Bali Post
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pemerintah Luncurkan KUR untuk Peternakan Rakyat Wonogiri (Bali Post) – Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia Darmin Nasution meluncurkan kredit usaha rakyat (KUR) khusus untuk peternakan rakyat di Desa Kebonagung, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (6/12) kemarin. Menurut Darmin, peluncuran KUR khusus peternakan rakyat oleh Kemenko Perekonomian dan badan usaha milik negara itu akan menjadi contoh nasional di Indonesia. ‘’Dengan penyaluran KUR khusus peternakan rakyat ini, penyaluran KUR di Indonesia akan semakin meningkat tiap tahun sebab selama ini bidang tersebut belum dilayani oleh perbankan,’’ katanya.
Bali Post/ant
GEMPA LOMBOK - Sejumlah petugas merawat pasien di luar ruangan pasca terjadi gempa bumi di Puskesmas Malaka, Lombok Utara, NTB, Kamis (6/12) kemarin. Gempa yang berkekuatan 5,7 SR pada pukul 09.02 Wita tersebut tidak berpotensi tsunami. Menurut BMKG, pusat gempa bumi tersebut terletak pada 23 kilometer barat laut Kota Mataram, dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tersebut juga dirasakan di Bali.
Dewan Pesimis, Pasar Badung Selesai Tepat Waktu Dewan Denpasar menggelar sidak ke proyek lanjutan pembangunan Pasar Badung tahap II. Dari sidak di lapangan, para wakil rakyat itu kecewa terhadap fakta beberapa proses pengerjaan proyek yang dikerjakan pihak rekanan. Bahkan, dewan memprediksi pembangunan Pasar Badung akan sulit diselesaikan tepat waktu, yakni 20 Desember 2018. Halaman 2 BDF Konsisten Promosikan Nilai-nilai Demokrasi Menlu Retno Marsudi menyatakan pelaksanaan Bali Democracy Forum (BDF) tahun ini memasuki tahun pertama pada dekade kedua. Selama 10 tahun pertama BDF, Indonesia telah memberikan kontribusi terhadap kemajuan nilai-nilai demokrasi, pluralisme dan modernisasi baik di kawasan Asia Pasifik maupun dalam tataran global. Halaman 3
Diguncang Gempa, Bale Gong dan Tembok Sekolah Roboh Perwakilan Forum Perbekel se-Kabupaten Tabanan mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (DPMD) Tabanan. Mereka meminta kejelasan mengenai Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2019. Halaman 11 Pemkab Bangli Putuskan Ikuti Program UHC Setelah sempat tarik ulur, Pemkab Bangli akhirnya memutuskan tetap melaksanakan program Universal Health Coverage (UHC) mulai tahun 2019. Pembiayaan program yang menelan anggaran puluhan miliar rupiah itu dari dana sharing antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah provinsi. Halaman 14
Darmin menyebutkan penyaluran KUR pada periode Januari-Oktober 2018 mencapai Rp 113 triliun sehingga diharapkan dengan adanya KUR khusus peternakan rakyat ini, jumlahnya menin-
gkat. ‘’Saya yakin penyaluran KUR kita akan semakin meningkat dan tahun depan saya prediksikan bisa mencapai Rp 140 triliun,’’ ujarnya. Hal. 15 Semua Bank
Kelompok Bersenjata Tembaki Tim Evakuasi Timika (Bali Post) – Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf. Muhammad Aidi mengatakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya masih mengganggu proses evakuasi 16 jenazah yang telah ditemukan aparat gabungan TNI dan Polri di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga. Kapendam mengatakan, menurut laporan, pada pukul 12.30 WIT terjadi kontak tembak antara KKB dan aparat gabungan di Mbua yang menyebabkan terhambatnya proses evakuasi korban meninggal yang lain. ‘’Sekarang masih berlangsung proses evakuasi, tapi pada 12.30 WIT saya dapat laporan bahwa masih terjadi kontak tembak sehingga proses evakuasi masih terhambat,’’ ungkap Muhammad Aidi. Ia mengatakan sebanyak delapan jenazah belum berhasil dievakuasi ke Timika yang sebelumnya dievakuasi melalui jalur darat dari puncak bukit Kabo ke Mbua. Hal. 15 Korban Selamat
’’ …semua bank penyalur KUR untuk mempermudah penyaluran kepada masyarakat. Jangan mencari-cari alasan agar masyarakat gagal mendapatkan KUR, harus dibantu.’’ Darmin Nasution Menko Perekonomian
Kasus Nduga Papua
Diamankan Warga, Nasib Delapan Pekerja Belum Jelas
Kolonel Inf. Muhammad Aidi
Jayapura (Bali Post) – Kapolda Papua Irjen Pol. Martuani Sormin mengaku belum dapat memastikan keberadaan delapan warga sipil yang melarikan diri dan diselamatkan keluarga tokoh masyarakat Nduga. Saat insiden pembunuhan terhadap karyawan PT Istaka Karya, dilaporkan ada delapan warga yang merupakan pekerja atau tukang diamankan warga dan dibawa keluar Distrik Yall. ‘’Kami belum mengetahui nasib delapan orang itu, karena dari laporan awal mereka sudah diamankan keluarga tokoh masyarakat,’’ kata Kapolda Papua kepada Antara, Kamis (6/12) kemarin. Dikatakannya, selain nasib delapan warga aparat keamanan juga masih mencari karyawan PT Istaka karena pada saat insiden penyerangan jumlah mereka tercatat 25 orang. Hal. 15 Kiriman BBM
DENPASAR
2
Jumat Umanis, 7 Desember 2018
FIGUR
Mendesak, Pembangunan ’’Trade Center’’
BALI Promotion and Trade Center mendesak untuk dibangun di Bali, karena perdagangan bebas mulai masif dilakukan. Apalagi dengan adanya Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) akan membuat sistem perdagangan dunia terbuka lebar. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan hal itu, Kamis (6/12) kemarin. Sepuluh tahun lalu, katanya, wacana infrastruktur Bali Promotion and Trade Center sudah muncul. Bahkan 1,5 tahun lalu Kementerian Perindustrian telah menganggarkan dana dari APBN untuk membangun infrastruktur tersebut. Namun adanya ketidaksepakatan lokasi antara Kadin dan
Pemprov Bali, membuat Bali Promotion and Trade Center belum terealisasi. Kadin menginginkan dibangun di Jimbaran, namun Pemprov Bali sebelumnya menginginkan di Tohpati. Dengan Pemerintahan Provinsi Bali yang baru diharapkan Bali Promotion and Trade Center bisa segera terbangun di Jimbaran. Bali Promotion and Trade Center ini mendesak dibangun dalam rangka menghadai MEA. Meski terbilang terlambat, namun tempat ini harus dibangun segera. Dikatakan, saat ini merupakan momen yang tepat untuk membangun tempat tersebut. Karena adanya kerja sama perdagangan negara ASEAN ditambah beberapa negara di luar ASEAN yaitu Australia, Jepang, Cina,
Korea, India, New Zealand. Ke-16 negara tersebut menguasai 29 persen perdagangan dunia dan 38 persen potensi ekonomi dunia serta dari sisi jumlah penduduknya, 16 negara tersebut memiliki lebih dari 55 persen jumlah penduduk dunia. ‘’Ini potensial untuk industri kreatif dan UMKM untuk menjajaki pasar ekspor. Kalau tidak ditangkap dengan baik dan disiapkan sarana dan prasarananya berupa infrastruktur ini, maka kita akan kehilangan momen. Sekarang momen yang bagus dengan adanya RCEP ini. Kita bisa ekspor produk kita kepada enam negara tambahan ini, sehingga kita butuh etalase dan tempat promosi. Kita bisa undang negara itu untuk melihat,’’ beber Caleg DPR-RI Dapil Bali ini. Dilihat dari produk yang dimiliki, Bali cukup bersaing dengan produk dari 16 negara tersebut. Karena produk dari Bali spesifik, tidak sama dengan produk 16 negara itu, sehingga ia yakin produk Bali tidak akan kalah saing. Dengan adanya RCEP akan menguntungkan Bali, namun perlu ditunjang dengan infrastruktur. Untuk mendapatkan manfaat yang besar dari kerja sama RCEP ini, ia berharap Bali Promotion and Trade Center bisa diwujudkan di Jimbaran. Caleg dari Partai Gerindra nomor urut 2 ini mengatakan, meski Kementerian Perindustrian merencanakan Bali Creative Industry Center (BCIC) Tohpati sebagai trade center untuk etalase produk Nusantara, namun Bali juga perlu memiliki tempat khusus untuk produk asal Bali yang dimiliki Pemprov Bali. (may)
Denpasar (Bali Post) Gara-gara bermaksud mencari penghasilan tambahan, tukang pijat terdakwa Supriyanto alias Supri (32) akhirnya dihukum selama enam tahun dalam sidang di PN Denpasar, Kamis (6/12) kemarin. Pasalnya, terdakwa mencari uang tambahan dengan cara melawan hukum, yakni menjual narkoba. Selain dihukum enam tahun, majelis hakim pimpinan Angeliky Handajani Day juga menghukum terdakwa dengan pidana denda Rp 800 juta
subsider empat bulan kurungan Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti menguasai tiga paket sabu-sabu seberat 1,38 gram. Terdakwa Supriyanto alias Supri terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotika berupa memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan satu bukan tanaman. Terdakwa kemudian dijerat Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun
2009 tentang Narkotika. Atas putusan tersebut, terdakwa yang kos di Jalan Gunung Atena, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat ini langsung menerima. Sedangkan JPU Putu Oka Surya Atmaja mengatakan pikir-pikir. Putusan itu masih lebih rendah dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, jaksa dari Kejari Denpasar ini menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama delapan tahun dan denda Rp 800 juta, subsider enam bulan kurungan. (kmb37)
Nyambi Jual Narkoba, Tukang Pijat Dibui Enam Tahun
Bali Post/kmb12
PASAR BADUNG - Proyek pembangunan Pasar Badung tahap II dijadwalkan rampung per 20 Desember mendatang.
Dewan Pesimis, Proyek Pasar Badung Tahap II Selesai Tepat Waktu Denpasar (Bali Post) Anggota DPRD Kota Denpasar dari Komisi I, II, dan III menggelar sidak ke proyek lanjutan pembangunan Pasar Badung tahap II, Kamis (6/12) kemarin. Dari sidak di lapangan, para wakil rakyat itu kecewa terhadap fakta beberapa proses pengerjaan proyek yang dikerjakan pihak rekanan, yaitu PT Nindya Karya. Bahkan, dewan memprediksi pembangunan Pasar Badung akan sulit diselesaikan tepat waktu, yakni 20 Desember 2018 ini. “Melihat kondisi di lapangan, kami sangat pesimis proyek ini bisa tuntas sesuai perjanjian antara Pemkot Denpasar melalui Dinas PUPR dan rekanan yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya,” kata Ketua Komisi III DPRD Denpasar Eko Supriadi. Menurut Eko Supriadi, pembangunan Pasar Badung tahap kedua ini perjanjian kontrak kerja dengan rekanan harus berakhir 20 Desember 2018 mendatang. “Sisa waktu yang ada, sulit rasanya dipenuhi akan selesai pada waktunya, bila melihat situasi di lapangan masih banyak pekerjaan yang belum tuntas, seperti finishing, pemasangan eskalator, dan ornamen lainnya,” ujarnya. Hal senada juga dilontarkan Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar I Ketut Suteja Kumara. Ditegaskan, pembangunan Pasar Badung menyedot perhatian masyarakat. “Sudah menjadi kewajiban kami selaku dewan melakukan kontrol, seberapa jauh capaian proyek
Pasar Badung ini. Kami tegaskan, proyek ini akan menjadi ikon Kota Denpasar, di mana pembangunan Pasar Badung ini menyedot anggaran cukup besar. Jadi, kami tidak ingin pekerjaan ini dilakukan asalasalan,” tegasnya. Suteja mengatakan, harapan terhadap Pasar Badung yang bagus dan nyaman menjadi idaman bagi masyarakat maupun pedagang. Ada hal yang diperhatikan, pertama kontrak kerja yang disepakati. Sesuai kontrak, per 20 Desember 2018 harus serah terima. “Saya menyangsikan pencapaian proyek pasar terbesar di Bali ini tuntas 100 persen. Hal ini yang harus dikejar oleh rekanan. Konsultan pengawas bekerja ekstra, harus ada hitam-putih. Jangan hanya verbal saja menyebut progres berjalan sesuai kesepakatan, nyatanya banyak pekerjaan secara teknis belum tuntas, seperti lantai, kemudian los pedagang, eskalator,” bebernya. Sementara itu, anggota
Denpasar (Bali Post) Polda Bali merilis hasil Operasi Pekat Agung II tahun 2018 mulai 14 November hingga 4 Desember, Kamis (6/12) kemarin. Selama operasi ini digelar, Polda Bali beserta jajaran menangkap 243 orang, 10 di antaranya ditembak. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja menyampaikan, operasi ini dilaksanakan selama 21 hari atau tiga minggu di wilayah Bali. Sasaran operasi ini meliputi curat, curas, cusa, curanmor, miras, judi, narkoba, makanan kadaluwarsa, premanisme, petasan, dan sajam. ‘’Total mendapat target operasi 67 orang. Selama tiga minggu ini, semua TO (target operasi) tercapai. Hanya curanmor belum terpenuhi. Kendati demikian, tetap di-
lanjutkan karena ada kendala yaitu jika ada yang ditangkap pasti yang lain melarikan diri, sembunyi atau tiarap,’’ ujarnya. Menurut Hengky Widjaja, tersangka TO yang dibekuk 86 orang, non-TO 157 orang dan jumlah pelaku 243 orang. ‘’Yang diberi tindakan tegas yaitu kakinya ditembak 10 tersangka,’’ katanya. Hengky Widjaja merinci pengungkapan kasus meliputi kasus curat 32 tersangka, curas 5 tersangka, cusa 17 tersangka, curanmor 13 tersangka, miras 73 tersangka, judi 37 tersangka, narkotika 34 tersangka, makanan kedaluwarsa 2 tersangka, premanisme 24 orang, petasan 2 tersangka, sajam 3 tersangka dan senpi 1 tersangka. Operasi ini dilaksanakan menjelang
Komisi III A.A. Susruta Ngurah Putra menyebutkan, secara teknis pengerjaan ada spesifikasi yang tidak sesuai dengan perjanjian, yaitu pemasangan presisi list stainless di los pedagang tidak sama. “Ini bagaimana, apakah sesuai tidak dengan spesifikasi bangunan? Kenapa stainless ada yang lebar, ada pendek, kok berbeda ukuran antara los yang satu dengan yang lainya?” katanya. Plt. Kadis PUPR Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta menegaskan, pihaknya tetap menuntut pihak rekanan agar menyelesaikan proyek Pasar Badung sesuai kontrak kerja, yakni 20 Desember 2018. “Kami tetap menuntut rekanan agar menyelesaikan pembangunan tahap kedua sesuai kontrak kerja,” katanya. Secara fisik, kata Jimmy Sidarta, Pasar Badung yang menggunakan dana APBD Kota Denpasar ini dikerjakan oleh PT Nindya Karya yang juga merupakan kontraktor yang mengerjakan pembangunan tahap pertama. Proyek dengan nilai Rp 61.803.873.000 ini memakan waktu 240 hari kalender dan direncanakan rampung 20 Desember 2018 mendatang. Terkait temuan Dewan yang menyangsikan proyek Pasar Badung tuntas per 20 Desember mendatang, Deputy Project Manager PT Nindya Karya Satrio Indrawibowo mengklaim
tahapan pembangunan Pasar Badung sudah mencapai 91 persen. Dengan sisa waktu yang ada, dia mengaku optimis selesai sesuai kontrak kerja. “Kami berupaya mengejar ketertinggalan dengan menambah tenaga kerja. Untuk kendala di lapangan tidak terlalu berarti, cuma dari kapasitas jumlah tenaga kerja kita akan tambah, sehingga pekerjaan bisa kita genjot,” kata Satrio menanggapi kritikan dan masukan dewan. Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan pasar terbesar di Bali ini dijadwalkan rampung per 20 Desember mendatang. Nantinya, pasar tertua di Kota Denpasar ini akan memiliki enam lantai yang terdiri atas dua lantai basement bawah tanah serta empat lantai untuk los dan kios. Total seluruh kios dan los mencapai 1.740 unit dengan daya tampung parkir 128 mobil dan 23 mobil boks. Selain itu, Pasar Badung yang baru juga akan dilengkapi 10 eskalator, empat lift serta fasilitas pemadaman api ringan, serta penunjuk arah evakuasi dan titik aman untuk memudahkan pedagang dalam mobilisasi barang dan pengunjung. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Melawan Petugas Bandara, Turis Asal Inggris Diadili Hasil Operasi Pekat, 243 Orang Ditangkap Denpasar (Bali Post) Turis yang sempat mencakmencak terhadap petugas Bandara Ngurah Rai yang sempat viral di media sosial, Auj-E Taqaddas, akhirnya menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (6/12) kemarin. Saat
Topik :
sidang, dia tanpa didampingi pengacara. Dalam surat dakwaan yang disampaikan di hadapan majelis hakim pimpiman Esthar Oktavi, jaksa Nyoman Triarta Kurniawan mendakwa Auj-E Taqaddas dengan Pasal 212 ayat (1) KUHP, yakni dugaan
melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap aparat yang sedang bertugas. Saat sidang kemarin, ulah terdakwa sempat menjadi perhatian pengunjung sidang karena dia teriak-teriak. Sebelum keluar sidang, terdakwa beberapa kali menginterupsi hakim. Aksi itu berlanjut sampai sidang selesai. Salah satu interupsinya adalah menyangkut paspor. Dia meminta paspornya dikembalikan dengan alasan agar bisa mengurus administrasi selama di Indonesia. Namun, pimpinan sidang meminta urusan itu dikoordinasikan ke penuntut umum. ‘’Koordinasi ke jaksa,’’ perintah hakim Esthar Oktavi. Namun, terdakwa tetap ngomel dan tidak puas. (kmb37)
Bali Post/ist
OPERASI PEKAT - Ditreskrimum Polda Bali merilis hasil Operasi Pekat Agung. perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 (Nataru). Selain itu untuk mengantisipasi aksi terorisme. ‘’Upaya penyelidikan dan antisipasi terkait gerak terorisme terus
dilakukan Polda Bali beserta jajaran. Tujuannya supaya Bali tetap aman, nyaman dan kondusif,’’ ungkap mantan Kasatreskrim Polres Gianyar ini. (kmb36)
Rai Mantra Dinobatkan sebagai Wali Kota ”Entrepreneur Award 2018”
PENGHARGAAN - Wali kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima penghargaan Wali Kota Entrepreneur Award 2018 kategori Pariwisata yang diserahkan Menteri Koperasi dan UKM RI A.A. Gede Ngurah Puspayoga didampingi Tri-Founder PK CAM yang sekaligus Chairman MarkPlus Inc. Hermawan Kartajaya, Rabu (5/12) malam.
KOMITMEN Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam mengelola pariwisata budaya di Kota Denpasar berbuah manis. Penghargaan Innovation Network of Asia (INA) diraih Wali Kota Rai Mantra sebagai Wali Kota Entrepreneur Award 2018 kategori Pariwisata dalam ajang INA Apeksi Award 2018 di Glass House, Ritz Carlton Jakarta Pasific Place, Jakarta, Rabu (5/12) malam. Penghargaan yang baru pertama kali diselenggarakan oleh Philip Kotler Center for ASEAN Marketing (PK CAM) ini diberikan kepada kepala daerah yang paling kreatif, inovatif, dan entrepreneurial. Penghargaan INA Entrepreneur Award tersebut diserahkan secara langsung Menteri Koperasi dan UKM RI A.A. Gede Ngurah Puspayoga didampingi Tri-Founder PK CAM yang sekaligus Chairman MarkPlus Inc. Hermawan Kar-
tajaya dan diterima langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Menurut Wali Kota Rai Mantra, pariwisata menjadi suatu kunci dalam pengembangan ekonomi kreatif. Hal tersebut telah menjadi visi-misi Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya dalam Keseimbangan menuju Keharmonisan. Dari visi-misi ini, bagaimana keberadaan Kota Denpasar sebagai sebuah kota budaya salah satunya dalam pengelolaan pariwisata kota kreatif yang nantinya diharapkan dapat memberikan imbas pada tingkat kebahagiaan masyarakat Kota Denpasar. Di samping itu, kebahagiaan masyarakat lewat pemberdayaan yang nantinya diharapkan masyarakat dapat kreatif, bersama melihat peluang dan memberikan kemanfaatan. Di samping itu juga memberikan peningkatan produk
kreatif yang ada, seperti halnya keberadaan kuliner tradisional Bali yang mewajibkan hotel-hotel yang ada untuk menampilkan menu tradisional Bali. Adanya tenun khas, yakni endek juga perlu diperhatikan lewat mendorong penggunaan dan kebanggaan memakai kain endek. Langkah ini tentunya didukung dengan membangun partisipasi masyarakat berbasis potensi lokal hingga membangun networking serta coworking space. “Daya dukung smart city juga tak terlepas dari penguatan pariwisata kreatif. Denpasar smart city tampil dengan akses kemudahan kepada masyarakat. Baik itu dalam tatanan Denpasar Smart City hingga dalam program maupun inovasi kreatif,” ujar Rai Mantra. Founder PK CAM sekaligus Chairman MarkPlus Inc. Hermawan Kartajaya mengatakan, Wali Kota Den-
pasar layak mendapatkan penghargaan ini karena dinilai mampu menyelesaikan berbagai permasalahan, di antaranya di bidang investasi, dan menumbuhkan sektor entrepreneur. Ditegaskan, terpilihnya Wali Kota Rai Mantra ini berdasarkan penjurian dan melalui proses audiensi langsung dengan Direktur Jenderal Otonomi Daerah dan Klarifikasi dengan tim Direktorat Jenderal Otonomi Daerah terkait ada tidaknya kasus hukum, lama menjabat dan pencapaian minimal status tinggi untuk penilaian kinerja oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. “Kita tidak asal memilih. Kita melakukan penjurian dan penilaian dari berbagai instansi, seperti International Council For Small Business (ICSB), Apeksi, serta melibatkan Direktur Jenderal Otonomi Daerah,” tegasnya. (ad)
BADUNG
Jumat Umanis, 7 Desember 2018
3
Bupati Giri Prasta Pimpin PIP Badung di Subang
Belajar Budi Daya Ikan Air Tawar, Dukung Ketahanan Pangan
Bali Post/edi
BDF - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (tengah) pada pembukaan Bali Democracy Forum, Kamis (6/12) kemarin.
BDF Konsisten Promosikan Nilai-nilai Demokrasi
Mangupura (Bali Post) -
Bali Democracy Forum (BDF) digelar, Kamis (6/12) kemarin, di BNDCC, Nusa Dua. Pertemuan yang dihadiri 470 peserta dari 92 negara serta 7 organisasi internasional ini dibuka Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. Pada kesempatan tersebut, Menlu Retno menyatakan pelaksanaan BDF tahun ini memasuki tahun pertama pada dekade kedua. Selama 10 tahun pertama BDF, Indonesia telah memberikan kontribusi terhadap kemajuan nilai-nilai demokrasi, pluralisme dan modernisasi baik di kawasan Asia Pasifik maupun dalam tataran global. Dia menegaskan, BDF ke depannya akan tetap konsisten mempromosikan nilai-nilai demokrasi. ‘’Kita sadar akan adanya tantangan-tantangan baru. Tetapi melalui BDF, pemerintah Indonesia terus berupaya menunjukkan bahwa demokrasi merupakan alat untuk menghilangkan ketimpangan dan mereduksi kesenjangan serta demokrasi
memberikan kesempatan untuk kemajuan ekonomi secara seimbang,’’ katanya. BDF ke-11 yang berlangsung selama dua hari ini adalah forum untuk saling berbagi pengalaman untuk memajukan demokrasi. Sebab, tidak ada negara demokrasi yang tidak rentan terhadap kemunduran. Untuk itu, keberlangsungan demokrasi harus terus dipertahankan melalui saling belajar dan membangun kolaborasi yang kuat antarnegara. ‘’BDF bukan menunjukkan bahwa Indonesia adalah the champion of democracy. Namun forum bersama ini justru menjadi kesempatan bagi negara-negara untuk bertukar pengalaman dan saling belajar,’’ ujar Menlu Retno. Dikatakannya, kesuksesan
demokrasi adalah inklusivitas yang dapat diakses dan dinikmati oleh semua. Tidak ada yang dimarjinalkan karena kohesi sosial terbentuk untuk mendukung kesejahteraan. Dalam upaya memajukan kemakmuran rakyat itulah, BDF ke-11 mengangkat tema ‘’Democracy for Prosperity’’. Selama dua hari ini akan digunakan untuk melihat bagaimana demokrasi membantu kesejahteraan untuk semua (prosperity for all) dan tanpa mengurangi keberlangsungan dari pembangunan ekonomi tersebut. ‘’Dalam forum ini akan dibahas demokrasi untuk kemakmuran rakyat. Tahun ini kita memakai format yang disesuaikan serta memberikan ruang dan waktu yang cukup kepada peserta untuk melaku-
Desa Adat Kuta Gelar ”Nangluk Merana” dan ”Pamelehpeh Sasih”
Mangupura (Bali Post) Desa Adat Kuta kembali menggelar yadnya yang rutin dilaksanakan setiap tahun, yaitu nangluk merana dan yadnya pamelehpeh sasih pada Kamis (6/12) kemarin. Ritual ini dilaksanakan setiap rahina Kajeng Kliwon Sasih Kaenem dalam kalender Bali yang bertujuan menetralisir alam semesta dari hal negatif termasuk bencana alam serta wabah penyakit, agar kembali harmonis. Pada ritual ini, puluhan warga terlihat karauhan sambil menari. Warga yang karauhan, menancapkan keris ke tubuhnya, namun tidak ada yang terluka. Bendesa Adat Kuta Wayan Wasista mengatakan, prosesi dimulai sekitar pukul 07.00 Wita melalui ritual pacaruan di batas dan persimpangan wilayah Desa Adat Kuta. Pelawatan-pelawatan Ida Bathara pun lunga dan berkumpul di Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Kuta. ‘’Maknanya adalah kami yakin bahwa sumber penyakit
Bali Post/edi
NANGLUK MERANA - Prosesi nangluk merana yang digelar Desa Adat Kuta, Kamis (6/12) kemarin. maupun hal yang membuat hubungan tidak harmonis dibersihkan. Upacara ini juga bisa dikatakan sebagai upacara pembersihan,’’ kata Wasista. Prosesi tersebut dilanjutkan dengan pamelehpeh sasih di Catus Pata. Ida Ratu Pelawatan kairing menuju ke tempat masing-masing. Ida Ratu Pelawatan ini dimaknai
sebagai media untuk mengharmoniskan bhuana agung dan bhuana alit. Sebanyak 13 banjar yang ada di Desa Adat Kuta ikut terlibat. ‘’Ketujuh Ida Ratu Pelawatan ini, setelah dilakukan pacaruan di masing-masing pertigaan dan perempatan, akan di-linggih-kan di Pura Dalem Kahyangan,’’ imbuhnya. (kmb23)
an ini tengah berjalan. Lelang terbuka dilakukan lewat Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) sejak 29 November lalu. Hingga siang kemarin, sudah ada delapan rekanan yang menyatakan berminat terhadap proyek tersebut. D i j e l askannya, dalam lelang tersebut, pihaknya membutuhkan 135 satpam. ‘’Jumlah tenaga yang kami butuhkan sama seperti tahun ini yaitu sebanyak 135 orang. Kemungkinan tahun depan jumlahnya meningkat karena penambahan gedung baru, sehingga tenaga keamanan pun harus ditambah,’’ jelasnya. Pejabat asal Sibang Gede, Abiansemal itu mengatakan, dalam rangka program peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD, akan ada penambahan gedung blok D, blok F, dan blok G. Gedung blok D rencananya digunakan untuk poliklinik dengan sistem cluster, dan ruang rawat inap untuk kelas
II dan kelas I. Kemudian untuk gedung F dimanfaatkan sebagai pusat onkologi pelayanan khusus kanker, ruangan pelayanan eksklusif seperti pelayanan bayi tabung dan ruangan khusus rawat anak. Ruang penghubung kedua blok ini akan difungsikan sebagai ruangan operasi emergency. Sementara blok G untuk pusat pelayanan cuci darah. Saat ini ada 300 pasien yang rutin melakukan cuci darah. Blok ini juga menjadi pusat manajemen, untuk pendidikan dan pengembangan, dapur serta laundry. Karena itu, pihaknya berharap segera ada pemenang lelang. Sehingga per 1 Januari 2019 tenaga keamanan sudah mulai efektif bekerja. Ditambahkannya, lelang tersebut sudah termasuk alat penunjang seperti, metal detector, borgol, tongkat, mirror dan alat komunikasi saluran langsung dua arah atau HT. (kmb27)
Pengadaan Satpam di RSUD Mangusada Dianggarkan Rp 6,1 Miliar
Mangupura (Bali Post) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mangusada, Kapal, Mengwi, melakukan lelang pengadaan ratusan tenaga keamanan. Rumah sakit pelat merah ini menggunakan jasa pihak ketiga untuk menyediakan tenaga keamanan dengan anggaran mencapai Rp 6.104.942.998. Dirut RSUD Mangusada dr. Nyoman Gunarta mengatakan, pengadaan tenaga pengamanan merupakan belanja rutin setiap tahunnya. Kali ini pihaknya membutuhkan ratusan satuan pengaman (Satpam) untuk ditempatkan di seluruh gedung. ‘’Setiap tahun kami melelang untuk tenaga pengamanan dengan jumlah yang berbeda, tergantung kebutuhan. Tapi kalau sekarang, relatif sama dengan tahun sebelumnya,’’ ungkap dr. Gunarta, Kamis (6/12) kemarin. Menurutnya, lelang pengadaan jasa tenaga keaman-
kan diskusi interaktif lebih banyak, sehingga formatnya kita simpelkan,’’ kata Retno. Secara bersamaan diselenggarakan forum lain secara paralel, yakni Bali Democracy Students Conference (BDSC) ke-2 dan Bali Civil Society and Media Forum (BCSMF). Tujuannya agar pembahasan demokrasi dilakukan secara inklusif dan komprehensif dari sudut pandang yang beragam. ‘’BDSC berupaya melibatkan anak muda sebagai generasi penerus, pilar demokrasi di masa mendatang agar mereka tidak apatis terhadap demokrasi. Kita memerlukan energi para milenial ini untuk terus melanjutkan perjuangan dalam mempromosikan demokrasi. Sedangkan BCSMF digunakan untuk mengulas peran masyarakat madani dan media sebagai penyeimbang dan komplemen proses tumbuh kembangnya demokrasi,’’ ucapnya. (kmb23)
SETELAH melakukan studi tiru di Kabupaten Purwakarta, rombongan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Kabupaten Badung berkunjung ke Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, Kamis (6/12) kemarin. Rombongan PIP Badung dipimpin langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup I Ketut Suiasa dan anggota DPRD Badung I.B. Sunartha. Kedatangan Bupati Giri Prasta beserta rombongan yang terdiri dari pejabat terkait, PPL, petani ikan dan wartawan media cetak dan elektronik ini diterima Plt. Bupati Subang H. Ating Rusnatim, S.E. bersama Ketua DPRD Subang Ir. Beni Rudiono dan sejumlah pejabat terkait. PIP kali ini mengangkat tema ‘’Pengembangan budi daya ikan air tawar guna mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Badung’’. Plt. Bupati Subang Ating Rusnatim menyampaikan, apresiasi kepada Bupati Badung beserta rombongan yang sudah memilih Kabupaten Subang sebagai objek kunjungan. Dia memaparkan secara garis besar tentang Kabupaten Subang. Subang memiliki luas 205.176,95 ha atau 6,34 persen luas Provinsi Jawa Barat. Terdiri dari 30 kecamatan dan 253
desa/kelurahan. Sementara untuk potensi perikanan di Subang, khususnya di bagian utara, dikembangkan perikanan air laut, air payau dan udang paname dengan teknologi modern. Tak hanya itu, di wilayah tengah yang datar dan kawasan selatan yang berada di ketinggian, dikembangkan ikan air tawar dan ikan air deras. ‘’Paling banyak pembenihan dan suplainya ke wilayah Jatiluhur dan Cirata,’’ jelasnya. Selain itu, pemerintah juga memiliki tempat melakukan penelitian dan pengembangan ikan air tawar. Potensi lainnya yang dikembangkan yaitu nanas, padi dan pariwisata. ‘’Mudah-mudahan dari kunjungan ini ada manfaatnya bagi Badung. Yang terpenting ada tindak lanjut dan kerja sama untuk meningkatkan potensi kedua kabupaten,’’ tambahnya. Kadis Perikanan Subang Drs. H. Engkus Kusnidar menjelaskan, di wilayah Subang dengan dataran tinggi dikembangkan ikan air deras dengan 6.000 kolam, di tujuh kecamatan dan menghasilkan sebanyak 10 ribu ton per tahun. Di Subang Tengah, dikembangkan pembenihan dengan hasil 5 juta ekor per tahun. Sebanyak 70 persen disuplai ke Cirata dan
Jatiluhur. Sedangkan di pantai sepanjang 68 km, ada budi daya ikan laut, air payau dan udang paname dengan jumlah 49 kelompok, anggota 6.196 orang dengan produksi di tahun 2017 sebanyak 24.330 ton. Sementara itu, Bupati Giri Prasta juga menyampaikan terima kasih atas penerimaan dari Bupati dan DPRD Subang. Kunjungan ke Subang ini bertujuan untuk belajar mengenai budi daya ikan air tawar, karena Subang sebagai salah satu penghasil dan pemasok ikan air tawar terbesar di Indonesia. Diakuinya, potensi pengembangan ikan air tawar di Badung cukup besar. Sebab, hal ini didukung kondisi alam, sumber daya manusia dan infrastruktur. Selain itu, permintaan atau kebutuhan akan ikan air tawar bagi masyarakat Badung dan Bali umumnya juga begitu besar. Sudah menjadi komitmen Pemkab Badung mengembangkan ikan air tawar, sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Usai kunjungan di kantor Bupati Subang, Bupati Giri Prasta bersama rombongan mengunjungi kelompok budi daya ikan nila dan ikan mas yaitu Kelompok Jaya Makmur di Desa Cijambe Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang. (ad259)
MENINJAU - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama Wabup Ketut Suiasa meninjau budi daya ikan air tawar di Desa Cijambe Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang, Kamis (6/12) kemarin.
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Seminar Internasional ”Religious Pluralism in Southeast Asia’’
Unhi Denpasar Jaga Keberagaman Lewat Budaya
SEBAGAI lembaga pendidikan tinggi yang concern terhadap agama dan kebudayaan, Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar kembali menggelar ‘’2nd International Seminar On Interreligious and Intercuktural Studies’’ dengan tema ‘’Tolerance and Religious Pluralism in Southeast Asia’’ di Gedung Rektorat Unhi Denpasar, Kamis (6/12) kemarin. Seminar internasional dibuka Asisten II Gubernur Provinsi Bali I Dewa Putu Sunartha, S.E., M.Si. Seminar internasional ini menghadirkan empat narasumber dari berbagai negara. Di antaranya Prof. Volker Gottowik dari University of Frankfurt-Jerman, Prof. Goh Beng Lan dari University of Singapore, Prof. Montri Kunphoommarl dari Naresuan University, Muang PhitsanulokThailand, dan Prof. I Ketut Ardhana dari Yayasan Pendidikan Widya Kerthi yang dimoderatori Prof. Yekti Maunati. Wakil Rektor II Unhi Denpasar Dr. I Gede Putu Kawiana, S.E., M.M. mengatakan pluralisme atau keberagaman menjadi salah satu isu sentral yang saat ini dibicarakan beberapa negara di dunia, terutama bangsa Indonesia. Mengingat Indonesia merupakan negara majemuk yang terdiri dari beragam agama, suku, budaya, dan ras. Oleh karena itu, narasumber yang dihadirkan diharapkan mampu memberikan pencerahan maupun sharing kepada peserta tentang bagaimana cara menjaga dan merawat keberagaman untuk bisa dijadikan sebuah persatuan menuju kehidupan yang harmonid. Apalagi pada prinsipnya perbedaan merupakan sebuah anugerah yang harus dibina, sehingga ke depannya tidak lagi menjadi persoalan yang dapat menghancurkan keharmonisan. ‘’Saya kira Unhi sebagai lembaga pendidikan yang mengedepank-
UNHI - Para narasumber saat memaparkan materi pada Seminar Internasional ‘’Religious Pluralism in Southeast Asia’’ yang diselenggarakan Unhi Denpasar, Kamis (6/12) kemarin. an agama dan budaya menjadi tempat yang tepat untuk mengkajinya. Apalagi, kami secara konsisten mengadakan seminar semacam ini,’’ tandas Kawiana. Asisten Deputi II Kemenkopolhukam RI Drs. Kusnaidi mengatakan, keberagaman merupakan ciri khas bangsa Indonesia yang multikultur dan multietnis yang telah sejak lama disadari bangsa Indonesia. Realitas keberagaman ini pun dapat bertahan hingga saat ini karena disebabkan adanya pemahaman untuk tidak mempertentangkan disparitas antara yang satu dengan yang lain. Bahkan, perbedaan tersebut diterima sebagai suatu kewajaran dan yang paling utama adalah menyerasikan perbedaan menjadi satu-kesatuan, satu tujuan, satu tindakan menuju cita-cita bersama. Kendati demikian, ke depannya masih perlu dilakukan instrospeksi untuk merawat kerukunan yang sudah terjalin dan dialog antar-umat beragama harus terus dijaga dari hati-hati. Apalagi, berdasarkan survei Kementerian Agama, dikatakan Bali menjadi satu dari empat provinsi
di Tanah Air yang nilai indeks kerukunan umat beragamanya tertinggi di Indonesia. Tiga provinsi lainnya, yakni NTT, Papua, dan Sulawesi Utara. Adapun tiga unsur penilaian dalam indeks kerukunan umat beragama yakni mencakup toleransi, kesetaraan, dan kerja sama. Pihaknya mendorong peran serta masyarakat Bali untuk terus memupuk dan menggelorakan semangat kebangsaan dalam menjaga keutuhan. ‘’Mudah-mudahan melalui acara yang sangat penting ini, kita dapat menarik manfaat dan esensi yang berharga, sehingga dapat digunakan sebagai masukan guna menjaga dan merawat kerukunan bangsa,’’ ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Dr. Drs. Dewa Ketut Budiana, M.Fil.H. sangat mendukung kegiatan seminar seperti itu karena dapat digunakan para dosen untuk mengkaji kerukunan melalui karya-karya ilmiahnya. ‘’Kami tidak mengharapkan adanya kekerasan di Unhi, tetapi hendaknya jadi purohitanya untuk umat Hindu di nusantara,’’ harapnya. (ad263)
Astra Motor Bali Terima Penghargaan CSR Kota Denpasar
DALAM ajang Malam Apresiasi dan Pemberian Penghargaan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)/CSR Kota Denpasar, pada 4 Desember 2018 Astra Motor Bali menerima penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) Kota Denpasar berupa plakat dan piagam yang diserahkan secara langsung Wakil Wali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara di Prime Plaza Hotel Sanur. Kegiatan pemberian penghargaan TJSL ini merupakan agenda tahunan Pemkot Denpasar yang memberikan apresiasi dan penghargaan kepada perusahaan yang tergabung dalam program kepedulian sosial. Bentuk tanggung jawab sosial lingkungan/ CSR tahun ini dikategorikan sebagai berikut yakni penyiapan fasilitas umum dalam bentuk sarana olahraga dan taman, bedah rumah, alat kebersihan, sarana mobilitas, dan bantuan keuangan langsung. Dalam sambutan Wakil Wali Kota Denpasar Jaya Negara menyebutkan peran serta perusahaan dalam pembangunan keberadaannya tidak dapat dikesampingkan. Keberadaan program CSR ini selain untuk memperkuat dan melengkapi pelaksanaan program-program pembangunan di Kota Denpasar juga dalam rangka membina hubungan baik antara Pemerintah Kota Denpasar dengan para pengusaha.
PENGHARGAAN - Astra Motor Bali menerima penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) Kota Denpasar. ‘’Perusahaan yang tergabung dalam CSR itu terdiri dari swasta, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah berjasa membangun Kota Denpasar. Pemberian penghargaan kepada para pelaku usaha didasarkan atas partisipasi yang telah ditunjukkan selama kurun waktu setahun,’’ ungkapnya. Region Head Astra Motor Bali Ronaldo Widjaja mengatakan bentuk kegiatan sosial yang dilaksanakan Astra Motor Bali,
salah satunya adalah membangun sarana extreme park di Lapangan Lumintang yang merupakan salah satu aktivitas program ‘’CSR Honda untuk Bali’’. Di mana sarana ini sangat dibutuhkan komunitas extreme park dari skateboard, inline skate dan BMX. ‘’Kami berharap sebagai pelaku usaha, kami dapat selalu bersinergi dengan Pemkot Denpasar membangun kemitraan serta dapat mengintegrasikan kepedulian terhadap masalah sosial dan lingkungan,’’ jelas Ronaldo Widjaja. (bns1)
Jumat Umanis, 7 Desember 2018
FIB Unud Lepas 51 Calon Wisudawan
DEKAN Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A., Kamis (6/12) kemarin melepas 51 orang calon wisudawan. Pelepasan calon wisudawan FIB yang ke-129 itu berlangsung di Aula Widya Sabha Mandala Prof. Dr. I.B. Mantra, kampus setempat. Menurut Ketua Panitia terungkap dari 51 calon wisudawan, 12 orang di antaranya dari Program S-2 Ilmu Linguistik dan 39 orang sisanya dari program S-1. ‘’Kami ucapkan selamat dan semoga selalu sukses dalam meraih cita-cita. Kalian akan diwisuda 8 Desember nanti oleh Ibu Rektor,’’ jelas Prof. Sutjiati Beratha dalam sambutannya. Dalam pelepasan itu juga diumumkan calon wisudawan dengan IPK tertinggi dan terbaik. Baik yang diraih program Magister Linguistik maupun dari program S-1. Dari S-2 Linguistik diraih R. Guntur Mahardika, S.S., M.Hum., lama studi dua tahun dan IPK 3,90 dengan predikat istimewa atau dengan pujian. Sedangkan untuk S-1 diraih Program Studi dari Jurusan Sastra Inggris yakni Putu Sandra Astariani, S.S. dengan masa studi tiga tahun tiga bulan dengan IPK 3,96 atau lulus dengan predikat istimewa atau dengan pujian. Pihaknya berusaha terus berbenah mengikuti zaman, dengan tujuan agar mampu menerjemahkan visi dan misi kementerian untuk menghasilkan lulusan dengan daya saing yang kuat. Di samping itu juga mengembangkan jaringan
FOTO BERSAMA - Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. didampingi Wakil Dekan dan para ketua prodi foto bersama dengan lulusan terbaik dari S-2 Magister Linguistik dan S-1 dari Sastra Inggris. akademik internasional dengan pola kolaborasi akadenis kelas dunia guna menghasilkan temuantemuan baru. Ia menambahkan, FIB Unud secara berkesinambungan selalu berupaya memberikan bekal dalam pengembangan soft skill kepada mahasiwa melalui pusat pengembangan kewirausahaan dan karier serta inkubator bisnis Unud. ‘’Hal ini merupakan langkah nyata yang diberikan pada mahasiswa, sehingga lulusan kami tidak hanya menjadi pencari kerja atau job seekers, tetapi juga dapat menjadi pencipta kerja atau job
creator,’’ imbuhnya. Dalam acara yang diawali dengan tari Saraswati, Prof. Sutjiati Beratha menyampaikan pula bahwa yang akan diwisuda 8 Desember, selain Jurusan S-2 Linguistik, juga dari Jurusan Sastra Indonesia, Sastra Bali, Sastra Jawa Kuna, Sastra Inggris, Arkeologi, Sejarah, Antropologi dan Jurusan Sastra Jepang. ‘’Saya berharap, para lulusan mampu bersaing dalam menghadapi dunia global. Meningkatkan kualitas. Tidak cukup hanya cerdas intelektual, namun juga cerdas emosionl,’’ pungkasnya. (ad261)
STPBI Gelar Seminar Pengembangan Agrowisata Berbasis Masyarakat DIPLOMA IV Managemen Pariwisata Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) angkatan 2015 menggelar seminar hasil penelitian lapangan pariwisata di Auditorium STPBISPB, Kamis (6/12) kemarin. Di mana penelitian tersebut mengangkat tentang pengembangan agrowisata berbasis masyarakat di Desa Plaga, Badung. Ketua Panitia Seminar Agus Suryanto memaparkan, kegiatan ini merupakan seminar hasil penelitian yang telah dilakukan mahasiswa di Desa Plaga. Selain itu, penelitian ini juga project kelas di semester VII yang membahas pengembangan agrowisata berbasis masyarakat. Pengumpulan data dan penelitian sendiri dilakukan sekitar satu setengah bulan. Dari penelitian tersebut, mereka menarik kesimpulan bahwa banyak potensi agrowisata yang dapat dikembangkan di desa tersebut. Selain keindahan panorama alam, Desa Plaga juga memiliki produk pertanian yang bagus. Seperti bunga gumitir, asparagus, tamarilo dan lainnya. Agus Suryanto yang juga Ketua Penelitian Lapangan Pariwisata STPBI 2018 di Plaga ini menambahkan, dalam seminar ini pemaparan hasil penelitian dilakukan Yovita Hamsale dan Georgeus Roysandi. Dari seminar ini diharapkan pariwisata di Desa Plaga dapat dikembangkan dengan baik, di mana masyarakat desa tersebut menjadi pelaku dalam memanfaatkan lahannya. Selain itu, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Plaga. Dalam pengelolaan lahan diharapkan masyarakat menyiapkan aktivitas pariwisata, salah satunnya trekking untuk mengunjungi maupun mengelilingi perkebunan, aktivitas memanen hasil perkebunan dan lainnya.
SEMINAR - Prosesi pembukaan seminar hasil penelitian lapangan pariwisata 2018 di Auditorium STPBI-SPB, Kamis (6/12) kemarin. Sementara itu, Kepala Program Studi D-4 Managemen Pariwisata STPBI Komang Trisna Pratiwi Arcana SST.Par., M.Par., M.Rech. menerangkan, seminar ini merupakan program wujud mahasiswa di akhir tahun perkuliahan D-4 Managemen Pariwisata. Tujuan diadakannya penelitian dan seminar ini juga sebagai bentuk dari tri dharma perguruan tinggi. Dalam hal ini mengajak mahasiswa untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat, juga kajian kepada destinasi pariwisata. Trisna menekankan pihaknya ingin membantu destinasi pariwisata yang ada di Bali, tidak hanya di daerah Bali Selatan. ‘’Kita juga ingin membantu destinasi-destinasi, tidak hanya di daerah Bali Selatan agar bisa berkembang dan maju serta dikenal,’’ terang-
nya. Terkait hasil penelitian yang dilakukan para mahasiswa Diploma 4 Managemen Pariwisata angkatan 2015 STPBI tersebut, Trisna menyampaikan nantinya hasil seminar akan dipublikasikan dalam jurnal. Selain itu, hasil ini juga akan menjadi contoh mahasiswa lainnya tentang bagaimana melakukan kajian terhadap sebuah destinasi pariwisata. Ia menambahkan, dalam proses pengumpulan data di lapangan, pihaknya juga melakukan pelatihan terhadap sejumlah warga di Desa Plaga. Seperti demo masak yang bertujuan untuk mengajarkan masyarakat mengolah bahan-bahan dari hasil pertanian yang ada di desa agar menjadi makanan yang memiliki nilai lebih. Kemudian pelatihan tentang pengelolaan destinasi, dan bahasa asing. (ad266)
57 Mahasiswa Ners Stikes Bali Gelar PKL di Banjar Mandala Sari Beri Pelayanan Kesehatan Berbasis Keluarga
SEBANYAK 57 mahasiswa program B pendidikan profesi Ners Stikes Bali sejak Kamis (6/12) kemarin diterjunkan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Banjar Mandala Sari, Dangri Kelod, Denpasar. PKL ini ditandai dengan penyerahan mahasiswa oleh Ketua Stikes Bali diwakili Pembantu Ketua III Stikes Bali Ns. I Ketut Alit Adianta, S.Pd., S.Kep., M.Ns. kepada Kepala Diskes Kota Denpasar dr. Sri Armini, M.Kes., diteruskan kepada Camat Dentim Dewa Puspawan, S.IP. dan Kadus Mandala Sari Made Wiratmaja. Camat Dewa Puspawan sangat berterima kasih kepada Stikes Bali yang telah menerjunkan mahasiswanya di Banjar Mandala Sari untuk ikut diajak membangun kesehatan. Bahkan, dia berharap mahasiswa Stikes Bali ikut membantu warga di banjar lain di Dentim dan membantu memecahkan masalah kesehatan.
Ketua Panitia PKL Ns. I Kadek Nuryanto, S.Kep., M.Ns. mengungkapkan 57 mahasiswa yang diterjunkan di Banjar Mandala Sari akan bertugas selama enam minggu hingga 13 Januari 2019. Mereka mulai dilibatkan sejak penentuan lokasi PKL, pembekalan, survei lapangan hingga menemukan dan menjalankan musyawarah bersama hingga melakukan evaluasi program. Program PKL kali ini menyasar peningkatan derajat kesehatan melalui keluarga sesuai konsep ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Menjadi pelaku dan penggerak kesehatan masyarakat berdasarkan asas kemandirian dan kebersamaan. Makanya PKL ini sangat penting bagi mahasiswa untuk belajar dari pengalaman di masyarakat. Banjar Mandala Sari dijadikan objek PKL oleh program Ners Stikes Bali, menurut Pembantu Ketua III Stikes Bali Ketut Alit
PKL - Kadiskes Denpasar Sri Armini menyerahkan mahasiswa PKL kepada Camat Dentim Puspawan, S.IP. disaksikan Puket III Stikes Bali Ketut Alit Adianta. Adianta, sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian dunia perguruan tinggi terhadap upaya
peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Selama ini PKL digelar keliling di semua kecamatan.
Apalagi Stikes Bali berada di Densel. Selama enam minggu mahasiswanya bersinergi dengan warga untuk membangun derajat kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat desa. Yang terpenting, katanya, mengedukasi masyarakat menjadi keluarga sehat lewat asuhan keperawatan keluarga. Mereka melakukan tindakan promotif dan preventif serta sebagai pendamping keluarga yang memiliki masalah kesehatan untuk menjalankan pola hidup sehat. Bagi mahasiswa PKL ini sangat bermanfaat agar mereka siap terjun ke masyarakat. ‘’Pada prinsipnya, kampus Stikes Bali ingin berperan untuk masyarakat, termasuk di perkotaan,’’ tegasnya. Kadiskes Kota Denpasar dr. Sri Armini, M.Kes. menegaskan penanganan kesehatan tak hanya menjadi tugas pemerintah. Akan tetapi juga masyarakat dan dunia
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
kampus. Makanya dia memberi apresiasi mahasiswa Stikes Bali yang paling rutin menerjunkan mahasiswa PKL di Denpasar guna membangun kesehatan masyarakat. Program masyarakat sehat meliputi tiga komponen yakni paradigma sehat, menguatkan pelayanan kesehatan dan jaringan kesehatan nasional. Program ini menyangkut pemberdayaan masyarakat mandiri menjaga kesehatannya lewat pendekatan keluarga. Pembangunan, katanya, wajib berwawasan kesehatan di Denpasar. Misalnya pendidikan yang sehat dan pariwisata yang sehat. Kata dia, kesehatan bukan berarti apa-apa, namun tanpa sehat, segalanya tak berarti apaapa. Diskes Kota Denpasar juga bersinergi dengan kampus dan masyarakat diharapkan menangani kesehatanya sendiri dengan pola hidup sehat. (ad262)
Jumat Umanis, 7 Desember 2018
info seremonial
5
Gung Tri Diminta Perjuangkan Status Upaya Kesehatan Berdayakan PKK dan Masyarakat Pahlawan Nasional bagi Kapten Mudita Dinkes Sumut Kaji Banding ke Dinkes Bali
DINAS Kesehatan Provinsi Sumatra Utara (Sumut) mengunjungi Puskesmas IV Denpasar Selatan pada Kamis (6/12) kemarin. Rombongan terdiri dari 10 orang, terutama dari Bidang Kesehatan Masyarakat, Promosi Kesehatan. Mereka melihat PKK dan Posyandu di Bali bergerak aktif dalam upaya menjaga kesehatan keluarga dan masyarakat sekitarnya. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Drs. Agustama didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Supriyadi mengatakan, kunjungannya kali ini dalam rangka kaji banding mengenai program pemberdayaan masyarakat. Pihaknya membutuhkan masukan untuk pengembangan program layanan kesehatan dengan melibatkan masyarakat mulai dari layanan balita, remaja hingga lansia. Mengingat Sumatera Utara merupakan wilayah yang multi-etnis dengan disparitas yang masih tinggi sehingga ia mencari replikasi-replikasi kegiatan relevan yang bisa diterapkan di Sumut. Setelah berkunjung ke Puskesmas IV Densel, ia mendapatkan beberapa masukan. Ada lima hal program yang bisa diadopsi. Di antaranya, pemberdayaan masyarakat, adanya mading yang merupakan salah satu bentuk pemberdayaan upaya penyebarluasan informasi melalui sistem kesehatan berjejaring yang diterapkan oleh masyarakat. Selain itu, ada program Bergetar, pemberdayaan masyarakat, khususnya ibu–ibu PKK dalam menangani asap rokok di rumah tangga. Ia juga melihat Dinkes Bali memberdayakan remaja menjadi duta remaja antirokok, sehingga jumlah perokok pemula
KAJI BANDING - Tim Dinkes Sumut dan Dinkes Bali berfoto bersama usai melakukan kaji banding. dapat dibendung. Plt. Kepala Puskesmas IV Densel drg. Made Saraswati Rahayu mengatakan, pada saat kunjungan ia menyampaikan tentang promkes (promosi kesehatan) yang dilakukan di wilayah kerjanya termasuk hubungan promkes dengan kelurahan dan wilayah yang ada di wilayah kerjanya. Promkes Puskesmas IV Densel berupaya menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat dengan melakukan penyuluhan dan pembinaan. Sehingga memiliki pengetahuan yang cukup dan harapannya dapat mandiri untuk hidup sehat. Salah satu inovasi program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan Puskesmas IV Densel adalah Bergetar (Berdayakan Gerakan Tanpa Asap Rokok). Inovasi ini dilakukan karena hasil dari program Indonesia Sehat penyehatan keluarga menemukan masih banyak masyarakat di wilayah kerjanya yang merokok
yaitu sekitar 46 persen. ‘’Maka kami lakukan inovasi agar merokok bisa dikurangi,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya, MPPH. mengatakan pelayanan kesehatan pada umumnya sama di semua wilayah, namun di beberapa daerah memiliki spesifik penyakit. Misalnya di Bali ada kasus JE dan rabies, sehingga perlu penanganan berbeda dengan wilayah lainnya. Bali juga memiliki pelayanan kesehatan tradisional khususnya obat tradisional. Tujuan kunjungan ini mencari hal atau upaya kesehatan yang bisa diadopsi di Sumatera Utara. Misalnya di Bali puskesmasnya maju. Setiap tahun puskesmas di Bali mendapat penghargaan tingkat nasional. ‘’Mereka melihat pengelolaannya bagaimana,’’ imbuhnya. Posyandu di Bali juga berkembang cukup baik. Karena keterlibatan masyarakat dan keaktifan kader. (ad218)
Dinkes Bali Sosialisasi Germas di Pura Dalem Tegeh Gumi DINAS Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali melaksanakan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Pura Dalem Tegeh Gumi, Sebelanga Desa Pakraman Denpasar, Kota Denpasar, Kamis (6/12) kemarin. Hadir pada hari itu Pengurus PHDI Kota Denpasar. Sosialisasi ini menyasar para pemangku (tokoh agama) Paiketan Pura Dalem Tegeh Gumi Sebelanga. Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes) Dian Nardiani mengatakan, tujuan sosialisasi ini agar menerapkan pola hidup sehat. Ada lima tema kesehatan yang terus digaungkan dalam Germas yaitu melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit, makan buah dan sayur, cek kesehatan secara rutin, enyahkan asap rokok dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dengan PHDI Bali dan Kementerian Kesehatan telah melakukan MoU dengan PHDI Pusat. ‘’Sehingga kemarin dilakukanlah kegiatan untuk para pemangku dan para sulinggih, para pinandita, MUDP, MMDP, WHDI untuk menggerakkan 5 tema ini,’’ jelasnya. MoU dilakukan sejak HKN (Hari Kesehatan Nasional) pada November ini. Sebelumnya kerja sama ini telah dilakukan, namun MoU diperpanjang setiap tiga tahun. Setelah MoU dilakukan, ia segera melakukan sosialisasi. Sosialisasi ini merupakan sosialisasi kedua yang dilakukan pascapenan-
PELANG KTR - Kasi Promkes Dinkes Bali bersama PHDI dan Pemangku Pura Dalem Tegeh Gumi Sebelanga membawa pelang KTR. Pelang KTR akan dipasang di kawasan pura untuk mengatur pamedek yang ingin merokok. datanganan MoU. Ia berharap inovasi Klian Pura Dalem Tegeh Gumi gerakan seperti ini timbul dari kelom- Jro Mangku I Wayan Cika berharap, pok masyarakat. Dengan begitu, ma- selain sosialisasi Germas juga dilakusyarakat sadar dengan kesehatannya. kan safari kesehatan, sehingga bisa Selain itu, ia juga berharap instansi terukur sejauh mana kesehatan para lintas sektor juga bergerak melakukan pemangku. Pemerintah diharapkan upaya kesehatan pada masyarakat. memperhatikan kesehatan para Ada 17 OPD yang juga mempunyai pemangku. Selain melakukan kewatanggung jawab dalam upaya Germas jiban ngayah di pura yang notabene ini, termasuk Bappeda yang menjadi tidak mendapatkan upah, diharapkan leader dalam Germas ini. setidaknya untuk asuransi kesehatan Ketua Paiketan Pura Dalem Tegeh para pemangku dapat difasilitasi. Gumi Sebelanga, Desa Pakraman Mengingat pemangku dominan beruDenpasar, Kota Denpasar Jro Mangku sia di atas 50 tahun, sehingga penyakit I Made Yudiana, S.E. mengatakan, ke- yang rentan diderita yaitu tekanan giatan ini bagus untuk para pemangku darah tinggi, asam urat. Karena itu agar para pemangku tahu tentang perlu pengobatan dan layanan keshidup sehat. ehatan yang lain. (ad152)
SAAT menghadiri pujawali di Pura Suladri, Puri Agung Bangli, Rabu (6/12) lalu, anggota Komisi VIII DPRRI I Gusti Agung Putri Astrid Kartika, M.A. diminta ikut memperjuangkan status pahlawan nasional bagi almarhum A.A. Gde Anom Mudita atau yang lebih dikenal dengan Kapten Mudita. Permintaan tersebut secara spontan dilontarkan kepada politisi yang akrab disapa Gung Tri itu. Kepada Gung Tri diserahkan pula buku berjudul ‘’Merdeka Seratus Persen’’ yang merupakan biografi perjuangan Kapten Mudita. Buku itu ditandatangani Panglingsir Puri A.A. Gde Bagus Ardana. ‘’Status pahlawan nasional itu untuk menghargai jasa beliau yang telah berjuang bersama I Gusti Ngurah Rai,’’ kata A.A. Gde Darma Satria, keponakan dari Kapten Mudita. Sebelumnya, pihak keluarga telah menyampaikan usulan melalui pemerintah, namun belum mendapat respons yang diharapkan. Adapun buku yang telah ditulis Satria Mahardika telah diterbitkan pada 20 November 2017. Buku ini memuat secara lengkap kehidupan Kapten Mudita sejak dilahirkan pada 19 September 1924 di Puri Kilian, Puri Agung Bangli dari pasangan AAG Agung Anom Putra dan AAB Made Rai. Berlanjut dengan kisah mengenai
Presiden Jokowi Kunjungi Yamaha
PRESIDEN Republik Indonesia Joko Widodo hadir dalam seremonial ‘’Pelepasan Ke-1,5 Juta Ekspor Motor Yamaha’’ yang digelar PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Senin (3/12) di Kantor Pusat YIMM, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Serangkaian aktivitas dilakukan Presiden Joko Widodo bersama jajaran kementerian Republik Indonesia, management PT YIMM, sejumlah undangan resmi dan karyawan PT YIMM. Jajaran kementerian Republik Indonesia yang turut hadir mendampingi Presiden yaitu Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Sekretaris Negara Pratikno serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Tamu undangan lainnya yang datang adalah Duta Besar Jepang untuk Indonesia Ishii Masafumi, jajaran Yamaha Group dan stakeholders terkait lainnya. Presiden Joko Widodo bersama rombongan tiba di kantor pusat PT YIMM sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka langsung disambut meriah President Director & CEO Minoru Morimoto, Excutive Vice President & COO Dyonisius Beti beserta karyawan PT YIMM. Acara berlanjut dengan makan siang bersama di kantin kantor pusat PT YIMM. Jokowi memilih menu makanan dalam antrean dan makan bersama management serta karyawan PT YIMM di meja yang telah disiapkan. Setelah itu, Presiden menuju venue event launching ‘’Pelepasan Ke-1,5 Juta Ekspor Motor Yamaha’’. Lokasi acara itu telah dipenuhi oleh para undangan dan awak media yang antusias
Manufacturing Indonesia 2018 Gagas Teknologi Baru
Mengukuhkan Posisi sebagai Pusat Solusi Industri Terbesar di Asia Tenggara MANUFACTURING Indonesia 2018 Series, pameran teknologi dan layanan manufaktur internasional terkemuka dan terlengkap di Indonesia, secara resmi membuka pamerannya yang ke-32 pada Rabu (5/12) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, bersama dengan Machine Tool Indonesia, Tools & Hardware Indonesia, dan Industrial Automation & Logistic Indonesia 2018. Melibatkan 1.600 perusahaan dari 28 negara lebih terkemuka di industri manufaktur, setiap peserta menampilkan teknologi mesin termutakhir serta kecanggihan proses dan layanan otomatisasi untuk mewujudkan target industri 4.0 serta mengukuhkan Indonesia sebagai pusat industri global di masa depan. Bersamaan dengan pameran ini, digelar pula pameran mesin subkontraktor industri pertama di Indonesia, Subcon Indonesia 2018 yang menghubungkan para end user dengan ahli dan mesin-mesin terbaik berteknologi tinggi. ‘’Di Manufacturing Indonesia 2018 Series, 10 ribu calon pembeli dan profesional terhubung langsung dengan ribuan perusahaan pameran yang hadir dan antusias memamerkan berbagai teknologi mesin, komponen, serta otomatisasi termutakhir,’’ ujar Maysia Stephanie, Project Director PT Pamerindo Indonesia, selaku penyelenggara. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), industri manufaktur Indonesia memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB nasional, mencapai 20% pada 2018. ‘’Kami melihat peluang emas untuk memperkenalkan produk dan teknologi Jepang ke Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Melibatkan 40 perusahaan manufaktur
DISAMBUT - Maysia Stephanie, Project Director PT Pamerindo Indonesia, saat mengunjungi Booth DMG Mori Asia disambut Taro Yanagitani, President Director DMG Mori Indonesia, dan Dr. Harald Neun, COO DMG Mor Asia. Jepang papan atas dalam satu area di Japan Pavillion. Kami bersedia dan ingin berkontribusi menyukseskan ‘Making Indonesia 4.0’ dan tentunya ingin tetap menjaga komunikasi yang telah terpelihara bersama pemerintah Indonesia dan asosiasi Indonesia yang terkait,’’ terang Keishi Suzuki, Direktur Utama JETRO (Japan External Trade Organization) Jakarta Office. Sembilan pilar teknologi menjadi sorotan utama dalam pameran empat hari ini, yang untuk pertama kalinya ditampilkan sebagai Industry 4.0 Showcase di pameran tersebut. Pameran khusus di bidang manufaktur termutakhir ini mencakup big data dan analisis, robot otonom dan simulasi, internet of things (Iot), cloud, manufaktur aditif, serta augmented reality, yang sangat penting dalam memperkuat manufaktur Indonesia untuk mencapai posisi terdepan di pembangunan Industri 4.0. ‘’Lewat partisipasi di pameran yang diadakan di pusat industri Asia Tenggara ini, kami akan fokus pada solusi digitalisasi terpadu untuk meningkatkan efisiensi proses manufaktur
ke depannya. Selain itu, melalui Manufacturing Indonesia kami juga akan mengadakan peluncuran sekaligus demonstrasi produk terbaru kami yaitu
TERIMA BUKU - I Gusti Agung Putri Astrid Kartika menerima buku ‘’Merdeka Seratus Persen’’ yang berisi kisah perjuangan Kapten Mudita disaksikan Panglingsir Puri Kilian-Puri Agung Bangli A.A. Gde Bagus Ardana. masa pendidikan dan perjuangannya pahlawan itulah yang membuat kita yang selalu mendapat dukungan bertahan sebagai bangsa,’’ tegas pengdari keluarga besar hingga ia gugur ganti Wayan Koster di DPR-RI ini. pada 20 November 1947 di Dusun Menurut politisi PDI PerjuanPenglipuran. Buku kemudian ditu- gan ini, kisah perjuangan Kapten tup dengan ulasan mengenai makna Mudita harus disebarluaskan se‘’Merdeka Seratus Persen’’ yang men- bagaimana kisah kepahlawanan jadi judul buku. tokoh-tokoh yang lain. Hanya denMenanggapi permintaan itu, Gung gan cara itu, generasi muda akan Tri mengaku sangat bangga dan memahami bahwa kemerdekaan itu akan dengan sungguh-sungguh bukan merupakan hal yang mudah memperjuangkannya. ‘’Bagi saya ini dan harus dipertahankan di era adalah suatu kehormatan, sebab para globalisasi ini. (kmb)
universal turning centre ALX, untuk pertama kalinya di market Indonesia. Sebagai supplier solusi integrasi terkemuka di industri manufaktur, DMG Mori Indonesia sangat bersemangat berpartisipasi di pameran ini,’’ kata Taro Yanagitani, Presiden Direktur DMG Mori, salah satu peserta pameran. Turut berpartisipasi dalam pameran antara lain perusahaan manufaktur terkemuka Atlas Copco, Altama Surya Anugerah, Amada Singapore (1989), Carl Zeiss, Festo, Mesin Pertama, Kawan Lama Sejahtera, Mitsubishi Electric Indonesia, Nikon Indonesia, Yamaha Motor Parts Manufacturing Indonesia dan lain-lain. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.manufacturingindonesia.com. (bns3)
XMAX - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo naik Yamaha Xmax. menyambut kehadirannya. Hadirin pun memusatkan perhatian mendengarkan speech Presiden Jokowi yang diselingi senda gurau dalam suasana hangat dan akrab. ‘’Saya sangat senang hadir di sini (PT Yamaha) karena di 2014 produksi untuk ekspor saat itu 23 ribu motor, sekarang 338 ribu motor. Saya senang karena selain ekspor sudah 338 ribu dan nanti akan kita launching ekspor yang ke-1.500.000 (1,5 juta), ini jumlah yang sangat besar sekali,’’ ungkap Jokowi dalam sambutannya. Selanjutnya Presiden melakukan aktivitas mengunjungi pabrik global YIMM. Di area tersebut management PT YIMM memberikan penjelasan mengenai proses produksi. Jokowi menyaksikan sepeda motor Yamaha Xmax selesai dirakit. Bahkan setelah itu Presiden Jokowi naik motor Xmax. Untuk diketahui, skutik MAXI Yamaha itu adalah salah satu produk global yang diekspor Yamaha Indonesia. Sementara itu, Excutive Vice Presi-
dent & COO PT YIMM Dyonisius Beti mengucapkan terima kasih atas kehadiran Presiden Jokowi. ‘’Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden yang berkenan datang melepas ekspor motor ke-1.500.000 dan Complete Knock Down sejumlah 5,3 juta set. Acara ini sangat berarti dan memotivasi bagi 250.000 karyawan terkait dengan bisnis Yamaha dan 2.000.000 karyawan di industri terkait sepeda motor. Kami dipercaya untuk memproduksi beberapa global model seperti motor sport R Series dan motor automatic MAXI seperti Xmax dan Nmax untuk dipasarkan ke seluruh dunia. Jadi apabila melihat motor tersebut di Benua Amerika, Eropa, Australia, Asia dan bahkan di Jepang sendiri, pastilah motor tersebut karya anak bangsa, Made in Indonesia, yang membanggakan Indonesia sebagai sepeda motor best seller yang telah dikenal di seluruh dunia,’’ papar Dyonisius Beti. (bns2)
OPINI
6
Jumat Umanis, 7 Desember 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Kepribadian dan Kualitas Pendidikan DUNIA pendidikan tak kunjung menemukan identitas. Perubahan masih menjadi hal paling sering dilakukan. Mulai dari kurikulum, materi pembelajaran, hingga sistem pengelolaan siswa di sekolah. Yang jelas, dunia pendidikan negeri ini terus mencari model dan jati diri. Kini yang patut diperhatikan full day school. Kebijakan ini tetap perlu dicermati dan dikaji. Sejumlah sekolah percontohan program ini memang bisa melakukan programnya, setidaknya, siswa sudah mengelola waktunya secara penuh di sekolah. Masuk pagi, pulang sore. Ya, itulah dunia anak-anak kita saat ini. Anak-anak kita mengikuti pembelajaran penuh di sekolah, sehingga waktu untuk beradaptasi dengan lingkungannya menjadi minim. Mereka hanya punya waktu beradaptasi hari Sabtu dan Minggu. Itu pun kalau mereka tak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan les tambahan. Yang jelas, anak-anak hanya menghabiskan waktu untuk belajar dan lebih banyak waktu bersama teman-teman mereka di sekolah. Semua masih berjalan lancar dan normal. Namun, bagaimana bentuk kepribadian dan interaksi sosial anak ke depan, ini yang belum menjadi kajian. Dunia pendidikan tentu tak boleh hanya terobsesi membentuk siswa cerdas. Dunia pendidikan mestinya bermuara pada pembentukan generasi bangsa yang profesional dan beretika dan tentunya peka kehidupan sosial. Cerdas tanpa kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sosialnya tentu akan menjadi masalah juga. Cerdas tanpa paham budaya dan tradisi di lingkungannya, tentu repot juga. Setidaknya, program ini pada tahapan awal harus tetap dievaluasi. Perubahan perilaku dan gaya hidup anak remaja seusia anak sekolahan harus tetap dievaluasi dengan tes psikologi. Hal penting yang perlu diterjemahkan dunia pendidikan adalah menjadikan sekolah itu lingkungan yang menyenangkan. Lingkungan pembentuk karakter ini jangan sampai kaku dengan format-format pembelajarannya. Ketika anak menghabisan waktunya sebagian besar di sekolah, lingkungan sekolah haruslah nyaman. Model pembelajaran juga tak boleh dengan satu metode. Artinya, membuat anak betah di sekolah bukanlah pekerjaan mudah, terlebih pada jamjam krusial. Lingkungan sekolah hendaknya menjadi miniatur kehidupan sosial. Artinya, dengan metode yang variatif, guru hendaknya bisa mengenal anak pada lingkungan yang lebih luas, walaupun hanya ada di lingkungan sekolah. Ini penting dilakukan untuk menjaga anak-anak tidak kehilangan masa anak-anak dan masa remajanya hanya dengan buku-buku dan pelajaran. Anak harus menjadi nyaman berada di sekolah karena lingkungan belajarnya bisa menjadi rumah kedua bagi mereka. Membuat anak nyaman di sekolah, tentu tak hanya berpusat pada lingkungan sekolah. Komunitas sekolah harus bisa memfisualisasikan diri sebagai orangtua dan teman bermaian anak juga. Guru-guru hendaknya hadir sebagai pengajar dan orangtua mereka. Guru profesional tentu bisa menjabarkan hal ini, karena sejatinya guru adalah figur yang berkepribadian dan memiliki kecakapan mendidik yang memadai. Tentu akan sangat jauh dari harapan ketika guru menjadi figur yang otoriter dan menjadikan anak didik sebagai objek pembelajaran. Tipe– tipe guru otoriter semacam ini mestinya segera di-upgrade agar mereka menjadi guru yang profesional sekaligus sahabat dan orangtua bagi para generasi milenial.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Menyambut Rencana Pengajaran PMP
Dunia pendidikan kita memang penuh inovasi dan melakukan pengajaran ulang terhadap sejumlah mata pelajaran. Artinya, inovasi tak hanya menghadirkan pelajaran baru, juga berinovasi untuk kembali mengajarkan mata pelajaran yang sudah pernah dihapus. Inilah kebijakan dan pemikiran untuk mengantisipasi perkembangan zaman. Dulu, ketika saya berada di Sekolah Menengah Pertama (SMP), mata pelajaran Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB) menjadi mata pelajaran baru. Isi fokus tentang pahlawan dan masa perjuangan bangsa. Mata pelajaran ini tentu bukan hal baru dari segi materi, karena di dalam sejarah kita sudah diajarkan. Artinya, PSPB yang dulu diajarkan dengan tujuan yang jelas kini juga tak begitu terdengar, bahkan dihapus. Hanya di perguruan tinggi yang yayasannya berbasis perjuangan, PSPB masih diajarkan. Kini, gagasan baru kembali muncul. Yakni kembali mengajarkan mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP). Ini tentu telah dikaji manfaat dan kepentingannya di kemudian hari. PMP sebagai mata pelajaran saya dukung diajarkan kembali. Ini sangat penting untuk membentuk karakter anak didik. Jangan sampai anak didik cerdas namun etika dan moral mereka justru tak jelas. Saya berharap pemerintah menyeimbangkan antara kecerdasaan dengan perilaku. Untuk itu, saya pribadi mendukung mata pelajaran PMP kembali menjadi pelajaran di sekolah. Jangan sampai, setelah menteri ganti, PMP kembali dihapus. I Wayan Sudana, S.Pd. Gianyar, Bali
Gerakan Sekolah Menyenangkan Pada era sekarang ini, sebagian besar siswa beranggapan bahwa sekolah adalah sesuatu yang tidak menyenangkan, sehingga sekolah kadangkala tidak menjadi hal yang utama bagi mereka. Terbukti dari banyaknya siswa yang tidak ikut pelajaran di kelas, melanggar peraturan dan cenderung siswa tersebut tidak ingin ke sekolah. Fenomena yang terjadi sekarang adalah waktu sekolah dihabiskan sia-sia oleh siswa. Keberadaan sekolah bagi siswa tidak memberikan makna positif bagi mereka. Banyak waktu yang terbuang di sekolah, siasia dan tak bermakna. Toh juga akan lulus itulah anggapan mereka. Anggapan inilah yang menyebabkan tidak adanya usaha sungguh-sungguh dari siswa dalam bersekolah. Sekolah sekarang ini ibarat mesin yang terpatok pada jam belajar dan waktu istirahat. Kekakuan waktu ini merenggut kebebasan berkreativitas dan identitas diri siswa untuk lebih belajar yang menyenangkan.
Oleh
I Kadek Darsika Aryanta adirnya Ki Hajar Dewantara dengan Taman Siswa-nya merupakan reaksi ketidakpuasan atas pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah-sekolah yang menitikberatkan pada pendekatan perintah, sanksi, dan ketertiban semata. Konten kurikulumnya disatroni kaum imperialisme dengan muatan politis sehingga pendidikan tersebut tidak sesuai dan tidak senapas dengan nilai budaya masyarakat budaya timur. Konsep joyfull learning atau pembelajaran yang menyenangkan diperkenalkan di sini dengan menyuguhkan konsep belajar bermakna sehingga timbul kesungguhan dalam meniti cita-cita siswa. Untuk mengembalikan marwah taman siswa di era milenial adalah dengan menggelorakan kembali gerakan sekolah menyenangkan. Gerakan ini merupakan gerakan yang dapat membuat siswa untuk betah di sekolah dan dapat mengembangkan seluruh kompetensi dan potensi yang ada dari mereka untuk terus ditumbuhkan. Gerakan sekolah menyenangkan ini dapat mengubah sekolah tersebut bukan sebagai tempat untuk membuat stres bagi siswa tetapi bagaimana sekolah tersebut mampu menjadi taman bermain. Pembelajaran di sekolah yang menyenangkan dapat dilakukan
dengan berbagai macam metode. Seperti dengan meningkatkan seluruh potensi yang ada kerja sama antara stakeholder yang ada antara guru siswa dan masyarakat. Pembelajaran yang menyenangkan ini tentu akan memberikan dampak positif kepada siswa dan juga masyarakat sehingga ke depannya nanti sekolah tersebut akan dirindukan oleh siswa. Pembelajaran yang terus dirindukan oleh siswa ini tentu saja mampu meningkatkan kredibilitas sekolah tersebut untuk terus berbenah menjadi sekolah yang lebih berkualitas. Kegiatan selanjutnya yang dapat dilakukan adalah peningkatan kualitas profesional guru dalam pembelajaran di kelas diharapkan tidak terlalu monoton. Konten pembelajaran tersebut diharapkan lebih kontekstual mampu meningkatkan kreativitas siswa. Keberadaan guru menjadi salah satu komponen penting dalam proses belajar mengajar. Untuk itu, guru harus memiliki keterampilan untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Pembelajaran yang dapat dilakukan oleh guru tidak hanya di dalam kelas tetapi juga di luar kelas. Terkadang siswa dapat diajak untuk bermain di dalam kelas ataupun di luar kelas. Biasanya permainan ini hanya diajarkan dalam mata pelajaran olahraga.
Namun, agar siswa merasa senang dalam belajar, pelajaran-pelajaran yang lain juga dapat dilakukan dengan menggunakan metode permainan. Melalui media yang ada di lingkungan sekolah ataupun di rumah guru dapat memanfaatkan dan memberikan pembelajaran yang variatif agar siswa tidak bosan dengan apa yang kita ajarkan. Untuk mendukung gerakan sekolah menyenangkan, sekolah diharapkan mampu bekerja sama dengan masyarakat sekitar. Akulturasi antara sekolah dan masyarakat bisa menjadi lebih menyatu dengan memberikan suatu kegiatan ataupun memberikan ruang kepada masyarakat untuk masuk ke sekolah. Ruang yang dimaksud adalah masyarakat yang mampu memberikan inspirasi ke sistem yang ada di sekolah sehingga tidak terkesan sekolah dan masyarakat menjadi terpisah. Adanya akulturasi ini tentu saja memberikan pemahaman kepada siswa mengenai kearifan lokal dan budaya yang ada di masyarakat bisa lebih diperkenalkan secara dini melalui sekolah. Salah satu hal yang harus dilakukan untuk menjadi sekolah yang menyenangkan adalah melatih siswa untuk selalu berperilaku jujur. Perilaku jujur ini harus dipupuk sejak dini oleh sekolah sehingga ke depannya siswa-siswa
tersebut akan memiliki karakter jujur yang sangat diperlukan dalam kehidupan sekarang. Untuk melatih kejujuran siswa bisa dilakukan dengan cara membuat kantin kejujuran ataupun tidak menyontek di dalam kelas. Sikap ini perlu dikembangkan sehingga siswa terbiasa untuk melakukan sikap jujur. Kegiatan lain yang dapat dilakukan untuk mendorong gerakan sekolah menyenangkan adalah dengan melakukan ajang kreativitas yang bertumpu pada minat dan bakat siswa. Selama ini, yang terjadi adalah kreativitas siswa tersebut sangat dibatasi. Sekolah cenderung memaksakan siswa untuk memahami kompetensi yang ada dengan mengesampingkan bakat dan minat siswa. Sekolah supaya terjadi pembelajaran menyenangkan dapat mengakomodir aktivitas siswa tersebut melalui penyaluran bakat dan minat misalkan dengan mengerjakan tugas fisika melalui kesenian ataupun tugas kesenian melalui permainan dan pembelajaran yang lebih kontekstual di alam. Penyaluran kreativitas ini tentu dapat menjadi suatu motivasi bagi siswa untuk terus belajar dan bagaimana mereka mampu menyalurkan bakatnya ke dalam suatu konteks pembelajaran sehingga hal apa pun yang terjadi, siswa tersebut akan senang untuk belajar. Sebenarnya, pembelajaran yang menyenangkan atau gerakan sekolah menyenangkan sudah pernah dirintis oleh beberapa sekolah di Indonesia seperti konsep Sekolah Alam yang sudah ada di berbagai daerah di Indonesia seperti Jawa Timur namun keberadaan sekolah alam ini belum begitu banyak dilirik oleh pemerintah. Padahal, konsep Sekolah Alam sangatlah penting bagi kita bagaimana siswa dapat menyatu dengan alam mampu belajar dari alam dan juga akan mampu menghargai alam. Pada sekolah alam, siswa diajak untuk terus beraktivitas, terus belajar melalui alam. Konsep sekolah
Medsos dan Pembentukan Opini
TIDAK dilarang memang media sosial (medsos) dijadikan sebagai storage untuk menyimpan foto, video maupun tulisan selama unsur kepatutan tidak terlanggar. Memang keunggulan yang ditawarkan media sosial ini adalah bisa difungsikan seperti itu, media penyimpan. Misalnya foto dan tulisan saya tepat 4 atau 5 tahun lalu masih bisa dilihat hari ini dengan tampilan yang sama persis dengan tampilan saat itu. Foto saya yang sedang duduk di sebuah warung kopi atau tulisan saya yang pada saat itu ditulis dan diposting ketika mudik masih bisa saya baca lengkap dengan titimangsa-nya. Atau lima tahun lalu, saya me-like foto seorang artis masih bisa dilihat sampai hari ini. Atas semua itu sahabat saya, Kang Dadan Sutisna, dalam postingannya mengatakan bahwa hal semacam itu disebut sebagai sebuah jejak digital/tapak digital. Bahkan, teman-teman di medsos saya, sering hanya memposting foto dengan caption ‘’titip di sini saja’’. Sarana medsos juga kian hari semakin memberi peran yang sangat kuat dalam pembentukan opini. Tidak jarang, atau bahkan malah dikelola dengan profesional, seseorang membangun opini untuk kepentingannya dimulai dari medsos. Misalkan teman saya yang dulu aktif di lembaga kemahasiswaan dan punya cita-cita menjadi politikus, mula-mula menyebarkan propagandanya melalui medsos. Harapan dia adalah tes pasar atau sekadar untuk memancing reaksi publik khususnya user medsos. Namun tentu saja konten ini tergantung dari posisinya terhadap pemerintah. Jika dia memosisikan sebagai ‘’kutub pemerintah’’, maka akan dengan sangat jelas propagandanya memunculkan keberhasilan pemerintah. Terlepas dari akurat atau tidaknya.
Oleh
Dede Solehudin Pun demikian jika dia memosisikan pada ‘’kutub oposisi’’. Dia akan sangat tegas melakukan ‘’serangan’’ yang cukup keras pada pemerintah. Terlepas itu adalah hoax atau sebuah kebenaran. Kembali pada peran medsos sebagai jejak digital. Musim Pemilu atau Pilpres 2019 sudah terasa dari sekarang, terutama setelah dua kubu mendeklarasikan dirinya sebagai kontestan. Kubu Jokowi-Ma’ruf versus kutub Prabowo-Sandiaga juga dengan seperangkat pendukungnya yang tergabung dalam koalisi masing-masing. Setiap pendukungnya telah bertebaran memposting materi kampanyenya. Materi itu memang ada yang up to date, alias isu kekininan, ada pula yang isu lama yang diposting kembali. Sayangnya, postingan lama itu sudah banyak yang tidak relevan dengan musim Pemilu 2019. Saya kira ini sebuah kemunduran dalam demokrasi. Seyogianya isu yang diangkat sebagai narasi kampanye adalah sesuatu yang bersifat aktual dan faktual, bukan sesuatu yang sudah usang. Namun ini wajar, karena Pilpres 2019 seperti rematch antara Jokowi versus Prabowo. Memang fasilitas repost ini sebuah kemudahan yang disediakan oleh platform medsos. Namun di lain sisi, repost ini akan melemahkan kreativitas. Bayangkan saja jika seseorang merepost materi kampanye periode sebelumnya yang pada saat itu menuai perdebatan yang berujung pada pertikaian, maka keburukan itu akan terulang di periode ini. Perpecahan bisa terulang. Dan itu adalah perbuatan dungu dari seorang user medsos. Selain bisa menyesatkan,
ini akan berdampak buruk pada peran medsos sebagai ruang ekspresi yang sehat dan berbagi kebaikan antarpengguna medsos. Seperti yang diungkapkan di atas, bahwa sejak medsos dijadikan sebagai sebuah media untuk membangun opini, maka sejak itu pula partai politik mengelola berbagai akun secara lebih profesional. Medsos dikelola secara lebih baik bahkan ada sebuah tim khusus yang mengelolanya. Tak hanya partai, lembaga survei pun memanfaatkan pengguna medsos sebagai populasi dalam mengambil sampel pada survei yang dilakukannya. Begitu pula para politikus atau tokoh secara pribadi, melakukan survei dengan bentuk pertanyaan. Namun, mesti diingat adalah bahwa medsos tak hanya berbicara masalah pertemanan, media sosial juga kerap dijadikan sebagai sarana untuk menyimpan, menyemai, dan menyulut kebencian. Sudah kerap terjadi pertikaian di dunia nyata diawali dari sebuah postingan ‘’bodoh’’ di medsos. Hoax dan fitnah bertebaran tak terkendali. Penyebar kebencian haters berseliweran dengan bebasnya di media sosial dengan berbagai postingan yang tentu saja bisa memancing emosi. Apalagi jika postingan itu langsung ditelan mentah-mentah tanpa dicerna dan dikonfirmasi dengan cerdas. Hoax itu adalah sebuah rumor yang dibawa oleh kaum pembenci kemudian disebarkan oleh orang bodoh dan diterima oleh orang idiot. Melalui tulisan ini, saya mengajak kepada semua pengguna medsos, gunakanlah medsos sebagai ruang pembelajaran dan berbagi kebaikan.
alam dapat diterapkan di sekolah masing-masing namun untuk sekolah yang memiliki lahan sempit pelaksanaan sekolah alam ini bisa bekerja sama dengan pertanian terdekat ataupun di masyarakat terdekat. Alam yang dimaksud tidak hanya hutan ataupun tumbuhan, tetapi bagaimana lingkungan sekitar mampu menjadikan sekolah sebagai center of excellent yang ada di sekolah untuk mengimbas hal-hal baik yang ada di sekolah. Gerakan sekolah menyenangkan bisa dijadikan sebagai suatu alternatif dalam membangun pendidikan abad ke-21 di Indonesia. Pembelajaran yang kontekstual dan juga menyenangkan akan memberikan afirmasi positif kepada siswa sehingga mampu menciptakan kecintaan, kerinduan, dan juga rasa senang kepada siswa untuk belajar di sekolah. Dengan senang belajar di sekolah maka, tentu saja guru menjadi lebih mudah untuk memberikan ataupun mengajak siswa untuk belajar lebih banyak. Perasaan senang akan dapat meningkatkan pemahaman siswa mempermudah transfer pengetahuan dan juga mengefisiensikan energi siswa menuju arah yang positif sehingga kompetensi mereka bisa menjadi lebih baik. Kita harapkan generasi emas Indonesia akan menjadi tumbuh menjadi generasi yang ceria tidak menjadi generasi yang stres dan juga generasi yang benar-benar mampu membangun Indonesia secara lebih holistik. Penulis, Guru Fisika SMAN Bali Mandara
POJOK Anak wakil rakyat di Klungkung terlibat narkoba. - Cermin, narkoba serbu anak muda Bali. *** Pemerintah luncurkan KUR untuk peternakan rakyat. - Belum terlambat. *** BDF konsisten promosikan nilainilai demokrasi. - Demokrasi Pancasila.
Penulis, pengguna medsos, karyawan swasta tinggal di Bali
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Jumat Umanis, 7 Desember 2018
Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Eling dengan Jasa Pahlawan Ziarah ke TMPN Pancaka Tirta Tabanan (Bali Post) Keluarga besar Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar dikenal sangat konsisten melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Pancaka Tirta, Tabanan. Ziarah dilakukan secara khidmat dalam sebuah apel bendera, seperti pada Kamis (6/12) kemarin. Pada kegiatan serangkaian HUT ke-72 Yayasan PR Sarawati Pusat Denpasar itu, bertindak sebagai Pembina Upacara yakni Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. Di antaranya hadir di acara itu, Sekretaris Dewa Sukanada, B.A. dan Bendahara dr. IG Nyoman Susila, M.Kes. Apel juga diikuti Rektor Unmas
Bali Post/ist
TABUR BUNGA Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji melakukan tabur bunga di TMPN Pancaka Tirta.
Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., Ketua STIBA Nyoman Sulatra, M.Hum., Direktur AFS Agus Sunadi Putra, S.Si., M.Biomed.Apt., siswa dan mahasiswa di lingkungan Yayasan PR Saraswati. Ziarah diisi kegiatan peletakan karangan bunga di candi monumen perjuangan TMP Pancaka Tirta serta tabur bunga di 816 nisan pahlawan Bali yang gugur di era revolusi kemerdekaan RI. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Bagus Ketut Lodji mengungkapkan, Yayasan PR Saraswati selalu eling dan berterima kasih atas jasa pahlawan. Berkat perjuangan para pendiri bangsa dan yayasan yang berjuang bersama para pahlawan di era revolusi kemerdekaan, mereka mampu membuat Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar eksis sampai sekarang. Makanya, setiap HUT dan hari nasional, keluarga besar Yayasan PR Saraswati selalu ziarah ke taman makam
pahlawan. ‘’Kami sadari, tanpa perjuangan para pahlawan yang membuat negeri ini merdeka serta berjuang mempertahankan kemerdekaan, kita tak mungkin menikmati pendidikan setinggi-tingginya seperti saat ini,’’ tegasnya. Warga Saraswati, kata Bagus Ketut Lodji yang juga mantan Koordinator Kopertis VIII ini, tak akan pernah melupakan jasa para pahlawan karena yayasan didirikan dalam semangat perjuangan. Dalam rangka HUT ke-72, dia berterima kasih kepada para pahlawan atas sumbangan pikiran dan jasanya membuat Yayasan Saraswati seperti sekarang. Ketua Panitia HUT Dra. Desak Made Asri, M.PSi. menambahkan, serangkaian HUT, Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar juga melakukan acara jalan sehat, Bali Post Goes to School dan persembahyangan bersama. Puncak HUT dilaksanakan 8 Desember. (025)
Seleksi CPNS, 513 Peserta akan Ikuti Tes SKB
Tabanan (Bali Post) -
Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berlanjut. Setelah hasil pemeringkatan diumumkan, Kamis (6/12) kemarin, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kabupaten Tabanan kini menyiapkan diri untuk tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Seleksi akan diikuti 513 peserta. Kepala BKPSDM Tabanan I Wayan Sugatra menjelaskan, ada dua kelompok peserta yang bisa mengikuti SKB. Pertama, peserta yang memenuhi passing grade Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) yang sebanyak 112 orang. Kedua, peserta yang tidak memenuhi nilai ambang batas SKD, namun nilai komulatifnya mencapai 255. Jumlahnya mencapai 401 orang yang tersebar di seluruh formasi. Rencananya, tes SKB akan digelar pada 13 November mendatang. ‘’SKB dijadwalkan dua sesi. Lokasi tes sama, di Makodam Denpasar, menggunakan computer assisted test atau CAT,’’ ucap Sugatra. Lebih lanjut dijelaskannya, penilaian kelulusan SKB juga
akan menggunakan aturan baru. Passing grade tetap sebagai penentu kelulusan SKB, namun akan memakai indikator peringkat atau ranking ketika nilai ambang batas tidak tercapai dalam setiap formasi. Penggunaan peringkat adalah agar tetap ada yang terserap dari peserta seleksi, sehingga meski seluruh peserta dalam satu formasi tidak memenuhi passing grade, tetap ada yang lolos. Ia pun optimis kekosongan formasi bisa terisi berkat hal tersebut. Dijelaskannya, nilai SKD memiliki bobot 40 persen dalam seleksi, sedangkan SKB 60 persen. ‘’Kuota 319 formasi yang ada di Tabanan paling tidak astungkara sebagian besar bisa terpenuhi,’’ ucapnya. (kmb28)
Bali Post/bit
PENGUMUMAN - Sejumlah pegawai pemkab dan masyarakat saat melihat pengumuman perankingan SKD di depan kantor BKPSDM Tabanan.
Bali Post/bit
SIMULASI - Simulasi tsunami yang dilaksanakan di Lapangan Sudimara, Kamis (6/12) kemarin.
Simulasi Tsunami Diawali Gempa Sungguhan Tabanan (Bali Post) Ada yang menarik dari simulasi tsunami yang digelar Kamis (6/12) kemarin di Lapangan Sudimara, Kecamatan Tabanan. Jelang dimulainya simulasi, terjadi gempa sungguhan yang berskala 5,7 SR yang berpusat di barat laut Mataram-NTB. Kejadian ini tidak menyurutkan antusiasme peserta simulasi. Dari pantauan di lapangan, simulasi menggambarkan situasi yang kemungkinan terjadi saat bencana. Diawali dengan ilustrasi gempa berkekuatan 7,5 SR yang terjadi pukul 21.30 Wita. Masyarakat pesisir berlarian mencari kawasan aman sembari menunggu relawan, petugas BPBD, dan instansi terkait yang akan melakukan evakuasi. Simulasi yang berlangsung selama sekitar satu jam tersebut menggambarkan secara detail alur kontigensi berkaitan dengan apa yang harus dilakukan masyarakat maupun petugas jika terjadi bencana. Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Sucita menjelaskan, Kabupaten Tabanan memiliki potensi tsunami. Panjang pantai di Tabanan kurang lebih 35,90 km yang terletak di enam kecamatan yaitu Kediri, Tabanan, Kerambitan, Selemadeg Timur, Selemadeg, dan Selemadeg Barat. Dalam sejarahnya, Kabupaten Tabanan pernah mengalami tsunami kecil, dengan ket-
inggian 2-3 meter sebanyak dua kali yaitu pada tahun 1977. Tsunami ini kiriman dari Sumba. Tsunami juga terjadi pada tahun 1994. ‘’Ada 12 desa di enam kecamatan tersebut berpotensi terjadi tsunami. Di situ ada 13 ribu lebih penduduk pesisir, belum termasuk wisatawan,’’ ucapnya. Dua belas desa yang rawan tsunami yakni Beraban, Pangkung Tibah, Belalang, Sudimara, Kelating, Tibu Biu, Beraban di Seltim, Tegal Mengkep, Antap, Lalanglinggah, Selabih, dan Berembeng. Dikatakannya, kegiatan ini untuk menguji kesiapan sumber daya, sarana dan prasarana sehingga penanganan bencana dapat maksimal. Lebih lanjut dikatakannya, hal terpenting dalam menangani bencana adalah komunikasi dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat pesisir, juga telah dibuat peta evakuasi tsunami yang di dalamnya ada jalur, tes, termasuk cara evakuasi. Sucita menambahkan, pantai di Kabupaten Tabanan memiliki kontur berbeda. ‘’Ada yang flat dan ada juga yang punya tebing. Jadi, tidak sama genangan air di desa kalau terjadi tsunami. Potensi ketinggian tsunami di pesisir Tabanan mencapai 39 meter di pusat gempa, tetapi sampai di daratan hanya berjarak 1 sampai 1,5 km,’’ katanya. (kmb28)
Sehari, Dua Truk Terguling Tabanan (Bali Post) Kasus lakalantas kembali terjadi di setwilkum Polres Tabanan. Bahkan pada Kamis (6/12) kemarin, ada dua truk terguling di dua lokasi berbeda. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam lakalantas tersebut. Meski demikian, arus lalu lintas sempat tersendat lantaran posisi truk terguling di tengah jalan. Kejadian pertama di Jalur Denpasar - Gilimanuk, tepatnya Banjar Dinas Mekayu Desa Lalanglinggah Kecamatan Selemadeg Barat sekitar pukul 07.30 Wita.
Truk tronton nopol DK 8004 WO yang dikemudikan I Gusti Ketut Alit Sanjaya (25) tak kuat menanjak akibat kelebihan muatan. Truk itu lantas terguling. Akibat kejadian ini, arus lalu lintas terganggu selama beberapa jam. Kapolsek Selemadeg Barat AKP I Wayan Swastika menerangkan, buka-tutup arus lalu lintas diberlakukan sekitar lima jam. Informasi yang dihimpun, sebelum kecelakaan, truk bermuatan tripleks seberat 20 ton tersebut melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.
Sopir truk I Gusti Ketut Alit Sanjaya asal Kelurahan Sempidi Kecamatan Mengwi tidak mengalami luka. Truk terguling juga terjadi di Banjar Dinas Jelijih Desa Megati Kecamatan Selemadeg Timur pukul 09.15 Wita. Truk tronton nopol W 8048 UP yang dikemudikan Yoyok Efendi (35) terguling karena menghindari kendaraan roda empat yang tidak diketahui identitasnya. Truk bermuatan 20 ton kertas itu awalnya melaju dari arah barat menuju Denpasar. Di lokasi kejadian, saat
melintasi tikungan menanjak, sebuah mobil menyalip truk dan langsung memotong jalan. Sontak sopir truk asal Dusun Griti Desa Pacuh Kecamatan Balong Panggang Kabupaten Gersik itu banting setir untuk menghindari tabrakan. Namun nahas, tanah di lokasi ia menepikan kendaraannya justru ambles. Truk itu pun masuk got. Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Putu Oka Suyasa menerangkan, sopir truk mengalami luka lecet di kaki kanan. (kmb28)
BUMDesa Bersama Selemadeg Siap Kelola Usaha Penggilingan Padi
Bali Post/san
MESIN - Mesin penggilingan padi yang dikelola BUMDesa Bersama Selemadeg siap beroperasi pertengahan bulan ini.
Tabanan (Bali Post) Tabanan mendapatkan bantuan mesin penggilingan padi atau rice milling dari Kementerian Desa. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti kepada BUMDesa Bersama Selemadeg pada puncak HUT Kota Tabanan. Saat ini gedung dan lantai jemur yang masuk dalam paket bantuan ini sedang dalam tahap penyempurnaan dan diharapkan usaha penggilingan padi ini sudah bisa beroperasi bulan ini. Bendahara BUMDesa Bersama Selemadeg yang juga Perbekel Bajera Utara, Wayan Sukanata, mengatakan bantuan dari Kementerian Desa itu dalam satu paket. Jadi, tidak hanya mesin penggiling padi tetapi juga fasilitas pendukungnya seperti, mesin pengering, gedung tempat mesin dan lantai jemur. ‘’Mesin sudah terpasang. Tinggal menunggu servis untuk gedung dan lantai jemurnya. Kalau berdasarkan kontrak, pertengahan Desember ini selesai,’’ ujarnya saat dihubungi, Kamis (6/12) kemarin. Jika proses pembangunan
sudah selesai, maka mesin penggilingan padi siap dioperasikan. Namun karena bulan ini baru memasuki musim tanam, aktifnya usaha ini diperkirakan pada April 2019. ‘’Tetapi tahap awal kami mungkin mengerjakan permintaan dari BUMDa terlebih dahulu. Karena sudah ada komitmen awal BUMDesa Bersama Selemadeg dengan BUMDa dalam hal melayani penggilingan padi yang dibeli oleh BUMDa,’’ ujar Sukanata. Karena masih dalam tahap awal, rencananya BUMDesa Bersama Selemadeg akan melakukan pembelian gabah petani di seputaran Selemadeg. Harganya pun ditetapkan sesuai HPP atau bisa di atas harga pasaran. Untuk modal, BUMDesa Bersama Selemadeg yang dikelola 10 desa di Selemadeg ini akan mengambil beberapa langkah. Langkah pertama adalah meminjam dari unit usaha simpan pinjam BUMDesa Bersama Selemadeg. Langkah kedua, mengumpulkan modal dari masing-masing desa yang masuk dalam BUMDes ini. Menurut Sukanata, nantinya masing-masing desa akan memberikan penyertaan modal Rp
Bali Post/ist
TERGULING - Truk yang terguling di Banjar Dinas Mekayu Desa Lalanglinggah Kecamatan Selemadeg Barat.
50 juta. ‘’Sudah sepakat tahun 2019 ini setiap desa memberikan pernyertaan modal Rp 50 juta,’’ imbuhnya. Sementara itu, Direktur PDDS Tabanan Putu Sugi Darmawan beberapa waktu lalu mengatakan, dengan adanya mesin penyosohan beras yang dikelola BUMDesa Bersama Selemadeg, maka ke depan PDDS tidak hanya membeli beras tetapi langsung gabah dari petani. ‘’Selama ini, untuk memenuhi permintaan pasar, PDDS mengambil yang sudah dalam bentuk beras, baik itu dari Perpadi maupun usaha penyosohan lainnya. Tapi jika ada mesin ini, PDDS bisa langsung membeli gabah di petani. Untuk menyosoh berasnya, kerja sama dengan BUMDesa Bersama Selemadeg,’’ ujarnya. Dengan membeli gabah langsung ke petani, harga yang ditawarkan bisa lebih tinggi dari HPP. Ini sesuai tujuan dibentuknya PDDS Tabanan yakni meningkatkan kesejahteraan petani dan menyerap produk-produk pertanian yang dihasilkan. ‘’Selain itu, juga mengurangi permainan harga dari Tengkulak,’’ tegasnya. (kmb24)
BULELENG
8
Jumat Umanis, 7 Desember 2018
Empat Terduga Pelaku Narkoba Ditangkap Disinyalir Pengedar, Seorang Masih Didalami
Singaraja (Bali Post) – Satuan Narkoba (Sat. Narkoba) Polres Buleleng menangkap empat tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Dari empat kasus yang diungkap, polisi mengamankan barang bukti dengan berat total 6,7 gram. Dari empat terduga pelaku, seorang di antaranya masih didalami. Pasalnya, polisi mencurigai kalau yang bersangkutan tidak saja sebagai pemakai, tetapi juga dicurigai sebagai penjual narkoba kepada beberapa pelanggannya. Empat tersangka yang diamankan itu masing-masing Komang WN asal Desa Sudaji, Sawan. Saat ditangkap dia membawa 0,08 gram sabu-sabu. Terduga pelaku lainnya Ketut TY dari Kelurahan Banjar Jawa Singaraja dengan barang bukti dua paket sabu-sabu, masing-mas-
ing seberat 0,74 gram dan 0,08 gram. Gede SO warga Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan diamankan karena membawa 0,87 gram sabu-sabu, dan Komang SA asal Desa Lokapaksa, Seririt. Dia berurusan dengan polisi karena membawa 4,9 gram sabu-sabu. Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Rabu (5/12), mengatakan, empat terduga pelaku penyalahgunaan narkoba itu sebetulnya merupakan target operasi (TO) kepolisian. Bersamaan Operasi Pekat Agung selama 21 hari, jajarannya berhasil mengungkap empat tersangka penyalahgunaan narkoba itu. Dari analisis kepolisian, terduga penyalahgunaan narkoba ini melakukan aksinya dengan modus operandi yang relatif sama. Tiga terduga pelaku tertangkap
ketika akan menggunakan barang haram yang berhasil dibeli dari pengedar dengan sistem tempel. Terduga pelaku yang terindikasi sebagai pemakai karena dari barang bukti yang disita beratnya tergolong kecil. Sementara satu terduga pelaku lainnya sedang didalami. Terduga pelaku itu selain memakai, juga mengedarkan narkoba kepada pelanggannya. Polisi mencurigai adanya pengedar dari kasus yang diungkap itu karena polisi menyita barang bukti narkoba dengan jumlah banyak. “Ini kita ungkap semua TO dan selama operasi pekat tindak pidana penyalahgunaan narkoba. Mereka kita proses lebih lanjut dan satu di antaranya terduga pelakunya sedang kita dalami karena juga sebagai pengedar narkoba,” katanya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
KESEPAKATAN GANTI RUGI – 22 warga Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada menyepakati nilai ganti rugi atas tanah dan bangunan yang dilintasi proyek jalan shortcut di titik lima dan enam, di Gedung Laksmi Graha Singaraja, Kamis (6/12) kemarin.
Proyek ’’Shortcut’’ Singaraja
Bali Post/kmb38
TERDUGA KASUS NARKOBA – Satuan Narkoba (Sat. Narkoba) Polres Buleleng mengamankan empat terduga kasus penyalahgunaan narkoba.
686 Pelamar CPNS Lolos Ikuti Seleksi Kompetensi Bidang Singaraja (Bali Post) – Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Buleleng memasuki tahap pengumuman pelamar yang lolos Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Tercatat 686 pelamar dinyatakan lolos mengikuti SKB itu. Kriteri pelamar yang berhak mengikuti SKB melalui dua cara. Pertama dari pelamar lolos ambang batas atau passing grade. Kemudian pelamar yang melalui hasil pemeringkatan (renking - red). Sekkab Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. didampingi Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng Gede Wisnawa, Rabu (5/12), mengatakan dari hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) ada 686 orang yang lolos mengikuti SKB. Dari 686 pelamar itu, 152 pelamar lolos setelah memenuhi passing grade yang diatur Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera-Reformasi Birokrasi (Permen-PAN RB) No. 37 Tahun 2018 tentang Ambang Batas Nilai SKD sebesar 255. Sedangkan 534 pelamar dinyatakan lolos sesuai Permen-PAN RB No. 61 Tahun 2018 di mana kelulusannya ditentukan berdasarkan perankingan atau pemeringkatan. ‘’686 orang lolos ke tahap selanjutnya yaitu SKB. Kelulusan itu sudah diumumkan secara terbuka melalui BKPSDM. Kapan pelaksanaan SKB, masih menunggu jadwal Panita Seleksi Nasioal (Panselnas) CPNS Tahun 2018,’’ jelasnya. Kata Puspaka, tidak semua pelamar yang memenuhi pass-
ing grade setelah mengikuti SKD itu berhak mengikuti tahap SKB. Alasannya, peserta sudah memenuhi kuota yang lolos ketahap SKB. Dicontohkan pada suatu formasi dibutuhkan 25 orang, namun yang lolos passing grade 75 orang. Dengan hasil itu tidak semua pelamar yang lolos passing grade itu ditetapkan sebagai pelamar yang berhak mengikuti tahap SKB. Penetapan pelamar yang mengikuti SKB itu sesuai skema taknis, BKPSDM ditugaskan memberikan penjelasan kalau setelah pengumuman ini ada pelamar yang memerlukan penjelasan teknis lebih lanjut. Untuk menjelaskan kepada warga pihak BKPSDM akan memberikan layanan konsultasi secara terbuka. ‘’Keadaannya seperti itu,
yang dibutuhkan 25 orang tapi yang lolos passing grade 75 orang. Otomatis hanya 25 orang dinyatakan lolos ke SKB. Sekema ini sepenuhnya ditentukan Panselnas. Dan kami di daerah hanya memfasilitasi saja,’’ jelasnya. Puspaka menambahkan, tahapan SKB tidak lagi berkaitan masalah lulus atau tidak lulus passing grade. Sebaliknya, SKB sendiri akan menentukan siapa pelamar yang terbaik dibuktikan dengan nilai SKB. ‘’Siapa yang mendapat nilai tertinggi, itu yang lolos sebagai CPNS dikarenakan tidak ada passing grade yang harus dilalui. Dari pelaksanaan SKP nanti, yang diperlukan tiga orang, maka diambil peringkat I, II dan III,’’ katanya. (kmb38)
Ir Dewa Ketut Puspaka, M.P.
Bali Post/kmb38
22 Warga Pegayaman Sepakati Nilai Ganti Rugi
Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 22 orang warga Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada menyepakati nilai ganti rugi tanah yang terkena jalur proyek shortcut jalan baru batas kota Singaraja – Mengwitani utamanya di lokasi lima dan enam. Kesepakatan itu dinyatakan warga di Gedung Wanita Laksmi Graha, Singaraja, Kamis (6/12) kemarin. Kesepakatan nilai ganti rugi meliputi tanah, bangunan, termasuk tanaman. Hal itu dilakukan setelah Badan Pertanahan Nasional (BPN) bersama tim appraisal menghitung harga tanah milik warga tersebut. Ratarata pemilik tanah menerima nilai ganti rugi ratusan juta hingga ada Rp 1 miliar. Musyawarah nilai ganti rugi itu dipimpin Ketua Tim Pembebasan Lahan yang juga Kepala BPN Buleleng Gusti Ngurah Pariatna Jaya bersama PPK Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VIII Nyoman Payun, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Ketut Suparta Wijaya, dan Heri mewakili tim appraisal. Anggaran pembebasan tanah seluas 10,4 hektar itu bersumber dari APBD Buleleng 2018 Rp 10 miliar dan APBN 2018 sebesar Rp 15 miliar. Sebelum menerima nilai ganti rugi itu, pemilik tanah ini diberikan kesempatan meminta penjelasan teknis mekanisme penyerahan tanah atau bangunan di atas rencana jalan shortcut itu. Dari diskusi itu terungkap, pemilik tanah menanyakan kemungkinan sebelum tanah atau bangunan mereka itu digusur, pemilik tanah meminta mengambil hasil kebun seperti kopi, cengkeh, dan kayu yang ditanam di
tanah kebun mereka. Ada juga pemilik tanah meminta sisa tanah yang diganti rugi untuk proyek jalan shortcut itu dibebaskan secara keseluruhan. Ini karena sisa tanah yang tidak ikut dibebaskan itu luasnya sangat tanggung, sehingga dikhawatirkan tidak bisa dimanfaatkan kembali. Atas usulan itu, tim pembebasan lahan mempersilakan pemilik mengambil bekas bangunan rumah atau palinggih atau hasil kebun mereka sebelum dimulainya pelaksanaan proyek itu. Namun, keinginan warga agar sisa tanah itu diganti rugi semuanya, hal itu tidak dapat dipenuhi. Meski demikian, pemilik tanah dijamin tidak akan rugi memiliki sisa tanah tanggung di bibir jalan shortcut itu. Pasalnya, setelah proyek selesai dan jalan shortcut itu beroperasi maka dipastikan akan menambah nilai jual tanah di pinggir jalan tersebut. Tujuh Hari Melunasi PPK BPJN Wilayah Bali– Jatim Ketut Payun mengatakan, musyawarah bentuk dan nilai ganti rugi tanah ini sesuai tahapan pembebasan tanah yang sudah disusun. Setelah musyawarah ini, dalam tujuh hari berikutnya pemerintah wajib melunasi nilai ganti rugi milik 22 warga Desa Pegayaman. Set-
elah pembayaran itu, pertengahan Desember 2018 ini, kontraktor pelaksana sudah melakukan tahapan pekerjaan yang sudah ditandatangani dalam kontrak kerja. ‘’Setelah musyawarah ini rekanan sudah menyiapkan desain. Kemudian menginjak pertengahan bulan ini sudah masuk tahapan pekerjaan. Ini setelah kontrak kerja ditandatangani 9 Novemebr 2018 lalu. Itu artinya tanah yang kita bangun jalan shortcut itu menjadi aset pemerintah. Sejak itu pemerintah berhak melakukan pekerjaan proyek ini,’’ katanya. Ketua Tim Pembebasan Lahan I Gusti Ngurah Pariatna Jaya mengatakan, musyawarah nilai ganti rugi ini setelah pihaknya melakukan investigasi dan pengukuran tanah warga yang dilintasi jalan shortcut itu. Setelah data lapangan diolah dan diumumkan selama 14 hari, tercatat ada 22 pemilik dengan 30 bidang tanah. Proses penilaian tim independen tidak saja dari data fisik, tetapi juga dihitung nonfisik. Nilai ganti rugi itu tidak bisa ditentukan rata-rata per meter persegi, namun sifatnya menyeluruh. ‘’Aspek fisik dan nonfisik sudah pasti dihitung. Seperti ada keterpaksaan tanah mereka dibeli, emosional, biaya pajak kalau akan membeli tanah, dan termasuk kegiatan usa-
ha juga dihitung, sehingga nilai ganti rugi ini menyeluruh berdasarkan kondisi riil lapangan,’’ katanya. Terkait keinginan sisa tanah itu agar diganti rugi semuanya, Pariatna Jaya menyebut hal itu tidak bisa dihitung kembali oleh tim penilai. Sebab, dari tahapan awal sampai pengumuman berakhir, pemilik tidak ada mengajukan keberatan termasuk mengusulkan agar sisa tanah itu dibebaskan. Namun, peluang tanah itu bisa dibeli pemerintah masih terbuka. Alasannya, pemerintah akan menambah pasilitas rest area di jalan shortcut, sehingga sisa tanah tanah yang tidak dibebaskan itu dipastikan bisa dibebaskan. Demikian pula keinginan pemilik yang menginginkan ganti rugi dalam bentuk pembangunan rumah atau tanah, untuk sementara panitia kembali menyerahkan keputusannya kepada pemilik bersangkutan. Kalau pemilik memutuskan ingin dibangunkan rumah atau mengganti dengan tanah, panitia akan menyerahkan keputusan itu kepada BPJN. ‘’Ada dua pemilik, satu minta dibangun rumah dan diganti tanah. Untuk sisa lahan tidak bisa kita hitung ulang, tetapi nanti bisa saja akan dijadikan rest area dan sisa lahan itu bisa dibebaskan. Kalau yang ingin membangun rumah, hal itu tergantung pemiliknya. Kalau tetap ingin bangunan atau diganti tanah BPJN dan PUPR akan menindaklanjuti kemudian,’’ katanya. (kmb38)
Dugaan Kampanye di Pura Dalem Bebetin
Bawaslu Putuskan Tak Penuhi Unsur Pidana Pemilu Pengaduan dugaan kampanye di areal Pura Dalem, Desa Pakraman Bebetin, Kecamatan Sawan memasuki tahapan pengambilan keputusan, Rabu (5/12) lalu. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Buleleng dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) menerbitkan keputusan terkait pengaduan itu. Hasilnya, dugaan pelanggaran kampanye di pura itu secara tegas dinyatakan tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilihan umum (pemilu). Keputusan Bawaslu dan Sentra Gakumdu menyatakan pengaduan itu tidak memenuhi unsur, karena itu tidak memenuhi syarat untuk diproses hukum selanjutan. Lalu, apa saja yang menguatkan dari klarifikasi dan keterangan saksi-saksi, sehingga kasus itu tidak memenuhi proses hukum lanjutan? PENGAMBILAN keputusan itu diawali rapat pleno yang dipimpin Ketua Bawaslu Buleleng Putu Sugi Ardana bersama Komisioner
Ketut Carna. Selain itu juga anggota Gakumdu Kadek Heri dan dari unsur Kepolisian. Rapat pleno yang berlangsung tertutup itu
tidak lebih berlangsung satu jam. Bawaslu dan Sentra Gakumdu kemudian mengumumkan keputusan itu dengan menempel di papan pengumuman yang ada di depan sekretariat Bawaslu. Dalam formulir model B.15 tertanggal 5 Desember 2018 itu diterangkan pengaduan terhadap terlapor Made Suparjo, Calon Legislatif (Caleg) DPRD Bali dari Daerah Pemilihan (Dapil) V dari Partai NasDem dengan nomor laporan 004/LP/PL/Kab. Bll/17.03/XI/2018, dengan status laporan itu tidak dapat ditindaklanjuti. Ketua Bawaslu Buleleng Putu Sugi Ardana mengatakan, dari hasil klarifikasi pihak terlapor dan keterangan saksi-saksi, ternyata tidak ada petunjuk yang mengarah pada perbuatan terlapor memenuhi unsur pidana pemilu. Dari klarifikasi yang dilakukan, pihaknya tidak menemukan adanya keterangan yang menyebut pertemuan warga bersama
terlapor, saksi yang juga Caleg DPR-RI Partai Golkar Ketut Sudikerta saat persembahyangan di Pura Dalem, Desa Pakraman Bebetin mengarah pada kampanye pemilu. Keterangan yang menyebut kalau terlapor mengajak warga memilih salah seorang celeg, itu tidak terungkap pada pertemuan itu. Selain itu, pemakaian atribut yang berhubungan dengan kampanye pemilu juga tidak ditemukan. ‘’Dengan hasil klarifikasi terlapor dan keterangan para saksi-saksi, jadi kesimpulannya tidak kami temukan keterangan yang mengarah pada pidana pemilu. Pada pertemuan itu terlapor tidak ada mengajak memilih salah satu caleg dan atribut kampanye,’’ katanya. Di sisi lain, akademisi Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja ini mengatakan, pertemuan terlapor bersama saksi dan warga di Pura Dalem itu meru-
pakan kegiatan reses anggota DPRD Buleleng Fraksi Partai Golkar Gede Suparmen. Dalam reses itu yang bersangkutan mengundang para pengurus klian dadia yang menerima hibah bantuan sosial (bansos). ‘’Dari rekaman video yang beredar di jejaring medsos yang dijadikan bukti laporan, merupakan kegiatan reses anggota DPRD Buleleng dari Partai Golkar Gede Suparmen,’’ jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan pelanggaran kampanye pemilu di Pura Dalem Desa Pakraman Bebetin, Sawan, 17 November 2018 lalu. Ketut Suparjo yang juga Caleg Partai NasDem diduga mengundang Ketut Sudikerta yang saat itu hadir pada persembahyangan di Pura Dalem Bebetin. Dalam laporan bernomor 01/LP/PL/ Prov/17.00/2018 kehadiran caleg DPR-RI itu diduga mengarah pada pelanggaran kampanye pemilu. Persem-
bahyangan itu beredar luas pada jejaring media sosial (medsos). Sejak menangani dugaan pelanggaran kampanye pemilu, Bawaslu dan Sentra Gakumdu mengklarifikasi sejumlah saksi yaitu Ca-
leg DPR-RI Ketut Sudikerta, Perbekel Desa Bebetin Ketut Laksana, Ketut Suparjo, Caleg DPRD Bali dari Partai NasDem, Gede Suardana, Ketut Suparmen dan dua orang klian dusun. (mud)
Bali Post/kmb38
BERI KETERANGAN – Ketua Bawaslu Buleleng Putu Sugi Ardana (tengah) memberikan keterangan terkait keputusan dugaan pidana kampanye pemilu, Rabu (5/12) lalu.
Jumat Umanis, 7 Desember 2018
GIANYAR
Digenjot, Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah
9
Gianyar (Bali Post) Penanganan sampah memang harus digalakkan dari lingkungan terbawah yakni desa. Pemkab Gianyar berupaya mendukung upaya tersebut dengan memberikan bantuan truk sampah ke pihak desa. Selain itu, perbup penanganan sampah kini juga sedang dimatangkan. Bupati Gianyar Made Mahayastra mendorong kemandirian desa dalam mengelola sampah rumah tangga. Ia juga meminta pemanfaatan truk sampah agar bisa dikelola secara optimal. ‘’Harus dimaksimalkan pemanfaatan truk sampah. Ke depan, penggunaan truk ini juga akan saya pantau,’’ ujar Mahayastra seusai menyerahkan hibah truk sampah di Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kamis (6/12) kemarin. Pejabat asal Desa Melinggih, Payangan ini menambahkan, sampah hingga kini masih menjadi masalah utama di mana-mana. Oleh karena itu, pihaknya berupaya menggenjot kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara mandiri. Ia tidak menampik, budaya sebagian besar masyarakat saat ini masih sangat cuek terhadap kebersihan lingkungan. ‘’Ini tantangan kita bersama. Masyarakat
harus terus diberikan edukasi tentang sampah,’’ tegasnya. Mahayastra menambahkan, Kabupaten Gianyar diserbu 1.500 meter kubik sampah setiap bulannya. ‘’Belum termasuk di desa-desa. Itu kalau tidak ditangani secara baik, bisa dibayangkan bagaimana tercemarnya lingkungan,’’ ujar mantan Wabup Gianyar itu. Namun, katanya, saat ini sudah mulai banyak organisasi yang sadar akan kebersihan lingkungan, mengampanyekan kebersihan. ‘’Mudahmudahan, nanti seluruh desa bisa memiliki truk kebersihan dan perlengkapan lainnya dan ditunjang kesadaran tinggi dari masyarakat setempat demi mewujudkan Kabupaten Gianyar yang bersih, alami, dan aman. Menangani sampah perlu dukungan tiga komponen, yaitu pemkab, pengusaha swasta, dan masyarakat,’’ tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar Wayan Kujus Pawitra mengatakan, perbup pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenisnya kini juga sedang direvisi dan segera dirampungkan. Dengan adanya regulasi ini, nantinnya pengelolaan sampah ditangani secara berkelanjutan. ‘’Sumber sampah terbesar berasal dari sampah RT, juga kita mulai penanganan dari sini,’’ kata pejabat asal Kesian, Gianyar itu. Kujus memastikan akan melakukan penanganan sampah langsung pada sumbernya. Diharapkan dengan adanya bantuan truk sampah kepada desa pakraman, nantinya di setiap desa terbangun dan memiliki manajemen pengelolaan sampah terpadu. Ia memasang target sampai tahun 2025, setiap desa sudah memiliki manaje-
Bali Post/kmb35
TRUK SAMPAH - Bupati Gianyar mencoba truk sampah yang dihibahkan kepada Desa Keramas, Blahbatuh. men pengelolaan sampah. ‘’Setiap desa memiliki armada pengangkutan sampah. Ada petugasnya, ada pengolahan sampah menjadi kompos, ada bank sampah,’’ tandasnya. Perbekel Desa Keramas Gusti Sarjana mengakui selama ini Desa Keramas
memang merasa kewalahan menangani sampah, karena hanya mengandalkan satu unit truk sampah. ‘’Dengan tambahan satu unit lagi, tentu akan membuat penanganan lebih maksimal,’’ ujarnya. Kepala Desa yang baru
Dilindas Truk Mundur, Pengendara Motor Tewas Gianyar (Bali Post) Warga dikejutkan dengan kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Penestanan, Banjar Penestanan Kelod, Desa Sayan, Ubud, Kamis (6/12) pagi kemarin. Truk dengan nopol DK 9399 KJ tidak kuat menanjak lalu mundur dan menggilas pengendara motor yang ada di belakangnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun di TKP, kejadian itu bermula ketika truk engkel warna kuning DK 9399 KJ yang dikemudikan Iwan hendak mengangkut material paving. Truk bermuatan paving untuk bahan bangunan itu melaju dari arah barat menuju timur. Di belakang truk itu berjalan beriringan pengendara motor Honda Scoopy DK 7650 LW yang dikendari oleh Ni Nyoman Sumi (50). Ternyata, truk itu tidak kuat menanjak dan akhirnya berjalan mundur. Sopir truk berusaha menepikan laju truk yang mundur itu ke jalur lawan. Apes, di belakang truk, pengendara Honda Scoopy Ni Nyoman Sumi tidak bisa berkutik. Korban asal Banjar Penestanan Kaja itu tidak mampu menghindar dari truk yang mundur ke arahnya. Akhirnya, korban Sumi menabrak pantat truk. Badan korban masuk ke bawah kolong truk. Kecelakaan maut itu mengakibatkan korban mengalami sejumlah luka parah di bagian kepala. Selanjutnya, korban dievakuasi dari kolong truk lalu dilarikan ke RS Ari Canti di Desa Mas, Kecamatan Ubud. Di rumah sakit, korban meninggal dunia. Kapolsek Ubud Kompol Raka Sugita mengatakan, truk engkel DK 9399 KJ yang dikemudikan Iwan itu melaju dari barat. Ketika menemui tanjakan, truk tidak kuat menanjak sehingga mundur. Pada saat itu, sepeda motor Scoopy DK 7650 LW yang dikendarai Ni Nyoman Sumi (50), warga Banjar Penestanan, Desa Sayan, ada di belakang truk. ‘’Sopir truk tidak bisa mengendalikan kendaraannya, sehingga pengendara motor yang berada di belakang dilindas,’’ ujarnya. Selanjutnya, proses penanganan diserahkan kepada Polres Gianyar. ‘’Kami limpahkan ke Unit Lakalantas Polres Gianyar,’’ katanya. (kmb35)
Kerugian Puluhan Juta Rupiah
Bali Post/kmb35
LONGSOR - Lokasi tanah longsor yang memicu ambruknya garasi di rumah I Wayan Sukadana di Banjar Bukit Batu, Kelurahan Samplangan.
Bali Post/kmb35
Pemkab Digelontor Bantuan Lima Unit BRT Menurut Rai Ridarta, Dishub Gianyar memastikan akan memanfaatkan BRT tersebut untuk menambah kuantitas dan memperbaiki kualitas pelayanan. Apalagi dengan armada yang ada saat ini, hanya 15 persen masyarakat yang terlayani. ‘’Lima belas persen itu pun baru hitungan untuk pelajar saja. Dengan adanya bantuan ini, akan lebih banyak lagi masyarakat yang terlayani,’’ ujarnya. Selain bantuan lima unit BRT tersebut, kata Rai Ridarta, pihaknya juga mengharapkan ada bantuan shuttle bus yang bisa dimanfaatkan khusus di kawasan Ubud. Tentunya, kendaran itu tidak terlalu besar sehingga dapat melaju dengan lincah di kawasan Ubud. ‘’Kita masih berharap terutama shuttle bus, dapat dipenuhi oleh pemerintah
biayakan dari masyarakat, sambil terus akan dievaluasi bagaimana peningkatan kualitas kebersihan ke depannya. ‘’Bertahap, awalnya gratis dulu, kemudian kami evaluasi lagi. Tentu ini untuk kebaikan warga bersama,’’ tandasnya. (kmb35)
Hujan Lebat Picu Bencana
PARKIR - BRT bantuan pemerintah pusat tampak parkir di Kantor Dishub Gianyar, Kamis (6/12) kemarin.
Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar mendapat bantuan lima unit Bus Rapid Transit (BRT) dari pemerintah pusat. Kelima bus ini akan digunakan untuk memenuhi kekurangan armada di kawasan seni ini. Diperkirakan, bus ini baru bisa beroperasi tahun depan, karena Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gianyar masih menyiapkan rancangan rute dan biaya operasional. Sekretaris Dishub Gianyar I Gde Rai Ridarta menerangkan, pihaknya memang mengusulkan penambahan bus untuk memenuhi kebutuhan transportasi di Kabupaten Gianyar. Salah satunya, untuk shuttle bus di kawasan Ubud atau angkutan untuk transportasi masyarakat lainnya. ‘’Kabupaten Gianyar dapat bantuan lima unit BRT dari pusat,’’ kata Rai Ridarta, Kamis (6/12) kemarin.
dilantik pada September 2018 lalu itu mengatakan, untuk biaya operasional sementara dibebankan kepada APBDes 2019, sehingga armada tersebut baru bisa dioperasikan awal tahun depan. Sebagai langkah awal, pungutan sampah bulanan akan dibebas-
pusat baik oleh Kemenhub atau kementerian lainnya seperti Kementerian Pariwisata, dalam mendukung penataan di Ubud. Ini sesuai dengan janji mereka dalam setiap pertemuan,’’ katanya. Dari bantuan lima unit BRT itu, Rai Ridarta mengatakan, Dishub Gianyar wajib menyiapkan biaya operasional. Apabila Pemkab Gianyar tidak sanggup menyiapkan biaya operasional, maka bus itu bisa dihibahkan ke daerah lain. ‘’Ini salah satu bagian penting dalam realisasi usulan BRT. Karena jika ada daerah lain yang telah menerima BRT namun tidak sanggup untuk membiayai operasionalnya, maka BRT tersebut akan ditawarkan kepada daerah yang siap untuk mengoperasionalkan,’’ tegasnya. Lantas berapa dibutuhkan anggaran untuk opera-
sional lima unit BRT tersebut? Menurut Rai Ridarta, pihaknya masih melakukan pengecekan. Dikatakan, pihaknya diberikan waktu tiga bulan sejak BRT itu diterima harus segera dioperasikan. ‘’Nanti akan ada serah terima bahwa ini telah menjadi milik Pemkab Gianyar. Setelah itu, baru direncanakan untuk dioperasikan,’’ katanya. Setiba di Kantor Dishub Gianyar, BRT ini memang nampak kotor. Hal ini lantaran cuaca dalam proses pengiriman BRT dari Malang ke Gianyar. Hingga Kamis kemarin, bus juga masih dalam kondisi terkunci. ‘’Bus dalam keadaan terkunci. Dilihat dari luar, BRT mempunyai 20 tempat duduk dan tempat berdiri. Posisi tempat duduk menyamping seperti bus Trans Sarbagita,’’ kata Rai Ridarta. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Hujan lebat yang mengguyur wilayah Gianyar akhir-akhir ini, memicu bencana alam di sejumlah titik. Rabu (5/12) lalu, hujan lebat mengakibatkan bencana pohon tumbang, banjir, dan atap garasi yang roboh menimpa kendaraan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar begitu menerima laporan ini langsung terjun ke lapangan. Menurut informasi di lap a n g a n, b e nc a na p e r t a m a terjadi di rumah I Wayan Sukadana di Banjar Bukit Batu, Kelurahan Samplangan, Kecamatan Gianyar, Rabu sore sekitar pukul 17.05 Wita. Akibat curah hujan yang tinggi, pagar di rumah pria berusia 65 tahun ini roboh dan mengakibatkan atap garasi yang menempel di tembok itu ikut ambruk. Atap garasi yang ambruk menimpa bangunan bale dangin dan tiga unit kendaraan yang ada di bawahnya. Dikonfirmasi, Kamis (6/12) kemarin, Kepala BPBD Kabupaten Gianyar Anak Agung Gde Oka Digjaya mengatakan, petugas BPBD sudah turun ke lokasi untuk membersihkan puing-puing tembok dan atap garasi tersebut. Proses
evakuasi berlangsung hingga Rabu malam sekitar pukul 21.30 Wita. ‘’Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kerugian material ditaksir sekitar Rp 75 juta,’’ ujarnya. Tidak hanya itu, warga juga dikejutkan dengan bencana pohon tumbang di Jalan Jata, Banjar Sampiang, Kelurahan Gianyar, Rabu malam sekitar pukul 19.30 Wita. Pohon jenis belalu setinggi 12 meter dengan diameter 25 sentimeter itu tumbang menimpa instalasi kabel Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan menghadang Jalan Jata. Akibatnya, arus lalu lintas sempat tersendat. Guna memperlancar arus kendaraan, petugas PLN datang untuk memutus aliran listrik. Kemudian petugas BPBD melakukan pemotongan pohon. ‘’Pukul 21.25 Wita sudah teratasi dan arus lalu lintas kembali normal,’’ kata Oka Digjaya. Selain itu, banjir juga terjadi di sejumlah titik seperti di Jalan Banar Tusan, Desa Blahbatuh dan di Jalan Raya Semebaung, Blahbatuh, di Desa Lodtunduh, serta di seputaran Jalan Raya Andong, Ubud. ‘’Untuk menangani banjir, petugas turun membersihkan sumbatan yang menyumpal saluran air,’’ tegasnya. (kmb35)
JEMBRANA
10
Jumat Umanis, 7 Desember 2018
Dinas LH Awasi Pengelolaan Limbah Pengalengan Ikan Negara (Bali Post) – Sejumlah pabrik pengalengan ikan di kawasan sentra industri Pengambengan setahun ini mendapat pengawasan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jembrana. Pengawasan ini terkait pengelolaan limbah dan keberpihakan perusahaan kepada lingkungan. Awal pekan lalu, Dinas LH turun ke lima pabrik pengalengan ikan guna melakukan uji parameter sesuai yang tertuang pada Peraturan Gubernur Nomor 16 Tahun 2016 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2014.
Bali Post/Olo
IPAL - Salah satu instalasi pengelolaan limbah (IPAL) di pabrik pengalengan ikan di sentra perindustrian Pengambengan. Dari pengawasan Dinas LH, sejumlah pabrik pengalengan ikan sudah mulai ada perubahan terkait pengelolaan limbah.
Dari hasil pemantauan tersebut, berdasar analisis parameter Hidrogen sulfida (H2S) beberapa perusahaan limbahnya masih melampaui batas baku mutu yang ditentukan sehingga masih timbul bau. Namun, hal tersebut masih tergolong aman bagi lingkungan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jembrana I Ketut Kariadi Erawan melalui Sekretaris Dinas
Lingkungan Hidup Jembrana Dewa Gede Ary Candra Wisnawa, Kamis (6/12) kemarin mengatakan, secara keseluruhan sejak dilakukan pembinaan dan pengawasan, kinerja perusahaan dalam pengelolaan kualitas air sudah ada perubahan. ‘’Dari yang tidak tertib, sekarang sudah terbuka dan transparan terhadap kondisi dan proses produksinya. Termasuk limbah yang dihasilkan
sudah mengalami hal yang positif,’’ tandasnya. Dari semua parameter yang dianalisis, hanya parameter H2S yang kondisinya melampaui batas baku mutu yang ditentukan. Pemantauan ini sebagai dasar dinas LH dalam program kinerja perusahan daerah 2019. Dari sejumlah perusahaan yang dibina LH, rata-rata sudah memenuhi ketaatan baik itu untuk kualitas
air, udara dan lainnya. Upaya ini juga bentuk tolak ukur kerja dinas LH dalam pengawasan dan pengendalian pencemaran di Jembrana. Kabid Penataan dan Penataan Perlindungan dan Pengelolaan LH Nengah Suparta menambahkan, setelah dilakukan pengawasan secara berkala ini, perusahaan pengalengan ikan itu akan diberikan pembinaan. Menurutnya, dua kali dalam setahun (6 bulan) juga dilakukan pemantauan di seluruh perusahaan di Jembrana. Penilaian kinerja perusahaan lewat properda ini nantinya akan bermuara pada proper dari Kementerian LHK. (kmb26)
500 Personel Polisi Disiagakan Amankan Nataru Bupati Minta Desa Aktif Data Penyandang Disabilitas Negara (Bali Post) Perhatian pemerintah daerah terhadap penyandang disabilitas di Jembrana dirasa cukup. Saat ini untuk disabilitas yang tercatat di Kementerian Sosial RI dan menerima bantuan ada 158 orang. Namun, dengan luasnya wilayah hingga ke pelosok desa, diharapkan ada peran aktif desa/kelurahan untuk mendata para penyandang disabilitas. Selain menerima bantuan dari pusat (Kementerian Sosial RI), para penyandang disabilitas juga menerima beras santunan tiap bulannya dari Pemkab Jembrana. Bupati Jembrana I Putu Artha di sela-sela penyerahan bantuan ke penyandang disabilitas, Kamis (6/12) kemarin, berharap agar instansi terkait, baik dari desa, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan aktif mendata penyandang disabilitas di Jembrana. ‘’Dari pihak desa atau lingkungan harus aktif melaporkan ke Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Dinas Sosial turun ke lapangan memberikan bantuan dan Dinas Kesehatan harus rutin juga memonitor kesehatan penyandang disabilitas tersebut,’’ ungkapnya. Diharapkan, dengan seringnya instansi tersebut turun ke lapangan, akan ter-update datanya per tahun. Bupati Artha menegaskan bahwa pemerintah menaruh perhatian khusus bagi penderita disabilitas yang ada di Jembrana. Baik melalui bantuan uang langsung maupun pendampingan berupa beras, perlengkapan sekolah dan lain-lainnya. Bupati Artha kemarin mengunjungi empat warga disabilitas, di antaranya Komang Linasari (15) asal Dauhwaru, Ni Made Puji Antarini (20) asal Budeng, Komang Budiartha (22) asal Baluk, dan I Putu Alit Panca Putra asal Kaliakah. Kepala Dinas Sosial Jembrana I Wayan Gorim mengungkapkan, dari Kemensos bantuan uang Rp 2 juta per orang diberikan untuk 158 orang. Pembagian dilakukan langsung ke rekening masing-masing secara bertahap tiap semester. Sedangkan dari pemerintah daerah diberikan bantuan beras penyandang cacat tiap bulannya. Sama halnya dengan lanjut usia (lansia) miskin sebanyak 98 orang juga mendapatkan bantuan tersebut. ‘’Selain beras, untuk penyandang cacat yang masih sekolah diberikan peralatan sekolah,’’ tandas Gorim. (kmb26)
Bali Post/kmb26
KUNJUNGI DISABILITAS - Bupati Artha saat mengunjungi salah satu warga penyandang disabilitas di Jembrana. Bupati Artha meminta desa dan instansi terkait untuk mendata warga disabilitas agar setiap tahunnya bisa di-update dan diberikan bantuan.
Bali Post/olo
APEL – Apel personel yang dilakukan Polres Jembrana di Mapolres Jembrana. Untuk pengamanan Nataru, Polres Jembrana menyiagakan 500 personel.
Negara (Bali Post) – Polres Jembrana akan menerjunkan 500 personel anggota dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini. Selain diterjunkan langsung ke sejumlah lokasi vital yang telah dipetakan, personel juga akan disiagakan di kesatuan masing-masing. Kabag Ops Polres Jembrana Kompol Didik Wiratmoko, Kamis (6/12) kemarin mengatakan, untuk pengamanan Nataru beberapa pekan ke depan, Polres Jembrana telah merencanakan skema pengamanan. Personel yang disiagakan baik ke lapangan maupun di kesatuan total mencapai 500 anggota. 200 lebih personel diterjunkan langsung pengamanan. Baik dari Polres maupun Polsek-polsek dari Pekutatan hingga Gilimanuk. Salah satu yang menjadi objek pengamanan saat perayaan Natal nanti adalah gereja. Menurutnya, ada tujuh gereja besar yang menjadi fokus perhatian. Di masingmasing gereja itu nantinya
akan ditempatkan 22 personel dengan pengamanan terbuka. Selain itu juga ditambah dengan personel yang melakukan pengamanan secara tertutup. Personel sudah mulai melaksanakan pengamanan sehari sebelum pelaksanaan. Termasuk sterilisasi di sekitar lokasi. Di samping pengamanan di tempat ibadah, pengamanan lainnya seperti operasi jalan raya serta yustisi juga tetap dilakukan seperti biasa. Sekadar diketahui, giat operasi jalan raya untuk melapisi pengamanan di pintu masuk dilakukan di sepanjang jalan DenpasarGilimanuk oleh polsek-polsek. Selain Natal, pengamanan juga akan berlanjut pada pengamanan Tahun Baru. Untuk titik berat pengamanan dilakukan di Pelabuhan Gilimanuk. Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, akan ada peningkatan jumlah kendaraan maupun orang yang masuk ke Bali menjelang Tahun Baru. Selanjutnya pascaperayaan Tahun Baru kendaraan yang keluar Bali juga akan banyak. (kmb26)
Lokasabha V Para Gotra Sentana Dalem Tarukan Jembrana Kepengurusan Masa Bakti 2018–2023 Dikukuhkan
LOKASabha V Para Gotra Sentana Dalem Tarukan (PGSDT) Kabupaten Jembrana digelar Kamis (6/12) kemarin di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno. Kegiatan yang mengambil tema ‘’Majalaran antuk Lokasabha V PGSDT Kabupaten Jembrana, Ngiring Tincapan Sradha Bhakti Dharmaning Makawitan, Dharmaning Agama lan Darmaning Negara’’ ini, membentuk dan mengukuhkan kepengurusan di Kabupaten Jembrana masa bakti 2018– 2023. Kade Sudiana, S.E., S.Pd., M.M., M.Pd. terpilih secara aklamasi menjadi Ketua PGSDT Kabupaten Jembrana. Ketua Panitia I Nyoman Werka, S.Pd. mengatakan, sebelum lokasabha ini digelar, telah dilaksanakan pra-Lokasabha PGSDT Kabupaten Jembrana dan sudah terbentuk pengurus PGSDT yang baru untuk selanjutnya dikukuhkan kemarin. Werka mengharapkan kepada para semeton PGSDT dapat mendukung program kerja pengurus GSDT yang baru. Ketua Umum PGSDT Pusat Nyoman Gunawan mengaku bersyukur karena Kabupaten Jembrana telah bisa melaksanakan Lokasabha V PGSDT
Kabupaten Jembrana 2018. PGSDT berdiri sejak tanggal 23 Maret 1969 dan saat ini telah memiliki badan hukum. PGSDT bukan merupakan organisasi politik melainkan organisasi pasemetonan. Gunawan mengharapkan para semeton tetap bersatu dan kepada pengurus yang baru untuk mendukung program-program pengurus pusat yang telah dicanangkan. Semoga pengurus yang baru dapat mengemban amanat para leluhur untuk tetap menjaga persatuan di antara semeton PGSDT. Bupati Jembrana I Putu Artha diwakili Asisten II Setda Jembrana I Gusti Merta Dana mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya Lokasabha PGSDT Kabupaten Jembrana ini. Mertadana menyampaikan selamat kepada pengurus Para Gotra Sentana Dalem Tarukan Kabupaten Jembrana masa bakti 2018-2023 yang telah dikukuhkan. Dan diharapkan menjalankan tugas dengan baik serta dapat menjalankan program kerja 5 tahun ke depan. Selain pasemetonan PGDST Jembrana, lokasabha kemarin juga dihadiri Ketua PHDI Jembrana, perwakilan Kantor Kementerian Agama, Ketua MMDP Jembrana, WHDI
MAJAYA-JAYA – Pengukuhan kepengurusan Para Gotra Sentana Dalem Tarukan Kabupaten Jembrana masa bakti 2018-2023 ditandai dengan prosesi ‘’majaya-jaya’’ di Pura Jagatnatha Jembrana, kemarin. Jembrana, Ketua PGSDT Kabupaten/Kota se-Bali, para Sulinggih PGSDT Kabupaten Jembrana, panglingsir Puri Andul Negara, pangelingsir Puri Pacekan Jembrana, panglingsir Puri Kaleran Jembrana, panglingsir Puri Agung Negara serta pasemetonan lainnya di Kabupaten Jembrana. Seusai dikukuhkan
pengurus PGSDT Kabupaten Jembrana masa bakti 20182023 mengikuti prosesi majaya-jaya di Pura Jagatnatha Jembrana. Kade Sudiana yang terpilih secara aklamasi menjadi Ketua menyampaikan terima kasih atas kepercayaan semeton PGDST Jembrana menunjuk sebagai Ketua. Owner lembaga
pendidikan kapal pesiar LPDA Bali ini mengatakan, saat ini di Kabupaten Jembrana terdapat 700 KK semeton PGSDT dan tersebar di lima kecamatan. Kade Sudiana selain akademisi juga dikenal getol memperjuangkan penguatan desa pakraman, jalan tol Denpasar-Gilimanuk serta pengembangan pariwisata Jembrana. (ad260)
Pemkab Sediakan Beasiswa untuk 800 Mahasiswa Syarat Penerima Diperketat
Negara (Bali Post) – Berkaca pada program beasiswa mahasiswa berprestasi sebelumnya, seleksi untuk bantuan pendidikan ini lebih ketat. Meskipun kuota beasiswa tidak bertambah, namun ada beberapa persyaratan yang diperketat. Seperti minimal Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) serta calon penerima beasiswa harus benarbenar mengikuti kuliah kelas reguler. Bukan kelas ekstensi maupun sistem belajar jarak jauh. Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga (Mudora) pada Dinas Dikpora Jembrana I Komang Trilaksmana, Kamis (6/12) kemarin, membenarkan adanya penambahan dua persyaratan
untuk memperketat seleksi. Hal tersebut juga merupakan hasil evaluasi beasiswa semester sebelumnya. Saat itu, jumlah pemohon membludak dan semuanya memenuhi syarat. Sehingga saat itu dilakukan sistem perankingan dan dilakukan evaluasi pada penyaluran berikutnya (saat ini). ‘’Kalau anggaran sudah terus ditambah sebenarnya, dan untuk yang sekarang ini sudah maksimal. Tidak mungkin kembali ditambah,’’ terangnya. Syarat tambahan itu juga telah dibahas dengan DPRD. Di antaranya calon penerima beasiswa harus mahasiswa kelas reguler. Sehingga untuk mahasiswa yang mengambil
kelas ekstensi ataupun kelas jauh yang sebelumnya juga bisa mendapatkan, tidak masuk. Selain itu juga terkait syarat IPK minimal 3,00, menurutnya, tidak secara umum berlaku untuk Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik seperti sebelumnya. Hanya untuk beberapa jurusan tertentu saja seperti Jurusan Pendidikan Dokter dan Kedokteran Gigi untuk Fakultas Kedokteran. Serta Jurusan Teknik Arsitektur, Elektro, Industri, Kimia, Sipil, Mesin, Perkapalan, Fisika, Penyehatan, Planologi, Komputer, Penerbangan, dan Metalurgi untuk Fakultas Teknik. Selain jurusan itu, IPK minimal ditetapkan sama dengan fakultas umum
lainnya yakni 3,30. Pihaknya juga mengantisipasi bila adanya pengetatan persyaratan itu masih ada permohonan yang lebih dari kuota akan diterapkan ranking berdasarkan jumlah nilai IPK. ‘’Bila ranking nilai terkecil ada kesamaan nilai IPK, maka akan diprioritaskan semester yang lebih tinggi,’’ tandasnya. Untuk semester ini menurutnya disediakan 800 kuota beasiswa. Dari pengamatan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno kemarin, sudah mulai banyak para pemohon yang mendaftar. Gedung yang juga menjadi satu dengan Perpustakaan Daerah itu dijadikan lokasi pendaftaran permohonan beasiswa. (kmb26)
Bali Post/kmb26
PENDAFTARAN BEASISWA – Lokasi pendaftaran di Gedung Kesenian Ir. Soekarno kemarin yang mulai dipadati mahasiswa yang hendak memperoleh beasiswa. Meskipun kuota beasiwa tidak bertambah, namun ada beberapa persyaratan yang diperketat. Seperti harus kuliah kelas regular, bukan kelas ekstensi maupun sistem belajar jarak jauh.
Jumat Umanis, 7 Desember 2018
Karangasem
11
Diguncang Gempa, Bale Gong Pura Subak dan Tembok Sekolah Roboh Amlapura (Bali Post) Akibat guncangan gempa berkekuatan 5,7 SR yang bersumber di Mataram, Lombok, Kamis (6/12) kemarin, mengakibatkan sebuah bale gong di Pura Subak Abian Ketapang, Banjar Pengalon, Desa Pakraman Angantelu, Manggis itu roboh. Guncangan gempa itu tidak saja merusak bale gong, juga merobohkan tembok panyengker di SDN 3 Antiga Kelod. Perbekel Antiga Kelod I Ketut Dresta mengatakan, gempa yang relatif keras itu merobohkan bangunan bale gong di Pura Subak Abian Ketapang, hingga hancur. Padahal, bangunan itu baru selesai dipugar sekitar enam bulan lalu. ‘’Selain bale gong yang roboh, saya juga mendapatkan laporan dari salah seorang guru, jika tembok panyengker sekolah di SDN 3 Antiga Kelod itu juga hancur akibat gempa. Diperkirakan, kerugian akibat gempa itu mencapai Rp 90 juta,’’ ungkapnya. Bendahara Pura Subak Abian Ketapang Ketut Sukia menjelaskan, Pura Subak Abian Ketapang itu di-empon 55 Kepala Keluarga (KK). Sampai saat ini, pihaknya belum melakukan pembersihan
terhadap puing-puing bangunan yang roboh itu. Karena itu, sisa-sisa reruntuhan itu masih dibiarkan berserakan seperti itu. ‘’Senin depan, kami baru akan menggelar paruman warga pangempon pura subak ini. Saat paruman itulah rencananya dibahas apa yang harus dilakukan selanjutnya,’’ ungkapnya. Salah seorang guru di SDN 3 Antiga Kelod, Komang Sugianta, menjelaskan tembok panyengker itu roboh sekitar pukul 09.00 Wita. Kala itu, siswa pas istirahat usai mengikuti ulangan. Beruntung saat kejadian, tidak ada satu pun siswa bermain di dekat tembok yang roboh itu. ‘’Kalau hari-hari biasa saat tidak ada ulangan, banyak siswa bermain-main di dekat
tembok itu. Biasanya anakanak bermain sepak bola dan lari-larian. Tetapi, tadi kok pas masih ulangan, karena itu tidak ada siswa yang bermain di sana. Panjang tembok yang roboh mencapai 25 meter,’’ terangnya. Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa menjelaskan, jika pihaknya sudah menerima laporan ada sejumlah kerusakan fasilitas seperti tempat suci dan tembok sekolah akibat guncangan gempa berkekuatan 5,7 SR tersebut. ‘’Sejauh ini kita baru menerima laporan adanya kerusakan di Pura Subak Abian Ketapang dan sejumlah tembok dapur milik warga yang retak-retak. Semoga saja tidak ada lagi kerusakan lebih besar akibat gempa ini,’’ ujar Arimbawa. (kmb41)
Bali Post/kmb41
ROBOH - Bale gong di Pura Subak Abian Ketapang, Banjar Pengalon, Desa Pakraman Angantelu, Manggis roboh akibat diguncang gempa, Kamis (6/12) kemarin.
Kendalikan Kasus TBC
445 Pelamar Ikuti Seleksi Kompetensi Bidang
Perlu Sinergi Penyuluhan Intensif PPTI dan Pemerintah 71 Lolos ’’Passing Grade’’, RAPAT Koordinasi (Rakor) XIX PPTI se-Bali dilaksanakan di Wantilan Gedung Kantor Bupati Karangasem, Kamis (6/12) kemarin. Kegiatan yang bertemakan ‘’Kita Tingkatkan Kontribusi PPTI dalam Program Eliminasi TBC di Bali Tahun 2030’’ itu dibuka Asisten Administrasi Umum Wayan Purna. Ketua PPTI Wilayah Bali Puspa Negara mengatakan, sekarang ini pergerakan dan pertumbuhan manusia semakin dinamis. Karena itu, ke depannya harus ada upaya-upaya sistematis dilakukan agar dapat memenuhi sasaran atau target penuntasan kasus TBC hingga tahun 2030 mendatang. Untuk memenuhi target itu maka harus ada kesamaan persepsi yang diapresiasi semua pihak. Sebab, kondisi yang ada sekarang ini memerlukan suatu kesungguhan terkait aplikasi strategi yang dicanangkan. ‘’Untuk mencegah kasus TBC ini, maka penyuluhan harus lebih diintensifkan lagi. Proses penyuluhan itu adalah transformasi edukasi bukan sebatas dimengerti tetapi juga membangun kesadaran manusia itu sendiri. Kalau memang sudah ada gejala-gejala TBC yakni batuk-batuk lebih dari tiga pekan, maka mereka harus segera melakukan pemeriksaan
di puskesmas. Nanti, petugas medis di puskesmas yang akan memeriksa penyakit itu. Kalau memang merupakan gejala TB, pasti akan diberikan obat. Obat yang diberikan harus diminum secara teratur,’’ ujarnya. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Wayan Purna menegaskan, rakor ini adalah salah satu wujud semangat PPTI dalam membangun manusia yang sehat jasmani dan rohani. PPTI merupakan salah satu lembaga swadaya masyarakat yang aktif berinovasi dan bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui upaya-upaya kesehatan. ‘’Untuk itulah, mari secara bersama-sama antara pemerintah daerah dengan lembaga swadaya masyarakat khususnya PPTI berperan di bidangnya, utamanya memperluas jangkauan pelayanan kesehatan publik,’’ harapnya. Proses pelayanan itu penting dilakukan baik secara preventif maupun promotif apalagi terhadap penyakit menular TBC. Jika selama ini pemerintah kabupaten, kata Bupati, telah berupaya melaksanakan program-program kesehatan, melalui dinas kesehatan dan
jajarannya sampai ke tingkat puskesmas dan pustu. Kendati demikian, masih perlu adanya pihak lain seperti PPTI bersamasama berperan aktif membantu pemerintah di bidang kesehatan dalam upaya penanggulangan penyakit TBC itu. ‘’Penyakit TBC ini masih menjadi masalah di masyarakat. Bakteri TBC itu sebetulnya dapat menular ke siapa saja tanpa mengenal umur. Apalagi masyarakat yang terjangkit HIV/AIDS. Mereka itu akan lebih mudah terkena penyakit
ini. Karena itu, diperlukan penanganan lebih serius lagi. Bila tidak ditangani secara maksimal, maka hal itu menyebabkan rantai penularannya tidak terkendali,’’ ujarnya. Ketua PPTI Karangasem I Gusti Bagus Putra Permana menjelaskan, pihaknya bertekad dapat mempercepat capaian eliminasi TBC sebelum 2030. Namun, karena itu pihaknya ingin bersinergi dengan pemerintah. Pemerintah daerah diharapkan mau bersinergi dengan PPTI. Pihaknya berharap
RAKOR XIX PPTI - Pelaksanaan Rakor XIX PPTI se-Bali dilangsungkan di Wantilan Gedung Kantor Bupati Karangasem, Kamis (6/12) kemarin.
Pascagempa
Pasien Pilih Dirawat di Bak Mobil, Siswa SDN 9 Dipulangkan Gempa berkekuatan 5,7 SR mengguncang wilayah Karangasem dan sekitaranya, Kamis (6/12) kemarin. Goyangan dasar bumi yang relatif keras itu tidak pelak memicu kepanikan masyarakat. Akibatnya, sejumlah pasien di RSUD Karangasem yang menempati Gedung Kusuma Wijaya kembali dievakuasi keluar gedung setelah pasien itu sempat panik karena tidak terpikirkan sebelumnya tiba-tiba terjadi gempa. Ada pasien yang dievakuasi tidak masalah diminta masuk kembali ke dalam gedung. Akan tetapi, ada satu pasien enggan menjalani perawatan di bed RSUD. Lalu bagaimana cara merawat pasien setelah dia tidak mau menempati bed RSUD itu? BERDASARKAN pantauan kemarin, pasien di RSUD Karangasem , kata Kasi Pelayanan RSUD Astini Andayani, dievakuasi ke luar gedung perawatan. Memang, hanya sejumpah pasien yang sedang dirawat sementara dipindahkan ke luar gedung. Tidak semua, hanya beberapa pasien yang masih merasa trauma. “Pasien dievakuasi karena mereka itu sangat ketakutan. Mereka panik akibat trauma. Ada yang keluar atas permintaannya sendiri. Dipastikan, setiap pasien yang dirawat sudah mendapatkan pendampingan dari petugas medis RSUD. Pendampingan ini tidak hanya dari segi medis, namun juga psikologis. Saat ini, sudah ada pasien yang kembali ke dalam ruangan. Tetapi ada juga masih bertahan di luar,” ujarnya. Dikatakan,
pasien yang bertahan di luar ruangan itu memilih tetap di bak mobil bersama
pada 2019 dapat diberikan dukungan pendanaan. Kita tentunya ingin sama-sama bersinergi memberantas TBC. ‘’Kita harap sebelum 2023 sudah bisa memberantas penyakit TBC ini. Karena itu, perlu seluruh stakeholder ikut membantu program penuntasan TBC ini. Tugas itu bukan semata-mata jadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga semua pihak. Kami harap warga ikut membantu mempercepat penuntasan penyakit TBC ini,’’ katanya. (ad151)
keluarganya. Namun, demi, pelayanan yang optimal, semua pasien itu mendapatkan pelayan yang sama kok. ‘’Memang susah menghilangkah trauma,’’ ujarnya. Bukan saja di RSUD terjadi heboh saat gempa itu. Di Kantor Bupati Karangasem, sejumlah pegawai terlihat panik. Mereka dengan cepat berhamburan keluar, ke halaman kantor saat terjadi gempa untuk menyelamatkan diri. Sekitar sepuluh menit setelah gempa, pagawai mulai kembali ke ruangan masing-masing. Bahkan, berdasarkan informasi, pihak sekolah SDN 9 Subagan langsung memulangkan siswanya sebelum jam sekolah berakhir.
Mirah, yang merupakan Kakak Ni Ketut Naomi Anggarani, yang bersekokah di SDN 9 Subagan, mengatakan pascaterjadinya gempa itu, pihak sekolah tidak lagi melanjutkan proses belajar mengajar seperti biasanya di sekolah itu. Bisa jadi, karena tidak ingin terjadi apa-apa di sekolah tersebut, pihak sekolah kemudian memulangkan seluruh siswanya. “Adik saya pulang lebih awal. Setelah saya tanya kenapa pulang lebih awal. Dia bilang dipulangkan akibat adanya gempa. Mungkin karena guru khawatir, makanya siswa dipulangkan lebih awal,” jelas Mirah. (eka)
Bali Post/kmb41
PILIH DI BAK MOBIL - Salah seorang pasien yang tidak mau dirawat di bed RSUD Karangasem. Pasien itu memilih tetap berada di bak mobil bersama keluarganya.
374 Perankingan
Amlapura (Bali Post) Sebanyak 20 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lolos passing grade saat seleksi kompetensi dasar (SKD), justru tidak bisa mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB). Pasalnya, mereka itu tidak lolos di formasi bidang terampil, lantaran mereka kalah bersaing dengan rekannya yang lolos melalui perankingan. Tercatat 445 CPNS nanti yang berhak mengikuti SKB. Pesertanya 71 orang berasal dari kelompok pertama yakni lolos passing grade dan sisanya 374 dari peserta yang lolos perankingan. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karangasem, I Gusti Gede Rinceg, menjelaskan, Badan Kepegawaian Nasional dan Kemenpan & RB Republik Indonesia mengumumkan 20 peserta CPNS yang lolos passing grade itu tidak bisa mengikuti SKB ke formasi bidang terampil. Mereka itu tidak bisa lolos, disebabkan kalah bersaing dengan rekannya yang memiliki nilai tertinggi sesuai peraturan No. 61 tahun 2018. “Peserta CPNS yang lolos passing grade saat SKD sebanyak 91 orang. Yang ikut SKB hanya 71 peserta. Kemudian sisanya 20 orang tidak bisa ikut lantaran nilainya kalah bersaing sesuai aturan yang ditentukan. Untuk bidang terampil hanya mencari 7 formasi dikalikan 3 = 21. Berarti peserta yang mengikuti SKB 21 orang. Sedangkan yang lolos passing grade saat SKD 41. Makanya, 20 peserta yang lolos passing grade itu tidak bisa ikut SKB,” ujarnya. Dia menambahkan, peserta yang ikut SKB ditentukan sesuai nilai. Peserta dari formasi bidang terampil yang lolos passing grade ketika SKD dengan nilai tinggi otomatis ikut SKB. Sedangkan yang mencatat nilai terendah, mereka itu tidak bisa ikut. Keputusan ini sudah diumumkn Pemda Karangasem. Ditambahkan, jumlah peserta CPNS yang akan ikut SKB sebanyak 445 orang. Dari peserta kelompok pertama passing grade sebanyak 71 orang. Sedangkan dari kelompok II (perankingan) sekitar 374. Tercatat 2.301 pelamar yang tidak lolos. (kmb41)
KLUNGKUNG
12
Jumat Umanis, 7 Desember 2018
Terlibat Kasus Narkoba
Ketua DPRD Klungkung Minta Anaknya Ikuti Proses Hukum Semarapura (Bali Post) Setelah sempat menyampaikan bantahan kalau anaknya terlibat kasus narkoba, Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru akhirnya mengakui bahwa yang ditangkap Tim Gabungan Satresnarkoba Polresta Denpasar adalah anak kandungnya. Dia pun meminta agar anaknya mengikuti proses hukum dan berharap mendapatkan jalan terbaik untuk berubah.
KURSUS - Wabup Kasta saat hadir dalam Kursus Orientasi Singkat di SDN 1 Kamasan.
Wabup Dorong Pramuka Dapat Dana Operasional
Semarapura (Bali Post) Peran Gerakan Pramuka yang strategis memerlukan dukungan dana dari pemerintah. Untuk itu, Gerakan Pramuka didorong dapat memanfaatkan anggaran dari APBD maupun APBN untuk dana operasional. Demikian disampaikan Wakil Bupati Klungkung Made Kasta saat Kursus Orientasi Singkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Klungkung di SDN 1 Kamasan, Rabu (5/12). Wabup Kasta juga sebagai Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Klungkung ini menegaskan, dalam pasal 32, ayat 2 tentang Keuangan menyatakan, pemerintah dan pemerintah daerah dapat memberikan pendanaan kepada pramuka yang bersumber dari APBN dan APBD. Wabup Kasta melihat Pramuka sebagai wadah yang tepat untuk membentuk watak serta
peradaban anak didik yang bermartabat. Sehingga menjadi manusia yang beriman dan bertakwa serta sehat, cakap kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Gerakan ini dapat mencetak pemimpin masa depan. Sebab, seorang pramuka sejati akan benar-benar mengamalkan Tri Satya Pramuka dan Dasa Darma Pramuka sebagai pedomannya. “Kalau seorang pemimpin lahir dari pramuka, maka saya yakin kejujuran dan keberanian akan tetap terjaga. Karena seorang pramuka sejati akan mengamalkan Tri Satya Pramuka dan Dasa Darma Pramuka sebagai pedomannya, untuk itu saya harap semua murid menjadi anggota pramuka, untuk mematangkan dirinya,” ujar Wabup Kasta. Ketua Panitia yang sekaligus Sekretaris Kwarcab Klungkung
Ngakan Made Kasub Sidan mengatakan, orientasi singkat ini, dalam rangka peningkatan kompetensi pengelolaan Gugus Depan dan Pembina Pramuka. Di dalamnya ada beberapa penekanan. Penyegaran Pembina Pramuka, orientasi penguatan kompetensi DKC, gladian pimpinan regu, gladian pimpinan satuan penegak serta kegiatan pitara pelatih. Seluruh kegiatan diselenggarakan di SDN 1 Kamasan, mulai dari 5 hingga 9 Desember 2018. Sementara untuk di wilayah Nusa Penida seluruh kegiatan serupa akan diselenggarakan pada bulan Februari – Maret 2019. Ini sebagai upaya peningkatkan kompetensi pengelolaan Gugus Depan (Gudep) dan peningkatan kompetensi pembina yang bermuara pada peningkatan kompetensi peserta didik. (kmb31)
Ringankan Beban Korban
I Wayan Baru cukup shock mendengar kabar anaknya terlibat kasus penyalahgunaan narkotika di Denpasar. Awalnya, dia sempat meragukan yang ditangkap petugas Polresta Denpasar adalah anaknya. Tetapi, setelah pulang dari kunjungan kerja dan tiba di rumahnya, dia baru mendapat informasi yang benar dari keluarganya, kalau kabar itu benar. Saat ditemui di kantornya, Kamis (6/12) kemarin, dia mempertegas kembali bahwa itu memang anak kandungnya. “Sampai di rumah, semua keluarga menangis. Di situ saya baru yakin, kabar itu benar. Ini musibah bagi anak saya,” kata Wayan Baru. Dia meluruskan kalau saat membantah informasi itu, awalnya dia mendengar kabar dari keluarganya kalau itu adalah anak sepupunya. Saat itu, mungkin maksud keluarganya agar dirinya tidak resah saat masih berada di luar kota. Baru mengatakan anaknya itu kos di Jalan Sedap Malam sekitar dua tahunan. Dia baru sadar, ternyata tempat kos itu dipakai anaknya untuk tempat penyalahgunaan narkoba. Dia mengakui tidak maksimal mengontrol dan mendidik anaknya. Karena kesibukan sebagai wakil rakyat. Terlebih, sebagai pimpinan lembaga DPRD Klungkung. Dia menganggap ini sebagai cobaan bagi dirinya sebagai orangtua. Dia menganggap ini sebagai cara Tuhan menegur di-
rinya untuk kembali merawat anaknya dengan baik. Menghadapi kasus yang membelit anaknya, dia mengaku belum kepikiran untuk mencarikan pengacara. Namun, sepintas dirinya mengaku pasrah dan membiarkan semua diproses secara hukum. Dia meminta kepada semua pihak tidak mengaitkan persoalan ini dengan kepentingan politik. Sebab, menjelang pemilu, dirinya sebagai tokoh publik tentu ada saja pihakpihak yang ingin memanfaatkan situasi ini. Atas kasus ini, sepenuhnya ia serahkan ke proses hukum di kepolisian dan berharap anaknya dapat berubah ke arah lebih baik setelah mengalami musibah ini. “Semoga setelah ini, anak saya
sadar bahwa yang dia lakukan itu salah. Saya ingin ke depan dia berubah,” tegasnya. Perihal anak kandung Wayan Baru tertangkap terkait kasus narkoba disampaikan Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan didampingi Kasatresnarkoba Kompol Aris Purwanto, Kamis (6/12) kemarin. Tim gabungan Satresnarkoba Polresta Denpasar dan CTOC menggeledah rumah di Jalan Hangtuah, Denpasar Selatan. Penggeledahan ini dilakukan setelah polisi menangkap I Putu Sweta Aprilia (24), Selasa (4/12) lalu. Menurut Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan didampingi Kasatresnarkoba Kompol Aris Purwanto, Kamis kemarin, pelaku merupakan anak Ketua DPRD Klungkung
I Wayan Baru. Ruddi Setiawan mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat bahwa di Jalan Hangtuah, Denpasar Selatan sering terjadi transaksi narkotika. Beberapa hari petugas melakukan penyelidikan di tempat tersebut dengan ciri-ciri pelaku yang sudah dikantongi. Pada Selasa pukul 18.00 Wita, petugas melihat pelaku berada di Jalan Hangtuah, Denpasar dan langsung ditangkap. Saat digeledah, petugas menemukan satu paket sabu-sabu (SS). Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan rumah pelaku yang tatoan ini dan diamankan satu paket SS. “Dua paket sabusabu ini berat bersih 0,28 gram. Tersangka mengaku barang tersebut adalah miliknya yang dibeli dari seseorang yang biasa dipanggil Roby dan masih kami dalami. Tersangka membeli dengan cara mentransfer uang kemudian mengambil tempelan,” tegasnya. (kmb36/kmb31)
Bali Post/kmb36
DITANGKAP - I Putu Sweta Aprilia ditangkap karena terlibat kasus narkoba.
Polisi Turun ke Lokasi Terdampak Berkah Sampah Kiriman di Pantai Tegal Besar Angin Puting Beliung Dijadikan Kayu Bakar dan Dijual Semarapura (Bali Post) Hujan lebat disertai angin kencang mengakibatkan belasan rumah rusak berat di Desa Gelgel. Bahkan, sekolah dan balai banjar juga terdampak. Guna meringankan beban para korban, Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana meminta jajarannya untuk turun ke seluruh lokasi terdampak membantu para korban membersihkan puing-puing bangunan, Kamis (6/12) kemarin. Jajaran kepolisian bergotong royong bersama warga sekitar. Kapolres mengatakan, ingin menunjukkan rasa simpati kepada para korban bencana, sebagai bentuk kepedulian antarsesama manusia. Ini juga penting ditanamkan kepada setiap personel maupun warga sekitar, membangun kebersamaan dan sikap saling membantu. “Kami ingin mempercepat proses pemulihan,” kata kapolres. Kapolres memimpin langsung proses gotong royong di lapangan. Ada juga personel yang membantu pembangunan kembali rumah yang temboknya rusak. Ada juga personel yang membantu memperbaiki atap,
mengangkut genteng dan menggergaji kayu untuk penyangga atapnya. Di tengah warga sekitar, Kapolres berpesan agar warga meningkatkan kewaspadaan. Sebab, hujan lebat disertai angin kencang kerap terjadi secara tiba-tiba. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung I Putu Widiada, Kamis (6/12) kemarin menambahkan, akibat terjangan angin puting beliung,
Rabu (5/12) sore, dampak kerusakan hanya terjadi di Desa Gelgel. Peristiwa itu terjadi dalam waktu singkat, tetapi kerusakan yang ditimbulkan cukup parah. Akibat bencana ini, total kerugian yang diderita warga sekitar ditaksir mencapai ratusan juga rupiah. Tetapi, untuk kepastiannya, pihaknya mengaku masih melakukan verifikasi. (kmb31)
Bali Post/gik
MEMBANTU - Polisi saat membantu warga membangun kembali rumah yang terdampak angin puting beliung dengan menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan warga sekitar.
Semarapura (Bali Post) Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, nampak dicemari berbagai macam sampah. Situasi ini biasa terjadi ketika hujan disertai angin kencang alias cuaca buruk melanda. Sampah ini sekilas memang terkesan mengganggu. Tetapi, ada juga warga yang memanfaatkannya untuk kayu bakar. Salah satu warga sekitar, Dewa Oka, yang ditemui belum lama ini, mengatakan sampah kiriman ini bermacam-macam. Mulai dari plastik, ranting, kayu-kayu besar hingga berbagai jenis pohon. Setiap pantai dicemari sampah, dia selalu mengumpulkannya dalam satu tempat. Kemudian ketika kering, dia memanfaatkannya sebagai kayu bakar. “Daripada bikin kumuh, saya bersihkan saja. Kebetulan masih bisa dimanfaatkan,” katanya. Kondisi pesisir Pantai Tegal Besar langganan menerima sampah kiriman. Sampah dalam jumlah besar memang tampak cukup kumuh. Sampah kiriman yang kebanyakan kayu, berserakan di pesisir. Bagi Dewa Oka, sampah kiriman itu adalah sebuah berkah. Selain untuk keperluan sendiri, kadang Dewa Oka mengaku bisa memanfaatkan sampah kayu itu untuk
dijual kepada warga lain. Tetapi, sampai pada proses menjual, diakui bukan pekerjaan mudah. Sebab, dia harus mengumpulkan satu per satu sampah kayu, dan menjemurnya hingga kering. Kadang, warga lain juga berebut mencari kayu bakar ini. Sebab, rata-rata kayunya sudah tua dan tinggal dikeringkan beberapa hari. “Kadang kalau sampai berebut ini yang susah. Tetapi, kalau dipikir-pikir, memang cukup bermanfaat buat berhemat,” katanya. Biasanya ada petugas dari
desa yang khusus membersihkan pantai. Selain itu PKK di desa juga rutin dua minggu sekali melakukan pembersihan pantai. Menurutnya, bulan Oktober dan November merupakan puncak sampah kiriman ke pesisir Tegal Besar. Sampah yang dominan kayu ini, mengotori sepanjang pesisir di Gianyar hingga Klungkung. Memasuki Desember, sebenarnya dikatakan sudah mulai berkurang. Selain digunakan untuk kayu bakar, Dewa Oka juga mengumpul-
kan dahan-dahan kayu berukuran kecil. Biasanya saat sudah mencapai pesisir, kulit kayu itu sudah mengelupas. Dahan kayu itulah yang dikumpulkannya, lalu dikemas dalam karung untuk dijual kepada pengepul. Ini kadang harganya lebih bernilai ketimbang yang kayu yang berukuran besar. Dahan yang kecil biasanya dibeli oleh para pengrajin di daerah itu. Sekarung ukuran 5 kilogram itu, dibayar Rp 50 ribu. (kmb31)
Bali Post/gik
MANFAATKAN SAMPAH - Warga saat mengumpulkan sampah kayu di Pesisir Pantai Tegal Besar, Klungkung. Sampah tersebut dijadikan kayu bakar dan juga dijual.
Cara SMA Saraswati Tertibkan Parkir
Bangun Kesadaran, Sanksi Tegas Motor Digembok
TERTIB - Lokasi parkir di SMA Saraswati Klungkung, persis di bawah wantilan sekolah. Kesadaran siswa memarkir kendaraan dengan rapi sudah terbangun dengan baik.
Semarapura (Bali Post) Parkir kendaraan kerap membuat halaman sekolah tak asri lagi. Apalagi, parkirnya sampai meluber hingga ke luar gedung dan areal sekolah, hingga mengganggu aktivitas lalu lintas jalan umum. SMA Saraswati Klungkung, punya cara lain dalam mengatur parkir. Yakni, dengan membangun kesadaran siswa lewat kesehariannya dan memberi sanksi tegas apabila melanggar aturan sekolah. Bahkan, sanksinya motor siswa bisa digembok petugas keamanan sekolah. SMA Saraswati Klungkung cukup populer di Bumi Serombotan. Total, setiap hari ada 1.218 orang siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah ini. Meski sekolah swasta, tetapi minat siswa bersekolah di SMA Saraswati Klungkung, cukup tinggi. Semua siswa mengikuti kelas pagi. Jadi, setiap harinya ada ratusan kendaraan roda dua yang harus disiapkan tempat parkir.
Tetapi, halaman sekolah ini nampak tidak terlalu dibuat ruwet soal parkir. Malah, halamannya terlihat bersih. Ternyata, pihak sekolah menyediakan tempat parkir khusus bagi siswa setempat, persis di bawah wantilan sekolah tersebut. Kepala SMA Saraswati Klungkung Gusti Made Subrata, mengatakan, areal parkir itu bisa menampung sekitar 400 kendaraan sepeda motor siswa. Dia mengakui, awalnya memang sulit mengatur siswa. Tetapi, setelah sistem dan sanksi tegas diterapkan sekolah secara konsisten, siswa setempat menjadi paham mengatur parkirnya sendiri agar rapi. Di lokasi, memang nampak parkir ini berdesak-desakan. Tetapi, posisi parkirnya nampak begitu rapi. “Siswa mengatur sendiri parkir motornya agar rapi. Kalau parkir tidak mau rapi, akan kelihatan sekali. Di sana, petugas keamanan kami tinggal menggemboknya,” tegas Subrata, saat ditemui di sekolahnya, Rabu
(5/12). Pria yang sudah 24 tahun menjadi kepala sekolah setempat ini, menegaskan petugas keamanan sekolah sudah menyiapkan sepuluh gembok, untuk “menghukum” motor siswa yang parkir sembarangan. Motor yang tergembok, baru akan dibuka lagi, setelah siswa lainnya sudah lebih dulu pulang. Syaratnya, siswa yang bersangkutan juga harus berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya lagi. “Kalau siswa yang lain pulang setengah dua, yang melanggar kita tahan sampai jam 4 sore. Baru gemboknya dibuka,” katanya. Subrata menambahkan, meski terlihat penuh sesak, saat keluar siswa tetap berkendara dengan tertib. Sebab, jalan keluarnya hanya ada satu, sehingga, siswa lain yang sudah terlanjur parkir terlalu ke tengah harus menunggu lebih lama, siswa lainnya keluar lebih dulu. Tetapi, siswa setempat biasanya betah menunggu
di atas areal parkir itu. Di tempat tersebut, sudah terbangun wantilan megah, lengkap dengan wifi gratis. “Malah jadinya siswa betah di sekolah,” katanya, seraya menyampaikan ada 27 ruang belajar di sekolah ini.
Apalagi di sekitar wantilan itu, juga disediakan rindik di sebuah Jineng dekat wantilan. Siswa sendiri nampak cukup lihai memainkannya. Ini menambah kenyamanan siswa lain yang beristirahat di wantilan tersebut. (gik)
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366) 21115
Polsek Klungkung
(0366) 21090
Polsek Dawan
(0366) 23181
Polsek Banjarangkan
(0366) 23180
Polsek Nusa Penida
(0366) 5382838
RSUD Klungkung
(0366) 21172
RSU Bintang
(0366) 25241
PMI Klungkung
(0366) 21442
Damkar Klungkung
(0366) 22655
PDAM Klungkung
(0366) 21336
PLN Klungkung
(0366) 25599
Jumat Umanis, 7 Desember 2018
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dicari Tenaga Security Sebyk 3 Orang Hub.082111032679 Lsg ke:Jl.Danau Poso 35 Sanur
B.BP.004.12.18.0000241
SpaTherapist L/P,JuiceBar, Spv Reborn Spa,Sunset SS.Ph:766744
B.BP.001.12.18.0000136
!Admin Min.SMA-S1 CV:personaliagrosir@gmail.com
B.BP.001.12.18.0000225
****Villa Looking Reservation And Admin Staff,Good English Send CV to Email: managementvillabali@gmail.com
B.BP.001.12.18.0000112
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692 B.BP.004.12.18.0000014
Butuh Pria/Wnt tdk ada Anak. Bkrja Serabutan di Villa DaerahUluwatuHub:081238952112
B.BP.031.12.18.0000237
Dcr Adm SDM min D2 female send cv adinatamanajemen@gmail.com Hub .0361-413800 B.BP.004.12.18.0000191
Dcr FO & Room Boy Laki2 untuk Hotel Hub.08123912010 B.BP.001.12.18.0000246
Dcr Kasir & Pramuniaga untuk Toko Dapurku.Info:081939084292 B.BP.001.11.18.0001163
BIRO JASA
Dcr Penunggu Kos Umur 35th SIM A TdrDlm KTP Bali,085100410755
Dibutuhkan PRT Cowok/Cewek utk Rumah di Sanur SMS:08123877799
Dcr SPG:18-24Th,Penampiln Mnrk Brpengalaman di Retail Fashion bs Bhs Inggris WA:081936095697
Dibutuhkan 3 Org Wanita Mengerti Bhs Inggris utk Admin, Akunting Utk Travels,1 Orang Utk Assisten Manager Diutamakan yg Bisa setir Sendiri. Hub:0361721768 / 725953 / 081237777772
B.BP.001.12.18.0000105
B.BP.004.12.18.0000198
Dibutuhkan Tkng Kebun Freeland Daerah Ungasan H.081238952112
B.BP.031.12.18.0000238
Dcr Supir, Min SMA, Pglm 2Thn Tng Srbtan&OB Ktr,085829145389
B.BP.004.12.18.0000239
Dcr Web-Design & Web-Progr, S1 Pglm 3 Th, hrd@melali-mice.com
B.BP.004.12.18.0000240
Dcr utk dididik sbg staf pembukuan sy; Pddk min SMK Akuntansi, umur maks.25th. Lamaran lengkap sgr ke Jl.Kepundung 67A Denpasar. G.05
Dicari 3 Staf Wanita Bag.Admin Bs Komputer/Kantor Gas,Jl.Nusa Kambangan190Hub.085100811005 B.BP.001.12.18.0000095
B.BP.001.12.18.0000185
B.BP.004.12.18.0000120
Rmh 2A Lt2 Jl.Kaswari Penatih Dps 1,2M Nego 081338267624 TP
G.03
B.BP.001.12.18.0000188
Sopir SIM B1. Lamaran ke Jln.Veteran 86 Dps, Telp. 227439 / 081 862 1818 Need Waitress & Cook Restaurant Seminyak SMS/WA: 081338384364
Ymh Bisma Dicr:1.SMA/SMK/S1 Ek 2.Mekanik. 3.Supir SIM B1 Hub: Teuku Umar 142 Denpasar
B.BP.004.12.18.0000244
B.BP.001.12.18.0000160
B.BP.004.12.18.0000194
Waiter. Lamaran ke Shankara Rest Kuta Square D32 Jl.Bakung Sari, Telp. 227439 / 081 862 1818
DIJUAL MOBIL SUZUKI
G.04
Dijl Futura Pickup 2011+Mercy E 320 MP94 MT Hub.087860818377
Dcr Sgr Kasir dan Kolektor penempatan Gianyar dan Klungkung, penddkn: SMK/SMU, umur maks.25thn. Lam ke Kop.Krama Bali, Jl.Kepundung No.61A Dps email: kkb_pusat@yahoo.com
Dibutuhkan,Therapist yg berpengalaman untuk Salon & Spa di Kerobokan Hub.081293799814
B.BP.004.12.18.0000114
B.BP.031.12.18.0000189
SERVICE
Dicari Segera Karyawan untuk di Bengkel Las Hub.081805375739/081236322379
Production Manager (Garmen Factory)Call/WA:085100050706 hrd@buddhawear.com
B.BP.001.12.18.0000232
TOYOTA
G.06
Dicari Admin&Kasir Lam Bawa ke Toko Sinar Abadi Jln.Imam Bonjol No.384 (0361) 499090
Waiter. Lamaran ke Jl.Veteran 86 Dps, Telp. 227439 / 081 862 1818
G.02
RUPA-RUPA
RUPA-RUPA
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
B.BP.004.12.18.0000060
Rmh 163/200 2Lt Jl.Sulatri Kesiman Denpasar, 087860095418 B.BP.001.12.18.0000265
B.BP.001.12.18.0000264
RUPA-RUPA
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172 B.BP.001.11.18.0000980
DISEWAKAN RUMAH
KEHILANGAN
KONTRAKTOR
Hlg BPKB No.A7568130-O DK 2199 A An.Walikota Madya Tk. II Dps
B.BP.001.12.18.0000227
AdityaDesign Mngrjkn R.Tinggal Vila Ruko Pool IMB081337099764
B.BP.166.12.18.0000251
DIJUAL TANAH 20 Are SHM Pengosekan,Across Arma Art Museum,Ubud-Bali Cp+6281318685007,NoBrokerage B.BP.004.12.18.0000243
DIJUAL RUMAH
T.12A SHM 300m Pantai View Bgs Tinggi Tbn150Jt/A 085257539923
B.BP.001.12.18.0000044
B.BP.001.12.18.0000164
7,7are Jl.Raya ± 2KM dri RS.Kasih Ibu Saba Gyr, 087860095418
Rmh3KT,3KM,3KTm,Dpr,Grs,JlNoja Saraswati Gg.I/L, 085100840651
Djl Tanah 1,1Are Lokasi Dalung Permai Hrg 525Jt 085936154997
Dijl Rumah Tipe 36,LT103M2,Jln Patih Nambi XXVI/1 Ubung Kaje Dps.Hp.085205556376(Pemilik)
Tnh Pgr Jl By Pass Kediri Tbn 18,5/690Jt/A, Ng /088219124095
Gesek Tunai Cpt,Kerobokan Bali Pot 2,5%,Pk9-18, 0895413522255
Dijual Agya Tahun 2015 Hub.081337760887
DIJUAL RUMAH
Free
B.BP.001.12.18.0000249
Rmh Cluster,Harga 1Milyar-an @Dps.Dita : 081236003379.TP
Dijual Tanah 3,2 A Jayagiri IX Dpn Lap.Tenis Renon,0811387484
B.BP.001.12.18.0000168
B.BP.004.12.18.0000068
B.BP.166.12.18.0000253
AvanzaG 2009 Htm Asli Bali Mls Prbd.082341251453/081933610070
B.BP.004.12.18.0000250
BENGKEL LAS BIRO JASA
Djl Rmh Dalung Permai & Abianbase Lok.Stratgis 081338784323
K.wati akunting,Kasir,Adm SMK Akuntansi Hub.081338344155
G.01
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Satpam. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Tlp. 227439 / 081 862 1818
B.BP.001.12.18.0000216
B.BP.001.12.18.0000235
Dibutuhkan Segera PT.Jari Menari Bali’s Best Massage *Supervisor *Cleaning Service Kualifikasi: Pria,Pddk Min SMA,Umur Maks.35 Thn,Bhs Inggris Lbh Diutamakan Jujur & Bertanggungjawab Kirim CV ke:hr@jarimenari.com / Jl.Raya Basangkasa No.47 Seminyak Kuta.Telp.736740
SERVICE
Dicr-PRT-Wnt-Pglmn-Tgl Luar Jujur-Trnsp Sendiri, Gaji Bagus Krobokan-Br Anyar-08174716179
Informasi pasang iklan Telepon
B.BP.001.12.18.0000106
B.BP.166.12.18.0000252
B.BP.167.12.18.0000196
Tn Saridana Cargo 4.8A 480Jt/A Nego Strategis 087861722981 B.BP.001.12.18.0000248
DIJUAL RUMAH
B.BP.004.12.18.0000115
B.BP.001.12.18.0000229
Hlg BPKB No.A8679688-O DK 2858 D An.Walikota Madya KDH TK II B.BP.001.12.18.0000230
Hlg BPKB No.C8307483-O DK 1489 CD.An.I Nyoman Seniweca,ST B.BP.001.12.18.0000220
Hlg BPKB No.E1983482-O DK 1222 A An.Walikota Denpasar B.BP.001.12.18.0000231
SHM No.01054-Sanur Kauh,Luas: 150M2 An.Yudianto Rustamadji B.BP.001.12.18.0000181
SHMNo.2375-TubanLuas:1.537M2 An.Hermiyati B.BP.001.12.18.0000182
BIRO JASA Bantu Lapor Pajak SPT Tahunan BulananSIUPNPWP081338344155 B.BP.001.12.18.0000197
DIJUAL RUMAH
BANGLI
14
Jumat Umanis, 7 Desember 2018
Pemkab Belum Berencana Perbaiki Sasana Budaya
RUSAK BERAT - Wantilan Sasana Budaya Giri Kusuma Bangli yang rusak berat.
Sempat Tarik Ulur
Pemkab Putuskan Ikuti Program UHC
Bangli (Bali Post) -
Setelah sempat tarik ulur, Pemkab Bangli akhirnya memutuskan tetap melaksanakan program Universal Health Coverage (UHC) mulai tahun 2019. Pembiayaan program yang menelan anggaran puluhan miliar rupiah itu dari dana sharing antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah provinsi. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli dr. Nengah Nadi, Kamis (6/12) kemarin, mengatakan total anggaran yang dibutuhkan untuk melaksanakan program jaminan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bangli sebesar Rp 35 miliar. Sesuai kesepakatan, Pemprov Bali akan membantu pembiayaan sebesar 51 persen, sementara 49 persen sisanya mengggunakan APBD Kabupaten Bangli. ‘’Program ini merupakan instruksi Presiden, jadi harus dilaksanakan tahun 2019
nanti,’’ jelasnya. Terkait rencana itu, sejumlah persiapan terus dimatangkan Pemkab Bangli. Mengenai kepesertaan UHC, penanganannya dilakukan oleh Dinas Sosial, sementara Dinas Kesehatan lebih pada persiapan peningkatan pelayanan kesehatan di puskesmas. Disinggung mengenai wacana Pemkab Bangli meningkatkan kelas puskesmas menjadi rumah sakit tipe C, dr. Nadi mengatakan, belum ada rencana hal itu dilaksanakan tahun depan.
Namun, agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan dengan mudah tanpa harus ke luar Bangli, pihaknya telah mengajukan sejumlah usulan ke BPJS terkait sistem rujukan online berjenjang. Pihaknya meminta agar peserta UHC di Bangli bisa dirujuk di rumah sakit tipe C yang ada di Kabupaten Bangli tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di luar kabupaten. Kalaupun di rumah sakit tipe C di Bangli penuh, diusulkan agar warga Bangli bisa ditangani langsung
di RSU Bangli. ‘’Sehingga masyarakat tidak ke luar kabupaten berobatnya. Kalau rumah sakit di Bangli sudah tidak mampu, baru dirujuk ke rumah sakit luar kabupaten,’’ jelasnya. Sebelumnya, Pemkab Bangli berencana membatalkan keikutsertaan dalam program UHC. Hal ini akibat sistem rujukan online berjenjang yang diterapkan BPJS dinilai menyusahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Pemkab Bangli juga sempat berencana mengalihkan anggaran UHC untuk menanggung biaya berobat bagi masyarakat di RSU Bangli. (kmb40)
Bali Post/ina
Kebun Raya Diharapkan Terwujud Tahun 2020 Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli berencana membangun kebun raya di kawasan Pura Dalem Balingkang, Desa Pinggan, Kintamani. Terkait rencana itu, Pemkab sudah mengusulkannya ke Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Selain untuk melestarikan hutan, tujuan pembangunan kebun raya untuk pengembangan pariwisata alam dan spiritual di Kabupaten Bangli. Bupati Bangli I Made Gianyar, Kamis (6/12) kemarin, mengatakan pembangunan kebun raya di kawasan hutan di Kintamani merupakan salah satu cita-cita Pemkab Bangli sejak lama. Saat kepemimpinan Bupati Bangli Ida Bagus Ladip (alm), Pemkab Bangli sempat berkeinginan membuat kebun raya di wilayah hutan Suter. Sekarang, di masa kepemimpinannya, Made Gianyar berkeinginan membangun kebun raya di kawasan Pura Dalem Balingkang. ‘’Secara spiritual ada petunjuk bahwa di kawasan Dalem Balingkang cocok untuk dibuat kebun raya,’’
Madunya Laku Dijual Ratusan Ribu Per Botol
Warga Banjar Kawan Kembangkan Lebah Kele-kele Bangli (Bali Post) – Harga madu kele-kele di pasaran relatif mahal. Per botolnya, madu ini bisa mencapai Rp 400 ribu. Hal inilah yang mendorong I Nyoman Kawan, warga Banjar Kawan, Bangli, serius menggeluti usaha budi daya lebah madu kele-kele. Kawan mengaku mulai memelihara lebah kele-kele sejak 1971. Awalnya hanya iseng memelihara kele-kele di areal rumah. Namun karena hasilnya menguntungkan, dia pun serius membudidayakan kele-kele, dengan dibantu anaknya. Menurutnya, membudidayakan kele-kele tergolong cukup mudah. Bibit bisa didapat di areal hutan. Dalam pembudidayaannya, hanya perlu dibuatkan kungkungan atau kotak sebagai sarang agar tidak diincar semut maupun binatang lainnya. Dulu, Kawan hanya membudidayakan kele-kele dalam beberapa kotak. Tetapi sekarang, jumlah kungkungan sudah mencapai ratusan. Kawan menjelaskan, dalam memelihara kelekele, harus disediakan banyak tanaman bunga di sekitar sarang. Tujuannya, memudahkan mereka mencari makan. Bunga yang disukai kele-kele seperti kembang seribu, brere dan jenis lainnya. Panen madu kele-kele setiap satu tahun sekali. Biasanya saat musim kemarau. Pada musim hujan seperti sekarang, madu sangat sedikit. Sebab, madu yang merupakan makanan cadangan dari kele-kele, banyak dimakan oleh induk dan anaknya. ‘’Kalau hujan-
hujan seperti sekarang kelekele tidak bisa mencari makan berupa sari bunga ke luar, sehingga madu-madu inilah yang dimakannya,’’ ujar Kawan. Selama ini, madu kelekele yang diproduksi Kawan memiliki cukup banyak peminat. Pemasarannya h i n g g a luar Bangli. Per satu botol kecil, madu ini dijual seharga Rp 160 ribu. Sedangkan kemasan botol besar bisa laku dijual Rp 400 ribu per botol. ‘’Madu
kele-kele dipercaya banyak orang berkhaziat untuk obat seperti obat sariawan,’’ katanya. Selain menjual madu, Kawan juga menjual sarang kele-kele yang sudah jadi. Per kotaknya, dijual dengan harga Rp 200 ribu. (kmb40) SARANG - I Nyoman Kawan menunjukkan kotak sarang lebah kele-kele.
Bangli (Bali Post) – Pemkab Bangli belum berencana memperbaiki Wantilan Sasana Budaya Giri Kusuma. Padahal kondisi gedung serbaguna itu sudah rusak berat sejak beberapa tahun terakhir. Kabag Umum Setda Bangli Made Mahindra Putra, Kamis (6/12) kemarin, mengatakan perbaikan Wantilan Sasana Budaya belum dianggarkan di APBD 2019. Tahun depan, Pemkab baru akan melakukan penghapusan aset. Setelah proses itu rampung, barulah akan dibuatkan detail engineering design (DED) untuk pembangunan gedung itu. Nantinya aset gedung itu diserahkan Bagian Umum ke Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Bangli. Selain wantilan, ada rencana Pemkab Bangli untuk merenovasi dan tata ulang terhadap keseluruhan gedung yang ada di areal Sasana Budaya. Tujuannya, gedung itu menjadi satu kesatuan dan dikembalikan fungsinya sebagai pusat seni dan budaya. Tentunya rencana itu disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Sesuai estimasi, khusus perbaikan, biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 1,5 hingga Rp 2 miliar. ‘’Tahun ini kami belum bisa perbaiki karena keterbatasan anggaran,’’ ujarnya. Jika memungkinkan, rencana perbaikan atau renovasi gedung Sasana Budaya akan direalisasikan tahun 2020 mendatang atau sebelum masa jabatan Bupati Bangli I Made Gianyar berakhir. Sebagaimana diketahui, Gedung Sasana Budaya Giri Kusuma Bangli sudah tak lagi dimanfaatkan lantaran mengalami kerusakan sejak beberapa tahun terakhir. Berdasarkan pantauan belum lama ini, kondisi gedung sangat memprihatinkan. Selain jebol pada bagian atap wantilan, beberapa bangunan lainnya yang ada di areal tersebut juga sangat kotor dan dipenuhi semak belukar. Padahal dari sisi struktur, sejumlah bangunan terlihat masih cukup kokoh. (kmb40)
Bali Post/ina
Bali Post/ina
MENINJAU - Bupati Bangli I Made Gianyar saat mendampingi tim dari LIPI meninjau kawasan Pura Dalem Balingkang yang akan dijadikan kebun raya. ungkapnya. Dia menjelaskan, ada beberapa tujuan yang mendasari rencana pembangunan sebuah kebun raya di Bangli. Pertama, supaya keberadaan hutan di Kintamani tetap lestari. Kedua, kebun raya bisa dijadikan pusat penelitian dan pendidikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Ketiga, untuk pengembangan
pariwisata alam dan spiritual di sekitarnya. Pada tahun 2019, Pemkab Bangli akan menyiapkan FS, DED, dan masterplan pembangunan kebun raya itu. Diharapkan pembangunan kebun raya di Balingkang bisa di-support semua pihak sehingga bisa terwujud di tahun 2020. ‘’Ini juga dorongan Bapak Gubernur,’’ imbuh Made Gianyar. (kmb40)
15
Jumat Umanis, 7 Desember 2018
Presiden Ganti Sepeda dengan Foto Yogyakarta (Bali Post) Saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke daerah, biasanya Presiden Joko Widodo memberi hadiah kuis berupa sepeda. Tetapi kini diganti menjadi foto bersama Presiden. Foto itu pun langsung diberikan dalam bentuk cetak. ‘’Saya minta satu siswa maju tapi yang maju jangan minta sepeda, sementara sepeda tidak bisa kita berikan,’’ kata Presiden di Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (6/12) kemarin. Presiden hadir dalam acara milad ke-100 tahun Madrasah Muallimin Muallimat Muhammadiyah, Yogyakarta. Seorang siswa kelas XI Madrasah Aliyah Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta bernama Hendrawan Diko lalu maju. Bersama Diko, Azizah Nabir, siswi sekolah yang sama kelas XII yang biasa dipanggil Icha. Presiden lalu mengajukan pertanyaan ke Diko dan Icha. ‘’Tadi sudah saya sebutkan infrastruktur yang sedang dibangun pemerintah, sebutkan apa saja dan manfaatnya apa saja?’’ tanya Presiden. ‘’Jalan tol, bendahara, jembatan, airport,’’ jawab Diko lancar. ‘’Lalu apa manfaatnya?’’ tanya Presiden. ‘’Memudahkan mobilitas dari satu daerah ke daerah lain, juga sebagai salah satu sarana untuk mempersatukan bangsa kita karena bang-
Jakarta (Bali Post) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Jepara 2017-2022 Ahmad Marzuqi (AM) bersama hakim Pengadilan Negeri Semarang Lasito (LAS) sebagai tersangka kasus suap. Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat dan melakukan penyelidikan sejak November 2017, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup adanya dugaan tindak pidana korupsi memberikan hadiah atau janji kepada hakim tunggal praperadilan di PN Semarang.
Bali Post/ant
ABDI DALEM - Presiden Joko Widodo menyalami abdi dalem seusai melakukan pertemuan dengan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X di Keraton Yogyakarta, Kamis (6/12) kemarin.
‘’Terkait dengan putusan atas praperadilan kasus dugaan korupsi penggunaan dana bantuan partai politik dengan tersangka Bupati Jepara,’’ kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat konferensi pers di Gedung KPK RI, Jakarta, Kamis (6/12) kemarin. Lasito selaku hakim pada PN Semarang diduga menerima hadiah atau janji dari Ahmad Marzuqi. ‘’Padahal, diketahui atau patut diduga bahwa hadiah tersebut diberikan untuk memengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili terkait dengan putusan gugatan praparadilan yang diajukan oleh AM atas penetapan dirinya sabagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah di PN Semarang pada tahun 2017,’’ ucap Basaria. Di pertengahan 2017, katanya, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah melakukan penyidikan dugaan korupsi penggunaan dana bantuan partai politik DPC PPP Kabupaten Jepara
sa kita bangsa yang besar,’’ jawab Diko disambut dengan tepuk tangan santriwan dan santriwati yang lain. Presiden selanjutnya mengajukan pertanyaan kepada Icha. ‘’Kita memiliki 17 ribu pulau dan 714 suku, sebutkan lima suku dan tinggalnya di pulau mana?’’ tanya Presiden. ‘’Suku Dayak di Kalimantan, suku Jawa di Pulau Jawa, suku Asmat di Pulau Papua, suku Bugis di Pulau Sulawesi dan suku Batak di Pulau Sumatera,’’ jawab Icha. ‘’Kesimpulan saya, siswasiswi madrasah muallimin dan mualimaat cerdas-cerdas,
jawabannya tepat, tepat, tepat, nanti yang maju ke depan saya beri, sepeda tidak boleh, fotonya ada? Oh itu baru disiapkan,’’ ungkap Presiden dengan yakin. Diko dan Icha pun bersalaman dengan Presiden, tidak lama, keduanya kembali ke panggung karena Presiden memberikan foto dirinya dengan Diko dan Icha masingmasing sudah tercetak. Menurut Presiden, ia memang sengaja mengganti hadiah kuis sepeda menjadi foto karena selain menjadi Presiden RI, saat ini ia pun adalah calon presiden (capres)
01 untuk pemilihan presiden 2019. ‘’Ya yang disuruh maju kan mesti inginnya dapat sepeda, tapi daripada nanti menjadi kontroversi ya… sekarang kita beri foto saja. Foto cepat saja sekarang, tinggal klik. Albumnya langsung diberikan. Kelihatannya malah lebih senang itu,.. ungkap Presiden. Selain memberikan foto yang sudah tercetak, Presiden juga kerap melakukan swafoto. Swafoto tersebut misalnya ia lakukan saat peringatan hari Korpri (Kamis, 29/11) dan Hari Guru Nasional (Sabtu, 1/12). (ant)
(UPB) sebesar Rp 2,48 triliun dan uang pecahan kecil (UPK) sebesar Rp 71 miliar, maka penyiapan uang kartal tahun 2018 meningkat 46 persen dari realisasi tahun 2017 yang sebesar Rp 1,74 triliun. KPw BI Bali telah mempersiapkan persediaan uang kartal sebesar Rp 6,5 triliun. Dana tersebut terdiri dari UPB sebesar Rp 6,2 triliun dan UPK sebesar Rp 308 miliar. ‘’Jumlah uang kartal tersebut meningkat 46 persen dibandingkan persediaan uang kartal tahun 2017 sebesar Rp 4,5
triliun,’’ imbuhnya. Dalam rangka memberikan pelayanan pemenuhan uang kartal jelang hari keagamaan dan tahun baru, BI KPw Bali memberikan layanan penukaran dalam bentuk kas keliling dengan frekuensi sebanyak 10 kali selama bulan Desember 2018. Ada 10 titik yang akan dijadikan tempat layanan penukaran uang kartal yaitu di Rendang dan Besakih, Pasar Seni Kuta, Pasar Sindhu Sanur, Pasar Kreneng, Pasar Badung, Pasar Guwang, Pasar
Sukawati, Pasar Agung Penatih, Pasar Batukandik. Selain itu, Azka juga menyampaikan peraturan BI No.10/33/PBI/2008 terdapat beberapa pecahan uang rupiah yang akan dicabut atau ditarik dari peredaran yakni Rp 100.000 TE 1999, Rp 20.000 TE 1998, Rp 50.000 TE 1999, dan Rp 10.000 TE 1998. Untuk itu BI KPw Bali akan memberikan layanan penukaran uang yang akan dicabut dan ditarik dari peredaran tersebut hingga 30 Desember 2018. (kmb42)
Jakarta (Bali Post) Mendagri Tjahjo Kumolo mengaku menemukan kasus penjualan blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) secara online. Meski blangko e-KTP sempat diperjualbelikan, Tjahjo memastikan tidak ada data kependudukan yang bocor. ‘’Ada berita yang menyatakan bahwa sistem database kita hancur, berita tersebut tidak benar. Yang benar adalah ada anak oknum pejabat Dukcapil di Lampung mencuri 10 kartu untuk dijual, ini merupakan tindak pidana,’’ kata Tjahjo Kumolo di
Kabo. Para karyawan PT Istaka Karya itu dilaporkan diikat tangannya dan disuruh berjalan kaki (bahkan berjalan jongkok) sembari diawasi ketat oleh sekitar 50 KKB pimpinan Egunius Kogoya yang bersenjatakan campuran (senjata api dari berbagai jenis dan senjata tradisional). Setiba di Gunung Kabo, KKB langsung menembaki para karyawan Istaka Karya. ‘’Dari 25 orang yang dilaporkan oleh Saudara Jimy Aritonang itu, 14 orang langsung meninggal di tempat dan 11 orang berpurapura meninggal dan kemudian berusaha menyelamatkan diri,’’ kata Marsekal Hadi. Naas menimpa lima kary-
awan Istaka Karya yang kabur itu. KKB yang mengejar dari belakang, menemukan tiga orang dan langsung mengeksekusinya. Dua karyawan Istaka Karya lainnya juga ditemukan oleh KKB dan langsung dieksekusi di lokasi berbeda. Adapun empat karyawan Istaka Karya berhasil merapat ke Pos TNI Yonif 755/Yaled di Distrik Mbua untuk meminta pertolongan. KKB sempat terlibat kontak senjata sengit dengan pasukan TNI Pos Mbua pada 3 Desember malam. Dalam kejadian itu, satu prajurit TNI atas nama Sertu Handoko gugur. Adapun dua karyawan Istaka Karya lainnya diduga selamat dari pembantaian oleh KKB. (ant)
BI Siapkan Penukaran Uang
Denpasar (Bali Post) Menghadapi lonjakan permintaan uang didorong oleh peningkatan aktivitas ekonomi pada periode peak seson pariwisata, hari raya Natal, Galungan dan Tahun Baru 2019, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali telah menyiapkan upaya antisipasi. Deputi Direktur BI KPw Bali Azka A. Subhan, Kamis (6/12) kemarin menyampaikan, dengan proyeksi kebutuhan uang kartal sebesar Rp 2,5 triliun terdiri dari uang pecahan besar
Bupati Jepara Jadi Tersangka
Proses evakuasi korban selamat maupun meninggal dunia dilakukan TNI dan Polri menggunakan helikopter penerbang TNI-AD langsung dari Mbua ke Timika. Evakuasi pertama dilakukan sekitar pukul 10.50 WIT yang berhasil mengevakuasi sebanyak delapan korban selamat. Evakuasi pada penerbangan kedua sekitar pukul 11.40 WIT yang berhasil mengevakuasi sebanyak delapan jenazah yang belum diidentifikasi. Namun hingga sore, anggota TNI dan Polri belum berhasil mengevakuasi delapan jenazah yang lain dari Mbua.
Kiriman BBM ‘’Setelah evakuasi jenazah karyawan PT Istaka, kami akan melusuri keberadaan mereka,’’ kata Irjen Pol. Sormin. Aparat gabungan TNI dan Polri di lokasi kejadian menemukan 15 jenazah yang diduga adalah para pekerja PT Istaka Karya dan delapan di antaranya telah dievakuasi ke Kabupaten Mimika. Belum kondusifnya situasi di Nduga, menyebabkan Pertamina menghentikan pengiriman BBM ke kabupaten tersebut, karena kondisi keamanan wilayah itu sedang tidak kondusif. ‘’Sementara ini distribusi kami hentikan, karena saat ini kondisi di sana sedang tidak memungkinkan untuk mengirimkan BBM,’’ ujar General Manager Pertamina MOR VIII Iin Febrian, di Jayapura, Kamis kemarin.
Pendistribusian BBM ke Nduga dilakukan melalui moda transportasi air, yaitu dari Mimika ke Distrik Kenyam melalui jalur sungai. Ia memastikan Pertamina selalu siap untuk kembali mendistribusikan BBM ke Nduga setelah aparat keamanan menyatakan kondisi di wilayah tersebut telah kondusif. Pembunuhan terhadap karyawan PT Istaka berawal dari informasi yang diberikan Pdt. Wilhelminus Kogoya yang merupakan pendeta di Distrik Yall, melalui radio komunikasi (SSB) yang melaporkan terjadi pembunuhan terhadap 24 orang tukang di Kali Yigi dan Aurak. Pdt. Kogoya juga menginformasikan pembunuhan itu dilakukan karena KKB marah setelah mengetahui salah satu korban terlihat mengambil foto saat KKB melakukan upacara memperingati HUT OPM, Sabtu (1/12). (ant)
Panglima mengatakan jajarannya akan membentuk Tim Keamanan Bersama TNI-Polri untuk memperlancar proses pembangunan kembali fasilitas jembatan maupun jalan Trans Papua di Kabupaten Nduga. Selain itu, Panglima TNI juga akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk segera melanjutkan kembali pembangunan jembatan dan jalan Trans Papua di Nduga. Berdasarkan kesaksian dari satu korban selamat atas nama Jimy Aritonang, pada 2 Desember 2018 sebanyak 25 karyawan PT Istaka Karya dibawa oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari lokasi kamp mereka ke Gunung
Semua Bank Kemenko Perekonomian akan terus mendorong sektor pertanian, peternakan, dan industri kecil agar dapat terus berproduksi. Terkait dengan hal itu, Darmin secara khusus meminta semua bank penyalur KUR untuk mempermudah penyaluran kepada masyarakat. ‘’Jangan mencari-cari alasan agar masyarakat gagal mendapatkan KUR, harus dibantu,’’ katanya. Dalam kesempatan tersebut Darmin berterima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang telah mendorong penyaluran KUR dengan sangat baik, bahkan penyaluran KUR di Jateng tertinggi secara nasional. ‘’Dari total Rp 113 triliun KUR nasional tahun ini, Jateng dapat menyalur-
kan Rp 20,4 triliun atau 17,5 persen,’’ ujarnya. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyebutkan Jateng memiliki beberapa titik sektor peternakan yang sudah siap karena dibentuk dan berjalan cukup lama. ‘’Dulu bantuan 20 ekor sapi sekarang sudah jadi 90-an sapi, ini bukti bahwa usaha peternakan rakyat yang kami bina berjalan baik,’’ katanya. Selain pemberian KUR, Pemprov Jateng sudah bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk dari Australia terkait dengan bagaimana cara beternak yang baik, cara manajemen dan pakan yang baik, serta cara memasarkan. ‘’Artinya, setelah akses permodalan beres dengan KUR ini, dengan kerja sama pihak luar negeri ini maka bisnis peternakan Jateng akan semakin baik,’’ ujarnya. (ant)
bandeng presto agar tidak terlihat,’’ ungkap Basaria. Sebagai pihak yang diduga penerima, Lasito disangkakan melanggar Pasal 12 Huruf c atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sebagai pihak yang diduga pemberi, Ahmad Marzuqi disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001. KPK pun sangat menyesalkan terjadinya kembali penerimaan suap oleh penegak hukum, khususnya hakim serta terlibatnya kepala daerah. ‘’Perbuatan para hakim tersebut kami pandang dapat merusak wibawa institusi peradilan di Indonesia sekaligus ketidakpercayaan kepada kepala daerah yang diduga memberikan suap dalam kasus ini,’’ kata Basaria. (ant)
Blangko E-KTP Diperjualbelikan, Pelaku Anak Mantan Pejabat Dukcapil
Korban Selamat Sementara itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan pembangunan jembatan Kali Yigi, Distrik Yall, Kabupaten Nduga kembali dilanjutkan mulai pekan depan. ‘’Insya Allah tidak lama lagi satu minggu ke depan pembangunan jembatan dan jalan akan dilaksanakan kembali,’’ kata Marsekal Hadi saat konferensi pers di Hanggar Helikopter Bandara Mozes Kilangin Timika, Kamis (6/12) kemarin. Lokasi Hanggar Helikopter Bandara Timika milik PT Freeport Indonesia yang dikelola PT AVCO itu menjadi posko utama evakuasi para korban meninggal maupun selamat dari Nduga.
2011-2014 dengan tersangka Ahmad Marzuqi. ‘’AM kemudian mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Semarang yang kemudian diregister dalam perkara Nomor: 13/PId.Pra/2017/ PN.Smg,’’ ucap Basaria. Ahmad Marzuqi mencoba mendekati hakim tunggal Lasito melalui panitera muda di PN Semarang. ‘’Hakim tunggal memutuskan praperadilan yang diajukan AM dikabulkan dan menyatakan penetapan tersangka AM tidak sah dan batal demi hukum,’’ katanya. Diduga Ahmad Marzuqi selaku Bupati Jepara memberikan total dana sebesar Rp 700 juta (dalam bentuk rupiah sebesar Rp 500 juta dan sisanya dalam bentuk dolar AS setara dengan Rp 200 juta) kepada hakim Lasito terkait dengan putusan atas praperadilan tersebut. ‘’Diduga uang diserahkan ke rumah Las di Solo dalam bungkusan tas plastik bandeng presto dan uang ditutup dengan kotak
ruang Komisi II DPR, kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (6/12) kemarin. Penegasan disampaikan Tjahjo saat rapat kerja dengan Komisi II DPR yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II Herman Khaeron. Selain dihadiri Mendagri, rapat yang membahas perkembangan perekaman e-KTP juga dihadiri Ketua KPU Arief Budiman dan Ketua Bawaslu Abhan. Tjahjo menjelaskan, oknum yang menjual e-KTP di pasar online itu adalah anak pejabat Dinas Kependudukan dan Pen-
catatan Sipil Provinsi Lampung. Anak dari pejabat yang kini sudah pensiun tersebut mencuri 10 buah blangko e-KTP kemudian menjualnya lewat media online. Tjahjo menegaskan, kasus tersebut murni aksi tindak pidana pencurian yang dilakukan seorang anak eks pejabat Dukcapil di Provinsi Lampung. ‘’Si anak yang menjual ini mencuri blangko e-KTP punya ayahnya, ayahnya yang kebetulan Kepala Dinas Dukcapil di Lampung. Dia ngambil 10 (keping), kemudian dia jual,’’ imbuhnya. (kmb4)
16
Jumat Umanis, 7 Desember 2018