Bali Post
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Swalayan Wajib Jual 60% Produk Pertanian Lokal
GUBERNUR Bali Wayan Koster kembali mengeluarkan peraturan gubernur (pergub). Sama seperti sebelumnya, Pergub 99/2018 ini menguatkan produk lokal khusus pertanian, perikanan dan industri kecil. Salah satu ketentuan dalam pergub yang diluncurkan Senin (7/1) kemarin, mewajibkan seluruh toko swalayan untuk membeli dan menjual produk tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan serta perikanan lokal paling sedikit 60 persen dari total volume produk yang dipasarkan. Kewajiban itu diatur dalam Peraturan Gubernur Bali No. 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.
PRODUK PERTANIAN - Gubernur Bali Wayan Koster saat meninjau produk pertanian lokal yang dipamerkan di Desa Pengotan, Bangli, Senin (7/1) kemarin.
Tantangan bagi Petani Bali
GUBERNUR Bali Wayan Koster meresmikan berlakunya Peraturan Gubernur No.99 Tahun 2018 di Bangli, Senin (7/1) kemarin. Pergub tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali ini pun dinilai bagus oleh kalangan dewan di DPRD Bali. Kendati, keberadaan pergub ini masih perlu ditindaklanjuti dengan membuat suatu perusahaan penyangga. Salah satunya untuk memastikan bahwa produk yang dijual toko swalayan, hotel, restoran, dan catering betul-betul produk lokal. ‘’Menurut saya pergub ini bagus, kalau perlu ditindaklanjuti dengan membuat suatu
perusahaan penyangga,’’ ujar anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana, Senin kemarin. Adhi Ardhana mencontohkan di Jawa Timur, salah satu BUMD-nya ditugaskan sebagai perusahaan penyangga. BUMD inilah yang mengambil produk lokal, sekaligus menyangga dan memperkuat. Di Bali, tugas sebagai perusahaan penyangga bisa dilakoni oleh Perusahaan Daerah (Perusda) ataupun anak perusahaannya dan BUMDes. Dalam hal ini, produk dari petani terlebih dulu diambil oleh BUMDes atau koperasi, lalu diambil oleh perusahaan penyangga. Hal. 15 Membina Petani
Gubernur Bali Wayan Koster dalam acara sosialisasi dan peresmian implementasi Pergub No. 99 Tahun 2018 di Desa Pengotan, Bangli mengatakan, untuk mewujudkan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ dan misi mewujudkan kemandirian pangan, diperlukan pengaturan yang menyinergikan antara sektor pariwisata dengan sektor pertanian, perikanan dan insdustri kerajinan rakyat. Dalam kaitan ini, pariwisata harus menjadi lokomotif bagi pertanian, perikanan dan industri lokal, sehingga sektor pariwisata dan pertanian dapat tumbuh dan berkembang secara bersama-sama. Bukan sebaliknya pariwisata bergerak maju sendiri dengan cepat, meninggalkan perta-
nian. Kalau kondisi ini terjadi berarti antara pariwisata dan pertanian hidupnya terpisah. Sama artinya dengan pariwisata meminggirkan pertanian. Hal ini tentu tidak boleh terjadi. Oleh karena itu, kata Koster yang didampingi Wagub Cok Ace, antara pariwisata dan pertaian harus dipertemukan, diberdayakan dan disinergikan sebagai strategi dalam membangun perekonomian Bali guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani, nelayan dan pelaku serta pegiat industri lokal Bali. ‘’Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bali mengeluarkan kebijakan strategis berupa Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang
Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali yang terdiri dari 14 bab dan 30 pasal,’’ kata Koster. Kata dia, pengimplementasian pergub ini bertujuan untuk memberikan kepastian dan kesinambungan dalam pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan dan industri lokal Bali, memberikan kepastian harga jual, mengatur tata niaga yang berpihak pada masyarakat Bali, meningkatkan kuantitas, kualitas dan kontinuitas produksi, meningkatkan lapangan kerja, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal. 15 Industri Lokal
’’…pariwisata harus menjadi lokomotif bagi pertanian, perikanan dan industri lokal, sehingga sektor pariwisata dan pertanian dapat tumbuh dan berkembang secara bersama-sama. Bukan sebaliknya pariwisata bergerak maju sendiri dengan cepat, meninggalkan pertanian. Kalau kondisi ini terjadi berarti antara pariwisata dan pertanian hidupnya terpisah. Sama artinya dengan pariwisata meminggirkan pertanian. Hal ini tentu tidak boleh terjadi.’’ Wayan Koster Gubernur Bali
SANGAT MURAH - Petani di Kintamani membiarkan tomatnya busuk di bawah pohon karena harga tomat sangat murah.
Soal Perang Dagang
45 Artis ’’Anak Buah’’ ES dan TN
Washington – Presiden AS Donald Trump mengatakan perundingan perdagangan dengan Cina akan berjalan sangat baik dan pelemahan dalam ekonomi Cina memberi Beijing alasan untuk bekerja menuju kesepakatan. Para pejabat AS akan bertemu dengan rekan-rekan mereka di Beijing minggu ini untuk pembicaraan tatap muka pertama sejak Trump dan Presiden Cina Xi Jinping pada Desember menyetujui gencatan senjata 90 hari dalam perang dagang yang telah mengguncang pasar internasional. Trump memberlakukan tarif impor pada ratusan miliar dolar AS barang-barang Cina untuk menekan Beijing mengubah praktik-praktiknya pada berbagai masalah mulai dari subsidi industri hingga peretasan. Cina pun membalas dengan tarifnya sendiri. Trump mengatakan tarif AS telah merugikan Cina. ‘’Saya pikir Cina ingin menyelesaikannya. Ekonomi mereka tidak baik,’’ kata Trump, Minggu (6/1). Beijing pada Jumat (4/1) memangkas persyaratan cadangan bank-bank di tengah melambatnya pertumbuhan di dalam negeri dan tekanan dari tarif AS. Ditanya apa yang dia harapkan dari pembicaraan minggu ini di Beijing, Trump menyuarakan nada positif. ‘’Pembicaraan Cina akan berjalan sangat baik,’’ katanya. ‘’Saya benar-benar yakin mereka ingin membuat kesepakatan.’’ (ant/afp)
Surabaya (Bali Post) – Kasus artis yang terlibat jaringan prostitusi ES dan TN bak bola salju. Setelah terungkap dua artis dan foto model jadi korbannya, kini berkembang semakin banyak. Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jawa Timur AKBP Harissandi mengungkapkan penyanyi dangdut hingga model terlibat prostitusi daring yang dikendalikan mucikari berinisial ES dan TN. ‘’Ada artis, ada penyanyi dangdut, ada model,’’ kata Harissandi di Mapolda Jatim, di Surabaya, Senin (7/1) kemarin. Namun, Harissandi enggan menyebut siapa saja identitas artis yang termasuk dalam 45 artis dan ratusan model yang dibawahi muncikari TN dan ES. ‘’Nanti dipanggil satu per satu, nanti kita kasih tahu ke teman-teman media,’’ ucapnya. Harissandi mengemukakan, ‘’penyewa’’ artis dan model yang
Bali Post/dok
Cina-AS Segera Pelanggannya Pengusaha dan Pejabat Capai Kesepakatan dibawahi muncikari TN dan ES adalah pengusaha. Dia juga tak memungkiri adanya dari kalangan pejabat yang menyewa artis dan model itu. ‘’Rata-rata pengusaha yang pesan. Kebanyakan pengusaha, tapi pejabat juga ada,’’ ungkapnya. Tak jarang para artis tersebut dipesan oleh pengusaha asal Indonesia, namun eksekusinya dilakukan di luar negeri, seperti Hongkong dan Singapura. ‘’Misalnya dari Hongkong, dari Singapura, dia mesan untuk tiga hari, misalnya, baik harganya Rp 300 juta. Pemesannya dari Indonesia, tapi takut ketahuan atau bagaimana, dia melakukan eksekusi di luar negeri. Pemakainya ada juga dari WNA,’’ ucapnya.
Pengusaha Tambang Harissandi juga mengungkapkan identitas pengusaha berinisial R yang menyewa jasa artis Vanessa Angel dalam ka-
sus prostitusi daring merupakan pengusaha tambang pasir yang memiliki pertambangan di Lumajang. ‘’R itu pengusaha pasir. Dia usahanya banyak, di Lumajang ada. Usahanya banyak,’’ kata Harissandi. Status R masih bujang atau belum menikah dan berusia di atas 45 tahun. ‘’Ya… pokoknya pengusaha. Usianya 45 ke atas. Masih bujangan,’’ ungkap Harissandi. Dia juga menyebut pengusaha berinisial R bukanlah orang Tiongkok, melainkan keturunan Tionghoa. Sementara itu, Vanessa Angel kembali datang ke Mapolda Jawa Timur di Surabaya, Senin kemarin, untuk berpamitan sebelum meninggalkan kota tersebut. Vanessa datang bersama Jane Shalimar serta dua pengacaranya. Vanessa enggan menjawab sepatah kata pun. Hal. 15 Untuk Pamitan
Bali Post/ant
45 ARTIS - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Luki Hermawan (tengah) memberikan keterangan terkait pengembangan kasus prostitusi yang melibatkan artis dan model, Senin (7/1) kemarin. Dari hasil pengembangan didapatkan 45 artis dan 100 model diduga terlibat prostitusi daring.
DENPASAR
2
Selasa Pon, 8 Januari 2019
FIGUR
Kurangi Kantong Plastik SEIRING dengan diberlakukannya Peraturan Wali Kota (Perwali) Denpasar No. 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik di Kota Denpasar, semua pihak wajib mematuhinya. Apalagi, keberadaan Perwali ini untuk menjaga keberlangsungan alam sehingga bisa terhindar dari pencemaran akibat banyaknya sampah plastik. “Kita mengetahui sampah plastik sangat sulit terurai. Membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai. Hal ini akan berdampak terhadap kerusakan lingkungan,” ujar Camat Denpasar Barat, AAN Made Wijaya, Senin (7/1)kemarin. Ia mengaku akan terus mengintensifkan sosialisasi dengan melibatkan lurah dan perbekel serta kepala lingkungan untuk mengajak masyarakat mau mengubah mindset tidak menggunakan kantong plastik saat pergi berbelanja. Setiap orang harus mau mengubah perilaku diri sendiri untuk tidak menggunakan plastik untuk kegiatan sehari-hari. Dengan demikian, dapat dipastikan pengurangan penggunaan sampah plastik dalam kegiatan sehari-hari dapat dikurangi secara signifikan. Di samping itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pengurus pasar untuk menggurangi penyediaan kantong plastik di setiap pedagang. Dengan melakukan sosialisasi langsung ke pasar-pasar diharapkan penggunaan kantong plastik dapat dikurangi sampai tidak lagi menggunakan kantong plastik. “Untuk penggurangan kantong plastik perlu sering dilakukan sosialisasi s e c a r a masif, sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya pengurangan penggunaan kantong plastik,” jelasnya. Ia berharap, keberadaan Perwali ini mampu menekan penggunaan plastik di Kota Denpasar. Suksesnya penerapan Perwali ini, kata dia, tidak terlepas dari peran serta masyarakat. “Intinya, janganlah masyarakat membuang sampah ke sungai apalagi kalau sampahnya hanyut ke pantai dan ini dapat mengganggu pariwisata,” imbuhnya. Dengan berlakunya Perwali Nomor 36 Tahun 2018, tercatat mulai 1 Januari 2019, warga harus membawa tas sendiri untuk keperluan membawa barang belanjaannya. Semua toko tidak diperbolehkan lagi menyediakan kantong plastik. (ara)
Pansus Agendakan Bahas Ranperda Revisi RTRW Denpasar (Bali Post) Setelah jajaran eksekutif melakukan penjaringan aspirasi, kini draf Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Revisi Perda RTRW Denpasar sudah masuk ke meja dewan. Bahkan, Panitia Khusus (Pansus) yang ditunjuk untuk membahas ranperda ini sudah ditetapkan yakni Pansus XIX. Ketua Pansus XIX DPRD Denpasar I Wayan Suadi Putra mengatakan, draf Ranperda Revisi RTRW sudah diterima beberapa hari lalu. Pihaknya akan segera mempelajari dan menelaah ranperda tersebut untuk pembahasan lebih intensif. ‘’Kami akan segera menjadwalkan untuk membahas ranperda ini,’’ ujar Suadi Putra, Senin (7/1) kemarin. Selain Ranperda Revisi RTRW, DPRD Kota Denpasar juga telah menerima tiga rancangan peraturan daerah. Ketiga ranperda itu, antara lain tentang pelaksanaan kewajiban program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan atau yang lebih populer dengan Corporate Social Responsibility (CSR). Selanjutnya, Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kota Denpasar, Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 5 Rahun 2015 tentang Bangunan Gedung. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Denpasar Drs. A.A. Putu Gede Wibawa membenarkan keempat ranperda itu tengah digodok di masing-masing Pansus. Di mana, Pansus XX yang diketuai I Wayan Warka, S.S. tengah menggodok Ranperda tentang TJSL Perusahaan. Begitu juga tiga ranperda lainnya masih digodok di tingkat Pansus. Untuk Ranperda Bangunan Gedung dan Ranperda RDTR, dibahas Pansus XIX yang diketuai I Wayan Suadi Putra, S.T. Sedangkan Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kota Denpasar dibahas Pansus XXI. Ketua Pansus XX DPRD Kota Denpasar I Wayan Warka, S.S. mengaku sudah membahas Ranperda tentang TJSL Perusahaan atau CSR. Pembahasan diawali dengan rapat intern pansus. Setelah itu baru akan mengagendakan rapat dengar pendapat dengan pihak eksekutif. (kmb12)
Sutrisno Jabat Kakanwil Kemenkum HAM Bali
SERTIJAB - Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI Bambang Rantam Sariwanto saat memimpin sertijab Kakanwil Kemenkum HAM Bali, Senin (7/1) kemarin. Denpasar (Bali Post) Pucuk pimpinan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Bali, Senin (7/1) kemarin secara resmi diserahterimakan dari Maryoto Sumadi kepada pimpinan yang baru Sutrisno, S.H., M.H. Maryoto Sumadi yang cukup lama memangku jabatan sebagai Kakanwil Kemenkum HAM Bali kini dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi. Peralihan pucuk pimpinan ini berlangsung di Aula Kanwil Kemenkum HAM Bali yang dihadiri langsung oleh perwakilan gubernur yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Bali, DPRD Bali, pihak kepolisian dan undangan lainnya. Sertijab ini dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI Bambang Rantam Sariwanto. Pada kesempatan itu, Bambang Rantam Sariwanto mendorong seluruh satker untuk meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi/ Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM). Pejabat pusat ini juga menginstruksikan secara khusus agar jajarannya ikut mempromosikan Bali, baik di dalam maupun di luar negeri, bahwa Bali sebagai daerah tujuan wisata. (kmb37)
Topik :
NARKOBA - Sekitar 20 tersangka narkoba digiring polisi di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Senin (7/1) kemarin.
Bali Post/eka
Pelaku Narkoba Diperlakukan Seperti Teroris supaya tidak melarikan diri,” tegas Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan. Selain itu, pengamanan tahanan kasus narkoba diperketat. Rambut mereka juga digundul kecuali tersangka wanita. “Kepala pelaku dicukur (digundul) supaya mereka insyaf bahwa tidak baik berbisnis narkoba. Ini peringatan bagi pelaku lain, saya akan lakukan tindakan tegas. Saya borgol kaki dan tangan, ingat itu. Kalau melawan dan membawa senjata akan ditembak di tempat,” katanya dengan
nada tinggi. Ruddi Setiawan menambahkan, hal itu dilakukan karena pihaknya ingin generasi muda, khususnya di Bali dan Denpasar jangan sampai terlibat narkoba. Ia mengajak seluruh komponen masyarakat bersama-sama bersinergi memberantas narkoba. Berdasarkan hasil pengungkapan Satresnarkoba bersinergi dengan Satgas CTOC Polda Bali, di awal tahun 2019 ini menangkap 20 tersangka narkoba. Dari penangkapan tersebut, diamankan barang bukti
sabu-sabu (SS) 22,9 gram, ekstasi 25 butir, ganja 308 gram, pil koplo 8.210 butir dan pil destroy 500 butir. “Peran tersangka ada sebagai kurir dan pemakai,” ujar mantan Kapolres Badung ini. Dari 20 pelaku, kata Ruddi Setiawan, tiga di antaranya residivis. Mereka adalah tersangka Arta bebas dari LP tahun 2017, Herman terkait kasus narkoba dan bebas tahun 2017. Sedangkan Yanto merupakan residivis kasus gratifikasi pajak dan ditangkap Polda Riau. Dia bebas tahun 2015.
Menurut mantan Wadir Reskrimsus Polda Bali ini, para pelaku ini merupakan sindikat napi yang mendekam di salah satu LP di Bali dan Banyuwangi, Jawa Timur. “Nanti kami usut sampai tuntas. Termasuk napi yang terlibat. Dari pengungkapan kasus ini, kami bersama Satgas CTOC menyelamatkan generasi muda sebanyak 5.000 jiwa. Kalau ada informasi (peredaran narkobared), silakan informasikan kepada kami, BNN Provinsi Bali atau kabupaten,” tegasnya. (kmb36)
Denpasar (Bali Post)Pemkot Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar terus memaksimalkan upaya penanganan persampahan dengan maksimal. Kali ini, sebagai upaya membangun sistem pengelolaan sampah yang terpadu dan terintegrasi, pada tahun 2019 seluruh penanganan sampah pinggir jalan dikelola langsung oleh Kelompok Swakelola Sampah di desa/kelurahan.
ini nantinya akan diangkut menuju Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan dilanjutkan pengangkutan oleh DLHK Kota Denpasar dari TPS menuju TPA. “Sesuai dengan Perwali Nomor 11 Tahun 2016 bahwa kelompok swakelola sampah harus terus dimaksimalkan guna mendukung penanganan sampah terpadu di Kota Denpasar,” tegasnya. Saat ini di Kota Denpasar terdapat sedikitnya 171 kelompok swakelola sampah yang mengelola langsung persampahan di masyarakat serta memberikan edukasi tentang pemilahan sampah. Kendati demikian, masih terdapat
beberapa wilayah yang memohon bantuan terkait pengangkutan sampah tepi/pinggir jalan ini. “Secara umum, desa/ kelurahan sudah siap. Ada beberapa yang masih bersurat agar dibantu pengangkutan dan kami bantu sembari menunggu kesiapan mereka. Kami mengimbau masyarakat kota untuk senantiasa memilah sampah dan mengurangi penggunaan sampah plastik,” kata Wisada. (kmb12)
Denpasar (Bali Post)Menindaklanjuti perintah Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, puluhan pelaku narkoba ditangkap Satresnarkoba Polresta Denpasar dibawa ke depan Patung Padarakan Rumeksa Gardapati di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Senin (7/1) kemarin. Kaki dan tangan pelaku diborgol serta dirantai seperti teroris. “Kami borgol kaki dan tangannya supaya tidak mengulangi lagi perbuatannya. Di tahanan, mereka juga diborgol
DLHK Hentikan Pelayanan Angkutan Sampah Pinggir Jalan Kepala DLHK Kota Denpasar I Ketut Wisada mengatakan, saat ini pembentukan kelompok swakelola sampah di Denpasar terus dimaksimalkan. Dengan bekerja sama dengan desa/kelurahan, diharapkan mampu membangun sistem tata kelola persampahan yang terpadu. “Pengelolaan sampah harus terus dimaksimalkan sehingga penanganannya dapat dimaksimalkan,” ujar Wisada,
Senin (7/1) kemarin. Berdasarkan Perwali Kota Denpasar Nomor 11 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengelolaan dan Pembuangan Sampah di Kota Denpasar, kata Wisada, pengelolaan sampah di masyarakat dilaksanakan oleh kelompok swakelola sampah yang dikoordinir oleh desa/kelurahan. Sehingga, penanganan sampah yang dimulai dari hulu ini dapat memberikan edukasi
kepada masyarakat tentang pemilahan, pengelolaan dan pemanfaatan sampah. “Dengan adanya tata kelola yang tepat tentunya dapat mengurangi volume sampah menuju ke TPA. Sampah anorganik dapat dipilah dan ditabung dalam bank sampah dan yang organik dapat dimanfaatkan untuk kompos,” paparnya. Wisada menambahkan, sampah yang ditampung kelompok swakelola sampah
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Ibu Pembunuh Bayi Kembar Dituntut 14 Tahun Penjara Denpasar (Bali Post)Dafriana Wulansari alias Lani (21) asal Manggarai, Nusa Tenggara Barat yang didakwa membunuh bayi kembar (anak kandungnya) dan kemudian dibuang, akhirnya dituntut pidana penjara selama 14 tahun. JPU Ni Luh Putu Ari Suparmi di hadapan majelis hakim pimpinan Novita Riama, Senin (7/1) kemarin, menyatakan, terdakwa Dafriana Wulansari alias Lani yang juga merupakan ibu kandung bayi kembar itu bersalah melakukan, yakni setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak, yang mengakibatkan mati. Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 76c Jo Pasal 80 ayat 3 dan 4, UU RI Nomor 35 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Menjatuhkan pidana oleh karena itu dengan pidana selama 14 tahun, dikurangi sepenuhnya selama terda-
kwa menjalani penahanan,” tuntut jaksa. Di samping itu, terdakwa juga menuntut supaya ibu kandung anak kembar itu dipidana denda Rp 10 juta subsider tiga bulan kurungan. Atas tuntutan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya Kaspar Gambar akan melakukan pembelaan secara tertulis. Sebelumnya, dalam dakwaan disebutkan, pada 12 Juni 2018 pukul 17.00 Wita terdakwa dijemput Fenantianus Karitas Redento alias Fenan yang merupakan pacar terdakwa untuk menginap di kos di Jalan Ratna Gang Wedakura, Denpasar. Malam harinya, terdakwa mulai merasakan sakit di bagian perut dan merasakan bayi yang dikandungnya hendak lahir. Tak lama kemudian, bayi kembar yang dikandungnya lahir. Namun, malang bagi bayi kembar tersebut. Ibu kandungnya (terdakwa) membunuh anaknya dengan cara mencekik. Sadisnya lagi, bayi kembar itu juga ditusuk dengan pisau dapur, hingga bay-
Bali Post/kmb37
DITUNTUT - Terdakwa pembunuh bayi kembar saat dituntut pidana penjara 14 tahun di PN Denpasar, Senin (7/1) kemarin. inya meninggal dunia. Masih di TKP, karena melahirkan dan melakukan kekerasan terhadap anak, tentu darah di kamar kos berceceran. Mayat bayi kembar terse-
but dibungkus mengunakan plastik dan ditaruh di celah samping kamar kos. Minggu 15 Juni 2018 sekitar pukul 12.00 Wita, saksi Waluyo mencium bau tidak
sedap dari celah kamar kos yang ditempati saksi Fenan. Setelah dicek sumber bau tak sedap itu, ternyata berasal dari jasad bayi kembar yang dibuang terdakwa. (kmb37)
BADUNG
Selasa Pon, 8 Januari 2019
Proyek ’’Ring River’’ Kebanjiran Mangupura (Bali Post) –
Proyek ring river di areal Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung terendam banjir akibat tingginya debit air dari hulu. Proyek sungai mengitari Puspem ini pun menuai sorotan dari wakil rakyat Badung. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, proyek yang dalam tahap pengerjaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) harus menjadi perhatian rekanan. Sebab, setiap hujan lebat, ruas jalan dan taman di alur sungai buatan itu terendam banjir. Air bahkan menggenangi jalan menuju kantor DPRD Badung. ‘’Beberapa kali hujan, jalan menuju gedung Dewan kebanjiran. Jadi, kami minta instansi terkait dalam hal ini Dinas PUPR untuk mengkaji ulang pelaksanaan proyek
sungai itu,’’ ungkap Putu Parwata, Senin (7/1) kemarin. Politisi asal Dalung, Kuta Utara itu meminta Dinas PUPR melakukan pembenahan. Sebab, air sungai yang mengalir ke Subak Kwanji tersebut terkadang tidak stabil apalagi saat musim hujan. ‘’Kami berharap proyek alur sungai ini tidak menjadi bencana, karena kajian yang salah. Jadi, harus segera ada pembenahan. Sebab, dulu itu saluran irigasi Subak Kwanji yang debit airnya bisa naik bisa turun,’’ jelasnya.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba membantah proyek ring river di kawasan Puspem salah konstruksi. Meluapnya air di sungai buatan itu lantaran proses uji coba. Dari proses uji coba tersebut, pihaknya menyebut akan ada beberapa perbaikan. ‘’Itu uji coba. Setelah hasil uji coba ini memang ada beberapa penyempurnaan terkait dengan alur air. Tadi pagi (kemarin - red) sudah kami evaluasi. Pihak rekanan juga sudah menyatakan kes-
iapannya untuk melakukan penyempurnaan,’’ jelasnya. Pihaknya akan menyempurnakan tingkat elevasi atau ketinggian air yang masuk, sebelum proyek yang ditargetkan rampung 15 Januari diuji coba kembali. Ada beberapa pintu pembuangan yang ada di hulu akan dialirkan ke saluran pembuangan di seputaran Puspem Badung, sehingga saat hujan tidak banjir. Terkait pengerjaan proyek, birokrat asal Tabanan ini masih memberikan kelonggaran waktu lantaran sistem pembayaran proyek ini juga belum lunas. ‘’Untuk waktu (penyelesaian proyek - red) sudah sesuai ketentuan. Karena dari pihak
3
pemerintah tidak bisa membayar, makanya diberikan perpanjangan 15 hari. Yang jelas rekanan tidak dikenai penalti,’’ tegasnya. Seperti diketahui, Dinas PUPR tengah membangun sungai buatan di areal Puspem Badung setempat. Pembangunan sungai di depan gedung DPRD Badung ini dianggarkan Rp 5.471.419.000. Sebelumnya proyek ini ditargetkan rampung akhir tahun 2018. (kmb27) RING RIVER Proyek ring river yang digarap Dinas PUPR Badung terendam banjir akibat tingginya debit air di hulu.
Bali Post/par
Langgar Sempadan Pantai, Panggung Kayu BTRS Segera Dibongkar
SERAHKAN BANTUAN - Ketua K3S Badung Ny. Seniasih Giri Prasta menyerahkan sembako kepada para lansia di Desa Sulangai Kecamatan Petang, Senin (7/1) kemarin.
Ketua K3S Badung Kunjungi Lansia dan Anak Berkebutuhan Khusus di Sulangai KETUA K3S Badung Ny. Seniasih Giri Prasta berbaur bersama puluhan lansia di Desa Sulangai Kecamatan Petang, Senin (7/1) kemarin. Kunjungan istri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta ini dalam rangka kegiatan sosial dengan mengunjungi anak berkebutuhan dan memberikan 30 paket sembako kepada para lansia. Di sela-sela kunjungan tersebut, Ny. Seniasih Giri Prasta menyampaikan kun-
jungan di awal tahun 2019 ini bertujuan melihat langsung keadaan dan kondisi masyarakat yang ada di Kabupaten Badung khususnya masyarakat Desa Sulangai. Selain itu, juga dalam rangka memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan. ‘’Ini sudah menjadi kewajiban kami di K3S Badung melihat langsung kondisi masyarakat, memberikan perhatian sekaligus bantuan,
Ketut Suata serta manajemen BTRS. Menurut Camat Kuta Selatan Made Widiana, pada pertemuan tersebut, manajemen BTRS berjanji melakukan pembongkaran terhadap bangunan dimaksud dalam kurun waktu tujuh hari. Kesepakatan ini juga ditegaskan melalui surat pernyataan yang ditandatangani perwakilan hotel dan bermaterai Rp 6.000. ‘’Bali Tropic sudah menyatakan kesadarannya yang menyalahi aturan tata ruang. Mereka juga sudah minta maaf dan akan melakukan penyesuaian,’’ kata Widiana. Kata Widiana, apabila mereka tidak melakukan penyesuaian dalam rentang waktu yang sudah disepak-
ati, maka sesuai prosedur berlaku, maka tim yustisi yang akan menindaklanjuti pelanggaran tersebut. ‘’Terkait kesepakatan, aktivitas penyesuaian yang dijanjikan oleh pihak manajemen akan terus kami awasi perkembangannya. Baik itu oleh petugas Trantib, Satpol PP, ataupun Kepala Lingkungan setempat. Dengan harapan, pihak manajemen benar-benar mengeksekusi janjinya,’’ ucapnya. Dikatakannya, bila mengacu pada aturan yang berlaku, di sempadan pantai tidak boleh ada bangunan permanen. Apalagi konstruksi permanen dimanfaatkan untuk kepentingan komersial. ‘’Yang ditoleransi hanyalah fasilitas-fasilitas bersifat
temporary, atau yang bisa dipasang-bongkar,’’ ujarnya. Sementara itu, Gunawan Tjahya Utama selaku Resort Manager BTRS mengungkapkan pihaknya menyambut baik imbauan dan perhatian komunitas lokal yang telah mengedukasi pihaknya untuk tidak mencaplok sempadan pantai. Sebelumnya, kata Gunawan, tujuan pembangunan panggung kayu tersebut untuk memperindah kawasan. Tetapi ternyata untuk pembangunan panggung kayu dengan ukuran 8 x 12 meter itu tetap harus memperhatikan aturan. Untuk itu, manajemen mengakui kesalahan yang sudah dilakukan dan dalam waktu dekat melakukan penyesuaian. (kmb23)
khususnya kepada lansia dan anak berkebutuhan khusus, salah satunya di Desa Sulangai,’’ ungkapnya. Dalam kunjungan itu, Ny. Seniasih Giri Prasta didampingi Kepala Dinas Sosial Badung Ketut Sudarsana, Ketua WHDI Badung Ny. Isyudayani Astika, PKK Kabupaten Badung, anggota DWP Kabupaten Badung, RSUD Mangusada Badung serta tokoh masyarakat setempat. (ad238)
2019, Bandara Ngurah Rai Targetkan 24,7 Penumpang Mangupura (Bali Post) Selama tahun 2018, PT Angkasa Pura I Ngurah Rai sudah melayani sebanyak 23,7 juta penumpang. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017 yang hanya 21 juta penumpang. Sedangkan, pada libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, atau selama 18 hari diberlakukannya Posko Monitoring dari 20 Desember 2018 hingga Senin (7/1) kemarin, tercatat sebanyak 1.243.215 penumpang dan 8.284 pesawat udara keluar masuk Pulau Dewata melalui Bandara Ngurah Rai. Menurut General Manager Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, dalam periode yang sama di tahun 2017, tercatat sejumlah 991.540 penumpang dan 7.070 penerbangan yang dilayani. ‘’Jika dibandingkan dengan capaian di tahun 20172018, terdapat persentase kenaikan masing-masing 18,5 persen dan 11 persen untuk jumlah penumpang dan jumlah pesawat yang keluar masuk. Ini capaian tersendiri bagi kita semua. Saya merasa optimistis bahwa di tahun mendatang, jumlah penumpang dan penerbangan yang dilayani akan semakin meningkat,’’ kata Yanus ditemui usai penutupan posko Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, kemarin. Berdasarkan data peningkatan tersebut, pihaknya menargetkan sebanyak 24,7 juta penumpang untuk tahun ini. Dengan animo wisatawan berkunjung ke Bali yang masih tinggi, tantangan bagi pihaknya ke depan adalah bagaimana dengan kondisi bandara yang relatif kecil, mampu memberikan rasa kenyamanan yang diinginkan penumpang. Untuk itu, PT Angkasa Pura I Bandara Internasi-
Mangupura (Bali Post) Bali Tropic Resort & Spa (BTRS) akan segera membongkar panggung kayu yang melanggar sempadan pantai. Keputusan tersebut merupakan hasil pertemuan yang dilaksanakan di ruang rapat kantor Lurah Benoa, Senin (7/1) kemarin. Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Camat Kuta Selatan Made Widiana tersebut dihadiri antara lain Plt. Lurah Benoa I Nyoman Rudiartha, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Benoa Wayan Ambara Putra, Bendesa Adat Bualu Wayan Wita, Komandan Regu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kuta Selatan Wayan Suharyana, Kepala Lingkungan Terora
Bali Post/edi
PERTEMUAN - Pertemuan manajemen BTRS dengan jajaran pemerintah dan masyarakat di ruang rapat kantor Lurah Benoa.
Diskop Usulkan Puluhan Koperasi Dibubarkan Mangupura (Bali Post) – Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung mengusulkan 30 koperasi dibubarkan pada awal tahun 2019. Hal ini dikarenakan puluhan koperasi yang dominan bergerak di sektor simpanpinjam tersebut tidak aktif. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung I Ketut Karpiana mengatakan telah memberikan pembinaan terhadap puluhan koperasi tersebut, namun hal itu tidak membuahkan hasil. Keputusan melakukan pembubaran untuk menghindari pencemaran ke koperasiBali Post/edi
BERIKAN KETERANGAN - General Manager Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, saat memberikan keterangan mengenai upaya peningkatan pelayanan. onal I Gusti Ngurah Rai dalam waktu dekat akan memulai pembangunan perpanjangan landasan pacu atau runway sepanjang 400 meter untuk mengakomodasi tingginya permintaan dari maskapai untuk menggunakan pesawat berbadan lebih besar. ‘’Perpanjangan runway segera kami kerjakan, tetapi kami harus melakukan studi analisis mengenai dampak lingkungan, Amdal dulu,’’ ujarnya. Diungkapkannya, selain menunggu sejumlah proses perencanaan termasuk Amdal, pihaknya juga melakukan sosialisasi intensif dan menyeluruh kepada masyarakat. Sebelumnya telah dilakukan sosialisasi kepada pemangku kepentingan di desa sekitar bandara. Pada intinya masyarakat sudah memberikan
lampu hijau untuk reklamasi di sebelah barat bandara. Perpanjangan landasan pacu sepanjang 400 meter itu akan menambah panjang runway menjadi total 3.400 meter sehingga mampu mengakomodasi lebih banyak pesawat berbadan besar, di antaranya jenis Boeing 777 dan Airbus A-380. Proses pengurukan lahan atau reklamasi meliputi total 107 hektar untuk perpanjangan runway termasuk pembangunan apron seluas 35 hektar yang tengah dikerjakan dan apron seluas 8 hektar yang sebelumnya sudah dirampungkan. Meski demikian, Yanus belum memastikan jumlah anggaran yang akan dialokasikan karena saat ini sedang dihitung oleh Angkasa Pura I selaku pengelola bandara. (kmb23)
koperasi yang sehat, karena bukan tidak mungkin koperasi yang dalam pembinaan bernasib sama. ‘’Tahun ini kami usulkan 30 koperasi dibubarkan, karena sudah tidak aktif lagi. Koperasi ini kebanyakan bergerak di simpan-pinjam. Seperti koperasi karyawan, koperasi milik perusahaan, karena beralih manajemen akhirnya bubar,’’ ujar Ketut Karpiana, Senin (7/1) kemarin. Pihaknya hingga kini telah membubarkan 120 koperasi dari 560 koperasi yang terdaftar. Banyaknya koperasi yang dibubarkan membuat
Restoran di Batubolong Terbakar
Mangupura (Bali Post) Restoran Native di Jalan Pantai Batubolong, Kecamatan Kuta Utara, terbakar, Senin (7/1) kemarin. Diduga kebakaran disebabkan korsleting listrik. Menurut informasi, kejadiannya sekitar pukul 12.00 Wita. Menurut Dodi Arbawa, kontraktor renovasi restoran tersebut, dia sedang mengecek kebocoran atap bersama general manager restoran. Kebocoran itu akibat hujan lebat yang terjadi Minggu (6/1) malam. Namun ketika itu dia mendengar suara letupan dan setelah dicek letupan tersebut bersumber dari kobaran api di atap. Mereka langsung meninggalkan TKP lalu menghubungi engineering Ametis Villa Bali. Kejadian ini lantas dilaporkan ke UPTD Damkar Kabupaten Badung. Sekitar pukul 12.30 Wita, enam mobil pemadam tiba di TKP. Selanjutnya petugas pemadam berupaya menjinakkan api. Berselang 30 menit kemudian, api berhasil dipadamkan. Kanitreskrim Polsek Kuta Utara Iptu Androyuan Elim saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut. ‘’Masih dicek sama anggota sekalian buat laporan,’’ tegasnya. (kmb36)
pihaknya mengarahkan pendirian koperasi dengan unit usaha. ‘’120 koperasi itu sudah termasuk 30 koperasi yang tahun ini diusulkan untuk dibubarkan. Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi koperasi dibubarkan. Karena itu, jika ada yang mengajukan pendirian koperasi kami arahkan ke koperasi usaha, seperti koperasi UKM,’’ jelasnya. Birokrat asal Cemagi, Mengwi itu mengakui hingga kini ada 10 persen koperasi di Badung yang belum menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT). ‘’Kalau tiga kali berturut-turut tidak RAT
atau tidak melaporkan RAT, akan diberikan surat peringatan. Kalau tidak digubris lagi ya…kami usulkan untuk dibubarkan,’’ terangnya. Karpiana mengatakan akan secepatnya membentuk tim untuk menindaklanjuti hal ini. Bila dalam waktu yang ditentukan belum juga ada perubahan dari koperasi, maka akan dicabut badan hukumnya. Puluhan koperasi yang disurati adalah koperasi yang tidak aktif dan beberapa kali tidak melaksanakan kegiatan sesuai amanat undangundang khususnya mengenai RAT. (kmb27)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Pansophia ”Ngayah’’ di Karangasem
Buka Program Diklat Perhotelan Gratis bagi 100 Remaja Lulusan SMA, SMK/MA, MAK/Paket C MENUTUP tahun 2018 dan membuka lembar pertama tahun 2019, Kampus Humanis PPLP Pansophia Singaraja kembali membuat gebrakan yang mengundang decak kagum yakni ngayah di Kabupaten Karangasem. Gebrakan ini dengan menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat) gratis bidang perhotelan kepada 100 remaja lulusan SMA, SMK/MA, MAK/Paket C yang terindikasi kurang beruntung secara finansial. Diklat berlabel ‘’Pendidikan Kecakapan Kerja’’ ini sesungguhnya merupakan bantuan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tahun 2018 yang disalurkan melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan Ditjen PNFDikmas Kemendikbud RI. Sedikit bernostalgia, Direktur PPLP Pansophia Dr. I Made Yudana, M.Pd. di sela-sela acara pembukaan menyatakan turunnya bantuan pemerintah ini sesungguhnya merupakan perjuangan panjang. Sebab, pihaknya telah melakukan usulan sejak Maret 2018, ketika saudara-saudara di kabupaten paling timur di Pulau Bali ini terkena dampak erupsi Gunung Agung. Kata ‘’ngayah’’ sengaja dipilih karena apa yang dilakukan benar-benar panggilan nurani terdalam untuk berbagi dengan saudara-saudara yang tertimpa dampak erupsi Gunung Agung. Atas dasar itu, sejak Februari 2018, jajaran civitas PPLP Pansophia sudah berpaling ke arah timur memanjatkan doa ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa. Memohon semoga erupsi yang terjadi sebatas ‘’cubitan’’ Tuhan. Sebagai umat tentunya lebih menebalkan sujud bakti ke hadapan Tuhan. Doa inilah yang menuntun ke arah timur seperti di Tianyar, Kubu, Amed, Tulamben dan sekitarnya. Pihaknya berdoa di Aula dan Lapangan Upacara SMK Negeri 1 Kubu, sembari menyerahkan sumbangsih kecil sebagai bentuk rasa peduli terhadap sesama, sesuai filosofi PPLP Pansophia ‘’Man For Each Others’’. Acara di SMKN 1 Kubu itu terselenggara pada 13 November 2018. Pihaknya berterima kasih kepada Drs. Ketut Suba, M.Pd. dalam kapasitas sebagai kepala
DIKLAT - Purwanto, S.IP., M.Si. (Kasi Sarana Prasarana Ditbinsuslat Ditjen PAUD-Dikmas Kemendikbud), I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos., M.AP. (Bupati Karangasem), Heri Sutanto, S.Kom., M.Kes. (Pejabat Pembuat Komitmen Subdit Sarana dan Prasarana Ditbinsuslat Ditjen PAUD-Dikmas) dan Dr. I Made Yudana, M.Pd. (Direktur PPLP Pansophia) saat acara program diklat gratis bidang perhotelan kepada 100 remaja lulusan SMA, SMK/MA, MAK/Paket C. sekolah dan seluruh jajaran pimpinan sekolah yang telah memfasilitasi pertemuan dengan masyarakat maupun dengan para siswa. Belum puas dengan perjalanan segitu, pihaknya terus berjuang meyakinkan pihak Kementerian untuk Program Kecakapan Kerja diusulkan. Akhirnya, pada 13 November 2018 harapan itu terkabul. Sebab, Ditbinsuslat Ditjen Paud-Dikmas Kemendikbud RI mengabulkan usulan tersebut bernomor 001/ C5/KU/2018 tanggal 13 November 2018. Karea inilah pihaknya menyemai kebajikan. Seizin Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos., M.AP. dan seluruh jajaran Pemkab Karangasem, Program Kecakapan Kerja ini dilaksanakan PPLP Pansophia pada Senin (7/1) kemarin. Acara ini dibuka Bupati Ayu Mas Sumatri. Bupati Ayu Mas Sumatri mengatakan sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kemendikbud dan Direktur Pansophia Made Yudana yang telah gigih berjuang dan menggelar acara ini. Acara ini juga merupakan keistimewaan, apalagi digelar di Kabupaten Karangasem. Tidak
tanggung-tanggung juga, pihak Kementerian mengirimkan dua utusan guna memonitor, sekaligus memberi arahan agar ini tepat guna dan tepat sasaran. Tim yang terdiri dari Purwanto, S.IP., M.Si. dan Heri Sutanto, S.Kom., M.Kes. benar-benar antusias dengan peserta program. Terkait dengan itu, ia mewantiwanti memohon kepada para peserta agar mengikuti tahapan program, baik di kelas maupun di industri. Sementara itu, Yudana juga mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbud RI, khususnya jajaran Ditbinsuslat Ditjen Paud-Dikmas yang telah mengabulkan proposalnya. Tak hanya itu, ucapan yang sama juga ditujukan kepada Bupati Karangasem beserta seluruh jajarannya terkait bantuan dan fasilitas yang telah diberikan demi terselenggaranya program ini. ‘’Tak lupa, saya juga ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam program kebajikan ini dan seluruh masyarakat Karangasem. Semoga tetap tabah dan senantiasa berdoa memohon keselamatan dan kerahayuan,’’ ucapnya. (ad236)
Bahas Perlindungan dan Pelestarian Bendega
Pansus DPRD Badung Gelar Rapat Perdana
PANITIA Khusus (Pansus) Perlindungan dan Pelestarian Bendega DPRD Badung menggelar rapat perdana, Senin (7/1) kemarin. Rapat dipimpin Ketua Pansus Wayan Luwir Wiana didampingi anggota Nyoman Mesir serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Ketua Pansus Wayan Luwir Wiana mengatakan Pansus Perlindungan dan Pelestarian Bendega merupakan tindak lanjut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terhadap Perda Provinsi Bali Nomor 11 Tahun 2017 tentang Bendega. ‘’Di provinsi kan sudah disahkan, sekarang harus kami tindak lanjuti di Badung. Di Badung kami merasa perlu ditetapkan Perda Perlindungan dan Pelestarian terhadap Bendega ini,’’ katanya. Ketua Komisi II DPRD Badung itu mengungkapkan, pelestarian terhadap para bendega dan nelayan di Badung perlu dilakukan di era globalisasi agar keberadaan mereka tetap ajeg. Apalagi Badung merupakan daerah pariwisata yang memiliki banyak pantai, menurutnya, bendega perlu mendapat perlindungan yang pasti. ‘’Nanti kita akan pertajam lagi dan bahas lebih lanjut,’’ jelasnya. Luwir menjelaskan, pada perda
RAPAT - Ketua Pansus Wayan Luwir Wiana didampingi anggota Nyoman Mesir rapat dengan organisasi perangkat daerah terkait membahas perlindungan dan pelestarian bendega di Badung. tersebut akan diatur mengenai norma-norma adat yang berhubungan dengan ketatakramaan bendega berdasarkan Tri Hita Karana. ‘’Artinya strategi perlindungan dan pelestarian bendega ini berlandaskan falsafah Tri Hita Karana yakni Parahyan-
gan, Pawongan dan Palemahan. Parahyangan itu tempat suci bagi krama bendega, Pawongan artinya hubungan antarbendega dalam melakukan aktivitas, sedangkan Palemahan itu tempat bendega melakukan aktivitas,’’ paparnya. (ad237)
Selasa Pon, 8 Januari 2019
Resmikan Posko GPM di Kabupaten Buleleng
Masyarakat Titipkan Perjuangan Hindu dan Bali di Senayan kepada Wedakarna ANTUSIASME generasi muda Buleleng untuk berpartisipasi dalam hajatan politik di Pemilu 2019 dipuji Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Bagaimana tidak, sejak zaman Bung Karno, khususnya di Pemilu 1955 yang dinilai sebagai pemilu paling demokratis dalam sejarah bangsa, Buleleng selalu menjadi barometer politik Bali hingga di era reformasi. Selain sebagai teladan, faktor stabilitas keamanan politik di Buleleng selalu menjadi prioritas dalam agenda kerja bangsa. Bagaimana menjaga Buleleng agar aman kembali, ini yang disampaikan Senator Arya Wedakarna (AWK). ‘’Buleleng ini adalah kabupaten paling heroik, dan penentu sikap politik di Bali. Bagi kader Marhaenisme, Buleleng memiliki arti khusus karena sebagai tempat kelahiran ibunda Bung Karno yakni Ida Ayu Nyoman Rai Srimben. Jadi, malu besar jika Buleleng tidak menjadi contoh teladan dalam hajatan politik damai. Anak muda Buleleng harus tahu. Dalam sejarah kemerdekaan 1945, Buleleng mengirimkan seorang pahlawan nasional yakni Mr. Gusti Ketut Pudja yang bersama Bung Karno yang putra Buleleng hadir di rapat persiapan Indonesia Merdeka untuk berjuang menolak Syariat Islam dalam Piagam Jakarta sebagai bagian dari konstitusi kita. Kaum nasionalis akhirnya berhasil menggagalkan bentuk negara agama di tahun 1945 dengan memilih NKRI dan Pancasila. Jadi putra Buleleng sangat berjasa bagi wujud republik ini. Lainnya, di tahun 1965–1967 saat kejadian G-30-S/PKI, Buleleng adalah basis PNI sehingga menang melawan komunis. Juga di tahun 1972 saat kuningisasi orba, Buleleng paling awal menolak fusi. Dan di tahun 1998–1999 saat reformasi dan penghinaan SARA, khususnya agama Hindu oleh salah seorang menteri, Buleleng-lah yang terdepan menunjukkan sikap heroik, termasuk saat reformasi terjadi. Ini yang harus dipertahankan, sikap jengah, sikap puputan dan sikap ksatria. Kini ngiring jaga kondusivitas Buleleng di Pemilu 2019. Kita harus komitmen dengan ‘No Hoax, No SARA dan No Money Politics’,’’
MARHAENIS – Dr. Arya Wedakarna saat diundang di acara kader PDI Perjuangan di Silangkaja Sukaksada. Tampak Alit Kelakan, Dewa ‘’Jack’’, Made Budiarta dan suasana peresmian Posko GPM di Gitgit. kata Arya Wedakarna yang juga keturunan darah Tamblang, Kubutambahan, Buleleng ini. Terkait dengan Pemilu 2019, AWK menyatakan sudah saatnya Bali memiliki posisi tawar yang lebih tinggi dari masa ke masa. Walaupun jumlah wakil Bali di Senayan itu minim dari segi kuantitas. ‘’Saya akui di Senayan nanti jumlah anggota DPR dari Bali hanya 9 orang dan juga jumlah anggota DPD hanya 4 orang per provinsi. Tapi kami yakin, walau wakil Bali ini minoritas dari segi jumlah, tapi kualitasnya luar biasa. Suara politik di Bali sangat didengar oleh presiden, kabinet dan partai. Kenapa? Karena Bali adalah barometer keamanan bangsa, pusat devisa dan ekonomi pariwisata serta Bali etalase Indonesia untuk dunia. Jadi saya yakin Bali akan melahirkan banyak calon berkualitas di Pemilu 2019 ini. Saya minta agar krama adat Bali tidak golput dan ngiring
datang ke TPS. Semua demi Bali berdaulat di segala bidang. Jika salah memilih wakil rakyat, nanti yang mewakili kita malah mereka yang tidak mengerti Bali, tidak mengerti pangider-ider bhuana Bali dan dresta adat Bali. Buleleng harus bersiap,’’ ucap AWK. Terkait dukungan terhadap AWK, Ketua Gerakan Pemuda Marhaen (GPM) Buleleng Nyoman Ardy Wiryawan menyatakan optimis akan kemenangan AWK. ‘’Dari kunjungan kami di Buleleng Barat, Tengah dan Timur, kami optimis Ajik AWK akan mendulang suara tertinggi. Khususnya di kalangan generasi milenial, kaum perempuan dan pemilih tradisional Hindu. Beliau sudah menjadi ikon perjuangan Bali dan sangat mudah menyosialisasikan beliau. Kita optimis sekali. Di tahun 2019 ini kita akan bangun posko-posko di seluruh kecamatan di Buleleng,’’ tegas Ardy Wiryawan asal Sukasada ini. (ad234)
Kategori PTN BLU/Satker
Website Unud Raih Penghargaan Anugerah Humas PTN dan LLDikti 2018 Kemenristekdikti KEMENTERIAN Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) memberikan Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) sebagai apresiasi atas kinerja Humas Perguruan Tinggi. Dalam acara yang digelar di Universitas Diponegoro, Kamis (3/1), Website Universitas Udayana (Unud) meraih Penghargaan Harapan I Pelayanan Informasi Melalui Internet (Website) untuk ketegori PTN BLU/Satker. Adapun aspek penilaian untuk Anugerah Humas meliputi kualitas pelayanan informasi melalui internet (website), media sosial, dan hubungan media. Acara yang digelar Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik (KSKP) Kemenristekdikti ini melibatkan juri independen dan kompeten yang terdiri dari Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Lembaga Adita Irawati, Digital Strategis Nukman Luthfie, dan anggota Persatuan Humas serta Founder Nagaru Communication Dian Agustine Nuriman. Humas PTN dan LLDikti dalam pelaksanaan tugasnya melakukan desiminasi program kementerian dan menyerap aspirasi masyarakat, serta sebagai referensi penentu arah kebijakan institusi. Untuk itu, humas wajib melaksanakan fungsi utama kehumasan, seperti perencanaan, penyusunan, dan distribusi informasi melalui media massa, media baru, serta pameran. ‘’Pemberian anugerah ini diharapkan mendorong insan kehumasan PTN dan LLDikti untuk berkarya lebih kreatif. Harapannya, PTN
PENGHARGAAN - Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). menerima penghargaan piala dan sertifikat dalam Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti). dan LLDikti terpilih dapat memotivasi humas lainnya untuk berkiprah lebih baik lagi. Bagi yang belum berhasil agar tetap berkiprah dan memberikan kinerja terbaik,’’ ujar Kepala Biro KSKP Nada Marsudi. Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diperoleh ini dan selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi diri, terutama di bidang teknologi informasi melalui pengembangan website/laman Unud. ‘’Ini suatu penghargaan sekaligus sebuah tantangan untuk melakukan perbaikan di masa mendatang. Melalui evaluasi diri tentu akan tertantang untuk meningkatkan prestasi dari yang telah diraih tahun ini, agar ditingkatkan fungsi
dan tampilan serta pengelolaannya sehingga meningkatkan kualitas dan pelayanan informasi melalui website,’’ ujar Rektor Raka Sudewi. Prestasi yang diraih ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak dan Rektor dalam hal ini memberikan apresiasi untuk kinerja yang telah dicapai. Prof. Raka Sudewi berharap dengan hasil yang dicapai ini tentu tidak akan berpuas diri, namun harus mampu meningkatkan kualitas, mutu, penampilan dan pengelolaan sehingga prestasi yang diraih lebih baik. Capaian Unud lainnya yaitu menempati posisi lima besar dari hasil monitoring dan evaluasi 45 satuan kerja Kemenristekdikti dalam bidang reformasi birokrasi PTN dan LLDikti. (ad239)
Turis Penampar Petugas Imigrasi Dituntut Setahun Penjara Denpasar (Bali Post) Turis asal Inggris, terdakwa Auj-E Taqaddas yang didakwa atas penamparan petugas Imigrasi Bandara Ngurah Rai, Senin (7/1) kemarin akhirnya dituntut pidana penjara selama satu tahun. JPU Nyoman Triarta Kurniawan dari Kejari Badung menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar ketentuan Pasal 212 KUHP, yakni melawan pejabat yang sedang melaksanakan tugas. Atas tuntutan itu, terdakwa melalui penerjemahnya mengaku akan melawan tuntutan jaksa. Sebelum jaksa membacakan tuntutan, sidang yang dipimpin majelis hakim Esthar Oktavi, kemarin, terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terdakwa. Bahkan, wanita asal Inggris ini menyatakan penamparan yang dilakukan itu sudah pantas didapat petugas Imigrasi di bandara. Sebagaimana yang terungkap di persidangan,
Auj-E Taqaddas yang diperiksa sebagai terdakwa mengatakan video penamparan petugas Imigrasi yang beredar di publik sudah diseting. “Itu bukan video asli,” kata Auj-E Taqaddas dengan bahasa Inggris di hadapan majelis hakim. Terdakwa mengatakan petugas Imigrasi tidak profesional. Majelis hakim kemudian menanyakan mengapa melakukan penamparan? “Karena saya bertanya berulang-ulang (soal paspor ditahan dan tidak diizinkan meninggalkan Indonesia), namun tidak dijawab petugas Imigrasi. Sebaliknya malah ditertawai, mereka malah mengambil video,” jawab Auj-E Taqaddas. Dia menambahkan, karena petugas Imigrasi tidak profesional, maka dilakukan hal itu (penamparan). “Mereka pantas mendapatkan itu. Setelah menampar, saya berkali-kali meminta paspor saya, tapi
tidak dikasih,” sambung terdakwa. Melalui penerjemahnya, wanita asal Inggris itu juga menanyakan pada majelis hakim, apakah di negara ini wajar dilakukan penyiksaan oleh petugas Imigrasi. “Saya juga disiksa di Imigrasi Jimbaran. Saya bertanya pada majelis hakim apakah ini wajar dilakukan di Indonesia,” tanya terdakwa. Majelis hakim tidak mau mengomentari dan jika terdakwa memang merasa disiksa, ada hukum yang berlaku di Indonesia. “Silakan laporkan ke polisi,” saran hakim. Terdakwa malah mengatakan pihaknya sudah membawa uang Rp 42 juta ke Imigrasi, namun mengapa lagi-lagi pihaknya tidak diizinkan meninggalkan Indonesia. Terdakwa juga meminta majelis hakim supaya tidak percaya dengan saksi dari Imigrasi. Sidang pekan depan dilanjutkan tanggapan terdakwa atas tuntutan satu tahun penjara. (kmb37)
Bali Post/asa
SIDANG - Turis asal Inggris, terdakwa Auj-E Taqaddas, saat menjalani sidang di PN Denpasar.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
daerah
Selasa Pon, 8 Januari 2019
5
Bali Post/dok
PERBAIKI - Sejumlah petugas PLN ketika sedang memperbaiki jaringan listrik.
figur
Untungkan Pelaku UMKM DITERAPKANNYA Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Kantong Plastik di Kota Denpasar per 1 Januari 2019 dan Pergub Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbunan Sampah Plastik Sekali Pakai sedikit demi sedikit mulai mengubah perilaku masyarakat Bali. Sebab, mau tidak mau, warga kini harus menyiapkan wadah dari rumah jika ingin berbelanja, karena pedagang tak lagi menyediakan kantong plastik. Pengamat ekonomi I Made Artawan, S.E., M.M. menilai penerapan kedua perda akan berimbas langsung pada sektor ekonomi, utamanya produsen dan distributor plastik. ‘’Jika kantong plastik dilarang beredar, tentu yang dirugikan adalah industri plastik. Berapa orang yang bekerja di sektor plastik, sehingga jika mandek industrinya bisa menimbulkan PHK pekerja. Ini tentu berdampak pada sektor ekonomi,’’ ujarnya, Senin (7/1) kemarin. Meski demikian, kerugian tersebut hanyalah kerugian jangka pendek, jika dibandingkan dampaknya terhadap lingkungan ke depannya. Oleh karena itu, agar tetap eksis, para pengusaha plastik harus mengubah pola industrinya dari industri plastik menjadi industri nonplastik. Seperti mengubah kemasan plastik menjadi kertas atau bahan bukan plastik lain. ‘’Alih pola industri dari industri plastik jadi tas kain atau tas kertas dapat diambil supaya tak terjadi PHK di pekerja sektor itu,’’ ungkapnya. Sementara itu, terkait dengan penerapan perda tersebut, ia berharap pemerintah dapat terlebih dahulu melakukan edukasi dan sosialisasi ke masyarakat supaya tidak bingung. Saat ini edukasi dan sosialisasi dinilai belum optimal. Masyarakat yang berbelanja di toko modern sedikit belum terbiasa, mereka bayar tetapi tak mendapat tas plastik. Mereka juga tanpa persiapan dengan wadah-wadah tertentu dari rumah. ‘’Ini dapat jadi masalah. Dalam jangka setahun, saya pikir harus ada edukasi intensif. Tapi, setelah jalan lama saya yakin mereka akan terbiasa membawa tas sendiri,’’ tukasnya. Di sisi lain, diterapkannya perda ini berdampak positif dan menguntungkan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) yang selama ini telah bergelut di bidang wadah nonplastik, seperti tas kertas daur ulang, kantong kertas inovatif, dan lain-lain. (win)
Kasus SPBU Diduga Curang
Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Balai Metrologi Denpasar (Bali Post) Penyelidikan kasus dugaan kecurangan SPBU di Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar Timur (Dentim), tepatnya di sebelah Perum Teras Ayung, masih lanjut. Saat ini penyidik tengah menunggu hasil pemeriksaan Balai Metrologi. Balai Metrologi merupakan instansi yang mengkalibrasi/ tera berhubungan dengan ukuran/takaran pada pelayanan umum. Kapolsek Dentim Kompol I Nyoman Karang Adiputra, Senin (7/1) kemarin, mengatakan pihaknya telah memeriksa pemilik SPBU, termasuk pelapor dan dua orang pegawai yang melakukan pengisian saat itu. ‘’Total saksi diperiksa sudah empat orang. Tapi kami masih nunggu hasil dari Balai Metrologi,’’ ungkapnya. Selain itu, Kompol Karang mengungkapkan, pemeriksaan terhadap pemilik SPBU telah dilakukan beberapa waktu lalu. Terkait dugaan adanya pengaturan meteran mesin SPBU, menurutnya, itu bisa saja terjadi. Tetapi pihaknya belum berani memastikan. Oleh karena itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih dalam lagi, termasuk menunggu hasil pemeriksaan Balai Metrologi. Seperti diberitakan, diduga ada main curang yang dilakukan oknum pegawai SPBU saat pengisian BBM ke konsumen. SPBU ini lokasinya di Jalan Gatot Subroto, Denpasar Timur, tepatnya samping Perumahan Teras Ayung. Salah satu warga mengungkap kecurangan tersebut dan melaporkan kasusnya ke Polsek Denpasar Timur. (kmb36)
113 KK di Bali Belum Teraliri Listrik
Denpasar (Bali Post) Berdasarkan survei yang dilakukan PLN, di Bali ada 113 kepala keluarga (KK) yang belum teraliri listrik untuk penerangan dan sebagainya. Mereka masih menggunakan lampu minyak tanah. Dari 113 KK, 14 di antaranya tidak mungkin dialiri listrik oleh PLN dalam setahun atau dua tahun ke depan karena lokasinya yang sangat terpencil, jauh dan aksesnya sulit untuk mengangkut material atau peralatan listrik. Hal ini disampaikan General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali I Nyoman Suwarjoni Astawa, Senin (7/1) kemarin. Untuk itu, solusinya pihak PLN memberi sumbangan solar panel dan 3 lampu yang bisa di-charge. Ke-14 KK tersebut tersebar di seluruh kabupaten. Ada di Buleleng, Jembarana, Karangasem, Bangli dan Tabanan. Sementara 99 KK lainnya bisa dilayani secara konvensional dengan menarik jaringan
listrik. Dari 113 KK tersebut memang sebagian besar belum memiliki uang untuk membayar sambungan baru dan membangun instalasi listrik di rumahnya. Pada akhirnya untuk membantu KK tersebut, pegawai PLN menyumbang sekitar Rp 150 ribu per orang. ‘’Terkumpullah dana sekitar Rp 110 juta untuk membantu KK tersebut,’’ kata Astawa. Tahun 2019, ia menargetkan sam-
bungan baru yaitu 70 ribu – 80 ribu sambungan. Dari target 80 ribuan itu, 27 ribu di antaranya merupakan pelanggan yang sudah menikmati listrik namun masih bergabung dengan tetangga atau saudaranya. Jumlah 27 ribu inilah yang menjadi target PLN. ‘’Kami harap tahun ini kami bisa selesaikan. Sehingga selain demi keselamatan juga untuk masyarakat sendiri dan memberikan kenyamanan bagi pelanggan itu sendiri. Karena dia bisa lebih bebas untuk menggunakan listrik,’’ bebernya. Ia yakin dengan memasang listrik sendiri, konsumsi listriknya pasti lebih murah. ‘’Karena selama ini mungkin mereka bayar sekian puluh ribu kepada induknya dengan boleh memasang 3 lampu. Kalau mereka jadi pelanggan sendiri itu pasti jauh lebih murah,’’ ungkapnya.
Saat ini jumlah pelanggan PLN sebenyak 1,4 juta di Bali. Konsumsi listrik di Bali per kapita per kWh lebih tinggi daripada nasional. Meski demikian, PLN UID Bali meraih penghargaan rekor MURI Rasio Elektrifikasi (RE) 100%. Kata Astawa, yang menjadi MURI adalah Bali sebagai provinsi pertama bahwa seluruh rumah tangga di Bali sudah berlistrik. Data ini sudah diverifikasi karena untuk mengetahui RT yang belum teraliri listrik itu perlu survei oleh Udayana yang dimulai pada akhir tahun 2017. ‘’Rasio elektrifikasi yang selama ini dipakai berdasarkan formula atau rumus PLN. Karena bagi kami secara moral kami merasa RE 100% tapi di lapangan, di masyarakat belum semua teraliri listrik. Kami merasa punya utang,’’ ungkapnya. (kmb42)
Mantan Karyawan Vila Tewas Gantung Diri
Tabanan (Bali Post) Warga Banjar Geluntung Kaja Desa Geluntung Kecamatan Marga digegerkan kasus gantung diri dengan korban I Nyoman Suarsa (46). Korban ditemukan tergantung di kebun manggis yang berlokasi tak jauh dari belakang rumahnya. Kasubag Humas Polres Tabanan AKP Surya Kusuma menerangkan, dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi di lokasi, kejadian itu diketahui pertama kali pada Senin (7/1) kemarin sekitar pukul 06.00 Wita oleh orangtua korban, I Wayan Parik (80). Ketika itu Parik pulang dari jalan-jalan. Alangkah terkejutnya Parik ketika melihat anaknya telah tergantung di pohon manggis di kebun belakang rumah. Ia pun berteriak meminta tolong hingga akhirnya datang istri korban bersama sejumlah kerabat ke lokasi kejadian. Sejumlah warga membantu menurunkan korban. Posisi korban tergantung cukup tinggi, kurang lebih 8 meter dari tanah. Setelah berhasil diturunkan, tubuh korban sudah dingin. Korban langsung dibawa ke bale dangin. ‘’Mendapat informasi tersebut, pihak kepolisian melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi serta berkoordinasi dengan pihak puskesmas. Hasil pemeriksaan, korban meninggal dunia murni karena gantung diri,’’ ucap AKP Surya Kusuma. Dari sejumlah informasi yang dihimpun kepolisian, diduga korban nekat gantung diri lantaran tekanan ekonomi yang tengah dihadapi keluarganya. Korban belum lama ini berhenti dari pekerjaannya di sebuah vila, sementara biaya hidup yang harus ditanggungnya cukup besar. Sebelum kejadian, istri korban sempat mengingatkan agar mencari pekerjaan lain agar ada tambahan untuk biaya anak-anak. Saat itu saran sang istri diterima dengan baik oleh korban. (kmb28)
Bali Post/ist
SERTIJAB - Sertijab Danrem 161/Wira Sakti (WS) dilaksanakan di Makodam IX/ Udayana, Denpasar.
Pangdam Lantik Danrem Perbatasan RI-RDTL
Denpasar (Bali Post) Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto memimpin acara serah terima jabatan (sertijab) Danrem 161/Wira Sakti (WS) dari Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa kepada Brigjen TNI Syaiful Rahman. Acara sertijab Danrem yang wilayahnya merupakan perbatasan RI-RDTL dilaksanakan di Makodam, Denpasar, Senin (7/1) kemarin. Ke depan, Kodam IX/ Udayana sebagai salah satu kompartemen strategis TNI Angkatan Darat mempunyai tugas semakin berat dan d ihad ap kan d engan perkembangan lingkungan strategis yang sangat dinamis. Oleh karena itu secara berkala perlu diadakan pe-
nyegaran sesuai dengan kebutuhan organisasi dan pembinaan karier para prajurit yang mengawakinya agar tugas-tugas Kodam IX/ Udayana dapat terlaksana dengan maksimal. Dalam sambutannya, tugas Danrem 161/WS merangkap sebagai Komandan Komando Pelaksana Operasi Pengamanan Perbatasan RI-RDTL dan pulau terluar. Ia berharap dengan kepercayaan yang diberikan pimpinan TNI Angkatan Darat ini, Danrem yang baru dapat menjaga dan melaksanakan tugas sebaik-baiknya. ‘’Segera pelajari tugas dan temukan terobosan serta gagasan baru guna meningkatkan kinerja Korem 161/ WS dalam melaksanakan tu-
gas pokoknya. Baik sebagai komando kewilayahan maupun sebagai komando pelaksana operasi pengamanan perbatasan yang memiliki kekhususan karena wilayah darat maupun lautnya berbatasan secara langsung dengan RDTL,’’ ujarnya. Mayjen Benny Susianto juga mengingatkan kepada seluruh pejabat dan prajurit, bahwa jabatan apa pun yang telah dipercayakan merupakan suatu amanah dan sekaligus sebagai kehormatan yang harus dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya. ‘’Bukan hanya kepada pimpinan tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,’’ tegasnya. (kmb36)
OPINI
6
Selasa Pon, 8 Januari 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Melindungi Data Pribadi Masyarakat
LOMPATAN kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Di balik itu, dampak negatifnya juga tidak bisa dihindari. Salah satunya, pemakaian teknologi dunia maya untuk melakukan berbagai tindak kejahatan canggih yang susah terdeteksi. Selain karena kecanggihan alat dan metode yang digunakan, modusnya pun sangat bervariasi dan berkembang. Di antaranya, pencurian dan penggunaan account internet milik orang lain. Berbagai data dan informasi dari akun digunakan tanpa sepengetahuan dan seizin pemilik yang asli. Belum lagi di dunia perbankan, pembobolan dana nasabah yang begitu senyap tanpa terdeteksi pihak bank maupun nasabah. Kasus kejahatan siber/dunia maya di Indonesia tergolong sangat tinggi, kebanyakan pelakunya warga negara asing. Salah satunya terlihat dari beberapa kali penangkapan warga Cina dan Timur Tengah yang dilakukan jajaran Polda Bali. Ini tentu harus mendapat perhatian semua pihak, mulai Imigrasi sebagai garda terdepan masuknya orang asing ke Indonesia. Pihak Imigrasi harus benar-benar ekstra ketat memeriksa dan mengawasi warga asing yang masuk ke Indonesia. Apakah benar-benar untuk berlibur, berbisnis, atau hanya kedok untuk melakukan kejahatan siber. Kepekaan dan kepedulian masyarakat harus ditingkatkan terus. Karena dari beberapa kasus, warga asing utamanya Cina ditangkap di penginapan milik warga, bukan di hotel. Mereka ditangkap dalam satu rumah mewah dengan berbagai peralatan canggih untuk operasi kejahatan siber. Pemerintah telah membentuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada tahun 2017. Selain itu, pemerintah Indonesia juga telah memiliki Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) untuk mencegah terjadinya kejahatan siber ini. Namun, pencegahan awal haruslah dilakukan oleh masyarakat sendiri. Caranya, dengan menjaga kerahasiaan data pribadi masingmasing. Sangat penting untuk sangat menjaga kerahasiaan data pribadi, karena kejahatan siber ini memanfaatkan data pribadi yang kita miliki. Jangan terlalu yakin rekening kita aman dan tidak akan terjadi apa-apa walaupun kartu kredit atau ATM tidak pernah jauh dari jangkauan. Untuk menjaga kerahasiaan data pribadi masyarakat ini, perlu ada semacam tempat aman yang dijamin oleh hukum. Karena sering data pribadi masyarakat dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga sangat merugikan masyarakat. Misalnya, data pribadi nasabah dimanfaatkan untuk menawarkan asuransi dan lain-lain tanpa sepengetahuan mereka. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sendiri telah “mengumpulkan” data pribadi masyarakat melaui Peraturan Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Menkominfo Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi. Data pribadi masyarakat berupa Nomor Induk Kependudukan/KTP (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) telah terdata begitu membeli kartu SIM perdana telepon seluler. Berbagai data pribadi masyarakat ini tentu perlu perlindungan hukum dari negara. Karenanya, UU Perlindungan Data Pribadi mendesak untuk diwujudkan untuk melindungi kerahasiaan data pribadi masyarakat. Tanpa itu, para pelaku kejahatan siber akan makin leluasa melakukan operasinya.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
”Dana Punia’’ Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur Dalam rangka persiapan pelaksanaan Karya Panca Bali Krama, Tawur Tabuh Gentuh, Labuh Gentuh, Wana Kertih lan Segara Kertih di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur, Desa Adat Purwayu, Desa Tribuana, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem yang puncak acaranya akan dilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2019 (Nemoning Purnama Sasih Kawolu, Redite, Kliwon Pujut). Berkenaan dengan hal tersebut di atas, kami mohon bantuan kepada para bhakta atau umat mendukung kelancaran yadnya tersebut melalui dana punia. Dr. I Wayan Artha Dipa, S.H., M.H. Ketua Umum
Mohon LPD Tetap Diperhatikan Selaku praktisi LPD yang sudah 30 tahun mengelola Lembaga Perkreditan Desa (LPD) izinkan saya menyampaikan pandangan dari aspek historis yuridis dan ekonomis sbb: (1) Historis nama LPD sudah digunakan sejak awal berdirinya LPD 34 tahun lalu (1984-2018) dan sudah sangat mengakar di kalangan desa pakraman dan pengelola LPD. Jadi, konsep menengok masa lalu melihat masa kini dan menatap masa depan layak dijadikan pertimbangan untuk mempertahankan nama LPD sesuai dengan yang berlaku di Perda No. 3/2017. (2) Secara yuridis Undang-undang tentang Lembaga Keuangan Mikro No. 1/2013 telah dengan jelas tersurat menyebutkan bahwa nama Lembaga Perkreditan Desa yang dikecualikan dan tidak tunduk dengan UU tersebut. Jadi, jika nama LPD diubah menjadi Labda Pacingkreman Desa atau nama yang lain (maaf bukankah sama artinya kita buat ‘’lubang’’ agar masuk ke UU LKM serta tidak lagi dikecualikan alias akan tunduk dan mengikuti UU LKM tersebut?). Saya berkeyakinan jika hal itu terjadi maka LPD akan tidak lagi menjadi roh saat pendirian awal LPD yang sejatinya. Secara ekonomis mengubah nama LPD memerlukan biaya yang sangat besar mulai dari blangko cetak-mencetak sistem komputerisasi perikatan perjanjian dan lainnya. Serta memerlukan proses waktu yang cukup panjang. Jadi, keberadaan para pengelola LPD yang kebanyakan di lapangan/praktisi juga layak dijadikan referensi. Dari ketiga argumentasi tersebut, saya berharap bisa dijadikan masukan sebelum mengubah nama LPD. Terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut bersama-sama menjaga LPD. Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. Ketua BKS-LPD BALI
Memenuhi Hak Perlindungan Data Pribadi Secara terpisah dua lembaga negara di Bali memberikan laporan akhir tahun dengan fakta tak jauh berbeda, maraknya kasus-kasus terkait Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sepanjang 2018. Laporan pertama dari Kepolisian Daerah (Polda) Bali. Dalam jumpa pers akhir tahun di Seminyak, Badung pada Jumat (28/12) lalu, Polda Bali memberikan data rangkuman kasus-kasus kriminal di pulau ini sepanjang 2018.
Oleh
Anton Muhajir alah satu yang menarik bagi saya adalah maraknya kasus tindak pidana khusus selain kasus-kasus kriminal konvensional seperti pencurian, penganiayaan, dan semacamnya. Di antara 69 kasus tindak pidana khusus yang ditangani Polda Bali sepanjang 2018, kasus terkait ITE adalah kasus paling banyak kedua dengan 13 kasus atau sekitar 19 persen. Kasus ITE ini berada di urutan kedua setelah kasus terkait merek (22 kasus). Namun, kedua jenis kasus ini jauh lebih banyak dibandingkan kasus-kasus lain, seperti perdagangan (2 kasus), tindak pidana korupsi (5 kasus), dan tindak pidana pencucian uang (7 kasus). Pada hari yang sama dengan jumpa pers Polda Bali, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Provinsi Bali juga membunyikan alarm senada. Dari 471 warga negara asing (WNA) yang mendapatkan tindakan administratif keimigrasian sepanjang 2018, sebanyak 62,34 persen di antaranya merupakan kasus terkait kejahatan siber. Jumlah WNA dideportasi akibat kasus kejahatan siber itu mengalahkan WNA yang melebihi izin masa tinggal (overstay) sebanyak 43,24 persen. Persentase kasus ini memang mengalami irisan di mana WNA yang melanggar izin masa tinggal juga mungkin melakukan kejahatan siber. Banyaknya kasus kejahatan siber di Bali itu tak bisa dilepaskan
dari penangkapan 55 warga Cina awal tahun lalu, Januari 2018. Saat itu, Polda Bali menangkap WNA Cina itu karena melakukan penipuan berbasis internet, termasuk media sosial, dengan mengaku sebagai polisi atau jaksa. Warga Cina itu memang menyasar sesama warga Cina daratan. Namun, mereka melakukan kejahatan itu dari Bali. Dengan menggunakan visa kunjungan singkat mereka tinggal di Bali untuk melakukan kejahatan siber. Dalam kasus Januari 2018 lalu, mereka tinggal di Kecamatan Denpasar Utara, di dua rumah mewah yang hampir tiap hari saya lewati. Karena itu, bagi saya, kejahatan siber oleh warga Cina itu terasa begitu dekat. Tamu Asing Dekatnya tempat operasi para pelaku kejahatan siber oleh warga Cina itu terasa seperti tamu tak diundang yang datang mengetuk pintu. Tanpa kita tahu, tiba-tiba saja kejahatan itu sudah berdiri di depan rumah kita. Para pelaku ternyata berada di lingkungan kita sehari-hari tanpa kita sadari. Dalam skala lebih kecil, kejahatankejahatan siber itu juga mulai terjadi dalam bentuk lain. Salah satu contohnya terjadi pada akhir November 2018 lalu, pada seorang gadis muda di Kabupaten Bangli. Mantan pacarnya yang tidak terima setelah mereka putus ternyata menggunakan foto setengah telanjang si gadis sebagai alat untuk megancam si gadis melalui orangtuanya, ‘’Kamu balikan den-
gan aku atau foto telanjangmu aku sebarkan!’’ Foto itu dikirim melalui aplikasi pesan instan WhatsApp kepada orangtua si korban. Bukannya takut, orangtua korban justru melaporkannya ke Polres Bangli. Pemuda belasan tahun yang tidak terima karena telah diputus pacarnya itu pun diancam Pasal 27 ayat 1 Undang-undang (UU) ITE tentang Penyebarluasan Informasi Elektrnonik yang mengandung materi asusila. Daftar kasus terkait ITE itu, sebagaimana laporan Polda Bali, bisa bertambah panjang dengan jenis kejahatan berbeda-beda. Selain balas dendam menggunakan materi asusila mantan pacar (porn revenge) seperti di Bangli, jenis kejahatan siber lain yang marak akhir-akhir ini adalah penyalahgunaan data pribadi pengguna aplikasi peminjaman uang. Dalam Catatan Tahunan 2018 Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali menyebutkan bahwa kasus terkait penyalahgunaan data pribadi pengguna fintek ini juga termasuk kasus terbesar sepanjang setahun 2018. Maraknya jenis kejahatan pada pengguna aplikasi teknologi keuangan atau financial technology (fintech) di Bali itu cukup mengejutkan. Sebab, selama ini belum pernah terdengar kasusnya di Bali ketika di tempat lain, terutama Jakarta, memang semakin banyak. Mari Mengantisipasi Kian banyaknya kejahatan siber seperti penipuan daring, balas dendam dengan materi
asusila, dan penyalahgunaan data pribadi aplikasi fintek itu menjadi semacam alarm penanda betapa pentingnya isu terkait ITE ini mulai mendapat perhatian lebih, terutama dari sisi perlindungan privasi warga secara digital. Sudah saatnya isu perlindungan data pribadi menjadi isu arus utama (mainstream). Dari perspektif lebih luas, perlindungan privasi termasuk bagian dari hak-hak digital (digital rights). Secara ringkas, hakhak digital merupakan hak-hak mendasar bagi warga terkait dengan perilaku berinternet. Sederhananya, ini adalah hak-hak warga di internet. Definisi hakhak digital bisa sangat beragam tergantung dari sudut pandang: ekonomi, sosial, politik, budaya, keamanan, infrastruktur, dan lain-lain. Namun, dari sekian banyak definisi itu, pada dasarnya hak-hak digital mencakup tiga hal utama yaitu hak untuk mengakses informasi (right to access), hak untuk berekspresi (right to express), dan hak atas rasa aman (right to be safe). Semua dalam konteks kegiatan dalam jaringan (online). Hak mengakses informasi, misalnya, adalah bahwa semua warganet berhak mengakses situs atau aplikasi selama sesuai dengan peraturan. Praktiknya, akses internet belum sepenuhnya bisa diakses semua warga, terutama mereka yang berada daerah pelosok (rural) ataupun mengalami diskriminasi akibat orientasi seksual terutama kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Hak untuk berekspresi mencakup kebebasan bersuara atau berpendapat melalui internet. Tiap orang memiliki hak menyampaikan pendapatnya terkait isu apa pun. Nyatanya, makin hari makin banyak warganet diancam penjara akibat ekspresi mereka di dunia maya. Adapun hak atas rasa aman termasuk di dalamnya termasuk hak untuk
Generasi Micin dan Risiko Batu Ginjal PERKEMBANGAN wisata kuliner semakin pesat dengan semakin berkembangnya media sosial belakangan ini. Sayangnya, semakin banyak makanan cepat saji dan instan yang menggunakan penyedap rasa berlebihan. Dengan tren tersebut, tak jarang terdengar sebutan ‘’generasi micin’’ untuk generasi muda penggemar makanan instan tersebut. Konsumsi micin berlebih ini ditengarai terkait tak langsung dengan sikap apatis dan lebih suka hal yang bersifat instan dalam kehidupan. Meskipun belum ada penelitian mengenai asosiasi tersebut, namun bahaya gangguan kesehatan yang dapat ditimbulkan makanan yang mengandung penyedap ini perlu diketahui. Penyedap rasa/micin atau monosodium glutamate (MSG) merupakan senyawa yang terdiri dari 78% asam glutamat dan 22% air dan garam natrium. Zat ini dapat menstimulasi rasa dan nafsu makan, namun beberapa penelitian melaporkan MSG dapat memunculkan gejala mati rasa, lemas, berkeringat, pusing atau sakit kepala. Selain itu, konsumsi MSG yang terus-menerus dan berlebih dapat menyebabkan penyakit hipertensi, batu ginjal, dan bahkan gagal ginjal. Walaupun bukan satu-satunya penyebab, konsumsi MSG dikaitkan dengan timbulnya batu ginjal. Berdasarkan hasil dari beberapa penelitian, konsumsi MSG harian lebih dari 0-120 mg/kg berat badan akan menyebabkan
Oleh dr. Kurnia Darma Pratama, S.Ked. perubahan asam basa pada ginjal, sehingga menyebabkan penumpukan hasil metabolismenya, dan memicu pembentukan batu ginjal. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013, se-
Untuk mencegah batu ginjal, hal pertama yang harus dilakukan yaitu menghindari dehidrasi dengan cara minum yang cukup untuk mencegah pengendapan dan pembentukan batu ginjal, dengan target produksi air kencing (urine) dalam sehari yaitu 2-3 liter. Kedua mengurangi konsumsi zat-zat yang dapat membentuk batu seperti garam dan MSG yang tinggi, makanan tinggi protein, oksalat (teh, cokelat, kopi instan), dan purin (daging jeroan, kedelai, minuman beralkohol).
banyak 0,6% atau 6 per 1.000 penduduk Indonesia menderita batu ginjal. Beberapa gejala yang dapat diwaspadai dari adanya batu ginjal yaitu nyeri pada pinggang yang dapat menjalar hingga perut atau kemaluan, yang dapat disertai mual, muntah, kencing berwarna keruh, serta demam dan menggigil apabila disertai infeksi. Apabila terdapat gejala tersebut, hendaknya memeriksakan diri ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan fisik lebih mendalam. Jika ditemukan batu ginjal, terlebih lagi dalam ukuran lebih dari 5 mm, maka tindakan operasi harus dilakukan untuk mencegah komplikasi infeksi maupun gagal ginjal. Untuk mencegah batu ginjal, hal pertama yang harus dilakukan yaitu menghindari dehidrasi dengan cara minum yang cukup untuk mencegah pengendapan dan pembentukan batu ginjal, dengan target produksi air kencing (urine) dalam sehari yaitu 2-3 liter. Kedua adalah mengurangi konsumsi zat-zat yang dapat membentuk batu seperti garam dan MSG yang tinggi, makanan tinggi protein, oksalat (teh, cokelat, kopi instan), dan purin (daging jeroan, kedelai, minuman beralkohol). Dengan beberapa pencegahan tersebut, diharapkan batu ginjal beserta komplikasinya dapat dihindari.
bebas dari perundungan (bully), pengambilan dan penyebarluasan data pribadi tanpa persetujuan (doxing), atau bahkan penguntitan (stalking). Mengantisipasi maraknya penyalahgunaan data bisa dilakukan antara lain melalui pembuatan aturan perlindungan data pribadi. Salah satunya melalui UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) yang tahun ini sudah masuk dalam program legislasi nasional (prolegnas) di DPR. Adanya aturan PDP, semacam Aturan Perlindungan Data Umum (GDPR) di Uni Eropa, akan membuat korporasi digital harus lebih melindungi hak-hak privasi pengguna layanan mereka. Tak kalah mendesak, antisipasi tindak kejahatan siber juga harus dilakukan mulai dari pengguna itu sendiri. Sudah saatnya pengguna layanan digital memikirkan ulang bagaimana perilaku daring mereka seharihari melalui beragam aplikasi ataupun platform. Sudah saatnya, kita semua memikirkan sejauh mana kita mengumbar data pribadi yang justru mengundang peluang niat pelaku kejahatan siber untuk mengincar kita. Karena, pada akhirnya, kita adalah pemilik data pribadi sendiri dan semua risiko atas apa yang terjadi pada kita tak bisa kita lepaskan dari tanggung jawab kita masingmasing. Penulis blogger di Bali, aktif dalam gerakan literasi digital
POJOK Gubernur Bali atur tata niaga produk pertanian lokal Bali. - Mulai hidup baru pertanian. *** Swalayan, hotel dan restoran wajib jual produk pertanian lokal. - Tindak lanjutnya ditunggu. *** Pemkab Bangli rancang kredit pertanian dalam bentuk bibit dan pupuk. - Cara baru bantu pertanian.
Penulis, dokter umum RSUD Mangusada, Badung
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Selasa Pon, 8 Januari 2019
10 Ribu Hektar Lahan Pertanian Ditargetkan Ter-’’cover’’ AUTP Tabanan (Bali Post) -
Serangan hama, kekurangan air, maupun banjir kerap memicu gagal panen. Oleh karena itu, pemerintah pusat mendorong petani untuk mengikuti Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) guna memberikan perlindungan dari kerugian yang besar. Lewat program ini, pemerintah memberikan bantuan dengan membayar premi AUTP 80 persen dan 20 persennya dibayarkan oleh petani. Tahun ini, AUTP di Tabanan ditargetkan mencakup 10 ribu hektar lahan pertanian. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tabanan I Gusti Putu Wiadnyana, Senin (7/1) kemarin, mengatakan target 10.000 hektar merupakan target yang sangat tinggi. Hal ini mengingat petani belum banyak yang sadar akan pentingnya asuransi. Guna mencapai target, Pemkab Tabanan akan membantu membayar sisa premi yang tidak ditanggung oleh pemerintah pusat. Dana ini pun sudah diplot di APBD Tabanan 2019 sebesar Rp 360 juta. Tidak hanya untuk premi AUTP, Pemkab akan membantu membayar premi Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) sebanyak 500 ekor atau Rp 20 juta. Meski demikian, lanjut Wiadnyana, dana APBD untuk membantu membayar sisa premi dari program pusat ini tidak serta merta bisa diturunkan. Harus dikaji dulu apakah bantuan dari APBD ini tidak melanggar aturan. ‘’Sebab, ada aturan jika tidak boleh ada subsidi ganda, karenanya kita sedang kaji dulu. Jika memang sesuai aturan sudah benar, baru diturunkan. Sehingga nantinya 10.000 hektar yang ditargetkan pemerintah pusat ini bisa tercapai,’’ jelasnya. Nantinya jika dana bisa dicairkan, daerah yang difokuskan
mendapatkan AUTP adalah yang rawan terjadi gagal tanam maupun gagal panen baik akibat cuaca, kekurangan air maupun serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Wiadnyana melanjutkan, meski bantuan subsidi premi AUTP dari APBD masih dikaji, Dinas Pertanian tetap membuka peserta AUTP mandiri dalam artian, petani menanggung sisa premi yang tidak dibayarkan pemerintah pusat. Nilai premi AUTP adalah Rp 180 ribu per hektar. Jadi, pemerintah pusat membayar 80 persen atau sekitar Rp 144.000, sementara 20 persennya ditanggung petani sebanyak Rp 36.000 per hektar. Mengenai manfaat AUTP, kata Wiadnyana, sangat dirasakan petani terutama petani yang mengalami gagal tanam atau gagal panen. Dengan asuransi ini, biaya kerugian bisa lebih ditekan. Sayangnya, beberapa gagal tanam ataupun gagal panen yang terjadi sepanjang tahun 2018 ada yang tidak ter-cover AUTP. Dengan pengalaman ini, petani diharapkan lebih sadar mengenai pentingnya asuransi. ‘’Terlebih preminya dibantu pemerintah. Petani tidak mengeluarkan biaya yang besar per hektarnya,’’ paparnya. (kmb24)
Tabanan (Bali Post) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan, Senin (7/1) kemarin melaksanakan pemantauan pelaksanaan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Plastik Sekali Pakai. Selain untuk melihat langsung distribusi pemakaian plastik di beberapa toko modern, kegiatan tersebut juga dalam rangka mengumpulkan informasi penyusunan peraturan bupati (perbup). Dari kegiatan ini, diketahui beberapa toko modern sudah menyetop penggunaan plastik untuk barang belanjaan konsumen dan menggantinya dengan tas yang lebih tahan lama. Kepala DLH Tabanan A.A. Raka Icwara memaparkan, pihaknya melakukan peman-
tauan di beberapa toko modern berjaringan dan restoran cepat saji di Jalan By-pass Ir. Soekarno. Menurutnya, Indomaret sudah tidak memakai kantong plastik. Mereka menjual tas seharga Rp 5.000 sebagai penggantinya. ‘’Beberapa konsumen sudah ada yang membeli dan memakai tas ini,’’ ujarnya. Sementara toko modern lainnya dan salah satu restoran cepat saji terkemuka masih menggunakan kantong plastik dan rencananya ke depan akan menerapkan hal yang sama dengan Indomaret. Alasannya, menghabiskan stok kantong plastik. ‘’Setelahnya, mereka tidak akan memberikan kantong plastik jika ada pembeli yang belanja,’’ jelas Raka. Dengan turun ke lapangan, pihaknya sekaligus meng-
umpulkan informasi untuk menyusun perbup sebagai pendukung Pergub 97/2018. Pihaknya menargetkan penyusunan perbup rampung dalam satu bulan. ‘’Setelah perbup usai disusun barulah dilakukan sosialisasi dan memanggil pemegang kebijakan,’’ ujarnya. Raka mengakui selama ini Tabanan memang belum memiliki peraturan khusus mengenai pembatasan pemakaian plastik sekali pakai. Tabanan baru memiliki Perda No. 6 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. ‘’Dalam perda ini diatur soal aturan pembuangan sampah serta pengelolaan sampah rumah tangga. Jadi belum spesifik ke plastik,’’ ujarnya. (kmb24)
Ditambahkannya, untuk pemberkasan akan dimulai pada 16 sampai 31 Januari mendatang. Berkas diserahkan ke panitia seleksi CPNS di ruang rapat bawah kantor Bupati Tabanan setiap hari kerja. Setidaknya ada 14 persyaratan berkas yang harus dibawa pelamar yang dinyatakan lulus tes CPNS. Sementara bagi peserta dari tenaga honorer K2, ada dua tambahan persyaratan yang harus dipenuhi. Adapun persyaratan dokumen yang perlu dibawa yakni surat lamaran, SKCK, keterangan sehat dari dokter PNS, keterangan bebas narkoba serta berkas lainnya. Untuk tenaga guru, dimasukkan ke map merah, kesehatan pada map biru, tenaga teknis pada map kuning dan tenaga honorer pada map hijau. ‘’Seluruh berkas harus dimasukkan dalam map sesuai kategori masingmasing,’’ imbuhnya. (kmb28)
PENGUMUMAN - Sejumlah pegawai saat melihat pengumuman perekrutan CPNS.
Bali Post/san
MUSIM TANAM - Tabanan saat ini sedang memasuki musim tanam. Agar petani terlindungi dari kerugian akibat gagal tanam maupun gagal panen, pemerintah mengeluarkan program AUTP.
SOSOK
Toko Modern Mulai Setop Penggunaan Kantong Plastik
Banjar Wisata KECAMATAN Pupuan terus berupaya mengembangkan potensi alam yang dimilikinya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seperti disampaikan Camat Pupuan I Putu A. Hendra Manik, dari 14 desa di Kecamatan Pupuan, 9 di antaranya telah mengantongi SK desa wisata. ‘’Lima di antaranya sudah masuk rancangan desa wisata. Hanya, progres di bawah masih pelan-pelan. Tetapi ini akan terus digenjot,’’ ucapnya, Senin (7/1) kemarin. Bagi desa yang telah mengantongi SK desa wisata tentunya akan terus melakukan pembenahan dan pengembangan agar mampu menarik minat lebih banyak wisatawan. ‘’Kami di Pupuan yang coba kita jual adalah alamnya, baik itu pemandangan sawah yang berbukit serta beragam perkebunan seperti kopi, salak dan potensi alam lainnya yakni air terjun. Kami harapkan potensi alam yang dimiliki ini menjadi salah satu destinasi wisata ke depan,’’ terangnya. Tidak hanya itu, pihaknya merencanakan pembentukan banjar wisata, dengan memilih Banjar Asah Desa Bantiran. ‘’Sedikit tidaknya bisa kami jadikan layaknya Penglipuran di Kabupaten Bangli. Karena banjar itu areal buntu dan masyarakat juga mendukung gagasan ini,’’ ucapnya. Guna memantapkan gagasan ini, pihaknya sudah terus melakukan koordinasi dengan perangkat desa terkait, masyarakat serta Dinas Pariwisata. Yang menarik, banjar wisata ini sebagai tahap awal penggunaan dana yang berasal dari iuran warga setempat yang sifatnya gotong royong. ‘’Kami urunan dengan masyarakat buat beli angkul-angkul ciri khas Tabanan yang ingin kami wujudkan. Jadi, jalan dulu. Seandainya nanti ada anggaran dari daerah tentunya bisa untuk pengembangan selanjutnya,’’ terangnya. (bit)
Bali Post/san
PEMANTAUAN - DLH Tabanan, Senin (7/1) kemarin, memantau penggunaan plastik di sejumlah toko modern.
18 Formasi CPNS Tak Terisi Tabanan (Bali Post) Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, akhirnya peserta yang lulus tes perekrutan CPNS diumumkan Senin (7/1) kemarin. Selain diumumkan melalui situs Pemkab Tabanan, petugas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan menempelkan pengumuman tersebut di papan pengumuman kantor setempat. Kabid Pengembangan BKPSDM Tabanan Ni Luh Putu Mahadi Santi Dewi seizin Kepala BKPSDM I Wayan Sugatra mengatakan, hasil penerimaan CPNS sudah dikeluarkan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pada 1 Januari lalu. Namun sebelum diumumkan, harus ditandatangani oleh Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di kabupaten. Sesuai aturan, hasil seleksi kelulusan CPNS harus
diumumkan paling lambat 30 hari setelah hasil diterima dari pusat. ‘’Karena sudah ditandatangani, kami langsung umumkan,’’ katanya. Dijelaskannya, dari 529 orang yang mengikuti tes kompetensi bidang, yang lulus 290 orang dari jalur umum dan 11 orang dari tenaga honorer. Sehingga total yang lulus dan diterima menjadi CPNS 301 orang dari 319 formasi yang dicari. ‘’18 formasi yang kosong semuanya dari jalur tenaga honorer, karena dari 29 formasi, hanya 11 yang lulus. Sementara formasi dari jalur umum semuanya terisi,’’ jelasnya. Menurut Mahadi, masyarakat bisa melihat pengumuman tersebut di website resmi Pemkab Tabnanan yakni www. tabanankab.go.id mulai kemarin. Mereka yang lulus juga bisa melihat persyaratan yang harus dibawa saat penyerahan berkas lamaran.
Bali Post/ist
Polisi Cek Logistik Pemilu
CEK LOGISTIK - Jajaran Polres Tabanan mengecek logistik pemilu.
Bali Post/bit
Tabanan (Bali Post) Jajaran Polres Tabanan, Senin (7/1) kemarin, melakukan pengecekan logistik Pemilu 2019 di gudang KPU Tabanan. Hal ini guna memastikan logistik pemilu dalam kondisi aman. Pada kegiatan tersebut, Kasat Intelkam Polres Tabanan AKP Ni Luh Komang Sri Subakti bersama jajarannya melakukan koordinasi dengan Ketua KPU Tabanan I Putu Weda Subawa. Menurut AKP Sri Subakti, pengecekan ini sangat penting mengingat bilik dan kotak suara Pemilu 2019 terbuat dari bahan kardus yang rentan akan rayap atau
rusak terkena air. ‘’Hanya koordinasi biasa dengan Ketua KPU, sekalian cek keberadaan logistik tentang sistem pengamanan dan penyimpanannya. Apalagi belakangan ini sering turun hujan. Ini agar logistik tidak rusak dan mencegah hal-hal lainnya yang tidak diinginkan,’’ ucap AKP Subakti. Dari hasil pengecekan, kondisi gudang penyimpanan logistik di kantor KPU Tabanan masih aman, bebas banjir maupun rayap. Untuk pengamanan, Polres Tabanan telah menyiagakan sepuluh petugas tiap harinya di gudang logistik KPU.
Sementara dari data, logistik pemilu yang disimpan di gudang KPU Tabanan berupa kotak suara non-aluminium 7.810 buah, bilik suara nonaluminium 2.666 buah, bilik suara aluminium 3.494 buah, segel kotak suara 160.991 buah, tinta 3.088 botol, dan rak arsip yang berisikan arsip atau berkas KPU Tabanan, bantalan spon 3.000 buah. Ketua KPU Tabanan I Putu Weda Subawa menjelaskan, KPU selalu melakukan koordinasi intens dengan jajaran terkait agar Pemilu 2019 bisa berjalan aman, lancer, dan damai. Khusus kesiapan logistik di gudang penyimpanan kantor
KPU Tabanan, sejauh ini dalam kondisi aman. ‘’Karena logistik masih dilipat, belum dirakit. Jadi, masih cukup disimpan di gudang kantor. Nantinya kalau sudah dirakit barulah dipindahkan ke lapangan tenis Alit Saputra,’’ ucapnya. Guna mencegah rayap ataupun terkena air, logistik sudah dialasi dengan valet agar tidak sampai menyentuh tanah. Penyemprotan antirayap juga dilakukan. Penanganan serupa juga akan dilakukan setelah logistik dirakit. ‘’Maret awal baru rakit, karena ada proses pelipatan surat suara dulu. Tunggu arahan dari provinsi,’’ jelasnya. (kmb28)
BULELENG
8
Selasa Pon, 8 Januari 2019
Senderan Hotel Ambruk
Pekerja Bangunan Tewas Tertimbun Singaraja (Bali Post) –
Warga Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula tibatiba geger Senin (7/1) kemarin, pukul 10.45 Wita. Ini dipicu peristiwa robohnya senderan Hotel Luak di desa setempat. Bongkahan beton tersebut menimpa seorang pekerja bangunan Nengah Buda (52) asal Dusun Batu Lumbang, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula. Benturan itu mengakibatkan korban mengalami luka parah hingga tewas di lokasi kejadian. Peristiwa mengejutkan ini terjadi ketika korban dan dua rekannya yakni Ketut Priambada dan Gede Rahul bekerja, melanjutkan membuat senderan hotel dari batako. Korban saat itu sedang membantu mengambilkan batako atau campuran beton rekannya sebagai tukang. Posisi korban persis di bawah senderan dengan ketinggian sekitar 3,5 meter. Senderan yang sudah miring itu akhirnya ambruk. Tidak sempat menghindar, tubuh korban terkena benturan bongkahan batako dan beton. Bahkan, material senderan yang roboh itu menimbun tubuh korban dengan kedalaman satu meter lebih. Korban mengalami luka parah dan nyawanya tak tertolong. Korban tewas di tempat kejadian. Rekan korban dan warga serta polisi berusaha mengevakuasi jenazah korban dari timbunan material senderan beton itu. Jenazah korban akhirnya baru bisa dievakuasi pukul 11.20 Wita. Setelah menjalani pemeriksaan luar di Puskesmas Tejakula, jenazah korban kemudian diantar ke rumah duka di Desa Penuktukan untuk disemayamkan. Salah seorang saksi, Ketut Priambada, di lokasi kejadian menuturkan, sebelum kejadian dirinya bersama korban tidak merasakan ada sesuatu yang aneh di lokasi kejadian itu. Dia pun melanjutkan pekerjaan seperti biasa. Namun tidak disangka, senderan yang sedang dibangun itu tiba-tiba ambruk. Dia sendiri tidak sempat memberi tahu
korban yang berada di bawah. Karena peristiwa itu berlangsung cepat, sehingga korban tertimbun tanpa sempat menyelamatkan dirinya. Terkait penyebab senderan roboh, saksi mengaku tidak tahu penyebab pastinya. Hanya, senderan itu sudah sempat dibangun sekitar setahun lalu. Fondasi bangunan dibuat dari batako bercampur beton. ‘’Waktu itu, korban ada di posisi timur senderan dan saat kejadian itu, saya tidak sempat member tahu karena tembok itu tiba-tiba saja ambruk dan menimbun dia (korban - red),’’ katanya. Kapolsek Tejakula AKP Wayan Sartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, kasus ini masih diselidiki lebih lanjut. Sejumlah saksi di lokasi kejadian dan barang bukti lainnya sedang dikumpulkan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Korban tewas disebabkan luka parah akibat benturan keras senderan beton yang ambruk itu. Jenazah korban juga sudah diperiksa petugas medis di Puskesmas Tejakula. Hasilnya, penyebab kematian itu karena luka parah di bagian kepala dan sejumlah luka di tubuh korban. Terkait dugaan senderan itu ambruk, AKP Sartika mengaku masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. ‘’Kami bersama rekan TNI dan warga di sana menemukan korban tertimbun dan sudah meninggal dunia. Sesuai pemeriksaan medis, korban terluka parah. Jenazah korban sudah diantar ke rumah duka,’’ katanya. (kmb38)
Tunggu Keputusan Pengangkatan P3K
SOSOK Semangat Gotong Royong SEMANGAT gotong royong terus digalakkan di semua desa di Kecamatan Busungbiu. Selain akan mengikuti acara lomba, gotong royong ini diguliran untuk mengedukasi dan menggugah kesadaran dan kepedulian warga terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dalam upaya berpartisipasi dalam penyelenggaraan pembangunan. Camat Busungbiu Made Supartawan mengatakan, gotong royong di kalangan warga itu memang terus digalakkan. Warga dan aparat desa setempat tampak antusias mengikuti aksi kebersihan tersebut. Selain gotong royong, warga juga diberikan bubuk abate gratis dan sosialisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Mantan Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Sekkab Buleleng ini mengaku bangga melihat antusias warga yang semakin sadar terhadap kebersihan lingkungan di desanya. Kesadaran ini ditunjukkan dengan kekompakan semangat luar biasa warga melakukan gotong royong. Sikap itu merupakan wujud pemahaman terhadap warisan budaya bangsa, dalam memberikan andil konstruktif membangun desa. Dia berharap kebersamaan, dan gotong royong bukan saja dapat dipertahankan malah ditingkatkan. ‘’Semoga gerakan bersama gotong royong ini tidak berhenti pada seremonial dan pada saat mendukung lomba saja. Tetapi berusaha terus kita motivasi dan tingkatkan bersama, dalam upaya warga berpartisipasi utamanya memberikan kontribusi positif membangun desanya,’’ katanya. (mud)
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak KP3 Celukan Bawang Pospol Wisata Lovina Pospol Pancasari Siaga Reskrim Siaga Intel
Bali Post/ist
SENDERAN HOTEL AMBRUK – Senderan panyengker Hotel Luak Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula ambruk. Seorang pekerja bangunan tertimbun material batako dan beton hingga tewas.
3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999 92842 41010 25755 27511 29973
Singaraja (Bali Post) – Kebijakan pemerintah pusat akan merekrut Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) memberi angin segar bagi Pemkab Buleleng. Sebab, realitasnya di daerah ini memang masih kekurangan pegawai terutama guru dan juga tenaga kesehatan. Untuk itu, pemerintah daerah masih menunggu keputusan final terkait perekrutan P3K tersebut. Untuk mendapat kepastian dan teknis pelaksanaan perekrutan itu Pemkab Buleleng akan berkoordinasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB)
di Jakarta. Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengungkapkan hal itu usai tatap muka dengan 313 CPNS yang sudah lolos SKD dan SKB, Senin (7/1) kemarin. Kabar penambahan pegawai melalui perekrutan P3K, kata Dewa Ketut Puspaka, sudah diatur pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 49 Tahun 2018 tentang Manajemen P3K. Dengan adanya regulasi itu, jadi tinggal menunggu kebijakan Kemen-PAN RB yang akan menerbitkan regulasi turunan untuk menjabarkan amanat PP tersebut. Setelah PP itu dijabarkan, nantinya
kebijakan perekrutan P3K itu mulai berlaku. Menunggu finalisasi kebijakan perekrutan P3K itu pihaknya sudah mempersiapkan data terutama terkait keberadaan tenaga kontrak yang sudah dipekerjakan untuk bisa mengikuti perekrutan ini. Tercatat sekitar 4.000 lebih tenaga kontrak di atas usia 35 tahun dipekerjakan pemerintah daerah. Selain itu, dalam perekrutan P3K, pelamar umum bisa mengikuti perekturan yang sama dengan seleksi CPNS. Namun untuk P3K sifat perekrutannya khususnya untuk pegawai
profesional di bidang fungsional. Dicontohkan bidang kerja sebagai penyuluh pertanian, tenaga kesehatan, guru, dan beberapa bidang tugas lainnya. ‘’Kita masih menunggu finalisasi dan petunjuk pelaksanaannya. Tetapi yang jelas perekrutan ini memberikan peluang tenaga kontrak yang sudah berusia di atas 35 tahun, di mana mereka tidak bisa mengikuti seleksi CPNS. Nanti tidak saja tenaga kontrak, tetapi pelamar umum akan mengikuti peluang sama, dengan mekanisme sama seperti seleksi CPNS,’’ tegasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P.
Tanpa Alasan Kuat
Pegawai Tak Boleh Mohon Pindah Tempat Tugas Sebanyak 313 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Buleleng yang sudah dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), Senin (7/1) kemarin dikumpulkan di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja. Mereka dikumpulkan untuk diberikan pengarahan terkait tahapan pemberkasan agar nantinya mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) mulai tanggal 9 sampai 14 Januari 2019 ini. Lalu, apa harapan Bupati Buleleng kepada para calon pegawai baru itu? TATAP muka CPNS kemarin, tidak saja dihadiri Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, juga Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Sekkab Ir. Dewa Ketut Pupaka, M.P. dan Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gede Wisnawa. Bupati mengatakan, secara kualitas ratusan tambahan CPNS baru dengan formasi jabatan guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis ini memiliki kompetensi yang tidak diragukan. Pihaknya mengaku bangga karena proses perekrutan ini betul-betul murni. Para calon pegawai itu dinyataan lolos berdasarkan nilai dari kedua seleksi yang sudah mereka diikuti dalam waktu relatif panjang. “Saya sudah lama menginginkan pegawai yang pintar. Dengan hasil ini, saya yakin Saudara adalah calon pegawai yang pintar dan memiliki kemampuan memadai. Sebab, proses seleksi ini murni dari kemampuan ilmu pengetahuan dan kualifikasi pendidikan Saudara,” kataya.
Meskipun memuji kualitas CPNS, Bupati asal Desa Banyuatis, Kecamatan Gerokgak ini mengingatkan agar siapa pun CPNS yang sudah lolos ini dapat bertugas dengan baik di tempatnya bekerja. Pihaknya mengingatkan agar CPNS tidak memohon pindah tanpa alasan kuat. Selain itu, Bupati juga meminta disiplin, dan mengingatkan etika agar tetap dijaga dengan baik selaku pegawai. Menjaga citra Aparatur Sipil Negara (ASN) itu penting di mata masyarakat terutama keterlibatan pelanggaran hukum. Seperti korupsi atau penyalahgunaan narkoba. “Jangan sesekali mengajukan pindah kalau tidak ada alasan jelas. Saya tidak akan kasi. Ini karena Saudara sejak melamar sampai lulus ditugaskan bekerja di formasi yang ada. Jadi, jangan coba-coba ingin pindah,” tegasnya. Ketua Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Rekrutmen CPNS Kabupaten Buleleng yang juga Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengatakan, tahapan pemberkasan ini wajib dipahami
dan dilengkapi dengan baik oleh semua CPNS yang sudah lolos seleksi. Kalau dalam tahapan ini ada CPNS yang tidak mengikuti dengan baik, dan berkasnya dinyatakan tidak lengkap, maka tak menutup kemungkinan ada konsekuensi yang sudah ditentukan Panselnas. “Aturan wajib dipatuhi. Mudah-mudahan tidak ada permasalahan. Kita harapkan masa pemberkasan ini diikuti dengan baik. Kita buka ruang kalau ada yang tidak dipahami untuk berkonsultasi ke Panselnas,” katanya. Puspaka menambahkan, setelah tahapan pemberkasan,
Panselnas di kabupaten akan mengusulkan NIP ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Setelah itu, tahapan lanjutan mengikuti diklat prajabatan, sampai akhirnya CPNS ini ditetapkan sebagai PNS seratus persen. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng Gede Suyasa mengatakan, guru PNS sering mengusulkan pindah tugas. Sejalan instruksi Bupati, pihaknya juga mengingatkan agar guru PNS hasil prrekrutan tahun 2018 lalu tidak mengusulkan pindah tanpa alasan jelas. Apalagi, sekarang guru PNS itu tidak
saja dituntut mendidik siswa tetapi diberi tugas mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Berdasarkan Petunjuk Teknis (Juknis) BOS terbaru mengatur, kalau tidak ada guru PNS di suatu sekolah, maka kepala sekolah akan merangkap sebagai bendahara BOS di sekolahnya. “Kalau pindah tanpa alasan jelas tidak akan disetujui. Sebab kalau semua ingin pindah dari desa ke kota, lalu siapa yang mengajar di desa. Namun, kalau dengan alasan kuat pindah kemudian ada penggantinya tentu dipertimbangkan,” jelasnya. (mud)
Bali Post/mud
TATAP MUKA – Tercatat 313 CPNS yang sudah lolos SKD dan SKB mengikuti tatap muka dengan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana di Gedung Wanita Laksmi Graha, Singaraja, Senin (7/1) kemarin.
GIANYAR
Selasa Pon, 8 Januari 2019
9
SOSOK Pengembangan Potensi Desa CAMAT Gianyar Drs. Ketut Suastika mendorong desa-desa di wilayahnya untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya. Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan program inovasi desa yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. ‘’Sebagai camat, saya mendorong apa yang menjadi potensi di desa itu agar dikembangkan,’’ ujarnya, Senin (7/1) kemarin. Potensi yang patut dikembangkan adalah yang dapat memberi kesejahteraan untuk masyarakat desa. Dikatakan, dalam pengembangan potensi desa ini sudah ada tim yang bergerak. ‘’Sebagai contoh, di Desa Sumita ada ukiran. Jadi, bagaimana mengembangkan ukiran kayu itu agar bisa lebih dikenal, ada peran timnya di sana,’’ kata pria asal Lingkungan Sampiang Kelurahan Gianyar ini. Selama hampir tiga tahun menjabat Camat Gianyar, ia berupaya meningkatkan koordinasi dalam mendorong pengembangan potensi desa. ‘’Termasuk peran kita di sana, karena kita tetap melakukan koordinasi antardesa, rapat antardesa yang satu dengan desa yang lain melalui badan koordinasi antardesa,’’ tegas pria kelahiran tahun 1961 ini. Menurut mantan Camat Payangan ini, salah satu pengembangan potensi ini bisa mengarah ke desa wisata. Seperti di Desa Beng yang kini mengembangkan wisata air terjun Kanto Lampo. Sementara itu, di Desa Bakbakan ada air terjun Goa Rang Reng yang kini ramai dikunjungi pelancong. ‘’Nah, itu yang kita dorong untuk meningkatkan motivasi peran desa itu sendiri dalam menggali dan meningkatkan potensi,’’ tegasnya. (nik)
Bayi Ditelantarkan Ibu Kandungnya
RSUD Sanjiwani Lapor Polisi Gianyar (Bali Post) Seorang ibu yang menelantarkan bayinya, Ita Wahyuni, yang berasal dari Jember, Jawa Timur, dilaporkan oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani Gianyar ke Polres Gianyar. Pelaporan dilakukan atas dasar dugaan penelantaran bayi seberat 1,6 kilogram selama 21 hari di RSUD tipe B itu. Apabila polisi tidak menemukan ibu kandung bayi tersebut, pihak RSUD Sanjiwani akan menyerahkan ke Dinas Sosial lalu bisa diadopsi warga yang ingin merawatnya. Direktur RSUD Sanjiwani Gianyar dr. Ida Komang Upeksa mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ibu yang menelantarkan bayinya tersebut ke aparat kepolisian. Sementara itu, pihak rumah sakit tetap merawat bayi itu sampai ibunya datang atau sampai ada yang mengadopsi. Apabila polisi menyatakan bayi laki-laki itu merupakan pasien telantar, maka akan diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Gianyar. “Tadi, petugas dari Dinas Sosial sudah datang. Kami masih menunggu dari kepolisian. Polisi punya batasan sampai sejauh mana pencarian si ibu sampai dinyatakan pasien telantar,” ujar Upeksa, Senin (7/1) kemarin. Menurut Upeksa, Ita Wahyuni ke RSUD Sanjiwani pada 17 Desember 2018 lalu. Saat itu ada yang mengantarkannya ke rumah sakit. Bahkan, Ita Wahyuni sempat menyerahkan KTP elektronik. Pihak RSUD juga sudah memfotokopi identitas tersebut. “KTP asli kami serahkan ke polisi sebagai bukti,” jelas Upeksa. Pada 18 Desember, Ita Wahyuni yang melahirkan normal membayar biaya persalinan Rp 2 juta. Sementara untuk perawatan bayi belum dibayar, sementara ibu berusia 24 tahun itu sudah meninggalkan rumah sakit tanpa kabar. Diduga, ia memiliki masalah rumah tangga. Diketahui, wanita itu sudah memiliki seorang anak dari suami pertama. “Ini anak yang kedua, tapi sudah pisah dengan suaminya,” ujar Upeksa. Sambil menunggu hasil pencarian dari aparat kepolisian, kata Upeksa, bayi seberat 1,65 kilogram itu dirawat di Ruang NICU RSUD Sanjiwani Gianyar. “Anaknya lahir prematur, maka harus masuk ruang khusus. Tapi untuk riwayat sakit, itu tidak boleh diungkapkan,” tegasnya. Upeksa menegaskan, pihaknya akan terus merawat bayi itu dengan tanggungan Jaminan Persalinan (Jampersal). Dikatakan, kasus bayi telantar ini baru pertama kali terjadi pada 2019 ini. “Dulu, kami banyak menangani pasien telantar. Ada bayi telantar, ada juga orang tua ditelantarkan. Bermacammacam, yang jelas tahun ini baru ini,” katanya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Gianyar AKP Deni Septiawan mengaku akan menindaklanjuti kasus bayi telantar tersebut. “Kami akan cari dulu keluarganya,” katanya. (kmb35)
Bali Post/kmb35
PELAYANAN - Suasana pelayanan di Kantor Dukcapil Gianyar, Senin (7/1) kemarin.
Awal Tahun, Puluhan Ribu Data Kependudukan Dinonaktifkan
Gianyar (Bali Post) -
Pemerintah pusat dengan tegas menonaktifkan data kependudukan bagi yang belum melakukan perekaman e-KTP hingga 31 Desember 2018 lalu. Sementara itu, di Kabupaten Gianyar tercatat 30.253 warga yang datanya nonaktif sebagai warga negara Indonesia (WNI) hingga Senin (7/1) kemarin. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gianyar Putu Gede Bhayangkara mengatakan, penonaktifan data penduduk ini merupakan hasil Rakornas Dukcapil seluruh Indonesia pada November 2018 lalu. ‘’Khususnya bagi penduduk dewasa usia 23 tahun atau nonpemilih pemula yang belum merekam hingga batas akhir 31 Desember 2018 datanya akan dinonaktifkan,’’
ujar Bhayangkara saat dikonfirmasi, Senin kemarin. Bhayangkara mengungkapkan, data kependudukan tersebut bisa aktif kembali secara otomatis jika yang bersangkutan melakukan perekaman e-KTP. ‘’Jadi bagi kami, ini suatu shock therapy yang cukup bagus untuk menggugah penduduk tertib administrasi,’’ katanya. Hingga Senin kemarin, jumlah penduduk Gianyar
yang datanya nonaktif tercatat 30.253 orang. Menurun dibandingkan sebelumnya yang mencapai 30.907 orang. ‘’Awal tahun ini, sudah 654 yang melakukan perekaman. Jadi, yang datanya nonaktif tersisa 30.253 orang,’’ kata Bhayangkara. Bhayangkara mengatakan, mereka yang datanya dinonaktifkan ini secara otomatis tidak bisa menggunakan sejumlah fasilitas umum, sep-
erti fasilitas kesehatan hingga perbankan atau pelayanan lainnya. ‘’Makanya setelah dinonaktifkan, masyarakat mulai datang mengurus perekaman,’’ ujarnya. Bhayangkara menjelaskan, jumlah penduduk yang datanya nonaktif ini terdiri dari penduduk wajib e-KTP dan penduduk yang belum wajib eKTP 17 tahun ke bawah. ‘’Kenapa banyak? Sebab, aturannya jika kepala keluarga belum melakukan perekaman data, otomatis berdampak pada anggota keluarganya yang lain karena merupakan satu dokumen. Jadi, semua nonaktif,’’ katanya.
Berdasarkan data perekaman per Desember 2018, jumlah penduduk wajib eKTP 384.596 orang. Dari jumlah itu, 373.289 orang sudah melakukan perekaman sedangkan 11.307 orang belum melakukan perekaman. Bhayangkara mengimbau kepada penduduk Gianyar agar segera melakukan perekaman, baik itu dilakukan di Kantor Dukcapil maupun di kantor camat di wilayah masing-masing. Hanya, ketersediaan blangko e-KTP saat ini sedang kosong. ‘’Per hari ini kosong dan sudah kami laporkan agar disediakan lagi,’’ tegasnya. (kmb35)
Tangani Sampah Plastik, Bupati Siapkan Perbup Gianyar (Bali Post) Memasuki tahun 2019, semua pegawai dan segenap komponen masyarakat Gianyar diajak untuk meningkatkan disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan. Hal tersebut ditekankan Bupati Gianyar Made Mahayastra saat memimpin apel perdana pada tahun ini di halaman Kantor Bupati Gianyar, Senin (7/1) kemarin. Bupati Mahayastra juga akan menindaklanjuti Pergub Nomor 97 Tahun 2018 terkait penggunaan sampah plastik sekali pakai, di mana dalam pergub tersebut setiap orang dan pelaku usaha dilarang menggunakan plastik sekali pakai seperti kantong plastik, styrofoam hingga sedotan plastik. Mahayastra menegaskan, Pemkab Gianyar segera menindaklanjuti pergub tersebut dengan mengeluarkan peraturan bupati (perbup) yang lebih rinci terkait cara penanganan sampah plastik. ‘’Terkait Pergub Nomor 97 Tahun 2018 yang mengatur sampah plastik sekali pakai, saya selaku Bupati Gianyar akan segera mengatur secara lebih teknis untuk bisa
Bali Post/kmb35
APEL - Suasana apel perdana di halaman Kantor Bupati Gianyar, Senin (7/1) kemarin.
Payangan ini mengingatkan. Apel perdana Senin kemarin juga dirangkaikan dengan penyerahaan penghargaan bagi pemenang Lomba Desa Sadar Lingkungan dan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten. Bupati Mahayastra mengingatkan bahwa sekarang merupakan era menjaga lingkungan. Maka dari itu, patut memberikan penghargaan kepada desa pakraman dan sekolah yang mampu menjaga lingkungannya. Mahayastra menjelaskan, Lomba Desa Sadar Lingkungan mengacu pada kebijakan pemerintahan terdahulu. Di mana, semua program yang masuk ke desa pakraman tingkat keberhasilannya lebih tinggi dibandingkan dengan program yang masuk dalam konteks atau struktur pemerintahan. ‘’Sehingga kita berikan penghargaan, maka mereka akan bersaing untuk menjaga lingkungannya. Karena kita tahu, tidak satu orang pun warga Gianyar yang tidak masuk ke desa pakraman atau tidak ada satu jengkal tanah pun tanpa terbagi habis oleh desa pakraman,’’ katanya. (kmb35)
secepatnya diberlakukan,’’ tegasnya. Melalui perbup tersebut, kata Mahayastra, setiap produsen diwajibkan memproduksi produk pengganti plastik sekali pakai, dengan bahan yang ramah lingkungan. Setiap distributor wajib mendistribusikan produk pengganti kantong plastik. ‘’Setiap pemasok wajib memasok produk pengganti plastik sekali pakai, setiap
pelaku usaha dan penyedia plastik wajib menyediakan produk pengganti plastik sekali pakai,’’ katanya didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar I Wayan Kujus Pawitra. Sebelumnya, Pemkab Gianyar sudah mengeluarkan surat edaran konsumsi rapat tanpa kemasan plastik. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi penggunaan bahan plastik yang tidak ramah
melakukan sidak, masih ada masyarakat yang nekat membuang sampah sembarangan ke TPA liar tersebut. ‘’Ironisnya, ada oknum yang terkesan mengizinkan masyarakat membuang sampah di sana,’’ ujarnya. Selain sampah dari warga setempat, tumpukan sampah di TPA liar itu juga diperparah dengan kiriman sampah dari hulu desa. Sampah menumpuk sehingga menambah parah pencemaran lingkungan di lokasi tersebut. Terkait keberadaan TPA liar itu, pihak Satpol PP Gianyar belum bisa mengambil tindakan tegas. Justru dari pihak Desa Pakraman Bonbiyu melayangkan surat kepada Satpol PP Gianyar untuk mengajak aparat duduk bersama. Desa pakraman juga mengundang DLH Gianyar, Dinas PU Gianyar, Camat Blahbatuh, Kapolsek Blahbatuh, Danramil Blahbatuh, dan Perbekel Desa Saba. Pembahasan dijadwalkan berlangsung di Wantilan Pura Puseh, Kamis (10/1) lusa. ‘’Desa pakraman mengajak membicarakan penanganan sampah, termasuk mencari solusinya,’’ kata Agusnawa. (kmb35)
SIDAK - Petugas Satpol PP Gianyar saat sidak ke TPA liar yang dikeluhkan warga.
lingkungan. Mahayastra juga mengimbau agar seluruh elemen masyarakat ikut menjaga lingkungan dan fasilitas umum. Ditegaskan, menjaga lingkungan dan fasilitas umum bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab semua pihak. ‘’Jangan ada lagi yang membuang sampah ke sungai, atau ke dalam trotoar,’’ kata politisi asal Kecamatan
Dikeluhkan Warga, Satpol PP Sidak TPA Liar
Bali Post/kmb35
BAYI - Perawat melakukan penanganan terhadap bayi yang ditelantarkan ibu kandungnya di Ruang NICU RSUD Sanjiwani.
Gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kabupaten Gianyar - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289
Koramil Blahbatuh Koramil Tegallalang Koramil Tampaksiring Koramil Sukawati Koramil Ubud Koramil Payangan Siaga Lantas/TMC Gianyar Polsek Gianyar Polsek Blahbatuh Polsek Tampsiring Polsek Tegallalang Polsek Sukawati Polsek Ubud Polsek Payangan
- 941167 - 974792 - 901601 - 297564 - 975314 - 974793 - 945820 - 944510 - 941165 - 901110 - 901575 - 298723 - 975316 -974794
Gianyar (Bali Post) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) liar di perbatasan Desa Bonbiyu-Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh mendapat perhatian dari aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar. Akibat pembuangan sampah yang sembarangan tersebut, lingkungan menjadi tercemar, menimbulkan bau yang menyengat dan dipenuhi lalat. Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Agusnawa mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga yang mengeluhkan keberadaan TPA liar di lokasi tersebut. Anggotanya langsung turun ke lokasi untuk mengecek pengaduan dari masyarakat mengenai keberadaan TPA liar tersebut. ‘’Kami menerima laporan banyak masyarakat yang membuang sampah di perbatasan desa di pinggir jalan itu. Lokasinya dekat kali. Kondisinya penuh lalat dan bau,’’ ujar Agusnawa, Senin (7/1) kemarin. Menurut Agusnawa, aparat Satpol PP Gianyar turun ke lokasi tersebut, Jumat (4/1) lalu. Saat pihaknya
Bali Post/kmb35
JEMBRANA
10
Selasa Pon, 8 Januari 2019
SOSOK Perluas KUR
Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi solusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berkembang dan mendorong pertumbuhan ekonomi Bali. Beberapa perbankan yang menawarkan kredit dengan bunga rendah ini juga terserap dengan baik. Salah satunya Bank Pembangunan Daerah Bali Cabang Negara. Tahun 2018 lalu, serapan KUR Bank 100 persen sebelum bulan Desember. “Minat KUR dari UMKM di Jembrana cukup tinggi. Sehingga target sudah terserap sebelum Desember lalu. Tahun ini kita ajukan penambahan lagi,” ujar Kepala BPD Cabang Negara Ida Bagus Surawan. Menurut Surawan, selain serapan mencapai 100 persen, tingkat NPL atau kredit bermasalah juga kecil. Sehingga kredit bisa disalurkan sesuai harapan yakni tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat penggunaan. Surawan yang hobi bulutangkis dan futsal ini menyebutkan untuk target KUR tahun ini selain untuk UMKM jasa perdagangan juga diperluas untuk sektor pariwisata. Jasa atau usaha yang menunjang sektor pariwisata akan disasar. Sejalan dengan visi pemerintah provinsi dan kabupaten, yakni pengembangan pariwisata. “Secara umum syarat KUR sama. Baik besaran plafon, suku bunga dan jangka waktu. Bunga tujuh persen menurun,” terangnya. Dengan lebih luasnya pangsa pasar KUR, target pengajuan Rp 30 miliar akan tercapai. Jumlah itu naik 100 persen dibanding tahun lalu yakni Rp 18 miliar. Pada semester pertama lebih difokuskan untuk ekspansi penyaluran KUR dengan tanpa mengabaikan kualitas. Baru di semester kedua, fokus untuk monitoring dan menjaga kualitas kredit. Selain KUR, beberapa kredit lain juga tetap berjalan dan digenjot. Termasuk sinergitas dengan LPD yang selama ini berjalan dengan baik. (olo)
WANTILAN – Rangka pengerjaan wantilan yang dikerjakan sejak pertengahan tahun lalu di Nusamara baru sebatas fondasi. Warga mempertanyakan kelanjutan pembangunan wantilan yang dana bantuannya sudah cair tersebut.
Berbulan-bulan Tanpa Pengerjaan
Warga Nusamara Pertanyakan Kelanjutan Pembangunan Wantilan Negara (Bali Post) – Pembangunan Wantilan di sebelah Pura Dalem, Desa Pakraman Nusamara, Yehembang Kangin dipertanyakan warga. Pasalnya, meskipun anggaran sudah turun sejak tahun lalu, pengerjaan belum juga dilakukan. Bangunan tersebut baru sebatas fondasi dan tiang untuk penyangga kap baja. Selama berbulanbulan bahkan hingga pergantian tahun belum ada kelanjutan.
Hindari Ancaman Rayap dan Banjir
KPU Jembrana Siapkan Palet dan Pindahkan Gudang Logistik Negara (Bali Post) – KPU Jembrana akan memindahkan gudang logistik pemilu 2019 yang saat ini berada di pinggir Jalan Udayana. Pemindahan ini dilakukan selain untuk memperluas ruang simpan juga memastikan kondisi logistik aman dari banjir. Selain itu, KPU Jembrana belum lama ini juga mengalokasikan palet kayu untuk landasan logistik berbahan kardus. Ketua KPU Jembrana I Ketut Gde Tangkas Sudiantara ditemui, Senin (7/1) kemarin mengatakan, untuk logistik saat ini KPU sudah mulai melakukan setting beberapa bagian seperti plastik. Sedangkan untuk logistik seperti kotak suara dan bilik suara yang berbahan kardus, saat ini masih tersimpan di gudang logistik dan belum di-setting. “Nanti ke depan kita perlu gudang yang lebih luas dan aman dari banjir. Setelah setting, kita menunggu sekalian surat suara,” tandas pria asal Yehembang ini. Pihak KPU juga telah mendapatkan tempat yang sesuai dan lebih luas untuk keperluan setting dan penyimpanan logistik. “Lokasinya tidak jauh dari kantor juga, bekas rumah makan,” tandas Tangkas. Selain itu, untuk antisipasi agar tidak termakan rayap maupun basah, KPU juga menyediakan palet kayu. Palet kayu setinggi 30 cm itu digunakan untuk landasan logistik yang
berbahan kardus. Namun, palet yang sudah dilapisi dengan cairan antirayap itu belum digunakan menunggu pemindahan logistik ke gudang yang baru. Palet ini menurutnya untuk antisipasi agar logistik tidak langsung menyentuh lantai. Diakui Tangkas, hal yang paling riskan dari logistik berbahan kardus ini adalah rusak karena basah ataupun rayap. Karena itu pengawasan dan penempatan lebih ekstra. Apalagi di kantor KPU Jembrana saat ini masuk zona rawan banjir. Beberapa kali kantor yang berada di pinggir Jalan Udayana ini kebanjiran. Seperti beberapa waktu lalu saat logistik sudah didistribusikan ke KPU Kabupaten. Untungnya, logistik tersebut ditempatkan terpisah di gudang yang disewa oleh KPU. Meskipun berada di luar areal KPU, namun gudang tersebut tetap mendapat penjagaan dari petugas kepolisian. Ditambahkan Tangkas, meskipun sudah didistribusikan, dengan jumlah penambahan TPS maka kotak dan bilik suara yang ada masih kurang. Untuk jumlah TPS 876, masih kekurangan kotak hingga 137 dan bilik kurang 52. Logistik ini akan terus datang hingga menjelang pencoblosan pada bulan April nanti. Termasuk surat suara yang sebelumnya sudah disosialisasikan ke para peserta pemilu. (kmb26)
PALET – Palet-palet kayu yang digunakan untuk landasan penempatan logistik di gudang disemprot lapisan antirayap.
Dari pengamatan Senin (7/1) kemarin, bangunan dengan luas sekitar 16 x 7 meter ini baru sebatas fondasi batu dan tiang baja, tidak ada pengerjaan apapun. Selain itu, sejumlah tumpukan material berupa batu uruk dan pasir serta bagian kap baja berada di sekitar lokasi. Lokasi pembangunan wantilan ini memang agak jauh dari permukiman warga. Sejumlah warga yang ditemui mengaku belakangan
pengerjaan yang tidak kunjung rampung itu sering digunjingkan masyarakat. Apalagi dari informasi, anggaran sudah turun dan diserahkan kepada pemborong. Tetapi sejak awal pengerjaan, dari membuat lubang hingga pemasangan batu hanya dua orang. Padahal, di desa pakraman lain yang bantuannya turun bersamaan sudah hampir rampung. Bahkan terlihat lebih besar layaknya wantilan. ‘’Sekarang sudah awal ta-
hun, belum juga selesai dan kondisi bangunan seperti itu,’’ tandas salah seorang warga. Apalagi dana bantuan dari pusat itu informasinya sudah turun dan diserahkan ke pihak pemborong dari luar Jembrana sebesar Rp 280 juta. Selain itu warga juga mengaku heran dengan kondisi bangunan yang ternyata menggunakan bahan baja. Terkait permasalahan itu, Bendesa Pakraman Nusamara Made Sukantra dikonfirmasi
mengakui sering menerima pertanyaan warga terkait pembangunan wantilan itu. Menurutnya, sejak awal proposal pengajuan ke pusat melalui komunitas. Dan dari verifikasi bantuan yang turun senilai Rp 350 juta. Bantuan itu untuk pembangunan fondasi bawah termasuk kap baja tetapi dengan atap genteng. Termasuk tiang-tiang wantilan berbahan baja ringan. Belum lama ini, Sukantra juga sudah menyampaikan ke komunitas agar menekan pemborong melanjutkan pembangunan. ‘’Katanya setelah Umanis Kuningan ini mau dilanjutkan,’’ ucap Bendesa. Pihaknya juga mengakui dari penjelasan komunitas
yang mengajukan proposal bantuan, dari Rp 350 juta tersebut sudah Rp 280 juta diserahkan ke pemborong. Pihaknya juga sudah menekankan agar saat piodalan Pura Dalem, pertengahan Februari nanti, bangunan itu sudah selesai. ‘’Memang banyak yang menanyakan Wantilan itu, tapi saya hanya bisa menekan komunitas. Sekarang harus selesai sebelum karya di Pura Dalem.’’ Semestinya dana yang dibayarkan ke pemborong itu tidak langsung sebanyak itu. Bendesa juga mengakui pengerjaan sering tersendatsendat. Bilapun ada pekerja, hanya dua orang saja untuk menggali dan memasang batu pondasi. (kmb26)
Banjir Makin Sering Menerjang
Program Hutan Desa Perlu Dievaluasi Negara (Bali Post) – Implementasi program Hutan Desa yang telah dicanangkan di sejumlah desa penyanding hutan di Jembrana akan dievaluasi. Sejauh mana program itu berjalan, apakah sesuai dengan harapan atau justru melenceng dari batasan-batasan yang disepakati. Hal tersebut ditegaskan Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba, Senin (7/1) kemarin. Dewan asal Peh, Kaliakah ini mengungkapkan dengan sejumlah kejadian banjir bandang akibat aliran sungai-sungai di Jembrana saat musim hujan, perlu ditelusuri apakah fungsi hutan sebagai penyangga hilir sudah sesuai. Sejatinya pemerintah pusat telah menelurkan kebijakan yang sifatnya I Nengah Tamba
memberdayakan masyarakat melalui hutan desa. Bahkan ada belasan hutan desa yang telah disetujui. Dengan adanya program Hutan Desa ini, seharusnya masyarakat di sekitar ikut berperan aktif menjaga kelestarian hutan karena masyarakat diberikan kesempatan menikmati hasil ekonomi dari hutan tersebut. “Ini nanti kita akan evaluasi lewat Dinas Kehutanan Provinsi. Bahkan bila perlu kita cek langsung bagaimana implementasinya. Selama ini bagaimana pelaksanaannya? Ini perlu kita awasi,” tegas Tamba. Apalagi dengan berbagai kejadian banjir yang terjadi, muncul berbagai pertanyaan terkait kawasan penyangga. Menurut Tamba, banjir bandang yang terjadi di Tukad Biluk Poh dua pekan lalu itu melihat kondisi pohon-pohon yang tersapu masih utuh dengan akarnya. Sehingga kecil kemungkinan pohon itu ditebang. Kemungkinan besar, pohon itu tumbang karena
longsor, lalu tersapu banjir. Kabupaten Jembrana dengan kawasan hutan lindungnya merupakan penyumbang terbanyak kawasan hijau untuk Bali. Karena itu perlu dilakukan evaluasi, sejauh mana implementasi Program Hutan Desa tersebut. Sebab konsep awal adalah memberdayakan kawasan untuk masyarakat desa penyanding. Tetapi tetap ada batasanbatasan yang tidak boleh dilalui dan harus dijaga bersama. Begitu juga tanaman keras yang ada apakah masih utuh ataukah justru lenyap. “Baik desa ataupun kelurahan, dengan konsep hutan lestari rakyat sejahtera. Lalu sejauh mana itu dilaksanakan?” tandasnya. Jangan sampai ada anggapan bahwa dengan sudah disetujui hutan desa, seolah-olah diperbolehkan seenaknya masuk ke hutan. Untuk itu pihaknya nanti akan bertatap muka dengan kelompok hutan desa yang menjalankan program hutan desa di Jembrana. (kmb26)
’’Geotextile Tube’’ Efektif Cegah Abrasi
Bantuan Sponsor, Hanya untuk Uji Coba Abrasi di pesisir Pebuahan Desa Banyubiru, Kecamatan Negara kini semakin parah. Untuk penanganan sementara warga berusaha melakukan langkah-langkah sederhana karena abrasi kini sudah menggerus jalan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana juga sejak beberapa bulan ini memasang empat buah geotextile tube, yakni alat pencegah abrasi laut di empat titik rawan abrasi di Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru. Puluhan rumah dan warung lesehan hancur sejak beberapa tahun belakangan ini. Untuk penanganan sementara warga berusaha melakukan langkah-langkah sederhana karena abrasi kini sudah menggerus jalan. Bahkan sejengkal lagi rumah warga bisa terkena imbasnya. Pemasangan Geotextile tube sebenarnya dinilai cukup efektif mengurangi dampak abrasi. Namun, disayangkan pemasangan alat itu hanya sebatas uji coba. Pemkab sendiri dari informasi warga setempat tidak melakukan penambahan dan tidak ada rencana mengadakan alat tersebut. ‘’Ya… patut dipertanyakan keseriusan pemkab/pemerintah dalam hal ini. Di negara lain alat ini cukup bagus untuk mencegah abrasi tapi kenapa langkah ini tidak dilakukan juga? Kalau sebatas uji coba ya tidak serius,’’ kata Umar, salah seorang pemuda Banyubiru, Senin (7/1) kemarin. Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana Wayan Widnyana dikonfirmasi mengatakan, pihaknya memang memasang geotextile tube. ‘’Itu kami dapat dari sponsor yang difasilitasi oleh balai pantai yang
berkantor di Musi Buleleng. Jadi belum ada rencana penambahan alat. Juga belum ada rencana pengadaan alat itu,’’ katanya. Pemasangan alat dinilai mulai menunjukkan hasil positif. Alat itu berfungsi untuk mengumpulkan pasir ke pesisir pantai dan bertujuan agar pesisir tak tergerus abrasi. Widnyana mengatakan, dengan uji coba pemasangan empat geotextile tube dengan panjang 20 meter dan lebar 2,2 meter dari garis pantai sejak beberapa bulan lalu itu, banyak pasir yang sudah terdampar di pesisir. Pihaknya mengakui adanya pemasangan alat geotextile tube bisa lebih maksimal dan ini bisa menjadi solusi alternatif menangani abrasi. Selama ini langkah pencegahan abrasi pantai sering menggunakan armor yang biayanya mahal dan merusak lingkungan karena memerlukan batu yang besar dan sulit didapat. Dengan alat ini pihaknya optimis menjadi sebuah solusi apalagi melihat ada pasir yang terdampar, dan ada hamparan pasir. Widnyana berharap masyarakat ikut menjaga alat geotextile tube yang telah dipasang tersebut sehingga terjaga dengan baik dan efektif. (kmb)
KIAN PARAH - Abrasi di Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara yang kini kian parah.
Selasa Pon, 8 Januari 2019
Karangasem
11
Jelang Karya Panca Wali Krama Pura Lempuyang
Dimatangkan, ’’Mapepada’’ dan ’’Melasti’’ ke Pantai Amed
Amlapura (Bali Post) Panitia terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan upacara Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur di Desa Adat Purwayu Desa Tribuana, Abang Karangasem. Prosesi puncak Panca Wali Krama itu dilangsungkan 20 Januari mendatang. Pihak panita fokus merundingkan bagaimana mekanisme pelaksanaan upacara Mapepada tanggal 9 Januari dan juga Melasti ke Pantai Amed, 11 Januari nanti. Ketua Panitia Harian Karya Agung Panca Wali Krama Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur, I Nyoman Jati, Senin (7/1) kemarin mengungkapkan, saat ini panitia tengah disibukkan persiapan menjelang pelaksanaan Karya Agung Panca Wali Krama, yang puncaknya 20 Januari mendatang. Pihak panitia tengah fokus mempersiapkan sarana upakara jelang
mapepada 9 Januari serta upacara melasti ke Pantai Amed 11 Januari nanti. ‘’Pukul 06.00 Wita, Ida Batara sudah berangkat melasti ke Pantai Amed. Sebanyak sepuluh ribu krama Bali akan mengiringi Ida Batara melasti,’’ ujarnya. Sarana upakara yang dipakai saat upacara mapepada maupun melasti ke segara, kata Nyoman Jati, sedang dipersiapkan. Seperti wewalungan kerbau, petu, kijang, menjangan, babi, penyu, kambing, angsa, bebek, dan ayam. Namun, sejauh ini diakui masih banyak kekurangan terkait sarana upakara. Karena itu, krama Bali yang hendak menghaturkan punia berupa wewalungan seperti kerbau, menjangan, kidang dan yang lainnya dipersilakan. Seperti angsa belum ada yang mapunia. ‘’Panitia juga masih perlu jinah bolong, ayam manca. Dipersilakan mapunia uang, karena banyak perlengkapan upakara yang juga akan di-
beli,’’ kata Nyoman Jati yang juga Bendesa Adat Bungayu itu. Peralihan Arus Lalu Lintas Terkait prosesi melasti Jumat (11/1) ke Pantai Amed, Abang maka diimbau kepada pengguna jalan terutama truk yang mengangkut material supaya tidak melewati jalur utama Amlapura-Kubu selama upacara berlangusng sejak pukul 06.00 Wita sampai pukul 18.00 Wita. Kendaraan pariwisata– mobil, termasuk roda dua yang menuju jalur wisata Amed Bunutan agar melewati jalan alternatif Seraya-Amlapura. Kendaraan dari arah Singaraja ke Kubu lanjut Amlapura disilakan lewat simpang tiga BatangKesimpar-simpang empat Desa Abang-Amlapura dan kendaraan dari Kota Amlapura menuju Kubu lanjut Singaraja melalui simpang empat Desa Abang-Kesimpar-simpang tiga Batang. (kmb41)
Bali Post/kmb41
MATANGKAN PERSIAPAN - Pihak panitia mematangkan persiapan jelang upacara Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur di Desa Adat Purwayu Desa Tribuana, Abang, Karangasem.
Stok Blangko Habis
Disdukcapil Tak Bisa Cetak E-KTP
Amlapura (Bali Post) Persediaan stok blangko e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) saat ini kosong. Karena itu, Disdukcapil tidak dapat melakukan pencetakan e-KTP bagi warga yang sudah melakukan perekaman.
Bali Post/kmb41
LANTIK PERBEKEL BARU - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri melantik perbekel baru I Made Beru Suryawan di Balai Banjar Kreteg, Desa Sibetan, Karangasem, Senin (7/1) kemarin.
Perlu Tertib Administrasi Keuangan dalam Pengelolaan Dana Desa Amlapura (Bali Post) Pengelolaan keuangan desa perlu perhatian penting pemerintah desa terutama memedomani Permendagri No. 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Pasalnya, dana yang diluncurkan untuk desa setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Sehingga tertib administrasi keuangan mutlak diperlukan agar anggaran yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa bisa tepat sasaran dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengatakan hal itu saat melantik perbekel baru Desa Sibetan, I Made Beru Suryawan, di Balai Banjar Kreteg, Desa Sibetan, Senin (7/1) kemarin. Suryawan dilantik menggantikan perbekel lama I Wayan Suradnya. Selama ini, kata Mas Sumatri, pemerintah telah
mendorong upaya percepatan pembangunan di tingkat desa melalui berbagai sumber pembiayaan seperti dana desa, alokasi dana desa, bagi hasil pajak dan retribusi daerah. “Kami berharap dana yang diberikannya bisa mempercepat program pemerintah mengentaskan kemiskinan. Pemerintah desa harus bersinergi dengan program yang dicanangkan pemkab maupun pemerintah pusat,” ujarnya. Pada kesempatan itu, perbekel yang baru diminta dapat melaksanakan hak dan kewajibannya secara seimbang dengan mematuhi segala ketentuan dan menjauhi larangan-larangan yang diamanatkan perundang-undangan. Terlebih tahun 2019 ini diselenggarakan pemilihan perbekel serentak gelombang III sebanyak 21 desa. ‘’Jadilah perbekel yang bisa dicontoh, baik dalam memimpin warganya juga dalam pelaksa-
naan berdemokrasi untuk masyarakat desa khususnya,” ujarnya. Pada proses pelaksanaan pemilihan perbekel di Desa Sibetan, kata Mas Sumatri, sudah dilalui melalui proses musyawarah desa dengan lancar. Itu merupakan cerminan demokrasi yang berjalan baik di tingkat desa. Proses demokrasi seperti ini perlu dipertahankan baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan roda pembangunan desa dan daerah. Perbekel itu sebetulnya mengemban tugas sangat berat dalam menyelenggarakan pemerintahan desa, sehingga perlu komunikasi harmonis antarlembaga yang ada di tingkat desa. ‘’Komunikasi yang baik itu harus tetap dijaga. Juga perlu peran aktif warga guna menyukseskan tugastugas sebagai perbekel itu,’’ ujar Bupati perempuan pertama di Karangasem itu. (kmb41)
Kasi Identitas Penduduk Disdukcapil Karangasem Ni Made Winartini, Senin (7/1) kemarin mengungkapkan, blangko e-KTP itu telah habis sejak akhir tahun 2018. Menurutnya, akibat kehabisan stok blangko e-KTP, membuat Disdukcapil tidak dapat melakukan pencetakan e-KTP warga yang telah melakukan perekaman data. “Sampai sekarang belum bisa nyetak e-KTP. Karena belum ada blangkonya. Terkait kondisi ini, kita sudah lapor ke provinsi. Kita sudah dapat jatah 500 keping blangko e-KTP. Mungkin besok (hari ini red), blangkonya diambil ke provinsi. Agar kita bisa kembali mencetak e-KTP khususnya warga yang sudah Print Ready Record (PRR). Saat ini yang sudah siap dicetak sekitar 1.806,” ujarnya. Winartini mengatakan, kendati pihaknya tidak dapat melakukan pencetakan e-KTP, akan tetapi pelayanan perekaman tetap jalan terus. Karena warga yang belum melakukan perekaman cukup banyak.
Apalagi tahun ini adalah tahun hajatan politik, sehingga warga wajib memiliki e-KTP untuk dapat memilih saat pencoblosan nanti. “Pelayanan perekaman jalan terus. Tidak ada istilah berhenti. Karena kita masih terus mengejar angka warga yang belum perekaman lewat pelayanan yang telah dilakukan selama ini. Seperti upaya jemput bola. Jadi, kita minta warga yang sampai detik ini belum melakukan perekaman, supaya segera merekam. Sekarang ini, warga wajib memiliki e-KTP untuk mengurus segala keperluan,” tegasnya. (kmb41)
Ni Made Winartini
Bali Post/kmb41
Dewan Rancang Ranperda Inisiatif Tanggulangi Kemiskinan dan Disabilitas
Amlapura (Bali Post) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karangasem merancang ranperda inisiatif dewan utamanya terkait Penanggulangan Kemiskinan dan Disabilitas. Ranperda itu sedang dalam proses melalui Rapat Bapem Perda, yang membahas persiapan membuat ranperda itu, Senin (7/1) kemarin. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi mendengarkan segala usulan, masukan, dari anggota serta fraksi-fraksi pada rapat yang dipimpin Bapem Perda itu. Dari rapat Bapem Perda itu disepakati merancang Ranperda tentang Penanggulangan Kemiskinan dan Disabilitas itu. ’’Tentunya, masih dalam proses. Segala masukan, usulan termasuk
bagaimana aturan-aturan lebih detail terus ditampung, dan nantinya disempurnakan dalam pembahasan lebih lanjut,’’ ujar Sumardi. Sumardi menjelaskan perlu dibuat Ranperda Penanggulangan Kemiskinan dan Disabilitas itu karena melihat situasi atau kenyataan di lapangan, termasuk mempertimbangkan aspirasi masyarakat. Kenyataannya warga di Karangasem memang masih banyak yang miskin. Apalagi memasuki musim penghujan, tidak sedikit masyarakat miskin terkena bencana alam. Ada rumahnya yang sederhana itu roboh ditimpa pohon termasuk tertimpa longsoran. ‘’Harapan kita, meskipun tak mampu membebaskan warga Karangasem dari
kemiskinan sampai 100 persen. Namun, paling tidak kita mampu menekan jumlah penduduk miskin sekecil mungkin,’’ kata Sumardi didampingi Sekwan Wayan Ardika. Ranperda tentang Penanggulangan Kemiskinan dan Disabilitas itu akan dimasukkan agar anggaran yang lebih besar bisa diplot dalam APBD. Tujuannya, agar penduduk miskin lebih cepat dan lebih banyak bisa dibantu. Termasuk di dalamnya ada program pemberdayaan, terutama untuk penyandang disabilitas. ‘’Tujuannya agar mereka bisa membantu. Warga penyandang disabilitas itu mesti mendapatkan hakhaknya. Misalnya, mendapatkan pekerjaan yang lebih layak,’’ jelasnya.
Mekanisme penyelesaian ranperda itu dari draf ranperda selanjutnya dikirimkan kepada eksekutif. Pihak eksekutif khususnya bagian hukum ikut memberikan masukan terkait regulasi. Barulah kemudian disampaikan ke Bupati. Selanjutnya, Bupati akan menyampaikan kembali ke DPRD Karangasem, untuk diajukan dan dibahas guna mengesahkan ranperda itu menjadi perda. ‘’Kami dari pimpinan, anggota yang melakukan reses ke masyarakat, melihat keadaan di masyarakat, sangat memprihatinkan. Kami menerima banyak aspirasi yang perlu solusi untuk membantu mereka terutama mengentaskan masyarakat miskin itu,” tandas Sumardi. (kmb41)
Longsor Timbun Akses Jalan di Bunutan Puluhan KK Sempat Terisolasi
Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Karangasem terus memicu bencana tanah longsor termasuk pohon tumbang. Kali ini, tanah longsor menimbun akses jalan satu-satunya di Dusun Sega, Desa Bunutan, Kecamatan Abang. Atas kejadian ini, tidak pelak membuat puluhan Kepala Keluarga (KK) di desa setempat terisolasi. Lalu, bagaimanakah upaya pemkab utamanya instansi BPBD memberikan bantuan untuk membuka akses jalan yang tertimbun longsor itu?
Bali Post/kmb41
BERSIHKAN LONGSORAN - Petugas BPBD bersama warga saat melakukan gotong royong membersihkan material longsoran yang menutupi badan jalan.
KADUS Sega Komang Kariana, Senin (7/1) kemarin, mengungkapkan akses jalan ini merupakan satu-satunya jalan yang menghubungkan warga ke dusun lainnya. Hanya melalui jalan itulah masyarakat setempat bisa melakukan aktivitas ke luar dusun mereka. Adanya akses jalan yang tertutup longsoran membuat 30 KK sempat
terisolasi. Mereka tidak bisa keluar, lantaran itu satu-satunya akses yang dimiliki warga. “Sempat warga kami terisolasi. Karena semua badan jalan ditutupi material longsor. Sehingga jalan itu sama sekali tidak bisa dilewati. Untuk menuju dusun lain, ada warga yang nekat, terpaksa harus menerobos kebun yang medannya
cukup terjal. Namun sekarang ini, jalan sudah kembali dapat dilalui. Karena petugas BPBD yang dibantu warga melakukan gotong royong membersihkan material longsoran itu,” ujarnya. Kariana menambahkan, selain di Dusun Sega, peristiwa tanah longsor itu juga terjadi di dua titik lainnya di Desa Bunutan. Karena itu, pihaknya berharap supaya warga lebih berhati-hati ketika melintas di bawah tebing. Dengan hujan yang terus mengguyur, tanah menjadi labil dan sangat rawan longsor. Kalak BPBD Karangasem, Ida Bagus Arimbawa, mengatakan, akibat hujan deras kemarin (Minggu - red), kembali memicu bencana tanah longsor dan juga pohon tumbang. Namun, kejadian itu sudah ditindaklanjuti. Dikatakan, pihaknya dengan cepat menurunkan personel
dan peralatan yang diperlukan untuk menyingkirkan segala hambatan ke lapangan. Saat ini, semuanya sudah dapat tertangani dengan baik. Disinggung penanganan jalan putus menuju ke rumah pohon, di Tukad (Sungai) Apad, di Batudawa Kaja, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Arimbawa menegaskan, bahwa pihaknya bekerja sama dengan Dinas PUPR bakal menurunkan alat berat guna melakukan penangan lebih optimal di sana. “Kita rencananya membuat jalan darurat baru. Namun, tidak di tempat jembatan yang terputus itu. Sengaja akan dirancang di tempat lainnya, sehingga memungkinkan kendaraan roda dua dan juga roda empat bisa lewat. Semoga semuanya lancar dan tidak ada hambatan berarti,” ujar Arimbawa. (eka)
KLUNGKUNG
12
Selasa Pon, 8 Januari 2019
SIDAK - Bupati Suwirta saat menyidak satu per satu tempat hiburan malam di Klungkung, Minggu (6/1) malam.
SOSOK
Serius Perangi Prostitusi
Tata Pesinggahan Kawasan Tegal Besar sampai Goa Lawah (Desa Pesinggahan) sudah masuk dalam KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional). Berbekal keputusan ini, pembangunan seyogyanya bisa digenjot pada kawasan tersebut. Perbekel Pesinggahan Nyoman Suastika mengatakan, ini menjadi jalan bagi penataan lebih lanjut bagi Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan. Pada kesempatan bertatap muka dengan Tim Pansus DPRD Bali terhadap pembahasan Ranperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 16 Tahun 2009 tentang RTRW Provinsi Bali Tahun 2009-2029. Di Ruang Rapat Praja Mandala Pemkab Klungkung, Senin (7/1) kemarin, Perbekel Suastika menyampaikan beberapa hal. Pertama, soal rencana lokasi pelabuhan segitiga emas, agar segera direalisasikan di Desa Pesinggahan. ‘’Kami dari desa sudah menyiapkan areal tanah seluas setengah hektar di sana. Ditambah areal tanah pemkab seluas 40 are,’’ katanya. Dia juga menyampaikan agar penataan Pantai Goa Lawah dilanjutkan, khususnya pada bagian deretan kios yang dulu sempat terbakar tiga tahun lalu. Sebab, sekarang dikatakan malah menjadi kumuh. ‘’Sudah lama kami menunggu realisasi perbaikannya. Tetapi, sampai sekarang belum juga tergarap. Sudah tiga tahun berlalu,’’ tegasnya. Demikian juga penataan Pantai Belatung, persis wilayah perbatasan dengan wilayah Yeh Malet, Karangasem. Penataan pantai ini sudah direncanakan sejak dua tahun lalu, tetapi sampai sekarang belum juga ada tindak lanjutnya. Apalagi, dengan penataan yang dilakukan Pemkab Karangasem di wilayah Yeh Malet, semakin menambah kesan kumuh pada Pantai Belatung. Dia berharap lokasi ini juga mendapat sentuhan penataan, sebagaimana rencana awal pemerintah daerah. Sehingga wajah pintu masuk Klungkung dari timur terlihat lebih baik dari pintu masuk Karangasem dari barat. Sementara terkait dengan pembahasan ranperda, dia berharap aturan ini pada implementasinya tidak tumpang-tindih dan berat sebelah. ‘’Kalau saya lihat revisi ranperda ini seperti malayangan. Masih tarik ulur,’’ sorotnya. (gik)
Bupati Suwirta Gelar Sidak, Siap Pulangkan PSK Semarapura (Bali Post) Sikap tegas Bupati Klungkung Nyoman Suwirta bersama Satpol PP dan lembaga terkait, menutup seluruh lokasi praktik prostitusi, rupanya berakhir tanpa perlawanan. Saat sidak yang digelar Minggu (6/1) malam, para pemilik tempat yang diduga melakukan praktik prostitusi mengaku pasrah, meski kini kehilangan pendapatan cukup besar. Tidak hanya itu, Bupati Suwirta menegaskan segera memulangkan semua PSK (pekerja seks komersial) ke tempat asalnya dan meminta tidak pernah kembali lagi ke Klungkung. Penegasan soal pemulangan PSK disampaikan Bupati Suwirta, Senin (7/1) kemarin. Ia kembali menyampaikan bahwa sejak awal sudah mengingatkan seluruh pemilik kafe agar segera menghentikan aktivitas prostitusinya. Tidak hanya pemilik kafe, tetapi juga rumah-rumah kecil yang menyediakan jasa sewa kamar di sekitar lokasi ek galian C Gunaksa. Dalam sidak Minggu malam tersebut, sejumlah penginapan dan kos-kosan tak luput jadi sasaran. Saat itu Bupati Suwirta dan rombongan cukup banyak memergoki pria hidung belang sedang menghibur diri di bilik asmara tersebut.
Sidak pertama dilakukan di eks galian C Gunaksa. Kedua, di sebuah gubuk milik Gung Bengkis di pinggir jalan Gunaksa, selanjutnya di wilayah Dukuh, Desa Tangkas, hingga malam hari menyasar kafe remang-remang. Langkah tegas ini sudah menjadi komitmen pemerintah daerah, memasuki tahun 2019. Sebab, Bupati Suwirta mengaku tidak mau Klungkung justru menjadi pusat lokalisasi dan prostitusi. Walau lokasinya tersembunyi, tetapi dampaknya kini sudah semakin memprihatinkan. Tidak hanya pendatang yang tergiur PSK, tetapi juga kini mulai merambah warga lokal. Ini terbukti dari hasil sidak, di
mana banyak dipergoki warga dari Karangasem, Klungkung, khususnya Nusa Penida. ‘’Satu garis besar kesimpulan kami, bahwa isu kesan negatif bahwa areal eks galian C sebagai tempat prostusi, ternyata benar adanya. Terbanyak ada di Desa Jumpai,’’ kata Bupati Suwirta. Menurut Suwirta, praktik ini harus segera dihentikan, mengingat kasus HIV/AIDS malah semakin meningkat. Data terakhir menunjukkan ada sebanyak 380 penderita HIV/AIDS. Ini yang membuat pihaknya tahun ini harus bergerak cepat dan tegas. Bupati Suwirta menegaskan, sidak Minggu malam bukan yang pertama dan terakhir.
Proses ini akan terus dilakukan untuk menutup tuntas praktik prostitusi sampai ke akar-akarnya. ‘’Syukurnya, sidak dan penutupan ini berjalan tanpa perlawanan. Setelah kami ajak dialog, para pemilik tempat justru mau mengerti situasi,’’ tegasnya. Masih Belia Bupati Suwirta dalam proses sidak Minggu malam, cukup tercengang. Sebab, para PSK di sekitar galian C itu masih berusia belia yakni berkisar 19 tahun sampai 21 tahun. Mereka rata-rata berasal dari Jember, Jawa Timur. Harga booking-annya pun cukup murah, hanya Rp 150 ribu plus harga sewa kamar Rp 25 ribu. Bupati Suwirta mengaku geleng-geleng kepala, setelah memergoki langsung pasangan hidung belang ini bercumbu rayu di dalam kamar. ‘’Waktu kami buka paksa, awalnya yang keluar yang laki-laki, mengaku dari Be-
bandem, Karangasem. Setelah dicek ke kamar mandi PSKnya lagi sibuk pakai baju. Di tempat lain, ada yang kabur entah ke mana. Tas miliknya pun ditinggal di sana,’’ tutur Bupati Suwirta. Bupati Suwirta juga melihat mulai maraknya keterlibatan generasi muda Klungkung yang tergiring nikmatnya hiburan malam di tempat-tempat seperti ini. Menurutnya, itu terjadi karena rendahnya pendidikan. Ada pula yang sudah telanjur terjebak. Sebab, di awal dijanjikan pekerjaan oleh pemilik tempat. Ternyata, praktiknya mereka menjadi pengisi tempat hiburan malam tersebut. Ada juga pemuda yang mulai akrab dengan tempat-tempat seperti itu karena pengaruh lingkungan. Dengan upaya tindak tegas ini, pihaknya berharap warga lokal mulai berpikir ulang untuk datang ke tempat prostitusi, jika tidak mau dikeler petugas Satpol PP Klungkung. (kmb31)
Pimpin Apel Paripurna
Agus Purnawirawan Nekat Mencuri
Mengaku Demi Pengobatan Anak, Bupati Suwirta Ingatkan ASN Tanamkan Kejujuran dan Pengabdian dalam Era E-Tukin Ternyata Beli Motor Sport Semarapura (Bali Post) Sat Reskrim Polres Klungkung akhirnya berhasil meringkus pelaku pencurian di rumah milik Husein, di Jalan Gunung Merapi, Lingkungan Sengguan, Kelurahan Semarapura Kangin. Pelaku adalah Nyoman Agus Purnawirawan, duda satu anak asal Banjar Ceblong, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng. Setelah diringkus, pelaku mengaku nekat mencuri karena terdesak memenuhi kebutuhan hidup anaknya. Tetapi, faktanya hasil curian senilai puluhan juta tersebut dibelikan motor sport baru merek Kawasaki Ninja dan hidup bersama pacar barunya. Demikian terungkap saat Sat Reskrim Polres Klungkung, merilis hasil pengungkapan kasusnya, di Mapolres Klungkung, Senin (7/1) kemarin. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Mirza Gunawan mengatakan peristiwa tersebut sudah terjadi pada 15 November tahun lalu. Setelah menerima laporan, Tim Opsnal Reskrim Polres Klungkung yang dipimpin Kanit I Ipda Ibnu Rudihartono langsung mengecek TKP dan menggali informasi dari para saksi di lingkungan setempat. Hasilnya, ada saksi yang melihat seorang pria tak dikenal sempat mondar-mandir saat tengah malam. Tim selanjutnya melakukan penyelidikan terhadap orang dengan ciri-ciri yang didapat dari saksi serta melakukan analisa CCTV yang berada di sekitar TKP. “Hasil analisa CCTV, dugaan mengarah kepada pelaku, yang pernah menjadi seorang buruh pembuat sanggah di Klungkung,” kata Kasat Reskrim didampingi Kasubag Humas AKP Gede Ardana. Keyakinan terhadap Agus sebagai
pelakunya semakin kuat, karena sesuai dengan keterangan saksi, bahwa pelaku pernah membawa HP Xiaomi, Note 5, Vivo, Oppo, sesuai dengan empat jenis
BARANG BUKTI - Pelaku pencurian di rumah Husein, 15 November tahun lalu dan barang bukti saat polisi merilis pengungkapan kasusnya, Senin (7/1) kemarin.
HP yang dilaporkan hilang di rumah korban. Penyelidikan lantas difokuskan dengan mencari keberadaan pelaku di kampungnya di Desa Sudaji. Sampai di sana ternyata yang diduga pelaku sudah tidak ada. Penyelidikan sempat dilanjutkan ke wilayah Penamparan Denpasar, yaitu di sebuah kos-kosan pelaku. Langkah Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Klungkung kalah cepat. Sebab, pelaku ternyata diketahui sudah melarikan diri ke Nganjuk, Jawa Timur. Keterangan tuan rumah setempat, dia mengantar pacar barunya ke kampung halamannya di Nganjuk pada 30 Desember lalu. “Kami kejar ke sana, dan pelaku ditemukan di Desa Sawan, Kecamatan Lengkong, Nganjuk. Awalnya ingin kabur, terpaksa kami hadiahi timah panas,” katanya. Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, berupa beberapa HP, dompet, tas, pakaian, dan dua sepeda motor. Satu sepeda motor Kawasaki KLX dipakai beraksi, satu lagi sepeda motor Kawasaki Ninja dibeli dari uang hasil curian pelaku. Total, korban menderita kerugian sebesar Rp 42 juta. “Saya melakukan sendiri, karena kepepet uang. Saya butuh uang untuk memenuhi kebutuhan anak. Sekarang sedang dirawat oleh neneknya,” kata pelaku dengan nada menyesal. Tetapi, polisi memahami itu sebagai sandiwara pelaku. Sebab, sebenarnya hasil pencurian ini dipakai untuk membeli motor baru seharga Rp 28 juta dan sisanya dipakai hidup berdua dengan pacar barunya. Akibat ulahnya, Agus Purnawirawan dijerat Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana maksimal lima tahun penjara. (kmb31)
PEMERINTAH Kabupaten Klungkung menggelar Apel Paripurna di Lapangan Puputan Klungkung, Senin (7/1) kemarin. Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi sorotan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta selaku pembina apel. Seperti halnya pelaksanaan program kerja, diminta harus sudah dimulai dari awal tahun sesuai rencana kerja yang telah dirancang, agar tidak menumpuk di akhir tahun. Bupati Suwirta menegaskan, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa menyiapkan dan melengkapi berkas yang dibutuhkan saat pemeriksaan BPK. ‘’Mari kita evaluasi, mulat sarira apa yang sudah kita lakukan di tahun 2018 bisa lebih baik lagi di tahun 2019 ini,’’ ujar Suwirta. Pelaksanaan apel dengan jumlah peserta yang lebih banyak dari sebelumnya juga mendapat apresiasi dari Bupati Suwirta. Penerapan tunjangan kinerja elektronik (e-Tukin) diharapkan tidak menjadi ukuran para ASN untuk menghadiri atau mengikuti suatu kegiatan. Tetapi pengabdian yang dilandasi kejujuran diharapkan selalu tertanam pada diri masingmasing pegawai. ‘’Jangan karena e-Tukin atau hanya
mengukur kegiatan dengan uang saja, tetapi harus dibarengi pengabdian dan kejujuran,’’ ucapnya. Sistem berkas e-Tukin memang pelaporannya menggunakan foto kegiatan. Meski demikian, Suwirta mengatakan, tidaklah harus selalu melampirkan foto kegiatan, agar ASN tidak terlihat lebih sering memainkan ponselnya. Jangan sampai niat baik para ASN dalam membuat laporan
kegiatan malah menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Sejumlah pejabat yang sering keluar daerah juga menjadi sorotan Bupati. Seringnya melakukan kegiatan keluar daerah harus diimbangi dengan outcome dan output yang jelas, agar tidak terjadi pemborosan. Pihaknya pun meminta para pejabat tersebut untuk melaporkan kegiatannya selama dinas luar. (ad235)
APEL - Bupati Suwirta saat memimpin apel di Lapangan Puputan Klungkung, Senin (7/1) kemarin. Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi sorotan utama.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Pon, 8 Januari 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dcr: FO,Bell Boy,HK, Driver, Engineering,Loundry,Security, untuk Hotel Email:newarenahote lkutabali@gmail.com
B.BP.001.01.19.0000232
Bth Sgr Sopir SIM A+Tng Srbtan Hub.087860964775/087861123564
B.BP.001.01.19.0000206
Dcr 3PRT 3Tk Kbn 2Spr 2Satpam Hub.Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II / 21X Krbkn Ph.4731979
B.BP.154.01.19.0000230
Dcr Sgr:Waitress/R Baru Lulus Pnampilan Menarik Utk Gelato/ SPG Utk Galeri Hub:08179980788
Dcr Accounting/Admin Wanita Mengerti Pajak,Gaji 5 Juta Telp:753763 / WA:087860118299
*Dcr Receptionist,Therapist,OB Reborn Spa,Jl.SunsetA1 P:766744
Dcr Arsitek/STM Jurs Gambar bs CAD STM Mesin,E.Marketing & Sopir SIM B1 Hub.425082-3
B.BP.031.01.19.0000227
B.BP.001.01.19.0000172
Admin Laundry Min.SMK, Kerobokan 081319007572 B.BP.001.01.19.0000176
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692
B.BP.004.01.19.0000202
Bella Vista Coffe and Bar, Urgent need Barista,Senior Cook,Waitress,Bartender,Cook Helper. Send CV direct to Jln.Padma Utara 2 Legian (dpn garden View hotel) B.BP.154.01.19.0000231
Bth Marketing Bank area Dps & Skitarnya,P/W max 35th min SMA penampilan Mnrk H.085237407436 B.BP.001.01.19.0000205
BENGKEL LAS Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
BIRO JASA
SERVICE
B.BP.001.01.19.0000187
B.BP.167.01.19.0000220
Dcr Krywn Cuci Mobil & Motor H.081338667019 /area Sidakarya B.BP.001.01.19.0000233
Dcr Pembantu,Tukang Kebun u/ villa di Canggu Echo Beach Berpengalaman Bhs Inggris Hub.082144791014
B.BP.004.01.19.0000221
Dcr Sales Pemsrn Air isi Ulang Lok Depo diMunggu 081246818343 B.BP.167.01.19.0000219
Dcr Sgr Sopir Pribadi Bw Matic Hub:085238321559/0361-751223 B.BP.001.01.19.0000188
Dcr Villa Manager u/Villa di Canggu Echo Beach Berpengalaman Bhs Inggris Hub.082144791014 B.BP.004.01.19.0000222
DIJUAL RUMAH
Dcr Wnt Adm D3 pglmn Bhs Inggris aktf bs Excell Lam lsg dbw ke Top9Furniture Jl.Bypass Ngurah Rai No.836-sblh Mitra 10
B.BP.153.01.19.0000223
Dcr sgr Mrkting Contr u/di Mall P/W,Gj Kms&Bns antr Lmr keBfit Fitnes TiaraDewata,08114548570
B.BP.001.01.19.0000226
Dcr sgr Penjaga Kantin,PRT fas. Mess,MakandlmHub081237002020
B.BP.001.01.19.0000229
Dcr Sgr supir bujang,tdkMerokok makan dlm,tidur luar,gaji 2jt Hub.081339132993/085101978435
B.BP.001.01.19.0000198
Dibutuhkan Spv dan tenaga Cleaner pria berpengalaman utk area Imam Bonjol dan Batubulan Hub:081238010461(WA)
B.BP.004.01.19.0000215
Dicari Accounting Staf Wanita max.27th min.S1 Akuntansi, tdk keberatan dgn jam kerja yg panjang,kemampuan komunikasi dan presentasi yg baik. Gaji besar,lokasi Gianyar. Kirimkan CV ke 081999919777 WA Only kutuskutusbali@gmail.com B.BP.001.01.19.0000158
Dicari Tenaga Security Sebyk 3 orang Hub.082111032679 Lsg ke:Jl.Danau Poso 35 Sanur
B.BP.004.01.19.0000203
RUPA-RUPA
Satpam Waker. Lamaran datang langsung ke Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818
Sopir Pribadi Max 35Th Sopan & Sabar.Hubungi:081337229877
G.07
Dicr Sopir Parwsta,Dom Dps,Jujur&basic English WA0812384110
Dicari PRT tinggal dalam, gaji Rp1,5Jt,bukan agen,08123918700
B.BP.004.01.19.0000212
Dicari Staff Nailist Hub:081919000088 info@nailbar-bali.com Nail Bar #selfish
B.BP.001.01.19.0000195
B.BP.004.01.19.0000213
Satpam /Waker. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.01
B.BP.004.01.19.0000216
Dicari Waitress / Cook Restaurant di Seminyak Rajin dan Murah Senyum SMA/WA : 081338384364
Sopir SIM A untuk catering antar jemput tamu. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Hp.081238553358 Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.03
B.BP.004.01.19.0000204
Perusahaan Export Handicraft di Ubud Mbthkan Tenaga 1.Sopir Utk Produksi dan Sopir Pribadi Hub No.087898301403 2.Tenaga Diploma/S1 yg Menguasai Komputer Mengerti Bhs Inggris Untuk Dep.Personalia Lamaran dikirim ke PT Dara Jln.Raya Andong Ubud. B.BP.001.01.19.0000089
Cook Indonesia/India. Lamaran Shankara Kuta Jl.Bakung Sari Kuta Square Blok D33 depan Matahari Dept. Store, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.06
DIJUAL MOBIL
Waiter, Kasir, SMEA SMK ke Bali Pizza Jl.Danau Toba 7 Sanur, Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.04
Bth segera 1.Sales Supervisor, 2.Medical Sales Representatif 3 SPG 4.Adm Sales Persyaratan Wnt/Pria min SLTA/Sdrjt (2,3,4) D3/S1(1)Pny link/Hbngan baik di RS.Dokter,Horeka,MT& GT Pemilik Toko.Berpnglmn min 2th Lamaran via email: smart2829hrd@gmail.com B.BP.031.01.19.0000148
Waiter, Kasir SMEA SMK ke Shankara Kuta Jl.Bakung Sari depan Matahari Dept.Store Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.05
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Tukang masak bebek goreng. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88 Hp. 0818621818, email: arowanafoodstreet@gmail.com G.02
DIJUAL TANAH Jual SHM 560M2 Jl.Ciung Wenara I Renon(150M Sltn Bajra Sandi) kwsn terelit Dps. 087719094834 B.BP.033.01.19.0000228
DIJUAL MOBIL BMW
Djl BMW X5 XDrive 301AT Abu2 Metalik KM41200 Th’2009 Istmwa Jarang Pakai Hub.08123812222 B.BP.153.01.19.0000224 HONDA
Honda BRV Prestige th 2016 tgn 1 putih Hub.082144731193 B.BP.001.01.19.0000241 DAIHATSU
Djl Terios TX Adventure 2011 Hitam kond.ors H:087862986168 B.BP.001.01.19.0000209 TOYOTA
Inova 2005 hijo daun muda AsDK mls 82jt special, 087760456844 B.BP.004.01.19.0000240
DIJUAL MOTOR HONDA
Dijual Vario Putih 2012 F1 Tgn Pertama Hub.082147280999 B.BP.001.01.19.0000211
DIJUAL TANAH
DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2,08123812222 B.BP.153.01.19.0000225
DIJUAL RUMAH BUC.Dijual Rumah Perum Dalung III.Hubungi:081936264166 B.BP.001.01.19.0000199
DISEWAKAN RUKO Dikont Ruko 3Blok Ls.4mx12m Jl Cargo Permai 7A.H:087862986168 B.BP.001.01.19.0000208
DIJUAL VILLA Djl Villa 6Kmr,Pool/8.75 A,Jl. DewiSri II Rp.25M/088219124095 B.BP.001.01.19.0000121
KEHILANGAN Hlg BPKB No.L07116622-O A/N Kt Adi Listiari Hub.08155797688 B.BP.001.01.19.0000196
BIRO JASA
T.58A SHM sawah produktif full viewTabanan 30jt/A,08123849982
Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409
B.BP.167.01.19.0000218
B.BP.001.12.18.0000878
BANGLI
14
Selasa Pon, 8 Januari 2019
Tiga Ruas Jalan Gagal Naik Status Jadi Jalan Nasional Bangli (Bali Post) -
Pemkab Bangli sempat mengusulkan tiga ruas jalan untuk ditingkatkan menjadi jalan strategis nasional ke pemerintah pusat. Ketiga ruas jalan itu yakni Penulisan-Pinggan, Pinggan-Belandingan, dan Songan-Belandingan. Namun lantaran belum memenuhi syarat, usulan yang diajukan pada pertengahan tahun lalu tersebut belum mendapat tindak lanjut. Sesuai ketentuan, sebelum naik status menjadi jalan nasional, ketiga ruas jalan itu harus menjadi jalan provinsi. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Pemukiman (PUTRPerkim) Bangli I Wayan Lawe, Senin (7/1) kemarin mengatakan, total panjang ketiga ruas jalan yang diusulkan menjadi jalan nasional, yakni 14,9 km. Dengan rincian ruas jalan PenulisanPinggan sepanjang 9,5 km, Pinggan-Belandingan 2,7 km, dan Belandingan-Songan 2,7 km. Ketiganya diusulkan menjadi jalan nasional agar dapat memacu perekonomian dan pariwisata di daerah sekitar kawasan tersebut. “Usulannya sudah kita ajukan ke pusat langsung bersama Bapak Bupati dan Ketua DPRD bulan Mei 2018 lalu,” ungkapnya.
Dalam perjalanannya, lanjut Lawe, usulan peningkatan ruas jalan itu ternyata belum bisa ditindaklanjuti pusat, lantaran dianggap belum memenuhi syarat untuk menjadi jalan nasional. Sesuai ketentuan, sebelum menjadi jalan nasional, ketiga ruas jalan yang kini masih berstatus jalan kabupaten itu, harus terlebih dahulu menjadi jalan provinsi. “Jadi tidak dibolehkan jalan kabupaten langsung jadi jalan nasional. Karena syarat-syaratnya untuk bisa jadi jalan nasional, harus jadi jalan provinsi dulu,” jelasnya. Karena itu, sekitar bulan Desember lalu, Pemkab Bangli mengusulkan peningkatan status jalan ke pemerintah
provinsi. Ketiga ruas jalan yang berada di Kecamatan Kintamani itu diusulkan dapat berubah status menjadi jalan provinsi. “Kita sudah usulkan, sekarang masih menunggu proses,” ucapnya. Di sisi lain, Lawe juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2019 ini, Pemerintah Provinsi Bali mengucurkan dana bantuan keuangan khusus (BKK) senilai Rp 17,6 miliar ke Kabupaten untuk kegiatan pelebaran jalan Penulisan-Balingkang. Total panjang jalan yang dilebarkan, yakni 7 kilometer. Jalan tersebut akan dilebarkan menjadi 4 meter, dari yang sebelumnya hanya 3,5 meter. (kmb40)
Bali Post/ina
PANEN - Petani di Desa Kedisan, Kintamani sedang memanen kol, baru-baru ini. Harga kol kerap anjlok lantaran overproduksi akibat panen yang bersamaaan di beberapa daerah penghasil lainnya.
Pemkab Rancang Kredit Pertanian Dalam Bentuk Bibit dan Pupuk Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli berencana menyediakan kredit pertanian untuk membantu para petani. Kredit tersebut akan disalurkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Berbeda dengan kredit pada umumnya, kredit yang disediakan di BUMDes bukan dalam bentuk uang, melainkan pupuk dan bibit. Rencana itu disampaikan Bupati Bangli I Made Gianyar saat menghadiri acara sosialisasi dan peresmian implementasi Peraturan Gubernur No. 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemandaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali, di Desa Pengotan, Senin (7/1) kemarin. Bupati I Made Gianyar mengatakan, pada tahun 2020 mendatang pihaknya berencana mengalokasikan anggaran Rp 500 juta ke BUMDes. Dana tersebut diberikan untuk kredit pertanian bagi petani. ‘’Tapi pola kreditnya tidak diberikan dalam bentuk uang. Petani akan diberikan kredit dalam bentuk bibit, pupuk atau obat-obat pertanian,’’ kata Made Gianyar. Dia mencontohkan jika ada petani yang ingin menanam cabai, petani tersebut bisa mencari kredit ke BUMDes dalam bentuk bibit. Jumlah kreditnya dibatasi, maksimal 5 ribu pohon. ‘’Tidak boleh lebih dari lima ribu, karena kalau lebih itu sudah masuk unsur bisnis,’’ ujarnya. Selama masa tanam, petani juga disediakan kredit dalam bentuk pupuk dan obat-obatan dengan bunga 3 persen. Dengan upaya ini, Made Gianyar meyakini tidak ada lagi keluhan atau masalah kekurangan modal yang dihadapi petani dalam berproduksi. ‘’Nanti kita inginkan juga setiap transaksi harus melalui
Bali Post/ina
PERUSDA - PLTS di Banjar Bangklet, Desa Kayubihi, yang selama ini dikelola Perusda BMB.
Pemkab Segera Buka Lowongan Direktur Perusda
Bali Post/kmb40
SOSIALISASI - Bupati Bangli I Made Gianyar dan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menghadiri acara sosialisasi dan peresmian implementasi Peraturan Gubernur No. 99 Tahun 2018, Senin (7/1) kemarin. BUMDes. Misalnya kalau mau jual cabai, harus timbang di BUMDes. Orang yang beli, bayar di BUMDes, nanti petani tinggal mencairkan dananya di rekening. Ini dilakukan untuk menghindari petani dibon atau tidak dibayar,’’ jelasnya. Dalam kesempatan itu, Made Gianyar juga mengungkapkan rencananya untuk membangun cold storage. Cold storage ini untuk menyimpan dan mempertahankan kesegaran berbagai macam produk pertanian seperti sayur, cabai, tomat dan lainnya. Menurutnya, keberadaan cold storage sangat dibutuhkan sebagai salah satu
cara untuk mengatur stabilitas harga komoditas pertanian di pasaran. ‘’Kalau misalnya panen berlebih yang tidak laku dijual, dimasukan ke cold storage. Cold storage ini bisa membantu kesegaran produk pertanian sampai tiga bulanan. Jadi bawang tetap bagus, tomat tetap bagus. Kalau tidak ada cold storage, tiga hari saja kan sudah busuk,’’ kata Made Gianyar. Rencananya cold storage akan dibangun di wilayah Kintamani. Made Gianyar mengungkapkan bahwa contoh cold storage sudah ada di Jakarta dan Yogyakarta. (kmb40)
Wayan Dirgayusa
Bangga Jadi Camat DIPERCAYA mengemban tugas sebagai Camat Kintamani sejak tahun 2012, bukan beban berat bagi Wayan Dirgayusa. Justru jabatan itu menjadi kebanggaan tersendiri baginya. Sebab wilayah yang dipimpinnya adalah yang terluas jika dibandingkan tiga kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Bangli. Bahkan di Provinsi Bali, Kintamani menjadi kecamatan yang memiliki
jumlah desa terbanyak. “Yang paling berkesan sekaligus bangga jadi Camat Kintamani, rasanya seperti menjadi Bupati Kintamani. Karena itu wilayahnya paling luas dan penduduknya paling banyak,” kata Dirgayusa, Senin (7/1) kemarin. Camat asal Desa Demulih, Susut ini mengatakan, dirinya bangga menjadi Camat Kintamani karena bisa melayani masyarakat dengan beragam karakter yang kompleks. Hal itu secara tidak langsung mampu melatih dan menambah wawasannya lebih luas dalam menghadapi dan menyelesaikan berbagai masalah. “Karena pada dasarnya masalah di Kabupaten Bangli paling banyak di Kintamani. Jadi ka-
lau bisa menyelesaikan masalah di Kintamani berarti bisa dipakai belajar menyelesaikan masalah di Bangli,” ungkapnya. Selama memimpin Kintamani, pria 43 tahun itu mengaku sudah mempelajari banyak hal. Termasuk bahasa dan dialek masyarakat dari berbagai desa. Saat ini dirinya sedang mempelajari dan mendalami sejarah Bali Aga dan Bali Mula. Harapannya supaya masyarakat Kintamani bangga menjadi masyarakat Kintamani. Ayah dua anak ini juga mengaku sudah banyak mempelajari adat dan budaya yang ada di Kintamani. Dia mengungkapkan secara umum masyarakat Kintamani mempunyai nilai budaya yang jauh berbeda dengan Bali bagian selatan. “Contohnya Bale Agung di Kintamani tidak sama dengan Pura Bale Agung di bagian selatan. Bale Agung atau balai desa di Kintamani adalah pusat pemerintahan di Desa Bali Aga, sedangkan Pura Bale Agung di Bali Selatan berkenaan dengan Tri Murti, stana Dewa Brahma. Struktur bangunan atau palemahannya juga beda. Kalau di Kintamani Bale Agung terdiri atas dua bangunan bale lantang dan dua bale pengrombe,” jelasnya. (ina)
Wayan Dirgayusa
Bangli (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Bangli segera membuka lowongan posisi Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Bukti Mukti Bhakti (BMB). Hal itu dilakukan lantaran Gusti Gede Satria Wira Tenaya yang selama ini menjabat sebagai Direktur Perusda BMB, telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Kabag Ekonomi Setda Bangli Luh Ketut Wardani saat ditemui, Senin (7/1) kemarin, mengatakan surat pengunduran diri sebagai direktur Perusda BMB sudah diajukan yang bersangkutan belum lama ini. Alasannya, karena sudah cukup lama mengabdi di Bangli dan alasan keluarga. “Dia sudah memimpin Perusda BMB sejak lima tahun lalu,” terangnya. Dikatakan Wardani, sejatinya keinginan Satria Wira Tenaya untuk mengundurkan diri dari jabatan direktur sudah disampaikan sejak lama. Bahkan pada saat akan diperpanjang masa jabatannya November lalu, Satria sempat menolak. “Tapi karena saat itu masih pengurusan PJBL (perjanjian jual beli listrik)
PLTS, dia menyatakan siap lakukan yakni menyusun SK membantu sampai proses panitia seleksi (pansel). PJBL tuntas,” katanya. “Nanti akan kita Lanjut dikatakanumumkan soal nya, saat ini pengunperekrutannya. duran diri Satria maSyarat-syaratsih sedang diproses. nya kita sesuaiSK Bupati terkait kan dengan pengunduran dirkriteria Perinya belum terbit mendagri,” dan masih berap u n g da di Bagian Hukasnya. kum. Meski telah (kmb40) mengundurkan diri, Wardani mengatakan, beberapakali Satria masih menyempatkan diri untuk membantu menjalankan tugas direktur. “Karena SK pemberhentiannya belum terbit, statusnya masih sebagai direktur,” ujarnya. Wardani mengatakan, tengah menyiapkan proses rekrutmen untuk mengisi posisi Direktur Perusda yang baru. Bali Post/kmb40 Salah satu persiaLuh Ketut Wardani pan yang sedang di-
15
Selasa Pon, 8 Januari 2019
Implementasi Pergub 99/2018
Lima Perjanjian Kerja Sama Produk Pertanian Lokal Ditandatangani
KERJA SAMA - Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Cok Ace foto bersama dengan pengusaha, petani, dan para pejabat usai penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan produk pertanian lokal.
Industri Lokal Jenis produk yang diatur adalah produk pertanian meliputi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan perikanan; produk perikanan; dan industri lokal Bali meliputi industri pangan, tekstil, dan aneka industri. Dalam peraturan ini, Gubernur mewajibkan toko swalayan untuk membeli dan menjual produk tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan serta perikanan lokal paling sedikit 60 persen dari total volume produk yang dipasarkan. Selain itu juga
produk perikanan lokal Bali dan industri lokal Bali paling sedikit 30 persen dari total volume produk yang dipasarkan. Setiap hotel, restoran dan catering juga diwajibkan mengutamakan pemanfaatan dalam kegiatan usahanya dengan besaran masing-masing produk tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan paling sedikit 30% dari volume produk yang dibutuhkan; Produk peternakan paling sedikit 30% dari kebutuhan hotel dan restoran dan paling sedikit 10% dari kebutuhan industri pengolahan/meat processing. Produk perikanan lokal Bali dan industri lokal Bali
Perusahaan penyangga inilah yang kemudian menyebarkan ke toko swalayan, hotel, restoran, dan catering. Lanjut Adhi Ardhana, pergub salah satunya mewajibkan toko swalayan agar membeli dan menjual produk tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan serta peternakan paling sedikit 60 persen dari total volume produk yang dipasarkan. Inilah saatnya para petani ditantang untuk memproduksi lebih banyak lagi. Demikian pula Dinas Pertanian
dan Perkebunan ditantang agar bisa membina petani untuk menghasilkan lebih banyak lagi, sehingga tidak ada alasan bagi swalayan atau yang lainnya mengambil produk dari luar daerah. Di sisi lain, Adhi Ardhana menyebut keberadaan perusahaan penyangga juga bisa membuat kajian terkait dengan harga kepantasan, sehingga tidak bermain dengan harga pasar lagi. Dengan begitu, petani pada saat panen raya tidak lagi merasakan harga jatuh. Sebab, perusahaan penyangga sudah menentukan harga kepantasan untuk produk lokal yang harus
paling sedikit 30% dari volume produk yang dibutuhkan, dan produk industri lokal Bali paling sedikit 20% dari volume produk yang dibutuhkan. Peraturan gubernur ini juga mengatur sistem pembayaran ketika terjadi transaksi antara petani dengan pihak hotel, restoran, catering dan toko swalayan. Dalam hal hotel, restoran, catering dan toko swalayan melakukan pembelian dari petani, subak, kelompok tani dan kelompok usaha produktif pembayaran wajib dilakukan secara tunai. Dalam hal hotel, restoran, catering dan toko swalayan melakukan pembelian se-
Membina Petani
Untuk Pamitan Hanya Jane Shalimar yang mengatakan ucapan terima kasih kepada para awak media. Sementara itu pengacara yang mendampingi Vanessa, Guntual Laremba, mengatakan kedatangan Vanessa ini untuk berpamitan saja kepada penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim. ‘’Tidak ada apa-apa, hanya pamit saja,’’ ucap Guntual. Selain Vanessa, Avriellia Shaqqila juga mendatangi Mapolda Jatim untuk memenuhi ketentuan wajib lapor yang ditetapkan polisi. ‘’Ya, wajib lapor sekalian pamitan. Wajib lapor pada hari Kamis,’’ kata Avriellia. Sementara itu, Harissandi mengatakan kedatangan Vanessa ini untuk menyerahkan barang bukti yang diminta untuk dilengkapi. ‘’Memang dipanggil lagi hari ini. Kita panggil hari ini, kemarin kan sudah 1 x 24 jam harus kita lepas. Sekarang kita panggil lagi,’’ ujar Harissandi. Mengenai barang bukti apa yang diminta penyidik, Harissandi mengatakan pihaknya menyita uang Rp 35 juta. Uang tersebut merupakan hasil pembagian Vanessa dari layanan prostitusi daring. ‘’Masih ada barang bukti yang kita sita, uang hasil kerjanya kita sita Rp 35 juta,’’ ucapnya. (ant)
dibayar oleh toko swalayan atau industri pariwisata. Dengan catatan, ‘’harga tinggi’’ itu jangan justru dinikmati oleh produk dari luar Bali. ‘’Dunia usaha pasti mensupport dengan perhitungan yang jelas bahwa benar sekian. Sekarang kan yang penting itu, posisi benarnya. Kalau posisinya ternyata bisa dimainkan, ini akan bermasalah. Harganya tinggi tapi produknya luar, itu contohnya,’’ tandasnya. Direktur Utama Perusda Bali I Nyoman Baskara mengatakan, Perusda dalam pergub sejatinya memiliki peran dalam sistem pembayaran
cara tunda bayar maka wajib melakukan pembelian produk pertanian lokal Bali melalui Perusahaan Daerah, paling lama satu bulan harus sudah dibayar. Untuk memastikan pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan dan industri lokal Bali berjalan dengan baik maka Pemerintah Provinsi Bali akan melakukan pembinaan dan pengawasan dengan membentuk tim yang anggotanya dari unsur instansi vertikal, perangkat daerah provinsi dan kabupaten/ kota, akademisi dan asosiasi. (kmb40) ketika terjadi transaksi antara petani dengan pihak hotel, restoran, catering, dan toko swalayan. Khususnya saat para pengusaha tidak bisa melakukan pembayaran tunai atau tunda bayar. Mereka wajib melakukan pembelian produk pertanian lokal Bali melalui Perusda, paling lama satu bulan harus sudah dibayar. Hal ini dinilai tidak bisa diterapkan secara instan dan membutuhkan proses sekitar sembilan bulan. ‘’Pergub menurut saya semangatnya bagus, tapi perlu sabar dulu dalam konteks penerapannya,’’ tandasnya. (kmb32)
PEMERINTAH Provinsi Bali meresmikan dan menyosialisasikan Pergub No. 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali di Desa Pengotan, Kabupaten Bangli, Senin (7/1) kemarin. Peraturan ini mendapat sambutan yang luar biasa dari para pemangku kepentingan. Tak heran pada saat yang sama juga dilakukan penandatanganan kerja sama pemasaran produk pertanian lokal antara para petani dengan hotel, restoran dan toko swalayan. Penandatanganan perjanjian kerja sama disaksikan Gubernur Bali Wayan Koster, Wagub Cok Ace, Sekda Dewa Indra dan Kadis Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnu Ardhana.
Kerja sama antara lain dilakukan antara Kelompok Tani Batur Cempaka dengan PT Tiara Dewata (Toko Swalayan). Penandatanganan kerja sama juga dilakukan antara petani dengan restoran yakni Kelompok Tani Sayur Sari dengan Restoran Bali Gumitir dan UD Sayur Segar dengan Restoran Bale Udang. Sedangkan kerja sama dengan perhotelan dilakukan UD Bali Prima dengan Hotel Visesa Ubud dan Duta Orchid dengan Hotel Intercontinental. ‘’Saya mengimbau kepada para pengusaha dan pelaku ekonomi lainnya yang menjalankan aktivitas usahanya di Bali agar memosisikan dan memerankan diri yang disertai dengan suatu tanggung jawab ‘untuk membangun Bali, bukan membangun di Bali’ demi mencapai kemajuan dalam meraih ke-
hidupan yang sejahtera dan bahagia secara bersamasama dan berkelanjutan,’’ kata Gubernur Bali Wayan Koster. Menurutnya, ini adalah suatu tekad yang harus dimaknai sebagai komitmen dan tanggung jawab kolektif bahwa kehadiran para pengusaha dan pelaku ekonomi yang melakukan aktivitas usaha di Bali hendaknya bukan semata-mata untuk memperoleh keuntungan perusahaan, tetapi sebagian didedikasikan untuk membangun Bali demi kesejahteraan dan kebahagiaan krama Bali. Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 bukan saja mengatur kewajiban swalayan, hotel, restoran dan catering menggunakan produk lokal, namun juga sistem pembayaran antara petani dengan usaha-usaha tersebut. (ad0243)
Warung Global
Lulusan Pendidikan Berbasis Hindu Mesti Berdaya Saing PENERAPAN konsep Hindu dalam sistem pendidikan mampu mewujudkan dunia pendidikan yang lebih damai. Hal ini terbukti bahwa SDM Bali tak kalah saing dengan luar Bali. Meskipun demikian, tetap perlu dipertahankan selain beretika, juga cerdas di zaman perkembangan teknologi yang pesat ini. Lembaga pendidikan berbasis Hindu harus menyempurnakan dan meningkatkan mutu dan tata kelola lembaganya dengan mengubah program dan layanan ke arah teknologi digital. Hal itu mendapat sambutan positif pendengar Radio Global 96,5 FM dalam acara Warung Global, Senin (7/1) kemarin. Karena itu seluruh pemangku kepentingan diminta memfasilitasi agar keluaran pendidikan berbasis Hindu memiliki daya saing. Berikut rangkumannya. Wayan Beratayasa menyambut baik hal ini dan mengingatkan agar pendidikan berbasis Hindu dari jenjang terendah sampai tertinggi agar memiliki daya saing. Terutama output lulusannya bisa diterima di dunia kerja nantinya. Bisa diserap di pasar kerja, memiliki prospek yang jelas. Ketut Dawi di Abianse-
mal menyampaikan, sering menjadi keprihatinan antara lulusan dan jurusan dalam pekerjaannya tak sesuai. Ia setuju selain beretika dan cerdas juga memahami teknologi, tetapi keberadaan teknologi sebaiknya jangan disalahgunakan. Fera dan Suardana di Tabanan juga menyampaikan demikian. Teknologi harus
digunakan dengan bijak. Mempelajari Hindu secara spesifik, jika belum dibedah tentang Hindu, menurut Nyoman Mastra di Gianyar, akan sangat sulit. Karena, menurutnya, memahami Hindu itu susah. Makanya harus dibedah dulu. Kalau berbicara soal penguasaan teknologi, itu hanya fasilitas pendukung. (sikha p)
balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost
Selasa pon, 8 januari 2019
Pesepak Bola Porprov Disepakati U-21 Denpasar (Bali Post) Pesepak bola dan pemain futsal yang berlaga pada ajang Porprov Bali XIV di Tabanan, September mendatang, disepakati berusia 21 tahun ke bawah (U-21) atau kelahiran 1998. Tidak ada pemain U-25 dengan pertimbangan Porprov merupakan ajang pembinaan pemain U-23 untuk berkompetisi di Liga 3 Indonesia. Demikian keputusan rapat bersama Askab dan Askot PSSI seBali di Denpasar, Senin (7/1) kemarin. Sebelumnya ada usulan menyisipkan lima pemain U-25 dan hanya dua pemain yang bisa turun di lapangan hijau untuk menggairahkan persepakbolaan Bali sekaligus menarik minat penonton. ‘’Kenyataannya, semua Askab dan Askot PSSI peserta rapat sepakat tanpa pemain U-25, ya kami putuskan U-21,’’ ungkap Ketua Umum Asprov PSSI Bali Ketut Suardana usai pertemuan. Hasil lainnya, pemain sepak bola yang bisa didaftarkan ke panitia Porprov berjumlah 20-25 orang, sedangkan futsal 15-20 pemain. Sementara pelatih yang mendampimgi tim Porprov minimal berlisensi D PSSI. Suardana menambahkan, PSSI menggelar kursus pelatih lisensi C PSSI yang sudah diakui AFC. Hingga kini baru induk organisasi sepak bola di empat negara yang diberikan kepercayaan oleh A F C dan berhak menyelenggarakan kursus pelatih lisensi C. Selain Indonesia adalah Korea Selatan, Jepang dan Australia. ‘’Pemegang lisensi C ini berhak menangani tim Liga 3 atau asisten pelatih tim Liga 2,’’ ujarnya. Kursus diikuti 24 peserta dari Bali (8), Papua, NTT, Jatim dan Jabar. Dua instruktur dari PSSI Pusat yang memberikan teori dan praktik adalah Deni Syamsudin dan Jessy Mustamu. Kursus berlangsung 7-19 Januari dan praktiknya di Stadion Ngurah Rai, Denpasar. (022)
Denpasar (Bali Post) Kontingen Bali mendulang 20 medali emas pada PON XIX/2016 di Jabar dan menduduki peringkat enam besar. Prestasi ini akan berusaha ditingkatkan dengan mematok 31 emas pada PON XX/2020 d i Papua. Harapan itu dilontarkan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi di Denpasar, Senin (7/1) kemarin. ‘’Yang penting target tercapai dulu. Kami tak memperhitungkan peringkat. Dalam perburuan medali dan posisi, Bali kemungkinan bersaing ketat dengan Banten, Riau dan Kaltim,’’ ujarnya. Disinggung soal dana, Suwandi menerangkan, saat PON di Jabar anggaran KONI Bali Rp 39 miliar. Padahal menurut mantan Ketua Umum KONI Badung ini, anggaran KONI Badung untuk mengikuti Porprov Bali bisa mencapai Rp 50 miliar. Anggaran untuk KONI bisa besar kalau kabupaten atau daerahnya dan mempunyai Pendapat Asli Daerah (PAD) melimpah. Sekum KONI Bali IGB Oka Darmawan menambahkan, anggaran KONI pada 2018 lalu Rp 16,4 miliar dan pada 2019 Rp 22 miliar. Namun, tahun ini hingga awal 2020 terdapat ajang Pra-PON sehingga memerlukan dana lebih besar dibandingkan 2018 lalu. Oleh karena Papua memiliki fasilitas olahraga yang terbatas, kuota atlet berikut ofisial juga dibatasi. Kontingen Bali kemungkinan berjumlah 150 personel. Untuk itu, pihaknya berniat menggelar Rapat Anggota KONI pada Februari nanti bersama pengprov cabor dan KONI daerah guna membahas pengiriman atlet ke PON Papua termasuk pengajuan anggaran untuk 2020. (022)
Atlet SEA Games, 60 Persen Junior
Jakarta (Bali Post) – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memastikan komposisi atlet Indonesia yang mengikuti SEA Games ke-30 di Filipina pada November-Desember 2019 sekitar 60 persen atlet junior dan 40 persen atlet senior. ‘’Ini untuk memberikan suasana keunggulan dan kompetisi yang lebih baik lagi bagi atlet junior. SEA Games tidak lagi menjadi patokan bagi Indonesia untuk juara atau menempati peringkat. SEA Games adalah batu loncatan bagi atlet menuju Asian Games dan Olimpiade,’’ kata Menpora setelah menggelar rapat persiapan Pelatnas dan Percepatan Prestasi Olahraga Nasional di Jakarta, Senin (7/1) kemarin. Menpora menyatakan target prestasi olahraga Indonesia adalah Asian Games dan Olimpiade, sehingga penganggaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga pada 2019 terkait pemusatan latihan nasional atlet-atlet Indonesia terfokus pada nomor-nomor pertandingan potensial medali pada Olimpiade. ‘’Ini akan menjadi kesempatan untuk nomornomor unggulan Indonesia menuju Olimpiade karena terbiayai dengan baik dan dapat mengikuti sejumlah uji coba ke luar negeri,’’ ujarnya. Nomor-nomor pertandingan dalam Asian Games 2018 yang menyumbang medali emas bagi Indonesia akan mendapatkan prioritas untuk mengikuti kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Pemerintah juga tetap memastikan anggaran pelatnas SEA Games dan kualifikasi Olimpiade 2020 akan turun paling lambat akhir Januari. Meskipun telah menetapkan komposisi 60 persen atlet Indonesia dalam SEA Games adalah junior, Menpora mengaku belum memberikan sanksi kepada cabang-cabang olahraga yang tidak menaati ketetapan itu. ‘’Yang terpenting bagaimana pelatnas segera berjalan. Saya minta Komite Olimpiade Indonesia melakukan klasifikasi itu. Setelah penetapan surat Keputusan Percepatan Prestasi Olahraga Nasional akan diketahui tingkatan atlet internasional, atlet regional dan atlet nasional karena ada catatan mereka meraih gelar juara di mana,’’ jelas Imam Nahrawi. (ant)
@balipostcom (600 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
City Sambut De Bruyne
Manchester –
Manchester City berhasil menggulung tim kasta kedua Rotherham United dengan skor 7-0 dalam laga putaran ketiga Piala FA di Stadion Etihad, Senin (7/1) dini hari. City menyusul Tottenham Hotspur, Manchester United, Chelsea, Everton dan Arsenal yang sudah lebih dulu melangkah ke putaran keempat.
Raheem Sterling, Phil Foden dan gol bunuh diri Semi Ajayi membawa City unggul 3-0 di babak pertama sebelum Gabriel Jesus, Riyad Mahrez, Nicolas Otamendi dan Leroy Sane mencetak gol setelah turun minum. Laga ini menandai kembalinya playmaker City, Kevin De Bruyne, lewat penampilan meyakinkan. De Bruyne adalah kunci ketika City mencetak 100 poin musim lalu, tetapi dua kali absen lama tahun lalu karena masalah lutut. ‘’Saya berkalikali mengatakan beta-
pa pentingnya Kevin bagi kami. Tanpa dia, musim lalu tidak akan mungkin. Sejauh ini kami telah melakukan yang luar biasa dalam hal hasil, tetapi kami memiliki lawan (Liverpool) y a n g telah melakukan lebih baik. Mereka adalah lawan y a n g
telah melakukan lebih baik daripada kami tanpa Kevin,’’ kata manajer City Pep Guardiola usai pertandingan. Pemain 27 tahun itu juga tidak turun dalam dua pertandingan City sebelumnya karena cedera otot, termasuk saat menang 2-1 atas Liverpool. Guardiola yakin tim City dengan De Bruyne akan semakin kuat. ‘’Sekarang dia kembali. Dia akan segar dalam pikiran dan kaki serta membantu memberi kami kreativitas ekstra dalam pertarungan. Hari ini dia adalah kapten kami
dan menunjukkan alasannya kepada kami,’’ ujar pelatih asal Spanyol itu. Putaran ketiga Piala FA diwarnai kejutan yang diderita Fulham dan Leicester City yang membuatnya tersingkir. Tim dari kasta tertinggi ini disisihkan oleh tim kasta keempat. Fulham yang menjamu Oldham Athletic harus menelan kekalahan 1-2, sedangkan Leicester yang melawat ke markas Newport County takluk dengan skor sama. Dalam laga lainnya Watford mengatasi tuan rumah Woking 2-0. Newcastle United dan Southampton terpaksa melakoni laga ulang setelah bermain imbang menghadapi lawan masing-masing. Rangkaian putaran ketiga Piala FA masih menyisakan satu pertandingan lain antara Wolverhampton dan Liver-
pool pada Selasa (8/1) dini hari. Barcelona Barcelona membuka kiprah tahun 2019 dengan meraih kemenangan 2-1 di markas Getafe dalam laga pekan ke-18 Liga Spanyol di Stadion Coliseum Alfonso Perez, Getafe. Kemenangan itu diraih Barca lewat gol Lionel Messi dan Luis Suarez, sedangkan Getafe hanya membalas melalui Jaime Mata. Hasil tersebut memantapkan posisi Barcelona di pucuk klasemen dengan koleksi 40 poin, terpaut lima poin dari pesaing terdekat Atletico Madrid (35), sedangkan Getafe (25) tertahan di urutan ketujuh. Peringkat ketiga direbut Sevilla (33) disusul Alaves (31) dan Real Madrid (30) di tempat kelima. (afp/kmb/ant/rtr)
Dikalahkan India, Thailand Pecat Pelatih Abu Dhabi – Manajemen sepak bola Thailand memutuskan memecat pelatih tim nasional Milovan Rajevac tidak lama setelah tim berjuluk Gajah Perang tersebut kalah telak 1-4 dari India pada pertandingan Grup A Piala Asia 2019 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Minggu ( 6 / 1 ) malam. Persatuan Sepak B o l a Thail a n d menunjuk asisten pelatih Sirisak Yodyathai sebagai pengganti sementara. Seperti dikutip The Nations, Senin (7/1) kemarin, keputusan pemecatan pelatih asal Serbia itu hanya sekitar tujuh jam setelah partai Thailand kontra India berakhir. Kekalahan dari India merupakan yang pertama kali dialami Thailand sejak 32 tahun lalu. ‘’Meskipun para pemain dan tim pelatih sudah berusaha menunjukkan yang terbaik saat lawan India, saya yakin itu bukan format tim Thailand yang diinginkan manajemen dan para suporter,’’ kata Ketua Persatuan
Sepak Bola Thailand Somyot Poompanmoung. Rajevac menangani Thailand mulai April 2017 menggantikan Kiatsisak Senamuang. Ia sebelumnya melatih Aljazair dan Qatar serta membawa Ghana ke perempatfinal Piala Dunia 2010. Di bagian lain, pelatih India Stephen Constantine minta pemainnya tidak buru-buru berpuas diri dan tetap fokus pada pertandingan penyisihan grup. Apalagi India kembali tampil di Piala Asia setelah absen delapan tahun. ‘’Kami mencoba memenangi setiap pertandingan yang kami ikuti. Masih ada dua pertandingan tersisa dan kami masih membutuhkan dua angka lagi untuk lolos dari babak penyisihan grup. Setelah lolos, kami mungkin bisa sedikit gembira,’’ ujar pelaih asal Inggris ini. Sunil Chhetri, penyerang yang mencetak dua gol untuk India, menyatakan sudah tidak sabar menunggu laga menghadapi tuan rumah UEA. ‘’Saya akan mengenang gol saya sampai 10 tahun nanti,’’ ungkap Chhetri, satusatunya anggota tim Piala Asia 2011 India yang kalah dalam seluruh tiga pertandingan penyihan grup di Qatar. India kini pemimpin Grup A setelah tuan rumah UEA ditahan imbang 1-1 oleh Bahrain pada laga pembuka. Di Grup B, Palestina merebut poin pertama sepanjang sejarah partisipasi di Piala Asia setelah menahan Suriah 0-0. Yordania mengamankan tiga poin usai mempecundangi juara bertahan Australia 1-0. Dengan hasil ini, Yordania memuncaki grup disusul Palestina, Suriah dan Australia di posisi juru kunci. (ant/rtr)
Raptors Hentikan Kemenangan Pacers
Toronto – Norman Powell mencetak 23 poin dan Kyle Lowry membuat 12 poin ketika Toronto Raptors menghentikan enam kemenangan beruntun Indiana Pacers dengan 121-105 dalam lanjutan kompetisi NBA di Scotiabank Arena, Senin (7/1) kemarin. Ini merupakan kemenangan kelima berturut-turut Raptors di kandang. Lowry juga memberi 8 assist setelah absen dalam 10 dari 11 pertandingan terakhir Raptors karena masalah punggung dan paha. Pascal Siakam menambahkan 12 poin dan 10 rebound serta Serge Ibaka mencetak 18 poin. ‘’Senang berada di sana bersama teman-teman. Senang rasanya bisa membantu mereka mendapatkan kemenangan,’’ kata Lowry. Bojan Bogdanovic mencetak 21 poin, Domantas Sabonis membuat 16 poin dan 11 rebound serta Victor Oladipo member 16 poin untuk Pacers yang kalah 14 kali dalam 16 laga terakhir melawan Raptors. Kemenangan terakhir Pacers di Toronto adalah pada 2013. ‘’Ini adalah tempat yang sulit untuk bermain. Kami belum pernah sukses di sini dalam beberapa tahun. Kami tidak pernah benar-benar memastikan bahwa kami dapat menghentikan mereka,’’ ujar pelatih Pacers, Nate McMillan. Dalam laga lain, Elswehere dan Bradley Beal samasama mencetak 25 poin ketika Washington Wizards memukul Oklahoma City Thunder 116-98. Otto Porter memiliki 20 poin, 6 rebound dan 5 assist, Jeff Green mencetak 16 poin dan Tomas Satoransky menambahkan 15 poin untuk Wizards. ‘’Kami bertarung dan bermain melawan salah satu tim terbaik di bola basket. Mereka punya banyak bakat. Mereka punya tiga allstar. Saya pikir kami melawan mereka dan melakukan banyak hal dengan baik,’’ sebut pelatih Wizards, Scott Brooks. Paul George mencetak 20 poin dan Jerami Grant menambahkan 17 untuk Thunder. Sementara itu, Minnesota Timberwolves memecat pelatih kepala Tom Thibodeau. Thibodeau diberi tahu tentang kepu-
tusan tersebut menyusul kemenangan 108-86 Timberwolves atas Los Angeles Lakers pada hari Minggu. Dalam sebuah pernyataan singkat, klub mengatakan dia dibebaskan dari tugasnya baik sebagai pelatih maupun presiden operasi bola basket. Hasil lainnya, Atlanta Hawks memukul Miami Heat dengan skor 106-82, Phoenix Suns dikalahkan Charlotte Hornets 113119, Chicago Bulls ditaklukkan Brooklyn Nets 100-117 dan LA Clippers mengatasi perlawanan Orlando Magics 106-96. (afp/kmb)
Norman Powell, pemain Toronto Raptors.
Bali Post/afp