Skip to main content

Edisi Rabu 6 Maret 2019 | balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 193 TAHUN KE 71

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha

Bali Post

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Rabu Kliwon, 6 Maret 2019

Malam Ini Diarak 5.881 Ogoh-ogoh

RABU (6/3) malam ini Bali akan semarak. Suasananya akan sangat berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Musik, baleganjur, tektekan dan suara kentongan akan meramaikan suasana. Semuanya bergembira menyambut Tahun Baru Çaka 1941 yang jatuh pada 7 Maret 2019. Mengarak ogoh-ogoh adalah waktu yang dinanti-nantikan oleh masyarakat. Tak hanya mereka yang ‘’bertugas’’ mengusung ogoh-ogoh, masyarakat penonton juga antusias. Antusiasme ini tak hanya terlihat saat pangerupukan, seminggu sebelum diarak, balai banjar tempat membuat ogoh-ogoh selalu ramai dikunjungi warga. Ogoh-ogoh yang dipajang di balai banjar menjadi tempat berswafoto. Tak hanya anakanak, juga orangtua mereka

yang mengantar. Sesuai data di Polda Bali, malam ini akan diarak 5.881 ogoh-ogoh. Jumlahnya lebih kecil kalau dibandingkan tahun 2018 lalu. Kala itu jumlahnya mencapai 6.347 ogoh-ogoh. Untuk tahun ini terbanyak di Gianyar. Masyarakat kota seni tersebut membuat 1.039 ogoh-ogoh. Di sejumlah desa, ogoh-ogoh diparadekan. Walaupun tidak ada hadiah bagi yang terbaik, namun acara parade tersebut

Ogoh-ogoh di Bali Gianyar Denpasar Buleleng Tabanan Badung Jembrana Karangasem Klungkung Bangli

DATA PENERBANGAN Tidak beroperasi sebanyak 468

bagaimana masyarakat yang mengusung ogoh-ogoh ini bisa tertib, patuh aturan dan tidak minum miras, apalagi sampai mabuk. ‘’Akan kita nilai dan berikan hadiah. Biar agak berbeda dari tahun sebelumnya,’’ ujarnya.

Pihaknya tetap menghargai kearifan lokal, tetapi pihaknya khusus nilai ketertiban, patuh aturan dan kemeriahan. ‘’Bagaimana kita bisa (adakan) kegiatan ini penampilannya bagus dan tertib,’’ tandas Golose. Terkait pengamanan, jenderal bintang dua di pundak ini mengatakan, pengamanan Nyepi merupakan operasi rutin yang dilakukan tiap tahun. Golose akan menyiagakan pasukannya. ‘’Besok (hari ini) ada apel kesiapsiagaan dan saya langsung yang mimpin,’’ tandasnya. (kmb36)

Sumber: Polda Bali

Penerbangan Internasional

Penerbangan Domestik

207

261

Garuda Indonesia 95 AIQ 4 Lion Air 68 Clark 4 Wing Air 26 Dorval Railway Air Asia 52 Station 2 Citilink 38 Jetstar Asia 4 Srywijaya Air 15 Qatar Airways 6 Jetstar Airways 20 Cathay Pacific 2 Nam Air 18 Tlemcen 2 Batik Air 22 Cebu Pacific 2 Malindo Air 14 China Southern 6 Eva air 2 China Eastern 4 Singapore Airlines 8 Royal Brunei Malaysia Airlines 6 Airlines 2 Thai Airways 2 Ditambah 46 Asiana 6 DATA PENERBANGAN penerbangan lain Philippine Airlines 2 Tidak beroperasi sebanyak 468

468 Penerbangan 207 261 Tidak Beroperasi Penerbangan Domestik

1.039 1.026 911 701 571 534 410 346 343

menjadi sangat menarik bagi si pembuat ogoh-ogoh. Tak hanya desa, Polda Bali juga akan melakukan penilaian. Bedanya, Polda Bali akan menilai proses pengarakan ogoh-ogoh. ‘’Saya akan buat agak berbeda berkaitan menjelang Nyepi terutama untuk ogoh-ogoh di wilayah Denpasar. Akan saya lombakan bagaimana (pengarakan) ogoh-ogoh tertib kamtibmas,’’ kata Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Selasa (5/3) kemarin. Menurut Kapolda, penilaian bukan hanya dilihat dari bagusnya, tetapi

PersonEl Siaga

369 30

Polsek Kawasan Bandara

Ogoh-ogoh di Bali Gianyar Denpasar Buleleng Tabanan Badung Jembrana Karangasem Klungkung Bangli

1.039 1.026 911 701 571 534 410 346 343

35

TNI-AU

Sumber: Polda Bali

Penerbangan Internasional

Mangupura (Bali Post) – Head and Legal Section Bandar Udara InternaHead Bandara Ngurah Garuda Indonesia 95 sional I Gusti Ngurah Rai, Rai, Arie Ahsanurrohim, AIQ 4 Lion Air 68 Kamis (7/3) besok akan meng- penghentian operasional Clark 4 Wing Air 26 hentikan operasional keban- Bandara ini mulai Kamis, darudaraan. Railway 7 Maret 2019 pukul 06.00 Air Asia Penghentian 52 ituDorval berlaku untuk rute domestik Wita, dan akan Station 2 beroperasi Citilink 38 maupun internasional. Se- kembali pada Jumat, 8 MaJetstar Asia 4 Srywijaya Air 15 banyak 468 penerbangan di- ret 2019 pada pukul 06.00 Airways 6 Jetstar Airways 20 se-Qatar pastikan tidak beroperasi Wita. ‘’Penghentian semenCathay 2 bandara ini lama Nam penghentian operasional taraPacific operasional Air 18 bandarra. Dari jumlah untuk menghormati umat 2 Batik Air 22 itu,Tlemcen sebanyak 261 penerbanganCebu Hindu Pacificdi Bali 2 agar dapat Malindo Air 14 merupakan penerbangan rute menjalankan brata panyepian China Southern 6 Eva air 2 domestik dan 207 penerbandengan khusyuk,’’ katanya. China Eastern 4 Singapore Airlines 8 gan rute internasional. Hal. 15 Menurut Bantuan Royal Brunei Keamanan MalaysiaCommunication Airlines 6 Airlines 2 Thai Airways 2 Ditambah 46 Asiana 6 penerbangan lain Philippine Airlines 2

Bali Post/ist

PHDI - Presiden Jokowi menerima pengurus PHDI, Selasa kemarin.

Jokowi Terima Pengurus PHDI

PARISADA Hindu Dharma Indonesia (PHDI) yang di dalamnya terdapat Prajaniti, Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia, dan WHDI melaporkan persiapan peringatan

Hari Suci Nyepi (Kamis, 7/3) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/3) kemarin. Hal. 15 Dharma Santi

Tidak Terbit Terkait Hari Raya Nyepi Çaka 1941 yang juga merupakan hari libur nasional, maka Bali Post pada Kamis (7/3) dan Jumat (8/3) tidak terbit. Bali Post kembali terbit seperti biasa mulai Sabtu (9/3). Untuk itu kepada para pelanggan dan relasi iklan mohon maklum. Penerbit

Ogoh-ogoh di Bali PersonEl Siaga

369 30

Polsek Kawasan Bandara

DATA PENERBANGAN

35

Tidak beroperasi sebanyak 468 TNI-AU

Gianyar Denpasar Buleleng Tabanan Badung Jembrana Karangasem Klungkung Bangli

1.039 1.026 911 701 571 534 410 346 343

Sumber: Polda Bali

Puting Beliung, Puluhan 261 Rusak207 Rumah di Dalung Penerbangan Domestik

Penerbangan Internasional

Mangupura (Bali Post) ending Ketut Susila memPuluhan rumah di sekitar gatakan, kerusakan rumah Banjar Pegending, Desa Da- diprediksi sekitar 25 buah dan lung rusak parah akibat diha- kebanyakan atapnya yang rutam angin puting beliung, Se- sak. ‘’Kami minta agar pihak lasa (5/3) sore. I Gusti Ngurah BPBD dan PLN melakukan Garuda Indonesia 95 Ketut Sudiastawa yang ditemui pengecekan agar aman arus di lokasi, Selasa kemarin, AIQ 4 LionmenAir listrik dimatikan 68 sementara. gatakan tidak ada tanda-tanda Untuk kerugian total kami hujan maupun petir, namun belum tahu masih dilakukan Clark 4 Wing Air 26 tiba-tiba saja angin kencang pendataan,’’ katanya. dan berputar-putar.Air ‘’Kejadian DalungDorval I NyRailway Asia Bendesa Adat52 ini baru pertama terjadi sejak oman Widana mengatakan saya tinggal di sini. Semua segera rapat untuk Station 2 Citilink 38 menentuserba tiba-tiba tanpa ada tanda kan langkah lebih lanjut. angin datang. Semua atap Sementara 15 itu, Kabid KeJetstar Asia 4 Srywijaya Air genteng beterbangan dan tiga daruratan dan Logistik BPBD palinggih di merajanJetstar saya ikut Airways Kabupaten Badung Ni Qatar Airways 6 20 dr. ambruk,’’ ungkapnya. Nyoman Ermy Setiari menCathay Pacific 2 Menurutnya, bencana alam menerjunkan Nam Air gatakan telah18 itu terjadi sekitar pukul 16.30 tim ke lokasi bencana guna Tlemcen 2 Air memberikan pertolongan 22 Wita dan terdengarBatik suara geawal. muruh disertai angin kencang ‘’Ya, terjadi puting beliung, Cebu 2 Air kami sedang 14merapat Bali Post/par sekitar lima menit.Malindo Kerugian tim ke Pacific yang dialami belum terhitung. lokasi,’’ ungkanya singkat. RUSAK - Angin puting beliung menerjang Desa Dalung tepatnya sekitar Banjar PegChina ending, Southern Eva Pegair (kmb27) 2 Selasa 6 (5/3) sore kemarin. Sejumlah palinggih roboh. Klian Dinas Banjar

PersonEl S

369 30

Polsek Kaw Bandara

35


DENPASAR

2 FIGUR Tidak Memberatkan Siswa HAMPIR semua SMP di bawah YPLP Kota PGRI Denpasar tak mau memaksakan diri mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Mereka masih menjalani Ujian Nasional Kertas-Pensil (UNKP) tanpa harus mengorbankan kualitas. Kepala SMP PGRI 9 Denpasar Drs. A.A. Ketut Sumitra, M.M., M.Si. mengaku tidak mau memaksakan kehendak mewajibkan siswanya mejalani UNBK karena tak mau memberatkan siswa. Alasan pertama karena sekolah ini belum memiliki jumlah komputer memadai. Kedua, jika menyewa memerlukan biaya besar. ‘’Itu belum termasuk pengadaan servernya,’’ ujarnya, Selasa (5/3) kemarin. Panglingsir Puri Padangluwih, Dalung ini juga merasa tidak enak meminjam sarana sekolah kembarannya, yakni SMPN 10 Denpasar karena dipakai saat bersamaan. Makanya, target UNBK tahun ini terpaksa ditunda, sekalipun sudah berusaha membeli sejumlah komputer lewat dana BOS. Namun, dia menjamin dalam UNKP nanti, berjalan berintegritas. Sekolah ini, katanya, sudah miliki budaya UN berintegritas. Sekolah memiliki program les tambahan dan klub mata pelajaran. Siswa yang kurang mampu ditangani tim khusus guna meraih nilai yang terbaik. Pihaknya juga terus memompa semangat belajar dan kerja keras para guru guna mempersiapkan mereka mampu memberikan pelayanan terbaik. ‘’Semua program ini sudah masuk biaya di SPP sehingga tak perlu lagi memungut biaya tambahan,’’ tegasnya. (sue)

Rabu Kliwon, 6 Maret 2019

Inkindo Menyampaikan Draf Pergub Perlindungan Usaha Kecil dan Menengah ke Gubernur Bali MENINDAKLANJUTI hasil rapat kerja provinsi Inkindo Bali, yaitu bersinergi dengan Pemprov Bali dalam pemberdayaan SDM lokal dengan nilai-nilai kearifan lokal, serta dalam kerangka menghasilkan tenaga kerja yang kompeten, produktif dan berkualitas, serta memperluas akses kesempatan kerja yang bernaung di bawah badan usaha yang bergabung di Inkindo Bali, maka pada tanggal 5 Maret 2019, dua hari menjelang perayaan hari raya Nyepi, pengurus Inkindo Bali diterima oleh Gubernur Bali Wayan Koster di rumah jabatan Jayasabha Denpasar. Inkindo Bali mendukung penuh visi Gubernur Bali yaitu ‘’Nangun Sat Kerti Loka Bali’’ yang menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, dengan misinya yang berprinsip pada ajaran Tri Sakti Bung Karno yaitu berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan yang dibungkus dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Beberapa permasalahan yang disampaikan oleh Ir. Ketut Gupta selaku Ketua Inkindo Bali antara lain me-

DITERIMA - Pengurus Inkindo Bali saat diterima oleh Gubernur Bali Wayan Koster di rumah jabatan Jayasabha Denpasar. nyampaikan peluang pasar jasa konsultansi di sektor pemerintah saat ini mengalami penurunan yang tidak seimbang dengan jumlah konsultan yang ada di Bali. Keterlibatan tenaga ahli yang hanya bekerja maksimal enam bulan dengan harus menghidupi ekonomi keluarga selama satu tahun, sehingga perlu dibukanya peluang pasar di sektor swasta yang selama ini hanya diambil oleh konsultan luar Bali. Kehadiran rekanan konsultan luar Bali yang hanya bermodalkan pengalaman

kerja yang dimiliki badan usaha tersebut menjadi hal yang kurang baik bagi peredaran perekonomian Bali ke depannya serta regulasi yang belum mengakomodasi kepentingan konsultan lokal untuk kegiatan yang dibiayai oleh APBD provinsi dan kabupaten/kota. Untuk mensinergikan dan memperjuangkan hal tersebut, Inkindo Bali mengusulkan dan memberikan masukan kepada Gubernur Bali draf peraturan gubernur (pergub) yang melindungi Usaha Kecil dan Menengah

di Bali sesuai amanat dan ketentuan Undang-undang Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017 dan Undangundang UMKM Nomor 20 Tahun 2008 sebagai wujud melindungi usaha kecil dan menengah yang ada di daerah, meningkatkan pertumbuhan perekonomian Bali serta memberikan kesempatan kerja bagi tenaga ahli yang bekerja di Bali. Hal ini sejalan dan searah dengan program Gunernur Bali, yaitu memberdayakan tenaga kerja lokal agar memiliki daya saing yang tinggi,

berkualitas dan memiliki kompetensi sesuai amanat Undang-undang Nomor 2 Tahun 2017. Selain itu, Inkindo menyampaikan ketentuan terkait pengupahan buat tenaga ahli yang memiliki kompetensi keahlian dengan penerapan aturan remunerasi minimal bagi tenaga ahli sesuai Undang-undang Jasa Konstruksi pasal 43 yang sudah ditetapkan oleh Peraturan Menteri PUPR Nomor 19/PRT/M/ 2017 Tahun 2017 dan Keputusan Menteri PUPR Nomor 897/ KPTS/M/2017 dan sudah diberlakukan untuk dana yang bersumber dari APBN. Dalam arahan selanjutnya, Gubernur Bali Wayan Koster berharap Inkindo selalu bersinergi dengan pemerintah daerah dan menyambut baik konsep usulan Pergub Perlindungan Usaha Kecil dan Menengah di Bali termasuk akan menyiapkan kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi tenaga kerja yang ada di Bali agar memiliki daya saing yang tinggi serta siap berperan dalam pembangunan Bali serta akan meninjau ulang ketentuan berlakunya pengupahan maksimal tenaga ahli. (ad166)

Malam ’’Pangerupukan’’, DLHK Dishub Terjunkan 80 Petugas Siagakan 1.100 Personel dan 73 Armada Padamkan 18.187 LPJU

Denpasar (Bali Post) Dalam rangka perayaan hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1941, Kamis (7/3) besok, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar melaksankaan pemadaman Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang berada di 18.187 titik di Kota Denpasar yang dimulai pada malam Pangerupukan. Pemadaman akan dilakukan pada seluruh panel LPJU yang ada di Denpasar yang akan dimulai pukul 24.00 Wita pada Rabu (6/3) hari ini dan akan dinormalisasikan kembali pada pukul 16.00 Wita, Jumat (8/3) sampai dengan selesai. “Kami melakukan pemadaman pada pukul 24.00 dini hari di 690 unit panel LPJU yang ada di Denpasar dan akan dipantau petugas Penerangan Jalan Umum (PJU) Dishub Kota Denpasar dengan jumlah sebanyak 80 orang petugas LPJU akan melakukan pemadaman dan normalisasi pemantauan di titik-titik tersebut. Setiap orang memantau 12 buah panel LPJU,” ujar Sekretaris Dishub Kota Denpasar I Ketut Sriawan, Selasa (5/3) kemarin. Sriawan menambahkan, pihaknya juga menyiapkan koordinator di masing-masing kecamatan. Dia berharap kepada masyarakat jika menemukan LPJU yang masih menyala dapat melaporkan kepada masing-masing koordinator di setiap kecamatan. Adapun Kecamatan Denpasar Utara dikoordinir oleh Made Suardika dengan nomor ponsel 081239311157 dan Made Sugiarta di nomor ponsel 082147145543. Kecamatan Denpasar Barat dikoordinir oleh I Ketut Sulendra di nomor ponsel 087861908099 dan I Ketut Mustika di nomor ponsel 081236505784. Sedangkan di Kecamatan Denpasar Selatan dapat menghubungi I Made Sudana di nomor ponsel 08123618864 dan I Wayan Suana di nomor ponsel 08174753486. Untuk di Kecamatan Denpasar Timur dapat menghubungi I Nyoman Arya di nomor ponsel 087862792634 dan I Made Putra Yana di nomor ponsel 081338713181. Di samping mempersiapkan personel LPJU, kata Sriawan, pihaknya juga menyiagakan 80 petugas Dishub untuk mengatur arus lalu lintas dalam pengarakan ogoh-ogoh yang telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. “Bagi masyarakat yang masih menemukan adaya LPJU yang menyala saat pelaksanaan catur brata panyepian agar segera melapor kepada koordinator di masing-masing kecamatan untuk segera ditindaklanjuti,’ ujarnya. (kmb12)

242 Napi Diusulkan Terima Remisi

Denpasar (Bali Post) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Denpasar di Kerobokan kembali mengusulkan remisi untuk narapidana terkait penerimaan remisi hari raya Nyepi 2019. Untuk Nyepi Tahun Çaka 1941 ini, pihak lapas terbesar di Bali itu mengusulkan 242 narapidana mendapatkan remisi. Dari jumlah itu, tiga di antaranya orang asing. Kepala Lapas Kerobokan Tonny Nainggolan membenarkan hal itu saat dikonfirmasi, Selasa (5/3) kemarin. Tonny Nainggolan mengatakan, saat ini Lapas Kerobokan dihuni 1.635 orang dengan status narapidana sebanyak 915 orang dan tahahan 720 orang. Dikatakan, jumlah itu sangat overload atau overkapasitas sebanyak 1.288 orang dari kapasitas ideal 347 orang. Terkait remisi, kata Tonny Nainggolan, dari 242 orang yang diusulkan menerima remisi, 208 di antaranya sudah keluar SK dari Dirjenpas RI. “Sisanya belum turun,” katanya. Ia menambahkan, besaran remisi kali ini antara 15 hari sampai 1,5 bulan. Jumlah warga binaan yang tidak diusulkan dapat remisi khusus Nyepi sebanyak 347 orang, 200 di antaranya berstatus tahanan, 147 orang belum memenuhi syarat. Sedangkan orang asing yang diusulkan dapat remisi adalah Sergei Cherykh Bin Chernykh asal Rusia yang dipidana penjara selama 11 tahun dapat remisi 1,5 bulan. Nandagopal Akkineni asal India, terpidana 10 tahun penjara dapat remisi 1,5 bulan. Sedangkan Sargunan M. Suppiah asal Malayisa terpidana 12 tahun penjara dapat remisi satu bulan. “Saat ini jumlah narapidana yang bergama Hindu mencapai 389 orang dan berstatus tahanan 200 orang. (kmb37)

Topik : MALAM INI, DIARAK 5.881 OGOH-OGOH

Denpasar (Bali Post) -

Peningkatan volume sampah pada malam Pangerupukan dipastikan akan terjadi. Selain sampah bekas ogoh-ogoh, juga ada bekas banten yang digunakan untuk upacara pacaruan. Karena itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar telah menyiagakan 1.100 personel untuk mengangkut sampah pasca-Pangerupukan yang diprediksi mencapai 15-20 ton. DLHK juga menyiapkan 73 unit armada, di antaranya truk, motor cikar (moci), dan bison yang sekaligus mengangkut sampah upakara yang digunakan menjelang pawai. Kabid Persampahan dan Limbah DLHK Kota Denpasar I Ketut Adi Wiguna mengatakan, seluruh personel disiagakan dari pukul 20.00 Wita. Tim tersebut akan mengangkut bangkai ogoh-ogoh yang tercecer di jalan raya. Ia mengatakan memaksimal pembersihan oleh timnya akan dilakukan Kamis (7/3) sekitar pukul 03.00 Wita. Sebab, pawai ogoh-ogoh biasanya hingga pukul 01.00 Wita. Hal itu menjadi antisipasi pihaknya jika ada ogoh-ogoh yang tidak langsung dibawa ke banjar mereka. ‘’Biasanya tiap tahun ada saja ogohogoh yang tercecer ditinggalkan oleh pemuda walaupun sudah ada imbauan dari Bapak Wali Kota. Itu yang kita antisipasi sekarang. Jadi, personel kami selalu stand-by,’’ ujar Adi Wiguna, Selasa (5/3) kemarin. Adi Wiguna menambahkan, petugas-petugas DLHK nantinya akan disebar di empat kecamatan yang menjadi titik-titik pusat pawai ogoh-

ogoh. Sebab, saat ini pawai dikembalikan ke masingmasing kecamatan. Setelah pembersihan selesai di masing-masing kecamatan, pihaknya akan memusatkan seluruh petugas kebersihan untuk membersihkan di areal Catur Muka. ‘’Setelah di empat kecamatan selesai, kami tarik bawa ke Catur Muka. Setelah kami selesai bekerja, baru akan berkomunikasi dengan Dishub untuk memadamkan lampu,’’ ungkapnya. Adi Wiguna juga mengimbau seluruh pemuda yang ikut pawai ogoh-ogoh agar tetap melaksanakan imbauan Wali Kota. Setelah selesai pawai, ogoh-ogoh langsung dilakukan pralina. Jika belum bisa melakukan pralina hari itu juga, pihaknya mengharapkan agar pemuda membawa ogoh-ogoh mereka kembali ke masing-masing banjar. Penempatan ogoh-ogoh juga jangan sampai mengganggu lalu lintas pascahari raya Nyepi. (kmb12)

Topik :

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

OGOH-OGOH - Seorang anak melihat ogoh-ogoh di Banjar Titih, Denpasar, Selasa (5/3) kemarin. Ratusan ogoh-ogoh akan diarak warga dalam malam Pangerupakan di Denpasar.

Jaga Netralitas, Puluhan Babinsa Di-’’briefing’’

Bali Post/kmb36

NETRALITAS - Komandan Kodim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo saat acara pembinaan netralitas TNI dalam Pileg dan Pilpres Tahun 2019. Denpasar (Bali Post) Pemilu 2019 semakin dekat dan upaya meminimalisasi terjadinya gangguan kamtibmas terus dilakukan. Bagi TNI, menjunjung netralitas paling utama dan harus dipatuhi seluruh tentara. Untuk itu, Kodim 1611/Badung melaksanakan acara pembinaan netralitas TNI dalam Pileg dan Pilpres tahun 2019 yang diikuti puluhan Babinsa di Makodim, Denpasar, Selasa

(5/3) kemarin. Komandan Kodim 1611/ Badung Letnan Kolonel (Letkol) Inf. Handoko Yudho Wibowo, S.E. menyampaikan, prajurit TNI selama proses penyelenggaraan pileg/pilpres ada beberapa hal yang dilarang, yaitu memberi komentar, penilaian, diskusi, pengarahan ataupun berkaitan dengan kontestan pileg/ pilpres kepada keluarga atau masyarakat. Selain itu, secara perorangan/fasilitas

dilarang berada di arena tempat penyelenggaraan pileg/pilpres (kecuali petugas yang sudah ditunjuk). Anggota TNI juga tidak diperbolehkan menyimpan, menempel dokumen, atribut, benda lain yang menggambarkan identitas peserta pileg/pilpres di instansi dan peralatan milik TNI. Larangan selanjutnya, yaitu berada di areal tempat pemungutan suara (TPS) saat pelaksanaan pemungutan suara dan secara perorangan/satuan/ instansi terlibat pada kegiatan pileg/pilpres dalam bentuk berkampanye untuk menyukseskan kandidat tertentu/konstestan termasuk memberi bantuan dalam bentuk apapun di luar tugas dan fungsi TNI. “Anggota TNI dilarang melakukan tindakan atau pernyataan apa pun yang dilakukan secara resmi yang bertujuan atau bersifat memengaruhi keputusan Komisi Pemilihan Umum dan Panitia Pengawas Pemilu,” ujarnya. Handoko Yudho Wibowo menambahkan, larangan selanjutnya, yaitu baik secara

perorangan/satuan/fasilitas menyambut dan mengantar peserta kontestan, termasuk menjadi anggota KPU, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), panitia pemilih, panitia pendaftar pemilih, peserta atau juru kampanye. Tentara akan diberikan sanksi tegas apabila terlibat dan ikut campur dalam menentukan menetapkan peserta pemilu baik perorangan maupun kelompok partai. Termasuk larangan memobilisasi organisasi sosial, agama dan ekonomi untuk kepentingan partai politik atau calon tertentu. Dandim juga mewanti-wanti anggotanya agar tidak melakukan tindakan atau membuat pernyataan apapun yang bersifat mempengaruhi keputusan KPUD dan Panwaslih. “Sikap netralitas TNI dalam pelaksanaan pileg dan pilpres sangat penting bagi soliditas satuan serta pembangunan profesionalitas TNI. Untuk itu, saya imbau kepada seluruh prajurit TNI di lapangan untuk wajib menunjukkan sikap netral dengan tidak me-

mihak dan tidak memberikan dukungan kepada salah satu kontestan peserta pileg maupun pilpres. Ini agar dapat dipahami, dimengerti dan dilaksanakan sehingga tidak terjadi pelanggaranpelanggaran yang dapat merusak komitmen dan citra TNI,” tegasnya. Handoko Yudho Wibowo mengungkapkan, netralitas TNI merupakan penjabaran reformasi internal TNI yang dituangkan di dalam pasal 5 ayat (2) Tap MPR/VII/2000 tentang peran TNI dan Polri serta Pasal 39 Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI disebutkan bahwa prajurit TNI dilarang dalam politik praktis. Tidak berpolitik praktis dimaknai dengan konsistensi komitmen TNI dalam rangka ikut serta menyukseskan pemilu dengan implementasi bahwa prajurit TNI tidak memiliki hak memilih dalam pelaksanaan pileg/pilpres. Selanjutnya mengamankan penyelenggaraan pemilu sesuai dengan tugas dan fungsinya yaitu memberikan bantuan TNI kepada Polri. (kmb36)


Rabu Kliwon, 6 Maret 2019

BADUNG PERESMIAN GEDUNG Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose bersama Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Wabup Ketut Suiasa, dan Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat meresmikan gedung Satlantas Polres Badung Parama Radha Gantari, Selasa (5/3) kemarin.

Peresmian Gedung Satlantas Polres Badung Parama Radha Gantari KAPOLDA Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose didampingi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta meresmikan gedung baru Satlantas Polres Badung Parama Radha Gantari, Selasa (5/3) kemarin. Peresmian tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Kapolres Badung Yudith Satriya Hananta, Ketua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, jajaran Polres dan Perangkat Daerah di Badung. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kapolda Bali yang sudah berkenan hadir dalam peresmian gedung Parama Radha Gantari. Terwujudnya gedung ini sebagai wujud dukungan dari Pemerintahan Kabupaten Badung kepada instansi Polri berkenaan dengan pelayanan publik. Satlantas ini adalah pelayanan masyarakat yang berkaitan dengan pembuatan SKCK, SIM dan lainnya. ‘’Ini kita lakukan betul-betul memberikan konsep pelayanan kepada masyarakat. Kami juga telah melihat kinerja Bapak Ka-

polda Bali baik berkenaan dengan tatanan penegakan hukum, pembinaan tatanan hukum, termasuk juga proses penyadaran masyarakat itu sendiri. Kami Pemkab dan masyarakat akan mendukung sepenuhnya,’’ jelasnya. Sementara itu, Kapolda Bali mengapresiasi Pemkab Badung dan Polres Badung yang telah berhasil mewujudkan gedung Satlantas yang megah. Gedung ini dibangun melalui dana hibah Pemkab Badung tahun 2018 dengan luas tanah 1.410 meter persegi dan luas bangunan sebesar 3.500 meter persegi dengan total nilai kontrak berjumlah Rp 41 miliar lebih. ‘’Tentunya hal ini tidak akan bisa terwujud tanpa adanya komitmen Bupati Badung untuk menyeimbangkan pembangunan Badung Selatan, dan Badung Utara. Untuk itu saya selaku Kapolda mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Badung yang telah menghibahkan bangunan Satuan Lalulintas yang luar biasa ini kepada Polres Badung,’’ kata Kapolda. Tentu dengan adanya bangunan Satlantas baru tersebut akan jadi momentum baru dalam pelayanan publik di bidang lalulintas wilayah hukum Polres Badung.

Gedung ini adalah gedung Satlantas yang paling besar dan paling megah yang ada di jajaran Polda Bali sampai saat ini. Bangunan Satlantas berlantai empat ini berisikan basement yang di dalamnya terdapat tempat pompa, ruang hidrant, genset, kontrol LVMDP, fotokopi, kantin dan tempat parkir. Lantai I antara lain lapangan uji SIM, gudang, ruang istirahat terlapor, ruang istirahat piket laka, ruang periksa laka, ruang Forum Komunikasi Laka, ruang customer service, piket laka, SIM dan ruang Tunggu. Lantai II terdiri dari ruang Avis, ruang server, ruang arsip, ruang cetak SIM, ruang pencerahan, ruang pengaduan, ruang verifikasi foto dan ruang tunggu. Lantai III terdiri dari ruang bermain anak, mushola, ruang BRI dan ruang pendaftaran. Lantai IV terdiri dari ruang Kaurmintu, ruang pantry, ruang Kasatlantas, ruang Kanit Regindent, ruang staf Langgar, ruang Kanit Laka, ruang Kanit Patroli, ruang staf Dikyasa, ruang Kanit Dikyasa, ruang tunggu, ruang pertemuan, ruang arsip Laka, gudang Dikyasa, ruang TMC, mushola petugas dan ruang kontrol. (ad165)

3

Antisipasi Kecurangan, Perumda Uji Timbangan di Pasar Hewan Beringkit

Mangupura (Bali Post) -

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Mangu Giri Sedana, Badung belum lama ini melakukan uji keakuratan mesin timbangan digital yang ada di Pasar Hewan Beringkit. Pengujian dilakukan sebelum alat ukur itu dimanfaatkan kembali. Direktur Utama Perumda Pasar Mangu Giri Sedana I Made Sukantra, Selasa (5/3) kemarin, mengungkapkan, hasil pengujian timbangan digital dan timbangan manual, tidak ditemukan adanya perbedaan. ‘’Hasil pengujian timbangan digital dengan timbangan manual yang diujicobakan beberapa waktu lalu ternyata sama, tidak ada selisih,’’ ujarnya. Menurutnya, penggunaan timbangan digital rencananya dimulai 12 Maret mendatang. Perumda Badung juga memastikan untuk selanjutnya akan terus menggunakan timbangan digital. ‘’Pengujian yang dilakukan dengan menimbang seekor sapi ini disaksikan jajaran Dewan Pengawas. Dengan hasil yang sama, penggunaan timbangan digital dilanjutkan,’’ tegasnya. Dijelaskannya, pengujian ini untuk menghindari kecurangan penimbangan dengan menggunakan timbangan manual, yang selama ini disinyalir terjadi dan sangat merugikan peternak. Dengan menggunakan timbangan digital, akan sangat sulit untuk diakali seperti pada timbangan manual. ‘’Kami memiliki dua unit timbangan digital, satu di antaranya masih dalam proses perbaikan,’’ katanya. Untuk diketahui, indikasi kecurangan penggunaan timbangan di Pasar Hewan Beringkit diungkapkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dalam pelantikan Direksi Pasar Mangu Giri Sedana belum lama ini. ‘’Di Pasar Hewan Beringkit ada timbangan elektrik dan manual. Kenapa dipilih manual? Jangan-jangan ada bermain di situ. Ini tugas direksi melakukan pembenahan, jangan sampai petani dirugikan,’’ katanya. Tak hanya itu, sistem parkir di Pasar Beringkit juga tidak luput dari sorotan Bupati. Menurutnya, sangat aneh sistem e-parkir yang sudah diterapkan justru diganti dengan sistem manual. ‘’Dulu minta e-parkir, sudah pakai, tapi kenyataannya e-parkir sekarang dicabuti. Wajar kami curiga di situ pasti ada apa-apanya,’’ tegasnya. Guna mengatasi beragam persoalan di tubuh PD Pasar itu, Giri Prasta meminta direksi yang baru menunjukan taringnya. Bila memang ada pegawai atau pihak-pihak yang bermain, diminta agar ditindak tegas. ‘’Saya cuma minta tiga hal ke PD Pasar. Jujur, disiplin dan kerja. Kalau ini tidak mampu, ya sudah...selesai,’’ ujarnya. (kmb27)

Bali Post/ist

UJI TIMBANGAN - Direksi Perumda Pasar Mangu Giri Sedana dan Dewan Pengawas melakukan uji keakuratan mesin timbangan digital di Pasar Hewan Beringkit, belum lama ini.


DAERAH

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A

Unud Teken MoU dengan IIAI dan Universitas Vladimir Rusia UNIVERSITAS Udayana (Unud) melakukan penandatanganan MoU dengan Institut Internasional Informatika Terapan Jepang dan Universitas Negeri Vladimir Rusia pada Selasa (5/3) kemarin. Penandatanganan MoU dilakukan Rektor Unud dengan Rektor Vladimir University Prof. Natalia dan Ketua IIAI Japan Takuro Matsuo, Ph.D. Acara itu juga dihadiri Wakil Rektor IV Unud Prof. Dr. I.B. Wyasa Putra, S.H., M.Hum., Dekan Fakultas Pariwisata Unud Dr. Drs. I Nyoman Sunarta, M.Si. dan para mahasiswa Prodi Doktor (S-3) Pariwisata Fakultas Pariwisata Unud. Usai melakukan penandatanganan MoU, dilanjutkan dengan seminar internasional dan workshop pendidikan pariwisata, informatika, ekonomi kreatif dan

ekowisata menuju pembangunan berkelanjutan. Topik yang dibahas yaitu ‘’Quality Assurance in Tourism Education, Event’’. Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) mengatakan, ketiga lembaga harus mematuhi peraturan yang berlaku di negara masing-masing, serta prosedur dan kebijakan pemerintah Rusia, Jepang dan Indonesia yang berkaitan dengan kerja sama akademik dan pendidikan. Kedua lembaga bersepakat untuk bekerja sama di bidang kunjungan dan pertukaran mahasiswa pascasarjana dan sarjana untuk studi dan penelitian, kunjungan dan pertukaran staf untuk penelitian, pengajaran dan diskusi, pertukaran informasi. Tetapi tidak terbatas pada pertukaran bahan pustaka dan publikasi penelitian, kegiatan penelitian bersama,

MOU - Rektor Unud menandatangani MoU dengan Vladimir University Rusia.

D I S I N I

kegiatan lain yang disepakati bersama oleh kedua institusi. Ketiga lembaga sepakat untuk melanjutkan diskusi tentang kegiatan kerja sama lebih lanjut ketika peluang muncul dan memahami bahwa program dan pengaturan keuangan tertentu harus dilakukan dengan perjanjian khusus. MoU ini berlaku selama lima tahun sejak tanggal penandatanganan oleh kedua institusi. Ketua Prodi Doktor Pariwisata Fakultas Pariwisata Unud Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A. mengatakan dengan kolaborasi ini untuk menambah wawasan para dosen pengajar, mahasiwa terutama di bidang akademik tentang ecotourism. ‘’Nanti akan diperjelas dengan adanya presentasi sustainable tourism yang akan difokuskan pada ecotourism,’’ ujarnya. Bali memiliki pariwisata budaya. Namun lebih baik setiap daerah di Bali memiliki karakteristik sendiri. Misalnya ecotourism karena akan menambah daya tarik yang datang ke Bali. ‘’Karena ada beberapa tempat yang spesifik di Bali perlu kita kembangkan,’’ ujarnya. Pihaknya mengupayakan terciptanya kerja sama yang dapat diwujudkan dengan langkah nyata ke depannya. Pariwisata sebagai disiplin ilmu maupun secara praktis memiliki peluang besar dalam pengembangan atau pembangunan suatu negara. Prospek pariwisata internasional ke depan semakin baik, ketika semakin besar kesadaran umat manusia bahwa untuk meningkatkan kualitas hidup diperlukan berwisata. Hal ini menciptakan iklim kompetitif antara negara-negara yang memiliki destinasi wisata favorit. (ad164)

Serangkaian Hari Raya Nyepi, LPD Jimbaran Bagikan Daging Babi Mangupura (Bali Post) Dalam rangka meningkatkan peranan LPD Jimbaran untuk menyejahterakan masyarakat, Selasa (5/3) kemarin dilaksanakan pembagian daging babi bagi warga di 13 banjar. Kegiatan ini serangkaian menyambut hari raya Nyepi ini dan diserahkan langsung Kepala LPD Jimbaran bersama Bendesa Adat Jimbaran, Lurah dan Ketua LPM Jimbaran. Kepala LPD Jimbaran Ketut Nuryana mengatakan program ini dilakukan sesuai dengan tujuan pendirian LPD yaitu mencari laba dan memberikan manfaat kepada masyarakat dalam mewujudkan panca kreta dan panca yadnya. ‘’Hari ini (kemarin - red) dilaksanakan panca kreta yaitu kreta warga bertujuan untuk memberikan kesejahteraan kepada krama

dalam bentuk pembagian daging babi yang dilaksanakan secara serentak di 13 banjar di Jimbaran,’’ katanya. Menurut Nuryana, warga yang mendapat pembagian daging babi ini yaitu warga pangarep yang memang sudah tercatat dalam KK adat. Tujuan sebagai bentuk kepedulian LPD kepada masyarakat. Tentunya juga dengan harapan agar masyarakat bisa semakin sadar terhadap keberadaan LPD yang memang selama ini sangat bermanfaat untuk masyarakat. Kegiatan pembagian daging babi ini, kata Nuryana, memang baru pertama kali dilakukan. Dengan demikian, pihaknya tidak memungkiri banyak kekurangan. Untuk itu, pihaknya mengharapkan adanya masukan-masukan untuk kesempurnaan, sehingga

S U K S E S B R A N D I N G

Rabu Kliwon, 6 Maret 2019

PENYERAHAN DAGING - Kepala LPD Jimbaran Ketut Nuryana bersama Bendesa Adat Jimbaran I Made Budiarta, Lurah Jimbaran, Ketua LPM Kelurahan Jimbaran, dan warga penerima daging babi berfoto bersama di sela penyerahan daging di 13 banjar di Jimbaran, Selasa (5/3) kemarin.

ke depan kegiatan seperi ini bisa dilakukan rutin setiap tahunnya. Dijelaskan Nuryana, program dari LPD terutama dalam Panca Kreta, juga sudah dilakukan salah satunya kreta desa sebagai kontribusi kepada desa adat. Sedangkan untuk kreta negara atau kewajiban kepada negara juga sudah dilakukan. ‘’Mudahmudahan ini bisa dirasakan dan bersama-sama menjaga keajegan LPD, sehingga bisa berjalan dan bermanfaat untuk masyarakat,’’ pungkasnya. Bendesa Adat Jimbaran I Made Budiarta menyampaikan dalam rangka menjalankan program dari LPD, melalui kegiatan ini diharapkan bisa mendekatkan LPD kepada masyarakat. Karena LPD ini merupakan milik krama. ‘’Di samping mendekatkan LPD, kegiatan untuk mendekatkan program-program yang disusun oleh pengurus bersama desa adat. Dengan tujuan untuk membantu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Adat Jimbaran,’’ terangnya. Diakuinya, selama ini keberadaan LPD memang sangat membantu program-program dari desa adat. Baik itu menyejahterakan warganya maupun untuk kemajuan desa. Serangkaian dengan hari raya Nyepi ini, pihaknya juga menyampaikan ucapan selamat merayakan kepada seluruh umat. Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Jimbaran Nyoman Mariana sangat mendukung program dalam rangka menyejahterakan krama pangarep. Dengan program baru ini, pihaknya berharap mudah-mudahan ke depan bisa terus berlanjut dan bisa ditingkatkan. LPD ke depannya diharakan bisa menjadi tulang punggung masyarakat adat di Jimbaran. (kmb23/k150)

Sumo, Remaja yang Masih Bisa Berdamai dengan ’’Unknown Cancer’’ SUMO, sejak kecil kelenjar keringatnya tidak berfungsi, sehingga suhu badannya mudah panas tinggi. Normalnya seseorang akan demam tinggi jika ada infeksi, tetapi Sumo bisa setiap waktu mengalami sesak napas kalau tidak di ruangan dingin atau kalau lagi stres atau nervous. Akibat kondisi tersebut, Sumo tidak bisa bersekolah biasa, selain homeschooling, apalagi beraktivitas di ruang terbuka. Dia kehilangan masa kecil seperti anak-anak lainnya, berlari, bermain bola, bersepeda, dan sebagainya. Sejauh ini, Sumo masih bisa berdamai dengan kondisi tubuhnya dan bisa melewatinya hingga kini usianya sudah 17 tahun. Anak dengan fungsi otak normal terpaksa harus menjalani hidup bagaikan cacat fisik. Orangtua Sumo, Julien Lanes, di sela-sela acara ‘’Dengan Cinta’’

belum lama ini mengatakan awalnya Sumo disebut menderita tumor pankreas. Tapi akhirnya disebut Unknown Cancer karena tumor pankreas tidak ditemukan setelah diperiksa di sejumlah rumah sakit. Justru yang lebih menyedihkan adalah kompresi tulang atau keropos. Sebagian dokter mengatakan mungkin sudah menyebar ke tulang. Ahli spine maupun profesor di Singapura terkesima karena belum ada kasus seperti Sumo. Menurut Julien, pendapat dokter berbeda-beda. Perjalanan panjang yang harus dijalani Sumo lewat pemeriksaan demi pemeriksaan belum membuahkan hasil. Pada kesimpulan, Sumo harus dirujuk ke Jerman dan Belanda. ‘’Sumo akan lumpuh jika tulang-tulangnya collapse ataupun lebih fatal kematian,’’ kata Julien. Untuk membawa Sumo men-

jalani pengobatan di luar negeri membutuhkan biaya tidak sedikit. Julien pun terus berjuang agar buah hatinya bisa survive lewat gelaran berbagai event amal, seperti event ‘’Dengan Cinta’’ yang digelar di Jakarta belum lama ini. Walau masih belum membuahkan hasil, Julien percaya pada ujian ini. Meski terlihat gagah walaupun diikat penyanggah, tak terlihat kesedihan, dan semangatnya yang luar biasa. Event ‘’Dengan Cinta’’ paling tidak membawa awareness bahwa kasus seperti Sumo itu ada. Mungkin mewakilkan banyak Sumo lain agar menjadi perhatian di dunia kesehatan, pihak-pihak terkait maupun sekelilingnya. Bisa diterima di masyarakat atau didukung untuk terus berjuang, berkarya, mengejar impian dan cita-citanya sebagaimana anak-anak normal lainnya. (son)

Bali Post/ist

PERSONEL BPBD - Kepala BPBD Provinsi Bali I Made Rentin (tengah) bersama para personel BPBD Provinsi Bali.

Saat Nyepi BPBD Bali Tetap Siaga

Denpasar (Bali Post) -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali tetap menyiagakan personel saat pelaksanaan hari raya Nyepi, Kamis (7/3) besok. Pasalnya BPBD Bali lewat UPTD Pengendalian Bencana Daerah atau Pusdalops memiliki rumus 247 yang berarti 24 jam sehari dan 7 hari seminggu alias tidak pernah berhenti atau libur dalam melaksanakan tugas kemanusiaan. Di antaranya kesiapsiagaan respons peringatan dini, pelayanan kegawatdaruratan bencana seperti pertolongan pertama dan bantuan hidup dasar, serta mengendalikan aktivasi sistem komando bencana. ‘’Dukungan personel yang bertugas selama pelaksanaan Nyepi sebanyak 7 tenaga ESR (Emergency Service Respons), berupa tenaga medis (dokter dan perawat) bersama sopir dan 5 Tenaga Operator Crisis Center yang menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk,’’ ujar Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin dalam keterangan pers, Selasa (5/3) kemarin. Rentin menambahkan, ada empat unit mobil ambulans disiagakan untuk para personel yang bertugas melaksanakan pelayanan kepada masyarakat saat Nyepi. Jika ada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, Tim ESR Pusdalops siap meluncur tanpa membunyikan sirene. Tentu-

nya berkoordinasi dengan pecalang setempat untuk penanganan pertama dan dapat diantar ke rumah sakit terdekat. Selain mobil ambulans, fasilitas pendukung yang juga disiagakan adalah alat komunikasi Radio HT (internal). ‘’Termasuk layanan internet masih tersedia buat kami di Pusdalops, baik petugas operasional maupun untuk pimpinan BPBD (Kalaksa, untuk kebutuhan komando dan koordinasi - red),’’ imbuhnya. Menariknya, lanjut Rentin, personel yang bertugas saat Nyepi dilakukan dengan sukarela dan penuh kesadaran oleh staf Nasrani dan Muslim. Sebaliknya saat hari raya keagamaan lain seperti Natal dan Idul Fitri, maka personel yang

bertugas adalah yang beragama Hindu. Sementara staf Nasrani dan Muslim diberikan izin untuk mudik. ‘’Artinya dari BPBD, kami menunjukkan toleransi yang tinggi dengan kebersamaan dan kekeluargaan’’ jelasnya. Rentin mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, di samping melaksanakan catur brata panyepian. Untuk call center yang bisa dihubungi jika terjadi kebencanaan dan/atau kegawatdaruratan adalah di nomor 0361251177. ‘’Sekali lagi kami tegaskan Pusdalops BPBD Provinsi Bali siap siaga dengan rumus 247 artinya 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. BPBD tidak mengenal jam dan hari kerja serta tidak ada hari libur,’’ pungkasnya. (kmb32)

YPLP Tak Paksakan Sekolah PGRI Wajib UNBK

Bali Post/sue

Nengah Madiadnyana

Denpasar (Bali Post) Target menjadikan semua SMP negeri dan swasta di Kota Denpasar mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tidak terwujud. Hal ini disebabkan sejumlah sekolah PGRI di Denpasar memilih model Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M., Selasa (5/3) kemarin, membenarkan hanya dua SMP PGRI di Denpasar yang siap menjalankan UNBK, sisanya menjalani UNKP. Hal ini dilakukan karena kondisi sekolah tak memungkinkan menjalani UNBK secara mandiri. Sedangkan untuk SMA dan SMK semua sekolah PGRI mampu menjalani UNBK secara serentak. Dia menegaskan pihak YPLP tak mau memaksakan SMP PGRI wajib mengikuti UNBK karena sifatnya imbauan saja. Mestinya, kata Kepala SMK PGRI 3 Denpasar ini, pemerintah segera memberikan bantuan kepada sekolah yang belum bisa UNBK sejak setahun lalu. ‘’Apalagi jumlah siswa di PGRI sebagian besar banyak, memerlukan dana besar juga,’’ ujarnya. Dia mencontohkan di SMK PGRI 3 Denpasar. Sekalipun

menyedot anggaran sekolah yang banyak, namun pihaknya tetap menjalankan UNBK demi sekolah berintegritas. Namun, dia kasihan dengan sekolah swasta yang tak memiliki anggaran cukup karena harus menanggung beban besar yang tak direncanakan. Sekolah harus menyewa komputer dan membeli server guna menyelamatkan UNBK. Bahkan, dia mencatat setiap siswa memerlukan biaya Rp 175.000 per siswa per sekali pakai. Belum termasuk biaya menyewa alat Rp 175 juta dan latihan tryout. ‘’Syukurnya kami di SMK PGRI 3 tak membebani siswa karena memakai dana sekolah. Bagaimana dengan SMP yang tak mampu. Ini harus dipikirkan pemerintah,’’ tegasnya. Madiadnyana yang juga Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar ini mengkritisi untuk menjaga UN berjalan berintegritas tak harus dengan UNBK, bisa dengan memperketat pengawasan di UNKP. Makanya dia mengusulkan sebaiknya pemerintah menyiapkan APBD dan APBN untuk melengkapi infrastruktur UNBK. Semasih belum merata tak perlu dipaksakan, karena itu kewajiban dari pemerintah. (025)

Sumo bersama orangtuanya, Julien Lanes.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Rabu Kliwon, 6 Maret 2019

5

FIGUR Deteksi Dini PENGAMANAN kawasan Ubud sepanjang perayaan hari raya Nyepi kini menjadi prioritas Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Nuryana. Perwira melati satu ini sudah melakukan deteksi dini untuk pengamanan Ubud, khususnya saat pangerupukan hingga hari raya Nyepi. ‘’Untuk sementara kawasan rawan di Ubud tidak ada,’’ kata Kompol Nuryana ditemui beberapa waktu lalu. Kekhawatiran terhadap konflik saat rangkaian pangerupukan, pihaknya sudah memastikan keamanan dilakukan oleh anggota Babinkamtibmas yang ditugaskan di setiap desa. ‘’Menangani konflik adat, kita sudah ada anggota Babin yang melakukan pembinaan kepada masyarakat. Anggota Babin kita sudah tahu karakteristik masyarkat sehingga bisa menanganinya lebih awal,’’ ucapnya. Berdasarkan laporan dari anggota Babinkamtibmas memang belum ada potensi konflik di kawasan Ubud. Meski demikian pihaknya tidak akan lengah, seluruh personel Polsek Ubud dipastikan tetap siaga. ‘’Untuk pengamanan, kita kerahkan kekuatan penuh dan juga di-back-up jajaran Polres,’’ terangnya. Selain itu, Kompol Nuryana mengimbau seluruh masyarakat ikut mengantisipasi aksi kriminal saat Nyepi. Terutama rumah yang ditinggal pemiliknya. ‘’Jika meninggalkan rumah diharapkan pintu dikunci. Bila ada barang berharga agar disimpan dengan baik,’’ tandasnya. (nik)

Mencuri, Chika Aprilia Dihukum 20 Bulan Denpasar (Bali Post) Chika Aprilia dinyatakan terbukti bersalah sebagaimana diatur dalan Pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP. Wanita 26 tahun ini dinyatakan bersalah melakukan pencurian di tempatnya bekerja di Hope Coffe Corner, Jalan Bedugul, Sidakarya, Denpasar Selatan. Hakim kemudian menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 20 bulan (1 tahun delapan bulan) dalam sidang di PN Denpasar beberapa waktu lalu. JPU Dewa Lanang Raharja sebelumnya menuntut Chika dua tahun penjara. Namun, hakim memberi keringanan hukuman. Chika mengaku terpaksa mencuri lantaran gajinya belum diberikan. Kemudian ia mencuri mesin penggiling kopi, sound system hingga televisi. Barang-barang tersebut dijual Chika. Namun beberapa barang seperti televisi belum laku. Barang yang sudah laku mesin penggiling kopi dijual dengan harga Rp 2 juta. Uangnya dipakai bayar kos sama makan. (kmb37)

DEKLARASI - Ratusan petani bersama Komnas HAM mengikuti deklarasi Serikat Petani di Banyuwangi, Selasa (5/3) kemarin.

Komnas HAM Pantau Konflik Agraria di Banyuwangi

Banyuwangi (Bali Post) -

Tingginya konflik agraria di Jawa Timur, khususnya Banyuwangi, menarik perhatian Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI. Lembaga ini turun langsung ke Bumi Blambangan untuk memantau penyebab konflik tersebut, termasuk solusinya. Salah satu kasus yang mendapatkan sorotan adalah sengketa lahan petani di Desa Bongkoran Kecamatan Wongsorejo. Di Jawa Timur, Komnas HAM mencatat sedikitnya 39 kasus sengketa pertanahan mencuat. Dari jumlah ini, terbesar berada di kawasan Tapalkuda (Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Situbondo), Blitar dan Kediri. ‘’Terbanyak kita temukan laporan di kawasan Tapalkuda. Khusus Banyu-

wangi, kita sedang pantau sengketa lahan petani dengan perkebunan,’’ kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Haskara usai mengikuti deklarasi Serikat Petani Banyuwangi (Sertawangi), Selasa (5/3) kemarin. Pejabat ini menjelaskan, penyelesaian konflik agraria

menjadi fokus utama dari empat persoalan utama yang ditangani Komnas HAM di tahun 2019. Alasannya, kata Beka, konflik agraria banyak melibatkan masyarakat, khususnya petani. Apalagi, pemerintahan Jokowi sangat concern dengan reforma agraria. ‘’Karena itu, kami membuka laporan seluas-

Jelang Nyepi, Pengendara Roda Dua Mulai Tinggalkan Bali

Banyuwangi (Bali Post) Menjelang Nyepi, aktivitas penyeberangan di KetapangGilimanuk mulai padat. Terutama pengendara roda dua. Kapal yang datang dari Gilimanuk ke Ketapang didominasi mengangkut kendaraan roda dua. Diprediksi arus kendaraan roda dua ini akan terus mengalir hingga Selasa (5/3) dan Rabu (6/3) sore. Meski cukup padat, peningkatan kendaraan roda dua dari Bali ke Jawa hanya sekitar 3 persen. Kebanyakan menyeberang dari Bali menjelang sore hari. ‘’Penumpang dari Gilimanuk ke Ketapang didominasi roda dua. Meningkat sekitar 2-3 persen. Kalau kendaraan pribadi, masih normal,’’ kata Capt. Solikhin, General Manager PT Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang-Gilimanuk. Ditambahkan, peningkatan pengendara roda dua ini masih kategori normal. Karena itu, pihaknya belum menambah trip pelayaran. Jumlah kapal yang disiagakan juga tak berubah. Total 56 kapal. Dari jumlah ini, 32 kapal dioperasikan. Jadwal sandar dan bongkar-muat kapal juga masih normal. ‘’Jumlah kapal dan intensitas penumpang masih normal. Kita masih bisa atasi dengan kapal yang ada,’’ jelasnya. Nantinya, jika jumlah penumpang meningkat tajam dan terjadi antrean, jadwal sandar akan dipercepat. Begitu muatan penuh, langsung diberangkatkan. Solikhin menambahkan, penutupan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk akan dimulai Kamis (7/3) pukul 06.00 WIB, dan baru dibuka Jumat (8/3) pukul 06.00 WIB. Pelayaran terakhir dari Bali akan dilepas Kamis (7/3) pukul 03.00 WIB. Mengantisipasi antrean selama Nyepi, pihaknya menyiapkan sejumlah kantong parkir di Pelabuhan Ketapang. Salah satunya areal parkir stasiun kereta api dan Terminal Bus Sritanjung. ‘’Kami siapkan 8 loket untuk roda dua dan roda empat. Pendataan manifest dilakukan dengan jemput bola,’’ imbuhnya. Sementara di Gilimanuk disiapkan pintu loket. Menurutnya, peningkatan arus penumpang selama Nyepi adalah fenomena tahunan. Karena itu, skenario penanganannya tak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya. (udi)

Bali Post/udi

RODA DUA - Sejumlah pengendara roda dua turun dari kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, belum lama ini.

Bali Post/udi

Bali Post/udi

SIDANG - Bawaslu menggelar sidang putusan pelanggaran administrasi pemilu, Selasa (5/3) kemarin.

Reses Sambil Kampanye

Oknum Caleg Hanura Dilarang Kampanye Seminggu Banyuwangi (Bali Post) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banyuwangi akhirnya memberikan sanksi tegas kepada oknum caleg DPRD Banyuwangi dari Partai Hanura, Punjul Ismuwardoyo. Dalam sidang putusan pemeriksaan pelanggaran administrasi Bawaslu, Selasa (5/3) siang, anggota DPRD Banyuwangi ini dinyatakan terbukti melanggar aturan kampanye. Sebab, hal itu dilakukan di sela-sela reses. Sanksinya, dia dilarang melakukan kampanye terbatas maupun tatap muka selama tujuh hari. Bawaslu juga memberikan tembusan sanksi tersebut ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Banyuwangi, sehingga bisa diberikan sanksi internal di DPRD. Putusan larangan kampanye itu juga ditembuskan ke polisi agar tak memberikan izin penyelenggaraan kampanye terbuka bagi terlapor. ‘’Terlapor dalam pemeriksaan terbukti melakukan pelanggaran administrasi dalam hal kampanye. Sebab, menggunakan masa reses untuk kampanye,’’ kata Ketua Bawaslu Banyuwangi Hamim usai sidang. Dalam putusannya, Bawaslu menyatakan terlapor melanggar UU No. 7/2017 tentang Pemilu, UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Bawaslu RI No. 8/2018 tentang Penyelesaian Pelanggaran Administrasi Pemilu dan Surat Bawaslu RI tahun 2018 tentang Pelaksanaan Pengawasan Kampanye Masa Reses DPD, DPR-RI, DPRD. ‘’Selama pelaksanaan sanksi, kita bersama Panwascam

akan memantau kegiatan terlapor. Jika melakukan kampanye akan langsung kita bubarkan,’’ jelas Hamim. Putusan Bawaslu ini menjadi yang pertama di Banyuwangi terkait pelanggaran kampanye yang dilakukan oknum caleg petahana. Pelanggaran kampanye saat reses ini dilakukan di Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, 10 Februari 2018. Kala itu, anggota Komisi IV DPRD Banyuwangi ini menggelar reses bersama warga setempat. Ternyata, ditemukan unsur kampanye. Seperti minta doa restu pencalegan

dan menyebut nomor urut hingga nomor partainya. Kasus ini ditemukan langsung Panwascam Muncar Aries Sumartadi. Lalu, dilaporkan ke Bawaslu hingga berlanjut ke persidangan. Sementara itu, Punjul Ismuwardoyo mengaku akan menghomati putusan Bawaslu tersebut. Dia memastikan tidak ada niat melakukan kampanye ketika menggelar reses. ‘’Saya menghormati putusan Bawaslu. Intinya, saya tidak ada niat kampanye saat reses. Mudah-mudahan ini memberikan manfaat,’’ kata Punjul. (udi)

luasnya dari masyarakat terkait konflik agraria. Kami akan bantu sekuat tenaga untuk menyelesaikan,’’ jelasnya. Hingga tahun 2018, lanjutnya, dari 700 kasus agraria, sekitar 200-300 sengketa berhasil diselesaikan. Proses penyelesaian, lanjutnya, membutuhkan waktu panjang. Sebab, sengketa agraria melibatkan banyak lembaga. Selama ini konflik kebanyakan antara petani dengan lembaga BUMN, perkebunan atau lembaga swasta. Pihaknya juga men-

dorong setiap pemkab segera membentuk Gugus Tugas Reforma Agraris (GTRA) sebagai implementasi Perpres 86/2018 tentang Reformasi Agraria. ‘’Perpres ini menjadi pintu masuk untuk menyelesaikan beragam konflik agraria ini,’’ pungkasnya. Tokoh Banyuwangi, Sonny T. Danaparamita, berharap perjuangan petani di Banyuwangi tak pernah kendur dalam menyelesaikan sengketa agraria. ‘’Dengan hadirnya Komnas HAM, perjuangan kita harus semakin kompak,’’ tegasnya. (udi)

Sangat Kecil, Aduan Pelanggaran Kode Etik Pemilu di Bali

Mangupura (Bali Post) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengapresiasi penyelenggara pemilu di Provinsi Bali. Sebab, minimnya pengaduan pelanggaran kode etik profesionalisme. Untuk di Bali, perkara aduan terkait pelanggaran pemilu memang sangat kecil angkanya dari tahun 2012 sampai 2019. Anggota DKPP Dr. Ida Budiati mengatakan untuk tahun 2018 hanya ada dua perkara yang berkaitan dengan pelaksanaan pilkada (pemilihan gubernur). Sedangkan untuk tahun 2019 ini, diakui memang belum ada aduan. ‘’Zero pengaduan untuk pemilu tahun 2019 ini. Kami berharap di Bali prestasi ini bisa dipertahankan,’’ pungkasnya. Dijelaskan Ida, di Indonesia, menurut data yang dirilis DKPP, dari tahun 2012-2019, ada sebanyak 3.274 aduan pelanggaran pemilu. Dari jumlah itu, sebanyak 1.271 aduan melibatkan lebih dari 4.000 orang penyelenggara yang pernah diperiksa DKPP. Persentase untuk yang terlibat memang sangat kecil jika dibandingkan jumlah penyelenggara se-Indonesia yang menurut Ketua KPU (RI) jumlahnya kurang lebih mencapai 7 juta.

Sedangkan dengan jumlah pemilih yang mencapai lebih dari 190 juta. Diungkapkan, dari seluruh aduan yang sudah ditangani, sebanyak 51.4 persen yang direhabilitasi atau tidak terbukti melakukan pelanggaran pemilu. Sedangkan sisanya diberikan sanksi. Untuk pemberian sanksi, sebanyak 30,9 persennya diberi sanksi teguran atau peringatan, 1,2 persen sanksi pemberhentian sementara dan 11,3 persen sanksi pemberhentian tetap. ‘’Sejumlah penyelenggara yang diperiksa oleh DKPP lebih dari 50 persen dinyatakan tidak terbukti melanggar kode etik,’’ katanya, Senin (4/3) lalu. Daerah di Indonesia yang paling sering muncul permasalahan etika penyelenggaraan pemilu yaitu terbesar di Papua. Kemudian, di Sumatera Barat, disusul Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Aceh. Daerah itu, kata Ida, terbilang ‘’langganan’’ ditemukan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu, yakni sejak tahun 2012 sampai 2019. ‘’Ada lima daerah di Indonesia yang tertinggi. Pelanggaran yang paling banyak, terkait profesionalisme penyelenggaraan pemilu,’’ jelasnya. (kmb23)

Bali Post/edi

KODE ETIK - Anggota DKPP Dr. Ida Budiati (tengah) saat memberikan penjelasan terkait pengaduan pelanggaran kode etik profesionalisme, Senin (4/3) di Tuban.


OPINI

6

Rabu Kliwon, 6 Maret 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

’’Tattwa’’, Seni, dan Ekonomis BANYAK cara dilakukan oleh tokoh agama zaman dulu untuk menanamkan tattwa atau ajaran agama kepada umatnya. Salah satunya dalam bentuk seni sastra berupa epos Ramayana dan Mahabharata, melalui media seni seperti pertunjukan arja dan drama gong atau wayang kulit, namun ada juga dalam bentuk kegiatan yang menyenangkan. Ogoh-ogoh pun dulu dalam rangkaian Nyepi belum kentara karena atraksi ogohogoh hanya dikenal saat umat Hindu di Bali menggelar upacara ngaben tingkatan sedang dan utama. Ogoh-ogoh saat upacara ngaben identik dengan Sang Hyang Rareangon. Kini, pawai ogoh-ogoh wajib ada serangkaian hari raya Nyepi. Hal ini tidaklah salah karena setiap ada pacaruan dan segehan agung di catus pata desa sifatnya adalah nyomia butha kala. Makanya kita perlu mengkritisi pelaksanaan pawai ogoh-ogoh di sejumlah kabupaten di Bali yang diadakan sebelum hari pangerupukan. Biasanya sehari sebelum Nyepi ini semua desa pakraman, banjar, hingga keluarga melaksanakan prosesi pacaruan. Di tingkat rumah tangga dilaksanakan segehan agung atau magobok, di tingkat banjar pacaruan eka sata, dan di desa pakraman hingga panca sata. Upacara pacaruan pun dilakukan siang hari atau saat sandikala setelah Ida Batara kabeh di desa selesai masucian di Pura Musen atau sumber air. Dimulai dari keluarga dengan natab beyakaonan, dilanjutkan ke tingkat banjar dan desa. Di desa pakraman biasanya dipusatkan di catus pata desa adat setempat. Rangkaian pacaruan inilah dilanjutkan dengan mengarak ogoh-ogoh dengan maksud me-nyomia-kan sifat butha kala dari dalam diri. Dulu ditandai dengan memukul kulkul hingga pagi hari. Sosok ogoh-ogoh pun sengaja dipilih yang menyeramkan sebagai simbol sifat marah, benci, dengki, dan loba yang harus dihindari dalam menjalani kehidupan pada tahun baru. Kini, ogoh-ogoh di Bali berkembang pesat. Bukan saja sebagai implementasi tattwa agama, namun sudah menjadi bagian dari kreasi seni krama Bali. Saatnya krama banjar dan sekaa terunanya menunjukkan kehebatan dalam membuat ogoh-ogoh. Nama para undagi banjar pun makin tersohor. Fenomena ini sangat menarik diulas karena tattwa nyomia butha kala sudah dipahami bersama, tinggal memolesnya dalam bentuk karya seni. Makanya di Denpasar dan sejumlah kabupaten lainnya, ogohogoh dilombakan di setiap desa adat. Mengapa di desa adat? Ini langkah yang dilakukan Pemkot Denpasar untuk meghindari kepadatan penonton pawai ogoh-ogoh di patung Caturmuka. Jika kini disebar ke semua desa pakraman, tentu kepadatan penonton terbagi dan arus lalin lancar. Kedua, H-30 pangerupukan, anggota STT berlomba untuk membuat tabuh baru dan kreasi fragmentari sesuai tema ogoh-ogoh. Ini lagi sekali sebuah edukasi seni yang mengakar dan bermanfaat bagi generasi Bali mendatang yang kuat akar budayanya. Coba bayangkan, Nyepi tanpa ogoh-ogoh? Semua banjar di Bali akan sepi tak ada suara gamelan dari anak-anak yang latihan menabuh dan menari. Tak ada suara kuuk dan kiik dari anak muda Bali yang sedang asyik merampungkan ogoh-ogohnya di tempekan, gang, atau balai banjar. Hanya, patut dihindari jangan sampai dibarengi dengan perilaku mabuk-mabukan. Di sinilah pentingnya pengawasan dari krama panglingsir banjar atau prajuru banjar. Ketiga, secara ekonomis, pembuatan ogohogoh juga mengandung unsur manajemen dari mereka untuk mereka. Anak muda memiliki ruang untuk memanajemen sebuah event. Mereka membuat baju kaos seragam dengan identitas banjar. Baju kaos Rp 50.000 dijual Rp 75.000. Keuntungannya dipakai untuk membiayai pembuatan ogoh-ogoh dan lomba.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Pembangunan Fasilitas ’’Melasti Panyepian’’ Penataan kawasan pantai untuk fasilitas umat Hindu melakukan pamelastian serangkaian hari raya Nyepi layak dilakukan. Dalam hal ini, pemerintah kabupaten/kota di Bali hendaknya berkoordinasi dengan desa adat serta PHDI untuk memfasilitasi umatnya melakukan ritual panyepian. Hal ini untuk menghindari terjadinya penumpukan di satu pantai. Setidaknya ruang publik di kawasan pantai harus tetap dijaga, jangan semuanya dijual kepada investor. Parkir bagi umat hendaknya jangan selalu dijadikan komoditas pariwisata. Ke depan, agar para wakil rakyat juga turun dan melihat hal ini sebagai sebuah kebutuhan publik. Jika memungkinkan, bantuan penataan untuk beji atau tempat pasucian Ida Batara di desa adat juga dibantu. Masalahnya, selama ini banyak beji atau tempat pasucian Ida Batara adalah sumber mata air yang tak terjaga. Padahal, kalau ini ditata dan dijaga maka Bali tak akan kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih bagi warganya. Terkait dengan penataan tempat pamelastian di pantai, saya sangat berharap PHDI Bali bisa menjadi mediator. Mudah-mudahan tahun depan fasilitas panyepian dalam kaitan pamelastian Ida Batara sudah bisa menyebar sehingga tak harus tertuju pada sejumlah pantai. Saya juga berharap para pemimpin di Bali membantu warganya atau umatnya dalam menjaga tradisi dan mengawal budayanya. Mudah-mudahan kutipan 10 dolar AS dari wisatawan ke depan bisa membuat beban kita sebagai umat Hindu dalam menjaga budaya dan tradisi bisa lebih ringan terutama dari sisi keuangan. I Kadek Jualiartana Denpasar, Bali

Ogoh-ogoh, Bhuta Kala, Inovasi, dan Animatronika Badan tinggi besar berwajah seram. Masyarakat Bali mengenalnya sebagai manifestasi bhuta kala - energi yang timbul dan mengakibatkan kegelapan terwujud dalam karya seni patung yang merepresentasikan bhuta kala berupa ogoh-ogoh. Kemunculan ogoh-ogoh memiliki banyak versi, ogoh-ogoh digunakan dalam kegiatan pitra yadnya - upacara yang ditujukan kepada roh leluhur yang telah meninggal pada masa Dalem Balingkang abad ke-11. Ada pula pendapat mengatakan bahwa ogoh-ogoh terinspirasi dari Ngusaba Ndong-Nding di Desa Selat, Karangasem dan beberapa orang percaya jika ogoh-ogoh muncul sekitar tahun 1970 di Denpasar.

Oleh I Gusti Agung Gede Artanegara

S

emakin dekatnya pangerupukan semakin masif beredar foto maupun video ogoh-ogoh di media sosial maupun konvensional yang berskala lokal maupun nasional. Pangerupukan merupakan rangkaian upacara menyambut hari raya Nyepi yang jatuh pada tilem kasanga sesuai dengan kalender Çaka. Proses pangerupukan adalah perlambang oposisi biner - rwa bhineda, pangerupukan dimaknai sebagai upacara mengusir bhuta kala yang dilaksanakan sehari menjelang Nyepi pada saat sandyakala berupa pacaruan selesai proses macaru maka kegiatan selanjutnya yang ditunggu-tunggu adalah menyaksikan parade ogoh-ogoh. Pascakedatangan seniman luar negeri seperti Nieuwenkamp, Walter Spies, J.R. Bonnet, Le Mayeur, Antonio Blanco, dan lainnya, secara tidak langsung, telah membangkitkan dan memperkenalkan seniman alam di Bali. Bali saat ini terus menghasilkan seniman-seniman muda salah satunya adalah seniman ogoh-ogoh. Ogoh-ogoh adalah subkultur kebudayaan Bali yang identik dengan pelibatan anak muda. Kenapa demikian, karena pembuatan ogoh-ogoh

hampir 99 persen dilakukan oleh anak muda di masing-masing banjar ataupun kelompok. Seniman muda Bali ini meluapkan secara tulus imajinasi dan kreasi ke dalam ogoh-ogoh yang dibuatnya. Hal ini sesuai dengan konsep Homo-imaginarius - manusia sebagai makhluk yang memiliki kemampuan melakukan imajinasi. Pada tahun 2004 dan 2009 sempat pawai ogoh-ogoh ditiadakan dengan alasan agar situasi tetap aman dan kondusif

menjelang pemilihan umum. Sedangkan tahun 2019 ini ogohogoh tetap dilaksanakan walaupun pemilu akan berlangsung pada bulan April. “Memang sepertinya kurang gereget saja jika pangerupukan tidak ada pawai ogoh-ogoh,’’ ujar Kadek Yogi, salah satu pemuda dari Gianyar. Dari segi pariwisata, ogohogoh sudah menjadi bagian dari paket liburan religius hari raya Nyepi yang telah digembargemborkan oleh biro perjalanan

Ogoh-ogoh adalah subkultur kebudayaan Bali yang identik dengan pelibatan anak muda. Kenapa demikian, karena pembuatan ogoh-ogoh hampir 99 persen dilakukan oleh anak muda di masing-masing banjar ataupun kelompok. Seniman muda Bali ini meluapkan secara tulus imajinasi dan kreasi ke dalam ogoh-ogoh yang dibuatnya. Hal ini sesuai dengan konsep Homo-imaginarius - manusia sebagai makhluk yang memiliki kemampuan melakukan imajinasi.

wisata maupun hotel untuk menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menikmati rangkaian hari raya Nyepi. Ketenangan tanpa adanya deru kebisingan menjadi kenikmatan sendiri para pencinta sunyi. Selain hal itu, parade ogoh-ogoh tidak hanya dinikmati bagi pelaku pariwisata tetapi pedagang kecil lainnya merasakan imbasnya dari parade ogoh-ogoh sehingga perputaran ekonomi berjalan dengan baik. Sosial masyarakat selama proses pembuatan ogoh-ogoh ini menjadi semakin erat, yang disebabkan simbolisasi bhuta kala ini sepertinya menjadi ikon tersendiri bagi krama banjar maupun kelompok. Walaupun para orang tua tidak ikut terlibat secara langsung dalam pembuatan ogoh-ogoh tetapi mereka berharap yang terbaik dari hasil seniman muda ini. Ada kebanggaan luar biasa pada saat anak-anak muda ini mengarak ogoh-ogoh yang disaksikan oleh ratusan warga. Perkembangan ogoh-ogoh sempat melangkahi pakemnya dengan menggunakan bahan styrofoam dengan alasan proses pembuatan cepat dan bentuk ekspresif yang ingin ditampilkan lebih dinamis serta penggunaan sound system dengan lagu yang masyarakat mengenalnya sebagai musik jedag jedug (house music). Tetapi setelah perjuangan dari seniman ogoh-ogoh dan dukungan dari pemerintah daerah maka penggunaan styrofoam dilarang karena menyebabkan kerusakan lingkungan serta diharuskannya menggunakan gamelan tradisional bukannya musik yang memekikkan telinga sehingga kesannya kurang elok. Terlepas dari kejadian seperti di atas, pemanfaatan teknologi

Melawan Paham Radikal Terorisme TIGA bulan yang lalu, saya mengikuti kegiatan Focus Group Discussion yang diadakan oleh Ditintelkam Polda Banten selama dua hari di Hotel Ledian Kota Serang dengan tema “Membangun Peran Masyarakat dalam Penyebaran Paham Radikalisme dan Hoax di Wilayah Provinsi Banten”. Kegiatan ini suatu upaya memberikan pemahaman bahwa masyarakat merupakan bagian terpenting dalam melawan paham radikal dan hoax sehingga mampu membantu keamanan, meminimalisasi keresahan yang terjadi. Masyarakat adalah bagian dari fondasi kehidupan berbangsa dan beragama, agar terciptanya tatanan masyarakat yang mampu membentengi sebuah problematik sosial. Civil society di tengah-tengah problematika sosial dalam konteks ideologi banyak sekali kelompok yang mengelu-elukan keberadaan dan keutuhan negara Indonesia yang melatarbelakangi bahwa Indonesia adalah negara penganut agama Islam terbesar di dunia kebangsaan dan keagamaan yang membuat sebuah tekad dan keyakinan kita untuk terus mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Oleh Dede Fatchuroji Kondisi bernegara dan beragama, Indonesia menjadi salah satu negara yang paling kuat, walaupun banyak kelompok sekalipun negara lain yang mencoba membawa negara Islam ke tanah air, dengan mengubah sistem negara menjadi Khilafah, dengan alasan bahwa Islam tidak lagi menjadikan sebuah keyakinan bagi negara akan tetapi menjadi sebuah parlementer atau menjadi sebuah negara. Hal inilah Indonesia tidak tergoyahkan dengan sebuah landasan dan keyakinan bahwa Indonesia bukanlah negara Islam akan tetapi negara moneteis yang artinya negara nasionalis dan religius. Dari banyak problem dan penyakit masyarakat di antaranya radikalisme, terorisme, penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian/hate speech yang sangat mengganggu stabilitas bangsa dan negara serta sangat meresahkan masyarakat Indonesia. Hal ini sesuai dengan KH Amas Tajudin selaku pemateri pada kegiatan FGD menya-

takan bahwa yang menjadi akar masalah paham radikal terorisme adalah: Selama akar masalah belum bisa terselesaikan, maka gerakan paham radikal terorisme akan selalu bermunculan, mungkin saja berkolaburasi dengan kelompok sparatis, dan kelompok tertentu yang ditengarai berbasis asing. Kebencian (dendam) merupakan akar masalah munculnya gerakan paham radikal terorisme yang dipicu oleh isu dunia Islam nasional dan internasional. Ketidakadilan sosial ekonomi, hukum, dan politik pemicu lahirnya generasi baru berkembangnya paham radikal terorisme. Faktor kemiskinan, kesulitan lapangan pekerjaan dan kesenjangan sosial yang semakin meluas mempercepat potensi penyebaran gerakan radikalisme terorisme. Apakah diskriminasi kebijakan (regulasi pemerintah) kebijakan tata kelola tenaga kerja asing, sumber daya hutan, pertanian kelautan, industri strategis, kependudukan serta isu krimi-

nalisasi tokoh agama yang tidak berimbang dipandang sebagai kebijakan diskriminatif pemicu gerakan radikal terorisme? Lantas, apakah pelaku terorisme musuh kita yang harus diperangi? Mereka yang berpaham radikal terorisme bagian dari saudara kita sebangsa dan setanah air bukan musuh kita namun yang menjadi tugas kita selaku masyarakat yang cinta tanah air melakukan perubahan terhadap cara berpikir dan pandangannya yang keliru. Kaitannya dengan paham radikal, salah satu yang sedang booming dan menjadi tren kali ini adalah berita bohong atau hoax, pada tahun yang sebentar lagi akan menghadapi pesta demokrasi bagi warga Indonesia ini tren hoax mampu mengalahkan trennya politik uang. Hal ini bukan tidak mungkin karena hoax menjadi alat yang ampuh untuk memengaruhi rakyat dalam menentukan pilihannya. Bahayanya, ketika penyebaran hoax tanpa adanya klarifikasi maka akan terjadi gejolak dan kerusuhan di masyarakat.

sudah dipikirkan oleh senimanseniman muda ini. Ogoh-ogoh yang awalnya bersifat statis mulai dikembangkan dengan inovatif yang mampu bergerak pada bagian rangkanya walaupun masih digerakkan secara mekanik manual. Tetapi dua tahun terakhir ini, penggunaan mikrokontroler - chip yang berfungsi sebagai pengontrol rangkaian elektronik dan dapat menyimpan program di dalamnya telah diimplementasikan pada ogoh-ogoh yang dikolaborasi dengan teknologi google assistant ataupun dengan sensor mulai dikembangkan walaupun masih sangat sedikit yang menerapkannya. Kolaborasi antara boneka dan teknologi robotika seperti itu sebenarnya sudah lama berkembang yang dinamakan dengan animatronika. Menurut Ensiklopedia Bebas Wikipedia, animatronika adalah penggunaan robot untuk menirukan manusia atau binatang, atau untuk membuat suatu benda mati seperti memiliki sifat makhluk hidup. Hasil dari animatronika dinamakan animatronik. Animatronik yang terkenal salah satunya adalah karakter Dinosaurus dalam film ‘’Jurassic Park’’. Jika ingin melihat animatronik lainnya di luar negeri bisa mengetikkan kata kunci “transworld halloween” pada youtube maka muncullah bermacam-macam animatronik menyeramkan. Belum banyak dilirik teknologi animatronika di Indonesia, karena animatronika ini merupakan penggabungan antara seni dan teknologi mekanik. Alangkah berpeluangnya seniman muda Bali dalam menerapkan animatronika pada kearifan lokalnya ogoh-ogoh. Penulis, Pemerhati Budaya Kemendikbud RI

POJOK Rahajeng Hari Raya Nyepi Çaka 1941, dumogi Bali lan Nusantara kerta raharja.

Penulis, guru MAN 1 Kabupaten Serang

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Rabu Kliwon, 6 Maret 2019

Wabup Sanjaya

7

TABANAN

Maknai Hari Suci Nyepi pada Era Milenial BALI pada Kamis (7/3) besok akan senyap sehari penuh oleh keheningan hari suci Nyepi. Tahun Baru Çaka yang jatuh setiap pinanggal ping pisan Sasih Kadasa ini merupakan sebuah penghormatan mulia umat Hindu khususnya di Bali terhadap alam semesta. Dalam memaknai hari suci Nyepi, Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya mengajak semua melihat sejarah Hari Suci Nyepi. Menurut Wabup Sanjaya, salah satu unsur dari kelompok kitab Vedangga adalah Jyotesha. Kitab ini disusun kira-kira 12.000 tahun sebelum Masehi yang merupakan periode modern Astronomi Hindu (India). Di dalamnya diuraikan lima kitab yang lebih sistematis dan ilmiah yang disebut kitab Panca Siddhanta yaitu Surya Siddhanta, Paitamaha Siddhanta, Wasista Siddhanta, Paulisa Siddhanta, dan Romaka Siddhanta. ‘’Artinya jelas bahwa ilmu astronomi sudah dikenal Hindu

sejak lampau hingga berkembang serta memengaruhi sistem astronomi Barat dan Timur. Prof. Flunkett dalam bukunya ‘’Ancient Calenders and Constellations’’ (1903) menulis tentang Rsi Garga memberikan pelajaran kepada orang-orang Yunani tentang astronomi di abad pertama sebelum masehi,’’ ungkapnya. Wabup Sanjaya yang dikenal sebagai Doktor Pasraman ini menjelaskan, lahirnya tahun Çaka di India merupakan perwujudan sistem astronomi Hindu tersebut. Eksistensi Tahun Çaka di India menjadi tonggak sejarah yang menutup permusuhan antarsuku bangsa di India. Sebelum lahirnya tahun Çaka, suku bangsa di India dalam situasi bermusuhan berkepanjangan. Seperti suku Pahlawa, Yuehchi, Yuwana, Malawa dan Saka, di antara suku-suku tersebut, silih berganti naik tahta menundukkan sukusuku yang lain dan ini menjadikan bangsa Saka bosan dengan

Desa Pakraman Bale Agung Kerambitan Minta APK Diturunkan Sementara

Tabanan (Bali Post) Desa Pakraman Bale Agung Kerambitan mengeluarkan surat imbauan yang ditujukan kepada pemilik alat peraga kampanye (APK) agar dari Selasa (5/3) kemarin hingga Jumat (8/3) menurunkan sementara APK di sepanjang rute parade ogoh-ogoh. Hal ini untuk menjaga kondusivitas wilayah selama rangkaian hari raya Nyepi. Bendesa Pakraman Bale Agung Kerambitan I Nyoman Adnyana mengatakan, APK bisa dipasang kembali pada 9 Maret. Menurutnya, imbauan tersebut merupakan kesepakatan bersama seluruh prajuru desa dan sekaa teruna dalam rapat koordinasi yang digelar Minggu (10/2) lalu di wantilan Pura Prajapati. Kesepakatan ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan khususnya saat parade ogoh-ogoh pada pangerupukan, Rabu (6/3) ini. Apalagi Desa Pakraman Bale Agung Kerambitan mewilayahi tiga desa dinas yakni Kerambitan, Kukuh dan Baturiti dengan 15 banjar. ‘’Arak-arakan parade ogoh-ogoh ini terbilang cukup banyak di desa kami, bahkan sampai jam 10 malam. Kami khawatir saat malam hari, potensi kerawanan tidak bisa terdeteksi apalagi dominan sekaa teruna yang terlibat. Karena tidak dimungkiri juga ada minuman keras, dan rentan terjadi gesekan,’’ ucapnya. Adnyana mengaku telah berkoordinasi dengan Panwas serta bersurat pada timses masing-masing calon. Imbauan ini telah disambut baik oleh timses maupun calon terkait. Terbukti hingga siang kemarin, sudah 85 persen APK baik itu baliho maupun spanduk sudah diturunkan dari jalur yang akan dilintasi parade ogoh-ogoh. ‘’Sisanya karena ada juga yang berasal dari luar Kerambitan, masih akan terus kami koordinasikan hingga malam hari dan diharapkan Rabu besok (hari ini - red) sudah bersih semuanya,’’ terangnya. Namun jika sampai batas waktu penurunan sementara, masih ada APK yang terpasang, dengan terpaksa prajuru adat Bale Agung Kerambitan akan membuka sementara baliho dan spanduk tersebut. ‘’Intinya, kami hanya ingin menciptakan suasana desa yang kondusif, aman, dan nyaman selama jalannya proses pangerupukan dan parade ogoh-ogoh serta upacara Panca Wali Krama. Tahun ini, memang sensitif sekali karena bersamaan dengan suasana politik,’’ tegasnya. (kmb28)

Dijadwal Ulang, Pelayanan HD di BRSU Tabanan Tabanan (Bali Post) Salah satu layanan yang tetap harus berjalan pada saat Nyepi adalah pelayanan cuci darah atau hemodialisa (HD). BRSU Tabanan yang merupakan salah satu RS di Tabanan yang memiliki mesin HD melakukan penjadwalan ulang pasien HD sehingga pasien yang terjadwal tepat pada hari raya Nyepi tetap bisa mendapatkan pelayanan. Kasubbid Rawat Darurat dan Tindakan Medik BRSU Tabanan dr. A.A. Ngurah Putra Wiradana, Selasa (5/3) kemarin, mengatakan pelayanan HD di BRSU dengan 40 mesin HD biasanya telah terjadwal dari Senin sampai Sabtu dengan shift pagi mulai pukul 07.00 Wita dan siang dimulai pukul 14.00 Wita. Namun, dalam rangka hari raya Nyepi, terjadi perubahan jadwal pelayanan. Pelayanan HD dilaksanakan pada Rabu (6/3) ini dan Jumat (8/3). Hari ini, jadwal HD dimulai 04.00 Wita sehingga sebelum tawur kesanga, pasien yang terjadwal hari itu sudah terlayani. Untuk hari raya Nyepi pelayanan HD ditiadakan. ‘’Untuk pasien HD yang seharusnya terlayani pada hari Nyepi diundur jadwalnya ke hari Ngembak Geni. Pelayanan di hari Jumat diundur ke hari Sabtu dan pelayanan hari Sabtu diundur ke hari Minggu. Artinya, layanan HD yang normalnya tutup di hari Minggu tetap dibuka agar pasien HD yang terjadwal mendapatkan layanan,’’ jelas Agung Putra. Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila menambahkan, dalam rangka Nyepi, poliklinik BRSU Tabanan ditutup selama tiga hari dimulai hari ini hingga Jumat. ‘’Mengenai tutupnya poliklinik dalam rangka hari raya Nyepi sudah kami umumkan lewat media sosial milik rumah sakit. Juga sudah diinfokan langsung kepada pasien,’’ ujarnya. Meski demikian, layanan BRSU Tabanan akan tetap buka di hari raya Nyepi yaitu di bagian IRD. Dalam memberikan layanan selama Nyepi, BRSU telah melakukan persiapan baik eksternal maupun internal. Persiapan eksternal yang dilakukan adalah dengan melakukan kerja sama dengan desa adat dan organisasi radio komunikasi untuk mendukung kegiatan RS yang memerlukan kegiatan di luar RS seperti rujukan pasien, penjemputan tenaga ahli dan semua kegiatan di luar rumah sakit. Untuk persiapan internal berupa persiapan SDM dan logistik. BRSU Tabanan menyiagakan 143 orang pegawai. Sementara terkait logistik, BRSU Tabanan menjamin pemenuhan obat-obatan dan persediaan farmasi termasuk gas medis dan peralatan kesehatan. BRSU Tabanan juga menjamin semua petugas yang bertugas dan pasien yang dirawat mendapatkan persediaan makanan dan minuman yang cukup selama hari raya Nyepi. ‘’Seluruh direksi dan manajemen tetap siaga berkomunikasi dengan rumah sakit agar semua pelayanan dapat berjalan dengan lancar. Bila terjadi bencana atau kejadian luar biasa, BRSU Tabanan sudah memiliki mekanisme penanganan bencana,’’ jelas Susila. Selain BRSU, pelayanan kesehatan yang tetap beroperasi pada saat Nyepi adalah puskesmas. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika mengatakan, dari 20 puskesmas yang ada di Tabanan, yang disiagakan di hari raya Nyepi adalah puskesmas yang berstatus rawat inap. SDM sampai obat dan bahan habis pakai telah disiapkan sehingga puskesmas siap menerima pasien gawat darurat saat Nyepi. ‘’Tetapi dalam hal penerimaan pasien tetap berkoordinasi dengan pecalang,’’ ujarnya. (kmb24)

prihatin. Mereka kemudian mengubah arah perjuangannya, dialihkan dari perjuangan politik dan militer untuk merebut kekuasaan menjadi perjuangan kebudayaan dan kesejahteraan. Perjuangan ini berhasil, sehingga suku bangsa Saka dan kebudayaannya benar-benar memasyarakat. Kemudian pada tahun 125 SM, dinasti Kushana dari suku bangsa Yuehchi memegang tampuk kekuasaan di India. Dinasti Kushana terketuk oleh perubahan arah perjuangan suku bangsa Saka yang tidak lagi haus kekuasaan. Sebaliknya, kekuasaan dipergunakan untuk merangkul semua suku bangsa yang ada di India dengan mengambil puncak-puncak kebudayaan tiap-tiap suku menjadi kebudayaan kerajaan atau negara. Ditambahkan Ketua DPC PDI-P Tabanan ini, pada tahun 79 Masehi, Raja Kaniska I dari dinasti Kushana dan suku bangsa Yuehchi mengangkat

sistem kalender Çaka menjadi kalender kerajaan. Sejak itu, bangkitlah toleransi antarsuku bangsa di India untuk bersatu padu membangun masyarakat sejahtera. Ini berdampak pada sistem kalender Çaka semakin berkembang mengikuti penyebaran agama Hindu. Pada abad ke-4 Masehi, agama Hindu telah berkembang di Indonesia dan sistem penanggalan Çaka pun telah berkembang di Nusantara yang dibawa oleh seorang pendeta bangsa Saka bergelar Aji Saka dari Kshatrapa Gujarat (India). Ini berlanjut ke zaman Majapahit. Perayaan tahun Çaka pada bulan Caitra ini dijelaskan dalam Kakawin Negara Kertagama oleh Rakawi Prapanca pada Pupuh VIII, XII, LXXXV, LXXXVI hingga XCII. Lebih lanjut, Wabup Sanjaya mengatakan, perayaan tahun Çaka ini dirayakan dengan hari suci Nyepi yang terwarisi hingga kini sesuai petunjuk Lontar Sundarigama

dan Sanghyang Aji Swamandala. Inti Nyepi adalah pelaksanaan catur brata panyepian. Pertama, amati geni yang tidak saja bermakna tidak menghidupkan api dan menyalakan lampu namun juga mengistirahatkan api nafsu diri. Kemudian, amati karya bermakna tidak melakukan kegiatan. Dalam era milenial ini semestinya dimaknai dengan mengistirahatkan sejenak jiwa dari rutinitas duniawi. Amati lelungan yang bermakna tidak bepergian semestinya dimaknai dengan memberi jiwa istirahat untuk melakukan perenungan yang mendalam. Sedangkan amati lelanguan yang artinya tidak melakukan kegiatan hiburan dimaknai perenungan diri itu jiwa dan pikiran difokuskan pada sebuah kelahiran baru yakni untuk selanjutnya kembali pada rutinitas yang sesuai dengan konsep-konsep dharma. ‘’Lebih luas lagi dari pemaknaan Nyepi pada era milenial ini tentu lahirnya kesadaran

terhadap bagaimana kemudian peran kita masing-masing terhadap kehidupan, khususnya dalam membangun Tabanan,’’ jelasnya. A r t i nya, lanjut W a b u p Sanjaya, memaknai hari suci pada era milenial ini adalah melakukan sebuah renungan untuk bekerja nyata dan lebih baik dalam membangun Tabanan sesuai visi Tabanan Serasi. ‘’Cara konkretnya mari bersatu membangun natah gelah dalam bangga jadi orang Tabanan,’’ tegasnya. (ad162)


BULELENG

8

Rabu Kliwon, 6 Maret 2019

Warga Desa Busungbiu ’’Melasti’’ ke Sungai Singaraja (Bali Post) – Tidak semua warga menggelar upacara melasti ke laut atau danau serangkaian perayaan Nyepi. Namun, ada juga warga yang melangsungkan ritual melasti di sungai (tukad -red). Tradisi itu sudah diwarisi warga Desa/Kecamatan Busungbiu. Seperti Selasa (5/3) kemarin, warga di desa ini melasti ke sungai. Aliran sungai ini dikenal sebagai Segara Alit atau Pakiisan. Melasti bukan saja menjelang Nyepi seperti sekarang, namun warga yang melasti ke sungai ini juga sering dilakukan ketika menggelar upacara lainnya di Pakiisan itu. Tampak ribuan warga berjalan kaki mengusung Pralingga Ida Batara. Tabuh beleganjur dengan irama indah mengiringi prosesi itu. Perjalanan dari Pura Puseh Desa menuju Pura Segara Alit, sejauh dua kilometer. Lokasi melasti dilangsungkan di aliran sungai yang membatasi Desa Busungbiu dengan Desa Mayong, Kecamatan Seririt. Dulu di Pura Segara Alit itu terdapat sebuah batu besar yang dijadikan tempat menghaturkan sarana upakara. Sekitar dua tahun, warga membangun Pura Segara Alit itu, dengan satu buah Padma sebagai palinggih utama.

Klian Desa Pakraman Busungbiu Jro I Nyoman Dekter menuturkan, ritual melasti ke Segara Alit ini, sudah menjadi tradisi turun-temurun yang dilaksanakan sejak Desa Busungbiu ada. Selain karena jarak menuju pantai terlalu jauh, dirinya juga meyakini kalau tempat melasti ke Segara Alit itu merupakan kepercayaan secara niskala yang diyakini hingga sekarang ini. “Bagi kami, air sungai ini juga akan bermuara ke laut. Secara alami, air sungai berhulu di danau dan bermuara di laut. Dengan demikian, sungai juga bisa menghanyutkan leteh (kotoran - red) menuju laut,” katanya. Melasti kata Dekter, diawali mendak Serajeg Due Ida Batara (Pralingga) yang berstana di Pura Kahyangan Tiga dan Pura Penawing dari dibawa ke Pura Puseh Desa. Pura Penawing merupakan beberapa pura pendamping yang ada di wewidangan Desa Pakraman Busungbiu. Taenan (simbolisasi) pengiring dari masing-masing sanggah merajan diperkirakan lebih dari 75 buah. Setelah Pengogongan atau Palinggihan Pratima sampai di Pura Segara Alit, pengusung wajib mencuci kakinya terlebih dulu di sungai sebe-

lum akhirnya pengogongan dimaksud diletakkan pada altar yang sudah disediakan. Rangkaian melasti lanjutan digelar ritual nedunang Ida Batara. Ini ditunjukkan di mana beberapa warga mengalami kerauhan. Warga itu merupakan petapakan Ida Batara. “Adanya orang kerauhan ini menjadi pertanda diterimanya upacara yadnya yang dilaksanakan oleh krama Desa Busungbiu. Tawur Kasanga Pemkab Bulelemg hari ini melaksanakan upacara Tawur Agung Kasanga Nyepi Çaka 1941. Prosesi tawur kasanga itu dipusatkan di catus pata Jalan Veteran, Singaraja. Dari persiapan hingga pelaksanaan rangkaian upacara ini dilakukan Desa Adat Pakraman Buleleng. Upacara itu diawali mapepada (membersihkan secara niskala) semua sarana upacara yang digelar hari ini. Upacara ini di-puput Ida Pandita Mpu Putra Dwija Kerta. Untuk tawur itu digelar Tawur Balik Sumpah. Upacara itu di-puput tiga sulinggih sekaligus yakni Ida Pedanda Made Telaga Manu Putra, Ida Sri Bhagawan Rama Sogata, dan Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Kemenuh. (kmb38)

Bali Post/kmb38

MELASTI KE SUNGAI – Warga Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, Selasa (5/3) kemarin, melasti ke sungai yang dipercaya sebagai Segara Alit.

Satpol PP Bongkar 105 APK Pemilu

Singaraja (Bali Post) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Buleleng kembali melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) pemilu, Selasa (5/3) kemarin. Dalam penertiban itu, Satpol PP menurunkan paksa 105 buah atribut partai politik (parpol) dan APK milik para calon legislatif (caleg). Penertiban ini menyasar beberapa lokasi di Kecamatan Buleleng. Seperti di Kelurahan Liligundi, Kendran, Banyuning, Penarukan, Kampung Baru, Kampung Kajanan, Kampung Anyar, dan Kelurahan Banyuasri. Dari sembilan lokasi itu, petugas menurunkan paksa 72 bendera parpol, banner 8,

spanduk 13, dan baliho 12 buah. Atribut parpol maupun APK milik para calon legislatif (caleg) itu kemudian diamankan di kantor Satpol PP Buleleng sebagai barang bukti. Kepala Bidang (Kabid) Trantib Gusti Nyoman Amerta Adi mengatakan, sesuai rekomendasi Ba-

waslu, bendera parpol dan APK yang diturunkan paksa itu, karena melanggar zona pemasangan atribut parpol dan APK kampanye pemilu. Pemasangan atribut itu dipasang di tempat fasilitas umum (fasum) seperti taman, di atas jembatan, dan menempelkan di batang pohon perindang di pinggir

jalan. Pemasangan di beberapa tempat seperti itu, justru melanggar Peraturan Daerah (Perda) No. 6 Tahun 2009 tentang Ketertiban Umum dan Peraturan Bupati (Perbup) No. 51 Tahun 2009 kawasan steril pemasangan atribut parpol. Pol. PP tugasnya hanya menurunkan atribup parpol atau APK yang melanggar zona sesuai rekomendasi Bawaslu. Terkait sanksi atas pelanggaran yang dilakukan, kewenangan penyelenggara

Bali Post/kmb38

PENERTIBAN APK – Penertiban 105 bendera parpol dan APK pemilu. Anggota Satpol PP Pemkab Buleleng menurunkan paksa APK yang melanggar itu, Selasa (5/3) kemarin

Kasus Perkelahian di Gitgit

Penyidik Tunggu Hasil Autopsi Jenazah Korban Tim penyidik Polsek Sukasada dan Reskrim Polres Buleleng mengintensifkan penyelidikan kasus perkelaihan yang menyebabkan seorang korban tewas, terkena tusukan belati. Untuk membuktikan penyebab kematian korban, penyidik menunggu hasil autopsi jenazah korban Ikram Tauhid (39) asal Tuban, Denpasar. Selain itu, penyidik mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap modus operandi kasus ini. Sejauh ini, apakah sudah mengerucut pada kesimpulan hasil penyelidikan Polsek Sukasada itu? KEPALA Sub-bagian (Kasubag) Humas Iptu Gede Sumarjaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Selasa (5/3) kemarin, mengatakan, dari pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP), korban tewas karena tusukan belati. Sebelumnya, belati itu diacungkan terduga pelaku Nyoman Tri Antika Subandi Awantara alias Gunik (35), warga Desa Panji, Kecamatan Sukasada. Barang bukti yang diamankan polisi adalah sebuah belati yang dibawa terduga pelaku. Meski sudah mengantongi keterangan itu, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian korban. Penyebab pasti kematian korban diyakini baru

akan terjawab setelah ada hasil autopsi jenazah korban dari Rumah Sakit Sanglah, Denpasar. “Walaupun yang bersangkutan (korban -red) terluka karena tusukan benda tajam itu. Namun, penyebab pasti kematiannya akan dijawab dengan hasil autopsi. Kami masih menunggu hasil autopsi itu,” katanya. Selain hasil autopsi, Iptu Sumarjaya menyebut, penyidik Reskrim Polres Buleleng masih mengumpulkan bukti-bukti pendukung berkaitan kasus itu. Perkelaian di pinggir Jalan Singaraja – Bedugul Km 17 wilayah Dusun Wira Buana, Desa Gitgit, Sukasada itu diduga karena salah paham antara korban dan pelaku. Keterangan itu belum cukup, sehingga penyidik terus

mendalami keterangan lainnya. Keterangan akan dikumpulkan baik dari terduga pelaku, saksi yang juga kakaknya Gede Sueca Mustika Putra (40), dan saksi rekan korban Welky Lens Ussa (39) yang tinggal di Banyuning, Singaraja yang belum berhasil ditemukan. “Proses penyidikan ini ada tahapannya. Kami masih bekerja. Nanti akan ada olah TKP susulan, termasuk rekonstruksi. Dari tahapan penyidikan itu sampai nanti modus operandi kasus ini bisa kita ungkap,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa perkelahian terjadi di pinggir jalan Singaraja – Bedugul Km 17 wilayah Dusun Wira Buana, Desa Gitgit Minggu (3/3) malam sekitar 22.00 Wita. Dari kejadian ini, korban Ikram Tauhid (39) tewas di lokasi kejadian karena terkena tusukan belati di dada kanan. Kasus ini diduga karena salah paham korban dan pelaku. Korban dan terduga pelaku ini pergi ke Denpasar. Terduga pelaku berada dalam satu mobil yang dikemudikan kakaknya Gede Sueca Mustika Putra (40) bersama istri dan anaknya. Saat mendahului, korban dan temannya yang melintas di depannya diduga tidak memberi prioritas.

Diduga emosi, terduga pelaku berteriak dengan suara tinggi dari dalam mobil. Di TKP, kakaknya kemudian menghentikan mobil di depan warung milik Putu Nuraja (42). Saat mobil berhenti, korban dan rekannya ternyata ikut berhenti sembari menghampiri mobil yang ditumpangi terduga pelaku. Tidak diketahui tibatiba teman korban langsung mengambil kunci mobil itu, namun kakak terduga pelaku melawan. Kemudian, rekan korban langsung memukul muka kakak terduga pelaku. Tidak terima kakaknya dipukul, terduga pelaku keluar mobil, dengan tujuan melerai. Saat bersamaan korban menghadang dan lebih dahulu memukul muka terduga pelaku. Keduanya kemudian terlibat perkelahian sampai terduga pelaku mengambil belati dari dalam tasnya. Belati itu langsung mengenai dada kanan korban. Luka tusukan itu membuat korban tersungkur dan terkapar beberapa meter dari lokasi kejadian. Melihat korban terluka, rekannya kabur dengan sepeda motornya. Sedangkan, terduga pelaku menghentikan angkutan umum untuk melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Sukasada. (mud)

pemilu yakni KPU dan Bawaslu. “Kami menurunkan APK itu atas dasar rekomendasi Bawaslu. Selain itu, kami temukan juga ada pelanggaran Perda dan Perbup. Kalau sanksi itu kewenangan penyelenggara pemilu,” katanya. Dari beberapa kali melakukan penertiban kata Amerta Adi, kebanyakan pelanggaran zona maupun kawasan steril. Seperti saat memasang, kurang memerhatikan regulasi yang sudah ada. Hal itu bertambah parah, karena pemilik APK atau atribut yang akan dipasang itu, tidak memberikan informasi yang benar di mana lokasi yang diperbolehkan dan di mana yang dilarang. Karena itu, di sisa masa kampanye dan memasuki masa tenang menjelang pencoblosan pemilu nanti, pihaknya mengimbau pengurus parpol dan caleg untuk memerhatikan regulasi, sehingga tidak terulang lagi pelanggaran yang sama seperti itu. “Dari keterangan pemasang APK atau bendera setelah kita tertibkan, mereka mengaku tidak tahu di mana saja tempat yang dilarang dan di mana diizinkan. Pemasang itu umumnya pekerja yang disuruh pemilik APK itu. Kami imbau pemilik APK itu memberikan informasi di mana boleh dan tidak, sehingga tidak terus-menerus ada pelanggaran seperti yang ditertibkan ini,” ujar Amerta Adi. (kmb38)

Saat Nyepi, RSUD Buleleng Siagakan 3 Dokter, 183 Paramedis, dan 7 Ambulans Singaraja (Bali Post) – Memasuki perayaan Nyepi Çaka 1941 yang jatuh pada Kamis (7/3) besok, manajemen RSUD Buleleng tetap siaga. Selain menyiagakan dokter, paramedis, dan nonparamedis, rumah sakit pelat merah ini juga menyiagakan armada ambulans. Terkait larangan pemakaian internet saat nyepi, manajemen juga sudah mendapat pengecualian, sehingga dipastikan akses internet di rumah sakit tetap beroperasi. Direktur Utama (Dirut) RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, Selasa (5/3) kemarin, mengatakan sejauh ini, pihaknya sudah mengatur jadwal tugas jaga dokter termasuk tenaga paramedis dan nonparamedis pada saat pelaksanaan Nyepi sipeng itu. Selama hari itu, tiga dokter umum dan 183 tenaga para medis dan nonpara medis tetap ditugaskan. Di samping itu, dokter spesialis juga disiapkan dalam kondisi darurat. Dokter spesialis ini dilengkapi surat izin dari Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Buleleng, sehingga kalau sewaktu-waktu

dibutuhkan untuk merawat pasien, maka dokter spesialis bersangkutan bisa menggunakan kendaraan menuju rumah sakit. Khusus praktik di poliklinik, sementara tidak memberikan pelayanan dari tanggal 6 sampai 10 Maret 2019. “SDM sudah kami siapkan. Selain polikilik, operasional di rumah sakit tetap beroperasi seperti biasa saat pelaksanaan tapa brata panyepian itu,” katanya. Di sisi lain, Wiartana mengatakan, mendukung pelayanan medis pada saat Nyepi, pihaknya juga menyiagakan 7 unit mobil ambulans. Rinciannya, 4 unit disiapkan untuk melayani pasien yang membutuhkan layanan rujukan gawat darurat. Selain itu, 3 unit ambulans untuk melayani pengantaran jenazah juga disiagakan. Seluruh mobil ambulans tersebut juga sudah dilengkapi izin agar bisa beroperasi dalam kondisi darurat saat Nyepi Kamis (7/3) besok. “Kami harap, semua memberi kelancaran dalam pelayanan medis. Pelayanan seperti itu sudah merupakan standar setiap Nyepi,” tegasnya. (kmb38)

dr. Wiartana, M.Kes.

Bali Post/ kmb38


GIANYAR

Rabu Kliwon, 6 Maret 2019

9

SOSOK

BUMDes Tangani Sampah PELAKSANA Tugas (Plt) Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Gianyar Dewa Ngakan Ngurah Adi mengatakan, desa bisa membuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terkait pengelolaan sampah. ‘’Potensi BUMDes sampah begitu besar. Bisa menjual beli sampah plastik, daur ulang untuk pupuk dan sebagainya,’’ ujarnya, belum lama ini. Ia mengakui untuk pengelolaan sampah, biasanya yang menjadi kendala adalah pengadaan lahan. Contohnya, ada desa yang hendak mengelola sampah, yakni Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh. ‘’Mereka ini mau meminjam lahan UPT Perkebunan milik Provinsi Bali, lahannya sedang diupayakan pinjam pakai,’’ ujarnya. Untuk proses pinjam pakai, katanya, dari perbekel memohon ke Bupati Gianyar melalui proposal. Kemudian diteruskan ke provinsi. ‘’Dalam proposal itu, permohonan pengelolaan dari desa menjadi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terpadu,’’ terangnya. Menurutnya, model TPA terpadu itu berpeluang menjadi BUMDes, sehingga nanti akan ada BUMDes yang bergerak di bidang sampah. Bahkan, BUMDes ini bisa bekerja sama dengan BUMN. ‘’Kegiatan BUMDes sampah bisa beragam. Bisa mengolah sampah jadi pupuk, jual beli sampah plastik dan kegiatan lainnya. Tenaganya juga bisa memanfaatkan warga desanya,’’ tegasnya. (nik)

Pelanggaran Jalur Hijau Marak Gianyar (Bali Post) Pendirian bangunan di jalur hijau di wilayah Gianyar cukup marak. Kondisi ini tentu menjadi pelanggaran terhadap peraturan daerah. Namun, pemerintah tidak bisa berbuat banyak, lantaran hal tersebut bergesekan langsung dengan lahan yang juga menjadi milik masyarakat. Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta mengatakan hal itu, Selasa (5/3) kemarin. Tagel Winarta mengatakan, pelanggaran jalur hijau memang menjadi persoalan klasik di Gianyar yang hingga kini belum terselesaikan. Pelanggaran tersebut seperti jalur hijau yang dilintasi sepanjang jalan raya Goa Gajah, di bagian kiri dan kanan jalan kini sudah berdiri cukup banyak bangunan permanen, bahkan akomodasi wisata. Pelanggaran jalur hijau serupa juga terjadi seputaran Desa Kemenuh. Di lokasi tersebut juga berdiri

bangunan permanen berupa destinasi wisata. “Jalur hijau yang sudah dialihfungsikan menjadi bangunan memang cukup banyak,” ujarnya. Menurut Tagel Winarta, pihak eksekutif sudah beberapa kali turun memberikan teguran. Namun, masyarakat lokal selaku pemilik lahan, menyampaikan alasan kuat melakukan alih fungsi lahan, meski mengetahui kawasan tersebut jalur hijau. “Ada yang mengaku tidak punya mata pencaharian lain, sehingga memanfaatkan lahan yang ada di jalur hijau itu untuk mendirikan bangunan sebagai tempat usaha,” katanya. Mendapat penjelasan seperti itu, kata Tagel Winarta, pemerintah baik eksekutif maupun legislatif tidak bisa berbuat banyak. Apalagi pemerintah belum mampu membeli lahan tersebut bila memang penting untuk dilindungi sebagai kawasan hijau. “Maka dari itu, sampai

sekarang aturan ini jadinya ngambang, karena pemerintah sendiri belum mampu membeli lahan di jalur hijau yang saat ini secara sah menjadi milik warga,” tegasnya. Kendati begitu, Tagel Winarta menegaskan, pemerintah tetap berkewajiban melindungi kawasan hijau. Ia pun menyampaikan solusi, salah satunya membeli lahan milik warga yang ada di jalur hijau secara bertahap. “Kalau bisa dianggarkan, kita beli secara bertahap demi menjaga jalur hijau yang ada. Ini bisa dianggarkan secara bertahap, sehingga bila ada pelanggaran lagi, pemerintah tidak ragu melakukan penindakan karena itu memang lahan pemerintah,” terangnya. Namun, untuk yang telanjur berisi bangunan, menurut Tagel Winarta, memang perlu dilakukan peninjauan kembali terhadap jalur hijau. Hal ini dilakukan agar tidak terusmenerus menjadi kegamangan di masyarakat. (kmb35)

BANGUNAN - Salah satu bangunan yang diduga berdiri di jalur hijau.

Bali Post/kmb35

Bendesa Pakudui Sebut Pernyataan Humas PN dan Bupati Gianyar Normatif Denpasar (Bali Post) Bendesa Pakraman Pakudui angkat bicara menyikapi pernyataan Humas Pengadilan Negeri (PN) Gianyar dan Bupati Gianyar terkait polemik di Desa Pakraman Pakudui, Kecamatan Tegallalang, Gianyar. Apa yang disampaikan oleh Humas PN dan Bupati Gianyar dinilai sangat normatif. Pasalnya, putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap sejak September 2016 belum juga dieksekusi hingga kini dengan alasan keamanan. ‘’Kami mempertanyakan mengapa putusan pengadilan bisa dikalahkan oleh masyarakat dengan alasan terjadi gejolak yang berkelanjutan? Untuk apa kami menang di pengadilan kalau tidak bisa dieksekusi? Berarti pengadilan dikalahkan oleh masyarakat yang tidak taat hukum,’’ ujar Bendesa Pakraman Pakudui I Ketut Karma Wijaya di Denpasar, Senin (4/3). Karma Wijaya mengatakan, polemik telah bergulir sejak 2012 lalu. Sebelum mengajukan gugatan perdata, katanya, pihaknya justru sudah mengajak agar Banjar Pakudui Kangin dan Banjar Pakudui Kawan tetap bersatu. Namun, Banjar Pakudui Kangin yang ingin menjadi Persiapan Puseh Pakudui Kanginan tidak mau dan ingin memekarkan diri. Itu pun sudah diberikan celah oleh pemerintah untuk mencari surat pemekaran, kendati belum terlaksana. ‘’Setelah kami tidak mendapatkan titik temu, akhirnya kami masuk ke ranah perdata. Kami mengajukan gugatan secara hukum,’’ jelasnya didampingi kuasa hukum Espita R. Pardosi, S.H. Karma Wijaya melanjutkan, desa pakraman terus dinyatakan menang mulai dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, Mahkamah Agung, bahkan sampai di tingkat putusan peninjauan kembali No.429 PK/PDT/2016. Dalam hal ini, hak pelaba Pura Puseh Pakudui tetap milik desa pakraman. Banjar Pakudui Kangin yang kalah secara hukum juga tidak bisa melakukan pemekaran. Tetapi, pemerintah justru mengobokobok desa pakraman dengan terus menggiring ke mediasi. Termasuk menjanjikan eksekusi damai dan Pakudui tetap bersatu. Sedangkan yang menyatakan pemekaran terlebih dahulu adalah Banjar Pakudui Kangin. ‘’Berkaitan dengan tidak bisa dimekarkan, karena tidak memenuhi lima

kriteria persyaratan. Satu, batas tidak boleh saling seluk, penduduk tidak memenuhi syarat mekar dinas 250 KK dan adat 150 KK, sekarang warganya baru 45 KK. Syarat berikutnya, disetujui oleh desa pakraman wed. Semua itu tidak terpenuhi,’’ paparnya. Menurut Karma Wijaya, Kapolres Gianyar sebetulnya telah menyatakan bahwa eksekusi akan dilakukan secara damai pada 17 Februari 2019. Dalam hal ini, eksekusi dilakukan di dalam ruangan untuk menghindari adanya konflik. Namun nyatanya hingga kini, eksekusi malah ditunda. Pada Senin, 4 Februari 2019, pertemuan juga diadakan di ruangan Bupati Gianyar melibatkan semua pihak terkait eksekusi termasuk Humas PN Gianyar. Saat itu, Humas PN meminta agar Banjar Pakudui Kangin dan Banjar Pakudui Kawan bersatu. Kemenangan yang diraih oleh Desa Pakraman Pakudui juga disebut sebagai kemenangan bersama. Padahal yang sejak dulu menolak untuk bersatu adalah Banjar Pakudui Kangin selaku pihak yang kalah dalam gugatan perdata. Pihaknya juga menyesalkan Banjar Pakudui Kangin yang sudah dinyatakan kalah justru masih tetap melakukan pembangunan di tanah sengketa yakni pelaba Pura Puseh Pakudui. ‘’Oleh karena itu, sangat kuat dugaan ada sesuatu di balik proses eksekusi ini karena pihak yang seharusnya mengeksekusi dalam hal ini pengadilan dan polisi dengan sengaja mendiamkan pembangunan sehingga timbul dugaan yang kuat ini memang sengaja tidak dieksekusi,’’ tandasnya. Hal ini pun sudah dilaporkan ke Ketua Mahkamah Agung, Ketua Komisi Yudisial, dan Kapolri agar proses eksekusi segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Surat permohonan bantuan atas pelaksanaan eksekusi tanah yang termasuk pelaba Pura Puseh Pakudui berdasarkan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap, diserahkan kepada tiga pimpinan instansi tersebut pada 28 Februari lalu. ‘’Kami selaku Bendesa Pakraman Pakudui juga telah menyampaikan mohon perlindungan hukum ke Ketua MA, Ketua KY, dan kepada Bapak Kapolri atas perilaku penegak hukum yang tidak berpihak kepada pencari keadilan,’’ ujarnya. (kmb32)

Bali Post/ist

SIDAK - Kepala Rutan Kelas IIB Gianyar I Nyoman Moedana bersama anggotanya saat melakukan sidak, Senin (4/3) malam.

Sidak Tiga Jam di Rutan Gianyar

Petugas Temukan 7 HP di Plafon Gianyar (Bali Post) Personel Polsuspas Rutan Kelas II B Gianyar menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rutan yang beralamat di Jalan Ngurah Rai Gianyar, Senin (4/3) malam. Dalam sidak tersebut, petugas menemukan tujuh handphone (HP) yang disembunyikan di plafon rutan. Dikonfirmasi Selasa (5/3) kemarin, Kepala Rutan Kelas IIB Gianyar I Nyoman Moedana mengungkapkan, sidak itu dilakukan sebagai bentuk komitmen, agar Rutan Gianyar bersih dari handphone, pungli, dan narkoba (halinar). ‘’Langkah ini juga untuk mengantisipasi perayaan Nyepi, agar tidak dimanfaatkan dengan hal-hal yang tidak diinginkan,’’ ujarnya. Sidak yang dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Gianyar I Nyoman Moedana ini digelar mulai Senin malam sekitar pukul 20.00 Wita hingga pukul

23.00 Wita. Selama sidak, petugas menyisir seluruh blok yang ada di rutan, termasuk seluruh kamar tahanan. Awalnya, dalam sidak itu petugas tidak menemukan barang yang berbahaya. Namun saat diperiksa pada bagian plafon, ditemukan benda tersembunyi berupa tujuh HP. Moedana mengatakan, setelah melihat temuan itu, pihaknya langsung menanyai para tahanan. Namun, tidak ada yang mengakui kepemilikan HP tersebut. Alat komunikasi itu terdiri atas dua HP android dan lima HP biasa. ‘’Saat ini kami masih melakukan beberapa

strategi agar ada yang mengakui siapa pemilik HP tersebut dan dari mana sumbernya. Sampai tanggal 28 Maret ini saya berikan toleransi agar mau mengakui, dan jika ada lagi yang menyembunyikan agar diserahkan,’’ tegasnya. Apabila setelah 28 Maret mendatang masih ada ditemukan benda serupa di salah satu blok, kata Moedana, pihaknya tidak segan-segan memberikan sanksi kepada tahanan di blok tersebut. Sanksi itu berupa tidak mengizinkan jam berkunjung keluarga sampai waktu yang belum ditentukan. Selain HP, anggotanya hanya menemukan headset, dan gelas. ‘’Kenapa satu blok saya berikan sanksi, agar mereka ada yang mengakui siapa sebenarnya yang membawa HP, dari mana asalnya, dan bagaimana memasukannya,’’ tegasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Rabu Kliwon, 6 Maret 2019

PARADE - Salah satu STT menampilkan kreasi seni tari dan ogoh-ogoh dalam parade ogoh-ogoh di Desa Nusasari kemarin.

Desa Nusasari Gelar Parade Ogoh-ogoh DESA Nusasari, Kecamatan Melaya, Selasa (5/3) kemarin menggelar Parade Ogoh-ogoh di Catus Pata desa setempat. Parade yang menampilkan enam ogoh-ogoh dari masing-masing Sekaa Teruna-teruni (STT) Banjar Pakraman ini turut disaksikan Bupati Jembrana I Putu Artha,

Muspika Melaya dan ratusan warga Nusasari serta desa sekitar. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Jembrana. Perbekel Nusasari I Wayan Ardana mengatakan, digelarnya parade ogoh-ogoh ini bermula dari aspirasi masyarakat. Di mana di masing-

masing Banjar Pakraman memiliki kreasi seni, khususnya ogoh-ogoh dalam upaya melestarikan adat dan budaya. Setiap tahun parade ogoh-ogoh ini rencananya akan digelar menjelang Nyepi. Parade yang digelar bersama Pemerintah Desa Nusasari dan Desa Pakraman Nusasari ini diharap-

kan juga dapat mengeratkan masyarakat desa. Dan semakin mengapresiasi bakat-bakat seni masyarakat khususnya generasi muda. Ditambahkan Ketua Panitia Wayan Setel, untuk biaya kegiatan diambil dari APBDes masing-masing STT diberikan Rp 8 juta. Rinciannya, ogoh-

ogoh Rp 6 juta, uang pembinaan Rp 1 juta dan konsumsi Rp 1 juta. Meskipun parade tingkat desa, namun parade cukup meriah. Masing-masing STT diberikan ruang untuk menampilkan ogoh-ogoh disertai tari dan tabuh menyesuaikan tema yang ditentukan. Diawali

STT Wimuda Ped Jaya Sakti dari Banjar Anyarsari Kangin dengan tema Banaspati Raja. Berlanjut STT Segara Kencana, Banjar Anyarsari Kauh dengan tema Indria. Kemudian berlanjut STT Tunas Widya Dharma, Nusasari Kelod dengan tema Garuda Mas. Tema Siwa Klakah ditampilkan se-

lanjutnya oleh STT Patra Katon dari Dusun Nusasari. STT Yowana Stiti Dharma dari Banjar Mekarsari menampilkan tema Asu Gaplong. Terakhir penampilan tari dan kreasi ogoh-ogoh dari STT Widya Paramadita, Banjar Nusasakti dengan tema Sang Jogor Manik. (k250)

SOSOK Apresiasi Seni Upaya melestarikan seni dan budaya sejak usia dini patut diapresiasi. Seperti yang rutin ditampilkan anak-anak dari Pendidikan Anak Usai Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Jembrana lewat parade ogoh-ogoh. Wakil Bupati Jem- brana I Made Kembang Hartawan mengatakan, pelaksanaan parade ogoh-ogoh untuk anak-anak yang sudah berjalan selama beberapa tahun terakhir ini lebih menarik. “Bisa dinikmati semua kalangan, bukan hanya dari Jembrana, tapi juga luar Jembrana,” terang mantan Ketua DPRD Jembrana ini. Karena bukan perlombaan, memang tidak ada pemilihan siapa juara. Parade ogoh-ogoh untuk anakanak ini dapat menjadi media pembelajaran untuk menghargai seni d a n budaya. Demikian pula untuk memberikan pemahaman lebih dini mengenai nilainilai tradisi dan budaya. Meskipun parade, pihaknya berharap tahun depan agar lebih meriah lagi. “Lebih heboh dan lebih kreatif lagi, ini patut diapresiasi,” tandasnya. Wabup juga berharap pelaksanaan hari raya Nyepi ini, terlaksana dengan khidmat dan khusyuk. (olo)

Dukcapil Pastikan WNA Masuk DPT di Melaya Asal Swiss

Bawaslu Menunggu Petunjuk Pusat Negara (Bali Post) Satu orang pemilih di Desa Melaya yang diduga masih berstatus warga negara asing (WNA) dipastikan tidak memiliki hak pilih. Pasalnya, dari pengecekan Bawaslu, pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) itu merupakan WNA asal Swiss (bukan Jerman - red). Hal itu dipastikan setelah dari pengecekan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jembrana, pemilih tersebut memang masih berstatus WNA. Ketua Bawaslu Jembrana Made Pande Ady Muliawan, Selasa (5/3) kemarin mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih menunggu petunjuk dari Bawaslu RI terkait tindak lanjut dari temuan ini. Namun, ada beberapa alternatif untuk mencegah pemilih ini tidak memberikan hak pilihnya. Di samping Bawaslu akan mengawal di TPS lokasi pemilih, juga ada beberapa alternatif tindakan. Salah satunya melalui C6 atau surat pemberitahuan untuk memilih. “Dengan tidak memberikan C6 atau tidak menyampaikan C6 itu kepada pemilih yang masih berstatus WNA itu,” terang Pande. Pihaknya sebelumnya juga

telah menugaskan jajaran bawah untuk melakukan verifikasi faktual terhadap pemilih yang diduga WNA itu. “Kebetulan yang bersangkutan tidak berada di tempat. Kita belum tahu pasti apakah masih ada di Indonesia apakah ke negaranya,” tandas Pande. Namun dari data yang diperoleh dari 13 WNA di Kabupaten Jembrana, satu di antaranya memang masuk dalam DPT. Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Jembrana I Ketut Wiaspada mengatakan, dari pengecekan yang bersangkutan masih merupakan WNA asal Swiss dan telah memiliki KTP (kartu tanda penduduk). Yang bersangkutan juga telah memiliki Izin Tinggal Tetap (ITAP) sampai batas waktu tahun 2020. Secara umum data WNA yang memiliki ITAP dan berKTP ada 13 orang. Termasuk salah satunya WNA yang tercatat masuk dalam DPT tersebut. Sesuai aturan WNA meskipun mengantongi KTP, mereka tidak memiliki hak pilih dalam pemilu. Kecuali memang sudah menjadi WNI. Secara fisik, bentuk KTP WNA ini hampir sama. Tetapi di bagian data dalam KTP ada tulisan berbahasa Inggris. (kmb26)

Bali Post/olo

PUPUK SUBSIDI – Salah satu subak di Jembrana mulai mengolah lahan mereka untuk masuk masa tanam. Tahun ini alokasi pupuk bersubsidi khususnya pupuk kimia berkurang.

Alokasi Pupuk Kimia Subsidi Turun

Petani Didorong Gunakan Pupuk Organik Negara (Bali Post) –

Total alokasi pupuk subsidi non-organik (kimia) di Kabupaten Jembrana tahun 2019 ini turun dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun ini, pupuk urea yang sebelumnya mencapai 2.982 ton, dari pengajuan untuk tahun ini turun menjadi 2.510 ton. Hal itu juga berlaku untuk pupuk ZA, SP-16 dan NPK yang mengalami penurunan. Namun untuk pupuk organik, alokasi justru meningkat dari sebelumnya 422 ton setahun, tahun ini menjadi 512 ton. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Wayan Sutama, Selasa (5/3) kemarin mengatakan, turunnya total jumlah penyaluran pupuk subsidi ini bukan dikarenakan berkurangnya lahan tanam, tetapi karena sistem relokasi dan pengurangan pupuk kimia. Petani didorong untuk

menggunakan pupuk organik yang lebih ramah lingkungan dan mengembalikan kesuburan tanah. “Ini sudah berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Tetapi bila nantinya kelompok (subak) kurang, masih bisa memohon melalui Dinas,” ujar Sutama.

Bila di salah satu kecamatan kekurangan, dan kecamatan lainnya kelebihan maka akan saling mengisi. Begitu halnya bila dalam satu kabupaten kurang, maka akan disampaikan ke provinsi untuk ditindaklanjuti. Pada awal tahun ini, dimana beberapa subak su-

dah mulai masa tanam, penyaluran pupuk sudah merata. Pada bulan Januari, penyaluran pupuk urea mencapai 93 ton, ZA 33 ton, SP-36 tersalurkan 19,40 ton dan NPK 313,85 ton serta pupuk organik 16,48 ton. “Perlahan kita arahkan dengan pupuk organik. Dan dalam kebijakan bantuanbantuan misalnya bibit, kita paketkan dengan pupuk organik,” ujarnya. Hal ini untuk membiasakan para petani mengurangi pupuk kimia dan beralih ke organik guna mengembalikan kes-

uburan alami tanah tanam. Selain pupuk, Dinas melalui penyuluh-penyuluh pertanian juga menekankan untuk tidak terbiasa membakar jerami usai panen. Sebab, hal itu justru akan merusak tanah dan menimbulkan polusi. Dari data penyaluran pupuk subsidi tahun 2018, rata-rata terealisasi 99 persen. Seperti pupuk urea dari stok awal 2.982 ton setahun, terealisasi 2.975,05 ton atau 99,76 persen. Begitu halnya dengan pupuk NPK dari stok setahun 3.305 ton tersalurkan 3.296,30 ton atau 99,73 persen. (kmb26)


KARANGASEM

Rabu Kliwon, 6 Maret 2019

11 Hari Ini, Puncak Tawur Agung Panca Wali Krama di Besakih Amlapura (Bali Post) Serangkaian upacara Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Besakih, Selasa (5/3) kemarin dilaksanakan upacara mapepada wewalungan di Pura Penataran Agung Besakih. Sementara Rabu (6/3) hari ini dilaksanakan puncak Tawur Agung yang dilaksanakan di Bencingah Besakih. Ketua Panitia Jro Mangku Widiartha didampingi Sekteraris Karya Aji Mangku Putu mengungkapkan, dalam pelaksanaan upacara mapepada serangkaian Karya Agung Panca Wali Krama sarana wewalungan yang dipergunakan di antaranya babi, angsa, ayam, penyu, kambing, kerbau, asu bangbungkem, sapi, menjangan dan itik. ‘’Wewalungan yang dipergunakan saat Karya Panca Wali Krama berbeda dengan Karya Ida Batara Turun Kabeh setahun lalu. Kalau karya biasa tidak memakai wewalungan menjangan,’’ ujarnya. Widiartha menambahkan, dari penggunaan sarana sanggar tawang MAPEPADA - Pelaksanaan upacara mapepada serangkaian Karya Panca Wali Krama, Selasa (5/3) kemarin.

Diduga Kelelahan Saat Melasti

Kakek Asal Besakih Meninggal Amlapura (Bali Post) Hidup dan mati seseorang memang sebuah misteri. Warga pada umumnya tidak ada yang tahu pasti kapan kematian itu menjemput. Hanya, sosok langka seperti pertapa, yogi, muni, siddha, sangat sadar kematian itu sudah menghampiri. Seperti kejadian Senin (4/3) lalu, kakek I Gede Pelegir (78) meninggal saat ngayah melasti. Uniknya, pria yang sudah tua asal Banjar Dinas Besakih Kangin, Desa Besakih, Rendang, Karangasem itu mengembuskan napas terakhir diduga akibat kelelahan saat ngiring melasti pralingga Ida Batara serangkaian upacara Karya Agung Panca Wali Krama di Besakih. Sebelum meninggal dunia, korban sempat mendapat perawatan dari tim medis di Besakih. Kakek

Bali Post/ist

I Gede Pelegir (alm)

Pelegir juga sempat dilarik a n k e P u s ke s m a s R e n dang. Tetapi sayang sampai di puskesmas, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Diduga, kakek Pelegir meninggal akibat kelelahan saat melasti. Jenazah korban sudah dimakamkan di Setra Adat Besakih, Senin (4/3) malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi Senin (4/3) sekitar pukul 14.30 Wita. Saat itu korban mengikuti iringiringan melasti dengan berjalan kaki dari Pura Pesimpangan menuju Pura Penataran Agung Besakih. Jaraknya sekitar 700 meter. Ketika sampai di Pura Manik Mas, tiba-tiba korban terjatuh. Karena terjatuh, korban kemudian sempat diberikan pertolongan per-

tama oleh petugas medis di pos Besakih. Kemudian korban langsung dilarikan ke Puskesmas Rendang. Di Puskesmas Rendang, tim dokter sempat memeriksa korban. Namun, Tuhan berkehendak lain. Korban dinyatakan telah meninggal dunia. Keluarga korban, I Gede Paruna, mengatakan memang sebelum meninggal, korban sempat ngaturang ngayah mundut pralingga Ida Batara serangkaian upacara melasti ke Watu Klotok. Korban ikut ngaturang ngayah mundut pralingga dari Pura Pesimpangan menuju Pura Penataran Agung Besakih. Tetapi pas ngaturang ayah di perjalanan menuju Pura Besakih itu korban pingsan. Setelah itu, korban

sempat dapat penanganan tim medis yang bertugas di Besakih. Karena alat tidak lengkap, korban diinstruksikan untuk dibawa ke puskesmas terdekat. “Korban meninggal di dalam parjalanan menuju puskesmas. Korban tidak memiliki riwayat penyakit sesak napas ataupan jantung. Dokter menjelaskan, penyebab korban meninggal dunia itu diperkirakan akibat kelelahan. Pasalnya, umur korban sudah lanjut. Korban sudah dimakamkan kemarin malam (Senin red) di Setra Desa Adat Besakih,” ujar Paruna. Kadis Kesehatan Karangasem I Gusti Bagus Putra Pertama mengatakan, pihak medis sempat melakukan pemeriksaan terhadap pasien di puskesmas. Setelah diperiksa tim medis, pesien sudah dalam kondisi meninggal dunia. “Pasien sudah meninggal dunia saat perjalanan menuju Puskesmas Rendang. Korban meninggal diduga karena serangan jantung. Sebab, umur almarhum sudah lanjut,” jalesnya. (kmb41)

juga mengalami penambahan. Karya sebelumnya hanya menggunakan satu sanggar tawang. Sementara untuk Karya Panca Wali Krama ini menggunakan lima sanggar tawang. ‘’Lima sanggar tawang ini tempatnya di timur, selatan, barat, utara dan tengah. Kalau karya biasa hanya satu, di tengah saja,’’ katanya. Sementara itu, Sekretaris Aji Mangku Putu menambahkan, sarana upacara saat puncak tawur mempergunakan lima banten catur di areal Karya Tawur Agung yang kalinggihang (distanakan) di sanggar tawang itu, yakni catur di bagian sisi (barat) dengan hewan kerbau yos brana linggih Ida Batara Mahadewa, (utara) dengan hewan kerbau cemeng linggih Ida Batara Wisnu (timur) kerbau anggrek wulan linggih Ida Batara Iswara (selatan) dengan kerbau bang linggih Ida Batara Brahma dan tengah kerbau yos brana linggih Ida Batara Siwa. ‘’Dibangunnya lima palinggih sanggar tawang untuk linggih banten catur ini bertujuan untuk menyucikan seluruh isi alam semesta serta untuk membangkitkan dan meningkatkan energi serta menyejahterakan kehidupan,’’ katanya. (kmb41)

Tampung Kendaraan ’’Pamedek’’ yang Bermasalah

BPBD Bangun Pos di Terminal Kedungdung

Amlapura (Bali Post) Tidak hanya Dinas Kesehatan yang membangun pos pelayanan kesehatan selama pelaksaan Karya Agung Panca Wali Krama, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem juga membangun pos di Terminal Kedungdung, Besakih. Pembangunan pos itu dilakukan, untuk memberikan pelayanan kepada pamedek bila kendaraannya rusak saat tangkil ke Besakih. Kalak BPBD Karangasem, Ida Bagus Arimbawa, Senin (4/3), mengungkapkan, pembangunan pos itu dilakukan Minggu (3/3). Tiga unit pos ren-

cananya dibangun di Terminal Kedungdung. Pembangunan pos ini bekerja sama dengan peguyuban bengkel mobil seBali. “Pos yang dibangun itu merupakan pos terpadu. Pos itu sebagai tempat perbaikan kendaraan serta servis mobil bagi para pamedek ketika tangkil ke Besakih, kendaraannya rusak. Seperti tiba-tiba mati, kopling jebol, dan kerusakan lainnya. Jika ada mobil, kendaraan rusak kita bisa layani. Dengan upaya itu, diharapkan tidak sampai menimbulkan kemacetan,” harapnya. Arimbawa mengatakan,

untuk memaksimalkan pos pelayanan yang dibangun, pihaknya akan bekerja sama dengan Dishub, kepolisian, peguyuban ojek, pecalang, TNI, PMI, SAR dan lainnya. Dengan begitu, pelayanan yang disediakan, natinya benar-benar bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pamedek. “Kita memang ngayah, memberikan sumbangsih rasa nyaman kepada pamedek yang tangkil ke Besakih. Semoga kegiatan ini bisa membantu pamedek yang kendaraannya bermasalah ketika dikendarai ke Besakih,’’ jelas Arimbawa. (kmb41)

Bali Post/kmb41

Tradisi Unik di Desa Adat Tenganan

BANGUN POS - BPBD Karangasem saat membangun pos di Terminal Kedungdung, Desa Besakih.

Tak Sepenuhnya Laksanakan Hari Raya Nyepi Lansia Kurang Mampu di Manggis Terima Bantuan

Seluruh Umat Hindu, Kamis (7/3) besok, umumnya melaksanakan hari raya Nyepi Çaka 1941. Namun ternyata ada hal spesifik dan tradisi yang berlangsung unik di Desa Adat Tenganan, Manggis, Karangasem. Pelaksanaan Nyepi di Tenganan di sana, berbeda dengan desa lainnya di Bali. Lalu bagaimanakah pelaksanaan tradisi Nyepi di Desa Adat Tenganana itu? DESA Adat Tenganan boleh disebutkan tidak sepenuhnya memang melaksanakan Nyepi, sebagaimana yang dilaksanakan umat Hindu umumnya. Sebab, warga di Tenganan tetap saja menjalankan aktivitas seperti biasanya. Hanya, warga di sana tidak boleh keluar wilayah Desa Adat Tenganan. ‘’Jadi, semua warga Tenganan tinggal di wilayah desanya saja. Namun, mer-

eka boleh mengerjakan apa saja,’’ ujar tokoh Desa Adat Tenganan I Wayan Yasa, Selasa (5/3) kemarin. Model pelaksanaan Nyepi secara spesifik ala Desa Adat Tenganan itu, sebetulnya sudah dari dulu berlangsung seperti itu. Karena itu, bisa dikategorikan warga Tenganan tidak sepenuhnya menjalankan hari raya Nyepi. Alasannya, warga tetap menjalankan aktivi-

tas seperti pada hari hari biasanya. Maka menyalakan api di sana pun diperbolehkan. Demikian juga aktivitas lainnya. ‘’Hanya ada satu, warga di Desa Adat Tenganan itu tidak boleh keluar wilayah Desa Adat. Namun, mereka diperbolehkan beraktivitas, tetapi hanya di lingkungan desa saja,’’ tambahnya. Namun, semua warga tetap menghormati Nyepi dengan cara tidak keluar dari areal Desa Adat Tenganan. ‘’Tetapi warga tetap melakukan aktivitas sebagaimana biasanya,’’ tambahnya Maka tidak aneh, biasa saja keluarga di sana menyalakan api, memasak dan tidak sedikit yang menenun. ‘’Desa Adat Tenganan sendiri punya hari raya Nyepi yang juga dirayakan

Suasana Desa Adat Tenganan.

sekali setahun. Perayaan Nyepi Desa Tenganan itu sesuai kalender Desa Adat Tenganan yang jatuh pada sasih kasa. Istimewayanya, lamanya lima belas hari,” katanya. Warga Desa Adat Tenganan, I Nengah Suarta, mengatakan memang saat hari raya Nyepi, warga masih bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Hanya, warga tidak bisa keluar desa. ‘’Namun boleh beraktivitas apa saja di lingkungan desa. Aktivitas warga lumrah saja. Seperti hari-hari biasanya. Namun, mereka sepakat untuk tidak keluar desa. ‘’Sebab, warga Tenganan itu, menghormati hari raya Nyepi warga tetangganya di desa dan umat Hindu umumnya yang sedang melakukan tapa yoga brata dyana samadi,” tandasnya. (nan)

Bali Post/kmb41

Amlapura (Bali Post) Kegiatan sosial, khususnya membantu warga masyarakat yang ekonominya kurang mampu kerap dilakukan Polsek Manggis. Seperti Sabtu (2/3) lalu, Polsek Manggis menggelar kegiatan sosial kepada lansia kurang mampu. Kali ini ada tiga warga di Desa Sengkidu yang diberikan bantuan. Kapolsek Manggis Kompol I Nengah Subangsawan mengungkapkan, kegiatan yang dilaksanakan itu sejatinya merupakan upaya kreatif Polres Karangasem mendukung “Program Si Putu’’ (Sistem Pelayanan Unggulan Terpadu) Polres Karangasem, kata Kapolsek sudah membantu tiga warga lansia kurang mampu di Kecamatna Manggis. Mer-

eka yang dapat bantuan itu adalah Ni Ketut Lendri (54) asal Banjar Subagan, Desa Sengkidu (janda), I Wayan Puji (75) Banjar Subagan, Desa Sengkidu (lansia) dan Ni Wayan Nanti (64) Banjar Karangasem, Desa Sengkidu warga yang menderita epilepsi. ‘’Masing-masing diberikan bantuan sembako plus uang cash senilai Rp 500 ribu,’’ ujarnya. Kegiatan itu sebagai bentuk pelayanan publik untuk menjalin hubungan damai dan harmonis dengan masyarakat. Bantuan yang kita berikan dalam bentuk sembako dan uang tunai. ‘’Bantuan yang kita diberikan berupa sembako, yakni beras, mi instan. Selain itu, juga uang tunai masing-masing sebesar Rp

500 ribu,’’ tambahnya. Pihaknya berharap apa yang dilakukan itu dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu itu. Kepala Desa Sengkidu I Wayan Darpi menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolsek Manggis, karena telah peduli dengan masyarakatnya. Karena itu, kepada masyarakat yang diberi bantuan agar tetap bersyukur. Alasannya, karena masih ada yang peduli dan memberikan perhatian ekstra kepada mereka. ‘’Dengan bentuk kepedulian itu, mari kita jadikan motivasi dalam hal menjalani kehidupan ini agar lebih baik ke depannya,’’ pinta Wayan Darpi. (kmb41)


KLUNGKUNG

12

Rabu Kliwon, 6 Maret 2019

”Tawur Kasanga” Dipusatkan di Catus Pata Hewan Korban Disucikan Melalui Upacara ”Mapepada”

Semarapura (Bali Post) Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Klungkung menggelar upacara Tawur Kasanga serangkaian hari raya Nyepi hari ini Rabu (6/3), yang akan dipusatkan di Catus Pata. Serangkaian upacara tersebut, Selasa (5/3) kemarin digelar upacara mapepada di Catus Pata Klungkung. Upacara mapepada ini digelar untuk menyucikan seluruh wewalungan atau hewan yang dipakai korban dalam upacara Tawur Kasanga. Dalam upacara ini seluruh hewan yang dipakai sarana upacara terlebih dahulu diupacarai sebelum nantinya disembelih sebagai pelengkap sarana upakara. Dalam upacara mapepada kali ini, Desa Nyanggelan, Banjarangkan bertindak selaku pangrajeg (pelaksana) karya. Upacara diawali dengan mengarak seluruh hewan yang dipakai korban dengan mengelilingi perempatan Catus Pata Klungkung sebanyak tiga kali dengan diiringi baleganjur. Sebelum itu hewan-hewan tersebut juga diupacarai dengan suatu upacara pabyakala dan prascita. Adapun hewan yang dipakai pelengkap upacara di antaranya kerbau, sapi, kambing berwarna hitam, bawi belang, ayam manca dan ayam penyirang, bebek belang kalung dan putih, penyu dan sarana upakara lainnya. “Dengan upacara

mapepada ini, semua jenis wewalungan disucikan sehingga dalam penjelmaannya nanti bisa lebih baik,” ujar salah seorang penitia upacara, Dewa Soma, kemarin. Menurut Dewa Soma, semua binatang diantarkan ke para dewa sesuai dengan pengelompokannya. Untuk binatang berkaki dua diantarkan ke Iswara, binatang kaki empat diantarkan ke Brahma, binatang yang merangkak seperti penyu diantarkan ke hadapan Mahadewa. Sedangkan untuk ikan dan binatang tanpa kaki diantarkan kepada Dewa Wisnu. Selanjutnya untuk pepohonan seperti pohon pisang dan belimbing diantarkan kepada Dewa Siwa. “Proses purwa daksina ini untuk mengantarkan rohnya kembali. Mengembalikan kepada asal rohnya,” ujar Dewa Soma. Sementara upacara mapepada di-puput Ida Dalem Surya Dharma Sogata dari Puri Agung Klungkung. Upacara mapepada berlangsung khikmad kemarin. Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta bersama istri hadir dalam upacara tersebut. Tak ketinggalan Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga I Nyoman Mudarta bersama jajaran OPD di lingkungan Pemkab Klungkung, dan masyarakat juga hadir mengikuti upacara tersebut. (kmb)

MAPEPADA - Upacara mapepade digelar di Catus Pata Klungkung, Selasa (5/3) kemarin.

Rawan Bentrok, 283 Polisi Amankan Pengarakan 356 Ogoh-ogoh proses pengamanan, Polres Klungkung menggelar rapat koordinasi dengan instansi terkait di Ruang Monitoring Center Polres Klungkung, Senin (4/3). Rakor dipimpin Waka Polres Klungkung Kompol Ida Bagus Dedi Januartha. Saat itu, Kabag Ops Polres Klungkung Kompol I Nyoman Suarsika memaparkan, jumlah ogoh-ogoh tahun ini, naik sebanyak 67 ogoh-ogoh. Sebab, jumlah ogoh-ogoh tahun sebelum hanya 289 ogoh-ogoh. “Kami sudah koordinasi dengan para pecalang di setiap desa, untuk membantu melakukan pengamanan,” katanya. Selanjutnya Waka Polres Klungkung, Kompol Ida Bagus Dedi Januartha, menyampaikan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Klungkung, terkait penutu-

Diduga Terkait Penyelewengan Bansos

Oknum Dewan Berinisial WB Dilaporkan ke Polisi

pan arus lalin menuju Denpasar-Karangasem. Sebab, semua pengarakan ogohogoh memakai jalur utama. “Tujuannya, agar tidak terjadi kemacetan, termasuk juga pada saat pelaksanaan Nyepi dan berakhirnya pelaksanaan Nyepi,” terang Waka Polres. Waka Polres mengimbau agar warga yang akan mengarak ogoh-ogoh, tidak minum-minuman keras. Ini bisa memicu kehilangan kesadaran, sehingga dikhawatirkan atraksi budaya ini, akan diwarnai keributan. Pihaknya juga berharap seluruh desa adat dapat mengawal seluruh proses rangkaian Nyepi ini dengan maksimal. Cegah sedini mungkin setiap potensi konflik dan keributan yang akan terjadi, agar Nyepi berlangsung kondusif. (kmb31)

“Dana bansos dari Pemda Kabupaten Klungkung ini untuk pembangunan beberapa pura di Nusa Penida dan selama ini difasilitasi oleh terlapor (WB),” kata Muka. Selain diduga dana tersebut disalahgunakan, menurut Muka, peruntukannya tidak sesuai dengan

RAPAT KOORDINASI- Seluruh pihak terkait pengamanan Pangerupukan, saat menggelar rapat koordinasi.

Merasa menjadi pihak yang dilaporkan ke Polda Bali terkait adanya penyelewengan dana bansos di Nusa Penida, Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru mengaku betul-betul kaget. Dia pun menilai ada unsur politik terkait hal tersebut. Apalagi sejumlah objek penerima bantuan bukan difasilitasi oleh dirinya. Karena itu politisi asal Desa Sakti, Nusa Penida ini mengancam akan lapor balik karena sudah melakukan pencemaran nama baik terhadap dirinya secara pribadi. “Ini sudah jelas-jelas ada unsur politik. Tapi ini keliru, karena masyarakat sudah

Semarapura (Bali Post) Mengantisipasi malam Pangerupukan, Rabu (6/3) hari ini, ratusan personel siap disiagakan untuk melakukan pengamanan pengarakan ogoh-ogoh di semua desa. Sebab, sebagaimana pengalaman sebelumnya, saat malam Pangerupukan ini sangat rawan konflik. Mapolres Klungkung siap menerjunkan 283 personel, dibantu pecalang di setiap desa, untuk melakukan proses pengamanan 356 ogoh-ogoh di seluruh Klungkung. Dari total 356 ogoh-ogoh di Klungkung, jumlah terbanyak ada di Kecamatan Klungkung, 114 ogoh-ogoh, disusul di Kecamatan Banjarangkan 94 ogoh-ogoh, Kecamatan Nusa Penida 93 ogoh-ogoh, dan Kecamatan Dawan 55 ogoh-ogoh. Untuk mematangkan

Denpasar (Bali Post) Warga Nusa Penida, I Wayan Muka Udiana (48), melapor ke Polda Bali, Selasa (5/3) kemarin. Dia melaporkan oknum DPRD Klungkung berinisial WB terkait dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana bantuan sosial (bansos) pembangunan beberapa pura di Kecamatan Nusa Penida. Laporan tersebut masih dalam bentuk pengaduan masyarakat (dumas) ke Ditreskrimsus Polda Bali. Dalam laporannya, Muka menyebutkan jumlah kerugiannya Rp 700 juta. permohonan sebagaimana proposal yang telah diajukan oleh masyarakat awal tahun 2018 dan cair pertengahan 2018. Akibatnya, beberapa bangunan pura yang seharusnya sudah mulai pembangunan atau perbaikan menggunakan dana bansos tersebut,

tapi hingga saat ini belum terealisasi. Sementara saat pengecekan ke lapangan oleh tim dinas terkait, jauh dari perencanaan awal. WB diduga menunjukkan pura lain yang tidak masuk dalam daftar penerima bansos tersebut. “Masyarakat pasti merasa

dirugikan dan kecewa atas kejadian ini,” ungkapnya. Ia berharap Ditreskrimsus Polda Bali segera menindaklanjuti laporannya itu dan memproses sesuai undangundang yang berlaku. Direktur Ditreskrimsus Polda Bali Kombes Pol. Yuliar Kus Nugroho saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Tindak lanjutnya, kata Kombes Yuliar, anggotanya akan menyelidiki kasus dugaan korupsi tersebut sesuai SOP (standar operasional prosedur). “Kasus ini akan kami selidiki dulu,” tegasnya. (kmb36)

Nilai Ada Unsur Politik, Wayan Baru Ancam Lapor Balik cerdas. Apalagi informasi yang disampaikan tadi bukan saya yang memfasilitasi,” ujar Wayan Baru, kemarin. Menurut politisi dari Partai Gerindra ini, anggaran hibah tersebut posnya ada di bupati. Pihaknya di DPRD hanya memfasilitasi. Di samping untuk mendapat dana hibah juga tidak mudah karena perlu proses. Sebelum itu harus melalui proses verifikasi oleh dinas terkait apakah layak atau tidak mendapatkan dana hibah. “Intinya kami hanya memfasilitasi, membantu masyarakat yang betul-betul memerlukan. Untuk mendapatkan dana hibah ini juga

perlu proses. Masyarakat yang mengelola. Kalau fasilitasi kita tilep dananya untuk kepentingan pribadi baru namanya korupsi,” katanya. Baru juga menilai lucu jika dirinya dilaporkan ke Polda terkait persoalan tersebut. Apalagi dirinya dibilang mengelabui petugas. Karena ,bagi dia, jika minta fee dari bantuan hibah tersebut baru melanggar UU Tipikor. Di samping dosanya juga sangat besar jika melakukan hal tersebut. “Saya tidak pernah melakukan hal itu. Saya juga tidak pernah kelabui petugas. Kenal pun tidak,” katanya.

Yang jelas, Baru menilai persoalan tersebut sudah menimbulkan pencemaran nama baik. Pihaknya bakal melaporkan balik jika hal tersebut dibawa ke ranah hukum. Apalagi hal tersebut sudah menyebut nama dirinya secara langsung. “Karena ini sudah ke ranah hukum maka saya harus laporkan balik. Dan saya mau tahu masyarakat Nusa Penida mana yang melaporkan saya dan saya rugikan. Ada ndak penerima hibah itu melaporkan saya. Karena selama ini saya tidak pernah meminta dana itu sekalipun,” terang Ketua DPC Partai Gerindra Klungkung ini. (kmb)

Membenahi Birokrasi di Klungkung

Diperlukan Ketegasan dan Keberanian Bupati Masa awal periode kedua kepemimpinanya, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta nampak penuh semangat menggerakkan birokrasi untuk merealisasikan program kerja. Sayangnya gerak cepat sang bupati belum sepenuhnya diikuti seluruh jajaran bawahan. Bahkan ada seorang kepala dinas justru kurang greget melaksanakan tugasnya. Perlu sikap yang lebih tegas dan terukur dalam penilian aparatur agar gerak cepat bupati benar-benar memberi hasil maksimal. Birokrasi telah lama dikenal menjadi salah satu penyebab sulitnya mempercepat program mensejahterakan rakyat. Terlebih birokrasi di negara berkembang seperti Indonesia yang terlalu lama mengalami masa penjajahan

dan diselimuti budaya priyayi, yakni budaya yang menempatkan diri sebagai birokrat ibarat “raja” yang harus dilayani. Padahal birokrasi jelas adalah pelayan rakyat, karena digaji dari pajak rakyat. Maka di Indonesia, tidak sulit menemu-

kan kasus, dimana aparatur birokrasi yang enggan bekerja untuk rakyat . Meksipun kepemimpinan daerah telah dipilih melalui demokrasi langsung yang memungkinkan terpilih yang terbaik, namun lagi-lagi hambatannya ada di jalur birokrasi. Seorang pemimpin daerah seperti bupati, bisa saja penuh semangat ingin segera mengangkat derajat kesejahteraan rakyat di daerahnya, tetapi semuanya bisa jadi sia-sia jika aparatur birokrasinya melempem. Bupati Suwirta mungkin merasakan kondisi ini. Bupati yang dikenal dengan ragam inovasinya ini, marah besar setelah mengetahui Disperinaker nihil usulan program kegiatan pri-

oritas nasional yang ditujukan kepada Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Klungkung. Kemarahannya juga meledak setelah ada telepon dari salah satu direktur di Kementrian Ketenagakerjaan, bahwa Disperinaker menolak anggaran program pemberdayaan dari Kementrian Ketenagakerjaan. Ancaman agar Kepala Disperinaker dinonjobkan. Sayangnya, keputusan terakhir kepala dinas bersangkutan tidak jadi dinonjobkan melainkan hanya ditunda kenaikan pangkatnya selama setahun. Sanksi yang diberikan ini menurut tim sudah sesuai dengan bentuk pelanggaran. Kepala Disperinaker hanya melakukan pelanggaran kat-

egori sedang. Sebelumnya juga muncul berita, sejumlah pegawai kontrak Dinas Perhubungan yang berdasarkan penilaian termasuk malas melaksanakan tugas karena sering absen tanpa keterangan. Mereka juga terancam diberhentikan. Tetapi, lagi-lagi keputusan akhirnya mereka hanya diberikan peringatan agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Kasus terakhir adalah oknum dokter di RSUD Klungkung yang malas masuk kerja. Sebanyak 26 kali sudah oknmun dokter tersebut mangkir dari tugasnya. Ancaman pemecatan pun dilemparkan. Hanya saja keputusan akhirnya masih harus menunggu klarifikasi dari yang bersangkutan dan

masih ada kesempatan untuk berubah. Birokasi di Klungkung juga memiliki gambaran yang kurang bagus yang dibuktikan dari penerapan E-Tukin. Grafik E-tukin menunjukkan keanehan, dimana banyak ASN yang grafiknya tidak stabil. Ketika Bupati Suwirta mencermati satu per satu grafik perolehan poin dari sistem E-Tukin ini. Ada yang perolehannya tinggi sekali di awal bulan. Begitu mendekati pertengahan hingga akhir bulan, maka kinerjanya mulai kendor. Begitu juga sebaliknya, ada yang kendor di awal, tetapi begitu mendekati akhir bulan, maka ASN di salah satu OPD tertentu kebut-kebutan bikin program mengejar perolehan

poin di akhir bulan agar bisa penuh. “Situasi ini yang membuat timbul niat memanipulasi program dan data. Masih ada disorientasi,” terang Bupati Suwirta. Bupati Suwirta nampaknya masih harus bekerja keras membenahi birokrasi di Klungkung. Meskipun sebenarnya hal seperti ini harusnya sudah dilaksanakan sejak periode pertama kepemimpinanya. Tidak ada kata terlambat, Bupati Suwirta masih punya waktu untuk melakukan perbaikan tersebut. Diperlukan ketegasan sikap dan keberanian untuk memberikan sanksi kepada aparatur birokrasi yang melempem. Semuanya demi kesejahteraan rakyat Klungkung. (ata)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Kliwon, 6 Maret 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

COOK

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA WAITER

Tamat SMP/ SMK belum pengalaman kerja untuk Sanur dan Kuta. Lamaran ke Shankara Kuta depan Buger King Jl.Bakung Sari Blok D33 Kuta Square SMS/WA 0818621818 G.01

Waiter Barista FB Staf . Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448 G.02 DRIVER

SIM A SMP/SMTA pengalaman mobil kecil Pick Up minimal 2th. Lamaran Jl.Danau Toba 7 Sanur

Cook Indonesia, India, Western baru tamat SMK. Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448

G.03

SMK Pariwisata Jurusan Boga untuk Staf Cook. Lamaran ke Warung 63 Jl. Veteran 86 Denpasar G.04

SERVICE

SERVICE

DIJUAL RUMAH

Staf Akuntansi tamat Diploma dan S1 Akuntansi baru tamat kerja atau pengalaman 1th kerja. Lamaran SMS/WA 0818621818 G.05

Sarjanadiploma berbagai jurusan untuk Manajer Operational, Keuangan Akuntansi, produksi Semarang TV. Lamaran ke HP/WA 08113962168. email:sekretariat@semarangtv.tv G.13

AKUNTANSI

Sarjana berbagai jurusan, Diploma untuk Manager Operasional, SDM, Akuntansi, Teknik dan Keuangan Surabaya TV. Lamaran hrdsurabayatv@gmail.com, HP/WA 08113962168

G.08

TOUR

AKUNTANSI

JURNALIS

Teknik Kamera STM , Diploma Elektronik,dll untuk produser FTV dan program. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar.email: sdm@balitv.tv

Jurnalis, Produser acara event. Lamaran ke Bali TV Jl.Kebo Iwa 63A Denpasar. email: sdm@balitv.tv

G.12

KasirSMEA/SMK. Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448 G.06

Sekretaris Purel Marcom, Protokol masih kuliah, sarjana berbagai jurusan, Sastra Inggris untuk sekretaris ajudan. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar. email: sdm@balitv.tv

Diploma IT untuk Medsos Portal e marketing. Lamaran ke Jl. Veteran 86 Denpasar Arowana Food Street

G.11

G.07

DIJUAL RUMAH

G.10

Dcr Security u/Ruko Jl.By Pass Ngr Rai No.9X.Telp:0361-286208

B.BP.001.03.19.0000011

KASIR

SEKRETARIS

G.09

DIJUAL RUMAH

TEKNIK

IT

Sekolah di Jimbaran Cari: Guru Matematika,Bhs.Ing.,IPA, Komputer,Sejarah,Olah Raga (W) Guru PAUD,Guru PGSD,Helper, Administrasi,Maintenance. Sent:schoolhrdbali@hotmail.com

B.BP.004.01.19.0000271

Senior cooks required for a cafe in Berawa. Must speak English. Send CV to: silkroadwholefoods@gmail.com

B.BP.004.03.19.0000155

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Bellavista Coffee & Bar Need Barista,Waitress/Waiter,Cook, Bartender,DW,Cashier.Speak Good English.Send CV Direct to Jl.Padma Utara No.2 Legian

Jual Meja Bilyard, kond bagus lengkap 081999009055

PROPERTY

Hilang SHM No.B 1336 Luas=163m2 An.Dewi Damayanti

B.BP.154.03.19.0000160

DIJUAL RUMAH

Rmh Ls 1A,LT2,3KT,3KM,Dpr,Grsi R.T,Jl.P.Saelus II Sesetan-Dps Hub:081337942899/088219199099 B.BP.001.03.19.0000147

RUPA-RUPA

B.BP.154.03.19.0000153

KEHILANGAN

B.BP.004.03.19.0000057

Telah Hilang Sertifikat a/n Rina Marsh SHM No.1111 Kerobokan Kelod,Hp.085857892616 B.BP.001.03.19.0000161

Rumah 2 lantai , 1 master room + 2 room di belakang bangunan induk ada satu bangunan dgn 1 room + dapur + taman belakang, luas tanah 4 are, Jl.Kusuma Dewa Denpasar Hub.0852 1867 9944

HlgBPKBNo.R1989V17MTSDK5309 LU An.I Gede Sutawan.Gianyar

G.04

B.BP.001.03.19.0000143

Hlg BPKB No.003353797 DK 2936 KAH an.Ni Luh Karmeilya B.BP.004.03.19.0000156


BANGLI

14

Rabu Kliwon, 6 Maret 2019

”Mapepada Wewalungan’’ Tawur Agung Kasanga

Bali Post/ist

MAPEPADA - Prosesi upacara mapepada wewalungan digelar di Catus Pata Bangli, Selasa (5/3) kemarin.

Caleg Rentan Alami Stres Bangli (Bali Post) Beratnya pertarungan memperebutkan kursi di legislatif dalam hajatan pesta demokrasi, sangat rentan menyebabkan seorang caleg mengalami stres. Apalagi jika dalam pertarungan itu, caleg mengalami kekalahan. Direktur RSJ Provinsi Bali dr. I Dewa Gede Basudewa, Sp.KJ. mengatakan, semua caleg yang maju dalam hajatan Pileg memiliki potensi mengalami stres. Kenapa demikian, karena saat bertarung, masing-masing caleg tentunya memiliki harapan tinggi untuk bisa duduk sebagai wakil rakyat. Dalam usaha meraup suara, para caleg rela mengeluarkan seluruh tenaganya, termasuk mengeluarkan investasi yang tak sedikit. “Potensi tekanan stres tentu ada. Karena si caleg sudah kelelahan, harapan terlalu tinggi, investasi terlalu banyak dibandingkan kemampuan, pada waktu itulah dia bisa mengalami tekanan. Itu bisa saja terjadi,” ungkapnya, Selasa (5/3) kemarin. Basudewa mengungkapkan caleg yang tak siap menerima kekalahan hingga berujung mengalami tekanan jiwa, pernah dijumpainya saat bertugas di luar Bali beberapa tahun lalu. Di mana akibat gagal lolos menjadi wakil rakyat, caleg tersebut mengalami gangguan jiwa. Namun untuk di Bali, sejauh ini dirinya mengatakan belum pernah ada hal yang seperti itu. Dia meyakini para caleg saat ini yang notabene merupakan calon orang penting dan calon wakil rakyat, pastinya mempunyai kemampuan menyiapkan diri untuk menghadapi situasi apapun. Termasuk dalam menghadapi kemenangan ataupun kekalahan. Untuk menghindari stres, Basudewa berpesan kepada para caleg yang sedang berjuang untuk selalu menjaga kesehatan dengan menjaga pola makan dan isirahat yang seimbang. Dalam pertarungan ini, caleg diminta untuk menghitung kemampuan fisik dan mental. “Jangan berpikir terus mengejar saja. Sediakan waktu luang untuk beristirahat. Itu penting untuk kesehatan mental. Sehingga mental tetap siap, menang pun apalagi kalah,” katanya. (kmb40)

RSU dan Puskesmas Rawat Inap Tetap Buka Saat Nyepi Bangli (Bali Post) – Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli dan puskesmas rawat inap yang ada di beberapa kecamatan, akan tetap buka saat hari raya Nyepi, Kamis (7/3) besok. Pelayanan yang dibuka terbatas untuk pasien emergency atau gawat darurat. Sementara itu, dalam memberikan pelayanan kepada pasien, Dinas Kesehatan telah menyurati seluruh puskesmas agar tidak menghidupkan sirene ambulans saat merujuk pasien. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli dr. Nengah Nadi, Selasa (5/2) kemarin mengatakan, pelayanan kesehatan di puskesmas khususnya puskesmas rawat inap saat hari raya Nyepi dipastikan tetap buka. Ada lima puskesmas rawat inap yang akan buka. Tiga di antaranya ada di Kecamatan Kintamani, satu di Kecamatan

Susut dan satu lainnya di Kecamatan Tembuku. Untuk memberikan pelayanan kesehatan, tenaga medis yang disiapkan di masing-masing puskesmas rawat inap jumlahnya bervariasi. Rata-rata 3-4 orang. “Ada dokternya di masing-masing puskesmas rawat inap. Kita layani pasien yang sifatnya emergency atau darurat saja,” kata Nadi.

Polres Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM

Bangli (Bali Post)Polres Bangli berkomitmen untuk menjadi wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM). Komitmen itu diwujudkan dengan pencanangan zona integritas, Selasa (5/3) kemarin. Pencanangan itu ditandai penandatangan zona integritas oleh Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo di depan Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). AKBP Agus mengatakan, pencanangan zona integritas menuju WBK dan WBBM di Polres Bangli sengaja dilaksanakan di depan SPKT. Alasannya karena fungsi SPKT merupakan tempat pelayanan terdepan

Bangli (Bali Post) – Upacara mapepada wewalungan digelar di Catus Pata Bangli di-puput Ida Empu Nabe Giri Nata dari Geria Gede Penida, Banjar Nyalian, Kelurahan Kawan, Bangli, Selasa (5/3) kemarin. Sejumlah hewan yang akan digunakan dalam upacara Tawur Agung Kasanga disucikan dalam upacara tersebut. Upacara ini dihadiri Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangli. Tampak hadir juga Ketua PHDI Bangli I Nyoman Sukra. Kabag Kesra Setda Bangli Jro Penyarikan Widata mengatakan, sejumlah hewan kurban yang disucikan dalam upacara mapepada wewalungan ini di antaranya kerbau, sapi, kambing, babi, angsa, itik dan ayam. Prosesi ritual tersebut diawali dengan ngaturang panglukatan, ngayab, pakideh wewalungan, pamuspaan dan puncaknya ngolah wewalungan untuk sarana upakara Tawur Kasanga. Bhakti yang dihaturkan berupa bebangkit dan soroan. Dijelaskan Jero Widata, mapepada wewalungan merupakan rangkaian upacara Tawur Agung Kasanga yang digelar, Rabu (6/3) hari ini. Upacara Tawur Agung dilaksanakan di tempat yang sama yaitu di Catus Pata Bangli. Upacara Tawur Agung dilaksanakan untuk menyambut perayaan hari suci Tahun Baru Çaka 1941. Ketua PHDI Bangli I Nyoman Sukra mengatakan, mapepada wewalungan ini merupakan ritual untuk pembersihan dan menyucikan secara niskala wewalungan (hewan kurban) sebelum disembelih dan dijadikan sarana upakara saat Tawur Agung Kasanga. Dengan diupacarai, hewan yang dijadikan sarana upakara ini nantinya bisa lahir kembali (numitis) menjadi makhluk yang posisinya lebih baik. “Kita berharap dengan pelaksanaan yadnya ini, seluruh alam semesta beserta isinya diberikan keselamatan oleh Ida Sanghyang Widhi Wasa,” harapnya. (kmb40)

pada masyarakat baik pengaduan maupun keluhan situasi kamtibmas wilayah Kabupaten Bangli. Dalam acara yang dihadiri Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata, Dandim/1626 Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto, Kajari Bangli dan sejumlah pejabat di Polres Bangli lainnya itu, AKBP Agus menjelaskan bahwa zona integritas adalah predikat yang diberikan Kemenpan RB. Pencanangan zona integritas WBK dan WBBM bertujuan untuk mereformasi birokrasi khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Disampaikan juga bahwa untuk mendukung fakta integritas sebagai pelayanan publik, masyarakat harus mempunyai andil terhadap pelayanan yang diberikan dari kepolisian. Menurutnya dalam suatu sistem ada beberapa faktor dalam pelayanan, di antaranya partisipasi baik dari kepolisian maupun masyarakat, akuntabilitas yaitu bisa dipertanggungjawabkan dan transparansi. Dalam kegiatan itu dilaksanakan juga pembacaan ikrar yang diikuti oleh seluruh anggota Polres Bangli dan pembubuhan tanda tangan dukungan pencanangan zona integritas oleh tamu undangan dan seluruh peserta yang hadir. (kmb40)

Bali Post/ist

ZONA INTEGRITAS - Pencanangan zona integritas ditandai dengan penandatanganan zona integritas oleh Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo di depan SPKT Polres Bangli, Selasa (5/3) kemarin.

Sementara puskesmas biasa, tidak dibuka saat Nyepi. Namun demikian, pihaknya tetap menyiagakan petugas medis yang tinggal di sekitar puskesmas itu. Pejabat asal Karangasem ini juga menyampaikan bahwa jelang Nyepi tahun ini, pihaknya telah menyurati seluruh puskesmas yang ada untuk tidak membunyikan sirine ambulans saat merujuk pasien. Hal itu dimaksudkan agar bunyi sirine tidak mengganggu kekhusyukan umat dalam merayakan Nyepi. Terlebih saat Nyepi, suasana jalan raya sangat lengang sehingga tidak perlu membunyikan sirine. “Pengalaman tahun lalu, entah dari mana ada ambulans

yang merujuk pasien dengan menghidupkan sirine. Dari pengalaman itu, Nyepi tahun ini kita bersurat ke puskesmas-puskesmas. Kalau seandainya ada yang hendak merujuk pasien menggunakan ambulans, tidak boleh menghidupkan sirine,” jelasnya. Sementara itu, Direktur RSU Bangli dr. Wayan Sudiana diwawancara terpisah mengatakan, saat hari raya Nyepi nanti, pihaknya tetap membuka pelayanan IGD dan rawat inap. Untuk melayani pasien, pihaknya akan menyiagakan 92 orang petugas dari tenaga medis, keperawatan, tenaga penunjang (lab, rontgen, farmasi, gizi, binatu, IPSRS, CS), tenaga

administrasi, staf umum (admission, informasi, sopir, satpam, pendamping). Disinggung mengenai adanya pemutusan sementara jaringan internet pada saat hari raya Nyepi mendatang, Sudiana memastikan hal itu tidak berpengaruh pada pelayanan di RSU. Sebab sebagaimana pengalaman tahun sebelumnya jaringan internet khususnya di RSU Bangli tetap aktif saat Nyepi. “Tahun lalu jaringan internet tetap hidup seperti biasa. Karena untuk rumah sakit ada kekhususan,” terangnya. Dikatakan bahwa jaringan internet dibutuhkan RSU Bangli untuk keperluan registrasi pelayanan bagi pasien JKN. (kmb40)

Belajar Sistem Transaksi Nontunai

Bupati Made Gianyar Ajak Perbekel Studi Tiru ke Serang GUNA meningkatkan kemampuan dalam tata kelola pemerintahan desa, perencanaan desa dan keuangan desa dengan aplikasi baru siskeudes serta dana desa dengan transaksi non-tunai, Bupati Bangli I Made Gianyar mengajak perbekel se-Kabupaten Bangli melaksanakan studi tiru ke Pemerintah Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Kedatangan rombongan Pemkab Bangli diterima langsung Wakil Bupati Serang H. Panji Tirtayasa beserta jajarannya di pendopo Kantor Bupati Serang, Senin (4/3). Bupati Bangli I Made Gianyar dalam kunjungan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru dilaksanakan setiap tahun, sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan bimtek aparatur dan perangkat desa yang telah dilaksanakan belum lama ini. Dalam studi tiru di Kabupaten Serang ini, pihaknya ingin belajar dan meniru terkait pelaksanaan transaksi non-tunai. Menurutnya, sistem transaksi nontunai merupakan salah satu cara untuk menciptakan pemerintahan yang bersih. Transaksi non-tunai juga adalah salah satu amanat dari BPK. Untuk menerapkan sistem transaksi non-tunai di Bangli, Gianyar mengatakan, akan segera menyiapkan perangkatnya. Sepulang dari studi tiru, para perbekel diharuskan sudah bisa menyiapkan semua dokumen yang didapat dari Kabupaten Serang untuk ditiru dan diterapkan. Dalam penerapan transaksi non tunai nantinya akan dilakukan kerja sama dengan BPR Bank Pasar yang ada di Kabupaten Bangli. “Nanti transaksi non tunai di desa, Seperti pelaporan-pelaporan secara online sudah bisa kita laksanakan, dan tentunya ini akan menyebabkan efisien ang-

STUDI TIRU - Kedatangan Bupati Bangli I Made Gianyar bersama rombongan perbekel se-Kabupaten Bangli saat melakukan studi tiru ke Kabupaten Serang, Provinsi Banten, diterima langsung Wakil Bupati Serang H. Panji Tirtayasa di pendopo Kantor Bupati Serang, Senin (4/3). garan ATK dan anggarannya bisa dialokasikan untuk membayar internet,” terangnya. Sementara itu, Wakil Bupati Serang H. Panji Tirtayasa menyatakan sangat bangga karena Kabupaten Bangli memilih Kabupaten Serang sebagai objek studi tiru. Menurutnya kegiatan studi tiru ini bisa dijadikan sarana untuk saling berbagi atau bertukar informasi dan pengetahuan. “Yang kami tidak punya mungkin kami akan meniru apa yang sudah dilakukan oleh Kabupaten Bangli,” ungkapnya. Mengenai penerapan transaksi non-tunai, dijelaskannya bahwa Kabupaten Serang sudah mulai

menerapkan transaksi non-tunai namun masih tahap pembelajaran. Belum bisa diterapkan secara menyeluruh karena masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan. Dijelaskan juga bahwa Kabupaten Serang secara geografis mempunyai luas wilayah 1.734 km2, 29 kecamatan, dan 326 desa dengan jumlah penduduk 1.430.000 ribu jiwa. APBD Kabupaten Serang tahun 2019 sebesar Rp 3,043 triliun. Kabupaten Serang saat ini sedang merintis kawasan Serang Timur untuk pengembangan kawasan industri. Saat ini Kabupaten Serang masih mengandalkan objek wisata pantai, yakni Pantai Anyer dan Pantai Cinangka. (ad163)


15

Rabu Kliwon, 6 Maret 2019

Kembalikan Rasa Percaya Diri, Ratusan Napi Diberi Motivasi Tabanan (Bali Post) -

Sehari setelah pencanangan zona integritas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Tabanan menghadirkan pakar komunikasi Dr. Aqua Dwipayana sebagai narasumber dalam kegiatan sharing komunikasi dan motivasi bagi warga binaan dan pegawai lapas, Selasa (5/3) kemarin. ‘’Bagi pegawai, motivasi ini baik untuk membangkitkan semangat melayani warga binaan. Sementara untuk warga binaan bertujuan mengembalikan rasa percaya diri dan mencegah stres akibat ruang gerak yang terbatas dalam menjalani masa tahanan, sehingga menjadi pribadi yang lebih baik lagi setelah kembali ke masyarakat,’’ ucap Kepala Kalapas IIB I Putu Murdiana. Dengan adanya kegiatan ini, kata Murdiana, para warga binaan memiliki motivasi ke depan bahwa tidak selamanya hukuman penjara itu berdampak buruk. Menurutnya, bisa saja para warga binaan ini akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depan. Apalagi selama menjalani masa tahanan, banyak program pembinaan yang telah diberikan, untuk mengubah mindset bahwa suasana di lapas itu menyeramkan. ‘’Minimal saat menjalani hukuman mereka tidak jenuh, dan sabar serta

mengikuti beragam pembinaan yang diberikan. Ketika keluar bisa menjadi warga masyarakat yang lebih baik lagi,’’ terangnya. Sementara itu, pakar komunikasi Dr. Aqua Dwipayana memberikan semangat agar para napi dapat memanfaatkan waktunya selama di lapas untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Karena, menurutnya, warga binaan pemasyarakatan bukanlah penjahat, namun mereka tersesat. ‘’Dengan cara memuliakan mereka, saya yakin kelak

setelah masa tahanan habis, mereka akan bisa berkarya untuk daerahnya dan khususnya untuk keluarga bahkan bisa berubah lebih baik lagi,’’ ucapnya. Ap a lagi, d iakui A qua Dwipayana, di Lapas Tabanan berbagai kegiatan kreativitas juga sudah dilakukan. Mulai dari band, membuat keterampilan, berkebun, dan juga memelihara ikan, sehingga banyak kegiatan positif ini dapat diaplikasikan kepada masyarakat ketika sudah selesai menjalani hukuman.

WARUNG GLOBAL

AKSI yang dilakukan sejumlah anak dan remaja yang memburu sarin canang di Pantai Padanggalak saat upacara pamelastian dalam rangka hari raya Nyepi, mendapat tanggapan para pendengar Radio Global 96,5 FM dalam acara Warung Global, Selasa (5/3) kemarin. Bahkan, seorang Kawan Global menganggap aksi ini semacam ‘’perampasan’’. Untuk itu mereka meminta agar pelakunya diberikan tindakan. Tindakan seperti ini jangan dibiarkan. Pecalang atau aparat keamanan di sekitar pantai harus bertindak, melakukan penertiban sehingga tidak terulang lagi. Berikut komentar selengkapnya. di Pantai Yeh Gangga. Sebab, aparat keamanan dan pecalang tertib melakukan penjagaan. Ia berharap di semua lokasi pantai yang dipakai melasti dijaga aparat dan pecalang. Jika terjadi hal seperti ini, pelakunya segera diberikan tindakan. Arya di Denpasar juga berharap demikian. Dengan beredarnya video itu, mestinya mudah menemukan pelaku dan diberikan tindakan. Ngelungsur sarin canang ini sudah biasa ditemukan di pantai saat pamelastian. Menurut Werdha di Gianyar yang menjadi masalah adalah sarin canang itu diambil saat ibu-

Ketua Umum PHDI Wisnu Bawa Tenaya usai pertemuan menjelaskan bahwa pada Rabu (6/3) akan dilaksanakan ritual dalam rangka Hari Suci Nyepi di Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. ‘’Kami melaporkan juga akan melaksanakan Dharma Santi yang akan dilaksanakan di Art Center, Denpasar. Tinggal waktunya nanti dari Bapak Presiden, kapan beliau ada waktu luang untuk acara itu. Ancerancernya 5 April yang akan kami laksanakan di Bali,’’ kata Wisnu Bawa Tenaya.

ibu masih melakukan prosesi ngaturan canang. Bagi Werdha, ini sudah melakukan perampasan namanya, mesti ditindak tegas. Hal ini bukan terjadi di Pantai Padanggalak saja. Untuk itu pihak keamanan, pecalang atau pengelola pantai agar melakukan penertiban. Apa yang disampaikan Werdha dibenarkan Wira di Nusa Dua. Ia justru menyarankan agar disediakan kotak tempat sesari, usai ngaturan canang. Sesari itu langsung dimasukkan ke kotak tersebut. Sesari yang terkumpul bisa digunakan untuk pemeliharaan pantai. (sikha p)

Dharma Santi

Dari Hal. 1

Untuk di Prambanan, menurut mantan Pangdam IX/Udayana ini, nanti Menteri Agama yang akan hadir. Sementara untuk yang d i B a l i , P H DI b e rh a r a p Presiden Joko Widodo bisa datang. Ia menyebutkan, dharma santi sudah beberapa kali dilakukan di Jakarta, maka kali ini akan dilaksanakan di Bali. Karena umat Hindu di Tanah Air ingin bertemu dengan saudara-saudaranya. Jangan sampai mereka lupa kampung halaman. Kepada wartawan, Wisnu

juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi berpesan agar umat Hindu bisa melaksanakan kegiatan peringatan Hari Suci Nyepi dan rangkaiannya dengan tertib dan aman. ‘’Beliau juga sampaikan agar kita tetap menjaga kesatuan, persatuan bangsa menghadapi pesta demokrasi seperti ini,’’ kata Wisnu. Saat menerima pengurus PHDI itu, Presiden Jokowi didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Staf Khusus Presiden Bidang Politik dan Pemerintahan Ari Dwipayana. (r)

Rabu 6 Maret 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:05 Wita 10:05 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Keteladanan (2) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Ball Ganesh (3) Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Inovator Ista Dewata Pura Bali Bang, Teleput Seputar Bali Terkini Lejel Homeshopping

11:05 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita 14:30 Wita 15:00 Wita 15:05 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 17:00 Wita

Bali Channel Tourist TV Puja Trisandya Dharma Wacana Keteladanan (3) Berita Siang Klip Bali Bali Channel Tourist TV Klip Bali Folk Song Seputar Bali Terkini Agrobisnis Berkebun di Tengah Kota Denpasar Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Lila Cita Sanggar Tari Supraba (1) DW TV

17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 20:30 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita

Bali Post/bit

MOTIVASI - Pakar komunikasi Dr. Aqua Dwipayana saat memberikan motivasi kepada ratusan warga binaan di Lapas Tabanan, kemarin.

Terkait Kasus Suap

Tindakan Pemburu ’’Sarin Canang’’ Jangan Dibiarkan

Ketika melihat rekaman video, Wayan Beratayasa di Sangeh sangat kesal dan malu melihat aksi itu. Ia berharap hal demikian jangan sampai dibiarkan terulang kembali. Ia meminta agar pelaku dicari dan diberikan sanksi. Febri di Denpasar menyatakan ini sebagai bentuk kenakalan remaja yang mencari sensasi. Meski demikian, tetap harus diberikan sanksi supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Memiliki tempat tinggal di dekat pantai yang sering dipakai melasti, Budiada tak pernah melihat kejadian seperti itu

Aqua Dwipayana dalam kesempatan itu juga memuji keadaan Lapas Tabanan yang bersih, serta para narapidana yang berjumlah 165 orang saat disapa selalu senyum dan nyambung dalam berinteraksi, sehingga narapidana seluruhnya adalah orang yang berpotensi. ‘’Dengan kondisi ini artinya pelayanan sudah diberikan dengan baik kepada pegawai, dan ini tentunya saya harapkan bisa dipertahankan dan ditingkatkan,’’ pungkasnya. Dr. Aqua Dwipayana yang juga mantan wartawan ini sering disebut sebagai motivator komunikasi. Bahkan selalu melakukan silaturahmi ke siapa saja. Momen silaturahmi selalu ia bagikan informasinya ke banyak orang. Penulis buku ‘’The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi’’ ini disebut sebagai ikon silaturahmi. (kmb28)

Kartun Khrisna Garuda (1) Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Folk Song Wirasa Peduli Sesama Mahadewi Loloh untuk Kesehatan Seputar Bali Terkini Lila Cita Calonarang Suwung Batan Kendal (3) Seputar Bali Terkini Folk Song Bali Channel

KPK Panggil Anggota DPRD Lampung Tengah Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Lampung Tengah tahun anggaran 2018. Dua saksi itu yakni anggota DPRD Lampung Tengah dari Fraksi Gerindra Achmad Rosyidi alias Tedi dan Sekretaris Dinas Perumahan dan Permukiman Lampung Tengah Irham. ‘’Hari ini dijadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang saksi untuk tersangka MUS (Mustafa) terkait tindak pidana korupsi suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Lampung Tengah tahun anggaran 2018,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (5/3) kemarin. Mustafa adalah mantan Bupati Lampung Tengah. Dalam penyidikan kasus tersebut, KPK sedang mendalami soal penggunaan dana yang diduga dikumpulkan oleh tersangka

Mustafa. Sebelumnya pada 30 Januari 2019, KPK menetapkan tujuh tersangka untuk tiga perkara berbeda dalam pengembangan perkara suap kepada DPRD Kabupaten Lampung Tengah terkait pinjaman daerah pada APBD tahun anggaran 2018. Dalam perkara pertama, KPK menetapkan Bupati Lampung Tengah 2016-2021 Mustafa (MUS) sebagai tersangka. Tersangka Mustafa selaku Bupati Lampung Tengah 20162021 diduga menerima hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Tengah Tahun Anggaran 2018. KPK menduga Mustafa menerima fee dari ijon proyekproyek di lingkungan Dinas Bina Marga dengan kisaran fee sebesar 10 - 20 persen dari nilai proyek. Total dugaan suap dan gratifikasi yang diterima yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugas Mustafa

Dari Hal. 1

bandara, di samping bantuan keamanan dari Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai sebanyak 30 personel, dan TNI-AU sebanyak 35 personel. ‘’Sejumlah institusi komunitas bandar udara lainnya juga akan tetap stand by di bandar udara,;; pungkasnya. (kmb23)

Bantuan Keamanan

Arie menyebutkan, saat Nyepi nanti pihaknya menyiapkan 432 personel untuk disiagakan, dalam melakukan pelayanan yang bersifat emergency. Dengan rincian 369 personel untuk siaga di

sebagai Bupati Lampung Tengah periode 2016-2021 yaitu sebesar Rp 95 miliar. Ia diduga tidak melaporkan penerimaan tersebut pada Direktorat Gratifikasi KPK. Untuk diketahui, sebelumnya Mustafa telah divonis oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta dengan pidana 3 tahun penjara, denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan atas perkara memberikan atau menerima hadiah atau janji kepada anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah terkait persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Lampung Tengah 2018. Selanjutnya, KPK juga menetapkan dua orang pengusaha yang merupakan rekanan di lingkungan Kabupaten Lampung Tengah sebagai tersangka, yaitu pemilik

PT Sorento Nusantara (SN) Budi Winarto (BW) alias Awi dan pemilik PT Purna Arena Yudha (PAY) Simon Susilo. Keduanya diduga melakukan tindak pidana korupsi memberikan hadiah atau janji kepada penyelenggara negara atau pegawai negeri terkait dengan pangadaan barang dan jasa di lingkungan Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2018. Diduga dari total sekitar Rp 95 miliar dana yang diterima Mustafa selaku Bupati Lampung Tengah periode 20162021, sebagian dana berasal dari kedua pengusaha tersebut. Kemudian pada perkara ketiga, KPK menetapkan empat orang unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah sebagai tersangka. (ant)


balipost http://facebook.com/balipost

RABU KLIWON, 6 Maret

2019

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Liga Champions

PSG Yakin Lewati MU Paris –

Suasana rileks dan keyakinan tinggi menyelimuti Paris Saint-Germain (PSG) menjelang menjamu Manchester United (MU) dalam laga kedua babak 16 besar Liga Champions pada Kamis (7/3) pagi pukul 04.00 Wita. Itu karena tim asuhan Thomas Tuchel menang 2-0 pada pertemuan pertama di Old Trafford bulan lalu yang dicapai tanpa dua superstarnya, Neymar dan Edinson Cavani. ‘’Kami tahu bagaimana cara menang dan kalah. Apa yang kami coba sampaikan kepada yang lain adalah bahwa kami semua pergi bersama dalam arah yang sama atau membiarkan pintu terbuka untuk kekalahan,’’ kata pemain senior PSG Dani Alves kepada AFP dalam wawancara eksklusif di tempat latihan klub di pinggiran Saint-Germain-en-Laye, Paris, Selasa (5/3) kemarin. Alves telah memenangkan Liga Champions tiga kali bersama Barcelona dan mencapai final bersama Juventus. Pada ulang tahunnya yang ke-36 musim ini, dia menyadari apa yang pemain seperti dia dan kiper Gianluigi Buffon (41) dapat lakukan untuk menambah skuad PSG yang memiliki Neymar dan Kylian Mbappe. ‘’Ini bukan kompetisi yang hanya bergantung pada satu pemain yang mengalami

hari yang spektakuler. Ketika Anda memiliki pemain berpengalaman, Anda tidak gemetar ketika harus bermain dalam suasana yang bermusuhan atau di bawah tekanan,’’ ujar pemain asal Brazil ini. Alves, bek sayap brilian dengan energi tanpa batas, baru-baru ini diciptakan kembali sebagai gelandang tengah setelah pulih sepenuhnya dari cedera lutut yang membuatnya absen di Piala Dunia tahun lalu. PSG juga tersingkir musim lalu oleh Real Madrid, kekecewaan besar bagi PSG dan pemiliknya dari Qatar yang baru saja membayar transfer terbesar dalam sejarah untuk Neymar dan Mbappe. ‘’Saya selalu berbicara tentang bagaimana kami memiliki pemain istimewa seperti Ney, Kylian, Edi yang pada titik tertentu dapat membuat perbedaan. Kami harus membantu mereka,’’ ungkapnya.

PSG tidak hanya ingin melewati United. Mereka juga bertekad menembus delapan besar, sesuatu yang belum dicapai sejak pengambilalihan oleh Qatar pada 2011. ‘’Kami beruntung tahun ini memiliki tim manajemen yang disukai, dihormati oleh semua orang dan ada suasana yang luar biasa. Semuanya telah disiapkan untuk menjadikan ini tahun yang hebat bagi kami,’’ tambah Alves. David de Gea MU berlaga di Paris tanpa gelandang timnas Prancis Paul Pogba yang mendapat kartu merah pada laga pertama. Praktis, pelatih sementara Ole Gunnar Solskjaer mengandalkan kiper David de Gea. Berkat kepiawaian penjaga gawang Spanyol ini, MU hanya kalah dua gol di kandang sendiri. Ia membuat penyelamatan brilian sehingga Mbappe dan

Juan Bernat tidak membuat gol lainnya buat PSG. Yang mengkhawatirkan United adalah De Gea sejauh ini dalam negosiasi untuk memperpanjang kontraknya yang habis pada musim panas 2020. Menurut laporan, De Gea ingin dihargai seperti Alexis Sanchez sebagai pemilik gaji tertinggi klub. Pemain Chile ini dikontrak 660.000 dolar AS per minggu termasuk bonus, tetapi hanya mencetak lima gol dalam 41 penampilan. Sebaliknya, De Gea telah menjadi pemain terbaik United dalam empat dari lima musim terakhir. PSG dan juara Italia Juventus dilaporkan tertarik dan dapat menawarkan De Gea jaminan sepak bola Liga Champions. Sementara keinginannya ke Real Madrid telah tertutup menyusul kedatangan Thibaut Courtois tampaknya telah menutup pintu untuk pindah ke Madrid. Mengetahui hal itu, Solskjaer memuji De Gea sebagai kiper terbaik di dunia dan memohon padanya untuk berkomitmen pada masa depan MU. (afp/kmb)

TUMPUAN – Kylian Mbappe menjadi tumpuan PSG saat menjamu Manchester United pada Kamis (7/3) pagi.

Timnas U-23 Tunggu Egy dan Saddil

Bali Post/ist

KEMPO – Pertandingan kempo dalam suatu kejuaraan di Bali.

Gianyar Tuan Rumah Kejurprov Kempo Denpasar (Bali Post) Kabupaten Gianyar menjadi tuan rumah Kejurprov Shorinji Kempo memperebutkan Piala Bupati Gianyar 2019 yang akan digelar di GOR Kebo Iwa, 16-17 Maret nanti. Seluruh Pengkab dan Pengkot Perkemi se-Bali dipastikan menerjunkan kenshi andalannya sebagai ajang pemanasan menjelang Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, September mendatang. Ketua Harian Pengprov Perkemi Bali Fredrik Billy di Denpasar, Selasa (5/3) kemarin, menjelaskan kejurprov mempertandingkan 17 nomor sebagai acuan nomor yang dipertandingkan pada Porprov Bali 2019. Peserta kejuaraan adalah kenshi remaja dan dewasa. Kejurprov diawali penyegaran wasit dan penimbangan berat badan kenshi. Billy menambahkan, agenda Perkemi Bali selanjutnya setelah kejurprov adalah Gashuku Kabupaten/Kota Regional I di Denpasar pada akhir Maret dan Gashuku Kabupaten/ Kota Regional II di Bangli pada April mendatang. (022)

Bali Post/ist

LEPAS - Suasana pelepasan karateka Inkanas Bali menuju kejurnas di Padang di Mako Brimob Polda Bali.

Karateka Inkanas Bali Ikuti Kejurnas

Denpasar (Bali Post) Bali menerjunkan karatekanya pada Kejurnas Inkanas di Padang, Sumatera Barat. Mereka dilepas Ketua Harian Inkanas Bali Kombes Pol Yopi Indra Prasetya, S.IK., M.Si. di Mako Brimob Polda Bali, Denpasar, Senin (4/3). Kontingen Inkanas Bali bertolak ke Padang, Selasa (5/3) kemarin. Ketua Harian Inkanas Bali Kombes Pol. Yopi mengutarakan pesan Kapolda Bali yang juga Ketua Umum Inkanas Bali agar para karateka senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, mengejar prestasi setinggi–tingginya, menjaga kondisi kesehatan agar tetap bugar, istirahat yang cukup dan rutin melakukan pemanasan. Acara pelepasan dihadiri 15 karateka dan dua pengurus. Sekum Inkanas Bali Kompol I Gusti Nyoman Wintara, S.H. yang juga manajer tim menambahkan, keberangkatan atlet dilengkapi surat keterangan sehat dari dokter, akta kelahiran dan pasfoto. Sebelumnya, enam wasit dan juri asal Bali mendahului terbang ke Padang guna memimpin pertandingan kejurnas. (022)

Jakarta (Bali Post) – Dua pesepak bola Indonesia yang merumput di luar negeri, Egy Maulana Vikri (klub Lechia Gdansk, Polandia) dan Saddil Ramdani (Pahang FA, Malaysia) segera bergabung dalam pemusatan latihan tim nasional U-23. Egy akan datang minggu ini, sedangkan Saddil baru bergabung usai bertanding pada 8 Maret. Satu pemain lain yang juga ditunggu kedatangannya dari luar negeri adalah Ezra Walian (RKC

Waalwijk, Belanda). ‘’Ezra belum ada kabar,” kata Pelatih Timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (4/3). Timnas U-23 menjalani pemusatan latihan (TC) mulai Senin (4/3) sebagai persiapan menuju kualifikasi Piala Asia U-23 di Vietnam, 22-26 Maret 2019 mendatang. TC dijadwalkan berlangsung sampai 17 Maret. Di turnamen ini, Indonesia bergabung di Grup K bersama Vietnam, Brunei

Darussalam, dan Thailand. Sebanyak 26 pemain mengikuti TC hari pertama. Di luar Egy Maulana, Saddil dan Ezra Walian, Todd Rivaldo juga belum bersama tim karena ketinggalan pesawat. Marinus Wanewar dan kawan-kawan menjalani berbagai menu latihan mulai dari lari keliling lapangan sampai berlatih umpan-umpan pendek. Febri Hariyadi Di bagian lain, pelatih timnas senior Simon McMenemy

mengganti pemain Persija Riko Simanjuntak dengan sayap Persib Bandung Febri Hariyadi untuk pemusatan latihan di Perth, Australia, pada 7-17 Maret 2019. Dikutif dari laman PSSI di Jakarta, keputusan itu diambil untuk mengakomodasi permintaan Persija yang tampil di turnamen antarklub Piala AFC 2019. “Setelah berdiskusi dengan pelatih Persija Ivan Kolev, saya memahami kondisi ini dan sepakat untuk tidak memasukkan Riko pada TC

di Perth. Saya juga sudah berkomunikasi dengan pelatih Persib Miljan Radovic yang mengizinkan Febri ke timnas,” ujar Simon McMenemy. Meski demikian, Simon tetap mempertahankan dua pemain Persija lain di timnas yaitu kiper Andritany Ardhiyasa dan sayap Novri Setiawan. Timnas Indonesia akan menjalani laga persahabatan internasional FIFA melawan Myanmar di Myanmar pada 25 Maret 2019. (ant)

Bali Post/ant

PEMANASAN - Pemain Timnas Indonesia U-23 melakukan pemanasan pada pemusatan latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.

Kontingen SOIna Bidik 10 Medali di UEA

Jakarta (Bali Post) – Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) membidik 10 medali dari 11 cabang olahraga yang diikuti dalam Special Olympics World Games 2019 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), pada 8-22 Maret mendatang. ‘’Target 10 medali itu adalah keseluruhan, baik emas, perak maupun perunggu. Kami optimis karena Indonesia sudah berlatih dan bertanding secara konsisten dalam cabangcabang yang diikuti,’’ kata Wakil Ketua Bidang Teknis Kontingen SOIna SOWG 2019 Mustara Musa di pemusatan latihan Special Olympics di Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (5/3) kemarin. Optimisme itu juga dilatarbelakangi pencapaian presatasi atlet-atlet disabilitas intelektual Indonesia dalam cabang bulu tangkis dan tenis meja. ‘’Kami akan menurunkan 68 atlet pada 31 nomor pertandingan dari 11 cabang yang kami ikuti. Special OlympicsWorld Games 2019 lebih banyak menggelar cabang-cabang beregu seperti sepak bola, futsal, voli, dan bola tangan,’’ ujar Mustara. Pada SOWG 2015 di Los Angeles, Amerika Serikat, kontingen Indonesia meraih 19

Bali Post/ant

PENGARAHAN - Wakil Ketua Bidang Teknis Kontingen SOIna SOWG 2019 Mustara Musa memberikan pengarahan kepada atlet dan pelatih di pemusatan latihan Special Olympics, Rawamangun, Jakarta Timur. medali emas. Menurut pria yang juga menjabat Direktur Pelatnas PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) ini, dalam Olimpiade atlet-atlet tunagrahita tersebut tidak ada pemeringkatan kontingen seperti Olimpiade musim panas. Sistem pertandingan bukan seperti olahraga lain dengan babak penyisihan melainkan dengan penerapan divisi-divisi. Atlet-atlet yang berlatar belakang pelajar dan mahasiswa itu berasal dari berbagai daerah di Indonesia yang telah menjalani latihan desentralisasi dan mengikuti pelatnas di Jakarta

selama satu bulan sejak awal Februari. ‘’Mereka adalah warga negara Indonesia yang juga punya kesempatan untuk membela Tanah Air dengan kecakapan pada bidang olahraga. Kami dan para pelatih membina dan mendampingi mereka secara penuh baik ketika latihan ataupun selama berada di asrama,’’ ungkap Mustara. Sebelas cabang olahraga yang akan diikuti kontingen SOIna dalam SOWG 2019 adalah atletik, bocce, bola basket, bola tangan, bola voli, boling, bulu tangkis, futsal, renang, sepak bola dan tenis meja. (ant)

Clippers Terbaik di Los Angeles

Los Angeles – Danilo Gallinari mencetak 23 poin dan Lou Williams menambahkan 21 poin untuk Los Angeles Clippers saat mengalahkan tim sekota Los Angeles Lakers dengan skor 113-105 dalam lanjutan kompetisi NBA, Selasa (5/3) kemarin. Patrick Beverley diberi tugas yang tidak menyenangkan yaitu menjaga superstar Lakers, LeBron James. Ia mampu melakukan pekerjaan luar biasa itu yang membuat James tidak bisa bergerak leluasa. ‘’Saya mengatakan bahwa kami adalah tim terbaik di LA. Banyak orang tidak percaya padaku, tidak apa-apa,’’ kata Beverley. James mencetak 27 poin dan Rajon Rondo membuat triple-double ke-32 dengan menghasilkan 24 poin, 12 assist dan 10 rebound untuk Lakers yang rekor menang kalahnya kini turun menjadi 30-34. ‘’Ini adalah permainan yang kami butuhkan dan kami tidak mengurus bisnis,’’ ungkap James. Kekalahan dari Clippers adalah yang kelima bagi

Lakers dalam enam pertandingan yang membuatnya berada di belakang tempat kedelapan San Antonio Spurs untuk lolos ke babak playoff. Lakers masih memiliki 18 pertandingan sisa, Spurs 17 dan Clippers 16. ‘’Kami belum keluar secara matematis dari playoff,’’ sebut pelatih Lakers, Luke Walton. Dalam laga lain, Kelly Oubre mengoleksi 27 poin dan 13 rebound untuk Phoenix Suns yang bangkit dari defisit 10 poin pada akhir pertandingan untuk mengatasi Milwaukee Bucks 114-105. Devin Booker menambahkan 22 poin untuk Suns. Sementara Giannis Antetokounmpo menghasilkan 21 poin dan 13 rebound buat Bucks yang kalah dua kali beruntun untuk pertama kalinya musim ini. Hasil Lengkap: LA Lakers vs LA Clippers 105-113, San Antonio vs Denver 104103, Brooklyn vs Dallas 127-88, Miami vs Atlanta 114-113, Sacramento vs New York 115-108, Phoenix vs Milwaukee 114-105, Utah vs New Orleans 112-115. (afp/kmb)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Rabu 6 Maret 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu