Skip to main content

Edisi Selasa 7 Mei 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Pemprov dan Polda Bali Bersinergi Membangun Bali

Gubernur Koster Ucapkan Terima Kasih Atas Lancarnya Pilgub Bali dan Pemilu Serentak 2019

PEMILIHAN kepala daerah (pilkada) serentak pada tanggal 27 Juni 2018 serta pemilihan umum (pemilu) serentak pada 17 April 2019 di Provinsi Bali telah berjalan dengan baik, aman dan lancar. Semua itu merupakan kerja keras semua pihak, termasuk Kepolisian Daerah Bali yang telah mengamankan jalannya pesta demokrasi tersebut secara baik. Hal itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat melaksanakan silaturahmi dengan Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose di Ruang Wiswa Sabha Pratama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (6/5) pagi. ‘’Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Bali yang telah kerja keras dalam mengamankan jalannya pesta demokrasi mulai dari perhelatan pilkada serentak 2018 dan pelaksanaan pemilu serentak

2019 yang telah berjalan dengan aman, nyaman, lancar dan sukses,’’ ungkap Koster. Dikatakan Gubernur Koster, selama ini hubungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan Kepolisian Daerah (Polda) Bali telah terjalin dengan baik dalam bersinergi membangun Bali. Gubernur Koster berharap hal tersebut bisa terus terjaga sehingga visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ bisa terwujud. ‘’Semoga hubungan yang baik ini bisa terus berlanjut agar visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ bisa terwujud,’’ ujarnya. Gubernur Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini mengatakan, kegiatan ini akan terus dilakukan sebagai bentuk silaturahmi yang baik. Tak lupa Gubernur Koster juga mengucapkan terima kasih atas keberhasilan penyelenggaraan IMF-WB 2018

yang lalu. Ia juga mendukung program-program Kapolda Bali dalam memberantas premanisme dan narkoba, mengingat Bali sebagai daerah tujuan wisata sehingga keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas utama. Sementara itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose menyambut baik silaturahmi yang dilaksanakan oleh Gubernur Bali sebagai mitra kerja di daerah. ‘’Bapak Gubernur sudah sering berkunjung ke Mapolda atau kediaman saya. Terima kasih kepada Gubernur beserta jajarannya yang telah bekerja sama dengan baik untuk menyukseskan tugas-tugas kepolisian dan berharap dengan silaturahmi ini kerja sama yang sudah baik ini bisa terus ditingkatkan,’’ jelasnya. Pada kesempatan tersebut, hadir pula Wakil Gubernur

Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Wakapolda Bali Brigjen I Wayan Sunartha, Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra, Kepala Bapenda I Made Santa, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali A.A. Ngurah Oka Sutha Diana, Kepala Biro Umum Setda Provinsi Bali Gede Darmawa serta pejabat teras di lingkungan Polda Bali. (kmb) SILATURAHMI - Gubernur Bali Wayan Koster dan Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose foto bersama dengan jajaran OPD Pemprov Bali dan petinggi Polda Bali usai silaturahmi, Senin (6/5) pagi.

Jokowi Serius Kaji Pemindahan Ibu Kota

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menyinggung rencana pemindahan ibu kota saat mengundang para pimpinan lembaga negara untuk berbuka puasa bersama di Istana Negara, Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menyambut sejumlah tamu undangan dan para pimpinan lembaga negara yang hadir di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/5) kemarin sekitar pukul 17.00 WIB.

Bali Post/ant

BUKA PUASA - Presiden Joko Widodo memberikan sambutan sebelum acara buka puasa bersama dengan pimpinan lembaga tinggi negara di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/5) kemarin.

Dirut PLN Tak Ditahan Jakarta (Bali Post) – KPK belum menahan Direktur Utama PT PLN nonaktif Sofyan Basir seusai diperiksa pertama kalinya sebagai tersangka dalam penyidikan kasus tindak pidana korupsi terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. ‘’Nah yang pasti selamat berbuka puasa dulu, selamat hari perayaan Ramadan, masyarakat aman listriknya, karyawan-karyawati PLN aman ya semua berjalan dengan baik. Ini bulan suci Ramadan baru saja selesai pemeriksaan,’’ kata Sofyan Basir di gedung KPK Jakarta, Senin (6/5) kemarin. Sofyan diperiksa penyidik KPK sekitar tujuh jam pada hari ini. Ia mengaku dicecar 15 pertanyaan. ‘’Baru pemeriksaan awal, ada 15 pertanyaan yang diajukan dan seperti biasa, standar saja masih identitas, kemudian ditanya tupoksi (tugas pokok fungsi) sebagai dirut, kemudian mengenai penandatanganan kontrak yang kemarin. Jadi sedikit masalah di Riau- 1, yang lain belum ada,’’ kata penasihat hukum Sofyan yang mendampingi pemeriksaan kliennya, Susilo Aribowo. Sofyan mengaku ia belum ditanya mengenai penunjukan perusahaan tertentu untuk mengerjakan PLTU Riau-1. ‘’Belum, belum (ditanyakan) masih panjang ini ya,’’ tambah Sofyan sambil berjalan ke arah mobilnya. Susilo Aribowo juga menyatakan KPK belum memperdengarkan rekaman pembicaraan antara mantan anggota Komisi VI DPR Eni Maulani Saragih dan pemegang saham Blakgold Natural Resources (BNR) Ltd. Johanes Budisutrisno Kotjo kepada Direktur Utama PT PLN nonaktif Sofyan Basir. Menurut Susilo, sebagai Dirut PT PLN, Sofyan tidak bisa menghindari pertemuan-pertemuan dengan mitra kerjanya. ‘’Pertemuan-pertemuan itu memang ada, tidak bisa kita hindari, pertemuan 9-10 kali ada, tapi substansi pertemuan itu apa? Tidak ada yang berkaitan dengan pembahasan fee itu tidak ada. Tetap Pak Sofyan bicara PLN, tidak bicara mengenai fee,’’ tambah Susilo. Dalam sidang untuk Eni Maulani Saragih pada 18 Desember 2018 di Pengadilan Tipikor Jakarta, jaksa penuntut umum (JPU) KPK memutarkan percakapan antara Eni Maulani Saragih dan Johannes Kotjo terkait dengan fee yang akan diperoleh Sofyan bila dapat meloloskan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang Riau-1. (ant)

Pada kesempatan itu, Presiden menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa sekaligus memanjatkan syukur karena pelaksanaan pemilu yang berjalan lancar. Namun hal yang ditekankannya pada acara tersebut adalah perihal pemindahan ibu kota yang ditegaskan oleh

Presiden akan dibahas lebih serius. ‘’Pada kesempatan yang baik ini mumpung saya bertemu dengan ketua dan pimpinan lembaga negara saya ingin menyinggung hal yang berkaitan dengan ibu kota,’’ katanya. Presiden menegaskan telah mempertimbangkan berbagai

gus Suka Arjawa, M.Si. mengatakan, dari pengalaman tersebut, ke depan diperlukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemilu, khususnya dalam hal perekrutan petugas pemungutan suara di tingkat KPPS dan teknis kerjanya. ‘’Sehingga dalam pelaksanaan pemilu tidak ada lagi petugas yang menjadi korban karena kelelahan,’’ kata pengamat politik Universitas Udayana, beberapa waktu lalu. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Udayana ini tidak sependapat,

politis,’’ katanya. Beberapa menu yang disajikan dalam buka puasa bersama di antaranya soto mi, soto daging, ayam goreng mentega, tempe mendoan, mi goreng, tumis sayuran, bubur ketan hitam, bakso, martabak, kurma, dan jajanan pasar. (ant)

Sukhoi Superjet-100 Jatuh, 37 Selamat, 41 Orang Tewas

Moskow – Pihak berwenang Rusia mengatakan pada Minggu (5/5) sore 41 orang tewas dalam kecelakaan Sukhoi Superjet-100. Pesawat dengan rute Moskow Murmansk, kota di utara Rusia, terbakar ketika melakukan pendaratan darurat di Bandara Moskow, Sheremetyevo. ‘’Terdapat 78 penumpang di dalamnya, termasuk anggota kru,’’ ungkap Komite Penyelidikan Rusia dalam satu pernyataan di situs miliknya. ‘’Menurut informasi terbaru, sebanyak 37 orang selamat.’’ Sebelumnya pada Minggu (5/5), penyelidik menyebutkan 13 orang tewas dalam insiden pesawat tersebut.(ant) LEPAS LANDAS - Api mengepung Superjet-100 buatan Rusia di Bandara Sheremetyevo di luar Moskow. Agen Interfax melaporkan bahwa pesawat itu baru saja lepas landas dari Bandara Sheremetyevo.

Pemilu Banyak Korban, Perekrutan Petugas Pemilu Perlu Dievaluasi BANYAKNYA petugas pemilu yang meninggal saat menjalankan tugas penghitungan suara, mengundang beragam pandangan terhadap pelaksanaan Pemilu 2019. Data terakhir ada sebanyak 554 orang petugas yang meninggal selama menjalankan tugas Pemilu 2019. Terdiri atas 440 penyelenggara pemungutan suara (KPPS), 92 petugas Bawaslu, dan 22 petugas keamanan (polisi). Sementara di Bali, ada dua orang KPPS meninggal dunia. Dr. Drs. I Gusti Putu Ba-

hal untuk serius mengkaji lebih dalam perihal pemindahan ibu kota. Ia juga menekankan pemindahan ibu kota diarahkan untuk tidak membebani APBN. ‘’Oleh sebab itu, kami akan tindak lanjuti konsultasi dengan lembaga-lembaga negara terkait dengan ini, baik dari sisi hukum dan

karena ada petugas meninggal dunia lantas dilakukan pemisahan pemilu antara pusat dan daerah. ‘’Jangan pemilunya disalahkan,’’ tegasnya. Menurutnya, pelaksanaan Pemilu 2019 secara nasional sudah sangat luar biasa. ‘’Jika dilihat dari jumlah pekerja, kehadiran pemilih, dan frekuensi pekerjaan yang dilakukan, termasuk jumlah pemilih, pelaksanaan pemilu kali ini sangat luar biasa,’’ katanya. Terhadap kelemahan yang terjadi dalam Pemilu 2019, katanya, yang diperbaiki

adalah pelaksanaan perekrutan petugas KPPS, jumlah petugasnya, bagaimana menjaga kesehatannya, termasuk pengaturan waktu bertugasnya dan beristirahatnya. Suka Arjawa menyarankan dalam hal pelaksanaan teknis kerja penyelenggara pemilu nanti bisa mencontohkan sistem kerja dari pegawai ATC bandara. ‘’Kerja dan istirahatnya harus diatur. Kita harus profesional, mungkin juga perlu ada petugas kesehatan khusus nantinya,’’ katanya. (kmb16)

TOTAL PETUGAS PEMILU MENINGGAL

Santunan :

554

Meninggal

VVV

VVV VVVV VVVV

VVV VVV VVVV

VVV VVVV VVVV

V

BH

V VV VVVVVV VV VVV VV VVV VVVVV VV VVVVVVV VV V VVVVVVV VVV VVVVVV VV

IN

EK

A A TUN GGAL IK

petug as pemil u

- 36 juta Meninggal - 30 juta cacat - 6-8 juta Sakit/luka

440 KPU

92

BAWASLU

22

Polisi


2

Selasa Paing, 7 Mei 2019

FIGUR Kembangkan Jurnal Internasional DAYA saing produktivitas ilmiah bangsa Indonesia masih rendah. Oleh karena itu, perguruan tinggi yang merupakan institusi pencetak lulusan SDM berkualitas mempunyai tugas untuk meningkatkan daya saing produktivitas ilmiah bangsa tersebut. Dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura, Indonesia relatif masih tertinggal. Padahal, jumlah universitas dan guru besar di Indonesia jauh lebih banyak dibandingkan negara terangga tersebut. ‘’Seluruh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta mempunyai kewajiban untuk meningkatkan produktivitas ilmiah bangsa Indonesia. Salah satunya dengan membangun dan menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan internasional. Sebab, daya saing suatu bangsa dapat ditunjukkan dengan produktivitas ilmiah dari bangsa itu sendiri,’’ ujar Rektor Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S., belum lama ini. Sebagai perguruan tinggi swasta umat Hindu di Indonesia, katanya, Unhi Denpasar telah menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Terutama dengan perguruan tinggi yang memiliki semangat dan komitmen yang sama dengan Unhi Denpasar. Selain itu, berbagai upaya telah dilakukan untuk memperkuat keunggulan Unhi Denpasar. Salah satunya dengan mengembangkan jurnal internasional yang ditulis oleh pakar-pakar yang ahli di bidangnya. Ditegaskan, Unhi Denpasar mempunyai mimpi untuk menjadi perguruan tinggi pertama di Bali yang memiliki jurnal internasional yang terindeks Scopus di Bali. ‘’Kami yakin dan optimis mimpi ini akan tercapai, karena kami menonjolkan apa yang menjadi potensi yang kami miliki di Unhi. Yakni inter-religius dan inter-cultur studies. Sehingga potensi yang kami kembangkan yaitu pada bidang agama, seni dan budaya,’’ tegasnya. (win)

22 Hektar Lahan TPA Suwung Dijadikan ”Ecopark” Denpasar (Bali Post) Penataan TPA Suwung yang dilakukan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah digarap sejak beberapa bulan lalu. TPA seluas 32,46 hektar tersebut tidak lagi untuk membuang sampah secara keseluruhan. Namun, lahan yang bisa dimanfaatkan untuk membuang sampah hanya 10 hektar. Sedangkan lahan seluas 22 hektar akan dijadikan ecopark. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Denpasar I Ketut Wisada mengatakan hal itu, Senin (6/5) kemarin. Wisada menambahkan, penataan TPA Suwung akan mampu mengurangi polusi di Denpasar. Selama ini, salah satu sumber pencemaran adalah dari sampah. Meski tidak terlalu besar, namun tetap ada polusi. Untuk meminimalisasi pencemaran, kini pemerintah pusat telah melakukan penataan dan akan ditanami dengan pohon. Dikatakan, polusi yang diakibatkan oleh sampah tersebut juga berdam-

pak semakin menipis lapisan ozon dan akan merusak kualitas udara yang ada. “Dengan ditatanya TPA Suwung yang menjadi penampungan sampah, tentu akan mampu mengurangi sumber pencemaran udara,” ujarnya. Menurut Wisada, proyek yang penggarapannya dilakukan Satker PLP ini dirancang akan rampung pada 2021 mendatang. Secara umum, penataan ini akan dilakukan dengan Bali Post/eka

TPA SARBAGITA - Seorang pekerja melihat areal proyek yang akan dihijaukan dengan rumput dan pohon di TPA Sarbagita, Denpasar, Senin (6/5) kemarin.

Topik : BIAYA PENGOBATAN PENGUNGSI BELUM DIBAYAR

menanam pohon, sehingga lahan itu akan berfungsi sebagai hutan. Bukan hanya berfungsi sebagai hutan semata, tetapi juga untuk tempat berwisata. Dikatakan, luasan yang akan dimanfaatkan untuk ecopark ini mencapai 22 hektar. Si-

sanya, yakni 10 hektar akan dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Artinya, tempat untuk membuang sampah nanti akan berada di lahan tersebut. Dari 10 hektar yang dikelola untuk sampah, sekitar lima

hektar akan difungsikan untuk areal mesinnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Dua Putra Denpasar Jelajahi Benua Asia dengan Sepeda Motor

Rai Mantra Berikan Apresiasi, Sebut Jadi Wahana Promosi Pariwisata Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM putra Denpasar, I.B. Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Pengemudi Ojek ”Online” Dituntut Enam Tahun Denpasar (Bali Post)Pengemudi ojek online, Yoyok Irwanto (35), Senin (6/5) dituntut pidana penjara selama enam tahun. JPU Cokorda Intan Merlany Dewie dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menilai perbuatan terdakwa yang lulusan SMK ini melanggar Pasal 114 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Terungkap di persidangan, Yoyok ditangkap Rabu (23/1) dini hari di areal parkir Gelogor Carik Gang Tunjung, Banjar Gunung, Pemogan, Denpasar Selatan. Polisi rupanya dari awal sudah membuntuti pergerakan terdakwa. Yoyok yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online ini sebelumnya melakukan penempelan sabu-sabu di kawasan Seminyak, Kuta di saat mengantar penumpang. Tak butuh waktu lama, polisi kemudian menangkapnya. Total barang bukti yang diamankan petugas mencapai 1,99 gram atau hampir 2 gram. Di persidangan terdakwa mengakui perbuatannya. Ia beralasan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. (kmb37)

DUA Ngurah Wijaya asal Banjar Tampakgangsul dan Nyoman Sumertha dari Banjar Belaluan Sad Merta, bersiap melaksanakan tour dengan menggunakan sepeda motor mengelilingi Benua Asia. Kegiatan yang dikemas dalam “Celebrate Motorbiking Tours Around Asia 2019” ini mengambil start di Byrdhouse Beach Club, Segara Village Sanur, Senin (6/5) malam. Semangat keduanya mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang hadir didampingi Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra. Hadir juga Plt. Kepala Bappeda Kota Denpasar Putu Wisnu Wijaya Kusuma dan Kabag Kerjasama IGA Laxmy Saraswati untuk memberikan dukungan kepada penjelajah Benua Asia dari Kota Denpasar ini. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra pun turut mengapresiasi kampanye dua orang putra asal Kota Denpasar ini untuk promosi pariwisata. Hal ini lebih kepada komitmen dan semangat keduanya untuk mengelilingi Benua Asia. “Sangat jarang ada orang yang mau mengelilingi

Benua Asia dengan bersepeda motor. Ini merupakan upaya yang sangat kuat dan patut kita dukung bersama,” ujarnya. Rai Mantra menjelaskan, dengan melakukan perjalanan mengelilingi Benua Asia, kedua putra Denpasar ini akan melintasi puluhan negara dan kota di Benua Asia. Sehingga hal ini dapat menjadi peluang bagi Bali, khususnya Kota Denpasar untuk mempromosikan potensi pariwisata yang berada di Kota Denpasar. “Kami berharap keduanya dapat kembali dengan sukses mengelilingi Benua Asia, dan tentunya dapat secara langsung memperkenalkan kebudayaan Bali serta mempromosikan pariwisata yang ada di Bali, khususnya Kota Denpasar dengan konsep Heritage City Tourism, menyusul suksesnya penyelanggaraan Konferensi Internasional OWHC-Eurasia, tentu kegiatan ini dapat semakin menggaungkan pariwisata Kota Denpasar di mata dunia,” paparnya. I.B. Ngurah Wijaya didampingi Nyoman Sumertha saat diwawancara mengatakan, Celebrate Motorbiking Tours Around Asia 2019 ini merupakan agenda yang sengaja

Kaisar Jepang Naruhito Naik Tahta

BERSAMA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama I.B. Ngurah Wijaya saat berada di kawasan Segara Village Sanur, Senin (6/5) sore. dilaksanakan untuk mempelajari budaya dan kearifan lokal masyarakat di seluruh Benua Asia. Hal ini sebagai bahan sekaligus referensi dalam pengembangan kebudayaan dan pariwisata kedepanya. Berkenaan dengan promosi pariwisata, kata Ngurah Wijaya, hal tersebut akan secara otomatis memperkenalkan potensi pariwisata di Bali dan Kota Denpasar. Sehingga nantinya kampanye ini dapat memberikan manfaat bagi kemajuan pariwisata di Kota Denpasar.

“Kami ingin mempelajari sekaligus memperkenalkan kebudayaan dan potensi pariwisata yang ada di Kota Denpasar kepada seluruh negara di penjuru Asia,” tegasnya. Untuk diketahui, Celebrate Motorbiking Tours Around Asia 2019 mengambil start di Kota Denpasar melewati Semarang, Pontianak, Kota Kuching, Kuala Lumpur (Malaysia), Myanmar, Nepal, Pakistan, Cina, Kyrgyzstan, Tajikistan, Uzbekistan, Kazakhstan, Rusia, dan Mongolia dengan

sepeda motor touring yang akan berlangsung selama empat bulan. “Dalam perjalanan touring ini, kami bertujuan agar dapat mengunjungi berbagai destinasi wisata alam maupun budaya untuk saling memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata sembari mempromosikan pariwisata yang ada di Bali dengan cara berkeliling dengan sepada motor,” ujarnya sembari beraharap perjalanan ini dapat terlaksana dengan lancar dan sesuai harapan. (ad310)

TP PKK Kota Denpasar Peringati Hari Kesatuan Gerak PKK Nasional

Konjen Jepang Beri Kesempatan kepada Rai Mantra Ajak Tingkatkan Sinergitas Masyarakat Mengucapkan Selamat untuk Kesejahteraan Masyarakat RABU (1/5) lalu, Kaisar Jepang yang baru Kaisar Naruhito secara resmi naik tahta menggantikan sang ayah, Kaisar Akihito. Serangkaian dengan rencana penobatan Kaisar Naruhito serta dimulainya Kekaisaran “Reiwa”, Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar membuka kesempatan kepada masyarakat luas untuk memberikan ucapan selamat dengan cara membubuhkan nama dan tanda tangan pada buku ucapan selamat. Kesempatan tersebut dibuka dari tanggal 6 Mei hingga 10 Mei mendatang di kediaman Konjen Jepang di Jalan Ciung Wanara I/27 Renon, Denpasar. Masyarakat umum diberi kesempatan pada pukul 09.30-12.00 Wita dan pukul 14.00-16.00 Wita. Konjen Jepang di Denpasar Hirohisa Chiba didampingi Deputi Konjen Jepang di Denpasar Koichi Ohashi mengatakan, pihaknya sengaja membuka kesempatan kepada masyarakat luas untuk memberikan ucapan selamat kepada Kaisar Jepang yang baru, karena proses pergantian kaisar merupakan sejarah baru bagi Jepang selama 200 tahun terakhir. Kaisar Jepang yang lama yaitu Kaisar Akihito (85) mengundurkan diri dan mengangkat Putra Mahkota Kaisar Naruhito (59) untuk naik tahta. Biasanya kaisar hanya boleh diganti apabila kaisar yang bertahta meninggal dunia. Setelah menjabat selama 30 tahun, Kaisar Akihito secara resmi mundur dari tahta pada 30 April 2019, kemudian mengangkat Kaisar Naruhito menjadi Kaisar Jepang. “Untuk merayakan itu, kami membuka kesempatan kepada masyarakat luas di Bali untuk memberikan ucapan, hari ini (kemarin - red) hingga Jumat (10/5) mendatang. Kami membuka kesepatan dari pukul 09.30 Wita hingga 12.00 Wita dan

Bali Post/ist

KAISAR - Kaisar Jepang yang baru Kaisar Naruhito bersama Permaisuri Masako. pukul 14.00 Wita hingga 16.00 Wita. Siapa pun yang ingin memberikan ucapan selamat, silakan datang,” ujar Hirohisa Chiba, Senin (6/5) kemarin. Menurut Hirohisa Chiba, nama era kekaisaran baru adalah Reiwa yang berarti keindahan keharmonisan (beautiful harmony) yang mengandung arti budaya akan lahir dan dipelihara ketika orang-orang menyelaraskan hati mereka secara indah. Bahkan, penamaan era baru kekaisaran ini pertama kali dalam sejarah Jepang dikutip dari kesusastraan Jepang, yakni buku kumpulan puisi tertua Jepang berjudul “Manyoshu” yang disusun sekitar 1.200 tahun yang lalu. Hirohisa Chiba menambahkan, Kaisar Naruhito merupakan kaisar yang ke-126 dalam sejarah kekaisaran Jepang yang menguasai Jepang

selama 2.600 tahun. Kedudukan Kaisar Jepang sebagai simbol negara Jepang dan pemersatu rakyat Jepang. Kaisar Jepang tidak mempunyai wewenang dan kekuasaan secara politik dalam pemerintahan Jepang. Tugasnya sudah ditentukan UUD Jepang dan hanya melakukan tugas kenegaraan berdasarkan nasihat Kabinet Pemerintah. “Kaisar lama (Kaisar Akihito - red) sudah dua kali berkunjung ke Indonesia, yaitu pada tahun 1962 saat masih menjadi putra mahkota dan setelah dinobatkan sebagai kaisar kembali berkunjung ke Indonesia pada tahun 1991. Semoga Kaisar baru dalam masa Reiwa mampu lebih mempererat hubungan antara Jepang dan Indonesia. Apalagi hubungan antara Jepang dan Indonesia sudah terjalin sejak lama,” tegasnya. (win)

DALAM rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG PKK), Tim Penggerak PKK Kota Denpasar memperingatinya dengan menggelar berbagai lomba dan dirayakan dengan syukuran bersama. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Lumintang, Denpasar, Senin (6/5) kemarin. Pada kesempatan itu secara khusus hadir Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang juga merupakan Pembina TP PKK Kota Denpasar, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra didampingi Wakil Ketua Ny. Antari Jaya Negara, dan Ny. Rai Kerti Iswara. Turut hadir Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, dan jajaran OPD di lingkungan Kota Denpasar. Acara ini juga dirangkaikan dengan penyiapan pencanangan posyandu paripurna kepada perwakilan balita, ibu hamil dan juga lansia di Kota Denpasar. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengajak seluruh jajaran OPD untuk terus meningkatkan sinergitas. ‘’Harapan kami luar biasa, sekarang komunikasi antar-OPD sudah baik bisa bekerja sama. Ke depan sinergi yang lebih diperlukan dan saya yakin itu bisa dilakukan,’’ ujarnya. Menurut Rai Mantra, organisasi PKK merupakan organisasi yang lengkap, karena kadernya terstruktur dan sangat mudah jika diajak bersinergi menjalankan programprogram. ‘’Ekosistem itulah yang harus diciptakan bersama,’’ katanya. Rai Mantra menambahkan, konsep sejahtera harus juga bahagia lahiriah dan batiniah. ‘’Bagaimana amannya, nyamannya dan bahagianya masyarakat itu yang menjurus dan terkhusus, karena erat kaitannya

MENGHADIRI - Pembina TP PKK Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan jajaran OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar saat menghadiri HKG PKK Kota Denpasar di Lapangan Lumintang, Denpasar, Senin (6/5) kemarin. dengan indeks pembangunan dan kebahagiaan,’’ tambahnya. Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra mengatakan, pada peringatan HKG yang ke-48 tahun ini adalah cerminan dari usia produktif dan penuh energi, dan harus diteruskan sampai kapan pun. ‘’Sesuai dengan tema dari pusat yaitu bagaimana Gerakan PKK mampu selaras dengan pemerintah, di sinilah peran PKK agar bisa berkontribusi dalam pembangunan dengan terlibat langsung dalam program-program positif pemerintah,’’ ujarnya. Selly Dharmawijaya Mantra berharap seluruh anggota/kader harus berpegang teguh pada semangat pengabdian dan selalu rendah hati. ‘’Gelorakan terus semangat pengabdian kita, dan terus memberikan

karya nyata dimulai dari lingkungan terkecil kita,’’ ungkapnya. Pada kesempatan itu juga diserahkan hadiah kepada pemenang lomba keterampilan yang dirangkaikan dengan puncak HKG PKK ke-48, di antaranya pemenang lomba canang sari Ni Putu Santi Purnama Dewi, lomba ngulat tipat Ni Made Sri Utami, dan berbagai lomba lainnya. Selain itu juga diserahkan penghargaan kepada para pemenang lomba Pasar Desa dalam rangka kegiatan fasilitasi kemitraan swasta dan usaha mikro kecil menengah di pedesaan tahun 2019, di mana Pasar Kerta Waringin Sari Kelurahan Penatih memperoleh juara I, diikuti Pasar Sudha Merta Desa Sidakarya sebagai juara II, dan Pasar Desa Pakraman Padangsambian sebagai juara III. (ad298)


Selasa Paing, 7 Mei 2019

BADUNG

3

Pengembangan Klaster Ketahanan Pangan Sektor Komoditas Ayam Pedaging

Pemkab Badung Jalin Kerja Sama dengan BI

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Badung bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama Memorandum of Understanding (MoU) tentang pengembangan klaster ketahanan pangan sektor komoditas ayam pedaging di Kabupaten Badung, di Ruang Rapat Kriya Gosana, Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala, Senin (6/5) kemarin. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dengan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana didampingi Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi Sapto Widyatmiko serta disaksikan oleh anggota DPRD Badung I Nyoman Dirgayusa, OPD terkait, perwakilan Camat Abiansemal, Perbekel Desa Selat, Bendesa

Adat Selat serta Kelompok Ternak Ayam Buras Jaya Mandiri Perkasa, Banjar Tabah Desa Taman Kecamatan Abiansemal. Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Ketut Sudarsana selaku ketua panitia melaporkan maksud dan tujuan kesepakatan bersama ini adalah untuk menjalin hubungan kemitraan dalam mewujudkan pengelolaan dan sebagai acuan program pengembangan klaster ketahanan pangan sektor komoditas ayam pedaging di Kabupaten Badung. Dengan ruang lingkup pengembangan pengetahuan dan kompetensi, penguatan kelembagaan, fasilitasi, monitoring dan evaluasi kepada Kelompok Tani Ternak Jaya Mandiri Perkasa yang beranggotakan 23 orang. ‘’Kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2019 ini

membangun kandang ayam pedaging sebanyak tiga unit dengan kapasitas 30 ribu ekor serta bibit ayam pedaging Day Old Chicken (DOC) dan pakan ayam yang cukup untuk satu kali siklus produksi dan penguatan kelembagaan kelompok selama tiga tahun dari hulu sampai hilir oleh Bank Indonesia,’’ terangnya. Kepala Kantor Perwakikan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana dalam kesempatan tersebut menyampaikan, penandatanganan MoU antara BI dan Pemkab Badung ini dalam rangka mengembangkan ketahanan pangan di sektor ayam pedaging. ‘’Ini merupakan langkah awal dan kami BI bekerja berdasarkan undang-undang tersendiri, di mana salah satu amanah kami adalah menjaga stabilitas harga baik di level nasional maupun di daerah,’’

terangnya. Lebih lanjut dikatakan, salah satu strategi dalam menjaga stabilitas harga yaitu menjaga ketersediaan barang yang salah satu yang perlu dijaga yaitu produksinya. Dari pengamatan dalam rapatrapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), salah satu penyebab inflasi di Bali adalah ayam pedaging. Pihaknya melihat potensi di Kabupaten Badung untuk mengembangkan produksi komoditas ayam pedaging cukup menjanjikan. ‘’Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung dengan kelompok taninya serta dukungan dari DPRD Badung atas terselenggaranya penandatanganan kesepakatan bersama ini,’’ ucapnya. Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta

Soal Denda WNA ”Overstay”

BPPD Badung Sebut Tak Ada Pengaruh Mangupura (Bali Post) –

Sikap Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung terkait kebijakan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berbanding terbalik dengan pernyataan Kepala Dinas Pariwisata Badung. BPPD Badung justru mendukung penuh kebijakan pengenaan denda Rp 1 juta bagi warga negara asing (WNA) yang melebihi izin tinggal atau overstay di Bali, khususnya Badung. Ketua BPPD Badung I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya mengatakan, kebijakan yang tertuang dalam PP No. 28 Tahun 2019 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak kepada WNA ini adalah upaya pemerintah untuk menertibkan WNA. ‘’Kebijakan itu tidak akan berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan. Justru kami mendukung ada law enforcement, karena yang biasanya overstay itu bukan wisatawan tapi warga asing yang datang untuk tujuan lain,’’ ungkap Rai Suryawijaya, Senin (6/5) kemarin. Pihaknya optimis kebijakan sanksi denda bagi WNA overstay tidak akan berdampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan

ke Bali, terutama Badung. Terlebih, jumlah WNA yang melampaui izin tinggal sangat kecil. ‘’Persentasenya tidak mencapai satu persen, bahkan nol koma, jadi tak ada pengaruh terhadap tingkat kunjungan. Justru kami berharap kebijakan itu betulbetul diterapkan dan tidak ada oknum yang bermain,’’ tegasnya. Menurutnya, kecil kemungkinan terjadi WNA yang melebihi izin tinggal, karena saat tiba di tempat tujuan, WNA diwajibkan mengisi formulir imigrasi. Dalam lembar formulir tersebut jelas disebutkan tujuan datang, lama tinggal, dan tempat menginap. ‘’Dari data itu bisa dicek siapa WNA yang overstay.

Mulai Januari hingga Mei 2019, BNNP Bali berhasil mengungkap kasus besar, bahkan membongkar sindikat narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan. Dari kasus yang diungkap tersebut, BNNP menyita 2.311,93 gram sabu-sabu (SS), 29.098 gram ganja dan 1.712 butir ekstasi. Pelaku yang ditangkap merupakan jaringan Medan-Bali dan Jawa-Bali. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa didampingi Kabid Berantas AKBP Nyoman Sebudi mengatakan hal itu, Senin (6/5) kemarin. Menurut Suastawa, peredaran narkoba di Bali banyak dimainkan sindikat luar Bali. Bahkan tidak sedikit pengedar dan kurir dari luar Bali beraksi di Pulau Dewata ini. “Fokus penyelidikan kami adalah sindikat yang beraksi di Bali. Kami banyak mengungkap dan menangkap anggota jaringan tersebut,” ujarnya. Jenderal bintang satu di pundak ini mengungkapkan, narkotika yang masih laris di pasaran yaitu SS, ganja dan ekstasi. Oleh karena itu, pihaknya bersinergi dengan kepolisian terus berupaya menekan peredaran barang terlarang tersebut. Pengungkapan teranyar, pihaknya berhasil menggagalkan peredaran 992 butir ekstasi dan 300,27 gram SS dikirim dari Surabaya, Jawa Timur. Pihaknya juga menangkap tersangka Komang Sudarma dan dia mengaku dapat kiriman dari napi Lapas Madiun berinisial I. AKBP Nyoman Sebudi menambahkan, petugas menggeledah tempat tinggal pelaku di Jalan Jaya Giri XI No. 2, Denpasar. Di kamar pelaku ditemukan dua HP dan satu buku tabungan BCA. “Tersangka ini pernah ditangkap dan mendekam

di Lapas Kerobokan. Saat di Lapas Kerobokan, dia kenal dengan I. Selanjutnya I dilayar ke Lapas Madiun. Tapi mereka tetap berkomunikasi pakai HP,” katanya. Sebudi mengatakan, kiriman paket narkoba ini ternyata untuk yang ketiga kalinya. Untuk kiriman paket ketiga ini, pelaku mengaku ditransfer uang ke rekeningnya baru Rp 3 juta. “Kami sudah berkoordinasi dengan BNNP Jatim untuk melacak bandarnya,” tegas Sebudi, mantan Kapolsek Kuta ini. BNNP juga merilis penangkapan dua pengedar ganja yaitu Iwan Boris Marbun (20) dan David Purba (25) di areal toko elektronik di Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar. Barang bukti yang diamankan satu paket ganja seberat 427 gram bruto. Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang menyatakan ada penyerahan paket narkoba di TKP. Berdasarkan informasi tersebut, tim melakukan pengintaian di sekitar toko elektronik tersebut. “Sekitar pukul 09.00 Wita, tersangka Boris menerima paket dari karyawan perusahaan ekspedisi. Setelah paket diterima pelaku, kami langsung menangkapnya,” tegas Suastawa. Menurut mantan Karo Rena Polda Bali ini, kedua pelaku ini merupakan jaringan Medan-Bali spesialis ganja. Modusnya, paket dikirim dari Medan melalui jasa ekspedisi dengan nama penerima palsu ke TKP. Setelah paketnya tiba, David menyuruh Boris menerima paket tersebut. Setelah paket diterima, ganja tersebut selanjutnya dipecah menjadi beberapa paket lalu dijual di Wilayah Kuta. “Kami tetap berupaya mengembangkan kasus ini, terutama bandarnya yang ada di Medan,” ucapnya. (kmb36)

BNNP Sita Puluhan Kilogram Narkoba

Jadi kecil kemungkinan terjadi overstay. Kalaupun ada, pasti ada sebabnya, seperti sakit, terlibat kasus, dan lainnya,’’ ungkapnya. Rai Suryawijaya juga mengusulkan pihak terkait seperti kepolisian mencatat setiap perilaku negatif WNA saat berlibur di Bali. ‘’Kita lihat WAN asal mana yang paling sering terlibat kriminal, sehingga kita bisa rekomendasikan untuk mencabut bebas visa. Kalau sekarang kan ada 168 negara yang menikmati bebas visa ke Indonesia,’’ katanya. Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung I Made Badra mengatakan, kebijakan yang telah diberlakukan mulai bulan Mei 2019 ini menjadi tantangan bagi Kabupaten

Badung yang mengembangkan pariwisata. ‘’Aturan ini bisa memengaruhi kunjungan wisatawan, karena banyak WNA perorangan yang berkunjung, meski untuk efek jera bagus,’’ ucapnya. Lain halnya dengan WNA yang datangnya berkelompok, menurut birokrat asal Kuta ini, mereka menggunakan travel agent sehingga izinnya akan diingatkan travel agent. ‘’Kalau begitu, lebih baik mereka ke Singapura daripada ke Indonesia, karena yang perorangan belum tentu kaya semua. Bayangkan bila yang perorangan keasyikan liburan dan telat satu minggu. Jadi mereka kan kena Rp 7 juta,’’ katanya. Terlebih, kata Badra, biaya ke Singapura tidak terlalu mahal. Bahkan dari uang Rp 7 juta tersebut, wisatawan dapat memperpanjang izinnya selama 30 hari. ‘’Menurut kami denda Rp 1 juta per hari itu sangat mahal,’’ tegasnya. (kmb27)

dalam sambutannya menyampaikan, masyarakat Kabupaten Badung mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali beserta tim yang telah berkenan hadir dalam MoU tentang pengembangan klaster ketahanan pangan di sektor komoditas ayam pedaging. Disampaikannya, Pemkab Badung selalu mengacu kepada program Nawacita Presiden RI yang di-brake down menjadi lima program prioritas, Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) lengkap dengan infrastukturnya. Untuk saat ini 90 persen kebijakan Pemkab Badung telah memasuki tatanan ekonomi, karena pangan merupakan dasar, industri adalah tulang punggung. Dengan dilaksanakannya MoU bersama BI, Bupati berharap dapat

Bali Post/par

RAPAT - Rapat Komisi IV DPRD Badung dengan Disdikpora yang membahas PPDB tahun ajaran 2019/2020. Mangupura (Bali Post)Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kerap menyisakan masalah. Berbagai upaya dilakukan guna mengatasinya. Di tahun ajaran 2019/2020, Pemkab Badung menerapkan sistem online pada PPDB. Kalangan DPRD Badung berharap sistem berbasis IT ini akan membantu mengatasi masalah pendidikan di Gumi Keris. Hal itu terungkap dalam rapat bersama Komisi IV DPRD Badung dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) terkait PPDB di Kabupaten Badung tahun ajaran 2019/2020, Senin (6/5) kemarin. Wakil Ketua I DPRD Badung Nyoman Karyana dalam rapat tersebut mengapresiasi

Bali Post/ist

DJ Asal Australia Tewas Berlumuran Darah dari pinggir kolam dengan ketinggian sekitar 10 meter sehingga tulang kering kaki kirinya patah. ‘’Kami telah memeriksa dua saksi yaitu karyawan vila,’’ ungkapnya. Karyawan vila Nyoman Juada (54) mengungkapkan, sekitar pukul 08.30 Wita dia berada di areal kolam renang utama bagian bawah. Tiba-tiba dia mendengar suara teriakan minta tolong dari atas. Bersama rekan bagian house kepping, Juada mencari sumber suara tersebut. Berselang 10 menit kemudian, dia menemukan Zoia dalam posisi terduduk dan dalam keadaan telanjang. Tulang kering kaki kirinya sudah patah. Juada langsung menghubungi bagian office dan security. Oleh karyawan vila, Zoia langsung dibawa ke RS. Sementara Wayan Sumariana (29), house kepping vila tersebut menjelaskan, waktu dia berjalan menuju one bedroom, ia mendengar suara teriakan di kamar 3310. Dia pun bergegas naik. Namun dia salah masuk kamar dan sempat menemukan adanya pecahan kaca jendela berisi bercak darah.

mengembangkan potensipotensi dan menggerakkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Badung serta menciptakan lapangan pekerjaan khususnya di sektor ayam pedaging. ‘’Kami memiliki prinsip siapa yang memegang ekonomi dialah yang menjadi leader dan kami menginginkan ma-

syarakat Kabupaten Badung menjadi tuan di rumahnya sendiri,’’ terangnya. Di akhir acara, untuk mempererat tali silaturahmi dilaksanakan penukaran cenderamata antara Bupati Giri Prasta dengan Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi Sapto Widyatmiko. (ad302)

Sistem ”Online” Diharapkan Atasi Persoalan PPDB

OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP di Villa Hillstone, Ungasan.

Mangupura (Bali Post) Karyawan Villa Hillstone di Jalan Tunjung, Desa Ungasan Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (4/5) lalu dikagetkan dengan dua kejadian tragis. Tamu vila Adam Gary Neat (42) asal Australia yang terkenal sebagai disk jockey (DJ) ditemukan tewas dalam kondisi bugil dan berlumuran darah di depan kamar mandi kamar nomor 3310. Sedangkan wanita asal Rusia Zoia Lukiantceva (22) dalam kondisi bugil di pinggir kolam mengalami patah tulang kering kaki kiri. ‘’Setelah kejadian, kami melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi, termasuk korban, Zoia. Ia sedang dirawat di rumah sakit dan membutuhkan waktu tidak sekejap untuk pulih,’’ kata Kanitreskrim Polsek Kutsel Iptu Andi Muh. Nurul Yaqin, Senin (6/5) kemarin. Menurutnya, dari hasil penyelidikan, kedua korban menginap di Villa Hillstone kamar 3304. Adam Neat ditemukan meninggal dunia diduga akibat kehabisan darah karena luka di pergelangan siku kanan bagian dalam. Sementara Zoia diduga jatuh

MOU - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta melaksanakan penandatanganan MoU dengan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana, didampingi Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi Sapto Widyatmiko di Puspem Badung, Senin (6/5) kemarin.

Sumariana lalu menuju vila sebelah untuk menemui Juada dan dimintai tolong mengambil handuk besar di office untuk menutupi tubuh Zoia yang telanjang. Karena penasaran dengan adanya bercak darah tersebut, dia lalu mengajak rekannya bagian garden untuk mengecek ke dalam kamar 3310. Di sana mereka menemukan bercak darah di dalam kamar dan tempat tidur. Akhirnya pria asal Ungasan ini menemukan Adam Neat tergeletak di depan kamar mandi dalam keadaan bugil, berlumuran darah dan meninggal dunia. ‘’Jadi korban cowok (Adam Neat - red) dalam keadaan mabuk mencari korban cewek (Zoia-red) yang jatuh. Dikira jatuhnya ke dalam vila di bawah, lalu korban pria mendobrak atau memukul jendela kaca sampai pecah dan pecahan kaca bagian atas jatuh mengenai lengan kanannya, sehingga luka menganga. Dia tetap mencari ke dalam vila kosong (kamar 3310 - red) sehingga banyak darah di lantai. Karena mabuk serta sudah kehabisan darah, lalu dia terjatuh dan akhirnya meninggal dunia,’’ ucap Yaqin. (kmb36)

Disdikpora yang akan menggunakan sistem online dalam PPDB SMP negeri tahun ini. ‘’Perkembangan teknologi harus dimanfaatkan dengan baik untuk memajukan sistem pendidikan di Badung. PPDB dengan sistem online ini kami harap mampu mengatasi permasalahan pendidikan di Badung,’’ ujarnya. Ketua Komisi IV DPRD Badung AAN Ketut Agus Nadi Putra menyampaikan, PPDB selalu menjadi permasalahan setiap tahun di Badung. Karena itu, pihaknya berharap sistem online mampu mengatasi permasalahan yang selama ini terjadi. ‘’Selain siswa miskin dan disabilitas, mohon warga yang berzonasi di wilayah tersebut juga dipri-

oritaskan. Agar tidak menjadi polemik nanti di masyarakat,’’ tegasnya. Menurutnya, pemerintah telah mendirikan SMP baru untuk mengurangi permasalahan PPDB. Namun, masih ada sekolah yang satu atap antara SD dan SMP. Sekolah satu atap perlu mendapat perhatian sebab melihat perkembangan siswa yang terus bertambah pihaknya khawatir kurangnya fasilitas akan menimbulkan masalah baru. Kadisdikpora Badung Ketut Widia Astika mengungkapkan, mengingat Badung sudah menjadi smart city dan sekolah sudah diberikan fasilitas, maka dibuatlah PPDB berbasis online. Seleksi PPDB akan dilakukan melalui sistem yang dimotori Diskominfo Badung. Pada PPDB yang dimulai 17 Juni, pihaknya menggunakan sistem 90 persen zonasi termasuk untuk siswa miskin dan disabilitas, lima persen prestasi, dan lima persen pindah orangtua. ‘’Siswa miskin dan disabilitas akan kami prioritaskan,’’ ujarnya. Lebih lanjut, dia mengaku telah mensosialisasikan sistem baru ini kepada masyarakat melalui sekolah-sekolah dan banjar-banjar. ‘’Harapan kami masyarakat bisa memahami sistem baru ini dan semua siswa tertampung,’’ jelasnya. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Dewan Badung Godok Perda Disabilitas

Jumlah Disabilitas Badung Duduki Urutan Ketiga di Bali KALANGAN DPRD Badung mulai menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas. Perda ini dianggap penting untuk memberikan payung hukum bagi kaum disabilitas. Pasalnya, jumlah kaum disabilitas cukup banyak, bahkan Badung masuk urutan ketiga terbanyak disabilitasnya setelah Kabupaten Jembrana dan Tabanan. I Made Retha selaku Ketua Pansus Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas DPRD Badung menyatakan angka penduduk disabilitas di Kabupaten Badung sangat banyak. Jadi, sangat perlu dibuatkan aturan atau payung hukum untuk menjamin hak kaum disabilitas mendapat perlindungan secara adil dari pemerintah daerah. Sejauh ini, Retha menyebut perhatian pemerintah terhadap penyandang disabilitas sangat kurang. ‘’Dengan adanya perda ini nanti, kami ingin kaum disabilitas mendapat perlakuan dan perhatian yang adil dari pemerintah. Selama ini mereka kesannya kurang mendapat perhatian,’’ ungkap Retha ditemui usai menggelar rapat perdana pansus, Senin (6/5) kemarin. Adapun poin-poin penting yang akan dimasukkan ke dalam perda adalah masalah perlindungan dan perhatian di bidang pendidikan, kesehatan, ketenakerjaan dan infrastruktur. Menurut Retha, kaum disabilitas harus mendapat perhatian khusus di bidang tersebut. Pasalnya, tanpa kekhususan, para penyandang disabilitas tidak akan bisa bersanding dengan masyarakat normal umumnya. ‘’Contohnya di bidang pendidikan, mereka harus diberikan fasilitas khusus agar bisa menempuh pendidikan. Begitu juga di bidang kesehatan dan tenaga kerja. Tanpa ada kekhususan sudah tentu mereka akan termarginalkan,’’ katanya. Di samping itu, politisi Demokrat ini juga sangat menyayangkan masih banyaknya masyarakat enggan melaporkan keluarganya yang penyandang

DISABILITAS - Ketua Pansus Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas DPRD Badung I Made Retha (kanan) menyatakan angka penduduk disabilitas di Kabupaten Badung sangat banyak. disabilitas. Akibatnya, mereka tidak tersentuh oleh perhatian pemerintah. Dengan adanya perda ini, pihaknya berharap selain peran serta masyarakat, pemerintah juga memiliki kewajiban untuk turun langsung mendata dan memfasilitasi para kaum disabilitas ini. ‘’Selama ini kita di Badung tidak punya payung hukumnya (perlindungan para penyandang disabilitas - red). Sekarang dengan adanya perintah undang-undang, maka disabilitas ini wajib mendapat perhatian khusus, dan ini kita buatkan dalam bentuk perda. Jadi, tidak ada nanti disabilitas tidak diurus apalagi sampai ditelantarkan,’’ papar Retha. Melalui perda ini, anggota dewan dua periode ini pun mendorong Pemkab Badung memberikan hak-hak para kaum disabilitas ini secara penuh. ‘’Dengan perda ini, maka kaum fasilitas wajib diberikan fasilitas, perhatian dan perlindungan baik di bidang pendidikan, kesehatan dan tenaga kerja. Selama ini perlindungan disabilitas khusus di dunia kerja masih sangat minim,’’ jelasnya. Selain itu, perlindungan terhadap kaum disabilitas ini juga

sudah sejalan dengan visi dan misi pembangunan Badung yang berkaitan dengan konsep Tri Kona, yaitu lahir, hidup dan mati ditanggung oleh Pemkab Badung. ‘’Bupati kan punya konsep Tri Kona. Nah, Tri Kona untuk disabilitas ini harus punya kekhususan. Misalnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Bagi kaum disabilitas tidak cukup hanya gratis saja, tapi juga perlu akses dan fasilitas khusus,’’ tegas politisi asal Bualu, Kuta Selatan ini. Sementara untuk rapat pansus perdana dihadiri anggota pansus Ida Bagus Sunarta. Turut hadir Tim Naskah Akademik dari Universitas Warmadewa dan para tenaga ahli DPRD Badung. Anggota pansus dalam rapat tersebut lebih banyak menerima pemaparan secara akademik dari Tim Unwar. Rancangan Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas sendiri merupakan perda inisiatif DPRD Badung. ‘’Target kita Juni ini pembahasan perda sudah rampung, sehingga bisa diparipurnakan. Sementara untuk studi komparasi beberapa waktu lalu kita mengambil tempat DKI Jakarta,’’ pungkasnya. (ad300)

Saint Louis Thailand dan Itekes Bali Lakukan Pertukaran Mahasiswa dan Dosen

INSTITUT Teknologi dan Kesehatan Bali (Itekes) Bali yang dulu bernama Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali dikenal kampus yang konsisten menjalankan kerja samanya dengan lembaga pendidikan tinggi sejenis di Thailand. Pada Senin (6/5) kemarin enam mahasiswa dan seorang dosen Saint Louis College, Thailand memulai program pertukaran mahasiswa. Mereka diterima dengan penuh kekeluargaan oleh Rektor Itekes Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D. bersama mahasiswa yang pernah melakukan program serupa ke Thailand. Enam mahasiswa Saint Louis College, Thailand yang melakukan pertukaran hingga 18 Mei mendatang adalah Kwanrawee Jitpraset, Arisra Thnsom Boonchock, Nanthawan Wipastham, Tharawadee Chuamboonma, Nongkran Roengmai dan Kanyarat Youuabud. Mereka selama di Bali didampingi dosen Dr. Somnuk Sakunhongsophon. Dr. Somnuk Sakunhongsophon mengungkapkan rasa gembiranya bahwa mereka diterima dengan baik. Bahkan, dia mengatakan orang Bali semuanya ramahramah dan situasinya sama seperti di Thailand sebagai destinasi wisata. Namun, dia menegaskan kedatangan ke Itekes Bali untuk banyak belajar karena kampus ini memiliki keunggulan berbeda dengan di Thailand. Rektor Itekes Bali I Gede Putu Darma Suyasa mengungkapkan kerja sama khusus dengan Saint Louis College, Thailand dengan Itekes sudah berlangsuang sejak enam tahun lalu. Implikasinya bagi lulusan Itekes yakni mereka makin percaya diri mengahdapai tantangan di era MEA, selan-

THAILAND - Rektor Itekes Bali I Gede Putu Darma Suyasa saat menerima mahasiswa Saint Louis Thaliand dipimpin Dr. Somnuk Sakunhongsophon, Senin (6/5) kemarin. jutnya memiliki wawasan serta mengisi lapangan kerja di luar negeri, khususnya di Thailand. Program pertukaran mahasiswa ini, katanya, tak hanya sebatas belajar dan meneliti bersama, melainkan tujuan jangka panjangnya yakni mempersiapkan SDM perawat Bali yang memenangkan persaingan di negara Asia Tenggara. Kita tak boleh hanya menjadi objek masuknya naker asing, apalagi sejumlah rumah sakit di Thailand akan membuka usaha di Bali. Sebaliknya, SDM Bali mestinya menguasai pasar internasional bidang keperawatan di Thailand. Pada pertukaran kali ini, mahasiswa Itekes Bali akan saling memaparkan inovasi pelayanan Home Care. Hal ini perlu dipelajari lulusan Itekes Bali untuk bisa diterima sebagai naker di Thailand. Untuk itu mahasiswa Itekes Bali diminta selain menguasai bahasa Inggris juga belajar bahasa Thai. Sementara mahasiswa Thailand diajak observasi model

pelayanan kesehatan di Desa Kesiman Petilan yang saat ini dipakai objek desa PKL oleh mahasiswa profesi ners. Mahasiswa dan dosen Thailand juga dilibatkan dalam seminar internasional pada 9 Mei mendatang. Ketua YP2LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka memberi apresiasi positif kerja sama ini. Bahkan antara Thailand dan Itekes Bali sudah terjalin hubungan kekeluargaan. Kedua, kerja sama ini sangat bermanfaat dalam peningkatan iklim akademik di kampus serta memotivasi para dosen melakukan penelitian bersama berkelas internasional. Dampak posotif lainnya yakni kita belajar karakter bangsa Thailand terutama dalam hal menghargai orang lain. Konsep ini mereka lakukan secara sungguh-sungguh, yang perlu kita tiru di Bali. Makanya kini dia sedang mengampanyekan bagian dari pendidikan karakter ini kepada civitas akademika Itekes Bali. (ad308)

Selasa Paing, 7 Mei 2019

STPBI Kembali Diundang Cina Hadiri ’’Youth Conference’’ PADA 2019, STPBI kembali diundang Guangxi International Business Vocational College, China untuk menghadiri ASEAN Cultural Festival and Youth Cultural Exchange Conference. STPBI adalah satu-satunya kampus dari Indonesia dan mewakili Indonesia dalam konferensi international tersebut. Oleh karena itu, STPBI akan mengirim enam orang yang terdiri dari empat mahasiswa dan dua dosen untuk menghadiri acara tersebut pada 21-26 Mei. Undangan ini merupakan kali kedua karena STPBI memiliki hubungan yang baik dengan kampus-kampus di Cina. Wakil Ketua III Bidang Kerja Sama dan Hubungan Internasional Ni Made Ayu Sulasmini, S.Pd., M.Pd., CHE. menuturkan hubungan ini diawali dengan pertemuan Asia Pasifik Consul on Hotel and Restaurant Institutional of Education (APACHRIE) di tahun 2017. Kemudian STPBI diundang ke ASEAN Cultural Festival and Youth Cultural Exchange Conference pada 2018. STPBI adalah yang pertama dan juga satu-satunya dari Indonesia yang menjadi tuan rumah dari konferensi ke-15 di tahun 2017. ‘’Kita bertemu dengan Guangxi International Business Vocational College. Kita bertemu di sana, berlanjutlah hubungan itu. Karena dia melihat potensi mahasiswa yang bagus, kita diundang tahun lalu ke ASEAN Cultural Festival and Youth Cultural Exchange Conference sebagai delegasi. Yang datang ke sana dari STPBI adalah tim mahasiswa dari delegasi budaya dan dua dari dosen,’’ tuturnya. STPBI adalah satu-satunya kampus dari Indonesia yang mewakili Indonesia untuk mempresentasikan budaya Bali dan Indonesia serta langsung mempresentasikan atraksi budaya. Kesan ini berlanjut. Tahun ini STPBI diundang kembali ke ASEAN Cultural Festival and Youth Cultural Exchange Confer-

STPBI - STPBI kembali diundang Guangxi International Business Vocational College, China untuk menghadiri ASEAN Cultural Festival and Youth Cultural Exchange Conference. ence. STPBI satu-satunya dari Indonesia yang mewakili Indonesia untuk mementaskan kebudayaan Indonesia. Selain itu, STPBI juga menjalin kerja sama dengan Guellin University. Rencana awal kerja sama dengan Guellin University ini adalah untuk TC SL (Teaching Chinese as Second Language). Mereka melihat potensi pariwisata di Bali dan merasa perlu untuk mengedukasi masyarakat Cina. Untuk edukasi itu, perlu pembicara dari pelaku pariwisata yang terampil dalam bahasa Mandarin. Untuk itu, mereka akan mengirimkan volunteer untuk mengajarkan bahasa Mandarin ke Bali dan ke depan STPBI akan membentuk Mandarin Center. STPBI selalu memberikan kesempatan pada mahasiswanya untuk mengeksplorasi dan mem-

SD Saraswati 4 Denpasar Terima Tiga Kelas Siswa Baru

131 Siswa Kelas VI Ikuti Ujian Sekolah Berintegritas S E J A K setahun menjadi Kepala SD Saraswati 4 Denpasar, Drs. I Nyoman Punia sukses mengantarkan sekolahnya bertaburan prestasi. Mulai Senin (6/5) kemarin hingga Rabu (8/5), sebanyak 131 siswa kelas VI mengikuti Ujian Sekolah (US) bersama. Dari jumlah itu, 64 orang laki-laki dan 67 putri dengan tingkat kehadiran 100 persen. Untuk mengantarkan lulusannya bermutu, Nyoman Punia mengungkapkan sejak semester II siswanya diberikan pemantapan untuk semua mata pelajaran. Pemantapan dilakukan Senin, Rabu dan Jumat setelah pulang sekolah. Program ini didukung penuh orangtua siswa. Setelah USBN usai siswanya kian dimantapkan lagi dengan program harian. Sementara try-out bekerja sama dengan bimbel dilakukan sebanyak tiga kali, sehingga anak-anak siap mental mengikuti US. Meski demikian, Nyoman Punia tetap mengikuti jalan niskala dengan mengajak anak-anak sembahyang di Pura Candi Narmada dan Pura Tedung Payung sekaligus mohon doa restu dilancarkan di PPDB 2019/2020. Doa tersebut ternyata dikabulkan karena SD Saraswati 4 Denpasar kini sudah menutup pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Sekolah ini hanya menerima 96 siswa baru untuk tiga kelas di mana tiap rombel diisi 32 siswa. Banyak calon siswa yang terpaksa ditolak karena adanya turan baru PPDB yang membatasi 32 siswa/kelas. Selain karena tersedia untuk tiga kelas, mulai tahun ini akan menerapkan lima hari sekolah, Sabtu dipakai untuk pengembangan diri. Kasek Nyoman Punia kini didampingi penanggung jawab de-

UJIAN SEKOLAH - Kepala SD Saraswati 4 Denpasar I Nyoman Punia dan dewan guru memberikan doa restu kepada siswanya menjalani ujian sekolah. lapan standar pendidikan. Untuk standar pengembangan kompetensi lulusan dipercayakan kepada Gusti Made Ariasa, pengembangan isi oleh Nyoman Kertia, S.Pd. dan standar proses oleh Ni Nyoman Darmani, S.Pd., M.Pd., untuk TGT oleh Kadek Sri Aryawati, S.Pd., standar Sarpras I Wayan Tirtayasa, S.Pd., pengelolaan I Wayan Tirta, S.Pd., pembiayaan Ni Putu Supriani, S.Pd. dan standar penilaian oleh I Nyoman Wirama Suadnyana, S.T. SD Saraswati 4 Denpasar sejak lama dikenal sekolah berkualitas. Kasek Nyoman Punia mengungkapkan semua ini berkat sekolah di Jalan Tukad Barito V Renon, Denpasar ini menerapkan budaya 5-S yakni senyum, salam, sapa, sopan dan santun. Selain itu, semua program sekolah dan 21 ekstra yang ada didukung orangtua siswa serta yayasan. Siswanya meraih segudang prestasi di 2018-2019. Di antaranya juara I bidang membaca puisi, woodball, lomba gerak jalan pramuka penggalang. Juara II diraih di lomba membuat figur hero,

Seleksi Program Pascasarjana Unud Diikuti 1.360 Peserta

UNIVERSITAS Udayana (Unud) menyelenggarakan seleksi penerimaan mahasiswa baru Program Pascasarjana, Profesi dan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Semester Ganjil Tahun Akademik 2019/2020. Ujian seleksi penerimaan mahasiswa baru bertempat di Kampus Sudirman Denpasar, Minggu (5/5) lalu. Saat ini Unud memiliki 25 Program Magister, 12 Program Doktor, 19 Program Spesialis dan lima Program Profesi dengan daya tampung total untuk semester ganjil sekitar 1.300 mahasiswa. Jumlah peserta yang mengikuti proses seleksi pada semester ganjil kali ini sebanyak 1.360 orang. Namun,

jika dilihat dari hasil statistik peminat yang mendaftar, terdapat beberapa program studi yang sepi peminat dan pada proses seleksi kali ini, peminat paling banyak adalah pada Program Studi S-2 Ilmu Hukum. Materi ujian meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) yang masih berbasis cetak. Sebelumnya peserta telah mengikuti Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan wawancara yang dilaksanakan pada masing-masing program studi sesuai dengan pilihan. ‘’Harapan kita, tahun depan seluruh ujian sudah berbasis komputer,’’ ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde

perkaya pengetahuan, skill dan sikap mereka di bidang pariwisata. Dukungan ini sesuai dengan bakat dan minat mahasiswa. Ketua STPBI I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT. mengatakan STPBI melirik Cina lantaran belakangan ini turis Cina yang datang ke Bali semakin meningkat, sehingga STPBI berharap dapat memahami kebutuhan turis dan budaya Cina. ‘’Yang paling penting adalah bahasa Mandarinnya. Kita juga memberikan pelajaran bahasa Mandarin pada anak didik kita. Kita baru saja kerja sama dengan Konjen Cina di Bali untuk itu,’’ ungkapnya. Pendidikan pariwisata di Cina cukup berkembang, sehingga banyak hal yang bisa dipelajari dari Cina. Oleh karena itu kita selalu mengadakan MoU untuk bekerja sama dengan Cina. (ad304)

Antara, M.Eng. Disampaikan, seleksi penerimaan mahasiswa baru Program Pascasarjana, Profesi dan PPDS akan mengikuti jenjang Sarjana (S-1) yang seluruh seleksi penerimaannya telah menggunakan sistem Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Persiapan ini telah dilakukan dari sekarang dengan harapan pada tahun 2020 hal tersebut agar dapat diterapkan. Melalui proses seleksi ini diharapkan menghasilkan calon mahasiswa yang berkualitas dan mampu menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Hal ini sangat penting bagi institusi mengingat masa studi menjadi salah satu unsur penilaian dalam proses akreditasi. (ad299)

lomba saint olimpiade SD se-Bali, menghafal Pancasila, membuat kana, bahasa Inggris dan senam artistic. Juara III diraih di lomba cerita rakyat dan ketangkasan PBB. MB Gema Kencana sekolah ini empat kali juara umum BMBC di Bandung, Jember dan Jakarta. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. menyampaikan terima kasih kepada Nyoman Punia sudah sukses dalam waktu singkat membesarkan sekolah ini. Makanya dia yakin dengan menerapkan budaya mutu, sekolah Saraswati akan dikejar masyarakat. Buktinya apa pun model PPDB yang diterapkan, SD Saraswati 4 Denpasar tetap dipercaya oleh masyarakat. Bagus Ketut Lodji mengingatkan saat ini adalah eranya persaingan. Semua ini harus dihadapi dengan pelayanan bermutu. Yayasan akan terus melakukan inovasi. Dimulai dari mutu guru yang berstandar internasional, didukung PBM berkualitas serta sarana yang lengkap. (ad309)

SELEKSI - Universitas Udayana (Unud) saat menyelenggarakan seleksi penerimaan mahasiswa baru Program Pascasarjana, Profesi dan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Semester Ganjil Tahun Akademik 2019/2020.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Selasa Paing, 7 Mei 2019

info seremoniAL

172 Siswa SD Saraswati 5 Denpasar Ikuti US secara Berintegritas Enam Piala Bergilir Bersemayam di Sekolah Ini SD Saraswati 5 Denpasar dikenal sekolah swasta yang hebat. Bukan saja prestasi siswanya yang hebat, lulusannya juga hebat karena mereka diproses secara berkualitas. Mulai Senin (6/5) kemarin sebanyak 172 siswa kelas VI SD Saraswati 5 Denpasar mengikuti Ujian Sekolah (US) bersama secara berintegritas. Dikatakan berintgeritas karena US dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Sekolah di Jalan WR Supratman 90 Kesiman ini menyiapkan 9 ruang kelas dengan melibatkan 18 pengawas dari enam SD di Kesiman. Yang menarik sekalipun US baru berlangsung, namun sekolah ini sudah menutup Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) karena sudah memenuhi kuota empat kelas. Untuk itu, Kepala SD Saraswati 5 Denpasar Dra. Desak Made Asri, M.Psi. minta maaf banyak calon siswa baru ditolak lantaran keterbatasan kuota dan taat asas untuk 32 siswa tiap kelas. Untuk mengantarkan siswanya meraih nilai terbaik, Desak Made Asri yang juga kasek berprestasi terbaik I tingkat Nasional 2010 ini mengatakan mulai Agustus siswanya diberikan pengayaan tiga kali seminggu. Kemudian didril lagi dengan pengayaan sore selama tiga jam tiap Selasa, Kamis dan Jumat. Program ini mendapat dukungan penuh dari orangtua siswa guna menghasilkan lulusan bermutu dan berkarakter. Upaya ini dibuktikan tiap tahun lulusan SD Saraswati 5 Denpasar diterima di SMP negeri. SD swasta favorit di Bali ini juga mengoleksi 3.000 lebih piala dan prestasi yang diraih siswanya. Bahkan enam piala bergilir bersemayam di sekolah ini yakni Piala Dekan FIP Undiksha (MIPA), Disdikpora Bali (Siswa Berprestasi), Rektor Undiksha (Sains), Preiden

BERSAMA - Kepala SD Saraswati 5 Denpasar Desak Made Asri bersama kaur siap memberi pelayanan kepada siswa kelas VI yang mengikuti US. RI (MB), Mendikbud (MB), Gubernur Bali (Dokter Kecil). Prestasi siswanya dikenal go international seperti meraih perak di Olimpiade Matematika Internasional di Thailand. Putu Dickson Parta Hartopo yang kini kelas VI meraih medali emas Olimpiade Matematika tingkat Nasional. Tahun ini Ni Kadek Dwi Mega Wari Gayatri juara II siswa berprestasi Kota Denpasar. Sementara gurunya, Nyoman Dian Asrini, S.Pd., meraih juara III Olimpiade Guru Nasional 2019. Kemudian lima siswanya meraih juara pada lomba poetry reading di Undiksha. Di ajang Porjar 2019, siswanya meraih juara umum II di Kecamatan Dentim, di Porjar Kota Denpasar meraih 13 emas, 7 perak dan 7 perunggu. Emas terbanyak di cabang renang dan taekwondo. Ini semua karena sekolah ini menyiapkan 29 ekstra dan kini memiliki Tim Peduli Lingkungan (TPL) yakni dokter cilik dan polisi cilik yang membantu sekolah. Desak Made Asri didampingi Kaur Kurikulum A.A. Mahayogiyanthi, S.Pd., M.Pd., Kaur

Kesiswaan Dra. I.A. Laksmi Dewi, M.Pd., Kaur Sarpras Ni Nyoman Dian Asrini, S.Pd. dan Kaur Humas Drs. I Putu Pujana menegaskan masyarakat Denpasar mempercayakan pendidikan anak-anaknya di SD Saraswati 5 Denpasar karena sekolah ini berpengalaman 40 tahun mengelola pendidikan secara berkualitas. Bahkan mulai tahun ini SD Saraswati 5 Denpasar juga menggelar pembelajaran lima hari sekolah. Sabtu khusus dipakai ekstrakurikuler. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. merasa bangga karena prestasi anak-anak SD Saraswati 5 setiap tahun terus meningkat. Dia juga berterima kasih kepada masyarakat mempercayakan pendidikan anak-anaknya di SD Saraswati 5 Denpasar. Kepercayaan masyarakat ini harus diemban dengan baik melalui pelayanan berkualitas, terutama mutu guru. Guru SD Saraswati 5 Denpasar harus berstandar internasional untuk menghadapi banyaknya sekolah internasional dibuka di Denpasar. (ad307)

STP Bali Tuan Rumah BITC 2019

Bahas Tren dan Prospek Pariwisata Global KOMITE eksekutif akademi internasional untuk studi pariwisata mempercayakan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali menggelar Bali International Tourism Congress (BITC) 2019. Bertempat di Gedung Widya Tula Kampus STP Bali, event ini berlangsung pada 6-11 Mei 2019. Kongres dua tahunan ini sebelumnya dilangsungkan di Cina pada 2017 dan Yunani pada 2015. Ditemui di sela pembukaan, Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali Dewa Gde Ngurah Byomantara menyampaikan rasa bangganya karena penyelengaraan BITC 2019 dilangsungkan di STP Bali. Dihadiri anggota dari akademi internasional yaitu dari 32 negara, kongres ini, kata Byomantara, membahas masalah paling penting dalam mengembangkan dan mengelola destinasi di seluruh dunia. ‘’Kongres juga akan fokus pada pengembangan dan pelestarian budaya lokal, sumber daya alam dan lingkungan,’’ kata Byomantara. Diungkapkannya, pada hari pertama diisi dengan seminar dan kongres dengan target peserta dosen, mahasiswa sebanyak 250 orang. Materi seminarnya membahas pariwisata global, tren dan prospek, pertumbuhan pariwisata berkelanjutan dan lingkungan, serta membahas tentang culture and authenticity. Tidak hanya itu, juga terkait perencanaan strategis dan pemasaran manajemen untuk pariwisata. ‘’Dalam acara ini juga diisi workshop bagi industri yang membahas permasalahan pari-

5

Undiknas Resmi Buka Program Profesi Insinyur

Respons Nyata terhadap Peningkatan Mutu Insinyur Profesional UNIVERSITAS Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII telah mendapat kepercayaan dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi sebagai satu-satunya PTS di Bali yang memiliki izin untuk membuka Program Studi Program Profesi Insinyur (PS PPI). Sebagai proses awal pembukaan PS PPI, Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) Undiknas mengunggah kelengkapan akreditasi minimum usulan PS PPI ke laman Direktorat Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti pada 14 Agustus 2018 lalu. Selanjutnya, sekitar 3,5 bulan yang lalu, tepatnya pada 2829 Januari 2019, tim evaluasi lapangan dari Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti telah mengadakan visitasi lapangan ke Undiknas Denpasar. Sinkronisasi antara dokumen yang dikirimkan tim PS PPI Undiknas dengan kenyataan yang ada di lapangan menjadi sorotan utama tim evaluasi lapangan. Road to PS PPI merupakan kolaborasi bersyarat antara satu orang dosen Insinyur Profesional Utama (IPU) dan sepuluh dosen Insinyur Profesional Muda (IPM). Dekan FTI di bawah pimpinan Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., IPM. menyatakan kesiapannya dalam menjalankan Undang-undang No. 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran dan Permenristekdikti No. 35 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Program Studi Program Profesi Insinyur. Setelah melalui proses yang cukup panjang, penantian besar itu akhirnya terwujud. Bertepatan dengan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2019 lalu, Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. secara resmi telah menyerahkan Surat Keputusan (SK) Menristekdikti Nomor: 282/ KPT/I/2019 tentang izin pembukaan PS PPI di Undiknas kepada Rektor Undiknas Denpasar Dr. Ir. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M. ‘’Aktualisasi penyelenggaraan

PENYERAHAN SK - Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Menristekdikti Nomor: 282/KPT/I/2019 tentang Izin Pembukaan PS PPI di Undiknas kepada Rektor Undiknas Denpasar Dr. Ir. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M. PS PPI di Indonesia dan Bali pada khususnya akan menjadi kekuatan dalam memberikan perlindungan kepada pengguna profesi keinsinyuran dan pemanfaatannya melalui pengajaran kompetensi dan peningkatan mutu kerja insinyur professional,’’ ungkap Rektor Sri Subawa. Suatu kebanggaan bagi PS PPI Undiknas yang pada tahun akademik 2019/2020 ini akan menerima mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) angkatan pertama tahun 2019. Sebagaimana disebutkan dalam Permenristekdikti No. 26 Tahun 2016, RPL merupakan pengakuan terhadap capaian pembelajaran yang diperoleh seseorang dari pendidikan formal/nonformal/informal dan/atau pengalaman kerja ke dalam pendidikan formal. Dengan sistem RPL ini, maka seseorang yang memiliki pendidikan atau

keahlian dalam bidang profesi teknik dapat diakui dan memiliki sertifikat insinyur. Sesuai amanat Undang-undang No. 14 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran, setiap orang yang berpraktik keinsinyuran wajib memiliki sertifikat keinsinyuran yang dikeluarkan perguruan tinggi terkualifikasi di Indonesia. Ir. I Wayan Suriana, S.T., M.T. selaku Ketua Program Studi PS PPI mengaku optimis dan siap bersaing dengan PTN dan PTS lainnya di Indonesia dalam mendapatkan mahasiswa yang memenuhi kuantitas standar kelas RPL. Sungguh suatu kebanggaan bagi FTI Undiknas mampu memiliki Program Profesi Insinyur yang terkualifikasi dan siap berkontribusi demi memenuhi kuantitas dan meningkatkan kualitas insinyur di Indonesia secara profesional. (ad301)

Aksi Peduli Komunitas Honda PDB Reborn

Ambil Konsep ’’Charity Fun Touring’’ dan Nobar

BITC - Peserta Bali International Tourism Congress (BITC) 2019 berfoto bersama usai pembukaan, Senin (6/5) kemarin, di Gedung Widya Tula Kampus STP Bali. wisata Bali dan workshop akademisi untuk publikasi artikel di jurnal bereputasi, Scopus index pada 7 Mei 2019, dikuti sebanyak 100 peserta,’’ katanya. Sementara khusus untuk anggota Academic International Forum, akan digelar pada 8-11 Mei yang diikuti 80 orang peserta. Terdiri dari 68 orang dari luar negeri dan 12 orang dari Indonesia. Sedangkan dari Academic International Forum hadir sebanyak 50 anggota. Juga 18 anggota tambahan dari kalangan akademisi dan profesional. Para ahli pariwisata yang hadir pada kesempatan tersebut, lanjut Byomantara, sebelum mengadakan konferensi sudah sering melakukan kajian-kajian yang akan di-sharing, terutama terkait

pariwisata yang ada di Indonesia, khususnya di Bali. Yaitu tentang peran-peran seperti apa yang akan terjadi 10 sampai 20 tahun ke depan. ‘’Mereka sudah melakukan kajian-kajian, sudah memiliki prediksi-prediksi. Seperti apa nanti ke depan pariwisata tersebut,’’ pungkasnya. Sementara itu, Dr. Drs. Ida Bagus Kade Subhiksu selaku Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Bali mengatakan dengan adanya konsep pemikiran dari artis pariwisata ini, tentu sangat membantu dalam perkembangan pariwisata Bali. ‘’Hasil seminar ini mudah-mudahan dapat memberikan kontribusi yang positif bagi pariwisata Bali,’’ harapnya. (ad305)

SEBAGAI bentuk kepedulian dan saling berbagi dengan sesama, komunitas Honda PCX Denpasar Badung (PDB) Reborn mengunjungi para manula di Panti Werda. Aksi sosial ini dilaksanakan 5 Mei 2019 dengan melibatkan 25 peserta yang merupakan gabungan owner Honda PCX untuk wilayah DenpasarBadung. Dengan mengambil konsep Charity Fun Touring, seluruh peserta PDB dengan semangat satu hati melakukan city touring dengan rute keliling Kota Denpasar dan mengunjungi Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya. Berbagai aktivitas berbagi yang menghibur para manula disuguhkan peserta dalam sukacita dan pada kesempatan itu pula perwakilan komunitas PDB menyerahkan bantuan kepada pengurus Panti Werda. Ketua Komunitas PDB Reborn Budi Ajus Jayaprana mengatakan kegiatan sosial ini dilakukan sebagai salah satu agenda rutin selain agenda touring dan kopdar. Komunitas PDB Reborn sendiri terbentuk atas inisiatif owner Honda PCX yang melakukan pembelian sepeda motor di Astra Motor. Dengan disepakatinya ada wadah untuk berbagi informasi serta menjaga hubungan antar-owner PCX yang memiliki hobi yang sama, maka dibentuklah Honda PCX Denpasar Badung yang

BERKUNJUNG - Komunitas Honda PCX Denpasar Badung (PDB) Reborn ketika mengunjungi para manula di Panti Werda pada 5 Mei 2019. disingkat PDB Reborn, 19 April 2019 lalu. Sementara penambahan Reborn sebagai istilah bahwa komunitas ini bangkit kembali dengan suasana dan gaya yang baru sesuai kesepakatan seluruh anggotanya dengan tujuan having fun. ‘’Dengan kegiatan sosial ini harapan kami dapat menumbuhkan rasa empati dan tidak sekadar kumpul bareng, namun ada kebersamaan, kekeluargaan, dan saling memiliki dalam semangat PDB

Reborn ini,’’ ungkap Budi. Setelah kunjungan sosial, selanjutnya para peserta melanjutkan agenda acara dengan kopdar sekaligus nonton MotoGP bareng (nobar) dengan para bikers yang tergabung dalam Honda Community Bali (HCB) lainnya yang telah berkumpul di halaman Astra Motor Cokroaminoto untuk saling menjaga persaudaraan antara sesama bikers dan menyambut bulan suci Ramadan. (bns1)

Panitia Perancang UU DPD-RI Kunjungi Benua Afrika

Dr. Wedakarna Napak Tilas Sejarah Bung Karno di Negara Maroko PADA tahun 1960, Raja Maroko Mohammed V memberikan hadiah kepada bangsa Indonesia yakni pembebasan visa bagi seluruh warga Indonesia yang berkunjung ke Maroko. Hal ini sebagai bukti kedekatan Indonesia dengan Maroko yang sudah terjalin sejak lama. Bahkan, di Maroko khususnya di Kota Rabat hingga saat ini masih ada jalan yang mengambil nama Presiden Soekarno yakni Jalan ‘’Sharia Al-Rais Ahmed Soekarno’’ yang sekarang terkenal dengan nama Rue Soekarno yang berdekatan dengan Kantor Pos Pusat Maroko. Hal-hal sejarah inilah yang harusnya diingat generasi muda bangsa, terkait dengan kehebatan diplomasi Indonesia di dunia internasional. Demikian yang terekam dalam kunjungan Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III ke Maroko, salah satu negara besar di Benua Afrika. Dalam kunjungan selama tiga hari di Maroko, Arya Wedakarna

(AWK) juga bertemu dengan penjabat Kedutaan Besar RI di Maroko sekaligus mengunjungi sejumlah kota penting seperti Casablanca dan Makaresh. ‘’Sebagai anak ideologi Bung Karno, saya merasa senang bisa menapak sejarah Bung Karno di Afrika. Dari cerita para diplomat internasional, kita tahu bagaimana dunia sangat menghormati Bung Karno. Indonesia adalah Soekarno dan Soekarno adalah Indonesia. Tak heran jika di Maroko, hubungan kerja sama, baik di bidang politik, ekonomi dan kebudayaan hampir terjaga dengan baik selama berpuluh tahun. Ini tugas kami selaku anggota DPD-RI untuk terus menjalin kerja sama P to P atau Parliament To Parliament agar diplomasi bangsa dapat berjalan. Kita bantu pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk bisa terus berdaulat dalam diplomasi internasional,’’ kata AWK yang juga Presiden The Sukarno Center Tampaksiring ini. Di satu sisi, peran Indonesia dalam Konferensi Asia Afrika

(KAA) pada 1955 tentu sangat signifikan untuk memainkan peran internasional, terutama di kalangan Asia Afrika. ‘’KAA tahun 1955 adalah desain dari tokoh PNI saat itu. Termasuk ayah saya (Swargi) Ratu Aji Shri Wedastera Suyasa ikut menjadi Committee di KAA Bandung. Jadi peran tokoh muda Bali sangat signifikan dalam KAA. KAA ini akhirnya menjadi sebuah gerakan internasional yakni NonBlok dan Non-Alignment Movement (NAM) yang menggetarkan dunia. Hampir saja Indonesia bisa membuat PBB baru jika saja Soekarno tidak ditumbangkan Soeharto. Dan astungkara, kini peran anak-anak muda bangsa untuk bisa menjadi diplomatdiplomat muda dan membawa politik bebas aktif Indonesia ke kancah dunia,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Terkait dengan peran di bidang ekonomi, seharusnya Indonesia bisa merasa bangga bahwa bangsa ini sudah dikategorikan negara berkembang kelas satu yakni kesejajaran

Indonesia dengan negara lainnya. ‘’Bali membawa pesan penting bagi dunia yakni dengan sukses mengadakan IMF-World Bank Annual Meeting 2018 silam. Ini merupakan kebanggaan bagi kita bahwa Bali Road Map, termasuk hasil di Konferensi APEC dan WTO di Bali pada 2013 mampu menjadikan kita punya posisi tawar yang baik. Dari sudut pandang kami segmentasi perluasan ekonomi Indonesia ke depan ya... harus ekspansi ke Afrika. Kenapa Afrika? Karena negara kita bisa menjadi investor, partner dan juga sahabat yang baik bagi Afrika. Persamaan kultur, agama dan juga sejarah KAA akan sangat menguatkan. Jadi ketimbang ekspansi ke Eropa, Amerika, Australia dan negara maju di Asia, lebih baik kita fokus ke Afrika. Maka dari itu, cita-cita saya, seorang Gubernur Bali harus lebih banyak menyekolahkan siswa berprestasi ke Afrika agar mereka bisa jadi konsul-konsul hebat bagi Bali. Ini desain untuk 2030 dan 2045,’’ pungkas AWK yang mantan Rektor Universitas Mahendradatta ini. (ad297)

INTERNATIONAL – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat di Yves Saint Laurent Musee Marrakech di Kota Marrakesh, Maroko, salah satu teladan pusat ekonomi kreatif yang mendunia.


OPINI

6

Selasa Paing, 7 Mei 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Pemerataan Fasilitas Sebelum Zonasi PENERIMAAN Peserta Didik Baru (PPDB) dari tahun ke tahun terus menyisakan persoalan. PPDB tahun 2019 ini berlaku sistem zonasi. Sistem zonasi mengacu pada kedekatan jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah tujuan. Ini sesuai Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB Tahun 2019. Proporsi siswa yang diterima melalui jalur zonasi mencapai 90 persen, sisanya lewat jalur prestasi 5 persen dan 5 persen lagi melalui jalur perpindahan orangtua. Dalam sistem zonasi ini juga diatur jarak maksimal tempat tinggal calon peserta didik ke sekolah yang dituju maksimal 5 kilometer. Artinya, jika jarak tempat tinggal siswa di luar/lebih dari 5 kilometer dinilai sudah di luar zonasi. Keluarnya sistem zonasi ini, dijiwai semangat memeratakan kualitas pendidikan. Dengan sistem zonasi, sebaran siswa berprestasi diharapkan bisa merata. Tidak ada lagi dikotomi sekolah favorit yang diserbu siswa berprestasi dengan sekolah nonfavorit. Semua sekolah berpotensi favorit karena memiliki siswa berprestasi. Sayangnya, ada yang dilupakan dalam mengejar proporsional sekolah favorit dan siswa berprestasi. Proporsi fasilitas sekolah belumlah merata di semua zonasi. Ada sekolah yang memiliki fasilitas (pendidikan) seperti laboratorium dan sejenisnya begitu lengkap. Di sisi (zonasi) lain, ada sekolah yang jangankan memiliki fasilitas seperti laboratorium lengkap, bangku dan meja untuk belajar siswa pun alakadarnya. Demikian juga dari proporsi SDM gurunya. Ada sekolah yang memiliki SDM guru lengkap dengan bekal kemampuan (akademis dan nonakademis) memadai. Sementara di zonasi tertentu, tidak dimungkiri masih ada sekolah yang anak didiknya terpaksa diajar kakak kelas atau bahkan rekan sekelasnya karena keterbatasan guru. Semestinya, jika tujuan sistem yang dibangun ini untuk memeratakan kualitas pendidikan, semua perangkat pendukungnya dimeratakan terlebih dahulu. Semua fasilitas sekolah dan SDM gurunya harus merata secara proporsional di semua zonasi. Dengan begitu, proporsi sekolah favorit dan nonfavorit bisa merata di semua zonasi. Bahkan, dikotomi sekolah favorit dan nonfavorit bisa dihapus atau tidak ada lagi. Sistem zonasi kaku yang tanpa didahului pemerataan proporsi fasilitas dan SDM pendidikan, hanya membelenggu siswa yang dulunya berprestasi. Ketika siswa berprestasi yang karena zonasi mengharuskannya masuk sekolah dengan fasilitas dan SDM tenaga pendidik kurang memadai, kemungkinan prestasi anak tadi tidak bisa berkembang maksimal. Bahkan, bisa menurun karena faktor lingkungan yang tidak mendukung adanya persaingan. Terlebih, ada ketentuan calon siswa yang diterima lewat jalur prestasi proporsinya hanya 5 persen. Sistem zonasi mungkin bisa meniadakan dikotomi sekolah favorit dan sekolah nonfavorit, tetapi bisa berdampak pada penurunan prestasi siswa secara keseluruhan. Sistem zonasi secara tidak langsung telah pula tidak mengakui prestasi siswa sebelumnya, berupa raihan Nilai Ujian Nasional (NUN). Sebelumnya, NUN ini menjadi kebanggaan dan menjadi acuan untuk mencari sekolah yang diinginkan calon peserta didik baru. Para peserta Ujian Nasional (UN) bahkan sekolah, sebelumnya berburu raihan NUN tertinggi agar bisa masuk ke sekolah favorit yang diidam-idamkan. Dengan sistem zonasi, NUN ini seakan tiada guna lagi. Semoga saja gairah meraih NUN tertinggi tidak menjadi kendur dengan adanya sistem zonasi dalam PPDB ini. Sistem zonasi akan menjadi tidak efektif bahkan hanya memperlebar jurang perbedaan kualitas pendidikan jika fasilitas pendidikan yang ada belum merata. Pemerataan kualitas pendidikan (penghapusan dikotomi sekolah favorit dan nonfavorit) sulit tercapai atau terwujud manakala pemerataan (fasilitas dan SDM) pendidikan belum tercapai. Sistem zonasi semestinya menjadi pelengkap jalur NUN dan prestasi dalam PPDB, karena fasilitas dan SDM pendidikan kita belum merata secara proporsional di semua zona.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Kendalikan Harga Bawang Putih Saya sebagai ibu rumah tangga berharap agar politisi yang menduduki jabatan di pemerintahan setelah pemilu ini kembali kepada tugas-tugasnya selaku pengayom masyarakat. Urusan peraihan suara sudah terlalu lama kita ributkan dan hasilnya tinggal menunggu waktu. Saat ini, saya hanya berharap pemerintah kembali fokus pada stabilisasi harga kebutuhan bahan pokok. Kini, harga bawang putih sangat mahal, menembus Rp 45 ribu per kg. Mohon pemerintah segera melakukan antisipasi. Sebagai ibu rumah tangga, saya berharap ke depan pemerintah bisa menjamin lonjakan harga barang-barang kebutuhan rumah tangga agar tak mencekik leher, terlebih kenaikannya menjelang tahun ajaran baru. Mohon keluhan kami ini diperhatikan. Ni Kadek Sutami Denpasar, Bali

Sekolah Dalam Zonasi Tata Ruang Kota Ritual tahunan berjuluk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Indonesia mulai bergulir. Para stakeholder, utamanya orangtua murid dan penyelenggara pendidikan untuk tingkat SMP dan SMA/SMK mulai disibukkan dengan upaya memahami peraturan yang ada. PPDB di Indonesia selama ini selalu saja diwarnai dengan karut-marut peraturan yang selalu berubah setiap tahunnya. Jika PPDB 2018 acuannya adalah Permendikbud RI Nomor 14 Tahun 2018, maka pada PPDB 2019 semua mengacu pada Permendikbud RI Nomor 51 Tahun 2018. Meski tetap mengacu pada sistem zonasi (pertimbangan jarak tempat tinggal calon murid dengan sekolah) pada sistem seleksinya, namun ada beberapa modifikasi penyempurnaan seleksi.

Oleh Agung Kresna

K

ali ini, tidak ada lagi kuota dengan penggunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) orangtua murid, karena realitanya pada tahun 2018, SKTM justru mewarnai sengkarut PPDB saat itu. Sistem kuota minimal murid yang wajib diterima sekolah kali ini menggunakan jalur zonasi dengan kuota minimal 90 persen, jalur prestasi kuota maksimal 5 (lima) persen, dan jalur perpindahan tugas orangtua/wali murid dengan kuota maksimal juga 5 (lima) persen. Banyak rincian detail yang harus disusun dalam implementasi sistem pendaftaran/seleksi dengan pola jalur zonasi memang sangat diperlukan, agar tidak terjadi pemahaman yang berbeda antara pihak sekolah dengan orangtua murid tentang amanat yang ada dalam Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tersebut. Seperti adanya klausul seleksi prioritas bagi pendaftar yang lebih awal, jika terjadi jarak yang sama atas tempat tinggal para calon peserta didik, pada pendaftaran pola jalur zonasi.

Permasalahan seleksi penerimaan siswa baru yang pada beberapa tahun berselang bersandar pada Nilai Ebtanas Murni (NEM) -- kemudian berubah menjadi Ujian Nasional (UN) -- telah memunculkan adanya stigma sekolah favorit. Hal ini akibat adanya ketimpangan kualitas siswa baru yang cenderung mengelompok pada sekolah tertentu. Melalui sistem zonasi, kualitas siswa baru yang menonjol akan terdistribusi di semua wilayah sesuai tempat tinggal mereka. Zonasi Ruang Kota Realitasnya keberadaan lokasi sekolah sebagai fasilitas pendidikan yang dituju para calon peserta didik baru belum tersebar secara merata mengikuti proporsi hunian penduduknya. Lokasi sekolah masih banyak yang terkumpul dalam suatu lokasi tertentu. Kondisi ini terjadi karena selama ini lokasi sekolah (sesuai jenjang pendidikan yang ada) tidak ditempatkan dengan mengacu pada proporsi penduduk yang dilayaninya. Memang selama ini ada kesan abai dari pemerintah dalam penempatan lokasi sebuah sekolah.

Tidak sedikit sekolah berkualitas baik yang cenderung terkumpul pada sebuah kawasan permukiman elite. Sementara di daerah kawasan padat penduduk yang relatif kumuh dan banyak dihuni penduduk berpenghasilan terbatas, justru minim dengan fasilitas pendidikan yang berkualitas. Keberadaan sekolah sebagai fasilitas publik bidang pendidikan, sering tidak mengikuti panduan zonasi Tata Ruang Kota/Wilayah yang dipersyaratkan. Sebenarnya, penempatan segala jenis fasilitas publik dalam suatu kawasan permukiman, sudah diatur dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) nomor 03-17332004 tentang Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di Perkotaan yang diterbitkan Badan Standardisasi Nasional Indonesia (BSNI). Dalam SNI tersebut dipersyaratkan bahwa satu SMP harus ada dalam permukiman dengan 25.000 jiwa, dengan jarak tempuh siswa maksimal 1.000 meter. Sementara SMA harus ada dalam permukiman yang dihuni 30.000 jiwa, dengan jarak tempuh maksimal 3.000 meter. Zonasi dalam Rencana Tata

Ruang Kota/Wilayah (RTRK/W) merupakan gambaran penyebaran kelompok fasilitas publik bagi warga masyarakat. Adanya zonasi akan menciptakan keseimbangan pelayanan publik atas berbagai fasilitas negara yang memang disiapkan untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan sendirinya zonasi juga menggambarkan jangkauan layanan fasilitas publik yang ada. Zonasi ruang kota menjadi tatanan yang harus dipatuhi seluruh stakeholders agar apa yang menjadi tujuan dalam RTRK/W dapat tercapai. Pada kelanjutannya, warga kota akan menikmati layanan fasilitas publik secara merata sesuai tuntutan kebutuhan yang ada. Ada beberapa yang harus menjadi catatan dalam mengendalikan zonasi tata ruang kota. Pertama, Rencana Tata Ruang Kota/Wilayah harus menjadi panduan bagi para penentu kebijakan penyediaan fasilitas publik, sehingga penempatan lokasinya sesuai dengan apa yang diamanatkan dalam SNI nomor 03-1733-2004. Pada gilirannya, segenap warga dapat terlayani dengan baik dan adil jika segala fasilitas publik utamanya fasilitas pendidikan sesuai dengan standar Tata Ruang Kota/Wilayah yang ada. Kedua, zonasi ruang kota untuk fasilitas pendidikan harus tidak membedakan antara sekolah negeri dan swasta sehingga ada kesetaraan di antara keduanya. Keberpihakan yang sama dari pemerintah selaku pengampu pendidikan nasional kepada sekolah negeri dan swasta, akan menjadikan sekolah swasta dapat berperan sebagaimana sekolah negeri; tanpa pemerintah

perlu melakukan pengelolaan sekolah swasta. Ketiga, keberadaan Rencana Tata Ruang Kota/Wilayah tidak boleh terlalu sering dilakukan revisi dengan argumen bahwa realitas tata ruang yang ada sudah tidak sesuai dengan zonasi yang diatur dalam RTRK/W. Karena acap kali justru revisi ini yang sering menjadikan kita kurang teguh berpegang pada zonasi yang sudah ditentukan. Kondisi ini sering terjadi akibat pelanggaran terhadap zonasi tata ruang tidak segera ditindak. Pendidikan bagi masyarakat menjadi kunci dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Khususnya di Bali, perlu membangun SDM Bali unggul agar memiliki kualitas profesional, berintegritas, dan berdaya saing. Sehingga perlu dikembangkan pendidikan yang lebih berkarakter dengan membangun integritas moral dan jati diri. Sekaligus upaya menghapus kesenjangan pendidikan melalui pemenuhan standar pendidikan yang merata. Revitalisasi pendidikan di Indonesia memang sangat diperlukan saat ini. Di satu sisi, tenaga pendidiknya harus menjadi insan kreatif dalam melakukan kegiatan pendidikan yang inspiratif di sekolah, sehingga dapat menggali potensi yang dimiliki masing-masing siswa. Sedang siswa didik sebagai insan yang menjalankan proses belajar, harus memiliki niat kuat dalam upaya mengembangkan diri. Tanpa niat mengembangkan diri, niscaya akan muncul SKTM asli tapi palsu sebagaimana dalam sengkarut PPDB 2018.

nya harga di pasaran pada bulan April ini. Inflasi komoditas cabai merah mencapai 0,02 persen, angka ini menjadi sebuah pertanda seolah-olah cabai merah mulai berkolaborasi dengan bawang merah dan bawang putih dalam mendominasi melejitnya harga pangan di pasaran. Selain itu, tomat sayur dan buah salak yang juga mengalami inflasi, ikut ambil bagian bersama komoditas lainnya dalam tren kenaikan harga-harga di Kota Denpasar. Antisipasi pergerakan harga menimbang keseimbangan pasokan, tidak cukup hanya melihat pada level nasional, namun perlu melihat lebih rinci per masingmasing daerah. Misalnya saja Songan, Kintamani sebagai penghasil bawang merah di Bali dilihat kecukupan produksinya, bilamana pasokan melimpah maka perlu pengalihan ke daerah lain yang kekurangan stok atau bisa saja tidak mencukupi maka perlu mendatangkan bawang merah dari daerah lain. Distribusi bahan pangan antardaerah tentu menjadi tantangan tersendiri. Untuk memastikan distribusi yang lancar, perlu terciptanya koordinasi yang baik antara daerah yang satu dengan daerah lainnya. Identifikasi awal ketersediaan pangan di masing-masing daerah menjadi penting sebagai bahan mitigasi kecukupan pangan pada suatu wilayah. Wilayah-wilayah potensial perlu menopang daerah yang kurang potensi untuk menyeimbangkan pasokan. Komunikasi antardaerah ini bisa dijembatai oleh pemerintah pusat dalam melakukan mapping daerah-daerah yang ‘’gemuk’’ maupun daerah ‘’kurus’’ produksi bahan pangan.

POJOK

Waspada Gejolak Harga Jelang Ramadan AKHIR-AKHIR ini pemberitaan di berbagai media dipenuhi oleh berita politik yang sepertinya tak kunjung usai, meskipun pesta demokrasi sudah berlalu pada tanggal 17 April silam. Masingmasing kubu mulai saling klaim kemenangan satu sama lain, merasa yakin akan data yang mereka miliki, unggul jauh dalam mengumpulkan pundi-pundi suara dibandingkan dengan perolehan sang lawan politik. Sudah tiba waktunya beranjak dari hiruk-pikuk politik, biarkan KPU bekerja sesuai dengan tugasnya, tak salah rasanya jika berpaling sejenak kepada pergerakan hargaharga yang mulai merangkak naik menjelang bulan Ramadan, jangan sampai perubahan harga yang telanjur nyaman pada jalurnya, naik perlahan tanpa kita sadari. Sudah menjadi tradisi kenaikan harga umumnya terjadi pada awal/akhir tahun dan pertengahan tahun yang biasanya berbarengan dengan hari-hari besar keagamaan. Tak terkecuali pada tahun ini, menjelang bulan puasa, harga-harga terlihat sudah mulai bergejolak naik. Dalam sepekan terakhir saja, sejumlah komoditas bahkan mengalami beberapa kali kenaikan. Cabai merah, tomat sayur, dan sejumlah buah-buahan mulai mengikuti kenaikan harga duet bawang merah dan bawang putih yang sudah lebih awal mengalami peningkatan pada bulan sebelumnya. Berbicara masalah harga tentu tidak sebatas komoditas pangan, tarif angkutan udara yang saat ini terus naik pun masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Fenomena pergerakan harga berbagai jenis barang sudah mulai terlihat dari angka inflasi Kota Denpasar pada bulan Maret 2019 yang mencapai 0,24 persen, sedangkan bahan makanan send-

Oleh I Putu Eka Suryawan iri mengalami inflasi 0,73 persen termasuk di dalamnya bawang merah dan bawang putih. Inflasi bulan April sedikit lebih tinggi di angka 0,26 persen hanya laju inflasi bahan makanan bisa ditekan pada angka 0,10 persen karena peran beberapa komoditas yang menahan laju inflasi seperti beras dan daging ayam ras. Inflasi bahan makanan yang kecil bukan berarti situasi komoditas ini sudah aman, bawang putih dan bawang merah yang pada bulan Maret mengalami inflasi kembali meroket dan menempati urutan teratas pada inflasi bahan makanan pada bulan April dan diikuti oleh komoditas lainnya. Ini merupakan warning menjelang bulan puasa saat pola konsumsi masyarakat biasanya meningkat di berbagai daerah termasuk Denpasar. Fluktuasi angka inflasi dari bulan Januari 2018 sampai saat ini relatif terkendali dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sepanjang periode tersebut, inflasi berada di bawah satu persen. Fenomena ini memang sangat membanggakan, hanya jangan sampai fakta ini membuat berbagai pihak terlena, mitigasi perubahan harga harus tetap menjadi perhatian. Pada bulan Januari 2015 sampai dengan Desember 2016 contohnya, inflasi Kota Denpasar terjaga di bawah satu persen tetapi pada Januari 2017 dan Desember 2017 inflasi melewati angka satu persen masingmasing pada level 1,39 persen dan 1,07 persen. Berkaca dari histori pergerakan harga tersebut, kewaspadaan akan pergeseran harga-harga tetap perlu mendapatkan perhatian serius sekalipun

harga seolah-olah sudah stay pada zona nyaman. Permintaan pasar yang semakin meningkat harus diimbangi oleh pasokan yang mencukupi sehingga volatilitas harga bisa terjaga. Produksi bawang merah yang sempat terganggu di berbagai daerah pada awal tahun akibat curah hujan yang tinggi menjadi awal terganggunya pasokan ke masing-masing daerah. Hal ini menjadi salah satu pemicu bergeraknya harga. Dengan semakin mendekatnya bulan puasa dan Lebaran, konsumsi bahan pangan diproyeksikan akan meningkat sehingga supply yang memadai sangat diperlukan demi terciptanya harga yang stabil. Selain bawang merah, bawang putih juga perlu mendapat perhatian lebih, karena duet kedua jenis bawang ini selalu menjadi kebutuhan wajib bagi emak-emak sebagai bahan baku dasar membuat masakan andalannya. Kurang sedap rasanya jikalau masakan luput dari sentuhan duo bawang ini. Pepatah mengatakan bila sayur tanpa garam kurang pas rasanya, tetapi masakan tanpa bawang pun sepertinya akan menghukum lidah kita yang haus akan cita rasa. Tahun ini, izin ekspor untuk komoditas bawang putih sudah dikeluarkan, sehingga harga bawang putih dipastikan terkendali, para spekulan yang ingin menahan kantong-kantong bawangnya tidak bisa berlamalama menyimpan si kulit putih ini di masing-masing gudang penyimpanan yang mereka miliki. Berbeda halnya dengan performa harga bawang yang sudah lebih awal unjuk gigi, cabai merah baru mulai menunjukkan pedas-

Penulis, Senior Researcher pada Centre of Culture & Urban Studies (CoCUS) Bali, tinggal di Denpasar

Hektaran sawah di Jembrana terserang hama wereng. - Siklus alam. *** Tangani pengungsi Gunung Agung, BNPB nunggak biaya RS. - Berutang untuk kemanusiaan. *** Dalam lima bulan, BNP Bali sita puluhan kilogram narkoba. - Kabar buruk.

Penulis, Statistisi pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Klungkung

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Selasa Paing, 7 Mei 2019

Pleno Kabupaten Diwarnai Ketegangan

Perolehan Suara di Dua TPS Dihitung Ulang Tabanan (Bali Post) -

Rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 tingkat Kabupaten Tabanan, Minggu (5/5), sempat diwarnai ketegangan khususnya saat pembacaan hasil perolehan suara untuk DPRD Kabupaten Dapil I TabananKerambitan. Ini dipicu dugaan penggelembungan suara yang menyeret dua nama caleg yang masih satu rekan partai yakni Ni Made Rai Santini dan I Ketut Arsana Yasa. Untuk membuktikan dugaan tersebut, akhirnya dilakukan penghitungan suara ulang khusus kotak surat suara dua TPS. Alhasil, rapat pleno terus berlanjut hingga baru rampung Senin (6/5) pagi. Dari pantauan di lapangan, awalnya rapat pleno tingkat kabupaten di Tabanan yang dimulai Minggu pukul 09.00 Wita berjalan lancar, meski diwarnai koreksi pada data pemilih lakilaki dan perempuan serta disabilitas berdasarkan DPT yang telah ditetapkan di Kabupaten Tabanan. Namun hal ini sifatnya administratif dan tidak mempengaruhi hasil perolehan suara calon. Suasana mulai tegang pada malam harinya saat pembacaan hasil pleno DPRD Kabupaten Dapil I TabananKerambitan. Ketua KPU Tabanan I Putu Gede Weda Subawa mengatakan, pihaknya menerima surat dari Ketua DPC PDI-P Tabanan yang meminta melakukan pembukaan C1 plano agar ada kejelasan terkait dugaan penggelembungan suara. Weda juga meminta saksi PDI-P membeberkan hasil temuan bukti tersebut. Saksi PDI-P I Made Supartha membeberkan

temuan bukti seperti di TPS 008 Desa Belumbang ada perbedaan salinan pertama C1 yang diterima suara partai 4, suara caleg 1 I Made Dirga sebanyak 11 suara, caleg 2 Ketut Arsana 0 suara, caleg Ni Made Rahayuni 114 suara dan Wayan Lara sebanyak 0 suara. Namun saat pleno kecamatan tertulis suara partai 0, caleg I Made Dirga 4 suara, caleg Ketut Arsana Yasa 11 suara dan Made Rahayuni 114 suara. Terjadi perbedaan, yakni suara Arsana bertambah 11 yang mulanya 0 dan Made Dirga berubah jadi 4 yang mulanya 11. Kemudian di TPS 009 Desa Sembung Gede, Kerambitan, pada salinan pertama C1, partai mendapat 19 suara dan Arsana Yasa 13 suara. Namun saat pleno kecamatan, Arsana Yasa menjadi 19 dan suara partai 13 suara. Di TPS 008 Penarukan, saat salinan C1, Made Dirga memperoleh 3 suara, namun pada pleno di keca-

matan mendapat 43 suara. Sedangkan untuk Arsana Yasa yang mulanya lima suara, pada pleno kecamatan menjadi 25 suara. ‘’Kenapa terjadi penambahan suara caleg pada nomor urut itu saja (2 dan 1 - red). Kenapa bukan caleg yang lain?’’ kata Made Supartha. Setelah penyampaian bukti dari saksi, agar lebih jelas akhirnya dilanjutkan menyandingkan data antara data dari saksi dengan C1 plano yang ada di kotak suara. Hanya hasilnya berbeda. Berdasarkan hal itulah PDI-P menginginkan adanya penghitungan suara ulang. Hanya dari KPU Tabanan melalui salah satu komisionernya, Ni Made Sunadi, menegaskan proses penghitungan suara ulang seharusnya tidak dilakukan di pleno kabupaten karena sudah ada regulasi yang mengatur hal itu. Terlebih data C1 plano adalah rohnya dan kunci data. Di sisi lain, Sekretaris

PENGHITUNGAN SUARA - Penghitungan suara ulang saat rapat pleno Kabupaten di Tabanan. DPC PDI-P Tabanan I Nyoman Arnawa bersama saksinya, I Made Supartha, tetap bersikukuh ingin melakukan penghitungan suara ulang. Ia menolak C1 plano digunakan sebagai parameter karena pihaknya punya dua data dari saksi yang menurutnya hasilnya

benar. ‘’Kami tidak memihak siapa-siapa, melainkan hanya ingin kejelasan dan keadilan,’’ tegasnya. Akhirnya, penghitungan ulang dilakukan di rapat pleno kabupaten. Setelah proses penghitungan ulang ternyata tetap dimenangkan oleh I Ketut Arsana Yasa

dengan perolehan 3.573 suara dan Rai Santini 3.567 suara atau ada selisih tipis yakni enam suara. Terkait hal ini, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penindakan Bawaslu Bali I Wayan Wirka mengatakan, penghitungan suara ulang dilakukan tidak

Bali Post/bit

melanggar aturan. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan kepastian dengan persoalan yang terjadi baik di tingkat desa, kecamatan, kabupaten dan provinsi yang harus diselesaikan. Bahkan pihaknya pun akan mengevaluasi hal mana yang dianggap belum maksimal. (kmb28)

Sistem Zonasi Anggaran Pemeliharaan Jalan Hanya Rp 3,1 Miliar PPDB Diperketat

Tabanan (Bali Post) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 dalam waktu dekat kembali digelar. Sistem zonasi yang diterapkan sejak tahun 2018, tahun ini akan diperketat. Jarak rumah calon siswa dengan sekolah akan menjadi syarat jalur zonasi tahun ini. Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan I Nyoman Darmawita seizin Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tabanan mengatakan, aturan baru PPDB 2019 tersebut tertuang dalam Permendikbud No. 51 Tahun 2018 tentang PPDB. Aturan ini berlaku untuk semua jenjang dari TK, SD sampai dengan SMA/ SMK. ‘’Intinya, siswa akan kita zonakan ke sekolah terdekat sesuai Permendikbud, dan sesuai alamat rumah siswa atau KK,’’ terangnya, Senin (6/5) kemarin. Namun, Darmawita menyebutkan, sampai saat ini Disdik masih menyusun draf untuk pemerataan dan menghindari adanya kemungkinan kisruh seperti tahun-tahun sebelumnya. ‘’Kami masih menyusun zonasi kota. Sedangkan untuk luar kota sudah siap,’’ ucapnya. Dijelaskannya lebih lanjut, sistem zonasi mempermudah pemerintah pusat dan daerah memetakan dan memberikan intervensi pendidikan baik terkait fasilitas sekolah, metode pembelaja-

ran, maupun kualitas dan distribusi guru, sehingga mempercepat pemerataan mutu pendidikan di daerah. Sistem ini akan mampu menghapus pandangan sekolah favorit di masyarakat. ‘’Tahun ini ada beberapa banjar yang akan dizonakan ke kota untuk mengurangi krodit seperti di Kecamatan Kediri,’’ tegasnya. Selain memperketat zonasi, dalam aturan Permendikbud juga mengatur jalur miskin tidak lagi mengkhusus, melainkan menjadi satu atau masuk ke jalur zonasi yang persentasenya sebanyak 90 persen. Santer tersiar kabar pemerintah pusat mengambil kebijakan ini untuk menghindari munculnya polemik di beberapa daerah lantaran surat miskin disalahgunakan. ‘’Sekarang ini kuota jalur zonasi paling sedikit 90 persen. Di jalur zonasi itu sudah termasuk kuota tidak mampu di sana dan tidak dikhususkan seperti tahun lalu,’’ terangnya. Selain itu, diatur pula kuota lima persen dari perpindahan orangtua yang memiliki pekerjaan seperti pejabat, Kapolres dan lima persen jalur prestasi akademik dan non-akademik. Untuk non-akademik yaitu ketika siswa menjadi juara saat mengikuti olimpiade saint atau bukan prestasi akademik hasil belajar yang dilihat dari rapor. (kmb28)

JALAN - Kondisi salah satu ruas jalan kabupaten yang memerlukan pemeliharaan.

Biaya Pengobatan Pengungsi Gunung Agung Belum Dibayar

Tabanan (Bali Post) Erupsi Gunung Agung tahun 2017 menyebabkan ribuan warga Karangasem mengungsi ke berbagai daerah di Bali, salah satunya Kabupaten Tabanan. Dalam masa pengungsian tersebut ada beberapa pengungsi yang sakit dan harus mendapatkan perawatan ke BRSU Tabanan. Karena bersifat bencana, pembiayaan untuk pengungsi yang sakit ditagih ke pemerintah dalam hal ini Pemkab Karangasem. Namun, sudah hampir dua tahun biaya pengobatan ini belum dibayarkan dan menjadi piutang di BRSU Tabanan. Kepala Bagian Keuangan BRSU Tabanan Nengah Juliasa, Senin (6/5) kemarin mengatakan, total pasien pengungsi yang berobat ke BRSU Tabanan sebanyak 88 orang dengan tagihan sebesar Rp 99.066.200. BRSU Tabanan sudah mengajukan klaim ke Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Dari provinsi, akan diteruskan ke Pemkab Karangasem. Namun hingga saat ini klaim yang diajukan belum juga cair. ‘’Prosedur pengajuan klaim untuk biaya pengobatan pasien pengungsi adalah lewat Dinas Kesehatan Provinsi. Selanjutnya Diskes yang meneruskan ke Pemkab Karangasem,’’ ujar Juliasa. Meski belum dibayarkan selama dua tahun, karena jumlahnya tidak terlalu besar, piutang tersebut tidak menganggu keuangan BRSU Tabanan. Mengenai kemungkinan menjadi temuan BPK,

dia optimis, hal itu tidak ada masalah karena dokumen pasien sudah lengkap. ‘’Piutang tersebut juga sudah diaudit oleh BPKP,’’ imbuhnya. Guna mengatasi piutang, salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah memproses piutang ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Denpasar. Langkah ini tentu memerlukan prosedur yaitu harus dilakukan konfirmasi kepada pihak yang berutang dalam hal ini Pemkab Karangasem. Konfirmasi dilakukan sebanyak tiga kali. Jika dalam tiga kali konfirmasi ini ternyata tetap tidak ada kejelasan, maka BRSU Tabanan bisa mengajukan piutang ini ke KPKNL Denpasar. Proses pengajuan piutang ke KPKNL pernah dilakukan oleh BRSU Tabanan terhadap piutang-piutang berjumlah kecil yang dulunya dimasukkan ke dalam kerugian rumah sakit. Tetapi sejak tahun 2013 lewat audit BPK, piutang-piutang ini tidak boleh lagi dimasukkan ke kerugian rumah sakit tetapi harus ditagih. Dalam prosesnya ada yang berhasil ditagih dan ada yang dimasukkan ke dalam proses penghapusan ke KPKNL. ‘’Hal yang sama bisa dilakukan kepada piutang pengobatan untuk pasien pengungsi asal Karangasem ini. Karena merupakan bencana dan ada sisi kemanusiannya. Tetapi tetap harus mengikuti prosedur dan koordinasi dengan dinas terkait,’’ ujar Juliasa. (kmb24)

Bali Post/bit

Tabanan (Bali Post) Persoalan jalan rusak masih menjadi pekerjaan rumah yang belum mampu diselesaikan Pemkab Tabanan. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan kerap dibuat kerepotan dengan masalah jalan rusak. Terlebih ketika keluhan masyarakat marak dan meminta jalan yang rusak segera diperbaiki. Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan I Made Yudiana mengatakan, panjang jalan kabupaten di Tabanan sepanjang 863,218 kilometer. Dari jumlah tersebut, sepanjang 663,110 kilometer sudah di-hotmix. Namun di tengah keterbatasan anggaran dan skala prioritas pembangunan lainnya, tentu saja tidak serta merta seluruh jalan kabupaten bisa tuntas untuk program hotmix, melainkan dilakukan bertahap. Di tahun anggaran 2019, anggaran masih dikonsentrasikan untuk pemeliharaan jalan sebagai upaya menjaga kualitas jalan. ‘’Biaya pemeliharaan jalan tahun ini dapat pagu Rp 3,1 miliar. Itu untuk pengadaan material dan upah tenaga,’’ terangnya, Senin (6/5) kemarin. Kata Yudiana, anggaran pemeliharaan menurun dibandingkan tahun 2018 yang sebanyak Rp 3,5 miliar. Biaya pemeliharaan rutin ini digunakan untuk melakukan perbaikan ruas jalan dengan kondisi kerusakan tidak lebih dari lima persen dan disesuaikan dengan perkembangan keadaan ruas jalan sesuai dengan tingkat kerusakan. Perbaikan jalan juga dilakukan menyesuaikan faktor cuaca, ketersediaan bahan serta tingkat kerusakan. Selain pemeliharaan jalan, pejabat asal Baturiti ini juga menyampaikan, tahun ini program hotmix akan direncanakan untuk empat ruas jalan yang didanai dari DAK, BKK provinsi dan BKK Kabupaten Badung. Namun untuk bantuan BKK provinsi serta Badung, masih menunggu SK untuk ruas yang akan mendapatkan alokasi dana tersebut. ‘’Untuk DAK, ruas jalan yang ditangani yakni ruas Selabih-Bukit Tumpeng, ruas Mekayu-Pancoran, ruas Serampingan-Kelecung dan ruas Jelijih-Munduk Ulan,’’ terangnya. Proyek empat ruas jalan tersebut masih ditenderkan. Jika tidak ada kendala, pertengahan Juni mendatang proyek tersebut sudah teken kontrak. (kmb28)

Minimarket BUMDes Cegah Generasi Muda Pindah ke Kota Tabanan (Bali Post) Desa Lumbung Kauh memiliki BUMDes yang bergerak di bidang pengolahan kelapa menjadi VCO dan menjual produk tersebut. Namun, penjualan VCO masih stagnan karena terbentur terbatasnya pemasaran. Untuk memperluas pasar dibutuhkan modal. Ini artinya BUMDes harus memiliki pendapatan. Guna meningkatkan pendapatan BUMDes sekaligus mencegah generasi muda pindah ke kota, Pemkab Tabanan diharapkan mengarahkan BUMDes memiliki minimarket yang tidak hanya menjual produk olahan produk lokal tetapi juga kebutuhan sehari-hari. Hal ini dikatakan Sekretaris Desa Lumbung Kauh Wayan Suarsa. Menurutnya, warga Desa Lumbung Kauh profesinya didominasi petani. Dikhawatirkan profesi ini akan semakin berkurang melihat generasi muda lebih memilih bekerja di kota meski pekerjaan seadanya. Di sisi lain, petani kelapa di Desa Lumbung Kauh masih jarang mengolah kelapa menjadi produk olahan dan cenderung menjual dalam bentuk

butiran. Akibatnya, produksi kelapa di Desa Lumbung Kauh lebih banyak dikirim ke Jawa dan di sana diolah menjadi produk seperti VCO. Produk olahan ini kemudian dijual kembali ke Bali dengan harga jauh lebih mahal. ‘’Padahal jika masyarakat mau mengolah kelapanya, nilai jualnya bisa lebih tinggi. Tetapi budayanya sekarang menjual butiran dan di Desa Lumbung Kauh tidak ada pabrik pengolahan kelapa sehingga lebih banyak dikirim ke Jawa,’’ jelas Suarsa belum lama ini. BUMDes menjadi salah satu harapan agar kelapa ini bisa diolah menjadi produk bernilai jual. Tidak hanya VCO tetapi turunannya seperti masker, lulur dan lotion hingga produk kelapa lainnya seperti kerajinan ataupun jajanan. Sayangnya modal yang terbatas membuat BUMDes Desa Lumbung Kauh tidak bisa berbuat banyak. Maka dari itu Suarsa memiliki harapan jika BUMDes diarahkan untuk membuat minimarket

yang juga menjual kebutuhan sehari-hari masyarakat desa. Hal ini didasari pengamatan, yakni warga Desa Lumbung Kauh kebanyakan ke kota untuk membeli kebutuhannya. ‘’Jadi kalau BUMDes hanya menjual produk olahan pertanian dengan pasar yang hanya menyasar Desa Lumbung Kauh tidak akan laku karena mereka sudah punya di rumah. Apabila BUMDes menjual produk kota yang dibutuh-

kan ke desa, pasti akan laris,’’ ujarnya. Dengan keuntungan ini, BUMDes akan memiliki modal lebih untuk meningkatkan kualitas produk olahan kelapa dan memperbanyak variasinya. Sehingga produk ini menjadi layak dijual ke outlet-outlet yang bekerja sama dengan BUMDa ataupun toko modern lainnya. Dengan peningkatan permintaan produk olahan pertanian lokal, maka akan menarik minat generasi muda untuk meneruskan pertanian. ‘’Jika generasi muda mulai melirik pertanian sebagai profesi dan dianggap memiliki potensi pendapatan yang baik, maka bisa mencegah generasi muda untuk pindah ke kota,’’ papar Suarsa. (kmb24)


BULELENG

8

Selasa Paing, 7 Mei 2019

Pasar Darurat Mulai Dibangun Bulan Ini

Pemenang Tender Ditetapkan Nilai Proyek Rp 1,271 Miliar

Bali Post/kmb38

TINJAU LOKASI – Dinas Perindustrian Perdagangan (Disdagprin) meninjau lokasi pembangunan Pasar Darurat di Terminal Banyuasri, Senin (6/5) kemarin.

Jelang Masa Jabatan Berakhir

Dewan Setuju Bahas Dua Ranperda Singaraja (Bali Post) – Setelah dibahas di internal Badan Pembentukan Perda (Bapemperda), DPRD Kabupaten menyetujui melanjutkan pembahasan dua rancangan perda (ranperda) masa sidang dua tahun ini. Keputusan ini diambil pada Rapat Gabungan Komisi DPRD Buleleng, Senin (6/5) kemarin. Sebelum disetujui masing-masing panitia khusus (pansus) menyampaikan kesimpulan atas usulan pembahasan ranperda tersebut. Pada intinya, dua ranperda itu yakni Ranperda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak. Kemudian satu lagi Ranperda tentang Perubahan Perda No. 20 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan. Kedua Ranperda itu pembahasannya disetujui dilanjutkan. Namun, Ranperda tentang PT BPR Bank Buleleng 45 (Perseroda) pembahasannya dipastikan ditunda. Pasalnya, masih terjadi tarik ulur antara eksekutif dengan dewan terkait naskah akademik. Ketua Pansus Ranperda Retribusi Pelayanan Keseha-

tan Nyoman Gede Wandira Adi mengatakan, tarif retribusi pelayanan kesehatan layak untuk disempurnakan. Hal itu sejalan dengan regulasi yang mengatur bahwa tarif retribusi pelayanan kesehatan itu bisa ditinjau kembali setiap tiga tahun sekali. Kenapa itu disetujui, karena dari draf ranperda yang diusulkan pemerintah daerah ada penambahan objek retribusi baru. “Setelah kami di internal pansus bersama tim pakar mengkaji, pada prinsipnya perubahan tarif retribusi pelayanan kesehatan itu bisa ditinjau ulang. Kami sependapat selain karena ada penambahan objek baru regulasi membenarkan tarif itu dikaji setiap tiga tahun,” katanya. Politisi Partai Golkar Bule-

leng itu mnyatakan, penambahan objek retribusi baru dalam rancangan perda itu, meliputi tarif pelayanan di Puskesmas Rawat Inap, retribusi di rumah sakit pratama, pelayanan laboratorium, sumber daya manusia (SDM), dan sarana prasarana (sarpras) kesehatan. Ketua Pansus Ranperda tentang PT BPR Bank Buleleng 45 (Perseroda), Putu Tirta Adnyana, mengatakan, kendati pemerintah menyusun naskah akademik, tetapi hal itu perlu disempurnakan kembali. Selain itu, beberapa regulasi yang lebih tinggi sudah terbit, sehingga rancangan perda ini harus mengikuti regulasi di atasnya. Dia mencontohkan, ranperda ini harus mengikuti regulasi yang mengatur ten-

tang Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, beberapa Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) belakangan ini banyak yang baru terbit, sehingga hal itu harus dijadikan patokan dalam pembahasan Ranperda PT Bank Buleleng 45 (Perseroda) ini. Untuk itu, politisi asal Desa Bondalem, Tejakula itu memutuskan pembahasan ranperda itu agar ditunda saja. Dirinya pun menyarankan, DPRD periode 2019-2023 yang akan dilantik itu nanti yang menuntaskan ranperda yang tertunda ini. “Harus ada kesepakatan dari kedua belah pihak. Kalau sekarang, tidak memungkinkan dilanjutkan. Nanti, pembahasan bisa dilakukan dewan yang baru,’’ ujarnya. Apalagi, kata Putu Tirta Adnyana, beberapa regulasi yang lebih tinggi banyak baru terbit. Bagaimanapun rancangan yang kita bahas itu harus menyesuaikan dengan regulasi yang baru. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Setelah sempat gagal tender, pembangunan pasar darurat di kawasan Terminal Banyuasri, Kecamatan Buleleng itu akan dibangun bulan ini. Kepastian itu menyusul ditetapkannya rekanan pemenang tender pembangunan pasar darurat itu. Rekanan ini dipastikan mulai melakukan pekerjaannya 16 Mei 2019 mendatang. Dari informasi yang dikumpulkan di lapangan, rekanan yang memenangkan tender itu adalah PT Sida Dadi Prakanti dengan nilai penawaran Rp 1.271.894.606. Setelah pemenang ditetapkan, Dinas Perdagangan Perindustrian (Dsdagprin) Ketut Suparto bersama perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng Gede Gunawan melakukan peninjauan lokasi, Senin (6/5) kemarin. Kunjungan ini dipimpin langsung Asisten II Sekkab Buleleng Ni Made Rousmini. Dalam kunjungan itu, Disdagprin dan dinas teknis terkait melakukan koordinasi di lapangan. Mereka tampak serius berdiskusi terkait skema pembangunan pasar darurat di areal terminal dan juga ruas Jalan Samudra, Singaraja. Kepala Disdagprin Buleleng Ketut Suparto mengatakan, sesuai hasil tender di Bagian

Layanan Pengadaan (BLP) Barang Jasa Pemkab Buleleng, rekanan akan menandatangani kontrak pekerjaan Kamis (16/5) mendatang. Dengan penandatanganan itu, maka rekanan pemenang tender itu sudah bisa mulai melakukan tahapan pembangunan. Menunggu hasi H itu, Dishub Buleleng diperintahkan sudah mengosongkan areal terminal mulai Selasa (14/5). Pembangunan pasar darurat itu dikerjakan selama 45 hari. Dengan kontrak itu, pekerjaan dijadwalkan rampung 30 Juni 2019. Relokasi pedagang pasar exsisting itu dijadwalkan 7 Juli 2019 mendatang. “Karena sudah ditetapkan pemenangnya, maka kami diperintahkan pimpinan agar 16 Mei 2019 sudah mulai dikerjakan. Hari ini kami koordinasi teknis ke lapangan,” katanya. Sesuai perencanaan yang disusun kata Suparto, untuk lambung barat Terminal Banyuasri difungsikan menampung pedagang yang sekarang ini menempati Pasar Banyuasri. Pedagang pasar tumpah akan ditempatkan di areal terminal di lambung timur dari selatan ke utara. Ruas Jalan Samudra dari barat ke timur akan dibangun untuk lokasi kios dan rumah toko (ruko). Jumlah kios yang dibangun 56 unit ditambah 92 ruko. “Karena akan memanfaatkan jalan dan areal terminal, maka kami minta

Dishub mengatur lalu lintas. Sehingga di satu sisi kita bisa bangun ruko dan kios. Jalan itu bisa difungsikan karena merupakan akses keluar masuk warga,” jelasnya. Kepala Dishub Buleleng Gede Gunawan mengatakan, menyusul kepastian pembangunan pasar darurat itu, pihaknya sudah menugaskan kepala terminal berkoordinasi dengan perusahaan angkutan umum terutama armada bus. Nantinya, aktivitas terminal itu dipindahkan ke Terminal Barang di Jalan Ahmad Yani Barat. Selain menutup Terminal Banyuasri untuk angkutan umum, Gunawan juga melakukan rekayasa (pengalihan) arus kendaraan di Jalan Samudra yang akan dibangun kios dan ruko. Rencananya, ruas Jalan Samudra yang ada sebelah utara itu tetap difungsikan untuk lalu lintas kendaraan satu arah. “Kami sudah minta kepada Dinas PUPR agar dipasang barrier portable untuk membatasi ruas Jalan Samudra yang sebagian akan dibangun kios dan ruko. Soal pemindahan angkutan umum, kami sudah berkoordinasi dengan perusahaan. Pada dasarnya, mereka maklum nanti dipindahkan ke Terminal Barang di Jalan Ahmad Yani,” jelas mantan Kabag Humas dan Protokol Sekkab Buleleng ini. (kmb38)

Bali Post/kmb38

PENGGIAT ANTINARKOBA – BNNP Bali mengumpulkan perbekel di Buleleng guna menindaklanjuti dukungan desa dan desa pakraman membentuk penggiat antinarkoba dalam pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Bentuk Penggiat Antinarkoba

BNNP Kumpulkan Perbekel Se-Buleleng

Bali Post/kmb38

DUA RANPERDA – Masa sidang dua tahun ini sekaligus menjelang berakhirnya masa jabatan, DPRD Buleleng menyepakati membahas dua rancangan perda.

Singaraja (Bali Post) – Badan Narkotika Nasional (BNNP) Provinsi Bali mengumpulkan para perbekel di Buleleng, Senin (6/5) kemarin. Pertemuan itu dalam upaya menyatukan persepsi dan dukungan gerakan pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Aparat terbawah ini juga diharapkan membentuk penggiat antinarkotika di wilayahnya. Pertemuan dengan perbekel itu dihadiri Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. dan Kepala BNNK Buleleng AKBP I Gede Astawa, S.H., M.H. Kepala BNNP Bali mengatakan, perbekel memiliki peran sangat strategis dalam capaian pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba itu. Peran yang memungkinkan dilakukan perbekel dan jajarannya adalah

pemberdayaan masyarakat antinarkoba dengan menggunakan berbagai cara, seperti sosialisasi, advokasi dan diseminasi informasi kepada setiap lapisan masyarakat. Sudah pasti hal itu disesuaikan dengan program di desa. Aplikasi peran perbekel yaitu prosperity (kesejahteraan) dan security (keamanan). Fungsi keamanan itu meliputi mengamankan lingkungan desa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Masyarakat memiliki fungsi sebagai aktor utama yakni masyarakat memahami masalah narkoba di lingkungannya dengan melibatkan semua tokoh termasuk dapat melibatkan pemerintah dan swasta. “Peran serta masyarakat dan stakeholders dalam P4GN sesuai UU No. 35 Tahun 2009 pasal 104, 106, 108, dan pasal 109,” katanya. Selain peran itu, perbekel

dan desa pakraman sesuai Perda Provinsi Bali No. 3 Tahun 2011 tentang Desa Pakraman tugas dan wewenangnya adalah membuat awig-awig, mengatur krama desa, mengatur pengelolaan harta kekayaan desa bersama pemerintah. Selain itu, melaksanakan pembangunan di segala bidang, membina dan mengembangkan nilai-nilai budaya Bali serta tidak kalah penting mengayomi krama desa. “Dari pertemuan ini, kami berharap perbekel atau desa pakraman menyusun kebijakan antinarkoba di lingkungannya sesuai fungsinya. Melaksanakan kegiatan P4GN secara mandiri serta membentuk relawan dan penggiat antinarkoba sebagai perpanjangan tangan BNN minimal di lingkungannya dan juga tempat kerjanya,” tegasnya. (kmb38)

Diskes Atensi Kasus ’’Suspect’’ Rabies

Pantau Kesehatan Tiga Korban Gigitan Anjing di Pangkung Paruk Kasus suspect virus rabies yang menyebabkan seorang pelajar SMP asal Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririrt meninggal dunia mendapat atensi Dinas Kesehatan (Diskes) Buleleng. Tiga korban yang pernah digigit anjing, yang berumur antara 1 sampai 2 bulan itu sekarang dalam pentauan petugas Puskesmas Seririt II. Ketiganya telah diberi suntikan Vaksin Anti-Rabies (VAR) dan Serum AntiRabies (SAR) untuk mengantisipasi kemungkinan ketiganya terjangkit virus berbahaya tersebut. Lalu, bagaimanakah perkembangan kesehatan ketiga orang itu dan juga stok VAR yang disiapkan Diskes Buleleng? KEPALA Dinas Kesehatan (Diskes) Buleleng dr. IGN Mahapramana di ruang kerjanya, Senin (6/5) kemarin, mengatakan setelah kasus suspect di Desa Pangkung Paruk ditemukan, pihaknya sudah melakukan observasi dan menelusuri kronologis penularan virus itu. Hasilnya, korban meninggal dunia Komang Era Eriawan (14) karena digigit anjing peliharaannya sendiri Februari 2019 lalu. Anjing yang diperkirakan baru berumur antara 1 sampai 2 bulan itu menggigit kaki hingga menimbulkan luka. Anjing yang sama juga

menggigit kakaknya, Putu Erik Aribowo (20), adik besannya, Kadek Yuli Dwi Wahyuni (5), dan pacarnya, Ketut Ciriani (20), asal Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak. Korban ini tidak mencari VAR ke pelayanan kesehatan terdekat. Alasan tidak cari VAR, lantaran ketidaktahuannya. Padahal, luka gigitan anjing itu berpotensi tertular virus rabies. Selain itu, para korban ini cenderung menganggap remeh kalau hanya tergigit anjing. Namun sejatinya, justru dapat memicu penyakit berbahaya bahkan

bisa merenggut nyawa. “Dari penelusuran jajaran kami, pasien sudah meninggal sedangkan tiga lainnya tidak mendapat VAR. Kami sangat prihatin sebab masih saja kita temukan perilaku warga yang menganggap remeh ketika tergigit anjing. Karenanya, mereka tidak berusaha mencari VAR. Padahal VAR itu kita sediakan,” katanya. Setelah temuan kasus suspect itu, pihak Puskesmas Serirrit II masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan tiga korban gigitan anjing di Pangkung Paruk itu. Ketiga korban itu sudah diberikan suntikan VAR dan SAR yang pertama. Jadwal pemberian VAR berikutnya akan kembali dilakukan sampai genap mendapatkan empat kali suntikan VAR. Selain itu, pihaknya mengingatkan agar warga tetap waspada dengan gigitan anjing itu. Mencegah jatuhnya korban jiwa baru, Diskes mengajak warga berperilaku hidup sehat. Salah satu caranya jangan sampai tergigit anjing. Kalau tergigit anjing, sebelum mencari suntikan VAR ke pelayanan kesehatan terdekat, maka warga diharapkan melakukan pencegahan dini dengan men-

cuci luka bekas gigitan anjing itu menggunakan sabun. Setelah itu, dibasuh dengan air bersih. “Kami sudah tugaskan Puskesmas Seririt II untuk memantau perkembangan kasus suspect rabies di Pangkung Paruk itu. Kalau terjadi gigitan, lukanya dicuci bersih. Periksakan ke dokter untuk mendapat VAR. Demikian cara mencegah jatuhnya korban jiwa lainnya. Memang virus rabies itu masih marak dan harus tetap diwaspadai,” ujarnya. Tekait stok VAR, dr. Mahapramana mengatakan, sejak kasus suspect rabies itu ditemukan, pihaknya tetap menyiagakan stok VAR dan SAR di 14 rabies center dan rumah sakit di Bali Utara. Antisipasi itu untuk melayani masyarakat yang kemungkinan tergigit anjing liar atau hewan lain yang berpotensi menularkan virus rabies. Tahun ini, Diskes telah menerima 1.500 vial VAR dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Selain itu, melalui anggaran APBD Buleleng Tahun 2019, Diskes sudah mengalokasikan anggaran Rp 2 miliar untuk pengadaan sekitar 7.000 VAR. Dengan cadangan VAR sebanyak itu,

pihaknya menjamin tidak ada kelangkaan VAR di fasilitas kesehatan pemerintah. “Stok masih mencukupi. Cara pemakaiannya kini lebih selektif untuk menghindari pemakaian VAR mubazir. Untuk kasus di zona merah rabies setiap korban tergigit kita berikan VAR pertama dan sambil pemantauan kalau perkembangannya tidak menunjukkan suspect rabies pemberian VAR berikutnya kita hentikan, sehingga stok VAR tetap tersedia cukup,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pasien suspect rabies itu meninggal dunia ketika menjalani perawatan di ruang isolasi IGD RSUD Buleleng, Jumat (5/5) lalu. Korban ini bernama Komang Era Ariawan (14) asal Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt. Korban meninggal dunia setelah menunjukkan gejala klinis yang mirip tertular virus rabies seperti lumpuh pada kaki, muntah-muntah, dan nafsu makan menurun. Setelah ditelusuri, korban sekitar Februari 2019 lalu, pernah tergigit anjing peliharaannya sendiri. Selain itu, anjing lokal itu juga sempat menggigit tiga orang korban lainnya. Atas kasus

ini, Dinas Pertanian (Distan) Buleleng telah mengambil langkah pengendalian. Strateginya dengan melakukan vaksinasi dan eliminasi anjing untuk mencegah gigitan berulang. Distan juga mengawasi lalu lintas hewan penular rabies (HPR) di Desa Pangkung Paruk ke desa tetangga. (mud)

dr. IGN Mahapramana

Bali Post/kmb38


Selasa Paing, 7 Mei 2019

GIANYAR

9

”Prajuru” Desa Pakraman Badung Di-”blacklist” sebagai KPPS

Gianyar (Bali Post) -

Pascamenerima rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gianyar terkait pelanggaran yang dilakukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Pakraman Badung, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar langsung memberikan peringatan kepada petugas tersebut.

Bali Post/kmb35

OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP kasus lakalantas di Desa Singapadu, Senin (6/5) kemarin.

Tabrakan Beruntun Pengendara Motor Tewas

Gianyar (Bali Post) Tabrakan beruntun terjadi di Banjar Negari, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Senin (6/5) kemarin. Dalam insiden tersebut, pengendara sepeda motor Vario nopol DK 6821 ZX, Khoirul Abidin, tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Kasus kecelakaan ini masih ditangani Sat Lantas Polres Gianyar. Menurut Kanit Laka Polsek Sukawati I Ketut Suandi, awalnya sepeda motor Vario nopol DK 6821 ZX yang dikemudikan korban melaju beriringan ke selatan dengan mobil Honda Jazz DK 951 yang ada di depannya pada sekitar pukul 07.30 Wita. Saat melintasi TKP, tepatnya di depan Balai Banjar Negari, korban hendak menyalip mobil Jazz tersebut dengan mengambil haluan kanan. Diduga saat menyalip korban kurang hati-hati, sehingga menabrak bumper kanan belakang mobil tersebut. Usai menabrak mobil tersebut, korban langsung terjatuh. Tanpa diduga dari arah belakang juga meluncur sepeda motor Vario DK 2096 GA yang dikendarai I Gede Setiawan Giri. Pria berusia 39 asal Tabanan ini tidak mampu mengontrol kendaraan, sehingga langsung menabrak korban yang sudah terjatuh. Akibat kejadian tersebut, Khoirul Abidin yang berasal dari Sidoarjo ini langsung meninggal di TKP. Korban juga sempat dilarikan ke RSUD Sanjiwani. Sementara itu, I Gede Setiawan Giri tidak menderita luka-luka. Sedangkan pengemudi Jazz yang bumper belakang mobilnya ditabrak korban tidak mengalami masalah sama sekali. “Ini masih lidik, apakah korban meninggal ini ditabrak atau tidak,” katanya. Kanit Laka Polres Gianyar Iptu Nariawan mengatakan, kasus lakalantas ini sedang ditangani Sat Lantas Polres Gianyar. Pihaknya masih mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi. “Belum ada tersangka. Ini masih dikembangkan,” katanya. (kmb35)

Bali Post/kmb35

PLENO - Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 di Hotel Rumah Luwih, Pantai Lebih, Senin (6/5) kemarin.

KPU Plenokan Hasil Pemilu

Gianyar (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gianyar menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019. Pleno tersebut berlangsung di Hotel Rumah Luwih, Pantai Lebih, Kecamatan Gianyar, Senin (6/5) kemarin. Proses tersebut dihadiri saksi partai, PPK, Bawaslu dan jajaran pengamanan. Ketua KPU Gianyar Putu Agus Tirta Suguna mengatakan, pleno sifatnya hanya melakukan koreksi mengenai kinerja jajaran di tingkat kecamatan. Pihaknya hanya melakukan proses rekap, kemudian dilanjutkan rekap di provinsi, hingga ditetapkan oleh KPU RI pada 22 Mei mendatang. Dalam Pleno ini juga diberikan kesempatan kepada pihak yang tidak puas untuk menggugat selama 3 x 24 jam atau tiga hari. “Setelah penetapan KPU-RI, baru kami melakukan penetapan MK mengenai tidak adanya gugatan. Kalau tidak ada gugatan, KPU Gianyar akan menetapkan setelah tiga hari penetapan KPU-RI. Kami khusus menetapkan DPRD Kabupaten Gianyar,” jelasnya. Mengenai kendala yang ditemukan oleh saksi dan peserta pemilu, kata Agus Tirta Suguna, sudah diakomodir oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Bahkan di tingkat kecamatan, suara tersebut sudah divalidkan melalui rekapitulasi di kecamatan. “Sekarang kami proses tingkat kabupaten berdasarkan rekap yang sudah dilakukan teman-teman kecamatan. Nanti ada koreksi data pemilih, secara substansi

sudah sesuai dengan apa yang direkap rekan-rekan PPK. Proses di TPS sudah di-clearkan di masing-masing PPK,” ujarnya. Agus Tirta Suguna menambahkan, apabila ditemukan kekeliruan sudah diakomodir oleh rekan PPK. Hal itu dilakukan dengan membuka pleno disesuaikan dan dicocokkan. “Kalau tidak sesuai dilakukan penghitungan suara ulang, itu sudah diakukan oleh PKK. Mekanisme itu sudah berlalu, seluruh saksi sudah hadir,” jelasnya. Saat pleno kemarin, satu saksi dari Partai Golkar sempat menyatakan adanya penggelembungan suara. Dikatakan, hal itu juga sudah diakomodir di tingkat kecamatan. “Kalau saksi membawa data yang sesuai di PPK yang dibacakan PPS, itu kami sinkronkan. Kalau ada perbedaan, bisa dilakukan suara ulang,” jelasnya. Untuk rapat kali ini, kata Agus Tirta Suguna tidak lagi akan berbicara proses di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Saat ini tidak lagi bicara proses di TPS, itu sudah clear di masing-masing kecamatan. Sekarang ini hanya meng-cross check data yang dibuat PPK berupa DA1,” tandasnya. Sementara itu, Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengatakan, pihaknya akan terus mengawal jalannya pemilu sampai penetapan, bahkan sampai pelantikan. Jajarannya juga tetap mengawal kotak suara yang kini disimpan di gudang KPU di Stadion Kapten Dipta. “Kotak suara tetap kami jaga. Kami tempatkan dua pos untuk penjagaan kotak di Gianyar,” ujarnya. (kmb35)

“Kami sudah memberikan peringatan kepada yang bersangkutan. Peringatan dulu, baru pemecatan,” ujar Ketua KPU Gianyar Putu Agus Tirta Suguna, Senin (6/5) kemarin. Menurut Agus Tirta Suguna, sanksi bagi prajuru yang merangkap KPPS itu memang hanya sebatas peringatan, dilanjutkan dengan pemecatan. Sebelum diberhentikan, mereka mendapat peringatan dahulu. Selanjutnya, nama keempat prajuru tersebut bisa di-blacklist dari daftar KPPS ketika ada hajatan pesta demokrasi. “Mereka tidak kami pergunakan lagi (blacklist - red). Peringatan itu sebagai dasar kami untuk KPPS kami,” ujarnya. Agus Tirta Suguna menambahkan, selama proses Pemilu 2019 pada 17 April lalu, tidak ada masalah. “Tidak ada intimidasi, proses tetap berjalan. Itu sesuai

regulasi,” tegasnya. Sebelumnya, Ketua Bawaslu Gianyar I Wayan Hartawan mengatakan, tiga orang prajuru adat dipastikan melanggar kode etik dan perilaku penyelenggara pemilu, karena secara sadar tercantum namanya pada surat keputusan mendukung caleg tertentu pada Pemilu 17 April lalu. “Tidak hanya tiga prajuru adat, klian dinas itu juga tercatat sebagai KPPS saat pemilu dipastikan melanggar kode etik,” katanya. Hartawan menegaskan, keputusan itu sudah sesuai hasil kajian yang didasarkan hasil konfirmasi dan pemeriksaan sejumlah saksi. Memang benar mereka secara sadar menandatangani surat keputusan tersebut. “Ini sudah sesuai hasil pemeriksaan yang kami lakukan sejak sepekan lalu, kemudian dirangkum dalam hasil kajian,” katanya. (kmb35)

Putu Agus Tirta Suguna

Masuki Bulan Puasa

Harga Telur dan Daging Ayam Naik Gianyar (Bali Post) Sejumlah harga kebutuhan pokok yang dijual pedagang di Pasar Umum Gianyar, seperti daging dan telur ayam mulai merangkak naik. Kondisi ini diperkirakan terjadi karena memasuki bulan puasa. Menurut salah satu pedagang telur di Pasar Umum Gianyar, Subagia, kenaikan telur sebenarnya telah terjadi sebulan terakhir. Dikatakan, kenaikannya Rp 100 per butir, yakni dari awalnya Rp 1.300 kini menjadi Rp 1.400. Harga telur ini diprediksi terus merangkak naik, sebab terkendala pada pasokan telur dari distributor. “Sekarang stok telur sedikit, tapi permintaan banyak,” ujarnya. Subagia mengatakan, pasokan telur biasanya datang tiga hari sekali dengan jumlah 1.000 sampai 1.500 butir. “Biasanya tiga hari sekali datang, semoga nanti ada stok,” katanya. Kenaikan serupa juga terjadi pada harga daging ayam potong. Dari harga awal Rp 32.000 per kilogram, kini melonjak jadi Rp 37.000 per kilogram. “Kemarin masih Rp 35.000, hari ini sudah naik Rp 2.000,” kata pedagang ayam, Khotimah. Memasuki bulan puasa, kata Khotimah permintaan ayam potong semakin tinggi.

Namun kenaikan harga tersebut belum mempengaruhi daya beli. “Ya, mereka terpaksa beli untuk konsumsi,” ujarnya. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar dari hasil monitoring harga bahan pokok dan barang penting di Pasar Umum Gianyar, harga telur dan daging ayam fluktuatif. Harga daging ayam Rp 36.000 per kilogram, masih bertahan sejak 29 April hingga Senin kemarin. Namun kenyataannya di sejumlah pedagang, harga per kilo mencapai Rp 37.000 sampai Rp 38.000. Sementara harga telur pada 29 April sempat di angka Rp 1.500, kini turun jadi Rp 1.400. Terkait naik-turunnya harga bahan pokok ini diakui oleh Kabid Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Disperindag Gianyar Ni Wayan Adnyaningsih. Dari monitoring yang dilakukan setiap Senin dan Kamis, harga kebutuhan pokok memang fluktuatif. Terutama untuk komoditas daging, telur, dan bumbu. “Bawang merah sempat meroket, tapi sekarang sudah turun. Dari harga Rp 35.000 per kilogram, sekarang menjadi Rp 25.000,” jelasnya. Untuk daging ayam dan telur, kata Adnyaningsih, ada kenaikan tapi tidak signifi-

kan. Sementara untuk stok diperkirakan masih aman dalam beberapa hari ke depan. Terkait pendistribusian yang terkendala, diprediksi karena munculnya pedagangpedagang telur dadakan pada momen tertentu. “Kemungki-

nan ada yang khusus menjual telur jelang hari raya ini. Jadi, distribusinya menyebar,” ujarnya. Adnyaningsih mengatakan, jika sampai terjadi kekosongan stok, pihaknya akan berkoordinasi dengan

distributor. Jika terjadi kekosongan, maka langkah yang dilakukan adalah lewat operasi pasar. “Kalau harga melambung terlalu tinggi, kita gelar pasar murah guna menstabilkan harga,” jelasnya. (kmb35)

Bali Post/kmb35

TELUR - Pedagang telur ayam di Pasar Umum Gianyar menunggu pembeli, Senin (6/5) kemarin.

313 SK CPNS Diserahkan

Sembilan Formasi Tidak Terisi

Gianyar (Bali Post) Sebanyak 313 Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (SK CPNS) Daerah Formasi Tahun 2018 diserahkan oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra di Balai Budaya Gianyar, Senin (6/5) kemarin. Ratusan CPNS tersebut mengisi formasi tenaga honorer kategori II, tenaga guru dan tenaga teknis. Dari jatah formasi yang ada, Sembilan formasi tidak terisi karena tidak terpenuhinya sejumlah persyaratan. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Gianyar Drs. I Ketut Artawa mengatakan, berdasar Surat Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 514 Tahun 2018 tanggal 30 Agustus 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2018, Pemkab Gianyar awalnya mendapat jatah formasi sebanyak 322. Alokasi yang diterima tersebut terdiri atas formasi khusus tenaga honorer kategori II sebanyak 10 orang dan formasi umum sebanyak 312 orang yang terdiri dari 305 tenaga guru dan tujuh orang tenaga teknis. “Sesuai dengan peraturan menteri, kami juga alokasikan tiga formasi untuk penyandang disabilitas yang diambil dari formasi tenaga teknis dengan nama jabatan dan kualifikasi pen-

didikan yang sama,” katanya memaparkan. Sejak dipublikasikan melalui website Pemkab Gianyar, kata Artawa, jumlah pelamar tercatat 1.317 orang. Dari jumlah pelamar tersebut, hanya 1.256 orang yang lulus seleksi administrasi dan berhak mengikuti seleksi kompetensi dasar dengan metode CAT. Selanjutnya, dari 1.256 pelamar yang mengikuti seleksi kompetensi dasar, hanya 701 yang dinyatakan lulus untuk selanjutnya mengikuti seleksi kompetensi bidang. “Dari 701 pelamar yang mengikuti seleksi kompetensi bidang ini, hanya 313 yang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti pemberkasan untuk diangkat menjadi CPNS,” ujarnya. Artawa menambahkan, dari 322 formasi yang diberikan Kementerian PANRB untuk Kabupaten Gianyar, hanya 313 formasi yang bisa terisi. Sembilan formasi yang tidak dapat diisi yakni delapan formasi khusus eks tenaga honorer kategori II dan satu formasi khusus penyandang disabilitas. Formasi khusus eks tenaga honorer kategori II yang kosong tersebut tidak bisa diisi dari pelamar umum yang lulus, sebagaimana telah diatur dalam Permenpan Nomor 36 Tahun 2018. Tidak terpenuhinya formasi khusus eks tenaga honorer kategori II ini karena tidak lulus seleksi. Sedangkan formasi khusus penyandang

disabilitas tidak bisa diisi, karena sudah tidak ada pelamar umum yang lulus dan memiliki kesesuaian kualifikasi pendidikan dan formasi jabatan yang dilamar dengan formasi khusus disabilitas tersebut. Bupati Gianyar I Made Mahayastra menyampaikan, apresiasi kepada para penerima SK CPNS yang sebagian besar merupakan tenaga guru, karena telah lolos melalui berbagai tahapan selek-

si. Ia berpesan, setelah menetapkan pilihan profesi sebagai guru agar dilaksanakan secara serius dan profesional. “Tugas seorang guru itu sangat mulia. Guru melahirkan dokter, guru melahirkan bupati, guru melahirkan DPR. Apapun profesinya, itu pasti seorang guru yang melahirkan,” tegasnya. Mahayastra menambahkan, pihaknya memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan ASN, terma-

suk kesejahteraan para guru. Begitu juga dengan sarana prasarana pendidikan sudah mulai ditingkatkan, salah satunya pembangunan sekolah-sekolah baru. Hal ini sejalan dengan visi misi Bupati Gianyar, yakni mencerdaskan masyarakat Gianyar dalam sektor pendidikan. “Saya ingin dari 313 orang yang berikan SK hari ini, nantinya akan ada satu, dua, tiga orang atau lebih yang menjadi guru teladan,” tegasnya. (kmb35)

Bali Post/kmb35

SK CPNS - Suasana penyerahan SK CPNS di Balai Budaya Gianyar, Senin (6/5) kemarin.


JEMBRANA

10

Selasa Paing, 7 Mei 2019

Tiga Caleg DPRD Kabupaten Hanya Peroleh Satu Suara Negara (Bali Post) – Tiga dari 333 orang Calon Legislatif (caleg) yang bertarung memperebutkan kursi DPRD Kabupaten di Jembrana tercatat hanya menorehkan satu suara. Selain itu banyak caleg DPRD Kabupaten yang meraih suara personal di bawah lima suara. Sebagian besar merupakan caleg perempuan. Dari pantauan data hasil resmi pleno KPU Jembrana, Senin (6/5) kemarin, suara paling kecil yang dibukukan caleg untuk DPRD Kabupaten adalah 1 suara. Ada tiga orang caleg berbeda daerah pemilihan dan parpol yang menorehkan hanya 1 suara itu. Mereka di antaranya dari dapil Melaya, caleg nomor urut 7 dari Partai nomor 10, Dapil Jembrana caleg nomor urut 4 partai nomor 13, dan Dapil Pekutatan, caleg nomor urut 3 dari partai nomor urut 9. Selain itu juga ada sejumlah caleg yang hanya memperoleh dua hingga lima suara saja. Uniknya hampir sebagian caleg minim suara itu merupakan caleg perempuan. Di sisi lain, suara personal terbanyak juga ditorehkan caleg perempuan. Ni Made Sri Sutharmi (PDI Perjuangan), Dapil Mendoyo berhasil meraup suara hingga 7.335 suara. Disusul Dewa Putu Mertayasa (PDI Perjuangan) Dapil Negara dengan jumlah suara personal 6.112 suara. Di posisi ketiga, caleg PDI Perjuangan Dapil Jembrana Ida Bagus Susrama meraih 4.533 suara. Secara keseluruhan, untuk suara DPRD Kabupaten PDI Perjuangan mendominasi dengan hasil suara 86.833 suara. Berlanjut Golkar yang berhasil meraup 19.569 suara, disusul Gerindra 18.144 suara. Sementara itu Demokrat mengumpulkan suara 16.235 suara. Dari komposisi jumlah suara terbanyak ini, dipastikan empat partai politik ini menguasai kursi di DPRD Kabupaten Jembrana. PDI Perjuangan mendominasi menguasai lebih dari separuh total kursi DPRD. PDI Perjuangan dan Golkar bila dibandingkan dengan pemilu legislatif periode sebelumnya mengalami peningkatan jumlah suara. Sementara itu dari pelaksanaan pleno tingkat kabupaten kemarin berjalan lancar. Dalam pleno tersebut belum menentukan nama-nama caleg yang akan lolos menduduki kursi DPRD Kabupaten. Ketua KPU Kabupaten Jembrana I Ketut Gede Tangkas Sudiantara menyatakan, dalam pleno kemarin belum menetapkan calon terpilih. Menurutnya setelah penetapan di tingkat pusat, baru akan diketahui nama-nama yang terpilih mengisi kursi. Terkait pleno kemarin hanya menetapkan perolehan suara dari masing-masing peserta pemilu. Meskipun diakuinya ada perubahan data pemilih, tetapi tidak ada keberatan dari saksi lantaran sudah melalui proses yang panjang dari TPS hingga di Kecamatan. Dari hasil pleno berjenjang itu, perolehan dari masing-masing caleg dan paslon tidak ada perubahan. Selanjutnya kotak suara berisi dokumen hasil pleno ini langsung dibawa ke KPU Provinsi Bali. (kmb26)

Penipuan Modus Pinjam Uang Berkedok Caleg Diduga Komplotan Negara (Bali Post) – Pelaku kasus penipuan berkedok calon legislatif (caleg) di Jembrana diduga lebih dari satu orang. Dari informasi yang dihimpun, pelaku yang menyasar rentenir ini menjalankan aksinya secara terencana. Satu orang yang berperan sebagai caleg, dan beberapa orang lagi berperan sebagai tim sukses yang mengambil uang ke korban. Sumber di lapangan mengatakan, komplotan ini sejatinya “aji mumpung” mencoba mencatut nama caleg. Dan beberapa kali sempat gagal. Modusnya berkeliling survei mencari baliho atau spanduk caleg dengan tujuan mencatut nama mereka ke peminjam uang. Akhirnya dengan salah satu nama caleg, mereka bisa berhasil menjalankan penipuan hutang itu. Aksi mereka terbongkar setelah pihak pemberi pinjaman uang menagih ke salah satu caleg yang mereka catut namanya. Bahkan komplotan penipuan ini bisa meraup uang Rp 102 juta. Dari informasi, pemberi pinjaman bersedia meminjamkan uangnya, lantaran bunga yang menggiurkan. Atas pengaduan ke polisi, beberapa orang telah ditangkap polisi untuk dimintai keterangan. Polisi juga masih melakukan pengembangan kasus ini. Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Yogi Pramagita kepada wartawan membenarkan adanya laporan dari salah seorang rentenir ini. Dari penyelidikan, polisi telah mengamankan terduga pelaku untuk dimintai keterangan. Dan ia menegaskan bahwa memang ada dua orang yang sudah ditangkap. Namun untuk keterangan lebih lanjut, menurutnya akan dipaparkan pada press rilis yang rencananya Selasa (7/5) hari ini. Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan penipuan mencatut nama caleg ini terbongkar ketika salah seorang pemberi pinjaman uang mendatangi salah satu caleg. Pihak pemberi pinjaman itu bermaksud menagih pinjaman plus bunga setelah mengetahui caleg tersebut dipastikan lolos. Alangkah terkejutnya caleg tersebut, lantaran selama ini pihaknya tidak pernah meminjam uang atau meminta tim meminjam ke orang tersebut. Dari informasi, komplotan ini melakukan aksinya berulang kali dengan besaran pinjaman antara Rp 10-20 juta. Hingga terakumulasi ratusan juta rupiah. Karena merasa tertipu, pihak pemberi pinjaman ini melaporkan kasus itu ke Polres Jembrana. (kmb26)

Bali Post/ kmb26

HAMA WERENG – Sejumlah petak sawah di Subak Tegal Lantang, Pendem yang terserang hama wereng. Pada masa tanam kedua (gadu) ini mereka berupaya mempertahankan agar bisa panen.

Hektaran Sawah di Tegal Lantang Diserang Wereng

Negara (Bali Post) – Produksi hektaran sawah di Subak Tegal Lantang, Kelurahan Pendem pada musim tanam kali ini terkena kendala. Padi yang baru ditanam terlihat gosong diduga terserang hama wereng. Sejumlah petani yang ditemui, Senin (6/5) kemarin, mengaku sudah berupaya melakukan penanggulangan, tetapi tak berhasil. Sehingga tanaman yang baru berumur 20 hari itu kini diyakini tak bisa diselamatkan. Para petani meyakini, tanaman mereka diserang hama wereng. Awalnya serangan memang secara sporadis, tidak menentu antara satu petak dan petak lainnya. Namun, ketika ditangani dengan penyemprotan, serangan hama wereng ini justru meluas. Hampir seluruh areal sawah petani terserang hama ini. Bahkan diperkirakan hingga mencapai luasan 20 hektar. Beberapa padi nampak sudah

mati. Salah seorang petani penggarap, Nengah Balik, mengatakan lahan yang digarapnya seluas 3 hektar dipastikan mati diserang hama wereng. Saat ini masuk musim tanam gadu atau musim tanam kedua kalinya dalam setahun. Berdasarkan kesepakatan di subak, di areal sawah menanam padi dengan varian bibit seperti infari 42, 43, pertiwi hingga mampan. Tetapi, memasuki umur lima hari, padi-

padi sudah nampak mulai terserang hama. Ciri-cirinya, tanaman padi tak dapat tumbuh dan terlihat merangas (kecokelatan). Hampir seluruh varian bibit yang ditanam sesuai kesepakatan itu terserang. Hanya saja waktunya berbeda-beda. ‘’Sebenarnya sudah kita coba tangani dengan pengeringan lahan, membasmi gulma hingga penyemprotan insektisida. Tapi tetap tak tertolong. Mati,’’ terang Balik. Sudah beberapa kali dilakukan tidak bisa ditangani. Hingga padi berumur 20 hari, semuanya merata mati. Kondisi padi tidak mau tinggi alias kerdil. Menurutnya serangan hama wereng ini meluas, tidak hanya di petakan padi yang ditanamnya saja tetapi juga di petakan padi lainnya.

Selama masa tanam dan pemeliharaan 20 hari ini, ia mengaku telah mengeluarkan biaya hingga puluhan juta. Yang paling banyak adalah obat-obatan. Dengan kondisi ini, satu-satunya yang bisa dilakukan adalah menanam kembali. Tetapi, para petani ragu sebab mereka harus mengeluarkan banyak biaya lagi mulai dari awal. ‘’Ini juga satu hektar diserang hama wereng. Masih diupayakan agar tidak mati,’’ terang petani lain, Ketut Dester. Ia masih berupaya menangani dengan kemampuan yang ada. Bila tidak ada jalan, maka petani hanya bisa pasrah. ‘’Satu-satunya cara ya melebur lagi tanah garapannya. Tanam dengan bibit baru. Tapi biaya lagi,’’ keluhnya. (kmb26)

Saat Awal Puasa

Menurun, Penumpang di Penyeberangan Gilimanuk

MENURUN - Sejumlah kapal nampak merapat di dermaga Pelabuhan Gilimanuk. Awal puasa Ramadan, penumpang di pelabuhan yang menghubungkan Pulau Bali dan Jawa ini menurun.

Negara, (Bali Post) Penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk yang biasanya cukup ramai namun di hari pertama puasa, Senin (6/5) kemarin, pengguna jasa menurun. Nampak hanya beberapa pengguna jasa yang menyeberang. Kondisi ini mengakibatkan kapal motor penumpang (KMP) yang berlayar ke Pelabuhan Ketapang maupun sebaliknya sepi penumpang. Meski demikian pemeriksaan terhadap surat-surat, kelengkapan kendaraan dan barang bawaan tetap dilakukan polisi. Hal ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Sepinya penumpang ditegaskan salah seorang petugas yang ditemui di penyeberangan Gilimanuk. Ia mengatakan sejak pagi penumpang memang sepi. “Mungkin mereka enggan bepergian di awal puasa ini,” ujarnya. Manajer Oprasional PT ASDP Indonesia Ferry Unit Pelabuhan Gilimanuk Agus Supriyatno mengatakan, dari pantauannya, penguna jasa penyeberangan baik yang keluar Bali maupun masuk Bali, di hari pertama puasa mengalami penurunan yang cukup signifikan. Penurunan itu terjadi diperkirakan karena banyak orang yang memilih diam di rumah untuk fokus berpuasa mengingat di awal puasa membutuhkan konsentrasi yang lebih. (kmb)

Kota Negara Kini

Sejumlah Trotoar Jebol dan Jalan Rusak

Dalam seminggu, berita mengenai kerusakan infrastruktur jalan dan trotoar di Negara, ibu kota Jembrana beberapa kali muncul di media massa. Ironisnya kerusakan tersebut sudah terjadi cukup lama dan terkesan lamban diperbaiki. Kota Negara dulu sempat bergairah menata dan mempercantik diri. Namun kini, semangat itu sepertinya mulai sedikit menurun. Jika tidak segera bergairah kembali, Negara bisa saja akan menjadi kota yang makin menua. Ini tantangan untuk jajaran Pemkab Jembrana.

‘’Di sini banyak pejalan kaki lalu lalang. Apalagi di depan pertokoan. Ini berbahaya,’’ kata salah seorang tukang parkir, Senin (6/5) kemarin saat ditanya mengenai jebolnya trotoar yang ada di Jalan Ngurah Rai, Kelurahan Pendem Jembrana. Trotoar yang rusak itu tepatnya berada di depan sebuah toko mebel. Sudah sejak hampir setahun ini trotoar itu jebol, tanpa ada penanganan apa pun. Warga pun mengeluh karena khawatir bisa membuat pejalan kaki terjerembab. Eka Sastujana, salah seorang warga yang juga pedagang di Pasar Negara dan menjadi pengurus peguyuban Pasar Negara, juga sempat mengeluhkan hal ini di media sosial. Pihaknya berharap trotoar itu segera mendapat penanganan mengingat sering dilalui pengguna jalan. Jika warga khawatir ada yang akan terjerembab akibat trotoar jebol di Jalan Ngurai Rai, maka di wilayah Banjar Tegalasih Desa Batuagung Kecamatan Negara, sudah ada warga yang jadi korban. Posisi trotoar yang sudah cukup lama jebol itu berada di

depan sebuah pasraman yang sering digunakan menggelar upacara keagamaan seperti ngaben massal. ‘’Kami harapkan agar trotoar di sepanjang jalan ini segera ditangani. Karena di sini sering ada kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat. Dulu beberapa kali ada yang terjerembab di lubang trotoar,’’ kata seorang warga setempat yang mengaku bernama Wayan Mur. Tahun lalu katanya yang diperbaiki di sisi selatan dan itu juga banyak diprotes penduduk karena terlalu tinggi dan sistem drainase tidak bagus. Diharapkan pemerintah jika membangun trotoar melakukan kajian yang lebih baik sehingga banjir tidak makin parah dan air berjalan lancar. Masih dengan masalah trotoar yang rusak. Yang ini terjadi di Jalan Danau Sentani, Kelurahan Lelateng Negara dekat Hotel Bali Kwi. Kerusakan tersebut sudah lama dan tidak ditangani. Diharapkan trotoar jebol tersebut segera diperbaiki. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan

Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana I Wayan Darwin dikonfirmasi membenarkan jebolnya trotoar di beberapa wilayah tersebut. Namun menurutnya perbaikan dilakukan bertahap. Untuk perbaikan trotoar di Jalan Danau Sentani Kelurahan Lelateng katanya dilaksanakan tahun 2019 ini. ‘’Untuk yang di Tegalasih kami programkan tahun 2020,’’ kata Darwin melalui pesan WA-nya. Sementara perbaikan trotoar di Jalan Ngurai Rai masih dalam tahap tender. Jalan Hancur Kerusakan infrastruktur lainnya adalah Jalan Supratman, Kelurahan Pendem Jembrana. Selain sering kebanjiran jika musim hujan, jalan ini juga sering dilalui truk-truk besar menuju gudang sebuah perusahaan di jalan yang posisinya berada di pertengahan kota Negara ini. Warga mengeluhkan kerusakan karena tidak kunjung diperbaiki dengan serius. Kalaupun ada perbaikan, menurut warga itu hanya tambal sulam. ‘’Tidak diperbaiki secara maksi-

mal. Perbaikan hanya ditambal begitu saja sehingga cepat rusak lagi. Bahkan kerusakan juga selalu di tempat yang sama pas di sebelah barat Grapari,’’ jelas seorang warga. Tidak hanya jalan, trotoar di kawasan jalan itu juga sudah lama jebol dan tidak mendapat penanganan. ‘’Padahal warga sudah sejak dulu minta diperbaiki. Namun hingga kini belum ada perbaikan,’’ tandasnya. Made Andiyasa, seorang warga kota Negara yang kerap melalui jalan itu, berharap agar jalan tersebut mendapat penanganan karena itu di tengah perkotaan. Bahkan di tengah kota, katanya, trotoar juga banyak yang jebol. Diharapkan kerusakan tersebut mendapat penanganan. (kmb)

JEBOL - Trotoar yang jebol di Jalan Ngurah Rai Jembrana, tepatnya di depan pertokoan. Selain di lokasi ini, sejumlah jalan dan trotoar juga rusak cukup lama, tidak segera mendapatkan penanganan.

Bali Post/kmb


Karangasem

Selasa Paing, 7 Mei 2019

11

Ketua Panwaslu Rendang Hilang Ingatan

Artana Dirujuk ke RS Sanjiwani Gianyar

Bali Post/kmb41

DIGOTONG - Ketua Panwaslu Kecamatan Rendang I Gede Artana digotong untuk dibawa ke Puskesmas Rendang sebelum dirujuk ke RS Sanjiwani Gianyar.

Amlapura (Bali Post) Ketua Panwaslu Kecamatan Rendang I Gede Artana tibatiba hilang ingatan, Minggu (5/5) lalu. Sebelum kehilangan daya ingatan, pria asal Desa Pempatan itu sempat mengeluhkan kelelahan mengawasi proses pleno di kecamatan beberapa hari lalu. Atas kondisi ini, Artana dilarikan ke Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar guna mendapatkan perawatan intensif lebih lanjut. Kakak kandung Artana, Wayan Jaten, menuturkan kondisi adiknya diketahui mulai menurun sekitar lima hari lalu. Awalnya, Artana mendapat tugas sebagai Ketua Panwaslu Rendang. Karena tanggung jawabnya sebagai ketua, ia pun sering mengawasi proses pleno pemilu itu hingga malam hari. Setelah sampai di rumah, adiknya sudah payah dan langsung tidur

PDI-P Ambil Alih Kursi Ketua DPRD Kabupaten

PDI-P meraih kursi terbanyak mengungguli Partai Golkar yang meraih 10 kursi. Di tempat ketiga Partai NasDem dengan 9 kursi. Sedangkan Gerindra merebut 5 kursi. Sehingga tiga partai di bawah PDI-P itu berhak mewakilkan kadernya menduduki kursi Wakil Ketua DPRD. Pada Pileg baru lalu, PDI-P mampu meningkatkan jumlah suara dari Pileg 2014 yang hanya meraup sekitar 71 ribu sedangkan pada Pileg 2019 meningkat, merebut 75 ribu lebih. Raihan ini mengungguli Partai Golkar

I Gede Dana

Bali Post/kmb41

yang berada di posisi kedua dengan perolehan 57.720 suara. NasDem di peringkat ketiga meraup 54.187 suara. Perolehan suara partai di provinsi 93.126 suara. Raihan suara ini juga mengungguli Golkar yang hanya bisa meraih hampir setengahnya 46.984 suara. NasDem merebut 37.444 suara. Begitu juga torehan suara di DPR-RI, PDI-P juga unggul dengan raihan suara 83.564, Partai Golkar 80.892, dan NasDem hanya mendulang 24.327 suara. Kader dari PDI-P yang lolos ke DPRD Provinsi pada Pileg tahun ini juga bertambah dengan meloloskan tiga wakilnya. Saat Pileg tahun 2014, hanya menempatkan dua kadernya ke DPRD Provinsi. “Kesuksesan PDI-P meraih kursi terbanyak di DPRD Karangasem dan perolehan suara terbesar dari partai-partai lainnya. Hal itu tidak lepas dari kerja keras dan kebersamaan para kader kita. Sehingga mampu menorehkan hasil tertinggi ini. Kerja gotong royong partai akhirnya berbuah manis,” ujar Ketua DPC PDI-P I Gede

wani Gianyar, Artana lebih dulu mendapatkan perawatan di Puskesmas Rendang. Di puskesmas, Artana dapat infus agar kondisi tubuhnya stabil, setelah itu baru dirujuk ke RS Sanjiwani Gianyar. “Sempat dirawat di puskesmas sekitar satu jam. Setelah itu, baru dirujuk ke RS Sanjiwani menggunakan mobil ambulans. Saat itu, dokter puskesmas ikut mendampingi,’’ ujar Suastrawan saat mengunjungi bawahannya itu dan ikut juga mendampingi Sekretaris Panwaslu dan komisioner. Suastrawan menambahkan, pihaknya berharap setelah dirujuk ke RS Sanjiwani, Artana bisa kembali normal, sehingga dapat melakukan aktivitas normal seperti biasanya lagi. “Semoga kondisinya cepat membaik,” harap Suastrawan. (kmb41)

Terbit Peraturan Menteri

Gede Dana Siap Jalankan Amanat Ketua jika Ditunjuk Amlapura (Bali Post) Prestasi gemilang ditorehkan PDI-P pada hajatan politik Pemilu 2019. Bagaimana tidak, dari jumlah 45 kursi di DPRD Karangasem, partai berlambang banteng moncong putih itu sukses merebut kursi terbanyak, 12 kursi. Dengan raihan kursi tertinggi itu, PDI-P kembali mengambil alih kursi ketua DPRD Kabupten yang sebelumnya dikuasai Partai Golkar.

ke kamar. “Saya kira adik saya tidur beristirahat. Tetapi setelah saya bangunkan, adik saya sudah tak berdaya. Saya sempat carikan dokter. Disarankan oleh dokter agar adik saya dibawa ke puskesmas. Di puskesmas dibilang adik saya itu kelelahan,” ujarnya. Jaten menambahkan, sempat selama tiga hari adiknya tidak bisa berbicara. Kepalanya hanya manggut-manggut saja ketika diajak berkomunikasi. Tetapi, sekarang sudah bisa sedikit meminta minum dan juga makanan ringan. “Bahkan sudah bisa mengenali teman-temannya di kantor saat tadi ada yang menbesuk,” katanya. Ketua Bawaslu Karangasem I Putu Gede Suastrawan mengatakan, pihaknya sudah menjenguk korban. Sebelum dirujuk ke RS Sanji-

Proyek Fisik PUPR Molor hingga Awal Juni Amlapura (Bali Post) Dengan adanya aturan yang sudah jelas Puluhan kegiatan fisik di Dinas PUPR itu, tahun 2020 kegiatan bisa dijalankan Karangasem hingga saat ini belum ada lebih awal,” ujarnya. yang berjalan. Molornya proyek proyek Sampai saat ini, kata Sedana Merta, itu disebabkan terbitnya Peraturan Men- pihaknya sudah mengajukan proses Unit teri PUPR tentang Standar dan Pedoman Layanan Pengadaan (ULP). Namun, sePengadaan Jasa Konstruksi melalui Pemuanya masih dalam proses. Karena nyedia. Meski demikian, ditargetkan itu, pihaknya berharap akhir Mei kegiatan fisik itu bisa berjalan awal atau awal Juni, kegiatan fisik Juni mendatang. Kadis PUPR itu diharapkan sudah mulai Karangasem I Ketut Sedana berjalan. “Kita harap awal Merta menegaskan hal itu, Senin Juni, kontrak sudah mulai (6/5) kemarin. dieksekusi, sehingga kegiatan Sampai saat ini, kata Sedana bisa jalan,” katanya. Merta, memang jadwal puluhan Disinggung apakah dengan kegiatan fisik di masing-masing belum jalannya kegiatan fisik bidang Dinas PUPR belum berjalan. satu pun itu, akan membuat Hal itu disebabkan Kementerian agenda proyek yang bernilai Pekerjaan Umum dan Perubesar lainnya berpotensi molor, mahan Rakyat (PUPR) Sedana Merta memastitelah mengeluarkan kan jika dilihat kegiaPeraturan Menteri tannya, maka dipasPUPR nomor 07/ tikan sedikit molor. PRT/M/2019 tentang Pihaknya sebelumStandar dan Pedonya menargetkan man Pengadaan Oktober kegiatan Jasa Konstruksi sudah bisa rammelalui Penyepung. Tetapi dia. kalau dilihat “ D e n g a n sekarang biasadanya perabisa molornya turan itu, harus sebulan saja ada persamaan hingga Novempersepsi dulu. ber. Karena kegiatan “Kegiatan yang induk itu tidak anggarannya besaja di PURP. Di sar masa pengermasing-masing jaannya berlangOPD lainnya juga sung hingga enam ada kegiatan bulan. Tetapi fisik. Kita harus kalau pengerjaanberkoordinasi ke nya dioptimalisasi, provinsi. Inilah maka bisa sampai yang sedikit memaempat bulanan,” teBali Post/kmb41 gas Sedana Merta. kan waktu, sehingga I Ketut Sedana Merta sedikit menghambat. (kmb41)

Dana, Senin (6/5) kemarin. Gede Dana menambahkan, dengan prestasi yang didulang pada Pileg tahun ini, PDI-P kembali berpeluang mengambil alih ketua DPRD Kabupaten. Karena sebelumnya posisi ketua DPRD itu diisi kader Partai Golkar. Gede Dana mengaku siap menduduki ketua DPR bila diberikan amanat dari partainya. Alasannya, ada mekanisme penunjukan ketua sesuai visi dan misi partai. ”Kalau ditunjuk, saya siap kembali menjalankan tugas menjadi ketua DPRD Kabupaten. Sebelumnya, saya sudah sempat menduduki ketua DPRD,” katanya. Kendati mampu merebut kursi terbanyak, kata Gede Dana, ada kader incumbent PDI-P belum beruntung duduk di dewan. Dua kader incumbent yang gagal adalah I Komang Sudanta dan I Wayan Sudira. Sedangkan dua orang lainnya tidak lagi mencalonkan diri yakni I Wayan Sumerta dan I Gede Dauh Suprapta. Namun, ada empat dewan new camer yakni I Ketut Suardana dapil Abang dengan torehan 2.002 suara, I Wayan Pura Arnawa Karangasem merebut 3.011 suara, I Gede Parwata dengan 2.679 suara, dan I Nengah Songkob dari Kubu meraih 2.075 suara. (kmb41)

Sekda, Dirut RSUD, dan Kadiskes Tak Hadir

Rapat Gabungan Komisi-Eksekutif Nyaris Batal

Bali Post/kmb41

RAPAT GABUNGAN - Pelaksanaan rapat gabungan Komisi DPRD Karangasem dengan eksekutif.

Amlapura (Bali Post) Agenda rapat gabungan antara Komisi DPRD dengan eksekutif nyaris batal Senin (6/5) kemarin. Hal itu disebabkan tidak hadirnya Sekda I Gede Adnya Mulyadi, Direktur RSUD Karangasem I Wayan Suardana, dan Kadis Kesehatan I Gusti Bagus Putra Pertama. Ketiganya memang sedang ada tugas dinas keluar daerah. Sesuai kesepakatan rapat itu akhirnya bisa dilaksanakan. Rapat gabungan itu dipimpin Ketua DPRD I Nengah Sumardi. Rapat itu juga dihadiri anggota dewan seperti I Nyoman

Musne Antara, I Komang Rena, I Gede Dana, Wayan Suastika, I Gede Bendesa Mulyawan, dan Kadek Sujanayasa. Pihak Eksekutif dipimpin Plt. Asisten I, I Wayan Sutapa. Ketidakhadiran Sekda I Gede Adnya Mulyadi, Direktur RSUD Karangasem I Wayan Suardana, dan Kadis Kesehatan I Gusti Bagus Putra Pertama, lantaran ada kegiatan ke luar daerah. “Pak Sekda sedang mendampingi ibu bupati ke Belanda. Sedangkan Kadiskes dan Dirut RSUD ke Jakarta menindaklanjuti hasil akreditasi ke Komite Akreditasi Rumah Sakit

(KARS),” ujarnya. Anggta dewan I Nyoman Rena mempertanyakan kepada dinas terkait masalah pemberhentian kerja sama antara rumah sakit dengan BPJS. Lucunya, pemutusan itu justru diakibatkan akreditasi rumah sakit sudah berakhir. Rena juga mempertanyakan pemberian bansos anggaran yang tidak direncanakan dari Dinas Sosial. “Selama ini, program UHC bagus sekali. Setelah adanya persoalan ini, program UHC menjadi mubazir,’’ keluh Rena. Begitu juga suplai bansos ditengarai tidak dilakukan veri-

fikasi dengan teliti. Jangan sampai ada praktik kontraproduktif, malah warga yang lebih dulu mengajukan, justru yang belakangan lebih dulu mendapatkannya. ‘’Kami minta jangan ada unsur tebang pilih,” harapnya. Kadis Sosial, Ni Ketut Puspa Kumari, menjelaskan, bansos tahun 2019 memang belum ada yang cair. Pencairan bansos tak terencana itu saat ini masih ada di meja Bupati Karangasem. Jadi hingga kini, belum turun. “Pengajuan bansos ke bupati sampai sekarang belum ada yang turun,” ujarnya.

Jawaban yang dilontarkan Kadisos itu disikapi Nyoman Musna Antara. Ia menyesalkan sikap pemerintah. Sebab, hingga kini belum menurunkan anggaran bansos itu. Padahal, anggaran itu telah disetujui anggota DPRD senilai Rp 800 juta. Bahkan, ada info yang masuk ke dirinya bahwa pemkab masih ngutang di RSUD Karangasem pada 2017. “Anggaran sebetulnya sudah ada. Namun, ujungujungnya mentok di meja bupati. Makanisme seperti itu yang saya sesalkan,” tegas Musna Antara. (kmb41)

Dialokasikan Anggaran Rp 257 Juta

Pembangunan Jembatan Penghubung Sebun-Bukit Galah Keberadaan infrastruktur jalan lebih-lebih jembatan itu memang sangat strategis. Sebab, jembatan fungsinya sangat vital menghubungkan antara daerah satu dengan lainnya. Seperti terjadinya jembatan putus setelah diterjang banjir yang menghubungkan Dusun Sebun dengan Bukit Galah, Banjar Dinas Sogra, Desa Sebudi, Selat, Karangasem itu, membuat penduduk susah keluar wilayah itu. Namun beruntung secepatnya dilakukan rekonstruksi. Bahkan saat ini jembatan itu dalam proses pengerjaan kontraktor. Lalu, jembatan model apakah yang diharapkan warga dibangun di Banjar Dinas Sogra itu? PERBEKEL Desa Sebudi I Komang Tinggal, Minggu (5/5) mengungkapkan, pengerjaan pembangunan jembatan tersebut sedang dilakukan bahkan

sudah sejak sepekan lalu. Jumlah anggaran yang dipergunakan untuk pembangunan jembatan itu sekitar Rp 257 juta. Anggaran itu dialokasikan

dari Dana Desa (DD). ”Durasi penyelesaian pembangunan jembatan itu hingga 56 hari kalender,” ujarnya. Pembangunan jembatan itu kata Tinggal, memang urgen. Pasalnya, akses jembatan itu merupakan jalan satu-satunya antara warga Sebun dengan Bukit Galah. Pascaputusnya jembatan itu, warga sempat kesulitan melintas ke luar wilayahnya. Sebelumnya, memang pernah dibangun jembatan semipermanen berupa jembatan darurat berbahan bambu. “Dengan dibangunnya jembatan permanen ini, nantinya warga tidak lagi waswas melintasi jalan ini. Terlebih jalan itu merupakan jalur evakuasi ketika Gunung Agung erupsi,’’ katanya sembari menambahkan semua pihak berharap pengerjaan jembatan itu bisa

sesegera mungkin diselesaikan, sehingga aktivitas warga tidak terhambat lagi. Kepala BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa mengatakan, jalur ini memang sangat ungen. Terlebih ketika Gunung Agung erupsi. Sebab, jalur itu merupakan wilayah evakusi warga. Sebelumnya, sempat dibangun jembatan darurat September 2018 lalu. Saat itu, BPBD membangunnya bersama warga. Hanya, karena sering diguyur hujan lebat akhirnya jembatan itu kembali mengalami kerusakan akibat fondasinya tergerus banjir. “Semoga jembatan itu segera bisa dipergunakan. Selain untuk kegiatan warga sehari-hari, jembatan itu juga satu-satunya jalur evakuasi ketika Gunung Agung eruspi,” jelas Arimbawa. (nan)

Bali Post/kmb41

BANGUN JEMBATAN - Pembangunan jembatan penghubung antara Dusun Sebun dengan Bukit Galah, di Banjar Dinas Sogra, Desa Sebudi, Selat dalam proses pengerjaan.


KLUNGKUNG

12

Selasa Paing, 7 Mei 2019

Hujan Lebat

Tanah Longsor Ganggu Akses Jalan Klungkung-Gianyar Semarapura (Bali Post) Hujan lebat dalam sehari menimbulkan tanah longsor di akses jalan Klungkung-Gianyar, tepatnya di Uma Salakan, Desa Takmung, Banjarangkan, Senin (6/5) kemarin. Banyaknya material longsor sempat menutup separuh akses jalan di timur jembatan Tukad Bubuh tersebut. Beruntung Tim TRC BPBD Klungkung dan pihak terkait segera melakukan penanganan di lapangan. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Putu Widiada mengatakan, tanah longsor di TKP menumbangkan pohon enau dan sejumlah pohon lainnya ke tengah jalan. Kejadian itu juga merusak jaringan kabel Telkom. Banyaknya material longsor membuat petugas kesulitan melakukan penanganan. Apalagi, material tanah masih penuh dengan akar tanaman. Guna mempercepat proses penanganan, Putu Widiada mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas PUPR. Satu alat berat pun

diterjunkan untuk mempercepat proses penanganan. Selama dua jam penanganan di lokasi, dari pukul 09.00 Wita sampai 11.00 Wita, akhirnya akses jalan bisa kembali berjalan normal. Widiada menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Melihat intensitas hujan kian tinggi, pihaknya meminta para pengguna jalan agar lebih meningkatkan kewaspadaan, ketika melintas di jalan tersebut. Sebab, di akses jalan ini paling sering terjadi longsor, karena po-

sisi tebingnya cukup tinggi. ‘’Demikian juga lokasi akses jalan lain yang ada tebingnya, harus meningkatkan kewaspadaan,’’ katanya. Tidak hanya di Takmung, pada hari yang sama, dampak hujan lebat juga terjadi di tempat lain. Seperti pohon tumbang di Banjar Dinas Beneng, Desa Getakan, Banjarangkan. Masyarakat setempat menyampaikan itu kepada BPBD Klungkung agar segera tertangani, karena pohon tumbang jenis bayur itu, menutup akses jalan. Pohon tumbang juga

terjadi di Banjar Tengah Desa Gunaksa, Dawan. Pohon tumbang jenis kelapa menerjang tembok panyengker dan kandang babi warga setempat, I Wayan Widiantara atau Jro Mangku Lemon. Beruntung kerusakan yang ditimbulkan tidak terlalu parah. Penanganan sementara, hanya dilakukan pembersihan pada batang dan bagian pohon lainnya. Putu Widiada menambahkan, dalam penanganan longsor dan pohon tumbang ini, tidak hanya melibatkan TRC BPBD Klungkung. Tetapi juga jajaran Damkar, TNI dan Polri di masing-masing kecamatan, berjumlah sekitar 20 orang. Seluruh pihak dapat bekerja sama dengan baik, sehingga penanganan lebih cepat tuntas. (kmb31)

LONGSOR - Petugas saat melakukan penanganan di lokasi tanah longsor.

Bali Post/kmb31

RS Pratama Nusa Penida Dipersiapkan Jadi Tempat Rujukan Semarapura (Bali Post) Rumah Sakit Pratama Gema Santi Nusa Penida didirikan Pemkab Klungkung melalui bantuan Pemerintah Provinsi Bali. RS ini diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan yang mengalami kedaruratan, agar tidak lagi harus merujuk ke luar pulau, karena risikonya tinggi ketika berada di tengah laut. Demikian disampaikan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, saat menerima Tim Surveyor Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) di Resort Semeton Inn Nusa Penida, Minggu (5/5) malam. Bupati Suwirta berharap RS Pratama bisa lulus dalam survei

akreditasi, sehingga dapat menjadi rumah sakit satusatunya di Nusa Penida yang dapat menjadi tempat rujukan dari puskesmas yang ada di seluruh Nusa Penida. Bupati Suwirta menyadari, kesehatan merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat setempat. Sehingga pihaknya harus bertanggung jawab, menyediakan fasilitas kesehatan yang mampu memenuhi standar pelayanan kesehatan. Pihaknya berharap agar tim Surveyor dapat memeriksa hingga melakukan pembinaan lebih lanjut agar RS Pratama Gema Santi Nusa Penida bisa lulus dalam proses akreditasi. Kepala Dinas Kesehatan Klungkung dr. Ni Made Adi

Swapatni mengatakan, Tim KARS ini melakukan survei Simulasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi I, Senin (6/5) kemarin. Ini sebagai langkah untuk membuat RS Pratama Gema Santi Nusa Penida siap menjadi tempat rujukan. Ketua rombongan Tim Surveyor, dr. FX Suharto, M.Kes. menyatakan, dalam melakukan survei simulasi ini, tujuan bukan mengenai lulus atau tidak lulus. Karena dalam melakukan survei simulasi menggunakan penilaian yang apa adanya. Tujuannya, apabila saatnya dilakukan SNARS, maka RS Pratama dapat berpeluang lulus. ‘’Beban seorang surveyors simulasi itu

Semarapura (Bali Post) Penanganan pengungsi Gunung Agung di Klungkung, saat ribuan warga di kaki Gunung Agung ramai-ramai mengungsi, rupanya masih menyisakan persoalan. Piutang RSUD Klungkung kepada BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dari penanganan pengungsi saat itu cukup besar, mencapai Rp 1,6 miliar. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta sudah bersurat ke BNPB sejak Februari lalu. Tetapi, sampai sekarang belum

mendapat jawaban. Direktur RSUD Klungkung dr. Nyoman Kesuma, Senin (6/5) kemarin, membenarkan masih adanya piutang Rp 1,6 miliar yang belum dibayar. Pihaknya mengaku tidak tahu persis di mana kendalanya. Padahal, penanganan itu sudah lama, saat situasi masyarakat kacau dan panik berlarian mengungsi ke Klungkung, yang dipusatkan di Lapangan GOR Swecapura Klungkung. Atas situasi ini, pihaknya mengaku sudah melaporkannya kepada Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Bupati Suwirta, kata dr. Kesuma, juga sudah menindaklanjutinya dengan bersurat langsung kepada BNPB di Jakarta sekitar Februari lalu. Tetapi, pihak rumah sakit belum mendapat jawaban jelas. Padahal, piutangnya cukup besar. Biaya sebesar itu, dikatakan untuk memenuhi aspek kesehatan para pengungsi. Seperti untuk biaya pelayanan kesehatan pengungsi untuk rawat darurat, rawat jalan, rawat inap, rawat intensif dan pelayanan jenazah. Di pihak lain, Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, Putu Widiada, mengatakan, dari lembaganya sudah tidak ada piutang atau pun segala macam bentuk tunggakan lainnya. Malahan dikatakan masih ada sisa dana dari bantuan masyarakat. Penggunaannya menurutnya bisa dilihat

di Bagian Keuangan sebagai Bendahara maupun Dinas Sosial yang saat itu mempergunakan anggaran tersebut. Disinggung mengenai piutang di rumah sakit, sebagai lembaga terbawah dalam penanganan bencana BNPB, pihaknya juga membenarkannya. Tetapi, ditanya alasannya kenapa BNPB belum melunasi, dia juga mengaku tidak tahu. Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho dimintai konfirmasi perihal persoalan ini, Senin (6/5) kemarin, mengaku tidak tahu perihal piutang itu. Sebab, seluruh bantuan BNPB saat penanganan pengungsi Gunung Agung tersalurkan langsung ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah). Jadi, semestinya segala penanganan di daerah, tertanggulangi oleh BPBD. “Saya tidak tahu. Coba tanya BPBD karena bantuan dari BNPB disalurkan kepada BPBD. Kemudian BPBD yang menggunakan bantuan tersebut, termasuk ke rumah sakit,” terang Sutopo. Posisi permasalahannya menjadi aneh, karena pihak BPBD Klungkung sendiri, justru menunggu tanggapan BNPB, kenapa tunggakannya dibiarkan lama. “Piutang yang di rumah sakit, memang belum dibayar. Kami tidak tahu, kenapa belum dibayar. Kami masih menunggu penjelasan BNPB,” kata Widiada. (kmb31)

berat, karena tugasnya untuk menyiapkan rumah sakit, agar bisa lulus ketika survei penilaian diadakan,’’ katanya. Setelah melihat langsung bagaimana kondisi RS Pratama, segera diadakan diskusi untuk menentukan langkahlangkah selanjutnya, untuk mengantisipasi ketika tim survei melakukan penilaian. Para pegawai, perawat dan dokter di rumah sakit ini, diminta tidak menyia-nyiakan proses ini dan perhatian besar yang diberikan pemerintah daerah, agar dapat ditindaklanjuti dengan baik dan benar. ‘’Begitu besarnya komitmen pemerintah daerah, menjadi faktor kuat agar rumah sakit ini semakin baik,’’ tegasnya. (kmb31)

Tangani Pengungsi Gunung Agung, BNPB Nunggak Rp 1,6 Miliar

Bali Post/kmb31

dr. Nyoman Kesuma

LOMBA - Bupati Suwirta saat hadir dalam Kegiatan Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Bali, di Balai Banjar Bendul Semarapura Tengah, Senin (6/5) kemarin.

Hadiri Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Bali

Bupati Suwirta Tegaskan Inovasi Harus Berikan Manfaat

BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri Kegiatan Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Bali di Balai Banjar Bendul Semarapura Tengah, Senin (6/5) kemarin. Kegiatan lomba tersebut dihadiri Ketua Tim Lomba Kelurahan Provinsi Bali Putu Anom Agustina, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Nengah Arianta, Ketua Tim PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta, Camat Klungkung I Komang Gede Wisnuadi serta undangan terkait lainnya. Dalam kesempatan tersebut di hadapan para juri serta masyarakat yang hadir, Bupati Suwirta menyampaikan inovasi-inovasi yang sudah diciptakan Semarapura Tengah ini diharapkan nanti mampu berjalan selaras dengan program Pemkab Klungkung yakni Gema Santi. ‘’Inovasi yang telah tercipta ini harus mampu berjalan selaras dengan program Pemkab Klungkung, yakni Gema Santi agar nantinya bisa bermanfaat dan memudahkan masyarakat dalam melakukan segala sesuatu,’’ ujar Bupati Suwirta. Lebih lanjut Bupati Suwirta menambahkan, agar seluruh peserta lomba mengikuti perlombaan ini dengan niat yang tulus dan bersungguh-sungguh. ‘’Junjung semangat dan sportivitas yang tinggi agar perlombaan ini dapat berjalan dengan sebaik-baiknya,’’ harapnya. Ketua Tim Lomba Kelurahan Provinsi Bali Putu Anom Agustina sangat mengapresiasi baik atas terlaksananya lomba ini. ‘’Inovasi-inovasi dari Semarapura Tengah ini diharapkan mampu memberikan nilai yang tinggi. Sebab kriteria lomba yang paling utama dinilai yaitu inovasi yang telah diciptakan,’’ ujarnya. Selain itu, Putu Anom Agustina juga menyampaikan dalam perlombaan tersebut, proses penilaian ada tiga tahap, yakni penilaian usul administrasi, penilaian verifikasi lapangan serta presentasi paparan dari para peserta. ‘’Semoga

perlombaan ini bisa berjalan dengan lancar,’’ harapnya. Sementara itu, Lurah Semarapura Tengah I Wayan Iwan Indrawan menyampaikan visi Kelurahan Semarapura Tengah yang unggul dan sejahtera melalui pelayanan prima dan pemberdayaan masyarakat. Sedangkan misinya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintah, pembangunan dan pelayanan publik kelurahan. Adapun inovasi-inovasi yang telah diciptakan yakni sebanyak 18 inovasi antara lain Sepatu (Semarapura Tengah Bersatu), Jumat Berbatik, Inovasi Satu Rumah Minimal Satu Toga, Inovasi Sukra Yadnya (Ju-

mat Beryadnya), Inovasi Buku dan Bukti Pengaduan, Inovasi Door Prize Rapat, Inovasi Mupakat (Miniatur Produk Masyarakat), Inovasi Parijaba (Pablibagan Ring Jaba), Inovasi dari, oleh dan untuk kita, Lawa Kaja, Lusa Bangeko (Kelurahan dan Swasta Bangkitkan Perekonomian), Inovasi Invaq Warga Kurang Mampu, Masyarakat Sadar Hukum serta Undangan Beraksara Bali. ‘’Semoga dengan terciptanya inovasi tersebut, kami bisa mengikuti perlombaan ini dengan baik dan tentunya juga mampu memberikan manfaat yang baik kepada masyarakat,’’ ujarnya. (ad306)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Paing, 7 Mei 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA

Dcr Asisten Rumah Tangga KTP Bali tinggal dlm H:08123854425

Cr Sopir Srbt bs matik+PRT Wnt Bs masak Tdr dlm 085238127777

Dcr Input Data,Cek Stok, Label Stok, pny spd sdri,082237466110

Dbthkn distributor brosur ke hotel2 3 0org Hub.081237768888

Dcr Sales MT,Pasar Outlet Bumbu SMA SIM C+Kend. Jl.Gn.Himalaya Slt 6 Dps,T-418531,08124646409

B.BP.004.05.19.0000289

B.BP.154.05.19.0000288

Dcr 1 org Kasir,1 org CS Cowok 1 org Sopir, Hub.087862383760 B.BP.001.05.19.0000279

Dcr Adm sopir B1,Teknisi.Gj + Bns+Kms+BPJS,Lam PT.PMA Jl.Bedahulu XVII/7, Dps B.BP.821.05.19.0000293

Dcr Arsitek/Sipil mampu menggunakanCAD&RABL/P,T.425082/3

B.BP.004.05.19.0000294

B.BP.001.05.19.0000287

B.BP.001.05.19.0000206

Dcr Sgr Spr SIM A tahu Wil.Dps Hub.081338353653/081999003532

B.BP.001.05.19.0000283

Looking for 2 night Security staff with correct English to supervise 3 plots of villas. Start at 7 pm to 4 am. Please call 081238321945 B.BP.004.05.19.0000211

B.BP.001.05.19.0000278

BIRO JASA

BIRO JASA

BENGKEL LAS

BIRO JASA DIJUAL RUMAH

SERVICE

RUPA-RUPA

BALI JAYA TEKNIK KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER

Service panggilan BERGARANSI

082331838863

DIJUAL MOBIL

C.0000936-SRV

SUZUKI TOP MOTOR PROMO SUZUKI Dapatkan Hadiah Menarik Tanpa Diundi

DP 3 Jtan

DP 20 Jtan

- Dp Ringan - Bunga & Cicilan Murah - Proses Cepat - Bisa Tukar Tambah segala merk

Suzuki Semarak Tahun Baru Imlek

081916298738 082237896644 C.0000780-MBL-1

Prshn Retail bth sgr tng Sales Staff Wnt/Pria, penampln mnarik minSMU sdrjt max27th,bs Inggrs Lam ke Jl.Umalas Lestari Br. Umalas Kauh Krobokan Kelod,Kuta Utara Badung Tlp.0361-4735440 B.BP.164.05.19.0000285

Dcr Villa Attendant di daerah Seminyak,Wnt Inggris pasif Hub Jam 10-16.00, Hp.081338908041 B.BP.001.05.19.0000286

Dcr Waitres,Cook Helper Seminyak SMP/SMA sdrjt max.27th Gj.2,1 pglm tdk dutmkn / 087855522152 B.BP.154.05.19.0000292

Dicr Sopir,Gaji Pokok,Uang Mkn Bonus.Hubungi:085100811446 B.BP.001.05.19.0000243

Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01

Perusahaan jasa Konstruksi di Dps membthkn 1 Quantity Surveyor,1Drafter,1Structure Engineer 2 Pelaksana Lapangan S1/D4 Teknik Sipil.Peng min1th 08193 6256259/astina28@yahoo.com B.BP.001.05.19.0000295

Dicari Pembantu Rumah Tangga Perempuan,Bisa Masak,Bersih2 Nyuci, Setrika,Tinggal Dalam Hub:085738481065/082146417176 B.BP.001.05.19.0000241

Garmen Bth Tng Srbtan Sbnyknya L/P Hub:087860964775, 237757 B.BP.001.04.19.0001108

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL RUMAH

DIJUAL TANAH

Djl Rmh Type 70/36 Harga 190Jt Mengwi-BadungHub.082145612209

Djl Tnh 92A daerah Tangguntiti Tbn.Hub:Pak Ketut 081353004000

PROPERTY

Tnh 3A,SHM Jl.Ry Tampaksiring, Ds.SandingHub:08174118029(TP)

B.BP.001.05.19.0000282

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Dijual Rumah LT 2, Minimalis 1,2Are Hub Redy 087861894614 B.BP.001.05.19.0000194

Djl Tnh+Rumah,Jl.Mahendradata Gg.Buana Prima 6, Harga 1,2M Nego LT:2are,Hub.(0361)488516 B.BP.001.05.19.0000244

Dijual Guesthouse Jimbaran Bdg DP 10% Bunga Krd 0,83%/Bln Hub:08174792678/081805374433 B.BP.004.04.19.0000564

DIJUAL TANAH

Dijual Murah 3,6M Kavling SHM 480m2 Taman Griya Jimbaran Nusa Dua.Hub Rini 08119707272

B.BP.004.04.19.0000943

Dijual Tanah pinggir Jln.Patih Nambi 2,35are Hub.081916745444

B.BP.004.05.19.0000290

Dijual Tnh Kapling 2,36Are,SHM (Ka-ki Sdh ada Rumah).Lokasi Samping GWK sekali(Perum GWK) Hubungi:0811394850

B.BP.001.05.19.0000245

B.BP.001.05.19.0000107

B.BP.001.05.19.0000272

PROPERTY DISEWAKAN TEMPAT

Over Food Court (4 x 6Mtr) Lok.Ramai 35Jt Hb.081236454412 B.BP.001.05.19.0000291

KEHILANGAN Hlg BPKB No.145526/VII/14/Bali DK4414EL An.Wahyu Bayu Saputra B.BP.001.05.19.0000280


BANGLI

14

Selasa Paing, 7 Mei 2019

Harga Babi di Tingkat Peternak Anjlok Bangli (Bali Post) –

Sejumlah peternak babi di Kabupaten Bangli mengeluhkan anjloknya harga babi akhir-akhir ini. Turunnya harga babi di tingkat peternak cukup drastis mencapai Rp 10 ribu per kilogramnya. Meski harga babi di tingkat peternak anjlok, namun harga daging babi di pasaran masih bertahan di kisaran Rp 70 ribu per kilogram.

TERNAK BABI - Peternak babi di Desa Jehem, Sang Putu Adil, sedang mengecek ternak babi peliharaannya.

Bali Post/kmb40

Wayan Sutama, peternak babi di Banjar Tiga Kawan, Desa Tiga, Senin (6/5) kemarin mengungkapkan, anjloknya harga babi di tingkat peternak sudah dirasakan terjadi sejak sebulan terakhir. Saat ini harga jual babi berkisar Rp 24 ribu per kilogram. Sementara sebelumnya bisa laku dijual Rp 38 ribu per kilogram. Dengan harga saat ini, dirinya mengaku cukup merugi. Sebab turunnya harga babi tak sesuai dengan biaya produksi. Meski harga pakan diakuinya sudah turun sekitar Rp 10 ribu per kilogram, namun tetap tak sebanding dengan harga jual babi sekarang. ‘’Kalau dengan harga jual Rp 24 per kilogram rugi sekali. Kalau harga Rp 30 ribu per kilogram, ya bisalah dapat untung sedikit,’’ ujarnya. Diungkapkannya, walau harga babi di tingkat peternak sedang anjlok, namun harga daging babi di pasaran masih bertahan di kisaran Rp 70 ribu per kilogramnya. Sutama mengaku tak tahu secara pasti penyebab turun drastisnya harga babi. Anjloknya harga babi di tingkat peternak juga diakui Sang Putu Adil. Peternak di Desa Jehem, Tembuku ini mengungkapkan penurunan harga babi terjadi secara perlahan sejak sebulanan terakhir. ‘’Turunnya tiap dua hari sekali, dari harga sebelum-

nya Rp 35 - 37 ribu, sekarang berkisar Rp 25 - 26 ribu,’’ ungkapnya. Menurut Sang Putu Adil, salah satu penyebab anjloknya harga babi saat ini karena adanya kepanikan pasar. Sejumlah peternak resah dengan beredarnya isu harga babi turun, sehingga menyebabkan mereka berlomba-lomba menjual ternaknya. ‘’Dengan seperti itu, otomatis harga menjadi turun,’’ terangnya. Dengan harga jual sekarang yang berkisar Rp 25-26 ribu per kilogram, baginya tidak terlalu membuatnya merugi namun tidak juga membuatnya untung. Untuk menekan harga pakan, dirinya selama ini berupaya melakukan efisiensi yakni dengan membuat pakan sendiri yang standarnya disesuaikan dengan standar pabrikan. ‘’Kalau peternak kecil yang tidak punya teknologi buat pakan, rugi,’’ terangnya. Menurut Sang Putu Adil, untuk menstabilkan harga babi di kalangan peternak saat ini, sulit dilakukan pemerintah. Yang bisa dilakukan pemerintah adalah melatih dan membina peternak untuk bisa mengefisienkan pengeluaran untuk biaya pakan. Beberapa bahan baku pakan babi bisa diefisiensi dengan menggantinya dengan mie, roti atau wafer kedaluwarsa yang bisa didapatkan di pabrik-pabrik. (kmb40)

”Prinsipnya seluruh kader partai berhak. Tidak hanya kader partai yang berhak tapi seluruh masyarakat mempunyai hak yang sama. Karena PDI-P adalah partai terbuka dalam hal penjaringan calon bupati dan wakil bupati.”

Pilbup Bangli 2020

PDI-P Berpeluang Besar Usung Kader Bangli (Bali Post) Perhelatan pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Bangli masih setahun lagi. Namun sejumlah tokoh yang digadanggadang bakal maju dalam Pilbup Bangli 2020 mendatang mulai muncul di media sosial. Salah satu di antaranya Sang Nyoman Sedana Arta, yang kini menjabat Wakil Bupati Bangli sekaligus Ketua DPC PDI-P Bangli. Beberapa warga pengguna medsos bahkan ada yang mencoba memasangkannya dengan be-

berapa tokoh lainnya untuk memimpin Kabupaten Bangli mendatang. Lalu apa tanggapan Sedana Arta? Ditemui di sela-sela menghadiri rapat pleno KPU Bangli, Minggu (5/5), Sedana Arta mengaku mengapresiasi semua bentuk dukungan masyarakat tersebut. Menurutnya, siapa pun nanti bisa maju melalui kendaraan PDI-P. “Prinsipnya seluruh kader partai berhak. Tidak hanya kader partai yang berhak tapi

seluruh masyarakat mempunyai hak yang sama. Karena PDI-P adalah partai terbuka dalam hal penjaringan calon bupati dan wakil bupati,” terangnya. Dirinya mengaku siap jika nantinya kembali ditugaskan partai untuk maju. Yang jelas tidak lagi menjadi wakil bupati. Sebab, secara aturan dirinya sudah tidak diperbolehkan maju sebagai cawabub, setelah dua kali menduduki jabat sebagai wakil bupati mendampingi Bu-

pati Bangli I Made Gianyar. Pria asal Desa Sulahan ini mengatakan, sebagai peraih suara terbanyak dalam Pemilu 2019, PDI-P Bangli berpeluang besar mengusung kader-kader untuk maju dalam Pilkada 2020 mendatang. Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan komunikasi dengan partai lainnya. Sebab, menurutnya, pembangunan Bangli tidak bisa dilakukan oleh PDI-P sendiri. Melainkan harus bersama-sama melibatkan seluruh masyarakat

dan partai yang ada. Dikatakannya, untuk melakukan proses penjaringan bakal calon bupati/wakil bupati Bangli, sejauh ini pihaknya masih menunggu mekanisme dan juknis dari DPP PDI-P. Kemungkinan mekanisme dan juknis baru turun setelah pelantikan pemenang hasil pemilu selesai. “Mudah-mudahan, setelah pelantikan nanti kita akan mendengarkan arahan-arahan dan petunjuk-petunjuk dari pusat,” pungkasnya. (kmb40)

Bali Post/kmb40

Sang Nyoman Sedana Arta

Fraksi di DPRD Bakal Menyusut

FGD - Bupati Bangli I Made Gianyar saat membuka FGD maskot Kabupaten Bangli di ruang Rapat Krisna Setda Bangli, Senin (6/5) kemarin.

Pemkab Gelar ’’Focus Group Discussion’’

Matangkan Rencana Menjadikan Gumitir sebagai Maskot Kabupaten Bangli RENCANA Pemkab Bangli menjadikan bunga gumitir sebagai maskot Kabupaten Bangli terus dimatangkan. Pada Senin (6/5) kemarin, Pemkab Bangli menggelar Focus Group Discussion (FGD). Dalam FGD kemarin, Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan alasannya memilih gumitir sebagai maskot Bangli. Selain memiliki fungsi ekonomi, agama dan seni, gumitir juga mempunyai nilai religius, kemuliaan, keindahan dan kemasyarakatan. Dengan memilih bunga gumitir sebagai maskot, ia berharap segala sesuatu yang baik dan berguna tidak sulit didapatkan di Kabupaten Bangli. FGD yang digelar serangkaian peringatan HUT ke-815 Kota Bangli di ruang Rapat Krisna Setda Bangli, menghadirkan narasumber Dr. Drs. Anak Agung Gede Raka, M.Si., dosen Magister Administrasi Publik Program Pascasarjana Universitas Warmadewa Denpasar. Acara FGD juga dihadiri Ketua PHDI Kabupaten Bangli I Nyoman Sukra, Ketua Majelis Madya Desa Pakraman Kabupaten Bangli I Made Rijasa dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangli. Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, sesungguhnya ide membuat maskot Kabupaten Bangli telah digagas sejak masa kepemimpinan Bupati Bangli Ida Bagus Gede Agung Ladip, dengan memilih bunga pucuk bang. Namun

karena tidak ditindaklanjuti dengan peraturan daerah (perda) atau peraturan bupati (perbup), akhirnya pucuk bang dipakai terlebih dahulu oleh Kabupaten Gianyar. Selanjutnya ketika kepemimpinan Bupati Bangli I Nengah Arnawa, muncul ide menjadikan bunga sandat sebagai maskot, bahkan sudah digarap dalam bentuk tarian. Namun, Kabupaten Tabanan mengklaim bunga sandat telah menjadi maskotnya yang diperkuat dengan perda. Bupati Made Gianyar juga mengaku sempat berdebat dengan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Saat diundang untuk menghadiri acara di Tabanan, dirinya menyaksikan pementasan tarian Sekar Sandat. Seketika, dirinya langsung memprotes Bupati Tabanan lantaran Kabupaten Bangli juga memakai sandat sebagai maskot. Namun, Made Gianyar akhirnya tak bisa berargumen lebih panjang lantaran maskot bunga sandat di Tabanan sudah diatur oleh perda, sementara di Bangli belum. ‘’Berdasarkan itu, saya tidak bisa lagi berdebat, karena tidak punya dasar hukum untuk mengklaim bunga sandat,’’ kenangnya. Pada kesempatan itu, Bupati Made Gianyar juga bercerita singkat bagaimana ia bisa memilih dan berencana menjadikan bunga gumitir sebagai maskot Kabupaten Bangli. Menurutnya, ketika berbicara bunga gumitir, apakah bunga ini baik atau tidak, ia menilai bunga ini sangat baik. Sama

baiknya dengan bunga-bunga jenis lainnya, karena semua bunga merupakan ciptaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Ia berharap FGD yang digelar bisa memberikan hasil yang positif, sehingga Kabupaten Bangli bisa segera memiliki maskot. Ia juga berharap dalam FGD ini naskah akademik bisa dihasilkan dan bisa ditindaklanjuti dengan produk hukum, baik itu perda maupun perbup. Sementara itu, narasumber FGD Anak Agung Gede Raka dalam paparannya menyampaikan, maskot merupakan lambang pembawa keberuntungan atau keselamatan. Menurutnya, maskot dapat berupa orang, binatang atau benda. Namun dalam penentuan atau memilih sesuatu untuk dijadikan maskot, tentu melalui sebuah proses dan kajian yang mendalam. Sambungnya, dipilihkan bunga gumitir sebagai maskot, karena selain bunga tersebut mudah tumbuh, harga terjangkau dan memiliki banyak manfaat, yang tidak kalah penting adalah bunga tersebut memiliki nilai sosial dan representatif untuk suatu daerah yang heterogen. Sedangkan manfaat dari maskot, sambungnya, adalah sebagai petunjuk identitas suatu daerah. Artinya, ketika melihat bunga gumitir, terlebih ditampilkan dalam bentuk tarian, tentu dengan mudah akan diketahui oleh siapa pun bahwa bunga gumitir adalah maskot Kabupaten Bangli. (ad303)

Bangli (Bali Post) – Jumlah fraksi di DPRD Bangli periode 2019-2024 dipastikan menyusut. Hal itu terjadi lantaran perolehan suara Partai Gerindra dan PKPI dalam pemilu 2019 merosot. Sesuai hasil pleno rekapitulasi perolehan suara, Partai Gerindra dan PKPI yang sebelumnya mampu membentuk fraksi karena meraih masing-masing 3 kursi, kini hanya mendapat satu kursi. Seperti diketahui, saat ini jumlah fraksi di DPRD Bangli ada lima, yakni PDI-P, Golkar, Demokrat, Gerindra dan PKPI. Kemungkinan dalam periode yang baru nanti, jumlah fraksi yang bisa terbentuk hanya 3 atau 4. Adapun parpol yang memungkinkan untuk bisa membentuk fraksi sendiri yakni PDI-P, Partai Golkar dan Partai Demokrat. Sesuai hasil perolehan suara, PDI-P mendapat 16 kursi, Golkar 6

Hasil Perolehan Kursi PDI-P Golkar Demokrat Gerindra PKPI

16 kursi 6 kursi 3 kursi 1 kursi 1 kursi

kursi, dan Demokrat 3 kursi. Sementara Partai NasDem yang pada pemilu kali ini hanya mendapat 2 kursi, Partai Gerindra 1 kursi, PKPI 1 kursi, dan Partai Hanura 1 kursi, berpeluang membentuk fraksi gabungan. Jika partai kecil itu bergabung membentuk fraksi, maka jumlah fraksi yang ada di DPRD Bangli nanti ada empat fraksi. Namun jika partai kecil tersebut bergabung dengan PDI-P, Golkar, atau Demokrat, maka dipastikan jumlah fraksi yang ada di DPRD Bangli nantinya hanya tiga. Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bangli I Komang Carles mengatakan, sesuai ketentuan pembentukan fraksi bisa dilakukan jika partai peserta pemilu mampu meraih minimal 10 persen suara. Seperti halnya partai Demokrat yang dalam pemilu kali ini meraih 3 kursi, bisa membentuk fraksi sendiri. ‘’Dengan perolehan l Saat ini jumlah fraksi di DPRD Bangli: PDI-P, Golkar, Demokrat, Gerindra dan PKPI. l Jumlah fraksi di DPRD Bangli periode 2019-2024 yang diprediksi bisa terbentuk 3 atau 4.

suara yang kita dapat, Partai Demokrat masih bisa membentuk satu fraksi di DPRD Bangli,’’ terangnya. Menurut Carles, untuk DPRD Bangli periode 2019-2024 kemungkinan hanya bisa membentuk tiga fraksi atau empat fraksi jika partai kecil menggabungkan diri membentuk fraksi gabungan. Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bangli Joko Arnawa saat dikonfirmasi terpisah memastikan pihaknya akan bergabung dengan partai lainnya untuk membentuk fraksi. Sebab, syarat pembentukan fraksi minimal 3 orang anggota. ‘’Yang pasti gabung. Entah gabung kemana kita liat nanti perkembangannya nanti,’’ kata Joko.

Ketua DPC Partai NasDem Bangli Jero Gede Tindih dihubungi sore kemarin juga belum bisa memastikan akan bergabung dengan partai mana. Dia mengatakan fraksi merupakan perpanjangan tangan partai. Karena itu, dalam menentukan pilihannya, tentu pihaknya akan menyesuaikan dengan garis kebijakan partai. ‘’Garis kebijakan kami sudah jelas. Output proses yang akan kami lakukan adalah perubahan. Kalau toh umpamanya salah satu dari anggota partai yang duduk di DPRD ada yang tidak bisa diajak melakukan itu, tentu tidak mungkin kami gabung. Jadi ada perubahan yang akan kami bawa. Karena itu garis kebijakan partai kami,’’ jelasnya. (kmb40)


OLAHRAGA

Selasa Paing, 7 Mei 2019

15

Liverpool Berharap Keberuntungan Barcelona Ingin Hapus Luka London – Liverpool muncul sebagai pemenang dalam duel melawan Newcastle untuk tetap dalam perburuan gelar Liga Utama Inggris. Ini modal penting saat menjamu Barcelona pada laga kedua semifinal Liga Champions, Rabu (8/5) dini hari (03.00 wita). Tugas pasukan Juergen Klopp sangat berat karena harus membalikkan kekalahan 0-3 pada pertemuan di Barcelona jika ingin mencapai final kedua berturut-turut. The Reds mampu mengatasi defisit seperti itu pada final Liga Champions 2005 melawan AC Milan. Tetapi harapan mengulang kejadian tersebut di Anfield mendapat pukulan karena Mohamed Salah ditarik saat Liverpool menang 3-2 atas Newcastle untuk bergerak dua poin di depan Manchester City di puncak klasemen Liga Primer. Namun, penggantinya Divock Origi mampu mencetak gol, Shaqiri dan Daniel Sturridge telah memberikan kontribusi penting untuk Liv erpool musim ini.

KEMBALI – Naby Keita (kanan) dan Lionel Messi kembali bertemu di Anfield dalam laga penentuan.

Nuggets dan Raptors Samakan Skor

Los Angeles – Jamal Murray mencetak 34 poin termasuk enam lemparan bebas untuk mengangkat Denver Nuggets menang 116-112 atas Portland Trail Blazers pada laga keempat babak kedua playoff NBA Wilayah Barat, Senin (6/5) kemarin. Hasil ini menjadikan kedua tim berbagi angka 2-2. Murray (22) berkombinasi dengan Nikola Jokic untuk membentuk duo pencetak poin dinamis bagi Nuggets. ‘’Bagian terbesar adalah mental. Kami tahu apa yang harus dilakukan secara fisik tetapi itu adalah permainan yang menguras tenaga dan kami harus kembali dengan energi menghadapi tim yang hebat.

Kami bisa mendapatkan apa yang kami inginkan dengan menyerang dan menghentikan pertahanan,’’ kata Murray. Jokic menghasilkan 21 poin, 12 rebound dan 11 assist yang menjadi triple-double beruntun keduanya. Dua lemparan bebas oleh Murray meningkatkan keunggulan Nuggets menjadi 112-108 pada 13 detik terakhir. McCollum mengumpulkan 29 poin dan Lillard menambahkan 28 untuk Blazers. Gim kelima akan dimainkan di Denver pada Rabu besok. Di Wilayah Timur, Kawhi Leonard mencetak 39 poin dan 14 rebound untuk mendorong Toronto Raptors meraih kemenangan 101-96 atas Philadelphia 76ers. Hasil ini

juga menjadikan skor kedua tim imbang 2-2. Marc Gasol menambah 16 poin dan Kyle Lowry menyumbang 14 untuk Raptors, sedangkan Joel Embiid hanya membuat 11 poin untuk Sixers. Raptors akan mencoba merebut keunggulan pada pertandingan kelima di Toronto. Leonard mengatakan pola pikir Raptors adalah masuk dan bermain keras. ‘’Konsep seluruh tim datang dan bermain lebih keras serta menjadi lebih cerdas. Kami membutuhkannya. Ini adalah kemenangan besar, tetapi kami harus kembali dan mendapatkannya untuk pertandingan kelima,’’ tegas Leonard. (afp/kmb)

Jakarta (Bali Post) – Pemain bulu tangkis tunggal putra dan putri PB Jaya Raya sukses mengawinkan gelar juara kategori U-17 pada turnamen Jaya Raya Yonex Sunrise Grand Prix (GP) 2019 di GOR PB Jaya Raya, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (5/5). Pada nomor tunggal putri Tasya Farahnailah menjadi yang terbaik setelah di final

mengalahkan Cheng Sin Yan Happy Serena (Hongkong) dengan skor 21-13, 21-17. Hasil ini menjadi spesial karena tahun lalu Tasya hanya sampai semifinal. ‘’Gim kedua cukup sulit, saling kejar-mengejar. Soalnya pas di akhir-akhir inginya cepat-cepat selesai. Alhamdulillah bisa menang,’’ jelas Tasya dalam keterangan resminya. Meski juara, Tasya tetap mendapatkan evaluasi dari pelatih. Menurut Taufiq Hidayat Akbar, salah satu kekurangan anak asuhnya adalah dalam hal pukulannya. ‘’Alhamdulillah penampilannya di final sudah bagus. Namun, dia sempat menurun, terutama serangannya. Dia harus meningkatkan fisik dan powernya,’’ katanya. Di tunggal putra, pemain PB Jaya Raya yang keluar sebagai yang terbaik adalah Muhammad Sultan Nurhabibu Mayang setelah pada partai puncak mengalahkan Justin Hoh Shou Wei (Malaysia) 21-14, 23-21. Bukan perkara mudah bagi Sultan untuk dapat meraih kemenangan tersebut. Sebab, Justin mampu memberikan perlawanan yang cukup sengit

pada gim kedua. Dia mampu membuat Sultan kewalahan dengan bermain poin secara deuce. Wakil PB Jaya Raya di nomor ganda putra U-15, Jonathan Farel Gosall/Adrian Pratama, juga mampu mendulang hasil yang sama. Jonathan/ Adrian meraih kemenangan atas sesama wakil Indonesia, Muhammad Al Farizi/Yuke Gamereza Radjasa 21-17, 23-21. Hasil sama diraih pasangan ganda putri U-15, Alya Ardelia/ Ariella Naqiyyah. Duet asal PB Jaya Raya ini mengalungkan medali emas usai menundukkan Intan Nabila Kusuma/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu 15-21, 21-17, 21-12. Ada lima wakil Indonesia lainnya yang berhasil meraih medali emas pada masingmasing nomor yang dipertandingkan. Mereka adalah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (ganda putra U-19), Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil (ganda campuran U-19), Rahmat Hidayat/Febi Setianingrum (ganda campuran U-17), Alwi Farhan (tunggal putra U-15), dan Shiva Nabila Putri/ Vijayanda Bintang Racketa (ganda putri U-17). (ant)

Jaya Raya Kawinkan Gelar Juara

Selasa, 7 Mei 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Mamungkah Mapedagingan Ngenteg Linggih Lan Nila Pati (4) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Krishna Sudama 08:05 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Gatra Praja 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Ocydia Home Shopping 10:30 Wita Bali Channel Tourist TV 11:00 Wita Seputar Bali Terkini 11:05 Wita Solusi Alternatif Soman 12:05 Wita Dharma Wacana Upacara Rsi Yadnya (1) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Solusi Alternatif Marion Sam 14:00 Wita Seputar Bali Terkini 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Ocydia Home Shopping 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita DW TV 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Upakara 17:00 Wita Lila Cita Sanggar Sri Kencana & Rimantaka (1) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif Dinas Kebudayaan Prov. Bali 21:00 Wita Ista Dewata 21:30 Wita Sansekerta 22:00 Wita Seputar Bali Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Rarung Duta,Desa Pakraman Pemogan (2) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel

DIKONTRAKKAN tanah kavling, jl Mahendradata, sebelah utara Bali Med, Lok. Jl. Padang Getas Maksimal 20thn langsung. Hub. 082 146 600 663, 081 997 673 488 BP.0000463-bp

“Kami selalu siap naik ke lapangan dan membuat perbedaan. Tidak ada ego di skuad ini dan itulah sebabnya kami berada di tempat kami hari ini dan akan berlanjut,” kata bek kiri Liverpool Andy Robertson, Senin (6/5) kemarin. Akan tetapi, Roberto Firmino cedera pangkal paha, sehingga mengurangi daya gedor Si Merah jika Salah tidak bisa bermain. Penampilan Liverpool di Newcastle melambangkan kegigihan dan penolakan untuk menyerah. Mereka harus memanfaatkan keyakinan yang sama saat bersua Barca. “Tugas yang sangat berat, tetapi jika mendapatkan sedikit keberuntungan, kami akan maju. Kami hanya perlu terus dan terus berjalan, mudah-mudahan mendapatkan apa yang layak buat klub ini,” tambah Robertson.

Tak Puas Barcelona tidak mau berpuas diri menuju Anfield setelah keunggulan 4-1 pada laga pertama babak delapan besar tahun lalu bisa dibalikkan oleh AS Roma dengan skor 0-3. Pelatih Ernesto Valverde menjaga kaki pemainnya tetap di tanah kendati memiliki tabungan tiga gol. ‘’Liverpool adalah tim yang bisa membuat lawan menderita. Tahun lalu, kami unggul tiga gol di perempatfinal tetapi tersingkir. Jadi, kami tidak punya alasan untuk berpuas diri,” jelas Valverde mengingatkan pemainnya. Menurut sang bintang Lionel Messi, kemenangan 3-0 di laga pertama adalah hasil yang sangat bagus, tapi Barca akan pergi ke stadion yang sangat sulit, dengan banyak sejarah, dan itu membuat Anda di bawah banyak tekanan. ‘’Kami tahu

Aries Susanti Peringkat II di Wujiang Wujiang – Prestasi demi prestasi ditorehkan atlet panjat tebing Indonesia yang tergabung dalam tim Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Pra-Olimpiade. Prestasi terbaru dipersembahkan Spiderwoman Aries Susanti Rahayu dalam seri IFSC Climbing Worldcup di Wujiang, Tiongkok, yang berlangsung Jumat (3/5) hingga Minggu (5/5). Aries berhasil mengamankan posisi kedua dan merebut medali perak pada nomor women speed world record. Di partai final, Aries harus mengakui keunggulan Aleksandra Rudzinksa (Polandia). Lawannya menorehkan waktu 7,313 detik, sedangkan Aries 7,607 detik. Tempat ketiga diduduki Anouck Jaubert (Prancis). Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Hendra Basir mengatakan hasil yang didapat asuhannya masih dalam

jalur. ‘’Dalam artian kita belum bisa melakukan secara maksimal. Kalau dipersentasekan sekitar 80-an dalam rangkaian kompetisi karena mulai pelatnas dua bulan kurang,’’ katanya di Wujiang. Atas prestasinya, Aries mengaku bersyukur karena bisa naik podium di peringkat kedua. Ia berterima kasih atas dukungan dan doa yang diberikan oleh masyarakat Indonesia. ‘’Apa pun hasilnya, itu penampilan maksimal saya. Kekurangannya karena kurang latihan karena pelatnas baru dua bulan kurang. Selesai kompetisi ini akan latihan gencar lagi,’’ jelas Aries. Ia menilai persaingan dalam seri IFSC Climb ing Worldcup kali ini lebih ketat. Hal itu terlihat dari catatan waktu di nomor women speed world record yang makin kecil. (kmb)

ini belum berakhir,” tegas Messi yang telah mencetak 12 gol dalam kompetisi Liga Champions musim ini seperti tahun 2012 lalu. Striker Luis Suarez menyebut pukulan dari Roma sebagai duri karena Real Madrid kemudian menjadi pemenang untuk keempat

kalinya dalam lima tahun. “Kami merasa ada bekas luka ini. Kami ingin menghapusnya dan memiliki musim yang indah untuk melupakannya. Kami ingin menenangkan bekas luka,” ujar bek tengah Clement Lenglet kepada AFP Sport. (afp/kmb)

Bali Post/ist

PUTRI - Petenis meja Klungkung, Icha, keluar sebagai juara tunggal perorangan putri.

PTMSI Buleleng dan Klungkung Juara Beregu

Singaraja (Bali Post) – Tim tuan rumah Pemkab PTMSI Buleleng dan Klungkung keluar sebagai juara beregu putra dan putri dalam turnamen tenis meja terbuka memperebutkan Piala Singaraja 2019 di Gedung PTMSI Buleleng, kompleks GOR Bhuana Patra, yang berakhir Minggu (5/5) malam lalu. Tim Beregu Buleleng A (Tedy Lajuardi dan Mang Odon) menjadi yang terkuat disusul Buleleng B (Agus Juni dan Redy) di peringkat kedua serta Denpasar A (Abud Sumerta dan Ricky) dan Gianyar A (Wahyuda dan Agung Rangga) di posisi ketiga. Di sektor putri, juara beregu milik Klungkung A (Icha dan Devi) diikuti Buleleng A (Ria Damayanti dan Made Sisca Pratiwi) serta juara III kembar Buleleng B (Desak Sugiani dan Ona) dan Denpasar A (Puspawati dan Kadek Ayu). Nomor perorangan putra dijuarai Komang Sugita alias Mang Odon (Buleleng) dibayangi Tedy Lajuardi (Buleleng) serta Komang Agus Wira Dangin (Denpasar) dan Agus Juni Adyanto (Buleleng) di peringkat ketiga. Pada bagian putri, Icha Ayu (Klungkung) berjaya diikuti Made Sisca Pratiwi (Buleleng) serta Kadek Ayu Puspawati (Denpasar) dan I Gusti Ayu Sri Mahayoni (Karangasem) yang bercokol di tempat ketiga. Gelar juara ganda 100+ diraih pasangan Komang Suastika/Made Astawa, juara II direbut Wayan Wiratma/GA Rai Dwipayana dan juara III disabet Gede Ardika/Ketut Sumitra dan Putu Sukrawa/Tribawa. Pelatih tenis meja Buleleng Gede Ardika yang dikontak Senin (6/5) kemarin, menyatakan pihaknya gagal mengawinkan gelar juara beregu putra dan putri. “Dari segi prestasi kami hanya bisa merebut gelar juara beregu putra, namun dari total kategori Buleleng tetap juara umum,” ujarnya. (022)


balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

SELASA PAING, 7 Mei 2019

KPU Bali Direncanakan Gelar Pleno 8-9 Mei

Denpasar (Bali Post) -

Pleno tingkat provinsi terkait rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilu serentak 2019 direncanakan berlangsung di Prime Plaza Hotel Sanur, 8-9 Mei 2019. Rencana ini didasarkan pada hingga pukul 21.00 Wita, Minggu (5/5) lalu, sudah rampung rekapitulasi di 57 kecamatan. KPU kabupaten/kota juga telah melakukan pleno pada 5-6 Mei kemarin. ‘’Kita rencanakan (pleno) tanggal 8 Mei bertempat di Prime Plaza Sanur. Hari ini (kemarin - red) dilaksanakan pra-rekap untuk persiapan rekapitulasi,’’ ujar Komis-

I Gede John Darmawan

ioner KPU Provinsi Bali I Gede John Darmawan dikonfirmasi, Senin (6/5) kemarin. Di sisi lain, Jhon menyebut sempat terjadi human error dalam proses input perolehan

suara di program excel. Hal ini menyebabkan adanya perbedaan jumlah DPT dengan total perolehan suara peserta pemilu. Buntutnya, KPU Bali sempat dituding melakukan

penggelembungan suara untuk partai tertentu dengan unsur kesengajaan. ‘’Rekapitulasi sementara yang dikeluarkan tanggal 4 Mei 2019, terjadi kesalahan summary pada program excel di Kabupaten Badung karena yang di summary bukan hasil akhir tetapi hasil pindahan. Sekali lagi disampaikan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam hal ini,

ini disebabkan human error operator kami karena harus segera menampilkan data hasil sementara untuk publikasi,’’ papar mantan Ketua KPU Kota Denpasar ini. Menurut Jhon, hasil resmi pemilu serentak 2019 tetap mengikuti proses rekapitulasi berjenjang di semua tingkatan yang dihadiri saksi peserta pemilu dan pengawas pemilu. (kmb32)

Hasil Pileg 2019

Fraksi di DPRD Denpasar Tak Berubah Signifikan dibentuk nanti. Diperkirakan jumlah fraksi yang ada di DPRD Denpasar masih tetap lima. Bahkan, bila partaipartai yang kadernya hanya 2 atau 3 yang lolos ke dewan, maka mereka harus berkoalisi dengan partai lain untuk membentuk fraksi. ‘’Bila tatibnya tidak berubah, maka fraksi tidak akan banyak berubah,’’ ujar Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede ditemui di sela-sela pleno rekapitulasi perolehan suara tingkat Kota Denpasar, Senin (6/5) kemarin. Hal yang sama juga di-

Denpasar (Bali Post) – Hasil pemilihan umum untuk DPRD Denpasar sudah diplenokan KPU setempat. Dari hasil tersebut, sejumlah partai yang berhasil lolos ke legislatif terjadi perubahan. Karena beberapa partai politik yang sebelumnya mampu duduk di lembaga ini, kini harus rela berada di luar lembaga dewan ini. Karena tak satu pun kadernya berhasil lolos melaju ke dewan, seperti yang dialami PKS. Namun, perubahan ini tidak berdampak signifikan terhadap jumlah fraksi yang akan

Perbandingan Perolehan Kursi DPRD Kota Denpasar

GOLONGAN KARYA

PARTAI KEADILAN

SEJAHTERA

HANURA

PARTAI NURAI RAKYAT

2014

2019

PDI-P

:

18

22

GOLKAR

:

8

8

GERINDRA :

5

4

DEMOKRAT :

6

4

HANURA

:

1

3

PKS

:

4

2

NASDEM

:

3

0

PSI

:

0

2

ungkapkan Ketua Komisi I DPRD Denpasar I Ketut Suteja Kumara. Politisi PDI-P ini menyatakan jumlah fraksi di Denpasar tidak akan banyak berubah. ‘’Bisa empat dan maksimal hanya lima fraksi,’’ katanya. Dikatakan, sesuai dengan aturan yang ada, jumlah anggota partai politik yang bisa membentuk fraksi yakni minimal sama dengan jumlah komisi yang ada. Misalnya di Denpasar ada empat komisi, maka jumlah anggota minimal untuk bisa membentuk fraksi yakni empat anggota dewan. ‘’Kalau kurang, ya… harus gabung,’’ katanya. Saat ini fraksi di DPRD Denpasar ada lima. Kelima fraksi itu yakni PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, Demokrat, dan Gerindra. Fraksi yang terdiri dari beberapa partai (gabungan) yakni Gerindra dan PDI-P. Gerindra bergabung bersama PKS dengan nama fraksi tetap Gerindra. Sedangkan PDI-P mendapat tambahan satu anggota dari NasDem. Saat ini jumlah fraksi diperkirakan bisa lima, karena tiga partai harus bergabung untuk bisa membentuk satu fraksi. Misalnya Hanura dan PSI yang masing-masing dua anggotanya yang lolos, tidak bisa membentuk fraksi tersendiri. Kalau keduanya bergabung, baru bisa membentuk fraksi. Demikian pula dengan NasDem yang baru bisa meloloskan tiga kadernya, juga harus rela bergabung dengan partai lain agar bisa membentuk fraksi. ‘’Kita masih menunggu instruksi pusat untuk bergabung ke mana nantinya,’’ ujar kader NasDem Denut AAN Gede Widiada yang kembali akan duduk di kursi dewan. (kmb12)

Rapat Pleno KPU Badung

Berjalan Lancar, Sempat Dilakukan Pembukaan Kotak

Bali Post/edi

BUKA KOTAK - Rapat pleno rekapitulasi suara tingkat KPU kabupaten Badung Senin (6/5) kemarin sempat dilakukan pembukaan kotak untuk kecamatan Kuta. Secara umum, rapat pleno berjalan lancar. Mangupura (Bali Post) Rapat pleno rekapitulasi suara di Kabupaten Badung bisa dikatakan berjalan dengan lancar, meski sempat dilakukan pembukaan kotak untuk Kecamatan Kuta. Pembukaan kotak nomor 17 ini juga dilakukan atas rekomendasi Bawaslu. Seperti yang disampaikan Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta, kemarin, setelah dibuka C1 Plano-nya, ternyata sudah sesuai hasilnya dengan catatan yang dipegang oleh para saksi dan juga oleh Bawaslu. Sehingga, menurutnya, itu sudah sesuai. Kemudian yang kedua, kata

Semara Cipta, juga terjadi pembukaan kotak untuk C1 Plano di Kecamatan Kuta Utara. Terjadi kesalahan pencatatan terhadap jumlah perolehan khususnya di salah satu partai. Dikatakannya, itu juga sudah diperbaiki atas pencermatan dari Bawaslu Kabupaten Badung. ‘’Jadi ini sudah menjadi sebuah kerja sama yang luar biasa kita. Sebagai penyelenggara tentu sangat memahami ada ruang-ruang kekeliruan kesalahan dalam proses catatan maka seyogianya juga dari teman-teman Bawaslu dalam proses pengawasan melekat, mereka

membantu kami dalam hal meluruskan dan membenahi proses-proses abstraksi yang tadi sudah disampaikan,’’ pungkasnya. Ditambahkannya, sampai dilakukan pembukaan C1 Plano-nya, dilakukan perbaikan dan juga diketahui oleh semua saksi. Sementara untuk tindak lanjutnya sudah langsung on the spot, ada di lokasi langsung dilakukan perbaikan. ‘’Terkait angka, jumlah dan kita selaku ketua dan juga disaksikan oleh semua saksi partai politik yang hadir,’’ ucapnya. Sementara untuk penetapan pasangan calon presiden/ wakil presiden, kemudian partai politik dan DPD, untuk penetapan caleg terpilih, kata Semara Cipta, mekanismenya nanti tiga hari pascaputusan MK. Hingga saat itu seluruh KPU kabupaten/kota se-Indonesia menunggu hasil rapat pleno KPU-RI yang rencananya diagendakan tanggal 22 Mei. ‘’Maka ada rentang waktu tiga hari seandainya tidak ada gugatan maka per tanggal 25 itu sudah putusan MK. Jadi paling cepat sebenarnya per tanggal 26 Mei kami di Kabupaten Badung khususnya bisa melakukan pleno kembali terkait dengan alokasi kursi dan penetapan calon terpilih,’’ terangnya. (kmb23)

Bali Post/eka

SIDANG - Petugas KPU Kota Denpasar menunjukkan kotak surat suara yang masih tersegel pada sidang KPU Kota Denpasar di Sanur, Senin (6/5) kemarin. Sidang pleno KPU Kota Denpasar diikuti pihak penyelenggara pemilu, lembaga pengawas pemilu dan peserta pemilu membahas rekapitulasi hasil Pemilu 2019. Secara umum sidang pleno berjalan lancar meskipun diwarnai protes dari saksi. Setelah pleno KPU kabupaten/kota se-Bali tuntas akan dilanjutkan pleno di tingkat provinsi yang rencanya digelar 8 - 9 Mei 2019.

Pleno KPU Denpasar Diwarnai Protes Saksi Gerindra Suara di Tiga TPS Berkurang

Denpasar (Bali Post) Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 di Kota Denpasar secara umum berjalan lancar. Namun, di tengah rapat pleno yang berlangsung di Hotel Prima Plaza, Sanur, Denpasar, Senin (6/5) kemarin, diwarnai interupsi dari salah seorang saksi Partai Gerindra terkait perolehan suara salah satu celegnya berkurang di tiga TPS Dapil Denpasar Barat. Gede Surya, saksi dari Partai Gerindra, mengatakan suara caleg Made Muliawan Arya, S.E., M.H. di TPS 26 Tegal Kerta memperoleh suara 57 menjadi 5 suara. TPS 12

Pemecutan perolehan suara 66 menjadi 6 suara, dan di TPS 69 Pemecutan perolehan suara 15 menjadi 0 suara. Interupsi dari saksi tersebut kemudian dilanjutkan oleh KPU Denpasar Devisi Teknis Penyelenggara dengan melakukan verifikasi atas formulir C1, DAA, dan D1, disaksikan Petugas Kecamatan, Bawaslu Kecamatan, dan Devisi Hukum KPU Denpasar. Hasilnya, suara yang dikatakan hilang tersebut karena adanya salah ketik saat pemasukan data dan telah dikembalikan dengan melakukan perbaikan, yang dicatatkan dalam formulir Db2. Ketua KPU Denpasar Way-

an Arsa Jaya mengatakan, formulir Db2 merupakan formulir catatan khusus. Termasuk dengan adanya selisih penghitungan suara tersebut telah dicatatkan dalam formulir Db2. ‘’Pencatatan ini dilakukan setelah dilakukan verifikasi, melalui mekanisme bukti yang ditunjukkan sehingga telah dilakukan perbaikan,’’ katanya. Sementara itu, perolehan suara Pemilu 2019 di Kota Denpasar, dikuasai oleh PDI Perjuangan. Sedangkan untuk perolehan suara capres dan cawapres di Kota Denpasar, pasangan Jokowi-Ma’ruf meraup sebanyak 338.019, dan pasangan Prabowo-Sandi

sebanyak 39.455 suara. Perolehan suara calon DPD, suara terbanyak diraih Dr. Shri IGN Arya Wedakarna MWS, S.E. dengan 118.021 suara, peringkat kedua H. Bambang Santoso sebanyak 36.954 suara, ketiga Drs. Made Mangku Pastika, M.M. 32.830 suara, dan keempat diraih A.A. Gede Agung, S.H. sebanyak 27.213 suara. Sementara itu, partisipasi masyarakat Kota Denpasar yang memiliki hak pilih dalam Pemilu 2019 mencapai 77,33 persen. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan partisipasi pemilih saat Pilkada Bali 2018 sekitar 68 persen. (kmb16)

TNI-Polri Amankan Rapat Pleno KPU Denpasar dan Badung

Denpasar (Bali Post) Tahapan pemilu serentak 2019, Senin (6/5) kemarin memasuki Rapat Pleno Rekapitulasi hasil Pemilu 2019 tingkat KPU Kota Denpasar. Rapat tersebut berlangsung di Hotel Prime Plaza Sanur, Denpasar Selatan. Sedangkan KPU Badung melaksanakan rapat pleno di The Crystal Hotel di Jalan By-pass I Gusti Ngurah Rai, Mumbul, Kuta Selatan. Personel TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan rapat tersebut. Pengamanan rapat pleno di Hotel Prime Plaza Sanur dipimpin Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan selaku Kepala Operasi Mantap Brata Agung 2019 didampingi Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo. Kapolresta Ruddi dalam arahannya mengatakan, seluruh personel TNI dan Polri yang terlibat dalam pengamanan diharapkan melaksanakan tugasnya masingmasing dengan maksimal, meskipun situasi wilayah Kota Denpasar sampai saat ini masih relatif aman dan kondusif. Tentu situasi tersebut terwujud berkat kerja keras kita bersama dalam menjaga wilayah Kota Denpasar. ‘’Saya mohon sinergitas TNI dan Polri melaksanakan pengamanan rapat Pleno Rekapitulasi Suara hari ini sampai selesai. Tidak ada yang mendahului pulang dan laksanakan

Bali Post/ist

BERI ARAHAN - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan memberi arahan kepada anggota TNI dan Polri yang terlibat pengamanan Rapat Pleno di Sanur. tugas sesuai dengan SOP dengan baik,’’ tegasnya. Untuk pengamanan kegiatan tersebut, Polresta mengerahkan 128 personel dan di-back up puluhan anggota Kodim Badung. Personel tersebut nantinya akan melaksanakan pengamanan masing-masing di areal ruangan rapat dan di luar gedung. Pengamanan berlapis ini dilakukan untuk memastikan rapat pleno rekapitulasi suara tingkat KPU Kota Denpasar berjalan dengan aman dan lancar. Sementara itu, Polres Badung melaksanakan pen-

gamanan Sidang Pleno Pemilihan Umum 2019 KPU Kabupaten Badung di lobi The Crystal Hotel di Jalan By-pass I Gusti Ngurah Rai, Mumbul, Kuta Selatan. Pengamanan tersebut dipimpin Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta didampingi Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono. Dalam arahannya, AKBP Yudith menyampaikan, masing-masing anggota menguasai tugas secara profesional sesuai dengan fungsi, peran dan plotingan masing-masing. ‘’Jangan underestimate (meremehkan) situasi yang

ada. Tetap siaga dan waspada terhadap situasi selama sidang pleno berlangsung,’’ tegas mantan Kapolres Muna, Sulawesi Tenggara ini. Pengamanan tersebut melibatkan personel Polres Badung, Polresta Denpasar, Kodim 1611/Badung, Satpol PP maupun Dinas Pemadam Kebakaran Badung. ‘’Kegiatan ini merupakan agenda puncak rapat pleno di tingkat Kabupaten Badung yang menjadi konsentrasi kita bersama untuk mengoptimalkan pengamanan baik di dalam maupun di luar sidang,’’ ungkap Yudith. (kmb36)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook