
teman yang sifatnya negatif, termasuk turut serta menyosialisasikan bahaya narkoba. ‘’Semakin banyak yang paham akan bahaya narkoba, peredarannya akan berkurang. Inilah pentingnya masyarakat memahami dampak narkoba tersebut,’’ ungkapnya. Selain itu pihaknya mengimbau agar warga selalu berhatihati dalam memilih makanan, minuman karena narkoba saat ini diproduksi dengan berbagai bentuk dan jenis, seperti permen, biskuit dan sebagainya. Di samping itu diharapkan selektif memilih teman dalam bergaul. BNNP Bali dalam hal ini Bidang P2M juga gencar menyambangi sekolah-sekolah. Bagaimanapun, pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus diselamatkan dari pengaruh barang terlarang ini. ‘’Mari kita bersama-sama menyadari kondisi ini dan melakukan langkah-langkah yang tepat agar terhindar dari pengaruh narkoba. Kalau ada indikasi peredaran narkoba di lingkungan warga, segera informasikan kepada kami supaya cepat diambil tindakan,’’ tegas jenderal bintang satu asal Desa Gulingan, Mengwi, Badung ini. (kmb36)
Lahello yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion. Korban kesal dan mengatakan, ‘’Kamu mau ganti rugi enggak.’’ Dede pun menjawab tidak punya uang. Namun kala itu korban mendorong Dede. Merasa mendapatkan perlawanan, Dede langsung memukul korban dengan menggunakan helm dan mengenai leher sebelah kiri korban. Setelah itu, terdakwa Dede menghubungi terdakwa Dek Kung. Lima menit kemudian datang Dek Kung dan terdakwa lainnya. Setelah memarkir motornya, terdakwa Dek Kung langsung mendekati terdakwa Dede dan langsung mengatakan, ‘’ne jelemane.’’ Dede mengiyakan bahwa ini (korban) orangnya. Terdakwa Dek Kung langsung mendekati korban dan
memukul bahu korban sebelah kiri sehingga korban terdorong ke belakang. Korban juga dibawa ke tengah jalan dan langsung dikeroyok para terdakwa. Jaksa mengatakan tak lama berselang, datang petugas Bamkamdes untuk melerai dan mengamankan para terdakwa. Korban yang mengalami beberapa luka dilarikan ke RSUP Sanglah. Korban mengalami luka di beberapa bagian tumbuh hingga kemaluannya mengeluarkan darah. Atas luka yang dialami korban cukup parah, korban akhirnya meninggal. Hasil visum dinyatakan korban meninggal dunia akibat kekerasan benda tumpul pada bagian kepala kanan yang menyebabkan perdarahan yang menimbulkan penekanan pada pusat pernapasan. (kmb37)
BHAKTI PANGANYAR - Pemkab Karangasem yang dipimpin Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri didampingi Wabup I Wayan Artha Dipa, Sekda Kabupaten Karangasem I Gede Adnya Mulyadi beserta kepala OPD saat ngaturang Bhakti Panganyar di Pura Lempuyang Luhur, Minggu (10/2) kemarin.
Pemkab Karangasem Kemasan Narkoba Beragam ’’Ngaturang Bhakti Panganyar’’ Warga Diimbau Lebih Waspada di Pura Lempuyang
Senin, 11 Februari 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Yadnya di Zaman Now (3) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Kuru Setra Parwa (3) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita Yowana Magz Komunitas Pego 09:30 Wita Marion Sam 10:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 10:05 Wita Lejel Home Shopping 11:00 Wita Bali Channel Tourist TV 12:05 Wita Dharma Wacana Religiusitas di Zaman Global 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Bali Channel Tourist TV 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Yowana Live Finalis Putri Bali 2019 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Dunia Kita
16:30 Wita DW TV 17:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 17:05 Wita Nangun Yadnya Karya Tawur Manca Kelud, Nyusun Padagingan Usabha di Pura Banua Kawan Besakih, Karangasem 17:30 Wita Sansekerta episode 2 18:00 Wita Puja Trisandya 19:00 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Giliran Anda 20:00 Wita Orti Bali 20:30 Wita Folk Song 21:00 Wita DIABEMED 21:30 Wita Taksu Nyoman Resten, Panggilan Jiwa Berkesenian 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Niscaya Lingga - Nircaya Lingga Pr. Dalem Bajangan Br. Kebon Nyitdah Tabanan (1) 23:05 Wita Folk Song 23:30 Wita Bali Channel Tourist TV
Bali Post/ist
SOSIALISASI - Tim P2M BNNP Bali saat sosialisasi P4GN ke rumah warga.
Aspirasi Masyarakat Saat tiba di Kota Bengkulu, Sandi langsung menuju ke Pasar Panorama untuk menyapa emak-emak sekaligus mendengar aspirasi masyarakat yang berada di sana. Setelah dari Pasar Panorama, Sandiaga menuju ke Rumah
Bung Karno untuk napak tilas serta ke gedung Persada Bung Karno guna bertemu dan berdialog dengan relawan Prabowo-Sandi di Bengkulu. Dirinya juga menyempatkan untuk sholat di Masjid Jamik Bengkulu yang merupakan masjid yang direnovasi oleh Bung Karno, Presiden pertama RI. (ant)
PEMKAB Karangasem yang dipimpin Bupati I Gus t i A y u Ma s S u m a t ri didampingi Wabup I Wayan Artha Dipa, Sekda Kabupaten Karangasem I Gede Adnya Mulyadi beserta kepala OPD ngaturang Bhakti Panganyar di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur, Minggu (10/2) kemarin. Bhakti panganyar dihaturkan serangkaian Karya Panca Bali Krama di Pura Lempuyang Luhur, di Desa Adat Purwayu, Desa Tribuana, Abang. Bhakti panganyar ini di-puput oleh Ida Pedande Gede Pidada Punia dari Geria Pidada Punia Tirta. Setelah selesai ngaturang bhakti, Bupati Mas Sumatri didampingi Wabup Artha Dipa menyerahkan dana punia yang diterima Bendesa
Adat Purayu I Nyoman Jati. Bupati Mas Sumatri mengatakan, Karya Panca Bali Krama di Pura Lempuyang Luhur digelar sesuai dengan Purana Pura Lempuyang Luhur yakni pada Redite Kliwon nuju Byantara Sasih Kawulu. Upacara besar ini tidak dapat ditentukan kapan diselenggarakan bila tidak sesuai dengan uger (Redite Kliwon Byantara Sasih Kawulu). Berbeda dengan Tawur Panca Bali Krama yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali, yaitu pada Tilem Caitra/Kasanga ketika tahun Çaka berakhir dengan 0 atau rah Windhu. Kata dia, upacara Panca Bali Krama merupakan upacara Bhuta Yadnya, salah satu dari Panca Mahayadnya, Dewa Yadnya, Bhuta Yadnya, Resi Yadnya,
Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya. Tujuannya untuk mencapai bhuta hita atau jagat hita, keharmonisan kehidupan makhluk dan jagat raya ini (sarwa prani hita). ‘’Karya Panca Wali Krama ini, upacara untuk mengharmoniskan kembali alam semesta. Jadi Karya Agung Panca Bali Krama ini pada esensinya adalah upaya menuju hal-hal yang harmonis. Misalnya, alam yang rusak harus diperbaiki atau dilestarikan. Termasuk menjaga hubungan manusia dengan Tuhan dan manusia dengan manusia agar lebih baik lagi. Intinya merupakan momen untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai sistem kehidupan menuju yang harmonis,’’ ujar Mas Sumatri. (ad318)
WARUNG GLOBAL
Sebaiknya Perempuan Tak Diatur Dalam Urusan Politik Praktis KESETARAAN gender menjadi pembicaraan dalam setiap platform pembangunan di Indonesia. Namun realitasnya peran perempuan tidak berbicara dalam area publik. Apalagi jumlah penduduk pria dan perempuan hampir seimbang. Kondisi inilah yang mengemuka dalam Pendidikan Berkebangsaan dalam Kesetaraan Gender yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk da Keluarga Berencana. (DP3AP2KB). Namun sejumlah pendengar Global FM menyampaikan tidak perlu diatur untuk urusan peranan perempuan. Biarlah semua berjalan dengan hati nurani saja. Sebab, jika diatur akan menimbulkan kesan sekadar jalan dan formalitas saja. Demikian terungkap dalam acara Warung Global, Sabtu (9/2). Berikut rangkumannya. Gusti di Renon menyampikan, sebaiknya perempuan tidak perlu diatur dalam urusan politik praktis. Ia menilai masalah keikutsertaan pribadi-pribadi perempuan serahkan saja pada hati nuraninya. Daripada dipaksakan tidak ada manfaatnya. Jangan sampai sekadar formalitas tanpa menyentuh harapan. Saat ini ia menilai peran perempuan sudah cukup tinggi di arena publik, tidak hanya urusan politik saja tetapi yang lebih luas lagi. Bimasena memberikan pendapat bahwa perempuan merupakan simbol ibu pertiwi dan peranannya sudah
ada di luar politik. Jadi biarkan ini menjadi perjuangan perempuan, termasuk caranya agar masuk ke ranah politik. Budiada berharap peran RA Kartini hendaknya dijadikan motivasi agar perempuan zaman now lebih banyak menguasai bisnis dan ilmu-ilmu lain. Jadi untuk politik akan menyusul secara alami. Walaupun ada kendala dalam peranannya di araeal public, tetapi Budiada meyakini perempuan secara alami akan memperlihatkan ketertarikannya terjun di dunia politik atas dorongan hati nuraninya.
Undang-undang sudah mengatur 30 persen, tetapi kenapa para perempuan sendiri tidak memilih perempuan? Ini jadi pertanyaan besar di benak Ardana. Pertanyaan lain bukankah jumlah penduduk perempuan lebih banyak tetapi kenapa perempuan tidak pilih perempuan? Ia menilai ini terjadi adalah kurangnya sosialisasi tokoh perempuannya sendiri untuk memperkenalkan diri ke publik. Bisa jadi perempuannya lebih tertarik mencalonkan pria dengan pemikiran dianggap perempuan sudah duduk, tidak memberi peran yang signifikan. (bram)
balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost
Senin Paing, 11 Februari 2019
Bali Tuan Rumah Kualifikasi U-12 Denpasar (Bali Post) Bali ditunjuk menjadi tuan rumah babak kualifikasi turnamen sepak bola U-12 yang melibatkan peserta dari wilayah Bali dan NTB pada April nanti. Babak final yang diikuti 48 tim akan digulirkan 1516 Juni mendatang. Koordinator Wilayah (Korwil) Turnamen Sepak Bola U-12 Wilayah Bali dan NTB Ida Bagus Purnaya di Denpasar, Minggu (10/2) kemarin, menyatakan kejuaraan melibatkan pemain kelahiran 1 Januari 2007. Durasi permainan pada babak penyisihan 15 menit dan mulai babak semifinal hingga final berlangsung 2 x 10 menit. Masing-masing tim menurunkan delapan pemain. Dari Wilayah Bali dan NTB yang melaju ke babak final 48 tim. Ke-48 kontestan akan dibagi dalam 16 grup dan tiap pul dihuni tiga tim. ‘’Kejuaraan ini bertujuan menjaring bibit–bibit pesepak bola berbakat. Pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi dan hanya juara grup yang berhak melenggang ke babak 16 besar,’’ jelas Purnaya. Tahun lalu, juara U-12 direbut Putra Dewata Bali (PDB) dan di putaran nasional lolos hingga babak delapan besar. Juara nasional U-12 tahun 2018 lalu bersama tim nasional tahun 2019 mendapatkan tiket berlaga pada turnamen internasional di Barcelona, Spanyol. (022)
Russell Westbrook
Bali Post/afp
Westbrook Samai Rekor Chamberlain Houston – Russell Westbrook mencetak triple-double kesembilan berturut-turut dan Paul George membuat 15 dari 45 poinnya di kuarter keempat ketika Oklahoma City Thunder bangkit dari defisit 26 poin untuk mengalahkan Houston Rockets 117112 dalam lanjutan kompetisi NBA, Minggu (10/2) kemarin. Westbrook mencetak 21 poin, 11 assist dan 12 rebound. Triple-double berturut-turut atau mencapai angka ganda dalam tiga kategori kesembilan ini menyamai rekor Wilt Chamberlain pada tahun 1968. ‘’Permainan saya tidak didasarkan pada membuat tembakan. Saya melakukan hal-hal lain untuk memengaruhi permainan setiap malam,’’ kata Westbrook. Upayanya cukup untuk membantu Thunder meraih kemenangan meski ada 42 poin dari bintang Rockets, James Harden. Harden menghasilkan 30 poin ke-29 berturut-turut, tetapi masih jauh dari catatan rekor Chamberlain yang melakukannya dalam 65 pertandingan. ‘’Kami memiliki peluang, tetapi tidak menyelesaikannya. Kami tampil datar di babak kedua,’’ ujar pelatih Rockets, Mike D’Antoni. Di Boston, Los Angeles Clippers menghapus defisit 28 poin kuartal kedua untuk mengejutkan Celtics 123-112. Patrick Beverley mencetak dua lemparan tiga angka di dua menit terakhir untuk Clippers. Delapan pemain tim tamu mencetak angka ganda yang dipimpin Harrell dengan 21 poin. Jabari Parker dan Bobby Portis mencetak 30 poin untuk membantu Washington Wizards meraih kemenangan 134-125 atas Chicago Bulls. Parker menyumbang 20 poin dan Portis membuat 10 poin plus 12 rebound. Bradley Beal memimpin dengan 31 poin untuk Wizards yang menang kedua kalinya sejak mengakuisisi Parker dan Portis dari Bulls sebagai imbalan untuk Otto Porter Jr. Hasil lengkap: Milwaukee Bucks vs Orlando Magic 83-103, Boston Celtics vs LA Clippers 112123, Houston Rockets vs Oklahoma City Thunder 112-117, Atlanta Hawks vs Charlotte Hornets 120-129, New York Knicks vs Toronto Raptors 99-104, Chicago Bulls vs Washington Wizards 125134, Memphis Grizzlies vs New Orleans Pelicans 99-90, Indiana Pacers vs Cleveland Cavaliers 105-90, Utah Jazz vs San Antonio Spurs 125-105. (afp/kmb)
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Liga Spanyol
Madrid Gusur Atletico Madrid – Real Madrid mengalahkan Atletico Madrid 3-1 dalam laga derbi penuh semangat pada lanjutan kompetisi La Liga Spanyol, Minggu (10/2) dini hari kemarin. Kemenangan liga kelima berturut-turut membawa Madrid duduk di posisi kedua klasemen untuk pertama kalinya sejak September tahun lalu. Madrid menggusur Atletico dan hanya lima poin di belakang pimpinan klasemen Barcelona yang mengoleksi nilai 50. Si Putih mengumpulkan 45 poin hasil 23 kali laga, disusul Atletico (44). Barca bisa mengembalikan selisih menjadi 8 poin jika mampu mengatasi Athletic Bilbao pada Senin (11/2) dini hari. Kemenangan itu kembali menempatkan El Real di tengah perburuan gelar. ‘’Kami akan selalu berjuang sampai akhir. Kami harus terus seperti ini,’’ kata pelatih Madrid Santiago Solari. ‘’Mereka lebih baik dari kami. Kami harus merespons dengan cepat,’’ ujar Diego Simeone, manajer Atletico. Casemiro membuat gol pembuka Madrid pada menit ke-16. Antoine Griezmann menyamakan skor untuk Atletico pada menit ke-25. Dua gol kemenangan tim tamu dihasilkan kapten Sergio Ramos dari titik penalti pada menit ke-42 dan Gareth Bale menit ke-74. Ini merupakan gol ke-100 yang dicetak Bale untuk Si Putih. ‘’Ini bagus untuk Gareth. Dia sangat senang dengan tujuannya yang membantu memutuskan permainan dan menyelesaikannya,’’ tambah Solari. Laga ini menjadi penampilan pertama kiper Madrid, Thibaut Courtois, di kandang Atletico yang dibelanya tiga tahun saat dipinjamkan oleh Chelsea. ‘’Aku tahu apa yang akan terjadi. Derbi selalu sulit, tetapi saya harus tetap tenang dan fokus, tidak memikirkan apa yang mereka lemparkan pada saya. Tidak masalah,’’ ungkap Courtois. Duel juga diwarnai penampilan Alvaro Morata yang memulai kariernya di Madrid dan kini dipinjamkan Chelsea ke Atletico. Ia nyaris tidak berperan di babak pertama, tetapi kemudian mencetak gol di awal babak kedua. Namun, gol cantiknya dikesampingkan oleh VAR karena offside. Liverpool Liverpool kembali ke jalur kemenangan dan berada di puncak
klasemen Liga Utama Inggris, sedangkan Manchester United naik ke tempat keempat ketika sepak bola Inggris memberi penghormatan kepada mendiang Emiliano Sala. Gol di babak pertama dari Sadio Mane dan Georginio Wijnaldum bersama dengan upaya Mohamed Salah pada menit ke-48 membuat Liverpool menang 3-0 atas Bournemouth di Anfield. Liverpool melompati Manchester City dengan selisih tiga poin menjelang pertandingan City melawan Chelsea. ‘’Kami tidak senang dengan kinerja kami dalam dua atau tiga pertandingan terakhir. Kami ingin bermain sepak bola meyakinkan. Itulah reaksi yang ingin kami tunjukkan hari ini,’’ terang manajer Liverpool, Juergen Klopp. Sementara itu, kebangkitan United di bawah manajer sementara Ole Gunnar Solskjaer berlanjut dengan kemenangan 3-0 atas Fulham. Paul Pogba mencetak dua gol dan satu gol lagi dibuat Anthony Martial. Ini kemenangan ke-10 dalam 11 pertandingan sejak Solskjaer menjadi pelatih sementara. ‘’Ada begitu banyak pertandingan tersisa, tetapi kami berharap tetap berada di empat besar,’’ tegas Solskjaer. Arsenal mencetak kemenangan 2-1 di kandang klub papan bawah Huddersfield. Alex Iwobi dan Alexandre Lacazette membuat Arsenal unggul 2-0 sebelum turun minum, sedangkan balasan tuan rumah lahir akibat bunuh diri Sead Kolasinac. (afp/kmb)
Mangupura (Bali Post) – Jadwal pertandingan babak 16 besar Piala Indonesia 2018 akhirnya dirilis PSSI selaku operator penyelenggara. PSSI pun sudah mengirim surat resmi kepada manajemen Bali United, Sabtu (9/2) malam. Babak 16 besar menggunakan sistem kandang dan tandang yaitu kedua tim bergantian menjadi tuan rumah. Bali United lebih dulu berlaga ke kandang Persela Lamongan di Stadion Surajaya pada 18 Februari. Empat hari kemudian atau Jumat (22/2) giliran tim Serdadu Tridatu menjamu tim Laskar Joko Tingkir di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Bali United memiliki modal cukup positif jelang menghadapi Persela yaitu menang 5-2 atas Undiksha FC pada laga uji coba di Stadion Dipta, Sabtu lalu. Gol-gol Bali United dicetak Ilija Spasojevic (2), Melvin Platje, Paulo Sergio dan satu gol bunuh diri pemain belakang Undiksha FC. Tim Serdadu Tridatu menunjukkan dominasinya sepanjang babak pertama. Di babak kedua, tim pelatih Bali United mengganti semua pemainnya yang bermain di paruh pertama. Pergantian ini membuat tim Serdadu Tridatu tetap dominan atas lawannya dari Singaraja itu. Undiksha FC juga memberikan perlawanan cukup alot. Mereka secara mengejutkan memaksa skor imbang 1-1 pada menit ke-35 melalui tendangan bebas cantik Kadek Sentana. Pada menit ke-61 Undiksha FC kembali sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 melalui gol Diki. Soeratin Tim Bali United U-17 harus mengakui keunggulan Persikabo U-17 dengan skor 3-4 lewat drama adu penalti dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Soeratin putaran nasional di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar, Sabtu lalu. Sebelumnya, kedua tim bermain 2-2 selama 90 menit ditambah 30 menit perpanjangan waktu. Kedua gol Bali United diborong Krisma Priyantara. Pelatih Kepala Bali United U-17, Sandhika Pratama, tetap bersyukur kendati timnya gagal menjadi juara ketiga. Secara keseluruhan ia mengapresiasi perjuangan anak asuhannya selama perhelatan Piala Soeratin. ‘’Kami bisa menyelesaikan turnamen ini dengan cukup baik. Masuk empat besar bukan terlalu buruk apabila melihat prestasi tim dari Bali dalam beberapa tahun terakhir. Semua pemain sudah berjuang dan saya sebagai pelatih merasa bangga dengan perjuangan mereka,’’ ujarnya seperti dikutif dari situs Bali United. (kmb)
Indonesia Bertahan di Piala Fed Grup I Jakarta (Bali Post) – Tim tenis putri Indonesia berhasil mempertahankan keikutsertaan dalam Piala Fed Grup I Zona Asia Oseania setelah mengalahkan Thailand dalam laga relegation playoff yang berlangsung di Astana, Kazakhstan, Sabtu (9/2). Tim putri Merah-Putih seperti dipantau di Jakarta dari situs resmi Piala Fed, selamat dari degradasi ke Grup II Zona Asia Oseania setelah menang 2-1 atas tim Negeri Gajah Putih. Tunggal putri Aldila Sutjiadi membuka kemenangan timnya dengan menaklukkan Nudnida Luangnam 3-6, 6-0, 7-6(5). Pada laga kedua, Beatrice Gumulya ditumbangkan Peangtarn Plipuech 7-5, 4-6, 4-6. Pasangan Jessy Rompies/Aldila Sutjiadi yang turun pada partai ketiga berhasil merebut kemenangan 6-2, 7-6(3) atas Nudnida Luangnam/Peangtarn Plipuech. ‘’Kami berhasil memenuhi target tetap bertahan di Grup I. Kemenangan itu merupakan hal penting bagi tim putri Indonesia agar dapat menaikkan peringkat beregu,’’ kata kapten Tim Fed Indonesia Deddy Tedjamukti di Astana, Kazakhstan, seperti dilansir tenisindonesia.com. Deddy mengatakan keberadaan tim putri Indonesia dalam Grup I Piala Fed Zona Asia Oseania akan memacu kemampuan individu para petenis putri Tanah Air. Mereka berkesempatan beradu dengan petenis-petenis peringkat 100 dunia, bahkan 50 besar dunia. Indonesia harus menghadapi tim Thailand dalam pertandingan untuk mempertahankan posisi dalam Piala Fed Grup I Zona Asia Oseania menyusul posisi tim Merah-Putih pada peringkat ketiga Pul B dan tim Thailand di posisi ketiga Pul A. Indonesia kalah 0-3 dari tim Korea Selatan dan Cina serta menang 3-0 atas Pasifik Oseania. (ant)
RAYAKAN GOL – Sergio Ramos merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Atletico Madrid.
JPE Selangkah Lagi ke Final
Kediri (Bali Post) – Tim putri Jakarta Pertamina Energi (JPE) tinggal selangkah lagi memastikan tiket final Proliga 2019, setelah meraih kemenangan ketiga pada babak empat besar di GOR Jayabaya Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu (10/2) kemarin. Pada laga terakhir final four putaran pertama, anak asuh pelatih Muhammad Ansori itu membekuk Bandung Bank BJB Pakuan dengan skor 3-0 (25-17, 25-16, 25-19) sekaligus memastikan posisi teratas dengan nilai 9. Di bagian putra, juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator berada dalam tekanan setelah menelan kekalahan kedua kalinya. Rendy Tamamilang dan kawan-kawan dijegal Palembang Bank SumselBabel dengan skor 1-3 (18-25, 22-25, 25-23, 21-25). Kekalahan serupa dialami Samator saat melawan Jakarta BNI 46
Bali United Lebih Dulu Dijamu Persela
di laga perdana, Jumat (8/2) lalu. Basket NSH Jakarta berhasil membungkam tim besutan Saputra Andika Supriadi, Hangtuah, dengan skor 83-71 pada Indonesian Basketball League (IBL) Pertamax 2018-2019 seri ketujuh di Gelanggang Olahraga (GOR) Bima Sakti, Kota Malang. Sementara itu, buruknya persentase lemparan tiga angka menjadi alasan robohnya tim BTN CLS Knights Indonesia atas tuan rumah Mono Vampire dengan skor 76-92 di Thailand dalam lanjutan Liga Bola Basket ASEAN (ABL) 2018-2019. Dengan hasil ini, CLS sudah mencatatkan sembilan kekalahan dari 18 pertandingan ABL 20182019. Mereka kini menduduki peringkat keenam klasemen sementara ABL dari 10 tim peserta. (ant)
Bali Post/ist
E-SPORTS - Suasana pertandingan kualifikasi regional Piala Presiden e-Sports 2019 di Mal Bali Galeria. Minggu (10/2) kemarin berlangsung perempatfinal dan semifinal untuk mendapatkan finalis yang berhak bertanding pada final di Jakarta, 31 Maret 2019.
TI Badung Optimis Juara Umum Porprov Mangupura (Bali Post) Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Badung optimis mempertahankan gelar juara umum pada Porprov Bali XIV di Tabanan, September mendatang. Tim TI Badung yakin mampu mendulang 12 medali emas menyamai raihan pada Porprov Bali BERLATIH – Atlet taekwondo Badung berlatih menjelang turun di Porprov Bali.
XIII/2017 di Gianyar. Pada Porprov Bali di Tabanan, cabang olahraga (cabor) taekwondo tetap mempertandingkan 16 kelas kyorugi dan poomsae. Hanya, nomor poomsae belum final, bisa memperebutkan 4 atau 5 medali emas. ‘’Meski begitu, kami tetap optimis minimal menyabet 12 emas sama seperti prestasi di Porprov sebelumnya,’’ ujar Ketua Umum Pengkab TI Badung Tjhin Johannes di Mangupura, Sabtu (9/2) lalu. Pihaknya sudah merek-
rut sekitar 40 taekwondoin yang menjalani TC desentralisasi. Tercatat 30 atlet berlatih di Badung dan sisanya menghuni pelatnas serta menetap di luar Bali. Selama ini mereka berlatih di GOR Tibubeneng dan Tuban ditangani pelatih Laksmi, Wiwik, dan Argya. Dari jumlah itu akan dijaring 24-26 sebagai atlet definitif. ‘’Tim Porprov Badung akan menjalani pemusatan latihan di Jakarta mulai Juni, ditangani tiga pelatih na-
sional. TI Badung tidak hanya berorientasi di ajang Porprov. Kami juga menyiapkan atlet guna membela Bali berlaga di arena PraPON,’’ paparnya. Johannes yang juga Binpres KONI Badung menuturkan, kontingen Badung yakin bisa mempertahankan gelar juara umum di Porprov Tabanan. Pihaknya telah menerima laporan dari beberapa pengkab cabor tentang target perolehan medali dan sudah dikalkulasi. (022)