Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
16 HALAMAN
NOMOR 140 TAHUN KE 71
Bali Post
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
PDI-P Bukan Tempat Politisi Karbitan
Bali Post/ant
HUT PDI-P - Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Hamzah Haz dan Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin usai menerima potongan tumpeng saat HUT ke-46 PDI Perjuangan, Kamis (10/1) kemarin.
Mega Tokoh Inspiratif Jakarta (Bali Post) – Presiden RI Joko Widodo menilai Megawati Soekarnoputri merupakan tokoh inspiratif dan menginspirasi kekuatan politik bangsa Indonesia. ‘’PDI Perjuangan bersyukur memiliki Ibu Hajah Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan dan Presiden kelima RI,’’ kata Jokowi saat peringatan HUT ke-46 PDI Perjuangan di JI-Expo Kemayoran Jakarta, Kamis (10/1) kemarin. Jokowi menyebutkan, Megawati merupakan figur yang keyakinan ideologinya sangat kuat dan keyakinan politiknya sangat kuat. Figur yang keyakinan akan Pancasilanya sangat kuat. ‘’Beliau
telah dan terus menginspirasi kami dan menginspirasi kekuatan kolektif bangsa Indonesia. Pemikiran, ucapan, dan tindakannya selalu begitu membekas dalam diri kami,’’ katanya.
Menurutnya, keberanian, ketulusan, dan konsistensinya selalu menjadi teladan bagi semua, khususnya kader PDI Perjuangan. ‘’Para pahlawan dan pendiri bangsa kita, termasuk Bung Karno,
adalah kusuma bangsa, mereka adalah teladan terbaik yang merelakan hidup dan matinya untuk kemerdekaan dan kejayaan bangsa ini,’’ katanya. Ia menyebutkan 73 tahun sudah Indonesia merdeka. Sudah banyak capaian dan kemajuan. ‘’Oleh karena itu sudah menjadi kewajian kita untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dan pendiri bangsa. Semuanya harus optimistis melangkah agar negara ini menjadi
Jakarta (Bali Post) Ketua Umum PDI Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri mengatakan, meski PDI Perjuangan partai terbuka, namun ia memastikan partainya tidak diisi kader karbitan. Penegasan itu disampaikan Megawati saat berpidato pada Peringatan Hari Ulang Tahun PDI Perjuangan yang ke-46, di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/1) kemarin. PDI Perjuangan memilih tema ‘’Persatuan Indonesia Bumikan Pancasila’’ di ulang tahun mereka kali ini. Partai berlambang Banteng tersebut juga menggelar rapat koordinasi nasional (rakornas). Megawati mengungkapkan bahwa kader karbitan akan mudah berpaling ke partai lain hanya demi keuntungan pribadi. ‘’Meski partai terbuka, saya tak ingin partai ini diisi okeh kader karbitan, mengaku kader tapi ketika tak direkomendasikan lalu loncat ke partai lain,’’ kata Megawati. PDI Perjuangan, menurut Megawati, bukanlah kendaraan politik untuk melompat demi meraih kekuasaan. Oleh karena itu, par-
tainya tidak cocok untuk kader karbitan, karena tidak sesuai dengan karakter PDI Perjuangan sebagai partai ideologis. Fenomena pragmatisme politik, diakui Megawati, telah menimbulkan konsekuensi bagi partainya. Misalnya ketika partainya harus berani menolak tegas politisi pragmatis menjadi kader partainya hanya karena ingin mendapat tiket maju dalam pilkada atau calon anggota legislatif (caleg). Megawati menegaskan lebih memilih kader yang telah teruji ideologi daripada memilih kader karbitan, meski memiliki elektabilitas tinggi di masyarakat. Ia lebih rela kehilangan beberapa kader pragmatis yang tidak memiliki basis ideologi partai yang kuat. ‘’Beberapa kali peristiwa serupa terjadi di PDI Perjuangan, namun kita tak kecil hati karena kehilangan politisi pragmatis seperti itu. Justru itu seleksi alam ideologi, yang akan memilih mana kader dan bukan kader,’’ kata Megaw a t i . (kmb4)
negara maju,’’ katanya. Ia menyebutkan aset terbesar bangsa ini adalah persaudaraan, persatuan, dan kerukunan. ‘’Kita tidak boleh berhenti bergerak, harus bergotong royong membumikan Pancasila, bergerak bersamasama menjadikan negara ini adil, makmur, dan sejatera. Kita semua harus bersamasama mewujudkan Indonesia berdikari, bermartabat yang duduk sama rendah berdiri sama tinggi dengan bangsa lain di dunia,’’ tegasnya. (ant)
Jelang Debat Akan Ditata, Pedagang di Pelataran Pasar Badung
Pemkab Badung Tetap Lombakan Ogoh-ogoh
Minggu (24/2) mendatang Pasar Badung akan dibuka. Namun, pada saat itu hanya pedagang yang ada di los dan kios yang bisa menempati tempat baru tersebut. Sedangkan para pedagang pelataran masih harus menunggu waktu yang lebih lama. Karena konsepnya, pedagang pelataran nanti harus menyesuaikan dengan konsep penataan bantaran Tukad Badung yang menjadi salah satu objek city tour Kota Denpasar.
Perayaan Nyepi Tahun Baru Çaka 1941 berbarengan dengan rangkaian pilpres dan pileg. Kendati demikian, tahun politik ini tak memengaruhi kebijakan Pemkab Badung untuk tetap mendukung kreativitas masyarakat dalam merayakan Nyepi lewat lomba ogoh-ogoh
Halaman 2
Halaman 3 Hari Ini, Melasti ke Pantai Amed Ribuan pamedek akan mengikuti upacara melasti ke Pantai Amed, Abang, Karangasem, Jumat (11/1) hari ini. Prosesi melasti itu dirangkaikan upacara Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur di Desa Adat Purwayu. Untuk kelancaran dan juga pengaturan arus lalin saat upacara itu, Satlantas Polres Karangasem mengalihkan arus lalu lintas sesuai rekayasa lalin yang sudah diagendakan. Halaman 11
Prostitusi
Artis VA 15 Kali Terima Transferan
Surabaya (Bali Post) – Polda Jawa Timur mengungkapkan, artis VA yang tersangkut kasus prostitusi dalam jaringan (daring) di Surabaya telah menerima pesanan layanaan pelacuran daring melalui muncikari ES dalam kurun waktu setahun. Direskrimsus Polda Jawa Timur Kombes Pol. Akhmad Yusep Gunawan di Surabaya, Kamis (10/1) kemarin mengatakan, pihaknya mendapatkan data tersebut dari transaksi rekening koran milik germo ES. ‘’VA ini telah sebanyak 15 kali menerima transfer dari muncikari ES dan transfer ke muncikari ES sebanyak delapan kali untuk periode 1 Januari 2018 sampai 5 Januari 2019,’’ kata Yusep. Hal. 15 Ibu Kota
Bali Post/ant
PENCEMARAN - Aktris Cathy Sharon seusai membuat laporan terkait pencemaran nama baik dirinya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/1) kemarin. Pelaporan tersebut dilakukan karena terdapat pencantuman nama dan foto Cathy Sharon pada laman blog prostitusi daring dengan tarif Rp 60 juta.
Prabowo-Sandi Bertemu SBY
Jakarta (Bali Post) – Pasangan Calon Presiden/ Wakil Presiden RI Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menyambangi kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jalan Mega Kuningan VII, Jakarta, Kamis (10/1) kemarin. Keduanya tiba di kediaman SBY sekitar pukul 15.00 WIB menggunakan satu mobil yang sama. Usai pertemuan, Prabowo Subianto mengatakan koalisi dalam Pemilu Presiden 2019 harus banyak berbincang, sehingga dirinya dan Sandiaga Uno menyambangi kediaman Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). ‘’Koalisi kan harus banyak berbincang,’’ kata Prabowo. Ia mengatakan bahwa pertemuan dirinya dan Sandiaga dengan SBY dalam rangka meminta masukan dalam
banyak hal. Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, pertemuan Prabowo-Sandi dengan SBY dalam rangka membicarakan visi dan misi serta berkonsultasi kepada seorang yang telah memenangi Pilpres 2004 dan 2009. ‘’SBY adalah orang yang memenangi Pilpres 2004 dan 2009 sehingga penting bagi Prabowo-Sandi,’’ kata Muzani di kediaman SBY. Muzani mengatakan bahwa SBY memberikan masukan terkait dengan debat capres dan cawapres. Dalam debat itu, harus dalam kondisi yang fit. SBY juga menyarankan bagaimana menarik simpati dan suara rakyat sebanyak-banyaknya, karena dalam debat disaksikan seluruh masyarakat Indonesia. Hal. 15 Suara Rakyat
Bali Post/dok
BERTEMU - Susilo Bambang Yudhoyono dan Prabowo Subianto usai melakukan petemuan di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (21/12/2018). Kamis (1/10) kemarin kedua tokoh tersebut kembali mengadakan pertemuan di tempat yang sama.
Proyek Pusat Ancaman Terbesar Pesisir Bali Denpasar (Bali Post) Dokumen Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) tengah disusun sebelum diajukan sebagai ranperda. Di Bali Selatan saja sedikitnya ada empat proyek besar yang akan dimasukkan dalam dokumen RZWP3K dan dikhawatirkan mengancam kelangsungan wilayah pesisir. Proyek tersebut di antaranya reklamasi, tambang pasir laut, perluasan Bandara Ngurah Rai dan proyek Pelindo di Pelabuhan Benoa. Demikian terungkap dalam Diskusi Publik ‘’Ranperda RZWP3K dan Masa Depan Pesisir Bali’’ yang digelar Walhi Bali dan ForBALI, Kamis (10/1) kemarin. Ketua Tim Ahli Penyusunan Dokumen RZWP3K I Ketut Sudirta mengatakan, ada sejumlah proyek pusat yang mengancam pesisir Bali. ‘’Ancaman
terbesar kita untuk RZWP3K ini, yang akan memengaruhi masa depan pesisir Bali adalah kawasan proyek-proyek strategis. Pertama adalah bandara, kedua pelabuhan, termasuk pengembangan Pelabuhan Tanah Ampo,’’ ujar Sudirta. Menurutnya, pihaknya memperjuangkan agar pengembangan proyek strategis tersebut tidak mencaplok kawasan konservasi. Pengembangan pelabuhan, misalnya. Jika ingin masuk ke kawasan konservasi harus mengikuti skema konservasi. Terlebih, sudah ada peraturan terkait pembangunan pelabuhan dengan konsep ecoport. Pada intinya, Bali harus dibentengi dengan kawasan konservasi. ‘’Upaya itu sudah kami perjuangkan, karena kita memang memikirkan Bali ke depannya seperti apa. Kita perkuat konservasi,’’ jelasnya.
Sudirta menambahkan, ruang laut 0-2 mil juga akan diprioritaskan untuk pemberdayaan masyarakat dan kawasan konservasi. Ia bahkan sudah mempersiapkan ruang-ruang untuk masyarakat hukum adat agar RZWP3K Bali memiliki keunikan tersendiri. Nantinya, tidak boleh ada perizinan pemanfaatan di ruang-ruang untuk masyarakat hukum adat tersebut. ‘’Kami mendorong HNSI dengan Perda Krama Bendega segera menetapkan Krama Bendega di pesisir. Ruangnya sudah kami siapkan,’’ jelasnya. Dikatakan Sudirta, ada dua pendekatan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Yakni, pendekatan Integrated Coastal Management dan pendekatan Blue Economy. Keduanya samasama berbasis ekosistem.
Salah satunya, menghindari sejauh mungkin transformasi bentang alam kalau ingin sustainable. Dewan Daerah Walhi Bali Suriadi Darmoko mengatakan, Perda RZWP3K mestinya menjadi dasar hukum pemanfaatan wilayah pesisir. Di Bali saat ini belum memiliki perda tersebut, namun sudah banyak ada pemanfaatan dan izin-izin yang dikeluarkan. Di Bali Selatan saja pihaknya melihat ada empat proyek besar yang akan dimasukkan di dalam RZWP3K. Seluruhnya bahkan kental dengan intervensi pusat. ‘’Satu, soal reklamasi Teluk Benoa. Kami sudah melakukan protes agar reklamasi ini dikeluarkan dari RZWP3K. Kedua, yang berhubungan dengan reklamasi adalah tambang pasir laut. Ada
dua lokasi tambang pasir yang luasnya sekitar 2.000 hektar,’’ ujarnya. Dua proyek lainnya, lanjut Suriadi, perluasan Bandara Ngurah Rai dan proyek Pelindo yang akan mencaplok area watersport di Teluk Benoa. Masing-masing seluas 1.377,41 hektar untuk perluasan Pelabuhan Benoa dan 147,45 hektar untuk perluasan Bandara Ngurah Rai. Mengenai tambang pasir laut yang mencakup wilayah perairan Kuta dan sekitarnya, IUP-nya dipegang oleh dua perusahaan yakni PT HLS dan PT PK. Kedua perusahaan ini disebut memiliki track record terlibat dalam proyek-proyek reklamasi skala besar seperti reklamasi Teluk Jakarta dan reklamasi di Makassar. Hal. 15 Perluasan Bandara
DENPASAR
2
Jumat Umanis, 11 Januari 2019
FIGUR Tidak Adil bagi Bali POTENSI pajak di Bali sangat besar. Namun banyak potensi pajak yang tidak bisa ditangkap Pemerintah Provinsi Bali. Ada sekitar Rp 200 triliun potensi pajak di Bali hilang. Padahal jika berhasil ‘’ditangkap’’, maka ekonomi Bali akan tumbuh luar biasa. Demikian diungkapkan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, Kamis (10/1) kemarin, ditemui di Seminyak. Potensi pajak yang hilang tersebut, kata Alit, berasal dari perusahaan-perusahaan atau hotel dan restoran yang beroperasi di Bali, namun berdomisili di Jakarta, sehingga membayar pajak di Jakarta. Pendapatan dari sektor pariwisata tidak sedikit yang ‘’menguap’’ ke luar Bali karena pemilik hotel besar, restoran dan tempat hiburan sebagian besar dimiliki oleh pengusaha dari luar. Sehingga tidak ada pemerataan dan keadilan bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah Bali. ‘’Saya sebagai Ketua Kadin merasa keberatan karena perusahaan yang ada di Bali ini tidak membayar pajak di Bali tapi beroperasi di Bali,’’ cetusnya. Kadin pun bersurat ke Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah (DJP Kanwil) Bali meminta agar Dirjen Pajak membuat kebijakan atau peraturan agar semua perusahaan yang beroperasi di daerah khususnya di Bali membayar pajak di Bali, walaupun perusahaan tersebut berkantor pusat di Jakarta. Termasuk r e k a nan dari BUMN, I T D C dan Bali Collection yang beroperasi di Bali. Selain itu, Kadin juga m e m inta agar Dirjen Pajak membuat kebijakan atau
peraturan orang asing yang bekerja di Bali wajib memiliki NPWP. Setelah dua bulan menunggu, surat balasan dari DJP diterimanya. Dalam surat itu disebutkan bahwa perusahaan dan orang pribadi (OP) yang memenuhi persyaratan subjektif dan objektif wajib mendaftarkan diri pada Kantor Direktorat Jenderal Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal, tempat kedudukan dan atau tempat kegiatan usaha. Demikian pula WNA yang bekerja di Indonesia wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP. Perusahaan dan OP yang bekerja di Indonesia wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP. Perusahaan dan OP yang berkedudukan atau berdomisili di luar Bali namun memiliki kegiatan usaha di Bali, wajib mendaftarkan diri ke Kantor DJP di wilayah Bali untuk memperoleh NPWP Cabang. Pajak yang dikumpulkan dan diadministrasikan oleh DJP akan dialokasikan sebagai Dana Bagi Hasil kepada Pemerintah Daerah. Terdiri atas PBB, Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak OP dan PPh Pasal 21. Dengan demikian, kata Alit, terdatanya perusahaan yanh beroperasi di Bali namun berdomisili di luar Bali, maka sumbangan pajak dari Bali akan tercatat besar, sehingga dana bagi hasilnya juga akan besar. (kmb42)
Bali Post/eka
PD Pasar akan Tata Pedagang di Pelataran Pasar Badung
Denpasar (Bali Post) – Soft opening Pasar Badung dijadwalkan Minggu (24/2) mendatang. Namun pada saat itu hanya pedagang yang ada di los dan kios yang bisa menempati tempat baru tersebut. Sedangkan para pedagang pelataran masih harus menunggu waktu yang lebih lama, karena masih dalam tahap evaluasi secara menyeluruh oleh PD Pasar. Karena konsepnya pedagang pelataran nanti harus menyesuaikan dengan konsep penataan bantaran Tukad Badung yang menjadi salah
satu objek city tour Kota Denpasar. Direktur Umum PD Pasar Denpasar AAN Yuliarta mengatakan hal itu, Kamis (10/1) kemarin. Menurut Yuliarta, pedagang pelataran akan dilakukan evaluasi untuk masalah penempatan dan perwajahan lapak-lapak. Pedagang pelataran ke depan tidak akan dibiarkan lagi sembarangan dalam membuat lapaknya. ‘’Konsepnya harus mendukung kebijakan city tour yang telah diawali dengan penataan bantaran Tukad Badung, sehingga tidak boleh
lagi ada kesan semrawut,’’ katanya. Yuliarta mengatakan, saat soft opening nanti pedagang pelataran tetap akan berada di lahan sekarang, yakni eks Tiara Grosir. ‘’Kemungkinan sampai lima bulan ke depan setelah soft opening nanti, baru kita akan garap pedagang pelataran,’’ ujarnya. Ie menambahkan, evaluasi yang dilakukan terhadap penataan pedagang pelataran ini untuk mewujudkan agar Pasar Badung ke depan mampu mendukung program city tour yang sudah berjalan
di Denpasar. Oleh karena itu, perwajahan pedagang pelataran akan menjadi materi evaluasi. Paling tidak suasananya tidak semrawut lagi. Seperti diberitakan sebelumnya, PD Pasar Denpasar sudah bersiap-siap untuk menempati bangunan baru Pasar Badung. Rencana soft opening akan dilakukan pada Februari 2019. Persiapan perpindahan pedagang yang kini menempati tempat lahan eks Tiara Grosir sedang dilakukan. Sedangkan grand opening direncanakan pada
12 Maret 2019. Sebelumnya, Dirut PD Pasar Denpasar I.B. Kompyang Wiranatha mengatakan, setelah melakukan pertemuan dengan pedagang, diputuskan untuk perpindahan pada 24 Februari bersamaan dengan soft opening. Namun pedagang akan diberikan waktu lebih awal untuk mengecek kembali los atau kios yang mereka tempati, karena mereka juga akan menyiapkan rakrak atau sejenisnya untuk operasionalnya mendatang. (kmb12)
RUU Provinsi Bali Masuk ”Long List” Prolegnas
Denpasar (Bali Post)-
Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Provinsi Bali belum menjadi salah satu prioritas dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR-RI tahun 2019. RUU ini baru sebatas masuk ke dalam long list Prolegnas lantaran memang belum diajukan secara resmi. Kalaupun bisa diajukan tahun ini, DPR-RI juga masih harus melihat urgensi dan substansinya sebelum diputuskan bisa masuk ke Prolegnas RUU Prioritas atau daftar RUU Kumulatif Terbuka.
Tabung Gas Bocor, Kamar Kos Terbakar Denpasar (Bali Post) Kamar Kos di Pondok Rukun di Jalan Tukad Baru Barat, Pemogan, Denpasar Selatan (Densel), Kamis (10/1) kemarin terbakar. Diduga kebakaran ini dipicu tabung gas yang bocor. Selain tiga kamar di Blok H, kebakaran ini juga mengakibatkan penghuni di kamar kos nomor 2 yang berprofesi sebagai pedagang sembako, Ayu Sri Ningsih (45), menderita luka bakar sangat parah. Kamar kos yang terbakar dihuni Ayu Sri Ningsih, Imam Syafei (35) tinggal di Blok H nomor 1 dan tukang jahit Masudi (35) di Blok H nomor 3. Menurut Imam Syafei, kejadiannya sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu ia berada di kamarnya dan tiba-tiba mendengar suara tabung gas bocor dari warung di Blok H nomor 2 yang ditempati kakaknya yaitu Ningsih. Imam langsung keluar kamar lalu menuju warung milik korban. Saat itu ia melihat korban mengamankan tabung gas 3 kilogram yang bocor tersebut ke dalam ember yang berisi air di kamar mandi. Karena merasa sudah aman, Imam lalu masuk ke kamarnya. ‘’Tidak berselang lama terdengar suara ledakan dan teriakan korban minta tolong. Saya
PELATARAN - Seorang warga melihat bangunan pasar dari pelataran Pasar Badung, Denpasar, Kamis (10/1) kemarin.
langsung keluar kamar dan melihat korban lari keluar warung dalam keadaan terbakar,’’ ujarnya. Imam bersama warga berusaha memadamkan api yang membakar korban. Selain itu, warga berupaya memadamkan api yang membakar warung milik korban menggunakan air. Selanjutnya korban dilarikan ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans. Selain itu, warga menelepon pemadam kebakaran. Sedangkan menurut sumber, kebakaran tersebut terjadi akibat adanya kebocoran dari tabung gas 3 kilogram. Meskipun saat mengetahui tabung g a s t e rsebut boc or, kor ban sudah mengamankan tabung gas, namun gas yang memenuhi kamar belum hilang. ‘’Diduga korban menghidupkan kompor sehingga memicu terjadinya ledakan dan kebakaran,’’ ujarnya. Terkait peristiwa ini, lima mobil pemadam kebakaran Kota Denpasar dan satu mobil pemadam dari Kabupaten Badung dikerahkan ke TKP. Sekitar satu jam petugas berhasil memadamkan api. Petugas juga berhasil menyelamatkan kos-kosan berlantai dua dengan ratusan kamar ini. (kmb36)
819446 / 081337032965
Topik : DENPASAR, 10 Kota Tersehat di Dunia
“Secara personal dalam kunjungan Badan Legislasi DPR pada bulan lalu sudah disampaikan dan anggota Badan Legislasi yang ke Bali pada saat itu welcome. Hanya saja untuk bisa masuk dalam Prolegnas (prioritas-red) harus diusulkan secara resmi dilengkapi dengan dokumen-dokumennya,” ujar Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra usai menerima kunjungan Badan Legislasi DPR RI di Wiswasabha Pratama Kantor Gubernur Bali, Kamis (10/1) kemarin. Dokumen yang dimaksud, lanjut Dewa Indra, antara lain dokumen RUU dan dokumen naskah akademik. Untuk dokumen RUU saat ini masih disusun dan draftnya sudah mendekati final. Tahap sosialisasi juga sedang dilakukan dengan stakeholder, terutama pemerintah kabupaten/kota se-Bali. Setelah mendapatkan persetujuan dari semua pihak, dokumen tersebut akan segera disampaikan ke DPR-RI. Pemprov Bali mengajukan RUU tentang Provinsi Bali lantaran Undang-undang Provinsi Bali yang ada sebelumnya tidak
mengatur banyak hal selain pembentukan Provinsi Bali. “Saat itu bersama-sama dengan Provinsi NTB dan NTT. Kalau kita lihat muatannya sangat sedikit sekali. Kalau dilihat dari perspektif kebutuhan sekarang, tentu memerlukan konten pengaturan yang lebih banyak,” jelasnya. Mantan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali ini menambahkan, RUU Provinsi Bali tidak menyentuh wilayahwilayah sensitif yang tidak diperbolehkan dalam konteks NKRI. Namun justru memberikan perlindungan terhadap muatan-muatan lokal. Diwawancarai terpisah, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR-RI sekaligus koordinator rombongan, Sudiro Asno, mengatakan, RUU Provinsi Bali berpeluang masuk ke daftar RUU Kumulatif Terbuka di tahun 2019, sehingga tidak perlu mengikuti long list atau minimal menjadi prioritas Prolegnas di tahun 2020. Pihaknya siap mendukung, sepanjang RUU sudah memenuhi sejumlah hal. “Pertama, kami lihat dulu ur-
Bali Post/kmb32
KUNJUNGAN - Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra (tengah) saat menerima kunjungan Badan Legislasi DPR-RI. gensinya. Kedua, materinya sejauh mana, apakah sudah dalam tanda kutip mengakomodir semua kepentingan yang ada. Tidak bertabrakan dengan aturan atau UU yang ada sebelumnya. Jadi banyak yang harus dilihat,” ujarnya. Sudiro Asno, tahun 2019 juga merupakan tahun politik. Pihaknya tidak ingin RUU Provinsi Bali mengakomodir kepentingan yang bisa dijadikan komoditas politik sehingga terjadi benturan. Kendati begitu, politisi Hanura ini mengaku belum mengetahui isi RUU tentang Provinsi Bali. Secara sepintas harusnya tidak ada masalah karena bukan tentang
daerah otonomi baru. Namun hanya untuk membuat Bali lebih leluasa bergerak dalam mengembangkan daerahnya dengan UU baru. Sebab dengan UU lama yakni UU Nomor 64 Tahun 1958, ada hal-hal yang membatasi Bali lantaran UU itu mengatur tiga provinsi. “Kami juga pelajari nanti UU lamanya. Jadi, harus ada komparasi, apa yang selama ini menjadi keberatan dengan UU Nomor 64 Tahun 1958 itu sehingga Pemprov Bali mengusulkan adanya RUU,” ujarnya. Menurut Sudiro Asno, pihaknya juga perlu penjelasan yang lebih dalam mengenai RUU Provinsi Bali
dari Pemprov Bali dan Kemendagri. Pada prinsipnya, wakil rakyat di DPR-RI cukup terbuka untuk membahas RUU Provinsi Bali. Mengingat Pulau Dewata selama ini telah menjadi etalase Indonesia di mata dunia. Tahun 2019 ini ada 55 RUU prioritas dalam Prolegnas DPR-RI dan lima RUU Kumulatif Terbuka, serta 189 RUU dalam long list termasuk RUU Provinsi Bali dan lima long list RUU Kumulatif Terbuka. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Denpasar Satu-satunya Kota di Indonesia Masuk 10 Kota Tersehat di Dunia
KOTA Denpasar masuk sebagai 10 kota tersehat di dunia. Masuknya Kota Denpasar dalam jajaran 10 kota tersehat di dunia ini dari penilaian yang dilakukan Travel Supermarket berdasarkan beragam aspek penilaian. Kota Denpasar menjadi satusatunya kota di Indonesia yang masuk dalam urutan kesembilan dalam 10 kota tersehat di dunia tersebut. Berikut daftar 10 besar kota tersehat menurut Travel Supermarket. Posisi pertama ditempati Paris, Prancis, posisi kedua Chiang Mai, Thailand, posisi ketiga Barcelona, Spanyol, posisi keempat Pattaya, Thailand, posisi kelima Vancouver, Kanada, posisi keenam Miami, Amerika Serikat, posisi ketujuh San Francisco, Amerika Serikat, posisi kedelapan Lisbon, Portugal, posisi kesembilan Denpasar, Indonesia, dan posisi kesepuluh Buenos Aires, Argentina. Dalam menyusun daftar ranking ini, Travel Supermarket memanfaatkan beragam sumber data seperti kelompok peneliti pasar Euromonitor In-
NAIK SEPEDA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Komunitas Sepeda Denpasar saat menyusuri jalan-jalan di Kota Denpasar dengan naik sepeda, belum lama ini. ternational, TripAdvisor, Yelp hingga World Weather and Climate. Travel Supermarket juga memiliki beberapa aspek penilaian sebagai tolak ukur kesehatan dalam sebuah kota. Beberapa aspek yang menjadi penilaian adalah jumlah taman atau ruang terbuka hijau, gym dan pusat kebugaran. Selain itu, Travel Supermar-
ket juga menilai jumlah spa, studio yoga dan studio pilates yang terdapat pada kota yang dinilai. Tak hanya itu, makanan juga menjadi aspek penilaian penting dalam menyusun daftar 10 kota tersehat di dunia ini. Terkait makanan, Travel Supermarket menilai jumlah toko makanan sehat dan restoran dengan opsi
vegan di tiap kota. Travel Supermarket lalu membandingkan data tersebut dengan ukuran luas kota untuk mengetahui angka densitas per kilometer persegi. Tak hanya itu, tim analis juga memperhitungkan jumlah paparan matahari per tahun dan rata-rata harga untuk menginap di hotel. Setelah melakukan beragam analisis data, Travel Supermarket membuat daftar 50 kota tersehat di dunia. Dari seluruh kota yang ada, Paris berhasil memuncaki peringkat teratas. Prestasi Kota Denpasar ini mendapat apresiasi dari Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab, Kamis (10/1) di Denpasar. Dikatakan, ini merupakan capaian yang membanggakan, tidak saja bagi Pemkot Denpasar, tetapi juga bagi publik Denpasar bahkan kebanggaan Indonesia. Capaian ini tentu tidak bisa terlepas dari kerja keras Pemkot Denpasar yang terusmenerus menata kotanya agar memberikan rasa nya-
man kepada publik, terutama inovasi-inovasi kultural yang dihasilkan telah ikut menyehatkan publiknya seperti penataan taman kota dan sungai yang mengalir di tengah kota. Di samping itu, pengembangan orange ekonomi bertumpu pada kreativitas publik menghasilkan suasana yang merangsang kegairahan hidup di tengah kota yang terus berkembang. Ia juga menyampaikan bahwa perubahan yang dilakukan di sektor pelayanan publik, dalam pandangan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali, ikut memberikan kontribusi terhadap meningkatnya kualitas hidup publik. Pelayanan publik yang cepat dan mudah diakses sudah barang tentu membuat publik merasa nyaman karena ada kepastian yang diperolehnya. “Oleh karena itu, Ombudsman Bali berharap agar inovasi di sektor pelayanan publik agar terus-menerus dilakukan demi memenuhi harapan publik yang terus-menerus meningkat,” ujarnya. (ad409)
Jumat Umanis, 11 Januari 2019
BADUNG
3
Ogoh-ogoh Tetap Dilombakan Mangupura (Bali Post) -
Perayaan Nyepi Tahun Baru Çaka 1941 berbarengan dengan rangkaian Pilpres dan Pileg. Kendati demikian, tahun politik ini tak mempengaruhi kebijakan Pemkab Badung untuk tetap mendukung kreativitas masyarakat dalam merayakan Nyepi lewat lomba ogoh-ogoh. Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung Ida Bagus Anom Bhasma, Kamis (10/1) kemarin, meyakini pawai ogoh-ogoh tahun ini akan berjalan aman dan lancar, meskipun dalam suasana tahun politik. Sebab, sekaa teruna sudah pintar dalam berkreasi dan tidak akan terpengaruh oleh kepentingan politik. Menurutnya, bantuan dana ogoh-ogoh akan diberikan kepada seluruh sekaa teruna teruni (STT) yang ada di gumi keris dalam bentuk program peningkatan kreativitas dan aktivitas STT. Per STT akan diberikan bantuan masing-masing sebesar Rp 24 juta. Di Badung terdapat 534 STT. ‘’Bantuan ini hampir sama dengan bantuan ogoh-ogoh tahun sebelumnya. Penerima
bantuan adalah seluruh STT. Ogoh-ogoh yang menerima bantuan juga akan dilombakan,’’ katanya. Diungkapkannya, pemerintah sengaja memberikan bantuan ini sebagai bentuk dukungan demi peningkatan kreativitas dan aktivitas di kalangan STT khususnya dalam melestarikan seni, adat, budaya Bali dan agama Hindu. Bantuan tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 23 juta. Bantuan ditargetkan cair pada Februari. Jadi seluruh STT di Badung diminta secepatnya melengkapi dan mengumpulkan segala persyaratan administrasi yang diperlukan di kantor Disbud Badung. Birokrat asal Desa Taman, Abiansemal itu berharap semua STT dapat menyalurkan kreativitas berkesenian
dengan membuat ogoh-ogoh. Ogoh-ogoh ini juga akan dinilai mulai dari segi bahan, cara pembuatan hingga hasil akhirnya. ‘’Untuk persyaratan dan ketentuan ogoh-ogoh, masih digodok. Namun syarat umum yang harus dipenuhi dalam pembuatan ogoh-ogoh adalah ogoh-ogoh harus menggambarkan sosok buta kala, tidak bermuatan politik, tidak mengandung unsur pornografi, berbau SARA dan tidak menggunakan bahan styrofoam,’’ terangnya. Sesuai tradisi, ogoh-ogoh akan diarak keliling desa pada saat pangerupukan atau sehari sebelum Nyepi. ‘’Untuk masalah pengamanan, kami serahkan sepenuhnya kepada masing-masing desa adat dengan pecalangnya,’’ jelasnya. (kmb27)
SOSOK Antisipasi Lonjakan Sampah PERGUB No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai mulai ditindaklanjuti di Kecamatan Kuta Selatan. Menurut Camat Kuta Selatan I Made Widiana, saat ini pihaknya tengah gencar melakukan sosialisasi terkait pergub tersebut. Pergub ini terbilang baru sehingga masih banyak masyarakat yang tidak paham dan tidak mengikuti perkembangan berita terkait hal ini. ‘’Untuk itu, kami terus melakukan sosialisasi dari banjar ke banjar agar masyarakat semakin paham,’’ katanya. Permasalahan sampah, kata Widiana terjadi di semua daerah. Untuk di Kuta Selatan, dari laporan pertanggungjawaban kepada pemerintah daerah, yang paling menonjol adalah peningkatan volume sampah akibat pertumbuhan penduduk pendatang. Hal ini memerlukan upaya antisipasi. Jangan sampai peningkatan volume sampah tidak dibarengi kesiapan dan kesigapan penanganan oleh pihak terkait. ‘’Ini yang harus di-manage ke depannya. Apakah nanti akan dibuat tempat pengolahan sampah terpadu di masing-masing desa atau kelurahan,’’ jelasnya. Langkah antisipasi tersebut dinilainya perlu segera diwujudkan. Tujuannya agar pengelolaan sampah di kawasan pariwisata khususnya Kuta Selatan dapat lebih maksimal. ‘’Harus benar-benar serius menangani sampah,’’ tegasnya. (edi)
KEBAKARAN - Kebakaran yang terjadi di Jalan Raya Seminyak, Rabu (9/1) malam.
Bali Post/ist
Ruko di Seminyak Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 2 Miliar Mangupura (Bali Post) Rumah dan ruko lantai tiga di Jalan Raya Seminyak No. 64, Kuta, Badung, tepatnya di sebelah selatan Warung Made, Rabu (9/1) malam terbakar. Sebelum terbakar, warga setempat, I Made Atmaja (35), sempat mendengar suara ledakan di lantai dua. Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir Rp 2 miliar. Informasi diperoleh di lapangan, api melalap artshop lantai dua dengan luas sekitar 80 meter persegi dan rumah lantai tiga dengan luas sekitar 75 meter persegi. Barang-barang
di artshop serta peralatan rumah tangga di bangunan itu ludes terbakar. Made Atmaja mengatakan, awalnya dia berada di kamar rumahnya yang letaknya di belakang artshop. Sekitar pukul 20.30 Wita, terjadi pemadaman listrik. Berselang beberapa saat kemudian terdengar bunyi ledakan di lantai dua rumahnya. Selanjutnya Atmaja mencari sumber suara ledakan tersebut dan dilihat kepulan asap pekat di kamar lantai dua. Saking pekatnya asap tersebut, membuat Atmaja tidak bisa masuk ke kamar
Mangupura (Bali Post) Sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Badung Nomor 48 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik mulai gencar dilakukan. Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan setempat telah menyurati toko modern yang ada di wilayahnya. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung I Ketut Karpiana mengatakan, surat nomor: 510/22/Diskop. UKMP, dikirimkan kepada kalangan pengusaha serta stakeholder per 2 Januari lalu. ‘’Surat pekan lalu telah dilayangkan. Surat yang kami sampaikan intinya berisi agar (pengusaha) menindaklanjuti Perbup Badung tentang pengurangan penggunaan kantong plastik,’’ ungkap Karpiana, Kamis (10/1) kemarin. Menurutnya, kalangan pengusaha yang telah disurati adalah pihak supermarket, hypermarket, Indomaret, Alfamart, Circle K, Coco Mart, Minimart, Minimarket Mandiri, serta
Koperasi Pegawai Bina Sejahtera Kabupaten Badung. Surat dari Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung ini juga ditembuskan kepada Bupati Badung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kepala Perusahaan Pasar Kabupaten Badung. ‘’Begitu Perbup keluar, kami langsung bergerak mensosialisasikan kepada kalangan pengusaha, karena sejak awal mendukung penuh kebijakan dari Bapak Bupati,’’ sebutnya. Selain DLHK dan Satpol PP, pihaknya juga melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dalam sosialisasi Perbup Nomor 48 Tahun 2018 tersebut. Keterlibatan DPMD ini guna mensosialisasikan aturan tersebut di pasar rakyat. ‘’Surat ini juga kami sampaikan kepada Perumda Pasar Mangu Giri Sedana agar menindaklanjuti surat ini ke pasar binaannya,’’ tegasnya. (kmb27)
Perbup Pengurangan Sampah Plastik Disosialisasikan
yang terbakar itu. Selain itu dia merasa kepanasan. Dia berusaha mengambil selang di kamar mandi, tetapi tidak berguna lantaran terlalu pendek. Akhirnya dia menggunakan gayung di kamar mandi untuk mengambil air dan berupaya memadamkan api. Namun api tidak kunjung padam. Selanjutnya Atmaja menghubungi tetangganya yang merupakan Penrepti Desa Seminyak agar menelepon pemadam kebakaran. Sekitar pukul 20.45 Wita, mobil pemadam datang dan petugas menyuruhnya keluar. Atmaja keluar digendong dua
petugas pemadam. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Badung dikerahkan ke TKP. Petugas berhasil menjinakkan si jago merah pukul 21.20 Wita. Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting di kamar lantai dua. Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Ika Prabawa, Kamis (10/1) kemarin, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus kebakaran tersebut. ‘’Untuk penyebab pasti kebakaran ini, kami masih menunggu hasil penyelidikan labfor,’’ ujarnya. (kmb36)
Daerah
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Kesehatan Mental dari Perspektif Barat dan Timur
DI AKHIR tahun 2018, Program Studi Psikologi Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali melakukan realisasi kerja sama dengan Bali Institute mengadakan seminar global bertajuk ‘’Mental Illness and Psychological Practice in Bali with Chicago School of Professional Psychology’’. Kesempatan baik bagi perkembangan ilmu psikologi, khususnya di Bali karena acara tersebut menggandeng salah satu lembaga pendidikan psikologi di Amerika Serikat yaitu Chicago School of Professional Psychology. Sebagai lembaga pendidikan psikologi yang sudah berdiri sejak tahun 1979, Chicago School memiliki agenda untuk melihat secara nyata pendekatan kesehatan mental dari perspektif budaya Barat dan Timur. Indonesia terdiri dari beragam suku bangsa dan budaya menjadi pilihan. Bali salah satu wilayah indah negara Indonesia terkenal dengan adat istiadat yang begitu terjaga dari generasi ke generasi pada akhirnya menjadi pilihan kunjungan Chicago School of Professional Psychology. Suatu kehormatan besar bagi kami Program Studi Psikologi IIK Bali untuk bersama mewujudkan hal tersebut. Kegiatan berlangsung selama tiga hari yaitu diawali dengan seminar global. Acara tersebut mengupas pentingnya meningkatkan pemahaman kesehatan mental masyarakat terutama di Bali. Budaya Bali yang begitu kuat tradisi gotong royong memosisikan setiap orang Bali untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan di lingkungan banjar. Banjar adalah pembagian wilayah administratif di Bali setingkat dengan rukun warga (RW). Sistem kemasyarakatan di Bali mewajibkan seseorang yang telah berumah tangga untuk tinggal di suatu lingkungan banjar dan terlibat dalam kegiatan adat dan agama. Apabila tidak dapat memenuhi kewajiban tersebut, maka akan mendapatkan sanksi berupa pengucilan, tidak diajak bergaul ataupun tidak diberikan bantuan saat memerlukan dan denda. Sanksi yang diberikan ini termasuk berat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di Bali, sehingga masyarakat Bali mau tidak mau ikut dalam kegiatan adat dan agama. Pengucilan, tidak adanya bantuan ketika seseorang membutuhkannya, denda tentu memengaruhi kesehatan mental seseorang. Dalam jangka waktu yang lama hal tersebut dapat menyebabkan stres karena terjadi konflik antara kepentingan pribadi dan kepentingan masyarakat (dalam hal ini mengikuti kegiatan adat dan agama). Banyak masyarakat yang menganggap sepele dan berpikir tidak
SEMINAR - Program Studi Psikologi Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali ketika melakukan realisasi kerja sama dengan Bali Institute mengadakan seminar global bertajuk ‘’Mental Illness and Psychological Practice in Bali with Chicago School of Professional Psychology’’. penting. Beberapa di antaranya menganggap gejala stres yang muncul merupakan teguran dari para dewa. Sewaktu kepentingan pribadi berbenturan dengan kepentingan yang lebih luas tentu seseorang harus memilih. Semakin sering seseorang mengutamakan kepentingan pribadinya yang berakibat mengabaikan kepentingan lebih luas (kepentingan di banjar) atau sebaliknya maka akan muncul konflik. Konflik yang terus-menerus membuat seseorang rentan dengan stres. Stres dapat berakibat fatal yaitu menyebabkan kematian. Oleh karena itu, Bali Institute bekerja sama dengan Chicago School of Professional Psychology dan menggandeng Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali menyelenggarakan seminar global bertajuk ‘’Mental Illness and Psychological Practice in Bali with Chicago School of Professional Psychology’’. Kegiatan mendiskusikan permasalahan mengenai penyakit mental serta membuat generasi muda di Bali untuk lebih paham akan kondisi kesehatan mental itu sendiri. Perwakilan dosen dari masing-masing institusi memberikan presentasi mengenai kesehatan mental masyarakat, baik di Bali maupun secara global. Seminar kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi oleh para mahasiswa, dosen dan rekan sejawat. Beberapa rekan sejawat baik itu praktisi maupun akademisi yang hadir adalah rekan sejawat dengan wilayah kerja di Bali. Seminar menjadi lebih berwarna karena beragamnya peserta, sehingga beragam pula masukan, pengalaman, kritik dan saran yang terjadi. Setelah pelaksanaan seminar bersama, keesokan harinya dilanjutkan dengan melakukan kunjungan ke organisasi atau yayasan yang bekerja di bidang kesehatan mental di Bali. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap kepada mahasiswa strata dua Chicago School of Profes-
sional Psychology. Rombongan berkunjung ke Rumah Berdaya dan Yayasan Kesehatan Bali. Di Rumah Berdaya rombongan diajak melebur bersama individu-individu dengan gangguan jiwa dalam kelas seni. Pada sesi perkenalan dan unjuk kemampuan, salah satu ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) menyanyi lagu berbahasa Inggris sambil memetik gitar. Salah satu mahasiswa dari Chicago School nampak meneteskan air mata dan terpukau dengan kemampuan ODGJ tersebut. Beberapa lukisan karya ODGJ yang dipamerkan menarik minat untuk membeli mahasiswa dari Chicago School. Beberapa mahasiswa nampak antusias memborong lukisanlukisan yang ada. Selanjutnya rombongan meneruskan kunjungan ke Yayasan Kesehatan Bali (Yakeba) yang bergerak dalam pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan awalnya pada individu yang ketergantungan alkohol dan narkoba namun berkembang melakukan pendampingan pada individu dengan HIV/AIDS. Pada hari terakhir rombongan berkunjung ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Tiga hari yang penuh dengan berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman. Antusias mahasiswa-mahasiswi Chicago School of Professional Psychology nampak dari pertanyaan-pertanyaan yang muncul. Program Studi Psikologi IIK Bali juga mendapat pengalaman dan pengetahuan mengenai perspektif budaya Barat serta penggunaan alat tes psikologi sebagai penunjang kerja profesional dalam menangani masalah kesehatan mental. Ilmu pengetahuan mampu mendobrak banyak keterbatasan. Psikologi menjadi salah satu ilmu pengetahuan dalam penanganan kesehatan mental. Kolaborasi Program Studi Psikologi Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali, Chicago School of Professional Psychology, dan Bali Institute semoga terus berkelanjutan dan pastinya bermanfaat. (ad411)
Jumat Umanis, 11 Januari 2019
Duta Besar UPF-PBB Temui Gubernur, Danrem dan Kapolda NTB
Arya Wedakarna akan Jadikan ”Perdamaian Lunyuk’’ sebagai Model Penyelesaian Konflik SARA
DALAM kapasitasnya sebagai Senator DPD-RI utusan Bali sekaligus Duta Besar Perdamaian (Ambassador Of Peace) UPF–PBB, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III menemui Dr. Zulkiflimansyah (Gubernur NTB), Irjen Pol. Drs. Achmat Juri, M.Hum. (Kapolda NTB), dan Kolonel Czi. Achmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. (Danrem 163/ WB) di Kota Mataram, Lombok. Kunjungan ini dilakukan setelah Shri Arya Wedakarna berkunjung selama dua hari di Kabupaten Sumbawa terkait konflik sosial yang melibatkan warga Hindu Bali dengan komunitas lokal yang terjadi pada 22 Desember 2018. Selama di Sumbawa, Wedakarna langsung hadir di lokasi kejadian yakni Pura Dalem Desa Sukamaju, Kecamatan Lunyuk, Sumbawa dan disambut ratusan warga Hindu, termasuk PHDI dan tokoh Hindu dan dilanjutkan dengan pertemuan di tingkat kabupaten dengan H. Husni Djibril (Bupati Sumbawa), H. Mahmud Abdullah (Wakil Bupati Sumbawa), AKBP Tunggul Sinatrio (Kapolres Sumbawa), Letkol Inf. Samsul Huda (Dandim Sumbawa), Syukri Rahamat (Ketua MUI Sumbawa/Sekretaris Majelis Adat Sumbawa) serta I Wayan Eka Mariarta (Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa). Didampingi pengurus The Hindu Center of NTB yakni Wayan Sukawan, IB Benny Surya Adi Pramana, Komang Karisma, Ni Kadek Laksmi Manu Metri, Senator Wedakarna menyampaikan pandangannya, baik sebagai pejabat negara maupun duta besar perdamaian terkait dengan kasus konflik sosial. ‘’Dalam sejarah konflik horizontal yang melibatkan umat Hindu dan komunitas lain di Indonesia, saya kira penanganan dan pencegahan masalah di Lunyuk ini bisa dikategorikan sebagai pola yang sangat baik. Bayangkan saja, di zaman media sosial yang serba cepat menularkan berita yang belum tentu benar, tapi pemerintah di NTB, termasuk TNI-Polri bisa sigap menangani dan meredam hingga konflik tidak meluas. Dalam waktu 3 x 24 jam semua masalah selesai dan tuntas. Saya memuji peran Danrem, Kapolda dan Gubernur NTB yang sigap. Khususnya kepada Gubernur NTB yang langsung terbang ke
SATYAGRAHA – Duta Besar Perdamaian UPF–PBB Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bertemu Gubernur NTB, Kapolda NTB dan Danrem 163/WB di Kota Mataram, Lombok. Sumbawa dan menempuh perjalanan jauh untuk menemui umat Hindu di Lunyuk dan langsung memberikan bantuan dana untuk perbaikan pura. Kami yang ada di Senayan, Jakarta kaget dengan pola yang cepat ini. Saya yakin ‘Perdamaian Lunyuk’ ini sebagai salah satu model yang akan diterapkan di seluruh wilayah di Nusantara, jika seandainya ada konflik antara umat Hindu dengan komunitas lokal. Kami punya sejarah kelam di Lampung, di Sulawesi, di Nusa Tenggara. Bahkan di Sumbawa, kerusuhan melibatkan transmigran Hindu pernah terjadi beberapa kali. Ini kita jaga sekali, karena ada hampir 100 kabupaten di Indonesia ini yang terdapat komunitas Hindu Bali secara signifikan,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun menjelaskan tujuan dirinya hadir di NTB adalah untuk memperkuat perdamaian yang telah disepakati sekaligus mengawal proses hukum terkait dengan perusakan Pura Dalem. ‘’Masalah hukum sepenuhnya diserahkan kepada Polri, dan kami ingin memastikan bahwa semua diper-
lakukan dengan adil. Saya paham ada kepentingan yang lebih besar yang harus diutamakan. Dan tadi pandangan-pandangan saya sudah disampaikan secara jelas kepada Gubernur, Danrem dan Kapolda. Kami ingin memberikan contoh juga bahwa di Bali, walau dalam sejarahnya pernah dibom dua kali pada 2002 dan 2005, tapi orang Hindu Bali sama sekali tidak pernah merusak tempat ibadah orang lain. Di sini karakter kebangsaan diuji, dan orang Bali menyerahkan semua pada hukum karmaphala. Saat di Lunyuk saya sudah sampaikan pesan-pesan ini ke warga Hindu dan mereka paham, ibaratnya warga Hindu harus segera move on. Pura yang rusak bisa diperbaiki lagi, tapi jika persatuan bangsa hancur maka kerugiannya akan sangat besar. Sekali lagi terima kasih, dan kinerja hebat dari Gubernur, Kapolda dan Danrem ini akan kami laporkan ke Presiden, Panglima dan Kapolri. Ini hebat,’’ pungkas Wedakarna yang tercatat dalam sejarah terlibat dalam perdamaian saat konflik umat Hindu di Lampung beberapa tahun lalu. (ad408)
Puluhan Formasi Kosong
PEMPROV Bali telah mengumumkan hasil seleksi CPNS di lingkungan Pemprov Bali lewat Pengumuman Nomor : 810/306/BKD, tertanggal 8 Januari 2019. Dari total 818 formasi yang dibuka, hanya 774 pelamar yang dinyatakan lulus. Itu artinya ada 44 formasi yang masih kosong. ‘’Ada yang tidak terisi karena memang tidak ada yang melamar. Terutama sekali dokter spesialis,’’ ujar Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra di Denpasar, Kamis (10/1) kemarin. Menurut Dewa Indra, banyak pelamar untuk formasi
dokter spesialis yang tidak memenuhi syarat umur. Dikatakan, syarat umur yang harus dipenuhi adalah maksimum 35 tahun. ‘’Rupanya banyak dokter spesialis yang tidak memenuhi syarat umur itu. Jadi kebanyakan dokter spesialis yang kosong,’’ jelas mantan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali ini. Tahun ini, Pemprov Bali membuka 818 formasi yang difokuskan pada penambahan tenaga guru dan tenaga kesehatan. Terdiri dari 40 formasi cumlaude yang terisi 39, 2 formasi tenaga honorer yang terisi 1, 8 formasi disabilitas yang semuanya terisi, serta 768 formasi umum yang terisi 726. Untuk formasi umum, masing-masing 475 formasi tenaga guru yang terisi 452 dan 293 formasi tenaga kesehatan yang terisi 274. Dari total 774 pelamar yang lulus, 376 orang lulus SKD berdasarkan nilai ambang batas dan peringkat terbaik sesuai Permen PAN RB No.37 Tahun 2018, 356 orang lulus SKD berdasarkan nilai kumulatif dan peringkat terbaik sesuai Permen-PAN RB No.61 Tahun 2018, 8 orang lulus SKD sesuai Permen PAN RB No. 37 Tahun 2018 dan lulus seleksi CPNS setelah perpindahan formasi antara jenis formasi dalam jabatan/ pendidikan yang sama, 6 orang lulus SKD sesuai Permen PAN RB No. 37 Tahun 2018 dan lulus seleksi CPNS setelah perpindahan formasi antara lokasi formasi dalam jabatan/pendidikan yang sama, 9 orang lulus SKD sesuai Permen PAN RB No. 61 Tahun 2018 dan lulus seleksi CPNS setelah perpindahan formasi antara jenis formasi dalam jabatan/pendidikan yang sama, serta 19 orang lulus SKD sesuai Permen PAN RB No. 61 Tahun 2018 dan lulus seleksi CPNS setelah perpindahan formasi antara lokasi formasi dalam jabatan/pendidikan yang sama. (rin)
Ratusan Proposal Belum Cair Mangupura (Bali Post) Hingga awal tahun 2019, ratusan proposal yang diajukan masyarakat di Kabupaten Badung di 2018 belum cair. Hal ini dikarenakan kelengkapan administrasi yang belum terpenuhi. Berdasarkan informasi, proposal yang belum dicairkan mencapai angka Rp 128 miliar. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Badung Ketut Gede Suyasa saat dikonfirmasi membenarkan adanya ratusan proposal yang belum cair. Semua hibah dari Pemkab Badung yang belum cair ini ada dari permohonan langsung dari masyarakat
kepada Bupati dan hibah yang difasilitasi oleh DPRD Badung. ‘’Hibah yang tidak semua cair itu tergantung dari kelengkapan administrasi terkait dengan pencairan. Ada ratusan proposal bantuan hibah nominal hibah yang tidak cair anggarannya Rp 128 miliar lebih,’’ ujar Gede Suyasa, Kamis (10/1) kemarin. Menurutnya, pencairan hibah yang tertunda juga dikarenakan kondisi keuangan. Kendala lainnya juga memperhitungkan waktu pelaksanaannya dan tingkat urgensi. Seperti kegiatan piodalan dan karya ngenteg linggih yang menjadi prioritas.
‘’Itu diprioritaskan dan tidak mungkin ditunda untuk tahun 2019. Namun, pencairan hibah juga sudah banyak sebelum ada pemberitahuan dari Bapenda terkait dengan prediksi atas capaian target PAD yang dipasang pada APBD 2018,’’ terangnya. Seperti diketahui, Pemkab Badung mengeluarkan banyak bantuan kepada masyarakat dan instansi vertikal. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat, hanya Pemkab Badung menghadapi masalah pendapatan yang tidak tercapai hingga menghambat sejumlah program termasuk pencairan dana hibah. (kmb27)
DITAHAN - Ahmad Ansori ditahan di Polsek Kuta Utara terkait kasus pencurian.
Bali Post/ist
Maling Spesialis Peralatan Salon Ditangkap Mangupura (Bali Post) Polsek Kuta Utara mengungkap kasus pencurian spesialis peralatan salon, Senin (7/1) lalu. Pelakunya Ahmad Ansori (30) dibekuk di tempat kosnya di Jalan Gatot Subroto VI R, Lumintang, Denpasar Barat. Kapolsek Kuta Utara AKP I Dewa Putu Gede Anom Dananjaya didampingi Kanitreskrim Iptu Androyuan Elim, Kamis (10/1) kemarin, mengatakan kasus pencurian ini TKP-nya di Lotus Salon and Spa di Jalan Teuku Umar Barat, Kerobokan Kelod, Badung. Pencurian ini diketahui pada 31 Desember lalu. Selanjutnya kasus itu dilaporkan ke Polsek oleh Francesca V. Indrawani. Menurut Kapolsek Anom, kejadian itu berawal ketika korban menaruh peralatan salon seperti dua
buah hairdrayer dan lima catok rambut di gudang. Kebetulan gudang tersebut tidak dikunci. Selanjutnya pada 31 Desember 2018 pukul 11.00 Wita, korban membuka gudang. Setelah dicek ternyata barang-barang tersebut hilang. Korban lalu melapor ke Polsek Kuta Utara. Berdasarkan laporan tersebut, tim opsnal yang dipimpin Panit 1 Ipda Made Galih Arta Wiguna melakukan penyelidikan. Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, terlacak tempat tinggal pelaku. Akhirnya pada Senin pukul 12.00 Wita pelaku berhasil diamankan. Hasil interogasi pelaku mengakui mengambil barang-barang senilai Rp 5 juta tersebut. ‘’Pelaku sudah kami tahan dan masih dilakukan pengembangan,’’ ujarnya. (kmb36)
Pergub Nomor 99 Tahun 2018
Perbaiki Tata Niaga Produk Lokal
Denpasar (Bali Post) Penggunaan buah lokal sebelumnya telah diatur dalam Perda Nomor 3 Tahun 2013. Namun implementasinya tidak berjalan optimal. Dengan adanya Pergub Nomor 99 Tahun 2018 dinilai akan memperbaiki tata niaga buah lokal dan produk lokal pada umumnya. Petani sekaligus pemasar Sub Terminal Agribisnis (STA) UD Sari Buah I Made Sianta mengatakan, sebelum adanya Pergub Nomor 99 Tahun 2018, hotel masih menggunakan buah impor. Selain itu, sistem pembayaran yang selama ini menjadi keluhan petani dan supplier juga menemukan titik terang, karena selama ini sistem pembayaran di
supermarket dan di hotel biasanya tunda bayar. Pembayaran di supermarket biasanya satu minggu dan hotel dua sampai tiga bulan. ‘’Yang paling cepat itu adalah Tiara Dewata yaitu satu minggu. Sedangkan untuk hotel, saya sudah menjalani bisnis supplier ke beberapa hotel. Pembayarannya paling cepat dua bulan, paling lama tiga bulan,’’ ujar Sianta, Kamis (10/1) kemarin. Sebagai supplier, Sianta mengambil barang di petani secara cash. Maka dari itu, ia tidak bisa melanjutkan kerja sama dengan pihak hotel karena tidak memiliki permodalan yang cukup untuk membayar cash ke petani, sementara buah yang telah di-supply ke hotel belum dibayar.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Sianta menilai, keberadaan Pergub Nomor 99 Tahun 2018 ini akan memberikan solusi bagi kedua belah pihak. Karena permasalahan pembayaran yang selama ini menjadi momok, dalam pergub diatur akan dibayar oleh Perusda. Dikatakan, hotel memang tidak bisa membayar cash komoditi pertanian yang dibeli karena memiliki sistem tersendiri terkait operasional hotel yang dihitung secara bulanan. Baik gaji pegawai, operasional hotel, termasuk pasokan bahan makanan ke hotel. ‘’Maka dari itu, Perusda nanti yang akan menanggung dari petani. Perusda yang akan membayar ke petani secara cash, sedangkan pembayaran oleh hotel nantinya akan ditagih oleh Perusda,’’ katanya. (kmb42)
Jumat Umanis, 11 Januari 2019
daerah
5
Timbulkan Bau Tak Sedap
figur Daya Tarik Generasi Muda KONTRIBUSI sektor pariwisata selama ini sebesar 70% pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali. Sementara pertanian hanya 14,7 persen. Kondisi ini menandakan sektor pertanian tidak menerima dampak dari kemajuan industri pariwisata. Untuk mensinergikan kedua sektor tersebut Pemerintah Provinsi Bali mengeluarkan kebijakan strategis berupa Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali. Apabila pergub ini berjalan dengan baik, dinilai akan mampu meningkatkan perekonomian para petani dan daya saing produk pertanian lokal, sehingga dapat menarik dan memikat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. ‘’Saya optimis (Pergub No. 99 Tahun 2018 - red) akan mampu memikat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Karena ada kepastian pasar dan harga, sehingga sektor pertanian ini menjanjikan keuntungan tidak seperti sebelumnya,’’ ujar Direktur Pascasarjana Universitas Mahasaraswati Denpasar Dr. Ir. I Ketut Sumantra, M.P., beberapa waktu lalu. Persoalannya saat ini adalah mampukah petani Bali menyediakan produk yang berkualitas, dengan jumlah yang sesuai kebutuhan (kuantitas) dan kontinuitas. Oleh karena itu untuk mengoptimalkan pelaksanaan pergub perlu dilakukan beberapa langkah, di antaranya melakukan pemetaan potensi pertanian dengan one product one village. ‘’Dengan program ini maka setiap daerah akan fokus mengembangkan komoditas pertanian yang cocok dengan potensi agroklimat setempat. Kemudian akan tercipta keunggulan komparatif dan kompetitif berupa keunikan bagi produk pertanian kita,’’ tandasnya. Selain itu, untuk dapat meningkatkan daya saing produk pertanian perlu dilakukan langkah peningkatan efisiensi, baik dalam bidang produksi maupun distribusi. Dan yang terakhir adalah dengan mengobarkan semangat mencintai produk lokal, terutama pola konsumsi masyarakat kelas menengah ke atas yang sangat dipengaruhi gaya hidup mereka. (win)
Bendesa Kelan Minta Aktivitas Bongkar-Muat Ikan Dihentikan Mangupura (Bali Post) Permasalahan sampah yang dibuang sembarangan di wilayah Desa Adat Kelan, Tuban, mulai dicarikan solusi. Tidak hanya masalah sampah, di kawasan tersebut juga sering dijadikan tempat bongkar-muat ikan yang tentunya meninggalkan limbah ikan. Aktivitas ini pun minta segera dihentikan. Selain terlihat jorok juga menimbulkan bau tak sedap. Keluhan ini disampaikan Bendesa Adat Kelan Wayan Sukerena. ‘’Aktivitas bongkar-muat ikan ini segera dihentikan,’’ katanya saat hadir pada pertemuan di Kantor Camat Kuta, Kamis (10/1) kemarin. Ia menyebutkan, pada paruman yang sempat dilakukan bersama prajuru Desa Adat Kelan dan warga, diambil kesepakatan untuk tidak mengizinkan adanya aktivitas bongkar-muat barang dan adanya warungwarung liar di sepanjang di Jalan Segara Madu. Selain itu, untuk mengembalikan kondisi kebersihan, pihaknya juga melarang pembuangan sampah di sana. Sementara terkait akses menuju pasar ikan yang ada beberapa titik, pihaknya berharap agar mengembalikan kondisi tembok dan memberikan satu akses saja menuju pasar ikan. ‘’Saat ini ada banyak akses. Kami harap itu ditutup dan jadikan satu akses saja,’’ pintanya.
Bendesa Adat Kedonganan Wayan Merta pada kesempatan itu menerangkan wilayah perbatasan antara Kedonganan dan Kelan merupakan wilayah milik bersama. Ke depan pihaknya berharap wilayah tersebut agar diawasi bersama, sehingga keamanan dan kebersihan bisa terjaga. Ia juga menyebutkan di lokasi tersebut disepakati tidak boleh ada yang berjualan. Kemudian, untuk masalah sampah, pihaknya mengaku sudah menurunkan petugas untuk mengawasi. Sedangkan untuk kegiatan bongkar-muat ikan, pihaknya menyepakati tidak diperbolehkan di area tersebut. Hanya diperbolehkan di kawasan pasar ikan. Plt. Camat Kuta I Made Widiana yang ikut melakukan pengecekan ke lokasi mengatakan, untuk permasalahan ini akan dicarikan jalan keluar terbaik. Pihaknya akan membahas kembali setelah Desa
Bali Post/edi
CEK – Plt. Camat Kuta bersama Bendesa Kelan dan warga saat mengecek lokasi pembuangan sampah dan lokasi bongkar-muat ikan, Kamis (10/1) kemarin. Adat Kedonganan melakukan rembug desa. ‘’Kembali kita akan bahas dengan prajuru inti dari masing-masing desa, merumuskan terkait dengan MoU untuk menjadi pegangan bersama, sehingga ke depan tidak akan menimbulkan permasalahan lagi,’’ ujarnya. Menurutnya, yang dipermasalahkan sekarang adalah aktivitas pembuangan sampah yang datang dari mana saja di area perbatasan an-
tara Desa Kedonganan-Kelan. Kemudian masalah akses dari Pasar Ikan Kedonganan ke Jalan Taman Sari. Serta masalah pemanfaatan jalan untuk aktivitas bongkar-muat ikan. ‘’Dari bongkar-muat itu menimbulkan limbah. Bongkar-muat dilarang, karena ini difungsikan untuk jalan. Secara otomatis aktivitas hanya untuk lalu-lalang,’’ katanya. Apabila nanti akan dimanfaatkan untuk parkir,
pihaknya mempersilakan. Dengan catatan harus dibahas bersama. Namun, kalau memang benar-benar dilarang, harus dilarang. Sementara terkait dengan akses jalan, di kawasan tersebut ada tiga akses dari Pasar Ikan Kedonganan. Pihak Desa Kelan meminta agar hanya satu akses yang dibuka dari Pasar Ikan Kedonganan. ‘’Nanti saya akan mediasi kembali,’’ pungkasnya. (kmb23)
Gedung Kantor Camat Kuta Rusak
Plafon Ruang Rapat Jebol dan Retak
I Made Santha
Bali Post/ist
Bapenda Bali Tunggu Triwulan I Proyeksikan Target Pendapatan Denpasar (Bali Post) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali masih menunggu realisasi triwulan I untuk bisa memproyeksikan target pendapatan tahun 2019. ‘’Kalau kita melihat dari asumsi kejadian dan realisasi tahun 2018, tentu akan bisa kita jadikan proyeksi. Tetapi kami harus melihat dulu perjalanan minimal di triwulan pertama 2019,’’ kata Kepala Bapenda Bali I Made Santha, S.E., M.Si., Rabu (9/1). Pihaknya juga harus memperhatikan tahun 2019 ini disebutkan secara nasional adalah tahun ketidakpastian ekonomi. ‘’Nah kalau ini terjadi, berarti kami tidak bisa menganalogkan tahun 2019 itu identik dengan tahun 2018, karena statemennya berbeda. Tahun 2018 terjadi pertumbuhan ekonomi, terlebih Bali di atas rata-rata nasional. Tetapi tahun 2019 secara nasional disebut tahun ketidakpastian ekonomi, jadi kami harus melihat dulu minimal satu triwulan. Nanti satu triwulan ini akan kami bandingkan dengan satu triwulan tahun 2018,’’ ujarnya. Oleh karena itu, Bapenda tidak mau terlalu dini memproyeksikan target pendapatan, karena takut kajiannya terlalu prematur. ‘’Nanti indikator yang menjadi pembanding akan banyak juga, seperti pertumbuhan kendaraan, bagaimana respons masyarakat bayar pajak dan sebagainya. Indikator ini bisa kita lihat pada triwulan pertama 2019. Ini nantinya akan menjadi perhitungan dasar, sehingga nanti paling tidak di semester I kami tahu apa yang terjadi terkait pertumbuhan pajak daerah kita,’’ tegas Santha.
Realisasi Pajak Di sisi lain, Santha menyebut tahun 2018 lalu realisasi PAD dari pajak mencapai 103% lebih. Meliputi, realisasi pajak kendaraan bermotor (PKB) mencapai angka 109,31%. Kemudian realisasi BBNKB
95,43%, karena masih didominasi oleh kendaraan baru, pajak bahan bakar 111,52%, pajak air permukaan 119,06%, pajak rokok 100,47%. Jadi, totalnya mencapai 103,66%. ‘’Kalau dibandingkan dengan tahun 2017, PAD kita di angka 98%, artinya ada peningkatan 5% lebih. Jadi peningkatan ini didominasi oleh pajak kendaraan bermotor. Pajak kendaraan bermotor itu didominasi oleh dua faktor. Pertama, faktor kebijakan pemutihan yang dilakukan dari 13 Agustus sampai 14 Desember. Selama empat bulan itu kami targetkan sekitar 201 ribu unit kendaraan. Tetapi realisasinya menjadi 320 ribu unit lebih. Ini melebihi target. Kemudian rupiahnya ditargetkan Rp 96 miliar, realisasinya mencapai Rp 193 miliar lebih. Tentu realisasi ini tak terlepas dari upaya super ekstra yang dilakukan oleh teamwork Bapenda dan UPT Samsat,’’ ujarnya. (08)
Mangupura (Bali Post) Gedung Kantor Camat Kuta kini dalam kondisi rusak. Beberapa sudut plafon di ruang rapat terlihat berlubang karena jebol. Tak hanya itu, terdapat retakan yang memanjang, bahkan hampir mengelilingi pinggiran atap ruangan. Kondisi ini tentu sangat membahayakan jika tidak segera ditangani. Terkait kondisi ini, Sekcam Kuta I Ketut Gede Arta tidak memungkiri jebolnya beberapa sudut plafon ruang rapat tersebut. Menurut Sekcam yang juga menjabat Plt. Lurah Kedonganan, jebolnya plafon atap ruang rapat tersebut akibat gempa cukup besar tahun lalu. Bahkan gempa tersebut juga mengakibatkan sejumlah kerusakan beberapa wilayah di Bali. ‘’Ya, ini memang jebol saat terjadi gempa besar belum lama ini, yang mengakibatkan kerusakan di sejumlah tempat di Bali,’’ ujarnya, Kamis (10/1) kemarin.
Mantan Lurah Benoa tersebut mengatakan jebolnya plafon atap tersebut sudah sempat diperbaiki. Namun kerusakan kembali terjadi akibat gempa lanjutan. Kerusakan yang terjadi itu dikarenakan bangunan baja ringan yang menopang plafon tersebut melengkung. ‘’Untuk perbaikan tentu tidak bisa dilakukan secara parsial karena rangka bajanya yang mengalami kerusakan. Oleh karenanya akan dilakukan perbaikan terhadap rangka baja ringan tersebut pada bulan ini,’’ ucapnya. Dia menyebutkan, bulan ini sudah dipastikan akan diperbaiki karena mendesak dan sebelum dilaksanakannya musrenbang pada Februari 2019. Untuk perbaikan plafon atap secara keseluruhan, pihaknya sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 75 juta. Pihaknya juga akan meminta asesment dari Dinas PUPR Terkait perbaikan plafon tersebut. (edi)
Bali Post/ist
MELANGGAR - Anggota Satlantas Polres Badung menindak pengendara motor yang melanggar.
Bali Post/edi
JEBOL - Kondisi plafon Kantor Camat Kuta. Di beberapa sudut terlihat ada lubang karena jebol.
Rawan Pelanggaran Lalin, Polantas Awasi Jalur Kerobokan Mangupura (Bali Post) Sesuai perintah Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose yaitu kegiatan hunting system dalam rangka menindak pelanggaran kasat mata, Satlantas Polres Badung mengawasi jalur rawan pelanggaran di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara. Hasil penindakan pun dilaksanakan pada Kamis (10/1) kemarin dan menjaring 96 pelanggar. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 06.00-08.30 Wita dipimpin Kasatlantas
Polres Badung Iptu Kanisius Franata. Iptu Kanisius menyampaikan masih ada pelajar di bawah umur mengendarai sepeda motor dan tanpa helm. Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya menekan jumlah pelanggaran ini. Dari 96 pelanggaran tersebut, lanjut Kanisius, rinciannya tanpa SIM (8 orang), tanpa STNK (1 orang), tanpa SIM dan STNK (2 orang), tidak pakai helm (83 orang), berbonceng lebih dari satu (1 orang) dan tanpa kelengkapan (1 orang). ‘’Dari kegiatan
tersebut kami mengamankan 85 STNK, 8 SIM dan 3 sepeda motor,’’ ujarnya. Dalam kegiatan tersebut pihaknya mengerahkan 26 personel anggota Polantas. Kegiatan tersebut akan terus dilakukan di wilayah tersebut. Tujuannya supaya pengendara kendaraan mematuhi aturan berlalu lintas. ‘’Jalur tersebut memang padat kendaraan karena daerah perlintasan menuju Kuta, Denpasar dan Badung utara. Kami akan atensi wilayah ini,’’ tegas Kanisius. (kmb36)
OPINI
6
Jumat Umanis, 11 Januari 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Membiasakan Diri Jadi Pengguna Bahasa yang Bijak KECAKAPAN berkomunikasi sering kali dijadikan salah satu tolok ukur kecerdasan. Kecakapan ini juga sering menjadi indikator kepribadian. Orang yang cara berkomunikasinya baik dan mudah dipahami cenderung menggunakan bahasa secara bijak. Artinya, pilihan kata dan caranya merangkai kata membuat audiennya atau lawan bicaranya merasa mudah paham. Secara teori, pilihan kata dan kecerdasan melakukan olah diksi ini akan membuat komunikasi jadi menarik tak sekadar membuat audien paham. Namun, jika kita bercermin pada tren penggunaan bahasa saat ini, ada kencenderungan makin jauh dari kaidah penggunaan berbahasa yang benar. Munculnya variasi penggunaan bahasa ini tentu harus disikapi juga. Sumbangan terbesar dari penggunaan bahasa variatif ini tak lepas dari makin maraknya media sosial. Produk-produk bahasa medsos ini juga makin jauh dari penggunaan bahasa yang baik dan benar. Jika ini terus tak terkendali maka potensi membuat atau setidaknya menuju penggunaan bahasa Indonesia yang baku dan benar makin sulit. Tantangan ini tentu harus dicermati sejak dini. Peran guru bahasa Indonesia juga menjadi berat sekaligus strategis. Menjadi berat karena tren penggunaan bahasa variatif dominan dilakukan generasi muda. Generasi ini memiliki waktu berkomunikasi lebih tinggi. Jadi, peluang terciptanya dan terproduksinya bahasa variatif yang jauh dari kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jika pilihan kata dan kalimat makin jauh dari kaidah bahasa Indonesia maka tugas guru bahasa Indonesia menjadi berat dan penuh tantangan. Peran guru menjadi strategis karena guru memiliki kesempatan mengingatkan dan mengedukasi generasi muda untuk berbahasa yang baik dan benar. Guru hendaknya menjadi komunikator yang bisa diteladani dalam hal penggunaan bahasa yang benar. Kita tentu tak membatasi ruang berkreasi dalam penggunaan bahasa Indonesia. Namun, bahasa kreasi yang variatif jangan sampai mengaburkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Di sinilah kehadiran guru menjadi strategis yakni tetap menjadi pembina yang tetap sabar mengingatkan anak didiknya menjadi penutur bahasa yang arif. Namun pada prinsipnya, untuk bisa memasyarakatkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, kita hendaknya menjadi pengguna bahasa yang bijak. Biasakan diri menggunakan bahasa yang baik dan benar dalam setiap kesempatan berkomunikasi. Kita harus membangun tanggung jawab moral untuk menjadikan bahasa Indonesia yang baik dan benar sebagai salah satu identitas bangsa ini. Mari kita dedikasikan ruang berkomunikasi kita untuk menuju penguatan identitas kebangsaan lewat bahasa Indonesia yang baik dan benar.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Pemberdayaan dan Transparansi LPD Belakangan, media massa banyak mewacanakan pergantian nama Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Sebagai sebuah wacana, ini tentu menarik diikuti mengingat banyak profesor dan praktisi ikut memberikan masukan. Namun, bagi kami masyarakat adat yang penting adalah LPD benar-benar bermanfaat bagi masyarakat adat. Untuk itu, penting dilakukan peningkatan kualitas SDM untuk membuat lembaga keuangan ini lebih profesional dan mampu bersaing. Bila perlu penting juga dijelaskan peruntukan dana-dana yang selama ini dikelola lembaga yang membina dan mengoordinasikan LPD di Bali. Keterbukaan informasi sangatlah penting agar semua komponen bisa berpartisipasi memajukan LPD. Gede Sudirana Denpasar, Bali
Panasnya Wacana Debat Pilpres Debat pilpres baru akan digelar minggu depan. Namun, wacananya sangat panas. Ada kesan debat ini adalah perang kepentingan yang hanya dikelola oleh para tim sukses. Media hendaknya lebih arif menyuarakan agenda debat ini. Jangan terlalu diributkan karena pada dasarnya, pemilih sudah siap menggunakan hak pilihnya. Jangan terlalu banyak diprovokasi agar suhu politik tidak panas. Mudah-mudahan proses demokrasi kali ini berjalan damai. Komang Widura Putra Buleleng, Bali
Menyoal Jargon Bahasa dalam Medsos Manusia sebagai makhluk sosial tidak bisa lepas untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Media komunikasi yang dipergunakan adalah bahasa, baik bahasa lisan ataupun bahasa tulisan. Komunikasi adalah hal terpenting untuk berbagi kabar, perasaan, atau informasi lainnya. Komunikasi akan berjalan efektif jika kedua arah mengerti dengan simbol-simbol atau lambang yang dituju oleh bahasa yang dipilih oleh pemakainya.
Oleh
I Wayan Kerti i era dunia tanpa batas ini, komunikasi secara lisan maupun tertulis intensitasnya sangat tinggi terjadi setiap hari, utamanya dengan adanya sarana telekomunikasi handphone (HP). Komunikasi bisa terjadi secara lisan atau tertulis. Komunikasi secara tertulislah paling intens terjadi dewasa ini. Kehadiran HP dengan android mobile system telah membuat masyarakat menjadi komunikan atau penikmat aktif proses komunikasi. Berbagai aplikasi yang tersedia pada model handphone tersebut membuat masyarakat kecanduan untuk berkomunikasi setiap harinya. Pertemanan terjadi tanpa jarak, tanpa batasbatas strata sosial, umur, maupun golongan. Masyarakat seakan kecanduan membuat status pada akun-akun pribadinya atau mengomentari status atau tautan teman-temannya, seperti di line, face book, whatsApp, dsb. Menyimak berbagai status atau komentar dari pengguna media sosial, utamanya di face book (FB) dalam berbagai kesempatan, sering membuat saya kebingungan dengan maksud dari kata-kata yang dipilih atau dipakai oleh pihak-pihak yang berkomunikasi. Ungkapan atau istilah seperti: GWS, OTW, BTW, HWD, Amor Ring Acintya dan sejenisnya, sangat sering saya temukan. Ketika seseorang mengunggah sebuah status, misalnya ia sedang sakit (apakah di rumah/ di rumah sakit) maka temantemannya kompak akan memberikan ucapan, seperti: “GWS, ya!”. Ketika ada status sebuah resepsi pernikahan, para pertem-
anan “dunia maya” tersebut akan memberi komentar: “HWD, ya! Moga langgeng. Itu adalah sebagian kecil istilah status para penikmat dunia maya di akun media sosial, yang membuat kita merenung akan makna yang tersirat di balik ungkapan-ungkapan yang dirujuk. Saya tidak malu untuk bertanya kepada seseorang yang saya anggap gaul di dunia maya tentang maksud dari istilah-istilah tersebut. Dengan lancarnya dia memberikan penjelasan lewat pesan singkat, yang ternyata semua itu adalah singkatansingkatan, bahkan berasal dari bahasa asing, misalnya: 1) GWS singkatan dari get well soon yang artinya “semoga cepat sembuh”. Ungkapan ini sering digunakan oleh orang-orang untuk mengungkapkan rasa simpatinya. 2) OTW singkatan dari on the way yang artinya “dalam perjalanan”. Ungkapan ini digunakan ketika kita sedang dalam perjalanan atau sedang ditunggu oleh seseorang. 3) BTW singkatan dari by the way yang artinya “ngomongngomong”. Ungkapan ini sering sekali digunakan oleh anak-anak muda dalam mengobrol. 4) HWD singkatan dari happy weeding yang artinya “selamat menempuh hidup baru”. Ungkapan ini diberikan kepada pasangan yang sedang melangsungkan pesta pernikahan. 5) Amor Ring Acintya, istilah ini populer di kalangan pemeluk Hindu, yang sesungguhnya berarti “menuju ke dalam situasi ketiadaan atau tidak tampak”. Ungkapan ini diberikan kepada status seseorang yang terlihat telah meninggal dan
diucapkan sebagai bentuk rasa turut berdukacita. Sebagai guru bahasa Indonesia, saya jadi teringat akan istilah-istilah/ungkapan tersebut merupakan jargon sebagai bentuk variasi bahasa. Gorys Keraf mengatakan bahwa kata jargon mengandung beberapa pengertian. Pertama-tama jargon mengandung makna suatu bahasa, dialek, atau tutur yang dianggap aneh atau kurang sopan. Tetapi istilah itu dipakai juga untuk mengacu semacam bahasa atau dialek hibrid yang timbul dari percampuran bahasa-bahasa, dan sekaligus dianggap sebagai bahasa perhubungan atau lingua franca. Makna yang ketiga mempunyai ketumpangtindihan dengan bahasa ilmiah. Dalam hal ini, jargon diartikan sebagai katakata teknis atau rahasia dalam suatu bidang ilmu tertentu, dalam bidang seni, perdagangan, kumpulan rahasia, atau kelompokkelompok khusus lainnya (Keraf, 1986: 107). Oleh karena jargon merupakan bahasa yang khusus sekali, maka tidak akan banyak artinya bila dipakai untuk sesuatu sasaran yang umum. Keraf menyarankan agar unsur-unsur jargon dihindari dalam sebuah tulisan umum. Namun, faktanya penggunaan jargon-jorgon seperti itu sangat marak terjadi setiap saat di media sosial, khususnya face book. Apakah mereka saling memahami komunikasi tersebut? Hanya mereka yang berkomunikasi yang tahu. Bisa saja di antara mereka memang saling memahami maksud dari jargon yang dipakai, tetapi mungkin juga malah hanya
latah memilih menggunakan jargon-jargon tersebut agar tidak terlihat “kuper” untuk jargon bagi mereka yang dianggap kurang pergaulan. Jika mengacu kepada saran Gorys Keraf di atas, komunikasi-komunikasi menggunakan jargon-jargon di media sosial, kususnya face book sebaiknya dihindari. Menulis memang merupakan sebuah seni tersendiri, seni yang mengandalkan bahasa tulis untuk memberikan informasi, pendapat, argumen atau ide-ide yang ada pada seseorang yang dituangkan dalam sebuah kalimat. Karena face book adalah media sosial yang sangat terbuka untuk umum dari berbagai strata sosial dengan tingkat usia, pendidikan, dan latar belakang sosial budaya yang berbeda, hendaknya pemakaian jargon-jargon setidaknya dikurangi agar komunikasi berlangsung efektif. Tulisan yang baik merupakan tulisan yang dapat menyalurkan informasi yang bermanfaat dan mudah dipahami oleh pembacanya. Ketika kita menulis, hendaknya menyesuaikan dengan tema tertentu dan sesuai dengan target pembacanya, misalkan target pembacanya adalah siswa Sekolah Dasar (SD) maka bahasa tulis yang kita pakai adalah bahasa anak SD. Lalu, apa dampaknya pada dunia tulis-menulis, khususnya di media sosial? Jelas sekali dampaknya bahwa apabila memakai bahasa jargon dalam dunia tulismenulis yang dibaca oleh orang awam atau bukan bidangnya, tentu akan sangat membingungkan dan membuat sebuah tulisan tidak efektif dalam menyampaikan suatu informasi kepada pembaca. Maka dari itu, menulis hendaknya harus menggunakan bahasa yang sederhana, kesederhanaan dalam penulisan sangat disarankan untuk penulisan di media massa karena media massa memberikan informasi kepada orang banyak. Bahasa Jargon dipakai pada komunitas atau organisasi serta lingkungan
Kubur Ujaran Kebencian, Tabur Kasih Sayang Memasuki tahun 2019, kita perlu menghadirkan muhasabah kebangsaan guna menyoroti beberapa problem bangsa, terlebih persoalan demokrasi, politik, radikalisme, hoax, dan ujaran kebencian. Persoalan tersebut tidak lepas karena 2019 merupakan tahun politik. Pemilu presiden dan legislatif secara langsung dan serentak akan digelar di seluruh penjuru tanah air. Pada tahun politik ini teramat rentan maraknya tindakan yang dapat mencederai demokrasi seperti money politics, hoax, dan ujaran kebencian. Apalagi, media informasi dan komunikasi saat ini turut berkembang seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di era Revolusi Industri 4.0. Perkembangan ini tentu memberikan banyak dampak baik positif maupun negatif. Segi positifnya, setiap orang dapat dengan mudah mengakses informasi kapan saja dan di mana saja selama ada akses jaringan internet. Teknologi memudahkan mendapatkan informasi mengenai segala hal. Berbagai sumber informasi dapat dengan mudah diakses secara efektif dan efisien (Subarjo, 2017). Namun di sisi lain, banyaknya jumlah informasi yang dapat diakses dengan mudahnya di dunia maya berpotensi besar memicu terjadinya ledakan informasi yang tidak terkendali. Begitu pun dengan ujaran kebencian, agitasi, provokasi silih berganti tidak ada habisnya merebak di ruang-ruang virtual. Sudah saatnya melalui momentum tahun baru ini, kita bermuhasabah kebangsaan, pilihan politik boleh berbeda, akan tetapi yang
Oleh
Suwanto terpenting ialah menjunjung tinggi kedamaian. Perlu kita pahami bersama bahwa virus ujaran kebencian, intoleransi, dan provokasi yang kita tanamkan dengan bungkus apa pun termasuk ambisi politik lambat laun akan menjelma menjadi mesin-mesin pembunuh mengerikan yang berkeliaran membuat teror di negeri ini. Mesin-mesin penghancur berbahaya yang bisa mengancam siapa saja. Bom waktu yang siap meledak kapan saja. Semua itu bisa dimanfaatkan oleh siapa saja, terlebih untuk mencapai ambisi politik yang melanggar demokrasi. Sudah saatnya, virus-virus kebencian, radikalisme, ataupun kekerasan kita gantikan dengan ujaran kasih sayang dalam mewujudkan iklim demokrasi politik yang sejuk dan damai. Bukankah Rasulullah SAW bersabda yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA: Sesungguhnya di sekitar ‘Arsy terdapat mimbarmimbar dari cahaya, yang di atasnya terdapat suatu kaum yang menggunakan pakaian yang bercahaya. Wajah mereka bercahaya, dan mereka itu bukan nabi atau syuhada’. Akan tetapi, para nabi dan syuhada tertegun dan iri kepada mereka sehingga mereka berkata: ‘‘Yaa Rasulullah, tolong beri tahu siapakah gerangan mereka itu?’’ Beliau menjawab: “Mereka adalah yang saling menjalin cinta kasih karena Allah, dan saling bermajlis karena Allah, dan saling mengunjungi semata karena Allah.”
Marilah di momentum babak baru 2019 ini yang bertepatan dengan tahun politik, kita menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara layaknya cermin. Cermin tidak akan pernah berlaku kasar, membenci, dan mencela tapi ia akan mengatakan kotoran yang melekat pada tubuh kita dengan lembut, sehingga dengan spontan kita akan mengadakan perbaikan. Watak cermin tidak pernah memperlihatkan wajah orang yang bercermin di hari kemarin kepada siapa pun yang tengah berdiri di hadapannya. Kemudian, siapa pun yang berdiri di hadapan cermin tidak pernah ditolaknya baik itu orang cantik ataupun tidak, kaya ataupun miskin. Cermin selalu siap dipakai kapan saja. Selalu setia menanti siapa yang akan bercermin di hadapannya dan dilakukan dengan penuh keikhlasan. Berbagai tingkah laku dan gaya yang berdiri di hadapannya, hal itu tidak membuatnya marah. Malah cermin selalu jujur menampakkan sesuatu yang dianggap salah atau keliru. Oleh karena itu, melalui momentum lembaran baru ini semoga kita bisa bermuhasabah kebangsaan dengan menjadi cermin yang baik bagi saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang lainnya. Meski kita berbedabeda kita tetap satu bangsa, Indonesia. Penulis, peneliti kajian Multiple-Representation Learning Pend. Kimia UNY, Interdisciplinary Islamic Studies pada Fak. Adab. & Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga, dan Culture Studies di UGM
tertentu, yang bertujuan untuk memudahkan komunikasi antaranggota dan merahasiakan komunikasi antar-anggotanya supaya apa yang mereka katakan tidak diketahui oleh orang lain (dirahasiakan). Jika kita merasa bangga dan ingat dengan bahasa kita sendiri, yaitu bahasa Indonesia, mengapa jargon HWD kita tidak ganti saja dengan “Selamat Menempuh Hidup Baru!” atau GWS diganti saja dengan “Semoga Cepat Sembuh!” Begitu juga dengan istilahistilah lainnya yang sesungguhnya ada dalam kosa kata bahasa Indonesia sehingga semua lapisan masyarakat yang membaca akan memahami dengan baik maksud tulisan tersebut. Janganlah latah berjargon hanya karena tidak ingin kelihatan kurang pergaulan. Marilah kita banggga dengan bahasa kita sendiri, yaitu bahasa Indonesia. Apalagi jika dirunut dalam sejarah perjuangan bangsa kita, bahwa bahasa Indonesia menjadi peran sentral bagi tumbuhnya rasa persatuan di kalangan masyarakat kita yang terdiri dari berbagai suku dan bahasa daerah untuk berjuang melawan penjajah sehingga kita bisa menikmati alam kemerdekaan seperti sekarang ini. Bahasa kita memang bersifat terbuka untuk menerima pengaruh dari bahasa asing maupun bahasa daerah. Namun, kita juga mesti selektif menerima pengaruh masuknya kosa kata tersebut yang memang benar-benar kita butuhkan karena ketiadaan dalam khazanah kosa kata bahasa Indonesia. Penulis, Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMP/MTs Kabupaten Karangasem, guru SMP Negeri 1 Abang
POJOK Proyek pusat menjadi ancaman terbesar pesisir Bali. - Tunggu gebrakan Gubernur Koster. *** Luas baku tanam di Tabanan berkurang seribuan hektar. - Tunggu gebrakan Bupati Eka. *** Bung Jokowi puji Megawati sebagai tokoh inspiratif. - Bukan basa-basi politik.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Jumat Umanis, 11 Januari 2019
7
TABANAN
WISATAWAN - Wisatawan menikmati panorama Ulun Danu Beratan. Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, Dispar Tabanan akan menggenjot promosi lewat medsos.
Bali Post/san
Anggaran Terbatas, Dispar Promosi Pariwisata Lewat Medsos Tabanan (Bali Post) Guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke Tabanan, Dinas Pariwisata (Dispar) Tabanan berencana meningkatkan promosi pariwisata melalui media sosial (medsos). Promosi lewat medsos diambil mengingat semakin meningkatnya penggunaan medsos di masyara-
kat. Di sisi lain, promosi di medsos tidak memakan anggaran yang besar, sehingga langkah ini dianggap tepat dalam menyikapi minimnya dana promosi yang dialokasikan tahun ini. Kadispar Tabanan I Made Yasa belum lama ini mengatakan, meski tahun ini dana promosi pariwisata
masih dalam proses, namun kemungkinan nilainya tidak sebanyak yang diharapkan. ‘’Dana promosi yang diajukan mencapai sekitar Rp 1 miliar. Tetapi sepertinya tidak sampai sebesar itu. Bahkan diprediksi alokasi dana promosi untuk tahun ini tidak sebesar dari tahun lalu yang mencapai Rp 200
juta,’’ tuturnya. Tidak sesuai targetnya alokasi dana promosi yang didapat oleh Dispar Tabanan tahun ini, merupakan imbas defisit anggaran. Meski demikian, Dispar tetap optimis bisa menjaga angka kunjungan wisatawan. Menurut Yasa, dana promosi memang penting karena
dari sana bisa melakukan untuk pengenalan pariwisata Tabanan ke sejumlah daerah, baik dalam maupun luar negeri. Sayangnya tahun ini hal tersebut akan kurang optimal karena terbatasnya dana. Sebagai alternatifnya pihaknya akan menggenjot celah promosi dengan menggandeng pengelola DTW di
akan tercapai di bulan Januari hingga Maret. Terutama bulan Januari-Februari ini karena puncak musim tanamnya di dua bulan ini,’’ jelas Suandra. Mengenai target tanam periode April hingga September 2018 yang tidak mencapai 100 persen, menurut Suandra, diakibatkan pada masa tersebut terjadi pergeseran tanam akibat musim kemarau. Selain itu juga ada alih komoditas. Petani tidak menanam padi tetapi menanam sayuran, jagung maupun palawija lainnya. Sementara untuk masa tanam Oktober 2018 hingga Maret 2019, jika dilihat untuk Desember saja justru tercapai 100 persen. Seluruh target tanam di bulan tersebut seluas 3.937 hektar tercapai. ‘’Tercapa-
inya target tanam untuk bulan Desember ini karena pada bulan tersebut musim hujan,’’ ujar Suandra. Selama tahun 2018, pertanian di Tabanan ternyata tidak lepas dari kerusakan atau puso. Berdasarkan data, puso di Tabanan mencapai 78 hektar. Semuanya karena musim kemarau dan kekurangan air. Dari data 74 hektar yang mengalami puso, terluas di Kecamatan Selemadeg Timur yakni 54 hektar menyusul Penebel seluas 13 hektar, Baturiti tujuh hektar, Selemadeg seluas tiga hektar dan Pupuan seluas satu hektar. (kmb24)
Tabanan dan pemerintah kota/kabupaten lainnya di Bali serta tak kalah pentingnya, promosi melalui medsos. ‘’Banyak celah yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan promosi dalam menyikapi terbatasnya anggaran. Di sisi lain, peran medsos sendiri sangat efektif dalam menarik angka kunjungan,
Luas Baku Tanam Diprediksi Turun Seribuan Hektar Tabanan (Bali Post) -
Setiap tahunnya selalu ditetapkan target tanam untuk sektor pertanian. Namun tahun ini target tanam di Tabanan periode April hingga September dan Oktober 2019 hingga Maret 2020, belum ditetapkan. Hal ini lantaran pihak terkait masih menunggu hasil pendataan ulang luas baku tanam yang saat ini sedang tahap konsolidasi dengan masing-masing pekaseh. Namun berdasarkan data sementara, luas baku tanam di Tabanan tercatat 19.971 hektar atau menurun dari sebelumnya yang mencapai 21.089 hektar. Kepala Bidang Peningkatan Produksi dan Hortikultura Dinas Pertanian Tabanan Wayan Suandra, Kamis (10/1) kemarin mengatakan, jika dilihat dari data sementara, luas baku tanam di Tabanan berkurang sekitar 1.118 hektar. ‘’Tetapi data belum final. Karena sedang dalam tahap konsolidasi dengan pekaseh untuk kebenarannya. Jika ini sudah selesai, barulah target tanam tahun
2019 akan ditetapkan sesuai dengan data luas baku tanam yang baru nanti,’’ ujar Suandra. Mengenai penyusutan luas baku tanam ini, meski data belum final, tetapi berdasarkan pengalaman pendataan sebelumnya, kata Suandra biasanya memang terjadi akibat adanya alih fungsi lahan baik menjadi perumahan ataupun menjadi lahan perkebunan. Sementara itu, untuk masa
tanam periode April hingga September 2018, target tanamnya adalah 19.791 hektar, sedangkan realisasinya 18.220 hektar atau 91,23 persen. Sementara untuk periode tanam Oktober 2018 hingga Maret 2019 masih belum final pendataannya. Meski demikian, hingga Desember telah tercapai 85,57 persen atau dari target 7.666 hektar tercapai 6.560 hektar. ‘’Diharapkan
Wisata Terintegrasi
Bali Post/bit
Wayan Suandra
Bali Post/san
Pendapatan Empat DTW Tak Penuhi Target
SOSOK KECAMATAN Kediri memiliki beragam potensi wisata yang luar biasa. Tak hanya pemandangan pantainya yang indah, seperti Tanah Lot dan Kedungu, potensi lainnya seperti lahan pertanian serta kerajinan, juga banyak mendatangkan wisatawan. Contohnya Desa Nyambu dengan potensi sektor pertaniannya serta Desa Pejaten yang dikenal dengan kerajinan keramik atau gerabah. Menurut Camat Kediri I Made Murdika, dari 15 desa di Kecamatan Kediri, masing-masing memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Namun ke depan pihaknya akan merancang agar ada wisata terintegrasi antara satu desa dengan lainnya. Dia mencontohkan Desa Beraban dengan Tanah Lot yang telah mendunia, perlu ada desa pendamping yakni Kediri bagian selatan yang akan melengkapi pesona Tanah Lot. Ini juga akan menjadi solusi pemerataan perekonomian desa. ‘’Artinya, desa pendamping ini bisa menggali potensi yang dimiliki sebagai pendukung wisata yang sudah ada. Sehingga wisatawan selain berkunjung ke Tanah Lot juga bisa berkunjung ke desa terkait, karena semua ini tentunya untuk meningkatkan perekonomian warga desa itu sendiri,’’ terangnya, Kamis (10/1) kemarin. Terkait hal itu, pihaknya berharap agar desa terkait bisa bergegas menyiapkan fasilitas pariwisata atau unit usaha desa terkait. ‘’Misalnya saja kalau di Tanah Lot dengan potensi pantainya yang indah, desa lain bisa dengan kerajinan ataupun lainnya yang disesuaikan dengan potensi yang dimiliki. Jadi ada sinergitas pariwisata di sini,’’ terangnya. Begitu juga untuk Kediri di bagian utara dan tengah, penguatan ekonomi kerakyatan bisa dibangun dengan sentra Pasar Kediri dan pusat usaha mikro di Nyitdah dan Pejaten. Lebih lanjut dia mengakui, dari 15 desa, baru sebagian desa yang concern mengembangkan potensinya seperti Desa Nyambu yang memang benarbenar merancang dengan baik APBDes dan diarahkan untuk pengembangan ekowisata. (bit)
itu seiring dengan banyaknya pengguna medsos sekarang ini,’’ ujarnya. Selain itu, pihaknya tetap mendorong agar masing-masing DTW dapat melakukan promosi pariwisata secara maksimal. Dengan begitu, destinasi pariwisata di Tabanan bisa makin dikenal. (kmb24)
Bali Post/san
LOKASABHA - Lokasabha VIII PHDI Tabanan yang digelar, Kamis (10/1) kemarin.
Wayan Tontra Kembali Nakhodai PHDI Tabanan
Tabanan (Bali Post) Drs. I Wayan Tontra, M.M. untuk kedua kalinya kembali dipercaya sebagai Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Tabanan. Tontra terpilih melalui Lokasabha VIII PHDI Tabanan yang berlangsung di Wantilan Pura Luhur Dalem Purwa Kubontingguh, Desa Denbantas, Tabanan, Kamis (10/1) kemarin. Kembali dipercayanya Tontra sebagai Ketua PHDI Tabanan tersebut telah terlihat dari pandangan umum masingmasing Ketua PHDI kecamatan se-Tabanan yang menyebutkan Tontra dipandang memiliki dedikasi tinggi mengabdi pada umat. Tontra pun kembali terpilih secara aklamasi.
Tontra menyebutkan, Lokasabha bertujuan menyampaikan pertanggungjawaban pengurus PHDI Tabanan periode 2014-2019 dan memilih pengurus baru untuk periode lima tahun berikutnya. ‘’Tidak kalah pentingnya, lokasabha ini juga bertujuan untuk menyusun program kerja yang akan direalisasikan untuk lima tahun ke depan,’’ ungkapnya. Terkait program kerja PHDI Tabanan selama lima tahun terakhir, Tontra yang juga Ketua Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Tabanan, Ketua Mahagotra Sanak Panca Resi dan Ketua FKUB Tabanan ini menyatakan, telah berjalan maksimal meski diakuinya
minim anggaran. ‘’Meski minim anggaran, kami tetap menjalankan program selama lima tahun secara maksimal,’’ ujarnya. Program yang telah dijalankan antara lain penataran pemangku dan pendidikan serati yang masing-masingnya telah menyasar lima ribu dan enam ribu peserta. Setelah itu pihaknya juga melakukan evaluasi ke desadesa. Menurutnya dengan dilakukan pendidikan ini terjadi banyak perubahan secara signifikan terutama sikap dan mental umat Hindu dan pelaku upacara. ‘’Perubahan sikap mental secara positif ini tentu sangat penting untuk memajukan kehidupan umat Hindu ke depan,’’ paparnya. (kmb24)
Tabanan (Bali Post) Realisasi pendapatan empat daya tarik wisata (DTW) di Kabupaten Tabanan tidak memenuhi target tahun 2018. Berbagai faktor menjadi penyebabnya. Menurut Kepala Badan Keuangan (Bakeuda) Kabupaten Tabanan I Dewa Ayu Sri Budiarti, Kamis (10/1) kemarin, empat DTW dimaksud adalah DTW Ulun Danu Beratan, DTW Jatiluwih, DTW Alas Kedaton dan DTW Tanah Lot. Selain target yang terlalu tinggi, faktor bencana alam seperti erupsi Gunung Agung serta kasus bom di Surabaya sangat berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan di empat DTW tersebut. Secara umum realisasi PAD tidak memenuhi target, yakni
hanya 92,32 persen. Khusus pajak daerah terealisasi hanya 94,49 persen. Berbeda halnya dengan retribusi daerah yang mencapai 137,82 persen dan pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan yang terealisasi 115,36 persen. ‘’Pajak daerah tidak bisa terpenuhi karena BPHTB, di mana daya beli tanah masyarakat menurun. Kalau yang lain-lain sudah hampir memenuhi 100 persen,’’ terangnya. Untuk tahun ini pihaknya tetap optimis PAD akan sesuai target. Hal ini mengingat sudah ada terobosan yang dilakukan, baik oleh pemerintah maupun pengelola DTW. ‘’Salah satunya dengan penerapan e-tiketing di DTW Tanah Lot. Siapa tahu DTW lain akan menerapkan yang sama,’’ jelasnya. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Kebakaran berlangsung di Desa Pajahan Kecamatan Pupuan, Kamis (10/1) kemarin. Si jago merah melalap gudang BUMDes Tugusari, sekitar pukul 06.00 Wita. Dari informasi, terbakarnya gudang yang digunakan untuk produksi kopi bubuk ini diketahui pertamakali oleh Ni Ketut Meliani. Saat kejadian ia sedang melintas lokasi kejadian. Ketika itu dia melihat ada kepulan asap dari gudang. Meliani langsung menyampaikan hal ini kepada warga bernama Jodi Sukaratna. Kejadian ini juga dilaporkan ke Bendesa Pajahan Jro Ketut Suardika. Warga, Bhabinkamtibmas serta Babinsa ba-
hu-membahu memadamkan api menggunakan air PDAM. Beruntung api tidak melalap seluruh gudang tersebut. Namun kopi yang sudah jadi serbuk, ludes terbakar. Atas kejadian itu BUMDes Tugusari mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta. Kapolsek Pupuan AKP Ida Bagus Mahendra membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan olah TKP, gudang terbakar karena kopi serbuk panas dalam karung yang menimbulkan percikan api dan mengenai sambungan listrik di atas meja. Mahendra melanjutkan, kopi yang ditaruh dalam karung tersebut usai diproduksi oleh karyawan BUMDes Tugusari. (kmb24)
Gudang BUMDes Tugusari Terbakar
8
BULELENG
Jumat Umanis, 11 Januari 2019
Penganyam Bambu Tertangkap Gunakan Narkoba
Singaraja (Bali Post) –
Aksi penyalahgunaan narkoba memang belakangan ini merasuk ke semua kalangan. Terbukti, seorang penganyam bambu, Kadek EY (30), asal Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar diamankan polisi. Dia tertangkap tangan setelah ditemukan menggunakan narkoba di salah satu penginapan di Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Jumat (4/1) lalu. Sebelum ditangkap, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat kalau di sekitar lokasi penangkapan itu sering terjadi trasaksi narkoba. Mendapat informasi itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Hasilnya, Kadek EY berhasil ditangkap ketika ia sedang menggunakan narkoba yang sudah dipesan dari seseorang yang disebut tidak dikenalnya itu. Dari tangan terduga pelaku, polisi menyita barang bukti narkoba seberat 0,15 gram neto. Selain itu, juga disita alat isap bong dan pipa kaca. Setelah berhasil menang-
kap terduga pelaku Kadek EY, polisi kembali menciduk dua terduga pelaku lainnya. Satu terduga pelaku AF (34) warga Banjar Dinas Bunut Panggang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar. Dia ditangkap di pinggir jalan Singaraja-Seririt. Barang bukti narkoba seberat 0,13 gram neto. Terduga pelaku ini masih berstatus pemakai seperti halnya pelaku Kadek EY. Dari keterangan keduanya, polisi berhasil menangkap pengedar NK (34) alamat Jalan Salak No. 13 Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng. Dia ditangkap
Batasi Pemakaian Plastik
Supermarket Beri Tas Belanja Pelanggannya Singaraja (Bali Post) – Berlakunya Peraturan Gubernur (Pergub) Bali No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, mulai diikuti pengelola supermarket di Buleleng. Sejumlah supermarket besar di daerah ini mulai menyiapkan tas belanja khusus untuk pelanggan setianya. Meski demikian, masih banyak toko modern lain yang belum menyiapkan tas belanja khusus, terkait membatasi pamakaian plastik. Hal itu ditemukan setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng, Kamis (10/1) kemarin, melakukan pemantauan ke beberapa supermarket di Bali Utara. Pemantauan ini dipimpin Kepala DLH Putu Ariadi Pribadi. Putu Ariadi Pribadi mengatakan, pemantauan ini sengaja dilakukan bersamaan dengan masa uji coba penerapan Pergub Bali No. 97 Tahun 2018 selama enam bulan sejak Pergub diundangkan. DLH tidak memasang target khusus dalam masa uji coba ini. Namun, selama enam bulan dan adaptasi dari Pergub itu di masyarakat, sebelum diterapkan dengan efektif. Dari pantauan yang menyasar supermarket dan toko modern berjejaring itu, baru satu dua pengelola supermarket yang menyiapkan tas belanja khusus untuk pelanggannya. Sebaliknya, masih banyak manajemen yang tetap memakai pelastik untuk membungkus barang belanjaan para konsumennya. “Baru beberapa saja yang kita temukan sudah menyiapkan tas belanja. Namun, kebanyakan masih gunakan tas plastik. Kita berikan penjelasan dalam masa uji coba ini agar manajemen mulai menyiapkan tas belanja yang khusus mengurangi pemakaian plastik di masyarakat,” katanya. Selama masa uji coba ini, DLH menyebarkan fotokopi Pergub kepada Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan. Selain itu, sosialisasi terkait regulasi yang akan dilakukan dengan masif ke pasar tradisi o n a l , hingga ke desa pakraman. Dengan cara ini, seluruh isi regulasi agar lebih cepat dipahami dengan baik. Publik juga diharapkan sadar dan berpartisipasi aktif mendukung penerapan Pergub di daerah. (kmb38)
hendak melakukan transaksi narkoba di Jalan Singaraja - Seririt. Dari tangan NK ditemukan narkoba jenis sabu-sabu 5,76 gram neto, dan perangkat timbangan. Kasat Narkoba AKP Ketut Suparta seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Kamis (10/1) kemarin, mengatakan ketiga penyalah guna narkoba itu merupakan target operasi (TO) beberapa bulan terakhir ini. Dari hasil penyelidikan, disebutkan, pasokan narkoba itu dilakukan oleh jaringan wilayah Buleleng barat. ‘’Kami masih kembangkan lagi. Ketiganya
itu ada kaitannya dengan jaringan peredaran narkoba di Buleleng Barat,’’ jelasnya. Terduga pelaku penyalah guna narkoba, Kadek EY, di hadapan polisi mengakui memakai narkoba itu sejak mengalami masalah di keluarganya. Dia nekat menggunakan sabu-sabu untuk menghilangkan stres akibat masalah keluarga. EY mengaku membeli narkoba itu dengan sistem tempel. Dalam satu kali pakai, ia membeli seharga Rp 400.000. ‘’Baru pakai satu bulan ini. Saya ada masalah dengan keluarga. Gunakan narkoba ini untuk menghilangkan stres. Tidak tahu siapa yang menjualnya. Saya hanya disuruh datang ke suatu tempat kemudian langsung mengambil narkoba itu,’’ tegasnya. (kmb38)
Bali Post/ kmb38
UNAKAN NARKOBA – Tiga orang terduga penyalah guna narkoba diamankan Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Buleleng, Kamis (10/1) kemarin.
FK Undiksha Potensial Dongkrak Industri Pariwisata Buleleng PROGRAM Studi (Prodi) Pendidikan Kedokteran Pariwisata nampaknya menjadi roh Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Sejumlah kalangan menyambut positif dibukanya FK di perguruan tinggi itu yang dulu dikenal dengan julukan Kampus Seribu Jendela. Para lulusannya nanti diyakini akan mampu mendongkrak kenyamanan pelayanan, khususnya untuk wisatawan asing, karena mereka dibekali kemampuan plus, di luar kedokteran. Demikian terungkap pada Focus Group Discussion (FGD) di kampus setempat, Kamis (10/1) kemarin. FGD ini menghadirkan narasumber di antaranya Dekan FK Undiksha Prof. Dr. M. Ahmad Djojosugito, dr. Sp.OT(K)., MHA., MBA., Wakil Dekan I FK Unud Dr. dr. I Dewa Made Sukrama, M.Si., Sp.MK(K)., Dirut RSUP Sanglah dr. I Wayan Sudana, M.Kes., perwakilan PHRI Dr. I Nengah Laba, S.Pd., M.Hum. dan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng Nyoman Sutrisna, M.M. Nyoman Sutrisna dalam presentasinya mengatakan, perkembangan pariwisata di daerah ini semakin pesat saja. Itu dibuktikan dengan tidak saja relatif banyaknya kun-
jungan wisatawan domestik, juga kunjungan wisatawan mancanegara mulai meningkat. Karena itu, perlu mendapat perhatian serius. Tidak hanya pelayanan umum di objek wisata, tetapi penyediaan layanan kesehatan. ‘’Seperti kunjungan kapal pesiar di Pelabuhan Celukan Bawang. Perlu ada pelayanan pemeriksaan kesehatan. Dengan adanya dokter-dokter khusus nantinya, maka akan sangat bagus. Kami sangat mendukung Undiksha menggarap pendidikan seperti itu,’’ katanya. Pelayanan kesehatan yang prima, kata Sutrisna, juga menjadi salah satu bagian mewujudkan kenyamanan berwisata. Untuk itu, FK Undiksha diharapkan bisa selalu bersinergi, termasuk dengan para pelaku pariwisata. ‘’Dengan ini, bisa mewujudkan pariwisata yang semakin berkualitas,’’ tegasnya. Hal senada diungkapkan Direktur Utama (Dirut) RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, M.Kes. Menurutnya, FK Undiksha ini sangat menguntungkan untuk rumah sakit yang dipimpinnya. Sebab, sejumlah dokter spesialisnya ‘’dipinang’’ menjadi tenaga pendidik. Lulusan FK itu nantinya bisa
mendongkrak pelayanan di rumah sakit. Sejauh ini belum ada dokter yang khusus kepariwisataan yang ditugaskan di rumah sakit pelat merah itu. ‘’Responsnya tentu sangat baik. Sebab, saling menguntungkan antara rumah sakit dengan FK Undiksha,’’ katanya. Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. mengatakan, FGD ini media menerima masukan yang bisa dipakai sebagai pedoman dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada FK. Pihaknya optimis FK dengan core kependidikan akan mampu mencetak dokterdokter yang punya kemampuan melampaui lainnya. Untuk menghadapi revolusi industri 4.0 mau tidak mau peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pada fakultas yang berdiri 8 Agustus 2018 ini terus dilakukan. Berkaitan erat dengan pariwisata, penguasaan bahasa asing wajib dilakukan. ‘’Kami mengundang stakeholder terkait, dari FK Udayana, Dinas Pariwisata dan PHRI, di samping memang dari dekan sendiri. Kami berharap melalui FGD ini ada masukan untuk peningkatkan kualitas terutama terkait proses belajar mengajar,’’ jelasnya. Jampel menambahkan,
TANDA TANGANI MOU – Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. menandatangani MoU kerja sama dengan RSUD Buleleng usai FGD di kampus setempat, Kamis (10/1) kemarin. tidak cukup SDM, namun pengembangan sarana-prasarana itu terus dilakukan. Sesuai rancangan, fakultas tersebut bertaraf internasional untuk mendukung internasionalisasi at home universitas 2019.
‘’Prodi Pendidikan Kedokteran Pariwisata ini bertaraf internasional. Hal itu paling mudah dilakukan daripada yang lainnya. Bahkan, hal itu sejalan dengan pencanangan internasionalisasi at home universitas,’’ jelasnya. (ad410)
Langgar Kawasan Steril
Puluhan APK Pemilu 2019 Diturunkan Paksa
Bali Post/kmb38
APK DITURUNKAN - Puluhan APK milik para caleg dan atribut parpol peserta pemilu diturunkan oleh personel Pol. PP Kamis (10/1) kemarin.
Singaraja (Bali Post) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Buleleng melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) pemilu tahun 2019 Kamis (10/1) kemarin. Dari penertiban ini, Pol. PP menurunkan paksa sejumlah APK milik calon legislatif (caleg) dan atribut partai politik (parpol). Penertiban alat peraga kampanye (APK) itu kemarin, dipimpin Kepala Bidang (Kabid) Tramtib Gusti Nyoman Amerta Adi bersama anggotanya. Penertiban itu juga melibatkan unsur Badan Pengawas Pemilu (Ba-
waslu), Babinkamtibmas dan Babinsa. Penertiban khusus menyasar pemasangan APK di Kecamatan Buleleng. Sebenarnya, penertiban di kecamatan itu bisa dilakukan anggota Pol. PP kecamatan. Akan tetapi, karena di kecamatan sendiri anggota Pol. PP-nya terbatas, sehingga penertiban itu di-back-up anggota Pol. PP pemkab. Gusti Nyoman Amerta Adi mengatakan, sebelum menurunkan paksa APK yang melanggar, pihaknya menerima rekomendasi Bawaslu Buleleng terkait pemasangan APK baik itu caleg maupun atribut parpol peserta pemilu
yang tidak sesuai Peraturan KPU. Selain itu, APK yang diturunkan itu juga melanggar Peraturan Daerah (Perda) No. 6 Tahun 2009 tentang Ketertiban Umum dan Peraturan Bupati (Perbup) No. 51 Tahun 2007 tentang Kawasan Steril Atribut Pemilu. “Kami turun karena ada permintaan bantuan kecamatan yang bertugas menurunkan APK yang melanggar ketentuan di wilayah bersangkutan,” katanya. Melalui penertiban itu, Pol. PP menurunkan 26 APK yang terdiri dari 14 baliho, 7 banner, 3 spanduk, dan 2 buah bendera. Untuk sementara,
APK tersebut dititipkan di kantor Pol. PP. Selama dititipkan, siapa pun pemiliknya, dipersilakan mengambil ke kantor Pol. PP. Selain APK pemilu, penertiban ini juga menyasar pemasangan reklame di beberapa tempat di Kecamatan Buleleng. Beberapa reklame yang cenderung bersifat komersial itu ditemukan dipasang di batang pohon perindang. Reklame yang berukuran kecil itu kemudian dibongkar paksa karena sesuai regulasi, pemasangan reklame di batang pohon perindang itu memang dilarang. (kmb38)
Tunggu Penyelidikan Polisi
Bayi Laki-laki Dititipkan di RS Kertha Usada Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng bergerak cepat menyikapi penemuan bayi laki-laki di depan TPA Lila Hita Jalan Parikesit, Kelurahan Banjar Tegal Singaraja, Rabu (9/1) lalu. Dinsos mengecek kondisi bayi yang dirawat di Ruang NICU Rumah Sakit Kertha Usdha Singaraja. Bayi itu dinyatakan stabil dan perawat yang mengasuh mudah memberi susu formula. Sejauh ini bagaimanakah penyidikan polisi dalam kitan menguak misteri siapa pelaku pembuang bayi itu? KEPALA Seksi (Kasi) Kesejahteraan Anak Dinsos Buleleng Niken Puji Astuti, Kamis (10/1) kemarin mengatakan, sambil menunggu proses penyelidikan di kepolisian, bayi itu sementara dirawat di Rumah Sakit Kertha Usada. Ini mengantisipasi seandainya orangtua sang bayi berhasil ditemukan, sehingga tidak menghambat penyelidikan dari polisi. Kalau orangtua yang tidak bertangung jawab itu gagal ditemukan, Dinsos bisa saja menitipkan bayi kepada pengelola Yayasan Meta Mama dan Magha di Denpasar. Ini karena di Singaraja sendiri tidak ada yayasan yang mengasuh bayi yatim-piatu. Agar bayi itu mendapat asupan gizi dan perawatan yang baik, penitipan kepada
yayasan itu dianggap solusi terbaik. ‘’Kami sudah cek ke rumah sakit. Bayinya sudah dirawat dengan baik dan kondisinya stabil, mau mimik susu. Bisa saja dirawat dulu di rumah sakit menunggu proses penyelidikan polisi dan siapa tahu bisa ditemukan, jadi tidak menghambat proses hukum,’’ katanya. Terkait upaya adopsi, Niken menyebut hal itu bisa saja dilakukan kalau memang orangtua sang bayi tidak ditemukan. Namun proses adopsi itu relatif panjang. Adopsi itu wajib melengkapi sejumlah persyaratan penting lainnya. Selain itu, kewenangan memproses adopsi anak itu dilakukan di Dinas Sosial Provinsi Bali. ‘’Kalau lama tidak ditemukan kita koordinasikan ke
provinsi untuk menitipkan kepada Yayasan Meta Mama dan Magha. Dan kalau ada yang mengadopsi bayi itu kita fasilitasi ke provinsi karena prosesnya sepenuhnya di Provinsi Bali,’’ katanya. Dihubungi terpisah, Kapolsek Kota Singaraja Kompol A.A. Wiranata Kusuma seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, sampai kemarin anggotanya masih menyelidiki pelaku pembuang bayi tersebut. Sejumlah saksi yang diduga mengetahui kronologi penemuan bayi itu sudah dimintai keterangan. Hasilnya, keterangan saksi baru sebatas menemukan kardus bekas pembungkus ditergen yang berisi bayi di depan Tempat Penitipan Anak (TPA) Lila Hita. Keterangan yang menunjukkan ciri-ciri seseorang yang menaruh kardus tersebut belum terungkap. Satu keterangan saksi menyebut di mana sekitar pukul 04.30 Wita belum ditemukan kardus. Namun berselang sekitar 30 menit kemudian, warga heboh karena menemukan kardus yang berisi bayi laki-laki yang tingginya 52 sentimeter dan berat badan
3,3 kilogram itu. Untuk mengungkap siapa pelakunya, Kompol Wiranata berharap warga yang memiliki informasi yang mengarah kepada pelaku, diminta melaporkan kepada aparat terdekat. ‘’Saksi-saksi sudah kami kumpulkan. Namun keterangan belum mengarah pada pelaku. Kami masih bekerja dan kalau ada warga yang memiliki informasi terkait, kami harapkan diinformasikan kepada polisi, sehingga kasus ini secepatnya terungkap,’’ jelas perwira asal Desa Tukadmungga Kecamatan Buleleng ini. Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan suamiistri (pasutri) Made Arsana (57) dan Nyoman Garneli (54) menemukan bayi dalam kardus, Rabu (9/1) sekitar pukul 05.30 Wita. Keduanya menemukan bayi itu ketika akan jalan-jalan pagi. Saat ditemukan, bayi masih bernapas dan tubuhnya berdarah. Bahkan, bayi malang itu masih dilengkapi tali pusar. Tubuh bayi dibungkus kain dan handuk cokelat dan ditemukan uang Rp 200.000 di dalam kardus. Saksi Made Arsana dan istrinya kemudian melaporkan temuan bayi itu kepada ketua lingkungan (kaling). Namun belum sempat
Bali Post/mud
MASIH DIRAWAT - Dinsos Buleleng mengecek kondisi bayi laki-laki yang dibuang di depan TPA Lila Hita Jalan Parikesit, Singaraja. Menunggu proses penyelidikan, bayi masih dirawat di Rumah Sakit Kertha Usada, Singaraja. melapor anggota polisi melintas di lokasi kejadian, sehingga bayi itu dibawa ke Rumah Sakit Kertha Usada. Diperkirakan ibu yang tidak bertangung jawab
itu diduga membuang bayinya setelah 30 menit melahirkan. Bahkan, sang ibu diduga melahirkan sendiri tanpa pertolongan bidan atau dok-
ter. Ini dikuatkan dengan tali pusar bayi itu dipotong tidak rapi dan masih dibiarkan panjang mengurangi pendarahan. (mud)
Jumat Umanis, 11 Januari 2019
GIANYAR
9
Sembilan Desa Wisata Sepakat Bentuk BUMDes Bersama
Gianyar (Bali Post) Sembilan desa yang ditetapkan Bupati Gianyar tahun 2017 lalu sebagai desa wisata, kini sepakat membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama. Hal tersebut diungkapkan staf ahli Kemendesa RI Eko Budi Cahyono di Kantor Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kamis (10/1) kemarin. Eko Budi Cahyono mengatakan, pembentukan desa wisata merupakan upaya peningkatan kesejahteraan dan pengembangan suatu daerah. Tujuannya agar masing-masing desa mampu mengoptimalkan potensi demi mewujudkan desa yang mandiri. Guna menghindari kesenjangan yang tidak diinginkan, tentunya lebih baik pengembangan desa wisata dilakukan secara bersama. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan membentuk kerja sama antardesa wisata. ‘’Salah satu upaya kerja sama tersebut bisa diwujudkan dengan mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama,’’ katanya. Ketua Yayasan Wisata Nusantara Jro Mangku Kandia mengatakan, upaya ini merupakan langkah awal mewujudkan perkembangan pariwisata
Gianyar yang melibatkan kerja sama antardesa. Selama ini, ia mengakui kerja sama antardesa belum optimal, sehingga perlu didorong agar mampu lebih optimal mengenalkan potensi wisata di masing-masing desa. Sembilan desa yang ditetapkan Bupati Gianyar menjadi desa wisata, yakni Desa Batubulan, Desa Kemenuh, Desa Singapadu Tengah dan Desa Singapadu Kaler yang berada di Kecamatan Sukawati, Desa Mas di Kecamatan Ubud, dan Desa Taro, Desa Kenderan dan Desa Kedisan di Kecamatan Tegallalang serta Desa Kerta di Kecamatan Payangan. (kmb35) DESA WISATA - Pertemuan membahas desa wisata di Kantor Desa Mas, Kecamatan Ubud.
Bawaslu Data APK Liar
SOSOK
Gianyar (Bali Post) Alat peraga kampanye (APK) calon anggota legislatif (caleg) di Kabupaten Gianyar cukup marak terpasang di zona yang dilarang. Kondisi ini sudah disoroti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang hingga kini masih melakukan pendataan. Sementara Satpol PP Kabupaten Gianyar masih menunggu hasil pendataan Bawaslu untuk melakukan penertiban APK yang melanggar. Ketua Bawaslu Gianyar I Wayan Hartawan mengatakan, pascahari raya Galungan dan Kuningan memang marak terjadi pemasangan APK berupa baliho dan spanduk yang terpasang tidak sesuai zona. ‘’Menurut pantauan kami memang banyak APK yang melanggar pascahari
Jaga Kebersihan Lingkungan MENJAGA kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga seluruh komponen masyarakat. Oleh karena itu, semua pihak harus bergerak bersama membersihkan lingkungan agar tidak memicu bencana banjir saat musim hujan. Camat Blahbatuh Drs. I Ketut Narayana menegaskan hal itu, Kamis (10/1) kemarin. Camat kelahiran tahun 1961 ini mengatakan, menjaga kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Imbauan ini sudah disampaikan kepada sembilan perbekel yang ada di Kecamatan Blahbatuh. “Kami tetap imbau masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan. Ini bukan tanggung jawab pemerintah saja, tapi tanggung jawab kita semua,” tegasnya. Berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar, pihaknya kerap mengelar kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan. Dalam setiap aksi bersih-bersih itu, pihaknya mengharapkan keterlibatan masyarakat luas. “Kalau aparat saja jelas terbatas. Makanya kami mengimbau setiap komponen masyarakat desa dilibatkan setiap aksi bersih-bersih,” kata pejabat asal Penebel, Kabupaten Tabanan ini. Terkait adanya sejumlah masyarakat yang masih membuang sampah ke sungai, ia mengingatkan agar yang bersangkutan dikenakan sanksi sesuai perda. Ia mengaku sudah meminta perbekel se-Kecamatan Blahbatuh untuk menjaring warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya. “Perbekel sudah diimbau untuk mendata, seandainya ada masyarakat yang sengaja membuang sampah ke sungai,” ujar bapak dua orang anak ini. (nik)
Kejari Kembalikan BB Kasus Pungli Gianyar (Bali Post) Mantan Klian Dinas I Nyoman Wirawan yang sebelumnya ditangkap tim Saber Pungli sudah divonis satu tahun penjara. Pascavonis terhadap pria berusia 33 tahun itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar melakukan pengembalian barang bukti hasil kejahatan kepada korban pungutan liar (pungli) Ni Made Wirani alias Nuasih, di aula Kantor Kejaksaan Gianyar, Kamis (10/1) kemarin. ‘’Kejari mengembalikan barang bukti kepada korban terkait perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap,’’ ujar Kasi Pidsus Kejari Gianyar Putu Darmawan, Kamis kemarin. Menurut Darmawan, barang bukti yang dikembalikan yakni uang tunai Rp 10 juta. Uang itu awalnya diminta oleh terpidana I Nyoman Wirawan untuk pengurusan sertifikat tanah. Selanjutnya mengembalikan handphone merek Samsung, serta mengembalikan surat pengurusan sertifikat tanah atas nama
Ni Made Wirani. ‘’Pengembalian ini merupakan prosedur dari Kejari,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Tipikor yang diketuai Engeliky Handajani Day menyatakan I Nyoman Wirawan melanggar Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dan ditambah dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001. Ia dihukum pidana penjara selama satu tahun, lebih ringan dari tuntutan sebelumnya 1,5 tahun. Selain dihukum setahun, terdakwa juga didenda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan. Kasus itu berawal pada 18 Juli 2018 lalu. Di rumah Wirawan di Desa Buahan, dia menerima uang senilai Rp 10 juta yang diminta dari korban Ni Made Wirani alias Nuasih. Sebelumnya Wirawan juga meminta uang Rp 25 juta kepada korban. Dia yang menjabat sebagai klian dusun memanfaatkan wewenangnya untuk memperkaya diri. (kmb35)
raya. Bentuk pelanggaran itu adalah pemasangan di luar zona maupun pemasangan dengan memaku APK di pohon perindang. Perbuatan itu jelas melanggar Perda 15 Tahun 2015 tentang Keamanan dan Ketertiban Umum,’’ kata Hartawan, Kamis (10/1) kemarin. Terkait pelanggaran tersebut, kata Hartawan Bawaslu Gianyar sudah berkoordinasi dengan jajaran di tingkat kecamatan. Saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terkait titik-titik pelanggaran tersebut. ‘’APK yang terpasang itu mengucapkan Galungan dan Kuningan. Sesuai konten itu, semestinya sudah berakhir dan diturunkan oleh pemasang,’’ katanya. Hartawan menambahkan, jajarannya sudah berkoordinasi dengan masing-masing LO partai politik untuk menurunkan APK yang tidak sesuai ketentuan. Mengingat sampai saat ini
Bali Post/kmb35
BARANG BUKTI - Kasi Pidsus Kejari Gianyar Putu Darmawan menyerahkan barang bukti kasus pungli kepada korban, Kamis (10/1) kemarin
Masalah Sampah di Bonbiyu
DLH Gianyar Berikan Pembinaan
Gianyar (Bali Post) Tumpukan sampah pada salah satu titik di Desa Pakraman Bonbiyu, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh memicu polemik. Pasalnya, pihak desa dinas yang sudah menyiapkan truk pengangkut sampah, justru dihentikan operasionalnya melewati Desa Pakraman Bonbiyu. Sejumlah polemik yang mendasari penghentian ini terungkap dalam pertemuan di Wantilan Pura Puseh Desa Pakraman Bonbiyu, Kamis (10/1) kemarin. Pada pertemuan itu hadir Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Agusnawa, Kepala DLH Gianyar Wayan Kujus Pawitra, staf Dinas PUPR Kabupaten Gianyar, Camat Blahbatuh, Danramil Blahbatuh, stakeholder, serta tokoh masyarakat terkait. Bendesa Pakraman Bonbiyu I Made Karmana mengatakan, operasional truk sampah itu hanya dihentikan sementara melewati kawasan Desa Pakraman Bonbiyu. Pihaknya akan membahas kembali tentang operasional truk pengangkut sampah tersebut. “Penghentian itu cuma sementara, bukan permanen sampai diwujudkan Perdes keseluruhan tentang retribusi, bukan hanya pungutan sampah,” ujarnya. Karmana mengatakan, pihaknya bertanya-tanya tentang Perdes Sampah berikut retribusinya. Ia juga menegaskan, sebelum ada perdes yang jelas tentang retribusi dan pengelolaan sampah, krama desa akan tetap membuang sampah ke pangkung yang saat ini menjadi
tempat tumpukan sampah. “Hal itu sudah menjadi hasil paruman yang disepakati sekitar 500 krama,” ujarnya saat paruman. Menurut Karmana, problem sampah di Bonbiyu sudah terjadi sejak lama hingga sekarang. Dikatakan, sampah kiriman yang di terima Desa Pakraman Bonbiyu sudah tidak terkendali. Sampah yang tak tertangani itupun akhirnya meluber dan tak jarang diseret anjing. Paling parah pascahari raya Galungan, masyarakat banyak komplain terkait tumpukan sampah yang berserakan. “Maka dari itu, saya menunda sementara truk sampah sampai dibuatkan perdes, yang
notabene perbekel tidak mau buat dari tahun 2016 sampai sekarang. Kalau betul konsisten, tidak lebih dari enam bulan perdes itu pasti sudah ada,” katanya. Sementara itu, Perbekel Desa Saba I Gusti Ngurah Mahendradinata, S.H. mengakui sampai saat ini untuk mengatur seluruh retribusi memang masih mengacu pada perdes tahun 2008. Sedangkan Perdes tentang resolusi pengelolaan sampah telah dikeluarkan per Januari 2017. “Revisi perdes tentang pungutan administrasi desa memang belum, karena saya tidak bisa sendiri. Harus dibahas bersama-sama dengan BPD dan
pihak terkait,” jelasnya. Guna mengoptimalkan penanganan sampah, kata Mahendradinata, pihaknya sudah menyediakan sebuah truk sampah untuk melayani lima desa pakraman, yakni Desa Pakraman Saba, Pinda, Banda, Blangsinga, dan Desa Pakraman Bonbiyu. Namun hanya Desa Pakraman Bonbiyu yang menolak dilayani. “Januari 2017 sudah clear perdes sampah. Buktinya, empat dari lima desa pakraman menerima, yakni Blangsinga, Pinda, Banda dan Saba. Dua hari sekali harus diangkut. Cuma Bonbiyu yang menolak. Sedangkan perdes tentang retribusi itu masih ber-
Bali Post/kmb35
PERTEMUAN - Suasana pertemuan membahas polemik masalah sampah di Wantilan Pura Puseh Desa Pakraman Bonbiyu, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kamis (10/1) kemarin.
imbauan itu tidak digubris, pihaknya akan segera menyerahkan data pelanggaran APK untuk ditertibkan oleh Satpol PP Gianyar. ‘’Segera kami akan koordinasikan dengan Satpol PP untuk diturunkan dan dibersihkan,’’ tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa mengatakan, pihaknya masih menunggu data dari Bawaslu, terkait APK yang melanggar. Sementara itu, pihaknya sudah menertibkan APK yang dipasang dengan cara dipaku pada pohon perindang. ‘’APK yang melanggar itu pasti akan segera diturunkan. Kami berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu. Untuk pemasangan di pohon itu sudah kami tertibkan. Begitu masuk kerja pascahari raya, anggota kami terus melakukan pencarian APK yang terpasang di pohon,’’ tegasnya. (kmb35)
naung pada perdes lama tahun 2008. Kami tetap pakai itu. Semua pungutan sudah diatur,” kata perbekel yang merangkap jabatan sebagai Bendesa Pakraman Saba. Kepala DLH Gianyar Wayan Kujus Pawitra yang diundang hadir dalam pertemuan tersebut langsung memberikan pembinaan tentang pentingnya menangani sampah. “DLH lakukan pembinaan, tindaklanjuti pengaduan masyarakat itu,” jelasnya. Mengenai masalah sampah di Bonbiyu, menurut Kujus, diperlukan kesadaran bersama masyarakat dari hulu sampai hilir. Pihaknya akan terus memberikan edukasi dan pembinaan. “Kami ada program Desa Pakraman Sadar Lingkungan. Dalam perda tahun 2015 tentang sampah juga sudah diatur tegas bahwa setiap orang dilarang membuang sampah sembarangan ke sungai. Ada denda dan sanksi. Kami bersinergi dengan Satpol PP melakukan tindakan supaya ada efek jera,” tegasnya. Mengenai penanganan sampah di Bonbiyu, kata Kujus perlu penanganan secara berkelanjutan. Namun sekarang pihaknya belum bisa berbuat banyak, lantaran prajuru adat setempat yang menghentikan operasional truk sampah masuk ke wilayah Desa Pakraman Bonbiyu. “Karena ada hasil paruman terkait truk sampah, sehingga saya tidak bisa masuk ke ranah itu. Sudah saya imbau perbekel tindaklanjuti itu,” jelasnya. (kmb35)
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati
- 943056
DPRD
BPBD
- 943144 - 7844717/7844718
PMK
- 943113
Kantor Satpol PP
- 944436
RSUD Sanjiwani
- 943020
PDAM
- 944225/943233
KPA Gianyar
- 942184
PMI Gianyar
- 8958414
KONI Gianyar
- 947261
BNN Kab. Gyr.
- 946122
PLN
- 947166
Kodim 1616 Gyr
- 943069
Koramil Gianyar
- 942289
Koramil Blahbatuh
- 941167
Koramil Tegallalang
- 974792
Koramil Tampaksiring
- 901601
Koramil Sukawati
- 297564
Koramil Ubud
- 975314
Koramil Payangan
- 974793
Siaga Lantas/TMC Gianyar
- 945820
Polsek Gianyar
- 944510
Polsek Blahbatuh
- 941165
Polsek Tampsiring
- 901110
Polsek Tegallalang
- 901575
Polsek Sukawati
- 298723
Polsek Ubud
- 975316
Polsek Payangan
-974794
JEMBRANA
10
Jumat Umanis, 11 Januari 2019
SOSOK Sambut Baik E-Kinerja Adanya rencana penerapan kinerja elektronik (e-kinerja) disambut baik para pegawai pemerintah di tingkat kewilayahan seperti kantor kecamatan. Sistem yang baru disosialisasikan dan uji coba di Jembrana ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas kerja dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Termasuk salah satunya di kantor kecamatan yang tersebar di sejumlah wilayah. “Saya sangat setuju, bagi kami di kecamatan bisa lebih terukur kinerja. Sehingga jelas, lebihnya waktu kita bekerja terdata,” terang Camat Negara I Komang Agus Dinata. Diakuinya, di kewilayahan seperti kecamatan, banyak pegawai yang menjalankan tugas sesuai tupoksinya, misalnya menghadiri kegiatan maupun tugas-tugas kewilayahan hingga di luar jam kantor. Termasuk dirinya selaku camat. Dan selama ini, hal tersebut dilakukan berlandaskan rasa tanggung jawab selaku pejabat kewilayahan. “Selama ini kita borongan saja, tapi dengan e-kinerja ini kami harapkan kegiatan kita hingga malam bisa terlaporkan dan dihitung poin,” tandas mantan Camat Mendoyo ini. Alhasil penilaian pegawai benar-benar riil sesuai kinerja yang dilakukan. Dampaknya juga berpengaruh pula pada tambahan penghasilan yang akan diterima. Apalagi nantinya sistem ini bisa diakses melalui aplikasi sehingga harapannya Aparatur Sipil Negara (ASN) akan terbiasa dan sangat efektif untuk meningkatkan kinerja, termasuk di jajarannya kantor Camat Negara. “Mau tidak mau kita harus siap, dan saya sangat menyambut baik itu diterapkan,” ujar pejabat yang juga alumni SMA N 1 Negara ini. Salah satu bagian dari sistem ini terkait absensi elektronik tepat waktu baik saat masuk maupun pulang kantor. (olo)
PEMANFAATAN KAYU – Rapat pemanfaatan kayu yang terdampar akibat banjir bandang beberapa waktu lalu di Desa Penyaringan. Dalam rapat disepakati kayu-kayu itu akan digunakan untuk warga yang terdampak dan tidak boleh keluar dari desa.
Pemanfaatan Kayu-kayu Sisa Banjir Bandang Diserahkan ke Pihak Desa Disepakati untuk Korban Banjir
Negara (Bali Post) -
Kandas Lima Jam, KMP Liputan XII Kembali Berlayar Negara (Bali Post) Salah satu Kapal penumpang yang bersandar di Pelabuhan Gilimanuk, KMP Liputan XII, Rabu (9/1) sore sempat kandas selama beberapa jam di bibir dermaga LCM. Kapal yang mengangkut sejumlah truk dan sepeda motor itu, diduga saat bersandar terlalu menjorok ke daratan sehingga tidak bisa kembali berlayar. Meskipun seluruh muatannya telah diturunkan dan dilakukan olah gerak keluar dari dermaga, kapal ini tidak bisa bergerak. Sehingga diputuskan untuk menunggu air laut di dermaga pasang. Kepala Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) Kelas III Gilimanuk Nyoman Suryantha dikonfirmasi, Kamis (10/1) kemarin, membenarkan kandasnya KMP Liputan XII di dermaga LCM. Dari informasi, kapal tersebut kandas sekitar pukul 16.00 Wita dan baru bisa kembali berlayar sekitar pukul 22.00 Wita. “Karena air di dermaga masih dangkal, sehingga kapal menunggu sampai air pasang,” terang Suryantha. Penanganan yang dilakukan dengan bongkar seluruh muatan agar draft naik, tetap tidak mencukupi. Sehingga kapal tetap kandas. Setelah sekitar lima jam diam di dermaga, atau tepatnya pukul 21.40 Wita, akhirnya kapal tersebut sudah bisa lepas dari kandas. Air yang sebelumnya surut, perlahan terus meninggi hingga kapal bisa melakukan olah gerak. KMP Liputan XII selanjutnya kembali melanjutkan pelayaran ke pelabuhan Ketapang. Dari pemeriksaan kondisi kapal pascakandas di dermaga pasir itu, badan bawah KMP Liputan XII tidak mengalami kerusakan. Syahbandar juga memastikan kapal tersebut masih layak melakukan pelayaran. (kmb26)
KAPAL KANDAS – KMP Liputan XII yang sempat kandas di dermaga pasir LCM selama beberapa jam Rabu lalu. Kapal penumpang tersebut akhirnya bisa kembali berlayar setelah air laut pasang.
Kecelakaan Adu Jangkrik, Dua Sepeda Motor Hancur Negara, (Bali Post) Kecelakaan terjadi Rabu (9/1) lalu di Jalan Umum Jurusan Denpasar-Gilimanuk Km 79-80 Banjar Pasar Desa Yeh Embang, Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana. Kecelakaan terjadi antara sepeda motor Honda Supra DK-6330 WH yang dikendarai Hafidori (24) dari Banjar Kombading, Desa Pengambengan Kecamatan Negara dengan sepeda motor Yamaha Jupiter MX DK 5812 ZA yang dikendarai I Komang Tri Widiyana (29) dari Banjar Pasar Desa Yeh Embang Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Dari informasi, sepeda motor Honda Supra DK 6330 WA bergerak dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang sampai di tempat kejadian dengan situasi jalan lurus datar beraspal baik, marka jalan putusputus kemudian mendahului truk tidak dikenal dengan mengambil haluan ke kanan masuk jalur kanan. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan (dari timur ke barat) bergerak sepeda Yamaha Jupiter MX DK 5812 ZA sehingga terjadi tabrakan pada posisi jalur jalan sebelah barat. Akibat kecelakaan itu kedua sepeda motor hancur. Namun dua pengendara motor selamat. Hanya Komang Tri Widiyana mengalami luka pada bawah mata sebelah kiri dan lutut kaki kiri juga mengalami luka. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widiyatmoko seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi membenarkan kecelakaan tersebut. (kmb)
Kayu-kayu yang terdampar di sepanjang alur sungai Tukad Biluk Poh akibat tersapu banjir bandang sempat menimbulkan kericuhan. Pascabanjir bandang, masyarakat berbondong-bondong mengambil kayu yang di antaranya kayu hutan itu untuk kepentingan pribadi. Menyikapi hal tersebut agar tidak berlarut, aparat setempat menegaskan bahwa kayu-kayu yang bernilai ekonomis tersebut sepenuhnya akan dimanfaatkan untuk membantu korban banjir. Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat yang digelar, Rabu (9/1) siang lalu, di Kantor Perbekel Penyaringan. Rapat terkait keberadaan kayu hutan di pinggir sungai ini dihadiri unsur Muspika seperti Camat Mendoyo, Danramil 1617-02/Mendoyo, Panit Reskrim Polsek Mendoyo, KRPH Bali Barat, Perbekel Desa Penyaringan serta perangkat desa dan desa adat setempat. Dalam rapat tersebut disepakati bahwa kayu-kayu yang terdampar di pinggir
sungai sebelah timur (masuk wilayah Penyaringan) diserahkan sepenuhnya kepada Desa Penyaringan. Kayukayu yang tercerabut akibat longsor dan tersapu banjir itu bisa dimanfaatkan oleh desa. Selanjutnya, dari unsur Muspika menyarankan agar kayu-kayu tersebut bisa dimanfaatkan atau dipergunakan oleh warga khsususnya yang terkena musibah bencana banjir. Danramil Mendoyo Kapt Inf. Supena mengungkapkan setelah ada lampu hijau dari KRPH
Negara (Bali Post) – Warga di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Kamis (10/1) pagi dikejutkan adanya sesosok pria ditemukan tak bernyawa di sebuah warung. Pria yang diduga nelayan dari Jawa Timur bernama Selamat alias Mamat ini ditemukan sudah terbujur kaku dalam posisi tertidur di sebuah balai tempat duduk depan warung milik Sutami (50). Dari informasi pemilik warung, Sutami, saat dirinya hendak membuka warung sekitar pukul 06.30 Wita, korban didapati sudah dalam posisi tidur di balai depan itu. Padahal sehari sebelumnya atau Rabu (9/1) sore, saat dirinya menutup warung tidak terlihat korban di sekitar warungnya. Karena curiga kondisi korban yang terlihat lelap tidur tetapi tak bernapas, pemilik warung meyakinkan dengan menanyakan orang lain. Salah satunya, nelayan yang kebetulan sedang lewat. Sete-
lah dicek lebih lanjut, ternyata korban sudah meninggal dunia. Mendapati korban tak bernyawa, warga melapor ke salah seorang petugas Pos Pol Airud yang kebetulan lewat dan dipastikan memang korban sudah tak bernyawa. Kejadian tersebut mengundang rasa penasaran dari warga dan nelayan yang saat itu sedang ramai di Pelabuhan. Tak lama kemudian, petugas dari Polsek Kota Negara dan Polres Jembrana datang dan mengamankan sekitar lokasi dengan memasang garis polisi. Warga yang ramai berkerumun memastikan orang tersebut bukan warga Pengambengan. Kapolsek Kota Negara, Kompol I Ketut Maret membenarkan adanya penemuan orang meninggal di warung areal PPN Pengambengan tersebut. Tidak ada ditemukan identitas lain dari sekitar korban. Dari ciri-ciri fisik, korban bertinggi badan 160 cm, jari manis tangan kiri menggunakan cincin permata
Bali Barat, untuk teknis pemanfaatan kayu itu diserahkan ke desa. Perbekel Desa Penyaringan I Made Dresta mengatakan, untuk kayu yang berserakan di sekitar wilayahnya nantinya digunakan untuk membantu warga khususnya 59 KK yang terdampak banjir baik di Banjar Anyar Kelod, Banjar Penyaringan dan di Banjar Sembung. Menurutnya itu merupakan kesepakatan rapat yang dihadiri Muspika. Sebelum dilakukan pengambilan kayu, Unit
Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Barat akan turun melakukan pengecekan kayu-kayu tersebut. Intinya kayu-kayu itu agar benarbenar dimanfaatkan membantu warga terdampak. Dan agar kayu itu tidak sampai keluar desa. Sementara itu, selain di Desa Penyaringan, pemanfaatan kayu-kayu terdampar itu juga sudah dilakukan di Kelurahan Tegalcangkring. Dari pengamatan, sejumlah tukang kayu sudah mulai melakukan aktivitas memotong kayu di sisi Barat Sungai. Termasuk batang kayu Kejimas berdiameter sekitar 1 meter yang sebelumnya sempat menutupi jembatan Tukad Biluk Poh. Kepala Lingkungan Biluk Poh Kangin Gede Darmada
mengungkapkan, pemotongan itu dikoordinir oleh Kelurahan setelah berkoordinasi dengan pihak kecamatan. Agar tidak terjadi rebutan antarwarga yang nantinya untuk kepentingan pribadi. Kayu-kayu ini nantinya juga akan dimanfaatkan untuk membantu warga yang terdampak banjir bandang di Lingkungan Biluk Poh Kangin. Kayu-kayu itu akan dipotong dan dilakukan pembagian bagi warga terdampak dengan sebelumnya menggelar rapat bersama. Total ada 63 Kepala Keluarga (KK) yang terkena dampak banjir di Biluk Poh Kangin. Yang diambil, menurutnya khusus kayu-kayu besar dan bisa dimanfaatkan untuk bahan bangunan. (kmb26)
Mayat Mamat Gegerkan Warga Pelabuhan Pengambengan
OLAH TKP – Petugas dari kepolisian melakukan olah TKP di sekitar warung areal PPN Pengambengan, lokasi ditemukan mayat. warna merah serta tato di lengan kanan bermotif wajah. Selain itu korban yang mengenakan baju kaos ungu abu-abu dan celana jeans dilapisi sarung coklat tua ini rambutnya diikat di bagian belakang. Hasil pemeriksaan tim medis, dari mulut korban muncul busa dan cairan pada
lubang kemaluan. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkirakan korban meninggal lebih dari dua jam. Selanjutnya dari hasil pengecekan Inafis Polres Jembrana menggunakan alat Inafis Portable Sistem (IPS) identitas korban tidak
teridentifikasi. Namun dari informasi nelayan, korban diketahui bernama Mamat asal Probolinggo, Jawa Timur. Selanjutnya untuk mengamankan, mayat disimpan di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Negara sambil menunggu keluarga dari Jawa. (kmb26)
KUNJUNGAN SOSIAL - Istri prajurit/TNI yang tergabung dalam Persit Chandra Kirana Cabang XXXVI Kodim 1617/Jembrana, Kamis (10/1) siang mengunjungi anak yang mengalami hydrocephalus (kepala membesar) dan warga lumpuh karena stroke.
Negara, (Bali Post) Para istri prajurit/TNI yang tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVI Kodim 1617/Jembrana, Kamis (10/1) siang mengunjungi anak yang mengalami hydrocephalus (kepala membesar) dan warga lumpuh karena stroke. Istri prajurit tersebut menyerahkan bantuan sembako dan perlengkapan lainnya. Rombongan dipimpin Danramil 1617-01/Negara Kapten Inf. I Wayan Yudana, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cab. XXXVI Dim 1617 Ny. Djefri Marsono Hanok, Perbekel Desa Pengambengan Samsul Anam, Kepala Dusun Kelapa Balian Ali Rahman, Kepala Puskesmas II Negara dr. Dwi Anggrini, Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cab. XXXVI Dim 1617, Babinsa Pengambengan dan Babinsa Tegal Badeng Timur Negara. Saat mengunjungi Nova (10), seorang anak yang mengalami hydrocephalus tinggal di Dusun Kelapa Balian, Desa Pengambengan dan diasuh oleh Nenek Painten, Ny Dje-
fri Marsono Hanok merasa prihatin. Dia berharap Nenek Painten tetap sabar merawat Nova dengan baik. Untuk Nova dan Nenek Painten diserahkan bantuan beras 10 kg, parcel, pampers, dan kue. Kemudian kunjungan dilanjutkan ke rumah Ali Rahman (57) di Banjar Tangi Desa Tegal Badeng Timur, Negara. Ali Rahman mengalami lumpuh karena stroke sejak beberapa tahun lalu. Ali Rahman termasuk KK miskin dan kini mengandalkan hidup dari anaknya. Kepada Ali Rahman anggota persit menyerahkan bantuan sembako. Di samping memberikan bantuan berupa sembako juga dari tim Medis Poskes Dim 1617/Jembrana dan dari Puskesmas Pengambengan juga memberikan pemeriksaan dan pengobatan terhadap warga yang mengalami sakit. Ny Djefri mengharapkan warga yang sakit lekas sembuh dan yang merawat lebih sabar. “Mudah-mudahan bantuan kecil ini bisa bermanfaat,” harapnya. (kmb)
Istri TNI Kunjungi Anak ”Hydrocephalus” dan Warga Lumpuh
Jumat Umanis, 11 Januari 2019
Karangasem
11
Hari Ini, Ribuan Umat ’’Melasti’’ ke Pantai Amed
Amlapura (Bali Post) Ribuan pamedek akan mengikuti upacara melasti ke Pantai Amed, Abang, Karangasem, Jumat (11/1) ini. Prosesi melasti itu dirangkaikan dengan upacara Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur di Desa Adat Purwayu. Untuk kelancaran dan juga pengaturan arus lalu lintas saat upacara, Satlantas Polres Karangasem mengalihkan arus lalu lintas sesuai rekayasa lalin yang sudah diagendakan.
Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti, Kamis (10/1) kemarin mengungkapkan, terkait adanya upacara melasti ke Pantai Amed, Abang, Karangasem yang merupakan prosesi Segara Kertih Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur, maka pihaknya melakukan rekayasa lalin. Hal itu harus dilakukan agar pengguna jalan melalui jalur alternatif yang telah disiapkan. “Pera-
lihan arus lalin itu akan dimulai pukul 06.00 Wita sampai pukul 18.00 Wita,” ujarnya. Anne Parwisti mengimbau masyarakat dari arah Singaraja/Kubu yang akan menuju arah Amlapura agar melalui jalur simpang tiga Batang - Kesimpar - simpang empat Abang, sedangkan masyarakat dari arah Amlapura menuju arah Singaraja/Kubu agar melalui jalur simpang empat Abang - Kesimpar - simpang tiga Batang. Untuk tamu (warga
asing) yang berada di sekitar Pantai Amed menuju Amlapura/Denpasar agar melalui jalur Amed - Bunutan - Seraya – Ujung, atau mereka check out/sebelum pukul 07.00 Wita. Bisa juga jalan setelah selesai kegiatan melasti. Tetapi, khusus truk pengangkut barang, galian C, BBM/elpiji diharapkan tidak melewati jalur jalan nasional selama prosesi melasti berlangsung atau menunggu hingga seluruh rombongan melasti memasuki Pantai Amed.
“Kita imbau bagi wisatawan/guide/pemilik penginapan di kawasan Amed. Kami sarankan para tamunya agar bisa check out lebih awal sebelum 06.00 Wita atau menggunakan jalur Amed – Bunutan Seraya-Ujung - Amlapura/ Bandara. Buat truk-truk besar pengangkut galian C, BBM/barang agar tidak melewati jalur nasional. Bisa juga menunggu seluruh rombongan melasti memasuki Pantai Amed,” ujar Anne Parwisti. (kmb41)
AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti
Bali Post/kmb41
Terjerat Kasus Korupsi
Tujuh ASN Diberhentikan Tidak Hormat
Amlapura(Bali Post) Tujuh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karangsem terjerat kasus korupsi. Ketujuh ASN itu kemudian diberhentikan secara tidak hormat pada akhir tahun 2018. Pemberhentian itu dilakukan mengacu keputusan tiga menteri yakni Mendagri, Men-PAN RB, dan BKN.
SUNGAI - Jalan yang memotong aliran sungai di Seraya.
Bali Post/kmb41
Dipercepat, Pembangunan Jembatan di Desa Seraya Amlapura (Bali Post) Jalan-jalan di Desa Seraya yang memotong jalur sungai ditinjau pejabat pemerintah. Peninjaun itu untuk mempercepat proses pembangunan jembatan permanen di sana. Sehingga ketika hujan turun, warga tidak waswas lagi melintas di tempat tersebut. Peninjauan itu dilakukan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) I Ketut Sedana Merta. Wabup Karangasem itu mengatakan di Desa Seraya memang banyak
terdapat jalan yang memotong jalur sungai untuk bisa menghubungkan antardesa di sana. Air sungai-sungai di Desa Seraya itu mempunyai sifat tak terduga. Kadang airnya surut pada saat musim kering di hulu. Namun, jika musim hujan sering airnya tiba-tiba mengalir ke hilir sangat deras. ‘’Sudah pasti ketika peristiwa seperti itu terjadi akan membahayakan penduduk yang melintasi jalan itu,’’ ujar Artha Dipa. Ada rencana dibangun jembatan agar memudahkan melintas di Desa Seraya Tengah. Seperti jalan yang melalui sungai Yeh
Banges, Sungai Perit, Sungai Ibu Dalem, Sungai Buah, dan Sungai Yeh Barak. ‘’Salah satu jalan yang dilintasi sungai ini dulu pernah memakan korban. Kita tidak ingin hal ini terulang terus,’’ ujarnya. Karena itu, pemerintah daerah akan mengusulkan serta melaporkan secara akurat nama sungai, lokasi desa, titik koordinat dan panjang bentang jembatan yang rencananya dibangun. Selama ini, kata Artha Dipa, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan baik antardaerah dan provinsi. Pihak provinsi berjanji mend-
esain jembatan lintas ini tahun 2019. Pihaknya berharap tahun 2020 bisa terlaksana. ‘’Itu sebagai wujud respons serius dan cepat pemerintah atas usulan masyarakat,’’ ujarnya. Dinas PUPR yang membidangi diharapkan menyetorkan data akurat dan cepat ke provinsi. Pasalnya, jalan ini adalah milik provinsi. ‘’Makanya secara teknis nantinya akan dikerjakan pemerintah Provinsi Bali. Kita di daerah hanya memfasilitasi. Semoga jembatan itu bisa dibangun tahun ini,” harap Artha Dipa. (kmb41)
Penyuluh Bahasa Bali Konservasi Lontar Amlapura (Bali Post) Guna menjaga kelestarian kearifan lokal utamanya lontar-lontar yang ada di Bali, Persatuan Penyuluh Bahasa Bali Kecamatan Abang mengadakan konservasi lontar di Dusun Pid-pid Kaler Dauh Margi, Kecamatan Abang, Kamis (10/1) kemarin. Koordinator Konservasi I Nyoman Sukadana mengatakan, pihaknya melakukan pendataan terhadap lontarlontar yang ada di Karangasem khususnya di Abang. Konservasi ini merupakan
kesempatan kedua yang dilaksanakan di sana. Sebelumnya, sudah dihitung 48 cakup lontar. Kemudian pada kesempatan kedua tercatat 32 cakep lontar, sehingga semuanya sudah ada 80 cakep lontar yang diwariskan almarhum Ketut Sengod kepada I Wayan Wali itu dikonservasi. “Dalam kegiatan ini selain pendataan, kita juga lakukan perawatan terhadap lontar yang dikonservasi. Metodenya mulai dari pembersihan, menghitung jumlah dan me-
mahami isi dan judul-judul lontar itu supaya jelas lontar apa saja yang masih tersisa,” ungkapnya. Selama konservasi terhitung 2018 tercatat sudah ratusan lontar terkonservasi. Selama kegiatan, pihaknya mendapati kendala-kendala dari para penyuluh. Seperti ada pihak yang mempunyai lontar tidak memgizinkan lontarnya itu dikonservasi. Mereka mungkin salah persepsi terkait program kegiatan konservasi itu. ‘’Padahal, kami penyuluh
sudah menjelaskan. Namun tetap saja ada yang tidak mau lontarnya dikonservasi, alasannya karena pingitlah, pokoknya banyak pertimbangannya,’’ tambahnya. Kendala yang relatif berat ditemui adalah mendapatkan minyak sereh. Sering minyak sereh itu habis duluan padahal masih banyak lontar yang harus dikonservasi. ‘’Kami para penyuluh terpaksa menggunakan uang kantong sendiri untuk membeli peralatan tersebut,” jelasnya. (kmb41)
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karangasem I Gusti Made Rinceg, Kamis (10/1) kemarin mengungkapkan, ada tujuh ASN yang dipecat di Pemkab Karangasem, akibat terjerat kasus korupsi. Keputusan itu mengacu kesepakatan tiga menteri tentang penegakan hukum terhadap pegawai negeri sipil yang telah dijatuhi hukuman berdasarkan keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap alias inkrah. Mereka melakukan tindak pidana kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada hubungannya dengan jabatan. “Ketujuh ASN yang diberhentikan itu berasal dari tiga OPD berbeda yakni OPD Disdikpora 4 orang akibat terbelit kasus dana BOS, Disperindag 2 orang kasus dana bergulir, dan DLH seorang, kasus pengadaan bibit,’’ ujarnya. Pemberhentian secara tidak hormat itu dilakukan akhir tahun 2018. Mereka itu adalah Ni Luh Gede LHR, Ni Luh Putu MDT, I Gede SND, I Made RGG, I Ketut BGK, I Wayan SDS, dan Ni Made ADP. SK pemberhentiannya sudah diserahkan akhir Desember lalu. Rinceg mengatakan, saat ini Korpri masih berjuang dan menunggu hasil judicial review yang masih dalam proses di Mahkamah Agung (MA). Kalau memang nantinya perjuangan Korpri berhasil dan disetujui, bagi ASN yang diberhentikan ini bisa dipekerjakan kembali. “Sekarang masih belum ada keputusannya seperti apa. Karena masih dalam proses di MA,” jelasnya. Setelah diberikan SK pemberhentian, semua ASN itu menerima keputusan itu. Pasalnya, keputusan ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat. Mau tidak mau, mereka harus menerima keputusan itu yang sudah sesuai amanat undang-undang. Tapi, semua ASN ini sangat berharap hasil judicial review itu supaya bisa dikabulkan. “Dengan diberhentikan secara tidak hormat ini, mereka tidak lagi mendapatkan dana pensiunan karena sudah lang-
sung dicabut dari pusat,” katanya. Agar ke depannya kasus seperti ini tidak lagi terjadi di lingkungan Pemkab Karangasem, Rinceg menegaskan supaya seluruh ASN mencermati aturan lebih dahulu sebelum melaksanakan tugas yang akan dilakukan. Selama ini bisa jadi karena terlalu sibuk, sehingga mereka tidak cermat pada regulasi, melainkan langsung action saat diberikan tugas. Namun, sekarang ini coba dibalik. ASN itu terlebih dulu diminta memahami aturan, setelah itu baru bekerja agar tidak terjerat kasus hukum. Dengan begitu, ketika pimpinan menanyakan pekerjaan yang diberikan, maka mereka dapat menjelaskan dengan baik. “Kalau sudah tahu aturan, maka ASN itu akan lebih nyaman dan terukur menjalani pekerjaan yang dibebankan atasan,” tegas Rinceg. (kmb41)
I Gusti Made Rinceg
Bali Post/kmb41
Sampah Menumpuk Keluarkan Bau Busuk di Pura Dalem Puri
Dibersihkan Usai Puncak Usaba Pamedek yang tangkil melakukan persembahyangan serangakaian Usaba di Pura Dalem Puri Besakih, Rendang, Karangasem setiap harinya selalu membeludak. Kondisi itu memicu banyaknya tumpukan sampah bekas canang, plastik maupun sampah lainnya. Situasi itu mulai dikeluhkan para pamedek, karena dinilai mengganggu pelaksanaan persembahyangan. Apalagi sekarang ini tumpukan sampah itu mulai mengeluarkan bau tak sedap. Lalu, bagaimana caranya menyingkirkan sampah-sampah yang sudah menumpuk dan memicu bau tidak sedap itu?
Bali Post/kmb41
TUMPUKAN SAMPAH - Pamedek saat melakukan persembahyangan di atas tumpukan sampah di areal Pura Dalem Puri Besakih.
BERDASARKAN pantauan di lapangan, hampir di semua areal Pura Dalem Puri, tempat pamedek ngaturang bhakti itu terdapat tumpukan sampah bekas sisa-sisa sarana upakara yang ditinggal pamedek. Tak hanya itu, sampah plastik botol bekas minuman juga menghiasi areal pura. Apalagi, sampah-sampah itu sempat diguyur hujan lebat sehingga sampah yang berserakan itu menjadi becek. Bahkan saat ini, sampah yang berserakan itu sudah mulai mengeluarkan bau tak sedap. Pasalnya, sampah itu belum diangkut petugas kebersihan. Kondisi itu tak pelak
mengganggu konsentrasi para pamedek saat hendak menghaturkan sembah bakti. Salah seorang pamedek Agus Wawan mengungkapkan, sampah sarana upacara itu memang mulai menumpuk. Bahkan, kata dia, sekarang ini sampah yang berserakan itu mulai mengeluarkan bau tak sedap. Sampah-sampah mulai becek akibat diguyur hujan. Diyakini sampah-sampah ini sejak awal karya sampai saat ini belum sempat diangkut petugas, sehingga menumpuk tebal. “Ya, tumpukan sampah itu sudah mengeluarkan bau tak enak. Kondisi ini me-
mang sedikit mengganggu kenyamanan pamedek yang tangkil. Membeludaknya pamedek membuat petugas tidak mungkin bisa melakukan pengangkutan sampah sebanyak ini,” ujarnya. Pamedek lain, Sumantra, menambahkan tumpukan sampah sisa-sisa sarana upacara itu sangat tebal. Kondisi itu membuat tidak nyaman pamedek yang hendak melakukan persembahyangan. “Saya kurang tahu apakah ada petugas yang mengangkut sampah itu atau tidak. Kalau dilihat kondisi pamedek yang ramai seperti ini, walau ada petugas rasanya tidak sempat mengangkut tumpukan sampah itu,’’ ujarnya. Warga setempat, Wayan Ariningsing, menjelaskan dari tahun ke tahun setiap usaba memang banyak tumpukan sampah upakara itu. Setiap usai sembahyang pamedek pasti menghaturkan canang kemudian meninggalkan canang persembahannya tersebut. Membeludaknya pamedek yang tangkil, jelas dengan cepat membuat sampahsampah itu menumpuk. “Apalagi kemudian turun hujan. Pasti sampah itu men-
jadi becek dan mengeluarkan bau tak sedap. Biasanya seusai usaba sampah itu baru diangkut,’’ ujarnya. Sekarang ini tak mungkin diangkut, karena pamedek yang tangkil sangat banyak. Di samping itu juga tidak etis kelihatannya ada orang sembahyang kemudian ada petugas yang mengangkut sampah. Bendesa Adat Besakih Jro Mangku Widiarta mengatakan, pihaknya tidak menampik jika sampah bekas sarana upakara itu, saat ini menumpuk setelah ratusan ribu pemedek tangkil. Kantong-kantong sampah yang ada di depan pura sudah diangkut petugas kebersihan agar dapat mengurangi tumpukan sampah yang dapat mengganggu pamedek hendak sembahyang. “Tidak mungkin petugas kebersihan melakukan pembersihan di tengah-tengah ramainya pamedek itu. Kan kelihatannya tidak etis. Apalagi usaba sedang berlangsung. Jadi, pamedek masih ramai melakukan persembahyang. Semua sampah setelah Ida Batara masineb 13 Januari, rencananya dibuang di TPA Batusesa,” jelas Widiartha. (eka)
KLUNGKUNG
12
Jumat Umanis, 11 Januari 2019
SOSOK Naikkan Target Kunjungan Sektor pariwisata kini menjadi andalan Kabupaten Klungkung. Ini sejalan dengan upaya terus menggali potensi pariwisata, khususnya kepulauan Nusa Penida yang semakin mencuri perhatian. Apalagi, pemerintah daerah terus memasang target tinggi dalam PAD (Pendapatan Asli Daerah) tahun 2019. Terkait hal tersebut, Dinas Pariwisata Klungkung menargetkan kenaikan pendapatan 100 persen lebih. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Klungkung Nengah Sukasta, belum lama ini. Dikatakan, tahun ini target PAD khusus untuk Dinas Pariwisata mencapai Rp 7.081.825.000. Jumlah ini, naik signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 3.052.259.000. “Target ini sudah dihitung dengan matang, dengan memperhatikan seluruh potensi yang ada. Kami tentu optimis,” katanya. Dengan target pendapatan sebesar itu, maka Dinas Pariwisata juga menaikkan target kunjungan wisatawan. Tahun ini, jumlah wisatawan ditarget mencapai 543.979 orang, naik dari target tahun sebelumnya 3.052.259.000. “Kalau untuk nilai target tahun ini, sudah melalui pembahasan. Tentu mengacu pada capaian akhir target tahun tahun lalu,” jelas Sukasta. Ada delapan destinasi baru yang menjadi fokus penataan itu. Antara lain Bukit Sekartaji (Teletubies) di Desa Tanglad, Pantai Atuh Desa Pejukutan, Pantai Kelingking Desa Bunga Mekar, Pasih Uug Desa Bunga Mekar dan Pantai Suehan di Desa Tanglad. Sementara, tiga destinasi lagi adalah Tirta Arum Desa Pakraman Tegal Wangi, Nyalian, Banjarangkan, Tirta Dwijendra Semaraputra Kangin dan Tirta Dedari Desa Getakan, Banjarangkan. “Perencanaan kita susun dulu, untuk mengetahui kebutuhan anggaran yang diperlukan setiap objek itu berapa. Sehingga memudahkan kita untuk mengusulkan ke pusat,” katanya. (gik)
AUDENSI - Jajaran PLN saat bertemu dengan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Dalam pertemuan tersebut Suwirta mendesak pihak PLN ULP Klungkung segera menuntaskan proses perbaikan pembangkit listrik di Nusa Penida berupa pergantian bahan bakar dari solar murni ke biosolar.
Layanan PLN di Nusa Penida Terganggu
Bupati Suwirta Desak Perbaikan Segera Dituntaskan Semarapura (Bali Post) Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menyoroti terganggunya pelayanan PLN di Kecamatan Nusa Penida. Bupati Suwirta, Kamis (10/1) kemarin, mendesak pihak PLN ULP Klungkung, segera menuntaskan proses perbaikan pembangkit listrik di Nusa Penida berupa pergantian bahan bakar dari solar murni ke biosolar. Selain itu, pihak PLN juga diminta merubah total jaringan PLN, agar ke depan pelayanan PLN semakin maksimal dapat dirasakan para pelanggan di Nusa Penida.
Tabrak Pantat Truk, Minibus Ringsek Semarapura (Bali Post) Kecelakaan maut mengagetkan warga di sekitar Jalan By-pass Prof. Ida Bagus Mantra, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kamis (10/1) kemarin. Sebab, suara benturan mobil Mitsubishi Xpander saat menabrak pantat truk dengan nopol DK 9598 KQ terdengar sangat keras. Bagian depan kiri mobil Xpander ringsek. Beruntung sopir mobil dan penumpangnya selamat atas kejadian tersebut. Kasat lantas Polres Klungkung AKP Taufan Rizaldi mengatakan, awalnya truk yang dikendarai Wartono bergerak dari arah barat tujuan ke Karangasem di jalur kiri. Saat tiba di TKP, sopir truk kaget setelah ditabrak dari belakang oleh mobil Xpander yang dikendarai I Kadek Aditya Mahendra. Di dalam mobil tersebut juga berpenumpang I Gede Sudiarta. “Mobil Xpander hilang kendali saat hendak menyalip truk yang berada di depannya, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas. Sementara korban masih dalam perawatan di RSUD Klungkung,” kata Taufan Rizaldi. Melihat kronologi kejadian itu, sementara Sat Lantas Polres Klungkung berkesimpulan
faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas adalah kelalaian pengemudi ranmor Xpander. Dari hasil pemeriksaan di TKP, diketahui pengemudi Xpander dalam kondisi normal dan tidak mabuk. Pengendara Xpander diketahui tidak memiliki SIM dan masih berstatus mahasiswa. Akibat kecelakaan itu, penumpang Xpander I Gede Sudiarta mengalami nyeri pada dada dan mendapatkan perawatan di RSUD Klungkung. Sementara pengendara mobil, I Kadek Aditya Mahendra, hanya mengalami trauma tumpul abdomain (cedera perut). “Sopirnya kan duduk di kanan. Sedangkan yang tertabrak bagian depan mobil di sebelah kiri. Terlihat memang mobilnya ringsek yang di kiri. Tetapi, sopirnya tidak luka parah. Sekarang masih dirawat di ICU RSUD Klungkung,” jelas Taufan Rezaldi. Kerugian materi akibat kecelakaan ini mencapai 40 juta rupiah. Dia berharap agar para pengguna jalan lainnya lebih berhati-hati saat melintas di jalan raya. Sehingga tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain. (kmb31)
Demikian disampaikan Bupati Suwirta di hadapan Kepala PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Timur Ansats Pram Andreas Simamora bersama Manajer Unit Layanan Pelanggan PLN Klungkung I Gusti Putu Agus Wiadi saat keduanya secara khusus bertemu di Ruang Kerja Bupati, Kamis (10/1) kemarin. Menurunnya daya listrik di Kecamatan Nusa Penida berdampak terhadap pelayanan di tiga pulau,
Ceningan, Lembongan, dan Nusa Gede. Bupati berharap situasi ini segera teratasi dan perbaikan pembangkit bisa selesai secepatnya, sehingga pelayanan listrik di Nusa Penida kembali normal. Menurut Bupati, kejadian seperti ini harus menjadi pelajaran besar bagi PLN. Agar, tidak menimbulkan keluhan masyarakat dan para pengusaha di Nusa Penida yang kini mulai berkembang sebagai destinasi pariwisata. Beberapa
masukan lainnya juga disampaikan Bupati kepada pihak PLN, menyangkut jaringan listrik di Nusa Penida yang harus mendapat perhatian atau perlu dirombak total, seperti instalasi dan pembangkit. “Permasalahan ini harus disampaikan ke pusat, mengingat Nusa Penida dengan KSPN dan 5 status lainnya yang ditandatangani oleh Menteri dan Presiden harus mendapatkan perhatian serius,” ujar Suwirta. Meski demikian, pihaknya
juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak PLN yang telah melakukan upaya penanganan secara optimal di Nusa Penida. Pihaknya berharap, masyarakat bisa memahami situasi ini. Pengelola atau pemilik akomodasi pariwisata dan masyarakat yang mempunyai genset, sementara diharapkan bisa memanfaatkan yang ada dalam mengatasi kekurangan daya listrik. Sementara itu, Kepala PLN UP3 Bali Timur Ansats didampingi Manajer ULP PLN Klungkung I Gusti Putu Agus Wiadi kembali menjelaskan, menurunnya daya listrik dikarenakan adanya perawatan mesin dan perubahan pola bahan bakar dari solar ke biosolar. Perawatan ini mengakibatkan daya listrik turun dari
12 Megawatt (MW) menjadi 5,7 MW sehingga terjadi defisit daya listrik saat beban puncak yang mencapai 7,5 MW. “Perawatan seharusnya bulan Desember 2018 tetapi karena banyak hari raya perawatan kami geser di bulan Januari,” tegasnya. Pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut. Diperkirakan situasi ini berlangsung hingga 20 Januari mendatang. Ansats berharap partisipasi masyarakat untuk bisa melakukan penghematan pemakaian listrik terutama pada waktu beban puncak, mulai Pukul 18.00-22.00 Wita. “Perawatan yang kami lakukan semata-mata tujuannya untuk peningkatan keandalan kelistrikan di Nusa Penida ke depan,” pungkasnya. (kmb31)
Otto Sompotan, Kajari Klungkung yang Baru Semarapura (Bali Post) Kejari Klungkung kini memiliki pimpinan baru. Kepala Kejari Klungkung sebelumnya, Syaifful Alam Yulistiana, S.H., M.H. digantikan oleh Otto Sompotan, S.H., M.H. Proses pisah sambut kedua pejabat dilakukan di Balai Budaya Ida I Dewa Istri Kanya, Kota Semarapura, Rabu (9/1) malam. Acara pisah sambut berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Seluruh pimpinan lembaga di Klungkung hadir dalam momen tersebut. Mereka memberikan cenderamata kepada Kajari Klungkung sebelumnya. Pada akhir acara diisi dengan penyerahan kenangkenangan dan cenderamata dari Bupati, Dandim, Kapolres serta dinas instansi lainnya. Kemudian, dilanjutkan dengan acara ramah-tamah. Kepala Kejari Klungkung Otto Sompotan, S.H., M.H. berharap ke depan dapat menjalin
kerja sama yang baik dalam membangun Kabupaten Klungkung, khususnya dalam upaya penegakan hukum. Visi Kajari Klungkung yang demikian, juga disambut baik Ketua Pengadilan Negeri Semarapura Ayun Kristiyanto, S.H., M.H. Sebab, dalam menciptakan situasi aman, hanya dapat diwujudkan melalui tegaknya penerapan hukum di daerah. Ini menurutnya memerlukan kerja sama semua pihak. Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana menyambut baik Kepala Kejari Klungkung yang baru. Dia berharap selanjutnya dapat bekerja sama dalam upaya penegakan hukum dengan baik. Dia juga sekaligus menyampaikan selamat kepada Kepala Kejari Klungkung yang lama, mendapat tugas di tempat baru, setelah bertugas cukup baik di Bumi Serombotan. Bupati Klungkung Nyoman
Suwirta juga mengucapkan selamat datang di tempat yang baru kepada Kajari Klungkung yang baru, Otto Sompotan, S.H., M.H. Menurut Bupati, kerja sama yang baik diharapkan selalu terjalin untuk bersamasama menjalankan roda pemerintahan Kabupaten Klungkung, guna mencapai visi menuju yang unggul dan sejahtera. “Mari bersama-sama lakukan hal yang terbaik,” tegasnya. Pada kesempatan itu, Program inovasi Gema Santi (Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif) Pemkab Klungkung dikenalkan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kepada Kepala Kejari Klungkung dan Ketua Pengadilan Negeri Semarapura. Tujuannya, agar gerak langkah semua lembaga pemerintahan, dapat mendukung semua gerakan pemerintah daerah di semua sektor kehidupan masyarakat. (kmb31)
KAJARI BARU - Kepala Kejari Klungkung yang baru Otto Sompotan, S H., M.H. saat mendapat ucapan selamat dari sejumlah pejabat dalam acara pisah sambut yang dilakukan di Balai Budaya Ida I Dewa Istri Kanya, Kota Semarapura, Rabu (9/1) malam.
Menengok Penertiban APK di Klungkung
Banyak Caleg Membandel, Bawaslu Tegaskan Taati Aturan Masa kampanye yang memasuki tiga bulan akhir nampaknya mulai membuat gairah caleg memperkenalkan diri makin meningkat. Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) makin banyak dilakukan. Sayangnya, pemasangan APK banyak melanggar ketentuan yakni di tempat-tempat yang dilarang. Meski mengetahui bahwa pemasangan APK melanggar, para caleg nampaknya memilih membandel.
RINGSEK - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Ida Bagus Mantra wilayah Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Kamis (10/1) kemarin. Sebuah mobil jenis Mitsubishi Xpander ringsek, setelah menabrak truk dengan nopol DK 9598 KQ.
Bawaslu Klungkung melakukan penertiban terhadap pemasangan APK yang melanggar ketentuan, Rabu (9/1) lalu. Hasilnya, ada belasan APK yang dibongkar paksa bersama jajaran Satpol PP Pemkab Klungkung. Namun, setelah beberapa kali melakukan penertiban, pelanggaran tetap saja ditemukan oleh petugas Panwascam di setiap kecamatan. Ini menandakan pelanggaran yang terjadi terus berulang-ulang. Apalagi, setelah APK melanggar ditertibkan dan diangkut ke Kantor Satpol PP, di sana caleg atau tim yang bersangkutan ternyata bisa mengambilnya lagi. Bahkan, malah memasangnya di tempat yang sama atau tempat lain, yang juga dianggap melanggar. Menanggapi peristiwa seperti itu, Ketua Bawaslu Klungkung Komang Artawan menegaskan,
tetap akan menggunakan alur penanganan sesuai ketentuan Bawaslu Klungkung. Apabila setelah ditertibkan, APK-nya diangkut kemudian diambil lagi dan dipasang lagi, mekanisme awal mesti tetap dijalankan. Artinya, kembali Panwascam melakukan pengawasan di lapangan. Apabila masuk kategori melanggar, maka Panwascam memberikan peringatan sebelum dilakukan penertiban. “Jelas kami tetap memberi peringatan lagi terhadap objek pemasangan APK yang diduga melanggar. Sepanjang itu melanggar, maka siap ditertibkan,” tegasnya. Dia meminta para caleg mematuhi, peraturan zona pemasangan. Sebab, aturan zona sejatinya sudah ditetapkan dalam surat keputusan KPU Kabupaten. Beda dengan penertiban kemarin, sebelumnya upaya
penertiban sempat mendapat protes sejumlah caleg. Salah satunya, datang dari Caleg DPRD Provinsi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), I Kadek Agus Mulyawan, beberapa pekan lalu. Dia saat itu menuding penertiban APK, dinilai tebang pilih. Padahal, masih banyak APK lain yang terang-terangan melanggar, tetapi tidak kena penertiban. Artawan mengaku terbuka dalam menanggapi protes. Dia menambahkan, kalau masih ada caleg yang protes tentang zona pemasangan APK, pihaknya siap menghadapinya. Namun, dia meminta para caleg sebelumnya mengajukan somasi lebih dulu ke KPU Kabupaten atau KPU Provinsi, untuk melakukan penataan ulang tentang pemasangan APK. Komang Artawan, menambahkan penertiban Rabu (9/1) lalu dilakukan di tiga kecamatan. Mayoritas pelanggaran, karena APK dipasang tidak sesuai dengan ketentuan zona yang sudah ditetapkan oleh KPU Kabupaten dan KPU Provinsi. Di Kecamatan Dawan, ada tujuh spanduk, dua baliho dan satu bendera yang diberangus. Sementara di Kecamatan Klungkung, hanya dua baliho dan di Kecamatan Banjarang-
kan, ada tiga baliho dan dua spanduk. Total, hasil penertiban selama sehari kemarin, Bawaslu Klungkung bersama Satpol PP Pemkab Klungkung, memberangus 12 baliho, enam spanduk dan satu bendera. Semuanya langsung diangkut
menuju Kantor Satpol PP. “Sesuai prosedur kami peringati dulu. Kalau tetap terpasang, maka langsung ditertibkan. Proses penertiban berlangsung tanpa perlawanan,” kata Artawan, saat dihubungi usai melaksanakan penertiban. (kmb31)
PENERTIBAN - Petugas Satpol PP saat melakukan penertiban APK dengan Bawaslu Klungkung, Rabu lalu.
Jumat Umanis, 11 Januari 2019
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Canggu.Dibth.Therapis Spa, pnglmn/kursus. Hub.08113804020
B.BP.004.01.19.0000210
Dcr PRT 1 Cewek 1 Cowok,Umur Muda utk di Dps H.082339993280
B.BP.164.01.19.0000398
Karyawati Packing,Sopir L300 Sales,Admin,Max25Th,Single,sdg TdkKuliah.HnySMS:081999251555
B.BP.001.01.19.0000254
*Dcr Receptionist,Therapist,OB Reborn Spa,Jl.SunsetA1 P:766744
B.BP.001.01.19.0000172
BPR Kertiawan Mcr Analis Krdit UMR+Bonus.IBMantra/Hub.461327
B.BP.001.01.19.0000119
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692
B.BP.004.01.19.0000202
Bella Vista Coffee and Bar, Urgent Need Barista, Senior Cook,Waitress, Bartender, Cook Helper.Send CV Direct to Jln.Padma Utara 2 Legian (dpn Garden View Hotel)
B.BP.154.01.19.0000382
Bth Sgr Sopir SIM A+Tng Srbtan Hub.087860964775/087861123564
B.BP.001.01.19.0000206
Cr: Waiter-Waitres Resto dSanur Hub:08123614559 Dharsana
B.BP.001.01.19.0000321
Dbhtkn 6 Pegwi& 2Tukg Msak Wr. Demung Sibang Kaja 08123913958
B.BP.001.01.19.0000300
Dcr Adm,Acct,Estimasi&PlaksSipil,cvnusamandiribali@gmail.com B.BP.001.01.19.0000380
Dcr Admin Online,Sopir B1 Gj + Bns+Kms+BPJS Lam PT.PMA Jl.Bedahulu XVII/7, Dps. B.BP.821.01.19.0000272
Dcr:Asisten Rumah Tangga,Wnt, 17-45th,Info Hub.081936198085 B.BP.001.01.19.0000360
Dcr Bagian Sales,Ijazah D3/D2 Bag.Mekanik Ijazah STM Lamaran PT.Satria Cipta Asta Kencana Jl.Sekar Jepun No.4 / 4712553 Email:fo.satriabali@yahoo.com
B.BP.001.01.19.0000374
Dcr Guru PAUD Senang Anak,Bisa Kerja Team,S1(Kependdkan+Non) Hub.082145707300/085237089296
B.BP.001.01.19.0000280
Dcr PRT Area Kuta bisa Masak Gaji 2Jt Hp.081547466080
B.BP.154.01.19.0000384
Dcr Pelaks.Proyek & Admin Wanita S1 & SMK,Bisa Comp.Hub: Jl.Merpati 26BDps,081337885568
B.BP.001.01.19.0000361
Dcr Pnjahit,T.Bordir,T.Krawang T.Sablon u/Grment 081338139998
B.BP.001.01.19.0000346
Dcr Ptugas Kbrsihan Wnt,Bersih & Jujur Hub.724095/96(Hatindo)
B.BP.001.01.19.0000248
Dcr Serabutan SIM A,Tdr dlm 081237572828,085339057458
B.BP.004.01.19.0000389
Dcr Sgr Sopir & Tng Serabutan U/Mebel Hub:085100855565
B.BP.001.01.19.0000356
Dcr Sopir Prbdi Srbtn/KTP Bali Max.35Th Tidur Dlm.085100636609
B.BP.001.01.19.0000263
Dcr Staff Reservation,Crew Boat,Satf Personalia,Peralatan Hub Jl.Tirta Ening No .1 Sanur 288829
B.BP.001.01.19.0000375
Dcr Tng Wnt Lulus SMA,Tdr Dlm+ Mkn,Gaji 1,4Jt,Hp:082145530990 B.BP.001.01.19.0000294
Dcr:Pembantu Masak & Waiter/ss u.RM di Legian.Ada Gaji + Tip H:081236109808
B.BP.004.01.19.0000281
Dicr Sgr Therapis Pria&Wanita Bersedia Ditempatkan di Canggu Atau Denpasar Kota,Pengalaman diutamakan,Gaji&Bonus Menarik Hub:081239621123(Massaji SPA)
B.BP.001.01.19.0000039
Dibth Segera Perawat/Bidan Max 30th u.Klinik Dokter Spesialis Kulit (081238205400/8466341)
B.BP.004.01.19.0000275
Dibthkn Segera Penjaga Gudang Umur Max 30’th Bawa Lamaran ke PT.Banoli Motor Jl.Buluh Indah 75 Dps Telp : 413964/418642
B.BP.001.01.19.0000257
Dibthkn Sgr Mekanik Utk Buka Pasang Ban Mobl Max 30’th,Gaji & Insentif,Bawa Lamaran ke: PT.Banoli Motor Jl.Buluh Indah 75 Dps Telp : 413964/418642
B.BP.001.01.19.0000255
Dibutuhkan PRT Cewek/Cowok utk RumahdiSanurSMS:08123877799
B.BP.001.01.19.0000393
Dibutuhkan PRT Tinggal Dalam Telp/SMA/WA:085738040800
B.BP.001.01.19.0000369
Dicari Driver,Sales Marketing & Accounting bs Myob, Hrs bisa Bhs Inggris CV:meisindo@gmail.com
B.BP.004.01.19.0000336
Dicari Driver/Supir,Asli Bali, Domisili Gianyar,(0361) 298643
B.BP.001.01.19.0000312
Dicari Engineering untuk Villa di Seminyak Hub.(0361)732596 B.BP.001.01.19.0000332
Dicari Pengawas/Pelaksana Proyek Hub.081236258886 B.BP.001.01.19.0000364
Dicari Sales,Admin Penjualan CV:hrdpersonalia788@gmail.com B.BP.001.01.19.0000032
Dicari Sopir Hub Echo Beach Club Jl.Pura Batu Mejan Canggu Ph:0361-9342262/085100474604 B.BP.001.01.19.0000305
Dicari Sopir SIM B1 Hub:(0361) 234296 B.BP.001.01.19.0000340
Urgent!Childhood Indo Teacher, Fluent Eng,Location Ubud. e:balihrd13@gmail.com B.BP.004.01.19.0000273
BENGKEL LAS
SERVICE
DIJUAL MOBIL
SERVICE
RUPA-RUPA
RUPA-RUPA
BIRO JASA
BIRO JASA
DIJUAL RUMAH
Driver TravelAgent bs B.Inggris khusus Mbl Alphard/Camry/Audi Hub.Merrys Tour 0361-235700 B.BP.801.01.19.0000359
Sopir SIM A u.krm brg Jl.Pulau Batam No.10, Hub.081 139 3313 B.BP.001.01.19.0000379
Garment Production Assistant, Hub:Call/WA : 085100050706, Email: hrd@buddhawear.com
B.BP.004.01.19.0000386
Kuta:Waiter/s:Rp3Juta/Bln:@ 15 Coktail&15Bir/Hr H:08123807241
B.BP.001.01.19.0000403
Looking For English Speaking Sales Girl For Gallery In Seminyak Call Astri - 751468 (Mon-Fri 10AM - 4PM) B.BP.001.01.19.0000370
PT.BPR Pande Artha Dewata Membutuhkan Segera : Kepala KantorKas,Kepala Bagian Kredit Administrasi Kredit, Accounting Pendidikan S1,DIII Kirim CV ke Jalan Diponegoro No.162 Dps Telp:(0361) 223740-264236 B.BP.001.01.19.0000314
Prshn Berkembang Bth 3Tng Pria Gaji Lumayan Min SLTA Umur Max 35Thn + Jaminan Kesehatan. Hubungi:Telp/SMS 085934243382 B.BP.001.01.19.0000399
Prushaan Konstruksi Memerlukan 1 Structure Engineer, Dip/S1 Teknik Sipil.Lam ke astina28@ yahoo.com Jl.Muding Mundeh II No.1. 081936256259 B.BP.001.01.19.0000401
Sekuriti (Pabrik Tabanan) Sertifikat,Pengalaman Hub: Dewi Hp:081236222509 B.BP.031.01.19.0000387
Sopir Canvas SIM A-SLTA Serius rajin niat kerja, 087860886822 B.BP.001.01.19.0000365
Dicari Waitress / Cook Restaurant di Seminyak Rajin dan Murah Senyum SMA/WA : 081338384364
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL MOBIL
DIJUAL RUMAH
HONDA
Rumah Type 36/70.250Jt Nego Sembung,Mengwi 082145612209
HRV Ecvt asDK’18 Abu2bulan met 316jt AssA.Risk2th 08123969166
B.BP.001.01.19.0000404
Jazz’05 ldsi,Wrn Hitam,Tunggal Ametung X No.12 H:08123623225 B.BP.001.01.19.0000368
Mobilio 2014 Manual Putih AsDK Tangan 1 Pribadi,082144811120
B.BP.001.01.19.0000376
B.BP.004.01.19.0000204
Satpam /Waker. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.01
Tukang masak bebek goreng. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88 Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.02
Sopir SIM A untuk catering antar jemput tamu. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp.081238553358 Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.03
Waiter, Kasir, SMEA SMK ke Bali Pizza Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.04
Waiter, Kasir SMEA SMK ke Shankara Kuta Jl.Bakung Sari depan Matahari Dept.Store Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.05
Cook Indonesia/India. Lamaran Shankara Kuta Jl.Bakung Sari Kuta Square Blok D33 depan Matahari Dept. Store, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com
Royalty Villa looking for the Butler Staff expertise:Fluent in speaking English able to work in a team Requirement: have an experience working in private villa. CV send to aggropac1@aol.com/085959507166
Satpam Waker. Lamaran datang langsung ke Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818
B.BP.001.01.19.0000373
G.07
G.06
NISSAN
Nissan Matic SV’13 silver Orgl Skl,Gatsu Tmr Hp.087754434981
B.BP.001.01.19.0000381
DISEWAKAN RUMAH
B.BP.001.01.19.0000371
Hot..Dijual Rumah Elit di area elit (harganya super) Jl.Sekar Tunjung,30 menit dari airport. Hub:08123830201/089691533919
B.BP.001.01.19.0000315
Rmh L520x133 LT4 H.Rp.5,5M,Jl. DewiSri IV Legian,088219124095
B.BP.001.01.19.0000125
RUPA-RUPA Atasi Rmh Bocor Dak Dinding Atap,P.Sefri 085100774702 Grns
B.BP.001.01.19.0000402
Dikont Rmh 2Kmr Tdr,R.Tamu,Dpr R.Mkn 081337017556 Kuta
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228
Sewa/Rmh Pidada Ubung 2are Lt2 5KT 3KM 85Jt/Th TP087893398577
KEHILANGAN
B.BP.154.01.19.0000385
B.BP.001.01.19.0000405
DISEWAKAN RUKO
B.BP.001.01.19.0000106
Hlg BPKB No M01516577-O A/N Wati DK 7913 OU/081936343814
B.BP.154.01.19.0000383
Dikontrakan Ruko 2Lt Jl Gunung Agung 31 Dps.Hub.082115766688
Hlg BPKB No.F7297721-O DK 8480 IC An.Harun. Ubung Denpasar
DIJUAL TANAH
Hlg Sertifikat Hak Milik 22.03 09.02.1.11426 A.n Soraya
B.BP.001.01.19.0000022
1Ha,30Jt/A,di Kristal Bay View NusaPenida,SHM,H.081236296636 B.BP.001.01.19.0000378
DISEWAKAN HOTEL Disewakan Hotel 24Kmr LT.10are Jl .Utama Melasti Kuta Bali Hub:081999976142/082146475045
B.BP.001.01.19.0000394
DIJUAL RUMAH Djl Rmh LT192M2,LB:lt1=63.22m2 Lt2=56.51m2 Hub:081337261333
B.BP.001.01.19.0000197
Rmh Over Kredit Bank LT2 Jl.Ry Patih Jlantik Gyr 081916087050
B.BP.001.01.19.0000357
Jual/Kont Rmh Jl.Kertha Dalem Sari I B Blok Liva No7 Sidakarya Hub.081239903699/081936275346
B.BP.001.01.19.0000395
B.BP.001.01.19.0000366
B.BP.004.01.19.0000392
Hlg Sertifikat Tnh HM No.2455 AN.IMadeSuwenda,085338273120 B.BP.001.01.19.0000295
BIRO JASA Bantu Lapor Pajak SPT Tahunan BulananSIUPNPWP081338344155 B.BP.001.12.18.0000879
PENGUMUMAN Bahwa telah dilakukn penurunan modal dasar & modal setor PT.Bali Bounty,berkedudukan di Kab.Badung,dg Akta PKR No.08 Tgl 09-01-2019 dibuat di hadapan Dewi Febriana,SH Not.di Kab.Badung untuk diket oleh pihak/orang lain. B.BP.001.01.19.0000358
BANGLI
14
Jumat Umanis, 11 Januari 2019
TNI Bangun Jalan 1,5 Km di Peninjoan
Bali Post/kmb40
TMMD - Peletakan batu pertama di lokasi TMMD di Desa Peninjoan, Tembuku.
Bangli (Bali Post) – Kodim 1626/Bangli melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) membangun akses jalan sepanjang 1,5 kilometer di Desa Peninjoan, Tembuku. Selain untuk mengakses sungai tempat panganyutan, jalan tersebut dibangun untuk menghubungkan tiga banjar yang ada di desa setempat yakni Tampuagan, Congkang, dan Dukuh. Sebagai tanda dimulainya pembangunan jalan TMMD, Kamis (10/1) kemarin dilaksanakan peletakan batu pertama di lokasi pembangunan. Dalam acara yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra tersebut, Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Agus Pranoto menyampaikan bahwa TMMD merupakan salah satu program andalan yang diinisiasi oleh TNI. Dengan kata “manunggal”, TNI membangun bersama-sama dengan mengandeng seluruh pihak yang dalam hal ini ada pemda dan Polri serta masyarakat. Letkol Agus mengatakan, Kabupaten Bangli khususnya masyarakat desa Peninjoan cukup beruntung karena mendapatkan giliran untuk menjadi tuan rumah penyelengaraan TMMD. TMMD di Kodam IX/Udayana khususnya
di Korem 163 Wirasatya, dilaksanakan tiga kali dalam satu tahun. “Kami fokuskan TMMD di Desa Peninjoan berupa pembangunan jalan sepanjang kurang lebih I,5 km,” ujarnya. Lebih lanjut disampaikan Letkol Agus, tujuan dari TMMD ini tidak semata-mata untuk menghasilkan infrastruktur berupa jalan. Lebih dari itu, menekankan pada terpupuknya semangat gotong royong di antara TNI, Polri, dengan masyarakat. Dirinya berharap budaya tradisi luhur gotong royong Bangsa Indonesia dapat terus dilestarikan. Dengan gotong royong, kepedulian sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ketahanan wilayah dapat tercipta. “Itu semua merupakan modal dasar bagi ketahanan nasional,” katanya. Dirinya meminta dukungan seluruh masyarakat agar program TMMD dapat berjalan dengan lancar. Sekda Bangli Ida Bagus Gede Giri Putra dalam kesempatan itu mengatakan, keterlibatan TNI di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah rakyat yang belum bisa dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Selama ini seluruh wilayah yang ada dan menjadi wilayah yang sulit bagi rakyat, dapat dibuka aksesnya atas
bantuan TNI. Sekda Giri Putra berharap ke depan program TMMD ada setiap tahun. Sebab masih banyak lagi daerah yang masih membutuhkan kehadiran TNI. “Apapun bentuknya kebersamaan ini akan menimbulkan rasa saling memiliki seperti jalan yang akan dibuka ini. Dengan dibangunnya akses jalan ini niscaya perekonomian rakyat bisa meningkat. Ini merupakan bukti nyata TNI sebagai aparat yang tidak perlu ditakuti masyarakat, melainkan aparat yang sangat dan harus disegani oleh rakyat,” kata Giri Putra. Sementara itu, Perbekel Desa Peninjoan I Dewa Nyoman Tagel mengatakan, dengan adanya TMMD ini harapan masyarakat Desa Peninjoan memiliki akses jalan menuju tempat upacara panganyutan (rangkaian upacara ngaben) segera terwujud. Pada kesempatan itu pihaknya mewakili masyarakat Desa Peninjoan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Bangli, TNI dan Polri dalam peran dan keikutsertaannya untuk membuka jalan yang sangat diharapkan masyarakat Desa Peninjoan. Proses pembangunan jalan dengan lebar jalan 5 meter dan badan jalan 3 meter akan dimulai dari tanggal 15 Januari sampai 15 maret 2019. (kmb40)
Dikeluhkan Orangtua Siswa
Dua Sekolah Tetap Lanjutkan ”Full Day School”
Bangli (Bali Post) -
SMAN 1 Kintamani menerapkan program full day school mulai tahun ajaran 2018/2019. Kepala SMAN 1 Kintamani Ketut Ada mengatakan, secara umum full day school di SMAN 1 Kintamani dapat terlaksana dengan baik dan sesuai harapan. Namun, tidak semua orangtua menyambut baik pelaksanaan program sekolah yang sudah berjalan satu semester itu. Diwawancara Kamis (10/1) kemarin, Ketut Ada mengatakan, pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan full day school di sekolahnya. Dia menjelaskan, selama enam bulan berjalan, program full day school dapat terlaksana dengan lancar dan efektif. Meski kegiatan belajar berlangsung sampai sore hari namun para siswa diakuinya tidak ada yang mengeluh kelelahan. Sebab kegiatan belajar telah dirancang menyenangkan sehingga tidak membuat siswa jenuh. “Karena siswa menikmati, kami lanjutkan program ini berjalan,” terangnya.
Meski demikian, Ketut Ada mengakui ada beberapa orangtua murid yang mengeluhkan full day school karena dinilai menyita banyak waktu siswa. Sebab dalam full day school ini, siswa belajar dari pagi sampai 15.30 wita. Lebih lama dari sebelumnya yang hanya sampai pukul 14.20 wita. “Keluhannya karena anak-anak harus belajar lama di sekolah,” ujarnya. Menyikapi adanya keluhan itu, Ketut Ada berencana akan mengundang komite sekolah dan seluruh orangtua siswa untuk diajak duduk bersama membahas pelaksanaan full day school. Dikatakannya,
salah satu tujuan penerapan full day school ini agar siswa dapat memiliki waktu belajar lebih lama dan berada dalam pengawasan guru. Sementara itu, selain di SMAN 1 Kintamani, pelaksanan program full day school di SMKN 2 Bangli juga berjalan lancar sesuai perencanaan. Kepala SMKN 2 Bangli Wayan Suparta mengatakan, sejak diterapkan enam bulan terakhir, siswa dan warga sekolah sudah bisa beradaptasi dengan jadwal 5 hari sekolah. Karena itu pada semester genap ini, pihaknya kembali melanjutkan program tersebut.
Diakuinya bahwa saat awal penerapan full day school sempat ada keluhan dari orangtua siswa. Keluhan yang muncul karena masih adanya guru yang memberi tugas atau pekerjaan rumah dalam bentuk meringkas atau menjawab soal. Menindaklanjuti keluhan itu, pihak sekolah kemudian memodifikasi tugas yang diberikan kepada siswa. “Kami modifikasi menjadi tugas yang berupa kegiatan pembiasaan karakter seperti membuat rekaman video yang isinya tentang kegiatan anak saat berdialog dengan orangtua menggunakan bahasa Bali halus, rekaman keseharian anak di rumah. Dengan itu tidak ada lagi orangtua yang mengeluhkan 5 hari sekolah,” kata Suparta. (kmb40)
Diduga Sering Berkata Kasar
Oknum Guru Dilaporkan ke Bupati Bangli (Bali Post) – Seorang oknum guru di SMPN 2 Tembuku dilaporkan pihak Desa Peninjoan ke Bupati lantaran diduga sering berkata kasar kepada warga. Pihak desa mengusulkan guru berinisial DARD tersebut segera dipindahkan agar tak menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Perbekel Desa Peninjoan Dewa Nyoman Tagel saat ditemui, Kamis (10/1) kemarin, mengatakan oknum guru wanita tersebut dilaporkan ke Bupati Bangli belum lama ini. Hal itu dilakukan untuk menindaklanjuti aspirasi dan keluhan warga Peninjoan yang tak terima dengan tingkah dan sikap oknum guru tersebut. Oknum guru matematika tersebut dinilai tak pantas mengajar di SMPN 2 Tembuku lantaran kerap berkata-kata kasar. Selain kepada warga, oknum guru itu juga sering berkata
kasar dengan sesama guru di sekolah itu. Sebagai kepala desa dirinya menyadari tidak ada kewenangan untuk ikut mengatur guru di sekolah itu. Namun karena keluhan warga yang diterimanya semakin banyak, dirinya pun berinisiatif melaporkan hal itu ke Bupati Bangli. Dalam laporannya, pihaknya mengusulkan ke Bupati agar oknum guru itu segera dipindahkan dari SMPN 2 Tembuku. Agar laporannya tidak dianggap mengadaada, Tagel juga meminta Bupati menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan. “Kemudian turunlah inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap oknum guru tersebut. Itu sudah beberapa bulan lalu,” katanya. Lanjut dikatakan Tagel, saat melaporkan oknum guru itu, bupati sudah menyetujui dan mengeluarkan rekomen-
dasi agar oknum guru tersebut dipindah. Namun sampai sekarang, tidak ada tindak lanjut dari instansi terkait untuk memindahkan oknum guru itu. “Sampai sekarang masih. Setelah inspektorat turun, dia (oknum guru itu, red) masih saja berkata-kata kasar,” ujarnya. Sebagai pemimpin desa, dirinya berharap pemerintah menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Sementara itu, Kepala SMPN 2 Tembuku I Made Degdeg saat dihubungi siang kemarin tak menampik hal itu. Diakuinya memang benar ada oknum gurunya yang sempat diperiksa inspektorat. Sebagai kepala sekolah, dirinya mengaku sudah pernah memberikan pembinaan dan menegur oknum guru tersebut. “Sudah sempat saya tegur waktu ada masalah merobek administrasi sekolah. Malah saya diumpat,” ungkapnya. (kmb40)
SOSOK Suka Bereksperimen di Dapur
Bali Post/ina
MEMASAK salah satu hobi yang banyak digemari kaum hawa. Tak terkecuali bagi Camat Susut Anak Agung Bintang Ari Sutari. Di setiap waktu luangnya, camat perempuan satu-satunya di Kabupaten Bangli ini selalu menghabiskan waktu di dapur dengan bereksperimen mencoba aneka resep masakan kekinian. “Saya suka nyobanyoba resep. Biasanya saya searching di internet makanan-makanan kekinian, lalu saya coba di dapur,” kata perempuan yang akrab disapa Agung Bintang ini, Kamis (10/1) kemarin. Dari sekian banyak jenis makanan yang ada, ibu dua orang putra ini paling suka makanan yang dimasak dengan cara dibakar. Salah satunya sate. “Masakan yang dibakar-bakar saya suka,” ujar wanita kelahiran 5 Oktober 1972 ini. Selama bereksperimen di dapur, Bintang mengaku masakan yang dibuatnya tak selalu berhasil sesuai ekspektasi. Tak jarang dirinya menemui kegagalan untuk menghasilkan masakan yang sesuai resep. Meski demikian, hal itu tak pernah membuatnya kapok mengeksekusi resep masakan di dapur. Baginya memasak adalah salah satu cara melepas kejenuhan di sela-sela kesibukannya bertugas sebagai camat. Perempuan yang pernah menjabat sebagai Lurah Bebalang ini mengaku sangat bahagia ketika masakan yang dibuatnya ludes tak tersisa. “Letak bahagianya memasak di sana, kalau makanan yang kita buat dihabiskan. Itu rasanya senang sekali,” kata wanita yang sempat menempuh pendidikan S-2 di UGM ini. (ina)
Bali Post/kmb40
Dewa Nyoman Tagel
Bali Post/kmb40
Dilantik - Sekretaris Desa Tamanbali Putu Windu Eka Suryantini dilantik sebagai penjabat (Pj.) Perbekel Desa Tamanbali, Kamis (10/1) kemarin.
Suryantini Dilantik Jadi Pj. Perbekel Tamanbali Bangli (Bali Post) – Sekretaris Desa Tamanbali Putu Windu Eka Suryantini dilantik sebagai penjabat (Pj.) Perbekel Desa Tamanbali, Kamis (10/1) kemarin. Pelantikan digelar menyusul telah berakhirnya masa jabatan Perbekel Desa Tamanbali sebelumnya, per 9 Januari lalu. Acara pelantikan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Desa Tamanbali. Hadir dalam acara tersebut Forum Komunikasi Kecamatan Bangli, Kadis Pemberdayaan, Masyarakat dan Desa (PMD), Kabag Tata Pemerintahan, perbekel seKecamatan Bangli, anggota BPD, LPM, TP PKK, karang taruna serta para tokoh adat se-Desa Tamanbali. Camat Bangli I Wayan Wardana menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya kepada I Dewa Gede Ngurah Oka yang selama ini telah bertugas dan mengabdikan dirin-
ya dengan baik sebagai Perbekel Desa Tamanbali. Selama menjadi perbekel tentu telah banyak jerih payah, pikiran serta tenaga yang dicurahkan dalam memimpin penyelengga raan pemerintahan di Desa Tamanbali. Wardana berharap I Dewa Gede Ngurah Oka, dapat terus mengabdi pada desa, meskipun kini tidak terikat pada jabatan perbekel lagi. Kepada Pj. Perbekel yang baru dilantik, Wardana mengucapkan selamat bertugas. Diharapkan Pj. Perbekel bisa bersinergi dan bekerja sama dengan baik dengan Pemerintah Kabupaten Bangli, Kecamatan Bangli, unsur perangkat desa dan tokoh-tokoh masyarakat serta dapat melanjutkan visi-misi pemerintah desa yang telah tertuang dalam RPJMD Desa. Wardana berpesan dalam menjalankan roda pemerintahan desa agar selalu berpedoman pada peraturan-peraturan yang
berlaku dan asas kepatutan dan keadilan. Pj. Perbekel juga diminta mulai persiapkan penyelenggaraan pemilihan perbekel Desa Tamanbali bersama BPD, yang rencananya akan digelar secara serentak dengan sejumlah desa lainnya pada Oktober mendatang. Diharapkan nantinya penyelenggaraan pemilihan perbekel Desa Tamanbali bisa berjalan sukses dan dapat menghasilkan pemimpin terbaik. “Pj. Perbekel akan bertugas sampai nanti dilantiknya perbekel definitif,” kata Wardana. Sementara itu Pj. Perbekel Tamanbali Windu Eka Suryantini menyatakan siap untuk meneruskan pekerjaan yang belum dituntaskan oleh perbekel sebelumnya. Dalam menjalankan tugasnya, pihaknya membutuhkan bimbingan dukungan semua pihak serta ingin membangun desa supaya lebih baik dan maju. (kmb40)
15
Jumat Umanis, 11 Januari 2019
KPU Siap, Debat Perdana Capres-Cawapres 17 Januari Jakarta (Bali Post) Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asyari mengatakan secara umum pihaknya sudah siap menyelenggarakan debat perdana calon presiden dan calon wakil presiden untuk Pemilihan Presiden 2019. ‘’Insyaallah sudah siap. Ya, kalau 100 persen tentu belum, 100 persen itu kalau sudah hari H,’’ kata Hasyim di Gedung KPU RI, Jakarta, Kamis (10/1) kemarin. Ia mengatakan, saat ini sudah ada pasangan capres-cawapres, panelis, dan
moderator, serta sudah ditentukan tempat dan waktu pelaksanaan debat. KPU tinggal menyiapkan undangan bagi peserta yang akan menghadiri debat secara langsung di Hotel Bidakara, Jakarta, 17 Januari 2019. Terkait undangan debat, KPU menyatakan undangan itu dibatasi, baik bagi tim sukses pasangan calon maupun undangan di luar tim sukses. ‘’Yang lain-lain, masyarakat umum, karena ini disiarkan langsung maka bisa menyaksikan lewat televisi,’’ jelas Hasyim.
Lebih jauh Hasyim mengatakan, KPU sudah mengirimkan kisi-kisi pertanyaan debat kepada kedua pasangan capres-cawapres, Kamis (10/1) atau sepekan sebelum debat diselenggarakan, sesuai dengan kesepakatan antara KPU RI dengan tim sukses kedua pasangan calon. ‘’Tadi sudah diserahkan. Tadi ada pertemuan KPU dengan tim paslon, moderator dan panelis, untuk membicarakan masalah topik-topik yang akan menjadi bahan diskusi dalam debat 17 Januari nanti,’’ kata Hasyim. (ant)
Bali Post/ist
KORBAN - Kedua korban setelah dievakuasi dari dalam kolam.
Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Hotel
Tabanan (Bali Post) Nasib naas menimpa dua bocah Ni Komang Vika Putri Lestari (11), warga Banjar Bonian Antap, Selemadeg, dan Viorentin Suipimay Liani Agustina (9) asal Banjar Sari, Gumbrih, Pekutatan, Jembrana. Keduanya tewas tenggelam setelah berenang di kolam Hotel LBL, Banjar Bonian, Antap, Selemadeg, Kamis (10/1) sore kemarin. Mereka nekat berenang, meski telah dilarang. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, awalnya kedua korban belajar kelompok di hotel tersebut bersama Elsi yang ayahnya bekerja di sana. Sekitar pukul 16.30 Wita, mereka selesai belajar kelompok. Karena gerah dan kepanasan, Vika dan Viorentin mengajak Elsi berenang di kolam hotel. Elsi sempat melarang keras kedua rekannya renang, karena kedalaman kolam mencapai 2,4 meter. Justru kedua korban menjawab ‘’biarin’’. Karena bersikeras,
Elsi tidak bisa melarang lagi. Kedua korban langsung menuju kolam dan diikuti Elsi sambil main HP. Keduanya langsung menceburkan diri ke kolam. Sementara Elsi duduk di kursi yang berjarak sekitar 3 meter dari kolam. Elsi tidak memperhatikan rekannya berenang karena asyik main HP. Selang beberapa waktu kemudian Elsi curiga, karena rekannya tidak muncul-muncul. Elsi melihat dari bibir kolam dan melihat kedua korban tenggelam. Elsi lang-
sung memanggil kakaknya bernama Jimmy. Jimmy segera loncat ke kolam berusaha menyelamatkan kedua korban. Karena kewalahan, Jimmy meminta bantuan saksi I Made Adianta (54) asal Bonian mengangkat kedua korban ke bibir kolam. Saat diangkat ternyata kedua korban sudah tak bernyawa. Mereka kemudian meminta bantuan dan melapor ke Klian Dusun Bonian I Wayan Suasta (36) yang langsung melapor ke Polsek Selemadeg.
Berdasarkan laporan tersebut, Kapolsek Selemadeg Kompol I Nyoman Budi Astawa beserta jajaran dan tim medis Puskesmas Selemadeg I segera ke lokasi. Setiba di lokasi korban telah dibaringkan di bibir kolam dan ditutupi kain. Setelah dicek ternyata korban memang sudah meninggal. Kapolsek Selemadeg Kompol I Nyoman Budi Astawa ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskan, berdasarkan keterangan saksi, kedua korban memaksa diri berenang meski tidak bisa. ‘’Berdasarkan keterangan saksi, kedua korban langsung nyebur ke kolam meski sudah dilarang dan ternyata tidak bisa berenang,’’ jelas Kompol Budi Astawa. (bit)
2019, Konsentrasi pada Pendidikan Vokasi
Kediri (Bali Post) Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengungkapkan, Presiden Jokowi menegaskan pada 2019 untuk pendidikan dikonsentrasikan ke penuntasan sumber daya manusia (SDM) khususnya di pendidikan vokasi. ‘’Dalam rangka meningkatkan SDM, Bapak Jokowi pada 2019 konsentrasikan ke penuntasan SDM khususnya di pendidikan vokasi. Oleh karena itu, jika ini berjalan baik mudah-mudahan bisa ditindaklanjuti di kampus Poltek
Kediri,’’ katanya saat mengisi kuliah umum di Kampus Politeknik Kediri, di Kediri, Kamis (10/1) kemarin. Ia mengungkapkan, dalam jangka pendek terdapat program studi di luar kampus utama (PSDKU) pada politeknik terbaik di wilayah. Kampus Politeknik Kediri juga diajukan PSDKU dengan Politeknik Negeri Malang. Dengan adanya pengajuan itu, mahasiswa yang menempuh pendidikan di Politeknik Kediri nantinya statusnya menjadi mahasiswa Politeknik Negeri Malang, namun secara lokasi
pendidikan ada di Kediri. Ia mengungkapkan, secara syarat Politeknik Kediri sudah mencukupi. Dari laporan yang didapatkannya, saat ini tinggal pengesahan SK saja dan dimungkinkan pada 2019 ini tinggal realisasi. Pihaknya juga mendorong agar mahasiswa semakin kreatif serta mampu menguasai literasi di era milenial, sebagai bekal untuk mampu menghadapi persaingan di era 4.0. Jika dahulu, literasi hanya calistung (membaca, menulis dan berhitung), namun saat ini tidak cukup.
‘’Di era milenial harus memasukkan empat literasi utama, yakni literasi data, teknologi, human relation (hubungan manusia) dan terakhir bahasa,’’ katanya. Bahasa Inggris, katanya, menjadi salah satu bahasa yang harus dipelajari, sebab sebagai bahasa ini merupakan pergaulan dunia. Seluruh mahasiswa dianjurkan untuk menguasai bahasa Inggris. Selain itu, juga mampu menguasai teknologi data dengan baik, mampu interaksi dan komunikasi dengan masyarakat lainnya dengan baik pula. (ant)
Ibu Kota Dengan data tersebut, ada kemungkinan VA dapat ditetapkan sebagai tersangka. Namun, pihak kepolisian terlebih dahulu akan mengonstruksi konten komunikasi maupun transaksi terlebih dahulu. Polda Jatim sebelumnya membongkar kasus pelacuran
daring yang melibatkan artis ibu kota, VA dan AS, dengan menetapkan dua muncikari ES dan TN sebagai tersangka. Selain keduanya, Kapolda Jatim Irjen Pol. Luki Hermawan mengungkapkan ada lima artis yang teridentifikasi terlibat prostitusi yakni AC, TP, BS yang dikendalikan muncikari TN dan dua artis berinisial ML dan RF di bawah kendali germo ES.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Luki Hermawan juga mengungkapkan hal yang sama. ‘’Untuk menguatkan bahwa prostitusi daring ini besar, data dari satu rekening koran terungkap transaksi senilai Rp 2,8 miliar,’’ ujarnya. Kapolda memastikan kasus ini akan terus dikembangkan demi membongkar jaringan yang lebih besar. ‘’Data perbankan sudah kami dapatkan
dan akan kami kembangkan terus. Dalam waktu dekat akan kami panggil,’’ ujarnya. Sebelumnya, Polda Jatim mengungkap kasus prostitusi daring yang melibatkan dua artis ibu kota Vanessa Angel (VA) dan Avriellya Shaqqila (AS) di Surabaya, Sabtu (5/1). Kedua artis itu diduga dibayar Rp 80 juta dan Rp 25 juta untuk sekali kencan. (ant)
Perluasan Bandara ‘’Luasan area tambang pasir 2.000 hektar, saya dan teman Walhi memprediksi tidak hanya untuk perluasan bandara. Bagi kami sangat mungkin juga
dialokasikan untuk proyek reklamasi Teluk Benoa,’’ imbuhnya. Suriadi juga menyoroti Kementerian Kelautan dan Perikanan RI pada saat konsultasi dokumen antara RZWP3K justru mendorong agar Bali menam-
bah luasan untuk tambang pasir dan reklamasi. Selain itu, pihaknya juga melihat ada keinginan pusat untuk melakukan pemutihan terhadap pelanggaran tata ruang yang terjadi. ‘’Karena dengan maraknya proyek yang mau dimasukkan dalam
Suara Rakyat ‘’Bagaimana menarik simpati dan suara rakyat sebanyakbanyaknya, karena pada akhirnya bukan hanya orang yang ada di dalam ruangan debat, melainkan pemilih adalah seluruh rakyat Indonesia,’’ katanya. Debat pertama capres/cawapres akan diselenggarakan tanggal 17 Januari mendatang. Terkait debat tersebut, Kamis kemarin, KPU menyerahkan 20 pertanyaan debat yang telah selesai dibuat oleh tim panelis. Pertanyaan debat diserahkan kepada Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf dan Badan Pemenangan Nasional
(BPN) Prabowo-Sandiaga Uno. ‘’Pada intinya, soal kami serahkan hari ini (kemarin - red). Saya pikir tidak ada alasan untuk menunda-nunda penyerahan soal lebih dari hari ini,’’ kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi. Menurut Pramono, 20 soal ini sudah selesai dibahas dan ditajamkan bersama enam orang panelis. Enam panelis yakni Prof. Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hukum UI), Prof. Bagir Manan (mantan Ketua MA), Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Bivitri Susanti (ahli tata negara), Margarito Kamis (ahli tata negara) dan Ketua KPK Agus Rahardjo. Pramono mengatakan, se-
banyak 20 soal diserahkan sebagai bentuk kisi-kisi kepada kedua paslon capres-cawapres dan bukan merupakan soal pilihan ganda. ‘’Ini soal bukan multiple choice, bukan juga soal yang menuntut hafalan, sebab debat ini bukan lomba pidato,’’ jelasnya. Tujuan utama debat caprescawapres adalah mendalami visi, misi dan program masing-masing paslon. Dengan demikian, format pertanyaan dan format debat didesain untuk bisa secara jelas menyampaikan muatan itu. ‘’Supaya semua visi dan misi para calon pemimpin bisa tersampaikan dan diterima oleh masyarakat,’’ tuturnya. (ant)
dokumen RZWP3K, Walhi Bali selalu meminta agar partisipasi publik di dalam proses penyusunan dokumen RZWP3K diperluas khususnya pada desa-desa adat yang berhadapan langsung dengan proyek tersebut,’’ tandasnya. (kmb32)
Rupiah Menguat Seiring Sinyal ’’Dovish’’ The Fed Jakarta (Bali Post) Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (10/1) sore menguat sebesar 70 poin ke posisi 14.055 dibandingkan sebelumnya 14.125 per dolar AS. Pengamat pasar uang dari Bank Woori Saudara Indonesia Rully Nova di Jakarta, Kamis kemarin, mengatakan sinyal dovish dari the Fed mengenai kebijakan suku
bunganya telah mendorong dolar AS kembali mengalami tekanan terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah. ‘’Dalam pertemuan the Fed pada Desember 2018 lalu, the Fed memberi sinyal mendukung suku bunga tetap stabil tahun ini,’’ katanya. Dengan begitu, lanjutnya, kemungkinan BI 7-Day Repo Rate juga akan stabil sehingga pertumbuhan ekonomi
nasional dapat lebih tinggi. ‘’Fundamental ekonomi nasional cukup kondusif, itu akan memicu aliran dana asing masuk ke dalam negeri dan menopang pergerakan rupiah,’’ katanya. Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis ini tercatat mata uang rupiah menguat menjadi 14.093 dibanding sebelumnya Rabu (9/1) di posisi 14.120 per dolar AS. (ant)
WARUNG GLOBAL
Rekomendasi Pembekuan Sementara Ormas Mesti Segera Disikapi Pemerintah KEPUTUSAN dan langkah tegas sekaligus mengejutkan diambil Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose terkait penanganan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Bali. Menyusul dengan dikirimnya surat rekomendasi kepada Gubernur Bali Wayan Koster tentang penghentian atau pembekuan kegiatan sementara terhadap tiga ormas di Bali. Alasan penghentian seluruh aktivitas keormasan sementara dari tiga ormas besar di Bali itu karena dari hasil pendataan yang dilakukan Polda Bali, banyak dari anggota dari ketiga ormas itu terindikasi kerap melakukan tindak pidana dan mengganggu ketertiban umum. Tindakan tegas Kapolda Bali pun mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat. Termasuk Kawan Global yang turut beropini dalam acara Warung Global di Radio Global 96,5 FM, Kamis (10/1) kemarin. Berikut rangkumannya. Made Bimasena mengatakan, mestinya rekomendasi penghentian sementara ormas segera disikapi oleh pemerintah, termasuk ormas besar sekalipun, apa pun itu harus tunduk pada hukum. Bagi Ketut Mursi di Denpasar, membekuan ormas yang membuat resah masyarakat persoalan kecil bagi gubernur, mungkin saja demikian. Ormas mestinya berjalan sesuai dengan tugas dan fungsinya, demikian Fera di Tabanan menambahkan. Jika tak menjalankan fungsinya, apalagi sampai mengganggu ketertiban umum, melakukan tindak pidana, langsung saja dibekukan. Menyikapi hal ini, mestinya Gubernur Bali harus bekerja sama dengan Polda Bali. Werdha di Gianyar sangat setuju penghentian sementara ormas. Mestinya rekomendasi ini ditanggapi secepatnya oleh Gubernur. Selama ini banyak pejabat publik atau penguasa yang jadi pembina ataupun pe-
nasihat ormas, semoga tak ada ewuh-pakewuh dan dilematis ketika harus mengambil tindakan membekukan ormas besar ini. Ia sangat berharap secepatnya mengambil tindakan. Tentu saja pihak kepolisian sudah melakukan tindakan sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku. Ormas yang berbuat kriminal, meresahkan masyarakat, preman berkedok ormas dan sebagainya sebaiknya dibekukan saja, demikian Budiada di Tabanan dan Ayu di Petang. Sementara Putu Pastika Adnyana di Denpasar menyampaikan, membekukan atau membubarkan ormas adalah pemikiran yang keliru. Keberadaan ormas sangatlah penting menjaga kestabilan dalam kelangsungan hidup di Bali. Karena anggota tiga ormas di Bali ini adalah orang asli Bali, bukan pendatang baru kemarin sore. Tentunya tahu cara untuk menjaga Bali. Alasan mengganggu keamanan dan ketertiban,
mencerminkan kegagalan aparat dalam membina masyarakat. Artinya mereka gagal dalam menjalankan tugas mereka yang notabene ada satuan pembina masyarakat (bimas). Ormas adalah anggota masyarakat. Pembekuan atau pembubaran bukan solusi, tetapi perlu pembinaan. Kemudian keberadaan ormas juga telah diatur dalam Pasal 28 UUD 1945. Hak untuk berserikat dan berkumpul juga telah dijamin dalam Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 dan Pasal 24 ayat (1) UU HAM: Pasal 28E ayat (3) UUD 1945: ‘’Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.’’ Kalau ada anggota ormas yang melanggar hukum harus ditindak tegas oknum atau personalnya, begitu juga sebaliknya. Kalau ada oknum aparat yang melanggar ya… harus ditindak juga. Jangan tebang pilih. Marilah berpikir bijak, demikian imbuhnya. (sikha p)
balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat Umanis, 11 Januari 2019 Piala Asia 2019 Hasil Rabu (9/1) Malam Qatar vs Lebanon 2-0 Jepang vs Turkmenistan 3-2 Uzbekistan vs Oman 2-1 Klasemen Sementara Grup E Arab Saudi Qatar Lebanon Korea Utara
1 1 1 1
1 1 0 0
0 0 0 0
0 0 1 1
4-0 2-0 0-2 0-4
3 3 0 0
Grup F Jepang Uzbekistan Turkmenistan Oman
1 1 1 1
1 1 0 0
0 0 0 0
0 0 1 1
3-2 2-1 2-3 1-2
3 3 0 0
profil Ketut Gede Widiana
Pertahankan Rekor 12 Tahun
MANTAN pelompat tinggi andalan Bali Ketut Gede Widiana kini fokus menjadi pelatih. Berbekal sertifikat yang dikeluarkan International Athlethic Amateur Federation (IAAF), Widiana melatih atlet junior pelatnas di Purworketo, Jateng. Akan tetapi setelah bertugas delapan bulan, ia memilih mengundurkan diri. Selanjutnya, karyawan Dinas Sosial Pemkab Badung ini melatih atlet Badung sejak 2015 di Lapangan Mengwi. ‘’Saya melatih anak-anak lima kali dalam sepekan,’’ tutur suami Jacinra Eko Juliantini, mantan pelompat tinggi dan pelari gawang DKI Jakarta. Meski melatih dengan fasilitas serba terbatas, Widiana berhasil membawa Made Yudik Saputra (U20) meraih medali emas pada Jatim Terbuka 2018 dengan lompatan 197 cm dan Made Dwi Permana (U-18) melompat setinggi 192 cm melawan atlet pelatnas. Sementara Ni Made Eppi Wilantika merebut emas pada Kejurnas Junior dengan lompatan 167 cm dan Gede Antara mampu mengukir prestasi 205 cm. Ia melatih Gede Antara dengan metode teknik dan fisik ditambah tiap hari meditasi yang lebih fokus pada visualisasi. Oleh karena itu, Gede Antara diyakininya mampu masuk timnas Indonesia pada SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Lawan beratnya adalah Rizky (DKI) yang mampu melompat setinggi 215 cm. Sementara Ni Made Eppi terus digenjot agar mampu mencapai 170 cm guna bisa bersaing di tingkat nasional yang rekornya 179 cm. Widiana menekuni atletik sejak SD. Ia pertama kali turun pada nomor tri lomba (lompat tinggi, lompat jauh dan lari 100 meter) pada POPSI Tabanan. Lompat tinggi menjadi unggulannya, sedangkan di lompat jauh dan lari senantiasa kalah. Ahirnya, sejak duduk di bangku SMPN 1 Tabanan, Widiana memutuskan konsentrasi di loncat tinggi. Lelaki kelahiran Banjar Tamansari, Tabanan, 17 April 1966 ini mewakili Bali ke Popnas (SMP dan SMA digabung) di Gelora Bung Karno, Jakarta. Meladeni atlet SMA, Widiana menyabet perak dengan prestasi 182 cm di bawah sang juara Dwi Utomo dari Jateng (187 cm). Pada usia 17 tahun, ia mewakili Indonesia pada kejuaraan pelajar ASEAN 1983 di Thailand dengan lompatan 201 cm. Saat duduk di bangku SMAN 1 Tabanan, ayah satu anak ini menjadi juara nasional. Puncaknya, Widiana menyabet emas pada PON 1985 di Jakarta dengan lompatan 204 cm sekaligus memecahkan rekornas Suwignyo (Jatim) setinggi 199 cm. Rekornya bertahan 12 tahun sebelum dipecahkan pada 1997 oleh Arya Juniawan (NTB) dengan lompatan 206 cm. (nel)
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
PSG Terlalu Percaya Diri, City Hormati Lawan Paris – Kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) dalam 43 pertandingan di kompetisi piala domestik berakhir. Pasukan Thomas Tuchel menjadi korban klub papan bawah Guingamp yang mengalahkannya 1-2 di kandang sendiri pada babak perempatfinal Piala Liga Prancis, Kamis (10/1) kemarin. Neymar membawa PSG memimpin terlebih dahulu, namun penalti Yeni N’Gbakoto dan penalti Marcus Thuram mengamankan langkah Guingamp ke semifinal. Ini merupakan kekalahan kedua di semua kompetisi musim ini bagi PSG setelah September lalu ditekuk Liverpool 2-3 di Anfield pada Liga Champions. ‘’Kami bermain dengan terlalu percaya diri, kami tidak cukup lapar untuk menyelesaikan pertandingan. Sangat sulit kalah dengan tiga penalti. Saya marah dengan yang kedua, saya bisa melihat VAR 100 kali, itu bukan penalti,’’ tegas pelatih PSG, Thomas Tuchel. Hasil ini menggagalkan upaya PSG menjadi juara enam kali secara berturut-turut. Guingamp yang baru memenangkan dua pertandingan liga sepanjang musim ini, bergabung dengan Monaco, Strasbourg dan Bordeaux di semifinal. ‘’Kami datang ke sini untuk menang dan kami tahu ini sangat sulit. Namun, kami tahu di Piala Prancis apa pun bisa terjadi dan tahu cara menghalangi PSG,’’ kata Marcus Thuram, putra mantan pemain timnas Prancis Lilian Thuram, yang mencetak gol kemenangan. City Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengucapkan selamat kepada Burton Albion kendati tim kasta
ketiga itu dilumat pasukannya dengan skor 9-0 dalam semifinal pertama Piala Liga Inggris di Stadion Etihad. ‘’Saya mengucapkan selamat kepada Burton atas capaiannya di kompetisi ini. Mereka mengalahkan tim-tim dari kasta yang lebih tinggi untuk mencapai babak ini, sehingga pantas mendapatkannya,’’ kata Guardiola dalam jumpa pers purnalaga yang dilansir laman resmi City. Burton memang melewati jalan yang tak mudah untuk mencapai semifinal Piala Liga Inggris. Dalam perjalanannya, tim besutan Nigel Clough ini menyingkirkan Burnley, Nottingham Forest dan Middlesbrough. Guardiola juga mengaku menaruh hormat yang besar kepada Burton. Rasa hormat ini dibuktikan dengan tetap mencetak gol setiap kali mendapatkan kesempatan. ‘’Di ruang ganti kami membicarakan bahwa kami tidak boleh memberi ampun. Dengan tetap mencetak gol adalah cara terbaik untuk memperlihatkan rasa hormat kepada lawan dan kompetisi ini,’’ ujar Guardiola. Berstatus juara b e r tahan,
City meraih kemenangan disokong caturgol Gabriel Jesus serta masingmasing satu gol dari Kevin De Bruyne, Olexandr Zinchenko, Phil Foden, Kyle Walker dan Riyad Mahrez. Kedua tim masih akan berhadapan pada laga semifinal kedua yang digelar di markas Burton pada 24 Januari nanti. Ramos Bek sekaligus kapten Real Madrid, Sergio Ramos, mencetak gol ke-100 di seluruh penampilannya untuk klub dan tim nasional Spanyol saat mengantarkan Los Blancos membekap Leganes 3-0 dalam laga pertama putaran 16 besar Piala Raja di Stadion Santiago Bernabeu. Dalam laga lainnya, Atletico Madrid ditahan Girona 1-1. Ramos mencapai angka tersebut pada menit ke-44 dengan mengonversi tendangan penalti yang diperoleh Madrid setelah Alvaro Odriozola dijatuhkan Gerard Gumbau di area terlarang. Keunggulan yang dibuka Ramos digandakan oleh Lucas Vazquez pada menit ke-67 dan Vinicius menit ke-77. (afp/kmb/ant/rtr)
Bucks Patahkan Kemenangan Rockets
Fadli Pecahkan Rekor Asia Jakarta (Bali Post) – Pembalap sepeda track Indonesia Imammudin M. Fadli merebut medali emas nomor individual pursuit putra C4-C5 sekaligus memecahkan rekor Asia dalam kejuaraan Asian Track Championship di Jakarta International Velodrome, Kamis (10/1) kemarin. ‘’Saya mempunyai senjata baru yaitu Look R96 yang kastanya jauh dari sepeda terakhir yang saya pakai,’’ ungkap Fadli usai menerima medali emas. Sepeda buatan Prancis itu memiliki rangka yang terbuat dari serat karbon dan didukung dengan teknologi paling terkini dalam balap sepeda track. Dengan sepeda itu, Fadli mampu memperbaiki catatan waktunya dari kisaran waktu 5 menit 3 detik yang diciptakannya di Asian Para Games 2018 ke angka 4 menit 58,185 detik pada babak kualifikasi Asian Track Championship. Ia juga memecahkan rekor Asia di nomor individu pursuit putra C4-C5 cabang para-sepeda. Fadli keluar sebagai yang tercepat di babak final perebutan medali emas dengan catatan waktu resmi 4 menit 59,601 detik dan setelah difaktorkan menjadi 4 menit 56,965 detik menyingkirkan Mahdi Mohammadi (Iran) yang harus puas berada di peringkat kedua. Pembalap Indonesia lainnya, Sufyan Saori, meraih medali perunggu setelah mengalahkan Zuhairi Ahmad Tarmizi (Malaysia) di final perebutan tempat ketiga. Sementara di nomor individu pursuit para-sepeda C1-C3, Tryagus Arief Rachman menduduki posisi ketiga dengan catatan waktu 4 menit 0,313 detik. (ant)
Houston – Giannis Antetokounmpo mencetak 27 poin untuk memimpin Milwaukee Bucks menang 116-109 atas Houston Rockets dalam lanjutan kompetisi NBA, Kamis (10/1) kemarin.
Antetokounmpo menambahkan 21 rebound untuk Bucks yang bangkit dari defisit 60-54 di babak pertama untuk mengakhiri 10 ke-
Atlet Porprov Badung Dimonitor UNJ
Mangupura (Bali Post) – Atlet Porprov Kabupaten Badung dipantau tim monitoring khusus dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Tujuannya, untuk meningkatkan fisik, memberikan masukan soal pola latihan dan berkonsultasi. Binpres KONI Badung Tjhin Johannes di Mangupura, Kamis (10/1) kemarin menerangkan, pihak UNJ benar-benar bersikap profesional dan diharapkan mampu mendongkrak prestasi atlet Badung pada ajang Porprov Bali XIV di Tabanan, September mendatang. Tim dari UNJ turun saat tes fisik atlet Badung di Lapangan Tibubeneng, Oktober tahun lalu. ‘’Kami juga akan mengadakan tes fisik pada 2019 ini,’’ ujarnya. Para atlet dan pelatih bebas berkonsultasi dengan pihak UNJ mulai penggenjoten fisik hingga menu yang cocok untuk latihan. Kinerja UNJ bukan sekadar menguji fisik lalu menghilang, namun terus memantau perkembangan atlet Badung berikut memberikan saran, nasihat dan masukan demi peningkatkan preatasi atlet. Ketua Umum Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Badung itu
tetap mematok kontingen Badung menjadi juara umum Porprov, termasuk cabor taekwondo yang dipimpinnya. ‘’Kami akan mengevaluasi seraya menyiapkan taekwondoin yang turun di Porprov dan Popnas,’’ jelasnya.
Tiga bulan menjelang hajatan multievent dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali itu, atlet taekwondo Ba-
Atlet Porprov Badung.
Bali Post/afp
EMPAT GOL – Gabriel Jesus mencetak empat gol untuk Manchester City ke gawang Burton Albion di Piala Liga Inggris.
dung nomor kyorugi berlatih ke Jakarta, sedangkan atlet poomsae beruji coba ke Jawa Barat. ‘’Selama ini atlet poomsae Jabar terbaik di Indonesia, sedangkan di Ibu Kota anak-anak bisa berlatih tanding,’’ ungkap Johannes. (022)
Bali Post/ist
menangan beruntun Rockets di kandang. ‘’Dia hanya melakukan segalanya. Dia memiliki dampak besar pada kemenangan kami,’’ kata pelatih Bucks Mike Budenholzer tentang Antetokounmpo yang memanfaatkan 11 dari 14 upaya lemparan bebasnya. Di kubu Rockets, James Harden mencetak 42 poin dan 11 rebound. Rekor menang-kalah Bucks kini menjadi 29-11, sedangkan rekor Raptors 31-12 sekaligus yang terbaik di liga. Di Boston, Celtics mengungguli
Indiana Pacers dengan skor 135108. Ini merupakan kemenangan keempat beruntun yang dihasilkan Celtics di kandang sebelum perjalanan tandang yang dimulai di Miami. Marcus Morris dan Jaylen Brown sama-sama mencetak 22 poin dan Jayson Tatum menambahkan 20 untuk Celtics. Washington Wizards memanfaatkan laga kandang dengan kemenangan meyakinkan 123-106 atas Philadelphia 76ers. Bradley Beal menyumbang 34 poin, Otto Porter Jr. 23 dan Trevor Ariza menambahkan 17 untuk Wizards. Joel Embiid memimpin 76ers dengan 35 poin dan 14 rebound. Brooklyn Nets mengatasi defisit 19 poin di babak pertama untuk mengalahkan Atlanta Hawks 116-100 di New York. D’Angelo Russell memimpin Nets dengan 23 poin. DeMarre Carroll menambah 17 poin, Joe Harris dan Spencer Dinwiddie sama-sama membuat 16 poin. Hasil lengkap: Brooklyn Nets vs Atlanta Hawks 116100, Portland Trail Blazers vs Chicago Bulls 124-112, Utah Jazz vs Orlando Magic 106-93, Houston Rockets vs Milwaukee Bucks 109-116, Memphis Grizzlies vs San Antonio Spurs 9686, New Orleans Pelicans vs Cleveland Cavaliers 140-124, Boston Celtics vs Indiana Pacers 135-108, Washington Wizards vs Philadelphia 76-ers 123-106, Los Angeles Lakers vs Detroit Pistons 113-100. (afp/kmb)
Pemain Debutan Menonjol di Timnas U-22 Jakarta (Bali Post) – Pelatih tim nasional Indonesia U-22 Indra Sjafri menilai beberapa pemain debutan di skuadnya tampil menonjol terutama soal taktik, dalam pemusatan latihan sekaligus seleksi pertama untuk Piala AFF 2019. Para pemain itu memiliki kemampuan mumpuni yang sebelumnya tidak terpantau. ‘’Beberapa pemain tidak pernah saya lihat sebelumnya, ternyata performanya cukup menjanjikan,” ujar Indra usai memimpin latihan timnas U-22 di Lapangan A Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (10/1) kemarin. Pelatih yang membawa Indonesia menjuarai Piala U-19 AFF tahun 2013 tersebut tidak memberi tahu pewarta siapa saja sosok pemain yang mencuri perhatiannya. Yang pasti, pemain-pemain itu mampu melahap menu latihan termasuk soal taktik yang baru
diberikan. “Di sini kami meminta pemain untuk bermain di model tim yang sudah disiapkan sebelumnya. Kami mau melihat pemahaman mereka terkait itu dan mencari pemain yang sesuai,” tutur Indra. Sebagai informasi, dari 38 nama yang dipanggil Indra Sjafri untuk seleksi dan pemusatan latihan timnas U-22, ada 14 nama debutan yang sebelumnya tidak pernah membela timnas. Beberapa nama tersebut seperti Hilman Syah, Dallen Doke Ramadhan, Sani Riski Fauzi, Yoga Pratama dan Septian Satria Bagaskara. Timnas U-22 tengah menggelar pemusatan latihan sekaligus seleksi perdana untuk menentukan pemain yang akan bertanding di Piala AFF 2019 di Kamboja yang berlangsung 17 Februari - 2 Maret 2019. Di turnamen ini, Indonesia bergabung dengan Malaysia, Myanmar, Singapura dan tuan rumah Kamboja di Grup B. (ant)