Skip to main content

Edisi Senin 8 April 2019 | balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha

Bali Post

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

16 HALAMAN

NOMOR 221 TAHUN KE 71

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Pon, 8 April 2019

Menuju Bali Bebas Sampah Plastik, Gubernur Koster ’’Launching’’ Gerakan Mareresik di Seluruh Bali GUBERNUR Bali Wayan Koster yang didampingi Ny. Putri Suastini Koster serta Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra meluncurkan Program Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Lapangan Umum Kintamani, Bangli, Minggu (7/4) kemarin.

RESIK SAMPAH - Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Ny. Putri Suastini Koster dan Bupati Bangli Made Gianyar saat acara resik sampah plastik di Kintamani, Minggu (7/4) kemarin.

Menurutnya, program ini merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur (Pergub) No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Koster juga menjelaskan Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai bertujuan untuk menjaga kesucian, keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan lingkungan hidup serta membangun partisipasi masyarakat untuk berperan serta dalam perlindungan lingkungan hidup yang sesuai dengan visi Pemprov Bali ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Dengan mengajak OPD yang terkait dengan masalah lingkungan serta menggandeng lapisan masyarakat serta kalangan muda, Koster berharap agar kegiatan ini bisa berkelanjutan dan dilaksanakan serentak di seluruh Bali. ‘’Program ini inisiatif Pemprov dengan me-

Pesta Demokrasi Jangan Bikin Takut

CALON Presiden Joko Widodo mengatakan pesta demokrasi harus menciptakan kegembiraan, bukan menimbulkan ketakutan. ‘’Inilah yang dinamakan pesta demokrasi. Pesta harus seneng, gembira. Jangan sampai dengan adanya pesta demokrasi diciptakan adanya ketakutan,’’ kata Jokowi saat kampanye terbuka di Kota Tangerang, Banten, Minggu (7/4) kemarin. Jokowi juga mengatakan dalam pesta demokrasi jangan sampai ada kemarahan dan menjaga persaudaraan serta persatuan bangsa. ‘’Kita semua yang ikut kontestasi saudara sebangsa setanah air. Siapa setuju Kita terus jaga kerukunan, persatuan. Jangan sampai kita jadi enggak

bersaudara,’’ katanya. Jokowi yang didampingi pasangannya Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin menegaskan bahwa pesta demokrasi adalah hakikat kegembiraan dalam rangka memilih pemimpin. ‘’Tapi kalau pilih dilihat. Punya pengalaman atau belum, track record baik atau enggak baik. Rekam jejak harus dilihat,’’ katanya. Dalam kampanye terbuka di Kota Tangerang ini, JokowiMa’ruf mengawali dengan mengikuti pawai Karnaval Indonesia Satu. Pawai yang diawali dari Alun-alun Ahmad Yani dan berakhir di depan Kantor Wali Kota Tangerang dengan menempuh sekitar 1,5 kilometer. Berbagai atraksi kesenian dan aneka budaya dari ber-

bagai daerah Indonesia ditampilkan dalam karnaval politik yang bertajuk ‘’Indonesia Satu’’ ini. Ribuan warga memenuhi sepanjang jalan yang dilewati Jokowi-Ma’ruf yang menaiki kereta. Kereta kencana yang ditumpangi Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, usung nuansa hiasan budaya Betawi. Kusir kereta kencana Jokowi, Mas Ngabei Sunardi Prasetyo, menyebut kereta kencana tersebut selalu digunakan Jokowi setiap melakukan agenda kampanye ke berbagai kota di Indonesia. ‘’Hiasan kereta kencananya macam-macam, tergantung adat yang ada di kota tujuan,’’ ujar pria yang disapa Sunar tersebut. (ant)

Jakarta (Bali Post) Pasangan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bersama Calon Wakil Presiden pendampingnya, Sandiaga Salahuddin Uno, menggelar kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (7/4) kemarin. Dihadiri ribuan pedukungnya, Prabowo yakin akan memenangkan Pemilu

Presiden 2019. Ketua Umum Partai Gerindra tersebut bersumpah tidak ada niat lain kecuali hanya bekerja dan berjuang untuk rakyat Indonesia. Prabowo menegaskan, ia tidak rela melihat penderitaan rakyat Indonesia yang masih susah makan dan masih susah mendapatkan pekerjaan. ‘’Saya bersama Sandiaga Uno, kami tidak ada niat selain

bekerja mengabdi dan berbakti untuk seluruh rakyat Indonesia,’’ tegasnya. Prabowo juga menyoroti klaim pemerintah yang menyebut angka kemiskinan di Indonesia terus menurun. Dengan berkelakar, Prabowo berkata, kemiskinan di Indonesia memang turun, tetapi menurun dari kakek ke cucunya. Hal. 15 Wajah Masyarakat

milih Bangli sebagai tempat launching karena dianggap banyak sampah plastik di sini. Untuk kabupaten/kota lainnya juga dilaksanakan serentak hari ini dan dipimpin langsung oleh bupati/ wali kota,’’ jelasnya. Lebih lanjut demi mendukung program tersebut, Gubernur Koster yang juga Ketua DPD PDI-P Bali ini mengatakan sedang menyiapkan pergub yang akan mengatur pengelolaan sampah sejak dini di tingkat rumah tangga, kelurahan, desa, kecamatan hingga kabupaten. ‘’Bahkan pengelolaan sampah di tingkat pura serta sekolah juga akan diatur dalam pergub tersebut,’’ imbuhnya. Karena, menurutnya, Pergub 97 hanya membatasi penggunaan plastik sekali pakai, baik dari tingkat produsen hingga konsumen, sehingga penting baginya adanya pergub lanjutan untuk mengelola sampah itu sendiri. Koster mengatakan untuk

saat ini memang kegiatan bersih-bersih seperti ini yang bisa dilaksanakan untuk mengurangi sampah plastik di jalanan. ‘’Ke depan jika regulasi tentang pembatasan sampah plastik dan pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga sudah berjalan dengan baik, maka saya yakin Bali bisa bersih dan hijau,’’ tandasnya. Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Made Teja mengatakan gerakan ini dilaksanakan serentak di seluruh Bali pada hari Minggu 7 April 2019. Gerakan ini tidak hanya diikuti oleh instansi pemerintah, juga TNI/Polri, BUMN, BUMD, swasta, universitas, sekolah dan seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan selain untuk mendukung Pergub 97 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, juga untuk mewujudkan Bali yang bersih sesuai dengan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. (ad275)

Prabowo Kritik Pemerintah

BaliPost/ant

PENDUKUNG - Prabowo Subianto menyapa pendukungnya usai melakukan kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (7/4) kemarin.

Bali Post/ant

SAPA - Joko Widodo dan Ma’ruf Amin menyapa masyarakat Tangerang saat Karnaval ‘’Indonesia Satu’’, di Banten, Minggu (7/4) kemarin.

Deklarasi Akbar Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin Partai NasDem

Surya Paloh Minta Utamakan Kepentingan Jaga Persatuan

WARGA Karangasem, simpatisan, dan para kader Partai NasDem menyemut di Stadion Wikrama Mandala, Amlapura, Minggu (7/4) kemarin. Masyarakat Karangasem antusias untuk mengikuti kampanye sekaligus deklarasi akbar untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai calon presiden dan calon wakil presiden. Tidak ada bendera lain yang berkibar selain Merah Putih dan bendera Partai NasDem dalam acara yang dihadiri sekitar 30.000 massa itu. Ketika Surya Paloh hadir di tengah-tengah massa, 500 penari Pendet menyambut bersamaan dengan iringan musik Baleganjur dan Jegog. Merdeka! Merdeka! Sing NasDem Sing Keren! Sing NasDem Sing Keren! dipekikkan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Karangasem Mas Sumatri yang semakin membakar semangat massa. Mas Sumatri mengatakan, Stadion Wikrama Mandala adalah sebagai candradimuka lahirnya pemimpin bangsa, menjadi saksi dalam ajakan deklarasi dukungan pemenangan Capres dan Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin. Hadirnya masyarakat Karangasem telah memberi

nutrisi baru bagi Partai NasDem dan masyarakat yang mencintai restorasi di bumi nusantara ini. Restorasi yang menjadi landasan Partai NasDem sudah mampu memberikan arah politik yang cerdas, bersih dan bermartabat bagi bangsa Indonesia yang selama ini nyaris terkontaminasi oleh politik uang, kebohongan (hoax), kekerasan dan juga fitnah. ‘’Kami Partai NasDem Kabupaten Karangasem menjadi garda terdepan dalam memberantas penyakit politik tersebut,’’ tegasnya disambut seruan setuju massa. Pada acara itu hadir pula Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali Ida Bagus Oka Gunastawa bersama kader NasDem Siti Nurbaya yang juga Menteri KLHK. Ida Bagus Oka Gunastawa menyampaikan, masyarakat Bali patut bergembira, karena Bali sebagai salah satu provinsi dari 34 provinsi dan satu dapil dari 8 dapil berkenan dihadiri oleh Ketua Umum Partai NasDem yang tidak selalu bisa hadir di daerah pemilihan. ‘’Kalau beliau bukan karena cinta pada saudara sekalian, kalau bukan beliau cinta pada Pulau Bali, kalau bukan karena

beliau sayang dengan Pulau Bali, pasti beliau tidak bisa dan tidak ada di hadapan saudara sekalian,’’ ujarnya. Kita harus berbangga karena kehadiran anak bangsa yang begitu mencintai Indonesia lebih daripada mencintai dirinya sendiri. Apa pun akan dilakukan demi Indonesia, apa pun akan dipersembahkan demi keberlangsungan anak negeri ini. Menurutnya, sudah langka sekali tokoh seperti Ketum Partai NasDem Surya Dharma Paloh. Sangat disayangkan pemilihan presiden sekarang berbeda dengan kondisi pilpres sebelumnya. Ada kelompokkelompok yang ingin memboncengi pemilihan presiden ini untuk memperjuangkan sesuatu yang bertentangan dengan ideologi Pancasila yang selama ini dimiliki. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat konsisten sejak pertama kali Surya Paloh hadir sebagai kekuatan politik dan pertama kali membawa hadirnya Partai NasDem di tengah-tengah kita. Maka kita harus bersumpah akan mengawal Pancasila sampai pada titik darah penghabisan. Hal. 15 Tanda Baik

KALUNGAN BUNGA - Surya Paloh bersama Bupati Karangasem dan Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali disambut pengalungan bunga saat tiba di Stadion Wikrama Mandala, Amlapura, Minggu (7/4) kemarin.


2

Senin Pon, 8 April 2019

FIGUR Perbaiki Tata Niaga Valas EKONOMI Bali seharusnya bisa bertumbuh lebih tinggi lagi. Ekonomi Bali dengan ikon pendapatannya dari pariwisata sangat diuntungkan. Terlebih jika alat transaksi pembayaran atau penukaran valuta asing (valas) dikelola dengan baik, dan tidak ada lagi money changer ilegal di Bali yang merusak citra pariwisata Bali. Kondisi ini sudah terjadi bertahun-tahun tetapi belum ada penyelesaian secara signifikan. Pengamat ekonomi Prof. Wayan Ramantha mengatakan, salah satu kelengkapan pariwisata adalah mata uang. ‘’Kita sangat mengandalkan pariwisata kita dari wisatawan mancanegara, dari berbagai negara. Mereka memiliki berbagai mata uang. Sampai di sini mereka tentu mencari rupiah, mata uang kita. Di situ mereka memerlukan money changers. Tentunya yang legal,’’ ujarnya saat acara diskusi publik di Ballroom Hotel The Vasini, Denpasar, belum lama ini. Guru besar Universitas Udayana ini mengatakan, semestinya kita berbangga dengan kondisi pariwisata Bali saat ini. Namun kita juga perlu membandingkan dengan negara lain seperti Singapura, Malaysia dan lain-lain. ‘’Sebetulnya masih banyak potensi yang perlu kita gali. Salah satunya dengan memperbaiki money changer, memperbaiki pasar mata uang asing kita, dan meniadakan money changer ilegal,’’ tegasnya. (may)

Sayat Betis Bocah 13 Tahun

Pelaku Dituntut Tiga Tahun

Denpasar (Bali Post) Dinyatakan terbukti bersalah menyayat betis bocah berusia 13 tahun yang berinisial APD, I Gusti Made Susila alias Gung De, Kamis (4/4) lalu dituntut selama tiga tahun penjara. Selain dituntut hukuman fisik, JPU I Made Lovi Pusnawan diwakili jaksa Yuli Peladianti juga menuntut Gung De dengan pidana denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan. Jaksa menilai perbuatan terdakwa terbukti melakukan kekerasan dengan menyayat betis korban berusia 13 tahun. Perbuatan tersebut sebagaimana ancaman Pasal 80 ayat 1 jo Pasal 76D UU No.35/2014 tentang perubahan atas UU No.23 Tahun2002 tentang Perlindungan Anak. Atas tuntutan ini, terdakwa langsung mengajukan pembelaan lisan. Pada intinya mengakui dan menyesali perbuatannya dan berjanji tak mengulangi perbuatan tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus itu terjadi 3 Desember 2018. Saat itu korban dibuntuti terdakwa dari depan sekolahnya. Semula korban keluar dari sekolahnya dan jalan kaki bersama sejumlah adik kelasnya. Ketika masuk lorong hendak menuju ke rumahnya, dia ditinggalkan oleh adik-adik kelasnya. Saat itulah terdakwa beraksi. Ketika korban hendak masuk ke gerbang rumahnya yang berjarak sekitar 200 meter arah utara dari Terminal Tegal, Denpasar Barat, tiba-tiba dari belakang seorang lelaki mengenakan jaket putih, helm putih, dan wajah ditutup masker mendekati korban, lalu menggoreskan pisau ke kedua betisnya. Awalnya yang digores betis kiri, lalu ke betis kanan. Akibatnya, kedua betis korban mengalami luka sayat sepanjang masing-masing 5 centimeter. Setelah menggoreskan pisau, terdakwa langsung lari ke arah selatan menuju Terminal Tegal. Menurut korban, dirinya mencurigai terdakwa adalah orang yang sama dengan pria yang mencolek bahu kirinya sepulang sekolah, Sabtu (26/11) lalu. Saat itu korban mengira yang mencolek adalah temanya. Setelah diperhatikan, ternyata bukan. Pria itu langsung kabur dengan motor Jupiter. Berselang enam hari, Jumat (31/11) lalu korban kembali diganggu oleh orang tak dikenal yang juga naik motor Jupiter warna sama. Waktu itu korban mau dilukai dengat silet, namun tidak kena. Sehabis itu, dia kabur. Setelah ibu korban melapor ke Polresta Denpasar, terdakwa pun diamankan. (kmb37)

Gauli Siswi SMP, Kolok Dihukum Lima Tahun

Denpasar (Bali Post) Pemuda berusia 18 tahun berinisial AP alias Kolok, akhir pekan lalu divonis lima tahun penjara. Kolok dinyatakan terbukti bersalah menggauli anak di bawah umur. Majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi dengan anggota Engeliky Handajani Day selain menjatuhkan hukuman lima tahun penjara, juga mengganjar terdakwa Kolok dengan denda Rp 100 juta subsider satu bulan kurungan. Hukuman yang diterima terdakwa lebih rendah dari tuntutan JPU. Sebelumnya JPU Ni Wayan Erawati Susina meminta hakim menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama tujuh tahun dan denda Rp 100 juta rupiah subsider tiga bulan kurungan. Kendati demikian, baik hakim maupun jaksa sepakat bahwa terdakwa telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan untuk membujuk anak di bawah umur melakukan persetubuhan secara berlanjut. Korbannya adalah siswi SMP. Dalam perkara ini, terdakwa melanggar Pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 35/2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23/2003 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 64 ayat. Kolok yang didampingi penasehat hukum Vania Catharine dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar menyatakan menerima. Sementara jaksa Ni Wayan Erawati Susina masih pikir-pikir. Kasus ini bergulir pada Oktober 2018. Terdakwa berkenalan dengan korban melalui aplikasi Line. Mereka kemudian pacaran, yang saat itu korban masih SMP. Pada 11 Oktober 2018, sebelum pulang sekolah anak di bawah umur itu menghubungi terdakwa untuk menjemputnya dan terdakwa menyanggupi. Terdakwa mengajak anak ini ke kos temannya yang bernama Dodi. Tak lama kemudian saksi Dodi berpamitan untuk pulang ke kampung. Terdakwa juga meninggalkan korban untuk pergi bekerja. Setelah pulang kerja, terdakwa langsung menemui korban yang masih berada di kos saksi Dodi. Saat itulah terdakwa mulai membujuk korban untuk berhubungan badan. Terdakwa juga berjanji jika korban hamil akan dinikahi dan adegan layak sensor itu pun terjadi. Pada 19 Oktober 2018, anak ini kembali meninggalkan rumah dan tidak diketahui keberadaannya. Namun karena dicari, akhirnya dia pulang. Kontan saja ibunya marah dan menginterogasi wanita di bawah umur itu. Dia akhirnya ngaku diajak terdakwa jalan dan berhubungan badan. Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi. (kmb37)

Bali Post/edi

KOPI - Proses penyajian kopi di salah satu kafe di Jimbaran.

Bali Diharapkan Jadi Barometer Pencinta Kopi Dunia BALI diharapkan menjadi barometer bagi pencinta kopi dunia. Hal ini mengingat Pulau Dewata menjadi tujuan wisata internasional. Petani dan produsen kopi dari Prenger Poin Setra Yohana mengatakan, sebagai daerah tujuan wisata, apa pun yang ada di Bali bisa diketahui masyarakat Indonesia dan negara lain. Tak terkecuali

produk kopinya. Inilah yang diharapkan mampu menggaungkan produk kopi Bali di mata internasional. ‘’Bali yang ramai didatangi pelancong dari berbagai macam negara, juga dikenal kopi khasnya,’’ ujarnya saat memperkenalkan Kopi Angklung di sebuah kafe di Jimbaran, Sabtu (6/4). Sementara itu, pemilik usaha kafe

Suryadi Suryadhamma mengungkapkan, pihaknya berusaha mempromosikan kopi terbaik yang dihasilkan petani lokal di Indonesia. Dalam hal ini ia mengaku sudah mempromosikan biji kopi spesial dari berbagai jenis di Indonesia sejak 15 tahun lalu kepada wisatawan mancanegara yang berlibur ke Bali.

Menurutnya, kopi telah menjadi bagian gaya hidup masyarakat. Sehingga kebutuhan kopi di Indonesia dan dunia pada umumnya akan terus meningkat. ‘’Berbeda halnya dahulu, kopi identik dengan rutinitas para orang tua. Sekarang sudah bergeser menjadi gaya hidup kawula muda,’’ jelasnya. (edi)

Antisipasi Penyusupan Bahan Peledak

Tim Gabungan Gelar Patroli Malam Denpasar (Bali Post) Menjelang pemilu serentak 17 April 2019, patroli gencar dilakukan. Sabtu (6/4), Polresta Denpasar bersama TNI, Satgas CTOC Polda Bali dan Satpol PP menggelar patroli malam berskala besar. Salah satu sasarannya adalah mengantisipasi penyusupan bahan peledak. Patroli skala besar ini dipimpin Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono dan melibatkan ratusan personel. Kegiatan ini diawali dengan apel pasukan di parkir Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar Selatan. Dalam arahannya, Benny Pramono mengatakan patroli berskala besar ini bertujuan untuk menekan kasus 3C yakni curat, curas dan curanmor di wilayah Polresta Denpasar. Selain itu, kegiatan ini juga menyasar barang bawaan seperti senjata tajam, bahan peledak, senjata api, minuman keras, narkoba dan barang-barang berbahaya lainnya. ‘’Kegiatan ini juga akan rutin dilaksanakan untuk menciptakan rasa aman kepada masyarakat menjelang Pemilu 2019. Dengan demikian, pilpres dan pileg berjalan aman, damai dan sejuk,’’ ujar mantan Wakapolres Badung ini. Perwira melati dua di pundak ini menjelaskan, seminggu lalu juga dilaksanakan kegiatan serupa di wilayah Kuta. Ditegaskan, pihaknya

akan melaksanakan kegiatan ini tidak di satu tempat, tetapi berpindah-pindah dengan waktu berbeda. ‘’Kehadiran personel gabungan dengan jumlah banyak diharapkan mampu menekan angka kriminalitas. Kami akan menentukan lokasi kegiatan sesuai pemetaan kerawanan wilayah,’’ ujarnya. Hal serupa juga dilakukan personel Satuan Brimob Polda Bali yang tergabung dalam Satgas Tindak Ops Sikat Agung 2019. Mereka melaksanakan patroli dialogis dan jalan kaki di sekitar Lapangan Puputan Badung, Denpasar. Bersenjata laras panjang, helm dan rompi antipeluru, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas untuk mencegah kasus curat, curas dan curanmor. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan selaku Kaops Sikat Agung mengatakan, disasarnya Lapangan Puputan Badung karena merupakan salah satu tempat yang ramai dikunjungi warga saat malam Minggu. Kondisi ini kerap

Bali Post/ist

PATROLI - Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono saat memimpin apel sebelum melaksanakan patroli malam berskala besar yang melibatkan anggota Polri, TNI dan Satpol PP. dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan curanmor dan pencurian helm. Selain mengedepankan tindakan represif berupa penegakan hukum, pelaksanaan Ops Sikat Agung juga mengedepankan kegiatan preventif dan preemtif. ‘’Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan angka kejahatan terutama curat, curas dan curanmor dapat

ditekan,’’ katanya. Andi Fairan menjelaskan, kehadiran polisi berseragam dilengkapi dengan senjata laras panjang ini diharapkan mampu memberikan efek deteren agar tercipta situasi yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat merasa nyaman beraktivitas. ‘’Dari hasil dialogis, personel Brimob mendapat informasi jika

di sekitar sana sering terjadi pencurian helm. Ini menjadi masukan buat kami untuk lebih mengintensifkan kring Reserse,’’ ujarnya. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Manggis Bangkok Rusak Pasar Ekspor Manggis Bali

Topik : BALI RESIK SAMPAH PLASTIK Bali Post/dok

ANJLOK - Satu bulan terakhir harga manggis produksi petani Bali anjlok.

Denpasar (Bali Post) Harga manggis Bali anjlok. Di tingkat petani, harganya Rp 7.000 Rp 9.000 per kilogram. Padahal break event point (BEP) petani adalah Rp 12.000 per kilogram. Sementara di tingkat konsumen, harga manggis Rp 10.000 per kilogram. Harga ini lebih rendah dari biasanya, karena manggis Bali dihargai di kisaran Rp 35.000 – Rp 40.000 per kilogram di Cina, di tingkat petani. Pemasar Sub-Terminal Agribisnis (STA) UD Sari Buah di Padangan, Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan, I Made Sianta, mengungkapkan anjloknya harga manggis ini akibat manggis dari Bangkok sedang panen dan masuk pasar Cina. Akibatnya, manggis Bali kalah bersaing. Untuk itu, petani manggis dan distributor manggis menjual manggisnya di pasar domestik dengan harga sangat murah. ‘’Makanya saya bergerak sekarang memasarkan ke Tiara Dewata, Hardys, Moena Fresh. Saya juga akan

menuju ke Carrefour, supaya petani yang di Pupuan mendapatkan harga yang pantas,’’ ujar Sianta, Minggu (7/4) kemarin. Menurut Sianta, sudah sebulan harga manggis Bali anjlok. Kondisi ini tentu merugikan petani. Untuk BEP di tingkat petani saja harganya Rp 12.000 per kilogram, tetapi kini manggis dijual dengan harga Rp 7.000 – Rp 8.000 per kilogram. ‘’Dengan tidak ada ekspor, harga Rp 15.000 per kilogram saja sudah lega petani kita,’’ katanya. Sianta mengatakan, saat ini tanaman manggis di Bangkok sedang panen raya, shingga kebutuhan manggis Cina dipasok oleh Bangkok. Manggis asal Bali sudah lama menjajaki pasar Cina. Dulunya manggis Bali sempat masuk pasar Cina melalui Malaysia. Namun sekarang manggis Bali bisa langsung ekspor ke Cina. ‘’Kami berharap pasar modern baik supermarket, minimarket, mall dan lain-lain dapat menyerap hasil petani lokal dengan maksimal,’’ katanya. (kmb42)


Senin Pon, 8 April 2019

BADUNG

3

Semeton GB Siap Menangkan Jokowi-Ma’ruf Pengukuhan Pengurus Kecamatan Se-Kabupaten Badung Dikemas dalam Parade Budaya I NYOMAN Giri Prasta, Minggu (7/4) kemarin menghadiri acara pengukuhan Semeton Gus Bota (GB) Kecamatan se-Kabupaten Badung. Acara yang digelar di Lapangan Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal tersebut dikemas dalam bentuk parade budaya dan pementasan musik. Selain mengukuhkan Semeton GB se-kecamatan, acara tersebut juga dalam rangka memperkuat dukungan untuk kemenangan Jokowi yang disebut ‘’Semeton GB Loyalitas GP For Jokowi’’. Hadir dalam kesempatan tersebut Penasehat Semeton GB Bali I Ketut Suiasa, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit Sucipta yang juga merupakan Ketua Umum Semeton GB, panglingsir Puri Mengwi Anak Agung Gde Agung, tokoh masyarakat IGN Alit Kesuma Kelakan, sejumlah anggota DPRD BaSEMETON GB Ketua Dewan Penasihat Semeton GB Bali I Nyoman Giri Prasta, Minggu (7/4) kemarin ikut serta dalam acara pengukuhan Semeton GB Kecamatan se-Kabupaten Badung.

dung serta tokoh masyarakat Kabupaten Badung. I Nyoman Giri Prasta yang merupakan Ketua Dewan Penasihat Semeton GB Bali mengucapkan terima kasih kepada Semeton GB Badung yang sudah tertib selama kegiatan berlangsung. Pria yang menggagas Semeton GB dan juga sebagai pembina ini mengapresiasi Semeton GB yang telah semangat memajukan Badung dan Bali. ‘’Dengan dikukuhkannya Semeton GB se-Kecamatan Kabupaten Badung ini, mari kita membangun kebersamaan untuk membangun Badung dan juga Bali untuk kita persembahkan kepada NKRI,’’ ajaknya. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mendukung dan memenangkan JokowiMa’ruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk tahun 2019-2024. Selain itu, juga mendukung Giri Prasta dua periode yang dikemas dalam bentuk parade budaya. Dalam parade budaya tersebut dipentaskan gamelan tradisional sebanyak 140 baleganjur. Selain itu juga gambelan lainnya seperti angklung, seloding, dan gender. ‘’Nanti di Bulan Agustus mendatang Pemkab Badung akan me-

launching panggung budaya sebagai fasilitas mendukung kreativitas seniman dan sekaa teruna di Badung,’’ tambahnya. Menurutnya, semua seniman perlu panggung untuk mengelaborasi ide-ide kreatif mereka. Tujuannya, agar semakin banyak senimanseniman muda yang muncul di Badung Sementara itu, Ketua Umum Semeton GB I Bagus Alit Sucipta yang akrab di sapa Gus Bota mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Badung yang sudah hadir. Gus Bota mengimbau agar Semeton GB Badung tetap menjaga kondusivitas keamanan di Kabupaten Badung terutama menjelang digelarnya Pemilihan Umum. ‘’Pengukuhan Semeton GB se-Kecamatan di Kabupaten Badung untuk kebulatan tekad dalam mendukung JokowiMa’ruf sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024, serta mendukung Giri Prasta dua periode,’’ jelasnya. Pihaknya juga mengapresiasi Semeton GB yang hadir dan sudah tertib dalam pelaksanaan pengukuhan, dan dukungan untuk memajukan Kabupaten Badung. (ad274)

lau bisa semua sungai atau kali yang ada di perdesaan dan juga perkotaan bisa digerakkan program kali bersih untuk ikan ini,’’ katanya. Tantangan untuk mewujudkan program tersebut apabila sepanjang sungai tercemar pestisida, beracun dan pencemaran sampah. Untuk itu pihaknya berharap masyarakat turut serta menjaga keasrian sungai. Seperti diketahui, Pemkab

Badung telah mendirikan Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Baha, Mengwi, Badung yang menelan anggaran Rp 10 miliar. Pembangunan BBI sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan produksi benih ikan. Badung rata-rata menghasilkan 3.426.775 benih ikan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.350.000 benih berasal dari BBI, sedangkan 2.076.775 dari Unit Pembenihan Rakyat (UPR).

Sejatinya terdapat dua BBI di Badung yakni di Kelurahan Kapal dan Petang. Namun karena BBI di Kapal bakal dijadikan kantor PDAM, maka sebagai gantinya BBI dibangun di Desa Baha. ‘’Di tahun 2020, anggaran ditambah untuk pengembangan BBI Baha tersebut. Selain itu, rencananya bikin aquarium besar di BBI yang berisi seluruh ikan di Indonesia,’’ jelasnya. (kmb27)

Semua Sungai akan Dijadikan Tempat Budi Daya Ikan Mangupura (Bali Post) -

Pemkab Badung akan menyulap sungai menjadi tempat budi daya ikan. Program ini rencananya dilakukan di seluruh sungai di perdesaan maupun perkotaan. Kepala Dinas Perikanan Badung Putu Oka Swadiana, Minggu (7/4) kemarin mengatakan, dengan program kali bersih untuk budi daya ikan, kondisi sungai diharapkan dapat terjaga kebersihannya, sehingga nantinya dapat menjadi destinasi wisata baru. ‘’Untuk program kali bersih untuk budi daya ikan ini sudah dilakukan tahap awal penebaran ikan. Penebaran dilakukan di Subak Lepud, Baha,’’ ujarnya. Menurutnya, penebaran ikan dilakukan sepanjang sungai. Penebaran benih ikan di perairan umum atau restocking ini dalam upaya

meningkatkan gerakan memasyarakatkan makan ikan untuk masyarakat Kabupaten Badung agar menjadi sehat dan cerdas. ‘’Ikan

Figur Edukasi Masyarakat MENJAGA kebersihan lingkungan Nusa Dua, tidak hanya tanggung jawab petugas kebersihan. Masyarakat maupun pengunjung kawasan tersebut diharapkan ikut menjaga kebersihan. Untuk itu, ITDC selaku pengelola kawasan Nusa Dua mulai membuat program, salah satunya dengan mengimbau para pengunjung turut berkontribusi atas kebersihan area Nusa Dua. ‘’Kalau kawasan dilihat bersih, paling tidak pengunjung mulai berpikir jangan membuang sampah sembarangan dan carilah tempat sampah. Kita juga melakukan imbauan secara tertulis,’’ kata Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita di sela-sela kegiatan bersih-bersih sampah non-organik di sepanjang pantai kawasan The Nusa Dua, belum lama ini. Pihaknya telah bekerja sama dengan seluruh tenant, baik restoran dan hotel untuk melakukan kegiatan kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. ‘’LSM dari Trash Hero Indonesia, WWF, Earth Hour Indonesia juga bergabung di kegiatan ini melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang Pantai The Nusa Dua dan penanaman 60 pohon camplung. Sementara yang dibersihkan adalah sampah-sampah nonorganik,’’ terangnya. Tidak hanya itu, program edukasi untuk anak-anak sekolah juga akan terus digencarkan seperti dengan mendatangi sekolah-sekolah yang ada di lingkungan The Nusa Dua secara berkala untuk memberikan pemahaman pentingnya menjaga kebersihan. ‘’Kami akan datang ke sekolah baik SD maupun lainnya untuk memberikan informasi atau edukasi agar bisa melakukan sikap bersih seperti ini,’’ jelasnya. Di Nusa Dua yang merupakan kawasan pariwisata, dirinya yakin semua pihak khususnya hotel telah menerapkan pola 3R (reduce, reuse dan recycle) sebagai upaya mengurangi penyebaran sampah di kawasan pariwisata dan tempat lainnya. ‘’Kita berupaya untuk memperkenalkan 3R. Saya yakin hotel sudah melakukan itu. Mari tebarkan terus virus ini baik di desa penyangga,’’ ungkapnya. (edi)

yang ditebar berupa benih ikan tanggung yakni ikan mujair merah, nila dan ikan karper. Kegiatan penebaran benih ikan ini diharapkan

dapat menjaga kebersihan lingkungan dan pelestarian sumber daya ikan,’’ terangnya. Tak hanya itu, program tersebut juga menjadikan sungai atau perairan umum sebagai sumber kehidupan, termasuk menjadikan ikan sebagai salah satu solusi dalam peningkatan gizi masyarakat. ‘’Gerakan kali bersih untuk budi daya ikan sejatinya untuk inovasi di masa datang. Bahkan, ka-

Kersos Universitas Dwijendra di Cemagi

Wabup Suiasa Ajak Elemen Masyarakat Perangi Sampah Plastik

KERSOS - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa membuka kersos yang diselenggarakan Unversitas Dwijendra di wantilan Desa Adat Cemagi Kecamatan Mengwi, Minggu (7/4) kemarin. WAKIL Bupati Badung I Ketut Suiasa membuka kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk kerja sosial (kersos) dengan tema ‘’Peduli Lingkungan Bebas Sampah Plastik’’ yang diselenggarakan Unversitas Dwijendra di Wantilan Desa Adat Cemagi, Kecamatan Mengwi, Minggu (7/4) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Suiasa didampingi oleh Camat Mengwi I Gusti Ngurah Jaya Saputra beserta dengan unsur Tripika, Perbekel Desa

Adat Cemagi Ketut Wirama, Bendesa Adat Seseh Wayan Bawa, Wakil Rektor III Universitas Dwijendra Ida Bagus Rai beserta Pembina, Pengurus, Pengawas Yayasan Dwijendra serta tokoh masyarakat Cemagi. Kegiatan diikuti mahasiswa Universitas Dwijendra dan masyarakat Desa Adat Cemagi. Ketua Panitia Kersos I Made Wahyu Candra Satriana menyampaikan, latar belakang diselenggarakannya kegiatan ini yaitu dalam rangka mendukung Peraturan

Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik dan Peraturan Bupati Badung Nomor 47 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Sampah Plastik. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian civitas akademika Univesitas Dwijendra terhadap pelestarian lingkungan dalam mendukung program pemerintah dan merupakan salah satu bentuk dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan melalui pengabdian masyarakat. ‘’Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Adat Cemagi ini mengambil tema peduli lingkungan bebas sampah plastik dengan melibatkan kurang lebih dari 350 peserta yang terdiri dari dosen, pegawai dan mahasiswa serta masyarakat yang ada di Desa Adat Cemagi,’’ jelasnya. Wabup Suiasa dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga kepada Universitas Dwijendra dan memberikan apresiasi karena beberapa kali sudah menyelengarakan kegiatan sosial ini. Mengurangi dan menanggulangi sampah plastik merupakan kewajiban masyarakat, mahasiswa bersama pemerintah di dalam menjaga lingkungan. Di satu sisi, ini

merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pemkab Badung berkewajiban untuk berkolaborasi dan membangun sinergitas dengan elemen masyarakat termasuk dengan jajaran akademisi salah satunya Universitas Dwijendra. Lebih lanjut dikatakannya, akhir-akhir ini kegiatan sosial banyak dilakukan di Badung. Kemarin merupakan momentum yang merupakan hari yang ditetapkan oleh Gubernur Bali dalam kegiatan resik semesta di Provinsi Bali. ‘’Resik yang berarti kegiatan bersih-bersih dan itu dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat yang ada di Bali khususnya atensi terhadap penanganan sampah plastik tersebut,’’ katanya. Wabup Suiasa berterima kasih kepada Universitas Dwijendra sudah melakukan aksi nyata dan aktual dalam mendukung pergub dan perbup dengan ikut mewujudkan kesemestaan pelaksanaan penanganan dari masalah sampah plastik. Dijelaskannya, Kabupaten Badung memiliki 3 inovasi penanganan sampah plasik, di antaranya adalah Gerakan Anti Sampah Plastik (Gelatik) yang digerakkan melalui anakanak sekolah yang diwajibkan ke sekolah setiap pagi untuk membawa sampah plastik ke

sekolahnya dan sampah plastik tersebut dikumpulkan di sekolah kemudian ditimbang dan dibayar oleh pemerintah untuk kas di sekolah. Inovasi yang kedua adalah Gojek Sampah Plastik (Gotik) yang ditujukan kepada masyarakat untuk mengumpulkan sampah plastik di rumah dan kemudian bisa menghubungi pemerintah sehingga nantinya sampah plastik itu akan dijemput ditimbang dan dibayar oleh pemerintah. Gotik sudah mendapatkan penghargaan internasional. Inovasi yang ketiga adalah Badung Anti Sampah Plastik (Batik) yang ditujukan kepada masyarakat Badung khususnya, pada saat melakukan segala aktivitas sosial dan kegiatan keagamaan. Dicontohkannya, jika masyarakat Badung ke Pura membawa sampah plastik, pemerintah sudah menyiapkan penggantinya seperti tempat canang yang digantikan dengan tamas kemudian plastik tersebut diminta dan dibuang di tempat sampah. ‘’Tahun ini Badung Anti Sampah Plastik akan diusulkan sebagai inovasi daerah sebagai upaya mendorong dan memerangi sampah plastik yang mengikuti dua program sebelumnya,’’ tegasnya. (ad278)

Dua Penjambret Lintas Kabupaten Ditembak Polisi Mangupura (Bali Post) Tim Opsnal Reskrim Polsek Abiansemal menangkap komplotan jambret lintas kabupaten, Sabtu (6/4). Dua pria bertato, Putu Yudiantara (30) dan Hendra Anugrah (22), masing-masing ditangkap di tempat tinggalnya di Jalan Tangkuban Perahu dan Jalan Gunung Guntur, Denpasar. Karena melakukan perlawanan, kaki kedua pelaku ini terpaksa ditembak petugas. Informasi diperoleh Minggu (7/4) kemarin, awalnya Polsek Abiansemal menerima laporan kasus penjambretan yang terjadi di Jalan Raya Krasan, sebelah utara Pura Puseh Desa Sedang Kecamatan Abiansemal pada Sabtu (30/3) pukul 09.30 Wita. Korbannya, Putu Julia Yunita Vitari (26) beralamat di Banjar Pengiasan, Desa Mambal, Abiansemal. ‘’’Modusnya. pelaku memepet sepeda motor korban.

Selanjutnya pelaku merampas tas yang dibawa korban,’’ kata sumber. Berdasarkan laporan tersebut, Kapolsek Abiansemal Kompol Ida Bagus Putu Mertayasa memerintahkan Panit Opsnal Iptu I Gusti Ngurah Subandi bersama anggotanya dan di-back-up anggota Reskrim Polres Badung menyelidiki kasus tersebut. Berdasarkan ciri-ciri pelaku yang diperoleh petugas, di antaranya tatoan di wajah, perburuan dilakukan. ‘’Awalnya anggota dapat informasi kalau pelaku kabur ke Lombok dan langsung dikejar ke sana. Diduga perburuan itu bocor sehingga pelaku langsung balik ke Bali,’’ ungkapnya. Mendapat informasi buruannya kembali ke Bali, Iptu Subandi bersama anggota langsung menggerebek tempat tinggal kedua pelaku. Alhasil, pada Sabtu pukul 16.00 Wita, tersangka Yudiantara dibekuk di Jalan Tangkuban Pera-

hu Gang Jelatik, Denpasar Barat. Sedangkan tersangka Hendra asal Jember, Jawa Timur ini diringkus di tempat kosnya di Jalan Gunung Guntur, Denpasar. Terkait kasus ini, petugas mengamankan barang bukti satu buah HP Oppo dan satu unit sepada motor Honda Beat DK 8263 AL. Hasil interogasi dan pengembangan kasus ini, kedua tersangka mengaku beraksi satu kali di Jalan Muding Sari, Kuta Utara, tiga kali di wilayah Abiansemal dan satu kali di wilayah Baturiti Kabupaten Tabanan. Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Oka Bawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan tersangka. ‘’Ini merupakan hasil ungkap kasus curas dalam rangka Operasi Sikat Agung 2019. Kasus ini masih dikembangkan anggota Polsek Abiansemal,’’ tegasnya. (kmb36)

Bali Post/ist

DITAHAN - Komplotan penjambret lintas kabupaten, Putu Yudiantara dan Hendra Anugrah berhasil, ditangkap selanjutnya ditahan di Polsek Abiansemal.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G

Safari Made Urip Galang Dukungan Kemenangan Jokowi-Amin

Tak Ada Kata Golput untuk Mencoblos Paslon 01 KOORDINATOR Pemenangan 01 Jokowi-Amin Dapil Bali, Drs. I Made Urip, M.Si., terus terjun ke lapangan memantapkan pilihan krama Bali untuk pasangan calon (paslon) Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin atau Jokowi-Amin nomor urut 01 target kemenangan satu-satu untuk calon legislatif dari kader PDI Perjuangan seluruh Bali. Pentolan senior PDI Perjuangan yang menjadi calon anggota legislatif DPR-RI dapil Bali nomor urut 1 itu menggalang dukungan untuk pasangan calon Jokowi-Amin di Pilpres 2019 dan memenangkan PDI-P di Pemilu Legislatif 2019. ‘’Masyarakat Marga, Tabanan memantapkan dukungan calon Presiden dan Wakil Presiden 01 Jokowi-Amin dan paket satu jalur PDI Perjuangan di legislatif,’’ tegas Ketua DPP PDI Perjuangan dua periode ini saat masimakrama sekaligus menggalang dukungan paslon 01 di Banjar Basa, Marga, Tabanan, Sabtu (6/4). Kedatangan anggota Komisi IV DPR-RI empat periode yang dijuluki para petani dan krama subak ‘’Wakil Rakyat Sejuta Traktor’’ ini juga didampingi anggota DPRD Tabanan yang juga Caleg DPRD Tabanan I Wayan Sudiana alias Gading serta anggota DPRD Bali I Ketut Purnaya yang kembali maju sebagai Caleg DPRD Bali. Wakil rakyat asal Marga, Tabanan ini memberikan arahan kepada seluruh calon anggota legislatif di semua tingkatan di Bali untuk mengajak masyarakat menggunakan hak suaranya, agar tidak ada kata golput dalam Pemilu 2019. ‘’Intinya kita memberikan semangat dan mau mengingatkan untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya untuk datang ke TPS berbondong-bondong mencoblos 01 untuk Pak Jokowi. Jangan sampai ada yang golput,’’ jelasnya. Karena itulah, anggota Badan Anggaran (Bangar) MPR-RI itu terus bersafari dari desa ke desa,

GALANG DUKUNGAN - Koordinator Pemenangan 01 JokowiAmin Dapil Bali, Drs. I Made Urip, M.Si., saat menggalang dukungan Paslon 01 Jokowi-Amin dan paket satu jalur PDI Perjuangan di Banjar Basa, Marga, Tabanan. hingga ke pelosok banjar di seluruh Bali untuk memperkuat basis dukungan PDI Perjuangan dan pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Amin, khususnya di Tabanan, perlu disambangi karena merupakan salah satu wilayah basis PDI Perjuangan. Apalagi kemenangan paslon nomor 01 ini sangat strategis bagi bangsa Indonesia untuk menjaga ideologi Pancasila, keutuhan NKRI dan lestarinya kebinekaan. ‘’Rumah besar kebangsaan harus kita taburkan dengan nilai-nilai Pancasila dan Pancasila sebagai bintang penuntun untuk menuju masyarakat Indonesia yang seutuhnya lahir batin,’’ tandasnya. Made Urip juga menyampaikan akan terus berkonsolidasi dengan seluruh petugas partai, baik di eksekutif maupun legislatif terutama struktural partai, agar mengamankan kemenangan di kadang suara masing-masing. Untuk itulah, selama ini terus berdialog dengan sejumlah tokoh, para petani dan krama subak, generasi milenial, hingga kalangan perempuan serta ibu PKK di setiap banjar yang menjadi salah satu sumber utama kemenangan Jokowi periode kedua di Pilpres 2019. Karena hanya pemerintahan Jokowi yang hadir

untuk rakyat. ‘’Inilah pemerintahan yang menunjukkan bahwa keberpihakan kepada rakyat. Untuk itu, kami datangi sebagai skala prioritas untuk memperkuat dukungan Pak Jokowi, dan sekaligus untuk kemenangan kader PDI Perjuangan yang terus menunjukkan tren positif,’’ ujarnya. Selain itu, Pemilu 17 April 2019 hanya tinggal beberapa hari lagi, sehingga waktu yang sangat sempit itu harus dimanfaatkan oleh barisan Caleg PDI Perjuangan untuk terus bergerak memenangkan partai dan Jokowi sekali lagi. Sebagai politikus kawakan, Made Urip juga mengajak seluruh kader dan petugas partai untuk terus mengampanyekan duet Jokowi-Amin hingga berakhir 13 April 2019. Terlebih, berbagai fitnah dan hoaks terus menyerang Jokowi secara bertubi-tubi termasuk isu negatif lainnya. Karena itu, Made Urip mewanti-wanti agar petugas partai hingga akar rumput terus aktif menangkal hoaks yang menyasar Presiden Jokowi. ‘’Tolong kampanyekan terus Pak Jokowi, tetapi juga jangan lupa memenangkan satu jalur untuk kader PDI Perjuangan,’’ pungkasnya. (ad273)

Dukung Pengembangan Wisata

Tahun Ini Pasar Gilimanuk Direvitalisasi

TAHUN ini, Kabupaten Jembrana kembali mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik untuk revitalisasi pasar dari Kementerian Perdagangan RI. Rencananya anggaran itu akan digunakan untuk merevitalisasi Pasar Gilimanuk, Kecamatan Melaya. Hal itu terungkap saat blusukan Bupati Jembrana I Putu Artha di Pasar Gilimanuk, Sabtu (6/4) pagi. Lewat blusukan itu, Artha juga berdialog dengan sejumlah pedagang terkait harga sejumlah kebutuhan pokok serta mengecek langsung kondisi fisik Pasar Gilimanuk. Ia juga melihat berbagai fasilitas kios pedagang yang mesti dibenahi. Di antaranya pada bagian lantai masih becek, dan sering terendam air saat hujan tiba, dikarenakan fondasi bangunan sangat rendah serta drainase yang kurang lancar. Kadis Koperindag Jembrana I Komang Agus Adinata menjelaskan Pasar Gilimanuk akan direhab tahun ini dengan pagu anggaran sebesar Rp 2,1 miliar lebih. Anggaran itu untuk memperbaiki sebanyak 33 toko milik pedagang. Tambahan lainnya akan dibangun kantor kepala pasar, ruang menyusui, ruang poliklinik serta ruang satpam dan ruang pemadam kebakaran. Ditambahkan Adinata, rencana revitalisasi ini sudah diawali proses sosialisasi dengan para pedagang dan pemangku kepentingan di Gilimanuk, Jumat (5/4) lalu. Sosialisasi dilakukan untuk meminta masukan dari para pedagang. Beberapa

TINJAU PASAR - Bupati Jembrana I Putu Artha saat meninjau Pasar Gilimanuk, akhir pekan lalu. Tahun ini rencananya pasar di perbatasan itu akan direvitalisasi untuk menyokong pariwisata Gilimanuk. masukan juga akan diakomidir pihak dinas. Di antaranya agar dilengkapi kanopi selebar 3 meter ke depan pasar. ‘’Pasar Gilimanuk ini sudah sangat layak direvitalisasi, mengingat beberapa bangunan milik pedagang sudah rusak. Kita rencanakan pelaksanaan pekerjaan fisiknya pada awal bulan Juni ini,’’ papar Agus Adinata. Lebih lanjut dikatakan, selain Pasar Gilimanuk, program revitalisasi akan dilanjutkan di Pasar Melaya. Juga tahun ini akan digarap dengan anggaran Rp 2,1 miliar bersumber dari DAK. Sementara itu, Bupati Artha berharap program revitalisasi pasar ini akan mampu meningkatkan daya saing pasar tradisional

di tengah gempuran pasar modern berjaringan. Masyarakat juga akan lebih punya banyak pilihan dalam berbelanja. Selain didukung tempat yang lebih bersih, nyaman, pasar tradisional dinilainya masih memiliki daya tarik. Sebab, revitalisasi tidak akan menghilangkan kekhasan pasar tradisional yang melayani berbagai kebutuhan sehari-hari. Revitalisasi Pasar Gilimanuk juga dinilainya sinergis dengan berbagai penataan kawasan Gilimanuk sebagai daerah tujuan wisata yang tengah digencarkan pemerintah daerah. ‘’Jadi tidak hanya untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mendukung destinasi wisata di Gilimanuk,’’ ujar Artha. (ad268)

Program Internet Desa Gratis Dianggarkan Rp 2,1 Miliar

D I S I N I Drs. Made Agus Harta Wiguna

Bali Post/bit

Tabanan (Bali Post) Pemprov Bali berencana memasang jaringan internet (wifi) di seluruh desa adat, puskesmas dan objek wisata yang dananya bersumber dari BKK 2019. Dari sembilan kabupaten/kota di Bali, Kabupaten Tabanan mendapatkan anggaran paling banyak yakni Rp 2,1 miliar lebih. Anggaran tersebut rencananya digunakan untuk program internet gratis di 393 titik. Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tabanan Drs. Made Agus Harta Wiguna menyampaikan, dana dari provinsi dimanfaatkan untuk menyewa bandwith untuk meng-cover seluruh 349 desa pakraman, 20 puskesmas dan 10 objek wisata di Tabanan. ‘’Ada juknis yang mengatur hal itu dan sudah ditentukan lokasinya sebanyak 393 di seluruh Tabanan,’’ ungkap Agus, Minggu (7/4) kemarin. Program ini akan segera direalisasikan. Salah satunya dengan pemilihan penyedia melalui e-katalog. Sementara untuk keberlanjutan program ini, Pemkab Tabanan telah mengusulkan BKK provinsi untuk tahun anggaran 2020. Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster menerangkan, pemasangan wifi gratis nantinya akan dikemas dalam satu aplikasi Bali Smart Island. Tahap pertama menyasar desa adat, destinasi wisata, dan puskesmas. Selanjutnya akan menyasar sekolah, kampus, permukiman padat dan sebagainya. (kmb28)

Senin Pon, 8 April 2019

FEBP Unhi Denpasar Gelar LKMM-TD 2019

Gaya Kepemimpinan Hindu di Era Modernisasi HIMPUNAN Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis dan Pariwisata (FEBP) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa-Tingkat Dasar (LKMMTD) 2019, Sabtu (6/4). Mengangkat tema ‘’Gaya Kepemimpinan Hindu di Era Modernisasi’’, LKMM-TD 2019 menghadirkan Senator Anggota DPD-RI Dapil Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, S.E.(M.TRU), M.Si. selaku narasumber yang dimoderatori Putu Krisna Adwitya Sanjaya, S.E., M.Si. Kegiatan ini dibuka Wakil Rektor III Unhi Denpasar Dr. Ir. I Wayan Muka, S.T., M.T. didampingi Dekan FEBP Unhi Denpasar Dr. I Gusti Ayu Wimba, M.M., Kaprodi Manajemen FEBP Unhi Denpasar, dan dihadiri Sekretaris Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Kol. (Purn) Dr. Drs. Dewa Ketut Budiana, M.Fil.H. serta melibatkan mahasiswa FEBP Unhi Denpasar. Dekan FEBP Unhi Denpasar Ayu Wimba mengatakan kepemimpinan merupakan instrumen terpenting dalam kemajuan suatu organisasi. Sebab, maju-mundurnya suatu organisasi sangat tergantung kualitas dari pemimpinnya. Sehingga LKMM-TD sangat penting bagi mahasiswa yang merupakan generasi muda bangsa. Sebab, dengan pelatihan kepemimpinan mahasiswa akan memahami pentingnya kepemimpinan dalam suatu organisasi. ‘’Kita paham dan berharap suatu saat nanti mereka (para mahasiswa - red) bisa menduduki level kepemimpinan, sebab kepemimpinan adalah suatu faktor sentral yang bisa menentukan kemakmuran, kesejahteraan, dan kebaikan daerah tertentu,’’ ujar Ayu Wimba. Selain itu, secara ekonomi, kepemimpinan adalah faktor fundamental makro yang akan menen-

LKMM-TD - Wakil Rektor III Unhi Denpasar Dr. Ir. I Wayan Muka, S.T., M.T. (3 dari kiri) didampingi Dekan FEBP Unhi Denpasar Dr. I Gusti Ayu Wimba, M.M. (2 dari kiri), Sekretaris Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Kol. (Purn) Dr. Drs. Dewa Ketut Budiana, M.Fil.H. (2 dari kanan) berfoto bersama narasumber LKMM-TD yang diselenggarakan FEBP Unhi Denpasar, Sabtu (6/4). tukan kesejahteraan suatu daerah, negara, dan dunia. ‘’Kami sangat berharap kepada mahasiswa agar mereka bisa meneladani dan memiliki basic pengetahuan kepemimpinan yang bisa diaplikasikan suatu saat nanti. Apalagi, Bank Indonesia sudah mengakui mahasiswa kami telah teruji kemampuannya dalam kepemimpinan,’’ ujarnya. Wakil Rektor III Unhi Denpasar Wayan Muka mengatakan pelatihan kepemimpinan Hindu dasar sangat penting diberikan kepada mahasiswa di era modernisasi saat ini. Apalagi, dasardasar kepemimpinan Hindu sudah melingkup kepemimpinan secara global. Sehingga ajaran-ajaran kepemimpinan Hindu harus dilaksanakan mahasiswa Hindu, terutama di Unhi Denpasar. ‘’Dengan

adanya pelatihan-pelatihan seperti ini, para mahasiswa akan lebih memahami pedoman-pedoman yang menjadi ajaran-ajaran yang harus dilaksanakan terutama di bidang kepemimpinan,’’ tandas Wayan Muka. Pihaknya berharap dengan pelatihan kepemimpinan Hindu tingkat dasar ini, ke depan Unhi Denpasar menjadi barometer dalam mencetak SDM yang berkualitas dengan jiwa kepemimpinan. Sehingga para lulusan Unhi Denpasar mampu unggul di masyarakat, sehingga bisa berkontribusi terhadap kemajuan daerah, negara dan bangsa. ‘’Kalau mereka berwiraswasta, unggul di dalam perusahaan-perusahaan dengan tetap memegang karakter dan etika Hindu,’’ pungkasnya. (ad271)

Ribuan Masyarakat Hadiri Kampanye AWK42 di Abang dan Kubu

Rakyat Bali Harus Pilih Wakil di Senayan yang Tegas Tolak Radikalisme dan Khilafah

STATEMEN salah satu petinggi di pemerintahan Presiden Joko Widodo terkait dengan prediksi Pemilu 2019 yang merupakan ajang pertempuran dari pertarungan ideologi Pancasila melawan ideologi radikalisme atau khilafah direspons langsung Senator DPD-RI termuda dari Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Di selasela kunjungan kerja ke Kabupaten Karangasem dan bertemu dengan ribuan masyarakat di Kecamatan Kubu dan Kecamatan Abang, Senator Arya Wedakarna (AWK) mengiyakan bahwa saat ini Bali pun termasuk sebagai tempat dari tersemainya sel radikalisme yang memiliki tujuan untuk mengganti sistem negara dan juga mengganti Pancasila sebagai ideologi bangsa. ‘’Masyarakat Bali, khususnya umat Hindu harus paham konstelasi politik Indonesia, terutama di tingkatan pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan anggota yang akan nantinya berkantor di Senayan, Jakarta itu bukan urusan masalah perebutan jabatan kekuasaan dan kursi. Tetapi lebih kepada pertarungan ideologi. Saya meminta kepada rakyat Hindu di Indonesia, khususnya juga masyarakat Bali, bahwa memilih wakil rakyat pada Pemilu 17 April 2019 bukan masalah perkara mainmain karena ini akan mempertaruhkan eksistensi ideologi Pancasila sebagaimana yang telah ditanam oleh founding father kita, khususnya Soekarno-Hatta. Saya sebagai putra Bali, putra ideologis Bung Karno dan juga kader dari PNI, tetap ingin mengedepankan Pancasila dan NKRI adalah harga mati. Bali tentu menjadi sasaran. Bali pernah menjadi tempat bagaimana para kaum radikal dan ekstremis berakrobat untuk menghancurkan dengan cara mengebom Bali pada tahun 2002 dan 2005,’’ kata Senator Arya Wedakarna yang juga President The Sukarno Center ini. Merespons banyaknya harapan masyarakat Bali agar ke depan wakil-wakil rakyat diwakili semeton dan tokoh yang memahami kebutuhan Bali. Hal ini direspons dengan baik Senator AWK, di mana ia berharap umat Hindu harus benar-benar bersatu untuk membantu pemerintah dalam hal pertahanan ideologi. ‘’Sejak dulu saya selalu mengingatkan kepada masyarakat bahwa Bali akan tetap menjadi sasaran tembak yang ingin membuat Bali hancur dengan cara apa pun, kita ingat pada zaman orde baru Pura Besakih pernah hampir akan dibom bersamaan dengan Candi Borobudur saat itu dan akhirnya gagal. Begitu juga di era reformasi kita mendapatkan sebuah kejadian tragedi Bom Bali I dan Bom Bali II. Apalagi beberapa waktu yang lalu, kita secara terbuka ditunjukkan data bahwa banyak gerakan radikalisme yang sudah mulai memasuki Bali, tetapi dengan

SATYAGRAHA – Masyarakat Abang dan Kubu, Karangasem memenuhi setiap tempat di mana Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III hadir masimakrama. cara-cara yang halus. Misalkan di jalur ekonomi di Bali sudah mulai banyak penguasaan tanah di Bali, termasuk juga membuka lahan-lahan perumahan. Bali kini dipenuhi minimarket-minimarket berjaringan. Di samping itu kita juga melihat bagaimana beberapa titik wilayah di Bali sudah muncul gesekan-gesekan antara umat Hindu dan juga dengan kelompok lain. Misalkan adanya penolakan pembangunan palinggih Padmasana di sebuah sekolah negeri di Denpasar. Saya yakin sel-sel radikalisme itu sudah ada di Bali. Maka dari itu, ngiring pasikian sebagai wangsa Bali, krama adat, mari kita bersatu bantu pemerintah menjaga Pancasila dan NKRI. Salah satu yang paling efektif adalah melawan gerakan radikalisme ini dalam cara yang halus (proxy war),’’ jelas Senator AWK yang juga President The Hindu Center Of Indonesia. Khusus untuk wilayah Kabupaten Karangasem, Arya Wedakarna menyampaikan pesan bijak kepada masyarakat Kubu dan juga Abang terkait dengan lambatnya pembangunan. Sebagaimana diketahui wilayah Karangasem adalah salah satu kabupaten yang memiliki PAD kecil di Bali. ‘’Tugas seorang DPD adalah membantu bupati, gubernur, pemerintah di Bali untuk menjembatani kepentingan, baik politik kebijakan maupun anggaran untuk kesejahteraan masyarakat Bali dan Karangasem. Saya paham di Karangasem ini wilayahnya sangat luas. Di samping itu penduduknya paling banyak tersebar yang ada di seluruh Indonesia, mayoritas umat Hindu di nusantara ini adalah keturunan Karangasem. Kita memahami sejak dua tahun yang lalu hingga

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

kini Karangasem masih mendapatkan cobaan terkait dengan erupsi Gunung Agung. Maka dari itu, saya selaku anggota DPD yang pada Pemilu 2019 ini mohon doa restu untuk kembali menjaga taksu Bali dari Senayan, Jakarta. Kita akan berkomitmen untuk menjadikan Karangasem sebagai salah satu tempat prioritas dalam perjuangan kami di pusat,’’ terang Senator AWK. Secara umum kampanye AWK42 di Kubu dan Abang telah berhasil menuai sukses besar. Hal ini ditandai dengan hadirnya ribuan umat yang hadir memenuhi tempat acara hanya untuk mendengarkan pidato Arya Wedakarna. Hal ini merupakan suatu sinyal yang jelas bahwa AWK menang mutlak di Pemilu 2019 dalam mewakili Hindu Bali di Senayan, Jakarta. Sebagaimana disampaikan Sang Ketut Sarka (Koordinator GPM Bali) salah satu prestasi dari AWK yang selalu diingat oleh masyarakat Karangasem bagaimana pada saat AWK ikut mendorong lahirnya Badan Pengelola atau Otorita Kawasan Pura Agung Besakih. ‘’Kita tentu tahu pada tahun 2016, hanya satusatunya pejabat negara yang ikut ngayah membantu menata Pura Besakih melalui Gerakan Satyagraha Sukla hanya ada seorang AWK. Maka kami menilai AWK adalah salah satu pendorong dari lahirnya Badan Pengelola Kawasan Pura Besakih. Itu adalah suatu prestasi yang luar biasa dan saya selaku pemuda yang ada di Karangasem tidak akan pernah lupa dengan jasa-jasa dari seorang AWK,’’ Pungkas Sang Ketut Sarka (Ketua GPM Bali asal Karangasem) ini. (ad279)


Senin Pon, 8 April 2019

DAERAH

5

Arya Wedakarna Panen Dukungan Ibu-ibu Jembrana dan Tabanan

Banyak Pakem Salah, Kritik Tari Rejang Renteng Ditarikan di Jalan Raya dan Sambut Tamu

SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna menyambangi kaum ibu-ibu di Desa Megati, Tabanan dan Desa Kaliakah di Jembrana. Dalam pemaparan serangkaian dengan tugas sebagai DPD-RI dari Bali, Arya Wedakarna (AWK) menyampaikan sikap kritisnya terhadap pemberdayaan dan pembinaan terhadap wanita Hindu Bali. Di mana Senator AWK menilai akhir-akhir ini muncul suatu degradasi dan penurunan kualitas dari program-program pembinaan perempuan, baik melalui kegiatan yang bernuansa agama Hindu sebagaimana dilakukan wanita Hindu Dharma atau tim penggerak PKK yang seharusnya menjadi ujung tombak dari pembangunan sumber daya manusia seutuhnya. Salah satu yang ia kritisi dari program yang berbau wanita di Bali adalah peran pemimpin, khususnya ibu-ibu pejabat, baik di provinsi maupun kabupaten/kota. ‘’Dulu saya pernah memprotes ketika ada kelakuan istri-istri petinggi di Bali yang hanya mendidik masyarakatnya, terutama kaum ibu di desa, di kota dan di kabupaten maupun juga termasuk guruguru sekolah untuk hanya fokus kepada kegiatan tata rias. Kegiatan bagaimana menjadi cantik dan juga kegiatan hanya berbau fashion show. Bali tidak membutuhkan suatu karakter hedonis, dan jangan salahkan anak-anak muda kita menjadi kaum yang hedon (matrealistis) karena tingkah laku dari istri-istri pejabat di Bali. Saya menginginkan mari kita kembalikan seperti misalnya tim PKK untuk kembali ke sepuluh program PKK yang telah dilakukan pada zaman dulu. Hal ini sangat penting agar anak-anak muda di Bali tidak terjerumus dalam hal seperti narkoba, seks bebas maupun juga kurangnya tata krama,’’ ujar Senator AWK. Ia menambahkan, semakin terjerumusnya generasi muda ke dalam kegiatan atau hal-hal yang tidak bersifat efektif itu disebabkan karena tergerusnya nilai-nilai ketahanan keluarga. Contohnya bagaimana penggunaan media sosial, bagaimana pergaulan anak muda di desa yang kurang berminat terhadap pendidikan tinggi dan juga anak muda Bali saat ini lebih banyak menjadi buruhburuh pekerja, khususnya dalam bidang industri jasa dan pariwisata. Hal ini salah satu penyebabnya adalah karena kurang fokusnya pendidikan dan wawasan yang diberikan orangtua mereka. ‘’Ada salah satu fenomena yang ingin saya

SATYAGRAHA – Kaum ibu-ibu Hindu Bali di Jembrana dan Tabanan solid dukung AWK42 menang mutlak di Pemilu 2019. kritisi beberapa tahun tera- juga ekonomi. Perempuan Indokhir yaitu tentang eksploitasi nesia dan perempuan Bali tidak berlebihan terkait dengan tari perlu meminta emansipasi dari Rejang Renteng yang kini mu- laki-laki karena memang dalam lai gemar diekspos sedemikian agama Hindu perannya sejajar. rupa, sehingga mengurangi Tidak ada pembatasan antara makna yadnya itu sendiri. Ibu- hak laki-laki dan perempuan. ibu kini fokus untuk tampil Ini kan sudah ditunjukkan dari cantik ke pura. Di samping itu, bagaimana peran Tri Sakti saya juga mengkritik terkait yang merupakan simbol dari dengan bergesernya pakem Saraswati Dewi Laksmi dan tentang makna kesakralan Dewi Durga terkait juga dengan tari Rejang Renteng yang kini perjalanan semesta,’’ ujar Senamulai ditarikan di jalan-jalan tor AWK. raya. Ini jelas tidak mendidik Di akhir acara, Senator Arya masyarakat dan anak-anak Wedakarna yang merupakan muda. Seharusnya kaum seni- doktor ilmu pemerintahan terman merasa tersinggung karena muda di Indonesia ini mendasemua orang pun paham bahwa patkan banyak dukungan dan tari Rejang Renteng adalah tari apresiasi dari kaum ibu-ibu. sakral yang harusnya ditarikan Selama melakukan kunjungan di pura dan di hadapan para kerja ke Jembrana dan ke kabudewa dan leluhur. Nah, hal-hal paten, ia merasa terhormat uninilah yang seharusnya menda- tuk mendapatkan kesempatan pat perhatian dari pemerintah, bertemu dengan ibu-ibu. ‘’Ibubukan malah sebaliknya. Maka ibu mohon harus berpartisipasi dari itu saya meminta ke depan di Pemilu 2019, jangan sampai stop eksploitasi tari Rejang golput. Berikan pengertian keRenteng. Kembalikan ke pak- pada anak, saudara, keluarga emnya. Kalau memang ingin dan juga kaum ibu yang lain tari penyambutan silakan per- bahwa pemilu bukan urusan gunakan tari Panyembrahma main-main wakil rakyat Bali atau tari Pendet,’’ terang Sena- di Jakarta harus memahami tor AWK. tentang desa adat, memahami Terkait dengan dukungan tentang dresta Bali memahami politik yang didapat Senator tentang kebutuhan Bali sebaAWK, ia memberikan apresiasi gai pulau khusus yang dijiwai dan mengucapkan terima kasih oleh nilai-nilai agama Hindu, kepada kaum ibu untuk dapat saya yakin bahwa pengaruh bersama-sama bersinergi dalam ibu-ibu sangat luar biasa dan membangun sumber daya ma- mudah-mudahan kaum ibu nusia. ‘’Masih banyak hal yang di Bali selalu mendapatkan perlu diperbaiki dan dituntas- keadilan dari sistem politik kan, terutama masalah kaum ekonomi maupun kebudayaan. perempuan. Misalkan banyak Mari bersinergi dan titiang permasalahan terkait dengan sebagai putra memohon doa hak waris, kemudian perkaw- dari kaum ibu yang ada di Bali inan padegelahang, hak-hak untuk bisa kembali berjuang perempuan dalam adat dan juga di Pemilu 2019 melalui DPDmasalah bagaimana diskrimina- RI,’’ imbuh Senator AWK yang si yang masih didapatkan kaum juga merupakan Caleg DPDperempuan. Misalkan dalam RI nomor urut 42 di pemilu bidang politik, hukum maupun 2019. (ad280)

Bangli (Bali Post) – Pembuangan sampah di kawasan hutan di Kintamani selama ini cukup marak. Hal itu terbukti dari banyaknya sampah yang berhasil dibersihkan dan diangkut dalam kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Kecamatan Kintamani, Minggu (7/4) kemarin. Kegiatan yang dikomandoi langsung Gubernur Bali Wayan Koster tersebut diikuti Bupati Bangli I Made Gianyar, Wabup Sang Nyoman Sedana Arta, seluruh pegawai pemerintahan, TNI-Polri, pelajar, dan masyarakat. Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Kintamani dilaksanakan menyebar di beberapa titik. Salah satunya areal hutan di depan Kantor Camat Kintamani. Sampah plastik yang menumpuk di areal hutan tersebut dipungut dan diangkut

menggunakan kampil. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli Ida Ayu Yudi Sutha mengatakan, sebanyak lima truk sampah berhasil dikumpulkan dan diangkut dalam kegiatan tersebut kemarin. Selain dari wilayah hutan, sampah yang diangkut tersebut merupakan hasil dari kegiatan pembersihan di areal Pasar Kintamani dan parkiran Pura Batur. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar saat ditemui di sela-sela kegiatan kemarin meminta masyarakat untuk membangun budaya malu membuang sampah sembarangan. Menurutnya, tanpa adanya kesadaran dari dalam diri masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, maka persoalan sampah tidak akan pernah bisa selesai. (kmb40)

Perlu Bangun Budaya Malu Buang Sampah Sembarangan

Bali Post/olo

Bawa Senpi, Pria Bertato Diamankan di Gilimanuk

SENPI - Pelaku pembawa senpi yang diamankan di Gilimanuk.

Negara (Bali Post) -

Seorang pengendara sepeda motor bersenjata api (pistol) yang masuk ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk dibekuk jajaran Polsek Kawasan Gilimanuk, Sabtu (6/4) siang. Hariyanto (31), pria bertato asal Kecamatan Selo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, tertangkap membawa pistol bergagang cokelat yang diduga buatan Rusia. Terungkapnya pria berpistol masuk Bali ini bermula dari pemeriksaan petugas di pos pemeriksaan Pos II Pelabuhan Gilimanuk atau pintu masuk Bali. Pistol lengkap dengan dua sarung dan satu magazine. Dalam magazine itu terdapat dua butir peluru aktif dan satu selongsong peluru. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa saat dikonfirmasi Minggu (7/4) kemarin mengatakan, penangkapan sekitar pukul 14.15 Wita di jalur pintu keluar Pelabuhan Gilimanuk. Saat

pemeriksaan di pos II baik terhadap orang, kendaraan, suratsurat dan barang bawaan yang melintas keluar pelabuhan, polisi mendapati salah seorang pengendara motor membawa pistol aktif. Petugas yang dipimpin pawas (perwira pengawas) Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP I Komang Muliyadi mengamankan pembawa senpi yang saat itu berboncengan mengendarai Honda Beat warna putih P 6195 TD. Saat ditanya keduanya mengaku dari Jember tujuan ke Denpasar.

Begitu mendapati barang bawaan berupa senpi dan peluru aktif, pelaku dibawa ke Mapolsek Gilimanuk untuk diperiksa lebih lanjut. Senpi ini ditemukan pada pinggang sebelah kiri tersangka. ‘’Menurut tersangka senpi tersebut didapat dari almarhum kakak sepupu dengan cara menggadai,’’ terang Kapolsek. Pemilik menggadaikan senpi sekitar lima tahun lalu senilai Rp 1,2 juta. Pelaku ternyata sudah sering keluar-masuk Jawa-Bali dan bekerja mengirim rongsokan. Dari pengakuannya, kebetulan Sabtu lalu ia naik sepeda motor kakaknya dan hendak mengembalikan ke Bali. Termasuk senpi yang dibawanya itu. Dari indikasi, pelaku berencana akan menjual senpi itu di Bali, tetapi belum ada kesepakatan.

‘’Ada indikasi ke sana (dijual), masih kita telusuri,’’ ujarnya. Selanjutnya barang bukti senpi itu akan dibawa ke labfor guna mengetahui merek dan jenis serta memastikan apakah hasil temuan ataukah hasil rampasan. Akibat kepemilikan senpi ilegal ini pelaku disangkakan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951. Dengan ancaman hukuman penjara sementara setinggitingginya dua puluh tahun. Dari keterangan pelaku, pistol ini memang sengaja dibawa ke Bali guna dijual untuk biaya sekolah anaknya. Awalnya senpi ini ditaruh di dalam jok sepeda motor. Namun begitu di kapal khawatir akan diperiksa, pelaku menaruhnya di pinggang dan ditutupi pakaian. Tetapi apesnya, pelaku ketahuan membawa pistol tersebut. (kmb26)

Warung Global

Gerakan Ekonomi Hindu Indonesia Jangan Hanya Dibahas, tetapi Juga Diimplementasikan DHARMA santi sebagai rangkaian perayaan hari raya Nyepi secara filosofi mengandung makna untuk saling memaafkan antara sesama untuk mencari kedamaian. Dharma santi merupakan kegiatan yang sangat penting guna meningkatkan dan menjalin hubungan yang makin baik, khususnya umat Hindu dan antarumat beragama. Kegiatan dharma santi ini sebagai rangkaian tak terpisahkan dari hari raya suci Nyepi Tahun Baru Çaka, di mana hari yang kita sambut dengan suasana hening dan juga suasana santi dalam membangun semangat kerohanian yang baru untuk manatap masa depan yang lebih baik. Setelah sekian tahun tak menjadi tuan rumah, untuk tahun ini kegiatan Dharma Santi Nyepi Tahun 2019 dilaksanakan di Taman Budaya Bali. Dalam Dharma Santi Nyepi Nasional kali ini, selain hanya sebagai ajang berkumpul umat Hindu se–Indonesia juga akan dibahas terkait memperkuat ekonomi Hindu. Lalu bagaimana tanggapan Kawan Global terkait dengan hal ini? Berikut beberapa opini yang disampaikan dalam acara dialog interaktif Warung Global selengkapnya. Sebagai warga Hindu, Ketut Mursi melihat banyak orang Hindu yang cerdas dan pintar. Tetapi belum memiliki wadah untuk menyatukan mereka. Ia juga sepakat perekonomian Bali dan masyarakatnya harus maju. Menurutnya, untuk membangun perekonomian, mental yang lebih dahulu dibentuk.

Seperti halnya umat di agama lain, mereka mengajarkan umatnya untuk selalu berbagi kepada sesama untuk menopang ekonomi. Misalnya bersedekah antarsesama terus ditekankan dalam ajaran agama mereka. Dalam agama Hindu pun harusnya bisa melakukan hal yang sama dengan dasar keikhla-

san. Ayu di Petang juga membenarkan hal ini. Selama ini masyarakat Bali yang beragama Hindu seperti dirinya kurang mengetahui kegiatan Dharma Santi Nyepi ini. Untuk itu, butuh sosialisasi sehingga masyarakat Hindu mengetahui kegiatan ini dan bisa berkecim-

pung di dalamnya. Ia berharap wacana mengenai gerakan ekonomi Hindu Indonesia ini jangan hanya dibahas saja, tetapi diimplementasikan. Benar apa yang disampaikan Ayu. Demikian pendapat Werdha di Gianyar. Karena hari raya Nyepi sudah lama berlalu. Namun, Dharma Santi Nyepi baru dilakukan beberapa hari ini. Jika menjadi agenda tahunan, mestinya sudah dipersiapkan sehingga tak ada masyarakat yang tak tahu kegiatan ini. Lalu, ia juga menanyakan kontribusi dari kegiatan ini terhadap masyarakat, khususnya warga Hindu. Secara khusus juga soal hal yang akan dibahas yaitu gerakan ekonomi Hindu Indonesia, sehingga bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Hindu khususnya dan tak ada lagi kesan memeleuk Hindu itu banyak bebannya. (sikha)


OPINI

6

Senin Pon, 8 April 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Meningkatkan Kualitas Pendidikan PENDIDIKAN menjadi barang mahal. Ungkapan itu menjadi pemahaman publik saat negara ini mengalokasikan anggaran besar untuk sektor pendidikan. Bayangkan, rata-rata 20 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terserap untuk sektor pembentukan generasi bangsa ini. Namun, patut disayangkan pula hingga tahun ini dunia pendidikan di negeri ini belum memiliki alur yang jelas. Rujukan pendidikan berupa kurikulum tambal sulam, tak ada yang pasti. Padahal dunia pendidikan di negeri ini telah melahirkan banyak guru besar dan orang pintar. Terkait dengan besarnya dana untuk sektor pendidikan, ada banyak hal yang bisa dipertanyakan untuk menguji efektivitas penggunaannya. Dengan anggaran besar, sudahkah pendidikan murah dan berkualitas terwujud? Dengan anggaran besar untuk sertifikasi, adakah korelasinya dengan peningkatan mutu pengajaran yang ditandai dengan kualitas lulusan? Lalu, apakah dunia pendidikan terbebas dari pungli? Deretan pertanyaan ini tentu akan terjawab jika publik memiliki pengakuan bahwa pendidikan di negeri ini membanggakan. Tetapi faktanya, publik masih meragukan dan mencibir. Buktinya, ketika tahun ajaran berganti, publik berkonotasi bahwa musim pungutan telah tiba. Biasanya saat tahun ajaran berganti, para orangtua murid akan resah. Pungutan sana-sini bagi siswa baru berderet. Angka-angkanya pun tak rasional. Biaya pakaian seragam dikatrol. Biaya sumbangan pendidikan disesuaikan dan ada sumbangan pendidikan yang sifatnya ‘’wajib’’. Dikatakan wajib karena ada kesamaan jumlah sumbangan. Bahkan ada sanksinya bagi yang tak menyumbang. Misalnya rapor ditahan. Ini baru sebagian kecil fakta di dunia pendidikan. Fakta lainnya adalah sering bergantinya kurikulum. Buku-buku ajar pun berganti. Ini menjadi lahan bagi para guru untuk mengembangkan ‘’bakat’’ bisnisnya. Oknum guru nakal akan menjadikan hal ini sebagai lahan untuk menjual buku kepada siswanya. Artinya, walaupun ada banyak bantuan kepada siswa, baik itu Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Siswa Miskin dan beasiswa, itu tak cukup membuat orangtua murid terbebas dari penyiapan dana cadangan untuk anak-anaknya. Di lain pihak, sertifikasi guru termasuk Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) yang kini masih bergulir ternyata tak berkorelasi langsung dengan etos mengajar para guru. Guru nyambi mengajar dan ‘’jualan’’ les bagi anak didiknya masih menjadi ‘’sistem’’ pendidikan nasional. Pungli di dunia pendidikan selama ini jarang yang mengungkap karena orangtua rikuh mempermasalahkannya. Ada nasib anak yang menjadi pertimbangan pungli di dunia pendidikan tak dimasalahkan. Mestinya, bupati, gubernur dan lembaga yang bersentuhan dengan dunia pendidikan memiliki komitmen yang jelas dalam mengevaluasi kinerja para guru. Lakukan tindakan jika guru atas nama lembaga sekolah tetap membidik siswanya sebagai objek untuk mengeruk keuntungan. Pemerintah harus memiliki tolok ukur yang jelas bagi guru-guru yang tersertifikasi. Jangan hanya mengukur mereka dari jumlah jam mereka mengajar, melainkan dari kecakapan profesi guru dan etos kerjanya dalam membangun dunia pendidikan. Cobalah evaluasi, sampai saat ini apakah dunia pendidikan ini sudah lebih berkualitas dengan banyaknya guru yang sudah bersertifikasi. Pemerintah harus mengingatkan guru bahwa sertifikasi atau PLPG bukan hanya untuk meningkatkan pendapatan, tetapi ada tanggung jawab moral yang menyertainya. Tantangan lain dunia pendidikan saat ini, selain terkait dana adalah adanya stigma bahwa dunia pendidikan kini juga menjadi kekuatan politis. Banyaknya guru dan aparatur yang terkait dengan dunia pendidikan membuat mereka jadi sasaran strategis untuk menjadi penggerak dukungan politik. Itulah makanya seringkali birokrat dan politisi sangat jarang melakukan koreksi terhadap etos kerja guru dalam membangun kualitas pendidikan. Walaupun ada banyak komponen yang memengaruhi mutu pendidikan, namun guru yang berkualitas dan memahami hakikat pendidikan tetap menjadi faktor utama penentu keberhasilan pendidikan. Untuk itu, haruslah ada tolok ukur yang jelas dalam menilai etos kerja guru dalam mengelola pendidikan nasional.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Pengalaman Tenaga Kontrak Saya manajer usaha yang memanfaatkan tenaga kontrak berstatus mahasiswi salah satu akademi perbankkan di Denpasar. Selama ini semua berjalan lancar. Namun, kini terjadi permasalahan karena ulah oknum mahasiswi tersebut. Dari bukti yang kami kumpulkan, oknum ini telah melakukan manipulasi data dan order, sering bolos, serta pemalsuan tanda tangan kunjungan. Ketika kami sampaikan permasalahan ini ke pihak kampus, direspons kampus dengan cara memanggil oknum tersebut. Bahkan disampaikan, beasiswa si oknum bisa dicabut dan yang bersangkutan harus menyelesaikan urusan dengan UD Putri. Tetapi sampai saat ini tidak ada tindaklanjut dari kampus. Sampai saat ini kami berusaha untuk mencari kejelasan, apa sanksi yang diberikan kampus Akademi Perbankan, dan bagaimana pertanggungjawaban si oknum mahasiswi. Jangan sampai karena masalah ini nama kampus menjadi tercoreng di mata masyarakat. Putu Agus Aryawan Manajer UD Putri Jl. Manukrawa, No. 9 Denpasar

Makna Kompetisi bagi Sekolah Berbagai jenis kompetisi yang menyasar sekolah memiliki fungsi tersendiri, yakni sebagai salah satu alat ukur pencapaian prestasi. Karena itulah kompetisi marak melibatkan sekolah, baik kategori siswa maupun guru. Para juara yang membawa nama harum sekolah mendapat pengakuan dan penghormatan. Namun secara sosiologis para juara yang lahir dari siswa-siswa dan guru-guru petarung ternyata tidak ‘’mewabah’’. Petarung dan juara seolah pilihan dan campur tangan tersembunyi, membawa kesan ekslusif.

P

Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum.

etarung-petarung itu-itu lagi. Juara pun demikian. Artinya, tidak ada guru atau siswa lain yang tergerak atau terpacu menjadi petarung baru untuk merebut posisi-posisi juara baru. Siswa dan guru yang bukan petarung seakan memberi kesempatan penuh pada siswa dan guru petarung tersebut yang sesungguhnya adalah apatisme. Maka setiap kompetisi tidak pernah melahirkan petarung dan juara baru. Di samping adanya pandangan eksklusif tersebut, secara sosial masyarakat sekolah memberi pengakuan atau apresiasi yang tinggi terhadap prestasi para petarung. Mereka menjadi kiblat atau tiang-tiang pancang yang kokoh dalam hal prestasi sekolah. Tumpukan piala dan sertifikat di lobi sekolah dan dinding kantor adalah milik para petarung dan juara berbagai kompetisi. Mengingat fungsi kompetisi bagi sekolah sebagai salah satu alat ukur atau indikator kinerja atau pencapaian prestasi, yang secara luas adalah unjuk mutu sekolah, siswa, dan guru, maka akan sampai pada suatu kondisi bahwa ada bias dalam memaknai prestasi lewat kompetisi. Hal itu terjadi karena para

juara adalah segelintir siswa dan guru petarung tangguh, dan orangnya itu-itu lagi, sama sekali tidak merepresentasikan seluruh siswa dan guru. Kualitas sekolah atau prestasi harus diukur secara menyeluruh pada prestasi setiap individu siswa dan guru. Dengan demikian, tidak terjadi hiperbola dalam mengelola sekolah yang lebih mengejar prestise yang dipetik dari berbagai kompetisi menggunakan daya dan dana untuk pembiayaan dan melupakan kondisi nyata yang harus ditangani di sekolah, pada siswa dan guru yang juga seharusnya dengan semangat dan dorongan paling kuat sebagaimana sekolah bersiap mati-matian mengikuti kompetisi. Olimpiade Guru Nasional (OGN) sebuah kompetisi yang berbasis pada segi kompetensi keilmuan guru, misalnya diselenggarakan pemerintah secara rutin, sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas guru. Guru-guru yang lolos melewati berbagai seleksi diharapkan akan membina guruguru lainnya dalam bentuk berbagi pengalaman berkompetisi, menyiapkan mental jawara, namun kenyataannya guruguru OGN sibuk dengan dirinya sendiri. Guru-guru ini melihat kompetisi OGN sebagai tujuan

dan sampai kepada sebuah kejuaraan adalah pencapaian yang paling nyata. Sejatinya tidak demikian, OGN yang dilakukan secara terbuka, mengundang seluruh guru untuk ikut berkompetisi membuktikan diri yang hebat sehingga layak dibanggakan oleh siswa, dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas keilmuan para guru melalui belajar lagi dalam persiapan dan memperbarui kompetensi, sebagaimana hampir setiap mata pelajaran tersedia kompetisi OGN. Keikutsertaan seorang guru dalam OGN adalah identik dengan guru-guru berkualitas terbaik di suatu satuan pendidikan. Jumlah mereka sangat sedikit, yang bisa diartikan bahwa prestasi rata-rata guru sangat belum memadai. Guru menyikapi profesinya secara status quo atau itu-itu saja. Menjadi guru status quo adalah perjalanan puluhan tahun dengan rute datar yang monoton, mekanik, dan cenderung ‘’robotis’’. Dalam kondisi ini, tantangan baru seperti inovasi, apalagi kompetisi adalah perubahan besar yang tidak bisa diterima karena mengganggu kenyaman atau ketenangan mental. Namun hal ini secara sosiologis berdampak buruk bagi siswa, terjadinya stagnasi PBM.

Maka guru-guru OGN adalah segelintir guru hebat yang ada di luar status quo yang ada di luar masyarakat fosil, yang terbuka dengan tantangan apa pun itu, selalu berani mencoba, menerima inovasi, dan menjadi petarung dalam kompetisi yang ditawarkan. Namun begitu juga adanya harapan tinggi pemerintah yang dibebankan pada pundak guruguru OGN untuk membantu peningkatan kualitas rekan-rekan guru di satuan kerjanya tidak tercapai. Guru-guru hebat yang sedikit adanya di suatu sekolah, sebaliknya adalah kelompok kecil atau bahkan seorang pribadi yang termarginalkan. Guru-guru lainnya menjauhi dan menarik garis pembeda yang jelas yang menjadi garis demarkasi antara dirinya dan guru yang hebat itu. Guru-guru dengan kemampuan rata-rata atau ada di bawahnya, justru tidak mau ‘’dekat’’ dan bergaul secara akrab dengan guru-guru berjiwa petarung, guru-guru juara itu karena terhantui oleh asumsi-asumsi sosial dan keilmuan, bahwa mereka akan terseret dalam beban profesi, beban inovasi. Maka jalan aman bagi guru status quo adalah tidak bergaul dengan guru-guru petarung/juara tersebut. Bagi guru juara/petarung, sikap ini adalah penolakan dirinya sehingga sangat sulit baginya untuk melakukan imbas pengalaman dan membantu guru-guru status quo dalam membangun motivasi dan memiliki mental petarung. Maka semakin jelaslah persoalannya, mana guru yang hebat dan selebihnya adalah guru di bawah rata-rata, yang mendapat tanggung jawab besar konstitusi dasar dalam mencerdaskan kehidupan

Menjalin Ikatan Rakyat dengan Wakilnya SEJAK masa reformasi, kita telah secara konsisten memilih sistem pemilu proporsional dengan argumentasi sistem inilah yang menghasilkan indeks proporsionalitas paling tinggi. Pilihan yang masih tersisa adalah, apakah menggunakan sistem proporsional daftar tertutup atau daftar terbuka. Keunggulan sistem daftar tertutup adalah lebih sederhana, sehingga memperkecil kemungkinan kekeliruan dalam pelaksanaan dan memperkuat disiplin internal partai. Dalam sistem ini peran partai politik sangat dominan karena menentukan nomor urut yang menjadi penentu terpilihnya seorang calon (Janedjri M.Gaffar; 2012). Melalui penentuan nomor urut ini partai dapat memosisikan calon yang berkualitas pada nomor urut jadi. Namun pada saat yang sama, jika dilihat dari peran pemilih, kelebihan itu juga sekaligus kelemahan karena setidaknya menjauhkan jarak antara pemilih dan calon anggota DPR terpilih. Sedangkan kelebihan sistem daftar terbuka terdapat pada sisi penghargaan terhadap suara pemilih. Karena suara pemilihlah yang menentukan siapa yang terpilih menjadi anggota DPR, bukan mendasarkan pada nomor urut yang dibuat oleh partai politik. Hal itu dengan sendirinya memperkuat hubungan antara pemilih dengan wakil rakyat, memberikan legitimasi kepada wakil rakyat, serta memberikan legitimasi kepada pemilih untuk melakukan kontrol terhadap

Oleh I Komang Divo Mahayakti Heriadi, S.H., M.Kn. wakil rakyat (Rod Hague;1998). Namun sistem ini memiliki kelemahan, yakni melemahnya peran partai politik. Selain itu, potensi calon yang terpilih adalah calon yang populer tetapi tidak selalu merupakan calon yang berkualitas. Beberapa partai politik juga mengemukakan bahwa sistem ini menimbulkan persaingan tidak sehat dan konflik antarcalon dalam satu partai politik. Berbicara soal metode konversi suara pada Pileg 17 April 2019, sejak diundangkannya Undangundang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu), telah ditetapkan metode Divisor Sainte-Lague sebagai sistem penghitungan suara pemilu (P. Kartawidjaja dan F. Aminuddin 2014). Metode ini ditemukan pada tahun 1910 oleh Andre Sainte Lague, seorang matematikawan berkebangsaan Prancis. Dalam metode ini pembagian kursi bukan berdasar pada kuota kursi, melainkan perolehan suara yang dibagi oleh bilangan pembagi angka ganjil, yaitu 1, 3, 5, 7, dan seterusnya sesuai dengan jumlah alokasi kursi per dapil untuk urutan masing-masing kursi (Pasal 415 ayat [2] UU Pemilu). Dalam setiap pembagian berdasarkan angka ganjil, suara yang terbanyak pertama mendapat kursi pertama, nilai terbanyak kedua mendapat kursi kedua, dan seterusnya sampai jumlah kursi di

daerah pemilihan habis terbagi. Misalnya ada lima partai yang akan bersaing dalam pemilu nanti. Sebut saja Partai Apel dengan perolehan 30.000 suara, Partai Jeruk dengan 5.000 suara, Partai Semangka dengan 15.000 suara, Partai Nanas yang mendapat 20.000 suara, dan Partai Anggur dengan 7.500 suara. Dengan asumsi, kelima partai ini akan memperebutkan empat kursi di DPR. Kemudian sistem penghitungannya adalah untuk menentukan kursi pertama masing-masing suara perolehan dibagi 1. Karena Partai Apel memperoleh hasil terbanyak, maka ia mendapat kursi pertama. Selanjutnya, karena Partai Apel sudah mendapatkan satu kursi, maka perolehan suara selanjutnya dibagi 3. Sedangkan empat partai lainnya yang belum mendapat kursi jumlah suaranya tetap dibagi 1. Hasilnya, Partai Nanas yang tertinggi mendapat kursi kedua. Dalam keadaan demikian, Partai Apel dan Partai Nanas sudah mendapat satu kursi, jadi selanjutnya hasil suara dibagi 3. Sedangkan tiga partai lain yang belum mendapat kursi tetap angka pembagiannya 1. Hasilnya Partai Semangka yang unggul dengan 15.000 suara berhasil mendapat kursi ketiga. Untuk penghitungan kursi keempat, maka pembagiannya bertingkat dengan bilangan ganjil yang lebih besar. Hasilnya, kursi keempat

jatuh kepada Partai Apel yang memiliki nilai 10.000. Dengan demikian, total akhir perolehan kursi adalah Partai Apel mendapatkan dus kursi, Partai Nanas mendapatkan satu kursi, Partai Semangka mendapatkan satu kursi, sedangkan Partai Jeruk dan Partai Anggur mendapatkan 0 kursi. Patokannya, setelah mendapat satu kursi maka total suara dibagi bertingkat dengan bilangan ganjil yang lebih besar. Jika suatu partai meraih satu kursi berdasarkan hasil pembagian, maka kursi dibagikan kepada peraih suara secara ranking dimulai dari suara terbesar di internal partai. Beberapa pengamat pemilu menilai metode Sainte Lague ini dapat menjamin kesetaraan antara perolehan suara dengan jumlah kursi dan lebih mendekati proporsionalitas. Artinya, akan ada lebih keseimbangan antara persentase perolehan suara dengan persentase perolehan kursi. Dengan asumsi, jika suatu partai mendapat 20 persen suara, maka harus direfleksikan menjadi 20 persen kursi di DPR. Lebih penting dari itu, sebagai konsekuensi dari prinsip pemerintahan oleh rakyat, dari rakyat, dan untuk rakyat, sistem pemilu apa pun yang dipilih harus mampu membangun dan menjalin ikatan tak terputuskan antara rakyat dan para wakilnya.

bangsa. Ironisme besar bahwa mana mungkin guru yang tidak cerdas akan sanggup mencerdaskan anak-anak bangsa. Terhadap persoalan ini, utamanya yang ada kaitannya dengan tanggung jawab sosial guru petarung atau guru juara, maka jalan yang dipilih oleh guru-guru ini adalah idealisme yang ditempuhnya sendiri, yang mana menjadi jalan sunyi dan terasing di sebuah sekolah. Mereka melihat kenyataan di kelas-kelas yang anti idealisme dan menjadi bagian hidup sehari-hari, yang pasti sangat menyiksa namun karena legalitas dan kewenangan ditambah lagi dengan sikap sosial yang mengeksklusifkan itu, guru-guru petarung atau guru-guru juara membangun prinsip sendiri di atas idealisme dan moralitas profesi. Di dalam masyarakat guru status quo, tiada maslahat guru-guru hebat karena mereka tergusur secara sosial. Bagaimana menyikap persoalan ini? Perubahan cara pandang dan sikap insan sekolah harus diubah. Semua guru harus siap menerima kehebatan guru lainnya dan mau belajar dari rekan sejawat untuk meningkatkan prestasi sosial sekolah secara menyeluruh. Jadi, ukuran dan makna prestasi sebuah satuan pendidikan tidak lagi pajangan piala-piala emas dalam puluhan rak yang membuat ruang tamu atau lobi kian sumpek, piagam atau sertifikat yang menempeli semua dinding ruang kepala sekolah, tetapi prestasi massal, prestasi bersama, walaupun hal ini tidak berwujud piala, medali, dan sertifikat. Penulis, Dosen Undiksha Singaraja

POJOK Manggis Bangkok rusak pasar ekspor manggis Bali. - Perang pertanian. *** Klungkung galakkan pengembangan rumput laut di Nusa Penida. - Jangan tinggalkan keunggulan Nusa Penida. *** Semua sungai di Badung akan dijadikan tempat budi daya ikan. - Cadangan kalau krisis turis.

Penulis, alumni Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Tangani Sampah Plastik, Pemkab Tabanan Luncurkan Program Taktik DALAM rangka mengatasi sampah plastik, Pemkab Tabanan meluncurkan program Tabanan Anti Sampah Plastik (Taktik) yang merupakan kelanjutan dari Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang digelar secara serentak, Minggu (7/4) kemarin. Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya saat membuka Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di DTW Jatiluwih mengatakan, persoalan sampah plastik di Kabupaten Tabanan harus mendapat perhatian serius dari semua pihak, sebab setiap harinya timbunan sampah plastik semakin meningkat sehingga menimbulkan citra kumuh dan tidak baik untuk dilihat. ‘’Ke depan, ini tidak boleh dibiarkan kalau tidak ingin kita terpuruk tertimbun sampah plastik. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita bersama pemerintah dan masyarakat bersinergi bahu membahu

menangani sampah plastik,’’ tegasnya. Dengan adanya program Taktik, ia berharap semua stakeholder dapat berpartisipasi aktif mengatasi timbunan sampah plastik sehingga ke depan dapat memelihara dan melestarikan keagungan, kesucian dan taksu alam Bali. Terkait Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang digelar kemarin, Wabup Sanjaya menyatakan, kegiatan ini sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 dan Instruksi Bupati Tabanan Nomor 01 Tahun 2019 tentang Pembatasan Timbunan Sampah Plastik. Diharapkan kegiatan tersebut dapat dijadikan motivasi utama dalam pengelolaan sampah plastik yang dilaksanakan melalui pengembangan kerja sama dengan lembaga-lembaga peduli lingkungan, sehingga mampu mengubah serta menumbuhkan sikap mental

BALI RESIK - Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang digelar di DTW Jatiluwih yang dihadiri Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya.

dan perilaku untuk peduli lingkungan hidup. Dengan demikian, program ‘‘Nangun Sad Kerthi Loka Bali’’ dapat dicapai dengan baik. ‘’Di samping itu, pengolahan sampah plastik perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir. Tujuannya agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan aman bagi lingkungan,’’ ujarnya. Untuk Kabupaten Tabanan, kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik dilaksanakan secara serentak di 10 kecamatan. Kegiatan berupa pemungutan sampah plastik di areal hutan, danau, sungai, pantai, desa adat, tempat ibadah, pasar, terminal, perkantoran, rumah sakit, sekolah, kawasan pariwisata dan areal publik lainnya. Sanjaya menambahkan, ia memilih DTW Jatiluwih sebagai pusat pelaksanaan kegiatan karena merupakan kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) dan kawasan sawah abadi yang wajib dijaga kebersihan dan kelestariannya. Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala DLH Tabanan I Made Subagia menyebutkan, sampah plastik yang terkumpul akan di-packing dengan rapi dan ditempatkan dengan baik dalam satu lokasi atau TPS, TPS3R, bank sampah dan pengepul sampah terdekat. Setelahnya akan dilaporkan tentang jumlah sampah plastik yang dikumpulkan. ‘’Seluruh kegiatan ini kami akan dilaporkan kepada Gubernur Bali melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali,’’ ujarnya. (ad267)

DLH Garap Jalan Lingkar TPA Mandung

Tabanan (Bali Post) Mencegah penumpukan sampah di pintu masuk TPA Mandung, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan telah merancang pembangunan jalan lingkar di kawasan tersebut. Lahan seluas 32 are di bagian belakang TPA yang selama ini difungsikan untuk memproduksi gas metan juga akan dipakai untuk penempatan sampah sehingga tidak menggunung di bagian depan. Jalan lingkar ditargetkan rampung pada triwulan kedua tahun ini. Kepala DLH Kabupaten Tabanan I Made Subagia, Minggu (7/4) kemarin menegaskan, proyek tersebut tidak akan mengganggu produksi gas metan. ‘’Kami pastikan tidak akan terpengaruh, karena pipanya akan kita tambah lebih tinggi lagi,’’ ucapnya. Untuk jalan lingkar kini dalam proses pembukaan jalur bagian utara menuju timur. Proyek digarap secara bertahap se-

hingga truk sampah yang masuk TPA langsung menuju ke timur dan balik ke arah selatan. ‘’Jadi satu jalur,’’ terangnya. Sementara itu, Kepala UPT TPA Mandung Ni Luh Sukartini menyampaikan, tiap harinya TPA menerima rata-rata 80 ton sampah yang diangkut oleh 50-60 kendaraan. Sampah dominan dibawa pihak swasta atau dalam artian di luar wilayah pelayanan DLH Tabanan. Hal ini mengingat pelayanan DLH hanya mencakup dua kecamatan, yakni Tabanan dan Kediri, dan di tiap kecamatan hanya melayani sampah pasar tradisional. ‘’Untuk kecamatan lain hanya di tingkat pasar, dan tidak sampai Kecamatan Pupuan, hanya sampai di Bejera saja,’’ terangnya. Khusus sampah yang

7

TABANAN

Senin Pon, 8 April 2019

diangkut atas inisiatif desa, pihaknya sangat mengapresiasi hal ini. Sebab, sudah ada peningkatan kesadaran masyarakat untuk menangani sampah di desa masing-masing. ‘’Yang penting sampah di buang ke sini, kita tampung daripada dibuang sembarangan. Nanti di sini ada sistem mengolah dan mengatur,’’ jelasnya. Namun, dia pun mengakui lahan TPA tidak bertambah dan terus dipenuhi sampah. Tentu saja pihaknya khawatir TPA overload sehingga tidak bisa lagi menampung sampah. Untuk itulah berbagai upaya dilakukan guna mengantisipasi overloadnya TPA. (kmb28)

Bali Post/bit

ESKAVATOR - Alat berat jenis eskavator tengah membuat badan jalan lingkar.

Mandek, Ekspor Beras Merah Cendana

Tabanan (Bali Post) Setelah sempat mengekspor berah merah cendana ke Amerika, kini pasar ekspor beras ini kembali tersendat karena sempat menghadapi beberapa kendala. Beras merah cendana berusaha ditawarkan ke negara potensi ekspor lainnya, namun belum bisa bersaing dengan beras merah dari Thailand. Agar beras merah cendana bisa kembali diekspor, petani berharap ada perantara atau penghubung ke negara-negara potensi ekspor. Hal ini dipaparkan petani sekaligus pelaku ekspor asal Penebel, Wayan Sukaarta, Minggu (7/4) kemarin. Menurut Sukaarta, pihaknya sempat mengirim beras merah cendana sebanyak 10 ton ke Amerika. Namun pengiriman atau ekspor tahap II dengan jumlah yang sama dibatalkan karena keluhan dari Amerika yang mengklaim beras merah cendana tidak tahan lama dan berkutu. Akibatnya, pengiriman tahap kedua dibatalkan dan ekspor beras merah cendana sementara terhenti. ‘’Padahal permasalahan saat itu karena beras merah dibungkus biasa tanpa divakum sesuai permintaan ekportir. Jika dibungkus biasa tidak divakum, beras merah memang rentan diserang kutu,’’ ujarnya. Sukaarta yang memiliki usaha penggilingan padi ini mengaku tidak menyerah dan berusaha mencari negara tujuan ekspor lain seperti Belanda, Belgia, Spanyol dan Panama. Tetapi usahanya belum membuahkan hasil karena selain negara-negara ini makanan pokoknya bukan beras, pangsa pasar sudah dikuasai Thailand. Bicara soal kualitas dan persyaratan, menurut Sukaarta, sebenarnya produk beras merah Tabanan tidak kalah. Petani pun siap jika harus memenuhi syarat lain untuk bisa masuk pasar ekspor. Sekarang ini yang sangat dibutuhkan oleh petani adalah perantara atau penghubung yang bisa memasarkan beras merah cendana ini ke negara tujuan ekspor. Menurut Sukaarta, negara yang saat ini berpotensi besar menjadi sasaran adalah Singapura. ‘’Kalau soal kualitas dan

persyaratan, saya yakin petani bisa memenuhinya. Sekarang tinggal perantaranya saja,’’ ujarnya. Karena pasar ekspor mandek, menurut Sukaarta, pihaknya tidak bisa lagi membeli beras merah petani. Sebab, stoknya untuk ekspor tahap II sebanyak 10 ton. penyalurannya agak tersendat dan pihaknya juga sedang melihat potensi pasar. Terlebih saat ini untuk pasar lokal, beras merah cendana juga harus bersaing dengan beras merah jenis lainnya seperti tipe C4. ‘’Beras merah C4 ini sekarang lagi digandrungi karena teksturnya sama dengan beras putih C4 dan harganya juga sama,’’ jelas Sukaarta. Di sisi lain, jika beras merah cendana diolah menjadi produk seperti teh, pasarnya masih terbatas. Penjualan lewat BUMDa pun masih terbatas penyerapannya. Mengenai kuota penjualan beras merah yang diserap BUMDa Tabanan, Direktur Perusahaan Daerah Dharma Santhika (PDDS) Tabanan Putu Sugi Darmawan menyampaikan, saat ini masih stagnan di angka 1 ton per bulan. Namun dengan adanya Izin Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), pihaknya yakin akan ada peningkatan permintaan beras merah cendana. Peningkatan ini karena adanya perbup yang mengharuskan toko modern meny era p p ro d uk B UMDe s dan BUMDa dan dengan adanya Izin PSAT yang menyebabkan toko modern mulai meminta beras merah cendana. ‘’Saat ini kami sudah menyiapkan 1.038 kemasan ukuran 1 kilogram

Bali Post/san

BERAS - Petani saat menjemur beras merah cendana. untuk didistribusikan ke 217 cabang Alfamart,’’ jelas Sugi. Ia menambahkan, selain beras merah cendana, pihak Alfamart juga meminta jumlah yang sama untuk beras mentik susu dan beras hitam. Pengiriman perdana beras-beras ini akan dilakukan Selasa (9/4). Jika permintaan terus kontinu dengan jumlah yang sama, maka penjualan beras merah cendana akan mengalami pen-

ingkatan menjadi dua ton per bulan. PDDS Tabanan juga sedang menjajaki kerja sama dengan Lotte Mart yang saat ini sedang dalam proses administrasi di kantor pusat. Jika tidak ada halangan maka Lotte Mart akan mulai memasarkan beras kategori khusus (beras merah cendana, beras wangi mentik susu dan beras hitam) produk PDDS Tabanan per Mei mendatang. (kmb24)


BULELENG

8

Senin Pon, 8 April 2019

Aksi Bersih-bersih Sasar Pantai Labuhan Aji Singaraja (Bali Post) – Gerakan Semesta Berencana Bali Resik serentak dilaksanakan di Bali, Minggu (7/4) kemarin. Di Buleleng gerakan ini diisi aksi bersih-bersih sampah plastik di kawasan Pantai Labuhan Aji, Kecamatan Banjar. Gerakan ini melibatkan banyak kalangan yakni warga, pelajar, ASN, dan TNI dan Polri. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana yang memimpin gerakan itu mengatakan, perlu ada penanganan serius mengatasi permasalaBERSIH-BERSIH – Warga bersama ASN, pelajar, TNI dan Polri melakukan aksi bersih-bersih di pantai. Aksi itu sejalan dengan program Bali Resik.

Minim, Minat Warga Transmigrasi ke NTT

Singaraja (Bali Post) – Setelah tidak kebagian kuota mengirim transmigran tahun 2018 lalu, Buleleng tahun ini dapat kesempatan mengirimkan warganya bertransmigrasi. Hal itu sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang membuka jatah bagi warga di Provinsi Bali untuk mengikuti program transmigrasi. Sejauh ini dari Buleleng, baru dua KK yang mendaftar sebagai peserta transmigrasi ke Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Buleleng Dewa Putu Susrama, Jumat (5/4) lalu mengatakan, menyusul kebijakan ini pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, melalui aparat pemerintahan yang ada di tingkat desa. Para transmigran nantinya diproyeksikan menjadi petani. Rencananya setiap kepala keluarga akan membuka lahan seluas dua hektar untuk lahan perkebunan tebu. Hasil perkebunan nantinya diserap pabrik gula. Rencananya, transmigran itu diproyeksikan menempati lokasi di Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Para transmigran nantinya ditempatkan di Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Kota Kawaw, Satuan Permukiman (SP) Kawasan Malol, Kecamatan Kahungu Etti. ‘’Setelah kami melihat lokasi itu, jaraknya sekitar 1,5 jam perjalanan dari Bandara Waingapu. Permukimannya sudah disiapkan, termasuk sekolah, puskesmas, dan balai pertemuan,’’ katanya. Sejauh ini, baru dua kepala keluarga, kata Susrama, yang mengajukan diri sebagai calon transmigran. Keduanya pun belum dipastikan lulus. Pasalnya, harus melalui proses seleksi. Selain itu, Pemprov Bali juga belum memberikan kepastian kuota transmigrasi bagi kabupaten dan kota di Bali. Seleksi ketat ini tidak lepas karena pengiriman transmigran tahun ini wajib memiliki kemampuan bertani, sehingga lahan garapan yang sudah disiapkan pemerintah pusat bisa memberikan hasil optimal untuk meningkatkan kesejahteraan para transmigran asal Bali khususnya Buleleng. ‘’Kami ingin mereka benar-benar mampu bertani, sehingga bisa bertahan di sana,’’ jelasnya. (kmb38)

han sampah itu. Jika kebersihan di suatu daerah tidak ditangani baik dan serius maka daerah tersebut akan sangat sulit maju. Sebaliknya, daerah yang bersih, sudah barang tentu menjadi daerah sehat dan cepat maju. ‘’Bukan hanya sampah. Kita juga perlu program melestarikan danau, menanam pohon untuk sungai kering, dan sumber mata air juga penting untuk kita semua,’’ jelasnya. Gerakan Bali Resik seperti ini harus terus digalakkan. Gerakan ini perlu mendapat dukungan semua stakeholders yang ada. Kesadaran masyarakat terhadap sampah penting dalam kepedulian terhadap lingkungan yang sesuai zero waste, recycle, reduce, reuse mengurangi sampah plastik sekali

pakai. ‘’Mudah-mudahan pencanangan gerakan itu berlanjut. DLH saya harap bisa memetakan mana sampah kiriman dari kondisi topografi kita. Sampah kiriman dari angin barat, sehingga bisa diatur kapan dan dimana mereka harus membersihkannya,’’ katanya. Gerakan Bali Resik Sampah Plastik ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali kepada seluruh Bupati/Wali Kota di Bali. Kegiatan yang diselenggarakan serentak di Bali. Sesungguhnya hal itu merupakan implementasi Pergub Bali No. 97 Tahun 2018. Aksi di Buleleng dipusatkan di Pantai Labuhan Aji Kecamatan Banjar dan sekitarnya. Sebagai penyelenggara adalah gerakan kebersihan. (kmb38)

Atas Kenaikan Tarif PBB P2

BKD Kaji Keberatan Wajib Pajak Singaraja (Bali Post) – Adanya kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB P2) itu memicu keberatan para Wajib Pajak (WP) di Buleleng. Ini karena dampak penyesuaian tarif yang mulai berlaku 2019 itu, membuat kewajiban WP jadi membengkak dibandingkan tahun sebelumnya. Atas kondisi ini, Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng mempersilakan WP melaporkan keberatannya. Kalau keberatan WP itu masuk akal, maka pihak BKD dipastikan akan pengurangan PBB P2 sampai setengah dari total tagihan pajak itu. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BKD Buleleng Gede Suyasa, Minggu (7/4) kemarin mengatakan, setelah Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dicetak dan didistribusikan. Sejauh ini BKD sudah menyosialisasikan kepada WP untuk mencermati dokumen pajak yang diterima. Dari cara itu WP memandang nilai pajaknya tidak masuk akal. Nilai kenaikannya benar-benar memberatkan. ‘’WP kami persilakan mengajukan keberatan ditujukan kepada BKD,’’ pinta Gede Suyasa. Namun sejauh ini, memang pihak WP relatif banyak yang keberatan dengan kenaikan tarif PBB P2 itu.

Bahkan keberatan itu mulai dikaji tim dan dilaporkan kepada Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. “Setelah saya ditugaskan di BKD, Senin (8/4) hari ini kami akan mengkaji keberatan WP terhadap kenaikan PBB P2. Saya masih mempelajari karena ini dilaksanakan oleh pejabat sebelumnya,” katanya. Birokrat asal Desa/Kecamatan Tejakula itu menambahkan, kajian atas keberatan itu akan dilaporkan kepada Bupati. Kalau berdasarkan perhitungan teknis dan pertimbangan penting, Bupati bisa saja memberikan pengurangan pajak. Tentu saja, keputusan pimpinan berdasarkan grade yang sudah ditentukan. Sehingga dari keberatan yang diajukan akan ditindaklanjuti. Selain masalah teknis penghitungan, bisa saja pengurangan pajak itu diberikan dengan pertimbangan kemampuan WP melunasi kewajibanya.

“Nanti akan ada penetapan pimpinan di daerah. Yang pasti keberatan ini akan ditindakanjuti berdasarkan grade masing-masing dan juga pertimbangan teknis lainnya,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, tahun 2018 lalu pemerintah menyempurnakan penetapan tarif PBB P2 bersama DPRD Buleleng. Setelah dilakukan pembahasan secara alot, penyempurnaan tarif itu disepakati mulai berlaku tahun ini. Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup), tarif PBB P2 itu dihitung berdasarkan zona dan perkembangan harga tanah terbaru. Dari sekian banyak zona, penghitungan nilai pajak berdasarkan zona objek pajak di jalan protokol, jalan desa, kawasan pariwisata, dan masih banyak zona lainnya. Menyusul penyempurnaan itu, SPPT tahun 2019 sudah dicetak. Bahkan sudah didistribusikan kepada para WP di Bali Utara. Hasilnya, WP mulai mengajukan keberatan terhadap penetapan PBB P2 yang telah disepurnakan itu. Ini karena, perkembangan harga tanah menyebabkan pajak yang wajib dilunasi jadi nilainya bertambah, dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. (kmb38)

Gede Suyasa

Bali Post/kmb38

Buyan-Tamblingan Alami Sedimentasi

PEMERINTAH pusat menetapkan kawasan Danau Buyan dan Danau Tamblingan sebagai danau prioritas nasional dua. Penetapan ini karena kerusakan lingkungan di kawasan ‘’Danau Kembar’’ sejauh ini belum ditangani optimal. Permasalahan yang paling krusial bukan saja adanya pendangkalan atau sedimentasi pada danau itu, tetapi juga ancaman pencemaran akibat pengaruh pemakaian pupuk dan obatobatan dari lahan pertanian di kawasan danau tersebut. Lalu bagaimanakah upaya-upaya efektif harus dilakukan untuk membersihkan danau kembar itu dari polusi obat-obatan yang sangat masif di sana?

Dengan ditetapkannya Danau Buyan dan Tamblingan sebagai prioritas dua, maka pemerintah pusat baik Balai Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (DAS Unda-Anyar), P3I Bali Nusra, DLH Bali dan Pemkab Buleleng segera akan menyusun Rencana Pengelolaan (RP) kawasan Danau Buyan-Tamblingan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng Putu Ariyadi Pribadi, Minggu (7/4) kemarin mengatakan, sebetulnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menetapkan kedua danau itu menjadi prioritas nasional sejak tahun 2019 ini. Dengan masuknya kawasan Danau BuyanTamblingan, maka Kementerian KLHK, Balai DAS Unda-Anyar, P3I Bali Nusra, DLH Provinsi Bali dan Pemkab telah menyusun Rencana Pengelolaan (RP) kawasan Danau Buyan dan Danau Tamblingan itu. Semua program sinergi kegiatan dari instansi atau stakeholder terkait itu dituangkan dalam dokumen rencana pengelolaan. ‘’Kalau dokumennya sudah disusun, maka selanjutnya akan dimasukkan dalam program 13 kementerian untuk agenda penanganan kerusakan lingkungan di kedua danau itu,’’ katanya. Terkait fungsi DLH, Ariyadi mengatakan, lembaga ini akan fokus pada

program peningkatan kualitas lingkungan hidup dan masalah sampah. Pencemaran akibat sampah di danau itu, mau tidak mau harus ditangani serius untuk menghilangkah pendangkalan sedimentasi di danau itu. Terkait proses penyusunan rencana pengelolaan itu mulai April 2019 sudah digarap. Sebagai langkah awal adalah menyusun Tim Kelompok Kerja (Pokja) yang diketuai Sekda Buleleng dan dikoordinir Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pengembangan Penelitian (Bappeda Litbang). Agenda itu masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Buleleng. Selain menyusun rencana pengelolaan, pemkab juga menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali dan Pemkab. Kerja sama ini karena Danau Buyan-Tamblingan itu merupakan danau konservasi yang berada di bawah BKSDA. Dalam pengelolaan itu pemkab juga masuk, karena kedua danau itu ada di wilayah Buleleng. ‘’Dengan model PKS ini agar tidak terjadi tumpang tindih. Perlu ada pedoman nanti khususnya dalam pengelolaannya,’’ tegasnya. (mud)

Bali Post/kmb38

PENDANGKALAN - Danau Buyan dan Tamblingan belakangan ini mengalami kerusakan akibat pendangkalan dan pencemaran sampah. Persoalan ini pun mulai digarap serius dengan cara memasukkan kawasan “Danau Kembar” ini prioritas nasional dua.


GIANYAR

Senin Pon, 8 April 2019

9

Aliansi Ruko Pasar Gianyar Tolak Revitalisasi Layangkan Surat ke Bupati

Bali Post/kmb

AKSI - Gerakan aksi serentak bersihkan sampah plastik di Banjar Gagah, Tegallalang melibatkan sejumlah komponen masyarakat, Minggu (7/4) kemarin.

Curi Motor, Stefanus Dipergoki Warga Gianyar (Bali Post) Pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Stefanus Toda, digiring oleh puluhan warga ke kantor polisi. Pasalnya, pria berusia 25 tahun itu kepergok saat mencoba mencuri sepeda motor di wilayah Banjar Wanayu, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Sabtu (6/4). Kini pelaku masih dalam pemeriksaan anggota Polsek Blahbatuh. Dikonfirmasi, Minggu (7/4) kemarin, Kapolsek Blahbatuh Kompol I Ketut Dwikora menerangkan, penangkapan pelaku berawal ketika pemilik motor Honda Scoopy merah DK 7012 LH, I Wayan Murjawan, dibangunkan oleh rekannya, Sobar, Sabtu (6/4) dini hari sekitar pukul 04.00 Wita. ‘’Saat kejadian, korban sedang tidur dan mendengar telepon berdering dari saksi Sobar. Saksi melihat ada laki-laki (pelaku-red) berada di sepeda motor korban,’’ ujarnya. Menerima informasi itu, korban berusia 37 tahun ini langsung memberitahu kerabatnya, Mexi, untuk ikut mengejar pelaku. Saat tiba di lokasi parkir, korban sudah melihat pelaku menaiki sepeda motor tersebut. Selanjutnya, Mexi yang ikut mengejar berusaha menangkap pelaku tapi pelaku berusaha kabur. ‘’Akhirnya korban dan temannya berhasil menangkap pelaku. Tangan ter-

lapor (pelaku - red) kemudian diikat dengan menggunakan selendang,’’ jelas Dwikora. Selanjutnya, korban melaporkan kasus itu ke Polsek Blahbatuh. Berdasarkan perintah Kapolsek, Kanit Reskrim Iptu I Ketut Merta bersama Panit II Ipda Kadek Patra dan Tim Opsnal langsung mencari pelaku serta mengamankannya. ‘’Pada saat diinterograsi, pelaku mengaku datang ke lokasi kejadian bersama seorang temannya. Ia mengaku mengambil sepeda motor tersebut atas suruhan temannya,’’ jelasnya. Polisi kemudian meng-cross check ke tempat tinggal pelaku di Jalan Jalan Kahyangan Suci, Desa Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Di lokasi itu menurut keterangan teman pelaku yang bernama Lopinus Lopa, sebelum tertangkap pelaku sempat meminjam sepeda motor dirinya dengan alasan dibawa jalanjalan namun sampai saat ini sepeda motor tersebut belum dikembalikan. Kini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus itu lebih dalam. ‘’Terlapor (pelaku - red) masih berbelitbelit dalam memberikan keterangan. Tim Opsnal masih melakukan pengembangan terhadap perkara tersebut,’’ ujar Dwikora. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM

- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233

Gianyar (Bali Post) Revitalisasi Pasar Umum Gianyar kini mulai bergejolak. Pasalnya, persatuan pedagang yang tergabung dalam Aliansi Ruko Pasar Gianyar menegaskan penolakan terhadap rencana revitalisasi Pasar Umum Gianyar yang menghabiskan anggaran ratusan miliar rupiah itu. Ada lima poin penolakan tertera dalam surat yang dikirim ke Bupati Gianyar tersebut. Pande Nyoman Taman Bali selaku perwakilan pedagang ini menyatakan surat berisi pernyataan sikap para pedagang sudah dikirimkan pada 29 Maret 2019 lalu. Melalui surat itu, mereka menyatakan sikap bahwa Aliansi Ruko Pasar Gianyar menolak rencana revitalisasi Pasar Umum Gianyar, dengan lima poin alasan. Pertama, kurangnya sosialisasi yang jelas dari pemerintah. ‘’Contoh, kami ini punya HGB (Hak Guna Bangunan - red). Bagaimana status kepemilihan lahan, ganti rugi dan lainnya?’’ ujar Taman Bali, Minggu (7/4) kemarin. Poin kedua, relokasi para pedagang berpotensi menimbulkan kerugian yang besar. ‘’Bagaimana nanti di tempat relokasi. Penurunan omzet kami nanti di relokasi berpotensi pada PHK pegawai,’’ keluh pemilik usaha fashion itu. Poin ketiga, kabar di media massa jika pemerintah sudah

melakukan sosialisasi puluhan kali, kenyataannya hanya dua kali pertemuan. Poin keempat, undangan Bupati pada pertemuan terakhir di Kantor Bupati hanya satu arah (tidak ada tanya jawab - red) dan tidak spesifik membahas pasar. ‘’Kelima, belum ada informasi yang valid mengenai relokasi, sehingga pihaknya merasa perancangan pemerintah tidak matang dan berpotensi merugikan pedagang,’’ kata Taman Bali. Surat berisi lima poin pernyataan sikap itu kemudian dikirimkan kepada Bupati Gianyar dan ditembuskan kepada Gubernur Bali, Ketua DPRD Bali, Ketua DPRD Gianyar, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar. Surat tersebut juga ditandatangani oleh 16 pedagang ruko lengkap dengan stempel toko mereka. ‘’Sikap skeptis kami adalah akibat sejarah masa lalu. Ketika revitalisasi pasar tahun 1982, yang ternyata pemerintah saat

satawan. Apalagi di Kabupaten Gianyar berbagai kegiatan budaya berhasil menambah minat wisatawan untuk berkunjung. “Di samping ada event seperti festival, event berupa upacara tradisi di Pura-pura dan pertunjukan atau event secara khusus itu sangat penting artinya,” ujarnya. Menurut Ari Brahmanta, event yang digelar pada low season dapat meningkatkan kunjungan, termasuk tingkat wisatawan yang menginap, serta lama tinggal di akomodasi yang ada di Kabupaten Gianyar. “Festival juga akan berdampak pada lama menginap wisatawan. Yang sekarang rata-rata tiga sampai lima hari, bisa jadi mereka akan tinggal

itu tidak memberikan tempat relokasi yang layak. Bahkan, berujung gagalnya proyek ruko yang dijanjikan saat itu. Kami tidak mau kejadian dulu terulang kali ini,’’ tegas Taman Bali. Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya, Ali. Pedagang yang bergerak di bidang tekstil ini mengisahkan pada 1982 lalu pernah ada revitalisasi Pasar Gianyar. Dikatakan, bupati kala itu meminta setiap pedagang mengeluarkan dana Rp 4 juta untuk membangun ruko. Padahal, waktu itu mereka sudah punya HGB. ‘’Emas

waktu itu seingat saya Rp 20 ribu per gram, bayangkan kami dimintai Rp 4 juta,’’ kenangnya. Pedagang pun memenuhi permintaan itu, hingga terkumpul dana kurang lebih Rp 120 juta pada zaman itu untuk membangun ruko secara seragam di Jalan Ngurah Rai Gianyar. Di tengah jalan, PT yang menggarap proyek kabur tidak tanggung jawab, jadi bangunan sempat mangkrak. Yang menyedihkan, di lokasi relokasi, omzet turun drastis dan para pedagang sampai dicari oleh distributor di Jawa. ‘’Akhirnya

kami diberikan IMB oleh bupati saat itu, disuruh membangun ruko sendiri-sendiri dan seragam. Kami tidak ingin itu terulang,’’ jelas pedagang yang sudah menetap di Gianyar puluhan tahun itu. Di samping itu, pedagang ruko ini berbeda dengan pedagang kios pada umumnya. ‘’Kalau pedagang ruko ini sebagian besar mereka tinggal di ruko. Lantai atas untuk tempat tinggal, lantai bawah untuk jualan. Ketika revitalisasi pasar nanti, bagaimana penghuninya?’’ tandasnya. (kmb35)

Masyarakat Pungut Sampah Plastik di Pantai Saba

Gianyar (Bali Post) Ratusan komponen masyarakat mengikuti aksi pungut sampah plastik di Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh pada Minggu (7/4) kemarin. Kegiatan yang merupakan bagian dari Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik ini diikuti berbagai komponen masyarakat, termasuk TNI/Polri. Gerakan kebersihan yang dimulai sekitar pukul 06.30 Wita ini dilakukan dengan memungut sampah plastik yang berserakan di sekitar pantai. Sampah yang dikumpulkan ini langsung dipilah, antara sampah organik dan anorganik. Sampah yang terkumpul itu selanjutnya ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar. Bupati Gianyar I Made Mahayastra menerangkan, gerakan ini untuk mengingatkan masyarakat agar terus menggalBali Post/kmb35 akkan semangat dan budaya gotong roySAMPAH PLASTIK - Ratusan komponen masyarakat bersama TNI/ ong dan budaya hidup ramah lingkungan. Polri memungut sampah plastik di Pantai Saba, Minggu (7/4) pagi ‘’Masalah sampah di Kabupaten Gianyar kemarin. memang sudah ditangani serius. Namun,

Festival Dongkrak Kunjungan Wisatawan Saat ”Low Season”

Gianyar (Bali Post) Sudah menjadi fenomena rutin, Maret hingga Mei merupakan low season kunjungan wisatawan. Sejumlah akomodasi pun mengalami penurunan okupansi. Namun kondisi ini mulai ditanggulangi dengan menggelar sejumlah festival saat memasuki low season. Upaya ini mampu meningkatkan kunjungan hingga menambah waktu lama tinggal wisatawan. Dikonfirmasi Minggu (7/4) kemarin, Kepala Dinas Pariwisata Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta mengatakan, event atau festival yang diselenggarakan oleh masyarakat memiliki peran penting untuk meningkatkan kunjungan wi-

Bali Post/kmb35

SURAT - Perwakilan pedagang menunjukkan tanda tangan surat penolakan revitalisasi Pasar Umum Gianyar.

lebih lama lagi,” katanya. Akhir Maret lalu, kata Ari Brahmanta, tingkat hunian akomodasi di kawasan Ubud mencapai 70 persen. Padahal, biasanya low season yakni tingkat hunian 40 persen bahkan kurang dari itu. “Di Kabupaten Gianyar ada beberapa event yang populer di dunia internasional yaitu Bali Spirit Festival setiap Maret, Ubud Royal Weekend setiap Mei, Ubud Food Festival setiap April, Ubud Jazz Festival setiap Agustus, dan Ubud Reader and Writer pada Oktober,” katanya memaparkan. Selain berbagai festival yang dominan digelar di kawasan Ubud, kata Ari Brahmanta, sebenarnya masih banyak

festival lain di Kabupaten Gianyar yang seharusnya bisa menjadi daya tarik. Namun, festival tersebut tidak bisa diangkat karena ketidakpastian penyelenggaraan. “Ini yang jadi persoalan. Banyak festival di masyarakat belum bisa kami angkat dalam calendar of event, karena ketidakpastian penyelenggaraan,” tegasnya. Untuk kepentingan promosi, Ari Brahmanta mengaku pihaknya masih terpaku pada pihak swasta yang memiliki akses ke luar negeri. “Kekuatan media promosi kami masih perlu ditingkatkan. Sementara ini masih mengikuti pihak swasta penyelenggara event yang memiliki akses ke luar negeri lebih kuat,” ujarnya. (kmb35)

Jl. Gunung Agung 173B Denpasar Bali, Telp. (0361) 415159, Fax. (0361) 416466

EXPANDA DOOR 1/2 PLAT

EXPANDA DOOR TYPE 103

EXPANDA DOOR TYPE 120

TANGGA LIPAT SERBAGUNA

VERTICAL BLINDS

HORIZONTAL BLINDS

WOODEN BLINDS

ROLLER BLINDS

ROMAN SHADE

KASA NYAMUK FIBER DAN ALUMINIUM

KASA MAGNET FIBER DAN ALUMINIUM

KASA ALVIN

PINTU PVC

PINTU PVC MURAKO

TRALIS ALUMINIUM

FOLDING DOOR PVC

The Best Quality Product L.0000645-BLS

dukungan masyarakat dengan pola hidup ramah lingkungan diyakini akan mewujudnyatakan cita-cita bersama ini,’’ tegas Bupati asal Payangan ini. Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra mengatakan, aksi bersih-bersih sampah plastik sudah sering dilakukan di wilayah Kabupaten Gianyar. Rutinitas ini dilakukan sebagai suatu pembelajaran tentang bahaya sampah plastik tersebut bagi manusia maupun lingkungan. ‘’Gerakan ini sudah rutin dilakukan. Peraturan gubernur yang ada sekarang, nanti akan didukung dengan peraturan Bupati Gianyar. Kita tindak lanjuti gerakan ini sampai ke masyarakat,’’ ujarnya. Menurut Kujus Pawitra, Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik dilaksanakan serentak di Provinsi Bali. Untuk Kabupaten Gianyar dilaksanakan di Pantai Saba. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan menyambut peringatan Hari Jadi Kota Gianyar yang ke-244, Jumat (19/4) mendatang. (kmb35)

Bali Post/kmb35

FESTIVAL - Puluhan wisatawan saat menghadiri salah satu festival yang digelar di Ubud, akhir Maret lalu.


JEMBRANA

10

Senin Pon, 8 April 2019

”Launching’’ Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik

Bupati Artha Ajak Jaga Alam Bali dan Warisan Leluhur GERAKAN Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Kabupaten Jembrana dipusatkan di Pasar Ijo Gading dan di Sungai Ijo Gading, Minggu (7/4) kemarin. Gerakan yang digelar serentak ini diikuti Bupati Jembrana I Putu Artha, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Forkopimda dan sekitar 500 orang terdiri dari bendesa adat, masyarakat, pelajar, pegawai BUMN, ASN, TNI/Polri dan kelompok peduli lingkungan. Ketua Panitia Gerakan Berencana Bali Resik Sampah Plastik I Wayan Sudiarta mengatakan, gerakan ini di Kabupaten Jembrana dilaksanakan di lima lokasi, yakni di Pantai Yeh Leh sampai dengan Rest Area Pengeregaoan, Pantai Rambut Siwi, Sungai Ijo Gading dan Pasar Umum Negara, Pasar Melaya dan di Museum Manusia Purba Gilimanuk. ‘’Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik bertujuan

untuk mewujudkan partisipasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap lingkungan,’’ ujarnya. Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan, Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Bali, bertujuan untuk menunjukkan partisipasi dan kepedulian masyarakar Bali terhadap pengurangan penggunaan sampah plastik sekali pakai. ‘’Gerakan ini untuk menghormati warisan para leluhur mengenai cara dan melihara, menjaga alam Bali yang bersifat khas, indah, dan mataksu yang dituangkan menjadi nilai-nilai Tri Hita Karana,’’ terang Bupati. Bupati menambahkan, kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik juga bentuk implementasi dari peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Keg-

iatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik ini sengaja dipilih di Sungai Ijo Gading dan Pasar Umum Negara sebagai lokasi pusat kegiatan untuk menciptakan lingkungan hidup yang hijau, indah dan bersih serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup secara mandiri. Dengan kegiatan ini, Bupati berharap kepada masyarakat terutama yang ada di sepanjang Sungai Ijo Gading supaya mereka paham untuk tidak membuang sampah plastik ke sungai, dampaknya karena tidak hanya bisa membahayakan diri sendiri melainkan membahayakan lingkungan di sekitar. Karena itu, Bupati mengimbau kepada masyarakat tidak saja di pesisir sungai, di rumah masing-masing pun bisa memilah dan memilih sampah agar bisa menjadi contoh. Maka dari itu, kepala desa, lurah, kepala lingkun-

gan dan Dinas Lingkungan Hidup supaya menerapkan apa yang menjadi program penertiban sampah plastik. Bupati berharap supaya masyarakat sadar bahwa sungai itu sangat disakralkan bagi semua umat. Untuk Sungai Ijo Gading ini yang dulunya dapat digunakan untuk transportasi lewat sungai itu supaya bisa diaktifkan lagi, apalagi setiap bulan Agustus selalu diadakan lomba sampan. ‘’Supaya ini bisa kita manfaatkan, jangan sampai nanti sungai ini tidak berfungsi untuk kegiatan-kegiatan yang kita laksanakan dan programkan. Maka dari itu kami mengimbau kepada masyarakat utamanya yang berada pesisir sungai supaya betulbetul ikut sadar, jangan membuang sampah ke sungai karena itu membahayakan bagi umat manusia,’’ ungkapnya. Di samping itu, Bupati mengharapkan bagi rumah tangga bisa

Putu Artha memilah dan memilih sampahnya dan dikelola di masing-masing rumah tangga. ‘’Kalau semua sadar, semua mampu apa yang di-

laksanakan, kami yakin sungai ini pasti akan bersih dan berfungsi, bermanfaat bagi kehidupan manusia,’’ tandas Bupati Artha. (ad266)


KARANGASEM

Senin Pon, 8 April 2019

11

Banyak Tempat Sampah Rusak

Sampah Berserakan ke Jalan Raya Amlapura (Bali Post) Tempat-tempat sampah yang dibuat Pemkab Karangasem banyak yang sudah mengalami kerusakan. Kondisi itu membuat sampah yang dibuang warga berserakan ke jalan raya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem I Nyoman Tari membenarkan jika banyak tempat sampah yang ada di Karangasem mengalami kerusakan. Kendati sudah rusak, tetapi tempat sampah sampai saat ini masih dipergunakan untuk menampung sampah yang dibuang oleh masyarakat. “Memang banyak tempat sampah rusak, sehingga sampah berserakan mengotori jalan. Anjing-anjing liar juga ikut mengais. Selain itu, warga juga juga ikut mencari bekas makanan untuk maka-

nan ternak,” ujarnya. Pengadaan tempat sampah itu, kata Tari, sejauh ini masih belum ada anggarannya. Karena memang belum dialokasikan dari APBD. Untuk menyiasati hal itu,

pihaknya melakukan perbaikan tempat-tempat sampah yang rusak itu. “Nanti kita benahi dengan cara ditempel dulu. Sehingga anggaran yang diperlukan masih terjangkau karena tidak besar,”

katanya. Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Karangasem I Made Suama menjelaskan, tempat sampah itu sudah mengalami kerusakan sejak 2018. Pihaknya mengaku belum punya anggaran memadai untuk melakukan renovasi. “Tak hanya tempat sampah yang terbuat dari besi yang rusak. Tempat sampah dari beton juga ada beberapa yang rusak,” jelas Suama. (kmb41)

Surya Paloh Disambut Ribuan Simpatisan di Karangasem

Bali Post/kmb41

NGUSABA - Prosesi nedunang Ida Batara hendak lunga ke pesucian serangkaian upacara Ngusaba Dalem Desa Nongan, Rendang.

’’Ngusaba Dalem’’ Desa Nongan

’’Pamedek’’ ke Besakih Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Amlapura (Bali Post) Desa Adat Nongan melaksanakan upacara Ngusaba Dalem yang puncaknya dilangsungkan Senin (8/4) mulai pukul 13.00 Wita hari ini. Serangkaian upacara tersebut, Bendesa Adat Pakraman Nongan, Rendang, mengimbau kepada pengendara termasuk pamedek yang hendak tangkil ke Pura Agung Besakih agar mencari jalur alternatif. Hal itu penting dilakukan untuk menghindari kemacetan. Bendesa Adat Nongan I Gusti Ngurah Wiryanata mengungkapkan, persiapan karya ngusaba Pura Dalem Nongan ini sudah semuanya rampung. Menurutnya, upacara Ngusaba Dalem Nongan ini akan berlangsung sekitar pukul 14.00 Wita. Pada waktu Ida Batara masing-

masing Pura Dalem tedun ke Pasar Desa Nongan. Mulai dari Ida Batara Khayangan Desa, Pura Dalem Kupa, Pura Dalem Nongan, Pura Melanting dan Pura Pesamuhan Agung yang akan memasar di Wantilan Pasar Nongan. ‘’Ngusaba Dalem Nongan berlangsung selama tiga hari, dari 8-10 April,’’ ujarnya. Terkait Ngusaba Pura Dalem ini, Wiryanata mengatakan pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang hendak melewati Desa Nongan supaya bisa mencari jalan alternatif. Terutama bertepatan berlangsungkan upacara tersebut. Pasalnya, dari pengalaman sebelumnya, saat upacara ngusaba ada sekitar 6.000 krama melakukan persembahyangan secara bersamaan. Implikasinya, dipastikan membuat kondisi

jalan jadi penuh sesak. Dipastikan kondisi lalu lintas akan krodit, karena saking membeludaknya krama yang tangkil melakukan persembahyangan saat itu. ‘’Kami imbau kepada warga yang hendak melewati jalur Desa Nongan pukul 13.00 Wita sampai 18.00 Wita, supaya dapat mencari jalur alternati. Bisa ke Besakih lewat Sidemen atau di barat melalui Suter. Solusi itu untuk menghindari kekroditan alias terjadi kemacatan panjang. Pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan petugas kepolisian untuk mengatur arus lalu lintas selama upacara. Memang saat puncak upacara pihaknya tidak menutup penuh arus lalu lintas. Namun yang dilakukan adalah sistem bukatutup saja. (kmb41)

Ajak Seluruh Kader Jaga Ideologi Negara KETUA Umum Partai NasDem Surya Dharma Paloh disambut ribuan simpatisan pada aksi kampanye akbar deklarasi pemenangan Calon Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin yang dilaksanakan di areal parkir Stadion Wikrama Mandala, Kelurahan Padangkerta, Amlapura, Minggu (7/4) kemarin. Surya Paloh optimis Jokowi- Ma’ruf Amin bisa meraih kemenangan di atas angka 90 persen di Pulau Dewata ini. Ketua DPW NasDem Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengatakan massa yang hadir selain dari kader Partai NasDem, juga tokoh agama, tokoh adat, seniman dan tokoh pemuda yang ada di Bumi Lahar. Dukungan yang diberikan untuk Partai NasDem di Karangasem terus mengalir. ‘’Ke depan dengan didukung kader NasDem yang duduk di legisatif, Partai NasDem akan mampu membawa perubahan masyarakat ke arah lebih baik di Bumi Lahar ini,’’ ungkap Mas Sumatri. Mas Sumatri menambahkan, pihaknya mangajak pejabat legislatif dari Partai

NasDem agar lebih banyak mendengar suara masyarakat dan memberi bantuan untuk kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keras itu bukan berarti kasar. Akan tetapi kader NasDem wajib tetap mengedepankan politik ramah dan santun. Untuk itu, Mas Sumatri mengajak seluruh simpatisan dan segenap keluarga NasDem mempergunakan hak pilih dan hak politik mencoblos Partai NasDem dan juga Calon Presiden nomor 01 JokowiMa’ruf Amin. ‘’Kita kawal di Karangasem untuk kemenangan calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin,’’ harap Mas Sumatri. Ketua Umum Partai NasDem Surya Dharma Paloh menjelaskan, kehadiran Partai NasDem ini sejalan dengan pemikiran pemimpin-pemimpin bangsa ketika mendirikan bangsa Indonesia ini. Ideologi Pancasila itu wajib tetap dijaga dengan baik. Pancasila sejatinya merupakan mahakarya yang digali di Tanah Air oleh para pendiri bangsa. Pancasila itu sangat pas dan tepat dijadikan pemersatu bangsa. ‘’Kita harus menjaga Pan-

casila sebagai ideologi di negeri ini. Kalau ada yang menawarkan ideologi lain, yang jelasjelas bertentangan dengan Pancasila maka mau tidak mau harus dilawan. Kader Partai NasDem tidak boleh tinggal diam demi kesatuan negara ini,’’ tegas Surya Paloh. Menurut Surya Paloh, dirinya cukup optimis bisa me-

nang di atas 90 persen di Pulau Dewata ini. Hal itu tidak terlepas dari emosi publik dan keterikatan masyarakat Bali dengan Jokowi. ‘’Simpati masyarakat Bali terhadap paslon nomor urut 01 ini sangat totalitas. Tetap optimistis Pak Jokowi bisa menang di Bali,’’ tegas Surya Paloh penuh keyakinan. (ad276)

KAMPANYE AKBAR - Ketua Umum Partai NasDem Surya Dharma Paloh disambut Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri bersama suami tercinta I Gusti Made Tusan saat kampanye akbar deklarasi pemenangan Calon Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin yang dilaksanakan di areal parkir Stadion Wikrama Mandala, Kelurahan Padangkerta, Amlapura, Minggu (7/4) kemarin.

Minim, Peserta Pelatihan Saksi Parpol

Kelebihan Nasi Disumbangkan Bawaslu kepada Guru Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah melaksanakan kegiatan pelatihan untuk para saksi partai politik (parpol). Program pelatihan saksi parpol itu dilaksanakan di lima kecamatan di Karangasem, Sabtu (6/4). Bawaslu sedikit menyayangkan, karena minimnya saksi parpol yang hadir mengikuti kegiatan yang sesungguhnya sangat penting itu. Lalu bagaimanakah solusi Bawaslu untuk mencari saksi parpol pada pemilu mendatang?

Bali Post/kmb41

MINIM - Bawaslu membagikan snack maupun nasi kepada siswa karena minimnya saksi yang hadir mengikuti kegiatan pelatihan saksi parpol.

KADIV Hukum dan Informasi Bawaslu Karangasem I Kadek Puspa Jingga mengatakan, pelatihan saksi parpol yang dilaksanakan Bawaslu pada hari pertama digelar di lima kecamatan sekaligus yang ada di Karangasem. Dari kecamatan Bebandem, Rendang, Selat, Abang, dan Karangasem. Pihaknya, kata Jingga, sangat menyayangkan minimnya saksi parpol yang mengikuti kegiatan pelatihan itu. Padahal, kata Jingga, pelatihan ini sangat strategis diikuti para saksi parpol. Hal itu penting dalam

kaitan menyamakan persepsi manakala melakukan pengawasan saat pencoblosan 17 April 2019. Sehingga ada pemahaman yang sama terkait apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat saksi parpol melakukan tugas pengawasannya. Fungsi saksi parpol sekaligus sebagai wujud sosialisasi bagaimana caranya menggunakan hak pilih yang baik. ‘’Kami sangat menyayangkan minimnya saksi parpol yang hadir. Bahkan di Bebandem pada sesi satu dari pihak saksi Partai Gerinda satu pun tidak ada yang hadir.

Sehingga snack dan nasi kami sumbangkan kepada warga setempat,’’ ujarnya . Kelebihan nasi itu juga diberikan kepada guru-guru di SDN 4 Bebandem yang masih ada di sekolah. Termasuk saksi dari partai lainnya, juga banyak yang tidak hadir. Jadi, kami sangat berharap pada pelatihan saksi parpol selanjutnya mereka bisa semuanya hadir ‘’Kehadiran saksi parpol itu penting dalam upaya menyamakan persepsi saat melakukan pengawasan di masing-masing TPS,’’ tegas Jingga. (nan)


KLUNGKUNG

12

Senin Pon, 8 April 2019

Pemkab Galakkan Budi Daya Rumput Laut

Semarapura (Bali Post) Hasil kajian akademis budi daya rumput laut Nusa Penida dijadikan modal berharga bagi Pemkab Klungkung untuk menjawab persoalan merosotnya budi daya ini. Hasil kajian tersebut terus disosialisasikan untuk membangkitkan kembali minat para petani rumput laut Nusa Penida. Pemkab menginginkan budi daya rumput laut ini agar mampu menjadi pondasi ekonomi yang kuat, karena melesatnya pariwisata juga amat rentan anjlok. Setelah di Desa Jungut Batu dan Desa Ped, pemaparan hasil kajian kembali dilaksanakan di wantilan Pura Batumedau Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, belum lama ini. Kajian ini dilakukan untuk membangkitkan kembali produksi budi daya rumput laut sebagai penunjang ekonomi di Nusa Penida selain sektor pariwisata yang telah berkembang pesat. “Kita tahu bahwa pariwisata merupakan sektor yang sangat menggiurkan saat ini. Namun harus diingat sektor ini juga sangat sensitif dan bisa tiba-tiba anjlok oleh faktor lain. Saya ingin masyarakat Nusa Penida melirik sektor lain seperti budi daya rumput laut yang sempat jaya dulu di tahun 2000-an,” ujar Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Para kelompok tani dari Desa Suana yang berjumlah 4 kelompok beranggotakan 101 petani, cukup antusius menyimak hasil kajian itu. Pada kesempatan itu, Bupati Suwirta mengatakan, langkah melakukan kajian merupakan instruksi Bupati Suwirta pada

2017 saat produksi rumput laut mangalami anjlok pada tahun 2016. Hasil kajian yang keluar tahun 2018, didapatkan hasil, tidak adanya pencemaran air laut akibat limbah hotel yang mempengaruhi budi daya rumput laut. Rumput laut jenis Spinusum dan Katoni yang telah diujicobakan di tiga lokasi berbeda yakni Desa Suana, Batununggul dan Lembongan berhasil dengan baik. Minat kelompok tani untuk kembali membudidayakan rumput laut juga tinggi yakni 90 persen. Salah seorang anggota kelompok tani I Ketut Mudra Asmara berharap supaya budi daya rumput laut Nusa Penida segera bangkit. Namun pihaknya menginginkan jika hal ini telah terwujud, rumput laut yang baru selesai dipetik supaya langsung dibeli tanpa harus dijemur lagi. Mengingat lahan untuk menjemur telah banyak beralih fungsi menjadi sarana penunjang pariwisata. Menanggapi itu, Bupati Suwirta berjanji untuk menyiapkan tempat melalui sebuah lem-

baga koperasi yang akan membeli rumput laut petani. Koperasi akan menampung hasil petikan petani dalam jumlah yang besar di lahan yang telah disiapkan. Pembeli rumput laut juga sudah disiapkan, kelompok tani akan bernaung dalam koperasi yang berbadan hukum. Sehingga jika ada yang tidak serius akan berkonsekuensi pada hukum. Pihaknya juga akan menggandeng Dinas Perindustrian dan Koperasi supaya melakukan pembinaan kepada para pengelola rumput laut sehingga bisa di-packaging dengan baik dan berstandar SNI. Pemkab Klungkung juga bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali untuk membantu menyiapkan bibit unggul serta mambantu menyiapkan lahan untuk gudang penyimpanan. Nusa Penida memiliki potensi yang mendukung untuk budi daya rumput laut. Diharapkan kelompok tani akan bisa berbadan hukum, sehingga juga bisa mendapat akses bantuan dari kementerian. (kmb31)

SOSOK Bangun Komunikasi DINAS Pertanian Klungkung menjadi sorotan pekan lalu ketika klian subak se-Klungkung menyampaikan ragam persoalan, dalam aktivitas pengolahan lahan ini. Dinas Pertanian dituntut proaktif turun ke lapangan berdialog dengan petani dan melakukan pemecahan masalah. Di tengah keterbatasan Dinas Pertanian, sesungguhnya sudah ada PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) yang rutin turun ke lapangan melakukan monitoring. Namun, banyaknya keluhan tentang persoalan pertanian membuat peran PPL ini dipertanyakan. “Kami di setiap desa sudah ada PPL. Kalau ada persoalan apapun, silakan sampaikan langsung kepada PPL. Kalau ada PPL malas yang tidak pernah turun ke desa, segera laporkan kepada saya,” kata Kepala Dinas Pertanian Ida Bagus Juanida seraya menyebar nomor HP pribadinya kepada seluruh klian subak se-Klungkung saat hadir di Gedung Sabha Mandala, DPRD Klungkung, belum lama ini. Juanida ingin membangun komunikasi dua arah antara Dinas Pertanian dengan petani sendiri melalui lembaga subaknya. Sebab, apapun keluhan dan persoalan petani, sepanjang itu menjadi ranah Dinas Pertanian tentu harus segera disikapi. Dia meminta para klian subak tidak segansegan melaporkan langsung kepadanya, apabila ada PPL yang tidak pernah melaksanakan tugas di lapangan. Dalam pertemuan itu, banyak persoalan yang diungkapkan petani. Mulai dari alih fungsi lahan, ketersediaan dan distribusi pupuk, mampetnya irigasi subak, hingga serangan hama tikus maupun kera yang kian sulit dikendalikan. Selain itu, juga regenerasi petani di kalangan generasi muda yang semakin terasa sulit. Pihaknya mengajak bersama-sama memikirkan, apa aktivitas bertani yang bisa menarik generasi muda untuk menggelutinya. “Kami di Dinas Pertanian siap mengakomodasi. Visi kami juga ingin membangun generasi muda agar mau bertani. Tetapi, tentu tidak bisa kami lakukan sendiri tanpa keterlibatan para klian subak semua,” kata Juanida. (gik)

Bali Post/kmb31

RUMPUT LAUT - Areal di antara Pulau Lembongan dan Pulau Ceningan, Nusa Penida ini, dulu penuh dengan budi daya rumput laut. Setelah pariwisata berkembang, kini areal itu dipenuhi oleh boat.

Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik

Bupati Suwirta Pimpin Aksi Bersih Pantai BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta memimpin aksi bersih sampah plastik di Pantai Goa Lawah dan Pantai Belatung, Desa Pesinggahan Kecamatan Dawan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang dilaksanakan serentak di Kabupaten/Kota se-Bali, Minggu (7/4/) kemarin. Aksi bersih pantai melibatkan seluruh jajaran pegawai Pemkab Klungkung, TNI/Polri dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Gerakan kebersihan yang dimulai sekitar pukul 07.00 Wita ini dilakukan dengan memungut sampah-sampah plastik yang berserakan di sekitar pantai. Sampahsampah ini kemudian dikumpulkan dalam wadah yang telah disiapkan untuk selanjutnya ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung. Bupati Suwirta dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa gerakan bersih sampah plastik memang sudah sering dilakukan di Kabupaten Klungkung. Gerakan ini se-

bagai suatu pembelajaran tentang bagaimana bahaya sampah plastik tersebut bagi manusia maupun lingkungan. “Gerakan ini sudah dari dulu kita lakukan. Dengan peraturan gubernur (pergub) yang ada sekarang mari kita tindak lanjuti gerakan ini sampai ke masyarakat,” ujar Bupati Suwirta. Melalui gerakan ini, Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk kembali

menggalakkan semangat dan budaya gotong royong yang sudah ada sejak dulu. Masalah sampah di Kabupaten Klungkung memang ditangani serius oleh pemerintah kabupaten melalui sebuah metode Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS). Tetapi, menurut Bupati, berbicara penanganan sampah tidak hanya tugas pemerintah, peran masyarakat juga dinilai sangat penting. “Hara-

SAMPAH - Bupati Suwirta aksi bersih sampah plastik yang diikuti dengan semarak oleh masyarakat Klungkung.

pan kita masyarakat kembali menggalakkan semangat gotong royong, karena penanganan sampah bukan tugas pemerintah saja tetapi peran masyarakat juga sangat penting,” ucapnya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (LHP) Kabupaten Klungkung A.A. Ngurah Kirana menyebutkan, Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang dilaksanakan serentak di Provinsi Bali untuk Kabupaten Klungkung dilaksanakan di Pantai Belatung dan Pantai Goa Lawah. Kegiatan ini juga dirangkaikan menyambut peringatan Hari Puputan Klungkung yang ke-111 dan HUT ke-27 Kota Semarapura pada 28 April mendatang. Menurut Kirana, sampahsampah yang terkumpul saat ini selanjutnya akan dipilah dan akan diolah oleh petugas. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan khususnya untuk sampah plastik. “Untuk sampah plastik kita akan rutin lakukan setiap bulan karena sampah plastik ini benar-benar sangat membahayakan,” sebutnya. (ad270)

MARI WUJUDKAN

PEMILU DAMAI

Kepada Yth. Bapak/ Ibu Warga Kab. Badung di Tempat

Om Swatyastu Saya DRS. PANUDIANA KUHN, MM Calon anggota DPRD Provinsi Bali Partai Golkar, Nomor Urut 6, Dapil Badung, mengajak bapak/ibu dan anggota keluarga yang memiliki hak pilih untuk menyukseskan Pemilu 2019. Pada tanggal 17 April 2019 nanti, luangkan waktu sejenak untuk hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Pilih wakil-wakil terbaik untuk menyuarakan aspirasi bapak/ibu sekalian. Demikian himbauan kami. Semoga bapak/ibu sekeluarga sehat dan selalu diberikan kerahayuan. Om shanti, shanti, shanti, 0m... Hormat Saya, DRS. PANUDIANA KUHN, MM C.0000673-RPA-01


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Pon, 8 April 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA *Job Australi Korea Jpang WA: 08563925015 FB:KadekKizunaBali

Dicari tenaga untuk Staff Pembukuan pendidikan SMK/ Diploma/Sarjana Akuntansi, umur maks 25 th tidak merokok. Lamaran dibawa langsung ke Jl.Kepundung 67A Denpasar G.01

B.BP.166.04.19.0000265

Dcr 3 Tk.Msk 3 Tk.Kbn,2 Sopir, 2 Satpm Hub Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21 Krbkn 4731979 B.BP.154.04.19.0000259

Persh yg berlokasi di Ubud membthkn beberapa tenaga administrasi & tenaga produksi. Lmran lasng dibawa ke:PT.Dara Jl. Ry Andong No.Tlp.087898301403

B.BP.001.04.19.0000220

Dcr Banyak Penjahit (Garment) Gaji (Min) 3Jt, Over Time (Dibayar/Pcs).WA:085100050706 B.BP.004.04.19.0000195

DIJUAL MOBIL

Dcr Pengawas & Pelasana Proyek Lokasi di Ubud Hp.081999383145

B.BP.001.04.19.0000191

Dibutuhkan Marketing Staff Money Changer 25-35Th Pengalaman Marketing 1Th T.0816578116

B.BP.154.04.19.0000260

Dcr Segera Asisten Rmh Tangga H.087860163160/WA:082147068989

B.BP.001.04.19.0000188

Dcr Sgr Admin Wanita, max 25th bisa komp. Hub.087 860 560 187

B.BP.001.04.19.0000197

Dcr sgr 2 Stylist dan 8 Kapster u/ Nyky Salon Hub.085857281945

B.BP.001.04.19.0000198

Dibutuhkan Tng Sipil S1 untuk Estimator&Pengawas08123861163

B.BP.001.04.19.0000263

Dicari Pelayan/Pramusaji Wanita Hub.Sate Plecing Arjuna

B.BP.004.04.19.0000248

Dcr Sgr Sales Marketing Tiki Jl.Kapten Regug No.1 Hub:08123933318 B.BP.001.04.19.0000114

Marketing,Telemrkting,Tkg Las, Receptionist.Hub: 085103167222 B.BP.001.04.19.0000187

Kuta:SPV,Waiter(3Jt),Bartender Cook,Kasir,Spa,CS.08123807241

Harier 2.4LPrem CBU 07 Cat Ori Hitam,KM45Rb,Jok Klt,STNK Baru Super Istimewa Hp.081338251999

BIRO JASA

RUPA-RUPA

DIJUAL RUMAH

BENGKEL LAS

BAHAN BANGUNAN

B.BP.004.04.19.0000020

B.BP.001.04.19.0000179

Dicari Sopir SIM A Kirim ke Hotel A’Yani Dps 081239989698 B.BP.001.04.19.0000257

B.BP.001.04.19.0000234

Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

BIRO JASA

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

BIRO JASA

SUZUKI TOP MOTOR DP 5Jt

DP 5Jt

PROSES LANGSUNG OK!!!

PROSES LANGSUNG OK!!!

Uang Muka Ringan Cicilan Murah Bunga Murah Proses Cepat

MELAYANI TUKAR TAMBAH HUB: MOBIL LAMA ANDA WA SEGALA MERK!!!

k!! y Sto Read & us r Bon Banji

081999945008 (085100871045) C.0000079-MBL-02

TOYOTA

Fortuner 2015 G VNT Matic Diesel Hitam Tlp.081338792492

B.BP.001.04.19.0000261

Innova Plat B type G’2011 Hrg. 150Jt&Travello type K 2700CKD ‘2012 Hub.082340735318 HONDA

Brio 1.3-E-AT CBU’12 Full Ori STNK Baru,Kondisi Spr Istimewa Silver,KM 35Rb,HP.081338251999

DIJUAL MOBIL TOYOTA

B.BP.001.04.19.0000193

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

PROPERTY ARSITEKTUR

Arsitek:Design,3D,Konstruksi, RAB:0361-4701242/081916144249 B.BP.001.04.19.0000009

B.BP.001.04.19.0000262

B.BP.001.04.19.0000192

Prima Utama Bali membutuhkan Teknisi Elektronik, Minimal Lulusan STM Elektro,Punya SIM C.Telp.0361-485852,489725/ dtg ke Jl.Imam Bonjol 250 Br.Buagan Dps

SERVICE

SERVICE

Consultn ahli Keu-an&Perbankan Bantu Menyelesaikan Mslh Perbankn Perum Pesona Rajawali Blok F3 Tbn, 081353414393

Informasi pasang iklan Telepon

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172 B.BP.001.04.19.0000255

PROPERTY

KEHILANGAN

DISEWAKAN RUKO

Hlg BPKB DK 1389 GB No.H

Dikont Ruko/Rukan 3Lt Diponegoro 150IDT Lngkp,085100936343

04332824 O AN Nyoman Aryawan R

B.BP.001.04.19.0000253

B.BP.167.04.19.0000258

DIJUAL RUMAH

BIRO JASA Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409 B.BP.001.03.19.0000753


BANGLI

14

Senin Pon, 8 April 2019

Pembangunan Menara Pandang Terkesan Tak Tuntas

Bangli (Bali Post) – Keberadaan menara pandang yang dibangun Pemkab Bangli di kawasan hutan taman wisata alam (TWA) Penelokan tahun 2018 lalu dengan menghabiskan anggaran Rp 800 juta, terkesan tak tuntas. Hal itu terlihat dari kondisi beberapa bagian dalam bangunan terutama lantai yang masih berupa beton, dan finishing tembok yang tampak seperti belum selesai dikerjakan. Tak hanya itu, pada lantai atas menara pandang juga masih terlihat adanya onggokan sisa material pasir dan sejumlah alat bangunan yang dibiarkan berserakan.

Bali Post/kmb40

SAMPAH - Sampah plastik yang berhasil dikumpulkan SMPN 2 Tembuku dalam Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik, Minggu (7/4) kemarin.

Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik

SMPN 2 Tembuku Kumpulkan Sampah Plastik hingga Setengah Ton

Bangli (Bali Post) – SMPN 2 Tembuku, Minggu (7/4) kemarin melaksanakan kegiatan pembersihan sampah plastik dalam rangka mendukung Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang dicanangkan Pemprov Bali. Dari kegiatan yang dilaksanakan kemarin, SMP yang dinobatkan sebagai sekolah Adiwiyata Nasional tahun 2018 lalu itu berhasil mengumpulkan sampah plastik hingga setengah ton. Kepala SMPN 2 Tembuku I Made Degdeg mengatakan, Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang diikuti 420 siswa dan 53 guru serta pegawai di sekolahnya dilaksanakan di areal sekolah dan beberapa tempat umum di wilayah Desa Penin-

joan yakni pasar, jaba Pura Tampuagan dan Petirtan Alas Metapa. Sampah plastik yang berhasil dikumpulkan dalam kegiatan kemarin langsung dipilah. Sebagian didaur ulang oleh siswa menjadi barang kerajinan tangan, dan sebagian lainnya dijual ke bank sampah Dywik yang turut hadir dalam kegiatan kemarin. “Hasil penjualan sampah yang kami peroleh Rp 798 ribu. Semua itu kami gunakan untuk kegiatan anakanak di OSIS,” terangnya. Degdeg mengatakan, kegiatan pembersihan sampah plastik ini sejatinya bukan hal yang pertamakali dilaksanakan SMPN 2 Tembuku. Sejak ditetapkan menjadi sekolah Adiwiyata di tingkat kabupaten, kegiatan serupa sudah sering dilaksanakan.

Dikatakan juga bahwa sebagai sekolah pelopor Adiwiyata di Kabupaten Bangli, SMPN 2 Tembuku sangat ingin menularkan dan mengajak sekolah lainnya di Kabupaten Bangli untuk bersamasama melaksanakan kegiatan serupa guna menjaga dan melestarikan lingkungan. Dengan harapan apa yang menjadi program Pemprov Bali dan Pemkab Bangli bisa terwujud. “Harapan kami Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik ini bisa terpatri di hati dan dilaksanakan oleh seluruh warga masyarakat Bali. Sehingga apa yang menjadi program Bapak Gubernur bisa terwujud. Bali sebagai tujuan wisata yang terkenal di dunia bisa menjadi lebih bersih,” harapnya. (kmb40/k500)

Berdasarkan pantauan, Minggu (7/4) kemarin, bangunan menara pandang yang sudah di-pelaspas sekitar Februari lalu terdiri atas empat lantai. Dari luar, bangunan menara pandang tampak bagus. Namun saat dilihat dari dekat, terutama pada bagian dalamnya, tampak seperti belum tuntas dibangun. Seluruh lantai bangunan masih berupa beton kasar. Bahkan pada lantai satu terdapat anak tangga yang belum diplester hingga terlihat batunya. Meski proyek sudah selesai dikerjakan akhir tahun

lalu dan sudah dibuka untuk umum, namun sampai saat ini material berupa pasir dan kerikil masih dibiarkan teronggok dan berserakan. Seperti pemandangan yang terlihat pada lantai dua bangunan setempat. Tak hanya material, papan proyek dan beberapa alat bangunan berupa tangga kayu juga masih dibiarkan tergeletak di lantai tiga dan empat bangunan menara pandang itu. Meski tergolong bangunan baru, cat di beberapa bagian tembok sudah ada yang mengelupas. Salah seorang petugas pos

pendakian di Abang Erawang, Wayan Bagiarta, mengatakan pembangunan menara pandang itu sempat molor dan selesai sekitar bulan Desember. Sementara upacara pamelaspasan-nya dilakukan bersamaan dengan pamelaspasan tempat peninjoan di objek wisata Penelokan. Dikatakan Bagiarta, sejak selesai dibangun, menara pandang itu tak banyak dikunjungi wisatawan. Walaupun ada, kebanyakan hanya dudukduduk di lantai bawah. ‘’Tamu jarang naik ke atas. Kalau pun ada, itupun diarahkan oleh

Bali Post/kmb40

MENARA - Kondisi bangunan menara pandang yang terkesan belum tuntas dibangun.

guide,’’ ungkapnya. Dikatakan juga bahwa pada malam hari lampu pada bangunan menara pandang itu tak pernah menyala karena banyak yang mati. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli I Wayan Adnyana belum bisa dikonfirmasi terkait hal itu. Saat handphone-nya dihubungi, tak diangkat. Sementara itu, Kabid Bina Objek Disparbud Bangli Wayan Bona saat dihubungi kemarin mengatakan, pembangunan menara pandang tersebut sudah selesai dikerjakan akhir tahun lalu. Saat ini bangunan itu masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan. Bona mengklaim selama ini keberadaan menara pandang yang pengelolaannya telah diserahkan kepada Badan Pengelola Pariwisata, banyak dikunjungi wisatawan. ‘’Ramai luar biasa. Kayak Bedugul itu,’’ katanya. Disinggung mengenai kondisi bagian dalam bangunan yang terkesan tak tuntas terutama pada bagian lantainya, Bona mengatakan, desain dan RAB-nya memang seperti itu. ‘’Sementara seperti itu. Ke depan akan kita coba usulkan lagi,’’ ujarnya. Sementara ditanya soal masih adanya material pasir yang menumpuk di lantai dua bangunan menara, pejabat asal Terunyan itu berdalih hal itu karena warga yang rencananya meminta sisa material itu tak kunjung mengambilnya. ‘’Itu rencananya mau diminta oleh warga. Mungkin belum diambil sampai sekarang,’’ tandasnya. (kmb40)

Rumah Hancur Diguncang Gempa

Surata Sekeluarga Numpang Tidur SEJAK beberapa bulan lalu, Nengah Surata sekeluarga, warga Banjar Bubung, Desa Suter, Kintamani, terpaksa numpang tidur di rumah ibunya. Pasalnya, rumah bantuan Pemprov Bali yang dimilikinya hancur diguncang gempa, Agustus 2018 lalu. Ditemui Minggu (7/4) kemarin, Surata menuturkan dirinya sudah menempati rumah bantuan pemerintah itu sejak tahun 2016. Pada bulan Agustus 2018, rumah bantuan senilai Rp 30 juta yang terdiri dari dua kamar serta satu dapur itu roboh dan hancur diguncang gempa. Beruntung saat gempa terjadi, dirinya bersama istri dan satu anaknya kala itu tidak sedang berada di dalam rumah, sehingga selamat. Karena tak lagi bisa ditempati sama sekali, pascakejadian itu mereka terpaksa menumpang tidur di rumah ibunya yang masih berada dalam satu natah. Mirisnya, rumah yang ditumpanginya itu hanya memiliki satu buah kamar. Kondisi itu memaksa Surata, istri Komang Susi Novasari dan kedua anaknya, Ni Luh Diana (6)

dan Komang Tatalingga (3 bulan) tidur berdesakan di depan kamar ibunya. Sementara untuk memasak, dia terpaksa membangun dapur berupa bedeng di dekat lokasi rumahnya yang roboh. Surata yang hanya bekerja sebagai buruh pembuat kotak jeruk mengaku tak mampu membangun rumah.

Mengingat penghasilannya yang sangat minim dan tak tentu. Paling banyak bisa membawa pulang uang Rp 50 ribu sehari. “Tidak tentu. Itu kadang-kadang dapat segitu,” ujarnya. Karena itu dirinya sangat berharap, pemerintah bisa kembali memberikan bantuan rumah. Perbekel Desa Suter Wayan Nyepeg saat ditemui di lokasi kemarin mengatakan, pascamusibah gempa menghancurkan rumah milik Nengah Surata, dinas terkait dari Provinsi Bali sudah sempat turun ke lokasi. Hanya sampai saat ini belum ada

tindak lanjutnya. Warganya itu agar bisa segera mendapat bantuan, pihaknya mengaku sudah mengupayakan melaporkannya ke BPBD Bangli. Oleh BPBD pihaknya disarankan untuk mengajukan bantuan ke Pemprov Bali. Mengingat kondisi warganya yang tak lagi punya rumah, Nyepeg sangat mengharapkan segera ada uluran tangan dari pemerintah untuk membantu keluarga Surata. “Harapan kami, Pemkab atau Pemprov Bali bisa memberikan uluran tangan dengan membantu memban-

gunkan rumah untuk warga kami. Kepada relawan juga kami harapkan dapat terketuk hatinya untuk bisa membantu,” harapnya. Nyepeg menambahkan, selain rumah yang ditempati Surata, saat gempa tahun lalu, ada belasan rumah lainnya di desanya yang juga terkena dampak. Gempa juga menyebabkan kerusakan pelinggih dan fasilitas umum lainnya di Desa Suter. Semua kerusakan akibat dampak gempa itu, kata Nyepeg sudah dilaporkan ke pemerintah untuk bisa mendapat bantuan perbaikan. (ina)

Bali Post/ina

DAPUR - Nengah Surata dan keluarga saat berada di depan dapur yang didirikannya dekat bekas rumahnya yang roboh.


15

Senin Pon, 8 April 2019

Barcelona Dekati Juara

Merpati Bali Raih Hasil Sempurna Semarang (Bali Post) – Dua tim peringkat atas Piala Srikandi, Merpati Bali dan tuan rumah Sahabat Semarang, bertemu pada pertandingan terakhir seri 3 di GOR Sahabat, Semarang, Sabtu (6/4). Laga pamungkas ini dimenangkan Merpati Bali dengan skor 40-31. Merpati Bali sebagai pemuncak

Barcelona -

Luis Suarez dan Lionel Messi mencetak dua gol dalam dua menit ketika Barcelona mematahkan perlawanan 10 pemain Atletico Madrid pada lanjutan kompetisi La Liga Spanyol di Nou Camp, Minggu (7/4) dini hari kemarin. Kemenangan ini membawa Barca unggul 11 atas Atletico yang berada di peringkat kedua klasemen. Hasil ini makin mendekatkan Barca dengan gelar Liga Spanyol meski masih ada tujuh laga sisa. Kemenangan ini sekaligus momentum positif menjelang perjalanan ke Manchester United untuk menjalani partai pertama perempatfinal Liga Champions. ‘’Itu tiga poin penting. Kami sedikit lebih dekat,’’ kata pelatih Ernesto Valverde. ‘’Itu memberi kami margin yang besar. Kami telah mengambil tidak hanya satu, tetapi dua langkah ke depan,’’ tambah Suarez. Messi dan Suarez sekarang telah mencetak 53 gol liga. Khusus untuk Messi, ini adalah kemenangannya ke-335 di La Liga. Di sisi lain, striker Atletico Diego Costa dikeluarkan pada menit ke-28 setelah menghina wasit. ‘’Wasit memberitahuku bahwa Costa mengatakan sesuatu kepadanya. Pemain lain mengatakan banyak hal dan tidak diusir, tetapi itu tidak membenarkan apa yang dilakukan Costa,’’ ungkap pelatih Diego Simeone. Dalam laga lainnya, Real Madrid menundukkan Eibar 2-1 di Santiago Bernabeu. Kedua gol tuan rumah diborong Karim Benzema pada menit ke-59 dan 81. Madrid tetap di posisi ketiga dengan mengumpulkan 60 poin dari 31 laga di bawah Barca (73) dan Atletico (62). Kean Pemain remaja Moise Kean mencetak gol kemenangan untuk membawa Juventus

selangkah lebih maju ke gelar kedelapan berturut-turut Serie A. Juve unggul 2-1 atas AC Milan sehingga unggul 21 poin di puncak klasemen. Kean (19) melepaskan tembakan pada menit ke-84 untuk membuat gol kelimanya di liga. Juventus akan menyegel scudetto ke-35 dengan tujuh pertandingan tersisa jika ranking kedua Napoli kalah di kandang melawan Genoa. ‘’Hari ini Kean datang dan mencetak gol. Dia sangat pandai dalam hal itu. Dia anak muda yang baikbaik saja, biarkan dia tenang,’’ sebut Massimiliano Allegri, manajer Juve. Robert Lewandowski menyumbang dua gol untuk memimpin Bayern Munich mempermalukan Borussia Dortmund 5-0 di Allianz Arena guna merebut kembali tempatnya di puncak Bundesliga. Sang juara bertahan kini mempunyai 64 poin dari 28 laga, unggul satu angka di atas Dortmund yang bercokol di posisi kedua. ‘’Kami sangat senang, semuanya berjalan sesuai rencana hari ini. Tetapi belum berakhir, masih ada enam pertandingan lagi dan merupakan jalan yang sulit di depan kami,’’ jelas Lewandowski kepada Sky. ‘’Bayern memberi kami pelajaran hari ini. Jika kami terus bermain seperti itu, kami akan sulit untuk tetap berada di balapan juara,’’ timpal pelatih Dortmund Lucien Favre.

Tanda Baik

Dari Hal. 1 Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersama jajarannya, Willy Aditya, Nafa Urbach, Siti Nurbaya, jajaran DPW Partai NasDem Bali menyampaikan, dari sekian banyak kunjungannya menghadiri rapat umum secara terbuka baik di wilayah Provinsi Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, hari ini di Karangasem, menunjukkan alam yang bersahabat. Menurutnya, ini tanda baik bagi semuanya, tanda baik untuk rapat akbar yang diikuti oleh Partai NasDem dan juga tanda baik bagi rakyat dan masyarakat Karangasem.

Ia yakin Indonesia akan bergerak lebih hebat, akan bisa bergerak lebih mampu ke depan untuk bisa menempatkan posisi Indonesia sebagai negara besar, negara yang berdaulat sepenuhnya, negara yang memiliki kemandirian sepenuhnya, negara yang memiliki arah maju-mundurnya termasuk kepribadian bangsa kita. Maka Bung Karno memberikan konsepsi gagasan pemikirannya kepada kita sebagai suatu bangsa dengan pesan yang secara khusus mengingatkan kita sebagai satu saudara sebangsa dan setanah air.

Bung Karno mengatakan, untuk melawan kaum penjajah jauh lebih mudah dihadapi daripada melawan perbedaan pandangan, pertikaian di antara kita sesama saudara bangsa. Untuk itulah, sebagai Ketua Umum Partai NasDem ia mengingatkan bahwa kita amat berkepentingan untuk menjaga marwah dan pesan sang proklamator bahwa persatuan dan kesatuan bangsa ini lebih penting terjaga dari segala macam kepentingan. Kepentingan yang utama adalah kepentingan nasional menjaga persatuan dan kesatuan di antara kita. (ad277)

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan dari wajah masyarakat yang hadir ke GBK tampak banyak menaruh harapan dari

pasangan calon PrabowoSandi. Ia optimistis dirinya dapat lolos sebagai pemenang pada Pilpres 2019. (kmb4)

Wajah Masyarakat

Dari Hal. 1 Sementara Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno mengklaim jumlah peserta yang hadir pada acara itu mencapai lebih dari 1 juta orang.

Piala FA Manchester City melaju ke final Piala FA berkat kemenangan 1-0 atas Brighton. Gol Gabriel Jesus sudah cukup untuk membawa City memperpanjang rekornya menjadi 22 kemenangan dalam 23 pertandingan. Pasukan Pep Guardiola akan kembali ke Wembley menghadapi Watford atau Wolves pada final 18 Mei mendatang untuk meraih treble domestik pertama dalam sejarah sepak bola Inggris. City membuntuti Liverpool dengan dua poin dalam perburuan gelar Liga Primer, mempertahankan Piala Liga pada Februari lalu dan akan bertanding melawan Tottenham Hotspur pada perempatfinal Liga Champions. ‘’Membutuhkan keajaiban untuk mengklaim empat trofi. Bertahan dalam tahap kompetisi ini sudah merupakan keajaiban,’’ kilah Guardiola. (afp/kmb)

Senin, 8 April 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih (2) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Aranya Kanda (2) Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Yowana Magz Komunitas Satra Dermaga Seni Buleleng Parameter Solusi Alternatif Marion Sam Seputar Bali Terkini Lejel Home Shopping

11:00 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita 17:00 Wita

Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih (3) Berita Siang Klip Bali Ocydia Home Shopping Klip Bali Yowana Live Peran Pemuda Dalam Meningkatkan Inovasi dan Prestasi Bangsa Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping DW TV Nangun Yadnya Karya Pawiwahan Jro Kadek Astawa dan Jero Ni Wayan

17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita

Sutiawati Sansekerta Puja Trisandya Seputar Bali Suara Kandidat Orti Bali Dialog Interaktif Arta Buana Investama Diabemed Taksu Dewa Ayu Dwita Respati, yang Muda yang Berkualitas Seputar Bali Terkini Lila Cita Calonarang Nyi Rimbit Munggu (4) Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali Channel Tourist TV

klasemen unggul terlebih dulu di kuarter pertama 17-5. GOR Sahabat bergemuruh saat tembakan tiga angka Nia Titin Sulistyarini berhasil masuk dan mempersempit jarak menjadi 14-19. Tetapi tetap saja Merpati Bali akhirnya menang 21-15. Ni Putu Eka Febiananda kemudian membawa Merpati Bali menang 40-31 di kuarter penentuan. Hasil ini menyempurnakan predikat Merpati sebagai juara seri 3. Bermain selama 18 menit, ia mencetak 9 angka, 8 rebound serta masing-masing satu steal dan blok. Nia Titin memimpin poin Sahabat dengan mencatat 12 poin, 6 rebound dan 3 assist, diikuti Egi Miftakhul Jannah yang menyumbang 11 poin, 14 rebound dan 2 steal. ‘’Di seri ini kami sudah banyak diperkuat oleh para pemain yang baru pulih dari cedera. Kami tidak boleh puas secara berlebihan karena masih ada satu seri penentuan yang paling penting yakni babak playoff. Ada waktu persiapan selama kurang lebih dua minggu ke depan untuk memperbaiki kekurangan tim,’’ kata Agustin Gradita Retong yang menyandang kapten Merpati Bali menggantikan Helena Tumbelaka yang dirotasi oleh pelatih Bambang Asdianto Pribadi. Babak playoff Piala Srikandi akan bergulir di GOR Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta pada 22-27 April mendatang. (022)

GOL – Luis Suarez merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Atletico Madrid.

48 Tim Lolos ke Regional Bali-NTB

Mangupura (Bali Post) – Turnamen anak-anak usia 12 tahun atau festival sepak bola anak sedunia bertajuk Aqua DNC 2019 Bali-NTB berlangsung di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Sabtu (6/4) hingga Minggu (7/4) kemarin. Kejuaraan ini diikuti lebih dari 150 tim. Dari jumlah ini, 48 tim lolos ke babak final regional Bali-NTB. Sebanyak 39 tim yang me-

laju ke-48 besar berasal dari Bali, sedangkan sembilan lainnya merupakan perwakilan NTB. Final regional Bali-NTB akan digelar di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, pada 15-16 Juni mendatang. Sang juara berhak mewakili Bali dan NTB ke putaran nasional di Jakarta. Selanjutnya, pemenang tingkat nasional mendapat kesempatan tampil dalam kejuaraan tingkat dunia di Spanyol.

Koordinator Aqua DNC 2019 Bali-NTB Ida Bagus Purnaya mengungkapkan, babak kualifikasi di Stadion Kompyang Sujana dibagi menjadi 39 grup dengan sistem pertandingan setengah kompetisi. Hanya juara grup yang melaju ke babak berikutnya atau 48 besar. Pertemuan teknik yang dihadiri oleh ofisial peserta diadakan di Stadion Kompyang Sujana, Kamis (4/4) lalu.

Tim-tim yang berhasil merebut tiket 48 besar antara lain Putra Dewata Bali, Neo Star Putih, Pespa A, Singa FC, Bali United, PSG Academy, Putra Mumbul, Putra Pemenang Bali, Pespa B, Perkanthi 2, Bebek Bengil Barak, Singa FC Gianyar, Semarapura United A, Putra Panjer Arjuna, Putra Pegok A, Neo Star Hijau dan Mandala United A. (kmb)

Tabanan (Bali Post) – GOR Debes merupakan salah satu lokasi pertandingan Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, September mendatang. GOR yang berada di kawasan Stadion Debes ini bakal menjadi tempat pertandingan tiga cabang olahraga (cabor). GOR Debes yang dibuat baru proses pembangunannya kini sudah mencapai 50 persen. ‘’Kami

optimis setidaknya Juli sudah tuntas dan mulai pertengahan sudah mulai bisa dicoba,’’ ujar Ketua KONI Tabanan Dewa Ary Wirawan, Minggu (7/4) kemarin. Saat ini GOR Debes sudah masuk dalam pengerjaan tahap II. Berdasarkan audiensi KONI Tabanan dan panitia induk dengan Bupati Tabanan beberapa waktu lalu, GOR ini menjadi prioritas penyelesa-

ian. ‘’GOR ini akan menjadi ikon bagi Porpov Bali nanti, makanya agar bisa cepat penyelesaiannya, kami dorong agar secepatnya dilanjutkan pengerjaannya. Sepertinya harus dikerjakan siang dan malam untuk mengejar target penyelesaian,’’ jelasnya. Dana yang dipersiapkan untuk pengerjaan ini mencapai Rp 25 miliar termasuk

hingga penyelesaian tahap III. Sementara untuk finishing secara sempurna fisik GOR bakal dilakukan setelah berakhirnya Porprov Bali. Menurut Ary Wirawan, GOR Debes baru merupakan GOR level B nasional dengan kapasitas penonton 2.500 orang. Tiga cabor yang bertanding di arena ini adalah futsal, bola voli dan karate. (kmb)

Pembangunan GOR Debes Tuntas Juli


SKandidat

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Senin Pon, 8 April 2019

uara

VVV

VVV VV

VVV VV VV VVV V VV

VV VVV VVVVV VVVV

H

IN

B

derful nesia

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

VV V VV V VVV

ali

balipost http://facebook.com/balipost

VVVV VV V VVVV VVVVV VV V VVVVVVVVVV VVVVVVV VVVVVVV VVV

EK

AT UN

GGAL IKA

sur

at s ua

ra

VVV

VVVVVVV

VVV VVVV VVVVVVV

VVVV VVVV VVV

V V V V VV VV VVVVVV VV VV VV VV VV VVVVV VVVVV VVVVVVVV V VVV VVVVVVVV V

BH

INE

KA KA TUNGGAL I

GNAP 28

Perjuangkan Aturan Investasi yang Berpihak pada Kearifan Lokal Bali

SETELAH menyapa tokoh masyarakat di Bumi Panji Sakti Buleleng dan Klungkung, Calon DPD-RI Dapil Bali Gede Ngurah Ambara Putra, S.H. dengan nomor urut 28 (GNAP 28) bertatap muka dengan ratusan Bendesa dan Klian Adat sejebag Gianyar, Minggu (7/4) kemarin. Simakrama dipusatkan di Wantilan Balai Banjar Ubud Kelod, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Gianyar. Calon DPD-RI yang identik dengan baju endek gadang, udeng putih dengan sumpang pucuk bang merah ini menawarkan program Restorasi Bali. Terdiri dari 5 program yakni Dana Bagi Hasil, Desentralisasi Fiskal, Aturan Investasi yang berpihak pada kearifan lokal, Penguatan Eksistensi Desa Adat, serta Desa Adat sebagai wadah membangun karakter generasi muda Bali. Terkait Aturan Investasi yang berpihak pada kearifan lokal Bali, menurut pengusaha kelahiran Denpasar, 28 Mei 1967 ini, kesenjangan sosial masyarakat Bali saat ini cukup tinggi. Hal itu disebabkan karena faktor ekonomi. Ketika ‘’beban’’ masyarakat Bali menjaga budaya semakin berat, namun berbanding terbalik dengan derasnya aliran investasi dan pariwisata di Bali. Menurut anak kelima dari pasangan veteran pejuang almarhum Made Dhama dan Siluh Nyoman Sunarti ini, sudah saatnya masyarakat Bali menikmati buah dari pariwisata. Salah satunya, Ngurah Putra akan memperjuangkan aturan investasi yang berpihak pada kearifan lokal Bali. ‘’Bali sebagai tujuan wisata juga menjadi tujuan investasi. Harapan saya, investasi ini dapat membangun Bali, menguatkan kearifan lokal. Baik dari tenaga kerja, keterlibatan pengusaha lokal dan konten lokal yang diperkuat komoditas dari Bali,’’ ujarnya. Saat ini, Ngurah Putra melihat keberpihakan terhadap pekerja, pengusaha dan produk lokal masih minim. Ditambahkan Ngurah Putra, pemasukan devisa negara Indonesia dominan bersumber dari pariwisata, mengalahkan minyak, gas dan lain-lain. ‘’Targetnya 20 miliar dolar atau setara Rp 300 triliun. Itu setengahnya masuk dari Bali. Tapi ternyata postur anggaran belanja pemerintahan di Bali belum mampu memenuhi hak-hak masyarakat Bali. Setidaknya, bisa meringankan biaya pepeson, pendidikan, kesehatan dan sosial,’’ ujarnya. Menanggapi simakrama itu, Bendesa Keramas,

Blahbatuh, I Nyoman Puja Waisnawa, berharap agar ada perwakilan dari Bali yang sudah paham konsep adat budaya Bali. ‘’Tiang optimis GNAP 28 bisa duduk di DPD-RI. Tiang tahu betul pengalaman beliau di dunia usaha dan konsep menjaga adat budaya Bali,’’ ujarnya. Hal senada juga disampaikan Bendesa Pering, Blahbatuh, I Ketut Lendra. Pihaknya mengaku unsur desa pakraman, muda-mudi bersatu mendukung GNAP 28 untuk menduduki kursi DPD-RI. (kmb)

Hotel, Villa dan Restoran

Gde Sumarjaya Linggih

Mengemban Amanat Sejarah SETIAP orang dilahirkan dengan takdirnya masing-masing. Begitu pula Gde Sumarjaya Linggih. Berawal dari dunia bisnis, bermuara di kancah politik. Awalnya, ia hanya ingin menjadi seorang pengusaha biasa. Tujuannya sederhana saja, yakni agar dapat membantu banyak orang dalam menyediakan lapangan pekerjaan. Setelah lama merantau di Bandung dan Jakarta, Demer -- panggilan akrabnya -- pulang ke Bali untuk membuka usaha baru dan juga memimpin beberapa perusahaan keluarga. Di Bali, selain menjalankan aktivitas sebagai pengusaha, ia kerap menghabiskan waktu berdiskusi dengan kawan-kawan yang berlatarbelakang aktivis LSM, akademisi, kelompok pemuda, budayawan, jurnalis dan juga seniman. Dari diskusi itulah yang mendorong Gde Sumarjaya Linggih untuk menapaki dunia politik. Alasannya sama, yakni agar bisa membantu lebih banyak orang.

Ukm

Sebab, tak bisa dimungkiri, kebijakan yang berdampak pada publik lahir melalui keputusan politik. Alhasil, Gde Sumarjaya Linggih terpilih sebagai anggota DPR-RI dalam Pemilu 2004 melalui Partai Golkar. Hingga kini, ia terus mendapatkan kepercayaan masyarakat sebagai wakil rakyat Bali di pusat. ‘’Bagi saya, setiap tugas yang diemban adalah amanat sejarah. Kekuasaan sepenuhnya ada di tangan rakyat. Anggota DPR hanyalah orang yang dititipkan amanat. Maka, saya akan terus menjaga amanat ini. Menjaga kepercayaan masyarakat Bali dengan terus menyuarakan kepentingan Bali,’’ tutur politisi kelahiran Buleleng ini. Agar Gde Sumarjaya Linggih dapat melanjutkan berbagai perjuangan di Jakarta dalam menyuarakan kepentingan masyarakat Bali, maka setiap suara masyarakat Bali tentu dibutuhkan dalam Pemilu 17 April 2019 nanti. Dalam kertas suara warna kuning untuk DPR-RI, nama Gde Sumarjaya Linggih ada di pojok kanan atas Partai Golkar, nomor urut 1. Mohon dukungan dan pilihannya. (kmb)

I Nyoman Sugawa Korry

Inisiator Jamkrida untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat POLITISI Golkar asal Buleleng Dr. I Nyoman Sugawa Korry, S.E., M.M., Ak.CA. merupakan tokoh sentral yang menolak LPD disesuaikan badan hukumnya menjadi koperasi, BPR, dan atau Perusda sesuai UU No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. Lantaran tidak buru-buru disesuaikan, LPD akhirnya bisa eksis dan berkembang hingga sekarang. Pria yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bali ini juga merupakan inisiator penjaminan kredit daerah atau Jamkrida. ‘’Tahun 2011, saya menginisiasi Ranperda inisiatif dewan tentang Jamkrida,’’ ujarnya kepada Bali Post, Minggu (7/4) kemarin. Selain Jamkrida, Sugawa Korry juga menginisiasi Ranperda tentang Perlindungan Koperasi dan UMKM di tahun 2012 serta Ranperda tentang Buah Lokal di tahun berikutnya. Namun, perjalanan Ranperda tentang Jamkrida hingga menjadi perda terbilang paling menarik. Di tahap awal, inisiasi ranperda tersebut tidak berjalan mulus. ‘’Pada saat merancang Ranperda Jamkrida Bali Mandara, untuk meyakinkan teman-teman tidak gampang, bahkan sejak awal sudah mau digagalkan,’’ kenang mantan Ketua Komisi B (Bidang Perekonomian red) DPRD Bali ini. Padahal, lanjut Sugawa Korry,

Kesehatan

Pendidikan

SIMAKRAMA - Calon DPD-RI Dapil Bali Gede Ngurah Ambara Putra, S.H. saat simakrama dengan Bendesa dan Klian Adat se-Gianyar, Minggu (7/4) kemarin di Wantilan Banjar Ubud Kelod, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Gianyar.

I Wayan Suyasa

Kerja Keras Bantu Petani A N G G O T A DPRD Badung Dapil Mengwi, I Wayan Suyasa, S.H., yang kini mencalonkan diri kembali untuk ketiga kalinya dari Partai Golkar nomor urut 1, tidak hanya menepati janji aspirasi warganya untuk bidang infrastruktur. Tetapi politisi humanis ini juga menepati janji untuk para petani di Badung, khususnya di Kecamatan Mengwi. Wayan Suyasa bekerja keras membantu para petani di Kecamatan Mengwi untuk maju dan memperoleh hasil produksi yang melimpah. Politisi asal Penarungan, Mengwi ini mengatakan, pihaknya selaku anggota dewan sudah berkewajiban untuk merealisasikan aspirasi masyarakat yang memohon bantuannya. ‘’Fungsi dewan adalah sebagai penganggaran, kontrol dan legislasi, untuk itu kami berkewajiban dalam menyerap aspirasi masyarakat serta apa yang dibutuhkan masyarakat di Badung khususnya di Kecamatan Mengwi,’’ terangnya. Legislator Badung yang telah menjabat DPRD dua periode ini mengatakan, pihaknya juga mengapresiasi pemerin-

tah pusat dan Kabupaten Badung, karena dapat membantu kebutuhan masyarakat di Kabupaten Badung. ‘’Pusat yang telah ikut membantu aspirasi masyarakat terutama krama subak di Badung. Saya harapkan alat dan mesin pertanian (alsintan) ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para krama subak untuk kepentingan pertanian sehingga peningkatan hasil produksi pertanian bisa meningkat,’’ jelasnya. Ada sebanyak 10 alsintan yang dibantu Wayan Suyasa bekerja sama dengan anggota DPR-RI dari Partai Golkar, dan di antaranya diserahkan ke Subak Desa Penarungan, Subak Desa Kuwum dan Subak di Desa Mengwi. ‘’Hal ini kita lakukan untuk menekan biaya operasional para petani. Dan traktor ini bisa dibuatkan unit usaha masing-masing subak yakni penyewaan jasa traktor dalam menambah pendapatan para petani,’’ ujarnya. Sekretaris Fraksi Golkar Badung ini juga mengatakan, pihaknya terus getol memperjuangkan petani ini adalah suatu pilar dalam kebudayaan bangsa. ‘’Jika ketahanan pangan ini bisa kita laksankan maka kejayaan bangsa bisa kita wujudkan dan kesejahteraan petani bisa kita wujudkan,’’ paparnya. (par)

ia sudah bolak-balik menjelaskan tentang tujuan, arah, dan manfaat Ranperda Jamkrida untuk membantu UMKM di Bali. ‘’Tetapi puji syukur akhirnya teman-teman bisa diyakinkan dan perda tersebut disahkan,’’

imbuhnya. Kalau saja Sugawa Korry menyerah saat itu, mungkin kini masih ada UMKM yang kesulitan mendapatkan penjaminan untuk bisa mengakses permodalan. Kini dengan terbentuknya Jamkrida Bali Mandara, di Bali sudah ada lebih dari 145 ribu UMKM, koperasi, dan LPD yang dilayani dengan plafon mencapai Rp 7 triliun lebih. Jamkrida bisa dikatakan sebagai gerakan ekonomi rakyat yang besar dampaknya terhadap pemberdayaan ekonomi rakyat dan penyerapan tenaga kerja di Bali. ‘’Lebih dari 20 provinsi belajar tentang Jamkrida di Bali dan PT Jamkrida Bali Mandara sampai saat ini merupakan Perusda terbaik di tingkat nasional,’’ jelas Penerima Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI tahun 2006 ini. Sugawa Korry memulai karier sebagai anggota DPRD Bali pada 1992 saat berusia 34 tahun langsung dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Komisi B. Pada tahun yang sama, Menpora RI menetapkan dirinya sebagai pemuda

pelopor tingkat nasional. Tahun 1995, jabatan Ketua Komisi B pun diembannya. Berlanjut menjadi Ketua Komisi C (Bidang Keuangan) lalu vakum tahun 1999 hingga 2009. Di tahun 2009 dan 2014, kembali terpilih menjadi anggota DPRD Bali. Dalam Pemilu 2019, Sugawa Korry tercatat maju lagi sebagai Caleg DPRD Bali nomor urut 1 untuk Dapil 5 Kabupaten Buleleng dari partai berslogan ‘’Suara Rakyat, Suara Golkar’’. Alumni Program Doktor Universitas Brawijaya ini berkomitmen un- tuk mempersembahkan hal yang terbaik bagi Bali. (rin)

Oka Gunastawa Ajak Masyarakat Bersumpah Kawal Pancasila DALAM kampanye akbar sekaligus rangkaian terakhir kampanye Surya Paloh di Stadion Wikrama Mandala, Amlapura, Minggu (7/4) kemarin, Ida Bagus Oka Gunastawa, Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali, mengajak masyarakat untuk bersumpah mengawal dan mengamalkan Pancasila. Para pemikir bangsa telah memberikan ideologi yang ber-

nama Pancasila, sebuah hasil mahakarya dari bumi persada, ideologi yang orisinal lahir dari Indonesia. Ideologi ini juga yang menjadi alat pemersatu bangsa sampai sekarang. ‘’Kita harus menjaga Pancasila menjadi ideologi bangsa kita. Jika ada pemikiran yang

menawarkan alternatif pilihan ideologi lain yang tidak sejalan dengan Pancasila, apa yang harus kita lakukan? Lawan! Kita tidak boleh berdiam diri,’’ serunya diikuti seruan massa. Di hadapan puluhan ribu massa itu, gerakan perubahan, restorasi Indonesia yang diusung NasDem dimaksudkan untuk mengubah cara berpikir kita dari kebiasaan-kebiasaan yang tidak menguntungkan, membesarkan hati kita, memajukan diri kita, menjadi sebaliknya, membawa kita pada nilai yang lebih bersikap progresif untuk membangun cita-cita dan mengisi kemerdekaan. Gunastawa juga menekankan pentingnya merestorasi Indonesia. Restorasi dimaksudkan agar adat istiadat lokal yang kita miliki terangkat. ‘’Itulah yang harus dipertahankan di bumi persada Indonesia,’’ ujarnya. (may)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Senin 8 April 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu