16 HALAMAN
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
Bali Post
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
Pengemban Pengamal Pancasila
kamis paing, 8 november 2018
NOMOR 81 TAHUN KE 71
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Di Danau Batur
Puncak Karya Danu Kertih Di-’’puput’’ Sembilan Sulinggih Bangli (Bali Post) Puncak Karya Agung Danu Kertih, Tawur Agung Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung berlangsung Rabu (7/11) kemarin. Upacara yang dihadiri ribuan pamedek ini di-puput sembilan sulinggih. Karya agung ini dilaksanakan bertujuan untuk memohon keselamatan dan kelestarian sumber mata air di Bali. Pelaksanaan puncak Karya Agung Danu Kertih, Tawur Agung Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung dipusatkan di Pura Ulun Danu Batur ring tepi Segara Danu Batur wewidangan Pura Jati, Desa Pakraman Batur, Kintamani. Upacara ini diawali dengan prosesi tawur labuh gentuh, dilanjutkan dengan ngiring Ida Batara Batari ring peselang. Dalam puncak karya ini dilaksanakan prosesi pakelem di Segara Danu Batur dan puncak Gunung Batur oleh krama Desa Pakraman Batur dan Batun Sendi Ida Batara. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan upacara Ida Batara ring Pura Jati lan Ida Batari ring Segara katuran Bhakti Ayaban dan Bhakti Pedanan. Adapun wewalungan/hewan yang dihaturkan dalam prosesi pakelem di segara Danu Batur dan puncak Gunung Batur berupa kerbau, kambing, angsa, bebek, ayam dan banten Bagia Pulakerti. Selain dihadiri pamedek dari Desa Pakraman Batur dan krama Batun Sendi Ida Batara, upacara yang dilaksanakan bertepatan dengan rahinan tilem sasih kalima ini juga dihadiri ribuan pamedek dari seluruh desa pakraman dan subak. Turut hadir pula sejumlah bupati dan pejabat pemerintah lainnya untuk menyaksikan jalannya upacara sekaligus ngaturang bhakti dalam puncak karya kemarin. Hal. 15 Karya Agung
Bali Post/ina
PUNCAK KARYA - Suasana puncak Karya Agung Danu Kertih, Tawur Agung Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung di Pura Ulun Danu Batur ring tepi Segara Danu Batur wewidangan Pura Jati, Desa Pakraman Batur, Kintamani, Rabu (7/11) kemarin.
Jokowi Pesan 100 Motor Listrik ITS Bali Post/kmb
PAKELEM - Prosesi pakelem di Segara Danu Batur saat puncak Karya Agung Danu Kertih, Rabu (7/11) kemarin.
Kualitas dan Inovatif
SEKITAR 10 industri kecil menengah (IKM) di Bali mengikuti pameran The Soul of Bali serangkaian World Conference On Creative Economy (WCCE) 2018 di Creative Village, BNDCC, Nusa Dua, Rabu (7/11) kemarin. WCCE sendiri mempertemukan para pelaku ekonomi kreatif dari seluruh dunia. Keterlibatan IKM Bali dalam event ini mendapat apresiasi dari istri Gubernur Bali Ny. Putri Suastini Koster. Hal. 15 Produk Lokal
Bali Post/ist
PRESIDEN Joko Widodo mencoba sepeda motor listrik ‘’Gesits’’ hasil kolaborasi PT Gesits Technologies Indo (GTI) dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur. Presiden mencoba sepeda motor listrik itu di halaman belakang Istana Merdeka Jakarta, Rabu (7/11) kemarin. ‘’Saya tadi coba, tapi tidak ada suaranya. Saya sukanya yang ngreng... ngreng....ngreng,’’ kata Presiden usai mencoba sepeda motor listrik berwarna merah. Presiden mencoba mengendarai motor dari Istana Merdeka hingga Istana Negara atau sekitar 200 meter lebih. ‘’Ini bagus... ini bagus,’’ kata Presiden setelah turun dari motor. Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa sepeda motor listrik yang 100 persen buatan anak bangsa ini sudah melewati uji coba. ‘’Sudah dicoba Jakarta-Bali tidak ada masalah. Sekarang kita bicara produksinya,’’ jelasnya. Kepala Negara mengatakan bahwa produksi sepeda motor ‘’Gesits’’ ini bisa mencapai 60 ribu per tahun atau 5.000 per bulan. ‘’Jika sudah diproduksi, saya akan pesan 100 unit,’’ kata Presiden. P r e s i d e n Jokowi juga mengungkapkan
bahwa sepeda motor listrik buatan ITS ini tidak akan mendapatkan proteksi dari pemerintah karena tidak akan mendidik. ‘’Tidak ada proteksi, itu tidak mendidik. Sebuah produk apa pun kalau harga kompetitif dibanding produk lain pasti akan diterima pasar,’’ katanya. Selain itu, produk ini bila diluncurkan akan membuat konsumen punya banyak pilihan. Kepala Negara mengatakan, ‘’Brand dan prinsipal Indonesia bisa mendahului pertama di pasaran. Ini sangat bagus. Tadi saya sudah diberi tahu harganya, kompetitif.’’ Presiden mengungkapkan bahwa sepeda motor listrik ini bisa menempuh 70 kilometer untuk sekali pengisian baterai dengan hanya memakan waktu tiga jam. ‘’Saya kemarin lihat di pameran motor delapan jam (pengisian). Ini saya kaget bisa tiga jam untuk 70 kilometer,’’ katanya. Saat pertemuan di Istana Merdeka, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristesdikti) M. Nasir dalam laporannya mengatakan bahwa motor listrik Gesits itu sekarang sudah tahap untuk ke industri. ‘’Insya Allah produksi massal dilakukan pada bulan Januari. Barang ini sudah diuji tes semuanya,’’ kata M. Nasir. Presiden saat menerima Tim Gabungan audiensi persiapan produksi massal sepeda motor Gesits didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno. (ant)
Pasar Yangapi Bangli akan Diubah Jadi Rumah Sakit Tipe C
Kendaraan yang menunggak pajak sampai lima tahun akan dikeluarkan dari regident. Kalau sudah dikeluarkan dari regident, berarti kendaraan itu tidak tercatat lagi di database. Artinya, kendaraan itu identik dengan kendaraan bodong. Halaman 2
Pasar Yangapi yang bertahun-tahun mati suri, kini rencananya diubah menjadi rumah sakit tipe C. Rencana ini diungkapkan Bupati Bangli I Made Gianyar, Rabu (7/11) kemarin. Halaman 14
Enam Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung Sedikitnya enam rumah rusak saat hujan deras diiringi puting beliung di Banjar Tunjung, Desa Delodberawah, Kecamatan Mendoyo, Rabu (7/11) dini hari. Sehari sebelumnya di Desa Tegal Badeng Barat rumah dari gedek milik Siti Kasma rata dengan tanah. Halaman 10
Prabowo Minta Maaf
Jakarta (Bali Post) – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Bupati Boyolali Seno Samodro berhak bersikap untuk menjaga kehormatan dan harga diri daerah dan masyarakatnya, sehingga ucapannya terkait dugaan ujaran kebencian terhadap capres Prabowo Subianto tidak bisa disalahkan. ‘’Bupati kan punya hak untuk menjaga kehormatan dan harga diri daerah dan masyarakatnya, siapa pun; saya kira tidak bisa disalahkan dia,’’ kata Tjahjo, Rabu (7/11) kemarin. Terkait adanya laporan terhadap Seno ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI atas dugaan ujaran kebencian, Tjahjo mempersilakan pelapor menggunakan haknya. ‘’Soal ada yang protes, silakan. Itu hak masyarakat, melaporkan itu hak. Tapi dia membela harga diri, kehormatan daerah yang dia pimpin, harga diri dan kehormatan masyarakat yang dia pimpin. Itu saja intinya,’’ tambah Tjahjo. Seno bersikap reaktif atas beredarnya penggalan video pidato capres Prabowo Subianto yang diduga menyinggung perasaan warga Boyolali. Penggalan video pidato
Prabowo tersebut disangka menyinggung perasaan warga kabupaten penghasil susu sapi tersebut. ‘’Kalian kalau masuk (hotel mewah), mungkin kalian diusir. Tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampangtampang kalian ya… tampang orang Boyolali ini. Betul?’’ kata Prabowo saat peresmian Kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Boyolali. Sebagai balasannya, Seno menghadiri Forum Boyolali Bermartabat pada 4 November lalu di Boyolali, Jawa Tengah. Dalam orasinya, Seno mengajak warganya untuk tidak memilih capres nomor urut 02 tersebut. Hal. 15 Diajak Piknik
Habib Rizieq Sempat Ditahan di Arab Saudi
TINJAU - Ny. Putri Suastini Koster (tengah) saat meninjau pameran IKM Bali serangkaian WCCE.
Lima Tahun Tak Bayar Pajak, Kendaraan Dianggap Bodong
Mendagri Bela Bupati Boyolali
Jakarta (Bali Post) Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab diperiksa dan sempat ditahan pihak keamanan Arab Saudi. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia membenarkan pemeriksaan Rizieq Shihab oleh otoritas Arab Saudi lantaran bendera yang diduga mirip bendera Hizbut Thahrir terpasang di depan rumahnya di Mekkah, Arab Saudi. Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menyatakan Habib Rizieq sempat ditahan kepolisian sebelum dibebaskan dengan jaminan. Dalam keteran-
Diduga Pungli, Klian Adat Kena OTT OTT dilakukan tim Satreskrim Polresta Denpasar terhadap Klian Adat Banjar Bumi Asri, Denpasar. Made Su diduga terlibat pungli kepada duktang yang tidak mengantongi Surat Tanda Lapor Diri (STDL). Pengungkapkan kasus ini diakui Direktur Reskimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan, Rabu (7/11) kemarin. Halaman 15
gan tertulisnya, Agus mengatakan pihak KBRI di Arab Saudi mendapat kabar penangkapan Rizieq pada Senin (5/11) sekitar pukul 23.30 waktu setempat. Sejak itu, KBRI berupaya menghubungi kerabat dan kolega Rizieq di Saudi untuk mengonfirmasi kabar penangkapan tersebut. ‘’Dari hasil penelusuran KBRI mengetahui bahwa pada tanggal 5 November 2018 sekitar pukul 08.00 waktu Saudi, tempat tinggal MRS (Muhammad Rizieq Shibab) didatangi oleh pihak kepolisian Makkah. Hal. 15 Gerakan Ekstremis
Bupati Suwirta Raih Dua Penghargaan Nasional Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018 BERKAT program inovatif Beli Mahal Jual Murah (Bima Juara) dan Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS), Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali meraih penghargaan tingkat Nasional. Penghargaan diserahkan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin pada pembukaan The International Public Service Forum 2018 di Assemblly Hall 3, Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu (7/11) kemarin. Penghargaan ini diraih setelah program untuk mendukung bidang pertanian dan lingkungan itu berhasil masuk 40 besar Inovasi Pelayanan
Publik (IPP) tahun 2018 yang digagas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Langkah Pemerintah Kabupaten Klungkung menerapkan program Beli Mahal Jual Murah (Bima Juara) dan Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) tak sia-sia. Kedua program ini telah melalui serangkaian proses seleksi yang transparan dan akuntabel serta bersaing dengan 2.800 lebih inovasi pelayanan publik hingga lolos masuk sebagai Top 99, dan terakhir berhasil masuk 40 besar Inovasi Pelayanan Publik (IPP) tahun 2018. Ditemui setelah menerima pengharagaan ini, Bupati asal Nusa Ceningan ini
mengatakan, untuk pertama kalinya Klungkung mengikuti lomba inovasi pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Men-PAN RB RI. Pemerintah pusat melalui tim penilai independen mengakui inovasi TOSS dan Bima Juara. Keduanya diyakini mampu memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan dukungan semua pihak (OPD terkait, lembaga akademisi, pemerintah provinsi dan pusat serta masyarakat) terhadap program inovasi ini agar inovasi tidak hanya menjadi nominasi sebuah inovasi, apalagi sekadar mengejar prestasi dan gengsi. Tetapi kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan hak
dasar menjadi prioritas utama dari inovasi tersebut. ‘’Saya berharap inovasi ini bisa diduplikasi dan di-ATM (amati, tiru dan modifikasi) oleh kabupaten/ kota yang lain, termasuk perguruan tinggi dan masyarakat untuk ikut menyempurnakan, sehingga menjadi inovasi kita bersama,’’ ujar Bupati Nyoman Suwirta. Dijelaskan, Klungkung bersama dengan 14 kabupaten lain yakni Banyuwangi, Lumajang, Luwu Utara, Malang, Merauke, Pangkep, Rote Dao, Sumbawa, Takalar, Teluk Bintuni, Timor Tengah Utara, Trenggalek, dan Tulung Agung yang juga menawarkan program khusus. Hal. 15 Jual Beras
PENGHARGAAN - Bupati Suwirta beserta istri foto bersama usai menerima dua penghargaan tingkat Nasional.
DENPASAR
2
Kamis Paing, 8 November 2018
FIGUR Belum Mencapai Target PEMBERIAN imunisasi Measles Rubella (MR) fase II sudah berakhir. Namun, cakupan imunisasi ini baru mencapai 88 persen. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan (diskes) masih memberikan layanan imunisasi sesuai dengan SE No. SR 02.06/ MENKES/680/2018 yang dikeluarkan Menkes RI Nila Farid Moeloek. Pada tahap I, cakupan imunisasinya hanya 75 persen. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes. mengatakan, cakupan imunisasi di Denpasar belum mencapai yang ditargetkan pemerintah pusat sebanyak 95 persen. Karena itu, imunisasi ini kembali diperpanjang hingga akhir Desember 2018, yang dikolaborasi dengan bulan imunisasi anak sekolah. Kebijakan ini dilakukan untuk bisa meng-cover anak-anak yang belum melakukan imunisasi MR. Pada SE tersebut disebutkan daerah yang mengalami bencana, seperti Lombok, Palu, Donggala, Parigi dan Sigi, imunisasi MR dilanjutkan. Sedangkan daerah lainnya yang tidak mencapai target agar dilakukan pendataan dengan menggolongkan kelompok umur, yakni 9 bulan - 6 tahun dan 7 tahun - <15 tahun. “Bagi yang belum mendapat imunisasi, maka segera berikan imunisasi,” katanya, Rabu (7/11) kemarin. Ia mengatakan, imunisasi ini diberikan kepada anak sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit menular. Karena itu, Dinas Kesehatan gencar melaksanakan imunisasi. Selain imunisasi MR, Diskes sebelumnya juga melakukan imunisasi Japanese Encephalitis (JE). Tahap pertama dilakukan sejak Agustus dan berakhir pada September lalu. Kemudian fase II berakhir pada akhir Oktober lalu. Namun, sekarang ada kebijakan dari pemerintah pusat untuk memperpanjang waktunya lagi, bagi anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi ini. (ara)
IKUTI TES IVA GRATIS DAN DONOR DARAH DI BALI TV Ikuti tes Inspeksi Visual Asetat (IVA) gratis dan donor darah di Bali TV. Acara yang digelar PKK Provinsi Bali ini dilaksanakan Jumat, 9 November 2018, mulai pukul 09.00 Wita.
Ayo bersama budayakan hidup sehat!
Topik :
Bappeda Rancang Revisi Perda RTRW Denpasar
Denpasar (Bali Post) Pembangunan yang pesat di Kota Denpasar telah menimbulkan perubahan tata kelola ruang. Kondisi ini tidak lagi sesuai dengan Perda Nomor 27 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Terlebih perda ini sudah berjalan lebih dari lima tahun, sehingga dipandang perlu melakukan peninjauan kembali RTRW Kota Denpasar. Dari hasil pengkajian pada tahun 2017, menghasilkan rekomendasi perlunya revisi
terhadap Perda RTRW. Dikonfirmasi Rabu (7/11) kemarin, Plt. Kepala Bappeda Kota Denpasar I Putu Wisnu Wijaya Kusuma mengatakan, rencana revisi Perda RTRW ini dilatarbelakangi UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Pada pasal 26 ayat (5) menyebutkan RTRW kabupaten/kota ditinjau kembali satu kali dalam lima tahun. Selain itu, selama pelaksanaan Perda RTRW Denpasar, sudah terjadi dinamika perubahan peraturan rujukan, perubahan
Denpasar (Bali Post) Para wajib pajak yang masih memiliki tunggakan pajak kendaraan diharapkan segera menyelesaikan kewajibannya. Apalagi Pemprov Bali lewat Badan Pendapatan Daerah masih membuka ruang pemutihan hingga 14 Desember mendatang. Pemutihan merupakan kebijakan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi berupa bunga dan denda terhadap Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). ‘’Pemutihan ini berlangsung selama empat bulan. Lebih dari 80 persen orang sudah melakukan pemutihan. Tentu kami sangat berharap kepada masyarakat wajib pajak, terutama yang masih menunggak kewajibannya, segera menyelesaikan dan jangan menunggu akhir pemutihan,’’ ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi
Bali I Made Santha di Denpasar, Rabu (7/11) kemarin. Santha mengaku tak mau menerima komplain soal pelayanan. Misalnya, keluhan antrean panjang, tidak mendapat tempat duduk, atau petugas yang terbatas karena masyarakat baru berbondong-bondong datang di hari terakhir. Oleh karena itu, waktu yang tersisa saat ini harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Terlebih pihaknya juga sedang membahas Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ yang salah satunya mengatur pembatasan umur kendaraan beroperasi. Termasuk Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan (Regident/Samsat).
Jasa Raharja Cabang Bali Serahkan Dana Ratusan Juta Rupiah
santunan melalui dua sumber pendanaan. Pertama, pengutipan premi iuran wajib dari setiap penumpang alat angkutan umum yang sah baik di darat, laut, udara, sungai, danau dan penyeberangan yang besarannya sudah disatukan dengan ongkos atau tiket. Kedua, pengutipan SWDKLU (premi) dari kendaraan bermotor yang dibayarkan oleh pemilik kendaraan pada saat melakukan pendaftaran atau perpanjangan STNK setiap tahunnya di Kantor Samsat seluruh Indonesia. Di samping tugas utamanya tersebut, Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali Huntal Paruhan Simanjuntak didampingi Kasubag Keuangan dan Akuntansi, Wardiyanto mengatakan, Jasa Raharja juga memiliki tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) yang merupakan salah satu elemen penting yang tidak bisa dipisahkan dari aktivitas rutin. Komitmen terse-
dan saran terkait penyempurnaan revisi ini. Dikonfirmasi terpisah, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, terdapat beberapa hal yang sangat penting diperhatikan dalam revisi perda terkait, yaitu masukan yang diberikan harus kongkrit dan sinergis. Perda ini harus diperhatikan dari berbagai aspek dan rencana detail tata ruang harus dibuat sebaik-baiknya. Selain itu, keterlibatan DPRD dalam hal ini sebagai wakil
rakyat diharapkan turut serta dalam menyeleksi dan memberikan masukan positif dan dapat diterapkan dengan baik nantinya. ‘’Masukan-masukan positif sangat diperlukan, karena kesejahteraan masyarakat juga bergantung pada ketegasan aturannya, sehingga dalam kesempatan ini kita harus upayakan semaksimal mungkin agar perubahan/revisi Perda RTRW memberikan dampak positif untuk masyarakat,’’ ujarnya. (kmb12)
Kendaraan akan Dikeluarkan dari Regident dan Dianggap Bodong
Realisasikan PKBL
PT Jasa Raharja (Persero) selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diamanatkan mengelola program asuransi sosial sesuai dengan Undangundang Nomor 33 Tahun 1964 junto Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1965 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan Undang-undang Nomor 34 Tahun 1964 junto Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1965 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, senantiasa berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat. Tujuannya agar manfaat santunan yang diberikan kepada korban/ahli waris korban kecelakaan alat angkutan umum dan kecelakaan lalu lintas jalan dapat dirasakan sepenuhnya. Sementara Undangundang Nomor 33 dan Nomor 34 Tahun 1964 mengamanatkan kepada Jasa Raharja untuk menghimpun dana dari masyarakat di dalam upaya membayar
arah kebijakan pembangunan, serta perubahan fisik di lapangan. Dari hasil akhir penilaian kualitas RTRW, kata Wisnu Wijaya Kusuma, kesesuaian dengan peraturan perundangundangan dan pemanfaatan ruang didapatkan nilai 84,17. Nilai ini menunjukkan RTRW berkualitas buruk, sehingga perlu direvisi. Mengawali rencana perubahan ini, Bappeda sudah menggelar konsultasi publik dengan para stakeholder untuk mencari masukan, usul
Lima Tahun Tak Bayar Pajak
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
MENYERAHKAN - Kasubag Keuangan dan Akuntansi PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali Wardiyanto menyerahkan bantuan dana PKBL disaksikan anggota DPR-RI Gde Sumarjaya Linggih.
Bali Post/eka
RUANG TERBUKA HIJAU - Salah satu pelang ruang terbuka hijau yang terpasang di kawasan Renon, Denpasar.
but diwujudkan melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Dana Program Kemitraan (PK) diberikan kepada mitra usaha dalam bentuk pinjaman lunak bersyarat, kegiatan pendampingan, dan pembinaan usaha kecil dan menengah. Sedangkan kegiatan Bina Lingkungan (BL) dilakukan sesuai dengan arahan pemerintah yaitu meliputi pengentasan kemiskinan, prasarana dan sarana umum, sarana ibadah, peningkatan pendidikan dan kesehatan, serta pemeliharaan lingkungan dan bantuan bencana alam. “Tadi pagi (kemarin - red) kami serahkan bantuan dana tersebut,” ujar Huntal Paruhan Simanjuntak, Rabu (7/11) kemarin. Menurut Huntal Paruhan Simanjuntak, pihaknya memberikan bantuan kepada masyarakat Karangasem (Desa Pakraman Dlundungan, Desa Pakraman Perasan dan Desa Pengalusan) yang terletak di Desa Ban, Kecamatan Kubu sebesar Rp 100 juta untuk pembangunan betonisasi jalan. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada masyarakat Tabanan, tepatnya warga Banjar Dinas Puluk-puluk, Desa Tengkudak, Kecamatan Penebel untuk pembangunan Palinggih Merajan Agung Pasek Toh Jiwa sebesar Rp 44 juta. “Besarnya penyaluran dana Program Bina Lingkungan kepada masyarakat Bali pada tahun 2018, dari fitur sarana ibadah sebesar Rp 144 juta, fitur sarana dan prasarana umum sebesar
Rp 175 juta,” ungkapnya. Dari Januari hingga November 2018, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali telah menyalurkan pinjaman lunak kepada 57 Mitra Binaan sebesar Rp 1,6 miliar. Selain memberikan bantuan berupa pinjaman lunak, pihaknya juga memiliki beberapa Mitra Binaan Unggulan yang selalu diikutsertakan dalam kegiatan pameran, baik yang diadakan di Provinsi Bali maupun di luar Provinsi Bali. Hal itu dilakukan sebagai upaya PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali dalam membina Mitra Binaan. Selain itu, memberikan pendidikan serta pelatihan bagi Mitra Binaan yang diadakan setiap tahun. Penyerahan dana PKBL kali ini sangat istimewa karena disaksikab anggota DPR-RI Gde Sumarjaya Linggih. Legislator senior yang duduk di Komisi VI ini sangat mendukung program PKBL dari Jasa Raharja tersebut. “Saya melihat yang sangat membutuhkan dana ini di Bali adalah masyarakat wilayah timur yaitu Desa Ban, di mana jalan-jalan menuju kampung kondisinya rusak. Sekarang diarahkan betonisasi,” ungkapnya. Dengan demikian, mereka mendapatkan infrastruktur yang memadai untuk arus barang dan jasanya. “Kalau dilihat semangatnya, warga di sana semangat sekali. Sampaisampai mencari air saja jalan kaki selama dua jam. Perlu kita bantu sekarang ini dengan infrastruktur,” ujar Sumarjaya Linggih. (ad0304)
‘’Di sana diatur bahwa kendaraan yang menunggak pajak sampai lima tahun, nanti akan dikeluarkan dari regident. Kalau sudah dikeluarkan dari regident, berarti kendaraan itu tidak tercatat lagi di database, tidak tercatat dari aspek legal keberadaannya, tidak tercatat lagi dari aspek pajaknya, sehingga kendaraan itu identik dengan kendaraan bodong,’’ jelasnya. Menurut Santha, peraturan itu sudah diberlakukan di DKI Jakarta lantaran jumlah kendaraan yang sangat banyak. Kondisi eksisting di Bali juga sama seperti di ibu kota. Dalam hal ini, kendaraan yang beroperasi masih ada yang menunggak pajak. Data lima tahun terakhir, tercatat ada lebih dari 3,15 juta kendaraan aktif. Namun sekitar 400 ribu unit yang 92 persennya adalah sepeda motor masih menunggak pajak. Itu sebabnya ada ruang pemutihan yang dibuka Pemprov Bali sebelum per-
aturan tersebut benar-benar diberlakukan. ‘’Kalau sudah bodong, sudah pihak terkait yang bergerak. Perkap itu kan polisi punya, Undang-undang 22 juga kewenangan kepolisian dan perhubungan,’’ imbuhnya. Dari sisi pajak, lanjut Santha, kendaraan yang tidak teregident tentu tidak memiliki surat-surat. Artinya, pemilik juga tidak bisa menjual kendaraan itu kepada orang lain. Sementara untuk mengoperasikannya lagi, harus dilakukan regident ulang yang pasti akan merepotkan. Sebab, akan ada pengenaa n NJKB awal, BBNKB 1 seperti kendaraan baru, serta penghitungan utang pajak dan dendanya. ‘’Toleransi saya
tinggi, saya pahamlah. Saya tidak mau tutup mata melaksanakan undang-undang begitu saja. Saya ingin bermitra kerja dengan wajib pajak. Tentu harapan kami besar sekali kepada para wajib pajak supaya p a h a m maksud kami,’’ tand a s n y a . (kmb32)
Pemkot Denpasar Teken MoU dengan Bekraf RI
Ekonomi Kreatif Penggerak Perekonomian Dukung Pembangunan
MOU - Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat penandatanganan MoU Pengembangan Potensi Ekonomi Kreatif dengan Kepala Bekraf RI Triawan Munaf serangkaian World Conference on Creative Economy atau WCCE di Nusa Dua, Rabu (7/11) kemarin. GUNA mendukung maksimalnya penerapan dan pengembangan ekonomi kreatif di Kota Denpasar, Pemkot Denpasar terus mengepakkan sayap dengan menggandeng berbagai elemen pendukung ekonomi kreatif. Kali ini serangkaian pelaksanaan Konferensi Dunia Ekonomi Kreatif (World Conference on Creative Economy atau WCCE) di Nusa Dua, Rabu (7/11) kemarin dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkot Denpasar dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI. Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dengan Kepala Bekraf RI Triawan Munaf. Hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Menteri Kominfo RI Rudiantara serta peserta WCCE
tahun 2018. Dalam sambutan bersama antara Menlu RI Retno Marsudi dan Kepala Bekraf RI Triawan Munaf dijelaskan Indonesia ingin menyampaikan pesan kepada dunia bahwa ekonomi kreatif berpotensi menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi negara. Penegasan ini disampaikan Triawan dalam acara Konferensi Dunia Ekonomi Kreatif (World Conference on Creative Economy atau WCCE) yang pertama kali diadakan secara internasional di Nusa Dua, Bali, 6-8 November 2018. ‘’Sumber daya ekonomi kreatif berasal dari ide dan gagasan manusia yang tak akan pernah habis selama manusia tetap eksis,’’ kata Triawan Munaf, Selasa (6/11). Triawan Munaf memaparkan, Konferensi WCCE diikuti delegasi
lebih dari 50 negara dan 2.000 peserta. Konferensi ini juga menghadirkan lebih dari 20 tokoh ternama di dunia kreatif yang menjadi pembicara. Di antaranya, sutradara terbaik Emmy Awards Lisa Russel, CEO and Cofounder Moonton (Mobile Legend) Justin Yuan, CEO and Co-founder Net Mediatama Television Wihsnutama Kusubandio, Presiden China Film Group Corporation Le Kexi, CEO Tokopedia William Tanuwijaya, dan masih banyak tokoh lainnya. ‘’WCCE ini mengusung tema ‘Inclusively Creative’, karena kami ingin ada pemahaman bersama dan landasan bersama untuk mengembangkan ekonomi secara global. Karena itu, kunci utama pengembangan ekonomi kreatif adalah kolaborasi,’’ jelas Triawan. Sementara itu, Wakil
Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Kadis Pariwisata Kota Denpasar MA Dezire Mulyani menjelaskan, Denpasar sebagai salah satu kota yang fokus pada pengembangan ekonomi kreatif menyambut baik adanya konferensi internasional ekonomi kreatif yang dilaksanakan di Bali ini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sektor-sektor ekonomi kreatif sesuai dengan visi-misi Kota Denpasar dapat terus dimaksimalkan. ‘’Semoga dengan adanya konferensi ini mampu memaksimalkan pertumbuhan sektor ekonomi kreatif sebagai penggerak utama perekonomian daerah bahkan negara,’’ jelasnya. Jaya Negara menambahkan, dengan adanya MoU ini diharapkan pengembangan ekonomi kreatif di Kota Denpasar yang hingga kini sudah menyasar beragam elemen ini dapat terus disempurnakan. Sehingga upaya dalam menciptakan Denpasar kreatif yang berwawasan budaya dapat memberikan kebahagian dalam mencapai kesejahteraan rakyat. ‘’Ekonomi Kreatif bukan inovasi baru di Denpasar, kita sudah sejak lama mengembangkan sektor ekonomi kreatif yang memang menjadi kebudayaan dan kearifan lokal Bali dalam bidang ekonomi kerakyatan. Semoga ke depan dapat terus dimaksimalkan dalam mendukung roda perekonomian dan pembangunan di segala bidang menuju kesejahteraan rakyat,’’ tegas Jaya Negara. (ad0306)
BADUNG
Kamis Paing, 8 November 2018
3 Diguyur Hujan Lebat
Dua Wilayah Diterjang Banjir
Bali Post/dok
BANJIR - Banjir yang terjadi di seputaran jalan Denpasar-Singaraja, tepatnya di Banjar Dajan Peken, Desa Mengwitani, Rabu (7/11) kemarin. Luapan air ke badan jalan membuat arus lalu lintas sempat tersendat.
Bupati Giri Prasta ’’Tangkil’’ pada Upacara Danu Kertih ’’Mapunia’’ Rp 1,2 Miliar
BUPATI Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Ny. Seniasih Giri Prasta menghadiri puncak Karya Agung Danu Kertih di Pura Ulun Danu Batur-Pura Jati di tepi Danau Batur, Rabu (7/11) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta menghaturkan punia sebesar Rp 1,2 miliar yang diterima langsung Jro Gede Batur Alitan dan disaksikan undangan dari kabupaten seluruh Bali, panglingsir puri se-Bali dan tokoh masyarakat setempat. Bupati Giri Prasta mengatakan punia ini adalah wujud komitmen Kabupaten Badung untuk ikut melestarikan agama, adat dan budaya. ‘’Upacara Danu Kertih atau upacara pembersihan danu dan gunung ini merupakan tanggung jawab kita semua. Bukan hanya tanggung jawab pangempon pura karena danu dan gunung adalah penyangga air yang merupakan sumber kehidupan masyarakat Bali,’’ ungkap Giri Prasta. Sementara itu, Jero Gede Batur Alitan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung yang ikut peduli dengan Karya Agung Danu Kertih. Karya Danu Kertih, Tawur Agung Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung wajib dilaksanakan setiap lima tahun
Mangupura (Bali Post) Bencana banjir menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Badung, Rabu (7/11) dini hari kemarin. Dua wilayah yakni di Banjar Tampak Kerep, Desa Buduk dan di Jalan Raya KapalMengwi, tergenang banjir. Luapan air di ruas jalan sempat merendam sejumlah rumah warga setinggi lutut orang dewasa. Bahkan banjir di dua lokasi tersebut juga mengakibatkan arus lalu lintas sempat tersendat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung juga melansir bencana longsor terjadi di lingkungan Surya Bhuana Dalung Permai, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara. Ruas jalan lingkungan yang sebelumnya sempat ambrol, kemarin kembali tergerus. Longsornya ruas jalan pemukiman ini sontak membuat warga kesulitan lalu lalang lantaran hampir setengah badan jalan sudah tergerus. Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Badung dr. Ermy Setiari, Rabu (7/11) kemarin, mengakui di awal musim penghujan ini telah terjadi bencana di sejumlah titik. Namun pihaknya menegaskan bencana yang menimpa wilayah Badung dalam beberapa hari terakhir tidak sampai memakan korban jiwa. Mengenai kerugian, pihaknya masih terus melakukan pendataan. ‘’Ya, ada beberapa titik terjadi bencana. Seperti pohon tumbang, tanah longsor dan banjir. Tapi semua sudah kita atasi. Yang jelas tidak sampai menimbulkan korban jiwa,’’ ungkapnya. Lebih lanjut dikatakan, saat ini perubahan cuaca yang cepat dan signifikan membuat di beberapa titik terjadinya bencana, seperti longsor, banjir dan pohon tumbang. Karena itu, pihaknya menyam-
paikan beberapa hal. Di antaranya perubahan cuaca ini hanya pemicu saja. Sedangkan penyebab utamanya adalah potensi penurunan daya dukung dan daya tampung lingkungan. Seperti pendangkalan sungai, selokan dan saluran air. Sebab sampah dan tanah endapan ini berpotensi air meluap ke jalan dan rumah warga. ‘’Lalu cabang-cabang pohon yang sudah lebat, terutama di pinggir jalan belum dipangkas sehingga ketika terjadi hujan dan angin kencang berpotensi tumbang. Bahkan bisa mencelakai warga dan merusak bangunan. Begitu juga senderan atau tebing yang tidak kuat lagi, saat air menggerus tentunya akan menjadi longsor,’’ jelasnya. Langkah-langkah yang perlu dilakukan, kata dia, di antaranya harus siaga dan waspada saat turun hujan. Kurangi keluar rumah jika cuaca tak mendukung dan simpan nomor-nomor penting jika sikon darurat. ‘’Amankan kondisi di sekitar dengan mengecek kembali lingkungan. Pohon besar dan tinggi yang sudah lapuk segera dipangkas. Selokan, sungai dan saluran air segera dibersihkan dari sampah. Bila terjadi pendangkalan agar warga secara bersama-sama melakukan pembersihan,’’ pintanya. Tak hanya itu, langkah antisipasi lain yang perlu juga dilakukan yakni siap siagakan alat pelindung diri (APD), seperti payung, jas hujan, sepatu bot, senter, HP full bateri/pulsa maupun monitor sikon setiap saat dengan mengikuti arahan petugas dan pemerintah setempat. ‘’Laporkan ke pihak terkait kebencanaan atau aparat terdekat bila melihat potensi bencana hydrometeorologi ataupun kejadian yang bisa berdampak merugikan aktivitas warga,’’ imbuhnya. (kmb27)
DLHK Layangkan Sanksi Administratif kepada The Mulia Resort & Vila Mangupura (Bali Post) -
Pascakedapatan melakukan pembuangan limbah ke media lingkungan, pihak pemerintah Kabupaten Badung akhirnya memberikan sanksi administratif kepada manajemen The Mulia Resort & Vila. Sanksi ini tertuang dalam surat keputusan Bupati Badung dengan No. 660.42/3623/DLHK/2018.
Bali Post/ist
PUNIA - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menghaturkan punia kepada Jro Gede Batur Alitan saat menghadiri puncak Karya Agung Danu Kretih di Pura Ulun Danu Batur-Pura Jati di Tepi Danau Batur, Rabu (7/11) kemarin. sekali. Ini termuat dalam beberapa sumber yakni Raja Purana, Lontar Kusuma Dewa, Usana Bali dan Babad Batur Kelawasan yang tersimpan di Pura Ulun Danu Batur. Jika karya ini tidak dilaksanakan tepat waktu, disebutkan Bali akan mengalami musibah, baik gempa bumi, serangan hama pada lahan pertanian maupun percekcokan dalam rumah tangga maupun pasemetonan. ‘’Yang wajib melaksanakan adalah sang awerat. Kalau
dulu raja, sekarang pemerintah dalam hal ini gubernur, bupati bersama seluruh umat Hindu,’’ jelas Jero Gede Batur Alitan. Karya agung dilaksanakan bertujuan untuk menyucikan sumber mata air, di mana seyogianya dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Karya Agung Danu Kertih ini dilaksanakan pada tahun 2009. Dalam kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta ikut sebagai upaksi dalam upakara mulang pakelem di Danau Batur. (ad0303)
‘’Pemkab Badung sangat mendukung upaya yang kami lakukan. Bahkan kami sering bersinergi memerangi narkoba, terutama dalam upaya preemtif dan preventif. Begitu juga pemkab lainnya,’’ ujar Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Rabu (7/11) kemarin. Sinergitas Pemkab Badung dengan BNNP, khusunya BNNK Badung, sangat bagus. Upayaupaya sosialisasi dan pencegahan terus dilakukan guna menekan jumlah peredaran narkoba. ‘’Pariwisata maju, perekonomian tumbuh sangat pesat. Kondisi inilah yang dimanfaatkan sindikat narkoba,’’ katanya. Namun jenderal bintang satu di pundak ini bersyukur karena secara umum angka penyalahguna di Bali turun, dari ranking 11 menjadi 23 di tahun 2017. Oleh karena itu, perubahan karakter masyarakat dan peran instansi pemerintah serta swasta diharapkan memberikan kontribusi terhadap upaya untuk mendorong seluruh lapisan masyarakat ikut menyatakan perang terhadap narkoba. ‘’Instansi pemerintah dan swasta merupakan perpanjangan tangan BNN untuk menyampaikan tentang bahaya narkoba, terutama di lingkungan teman sejawatnya. Sehingga lingkungan kerja akan menjadi imun dan
pegawai memiliki pola pikir, sikap serta terampil dalam menolak penyalahgunaan narkoba,’’ tegas Brigjen Suastawa didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) AKBP I Ketut Suandika saat menjadi narasumber acara Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Advokasi Pembangunan Berwawasan Antinarkoba di Sempidi, Badung. Dari kegiatan tersebut, peran pemerintah dan swasta diharapakan dapat mendorong realisasi program P4GN di lingkungan kerjanya. Apalagi peran tersebut termaktub dalam UU No. 35 Tahun 2009, Perpres No. 40 Tahun 2013, Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 21 Tahun 2013, Perda Provinsi Bali No. 7 Tahun 2017, Surat Edaran Kemen-PAN RB No. 50 Tahun 2017 dan terakhir Rencana Aksi Nasional Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2018-2019. ‘’Selalu kami sampaikan bahwa BNN dan jajaran tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi permasalahan narkoba yang terus meningkat dan makin serius. Dukungan dan sinergitas semua pihak, baik instansi pemerintah dan swasta sebagai pionir di lingkungan kerja masing-masing sangat kami harapkan,’’ tutupnya. (kmb36)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung Putu Eka Merthawan saat dikonfirmasi, Rabu (7/11) kemarin membenarkan hal itu. Pihaknya mengaku surat keputusan itu sudah diserahkan kepada pihak manajemen The Mulia Resort & Vila. Melalui SK tersebut, pihak The Mulia Resort & Vila diharapkan segera membuat SOP terkait pengelolaan limbah. ‘’Karena hasil pemantauan sebelumnya, SOP-nya kurang bagus terkait pengamanan atas
pengelolaan limbahnya,’’ katanya. Ia mengatakan, terhadap limbah yang dibuang ke media lingkungan, sesuai amanah UU memang wajib sesegera mungkin dilakukan penanganan. Hal itu diakuinya memang sudah langsung ditangani. Sementara untuk pembersihan secara niskala, pihaknya juga sudah mengharapkan agar dilakukan upacara bendu piduka. ‘’Pihak hotel siap melaksanakan upacara tersebut untuk menetralkan
alam,’’ pungkasnya. Dihubungi terpisah, Manager Fair Mulia Hotel Agung Ngurah Raharja mengatakan pihaknya menerima apa pun keputusan yang diberikan. Pihaknya mengakui itu memang merupakan kelalaian dengan membiarkan mesin rusak, sehingga limbah meluber. Namun untuk permasalahan tersebut, saat itu sudah langsung ditangani. Semua petunjuk dari DLHK sudah dilakukan. ‘’Apa pun petunjuknya, sudah kita tindak lanjuti. Termasuk juga
RILIS - Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta didampingi Kasatreskoba AKP Djoko Hariadi ketika merilis pengungkapan kasus pil koplo dan SS, Rabu (7/11) kemarin.
Badung, Wilayah Paling Rawan Narkoba di Bali
Bali Post/ist
NARASUMBER - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa menjadi narasumber acara Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Advokasi Pembangunan Berwawasan Antinarkoba di Badung. Mangupura (Bali Post) Hasil pemetaan yang dilakukan BNN dan BNNP Bali, Badung merupakan wilayah paling rawan terhadap peredaran narkoba. Setelah Badung, disusul Buleleng dan Denpasar. Oleh karena itu, BNNP Bali bersama jajarannya menggandeng pemerintah daerah dan masyarakat untuk menekan peredaran barang terlarang tersebut.
rencana digelarnya upacara bendu piduka yang akan dilakukan, Kamis besok (hari ini - red),’’ katanya. Untuk memastikan semua sudah ditangani, Kamis ini rencananya pihak DLHK akan melakukan pengecekan terkait tindak lanjut tersebut. Ke depan untuk menghindari kejadian yang serupa, pihaknya akan terus melakukan komunikasi dengan pihak DLHK. Apa yang memang tidak boleh dilakukan, akan ditaati. ‘’Termasuk juga limbah bagaimana mengelolanya, nanti akan meminta petunjuk ke DLHK. Kami dari pihak hotel mengikuti regulasi dari pemerintah daerah,’’ ujarnya. (kmb23)
Bali Post/rah
Puluhan Ribu Pil Koplo Dipasok dari Banyuwangi Sekali Pesan 10 Ribu Butir
Mangupura (Bali Post) Selain ekstasi dan sabusabu (SS), penyelundupan pil koplo ke Bali rupanya juga terlihat gencar. Buktinya, puluhan ribu pil koplo berhasil diamankan Satreskoba Polres Badung. Dua pelaku pengedar yakni Puput Bagus Pamungkas (31) dan Aulia Yahya (22) kini telah ditahan di sel tahanan. Hasil pemeriksaan kedua pelaku, barang haram ini dipasok dari Banyuwangi, Jawa Timur. Sasaran edarnya yakni para remaja. Total pil koplo yang disita petugas sebanyak 11.520 butir. Kedua pelaku merupakan residivis kasus serupa karena pernah ditangkap di Jawa Timur. Setelah bebas, mereka beraksi di Bali. Mereka menjalankan bisnis terlarang ini sejak lima bulan lalu. Sekali pesan masing-masing pelaku mendapat pasokan 10 ribu butir pil koplo. Kapolres Badung AKBP
Yudith Satriya Hananta didampingi Kasatreskoba AKP Djoko Hariadi, Rabu (7/11) kemarin mengatakan dua pelaku ini bergerak sendirisendiri. Tapi mereka dikendalikan satu bandar di Banyuwangi. Menurut AKBP Yudith, awalnya AKP Djoko bersama anggotanya menyelidiki peredaran SS dengan tersangka Puput. Selanjutnya polisi menggerebek tempat kos pelaku di Jalan Subur Gang Mirah Cempaka, Monang Maning, Denpasar Barat, Kamis (1/11) pukul 09.15 Wita. Selain menangkap buruh asal Banyuwangi ini, petugas mengamankan empat paket SS seberat 1,52 gram bruto dan 2.900 butir pil koplo. ‘’Pas penangkapan itu ada tersangka AY (Aulia Yahya-red) di sana. Saat kami tanya awalnya dia mengaku mau beli SS kepada PB (Puput Bagus). Tapi saat kami cek HP-nya ternyata dia jual pil koplo,’’ ucap AKP Djoko.
Tersangka Aulia langsung digelandang ke tempat kosnya di Jalan Pulau Galang Gang Ratnasari, Denpasar Selatan. Polisi menggeledah kamarnya dan di dalam kulkas rusak diamankan 8.620 butir pil koplo. Hasil pemeriksaan, kedua pelaku ini mengaku sudah sejak lama menjadi pengedar pil koplo. Mereka biasa memesan pil koplo masing-masing 10 ribu di Banyuwangi. Puluhan ribu pil koplo tersebut kadang-kadang diambil sendiri. Tapi ada juga dikirim lewat paket ekspedisi. ‘’Kedua pelaku ini sudah lima kali dikirimi pil koplo,’’ terangnya. Selain itu, pada Senin (5/11) lalu pihaknya juga menangkap pengedar SS, I Putu Wedha Wijaya (41) di Jalan Pulau Sebatik, Denpasar. Pelaku ini merupakan jaringan napi LP Kerobokan. Dari tangannya disita 11 paket SS seberat 45,88 gram bruto. Keesokan harinya dibekuk
seorang remaja berinisial LLS (19) di Jalan Kendedes, Kuta. LLS merupakan pengguna dan diamankan satu paket SS seberat 0,34 gram bruto. ‘’Kami juga menangkap jaringan narkoba berjumlah tiga orang berinisial Kadek Y (Kadek Yuni - red), AAI (Anak Agung Istrired) dan HAP (Hengki Agung Prastio-res). TKP-nya di Jalan Pulau Galang, Jalan Subur dan Jalan Gunung Bromo, Denpasar. Barang bukti yang disita yakni tiga paket SS masing-masing seberat 0,74 gram bruto, 0,44 gram bruto dan 0,21 gram bruto,’’ tegas AKBP Yudith. Dengan demikian, seminggu terakhir ini pihaknya telah menangkap tujuh tersangka. Sedangkan total barang bukti SS yang diamankan seberat 49,13 gram bruto. Sementara pil koplo 11.520 butir. ‘’Kasus ini akan terus kami dalami,’’ tandas perwira melati dua di pundak ini. (kmb36)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S
Tim Kesenian Unhi Pentas di Ajang Kesenian Internasional Satu-satunya Universitas Wakili Indonesia di India
PERAYAAN Deepavali rutin dilakukan setiap tahun di seluruh dunia. Perayaan tersebut berlangsung sejak tanggal 4 sampai 7 November. Di India, puncak perayaannya dilaksanakan tanggal 6 November. Sedangkan di Indonesia, khususnya di Bali dilaksanakan tanggal 7 November. Acara yang berlangsung tiga hari tersebut dihadiri beberapa pejabat dari wilayah Uttar Pradesh, termasuk Chief Minister Uttar Pradesh. Perayaan Deepavali tersebut bertajuk ‘’Ramleela Utsava’’. Tidak main-main, pemimpin negara yang terlibat seperti Korea, Rusia, Trinidad dan Tobago, Laos, Kamboja juga hadir dalam perayaan cahaya yang dipusatkan di daerah Ayodhya tersebut. Khusus untuk Korea, yang hadir adalah ‘’The First Lady’’. Sejak tahun lalu, tim kesenian Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar rutin diundang untuk tampil di India untuk memeriahkan perayaan Deepavali tersebut. Tahun ini tim kesenian Unhi kembali diundang dan telah memberangkatkan tim kesenian berjumlah 33 orang, yang terdiri dari dosen dan mahasiswa di Fakultas Pendidikan Agama dan Seni. Keberangkatan kali ini langsung didampingi oleh Rektor dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unhi Denpasar, beserta sekretaris Yayasan Pendidikan Widya Kerti. Rektor Unhi Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. mengatakan terlibatnya tim kesenian Unhi Denpasar pada acara perayaan Deepavali di India merupakan tindak lanjut kerja sama MoU antara Ayodhya Research Institute dengan Unhi Denpasar. Hal ini merupakan komitmen mewujudkan visi Unhi Denpasar sebagai pusat kajian agama dan budaya Hindu, serta langkah nyata untuk go international menuju world class university. ‘’Jadi setiap tahun kami dari Unhi diundang untuk tampil di India. Tahun ini kami tampil dua kali, yaitu di kota Lucknow dan
INDIA - Rektor Unhi Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. bersama Tim Kesenian Unhi Denpasar berfoto bersama seusai tampil pada perayaan Deepavali di India, Selasa (6/11) lalu. Ayodhya dalam rangkaian acara Deepavali. Jadi kami mewakili Bali dan Indonesia untuk tampil. Selain kami dari Indonesia, ada beberapa tim kesenian dari negara lain, seperti Korea, Rusia, Laos, Thailand, Trinidad dan Tobago, India, Kamboja, dan tim-tim kesenian dari negara-negara lain. Dengan kata lain, kami adalah satu-satunya wakil dari Indonesia dalam ajang kesenian internasional yang dipusatkan di Ayodhya ini,’’ tandas Prof. Damriyasa. Pada kesempatan kali ini, tim kesenian Unhi Denpasar menampilkan garapan kesenian ‘’Kecak Ramayana’’. Kesenian yang ditampilkan merupakan wujud nyata Unhi Denpasar melestarikan dan mengembangkan kesenian dan budaya Hindu Indonesia. Selain itu, ajang ini sekaligus menjadi wahana bagi mahasiswa untuk melatih mental mereka tampil di dunia internasional. ‘’Kali ini kami melibatkan 20 orang mahasiswa terpilih untuk tampil. Mahasiswa-mahasiswa tersebut terdiri dari mahasiswa dari Prodi Pendidikan Seni Tari, Seni Karawitan, Seni Rupa, dan Pendidikan Agama Hindu. Tahun depan tidak tertutup ke-
mungkinan mahasiswa dari prodi lain juga dilibatkan, tergantung komitmen mereka terhadap kesenian dan budaya Hindu,’’ ujarnya. Tim kesenian Unhi ini langsung dipimpin oleh Dekan Fakultas Pendidikan Agama dan Seni Prof. Dr. Ida Ayu Gde Yadnyawati, M.Pd. yang juga langsung berperan sebagai Dewi Sinta. Menurut Prof. Yadnyawati, tim kesenian Unhi Denpasar sejak tahun lalu rutin diundang ke India. Hal ini disebabkan Unhi sangat berkomitmen dan dipandang sangat layak untuk tampil dalam ajang kesenian ‘’Ramleela’’, kesenian yang mengambil tema berkaitan dengan tokoh Rama dan epos Ramayana. ‘’Tahun lalu kami tampil dengan personel lebih sedikit, tahun ini jumlah personel kami lebih besar, yaitu lebih dari 30 orang. Kami sudah berangkat tanggal 3 November, dan pulang tanggal 8 November. Semua biaya keberangkatan, akomodasi, konsumsi ditanggung pihak Ayodhya Research Institute. Ini adalah usaha kami selalu menggemakan kesenian dan kebudayaan Indonesia, khususnya Bali di ajang internasional,’’ imbuh Prof. Yadnyawati. (ad0308)
Kamis Paing, 8 November 2018
Unit Lab Bahasa PNB Kembali Gelar ”English Camp’’ POLITEKNIK Negeri Bali (PNB) melalui Unit Lab Bahasa kembali menggelar kegiatan English Camp 2018. Kegiatan yang digelar selama dua hari pada hari Sabtu (3/11) dan Minggu (4/11), digelar di The Silas Agro Tourism Bedugul. Menurut Ketua Panitia English Camp 2018 Drs. I Made Ardana Putra, M.Si., acara ini merupakan kegiatan rutin tahunan. Kegiatan tahun ini, kata Ardana, memang baru diikuti oleh mahasiswa di lingkungan PNB. Dengan total peserta sebanyak 52, yang mana 16 di antaranya merupakan mahasiswa warga negara asing yang menempuh pendidikan di PNB. Pada kegiatan berikutnya, pihaknya berharap kegiatan ini bisa diikuti oleh lebih banyak peserta. Selain itu, tidak hanya peserta dari internal PNB namun juga diharapkan ada dari luar PNB. Sedangkan untuk kualitas dan jenis kegiatannya juga diharapkan bisa ditingkatkan. Selama mengikuti english camp, ada beberapa materi yang disampaikan. Salah satunya tentang materi Tri Hita Karana dalam bahasa Inggris. Materi ini disampaikan untuk lebih mengenalkan konsep ini kepada peserta WNA. ‘’Dengan kegiatan ini, pihaknya berharap mahasiswa PNB akan lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris sehari-hari secara alami. Selain itu mereka juga bisa terus menjalin komunikasi dengan mahasiswa asing ini,’’ katanya, Rabu (7/11) kemarin di kampus PNB. Sementara itu, Ketua Lab Bahasa Pusat PNB I Wayan Dana Ardika, S.S., M.Pd. mengungkapkan, English Camp ini konsep awalnya memang untuk membawa materi pembelajaran di kelas ke lapangan. Tujuannya supaya pembelajaran bahasa Inggis bisa lebih menyenangkan, dengan konsep bermain, diskusi serta mendengarkan pengalaman dari mahasiswa asing tentang pembelajaran bahasa Inggris di negaranya.
ENGLISH CAMP - Mahasiswa dan dosen saat mengikuti English Camp 2018 di The Silas Agro Tourism Bedugul. ‘’English camp intinya adalah untuk melibatkan mahasiswa asing ini untuk membuat lingkungan atau belajar bahasa Inggis lebih menyenangnkan. Di sini mereka kita jadikan narasumbernya,’’ pungkasnya. Dalam dua kali pelaksanaan english camp, pihaknya melihat ini sangat positif. Ke depan diharapkan bisa lebih banyak mahasiswa yang berpartisipasi. Saat ini, pesertanya memang merupakan perwakilan dari masing-masing prodi. Dikatakannya, mahasiswa peserta kegiatan ini merasa nyaman mengikuti kegiatan. Karena pada waktu itu proses pembelajaran dikondisikan menjadi nyaman. ‘’Mereka dengan santai berbicara, bertanya dan bermain. Sangat berbeda denga pembelajaran di kelas,’’ ucapnya. Direktur PNB I Nyoman Abdi, S.E., M.eCom. menyampaikan, kegiatan ini sangat penting dalam rangka mewujudkan visi dan misi PNB. Terutama visi terdepan dan berdaya saing internasional. ‘’Kita ingin menjadi perguruan tinggi yang memberikan nilai lebih kepada calon mahasiswa. Utamanya
dalam kompetensi berbahasa Inggris,’’ ujarnya. Hal ini sangat penting, karena untuk bisa menuju internasionalisasi, mahasiswa harus bisa berbahasa Inggris. Melalui media ini, tentunya akan memudahkan mahasiswa berkomunikasi dan berinteraksi dalam bahasa Inggris. Karena kalau pendekatan pembelajaran di kelas, memang sudah biasa face to face dengan dosennya serta dengan metode yang cukup konvensional. ‘’Bila menggunakan metode baru seperti english camp ini, diharapkan mahasiswa lebih cepat melakukan adaptasi dalam penyerapan bahasa Inggris. Karena bahasa Inggris praktiknya harus lebih bayak,’’ katanya. Menurut Abdi, PNB selama ini memang concern untuk peningkatan bahasa Inggris. Karena ke depan, PNB memiliki program pertukaran mahasiswa dan juga pertukaran dosen. Selama ini PNB sudah melakukan pengiriman mahasiswa ke sejumlah negara. Ke depan diharapkan lebih banyak lagi mahasiswa yang dikirim ke luar negeri. (ad0301)
Peduli Lingkungan Pura
Wagub Cok Ace ”Ngayah Nyolahang’’ Satpam Astra Motor Bali Lakukan Aksi Sosial Topeng Sidakarya di Pura Desa Abianseka
DI SELA-SELA kesibukannya sehari-hari, Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) berkesempatan Ngayah Nyolahang Topeng Sidakarya pada upacara Karya Agung Mamungkah Mupuk Padagingan, Tawur Pedanan, Ngenteg Linggih, Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini Pangodalan ring Pura Desa lan Puseh Desa Pakraman Abianseka, Desa Mas, Ubud, Gianyar, Rabu (7/11) kemarin. Ditemani sang istri Ny. Tjok Putri Hariyani Ardhana Sukawati, Cok Ace begitu menikmati tiap persiapan Ngayah Nyolahang Topeng Sidakarya. Kesenian terutama tari-tarian sakral sudah menjadi bagian dari orang nomor dua di Bali ini. Selain menekuni tarian topeng wali, Cok Ace kerap ngayah tari Calonarang di beberapa pura di seluruh Bali, terutama berperan sebagai Durga. Dalam kesempatan itu, Cok Ace sangat khusyuk menjalani setiap proses tarian Topeng Sidakarya. Menurutnya, ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kesenian dan warisan leluhur. ‘’Selain sebagai bentuk upaya kita dalam melestarikannya,’’ imbuhnya.
NGAYAH - Wagub Bali Cok Ace ‘’ngayah nyolahang’’ Topeng Sidakarya pada upacara karya di Desa Pakraman Abianseka, Desa Mas, Ubud, Gianyar, Rabu (7/11) kemarin. Ke depan ia mengakui akan tetap berusaha ngayah di berbagai pura di Bali. ‘’Jika ada kesempatan tentu saja akan terus melaksanakan swadharmaning ngayah ini. Karena sebagai bentuk bakti terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta upaya melestarikan warisan leluhur,’’ tandasnya.
Tari Topeng Sidakarya merupakan salah satu tari Bali yang ditarikan untuk pelengkap ritual keagamaan, sehingga disebut sebagai tari wali. Tari tersebut biasanya menjadi lambang bahwa pekerjaan atau karya suatu upacara agama yang digelar sudah berjalan dengan baik. (ad0310)
SATPAM yang berfungsi sebagai satuan pengamanan, yang bertugas untuk memberikan rasa aman swakarsa di lingkungan kerja, tentunya harus mampu menjaga kredibilitas. Untuk itu Astra Motor Bali, Minggu, 4 November 2018, mengajak 50 petugas satpam melakukan pembinaan fisik dan mental dalam gelaran kegiatan yang disebut ‘’Security Gathering’’. Dengan mengambil lokasi di Danau Buyan, kegiatan dikemas menarik melalui games tentang menjalin kebersamaan, kekompakan tim dan juga diberikan materi refreshment tentang standar layanan seorang satpam sebagai garda depan ketika bertemu dengan konsumen. Selanjutnya seluruh satpam yang terlibat gathering ini melakukan aksi sosial berupa bersih-bersih di area Pura Ulun Danu Bulian yang sebelumnya diawali dengan persembahyangan bersama memohon keselamatan untuk peserta maupun umat di Bali. Setelah aksi kebersihan lingkungan, peserta melakukan penanaman 50 pohon cempaka sebagai bentuk penghijauan di sekitar area pura yang merupakan salah satu kegiatan CSR lingkungan. Pada kesempatan itu juga perwakilan satpam Astra Motor Bali menyerahkan pelang rambu segitiga hati-hati kepada pangempon (pengurus) pura, sehingga arus lalu lintas setiap keg-
iatan keagamaan di oura tersebut dapat berjalan lancar. Pangempon Pura Ulun Danu Bulian Bapak Agung mengungkapkan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh satpam ini, dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan dan ditiru oleh yang lainnya.
‘’Kegiatan ini akan rutin kami lakukan, sebagai bentuk aksi kepedulian satpam Astra Motor Bali yang tidak hanya sebagai penjaga keamanan, namun punya sisi lainnya yang dapat bermanfaat untuk lingkungan sekitar,’’ ungkap Tangguh Rinekso selaku penanggung jawab Satpam Astra Motor Bali. (bns1)
Peresmian Posko Relawan ”AWK’’ di Klungkung dan Karangasem
B R A N D I N G D I S I N I
Gerbong Kaum Muda Milenial di Bali Siap Menangkan Wedakarna di Pemilu DPD 2019 GERBONG pendukung Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dalam menyongsong Pemilu 2019 kembali bergerak. Kumpulan anak-anak muda milenial yang ada di pedesaan siap memenangkan Arya Wedakarna (AWK). Hal ini terekam dalam kegiatan Posko Relawan Arya Wedakarna yang dilakukan oleh komponen Relawan AWK dan Gerakan Pemuda Marhaen (GPM) di Kabupaten Klungkung dan Karangasem. Kedua acara ini dihadiri langsung oleh Arya Wedakarna dan dihadiri oleh puluhan pengurus militan yang berasal dari sejumlah desa. Sebagaimana disampaikan oleh Sang Ketut Sarka (Ketua GPM Bali) yang menyatakan bahwa anakanak muda di Bali kini sudah mulai melek politik, salah satunya mereka ingin berpartisipasi lebih dalam Pemilu 2019. ‘’Sosok Ajik AWK sudah menjadi ikon pahlawan anak muda Bali. Kami membuat Posko semua berdasarkan swadaya. Semua demi kecintaan kami pada Ajik AWK, sampai saat ini peran beliau belum tergantikan oleh wakil rakyat Bali yang lain. Selama menjadi anggota DPD-RI sejak 2014, beliau sudah membuktikan dirinya dekat dengan rakyat. Jadi kami berkepentingan agar ada wakil rakyat di Senayan yang berkualitas dan tidak sekadar baru muncul menjelang pemilu. Ini sumbangsih kami demi pemimpin yang kami cintai yakni Ajik AWK,’’ ungkap
Sang Ketut Sarka asal Karangasem. Hal senada juga disampaikan oleh Dewa Keut Mahardika (Aktivis Relawan AWK Provinsi Bali) yang menyatakan bahwa ke depan rakyat Bali harus cerdas memilih pemimpin demi menjaga ideologi Pancasila dan kedaulatan wangsa Bali. Seluruh kriteria itu ada pada sosok Arya Wedakarna. ‘’Jujur, baru kali ini kami merasakan punya wakil rakyat. Ajik AWK adalah contoh baik dari pejabat politik yang bertanggung jawab. Beliau selalu terdepan membela agama Hindu. Beliau tidak takut berhadapan dengan pusat walau banyak ancaman. Kami nilai di saat tokoh politik lainnya cari jalan aman demi menyelamatkan kursi empuk dewan, tapi Ajik AWK malah melawan arus demi membela umat Hindu dan jagat Bali. Beliau adalah sosok yang luar biasa, dan sangat terkenal di mana-mana. Kami bangga dan wajib memenangkan beliau,’’ ungkap Dewa Mahardika asal Desa Sidan, Gianyar ini. Terhadap harapan anak-anak muda Bali terhadap dirinya, Arya Wedakarna yang ditemui usai peresmian posko menyatakan bahwa ada proses yang lebih penting dibandingkan hanya merebut kursi saat pemilu yakni melakukan pendidikan politik. ‘’Mendapatkan kekuasaan itu hanya bonus dari perjuangan, tapi yang paling penting adalah mendidik masyarakat agar cerdas secara politik. Saya sudah ikut tiga
kali pemilu sejak tahun 2004 dan setiap pemilu ada satu kepuasan batin yang teramat sangat yakni bisa bertemu dengan kaum marhaen khususnya anak muda. Sambil keliling saya mendidik anak-anak muda agar melek politik, karena merekalah harapan Bali ke depan. Saya ingatkan para relawan komitmen menjaga kedamaian selama proses Pemilu 2019. No Hoax, No SARA dan No Money Politics. Jadilah kader-kader Sukarnois yang disiplin dengan komando,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Dalam waktu dekat, sejumlah Relawan AWK dan GPM akan meresmikan Posko di 7 kabupaten/kota lainnya, termasuk di 54 kecamatan dan 716 desa se-Bali dengan tujuan agar AWK menang mutlak di Pemilu 2019. Tim Relawan AWK dan juga GPM se-Bali juga telah menyiapkan sejumlah agenda kampanye terbuka di sejumlah titik di Bali. ‘’Kami ingin mengulangi kesuksesan Pemilu 2014 yang mana kala itu AWK menang di Bali dengan 178.934 suara dan meraih vote tertinggi. Dan kami optimis bahwa beliau akan menang kembali di Pemilu 2019, bahkan kami yakin akan menang mutlak. Apalagi selama ini program-program beliau sangat sejalur dengan Tri Sakti Marhaenisme di pusat. Kami butuh Senator muda, senator yang gesit. Pilihan kami, ya… AWK,’’ ungkap Dewa Ketut Mahardika. (ad0307)
POSKO - Arya Wedakarna bersama relawan saat peresmian Posko Relawan AWK di Klungkung dan Karangasem.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Daerah
Kamis Paing, 8 November 2018
Raker Unmas Susun Renstra Percepat Jadi PT Unggulan Dihadiri Direktur Pembinaan Kelembagaan Dikti UNMAS Denpasar serius menggarap segala potensi kampus guna mempercepat pencapaian visi dan misi sebagai perguruan tinggi (PT) unggulan. Untuk itu jajaran Unmas Denpasar sejak Rabu (7/11) kemarin mengikuti Rapat Kerja (Raker) Unmas. Raker dibuka Rektor Universitas Mahasaraswati (Unmas) Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. Yang istimewa raker menghadirkan narasumber Direktur Pembinaan Kelembagaan Kemenristekdikti Dr. Totok Prasetyo, B.Eng., M.T. dan Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Nengah Dasi Astawa. Rektor Made Sukamerta mengungkapkan raker kali ini agak istimewa karena juga diikuti pejabat di STIBA Saraswati dan Akademi Farmasi Saraswati (AFS). Kedua lembaga ini akan segera bergabung ke Unmas, tinggal menunggu izin dari peningkatan status dari Kemenristek Dikti. Pada raker ini juga disusun rencara strategis (renstra) Unmas jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Salah satu program jangka pendeknya adalah meningkatkan akreditasi institusi, yakni ditargetkan mencapai A. Sedangkan renstra jangka panjangnya menjadikan Unmas sebagai PT unggulan. Makanya Raker Unmas, kata Rektor, juga mempercepat tercapainya visi dan misi Unmas menjadi PT unggulan. Ini sangat tepat dengan tema raker ‘’Optimalisasi tata kelola dalam mendukung pencapaian visi dan misi Unmas’’. Dia tetap yakin Raker Unmas digelar di kampus jauh lebih efektif dan optimal dibandingkan dilaksanakan di luar kampus. Termasuk lebih cepat melakukan penyesuaian karena dilakukan di kampus,
Soal Taman Mangrove di Tahura Ngurah Rai
Tak Boleh Merusak, Harus Sesuai RTRWP Denpasar (Bali Post) – Rencana menjadikan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai sebagai taman mangrove mesti mengutamakan pelestarian dan pendidikan. Di samping untuk menyejahterakan masyarakat di sekitarnya lewat pengembangan pariwisata. Itu pun dengan catatan tidak merusak dan harus sesuai dengan peruntukan di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Bali.
RAKER - Direktur Pembinaan Kelembagaan Dikti Totok Prasetya didampingi Rektor Made Sukamerta dan Dasi Astawa saat Raker Unmas. serta menghilangkan kesan hura-hura. Direktur Pembinaan Kelembagaan Dr. Totok Prasetyo memberi apresiasi atas Raker Unmas sebagai bentuk kampus yang sehat selalu menyesuaikan diri dengan perubahan. Dia mengakui penggabungan STIBA dan AFS ke Unmas sedang diproses di Dikti. Ini salah satu langkah merger PT agar kian berkualitas. Ke depan, katanya, pemerintah akan memaksa PT yang tak sehat untuk merger atau ditutup melalui berbagai regulasi. Saat ini ada 3.254 PTN dan PTS di Indonesia, namun baru 30 persen yang menampung anak usia kuliah, sisanya 69 persen tak kuliah. Dalam mengelola PT diperlukan pemimpin yang mampu menerapkan konsep Bercintakasih. Artinya berani, kemudian cerdas, inovatif, normatif, tangguh, inspiratif. Kasih artinya keteladanan, amanah, sensitif, inspiratif dan humanis. ‘’Yang terpenting lagi adalah komitmen dan tersedianya sistem informasi terintegrasi,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr.
I Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. memaparkan optimalisasi tugas dan fungsi pejabat struktural dan fungsional menuju PTS sehat dan berdaya saing. Dasi Astawa menekankan, menyusun renstra gampang, namun biasanya sulit dilaksanakan. Makanya program disusun harus realistis. Semua diarahkan agar PT mencetak menusia yang berkompeten, berkarakter, cerdas secara moral, spiritual, sosial dan intelektual. Sedangkan pejabat struktural harus mampu menjadi inisiator, fasilisator, regulator, administrator dan motor serta evaluator. Ketua Panitia Raker Unmas I Komang Budiarta, S.Pd., M.Pd., M.Hum. didampingi Sekretaris I Nyoman Adi Susrawan, S.Pd., M.M. menjelaskan raker berlangsung selama dua hari dikuti 100 peserta. Raker membahas peraturan rektor dan dokumen RIP, sistematika kurikukum, integritas karya ilmiah, pengelolaan keuangan, sistem informasi terintegrasi, dll. Raker diharapkan menghasilkan 12 draf peraturan rektor, RIP, renstra, renop dan program kerja. (k250)
Pameran Plastik & Karet di Indonesia
Dorong Inovasi Kemasan untuk Bisnis Berkelanjutan
PLASTICS & Rubber Indonesia 2018, pelopor dan satu-satunya pameran untuk industri pengolahan plastik dan karet berskala global di Indonesia, akan kembali diselenggaran pada 14 November 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Bersamaan dengan Drinktech Indonesia, Plaspak Indonesia, Mould & Die Indonesia, serta Printech Indonesia, pameran yang berlangsung selama empat hari ini menyajikan berbagai tren terkini di industri plastik, pengolahan minuman, serta teknologi dan solusi pengemasan. Pameran ini juga akan menghubungkan lebih dari 470 perusahaan dengan lebih dari 13.000 buyers dan profesional, lewat berbagai macam teknologi plastik dan karet yang komprehensif, serta seminar yang menampilkan inovasi dan peluang di industri terkait. ‘’Melalui pameran ini, kami akan membawa ratusan profesional di industri plastik dan karet, mulai dari proses pengolahan, pembuatan bahan baku, hingga pengemasan minuman. Peserta pameran ini berasal lebih dari 20 negara. Termasuk Cina, Indonesia, Taiwan, Italia, Jepang, Singapura, dan Jerman. Karenanya, ratusan buyers dan supplier yang hadir akan mendapatkan banyak pilihan teknologi untuk memenangkan kompetisi bisnis, khususnya di pasar global,’’ ujar Wiwiek Roberto, Project Director Pamerindo Indonesia, selaku penyelenggara pameran. Industri food and beverage (F&B) saat ini mengalami pertumbuhan pesat, salah satunya berkat inovasi pengema-
5
san produk. Menurut riset dari Euromonitor Internasional, penggunaan plastik saat ini semakin populer di Indonesia, khususnya untuk sektor F&B dan consumer goods. ‘’Tak hanya menjaga kualitas produk, pengemasan juga menjadi salah satu inovasi pemasaran yang membuat sebuah brand menonjol di pasaran. Agar bisa terkoneksi dengan setiap tren kemasan terkini, penting untuk meningkatkan kapasitas SDM dengan berfokus pada pengembangan keterampilan dan peningkatan jumlah kemasan ramah lingkungan untuk keberlangsungan bisnis,’’ ujar Triyono Prijosoesilo, Ketua Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM). Pameran ini didukung penuh oleh berbagai asosiasi di bidang plastik dan karet serta F&B, seperti Indonesian Packaging Federation (IPF), Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM), dan Perkumpulan Pelaku Daur Ulang Plastik Indonesia (IPR). Selama pameran, mereka juga berbagi pengetahuan kepada para pengunjung mengenai tantangan dan pengaplikasian
teknologi terbaru untuk proses pengemasan yang sustainable. ‘’Isu global sustainability saat ini telah menjadi perhatian yang sangat penting. Karenanya, kita perlu kreatif melahirkan inovasi kemasan baru, dengan berpedoman pada 4R (reduce, reuse, recycle, recover),’’ ujar Henki Wibawa, Direktur Eksekutif IPF. Sayangnya, teknologi daur ulang di Indonesia saat ini masih cukup tertinggal. ‘’Penting untuk kita terus mengupayakan kemajuan bersama, khususnya bagi pendaur ulang dan para pemilik bisnis. Hasilnya, bukan saja menghindarkan pencemaran lingkungan dari plastik, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi penyedia layanan teknologi informasi,’’ ungkap Ahmad Nuzuludin, Business Development Director IPR. Berlangsung pada 14-17 November 2018, pameran ini merangkum berbagai teknologi utama dari mesin pengolahan, pra-pengolahan, dan pengemasan, serta inovasi terkini di industri plastik dan karet, yang mencakup proses daur ulang juga moulding. (bns2)
Kasus OTT Pengurusan Sertifikat
Klian Banjar Dinas Akui Minta Rp 25 Juta Denpasar (Bali Post) Klian Banjar Dinas Buahan, Desa Buahan, Payangan, terdakwa I Nyoman Wirawan alias Komang Bilawa, sejatinya sudah waswas sebelum ditangkap oleh polisi. Hal itu terkuak saat terdakwa menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan sebagai terdakwa, Selasa (6/11). Salah satu yang terungkap adalah terdakwa sempat menanyakan ‘’aman enggak’’ saat dia menerima uang Rp 10 juta dari saksi Ni Made Wirani (41). Kekhawatirannya ternyata jadi kenyataan, beberapa saat setelah menerima dana Rp 10 juta, dia ditangkap polisi. Masih dalam pemeriksaan terdakwa, Nyoman Wirawan mengaku bahwa niatan minta uang itu lantaran dimintai tolong oleh Wirani.
Terdakwa mengatakan, karena mengurus surat itu lama bahkan sekitar tiga bulanan hingga selesai, saksi korban minta tolong agar prosesnya dipercepat. Terdakwa mengatakan bahwa korban menyampaikan nanti pasti ada biaya. Karena mendapat sinyal ada biaya, terdakwa kemudian minta Rp 25 juta. Saksi korban sempat menawar hingga Rp 20 juta dan akhirnya dibayar Rp 10 juta sebagai pembayaran awal dan itu juga menjadi jalan apesnya terdakwa. Apalagi terdakwa juga menyampaikan bahwa pengurusan sertifikat tidak dipungut biaya. Atas dasar itu, dia mengaku menyesali perbuatannya. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan tuntutan. (kmb37)
‘’Itu kan bisa dijadikan pariwisata alam. Ada banyak model, ada trekking, pengenalan flora fauna dan biota laut, dan juga untuk pendidikan. Artinya, pemanfaatan Tahura untuk pariwisata tidak mesti dengan membangun akomodasi yang merusak alam dan hutan mangrove,’’ ujar Sekretaris Komisi III DPRD Bali I Ketut Kariyasa Adnyana dikonfirmasi, Rabu (7/11) kemarin. Menurut Kariyasa, perlu ada pengaturan yang jelas agar blok pemanfaatan di Tahura Ngurah Rai tidak dieksploitasi secara berlebihan. Misalnya untuk membangun akomodasi yang merusak hutan, sehingga malah merugikan dari segi lingkungan. Bahkan merusak pariwisata itu sendiri karena yang dicari dari Tahura tentu suasana ‘’kembali ke alam’’. ‘’Apa pun bentuknya itu agar untuk pelestarian dan pendidikan. Kalau peruntukannya seperti itu, kita sangat setuju sekali. Kita lihat di beberapa negara, pemanfaatan hutan sangat bagus sekali. Seperti di Vietnam, bagaimana menyusuri sungai di
hutan,’’ jelas politisi PDI-P asal Busungbiu, Buleleng ini. Kariyasa menambahkan, pengelolaan Tahura bisa saja dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Namun dengan syarat pemerintah harus sudah mengatur ramburambunya. Mana saja yang bisa dimanfaatkan, mana yang tidak. ‘’Kalau pengelolaan diserahkan begitu saja kepada pihak ketiga, kemudian nanti dibuat sarana akomodasi perhotelan atau reklamasi kan malah akan merusak. Biar jangan nanti dipakai kedok untuk bagaimana mencaplok hutan dijadikan akomodasi, bukan pelestarian dan pendidikan itu,’’ tandasnya. Sebelumnya diberitakan, Pemprov Bali kini tengah merencanakan penataan Tahura Ngurah Rai secara holistik. Kawasan seluas 1.373,5 hektar itu akan dijadikan sebagai taman mangrove. ‘’Jadi begini, sekarang mangrovenya itu kan sudah rusak, yang gundul sudah banyak, sudah gitu dikotorin, enggak rapi, kemudian yang nyerobot juga banyak. Karena itu ada pemikiran mangrove itu akan dikelola,
dijadikan taman mangrove,’’ ujar Gubernur Bali Wayan Koster saat dikonfirmasi usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Bali, Selasa (6/11) lalu. Menurut Koster, rencana ini masih belum final. Tetapi akan segera diproses, karena tujuan utamanya adalah untuk menjaga mangrove tetap lestari, sehat, dan bisa diberdayakan. Mantan anggota DPRRI ini menegaskan, tidak ada pelibatan pihak swasta dalam rencana pengelolaan tersebut. ‘’Pemerintah sepenuhnya. Tidak ada urusan sama swasta (tapi) akan dikelola oleh unit pelaksananya Pemprov. Segera akan direalisasikan tahapannya, kan perlu konsep taman. Kami akan kerja sama dengan LIPI, Kementerian Kehutanan dan berbagai pihak supaya desain taman ini bagus,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bali Luh Ayu Aryani mengatakan, Tahura Ngurah Rai akan ditata tanpa mengubah kelestariannya sebagai kawasan konservasi mangrove. Saat ini pengelolanya memang Kepala UPT yang dikoordinasikan oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi. Namun untuk penataannya nanti, secara aturan ada skema kerja sama dan izinizin yang dikeluarkan pemerintah pusat. Mengingat, kawasan konservasi menjadi kewenangan Ditjen Balai Konservasi Sumber Daya Alam KLHK. (kmb32)
Wujudkan 20 Juta Kunjungan Wisman
DTW dan Travel Agent akan Bertemu
Denpasar (Bali Post) Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) akan mempertemukan daerah tujuan wisata/tempat wisata dengan travel agent. Hal ini dilakukan untuk mendukung upaya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Ketua PUTRI Bali Indha Trimafo Yudha mengatakan, pertemuan antara travel agent dan DTW ini akan dilaksanakan dalam bentuk table top yang terdiri dari seller meet buyer, 8 - 9 November. Travel agent yang datang adalah travel agent anggota Asita Bali. Karena travel agent Bali menjadi hub untuk menjual DTW di luar Bali setelah di Bali. ‘’Bagaimana kita pertemukan travel agent Bali yang menjadi hub ke daerah lain, mempertemukan mereka dengan para pelaku tour atraction yang akan menjadi peserta,’’ jelasnya. Seller-nya adalah tour atraction yang ada di luar Bali. ‘’PUTRI memfasilitasi untuk memediasi dengan anggota Asita dan beberapa pelaku seperti travel industri untuk bertemu,’’ tandasnya. Pertemuan yang disebut ITAF (Indoensia Tour Atraction Forum) ini mengangkat tema ‘’Peta jalan promosi dan penjualan industri pariwisata Indonesia untuk mencapai kunjungan 20 juta wisatawan tahun 2019’’. Dalam pertemuan itu juga akan dibahas tentang potensi dan manfaat sinergi pariwisata dalam industri kreatif. Tujuannya adalah untuk mempertemukan DTW den-
gan travel agent. ‘’Partisipan tidak banyak tapi ini merupakan awal bagus di mana DTW dan taman rekreasi yang paling menentukan di dunia pariwisata, memiliki lembaga yang memang solid dan eksistensinya lebih bisa dikenal oleh masyarakat,’’ bebernya. Di Bali ada 30-50 travel agent yang akan membantu memperkenalkan DTW di luar Bali. Sementara anggota PUTRI di Bali ada 50 DTW dan taman rekreasi. Dengan adanya pertemuan ini, seller yang merupakan DTW dari tempat asalnya seluruh Indonesia mempunyai kesempatan memperkenalkan properti mereka kepada calon pembeli. Dengan demikian sebaran pariwisata bisa merata. ‘’Goal-nya, mereka bisa memperkenalkan properti mereka dengan harapan mereka bisa bikin kontrak kerja sama dan travel agent yang menggunakan jasa DTW atau tour atraction ini tahu bahwa ada DTW seperti ini, kalau ada request dari klien mereka bisa merekomendasikan tempattempat ini,’’ imbuhnya. Untuk menginventori dan menata tempat kunjungan wisata di Bali, PUTRI Bali akan menunjuk executif director yang bertugas untuk mengupas habis potensi yang ada di DTW Bali, baik yang sudah masuk anggota PUTRI maupun merekrut anggota baru. Executif director ini untuk mengemas destinasi-destinasi yang ada di kabupaten/ kota. Misalnya menggali potensi Karangasem dan kemudian mengemasnya dalam suatu branding. (kmb42)
Perbankan Tetap Tumbuh di Tengah Tantangan Ekonomi Global Denpasar (Bali Post) Pertumbuhan perbankan ternyata tidak terpengaruh, meski perekonomian tahun ini menghadapi tantangan yang cukup berat karena pengaruh ekonomi global. Bahkan, kinerja perbankan pada tahun ini masih menunjukkan tren positif. Seperti juga kinerja Bank Danamon Regional Bali dan Nusa Tenggara mampu tumbuh single digit pada 9 bulan pertama 2018 yakni periode Januari-September. Menurur Regional Head PT Bank Danamon Bali-Nusa Tenggara I Gusti Agus Indrawan, untuk NPL atau kredit bermasalah juga lebih baik dari nasional, yaitu 3 persen. ‘’Intinya regional baik funding (dana yang masuk) dan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh tapi single digit belum bisa double digit yaitu di bawah 10 persen,’’ katanya, Selasa (6/11). Menjaga stabilitas dan pertumbuhan kinerja perbankan, ke depan pihaknya akan menggunakan strategi layanan solusi berbasis digital, baik itu untuk proses deposito maupun pembukaan rekening tabungan. Pihaknya juga akan tetap fokus pada strategi jangka panjang yakni memanfaatkan teknologi dalam memberikan layanan kepada nasabah. ‘’Jadi, kita sekarang bersaing bukan hanya dari bunga saja, tapi teknologi. Pembukaan deposito tidak perlu datang ke bank cukup melalui aplikasi,’’ ujarnya. Diakuinya, pemanfaatan teknologi digital itu membawa pengaruh positif terhadap kinerja perbankan. Hal tersebut terbukti, di tahun yang penuh tantangan ini perbankan mampu meningkatkan pertumbuhan kredit UKM hingga double digit. ‘’Secara nasional, kredit di segmen perbankan UKM tumbuh 11 persen menjadi Rp 30,5 triliun. Sementara kredit KPR tumbuh 35 persen menjadi Rp 7,3 triliun. Begitupun dengan pembiayaan kendaraan bermotor membukukan pertumbuhan pembiayaan sebesar 12 persen secara tahunan menjadi Rp 49,7 triliun,’’ pungkasnya. (kmb23)
Indha Trimafo Yudha
Bali Post/kmb42
OPINI
6
Kamis Paing, 8 November 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Kerja Profesional dan Bertanggung Jawab BISA dipahami, ketika dunia informasi dikuasai media sosial, sepertinya semua orang bisa menjadi wartawan dan fotografer. Dengan gawai yang dimilikinya, dia bisa mengunggah apa pun dan kapan pun. Sepanjang ada jaringan internet, semua peristiwa memang tersaji secara realtime. Jadi, ketika dia meng-unggah berita secara sederhana ke media sosial, maka dia sudah menjadi “wartawan”. Dan ketika dia kemudian mengunggah foto maka dia pun menjadi “fotografer”. Dunia memang sudah menjadi mengecil. Menjadi seukuran gawai yang ada di kepalan tangan. Semua menjadi mudah dan sangat terbantu oleh teknologi informasi yang berkembang demikian pesat. Apakah mereka itu kemudian bisa kita sebut wartawan atau fotografer? Tentu tidak semudah itu. Untuk menjadi seorang wartawan, memang ada sekolahnya. Banyak sekolah hingga perguruan tinggi yang punya jurusan publisistik, komunikasi massa ataupun jurnalistik. Lembaga kursus pun banyak pula yang mengambil sektor ini. Sebenarnya, permasalahannya tidak di sana. Sebagai layaknya kaum profesi lainnya seperti insinyur, dokter, apoteker dan sebagainya, wartawan punya standar kompetensi sehingga dia mampu menjalankan perannya secara profesional. Dia punya kode etik yang membatasi gerak-geriknya. Dia juga dibatasi rambu-rambu sehingga tidak semua hal bisa diinformasikan kepada publik. Ada batasan yang mesti dipahami. Ada kompetensi yang mesti diraih untuk benar-benar bisa menjalankan sebuah profesi. Dunia media sosial memang sangat ingarbingar dengan berbagai informasi. Saat ini segala macam bentuk informasi kita jumpai. Sering kali pula kita banyak membaca ujaran kebencian, fitnah, kata-kata tidak pantas, hoax dan sebagainya. Foto-foto vulgar, foto yang menyalahi pakem sosial serta kultural. Semua jadi campur aduk di media sosial. Ya, karena mereka tidak punya kode etik secara formal? Tidak punya batasan-batasan sehingga meng-unggah sesuatu tanpa berpikir panjang. Para warganet mesti dididik menjadi pemakai media sosial yang arif. Mereka harus tahu sopan santun bergaul di media sosial. Di samping ada sanksi informal hujatan dari berbagai warganet lainnya, mereka juga dibatasi oleh rambu UU ITE. Namun, kita masih saja melihat pemandangan yang sangat menyeramkan di media sosial. Foto vulgar, fitnah, ujaran kebencian dan sebagainya saling berseliweran. Semua mengaku paling benar dan paling bisa dipercaya. Terkadang, karena ingin adu cepat, ada kalanya media konvensional yang juga punya akses online sering tergelincir. Karena dipadu realtime, mereka sering kali lupa konfirmasi, lupa check and recheck serta abai soal cover both side. Ini sebenarnya kita masih belajar menjadi warganet yang bijaksana. Patut ditularkan dan diasah terus bagaimana menggunakan media sosial yang baik dan benar.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Hukum Gantung Koruptor Membaca banyaknya oknum DPRD, kepala daerah, bahkan yudikatif tersangkut tindak pidana korupsi yang merupakan kejahatan luar biasa terhadap kekerasan dan hak asasi manusia (HAM) karena kekerasan dan pelanggaran HAM memiliki sifat yang sama dengan korupsi yaitu meluas dan sistematis. Pencurian uang ini dapat menghancurkan perekonomian negara. Buntutnya masyarakat yang tidak menikmati malah ikut menanggung derita tersebut. Para koruptor yang ‘‘merampok’’ uang negara miliaran rupiah pantas dihukum mati atau mungkin dihukum gantung walaupun hukuman mati banyak dipertentangkan. Di negara Cina sudah diterapkan hukuman mati bagi koruptor. Hal ini dijadikan semacam shock therapy kepada koruptor, sehingga Cina menjadi negara bersih. Kita seharusnya bisa berkaca dari negara ini. Mewujudkan hukuman mati kepada koruptor diperlukan komitmen yang tinggi oleh pemerintah dan penegak hukum, karena hukuman mati telah juga diatur dalam pasal 2 ayat 2 UU Nomor 31 Tahun 1999 yang diperbarui dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, namun belum pernah didakwakan ataupun menjadi landasan vonis hakim. Jika diperhatikan sistem pemberantasan korupsi di Indonesia sebenarnya sudah bagus. Namun, mentalitas dan moralitas masyarakat telah rusak. Untuk itu, diperlukan sanksi yang keras dan tegas. I Kadek Agus Mulyawan, S.H., M.H. Desa Galiran, Semarapura, Klungkung
Wartawan dan Media Sosial Lewat media sosial (facebook), seorang teman bertanya, “Kita ini apakah masih menjadi wartawan?” Memangnya kenapa, penulis menimpali. Ia yang sudah tergolong wartawan senior pada media elektronik lalu membeberkan unek-unek yang tersimpan dalam dirinya. Menurutnya, dengan semakin gencarnya informasiinformasi yang diunggah di media sosial, sempat dirinya bertanya dalam hati (introspeksi), kalau sudah begini tak perlulah ada wartawan seperti yang kini biasa bergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dan sebagainya. Ia pikir dengan informasi yang diunggah para facebooker itu sudah cukup memberikan informasi kepada publik. Sepertinya sekarang siapa saja bisa menjadi wartawan asalkan memiliki perangkat handphone smart atau android. Entah secara iseng ia bertanya dan mengumbar rasa galaunya atau memang serius berkeluh kesah tentang masalah tersebut, tampaknya perlu direnungkan tentang pemilahan dua sosok yaitu orang yang senang mengunggah peristiwa-peristiwa ke dunia maya dan wartawan seperti yang ada selama ini.
Oleh Romi Sudhita
K
epada sosok yang disebut terakhir banyak dituntut tentang aturan, mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Makanya dalam dunia kewartawanan dikenal yang namanya Undang-undang Pers, Etika Profesi, dan Kode Etik Jurnalistik. Sebaliknya, untuk memastikan apakah beritaberita atau postingan yang dilakukan para pegiat media sosial itu benar-benar adanya (jujur dan objektif) atau berupa berita bohong (hoax), bisa dilakukan dengan cara mengecek apa yang biasa dikerjakan oleh para wartawan mainstream (media cetak dan elektronik). Sebut saja apakah yang diunggah itu sudah mengandung unsur-unsur: siapa, apa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana. Misalnya yang bersangkutan mengunggah status “Sebelum berangkat, selfie dulu ach ...” Dari postingan dengan kalimat rada singkat ini
kita bisa bertanya; berangkat ke mana, apakah berangkatnya hari ini atau kemarin sore, saat itu ia berada di mana, dan mengapa yang bersangkutan melakukan postingan seperti itu (apakah hanya hobi, memberitahukan kepada teman-temannya, dan lain-lain). Jika satu atau sebagian unsur tersebut tak mampu memberikan penjelasan kepada pembacanya atau si pembaca masih bingung akan hal tersebut, patut diduga itu mengandung unsur ketidakjujuran atau tidak mengandung nilai objektivitas. Kalau sudah demikian, dapat dipastikan bahwa yang bersangkutan itu bukan wartawan. Kok begitu, ya ... jawabannya akan ketemu pada paparan selanjutnya. Siapa Wartawan Itu? Wartawan yang sungguhsungguh wartawan (bukan gadungan) sudah ada batasan dan definisinya. Begitu pula mengenai tugas, kewajiban dan tang-
gung jawabnya mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Orang yang belum paham siapa sesungguhnya wartawan itu biasanya menganalogikan dengan kata-kata yang pada ekornya mengandung suku kata wan. Ambillah contoh, sastrawan yaitu orang yang banyak berkecimpung atau mendalami bidang sastra. Olahragawan, yaitu orang yang banyak melakukan kegiatan dan umumnya berprestasi di bidang olahraga, dan lain-lainnya. Dengan demikian, kata wartawan dapat diberikan arti “orang yang pekerjaan pokoknya di bidang pewartaan atau orang yang kerap mewartakan sesuatu kejadian/peristiwa.” Ia (wartawan) sering juga dikatakan sebagai pewarta, koresponden, reporter, jurnalis, bahkan ada yang menyebutnya “kuli tinta,” atau “kuli flashdisk” pada zaman now. Dalam pasal 1 ayat (4) Undang-undang RI No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dinyatakan
bahwa yang disebut wartawan adalah orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik. Pada kalimat pendek ini tersirat makna yang cukup padat yaitu; melakukan kegiatan secara teratur, dan kegiatan jurnalistik. Keteraturan wartawan di dalam melaksanakan tugas sangat tergantung pada jenis media di mana yang bersangkutan bertugas. Contoh, wartawan harian pada sebuah surat-kabar dianggap melaksanakan kegiatan secara teratur apabila si wartawan itu mampu memenuhi ketentuan berapa berita yang harus dihasilkan dalam setiap harinya. Begitu juga wartawan yang bekerja pada media yang periodisasi terbitnya seminggu sekali (mingguan), media dwimingguan, bulanan, dan seterusnya. Berikutnya, kegiatan jurnalistik. Kegiatan jurnalistik ini berkait erat dengan jenis karya jurnalistik. Selama ini yang diakui sebagai karya jurnalistik seperti; berita, feature (berita kisah), artikel/opini, kolom, editorial/tajuk, hingga kartun-karikatur. Ragam kegiatan jurnalistik ini sejatinya bersumber dari tiga hal yaitu; tulisan/gambar, suara, dan kombinasi antara tulisan/gambar dan suara. Efek Negatif Apakah terasa sulit bagi seorang wartawan untuk menulis atau membuat status di media sosial semisal facebook? Tentu saja tidak. Ia (wartawan) akan merasakan kesulitan ketika bersaing dengan temantemannya, terutama yang tergolong senior, di dalam menelurkan karya jurnalistik semacam berita lempang (straight news). Bagi wartawan selain dituntut
Menjadikan Indonesia Bersih
Negara Jepang dikenal dengan kebersihannya. Di jalanjalan raya tidak ada sampah berserakan. Sungai pun bersih dan airnya jernih seperti telaga surga yang dipenuhi bidadari. Karena ramahnya lingkungan, sampah tertampung dengan rapi dan dibudidayakan agar bisa didaur kembali. Budaya ramah lingkungan Jepang berbeda dengan Indonesia. Di sekitar kita banyak sampah yang berserakan tanpa perhatian. Barang yang sudah terbuang tadi, menyebabkan masalah lingkungan yang sangat serius dan bahkan bisa fatal jika dibiarkan terus-menerus. Banyak fakta bencana ataupun ketimpangan sosial yang diakibatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab: Pertama, banjir. Setiap musim hujan, banjir sudah menjadi langganan bagi wilayah-wilayah kota besar (Bandung dan Jakarta). Hal tersebut disebabkan oleh tersumbatnya saluran air (selokan dan sungai), kemudian meluap akhirnya membanjiri permukiman warga. Kedua, pencemaran sungai. Penulis merasakan betapa terganggunya penciumannya saat sungai tercemari oleh sampah. Saat perjalanan menuju kampus UIN Sunan Kalijaga, dia melintasi Sungai Gajah Wong yang terletak di Gowok, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Udara di sekitar sungai sudah tidak segar lagi karena sudah tercemar oleh sampah yang menggenang di air. Bau tersebut sangat mengganggu masyarakat sekitar sungai.
Oleh Bagis Syarof Sosialisasi tentang program bank sampah oleh pemerintah sudah dilakukan sejak tahun 2014 lalu. Mereka berkeinginan untuk membudayakan Indonesia yang sehat lingkungan. Dalam program tersebut, pemeritah akan membeli setiap sampah yang sudah dikumpulkan. Penampungan sampah tersebut kurang efektif untuk mewujudkan Indonesia yang bersih. Hal tersebut dibuktikan ketika masih banyaknya sampah berserakan bahkan tidak ada penampungan sehinggga, inisiatif masyarakat memilih membuang ke sungai karena sungai sudah kotor dan pantas untuk dijadikan pembuangan. Daerah Yogyakarta sudah banyak tukang sampah yang keliling ke rumah-rumah untuk memunguti barang yang dibuang di tong sampah. Sehingga lingkungan sekitar terlihat bersih. Bagaimana dengan sungai? Tempat mengalirnya air dari berbagai selokan ataupun air pegunungan tersebut kurang diperhatikan sehingga sungai menjadi kotor dan tercemar. Pembuangan sampah ke sungai sepertinya sudah menjadi tradisi buruk masyarakat saat ini. Terbukti di Sungai Gajah Wong tadi bahwa, air keruh sungai disebabkan oleh sampah. Bank sampah sudah disediakan, petugasnya sudah berkeliling, tapi kenapa masih banyak sampah yang terbuang
ke sungai? Roedyanto Soesilo, dosen arsitektur Unika Soegijapranata yang menganalisis kebiasaan buang sampah di sungai ini terkait erat dengan ontologi dan worldview. Dalam pandangannya, kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai dikarenakan perspektif salah terhadap lingkungan. Masyarakat selalu berpandangan ke gunung (tempat tinggi, lingkungan yang tampak ke permukaan) daripada sungai yang kedudukannya rendah (tidak terlalu tampak). Jadi, sungai menjadi lingkungan yang tersisihkan. Kebiasaan masyarakat Jepang barang kali bisa dikaji dan dijadikan perbandingan untuk mengatasi masalah lingkungan di Indonesia. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kebersihan lingkungan. Habit mereka adalah: Pertama, tidak membuang sampah sembarangan. Untuk menyadarkan masyarakat, pemerintah negara tersebut menyediakan kantong plastik gratis di berbagai tempat yang sering dikunjungi, seperti toko dan tempat wisata. Jadi, dengan kesadaran mereka rela membawa sampah ke mana pun sebelum menemukan tong sampah untuk membuangnya. Kedua, budaya bersih-bersih di pagi hari di setiap rumah dan kantor. Kebiasaan ini sudah lumrah
di kalangan masyarakat Jepang, dengan tujuan semua orang di sana mempunyai tanggung jawab untuk menjaga lingkungannya. Ketiga, Budaya Gomi Toban. Sesudah bersih-bersih tempat, biasanya mereka akan melakukan Gomi Toban, pemisahan antara sampah yang bisa didaur ulang dan tidak. Jadi, sampah yang masih bisa dimanfaatkan akan dibudidayakan dan yang tidak bisa didaur ulang di buang ke tempat yang sudah disediakan. Keempat, jadwal bersih-bersih lingkugan bersama. Untuk meningkatkan solidaritas masyarakat dalam kebersihan lingkungan, pemerintah Jepang mengatur jadwal kerja bakti, agar semua masyarakat sadar bahwa kebersihan lingkungan adalah kenyamanan. Siapa yang tidak mau dengan kenyamanan? Kebiasaan baik masyarakat Jepang harus diterapkan di kalangan masyarakat Indonesia. Untuk membiasakan masyarakat cinta lingkungan, pemerintah Indonesia harus mewanti organisasi kemasyarakatan yang bergerak khusus di bidang kebersihan lingkungan untuk melakukan sosialisasi tentang pentingnya kebersihan lingkungan. Sosialisasi harus dilakukan oleh berbagai cabang organisasi tersebut, kemudian dipandu oleh tokoh masyarakat yang disegani. Jadi, kebersihan lingkungan, termasuk sungai dan tempat umum bisa terjamin, melalui kebiasaan baik masyarakat.
pemahaman dan keterampilan menulis berita yang bersandar pada pedoman 5W + 1H seperti yang sudah disinggung terdahulu, ada baiknya juga memerhatikan formula menulis berita yang benar-benar bisa dilakukan secara jujur, kreatif, universal, penuh dengan ketelitian, aman bagi penulis dan objek yang ditulis, reformis, enak dibaca, dan berita tersebut harus seimbang. Apabila dikemas menjadi satu dan guna menggampangkan mengingat akan menjadi “Jukut Ares” yang berkonotasi pada jenis masakan khas Bali yang rasanya enak dan banyak orang yang suka terhadapnya. Penulis pada media sosial (selain yang merangkap wartawan) tampaknya kurang memerhatikan pedoman tentang cara-cara menulis, kurang di bidang etika, terlalu grasa-grusu (sering salah ketik), dan jarang memperhitungkan akibat yang ditimbulkan dari status yang diunggahnya. Jika ada pasangan suami-istri (pasutri) yang berantem gara-gara postingan di media sosial, itulah sejatinya contoh konkret bahwa yang bersangkutan kurang memerhatikan efek atau akibat negatif dari sebuah postingan. Sebaliknya, wartawan yang kebetulan gemar “main” di media sosial dilanjutkan saja dengan berbekal pedoman 5W + 1H sekalian menggetoktularkan ilmu yang Anda miliki kepada para pegiat media sosial. Dengan cara seperti itu akan terjadi sinergi yang positif dan akan terhindar dari postingan informasi yang tidak benar, menyesatkan, dan pemutarbalikan fakta (hoax). Penulis, pegiat pers dan pengamat perilaku
POJOK Presiden Jokowi dorong produksi motor listrik buatan ITS. - Produk mahakarya anak bangsa. *** Nyonya Putri Koster minta perajin Bali kreatif dan inovatif. - Strategi rebut pasar. *** Pemkab Gianyar gelar program desa sadar lingkungan. - Sadar ajegkan lingkungan Bali.
Penulis, pengamat Lingkungan Sosial
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Kamis Paing, 8 November 2018
EVAKUASI - Petugas BPBD Tabanan saat melakukan proses evakuasi pohon yang tumbang dan menimpa pos jaga tiket Pantai Kedungu, Rabu (7/11) kemarin.
Bali Post/bit
Pohon Kapuk Tumbang, Nyaris Timpa Belasan Warga Tabanan (Bali Post) -
Bencana akibat turunnya hujan dengan intensitas tinggi di Kabupaten Tabanan kembali terjadi. Pohon kapuk setinggi 17 meter tumbang dan nyaris menimpa belasan warga yang sedang berteduh di pos penjagaan parkir objek wisata Pantai Kedungu, Desa Belalang Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, Rabu (7/11) kemarin. Beruntung semuanya berhasil menyelamatkan diri. Namun satu warga mengalami luka ringan di kaki karena tertimpa dahan pohon. Selain ada warga luka, satu unit motor Yamaha Mio DK 5367 HF juga ringsek. Dari pantauan di lapangan, sejumlah petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tabanan dengan sigap melakukan proses evakuasi. Proses pemotongan batang, dahan dan
ranting pohon tersebut memerlukan waktu yang cukup lama. Mengingat diameter pohon tersebut sangat besar, sekitar 1,5 meter. Saksi mata yang juga petu-
gas pos jaga tiket, Nengah Karpa, saat ditemui di lokasi menceritakan sebelum kejadian, sekitar 15 warga dari petugas objek wisata dan staf proyek, termasuk dirinya ten-
Akhirnya, Empat Kadis Bakal Berebut Posisi Sekda Tabanan (Bali Post) Hingga memasuki batas akhir pendaftaran, hanya empat kepala dinas yang ikut dalam bursa lelang terbuka dalam memperebutkan posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tabanan. Dengan terpenuhinya kuota minimal calon peserta, maka seleksi terbuka tersebut akan dilanjutkan dengan proses tahapan selanjutnya. Yakni seleksi kompetensi manajerial yang akan digelar pada 12 November 2018. ‘’Jadi berkas pendaftaran yang disetorkan keempat calon ini akan segera kami verifikasi. Jika telah dinyatakan lulus, barulah lanjut ke seleksi kompetensi manajerial,’’ beber Kepala BKPSDM I Wayan Sugatra, Rabu (7/11) kemarin. Untuk diketahui, Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa akan memasuki masa pensiun per 1 Februari 2019. Bahkan banyak pejabat yang digadang-gadang ikut berebut posisi ini. Hanya, selama lima belas hari pendaftaran dibuka, hanya empat orang yang mendaftar. Keempat pejabat yang mendaftar yakni Kepala Dinas Pendidikan I Gede Susila, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) I Gusti Agung Rai Dwipayana, Kepala Dinas Perpustakaan dan Asrip (Persip) I Wayan Kotio dan terakhir yang mendaftar yakni Kasatpol PP I Wayan Sarba. Dikatakan, sesuai aturan
gah berteduh di pos jaga tiket lantaran dalam kondisi hujan gerimis. Mereka pun memarkir motornya berderetan tepat di depan pos jaga. Saat itu salah seorang warga I Wayan Budi yang ada di posisi pojok bangunan melihat pohon tersebut roboh secara perlahan. Sontak, Budi pun berteriak hingga akhirnya semua warga yang berteduh lari keluar dari pos untuk menyelamatkan diri masing-masing. Sayangnya, Budi yang memberi informasi
tersebut kakinya tersangkut hingga terpental ke lahan sawah yang berada di sebelah pos jaga. Ia pun mengalami luka lecet pada kakinya dan segera dibawa untuk berobat ke medis. ‘’Beruntung ada yang melihat saat pohon mau tumbang, sehingga semua bisa cepat lari menyelamatkan diri,’’ ucap Karpa. Sementara itu, Bendesa Adat Belalang Made Sirna yang turun langsung mengecek jalannya proses evakuasi men-
gatakan, jika bangunan yang dimanfaatkan untuk pos tiket baru dibangun enam bulan lalu. ‘’Total kerugian sekitar Rp 45 juta, dan rencananya akan kami renovasi,’’ katanya. Sirna menjelaskan, kondisi pohon itu lapuk karena sudah berusia sekitar 37 tahun. Sementara itu, Kepala BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita sebelumnya sempat mengatakan memasuki musim yang tidak menentu ini, pihaknya tetap mengimbau
agar masyarakat atau pengguna jalan bisa lebih waspada dan berhati-hati. Khususnya yang berada di sekitar Kecamatan Pupuan, Baturiti, dan Penebel. Apalagi curah hujan yang tinggi ini masyarakat lebih dituntut untuk meningkatkan kesiapsiagaan jika ada bencana, tidak sampai menimbulkan korban jiwa. ‘’Semua wilayah kecamatan memiliki potensi bencana. Jadi yang terpenting tingkatkan kesiapsiagaan,’’ pungkasnya. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Berbeda dengan peternak ayam petelur, peternak babi justru sumringah dengan harga jual saat ini. Meski harga pakan naik, harga jual babi hidup sektor farm juga naik, dari Rp 35.000 per kilogram menjadi Rp 38.000 per kilogram. Harga ini merupakan tertinggi yang pernah terjadi selama ini. Salah satu peternak babi yang
juga Wakil Ketua Gabungan Usaha Peternak Babi (Gubi) Bali Nyoman Ariadi, Rabu (7/11) kemarin, mengatakan kenaikan harga babi di tingkat peternak ini tidak hanya untuk sektor farm. Tetapi juga peternak babi sektor rumah tangga. ‘’Harga jual babi di sektor rumah tangga naik dan menyentuh harga Rp 34.000 hingga Rp 35.000 per kilogramnya. Sebelumnya hanya Rp 30.000 per kilogram,’’ ujarnya. Menurut Ariadi, harga
yang menyentuh Rp 38.000 per kilogram ini adalah harga jual tertinggi yang pernah dirasakan. Dulunya harga paling tinggi Rp 35.000 per kilogram. ‘’Maksimal kalau naik harganya menyentuh Rp 35.000 per kilogram. Ini tumben bisa sampai harga segini. Tertinggi selama saya jadi peternak babi,’’ ujarnya. Kenaikan harga ini terjadi secara bertahap. Kemungkinan kenaikan ini karena populasi babi di Bali mengalami penurunan. Di sisi lain per-
mintaan akan babi antarpulau seperti Jakarta dan Surabaya mengalami peningkatan. Di mana permintaan bisa mencapai 400-500 ekor per minggu. Ini terjadi dalam kurun waktu enam bulan terakhir. Terjadinya kenaikan harga ini tentu menguntungkan kalangan peternak babi, khususnya yang bergerak di usaha penggemukan. Sebab, sebelumnya peternak membeli bibit dengan harga murah, sedangkan harga jualnya cukup tinggi. (kmb24)
Tabanan (Bali Post) Tabanan memiliki lahan pertanian yang paling luas di Bali. Tidak hanya tanaman pangan, tetapi juga banyak memiliki perkebunan dan hortikultura. Selain beras merah cendana, Tabanan juga memiliki banyak varietas unggulan lain seperti sayur gondo dan buah durian kunyit. Varietas ini sedang dalam proses pendaftaran sebagai varietas unggulan asal Tabanan Bali Post/san di Kementerian Per-
tanian. Kepala Dinas Pertanian Tabanan Nyoman Budana, Rabu (7/11) kemarin, mengatakan saat ini setidaknya ada tiga jenis yang sedang dalam proses pendaftaran sebagai varietas unggulan khas Tabanan. Di antaranya durian kunyit dan galeng yang merupakan produk Pupuan serta sayur gondo. Ketiganya didaftarkan agar tidak diklaim daerah atau negara lain. Dalam proses pendaftaran, pihak Dinas Pertanian Tabanan menggandeng Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Bali. ‘’Proses untuk didaftarkan menjadi varietas unggulan melalui BPTP Provinsi Bali. Mereka menentukan layak atau tidaknya,’’ jelas Budana.
Tiga varietas yang didaftarkan ini tidak tanpa alasan. Untuk durian kunyit, misalnya. Varietas ini hanya ditemukan di Pupuan. selain rasa dan tekstur dan warna buahnya yang kuning seperti kunyit, kelebihan buah ini adalah tahan terhadap hujan. Jika durian lain bunga dan buahnya cepat rontok saat musim hujan, durian kunyit ini justru sebaliknya. Sementara gondo rasanya berbeda dengan sayur yang ditanam di daerah lain. Jika sudah terdaftarkan menjadi varietas unggulan tentu diharapkan akan ada pengembangan. Seperti halnya beras merah cendana yang saat ini sedang dikembangkan untuk ditemukan varietas baru yang lebih unggul. (kmb24)
Harga Jual Babi Hidup Tembus Rp 38 Ribu Per Kilogram
Durian Kunyit dan Gondo Didaftarkan Jadi Varietas Unggulan
Bali Post/ubit
DAFTAR - Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba saat mendaftar di hari terakhir batas pendaftaran calon sekda. jumlah peserta yang mendaftar sudah memenuhi syarat. Untuk bisa proses seleksi ini berlanjut, minimal ada empat pendaftar yang memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku sehingga tidak ada perpanjangan waktu. ‘’Pendaftarnya sudah memenuhi syarat minimal,’’ tandasnya. Setelah proses pendaftaran akan dilakukan tahap tes yang akan dimulai 12 sampai 24 November. Tes akan dilakukan asssesor yang ditunjuk BKN Kanreg Bali dan tempatnya tetap di Tabanan. Tes yang harus diikuti semua calon yakni assesment test untuk bidang kompetensi manajerial, disusul rekam jejak dan presentasi inovasi yang akan dilakukan ketika terpilih menjadi Sekda Ta-
banan. ‘’Jadi, peserta memang harus membuat tulisan terkait inovasi yang akan dilakukan dan dipresentasikan di depan assesor,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba yang paling terakhir mendaftar menjelaskan, awalnya ia tidak ada kepikiran untuk mendaftar karena melihat banyak senior yang secara kompetensi layak untuk posisi itu. Sebut saja Asisten III dan Asisten I. ‘’Saya pikir mereka layak untuk calon sekda karena pengalamannya. Ternyata aturan tidak memungkinkan karena terbentur umur dan di media dikatakan peminatnya sepi. Sementara minimal harus ada empat orang. Itu yang akhirnya menggerakkan hati saya memutuskan untuk ikut,’’ terangnya. (kmb28)
Nyoman Budana
Sepekan Dibuka, DTW Bedugul Belum Optimal
I Made Yasa
Bali Post/bit
Tabanan (Bali Post)Daerah Tujuan Wisata (DTW) Bedugul kembali dibuka sejak seminggu lalu, setelah sempat mangkrak bertahun-tahun. Sejak dibuka, sejatinya sudah ada yang berkunjung. Namun kondisi di lokasi memang belum sepenuhnya optimal. Fasilitas pendukung belum memadai, seperti restoran dan fasilitas hiburan lainnya. Pemkab Tabanan melalui Dinas Pariwisata belum bisa maksimal menata karena minimnya anggaran. Diharapkan objek
ini bisa dikelola pihak ketiga dan dikerjasamakan. Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Tabanan I Made Yasa, Rabu (7/11) kemarin. Tingkat kunjungan pasca dibuka sejak, Kamis (1/11) rata-rata hanya 10 pengunjung, bahkan kurang. Pasalnya, belum banyak fasilitas wisata yang ada di sana. Mereka hanya bisa menikmati indahnya pemandangan danau. Pengunjung hanya dikenakan tarif parkir kendaraan dan tarif masuk. Untuk WNA dewasa dikenakan Rp 15 ribu
dan Rp 10 ribu untuk anakanak. Sementara untuk lokal dewasa dikenakan tarif Rp 10 ribu dan anak-anak Rp 7.500. Dikatakan Yasa, penataan Bedugul yang dananya bersumber dari anggaran pemerintah pusat, baru untuk penataan areal parkir, kios dan toilet saja. Sementara fasilitas lainnya seperti wisata air serta sarana prasarana pendukung objek wisata lainnya masih akan terus dilakukan penataan secara bertahap. “Sambil jalan kita terus tata bertahap. Ini kan tergantung
kemampuan anggaran juga, tapi kami optimis Bedugul kembali akan menggeliat sebagai potensi wisata di Tabanan,” ucapnya. Mantan Kepala BKD Tabanan ini menerangkan untuk restoran dan penginapan di lokasi tersebut, rencananya akan dikelola BUMDa. Untuk ruko rencananya akan mengundang eks pedagang yang sempat berjualan di sana. Sedangkan wahana air akan dikelola pihak lain. “Sekarang masih proses, untuk ruko kami utamakan yang sebel-
umnya pernah berjualan di sana,” ucapnya. Ke depannya dia akan kembangkan lagi dengan menyediakan atau membangun wahana permainan anak atau semacamnya. Kemudian akan sesegera mungkin untuk menghidupkan kembali restoran dan wisata air yang dulu sempat ada dan ramai. “Jika semua sudah tersedia, baik itu bangunan, restoran sudah buka, wahana air sudah jalan, termasuk pusat cinderamata, barulah nanti dilakukan promosi,” katanya. (kmb28)
BULELENG
8
Kamis Paing, 8 November 2018
KPU Kesulitan Cari Kader PPP
Neneng Kantongi 42 Suara untuk PAW Mulyadi Singaraja (Bali Post) –
KPU Buleleng nyaris tidak bisa mengusulkan nama calon legislatif (caleg) untuk mengganti anggota DPRD Buleleng H. Mulyadi Putra yang telah pindah ke Partai Kebangkitan Bangsa (BKB). Alasannya, dari hasil verifikasi, ternyata hingga sampai empat caleg di bawah nomor urut Mulyadi itu tidak lagi sebagai kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Beruntung, satu caleg kelima atas nama Neneng Sariyani Putri masih tercatat sebagai kader PPP, sehingga KPU mengusulkan caleg bersangkutan sebagai Pengganti Antar-Waktu (PAW) Mulyadi. Menariknya, pada pemilu legislatif (pileg) lalu, Nenang mengantongi suara sah hanya 42. Tidak salah kalau caleg pengganti Mulyadi itu karena faktor keberuntungan karena yang bersangkutan bertahan sebagai kader PPP, sehingga sekarang melenggang ke gedung dewan Jalan Veteran, Singaraja. Komisioner KPU Buleleng Gede Sutrawan, Rabu (7/11) kemarin, membenarkan pihaknya menyetorkan nama Nenang sebagai peng-
ganti Mulyadi ke Sekretariat DPRD Buleleng. Menurutnya, sejak menerima surat dari Sekretariat DPRD, KPU sudah mengklarifikasi pen-
gurus PPP selama lima hari setelah surat permohonan nama caleg untuk PAW itu diterima. Selain melayangkan surat resmi atau komu-
nikasi lewat telepon kepada caleg nomor urut di baw0ah Mulyadi. Hanya, klarifikasi melalui caleg bersangkutan gagal. Karena itu, KPU menggunakan data perolehan suara pada pileg sebelumnya. Hasilnya, pada laga pileg sebelumnya, ada enam caleg PPP yang bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) Gerokgak dan Seririt. Suara terbanyak di dua kecamatan itu direbut Mulyadi Putra dengan 4.492 suara sah. Belum masa jabatan berakhir, Mulaydi diberhentikan sebagai anggota DPRD Bule-
leng karena pindah ke PKB dan kembali mencalonkan diri dalam Pileg 2019. Caleg peraih suara kedua adalah H.M. Nasim merebut 2.383 suara. Dia juga pindah ke PKB, dan mencalonkan diri. Bahkan sudah tercatat dalam Daftar Calon Tetap (DCT) pileg tahun depan. Caleg yang merebut suara ketiga Abu Khari, dengan 138 suara. Dia juga menyatakan pindah ke PKB dan kembali mencalonkan diri dalam pileg tahun ini. Caleg peraih suara keempat atas nama Jarab raihan 58 suara. Sayang, dia
tidak lagi tercatat sebagai kader PPP. Sementara caleg peraih suara kelima, Neneng Sariyani Putri, yang merebut 42 suara tetap tercatat menjadi kader PPP, sehingga ia yang diusulkan sebagai PAW Mulyadi. Selain itu, ada satu caleg PPP yakni Ayunda Mayasari yang memiliki koleksi perolehan 19 suara sah. “Kami sudah melakukan klarifikasi ke PPP dan dari surat atau telepon belum berhasil, sehingga dari data perolehan suara di KPU itu, hanya caleg atas nama Neneng yang kami usulkan,’’
jelasnya. Informasi dari sekretariat DPRD Buleleng, nama caleg pengganti Mulyadi sudah diterima pimpinan dewan. Bahkan, kemarin, sekretaris dewan (sekwan) sudah memproses surat Bupati Buleleng yang diajukan ke Gubernur Bali untuk mengusulkan Surat Keputusan (SK) PAW. Kalau tidak ada halangan minggu ini, Gubernur Bali menerbitkan SK. Di p a st ika n p e l a nt i kan PAW itu akan digelar melalui sidang paripurna istimewa. (kmb38)
Lomba Esai Tingkat Nasional
Suara Buleleng
Mahasiswa Kembar Jurusan Ilmu Hukum Undiksha Sabet Juara
Pasar Murah Sasar Desa-desa PELAKSANAAN pasar murah yang digelar PD Pasar agar bisa merambah desa-desa yang ada di masing-masing kecamatan di Buleleng. Dengan model pelaksanaan seperti itu, diyakini mampu dinikmati warga masyarakat desa sekitarnya. Gama Arta, Pemaroan, Patemon
WNA HIV/AIDS Dideportasi PIHAKNYA mengapresiasi Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja telah berhasil menangkap WNA asal Uganda yang masuk ke Bali tanpa membawa dokumen. Setelah diselidiki ternyata menderita HIV/ AIDS. Karena itu, sangat berharap agar pihak Imigrasi memulangkan yang bersangkutan ke negaranya. Ini harus dilakukan, sebagai upaya antisipasi penyebaran penyakit di Bali. Terkait pelayanan BPJS, pihak rumah sakit agar menyiapkan semua obat-obatan yang diperlukan pasien pengguna BPJS atau KIS, sehingga mereka tidak lagi membeli di apotek di luar rumah sakit. Gung Surya, Lovina
Uji Kompetensi Guru Sesuai Keahliannya BERBICARA pendidikan, kalau bisa guru itu mengajar sesuai kompetensinya. Pasalnya, banyak guru di lapangan ketika mengajar tidak sesuai kompetensinya. Seperti guru olahraga, justru mengajar mata pelajaran lain. Akibatnya, para siswa tidak mendapatkan pelajaran yang pas atau awur-awuran. Jika seperti ini yang menjadi korban generasi muda kita. Karena itu, jangan guru itu dipaksakan mengajar apalagi semata-mata agar memenuhi 24 jam mengajar. Bila perlu, Pemprov Bali yang mengontrak sarjana pendidikan itu. Sebab sejauh ini, masih banyak guru yang sesuai kompetensinya, masih nganggur. Agus, Seririt
JUARA ESAI - Desi Yunitasari (kiri) dan Devi Yusvitasari (kanan) berfoto dengan Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. saat mendapatkan prestasi beberapa waktu lalu. Mahasiswa kembar ini kembali meraih juara dalam lomba esai dan Thinktank National Business Competition 2018.
KADO manis berhasil dipersembahkan mahasiswa Ilmu Hukum Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Karena itu tidak sekadar menjadi delegasi Indonesia pada ajang Asia Youth International Model United Nation di Thailand. Yang terbaru berhasil menyabet juara III lomba esai yang diselenggarakan Young Writer Community di Mataram. Pengumumannya berlangsung 4 November 2018. Pada ajang yang mengusung tema “Peran Pemuda Dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045” itu, diwakili mahasiswa Desi Yunitasari. Raihan prestasi itu menempatkan Undiksha di bawah Universitas Negeri Malang dan Universitas Diponegoro. Selain itu, prestasi juga dipersembahkan kembaran Desi Yunitasari, yakni Devi Yusvitasari, sebagai juara II pada ajang Thintank National Business Competition 2018 di Institut Teknologi Kalimantan, yang berlangsung 2 sampai 4 November. Ketua Jurusan Ilmu Hukum FHIS Ratna Artha Win-
dari, S.H., M.H. menjelaskan, prestasi tersebut menjadi sebuah kebanggaan. Sebab, Jurusan Ilmu Hukum yang baru berdiri empat tahun sejak 2014 sudah mampu bersaing di kancah nasional. Bahkan, menyingkirkan perguruan tinggi bergengsi dan telah menjajal banyak kompetisi. “Tentu ini menjadi kebanggaan. Jurusan masih muda, tetapi mampu mendapatkan prestasi,” jelasnya, Rabu (7/11) kemarin. Disampaikan lebih lanjut, mahasiswa tersebut juga concern dalam penulisan karya ilmiah. Melalui bakatnya itu, diharapkan ke depan bisa mengikuti kompetisi lain dan kembali unjuk gigi, mampu mempersembahkan kado manis untuk universitas yang telah memiliki Fakultas Kedokteran ini. “Tentu dengan prestasi ini, diharapkan nama Undiksha semakin dikenal luas. Begitu juga Jurusan Ilmu Hukum,” imbuhnya. Rasa bangga juga diungkapkan Desi Yunitasari. Pada lomba esai itu, ia menulis “Optimalisasi Potensi Daerah untuk Meningkatkan Citra Bali sebagai Pusat Destinasi Wisata”.
“Esainya itu disetorkan Oktober lalu. Selanjutnya proses seleksi melalui penilaian dewan juri kemudian pengumumannya 4 November. Pada kompetisi ini juga harus bersaing dengan perguruan tinggi ternama di Indonesia,” tuturnya. Sementara itu, untuk Thintank Nasional Business Competition 2018, Devi Yusvitasari harus melawan 52 tim yang juga dari perguruan tinggi yang cukup diperhitungkan. Prestasi yang diraih mahasiswa kelahiran 13 Desember 1998 ini sudah yang kesekian kalinya. Devi Yusvitasari juga aktif dalam penyusunan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Sementara itu, Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. mengharapkan prestasi ini bisa mendukung visi Undiksha menjadi universitas unggul berlandaskan falsafah Tri Hita Karana di Asia pada tahun 2045. “Kami sangat mengapresiasi prestasi yang diraih mahasiswa ini. Apalagi Jurusan Ilmu Hukum masih sangat muda. Kami juga berharap prestasi-prestasi terbaik muncul di bidang lainnya,” ujarnya. (ad0302)
Rekanan Dikenakan Sanksi Denda
Molor, Proyek Revitalisasi Pasar Tradisional Busungbiu Satu dari enam proyek revitalisasi pasar tradisional pertengahan tahun ini, ternyata gagal diselesaikan sesuai kontrak. Ternyata, penyelesaian proyek revitalisasi pasar di Banjar Dinas Kelod, Desa Busungbiu itu molor. Akhirnya, Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng menjatuhkan sanksi denda akibat keterlambatan pengerjaan selama 50 hari dari tanggal kontrak pekerjaan itu berakhir. Lalu, apakah ada ancaman sanksi yang lebih berat jika kemudian seandainya proyek itu molor lagi? PERTENGAHAN tahun ini, ada enam lokasi proyek revitalisasi pasar tradisional di Bali Utara. Sejak paket proyek ini ditenderkan, lima di antaranya pengerjaannya sesuai kontrak alias sudah tuntas seratus persen. Hanya, revitalisasi pasar tradisional Desa Busungbiu sampai kontrak berakhir 19 Oktober 2018 lalu, rekanan baru menyelesaikan pekerjaannya 75 persen. Bahkan, pengerjaan sempat terhenti beberapa minggu. Konon, molornya
pengerjaan proyek itu akibat rekanan mengalami persoalan internal. Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) Ketut Suparto, Rabu (7/11) kemarin, mengatakan pasar ini direvitalisasi dengan nilai kontrak Rp 651.131.201 dan SPK No. 027/1240/VI/ Disdagprin/2018 tertanggal 22 Juni 2018. Sejak rekanan mulai melakukan pekerjaan, pihaknya sudah membayar kepada rekanan 50 persen dari total kontrak. Pascapem-
bayaran itu, Disdagprin melakukan monitoring dan ditemukan realisasi pekerjaan molor. Bahkan, satu minggu pekerjaan terhenti total. Atas kondisi itu, rekanan kemudian diperingatkan agar menyelesaikan pekerjaan sesuai kontraknya. Hanya, sampai kontrak berakhir, rekanan hanya mampu menyelesaikan volume pekerjaan 75 persen. “Kalau lima pasar lainnya memang sudah tuntas seratus persen. Hanya di Pasar Busungbiu yang lewat dari kontrak. Kami sudah panggil kontraktor dan memang tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak yang berakhir 19 Oktober 2018 lalu,” katanya. Sesuai regulasi, kata Suparto, rekanan diberikan perpanjangan waktu untuk menyelesaikan pekerjaannya selama 50 hari dari tanggal kontrak berakhir. Selama perpanjangan waktu itu, rekanan
dikenakan sanksi denda keterlambatan dengan perhitungan satu per seribu kali nilai kontrak pekerjaan. Sanksi ini sudah mulai berlaku dan rekanan masih berusaha menuntaskan sisa pekerjaannya. Untuk mengontrol kualitas pekerjaan pada masa perpajangan waktu, Disdagprin melakukan pengawasan ketat sesuai regulasi yang berlaku. “Sudah berjalan sanksi denda itu. Selama monitoring, proyek itu sudah dilanjutkan. Mudah-mudahan sebelum 50 hari itu pekerjaannya bisa dituntaskan. Pengawasan akan kami perketat agar pekerjaan sesuai gambar,” jelasnya. Mantan Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Sekab Buleleng ini menambahkan, kalau sampai waktu perpanjangan waktu berakhir, pekerjaan tidak bisa diselesaikan, maka rekanan akan dijatuhi sanksi
Bali Post/kmb38
REKANAN DIDENDA – Proyek revitalisasi Pasar Tradisional Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu molor. Rekanan dikenakan sanksi denda keterlambatan pengerjaan selama 50 hari dari tanggal kontrak berakhir. yang lebih berat yakni penalti yakni sisa volume pekerjaan tidak akan dilunasi oleh pemerintah. Selain itu, rekanan akan di-blacklist dan kalau mendapat sanksi itu, otomatis
rekanan tidak bisa mengikuti tender pekerjaan pada tahuntahun berikutnya. “Kita tunggu perkembangannya. Dari pengawasan saat ini pekerja sudah kembali melan-
jutkan pekerjaannya. Jika sampai perpanjangan waktu itu, pekerjaan belum juga tuntas, ya otomatis sanksi penalti dan perusahaan akan di-blacklist,” tegasnya. (mud)
GIANYAR
Kamis Paing, 8 November 2018
9
Bangun Partisipasi Masyarakat
Pemkab Gelar Program Desa Sadar Lingkungan Gianyar (Bali Post) Guna membangun partisipasi masyarakat, Pemkab Gianyar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar menggenjot Progam Desa Sadar Lingkungan melalui lomba Desa Sadar Lingkungan antar-desa pakraman. Setiap kecamatan mengajukan satu desa pakraman terbaik di kecamatan masing-masing untuk mengikuti Program Desa Sadar Lingkungan tingkat Kabupaten Gianyar. Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra mengatakan, desa pakraman wakil setiap kecamatan dalam Program Desa Sadar Lingkungan secara simultan diberikan pembinaan tentang program DSL oleh Tim Desa Sadar Lingkungan Kabupaten Gianyar. “Tujuan dari Desa Sadar Lingkungan adalah untuk menciptakan lingkungan hidup yang bersih, sehat, lestari dan indah,” kata Kujus Pawitra, Rabu (7/11) kemarin. Menurut Kujus Pawitra,
kegiatan ini juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup secara mandiri. Sedangkan sasaran penilaian DSL adalah kawasan tempat suci, kawasan pemukiman, kawasan umum, kawasan pendidikan dan kesehatan, juga kawasan perairan menyangkut sungai dan saluran drainase. “Semua aspek yang dinilai adalah mengenai pengolahan sampah, kebersihan, penghijauan dan perindangan, partisipasi ma-
syarakat, pengolahan limbah cair dan ada piranti yang mengatur di dalam awig-awig,” ujarnya. Kujus Pawitra berharap lomba Desa Sadar Lingkungan ini dapat mewujudkan wilayah desa pakraman yang bersih. “Ke depan, semoga seluruh desa pakraman di Gianyar akan menjadi Desa Sadar Lingkungan. Tentu ini memerlukan komitmen bersama serta dukungan semua pihak,” tegasnya.
Sebelumnya, masing-masing desa pakraman yang ikut lomba telah diberikan bantuan bibit tanaman upakara. Tujuannya untuk penghijauan dan perindangan serta memudahkan masyarakat pada saat memerlukan sarana upakara. Dengan begitu, masyarakat tidak kesulitan lagi dalam mencari sarana upakara. Jenis bibit tanaman upakara yang diberikan meliputi berbagai jenis bibit pohon kelapa seperti kelapa rangda, bojog, mulung, sudamala, udang dan lainnya. Juga diberikan bantuan bibit pohon cempaka putih dan kuning, cendana, tunjung, merak merah, nagasari, sari gading, padang sudamala, rijasa, kasih miik, selisih, tulak, cemara kipas dan lainnya. Di
samping itu, juga bibit tanaman bambu yaitu bambu tabah, gading, petung, hitam, tutul dan lainya. “Manfaat tanaman bambu itu untuk konservasi air, ditanam di sepanjang aliran sungai, sehingga tanah tidak labil dan memperbanyak cadangan air. Di samping itu, juga banyak manfaatnya termasuk untuk sarana upakara,” ungkapnya. Menurut Kujus Pawitra, saat ini Tim DSL sedang melakukan evaluasi untuk menentukan desa pakraman terbaik dalam pengelolaan dan pelestarian lingkungan. Nantinya setiap peserta akan mendapatkan uang pembinaan. “Semoga program lomba Desa Sadar Lingkungan ini dapat membangun
Bali Post/kmb35
RAPAT - Suasana rapat lomba Desa Sadar Lingkungan di Kantor DLH Gianyar. partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dan pelestarian lingkungan terutama dalam memelihara parahyangan,
pawongan dan palemahan sesuai dengan prinsip Tri Hita Karana,” tandasnya. (kmb35)
JEMBRANA
10 Dewan Soroti Banyak Proyek Pembangunan Tak Berkualitas Negara (Bali Post) Sejumlah fraksi di DPRD Jembrana menyoroti Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2019 yang diajukan eksekutif, Rabu (7/11) kemarin. Dalam Rapat Paripurna II DPRD Kabupaten Jembrana dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi ini salah satunya terkait pembangunan fisik di Kabupaten Jembrana. Fraksi Demokrat Sejahtera yang dibacakan I Putu Kamawijaya menyoroti sejumlah pembangunan fisik yang terkesan “dipaksakan” dijadikan penunjukan langsung (PL). Menurut fraksi ini, dari pemantauan di lapangan sebagian besar PL kualitasnya di bawah 50 persen atau jauh dari standar. Fraksi mencontohkan pembangunan taman yang terkesan dipaksakan, yakni tempat latihan anjing bull dog, sepatu roda dan yang lainnya. Sedangkan komunitas yang akan menggunakan tidak jelas, sehingga dari awal pembangunan tersebut tidak dipakai. Beberapa program juga terkesan dipaksakan, sehingga setiap tahun anggaran mengalami defisit. Meskipun anggarannya merupakan dari pusat, tetapi perlu dana pendampingan APBD. Fraksi ini mencontohkan Rest Area Pengeragoan, Anjungan Cerdas Rambut Siwi dan Kebun Raya Jagatnata. Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pajak Hotel dan Restoran (PHR) Kabupaten Badung juga dinilai kurang sesuai dengan peruntukan. “Dana PHR mestinya untuk meningkatkan destinasi pariwisata. Bukan dibagi rata berupa hibah/bansos atau kemerajan/dadia,” tandas politisi asal Pergung ini. Fraksi Hanura yang dibacakan Ferlinand Taufiq, juga meminta agar pemerataan pembangunan infrastruktur antara di desa dan kelurahan, baik terhadap jalan, gang maupun drainase. “Penanggulangan serta penataan di daerah rawan banjir perlu dioptimalkan. Dan trotoar jalan diprioritaskan jalan menuju sekolah. Mengingat saat pulang sekolah anak-anak berjalan di tengah badan jalan karena tidak adanya trotoar,” terang Ferlinand. (kmb26)
Masih Ada Mesin SPBU Tak Sesuai Standar
Negara (Bali Post) – Sejumlah SPBU di Kabupaten Jembrana disidak petugas gabungan dari UPTD Metrologi Legal Kabupaten Buleleng dan Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Koperindag) Jembrana, Selasa (6/11). Sidak petugas ke sejumlah SPBU ini guna tera ulang mesin pengisian bahan bakar minyak. Sedikitnya ada dua SPBU yang dilakukan tera ulang yakni di Pulukan, Kecamatan Pekutatan dan SPBU Tuwed, Melaya. Dari kedua SPBU tersebut petugas masih mendapatkan mesin yang kurang sesuai. Petugas melakukan tera ulang menggunakan bejana ukur. Setiap mesin pengisian BBM dicek dengan pengisian 20 liter. Bila sesuai takaran dan batas toleransi yakni 0,5 persen dari ukuran bejana ukur maka mesin tersebut selanjutnya ditempeli stiker menandakan mesin layak dan telah ditera ulang. Stiker ini juga berfungsi sebagai segel tera dan menandai waktu terakhir mesin ditera. Namun dari pengecekan, masih ada satu mesin di salah satu SPBU untuk Premium yang takarannya masih di bawah toleransi. Oleh petugas selanjutnya mesin tersebut diminta dikalibrasi sesuai dengan takaran yang sesuai. Kepala UPTD Metrologi Legal Kabupaten Buleleng Komang Ayu Ratnawati mengatakan, sidak yang dilakukan ini guna memastikan mesin pengisian sudah sesuai dan melindungi konsumen. Sehingga apa yang dibeli konsumen sudah sesuai. Upaya ini menurutnya akan dilakukan secara berkala guna melindungi konsumen. Selain di dua SPBU di Jembrana, petugas juga melakukan pengecekan di SPBBE Pangyangan, Kecamatan Pekutatan. Dari pengecekan stasiun pengisian bahan bakar gas tersebut, petugas menyebut sudah sesuai. Stasiun pengisian gas ini melayani agen-agen di Kabupaten Jembrana. Selanjutnya dalam waktu dekat, petugas juga akan melakukan sidak ke sejumlah SPBU lainnya di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk masuk wilayah Jembrana. (kmb26)
Kamis Paing, 8 November 2018
Diterjang Hujan Deras Disertai Puting Beliung
Atap Rumah I Wayan Soma Hancur, Rumah Kasma Rata dengan Tanah Negara (Bali Post) -
Sedikitnya enam rumah rusak saat hujan deras diiringi angin puting beliung menerjang pemukiman di Banjar Tunjung, Desa Delodberawah, Kecamatan Mendoyo Rabu (7/11) dini hari pukul 01.30 Wita saat warga sedang tidur pulas. Rumah milik I Wayan Soma (60) mengalami kerusakan paling parah. Sedangkan sehari sebelumnya di Desa Tegal Badeng Barat rumah dari gedek milik Siti Kasma rata dengan tanah. Rumah milik I Wayan Soma (60) itu kemarin terlihat tanpa atap. Hanya tersisa rangka usuk kayu rumah berukuran 5 x 6 meter itu. Rumah milik Soma ini merupakan yang paling parah dari enam rumah yang terdampak angin kencang. Soma mengungkapkan saat kejadian, dirinya bersama keluarganya sedang tidur. Di dalam rumah ada istrinya, anak dan menantunya serta cucu. Sekitar pukul 01.00 Wita, ia terbangun mendengar suara gemuruh dari arah selatan. Bahkan genteng terlihat bergetar termasuk korden dan bendera di luar. “Saya dengar gemuruh, langsung bangun dan keluar rumah dengan istri saya. Tapi sampai di luar saya ingat anak saya belum keluar. Masuk lagi bangunkan dia ajak keluar,” terang pria paruh baya ini.
Saat keluar, genteng sudah mulai beterbangan dan pecah di sekitar rumah. Kini ia dan anaknya terpaksa mengungsi di rumah kerabatnya di sebelah rumah. Lantaran tanpa atap, seluruh barang-barang di dalam rumah basah diguyur hujan. Selain Soma, lima rumah lainnya yang mengalami kerusakan di antaranya Suparman (35), Ni Wayan Susun (65), Jumadi (50), Raban (54) dan Saiful (40). “Yang paling berat di rumah Pak Wayan Soma diperkirakan kerugian akibat kerusakan atap mencapai Rp 10 juta,” ujar Camat Mendoyo I Gede Sujana kemarin. Pihak Desa dan warga langsung melakukan pembersihan puing-puing atap rumah yang berjatuhan itu. Camat Sujana menambahkan rumah warga yang rusak itu diusulkan ke Badan Penanggulangan
Siti Kasma (65) yang akrab dipanggil Nenek Siti dari Banjar Teluk Limo, Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara hanya bisa menangis melihat rumah bedeknya roboh. Siti yang ditemui di rumahnya, Rabu (7/11) kemarin, didampingi Perbekel Tegal Badeng Barat I Made Sudiana mengatakan saat itu dia sedang tidur. Sementara cucunya, Mohamad Hairul Yani (14), yang bersekolah di MTS Darussalam bangun dan berniat akan sholat tahajut. Setelah Hairul ambil air wudhu katanya dia mendengar suara getaran kayu di atap rumah dan curiga rumah akan roboh. Dia cepatcepat menarik neneknya
keluar rumah. “Awalnya saya menolak dan mengatakan biar sudah mati juga ndak apa-apa karena sudah pasrah. Tapi cucu saya ngotot terus menarik saya keluar dan sampai di luar rumah roboh,” kata Siti. Selanjutnya Kasma dan cucunya hanya bisa bengong karena semua sudah ambruk dan pakaian serta perabotan basah karena hujan. Termasuk baju sekolah Hairul juga basah. Rumah yang ditempati Siti dan Hairul katanya memang dari bedek ukuran 6 x 9 meter dan sudah lapuk karena dibangun puluhan tahun lalu. Pekerjaan nenek hanya jadi buruh di pabrik dengan penghasilan tidak me-
Rusak – Sejumlah rumah di Delodberawah yang mengalami kerusakan setelah diterjang hujan disertai angin kencang pada Rabu dini hari. Bencana Daerah (BPBD) Jembrana untuk mendapatkan bantuan. Lima rumah yang terdata mengalami kerusakan ringan masing-masing ditaksir kerugian mencapai Rp 1 juta. Atap warga yang rusak ringan tersebut sebagian besar menggunakan bahan asbes. Rata Tanah Sementara itu, di Desa
Tegal Badeng Barat, salah satu rumah warga ambruk akibat hujan pada Selasa (6/11) dinihari lalu. Bahkan rumah besek milik Siti Kasma kemarin terlihat rata dengan tanah. Dari informasi, janda tua ini tinggal sendirian di rumah tersebut. Seluruh barang di dalam rumah ikut tertimpa rumah beratap genteng tersebut.
Siti yang sudah lanjut usia ini berhasil selamat dari reruntuhan bangunan rumahnya yang ambruk. Petugas BPBD Jembrana, Rabu pagi kemarin turun membantu pembersihan puing rumah korban yang rata dengan tanah tersebut. Diperkirakan angin kencang dan hujan masih berpotensi terjadi di wilayah Jembrana. (kmb26)
Kasma Sempat Menolak Selamatkan Diri nentu sehingga mereka tidak bisa memperbaiki rumah. Sementara suaminya sudah lama meninggal. Kini Siti dan cucunya mengungsi ke rumah anaknya yang juga terbuat dari bedek. Siti mengaku pasrah dengan keadaannya dan berharap bantuan rumah. Rabu (7/11) pagi BPBD Jembrana dan pihak desa melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing rumah yang roboh. Demikian juga menyerahkan bantuan sembako dan terpal. Siti juga menerima bantuan dana dan sembako dari relawan kemanusiaan. Sementara itu, Perbekel Tegal Badeng Barat I Made Sudiana dikonfirmasi mengatakan, Siti masuk penerima
ROBOH - Rumah Nenek Siti Kasma di Banjar Teluk Limo Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara yang roboh akibat hujan disertai angin kencang. dana PKH dan mendapat raskin/rastra. Pihaknya akan segera rapat membahas mengenai bantuan bedah rumah
untuk Siti dan dianggarkan dari dana desa. “Hari ini kami akan rapat,” jelasnya. (kmb)
KARANGASEM
Kamis Paing, 8 November 2018
436 Diajukan, Karangasem Dapat 202 Formasi
Bupati Mas Sumatri Pantau Tes di Makodam Amlapura (Bali Post) Seleksi tes CPNS khusus gelombang Kabupaten Karangasem dilaksanakan di Aula Udayana dan Barak Siaga Makodam IX/Udayana, Rabu (7/11) kemarin. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri turun ke lapangan guna memantau jalannya tes CPNS yang diharapkan berjalan lancar. Dari 436 formasi yang diusulkan sesuai kebutuhan PNS tahun 2018 pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) hanya menetapkan jatah CPNS untuk Karangasem 202 formasi. Dengan rincian tenaga guru 149 formasi, tenaga kesehatan 48 formasi, dan tenaga teknis ke-PU-an 5 formasi. Mas Sumatri mengatakan, pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan mencabut moratorium PNS dan meminta kepada pemerintah daerah mengajukan usulan pengadaan CPNS sesuai kebutuhan riil di lapangan khususnya SDM Aparatur Bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan dan Bidang Infrastruktur ke-PU-an dan pemerintah Kabupaten Karangasem responsif atas kebijakan ini. ‘’Namun dari 436 formasi yang diusulkan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyetujui jatah formasi Karangasem 202. Rinciannya tenaga guru 149 formasi, kesehatan 48 formasi, dan tenaga teknis ke-PU-an 5 formasi,’’ jelas Sumatri Menurutnya, hal khusus diatur sesuai Keputusan Bupati yakni mengalokasikan 2 formasi khusus penyandang disabilitas namun berdasarkan laporan Ketua Pansel/ Sekretaris Daerah, bahwa formasi itu kosong/tidak ada yang melamar.
Atas alokasi 202 formasi ini, patut kita syukuri bersama walau Karangasem masih kekurangan SDM aparatur negara. Penetapan kuota itu menggunakan sistem zero growth, artinya mengganti PNS yang pensiun tahun 2018. ‘’Makanya kita tetap berharap di tahun 2019, Karangasem mendapat formasi sejumlah yang pensiun atau mudah-mudahan bisa lebih banyak,” ucap Bupati. Seleksi CPNS kali ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Itu berdasarkan keputusan Men-PAN RB Nomor 637 Tahun 2018 dengan tujuan mendapatkan calon SDM aparatur (PNS) berkualitas dan unggul di bidangnya serta berbasis kompetensi. Pelaksanaan seleksi itu memang didesain kompetetif, obyektif, transparan, akuntabel, bebas korupsi, kolusi dan nepotisme. Potensi terbaik dan berkualitas sudah nampak bila kita melihat jumlah pelamar dan jumlah formasi. Dari 202 formasi yang disediakan menyedot jumlah pelamar 2.971 orang. Setelah dilakukan verifikasi berkas 147 orang tidak lulus seleksi administrasi dan 2.824 orang yang lulus. Rinciannya sebagai berikut, pelamar untuk guru kategori sarjana 2.066 orang, Kesehatan diploma sejumlah 666 orang, Kesehatan Sarjana 60 orang, Teknis Sarjana sejumlah 32 orang. “Saya minta peserta ujian bekerja dengan baik dan mencermati soal-soal yang ada pada layar monitor dengan penuh ketelitian dan konsentrasi. Alokasi waktu yang tersedia juga harus diperhatikan. Jangan mengganggu teman-teman di sebelah, sehingga bisa tercapai tujuan seleksi CAT itu guna mendapatkan CPNS yang baik, kompetitif, dan unggul,” tegas Mas Sumatri. (kmb41)
Bali Post/kmb41
PANTAU TES CPNS - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri memantau pelaksanaan seleksi tes CPNS gelombang Kabupaten Karangasem yang dilaksanakan di Aula Udayana dan Barak Siaga Makodam IX/Udayana, Rabu (7/11) kemarin.
11
Rem Truk Tronton Blong
Tabrak Dua Pengendara Motor, Satu Tewas Amlapura (Bali Post) -
Kecelakaan maut terjadi di simpang tiga Abang, tepatnya di traffic light (TL) di Jalan Jenderal Sudirman di depan Kantor Makodim 1623/Karangasem, Rabu (7/11) kemarin. Truk tronton DK 9479 MD yang dikemudikan Agus Ngango Dangga (49) asal Sumba itu menabrak pengendara sepeda motor Ni Ketut Juniasih. Akibatnya, wanita yang berasal Banjar Dinas Tiyingtali Kaler, Desa Tiyingtali, Abang itu tewas di TKP. Diduga rem truk tronton itu blong. Namun, Gus Arya, pengendara sepeda motor Vario DK 6060 TY, selamat hanya mengalami luka luka. Kendati demikian, Arya hingga saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Karangasem. Berdasarkan informasi di lapangan, kecekalaan itu terjadi pukul 15.35 Wita. Kedua pengendara sepeda motor itu ditabrak dari belakang oleh truk tronton Nissan Diesel DK 9479 MD bermuatan pasir. Mestinya saat TL itu menyala merah, truk tronton itu berhenti, tetapi nyelonong dari utara, kemudian menabrak pengendara sepeda motor di depannya. Truk tronton itu diduga mengalami rem blong. Akibatnya, satu orang meninggal dunia, sedangkan pengendara mo-
tor lainnya luka-luka, kemudian dilarikan ke RSUD Karangasem guna mendapatkan perawatan. Kasatlantas Polres Karangasem AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kecelakaan di simpang tiga Abang yang mengakibatkan satu korban tewas dan yang lainnya luka-luka. Kasus itu masih ditangani Satlantas Polres Karangasem. “Kita masih lakukan penyidikan sopir truk tronton itu,” ujar AKP Parwisti. (kmb41)
Bali Post/kmb41
MENABRAK - Truk tronton menabrak pengendara sepeda motor di simpang tiga Abang tepatnya di utara Kantor Makodim 1623/ Karangasem, Rabu (7/11) kemarin.
Orang Tenggelam di Padangbai Belum Ditemukan
Pencarian Gufran akan Dilanjutkan Hari Ini Pencarian orang tenggelam di Pelabuhan Padangbai, Manggis sebetulnya sudah dilakukan berjam-jam menyisir kawasan pelabuhan. Akan tetapi, tim gabungan Basarnas Polair, Polres Karangasem, TNI-AL Candidasa masih belum mampu menemukan Gufran (38) orang yang tenggelam itu Rabu (7/11) kemarin. Pencarian korban asal Mataram, NTB akan kembali dilanjutkan Kamis (8/11) ini. Apa latar belakangannya sehingga korban bisa nekat melompat? DARI informasi yang dihimpun, Selasa (6/11) sekitar pukul 20.00 Wita, Zainudin tiba di Pelabuhan Padangbai bersama korban Gufran setelah menumpang truk. Tiba di pelabuhan, Zainudin bersama korban menunggu keberangkatan kapal tujuan Lembar, sembari minum kopi. Setelah itu, korban meninggalkan Zainudin. Sempat korban dicegah agar tidak meninggalkan dirinya. Namun, tidak diindahkan korban. Karena kelelahan Zainudin membiarkan saja korban pergi. Pukul 03.10 Wita, setelah kapal Perdana Nusantara itu berangkat, pelapor mendengar ada orang nyemplung ke laut. Mendengar hal itu, Zainudin bergegas mencari korban ke Dermaga 1 guna mengecek kebenaran informasi itu. Di sana Zainudin, juga tidak menemukan korban. Atas kejadian itu, Zainudin lalu melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kawasan Laut Padangbai
untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Pencarian korban tenggelam itu melibatkan tim gabungan Basarnas, Polair, Polres Karangasem. Sekitar pukul 13.00 Wita, petugas menyisir seputaran Pelabuhan Padangbai, tempat korban dinyatakan tenggelam. Pencarian terus dilakukan tim gabungan. Hingga pukul 15.10 Wita, petugas belum juga berhasil menemukan korban. Basarnas bahkan menerjunkan dua penyelam untuk membantu proses pencarian korban, toh tetap gagal. KSOP Pelabuhan Padangbai, I Ketut Gede Sudarma, menjelaskan, berdasarkan informasi anggota kalau di lapangan telah terjadi seseorang yang melompat dari dermaga ke arah kapal KM Perdana Nusantara yang sudah lepas tali hendak ke Lembar. Korban datang bersama rekannya pulang dari Kalimantan menuju Lembar. Korban diketahui mengalami stres setelah diberhen-
tikan kerja dari perusahaannya di Kalimantan. Rencananya, korban diantar pulang ke Lembar. “Berdasarkan informasi dari rekannya, korban memang sudah berapa kali berupaya melompat dari truk sepanjang jalan Surabaya ke Bali,” ujarnya. Saksi yang melihat cuma Mualim. Hanya, pihaknya belum memanggil kesaksian karena dia masih berlayar. Rekannya juga mengatakan kalau korban sudah tidak membawa uang. “Mungkin sempat berjalan ke sana ke sini di pelabuhan. Ketika kapal sudah lepas tali dan mau
berangkat, saat itu mungkin korban melompat dari pinggiran Dermaga 1,” katanya. Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, I Wayan Suwena, mengatakan, tim gabungan memang sudah melakukan pencarian korban cukup lama. Bahkan, pihaknya menerjunkan sejumlah petugas melakukan snorkeling dan diving. Dua penyelam mencari korban di kedalaman 10-12 meter selama 30 menit. ‘’Kondisi di bawah berlumpur, sehingga kecerahan cahaya agak gelap,’’ tegas Suwena. (eka)
Bali Post/kmb41
PENCARIAN KORBAN TENGGELAM - Tim gabungan Basarnas Kararangasem, Polair, Polres Karangasem, TNI-AL Candidasa saat melakukan proses pencarian orang tenggelam di Pelabuhan Padangbai, Manggis, Karangasem, Rabu (7/11) kemarin.
KLUNGKUNG
12
Kamis Paing, 8 November 2018
Material Proyek Pasar Semarapura Tutupi Jalan
Rekanan Sebut untuk Hindari Kecelakaan Kerja
Bali Post/kmb31
GEDUNG BARU - Pembangunan gedung baru di Pasar Semarapura, realisasi fisiknya sudah rampung 52 persen.
Semarapura (Bali Post) Pihak rekanan yang mengerjakan proyek gedung baru di blok A Pasar Semarapura, akhirnya menanggapi keluhan pedagang setempat. Material proyek sementara ditempatkan di lokasi sekarang, hingga mengakibatkan tertutupnya akses jalan, dengan pertimbangan agar tidak menimbulkan kecelakaan kerja. Itu juga untuk memudahkan proses pengerjaan gedung, agar selesai tepat waktu. Demikian disampaikan pihak rekanan, Nengah Sudiartana, Rabu (7/11) kemarin. Menurutnya, tak ada alternatif pilihan tempat lain yang lebih aman. Sebab, lokasi proyek itu sendiri, sudah dikelilingi gedung-gedung lama. Sementara, material proyek memang harus diletakkan sedikit jauh dari lokasi proyek. “Akses jalan ditutup untuk menghindari kecelakaan kerja dan kecelakaan para pedagang, serta lalu lalang pembeli di areal proyek,” katanya. Dengan tertutupnya akses jalan dari arah timur, dia menambahkan masih ada akses jalan lainnya menuju areal pasar. Dia juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pengelola pasar.
Seperti dari arah selatan, barat maupun utara. Dia meminta para pedagang yang terdampak, khususnya di blok F hingga blok G, bisa memaklumi situasi ini, sehingga pengerjaan proyeknya dapat dituntaskan sesuai rencana. Dia menegaskan akan turun kembali menemui para pedagang, untuk menjelaskan duduk persoalannya, bila mana diperlukan agar proses pembangunan tak berbenturan dengan kepentingan para pedagang. Pembangunan gedung baru ini sudah dimulai sejak 8 Agustus 2018 dan ditarget tuntas dalam pengerjaan selama 120 hari. Sejak pengerjaan dimulai, realisasi fisiknya sudah mencapai 52,6 persen. Melampaui target rencana untuk sampai capaian Rabu kemarin, sebesar 51,2 persen. Pengerjaan proyek gedung dengan anggaran bersumber dari APBD Klungkung sebesar Rp 10 miliar ini, direncanakan tuntas 17 Desember nanti. Ukuran kiosnya akan sama dengan di blok lainnya dan dipastikan seluruhnya tuntas sesuai jadwal. Pasar ini juga diisi eskalator, dan jalan untuk penyandang disabilitas. Di bagian dalam, akan disiapkan
Kasus Korupsi Biogas Nusa Penida
Usai Tetapkan Tersangka, Kejaksaan Langsung Periksa 24 Saksi Semarapura (Bali Post) Kejari Klungkung mempercepat proses penanganan kasus dugaan korupsi proyek biogas di Nusa Penida. Setelah mengejutkan publik dengan menetapkan tiga tersangka, Kejaksaan mengejar target hingga akhir tahun ini untuk menuntaskan kasusnya. Sebanyak 24 saksi diperiksa sekaligus di Kantor Kejari Klungkung, Rabu (7/11) kemarin. Mereka adalah para saksi yang sebelumnya sudah pernah dipanggil untuk dimintai keterangan, sewaktu posisi kasusnya masih dalam lidik. Dari pantauan di Kantor Kejari Klungkung, pemeriksaan saksi mulai berjalan sekitar pukul 09.00 Wita. Dari sekian banyak saksi, yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran mantan Kepala BPMPDKB (Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan Keluarga Berencana) Putu Widiada. Di antara puluhan saksi, pejabat yang kini menjadi Kepala BPBD Klungkung ini terlihat hadir menjalani pemeriksaan. Setelah berada di dalam ruangan sekitar
tiga jam, pejabat asal Tabanan ini kemudian keluar gedung sekitar pukul 12.30 Wita. Disinggung soal keterlibatan dirinya dalam kasus ini, hingga menjalani pemeriksaan, Widiada memilih tutup mulut, kemudian bergegas pergi meninggalkan gedung korps Adhyaksa itu. Namun, uniknya dia tidak dijemput mobil mewah layaknya pejabat eselon II, melainkan dijemput dengan sepeda motor. Di balik sikapnya yang mendadak dingin, peran
Putu Widiada dalam kasus ini semakin mengundang pertanyaan publik. Padahal, dulu dia dikenal ramah dan terbuka. Kasi Intel Kejari Klungkung I Gusti Ngurah Anom Sukawinata membenarkan ada sebanyak 24 saksi yang dipanggil ulang pascakasusnya ditingkatkan ke tahap penyidikan. Pemeriksaan kembali saksi-saksi setelah kasusnya ditingkatkan, menurutnya, hal yang wajar. Tujuannya, untuk mengetahui konsistensi para
saksi. Apakah keterangannya masih sama dengan keterangan sebelumnya. Ada yang berubah, atau ada yang ingin ditambahkan. “Pemanggilan mereka ini pada prinsipnya hanya mempertegas keterangan mereka saja. Karena sebelumnya mereka sudah kami mintai keterangan sebagai saksi,” tegasnya. Sayangnya, Ngurah Anom menolak menjelaskan lebih detail mengenai identitas para saksi tersebut. Tidak jelas apa yang menjadi pertimbangan. Padahal, kejelasan para saksi dibutuhkan, agar tidak ada kesan yang ditutup-tutupi dalam penanganan kasus ini. Dia hanya mengakui, kalau pejabat Putu Widiada juga dipanggil, atas kapasitasnya sebagai saksi. Selain itu ada juga dari
konsultan dan sejumlah pegawai di BPMPDKB. Dia hanya menegaskan, kalau semua saksi yang diagendakan menjalani pemeriksaan Rabu kemarin, hadir memenuhi panggilan penyidik Kejari Klungkung. Gusti Ngurah Anom menambahkan, ada tujuh jaksa yang dilibatkan untuk menangani kasus tersebut. Setelah pemeriksaan saksi-saksi, agenda berikutnya akan dilanjutkan dengan tahap satu atau pemberkasan. Sementara, disinggung mengenai kapan para tersangka akan diperiksa, dia mengatakan belum ada terjadwal. Anom hanya memberikan penjelasan kalau para tersangka bisa menjalani pemeriksaan kapan saja, tanpa harus menghabiskan pemeriksaan seluruh saksi. (kmb31)
stage untuk digunakan sebagai tempat pameran produk UMKM. Sebelumnya diberitakan, pedagang Pasar Semarapura, sempat mengeluh. Penyebabnya adalah material bangunan seperti besi, pasir hingga paving dan lainnya, yang ditaruh di sekitar lokasi proyek, menutupi akses jalan ke areal blok G. Material proyek itu menutupi akses jalan dari pintu masuk sebelah timur. Akibatnya, kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas. Sehingga konsumen yang datang dari pintu masuk timur, langsung menuju ke barat. Sejumlah pedagang di blok G pun mengeluh lantaran sepi pembeli. “Seharusnya materialnya ini bisa ditempatkan di sebelah utaranya. Sehingga tidak menutupi akses jalan,” kata salah satu pedagang, I Ketut Suwastika, Minggu (4/11) lalu. Pedagang bahan-bahan kebutuhan pokok ini berharap material proyeknya dipindahkan. Agar, akses masuk pelanggan tetap terbuka. Dari pengamatan di lapangan, blok F hingga G memang nampak lengang. Hanya ada beberapa kali kendaraan yang masuk dari pintu selatan. (kmb31)
SOSOK Penanganan Konflik Sosial Tim Terpadu PKS (Penanganan Konflik Sosial) Klungkung, memiliki kelebihan tersendiri dalam aplikasi kegiatannya. Itu membuatnya mendapat apresiasi Tim Terpadu PKS dari kabupaten lain. Tim Terpadu PKS Klungkung terus memaksimalkan perannya, hingga melakukan sosialisasi ke desa-desa. Demikian disampaikan Wakil Bupati Klungkung Made Kasta saat menerima kunjungan studi komparatif Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur, belum lama ini. Menurut Wabup, konflik sosial bisa terjadi di mana saja dengan berbagai sumber dan potensi yang bisa menimbulkan konflik itu terjadi. Kabupaten Klungkung, meski daerahnya kecil, tetapi potensi konflik sosial itu diakui cukup tinggi. Sehingga, langkah antisipasi serius dilakukan sejak dini. Dalam langkah antisipasi dan penanganan terjadinya konflik sosial, telah diintensifkan keberadaan tim PKS tersebut. Beberapa langkah yang telah dilakukan yakni dengan melakukan antisipasi, yaitu melalui kerja sama dan sosialisasi ke desa-desa. Dengan penanganan selesai di tingkat desa, potensi konflik itu sendiri tidak akan sampai meluas dan menimbulkan dampak yang lebih mengkhawatirkan. “Karena daerah ini kecil, potensi konflik itu mudah meluas dan menjadi besar. Dalam menangani konflik sosial kami mengintensifkan tim PKS dengan meningkatkan koordinasi dan komunikasi awal. Dan langkah antisipasi awal yang kami lakukan yakni dengan mengadakan sosialisasi ke masyarakat. Kita sasar langsung lapisan paling bawah,” ujar Wabup Kasta di ruang Rapat Praja Mandala Pemkab Klungkung. (gik)
Kamis Paing, 8 November 2018
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dcr Sebnyak2nya Krywan/ti, Admn,Kasir,U/SMS081999251555
B.BP.001.11.18.0000175
PMA Bergerak Bid.Realestate Cari:Penerjemah Bhs Jepang,Min N2 bs Membaca&Mnlis Kanji,Siap Dtgskn Klwr Kota,Dsiplin&Jujur 4723564/info@fujihomejapan.com
B.BP.001.11.18.0000240
Dcr:FO,HK,Bs.Shift Malam.Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta 40,Kuta
B.BP.001.11.18.0000222
Asisten Rumah Tangga - Tinggal Dalam,Gaji:1,5Jt :085103167222 B.BP.001.11.18.0000262
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA 081375409869 & 087754689692
B.BP.004.11.18.0000115
Cr Customer service & Spa Traineer 081999961157 / 081337327057 B.BP.001.11.18.0000191
Cr Kryti Srbutan max 40th. U.R.Makan.Tlp:087860160161
Dcr Custemer Service,Bhs Ingrs Aktif P/W dutmkan pglman Cargo Lokasi Gianyar H:0361-4791789
B.BP.001.11.18.0000163
Dcr Krywn cowok/cewek & krywn ada SIM A Telp.4719434
B.BP.004.11.18.0000290
Dcr Sgr Spv & Staf Accounting/ Pajak,Min D3 Hub.429125/Email: nitasatyaniputu@gmail.com
B.BP.001.11.18.0000253
Dcr Staff Rcptn wanita,penampilan menarik (19 s/d 25th) Hub WA. 081338953285 Abian Srama Spa
B.BP.001.11.18.0000235
DcrTenaga AdminBerpengalaman Wanita Max 30th.Kirim Lamaran ke:pancermaspersada@gmail.com B.BP.001.11.18.0000207
Dcr Waitress Wr.Pancoran Jl.T. Tutur18Peguyangan,081338697460
B.BP.001.11.18.0000158
Koperasi di Kerobokan Bth Karyawan/ti Max SMU. T:0361-736606 B.BP.001.11.18.0000286
Sekuriti (Tabanan),pengalaman, Hub.Dewi 081236222509
Sopir Sim A Kirim Barang, Jl. Pulau Batam No.10,H.0811393313 B.BP.001.11.18.0000284
Dcr.Driver Bisa Matic Ditempatkan di Jimbaran.Krm CV ke Paul Ropp, Jl.Pengubengan Kauh No.1x Kerobokan,Bali Telp:0361-730023/731002 E:info@paulropp.com B.BP.001.11.18.0000256
Dcri Karyawati Fotocopy/Print Hub.Wineebali,Jl.Hayam Wuruk 71D Dps Hub.081936247579
G.01
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
B.BP.001.11.18.0000172
Dibthkn Sgr Karywn Admin Kerja Siang Hub.087754458049 B.BP.167.11.18.0000218
Dicari Admin 2 Org Min Tamatan SMEA.Hub:081338097333/9004879 B.BP.001.11.18.0000263
Dicari SPG,WntMax28ThMinSMU Penampilan Menarik.Penempatan Bali Collection Nusa Dua & Discovery Mall Kuta. Gaji 2,5 Juta.Hub.Lusi(082144355655)
B.BP.004.11.18.0000292
B.BP.001.10.18.0000900
Dcr Admin.Lam bawa ke Jl Tukad Yeh Aya 120A Tp.0361-265216
Sopir/Resv/Acct Staff u/Travel Min 1thn Exp.Telp:082144136320 E:ptworldsurfaris@gmail.com
Staff Produksi (Tabanan), lulusan Mesin/Listrik/Kimia/ Pertanian,Hub.Dewi081236222509
B.BP.001.11.18.0000296
B.BP.001.11.18.0000258
B.BP.004.11.18.0000291
B.BP.004.11.18.0000297
Dcr Tenaga Min. SMP mau belajar berkerja keras dan jujur untuk menjadi tenaga handal, Cleaning Service, Tehnik AC, Operator Air kemasan,Satpam, Tukang kebun Hydroponik , ikuti pelatihan sambil bekerja ikuti working space Bali Coffee Jl.Veteran 66 Denpasar sebelah Pasar BurungSatriaHub:0818621818
G.05
Dicari Segera Sopir & Tenaga Serabutan. Hub:085100855565 B.BP.001.11.18.0000201
Dcr SMK Teknik Elektro, Diploma Teknik untuk bekerja sebagai tenaga Produksi, kameramen, Transmiter. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63 A Denpasar
G.02
Ayo kerja tidak tamat sekolah: sebagai Waiter, Tukang Masak, CS, dibidang kuliner. Lamaran ke Warung 63 Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar Hub:0818621818 G.04
DIJUAL MOBIL TOYOTA
Tyt Calya’10 Hitam Mnl KM 6000 135Jt Jl.Gn.Agung Gg.Gangga I/20 Dps Hub:081558727329 B.BP.001.11.18.0000260
DIJUAL RUMAH Rmh Kost 13Kmr & Tanah 3&2 Are Daerah Unud Jmbrn, 081338198878 B.BP.001.11.18.0000257
Rumah 2Lt 2unit 3KT 2KM Perum Nuansa Sandat Dentim 089652974339 B.BP.001.11.18.0000060
Bekerja sebagai Presenter, Jurnalis, Produser program Bali TV ayo bergabung ikuti pelatihan kerja dan magang kerja tamatan Diploma sampai Sarjana berbagai jurusan. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa No. 63 A Denpasar
Djl Tnh 3,2Are Lok.Pasar Anyar sari Ubung Kaja.Tl:0361-231573
G.03
DIJUAL TANAH Dijl Tnh kav di Cekomaria Hub. 081805460556/085857011909 B.BP.001.11.18.0000299
B.BP.001.11.18.0000254
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Jl Tnh 4A LC Kota Singaraja 190Jt/A Nego WA/HP. 087863000251 B.BP.001.11.18.0000227
Tnh 2A SHM Jl3M Jagapati Br. Dinas 150Jt/A bs Krd. 081338437957 B.BP.001.11.18.0000259
Tnh Pgr Sungai 760m2 Zona Prum, Bantas Tbn 600jt 08123880578 B.BP.166.11.18.0000300
Ubud,10A,5A Premium,Dkt Puri, Pinggir Jalan,Hub.085792662088 B.BP.001.11.18.0000261
DISEWAKAN TANAH Dikont Tnh 5Are pinggir sungai Umalemek Klk,Hub.082227776866 B.BP.001.11.18.0000224
Dikontrkn Tnh 1H Sblh Beverly Hill Hotel HUb:082227776866 B.BP.001.11.18.0000225
DIJUAL RUKO BU cepat Sewa/Jual cash/KPR Ruko 2Lt SHM 104m2 tepi Jl.Cokroaminoto H087856227779 nego cpt B.BP.033.11.18.0000298
PENGUMUMAN PT.Bali Awan Sejahtera Menyetujui Memasukan SHM No.321/ Kerobokan Klod,6967/Kerobokan, 641/Kerobokan,5301/Kerobokan Klod,Semua An.Ni Wayan Ribek Menjadi Modal Dasar Perseroan
B.BP.001.11.18.0000251
RUPA-RUPA Atasi Rmh Bocor Dak Dinding Atap,P.Sefri 085100774702 Grns B.BP.001.11.18.0000293
Jasa DanaBank/Swasta,SHMDps gade mbl H.085737374372 B.BP.004.11.18.0000295
DISEWAKAN APARTEMEN
KEHILANGAN
Dikont 2 Kamar Apartemen Dekat Pantai Sanur.Hub:082227776866
Hlg BPKBNo.H08959319-ODK1113 IP An.Muazam AlMuhafarudinatha
B.BP.001.11.18.0000223
B.BP.001.11.18.0000255
DIJUAL RUMAH
RUPA-RUPA
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
SERVICE
DIJUAL RUMAH
DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
SERVICE
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
BANGLI
14
Kamis Paing, 8 November 2018
Bertahun-tahun Mati Suri
Pasar Yangapi Bakal Diubah Jadi Rumah Sakit Tipe C Bangli (Bali Post) -
Keberadaan Pasar Yangapi di Kecamatan Tembuku yang selama bertahuntahun mati suri, kini direncanakan akan diubah menjadi rumah sakit (RS) tipe C. Dengan dibangun RS di lokasi tersebut diyakini tak hanya akan berdampak positif pada bidang kesehatan, namun juga perekonomian masyarakat sekitarnya. Adanya rencana pembangunan RS ini diungkapkan Bupati Bangli I Made Gianyar, Rabu (7/11) kemarin.
Bali Post/ina
PASAR YANGAPI - Kondisi Pasar Yangapi di Kecamatan Tembuku. Rencananya pasar ini akan diganti dengan rumah sakit tipe C.
Belum Setahun Kelar, Trotoar di Jalan Ngurah Rai Rusak
Bangli (Bali Post) Trotoar di Jalan Ngurah Rai, tepatnya di dekat pertigaan jalan menuju LC Uma Aya kembali rusak. Padahal umur trotoar tersebut belum genap setahun. Rusaknya trotoar diduga disebabkan karena tak kuat menahan terjangan air hujan yang meluap dari saluran drainase di bawahnya. Berdasarkan pantauan, Rabu (7/11) kemarin, trotoar yang rusak panjangnya mencapai sekitar 15 meter. Lokasi trotoar yang rusak mulai dari pintu gerbang CV Dinamis hingga pertigaan jalan menuju
LC Uma Aya. Selain pavingnya banyak yang terlepas, kondisi trotoar juga terlihat kotor. Menurut warga setempat, Mangku Dinamika, rusaknya trotoar ini bukan disebabkan buruknya kualitas proyek. Melainkan karena luapan air hujan dari saluran drainase yang mampet. Dia mengatakan selain mampet karena sampah, saluran drainase sebelah hilir volumenya lebih kecil. Kondisi itu menyebabkan air hujan yang mengalir dari utara tidak bisa mengalir lancar dan akhirnya meluap. Terkait rusaknya trotoar
Made Gianyar mengatakan, pihaknya berencana akan membangun dua RS tipe C. Selain di wilayah Kintamani, RS tipe C akan dibangun di wilayah Tembuku. “Pasar Yangapi sudah 20 tahun lebih tidak jalan sesuai yang diinginkan untuk pertumbuhan ekonomi. Bila RS tipe C dibangun di sana yakinlah tidak hanya bidang kesehatan akan jalan, tapi ekonomi juga akan tumbuh,” kata Made Gianyar. Lebih lanjut dikatakan, bila perekonomian masyarakat di sana sudah tumbuh, maka ke depannya lahan di sekitarnya pun bisa berkembang menjadi agro wisata. Ia menambahkan, mengenai bagaimana teknis dan langkah yang akan dilakukan ke depannya atau SOP-nya agar RS Tipe C itu bisa terwujud, itu akan diurus jajaran di bawahnya dalam hal ini Kadiskes, Kabag Hukum, dan Sekda. Sementara itu, disinggung
tersebut, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRKim) Bangli I Made Soma mengaku tidak tahu secara pasti apa penyebabnya. Sebab dia belum sempat melakukan pengecekan ke lokasi. Namun demikian dia berjanji akan segera mengeceknya. Soma mengatakan pengerjaan proyek revitalisasi drainase senilai Rp 7,6 miliar itu selesai pada awal tahun 2018. Hanya dia belum bisa memastikan apakah proyek itu saat ini masih dalam masa pemeliharaan atau tidak.. (kmb40)
Asumsi Pendapatan Dipasang Ketinggian
Dewan Nilai TAPD Tak Cermat Bangli (Bali Post) – Asumsi pendapatan dari dana perimbangan pusat yang dipasang Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) Kabupaten Bangli dalam KUA-PPAS 2019, terlalu tinggi dari kenyataan. Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Basma meminta TAPD ke depannya lebih cerdas dan cermat dalam membuat rancangan asumsi pendapatan. Basma mengungkapkan sebagaimana rapat yang digelar Banggar dan TAPD, Selasa lalu diketahui asumsi pendapatan dari dana perimbangan pusat, khususnya
Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dipasang TAPD sebesar Rp 117 miliar. Namun berdasarkan informasi yang diperoleh dari website pusat, dana yang sudah pasti akan diperoleh Kabupaten Bangli hanya Rp 61 miliar lebih. Dia menilai asumsi yang dipasang TAPD tersebut terlalu ketinggian. Dia pun meminta ke depan TAPD lebih cermat dalam mengasumsikan pendapatan. Jangan sampai karena terlalu jauhnya perbedaan antara asumsi dan kenyataan, nantinya menyebabkan daerah mengalami persoalan kekurangan anggaran untuk dipakai
membiayai program-program yang sudah terlanjur dirancang. Sementara itu, Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra, Rabu (7/11) kemarin, mengakui asumsi dana perimbangan yang dipasangnya ketinggian dari kenyataan yang didapat. Namun menurutnya, hal itu tidak ada pengaruhnya karena baru sebatas asumsi. Dia menjelaskan secara umum dana perimbangan dari pusat berupa DAK dan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Kabupaten Bangli tahun 2019 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. (kmb40)
Bali Post/ina
DIBERSIHKAN - Petugas DLH Bangli ketika membersihkan sampah di saluran drainase.
mengenai adanya sejumlah pendapat dewan yang kurang setuju dengan pembangunan Taman Pintar Bung Karno di eks RSU Bangli tahun 2019 mendatang, Gianyar mengaku pihaknya akan berdialog lebih lanjut dengan DPRD untuk membahas hal ini. Dengan dialog ini nantinya akan ada pemahaman yang komprehensif tentang hal yang harus dibangun ke depan. “Kota Bangli selama ini bagaikan kota mati. Perlu dibangun simpul rekreasi yang menjadi pertumbuhan ekonomi. Di dalam Taman Pintar Bung Karno, nanti ada sarana rekreasinya, edukasinya, dan ada ekonominya,” jelasnya. Gianyar menargetkan semua rencana itu akan mulai bisa terealisasi sebelum masa jabatannya berakhir. Seperti berita sebelumnya, rencana Pemkab Bangli membangun sebuah taman rekreasi yang diberi nama Ta-
man Bung Karno di eks bangunan RSU Bangli tahun 2019 mendatang, tak mendapat respons positif dari sejumlah anggota DPRD Bangli. Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles menilai pembangunan taman rekreasi yang dirancang menggunakan dana PHR Badung itu belum begitu penting untuk saat ini. Menurutnya, masih ada banyak hal yang lebih penting untuk dituntaskan Pemkab Bangli. Terutama soal infrastruktur jalan. Carles mengungkapkan, pascabencana yang terjadi di Kintamani 2017 lalu, sampai saat ini masih banyak infrastruktur jalan penghubung yang kondisinya masih rusak dan terputus karena belum mendapat penanganan. Karena itu, dirinya meminta agar dana PHR Badung senilai miliaran rupiah yang telah dirancang untuk pembangunan taman rekreasi ini bisa digeser ke Dinas PUTRPK. (kmb40)
Bangli (Bali Post) – Ruas jalan di wilayah Kota Bangli kerap dilanda banjir saat musim hujan. Banjir dipicu akibat meluapnya saluran drainase yang tersumbat sampah. Untuk mengantisipasi terjadinya banjir pada musim hujan kali ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli kini telah membentuk Satuan Tugas (Satgas). Tugasnya, memantau titik-titik yang rawan banjir sekaligus mengatasinya dengan cepat. Kepala DLH Kabupaten Bangli Ida Ayu Yudi Sutha, Rabu (7/11) kemarin mengatakan, satgas yang bertugas memantau banjir tersebut dibentuk baru-baru ini. Masing-masing tim satgas beranggotakan 6 hingga 8 orang. Mereka bertugas setiap hari secara bergilir. “Kita bentuk satgas ini untuk pantau titik yang rawan sekali terjadi banjir. Kalau misalnya terjadi banjir, mereka akan turun mengecek sumbernya dan langsung bergerak mengatasi sehingga banjirnya tidak parah,” jelasnya. Selain menyiagakan satgas, untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan, pihaknya selama ini telah rutin melaksanakan gotong royong membersihkan saluran drainase di wilayah Kota Bangli. Saluran drainase yang ada di depan SPBU, juga di depan Karya Dinamis dan di timur BNI. Tak hanya melibatkan pegawai-pegawai DLH, kegiatan
gotong royong juga beberapa kali dilaksanakan melibatkan masyarakat di tingkat banjar. “Rencananya minggu ini kita akan libatkan rekan-rekan dari OPD lainnya, TNI dan Polri karena sudah memasuki musim hujan. Tapi karena masih banyak upacara, kita rencanakan laksanakan Jumat depan,” kata Yudi Sutha. Sejak hujan mulai melanda wilayah Bangli beberapa hari terakhir, diakuinya banjir masih terjadi seperti di depan SPBU Kota Bangli. Untuk mengatasi hal itu, pihaknya mengaku sudah menurunkan timnya ke lokasi. Hasilnya, sekitar satu pick-up sampah berhasil diangkat dari saluran drainase. Kata Yudi Sutha volume sampah yang berhasil diangkat tersebut tergolong sedikit jika dibandingkan saat musim hujan sebelumnya yang bisa mencapai 1 hingga 2 unit truk. Ini menurutnya, telah membuktikan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sudah semakin meningkat. Pihaknya pun berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan bisa terus dipertahankan. “Melalui penilaian adipura desa yang sedang dilakukan ke lapangan saat ini, kita sudah sampaikan ke kepala desa, lurah dan kepala lingkungan untuk mengajak masyarakatnya tidak buang sampah sembarangan ke got, sehingga saat hujan tidak memicu banjir,” imbuhnya. (kmb40)
Cegah Banjir, DLH Bentuk Satgas
15
Kamis Paing, 8 November 2018
Terkait Penculikan Anak
Sukerti Minta Maaf, Ngaku Berbohong Gianyar (Bali Post) Beberapa kali mendapat pemeriksaan polisi, Ni Wayan Sukerti akhirnya mengklarifikasi pernyataan terkait percobaan penculikan anak pada Rabu (7/11) kemarin. Perempuan 36 tahun ini menyatakan percobaan penculikan yang terjadi di dekat Pura Subak Umadesa, Banjar Delodrurung, Desa Batubulan, Sukawati merupakan berita bohong. Melalui video yang dikeluarkan Polres Gianyar, Sukerti mengaku berbohong mengenai percobaan penculikan anaknya. Dia juga turut meminta maaf kepada masyarakat, khususnya masyarakat Batubulan Kangin. Melalui video yang dirilis Kasat Reskrim Gianyar AKP Deni Septiawan, awalnya tampak
Sukerti yang diapit Kapolsek Sukawati dan Kanit Reskrim Polsek Sukawati. Dalam video itu Sukerti dengan panjang lebar mengakui kebohongan yang dia buat, sekaligus meminta maaf kepada masyarakat. ‘’Nama saya Ni Wayan Sukerti, hari ini saya mau mengklarifikasi kasus penculikan anak. Bahwa semua keterangan saya tidak benar. Saya berbohong,’’ ucapnya. Sambil mencakup tangan tanda memohon maaf, Sukerti beralasan menyebarkan berita bohong karena ingin menakuti anaknya. ‘’Supaya anak saya tidak keluar sendirian. Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Batubulan Kangin, bahwa berita penculikan anak
saya tidak benar,’’ ucapnya. Kanit Reskrim Sukawati Iptu Gusti Ngurah Winangun seizin Kapolsek Sukawati mengatakan Sukerti baru mengakui kebohongan Rabu siang sekitar pukul 14.00 Wita. Sukerti mengakhiri kebohongannya setelah diperiksa polisi atas laporan dugaan penculikan yang dibuatnya. ‘’Saat kami periksa, alibi dia terungkap jika dia berbohong. Lantas dia mengakui bohong,’’ ujar Winangun. Kata Winangun, meski sudah mengakui kebohongan dan meminta maaf perbuatan Sukerti ini tetap termasuk tindak pidana. ‘’Dia membuat keterangan palsu di kepolisian. Melanggar KUHP. Dia bisa diancam 7 tahun,’’ tegasnya. (kmb35)
Diduga Pungli, Klian Adat Kena OTT Denpasar (Bali Post) Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan tim Satreskrim Polresta Denpasar terhadap Klian Adat Banjar Bumi Asri di Jalan Pulau Kae, Denpasar berinisial I Made Su, beberapa waktu lalu. Made Su diduga terlibat pungli kepada penduduk pendatang (duktang) yang tidak mengantongi Surat Tanda Lapor Diri (STDL). Pengungkapkan kasus ini diakui Direktur Reskimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan, Rabu (7/11) kemarin. ‘’Silakan hubungi Kasatreskrim Polresta Denpasar,’’ tegasnya. Ketika dihubungi, Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan menyampaikan, selama menjalankan praktik pungli
tersebut, tersangka Su dibantu istrinya, Ni Nengah Yas. ‘’Pengungkapan kasus ini kami lakukan tanggal 1 Oktober lalu. Kami baru bisa merilis kasus ini sekarang karena pascapenangkapan masih dilakukan pendalaman. Pelaku tidak ditahan tapi wajib lapor,’’ tegasnya. Terungkapnya kasus ini berawal dari adanya informasi dua penduduk pendatang berinisial MRJ (KTP-nya disita) dan Mj (KK-nya disita) karena tidak punya STLD. Untuk mengambil KTP dan KK, korban harus menyetor uang kepada pelaku. Berdasarkan informasi tersebut, tim Unit 3 (Tipikor) Satreskrim dipimpin Kanit Iptu Putu Subita Bawa melakukan penyelidikan di TKP. Saat itu kedua korban
sedang menebus KTP dan KK yang disita pelaku. Saat itulah polisi langsung masuk ke rumah pelaku. ‘’Anggota kami melakukan penggeledahan di tempat penyimpanan dokumen. Selain itu disita uang Rp 1.250.000. Itu uang tebusan dari korban karena KTP dan KK-nya disita selama ini,’’ tegasnya. Polisi lalu menuju rumah bendahara adat berinisial Ketut Sl di Jalan Pulau Bacan, Denpasar, untuk mengecek data keuangan terkait perbuatan pelaku. ‘’Untuk nebus KTP diminta uang Rp 1 juta. Sedangkan nebus KK seharusnya Rp 500 ribu tapi pelaku diberi diskon 50 persen jadi Rp 250 ribu,’’ ucap mantan Kasatreskrim Polres Badung ini. (kmb36)
Karya Agung Jero Gede Batur Alitan didampingi Prawartaka Karya Ketut Wijaya mengatakan, karya agung ini dilaksanakan bertujuan untuk menyucikan tetamanan Ida Batara Dewi Danu. Di samping itu karya ini dilaksanakan memohon keselamatan sekaligus memo-
hon kesuburan bagi lahan pertanian dan masyarakat Bali. Dengan pelaksanaan karya agung ini diharapkan sumbersumber air di Bali, khususnya di Danau Batur tetap terjaga dan lestari. Sesuai dudonan karya, sehari setelah puncak karya atau pada Kamis (8/11) ini akan dilaksanakan Nyepiang Karya. Dilanjutkan dengan
bhakti panganyar oleh seluruh kabupaten di Bali secara bergilir mulai Jumat (9/11) hingga Sabtu (17/11). Rangkaian Karya Agung Danu Kertih akan berakhir pada Minggu (18/11) dengan upacara Bhakti Panganyar Desa Pakraman Batur, Bhakti Pepranian, Baris Perang-perangan, Metiti Suara dan Bhakti Petetingkeb. (kmb40)
Diajak Piknik ‘’Habis ini siapa yang naik (berpidato) setelah saya? Silakan. Ini ada Pak Kepala Desa mau pidato boleh, rakyat boleh. ‘Pokoknya saya tidak cocok dengan Prabowo’, boleh. Tapi kalau saya sih sebenarnya malah tidak begitu, Prabowo itu diajak piknik ke Gunung Kawi sana saja dibuat tumbal,’’ kata Seno. Akibatnya, Seno dilaporkan oleh pendukung Prabowo ke Bawaslu atas dugaan pelanggaran Pasal 282 juncto Pasal 306 juncto Pasal 547 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Minta Maaf Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan Ketua Umum
Partai Gerindra Prabowo Subianto tulus menyampaikan permintaan maaf terkait ‘’tampang Boyolali’’ yang disampaikan di hadapan masyarakat Boyolali. ‘’Apa yang dilakukan Prabowo menyampaikan maaf adalah sesuatu yang tulus,’’ kata Muzani, Rabu (7/11) kemarin. Muzani mengatakan pernyataan Prabowo terkait ‘’tampang Boyolali’’ ingin menggambarkan bagaimana perkembangan pembangunan hotel yang semakin pesat, namun tidak dimiliki dan dinikmati masyarakat. Pernyataan itu sebagai bentuk penguatan dari kondisi tersebut yang disampaikan dengan gaya pidatonya bahwa apakah kalian pernah tinggal di hotel itu ataupun tidak. ‘’Itu pengandaian bahwa ada keterasingan antara
PEDULI palu Gempa dan tsunami telah mengguncang Palu, Donggala dan kabupaten lain di Sulawesi Tengah. Banyak korban luka-luka. Mereka memerlukan uluran tangan. Bali Post dan Bali TV menerima titipan sumbangan untuk saudarasaudara kita di daerah itu. Titipan bisa langsung dibawa ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau ditransfer malalui DOMPET SIMPATI ANDA BALI POST BCA CABANG DENPASAR NO: 040-3555000. Yayasan Segara Giri Denpasar Ni Rai Puspawati S, Denpasar Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp Rp Rp
2.000.000 150.000 100.000
Rp 2.250.000 Rp 579.023.070 Rp 581.273.070 $ 2.500
kemajuan hotel dan gedunggedung tinggi dengan tingkat kemiskinan. Jadi maksudnya bahwa kemajuan tidak boleh mengasingkan dari masyarakat,’’ ujarnya. Menurutnya, masyarakat harus menjadi bagian dari kemajuan dan kalau bisa menjadi bagian dari kepemilikan, sehingga tidak ada maksud melecehkan dan merendahkan. Karena dia menilai tidak mungkin Prabowo jauh-jauh datang ke Boyolali untuk merendahkan masyarakat. ‘’Kalau bagian itu yang dipotong dalam kampanye terus diviralkan seolah-olah merendahkan masyarakat Boyolali, ya… itu bagian dari kampanye untuk mengalihkan perhatian Prabowo terhadap memberdayakan masyarakat dengan sebuah isu yang dipelintir,’’ katanya. Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait ‘’tampang Boyolali’’ yang terlontarkannya dalam pidato kampanyenya di Boyolali, Jawa Tengah. Permintaan maaf ini disampaikannya dalam sebuah video berdurasi 2,44 menit. Pada awal video, Prabowo menyatakan alasannya telah melontarkan candaan yang membuat publik bereaksi dan maksudnya tidak negatif. Karena itu di akhir video tersebut Prabowo menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. ‘’Maksud saya tidak negatif tapi kalau tersinggung, ya… saya minta maaf. Maksud saya tidak seperti itu,’’ ujar Prabowo. (ant)
Bintang Puspayoga Buka Pelatihan Anyaman Ketak Mataram (Bali Post) – Bintang Puspayoga memimpin rombongan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi dan UKM melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Berbagai kegiatan dilakukan selama dua hari berkunjung di salah satu lokasi gempa terparah yang terjadi beberapa waktu lalu. Didampingi Asisten Deputi Pengembangan SDM Bidang Peran Serta Masyarakat Hariyanto, Bintang Puspayoga mengawali kegiatan dengan membuka Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) KUKM Pascabencana di Dusun Akarakar, Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Senin (5/11). Dalam pelatihan yang sudah diadakan untuk ketiga kalinya pascagempa ini, Bintang Puspayoga turut memotivasi masyarakat untuk memulai usaha secara mandiri dengan memanfaatkan potensi daerah. Kecamatan Bayan ini dikenal memiliki potensi Ketak (bahan anyaman) yang bisa diolah menjadi produk kerajinan tangan yang bernilai tinggi. ‘’Belajar anyaman apalagi bahan bakunya berlimpah di sini, sehingga aktivitas bapak-ibu di rumah
bisa diisi dengan menganyam ketak ini yang kita harapkan bisa bernilai tambah bagi keluarga,’’ kata Bintang Puspayoga dalam sambutannya. Kerajinan ketak Lombok adalah salah satu kerajinan tangan yang dibuat dari bahan dasar tanaman yang disebut Ketak. Tanaman ini merupakan keluarga paku– pakuan yang biasanya menjalar pada tanaman induk. Ketak dapat dianyam menjadi berbagai macam kerajinan tangan seperti nampan, tempat tisu, tempat buah, dan tas. ‘’Potensi yang saya lihat pada ketak ini manfaatnya bisa anyaman menjadi kerajinan tangan. Nah ini bisa diolah supaya pasarnya tidak hanya di nasional, tapi juga internasional,’’ ujar Bintang Puspayoga yang juga istri Menteri Koperasi dan UKM itu. Selain ketak, Bintang Puspayoga juga membuka pelatihan memasak olahan berbahan baku lokal seperti singkong, umbi-umbian, talas dan biji-bijian yang juga merupakan potensi asal Kecamatan Bayan. Proses pelatihan memasak yang melibatkan puluhan ibu-ibu rumah tangga ini, mulai dari bahan mentah diolah secara higienis hingga proses packing. ‘’Tidak hanya memberi-
‘’Kita memiliki produk lokal yang sangat beragam, unggul dan berkualitas ekspor. Dengan pameran ini saya harapkan akan tumbuh rasa bangga, rasa cinta akan produk dalam negeri dalam diri masyarakat. Ayo kita cintai produk dalam
negeri kita sendiri,’’ ujarnya. Putri Suastini Koster meminta para pelaku IKM tidak sekadar memamerkan dan memperkenalkan produkproduk unggulannya, juga memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kesejahteraan para perajin. ‘’Saya berharap agar para perajin terus meningkatkan kualitas
PASCABENCANA - DWP Kementerian Koperasi dan UKM Bintang Puspayoga membuka Program Peningkatan Kapasitas SDM-KUKM Pascabencana di Desa Bayan, Kecamatan Akar-akar, Lombok Utara, NTB, Senin (5/11). kan pemahaman bagaimana mengolahnya, tapi juga soal bagaimana kemasannya yang menarik. Kalau nanti belum ada pemasarannya kami akan siap bantu,’’ papar Penasihat DWP itu. Hariyanto menjelaskan tujuan diadakan pelatihan peningkatan SDM KUKM di Lombok Utara ini guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis bagi peserta pelatihan, serta dapat menumbuhkembangkan keterampilan teknis maupun menciptakan SDM KUKM yang terampil dan berkualitas.
Produk Lokal
Jual Beras Program Bima Juara sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan petani dengan mewajibkan KUD membeli gabah petani lebih mahal yang nantinya akan menekan dan menstabilkan harga beras. KUD juga diwajibkan menjual beras kepada BUMDes, PNS, koperasi, toko modern lebih murah dari harga pasar. Bupati Suwirta mengakui konsep ini sebenarnya sudah dipakai lama saat menjadi Manajer Koperasi Pasar Srinadi. Sementara program TOSS, sampah diolah melalui proses peyeumisasi selama seminggu, selanjutnya dicacah dan diolah jadi pelet yang nantinya bisa digunakan sebagai bahan bakar kompor memasak manual dan juga bisa digunakan sebagai pembangkit listrik dengan gasifire serta gasnya bisa digunakan langsung untuk kompor. Program yang digagas
pada akhir 2017 ini sebagai bentuk dukungan dalam penerapan energi terbarukan yang digalakkan pemerintah. Respons positif telah mengalir dari sejumlah pihak, termasuk anggota Dewan Pertimbangan Presiden maupun Kementerian PUPR dan sejumlah kepala daerah di luar Bali. Sementara itu, Wapres RI Jusuf Kalla menjelaskan program yang terpilih karena memenuhi semua kriteria. ‘’Kriteria dari pemilihan ini yaitu, pertama, program yang memiliki nilai unik. Kedua, sudah dilaksanakan lebih dari satu tahun, ketiga program tersebut berpotensi untuk dikembangkan. Keempat, program tersebut dapat dengan mudah diduplikasi oleh daerah lain. Pemkab Klungkung sudah memenuhi empat kriteria tersebut dan saya berharap kedua program tersebut lolos pada sesi penyisihan dan akhirnya benar, masuk dalam Top 40 program terbaik 2018,’’ tutup Jusuf Kalla. (ad0305)
produk dan berinovasi, serta memanfaatkan momentum ini untuk saling bertukar informasi dan pengalaman, baik dalam cara pengemasan produk agar menarik, cara distribusi serta kiat-kiat menghadapi overproduksi,’’ jelasnya. Ia optimis produk lokal akan semakin digemari. Tentunya dengan dukun-
‘’Metode yang kita gunakan adalah metode partisipasi aktif atau metode pendidikan orang dewasa, yaitu melalui ceramah, diskusi, tanya jawab dan praktik,’’ tutur Haryanto. Mewakili warga setempat, Camat Bayan Musripin menyampaikan apresiasi kepada Kemenkop dan UKM yang telah menginisiasi kegiatan pelatihan ini. Pascagempa yang melanda daerahnya, kegiatan pelatihan semacam ini perlu dilakukan agar bisa mendorong masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi baru. (kmb) gan semua pihak, termasuk pemerintah, sehingga nantinya akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. IKM yang terlibat antara lain memamerkan beberapa produk unggulan seperti kerajinan perak, tenun, produk spa, kerajinan wayang kulit dan topeng serta produk kopi. (kmb32)
Gerakan Ekstremis Oleh karena diketahui adanya pemasangan bendera hitam yang mengarah pada ciri-ciri gerakan ekstremis di dinding bagian belakang rumah MRS,’’ ucap Agus dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/11) kemarin. Agus menjelaskan, pada Senin sore sekitar pukul 16.00, Rizieq dijemput kepolisian Mekkah dan Mahabis Ammah (intelijen umum Saudi) dan dibawa ke kantor Mahabis Ammah. Rizieq lalu ditahan untuk diperiksa dan dimintai keterangan. Usai diperiksa di kantor Mahabis Ammah, Rizieq diserahkan kepada Kepolisian Sektor Mansyuriah Mekkah pada Selasa (6/11) sekitar pukul 16.00. Kemudian, pada 6 November 2018 sekitar pukul 20.00 waktu Saudi, dengan didampingi staf KJRI Jeddah, Habib Rizieq dikeluarkan dari tahanan kepolisian Mekkah dengan jaminan. ‘’Jaminannya (Rizieq) itu sahabat beliau yang merupakan warga Saudi. Yang bisa jadi jaminan itu harus warga
negara Saudi,’’ ungkap Agus. Agus tidak bisa memastikan apakah Rizieq akan kembali diperiksa oleh otoritas Saudi. Namun, ia berharap perkara penahanan Rizieq hanya karena masalah izin tinggalnya yang sudah kedaluwarsa sejak Juli lalu. Agus memastikan KBRI di Riyadh dan KJRI di Jeddah akan memberikan perlindungan dan pendampingan kekonsuleran kepada Rizieq, sebagaimana yang selama ini diberikan perwakilan RI di luar negeri kepada setiap WNI. ‘’Saya sangat khawatir jika yang dituduhkan kepada MRS terkait keamanan Kerajaan Arab Saudi. Jika ini yang dituduhkan maka lembaga yang akan menangani adalah lembaga superbodi Saudi yang ada di bawah Raja yang dikenal dengan Riasah Amni adDaulah atau Presidency of State Security,’’ ujarnya. Sekretaris Umum DPP FPI Munarman menduga ada pihak yang sengaja memasang bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid mirip milik Hizbut Tahrir di kediaman Rizieq. (kmb4)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Kamis Paing, 8 November 2018
Djarum Sirnas 2018
Pebulu Tangkis Bali Kalah Jam Latihan Denpasar (Bali Post) Atlet bulu tangkis Bali berguguran pada Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) 2018 yang mempertandingkan kategori remaja, taruna dan dewasa di GOR Ngurah Rai dan GOR Lila Bhuana, Denpasar, 5-10 November. Perjuangan wakil Pulau Dewata berakhir pada hari kedua, Selasa (6/11). Penyebabnya, atlet Bali kalah jam latihan dan jam terbang dibandingkan pemain binaan klub-klub besar.
‘’Atlet yang dibina klubklub elite latihannya pagi dan sore tiap hari, dua kali empat jam, hingga totalnya memakan waktu delapan jam. Sementara pebulu tangkis Bali hanya berlatih sore selama dua jam. Selain itu, klub-klub besar memberikan kesempatan pemainnya turun pada berbagai event, sehingga jam terbang dan pengalamannya melebihi pebulu tangkis Bali,’’ tutur pemilik Klub Anugerah Denpasar Chandra Kusuma di sela-sela pertand-
ingan Djarum Sirnas 2018, Rabu (7/11) kemarin. Klub Anugerah menurunkan empat pebulu tangkis pemula di Djarum Sirnas 2018 yang bertanding di kategori remaja. Semuanya tersingkir bersama hampir semua atlet Bali dari berbagai klub lokal. ‘’Saya kira atlet Bali sulit bersaing melawan pemain dari klub elite. Walaupun bertanding di Bali, faktor tuan rumah tak banyak berdampak,’’ tambahnya. Padahal klub-klub besar tidak menurunkan kekuatan intinya. PB Djarum Kudus, misalnya, hanya menampilkan tiga pasangan atlet pelapis, yakni Alan/Satrio, Aji/ Yanda dan Seva/Vincent. Kendati demikian, mereka tetap dipatok target semifinal bahkan final. ‘’Pemain inti akan kami turunkan pada Sirnas Surabaya,’’ terang Yudha Wiratama, pelatih ganda putra taruna PB Djarum Kudus. Sementara Klub Mutiara Cardinal Bandung menerjunkan langganan juara sirnas seperti Saifi Rizka Nur Hi-
Tim Putra Tresna
Bali Post/ist
Putra Tresna Bertekad Taklukkan PS Ngada Denpasar (Bali Post) Putra Tresna selaku wakil Bali bertekad menaklukkan tamunya PS Ngada (NTT) pada babak pendahuluan kedua putaran pertama kompetisi sepak bola Liga 3 Indonesia di Lapangan Beji Mandala, Pecatu, Badung, Kamis (8/11) sore ini. Kapten Putra Tresna, AAN Surya Negara, akan memimpin rekan-rekannya bermain menyerang sejak menit awal pertandingan guna mencetak gol kemenangan dan meraup poin penuh. ‘’Kami ingin memenangkan laga ini supaya beban lebih ringan menghadapi pertandingan kedua di kandang PS Ngada pada 15 November nanti,’’ kata pemain yang akrab disapa Wah Ole ini di Denpasar, Rabu (7/11) kemarin. Dalam laga uji coba, Putra Tresna mampu mengalahkan PS Badung dengan skor 1-0. Menurutnya, hasil itu tak bisa dipakai tolok ukur. Fisik dan stamina pemain PS Ngada rata-rata tangguh. Mereka
juga tak ingin kehilangan poin tandang. ‘’Saya kira semua tim yang bertanding pasti mematok target menang,’’ jelas Surya Negara. Pelatih PS Ngada, Kletus Marselinus Gabhe, menyatakan sudah bisa meraba kekuatan Putra Tresna. Apalagi sebagian pemainnya pernah membela Perseden dan berjumpa PS Ngada pada final Liga Nusantara 2016 silam. ‘’Saya akui teknik individu pemain Putra Tresna di atas pemain kami, namun kami pastikan anakanak bisa meladeni selama 90 menit,’’ tegasnya. Pria yang pernah kuliah di Singaraja dan bermukim di Bali selama enam tahun itu mematok target PS Ngada jangan sampai kalah. Oleh sebab itu, kelebihan Putra Tresna dalam hal kekompakan tim dan skill individu bakal diimbangi dengan stamina dan fisik yang prima selama 2 x 45 menit. Ia yakin pengadil lapangan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan fair-play. (022)
dayah di tunggal taruna dan Hanna Ramadini di tunggal dewasa. Menurut pelatih Devi, pihaknya juga memantau atlet pada ajang seperti sirnas. Seandainya ada pemain potensial, ditawari bergabung. Di luar itu, klubnya rutin mengadakan audisi di Bandung yang pesertanya dari berbagai daerah di Indonesia. ‘’Kami mengadakan audisi lagi pada Januari 2019 nanti,’’ jelasnya. Ada pula beberapa pemain yang memang ingin berlatih dan dibina di Mutiara Cardinal Bandung. Klub Isvill Tangerang, menurut pelatihnya, Irham, termasuk sering mengirim asuhannya berlaga di sirnas, namun belum mampu merebut juara atau masuk tiga besar. Meski demikian, ia cukup bangga jika pemainnya berhasil menaklukkan atlet hasil latihan klub papan atas nasional. ‘’Selama ini pemain kami hanya sampai delapan besar. Ke depan kami ingin mereka melaju hingga semifinal dan merebut juara,’’ ungkapnya. (022)
Bali Post/wan
SENGIT - Pertandingan sengit terjadi pada nomor ganda campuran Djarum Sirnas 2018 di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Rabu (7/11) kemarin.
Penyelesaian Akhir Jadi Masalah Liverpool
Belgrade – Pelatih Liverpool Juergen Klopp mengaku tak punya pesan motivasi apa pun untuk disampaikan setelah timnya secara mengejutkan kalah 0-2 di markas Red Star Belgrade pada laga penyisihan Grup C Liga Champions, Rabu (7/11) dini hari kemarin. Si Merah takluk oleh dwigol yang dicetak penyerang Milan Pavlov lewat sundulan dan spekulasi tendangan jarak jauh. ‘’Saya manusia biasa. Jika saya berceramah hanya 10 menit setelah pertandingan tadi, itu sungguh konyol. Kami kalah dan semua orang di tim ini merasakannya. Kami harus melakukan yang lebih baik, tapi malam ini sudah terlambat,’’ ujar Klopp seusai laga di Stadion Radoj Mitic, Belgrade, Serbia, sebagaimana dilansir laman resmi UEFA. Klopp menyoroti bagaimana Red Star banyak mendapatkan kesempatan dari bola mati termasuk mencetak gol pembuka dari salah satunya. Di sisi lain, ia mengakui walaupun dominan di babak kedua, timnya tetap tidak mampu mencetak gol yang dibutuhkan untuk memacu semangat. Hal senada diakui ge-
landang James Milner yang mengemban ban kapten Liverpool dalam laga tersebut. ‘’Saya pikir kami cukup banyak menciptakan peluang, masalahnya ada di penyelesaian. Musim lalu kami mencetak banyak gol, tapi saat ini tidak. Itulah yang terjadi,’’ katanya. Kekalahan itu membuat Liverpool turun ke peringkat kedua klasemen Grup C dengan raihan 6 poin. Napoli kembali ke puncak mengoleksi nilai sama namun unggul catatan pertemuan dengan Liverpool. PSG (5) tak beranjak dari peringkat ketiga di atas Red Star Belgrade (4). Eksekusi penalti yang dilakukan Lorenzo Insigne membawa Napoli mengimbangi PSG 1-1 di Stadion San Paolo, Italia. PSG unggul sejak pengujung babak pertama lewat gol Juan Bernat. Tottenham Hotspur yang sempat berada di ambang terdepak dari Liga Champions, meraih kemenangan pertama setelah Harry Kane membukukan dua gol untuk mengatasi PSV Eindhoven 2-1 dalam pertandingan Grup B di Stadion Wembley, London. Tandukan Luuk de Jong membawa PSV unggul pada
detik ke-61. Kane baru bisa menaklukkan kiper PSV Jeroen Zoet pada menit ke-78 dan 89. Spurs masih menghadapi tugas berat untuk lolos ke fase gugur setelah Inter Milan bermain imbang 1-1 dengan Barcelona. Gol penyeimbang Inter dibukukan Mauro Icardi pada menit ke-87, tidak lama setelah Malcom mencetak gol semata wayang untuk Barca. El Barca memuncaki klasemen Grup C dengan 10 poin disusul Inter (7), Hotspur (4) dan PSV (1). Atletico Madrid tampil dominan atas Borussia Dortmund untuk meraih kemenangan 2-0 dalam pertandingan Grup A di Estadio Wanda Metropolitano, Madrid. Hasil ini membalas kekalahan besar yang mereka derita di Jerman bulan lalu sekaligus menghentikan laju tidak terkalahkan Dortmund musim ini. Saul Niguez membawa tuan rumah memimpin pada menit ke-33 dan Antoine Griezmann menambahi menit ke-80. Atletico kini mengumpulkan 9 poin, selevel dengan Dortmund di puncak klasemen. Bruges (Belgia) di peringkat ketiga (4) setelah menghancurkan AS Monaco 4-0. (ant/rtr)
Timnas Futsal ke Semifinal
Yogyakarta (Bali Post) – Tim nasional futsal Indonesia mencukur Kamboja dengan skor telak 13-0 pada laga pamungkas penyisihan Grup A AFF Futsal Championship 2018 di Gedung Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta, Rabu (7/11) kemarin. Hasil ini meloloskan Indonesia sebagai runnerup di bawah Malaysia yang tampil menjadi juara Grup A, sedangkan Myanmar dan Kamboja tersingkir dari persaingan. Tim Merah Putih berhadapan dengan Thailand (juara Grup B), sedangkan Malaysia bertemu Vietnam di semifinal. Dari 13 gol tersebut, tujuh gol Indonesia disumbangkan pada babak pertama berturut-turut oleh Al Fajri Zikri, Runtuboy, Bambang Bayu, Subhan Faidasa, Syauqy Saud, Runtuboy dan Syauqy Saud. Enam gol sisanya dilesakkan selama babak kedua melalui Al Fajri Zikri, Randy Satria Mushar, Rio Pangestu, Marvin Alexa dan Fhandy Permana. Dalam laga lainnya pada Selasa (6/11) malam, Thailand menghancurkan Brunei Darussalam dengan skor 17-0 pada pertandingan penyisihan Grup B. Dua pemain Thailand masing-masing mencetak empat gol yaitu Nawin Rattanawongswas dan kapten tim Jetsada Chudech. Tiga gol dibuat Warut Wangsama-Aeo, dua gol diciptakan Apiwat Chaemcharoen dan Suthiporn Kladcharoen, sedangkan satu gol dicetak Chaivat Jamgrajang dan Sarawut Phalaphruek. Sementara Vietnam mengalahkan pesaingnya Timor Leste dengan skor 8-1. Gol-gol Vietnam dicetak Vu Quoc Hung (3), Ton That Phi (5), Nguyen Manh Dung (8), Nguyen Thanh Tin (12), Chu Van Tien (13 dan 21) dan Dang Anh Tai (29 dan 39). Gol Timor Leste disarangkan Romule Escurial (4). (ant)
Bali Post/afp
BERADU - Gelandang Liverpool James Milner (kiri) dan pemain Red Star Belgrade beradu kaki dalam perebutan bola pada pertandingan Liga Champions.
Pemain Cricket Hengkang
KONI Bali Berikan Dua Solusi Denpasar (Bali Post) Terkait hengkangnya 13 pemain cricket Bali ke Papua dan DKI Jakarta, KONI Bali memberikan dua solusi yaitu merangkul kembali mereka (rekonsiliasi) agar tetap mengibarkan bendera Pulau Dewata atau membawa ke ranah hukum melalui ke Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI). Hal itu dikatakan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi saat pertemuan dengan Pengkab dan Pengkot Persatuan Cricket Indonesia (PCI) serta KONI se-Bali di Kantor KONI Bali, Denpasar, Rabu (7/11) kemarin. Menurutnya, surat pengunduran diri ke-13 atlet cricket yang ditandatangani Ketua Umum Pengprov PCI Bali hanya sebatas mundur sebagai atlet atau pensiun. Kenyataannya, mereka turun sebagai atlet membela Papua dan DKI pada Kejurnas Cricket di lapangan Kampus Unud, Bukit, Jimbaran, akhir Juni lalu. Ditegaskannya, jika status mereka masih atlet berarti melakukan mutasi, padahal belum ada surat pelepasan. Apalagi dalam mutasi atlet harus ada dana kompensasi mulai awal pembinaan sampai menjadi atlet. ‘’Seandainya seorang atlet kompensasinya Rp 300 juta, ya… dikalikan 13 pemain,’’ tuturnya. Suwandi menilai organisasi PCI Bali rapuh sehingga sampai bisa diobok-obok oleh pihak luar. Oleh karena itu pihaknya memberikan solusi menempuh jalur hukum ke BAORI. Pilihan ini bukan semata-mata ingin menang, namun lebih menitikberatkan pada prosedur mutasi atlet yang harus mengikuti aturan. Sebab, atlet yang berstatus PNS di Klungkung ikut pindah. Ke-13 atlet yang hengkang berasal dari Badung, Denpasar, Gianyar, Klungkung dan Buleleng. Mereka ikut andil menyumbang 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu pada PON XIX/2016 di Jabar. Untuk itu, Ketua Harian PCI Bali Made Erawan berharap pemain sadar dan bersedia kembali membela Pulau Dewata. Solusi lain diberikan Ketua Harian KONI Gianyar Wayan Rutawan. Kalau mereka tidak bisa ditarik lagi lebih baik ‘’digantung’’ supaya tidak bisa bermain untuk Bali dan provinsi lain. ‘’Ini menyangkut harga diri Bali. Kami di KONI Gianyar tidak tahu kalau ada atlet cricket pindah,’’ ucapnya. Sekum KONI Bali IGN Oka Darmawan menambahkan, batas akhir perpindahan atlet PON dua tahun sebelum pelaksanaan PON 2020 atau September lalu. Saat ini waktunya sudah berakhir karena telah memasuki November. (022)
Tommy dan Anthony Melaju
Fuzhou – Tommy Sugiarto dan Anthony Sinisuka Ginting berhasil melewati rintangan pertama dalam turnamen bulu tangkis Fuzhou Cina Terbuka 2018. Tommy menang atas Wong Wing Ki Vincent (Hongkong) dengan skor telak 21-8, 21-10. Anthony menyusul setelah mengatasi Chong Wei Feng (Malaysia), 2111, 21-14, Rabu (7/11) kemarin. Di babak kedua, Anthony bertemu rekan senegaranya Jonatan Christie yang lebih dulu mengalahkan Prannoy H.S (India) dengan skor 21-11, 21-14. Pertemuan kedua pemain Indonesia ini terakhir terjadi di final Korea Terbuka 2017 yang dimenangkan Anthony 21-13, 19-21, 22-20. Di nomor ganda, tiga wakil Indonesia melaju ke babak kedua. Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berhasil mengalahkan pasutri Chris Adcock/ Gabrielle Adcock (Inggris) skor 21-6, 21-16 untuk menyusul langkah Rinov Rivaldy/Debby Susanto dan Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir yang sudah lebih dulu lolos. Di babak kedua, Praveen/Melati berhadapan dengan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia). Skor pertemuan sementara Praveen/Melati unggul 2-1. ‘’Kami akan berusaha untuk balas kekalahan di pertemuan terakhir di Japan Open 2018. Kami mewaspadai permainan depan mereka, terutama Goh yang servisnya bagus,’’ ujar Praveen. Ganda campuran junior-senior Rinov Rivaldy/Debby Susanto melewati pertandingan pertama berkat kemenangan 21-9, 21-17 atas Ronan Labar/Audrey Mittleheisser (Prancis). Lawan yang menunggunya di babak kedua adalah unggulan kedua Wang Yilyu/Huang Dongping (Tiongkok). Saat berpasangan dengan Praveen Jordan dan Ricky Karanda Suwardi, Debby sudah beberapa kali bertemu dengan Wang/Huang. Jadi, ia sudah mengetahui bagaimana permainan pasangan ranking dua dunia tersebut. Tim bulu tangkis junior Indonesia berhasil membukukan kemenangan sempurna 5-0 atas Meksiko pada babak penyisihan Grup H BWF World Junior Championships 2018 di Markham Pan Am Center, Ontario, Toronto, Kanada. Sama seperti saat mengatasi Austria dan Makau, wakil Merah Putih yang turun selalu menang dua gim langsung. Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti menjadi partai penutup kemenangan Indonesia kali ini. Mereka mengalahkan Armando Gaitan/Jessica Jazmin Bautista Trigueros dalam 18 menit dengan skor 21-5 dan 21-8. (kmb)