Bali Post
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Banjir di Karangasem
Restoran di Candidasa Roboh, Jembatan di Subagan Tergerus Amlapura (Bali Post) Hujan lebat di Karangasem, Jumat (8/2) kemarin, memicu banyak bencana. Di Candidasa sebuah bangunan restoran di Basyshore Villas di Desa Nyuh Tebel, Manggis, Karangasem roboh akibat diterjang banjir. Kadek Sugian, karyawan restoran tersebut, mengatakan akibat diterjang banjir satu bangunan roboh. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 Wita, saat hujan lebat berlangsung. Lokasi bangunan berada di bibir aliran sungai. ‘’Kemarin (Kamis) saat ada air sungai besar belum ada senderan bangunan yang retak atau rusak. Tapi tadi tiba-tiba bangunan roboh. Air naik tiga meter sampai ke halaman vila,’’ ujarnya. Dia menjelaskan, saat kejadian tidak ada karyawan di bawah bangunan. Akibat kejadian ini banyak barang seperti kulkas, meja dan yang lainnya rusak akibat ditimpa reruntuhan bangunan. ‘’Lima kulkas rusak berat. Kerugian materiil akibat kejadian ini mencapai ratusan juta,’’ katanya. Hujan lebat tak hanya membuat banjir dan longsor. Hujan lebat juga mengakibatkan sebuah jembatan di ruas jalan Subagan menuju Asak tergerus. Atas kondisi itu, untuk sementara akses jalan
ditutup untuk pejalan kaki maupun pengendara. Saksi mata Wayan Subagan mengatakan, awalnya ia melihat senderan di jembatan yang hanyut terbawa air sungai sekitar pukul 14.00 Wita. Kala itu hujan sangat lebat. Setelah itu sekitar pukul 16.00 Wita dilihat senderan penyangga di bawah jembatan sudah amblas. ‘’Saya kebetulan punya ternak di sekitar jembatan itu. Jadi saya tahu kalau jembatan amblas. Setelah itu saya infokan kepada warga lain, warga lain langsung menyampaikan hal ini ke Dinas PUPR,’’ jelasnya. Sementara itu, Kadis PUPR I Ketut Sedana Merta mengatakan, untuk saat ini jembatan itu telah ditutup supaya tidak ada warga yang melintas, karena jembatan itu sangat berbahaya untuk dilintasi. ‘’Kita minta untuk pejalan kaki maupun pengendara untuk tidak melintasi jembatan ini. Kami tidak berani menjamin kekuatan jembatannya. Karena bila penahannya tidak kuat maka jembatan tiba-tiba bisa ambruk,’’ ujarnya. (kmb41)
’’Bali Post’’ Raih Penghargaan IPMA 2019
Bali Post/kmb41
ROBOH - Bangunan restoran di Desa Nyuh Tebel, Manggis, Karangasem roboh akibat diterjang banjir.
2018, Wisatawan Mancanegara ke Bali 6 Juta Orang Desember, Lama Tinggal Hanya 2,81 Hari
Kedatangan Wisman ke Bali 1.695.913
144.549
185.863
194.760
195.734
236.578
261.666
270.789
Tiongkok Australia India Inggris Jepang Amerika Serikat Perancis Malaysia Jerman Singapura Lainnya
BTP Punya KTA PDI-P Sejak 26 Januari
HM Alwi Hamu, Ketum SPS 2019-2023
Satria Naradha Wakil Ketua Umum
SERIKAT Perusahaan Pers (SPS) memiliki ketua baru. Melalui Kongres XXV di Surabaya, Alwi Hamu terpilih secara aklamasi mejadi Ketua Umum SPS periode 2019-2023 menggantikan Dahlan Iskan, Kamis (7/2) kemarin. Kongres ke-25 SPS ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang dipusatkan di Kota Pahlawan. Alwi Hamu didampingi dua wakil ketua umum, yakni Satria Naradha dan Bangun serta Sekjen Edy Lukita. Dalam puncak acara, Awarding Night SPS Satu Dekade Indonesua Print Media Award (IPMA) yang mengambil tema ‘’Kualitas Tanpa Batas di Era Disrupsi’’ di Surabaya, Kamis (7/2) malam, Alwi Hamu mengatakan disrupsi digital tengah melanda dunia industri. Industri media menjadi salah satu industri yang paling merasakan dampaknya. Pola konsumsi media masyarakat saat ini yang semakin meninggalkan media konvensional pun menjadi tantangan besar. Namun, hal itu merupakan tantangan bagi pers sendiri untuk berkreativitas tanpa batas. ‘’Terima kasih atas dukungan semua rekan-rekan peserta kongres. Ini semangat kita bersama untuk tetap menghidupkan SPS ini. Dengan begitu, amanah ini tentu tidak bisa saya tolak. Mari bersama-sama kita besarkan SPS,’’ ujarnya. Kongres XXV SPS ini diakhiri dengan puncak acara berupa awarding. Ini memang setiap tahun dilaksanakan SPS, dalam bentuk kegiatan Indonesia Print Media Award (IPMA) 2019. Turut hadir dalam kongres ini, ratusan pengurus pusat, pengurus cabang, dan penerbit pers anggota SPS se-Indonesia. Di samping itu, kongres juga dihadiri oleh puluhan pemimpin redaksi media massa, serta pemilik media massa dari berbagai wilayah di Indonesia. (kmb)
353.894
Januari – Desember 2018
1.169.215
paling banyak datang ke Bali pada bulan Desember 2018 yaitu Australia (20,41%), Tiongkok (16,13%), India (6,75%), Malaysia (4,85%), dan Singapura (4,72%). ‘’Lima besar kunjungan wisman ke Bali sangat berbeda dengan lima besar kunjungan secara nasional. Kelimanya, Singapura, Malaysia, Timor Leste, Tiongkok, Australia. India itu menjadi pembeda kunjungan antara ke Bali dan Indonesia, maka tidak salah Garuda membuka jalur penerbangan Denpasar – India,’’ ungkapnya. Hal. 15 Wisatawan Tiongkok
1.361.512
Bali Post/kmb
PENGHARGAAN - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyerahkan penghargaan kepada Pemred Bali Post Wayan Dira Arsana, di Siola Surabaya, Kamis (7/2) malam. Surabaya (Bali Post) Bali Post kembali memperoleh penghargaan Indonesia Print Media Award (IPMA) kategori surat kabar nasional. Penghargaan serupa telah berulang kali diterima Bali Post. Kali ini pada IPMA 2019 meraih Silver Winner. Penghargaan diserahkan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara kepada Pemred Bali Post Wayan Dira Arsana di Siola Surabaya, Kamis (7/2) malam. Penghargaan IPMA kepada Bali Post ini untuk kategori surat kabar nasional terbaik bersama Kompas dan Republika. Selain Bali Post, DenPost juga memperoleh penghargaan IPMA untuk kategori surat kabar regional Bali dan NTB. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, industri pers tidak akan pernah mati, karena ada media cetak. ‘’Media cetak ada kontennya. Dan bagaimana cara menyampaikan konten agar tetap dibutuhkan masyarakat,’’ kata Rudiantara menyemangati pengurus SPS dan puluhan pengelola media dan pemimpin redaksi yang memenuhi ruangan. Hal. 15 Media Cetak
Denpasar (Bali Post) Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada 2018 mencapai 6.070.473 orang, naik 6,54% dari 2017. Sementara kedatangan wisman pada Desember 2018 tercatat 498.819 orang. Jumlah itu naik 22,64% dibandingkan November 2018. Bila dibandingkan dengan Desember 2017, ada kenaikan 57,90%. Demikian disampaikan Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Gede Nyoman Subadri, S.E. Menurut kebangsaan, wisman yang tercatat
Basuki Tjahaja Purnama (tengah)
Bali Post/ant
Denpasar (Bali Post) Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendatangi Kantor DPD PDI-P Bali, Jumat (8/2) kemarin. Pria yang kini akrab disapa BTP tersebut tiba sekitar pukul 16.00 Wita mengenakan polo hitam dan celana jeans. Kedatangan BTP antara lain disambut oleh Sekretaris DPD PDI-P Bali IGN Jaya Negara dan Sekretaris DPC PDI-P Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa. Kedatangannya ke Kantor DPD PDI-P Bali bukan sekadar silaturahmi biasa. Selama sekitar 1,5 jam diterima di Ruang Sekretaris dan Perpustakaan Kantor DPD PDI-P Bali, BTP akhirnya keluar mengenakan jaket merah bertuliskan PDI-P di bagian belakang dan angka 3 di bagian depan. Sekretaris Dewan Pertimbangan Daerah PDI-P Bali I Nyoman Adi Wiryatama menginfokan bila BTP sudah memiliki KTA PDI-P sejak 26 Januari lalu. ‘’Sebagai anggota baru, tentu dia akan bersilaturahmi
ke kantor-kantor PDI Perjuangan di seluruh Indonesia termasuk di Bali ini. Pertama kali dia datang ke Bali dan bersilaturahmi dengan kita,’’ ujar Wiryatama yang juga Ketua DPRD Bali ini. Wiryatama menambahkan, BTP langsung menunjukkan KTA yang dimiliki kepada dirinya. Selain itu juga menyerahkan buku untuk sharing pengalaman selama mendekam di penjara. BTP pun sempat mencurahkan isi hati bahwa kini sudah merasakan hidup baru. ‘’Kalau mungkin tidak ada pengalaman ini, mungkin saya bisa masuk penjara dengan cara lain. Mungkin bunuh orang atau apa, saya sudah Ahok yang kapok. Dia bilang begitu,’’ katanya mengutip BTP. Menurut Wiryatama, BTP tidak sampai mengutarakan apakah dirinya memang berkeinginan sendiri untuk bergabung di PDI-P atau karena dipinang oleh partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu. Hal. 15 Garis Perjuangan
Menyikapi Rencana Pembentukan LOKA
Harus Diisi SDM Profesional
LPD harus siap berbenah, karena usia LPD telah menginjak 35 tahun. Diharapkan LPD memberikan manfaat yang seluas–luasnya bagi desa adat atau desa pakraman yang merupakan pemilik LPD. Maka dari itu segala upaya yang dilakukan untuk menguatkan LPD, hendaknya disikapi secara positif. Demikian disampaikan salah satu perintis LPD I Wayan Gatha, Jumat (8/2) kemarin. Menurutnya, salah satu upaya yang dilakukan eksekutif dengan adanya rencana pembentukan LOKA (Lembaga Otoritas Perekonomian Adat) ini sangat
baik jika memang fungsinya untuk mengawasi LPD agar lebih baik ke depan. ‘’Jika LOKA ini tujuannya seperti OJK-nya bank, itu sangat bagus. Sehingga ada yang mengawasi LPD ini nanti secara intensif dan berkesinambungan,’’ ujarnya. Ia berharap jika LOKA ini jadi terbentuk, harus diisi orang–orang yang profesional dan tahu jelas tentang lembaga keuangan mikro dan nonmikro. Diharapkan juga agar mampu menata ulang tata kelola LPD secara keseluruhan dan berkesinambungan. Mengingat LPD berbeda dengan bank, yaitu LPD juga memiliki fungsi
sosial, maka orang–orang yang duduk di LOKA ini juga diharapkan mengerti tentang hal itu. Meski demikian, LPD tetap lembaga keuangan yang tidak boleh melakukan fungsi lain di luar sektor keuangan, misalnya menangani pelaba pura. Karena di desa adat telah ada yang mengurusi hal tersebut yaitu petengen. Jika ada permasalahan dengan LPD, maka harus secepatnya dibawa ke ranah informal. Karena di desa adat telah ada Pesayarahan Kerta Desa. Hal. 15 Tingkat Bendesa
Wayan Ramantha
I Wayan Gatha
DENPASAR
2
Evaluasi Gaktib dan Yustisi 2018
FIGUR
Anggota TNI Paling Banyak Terlibat Lakalantas
Bali Post/rin
Universitas Negeri di Karangasem PEMPROV Bali diminta tidak hanya mengupayakan pemerataan Bali Selatan dengan Bali Utara saja. Sebab, masih ada wilayah Bali Timur dan Bali Barat. Anggota Komisi IV DPRD Bali I Wayan Kari Subali mengatakan, di Karangasem misalnya agar dibangun satu universitas negeri untuk memudahkan akses masyarakat setempat dalam mengenyam pendidikan tinggi. ‘’Saya minta kepada Bapak Gubernur dengan kerendahan hatinya, ada usulan dari masyarakat Karangasem supaya ada universitas negeri seperti Udayana untuk meringankan masyarakat yang mau sekolah,’’ ujarnya, Kamis (7/2). Menurut politisi NasDem asal Karangasem ini, masyarakat yang menempuh pendidikan tinggi di luar Karangasem tentu harus mengeluarkan biaya lebih untuk kendaraan, sewa rumah dan biaya hidup, di samping biaya untuk perkuliahannya. Jika di Karangasem dibangun perguruan tinggi negeri, tentu masyarakat sekitar dapat menekan pengeluaran itu, sehingga bisa lebih fokus pada pendidikannya. ‘’Saya yakin Gubernur pasti memikirkan soal pemerataan. Saya minta maaf hanya mengingatkan. Saya sedikit iri dengan Singaraja, memang Gubernur dua kali dari sana, sekarang shortcut sudah dikerjakan sampai memotong dana bansos. Kemudian airport sudah deal. Nah, saya minta sekarang ke timur. Paling tidak dengan adanya universitas,’’ paparnya. Ia menambahkan, Karangasem memiliki banyak potensi anak-anak pintar. Namun, seringkali terkendala biaya hidup untuk berkuliah di Denpasar. (rin)
Minim, Peran Perempuan di Area Publik Denpasar (Bali Post) Kesetaraan gender menjadi menonjol dalam setiap platform pembangunan. Namun, realitanya peran perempuan masih sangat kurang, terutama setelah merambah area publik. Untuk itu perlu ditingkatkan terus kemampuan perempuan sehingga mampu bersaing di area publik. Terlebih lagi komposisi penduduk antara laki-laki dan perempuan hampir seimbang. Demikian terungkap dalam Pendidikan Kebangsaan Berperspektif Gender yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar, Jumat (8/2) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Asisten I Setda Kota Denpasar I Made Toya mewakili Wali Kota Denpasar menyampaikan, perempuan mempunyai peran penting dalam memberikan pemahaman dan persepsi dalam pembangunan berdemokrasi. Untuk itu, pendidikan politik untuk perempuan merupakan hal yang urgent dilaksanakan sehingga mampu membentuk pemantapan pilar-pilar demokrasi. Menurut Toya, pelatihan berpolitik untuk perempuan sangat penting dilakukan. Sehingga akan lebih meningkatkan peran serta perempuan dalam pembangunan, terutama di area publik. Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Denpasar I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti menambahkan, pelatihan ini sengaja menyasar perempuan yang telah menjadi pengurus partai. ‘’Kami berharap, dengan pelatihan ini para caleg perempuan dapat memahami strategi,
Sabtu Kliwon, 9 Februari 2019
proses, teknis, mengawasi dan mengamankan suara dalam Pemilu 17 April mendatang,’’ ujarnya. Laksmi Dharmayanti mengatakan, dalam UU Pemilu disebutkan jumlah kuota perempuan sebanyak 30 persen. Namun jumlah tersebut belum terpenuhi. ‘’Dalam pemilu legislatif 2014, di Denpasar terdapat legislator sebanyak 45 orang. Hanya satu orang yang perempuan. Padahal banyak calon legislatif perempuan yang maju tapi mengapa banyak yang gagal. Artinya, ada yang perlu dibenahi,’’ katanya. Ia berharap pelatihan ini dapat meningkatkan keterwakilan perempuan di legislatif. ‘’Kasus KDRT, kekerasan seksual, dan pernikahan dini masih tinggi. Dengan banyaknya legislatif perempuan, tentu akan lebih banyak isu perempuan yang bisa didorong menjadi kebijakan untuk berdampak luas pada pembangunan. Saya yakin dengan banyaknya para perempuan sebagai anggota legislatif, kasus-kasus tentang perempuan akan dapat diminimalisasi,’’ ujarnya. Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga, Data dan Informasi DP3AP2KB Kota Denpasar Luh Emik Eka Indriyani mengatakan, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan peran dan posisi perempuan dalam politik dan jabatan publik. Terlebih perempuan mempunyai peran penting dalam memberikan pemahaman tentang berdemokrasi yang sehat adil dan berkualitas. Untuk itu, pendidikan politik bagi perempuan khususnya pengurus partai sangat diperlukan. (kmb12)
Topik : Minim, Peran Perempuan di Area Publik
Denpasar (Bali Post) Kodam IX/Udayana menggelar Apel Gelar Pasukan Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi tahun anggaran 2019 di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Jumat (8/2) kemarin. Sebagai inspektur upacara, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto. Hasil evaluasi jumlah Gaktib dan Yustisi tahun 2018 yaitu paling banyak anggota TNI terlibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Adapun tema yang diusung tahun ini adalah dengan Operasi Gaktib tahun anggaran 2019, Polisi Militer berkomitmen meningkatkan disiplin ketaatan hukum, dedikasi dan loyalitas prajurit dalam mendukung tugas pokok TNI guna mewujudkan bersama rakyat TNI kuat. Kegiatan tersebut juga ditandai dengan penyematan pita dan penyerahan helm yang merupakan bantuan dari Jasa Raharja Bali kepada perwakilan anggota. ‘’Tujuannya, karena ini tugasnya Polisi Militer dalam rangka penegakan hukum di lingkungan prajurit TNI dan PNS TNI. Harapannya, prajurit TNI semakin profesional. Salah satu tuntutan profesional itu adalah kepatuhan dan ketaatan terhadap hukum. Ini tuntutan profesional prajurit,’’ tegas Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI Benny Susianto usai apel. Manakala ada prajurit melanggar hukum, lanjut Benny
Susianto, itu berarti belum profesional. Operasi ini dalam rangka penegakan untuk itu. ‘’Dari mulai diadakannya edukasi karena ada prajuit ada yang baru, perlu penyegaran tentang aturan-aturan hukum,’’ ungkapnya. Apalagi dengan berkembangnya teknologi, pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan prajurit secara sadar maupun tidak sadar dipengaruhi oleh teknologi tersebut. Salah satunya berita hoax. ‘’Kadang-kadang kita menyebarkan hoax, padahal itu pelanggaran. Inilah yang akan diedukasi oleh petugas yang tergabung dalam satuan tugas Operasi Gaktib dan Yustisi,’’ tegas jenderal bintang dua di pundak ini. Untuk wilayah Kodam IX/ Udayana, katanya, angka pelanggaran secara kuantitas ada peningkatan. Tetapi secara kualitas ada penurunan bentuk pelanggarannya. Sebagaimana disampaikan dalam amanat Panglima TNI, secara keseluruhan secara kuantitas ada peningkatan, tetapi secara kualitas menurun. ‘’Di antaranya tidak ada lagi pelanggaran-pelanggaran, kalau kita bilang dosa besar, yaitu narkoba dan psikotropika. Paling banyak pelanggaran di kita (TNI) yaitu kecelakaan lalu lintas,’’ ujarnya. Benny Susianto mengatakan, berkembangnya sarana transportasi dan wilayah tugas memang besar sekali
Bali Post/kmb36
OPERASI - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto mengenakan helm kepada anggotanya usai apel gelar pasukan Operasi Gaktib dan Yustisi 2019. pengaruhnya. ‘’Prajurit saya saat naik motor kecelakaan tunggal, mungkin karena capek. Atau kecelakaan lebih banyak melibatkan truk. Mungkin sopirnya ngantuk.
Pelanggaran lakalantas meningkat,’’ katanya. Upaya yang lakukan, kata Benny Susianto, pihaknya selalu mengingatkan dan mengedukasi dari soal ad-
ministrasi berkendaraan sampai dengan keterampilannya. ‘’Edukasi ini kita lakukan bekerja sama dengan kepolisian,’’ terangnya. (kmb36)
dibawa ke bank sampah untuk dinominalkan. Setelah punya banyak tabungan, mereka bisa menarik tabungan itu. Bisa dibelikan buku atau peralatan sekolah lainnya,” jelasnya. Dari pantauan selama ini, salah satu sekolah yakni SMP Dharma Wiweka sudah menerapkan kerja sama pengelolaan sampah dengan salah satu bank sampah. Siswa dapat menjual sampah plastiknya melalui bank sampah yang sudah ada. Hal ini diakui pihak sekolah saat penilaian lomba UKS tingkat provinsi, beberapa waktu lalu. Kepala SMP Dharma Wiweka Nyoman Mariana mengatakan, berbagai inovasi telah dilaksanakan mulai dengan membentuk Kelompok Kesehatan Remaja (KKR). Dikatakan, KKR ini mem-
punyai peran memberikan penyuluhan kepada siswasiswa untuk terus berperilaku hidup sehat. Di samping itu, Mariana mengaku selalu melibatkan anak-anak melakukan penyuluhan pemberantasan sarang nyamuk terkait Topik : membentuk perilaku hidup sehat. “Kami terus membuat berbagai terobosan untuk mewujudkan sekolah sehat. Kami juga melibatkan semua stakeholder mulai dari lurah sampai Pemkot Denpasar, termasuk juga Yayasan SMP Dharma Wiweka,” ujarnya. (kmb12)
DLHK Dorong Sekolah Kerja Sama dengan Bank Sampah
Denpasar (Bali Post) -
Sampah menjadi masalah krusial dalam mewujudkan lingkungan yang asri. Salah satu upaya yang dilakukan untuk memberikan pendidikan sejak dini, yakni mendorong anak-anak sekolah untuk hidup bersih. Karena itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar merancang seluruh sekolah di Kota Denpasar bekerja sama dengan bank sampah. Melalui kerja sama ini, siswa akan diajak untuk menabung melalui bank sampah dengan cara menjual sampah plastik yang mereka punya. Langkah ini untuk memberikan edukasi kepada siswa mengelola sampah yang ada di rumah mereka menjadi sampah yang bernilai ekonomis, khususnya sampah plastik. Kepala DLHK Kota Denpasar I Ketut Wisada mengatakan, saat ini sudah ada beberapa SD dan SMP mulai menerapkan hal tersebut. Mereka yang memiliki tabun-
gan di bank sampah nantinya bisa mengecek tabungan mereka melalui aplikasi. Sebab, akumulasi nominal mereka dihitung per kilogramnya. Nominal itu nantinya akan masuk aplikasi yang dapat dilihat di Android. “Kami bekerja sama dengan seluruh sekolah di Kota Denpasar agar seluruh siswa SD dan SMP bisa menabung di bank sampah yang ada di sekolah mereka masing-masing,” ujar Wisada, Jumat (8/2) kemarin. Menurut Wisada, penerapan program ini diharapkan mampu mengajarkan anak
usia dini memilah sampah plastik dan memanfaatkannya menjadi tabungan yang dapat ditarik oleh siswa. Penerapan bank sampah disekolah juga untuk mendukung Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik. Dengan sistem tersebut, diharapkan perwali bisa diterapkan bukan hanya di swalayan dan pasar tradisional, namun juga di sekolah-sekolah. “Kami ingin memberikan sosialisasi dan pembelajaran bagi siswa SD dan SMP. Khususnya sampah plastik agar bisa dipilah dan
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Staf Khusus Presiden RI Sambangi Denpasar
Apresiasi Komitmen Revitalisasi Pasar dan Inovasi MPP Sewaka Dharma KOTA Denpasar dengan beragam inovasi dan prestasi menjadikan Ibu Kota Provinsi Bali ini menjadi menarik untuk dijadikan percontohan. Staf Khusus Presiden Republik Indonesia (RI) A.A. GN Ari Dwipayana hadir secara khusus untuk menyambangi Kota Denpasar, Jumat (8/2) kemarin. Didampingi Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra serta OPD terkait, kunjungan diawali dari Kantor Wali Kota Denpasar bergerak menuju Pasar Badung yang bersiap akan diresmikan dan berakhir di Mal Pelayanan Publik Sewaka Dharma Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut, satu-persatu pelayanan turut mendapat kunjungan oleh putra Bali yang berkiprah di tingkat nasional ini. Mulai dari Layanan Perizinan, Layanan Kependudukan, Damamaya Cyber Monitor serta beragam layanan dari instansi vertikal seperti halnya BPN, PLN, dan sebagainya. Staf Khusus Presiden RI Ari Dwipayana mengatakan, di Kota Denpasar inovasi di berbagai sektor dilaksanakan guna mendukung peningkatan taraf hidup masyarakat. Hal ini diwujudkan dengan pelaksanaan revitalisasi pasar tradisional, penguatan wirausaha muda, pencanangan Kota Tangguh Sosial, Denpasar Safe City, Mal Pelayanan Publik, Damamaya Cyber Monitor serta beragam inovasi lainnya yang dapat menjadi contoh daerah lain di Indonesia.
Lebih lanjut dikatakan, program revitalisasi pasar pendekatannya tidak hanya perbaikan fisik, melainkan sebuah pendekatan pola kerja dengan tetap mempertahankan nilai budaya yang ada di pasar tradisional. “Hal ini merupakan sebuah terobosan yang dapat dikatakan sebagai revitalisasi pasar plus, di mana tidak hanya memperbaiki fisik, penguatan aspek budaya di pasar tradisional juga tetap dipertahankan melalui sekolah pasar yang tentunya mampu mendukung pedagang pasar agar dapat berkompetisi dengan pedagang modern dengan tata kelola yang profesional,” jelasnya. Ari Dwipayana menjelaskan, saat ini hampir sebagian besar negara berkambang menghadapi dampak ekonomi. Salah satu upaya yang dapat dimaksimalkan untuk menghadapi tantangan ini yakni mendorong tumbuh kembang entrepreneurship atau wirausaha. “Pemerintah harus menjadi garda terdepan untuk mendorong tumbuh kembang entrepreneur, mulai dari merintis usaha, menjalankan usaha serta naik kelas. Di Denpasar sendiri sangat terdepan dalam mendukung entrepreneur dengan beberapa program, di antaranya WMD, serta menyediakan co-oeking space dan beragam festival,” ujar Ari Dwipayana. Ia juga mengapresiasi MPP Sewaka Dharma yang tengah berkembang menjadi sebuah model pelayanan publik yang
lengkap dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Di mana masyarakat dapat memanfaatkan beragam pelayanan hanya dalam satu gedung. “Kalau dulu hanya sebatas di OPD saja, dan kini di Denpasar tidak hanya di lingkup OPD, namun telah berkembang hingga lingkungan instansi vertikal, serta beragam inovasi ini bisa kita pelajari dan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain, penanggulangan kemiskinan harus bermula dari penguatan ekonomi masyarakat,” paparnya.
Ketika disinggung terkait rencana kehadiran Presiden dalam peresmian Pasar Badung, pihaknya mengatakan bahwa presiden sangat mendukung revitalisasi pasar. Presiden berharap dapat meresmikan pasar terbesar di Bali ini. “Beberapa kali sudah sempat dibicarakan. Jadi tinggal menunggu waktu yang tepat saja.” katanya. Sementara itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kehadiran staf khusus
Presiden RI di Kota Denpasar. Dikatakan, beragam inovasi ini merupakan upaya untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. “Terima kasih atas kehadirannya di Kota Denpasar. Denpasar akan terus berinovasi untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. Dengan revitalisasi pasar ini, harkat dan martabat pedagang pasar dapat terangkat sebagai budaya masyarakat. Sedangkan dengan adanya MPP tentunya pelayanan publik bagi masyarakat lebih efektif dan efisien,” ujarnya. (ad274)
KUNJUNGAN - Suasana kunjungan Staf Khusus Presiden RI A.A. GN Ari Dwipayana yang didampingi Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama OPD terkait, Jumat (8/2) kemarin.
BADUNG
Sabtu Kliwon, 9 Februari 2019
3
Bali Post/edi
SIMULASI - Suasana simulasi pengamanan Pemiku 2019 di Lanud Ngurah Rai, Jumat (8/2) kemarin.
Gelar Simulasi, TNI-AU Siap Amankan Pemilu
Mangupura (Bali Post) Ratusan massa melakukan aksi unjuk rasa meminta transparansi terhadap hasil pemilu. Mereka berjalan dari kawasan Patung Kuda Tuban menuju area Baseops Lanud Ngurah Rai. Setelah aspirasi yang disampaikan tidak didengarkan oleh pihak terkait, ratusan massa ini berencana menduduki Bandara Ngurah Rai. Sempat terjadi aksi brutal
dan pembakaran oleh para pendemo. Beruntung aksi mereka segera ditangani ratusan personel TNI-AU dengan peralatan antihuru-hara lengkap. Aksi tersebut merupakan bagian dari simulasi yang digelar TNI-AU, Jumat (8/2) kemarin. Ini adalah rangkaian persiapan pengamanan Pemilu 2019 yang akan digelar April mendatang. Ditemui usai simulasi, Komandan Lanud I Gusti Ngu-
rah Rai Kolonel Pnb. Wibowo Cahyono Soekadi, S.Sos. mengatakan, simulasi ini merupakan aplikasi dari latihan dan persamaan persepsi di Koopsau II Makassar. Pada latihan tersebut, peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing Lanud diberikan pembekalan terkait pileg dan pilpres. Dikatakan Danlanud, TNI dalam hal ini merupakan baris kedua dalam membantu polisi
Program Beasiswa S-1 ke LN Dihentikan Sementara
Mangupura (Bali Post) –
Birokrat asal Kerobokan, Kuta Utara itu beralasan program beasiswa S-1 yang telah berjalan sejak tahun 2018 itu perlu dievaluasi sebelum dilanjutkan. ‘’Kalau memang bagus dan benar-benar memiliki nilai manfaat untuk Badung tidak menutup kemungkinan tahun depan kami buka lagi. Jadi, tahun
ini kami evaluasi dulu,’’ terangnya sembari menambahkan, program beasiswa S-2 dan S-3 masingmasing berlaku untuk lima orang. Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikpora Badung I Made Mandi menyatakan, program beasiswa tersebut akan men-cover
seluruh biaya selama mengenyam pendidikan di LN. ‘’Semua akan ditanggung penuh oleh Pemkab Badung. Per orang dianggarkan Rp 1,1 miliar per tahun,’’ ucapnya. Anggarannya telah disiapkan di APBD Badung 2019. Secara umum, persyaratan penerima program beasiswa S-2 dan S-3 ke LN tidak
jauh berbeda dengan program beasiswa S-1. Salah satu syarat utamanya adalah harus warga Badung. Negara yang dituju dibebaskan, sepanjang penerima beasiswa bersungguh-sungguh kuliah dan setelah tamat siap mengabdi di Pemkab Badung. Seperti diketahui, Pemkab Badung memberikan beasiswa ke LN kepada 20 putra-putri Badung di 2018. Tidak tanggung-tanggung, biaya yang dikeluarkan untuk program tersebut maksimal sebesar Rp 533 juta per orang per tahun. Sementara pagu dana untuk beasiswa mencapai Rp 10,66 miliar untuk 20 calon mahasiswa. (kmb27)
Mangupura (Bali Post) – Beras sejahtera (rastra) kepada ribuan Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Kabupaten Badung akan diganti dengan uang tunai sebesar Rp 110.000. Bantuan tersebut akan langsung ditransfer ke penerima manfaat. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Badung Ketut Sudarsana, Jumat (8/2) kemarin.
Menurut Sudarsana, bantuan berupa beras hanya akan diberikan sampai April mendatang. Setelah itu, bantuan akan berbentuk uang. ‘’Jadi lebih mudah penyalurannya. Uang yang telah diterima harus dihabiskan untuk membeli beras dan telur,’’ ungkapnya. Terdapat 6 ribu lebih RTS di Badung yang menjadi penerima rastra. Data ini telah melalui
verifikasi dan ditetapkan oleh Kementerian Sosial. ‘’Dari desa diusulkan ke kecamatan, terus ke kami baru ke pusat. Kalau lulus verifikasi baru dapat. Kalau tidak salah ada 44 kriteria yang harus dipenuhi,’’ katanya. Dia berharap program pemerintah pusat ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Dengan program ini, masyarakat tidak lagi menung-
gu-nunggu rastra, namun mereka bisa langsung membeli sendiri. ‘’Penerima diberikan bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan. Para penerima rastra ini adalah masyarakat tergolong keluarga miskin. Hanya, mereka disaring lagi, sehingga keluarga yang masuk RTS tidak serta merta langsung menjadi penerima rastra,’’ terangnya. (kmb27)
Pemkab Badung menghentikan sementara program beasiswa strata satu (S-1) ke luar negeri (LN) tahun ini. Sebab, Pemkab akan melakukan evaluasi atas program tersebut, sebelum dilanjutkan. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika, Jumat (8/2) kemarin menyampaikan, tahun ini beasiswa ke LN yang merupakan program Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta hanya untuk program Magister/S-2 dan Doktor/S-3. ‘’Program beasiswa ke luar negeri tetap dilanjutkan tahun 2019. Namun program beasiswa jenjang S-1 untuk tahun ini ditiadakan,’’ ungkapnya.
Rastra akan Diganti Uang Tunai Rp 110 Ribu
untuk melakukan pengamanan. Dua pertiga dari kekuatan TNI akan diperbantukan pada pengamanan nanti. Untuk TNI-AU akan melakukan pengamanan di titik-titik menuju akses ring 1 yang berpotensi langsung berhubungan dengan pesawat. Tidak hanya di baseops, namun juga akses masuk menjadi atensi. Pihaknya akan mengoptimalkan anggota Lanud I Gusti Ngurah Rai untuk pengaman-
an pemilu. Sebanyak 234 personel akan disiagakan. Dalam hal ini pihaknya menyatakan siap menyuskseskan pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019. ‘’Terkait penerbangan, titiktitik akses ke ring 1 itu akan tetap dijaga. Ada beberapa petugas disiapkan berjaga di sana. Bandara adalah titik paling strategis bagi pendemo. Karena efeknya paling besar dan paling cepat menyebar,’’ pungkasnya. (kmb23)
Jelang Nyepi, Pemkab Perketat Pengawasan Peredaran Mikol Mangupura (Bali Post) – Jelang hari raya Nyepi, Dinas Koperasi, UMK dan Perdagangan (Diskopukmdag) Badung memperketat peredaran minuman berakohol (mikol). Hal ini sesuai Perda Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. Kepala Diskopukmdag Badung Ketut Karpiana mengatakan, pihaknya telah rutin melakukan pengawasan peredaran mikol setiap bulannya. Bila ada pengusaha yang tidak memiliki izin edar mikol, pihaknya akan mengambil tindakan tegas. ‘’Tentu kami akan menindak tegas karena peredaran mikol di Badung sudah diatur,’’ ungkap Karpiana, Jumat (8/2) kemarin. Menurutnya, pembinaan dan pengawasan peredaran mikol di Kabupaten Badung secara rutin dilaksanakan setiap bulannya di masing-masing kecamatan. ‘’Kalau ada yang menjual tapi tidak memiliki izin, maka kami lakukan pembinaan. Kalau tetap membandel tentu ditindak,’’ katanya. Penjualan mikol eceran tidak boleh dijual bercampur dengan retail, karena harus memiliki tempat khusus dan wajib memilki izin. Sedangkan penjualan mikol untuk diminum langsung di tempat, hanya dapat dilakukan di hotel,
Bali Post/dok
Ketut Sudarsana
restoran dan bar sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang kepariwisataan. ‘’Harus ada izin SIUP-MB ketika menjual minuman beralkohol yang diminum langsung. Itu pun boleh dijual di restoran, hotel dan bar,’’ ucapnya. Kendati demikian, birokrat asal Cemagi, Mengwi itu menyebutkan, mikol bisa dijual di minimarket di kawasan pariwisata seperti Kuta. ‘’Sebab minuman seperti bir sudah menjadi minuman sehari-hari bagi wisatawan yang berkunjung di daerah pariwisata, sehingga kami sudah ajukan ke pusat dan diperbolehkan,’’ jelasnya. (kmb27)
Musrenbang RKPD Badung Tahun Anggaran 2020
Kuta Usulkan 649 Kegiatan Senilai Rp 1,047 Triliun
MUSRENBANG - Kepala Bappeda Badung I Made Wira Dharmaja memberikan pemaparan pada pembukaan Musrenbang RKPD Kabupaten Badung di kecamatan Kuta tahun Anggaran 2020, Jumat (8/2) kemarin.
PADA Musrenbang RKPD Kabupaten Badung di Kecamatan Kuta untuk tahun Anggaran 2020 yang digelar Jumat (8/2) kemarin, berbagai usulan yang menjadi skala prioritas kembali mengemuka. Seperti terkait penanganan masalah transportasi, banjir, sampah dan peningkatan kualitas fasilitas publik. Musrenbang yang digelar di kantor Camat Kuta tersebut dibuka langsung Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Badung I Made Wira Dharmajaya. Kegiatan itu mengambil tema ‘’Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Inovasi Pelayanan Dasar dan Infrastruktur Berwawasan Lingkungan’’. Musrenbang ini juga dihadiri anggota DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Badung I.B. Surya Suamba, Tripika Kecamatan Kuta, Lurah se-Kecamatan Kuta, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat se-Kecamatan Kuta. Plt. Camat Kuta Made Widiana
dalam sambutannya menerangkan, untuk Kecamatan Kuta jumlah usulan dalam Musrenbang RKPD untuk tahun anggaran 2020 berjumlah 649 usulan dengan total nilai Rp 1.047.187.102.000. Usulan terbagi menjadi empat kelompok usulan. Pertama, kelompok Ekonomi dan Sumber Daya Alam sebanyak 52 usulan dengan nilai Rp 41.477.500.000. Kedua, kelompok pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sebanyak 232 usulan dengan nilai Rp 144.158.827.000. Ketiga, kelompok Sarana dan Prasarana Wilayah dengan jumlah 339 usulan senilai Rp 856.690.375.000. Terakhir, yaitu kelompok Sosial dan Budaya dengan 26 usulan senilai Rp 4.860.400.000. Dijelaskan Widiana, dari usulan-usulan tersebut, yang diadopsi terkait isu-isu strategis yang menjadi skala prioritas di Kecamatan Kuta. Yaitu, pembangunan jalan di atas Tukad Mati, pengentasan 104 RTM, pembebasan lahan untuk pembuatan taman kota,
pembangunan dan penataan GOR Samudra Kuta. Selain itu, pembuatan utilitas terpadu bawah tanah dan peremajaan LPJ se-Kecamatan Kuta, pengadaan loader penanggulangan sampah pantai, penataan kawasan sentral parkir dan penambahan saluran drainase. Begitu juga pengelolaan dan penanganan limbah serta pemasangan sambungan baru DSDP, serta penanggulangan banjir. Sementara untuk realisasi usulan Musrenbang tahun 2018 RKPD tahun anggaran 2019 Kecamatan Kuta, yaitu bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi senilai Rp 13.490.988.844, Bidang Kesehatan senilai Rp 5.249.720.412, Bidang Pembangunan Ekonomi senilai Rp 8.252.968.140, Bidang Sarana Prasarana Wilayah, Perumahan dan Pemukiman senilai Rp 17.619.243.328, Bidang Pariwisata, Pertanian dan Kebudayaan senilai Rp 4.242.812.752. Menurut Kepala Bappeda Badung I Made Wira Dharmajaya,
pelaksanaan Musrenbang di Kecamatan Kuta merupakan rangkaian kedua dari enam kecamatan yang ada di Kabupaten Badung. Diakuinya dinamika aspirasi dan kebutuhan yang berkembang di Kuta masih tetap dalam kondisi dinamis dan konstruktif. Dalam Musrenbang terjadi peningkatan jumlah usulan maupun nilai pagu yang diusulkan. Berkaca dari isu strategis yang berkembang di masyarakat Kuta, tentunya hal itu akan dibahas bersama dan dicarikan kemufakatan sebagai hasil pelaksanaan musrenbang. Dari proses Musrenbang Kecamatan, ada beberapa hal yang dirumuskan untuk disepakati yang akan bisa diangkat dalam tahapan perencanaan berikutnya. Hal ini, kata dia, menjadi suatu hal yang perlu dipacu dan tingkatkan, mengingat Kuta sebagai salah satu kawasan pariwisata utama di Kabupaten Badung. ‘’Ini perlu kita skala prioritaskan, karena Kuta juga menjadi sumber PAD terbesar di Kabupaten Badung,’’ kata Wira Dharmajaya. (ad271)
daerah
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Sabtu Kliwon, 9 Februari 2019
Terlibat Aksi Pengeroyokan, Arifin Alias Velove Disidang
Denpasar (Bali Post) Bustanil Arifin (27) harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (7/2). Pria yang merupakan waria ini diadili kasus dugaan pengeroyokan. Sebagai korban adalah Ival A. Dg Macino dan Ardiansyah. Dalam sidang tersebut pengunjung sidang sempat dibuat tertawa manakala majelis hakim menanyakan soal identitas korban yang di KTP namanya merupakan laki-laki. Akan tetapi, memiliki alias dalam surat dakwaan dengan nama perempuan yakni Deas Velove. Pria asal Ujung Pandang ini pun menjawab bahwa dia memang bernama Deas Velove saat malam hari. Majelis hakim pimpinan Sri Wahyuni Ariningsih ikut tertawa mendengar jawaban terdakwa. ‘’Nama aslimu laki-laki, kok nama aliasmu kedengarannya seperti orang perempuan,’’ tanya hakim. Terdakwa yang tinggal di Jalan Gunung Soputan, Denpasar itu kembali menegaskan Deas Velove itu merupakan nama malamnya. ‘’Itu nama malam saya ibu hakim,’’ jawab Bustanil. JPU Ni Putu Trisna Dewi kemudian membacakan surat dakwaan. Dalam surat dakwaan tersebut, dijelaskan penuntut umum mendakwa Bustanil melakukan kekerasan bersama tiga orang temannya yang kini berstatus buron. Ketiga temannya itu bernama Tomi, Vero dan Wibi. Akibat ulah mereka, korban Ival mengalami luka lecet pada alis kanan serta siku dan lengan kanan bawah. Sedangkan saksi Ardiansyah mengalami luka memar dengan warna merah keunguan. Atas peristiwa pengeroyokan yang terjadi di Maxwell Bar, Jalan Dyana Pura, Kelurahan Seminyak, Kuta pada 2 November 2018 dini hari, terdakwa dijerat Pasal 170 ayat (1) KUHP. (kmb37)
Terjerat Kasus Ribuan Pil Ekstasi
Pasangan Kekasih Diadili
Denpasr (Bali Post) Pasangan kekasih Dexsa Heda Tira (33) dan Aini Suci Wulandari (24), Kamis (7/2) malam diadili lantaran terjerat kasus ribuan pil ekstasi dan sabu-sabu (SS). Dari dakwaan JPU Dewa Narapati di hadapan majelis hakim pimpinan Novita Riama, dalam perkara ini setidaknya ada 1.181 pil ekstasi yang dijadikan barang bukti. Dijelaskan jaksa dalam surat dakwaannya, awalnya polisi membekuk Dexsa. Polisi sebelumnya menerima informasi dari masyarakat bahwa terdakwa sering melakukan transaksi narkoba di seputaran Jalan Batanta, Denpasar. Atas informasi itu, petugas kepolisian melakukan penyelidikan pada 21 Agustus 2018. Sekitar pukul 10.20 Wita, aparat melihat terdakwa di Jalan Pulau Batanta, Denpasar. Melihat buruannya, polisi yang berpakaian preman itu langsung melakukan penangkapan. Saat digeledah, awalnya ditemukan satu klip SS dengan berat 0,22 gram. Atas barang bukti itu, polisi mengembangkan kasusnya dan menginterogasi terdakwa Dexsa. Dia mengaku akan meng-
gunakan SS itu bersama kekasihnya Aini Suci Wulandari. Mendengar keterangan itu, polisi bergegas melakukan penggeledahan di kamar kos terdakwa di Jalan Mahendradata, Gang Bhuana Putra, Denpasar. Di sana polisi melihat Aini Suci Wulandari. Petugas langsung melakukan penggeledahan di kamar terdakwa ditemukan satu klip SS dengan berat 0,11 gram. Yang mencengangkan, selain SS polisi juga menemukan sembilan plastik yang di dalamnya berisi pil ekstasi dengam jumlah 1.181 butir yang tersimpan di dalam lemari milik terdakwa. Pasangan kekasih itu selanjutnya diamankan ke kantor polisi. Dalam dakwaan jaksa disebutkan bahwa terdakwa dijerat menjadi perantara dalam menjual, membeli, mengedarkan, menukar dan menyerahkan narkotika golongan I bukan tanaman. Perbuatan terdakwa melawan hukum menjadi perantara dalam transaksi narkoba. Mereka kemudian didakwa melanggar Pasal 114 dan Pasal 112 ayat 2 jounto Pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba. (kmb37)
Pemasang Alat ”Skimming’’ Masih Diburu Polisi
Denpasar (Bali Post) Tim Ditreskrimum Polda Bali terus mendalami pengungkapan kasus skimming yang melibatkan turis asal Bulgaria. Saat ini pihak kepolisian memburu pelaku yang bertugas memasang alat skimming. Dugaan sementara, belum ada nasabah bank di Indonesia yang jadi korban. ‘’Kemungkinan pelaku memperoleh data tersebut dari jaringannya yang ada di luar negeri. Karena sebagian besar nomor PIN kartu ATM yang mereka dapat adalah 4 digit angka. Kalau nomor PIN kartu ATM nasabah bank Indonesia rata-rata 6 digit angka,’’ ucap Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Jumat (8/2) kemarin. Sementara enam lokasi ATM dimaksud, lanjut Hengky, adalah
GWS Rayakan HUT Ke-1
Optimalisasi Potensi Perempuan dalam Menyejahterakan Keluarga dan Masyarakat Denpasar (Bali Post) DPW Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) Provinsi Bali merayakan HUT ke-1 pada Jumat (8/2) kemarin di Denpasar. Tema yang diangkat yaitu ‘’Optimalisasi Potensi Perempuan Dalam Menyejahterakan Keluarga dan Masyarakat’’. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu ‘’Indonesia Raya’’ oleh paduan suara. Paduan suara juga membawakan lagu yang diciptakan pengurus GWS Provinsi Bali sekaligus Ketua Panitia HUT ke-1 A.A. Putu Sugiantiningsih, S.IP., M.AP. Sugiantiningsih mengatakan, pada kegiatan HUT ini GWS mengundang organisasi-organisasi wanita yang lain dan Pemerintah Provinsi Bali. GWS bersinergi dengan semua stakeholder dalam kegiatan bersifat sosial, kewanitaan, dan kewirausahaan. Berdirinya GWS bertujuan untuk memfokuskan diri dan mengoptimalkan potensi perempuan dalam segala bidang untuk menyejahterakan keluarga dan masyarakat agar terus berjaya di tahun–tahun berikutnya. GWS lebih banyak melakukan sinergi dengan pemerintah dan organisasi–organisasi wanita, mengingat GWS juga berada di bawah BKOW. Ketua Umum DPW GWS
Bali Post/may
POTONG TUMPENG - Perayaan HUT GWS dengan pemotongan tumpeng dihadiri LVRI, organisasi wanita yang lain, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali. Provinsi Bali Komang Dyah Setuti, S.Sn. menyampaikan sambutan Ketua Umum GWS Pusat bahwa GWS concern membangkitkan perempuan dari keterpurukan akibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan keterpurukan ekonomi keluarga yang akhirnya membuat perempuan harus membanting tulang demi terciptanya sistem pangan berkelanjutan di dalam keluarga. Upaya membangkitkan perempuan ini dengan peningkatan kualitas hidup perempuan dan pemberdayaan ekonomi keluarganya.
Bali Post/rah
DITAHAN - Pelaku skimming asal Bulgari saat ditahan di Polda Bali.
GWS harus memotivasi dan membangkitkan kesadaran akan potensi ekonomi yang dimiliki. Perempuan juga perlu strategi dalam memberdayakan perempuan dalam rangka pengentasan kemiskinan. Oleh karena itu, output yang diharapkan adalah perempuan mempunyai keterampilan dan keahlian dalam mengatasi masalahnya secara mandiri ekonomi. Kemandirian ekonomi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas hidupnya serta perlindungan kekerasan terhadap perempuan. (kmb42)
tempat mengambil atau menarik uang, bukan tempat memasang alat skimming. Sedangkan lima pelaku yang ditangkap, Ivaylo Filipov Trifonov (43), George Jordanov (46), Todor Krasimirov Dobrev (41), Andrey Iliev Peytchev (41) dan Varadin Nikolaev Popov (28), diduga bertugas menarik uang. ‘’Caranya yaitu mengakses data rekening milik orang lain yang sudah mereka dapatkan sebelumnya.
Istilahnya kelima orang ini adalah pemetiknya,’’ tegasnya. Sementara pelaku yang mencuri data atau scammer-nya masih dikejar. Selain itu, di mana saja mereka pasang alat skimming-nya belum temukan. ‘’Sampai saat ini penyidik Ditreskrimum Polda Bali belum mendapatkan laporan kerugian dari bank ataupun nasabah dalam negeri,’’ kata Hengky. Sebelumnya, tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali mengungkap kasus skimming yang melibatkan warga negara Bulgaria, Minggu (3/2) lalu. Pelaku yang ditangkap lima orang yaitu Ivaylo Filipov Trifonov (43), George Jordanov (46), Todor Krasimirov
Dobrev (41), Andrey Iliev Peytchev (41) dan Varadin Nikolaev Popov (28). Satu pelaku Mr. X melarikan diri. Saat disergap di Jalan Tirta Gangga, Uluwatu, Kuta Selatan (Kutsel), pelaku berusaha menabrak petugas. Akibat perbuatan pelaku tersebut, polisi terpaksa menembak kaca depan mobil Avanza yang disewa pelaku. Dari kasus ini, polisi mengamankan barang bukti Avanza Veloz, Toyota Calya, sepeda motor Yamaha NMax, 3 ribu kartu ATM palsu, uang Rp 788 juta, tiga laptop, empat HP, tiga rambut palsu, dua buah PIN cover, dompet, satu buah alat router, parang, hardisk, ransel, sangkur dan topi. (kmb36)
Kunjungan Industri ke Dealer MFM
Puluhan Siswa SMK Semarang Diedukasi Teknologi Honda
SEBAGAI salah satu dealer resmi sepeda motor Honda di wilayah Denpasar, Jumat (8/2) kemarin Made Ferry Motor (MFM) mendapat kunjungan istimewa dari siswa-siswa SMK Bina Nusantara Semarang. Kunjungan industri ini merupakan bagian dari rangkaian tour studi selama lima hari di Bali. Sebanyak 85 siswa dan para guru pendamping yang datang melihat secara langsung beragam fasilitas yang ada di sana sekaligus penjelasan teknologi Honda. Peserta kunjungan industri disambut dengan baik dan ramah tim MFM dan telah disediakan ruangan khusus untuk mendengarkan materi seputaran dealer yang disampaikan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan, pengalaman, sekaligus melihat langsung kegiatan pendukung di dealer MFM. Banyak pengetahuan yang didapati peserta selama mengikuti kunjungan industri ini, seperti profile tentang dealer MFM, video proses pembuatan motor, strategi engagement untuk me-maintaince konsumen loyal serta aktivitas yang sering dilakukan dengan melibatkan konsumen. Misalnya touring, gathering
KUNJUNGAN - Made Ferry Motor (MFM) ketika mendapat kunjungan istimewa dari siswa-siswa SMK Bina Nusantara Semarang. customer dan selanjutnya peserta melihat fasilitas AHASS serta mekanik yang sedang melakukan perawatan motor. Setelah materi selesai disampaikan, dilanjutkan dengan tanya jawab dan antusias peserta terlihat dari banyak sekali pertanyaan yang diutarakan terutama seputaran teknologi canggih di produk Honda. ‘’Kami sangat terbuka luas kepada sekolah yang ingin melakukan kunjungan ke dealer MFM. Dengan kunjungan ini diharapkan dapat memberikan gambaran sekaligus pengetahuan terkait bisnis sepeda motor Honda serta teknologi terdepan yang dimiliki Honda seperti ACG Starter menghidupkan motor tanpa suara,
ISS (Idling Stop System), fitur canggih yang mematikan mesin secara otomatis saat motor berhenti lebih dari 3 detik untuk efisiensi bahan bakar dan ramah lingkungan, pengaman kunci bermagnet (Secure Key Shutter) yang efektif mencegah pencurian, Anti-lock Braking System (khusus untuk tipe ABS), Combi Brake System (CBS) dan banyak lagi tentang kecanggihan masingmasing type Honda,’’ ungkap Wulan Sari selaku PIC Dealer MFM. Sesi terakhir dilanjutkan dengan pemberikan kenang-kenangan dan ucapan terima kasih oleh guru pendamping SMK Bina Nusantara Semarang kepada PIC Dealer MFM. (bns1)
”Sindroma Polikistik Ovarium, Apa dan Bagaimana?’’
DALAM masa remaja, menstruasi merupakan hal yang wajar terjadi setelah melewati masa pubertas. Kecenderungan terjadinya menstruasi pertama kali pada remaja rata-rata pada usia antara 12 dan 13 tahun atau 2,5 tahun setelah pertumbuhan payudara. Siklus menstruasi pada remaja biasanya tidak teratur pada 1 atau 2 tahun pertama sejak menstruasi dimulai. Diperlukan waktu sekitar dua tahun sejak menstruasi dimulai sebelum siklus ovulasi menjadi teratur, hal ini masih dianggap wajar. Namun apabila siklus menstruasi masih tidak teratur setelah melewati fase ini, maka patut dicurigai adanya gangguan menstruasi. Patut diketahui juga bahwa ada beberapa teori yang mengatakan karena adanya presentasi lemak tubuh yang tidak seimbang dapat menyebabkan tidak terjadinya ovulasi atau tidak menstruasi. Dan juga apabila terjadi stres yang berlebih dalam tubuh, hal ini dapat mungkin menghambat terjadinya ovulasi, yang akan berdampak pada gangguan kesuburan (infertil) jika menginginkan keturunan di kemudian hari apabila
tidak ditangani. Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan menstruasi pada wanita. Salah satunya yang cukup banyak terjadi tanpa disadari adalah sindrom ovarium polikistik atau yang sering disebut dengan Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK) atau Policystic Ovarian Syndrome (PCOS). Sindrom Ovarium Polikistik merupakan kondisi di mana terganggunya fungsi ovarium (indung telur) pada wanita yang berada pada usia subur (usia reproduktif). Keadaan ini disebabkan karena adanya gangguan dari keseimbangan hormon androgen dan hormon estrogen di dalam tubuh. Hormon androgen tidak hanya dimiliki oleh laki-laki, akan tetapi wanita juga memiliki namun dalam kadar yang tidak terlalu tinggi. Terjadinya ketidakseimbangan hormon ini yang menyebabkan sel telur yang dihasilkan menjadi banyak dan kecil-kecil, sehingga tidak ada sel telur yang matang untuk dibuahi atau menyebabkan terjadinya gangguan menstruasi. Selain penyebab tersebut, SOPK juga dapat disebabkan oleh
karena adanya resistensi terhadap insulin dan juga faktor keturunan. SOPK merupakan salah satu penyebab infertilitas yaitu sekitar 8-10% pada seluruh populasi wanita. Seorang wanita dapat dikatakan mengalami SOPK apabila terdapat gejala dan tanda sebagai berikut, yaitu menstruasi yang tidak teratur (8 kali menstruasi atau kurang dalam setahun atau siklus menstruasi lebih dari 35 hari) atau tidak menstruasi sama sekali. Adanya gejala hiperandrogenisme atau terdapat hasil laboratorium berupa hormon androgen melebihi normal, gejala dapat berupa banyak muncul jerawat pada wajah atau punggung, wajah lebih berminyak, pertumbuhan rambut yang berlebih (pada wajah-kumis, dada, punggung), rambut dapat rontok atau tumbuh terlalu lebat. Apabila telah dilakukan pemeriksaan USG ditemukan berupa sel telur yang kecil-kecil lebih dari 12 dalam satu indung telur. SOPK sering terjadi pada wanita dengan berat badan berlebih atau obesitas akibat dari gangguan metabolik yang dialami. Namun hal ini ti-
dak menutup kemungkinan dapat terjadi pada wanita kurus yang disebabkan karena adanya gangguan perintah atau jalur hormonal dari otak. Apabila tidak ditangani segera, penderita SOPK dapat menimbulkan beberapa konsekuensi seperti gangguan reproduksi (gangguan menstruasi, infertilitas, keguguran), gangguan metabolik (obesitas, diabetes melitus tipe 2, sindrom metabolik), keganasan, gangguan tidur (sleep apnea), kadar lemak darah tidak normal, perlemakan hati nonalkoholik. SOPK tidak dapat disembuhkan, namun gejala-gejalanya dapat dikendalikan berdasarkan klinis yang muncul. Mengubah gaya hidup merupakan salah satu intervensi penting dan paling sederhana yang dapat dilakukan oleh wanita dengan SOPK. Baik dengan cara mengurangi berat badan pada wanita dengan berat badan berlebih atau obseitas, mengubah pola makan dengan mengurangi karbohidrat, mengurangi makanan manis dan gorengan, memperbanyak protein dan sayuran. Selain itu, SOPK
juga dikendalikan dengan terapi penggunaan obat untuk resistensi insulin, terapi hormon ataupun pembedahan. Namundisarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter spesialis kandungan apabila
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
ditemukan adanya gejala yang mengarah ke SOPK, untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan terapi yang sesuai dengan gangguan pola menstruasi yang dialami. ldr. Putu Pradnya Paramitha Dewi
Sabtu Kliwon, 9 Februari 2019
daerah
5
Produksi Listrik dan Gas Alami Pertumbuhan -3,51 Persen Denpasar (Bali Post) Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, pada triwulan IV 2018 ekonomi Bali tumbuh 7,59% bila dibandingkan dengan triwulan IV 2017 (yoy). Pertumbuhan tercatat pada hampir semua lapangan usaha. Kecuali, lapangan usaha kategori D yaitu pengadaan listrik dan gas yang mengalami pertumbuhan negatif sebesar -3,51%. Sementara yang tercatat mengalami pertumbuhan tertinggi adalah lapangan usaha kategori G yaitu perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor yang tumbuh sebesar 12,34 persen. Diikuti lapangan usaha kategori F yaitu konstruksi yang tercatat tumbuh sebesar 9,40 persen, serta lapangan usaha kategori C yaitu industri pengolahan yang tercatat tumbuh 9,16 persen. Kepala BPS Bali Adi Nugroho mengatakan penurunan pertumbuhan listrik yang dimaksud adalah produksi listrik dan gas, terutama listrik yang turun lebih rendah dibandingkan produksi periode sebelumnya. ‘’Produksi yang dimaksud adalah listrik yang dihasilkan per kWh-nya. Sehingga jika dalam hitungan PDRB, dihitung dengan satuan rupiah. Maka pengertian produksi itu disesuaikan ke dalam konsep nilai tambah dengan satuan rupiah,’’ jelasnya, Jumat (8/2) kemarin. Sementara itu, Manajer Niaga PLN Unit Induk Distribusi (UID) Provinsi Bali Handoko mengatakan pertumbuhan konsumsi listrik di Bali tahun 2018 positif. Pada Desember 2018 saja pertumbuhan konsumsi listrik di Bali 4,60% (yoy). ‘’Hampir semua jenis tarif pertumbuhnnya positif di tahun 2018,’’ tandasnya. Namun diakui pada tahun 2017 terjadi penurunan pertumbuhan konsumsi listrik, -0,5%. Salah satunya karena adanya bencana. Selain itu, masyarakat juga mulai menggunakan barang-barang elektronik yang hemat listrik seperti lampu LED. Pertumbuhan konsumsi listrik di Bali tahun 2014 sampai tahun 2016 mencapai 8% - 9%. Bahkan tahun 2016, pertumbuhannya mencapai 11%. Sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) tahun 2017-2026, rata-rata pertumbuhan konsumsi listrik ditargetkan 8,5%. ‘’Pertumbuhan listrik kita dulu tahun 2015 pernah sampai 11%. Tahun 2018 ini mulai merayap naik lagi, karena pertumbuhan konsumsi kita tergantung juga dari keekonomian masyarakat,’’ tandasnya. Bisnis di Bali berkembang yang turut menyumbang pertumbuhan konsumsi listrik di Bali. Bisnis di Bali juga cukup besar seperti mall, hotel, bandara. Sementara industrinya seperti PDAM, penggilingan padi dan lainnya. Melihat kondisi pariwisata Bali yang masih bertumbuh, ia menargetkan pertumbuhan konsumsi listrik di Bali tahun 2019 adalah 6,3%. Ia optimis target ini tercapai, karena melihat dari pertumbuhan konsumsi listrik pada Januari 2019 yaitu 14,43%. ‘’PLN siap mendukung pertumbuhan ekonomi di Bali dengan menyediakan listrik yang memadai,’’ tandasnya. Jumlah pelanggan PLN terus bertambah. Pelanggan 450 VA (subsidi) jumlahnya 219.917 pelanggan, 900 VA (subsidi) jumlahnya 79.122 pelanggan, 900 VA (nonsubsidi) 315.580 pelanggan, 1.300 VA jumlahnya 324.801 pelanggan, 2.200 VA jumlahnya 123.528 pelanggan, 6.600 VA jumlahnya sebanyak 17.546 pelanggan. Pelanggan dengan daya 3.500 VA – 5.500 VA jumlahnya sebanyak 68.731, sehingga total jumlah pelanggan PLN sampai sat ini adalah 1.149.225. (kmb42)
Makelar dan Dukun Pengganda Uang Ditangkap
Banyuwangi (Bali Post) Praktik penggandaan uang masih saja terjadi di Banyuwangi. Terbaru, Polres Banyuwangi berhasil membongkar praktik penggandaan uang yang dilakukan dua dukun palsu. Dari kasus ini, total kerugian para korban mencapai Rp 415 juta. Dua pelaku masing-masing Nuryasin alias Gus Nur (46), warga Desa Tamansaruh, Kecamatan Glagah, Banyuwangi dan Misman Didi Paryogo alias Herman (39), warga Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Kedua pelaku ditangkap setelah dilaporkan lima warga yang menjadi korban penipuan. ‘’Berawal dari laporan para korban, kami berhasil menangkap kedua pelaku,’’ kata Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansah Zeninardi, Jumat (8/2) kemarin. Kapolres menjelaskan, lima korban yang melapor masing-masing Tito, Imam Asmuin, Yeri Yappy, David dan Arni Setiaris. Kelimanya berasal dari beberapa daerah. Salah satunya, Banyuwangi dan Sumbawa. Kasus praktik penggandaan uang ini, lanjut Kapolres, berawal dari pertemuan para korban, September 2018. Awalnya, salah satu pelaku Herman menawarkan ke para korban bisa membantu mencarikan praktik penggandaan uang. Para korban langsung tergiur. Herman mengajak para korban bertemu Nuryasin alias Gus Nur. Di rumah Gus Nur, para korban diperlihatkan aksi mendatangkan uang gaib. Lalu, meminta para korban menyerahkan sejumlah uang sebagai mahar. ‘’Aksi mempertontonkan penggandaan uang ini ada yang dilakukan di rumah pelaku, ada yang di hotel. Uang yang dijanjikan diperlihatkan muncul dari sebuah tong plastik,’’ jelas Kapolres. Karena tergiur, para korban bersedia menyerahkan uang mahar. Uang dikirimkan dengan layanan transfer bank. Polisi berhasil menyita sejumlah buku rekening hasil transaksi pelaku dengan para korban. Para korban, lanjut Kapolres, mulai curiga ketika membawa pulang kardus yang dijanjikan berisi uang. Ternyata isinya potongan kertas. Merasa dibohongi, pelaku melapor ke Polres. ‘’Laporannya bertahap. Lalu, kita buru pelaku dan ditangkap di Banyuwangi,’’ imbuh Kapolres. Dari kasus ini, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti. Selain bukti transfer, barang bukti lainnya, satu tong plastik, selembar daun pandan, kertas berisi gambar mistis dan satu kardus berisi potongan kertas. Kepada penyidik, para pelaku mengakui perbuatannya. Gus Nur menjadi pelaku utama, sedangkan Herman hanya bertugas merekrut korban. Tahun 2013, Gus Nur sempat menjalani hukuman dalam kasus serupa. Seluruh uang hasil penipuan dihabiskan untuk berfoya-foya. ‘’Penyidik masih mengembangkan terus kasus ini. Kemungkinan bisa muncul korban tambahan,’’ pungkas Kapolres. (udi)
Bali Post/udi
DUKUN PALSU - Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Zeinardi H. menunjukkan bukti dan tersangka dukun palsu penggandaan uang, Jumat (8/2) kemarin.
PENGAMANAN - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto saat menjelaskan pengamanan Pemilu 2019.
Bali Post/rah
Amankan Pemilu 2019
”Back-up’’ Polda, Kodam Kerahkan Kekuatan Maksimal Denpasar (Bali Post) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 kian dekat dan soliditas TNIPolri diperkuat guna mengamankan pelaksanaan pileg dan pilpres tersebut. Di Bali sendiri, Kodam IX/Udayana akan mengerahkan kekuatan semaksimal mungkin untuk membantu Polda Bali menjaga keamanan dan kondusivitas Pulau Dewata ini. ‘’Terkait pesta demokrasi, TNI memberi bantuan kepada Polri dan pemerintah dalam mengamankan pemilu ini. Semaksimal mungkin kekuatan kita dikerahkan,’’ kata Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Jumat (8/2) kemarin.
Sesuai hasil koordinasi Panglima TNI dengan Kapolri, lanjut Pangdam, TNI akan mengerahkan kekuatan 2/3 dari kekuatan Polri. ‘’Kita akan memback-up Polri,’’ tegas Mayjen Benny usai apel gelar pasukan Operasi Gaktib dan Yustisi 2019 di Lapangan Renon. Pihaknya dalam melaksanakan tugas dilakukan secara profesional dan sudah barang tentu berpedoman pada aturan-aturan yang ditetapkan KPU maupun Bawaslu sehingga tidak
ada pelanggaran. ‘’Operasi gaktib dan yustisi ini pun salah satu fokusnya mengawasi aplikasi dan implementasi tentang netralitas TNI di lapangan. Menjaga komitmen TNI terhadap pesta demokrasi terkait netralitas,’’ tandasnya. Hingga saat ini, menurut jenderal bintang dua di pundak ini, situasi Bali masih aman dan kondusif. Namun dua provinsi wilayah Kodam
yaitu NTB dan NTT, katanya, perlu pengamanan ekstra. Oleh karena itu, pihaknya telah melakukan operasioperasi pendahuluan untuk mengingatkan masyarakat di sana makna dari pesta demokrasi tersebut. ‘’Kita memilih pemimpin yang mampu membawa masyarakat sejahtera. Bukan justru kontraproduktif dengan proses pemilu ini. (Kalau - red) Di akhir pemilu kita bermusuhan, maka proses pembangun tidak berjalan lancar,’’ ungkapnya. Ia berharap edukasi kepada masyarakat dalam menyalurkan hak suaranya gencar dilakukan karena banyak lembaran yang harus dipilih. Sementara personel dari KPU juga terbatas. ‘’Silakan KPU mengedukasi petugas kami sehingga kita bisa menyuarakan bagaimana manaje men cara menusuknya (surat suara). Bukan menusuk yang mana,’’ kata
Tahun Politik, Dewan Diminta Tak Tinggalkan Reses
Bali Post/ist
DITANGKAP - Maling spesialis HP, Muhammad Khamarudin, ditangkap dan ditahan di Polsek Denbar.
Pencuri Ponsel Anggota Paskibraka Ditangkap
Denpasar (Bali Post) Beberapa anggota Paskibraka kehilangan ponsel saat latihan di Lapangan Lumintang, Denpasar. Latihan tersebut dilaksanakan akhir Desember 2018 dan pertengahan Januari, tiga hari berturut-turut. Korban yang sudah melapor ke Polsek Denpasar Barat (Denbar) yaitu I Gede Yusa Nugraha (16), Desak Putu Meila Savitri (15) dan I Made Rasta Mahendrayana (15). Pelakunya tak lain Muhammad Khamarudin (21) dan ditangkap beberapa waktu lalu. ‘’Pengungkapan kasus ini baru bisa dirilis karena masih mencari korbannya. Selain itu kami juga berupaya mengembangkan kasus tersebut,’’ ucap Kapolsek Denbar AKP Johannes Nainggolan, Jumat
(8/2) kemarin. Menurut Johannes, kronologinya pada akhir Desember 2018 dan pertengahan Januari 2019, korban latihan paskibraka di TKP. Sedangkan tas mereka yang berisi barang-barang, termasuk HP, ditaruh di atas tembok halaman toilet umum di Lapangan Lumintang. Usai latihan, korban hendak mengambil HP dan ternyata hilang. Selanjutnya para korban melaporkan kasus ini ke Polsek Denbar. ‘’Tidak sekalian diambil, tapi bertahap. Awalnya HP milik Yusa Nugraha dicuri. Hari berikutnya berturut-turut korban lainnya,’’ kata Johannes. Setelah menerima laporan itu, tim Opsnal Reskrim Polsek Denbar melakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi, akhirnya pelakunya
Benny. Apalagi Babinsa saat di lapangan selalu menjadi sumber tempat bertanya oleh masyarakat. Pihaknya juga punya tanggung jawab untuk membina masyarakat. Dengan pengakuan yang diberikan KPU kepada anggota TNI di lapangan, diharapkan mampu membawa misi KPU khususnya terkait cara menusuk surat suara. ‘’Sekali lagi saya sampaikan bukan menusuk yang mana,’’ ujarnya. Pihaknya juga turut menyuarakan agar masyarakat menggunakan hak suaranya dan menjadi peserta pemilu yang aktif. ‘’Jika anda tidak menyalurkan suara anda, tidak memilih saat pesta demoraksi ini, berarti anda tidak ikut aktif dalam pembangunan bangsa. Kita ingatkan mereka. Kita gelorakan semangat demoktasi ini, gunakan hak suaranya dengan baik,’’ imbuhnya. (kmb36)
terungkap yaitu Muhammad Khamarudin. Selanjutnya petugas menuju tempat tinggal pelaku di Jalan Nangka Selatan Gang Nuri X, Denpasar. ‘’Pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Selanjutnya dilakukan penggeledahan,’’ kata mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Hasil penggeledahan di kamar pelaku, polisi menemukan HP milik korban. Saat diinterogasi, pelaku mengatakan barang-barang tersebut diperoleh dari hasil mencuri. Modusnya, pelaku mengawasi para korban yang sedang latihan paskibraka. Saat korban lengah, pelaku langsung mengambil HP di dalam tas korban. ‘’Pelaku berdalih kepepet uang untuk bayar kos. Tapi masih kami dalami,’’ tandasnya. (kmb36)
Banyuwangi (Bali Post) Tahun politik, biasanya membuat kalangan politisi sibuk, termasuk di DPRD Banyuwangi. Meski begitu, para wakil rakyat Kota Gandrung diminta tetap memperhatikan kepentingan masyarakat. Salah satunya, mau mengambil masa reses. Sebab, reses menjadi momen menjaring aspirasi masyarakat dalam mendukung program pembangunan. Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Joni Subagio mengatakan reses bukanlah kewajiban bagi anggota DPRD, namun hak. Karena itu, tak wajib diambil atau dilaksanakan kalangan Dewan. Meski begitu, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meminta anggotanya tidak meninggalkan masa reses. ‘’Berdasarkan keputusan Badan Musayawarah (Bamus), jadwal reses adalah seminggu. Diambil atau tidak, itu hak anggota DPRD. Tapi, mau tidak mau harus diambil karena untuk menyerap aspirasi masyarakat,’’ kata Joni, Jumat (8/2) kemarin. Dijelaskan, reses adalah momentum yang tepat untuk menyerap aspirasi masyarakat, apalagi bersamaan dengan tahun politik. Lalu, memasuki
jadwal Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). ‘’Tentunya ini menjadi saat yang tepat menyerap aspirasi masyarakat dari daerah pemilihan (dapil) masing-masing,’’ jelasnya. Pihaknya justru mempertanyakan jika ada anggota Dewan yang tak mau mengambil masa reses. Sebab, masyarakat akan kekurangan saluran aspirasi. ‘’Khusus saya pribadi, reses ini saya ambil. Ini saat tepat menjaring aspirasi dari masyarakat,’’ imbuhnya. Nantinya, lanjut Joni, hasil reses itu akan menjadi acuan DPRD dalam mengawal proses pembangunan dan kebijakan dari Pemkab Banyuwangi. Dari aspirasi itulah, pihaknya memiliki data pasti apa yang sebenarnya dibutuhkan di tengah masyarakat langsung. ‘’Ini sebenarnya tujuan dari reses. Para wakil rakyat tahu apa aspirasi dari masingmasing dapil yang diwakili,’’ tegasnya. Aspirasi dari tingkat desa itulah, lanjutnya, akan terus dikawal ke kecamatan, berlanjut hingga ke kabupaten. Karena itu, tegas Joni, reses menjadi momen bertemunya wakil rakyat dengan masyarakat yang diwakili. (udi)
OPINI
6 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
HPN dan Memerangi ’’Hoax’’ SABTU ini, 9 Februari 2019, jajaran pers nasional merayakan Hari Pers Nasional (HPN). HPN diperingati bersaman dengan HUT PWI. Pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 kental dengan semangat ‘’bersama memerangi hoax’’. Pada HPN 2019 ini, semangat itu kembali dikumandangkan jajaran pers nasional. Pasalnya, penyebaran hoax bukan tambah berhenti melainkan kian meningkat. Apalagi pada tahun politik. HPN 2019 mesti kita jadikan sebagai ajang pemersatu bangsa untuk bersama-sama menangkal informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar atau dalam bahasa kekiniannya disebut hoax. Hal ini harus mendapatkan perhatian serius semua elemen, baik pemerintah, lembaga pers tak luput juga kita sebagai masyarakat untuk sama-sama memeranginya. Untuk menjaga iklim demokrasi yang sejuk, pemerintah sebagai pemegang kebijakan harus mengatur secara tegas dan menindak segala bentuk informasi berupa hoax, pemerintah tak boleh lengah apalagi membiarkan hal itu menjadi konsumsi secara terus-menerus di kalangan masyarakat. Karena ini akan mengancam nilai-nilai persatuan di tengah masyarakat. Selanjutnya yang juga tak kalah penting adalah peran lembaga pers sebagai salah satu pilar demokrasi yang berkecimpung langsung dalam mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik. UU Pokok Pers kian diuji. Lembaga pers juga diuji kejujurannya. Namun jangan lupa pada era tanpa sensor ini semua orang bisa bikin situs berita. Untuk itu harus diimbangi oleh masyarakat yang cerdas memilih literasi sumber bacaan yang kredibel. Pilihlah sumber berita yang teruji keandalannya menyebarkan informasi bertahun-tahun. Di sisi lain, diperlukan wawasan dan pengetahuan dalam memahami sebuah informasi yang ada, sehingga kita tidak terjebak maupun mengonsumsi informasi hoax. Peran media adalah mengedukasi dan mencerahkan masyarakat lewat konten pemberitaan yang benar serta dapat dipertanggungjawabkan. Esensi media itu adalah pesan. Setiap pesan pasti ada konten dengan medium yang berbeda sesuai berkembangan zaman. Substansinya pesan yang disampaikan tidak boleh berubah tapi mediumnya bisa berubah seiring waktu. Bila peran pers dalam memberdayakan masyarakat lewat edukasi serta pencerahan melalui isi pesannya dapat berjalan dengan baik, maka peran pers akan sangat dahsyat dalam kehidupan masyarakat. Termasuk menjaga iklim demokrasi yang sejuk. Lembaga pers idealnya berada di luar dari berbagai kepentingan yang ingin menungganginya, independensi dari kekuasaan pun juga tidak berafiliasi dengan partai politik tertentu. Independensi ini menjadi hal yang sakral dan tak boleh dilanggar. Masyarakat haruslah menjadi subjek. Dia aktif sendiri menjaring dan menyeleksi informasi yang diperlukan. Sebagai bagian yang secara langsung menikmati sehari-hari informasi yang didapatkan dari berbagai media informasi baik cetak maupun elektronik, sudah saatnya masyarakat cerdas dalam menanggapi segala macam informasi. Salah satunya adalah tak perlu ikut menyebarluaskan informasi yang sifatnya belum diketahui benar atau tidak, sehingga informasi tersebut tidak mudah dipercayai sebagai hal benar. Beberapa cara yang bisa digunakan dalam menangkal informasi hoax di antaranya cermat melihat judul dari berita yang kita baca. Biasanya berita hoax sering kali menggunakan judul yang provokatif dan mengundang sensasi yang berlebihan.
S URAT PEMBACA
Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Tajen Marak Lagi
Sebagai krama Bali, saya termasuk paling khawatir dengan makin maraknya tajen di Denpasar. Ke mana aparat kepolisian kita? Mereka ini adalah krama Bali yang bersikap spekulatif, dengan risiko menjual tanah leluhur. Lihat saja pagi-pagi tajen setiap hari sudah marak di kawasan Abiantubuh, Kesiman. Mereka ini dipastikan tak memiliki pekerjaan tetap karena saat jam kantor dan dinas sudah ada di arena tajen. Kalau tidak diberantas kapan mereka mau bekerja? Kapolsek Dentim tampaknya diam saja melihat fenomena ini. Jika tak mampu diberantas oleh Kapolsek, kami mohon Bapak Kapolda Bali yang dikenal sukses memberantas premanisme ikut turun tangan. Sebab, bisnis berbau judi ini juga akan memunculkan penyakit masyarakat seperti krimimalitas dan yang paling berbahaya aset orang Bali yakni tanah leluhurnya akan habis dipakai matajen. Cukup tabuh rah digelar satu hari saat piodalan di pura. Kita mesti bisa membedakan mana tabuh rah dan mana tajen. Ayo aparat jangan mau minta cuk di arena ini. Buatlah Denpasar dan Bali ini benarbenar damai. Bukalah mata, selamatkan generasi muda Bali. Nyoman Su Kesiman
Sabtu Kliwon, 9 Februari 2019
Literasi Digital sebagai Peredam ’’Hoax’’
Pada tahun politik ini, kabar bohong atau hoax boleh jadi akan berembus semakin kencang menerpa masyarakat. Namun, ada cara yang baik untuk meredamnya yaitu diimbau masyarakat lebih kritis dan aktif mencari sebuah kebenaran berita agar tidak cepat terhasut atau terprovokasi oleh berita hoax tersebut. Baru-baru ini, kita juga diterpa hoax mengenai tujuh kontainer berisi surat suara yang telah dicoblos di Tanjung Priok. Masih teringat pula dengan jelas, hoax yang dilakukan Ratna Sarumpaet pada waktu yang lalu.
Oleh Juandi Manullang
F
enomena itu menjadikan buruknya proses demokrasi kita saat ini. Hoax menghancurkan demokrasi dengan memanipulasi pikiran rakyat untuk mempercayai berita yang tidak jelas kebenarannya. Gampangnya masyarakat percaya terhadap hoax yang disebarkan dari media sosial tersebut membuktikan bahwa masih banyak masyarakat yang lemah terhadap literasi digital. Oleh sebab itu, penguatan pemahaman menggunakan literasi digital menjadi lumrah disebarluaskan. Apalagi Sabtu ini, insan pers merayakan Hari Pers Nasional (HPN). Pasalnya, hoax sekarang banyak beredar di media sosial, sehingga masyarakat diimbau untuk bijak menggunakan media sosial tersebut. Masyarakat diimbau tidak terpolarisasi oleh maraknya peredaran hoax di media sosial. Harus mampu berpikir kritis
dalam menyerap sari-sari informasi yang beredar di media sosial. Bagi masyarakat akar rumput pun yang paling rentan terdampak berita hoax, seharusnya semakin dicerdaskan dengan literasi digital itu agar hoax mampu untuk diredam. Menyebarluaskan Literasi Digital Dalam kehidupan saat ini, terutama pada tahun politik sekarang, menyebarluaskan literasi digital adalah cara jitu meredam hoax di media sosial. Literasi digital itu dapat dijelaskan arti, maksud, dan tujuannya kepada masyarakat melalui seminar-seminar, sekolah maupun universitas dan di media sosial juga. Melalui cara-cara itu, masyarakat menjadi tahu apa itu literasi digital dan maksud serta tujuannya. Menurut Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika sekaligus Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya, Henri Subiakto, lit-
erasi digital ialah sikap dan kemampuan seseorang memanfaatkan teknologi digital untuk mengakses, menganalisis, dan mengevaluasi informasi. Karena penegakan hukum itu ada di hilir. Hulunya ialah pencegahan melalui literasi digital. Selain hukum, perlu ada pendekatan budaya melalui literasi digital kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat juga seharusnya mampu untuk kritis dalam membaca setiap informasi yang beredar di media sosial. Sebagai contoh, setelah masyarakat membaca sebuah informasi dari berita yang beredar di media sosial, langkah yang harus diambil adalah masyarakat mencari kebenaran informasi tersebut dari berita yang terpercaya keakuratannya dan media yang telah dikenal oleh khalayak ramai dan terdaftar dalam dewan pers. Cara itu sangat relevan untuk meredam penyebaran hoax. Masyarakat jangan cepat percaya terhadap setiap berita yang beredar di media sosial
dan cepat menyebarkan berita kepada masyarakat lainnya tanpa mencari kebenaran yang sebenarnya. Dengan membiasakan diri cepat menyebarkan berita yang belum pasti, maka yang terjadi akan terjadi tindak kriminal di dunia maya (cyber crime), sehingga terjadilah penindakan oleh pihak kepolisian atas pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Oleh karenanya, sekali lagi, masyarakat harus kritis dan mencari kebenaran informasi terlebih dahulu. Tak perlu gampang untuk menyebarkan sebuah berita. Andalkan kecerdasan dan kekritisan berpikir demi menciptakan kekondusifan kehidupan menjelang pesta demokrasi 2019 ini. Selanjutnya, penting pula peran masyarakat secara masif dalam memberikan edukasi mengenai literasi digital ini. Perlu saling berbagi informasi penting seputar literasi digital ini sampai ke akar rumput. Antarmasyarakat ke masyarakat lainnya perlu saling berinteraksi dan belajar bersama bagaimana memaknai literasi digital dengan baik. Hal-hal apa yang harus dilakukan dalam media sosial dan cara-cara dalam memaknai informasi yang beredar di media sosial. Saat ini, fenomena menjungkirbalikkan kebenaran dalam tahun politik semakin sering terjadi. Matinya kepakaran seperti ditulis Tom Nichols dalam buku ‘‘The
Death of Expertise’’ (2017) telah terjadi fenomena global. Literasi instan di media sosial menjadi pilihan masyarakat yang lemah tradisi membaca. Dalam hal ini, memang masyarakat lebih menyukai membaca berita yang beredar di media sosial dan malas dalam mencari kevalidan informasi yang sebenarnya. Sulit untuk mengkaji kebenaran informasi yang beredar. Oleh karenanya, pantas bila dikatakan masyarakat sekarang lebih suka informasi yang instan, tidak mau capek mencari informasi yang benar. Berawal dari itulah, mengapa kita terus dihajar dengan peredaran berita hoax. Hal itu karena masyarakat banyak yang menyukai informasi instan tadi. Maka, tugas kita juga untuk berdiskusi dan saling mengajari masyarakat untuk lebih bijak bermedia sosial dan mengembangkan literasi digital. Berkaitan dengan itu juga, partai politik juga diimbau dalam mengarungi tahun politik ini untuk lebih waspada dan sanggup membendung potensi hoax. Ikut dalam menciptakan kekondusifan kontestasi politik ini. Sadar pula para politisi untuk menahan diri dalam menyebarkan berita yang berujung hoax dan fitnah.
wisatawan dengan kebangsaan Australia (21,45 persen), Tiongkok (18,13 persen), India (7,03 persen), Jepang (4,75 persen), dan Amerika Serikat (4,66 persen). Berdasarkan data tersebut, dapat dilihat adanya penurunan jumlah wisman (m to m) dan Tiongkok bukan lagi sebagai penyumbang wisatawan terbesar yang datang ke Bali. Penurunan jumlah wisman pada bulan November dibandingkan bulan Oktober bukanlah hal yang mengkhawatirkan. BPS telah mencatat bahwa dalam sejarah pariwisata Bali selalu ada penurunan jumlah wisman pada kedua bulan ini dari tahun 1994 sampai dengan 2018. Dalam sejarah pariwisata Bali, kenaikan jumlah wisman pada bulan November dibandingkan Oktober hanya terjadi pada tahun 2006 dan 2013. Adanya kenaikan jumlah wisman bulan November 2018 (y on y) dan di sisi lain Tiongkok bukan lagi sebagai penyumbang wisatawan terbanyak dapat menjadi bukti bahwa pariwisata Bali masih tetap meningkat di tengah penertiban mafia Tiongkok di Bali. BPS Provinsi Bali mencatat kedatangan wisman ke Provinsi Bali pada bulan Desember 2018 yang tercatat mencapai 498.819 kunjungan. Jumlah wisman ke Provinsi Bali pada bulan Desember 2018 naik sebesar 22,64 persen dibandingkan dengan catatan bulan November 2018 (m to m). Bila dibandingkan dengan bulan Desember 2017 (y on y), jumlah wisman ke Bali tercatat mengalami peningkatan 57,90 persen. Menurut kebangsaan, wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada bulan Desember 2018 yaitu kebangsaan Australia (20,41 persen), Tiongkok (16,13 persen), India (6,75 persen), Malaysia (4,85 persen), dan Singapura (4,72 persen). Data ini menunjukkan bahwa persentase wisatawan Tiongkok pada bulan Desember 2018 semakin menurun dari bulan November 2018 atau sejak penertiban mulai diterapkan. Di sisi lain, adanya peningkatan jumlah wisatawan (y on y) yang cukup besar membuktikan bahwa penertiban mafia Tiongkok tidaklah berpengaruh besar terhadap jumlah wisatawan yang datang ke Bali. Data pariwisata Bali bulan November dan Desember 2018 ini menunjukkan bahwa tindakan tegas dan berani untuk menertibkan praktik mafia Tiongkok merupakan tindakan yang sangat tepat. Bali sangat terbuka kepada wisatawan dari mana pun. Setiap wisatawan yang berkunjung ke Bali
berhak mendapatkan kenyamanan berwisata seperti yang mereka inginkan. Begitu pula wisatawan asal Tiongkok yang memiliki potensi pasar yang sangat besar dan berharga untuk Bali harus mendapat perhatian serius dari pemerintah. Semua pihak terkait penyelenggaraan pariwisata wajib bertanggung jawab dan menaati peraturan yang berlaku untuk menjaga keberlangsungan pariwisata dan kehidupan masyarakat Bali. Data pada bulan November dan Desember 2018 mungkin belum sepenuhnya menggambarkan pengaruh dari penertiban mafia Tiongkok di Bali tetapi data ini dapat menjadi optimisme akan pariwisata Bali. Bali hendaknya menyajikan pariwisata yang berkualitas bukan sekadar mengejar kuantitas. Kuantitas yang tinggi tanpa diimbangi kualitas yang baik akan merusak citra pariwisata Bali dan pada akhirnya akan perlahan-lahan menjerumuskan Bali kepada penurunan kuantitas.
Penulis adalah Alumnus Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara dan penulis lepas tinggal di Medan
Pariwisata Bali Tanpa Mafia Tiongkok
KEHIDUPAN masyarakat Bali tidak bisa terlepas dari pariwisata. Sebagian besar penduduk Bali menggantungkan hidupnya pada sektor ini. Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus yang dicatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, total penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja di Provinsi Bali sebanyak 2.398.307 orang. Penduduk usia tersebut paling banyak bekerja di lapangan usaha perdagangan, rumah makan dan hotel sebanyak 760.093 (31,69 persen). Lapangan usaha ini menyerap tenaga kerja lebih tinggi dari lapangan usaha pertanian, perkebunan, kehutanan, dan perikanan yang menyerap tenaga kerja 466.307 orang (19,44 persen). Lapangan usaha industri pengolahan berada di posisi ketiga dengan menyerap tenaga kerja 341.221 orang (14,23 persen). Data ini menunjukkan bahwa pariwisata sangat memengaruhi kehidupan masyarakat Bali. Oleh karena itu, keberlangsungan pariwisata harus tetap terjaga agar keberlangsungan kehidupan masyarakat Bali dapat terjaga dengan baik pula. Citra positif pariwisata Bali kini telah terbangun setelah bom Bali yang telah menghancurkan pariwisata Bali. Pada tahun 2017, Bali berhasil dianugerahi sebagai destinasi terbaik di dunia versi Trip Advisor mengalahkan 418 destinasi terkemuka lainnya di dunia. Semua pihak yang terlibat di dalam pariwisata Bali wajib berpartisipasi dalam menjaga citra pariwisata karena pariwisata merupakan industri yang sangat rentan terhadap isu-isu eksternal. Citra destinasi pariwisata memiliki peran penting dalam menarik ataupun menahan wisatawan. Pada pengujung tahun 2018, terkuak praktik mafia Tiongkok yang sangat berpotensi merusak citra pariwisata Bali di dunia. Kasus penertiban mafia Tiongkok berawal dari penjelasan Ketua Bali Liang (Komite Tiongkok Asita Daerah Bali) Elsye Deliana. Dia menjelaskan adanya praktik penjualan Bali di Tiongkok secara murah. Bali awalnya dijual dengan harga sekitar Rp 2.000.000, kemudian terus turun sampai terakhir dijual di harga Rp 200.000, namun penerbangan sekitar 200 wisatawan itu dibatalkan oleh Pemerintah Shenzhen, karena dianggap harganya tidak sehat. Dijelaskan pula bahwa praktik ini dilatarbelakangi oleh permainan besar dari penjual. Pengusaha dari Tiongkok membangun
Oleh Kadek Juli Wirartha usaha art shop di Bali yang akan mensubsidi wisatawan dengan biaya murah ke Bali. Wisatawan diwajibkan untuk mengunjungi toko dan seperti dipaksa untuk membeli barang-barang berbahan latex seperti kasur, sofa, bantal dan lainnya. Praktik penjualan Bali secara murah ini jelaslah merugikan Bali dan wisatawan itu sendiri. Pariwisata merupakan kegiatan yang berhubungan dengan rekreasi yang sudah dilakukan dengan perencanaan sebelumnya. Pemaksaan untuk melakukan pembelian di tokotoko tertentu jelas bukanlah tujuan atau salah satu rencana yang diinginkan seseorang dalam berwisata. Produk yang dijual oleh mafia ini juga bukanlah produk lokal sehingga tidak memberikan dampak yang positif untuk masyarakat Bali. Kasus ini mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap aturan yang berlaku. Seharusnya setiap penyelenggara pariwisata di Bali harus mengikuti aturan yang berlaku secara bertanggung jawab agar dapat menjaga citra pariwisata Bali pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Setelah kasus ini terkuak, DPRD Bali mengeluarkan rekomendasi dengan mengeluarkan surat dengan nomor 556/2843/DPRD tanggal 31 Oktober 2018 yang ditandatangani oleh Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama dan ditujukan ke Gubernur Bali dan Bupati/Wali Kota se-Bali. Rekomendasi ini mengandung lima poin yaitu mewajibkan semua pihak untuk bertanggung jawab terhadap keberlangsungan pariwisata Bali dan meminta Gubernur/ Bupati/Wali Kota untuk secara sungguh-sungguh menertibkan baik usaha akomodasi, usaha perjalanan wisata, dan usaha perdagangan yang diduga melakukan praktik usaha yang tidak sehat dan melanggar peraturan perundang-undangan. Perlunya segera mengambil tindakan tegas untuk menutup usaha yang tidak memiliki izin maupun usaha yang sudah memiliki izin, yang melakukan usaha yang tidak sehat dengan secara sungguh-sungguh melakukan penegakan hukum termasuk melanjutkan penyidikan sampai dengan peradilan. Rekomendasi terakhir meminta agar pembangunan industri pariwisata memberikan dampak positif bagi daerah, maka setiap usaha perdagangan terkait pariwisata agar
memprioritaskan produk lokal. Gubernur Bali kemudian mengeluarkan surat perintah untuk penertiban usaha pariwisata tertanggal 8 November 2018 dan ditujukan kepada bupati/wali kota se-Bali dan ditembuskan ke Ketua DPRD Bali. Surat Gubernur ini mensyaratkan penyelenggaraan kepariwisataan Bali harus dijaga kualitas dan keberlanjutannya dengan sebaik-baiknya. Pemerintah akan segera melakukan upaya-upaya penertiban, secara tegas terhadap usaha akomodasi, usaha perjalanan wisata, dan usaha perdagangan yang melakukan praktik usaha yang melanggar peraturan. Melalui surat ini, praktik usaha yang telah terbukti melakukan pelanggaran peraturan perundangundangan agar dilakukan penindakan penutupan usaha sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kebijakan Gubernur Bali terkait penertiban mafia Tiongkok merupakan suatu kebijakan yang tegas dan berani. Tiongkok merupakan salah satu negara penyumbang wisatawan terbesar yang datang ke Bali. Sebelum kebijakan ini mulai dilaksanakan, BPS Provinsi Bali mencatat wisman yang paling banyak datang ke Bali pada bulan Oktober 2018 yaitu wisatawan dengan kebangsaan Tiongkok (22,81 persen), Australia (20,45 persen), India (4,76 persen), Inggris (4,68 persen), dan Jepang (4,32 persen). Data ini menunjukkan bahwa Tiongkok memiliki potensi pasar yang sangat besar untuk pariwisata Bali. Keberadaan Tiongkok sebagai penyumbang wisatawan terbesar ke Bali ini tentunya perlu menjadi perhatian dan pertimbangan pemerintah dalam mengambil kebijakan. Setelah kebijakan ini mulai dilaksanakan, berita resmi statistik yang dikeluarkan oleh BPS Provinsi Bali menyatakan bahwa kedatangan wisman ke Provinsi Bali pada bulan November 2018 tercatat mencapai 407.213 kunjungan. Jumlah wisman ke Provinsi Bali pada bulan November 2018 turun sebesar -21,37 persen dibandingkan dengan catatan bulan Oktober 2018 (m to m). Bila dibandingkan dengan bulan November 2017 (y on y), jumlah wisman ke Bali tercatat mengalami peningkatan 12,80 persen. Menurut kebangsaan, wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada bulan November 2018 yaitu
Penulis, staf Tata Usaha BPS Provinsi Bali
POJOK 2018, kunjungan wisatawan Tiongkok paling tinggi. - Dampak dijual murah. *** Kata Gubernur BI, nilai rupiah masih kemurahan. - Jual mahal tak ada yang beli. *** Fundamental ekonomi Indonesia semakin baik. - Sektor usaha tetap terpuruk.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda , Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
TABANAN
Sabtu Kliwon, 9 Februari 2019
Ekskavator Rusak, Pengelolaan Sampah di TPA Tersendat
7
Tabanan (Bali Post) -
Alat berat jenis ekskavator yang difungsikan untuk memindahkan sampah dari truk ke TPA Mandung, Kecamatan Kerambitan, sempat rusak. Meski pada Kamis (7/2) lalu alat itu macet hanya sekitar satu jam, namun dampaknya cukup besar yakni menyebabkan antrean panjang truk sampah di TPA.
TRUK SAMPAH - Truk sampah di TPA Mandung, Jumat (8/2) kemarin.
Bali Post/bit
ran. ‘’Minimal ada penambahan masing-masing satu unit untuk memaksimalkan proses penataan dan pengolahan sampah. Memang semua tergantung anggaran daerah,’’ tegasnya. Meski demikian, pihaknya terus berupaya fokus dalam penanganan sampah sehingga ke depannya masalah ini dapat diatasi maksimal. Seperti diketahui, setiap harinya TPA Mandung menerima rata-rata 80 ton sampah yang diangkut oleh 50-60 kendaraan. Anggaran operasional TPA relatif belum mencukupi yaitu hanya Rp 950 juta setahun dan selama tiga tahun terakhir belum mengalami peningkatan. Padahal standar biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 1,3 miliar. (kmb28)
Jentik Nyamuk Ditemukan di Sebagian Besar Rumah Warga
nya, terutama yang berpotensi menampung air dan menjadi sarang nyamuk. ‘’Jangan tunggu sampai terjadi wabah. Harus memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan sekitar,’’ tegasnya. Susila juga mendukung pembentukan satu Jumantik di satu rumah. Karenanya, ia berharap agar sekolah memberikan informasi dan pengetahuan mengenai DBD serta cara penanggulangan kepada anak didik. Dari mereka diharapkan membawa pengetahuan ini ke rumah masing-masing dan menjadi Jumantik di rumahnya. ‘’Tidak hanya menjadi Jumantik, anak-anak ini diharapkan juga bisa mengajak keluarganya untuk sama-sama melakukan langkah mencegah DBD,’’ harapnya. (san)
BPBD Pangkas Pohon Perindang di Baturiti
Bali Post/ist
POHON PERINDANG - Pemangkasan pohon perindang di salah satu ruas jalan.
Tabanan (Bali Post) BPBD Tabanan bekerja sama dengan pemerintah pusat melakukan pemangkasan pohon perindang di jalur Denpasar-Singaraja, tepatnya di sebelah utara Joger Desa Luwus, Kecamatan Baturiti, Jumat (8/2) kemarin. Kegiatan ini guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pohon tumbang akibat angin kencang. Tidak hanya di lokasi tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD juga secara bertahap akan menyasar pohon perindang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan di seputar Jalan Denpasar-Gilimanuk dan Denpasar-Singaraja, Pupuan. ‘’Benar kami lakukan perompesan pohon di jalur utama Denpasar-Singaraja, bekerja sama dengan PUPR pusat Satker Bali. Itu karena untuk alat, kami di BPBD tidak punya,’’ ucap Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan I Putu Trisna Widiatmika seizin Kepala BPBD I Gusti Sucita. Dikatakannya, musim hujan belakangan ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat akan adanya pohon tumbang. Apalagi beberapa hari terakhir bencana tersebut terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Tabanan. Untuk kegiatan pemangkasan pohon di jalur Denpasar-Singaraja dilakukan oleh tujuh anggota TRC BPBD dibantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas wilayah setempat. Selama kegiatan tersebut, sempat terjadi penutupan arus lalu lintas. Lebih lanjut dia mengimbau masyarakat yang hendak bepergian untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca. Kalau perlu, jangan bepergian selama kondisi cuaca buruk. (kmb28)
Kader PKK Diminta Maksimalkan Fungsi Pekarangan Rumah Tabanan (Bali Post)Setiap pekarangan rumah di Tabanan memiliki lahan yang sangat potensial untuk ditanami tanaman obat keluarga (toga). Oleh karena itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengingatkan kader PKK di Tabanan untuk memaksimalkan fungsi pekarangan. Pekarangan tidak hanya harus indah dengan tanaman bunga dan hias, tetapi juga harus memiliki manfaat bagi keluarga. Guna lebih meningkatkan manfaat pekarangan, menurut Putri Suastini Koster, pihaknya terus menggenjot harmonisasi dan sinkronisasi program Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman (Hatinya) PKK. Salah satunya pada peninjauan rumah percontohan Hatinya PKK di Desa Tiying Gading, Selemadeg Barat, Jumat (8/2) kemarin. Program kerja Hatinya PKK, kata dia lebih menyasar pada pemanfaatan lahan pekarangan rumah dengan prioritas toga dan bumbu dapur. ‘’Di samping nyaman dan indah juga harus bermanfaat. Indah tidak hanya ditanami bunga,
mun, dua dari tiga peralatan tersebut usianya sudah tua. Bouldozer berusia 10 tahun dan louder ban karet hampir 16 tahun. Sementara ekskavator baru berusia 5 tahun. ‘’Memang kemarin (Kamis - red) alat berat untuk memindahkan dan menarik sampah ada sedikit masalah. Tetapi kami sudah perbaiki, sekarang sudah berjalan normal seperti biasa,’’ terangnya. Tidak hanya kali ini, gangguan pada alat berat juga terjadi sebelumnya. Hal ini tentu sangat mengganggu pengolahan sampah di TPA tersebut. Terkait ketersediaan alat berat, pihaknya telah mengajukan permohonan pengadaan ke Bapelitbang. Hanya saja permohonan tersebut belum bisa dipenuhi karena keterbatasan angga-
Gerakan PSN di Banjar Sanggulan
SOSOK Sadar Kebersihan
MEREBAKNYA kasus DBD di berbagai wilayah harus menjadi perhatian khusus seluruh komponen di Kabupaten Tabanan. Sebab, sebagai daerah penyangga Kota Denpasar, Tabanan memiliki kawasan padat penduduk. Guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan, khususnya dalam mengantisipasi DBD, organisasi perangkat daerah (OPD) harus bisa menjadi. Seluruh jajaran OPD di Tabanan diharapkan sadar akan kebersihan lingkungan. ‘’Jadi kebersihan itu tidak hanya dilakukan pada hari-hari tertentu, misalnya pada hari Jumat saja. Tetapi setiap hari harus diperhatikan kebersihannya,’’ ujar Sekda Tabanan I Gede Susila saat menghadiri gerakan PSN Serentak, Jumat (8/2) kemarin di Banjar Sanggulan Desa Banjar Anyar, Kediri. Ia melanjutkan, setiap jajaran OPD harus menyikapi jika ada sampah di lingkungan-
Dari pantauan di lapangan Jumat (8/2) kemarin, antrean truk pengangkut sampah ke TPA Mandung tidak lagi panjang seperti yang terjadi di hari sebelumnya. Seorang petugas kebersihan mengatakan, ekskavator tersebut sudah bisa digunakan kembali sehingga mobilitas truk sampah di TPA kembali normal. ‘’Sudah normal kembali. Kalau Kamis kemarin antrean truk sampah memang cukup panjang di depan TPA,’’ terangnya. Hal senada disampaikan Kepala UPT TPA Mandung Ni Luh Sukartini. Menurutnya, penanganan sampah di TPA Mandung sejauh ini terkendala minimnya peralatan. Di TPA hanya terdapat masingmasing satu unit bouldozer, ekskavator dan loader. Na-
tapi setiap natah juga ditanam tanaman dapur dan tanaman obat agar ditata sesuai penataan taman,’’ tegasnya. Ia juga menegaskan, program Hatinya PKK harus mulai diwujudkan tahun ini, sehingga tidak sekadar wacana. Ke depan program ini harus terus digetoktularkan untuk diterapkan oleh setiap rumah tangga. Tanaman obat dan dapur sangat besar manfaatnya bagi masyarakat. Pohon kelor, misalnya, daunnya selain untuk sayur, juga bisa menjadi bahan obat luka. ‘’Harapannya, pelan tapi pasti supaya seluruh halaman warga di Bali khususnya di Tabanan jadi Hatinya PKK. Benar-benar indah dan benarbenar bermanfaat,’’ ujarnya. Dia juga berpesan kepada seluruh masyarakat yang hadir agar jangan pernah meremehkan peran seorang perempuan. ‘’Kita tidak boleh memandang sebelah mata kegiatan ibu PKK, karena mereka merupakan cikal bakal pendidik generasi bangsa kita menjadi generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,’’ jelasnya.
Tabanan (Bali Post) Ledakan kasus DBD atau peningkatan kasus dari bulanbulan sebelumnya, menghantui saat musim pancaroba. Guna mengantisipasi hal tersebut, diperlukan pencegahan dini oleh semua komponen. Terkait hal itu, Dinas Kesehatan Tabanan menggelar gerakan PSN Serentak di Banjar Sanggulan Desa Banjar Anyar, Kediri, Jumat (8/2) kemarin. Diharapkan kegiatan ini bisa dicontoh oleh banjar ataupun desa lainnya. Dari gerakan PSN di Banjar Sanggulan, jentik nyamuk bisa ditemui di sebagian besar rumah warga. Bahkan jumlahnya menyentuh 70 persen. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika mengatakan, pada kegiatan ini pihaknya mengajak siswa SD di lingkungan sekitar dan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (HAKLI) Tabanan untuk melakukan pemantauan jentik di rumah-rumah warga sekitar Banjar Sanggulan. Dipilihnya lokasi tersebut karena pada Januari lalu banjar ini mencatat satu pasien positif DBD dan ada warga lain yang menderita panas tanpa penyebab yang jelas. ‘’Karenanya di tempat ini su-
dah dilakukan fogging pertama pada Jumat lalu, dan Jumat ini dilakukan fogging kedua serta gerakan serentak PSN,’’ jelas Suratmika. Kata Suratmika, pada kegiatan ini setiap kelompok memantau 10 rumah. Hasilnya, dari 10 rumah rata-rata ada tujuh rumah ditemukan jentik nyamuk. Jentik kebanyakan didapatkan di kebun dan kandang ternak. ‘’Kebetulan banjar ini adalah daerah urban. Banyak yang memelihara ayam serta babi,’’ ujar Suratmika. Adanya jentik nyamuk ini menandakan PNS merupakan bentuk penanganan DBD paling efisien. Suratmika pun berharap warga sadar melakukan pemeriksaan secara rutin di lingkungan rumahnya untuk memantau keberadaan jentik serta melakukan PSN. ‘’Langkah ini tidak boleh dilakukan sendiri. Harus serentak seluruh warga dalam satu banjar atau desa. Sebab, nyamuk masih berpindah sejauh 100 meter sehingga pemberantasan jentik tidak bisa sendiri-sendiri,’’ jelasnya. Mengenai penanganan dengan fogging atau pengasapan, akan dilakukan pada daerah-
daerah yang sudah ditemukan warga positif DBD. Biasanya fogging akan dilakukan dua kali dengan rentang waktu satu pekan. Asumsinya, rentang satu pekan adalah waktu jentik tumbuh menjadi nyamuk sehingga fogging kedua tujuannya adalah membunuh nyamuk yang pada fogging pertama masih berupa jentik. Standar bebas jentik suatu daerah yang ideal adalah 90 persen permukiman bebas jentik. Masih banyaknya jentik ditemukan di Banjar Sanggulan menjadi peringatan tersendiri baik bagi Dinas Kesehatan maupun warga setempat untuk terus melakukan PSN secara rutin. Suratmika pun kembali berharap baik warga maupun instansi pemerintah terkait di Banjar Sanggulan khususnya maupun Tabanan secara keseluruhan, untuk sadar membersihkan lingkungan dan melakukan PSN secara rutin sehingga bisa mencegah infeksi DBD. Sementara berdasarkan data, kasus DBD di Tabanan pada Januari tercatat enam kasus. Sedangkan bulan ini baru tercatat dua kasus yaitu di Banjar Taman Desa Gubung, Tabanan. (kmb24)
Bali Post/san
TABUR ABATE - Selain PSN serentak, pada Jumat (8/2) kemarin di Banjar Sanggulan Desa Banjar Anyar, Kediri, juga dilakukan penaburan abate pada penampungan air yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya jentik nyamuk.
Bali Post/san
MENANAM - Penanaman tanaman obat dan bumbu dapur di rumah percontohan Hatinya PKK Desa Tiying Gading, Selemadeg Barat, Jumat (8/2) kemarin. Kedatangan Ny. Putri Suastini Koster ke Desa Tiying Gading, Selemadeg Barat didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Camat Selemadeg Barat, Ketua TP PKK Selemadeg Barat beserta anggota dan langsung mengunjungi stan produk makanan PKK Selemadeg Barat sembari
membeli produk tersebut. Ny. Putri Suastini Koster berkesempatan memberikan bantuan kepada PKK Selemadeg Barat untuk menunjang kegiatan ke depan sekaligus meninjau rumah percontohan Harinya PKK di Banjar Antagana Kaja, Tiying Gading, sekaligus melakukan penanaman toga. (kmb24)
BULELENG
8
Sabtu Kliwon, 9 Februari 2019
Diduga Depresi, Pemuda Gantung Diri Singaraja (Bali Post) – Warga Banjar Dinas Kanginan Desa Bontihing Kecamatan Kubutambahan heboh. Pasalnya, seorang pemuda ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri. Korban bunuh diri itu adalah I Ketut Adi Putra (20). Diduga, pemuda itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara ulah pati itu karena depresi akibat hubungannya renggang dengan keluarganya. Kapolsek Kubutambahan AKP Made Mustiada, S.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Jumat (8/2) kemarin, mengatakan awalnya peristiwa gantung diri itu ditemukan saksi Komang Ginada Putra. Sekitar pukul 05.30 Wita, dia baru saja bangun dari tidurnya. Tadinya dia akan mencuci muka, tetapi karena kamar mandi digunakan kerabatnya, saksi kemudian pergi ke warung I Wayan Pelih yang juga orangtua korban. Saat itu, Ginada Putra menemukan tubuh manusia tergantung dengan tali biru muda yang terikat pada rangka plafon warung itu. Setelah didekati, saksi menemukan korban sudah meninggal dunia. Temuannya itu lantas disampaikan kepada orangtua korban. Saat bersamaan, tetangga dan warga mendatangi lokasi kejadian. “Setelah kita terima laporan dan cek lokasi, mayat korban diturunkan selanjutnya dilakukan pemeriksaan luar. Tubuh korban menunjukkan ciri-ciri korban bunuh diri. Indikaktornya, ada bekas jeratan tali di leher, keluar air mani, dan tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban,” katanya. Setelah memeriksa tubuh korban, polisi mengumpulkan keterangan saksi termasuk orangtua korban. Dari keterangan saksi, dikuatkan memang korban meninggal dunia karena gantung diri. Pasalnya, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban mengalami depresi. Bahkan, sejak mengalami depresi, hubungan dengan lingkungan keluarganya juga renggang. Dengan keterangan orang terdekat, polisi menduga kalau korban nekat bunuh diri karena ada rasa frustrasi melakoni kehidupannya. “Kalau penyebab pasti harus diautopsi, tetapi pihak keluarga sudah menerima kepergian korban selamalamanya. Dugaan kami, karena depresi, sehingga muncul aksi nekat gantung diri dari almarhum,” tegasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
MASIH DITATA – Pasar Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu belum ditempati karena pemerintahan desa masih menata areal pasar dan menambah los untuk menampung 90 pedagang.
Tas Ramah Tunggu Penataan Halaman Lingkungan Pedagang Belum Tempati Los Pasar Desa Busungbiu ’’Laris Manis’’
Singaraja (Bali Post) – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Diskop-UKM) Buleleng bekerja sama dengan pihak ketiga memproduksi tas ramah lingkungan. Ini sejalan dengan berlakunya Peraturan Gubernur (Pergub) Bali No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Tas ramah lingkungan ini mulai diedarkan kepada masyarakat bersamaan apel krida di Lapangan Taman Kota Singaraja, Jumat (8/2) kemarin. Sekitar 30 menit, 500 buah tas ramah lingkungan dengan desain menarik itu laris manis terjual. Satu buah tas ini dihargai Rp 10.000. Kepala Dinas Koperasi-UKM Nyoman Swatantra mengataan, selain mendukung kebijakan Pemprov Bali, juga memberikan ruang bagi pengusaha lokal di daerah ini memproduksi tas ramah lingkungan. Setelah mengawali memproduksi, beberapa pengusaha yang diajak kerja sama itu berhasil menciptakan tas untuk belanja tanpa menggunakan bahan plastik. Ke depan, desainnya akan terus disempurnakan. Sementara pemasarannya selain lewat kegiatan di pemerintahan dan juga pemasaran langsung. Asisten Bidang Administrasi Umum Sekkab Buleleng Gede Suyasa menyambut baik terobosan Diskop-UKM yang memproduksi tas ramah lingkungan itu. Semakin banyak warga yang terbiasa memakai tas ramah lingkungan, diyakini dapat mengurangi penyebaran sampah plastik di masyarakat. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Gedung Pasar Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, yang sebelumnya direvitalisasi melalui anggaran APBD Perubahan 2018 lalu memang sudah diserahkan Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng. Walau rekanan sudah menuntaskan pekerjaannya, kenyataannya pedagang belum menempati pasar itu. Alasannya, pemerintahan desa yang mengelola pasar itu masih menata areal pasar. Sebab, bagian yang belum ditata, tidak termasuk proyek revitalisasi pasar sebelumnya. Tak hanya itu, pemerintahan desa juga masih menambah lokasi los. Pasalnya, los yang dibangun itu tidak sesuai kebutuhan seluruh pedagang. Perbekel Desa Busungbiu Ketut Suartama, Jumat (8/2) kemarin, mengatakan seki-
tar dua minggu lalu Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) telah menyerahkan bangunan pasar itu. Saat penyerahan itu, areal pasar tidak ikut ditata. Seperti atap kanopi dan halaman pasar belum dirabat menggunakan beton. Selain itu, kapasitas los yang akan ditempati pedagang, juga kurang dari jumlah pedagang yang terdaftar saat ini. Saat perencanaan pembangunan pasar menampung 72 pedagang. Kapasitas ini melebihi dari jumlah pedagang saat itu sebanyak 68 pedagang. Namun saat pedagang direlokasi ke pasar darurat di halaman arena Desa Busungbiu di sebelah utara pasar sekarang ini, pedagang bertambah menjadi 90. Atas kondisi itulah, los yang sudah dibangun itu masih perlu ditambah lagi. Pihaknya harus menambah los lagi sehingga seluruh pedagang yang
tercatat, dapat berjualan di gedung pasar yang dibangun pemerintah. “Penyerahan pasar itu sudah. Hanya pedagang belum dipindahkan ke pasar yang baru. Kami masih menambah los dan menata halaman di luar bangunan pasar yang tidak masuk perencanaan saat proyek revitalisasi berjalan,” katanya. Selain penataan, Suartama menyebut pemerintahan desa sudah menyiapkan Peraturan Desa (Perdes) tentang Tata Tertib Pedagang dan Peraturan Perbekel (Perbek) yang mengatur nilai pungutan retribusi los pasar yang disewakan pemerintahan desa. Setelah persiapan itu lengkap, paling lambat Maret 2019 dipastikan pedagang itu akan dipindahkan ke los pasar baru. Tarkait teknis pembagian los itu. Semua lokasi los itu disesuaikan dengan pedagang yang
Memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kering berpotensi menimbulkan penularan penyakit demam berdarah (DB). Buktinya, sejak Januari 2019 lalu, tim surveillance Dinas Kesehatan (Diskes) Buleleng menemukan 77 kasus penularan DB. Terbanyak kasus yang masuk kategori suspect tersebut ditemukan di Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada. Sisanya menyebar di wilayah lain di Bali Utara.
Bali Post/kmb38
dan lingkungannya kurang nyaman. Hal itu sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang menyiapkan dana revitalisasi pasar tradisional, sehingga enam pasar desa di Bali Utara sekarang tuntas direvitalisasi. Terkait pemanfaatan aset, mantan Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekkab Buleleng ini menambahkan hal itu sepenuhnya diserahkan kepada pemerintahan desa terkait. “Pasar Desa Busungbiu itu sudah kita serahkan. Sebab, pelaksana proyek itu sudah menuntaskan pekerjaannya. Memang masih ada waktu perpanjangan 50 hari dari tanggal kontrak berakhir. Pasar itu sudah kami serahkan. Jadi, untuk nambah perlengkapan di areal pasar itu adalah tanggung jawab pemerintahan desa itu sendiri,” tegasnya. (kmb38)
gahan agar tidak nambah penderita yang terjangkit. Apalagi, di beberapa lokasi di Buleleng itu dikategorikan endemis jentik nyamuk penular DB. Untuk itu, pihaknya menggalakkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) mulai lingkungan rumah tangga dan ke tempat-tempat umum. Selain itu, sesuai jadwal yang sudah disusun, Diskes melakukan fogging (pengasapan -red) untuk memberantas jentik nyamuk Aides Aegepty. Tidak
saja fogging menggunakan asap, pihaknya juga melakukan fogging ramah lingkungan atau bisa disebut istilah Ultra Low Volume (ULV). “Untuk fogging-nya sudah kita lakukan sesuai jadwal. Gerakan PSN ini terus digalakkan. Kami harapkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan terus ditingkatkan. Sebab nyamuk ini bisa kita basmi bila lingkungan bersih dan juga tidak ada sarang nyamuk di sekitar kita,” tegasnya. (kmb38)
Awal Tahun, Ditemukan 77 Kasus ”Suspect” DB
Singaraja (Bali Post) –
RAMAH LINGKUNGAN – Asisten Administrasi Umum Sekkab Buleleng Gede Suyasa membeli tas ramah lingkungan produksi Dinas Koperasi-UKM Buleleng.
sudah tercatat. Lokasi itu akan diundi, sehingga tidak terjadi perebutan lokasi los sesama pedagang. Kalau ada lokasi los tersisa, pemerintah desa akan memberikan kesempatan kepada pedagang yang baru mendaftar menjadi pedagang. Sama, metode pembagiannya juga diundi. “Masih lengkapi dan regulasi yang sudah disusun itu kami sosialisasikan dulu. Target Maret ini, semua pedagang kami pindahkan ke pasar baru,” jelasnya. Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng Ketut Suparto mengatakan, Pasar Desa Busungbiu itu merupakan satu dari enam unit pasar desa yang direvitalisasi. Anggarannya dialokasikan dari APBD Perubahan 2018 lalu. Revitalisasi itu dilakukan karena gedung pasar sudah rusak
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Buleleng dr. IGN Mahapramana, Kamis (7/2) lalu, mengatakan temuan kasus penyebaran penyakit DB tersebut telah ditangani sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) penderita
DB. Dari penanganan itu, para penderitanya masih berstatus suspect dan tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada positif DB. “Dari pengamatan dan penelusuran yang kita lakukan sejak Januari ada 77 kasus
merata di semua wilayah. Syukur kategori penularannya masih suspect. Artinya, belum mengarah positif DB,” katanya. Menyusul temuan kasus DB di daerahnya, Mahapramana juga melakukan pence-
Pascabencana akibat Cuaca Ekstrem
BPBD Catat Kerugian hingga Rp 4 Miliar
Bencana alam akibat cuaca ekstrem sejak awal tahun 2019 lalu, ternyata telah menimbulkan kerusakan cukup besar bagi warga Buleleng khususnya. Faktanya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng mengalkulasi dampak sederat bencana sejak Januari, dari catatannya menimbulkan kerugiaan materiil hingga Rp 4 miliar. Langlah-langkah penanganan pascabencana diusulkan BPBD dengan cara permohonan bantuan dari Provinsi Bali dan BNPB Pusat. Lalu, bagaimanakah respons dan atensi bantuan dari provinsi maupun pusat itu? BENCANA alam pada tahun 2019 ini sebetulnya mulai melanda Buleleng sejak pertengahan Januari lalu. Bencana itu disebabkan hujan dengan intensitas tinggi, yang kemudian menimbulkan banjir di beberapa lokasi hingga di Kota Singaraja. Dampak cuaca ekstrem juga memicu gelombang pasang mulai kawasan pantai Kecamatan Banjar, Buleleng, Sawan, dan Ke-
camatan Kubutambahan. Selain merusak perahu dan peralatan tangkap nelayan, empasan gelombang tinggi itu menimbulkan kerusakan beton pengaman pantai di depan Pura Segara, Kelurahan Banyuasri, Singaraja. Efek bencana alam lainnya adalah warga kesulitan melaksanakan upacara melasti. Pasalnya, tempat menggelar ritual agama itu sekarang tergerus gelombang pasang
yang masih belum diperbaiki. Bahkan, ganasnya terjangan ombak setinggi lebih dari empat meter itu mengakibatkan sebuah kapal rescue milik BPBD Buleleng hancur. Kerusakannya sangat parah, bisa jadi susah untuk diperbaiki kembali. Bencana tidak berhenti sampai di situ saja. Tanah longsor menimbun satu rumah semipermanen di Dusun Sangker, Desa Mengening, Kecamatan Kubutambahan. Tragisnya, bencana ini menelan empat korban jiwa sekaligus. Bahkan, satu keluarga yang terdiri dari bapak, ibu, dan dua orang anaknya. Selain menelan empat korban jiwa, tanah longsor itu merusak rumah dan juga senderan bangunan rumah orangtua korban. Bencana serupa juga terjadi di Dusun Kemuning,
Desa Pucaksari. Senderan merajan sepanjang 13 meter, dengan tinggi sekitar lima meter ambruk. Bongkahan baton, batu kali, dan beberapa potongan palinggih menimbun dapur, yang jadi satu dengan kamar mandi milik warga di bawahnya. Selain kerusakan infrastruktur, rumah dan lainlain, beberapa kerusakan akibat bencana tanah longsor dan pohon tumbang juga mengakibatkan kerusakan ringan, sedang, serta berat. Kerugian materiil akibat bencana alam itu sudah dicatat dan dilaporkan ke BPBD Provinsi Bali dan BNPB Pusat di Jakarta. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Ida Bagus Suadnyana, S.H., Jumat (8/2) kemarin, mengatakan pertimbangan pihaknya mengusulkan penanganan pasca-
bencana ke provinsi dan pusat, karena anggaran murni APBD Buleleng belum mencukupi untuk menuntaskan penanganan pascabencana itu. Namun, pemerintah daerah bukan angkat tangan, tetapi lantaran memang kebutuhan anggaran itu harus dikoordinasikan secara berjenjang. Dengan skema itu, pihaknya meyakini kalau provinsi dan pusat akan memiliki tanggung jawab, turut membantu percepatan penanganan pascabencana di daerah. “Sifatnya ini laporan, sekaligus kita minta bantuan yang mana bisa ditangani di provinsi dan pusat. Kita di daerah juga menangani dampak kerusakan bencana itu. Namun, pastinya disesuaikan dengan kondisi keuangan di daerah,” tegasnya. (mud)
Ida Bagus Suadnyana, S.H.
GIANYAR
Sabtu Kliwon, 9 Februari 2019
9
’’Nyineb’’ Karya di Pura Er Jeruk Di-”puput” Empat Sulinggih Gianyar (Bali Post) Karya di Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk berakhir dengan upacara Nyineb, Jumat (8/2) kemarin. Selama prosesi ini juga diisi dengan upacara Nuwek Bagia Pulakerti di Utama Mandala Pura Er Jeruk yang berlangsung pada Jumat malam. Rangkaian upacara ini di-puput empat sulinggih. Manggala III Karya Made Sarwa menerangkan, pada Jumat kemarin diawali dengan upacara Ngayarin sekitar pukul 15.00 Wita. Upacara itu diikuti ratusan krama Desa Sukawati. “Ini persembahyangan terakhir serangkaian karya yang sudah berlangsung cukup lama ini,” jelasnya. Usai Ngayarin, kata Sarwa, pada Jumat malam krama menggelar ritual Nuwek Bagia Pulakerti. Dalam ritual ini lima dari tujuh Bagia Pulakerti yang selama ini diupacarai, ditanam di
Utama Mandala Pura Er Jeruk. Krama sudah menyiapkan lubang di areal pura tersebut dengan kedalaman tiga meter, panjang dua meter dan lebar dua meter. “Bagia yang mengandung isi alam itu di-pendem di Utama Mandala,” ujarnya. Seluruh rangkaian upacara kemarin di-puput empat sulinggih. Yakni Ida Pedanda Jelantik Lila Arsa dari Geria Taman Buda Sukawati, Ida Pedanda Gede Putu Mas dari Geria Pakuwudan Banjar Bedil Sukawati, Ida Pedanda Gede Putra Jenaka Geria Tenten Sukawati, dan Ida Pedanda Manuaba Kencana Peling dari Geria Mas Manuaba Sukawati. (kmb35) PERSEMBAHYANGAN - Suasana persembahyangan di sela-sela upacara Nyineb di Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk, Jumat (8/2) kemarin.
SOSOK Lestarikan Bahasa, Sastra, dan Aksara Bali CAMAT Ubud I.B. Putu Suamba mengajak segenap komponen masyarakat untuk berpartisipasi dalam pelestarian bahasa, sastra dan aksara Bali. Hal ini dipandang penting untuk menjaga warisan budaya Bali. “Penting sekali untuk dilestarikan sebagai warisan leluhur kita, terutama nyastra Bali. Itu semua harus diketahui, dipahami dan dilaksanak a n d a l a m kehidupan sehari-hari oleh semua komponen terutama generasi muda,” ujarnya, Jumat (8/2) kemarin. Di tengah era globalisasi dengan keterbukaan berbagai informasi, katanya, jangan sampai generasi muda melupakan bahasa dan sastra Bali. “Paling penting harus dipakai dalam kehidupan sehari-hari,” katanya. Ia mencontohkan seperti di kawasan Ubud yang merupakan kampung internasional, tentu banyak bahasa yang dipakai masyarakat lokal agar bisa berinteraksi dengan tamu asing. Oleh karena itu, kelestarian bahasa Bali mendapat tantangan besar di kampung turis tersebut. “Di Ubud bahasa Inggris bisa menjadi bahasa seharihari karena banyak wisatawan mancanegara,” katanya. Ia juga mengimbau agar seluruh komponen, termasuk pihak swasta di Kecamatan Ubud menerapkan Pergub Nomor 80 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali. “Semua komponen wajib ikut melestarikan bahasa dan sastra Bali, sesuai pergub tersebut,” tegasnya. (nik)
Kasus Tirta Empul Gamang Kapolres Tunggu Hasil Audit
Gianyar (Bali Post) -
Jajaran Polres Gianyar masih mendalami kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) petugas karcis Pura Tirta Empul. Namun, perkembangan penanganan kasus ini hingga saat ini terkesan masih gamang. Padahal Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo sebelumnya sempat menyebut Bendesa Manukaya Let Made Mawi sebagai calon tersangka. Dikonfirmasi Jumat (8/2) kemarin, Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo menegaskan, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. “Tersangka memang belum ada. Proses hukum enggak boleh mengandai-andai,” ujarnya. Priyanto Priyo Hutomo mengatakan, jajarannya dalam Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) tidak selalu memproses melalui jalur hukum. Namun bisa melewati arah ke pembinaan.
“Yang penting dia membayar kerugian ke Pemkab Gianyar. Kasusnya kami kasih ke Inspektorat,” jelasnya. Menurut Priyanto Priyo Hutomo, Tim Saber Pungli memiliki peranan yang bukan semata-mata ke ranah hukum. Namun ada beberapa langkah, meliputi edukasi hingga penegakan. “Kalau mereka bisa tertib, karena dulunya kan diserobot. Yang jaga diambil sendiri,” jelasnya. Ia menyebutkan, dulu saat desa pakraman memungut
Polres Gandeng Kejari, MMDP, dan Media
Gianyar (Bali Post) Polres Gianyar melakukan Pencanangan Pembangunan Integritas Polres Gianyar Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pencanangan zona integritas ini menggandeng Kejaksaan Negeri Gianyar, Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Kabupaten Gianyar dan wartawan yang bergabung dalam Komunitas Jurnalis Gianyar (KJG). Penandatanganan zona integritas itu berlangsung di Ruang Serbaguna Polres Gianyar, Jumat (8/2) kemarin. Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo, S.H. mengatakan, pencanangan zona integritas menuju WBK dan WBBM ini merupakan tahap awal dari jajaran kepolisian di Bali. “Polres Gianyar ditunjuk oleh Polda Bali untuk ikut dalam penilaian zona
integritas,” katanya. Menurut Priyanto Priyo Hutomo, zona integritas merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah. Upaya ini bertujuan menyatukan komitmen dalam mewujudkan WBK dan WBBM, melalui reformasi dan birokrasi khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. “Tujuannya untuk pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” jelasnya. Priyanto Priyo Hutomo menambahkan, target sasaran dari kegiatan ini merujuk pada reformasi birokrasi. Untuk mendukung penandatangan pakta integritas, polisi sudah memiliki tiga buah website. “Kegiatan yang dimiliki polisi melalui Humas Polres Gianyar diberikan kepada wartawan untuk disebarluaskan kepada masyarakat,” katanya. (kmb35)
Desa Mas Gelar Lomba Seni Budaya Tradisi Bali 2019 serta lomba mapidarta dan madharma wacana. Selain itu, akan dilanjutkan dengan lomba makidung hingga Sabtu (9/2) dan lomba mawirama pada Minggu (10/2) besok. Dua kegiatan ini diikuti peserta pelajar SMA dan sekaa teruna seDesa Mas, Kecamatan Ubud. “Harapan kami, dengan diselenggarakannya lomba ini dapat lebih melestarikan adat dan budaya Bali khususnya di Desa Mas,” jelasnya. Menurut Kardana, para pemenang lomba tentunya akan dilanjutkan ke perlombaan di tingkat kabupaten, hingga akhirnya ditunjuk menjadi duta Kabupaten Gianyar untuk mengikuti ajang di tingkat Provinsi Bali. “Melalui ajang ini, kita juga mencari bibit unggul yang nantinya diharapkan bisa menjadi duta Kabupaten Gianyar,” ujarnya. Kardana menambahkan, kegiatan ini juga beriringan dengan gebyar perayaan HUT LPD Desa Mas yang ke-33 tahun. Puncak gebyar perayaan HUT ini akan dilaksanakan pada 24 Februari mendatang. “HUT LPD Desa Mas juga digelar bulan ini,” katanya. Sementara itu, Camat
Mapolres Gianyar, beberapa waktu lalu. Namun, kala itu Kapolres Gianyar belum mau mejabarkan alasan Bendesa Parkraman Manukaya Let yang juga pangempon Pura Tirta Empul ini sebagai calon tersangka. “Calon tersangka, nanti fakta keterangan akan disimpulkan penyidik. Nanti tinggal perannya masing-masing. Misalnya, bendesa, bendahara apa, wakilnya apa, hingga siapa yang memerintahkan uang ditaruh di LPD,” katanya. Namun, ditegaskan, sampai saat ini Bendesa Pakraman Manukaya Let masih berstatus sebagai saksi. Begitu pula dengan sebelas saksi lainnya yang sudah diperiksa polisi. (kmb35)
Canangkan Bebas Korupsi
Sambut Bulan Bahasa Bali
DESA Pakraman Mas menggelar Lomba Seni Budaya Tradisi Bali 2019 di Wantilan Jaba Pura Taman Pule Mas, Jumat (8/2) kemarin. Lomba yang diikuti seratus lebih peserta ini diselenggarakan serangkaian Bulan Bahasa Bali dan perayaan ke-33 tahun LPD Desa Pakraman Mas. Bendesa Pakraman Mas I Wayan Gde Kardana menerangkan, latar belakang lomba ini sebagai bentuk pelestarian terhadap Bahasa Bali, sekaligus menjalankan program Pemerintah Provinsi Bali yang kini getol menggalakkan penerapan bahasa dan sastra Bali. “Melalui lomba ini, kita berupaya melestarikan tradisi sebagai warisan leluhur yang memang patut dijaga,” ujar Kardana didampingi Ketua LPD Mas I Made Ardana dan Ketua Panitia Lomba I Nyoman Artana. Kardana mengatakan, kegiatan Jumat kemarin meliputi beberapa lomba. Seperti lomba nyalin huruf latin Bahasa Bali dan masatua Bali dengan tema cerita kehidupan binatang untuk tingkat SD kelas IV, V dan VI. Lomba macapat tingkat SMK/sekaa teruna. Lomba nyalin cerita huruf latin ke aksara Bali,
karcis di sore hari, pendapatan mereka mencapai Rp 30 juta sehari. “Sekarang bisa Rp 100 juta. Dulu Rp 30 juta sehari dikalikan 30 hari hanya Rp 900 juta. Sekarang menjadi Rp 100 juta dikalikan 30 hari,” paparnya. Ditanya soal ending kasus tersebut, Priyanto Priyo Hutomo mengaku masih menunggu penghitungan kerugian yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Gianyar. “Pokoknya kalau dari Bapak Bupati sudah
mengirim auditnya, kemudian ada kesanggupan dari desa adat mengembalikan, saya serahkan ke Inspektorat. Sudah begitu saja,” tandasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, hasil penyelidikan kasus OTT di Objek Wisata Pura Tirta Empul, Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo menyebut Bendesa Pakraman Manukaya Let I Made Mawi Arnata sebagai calon tersangka. “Beliau baru calon (tersangka –red), untuk penetapan tersangka, kami masih menunggu saksi ahli hukum pidana. Kalau sudah, langsung kami tetapkan dan kami gelar, langsung naik ke tersangka,” katanya dalam jumpa pers di
Ubud I.B. Putu Suamba yang hadir pada kesempatan itu mengapresiasi Lomba Seni Budaya Tradisi Bali yang digelar di Desa Mas. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk
menjaga dan melestarikan adat budaya Bali. “Tentu kita apresiasi. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk melestarikan bahasa dan sastra Bali,” tegasnya. (ad276)
LOMBA - Camat Ubud membuka Lomba Seni Budaya Tradisi Bali 2019 di Wantilan Jaba Pura Taman Pule Mas, Jumat (8/2) kemarin.
Bali Post/kmb35
INTEGRITAS - Penandatanganan pakta integritas pencanangan zona integritas menuju WBK dan WBBM di Mapolres Gianyar, Jumat (8/2) kemarin.
JEMBRANA
10 Menetap Tanpa Izin Tinggal
Warga Australia Didenda Rp 3 Juta dan Dideportasi Negara (Bali Post) Malang nasib Bradley Kenneth W., warga negar Australia. Setelah ditipu calo yang diminta mengurus izin tinggal, Bradley harus diadili dan divonis bersalah melanggar Undang-undang Keimigrasian. Denda Rp 3 juta dan dideportasi ke negara asalnya adalah vonis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Negara dalam sidang yang digelar, Jumat (8/2) kemarin. Bradley dinyatakan melanggar Pasal 71 b junto Pasal 116 UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Bradley sudah tinggal di Yeh Sumbul Kecamatan Mendoyo sejak dua tahun belakangan ini. Bahkan WNA asal Australia itu sudah menikah dengan WNI. Namun, selama ini izin tinggalnya sudah habis. Bradley terjaring operasi pengawasan keimigrasian yang dilakukan petugas Imigrasi Kelas IIB Singaraja, belum lama ini. Saat itu ia tidak dapat menunjukkan dokumen perjalanan maupun izin tinggal. Di sisi lain, Humas Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas IIB Singaraja Thomas Aries Munandar menyebutkan pelaku diketahui tinggal di wilayah pantai Yeh Sumbul sejak akhir 2016. Saat petugas melakukan pengawasan di Yeh Sumbul, pelaku tidak dapat menunjukkan dokumen izin tinggal. Sesuai UU Keimigrasian, WNA ini semestinya memiliki dokumen tersebut. ‘’Yang bersangkutan kami proses projustisia, dan tadi sudah ada putusan pengadilan,’’ tandasnya. Dari pemeriksaan, pelaku ini sejatinya juga menjadi korban calo. Pelaku sudah meminta mengurus dokumen lainnya (KITAS), bahkan sudah membayar namun sampai saat ini tidak ada kejelasan. Bahkan Rodger sudah menyerahkan paspor serta uang untuk mengurus itu. ‘’Tapi meski demikian kita tetap berikan tindakan, yang bersangkutan melanggar,’’ terang Thomas yang kemarin hadir di persidangan. Selanjutnya selain divonis denda dari PN Negara, pelaku juga akan dideportasi ke negara asal. (kmb26)
Sabtu Kliwon, 9 Februari 2019
Kasus Korupsi Santunan Kematian
Berkas Dua Oknum Kadus Dilimpahkan ke Tipikor Negara (Bali Post)Berkas dua oknum kepala dusun (kadus) tersangka kasus korupsi Santunan Kematian telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor Denpasar. Kasi Pidsus Kejari Jembrana Ivan Praditya Putra, Jumat (8/2) kemarin, mengatakan setelah pelimpahan tahap II, dua tersangka yakni Gede As dari Banjar Munduk Ranti dan IDKA dari Dusun Sarikuning Tulungagung, Desa Tukadaya, Melaya sudah dinyatakan lengkap, sehingga pada Rabu (6/2) lalu dilakukan pelimpahan. ‘’Sudah kita limpahkan Rabu lalu, delapan jaksa ditunjuk untuk kasus ini,’’ terang Ivan. Saat ini dua tersangka oknum kadus tersebut masih berstatus tahanan titipan Kejari Jembrana di Rutan Kelas IIB Negara. Pihaknya akan memperpanjang masa tahanan sebelum nantinya disidangkan. Keduanya melanggar primer Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana. Kasi Pelayanan Tahanan Rutan Negara Nyoman Tulus Sedeng dikonfirmasi terpisah membenarkan dua kadus tersebut masih ditahan berbaur bersama tahanan lain di rutan. Mereka berstatus tahanan Kejari Negara hingga tanggal 13 Februari 2019. Keduanya sudah dititip di rutan sejak 24 Januari
lalu. ‘’Karena statusnya masih tahanan titipan, berbaur dengan tahanan yang lain,’’ tukas Tulus. Sebelumnya pada pekan lalu Tim Tipidkor Polres Jembrana melimpahkan dua tersangka oknum kadus terkait kasus korupsi Dana Santunan Kematian. Kasus korupsi yang menjerat dua oknum kadus ini berkaitan dengan tersangka sebelumnya, Indah Suryaningsih, oknum PNS di Dinas Sosial. Indah sudah lebih dulu divonis 4 tahun 6 bulan penjara. Indah yang memiliki kewenangan bersekongkol dengan dua oknum kadus ini. Modusnya dengan membuat pengajuan seolah-olah ada warga yang meninggal dunia. Setelah nanti dana santunan tersebut cair, maka hasilnya akan dibagi sesuai peran masing-masing. Untuk pembagiannya, apabila Indah yang membuat dokumen fiktif, maka mendapatkan bagian
Rp 1 juta dan kadus menerima masing-masing Rp 500 ribu. Namun bila dua kadus tersebut yang membuat dokumen fiktif, maka pembagiannya Indah Rp 800 ribu dan kadus Rp 700 ribu. Program santunan kematian yang merupakan program Pemkab Jembrana menganggarkan Rp 1,5 juta untuk setiap warga meninggal. Dengan adanya kerja sama ini, maka dana santunan ini bisa lolos hingga ratusan berkas. Selama kurun waktu setahun mulai Januari sampai Desember 2015, kerugian negara IDKA mencapai Rp 210 juta. Dengan 140 berkas fiktif pengajuan santunan kematian. Sementara I Gede As kerugian negara mencapai Rp 88 juta lebih. Berkas fiktif yang diajukan beragam. Di antaranya ada berkas lama warga yang meninggal diajukan kembali, ada juga warga yang masih hidup dibuatkan berkas meninggal. (kmb26)
Ivan Praditya Putra
Bali Post/olo
Bendung Tegal Gintungan I Jebol
Wabup Kembang Ajak Warga Gotong Royong
Bali Post/olo
KUNJUNGAN - Polantas Polres Jembrana menyambangi salah satu korban lakalantas yang mengalami patah tulang.
Polantas Serahkan Bantuan ke Korban Lakalantas Negara (Bali Post) Sejumlah polisi lalu lintas dari Satlantas Polres Jembrana, Kamis (7/2) sore mendatangi rumah warga di Banjar Sebual Desa Dangintukadaya Kecamatan Jembrana. Polantas bersama sejumlah polwan ini sengaja mendatangi rumah Ni Made Anjanita Dwi Maharani (17) sebagai bentuk tali asih pada korban lakalantas. Anjanita yang masih pelajar salah satu SMA ini beberapa waktu lalu mengalami kecelakaan hingga mengalami luka robek pada dahi serta patah tulang paha kanan. Dipimpin KBO Lantas Ipda I Made Astawa Astiawan didampingi Kanit Laka Iptu I Nyoman Niarsa dan Kanit Regident Iptu I Wayan Sugianta, korban diberikan bantuan tongkat bantu jalan serta bing-
kisan. Kaurmintu Sat Lantas Ipda Ni Nyoman Rahayu Muliawati mengatakan upaya tali asih kepada korban lakalantas ini merupakan rangkaian program Millennial Road Safety Festival di Jembrana. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada korban dan keluarga atas kedatangan petugas Polri secara tiba-tiba dan telah menyita waktu istirahat korban. Sementara itu, Ni Made Anjanita Dwi Maharani mengajak kawan-kawan sebaya agar selalu berhati-hati di jalan, patuhi peraturan lalu lintas dan jangan ugal-ugalan. ‘’Jangan sampai bernasib sama seperti saya mengalami kecelakaan lalu lintas,’’ ujarnya. Anjanita juga penyampaian kronologi tentang musibah lakalantas yang telah menimpanya. (kmb26)
GOTONG royong merupakan salah satu budaya Indonesia yang merupakan kerja bersama untuk mencapai hasil yang didambakan. Budaya gotong royong adalah identitas nasional, karenanya, budaya gotong royong seharusnya terus dijaga supaya terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut di tekankan oleh Wabup Jembrana Made Kembang Hartawan saat melaksanakan gotong royong memperbaiki Bendung Tegal Gintung bersama warga di Bendung Tegal Gintungan I yang terletak di Tukad Biluk Poh, Banjar Munduk Anyar Tegalcangkring, Jumat (8/2) pagi kemarin. “Gotong Royong merupakan solusi terbaik dalam menyelesaikan permasalahan dan merupakan akar dari kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap Kembang saat memberi pengarahan di hadapan warga yang merupakan anggota dari tiga subak, yaitu Tegal Gintungan, Pergung dan Delod Berawah yang ikut bergotong royong. Bendung Tegal Gintungan mengalami kerusakan kurang lebih 10 meter pada salurannya yang mengaliri 400 hektar sawah. 400 hektar sawah tersebut merupakan milik anggota subak di Tegal Gintungan, Pergung dan Delod Berawah. Kerusakan tersebut diakibatkan oleh banjir bandang yang
AJAK MASYARAKAT - Wabup Kembang di tengah kerumunan masyarakat mengajak bergotong royong memperbaiki Bendung Tegal Gintung yang jebol akibat banjir, beberapa waktu lalu. terjadi Desember lalu di Tukad Bilukpoh. Akibat rusaknya bendung tersebut, pasokan air ke subak pun menjadi tersendat. Untuk itu, Wabup Kembang mengumpulkan warga untuk melakukan gotong royong perbaikan sementara dengan memasang bronjong (jaring yang berisikan batu) untuk menahan laju air dan kemudian melakukan perbaikan saluran air ke subak. Namun di karenakan arus sungai pagi kemarin sangat deras dan debitnya tinggi, selain itu di hulu terlihat mendung, perbaikan pun urung dilaksanakan. “Nantinya perbaikan
akan dilaksanakan saat debit airnya lebih kecil. Dan perbaikan permanen nantinya akan dilaksanakan seusai musim panen. Jika kita lakukan perbaikan permanen sekarang, harus dengan menutup arus sungai,” ujar Kembang. Menurut Kembang hal tersebut (perbaikan permanen - red) tidak mungkin dilaksanakan, karena bisa menyebabkan matinya padi yang sedang di tanam anggota subak. Untuk itu, Wabup Kembang menginstruksikan agar perbaikan sementara dilaksanakan jika debit airnya menurun. Pada kesempatan tersebut,
Wabup Kembang menyerahkan uang senilai Rp 3 juta dari kantong pribadinya dan bantuan jaring kepada klian subak untuk membantu pelaksanaan gotong royong dalam waktu dekat. Sementara itu, I Nengah Madika, Klian Subak Tegal Gintungan, mengucapkan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. Ia berharap semoga dengan perbaikan bendung tersebut bisa dengan cepat menyelesaikan masalah pasokan air di subaknya. “Bantuan ini sangat bermanfaat, dan semoga dengan bantuan ini bisa menyelesaikan kerusakan bendungan,” ungkapnya. (ad273)
Kesenian Tradisional Khas Jembrana
Kendang Mabarung Lahir dari Rasa ’’Jengah’’ Kendang Mabarung merupakan salah satu kesenian khas Jembrana yang sudah eksis sejak ratusan tahun lalu. Alat musik tradisional berupa kendang berukuran besar ini bahkan hingga kini masih bertahan meskipun hanya tampil di kesempatan tertentu. Secara fisik bentuknya hampir mirip alat musik tradisional yang berkembang di Benua Asia, misalnya Wadaiko di Jepang atau Bedug di Jawa. Namun Kendang Mabarung memiliki kekhasan baik dalam menabuh maupun suara yang dihasilkan. KENDANG mabarung dalam pementasan menyerupai gambelan. Terdiri dari intrumen kendang, gangsa dan reong. Hanya, ukuran kendang sangat besar dan menghasilkan suara yang besar pula. Menurut para tetua yang menggeluti kendang mabarung ini, asal mula munculnya Kendang Mabarung ini dari wilayah pinggir hutan rimba Sombang, Tukadaya, Melaya. Alat musik ini dibuat oleh warga saat itu sebagai
bentuk ‘’perlawanan’’ atas kesenian pakem di tempat asal mereka. Didasari sulitnya memperoleh bahan (logam) untuk gambelan, masyarakat saat itu merasa jengah dan berkreasi dengan bahan-bahan yang ada. Mengingat hampir sebagian besar wilayah desa di Jembrana masih berupa hutan rimba (jimbarwana) sehingga banyak tersedia kayu dan bambu besar yang bisa dimanfaatkan untuk alat musik. Termasuk kayu dengan diameter besar untuk bahan Kendang Mabarung itu. Namun, kini sangat sulit mendapatkan bahan kayu itu lagi di hutan, sehingga beberapa sekaa yang masih bertahan mencari bahan hingga ke Kalimantan. Kondisi kendang yang besar, juga membutuhkan perawatan yang tidak sembarangan. Perbaikan alat sering dilakukan setelah pentas. Seiring berjalannya waktu, kesenian ini jarang dipentaskan untuk komersial. Saat ini kesenian ini hanya pada momen tertentu seperti saat upacara pengabenan atau pernikahan. Terkadang untuk menjaga kendang raksasa agar awet, pementasannya diubah dengan hanya memakai alat gangsa dan reong. Tabuhnya pun disesuaikan dengan perkembangan kesenian tabuh saat ini. Salah satu Sekaa Kend-
ang Mabarung di Kelurahan Lelateng Negara, I Wayan Sutarma, mengutarakan sebenarnya asal mula terciptanya Kendang Mabarung cukup sederhana. Tak jauh berbeda ketika muncul tradisi Makepung di Jembrana. Namun sejatinya, awalnya Kendang Mabarung ukurannya tidak sebesar seperti saat ini. Lantaran saling bersahut-sahutan dan bunyi yang dihasilkan semakin tinggi, maka dicari bahan kendang ukuran yang lebih besar. Sejumlah anggota sekaa mengakui sulitnya berkembang kesenian ini seperti kesenian khas lainnya karena sepinya pentas. Apalagi dengan kondisi fisik alat musik kendang yang besar, sehingga kesulitan ketika pentas keluar desa. Untuk mengembangkan alat musik tradisional ini bisa dilakukan dengan sinergi dalam tujuan mengembangkan pariwisata Jembrana. Misalnya dengan mengikutkan kesenian ini atau membuat festival yang tujuannya mengenalkan kendang mabarung bukan hanya warga luar Jembrana, tetapi juga generasi muda di Gumi Makepung sendiri. Dalam satu sekaa diisi sekitar 20 hingga 25 anggota. Enam orang sebagai pemukul kendang dengan panjang 2 meter lebih dan diameter hingga 1,5 meter. Keenam orang ini bergilir memukul
Bali Post/olo
KENDANG MABARUNG – Kendang Mabarung yang menjadi alat musik tradisional khas Jembrana masih eksis meskipun ruang pentasnya terbatas. karena dengan besarnya ukuran kendang memerlukan banyak tenaga. Terlebih ketika kendang dalam posisi mabarung atau beradu dengan sesama sekaa kendang yang pentas. Saling beradu suara bersahut-sahutan agar menjadi yang paling keras mengeluarkan bunyi.
Kendatipun ukuran kendang besar, cara memukul harus tetap lentur. Biasanya, alat pemukul ini berbahan tanduk, kayu rotan atau bisa menggunakan batu kerang. Dari beberapa sekaa yang masih eksis alat musik tradisional ini, para pemainnya didominasi berusia tua. Konon
dipercayai, suara dari kendang raksasa bisa dijadikan terapi dan menyembuhkan kerinduan akan masa lampau. Kendang Mabarung sering dipentaskan untuk kegiatan masyarakat yang berkesan untuk kesenangan dan menjadi gengsi tersendiri selain Jegog. Terutama di saat keg-
iatan yang berkaitan dengan manusa yadnya. Sejumlah desa di Jembrana yang masih memiliki sekaa Kendang Mabarung ini yakni Desa Dangin Tukadaya dan Desa Baluk. Baik kendang maupun sekaa masih eksis dan menggelar pentas atraksi saat tertentu. (olo)
Karangasem
Sabtu Kliwon, 9 Februari 2019
11
Bali Post/kmb41
ERUPSI - Gunung Agung kembali mengalami erupsi, Jumat (8/2) kemarin.
Kondisi Jalan di Butus Memprihatinkan
Aktivitas Warga Terganggu Amlapura (Bali Post) Kerusakan akses jalan utama Butus Menuju Nangka, Desa Bhuana Giri, Bebandem semakin pemprihatinkan saja. Pasalnya, setiap hujan lebat, jalur itu selalu disapu banjir cukup besar dengan membawa material tanah dan ranting pohon. Kondisi itu, mengakibatkan akses jalan semakin rusak akibat tergerus air. Kadus Butus I Gede Ngurah Sudarmana, Jumat (8/2) kemarin, mengatakan akses jalan penghubung Desa Bhuana Giri menuju Dusun Tanah Aron, Bukit Paon, Nangka dan Poh, kian memprihatinkan saja. Pasalnya, akibat terus diter-
jang banjir besar, kini jalan mengalami kerusakan cukup parah. Bahkan kini, sebagian jalan berlubang akibat terus saja tergerus air. “Jika terus dilanda banjir, maka lama-kelamaan jalan ini bisa putus,” ujarnya. Sudarmana mengatakan, akibat kondisi ini membuat aktivitas warga setempat selalu saja terganggu ketika hujan. Kondisi itu juga menyebabkan perekonomian warga menjadi terhambat. Termasuk anakanak sekolah juga kesulitan melintas ketika hendak masuk sekolah. Pasalnya, jalan ini tidak lagi dapat dilintasi kendaraan roda empat. Hanya dapat dilewati kendaraan roda
dua. “Roda dua memang bisa lewat. Itu pun motor didorong,” katanya. Lebih lanjut dikatannya, jika kembali turun hujan lebat, jalan kembali tidak dapat dilintasi. Karena air yang datang dari Gunung Agung itu melewati jalur tersebut sangat besar. Air juga membawa material pasir, batu, dan pepohonan. “Permasalahan ini tidak akan pernah selesai sebelum dibangun jembatan. Solusi efektif satu-satunya, memang harus dibangun jembatan. Apalagi sekarang hujan lebat masih saja terus terjadi. Sehingga jalan dipastikan kembali tidak dapat dilintasi,” tegas Sudarmana. (kmb41)
Gunung Agung Kembali Erupsi
Lontarkan Lava Pijar di Seputaran Kawah Amlapura (Bali Post) Setelah sempat tenang selama dua pekan, Gunung Agung kembali mengalami erupsi, Jumat (8/2) dini hari kemarin. Erupsi gunung tertinggi di Bali kali ini melontaran lava pijar di seputaran kawah saja. Namun, status Gunung Agung hingga kini berada di level III (Siaga - red). Kepala Pos Pengamatan Gunung Agung di Desa Rendang, Karangasem, I Dewa Made Mertayasa, mengatakan kalau erupsi kali ini berlangsung selama satu menit 37 detik, dengan amplitudo maksimum 23 MM. Letusan kali ini, lanjut Mertayasa, sifatnya trombolian. Maksudnya, Gunung Agung itu melontarkan material lava pijar di seputaran kawah saja. ”Erupsi terjadi pukul 00.12
Wita. Tinggi kolom abunya tidak teramati akibat kabut tebal. Sedangkan lontaran abu vulkaniknya mengarah ke tenggara,” ujarnya. Ke depannya potensi erupsi, kata Mertayasa, bisa saja terjadi. Namun sampai saat ini aktivitas Gunung Agung masih fluktuatif. Apalagi sistem magma sudah terbuka. Jadi, potensi terjadinya erupsi tetap masih ada. Hanya, kapan terjadi erupsinya itu tidak bisa
dipastikan. Pasalnya, tergantug pada gunungnya. “Kalau tekanan dari bawah besar, kemudian penahanan di atasnya tidak kuat, pasti terjadi erupsi. Sedangkan jika tekanannya lemah, hanya terjadi embusan. Jika terus keluar embusan, hal itu malah bagus. Gas-gas yang ada di dalam gunung itu semuanya keluar. Sehingga potensi terjadinya erupsi yang skalanya besar jadi kecil kemungkinannya,”
katanya. Pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pada radius bahaya empat kilometer. Warga juga dilarang melakukan aktivitas pendakian. Karena pendakian itu akan sangat membahayakan. Sebab, Gunung Agung sewaktu-wakti bisa saja erupsi. Begitu juga dengan warga yang bermukim di pinggiran sungai. Diharapkan masyarakat supaya tetap waspada dari ancaman lahar dingin. Apalagi saat ini hujan lebat terus mengguyur. Karena itu, warga supaya selalu meningkatkan kewaspadaannya. (kmb41)
Cek Dampak Bencana
Bali Post/kmb41
PERBAIKAN JALAN - Masyarakat dibantu BPBD Karangsem saat kembali melakukan perbaikan jalan utama menuju rumah pohon di Batu Dawa Kaja, Desa Tulaben, Kubu, Karangasem, Jumat (8/2) kemarin.
Pascaputus Diterjang Banjir
Jalan Menuju Rumah Pohon Diperbaiki Warga Pascaputus diterjang banjir untuk ketiga kalinya, jalan menuju rumah pohon di Batu Dawa Kaja, Desa Tulaben, Kubu, Karangasem, Jumat (8/2) kemarin, kembali diperbaiki masyarakat. Kerja gotong royong warga setempat dibantu secara optimal oleh petugas BPBD Karangasem. Lalu, kapan realisasi pembangunan jembatan yang dianggap sebagai solusi efektif untuk memecahkan permasalahan banjir yang berulang kali merusak akses jalan di sana? BERDASARKAN pantauan kemarin, sekitar 100 orang warga dibantu petugas dari BPBD Karangsem kembali melakukan perbaikan di jalur tersebut. Warga terlihat memasukkan pasir ke dalam kampil. Setelah itu, puluhan kampil yang berisi pasir itu dijejerkan di samping jalan yang jebol tersebut. Kadus Batu Dawa Kaja I Wayan Suastika mengatakan, akses jalan itu sejauh ini sudah tiga kali putus. Sekarang ini, jalan kembali diperbaiki secara gotong royong agar masyarakat bisa melintas. Karena pascaputus ini, masyarakat kesulitan melintas. Mengingat saat ini yang dapat melintas hanyalan sepeda motor. Sementara kendaraan roda empat sama sekali tidak dapat lewat. “Untuk perbaikan ini dilakukan warga bersama BPBD
secara gotong royong. Perbaikan ini diupayakan secara optimal agar sepeda motor dan kendaraan roda empat bisa lewat. Rencananya mau dibuatkan jalan pelintas lagi, tetapi masih menunggu alat berat yang belum datang,” ujarnya. Perbaikan jalan itu, kata Suastika, tidak dapat dilakukan secara maksimal. Pasalnya, jika nantinya kembali hujan lebat turun, maka dipastikan pasirpasir itu akan hanyut dibawa derasnya air sungai. Apalagi, saat ini hujan lebat masih terus terjadi. “Jika hujan, pasti jalan kembali putus dan tidak dapat dilintasi. Kami sebagai warga jadi serbasulit melakukan aktivitas. Kalau jalan itu putus maka 130 KK akan terisolasi. Otomatis mereka tidak dapat beraktivitas,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, atas kondisi ini, pihaknya hanya
bisa berharap kepada pemerintah supaya bisa dibangunkan jembatan. Karena hanya itulah yang dapat menyelesaikan masalah ini. “Harapan kami hanya satu, supaya jembatan itu cepat bisa dibangun. Sementra ini ya begini. Kami setiap hari harus memperbaiki jalan itu bila hujan deras turun lagi,” keluh Suastika. Sementara itu, Kadis PUPR I Ketut Sedana Merta menjelaskan, jika untuk tahun ini memang belum bisa dilakukan pembangunan jembatan. Karena untuk pembangunan jembatan itu membutuhkan anggaran cukup besar. “Kami di PURR siap kalau memang nantinya ada anggaran. Pembanguan jembatan itu kita anggarkan baru pada tahun 2020. Kalau sekarang belum bisa,” ujarnya tanpa mau memberikan alasan. (nan)
Sumardi Tinjau Sejumlah Titik Kerusakan HUJAN lebat yang terus mengguyur wilayah Karangasem memicu sejumlah bencana alam. Dampaknya terjadi tanah longsor, banjir, dan juga pohon tumbang. Terkait hal itu, Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi turun ke beberapa tempat, Jumat (8/2) kemarin. Sumardi turun didampingi beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan OPD lainnya. Sumardi mengingatkan BPBD Karangasem agar selalu sigap menangani bencana. Kecepatan atensi itu penting diupayakan guna menekan korban jiwa termasuk kerugian materiil. Tidak ada alasan penanganan bencana itu tidak maksimal, gara-gara minim anggaran atau kekurangan sarana dan prasarana. “Tidak boleh hal itu terjadi,” kata Sumardi. Dia mencontohkan, penanganan jalan putus di Dusun Batudawa Kaja, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu. Pascabencana itu, BPBD harus sudah melakukan penanganan jangka pendek. Itu penting dilakukan, agar tidak ada lagi masyarakat yang terisolasi. Mengingat ada ratusan warga biasa melintas di sana. Di sisi lain, Dinas PUPR tidak bisa langsung menganggarkan perbaikan dalam jangka panjang. PUPR terlebih dulu harus membuat perencanaan, baru pengang-
garan. “Jangka pendek itu yang krusial dulu harus ditangani BPBD,” tegas Sumardi. Politikus Partai Golkar itu juga mendorong BPBD mengusulkan pengadaan sarana pendukung. Misalnya chain saw, loader, ekskavator, dan peralatan lainnya. Sejauh ini, BPBD mengaku kekurangan chain saw, dan tidak memiliki loader maupun ekskavator. Hanya mengandalkan pinjam di OPD lain yang belum tentu dapat saat membutuhkan. Sumardi mengaku siap mengawal usulan itu di dewan. “Saya kira teman-teman di dewan setuju sebagai program prioritas karena untuk penanganan bencana. Sekarang bagaimana
kami mengawal, hal itu diusulkan saja tidak. Makanya saya dorong BPBD untuk segera mengusulkan,” ujar politikus asal Desa Sibetan Kecamatan Bebandem itu. Selain meninjau jalan putus di Batudawa Kaja, Sumardi juga meninjau dampak bencana di beberapa tempat lainnya. Termasuk sempat meninjau jalan di Kuta Bali, Desa Sibetan. Jalan tersebut termasuk jalan pelintasan. Jalan alternatif menuju Bebandem dari Selat. Namun, memang masih sempit dan banyak bolongnya. “Dinas PUPR berjanji membuat perencanaan karena kualitas jalan yang tidak bagus dan sempit itu, jadi membahayakan,” ungkap
Sumardi. Kepala Dinas PUPR I Ketut Sedana Merta mengaku akan melakukan perbaikan jalan di Kuta Bali itu. Agar jalannya lebar, sisi kanan-kirinya rencananya dirabat beton. Termasuk peningkatan kualitas jalan supaya tidak bolong lagi. Perencanaan akan dibuat pada APBD Perubahan 2019. Hal itu bersamaan dengan perencanaan pembangunan jembatan mengatasi jalan putus di Batudawa Kaja. “Paling cepat di APBD Perubahan. Untuk sementara, jalan putus di Batudawa Kaja itu akan ditangani BPBD agar bisa dilintasi. Pasalnya, ada ratusan warga di sana,” tandasnya. (ad275)
TINJAU JALAN PUTUS - Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi saat meninjau jalan putus di Batudawa, Desa Tulamben, Kubu, Jumat (8/2) kemarin.
KLUNGKUNG
12
Sabtu Kliwon, 9 Februari 2019
Pemkab Larang Siswa SMP Gunakan Motor
Semarapura (Bali Post) Siswa SMP khususnya di Kecamatan Klungkung, sudah memiliki angkutan siswa gratis. Sehingga tak perlu menggunakan sepeda motor untuk berangkat ke sekolah. Namun, guna memaksimalkan upaya pencegahan ini, Pemkab Klungkung tengah menyusun kerja sama dengan Polres Klungkung, untuk melarang penggunaan kendaraan bermotor ke sekolah oleh anak-anak SMP. Di sela-sela meninjau operasional angkutan siswa gratis, Jumat (8/2) kemarin, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengatakan saat ini Pemkab tengah menyiapkan MoU dengan Polres Klungkung untuk melarang penggunaan kendaraan bermotor ke sekolah pada anak-anak SMP, karena jelas belum cukup umur. ‘’Semua ini dilakukan demi keamanan, kenyamanan, dan keselamatan para siswa serta semua pengendara. Kita harus patuhi aturan tertib berlalu lintas,’’ katanya. Guna memaksimalkan tujuan itu, Bupati Suwirta men-
gevaluasi program angkutan siswa gratis tahun 2019. Diawali dengan memeriksa satu per satu puluhan armada angkutan yang telah berkumpul di titik penjemputan Dusun Gembalan Desa Selat. Dalam evaluasi tersebut seluruh kendaraan sudah tampak bersih dan masih layak beroperasi. Evaluasi hanya dilakukan dengan menambah tempat sampah kecil dan memastikan tidak ada puntung rokok sekecil apa pun. Bupati Suwirta bersama Kadis Perhubungan Nyoman Sucitra mengingatkan para sopir untuk segera menempatkan tempat sampah kecil di dalam kendaraan. Kepada petugas dari Dinas Perhubungan, diminta untuk memperbarui stiker imbauan pemerintah yang menempel di kaca belakang armada. Setelah melakukan pengecekan armada, Bupati Suwirta bahkan ikut naik salah satu angkutan layaknya siswa SMP dan turut melakukan penjemputan siswa. Pemandangan ini membuat sejumlah siswa
kaget dan canggung. Proses evaluasi ini juga sebagai tindak lanjut rencana perluasan program angkutan siswa gratis untuk diterapkan di seluruh kecamatan. ‘’Tahun 2020 diharapkan angkutan siswa gratis akan melebar ke kecamatan lain,’’ tegasnya. Evaluasi berikutnya adalah pembagian rute armada. Ini harus ditata lagi, sehingga seluruh armada yang berjumlah 95 unit dapat mengangkut semua siswa tanpa harus membeli kendaraan baru lagi. Sementara itu, Kabid Angkutan Darat Nyoman Suarsana mengatakan, misalnya untuk pengangkutan siswa SMP Negeri 4 Selat, yang belum terlayani angkutan gratis ini secepatnya akan dikoordinasikan dengan pejabat pengadaan. Apakah dengan perubahan rute bisa ter-cover, atau penambahan angkutan baru lagi. Sehingga para siswa yang berjumlah 242 orang ini secepatnya dapat menikmati angkutan siswa gratis ini. (kmb31)
SIDAK - Wabup Kasta saat sidak menindaklanjuti pengaduan masyarakat tentang penggunaan kios yang tidak sesuai peruntukan, di Pasar Umum Semarapura, Jumat kemarin.
Sidak Pasar Galiran dan Semarapura
Melanggar, Pedagang Terancam Kehilangan Hak Kios ANGKUTAN GRATIS - Siswa SMP di Kecamatan Klungkung saat memanfaatkan angkutan siswa gratis. Pemkab Klungkung melarang siswa SMP menggunakan motor saat berangkat ke sekolah dan beralih menggunakan angkutan gratis yang telah disediakan.
Semakin Mewabah, Mapolres Waspada DB Semarapura (Bali Post) Cepatnya demam berdarah (DB) mewabah di Klungkung, membuat banyak pihak meningkatkan kewaspadaan. Bahkan, aparat penegak hukum seperti Polres Klungkung pun dibuat sibuk dan harus menggiatkan upaya pencegahan dengan fogging. Setidaknya empat petugas Dinas Kesehatan diterjunkan untuk memaksimalkan fogging, guna membunuh jentikjentik nyamuk. Titik fogging difokuskan di Markas Komando, lingkungan asrama hingga di sekitar TK setempat. Agenda ini sebagai salah satu kegiatan serangkaian HUT ke-39 YKB, yang diisi Bhayangkari Klungkung dengan fogging bekerja sama dengan Dinas Kesehatan. ‘’Jangan sampai demam berdarah menyerang
personel Polres Klungkung beserta keluarganya. Ini salah satu upaya pencegahan kami,’’ kata Ketua Cabang Bhayangkari Klungkung Ny. Ayu Komang Sudana. Ia mengaku sudah sering membaca di media massa, terkait perkembangan demam berdarah yang begitu cepat mencari korban. Areal yang dilakukan fogging, yaitu seluruh ruang kerja di Mapolres Klungkung, rumah dinas personel, TK Kemala Bhayangkari Cabang Klungkung dan Kantor Bhayangkari. Enam petugas fogging Dinas Kesehatan Klungkung dengan menggunakan tiga alat semprot menyusuri setiap ruangan dan tempat-tempat yang diperkirakan menjadikan sarang nyamuk. Penderita demam berdarah cukup tinggi di awal
FOGGING - Petugas saat melakukan fogging di sekitar ruang kerja Mapolres Klungkung, Jumat kemarin.
tahun 2019. Sepanjang Januari saja, RSUD Klungkung mencatat ada sebanyak 37 orang suspect DB dan 21 orang lainnya positif DB. Data ini memperlihatkan pemerintah daerah dan masyarakat perlu ekstrawaspada terhadap mewabahnya DB, agar tidak ikut tertular. Direktur RSUD Klungkung dr. Nyoman Kesuma mengatakan, setelah mendapat penanganan serius di RSUD Klungkung, seluruh pasien ini sudah sembuh dan diperbolehkan pulang. Angka penderita DB di bulan Januari ini tergolong tinggi. Padahal, pada bulan yang sama tahun lalu, penderita DB hanya delapan orang. Total tahun 2018 ditemukan sebanyak 85 kasus DB. Setiap daerah diimbau untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN). PSN dapat dilakukan melalui kegiatan menguras, menutup dan memanfaatkan kembali barang bekas, plus mencegah gigitan nyamuk dengan cara mengimplementasikan gerakan 1 rumah 1 juru pemantau jentik (jumantik). Selain itu, juga meningkatkan surveilans kasus dan surveilans faktor risiko terhadap kejadian BD, di antaranya melalui kegiatan pemantaun jentik berkala, menyediakan bahan insektisida dan larvasida untuk pemberantasan nyamuk dan jentik. (kmb31)
Semarapura (Bali Post) Pemkab Klungkung kian responsif terhadap setiap persoalan masyarakat. Tidak hanya tegas dalam menindak penyakit masyarakat, pedagang membandel pun langsung mendapat peringatan keras. Seperti para pedagang di Pasar Umum Galiran, para pedagang yang bekerja tidak sesuai ketentuan, terancam kehilangan haknya terhadap kios, bahkan akan langsung ditutup paksa. Peringatan terakhir ini disampaikan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta saat sidak ke Pasar Umum Galiran, Jumat (8/2) kemarin, bersama Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung Wayan Ardiasa. Sebanyak 13 pedagang mendapat peringatan keras, karena dinilai melanggar dengan menjual dagangan tidak sesuai peruntukan kios. Apabila dalam dua hari ke depan pelanggaran itu masih terjadi, Bupati Suwirta menegaskan akan menutup paksa dan mencabut izin hak guna pakai kios tersebut. Bupati Suwirta memantau
satu per satu kios di Pasar Umum Galiran. Dari sekian banyak kios yang seharusnya digunakan untuk menjual makanan dan minuman, Bupati menemukan 13 kios yang menjual dagangan tidak sesuai peruntukan. Bupati langsung menegur para pedagang tersebut. Dia menegaskan, saat ini upaya penindakan akan lebih sering dilakukan, agar seluruh regulasi pemerintah dapat dipatuhi dan dipahami sebagai implementasinya di lapangan. ‘’Saya akan pantau terus dan meminta dinas terkait melanjutkan proses ini akan berkelanjutan dan pedagang kemudian
bisa mematuhi aturan di dalam pasar,’’ tegasnya. Wabup Sidak Tidak hanya Bupati, di tempat terpisah Wakil Bupati Made Kasta juga sidak pedagang di Pasar Umum Semarapura, Jumat (8/2) kemarin. Ia menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat, bahwa banyak pedagang berjualan tidak sesuai blok kios. Wabup Kasta melakukan pemantauan di lantai tiga Blok D Pasar Umum Semarapura. Pengaduan tersebut terkait surat peringatan yang ditujukan kepada salah satu pedagang
yang dinilai melanggar dengan menjual dagangan tidak sesuai peruntukan kios. Sesuai kesepakatan peruntukan, bangunan Blok D Pasar Umum Semarapura khususnya lantai tiga saat ini diperuntukkan bagi pedagang anyaman. Namun, faktanya sesuai informasi di lapangan, pedagang yang melakukan pelanggaran tersebut selain menjual anyaman juga berjualan sarana upacara atau alat upacara yang terbuat dari bahan fiber. Selain itu, di lokasi ini Wabup Kasta juga menemukan satu kios yang menjual makanan dan minuman. Atas kondisi ini, Wabup Kasta meminta UPT Pasar maupun dinas terkait untuk segera menindaklanjutinya, agar tidak menimbulkan kecemburuan dan rasa tidak adil di tengah para pedagang lainnya. (kmb31)
Tinjau Dermaga Gunaksa
Bupati Suwirta Segera Laporkan Kondisi Terkini ke BPTD BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta kembali meninjau proyek pembangunan Dermaga Gunaksa, Jumat (8/2) kemarin. Sulitnya medan menuju lokasi membuatnya terpaksa harus mengendarai sebuah motor trail milik BPBD. Bupati Suwirta ingin mengetahui kondisi terakhir proyek pemerintah pusat tersebut, sebelum hasil perkembangan terkini disampaikan ke Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Denpasar sebagai pihak pengelola proyek tersebut. Untuk mencapai lokasi, rombongan Bupati Suwirta harus melalui medan sulit karena terpaksa mencari jalur alternatif. Sebab, sejumlah titik di jalur utama menuju dermaga jebol akibat terjangan air Tukad Unda yang kembali meluap beberapa pekan terakhir dipicu derasnya hujan. Awalnya, Bupati Suwirta mencoba berjalan kaki sejauh hampir 800 meter dari Pantai Karangdadi, Kusamba. Namun, ternyata sebuah ngarai besar menghadang, sehingga
memaksa rombongan Bupati Suwirta berbalik arah. Selanjutnya, atas saran sejumlah warga dan pemancing setempat, Bupati Suwirta diarahkan untuk melewati jalur dari Desa Jumpai. Saat sudah berada di Dermaga Gunaksa bersama Kasi Pelabuhan Dinas Perhubungan Ketut Karasdana, Bupati Suwirta menemukan berbagai kerusakan di lokasi proyek itu.
Di antaranya Padmasana Dermaga beserta tembok panyengker-nya telah hilang akibat digerus aliran sungai. Ruang gardu, gudang genset, serta breakwater yang mengalami kerusakan dan kehancuran akibat terjangan gelombang air laut. Selain itu, terjadi pendangkalan pada kolam pelabuhan kapal. Atas kondisi tersebut, Bupati Suwirta akan segera
MENINJAU - Bupati Suwirta saat meninjau lokasi proyek Dermaga Gunaksa. Nampak kondisinya sudah korosi dan segera membutuhkan penanganan pusat.
melaporkan hasil pantauannya ini ke Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Denpasar yang merupakan pihak pengelola proyek tersebut. ‘’Situasi terakhir, semua breakwater sudah tidak beraturan dan berbagai kerusakan parah lainnya, walau ini menjadi kewenangan pusat, namun karena dermaga ini sangat kita harapkan, maka kita akan melaporkan kondisi terakhir dermaga ke Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Denpasar,’’ katanya. Kerusakan separah itu, tak mungkin bisa ditangani dengan APBD. Bupati mengatakan, jika APBD dipakai untuk melanjutkan pembangunan ini, maka anggaran jelas tersedot habis. Dia berharap pusat segera merespons kerusakan yang terjadi, agar segera dapat tertangani. Sebelum kerusakan proyek Dermaga Gunaksa ini semakin parah. Bupati Suwirta berkomitmen mengawal megaproyek ini agar ke depan benar-benar dapat dimanfaatkan. (ad272)
Menerka Faktor Bayi Dibuang
Dari Persoalan Ekonomi hingga Akibat Pergaulan Bebas Misteri penemuan bayi laki-laki di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, sejak ditemukan hingga Jumat kemarin, belum ada titik terang. Banyak pihak yang penasaran, kenapa ada orangtua yang tega membuang anaknya begitu saja, membiarkannya hidup sendirian sampai dikerebuti semut. Sejumlah pihak menduga ada tiga faktor kenapa bayi laki-laki ini dibuang, melihat perkembangan informasinya, di mana orangtuanya tak berani menampakkan batang hidungnya. TOKOH masyarakat Klungkung I Kadek Agus Mulyawan, S.H., M.H. saat ditemui Jumat (8/2) kemarin, mengungkap ketiga faktor kenapa bayi yang tidak diharapkan itu akhirnya dibuang di pinggir jalan. Pertama, karena soal mental pelaku yang belum siap memiliki anak. Bisa jadi karena faktor ekonominya, sehingga merasa belum siap menanggung anak. Namun, caranya dengan membuang, amat disayangkan. Kedua, faktor lainnya dipicu
akibat pergaulan bebas para anak baru gede, yang melakukan hubungan terlarang yang kemudian mengakibatkan kehamilan. Di mana secara psikologis mereka masih labil, sehingga pasangan pranikah ini menganggap dengan membuang bayi masalah akan selesai. Dan faktor ketiga, menurutnya, bisa jadi akibat korban pemerkosaan yang tidak dilaporkan yang menjadikan kehamilan. Karena khawatir akan menjadi aib keluarga, pelaku diduga langsung menghilangkan
jejaknya dengan cara membuang bayinya. ‘’Saya menduga karena faktor kedua. Akibat pergaulan bebas,’’ kata tokoh yang berprofesi sebagai lawyer ini. Terlepas dari faktor mana yang sesungguhnya menjadi penyebab bayi itu dibuang, menurutnya, masyarakat harus tetap bisa mengambil pelajaran berharga dari kasus ini. Bahwa ada yang salah dengan pemahaman pelaku. Jika faktor kedua menjadi alasan, di sinilah peran dan tanggung jawab orangtua dituntut harus selalu memberikan arahan, juga wawasan terhadap anaknya. Bisa dimulai dari membimbing anaknya dalam memilih tempat sekolahnya, sebab tempat belajar yang berkualitas sangat besar dampak positifnya. Karena sekolah yang baik adalah salah satu jaminan dan sangat berpengaruh pada masa depan. Meskipun tidak terlalu signifikan, faktor sekolah juga dapat menjadi penyebab terjadinya kenakalan pada remaja. Maka dalam hal ini, kualitas sekolah harus baik dan
semua elemen sekolah yang ada agar senantiasa bertanggung jawab kepada anak didiknya. Namun hal ini jika tidak diantisipasi dengan cepat tanpa campur tangan semua komponen pemerintah, sangat mustahil akan memiliki generasi yang kuat dan bermoral. Untuk menghindari kejadian yang sama, Agus Mulyawan yang juga pegiat antikorupsi ini menggugah peran serta semua elemen masyarakat untuk ikut mengawasi lingkungannya, khususnya di kalangan para remaja dengan menjauhi perilaku-perilaku negatif yang kerap menggoda di era globalisasi ini. Remaja sebagai penerus ini harus mempunyai mental sehat, cerdas, kreatif, dan berani menghadapi dan menolak efek-efek negatif dengan prinsip hidup yang benar. ‘’Saya berharap kasus ini tidak terulang lagi, karena sudah menjadi tanggung jawab kita semua, untuk mewujudkan pendidikan karakter yang kokoh di lingkungan kita. Jangan biarkan anak kita seperti itu,’’ cetus Agus Mulyawan. (gik)
Kadek Agus Mulyawan, S.H., M.H.
Sabtu Kliwon, 9 Februari 2019
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA AKUNTANSI
Staf Akuntansi tamat Diploma dan S1 Akuntansi baru tamat kerja atau pengalaman 1th kerja. Lamaran SMS/WA 0818621818
G.06
WAITER
Tamat SMP/ SMK belum pengalaman kerja untuk Sanur dan Kuta. Lamaran ke Shankara Kuta depan Buger King Jl.Bakung Sari Blok D33 Kuta Square SMS/WA 0818621818
G.07
DRIVER
SIM A SMP/SMTA pengalaman mobil kecil Pick Up minimal 2th. Lamaran Jl.Danau Toba 7 Sanur
G.08.
Dcr SPG/SPB Toko, Gaji UMR Hub : Elsa (082238254676)
B.BP.004.02.19.0000255
Adm, IT, Mrkt. Lam Krm: hrdproperty 818@yahoo.comWA.087860353156
B.BP.004.02.19.0000276
Dibutuhkan Segera: PT Seven Dreams Nusa Penida,Supervisor, Teknik Bidang MEP. Syarat : - Pria / 30-50th - Berpengalaman min 3th CV kirim ke Email : contact7dreamsnp@gmail.com Hp.082327774066
B.BP.001.02.19.0000270
PT.Braga Permai Membutuhkan: Operational Manager,Floor Supervisor,Bar Supervisor,Bartender Waiter/Waitress,Cashier,Cook Purchasing,Marketing,Accounting Supervisor,Steward. Krm Lmrn & CV Lengkap ke Jl.Diponegoro No.101(di depan PT.CIP Pronas) /E : windilestari810@yahoo.com
B.BP.001.02.19.0000266
Dcr Sales &Marketing Manager u/Hotel Melati di Kuta Syrt Laki2 Max.40Th Pglmn Min.2Th Pddk D2 Par bs Bhs Inggris Hub .Bp .Torry Hp.081947001010
B.BP.154.02.19.0000263
!!! Admin & Graphics Designer Wanita untuk Perusahaan Garment Export di Imam Bonjol Denpasar - Email lamaran ke : garmentbaliexp@gmail.com
Dibutuhkan:PT.Seven Dreams Nusa Penida Koordinator Lapangan (Korlap), Syarat: - Pria/30-50th - Minimal SMU CV kirim ke Email : contact7dreamsnp@gmail.com Hp:082327774066
Admin Wanita D3 AK(Prgrm Toko, Excel) Start 4Jt/Bln Penglmn Jimbaran bagkidsbali@gmail.com
Dcr Admin,Sopir H.082113195951 8463609,nuansabali1@yahoo.com
Dcr Penjaga Kios Kopi di Pantai Sanur Hub.087854015171 B.BP.004.02.19.0000164
ALUMINIUM
SERVICE
BIRO JASA
SERVICE
B.BP.001.02.19.0000269
B.BP.001.02.19.0000138
B.BP.004.02.19.0000251
B.BP.004.02.19.0000215
Bank Sari Sedana Bth Marketing Berpngalaman,Kendaraan Sendiri Hub:0361-224025 Segera
Dibutuhkan Acc Staff : D3 bisa Bhs Inggris.Kirim ke:marlina@ escapehaven.com/081213834038
Bth Superv Modern T/30 Th ada Mtr SIM A+C Denpasar + Slsm u. N Penida ada Mtr H081291435110
Dicari Pengasuh Anak yg Sabar, bisa Masak Hub.08179788550
B.BP.001.02.19.0000234
B.BP.004.02.19.0000254
Cr Adm toko,Gdg,Sopir prbd,SMA /K,Tk.Pondong Brng Gj.UMR,BPJS PT.TohpatiPoultry 081337273111
B.BP.001.02.19.0000117
Dbth Staff Surveyor Sebanyak2nya u/ditempatkan di Rest&Mall dgn Syarat:Pria/Wnt SMU-S1 bs Bhs Inggris KTP GP 2,750Rb+Bns 10-50$ Intrv Tgl 11 Feb Jam 10 -Selesai Komp Kuta Square Blok F8 A Krm CV ke WA 08123986414 B.BP.154.02.19.0000264
Dcr Sgr Perawat/Bidan u/Klinik SPKK(Kulit)Hub:081238205400 B.BP.001.02.19.0000204
Dcr Accounting berpengalaman Lamaran dikrm Jl.Imam Bonjol No.533A / 081246081567 B.BP.001.02.19.0000181
Dcr Tukang Patrun + Sampel Hub : 081808771909 B.BP.004.02.19.0000250
Dcri Guru Private Bhsa Inggris untuk anak, sabar dan telaten Kirim CV : rismasata@gmail.com
B.BP.154.02.19.0000262
B.BP.004.02.19.0000252
Dicari S-1 Teknik Sipil untuk Kantor Apraisal Fasilitas Gaji + Bonus dan Fee Profesional Hubungi.087800672536.Email: kjpp.shr.bali@gmail.com
B.BP.004.02.19.0000267
Dicari Segera Accounting,Kirim CV ke : rismasata@gmail.com B.BP.001.02.19.0000261
Dicari Tukang Jarit dan Patrun Hub.08113899556/08113800492 B.BP.001.02.19.0000186
Dicr Tenaga Admin Laki2/Wanita PengalmanMinSMA.081237808080 B.BP.001.02.19.0000242
Gandhi School looking for a Admin Staff,a Marketing and Design Graphics Min.Diploma, Familiar with computer programme,Fluent in English. Send CV to:ayu@gandhibali.org manager@gandhibali.org or to Jl.Tukad Yeh Penet No.8A Renon Dps Telp:(0361)239744 B.BP.001.02.19.0000192
BIRO JASA
PROPERTY
DIJUAL RUMAH
DIJUAL MOBIL
BENGKEL LAS n
Desig
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
PROPERTY DISEWAKAN RUMAH
BU.Dikont Rumah Jl.Waribang Gg.Bekul No.17 Dps 5KT,3Km,2GM L.2200WPDAMHub.081337628397 B.BP.001.02.19.0000148
Dkntrkn : Rmh Lt2, Jl.Tukad Gangga Dps. Hub.0361 228667. Hp. 085100509554
B.BP.004.01.19.0001211
Sewa Rumah di Panjer 25 Juta / Tahun,Tanah 100m2,Bangunan 80 m2 Jalan Tukad Buaji Gang Baja No.4 Hubungi.081558566108
B.BP.004.02.19.0000268
PROPERTY DISEWAKAN RUKO
Dkntrkn 2 unit Ruko Lt3, di Grand Sudirman Blok A No.39 sama No.40 Dps. H.0361 228667. HP. 085100509554
B.BP.004.01.19.0001212
DIJUAL RUMAH
Dijual Rmh Kuta Residencel Lt2. Jl.Bay Pass Ngurah Rai, Pesanggaran,Dps.H.0361 228667. HP. 085100509554 B.BP.004.01.19.0001214
Jual Rmh + Furniture D’Ume F3A Goa Gong Jimbrn H.082131251001 B.BP.001.02.19.0000196
G.04
DIJUAL RUMAH
BIRO JASA
B.BP.004.02.19.0000253
B.BP.001.02.19.0000246
ANUGERAH DEWATA
BIRO JASA
Villa Seminyak - Housekeeping pengalaman SMS 081999882123
B.BP.001.02.19.0000050
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
SERVICE
B.BP.001.02.19.0000222
Dibthkan Quantity Surveyor u/ Kontraktor,Berpenglaman.Email: kadekon@gmail.com/0361-8476839
B.BP.001.02.19.0000260
Money Back Guarantee
SERVICE
B.BP.004.01.19.0000271
Urg Female FO bs Inggris+Tulis H.8476626/info@thebuahbali.com
Rumah 2 lantai , 1 master room + 2 room di belakang bangunan induk ada satu bangunan dgn 1 room + dapur + taman belakang, luas tanah 4 are, Jl.Kusuma Dewa Denpasar Hub.0852 1867 9944
�
BIRO JASA
B.BP.001.02.19.0000142
Sekolah di Jimbaran Cari: Guru Matematika,Bhs.Ing., IPA, Komputer,Sejarah,Olah Raga (W) Guru PAUD,Guru PGSD,Helper, Administrasi,Maintenance. Sent:schoolhrdbali@hotmail.com
PerusahaanMinumanTernama,Bth Adm,Sopir,Sales,Asst,GA,Pengalaman,Gaji+Fas Menarik,Segera Hub:0361-466447 Jl.Tunjung Kuning No.1 Denpasar
Free
SERVICE
Dicari: SMK Jurusan Listrik Diutamakan Sdh Berpengalaman. Lamaran Ditujukan ke Hotel Ari Putri,Jln.Cemara Sanur Tlp:(0361)286221/(0361)4721999
Informasi pasang iklan Telepon
Dikontrakn Ruko 2Lt Jln.Gunung SalakN.22BAbasan085237077978
B.BP.001.02.19.0000245
PROPERTY DIJUAL TANAH
Dijual Tanah Sanur Kaja View Pantai Matahari Terbit Luas 5Are/Phone:08123690000
B.BP.004.02.19.0000211
PROPERTY
DIJUAL RUKO
Dijual Ruko Lt3 Perum Dalung Rp.1M,081315832747/08123949180
B.BP.001.02.19.0000193
Dijual Ruko Mertanadi Kuta Bdg DP 10% Bunga Krd 1% per bln Hub:085792654757/081805374433
B.BP.004.01.19.0000850
PROPERTY DISEWAKAN TANAH
Tanah Luas 60 are area Canggu Jl.Nelayan, cocok untuk Villa, Restaurant, dll. minimal 30 thn, Hub.0811 187 6363 / 0811 397 6363
G.03
PROPERTY RUANG USAHA
Disewakan ruang usaha, kuliner, food court, UKM, dll, Jl.Raya Kuta 88 Hub.0811 187 6363 / 0811 397 6363
G.05
PROPERTY DISEWAKAN TEMPAT
Dkont 2 tmpt usaha,Gatsu 1,cck pos/titipan kilat.085101457777 B.BP.001.02.19.0000109
Tempat Usaha Kuliner,UKM,dll Jl.Ry Cok Agung Tresna 27 Dps Hub.081805493349/08123681251 B.BP.001.02.19.0000191
DIJUAL RUKO
BIRO JASA
Dijl/Dikont.6 Ruko Baru 3Lt Jl Mahendradata Hub.085237077978
Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409
B.BP.001.02.19.0000247
B.BP.001.01.19.0001033
BANGLI
14
Sabtu Kliwon, 9 Februari 2019
Pasar Loka Crana Segera Dioperasikan
Disperindag Masih Lakukan Pendataan Pedagang
DIOPERASIKAN - Pasar Loka Crana akan segera dioperasikan.
SOSOK Tertarik Melukis MENGGAMBAR, pelajaran yang sangat tidak disukai Bupati Bangli I Made Gianyar sewaktu masih duduk di bangku sekolah. Berbeda dengan dulu, sekarang orang nomor satu di Kabupaten Bangli itu justru sangat tertarik dengan kegiatan seni itu. Bahkan, agar bisa melukis, ia kini mengaku sedang mencari guru lukis. Made Gianyar mengatakan dirinya tertarik melukis karena ingin di setiap waktu luang yang dimilikinya terisi dengan hal-hal atau kegiatan positif. Ketertarikannya melukis, juga diakuinya untuk investasi hari tua. Dirinya berkeinginan ketika sudah punya cucu, bisa mengajarkan kegiatan seni itu langsung pada cucunya kelak. Apa yang dilakukannya itu untuk menebus kesalahan terhadap dua orang anaknya. “Saya merasa bersalah. Karena ketika anak-anak saya masih duduk di bangku sekolah, saya tidak bisa menemani dan mengajari mereka sepenuhnya. Setiap hari, saya sibuk dengan tugas saya di pemerintahan melayani masyarakat. Oleh karena itu, saat punya cucu nanti saya harus bisa menemani dan mengajarkan langsung,” kata Bupati asal Desa Bunutin, Kintamani itu, belum lama ini. Selain melukis, Made Gianyar juga mengaku saat ini tengah belajar ngerindik. Untuk bisa memainkan alat musik tradisional tersebut, dia mengaku diajari sekprinya. Saat ini sudah beberapa gending dikuasainya. “Saya benar-benar menikmati berkesenian, yang dulu amat saya tidak sukai,” kata Bupati dua periode ini. (ina)
Jalan Gebagan-Pucangan Tertimbun Tanah Longsor Bangli (Bali Post) Hujan deras yang melanda wilayah Bangli, Jumat (8/2) kemarin, mengakibatkan tebing yang ada di ruas jalan Dusun Gebangan menuju Pucangan, Desa Kayubihi, Bangli ambrol dan menutup seluruh badan jalan. Dampaknya arus lalu lintas di jalur itu terganggu. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, longsor terjadi pada sore hari sekitar pukul 18.00 Wita. Material tebing yang longsor menimbun badan jalan hingga setinggi dua meter lebih. Akibatnya kendaraan roda dua maupun roda empat tak bisa melintas sama sekali lantaran jalan tertutup total. Pascalongsor terjadi, warga bersama petugas kepolisian langsung memasang bambu sebagai tanda peringatan agar warga tak
melalui jalan itu. “Jalan itu ditutup agar pengguna jalan tidak lewat ke sana karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan,” kata Sulhadi. Lanjut dikatakannya, sesuai hasil koordinasi yang dilakukan bhabinkamtibmas dengan Kadus Pucangan, rencananya pembersihan material longsor akan dilakukan pada Sabtu (9/2) hari ini. Pembersihan tidak bisa dilakukan kemarin lantaran waktu yang tidak memungkinkan. Pembersihan material akan dilaksanakan secara gotong royong bersama warga dan berkoordinasi dengan BPBD Bangli. “Petugas Bhabinkamtibmas di desa setempat sudah mengimbau warga untuk lebih berhati-hati melewati jalan tersebut apalagi di musim hujan saat ini,” terangnya. (kmb40)
Bali Post/ist
LONGSOR - Petugas bersama warga memasang bambu sebagai tanda peringatan agar warga tak melalui jalan Gebagan-Pucangan karena tertimbun longsor.
Bali Post/kmb40
Bangli (Bali Post) Pasar Loka Crana yang telah rampung dibangun pemerintah akhir tahun lalu rencananya segera dioperasikan dalam waktu dekat. Saat ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli masih melakukan pendataan dan sosialisasi terhadap pedagang yang akan menempati pasar itu. Kepala Disperindag Bangli Nengah Sudibya, Jumat (8/2) kemarin, mengatakan sesuai rencana, pasar yang berada di atas terminal angkutan umum itu akan dipakai untuk menampung pedagang kain yang saat ini berjualan di lantai dua Pasar Kidul. Jumlah pedagang yang nantinya ditampung di pasar tersebut 158 orang. Selain masih melakukan proses pendataan dan sosialisasi pedagang, pihaknya saat ini juga masih mencari
dewasa ayu (hari baik) untuk peresmian pasar. ‘’Nanti akan diupacarai dulu. Mudahmudahan bulan Maret bisa ditempati,’’ terangnya. Dikatakannya, di areal Pasar Loka Crana itu, pihaknya juga menyediakan tempat berjualan bagi perajin. Namun, lokasinya berbeda. Tempat berjualan untuk perajin disediakan di kios lantai dua sebelah utara. Sementara kios sebelah barat disediakan untuk pedagang kuliner. Di pasar yang baru selesai dibangun itu, Disperindag juga menyediakan pusat informasi pasar yang dilengkapi dengan wifi. ‘’Di sana juga disediakan musala. Nanti kalau kita kedatangan tamu atau ada pedagang muslim, kita siapkan tempat ibadah di sana,’’ katanya. Disinggung mengenai keberadaan terminal angkutan umum yang ada di bawah pas-
ar, Sudibya mengatakan itu akan dioperasikan bersamaan dengan pasar. Pengoperasian terminal ada di bawah Dinas Perhubungan. Dikonfirmasi terpisah, Kadishub Gede Arta mengatakan Terminal Loka Crana akan difungsikan untuk operasional seluruh angkutan umum. ‘’Seluruh angkutan umum yang lewat Bangli wajib masuk terminal dari angkutan perdesaan sampai angkutan antarkota atau antarkabupaten,’’ ujarnya. Sebagaimana diketahui, pembangunan Pasar dan Terminal Loka Crana sudah dimulai sejak 2017 lalu. Pada tahun 2017, pengerjaannya sebatas strukturnya. Sementara kelanjutan pembangunannya hingga finishing-nya dilanjutkan pada tahun tahun 2018 dengan menelan anggaran sekitar Rp 12 miliar. (kmb40)
Klian Banjar Dinas Minta Kesetaraan Siltap Bangli (Bali Post) –
Klian banjar dinas (kadus) se-Kecamatan Kintamani yang tergabung dalam Forum Klian Banjar Dinas Kecamatan Kintamani mengharapkan adanya kenaikan penghasilan tetap (siltap). Mereka berharap siltap yang diterima setiap bulannya nilainya bisa disetarakan dengan siltap yang diterima perangkat desa lainnya seperti kaur dan kasi. Ketua Forum Klian Banjar Dinas Kecamatan Kintamani Kadek Subrata, Jumat (8/2) kemarin mengungkapkan, selama ini penghasilan yang diterima para klian banjar dinas tidak sama dengan kaur maupun kasi. Padahal klian banjar dinas merupakan bagian dari perangkat desa. ‘’Bukan lagi seperti dulu, waktu dipilih. Jadi kenapa pendapatannya harus dibedakan dengan kasi dan kaur,’’ ungkapnya. Tak hanya itu, Subrata juga mengatakan bahwa selama ini terjadi perbedaan pemberian penghasilan antara klian banjar dinas
definitif dengan klian banjar dinas persiapan. Padahal dari sisi tanggung jawabnya, tidak ada perbedaan antara keduanya. ‘’Memang kalau kadus persiapan itu jumlah penduduknya di bawah 100 KK. Tapi kita di klian banjar dinas sama tanggung jawabnya. Antara klian banjar dinas persiapan dan definitif pekerjaannya tidak ada perbedaan,’’ terangnya. Terkait hal itu, Subrata bersama sejumlah pengurus Forum Klian Banjar Dinas Kecamatan Kintamani lainnya sudah sempat menemui Bupati di kediamannya Rabu lalu. Dalam pertemuan itu
kan layanan informasi kepada masyarakat, dan membangun citra pemerintah yang baik. Selama ini Pemkot Surabaya tidak pernah kami lihat ada cacat yang tertuang dalam pemberitaan, baik di media sosial maupun media massa,’’ kata Giri Putra. Dalam kegiatan ini, Giri Putra juga ingin tahu cara Pemkot Surabaya membangun sinergitas dengan media massa yang dinamis. Menurut Giri Putra, peran media massa sangat penting dan tidak bisa dipisahkan dalam pemerintahan. Media massa tak hanya menjadi corong utama yang menyebarkan prestasi yang didapat pemerintah, namun juga ikut memberikan masukan untuk meningkatkan kinerja melalui kritik. ‘’Kami harapkan melalui kegiatan studi tiru ini, kami bisa meningkatkan kualitas rekan-rekan di Bagian Humas dan Protokol dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat serta membangun dan menjaga sinergitas dengan media,’’ harapnya. Kasubag Dokumentasi dan Pelaporan Pemkot Surabaya Zainuddin Fanan menjelaskan, Bagian Humas Pemkot Surabaya berperan memberi-
kan layanan informasi yang benar terkait program-program dan penyelenggaraan pemerintahan ke masyarakat sekaligus membangun citra Pemkot yang baik. Humas ikut berperan menangkal hoax. Informasi terkait program dan penyelenggaraan pemerintah diberikan kepada masyarakat melalui media massa dan media sosial. ‘’Kami juga berupaya menjembatani masyarakat dalam menyampaikan keluhan, meskipun sudah ada Dinas Kominfo. Karena masyarakat terutama warganet kadang masih banyak yang tidak tahu harus menyampaikan keluhannya ke mana,’’ terangnya. Fanani yang didampingi Kasubag Liputan dan Pers Jefry dan Kasubag Layanan Informasi Yanuar Hermawan mengatakan pihaknya selama ini terus berupaya membangun kedekatan dan menjaga sinergitas yang baik dengan media massa. Sebab, peran media massa dalam pemerintahan dinilai sangat penting. Tanpa adanya media massa, program-program dan penyelenggaraan pemerintahan Pemkot Surabaya tidak akan bisa sampai di masyarakat. (kmb40)
pihaknya menanyakan kepada Bupati mengenai adanya regulasi yang mengatur pemberian siltap untuk perangkat desa. Pihaknya juga sekaligus meminta secara langsung kepada Bupati agar pemberian siltap untuk para klian banjar dinas disetarakan dengan perangkat desa lainnya. Hasil dari pertemuan itu, kata Subrata, Bupati belum memberikan jawaban. ‘’Katanya masih akan dicek. Kalau sudah ada kepastian, mungkin akan dipertemukan dengan semua kadus,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyara-
kat Desa (PMD) Kabupaten Bangli Dewa Riana Putra saat dikonfirmasi terpisah mengatakan adanya harapan klian banjar dinas terkait kenaikan penghasilan, sahsah saja. Hanya, untuk memenuhi harapan itu, tidak bisa serta merta dilakukan karena ada aturannya. Dia mengakui bahwa nilai penghasilan yang diterima antara klian banjar dinas dengan perangkat desa lainnya selama ini tidak sama. Namun, menurutnya, perbedaan/ kesenjangannya yang ada nilainya tidak terlalu jauh. Dikatakan Riana, pemberian kesejahteraan kepada perbekel dan seluruh perangkat desa, selama ini sudah diupayakan dengan menaikkan tunjangan jabatan secara berjenjang dan disesuaikan dengan beban tugas. (kmb40)
Pemkab Menimba Ilmu Bidang Kehumasan Bangli (Bali Post) Guna meningkatkan kemampuan dalam bidang kehumasan, Pemerintah Kabupaten Bangli, Jumat (8/2) kemarin melaksanakan studi tiru ke Pemerintah Kota Surabaya. Kegiatan yang diikuti sejumlah pegawai Bagian Humas dan Protokol Setda Bangli dipimpin Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra. Kedatangan rombongan Pemkab Bangli diterima jajaran Humas Pemkot Surabaya. Dalam pertemuan itu, Sekda Giri Putra menyampaikan kegiatan ini digelar untuk menimba ilmu, khususnya di bidang kehumasan. Dipilihnya Pemkot Surabaya karena selama ini dinilai cukup sukses dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat serta membangun dan menjaga sinergitas dengan media massa. Giri Putra mengatakan sepengetahuannya selama ini jarang muncul pemberitaan negatif yang heboh di Kota Surabaya. Padahal, Surabaya merupakan kota yang besar dan tentunya memiliki permasalahan yang sangat kompleks. ‘’Kami ingin tahu bagaimana selama ini cara Pemkot Surabaya mengelola peran humas dalam memberi-
Bali Post/kmb40
KENANG-KENANGAN - Sekda Ida Bagus Giri Putra memberikan kenang-kenangan saat melaksanakan studi tiru ke Pemkot Surabaya.
15
Sabtu Kliwon, 9 Februari 2019
Kearifan Lokal Dapat Tangkal Radikalisme Jakarta (Bali Post) Kearifan lokal yang dimiliki masyarakat di setiap desa sesungguhnya dapat menjadi penangkal radikalisme. Demikian dikatakan Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid di Jakarta, Jumat (8/2) kemarin. Oleh sebab itu, menurutnya, membangun ketahanan dari desa sangat diperlukan, apalagi saat ini kemajuan teknologi yang begitu pesat membuat beragam informasi dari yang baik hingga yang buruk sangat mudah terakses. Hal itu juga membuat interaksi sesama warga di desa melemah sehingga perpecahan di desa gampang terjadi, apalagi ditambah dengan rendahnya kepedulian terhadap sesama. ‘’Saat ini yang kita butuhkan adalah menghidupkan kembali ruang-ruang untuk berkumpul tersebut, agar mereka saling mengenal dan tidak ada kecurigaan satu sama lain,’’ kata Yenny. Pembangunan kohesi sosial dan penanaman toleransi secara damai kini mulai dirintis secara sistematis lewat pembentukan Desa atau Kelurahan Damai. Wahid Foundation bekerja sama dengan UN Women pun membuat program Desa Damai yang sedang diterapkan di sembilan desa di Indonesia. Menurut Yenny, melalui Desa atau Kelurahan Damai, anggota masyarakat berkomitmen untuk melindungi dan menumbuhkan
toleransi dan perdamaian di dalam komunitas mereka. Untuk itu, disusun pula sembilan indikator yang menunjukkan ciri Desa atau Kelurahan Damai yang telah ditetapkan melalui proses dialog dan konsultasi bersama elemen, perempuan, masyarakat dan perangkat desa. Adapun sembilan indikator yang meliputi komitmen untuk mewujudkan perdamaian, adanya pendidikan dan penguatan nilai perdamaian dan kesetaraan gender, serta adanya praktik nilai-nilai persaudaraan dan toleransi dalam kehidupan warga. Selain itu, ada penguatan nilai dan norma kearifan lokal, adanya sistem deteksi dini pencegahan intoler-
Yenny Wahid
Bali Post/ant
ansi, dan adanya sistem penanganan cepat, penanggulangan pemulihan kekerasan. Sementara indikator lainnya adalah adanya peran aktif perempuan di semua sektor masyarakat, pranata bersama yang mendapat mandat untuk memantau pelaksanaan desa
kelurahan damai dan adanya ruang sosial bersama antarwarga masyarakat. ‘’Kesembilan indikator tersebut saling berkaitan dan tentu pelaksanaannya butuh waktu, proses dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat,’’ kata Yenny. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) memperkirakan terjadi inflasi sebesar 0,07 persen (bulan ke bulan/m t m) dalam pergerakan harga konsumen sepanjang Februari 2019. Proyeksi tersebut, menurut Gubenur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (8/2) kemarin, berdasarkan survei pemantauan harga (SPH) yang dilakukan pada pekan pertama Februari 2019. Jika perkiraan BI itu benar maka inflasi secara tahun ke tahun untuk Februari 2019 sebesar 2,72 persen (yoy), atau berada di rentang bawah sasaran inflasi tahunan yakni 2,5-4,5 persen (yoy) atau 3,5 persen plus minus satu persen. ‘’Mengenai inflasi berdasarkan survei pemantauan harga minggu pertama bulan Februari, kami perkirakan pada bulan Februari ini in-
flasinya adalah 0,07 persen dan year on year sebesar 2,72 persen,’’ kata Perry. Perry meyakini hingga akhir Februari 2019, inflasi akan jauh lebih rendah dibanding Januari 2019 karena harga barang yang terkendali. Pada Januari 2019, terjadi inflasi sebesar 0,32 persen (m t m). ‘’Ini sekaligus mengonfirmasi perkiraan kami bahwa inflasi akhir tahun ini akan lebih rendah dari titik tengah sasaran inflasi 3,5 persen,’’ kata Perry. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan harga pada Januari 2019 terjadi inflasi 0,32 persen (m t m) atau 2,82 persen (y o y). Beberapa komoditas yang dominan memberi sumbangan inflasi, seperti ikan segar sebanyak 0,06 persen, beras sebesar 0,04 persen, tomat 0,03 persen, dan bawang merah 0,02 persen. (ant)
Rupiah Kemurahan Ketika Kurs di Kisaran 13.900/Dolar Jakarta (Bali Post) Bank Indonesia (BI) menyebutkan nilai tukar rupiah yang dalam beberapa hari terakhir bergerak di kisaran 13.900 per dolar AS masih terlalu murah (undervalue), yang mengindikasikan masih terdapat ruang penguatan untuk waktu ke depan. Ditemui di Jakarta, Jumat (8/2) kemarin, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan nilai tukar rupiah saat ini belum mencerminkan fundamental perekonomian yang menurutnya terus membaik, terlihat dari indikator inflasi, prospek pertumbuhan ekonomi 2019 dan juga neraca pembayaran. ‘’Secara hitung-hitungan fundamental, rupiah kita masih undervalue (terlalu murah), baik dari inflasi rendah, dan prospek pertumbuhan ekonomi yang akan lebih baik, dan juga NPI yang lebih baik,’’ kata Perry. Merujuk kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar rupiah sejak Jumat pekan kemarin (1 Februari 2019) terus merangsek ke level kisaran 13.970 dari sebelumnya di 14.072 per dolar AS. Pada Jumat ini, kurs tengah BI menetapkan rupiah di 13.992 per dolar AS. Adapun di pasar spot, Jumat pagi, kurs rupiah dibuka di level 13.995 per dolar AS
atau melemah 22 poin dibanding posisi sebelumnya 13.973 per dolar AS. Menurut analis ekonomi Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih, pada hari ini nilai tukar (kurs) rupiah kemungkinan bergerak
melemah karena pesimisme yang kembali muncul pada pelaku pasar atas penyelesaian perang dagang Amerika Serikat (AS) dan Cina.
‘’Kemungkinan kurs rupiah melemah karena isu perang dagang AS-Cina,’’ ujar Lana di Jakarta, Jumat kemarin. Kendati belum ada pernyataan resmi, tetapi pernyataan Presiden Donald Trump bahwa tidak ada pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden Cina Xi Jinping, seperti mengonfirmasi potensi kebuntuan pembicaraan mengenai kesepakatan dagang tersebut pada saat ini. Efek perang dagang antara AS dan Cina terhadap perdagangan global, kata Lana, mulai terlihat. Neraca transaksi berjalan Jepang, misalnya, mencatatkan surplus pada Desember 2019, semakin kecil sejak empat bulan terakhir. Penurunan surplus tersebut terutama berasal dari neraca barang yaitu ekspor-impor Jepang. Dia mengatakan kekhawatiran utama efek perang dagang AS-Cina berdampak pada melambatnya ekonomi global. Dana Moneter Internasional (IMF) juga merevisi proyeksi turun pertumbuhan ekonomi global dari 3,3 persen menjadi 3,1 persen untuk 2019. ‘’Kurs rupiah kemungkinan melemah ke tingkat 13.980 per dolar AS sampai 14.000 per dolar AS,’’ kata Lana. (ant)
Jakarta (Bali Post) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Utama Bosowa Maros M. Subhan Aksa dalam penyidikan kasus korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, pada tahun anggaran 2013 hingga 2015. ‘’Penyidik hari ini (kemarin) memanggil Direktur Utama Bosowa Maros M. Subhan Aksa sebagai saksi untuk tersangka HOS,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (8/2) kemarin. KPK telah menetapkan dua tersangka dalam kasus itu, yakni Sekretaris Daerah Kota Dumai Provinsi Riau M. Nasir (MNS) dan Direktur Utama PT Mawatindo Road
Construction Hobby Siregar (HOS). Selain itu, KPK pada hari Jumat juga memanggil Hobby Siregar untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka dalam kasus tersebut. KPK telah menetapkan dua tersangka itu pada tanggal 11 Agustus 2017. M. Nasir yang saat itu menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis mulai 2013 hingga 2015 dan Hobby Siregar diduga secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dalam proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten
Bengkalis, Riau, pada tahun anggaran 2013-2015. Keduanya melanggar Pasal 2 ayat (1) Undangundang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Pasal tersebut mengatur tentang orang yang melanggar hukum, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya jabatan atau kedudukan, sehingga dapat merugikan keuangan dan perekonomian negara dan memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. (ant)
’’Secara hitunghitungan fundamental, rupiah kita masih undervalue (terlalu murah), baik dari inflasi rendah dan prospek pertumbuhan ekonomi yang akan lebih baik, dan juga NPI yang lebih baik.’’ Gubernur BI Perry Warjiyo
BI Perkirakan Inflasi Februari 0,07 Persen KPK Panggil Dirut Bosowa Maros
Bali Post/ist
Perry Warjiyo
Media Cetak Menurutnya, bila konten yang disampaikan memenuhi kebutuhan masyarakat tentunya media cetak tetap dibutuhkan meski saat ini era digitalisasi tak bisa dihindarkan. ‘’Jadi, caranya saja yang berubah
tetapi substansinya sama,’’ tegasnya. Karena itu, Menteri Rudiantara sangat mengapresiasi penghargaan terhadap media yang diwujudkan oleh SPS melalui acara Awarding Night SPS dan satu dekade IPMA yang mengambil tema ‘’Kualitas Tanpa Batas di Era Disrupsi’’. (kmb)
Garis Perjuangan
‘’Dia menunjukkan dia minat menjadi anggota PDI Perjuangan, karena dia bilang dia
Sabtu, 9 Februari 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Yadnya di Zaman Now (1) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar Senam Orhiba Ceria 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:05 Wita Kartun Kuru Setra Parwa (2) 09:30 Wita Belajar Menggambar Menggambar Sawah 10:05 Wita Galeri Musik 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:05 Wita Dharma Wacana Yadnya di Zaman Now (2) 12:30 Wita Bali Channel Tourist TV 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita DW TV 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Yowana Magz Komunitas Pego 15:00 Wita Parameter 16:00 Wita Lila Cita Sanggar Sekar Jempiring (1) 17:00 Wita Dialog Interaktif Dinas Kebudayaan Provinsi Bali 18:00 Wita Puja Trisandya 18:30 Wita Seputar Bali Malam 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam Band Istirahat Sejenak 21:00 Wita Classic Bali TV 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Br. Sribupati Caublayu Marga Tabanan (2) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:30 Wita Folk Song
memilih partai yang ideologis searah dengan pemikirannya dia,’’ jelasnya. Sementara itu, BTP menyebut kedatangannya di Bali hanya untuk jalan-jalan. Pascamendekam di penjara, ia ingin menghabiskan waktu dengan jalan-jalan selama 2,5 bulan. Ketika disinggung mengenai alasannya bergabung di PDI-P, BTP hanya menjawab singkat. ‘’Memang sesuai dengan garis ideologi perjuangan saya,’’ katanya di tengah kerumunan wartawan. (kmb32)
Wisatawan Tiongkok Dari kelima negara tersebut, semua mengalami peningkatan pada Desember 2018, secara m t m atau secara y o y. Bahkan secara y o y (Desember 2018 dibandingkan Desember 2017), peningkatan wisatawan Tiongkok terlihat paling tajam yaitu 597,75%. Sementara Australia meningkat 28,49% (y o y), India 15,60%, Malaysia 55,17%, Singapura 68,66%, Amerika Serikat 71,95%, Korea Selatan 109,98%, Rusia 50,74%. Secara nasional, kunjungan wisman sebanyak 15,8 juta. Sedangkan wisman ke Bali 6 juta. Dengan demikian dari 15,8 juta wisman, 40% datang ke Bali. Tidak hanya jumlah kun-
jungan yang menggembirakan, tingkat penghunian kamar (TPK) juga membaik. TPK hotel berbintang bulan Desember 2018 tercatat mencapai 57,62%, naik 1,70 poin dibandingkan TPK bulan sebelumnya (m t m). Jika dibandingkan bulan Desember 2017 (y o y), TPK di bulan Desember 2018 tercatat meningkat 6,96 poin. Rata–rata lama menginap tamu pada hotel berbintang di Bali pada bulan Desember 2018 tercatat mencapai 2,81 hari, turun -0,23 poin dibandingkan dengan rata–rata lama menginap tamu pada bulan November 2018 (m t m). Jika dibandingkan dengan bulan Desember 2017 (y o y) yang mencapai 2,47 hari, rata–rata lama menginap November 2018 meningkat 0,34 poin. (kmb42)
Tingkat Bendesa
Pesayarahan Kerta Desa inilah yang terlebih dulu mengkaji jika ada masalah hukum yang menyangkut LPD. ‘’Kalau toh memang bisa diselesaikan di desa adat, itu baik. Selesaikan dulu di tingkat bendesa. Kerta Desa ini perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan desa adat dan kepentingan LPD ini,’’ tandasnya. Sementara itu, akademisi Universitas Udayana Prof. Wayan Ramantha menilai Rancangan Perda Desa Adat, rupanya LOKA ini dimaksudkan sebagai otoritas perekonomian adat, yang bertugas mengawasi sektor riil dan sektor keuangan termasuk LPD. Terkait dengan fungsi LOKA ini banyak yang mendukung dan setuju jika itu merupakan lembaga otoritas yang memfasilitasi pembentukan usaha–usaha milik
PUNIA PURA LEMPUYANG LUHUR Karya Wana Kertih, Melaspas Pura Pasar Agung, Segara Kertih, Panca Wali Krama lan Matingkeb digelar di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur sejak 12 Juli 2018. Upacara akan berakhir pada 3 Maret 2019. Serangkaian upacara tersebut Bali Post membuka dompet punia pura. Punia bisa langsung dibawa ke Bali Post Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau ditransfer melalui Dompet Punia Bali Post BCA CABANG DPS NO:040-3966000 (Bukti transfer mohon di Wa ke no 081-658-1142) Nyoman Adnyana, Denpasar
Rp
Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp Rp Rp
250.000 250.000 3.750.000 4.000.000
Upacara Tawur Agung Panca Wali Krama dan Karya Ida Batara Turun Kabeh digelar di Pura Agung Besakih. Dudonan upacara telah dilaksanakan 22 Januari 2019. Adapun puncak Karya Tawur Agung Panca Wali Krama digelar 6 Maret 2019. Serangkaian upacara tersebut Bali Post membuka dompet punia pura. Punia bisa langsung dibawa ke Bali Post Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau ditransfer melalui Dompet Punia Bali Post BCA CABANG DPS NO:040-3966000. (Bukti transfer mohon di Wa ke no 081-658-1142) Nyoman Adnyana, Denpasar
Rp
Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp Rp Rp
250.000 250.000 1.400.000 1.650.000
desa adat atau pakraman yang bergerak di sektor riil. ‘’Kalau yang terkait dengan sektor keuangan dalam hal ini LPD, maka sesuai dengan Perda 3 2017 tentang LPD sudah ada LP LPD. Jadi sebetulnya mubazir kalau LOKA itu juga ada untuk mengawasi atau menjadi otoritas dari LPD. Kalaupun LP LPD tidak menjalankan fungsinya secara optimal, maka yang perlu dilakukan adalah mengoptimalkan fungsinya, tidak perlu membentuk yang lain,’’ ungkapnya. Apalagi jika mengacu pada ranperda mengenai desa adat terkait fungsi dan tugas LOKA dimaksudkan pula untuk memperluas fungsi LPD. Yaitu selain menjadi sektor keuangan juga mengurus punia masyarakat, mengurus sektor riil seperti duen–duen desa adat dengan mengop-
timalkan operasional laba pura. Jika ini dilakukan maka berarti LPD juga melakukan fungsi mengerjakan sektor riil. ‘’Itu yang tidak boleh, itu yang tidak sesuai dengan kebiasaan yang berlaku,’’ tandasnya. Dalam standar operasional LJK, sektor keuangan yang juga mengerjakan sektor riil, maka modalnya tidak akan cukup untuk kedua sektor itu. Karena modal sendirinya hanya cukup digunakan untuk menjaga likuiditas dana masyarakat. Misalnya modal sendiri dari LPD hanya 15,6% dari total aset yang mereka kelola. Sisanya 84,4% merupakan dana masyarakat dalam bentuk tabungan dan deposito. Dana masyarakat ini harus disalurkan kembali dalam bentuk kredit, tidak boleh untuk membangun toko atau hotel. (kmb42)
balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Sabtu Kliwon, 9 Februari 2019
’’Venue’’ Porprov Siap Ditinjau Tim Wasrah Tabanan (Bali Post) Tabanan selaku tuan rumah Porprov Bali IX, September mendatang, telah membenahi lokasi pertandingan (venue) dan siap ditinjau tim Pengawasan dan Pengarahan (Wasrah) yang rencananya berkunjung pada Selasa (12/2) mendatang. Ketua Umum KONI Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan menjelaskan, arena pertandingan tersebar di sembilan kecamatan dari 10 kecamatan yang ada. ‘’Hanya Kecamatan Selemadeg Barat yang tidak memiliki venue Porprov, sedangkan cabang olahraga bola voli pantai digelar di Pantai Klecung, Kecamatan Selemadeg Timur,’’ ungkapnya, Jumat (8/2) kemarin. Tim Wasrah bakal meninjau venue sekaligus memberikan masukan agar memenuhi standar Porprov. ‘’Sebenarnya technical delegate (TD) beberapa cabor sudah memberi masukan kepada kami supaya venue yang digunakan memenuhi standar,’’ tambah Ary Wirawan. Sejauh ini, 36 cabor akan dipertandingkan di Porprov ditambah ekshibisi muay thai dan selam. Renang dilombakan di Kolam Renang Blahkiuh (Badung), sedangkan tembak alternatifnya di Tohpati (Denpasar) dan Desa Sembung (Badung). Persiapan Porprov akan dimatangkan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang melibatkan KONI se-Bali pada Februari ini. Disinggung soal renovasi GOR Debes, Dewa Ari menerangkan, tahap pertama telah rampung dan tahap kedua segera ditenderkan. Perbaikan tribun tahap kedua menelan biaya Rp 10 miliar. Menurut Dinas PU Tabanan, tahap kedua ini memerlukan waktu empat bulan mulai April sampai Agustus. Menurutnya, Tabanan siap menyelenggarakan hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali ini dengan melibatkan masyarakat umum mulai anak-anak hingga orangtua dengan konsep sport tourism. Parade Porprov akan dimeriahkan atraksi seni dan olahraga dari depan Kantor Bupati Tabanan menuju Taman Kota yang berjarak 500 meter. (022)
Rajon Rondo Menangkan Lakers
Boston – Rajon Rondo kembali menghantui Boston Celtics. Ia membawa Los Angeles Lakers bangkit kembali dari pukulan keras untuk mencetak kemenangan dramatis 129-128 atas Celtics pada lanjutan kompetisi NBA, JUmat (8/2) kemarin. Rondo menghabiskan delapan musim kariernya di Boston sebelum pergi pada 2014. Pemain 32 tahun ini adalah anggota kunci Celtic saat menjadi juara NBA pada 2008. “Saya tidak bisa membayangkan hal manis itu kembali. Tim kami berjuang sekarang. Semoga ini akan memberi kami kepercayaan diri,” kata Rondo yang membuat 17 poin untuk Lakers. Kemenangan itu datang hanya dua hari setelah Lakers dan LeBron James menderita kekalahan memalukan 42 poin dari Indiana Pacers. “Kami sudah melalui banyak hal. Kami terjebak bersama. Pelatih telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Saya pikir itu menunjukkan kami ulet. Kami sekelompok orang yang lapar,” tambahnya. James memimpin Lakser dengan menyumbang 28 poin, 12 rebound dan 12 assist. Kyle Kuzma menambahkan 24 poin. Kemenangan ini membuat rekor menangkalah Lakers meningkat menjadi 28-27, sedangkan Celtics turun menjadi 35-20. Mantan rekan setim James di Cleveland, Irving, memimpin Celtics dengan 24 poin. Di tempat lain, Pascal Siakam mengumpulkan 33 poin, 14 rebound, dan 4 assist untuk membawa Toronto Raptors meraih kemenangan 119-101 atas Atlanta Hawks. Semua lima starter Raptors membuat angka ganda, dengan Fred VanVleet menam bahkan 30 poin dan Kyle Lowry 13. Trae Young dan Taurean Prince masing-masing mengumpulkan 19 poin untuk Hawks yang kini rekornya menjadi 18-36. Hasil lengkap: Indiana Pacers vs L A C l i p p e rs 1 1 6 92, Orlando Magic vs Minnesota Timberwolves 122112, Toronto Raptors vs Atlanta Hawks 119-101, LA Lakers vs Boston Celtics 129-128, Oklahoma City Thunder vs Memphis Grizzlies 117-95, Portland T r a i l Blazers vs San A n tonio Spurs 1 2 7 1 1 8 . (afp/kmb)
Bali Post/afp
FOKUS - Sadio Mane dan kawan-kawan mesti fokus menghadapi tuan rumah Bournemouth dalam lanjutan Liga Utama Inggris, Sabtu malam ini.
Liga Utama Inggris
Liverpool Tak Boleh Gugup
Liverpool – Liverpool tidak boleh melakukan kesalahan lagi saat menghadapi Bournemouth di Anfield dalam lanjutan kompetisi Liga Utama Inggris, Sabtu (9/2) malam ini. Sebelumnya, Si Merah meraih dua hasil imbang sehingga posisinya di puncak klasemen disalip juara bertahan Manchester City. Pasukan Juergen Klopp ditahan Leicester City dan West Ham pada dua laga terakhir atau pekan ke-24 dan 25. Pemain Liverpool secara tibatiba gugup ketika Leicester menyerang balik, diikuti oleh penampilan Liverpool yang tidak bersemangat di kandang West Ham. Kesempatkan ini tidak disia-siakan oleh City yang menang 2-0 atas Everton, Kamis (7/2) lalu. Imbasnya, Liverpool harus menyerahkan posisinya sebagai pemimpin klasemen kepada City akibat kalah selisih gol.
Namun, Si Merah baru menuntaskan 25 laga, sedangkan City sudah menyelesaikan 26 partai. Tim asuhan Pep Guardiola menjadi penguasa klasemen dengan mengantongi nilai 62, disusul Liverpool (62), Tottenham Hotspur (57), Chelsea (50), Manchester United (48) dan Arsenal (47). Menurut bek sayap Liverpool, Andrew Robertson,
periode frustrasi saat ini bisa disembuhkan dengan hasil positif melawan Bournemouth. “Saya tidak akan mengatakan kegugupan. Orang-orang membicarakan tentang tekanan karena kami belum berada di posisi ini, tetapi ini Februari. Semua orang perlu santai, mencoba dan menikmati pertandingan,” katanya Jumat (8/2) kemarin. Malam ini juga turun MU melawan tuan rumah Fulham. Kemenangan akan mengangkat Ole Gunnar Solskjaer dan skuadnya ke empat besar setidaknya untuk sementara. “Akan menjadi kesalahan besar jika kami berpikir lebih unggul dari Fulham. Ini adalah pertandingan besar bagi kami. Ayo main pertandingan demi pertandingan, karena jika Anda
Studio. ‘’Harapan saya, para instruktur senam aerobik yang telah lulus dapat mengajar dengan teknik yang tepat dan benar di daerahnya masing-masing,’’ tuturnya di Denpasar, Jumat (8/2) kemarin. Menurut satu-satunya penguji nasional senam di Bali itu, materi yang diajarkan terdiri atas teknik gerak, metode penyusunan ragam gerak, karakteristik musik, cedera senam aerobik, pengelolaan kelas, perhitungan denyut nadi, kode etik dan kepribadian. Selain itu,
Liga Spanyol Real Madrid yang sukses menahan Barcelona 1-1 pada semifinal pertama Piala Raja Spanyol, melanjutkan perjalannya ke Atletico Madrid dalam lanjutan kompetisi La Liga pada Minggu (10/2) dini hari. Dalam laga ini, kiper Madrid, Thibaut Courtois, akan bereuni dengan pelatih lawan Diego Simeone dan striker Alvaro Morata yang baru dipinjamlan oleh Chelsea. “Masih ada banyak pemain yang saya tahu di sana, pelatih
kiper, pelatih, mereka semua masih sama. Saya sangat menghormati para penggemar dan klub yang memberi saya kesempatan bermain ketika saya baru berusia 19 tahun. Saya memiliki kenangan indah,’’ papar Courtois yang membantu Atletico memenangkan La Liga pada 2014, mengangkat Liga Eropa, Copa del Rey dan Piala Super selama berada di klub ini sebelum dijual ke Chelsea. Madrid terus mendapatkan momentum di bawah manajer Santiago Solari setelah mengalami penurunan pada awal tahun. Si Putih telah menemukan ritmenya dalam beberapa pekan terakhir. “Saya merasa baik sekarang. Butuh sedikit waktu untuk menyelesaikan dan memahami tim sepenuhnya tetapi itu berjalan sangat bagus. Jika ingin mempersempit jarak dan memenangkan trofi, ini adalah bulan di mana kami harus menjadi yang terbaik,” tambah Courtois yang mengharapkan Eden Hazard mengikuti dirinya ke Madrid musim panas nanti. (afp/kmb)
Babak 16 Besar Piala Indonesia
Jakarta PE Unggul Kediri (Bali Post) – Juara bertahan tim putri Jakarta Pertamina Energi (PE) mengungguli Jakarta BNI 46 dengan skor 3-0 (25-18, 25-23, 25-15) pada laga perdana babak empat besar putaran pertama Proliga 2019 di GOR Joyoboyo Kediri, Jawa Timur, Jumat (8/2) kemarin. Pelatih Jakarta Pertamina Energi, Muhammad Ansori, mengemukakan kemenangan di laga perdana ini membawa hal positif bagi timnya untuk membuka kesempatan merebut tiket grandfinal. Di bagian lain, pelatih Jakarta BNI 46, Risco Herlambang, mengakui anak asuhnya bermain tidak terlalu bagus, bahkan pada set ketiga sudah kehilangan konsentrasi sehingga tertinggal jauh dalam perburuan poin. Sementara itu, pada Indonesian Basketball League (IBL) Pertamax 20182019 seri ketujuh di GOR Bima Sakti, Kota Malang, finalis musim lalu Pelita Jaya Basketball Jakarta memenangkan pertandingan atas Pacific Caesar Surabaya dengan skor 76-68. Dalam partai lainnya, juara bertahan Satria Muda Pertamina menumbangkan Bogor Siliwangi dengan angka 92-57. (ant)
Bali United Lawan Persela Jakarta (Bali Post) – Bali United bertemu Persela Lamongan di babak 16 besar Piala Indonesia 2018. Kepastian tersebut diperoleh usai pengundian yang dilakukan PSSI selaku operator penyelenggara Piala Indonesia 2018 di Jakarta, Jumat (8/2) kemarin. Tim Serdadu Tridatu lolos ke babak perdelapanfinal setelah berturut-turut menyingkirkan tuan rumah PS Sumbawa Barat dengan skor 4-0 di babak 128 besar, menang 2-0 atas tuan rumah Persekabpas Pasuruan di fase 64 besar dan terakhir menyisihkan Blitar United dengan skor agregat total 7-0 di putaran 32 besar. Bali United dan Persela masuk Zona Timur. Zona ini juga diisi duel Borneo FC melawan PSS Sleman, Persidago Gorontalo bertemu pemenang Persebaya kontra Persinga serta PSM Makassar versus Perseru Serui. Sementara Zona Barat menyajikan partai Bhayangkara FC berhadapan dengan pemenang PSIS versus Persibat Batang, Madura United mela-
Lala Studio Gelar Ujian Instruktur Senam
Denpasar (Bali Post) Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Lala Studio menggelar ujian instruktur senam di Lala Studio, Jalan Veteran 66 E, Puri Satria, Denpasar, baru-baru ini. Peserta telah menempuh kursus selama tiga bulan di LKP Senam Lala Studio. Pemilik Lala Studio, A d o l f i n a G r a c e T a n g k udung, menyatakan peserta ujian berasal dari Denpasar, Gianyar, Buleleng dan Jembrana. Mereka merupakan angkatan ke-33 sejak berdirinya LKP Lala
kehilangan satu pertandingan, Anda menyesal,” ujar pemain tengah United, Ander Herrera. Sabtu malam ini juga turun Arsenal di kandang Huddersfield, sedangkan Minggu (10/2) besok, Chelsea menghadapi tugas yang sulit karena harus bermain di kandang Manchester City dan Tottenham Hotspur kedatangan Leicester. Hasil ketiga laga ini akan sangat menentukan posisi tim-tim penghuni enam besar klasemen.
peserta ujian diwajibkan menciptakan gerakan sendiri yang dituangkan dalam bentuk skripsi dan praktik supaya saat mengajar tidak memberikan gerakan yang menyebabkan cedera. Peserta yang lulus berhak mengantongi ijazah dari Disdikpora Kota Denpasar. Dijelaskannya, untuk menjadi instruktur senam tidak semudah yang dibayangkan. Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat berolahraga senam di Bali maka kian tinggi pula kebutuhan akan instruktur senam. Oleh
karena itu, kemahiran instruktur senam dalam teori dan praktik harus dibuktikan dengan ijazah. Grace menyayangkan selama ini masyarakat beranggapan menjadi instruktur senam tak perlu kursus dan ijazah, sehingga senam yang diajarkan berakibat fatal bagi kesehatan misalnya cedera bahkan sampai mengalami saraf terjepit. (022) UJIAN - Suasana ujian instruktur senam di Lala Studio.
wan Sriwijaya FC, pemenang partai Persib versus Persiwa menghadapi Arema FC dan PS Tira-Persikabo versus Persija Jakarta. Pertandingan berlangsung dengan format kandang dan tandang. Klub yang namanya disebutkan lebih dahulu menjadi tuan rumah pertama. Babak 16 besar digelar 15-24 Februari 2019. ‘’PSSI berencana menuntaskan babak 16 besar Piala Indonesia pada Februari ini. Setelah itu turnamen istirahat sampai April. Akhir Juni, Piala Indonesia memasuki fase delapan besar,’’ tutur Deputi Sekjen PSSI Marshal Mashita. Piala Soeratin Sementara itu, Bali United U-17 dihentikan Persebaya U-17 dalam laga semifinal Piala Soeratin putaran nasional di Stadion Gelora Brantas, Kota Batu, Malang, Kamis (7/2) sore. Kendati demikian, Made Tri Somanada dan kawan-kawan masih memiliki peluang merebut juara ketiga pada Sabtu (9/2) ini. Lawan tim Serdadu Tridatu
Muda adalah Persikabo Bogor U-17. Para pemain Bali United U-17 tetap bersemangat untuk meraih peringkat ketiga. ‘’Setelah pertandingan melawan Persebaya, kami tim pelatih berdiskusi dengan para pemain untuk memberikan motivasi agar mereka segera bangkit. Kami bersyukur saat sesi recovery, para pemain ceria lagi. Jadi, saat ini kami fokus mengembalikan kondisi dan fokus,’’ kata Pelatih Kepala Bali United U-17 Sandhika Pratama seperti dikutif dari situs Bali United. Ia menyebut Persikabo U-17 memiliki gaya permainan yang kolektif. Namun, seperti halnya Bali United U-17 dan dua semifinalis lainnya, pemain Persikabo mempunyai permasalahan yang sama, yaitu masa pemulihan yang singkat. Dalam 14 hari, keempat tim harus bermain tujuh kali. ‘’Tapi kami sudah siapkan strategi. Mohon doanya agar kami bisa merebut juara ketiga,’’ ujar Sandhika. (ant/kmb)