HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA
Bali Post
20 HALAMAN SEJAK 1948
NOMOR 342 TAHUN KE 62 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id HARGA LANGGANAN Rp. 60.000 ECERAN Rp 3.000
Pengemban Pengamal Pancasila
MINGGU PON, 8 AGUSTUS 2010
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Jagat Bali
Pura Besakih Dikelilingi 14 Pura Tirtha PURA Besakih sudah amat termasyhur di dunia. Pura yang terletak di Desa Besakih Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem ini merupakan kompleks pura besar yang terdiri atas 86 buah kelompok pura. Kelompok ini terbagi atas 18 pura umum, 4
Pura Catur Lawa, 11 Pura Padharman, 6 Pura yang bukan Padharman, 29 Pura Dadia, 7 pura yang ada kaitanya dengan pura Dadia dan 11 tidak termasuk kelompok tersebut. Semua kelompok pura ini tidak dibangun sekaligus, tetapi secara bertahap. Kapan
Pura Besakih dibangun? Purapura apa saja yang menjadi satu kesatuan di Pura Besakih? Menurut dosen Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar Drs. I.B. Dharmika, M.A., Pura Besakih diperkirakan dibangun pertama kali oleh Raja Wira Dalem Kesari War-
madewa (tahun 913 Masehi), kemudian dilanjutkan oleh Raja Sri Kesari Udayana Warmadewa yang berpermaisurikan Sri Gunapriya Dharmapatni (sekitar tahun 1007 Masehi). Hal.19 Dalem Waturenggong
BPM/dok
PURA -Pura Besakih saat dipadati umat.
Saat ”Diving’’
Enam Turis Jepang Terseret Arus
BPM/ant
TERORIS - Sejumlah anggota Polisi dan Densus 88 mengamankan daerah Cibiru terkait adanya penangkapan teroris, Sabtu (7/8) kemarin.
Denpasar (Bali Post) Enam warga Jepang yang sedang melakukan aksi diving di Sakenan Point Nusa Lembongan terseret arus kurang lebih empat setengah mil dari tempat menyelaman, Sabtu (7/8) kemarin. Setelah sempat terombang-ambing di laut lepas sekitar lima puluh menit, keenam penyelam yang merupakan satu keluarga ini berhasil diselamatkan kru kapal Bounty Cruise. Penyelamatan atas enam penyelam turis Jepang ini dilakukan awak kapal Bounty Cruise yang sedang melakukan perjalanan dari Nusa Lembongan ke Pelabuhan Benoa. Aksi heroik ini disaksikan ratusan penumpang Bounty Cruise. Keenam penyelam ini adalah satu keluarga, ditemukan sudah dalam kondisi lemas dan terikat tali satu
sama lainnya. Kapten Kapal Bounty Cruise, Sri Wahyuni, menerangkan dalam perjalanan pada posisi 4 mil dari pelabuhan ponton Bounty Cruise, salah satu awak kapal melihat di kejauhan lambaian tangan tanda minta tolong. Kapten kemudian menugaskan kru kapal untuk
memutar haluan dalam kondisi arus dan angin yang kencang menyulitkan proses pencarian. Setelah 10 menit pencarian penyelam Jepang ini berhasil ditemukan dan langsung dinaikkan ke dalam kapal dalam kondisi lemas. Hal.19 Arus Kuat
Lima Teroris Ditangkap di Bandung Densus 88 Sita Bahan Peledak Jakarta (Bali Post)Densus 88 melakukan penggerebekan di rumah kontrakan Hilmi di Jl. Sukaluyu RT 2/12 Pasir Biru, Cibiru, Bandung. Dua pria terduga teroris ditangkap, tiga di lokasi lain. Densus 88 juga menyita sejumlah benda mencurigakan dari dalam kontrakan pria terduga teroris HJ dan TJ. Barang-barang itu dibawa anggota Densus yang berpakaian hitam-hitam ke dalam kendaraan mereka. “Tadi ada beberapa jeriken berisi katalis dan resin serta beberapa karung berisi powder resin,” kata salah seorang warga, Bambang (39) di lokasi di Jl Saluyu, Cibiru, Bandung, Sabtu (7/8) kemarin. TJ dan HJ kini sudah dia-
mankan Densus 88. Informasi yang diperoleh, ketiganya masih menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan rencana peledakan. Belum diketahui, para terduga teroris yang ditangkap siang tadi itu, apakah masih berada di Bandung atau sudah dibawa ke Jakarta. Seorang teroris juga ditangkap di daerah Subang,
SASARAN Denny Beberkan Cara Ungkap Rekening Gendut Jakarta (Bali Post) Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum (Satgas PMH), Denny Indrayana, mengatakan pengusutan rekening gendut milik perwira tinggi (pati) Polri terhalang unsur kerahaBPM/dok siaan. Namun, Denny Denny Indrayana mengungkapkan ada tiga cara membuka rekening milik pati Polri tersebut untuk dijadikan dasar pemeriksaan. Kerahasiaan bisa diurai dengan tiga cara, kata Denny usai diskusi mingguan di Jakarta, Sabtu (7/8) kemarin. Cara pertama, menurut staf khusus Presiden bidang hukum dan HAM ini adalah dengan menggunakan informasi publik. Hal.19 Tak Bermasalah
Miskin, sebuah predikat yang pasti dihindari setiap orang. Namun faktanya masih ada. Bahkan, di Pulau Bali yang pariwisatanya sangat maju, masyarakat miskin masih belum bisa dientaskan. Kemiskinan itu pula menyebabkan masyarakat terkebelakang secara pendidikan. Untuk mengurai penyebab kemiskinan dan langkah-langkah yang mesti diperlukan untuk mengentaskannya, Bali Post menggelar diskusi yang diadakan di kabupaten/kota di Bali. Diskusi ini dilaporkan bersambung hingga 16 Agustus 2010, tepat di usia 62 tahun Bali Post.
seorang lagi ditangkap di Padalarang dan satu di Cileunyi. Tak Melapor Tersangka Hilmi dan Hamzah tidak pernah melaporkan kedatangannya ke petugas RT/RW setempat. Mereka juga tidak pernah berada di kontrakan itu dalam waktu lama. “Kami
baru tahu ada yang menyewa rumah kontrakan tersebut. Penyewa maupun pemilik rumah kontrakan tidak ada yang lapor ke sini waktu akan disewakan sampai sekarang,” kata Ketua RT 02 Kelurahan Pasir Biru Kecamatan Cibiru, Adang Kusmawan, Sabtu (7/8) kemarin. Hal.19 Dikerumuni Warga
Perahu Komisi III DPR Tabrak Mercusuar Dua Meninggal Manado (Bali Post) Kunjungan kerja anggota Komisi III DPR ke Kota Manado, Sulawesi Utara berakhir tragis. Perahu yang ditumpangi Komisi III, Sabtu (7/8) kemarin, menabrak mercusuar akibat diterjang gelombang tinggi. Perahu Ex Rogero yang
ditumpangi sedikitnya 12 penumpang, termasuk anggota Komisi III DPR RI itu hancur berkeping-keping. Dua penumpangnya tewas yakni Setia Permana (PDIP) dan istri Sutjipto (Demokrat). Sementara enam anggota lainnya mengalami luka ringan.
TJ dan HJ Diduga Penerus Noordin M. Top Jakarta (Bali Post) Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap TJ dan HJ. Dua terduga teroris ini dibekuk di kawasan Cibiru, Bandung. Mereka diduga jaringan teroris lama yakni Noordin M. Top. “Jaringan ini diduga penerus Azahari dan Noordin M. Top,” kata Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Sutarman, saat dihubungi wartawan, Sabtu (7/8) kemarin. Sutarman belum bisa menjelaskan secara rinci mengenai penangkapan ini. “Sekarang saya masih ada kegiatan,” tambahnya. Kedua teroris itu ditangkap pukul 11.00 WIB, di kawasan Cibiru, Bandung. Dari rumah keduanya, polisi menyita sejumlah bahan kimia. Saat ditangkap, keduanya tidak melakukan perlawanan. HJ dan TJ dikenal warga tertutup dan tidak pernah melapor ke RT/RW setempat. (kmb) Anggota Komisi III DPR korban kapal menabrak mercusuar di Manado, Sulawesi Utara, tidak sempat menggunakan pelampung sebelum kapal yang hendak merapat dihantam ombak tinggi. “Tidak sempat (memakai pelampung). Kejadiannya terlalu cepat, kapal mau merapat,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy. Menurut dia, ombak
BPM/kmb
EVAKUASI - Tim Bounty Cruise mengevakuasi enam penyelam turis Jepang yang terseret arus. Enam turis ini sempat istirahat di lobi Bounty.
tidak tinggi saat kapal berangkat. “Tetapi, pulangnya tinggi. Ombak seperti di atas kepala kita,” ujar politisi PAN ini. Jenazah Setia Permana akan dipulangkan ke kediamannya di Bandung, Jawa Barat. Sedangkan janazah istri Cipto dibawa ke rumah duka di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Hal.19 Panggil Adpel
Mesin Perahu Sempat Mati
BPM/ist
HANCUR - Perahu yang ditumpangi Komisi III DPR tampak hancur usai kecelakaan.
Manado (Bali Post) Kunjungan kerja anggota Komisi III DPR ke Kota Manado, Sulawesi Utara, sebenarnya sudah berakhir sejak Jumat (6/8) lalu. Rencananya, Sabtu siang (7/8) kemarin, rombongan anggota Dewan yang membawa istri ini akan bertolak ke Jakarta. Sebelum pulang beberapa
anggota rombongan ingin bermain-main ke Pulau Bunaken untuk melihat keelokan biota laut di sana. Rombongan berangkat menggunakan dua kapal, satu kapal besar dan satu kapal kecil pukul 08.00 wita dari Pantai Marina, Manado. Hal.19 Cuaca Hujan
Aksi Premanisme akibat Kemiskinan
Mengubur Kemiskinan di Bali (4)
Program Lemah, Sering Salah Sasaran HARAPAN sektor pariwisata memberikan dampak pertumbuhan ekonomi yang sangat besar kepada masyarakat, bisa menjadi salah satu upaya penanggulangan kemiskinan di Gianyar dan Bali pada umumnya. Namun sayang, penerimaan dari sektor pariwisata selama ini bukan diprioritaskan untuk menanggulangi kemiskinan melaiankan untuk kegiatan Pemkab Gianyar. Partisipasi itu meski dipergunakan menjadi hal yang dapat membantu masyarakat yang ada di bawah garis kemiskinan untuk mengubah pola hidup mereka. Namun kenyataannya, terbalik dari harapan. Gemercik dolar yang masuk dalam kantong PAD lebih banyak dipergunakan pada perencanaan rutinitas kegiatan di Pemkab Gianyar. Dalam proses perencanaan regu-
lar dari musrenbang desa, kecamatan, forum SKPD, musrenbang kabupaten, RKPD, KUA-PPAS, menjadi salah satu penyebab struktural kemiskinan di Gianyar tak pernah tersentuh. Terkadang perencanaan politik bupati (RPJM kabupaten) yang telah dibuat tidak pernah nyambung dengan prioritas usulan desa. Titik kritisnya, malah usulan perbaikan kemiskinan dari tingkat desa lebih banyak terpotong dalam forum SKPD, yang jumlahnya mencapai 70 -85 persen. Nyoman Arjawa, anggota Komisi D DPRD Gianyar, menyatakan tidak menutup kemungkinan hal itu. Perencanaan reguler tersebut masih merupakan proses penyusunan di eksekutif. Hal.19 Tidak Nyambung
BPM/dar
I.B. Nyoman Rai
Nyoman Arjawa
KAPOLDA Bali Irjen Pol. Drs. Sutisna menyatakan aksi premanisne sudah tidak bisa dibiarkan lagi. Perwira tinggi dengan dua bintang di pundak ini melihat aksi premanisme sudah sangat meresahkan masyarakat Bali. Terlebih Bali sebagai tujuan wisata, sangat dikhawatirkan akibat aksi tersebut menyebabkan wisatawan secara perlahan mengalihkan tujuan wisatanya. Makanya Kapolda Sutisna yang sebentar lagi menyerahkan tongkat estafet komando Polda Bali dengan tegas menyatakan aksi premanisme mesti diberantas sampai ke akar-akarnya. Hanya, yang menjadi masalah kemudian adalah seberapa jauh operasi yang digelar polisi tersebut dapat terus dilaksanakan? Bukankah bukan mustahil, justru polisi telah menjalin simbiose mutualisme dengan para preman, sehingga keberadaannya justru bertambah subur. Ada kesan kuat, ketika ulah preman itu makin ditekan, ternyata dalam perkembangannya, ulah mereka justru makin resistan dan taktis menyiasati tekanan. Aksi yang mereka terapkan tidak ubahnya sebuah balon. Hal.19 Benteng Penguasa
DAERAH
2
S EKITAR KITA
Minggu Pon, 8 Agustus 2010
Upaya Putus Rantai Gepeng
Karangasem Perlu Rumah Singgah BPM/025
PENJOR - Tampak siswa Smansa sibuk mengikuti lomba penjor.
HUT Emas Dihadiri Wali Kota MINGGU (8/8) ini, Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharma Wijaya Mantra, menghadiri puncak HUT Emas SMAN 1 (Smansa) Denpasar. Puncak HUT Emas Smansa yang dilaksanakan secara meriah juga diisi dengan penyerahan buku 50 Tahun Smansa aleh alumni. Kepala SMAN 1 Denpasar, Drs. I Made Tumuh, M.Pd., mengungkapkan di acara itu para alumni juga menyerahkan buku untuk perpustakaan sekolah. Puncak HUT tak dilakukan lewat apel bendera melainkan di dalam gedung dengan agenda utama sambutan Wali Kota dan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba serangkaian HUT. Mulai pukul 11.00 wita, diadakan reuni akbar lulusan Smansa dari angkatan pertama hingga lulusan tahun 2010. ‘’Acara ini berlangsung hingga malam hari,’’ kata Tumbuh. Sementara itu Sabtu (7/8) kemarin, siswa Smansa sibuk mengikuti lomba penjor dan tamiang. Hasil lomba ini langsung dipajang di sekitar sekolah sebagai dekorasi di puncak HUT. Pada hari yang sama kelompok PMR melakukan aksi sosial donor darah bersama PMI Kota Denpasar sedangkan par guru mengikuti lomba pesantian. (025)
Jenazah Jin Diotopsi SEMPAT berstatus Mr.X, jenazah yang ditemukan di Tanjung Benoa akhirnya diketahui bernama Jong Kok Jin (24) asal Korea. Jenazah Jin dibawa ke Kamar Jenazah RS Sanglah Jumat (6/8) lalu pukul 16.45 wita dan langsung diperiksa luar. Selanjutnya diotopsi Sabtu (7/8) kemarin. Kepala Bagian SMF Kedokteran Forensik RS Sanglah, dr. I.B. Putu Alit, SpF.DFM saat dihubungi kemarin, mengatakan meski ditemukan beberapa luka memar, namun tidak ada yang bersifat fatal dan menyebabkan kematian. Dari hasil otopsi diketahui jika korban menderita penyakit. “Namun untuk memastikannya masih memerlukan pemeriksaan PA,” ujar Alit. (san)
Orok Ditemukan di Jurang Singaraja (Bali Post) Warga Dusun Wirabuana Desa Gitgit Kecamatan Sukasada, Sabtu (7/8) kemarin, dikagetkan dengan penemuan mayat orok laki-laki di sebuah jurang di desa tersebut. Saat ditemukan, orok itu dibungkus tas hitam. Kapolsek Sukasada, AKP I Ketut Relo Kusada, memaparkan orok itu ditemukan pertama kali oleh saksi Wayan Resmini (27), warga setempat, sekitar pukul 09.00 wita. Saat itu, saksi sedang mencari rumput di tepi jurang. Ia kaget karena di dalam jurang yang terlalu dalam ditemukan tas hitam dan saat diperiksa ternyata orok. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada aparat desa lalu diteruskan ke Polsek Sukasada. Dari hasil pemeriksaan, orok itu beratnya 1,5 kilogram, panjang 40 cm, dan umur dalam kandungan diperkirakan 7 bulan. Ciri-ciri orok itu, jari di kedua ibu jarinya terdapat jari lain yang menempel, perut korban sudah membiru, dan kepala bagian belakang pecah. Mayat orok tersebut segera dibawa ke kamar mayat RSUD Singaraja untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jajaran Polsek Sukasada kini sedang melakukan penyelidikan. (kmb15)
Bobol Vila Asing, Petugas CS Ditangkap Denpasar (Bali Post) Kasus pembobolan vila yang ditempati warga asing masih sering terjadi di wilayah Badung. Nengah Tir (21) baru saja ditangkap polisi lantaran terbukti membobol vila di Mess Vila Tari Jalan Umalas II, Banjar Umalas Kauh, Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Tersangka yang petugas cleaning service (CS) itu juga sudah mencuri di vila milik turis berkebangsaan Amerika, di kawasan Amed, Karangasem. Petualangan pelaku terhenti, setelah pasukan Polsek Kuta Utara menangkap Tir, Jumat (6/8). Kapolsek Kuta Utara, AKP Nyoman Sukanada, menegaskan ulah tersangka diketahui polisi lantaran ada pengaduan dari warga. Adalah I Made Jiwa Andika (34) melaporkan telah terjadi pencurian di Mess Vila Tari, Jalan Umalas II, Banjar Umalas Kauh, Kerobokan Kuta, Utara Badung pada 5 Juli 2010. Korban juga mengaku menderita kerugian jutaan rupiah. Si tangan panjang membawa kabur uang tunai Rp 3,1 juta dan cincin emas seberat 5 gram. ‘’Maling mencongkel vila saat penghuni tak ada di TKP,’’ kata Kapolsek Sukanada didampingi Kanit Reskrim IPTU Arief Prasetya, Sabtu (7/8) kemarin. Setelah mendapat laporan, polisi langsung melakukan pengintaian. Ternyata pelaku yang dicurigai adalah tukang bersih-bersih di TKP. Akhirnya, tersangka pun diringkus tanpa perlawanan berarti. Kapolsek Sukanada menyatakan tersangka ditangkap di Jalan Tukad Pancoran IV, Panjer, Denpasar Selatan. Saat itu, Tir tengah berduaan dengan pasangan kumpul kebonya. Saat diinterogasi, pelaku mengakui uang hasil kejahatan digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari, seperti lemari, kasur, kipas angis, sound system, dan barang-barang lain. ‘’Dia tak hanya membobol vila di Badung. Pelaku juga membobol vila milik warga negara Amerika di Amed, Karangasem,’’ tambahnya. Saat membobol vila di wilayah Amed, Tir menjarah barang elektronik seperti laptop, Ipod, dan gitar. Pelaku di sana juga sebagai tukang bersih-bersih di vila. Tir mengaku terpaksa membobol sejumlah barang di dalam vila lantaran gaji yang diterima tak cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Gaji yang didapat tiap bulan hanya Rp 500 ribu sampai 600 ribu. (jep)
Amlapura (Bali Post) Ratusan anak di Karangasem telantar, tidak bersekolah dan umumnya mereka menjadi penggepeng. Guna mengurangi dan bila perlu memutus rantai gepeng (gelandangan dan pengemis). Untuk itu, Karangasem perlu menyediakan rumah singgah guna memberi konseling bagi penggepeng yang tertangkap. Hal itu mengemuka pada diskusi terbatas di aula radio SWiB FM, Karangasem, Jumat (6/8) lalu. Konselor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) yang cukup banyak mendampingi warga yang menghadapi masalah sosial, Ni Nyoman Suparni, mencetuskan perlunya rumah singgah tersebut. Idenya pun gayung bersambut. Bupati Karangasem I Wayan Geredeg dan Ketua DPRD I Gede Dana, serta aktivis sosial Nyoman Sadra, B.A. yang pengelola Ashram Gedong Gandhi, Candidasa menyatakan sependapat dengan perlunya menyediakan rumah singgah. Menurut Geredeg, tak perlu bangunan besar. Rumah singgah itu barangkali memerlukan anggaran pembangunan Rp 150 juta sampai Rp 200 juta. ‘’Tanah sudah ada, kita manfaatkan lahan milik pemkab yang belum dimanfaatkan, daripada kumuh dan terbengkalai ditumbuhi semak,’’ ujar Geredeg. Suparni mengatakan, saat ini ratusan warga terutama anak-anak di Karangasem tak sekolah, telantar dan menjadi penggepeng atau dieksploitasi orang tuanya
agar mencari nafkah dengan meminta-minta ke kota. Penggepeng anak-anak berkeliaran di Pasar Amlapura, di pasar senggol pada sore sampai malam dan meminta-miinta dari pintu ke pintu. Selama ini, kata Nyoman Sadra, akar masalah kenapa mereka menggepeng belum pernah digarap tuntas dalam rangka serius mengentaskan penggepeng. Ibarat mengobati penyakit, sumber penyakit dan apa menyebabkan mereka sakit, mesti didiagnosis. Barulah dicari obatnya dan rasanya, penyembuhannya akan lebih mudah, Sadra berumpama. Menurut Suparni, penggepeng balita dan dewasa itu tak cukup hanya diciduk, lalu diberikan ceramah beberaja jam lalu dikembalikan ke Kantor Camat Kubu untuk selanjutkan dipulangkan ke asalnya Munti Gunung atau Pedahan. Mereka pasti kembali menggepeng. Penggepeng itu setelah diciduk, diajak ke rumah singgah beberapa hari. Di sana, mereka dikonseling, dicari duduk per-
soalannya, dan apa maunya. ‘’Kami kerap menemukan penggepeng karena mereka tak berpendidikan, sama sekali tak memiliki keterampilan dan miskin. Kami pernah menemukan orang seperti itu, setelah kami didik sebentar lalu salurkan untuk menjadi pembantu rumah tangga, dan sampai saat ini mereka masih rajin bekerja,’’ paparnya. Gede Dana mengatakan masalah krisis air bersih bagi penduduk yang tinggal terpencar di perbukitan seperti di Munti Gunung dan Pedahan, mesti juga ditangani, sehingga tak ada alasan bagi mereka untuk malas, tak bekerja dan menjadi penggepeng. Pembangunan cubang di wilayah seperti itu rasanya lebih efektif,’’ katanya. Ditambahkan, jika pihak Pemkab (eksekutif) Karangasem serius menuntaskan kemiskinan, DPRD akan mengapresiasi dan setuju memplot anggaran ke arah itu. ‘’Namun program yang ditawarkan mesti jelas, dan jangan sampai anggaran yang dikeluarkan mubazir,’’ tandasnya. (013)
Tahanan Kabur
Kakinya Dihadiahi Timah Panas Semarapura (Bali Post) Ingat Suyono Efendi (33), tahanan Polres Klungkung yang kabur tiga tahun lalu? Setelah dikejar hingga ke Surabaya, Jawa Timur, lakilaki yang bekerja di gudang rongsokan itu kembali ditangkap jajaran Reskrim Polres Klungkung, Jumat (6/ 8) dini hari lalu. Bahkan, karena melakukan perlawanan, DPO yang terkenal lihai itu dilumpuhkan dengan timah panas alias kaki kirinya didor. Setelah dirawat di poliklinik Polres Klungkung, dia diperiksa intensif berkaitan dengan kasus kaburnya, sekaligus berbagai aksi pencurian yang pernah dilakukan sebelum ditangkap. Usaha Polres Klungkung menangkap spesialis pencuri kabel Telkom itu setelah mengirim satu Tim Buser (empat personel-red) ke Surabaya sejak Kamis (5/8) lalu. Berbekal informasi dari petugas yang ditempatkan di kawasan tersebut, Tim Buser yang dipimpin Kanit Buser, Ipda Isak Koko, itu melakukan pengintaian, hingga berhasil membekuk Suyono Efendi di sebuah gudang rongsokan tempatnya bekerja. Tim Buser kemudian menggiringnya ke
Klungkung. Sebelum sampai di Mapolres Klungkung, Suyono Efendi diajak ke salah satu TKP pencurian kabel yang dilakukan 19 April 2007 yakni Jalan Umum Tohpati, Banjarangkan. ‘’Saat melihat-lihat TKP untuk mengingat kembali kasus pencurian yang dilakukan itu, dia (Suyono Efendi-red) mencoba kabur. Makanya, polisi mengambil tindakan dengan me-
lumpuhkan kakinya,’’ ungkap Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP I.B. Putra, didampingi KBO Reskrim, Iptu Wiastu Andre, Sabtu (7/ 8) kemarin. Suyono Efendi merupakan tersangka kasus pencurian. Bukan hanya di Klungkung, dia juga menjadi target operasi Polres Tabanan, Bangli, dan Karangasem terkait kasus yang sama. (kmb20)
BPM/bal
DIPAPAH - Suyono Efendi dipapah dua petugas lantaran tak bisa berjalan sendiri pascakaki kirinya dilumpuhkan polisi.
BPM/ian
REGISTRASI - Para pencari kerja tengah melakukan registrasi pada acara Job Fair Bali 2010, Sabtu (7/8) kemarin.
Disnakertransduk Gelar ”Job Fair Bali 2010” SABTU (7/8) hingga Minggu (8/8) ini, Pemprov Bali melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Bali menggelar ‘’Job Fair Bali 2010'’ di GOR Lila Buana, Denpasar. Melalui kegiatan bursa kerja atau job fair ini, antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja (perusahaan) dipastikan dapat bertemu secara langsung guna mempercepat proses penempatan kerja. Diperkirakan, ribuan pencari kerja dari seluruh Bali yang hadir pada Job Fair Bali 2010 itu bisa mengisi lowongan kerja yang ditawarkan oleh 32 perusahaan yang terlibat aktif dalam event tersebut. Kepala Disnakertranduk Bali, I Made Artadana, menginformasikan hal itu kepada wartawan Sabtu (7/8) kemarin. Menurut Artadana, kegiatan rutin tahunan yang digelar Disnakertranduk Bali ini bertujuan untuk menfasilitasi pencari kerja untuk mendapat-
kan pekerjaan yang sesuai dengan bakat, minat, dan keterampilannya termasuk membantu pengguna tenaga kerja (perusahaan) untuk mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Selain itu, Job Fair 2010 ini juga dimanfaatkan untuk mengetahui tren atau kecenderungan kualitas pencari kerja, jenis pekerjaan dan lowongan pekerjaan yang tersedia. ‘’Terpenting lagi, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran melalui peningkatan penempatan tenaga kerja,’’ ujarnya. Artadana menegaskan Job Fair 2010 ini tentu saja sangat bermanfaat baik bagi pemerintah, perusahaan pengguna tenaga kerja maupun bagi para pencari kerja. Bagi pemerintah, kegiatan ini akan dimanfaatkan untuk mengumpulkan data potensi kesempatan kerja yang tersedia dan pencari kerja serta sebagai masukan dalam menentukan kebijakan
di bidang ketenagakerjaan. Sementara itu, perusahaan pengguna tenaga kerja dapat melaksanakan perekrutan tenaga kerja secara efektif dan efisien serta dapat mengetahui kualitas dan dedikasi pelamar secara langsung apakah sesuai dengan syarat jabatan yang dibutuhkan. Event ini sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai ajang promosi, penampilan secara visual produknya selama Job Fair berlangsung. Sedangkan manfaat bagi pencari kerja, pada event ini mereka punya banyak pilihan sesuai dengan kualifikasi pendidikan dan kemampuannya. Selain itu, para pencari kerja juga bisa menghemat biaya dan waktu dalam mencari pekerjaan. ‘’Dalam job fair itu akan dibuka berbagai posisi lowongan, mulai staf hingga level manager. Kualifikasi pendidikan pencari kerja mulai dari SMA sederajat hingga sarjana dari berbagai disiplin ilmu,’’ tegasnya. (ian)
Tingkatkan SDM Hindu Lewat Jambore Pasraman SEKITAR 500 siswa SMP/SMA utusan pasraman dari 32 provinsi di Tanah Air, mengikuti Jambore Pasraman tingkat nasional di Jakarta. Jambore Pasraman yang diselenggarakan pertama kalinya itu dibuka Dirjen Bimas Hindu Prof. Dr. IBG Yudha Triguna mewaliki Menteri Agama Suryadharma Ali, Sabtu (7/8) kemarin di lingkungan Bumi Perkemahan dan Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta. Jambore tersebut akan berlangsung hingga Senin (9/8) besok. Ketua Panitia Penyelenggara, I Made Sutresna, S.Ag., M.A. Sabtu (7/8) kemarin, mengatakan tema besar Jambore Pasraman yang dipilih adalah ‘’Melalui Jambore Pasraman Tingkat Nasional, Kita Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Hindu Yang Sadhu dan Gunawan’’. Sejalan dengan penyelenggaraan jambore ini,
ada sejenis upaya pembangunan patron sikap mental karakter Indonesia yang ingin dikembangkan di kalangan insan pendidikan pasraman, di antaranya kekeluargaan, kebersamaan, kesederhanaan, kejujuran, kegigihan berjuang, toleransi, dan team working. Dirjen Bimas Hindu Prof. IBG Yudha Triguna mengatakan pelaksanaan Jambore Pasraman ini diharapkan mampu membiasakan siswasiswi pasraman dalam kegiatan ilmiah, agama, seni dan budaya. Dengan demikian mereka turut serta melestarikan nilai-nilai adiluhung agama dan budaya Hindu. Dalam Jambore Pesraman ini juga digelar lomba kegiatan pendidikan agama dan pendidikan keagamaan, yang tujuannya menjajaki keseriusan usaha pengembangan pasraman sebagai pionir pendidikan keagamaan, terutama dalam pemantapan pel-
aksanaan Tri Sandhya, panca sembah, pengembangan lagu rohani/keagamaan, keterampilan yoga asanas, puisi keagamaan serta pelafalan doa sehari-hari. Sementara itu, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Drs. IGAK Suthayasa, M.Si. yang dihubungi saat pelepasan peserta Jambore Pesraman ke Jakarta, Jumat (6/8) lalu, mengatakan Bali mengirim 14 orang siswa SMP/SMA ditambah sejumlah ofisial dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini memiliki makna penting dalam upaya untuk meningkatkan kualitas sradha dan bakti generasi muda Hindu. ‘’Jambore Pesraman ini penting artinya dalam rangka mengimplementasikan nilai-nilai agama dalam rangka lebih meningkatkan sradha dan bakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa,’’ katanya. (08)
Dari Seminar HUT Emas Smansa
Perlunya Pendidikan Interpersonal dan Teknohumanis Seminar nasional HUT Emas Smansa yang digelar di HGBB, Jumat (6/8) lalu, banyak menghasilkan pemikiran untuk menjadikan pendidikan makin berkualitas. Bukan saja berkualitas secara akademis namun juga secara personal.
PADA seminar yang mengambil tema ‘’Representasi sistem pendidikan nasional menuju peningkatan kualitas dan daya saing bangsa dalam bingkai budaya kreatif’’ lebih banyak menyoroti pentingnya pendidikan kejujuran, moralitas, dan disiplin serta bagaimana membangun insan yang humanis. Direktur Kelembagaan Dirjen Dikti, Hendarman, yang juga alumni Smansa tahun 1980 mengakui kehebatan kualitas lulusan almamaternya di tataran nasional dan internasional. Suskes anak Smansa ini, kata dia, tak perlu diragukan lagi. Tinggal ditambah kemampuan interpersonal skill. Kemampuan ini meliputi komunikasi, menghargai nilai-nilai untuk mendukung menjadi individu yang cerdas. Ia setuju Yayasan Kharmany Smansa menambah dana abadinya. Ini perlu mendapat dukungan para alumni sehing-
ga program beasiswa bagi siswa miskin yang ditangani Yayasan Kharmany bisa membantu siswa lebih banyak lagi. Sementara Prof. Gede Sri Darma mengungkapkan keluhan masyarakat terhadap dunia pendidikan kita saat ini di antaranya siswa kurang jujur, kurang santun, kurang kreatif, kurang disiplin, dan kurang berempati. Jika budaya luhur bangsa berpengaruh dominan pembentukan karakter, maka perilaku masyarakat diwarnai oleh budaya luhur bangsa. Apalagi di dunia global perkembangan iptek dan karakter makin penting artinya. Ia menilai model pendidikan harus mengandung empat dasar karakter bangsa yakni olah pikir (cerdas, kreatif, disiplin, terbuka). Juga mengandung olahraga (bersih, disiplin, kerja keras) dan olah rasa dan karsa (peduli, gotong royong). Semua karakter itu bisa dikembangkan lewat pilar sekolah, keluarga dan
masyarakat. Prof. Dantes mengusulkan pentingnya pendidikan karakter berbasiskan teknohumanistik. Sekolah harus menjadi acaring community karena mengembangkan karakter memerlukan kesempatan untuk berperilaku moral. Untuk itu, siswa perlu mendapat kesempatan bervariasi dalam mengaplikasikan nilai-nilai, seperti bertanggung jawab, jujur dan interaksi. Ia menekankan pendidikan karakter berbasis teknohumanistik menekankan lebih banyak menyentuh aspek perilaku dan moral, namun harus melibatkan kurikulum akademik yang menantang dan bermakna. Model ini harus mampu mengembangkan motivasi intrinsik peserta didik. Sementara itu Prof. Bakta dan Agus Artaya menyoroti bagiamana penerimaan calon siswa berlandaskan pemerataan dan daya tampung. Prof.
BPM/sue
SEMINAR - Suasana seminar nasional serangkaian HUT Emas Smansa. Bakta menekankan kunci keberhasilan pendidikan juga terletak bagaimana mendapatkan calon siswa yang berkualitas prima, pintar dan berakhlak. Yang terpenting, kata Bakta, adalah memberi kesempatan bagi siswa miskin yang cerdas untuk pendidikan berkualitas. Sedangkan Agus Arthaya memaparkan peranan IT meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan dalam
bingkai budaya kreatif. Ke depan siswa bukan lagi menjadi objek ajar tapi sumber informasi. Dalam acara itu, Ketua Yayasan Kharmany, Putu Rumawan Salain, menyoroti soal pemerataan dan kesetaraan. Salah satu aspek terpenting saat ini adalah bagaimana pemerintah memikirkan agar lulusan terserap di dunia kerja. (sue)
z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha z Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Alit Purnata zSekretaris Redaksi: Sugiartha z Redaksi: Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Sri Hartini, Suana, Sueca, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subagiadnya, Subrata, Suentra, Sumatika, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Dedy Sumartana, Parwata. Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani, Nur Haedin, Suyadnya. Surabaya: Bambang Wilianto. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 30.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 37.000 per mmk, >100 mmk Rp 40.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 28.000 per mmk. Advertorial Rp 20.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 50.000, 4 warna Rp 58.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 60.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 3.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Minggu Pon, 8 Agustus 2010
SEREMONIAL
3
Wali Kota Lepas Kontingen Utsawa Dharmagita Denpasar (Bali Post) Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Sabtu (7/ 8) kemarin melepas kontingen Utsawa Dharmagita Kota Denpasar yang akan mengikuti lomba di tingkat Provinsi Bali di rumah kediamannya. Sebelum melepas kontingen duta Denpasar, Wali Kota Rai Mantra menyempatkan diri mendengarkan pembacaan sloka dan mekidung anakanak. Wali Kota Rai Mantra di hadapan kontingen Utsawa Dharmagita merasa bangga atas kemampuan duta Denpasar dalam membawakan sloka maupun kidung, apalagi di usia dini sudah mampu menguasainya dengan baik. Hanya saja diingatkan agar dalam penampilan pada lomba nanti tampil dengan tenang, jangan terobsesi untuk mendapatkan juara, tapi bagaimana bisa tampil dan bahkan mampu menjiwai apa yang tersirat dalam nyanyian-nyanyian suci ini. Apalagi sloka, kidung dan sejenisnya sangat
BPM/ist
KONTINGEN - Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Sabtu (7/8) kemarin melepas kontingen Utsawa Dharmagita Kota Denpasar yang akan mengikuti lomba di tingkat Provinsi Bali . sarat dengan nilai-nilai filsafat. Pemahaman terhadap nilai-nilai filsafat akan mampu membangun karakter seseorang, ujar Rai Mantra didamping Sang Putu Puja, Kabid
Warisan Budaya Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. Selebihnya Rai Mantra mengharapkan agar Widya Sabha Kota Denpasar terus berupaya melakukan pembinaan terhadap anak-anak
termasuk diajarkan di masing-masing sekolah. Untuk mensosialisasikan pembelajaran pembacaan kekawin dan sejenisnya kiranya perlu dilakukan inovasi sehingga masyarakat khususnya anak-anak mau belajar mekidung. Misalnya, contoh Wali Kota Rai Mantra, dengan membuat VCD cara belajar mekidung. Selain itu, menurut orang nomnor satu di Pemkot Denpasar ini, Dinas Kebudayaan bersamasama Widya Sabha Kota Denpasar ke depan ceritacerita rakyat tentang Bali agar dituangkan dalam sebuah buku, sehingga ada dipakai acuan dalam pembelajaran karya-karya sastra kepada anak didik. Sang Putu Puja menyampaikan, kontingen Kota Denpasar pada lomba tahun ini berkekuatan 45 orang. Adapun beberapa jenis lomba yang akan diikuti di antaranya sloka, palawakia, kidung, dharma widia, dan dharma wacana. Kegiatan lomba akan dilak-
sanakan dari 14-16 bulan ini. Kontingen Kota Denpasar meraih pada lomba tahun lalu berhasil meraih Adi Jaya atau juara umum. Untuk tahun ini pihaknya bertekad akan mempertahankan juara umum. Sementara itu Made Suarta Wijaya salah seorang Widya Sabha Kota Denpasar menyambut positif ide Wali Kota Rai Mantra dalam mengembangkan karya sastra tradisional Bali. Apalagi adanya keinginan untuk menggandakan cara pembelajaran makekawin maupun sejenisnya ke dalam VCD tentunya ini akan menjadi hal yang menarik, sehingga khususnya di Denpasar kita tidak akan kehabisan regenerasi dalam menekuni karya sastra tradisional. Apalagi adanya keinginan Wali Kota Rai Mantra untuk mentranslit ke bahasa Indonesia dan asing kekidung ataupun sejenisnya. Langkah ini sangat strategis dalam mensosialisasikan penguasaan karya sastra trdisional. (r)
BIFA Wisuda 15 Pilot Angkatan Kedua Langsung Diterima Garuda Indonesia
BPM/ist
PILOT - Bupati Bagiada berfoto bersama pilot lulusan BIFA yang diwisuda di rumah dinas Bupati di Singaraja, Sabtu (7/8) kemarin. Singaraja (Bali Post) Sebanyak 15 pilot yang dinyatakan lulus dari pendidikan di Bali Internasional Flight Academy (BIFA) di areal Air Strip Desa Sumberkima Kecamatan Gerokgak, menjalani upacara wisuda di rumah dinas Bupati Bagiada, Singaraja, Sabtu (7/8) kemarin. Dalam acara itu, ke-15 pilot itu langsung diterima oleh Garuda Indonesia sebagai wujud dari kerja sama antara BIFA dan Garuda Indonesia. Hadir dalam acara wisuda itu Bupati Bagiada bersama hampir seluruh pimpinan SKPD di Pemkab Buleleng, Komisaris Utama BIFA Robby Djohan bersama pengelola dan pengajar di BIFA serta Direktur Operasional Garuda Indonesia Ari Sapari. Selain itu, keluarga wisudawan juga hadir untuk mendampingi para pilot yang diwisuda kemarin. Komisaris Utama BIFA Robby Djohan menyatakan 15 pilot yang diwisuda itu merupakan pilot yang menempuh pendidikan pada angkatan kedua. Pada angkatan pertama sebelumnya sudah diwisuda sebany-
ak 21 siswa pada 31 Juli 2009. Para calon pilot itu sebelumnya sudah menempuh pendidikan selama satu tahun. Robby Djohan menyatakan terima kasih kepada Pemkab Buleleng khususnya Bupati Bagiada atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga BIFA dapat menjadi sekolah penerbang yang diperhitungkan di kancah nasional dan internasional. Terkait lulusan angkatan kedua diserahkan langsung kepada Garuda Indonesia untuk kembali mendapatkan pembinaan, mengingat kebutuhan pilot yang diperlukan setiap tahun terus meningkat. ‘’Kami akan terus berusaha bekerja sama dengan Pemkab Buleleng untuk mengembangkan BIFA sebagai salah satu sekolah kebanggaan masyarakat Buleleng dan Indonesia,’’ katanya. Direktur Operasional Garuda Indonesia Ari Sapari mengatakan 15 calon penerbang baru itu telah siap untuk bergabung dengan Garuda Indonesia setelah menamatkan pendidikan selama satu tahun di
BIFA dan berhasil meraih sertifikasi Private Pilot License (PPL), Commercial
Pilot License (CPL) dan Instrument Rating. Sebelum menerbangkan pesawat-pesawat Garuda Indonesia, para calon penerbang ini akan menjalani masa pendidikan di Garuda Indonesia Training Center (GITC) untuk mendapatkan pendidikan tambahan yang disesuaikan dengan jenis pesawat yang akan diterbangkan. Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar dalam siaran persnya kemarin mengatakan pihaknya menyambut baik penyerahan 15 calon penerbang baru dari BIFA kepada Garuda Indonesia, karena Garuda Indonesia akan mendapat tambahan penerbang baru. ‘’Melalui kerja sama ini kami berharap dapat memenuhi kebutuhan pilot, mengingat Garuda saat ini tengah melaksanakan ekspansi bisnis dengan menambah armada baru
dan membuka beberapa rute baru. Tentunya hal tersebut harus didukung oleh penambahan para penerbang baru mengingat penerbang merupakan SDM yang sangat esensial bagi dunia penerbangan,’’ katanya. (kmb15)
KELUARGA
4 KESEHATAN
Faringitis Akut BEBERAPA dari kita tentu pernah mengalami nyeri tenggorokan yang hebat sehingga menelan sesuap nasi rasanya susah sekali. Nyeri seperti ini tentu sangat menjengkelkan, apalagi di depan kita tersedia makanan kesukaan kita yang lezat dan harum. Faringitis atau radang tenggorokan memang merupakan penyakit yang cukup sering kita jumpai. Faringitis akut adalah suatu sindrom inflamasi dari faring yang disebabkan oleh beberapa grup mikroorganisme yang berbeda. Faringitis dapat menjadi bagian dari infeksi saluran napas atas atau infeksi lokal di daerah faring. Faringitis dapat terjadi pada semua umur dan tidak dipengaruhi jenis kelamin, dengan frekuensi yang lebih tinggi terjadi pada populasi anak-anak. Faringitis akut jarang ditemukan pada usia di bawah 1 tahun. Insidennya meningkat dan mencapai puncaknya pada usia 47 tahun, tetapi tetap berlanjut sepanjang akhir masa anak-anak dan kehidupan dewasa. Faringitis akut pada umumnya disebabkan oleh virus, seperti rhinovirus, adenovirus, virus parainfluenza, coxsakievirus, coronavirus, echovirus, virus Epstein-Barr, serta cytomegalovirus. Dari golongan bakteri, misalnya seperti streptokokus beta hemolitikus kelompok A, merupakan kelompok bakteri yang sering ditemukan. Penyebab faringitis yang lain seperti Candida albicans sering didapatkan pada bayi dan orang dewasa yang dalam keadaan lemah atau terimunosupresi. Hal-hal seperti udara kering, rokok, neoplasia, intubasi endotrakeal, alergi, dan luka akibat zat kimia dapat juga menyebabkan faringitis. Gejala klinis berbedabeda tergantung apakah streptokokus atau virus yang menyebabkan infeksi tersebut. Bagaimanapun, terdap-
Oleh dr. Ade Ari Sutradewi at banyak tumpang tindih dalam tanda-tanda serta gejala penyakit tersebut dan secara klinis seringkali sukar untuk membedakan satu bentuk faringitis dari bentuk lainnya. Faringitis oleh virus biasanya merupakan penyakit dengan awitan yang relatif lambat, umumnya terdapat demam, malaise, penurunan nafsu makan disertai rasa nyeri sedang pada tenggorokan sebagai tanda dini. Rasa nyeri pada tenggorokan dapat muncul pada awal penyakit tetapi biasanya baru mulai terasa satu atau dua hari setelah awitan. Suara serak, batuk, pilek juga sering ditemukan. Jumlah leukosit berkisar 6.000 hingga lebih dari 30.000. Karena itu jumlah leukosit hanya kecil artinya dalam melakukan pembedaan penyakit yang disebabkan oleh virus dengan bakteri. Seluruh masa sakit dapat berlangsung kurang dari 24 jam dan biasanya tidak akan bertahan lebih lama dari lima hari. Penyulitpenyulit lainnya jarang ditemukan. Faringitis oleh karena streptokokus seringkali dimulai dengan keluhan-keluhan sakit kepala, nyeri perut, dan muntah-muntah. Gejala-gejala tersebut mungkin berkaitan dengan terjadinya demam yang sangat tinggi. Berjam-jam setelah keluhan-keluhan awal maka tenggorokan penderita mulai terasa sakit dan temuan fisik kemerahan dan pembesaran kelenjar-kelenjar tonsil, terlepas dari ada atau tidaknya limfadenitis dan eksudasi. Derajat rasa nyeri faring tidak tetap dan dapat bervariasi dari yang sedikit hingga rasa nyeri demikian hebat sehingga membuat para penderita sukar menelan. Demam mungkin berlangsung hingga 1-4 hari. Bahan biakan tenggoro-
kan merupakan metode yang dapat dipercaya untuk membedakan faringitis oleh virus dengan streptokokus. Diagnosa standar streptokokus beta hemolitikus kelompok A adalah kultur tenggorok karena mempunyai sensitifitas dan spesifisitas yang tinggi. Tanpa menghiraukan penyebabnya, penderita faringitis sebaiknya diberikan obat untuk mengatasi nyeri atau demam. Obat yang dianjurkan adalah ibuprofen atau asetaminofen. Jika penderita menderita nyeri tenggorokan yang sangat hebat, selain terapi obat, pemberian kompres panas atau dingin pada leher dapat membantu meringankan nyeri. Berkumur-kumur dengan larutan garam hangat dapat pula memberikan sedikit keringanan gejala terhadap nyeri tenggorokan, intake cairan yang cukup, dan tirah baring. Faringitis oleh karena streptokokus paling baik diobati dengan pemberian antibiotika golongan penisilin atau turunannya. Pemberian obat ini biasanya akan menghasilkan respons yang baik dengan terjadinya penurunan suhu badan dalam waktu 24 jam. Eritromisin atau golongan makrolida lain merupakan obat lain dengan hasil memuaskan, jika penderita alergi terhadap penisilin. Komplikasi seperti sinusitis atau pneumonia biasanya disebabkan oleh invasi bakteri karena adanya nekrosis epitel yang disebabkan oleh virus. Komplikasi lain yang sering ditemukan pada faringitis bakterial, adalah abses peritonsilar dan abses parafaring, yang penanganannya memerlukan tindakan pembedahan.
Mengenal Alergi Makanan AKHIR-Akhir ini kasus alergi makanan sering dilaporkan terjadi di masyarakat. Walaupun kasus ini lebih sering dilaporkan pada anakanak, penelitian terbaru menemukan 1,4-6% populasi dewasa juga pernah mengalami alergi makanan. Pada populasi dewasa, kasus alergi makanan lebih sering ditemukan pada perempuan dibandingkan laki-laki. Sebagian besar alergi makanan yang muncul pada masa kanak-kanak dan dapat menghilang setelah usia 3 tahun. Tidak semua reaksi yang tidak diinginkan yang timbul setelah mengkonsumsi makanan tertentu, dapat dikategorikan sebagai alergi makanan. Alergi makanan merupakan suatu respons tubuh yang tidak normal terhadap makanan yang diperantai oleh reaksi kekebalan tubuh atau imunologis. Biasanya alergi ini muncul setelah mengkonsumsi makanan atau bahan tambahan pada makanan (alergen). Beragamnya makanan yang dikonsumsi sehari- hari dapat menjadi kendala dalam menentukan penyebab alergi makanan. Hampir setiap makanan dapat menyebabkan alergi makanan. Protein dalam makanan merupakan komponen alergen yg paling sering ditemukan. Beberapa makanan seperti susu sapi, telur dan kacangkacangan dapat mengandung beberapa protein sekaligus. Alergi terjadi ketika sistem imune tubuh mengenali protein sebagai bahan asing / yang dianggap asing. Beberapa protein atau fragmen protein yang resisten terhadap saluran cerna dan yang tidak dipecah pada proses pencernaan dapat dikenali oleh Immunoglobulin E (IgE) sebagai alergen yang kemudian memicu timbulnya reaksi alergi. Klasifikasi Alergi makanan lebih sering terjadi pada individu dengan sindroma atopi seperti rinitis alergi, konjungtivitis, dermatitis ataupun asma. Alergi makanan dikelompokkan menjadi 3 berdasarkan mekanisme dari respons alergi: 1. Alergi Makanan yang Diperantarai IgE (klasik) Alergi ini, muncul secara cepat (dalam hitungan detik sampai menit) setelah mengkonsumsi makanan, jarang setelah 2 jam. Gejala dari reaksi alergi bervariasi pada setiap orang dan tidak tergantung jumlah makanan
Oleh dr Ni Luh Putri Primasari yang dikonsumsi. Manifestasi dari reaksi alergi tipe ini dapat mengenai kulit, saluran pencernaan, dan pada kasus yang lebih berat dapat melibatkan saluran pernapasan dan sirkulasi darah. Kulit Gejala yang paling sering timbul bentol-bentol merah dan terasa gatal. Bengkak pada kelopak mata dan bibir juga sering ditemukan selama reaksi alergi. Eczema atau dermatitis atopi juga dapat timbul terkait adanya alergi makanan. Saluran Cerna Mual, muntah, nyeri perut dan / diare adalah gejala yang sering muncul. Gejala pada saluran cerna bagian atas biasanya muncul dalam hitungan menit (jarang setelah 2 jam) setelah mengkonsumsi makanan. Sedangkan pada saluran cerna bawah biasanya muncul dalam hitungan jam. Pada bayi dan anak-anak kadang juga muncul berak darah. Saluran Pernapasan dan Sirkulasi Darah Asma dan rinitis alergi merupakan manifestasi yang sering muncul pada alergi ini. Pada kasus yang berat dapat terjadi serangan anafilaktik, terjadi pelebaran pembuluh darah dan penurunan tekanan darah yang menyebabkan penurunan kesadaran. Pasien dengan asma atau alergi terhadap kacang-kacangan atau seafood memiliki risiko anafilaksis yang lebih besar. 2. Alergi Makanan yang Diperantarai Non-IgE Gejala umumnya bermanifestasi sebagai gangguan saluran cerna mulai dari mual, muntah, diare, nyeri perut, serta berat badan menurun. Beratnya reaksi yang terjadi tergantung pada jumlah allergen yang dikonsumsi dan onsetnya bervariasi, mulai dari beberapa menit sampai beberapa jam kemudian. 3. Alergi Makanan yang Diperantarai IgE dan NonIgE Alergi makanan tipe ini jarang ditemukan dimana gejala klinis yang ada menyerupai kedua tipe di atas. Diagnosis Seperti pada penyakit lain-
nya, untuk menegakkan diagnosis alergi makanan diperlukan anamnesis dan pemeriksaan fisik yang teliti. Beberapa hal seperti keluhan yang dirasakan, waktu mengkonsumsi makanan sampai munculnya keluhan, keluhan lain yang menyertai biasanya ditanyakan pada waktu anamnesis. Selain itu ditanyakan pula apakah yang bersangkutan pernah mengalami keluhan serupa serta riwayat alergi dalam keluarga. Alergi makanan dapat terjadi dalam beberapa menit sampai beberapa jam. Identifikasi jenis makanan yang dikonsumsi untuk mengetahui kemungkinan makanan yang menjadi penyebab dan singkirkan sebab-sebab lainnya. Tes kulit dapat merupakan salah satu prosedur untuk menegakkan diagnosis alergi makanan yang diperantarai IgE. Namun tes kulit tidak dapat dilakukan pada pasien dengan reaksi alergi akut berat, dermatitis kronis, asma berat, penyakit jantung koroner, infeksi yang berat. Pada praktek sehari-hari, secara sederhana dapat dilakukan tes provokasi makanan namun memerlukan pengawasan. Saat ini tes buta ganda (Double blind placebo controlled food challenge) merupakan baku emas (gold standar) untuk menegakkan diagnosis alergi makanan. Penatalaksaaan dan Pencegahan Ada beberapa macam obat yang diberikan pada pasien dengan alergi makanan seperti anti histamin, kortikosteroid. Pada alergi makanan dengan manifestasi anafilaktik yang menjadi pilihan utama adalah pemberian adrenalin. Jika penyebab (alergen) telah diketahui, tentu menghindari untuk mengkonsumsi makanan tersebut merupakan hal utama yang harus dilakukan. Sehubungan dengan itu edukasi mengenai hal ikhwal terkait alergi makanan seyogyanya selalu diupayakan oleh dokter atau petugas kesehatan baik kepada pasien maupun keluarganya sebagai upaya pencegahan.
Minggu Pon, 8 Agustus 2010
Menyalakan ”Pelita Seni” dalam Jiwa Anak-anak BANYAK orangtua/guru yang gelisah ketika anaknya hendak mengikuti lomba baca puisi. Mereka berusaha mencari pelatih yang bisa mengajari anaknya cara membaca puisi yang baik dan “benar”, agar anaknya menang dalam lomba tersebut. Kegelisahan dan usaha orang tua/guru tersebut wajar karena menginginkan anak atau muridnya meraih prestasi. Namun, ada juga orang tua/ guru yang menempuh jalan pintas, misalnya “mendekati” calon juri dan meminta agar anak/muridnya diajari baca puisi. Permintaan (KKN terselubung) itu tentu ditolak oleh calon juri, karena melanggar etika penjurian. Apapun alasannya, seorang calon juri tidak elok melatih seorang atau sekelompok calon peserta lomba yang akan dia nilai, karena akan mempengaruhi objektivitas pejurian, juga menimbulkan kesan negatif. Orang tua tersebut masih menawar: minta anaknya dilihat latihannya dan diarahkan saja, agar nanti bisa tampil bagus. Permintaan tetap (dan memang wajib) ditolak oleh calon juri tersebut, sambil menjelaskan keberadaan, tanggung jawab, dan kridibilitas juri, agar orang tua tersebut sadar. Dulu, pernah juga ada orang tua/guru yang mendekati juri saat lomba sedang berlangsung- sambil berbisik: titip anaknya, peserta nomor sekian. Juri tersebut menjawab, bahwa semua peserta memang dititipkan dan “diamanatkan” kepada juri untuk dinilai dengan baik dan jujur. Siapa yang tampil paling baik, itulah yang akan jadi juara. Ada juga teman atau kenalan, yang kebetulan tahu nomor handphone juri, mencoba KKN lewat sms: “Tolong bantu nomor sekian”. SMS itu baru dibaca oleh juri setelah hasil lomba diumumkan, sehingga juri tersebut terkekeh-kekeh menertawakan teman yang kirim sms norak dan menggelikan tersebut. Pada saat lomba sedang berlangsung juri sebaiknya menonaktifkan HPnya, supaya tak terganggu telepon maupun sms masuk, agar lebih konsentrasi menilai lomba; HP baru diaktifkan seusai mengumumkan hasil lomba. Perlu disadari, juri adalah pengemban amanat yang harus dilaksakan dengan jujur, objektif, tidak berpihak (amanah), dan tentu memiliki kemampuan dan berkapasitas untuk menjadi penilai lomba: tanggung jawab dunia-aklhirat yang tak bisa ditawartawar. Tentang hasil kejuaraan yang kurang memuaskan peserta yang tidak jadi juara, itu tentu relatif dan wajar. Semua peserta, terutama orangtua/ guru peserta, yang tidak jadi juara pasti “kecewa”, karena mereka beranggapan dirinya/ anaknya/muridnya-lah yang tampil paling bagus. Tak sedikit orang tua/guru yang dengan nada jengkel menggerutu: “Gimana sih, kok murid/anak saya kalah, padahal dia tampil bagus?”. Bahkan, ada orangtua dengan agak emosional meminta (melalui panitia) ditunjukkan belangko penilaian juri, menanyakan anaknya “rengking” berapa dalam lomba tersebut, kok kalah, sambil meninggalkan kartu nama -dengan memamerkan seabrek titelgelar-profesi (eksak) dan jabatan pada kartu nama tersebut. Ha-ha-ha. Bayangkan, seandainya puluhan orang tua/guru dari peserta lomba bersikap seperti itu, minta anak atau
muridnya jadi juara, sedangkan juara lomba hanya dipilih untuk tiga orang saja? Kesadaran Diri Kasus seperti itu, memang hanya dilakukan (secara langsung) oleh beberapa gelintir (sebagian kecil) orang tua atau guru dari anak-anak peserta lomba. Masih banyak orang tua atau guru yang memiliki kesadaran dan bersikap dewasa, bisa menerima hasil lomba yang diikuti anak/muridnya. Catatan ini sengaja dibuat untuk berbagi pengalaman, juga untuk menjadi renungan bersama. Bagaimanapun, kita semua perlu memiliki kesadaran diri dan bisa memahami keberadaan orang lain. Orang tua/guru punya tugas untuk mendidik, membimbing, mengarahkan, dan mengantarkan anak dalam mengembangkan bakat dan kemampuannya, terurama dalam menumbuhkembangkan bakat kreativitas seni, lewat cara-jalan yang benar dalam meraih prestasi. Sementara, tugas juri menjalankan amanat sebagai penilai, membantu semua peserta lomba dengan penilaian yang obyektif dan jujur. Karenanya, seusai lomba -saat hendak mengumumkan juarabiasanya ada evaluasi dari para juri sebagai pertanggungjawaban atas lomba yang dinilai; serta memberi arahan seperlunya untuk perkembangan pembelajaran bakat anak ke depan. Kesadaran untuk saling menghormati pada posisi dan tanggungjawab masing-masing penting diperhatikan. Tak boleh ada yang “menginterfensi”, berbuat “curang”, memanipulasi, atau upaya lain, yang merugikan pihak manapun. Tak boleh seorang pun dirugikan, baik oleh orang tua/guru peserta, maupun oleh juri yang menilai lomba. Kalau ada juri yang terpengaruh pihak tertentu, dan dengan sengaja merugikan/mengorbankan salah seorang peserta, maka ia tak layak menjadi ájuri, karena “tidak amanat”. Salah satu syarat menjadi juri, di samping berkemampuan yang sesuai bidang yang dinilai, tidak berpihak dan tidak sentimen, teliti, tidak abai, juga harus amanat (jujur, obyektif, bisa dipercaya). Hasil lomba seni memang tidak pernah memuaskan semua pihak kalau yang dijadikan ukuran adalah juara. Yang juara pasti jumlahnya lebih sedikit dibanding yang tidak juara, dan itulah yang membuat orang yang tidak juara “kecewa”. Bagaimana mungkin semua (puluhan) ápeserta dijadikan juara: 1, 2, 3? Beberapa tahun lalu, ketika hendak mengumunkan hasil lomba baca puisi anakanak SD di Wantilan Gedung DPRD Bali, saya menanyakan pada para peserta: siapa yang ingin jadi pemenang? Semua mengacungkan tangan. Lalu, saya bilang, semua peserta jadi pemenang. Mereka kaget. Kemudian saya jelaskan, bahwa semua peserta yang telah tampil adalah pemenang, kare-
BPM/ist
na sudah mengikuti lomba dengan rasa senang, berani tampil di depan umum, berhasil meredam rasa takut dan grigi, telah menanamkan jiwa seni pada diri, juga telah menundukkan ego masingmasing. Tidak ada yang “kalah” dalam lomba seni. Yang ada adalah “belum meraih juara”, karena belum berhasil tampil lebih bagus dari yang lain. Tapi, di antara semua peserta yang “memang” tersebut, ada yang meraih juara, karena berhasil tampil “lebih baik” dari peserta yang lain. Anak-anak peserta lomba puisi tersebut memahami; mereka pun tidak terlalu kecewa ketika tidak jadi juara. Rata-rata anak-anak ikut lomba dengan rasa senang. Mereka juga bisa menerima kenyataan jika dirinya tidak juara. Yang sering “tidak bisa menerima” kenyataan biasanya justru orang tua atau guru pembinanya, karena ambisi dan egonya yang berlebihan; karena menganggap anak atau muridnya yang paling bagus. Sehingga akhirnya anaknya jadi terpengaruh dan ikut-ikutan “kecewa”. Sikap orang tua atau guru itu sebenarnya “membunuh” jiwa anak/murid sendiri. á á”Kemenangan” yang dimaksudkan di atas itulah yang lebih penting dalam lomba seni. Sebab, seni lahir dari kedalaman dan kejujuran jiwa, sekaligus menjadi pengasah batin, serta menjadi “pelita” bagi jiwa. Anak yang telah berani ikuit lomba seni berarti telah menyalakan pelita dalam jiwanya. Pelita itu akan menjadi penerang ruangan dan perjalanan serta cermin jiwanya di tengah kegelapan hati dan pikiran, sehingga memungkinkan ia bisa melihat dirinya, juga orang lain di sekitarnya. Dari sanalah anak bisa belajar. Belajar melihat kekurangan (koreksi) diri, dan belajar melihat kelebihan yang lain. Menyadari kekurangan diri, dan mampu melihat serta mau mengakui kelebihan orang lain, adalah modal untuk maju. Itulah yang perlu disadari para orang tua/guru dalam membina anak-anaknya. Menanamkan jiwa besar pada anak didik, agar kelak memil-
iki mental dan jiwa yang kuat, dengan menekuni kegiatan seni yang bisa dijadikan pelita dan cermin jiwa, juga sebagai pelatihan memperhalus perasaan dan budi pekerti untuk memperindah hidupnya. Lomba Puisi Lautan Lomba baca puisi adalah salah satu dari sekian jalan pengembangan bakat dan jiwa seni. Kejuaraan juga bukan menjadi tujuan utama. Kalau menjadikan anak sebagai juara sebagai target utama oleh para orang tua atau guru apalagi kalau sampai menempuh cara yang tidak etis- sesungguhnya ia telah “gagal” sebagai pendidik, karena kesenian hanya dijadikan ajang untuk meraih kepentingan sesaat, demi prestise, gengsi, dan kebanggaan orang tua, guru, dan sekolah. Lomba Baca Puisi Lautan 2010, untuk murid SD dan SMP se-Bali, yang diadakan oleh Teater Angin SMAN 1 Denpasar, di Wantilan Taman Budaya Bali, pada 18 Juli lalu, penting dijadikan gambaran untuk membuat catatan ini. Sebab, masih ada orang tua atau guru yang bersikap “ironis” seperti digambarkan di atas. Sikap itu memang manusiawi. Kami (saya, Pranita Dewi, dan Eksa Agung Wijaya, yang diberi amanat menjadi juri), bisa memahami dengan rasa prihatin. Di sisi lain, juga bisa kami jadikan cermin diri. Siapa tahu, di luar kesadaran dan kelemahan kami sebagai manusia yang tak luput dari khilaf, hasil kerja kami membuat kecewa sebagian guru atau orang tua peserta, meski kami telah berupaya melaksanakan amanat secara maksimal. Lomba baca puisi Lautran 2010, untuk tingkat SD diikuti oleh 16 peserta. Rata-rata peserta tampil cukup bagus, masih polos, dan belum terkotaminasi. Juga nampak asyik, bisa menikmati puisi dan mengikuti lomba dengan rasa senang. Mereka bahkan mampu membawakan puisi wajib tulisan orang dewasa, “Tanah Bali 4”, karya Oka Rusmini, serta puisi pilihan -yang sebagian ditulis oleh anak seusia mereka- dengan baik dan menghibur.
Sementara, untuk tingkat pelajar SMP, rata-rata peserta sudah terkontaminasi gaya pembacaannya. Kebanyakan peserta, yang membawakan puisi wajib “Dendang Denpasar” karya Made Adnyana Ole, dan beberapa puisi pilihan lain, lebih mengutamakan teknik dan gaya baca (penampilan), tapi melupakan dan mengabaikan penghayatan atas puisi yang dibawakan, sehingga tampilan mereka jadi hambar, datar, kurang unsur rasa, tak ada greget, bahkan terlalu didramatisir. Dengan kata lain, mereka lebih menonjolkan penampilan fifik yang canggung, tanpa unsur rasa, kurang menghayati isi dan pesan puisi yang dibawakan, sehingga jiwa dan roh puisi tidak terangkat. Meski begitu kami memberi penghargaan yang tinggi kepada semua peserta, karena telah berani tampil mengikuti lomba dengan penuh semangat. Mereka telah menyalakan pelita, juga menanam investasi cultural dalam jiwanya, yang bermanfaat bagi masa depan. Penghargaan dan rasa hormat juga perlu disampaikan pada para orang tua dan guru yang membimbing dan mendukung anak didiknya dengan tulus. Pun untuk panitia, anak-anak Teater Angin SMAN 1 Denpasar, yang menggelar lomba tersebut. Yang tak kalah penting lagi, kita semua sama-sama harus terpanggil, dan ikut bertanggungjawab, untuk menumbuhkembangkan jiwa dan bakat seni pada anak-anak. Membantu menyalakan -menjaga tetap hidupnya- pelita seni dalam jiwa anak untuk penerang, teman perjalanan menuju masa depan yang lebih cerah dan indah. Membantu mengisi minyak secukupnya sesuai kapasitas- pada bejana pelita tersebut, agar tetap menyala. Jangan sampai memercikkan atau menyiramkan minyak pada nyala pelita, sehingga berkobar dan menjadi bara yang bisa membakar, bahkan menghanguskan jiwa dan pikiran anak-anak kita, dengan perilaku yang tak etis sebagaimana tergambar di atas. zNuryana Asmaudi SA.
Angkak Sebagai Alternatif Penurun Kolesterol INDONESIA adalah salah satu negara yang sedang berkembang, ini menyebabkan perubahan pola makan dan gaya hidup masyarakat. Perubahan ini mengakibatkan meningkatnya angka kejadian penyakit metabolik. Salah satunya adalah hiperlipidemia, atau umumnya disebut penyakit kolesterol. Hiperlipidemi adalah salah satu penyakit metabolik, yang ditandai dengan peningkatan kadar lemak (kolesterol total, LDL ataupun trigliserida) dalam darah. Peningkatan kadar kolesterol dalam darah ini, merupakan salah satu faktor risiko terjadinya penyakit jantung koroner. Beberapa cara menurunkan kolesterol antara lain dengan melakukan oleh raga secara teratur, pengaturan diet dan dengan bantuan obat-obatan. Penggunaan obat-obatan hiperlipidemi sudah dikenal secara luas oleh masyarakat, beberapa peneliti berusaha mencari alternatif penurun kolesterol yang bukan obat. Salah satu senyawa alternatif penurun kolesterol tersebut adalah angkak.
Angkak adalah beras putih jenis tertentu yang difermentasikan dengan ragi Monascus Purpureus hingga berwarna merah keunguan. Pengolahan angkak ini biasa dilakukan oleh masyarakat luas. Umumnya angkak dijual berupa beras merah, atau sudah dikeringkan dan berupa bubuk. Angkak sangat mudah didapatkan di pasar, dan harganya murah. Angkak telah lama dikenal oleh penduduk China sejak ratusan tahun yang lalu, sejak dulu angkak digunakan sebagai bahan pengawet makanan, bumbu masakan, pewarna makanan dan untuk obat herbal. Angkak cukup banyak digunakan dalam berbagai masakan, khususnya masakan dari negeri tirai bambu tersebut. Penggunaan angkak dalam dunia kuliner antara lain, dalam masakan bebek peking, kadang juga digunakan sebagai salah satu bahan untuk membuat sake Jepang, ataupun arak beras Korea. Efek angkak sebagai obat sebenarnya sudah diketahui sejak masa Dinasti Ming. Dalam buku yang ditulis saat
dinasti Ming, angkak digunakan sebagai obat untuk memperbaiki aliran darah, memperbaiki pencernaan dan menambah vitalitas. Angkak selama ini kita kenal sebagai bumbu masak ternyata memiliki efek lain yang menguntungkan. Angkak beberapa tahun belakangan ini dipercaya memiliki efek menaikkan trombosit pada demam berdarah, tapi hal ini masih merupakan kontroversi di dunia medis. Selain efek tersebut angkak ternyata memiliki khasiat lain. Pada beberapa penelitian yang telah dilakukan ternyata angkak memiliki potensi untuk menurunkan kadar kolesterol total dan koleterol LDL dalam tubuh. Dalam angkak ditemukan zat aktif monacolin K, yang ternyata dalam penelitian identik dengan zat aktif dalam obat golongan statin. Obat golongan statin adalah salah satu obat kolesterol golongan HMG-CoA reduktase inhibitor (penghambat pembentukan kolesterol endogen) yang telah dipatenkan, dan diakui sebagai bahan penurun kolesterol yang cuk-
up efektif oleh banyak kalangan.Efek penurun kolesterol dari angkak ini sebenarnya sudah cukup lama ditemukan, tahun 1970 ketika peneliti dari Jepang dan Amerika mencari senyawa penurun kolesterol, mereka berhasil menemukan statin dari jamur Aspergilus dan juga menemukan monacolin dari hasil pengolahan Monascus yang saat itu didapat dari hasil peragian yang terkontrol dalam laboratorium. Namun nasib kedua senyawa tersebut berbeda, statin menjadi obat penurun kolesterol yang dipatenkan, sedangkan angkak menjadi suplemen makanan biasa. Obat obat penurun kolesterol sudah diketahui pada umumnya memiliki efek samping, sehingga obat penurun kolesterol tidak dijual bebas dan memerlukan pengawasan dari dokter saat pengunaannya. Efek samping dari penggunaan angkak, khususnya dalam penggunaan jangka panjang, belum diketahui secara pasti, namun karena kandungan zat aktifnya identik dengan obat kolesterol (golongan sta-
tin), maka ada kemungkinan terjadinya efek samping pada pemakaian jangka panjang. Meskipun banyak laporan yang mengatakan bahwa angkak bisa menurunkan kolesterol hampir sama dengan obat penurun kolesterol dan cukup aman, namun ada beberapa laporan yang mengkaitkan konsumsi angkak dalam jangka panjang dengan kerusakan pada hati atau pun otot. Angkak dapat dipertimbangkan sebagai salah satu obat alternatif untuk menurunkan kolesterol namun penggunaan angkak dalam jangka panjang masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk melihat efek sampingnya. Oleh karena itu sebaiknya saat mengkonsumsi angkak tetap berkonsultasi dengan dokter. Selain konsumsi obat-obat atau herbal untuk menurunkan kolesterol, jangan dilupakan peranan aktivitas fisik (olah raga) dan pengaturan diet ( batasi konsumsi makanan yang berlemak) agar bisa mencapai target kadar lemak yang sehat. zdr. Budi Herlianto
T REND
Minggu Pon, 8 Agustus 2010
INFO
5
Trik Merawat Kebaya
MERAWAT kebaya tidaklah mudah, banyaknya variasi aplikasi seperti payet dan bahan kain yang rapuh membuat Anda harus berhati-hati dalam menanganinya. Kebaya makin diminati oleh para kaum wanita Indonesia dari masa ke masa. Dengan model yang terus inovatif, pemakainya tak lagi terlihat kuno. Kebaya terbuat dari bahan khusus yang memerlukan perawatan ekstra, maka penanganannya pun harus ditangani dengan khusus. 1. Kebaya tidak perlu dicuci tiap kali selesai dipakai. Asal tidak kotor dan berbau, cukup diangin-anginkan saja. 2. Setelah 3-5 kali dipakai, lakukan dry clean, khususnya pada kebaya berbahan rentan seperti lace, silk, chiffon dan tulle. 3. Hindari mencuci kebaya dengan mesin cuci, karena putaran mesin akan merusak kain dan aplikasi payetnya. Selain berisiko merusak aplikasi payet, tindakan tersebut juga merusak serat kain yang halus. 4. Untuk pencucian manual, gunakan deterjen yang tidak mengandung pemutih. Lebih baik menggunakan shampoo sebab shampoo dapat melembutkan kebaya. 5. Selesai dicuci, jangan diperas untuk mengeringkan, cukup diremas-remas sebentar. 6. Hindari menjemur kebaya dari bahan lace atau tulle, terutama yang sarat dengan aplikasi payet dengan cara menggantung. Karena akan merubah konstruksi dan garis kebaya. 7. Hindari menyetrika kebaya, karena akan merubah tekstur bahan menjadi lemas. Bila kusut, cukup digantungkan saja. 8. Lipat dan simpan kebaya dalam sebuah tempat atau kotak khusus. 9. Sekali-kali keluarkan koleksi kebaya dan angin-anginkan agar kebaya tetap terawat. Dan jangan lupa letakkan kapur barus di tempat Anda menyimpan kebaya. 10. Lipat dan simpan kebaya berbahan lace atau tulle dalam sebuah kotak khusus. Untuk kebaya yang terbuat dari bahan-bahan mudah ‘’patah’’ seperti shantung, satin, atau organza, bisa disimpan dengan cara menggantung. 11. Pastikan hanger untuk kebaya dilengkapi padding untuk menjaga agar kebaya, terutama di bagian lengannya tidak koyak. (con.com) BPM/ist
MODE Memilih Baju Tidur
BAJU tidur untuk wanita juga telah bertransformasi dari bahan kain poliester biasa buatan pabrik ke baju tidur dari bahan satin sutera yang mewah. Baju yang biasa dipakai seorang wanita pada malam hari berubah menjadi lebih berani dan lebih fasionabel sehingga menjadi lebih menarik dan mengeluarkan aura yang berbeda dari seorang wanita. Hal lain yang akan membuat baju tidur cocok untuk Anda dan fashion adalah bagaimana baju ini mampu menonjolkan lekuk tubuh Anda yang indah dan menyorot penampilan Anda. Baju tidur lebih diutamakan yang berbahan lembut dan nyaman. Jika Anda memiliki sepasang kaki yang panjang dan indah, mengapa tidak memilih untuk memakai baju tidur dengan tali bahu dan leher berbentuk V dengan lengkung di belakangnya, serta baju tidur yang pendek. Jika Anda ingin menambah daya tarik dan kecanggihan ke pakaian tidur, tambahkan bahan satin bersulam. Anda akan terlihat hebat dengan kombinasi elegan ini. Jika Anda adalah tipe orang pemalu, Anda dapat mencoba baju tidur yang berlengan pendek. Kebanyakan dari jenis pakaian tidur berlengan pendek ini dipakai dalam kesederhanaan serta menekankan kecantikan dan kelembutan. Merasa segar dan nyaman dengan baju tidur lengan pendek yang sesuai dengan gaya dan kepribadian Anda. Ada banyak pilihan untuk menemukan baju tidur yang sesuai. baju tidur memiliki banyak variasi yang cantik dan nyaman seperti piyama, baju tidur lengan pendek atau lengan panjang, gaun tidur yang seksi dan romantis atau Anda dapat memilih lingeri. Dengan banyaknya pilihan, keputusan berada di tangan Anda untuk memilih model yang mana yang cocok dengan Anda. Pikirkan tentang kenyamanan dan kepribadian Anda karena Anda layak terlihat cantik, bahkan saat Anda tidur. (net)
BPM/ist
Kebaya Modern yang Memikat Memilih kebaya gampang-gampang susah. Tentu kalau Anda menginginkan penampilan yang “oke” diperlukan kehatihatian untuk memilih kebaya yang sesuai dengan struktur tubuh Anda. Karena saat ini kebaya juga trendi bila dipadukan dengan jeans. UNTUK kebaya modern yang digunakan untuk pesta misalnya yang terdiri atas 3 bagian, yaitu : kebaya brokat, bustier dan rok/celana panjang. Sebagai tamu kita dapat memilih warna dan motif brokat yang tidak terlalu sederhana, namun juga tidak terlalu glamor, sedikit warna emas di pinggirannya atau warna polos dengan motif timbul yang dipayet sesuai gaun dan selera kita bisa menjadi alternatif pilihan. Bagian dalam yang berupa bustier dapat berwarna senada atau lebih terang dari bahan brokat kebaya. Tergantung desainnya. Biasanya pemilihan warna ini juga disesuaikan dengan ukuran dan bentuk tubuh kita. Bila kita memiliki ukuran tubuh XL atau XXL, maka disarankan untuk memakai bahan berwarna lebih tua sebagai warna pada bustier dan rok/celana panjangnya. Sedangkan warna brokat bisa lebih cerah. Secara umum selalu disarankan agar kulit yang berwarna gelap/coklat sawo matang mengenakan gaun dengan warna-warna netral atau soft. Namun jika memiliki kepercayaan diri tinggi, tidak ada salahnya memakai warna-warna terang yang kuat asalkan dikombinasi dengan tepat dan sesuai. Malahan warna-warna terang dan kuat akan tampak lebih manis pada kulit yang gelap/coklat. Kulit berwarna kuning langsat, madu dan putih memang lebih leluasa memilih padanan warna. Namun, tetap ada beberapa hal yang mesti dihindari, contohnya kombinasi warna yang terlalu berbenturan sehingga kesannya tabrak warna, lebih baik dihindari untuk jenis
gaun pesta/ kebaya modern. Kecuali ingin menimbulkan kesan gypsi.
asikan dengan model lengan lonceng, kerut, atau pendek.
Istimewa Kebaya bukan lagi busana istimewa yang hanya bisa dikenakan ke pesta. Seiring perkembangan zaman, busana tradisional itu bisa dikenakan dalam berbagai kesempatan. Bahkan, kebaya sudah sangat umum dipadupadankan dengan jins, rok, atau kulot. Yang paling kasual untuk dipasangkan dengan jins atau celana kerja adalah kebaya encim. Bahannya yang ringan, yang biasanya dari katun, membuat kebaya encim nyaman dikenakan sebagai busana sehari-hari. Warna-warnanya pun cenderung lembut semacam warna-warna pastel sehingga jauh dari kesan berat dan formal. Untuk memperkuat kesan cantik, jenis kebaya ini biasanya dikreasikan dengan aksen bordir di bagian kerah, lengan, dan tepi bawahnya. Namun, bukan berarti jenis kebaya lain tak bisa digunakan untuk jalan-jalan atau pergi ke kantor. Kebaya dengan bahan mengkilap atau brokat masih memungkinkan untuk dikenakan sebagai busana harian dengan menyesuaikan warna dan desainnya. Misalnya, dengan memilih potongan lengan pendek, atau mengombinasikannya dengan bahan-bahan ringan semacam katun atau belacu. Sebaiknya pilih warna-warna netral yang lembut. Pilihan model kebaya sebaiknya juga disesuaikan dengan bentuk tubuh.
Tubuh Tinggi dan Berisi Tipe tubuh seperti ini juga cocok mengaplikasikan bentuk kerah terbuka seperti sabrina atau V. Bisa juga model punggung terbuka atau off shoulder. Aplikasikan dengan lengan berbentuk menyempit atau melebar di bagian bawah. Hindari aksen kerut pada bagian perut dan hindari potongan kebaya yang tak menutup pinggul.
Tubuh Pendek dan Kurus Sebaiknya memilih kerah terbuka di area dada seperti model sabrina atau V dengan model lengan gelembung atau kerut. Buat potongan kebaya hingga batas pinggang atau paha. Tubuh Tinggi dan Kurus Lebih cocok dengan model kerah tertutup seperti shanghai, turtleneck, atau stand collar. Vari-
Tubuh Pendek dan Berisi Kerah terbuka di bagian pundak dan punggung sangat disarankan untuk pemilik tubuh semacam ini. Padukan dengan lengan berbentuk menyempit atau melebar di bagian bawah. Untuk menyembunyikan lemak berlebih, buat potongan kebaya yang menutup area pinggul. Bila Anda saat ini sedang merasa menjadi orang yang paling berbahagia di dunia karena sang kekasih meminang dan mengajak Anda untuk menikah, maka Anda harus mempersiapkan segala sesuatunya. Cobalah Anda pikirkan tema acara tersebut apakah bersifat formal atau nonformal dan apakah Anda si feminin atau si tomboy karena dapat mempengaruhi penilaian terhadap kebaya Anda pilih contoh Kebaya Tradisional. 1. Tentu saja pilihan berkebaya ini dapat Anda sesuaikan dengan anggaran dana yang ada, apakah memesannya langsung pada perancang busana tradisional yang terkemuka, merancang sendiri dan mencari penjahit yang sesuai dengan dana Anda, atau yang lebih hemat lagi adalah menyewa kebaya pada perias pengantin yang memiliki bermacam koleksi kebaya (cth Kebaya Modern). 2. Anda tidak perlu harus memilih brokat yang berpayet untuk sebuah acara lamaran. Alternatif lain yang bisa Anda pilih adalah brokat Jepang atau Prancis yang sangat cantik. Atau Anda bisa memilih model kebaya encim dengan pilihan
bahan yang khusus dan memiliki ciri-ciri pada bagian kancing sudah dilapisi bahan dan bordir tersendiri. Biasanya model kebaya encim terbuat dari bahan chiffon. 3. Bila Anda seorang perempuan yang feminim maka Anda bisa memilih model kebaya yang sedang trendi namun tetap berpegangan dengan garis yang simpel dan sederhana. Seperti kebaya off shoulder yang masih digemari tapi jangan Anda kenakan bila Anda bertubuh kurus. 4. Bagi Anda yang berdada kecil maka siasati dengan menambahkan payet pada bagian depan cth Kebaya Modern. 5. Kebaya model kutu baru akan lebih bersahaja dan pantas dikenakan bagi Anda yang memiliki pinggul besar. Hal ini dikarenakan perhatian orang akan lebih tertuju pada bagian atas kebaya yang agak “terbuka”. 6. Atau Anda ingin mencoba kebaya model kerah shanghai karena bisa menutupi kekurangan bagi Anda yang bertubuh kurus apalagi jika Anda menambahkan detail payet. Detail tersebut dapat menciptakan ilusi sehingga tubuh Anda akan terlihat lebih besar. 7. Jika Anda seorang yang berjiwa petualang maka tidak ada salahnya memanfaatkan momen ini sebagai ajang eksperimen. Anda tidak harus tunduk pada kaidah adat istiadat dan Anda bisa membuat kebaya sesuai keinginan Anda. Model kebaya balinese style atau kebaya ala orang Bali ini mempunyai ciri khas menambahkan obi pada bagian pinggangnya. 8. Atau Anda bisa bereksperimen dengan menggunakan kebaya gaya tabrak warna dengan Penjahit Kebaya langganan Anda. Buatlah korset ber-’’tulang’’ pas badan dari bahan satin dengan warna yang berbeda dari brokat kebaya padanannya. Pasti penampilan Anda akan lebih cantik dan modern. 9. Langkah terakhir tinggal memberikan kepada penjahit kebaya langganan dan carilah penjahit yang Anda percayai. (osi pelbagai sumber)
Paha Kencang dan Seksi dengan Tongkat Pendek MEMBENTUK paha kencang padat berisi tidaklah sesulit yang dibayangkan, namun latihlah dengan cara sederhana di rumah dengan menggunakan alat bantu tongkat pendek. Gerakan yang mudah dilakukan serta tanpa menggunakan musik sekalipun, latihan jadi bermanfaat asalkan dilakukan dengan teknik yang tepat dan benar. Ikuti contoh peragaan berikut ini bersama Ibu Diva di usianya yang ke30 namun rajin berlatih di Lala Studio Dalung.
Gb. I: Posisi berdiri tegak bertumpu pada kaki kanan sedangkan kedua lengan lurus ke atas memegang tongkat pendek. Angkat tekuk kaki kiri dan kanan bergantian sembari mengarahkan tongkat ke depan tubuh lalu kembali ke posisi semula dan ulangi gerakan tadi hingga 4x8 hitungan.
Gb. II: Untuk mengencangkan paha bagian samping, berdirilah tegak dengan berat badan bertumpu pada kaki kiri sedangkan kedua lengan lurus depan dada. Angkat kaki kanan lurus ke samping kanan dengan mempertahankan posisi badan tetap tegak lurus lalu kembali ke posisi semula dan ulangi pada 2x8 hitungan setelah itu lakukan juga pada kaki kiri dengan hitungan yang sama pula.
Gb. III: Latihan dapat dikombinasikan yaitu otot paha dan otot lengan, ambillah posisi seperti yang nampak pada gambar. Tekukkan kedua siku lengan lalu luruskan sembari meluruskan dan menekukkan kaki kiri dan lakukan 2x8 hitungan setelah itu lakukan dengan kaki satunya dengan cara dan hitungan yang sama.
Gb. IV: Tetaplah berdiri tegak dengan kedua kaki tutup rapat dan kedua tangan memegang tongkat. Tekukkan kedua kaki sembari mengarahkan tongkat ke samping kanan tubuh setelah itu ke depan sembari meluruskan kedua kaki lalu arahkan ke samping kiri tubuh dan ulangi gerakan hingga pada 4x8 hitungan.
Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop. Kupon
Tidak ada yang sulit bagi yang ingin berlatih dengan tekun agar memperoleh paha yang kencang serta salam bugar dari Lala Studio.
DIMENSI
6 RAMALAN
BINTANG
Sementara ini jangan terlalu mengharap, jangan punya keinginan terlalu besar atau tinggi. Belum waktunya. Tugas yang menumpuk diselesaikan dulu, masalah dituntaskan satu per satu, sampai tak punya beban atau tanggungan. Keluarga diminta bersyukur, meskipun untung sedikit, nikmat rasanya. Asmara: Untuk mendapatkan cinta sejati, tidak kesampaian. Harap sabar dan tabah. Minggu ini hal-hal yang baru, rencana baru, akan mudah dilaksanakan. Perjalanan perahu kehidupan mulai mendapat dorongan angin, sehingga berjalan layu ke depan. Jangan bimbang ragu, laksanakan dengan penuh semangat sampai berhasil. Keluarga diberi kebebasan untuk ikut membuka usaha kecil-kecilan. Asmara: Akan mendapat kekasih. Bisa sekota dan bisa dari jauh. Arah timur atau selatan. Semua urusan dan rencana masih bisa berlanjut. Namun, tenaga dan pikiran jangan terforsir. Kalau sampai jatuh sakit, bisa makan biaya banyak. Aturlah waktu agar untuk kerja dan istirahatnya seimbang. Keluarga diajak hemat, jangan memberi tuntutan atau permintaan yang memberatkan Anda. Asmara: Ruwet dan mumet. Anda harus bisa menghibur diri sendiri. Percuma dipikirin. Masih banyak jalan menuju sukses, jangan putus asa. Luaskan pandangan, cari bandingan keluar daerah. Keluarkan kemampuan Anda untuk mengejar kemajuan dan keuntungan. Jangan takut tantangan atau bersaing. Bintang kejayaan bersama Anda. Keluarga juga ikut mendukung. Asmara: Adakan kunjungan atau silaturahmi, mengenal keluarga dan mengambil hati Ortu. Dalam mencari nafkah, mengejar kemajuan dan rezeki, harus menambah ilmu atau pengetahuan baru. Menyesuaikan diri dengan situasi maupun kondisi. Mintalah saran dan bimbingan dari orangtua dan orang-orang yang sudah berhasil berpengalaman. Kesulitan keluarga akan lenyap berkat bantuan Dewa Penolong. Asmara: Jangan salah pilih, salah jalan, terpengaruh teman-teman yang melanggar hukum. Anda harus bisa mengendalikan nafsu, menghindari perdebatan dan royal yang bisa menyebabkan pemborosan dan kemacetan. Kembalilah ke jalan semula, jalan yang lurus dan benar sesuai rencana. Pasti semua akan senang, lancarkan dan cita-cita luhur tercapai. Keluarga yang bersengketa harus didamaikan, jangan sampai berlarut-larut. Asmara: Jangan punya pikiran negatif, takutlah kepada Tuhan. Siksa Allah itu amat pedih. Bintang keberuntungan sudah bersinar, permainan spekulasi berhasil, hubungan kongsi kerja sama juga menyenangkan. Namun, jangan sampai lengah atau sembrono, supaya harapan Anda yang belum tercapai bisa segera terwujud. Keluarga jangan ribut, sebab bisa menjauhkan rezeki, menutup pintu keberhasilan. Asmara: Cepat-cepatlah mencari solusi yang baik, sebelum cintnya pindah ke orang lain. Berkat kesabaran dan keuletan Anda, semua kesulitan bisa diatasi. Makin hari rezeki makin lancar, banyak yang mendukung, ada tawaran objek, juga banyak teman yang bisa diajak kerja. Buka lapangan kerja, mengurangi pengangguran. Walaupun keluarga harus didahulukan, namun manajemen perusahaan jangan dilupakan. Asmara: Kalau memang ada rasa cemburu yang menyiksa. Cepat ambil keputusan, bertindak tegas. Berlakulah sabar dan bijaksana, mengalah itu belum berarti kalah. Tentram damai akan mendatangkan keuntungan bersama. Anda harus bisa menyesuaikan diri dan merangkul orang-orang di sekitar diberi kesibukan yang berharga. Banyak kesempatan untuk mencapai sukses. Keluarga yang punya bakat bisa disalurkan, Anda yang mengkoordinir. Asmara: Ada saling mengerti dan membantu, semuanya pasti beres dan selalu rindu. Jerih payah Anda selama ini tidak sia-sia. Banyak orang yang menaruh simpati, ikut menanamkan modal, memberi order maupun bantuan. Aturlah waktu, mana yang bisa dikerjakan, jangan sampai diambil semua, malah mengecewakan. Keluarga diajak kerja sama agar banyak mendapatkan untung demi masa depan yang bahagia. Asmara: Bisa diajak musyawarah, minta pendapat demi kemajuan bersama. Gunakan istilah lebih cepat lebih baik. Bisa selesai sebelum waktunya akan lebih menyenangkan, sebab akan bisa mengerjakan yang baru lagi. Keuntungannya banyak, jadi harus mau berja keras. Jangan menunggu atau mengandalkan orang lain. Bercengkerama bersama keluarga atau rekreasi, akan membuahkan inspirasi berharga. Asmara: Bersinar-sinar, pertanda ada harapan. Lampu hijau Anda boleh jalan. Menguatkan isi hati. Di mana ada kesulitan, kalau mau merenungkan sejenak, di situ juga ada kemudahan. Namun kalau Anda tidak bisa tenang keadaannya makin ruwet. Oleh sebab itu jangan putus asa atau emosi. Tuntutlah ilmu sampai ke negara Cina, artinya boleh merantau. Urusan keluarga dilupakan dulu, mintalah izin. Asmara: Bertemu langsung, tidak perlu ada teman, semuanya lancar dan menyenangkan.
Diasuh Oleh
Putri Wong Kam Fu Berlaku:
8 s.d. 14 Agustus 2010
Minggu Pon, 8 Agustus 2010
MIMBAR AGAMA
Jiwa-jiwa yang Merdeka BULAN Agustus selalu mengingatkan kita pada hari Kemerdekaan Indonesia, yang akan kita peringati bersama pada tanggal 17 Agustus mendatang. Enam puluh lima tahun silam, atas nama bangsa Indonesia, Soekarno-Hatta menyatakan Kemerdekaan Indonesia. Sejak saat itu, bangsa Indonesia sudah merdeka walau dalam kenyataan masih banyak perjuangan yang harus dilakukan. Perjuangan untuk mencapai kemerdekaan bukan pekerjaan yang mudah. Ini merupakan perjuangan yang sangat panjang, melelahkan, dan membutuhkan semangat pantang menyerah yang berkesinambungan. Kemerdekaan merupakan hasil akhir yang ingin dicapai semua bangsa agar terbebas dari segala bentuk penjajahan. Sebagai individu, setiap orang mempunyai tujuan akhir yang tertinggi. Umat Buddha memiliki nibbana sebagai tu-
juan akhir kehidupan. Inilah kemerdekaan yang tertinggi. Pencapaian kondisi nibbana berarti bebas dalam pengertian yang sesungguhnya. Bebas dari lingkaran tumimbal lahir, lingkaran kehidupan yang terus menerus, bagaikan tanpa ujung dan pangkal. Seperti perjuangan yang telah dilakukan oleh para pahlawan di masa silam, perjuangan untuk mencapai nibbana bukan perjuangan yang mudah. Dibutuhkan suatu kurun masa yang sangat panjang untuk sampai pada tujuan akhir. Kita bisa belajar dari Buddha Gotama; yang menyatakan tekadnya untuk menjadi buddha di depan Buddha Dipamkara. Ketika itu, beliau terlahir sebagai petapa Sumedha. Selama kurun waktu yang sangat panjang, beliau terus menerus berusaha untuk menyempurnakan kebajikan dalam kehidupan ini. Dalam
kisah Jataka kita bisa mengetahui sebagian kecil dari perbuatan baik yang telah beliau lakukan untuk menyempurnakan diri, melangkah menuju kehidupan yang lebih baik secara spiritual. Berbagai macam kehidupan telah pernah dijalani, baik sebagai manusia, dewa, maupun binatang. Dalam silsilah para Buddha, perjalanan petapa Sumedha melewati dua puluh empat kehidupan Sammasambuddha yang lain. Kurun waktu ajaran seorangSammsambuddha sangat panjang —yang tidak bisa digambarkan dalam kehidupan ini. Usia kehidupan rata-rata manusia di zaman Buddha Gotama hanya 100 tahun. Sedangkan di zaman Buddha sebelumnya mencapai dua puluh ribu tahun, apalagi di zaman yang sebelumnya lagi. Kita tidak bisa membayangkan masa waktu yang sudah dilewati untuk mencapai kemerdekaan yang
Redaktur Khusus MIMBAR
BUDDHA Dhana Putra sejati tersebut. Bagaimana dengan diri kita? Coba renungkan perjalanan hidup kita secara spiritual dalam mencapai kebebasan yang sesungguhnya. Sampai dimana kita sudah berjalan dalam kehidupan ini? Berapa banyak bekal yang sudah berhasil kita kumpulkan? Berapa besar kebajikan yang sudah kita lakukan? Dan masih banyak pertanyaan lain yang bermunculan untuk direnungkan. Banyak umat Buddha telah mengetahui nibbana sebagai tujuan akhir dalam kehidupan
ini. Namun semuanya masih terbatas mimpi, bayang-bayang, dan angan-angan. Kehidupan sebagai manusia di zaman modern ini membuat banyak orang lebih sibuk dengan urusan duniawi, masalah kehidupan sehari-hari yang tidak ada habisnya. Banyak orang mengabaikan kehidupan spiritual, mengabaikan ajaran kebaikan yang diwariskan oleh pendiri agama, dan tidak mempraktekan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Ajaran agama dianggap sebagai bagian yang terpisah, yang hanya ada di tempat ibadah. Semua ajaran tersebut menguap ketika kita berhadapan dengan kehidupan nyata. Tidak ada rasa malu untuk berbuat buruk dan perasaan takut dengan akibat perbuatan buruk yang dilakukan dalam kehidupan ini. Langkah ini akan membuat seseorang semakin jauh dari tujuan akhir kehidupan ini.
Seperti ungkapan Lao Tzu, perjalanan ribuan li dimulai dari langkah pertama. Siapkan langkah pertama Anda untuk memulai perjalanan mencapai kebebasan yang abadi. Luangkan waktu untuk mendengarkan dhamma, membaca catatan-catatan dan tulisan tentang ajaran agama, baca catatan perjalanan yang telah dilakukan oleh para Buddha atau para bhikkhu. Setelah itu, coba praktekkan dalam kehidupan nyata sesuai dengan kemampuan yang ada. Jangan pernah menganggap remeh perbuatan baik, walaupun kecil. Perbuatan baik yang berhasil kita kumpulkan merupakan bekal perjalanan hidup yang sesungguhnya. Inilah yang akan membawa jiwa kita menjadi jiwa yang merdeka, bebas dari lingkaran kehidupan dan kematian yang berulang-ulang. Bagaimana menurut Anda?
Beda Manusia Durjana dan Sujana Vidyaamada dhanamadastritiyo abhijanairmadah, madaahyete’valipta anaameta eva sataam damah (Sarasamuscaya. 337). Maksudnya: Hal yang menimbulkan kesombongan bagi si durjana adalah widya, dhana dan abhijana. Widya artinya ilmu pengetahuan. Widyamada artinya rasa bangga terus sombong karena ilmu pengetahuan. Dhana adalah segala rupa kekayaan seperti emas dan permata mulia. Dhanamada adalah kesombongan karena yang disebabkan oleh kekayaan. Abhijana artinya kewangsaan atau keturunan mulia. Abhijanamada menyebabkan sombongnya (mada) si durjana. Sebaliknya bagi Sang Sujana ketiga hal itu menyebabkan timbulnya kedamaian hati (kopasama). ILMU pengetahuan (widya), kekayaan (dhana) dan kebangsawanan (abhijana) adalah tiga hal yang sungguh mulia di dunia ini. Tetapi amat tergantung pada yang memiliki tiga hal itu. Beda halnya hal itu dimiliki oleh Sang Durjana dan Sang Sujana. 1. Widya: Artinya ilmu pengetahuan; ada para widya
ilmu tentang kerokhanian dan ada apara widya ilmu tentang keduniaan. Karena itu ilmu pengetahuan sungguh sangat mulia bahkan dalam Bhuwana Kosa disebut sebagai utama saoca artinya ilmu pengetahuan itu sebagai sarana untuk penyucian yang paling utama di bumi ini. Penyucian yang lainnya adalah patra (daun), jala (air), pertiwi (tanah), bhasma saoca (abu suci). Dalam Canakya Niti XII, 11 dinyatakan bahwa satya mata pita jnyana. Artinya kebenaran Weda itu adalah ibu dan jnyana atau ilmu pengetahuan suci itu adalah ayah. Bhagawad Gita IV.38 menyatakan: tidak ada sesuatupun di dunia ini yang menyamai kesucian ilmu pengetahuan (na hi jnyanena sadrsam, pavitram iha vidyate). Bhagawad Gita IV.33 menyatakan bahwa persembahan ilmu pengetahuan (jnyana yadnya) jauh lebih mulia dari pada persembahan harta benda (druvya yadnya). Dalam Sarasamuscaya 336 ada dinyatakan: Don Sang Hyang Aji ngaranira manghilangken mada, kunang ring durjana mangdadyaken amda sira. Artinya: Tujuan ilmu pengetahuan itu adalah menghilangkan kesombongan. Teta-
Oleh I Ketut Wiana pi bagi si durjana justru ilmu pengetahuan itu membangkitkan kesombongannya. Sastra suci ini seyogianya dijadikan renungan serius bagi para ilmuwan. Apa lagi ilmuwan yang bersifat formal dengan berbagai embel-embel titelnya. Hendaknya jangan mabuk karena sudah mencapai studi formal di perguruan tinggi. Di Bali Gubernur Made Mangku Pastika sering menyampaikan secara halus bahwa jumlah guru besar di Singapura seimbang dengan jumlah guru besar di Bali. Di Singapura berbagai permasalahan dapat diatasi dimana para ilmuwan itu memberikan solusi pemecahan berbagai masalah yang ada di Singapura yang pulaunya lebih kecil dari Bali. Hal ini tentunya jangan dijadikan ajang saling menyalahkan antara para ilmuwan dengan pemimpin formal di pemerintahan. Seyogianya saling bersinergi untuk berdialog satu dengan yang lain yang lainnya untuk saling mengingatkan dan bekerja sama dengan sungguh-sungguh. Jangan
hanya sama-sama kerja saja. Pemerintah juga hendaknya memperhatikan hasil-hasil penelitian dan kajian-kajian para ilmuwan. Tentunya juga nasib sosial ekonomi para ilmuwan. Ada kesan hasil kerja para ilmuwan dihargai terlalu murah oleh berbagai pihak. 2. Dhana sesuatu yang amat mulia kalau tepat caranya memberikan peran sesuai dengan fungsinya. Dhana artinya harta benda kekayaan. Bedakan artinya kata dhana dengan dana. Dhana artinya harta kekayaan sedangkan dana artinya memberikan. Dalam Wrehaspati Tattwa 25 dinyatakan: Dana ngaraning paweweh. Dana artinya memberikan. Dhana ini sering juga diartikan uang. Uang yang disebut dhana itu adalah uang yang belum terarah atau pure money atau istilah sekarang disebut ‘’anggaran non budgeter’’. Dhana yang begitulah bisa menggoda orang bisa menjadi dhanamada artinya dhana yang bisa membuat orang menjadi sombong. Dhana yang non budgeter ini mudah menggoda berbagai pihak sampai terpleset menjadi mabuk karena dhana tersebut. Dhana yang merupakan hasil kerja atau rezeki disebut arja-
na. Arjana itu sebagai uang yang sudah terarah disebut artha. Kata artha dalam bahasa Sansekerta artinya tujuan. Dengan demikian dhana yang sudah jelas tujuan penggunaannya disebut artha. Seorang durjana yang memiliki dhana akan membangkitkan mada atau kesombongannya. Dhana yang dimiliki bukan untuk dijadikan artha untuk mensukseskan tujuan hidupnya di dunia mencapai dharma, artha dan kama sebagai dasar mencapai moksha. Dhana yang dimiliki oleh Sang Durjana untuk mengikuti dorongan indrianya. 3. Abhijana artinya kewangsaan. Kemuliaan wangsa atau keturunan sesungguhnya sesuatu yang mulia. Lahir dari keturunan orang mulia terpandang sesungguhnya suatu karunia Tuhan. Tetapi karunia Tuhan itu bagi Sang Durjana akan digunakan untuk membangkitkan kesombongannya atau mada. Dalam Bhagawad Gita XVI.4 membangga-banggakan keturunan yang disebut abhijatasya tergolong salah satu dari sifat manusia yang tergolong asuri sampad atau manusia yang memiliki kecendrungan keraksasaan. Lahir dari keturunan yang mulia itu hendaknya dijadikan media
untuk minimal mempertahankan nama baik dari leluhur yang melahirkan kita. Setidaktidaknya abhijatasya itu sebagai modal untuk mengembangkan sifat-sifat baik. Beda Sang Durjana dengan Sang Sujana. Kalau Sang Durjana menggunakan widya, dhana dan abhijana itu untuk membangkitkan mada atau kesombongan. Sedangkan Sang Sujana kesempatan memiliki widya, dhana dan abhijana itu akan dijadikan media untuk meningkatkan kualitas hidupnya sampai mencapai upasama yaitu hidup yang aman damai secara lahir dan bathin. Widya itu dijadikan media untuk mencapai jnyana yaitu ilmu pengetahuan suci sebagai media untuk meningkatkan supremasi kesadaran rokhani mengendalikan dinamika kehidupan duniawi. Dengan demikian dinamika kehidupan duniawi akan senantiasa berada di jalan dharma. Dhana yang dimiliki dinikmati dan didana-punia-kan. Dinikmati untuk menjaga kesehatan dan kebugaran hidup serta untuk mensukseskan Swadharma. Di-dana-punia-kan untuk membantu sesama meningkatkan kualitas hidup.
Multi Media dan Ikhwal Pendidikan Kita “LEWINSKYGATE”, skandal seksual yang melibatkan mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan seorang pegawai magang di Gedung Putih, Monica Lewinsky, beberapa tahun lalu, tak terelakkan menjadi gunjingan internasional. Terlebih lagi setelah Pengacara Independen Kenneth Starr mempublikasikan laporan hasil investigasinya yang blak-blakan lewat internet, semua orang, seluruh lapisan masyarakat di belahan bumi mana pun, bahkan anak-anak di bawah umur pun dapat membaca dan mengetahui lekuk liku berita itu dengan leluasa. Lalu para orang tua dan guru-guru menjadi kelabakan menjelaskan beragam pertanyaan anak-anak mereka, atau murid-murid mereka di sekolah. Atas nama “semua dari kita harus mendapat informasi”, maka Kongres Amerika Serikat memutuskan, setelah melalui proses pro-kontra, bahwa skandal yang ‘panas’ itu perlu disebarluaskan melalui internet. Berita itu juga menjelaskan secara rinci, bahwa laporan Kenneth Starr sejumlah 445 halaman, dari total 3.000 halaman, tentu mustahil untuk semuanya dapat dimuat di media yang punya sifat aktual terkini. Namun melalui internet yang didukung mesin server berkapasitas besar, 445 halaman hanyalah setitik garam di lautan. Dengan keajaiban internet, empat sudut semesta kita telah diubah menjadi satu hadirin planet dan kita semua menjadi Peeping Toms (Toms Pengintip) atas pilihan Kongres Amerika, tulis harian terkemuka Prancis dalam tajuk rencananya, seperti yang dikutip Harian Kompas. Itulah realitas terbaru tentang kecanggihan media yang menyangkut kehidupan, bahkan privasi seseorang, yang memiliki dampak multidimensi (politik, sosial, ekonomi, budaya). Skandal Bill Clinton terus berkembang dan mengancam dirinya terkena impeachment (tuntutan pemecatan sebagai Presiden), kasus itu sudah tentu menjadi aib bagi Clinton dan keluarganya (istri dan anaknya), mungkin juga mempengaruhi bursa saham di Wall
Street, juga tentang cacat moralitas pemimpin yang notabene seharusnya menjadi teladan, tentang perselingkuhan (aktivitas paling pribadi: seksual), tentang kebohongan yang terekspose sedemikian besar. Kehidupan pribadi, penyimpangan prilaku, politik, opini publik, media massa, piranti multi media, pendidikan (dalam skala dan dimensinya, menyangkut anak-anak), telah saling mengintervensi dan terintervensi. Itulah teknologi yang terus berkembang, sampai pada tahap multimedia dan cyberspace, yakni sebuah ruang yang ilusif yang dibentuk melalui media digital berupa bit-bit informasi dalam database komputer yang menghasilkan pengalaman-pengalaman halusinasi. Kehidupan yang ditandai dengan perubahan yang ekstra cepat (revolusioner) di segala sektor, khususnya sektor informasi dan teknologi. Hingga kemudian memunculkan kepercayaan, bahwa masa depan akan dikuasai oleh siapa pun yang dapat menguasai teknologi dan informasi. Bersamaan dengan itu, muncul pula suatu pengamatan yang lain, bahwa dekade awal Milenium Ketiga ini ditandai dengan bergeraknya berbagai hal menuju ke arah titik-titik akhirnya: akhir modernitas, akhir idiologi, akhir sosial, akhir seksualitas, dan akhir realitas. Banyak gaya yang punah; banyak sistem yang ditinggalkan; banyak struktur yang dekonstruksi; banyak bahasa yang diputarbalikkan; banyak tabu yang dilecehkan. Sesuatu mencapai titik akhir ketika ia menggapai titik kelenyapannya, ketika ia mulai bergerak menuju titik baliknya. Kesemuanya itu menunjukkan tanda-tanda bahwa sedang terjadi perubahan yang radikal menyangkut media. Artinya peran manusia sebagai subjek pelaku, tergantikan oleh alat-alat yang dipercaya lebih efektif dan efisien, baik dari segi waktu dan jarak (telepon, e-mail, internet). Realitas lenyap ketika dunia real kita diambil alih oleh sesuatu yang sebelumnya dianggap bukan realitas (fantasi, halusina-
si, ilusi), ketika sesuatu yang semu dianggap sebagai realitas, ketika realitas maya (virtual reality) mengambil alih realitas yang sebenarnya, ungkap Yasraf Amir Piliang. Situasi semacam itu tentu akan memunculkan pertanyaan ikutan, seperti apakah jarak, apakah waktu, adakah batas-batas, adakah ciri/tanda khusus, adakah pribadi-pibadi, dan seterusnya. Jawaban yang diperlukan, disamping tampaknya filosofis, juga memerlukan definisi baru tentang segala pengertian yang selama ini mungkin telah menjadi kesepakatan. Televisi dan teknologi video barangkali menjadi contoh konkrit dan sederhana untuk menjelaskan berbagai fenomena itu. Persoalan informasi dan jarak peristiwa telah dijawab oleh televisi dengan hadirnya perangkat itu di ruangruang keluarga, di ruang-ruang pribadi di mana pun. Bubarnya sebuah negara, bencana alam, skandal politik hingga seks, sepak bola yang hiruk pikuk, drama manusia yang getir hingga opera sabun, semuanya merampas waktu siapa pun tanpa terasa (ketika larut menonton televisi). Setiap penonton dengan “kekuasaan” yang penuh melalui piranti remote control, dapat memuaskan seleranya, memindahkan dari satu channel ke channel yang lainnya. Teknologi video juga telah mengenalkan kepada siapa pun tentang rekaan-rekaan tokoh dan peristiwa. “Dunia fantasi” terbangun dengan sempurna (ingatlah misalnya tentang filmfilm James Bond, Star Trex, Jurasic Park, Pocahontas, Lion King, Madagaskar, dan lainlain). Belum lagi yang hadir dalam bentuk video game yang membius anak-anak atau siapa pun yang merasa terhibur oleh alat-alat itu. Penemuan perangkat keras seperti mesin cetak, radio, televisi, remote control, video game hingga komputer, dan berbagai pengembangan perangkat lunak seperti opera sabun, komedi situasi, talk show dan lain-lain, kata Garin Nugroho dalam catatannya (pengantar bukunya), sesungguhnya adalah roman baru kekuasaan yang memberi wujud baru
hubungan individu dengan keluarga, individu dengan masyarakat, dan individu dengan negara. Pada gilirannya, menuntut jawaban dan peranan baru struktur dasar sebuah bangsa. Sebutlah, sistem lembaga sensor dalam dunia digital. Dunia teknologi multi media telah mengantarkan kita semua kepada dunia dan ruang cyber yang konsekuensinya akan mengubah prilaku penggunanya, baik dalam pola prilaku antarmanusia, antarkelompok, antarkeluarga, maupun antarbangsa. Tak keliru bila apa yang dinamakan Negroponte Switch oleh Nicholas Negroponte dalam karyanya Being Digital telah menjadi kenyataan, ketika desiminasi konten informasi maupun multimedia bertransformasi akibat koneksitasnya ke sistem jaringan dimana medium yang biasanya terhubung lewat kabel menjadi mobile (telepon ke HP) dan medium yang umumnya tersebar lewat transmisi gelombang, kini dipresentasikan lewat kabel fiber optik (TV, radio menjadi HDTV dan e-radio) kesemuanya meningkatkan interaksi, kualitas dan metode penikmatan informasi bagi para penggunanya. Terdapat kecerdasan baru, sekaligus memunculkan celahcelah kesenjangan yang lain. Itulah paradoks dari kecanggihan teknologi multi media. Satu hal yang tampaknya tidak begitu disadari adalah kenyataan bahwa hadirnya teknologi multi media (televisi atau audio visual) adalah bergesernya bahasa ungkap dari bahasa huruf (abjad, angka, tipografi), bergeser ke bahasa gambar (film, animasi, fotografi, dll). Media audio visual yang kini hadir dalam bentuk multi media, adalah “tipografi baru” dalam kebudayaan kita. Sementara itu yang menjadi persoalan, dalam konteks kita (Indonesia) adalah, seperti kita ketahui, bahwa masyarakat kita pada umumnya (pada lapisan yang lebih luas) bahasa hurufnya (baca: tradisi membaca, memahami ilmu pengetahuan, memahami teori) belum mapan (baca: belum menjadi tradisi kebiasaan teori atau kebiasaan baik), na-
mun tiba-tiba sudah melompat kepada bahasa gambar. Sebelum “membaca” (buku, teori, dsb) menjadi kebiasaan, sudah didesak dan dilindas oleh kebiasaan “menonton” (televisi, video, dll). Kenyataan seperti ini, tak terelakkan akan mempengaruhi kualitas manusia pemakainya. Dunia pendidikan akan merasakan dampaknya, dalam segala dimensi secara langsung. Secara hitam putih dapat dipilah dampak positif dan negatifnya. Pada yang pertama (dampak positifnya); masyarakat (baca: peserta didik) dapat bersentuhan secara langsung dengan teknologi, dapat menerima segala macam pesan dan pengetahuan secara laten, terus menerus hingga sampai pada tataran memahami dan meyakini, dapat berhadapan dengan kenyataan, informasi, dan peristiwa, nyaris tanpa jarak. Semua itu tentu saja akan menambah perbendaharaan pengetahuan, juga wawasan. Daftar segi-segi positifnya tentu masih dapat ditambah dan diperpanjang lagi. Pada yang kedua (dampak negatifnya); masyarakat tergiring pada sesuatu yang instan, karena menerima segala informasi dan pengetahuan dengan bahasa video (visual) yang biasanya cenderung singkat, padat, praktis, dan tentu saja bersifat fragmentaris. Masyarakat tanpa sadar akan tergiring menjadi terlena, serta tergiring menjadi konsumtif, cenderung tanpa sikap kritis, sebab gambar memang lebih bersifat membius. Kesempatan membaca (buku, teori, dsb) menjadi semakin terbatas. Daftar dampak segi-segi negatifnya ini tentu saja masih dapat diperpanjang. Pengelihatan seperti tersebut di atas, tentu saja sangat sederhana (barangkali cenderung spekulatif), dibandingkan dengan kenyataan yang dapat kita cermati atau kita alami sehari-hari. Seperti, karena kemajuan teknologi multi media, sehingga teknologi animasi komputer misalnya, melahirkan film-film yang spektakuler. Karena teknologi pula lah, kamera fotografi/video terus melahirkan temuan-temuannya yang mengejutkan (seperti ditemukannya kamera tembus pan-
dang oleh Sony). Karena teknologilah, kita dapat mendengarkan musik hingga batas paling maksimum hingga ke detail-detailnya, bagaikan berada di tengah pertunjukan atau konser. Karena teknologilah, sehingga Opera Anoman dengan kecanggihannya sebagai tontonan dapat digelar di Teater Tanah Airku TMII. Kesemuanya itu memberikan kesadaran baru, bahwa di samping kebutuhan ekspresi dan nilai-nilai, terdapat aspek lain yang tak dapat dihindari yalah campur tangannya teknologi dalam segala bentuknya. Teknologi adalah sebuah keniscayaan. Deretan fakta dan peristiwa itu menunjukkan bahwa dunia pendidikan mendapat tantangan baru yang serius. Tantangan yang paling mendasar adalah bagaimana menjembatani kesenjangan yang terjadi akibat melompatnya pemahaman dari ôbahasa huruf ke bahasa gambar (yang multi media). Dunia pendidikan harus dengan cerdas mengantisipasi dan memanfaatkan teknologi multi media, cerdas mengantisipasi dan memanfaatkan multi media untuk mentransfer ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Kebiasaan menonton yang cenderung konsumtif, harus diupayakan menjadi menonton dengan kritis. Bahasa gambar harus dapat memenuhi atau menggantikan bahasa huruf. Pada titik inilah terbuka peluang untuk menyelenggarakan kolaborasi antara lembaga pendidikan ilmu dan teknologi dengan lembaga pendidikan seni. Lembaga pendidikan seni dengan para pakar atau empu harus menjadi komponen yang sama pentingnya dengan para pakar ilmu dan teknologi. Baru dengan demikian pembangunan ini tidak berwajah robot, kaku, dan steril melainkan dapat menjadi lebih manusiawi. Untuk memberikan keseimbangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tantangan yang muncul adalah, perlunya pendidikan/apresiasi seni yang lebih giat (membaca karya sastra, melihat karya seni rupa, mendengarkan musik atau koserkonser, menonton teater). zMade Bandem
OLAH RAGA
Minggu Pon, 8 Agustus 2010
7
Berulah Saat Piala Dunia
Mancini dan Silva Kritik Partai Persahabatan
Lima Pemain Prancis Sidang Indisipliner Paris Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) menggelar sidang indisipliner pascapara pemain Prancis berulah pada hajatan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Dua pemain top kapten Prancis Patrice Evra dan bomber Nicolas Anelka termasuk di antara lima pemain yang ambil bagian pada sidang Sabtu (7/8) kemarin. PSSI-nya Prancis menganggap para pemainnya itu sudah berulah keterlaluan. Karena itu sikap membangkangnya mereka sehingga membuat pamor tim Les Bleus menurun sudah patut diberikan sanksi lewat sidang indisipliner.
BPM/rtr
Hernanes
Lazio Buang Hernanes Rome Kiprah pemain tengah asal Sao Paulo Brasil Hernanes segera berakhir di Italia. Nasib buruk itu harus dijalani menyusul klubnya Lazio akan memutus kontrak Hernanes yang membela klub negeri spagetti itu sejak 2008. “Kontrak Hernanes dengan Lasio sebetulnya selama lima tahun. Entah apa motif di belakangnya, keputusan pengurus lebih cepat dari jadwal kontrak yang telah disepakati,’’ demikian pernyataan pada website club (www.saopaulofc.net). Pemutusan kontrak gelandang berusia 25 tahun itu merupakan tindakan mendadak dari Lasio. Pembuangan Hernanes satu musim sebelum berakhir kesepakatan kontrak itu tidak main-main, dalam upaya penyelamatan Lazio. (par/rtr)
Di samping pemain itu, tiga rekannya yakni Eric Abidal, Franck Ribery dan Jeremy Toulalan juga hadir pada sidang bersama dengan Evra dan Anelka yang dikirim pulang lebih dulu dari Afrika Selatan setelah menghina pelatih Raymond Domenech. Oleh ulah para pemain itu, tim Prancis pulang dengan rasa malu. Peristiwa memboikot pada sesi pelatihan yang substantisinya para pemain memberi simpati dengan perlawanan Nicolas Anelka kepada Domenech itu, berimplikasi tim Prancis gagal melaju ke putaran kedua atau babak 16 besar. Bukan saja PSSI-nya Prancis. Media massa juga mencibir dengan wacana yang sarkastis “cincin para pemimpin pemberontakan dari Knysna” - kota Afrika Selatan. Keputusan FFF memanggil para pemain yang dikategorikan membangkang itu, setelah Dewan Federal FFF mendengar laporan komisi penyelidikan. Meski FFF sudah memberikan keputusan sidang indisipliner, kapan persisnya tanggal dan hari sidangnya belum diumumkan. “Kami akan bertanggung jawab sepenuhnya atas dampak dari keputusan ini. Daftar pemain yang dikutip telah disetujui dengan suara bulat oleh anggota dewan,” kata
Jacques Rousselot, ketua klub Liga pertama Nancy pada wartawan setelah pertemuan. Sedangkan para pemain anggota tim lainnmya, diberikan sanksi lebih lunak oleh FFF. Dana dari sponsor yang mereka harus diterima dikurangi 3,9 juta. Selain itu menangguhkan satu kali tampil pada timnas. Bentuk hukuman model itu dianggap sudah cukup berat buat pemain lainnya. Larangan itu akan berlaku untuk pertandingan persahabatan melawan Norwegia, 11 Agustus di Oslo. Laga persahabatan itu merupakan pertandingan kali pertama di bawah arsitek tim Laurent Blanc, yang mengambil alih posisi pelatih sebelumnya, Domenech setelah Piala Dunia. (par/rtr)
Empat Kesempatan Dampingi Tim, Lienen Tinggalkan Olympiakos Athens Kepemimpinan Ewald Lienen sebagai manajer Olympiakos hanya berlangsung selama empat kali pertandingan saja. Nasib tragis itu diderita pelatih
berkebangsaan Jerman itu setelah petinggi klub Piraeus itu memutuskan kontraknya, Sabtu (7/8) menyusul timnya tereliminasi dari kancah Liga Eropa. “Setelah pertemuan ant-
BPM/rtr
Xavier Malisse
Berdych Kalah di Perempatfinal Washington Tomas Berdych kalah dari Xavier Malisse di perempatfinal Washington Classic, Sabtu (7/8) kemarin. Unggulan pertama Berdych bermain di turnamen pertamanya sejak kalah dari Rafael Nadal di All England Club dua bulan lalu. Kekalahan atas Malisse, karena dirinya yang menampilkan strategi permainan buruk. Gaya baselinernya sering kalah langkah menghadapi perlawanan taktis dan variatif Malisse. “Set pertama saya merasa seperti saya masih tidur,” kata Berdych setelah kalah 6-4, 3-6, 6-2. Jalannya pertandingan sedikit kurang nyaman, karena kondisi angin yang cukup kencang kurang bersahabat pada turnamen berhadiah 1,2 juta dolar AS. “Ini adalah pengalaman yang benar-benar buruk untuk unggulan teratas. Aku tidak 100 persen siap. Kekalahan ini sangat menyedihkan bagi saya. Saya ingin bermain baik, tetapi tidak ada kesempatan lantaran terus dibombardir gelombang tekanan,” ungkapnya terus terang. Berdych sempat mengalahkan Andrey Golubev Kazakhstan dengan kemenangan tiga set Kamis lalu. Sukses waktu itu cukup melelahkan karena dirinya dipaksa tampil hingga mendekati tengah malam karena jalannya pertandingan bebeberapa kali tertunda hujan lebat. “Mungkin aku tidak akan datang tahun depan. Awalnya saya tampil tanpa beban bermain melawan mereka. Namun tetap saya tidak bisa mempertahankan ritme permainan konsisten,’’ ujar Berdych. Berdych tampil jauh dari penampilannya di Wimbledon yang cukup istimewa. Berdych tercatat membutuhkan permainan tiga set untuk menyisihkan dua lawan pertamanya yang bukan unggulan sebelum akhirnya kalah dari petenis peringkat 62 Malisse hanya dalam dua jam lebih sedikit. Malisse bertekad akan bermain lebih baik melawan Fernando Verdasco asal Spanyol atau Siprus Marcos Baghdatis di semifinal. Pada Kamis malam, kedua petenis itu mengalahkan lawan-lawannya dengan hasil 7-6, 7-6. “Saya tidak melihat olahraga lain yang akan sangat menegangkan seperti itu,” katanya. “Ini babak perempatfinal sebuah turnamen besar. Setiap orang ingin melihat petenis tampil gemilang dengan spirit yang menggairahkan,’’ ungkapnya. (par/rtr)
BPM/rtr
Ewald Lienen
BPM/rtr
Nicolas Anelka ara pemegang saham utama Olympiakos Vangelis Marinakis dan Ewald Lienen, disepakati bahwa kontrak harus diakhiri dengan kesepakatan bersama,” kata klub di situs resmi mereka (www.olympiacos.org/). Olympiakos kalah 1-0 melawan Maccabi Tel Aviv, Kamis lalu. Kekalahan Olympiakos terjadi pada babak kualifikasi ketiga dengan kalah agregat gol. Rekor Lienen selama 53 hari kompetisi hanya satu kali saja bisa memenangkan 2-1 atas Maccabi di leg pertama. Selebihnya gagal. “Ada banyak tekanan pada saya dan tim. Karena itu, saya memutuskan untuk meninggalkan Olympiakos dengan persetujuan bersama,” kata Lienen kepada wartawan. “Ini adalah pengalaman yang buruk tetapi sangat bagus bagi saya.
Olympiakos adalah tim besar dengan fasilitas yang hebat dan saya berharap pemilik baru dan klub memiliki keberuntungan masa depan lebih baik dengan pelatih lainnya,” ungkapnya. Marinakis, yang mengambil alih kepemimpinan klub pasca- Lienen, mengatakan bahwa seorang manajer baru pengganti manajer sebelumnya akan disewa dalam beberapa waktu mendatang. “Kita akan mendapatkan manajer yang sangat baik,” katanya kepada wartawan. Spaniard Ernesto Valverde, yang memimpin Olympiakos ke liga Yunani dan merebut gelar ganda pada tahun 2009 merupakan sosok manajer kebanggaan. Lienen sendiri memberi pujian dan apresiasi atas sukses sosok manajer sebelumnya. (par/rtr)
Manchester Manajer Manchester City, Roberto Mancini dan strikernya yang baru asal Spanyol, David Silva melontarkan kritik. Sang arsitek dan bomber itu memberi respons negatif jadwal pertandingan persahabatan pekan depan. Alasannya jadwal uji coba itu terlalu mengganggu persiapan intensif klubnya, yang notabene dalam beberapa hari akan menghadapi kompetisi resmi. Disebutkan lebih dari 30 pertandingan persahabatan dimainkan di seluruh dunia Selasa dan Rabu berikutnya. Roberto Mancini yang merupakan manajer asal Italia itu, mengungkapkan perasaan kurang setuju itu di depan banyak pelatih dan para pemainnya. “Saya tidak habis mengerti, mengapa ketika kami baru saja menyelesaikan hajatan kejuaaran sepak bola tertinggi, Piala Dunia, pemain dipaksa lagi masuk timnas untuk wajib menjalani pertandingan persahabatan,’’ ucapnya. Ditambahkan, beberapa pemainnya baru saja tiba kembali dari Piala Dunia. ‘’Hanya berselang lima hari mereka akan pulang ke negaranya, untuk menjalani pertandingan internasional lain,’’ ujarnya. ‘’Kita tidak bisa menolak hal ini,’’ tambahnya. Konsekuensinya dirinya hanya memiliki jeda waktu satu hari untuk mempersiapkan pertandingan pertama timnya musim ini melawan Tottenham,” katanya dalam konferensi pers di Eastlands, Sabtu (7/8) kemarin. Sedangkan Silva, anggota timnas Spanyol Piala Dunia, sepakat dengan manajernya yang baru. Dia ikut terbang ke Meksiko untuk pertandingan pertama juara dunia sejak mengalahkan Belanda di final Piala Dunia, 11 Juli lalu. Striker yang bergabung dengan City dari Valencia dengan dana 24.000.000 pounds bulan lalu, mengatakan memang selalu ada kebanggaan untuk menjadi bagian dari tim nasional. Namun menjadi tidak baik ketika hal yang memberi nuansa patriotisme itu, dikaitkan dengan mepetnya rentang tanggal dan waktu menyambut pertandingan resmi perdana. “Liga akan dimulai di Inggris. Paling tidak anda membutuhkan waktu adaptasi yang memadai dengan rekan yang baru di tim. Tidak ada yang dapat Anda lakukan tentang daftar uji coba, meskipun keluar dari tangan kami.” Kritik juga mengalir dari Manajer Tottenham Hotspur, Harry Redknapp dan Arsenal Arsene Wenger. Keduanya menganggap uji coba itu tidak ada untungnya, malah akan sangat mengganggu persiapan para pemain untuk pertandingan pembukaan Liga mereka. Tim Eropa pada laga uji coba itu akan menggunakan pertandingan persahabatan antarnegara itu sebagai permainan pemanasan pembukaan babak kualifikasi Euro 2012 yang sudah dimulai awal September. Walau demikian, pemain tengah Inggris Frank Lampard sebagai profesional tidak bisa untuk menolak kecuali harus pergi dan bermain. ‘’Namun jelasjelas waktunya jauh dari nuansa ideal,’’ ujar Frank Lampard. Tentang jadwal yang padat antara uji coba dengan pertandingan di Liga Primer. Tidak ada satu pejabat FIFA yang bersedia komentar. (par/rtr)
Mallorca Ancam Tuntut UEFA Spanyol Larangan tampil buat Real Mallorca membuat petinggi klub asal Spanyol itu tidak puas dengan sanksi UEFA yang dianggap sepihak. Para pengurus Real Mallorca kemudian sepakat mengajukan tuntutan kepada Badan Sepak Bola Eropa, UEFA. Real Mallorca yang dibelit masalah keuangan mengancam akan memperkarakan UEFA akibat kerugian mereka karena gagal tampil pada Liga Eropa musim ini. Dalam siaran resmi UEFA, Mallorca yang dikategorikan bangkrut menyata-
kan tak akan mengajukan banding terhadap hukuman UEFA di Pengadilan Arbritasi Olahraga (CAS). Dengan catatan UEFA harus menjelaskan keputusan mereka mencabut lisensi klub kepada pengadilan di Palma de Mallorca yang mengawasi administrasi klub. Jika penjelasan yang objektif dan transparan yang diharapkan itu tidak dilakukan, maka Mallorca akan menuntut organisasi yang bermarkas di Swiss itu di pengadilan Spanyol dan Swiss, untuk meminta ganti rugi terhadap dampak kepu-
tusan sepihak UEFA itu. Setelah Real Mallorca dicoret, posisinya digantikan Villarreal yang sahamnya sebagian besar dimiliki petenis top dunia Rafael Nadal. Dengan mendapat berkah durian runtuh itu, Vil-
larreal selanjutnya akan menjadi wakil Spanyol pada ajang kompetisi Liga Europa. Pada kesempatan perdana klub itu akan menghadapi Dnepr Mogilev dari Belarusia pada kesempatan babak play-off. (par/rtr)
BPM/rtr
Roberto Mancini
OLAHRAGA
8
Minggu Pon, 8 Agustus 2010
Bayu Yusa Lolos Seleksi di Sriwijaya Palembang (Bali Post) Mantan skuad Semen Padang asal Bali Wayan Gede Bayu Yusa, dinyatakan lolos dalam seleksi yang digelar Sriwijaya Football Club (SFC). Ia bersama 10 pesepak bola lainnya masuk menjadi pemain Sriwijaya musim depan. Bayu Yusa telah melakoni berbagai proses seleksi di Stadion Madya Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, 4-6 Juli lalu. Pelatih anyar Sriwijaya Ivan Kolev, yang memimpin langsung proses seleksi selama tiga hari itu, mengatakan sebelas pemain itu terdiri atas enam pesepak bola asli putra daerah Sumatera Selatan (Sumsel), dan empat pesepak bola di luar Provinsi Sumsel. Dia menyebutkan, enam pesepak bola asal Sumsel yakni M. Sobran (Persiba Balikpapan), ditambah SFC U-21 yakni Rahmad Darmawan, Alfan, Rizky, Dwi Rohnajaya, Reza, Jakcy Arisandi, dan Andi Irawan. Sementara empat pesepak bola lainnya berasal dari PS Semen Padang yakni Wayan Gede Bayu Yusa, Hengky Ardiles, Dirga Lasut, dan Dodi Kuswara. “Meskipun sudah dinyatakan lulus, tetapi seleksi tetap akan saya jalankan hingga beberapa waktu ke depan. Nantinya dalam latihan akan ada pemain yang dilepas, dan dipertahankan sesuai kebutuhan tim,” kata dia. Pelatih asal Bulgaria ini menyatakan, pemain yang dinyatakan lulus ini memiliki skill-ball mumpuni, dan dapat berkembang di masa datang jika terus dibina. “Kemampuan mereka akan terus berkembang seiring dengan latihan rutin yang dilakukan,” ucap dia. Dia mengaku, semula cukup kecewa dengan materi peserta seleksi yang mencapai 228 peserta. Namun, setelah melakukan seleksi selama tiga hari, kemudian didapatkan beberapa pemain yang berbakat. “Umumnya pemain-pemain muda yang ikut seleksi memiliki skill jauh di bawah rata-rata, dan terlihat kurang pengalaman dalam berkompetisi,” ujar dia. Pada bagian lain, Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri selaku manajemen SFC Hendri Zainuddin menginformasikan ke-11 pesepak bola yang lulus seleksi ini akan turut serta pada latihan perdana tim, Senin (9/8) besok. “Mereka akan menginap di Mess Pertiwi dan segera mengikuti latihan perdana,” kata Hendri. (ant)
Kejurnas Atletik
Maria Berjaya di Lompat Jangkit
BPM/ist
Jakarta (Bali Post) Tim atletik Bali membawa pulang 3 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Satu emas lagi dipersembahkan Maria Natalia Londa di nomor lompat jangkit, pada Kejurnas Atletik di Stadion Madya, Senayan Jakarta, Sabtu (7/ 8) kemarin. Maria Natalia Londa mendulang 2 emas di nomor lompat jauh dan lompat jangkit, serta satu emas lagi disabet pelari Nicolas A. Silva di nomor lari 10.000 meter. Sedangkan satu perak, juga diraih Nicola A. Silva di nomor lari 5.000 meter. Satu perunggu lagi, disumbangkan Ni Putu Wijayanti di nomor tolak peluru. Maria membukukan lompatan 12.80 meter. Sedangkan posisi kedua ditempel atlet lompat jangkit Kalimantan Barat, Venny Veronika yang melakukan lompatan 12.32 meter. Untuk posisi tiga dan empat, masing-masing diraih
Dwi Khusnul dari Jawa Timur dengan lompatan 11.92 meter dan Irfa (Jawa Tengah) dengan lompatan 11.70 meter. Sementara atlet junior, Ni Wayan Fitri Swandewi berhasil bersaing dengan atlet lainnya. Fitri Swandewi asal Tabanan, tepatnya Desa Beraban, Tanah Lot, Tabanan, berhasil membukukan lompatan 11.03 meter. Dengan lompatan ini, Fitri masuk posisi delapan besar. Pelatih Atletik Bali, I Made Kariyasa mengatakan, lompatan Ni Wayan Fitri Swandewi sudah lumayan. Apalagi, ia berhasil masuk delapan besar alias posisi tujuh. Padahal, di Porsenijar Bali, Juni lalu, Fitri meraih posisi kedua dengan prestasi 10.85 meter. Fitri punya keberanian cukup tinggi. Partisipasi Fitri merupakan keberhasilan PASI dalam melakukan regenerasi khususnya atlet lompat jangkit. (kmb)
BALI TERBUKA - Suasana pertandingan turnamen tenis meja Bali Terbuka 2010.
Bali Terbuka
Beregu Bali Kandas Denpasar (Bali Post) Tim tenis meja beregu dari Bali kandas dalam babak delapan besar turnamen tenis meja Bali Terbuka 2010, di GOR Lila Bhuana, Sabtu (7/8) kemarin. Tim Binsar Dalung, Badung, harus mengakui ketangguhan Seruyan A Kalteng 0-3. Dewata dikalahkan Donic Jakarta 0-3, sedangkan Buruwan Sanur ditundukkan Puslatda Jatim B. Sementara itu, perjuangan atlet putri harus puas hingga babak delapan besar. Icha Ayu Risananda (Mandala Denpasar) dikalahkan Komala (Pro Kediri) 1-3 (4-11, 11-6, 11-7, 11-5). Kadek Ona (Buleleng) ditundukkan Lia (Tri Dharma Malang) 0-3 (911, 8-11, 9-11). Final di putri junior, mempertemukan antara Komala melawan Gustin (Puslatda Jatim).
Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Bidang Pertandingan, Made Sudana menyatakan bahwa perjuangan di kategori junior putri sudah merupakan upaya maksimal. ‘’Lawan-lawan yang dihadapi kedua pemain andalan Bali itu, hampir dua tingkat di atas atlet Bali,’’ jelasnya. Bahkan para pemain yang dihadapi atlet putri junior Bali sempat
mengikuti kejuaraan ASEAN Junior. Kendati demikian, Made Sudana berharap ke depan melalui pembinaan dan latihan yang intensif, atlet-atlet tenis meja Bali akan dapat banyak berkiprah di event-event nasional dan regional, sebagaimana harapan Ketum Pengprov PTMSI Bali Bintang Puspayoga. Di sisi lain, Kabid Humas Turnamen Bali Terbuka 2010
Ida Bagus Toni Astawa, mengakui skill atlet Bali masih di bawah petenis meja luar Bali. Apalagi, mereka disokong dana yang besar dari perusahaan raksasa. Oleh sebab itu, Gus Toni berharap BUMN, BUMD dan pengusaha swasta ikut peduli menyisihkan dana demi perkembangan tenis meja di Bali. Turnamen tenis meja Bali Terbuka berakhir, Minggu (8/8) ini. (022)
Singaraja (Bali Post) Tim SMAN 2 Singaraja keluar sebagai juara setelah mengalahkan SMKN 1 Singaraja dalam pertandingan final kejuaraan bola voli Piala Rektor Unipas Singaraja di GOR Bhuwana Patra, Jumat (6/8) lalu. SMAN 2 Singaraja unggul dengan skor 3-1. Kemenangan SMAN 2 Singaraja diperoleh lewat perjuangan yang tidak mudah. Di set pertama, Bagastana dan kawan-kawan menang dengan skor 31-29. Di
babak kedua perolehan nilai terus berimbang namun akhirnya permainan diakhiri SMAN 2 dengan angka 25-21. Pada set ketiga SMAN 2 kembali kalah 25-27. Untungnya pada set ketiga stamina SMKN 1 Singaraja mulai turun sehingga permainan berakhir untuk kemenangan SMAN 2 melalui skor 25-18. SMAN 2 Singaraja berhak mendapat Piala Rektor Unipas, sedangkan SMKN 1 Singaraja harus puas menjadi juara dua. Sementara juara
tiga dan empat diraih masing-masing SMKN 2 Seririt dan SMA Lab. Rektor Unipas Singaraja Dr. Gede Made Metera, M.Si., yang menutup kejuaraan menyatakan rasa puasnya karena pertandingan berlangsung sukses. Menurutnya, kejuaraan ini dimaksudkan untuk membangkitkan olahraga voli di kalangan generasi muda khususnya siswa SMA/SMK di Buleleng. Untuk itu ia berharap tahun depan jumlah peserta bisa
ditingkatkan. Sementara Ketua Pengkab PBVSI Buleleng Nyoman Pastika, S.E. mengatakan, kejuaraan voli antarpelajar ini merupakan agenda tetap PBVSI Buleleng setiap tahun. Kejuaraan tahun ini sekaligus untuk menjaring atlet-atlet voli yang dipersiapkan ke Porprov Bali 2011 di Jembrana. Dalam Porprov nanti, hanya empat pemain yang boleh berumur 24 tahun, selebihnya harus di bawah 24 tahun. (kmb15)
Tim Voli SMAN 2 Singaraja Juara BPM/dok
Wayan Gede Bayu Yusa
Piala Buleleng I
Tekuk Persada, Putra Selayar ke Final Singaraja (Bali Post) Tim Putra Selayar melaju ke babak final setelah menekuk Persada Sukasada 2-0 (1-0), dalam semifinal turnamen sepak bola Piala Buleleng I/2010, di Stadion Mayor Metra, Singaraja, Sabtu (7/8) kemarin. Dua gol Putra Selayar dicetak Suwarto pada menit ke-12, dan Sajali menit ke-72. Kedua tim menampilkan permainan tempo cepat. Begitu babak pertama dimulai, pemain kedua tim langsung melancarkan serangan-serangan berbahaya ke gawang lawan. Alit Yudi dan Heri dari Persada beberapa kali menusuk ke jantung pertahanan Putra Selayar. Hal serupa juga dilakukan pemain Putra Selayar, Sajali dan Suwarto juga silih berganti membombardir pertahanan Persada Sukasada. Serangan anak-anak Putra Selayar membuahkan hasil pada menit ke-12. Suwarto mencetak gol untuk keunggulan tim dari wilayah Kampung Baru Singaraja itu. Tertinggal satu gol, pemain-pemain Persada meningkatkan tempo permainan. Ternyata Putra Selayar yang sudah unggul satu gol meladeni permainan cepat yang diterapkan Persada Sukasada. Di babak kedua, anak-anak Persada bermain lebih agresif untuk bisa menyamakan kedudukan. Beberapa kali striker Persada lolos dari hadangan pemain belakang Putra Selayar. Namun kesempatan untuk mencetak gol disiasiakan. Malah Putra Selayar mencetak gol kedua pada menit ke-74. Sajali dibiarkan lolos oleh pemain belakang Persada, karena mengira off side. Sajali yang lolos dari jebakan off side melaju hingga menggetarkan jala. Di final, Putra Selayar akan bertemu pemenang antara Buleleng Putra versus Undiksha Singaraja yang akan bertanding Minggu (8/8) sore ini. (kmb15)
Inkanas Matangkan Wasit Kejurda Denpasar (Bali Post) Pengprov Institut Karate-do Nasional (Inkanas) mematangkan kinerja 35 wasit dan juri, di Dojo Saro Kutaman, Jalan Drupadi, Sabtu (7/8) kemarin. Mereka ini diproyeksikan memimpin pertandingan pada Kejurda Inkanas Bali I/2010, di GOR Ngurah Rai, 13-15 Agustus nanti. Nyoman Soma yang memberi materi kepada wasit dan juri mengemukakan, selama ini mereka sudah memahami peraturan baku yang mengacu World Karate-do Federation (WKF). Soma menyambut antusias karateka Inkanas yang berlaga pada kejurda. ‘’Kami menggelar kejurda perdana, usia Inkanas kini memasuki lima tahun,’’ sebut Soma. Dikemukakan, peserta kejurda mencapai 700 karateka dari delapan Pengcab Inkanas berikut dojo. ‘’Atlet yang ambil bagian ada yang membela dojo, serta pengcab,’’ tuturnya seraya menambahkan hanya Buleleng yang belum berdiri Pengkab Inkanas. Menurut Soma, kejurda dibagi dalam kategori usia dini, pra-pemula, pemula, kadet, junior dan senior. ‘’Karateka usia 21 tahun sudah masuk senior,’’ ucapnya. Soma menekankan, para jawara kata dan kumite kejurda akan diproyeksikan berlaga pada kejurnas di DIY. (022)
Kejurnas Mahasiswa
Pejudo Adesta Sabet Emas
BPM/dok
Nengah Sudiartha
Denpasar (Bali Post) Tim judo Bali berkekuatan delapan atlet, berhasil mendulang 1 emas dan 2 perunggu, dalam Kejurnas Judo Mahasiswa, di GOR Pajajaran Bandung, yang berakhir Sabtu (7/8) kemarin. Satu-satunya medali emas disumbangkan Wiradamungga Adesta di kelas 81 kg. Di final, Adesta sukses menaklukkan pejudo tuan rumah Jabar Tatang Sudrajat. Sedangkan medali perunggu dipersembahkan Sukarya Yasa yang turun di kelas 60 kg. Sayang, langkah Sukarya terhenti di babak semifinal, setelah dikalahkan Syarif H (DKI). Satu lagi perunggu disumbangkan Made Adi Wrawan di kelas 73 kg. Made Adi Wirawan harus mengakui ketangguhan lawannya Iksan (Jabar). Wakil Ketua Pengprov PJSI Bali Nengah Sudiartha
yang dikontak Bali Post, mengaku agak kecewa. Pasalnya, dirinya menargetkan dua keping emas namun meleset hanya satu emas. Diakuinya, Sukarya Yasa dipatok emas, tetapi gagal gara-gara pejudo yang turun statusnya bukan mahasiswa. ‘’Menjelang kejurnas mahasiswa ini, para atlet beramai-ramai membikin kartu mahasiswa,’’ keluh Sudiartha. Dia sempat ditanya apakah tim Bali menurunkan atlet bukan mahasiswa, Sudiartha dengan tegas menampiknya. ‘’Saya tak mungkin mendaftarkan pejudo bukan mahasiswa. Bali harus bisa memberikan contoh,’’ kilahnya. Atas kejadian ini, dia mengambil hikmahnya. ‘’Kami harus mengevaluasi, apa pun titel kejuaraan seperti junior atau kelompok umur, kami dituntut mewaspadai,’’ jelas dia. (022)
Baseball dan Softball Perlu Lapangan Denpasar (Bali Post) Perkembangan prestasi baseball (putra) dan softball (putri) Bali cukup signifikan meski tidak didukung sarana dan prasarana memadai. Cabang olahraga ini masih menggunakan Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, yang notabene bukan standar sebagai tempat berlatih. ‘’Dukungan prasarana kami masih memprihatinkan. Anakanak tidak bisa berlatih optimal dan mengembangkan segenap kemampuannya di lapangan yang sifatnya sementara. Tetapi syukur prestasi kami cukup lumayan. Atlet junior Bali mampu menggapai posisi empat besar pada event nasional di Senayan, Jakarta, Mei lalu,’’ ujar Ketua Harian Pengprov Perbasasi Bali Drs. Made Suartana, M.Kes., di Denpasar, Kamis (5/8) lalu. Diperkuat Aika Andreyana, Gede Bandem Wicitra, AA Angga Wicaksana, Eka Vidiawan, Ridwan Aji Firmanto, Hugo Matthew Laning, Moh. Vay Thoric, I Wayan Krisna Adi Wiguna dan Dewa Gede Wahyu, tim baseball Bali mampu mengalahkan Riau, Lampung, Banten dan Kaltim. Bali hanya
takluk dari DKI dan Jabar. Prestasi empat besar itu merupakan torehan terbaik sepanjang keikutsertaan baseball Bali di ajang nasional. Sayangnya tim softball (putri) Bali tidak bisa mengikuti jejak rekan putranya. ‘’Tetapi secara umum sudah ada peningkatan prestasi,’’ tambah Suartana. Melihat kondisi riil tersebut, pihaknya berusaha mengetuk hati petinggi KONI dan pejabat di Bali untuk mengupayakan fasilitas baseball dan softball. Dulu Pemerintah Provinsi Bali pernah mewacanakan Lapangan Kapten Japa diperuntukkan bagi cabang ini agar wisatawan mancanegara yang berlibur sekalian dapat berolahraga. ‘’Namun, wacana itu tinggal wacana. Kami sudah berprestasi, mohon diperhatikan. Kalau tidak di Kapten Japa, barangkali di tempat lain kami diizinkan membangun lapangan representatif,’’ ungkapnya. Jika mempunyai lapangan khusus, dia optimis prestasi baseball dan softball Bali di ajang nasional akan lebih baik. ‘’Kami yakin karena memiliki atlet-atlet muda potensial,’’ tegas Suartana. (kmb11)
BPM/dok
Maria Natalia Londa
Kompetisi Persegi
Poriba Kandaskan Kemenuh Gianyar (Bali Post) Poriba Abianseka (Mas, Ubud) mengandaskan perlawanan Kemenuh FC 2-0 dalam lanjutan kompetisi Liga Persegi Gianyar di Stadion Dipta, Buruan, Jumat (6/8) lalu. Gol kemenangan Poriba dibuat Eka Putra pada menit ke-12 dan kapten tim Agus Fredy menit ke-52. Pertandingan yang disaksikan ratusan suporter kedua tim berlangsung alot dan ketat. Kedua kesebelasan memperagakan permainan terbuka dan saling menyerang yang menjurus keras. Akibatnya, tiga kartu kuning dihadiahi wasit kepada Dodik Setiawan, Pande S. dan W. Suandi dari Poriba serta IB Sujasna (Kemenuh).
Petaka bagi Kemenuh FC terjadi pada menit ke-12 ketika gawangnya dibobol oleh Eka Putra. Memasuki babak kedua, permainan Kemenuh FC meningkat dan terus menyerang pertahanan Poriba. Peluang demi peluang dihasilkan para pemain depan Kemenuh FC, namun buruknya penyelesaian akhir membuat mereka tidak bisa membobol gawang Abianseka. Justru Abianseka yang berhasil memanfaatkan peluang lewat serangan balik yang dibangun dari lini tengah. Kapten Agus Fredy berhasil memperbesar keunggulan timnya menjadi 2-0 lewat tendangan dari samping kiri kotak penalti. (kmb16)
Damian Ardika Cetak ‘’Overall Best Gross’’ Denpasar (Bali Post) Pegolf Damian Ardika berhasil mencetak overall best gross, dalam turnamen golf amatir Sanur Terbuka, di Bali Beach Golf Course (BBGC) Sanur, Sabtu (7/8) kemarin. Sementara Ketut Arya Adiguna mencatat overall best net. Untuk kategori divisi A, juaranya Made Dita Widyantari, Budi Ada, Sangging, dan Irzan. Divisi B, juaranya Wayan Wiranata, Tega Antara, Made Arjaya, dan Jhoni Harisandi. Sedangkan divisi C, juaranya dr. Budiarsa, Hong Ung Ki, Agung Widya, dan Sanjaya. Ladies division, juaranya Victoria ‘Vicky’ Chandra Tjiong, Ida Ayu Melati, Nidya Metria, dan Wayan Kelanis. Khusus untuk divisi senior, juaranya David Thomas, Mindra Jaya, Mr. Garry, dan Ken Grimes.
Pegolf Vicky merupakan juara tahun lalu. Siswi SMP Cahaya Harapan Insan Sejahtera (CHIS) Denpasar itu, masih berusia 13 tahun, baru saja mengikuti turnamen di Florida, AS, dengan menduduki peringkat tujuh dunia. Ia tidak mau terus berkutat di golf amatir, tetapi ingin merambah ke jenjang karier profesional. ‘’Saya ingin menjadi pegolf profesional pada usia 17 tahun. Saya harus menyiapkan diri sejak dini,’’ ujarnya seraya menambahkan, olahraga golf memerlukan konsentrasi tinggi dan pintar meredam emosi. Turnamen golf amatir Sanur Terbuka yang memasuki tahun keenam ini melibatkan sekitar 210 pegolf. Meningkat dari tahun lalu yang hanya diikui 178 peserta. (022)
Redité Pon,8 Agustus 2010
Bali L E M B A R
B A S A
9 B A L I
Bencingah
Malajah Nglestariang Alam Saking Tenganan Pegringsingan RING warsané puniki, Désa Pakraman Tenganan Pagringsingan molihang penghargaan saking Menteri Kabudayan lan Pariwisata pinaka désa pelestari budaya lan lingkungan. Pengargaan inucap katerima olih panglingsir désa i rika, Jro Mangku Widia. Sampun saking nguni Désa Tenganan Pagringsingan molihang pengargaan saking pemréntah. Désa Bali Agané puniki taler sampun naenon molihang kalpataru. Menteri Lingkungan Hidup duk jaman Orde Baru, Prof. Dr. Emil Salim taler setata nganggén Tenganan Pagringsingan pinaka conto ri kala maosang indik utsaha nglestarian lingkungan utamannyané alas. Sayuwakti, ngantos mangkin Tenganan Pagringsingan kantun prasida nglestariang lingkungannyané. Alas sané wénten ngiterin desané irika kantun asri. Sané ngwetuang asapunika nénten sios wantah awigawig sané kantun kasungkemin krama désa ngantos mangkin. Yadiastun, kocap baos para penglingsir i rika, awig-awig Désa Tenganan Pegringsingan kakaryanin duk abad kaping 11. Awig-awig punika nabdabin ngebah punyan-punyanan miwah ngalap woh-wohan. Krama Désa Tenganan Pegringsingan nénten kalugra ngebah taru sakawenang. Napi malih yaning taruné punika kantun idup. Manut Panglingsir Désa Tenganan Pagringsingan, I Nyoman Nuja, sakancan taru sané pacang kebah anggé lakar wewangunan patut majalaran antuk paruman ring désa. Yaning paruman désa ngicén pamutus kalugrayang ngebah taruné, wawu prasida kamargiang. Yaning taru sané pacang kebah kantun madon, krama sané jadi mamanah pacang ngebah patut mapinunas dumun ring Kelian Désa. Kelian Désa raris ngutus prajuru tetiga pacang nuréksain taruné inucap. Prajuru sané kautus nuréksa punika wantah asiki saking Bahan Luanan, asiki saking Bahan Duluan/Kelian Desa tur asiki saking Bahan Tebénan. “Taruné wawu kalugra kabahang yaning panuréksan prajuru tiga punika maosang 80 persén saking taruné inucap sampun mati, wantah 20 persén sané kantun idup turmaning nénten indén-indén utawi poros taru sané utama,” Mangku Widia nlatarang. Nanging, Mangku Widia ngwewehin, tetiga prajuru inucap patut pada satinut. Tan dados wénten sinalih tunggil tan satinut. Yaning wénten sinalih tunggil tan satinut, taruné punika taler tan dados kebah. Yadiastun nénten nglugrayang krama désané ngebahang taru sakawenang, awig-awig Désa Tenganan Pegringsingan taler nglugrayang kramané ngebahang taru antuk pisarat sané mabuat pisan. Wénten sané kabaos panaho inggih punika ngebahang taru mangda taru siosan nénten mati. Wénten taler pangapih sané pinaka utsaha nglangahin taru sané kawéntenannyané karumasayang sampun makweh. “Wénten taler tumapung pinaka hak sané kicén majeng sang sané wawu ngawitin grahasta asrama ngebah taru anggén ngwangun umah,” baos Mangku Widia. Duaning, ring Tenganan Pegringsingan, kulawarga anyar patut mapalasan saking reramannyané ngaryanin umah sané anyar ring tanah sané sampun kasiagayang olih désa. Siosan ring ngebah taru, awig-awig Tenganan Pegringsingan taler tan nglugrayang krama desané sakawenang ngalap sakancan woo-wohan sané wénten ring karang désa. Wénten petang soroh woh-wohan sané tan dados kalap inggih punika duren, pangi, tingkih miwah teep. “Woh-wohané inucap wawu dados kambil yaning sampun ulung. Sapa sira jka sané nyingak kapertama, nika dados ngambil. Nénten ja sang sané nuénang punyané kémanten,” baos Mangku Widia. Sakéwanten, Nyoman Nuja ngangkenin awig-awig Tenganan Pagringsingan punika nénten nabdabin indik matetanduran. Becik pisan yaning kategepin antuk uger-uger ngajakin kramané mapulan-pulan mangda alasé sayan-sayan lestari. (aya)
95
I Nyoman Nuja
Ngajegang Alas Tenganan
BO/dok
”Materuna Nyoman”, Ngajahin Alit-alité Tresna sareng Alam PARA panglingsir Désa Tenganan Pagringsingan minab sampun wikan pisan indik asapunapi midabdabin mangda lingkungané i rika setata ajeg, satata lestari, nénten ja duké nguni utawi mangkin kémanten, taler ngantor kapungkur riwekas. Nika mawinan, alit-alité i rika saking riin sampun kaajahin mangda setata tresna sareng alam turmaning ngajegang sima drestané irika. Ring Tenganan Pagringsingan wénten dresta kuna sané kawastanin Materuna Nyoman. Materuna Nyoman wantah dresta pasraman alitalité sané ngawitin pacang dados daha-teruna. “Materuna Nyoman wantah pinaka cihna anaké alit sampun nincap dados daha-teruna. Yan imbayang sakadi i kekupu, ngawitin ngebatang kampidnyané,”
“Héé, nguda ento buin kenehang. Ibu suba sayaga makejang lakar ngotonin cucun Ibuné. Uli dugasé Geg Sri ngabarang cening lakar mulih Ibu suba masedia meli kucit, siap, nyuh, basa-basa lan ané lénlénan. Ngaé jaja, majejahitan ituni suba pragat kayang matur lakar nuur padanda masih suba. Nah mani enu meli wohwohan sajaba biu apang segeran ngenahné. Tingalin ja ento di balé banténé makejang,”pandikan Ibunné ngusuh-usuhin putunné ané sampun nyriep di pabinanné lakar sirep. Ratna Dumilah nyangkol okanné abana ka kamar. “Yén kénten ngiring ja merem Bu, manawi mbok Ratna, mbok Gék Sri lan Méina sampun leleh, bénjang malih wawanin,” aturné Gék Darsani lantas ka balé dangin tutuga tekén Gék Sri lan Méina. Gusti Biang Ngurah nutug ka kamar apang maan malu nelokin putunné sirep, mara kalahina ka balé dangin. Bagia kayunné nyingak putunné aris pesan sirepné, tan mari mapitutur “ Ning Ngurah ingetang menekang dupa satondén sirep.” Wenginé nika bajang-bajangé maketetelu sirep dadi a kamar apang maan ngorta ngempahang kangenné suang-suang. Gusti Ayu Sri nyaritayang kénkén pasawitrayan raganné ngajak Lale Dumilah, Luh Purnama, Madé Sinar lan Yan Galang
baos Panglingsir Désa Tenganan Pagringsingan, Jro Mangku Widia. Materuna Nyoman kalaksanayang awarsa. Alitalit sané nyarengin kirang langsung 10 diri. Selami nyarengin Materuna Nyoman, alitalit Tenganan kajak malancaran ring sawewengkon désa. Pamarginé ngiterin désa puniki kabaos ngiterang katekung. Alit-alité nganggen busana adat sakéwanten nénten madestar, nganggén kamben turmaning nyelepit kadutan ring bangkiangnyané. Saking pamargi ngiterang katekung punika, ngawit alit-alité uning ring sawah, tegal, alas ngantos
dugasé kari di Jeruk Manis Cakranegara, nganti patemunné tekén Gusti Ngurah ané mula sametonné. Salanturné Méina nyaritayang kénkén patemunné tekén Gusti Ngurah ajak rabinné ané nuduk dewékné saha mukak sejarah idupné manyama tekén Wayan Galang, saking isin surat wasiat mamané ané madan Mariéta Victoria. Pamuputné maketetelu dadi matetangisan inget tekén panadian raganné suang-suang pada tuara seken uning tekén rerama. Saling gelut kasuwén-suwén saking lelehné lantas makejang aris sirepné ngetut bungan ipianné suang-suang. Tan marasa matan ainé sampun endag nyunarin jendelanné. Gusti Ngurah ajak rabinné nyangkil okanné kangin kauh di natahé mabaju dingin. “Tuagung, nguda aéng dinginé mangkin. Ipidan tén kakéné meluangné?” “Mula jani sasih dingin lakar nampiang sasih karo,” pasaur rabinné nerangang. “Bajang-bajangé makejang tondén bangun, mirib kadung jaen sirepné. Tanginin ja Pudak!”pandikanné Gusti Biang Ngurah tekén Ni Pudak ané sedek nyampat di natahé. “Banggayang ja Bu, padalem mirib raganné kedalon kadung nutur makewengi. Tumbén matemu caritané biasanné ngalantur kanginkauh,” aturné Ratna Dumi-
ring genah-genah sané pingit, rumasuk pura-pura sané wénten irika.Wénten 17 pura ring sawewengkon Désa Tenganan Pegringsingan sané patut karauhin olih alit-alité punika. “Riampuné uning ring kawéntenan désa, uning ring lingkungan, kaaptiang mangda alit-alité madué rasa tresna turmaning metu rasa wiring pacang ngajegang dresta turmaning kawéntenan lingkungané ring désa,” baos Panglingsir Désa Tenganan Pagringsingan, I Nyoman Nuja. Selami nyarengin Materuna Nyoman, alit-alité nénten kalugra ngalap who-wohan sane kapanggih rikala ngiterin désa. Taler nénten kalugra mabebaosan kasar utawi bangras, patut banban tur alus. Asapunika taler alit-alité nénten kadadosang magotra. Siosan punika, alit-alité patut sirep ring genah sané sampun kakaryanin olih désa. Alit-alité punika pacang kaamong olih mekel utawi pemurukan. Sakéwanten, duaning jamané sampun sayan-sayan ngelimbak, dresta Materuna Nyoman nénten prasida kamargiang sakadi dumun. Galah Materuna Nyoman mangkin kaadungang sareng galah alit-alité masekolah. Yadiastun asapunika, tetuek dresta Materuna Nyoman pinaka galah ngicén paajahajahan majeng alit-alité mangda satata ngajegang sima dresta ngelestariang alam ring Tenganan Pagringsingan kantun kaajegang. Duaning, para penglingsir Tenganan Pagringsingan sampun mikayunin, pidabdab ngelestariang alam nénten mrasidayang kamargiang krama désa ring jamané mangkin taler patut nglimbak ngantos kapungkur riwekas. Nika mawinan, alit-alité sané pacang ngelanturang pidabdab sima drestané i rika patut kauratiang. (aya)
lah. Jam pitu Gék Sri, Gék Darsini lan Méina mara pada matangi. Panyingakanné pada bengul, kubil cara anak suud ngeling. Matadah kabilbil ngenggalang pada ka kamar mandi masugi. Gusti Ngurah ajak rabi lan Ibunné kenyem nyingakin bajang-bajangé. “Kénkén Gék dadi pada kadalon sirep, nguda bengul, ngeling kénkén?” “Ah Ibu, sira ngeling. Napi pangelingin tiang. Malah bagia matemu ajak nyama makejang, utamanné niki Gung Nantha. Kubil, mirib bané sirep engsap tan pagaleng.” Kénten pasautné Gék Sri ngusap-usap panyingakanné ané sajaan bengul laad nangis. “Ooh, Gék Darsini kénkén ten masuk, kali jani enu jumah? Buin pidan lakar ka Karangasem. Yén Ibu buin pidan lakar rauh?” patakonné Gusti Ngurah tekén rainné. “Tiang nunas ijin ten masuk maka telun, mungpung disekolahan déréng malajah. Mangkin kari latihan mabaris anggon nyambut 17 Agustusé niki. Yén Ibu ajak Aji mirib nyanan utawi paling telat buin mani rauh. Kari répot tekén siapné,”pasautné Gék Darsini. “Yén Tu Gék Sri ngapidan mantuk ka Janaloka,” patakonné Ratna Dumilah. “Yén libur makelo paturu matenga. Nanging yén ajebos mepesan deriki, padalem Ibu
Ngurah kilang-kileng ajak I Pudak dogén. Sukur Ibu kari nyidayang nunun anggon sambilan, yén di Janaloka kan ramé munyin siapé uyut katekak-katekok. Bon tain siapé masih santer nusuk cunguh,” pasaurné Gék Sri makenyem nyledétin Gék Darsini. “Araah mbok Gék mapimapi gén, yén ten ada tain siapé ané mabo dija ngalih taluh lakar adep anggon béa masekolah ngabulan?” aturné Gék Darsini nembungin. “Yaah, kadén mbok maan dogén mulih milu mresihin kandang, nuduk taluh, lan ngejuk siap potong, ha ha ha,” pasautné Gék Sri kedék inget yén mulih nunas pipis. “Nah, anak kuliah sing dadi kereng mulih, yén ngabulan cepok suba melah.” “Napi Bli Ngurah, mbok Gék ngaminggu mulih, kéwala teked deriki. Tanggal satu mara mulih ka Janaloka ménggal-énggalan, pang maan nunas pipis dogén ha ha ha.” “Napi nika salah, Bli Ngurah, tiang mulih mriki ngaminggu? Kadén Gék Darsini ané sampun sesai nulungin Ibu ajak Aji derika. Napi ten senengan Ibu di Janaloka?” “Ah sajaan Tu Gék Darsini, padalem Ibu deriki ngaraga di Jero,” ipahné nyelag.
(Masambung
SANGKANING pageh pisan krama Désa Tenganan Pagringsingané nyungkemin tur ngamargiang awig-awig ngeninin indik utsaha ngelestariang lingkungan, alas Tenganané kantun ajeg ngantos mangkin. Rikala makéh alasé ring Bali sayan-sayan rered, ring Tenganan alase kantun lestari. Nénten wénten sané wanén pacang ngusak-asik alasé inucap. Manut Panglingsir Désa Tenganan Pagringsingan, I Nyoman Nuja, sane ngawinang alas Tenganané kantun ajeg gumanti wantah awig-awig sané kantun pageh kagamel. Yaning krama Désa Tenganané obah, sinah alasé punika taler pacang obah. “Awig-awigé punika sané dados penekek,” baos Nyoman Nuja. Siosan puniki, krama Désa Tenganan Pagringsingan taler sampun mikayunin pisan indik pabuat alas Tenganané. Alasé punika nénten ja pinaka sumber kauripan kémanten, taler pinaka taméng sané nyaga kawéntenan Désa Tenganané. “Yaning alasé punika ical, sinah pacang mbid. Pamuputné Désa Tenganané pacang tepén mbidan bukité,” baos Nyoman Nuja. Sayuwakti, alas Tenganané gumanti wantah ngiterin Désa Tenganan Pagringsingané. Yan tonin saking bukit, pacang katonin kawéntenan Désa Tenganané kaapit antuk bukit. Nika mawinan, manut Nyoman Nuja, awig-awig indik ngelestariang alas Tenganané gumanti wantah kadasarin antuk pamineh sané jangkep pacang nyaga kawéntenan désané. (aya)
Napi Orti Seré Wangi Anggén Nginihang Bahan Bakar Seré wangi lan papitu soroh tetaneman atsiri siosan kanikayang olih silih tunggil pengusaha Indonésia prasida nginihang bahan bakar kantos 15-30 persén, nincapang performa mesin taler nuunang émisi gas buang kendaraan bermotor miwah pabrik. Direktur Bio Pacific Energy Jodi Sucipto duk Temu Bisnis “Bedah Produk Bioaditif Berbasis Minyak Atsiri: Octane N dan Cetrol N 15”, ring Jakarta, Wrespati (5/8) lintang nganikayang bioaditif saking minyak atsiri puniki durung naenang kakembangin ring dunia. Raganné kocap sampun ngariset lan nguji ring lapangan selami 10 tahun. Manut dané bioaditif pinaka lakar campuhan bénsin lan solar ngawi pembakaran mesiné sayan paripurna lan nyokong pidabdab ngawigunayang énérgi ring séktor transportasi, pembangkit listrik, lan industri. Yéning manut tatenger, kawéntenan lakar bahan bakar minyak nasional warsa 2010 sané kaperluang akéhnyané kantos 45 juta kiloliter, mawinan ketékan dévisa negara sané prasida kainihin kantos sembilan juta kiloliter. “Artiné anggaran negara sané prasida kainihin antuk bioaditif puniki mrasidayang kantos 4,5 miliar dolar AS utawi Rp 42,75 triliun,” ujarnya. Bioaditif puniki manut dané, ri kala kaketelin ring tanki bénsin utawi solar antuk ukuran sané patut, ring waneng kalih rahina kantos kaling minggu pacang kasinahang pikolih beciknyané, duaning maguna pinaka pembersih, pelumas, lan penambah tenaga. (ant/ita)
Mangda Seger, Sampunang Strés Jadma sané madué kepribadian Tipe A sané kompetitif kasinahang akéhan keni penyungkan jantung tinimbang tipe siosan, mawinan para ahli keséhatan nganikain mangdané krama ngirangin strés (ketegangan jiwa) utawi rasa inguh anggén nambengin metunyané pinyungkan sané ngemasin padem punika. Dr Santoso Karo Karo, Sp.JP, MPH ring jumpa pers pakéling Hari Jantung Dunia ring Yayasan Jantung Indonésia, Jakarta, Buda (4/8) lintang nganikang polapali idup lan pakaryan sané kabekin antuk stres duaning kawon nata galah katenger pacang nincapin ketgan jantung lan tekanan darah sané sering karasakan nyilu ring ulu ati. Ngili ring ulu ati utawi angine pektoris, manut Santoso, sering nibenin jadma Tipe A (manut penelitian Friedman lan Rosenman), inggih punika jadma sané madué sifat kompetitif, nénten sabar, agresif lan gelis duka sané pacang danganan katibén stres. (ant/ita)
Kacang Komak Wusan blabar, proyék ring désadésa akéh sané nyag. -Péh aget wénten blabar dados anggén dadalan makarya proyék anyar. *** Alon, makarya akta kelahiran ring Jembrana. -Minab kantun nyantosang bupati anyar! *** Gubernur Bali lantik bupati Bangli, nguber targét Pemasukan Asli Daérah (PAD) , alam sampunang kakakorbanin. -Yéning dum, napi dados?
Sabha
10 Tetuek
Perang Olih Mas Ruscitadéwi Kruna perang maiketan sareng prajurit lan meseh. Pidabdab maperang ketah kamargiang olih para prajurit nglawan mesehnyané. Kéwanten ring Désa Adat Tenganan, Kecamatan Manggis, Karangasem, maperang nénten ja setata maiketan sareng prajurit lan meseh sané sekala. Maperang sané kamargiang nyabran warsa ring Tenganan, kawastanin makaré-karé utawi Perang Pandan kamargiang olih kakalih teruna, maareparepan kéwanten sang kakalih nénten ja mameseh. Upakara Makaré-karé utawi Perang Pandan ring Tenganan kamargiang kocap maka jalaran crada bhakti majeng Ida Bethara Indra sané kasungsung i rika tur kaimbayang pinaka Déwa Perang. Ri kala upacara Perang Pandan puniki kakalih teruna sané maadu, sinah pacang naenang rasa sakit ring anggannnyané duaning katebek antuk duin pandang, tur tan pariwangdé pacang ngamedang rah, sané raris kaanggén jalaran yadnya. Driki nénten ja rah baburon sané kaanggén caru, kéwanten rah manusané néwék sané kahaturang. Dadosné wantah angga, rasa sumeken lan manah tan ajerih sané kadadosan unteng buktiang rasa bhakti ring buk padan Ida Sanghyang Indra. Angga, rasa sumeken lan manah tan ajerih puniki sujatinné sané banget
kaperluang olih manusané, utaminé manusa sané sampun mawasta duur. Yéning sampun madué angga sané seger uger, kasarengin antuk parisolah wirang, tan ajerih lan sumeken, sinah sakancan pakibeh idup ring jagaté pacang prasida kamargiang. Perang Pandan ring Tenganan, sané kamargiang olih para teruna anyar, wantah silih tunggil conto indik paplajah idup sané kawarisin olih para leluhur Baliné nguni. Ring Perang Pandan puniki, para teruna sané jagi maperang pandan, pangawitné kaajahin ngeret indrinyané, mangdané prasida ngasorang meseh ring néwékné soang-soang. Méseh kapertama sané patut kasorin wantah rasa jejeh lan rasa sakit. Rasa jejeh pacang nibenin sakancan jadma lan sarwa maurip, sakéwanten sapunapi antuk ngasorang manah jejeh punika ngentosin antuk rasa wanén dan wirang. Kénten taler rasa sakit, sakit angga lan sakit manah, makakalih rasa sakit punika patut taler karasayang, kaperangin tur kakasorin mangdané prasida jaya lan degdeg. Sujatinné wantah parabdan kauripanné i raga pacang setata maperang, merangin tur ngasorin sapta timira, miwah nyuciang sakancan mala, mangdané idup iragané mamargi antar, prasida nemu karahayuan, sekala niskala.
PANGREMBA: Mas Ruscitadéwi, Madé Adnyana, Madé Sujaya, Gedé Tapayasa, Wayan Juniartha, Madé Sudiana, Wayan Suardiana, Ni Madé Ari Dwijayanthi lan Nyoman Manda. Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.utawi bali_orti@yahoo.com
Redité Pon,8 Agustus 2010
Lumut-lumut Watulumbang (83)
Ngingsanang Atma Ada koné anak negak masila cara mapadma-asana. Ngorahang nunggalan bayu, sabdha, idep. Matané ngidem cara anak ngregep. Angkihanné mapeték macelep ka song cunguhné dadua, terus ka tengahan basangné, neked ditu di tengahan pungsedné. Ri kala angkihané buin pesu uli di song cunguhné, bibihné enggang cara anak magriyengan nguncarang mantra. Mantra apa kadén sing tawang judulné.
Olih IBM. Dharma Palguna Griyengan mantrané cara munyin tamulilingan ngisep sari. Kéto yén melah ban ningehang. Dadi masih orahang cara munyin beduda ngisep sari yen sing melah ban ningehang. Artin griyengané sing masih bakat ban nuduk aji pepineh biasa. Ento koné ia sedeng mapranayama, nganggon ketékan moné monto. Kuda kadén ketékané, sing juari nakonin. Ila-ila koné nakonin anak sedeng ngregep. Bisa-bisa sander krébék. Pangenahné tenget sajan. Yén sing pelih ban nepukin, mirib cara arcan Sang Buddha, ri kala Ida sumurup ring samadhi-yoga. Yén pelih ban nepukin, dadi masih orahang cara lukisan I Gedé Basur
BO/ita
makiré ngalekas. Ia sinah sing nepukin kénkén pangenah ibané. Wiréh matané ngidem. Yadiastun kedat sing karuan ia bisa nepukin gobané padidi. Ia nak nguda koné ento? Patakoné saja polos, nanging pasautné serem. Ia koné sedeng nuntun atma, lakar kingsananga ditu di duur ubunubuné. Béh! Sing kresep ban minehin aji logika dasar. Yén ada anak ngingsanang panak ulian lakar luas joh, ento suba biasa. Yén ada anak mati terus makingsan di geni, suba masih ento sai tepuk. Yén ada balian sakti ngorahang ngingsanang sakit awakné di punyan kayuné, taén masih dingeh. Kéwala satuané
dogén. Lakar nguda ia ngingsanang atma? Koné ia lakar ngelarang upacara nunjel mala di awak. Suba koné ia mebekel geni di tengahan basangné. Orahanga ento madan geni rahasia. Sajansajan rahasia, sing dadi rahorahang. Sakancan mala ané ada di paukudané, ento koné lakar gesenga apang puun. Nganti dadi abu. Bayu prana ané pesu-mulih di song cunguhné koné dadianga cara ilih. Anggona ngilih-ngilihin apiné apang ngedén-ngedénang. Apang murub mesuang panes. Yén alihang di sakalané, mirib pateh cara anak ngilihin sate. Ento koné madan mresi-
hin awak nganggon srana geni. Yén anaké manjus nganggon yéh, utawi maketis aji tirta, ia koné manjus masrana geni. Yén manjus nganggon yéh dadi belus. Yén nganggon geni, lebeng koné batiné. Béh! Sing tawang kénkén kadén rasané manjus aji api. Yén ada anak majalan duur apiné, taén tepuk. Ento sesolahan Sanghyang. Yén ada anak mesuang api di bungutné, taén pabalih. Kéwala di film léak ngakaké. Yén api nambung peteng-peteng di rurungé nuju kajeng kliwon enyitan, taén masih dingeh ortané dogén. Yén tetujoné mresihin awak, pang kénkén misi ngingsanang Atma? Béh!
Ento petakon logika sekolahan. Mula di tatwané tuturanga Atmané sing puun ulian sakancan api: api barak, api putih, api rahasia, api uli di tanah, api uli di yéh, miwah api uli di matanainé. Sangkaning keliwat bakti, padalema koné atmané dusdus andus. Mawinan ri kala ngeseng mala di awak, tuntuna Atmané menék-menékang. Kéwala sing koné dadi ungsap. Yén suba suud ngeseng, ingetan ngwaliang Atmané ané papitu ento ka genahné suwang-suwang. Sing sing waliang, ento madan atma sing jumah. Kéto koné di satuané. Satua buin satuayang, pang kadéna kéné pang kadéna kéto.
ané pasilihanga bakalan uliang ajak wang dura jagat, tusing wang dinian? Pedas ané aget tuah wang dituané! Kéto tegak pamineh I Pekak bahbahanga ajak cucunné. Apanan lantas pasaur cucunné? Anak suba biasa yan pamineh ané teka uli kramané lakara impasina. Pangimpasanné kaojahang buka kéné biasanné. Pamineh unduk nabdab jagat anak mabinaan pesan ajak pamineh nabdab kadat-kadat di padésaan muah bantugbantug pariidup dituanné. Mapan cucunné anak mula cucu sayang, I Pekak tusing ia las nungkasin yadiastu rasayanga ada kleteg maplawanan. Rasa tur kadat nyekala di pariidup kramané dadianga pariunduk trantanan, di aab janiné apa ané kasengguh komoditas, baan sang kawasa tur ririh ngrikrik paundukan. Ngudiang dadi buka kéto panadiannya? Mapan, yan suba seken landuh jagaté, tusing buka apa ané ada di lalampahan satu-
ané, anak rikrikan pamineh nincapang status pariidup kramané pedas tusing buin dadi komoditas wiadin dadagangan; dadagangan ané kasengguh bargaining commodity di kuuban kawasa politik. Mapanan buin, tan patut wiadin tan melah ké rikrikan buka kénéné? Pasaur unduk ténénané lakara pedas mapiakan; mapiakan ulian cumpu tan cumpuné totonan. Pamagratné, kénkénang ngawé rikrikan apanga bedikan kamomoané jalananga ulian paundukan kadat-mangadaté di pariidup jagaté; kénkénang ngawé rikrikan apanga seken kadat-mangadaté tusing dadi tegenan baat krama tur sang pangemong kramané? Buka kéto lantas panyapih pamineh wiadin kompromi ané majalan di parerasan I Pekak Polos. Indik jagat gemuhé dinian anak enu sawat pesan; ané seken paek tur sinah seken tuah kadaté totonan. Buka kétoan rasayanga. I Gusti Madé Sutjaja
Kadat Bungklang Bungkling
Siat Olih I Wayan Juniartha Yén dot kaanggap dadi jlema, i raga harus bani masiat. Kéto teori-né I Madé Bangras Brangti. “Yén sing bani masiat, asli lakar kadéna sing ngelah butuh, lakar sing taén kaanggap dadi nak muani,” kéto abetné. Krama sekaa tuaké konyangan saling paénggalan anggut-anggut. Sing ada ané bani kituk-kituk. Nyén ané sing nawang I Madé, préman sujati kebanggaan negeri. Yén bani kituk-kituk kén I Madé bisa-bisa plikesanga baongé kanti sing nyidayang kituk-kituk buin. Uli cenik I Madé ba membangun karir profésional dadi préman. Duk SD timpal-timpalné ané kena todong, jani pengusaha lan pejabat ané sasai tagihina “uang keamanan”. Yén sing ada uang asli lakar sing aman, kéto artin uang keamanan menurut kamus I Madéné. Biasané sing taén nengok I Madé di warung tuaké. Kelasné jani nak ba pub lan bar, ba Jack Daniels lan Johny Walker, ba sing taén nundik arak, apabuin tuak. Nista koné. “Sing percaya Ci? Nang tolih di désa-désa kuna i ragané, yén lakar menek truna pasti upacarané misi ngadu lengen, saling tigtig, yén sing bani asli lakar terus anggapa nu raré, boya ja truna ané ba mabutuh,” Nyangetang anggut-anggut krama sekaa tuaké. Suud anggut-anggut konyangan ngorahang “percaya, percaya”. Engkahné I Madé ba tuak jaka gén boné, yén tuak jaka bakat tungkasin asli tenggéké bisa tepén gemelan. “Ulesné krana to ba i raga demen masiat, demen ngukur jlema uli gedé lengené tur wanénné majaguran. Uli cenik sing ada ané ngajahin nyatua beneh-beneh, kanti tua sing ada ané nau engkén carané nyatua ané beneh,” Mara masuk SMA ba cakcaka kén kakak kelasé. Yén tondén kena cakcak tondén sah dadi murid. Mara dadi mahasiswa baru, cakcaka masi kén seniorné, yén ba kena cakcak mara sah dadi warga in-
teléktual. “Mara kelompok prémané saling cakcak, prajani konyangan héboh. Prajani konyangan marasa Bali né ba sing aman. Nang jani tlektekang jak makejang, sing ba uli pidan krama Baliné mula saling siatin?,” Ada ané masiat nganggo kléwang; banjar lawan banjar urusan tanah kanti urusan ogoh-ogoh; banjar lawan krama urusan pis kanti urusan bangké, nyama lawan nyama urusan warisan kanti selingkuh. Ada ané masiat nganggo bungut; gubernur lawan DPRD, bupati lawan KPU, sopir taksi lawan gubernur. “Pokokné sing ada ané bisa nyatua, ané jani kaadanin dialog to isiné tuah saling jadeng, saling kaik-kaik, saling pisuh, sing ada ané saling madingehang, pamuputné payu saling timpug, minimal saling puikin” Anggut-anggut krama sekaa tuaké. Jani tulus anggut-anggutné, boya krana nyéh, boya krana sing ngerti. “Patutné jani uli cenik ajahin raré-raré né nyatua, mabligbagan. Menek truna patutné ukur uli kabisané ningehang timpalné, kabisané nyatua, boya ja kabisané nigtig timpal,” Tepuk tangan krama sekaa tuaké. Mula beneh sajan tuturné I Madé. “Tumbén Bli nengok ka warung tuaké jeg calah Kresna bli, tutur bli né melah tur patut sajan. Yén dadi cang matakon, adi di warung tuak nénénan Bli ngemang sundih pamineh,” alus I Ketut Lemes Lamis matakon. Jeg nelik matan I Madé-né. Kenjir kumis lan bulun cunguhné. Yén nu I Madé ngelah bok, sinah kenjir masi bokné. “Belog sajan Ci, Tut. Yén di pub lan bar Cang ngomong cara tunian asli ba pelung matan Cang-é grunyunga kén pasukan prémané.” Anggut-anggut krama sekaa tuaké. Jani konyangan ngerti warung tuaké tuah anggona tongos curhat kén I Madé. Suud curhat asli ye lakar grueng-grueng magedi negakin Harley-né, sambilanga ngédéngang lengenné ané gedé, pipisné ané tebel.
Yan jagaté gemuh, buka ané liu pesan caritayanga di lalampahan igel-igelan lan satuané, anak saja bakalan nutdut di keneh sang mabalih wiadin sang madingehang. Nanging, panutduté anak tusing kadasarin ulian pariidup jati sang mileté totonan anak seken gemuh masih. Apanan ané manutduté anak ulian ada ané matungkalikan wiadin matungkasan di paundukan idupannya. Ngudiang dadi buka kéto ilehan lelintihan paminehé? Kéné koné satuanné. Apa ké saja wiadin tan, apa ké patut kagugu wiadin tan, anak muliha ka pamineh soang-soang. Pangawit buka kénéné patut ciriang uli panyumuné apanga tusing ada patungkasan. Yan dot nawang wiadin ada pangugu abedik, pedas suba bakalan manutdut pamineh sang ngawacén tulisé ané kadasarin baan apa ané majalan di pariidup kramané. Tusing ké buka kétoan? Maan, buka kénkénan
satuanné? Kadat buka janiné, ulian pikolih mauleh-ulehané tusinga parus wiadin bantugé, anak saja karasayang pesan baan krama wiadin rayaté. Tur masiha kadat di sekayan sang kawasa ané, koné lakara malaksana apanga pariidup panjaké dadi melahan, sanget masih karasayang. Ulian kadaté ada di makaduang pagubugan, sang patut kaayahin tur sang mangayah, didiannya ada koné témpékan uli sisian dadua ento. Sang uli sisianné nénénan anak saja buka barés ajak iraga ulian ia nilik buka ané kadasarin baan kadaté ento. Ulian kadat, lantas, krama kawasané baanga nyilih sekaya, kadi nyilihang pipis ajak jagaté, ané lakara dadi anggona nincapang kemelahan idup kramané ané seken-seken kayak-kayak di pariidup sawaiannya apanga ia bisa nindihin idupnya tur bisa mapagaénan di carik wiadin
tegalan, tur maadep-adepan ulian pikolih geginanné. Kéto koné Pekak Polos tuturina baan cucunnya ané suba bisa nyujuh tur makatang paurukan tegeh-tegeh dini tur di dura negara. Papolosan lantas I Pekak matakon ulian ia anak saja polos pesan paminehné. Pamineh polos indik kadat-kadaté janiané di pariidup kramané anggona tindihan mabligbagan ajak cucunné. Ngudiang koné dadi nyilih sekaya uli dura jagat? Ngudiang dadi tusing kramané lonto silihin? Krama ané saja payu tur anak saja materap-terapan kapayuannyané! Mapan, pigum wiadin jumlah kramané janian anak saja suba liu. Yadin bedik bisa kapunduhang, anak bediké ento lakara dadi liu yan suba liu ané katibénin tegenan pasilihan. Tusing ké apa lonto ané suba kapasilihang lakara ulianga ajak krama jagaté dinian? Yan nyilih sekayan uli dura jagat, tusing ké apanan
Suara-suara Tan Pasaur I Nyoman Manda, pangawi Baliné, warsané mangkin makéh ngwedarang bukun-bukun idané, sakadi novel utawi naskah drama. Silih tunggil novel sané kawedar warsané mangkin inggih punika mamurda, Suara saking Batukaru. Novel sané matebel 134 halaman lan kamedalang olih Pondok Tebawutu puniki, madaging babesen ring i raga mangda madué pangrasa nasionalisme. Suara saking Batukaru, nyeritayang indik kauripan anak alit ring Banjar Ubung, Tabanan, sané mawasta I Nyoman Mando. Ri kala kari alit, galahnyané I Nyoman Mando kaanggén nulungin kakalih reramannyané sakadi, nulungin i bapa di carik sakadi ngangonang sampi, manjusang sampi, lan ngalih saang baang i mémé. Salanturnyané kaceritayang sapunapi I Nyoman Mando maplalian sareng sumitran-sumitrannyané ring Banjar Ubung, nginep bareng, ngajeng bareng, kayeh bareng,
makejang bareng-bareng. Ngelantur pamargin I Nyoman Mando ngeranjing ring Sekolah Rakyat (SR) 1 Penebel ri kala masan pemerintahan lan penjajahan Jepang. Penjajahan Jepang sané kejam lan nénten urati indik kemajuan daérah jajahané. Punika ngawinang Jepang setata ngéka daya mangda setata prasida ngawé daérah sané jajahnyané ten nglawan, belog, lan terus-terusan keni kalaran. Sekolah Rakyat 1 Penebel, nénten prasida maurip malih, santukan ri kala Jepang kalah (daweg Hiroshima lan Nagasaki) kabom, Jepang nyerah nénten nganggén pisarat sareng Sekutu. Ri kala punika malih rauh Belanda makayunan nyajah Indonésiané, rumasuk Bali, lan Tabanan. Sekolah Rakyat 1 Penebel katutup, ri kala Tabanan meperang mélanin guminé. Samian rakyaté sareng maperang rumasuk I Nyoman Mando sané nulungin truna-truna bajar
lan désané maperang nglawan Belanda. Sapunapi ceritan rakyat Ubungé milih ngalah ka carik-cariké lan alasalas ring Batukaru anggén ngibarang semangat révolusiné ngalawan Nica? Santuka alas Batukaruné lan Ida sané malingga ring luhurné, katunasin pamargi olih sameton Ubungé mangda molihang kadirgayusan jagaté, landuh, lan sutrepti. Semangat nasionalismé sané morbor kaanggén sanjata ngalahang penjajahé ri kala punika. Yadiastun novel puniki nganggén basa Bali, sapatutnyané pangawi nguratiang lengkara-lengkara sané kaanggén ngwangun novel puniki. Ejaan lan makéhnyané hurup sané matukar genahnyané ring kruna, ngawinang metu pangarsan sang sané ngwacén, novel puniki sakadi durung kabecikang tata basanyané. Ari Dwijayanthi
Sastra
Redité Pon,8 Agustus 2010
Baju Galungan I Nyoman Alit Suwarbawa
Di Panyajaan Galungané tiang ka peken ajak i mémé. I mémé meli raka-raka angéna magalungan. Poh duang kilo, biu duang ijas, lan apel telung kilo. Di suudné meli raka-raka, i mémé ngajakin tiang ka dagang bajuné. Tiang inget, i mémé suba majanji meliang tiang baju dinané jani. Ngénggalang tiang nyagjagin bajuné né demenin tiang. Baju mawarna gading, magambar Naruto. Tiang ngambis bajuné ento. I mémé kanti ngoél. Buin misi nyigit lengen tiangé. “Da edénganga meledé pang sing mael adepina”. Kéto i mémé kisi-kisi. Sing pelih munyiné i mémé, dangangé sangét ngorin aji bajuné ento. “Aji telung dasa Buk.” Mih maelné. Makesiab tiang. Sing taén tiang meli baju aji monto. Paling aji molas tali suba mael pesan. Biasané meli baju obralan di désa tuah siu piah abesik. “Dados mael Buk? Tén man mudahan Buk?” I mémé nawahin baju Naruto ané kari gisiang tiang. Nénten makita tiang ngalébang. Keneh tiangé apang payu bajuné ne belianga. Nanging dagangé makitukan. Laut pejang tiang bajuné. Jemaka liman tiang tekén i mémé tur dandana ajaka ngedinin dagangé totonan. Suba joh tiang majalan, nanging makita masi tiang ngipekin bajuné totonan. Bes meled tiangé ngelah baju Naruto. Kartun idola di sekolahan tiangé. Ba ngejohang, buin tiang ngipekin bajuné totonan. Kanti i mémé ngorin tiang “Ngoyong malu, da jemaka bajuné! Mémék malu nawahin.” Nge-
jengit tiang. Sing tawang sagét di mukak jani masi ada. Buin tiang ngipekin kasamping, masi magantung I Naruto. Kangin kipekin masi ada. “Kuda ajiné Buk?” I mémé ngisiang baju Narutoné. Dagangé makipekan nyekenang. Seka bedik maekin i mémé. “Kuda Buk?” nyekenang i mémé. “Tuah aji molas Buk.” Makenyem dagangé ngorahang ajiné. “Dados kuangin bin bedik sajan.” Kéto buin ngimbuh dagangé. Munyiné i mémé sing dingeh tiang buin. Iteh ja tepuk ngemélmél saling sautin sareng dagangé, nanging sing dingeh tiang apa né tuturanga. Kangin kauh, kaja kelot tiang nyeledét. Dini ditu magantung I Naruto. Gedeg basang tiangé. Mara tiang nawang, I Naruto jani suba dadi baju pasaran. Sing matereh buin yén nyaluk. Bisa suba makejang timpal tiangé nganggo I Naruto kayang galungané. Sing nyak lung. “Mék bes mael to bajuné. Buung ba ngalih baju kéto. Ané lén gén alih. Baju ané mudahan.” Kénten tiang ngorahin i mémé. Kedeng tiang limané ningalin baju-baju ané lénan. “Suba baanga aji dasa tali. Mudah ba to Man.” Kéto abet né i mémé. Tiang tusing buin bani ngorin i mémé sujatiné tiang nénten meled buin tekén I Naruto. “Buk, pelih tiang ngajinin busan. Bajuné niki aji telung dasa. Selaé ampun tawur.” Kéto abet dagangé. Tiang lega sajan. Payu buung suba jani meli bajuné totonan.
11
“Buung ba meli Mék.” Kedeng tiang buin limané i mémé. Tusing masi i mémé nyautin munyin dagangé, ia nyak nututin tiang. Di samping tiangé suba tepuk tiang baju ané luungan. Baju barong. Warnané putih. Di tengahné misi gambaran barong. Duriné misi tulisan Baliku. Baju Bali. Barong tokoh baik ring Calonarang. Yéning tiang nganggo bajuné punika, tiang pacang ngenah anak Bali asli, buin anak Bali ané polos. “Pasti sing ada ané nganggo.” “Né luungan Mék.” Kisi-kisi tiang ngorin i mémé. I mémé tusing masaut. Sépanan i mémé nakonin dagangé, dagangé sagét ngorin. “Bajuné niki aji dasa tali. Ané di sampingné nika aji molas. Naruto aji telung dasa.” “Niki tén dados kuang Buk?” “Nénten. Pas ampun Buk. Tiang polih bati tuah duang tali piah.” Kéto dagangé ngaresekang munyiné. I mémé lantas ngajakin tiang magedi. “Delapan ribu manten Buk. Belinin ja Buk, tiang durung polih pegarus.” Buin dagangé ento ngaukin i mémé. Nyagjagang i mémé. Kuangin bin siu, buka kéto i mémé nakonin dagangé. “Nggih ambil ampun buk. Kangguang tiang ten polih bati, pang polih gén pagarus.” Padalem tiang nepuk sebengné. Ia ngamaang bajuné mudah mangda polih pagarus manten. “Bayah ba kutus tali mék! Pedalem dagangé sing mabati Mék.” “Sing ada dagang ané ngalih sapih.” Buka kéto pasautné i mémé. Lantas tiang mendep. Nénten bani buin tiang nungka-
sin i mémé. Pelih ban nungkasin, baju suba matawah buung bisa belianga. Dong buung tiang ngelah baju baru. Suud dagangé nyusuk pisné i mémé, tiang mulih. Sing makelo, tuah atengan jam. Neked jumah bukak tiang bajuné punika. Cabakin tiang nyalukin. Pas sajan bajuné di awak tiangé. tusing kelet, sing masi gobiogan. Ba tawang pas, buin bajuné tampih tiang tur pejang di lemariné. “Anggo rahinan gén bajuné. Sing dadi anggo masantara pang sing buuk ya nah!” Buka kéto besenné i mémé. Tiang nyautin baan anggutan. Japi ja meled tiang nganggo baju baru suba di muncuk, angsoang tiang nangkek. Tangkek pang kati buin puan. Galungan. Semengan di Galungané tiang suba ka bangunin tekén i mémé. I mémé lakal ngajak tiang bareng maturan ngindeng-indeng. Uling ka Pura Puseh kanti ka pura Balé Agung. Buin maimbuh ka sétra ngaturang pangujung tekén keluargané sané suba ngalain. Ring jalané kal mulih. Tepuk tiang suba timpalé nganggo baju baru-baru. Tur seken makejang nganggo baju magambarin I Naruto. Kedék tiang ingkel-ingkel. Asané ngempug celengan makejang meli baju patuh. Neked jumah, sing maseliahan, sing masi madaran. Jemak tiang baju barongé di lemariné. Énggal-énggal tiang mukak kaputané tur langsung saluk tiang. Sampun ten ngidang nanggehang buin lakal nganggo baju baru. Suud nganggo baju, tiang
I Putu Agus Sutrarama
Olih IBW Widiasa Kenitén
I Gusti Putu Bawa Samar Gantang
Inggih uning ring mawasta sujati, Ngicalang awidya, Wiwéka sida kapanggih, Makamiwah kalanggengan. ( Dokter Ida Bagus Rai, Geguritan Magending Sambilang Malajah, Malajah Sambilang Magending: 56)
Sujati kategesin patut. Patut manutin sanghyang agama. Patut nénten wantah ring pangandika patut mangda majanten ring paripolah. Katahan maosang patut sakéwanten ring pamargi nénten patut. Mimpas sareng sané kanikayang. Bantang saking sujati gumanti saking pikayunan sujati. Sujati gumanti ngrajegang pamargi nganutin sastra. Pamargi sané mimpas janten pacang ngwetuang pikobet ring angga taler ring anak lian. Pikayunan sujati gumanti aptiaptian sang sané ngruruh Mahasujati, sané utamaning kapatutan.
Sang prasida molihang kasujatian pikayun ngicalang sané kaucap awidya. Awidya kategesin nénten madué widia. Sang nénten nué widia kaucap kapetengan. Kapetengan nénten mresidayang ngepah utawi milah sané antes sareng sané nénten antes. Mawinan patut pisan ngruruh sané mawasta widia. Widia maligga ring sastra. Sastra kaucap sasuluh urip. Pikenoh sasuluh prasida ngicénin kegalangan pikayunan. Sang maangga idep galang dangan ngamarginin kauripané. Yadiastun sané mangkin kobet pisan ngrereh sané prasida manggihin galang ring angga galang ring kulawarga, pasemetonan utawi ring krama. Wantah galang sida kapanggih nénten pacang manggihin pikobet santukan tinglis utawi sinah pisan sané encén patut sané encén iwang. Sang asapunika kaucap prasida minuturin angga. Gumanti méweh pacang prasida minutrin angga. Katah pigodan ngrauhin. Ngingkinan angga mangda prasida makanti sareng pigodan patut utsahayang. Pigodan punika gumanti sarana anggén ngukuhang angga sujati. Sang sampun mresidayang makanti sareng pigodan wau kaucap manggihin wiwéka. Wiwéka mresidanyang milah sané jati sareng tanjati. Wiwéka mamargi becik wantah sering-sering nyuciang
wiwékané. Wiwéka nénten pacang antar pamarginé wantah seringan mapikayun tansujati. Pikayunan tansujati, sakadi gelis iri ring kadruwéan anak lian, rumasa andel ring angga wau uning utawi nué kuasa. Ngandapang anak lian mawit saking pikayunan tanpatut. Gelis menggah utawi bendu wau nénten kairingang panikané.Gelis ajum ring angga wau polih genah utawi linggih saking seneng nangkil. Wiwékané patut pamarginné galang pikayunané widiané katah kapanggih janten kalanggengan nénten méweh pacang rereh. Kalanggengan mawit saking kalangenan ring pamargi patut. Kalanggengan ring kauripan sekalaniskala. Ring sekala kalanggengan punika sané mawasta prabéla ring kapatutan. Yadiastun katah ané nyandelin nénten pacang makirig. Indiké puniki sané mangkin sampun sayan-sayan ical. Ring niskala kalanggengané prasida nunggal ring Sanghyang Mahasujati. Nénten malih kabanda olih cakrapunarbhawa. Ring kauripan gumanti ngruruh sané mawasta sujati kobet pisan. Sakéwanten, wantah sampun sujati éling ring angga dados manusa nénten pacang kobet santukan ring angga wénten sané ngalingganin nénten lian Sanghyang Mahasujati.
Ri Kala Anom-anomé Wirang ring Drama Modéren Anom-anomé Baliné ring kabupatén siosan patut iri, duaning anom-anomé ring kota Dénpasar akéh madué selah makréasi, ngédéngan karirihannyané, duaning ring Dénpasar sering pisan kawéntenan pacentokan-pacentokan majeng anom-anom lan alitalité. Wénten Pésta Reni Remaja (PSR), sané pangawitné becik pisan, duaning madaging pacentokan sakancan seni ngawit seni sastra modéren, seni sastra Bali modéren lan seni tradisional. Pangawitné pidabdab PSR sané kamargiang akéhan micayang genah majeng alit-alit lan anom-anomé makréasi, duaning pacentokan drama modéren dados silih tunggil unteng pacentokanné. Kawéntenan pacentokan drama modéren puniki sakadi micayang genah jimbar majeng alit-alit lan anomanomé makréasi, duaning drama modéren-né madaging sakancan seni, saking seni peran, seni sastra, seni suara, seni lukis, seni musik, seni busana kantos sané pinih anyar marupa seni tata lampu. Siosan ring ngandelang sakancan seni, ri kala macentok drama modéren alit-alit lan anom-anomé taler kaajahin maguyuban, mangda prasida sagilik saguluk salunglung sabayantaka. Saking ngecét lével sareng-sareng, ngedum ajengan sareng-sareng, numbas bénsin sareng-sareng, kantos mesuang jinah sareng-sareng prasida kapanggihin ring alit-alit lan anom-anomé sané nyarengin sekaa drama modérn. I rika raris metu manah wirang ring drama modéren, yadiastun pungkuran PSR Dénpasar nénten malih madaging pacentokan drama modéren. Rasa wirang puniki sujatinné nénten ja wantah katuju majeng drama modéren kémanten, kémaon tatujonné wantah wirang ring
napi sané mawasta kréativitas, duaning wantah sangkaning kréativitas kéwanten seniné prasida idup lan nglimbak. Minab sangkaning wirang ring unteng seni sané mawasta kréativitas puniki mawinan raris soang-soang sekaa drama modéren sekolah-sekolah kadi
malomba-lomba makarya pacentokan. Wénten sané makarya lomba monolog (main drama ngraga), wénten sané makarya lomba musikalisasi puisi, wénten sané makarya lomba ngawi, lan maca puisi miwah cerpén miwah sané siosan, sané prasida ngicenin genah majeng alit-alit lan anomanom saking sekolah siosan makréasi. Sakéwanten, pemerintah kadi tan rungu ring utsaha becik alit-alit lan anom-anomé. Pe-
Di Pahing Galungané, bajuné suba mapanting. Tur buin maniné sing dadi saluk. “Rahinan gén anggo. Masantara sing dadi anggo.” Inget tiang munyiné i mémé. Tur tiang marasa anak sing mampu. Buin nem bulan sing karuan i mémé lakal meliang baju baru. Yén bajuné né buuk, kayang bin nem bulan tiang ten buin mabaju melah. Pejang tiang bajuné ring lemariné suud anggo tiang di Galungané tur Kuningan. Mula liang tiang nganggo baju baru tur melah di Galungané tur Kuningané. Makejang sing ada matuhin baju tiangé. paling soléh tiang tekén ané lénan. Sing marasa nem bulan suba Galungané suba liwat. Semengané jani buin tiang marengin i mémé ka pura-pura mabakti. Ring jalané suba tepuk tiang timpal-timpal tiangé nganggo baju melahmelah. Dinané jani buin lakal pesu baju barong tiangé. baju ané suba beli inem bulan. Neked jumah, tiang enggalenggal nyemak baju barongé di lemariné. Bukak tiang bajuné totonan tur anggo tiang. Nanging sebet tiang, baju barongé sing buin cara ipidan. jani bajuné suba kéweh ban nyaluk. Laut ngidang nyaluk nanging di sipahné sagétan makeroék. Bajuné buiné nugak tekén awak tiangé. tuah neked di basang tiangé. “Rahinan mara anggo.” Ngingetin munyiné i mémé. Yéning Galungané suba nem bulan malunan, mangkin tiang suba ngedénang. Ngudiang bajuné sing masi ngedénang?
Saking Langit Bali
Sujati
Jénggot Kambing Kipud rasané wangkongé. Semutan rasané cokoré. Saking Yogyakarta lunga mawali ka Bali. Depdep sirep ring margi wenginé makawanan tan marasa jag sampun tiba ring Ketapang, Banyuwangi. Nyaluk semeng ngremeng nyeberang ka Gilimanuk numpang kapal péri. “Ida dané sané tan makta kartu penduduk mangda meneng ring bus. Dados masé mengkeb ring kamar alit genah mawarih,” ucap supir bus Gunung Agungé. Péh Déwa Ratu Agung sané nyaga ring margi Gilimanuk petang lapis. Satpam, pecalang, polisi, jag tenget semuné. Sami katuréksa makta kartu penduduk. Wénten penumpang meneng-meneng ngrereh ojék ngaliwatin marga tiosan raris nyantos bus ring jaban panuréksan. Daweg panureksané punika titiang meneng ring bus diapin makta kartu penduduk. “Ragané tan tedun mapariksa?” Pitakén anak lanang inab mayaban yusané sareng titiang. “Titiang makta kartu penduduk. Titiang dot uning napiké sané meneng ring bus pacang katuréksa. Yéning katuréksa driki titiang pacang nyerahan kartu penduduk turmaning nyaru mapi-mapi lali utawi maosang ngadén ical”, ucap titiang sakawentenane. “Titiang taler lali,” saut anak lanang punika nganggén basa Bali. Saking jaegné sawatara mayusa séket tiban. Panganggén anaké punika mirip teroris Amrozy. Matopong putih. Mabusana modél Timur Tengah. Majénggot kambing. Dugan nyaluk nyaur, sami ngawit mukak puasa sawatara jam nem ring restoran Situ Bondo. Anaké lanang punika jag ngajeng nasi di busé. Tan nyak bareng-bareng ngajeng. Api tui makéh sané malinggih numpang bus sameton Selam, anak lanang puniki niri tan kayun ngorto. Titiang kagiat anak lanang punika bisa ngomong Bali. “Ampurayang puniki raos kutang-kutang ngicalan weteng nyeb, sampunang salit arsa titiang metakén. Napi mawinan Selam garis kerasé seneng majenggot kambing. Sampunan duka nyan. Mawinan puniki rahina suci. Rahina puasa. Rahina Ramadhan,” sesed titiang cucud sada tanruh. “Ragané Hindu Bali nggih?” Pitakénnyané sambil neleng udeng muang busanan titiang. “Nggih,” sahut titiang bawak. “Idumun masa pida lega ri kala Rasullulah Nabi Muhammad nyebaran agama Selam. Ngicén gaguat mangda sami maguris kumis muang kalésné. Tuah dados miara jénggot, nyirian cirin Selamé. Sapa sira tan majénggot kambing punika kafir.” “Sapunapi yan anaké Selam tan ngubuh jenggot kambing?” Sesed pitakçn titiang. “Cutetné kafir!” “Badah, yan kçnten manut sakadi orti ring Media Indonesiané. Indonesiané mapanduduk 230 juta, 85% sané Selam. Yan ingkupang sami sajebag panegara Selamé ring guminé puniki, kari masé liunan Selamé ring Indonésia. Kemaon sané jati-jati Selam tuah 5 %. Selebihnyanç Selam abangan,” baos titiang. “Sing kéné sing kéto, dija-dija Selamé sané wiakti Selam jag seregep mapuketan. Siki sané kasakitin sami marasa keni. Anggén conto pratiwimba sameton Talibané ring Afghanistan kasakitin olih Amérika Serikat. Sameton Palestina kasakitin olih Yahudi Israél. Sami marasa kasakitin. Sami bangras amedih majihad ngalawan teroris Israél, Amérika Serikat, Inggris muang negara Barat sané tiosan.” “Yaning gedeg tekén Amérika Serikat, Inggris, Australia nguda Hotel Marriot Jakarta kabom. Nguda Bali kabom. Poso, Ambon kausak-asik. Napi salahné?” Pitakén titiang nyesed. “Boyaké punika teroris. Turmaning sami majénggot kambing.” “Dados martil ngebom kafir, pahalané suargan,” baosnyanç bungah. “Yan ustad-ustadé maring tipi maosang sampunang agama anggéné dadalan. Sami nyamané tan matutang majihad ngawag-ngawag mademan anaké tan padosa naraka poloné boya suargan.Yan jati-jati mawidhi patutné ngelarang dharma, welas asih, lulut tresna asih. Semalihné bom mademan raga, nyengkalain anak tios tan padosa, punika numbas suargan paling murah. Kemaon sujatiné mikolihing naraka.” “Yan punika satuang tan pegat-pegat satuané sawiréh béda keyakinan tuah debat kusir. Kado ngutang-ngutang galah,” pisautnyané ingan. “Inggih yaning kénten, ngiring sineb pegatan talin délemé,” ucap titiang. Bus Gunung Agungé mamargi lemuh landuh sasubané galang sami maturéksa, sajawaning titiang sareng anaké lanang sané majénggot kambing punika. Ring marginé saking Gilimanuk nuju Dénpasar sami malih ngengkis sirep, sajawaning titiang sareng anaké lanang majénggot kambing punika sané sesed titiang mawasta Ustad Wahono. Sedawan marginé ageng kemak-kemik peningalané merem sinambi ngelus-ngelus bulu sané gemuh tumbuh ring jagutné. Sané katah kabaos Jénggot Kambing!
lantas malaib pesu. Dot sajan tiang ngédéngang baju baru tiangé. “Kija to Man?” “Mesu malu Pak.” Kéto tiang nyautin patakoné i bapa. Liang sajan keneh tiangé ngentasin rurungé. Liu anaké majalan di rurungé. Sabilang rahinan jeg ketog sémperong anaké mesu malali-lali. Mabunga-bunga keneh tiangé ngindengang baju baru tiangé. Baju né seken paling soléh tekén anaké lén. Ané lén liunan nganggo baju Naruto lan bajubaju magambar kartun lianan. Bajun tiangé, baju barong. Baju asli Bali. Kaliwat liang tiangé, engsap tiang madaran. Di balé banjaré ada dagang tipat, dot sajan tiang meli tipat ngilangang seduk. Nanging, pis tiangé kecag di kantong sapariné. Payu tiang buin mabalik mulih. “Méh.” Neked jumah tepuk tiang i bapa suba kedék. “Ba med ngindengang bajuné Man?” Kéto abetné. Dueg sajan i bapa nebak. Mirib suba teradisi yén galungan nganggo baju melah. Sing sautin tiang patakoné i bapa. Kaliwat seduk tiangé, ngénggalang tiang ka paon. Ngedasin tiang nyerod di muka paoné. Nyén kadén ngutang kulit biu, bakat jejek ulian ngepungin nasi. Sud madaar tur nyemak pis di sapariné ngalantasang tiang mesu. Mesu tiang kanti sandikala. Sing med-med tiang ngindengang baju baruné. Uling di balé banjar, ka kota, tur ka pasih. Bajuné totonan anggo tiang. Boné kanti bengu. Buin maniné masi buin anggo tiang wiréh kari rahinan.
merintah, utaminé panitia PSR kota Dénpasar kadi buta bongol nampenin kerug krebék alit-alit lan anom-anomé makréasi. Lomba drama modéren ring PSR sané kaaptiang olih alit-alit lan anomanomé tan guan-guan kadagingin. Aget pisan, Balai Bahasa Dénpasar makarya Fésival Sastra sané madaging makudang-kudang pacentokan sastra, kénten taler Pérs Mahasiswa “Akadémika” Unud, Fakultas Ekonomi Unud, lan fakultas-fakultas siosan sané kayun makarya pacentokan sastra sané ngawi mawali égar kréatifitas sastrané. Sakadi napi sané kapanggihin duk pacentokan drama modéren sané kamargiang olih Fakultas Ekonomi Unud warsa 2009 lintang, makudang-kudang sekaa drama modérn prasida ngembahang kréasinyané. Kénten taler ring pacentokan musikalisasi puisi lan dramatisasi puisi sané kawéntenan olih Balai Bahasa Dénpasar bulan Agustus puniki, sakadi dados pacampuan embahan toya kréatifitas sané ageng, sané ngulangunin tur ngangenin. Wantah ring pacentokan-pacentokan kadi punika alit-alit lan anom-anomé prasida ngembahan bayu kréativitasnyané. Yéning tan wénten pacentokan-pacentokan kadi punika, ring dija malih kréativitas alit-alit lan anom jagi kaembahang? Sampunang kantos maembah kagenah-genah sukil lan cemer, ka parisolah sané boya-boya? Duaning wantah prarabdan yusané anom, manusané mamanah tanying, maambek, lan mabayu ageng. Ngiring ja makinkin malih, kasorang kedik momo angkarané, icénin genah alit-alit lan anom-anomé makréasi, mangdané bayu ageng kréativitasnyané tan magentos dados blabar ageng, sané nguwugin jagat. (gék yatri)
Metalang I lutung berung Engkah né puyung Suwung, mélalung Icang dot mekaik! Rumasa api nunjel matanai Jukung kambang Panumpang né metalang Suara ombak, ilang Dija I Ratu ngengkebang bulan Né ngetisin lan nyelimurang Kija mentas I Langit Gadang Nyimbar manah tur ngalangang Napi kekeberang kedis-kedis tan pasuara Sekadi I Jukung puyung, ngambang Di segara, tan pombak
Ngurip Ujan di panyingakan adi Ten sida bli natakin Napiké rasané mangkin? Nasi duduk nasi kutang Idup boya ngalih basang bengkang Tiang anak basing puyung Jelé luung jelé luung Ujan di penyingakan adi Ten sida bli natakin Idup boya ngalih basang bengkang Boya ngalih basang bengkang!
Puun Tendas pengeng, keblimbeng Buwung manjus, mati mekudus AC ngengkebang panes Nanging api né matanai Nunjel AC-né Nanging api né matanai Muunang gumi né Gumi, né sepi Gumi, né padidi Naenang kebus Né padidi Naenang sesek tanpa tis I raga suba makelo Ngalahin gumi, mengkeb Di betén AC Nepang ia padidi Patutné ia puun Matunjel, sakadi AC-né Tuah lakar dadi kenangan
Kruna
12 Ni Putu Nova Purnayanti
Redité Pon,8 Agustus 2010
Cempaka
I Putu Éka Kusmadana
PKB Srana Nguji Raga Mupulang 40 Piala Prasida masolah ring kalangan Pésta Kesenian Bali (PKB) ka-32 ngawi Ni Luh Putu Nova Purnayanti bangga. Manut Nova, kénten dané ketah kasambat, PKB pinaka pidabdab seni sané pinih ageng ring Bali punika prasida kadadosang sarana nguji raga majeng para seniman Baliné. “Para seniman sané sampun sué makipu ring seni Bali pacang marasa bangga yéning prasida masolah ring PKB, napi malih yéning prasida sareng nyolahang pragmén tari sané kasenengin para penonton,” baos bajang jegeg sané embas ring Dénpasar, 6 Novémber 1991 puniki. Yadiastun nénten maasal saking kulawarga seni, kawikanan Nova masolah nénten kasangsiang malih, mawinan dané sering kajudi masolah ring hotél-hotél. “Pidabdab masolah anggén titiang srana malajahang raga, taler anggén titiang ngrereh pangupa jiwa. Pangawitné titiang masolah wantah sangkaning seneng, saking kasenengan puniki mawetu dados préstasi, pamuputné dados pakaryan,” kénten Nova nyarita. Ri wusan nyarengin pragmen tari “Sunda Upasunda” pinaka duta kota Dénpasar, Novi ngangkén garjita yadiastun masolah tengai mawinan toya jangatnyané makatéltél, dané tetep garjita masolah pinaka bidadari. Putri saking I Madé Purnata lan Ni Madé Maryani puniki nganikang ragané sayan pascat masolah sangkaning sering nyarengin pacentokan-pacentokan masolah. “Kawéntenan pacentokan-pacentokan tari punika ngawi para pamilet jemer malajah, pateh kadi galah malomba ring PKB sané ngranayang soang-soang sekaa mautsaha makarya ilén-ilén sané pinih becik,” kénten mahasiswi semester II IKIP PGRI Bali puniki nerangang. Indik pamargin PKB-né, Nova ngaptiang mangdané ring galah-galah sané jagi rauh, kapicayang selah majeng para anom-anom Baliné makréatifitas. (ast/ita)
Juara IV Olimpiade Provinsi Bali
Magending wantah silih tunggil kasenengan idané. Anak alit jegég mapeséngan jangkep Ida Ayu Mas Cempaka Déwi Palguna puniki setata sarat pisan nyarengin lomba magending. Sampun makudang-kudang gelar juara magending ring tingkat Bali, Dénpasar , lan Badung prasida kapolihin olih anak alit sané ketah kasambat Cempaka puniki. Sané ngawi ida banget garjita wantah préstasi idané sané pinih ungkur. “Titiang marasa angayubagia pisan, duaning titiang prasida molihang juara III ring Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) sané kagelar ring Surabaya. Prasida dados duta Bali kéwanten titiang sampun bagia, titiang kadi tan percaya prasida dados juara nasional,” baos Cempaka saha kenyung. Macentok ring tingkat nasional kocap yakti-yakti dados pengalaman mabuat pisan. Cempaka nganikayang marasa bagia, nénten wantah sangkaning prasida polih juara, taler sangkaning prasida makenalan sareng alit-alité saking sajebag Indonésia, ngawit saking Acéh kantos Papua. “Titiang katah ngisim SMS majeng sumitransumitran titiangé ring dura Bali. Sumitransumitran titiangé taler jemet ngirim SMS, napi malih yéning ipun jagi ka Bali,” kénten putri saking Ida Bagus Putra Palguna lan Ni Ketut Alit Prihantini puniki nyarita. Saking mayusa nenem warsa, anak alit sané embas ring Dénpasar, 28 Pébruari 1999 puniki sampun seneng magending. Duk mayusa nenem warsa, Cempaka sampun prasida dados juara magending. “Saking magending titiang sampun prasida mupulang langkungan ring 40 piala,” kénten siswa kelas VI SDPN Tulang Ampiang Denpasar puniki nerangang. Mangkin juara I Lomba Lagu Pop Bali duta Badung ring PKB warsa 2009 puniki nedeng makarya album gending raré Bali. Ring album puniki, Cempaka pacang maktaang gending “Bintang di Langit” praragan. (cen/ita)
Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) wantah silih tunggil mata pelajaran sané kasenengin olih I Putu Éka Kusmadana. Kasenengan Éka, kénten dané ketah kasambat ring papalajahan IPA, pamuputné prasida mapikolih. Siswa SDN Tulang Ampiang Dénpasar puniki wawau pisan kajudi pinaka pamilet lomba Olimpiade bidang IPA. “Ring Bali titiang wantah molihang juara papat, titiang las nrima kawéntenan punika,” baos dané sebet. Yadiastun kalah, anak alit sané ngacepang prasida dados dokter puniki, nganikayang pacang mautsaha nincapang préstasinyané ring galah-galah sané jagi rauh. “Yadiastun kalah, titiang seneng pisan nyarengin lomba olimpiade IPA, saking malomba titiang akéh polih sumitra, titiang akéh polih pengalaman sané mabuat pisan,” kénten putra saking I Madé Sukadana dan Ni Madé Kusmawati puniki nerangang. Sané banget ngawi senang, manut Éka wantah ri kala nabdabang malomba. “Duk nika titiang seneng pisan ngwéntenang percobaanpercobaan, minakadi percobaan makarya rangkaian listrik, muktiang pemuaian zat gas cair, zat padat, lan sané siosan,” kénten Éka nyarita. Siosan ring ngeniang juara harapan lomba olimpiade IPA, anak alit sané meneng ring Jalan Sunsettroad Gang Meduri 5 Dénpasar puniki naenang molihang juara II Olimpiade IPA sa-Dénpasar, juara I MIPA ring silih tunggi lembaga belajar lan setata molihang juara I ring kelas. (cen/ita)
I Ketut Gedé Narmada
Sami Pakaryan Mapikobet Macemplung ring widang seni kocap sampun dados kaputusan I Ketut Gedé Narmada-né. Punika awinan galahgalah anak lanang sané embas ring Badung, 16 Juli 1976 puniki kadi telas anggén maseni-seni. Manut alumnus Seni Tari ISI Dénpasar puniki, seni tari punika patutné setata kembang lan nglimbak. Ring seni tari, dané kocap ngrasayang wénten sané tan menengmeneng, mawinan dadi raris dados pangawi seni tari. Sangkaning sampun pascat makarya tari, Narmada, kénten dané ketah kasambat raris kajudi pinaka pangripta lan penata pragmén tari. Napi sané
dané karyanin kangenin dados silih tunggil seni sané ngulanginin ring PKB galahé lintang. “Sami pakaryan madué pikobet néwék, kénten taler pakaryan makarya pragmen tari. Kéwanten titiang mautsaha nepas pikobet-pikobet punika. Semaliha pikobet-pikobet punika anggén titiangjalanan mecut raga, nangiang lan ngembangin napi-napi sané duaénang tiang, lan setata malajah,” kénten dané nerangang. Napi sané kakaryanin galahé mangkin, manut dané wantah sarananyané ngamargiang sakancan paplajahan sané kapolihin ri kala kuliah.
Yadiastun Narmada nganikang sampun mautsaha becik, kéwanten ring tengahin margi pacang wénten manten pikobet sané nimbenin sané pacang dados kapiambeng. “Sakadi duk PKB-né lintang, tata titi lomba ngawatesin akéhnyané pragina sané dados nyarengin. Indiké puniki sinah pacang ngirangin pangaptian-pangaptiang i ragané ngawi sasolahan sané paripurna. Kéwanten sapunapi ja méwehné, sapunapi ja kawonné, ring sajeroning lomba patut wénten tata titi, kéwanten sampunang kantos ngicalang tatuek sasolahanné,” kénten pangaptian dané. (ast/ita)
Angker Yéning pitakenang ring sang sané sampun madué kawikanan ring kawéntenan indik supra natural, sané baosang angker, inggih punika dané ngandikayang angker punika kabaosang wantah genah sané ngangobin utawi nakutin, kabaos ngangobin karana rupan ipuné lan wentukné sios ring sakadi sané siosan, salanturnyané dané maosang genah-genah sané kabaos angker punika wénten ring batu sané ageng, taru sané ageng, wawidangan sané bet, lan sané siosan duaning sané sakadi asapunika kocap madaging kekuatan gaib, mawinan asapunika? Manawita genahé sané sakadi punika kagenahin olih roh-roh alus. Indik sané sakadi punika wantah kepercayaan duk nguni, punika sané kabaos kepercayaan animisme lan dinamisme. Kepercayaan animisme lan dinamisme maosang maka sami benda-bendané sané wénten ring ja-
gaté madaging kekuatan gaib lan roh. Yéning ruruh-ruruhin ring dija kémanten yéning wénten batu ageng lan taru ageng ring sampingné majanten sampun kadagingin utawi kawangunin tugu, tugu punika wantah genah ngalinggihang rohroh alus punika, punika matetujon mangda roh-roh alus punika nenten ganggu sang sapa sira sané nglintangin utawi sang sané rauh merika. Siosan ring batu ageng lan taru sané ageng kabaos angker, wénten taler margi sané kabaos angker. Margi sané kabaos angker, inggih punika patemon margi antara margi, ring puser patemoné punika kabaos catus pata utawi tri pata, duaning ring catus pata utawi tri pata punika kabaos petemon kala. Sané kabaos catus pata inggih punika patemon kangin kalawan kauh, kaja kalawan kelod, ring puser patemon punika kabaos
pempatan agung. Sané kabaos tri pata inggih punika patemon kaja kalawan kelod lan kalawan kangin utawi kaja kalawan kelod lan kalawan kauh, kangin kalawan kauh lan kalawan kelod utawi kangin kalawan kauh lan kalawan kaja, ring puser patemon punika kabaos pertigaan agung, patemon-patemon margi sane sakadi punika taler kabaos patemon kala, napi mawinan sané sakadi punika kabaos patemon kala? Asapuniki indikné, puniki wantah imba, wénten patemon rahina kalawan wengi, patemon sakadi punika kabaos sandi kala, krana patemoné sakadi punika ngwetuang kala, kala punika sané kabaos angker, napi ngawinang asapunika? Duaning kala punika kagambarang antuk ruparupa sané angker utawi kawentukang antuk arca sané madaging taring, kabaos angker krana rupan ipun ngangobin utawi
Ceraken nakutin. Siosan ring punika wénten taler kabaos kala inggih punika patemon surya-bulan-bumi utawi surya-bumibulan, genah ipuné majejer, patemon sakadi punika kabaos suryané kapaangan utawi ulané kapaangan, manut pangandikan anak lingsir indiké sané sakadi punika baosanga suryané utawi bulané katadah olih Sang Kala Rau. Sakadi sané sampun kabaosang ba duur taru ageng, batu ageng, lan kala. Krana rupan ipun banget ngangobin utawi nakutin ipun kabos angker. Wénten malih sané kabaos angker upaminé wénten pakarangan lami kakaonin olih sang sané nruwénang, krana pakaranganné lami kakonin sangkaning ngruruh karya kadura negara utawi kakaonin séda utawi mati, pakarangané punika nénten wénten sané genahin turmaning meriksain, i rika raris roh-roh alus sané
ngenahin utawi ngranjingin, kasuén-suén pakaranganné punika penadosné angker, duaning roh-roh alus sané ngenahin utawi ngranjingin. Boya ja roh-roh alus lan kala punika kabaos wantah madué sifat-sifat sané jahat kémanten, nanging madué taler sifatsifat sané becik, ipun becik yéning i raga urati ring kawéntenan ipuné, kauratiané prasida i raga ngwehin panyomia utawi labaan, ri sampuné asapunika parilaksana i ragané ring rohroh alus lan sang kala ipun prasida kaanggé prakanti utawi sawitra, nujuning rerahinan kajeng kliwon utawi rerahinan sané siosan, wéhin ipun panyomia utawi labaan sané marupa segehan utawi kepelan, krana ipun banget seneng ring sané asapunika, yéning kasenengan ipuné sampun madaging ipun nenten pacang ngrubeda. I Nengah Konten
Isin Gumi Makéh Lulusan SD ring Buléléng Tan Ngeranjing SMP Sakirangkirangnyané 358 anak lulusan SD ring Buléléng nénten nglanturang pendidikan ka SMP ring warsa ajaran 2010/ 2011 puniki. Alasannyané akéhan saking alit-alit punika ngangken makarya, utamané makarya dados pembantu rumah tangga utawi nyaganin warung ring désannyané. Paindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 MHz rahina Buda, 4 Agustus 2010.
Putra Perkasa, Tangguwisia Wantah yukti akéh lulusan SD nénten sida nglanturang ka SMP, puniki kaawinang makudang faktor utamané ékonominyané sané sarwa pas-pasan. Kadi rasa kaanggén kaperluan idup sadinasedina sampun méweh pisan. Lianan punika jarak pantaraning sekolah lan jeronnyané akéh sané doh pisan utamané sané mawit saking pelosokpelosok désa terpencil. Diastun kebaosang wénten dana BOS saking pemerintah nanging punika durung prasida natasin. Arik, STKIP Singaraja Sepatutnyané para orang tua sida ngajum-ajum utawi ngrayu pianaknyané mangda kayun ngranjing ke sekolah sané tegehan malih, napimalih mangkin pemerintah sampun ngicénin dana BOS antuk sekolah-sekolah. Wantuan dana punika pastika prasida
ngeringanang beban para orang tua, lianan punika pihak terkait mangda ngelaksanayang utsaha-utsaha sapunapi antuk lulusan SD punika prasida nglanturang sekolahnyané ke SMP. Puniki mangda sida kekardinyané kaweruhan lan SDM sané unggul. Gus Eka, Patemon Paindikan puniki patut kaselehin olih dinas pendidikan lan terkait napi-napi kemanten sané ngeranayang para lulusan SD punika tan prasida nglanturang ngranjing ka SMP. Yéning mawit sangkaning faktor jarak SMP sané doh saking jeronnyané, tunas tiang yén prasida kewangunang SD lan SMP siki raab. Putrawan, Sambangan Tiang piragi ring siaran télevisi lan wacén ring koran-koran kebaosang pendidikan punika gratis, napi malih dumun rikala masa kampanye
présidén lan wakil présidén. Nanging mangkin dados metu wicara puniki, akéh lulusan SD tan sida nglanturang ka SMP? Gus Puma, Banjar Sayuakti ironis pisan ri kala anggaran pendidikan pacing katincapang 20 persén, nanging pikayunan antuk nglanturang ke SMP malah sayan nedunang. Minabang puniki kirang sosialisasi saking pihak sané wenang ring widang pendidikan, mangkin sapunapi antuk mangda kererehang pemargi lan tedun kasobiahang paindikan wajib belajar siya tiba. Makasami puniki bénjangan sumangdéné anakanak punika lebih maju lan bermartabat. Seri, Tigawasa Aptiang titiang majeng pemerintah sida ngamungkah SMP terbuka ring désa sané jaraknyané doh, lianan punika taler para orang tua penting pisan sida ngicén sokon-
gan lan uratian majeng ring okan-okannyané kayun ngeranjing ke SMP. Santukan pendidikan punika penting pisan mangda prasida kauripané sida becikan kapungkur. Dek Berata, Buanasari Déwa Gedé Artawan, Gendis Panji Pandikan akéhnyané lulusan SD sané tan ngeranjing ka SMP, tur memilih dados pembantu rumah tangga utawi nyaga warung, puniki tan je mawit saking indik-indik ring pendidikan kémanten, nanging makudang faktor utamané keadaan sané tuara utawi miskin. Yéning ring keluarga tuara pastika sané kautamaang ipun ngrereh jinah anggéna pangupa jiwa. Diastun kabaosang SMP punika gratis pacang tan wénten gunané yéning kaperluan utama ring keluarga tan sida kadagingin. Puniki patut sareng sami komponén mikayunin. (ama)
Kidung Gaguritan Burayut Kaasuh olih I Gusti Madé Sutjaja
Ri tepengan mangkin anggé galah nembang miwah muruk nyurat basa Bali; mawit saking Perpustakaan Lontar Fakultas Sastra, Universitas Udayana.
m\rzbÉwei tãoezo;, hune¡Ó nmgiwh * n) ;iÑ , \eredpãk ¡ ttit/, tti\eÀ lnuZÿ*¡é biru ,ÿ hlisjÓ p) b ß \ ) d/, \esor*kmæidæu ru t i ,i hult»\u, k)Zÿu e\mnis2ß zd/. 44. bhenhyukdht/, enezomn/tÙrnnÑ\ i ni /, eboeksm;me\Éebo, & Zéÿ( sdhr&, l\uæl hwn/e\or\Ðrmæ&, eMÿwnñÿenm)elokÞm¡ m¡Þ /, bukbulenpUx ( m , tti\eÀ lkduk\ ã t iÐ /, hu2sÞm) t ¡ã /, mapnÀe\Öoklimn/. 45 45. zhikt ) t u /enk)lh i n/, hu2esmgtÉwi l i si /, h)eboeksm;tuh ( ei jo, |lennrjupsÓ,i ezoezoenbunr$Ó pu t i /,
Mangaranyab rawit bonyoh, Untuné magiwang endih, Ngarédép buka tatit, Tatinghalé nunjung biru, Alis tajep mabengad, Ngasorang kampid suriti, Ulat rengu, Kenyungé manis malenyad. 44. Baané hayu kadahat, Né nyoman tuara nandingin, Boké samah mangrébo, Langsing lanjar sada aring, Awak ngorangka ramping, Mowannyane melok lumlum, Buka bulané purnama, Tatinghalé kaduk bangkit , Ules lembut, Madapan angsoka liman. 45. Nyai ketut né kelihan, Ulesé magatra wilis, Eboke samah tur ijo, Palané naraju pasti, Nyonyone bunter rupit,
GELANGGANG
Minggu Pon, 8 Agustus 2010
13
Taiwan Terbuka
Indonesia Rebut Gelar Ganda Campuran Jakarta (Bali Post) Indonesia memastikan merebut gelar ganda campuran pada turnamen Taiwan Terbuka Grand Prix Gold, setelah berhasil membukukan final antara pasangan Indonesia untuk kedua kalinya berturut-turut setelah pekan lalu di Macau. Juara Macau Terbuka Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, maju ke final untuk kedua kalinya dalam dua turnamen pertama mereka, setelah mengalahkan pasangan tuan rumah Taiwan Chen Hong Ling/Cheng Wen Hsing 21-17, 21-13 pada pertandingan pembuka semifinal di Taipei, Sabtu (7/8) kemarin.
BPM/ist
Venus Williams
Cedera, Venus Mundur dari Cincinnati Cincinnati Tujuh kali juara grandslam Venus Williams menarik diri dari turnamen Cincinnati Terbuka, pekan depan, karena cedera lutut, kata penyelenggara turnamen, Sabtu (7/8) kemarin. Williams yang kecewa tidak bisa ambil bagian, setelah melakukan debutnya pada turnamen tersebut tahun lalu, mengatakan, ia mengalami sakit pada lututnya, pekan lalu, setelah kembali ke jadwal latihan normalnya.
“Penasihat medis dan fisioterapis menyarankan untuk menahan diri dari turnamen, hingga saya bebas dari sakit,” kata Williams, yang adiknya dan peringkat satu dunia Serena, juga tidak akan berkompetisi, dalam pernyataan yang dikeluarkan penyelenggara. “Sayang sekali, saya tidak dalam keadaan dapat bertanding pekan depan,” sesalnya. Kendati kehilangan Williams, turnamen tersebut masih memiliki delapan pe-
main 10 peringkat teratas dalam Tur WTA, dan 26 dari 30 peringkat teratas, termasuk juara bertahan dan unggulan teratas Jelena Jankovic, juara bertahan AS Terbuka Kim Clijsters, dan tiga kali juara grandslam Maria Sharapova. Aksi babak utama dimulai Senin (9/8) besok, dan final berlangsung pada 15 Agustus. Turnamen putra akan diselenggarakan pada pekan berikutnya dengan diikuti oleh Roger Federer, Rafael Nadal, dan Andy Roddick. (ant/rtr)
Pasangan tersebut akan menghadapi ganda campuran Indonesia lainnya, unggulan teratas Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa, yang mengalahkan rekan senegara mereka unggulan delapan Fran Kurniawan/Pia Zebadiah 11-21, 21-19, 21-16, yang merupakan ulangan final Macau Terbuka. Ditanya apakah ia akan kembali meraih gelar juara setelah meraih gelar pertama bersama Tontowi, di Macau, pekan lalu, dengan mengalahkan pasangan Indonesia lainnya, Liliyana mengatakan yakin. “Tetapi tidak boleh lengah juga karena yang pasti akan lebih susah melawan teman sendiri dibandingkan lawan pemain negara lain. Apalagi, kami sudah samasama tahu pola permainan masing-masing,” kata dua kali juara dunia dan peraih medali perak Olimpiade Beijing, bersama Nova Widianto itu. “Mudah-mudahan bisa mengulangi sukses pekan lalu, di Macau,” tambah Liliyana yang bersama Tontowi tampil pada turnamen kedua. Langkah pemain tunggal putri Aprilia Yuswandari hanya sampai di semifinal, setelah dihentikan pemain Korea unggulan ketiga Bae Seung Hee 19-21, 21-15, 1821. Seung Hee akan menghadapi pemain tuan rumah
Taiwan Cheng Shao Chieh dalam perebutan gelar, Minggu (8/8) ini, setelah Cheng mengungguli pemain Korea lainnya, unggulan keempat Bae Youn Joo 21-14, 21-14. Unggulan ketiga tunggal putra Simon Santoso, juga maju ke final dengan menyisihkan unggulan teratas asal Vietnam Nguyen Tien
Minh 21-16, 21-18. Pada final turnamen Grand Prix Gold berhadiah 200.000 dolar AS itu, Simon akan melawan pemain Korea Sho Gun Wo, yang menundukkan pemain Indonesia lainnya Dionysius Hayom Rumbaka 21-17, 21-19, sekaligus menghindarkan final sesama pemain Merah Putih. (ant)
BPM/ist
Liliyana Natsir
Kejurnas Taekwondo
Jateng Juara Umum Malang (Bali Post) Kontingen Provinsi Jawa Tengah meraih juara umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo 2010, yang berakhir Sabtu (7/8) kemarin, di GOR Ken Arok, Kota Malang, Jawa Timur. Kontingen Jateng berhasil meraih juara umum nomor “kyorugi” (pertarungan) junior, dengan memperoleh sembilan emas, dua perak, dan lima perunggu, disusul nomor “kyorugi” senior yang diperoleh Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan memperoleh tiga emas, satu perak, serta satu perunggu. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meraih juara umum di nomor “Poomsae” (keindahan/kata) dengan dua emas dan dua perak. Usai event tersebut, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Taekwondo Indonesia, Wahyu Hagono, mengatakan Kejurnas Taekwondo ini masih dikuasai sejumlah pemain Pelatnas, seperi atlet Jateng, Ikhsan Syaiful Muluk. Meski demikian, kata dia, kontingen luar Pulau Jawa juga mampu berbicara dalam kejurnas kali ini. “Hal ini membuktikan kekuatan atlet Taekwondo di Indonesia cukup merata,” katanya. “Kejurnas Taekwondo menampilkan juara umum dari luar Jawa, yakni Kaltim yang memperoleh juara umum nomor “kyorugi” senior dengan membawa tiga
emas. Ini artinya, kekuatan Taekwondo di Indonesia merata,” katanya. Ia menjelaskan Kejurnas Taekwondo di Kota Malang ini sekaligus menjadi ajang penjaringan atlet terbaik, dan dinilai sebagai kejuaraan terlengkap. Sebab, mempertandingkan sekaligus nomor junior dan senior, kyorugi, dan poomsae. “Kalau dulu lebih banyak atlet dari Jawa yang bicara mulai dari DKI Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, kali ini telah meluas, seperti Kaltim, Riau, dan Papua,” katanya. Ia mengatakan ajang Kejurnas Taekwondo ini melibatkan pemandu bakat (talent scouting) yang semuanya mantan atlet, antara lain Lamting, Budi Setyawan, Fadli Forum Rizon, dan Yoseph Bungan. Kejurnas yang dimulai Rabu (4/8) hingga Sabtu (7/8) itu, kata dia, diikuti 575 atlet dari 33 daerah yang terdiri atas junior putra (158), junior putri (143), senior putra (168), dan senior putri (106). Juara pada Kejurnas Taekwondo 2010, Juara Umum Kyorugi Junior, Jateng (9-2-5), Jabar (4-3-5), DKI (2-1-2). Juara Umum Kyorugi tingkat Senior, Kaltim (3-1-1), DKI (30-4), dan Jawa Barat (2-4-2). Sementara kategori berpasangan, juara I diraih M. Fazza dan Laras (Jabar), juara II diraih Adrian Setiaji dan Doma (Jateng), serta juara III diraih Stephanie dan Virginia (Sumsel). (ant)
Jatim Rajai Tonton dan Ryan Absen Kejurnas Atletik Tour de Indonesia
Jakarta (Bali Post) Dua pembalap sepeda nasional, Tonton Susanto dan Ryan Ariehaan, dipastikan tidak bisa tampil dalam Tour de Indonesia pada 24 Oktober hingga 4 November 2010. “Pergelaran Asian Games XVI dan Tour de Indonesia waktunya sangat mepet. Dengan demikian, Tonton dan Ryan tidak bisa turun di lomba balap sepeda jalan raya Jakarta - Bali tahun 2010,” kata Wakil Ketua Umum PB ISSI Sofyan Ruzian di Jakarta, Sabtu (7/8) kemarin. Sebelum bertolak ke Guangzhou November mendatang, menurut Ruzian, kedua pembalap terbaik Indonesia itu dikirim melakukan latihan di Belanda mulai 15 Agustus. Melalui pertimbangan itulah,
tim nasional Indonesia di Tour de Indonesia nanti tidak diperkuat Tonton dan Ryan. Sofyan menjelaskan, tim nasional untuk lomba balap sepeda jalan raya akan diperkuat atlet yang dipromosikan ke SEA Games XXVI Jakarta tahun 2011. Melalui tour itu pula PB ISSI memantau atlet yang bisa dijaring masuk Pelatnas SEA Games XXVI Jakarta. Tuan rumah PB ISSI akan mempersiapkan atletnya seoptimal mungkin. Dengan harapan bisa tampil juara umum di cabang balap sepeda. Cabang balap sepeda nasional masih disegani lawan di kawasan ASEAN. Kondisi itu yang membuat PB ISSI bekerja ekstra keras mempersiapkan atletnya.
Diakuinya, persiapan menuju SEA Games XXVI seharusnya memerlukan waktu yang panjang sekitar dua tahun. Namun PB ISSI akan berusaha semaksimal mungkin, meski Pelatnas tim SEA Games belum dimulai. Karena atlet yang dipromosikan ke Asian Games bisa memperkuat tim nasional lagi di SEA Games. Meskipun tidak diperkuat atlet Pelatnas Asian Games XVI di Tour de Indonesia, namun ia optimistis para pembalap nasional akan berpacu semaksimal mungkin mengimbangi pembalap asing. Melalui persaingan ketat dalam tour Jakarta - Bali ini, katanya, dapat memompa semangat juang atlet nasional ketika diturunkan di SEA Games XXVI di Jakarta tahun 2011. (ant)
Jakarta (Bali Post) Kontingen Jawa Timur (Jatim) merebut gelar juara umum Kejurnas Atletik Senior 2010, di Stadion Madya Jakarta, Sabtu, dengan perolehan 10 medali emas, delapan perak dan lima perunggu. Tambahan medali emas Jatim di hari terakhir dipersembahkan Darmawati di nomor jalan cepat 20.000 m, Yulianingsih di 3.000 meter halang rintang putri dengan catatan waktu 11 menit 06,32 detik dan estafet 4x400 meter putri dengan waktu 4 menit 04,59 detik. Menurut manajer tim Jatim Samsudin, tampil juara umum dalam Kejurnas kali ini sudah diprediksi sebelumnya. Guna memenuhi semua itu, menurut dia, Jatim menerapkan sistem terpadu antara atlet senior dan junior. Strategi yang diterapkan mencapai keberhasilan dengan meraih medali emas terbanyak di kejurnas. Ia mengatakan, menurunkan atlet senior karena prestasi yang dimiliki masih terbaik di tingkat nasional, seperti halnya Ester Sumah di lari 800 meter, begitu juga di estafet 4 x 400 meter putri juga atas dukungannya mengukir emas, meski usianya sudah mencapai 44 tahun. Begitu juga di nomor jalan cepat putri, Darwati tetap membukukan yang ter-
baik di kejurnas setelah mencatat waktu 1 jam, 48 menit, 41,9 detik. Di usia yang masuk 37 tahun, Darwati, masih sulit dilampaui juniornya seperti Inayani berada di posisi kedua dengan waktu 1:51:59,2. Kendati di nomor jalan cepat putri tercepat masih dipegang atlet gaek Darwati, namun Samsudin bersyukur pembinaan jalan cepat cukup bagus, dengan tampilnya Inawati yang menjadi murid Darwati sendiri di Malang. Regenerasi seperti itu diharapkan pula di cabang lainnya. Jika pembinaan yang berkesinambungan berjalan bagus di cabang lainnya, maka tim atletik Jatim diwaspadai lawan, baik di kejurnas maupun di PON. Melalui kejurnas kali ini juga memantau prestasi atlet yang dipersiapkan ke PON XVIII di Riau tahun 2012. Kendati demikian, yang perlu diwaspadai tim Jatim adalah DKI Jakarta yang tampil di urutan kedua dalam kejurnas setelah mengumpulkan 6 medali emas, 4 perak dan 4 perunggu. Tim ibu kota ini terus menempel di posisi kedua, dengan mengandalkan atlet seniornya seperti Dederawati di lari 100 m, 200 m dan estafet 4x100 m dan Nunung Jayadi di loncat galah. (ant)
PEROLEHAN MEDALI AKHIR 1. Jatim 2. DKI Jakarta 3. Jabar 4. NTB 5. Bali 6. Jateng 7. NAD 8. Sumsel 9. Babel 10.Riau
10 6 6 6 3 2 2 2 1 1
8 4 4 3 1 4 0 0 3 3
5 4 3 5 1 5 1 1 4 0
IKLAN MINI
14
Minggu Pon, 8 Agustus 2010
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris
: Rp 30.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura : Rp 650.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 61 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 15.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop
Informasi pasang iklan Telepon zMenerima Pembayaran dengan
z Iklan Peluang Emas
VISA
z z z z
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456
KARIER AD BALI POST ***Bth Segera Engineering, Maintenance, jasa Service, pengalaman minimal 1Thn. Kirim Lam.ke Queen’s Tandoor Jl.Ry Seminyak No.73 Seminyak-Kuta atau Fax Ke 0361732771 164-599288
***BthSegera Waiter,Waitress Kirim lamaran ke Queen’s Tandoor Jl.Ry Seminyak No.73 Seminyak-Kuta atau Fax Ke 0361-732771
999-599147
International company seeks engineering department manager. Travel to Mdo,Ujp and Thailand. electrical background preferred. University education required. good salary and benefits.Pls email CV to: baliaccounting@anovafoodusa.com 145-598668
Sopir SIM A Usha Supplier single tidur dalam Telp.9267227 141-599315
Dcr sgr PRT/B.Sitter G.700-1Jt H.081916718747 lgs krj tdr dlm djpt 102-599195
New Spa in Seminyak area needs: Therapist male or female max 26 years old,no experience require and Receptionist/Cashier Female with good command of English, please email your resume with recent photo by16 Aug 2010 to:freshlegsbali@gmail.com or phone.0361-736907
154-599066
102-599152
000-598945
Dcr: Staff maintanance AC,min STM/SMK Umur max 25th, punya Sim C Hub.767629 / 752699
Dicari Staf Accounting pria utk Travel Agent. Kirim CV ke Jl.Tirta Ening 9X Sanur
Need F/M Sales,talkactive, dynamic, able to drive car freshgraduated ok,Cityhotel in Dps send CV + photograph hrdcityhtl@yahoo.co.id
Siap kerja sales&Teknisi,pglmn tdk diutmkan Tk.Citarum 46 (9173914)
Dcr Lls SMA-S1 utk jd staf Airlines & Pramugara/i, hub.487491 005-599225
999-598944
999-598278
Dcr Opr.Mgr/Exc.Property Mgr/ME staff Hub: HRD Kuta Center 756607 E-mail kutacenter@yahoo.co.id
Dibth Pgw Ksu Bintang Timur min SMU Hub 0361.8059076
000-597048
Dibthkan Sgr Acc,Adm,Cust. Service,Sopir,Packer.Krm Lam Ke Jl.Sunset Road No.12 Tlp. 462484
Dicari Staf wanita Customer Service untuk Japanese. Bs Bhs Japan, House Keeping.Bali White House Block 3 Jl.Dewi Sri No.23 Telp.762881
Cr P.Salon wnt single bs perwt H.08124615773 Jl.G.Soputan 104 999-599220
000-598961
Cr Receptn & Therapist wnt penglmn tdk utama-Tuban 764738
Dcr Pgw salon berpengalaman(bs ptng rambut) di Ubud 08123982798
154-597911
104-599230
Cr Waitress & Cook help wnt max 30th u/Resto Tuban, 764738
164-599263
154-597907
Dcr Satpam,Sopir,Accounting, Reservasi, Operation & Waiter/ss, Staff kitchen rest Korea Lam.ke Paradise Bintang Bali Tour & Travel Jln.D.Poso 1A Sanur,288999
999-599218
***Dicari tenaga wanita utk therapist min.SMU Hub.7446747 999-599214
*Bth Segera!! Bar Boy,Bar Helper, Bartender,Bar Captain, Punya Spd Mtr,English.Kirim lam ke Queen’s Tandoor Restaurant Jl.Ry Seminyak No.73,Telp.732770 Fax.732771 164-599266
....... Shop Spv.... Female>23yrs.Exp, Fluent English for jewelry shop.email CV: innechen@gmail.com Tlp.03617954398/081338118262 004-597105
61 Legain/Sky garden staff wanted: managers/Bar tenders/servers/PR/Sushichef. Salaries from 1 to 5 Mil+service please send CV to:staff@61legian.com 154-598770
Apotik :Dcr Apoteker,AA,Admin Jl.Gn.Rinjani IVA No.3 H.481533 999-598957
Bth cpt Teknisi CME & Helper utk Operator Telkom H.0881 3630333 999-599059
*************Lowongan************ Karyawan/ti Toko Komputer (Marketing,Admin,Accounting)Syarat-Pria/ Wanita,Max 28th, Penampilan menarik,jujur,Rajin, loyal,Kirim lgs ke:Ruko Diponegoro Indah Kav.3 Jl.Diponegoro No.135-137 Tlp.0361244642/8728307, Denpasar
Looking for Waitress & Cook (Female) Call 732982 Legian Kaja
105-599134
***Bth Segera!! Cashier,Admin, Accounting,Store,Purchasing, Cost Control,Stock Control pengalaman Min 1 Th, English, Punya Spd Mtr.Kirim lamaran ke Queen’s Tandoor Restaurant Jl.Raya Seminyak No 73 Telp.732.770 Fax:732.771
Bth sgr Reservasi Htl Staff u/di Bandara Krm CV ke Fortuna Travelo Jl ByPass Ngrh.Rai No 110,704234
141-599311
Dicari Sopir serabutan tidur dalam 081338169090 / 292308
138-598616
Dcr Pelaksana Lap.u/pry.jalan,Adm/ Log S1 Sipil,STM,SMU IPA Hub.PT. Adi Murti Telp.224109/8515248
164-599262
999-599191
Cr Kary u Toko & Sales.info: SMS Nama L/P ke 08311-9630910
Dcr:Capter u/di Sln D”Lily Jl.Kediri 50W Tuban,767114/081337950664
004-598882
!!!Kapal Pesiar MSC Cruise req: Cook all position+cook artist, tailor & upholster CV:BPC Jl.P.Ayu XIII No.3 Dps/info@baliparadisecrews.com ph.238513 !!Dicari Sopir bisa Mobil Matic Hub.Jl.Danau Tempe,Perum By Pass Garden 12C Sanur
000-598172
Dcr Krywn DW,Internet cafe,Bartdr Lam ke Rosani Hotel Jl.Melasti/ Lebak Bene Legian Ph.0361 761042
164-599270
***Dicari 5 therafist pengalaman gaji bagus Seminyak T.8013216 Cr PRT u/bersih2 Gj 600 tdr dlm 087861545198 prbd
Cocoon Beach club in Seminyak islooking for Hard working chefs of all levels to join a young Energetic team.if you are keen to learn about mediterranean food and feel you have what it takes Please contact chef Agus on 731266 with an up to date resume
Cr:Indo Cook Hub.7818844 999-598933
Dbthkn sgr Krywti u/Super Market Hub:Jl.D.Buyan 34A Sanur 8427031 999-597849
Dcr Acc dan admin Inggris aktif Hub.7472556/9684903 999-599196
Dcr Adm & Acc min D3 bs komp Tlp.235118/9940066 PT.sistech K. 999-597559
Dcr Adm,SPG,Editor.Lam dibawa keTati Photo Jl.Sumatra No.12 Dps
999-599200
Dcr sgr Staff bs Bhs Jepang,Comp, Energik & Staff designer &Staff office Jl. Sunset No. 8B Kuta Hub. 8061555 154-598805
Dcr Bby Str,gj 1,5jt tdr dlm English single open mind,sk ank & PRT tdr dlm gj 1jt.CV ke PT.Angel Fashion Jl.Imam Bonjol 607 selatan B.L.K
999-599027
Dicari karyawan untuk perusahaan perhiasan perak Hub.PT.D. Classic,Tlp.414901/416460
Dcr cepat kryti utk Pjt/Spa di Ubud Gj.600+Mkn+% H.081999517000
Dcr Sopir/Krywti/PRT semua bujang tdr dlm Hub.081338022277 tdk SMS
999-596304
Dcr CS laki2 u/tgs mlm Inggris aktif, bs intrnt.Hub,Bali Medianet,Tk. Batanghari 88, 8955888,7800299
Dcr Terapist+Adm wnt max 30th H. LadiesSpa,081353372277/8547252
999-598498
110-599238
Dcr Tukang Jarit berpeng.Hub 081 338659005Jl.Zambrud3No21Ubung 999-598968
Dcr karywti u/warung di Singapadu tggl dlm single Hub.081934390207
999-598273
999-598989
Cari Sales Spare Part Sepeda Motor dan bagian gudang Hub.Jl.A.Yani Utara No.329 A/7427989
Cari Kasir & Administrasi utk Minimarket. Lamaran Jl.Tk.Buaji 17X Panjer atau Hub.08123634154
Dcr Koki, Waitrees, Room Boy pengalaman Hub.970822
Dcr,Sgr tng Disain Grafis,pglmn menguasai Photoshop,Coreldraw, diutamakan, diutamakan berdomisili di Singaraja,Perc.Mutiara Pramuka 11A, Tlp.22921 HP.08123871504 Sgr
999-599140
999-598226
999-598281
004-596229
DIJUAL MOBIL
LAUNDRY
OBRAL KREDIT ½ HARGA XENIA DP. 11 Jt-an atau Angs. 2,3 Jt-an
TERIOS DP. 10% Free GPS
000-597053
Dcr Sopir Sim A tdr dlm Hub. Cening Ayu (0361) 298684
Cari Admin min D3 & Sales, SPG, jujur,semangat. Email CV ke:rekrutmentgma@yahoo.com
SALON
102-599163
999-594228
999-598263
999-597132
DIJUAL MOBIL
KOMPUTER
110-599242
Dicari: Tk.Jarit (dalam/luar), Serabutan/PRT Hub:081999700038 Dicr segr Sopir (L) Sim B1,admin(W) Sim C. SMA Sederajat,umur max 30th Hub.480763,7810099, 08179794013 999-598962
Dcr capster/teraphis wnt pnglmn ±2Th Hub.428893
999-598536
Dicari therapist/massage, Salon Pleo Hub:081338247725-segera!
Dicr Staff Marketing yg udh pengalaman min 2thn di Spa&Terapis Spa Hub.771767 Bali Village Spa seberang Wr Nyoman Benoa Nusadua
110-599241
Dcr Teknisi Lab beton& aspal syrat Minimal Smk/D1 Teknik Sipil Lam ke-Jl Puputan II/B31 Renon Dps
154-599067
Dibutuhkan sgr Satpam min KTA Satpam hub.telp.0361-8058897
Dicari karyawan prosesing P/W u/Pel.Benoa Hub:7446078
999-599210
Dicari Therapist Wanita, gaji ±1,5jt Hub. 8876589 Kuta
999-599035
999-599219
Dcr Cpt Kary/i u/Kasir & Pramuniaga.Min SMU/Sederajat Max 25th, Lam Lngsng ke Citra Mart, Jl.Teuku Umar 35 Telp. 221014
999-599182
999-598913
Dibutuhkan segera karyawati boutique Hub.08123933105
154-598811
Dcr Tekn AC/Kulkas berpglmn Telp. 8060707 slambatnya 3 hr dr skrang
141-599331
999-598976
Dcr Sopir serabutan Jl.T.Perahu No.70B Hp.081933109785
Bth supir u/perush.Transportasi. P/W. Sim A/B. Usia 23-45th. Hub 081338526742, 08123950507
Cari Kary Salon bisa pijat Hub:087861632655
Hub:
999-598150
999-599057
154-599090
Dibutuhkan PRT 082144022928 pribadi
999-598279
034-599099
999-598146
999-595821
Dicari Cook brpnglm max.2th utk Rest di Seminyak Hub:08194199166
999-599020
Bth sgr Waiter/ss & Bar u/rest CV ke Kedai 3 Nyonya Jl.Pantai Kuta 8-9/767218/767219
102-599153
Prsh bonafide dibidangnya mencari Customer Service wanita, sales executive w/p, Pendd. min SLTA/sederajat,umur max 25th,Hub.Ibu Lily Tlp.9232888 alamat Jl.Tegal Dukuh V No.1 Penamparan Gatsu Barat
000-598924
Dcr Stylis,capster,dan kasir, berpengalaman, hub.8833088, 8955755
Prsh Aromatherapy Supp mbthkan staff Delevery Lam.P.Singkep 3B
000-598965
Dcr sgr Wnt Energik utk Medical Heading, pglmn tidak diutamakan, bg yg berminat H.8061555
104-599082
999-599030
Dicari Tenaga Serabutan dg gaji kecil Hub.0361-760009
Dibutuhkan Waiter, bartender, Steward CV Kirim ke Bunute Restaurant, Jl.Dewi Sita Ubud
Dcr Cookhelper,Waitres,Rest. Supvutk Restaurant Sea Food di Kuta kirim lamaran ke PO Box 5005 Ungasan 80364 email: hrd.restaurant@gmail.com
102-599156
Pria/WanitaStaffCateringLokRenon/ Batubulan Hub. 081338080808
999-599076
999-598966
Dcr sekretaris,kasir single, peng. menarik usia max 27th CV.Istna Regency J/6,728114
156-595161
Dicari Tenaga Admin bisa Komputer Dan sudah berpengalaman kerja, langsung ke jln Gajah Mada 14
Pembantu u/villa bos Korea Gj.1Jt SMS 081999913838
Dibuth Manager di Maxi Hotel Jl.Legian 83A,Hp.754082,756735, info@maxi-hotel.com dan Enginering, Therapist,FO, Housekeeping
154-599014
135-599185
Dcr Sgr Waiter/Waitress DW, Senior utmkan bs Bhs Rusia/Jepang u/Rest di Ns Dua Hub.7942277
999-598934
Dibthkan sgr collector,pengiriman Hub.081999943838/8034272
Dcr segera Staff Refleksi+Spa L/P Hub. 0361-756675
999-599133
999-599075
999-598266
Dibutuhkan Akunting.Wanita, background pendidikan akunting. Lamaran ke PT.AP,Jl By Pas Ngurah No.1 B-3, Simp.Siur Tel:767571
Dcr admin wanita Hub.Asia IMC Jl.Tukad Barito No.8-C Panjer Dcr Admin Wnt:Min SMA Lmr ke Shallom Komp Jl.Kartini 83 Blk C1
999-598311
004-599108
145-598641
Dicari karyawan untuk toko grosir. Pemogan Dps Hub. 7445246 141-599337
Dicari Pegawai Admin 2, SPG 2 Hub.081337663003 (Rara) 000-598940
Dicari PRT Makan tidur dalam gaji tinggi+bonus tiap bulan, 424249 999-599159
Dicari Segera Cook,Cook Female, waitress, Barmaid, Lamaran krm ke Ristorante Il Cielo Jl.Kartika Plaza 172 Kuta 999-599094
Dicari segera Marketing/Promotion staff, bisa sedikit Bhs.Inggris, mau belajar, kirim email: info@rolefoundation.org/8078805 101-598826
Lowongan Mktg,Tehnik,Keu. Mgr/Spv/Stf Peng 5/3/1th, S1 domisili Bali Email CV&Foto theheritagebali@yahoo.com 999-597706
RUPA - RUPA
999-599017
Dicr Supir bujang KTP Bali, tggal dlm Hub.(0361) 8003557 999-598982
Dicri Tnaga srbtn P/Wanita bsa bw mtor tgl dlam Hub.2089145 999-599034
HK who can handle b’fast is needed for private villa.Send CV to:Villa Plawa Asri JL.Plawa Gg.Ratna 33F, Seminyak (next of Kubu) 999-599052
International company seeks admin asst.For two executive westerners,must have good administrative skills including comp. skills.word,excel,travel agent background a plus.offc.in pelabuhan Benoa.Good salary. 13th month, health insurance,bonus on performance.Pls email CV to: baliaccounting@anovafoodusa.com
005-598808
Prsh penerbit majalah mencari Graphic Design,Adm,Sales Exct usia maks 27,min D3 dibidangnya, dpt bekerja sama dlm team,disiplin, bertanggung jawab,menguasai bhs Inggris,utk sales pengalaman min 2th, lamarankirim ke hrd@indomultimedia.co.id/ bali@indomultimedia.co.id
999-599119
Spa Terapis,20-30th,pengl 1-2th Bhs.Inggris,kepribadian baik, menyenangkan,professional, menarik,sehat,tdk berjerawat.Kirim ke PO.Box 3692/Fax.0361-255903 999-598308
Urg.principle required for National Plus Preschool,Female min S1/Spd, fluent English 3yrs exp teaching in preschool.CV to:balikiddy@yahoo.com 999-598463
Urgent look for Waitrees Good English Call 8410505 000-598925
Urgent needed:Acct Mgr, Spa Mgr, Chef, Cook,Sales Exc & Adm. Send photo & CV: nugreenworld@gmail.com 104-599232
Urgent, Looking for Barwaitress single, send CV, to Mama’s Rest Jln Legian Kuta, Telp: 754831, Email: mdkadimamas@yahoo.co.id 145-599068
Urgently looking for experienced webmaster/IT support.Pls send CV to info@realestatebali.com
999-598584
999-598484
Urgent:Pizza Baker & Chef LittleItaly Restaurant Jl.Bakung Sari,Kuta Square Llt.2 diatas McD) 0361752154.Bawa CV langsung
Urgently looking for Office Manager for an established real estate company.Must be able to speak and write fluently in English, computer literate,honest & high integrity.Please send CV to info@realestatebali.com
034-599100
PRT tggl/mkn dlm,kryw Artshop & LaundryllsSD/SMPT.081353220955 000-598947
999-599130
PRT/T.Kebun/T.Pijat/Salon/ Serabutan Pria/Wnt T.8860909
Urgently need 2 Boat Host/crew female,good English w/no experience bring CV to:Scoot Fast Cruises Jl.Hangtuah No.27 Sanur Ph.285522/282233 Fx.286913 info@scootcruise.com
999-598975
PT.Sierad Produce membutuhkan Karyawati min D3 Akuntansi. Bw Lam lgsg ke Jl.Gatot Subroto Timur 171 Dps.Tlp.241625. 141-598827
Req waitr/ss 2yrs experience good English,Out going person,8450597 999-599221
Rest di Kuta & Seminyak bth DW(FB Server,Cook Helper,Bartender) Staff (CDP,General Accounting bs Pajak) krm CV & Photo ke novika_kurnia@yahoo.com
145-598686
Kantor Pengacara membutuhkan seorang Pegawai Wanita S1 Hukum yg bisa bahasa Inggris Hub.081 23950848 atau 0361-8628033
Prsh Tour & Travel mbthkn staff Operation pglm lam.P.Singkep 3B
004-598562
RS Swasta di Dps Mencari Perawat,Bidan,Analis D3/S1,min 23th Lamaran dikirim ke Jl.P. Serangan No.9X Dps (u.p.HRD) atau email ke yanmedprimamedika @gmail.com
004-597731
Urgentt:Dicari full time Graphic Designer.Kirimkan CV ke email shanty@bali66.com atau ke PT Bali 66, Gedung Bali White House, Jln Dewi Sri No 23,Kuta 80361 000-598174
Vice principle required for National Plus Preschool,Female min S1/Spd, fluent English 3yrs exp teaching preschool CV to: balikiddy@yahoo.com 999-599175
000-597562
Villa in Seminyak looking for an office boy,speak Englsih SIM A and C, Engineering and female butler. Experience 1 year. Please CV to workatfirst@gmail.com
Pers.baru bth sgr Marketing, Recept, Design grf. Krm CV ke bcss247365@yahoo.com
Sarong Restaurant Jl.Petitenget No.19X looking for Waiter, Waitress, and Senior Cook. Min 2 years experience, and English is Essential. Please send your CV to: ops_admin@sarongbali.com
Wanita,Dspln,niat krj,untuk jadi therapist pengl.spa+Cashir & Reception gj.sgt bgs wjb training 2 mggu, plg lmbt tgl 15/8 Cozy Spa Tlp.8827111
999-598195
145-599257
999-598441
999-599008
Le bake shop bth Cook Helper, Junior Spv,Engineering.Lam Kompl. IstanaKutaGaleriaBlokRS9/7408424 999-596970
BIRO JASA
000-598182
BIRO JASA
BIRO JASA
PAKAIAN
TAILOR
PU. DP. 3 Jt-an atau Angs. 1,9 Jt-an
LUXIO Disc. 12Jt
8537492/7952311 ( 7952311/ 8537492
3 C.594390-mbl-1
C.594259-lon
BAHAN BANGUNAN
KOMPUTER
HANDPHONE
KOMPUTER
TIKET RUPA-RUPA
KURSUS
KURSUS Caranya: Ketik IBBG<SPASI>TEXT KIRIM KE 3477
G.2011-rpa
IKLAN MINI
Minggu Pon, 8 Agustus 2010
15
MOBIL - MOTOR AD BALI POST APVGXNov’08,Rmh45/103sdgkonst. Lok Penatih,Csh/Krd.0818553178
Jimny GX th’97 merah body kaleng orisinil cat Hub.7937334
999-598985
141-599298
Karimun’03 GX Bru,Istw Br.Tela-bah k Brt No.1,Btubulan 081805348438
Aerio’05 Hitam Manual Audio Body Kit asDK H.8502505 Bs TT/Kredit
999-599021
141-599334
Niki Bali Gatsu Tngh7 Tlp.420441 Discount 50% spooring 3 dimensi, 1th gratis nitrogen & spooring 3d. setiap pembelian velg+ban
APV X’05 pmk, Hitam asBali sgt bagus & istmw Hub.7432046
999-598184
Grand Civic th’1990 merah marun BU Hub.081353133567 141-599314
All New Jazz S th 10 pmk manual putih as DK Hub.0361-9265533 999-599162
Ceilo’94 Hijau Met Orgnal Luar Dalam Very Good 08123681294 Prbdi 141-599319
Cielo’94 V18 AsBali Ors Cat Istimewa Hub.7849234 164-599261
G.Civic’91 Silver Ors VR Audio 52Jt Ng,Darmasaba,08123648588 Prbd 128-599236
Genio’92 silver as Bali interior+lis utuh bener2 bagus Hub.8513970 999-599131
Grand Civic’90 spr istimewa silver 2723533/953255 siap pake 120-599115
Grand Civic’91,abu met samsat baru,AC dgn,trwt, 081337952525 999-599053
Jazz IDSI th’2004 A/T hitam tangan1 beli dari baru 081337000059 141-599339
Jazz Th’2008 Hitam asli Bali istimewa Hub.3613199 164-599273
Jazz Vtec’05 Htm AT Km33rb Barang istimewa bs kredit, 8856399 102-599158
Jazz’04 Mnal asBali Htm VR17 crom smst+ban br KM48rb 7493331 Krd 141-599295
Jazz’06 matic,Slv stone, ban+Pjk baru,asBali,pribadi H.7932356 999-599187
Jazz’07 New asBali VR17 putih mutiara Jl.Tkd.Badung No.17 Renon 141-599302
JazzVtec’06 AT Sston asDK Pjk br,Seruni Gg.IV/6 Blkg Polda Jam12
164-599277
APV X’05,Gold,TV,DVD smst+Ban Br 103,5Jt, Istm-0361-3091036 154-599255
APV’06,Silver KM 38rb,DK.Jl.P. Galang,PerumAmertaWisataH3.Dps 999-598981
Baleno silver asli DK Velg 16 ban baru ors luar dlm Hub.2778668 141-599294
Baleno’97 Asli Bali + Cat Tgn I sangat istw 67Jt, 085737487434 104-599084
Carry Stn 87 VR Hub.8618000 +085237 020702 bisa tkr Vario 999-599137
Carry’89 Indonesia Jaya 7949823 (Abby Celuler Br.Cabe Darmasaba) 128-599233
Dijl SX4-Crossover’10,putih, AT,190jt BU Hub.081338487755 999-598215
Dijual APV GX Silver’2009 Hub.081338613773 Penamparan 999-599204
Escudo 1.6 hitam asDK smst br’04 istw Full Var VR, 081338200030 141-599308
Escudo 1.6 th’2004 asli DK hitam Jl.Gandapura IIIE/41 Dentim 141-599285
Escudo th 2005,1.6cc Tgn I,as DK, hitam met bs Krd/TT,08123605780 999-599003
Escudo’95 Biru Met VR depan LPD Tegallalang Gianyar H.3655122 104-599102
Escudo’96 akhir merah slvr orgnl asDK audio trawat. 0361-7972388 164-599279
Futura 1.3 Adiputra’94 AsDK Full Audio, Velg, S.pake 8820863 BUC 999-599085
Futura PU’01 Htm Mls Spr Istw 1.5 Br.Tengah Darmasb T.7968422 128-599235
141-599282
G.Vitara’07 Manual asDK KM25rb istw, Imam Bonjol 260 Br.Buagan
Jual Honda Estilo thn 92, velg 18, audio, cat ijo metalik ori, mesin istimewa Hub.481369
Jimmy DX’95 orcat 38,5jt bs kredit Gatsu Tengah 7872260 prbdi
141-599305
999-598189
999-599172
LX’89 hitam sangat istimewa siappakai Hub.8882769 Bagong
Jimny GX’95 AsDk orct istw Biru krd UM.10Jt sisa 35Jt,087860256247
141-599351
102-599141
Maestro’91 abumet orisinil cat Lis interior utuh H.081237646996
Jimny’83 Kap GX Abu2 H.22,5Jt NgH.08123813338 Dalung,BU
141-599300
119-599080
New Jazz’07 Vtec silver Manual istw 156jt Ng H.0813381154870 BUC
Jimny’84 4x4 aktif,fulvar Jl.Wiraraja G.IID/5 Dps, 8743023/3675089
141-599341
999-599054
New Jazz’07 A/T AirBag Triptonic silverston asDK H.087860462702
Jimny’90 5 Sped Asli Bali AC VR Harga 33Jt Nego Hub.08123997913
141-599292
999-599189
Timor 98 DOHC VR15 Full Audio Gandapura V/10 Dentim 463160
Jimy’87 complit,ban ex grip,mrh. Prm Dalung Permai YY 213 H.438598
999-599092
999-598948
Timor’00 Hijau VR17 Non Taxi/Great SEG’94 asDK a/T H.08123803414
Jual Cary Stn th 86 harga 13jt nego BU T.229194 Jl.Turi 44A
999-599010
999-599177
Timor’97 SOHC biru muda bs Kredit Telp.8817888 Dpn RSUD Kapal
Karimun 2002 Van GX AsDK Hitam VR15PajakBrCD,DVD081239560946
APV Arena SGX’08 Htm Fvar smst br istw LowKM+APV X’05 Htm KM Normal+APV X’05 cklt 7881109 bs Krd
Isuzu Panther Total Assy Th 93 Cash/Cridit Hub. 0361-8612485
Mazda E’2000 Silver Met As DK Lkp ijin Pariwisata / 08123929893
Feroza Mega Top th’1996 asli DK Jl.Tukad Barito No.2 Panjer
999-599129
101-599123
141-599296
141-599323
141-599304
Panter’04 LV wrn silver jok klt as Bali 9267969 pribadi
Mzd Interply’91 simpanan bgs spt baru lengkap 085237462686
Feroza’1995 jok kulit Audio Hub.7934008
Xenia Xi’08 VVTi As DK Htm 123Jt nego T.081338077778 Btbulan TP
999-599183
999-599036
141-599346
101-599128
Panther LV 2005,DK, Tgn I, Silver, Mulus 081805688833
Mercy 2001 A=140 warna abu-abu metalic 95jt Hub. 081-138-07490
“Astra,Pick Up Gran Max Dp3jtan, Xenia 12jtan+Bonus,Hub.7974632
Xenia Xi+’06 cklt md yg cr mbl bgs Pr.Swamandala 17/1 Krd8880349
999-598987
999-599169
000-596375
141-599324
Panther PU th 97 as Bali biru Hub.081236762168
Mercy 280E’79 putih org AC/PS/ Plat P, 08124637695
*Jual Xenia Li’2009 asDK 114,5jt *LGX’03 biru asli Bali hrg.137jt *Karimun GX’2003 silver Hrg.85jt *bsBantu Kredit Hub.081339858259
Xenia’06 hitam sporty audio CD TV Jl.Batuyang G.Elang II/4, Btbulan
Karimun’00 silver mls Jl.Astina Selatan 13 Gyr 081999762777.BU 120-599149
Karimun’01 silver Hub. P.Bungin Gg.IX No.7 Pedungan 7919612 BUC 999-598995
Karimun’03 GX Gold spr istw, 84Jt ng, Pemogan 173 Kmp.Islam Kepaon 102-599168
Karimun’04 Birumet istmwa KboiwaUtra 83 Nego,085238621679 004-599244
Karimun’04 GX asBali mls Jl.Ayani Utr Gg.Kertasari 2 Sltn SPBU 141-599297
KarimunGX’05gold+Htm+InovaG’05 Slv+JazzVtec Sprty’06 Htm,430101 141-599320
KrmnEstilo’07RPMHtmasBali,Perum Lembusora Blok II/6 T.7826504 141-599293
Krmn GX’05 slv asBali Tg1 P.Galang Perm.Amertha Wst IF/11 Pemogan
999-599025
MercyA140’01,XeniaLiFam’07,Taruna CSX’01 Futura PU’06,07,08 Jl. Gatsu Timur 14 Dpn BMW, 9112163, TT
128-599234
Xtrail Velg 20,TV,jok kulit th.2004 (pribadi) Hub: 08123813285 000-598121
102-599194
Merzy C.200’97 Hitam Met Asli Bali 100% Original Istmw Hb.9927288
999-599064
Avanza G th 04 w.silver asDK Hp.081338296371
999-599176
BMW th’00 318 Triftonik Biru Met Asli Bali Very Good 8043936
999-599181
Avanza G th.05 Slvr tgn 1 As.DK Jl.Buana Permai IIB/10 P.Sambian Hub.081334069555 / 03618596731
999-599190
999-598359
Avanza G’06, Silv Met, AsDK Smst br, Istmw, 8014977, prbd
122-599118
999-599078
Sidekick’96 hijomet ascat jmin sgt trwt Jl.SMKI Gg.Jepun 3 2765878
Avanza G’07 hitam, V17 Audio DVD, TV, Jl.Tk.Mawa I/8A T.8955561
164-599278
999-599032
Super Jimny’82 4X4 B31 ARB Audio cklat,Bedahulu XII/12 T.8732025
Avanza’07 G VVTi silver mulus asli Bali 140jt nego, 081353069125
141-599329
999-599060
Suzuki Katana th 96 w.putih H.48jt nego Tlp.8056044
AvanzaG 0KM Ready Slv Krd Bng Rendah+Avanza’04goldistw7881109
999-599105
141-599306
Suzuki Swift’08,Balck,DK,I,Jl.P. Galang,PerumAmertaWisataH3.Dps
AvanzaGVVTi’07+N.CRV’02+03 AT+ N.ViosE’07+PicantoFO’04Htm,430103
999-598980
141-599318
SwifGL’07HtmVlk17sepbaruNuansa Kori VIII/1 Ubung Kaja 8846441
BUC Great Corolla’1994 abu2 VR16 istmw (70jt ng) 9226048
153-599247
141-599327
Swift GT2’07 silver as DK Tg 1, Karimun’00 silver H.2730453 Gyr
Corolla SE Saloon’86 hitam metalik terawat Hp.081.236.136.090
148-599165
999-598425
Swift ST’08 Full Audio,AsDK, istw.Hub.8761000
Dijual Truk rino th 96 as Bali ex Tangki Hub.0816578329
000-598956
999-599033
Swift’06 Built Up Htm M/T As Bali KM 40rb 139Jt Nego 081805577629
Dijual Tyt Rush type G Fullvar th’08 Hub.8060215
999-599023
999-599095
SX4’09 silver ston Manual J.Klt KM8rb ban+smst br 8584428 bs Krd
Fortuner th’2006 2.7 G.Lux asli DK VR22 spr istw Hub.8638893
141-599349
141-599345
Vitara JLX’93 Ijomet+Jimny’89+ 88 Jumbo+83 Sera, 8079062 Gyr
Fortuner’05 Htm,GLux,TV,Ors Cat, Spr Istw,Smt Bru,081337725558 Pbd
148-599086
141-599340
Colt T120ss’97 Podojoyo ACdbl+ijin asBali Ken Arok 23,081338342886
Great Crl SEG’92 Merah Ati orcatV16 MP3 VCD,7848123/087860118004
999-599151
141-599347
Djl Mitsubishi T120ss warna Hijau thn’2000 mulus hub.8064496
Hardtop’79 akh B33 AC PS 4x4 aktif siap pakai hub.081338378913
999-599213
004-599245
LancerSei’00slvrmet,orsi,mls,Bypass NgurahRai 218 H.087861543669
Hartop’78 bensin hrg 51 nego Jl.P.Belitung Hub.089685555039
999-598960
Mit Kuda GLS’00 77Jt Hijautua D.Tamblingan IV/7 Tg, 0811388968
999-599039
Mercy C180’94 Jl.Dukuh Sari 100X Sesetan,081936217342 Nego!!
*Dijual Hardtop’81 Istimewa Jl. Belimbing 34, 087860227720
Mobil APV’06 wrn Silver,Espass th ’2002 Hub.7481054 / 08174741921
102-599254
Inova 2005 081337374956
Hitam
101-599122
mulus 999-598220
C.597161-mbl-2
Kijang Spr’89 Double AC tape Spr mls, 081805381008 Ng,Jimbaran 105-599132
Kijang Spr’90/Mazda I Play97(33,5) nego 8068840, 087861396732 999-599046
Kijang Super Astra 5speed th 92 komplit Tlp.8885725 999-599184
Kijang’04 Silver Mut 1.8 EFI Fulvar pribadi T.8061299 128-599237
Kijng Rover’91 Hj met=40jt Ban baru AC DBL Cool 5spd Tlp.7412079 164-599271
Kj Super Astra’89 pmk Abu VR AC M.Gren smst br, 34 Ng,8880530 prbd 999-599216
Kjg Kapsul LSX’97 original FV smst br mls,84,7jt ng, 8024424 prbd 999-599215
Kjg LGX 1.8 Efi’00 W.Silver Hub:7406607 999-598262
Kjg.Grand’95,Kjg G’95,Kjg D.Cabin ’90 abu Shot mls,08124655012 141-599309
Land Cruiser VX Turbo’95 akhr hijo met ful option+Trwt.0811386119 164-599269
Rush 2007 G istw low km Jl.Sekar Tunjung XVI/8 T.249597 Gatsu Tmur 999-598986
T. Harier 3.0 Gold Metalik 2002 terawat Ex Dokter, 0811387775 999-598422
T.Great’95 hitam asBali tgn 1 Hub. Gandapura IV/9 085238643938 999-599093
Twincam’90 sangat oke langsung pakai 081338515969/727462
Zebra 1.6 th 01 slvr asDK mls siap pakai Dalung Permai Blok DD/21
*Taruna CSX’00 biru slver asBali *Taruna FX’01 F.Var asBali Dp25jt Ang 2,6jt Hub.081338716666
Zebra PickUp’92 bdy msn sasis OK Raya Tanah Lot Bkl Twin 7881006
141-599284
141-599326
Zebra PU’91 asDK pajak+ban br mls 20jt Ng Hub.081999080239 BUC
141-599316
141-599310
Dijual Terios TX Adventure’09 hitam asDK Hub.0817340331
999-599091
Espass PU mesin Efi 3 Way’07 mulus 60jt Hub: 0816581610 Tabanan
141-599301
Dijual BMW’00 318i Super Metalik Super Istimewa 7899957 999-599038
Djl BMW X5 hitam 03 variasi Hub.08179786661-9943420 999-597565
Djl:BMW 520i’89 pth,Audio CD,jok kulit asli, H.484201/08123992171 999-599058
Kia Caren’05 siap Hub.08123880463 BUC
pakai
004-598847
000-598159
Espass’95 Birumet,asli Bali ban baru Hub.087860221465 Gianyar 148-599087
Ferosa’94 As Bali hijau ban 31 Hub 087861627164 999-598899
Feroza’94 Pmk asDk Orct istw biru krd UM.10Jt sisa 36Jt,7488765,BU 102-599138
Feroza’96 biru met,pmk pribadi, super istw 54,5jt Ng.081805516800 999-598990
999-599047
Kia Visto’02 Gold Metalik,kond. bgs,DK Hp.081236413933,9600301 004-599240
Picanto full Option’05 hitam manual velg 15 terawat.0817356809 164-599268
Picanto’05 hitam cewek asli DK samsat baru H.Nego Hp.085237014677 104-598507
Picanto’08 Silv TgnI spt br,F.O, APV SGX’08 salah 1 TP, 3629009 154-599089
Picanto’2006 slvr F.Opt,Tkd. BatanghariGg.XA/8PjrbsKrd/UM30jt 141-599289
Visto’03 Zip D+Atos’00 matik P. Natuna No.2 Blakang Telkom T.Umar 999-599142
Visto’2002 Matic slvr,Tkd.Batanghari Gg.XA/8 Pjer bs Krd/UM20jt 141-599291
G.Livina 1,5XV Mnl’07 Tgn I,istw 160jt Ng T.081999144888,2799888 000-598959
Grand Livina 1.8 ultimate manual th 07 hitam as DK Hub.9265533 999-599164
Nssn Sentra GS’92,1.6 Efi PW,PS, slv kilap, VR Vios 7407973 (35 ng) 999-598681
999-599045
2.Terios TX’07+4.Avanza’05-09+ 2.SX Over’07-08+3.APV Arena’08+ 2.Karimun’05-06+Kjg.LGX’04+ Taruna FGX’01 + Jazz’07+ Escudo’03+ Futura PU’08 Spesialist asDK Imam Bonjol 260 Br.Buagan
BMW’98 323i A/T Silver, Low KM, Samsat br,mesin bgs,BU 08123973319 BMW-325i’2004 silver(B),Trip, Snsor (188)sj.BU T.7820850/bsTT
999-599120
141-599303
Taft Kbo th’83 4x4 Abu Met PajakBaru 25jt Nego 081338503866 141-599332
Taft’89 4x4+92 4x4 istw Jl.Ayani Gg.Kendedes 3 141-599312
Taruna CSX th’99 Biru Met Asli Bali Jln.G.Salak No.6 T.7932280 999-599217
Taruna CSX’01 asli DK biru metalik 92Ng 8768288, 081359499555 999-598996
Terios TX-MT,Htm Des 2009,mulus Tgn 1,asl.DK,4rb km(081805671212) 004-597667
Xenia ’10 DP 12jtan kredit 1/2 harga Pu DP 3jtan prs cpt H.7464950 999-599186
Xenia DP 11jt/angs 2jt, Pick up Gran Max DP 3jt 7952311 999-599179
Xenia Li VVTi’07 silVer asDK.Tgn1 Velk Racing Hub.8524041. 164-599283
Xenia Li+08 Hitam Km dikit Jl. Zambrud 9 Ubung Kaja H.8057636 Krd 999-599040
Xenia LiFmily VVTi’06asDK Htm Jl. Ry. Kuta Gg.Mawar 9/25 T.7852004 141-599338
141-599333
Hyundai Accent’97 ors,Tkd.Batanghari Gg.XA No.8 Pjr bsKrd/UM20jt 141-599290
DISEWAKAN MOBIL A Anda MO,Tranpot Mrh? Aphard, Camry,Kj,APV 100% puas,7830668, 237821 999-596380
DICARI MOBIL “Honda LX/G.Civic/Soluna hitam &AsDK pribadi Tlp/sms.7417574 164-599272
Kijang,Taruna,Karimun,Xenia,Avanza, Zebra dll Dijemput Hub.8077224 141-599328
DICARI MOTOR ** 7437513 u /Pribadi 999-599107
*8598744 Hp.081359041272 Beli Tinggi Mtr Bks Sgl Merk Dijemput* 141-599352
Dcri Mio,Vario,Beat,Nuvo Z,Kymco& Sgl Merk 7851168 SMS.0818553168 141-599335
DIJUAL MOTOR BUC.Honda Grand’95 original mesin bgs H.4,1jt Hub.8016816 999-599026
Honda Verio’97 silver VR18+ LGX’00 Jl.P.Blitung 18 Pedungan 141-599299
Vario Tno Violet 10 ,mls/istw Hub.081338430700/239067 999-598304
Dijual Mio Soul hitam Th'09 Hub. 0818355847, pemilik lsng 999-599013
DJl Yamaha Vixion th 08 abu Supra X 125 DD th 06 htm Hub:08123903481/461529 999-598921
Mio Soul’2008 samsat baru, terawat, pribadi, mulus, 8.7jt, 8782292 999-599211
Dijual TS tahun 2002, surat lengkap, hubungi 08123807171 999-596459
Suzuki Bandit’94 Hitam Ban Baru (0361) 8555053 Tabanan
Mits Kuda disel GLS’00,birumet,AsDK, CD,Samsat Baru,081338707168
Inova G htm 06&Jimny Corsica htm 91 prbd jl slh 1 Hub 08123957779
141-599317
999-598988
Mits.Pjero’95Asbli,Multi EciV6. Trano’96.Tk.Batanghari VA/8 Pnjer
K.LSX’04 Slv asBali ACdbl P.Wdw 115jt Jl.Dewata 21 Sdky 7909383
141-599330
141-599343
Vios G’06 New Mdl Facelift ban+ smst br ors ttl,8783994 bs Krd
Kijang LSX’03 model LGX Diesel As DK,silver,Super Istimewa unt Pemakai, 125Jt Nego 081338101080
141-599350
141-599342
999-599188
Yaris E A/T Hitam’06 Samsat Baru LowKMHub.081338940001BsKredit
Djl cpt Blazer abu met Th 1997 Hub. 0811336456
Xenia Xi Plus silver’07 & Li DLX gold’08 asli DK bs kredit 7952311
HD Fatboy’01 KM4rb simpanan ban blkg lebar 145jt Ng/0811394000
999-599037
141-599336
999-599042
999-599178
141-599344
141-599353
999-599134
Escudo 2.0 th’2001 silver Jl.Gandapura III/11A Dentim
Karimun Estilo’07 Rpm Htm KM9rb Audio ban+smst br 7492981 bs Krd
Dijual Cpt Panther Hi-Grade ss 25 01 Tangan I,Dokter,Asli DK Hub. 2139165, 8711531, 081933109510
141-599348
000-598941
141-599287
999-599157
Truck Engkel Delta Biru Th’97 Cat Asli mls 70jt, 081237666836
Xenia Xi’07 VVTi asBali Slvmet mls ors istw H.117jt 248247 bsKrd
120-599121
Twincamp1.6Lmtd’88+ForsaGLX’88 Jl.KebudayaanI/2,Sidakarya,7497553
X-Trail 2.5 ST’04 hitam ada variasi kondisi terawat Hub.8000089
Xenia VVTi Dp11/Angs 2,3jt,Terios Dp21, P-Up Dp3jt, B.0%.8058008 164-599275
164-599286
102-599146
Peugeot 206’04 merah asBali samsat ban baru Audio 8610909 bs Krd
Xenia VVTi krdit 1/2 hrga/DP 10%PU DP 3jtan Terios 20jt 7904156
155-599224
Suzuki Bandit’95 merah Ferary Super Istimewa terawat,7486007 999-599212
Ninja 250’09 Htm+ijo asDK LowKM spt br, Imam Bonjol 260 Br.Buagan 141-599307
HANDPHONE
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
DISEWAKAN RUMAH
RUPA-RUPA
DIJUAL TANAH
DIJUAL TANAH
DIJUAL VILLA
2nd Iphone 3GS 16GB,BB Bold (2,7), Javelin(2,4) Hub.7877711
Jual Rmh, Gudang, Mess, Tnh 42Are, Jl. Ry Desa Temukus Kec. Banjar Sgr Buleleng Hub. 081317326949
!!!JT 1,15A/1,35A SHM Mantr Residen By Pas Ketewel 08174767573
Jl tnh kav ltk tnh di Gyr L Tnh kav 1A/2A/3A/4A hrg 35/A ada 40/A, 50/A Hub.0361-8685332
Villa baru 100% 2LtSanur,5mnt walk to Beach SanurHtl, 4KT/pool/furnished Rp 2,95M nego,081236526185
004-595117
Dikont.Rmh fas.lgkp 3KT,1RT,1R. Mkn,2KMdi,Dapur,H:081805511004 Jl.Ry Sesetan Br.Pegok Gg Ikan Mas No 1 blkg Biro Jasa
!!! Kami produksi kebutuhan Spa & Salon & Aromatherapy gift & souvenir dgn harga grosir Hub.2775999
JualIphone3GS32GB+SimpatiTurbo, baru msh disegel 7,2jt T.8224889
!!!Rmh minimalis Lt 2 Citra Garden view Bungtomo Gts Brt T.85/100 3KT 3KM carport Jl.Paving Security fas lngkp H.685jt DP dicicil KPR jangka panjang 7478118
999-597537
Dikontrakan Rmh Jl.T.Batanghari III Perum Batanghari Putra Residence Lt 2, 3 Kmr Tdr
Djl alat2 mbl 99% baru,hidrolig ban+ kompresor 8,5pk+Genset besar+ kecil dll Hub.8542920,08123862423
!!!Kav.Siap Bgn,Saba 50m Utr Bay Pas I.B Mantra.8700066/7459993
122-596696
Jual Rumah tinggal fas:5km tdr,2Km mnd,1 Dpr,1 Gdg luas tnh 290m2 Lok.Canggu Kuta Utara Hub.pemilik 03618007671,03619102074
999-596976
999-599103
164-599274
AC Jl AC 1PK,Kulkas,TV 21,mja dispenser Air,Rice cooker,Kps Angin, Kpr Gas 90%,5Jt-081337824708
3lt 7KT,6KM,hook,dkt Central parkir, Kuta,4AC,Air Pns,2 tlp,list 5500W Hub.081558104400/08563880081 999-595908
154-599228
BU dijual rmh+Tnh 240m2 pinggir pantai Mangrov komplek bule (Tmn Baruna) 7886281/2776090
*Spesial Price! IAMS Catfood 40Rb/2 LB,IAMS Dogfood 80Rb/3Kg Premium-USA.Bali Pet Shop T.428786
BU Rmh 1,5 are fll Bgn+fclt cplt.Prm Wisma Nusa Dua Permai blk Sandat E23 Hub.081338430700/239067
HEWAN
999-599193
164-599267
Dijual sepasang Kucing fersia umur 3th Hrg 3jt Hub.08123830554 000-598937
Herder dws Jtn/Btna Good Quality, Pitbull Btn Dws siap kawin, Doberman Btn,jinak Bgt, Hub.8067882 999-599167
Jl Anakan Gold 2bln Trima Kawin GoldenTulangBesarH.081999127536 999-598971
Jual Anak Mini Pincer asli vaksin Jantan 3 ekor Tlp.424249 999-599155
JualAyamKetawaSidrapmurah!Hub. 08191-671-6988 Ubung Kaje-Dps 999-598357
Pit Bull btna 2,5bln+Vaksin, murah Hub 7973041 000-598954
Pug htm 3bl Stb,Pom 5bl Stb, Shitsu 1,5th Stb,Tekel 5bl H.8829000 999-598994
Shitsu (stb).Pug(stb),Husky, ankn Shitsu, M.pom (stb) 081999256000 999-599117
Shitsu 2Bl Jtn 2,2jt Tekel 2Bl Jtn 900 Nego 081338752323 1xVaksin 999-598999
Shitzu 11 bln bulu pjg cocok utk keluarga 08563729123 999-599199
KARTU KREDIT AndabrmslhdgK.Krdit/KTA?Stopbunga 0% byr.Ssuai kmpuan/tdk byr sm skali,9600143, 9640477, 08170057003, 081237000703,9667316 Legal
999-598307
Cargo Regency.Dijual rumah type 100/type 50 harga terjangkau! Hub.0361 3632303, 081239559386, 081999974869 999-598194
Dijl Rmh LT.4Are Jl.Gandapura V/9 Dps Hub.081933092961 999-598926
Dijual/dikont rmh 4Kt utama 2,8are cck utk Org Asing,aman,tenang, nyaman, Tangkuban Perahu Gn.Patas,Hub.081337757373 999-599024
Dijual: Rmh & Tnh 4,58 Are Jl.Tkd. Citarum 8 Hub 085238498990 999-596962
999-599203
000-598912
Lok.MM Rmh 2Lt 90/120 KT4/KM2 dikont220/170KT3/KM2.0818554997 999-598918
Dikontrakkan Rumah 2Lt,5KT, 3KM, AC,Kc Set,Garasi,20jt Griya Arsandi,Abianbase,Sempidi0811394512
Perumahan minimalis Lok MonangManing KPR 15thn type 45-80/115m2 Jl 6M Paving Hub.081916307271
Disewakan Rmh+Prbt cck or asing P.Moyo Hub.08123801206,9189065
999-599171
999-598979
Prm Bukit Ungasan Jinah Residence KPR mnls mdrn T.27,36 H:887.8883
DisewakanRumahMinimalistDiGreen Lot H9 T.7856888,08123690888
999-596963
000-598958
Rmh60/80HMDalungPermaiBlokE3/ 97 PDAM PLN 900VA, Hub-7441145
Kont rmh 12Jt@th Jl.Sesetan Gg.Pari Dps, Rwin, 0818118995
999-599022
102-599150
Rmh baru 2Lt mnmls di jantung Kota (Nangka Sltn) kmplit fas, 7426688
Kont.Rmh baru 2KT Gg.Mali2 No 6 Sstn dpn Mirama Caf‚ 22jt/2th
999-595105
999-596282
Rmh elite LT.142 LB.185m2 2Lt, Komplit Jl.Tukad Asahan,7409750
Over kontrak Rumah di Jl.A.Yani Utara Fasilitas lengkap 7433465
132-599252
113-599197
Rmh minimalis model vila T54/175 lantai kayu,Grs 2 mobil Keboiwa Jl 8M 630jt nego TP,Hp.08123610079
Rmh lt.2 Lok.Sesetan min 1th 20juta/th Hub.0816534503
999-599002
Rmh mwh baru,LT 1A,LB 65m2 3KT, 2KM, Dpr, Grs H.445jt H.9193235
Djl rmh Lt 2 T113/119 3KT,AC, Carpot, L1300,PAM Jl.Kertadalem Sari Sidakarya Hub.085737374163
Rmh siap bgn,tp.45/100,55/100,94/ 100 2lt,lok kebo iwa utr, 7842562
999-599202
141-599321
Djl sgr rmh SHM,LT 2are, 3KT, 2KM,List 1300watt PAM& Smr Bor,Jl.Gn.Batur Gg.Taman Asri I/15, harga nego,TP,Hub.0816279862
Rmh T200/130 daerah Sesetan, 550jt hub.08122773366 ada taman
999-598427
999-599154
DISEWAKAN RUMAH 3KT,RT,Dpr,KM,Grs,Padang UdayanaVII/3 Jl.G.Agung 08123947110
000-598932
Dikont Rmh Lt.II Jl.Tukad Mawa Panjer Hub.081337000157, 7865237
999-599201
Jl.Rmh T41/80 Prmh Gria Agave B16 Blh Indh hub.081236205688
102-599161
DISEWAKAN RUKO Ovr kont toko 8Are Kerobokan 85Jt nego min 10th, 081237222088 135-599180
RUPA-RUPA **Paket Lebaran Bunga Ml 0% Jam.BPKB 2077000 141-599281
102-599166
Hunian Exclusive lok Waribang 130/ 140 H 850jt Nego & Di ByPass Suwung 120/120 Cash/Credit.224420 Jl Cpt Rmh LtII,komplit,Teras Ayung, 6Kt,4Km,CP:08123803484,7425090
999-598156
004-598406
102-599148
Dikont Rumah Jln.Gn gede Kav. Persik No 14,Tlp.411326,7952840 000-598935
Jual macam2 Furniture mau pindahan Rumah Hub.087860067070 164-599276
AC1/2PK,Msn cuci,Alat steril+Kuret Medis,Furnitur dll.T.8860909 999-598974
Bth uang hr ini/TkeOvr BPKB Mbl mli th’97 T.081353022000/7878578 141-599280
Dijual Usaha Fotocopy/Digital dekat puspem Badung Hub.08123830554 000-598938
Jual Rmh cpt uk 6x22,200jt di Surabaya.Hub 031-72615626-7886800
Dikontrakan/Dijual Jl.Kusuma Bangsa IV No.5 Jl.Kusuma Bangsa No.6 Perum Pesona Adi Graha
Full Body Massage ditmpt&Panggln Yudi 08123642228/081805683044
999-596247
000-598915
999-598998
999-598209
164-599264
999-599051
Djl kucing Himalaya/Langka, bersih, unik,lucu,30jt ng,H:9676070 102-599143
Jual BU Laptop Netbok Acer kondisi OK & Garansi Hub.7408966 156-599250
Kayu Ebony lkp surat tersedia 30M3 Hub. Bpk Andi Hp.087862038269 999-599001
Material bangunan (Batako, Pasir dll) 081547172023 999-598991
Meja2 Jati utuh uk:110x250x15cm Kebo Iwa Selatan 19D, 081 824 7600 999-598210
Mengajar SPA kermh anda, pasti bs hub.8760371 (diatas jam 12 siang) 999-598939
Rangga massage dengan tenaga priadipanggil/dt4Hub:081252111698
105-598720
141-599325
*BU 5are Tabanan kota murah& strategis 085737630386 141-599322
2-5are Jl.Tukad Badung 18 & 3are Jl.Tkd.Badung Utama H.8555297 135-599246
5A SHM A.Yani(Jl.Singasari/5Mtr) Xenia’07.BUC.0818801656,7499758 999-598916
BU.Kav 1,5A 82jt semua Ng Gg. Walet Batuyang Batubulan 2760796 C/K 999-599144
Carik! 32Are Lukluk Bdg 250m dr jalan 26jt/are Ng,081338247434 119-599251
Dijl cepat Tanah Kapling di Subak Dalem 3626867 999-599083
Dijl tanah 1 Are,Tibungsari Kwanji 03613613181,085737062237 BUC 999-590016
120-599135
Jual Tanah L=7are View 3 sisi Kampial Nusa Dua Hub.7962003 999-598964
Jual Tnh 4 Are @55jt(TP)LC Dukuh Tabanan Jl.6M Hub.08123982355 000-598953
Kav Siap bangun lok dekat terminal Mengwitani Jl.6m Aspal,SHM, Cash/Credit 2137485,7962692 999-598309
Kvl siap bgn 500m Sltn Psr Kodok Jl.8m 70Jt Ng,Tbn, 2754896 155-599223
Ry Malboro II A, Supratman I A Hub. 08124654477 T.Kav.pinggir jalan 65jt/A C/K Blangsinga Gianyar H.7969972 999-599065
Tanah 2,1 are Jl.Udayana-Singaraja cck utk Kos2an 081337588658 999-598228
Tanah sawah Desa Sedang Kahuripan 72are T.081338028677
Dijual cepat tanah cantik pinggir tebing Uluwatu,2 Hektar, full pemandangan laut, harga miring Hub.735590/2777710
999-599043
999-599125
999-597001
Dijual Tnh 14Are Br.Tohpati Bongkasa Hub.7802438
Tnh 1-1,5are/115jt/A Jl.Tegal Sari Biaung Kesiman T.081338028677
999-597230
999-597689
Djl T.Kav lks, Dadakan/Carik Padang & Gulingan 9189155/2793450
Tnh 3 A Ng, bs 1-3, Jl.A.Yani Utr dkt Br.Denyeh. T.7971058
999-598997
999-598254
Djl tnh Blusung 2are,Grenkori 1,96are Hub.082144063770
Tnh ByPas Buruan Brt Dealer Toyota 4,25A(0361)8743023,081353343808
004-598842
999-599056
Jl Kap di Bringkit sbl timur Polres/ Brimob H.081236165144, 7419048
Tnh kav 1-2-3Are Cekomaria Perm Kopertis 081338028677/081338313496
KURSUS *Les TK,SD,SMP/A Sbi+Ingg Hb.03618710759 / 081236098356 999-595285
Gitar Klasik-electric,praktis,cpt bisa 081933061947, 8641285 999-599031
KOST Baru Excl,fas l lengkap, Penyaringan Hub.085237135378 999-599096
Trima Kost di Pusat Kota Fas.Lkp Jl.Hasanudin No.4 H.0818554753 141-599313
DIJUAL TANAH
999-597688
Tnh 1,55 Are Jl.Ry Gentong Ubud Artshop Area 081916168674/8021945
999-597529
999-597690
JT Bkt Unggasan Jmbr 3,71Are Hub.08124602621,7880015
Tnh Kav 3 Are SHM dekat Puspem yg nawar 75jt kembali.085237341327
999-598977
999-598920
Jual tanah 28 are,75jt/are,500m dr Bypass,Jln.6m.Hub.081338764520
Tnh Ls 1,5-3A,Jl 5M,diblk Jenggala Keramik Jimbaran, H.08563791666
999-598340
999-599019
Tanah Kav Jl.Trengguli I,Lokasi strgs,Jl.5M Hub.7406964-3698141
Jual Tanah 3,25A pingr jln Pantai Batu Klotok Klk 0816574799
999-598559
000-598942
Tnh utk Villa,Kampial,Kuta-Sel,blkg STP, view Plbhn Benoa,3-9 Are,Hrg Mulaidr135jt/are,Hub:08180.555.4466
!!! 1-2A kav baru Jl.Batuyang TB.Bulan 50-75jt C/K,08123987917
Jual Tanah 6 Are Jl.Gurita Hub.03612788305
999-599106
000-598929
000-592536
Tnh+rmh LT 3,78A pgr jln,cck u/ush Jl.Sulatri Kesiman,08123618002 999-599098
MODIFIKASI
SERVICE
SERVICE
SERVICE
SERVICE
SERVICE
Tnh,swh,L.11 are lok.Utr Kampus Ngr Rai H.30jt/A Ng H.8727023 113-599222
ugerah Dewata Sinar AnService
AC
l KULKAS l FRIZZER l CHILLER l MESIN CUCI
DISEWAKAN TEMPAT Tmpt Wrng Mkn,ls 8x8mtr tmpt prkr ls stratgis lok.dismpng Kntor Psat Pemerintahan Sempidi lkp perlatan dapur dll Over Kont.Sgr! H.0817552914-081237691792
Kerja Ditempat & Bergaransi
999-598260
( 968-5007 - 081236305068
SERVICE
Nusa Bali Service
CENTRAL JAYA SERVICE
C.597712-srv
POMPA AIR K. GAS KULKAS W. HEATER DISPENSER
MESIN CUCI Hub. 7868305 Panggilan
Tnh 6,5A dpn Makro + Jual 3A slt F.Season 0818343001 110-599243
DICARI TANAH Dcr tnh kav utk Develop.syarat lok: Dps 1 are,sertifikat, Jln min 4mtr hrg max 150jt/A Hub.8888583 999-599109
COMPUTER Dijual komputer Samsung komplit+ stik PS H.900rb nego Hub.8016816 999-599028
999-598931
Spesialis: Kolam hias+Tebing Buatan Hub.081237586699
999-598969
999-597652
DISEWAKAN TANAH
kerja ditempat
AC
KULKAS FREEZER CHEELER M.CUCI
Bergaransi
7403218 C 222332
BIRO JASA Bnt Lap-Byr Pajak Fs.25,21,PPN, SPT Th-SIUP,TDP,NPWP H.081338344155 999-598454
DIJUAL TOKO Dijual Toko dlm pasar Batu Kandik 2 Blok jadi satu Hub.08155725651 999-599136
DIJUAL HOTEL Jual Hotel Jl.Padanggalak vew Kali Ayung Ls Tnh 10,5. Hub lengkap 8776154, 8724773 999-598984
PENGOBATAN Bantuan Paranormal masalah pacar, RT, bisnis dll Hp. 085731313230 033-597799
DISEWAKAN TOKO Dikont toko depan Pura Desa Angantaka 081353343808,03618743023 999-599055
Over Kontrak + isi mini mart Jl.Pratama 20 C Nusa Dua sisa 3th harga 225Jt Hub.081353350006 101-599126
Toko Jl.legian Paddys ksltn dpn Br. Pengabetan 7x12 T.081237539900 000-598946
DISEWAKAN SPA Over Kont Spa 360jt 4,5th fasilitas lkp Jimbrn, 7413412 154-596631
DIJUAL RUKO Ruko LT 150m2,LB 250m2,5KT+ KM, 2Lt fas lkp:list 3500w,Tlp, 2AC, W.Heater,2 Bathtup Komp.Sesetan Agung No.B6 Dps Hp.08123987215/8580580 999-599139
KONTRAKTOR Terima Borong Bangunan Rmh/Kos +Bhn Urus Imb Hub. 081236087804 003-596689
DISEWAKAN BENGKEL T.Over Bgkl mbl,LB12,5A/14x16m2 lkp alat+isi Jl.B.Mantra T.8542920 999-599049
ARSITEKTUR Skrg membangun Rumah Idaman DP mulai 10% info lengkap di www.EmporioArchitect.com 999-599111
16
Minggu Pon, 8 Agustus 2010
Dari Karangasem ke Lombok... zMembaca dan Menyimak KETIKA para raja dan pengikutnya dari Karangasem menyeberang ke Lombok, mereka tidak lupa membawa lontar-lontar, selain keris dan pekakas lainnya. Kemudian tentara Belanda datang. Diplomasi kata-kata ternyata gagal. Maka diplomasi kemudian menggunakan senjata. Belanda menyerang Cakranegara, basis kerajaan orang-orang Karangasem itu. Menurut catatan sejarah, perang pengetahuan dan senjata itu, secara fisik dimenangkan oleh Belanda. Salah satu bukti kemenangan fisik itu, lontar-lontar Bali yang ada di sana dirampas. Setelah berpindah tangan, maka dengan kapal laut lontar-lontar itu kemudian diangkut ke Batavia melalui Soerabaja. Dari Batavia lontar-lontar itu kemudian diberangkatkan juga dengan kapal laut menuju negeri yang ribuan mil jauhnya di belahan utara planet bumi, Belanda. SESAMPAINYA di Belanda, lontarlontar itu kemudian menunggu diproses. Salah satu proses yang dialami lontarlontar itu adalah pencatatan, penomoran, pengukuran, dan pengkatalogan. SEGERA setelah katalog itu jadi dan diterbitkan, lontar-lontar itu akhirnya masuk ke dalam sebuah ruangan besar. Di ruangan besar itu, lontarlontar itu bergabung dengan lontar-lontar lain yang sudah terlebih dahulu menjadi penghuni ruang penyimpanan koleksi perpustakaan itu. Perpustakaan itu adalah bagian dari sebuah universitas tua, bernama Universitas Leiden. Dari catatan Katalog itu bisa diketahui bahwa ratusan jumlah lontar-lontar rampasan dari Cakranegara itu. Bila lontar-lontar itu akhirnya menjadi penghuni perpustakaan besar, maka keris-keris dan senjata lainnya menja-
zI Wayan Arthawa PROSESI BULAN DI DERMAGA PADANG BAI Membedakan pertemuan melalui perpisahan saat menghitung batu-batu cahaya dari rajahan tanah bulan berupa kado kedamaian betapa sulit dan mengharukan Kesendirian batu karang tak merisaukan camar laut menjinakkan tarian gelombang dengan kesabaran waktu sekalipun terlalu ganas kecupannya mengayuh jukung-jukung memainkan detak jantung kehidupan kadang-kadang membuat gelisah kekhususkan menikmati gender rohani mengalun Kemah-kemah peradaban menyerbu pantai-pantaiku kuku-kukunya mencengkram wajah tanahmu dalam tarian gemerincing dolar mengejek kemiskinanku Batu belah aku memeluk dan menciummu lewat meditasi cahaya rembulan upacara angin menyambutnya turun bidadari kahyangan berkereta capung emas tarikan panjang hembusan cahaya mengguyurku dengan warna-warninya Orang-orang tak paham saat aku mengakukan pasir pantaiku dengan wayang daun jepun kulayarkan sebagai tontonan nelayan ke laut kediamannya Dan aku mengaku kepada-Mu saat bercumbu dengan pasir putih tentang kecapi bathin dan kekecewaan
SIDEMEN... : MSmith SETIAP KULEWATI pegunungan itu, aku mengingatmu. Pada akhirnya kita berjumpa, waktu telah melunakkan kawat-kawat pembatas rumahmu dan
Pustaka Hati... di penghuni museummuseum tua. Perpustakaan atau museum, pada prinsipnya samasama tempat penyimpanan. Baik lontar maupun keris akhirnya sama-sama disebut koleksi. Dalam bahasa sekarang, koleksi adalah asset. Pustaka dan Pusaka. BEGITULAH salah satu kisah perjalanan sebagian dari lontar-lontar Karangasem yang diseberangkan ke Lombok dan kemudian menyeberang lagi ke Batavia, dan terakhir menyeberang ke Belanda. Tak beda dengan kisah para tawanan perang yang pindah dari satu camp ke camp yang lain. Tak beda pula dengan kisah barang komoditi yang dikemas dengan baik, karena memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan. Meskipun jumlahnya ratusan, lontar-lontar itu sesungguhnya barulah sebagian kecil dari jumlah lontar-lontar Karangasem yang menyebar di Lombok. Karena pada jaman itu, selain lontar milik raja dan keluarga raja, di Lombok juga banyak tersimpan dan tersebar lontar-lontar milik para pedanda dan keluarganya. Lontar-lontar yang disebut terakhir ini ‘’selamat’’ dari perampasan dalam perang. Tentang lontar ini, akan kita bicarakan pada tulisan tersendiri, di kolom sebelah. Termasuk di Bali dan Lombok, ada pandangan bahwa lontar adalah pustaka, dan keris adalah pusaka. Pustaka bukan sekadar bacaan. Pusaka tidak sekadar senjata. Keduanya dikerahmatkan dan disucikan karena dipandang sebagai sumber kuasa, baik kuasa berupa ilmu pengetahuan maupun kuasa berupa kewenangan mengatur kehidupan orang banyak. KETIKA Belanda datang, ternyata
mereka tidak datang dengan tangan kosong. Mereka juga memiliki ‘’pustaka’’ dan ‘’pusaka’’ yang berbeda bentuk dan fungsinya. Dalam sebuah perang, yang bertanding sejatinya bukan sekadar manusia melawan manusia, tapi pengetahuan melawan pengetahuan, dan senjata melawan senjata. Menurut catatan sejarah, Belanda menang. Pustaka dan pusaka dirampas. Bukan hanya itu. Kewenangan mengatur rakyat dan menata negeri diambil alihnya. Tapi ada ‘’sesuatu’’ yang tidak berhasil dirampas oleh Belanda, yaitu jiwa yang menyebabkan pustaka dan pusaka itu ada. Jiwa itu abstrak, dan bisa dirasakan dalam bentuk semangat. Ternyata semangat mengadakan pustaka dan pusaka tidak mati oleh perang. Setelah perang itu berlalu, pustaka dan pusaka itu diadakan kembali. Jadi dalam dunia pustaka dan pusaka, juga berlaku pepatah ‘’hilang satu tumbuh seribu’’. Tapi permasalahannya sejatinya bukan di sana. Bukan pada pengadaan dan penyebarannya. Tapi belajar dari sejarah ‘’kekalahan’’ di masa lalu, akankah pustaka dan pusaka kita kalah lagi dalam menghadapi ‘’serangan’’ dunia yang sekarang berubah cepat seperti siluman ini? Dengan pertanyaan ini saya tidak mengajak orang-orang kembali terjebak dalam teori-teori kebudayaan. Tapi hanya satu kata kunci, yaitu baca! Baca-bacalah pustaka shastra, simaksimaklah pustaka hati. Karena ingat dan lupa ada di hati. Nasi putih sekepal sudah cukup! zibm. dharma palguna
TERCATAT ada 423 (empat ratus dua puluh tiga) nomor koleksi lontar dari Karangasem yang dirampas dalam penyerbuan di Cakranegara dan kini disimpan di Belanda. Keseluruhan lontar itu dicatat dan dideskripsikan dalam katalognya Pigeaud yang berjudul Literature of Java (volume II). Dalam Katalog itu, keseluruhan lontar itu disebut ‘’koleksi Lombok’’, dimulai dari lontar nomor urut 5012 sampai dengan lontar nomor urut 5435. Dari Katalog tersebut dan dari beberapa kali pemeriksaan yang saya lakukan selama rentang waktu sembilan tahun di Leiden (1990-1999), diketahui bahwa sebagian dari koleksi itu berupa lontar utuh, dan sebagian lainnya berupa lempir-lempir lepas yang berisi ‘’catatan-catatan’’ pendek. Beberapa nomor lontar yang berbeda, berisi teks yang sama. Sebaliknya dalam satu nomor lontar terdapat pula lebih dari satu judul teks. Meskipun sudah dikatalogkan, kenyataannya keseluruhan lontar itu masih merupakan ‘’hutan belantara lebat’’. Sebagai gambaran bagaimana lebatnya hutan pustaka itu, di bawah ini akan disebutkan beberapa judul lontar yang ada. Tujuannya agar pembaca mendapatkan gambaran apa saja kurang lebih lontar Karangasem-Lombok yang kini tersimpan di Belanda. Penyebutan judul-judul lontar di bawah ini, tentu terasa sangat teknis. Namun bagi pembaca yang ingin tahu, silakan membacanya. Lontar kelompok kakawin, beberapa di antaranya adalah: Sumanasantaka, Smaradahana, Lubdaka, Kunjarakarna, Jinarti Prakrti, Kerta Samaya, Na-
zWayan Redika MASKRDAM
YANG MENUNGGU TARIAN JEMARIMU zBudhi Setyawan
rumah tua tak beratap di persimpangan kota tak bergerak puluhan bingar bocah menakar nira melompat menari di ketiak arca purba menawarkan seonggok ikan bakar gosong tersirat garam dan kemangi
ada buku tulis dengan halaman depan warna ungu bergambar etiket kuda terbang warna biru. sayapnya memercikkan rintik kisah masa kecil yang suka sembunyi di rerimbunan dedaun yang menyadap cahaya pagi. derapnya mengirimkan gaung debar dan percik kekar ke dinding usia. sorot matanya menembusi pintu pintu kisah yang terkunci pada ragu. betapa ringkiknya telah menebas rimbunan rintih yang lama melukis gulma.
istana maskrdam, jejak yang terkenang tempat perjamuan asmara para raja menantang dayang mencumbui bayang apakah yang tersisa? selain gapura kembar yang cemas dan balai panjang berukir singa disangga seekor naga warna jingga seperti menunjukkan arah surga istana maskrdam, titian yang terbuang dari hikayat buku suci para pujangga
ada buku tulis dengan halaman depan warna ungu bergambar etiket ular sanca berwarna kecoklatan. sisik cerita kampung kampung sunyi bertebaran di relief perjalanan. percabangan kata dan niat senantiasa mengendap endap dan bersijingkat di buritan bayang. ada kelambanan di pulau eja, aksara aksara yang tersembunyi di gua gua dan tak terpahami cuaca. tak pernahkah kaubayangkan belitan keharuan pada malam malam yang basah oleh rintik doa. ada buku tulis dengan halaman depan warna ungu bergambar bibir merona merah jingga. masihkah kau ingat kecupan awan pada gigil kamarmu yang lalu mencipta hujan. hujan yang lalu bermekaran di telaga dadamu, menjelma lingkar lingkar percakapan gemuruh tanpa jela. tak jemu mengisahkan kelindan asa di sela sela malam yang meluruhkan sisa letih pada gaib rembulan.
tak jauh dari itu puluhan bocah berlari tersandung mabuk, muntah hilang kendali mereka bernyanyi mengeja amsal Lalu kita memburu bintang ke pantai. mengais sisa waktu jejak terkenang Tapi kau terlajur mencuri hati, aku pun di rumah tua tak beratap enggan beranjak lagi. ESOK harinya aku mencarimu. kita zIDK Rama Kusuma pergi ke timur mencari matahari, bukit, PERPUSTAKAAN sawah dan ladang. Maaf, aku tak panKOTA SUNYI dai berkendaraan. Kita akan sampai sedikit lebih lama. Kau berkata, tidak seluruh buku dalam rak berdiri apa, dan memeluk pinggangku yang tak membaca diri seberapa. Kita melewati barisan cengkeh, adakah lantaran lama aromanya melekat di tubuhmu. Jangan tak ada membaca? terkejut, kau begitu rupawan, orang akan adakah jemu menunggu dibaca? selalu memandang. Jangan kau perhatikan gadis-gadis desa di sungai itu. Lihat hanya satu nama saja aku, hanya aku. Kuajak kau ke pada buku pengunjung tertera perkotaan yang terkenal sunyi itu. Kuditulis dengan aksara lama perkenalkan puing-puing Parthenon dan bagai sulur terjulur ke udara kolam-kolamnya. Kuajak kau ke laut yang paling biru dan taman-taman laut perpustakaan kota sunyi serupa mozaik. Cintaku, inilah surga diakah pengunjung abadimu kami yang tergerus abad. Ingin ku ajak datang sekali singgah ke rumah, tapi aku tak punya pada lantai di sudut itu minuman untuk dihidangkan. Akhirnya mengekalkan jejak kaki? kita menuju senja dengan membawa bunrumahku. Malam itu ungu, kita menyu- ga-bunga cengkeh dan sisik buah salak. surinya sampai kelabu. Di pantai kau Sementara pikiran kita mengulat jaringmelamarku, ingin membawaku hingga jaring. Kekasih lamaku yang jauh, aku seberang pulau. Bukankah perkenalan kita terlalu singkat, kekasihku. Kau ber- masih menyimpan mutiara yang kau kata jangan pergi, kau tak ingin sendiri. berikan ketika kau pergi. Aku tidak tahu, waktu akan lebih berbaik hati lagi. Kau
mencium keningku, seperti tak rela, kubisikkan terima kasih. Cinta akan datang pada saatnya, tapi tidak di sini, cintaku. Tidak di sini. zNKD Ayu Winastri
JEJAK DEDES... : GNAM ‘’JADILAH seperti Dedes. Ia membuat hitam dan putih beradu, melahirkan ksatria-ksatria yang tangguh di muka bumi ini. Ia perempuan hebat!’’ Katamu, ketika aku sedang dilanda duka, mengeluh karenanya, kemudian aku mencari perempuan yang bernama Dedes. Aku cari dari halaman rumah hingga ke hutan-hutan. Aku tak mengenalnya, pujaanku. Perempuan seperti apakah dia yang membuatmu jatuh cinta? Sampai suatu ketika, aku menemukan jejak Dedes dari orang-orang yang kutemui di jalanan. Dedes adalah perempuan yang lahir dari doa-doa dengan kecantikan surgawi. Tubuhnya terbuat dari bunga-bunga, selalu harum dan memantulkan sinar. O, Ialah, Nareswari. Pantaslah kau mengaguminya, mungkin Dedes adalah Ibumu. Pujaanku, Dedes adalah perempuan yang terbuat dari kehalusan serat sutra. Sementara cinta belumlah tumbuh subur di tubuhnya, penguasa telah mengoyaknya, menyimpangkannya di dada, sebagai tanda kebesaran. SIAPAKAH yang sebenarnya yang ia cintai? Sang raja atau si punggawa yang pura-pura setia. Tidak, pujaanku. Cinta belumlah tumbuh subur di tubuhnya. Maka, biarlah Arok masuk ke peristirahatan, dimana sang Raja memintal tubuh Dedes yang lembut itu. Biarlah, keris itu menghujam dada Arok, menumpahkan darah pertama dari perang yang paling dahsyat di muka bumi. BISAKAH kau terka malam-malam Dedes yang nelangsa. Permata yang hilang dan cinta yang tak termiliki secara penuh.
Dari Lombok ke Belanda... zLontar Hutan garakrtagama, Nirartha Prakrta, Sangu Sekar (kakawin kedua yang diciptakan oleh Dang Hyang Nirartha), Anyang Nirartha, Lambang Puspa, Anja-Anja Sancaya Turida, Anja-Anja Sungsang, Partha Yadnya, Bhomakavya, Kresnayana, Korawasrama, Sutasoma, Ramayana, Bharatayuddha, Dharma Sunya Kling, Kalayawanantaka (Kresnawijaya), Arjunawiwaha, Arjuna Wijaya, Dharma Putus, Pandan Mati. Lontar kelompok Tutur beberapa di antaranya adalah : Brahmanda Purana, Adi Purana, Bhuwana Kosa, Sarasamuccaya, Pabratan, Ajnana Jati, Darma Wahya Jati Tan pakelir, Tattwajnana, Jagatkarana, Slokantara, Aji Dadari, Tattwa Sawang Suwung, Dewa Sasana, Rajapatigundala, Pratasti Bhuwana, Kamandaka, Agastyaparwa, Rahasyopadesa, Amrtakundalini, Tungtang Bhuwana, Sarining Asmaratantra, Sang Hyang Kamahayanikan, Catur Yuga Widhi Shastra, Bang Bungalan Dangdang, Catur Paksopadesa, Nawa Natya, Tattwaning Wyawahara, Purwadigama Sasana, Widi Papincatan, Shiwasasana, Indraloka, Putusing Smaratantra, Atma Prasangsa, Prayoganing Sadhaka, Tutur Luhuring Patita Kamala, Swacandamarana (tanda datangnya kematian), Angguliprawesa, Wrehaspatitattwa, Bhargawasiksa, Dharmacara, Suksmalingga Hrdaya, Guhya Wijaya, Aji Kul Putih, Trusjnana, Kalepasan, Putrasasana, Silakrama, Raga Runting, Kalimahosada, Tutur Muladhara, Nirmalajnana, Dasaring Bhumi, Dasasila, Angga Bancana. Lontar kelompok Wariga, beberapa di antaranya adalah Wariga, Cadrabhumi, Candrasangkala, Pasasangkalan, Trilingga, Wariga Sundari Terus. Lontar kelompok Babad, beberapa di
Belantara Lebat... antaranya adalah Pamancangah Gelgel, Tattwa nikang Bujangga Bali, Brahmanda Katha (silsilah raja-raja Bali-Lombok ketuturnan Majapahit). Lontar kelompok Weda Puja (Sansekerta), beberapa di antaranya adalah : Puja, Yoga Pralina ning Atma, Brahmakawaca, Yoga Suryasewana, Rudrakawaca, dan bermacam sloka, stuti, stawa. Lontar kelompok cerita Panji beberapa di antaranya adalah: Panji Malat, Smara Wijaya, Indra Wismara, Jatiswara, Waseng Sari. Lontar kelompok Kamus & Tata Bahasa, beberapa di antaranya adalah: Swarawyanjana, Karakasanggraha, Kertabhasa, Samuhawacana, Ekalawya (kamus), Karakah, Dasanama, Lontar kelompok Usada & Kanuragan, beberapa di antaranya adalah: Kawistren, Usada Sari, Kandapat, Aswasiksa, Rajah Pasupati & Mantra, Smaranustana, Aji Lewih, Dipa Mala dan berbagai mantra & rajahan. Lontar kelompok Parwa & prosa, beberapa di antaranya adalah: Udyogaparwa, Adiparwa, Wirata Parwa, Bhisma Parwa, Asramawasaparwa, Uttarakanda, Nawaruci, Indrawijaya, Wacana Bherawa, Calonarang. Lontar Muslim: Mikrad (perjalanan Muhammad ke sorga), Menak Amir Hamzah. Lontar yang menyebut nama Tuan Semeru sebagai pengarangnya adalah : Mulaning Pati, Kembanging Langit, Tunjung Putih, Nata Pandita, Kidung Rumeksang wengi, Malang Sumirang; Lontar Indik: Prateka ning caru ring pahoman, Tingkahing banten suci, Padmarangkep, Bhasmatiga, Putru Pasaji, Pulutuk (Mpu Lutuk). zibm. dharma palguna
SEBUAH PRASASTI YANG KAUSIMPAN zBudhi Setyawan tembang mocopat lamat lamat menelusuri artefak kisah. ada yang galau berlarian mencari suaramu. kepodang di tepi dahan, menebarkan pandang pada waktu yang bergegas. pasar pasar kehilangan gaung. aku jadi teringat irama orang menumbuh padi dengan antan di lesung, di kampung kampung. ani ani yang murung. aku berpapasan dengan wajah wajah bertopeng yang riang. aku tak sempat bertanya, tentang wajah mereka sebenarnya. mereka khusyuk menari di sekolah sekolah, tempat perbelanjaan besar, perempatan lampu merah, sepanjang trotoar dan jalanan, juga ketika melukis doa di rumah rumah ibadah. kaki yang terluka terkena pecahan sumpah. tak sempat dirasa. juga pakaian yang robek tersayat akar silam yang terhunus di dinding perjalanan. aku tak tahu apakah mereka menyisakan sebuah ruang di tubuh buat berbincang berteduh. ada sabana yang lapang di dalam rumahmu. burung burung meletakkan jejak kepak dan nyanyiannya di dadamu. juga telaga jernih dengan ikan hias yang akan menyampaikan salam sebelum kau tidur. langit kamar kehijauan serupa sekumpulan ganggang, kesederhanaan menjadi udara. lumbung nurani bermekaran. akan ada banyak orang duduk di beranda. mengibaskan letih, lalu menimba kesejukan untuk dibawa pulang. gamelan lokananta terngiang memanjang. kesyahduan jiwa menyusun riwayatnya menabur terang. dari dalam kamar tengah ajisaka memanggil zaman dengan teramat pelan, laksana diam. Selain ksatria, ia melahirkan perang. Daging dalam dirinya akan membalaskan pembunuhan di peristirahatan itu. Diikuti yang lain, dan lain lagi.
Pujaanku, masihkah kau menginginkan aku seperti Dedes? Mengapa kau tak minta aku seperti wanita-wanita di zaman lampau yang kuat? zNKD Ayu Winastri
run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy
Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2008
16 Agustus 2010
zPERSAKA Karangasem Putaran KEDUA BaliTimang... Iseh, Jemeluk, Seraya, Batubelah, Yehmalet, Talagawaja... KARANGASEM Agustus
BADUNG September
zBulan Oktober BULAN (Yoga CANDIsastra) BAHASA-SP 82 Tahun... ASSA Tiga Baris Puisi itu ASAS, Tetap Menantang Sukar Dihindari... TABANAN November IBUNDA-SR Desember GIANYAR Januari DENPASAR Februari SINGARAJA Maret KLUNGKUNG April BANGLI Mei BULELENG Juni JEMBRANA Juli
zRegresi Rarejare Inten-S-Beh di Kampung SEBUD Snerayuza... Pemanasan 13-23-29 September, Acara Puncak 28 Oktober 2010 SANG SAKA smkn-1, LA-YOSE smak-santo yoseph, LIMAS sman 5 Denpasar itulah TRISULA - Teater Anak Sekolah (TERASAH) yang rutin berlatih menyongsong PUKAT September dan ASSA-SP-ASAS bulan Oktober. InfoNONSTOPKring: 081529-040-616, 085237-153-087, 081236-980-644 Snerayuza-SEBUD
zPERCIKAN monolog PERMENUNGAN Menjelajah Nusantaragung... Pesta Agustusan Kepundung Bali Orti 20 Agustus... 14 Agustus Provinsi BALI (52) Pawai Budaya Nusantara - NEGARA Jembrana (115) 15 Agustus, Bali Post (62) 16 Agustus, Proklamasi RI (65) dan HUT Karangasem 17 Agustus dan Bali Orti (4) 20 Agustus TIGA (3) Alinea Catatan Kecil (CAKIL) Prosapuisi, CERMIN (Cerita Mini) Lirisprosa VS Cakil tetap PRIORITAS utama sembari keliling BALI DWIPA Bola Api, Agustusan 2010...
Minggu Pon, 8 Agustus 2010
BUKU
17 Seni Agraris di Buleleng
Siapa yang Tidak Mengenal Batik? Daerah Solo, Yogyakarta, Pekalongan, Cirebon, Indramayu, Sukoharjo bahkan Madura adalah beberapa daerah Indonesia yang terkenal di mata dunia karena menghasilkan batik sebagai budaya nasional Indonesia. Semua masyarakat pasti familiar dengan batik sebagai salah satu karya seni budaya asli Indoensia yang telah dipatenkan oleh UNESCO sebagai budaya Indonesia dengan ditetapkannya Hari Batik Nasional pada tanggal 2 Oktober 2009. Sejarah perkembangan batik Indonesia merupakan sejarah warisan leluhur dari generasi ke generasi. Istilah batik berasal dari ‘’amba’’ (Jawa), yang artinya menulis dan ‘’nitik’’. Kata batik sendiri merujuk pada teknik pembuatan corak menggunakan canting atau cap dan pencelupan kain, dengan menggunakan ba: Batik Warisan Budaya Asli Indonesia han perintang warna Judul corak, bernama Penulis : Aep S. Hamidin ‘’malam’’ (lilin) yang di- Penerbit : Narasi, Yogyakarta : 84 halaman aplikasika di atas kain. Tebal Sehingga menahan Ukuran : 20,5 X 28 cm masuknya bahan Cetakan : 2010 pewarna. Dalam bahasa Inggris, teknik ini dikenal dengan is- Perkembangan Batik Kota Lain, hingga tilah ‘’wax-resisi dyeing’’. Jadi, arti kain Batik Masa Kini. Dibahas secara gambbatik adalah kain yang memiliki ragam lang berbagai macam jenis, motif dan hias (corak) yang diproses dengan ‘’malam’’ pola batik yang ada, mulai batik Solo menggunakan canting atau cap sebagai hingga batik Belanda dan Cina/ Pecinan. Proses, perlengkapan dan cara membuat media menggambarnya. Kerajinan batik Indonesia telah dike- batik juga dibahas secara rinci. Sebagai nal sejak zaman kerajaan Majapahit dan penutup, disajikan bagaimana cara merterus berkembang hingga kerajaan dan awat batik agar warnanya tetap indah. Dua hal menarik yang diulas dalam raja-raja berikutnya. Batik menjadi semacam tradisi bagi masyarakat Indo- buku ini adalah perlengkapan membatnesia, khususnya Jawa, pada akhir abad ik yang tidak mengalami perubahan dari ke-18 atau awal abad ke-19. Mulanya zaman dahulu sampai sekarang, serta hanya dikenal batik tulis, hingga awal teknik pembuatan batik. Dengan abad ke-20 (usai PD I tahun 1920-an) perkembangan corak, pola dan jenis kain mulai berkembang batik kreasi baru, batik masa kini, ternyata perlengkapan membatik yang digunakan tetaplah yakni batik cap. Dalam perkembangannya, batik men- sama. Seperti gawangan, perkakas unjadi salah satu ikon budaya keluarga tuk menyangkutkan dan membentangbangsawan Indonesia zaman dulu. Awal- kan mori (kain tenun terbuat dari kapas) nya batik dikerjakan terbatas dalam sewaktu dibatik. Gawangan ini harus mudah dipindahkeraton saja. Hasilnya pun hanya dipakai raja, keluarga, dan para abdi dalem- kan, tetapi kuat dan ringan, bandul, wanya. Namun karena banyak pengikut jan, dingklik, anglo (kompor kecil) dengan bahan bakar minyak yang digunakan unraja yang tinggal di luar keraton, proses pengerjaan kerajinan ini dibawa keluar tuk membuat api dalam mencairkan dan dikerjakan di rumahnya masing- malam/lilin batik, tapas (ilir) untuk memmasing. Lambat laun, banyak besarkan api arang pada anglo, taplak masyarakat di luar keraton yang men- (selembar kain penutup) untuk menutup jadi pengrajin batik dan makin meluas paha pembatik agar tidak terkena tetehingga saat ini, menjadi budaya asli In- san malam panas saat membatik, sarindonesia yang banyak diaplikasikan men- gan malam, stempel, alat membatik bajadi beraneka rupa produk. Tak hanya tik cap dan canting adalah alat yang diproduk kain, melainkan diaplikasikan pakai untuk memindahkan atau mengamdalam produk lainnya, seperti sandal, jil- bil cairan untuk menuliskan pola batik bab, kain pantai yang banyak diminati dengan cairan lilin, terbuat dari tembaga turis-turis asing yang berkunjung ke In- dengan bambu sebagai pegangannya. Sedangkan teknik pembuatan batik pun donesia. Buku “Batik Warisan Budaya Asli In- masih relatif sama, yaitu nglowong, nemdonesia” ini mengulas sejarah batik di bok, medel, ngerok, mbironi, menyoga dan Indonesia, mulai dari Batik Majapahit, nglorod. Istilah-istilah ini masih terdengar Batik Zaman Penyebaran Islam, Batik asing di telinga orang awam bukan? Solo dan Yogyakarta, Batik Pekalongan, Mahayanti Fitriandari
Bagasebali, Pelestari Sapi Grumbungan Tersebutlah sebuah kelompok petani Sapi Grumbungan di enam desa di wilayah Kecamatan Sawan. Mereka menamakan diri Kelompok Bagasebali. Nama kelompok itu merupakan gabungan dari kependekan nama desa yang selama ini masih setia memelihara sapi bali, yakni Desa Bebetin, Desa Galungan, Desa Sawan, Desa Bila, Desa Menyali dan Desa Lemukih. Kelompok Bagasebali ini bisa disebut sebagai sekaa demen atau komunitas suka-suka yang memiliki cinta besar terhadap seni grumbungan. Mereka adalah petani sederhana yang bergerak dengan cara sendiri untuk melestarikan seni sapi Grumbungan tanpa pretensi, tanpa niat untuk terkenal dan tanpa maksud gagah untuk menjadi pahlawan budaya. Gede Subandi, petani dari Desa Bebetin yang menjadi klian kelompok Bagasebali, adalah tokoh tani yang punya kesetiaan tiada tara terhadap seni sapi Grumbungan. Bersama petani lain ia bertemu secara rutin untuk berdiskusi soal pertanian dan tentu secara khusus tentang sapi Grumbungan. Dengan cara sederhana mereka terus berdiskusi tentang bagaimana menyelematkan sapi bali untuk bisa terus digunakan sebagai atraksi grumbungan. Mereka saling menukar bibit sapi yang unggul, mereka saling memberi masukan sekaligus saling kritik soal bagaimana memelihara sapi dengan baik. Agar bisa dijadikan sebagai pembajak tangguh sekaligus sebagai seniman grumbungan yang mumpuni. Sebab, menurut Gede Subandi, memilih bibit sapi untuk dijadikan
BUDAYA
seni sapi Grumbungan memang tidak mudah. Seperti memilih bibit atlet, sapi yang dipilih juga berdasarkan bentuk-bentuk tubuh yang layak diadu dalam arena. Dalam memelihara sapi Grumbungan juga diperlukan kasih sayang. Misalnya makanan yang dipilih harus makanan yang berprotein. Saban hari ekornya bisa dilumuri susu agar lebih mudah dilatih untuk berdiri dengan indah. Setiap Hari Raya Galungan, Kelompok Bagasebali ini menggelar atraksi sapi Grumbungan di tengah sawah basah atau di tengah lapangan desa yang kering. Penonton yang menyaksikan atraksi itu selalu melimpah. Dana yang digunakan untuk perhelatan itu diambil dari dana iuran anggota yang terkumpul. Mereka jarang mendapat bantuan dari pihak luar. Mereka asyik dengan rasa cinta mereka sendiri terhadap alam, lingkungan, hewan dan kesenian. Beberapa tahun terakhir ini, banyak seniman seni grumbungan diundang oleh pemilik hotel, terutama hotel yang berada di daerah pertanian, di Gianyar untuk melatih sapi Grumbungan. Hotel biasanya menyediakan dua sapi bali lengkap dengan alat-alat bajak. Sapi itu kemudian dilatih beradu lari dan beradu tari untuk kemudian dijadikan daya tarik wisata. Hal yang tentu jarang dilakukan oleh pemilik hotel di Buleleng. Sehingga boleh jadi seni grumbungan ini berkembang di Gianyar. Jika demikian halnya, sapi Grumbungan bisa bernasib sama dengan gong kebyar yang lahir di Buleleng namun berkembang pesat dan menemukan bentuknya seperti sekarang ini di Bali Selatan. Adnyana Ole
Sapi Grumbungan, Sesunyi Nasib Petani TAK bisa disangkal Bali adalah pulau agraris. Bukan saja karena sektor pertanian masih menjadi andalan untuk menyelamatkan kehidupan ekonomi masyarakatnya. Tapi juga karena banyaknya karya seni yang diciptakan dan dipelihara dengan baik oleh masyarakat pertanian itu sendiri. Mereka adalah koreografer dan musisi hebat, meski sebagai petani mereka melakukan proses kreatif di tengah studio alam yang tak berbatas, dengan alas lumpur dan atap pepohonan. Karena memang begitulah cara masyarakat agraris menghibur diri sekaligus menemukan makna hidup, dalam suka saat panen atau dalam penat saat menanam dan memelihara. Mereka selalu mencipta tanpa henti. Segala hasil ciptaan seni yang dilakukan dengan sadar atau tanpa sadar itu adalah buah dari interaksi petani dengan alam dan lingkungan, termasuk interaksi dengan hewan. Misalnya terciptanya seni sapi Grumbungan di Buleleng atau Tari Ceterung (jenis burung) di Kerambitan Tabanan tak bisa dilepaskan dari hubungan yang sangat akrab antara petani dan sapi yang diajak bekerja atau hubungan antara petani dan burung yang selalu menemani mereka bekerja. Tapi kini, ketika sawah menyusut dan nasib petani tak pernah terangkat ke level yang lebih tinggi, maka seni-seni yang berasal dari zaman agraris pun tersudut ke tempat sunyi, ke tempat yang jauh lebih sunyi dari nasib petani. Tangan pemerintah tak pernah terulur, sementara tangan petani lebih sibuk bekerja karena kebutuhan hidup kini jauh lebih menumpuk ketimbang hasil kerja yang terkumpul. Sapi Grumbungan di Buleleng misalnya, jika tak secepatnya diselamatkan (itu pun kalau memang ingin diselamatkan), beberapa tahun lagi niscaya hanya tinggal cerita. Atau mungkin hanya tinggal patung Sapi Grumbungan di pertigaan Banyumala Singaraja, tanpa ada atraksi sesungguhnya yang bisa disaksikan anak cucu. Sebab kini petani yang masih setia melestarikan sapi
BPM/ole
Atraksi sapi Grumbungan yang belakangan mulai jarang dipertunjukkan di areal-areal persawahan di Buleleng. Grumbungan hanya ada di beberapa desa di Buleleng. Mereka adalah petani yang benarbenar setia menjadi pemelihara nuftah sapi bali sekaligus pemelihara seni grumbungan yang dulu sempat sohor itu. Cinta Hewan Terciptanya Sapi Grumbungan memang tak bisa dilepaskan dari hubungan kasih sayang dan cinta kasih antara petani sebagai pemelihara dan sapi sebagai hewan peliharaan. Seni ini tercipta di tengah dunia pertanian yang sederhana. Angka tahunnya sulit dilacak. Saat itu, seorang petani di Buleleng sedang dirasuki rasa harap-harap cemas ketika menunggu masa panen tiba. Di tengah rasa harap-harap cemas itulah si petani berdoa agar hasil panennya melimpah. Jika hasil panen bagus, si petani berjanji akan menghias sapi yang selama ini digunakan untuk membajak sawahnya. Ia akan menghias sapi sebagaimana manusia sedang menari. Kepala si sapi diberi gelungan, lehernya dipasangi badong dan okokan atau grumbungan, kakinya dilingkari gelang dan benda-benda lain yang membuat
sapi itu tampak seperti penari pada saat membajak sawah. Singkat cerita, hasil panen si petani ternyata melimpah. Maka janjinya untuk menghias sapi pun dilakukan. Orangorang dikumpulkan, dan sapi yang dihias itu digunakan untuk membajak sekaligus dipamerkan di areal subak. Dan dari situlah kemudian berkembang ide baru untuk membuat atraksi seni. Sebab petani lain ternyata juga tertarik untuk menghias sapi-sapi mereka saat membajak sawah. Ketika semua sapi dihias maka muncul ide untuk melakukan kompetisi sederhana di tengah sawah sehabis panen. Setiap petani mengadu sepasang sapi lengkap dengan peralatan membajak seperti uga dan lampit. Hal yang diadu bukan hanya hiasan di badan sapi, tapi juga kepintaran si sapi untuk menari. Di situ kemudian muncul istilah kepala nunggak untuk menyebut kepala sapi yang mendongak dengan indah. Atau muncul istilah ekor entikan duren, yakni ekor sapi yang berdiri dengan sehat dan melengkung dengan pesona. Ketika diadu lari, langkah-langkah sapi itu dilatih
untuk memperdengarkan bunyi musik yang ritmis dan berirama. Maka dikenal langkah tabuh pisan atau langkah tabuh ro sebagaimana istilah yang dikenal dalam tabuh lelambatan. Langkahlangkah sapi itu dipadukan dengan bunyi okokan atau grumbungan yang dipasang di leher sapi, sehingga memunculkan suara padu seperti musik karawitan dengan nada-nada sederhana. Lama-lama atraksi sapi Grumbungan itu berkembang ke se-antero subak-subak di Buleleng. Desa yang sempat dikenal sebagai pusat seni sapi Grumbungan adalah Kaliasem, Pedawa, Munduk dan desa sekitarnya di wilayah Kecamatan Banjar. Atau Banjar Tegal di wilayah Kota Singaraja. Di Buleleng Timur ada Desa Bebetin, Jagaraga, Menyali, Sawan, Lemukih, Galungan dan desa lain di sekitarnya. Bagi para petani, Sapi Grumbungan itu kemudian disimbulkan sebagai sebuah upacara penghormatan terhadap Rare Angon, tokoh anak-anak dalam mitologi Hindu yang selalu bermain di areal sawah dan pedusunan. Di Buleleng, masyarakat
percaya bahwa daerah Banyumala yang kini berada di pinggir barat Kota Singaraja merupakan daerah pertama yang digunakan sebagai arena sapi Grumbungan yang diikuti oleh seluruh petani di Buleleng. Sehingga kini di pertigaan Banyumala, tepatnya di depan Terminal Banyuasri, dibangun patung sapi Grumbungan yang cukup besar dan menyita mata orang yang lewat. Namun patung itu tampaknya akan menjadi patung yang sunyi. Patung itu akan menjadi semata kenangan, karena atraksi sapi Grumbungan yang sesungguhnya lambatlaun mulai menghilang. Di Kaliaasem dulu pernah digelar atraksi sapi Grumbungan secara rutin, tapi kini atraksi itu sudah tak ada lagi. Terakhir, atraksi itu dipertunjukkan di lapangan umum Kaliasem sekitar tahun 2003. Selanjutnya atraksi itu hanya dipertunjukkan secara sporadis ketika ada eventevent penting di Buleleng. Ini terjadi karena sawah menghilang, sapi dijual, dan semakin sedikit generasi muda yang berminat terjun ke dunia pertanian. Adnyana Ole
HIBURAN
18
Minggu Pon, 8 Agustus 2010
Tika Bisono
Perkembangan Lagu Anak Sangat Memprihatinkan BPM/pik
Ika Putri
Kampanye ”Say No to Sex, Before Married” PENYANYI asal Surabaya, Ika Putri belakangan sibuk mengkampanyekan pesan “Say No to sex, before married”. Memang, Ika saat ini masih sendiri, belum tampak punya kekasih. Namun, ia seperti seorang konsultan perkawinan karena menyanyikan dan merekam singel bertajuk “Bukan Muhrim-mu” karya Ayat. Apakah hal ini berkaitan dengan berita di infotainmen yang gencar menayangkan sepasang kekasih pesohor Indonesia yang sempat beradu mesra di bawah sorotan kamera pers? ‘’Jujur aja.... lagu ini sudah aku rekam empat bulan lalu, sebelum ribut-ribut infotainmen dan video porno. Yang nulis lagunya mas Ayat. Kalau kemudian ada yang mengaitkan dengan berita di infotainmen, ya kok bisa pas ya,’’ tanya Ika heran. Ika menambahkan, ia tidak bermaksud memanfaatkan momentum itu untuk berkarya dengan tema bombastis. Sedangkan Eksekutif Produser Ir. Bambang Haryo Soekartono juga menggarisbawahi fenomena perilaku selebriti Indonesia. Buat kami dan Ika, suatu apresiasi, jika lagu tersebut bisa mewakili generasi muda untuk “say no to sex, before married”, kan hal ini juga dijunjung tinggi budaya timur. Akan kacau jadinya jika banyak anak muda melakukan free love free sex tidak tahu aturan. Setiap agama apa saja melarang perbuatan dosa semacam itu, kata Ir. Bambang Haryo Soekartono. Menurutnya, Ika sudah merekam trilogi lagu dengan idiom positif. Pertama, lagu ÆAku PerawanÆ empat tahun silam direkam yang merupakan soundtrack film dan sinetron ÆVirginÆ. Kemudian akhir 2008, Ika acap tampil di semua stasiun televisi dengan “Mr Judge” dan yang terakhir “Bukan Muhrim-mu” yang dilepas Agustus tahun ini. ‘’Perlu saya tegaskan lagu ini bukan lagu rohani atau untuk Ramadan,’’ tegas Ika. Lagu tersebut memang menggunakan istilah “muhrim” yang terakhir juga populer di kalangan remaja. Selain Ayat, beberapa komposer andal juga mendukung album pemenang kedua Shangkai Music Festival 2004 ini seperti Alam Urbach dan Erwin “Dewa” Prasetyo. (pik)
BPM/ist
Juara I
PENYANYI yang juga psikolog Tika Bisono akan menggelar Ajang Cipta Lagu Anak (Acila) Indonesia 2010. Tujuan Acila guna memberikan penyegaran dan alternatif baru bagi lagu-lagu anak Indonesia yang bisa menjadi rujukan yang kreatif, harmonis dan edukatif. ‘’Ini agar proses tumbuh kembang anak dapat sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka, baik secara fisik, psikologis, psikososial, mental, perilaku, perkembangan kepribadian, nilai kehidupan dan spiritual serta tentu saja intelegensi musikalnya,’’ lontar Tika yang Ketua Pelaksana Bersama Acila. Dikatakannya, perkembangan lagu anak belakangan sangat memprihatinkan. Blantika musik anak Indonesia mengalami lompatan yang begitu jauh dimana tidak ada lagi kontestan penyanyi cilik yang tampil menyanyikan lagu-lagu anak. Hampir 90% peserta pasti membawakan lagu-lagu orang dewasa yang sedang populer saat ini. Hal yang lebih menyedihkan lagi, secara de facto, 80% anak Indonesia sekarang hanya mengenal lagu-lagu anak konvensional seperti Balonku, Cicak Cicak di Dinding, Burung Kakak Tua, Nina Bobo, Topi Saya Bundar, Pelangi, Bintang Kecil, Satu Satu Aku Sayang Ibu, Bangun Tidur dan Naik Kereta Api. Padahal, sebenarnya ada ribuan lagu-lagu anak selain lagu-lagu wajib tersebut, keluh Tika yang pernah mendendangkan lagu karya Guruh Soekarno Putra berjudul Putih Putih yang ditujukan buat ibu Fatmawati Soekarno. Adapun target yang ingin dicapai adalah masuknya lebih dari 500 lagu anak baru dan peningkatan jumlah lagu anak Indonesia yang berkualitas, sesuai dengan jiwa dan karakter anak yang dapat membantu anak dalam membangun karakter dan menguatkan akar budayanya demi mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Substansi tematik Acila Indonesia 2010 adalah nilainilai hidup rukun dalam ke-
beragamam yang meliputi kedamaian (peacefullness), saling menghargai (respect), cinta/kasih sayang (love), toleransi (tolerance), tolongmenolong (helpfulness) dan persatuan (unity). ‘’Kita akan gelar acaranya semenarik mungkin tidak hanya buat anak, tapi juga buat seluruh masyarakat Indonesia. Serangkaian kegiatan rekaman, promosi dan sosialisasi lagu-lagu finalis ke beberapa kota di Indonesia, kemudian pelaksanaan pengumuman pemenang yang bertepatan dengan puncak peringatan Hari Anak Internasional tanggal 9 November 2010,’’ timpal Tika lagi. Mekanisme seleksi lomba meliputi invitation dan recruitment (sampai dengan 31 Agustus 2010), seleksi oleh juri (1-20 September 2010), semifinal (22 September 2010), recording (22 September-8 Oktorber 2010), roadshow ke 7 kota besar di Indonesia (8 Oktober-3 November 2010) dan final (9 November 2010). Roadshow ke 7 kota besar di Indonesia adalah Medan, Jakarta/Bandung, Surabaya, Denpasar, Makassar, Balikpapan dan Pontianak. Setelah acara bubar, akan selesai begitu saja? Tidak. Kita akan buat program lanjutan bagi lagulagu pemenang Acila Indonesia 2010 yang menjadi program produksi film musikal anak yang diren-
BPM/ist
Juara II
Catatan Lomba Dramatisasi Puisi SMA/SMK Se-Bali 2010
Tampil Estetik, Perlu Ruang Kreasi Sangatlah mengharukan melihat penampilan grup-grup peserta lomba Dramatisasi Puisi Tingkat SMA/SMK seBali yang dilaksanakan, Selasa dan Rabu (4-5/8) lalu. Ada 15 peserta dari Denpasar, Badung, Tabanan, Jembrana dan Buleleng yang uji kemampuan dalam Festival Sastra yang digelar Balai Bahasa Denpasar di RRI Denpasar ini. ‘’Semua peserta tampil sungguh-sungguh, sangat estetik dan kreatif. Kalian sudah membuktikan bahwa kalian adalah remaja-remaja yang kreatif asal diberikan ruang kreasi,’’ kata Warih Wisatsana yang bersepakat dengan juri lainnya I Gusti Bawa Samar Gantang dan penulis (Mas Ruscita). Apa yang dikatakan dewan juri dalam kesan-kerannya tidaklah berlebihan, karena 15 peserta yang tampil, semuanya mampu menunjukan kepiawaiannya dalam berolah seni. Sebutlah misalnya peserta dengan nomor undi 2 dari SMAK Santo Yoseph Denpasar yang mendramatisasikan puisi “Rick dari Corona” karya WS Rendra, terlihat begitu memukau. Dengan kostum teater gaya teater jalanan, peserta yang masih
muda-muda ini berhasil membuat tontonan yang begitu memikat. Didukung oleh musik dan lagu-lagu yang mereka nyanyikan dengan indah membuat penampilan mereka nyaris sempurna. Dengan bloking yang rapi, permainan karakter yang kuat dan terjaga, serta permainan alur yang komplit, seakan tak memberikan kesempatan bagi penonton untuk sekedar menarik nafas. Hanya saja kelemahan vokal dan penghayatan masih terlihat pada pembaca puisi yang jadi tokoh Rick. Tak heran bila juri kemudian menetapkan kelompok teater dari SMAK Santo Yoseph sebagai juara I. Permainan yang tak kalah memikat, disuguhkan oleh peserta no. undi 12 dari SMAN 7 Denpasar. Anak-anak teater Antariksa ini, mampu membuat garapan memikat dengan menghadirkan unsurunsur tradisi ke atas panggung. Adegan-adegan yang dibuat begitu kental dan berkarakter, musiknya juga sangat menunjang. Saat pemeran utama berada di balik kanvas dan para pemeran pembantu yang memba-
wa lentera secara bergantian melukisi kanvas menjadi adengan yang sangat memikat. Dua tokoh utama laki dan perempuan bermain sangat kuat. Kelemahan dari kelompok teater SMAN 7 Denpasar adalah pada pilihan naskah puisi yang didramatisasikan yang memang terbilang sulit untuk divisualkan, di samping beberapa gerakan-gerakan tari yang sebenarnya agak kurang padu dengan karakter dramatisasi. Dengan persaingan yang ketat, akhirnya kelompok teater SMAN 7 Denapasar harus puas sebagai juara II. Teater dari SMAN 4 Denpasar yang mendapat giliran tampil No. 11, akhirnya ditetapkan sebagai juara III. Teater yang mendramatisasikan puisi “Tanah Air Mata” karya Sopardi Joko Damono ini penuh dengan simbul-simbul artistik. Olah tubuh, olah gerak dan karakter-karakter para pemainnya juga begitu prima. Apa yang disajikan di atas rumput benar-benar artistik, utuh dan memukau. Hanya saja, roh puisi yang dibawakannya jadi tak terlalu tajam. Para peserta lainnya juga tak kalah menariknya, sebut-
lah misalnya peserta no. undi 16 dari SMAN 6 Denpasar yang ditetapkan sebagai juara harapan I. Grup teater yang mendramatisasikan puisi “Antologi Tanah” ini tampil sederhana, tetapi sangat artistik dan mengena. Begitu juga dengan peserta no. undi 6 dari SMAN 1 Denpasar, yang ditetapkan sebagai juara harapan II. Grup ini tampil surealis, begitu kuat dengan karakter dan bahasa simbul. Tak ketinggalan peserta no undi 13 dari SMAN 4 Singaraja yang ditetapkan sebagai juara harapan III, juga tampil sederhana tetapi memikat. Peserta yang lain seperti rata-rata bermain bagus, tetapi kurang kejutan-kejutan dan kreasi. Sebutlah contohnya peserta No. undi 07 dari Madrazah Alawiyah Negeri Jembrana yang tampil mendramatisir puisi “Istri” Darmato Yatman, yang tampil menarik tapi secara solo dan minim kreasi, atau peserta dari SMAN 1 Kuta Selatan, SMA 1 Kuta Utara, SMK 3 Singaraja dan SMA Santo Paulus Kuta yang main begitu total dan sungguhsungguh hanya saja kurang pengalaman sehingga minim kreasi. (mas ruscita)
Lomba Membuat Buku Cerita Dalam rangka merayakan ulang tahun Tunas Daud ke-11, sekolah Tunas Daud Denpasar menggelar lomba, seminar dan jalan santai. Lomba selain untuk guru dan siswa di lingkungan Tunas Daud juga bagi siswa dan guru se-Bali. Untuk guru TK se-Bali, digelar lomba membuat buku cerita bergambar yang bukan merupakan cerita daerah, yang untuk masing-masing kabupaten diwakili oleh 2 peserta. Untuk SD (kelas IV, V dan VI), digelar lomba mengarang cerita dengan tema bebas. Peserta lomba mengarang hanya boleh mengirimkan satu karangan ke panitia lomba mengarang Sekolah Tunas Daud, Jln. Kebo Iwa Utara no. 8 Denpasar. Karangan paling lambat diterima Sabtu, 7 Agustus 2010, dan Kamis, 12 Agustus 2010 akan diumumkan peserta yang karangannya yang lolos seleksi untuk diundang dalam final mengarang Sabtu, 14 Agustus 2010. Tunas Daud juga menggelar Olimpiade Matematika, lomba mengarang dalam Bahasa Inggris dan majalah dinding.
Minggu, 8 Agustus 2010 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05 06.35 07.05 07.35 08.05 09.00 09.30 10.00 10.30 11.30 12.00
BPM/pik
Tika Bisono canakan untuk mengisi masa liburan anak bulan Juni tahun 2011. Ini benarbenar sebuah program anak jangka panjang yang diren-
canakan secara detil dan memiliki bobot edukasi, hiburan dan bisnis yang signifikan, demikian Tika Bisono. (pik)
12.30 13.00 13.15 13.30 14.30 15.00
Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya Bag.2 Seputar Bali Pagi Sehat Bugar Klip Bali Anak Happy Holy Kids Taman Sari TK Kumarastana Belajar Menggambar Keong Omang Boga Dewata Pelangi Kehidupan Dunia Otomotif Dharma Wacana Bekerja Secara Etis Pengaruh Pendidikan terhadap Dunia Kerja Bag.1 Kilas Sijar Klip Bali Klinik Totok Perut Sijar Renungan Gede Prama Happy Holy Kids
15.30 Nangun Yadnya Karya Werspati Kalpa, Mecaru Walik Sumpah lan Ngenteg Linggih di Pura Taman Segara, Hard Rock Hotel 16.00 Harmoni Bali 17.00 Sekilas Berita 17.05 Olah Raga 17.30 Dharma Wacana Bekerja Secara Etis Pengaruh Pendidikan terhadap Dunia Kerja Bag.2 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 18.30 Klip Bali 19.00 Telekuis Klip Bali 19.30 Bisnis Bali 20.00 Samatra Artis Bali 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Bali Makedekan 22.00 Sekilas Berita 22.05 Kris 22.30 Lila Cita Gong Kebyar 23.00 VOA Fearles Music 23.30 SMS Chatting
19
Minggu Pon, 8 Agustus 2010
Dalem Waturenggong Dari Hal. 1 Perkembangan penataan dan pembangunan yang pesat terjadi pada zaman Dalem Waturenggong, yang mana Mpu Kuturan dan Danghyang Nirartha amat berperan dalam hal ini. Kata Dharmika, Pura Besakih berfungsi umum yakni sebagai tempat bagi umat Hindu untuk memohon keselamatan. Pura ini juga sebagai pemersatu umat. ‘’Pura Besakih sebagai tempat suci bagi umat Hindu, untuk memohon kerahayuan. Juga berfungsi sebagai pemersatu umat,’’ ujarnya. Pura Penataran Agung merupakan yang terbesar dari 18 kelompok pura di Besakih. Pura lainnya yang termasuk kelompok umum adalah Pura Peninjoan, Pura Pengubengan, Pura Tirtha Pingit, Pura Batu Madeg, Pura Gelap, Pura Kiduling Kreteg, Pura Basukian, Pura Hyang Haluh, Pura Banua Kawan, Pura Merajan Kanginan, Pura Goa Raja, Pura Merajan Selonding, Pura Ulun Kulkul, Pura Bangun Sakti, Pura Manik Mas, Pura Pesimpangan, Pura Dalem Puri, Pura Ratu Pasek, Pura Ratu Pande, Pura Ratu Penyarikan, Pura Ratu Dukuh. Lanjut Dharmika, di Besakih juga terdapat Pura Tirtha yang jumlahnya mencapai 14 buah. Ini yang barangkali perlu juga diketahui oleh umat. Pura Tirtha itu meliputi Pura Tirtha Pengayu-ayu, Pura Tirtha Manik Mas, Pura Sindu Tunggang, Pura Tirtha Pediksan, Pura Tirtha Putra, Pura Tirtha Pingit, Pura Giri Kusuma, Pura Tirtha Tingkih, Pura Tirtha Lateng, Pura Tirtha Tegal Suci, Pura Tirta Toya Sah, Pura Tirtha Sudamala, Tirta Empul dan Tirta Sangku. Semua itu memiliki fungsi dan arti pada setiap pujawali tertentu di Pura Besakih. Upacara dan Upakara Jenis upacara dan upakara dalam rangka menyucikan Pura Besakih juga banyak. Kata Dharmika, upacara dan upakara itu dilakukan setiap hari, penyabran (Kliwon, Purnama, Tilem), enam sasih (piodalan), ngatiban (patirthan/aci), sepuluh warsa (Panca Bali Krama), seratus warsa (Eka Dasa Rudra), dan seribu warsa (Merebu Bhumi). Semua upacara ini merupakan rangkaian, siklus dan sistem yang utuh yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain. Sebagai contoh, upacara/ pengaci yang khas Besakih
yaitu, Purnamaning Sasih Karo, aci Pengenteg Jagat di Pura Gelap. Tilem sasih Ketiga aci Pengurip Bhumi di Pura Ulun Kulkul. Purnama sasih Kapat aci Ngusabha Kapat di Padma Tiga Penataran Agung. Penanggal ganjil nemoning sasih kalima aci Usabha Warga Siram di Pura Batumadeg. Tilem sasih kalima aci Penaung Bayu di Pura Batu Madeg. Purnama sasih keenem aci Penyeeb Brahma di Pura Kiduling Kreteg. Penanggal ganjil nemoning Kajeng pada sasih Keenem aci usabha Posya di Pura Bangun Sakti. Sasih Kapitu, tiga hari sebelum pelaksanaan Usabha di Pura Dalem Puri dilaksanakan aci Petabuhan di Pura Ulun Kulkul. Penanggal ganjil nemoning Kajeng pada sasih Kawolu dilaksanakan aci Pacayan atau Ngusabha Nyemeng di Pura Ulun Kulkul (dilaksanakan pada pagi harinya). Pada hari yang sama, siang hingga malam harinya diadakan aci Ngusabha Pura Dalem Puri. Tiga hari setelah pelaksanaan upacara Usabha di Pura Dalem Puri dilanjutkan dengan Usabha Nyungsung di Pura Kiduling Kreteg. Tiga hari setelah pelaksanaan Usabha Nyungsung dilanjutkan lagi dengan Usabha Buluh bertempat di Pura Banua. Purnama sasih Kawulu dilaksanakan aci Usabha Sri atau Usabha Ngeed di Pura Banua. Purnama sasih Kadasa, upacara Ngusabha Kadasa (Weseka) atau Upacara Bhatara Turun Kabeh di Pura Penataran Agung Besakih. Lanjut Dharmika, apabila telah melaksanakan upacara Turun Kabeh sebanyak sembilan kali maka dilaksanakanlah upacara Panca Bali Krama. Sembilan kali pelaksanaan Panca Bali Krama dilaksanakan upacara Eka Dasa Rudra. Apabila telah melaksanakan upacara Eka Dasa Rudra sebanyak sembilan kali maka dilaksankanlah upacara Merebu Bhumi. Lima Fungsi Dalam bukunya berjudul ‘’Pura Besakih, Hulunya Pulau Bali’’, Drs. I Ketut Wiana, M.Ag. menyebutkan ada lima fungsi utama Pura Besakih yakni sebagai hulunya Bali, sebagai Pura Rwa-Bhineda, Pura Sad Winayaka, Pura Padma Bhuana, dan pura simbol alam bawah dan alam atas. Dalam Lontar Padma Bhuwana, lanjut Wiana, Pura Besakih dinyatakan
sebagai huluning Bali Rajya, hulunya daerah Bali. Pura Besakih sebagai kepalanya atau jiwanya Pulau Bali. Hal ini sesuai dengan letak Pura Besakih di bagian timur laut Pulau Bali. Timur laut adalah arah gunung dan arah terbitnya matahari dengan sinarnya sebagai salah satu kekuatan alam ciptaan Tuhan yang menjadi sumber kehidupan di bumi. Pura Besakih didirikan berdasarkan konsepsi Sad Winayaka yang melahirkan Pura Sad Kahyangan di Bali. Sedikitnya ada sembilan lontar yang menyatakan keberadaan Sad Kahyangan di Bali itu berbeda-beda. Namun, Seminar Kesatuan Tafsir terhadap Aspek-aspek Agama Hindu menetapkan Sad Kahyangan yang dijadikan pegangan di Bali adalah menurut Lontar Kusuma Dewa. Alasannya, Sad Kahyangan itu dibangun saat Bali masih satu kerajaan. Setelah Bali menjadi sembilan kerajaan, masing-masing kerajaan memiliki sad kahyangan menurut pandangan masing-masing kerajaan. Hal itu tidak keliru karena itu merupakan kedaulatan masing-masing kerajaan. Pendirian Pura Sad Kahyangan itu untuk memotivasikan umat secara spiritual agar melestarikan Sad Kertih yaitu Atma Kertih (penyucian jiwa Atman), Samudra Kertih (menjaga kelestarian laut), Wana Kertih (menjaga kelestarian hutan), Danu Kertih (menjaga kelestarian sumbersumber air), Jagat Kertih (menjaga kualitas kehidupan bersama yang dinamis harmonis dan produktif), Jana Kertih (menjaga kehidupan individual yang berkualitas). Pura lain yang ada di sekitar Besakih antara lain: Pura Persimpangan Pura ini terletak di Desa Kedungdung, di tengah-tengah ladang sekitar 1,5 km di sebelah selatan Pura Penataran Agung. Pura Dalem Puri Pura Dalem Puri terletak di paling selatan dari Pura Penataran Agung Besakih. Fungsinya sebagai linggih atau stana Bhatari Durga. Di Pura ini juga terdapat pelinggih Sang Hyang Prajapati sebagai penguasa roh manusia. Pura Manik Mas Pura ini terletak di pinggiran sebelah kiri jalan menuju ke Pura Penataran Agung. Fungsinya sebagai linggih Ida Ratu Mas Me-
lilit. Pura ini juga disebut Kahyangan Dewi Pertiwi atau Sang Hyang Giri Putri (saktinya Siwa). Pura Bangun Sakti Pura ini terletak di sebelah kanan jalan menuju ke Penataran Agung dan di sebelah utara Pura Manik Mas. Pelinggih pokoknya adalah Gedong Simpan sebagai linggih Sang Hyang Ananthaboga. Atau juga disebut sebagai stana Triantabhoga yaitu Hyang Naga Basukih, Hyang Naga Sesa dan Hyang Naga Taksaka. Pura Ulun Kulkul Terletak sekitar 350 meter sebelah kiri jalan menuju Pura Penataran Agung. Pelinggih yang terpentingnya adalah Gedong Sari beratap ijuk sebagai iinggih Dewa Mahadewa. Pura ini adalah salah satu linggih Dewa Catur Loka Phala, yaitu manifestasi Sang Hyang Widhi yang menguasai arah barat. Pura Merajan Selonding Terletak di sebelah kiri Pura Penataran Agung, dengan lima bangunan dan pelinggih. Pura ini merupakan bekas bagian dan istana raja Sri Wira Dalem Kesari. Pura Goa Terletak di sebelah kanan jalan berhadapan dengan Pura Merajan Slonding. Menurut kepercayaan rakyat, goa itu tembus ke Goa Lawah. Pura Banuwa Terletak di sebelah kanan jalan di hadapan Pura Besakih, sekitar 50 meter dan Pura Penataran Agung. Pemujaan pokoknya ditujukan kepada Dewi Sri. Pura Merajan Kanginan Terletak di sebelah timur Pura Banuwa. Di pura ini terdapat tujuh bangunan dan pelinggih, di antaranya ada pelinggih untuk Empu Baradah. Pura Hyang Aluh Sering disebut Pura Jenggala. Pelinggih Ida Ratu Ayu. Pura Basukihan Letaknya di sebelah kanan tangga naik menuju Pura Penataran Agung. Pelinggih pokoknya berbentuk meru dengan atapnya bertingkat 9 sebagai linggih Sang Hyang Naga Basuki. Pura Penataran Agung Besakih Terletak di tengah-tengah kelompok pura yang termasuk lingkungan Pura Besakih. (lun)
Tidak Nyambung Dari Hal. 1 Hal ini meskinya mendapatkan perhatian dari tim pangar di eksekutif dalam mensinkronisasikan usulanusulan yang ada. Anggota DPRD lebih sepakat bilamana dalam penyusunan anggaran yang dilakukan oleh eksekutif lebih memprioritaskan program-program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Gianyar. Kompensasi yang diberikan pariwisata kepada pundi PAD Gianyar sudah sepatutnya peruntukannya untuk penanggulangan kemiskinan. Peruntukan yang dimaksud sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat tersebut. Anggota DPRD yang juga sebagai praktisi kemiskinan itu menyebutkan, program yang ada dalam penanggulangan kemiskinan selama ini terkadang salah sasaran. Kebutuhan dari masyarakat miskin dengan bantuan yang diberikan terkadang tidak nyambung. Hal itu menjadi bantuan mubazir, dan terkesan lebih memanjakan masyarakat. Sebelum mem-
berikan bantuan, meski disertai keperluan prioritas dari masyarakat sehingga dapat menjadi upaya penanggulangan mereka terbebas dari kemiskinan, jelasnya. Reformasi Perencanaan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Nyoman Rai, mengatakan di tahun 2010 Pemkab Gianyar dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) telah melakukan reformasi perencanaan sehingga apa yang menjadi usulan dari tingkat desa tidak sampai hilang dalam penentuan akhir di Badan Anggaran Eksekutif. ‘’Hal ini terlihat adanya utusan dari masing-masing desa untuk mengawal hasil musrenbang di tingkat kecamatan,’’ jelasnya. Terhadap persoalan kemiskinan, pemkab dalam APBD telah merencanakan rogram penanggulangan kemiskinan melalui Dinas Sosial dan instansi terkait. Di antaranya program pemberdayaan seperti bedah rumah,
Panggil Adpel Dari Hal. 1 Sementara itu, Komisi V DPR akan memanggil administratur pelabuhan (Adpel) Manado terkait insiden kapal yang ditumpangi anggota Komisi III di Bunaken, Sulut. Tindakan itu dilakukan untuk mengetahui sebab kecelakaan. “Bagaimanapun adpel punya kewenangan untuk mencegah pelayaran jika kondisi cuaca buruk dan berbahaya. Panja juga akan melihat kemungkinan laik tidaknya kapal yang digunakan,” kata anggota Komisi V DPR, Yudi Widiana Adia. Dia menjelaskan, pemanggilan juga dilakukan untuk melihat perlu tidaknya membentuk dan mengirimkan tim pencari fakta.
Sehingga sebab-sebab terjadinya kecelakaan bisa terungkap dengan jelas. ‘’Kami perlu tahu apa sesungguhnya penyebab kecelakaan, apa betul hanya faktor cuaca atau gelombang besar sebagai penyebabnya,’’ terangnya. Politisi PKS ini juga mengkritik jajaran kementerian perhubungan tentang masih tingginya angka kecelakaan transportasi laut. “Janji Menhub untuk menekan angka kecelakan menjadi zero accident kian menjadi pertanyaan realisasinya. Menjelang puasa yang kemudian akan disusul mudik Lebaran, angka kecelakaan transportasi terus terjadi dan meminta banyak korban,” tegasnya. (kmb/ant)
pemberian pelatihan untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) serta bantuan permodalan dan pemberian bibit kepada kelompok petani rumah tangga miskin. Upaya ini dilakukan bersinergi dengan lembaga nasional yang juga peduli dalam penanggulangan kemiskinan serta partisipatif masyarakat. Pemkab Gianyar merencanakan penanggulangan prioritas terhadap 732 rumah tangga miskin. Ambisi penanggulangan jumlah kemiskinan itu akan dilakukan dalam kurun waktu dua tahun. ‘’Pada 2012 diharapakan dapat teratasi dengan beberapa program penanggulangan kemiskinan yang ada di Gianyar,’’ ungkapnya. Kemiskinan prioritas sebanyak 732 rumah tangga miskin itu berdasarkan indikator kemiskinan yang disepakati pemerintah Provinsi Bali, yang jumlahnya sembilan indikator. Bila dibandingkan dengan acauan nasional yang kriterianya berjumlah 14 indikator, untuk Bali sembilan indikator merupakan kemiskinan yang riil. Program prioritas itu, akan dilakukan dengan melibat-
kan partisipasi masyarakat termasuk komponen di sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat saat ini. Untuk itu ke depan, sudah saatnya pengembangan pariwisata di Gianyar seharusnya diarahkan pada pendekatan yang mampu mengharmonisasi antara kepentingan pariwisata dengan pelestarian adatbudaya, pelestarian sumber daya alam, pelestarian kawasan pertanian, peningkatan pendapatan masyarakat, demensi pemerataan secara berkeadilan yang diharapkan dapat mendukung sebagai generator pembangunan berkelanjutan. Salah satu langkah yang harus diambil oleh Pemkab Gianyar di antaranya pengembangan pariwisata yang berbasis perdesaan (wisata pedesaan). Integrasi pembangunan dari desa sampai kabupaten, mulai dari sistem perencanaan yang matang dari tingkat bahwa (desa). Mempersiapkan SDM pariwisata atau sektor lainnya tanpa meninggalkan akar budayanya. (dar)
Cuaca Hujan Dari Hal. 1 Rombongan sampai di Bunaken dengan selamat, kendati cuaca waktu itu hujan dan laut cukup berombak. Selesai menikmati Bunaken, rombongan hendak pulang ke Pantai Marina. Namun karena ombak besar, Alexalengko, nakhoda kapal, mengalihkan tujuan ke Pelabuhan Manado. Anehnya, mesin perahu Ex Rogero yang ditumpangi sedikitnya 12 penumpang, termasuk anggota Komisi III DPR RI, pukul 11.45 wita, tiba-tiba mati. Padahal, jarak antara kapal dan dermaga sudah dekat. Mendadak, datanglah ombak setinggi 2,5
meter menghantam kapal dan mercusuar yang ada di dekatnya. Kapal yang ditumpangi Setia Permana (PDI-P), Otong Abdurrahman (PPP), Dimyati Natakusumah (PPP), Abubakar Al Habsyi (PKB), Nudirman Munir (Golkar), M. Nurdin (PDI P), Sutjipto (Demokrat) dan istri, serta Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati (Hanura) pun hancur berkepingkeping. Anggota Komisi III yang jago berenang berhasil menyelamatkan diri. Lain halnya dengan Setia Permana dan istri Sutjipto, mereka tewas di lokasi kejadian. Hingga saat ini, polisi setempat masih menyelidiki peristiwa naas tersebut. (kmb)
Berkat ’’Yadnya’’ PAJAK bandar udara yang populer disebut airport tax kini mulai ramai diperbincangkan masyarakat Bali. Berawal dari kunjungan kerja anggota DPR-RI dari pemilihan Bali, harapan buat mendapatkan bagian atau share dari Bandara Ngurah Rai yang nyaris pupus karena usulan pernah ditolak, kembali bangkit. Lucunya, sebelum perjuangan ditindaklanjuti, isu masalah hak dan wewenang antara Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Badung, lebih dulu menggema. Padahal belum tentu usulan akan dipenuhi pihak Bandara Ngurah Rai, bahkan bisa jadi ditolak untuk kesekian kali. ‘’Orang Bali mengumpamakannya seperti ngebutin tulang tanpa isi! Apalagi kudengar, pengelola bandara yakni Perum Angkasa Pura berencana membangun sarana dan prasarana Bandara Ngurah Rai agar bisa memenuhi standar internasional, mengingat kunjungan wisatawan mancanegara kian meningkat ke Bali. Sebab, kritik yang mengatakan fasilitas dan kelengkapan sarana bandara tersebut, kalah jauh dari bandara-bandara lain yang berstatus international airport, cukup sering terdengar. Belum lagi kebutuhan dana rutin yang besar untuk meningkatkan kesejahteraan para pegawai agar menghasilkan pelayanan maksimal, bisa dijadikan alasan lain untuk menolak. Di samping itu, ada alasan prinsipal yang menganggap bandara merupakan wilayah yang punya otoritas otonom, yang urusan internalnya tidak bisa dicampuri siapa pun,’’ ujar Suryadarma. ‘’Alasan yang kau katakan prinsipal itu terkesan terlalu saklek dan berlebihan, seakan membenarkan adanya negara dalam negara! Soal itu sudah aku dengar dulu, sehingga penguasa dan wilayahnya disebut otorita. Namun perlu diingat, Bandara Ngurah Rai makin sibuk setelah Bali berkembang menjadi daerah tujuan wisata internasional. Untuk itulah bandara yang dibangun di zaman kolonial Belanda, awalnya bernama “Sekeh” di kawasan Tuban itu, di-
ubah namanya menjadi Bandara Internasional Ngurah Rai pada tahun 1969. Memang untuk membangun terminal baru dan landasan pacu yang memadai dibutuhkan biaya yang tidak sedikit, sehingga wajar setiap penumpang dipunguti pajak. Padahal saat bernama Sekeh, istilah airport tax masih asing! Pungutan kini sudah berlangsung selama lebih dari empat dasawarsa, dengan jumlah bayaran yang setiap saat meningkat dan sekarang Rp 30 ribu untuk penerbangan domestik, Rp 150 ribu untuk internasional. Pertanyaannya, tidakkah ada niat Perum Angkasa Pura meneteskan sedikit hasil pungutannya kepada Bali,’’ tanya Gus Bawa. ‘’Ya, seharusnya pihak bandara paham bahwa otoritas otonom yang disandangnya tidak sama maknanya dengan koloni. Pertimbangan yang patut digunakan untuk menyimak usulan ikhwal kontribusi dari Pemda Bali atau Kabupaten Badung, tidak semata ditinjau dari undang-undang dan peraturan, melainkan kearifan lokal yang lazim di daerah ini. Yakni, sagilik-saguluk salunglung sabayantaka, parasparos sarpanaya. Atau bila benar Bandara Ngurah Rai masih memiliki hak istimewa bernama otoritas otonom, setidak-tidaknya prinsip hidup berdampingan saling menolong atau simbiose mutualistis harus juga dipakai pertimbangan. Sebab, nama “Ngurah Rai” dan “Bali” yang khas, tetap disebut masyarakat internasional terkait pengalaman baik atau buruk yang mereka dapatkan di bandara ini. Soal dana yang dibutuhkan Bandara Ngurah Rai untuk merawat eksistensinya, kiranya tidak sebesar biaya yang dibutuhkan masyarakat Bali buat mengawal kelestarian adat dan budayanya,’’ argumen Pramartha. ‘’Persis! Turis, baik domestik maupun asing, menginjak kawasan bandara bukan karena ingin melihat bangunan terminal airport atau landasan terbangnya, tetapi tertarik pada Bali. Dalam Bali ada budaya, seni, adat dan tradisi yang membuat mereka datang dari jauh, bahkan banyak di antaranya yang berkunjung berulang kali disebut repeater. Kalau cuma untuk menik-
Benteng Penguasa Dari Hal. 1 Di satu tempat ditekan, malah di tempat lainnya tumbuh dengan suburnya. Seperti halnya di Bali, mesti secara nyata tidak ada ormas yang menyatakan diri sebagai preman, namun kiprahnya sedikit meniru cara-cara preman. Malah belakangan ada yang sudah memposisikan diri sebagai benteng dari sebuah penguasa. Hal itu mencerminkan kegiatan mereka sudah sangat terorganisir, ikut dalam kegiatan dan kepentingan politik praktis- sehingga posisi tawar (bargaining position) mereka menjadi lebih kuat. Pada tahun 2009, sejumlah preman yang berhasil ditangkap aparat dan kemudian dijebloskan ke penjara karena terbukti melanggar hukum tak membuat kapok dunia premanisme. Dalam kenyataan, yang sering terjadi adalah penjara justru menjadi sekolah baru yang makin mematangkan semangat mereka untuk lebih masuk dalam pusaran dunia premanisme. ‘’Keberadaan mereka di pen-
jara justru dijadikan ajang mengembangkan jaringan yang lebih kuat, dan akhirnya membangun kerajaan baru di dunia kriminal yang lebih solid,’’ ujar pemerhati kriminal Gede Made Suardana. Mencuatnya sejumlah keributan di Bali yang melibatkan sejumlah ormas, lebih banyak disebabkan adanya unsur balas dendam. Mereka yang sebelumnya bernaung di bawah satu organisasi oleh karena suatu hal memisahkan diri. Satu pihak tetap konsisten membela organisasi lama, namun di pihak lain mengibarkan bendera baru. Menariknya, kedua belah pihak ini sama-sama ingin menguasai lahan, yang sebelumnya mereka jadikan penambang uang. Pada kondisi ini tidak ada istilah mantan teman. Siapa pun yang mencoba menjadi penghalang, akhirnya jadi musuh. Tidak ada ubahnya dengan dunia politik, dalam lingkup preman pun tidak ada sahabat yang sejati, jelas Suardana. Pengunjung Sidang Bila sebelumnya
Dari Hal. 1
Sementara itu, pukul 17.30 WIB, polisi terpaksa mengusir warga yang berkerumun di sekitar lokasi penggerebekan pria yang diduga teroris. Sebab, banyak warga yang berkerumun melewati garis polisi yang dipasang sekitar 100 meter dari lokasi penggerebekan. Sempat terjadi sorakan dari warga yang diminta untuk mundur dari lokasi. Dikhawatirkan ada
menolak disebut sebagai preman pada ruang lingkup pengadilan. Kedatangan mereka sepertinya telah teroganisir. Mereka datangnya tidak sekadar cuma-Cuma. Setiap satu kali kedatangan, mereka sudah mendapatkan upah minimal Rp 100 ribu. Selain itu sebungkus rokok dan nasi dipastikan juga akan menjadi haknya. ‘’Saya Cuma disuruh datang. Persoalannya apa, saya juga tidak tahu,’’ ujar seorang pemuda yang mengaku berasal dari Penatih. Pemberantasan preman sebagaimana yang dilakukan polisi, sesungguhnya patut disyukuri. Namun, akan jauh lebih baik jika merebaknya aksi premanisme tidak semata ditangani sebagai kasus pelanggaran hukum. Sementara di sisi yang lain, kita lupa bahwa akar masalah premanisme sebetulnya adalah akibat kemiskinan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang seringkali tidak adil. (sub)
Tak Bermasalah
ke-
dipandu seorang guide asal Jepang. Guide yang membawa mereka tidak memahami situasi cuaca di perairan Nusa Lembongan sehingga mereka terseret arus. Salah satu korban, Akane, mengaku tidak kapok meskipun nyawanya hampir melayang. Peristiwa ini menjadi pengalaman menyenangkan karena ia sangat mengagumi keindahan bawah laut Bali. (kmb)
Dikerumuni Warga Dari Hal. 1
beradaan preman sering berkutat di lingkungan pasar, terminal, tempat-tempat hiburan malam serta sejumlah tempat lainnya, khususnya untuk Bali sudah merambah areal persidangan. Keberadaannya sekadar menyaksikan jalannya sidang serta bukan mengganggu mereka yang mencari keadilan. Meski tidak mengganggu, tetap saja kehadirannya sering membuat takut pihak lainnya. Contoh nyata dalam kasus pembunuhan Heru, jaksa mesti sampai mengajukan permohonan penetapan pemanggilan saksi secara paksa kepada majelis hakim setelah pada sidangsidang sebelumnya saksi berhalangan hadir dengan alasan kurang jelas. Setelah ditelusuri, ternyata saksi tidak berani memberikan kesaksian lantaran takut mendapatkan intimidasi dari pengunjung sidang. Malah bukan sebatas intimidasi, nyawa pun sepertinya terancam. Menarik untuk dicermati aktivitas para pemuda yang
Dari Hal. 1
Arus Kuat Sebelum ditemukan awak kapal Bounty Cruise, keenam penyelam ini melakukan penyelaman di daerah Sakenan Pantai Nusa Lembongan. Ketika kembali ke permukaan mereka terseret arus kuat sejauh 4,5 mil dari lokasi penyelaman dan akhirnya terombang-ambing di lautan lepas selama 50 menit. Para penyelam Jepang ini
mati pemandangan alam, mereka tidak perlu harus melintasi benua dan samudera, hamburkan biaya buat transportasi dan akomodasi, sebab di negeri sendiri pun mereka punya panorama indah, bahkan lebih menarik. Nah, setelah puas berlibur di Bali, saat pulang kampunglah mereka merogoh saku buat bayar airport tax. Itulah yang perlu diingat otoritas bandara ketika memasukkan bendelan duit ke peti uang. Apakah penguasa di Bandara Ngurah Rai tidak tahu perihal yadnya, sesari dan dana punia di Bali ya? Selain seusai memasak orang Bali selalu ngaturang saiban, sepulang dari kerja atau cari rezeki pun mereka ngaturang larapan,’’ komentar Artanegara. ‘’Ahh, kura-kura dalam perahu! Kalau mengatakan tahu, isi kocek akan tekor, mendingan ngaku tidak tahu! Pepatah di mana tanah dipijak, di sana langit dijunjung, kukira, dipahami artinya seluruh orang Indonesia. Kesepadanannya juga ada dalam bahasa Inggris, do in Rome as the Romans do! dan di Jepang go ni haereba go ni shitagau! Benar, usulan share Rp 10 ribu untuk penerbangan domestik dan Rp 25 ribu untuk internasional mirip sesari, saiban dan larapan dalam yadnya atau persembahan di Bali. Jumlahnya sangat kecil dibandingkan perolehan yang sudah masuk ke kantong. Tujuannya, selain untuk berterima kasih pada Tuhan atas berkah-Nya, juga agar semua rezeki yang diperoleh mendatangkan kebahagiaan dan kesejahteraan lahir dan batin, baik di dunia maupun akhirat,’’ ujar Rubag. ‘’Setuju! Bila kita amati intensitas dan frekuensi penerbangan yang datang maupun berangkat dari Bandara Ngurah Rai selama 40 tahun ini, nyaris tidak ada kecelakaan fatal yang makan korban nyawa terjadi. Apakah
ini harus disebut kebetulan, karena kehebatan para pilot, kecekatan petugas air traffic controle, kemutakhiran pesawat atau berkat perlindungan-Nya? Bukan maksudku membesar-besarkan makna yadnya yang dilakukan masyarakat Bali. Semua persembahan yang mereka lakukan, bagiku, bukan semata untuk kepentingan mereka sendiri, tetapi bagi keselamatan semua orang yang berkunjung dan berdiam di pulau ini. Coba renungkan makna kelima jenis yadnya yang disebut Panca Yadnya itu! dewa, bhuta, manusa, pitra dan rsi yadnya adalah persembahan buat seluruh isi alam. Cuma upacara otonan, salah satu dari sekian banyak jenis manusa yadnya, dilakukan untuk diri sendiri termasuk arwah yang bereinkarnasi pada diri kita. Untuk semua jenis upacara itu, orang Bali tidak pernah berhitung untung-rugi, semua dilakukan secara ikhlas atau lascarya,’’ tambah Gustra. ‘’Tuhan dan bhatarabhatari bukanlah konglomerat atau cukong, yang cocok diajak mengkalkulasi pengeluaran kita untuk upacara. Besar atau kecilnya yadnya, bukan pula komoditas transaksional yang menentukan roh orang masuk surga atau neraka. Jadi, orang Bali melaksanakan upacara agama bukan dengan maksud menebus dosa, melainkan buat kebahagiaan dan kesejahteraan hidup. Kedua hal itu mendorong mereka untuk berbuat baik. Kalau belakangan ini ketenteraman Bali terusik, bisa jadi karena kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakatnya belum tercapai. Semoga usulan share yang diajukan Pemda Bali dan Badung lewat wakil-wakil rakyatnya di DPR-RI bisa dipenuhi Perum Angkasa Pura di Jakarta. Semoga pula, share yang diterima bisa membahagiakan dan menyejahterakan masyarakat Bali. Bali yang aman dan tenteram akan menambah kunjungan wisatawan ke pulau ini, sehingga airport tax yang diterima Bandara Ngurah Rai pun akan membeludak. Lose some, win a lot,’’ komen aridus tar Gading.
ledakan yang terjadi di kontrakan tersebut. Namun, sekitar 200 warga masih berada di sekitar lokasi untuk melihat polisi mengamankan daerah sekitarnya. Puluhan anggota Densus 88 masih berada di kontrakan Hilmi, pria terduga teroris itu. Mereka masih memeriksa sejumlah benda yang dicurigai. Densus 88 melakukan penyisiran karena dikhawatirkan ada bahan berbahaya yang bisa meledak. (kmb)
Pengumuman tentang siapasiapa pemilik rekening yang masuk dalam daftar mencurigakan. Kemudian, nama-nama yang diumumkan adalah nama-nama yang rekeningnya tidak bermasalah. Dari situ, pihak terkait atau masyarakat dapat mencari tahu siapa sebenarnya pemilik rekening bermasalah setelah mengetahui sebenarnya pemilik rekening yang tidak bermasalah. Kalau dinyatakan tidak bermasalah bukan suatu kerahasiaan, hanya terbatas pada namanya, sebut Denny. Cara kedua, melalui pengungkapan nama melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan verifikasi kekayaan. ‘’KPK bisa kita dorong, sama-sama kita minta melakukan verifikasi kekayaan, termasuk verifikasi yang bersangkutan. Karena laporan harta kekayaan setiap pejabat negara ada di KPK. KPK punya kewenangan masuk ke pemeriksaan karena ada surat kuasa,’’ ujarnya. Cara ketiga adalah meminta kesediaan pemilik rekening itu sendiri untuk memberikan persetujuan agar rekeningnya dibuka. ‘’Kerahasiaan bank itu benar,
tetapi kalau saya memberikan surat persetujuan rekening diperiksa. Itu menjadi dasar pintu masuk pemeriksaan,’’ ujarnya. Sementara itu, Wakil Koordinator Indonesia Coruption Watch (ICW), Emerson Juntho, meminta agar Satgas mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk segera membentuk tim independen baru untuk mengusut kasus rekening mencurigakan milik pati Polri. ‘’Satgas harus mendorong Presiden membentuk tim untuk menelusur ini, layaknya seperti pada kasus Bitchan (Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah),’’ kata Emerson. Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mendukung kerja Satgas Pemberantasan Hukum dalam mengusut kasus-kasus hukum, terutama kasus korupsi. ‘’Saya kira ketimbang dibubarkan sebaiknya Satgas diperkuat. Bukan hanya koordinasi tapi juga supervisi, kalau perlu Presiden turun langsung sendiri memimpin,’’ ujarnya. Soal keberadaan Satgas, Refly mengatakan sebenarnya pembentukan Satgas sebagai bentuk kelelahan yang bersangkutan Presiden dalam menangani berbagai kasus. Sehingga Presiden merasa perlu satuan khusus untuk menangani itu. (kmb4)
Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila
MINGGU PON, 8 AGUSTUS 2010
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
ADA APA
Rusuh di Penjara Meksiko
14 Orang Tewas
Akan Kunjungi Rusia GUBERNUR negara bagian Kalifornia, Amerika Serikat, Arnold Schwarzenegger, mengatakan dia akan berkunjung ke Rusia untuk bekerja sama dengan negara itu dalam pengembangan industri teknologi tinggi. Bintang film “Terminator” itu mengumumkan rencananya tersebut dalam suatu diskusi mengenai bisnis di Santa Clara, Jumat (6/8). Dia mencatat bahwa Kalifornia hendaknya membentuk mitra usaha dengan industri teknologi tinggi Rusia. Schwarzenegger dijadBPM/afp walkan berkunjung ke Arnold Schwarzenegger Rusia setelah kunjungannya ke Cina, Jepang, dan Korea Selatan pada 9-15 September. Seorang juru bicara dilaporkan mengatakan belum ada waktu yang tepat kapan kunjungan itu dilakukan, namun Schwarzenegger telah berbicara dengan Presiden Rusia Dmitry Medvedev dalam kunjungannya baru-baru ini ke Kalifornia. Medvedev telah mengembangkan sektor teknologi tinggi dan mendorong riset inovatif di dalam agenda ekonominya. (ant/ria)
Terkait Pengamanan Presiden
SBY Minta Pengertian Masyarakat Pangalengan (Bali Post) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta pengertian masyarakat Indonesia apabila pengamanan Presiden terlalu ketat. “Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres, red) hanya melaksanakan tugas negara dan undang-undang. Kalau lalai menjalankan undang-undang, mereka salah,” kata kata Presiden saat melakukan peninjauan di Sekolah Calon Tamtama Rindam III Siliwangi, Jawa Barat, Sabtu (7/8) kemarin. Karena itu, Kepala Negara meminta p e n g e r t i a n masyarakat luas atas ketidaknyamanan yang kemudian harus dialami sebagian anggota masyarakat. “Saya minta pengertian masyarakat, kalau ada pembatasanpembatasan itu, (aparat pengamanan presiden) sematamata menjalankan tugasnya. Bukan mengada-ada,” katBPM/ist anya. Susilo Bambang Yudhoyono Menurut Presiden, ia sebenarnya juga ingin lebih rileks, lebih santai seperti warga lainnya dan bisa mampir ke warung-warung kecil untuk makan karedok (sejenis gadogado). Selain meminta pengertian masyarakat atas ketatnya pengamanan, Presiden juga mengaku mendapat informasi dari jajaran pengaman bahwa ada sejumlah orang di sekitar Ciwidey (Jawa Barat) yang berniat tidak baik dan bermaksud memberikan ancaman untuk mengganggu kelancaran kunjungan kerja tersebut. “Tidak akan pernah menang terorisme di bumi Indonesia ini. Saya akan tetap menjalankan tugas dan tidak boleh terganggu dengan ancaman apa pun,” katanya merujuk pada kunjungan kerja dua harinya ke Bandung, Jawa Barat, 6-7 Agustus. Pada Sabtu pagi, Kepala Negara mengunjungi Sekolah Unggulan Cinta Kasih di Pangalengan. Kemudian pada Sabtu siang, Presiden melanjutkan kunjungannya ke Sekolah Calon Tamtama TNI AD dan Rumah Pintar di Desa Mekar Sari, Ciwidey. Sebelumnya pada Jumat sore, Presiden melakukan peninjauan pusat pelatihan pembangunan karakter atlet Prima (Program Indonesia Emas) di kompleks Kopassus Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Presiden kembali ke Jakarta pada Sabtu petang kemarin. (ant)
BPM/ap
LATIHAN - Angkatan Laut Korea Selatan (Korsel) sampai hari ketiga, Sabtu (7/8) kemarin, terus menggelar latihan perang, di bawah ancaman serangan dengan kekuatan penuh Korea Utara.
Korsel Lanjutkan Latihan Antirudal Seoul Latihan besar Angkatan Laut Korea Selatan, Sabtu (7/8) kemarin, memasuki hari ketiga, kata kementerian pertahanan, pada saat Korea Utara mengeluarkan peringatan terbaru terhadap apa yang disebut awal untuk melakukan agresi perang. kaian yang dipusatkan di sebuah pulau dekat perbatasan laut dengan menggunakan peluru tempur. Pyongyang dengan marah membantah pihaknya bertanggung jawab atas tenggelamnya korvet Cheonan Maret lalu, di dekat perbatasan laut yang disengketakan di Laut Kuning. Insiden tersebut menewaskan 46 pelaut dan meningkatkan tajam ketegangan di Semenanjung Korea. Harian resmi partai komunis, Rodong Sinmun, mengatakan Sabtu, latihan angkatan laut di Laut Kuning yang tegang itu dimaksudkan untuk memicu konflik bersenjata, untuk memulai agresi perang. “Latihan anti-kapal selam adalah mengawali agresi perang terhadap Korea Utara,” katanya. Militer Korea Utara mengancam akan melakukan balasan dengan kekuatan penuh jika Korea Selatan memicu konflik dalam latihan itu. “Peringatan
Sistem penjara yang sangat buruk dipandang sebagai penyebab meningkatnya lingkaran kerusuhan di Meksiko. Bulan Juli, para jaksa mengatakan petugas penjara di satu kompleks penjara di negara bagian Durango mengizinkan tahanan untuk keluar penjara pada malam hari untuk melancarkan pembunuhan balas-dendam —dengan menggunakan senjata yang dipinjam dari penjaga— terhadap anggota kartel saingan mereka. Tamaulipas, di dekat perbatasan AS, telah dilanda kerusuhan terburuk yang berkaitan dengan narkotika sewaktu organisasi penyelundup bertempur untuk memperebutkan kekuasaan atas jalur penyelundupan menuju AS. Pada Kamis malam (5/8), satu bom mobil meledak di luar kantor polisi di ibukota negara bagian Tamaulipas, Ciudad Victoria, tetapi tak ada yang cedera dalam ledakan itu. Bom itu diletakkan di dalam mobil yang diparkir di belakang kantor polisi di daerah terpencil di Ciudad Victoria. (ant/rtr)
Banjir Bandang di India
Di Tengah Peringatan Korut
Latihan digelar di selatan jauh dari perbatasan laut yang disengketakan di Laut Kuning, difokuskan pada pertahanan terhadap kapal-kapal selam dan rudal berpandu Korea Utara, kata kementerian pertahanan. Latihan adalah salah satu dari serangkaian yang direncanakan dalam beberapa bulan, untuk unjuk kekuatan kepada Korea Utara, yang dipersalahkan Seoul melakukan serangan torpedo yang mematikan terhadap salah satu kapal perangnya Maret lalu. Total 4.500 tentara, didukung oleh 29 kapal dan 5 pesawat terbang, dikerahkan untuk latihan lima hari itu. “Sekitar 20 kapal angkatan laut melakukan latihan anti-rudal di Laut Kuning,” kata seorang perwira militer yang dikutip oleh kantor berita Yonhap. Latihan Sabtu termasuk pertempuran anti-pesawat dan anti-kapal selam di Laut Kuning sebagai rang-
Mexico City Kerusuhan di satu penjara mengakibatkan 14 tahanan tewas pada Jumat (6/ 8) di satu daerah di Meksiko Utara, yang telah dirongrong kerusuhan dalam perang melawan kartel narkotika, kata juru bicara polisi di negara bagian tersebut. Kerusuhan tersebut terjadi antara dua kelompok tahanan di satu penjara di Kota Matamoros di negara bagian Tamaulipas, Meksiko Utara, yang berbatasan dengan Texas, kata juru bicara Hector Walle. Tahanan menggunakan senjata rakitan dan pisau untuk saling serang. Banyak penjara di Meksiko kelebihan tahanan yang berkaitan dengan perdagangan narkotika, yang bergolak di negeri itu. Sebanyak 28.000 orang telah tewas dalam kerusuhan yang berkaitan dengan narkotika sejak Presiden Felipe Calderon mengerahkan ribuan prajurit dan polisi federal guna menindak kartel narkotika, yang tangguh, setelah ia memangku jabatan di pengujung 2006.
kami tidak bohong belaka,” kata surat kabar itu tanpa memberikan penjelasan selanjutnya. Gerakan-gerakan pekan ini itu terjadi setelah Korea Selatan dan Amerika Serikat pekan lalu mengadakan latihan besar bersama angkatan laut dan udara di Laut Jepang (laut timur). Latihan bersama itu dipindahkan dari Laut Kuning yang memisahkan Cina dan Semenanjung Korea, setelah Beijing mengeluarkan protes. Namun Seoul dan Washington mengatakan latihan-latihan mendatang akan diadakan di dua tempat, Laut Jepang (Laut Timur) dan Laut Kuning. Juru bicara Pentagon, Geoff Morrell Kamis mengatakan, latihan gabungan mendatang akan sekali lagi melibatkan kapal induk USS George Washington dan pesawat-pesawat tempur di Laut Kuning. (ant/afp)
Korban Tewas Jadi 132 Orang Srinagar, India Korban tewas akibat banjir bandang Kamis malam menjadi sedikitnya 132 orang di sekitar kota penting Ladakh di wilayah Himalaya, India, kata beberapa pejabat, Sabtu (7/8) kemarin. Sedangkan tentara telah diminta untuk melakukan operasi pertolongan. Wilayah berbatasan dengan Pakistan, tempat banjir terburuk dalam 80 tahun yang telah menyapu melalui negara itu, menewaskan 1.600 orang lebih dan merusak hidup lebih dari empat juta orang, dan juga menimbulkan pukulan pada ekonomi berbasis agraria. Beberapa pejabat India
menuturkan puluhan orang masih hilang setelah banjir yang dipicu oleh hujan deras yang menghancurkan rumah-rumah, menara telepon dan bangunan-bangunan pemerintah di kota Leh di negara bagian Jammu dan Kashmir. “Banjir bandang dan longsor telah memerangkap orang yang tidak menyadari pada malam itu dan menghanyutkan rumah mereka,” ujar Nawang Rigrin Jora, menteri pariwisata Kashmir. Sebanyak 6.000 lebih tentara telah melakukan pertolongan dan penyelamatan, kata seorang juru bicara militer. Beberapa saksi menyatakan ratusan rumah, bangunan pemerintah dan stasi-
un bus penting telah diratakan oleh tanah longsor dan banjir. Ladakh yang didominasi orang Buddha, yang juga membagi perbatasan dengan Cina, telah dilanda cuara buruk tidak biasa dalam beberapa hari terakhir, mendamparkan sejumlah wisatawan yang berkumpul di tempat itu untuk olahraga petualangan seperti rakit air putih. Kota Leh, tempat biarabiara Buddha, terletak di ketinggian 3.505 meter. “Air deras mengalir masuk setelah hujan lebat semalam, menghanyutkan lumpur dan batu,” kata seorang juru bicara polisi melalui telepon dari Leh. (ant/rtr)
BPM/aFp
RUSAK PARAH - Rumah mengalami kerusakan parah dan sampah menumpuk di desa dekat Chuglamsar di Leh, Sabtu (7/8) kemarin. Penyelamat berjuang untuk menemukan korban setelah bencana banjir disebabkan oleh hujan yang menewaskan 132 orang.