Skip to main content

Edisi Rabu 5 September 2018 | balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha

Bali Post

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

16 HALAMAN

NOMOR 19 TAHUN KE 71

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Hari Ini, Koster-Ace Dilantik

Menuju Era Baru dengan Tiga Dimensi Utama GUBERNUR dan Wakil Gubernur Bali terpilih Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. dan Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9) ini. Upacara pelantikan dipercepat dari agenda sebelumnya, 17 September 2018. Koster-Ace sejak awal telah menyatakan komitmen untuk segera melaksanakan visi-misi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Bahkan pascadilantik langsung start dan tak lagi ada ‘’pemanasan’’.

yang lebih akrab disebut one island, one management. Hal. 15 Alam Bali

AT

AL

I KA

V VV V

VV VVVVV VVV VVVVVVVVVVVV V V VVVV VVVVVVVV

VV

EK

GG

VVVVV VVVVVVV V

B HIN

R SU

A SU AT

RA

yang akan berdampak secara positif maupun negatif terhadap kondisi di masa yang akan datang. ‘’Dimensi ketiga merupakan suatu manajemen risiko dalam mengantisipasi terjadinya permasalahan dan tantangan baru di masa yang akan datang,’’

N

memelihara keseimbangan alam, krama (manusia - red) dan kebudayaan Bali. Kedua, bisa memenuhi kebutuhan, harapan, dan aspirasi krama Bali dalam berbagai aspek kehidupan. Ketiga, memiliki kesiapan yang cukup dalam mengantisipasi atau menghadapi munculnya permasalahan dan tantangan baru dalam tataran lokal, nasional, dan global

U

Visi-misi itu untuk menuju era baru. Yaitu era yang ditandai dengan tatanan kehidupan baru. ‘’Bali yang kawista, Bali kang tata-titi tentram kerta raharja, gemah ripah lohjinawi, yakni tatanan kehidupan holistik yang meliputi tiga dimensi utama,’’ kata Koster, belum lama ini. Menurutnya, tiga dimensi utama yang dimaksud adalah, pertama, bisa menjaga dan

jelasnya. Koster mengaku siap ngayah secara total, lascarya sekala-niskala. Pembangunan di Bali akan dilaksanakan dengan pendekatan konsep satu-kesatuan wilayah. Atau 1 pulau, 1 pola, dan 1 tata kelola

V VV V VV

V VVV VVV V

VV

V VVV VVV VV

VVVV V

V V VV V

pilgub bali 2018

VVV

VVVVVVV

VVV VV VVVV VV

VV VVV VV V VVVV VV

V V VV VVVVVV VVV B

H

IN

VV VV VVVVV VV VVVVVVV VVVVVVVVVV VVVV VVVVVVV VVV

EK

AT UN

G G A L I KA

8

,6

57

kbs - ace

2.233.075

%

,32

%

42

dharma - kerta

jumlah pemilih 2.982,201

889,980

“Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui pola pembangunan semesta berencana yang mengandung makna: “Menjaga kesucian dan keharmonisan alam bali berserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama bali yang sederhana dan bahagia, sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi bali sesuai dengan prinsip trisakti bung karno: berdaulat secara politik,berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintergrasi dalam bingkai negara kesatuan republik indonesia”

wayan koster

wayan koster Tanah dan bangunan : 5.940.500.000 Tanah dan bangunan : 5.940.500.000 Alat transportasi dan mesin : 670.000.000 Alat transportasi dan mesin : 670.000.000 Harta bergerak lainnya Harta bergerak lainnya : : 70.594.500 70.594.500 Kas dan Kas setara kas kas : dan setara : 224.768.560 224.768.560

Total

6.905.863.060 6.905.863.060

: Total

:

DR. IR. Tjokorda Oka Artha DR. IR. Tjokorda Oka Artha DR. IR. WAYAN KOSTER, M.M. DR. IR. WAYAN KOSTER, M.M. Ardhana Sukawati Ardhana Sukawati Singaraja , ,Bali, 2020 Oktober 1962 1962 Singaraja Bali, Oktober

Nama Istri Nama Istri

KELUARGA KELUARGA

Ni Luh Putu Putri Suastini

cok ace

Ni Luh Putu Putri Suastini

cok ace

Tanah dan bangunan : 26.688.021.860 Nama Anak Tanah dan bangunan : 26.688.021.860 Alat transportasi dan mesin : 4.099.000.000 Nama Anak 1. Ni Putu Dhita Pertiwi Alat transportasi dan mesin : 4.099.000.000 Harta bergerak lainnya : 32.500.000 1. Ni Putu Dhita Pertiwi Harta bergerak lainnya : Surat berharga : 32.500.000 440.060.000 2. Ni Made Wibhuti Bhawani Kas dan setara kas : 1.792.820.978 2. Ni Made Wibhuti Bhawani Surat berharga : 440.060.000 lainnya : 1.792.820.978 171.610.887 Kas dan Harta setara kas : JABTAN POLITIK utang : 4.832.762.096 Harta lainnya : 171.610.887 JABTAN POLITIK utang : 4.832.762.096 T o ta l :

T o ta l :

28.391.251.629

28.391.251.629

Pemimpin Era Baru Bali

Dekat dengan Rakyat, Jujur, dan Adil Banyak harapan kepada pemimpin baru Bali: Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M. dan Dr. Ir. Tjokorda Artha Ardhana Sukawati, M.Si. Selain mewujudkan janji-janji kampanye, mereka juga diharapkan dekat dengan rakyat. Guru Besar Unhi Prof. Dr. IBG Yudha Triguna mengatakan, sebagai warga Bali, berharap pemimpin Bali memperioritaskan pembangunan kesejahteraan dan kebahagiaan untuk rakyat

Bali. ‘’Dalam kaitan itu, bukankah kita selalu memohon dalam Sesanti kita yakni shanti dan jagadita,’’ ujar mantan Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI ini. Untuk mewujudkannya, pemimpin Bali sebaiknya banyak melihat dan mendengar kebutuhan rakyat. Pemimpin Bali juga mampu mengembalikan setiap polarisasi yang terjadi akibat pilgub agar rakyat Bali kembali menjunjung prinsip

salunglung sabayantaka. Tidak hanya dalam slogan tetapi dalam kehidupan. Untuk itu pemimpin Bali harus berlaku adil. Sementara itu, Prof. Dr. Nengah Duija mengatakan, di era baru ini Gubernur Bali mesti fokus mengantarkan masyarakatnya menuju kebahagiaan dan kesejahteraan (santhi lan jagadhita). Hal. 15 Dua Hal

Tempat/Tgl Lahir : Tempat/Tgl Lahir :

Tempat/Tgl Lahir : Tempat/Tgl Lahir :

(Periode 2004-2009)

Anggota DPR-RI, Komisi X, Fraksi

(Periode 2004-2009)

PDI Perjuangan , Membidangi

GIANYAR , Bali, 23 GIANYAR , JANUARI Bali, 23 1957 JANUARI 1957

Nama Nama Istri Istri

KELUARGA KELUARGA

tjokorda istri putri hariyani r.

tjokorda istri putri hariyani r.

Nama Anak

Nama Anak 1. tjokorda gde dharmaputra sukawati

1. tjokorda gde dharmaputra sukawati

2. tjokorda gde bayuputra sukawati

2. tjokorda gde bayuputra sukawati JABTAN POLITIK

JABTAN MANTAN BUPATI POLITIK GIANYAR MANTAN BUPATI Ketua Persatuan Hotel GIANYAR dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Ketua Persatuan Hotel dan selama dua periode.

Anggota DPR-RI, Komisi X, Fraksi Pada April Restoran Indonesia (PHRI) Bali 2017, menjabat Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, selama periode. sebagai Konsuldua Kehormatan PDI Perjuangan , Membidangi serta Kebudayaaan dan Pariwisata. Malaysia untuk Bali. Pada April 2017, menjabat Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Ketua Forum Pengembangan sebagai Konsul Kehormatan serta Kebudayaaan (Periode 2009-2014), dan Pariwisata.Kawasan Strategis Ubud. Malaysia untuk Bali. Anggota DPR-rI, Komisi X, Fraksi

PDI Perjuangan Membidangi (Periode 2009-2014),

Ketua Bali Heritage Trust Ketua Forum Pengembangan (Lembaga Pelestarian Bali)

Kawasan Strategis Ubud.

Pendidikan, Pemuda Komisi dan Olahraga, Tourism Board Anggota DPR-rI, X, Fraksi Wakil Ketua KetuaBali Bali Heritage Trust serta Kebudayaan dan Pariwisata. (BTB)

PDI Perjuangan Membidangi

(Lembaga Pelestarian Bali)

Pengembangan Pendidikan, Pemuda dan Olahraga,Ketua Bidang Board (Tahun 2006-2009, 2010-2018) Usaha Wakil Ikatan Ketua Alumni Bali UNUD Tourism Bali serta Kebudayaan dan Pariwisata. (BTB) Anggota Badan Anggaran DPR-RI.

(Tahun 2006-2009, 2010-2018)

Bendahara Ikatan Alumni Ketua Bidang Pengembangan Arsitektur Universitas Udayana.

Usaha Ikatan Alumni UNUD Bali


DENPASAR

2

Rabu Pon, 5 September 2018

Raih Emas di Asian Games

Tiga Atlet Pencak Silat Bakti Negara Banjir Pujian

Bali Post/ist

RESAH - Sejumlah warga Serangan mendatangi Kantor BTID terkait pembukaan kanal di pantai utara.

BTID Berencana Buka Kanal, Warga Resah

Denpasar (Bali Post) –

Keresahan warga Serangan kembali terjadi. Pasalnya, PT Bali Turtle Island Development (BTID) berencana membuka kanal yang sebelumnya tidak sampai ke laut utara Serangan. Warga berharap BTID tidak melanjutkan pembuatan kanal hingga tembus ke laut. Warga pun mendatangi kantor BTID di Jalan Tukad Penataran, Kelurahan Serangan, Selasa (4/8) kemarin. Warga yang juga didampingi Bendesa Adat Serangan Made Sedana, Sekretaris Desa Pakraman Serangan Nyoman Kemu Antara, Lurah Serangan Wayan Karma, Camat Denpasar Selatan I Wayan Budha, diterima General Manager PT BTID Made Sumantra. Dalam pertemuan tersebut mengemuka keresahan warga setempat karena adanya surat edaran dari BTID terkait pengerjaan kanal. Sebelumnya kanal tersebut tidak sampai tembus ke laut. Bahkan di tempat tersebut juga digunakan untuk melasti dan tempat parkir kendaraan wisatawan. Kekhawatiran lainnya, nelayan yang ingin ke laut semakin sulit. Karena di sepanjang pantai itu ada tempat parkir perahu nelayan. Bila kanal dibuka, akses jalan akan sulit. ‘’Kedatangan kami ke kan-

tor BTID untuk menyampaikan hasil paruman warga Serangan. Kami ingin dicarikan solusi kepada camat dan BTID terkait pembuatan kanal itu agar tidak dilakukan ke pantai utara Serangan yang akan menggerus tempat melasti kami,’’ ungkap Kemu Antara. Menanggapi hal itu, General Manager PT BTID Made Sumantra mengungkapkan, pembuatan kanal hingga ke laut utara sudah menjadi program. Pihaknya memastikan kanal tersebut tidak akan sampai mengganggu aktivitas melasti. ‘’Dulu disebabkan krisis pada

tahun 1998, muara kanal itu belum bisa digarap,’’ katanya. Pihaknya akan membelokkan aliran kanal dengan jarak 5-6 meter dari jarak meja melasti. ‘’Kita akan tetap lakukan pembukaan kanal besok (hari ini - red). Karena anggaran sudah ada jadi kita tidak bisa menundanya, apalagi ini sudah sesuai peraturan dan dasar hukumnya jelas,’’ jelasnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Bali Post/eka

MENARI - Ribuan anggota TNI, Polri dan masyarakat menarikan Gemu Famire di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Selasa (4/9) kemarin. Tarian ini diikuti ratusan ribu orang dan digelar secara serentak di Indonesia, sehingga tercatat sebagai Rekor Muri.

Jelang HUT Ke-73 TNI

Kodam Gelar Tarian Gemu Famire Massal

Denpasar (Bali Post)Pemecahan Rekor Muri Tari Gemu Famire 2018 dalam rangka HUT ke-73 TNI dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, Selasa (4/9) kemarin. Kodam IX/ Udayana melaksanakan kegiatan tersebut di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur, diikuti 6.324 peserta dari unsur TNI, Polri dan komponen masyarakat. Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, S.IP. di sela-sela kegiatan tersebut mengatakan, seperti disampaikan Panglima TNI Marsekal

Hadi Tjahjanto saat video conference bahwa pihaknya akan mentradisikan kebudayaan nasional melalui tarian Gemu Famire. “Bisa disaksikan tadi, kita samasama menari dengan senyum ceria,” ujarnya. Selain itu, diselenggarakannya kegiatan ini targetnya memecahkan Rekor Muri sebenarnya, tetapi dengan capaian jumlah 346 ribu penari yang tersebar di seluruh wilayah nusantara, oleh Jaya Suprana, pendiri Museum Rekor Indonesia (Muri) dijadikan rekor dunia Muri. “Ini prestasi yang kita dapatkan dan sasaran

(0361) 7400391, 812987 FM 96,5

Topik : HARAPAN KEPADA GUBERNUR BARU Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

yang ingin kita capai bisa dipenuhi,” tegas Pangdam. Untuk jumlah perserta, kata Mayor Jenderal Benny, di wilayah Kodam IX/Udayana ada tiga wilayah, di Bali tercatat 6.324 peserta terdiri dari unsur TNI bersama keluarga, anggota Polri bersama Bhayangkari. Selain itu ada komponen masyarakat sejumlah 1.400 orang, terdiri dari pelajar, FKPPI dan organisasi lainnya. Unsur TNI terdiri dari Angkatan Darat, Laut dan Udara. Sementara di wilayah NTB, dikatakan Pangdam, meskipun saat ini dalam bencana gempa bumi, dilaporkan masyarakat yang ada di titik kumpul pengungsian juga ikut bergembira dalam konteks menghilangkan trauma gempa bagian dari program healing, ada 2.300 peserta dari masyarakat dan prajurit TNI. Sedangkan di NTT ada 6.137 orang melibatkan komponen TNI, Polri dan masyarakat. “Ada 14 ribu (peserta) untuk wilayah Kodam IX/Udayana,” tandasnya. (kmb36)

SETIBANYA di Bali, ketiga pesilat Bakti Negara yang sukses meraih medali emas dalam ajang Asian Games langsung disambut hangat oleh Ketua Umum PSPS Bakti Negara Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta bersama Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat PSPS Bakti Negara I Bagus Alit Sucipta, para tokoh serta keluarga besar Bakti Negara di Puspem Badung, Senin (3/9) malam. Di Puspem Badung, ketiga atlet yakni Komang Harik Adi Putra yang meraih emas kelas E putra 65-70 kg, Sang Ayu Sidan Wilantari dan Ni Made Dwiyanti yang mempersembahkan emas dari nomor ganda putri pencak silat artistik, disambut dengan tabuh baleganjur, pengalungan bunga oleh Nyoman Giri Prasta yang juga Bupati Badung dan I Bagus Alit Sucipta. Acara syukuran diisi penyampaian pesan dan kesan dari ketiga atlet dan puncaknya pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas keberhasilan meraih emas. Sebagai wujud perhatian selaku Ketua PSPS Bakti Negara, Giri Prasta secara pribadi memberikan bonus kepada masing-masing atlet sebesar Rp 25 juta. Giri Prasta merasa bangga dan terharu atas capaian atlet pencak silat Bakti Negara yang mampu meraih

SAMBUT ATLET - Ketua Umum PSPS Bakti Negara Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta menyambut tiga atlet pencak silat yang sukses meraih medali emas di Asian Games 2018. emas dan mengibarkan bendera Merah Putih di Asian Games. ‘’Ini wujud konkret, para pendekar, pelatih, wasit, juri, begitu pula setiap ranting yang bisa menelurkan generasi penerus untuk bangsa melalui seni pencak silat,’’ katanya. Untuk itu, Giri Prasta meminta kepada para ketua DPC kota/kabupaten yang belum memiliki pusat latihan agar mengadakan dan mengurus administrasinya, karena aturan memungkinkan pemerintah daerah dalam hal ini Pemkab Badung memberikan bantuan

kepada Bakti Negara hingga ke tingkat ranting. Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat PSPS Bakti Negara I Bagus Alit Sucipta juga memberikan apresiasi kepada ketiga atlet yang telah mengharumkan nama bangsa, khususnya Perguruan Bakti Negara. Ia juga mengapresiasi pemerintah pusat yang telah memberikan bonus kepada atlet berprestasi. ‘’Ini merupakan motivasi kepada adikadik para atlet, para pelatih, bagaimana kita mulai berpikir untuk membentuk atlet terbaik guna menghadapi ajang

ke depan. Ini menjadi motivasi, kebanggaan kita semua. Ini buah manis dari perjuangan adik-adik kita. Ini juga hasil dari PON Jabar yang lalu sehingga mampu tampil di Asian Games,’’ terangnya. Sementara itu, ketiga atlet peraih emas menyampaikan terima kasih atas support semua pihak khususnya dukungan dari para pembina, pelatih dan keluarga besar Bakti Negara yang selalu memberikan motivasi, sehingga mampu meraih emas di Asian Games. ‘’Suatu kebanggaan bagi kami, karena pencak silat pertama kali dipertandingkan di Asian Games dan kami mampu meraih emas bagi Indonesia,’’ terang Made Dwiyanti. Mereka juga berpesan khususnya kepada generasi muda pencak silat Bakti Negara, bahwa prestasi yang mereka raih tidaklah mudah, melainkan memerlukan proses panjang, kerja keras dan semangat pantang menyerah. ‘’Kepada adik-adik, rajin-rajinlah berlatih dan terus semangat. Bawa nama baik orangtua, Perguruan Bakti Negara dan Indonesia di ajang yang tertinggi. Prestasi adik-adik akan diapresiasi pemerintah. Seperti kami, dapat bonus, dapat rumah dan jadi PNS,’’ ujarnya. (ad232)

Optimalkan Pelayanan Pasien BPJS

RSU Bali Royal dan Kimia Farma Tanda Tangani MoU SEJAK 1 Agustus 2018 lalu, Rumah Sakit Umum (RSU) Bali Royal atau lebih dikenal dengan Bali Royal Hospital (BROS) mulai menerima pasien BPJS. Untuk mengoptimalkan pelayanan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), RSU Bali Royal menandatangani MoU dengan Kimia Farma di Imperium Hall RS setempat, Selasa (4/9) kemarin. MoU ditandatangani Direktur Utama PT Putra Husada Jaya (RSU Bali Royal), Ir. Ida Bagus Indrajaya dan Manager Bisnis Apotek Kimia Farma Bisnis Area Denpasar, Drs. Noviardi, Apt. “Kami para pihak sepakat untuk saling memfasilitasi fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apa yang dimiliki oleh Kimia Farma, apa yang dimiliki oleh BROS. Jadi masingmasing pihak berusaha untuk saling melengkapi,” ujar Ida Bagus Indrajaya. Indrajaya menambahkan, Kimia Farma yang memiliki sejumlah klinik selanjutnya menjadi jejaring Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dari RSU Bali Royal. Sedangkan RSU Bali Royal sebagai rumah sakit rujukan atau Faskes Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL). Kerja sama serupa akan dijalin pula dengan klinik-klinik lain yang berlokasi di pelosok-pelosok Bali. Selain itu, Kimia Farma juga siap menyediakan obat-obatan yang ti-

MOU - Direktur Utama PT Putra Husada Jaya (RSU Bali Royal) Ir. Ida Bagus Indrajaya (kiri) dan Manager Bisnis Apotek Kimia Farma Bisnis Area Denpasar Drs. Noviardi, Apt. menunjukkan MoU usai melakukan penandatanganan bersama. dak tersedia di RSU Bali Royal khususnya obat-obatan non register dimana Kimia Farma merupakan distributor resmi. Tidak hanya itu, kerja sama juga mencakup pengembangan SDM dengan memberikan pelatihan atau seminar untuk tenaga medis Kimia Farma pada kegiatan pelatihan yang dilaksanakan oleh BROS . “Poinnya adalah kerja sama yang kita lakukan ini bisa mem-

berikan pelayanan optimal dan pasien bisa terlayani dengan baik,” jelasnya. Menurut Indrajaya, pelayanan pasien BPJS di RSU Bali Royal sudah lama ditunggu masyarakat dan telah dipersiapkan sejak beberapa tahun sebelumnya. “Kendala tentu ada karena ini adalah hal yang baru kita kerjakan. Kendala ini perlu diperbaiki. Mudahmudahan kerja sama dengan

Kimia Farma yang sudah memiliki pengalaman jauh lebih lama dalam melayani peserta JKN, dapat membantu kami ke depannya,” paparnya. Sementara itu, Noviardi sepakat bila tujuan utama MoU adalah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. Ada beberapa pelayanan yang tidak bisa dilakukan oleh delapan klinik Kimia Farma di seluruh Bali, salah satunya pelayanan rawat inap yang harus dirujuk ke FKRTL, dalam hal ini RSU Bali Royal. “Kita berharap pihak BROS memberikan pelayanan terbaik kepada pasien yang kita rujuk ke BROS, sehingga apa yang diharapkan oleh pasien yakni pelayanan maksimal akan terlayani di BROS,” ujarnya. Kimia Farma, lanjut Noviardi, siap menyediakan obat-obatan yang jumlahnya berkisar diatas 15 ribu. Khususnya lagi obatobatan yang tidak tersedia di BROS. Sementara itu, Direktur RSU Bali Royal dr. Dwi Ariawan, MARS. mengatakan penandatanganan MoU merupakan salah satu bentuk komitmen rumah sakit untuk ikut mensukseskan program pemerintah yakni JKN. Sinergi dengan Kimia Farma yang merupakan perusahaan besar dan multinasional, diharapkan dapat menggali potensi khususnya di sektor peserta JKN ini. (ad230)

Sukmawati Soekarno Sambangi Gubernur Terpilih di Markas PDI-P

Koster Sampaikan Terima Kasih atas Dukungan Gerbong PNI di Pilgub 2018 SEJARAH tercipta di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali di bilangan Renon, Denpasar saat seorang putri proklamator yakni Sukmawati Soekarno Putri (Ketua Umum DPP PNI Marhaenisme) berkunjung dan bersilaturahmi dengan Dr. I Wayan Koster (Gubernur Bali terpilih). Disambut jajaran DPD PDI-P Bali dan Fraksi PDI-P DPRD Provinsi Bali, Sukmawati Soekarno yang tampak anggun menggunakan kain dan kebaya didampingi oleh Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III (Senator RI) bersama sejumlah pengurus DPD PNIM Bali, petinggi The Sukarno Center dan The Marhaenisme Institute. Adapun tujuan pertemuan itu, selain untuk mengucapkan selamat atas terpilihnya Wayan Koster dan Cok Ace sebagai pemenang dalam Pemilihan Gubernur Bali 2018, juga untuk menunjukkan solidaritas di antara tokoh pendukung ajaran Soekarno demi terciptanya kedaulatan Bali sesuai dengan prinsip Trisakti. ‘’Pertama-tama saya sebagai putri proklamator Bung Karno dan juga sebagai Ketum DPP PNI Marhaenisme, bersilatuhrami dan mengucapkan selamat lebih awal sebelum nanti dilantik Presiden RI di Istana Merdeka. Sebagai bagian dari kaum nasionalis Indonesia, tentu kami ikut berbahagia jika ada kader-kader dari PDI Perjuangan yang sukses untuk mengemban amanat rakyat di ajang demokrasi. Apalagi saya

MUHIBAH – Sukmawati Soekarno, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, Dr. I Wayan Koster, Dr. IGA Diah Werdhi Srikandi WS (anggota DPRD Bali dapil Jembrana), IGA Sita Wedastiti WS (Wakil Ketua DPD PDI-P Bali) dan jajaran lainnya di Kantor DPD-RI Bali. tahu bahwa Pak Koster adalah kader yang sudah berpengalaman, baik di DPR-RI selama tiga periode, maka saya rasa pantas saja untuk bisa diberi kesempatan untuk memimpin Bali dan ternyata berhasil. Bali sebagai basis ajaran Bung Karno dan Pancasila, tentu sangat berkepentingan memiliki pemimpin dengan visi Trisakti dan Pro-Marhaen. Dan semoga setelah menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur, Bali semakin maju,’’ ungkap Sukmawati Soekarno yang juga adik kandung dari Megawati Soekarno Putri (Ketua Umum DPP PDI Perjuangan). Dalam kesempatan itu, Dr. Arya Wedakarna juga menyampaikan sejumlah hal terkait dengan rencana sinergi dirinya

baik lembaga-lembaga di bawah binaan Sukmawati Soekarno seperti The Sukarno Center dan The Marhaenisme Institute maupun peran dirinya sebagai anggota DPD-RI utusan Bali. ‘’Saya semakin yakin bahwa Bapak Wayan bisa menjaga Bali dijiwai dengan nilai-nilai budaya Hindu saat saya diajak roadshow dengan beliau di sembilan kabupaten/kota untuk sosialisasi pemilihan jenis desa adat menurut UU No.6/2014. Saat itu beliau masih DPR-RI dan belum Ketua DPD PDI-P Bali. Saya melihat beliau benarbenar serius menjaga adat Bali dan agama Hindu, maka wajar jika rakyat Bali memberi kepercayaan. Kini tugas kami untuk bersinergi, khususnya agar mengamankan kepentingan

Bali dari parlemen di Senayan. Satu hal yang menguntungkan adalah bahwa kini Bali memiliki pemerintahan yang satu jalur dengan pemerintah pusat di bawah kendali Presiden RI Joko Widodo,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Sebelum mengakhiri pertemuan, Gubernur terpilih Wayan Koster menyampaikan terima kasih atas kunjungan Sukmawati Soekarno dan Arya Wedakarna sebagai tokoh PNI yang peduli dengan nasib Bali. ‘’Saya merasa terhormat Ibu Sukmawati bisa hadir di kantor PDI-P Bali ini dan juga kepada adik saya, Dr. Arya Wedakarna, yang juga ikut mendukung serta membantu kemenangan saya di Pilgub 2018 kemarin. Semoga kita bisa wujudkan bersamasama Nawa Cita dan Tri Sakti di Bali,’’ ungkap Wayan Koster. Dalam pertemuan tersebut, Wayan Koster dan Arya Wedakarna sepakat untuk saling mendukung terkait sejumlah produk legislasi bagi kepentingan Bali, yakni mempercepat pengajuan RUU pengganti UU No.64/1958 tentang Provinsi Bali ke pusat dan juga dorongan mempercepat Perda Bali tentang Desa Adat sebagai pengganti dari Perda Desa Pakraman Tahun 2003. ‘’Saya happy dengan pertemuan bersma Bapak Wayan Koster. It’s a good sign. Pemikiran kami di arah yang sama. Kita doakan beliau-beliau sukses,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang peraih suara tertinggi dalam Pemilu DPD Tahun 2014 di Provinsi Bali. (ad231)


BADUNG

Rabu Pon, 5 September 2018

Lagi, Stok Blangko E-KTP Kosong Mangupura (Bali Post) Para pemohon e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Badung harus rela menunggu dalam kurun waktu yang cukup lama. Terhambatnya pelayanan ini lagi-lagi lantaran habisnya stok blangko e-KTP akibat suplai dari pemerintah pusat tersendat. Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Badung Putu Suryawati, Selasa (4/9) kemarin, mengakui

pihaknya belum mendapatkan informasi soal suplai blangko e-KTP dari pemerintah pusat. ‘’Habisnya stok blangko ini memang dari pemerintah pusat. Ini sudah dari Senin lalu, sehingga kami belum bisa menyediakan blangko. Kami akan lakukan pencetakan kalau blangko sudah ada,’’ ujarnya. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan perekaman e-KTP, KIA dan pemutakhiran data KK termasuk pada Sabtu maupun Minggu. Bagi warga

lansia, penyandang disabilitas, orang gila dan warga yang sakit, langsung dilayani ke rumah yang bersangkutan. Selain itu, pelayanan menyasar panti asuhan. ‘’Petugas kami akan standby di Disdukcapil untuk memberikan pelayanan dan jemput bola melakukan perekaman baik ke sekolah maupun ke rumah-rumah penduduk, khusus warga lanjut usia dan juga penyandang disabilitas,’’ tegasnya. (kmb27)

3

Pembunuh Karyawan Warung Makan Diringkus Polisi Mangupura (Bali Post) Dalam waktu singkat, tim Satreskrim Polres Badung mengungkap kasus pembunuhan karyawan warung ikan bakar, Aka Haleku Haramba Tana (27). Pelakunya tiga orang berinisial AW (20), BGD (21) dan BSH (18). Mereka ditangkap di wilayah Denpasar dan Tabanan, Senin (3/9) malam. Menurut sumber yang enggan disebut identitas-

nya, penangkapan berlangsung pada Senin malam hingga Selasa (4/9) dini hari kemarin. Tersangka AW dan BGD dibekuk di Jalan Tukad Balian, Denpasar Selatan. Sedangkan BSH dibekuk di Perum Wanasara, Tabanan. Peran masing-masing pelaku masih didalami penyidik. Ketiga pelaku masih diperiksa intensif di Polres Badung. Begitu juga soal kronologinya, sumber ini

enggan menjelaskan lebih rinci. ‘’Nanti saja saat rilis. Yang penting kasus ini sudah terungkap,’’ katanya. Dikonfirmasi hal ini, Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta membenarkan terungkapnya kasus tersebut. ‘’Besok (hari ini - red) kita rilis pengungkapan kasus ini,’’ ujarnya. Sebelumnya, mayat Aka Haleku Haramba ditemukan dalam posisi terte-

lungkup di got di Jalan By-pass Munggu-Tanah Lot, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung, Minggu (2/9) lalu. Pria asal Sumba Timur, NTT ini diduga dibunuh. Pada Senin (3/9) lalu, polisi sudah mengantongi identitas pelaku. Sedangkan korban terungkap sudah setahun bekerja di warung ikan bakar di wilayah Desa Munggu, Mengwi. (kmb36)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Rabu Pon, 5 September 2018

FE Unwar Gelar Persiapan Perkuliahan Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Raih Akreditasi A Mahasiswa Baru Kelas Reguler B FKIP Unmas Denpasar Lepas 172 Sarjana

FAKULTAS Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unmas Denpasar kembali mencetak calon guru profesional. Dekan FKIP Unmas Dr. Drs. I Nyoman Suparsa, M.S., Rabu (5/9) ini akan meyudisium 172 sarjana baru. Dari jumlah itu 75 orang dari Pendidikan Bahasa Inggris dan 28 orang dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 289 orang dari Pendidikan Matematika, 20 orang dari Pendidikan Biologi, dan 20 orang dari Pendidikan Sejarah. Yang membanggakan, guru yang dilepas adalah SDM guru zaman now yang bisa menerapkan Kurikulum 2013 dan mengajar generasi zaman now serta berbasis revolusi industri 4.0 sesuai tuntutan Kemenristekdikti. I Nyoman Suparsa mengaku bangga karena dari jumlah itu lulus dengan cumlaude mencapai 21,5 persen, hanya satu orang yang lulus memuaskan dan rata-rata menyelesaikan studi delapan semester. FKIP Unmas, menurut Suparsa, sudah menjalankan penjaminan mutu dengan baik. Ini terbukti tahun ini Prodi Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia meraih akreditasi A, sedangkan prodi lainnya meraih B. Jumlah mahasiswa barunya terus meningkat yakni 310 orang. Untuk memperkuat mutu FKIP Unmas juga menjalankan PBM berbasis IT yang di Unmas disebut edu.edu. Lulusan FKIP Unmas disiapkan menjadi guru yang berkarakter ilmiah, siap menjadi guru dan wirausaha. Artinya, guru yang kuat wawasan keilmuannya, siap mengubah diri dan berinovasi serta berkreasi. Selain itu memiliki kompetensi pedagogik, sosial, profesi dan kepribadian dan menguasai TI. Ini sesuai dengan visi FKIP Unmas ‘’Menjadi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan yang Ber-

SELAMAT - Dekan FKIP Unmas Nyoman Suparsa didampingi wakil dekan dan panitia memberi selamat bagi lulusan terbaik Victor. mutu dan Berbudaya’’. Dalam akademik, FKIP Unmas menandatangi MoU dengan UNS Solo dan LoA antara Prodi Biologi, Matematika dan Inggris dengan prodi yang sama di UNS dalam bidang Tri Dharma PT. Pada yudisium hari ini Dekan Nyoman Suparsa didampingi Wakil Dekan I Dr. Drs. Cornelius Sri Murdo Yuwono, M.Si., WD II I Komang Budiarta, S.Pd., M.Pd., M.Hum. dan WD III Drs. I Nyoman Diarta, M.Pd. dan Ketua Panitia Yudisium Dewa Gede Agung Gana Kumara, S.Pd., M.Pd. juga menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik. Lulusan terbaik diraih Kristoforus Fransiskus Jangur (Inggris, 3,97), Ni Putu Eka Endang Martini (BI, 3,98), Yustinus Victor Rianus Bura (Biologi, 3,82), Ni Nyoman Hoti Trijayanti (Matematika, 3,70) dan Floriana Klamor (Sejarah, 3,86). Ditambahkannya, sebagian besar

dari 9.063 alumni FKIP Unmas sudah bekerja. Bahkan mereka yang diwisuda saat ini, 90 persen sudah bekerja, 10 persen wirausaha mandiri. FKIP Unmas kini memiliki student body 1.700 mahasiswa, dibina 72 dosen, dua guru besar, 9 doktor dan 4 orang sedang studi S-3. Khusus bidang penelitian, mahasiswanya sukses menembus finalis Pimnas atas nama Victor Rianus, juara I kempo, juara I Randori putra, juara II bidang teknik. Sedangkan dalam PKM, mahasiswa FKIP memoloskan dua proposal yang didanai Dikti. Sementara 10 dosen FKIP Unmas juga memenangkan dana hibah penelitian. Dalam bidang pengabdian, mahasiswa FKIP Unmas menggelar baksos di Desa Beraban, Desa Serangan dan Desa Penglipuran. ‘’FKIP Unmas siapkan SDM guru yang bermutu,’’ tegasnya. (ad235)

Hari Pelanggan, BNI Tampilkan ’’New Look, New Image’’

Gelar ’’Digital Banking Experience’’ di Universitas Warmadewa PT BANK Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI menjadikan Hari Pelanggan Nasional sebagai momentum mendekatkan produk-produk perbankan kepada para pelanggan masa depan, yaitu kaum milenial. BNI membuat suatu pendekatan baru yaitu para millenials leaders BNI menyapa para kelompok milenial di antaranya mendatangi kampus-kampus, Digibranch, O-branch dan cafe-cafe untuk menawarkan produk-produk inovatif terbaru BNI yang berbasiskan digital services. Hari Pelanggan Nasional 2018 juga menjadi momentum memperkenalkan citra baru BNI yang ditunjukkan dengan tiga pendekatan New Look- New Image, BNItuDigital, dan Budaya Service Excellence. Perayaan Hari Pelanggan Nasional ini dilaksanakan BNI di seluruh Indonesia. Untuk Bali dipusatkan di Universitas Warmadewa pada Selasa (4/9) kemarin. Hadir pada kesempatan tersebut Pemimpin BNI Wilayah Bali, NTB & NTT Eko Setyo Nugroho secara langsung menyapa kaum milenial di Universitas Warmadewa yang merupakan salah satu universitas bergengsi di Bali. Pada kunjungannya ke Kampus Universitas Warmadewa, Eko tidak hanya memberikan semangat kepada mahasiswa para generasi milenial. Tetapi juga mengajak mereka untuk merasakan kemudahan berbagai layanan digital banking experience di Stan BNI. Layanan tersebut antara lain aplikasi yap! atau fasilitas transaksi berbasis QR Code. Aplikasi tersebut berfungsi

sebagai dompet digital dengan multisumber dana, yaitu uang elektronik (UnikQu), Kartu Debit BNI, dan Kartu Kredit BNI. Dengan tiga sumber dana tersebut, yap! dapat digunakan oleh nasabah dan nonnasabah BNI. Sejak diluncurkan tahun 2018, yap! banyak menarik minat kaum milenial. Nilai transaksinya pun cukup banyak. Sudah lebih dari 13.000 merchant yang menggunakan yap! di Bali. ‘’Selama ini bayar dengan uang tunai, sekarang cukup pakai handphone. Selama ini dengan menggunakan kartu, sekarang cukup pakai handphone. Karena setiap hari ini kita membawa handphone. Dengan handphone itu kita bisa melakukan pembayaran dengan mudahnya,’’ jelas Eko. Perusahaan juga bisa lebih dimudahkan dengan sistem pembayaran yap! Karena mereka bisa

memantau semua pembayaran yang ada. ‘’Kalau dengan uang tunai kan harus mencatat manual. Dalam sehari langsung direkap pembayarannya berapa. Uang bisa langsung masuk ke rekening tabungan mereka,’’ imbuhnya. Selanjutnya Eko juga mengajak para nasabah dan masyarakat yang menggunakan layanan digital BNI untuk selalu bijaksana dalam bertransaksi. ‘’Digital Savvy (Cerdas Digital) perlu diikuti juga dengan Financial Savvy (Cerdas Keuangan),’’ ungkapnya. Eko menambahkan bahwa di tengah era disrupsi teknologi yang dinamis, BNI akan terus berkarya dan berinovasi menjadi pelopor layanan perbankan berbasis digital. Berbagai layanan berbasis digital tersebut secara khusus diciptakan BNI untuk memenuhi preferensi dan ekspektasi seluruh pelanggan setia BNI. (ad236)

Penilaian Lomba UKS Tingkat Provinsi di TK PGRI Denpasar

TIM Penilai Lomba Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Tingkat Provinsi, Selasa (4/9) kemarin menilai TK PGRI Denpasar. Wali Kota Denpasar melalui Sekda AAN Rai Iswara mengatakan pihaknya sepakat bidang dasar kesehatan, pendidikan dan infrastruktur dan sosial akan konsisten ditangani sebaik-baiknya. ‘’Itu sebabnya Bapak Wali Kota menyambut baik usahausaha yang dilakukan, terutama penilaian UKS ini di TK PGRI Denpasar,’’ jelas Rai Iswara. Dirinya menyebut TK PGRI Denpasar yang mewakili Kota Denpasar sudah memenuhi syarat dan kriteria lomba. Sementara itu, Bunda PAUD Kota Denpasar Nyonya I.A. Selly Dharmawijaya Mantra mengatakan, penilaian UKS ini adalah edukasi atau pembelajaran yang baik untuk anak-anak PAUD. ‘’Jadi semakin memberi pelajaran secara dini, ke depan diharapkan mengetahui bagaimana pola hidup sehat itu. Utamanya dalam hal kebersihan, pola makan dan lainnya,’’ tandas Selly Mantra. Dikatakan pula bahwa di UKS ada dokter kecil yang diajarkan untuk penanggulangan dan penanganan kesehatan secara dini. ‘’Misalnya ada yang luka terpeleset, sebelum ditangani medis atau dokter, dokter kecil ini bisa membantu dan menanggulangi lebih awal,’’ tegasnya. Hal itu juga menjadi penilaian dalam UKS. Ke depan, Selly Mantra berharap dengan adanya edukasi ini betulbetul bisa bermanfaat bagi anakanak. ‘’Dengan kriteria yang dimiliki TK PGRI Denpasar, astungkara bisa

LOMBA UKS - Bunda PAUD Kota Denpasar Nyonya I.A. Selly Dharmawijaya Mantra saat mendampingi Tim Penilai Lomba UKS Tingkat Provinsi di TK PRGI Denpasar, Selasa (4/9) kemarin. menjadi yang terbaik,’’ tandas Selly Dharmawijaya Mantra. Kepala TK PGRI Kota Denpasar Ni Made Naderi, S.Pd. menyatakan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan segala hal dalam lomba UKS TK Tingkat Provinsi ini. ‘’Kita sudah siapkan secara maksimal. Yang dinilai ada masalah kebersihan kelas, lingkungan, kebersihan untuk anak-anak, dan juga administrasi. Untuk kesehatan kita dibina oleh Puskesmas Denpasar Timur,’’ jelasnya. Ditambahkan wanita berusia 78 tahun ini, pihaknya juga mempersiapkan sarana dan prasarana yang mendukung kesehatan. Bahkan dua kali dalam setahun, anak-anak TK dicek kesehatan mulai dari kesehatan mulut, gigi, lingkar kepala dan lainnya. Untuk

anak-anak, pihaknya menyiapkan 10 persen dokter kecil dan dibina oleh dokter. Dan soal kesehatan ini bukan untuk lomba semata, namun dilakukan berkesinambungan. Tim penilai dari Provinsi Dra. A.A. Mahadewi didampingi Suniya Winartha selaku pengelola UKS Provinsi Bali menyatakan bahwa lomba ini dinaungi empat kementerian yakni Pendidikan, Kesehatan, Agama dan Dalam Negeri. Yang dinilai adalah sarana dan prasarana. ‘’Yang paling penting soal UKS dan kelengkapan seperti obat-obatannya. Kami berharap soal kesehatan tidak hanya diterapkan saat lomba. Namun seterusnya termasuk di rumah. Kita menginginkan generasi yang sehat dan bugar,’’ katanya. (ad240)

FAKULTAS Ekonomi Universitas Warmadewa (FE Unwar) menggelar Persiapan Perkuliahan Mahasiswa Baru Kelas Reguler B di lingkungan kampus Unwar, Senin (3/9) malam. Sebanyak 350 mahasiswa baru kelas Reguler B antusias mengikuti kegiatan persiapan perkuliahan yang diawali pengenalan pimpinan, pengurus, dosen, dan seluruh civitas akademika FE Unwar oleh Ketua Pengelola Kelas Reguler B FE Unwar Drs. I Wayan Arjana, M.M. Selanjutnya perkenalan kondisi lingkungan, proses pengelolaan dan pembelajaran, serta visi dan misi FE Unwar oleh Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. Kegiatan Persiapan Perkuliahan Mahasiswa Baru Kelas Reguler B ini dimaksudkan memperkenalkan lebih awal kehidupan lingkungan FE Unwar sebelum mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) secara bersamaan dengan mahasiswa baru kelas Reguler B fakultas lainnya di lingkungan Unwar pada 9 September 2018 mendatang. Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. mengatakan tahun akademik 2018/2019, FE Unwar menerima mahasiswa baru sebanyak 1.675 orang. Jumlah ini terdiri atas 1.325 mahasiswa baru kelas Reguler A dan 350 mahasiswa baru kelas Reguler B. ‘’Sesuai dengan arahan Bapak Ketua Yayasan (Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali - red) dan

VISI-MISI - Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. saat memaparkan visi-misi dan kondisi lingkungan kampus FE Unwar kepada mahasiswa kelas Reguler B pada acara Persiapan Perkualihan Mahasiswa Baru Kelas Reguler B, Senin (3/9) malam. Bapak Rektor, apa pun dia kalau sudah bergabung di Universitas Warmadewa tentu semuanya harus diarahkan kepada pembentukan karakter, disiplin dan jujur, mempunyai suatu wawasan untuk memenangkan persaingan,’’ tandas Made Sara. Lebih lanjut dikatakan, dibukanya Kelas Reguler B FE Unwar sebagai antisipasi untuk menampung mahasiswa baru yang ingin kuliah sambil bekerja. ‘’Untuk perkuliahan sendiri hampir sama dengan kelas reguler A, cuma sesinya lebih panjang pada setiap pertemuan,’’ imbuhnya.

Ketua Pengelola Kelas Reguler B FE Unwar Drs. I Wayan Arjana, M.M. menambahkan bahwa mahasiswa FE Unwar kelas Reguler B hampir 98 persen telah bekerja. Pihaknya terus meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa Kelas Reguler B. Selain itu, dikatakan, daya nalar mahasiswa kelas reguler B jauh lebih luas dibandingkan mahasiswa kelas reguler A. ‘’Menariknya, mahasiswa reguler B ini daya nalarnya lebih luas, sehingga koordinasi jauh lebih gampang. Meskipun secara akademik agak lemah,’’ pungkasnya. (ad241)

STIBA Saraswati Wisuda 154 Sarjana

Yayasan Minta Segera Buka Prodi Bahasa Mandarin KETUA Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing (STIBA) Saraswati Denpasar I Komang Sulatra, S.S., M.Hum., Selasa (4/9) kemarin mewisuda 154 sarjana masing-masing S-1 Sastra Inggris 122 orang dan S-1 Sastra Jepang 32 orang. Dari jumlah itu, 26 orang lulusan dengan predikat pujian dan 124 dengan sangat memuaskan, hanya 4 orang lulus dengan predikat memuaskan. Acara wisuda kemarin juga dirangkaikan dengan puncak Dies Natalis ke-24 STIBA Saraswati. Saat itu I Komang Sulatra bersama Wakil Ketua Dr. I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini, S.S., M.Hum., Kaprodi Sastra Inggris I Wayan Juniarta, S.S., M.Hum. dan Kaprodi Sastra Jepang Ni Wayan Meidariani, S.S., M.Hum. menyerahkam penghargaan bagi lulusan terbaik masing-masing di PS Sastra Inggris diraih I Wayan Putrayasa (3,92) dan di PS Sastra Jepang diraih oleh I Gede Karta Satria Wibawa (4,00). Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Pusat Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. mengungkapkan, pada usia yang ke-24 tahun, STIBA Saraswati Denpasar harus fokus pada kualitas dosen. Dia ingin semua dosen STIBA Saraswati Denpasar berkualifikasi S-3. Yayasan juga meminta segera membuka prodi baru yakni Bahasa Mandarin yang sangat diperlukan di dunia kerja. Menanggapi hal itu, Ketua STIBA Saraswati I Komang Sulatra mengungkapkan pihaknya sudah mengusulkan Prodi Bahasa Mandarin sejak tahun lalu. Soal SDM dosen, katanya, sudah siap tinggal menunggu izin.

WISUDA - Ketua STIBA Saraswati Denpasar Komang Sulatra saat mewisuda 154 sarjana. Dia menambahkan, dari 154 wisudawan hari ini, 57 persen sudah bekerja, sedangkan 43 persen lagi masih pada tahap melamar pekerjaan. Ini juga didukung hasil dari pelacakan alumni yang dilakukan 2017 bahwa 85 persen alumni telah mengabdikan ilmunya di dunia kerja baik pada sektor pariwisata, pendidikan, dan membuka usaha sendiri. Dalam bidang Tri Dharma, prestasi mahasiswa STIIBA Saraswati terus meningkat. Mulai dari meningkatnya jumlah input mahasiswa, dibarengi dengan pelaksanaan Kurikulum KKNI dan prestasi mahasiswa dan dosen. Ini dibuktikan diraihnya juara lomba pidato bahasa Inggris, juara III lomba pidato Bahasa Jepang tingkat Nasional 2017, juara I Kanji Cup tingkat Nasional tahun 2018, juara III Mahasiswa Berprestasi (Mawa-

pres) L2Dikti dan juara II Dosen Berprestasi L2Dikti Wilayah VIII tahun 2018. STIBA Saraswati tahun ini kembali mendapatkan hibah Tracer Study untuk ketiga kalinya secara berturut-turut dari Ditjen Belmawa Kemenristekdikti. STIBA Saraswati juga menjalin kerja sama internasional. Di antaranya dengan Fukuyama University, Seisen University, Niigata University, Manabi Japanese Language Institute, Junshin College, Graduate Institute for Entreprenuerial Studies, dan lain-lain. Mahasiswanya banyak yang magang dan direkrut belajar dan bekerja di Jepang. Sementara itu, Kepala L2Dikti Wilayah VIII diwakili Sekpel Anak Agung Rai Wardana menekankan lulusan STIBA Saraswati menjadi SDM andalan Bali segera go international.(ad238)

Tanamkan Kepedulian terhadap Lingkungan dan Sesama

BEM FH Unwar Ajak Mahasiswa Baru Kerbaksos di Pantai Mertasari BADAN Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (BEM FH Unwar) menggelar Kerja Bakti Sosial (Kerbaksos) dengan tema ‘’Membentuk Mahasiswa Berkarakter dan Berintelektual Tinggi’’ di areal Pantai Mertasari, Sanur Kauh, Selasa (4/9) kemarin. Kegiatan Kerbaksos ini merupakan rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Kelas Reguler A FH Unwar Tahun Akademik 2018/2019. Kerbaksos yang diikuti 380 mahasiswa baru ini diawali persembahyangan bersama di Pura Mertasari. Dilanjutkan dengan bersih-bersih di areal Pantai Mertasari. Di samping juga dilakukan penyerahan tempat sampah oleh Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. kepada Kepala Dusun Blanjong, Sanur Kauh, I Nyoman Sumerdana. Kerbaksos dihadiri Kepala Dusun Betngandang Sanur, Wakil Dekan I FH Unwar Ida Ayu Putu Widiati, S.H., M.Hum., Wakil Dekan II A.A. Sagung Laksmi Dewi, S.H., M.H., Wakil Dekan III Ketut Sukadana, S.H., M.H., UPM FH Unwar, Kaprodi Ilmu Hukum, Ka. Lab FH Unwar, dosen di lingkungan FH Unwar, seluruh panitia dari BEM & DPM FH Unwar, dan 380 mahasiswa baru Reguler A yang mengikuti PKKMB FH Unwar. Ketua Pelaksana PKKMB FH Unwar 2018 I Made Mahendra Adhiyasa mengatakan, kegiatan Kerbaksos tahun ini dilaksanakan di areal Pantai Mertasari dan anjangsana berupa penyerahan bantuan kepada masyarakat kurang mampu di Desa Rijasa, Penebel, Tabanan. Harapan dari kegiatan ini mahasiswa baru FH Unwar memiliki rasa peduli

KERBAKSOS - Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. (3 dari kiri) berfoto bersama Kepala Dusun Blanjong I Nyoman Sumerdana didampingi WD I, II, III, ketua panitia dan perwakilan mahasiswa PKKMB 2018 seusai menyerahkan tempat sampah pada acara Kerbaksos di kawasan Pantai Mertasari, Sanur Kauh, Selasa (4/9) kemarin. terhadap lingkungan dan sesama. Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. mengatakan pelaksanaan Kerbaksos merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. ‘’Kegiatan Kerbaksos ini merupakan langkah pengenalan tentang pengabdian sebagai awal sebelum perkuliahan dimulai. Sesuai dengan tujuan dari pelaksanaan akademik di kampus yaitu mengimplementasikan seluruh pengetahuan saat kuliah di masyarakat. Semua yang didapat harus diabdikan di masyarakat serta peduli terhadap lingkungan dengan ikut berperan dalam pembangunan masyarakat,’’ tandas Budiartha. Pelaksanaan Kerbaksos di daerah pariwisata bertujuan men-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

jaga dan melestarikan lingkungan kepariwisataan sesuai dengan visi Unwar berwawasan lingkungan kepariwisataan. Di samping juga untuk memotivasi Desa Sanur Kauh untuk giat memperhatikan lingkungan sekitar. Dengan adanya kegiatan Kerbaksos, mahasiswa baru diharapkan dapat menanamkan jiwa untuk bertanggung jawab terhadap kewajibannya. FH Unwar secara rutin menggelar pengabdian selama tiga kali dalam setahun. Kepala Dusun Blanjong I Nyoman Sumerdana mengapresiasi kegiatan PKKMB FH Unwar yang dilakukan di kawasan Pantai Mertasari, Sanur. Kepedulian masyarakat umum dan mahasiswa khususnya terhadap daerah ini sangatlah penting untuk dilakukan. (ad239)


Rabu Pon, 5 September 2018

5


OPINI

6

Rabu Pon, 5 September 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Jadilah Mahasiswa yang Lengkap KARAKTER mahasiswa sesuai dengan zamannya. Tipe pergerakan mahasiswa satu dekade tak bisa disamakan dengan dekade berikutnya. Semua sesuai dengan kepentingan situasi dan kondisi saat itu. Ketika zaman Bung Karno adalah tumbuhnya tipe pemuda dan mahasiswa yang kritis untuk gerakan kemerdekaan. Ciri perjuangannya juga jelas. Pada dekade mengisi kemerdekaan mereka kritis dalam segala hal perubahan politik, social, dan keamanan. Demikian selanjutnya. Jadi, gerakan mahasiswa dibenarkan oleh zamannya. Sama juga kalau kita menilai apakah ajaran Bung Karno relevan dipakai saat era Soeharto tentu tidak sepenuhnya benar. Jadi yang benar itu adalah perubahan. Demikian juga soal mahasiswa. Demikian juga perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Dimulai dari hanya memiliki 200 orang mahasiswa saja pascaperang dunia kedua, sekarang mahasiswa Indonesia telah berjumlah 4,3 juta dengan 155.000 dosen yang tersebar pada 82 universitas negeri dan 2.800 perguruan tinggi swasta. Saat itu, wajar PT tumbuh dan berkembang demi pemerataan pendidikan. Kini, pemerintah pun mengajak antarPTS merger dan pembukaan universitas diperketat guna menghindari PT yang kurang berkualitas. Kita sadari investasi di dunia pendidikan sejatinya merupakan bagian dari pengembangan intangible capital yang merupakan syarat dari suksesnya pembangunan suatu bangsa. Pertanyaan yang mendasar adalah sejauh mana pendidikan tinggi ini telah melahirkan manusia-manusia terdidik yang siap berkontribusi bagi kemajuan negeri? Salah satu hal yang mesti dievaluasi adalah munculnya anomali dalam dunia pendidikan tinggi. Output dari proses pendidikan yang terjadi ternyata memiliki deviasi yang cukup besar dari tujuan yang seharusnya. Ini kembali pada pelakunya yakni input (mahasiswa), SDM dosen, dan fasilitasnya. Dulu, kita menganggap pahlawan mahasiswa adalah mereka yang gigih berjuang dan bergerak. Kemudian bergeser menjadi kritikus pembangunan dan kini bergerak menjadi kaum intelektual murni. Bayangkan, dosen tak pernah memberikan toleransi nilai jika aktivias mahasiswa yang kesehariannya sibuk dengan aktivitas kemahasiswaan tak memenuhi nilai minimal dalam perkualiahan. Jika ini terus dipaksakan, sangat sulit akan mencari mahasiswa yang lengkap yakni suka mengkritisi, pintar, dan gemar berorganisasi. Pada dekade terakhir ini, mahasiswa dituntut menjadi job creator yakni pencipta lapangan pekerjaan baru. Singkatnya jiwa kewirausahaan mereka wajib diasah agar tak hanya bermental priyayi yakni menjadi PNS dan bekerja di tempat orang. Benar, ini salah satu tuntutan zaman modern dan global karena negara maju ditentukan jumah wirausaha mudanya. Namun, mahasiswa yang dicetak sesuai dengan pesanan pasar ini jangan kering dengan nilai kekritisannya. Mereka kelak bisa menjadi mahasiswa dan wirausaha yang pendiam dan sibuk dengan urusannya sendiri dan cuek dengan permasalahan bangsa dan masyarakat. Anomali mahasiswa ini tak boleh terjadi. Sayangnya, banyak pimpinan maupun pakar-pakar pendidikan tinggi kita yang menganggap deviasi ini sebagai suatu hal yang wajar. Tuntutan revolusi industri 4.0 boleh bergema, namun kita harus tetap menjadi mahasiswa yang lengkap. Bagus intelektualnya, bersikap kritis, berkarakter dan menjadi problem solving di masyarakat. Kuat akar budayanya, berpikir global dan memenangkan persaingan pada era digital.

S URAT PEMBACA

Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Penghargaan untuk Bambang Gede Rawi Sebagai krama Bali yang telah berusia 69 tahun, saya benar-benar terkesan membaca artikel dalam harian Bali Post yang berjudul “Enam Tokoh Dianugerahi Bali Mandara Parama Nugraha 2018”. Penghargaan yang diberikan langsung oleh Gubernur Bali I Made Mangku Pastika. Salah satu dari mereka yang sangat mengesankan bagi saya adalah Bapak Bambang Gede Rawi. Almarhum mengingatkan saya kepada seorang tokoh bernama Origen (The Religions Book, hal. 211) yang menyatakan bahwa the body may die but the soul will live on. Apa yang terjadi dengan perintis kalender Bali ini persis seperti yang dikatakan Origen bahwa walaupun sudah lama meninggal, almarhum masih menerima penghargaan itu. Seingat saya, sewaktu Bapak Bambang Gede Rawi menerbitkan kalendernya, orang biasa akan tahu ala ayuning dewasa. Sebagai contoh, masyarakat ramai bisa belajar tentang gotongan, semut sadulur, gni rawana, dan sebagainya. Ketika saya masih aktif sebagai tour guide, saya sering melihat kalender untuk mencari di mana ada odalan bagi turis yang ingin melihat upacara piodalan di pura. Dan bagi para orang tua, kalender ini dapat membantu untuk mengetahui kapan odalan di pamerajan masing-masing, dan sebagainya. Ada juga tamu domestik yang membeli kalender Bali yang mungkin tertarik pada budaya Bali untuk mengetahui kapan hari Galungan, Nyepi, dan lain-lain, terlebih lagi orang yang belajar kebatinan. Saya tidak bisa membayangkan kalau tidak ada kalender Bali ini. Saya pun besyukur bahwa sekarang ada tokoh-tokoh yang melanjutkan ide ini. Harapan saya yang terakhir, semoga Gubernur Bali berikutnya melanjutkan memberian penghargaan kepada tokoh-tokoh yang patut mendapatkannya. Terima kasih. I G.K. Pujawan

Sebuah Anomali Dunia Mahasiswa Sejak seperempat abad lalu, mahasiswa Indonesia semakin tidak memahami sejarah pergerakan mahasiswa internasional, pun gerakan mahasiswa di Indonesia. Label-label seperti “agen perubahan sosial” atau “manusia penganalisis” untuk mereka sudah tidak terdengar lagi.

Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum.

M

afhum adanya setelah Catatan S e o r a n g Demonstran (Soe Hik Gie), kampus-kampus Indonesia tidak lagi mengasuh mahasiswa-mahasiswa yang “gelisah” intelektual. Kampus tidak lagi memiliki anak-anak asuh, mereka para intelektual muda yang gelisah dan bertualang di tengah dunia pemikiran, terlibat atau menjadi bagian arus dan konstelasi wacana historis dan kontemporer. Ideologi mahasiswa Indonesia adalah minat yang besar pada kemanusiaan dan moralisme, yang pangkal sejarahnya tentu adalah gagasan kebangsaan mahasiswa di sekolah dokter Jawa (STOVIA), masih terasa hingga awal dekade 1970-an namun mulai berhadapan dengan Orde Baru, yang lewat politik pemberangusan kebebasan intelektual (mahasiswa yang terlibat dalam kehidupan politik praktis) dengan sebuah kebijakan yang terkenal dengan nama NKK/BKK, mahasiswa dikandangkan secara masif dari padang savana kegelisahan intelektual, setelah terjadinya peristiwa Malari. Sejak itu, wajah gerakan mahasiswa Indonesia berubah dan kampus-kampus pada akhirnya ruang yang tersisa bagi mahasiswa yang juga tidak luput dengan intimidasi militeristik yang disimbolkan dengan lars sepatu tentara dan tekanan pemerintah karena kegelisahan intelektual bagi Orde Baru akan memicu rongrongan yang berawal dari parlemen jalanan dan kritik-kritik sosial maha-

siswa kepada pemerintah. Kegelisahan intelektual kampus semakin tidak berdaya namun tetap menyimpan kekuatan besar untuk melakukan sebuah revolusi sosial, semakin nyata berhadapan dengan musuh: negara Orde Baru. Energi kegelisahan intelektual itu meledak di ujung kekuasaan Presiden Soeharto (1998). Tragisnya, itu ternyata menjadi epilog gerakan mahasiswa Indonesia. Sejak itu, kampus-kampus tidak lagi melahirkan intelektual yang gelisah. Mahasiswa yang diasuh oleh almamater univeritas adalah generasi pragmatis yang mengusung ideologi teknokrasi dengan cita-cita besar setelah meraih sarjana, yakni menjadi wirausaha yang sukses. Kurikulum universitas berubah dan ideologi kewirausahaan diinkulturasi ke dalam jiwa mahasiswa. Disediakan banyak dana untuk membiayai proposal kewirausahaan dan tidak ada dana untuk membiayai gerakan sosial mahasiswa. Masa studi di universitas dipatok menjadi 4 tahun. Univeritas dinilai oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan standar kuantitatif. Ruang bagi pengembangan intektualisme ideologis di universitas tidak ada lagi. Maka kampus menjadi lembaga kursus dengan waktu dan jenjang yang lebih panjang dari lembaga kursus pada umumnya, dan tentu semakin mahal. Maka universitas memasuki periode pendidikan tinggi sebagai investasi ekonomi. Yang memiliki modal atau kaya saja yang siap ke universitas. Fasilitas pendidikan yang me-

wah dikemas oleh perguruan tinggi swasta yang secara sadar memandang pendidikan tinggi sebagai bisnis, adalah jaminan sukses bagi para lulusannya di dunia kerja. Tren ini juga merambah universitas negeri sehingga biaya pendidikan juga sangat mahal. Pendidikan sebagai investasi memicu munculnya pandangan masyarakat bahwa semakin mahal biaya pendidikan di sebuah universitas (swasta/ negeri) semakin elite dan semakin menjadi garansi masa depan bagi para lulusannya, pun semakin menjadi rebutan kalangan mahasiswa kaya raya. Harga diri universitas atau jurusan yang mahal melambung karena berkualitas dan berkelas sosial tinggi. Fakta ini menjelaskan bahwa universitas tidak lagi merupakan petualangan intelektual yang merupakan agenda pematangan mental, moral, intelektualitas, model pendidikan tinggi yang utuh dan terlibat dalam persoalan bangsa, kemanusiaan, dan sejarah. Namun demikian adanya, pemerintah menyadari bahwa pendidikan tinggi juga harus disediakan bagi rakyat miskin, misalnya adanya biasiswa untuk memberi peluang mahasiswa tidak mampu memperoleh kesempatan menimba ilmu di universitas, seperti dengan penyediaan biasiswa bidik misi. Di sinilah muncul peluang masuknya mahasiswa idealis sehingga kampus-kampus masih mengasuh segelintir mahasiswa yang mengalami kegelisahan dan petualangan intelektual. Maka kebijakan

ini melahirkan anomali besar dalam kehidupan mahasiswa. Memang di kalangan orang tua mahasiswa yang kaya, dengan pandangan bahwa pendidikan tinggi adalah investasi, masih sangat mungkin muncul mahasiswa-mahasiswa yang menjalani masa pendidikan di almamater dalam koridor petualangan intelektual yang gelisah, sebagai sebuah kesadaran dan pemberontakan serta keterlibatan dalam persoalan senyatanya. Tetapi, jumlah mereka tidak banyak. Perkara lain yang sulit ditemukan jawabannya adalah di tengah pendidikan tinggi yang serba-instan sebagaimana tuntutan BAN-PT terhadap universitas di Indonesia akhir-akhir ini, apakah tipe mahasiswa dengan kegelisahan intelektual lahir atau terbentuk karena kurikulum pasar? Yang jelas, tipe mahasiswa ini tidak menarik bagi pada umumnya para dosen. Mahasiswa yang memandang proses perkuliahan sebagai petualangan intelektual tidak memiliki arti apa-apa di tengah arus utama pendidikan tinggi sebagai investasi ekonomi. Namun, sebagai intelektual yang gelisah ia memilih jalan untuk terlibat dalam dunia wacana, sebuah dunia yang merepresentasikan dinamika sosial di tengah masyarakat yang sedang mengalami transformasi hebat. Pada dirinya proses pendidikan di kelas-kelas yang masih menghadirkan satu atau dua dosen antiarus utama yang juga kurang mendapat tempat di universitas. Teori-teori sosial yang dipelajari seperi gender atau Marxis berproses dalam diri mereka dan semakin memicu hebat kegelisahan intelektualnya. Tuah pendidikan itulah yang mendorong mahasiswa yang gelisah ini terlibat dalam dunia wacana. Dalam keterlibatan dan kegelisahan itu, mereka suntuk berpikir di kamar pondokannya yang pengap, di hadapan buku-

Berebut Pasar Politik Milenial

Pemilu 2019 diprediksi akan berjalan hangat dan ketat. Era komunikasi dan informasi telah menciutkan dunia menjadi seperti desa (global village). Ukuran geografis menjadi tidak bermakna dengan kehadiran media elektronik dan media virtual. Lalu lintas komunikasi menjadi tidak terbatas secara ruang dan waktu. Politik sebagai representasi persepsi publik cukup terbantu dengan media virtual. Kampanye pemilu salah satunya dapat berbentuk layanan pesan singkat dan jejaring media sosial melalui Facebook, Twitter, website, dan lainnya. Hal ini guna menjawab tantangan dan tuntutan pemilih di era milenial. Jagat virtual menjadi medan potensial bagi kampanye Pemilu 2019. Virtualitas partai politik dapat ditelusuri dari dinamika virtual melalui website dan media sosial. Studi Indsight (2018) menyebutkan dinamika 12 partai politik peserta pemilu di media sosial. Gerindra menjadi partai yang memiliki follower terbanyak di sejumlah media sosial. Per Januari 2018, Gerindra memiliki pengikut di Twitter sebanyak 292.362, Facebook sebanyak 3.635.795, dan Instagram sebanyak 154.197. Salah satu tolok ukur keberhasilan kampanye di media sosial adalah tingkat keterlibatan pengikut atau follower. Misalnya tingkat share atau retweet dan like atau favorite yang sukses ter-

Oleh Ribut Lupiyanto cipta dari setiap postingan. Dari ke-12 partai tersebut, kembali Gerindra memiliki tingkat retweet dan favorite tertinggi di Twitter, yakni 37.683 retweet serta 78.736 favorite. Di Facebook, tingkat share tertinggi masih jatuh pada Gerindra, yakni sebanyak 32.428. Sedangkan tingkat like tertinggi jatuh pada PPP, yakni sebesar 104.891. Studi Indsight juga mengungkapkan bahwa PKS sebagai partai yang memiliki tingkat like paling tinggi di Instagram, yakni mencapai 144.834. Terkait Share of Voice, Gerindra menempati peringat teratas, yakni dengan angka 122.631. Angka kuantitatif di atas tidak selamanya linear dengan kualitatifnya. Misalnya, Gerindra sebagai partai yang paling banyak pengikut dan mendominasi pembicaraan, namun sentimennya juga terhitung paling negatif dibandingkan partai yang lain. Model kampanye melalui media sosial beberapa tidak ditemukan pada cara kerja media massa mainstream. Abugaza (2013) menyampaikan ada tujuh keunggulan kampanye media sosial. Pertama, adanya efek penguatan atas pesan dalam kampanye. Kedua, membentuk koneksitas pribadi. Ketiga, kecanggihan teknologi. Keempat, kemam-

puan merespons isu politik. Kelima, pengumpulan informasi. Keenam, pengumpulan donasi. Ketujuh, mampu menyentuh pemilih pemula. Virtualisasi Kampanye Digitalisasi kampanye politik merupakan keniscayaan. Model ini rawan rekayasa dan pemfiktifan. Konsekuensinya, tata kelola parpol era digital harus benar-benar dilakukan dengan baik, rapi, transparan, dan komunikatif. Pencapaian aspek tersebut akan memberikan parpol banyak keuntungan (Andriadi, 2018). Pertama, akuntabilitas parpol. Administrasi parpol dapat dikelola menjadi lebih sistematis, komprehensif, dan dapat meminimalkan penyimpangan. Kedua, transparansi parpol. Teknologi digital memiliki kemampuan untuk merekam dan melakukan check and re-check yang tinggi. Ketiga, integrasi operasionalisasi parpol. Dengan sistem digital, lapisanlapisan pada jalur birokrasi parpol bisa diminimalisasi, sehingga operasional parpol menjadi efektif dan efisien. Pasar virtual juga sangat menjanjikan kini dan ke depan. Warga di dunia maya (nitizenship) meledak keras beberapa

tahun belakangan ini. Media sosial menjadi wahana terpadat dalam lalu lintas komunikasi virtual antarmanusia. Kampanye virtual memiliki daya jual bagi parpol dan caleg karena beberapa keunggulannya. Pertama adalah ramah lingkungan. Kampanye ini sangat efektif meminimalisasi hadirnya sampah visual dan fisikal. Kedua, kampanye virtual lebih efektif. Kampanye ini secara singkat mampu menjangkau wilayah luas dan objek yang tidak terbatasi jarak dan luas. Ketiga, ongkosnya murah. Biaya hanya dibutuhkan untuk desain, membuat domain, akses internet, dan atau insentif admin. Keempat, kampanye virtual dapat menekan praktik politik uang. Sebab, komunikasi tidak dilakukan dengan bertatap muka langsung. Kelima, memiliki ruang dan waktu yang tidak terbatas dalam menyampaikan gagasan dan visi-misi politik. Efek elektoral dari politik virtual akan ditentukan oleh dua faktor, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Faktor kuantitatif antara lain updating informasi, jaringan virtual, jumlah pengikut, aktivasi berkomunikasi, dan lainnya. Faktor kualitatif ditunjukkan oleh konten, desain tampilan, etika berkomunikasi, dan lainnya.

buku yang dibacanya, sejatinya ia tengah memerankan satu peran mahasiswa: manusia penganalisis. Mereka lalu menuliskan pemikirannya pada catatancatatan dan tidak jarang kelak terbit menjadi buku. Urusan kuliah yang lazim (hadir di kelas, menyimak katakata dosen) adalah urusan yang sangat berat bagi mahasiswa pada umumnya, namun tidak ada artinya bagi mahasiswa petualang dengan kegelisahan intelektual. Perkara yang mereka dihadapi bukan lagi perkara mengerjakan tugas kuliah atau urusan nilai tetapi bagaimana ikhtiar melibatkan diri dalam dunia wacana. Memahami pendidikan tinggi sebagai pergulatan intelektual untuk melibatkan diri dan berjuang membebaskan diri dari inkubasi formalisme kurikulum dan dosen yang menghamba pada seabrek standar kuantitatif, maka mahasiswa yang mengalamai kegelisahan intelektual ini harus dipandang sebagai perkecualian karena dirinya adalah segelintir anak asuh almamater yang menjadikan proses kuliah sebagai pergulatan intelektual dan mengejar eksistensi dengan keterlibatan dalam pertarungan atau konstelasi wacana. Tentu saja, ada sedikit dosen, doktor, dan guru besar di suatu jurusan yang bisa menerima keberadaan mereka di kampus, sebagai ruang alternatif atau pilihan bagaimana teori-teori yang dikuliahkan bertuah dalam membentuk pola pikir seorang sajana, di tengah pendidikan tinggi untuk mencetak kaum teknokrat. Harus tetap diakui bahwa kualifikasi seorang sarjana tidak semata harus diukur dari keteknokratannya tetapi juga dari aspek pola pikir manusia atau sarjana yang diluluskan oleh universitas. Penulis, dosen Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Bali

POJOK

Gerus devisa, pemerintah batasi impor 900 barang konsumsi. - Stop krisis. *** Bali menuju era baru dengan tiga dimensi utama. - Tujuan keajegan Bali. *** Kedekatan pemimpin dan rakyatnya percepat wujudkan kesejahteraan Bali. - Bukan untuk mengeksploitasi rakyat.

Penulis, Deputi Direktur Center for Public Capacity Acceleration (C-PubliCA)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Rabu Pon, 5 September 2018

TABANAN

7

Tiga Desa Masuk Zona Merah Rabies

Tabanan (Bali Post) Tiga desa di Tabanan ditandai sebagai zona merah rabies. Hal ini dikarenakan di daerah tersebut ditemukan Hewan Penular Rabies (HPR) yang positif rabies. Tiga desa tersebut masing-masing Desa Delod Peken Kecamatan Tabanan, Desa Beraban Kecamatan Kediri dan Desa Pujungan Kecamatan Pupuan. Untuk Desa Beraban dan Desa Delod Peken, kasus rabies terjadi tahun ini, sementara di Desa Pujungan pada 2017.

SERAH TERIMA - Serah terima dan sosialisasi pelaksanaan BSPS tahun 2018.

Bali Post/san

Kasi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Tabanan drh. I Gusti Ngurah Wiksuara, Selasa (4/9) kemarin, mengatakan suatu daerah masih dinyatakan zona merah jika belum melewati waktu dua tahun sejak ditemukan kasus rabies. ‘’Dalam dua tahun tersebut harus bebas rabies, dalam artian tidak lagi terjadi kasus gigitan positif selama dua tahun tersebut,’’ ujarnya. Oleh karena itu, meski terjadi kasus positif rabies pada 2017, Desa Pujungan,

Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya

Tabanan Dijatah 642 Unit Tabanan (Bali Post) Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR khususnya Direktorat Rumah Swadaya menganggarkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk penyediaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Tahun ini Kabupaten Tabanan mendapatkan alokasi 642 unit rumah yang tersebar di 13 desa. Bantuan diserahkan kepada penerima di Balai Serba Guna Padangan, Selasa (4/9) kemarin. Sekretaris Dinas PU Tabanan A.A. Ngurah Oka Kamasan saat membacakan sambutan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah mengalokasikan program tersebut. Terlebih lagi tahun ini terdapat peningkatan signifikan dibandingkan tahun lalu. ‘’Tahun lalu dari 365 unit menjadi 642 unit,’’ ungkapnya. Dari tahun 2008 sampai 2011, telah dialokasikan dana unit ke Tabanan. Untuk itu, pihaknya berharap tahun mendatang bantuan stimulan ini berlanjut dan ditingkatkan. ‘’Karena masih banyak masyarakat kami yang kategori MBR dengan total rumah sebanyak 28.145 unit yang tersebar di 10 kecamatan. Mereka sangat membutuhkan bantuan sebagai upaya agar memiliki hunian yang layak,’’ jelasnya. Kepada masyarakat penerima bantuan, pihaknya berharap agar bantuan dimanfaatkan secara maksimal. Pihaknya juga berharap Tabanan dapat diprioritaskan di tahun mendatang. ‘’Tak lupa kami mohon koordinasi, bimbingan dan arahan dari TP4D kabupaten dalam rangka pelaksanaan program di Pemkab Tabanan, khususnya pelaksanaan BSPS di Kecamatan Pupuan, Selemadeg Barat dan Baturiti,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kepala SNVT Rumah Swadaya PUPR Provinsi Bali Ir. Made Winarsa mengungkapkan, penerima BSPS tahun 2018 tersebar di enam kabupaten di Bali.

Di Tabanan rincian penerima program ini yakni Desa Jelijih Punggang yang terdiri dari 55 PB, Desa Munduk Temu 80 PB, Desa Kebon Padangan 64 PB, Desa Sai 62 PB, Desa Paja-

han 85 PB, Desa Karyasari 40 PB, Batungsel 44 PB, Belatungan 30 PB, Padangan 40 PB, Mundeh 30 PB, Mundeh Kangin 20 PB dan Desa Bangli 52 PB. BSPS diharapkan dapat

meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di bidang penyediaan perumahan. ‘’BSPS diharapkan dapat menumbuhkembangkan inisiatif keswadayaan penerima bantuan,

keluarga, kerabat atau tetangga. Bentuk keswadayaan masyarakat berupa tambahan dana keluarga, tenaga kerja, maupun dukungan lainnya,’’ ungkapnya. (kmb24)

Pupuan masih dinyatakan zona merah rabies di tahun 2018. Sementara untuk kasus positif rabies pada HPR di tahun 2018, baru tercatat di dua desa yaitu Desa Delod Peken, Tabanan dan Desa Beraban, Kediri. Guna mengantisipasi penularan rabies pada HPR terutama anjing, Dinas Pertanian melakukan vaksinasi massal setiap tahunnya. Sasaran pertama vaksinasi massal adalah wilayah zona merah, setelahnya daerah yang masuk zona kuning atau

yang berdekatan dengan zona merah baru kemudian zona hijau. Dari data terakhir, vaksinasi massal tahun ini sudah mencapai 41.251 HPR yang terdiri dari anjing sebanyak 40.697 ekor, kucing 544 ekor dan monyet 10 ekor. Jumlah HPR yang divaksinasi ini sudah mendekati target jumlah vaksin yang digelontorkan pusat, yaitu 48.000 vaksin. Vaksinasi massal akan terus berlanjut hingga seluruh vaksin terpakai. (kmb24)


8

Rabu Pon, 5 September 2018


Rabu Pon, 5 September 2018

GIANYAR Pelayanan Peserta BPJS Tak Maksimal

Dewan Ancam Cabut Izin RS Swasta

Gianyar (Bail Post) Kalangan dewan segera akan memanggil para pemilik rumah sakit swasta di Kabupaten Gianyar. Pemanggilan ini terkait tidak optimalnya pelayanan BPJS dari puskesmas ke rumah sakit tipe C di kawasan seni ini. Bahkan pemerintah mengancam akan mencabut izin operasional rumah sakit swasta, bila diketahui terjadi penyimpangan pelayanan peserta BPJS. Hal ini terungkap dalam rapat yang digelar Komisi IV DPRD Gianyar, Selasa (4/9) kemarin.

Rapat yang diselenggarakan di Gedung DPRD Gianyar ini dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Cokorda Wisnu Parta, Ketua Fraksi PDI-P Gianyar I Ketut Sumadhi, S.H., anggota DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara, Kadiskes Gianyar Ida Ayu Cahyani W., Direktur RSUD Sanjiwani dr. Ida Komang Upeksa dan sejumlah staf BPJS Kesehatan. Anggota DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara mengatakan rapat ini digelar menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait sistem rujukan berjenjang dengan sistem online. ‘’Kita sangat dirugikan karena Perbup sudah mengatur RSUD Sanjiwani, tetapi sekarang kita punya rumah sakit begitu bagus tidak bisa kita manfaatkan,’’ keluhnya. Melihat kondisi ini, ia pun meminta agar mengembalikan RSUD Sanjiwani sebagai rujukan dari puskesmas. Pebriantara beralasan selama ini pelayanan rumah sakit swasta dalam hal ini tipe C, dominan tidak maksimal, sehingga menuai keluhan masyarakat. ‘’Misalnya masalah peserta BPJS diminta naik kelas, disuruh bayar uang tambahan dan fasilitas lainnya masih kurang,’’ katanya. Namun bila aturan pelayanan berjenjang dari puskesmas harus ke rumah sakit tipe C, pemerintah memastikan akan memanggil empat rumah sakit swasta yang tipe C di Kabupaten Gianyar. ‘’Kita akan panggil mereka untuk menegaskan tidak boleh ada penyimpangan terhadap pasien peserta BPJS,’’ ucapnya. Pebriantara mengatakan, penegasan ini dipandang penting, mengingat BPJS sudah menunjuk rumah sakit swasta sebagai bagian dari rujukan dalam sistem pelayanan berjenjang ini. Bahkan kalangan dewan mengancam akan mencabut izin operasional rumah sakit swasta bila diketahui terjadi penyimpangan pelayanan peserta BPJS. Senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar Ida Ayu Cahyani, bahwa Pemkab Gianyar memang bisa mencabut izin operasional rumah sakit swasta bila dinilai bermasalah. ‘’Ya betul bisa saja, karena pelayanan RS tetap ada konsep wilayah, yakni di bawah Dinas Kesehatan, dalam hal ini pemerintah daerah,’’ katanya. Namun, dalam hal ini pihaknya tetap melakukan pembinaan agar rumah sakit swasta bisa menjalankan aturan pelayanan berjenjang untuk peserta BPJS. Terlebih saat ini aturan itu diterapkan dengan sistem online. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/ TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165

9


JEMBRANA

10

Penyelundup 27 Ekor Penyu Divonis Tujuh Bulan Penjara

SOSOK Motivasi Keluarga DI balik prestasi yang diraih, tentunya ada sesuatu yang mesti dikorbankan. Hal itu disadari betul oleh Putu Bernika Saraswati, Jegeg Bagus Jembrana 2018. Selama ini filosofi tersebut coba dipegang teguh gadis 17 tahun itu untuk mewujudkan segenap impian maupun cita-citanya. Menurut sulung dari tiga bersaudara, putri dari pasangan I Komang Winduarsa dan Ni Putu Anom Cristia ini, kesuksesan tidaklah didapat dengan mudah. Namun perlu perjuangan dan kerja keras. Hingga sampai saat ini cukup banyak prestasi yang berhasil ia raih. Selain ditetapkan sebagai Jegeg Jembrana 2018 pada grandfinal JBJ, 4 Agustus lalu, cukup banyak prestasi akademik yang telah digapai. Di antaranya sebagai juara umum II bidang akademik di sekolahnya, juara umum II lomba sains bidang komputer dan kerap kali dipanggil sekolahnya untuk mengikuti kegiatan karya ilmiah. Remaja yang bercita-cita menjadi dokter ini mengaku motivasi terbesarnya merupakan diri sendiri dan keluarga. Tentunya dengan menghasilkan prestasi adalah salah satu cara untuk membanggakan orangtua dan keluarga. “Tentu ada hal-hal yang mesti dikorbankan, namun jangan dijadikan beban. Ambil positifnya saja,’’ ujar Bernika yang saat ini duduk di kelas XII SMAN 1 Negara. Ia mencontohkan saat dirinya mengikuti seleksi Jegeg Bagus Jembrana, cukup banyak menyita tenaga dan waktu. Baik itu kegiatan akademik di sekolah hingga pergaulan sosialnya yang mesti dikurangi. Tapi dia berusaha menikmatinya. “Saya jadi banyak tambah teman, pengalaman, sekaligus hal-hal lucu saat mengikuti kegiatan,” ungkapnya. Motivasi itu ingin ia tularkan kepada remaja Jembrana lainnya. Sebagai generasi muda sudah seharusnya bersikap tegas, bertanggung jawab serta kreatif. “Selama kita punya bakat dan minat positif, ayo kembangkan, diasah terus, jangan sampai tenggelam sehingga bisa menjadi pemuda berprestasi,” ajaknya. (olo)

Petani Tewas Gantung Diri

Negara (Bali Post) Warga Banjar Petanahan, Desa Batuagung, Selasa (4/9) pagi kemarin dikagetkan penemuan mayat seorang yang tergantung di sebuah kebun. Korban gantung diri diketahui bernama I Wayan Januarta (35), seorang petani dari Banjar setempat. Mayat korban ditemukan pertama kali oleh mertua korban, I Nengah Suarnya (60), di lahan kebun milik Komang Ari, Banjar Petanahan. Saat ditemukan, korban mengenakan baju kaos abuabu bergaris hitam dan celana pendek warna loreng coklat. Dari penyelidikan jajaran Polres Jembrana, jarak simpul tali atas ke tanah sekitar 240 cm. Korban menggantung dirinya menggunakan tali nilon plastik warna biru. Saat ditemukan tubuh korban dikerumuni lalat. Selain itu petugas juga menemukan sebuah kunci sepeda motor Yamaha dengan gantungan uang logam bolong. Terdapat luka pada sela jari kelingking kaki kanan, luka pada ibu jari kaki kiri. Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas I Jembrana dr. I Wayan Sumantra, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Korban diperkirakan tewas akibat gantung diri sudah lebih dari 24 jam. Nengah Suarnya, mertua korban mengatakan pada Senin (3/9) lalu korban dilihat terakhir kali sekira pukul 10.00 Wita. Korban pamitan mau menyabit rumput, namun hingga sore hari korban belum pulang. Kemudian saksi mencari di rumah saudara-saudaranya, namun tidak ditemukan. Keesokan harinya sekira pukul 07.00 Wita, saksi Nengah Suarnya mencarinya di kebun milik I Ketut Parka (alm). Kemudian saksi menemukan korban sudah dalam keadaan tergantung di ranting pohon duku. Penemuan korban ini pun kemudian dilaporkan kepada warga sekitar dan diteruskan kepada Bhabinkamtibmas

Batuagung lantas ke Polsek Negara dan Polres Jembrana. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan telah disemayamkan di rumah duka. Pihak keluarga mengaku telah mengikhlaskan kepergian korban. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi membenarkan adanya kasus gantung diri tersebut. Belum diketahui motif korban gantung diri. (kmb26)

Rabu Pon, 5 September 2018

Negara (Bali Post) –

Terdakwa kasus penyelundupan penyu di Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Muhamad (45), akhirnya divonis tujuh bulan penjara oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Negara, Selasa (4/9) kemarin. Selain dihukum penjara, terdakwa juga dikenai denda Rp 500 ribu subsider satu bulan kurungan.

SIDANG - Sidang putusan terdakwa kasus penyelundupan penyu di Pangkung Dedari, Melaya. Majelis hakim mengganjar terdakwa tujuh bulan penjara dan denda Rp 500 ribu.

Sebelumnya terdakwa dituntut jaksa penuntut umum (JPU) delapan bulan penjara. Majelis hakim dengan ketua R.R. Diah Poernomojekti bersama dua hakim anggota Mohammad Hasanuddin Hefni dan Alfan Firdauzi Kurniawan memutuskan terdakwa terbukti bersalah memperjualbelikan satwa dilindungi sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 21 ayat 2 huruf a jo. Pasal 40 ayat 2 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem. Majelis hakim memutus-

SIDANG Paripurna V DPRD Kabupaten Jembrana dilaksanakan, Selasa (4/9) kemarin di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Jembrana. Pada Sidang tersebut, Bupati Jembrana I Putu Artha mengajukan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yaitu tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah (Perda) No. 11 Tahun 2017 tentang APBD Tahun Anggaran 2018 dan RAPBD tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Bupati Artha menyampaikan setelah melalui kajian, evaluasi dan perhitungan, seluruh pos APBD tahun 2018, baik Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah mengalami perubahan. Anggaran Pendapatan Daerah tahun 2018 sebesar Rp 1.114.793.253.249,03

han fungsi BPD, dari hukum ke fungsi politis yaitu menampung dan menyalurkan aspirasi, membahas dan menetapkan rancangan peraturan desa bersama kepala desa, dan mengawasi kinerja kepala desa. Untuk memenuhi ketentuan pasal 65 ayat (2) UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, dan ketentuan pasal 73 Permendagri No. 110 Tahun 2016 tentang BPD, perlu kiranya melakukan penyesuaian Perda No. 23 Tahun 2006 tentang Pembentukan BPD yang telah diundangkan sebelum berlaku UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Artha menyampaikan Ranperda Badan Permusyawaratan Desa tentang BPD terdiri dari 10 bab sebagai berikut I Ketentuan Umum, II Keanggotaan BPD, III Kelembagaan BPD,

Bali Post/olo

kan memberikan hukuman tujuh bulan penjara terhadap terdakwa. Sejumlah pertimbangan meringankan disampaikan, di antaranya selama sidang terdakwa bersikap sopan dan mengakui perbuatannya. Mendengar putusan itu, terdakwa akhirnya menerimanya. Kasus penyelundupan penyu ini sebelumnya diungkap jajaran Polres Jembrana pada Juli lalu. Dalam rumah terdakwa yang berada dekat dengan pantai tersimpan 27 ekor penyu hijau dengan berbagai ukuran. Di antaranya ada yang besar

dan diperkirakan berumur lebih dari 50 tahun. Dari keterangan terdakwa, penyu yang hendak dijual ke Denpasar itu dikirim dari Pulau Madura, Jawa Timur. Terdakwa membeli penyu yang rencananya dijual untuk dikonsumsi itu seharga Rp 15 juta. Lantas, rencananya akan dijual kembali seharga Rp 20 juta. Terdakwa mengaku tidak mengetahui kalau menjual penyu ini dilarang. Puluhan penyu yang sempat diamankan saat itu langsung dilepasliarkan di pantai Perancak. (kmb26)

Bupati Artha Ajukan Dua Ranperda bertambah sebesar Rp 5.194.851.902,50 sehingga setelah perubahan menjadi sebesar Rp 1.119.988.105.151,53. Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 semula dianggarkan sebesar Rp 1.164.958.949.645,24 bertambah sebesar Rp 164.779.190.143,42 sehingga setelah perubahan menjadi Rp 1.329.738.139.789,16. Tambahan belanja tersebut terjadi pada Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung. Pada sisi pembiayaan daerah, pe nerimaan pembiayaan daerah bertambah sebesar Rp 157.084.338.241,42 yang semula dianggarkan sebesar Rp 65.811.368.552,23 sehingga setelah perubahan menjadi Rp 222.895.706.793,65. Memperhatikan peruba-

Bali Post/ist

SIDANG – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama pimpinan DPRD Jembrana sesuai penyampaian pengajuan dua Ranperda dalam sidang DPRD Jembrana, Selasa (4/9) kemarin. IV Fungsi dan Tugas BPD, V Hak Kewajiban dan Wewenang BPD, VI Peraturan Tata Tertib BPD, VII Pembi-

naan dan Pengawasan, VIII Pendanaan, IX Ketentuan Peralihan, X Ketentuan Penutup. (ad234)


Rabu Pon, 5 September 2018

KARANGASEM

11

FLS2N 2018 di Aceh

SMK PGRI Amlapura Sukses Sabet Juara II Nasional Amlapura (Bali Post) Dua siswa terbaik SMK PGRI Amlapura membuktikan diri mereka mampu bersaing pada level nasional ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2018, yang berlangsung di Banda Aceh. Siswa SMK PGRI Amlapura yang mewakili Bali ke tingkat nasional, berhasil meraih juara II. Sukses prestasi itu berkat garapan film pendek berjudul “Tempat Penitipan Terakhir”. Film itu mengangkat kisah pendirian Museum Lontar Penaban. Juri di tingkat nasional terpukau ide film dokumenter yang dibuat anak-anak SMK PGRI Amlapura itu. Kedua siswa terbaik SMK PGRI Amlapura itu adalah I Gede Andika Budi Pramana dan I Putu Andika Premana Bukian. Lomba di tingkat nasional itu diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI selama seminggu, 26 Agustus - 1 September. Dari 34 provinsi yang ada, mereka bersaing dengan 27 wakil dari masing-masing provinsi yang berpartisipasi. Selama seminggu di Banda Aceh, mereka mengikuti kegiatan pembukaan, technical meeting, hingga agenda lomba. Ide cerita film pendek itu dipresentasikan selama dua menit. “Kami banyak menjelaskan dasar ide film TPA (Tempat Penitipan Akhir) Lontar Penaban. Bagaimana menjaga lontar, sebagai warisan budaya. Kenapa kita yang punya, justru mereka yang pelajari kemudian tahu lebih banyak. Hal itu benarbenar menginspirasi kami mengangkat kisah itu,” kata Andika Pramana saat ditemui di sekolahnya, Selasa (4/9) kemarin. Usai pelaksanaan lomba, mereka juga berkesempatan mengikuti workshop teknis dasar membuat film yang lebih baik. Di sana, mereka banyak mendapat ilmu. Kemudian disempurnakan film dokumenter itu. Mereka sangat bersyukur dapat mengikuti dan juga tampil sebagai runner-up pada lomba di level nasional ini. “Setelah workshop, kita banyak ditanya soal kenapa menampilkan film dokumenter ketimbang fiksi. Kalau ada yang nyata, kenapa mesti dibuat-buat (dokudrama)? Itulah sebabnya, kami lebih memilih membuat karya dokumenter,” tegas Andika Bukian, siswa kelas XII Multimedia

DCT Menunggu Ditetapkan

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Karangasem masih menunggu menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) dari Daftar Calon Sementara (DCS). Rencananya DCT itu ditetapkan pada sidang pleno dalam dekat ini. Ketua KPU Karangasem Ni Putu Deasy Natalia mengatakan hal itu, Selasa (4/9) kemarin. Menurutnya, jumlah DCS seluruhnya 347 orang sudah termasuk nama pengganti bacaleg yang mengundurkan diri dari Partai Hanura. “Pengganti calon dari Partai Hanura baru dimasukkan di DCT jika sudah memenuhi syarat-syarat sebagaimana ditentukan,”ucapnya. Wakil Ketua Partai Perindo Kabupaten Karangasem I Nyoman Sargunaya mengatakan, partainya menargetkan mendapatkan satu fraksi di DPRD Karangasem. Ketua DPC Partai Hanura I Luh Purnaminingsih juga mengatakan hal senada. (kmb41)

(MM) ini. Keduanya bersyukur bisa menjadi terbaik kedua di tingkat nasional itu. Realitas itu menegaskan buah manis hasil dasar pembelajaran yang didapat di sekolah. Kepala SMK PGRI Amlapura Drs. I Ketut Sutarsa mengatakan ini membuktikan

bahwa SMK PGRI Amlapura mampu bersaing mencetak siswa-siswa berprestasi. Prestasi siswa dan sekolah mencerminkan bahwa proses kegiatan belajar mengajar di sekolah itu berlangsung baik. “Sebelumnya, guru-guru kami belum lama ini juga juara II nasional lomba fotografi. Syu-

Bali Post/kmb31

SISWA BERPRESTASI - Siswa-siswa berprestasi SMK PGRI Amlapura saat ditemui di sekolahnya, Selasa (4/9) kemarin.

kur siswa dan guru kami bisa mengawinkan prestasi. Kami SMK di Karangasem ternyata sudah mampu bersaing di level nasional. Kami yakin SMK PGRI Amlapura bisa,”

kata Sutarsa. Selain juara nasional FLS2N 2018, wakil-wakil SMK PGRI Amlapura juga memperoleh juara II pada lomba merangkai bunga dalam rangka Festival

Subak Karangasem di Desa Bugbug, 2 September lalu. Dua siswa itu adalah Ni Putu Sessa Sephianti dan Ni Wayan Sasa Claudia, dari Kelas XII Akomodasi Pariwisata (AP) 1.

Guru pembinanya, I Wayan Yudiana, mengatakan lomba ini juga sebagai bagian persiapan lomba-lomba berikutnya di Poltek 21 September nanti. (kmb31/100k)


KLUNGKUNG

12 Digagas Jadi Rujukan Bali Timur

Layanan Cuci Darah di RSUD Dinilai Belum Optimal

Semarapura (Bali Post) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung digagas menjadi rujukan Bali Timur. Di tengah hal tersebut, sejumlah fasilitas dinilai belum sepenuhnya mendukung. Demikian juga dengan pelayanan ada yang belum berjalan optimal. Itu terungkap dalam pantauan Komisi III DPRD Klungkung, Selasa (4/9) kemarin. Ketua Komisi III Ni Luh Komang Ari Ayu Ningrum mengatakan, pemantauan yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Klungkung I Nengah Ariyanta sebagai bentuk tindak lanjut keluhan masyarakat akan lambatnya mendapat pelayanan cuci darah atau hemodialisis. “Banyak yang mengeluhkan. Harus menunggu lama baru dapat giliran,” ungkapnya. Saat itu, memang ditemukan hal demikian. Keterbatasan peralatan menjadi penyebab. “Rumah sakit punya 14 mesin. Tiap mesin bisa melayani dua orang dalam sehari. Sedangkan pasiennya cukup banyak,” sebutnya. Menyikapi hal itu, rumah sakit telah melakukan pembangunan gedung untuk mendukung penambahan layanan. Namun diperkirakan belum bisa beroperasi tahun ini.

Oleh sebab itu, diharapkan ada solusi jangka pendek untuk bisa mengoptimalkan pelayanan. “Ini akan kami bahas dalam raker. Apakah bisa dicarikan alternatif lain, misalnya untuk mesin, dari melayani dua pasien, bisa jadi tiga,” katanya. Sementara itu, khusus untuk pelayanan lain, politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini menilai sudah berjalan baik, termasuk untuk pasien yang menggunakan BPJS. “Secara umum sudah baik. Tetapi dengan turun, kami bisa tahu apa saja persoalannya. Kalau ada yang perlu segera ditangani, akan dibahas. Kalau perlu anggaran prioritas, akan diusulkan pada APBD,” imbuhnya. Anggota Komisi III Ketut Sukma Sucita mengatakan, rumah sakit yang berlokasi di Jalan Flamboyan ini juga perlu didukung fasilitas berupa lift pada gedung berlantai tiga. Itu dinilai penting untuk menjaga kenyamanan pasien. “Ada gedung masih menggunakan tangga. Tidak semua pesien bisa menggunakan itu,” ucapnya. Sebagai rumah sakit tipe B dan digagas menjadi rujukan Bali Timur, seluruh fasilitas maupun pelayanan harus benar-benar memadai dan optimal. Diharapkan itu

mendapat perhatian serius dari pemerintah. “Dengan menjadikan sebagai rujukan Bali Timur, pelayanan harus optimal,” sebut politikus asal Desa Kamasan, Klungkung ini. Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSUD Klungkung I Nyoman Kesuma tak menampik pelayanan cuci darah yang demikian. Pihaknya belum bisa berbuat banyak. “Sekarang satu mesin bisa melayani dua pasien. Kalau tambah lagi satu pasien, tidak bisa optimal hasilnya. Kami menunggu ruang baru bisa beroperasi. Itu terintegrasi dengan bangunan Instalasi Bedah Sentral. Sekarang masih pengerjaan,” jelasnya. Diakui, sampai saat ini masih ada sejumlah pasien yang harus beralih ke rumah sakit lain untuk mendapat penanganan lebih cepat. “Yang cek darah ke sini juga ada pasien rumah sakit lain. Alasannya karena lebih dekat,” katanya. Sementara itu, khusus untuk pengadaan lift pada gedung berlantai tiga, telah diusulkan bisa terealisiasi pada 2019. “Tahun depan tidak ada perencanaan pembangunan fisik. Jadi untuk pengadaan lift bisa dilakukan. Ini penting untuk emergency,” pungkasnya. (kmb45)

Rabu Pon, 5 September 2018

Kasus Dugaan Korupsi Proyek Biogas

Kalak BPBD dan Istri Anggota Dewan Kembali Diperiksa Semarapura (Bali Post) Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung I Putu Widiada dan Direktris CV Buana Raya, Thiarta Ningsih, memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung, Selasa (4/9) kemarin. Mereka diperiksa terkait kasus dugaan korupsi proyek biogas di Kecamatan Nusa Penida dengan kerugian ratusan juta rupiah. Kedatangan keduanya berlangsung pukul 10.00 Wita, sesuai dengan surat yang dilayangkan Kejari. Wi di ada yang merupakan mantan Kepala Badan (Kaban) Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan Keluarga Berencana (KB) Klungkung ini datang seorang diri. Sedangkan Thiarta Ningsih bersama penasihat hukum H. Kastam. Mereka diperiksa di ruangan berbeda. Sekitar pukul 14.15 Wita, Thiarta Ningsih keluar, namun enggan memberikan komentar. Thiarta Ningsih memilih mempercayakan kepada H. Kastam. Penasihat hukum berperawakan sedang ini menjelaskan kliennya itu diperiksa sebagai saksi. “Hanya sebagai saksi,” ungkapnya. Disampaikan lebih lanjut, dalam proyek tersebut, kliennya yang kini sedang mengandung hanya mengerjakan. Sementara untuk tender, dimenangkan

perusahaan lain. “Bu Thiarta itu pemilik Buana Raya. Tetapi pemenang tendernya perusahaan lain. Kalau Bu Thiarta sebagai pekerja yang mengerjakan proyek itu atas nama pribadi. Tidak ada sangkut pautnya dengan Buana Raya,” jelasnya. Ditegaskan, dalam hal ini pihaknya menghargai jalannya proses hukum dan siap memberikan keterangan tambahan jika sewaktu-waktu diperlukan. “Bila diperlukan untuk memberikan keterangan, kami siap,” ucapnya. Sementara itu, Widiada belum bisa memberikan keterangan kepada awak media. Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Klungkung I Kadek Wira Atmaja mengatakan, pemeriksaan tersebut hanya bersifat pendalaman dan penegasan terhadap hasil pemeriksaan sebelumnya. “Hanya pendalaman-pendalaman. Kemarin yang sudah

pernah di-BAP, yang dulu. Sebelumnya sudah pernah. Cuma kita dalami saja. Seperti itu saja,” jelasnya. Saat memberi keterangan, keduanya sangat kooperatif. Belum ditemukan adanya fakta baru dalam kasus tersebut. “Sementara didalami saja. Mohon bersabar dulu,” ucapnya. Terkait posisi CV Buana Raya pada proyek yang tersebar di Desa Kutampi Kaler, Sakti dan Klumpu itu, pejabat asal Denpasar ini juga belum bisa memberikan penjelasan. Namun dibenarkan pemenang tendernya berasal dari Karangasem. “Sekarang itu masih penyidikan. Mohon ditunggu ya,” imbuhnya. Sempat ditegaskan, Kejaksaan harus berhati-hati menangani kasus tersebut, termasuk dalam penetapan tersangka. “Kami harus hati-hati. Kami tidak mau menzolimi,” ucapnya. Selain kedua orang itu, pemeriksaaan juga telah

dilakukan terhadap anggota DPRD Klungkung I Gede Gita Gunawan untuk pertama kalinya pada 21 Agustus 2018. Ia yang tak lain suami Thiarta selaku persero komanditer dalam CV Buana Raya. Seperti berita sebelumnya, proyek energi terbarukan ini bergulir pada 2014, dikelola Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan Keluarga Berencana (KB) Klungkung, yang kini menjadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan KB. Anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, ditambah 10 persen dana pendampingan dari APBD Klungkung yang totalnya mencapai Rp 890 juta. Sesuai hasil pengecekan dari 40 titik, yang dikerjakan hanya 38 titik dan seluruhnya mangkrak. Sementara sisanya lagi dua titik laporannya dibuat fiktif. Berdasarkan hasil penghitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugiannya yang ditimbulkan mencapai Rp 792.912.654. (kmb45)

Sambut Atlet Asian Games 2018

Bupati Berharap Terus Lahir Atlet Andal SELURUH jajaran Pemerintah Daerah dan Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kabupaten Klungkung, Selasa (4/9) kemarin menyambut kedatangan atlet

yang mewakili Indonesia pada ajang Asian Games 2018. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang memimpin langsung menyampaikan selamat sekaligus berterima

Bali Post/ist

SAMBUT - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Wabup I Made Kasta, Selasa (4/9) kemarin menyambut kedatangan atlet yang berlaga di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

kasih atas jerih payah yang telah dilakukan para atlet itu karena sudah berjuang meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah. “Penyambutan ini merupakan wujud rasa syukur dan apresiasi atas perjuangan dalam membela Indonesia di ajang olahraga di tingkat Asia. Kita jangan hanya melihat medali yang telah diraih, namun juga bagaimana proses yang telah dilalui para atlet sehingga bisa berjuang dan meraih prestasi,” ujarnya didampingi Wabup I Made Kasta dan Sekda I Gede Putu Winastra di halaman Kantor Bupati. Kepada seluruh pengurus KONI Klungkung, Bupati asal Nusa Ceningan Kecamatan Nusa Penida ini mendorong untuk bisa melahirkan atlet andal lain melalui penyelenggaraan berbagai pertandingan. Kepala OPD juga ingatkan untuk mengadopsi semangat dan perjuangan para atlet ini dalam

melaksanakan tugas dan kewajiban di kantor. Tercatat sebanyak 8 atlet Klungkung berlaga di ajang Asian Games. Di antaranya Cokorda Istri Agung Sanistyarani, akrab disapa Coki dari cabor karate, Dicki Candra, dan I Komang Dandy Darmawan dari kabaddi putra, Ni Komang Isna Pratiwi Widyaningsih, Desak Gede Indah Vinka, Ni Putu Dewi Laraswari, dan Ni Kadek Surya Febriantari dari kabaddi putri serta Komang Ardiata dari cabor kurash. Dari sekian itu, hanya Coki yang berhasil memperoleh medali perunggu setelah mengalahkan atlet karateka Cina Ding Jiamei dengan skor 1-0, kelas Kumite 55 kg.

Putri pasangan Cokorda Gede Purnomo dan Cokorda Istri Agung Surat Mirah ini mengaku sangat bersyukur dengan hasil yang diraih, karena persiapan intens mengikuti event olahraga terbesar di Asia itu hanya dua bulan. Selanjutnya, target ke depan akan fokus pada ajang Sea Games dan Olimpiade Tokyo, Jepang pada 2020. “Saya menyampaikan terima kasih karena telah memberikan dukungan penuh kepada para atlet yang berlaga. Apalagi Pak Bupati juga telah menyempatkan menonton langsung saat pertandingan dan pengalungan medali di Stadion Plenary Hall Gelora Bung Karno,” ujar Coki. Atas prestasinya itu, ia

juga diganjar hadiah berupa pengangkatan sebagai pegawai Aparatur Sipil Negara di Kemenpora oleh pemerintah pusat. Dalam acara penyambutan ini, seluruh atlet dan pelatih ini dianugerahi

bunga dan uang saku, dari Pemkab dengan total Rp 25 juta maupun KONI Klungkung sebesar Rp 15 juta. Itu sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan yang telah dilakukan. (ad233)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Pon, 5 September 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Cari PRT Wanita, Jujur,Tgl dlm Hub.085238127777

B.BP.004.09.18.0000166

Dcr Krywti u/Wr.Babi Guling Sari Kembar Jl.Pd.Luwih Brpglm Gj.2Jt, 081338665134 No SMS

B.BP.001.09.18.0000058

Sopir/Driver (Tabanan),Pengalaman Hub.Dewi 081236222509

B.BP.004.09.18.0000172

Dcr: FO,HK,Bs.Shift Malam.Puri Asih Htl, Jl.Pantai Kuta 40, Kuta B.BP.001.09.18.0000138

Admin Penjualan (Tabanan), bisa Komputer,Pengalaman, Lmrn ke : info@tsbali.com B.BP.004.09.18.0000170

Cr Admin/Dgtal Printer Pria bs Comp Min SMA 082139313737 B.BP.004.09.18.0000164

Cr SPG/SPB Butik Area Kuta bs Inggris Pengalaman.Krm CV : yosi.gingersnap@gmail.com B.BP.004.09.18.0000098

Cr Tenaga Adm Lulusan SMA/K/S1 Gaji Memuaskan T.08179752136

Cr staf Admin P/W min SMA/SMK Lam Jl.Antasura Ph.08123803889

B.BP.001.09.18.0000183

Dcari Guru Private Renang&Prvt Les Bhsa Inggris utk malam.Lok Jl.Gurita-Sesetan.Serius kirim CV ke : hrdbali2018@gmail.com

B.BP.001.09.18.0000023

Dcr Krywn/ti u/Laundry Krbokan Kelod,Kuta Utara, 082147086628

B.BP.001.09.18.0000217

Dcr QS min.STM bisa Autocad kirim:kehidupan.baru@yahoo.com B.BP.001.09.18.0000156

Dcr Security Bersertifikat L/P Min SLTA.CV lkp:Puri Cendana Seminyak H.0361732947

B.BP.001.09.18.0000178

Dcr Sgr Sopir Pribadi Lam.ke Jl.Treggana 179X(Samping Pasar Angabaya,Penatih) Denpasar

B.BP.001.09.18.0000129

Dcr Sopir Engkl SIM B1 u/Gdng Genteng Munggu H.087860137009 B.BP.167.09.18.0000163

Dcr Sopir SIM B1/A,Perusahaan Distributor. Lam Gn.Himalaya Sltn 6 Dps, 418531/08124646409

B.BP.014.09.18.0000160

B.BP.001.09.18.0000132

Cr Tk.Jahit, Admin (Serabutan) Hub:081999312347/08123675330

Dcr Tng + Sopir U/Krja di Rmh Potong Ayam Hub.085338422666

B.BP.001.09.18.0000084

B.BP.001.09.18.0000125

DIJUAL RUMAH

DIJUAL MOBIL

BENGKEL LAS

Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

RUPA-RUPA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

BIRO JASA

ALUMINIUM

Dcr Staff HK utk Villa Pribadi di Umalas,Pengalaman min 2th, Bhs.Inggris Aktif,081239570606

B.BP.001.09.18.0000082

Dcr analis kredit dom Tabanan Hub .PT BAM Kediri 081999000296

B.BP.155.09.18.0000136

Dicari Cleaning Service Jl. Petitenget Hub:082210090909

B.BP.004.09.18.0000165

Dicari Driver Punya SIM A & Motor Sendiri,HP:089668043266

B.BP.001.09.18.0000130

Dicari Segera Terapis Wanita u/SPA di Canggu.Pengalaman/ Tidak,Gaji&Bonus Menarik. Hub.081239621123 (Massaji SPA)

B.BP.001.08.18.0001397

Dicari Sopir Bisa Matic Hub.081808830830 B.BP.001.09.18.0000147

Dicr Karyawati u/kerja Bersih2 di Villa Jln.Pantai Berawa Canggu Usia Max28Th,3Jam/Hari Gaji 800Rb/Bln.HP:087862521828

B.BP.001.09.18.0000135

Dicr:Office Boy Ulet,Jujur,Rajin Rapi, Bersih, Bersedia Lembur.Krm Lam:Metric, Jl By Pass Ngurah Rai Pemogan No.599 Dps Telp:0361-282862 B.BP.001.09.18.0000127

Dicari Staff Accounting Hub: 03619004879

B.BP.001.09.18.0000176

Dicri Kary.Asisten Apoteker Segera Jl.Teuku Umar Barat No.170B (081238205400)

B.BP.004.09.18.0000162

Guru Geografi, min.S1 pengalaman bs Bhs.Inggris. CV to jobapplybali@gmail.com

B.BP.004.09.18.0000203

Hotel Besar Cari Akuntan 23-25 Th,S1,Inggris Aktif, MS.Office Hub.0361-771018 / Email: siska@nusaduahotel.com Lokasi Nusa Dua

B.BP.004.09.18.0000099

Sales/Marketing,for Consumption Products, Experience,Apply to:info@tsbali.com B.BP.004.09.18.0000169

Salesman Exc max 30th,Tunjung Danu No.3 Dps,Hub.0361-464286 B.BP.001.09.18.0000018

Sekuriti (Pabrik Tabanan)Pengalaman Hub.Dewi 081236222509 B.BP.004.09.18.0000171

Tenaga SMTA-SMK punya SIM C untuk tenaga serabutan produksi air RO untuk di Kuta. Lamaran ke SMS 0818621818 G.08

Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar

G.01

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar G.02

Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com G.03

Sopir SIM A untuk distribusi air, Lamaran ke SMS 0818621818

G.09

Satpam/Waker tamat SMP/SMA. Lamaran ke SMS 0818621818

G.10

Tukang masak ikan bakar khas Jimbaran dan Klungkung. Lamaran ke SMS 0818621818

G.11

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com

G.07

Cook, Barista, Waiter. Lamaran ke SMS 0818621818

G.12

DIJUAL MOBIL JEEP

Wrangler 4Pnt’2013 Hitam FVar Alphard SC’2015 Hitam AL ***Hub.081238116467***

B.BP.141.09.18.0000175

PORSCHE

Porche Boxer Th’2012 Low KM Putih Istw Hub.081999315168

B.BP.141.09.18.0000174

SUZUKI

APV ArenaGX’10/102Jt,Mazda VX1 AT’15/138Jt Bs TT, 085100856999 B.BP.141.09.18.0000173

DIJUAL RUMAH Dijual Rumah 2Lt Jl.Surapati 61 Singaraja Hub.081357335856

B.BP.001.09.18.0000128

Djl Murah Rumah/Villa Terrace Pavillion No.22 Jimbaran,ada Pool Besar, Parkir 3 Mobil. Rp 2,5M Owner HP.0812 88888 67

B.BP.031.09.18.0000179

Rumah T36/70 Hrg 230Jt DP 15Jt Sembung Mengwi 081236878608

B.BP.001.09.18.0000168

DISEWAKAN RUMAH Dikontrakkan Rumah Jl.Tukad Batanghari I No.2 H:0361942470 B.BP.014.09.18.0000161

DIJUAL TANAH 1Ha,25Jt/A,di Kristal Bay View NusaPenida,SHM,H.081236296636 B.BP.001.09.18.0000199

DISEWAKAN GUDANG DIJUAL RUMAH !!!081558041018 Djl murah Rmh Mnmlis s.huni di Tohpati Siulan

Kntrkn Gdg/Ktr LS400 Jl.Muding Indah Krobokan Hub:0811396424 B.BP.001.09.18.0000093

B.BP.004.09.18.0000061

Dijual Rumah Kawasan Elit Jln. Sekar Tunjung,LT.5,4A.LB 3,8A. 2FL.Hak Milik Hub:08123830201 B.BP.001.09.18.0000085

RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228 B.BP.001.09.18.0000028


14

Rabu Pon, 5 September 2018

FORUM PERBEKEL FORUM PERBEKEL KABUPATEN BANGLI SEKRETARIS DAERAH SEKRETARIS DAERAH PIMPINAN OPD DAN ASN KABUPATEN BANGLI

PIMPINAN OPD DAN ASN KABUPATEN BANGLI

KABUPATEN BANGLI

Yangapi

Undisan

Bangbang

Peninjoan

I Made Adnyana Yangapi

I KetutUndisan Suardikayasa

I Komang Sudianta, SE Bangbang

I Dewa Nyoman Tagel P Adnyana Peninjoan

I Made Adnyana

I Ketut Suardikayasa

I Komang Sudianta, SE

Binyan

Ulian

I Dewa Nyoman Tagel P Adnyana

I Ketut Armawan Mengani

I Ketut Sumasana Binyan

I Wayan Berana Ulian

I Made Subrata Bunutin

I Ketut Armawan

I Ketut Sumasana

I Wayan Berana

I Made Subrata

Mengani

Langgahan

Lembean

Manikliyu

Bunutin

Bayung Cerik

I Komang Dangkayana,A.Ma

I Made Mudarsana

I Ketut Garis

I Wayan Kumpul

I KomangMangguh Dangkayana,A.Ma

I MadeBelancan Mudarsana

I Ketut Garis Katung

I Wayan Kumpul

Langgahan

Lembean

Manikliyu

Bayung Cerik Banua

I Wayan Suastika

I Ketut Mendra, S.Pd

I Wayan Warsana

I Ketut Tileh

I Wayan Suastika Abuan

I Ketut Mendra, S.Pd Bonyoh

I Wayan Warsana Sekaan

I Ketut Tileh Bayung

I Nyoman Sucitra

I Wayan Denia

I Putu Karyana,SH

Sekaan

GedeI Wayan Suarjaya

Bonyoh

Sekardadi I Nyoman Sucitra

Kedisan I Wayan Denia

I PutuBuahan Karyana,SH

Abangsongan GedeI Wayan Suarjaya

Mangguh

Abuan

Belancan

Katung

Banua

Bayung

I Wayan Suardanayasa, S.Pd

I Nyoman Gamayana

I Wayan Suardi

I Wayan Widana

Sekardadi

Kedisan

Buahan

Abangsongan

Suter

Batudinding I Nyoman Gamayana

Terunyan I Wayan Suardi

Songan A I Wayan Widana

I Wayan Suardanayasa, S.Pd I Wayan Nyepeg

Suter Songan B I Wayan Nyepeg

I Made Diksa

Batudinding

Batur Selatan

I Made Diksa

I Wayan Arjana

I Ketut Artawan, SE. M.Pd H

Terunyan

Songan A

Batur Tengah

I Wayan Arjana

Jro Lanang, SE

I Gede Sarjana, SH

I Made Sasmika, ST

Songan B

Batur Selatan

Batur Tengah

Jro Lanang, SE

I Gede Sarjana, SH

Kintamani

I Wayan Sutama

Kintamani

Serai

I Wayan Kantun

Serai

Daup

I Made Sasmika, ST

Dewa Nyoman Saliawan

Daup

Batur

I Ketut Artawan, SE. M.Pd H UtaraI Made Tasdinas

Batur

Awan

UtaraI Made Tasdinas

Sang Nyoman Putra Erawan

Awan

Apuan

Demulih

Abuan

Pengotan

I Made Cerita

I Nyoman Wijana, SE

I Wayan Widnyana

I Wayan Suardana

I Wayan Armawan, SH

I Wayan Kastawa

Apuan

Susut

Sulahan

Abuan

Pengotan Landih

Gunungbau Catur

Belanga Pengejaran

Batukaang Selulung

Belantih Satra

I Made Cerita A.A.Ketut Anggradiguna

Nyoman Wijana, SE IIDewa Made Karyana

Penglumbaran

I Wayan Widnyana I Wayan Artawan

I Wayan I KetutSuardana Sudana

IIWayan Armawan, SH Made Agus Antara

I IWayan Kastawa Nengah Liarta

Nyoman II Putu JayaWidana Menal

Nengah Wardana II Made Nuada

Susut TigaI

Selat Sulahan

Pengiangan Penglumbaran

Landih Jehem

Catur Dausa

Pengejaran Bantang

Selulung Sukawana

Satra Kutuh

Putu Merta Utama, SE. A.A.Ketut Anggradiguna

I IWayan WinduKaryana Ardana Dewa Made

I Wayan Jati I Wayan Artawan

Ida Bagus Made Rencana I Ketut Sudana

I Made Antara I KetutAgus Samiarta

Made Ringin I INengah Liarta

I Putu Jaya Menal I Ketut Nonog

I Made WayanNuada Pasek

Demulih

Gunungbau

I Wayan Sutama

Belanga

I Wayan Kantun

Batukaang

Dewa Nyoman Saliawan I Nyoman Widana

Belantih

Sang Nyoman Putra Erawan I Nengah Wardana

Bunutin TigaI

Selat Tamanbali

Kayubihi Pengiangan

Tembuku Jehem

Subaya Dausa

Siakin Bantang

Pinggan Sukawana

Belandingan Kutuh

I Ketut Librata Jaya Putu Merta Utama, SE.

II Dewa Ngurah Oka WayanGede Windu Ardana

I Ketut Widiana I Wayan Jati

I KetutMade Mudiarsa Ida Bagus Rencana

I Nyoman Diantara I Ketut Samiarta

I Gede Disi, S.Pd.B I Made Ringin

I KetutNonog Janji I Ketut

I Wayan Komang Suastika Pasek K.0000222-RPA


15

Rabu Pon, 5 September 2018

PEDULI PENGUNGSI GEMPA LOMBOK Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi gempa Lombok. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000.

Bali Summer Hotel, Jl. Pantai Kuta 38 Kuta Ulam Resto Deddy Soeherman Kadek Windarini I Wayan Suwidja I Dewa Gde Oka Dha I Ketut Oka Wiluga Darma Setiawan Putu Aris Wiratma Kadek Arianta Dewa Gede Sutrisna Komang Tigana I Nyoman Rastika B Ida Ayu Made Mayon Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

Rp Rp Rp

3.541.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000 800.000 500.000 200.000 200.000 100.000 100.000 100.000 50.000 10.591.000 420.633.367 431.224.367

Dibatasi, Impor 900 Barang Konsumsi Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati segera menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) untuk membatasi impor 900 barang konsumsi yang berpotensi meningkatkan defisit neraca transaksi berjalan. ‘’Kami akan keluarkan PMK besok pagi yang akan mendetailkan sekitar 900 HS code dari barang-barang komoditas impor konsumsi, terutama yang nilai tambah di dalam negeri tidak besar, namun menggerus devisa kita,’’ kata Sri Mulyani, Selasa (4/9) kemarin. Ia mengatakan impor barang konsumsi tersebut pada periode Juli-Agustus 2018 meningkat sangat tinggi hingga tumbuh 50 persen. Padahal barang-barang tersebut sudah bisa diproduksi di dalam negeri. Ia mengharapkan pembatasan impor barang konsumsi tersebut maka terjadi perbaikan defisit

Gelorakan Semangat ”Manyamabraya”

Pantai upaten Tabanan

Kuta 38 Kuta-Badung menyerahkan titipan sumbangan Rp 3.541.000 di Bali Post, Selasa (4/9) kemarin.

Alam Bali

Dalam berbagai kesempatan, Koster juga menjelaskan makna dari visinya adalah menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama dan gumi Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno. ‘’Pembangunan mencakup lima bidang prioritas, yakni pangan, sandang, dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial

dan ketenagakerjaan, agama, adat, tradisi, seni, dan budaya, serta pariwisata,’’ ujar Koster. Untuk mendukung bidang prioritas tersebut, lanjut Koster, akan diprioritaskan pembangunan infrastruktur dan transportasi darat, laut, dan udara secara terintegrasi dan terkoneksi antarwilayah se-Bali. Sebagai langkah awal, telah diusulkan anggaran sebesar Rp 258 miliar agar terakomodasi dalam KUA/PPAS Tahun 2019 untuk pembangunan shortcut di ruas jalan Mengwitani-Singaraja. (kmb32)

Dengan latar belakang akademik yang mumpuni, Prof. Duija yakin pemimpin baru ini mampu menggunakan cara pandang akademik dalam kepemimpinannya, yakni jujur, terbuka, objektif, dan empiris, serta memiliki kemampuan menganalisis persoalan dengan tajam dan akurat. ‘’Saya yakin itu. Tetapi sebagai warga Bali yang senantiasa berpikir dua hal yakni sekala dan niskala, saya berharap Gubernur dan Wakil Gubernur yang dilantik dapat melihat Bali dari dua sisi

tersebut,’’ ujarnya. Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI Prof. Ketut Widnya menyampaikan, pemimpin Bali supaya benar-benar hadir di tengah-tengah masyarakat, baik suka maupun duka. Pemimpin harus beriringan dengan rakyatnya. Rakyat yang menjaga pemimpin, sedangkan memimpin yang memelihara rakyatnya, seperti singa dengan hutannya. Ia berharap pemimpin hendaknya tampil apa adanya. Jangan karena pertimbangan politik, membuat pemimpin berjarak dengan rakyatnya. (08)

Dua Hal

melalui sistem pelayanan terpadu (OSS). Sri Mulyani menambahkan, hal lain yang dilakukan pemerintah adalah menjaga komunikasi dengan dunia usaha, agar tekanan global ini tidak membuat kegiatan bisnis menjadi terhenti dan mengganggu kinerja perekonomian domestik secara

Jamnas Volkswagen Indonesia Ke-49 di Buleleng

n, Penelitian dan Pengembangan SUMBANGAN - Manajemen Bali Summer Hotel, Jl.

ngucapkan

neraca transaksi berjalan yang pada triwulan II-2018 sempat tercatat sebesar tiga persen terhadap PDB. Selain menahan impor, pemerintah juga berupaya melakukan peningkatan investasi terutama yang berbasis ekspor serta subtitusi impor, dengan memperbaiki proses kemudahan berusaha

SEKITAR 2.000 penggemar mobil Volkswagen (VW) dipastikan akan meramaikan jalanan di kota Singaraja, Sabtu (8/9) sampai Senin (10/9) pekan depan. Penggemar mobil antik ini akan berkumpul di Bali Utara dalam rangka mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) Volkswagen Indonesia Asosiasi ke-49. Acara ini juga dirangkaikan Volkswagen Lost in Paradise (VLIP) ke-4 tahun 2018. Event otomotif akbar ini dikemas untuk mengampanyekan konsep Manyamabraya (Persaudaraan - red) sesama pencinta mobil tua dalam menggapai suatu tujuan yang disepakati bersama. Ketua Pantia Jamnas VW Indonsia Asosiasi Ke-49 Rai Ridartha, Selasa (4/9) kemarin, mengatakan konsep Manyamabraya dalam bahasa Bali berasal dari kata manyama (bersaudara) dan mabraya (berteman). Dengan demikian Manyamabraya berarti bersaudara dan berteman atau teman dapat menjadi saudara. Secara sederhana istilah itu dapat diartikan bahwa

bergabungnya beberapa orang atas ikatan persaudaraan atau pertemanan, sehingga dapat memiliki kesatuan jiwa dan pemikiran dalam mencapai suatu tujuan yang disepakati bersama. Konsep ini dapat dipakai untuk menghindari pengkristalisasian dari kelompok-kelompok kecil menjadi kelompok yang lebih besar, sehingga menghasilkan kekuatan yang besar dalam melaksanakan suatu kegiatan atau untuk menggerakkan suatu usaha. Konsep Manyamabraya harus pula didasarkan dan dijiwai oleh konsep Tatwam Asi (kamu adalah saya dan saya adalah kamu). Kalau konsep Tatwam Asi dikembangkan dan dipahami, maka kata toleransi menjadi yang harus dikedepankan. Egoisme dan arogansi serta keinginan menang sendiri dapat dikesampingkan dan bukan merupakan aliran yang menonjol dalam perikatan konsep Manyamabraya itu sendiri. Di sisi lain, Rai Ridartha mengatakan, pergerakan dan perkembangan suatu kelompok masyarakat, termasuk kelompok penghobi, maka konsep Manyamabraya harus dapat diterapkan untuk menjaga keberlangsungan dan persatuan kelompok itu sendiri. Tidak terkecuali kelompok penghobi Volkswagen sangat membutuhkan pemahaman yang mendalam dari konsep ini. Rai Ridartha menambahkan, tema Jamnas Volkswagen Indonesia Asosiasi Ke-

49 yang dibarengi dengan pelaksanaan Volkswagen Lost in Paradise (VLIP) Ke-4 Tahun 2018 yaitu ‘’Volkswagen Manyamabraya’’ tepat untuk menghadapi situasi dan kondisi kekinian yang masih diliputi oleh adanya gesekan-gesekan, distorsi dan perbedaan pandangan baik dalam skala kecil maupun skala besar dan bahkan menyangkut integritas kebangsaan. ‘’Semoga saja Unity in Diversity dapat mewujudkan harmoni yang dihasilkan dalam konsep Manyamabraya,’’ jelasnya. (kmb38)

keseluruhan. ‘’Komunikasi dengan pelaku usaha makin ditingkatkan. Kebutuhan mereka apa, apa-apa yang perlu dievaluasi kembali. Kami akan jaga perekonomian kita di dalam guncangan perekonomian dari global yang memang masih terus berlangsung,’’ ujarnya. Ia juga mengatakan upaya untuk menjaga fundamental ekonomi akan terus dilakukan untuk memberikan sentimen positif kepada pelaku usaha dan kestabilan nilai tukar rupiah. Upaya menjaga fundamental ini untuk membedakan Indonesia dengan negara berkembang lainnya yang mempunyai

kebijakan ekonomi tidak konsisten dengan fundamental ekonomi. ‘’Kami berharap, dengan kehati-hatian ini, Indonesia akan dibedakan dari emerging countries lain yang fundamental ekonominya lebih rapuh dan kebijakan ekonominya tidak mencerminkan fondasi mereka,’’ katanya. Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, upaya untuk mengelola fundamental dengan menjaga kinerja defisit fiskal juga dilakukan untuk memberikan kepastian kepada pengelola dana terhadap prospek ekonomi Indonesia di masa depan. (ant)

DESA PAKRAMAN TEGALLALANG OBJEK WISATA CEKING TEGALLALANG

Mengucapkan

SELAMAT DAN SUKSES ATAS DILANTIKNYA

Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M. & Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. Sebagai Gubernur & Wakil Gubernur Bali Periode 2018 - 2023 Bendesa Penyarikan

Drs. I Made Jaya Kusuma, M.M.

Ir. I Wayan Kertayasa K.0000228-RPA

KOMITE SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 TEGALLALANG

Mengucapkan

SELAMAT DAN SUKSES ATAS DILANTIKNYA

Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M. & Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. Sebagai Gubernur & Wakil Gubernur Bali Periode 2018 - 2023

Ketua Komite I Wayan Dugdug, S.Pd., M.Pd. K.0000207-RPA


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Rabu Pon, 5 September 2018

Perjuangkan Silat Masuk Olimpiade Jakarta (Bali Post) –

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus berupaya agar pencak silat dapat menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dalam Olimpiade. Salah satu persyaratan agar silat menjadi cabor resmi Olimpiade yaitu harus terlebih dahulu dipertandingkan dalam kategori cabang olahraga ekshibisi pada Olimpiade sebelumnya.

Bali Post/ist

Komang Harik Adi Putra (kiri) bersama Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra.

Komang Harik Adi Putra

Bonus untuk Naikkan ’’Sanggah’’ PERJUANGAN pesilat Komang Harik Adi Putra hingga meraih medali emas di kelas E putra pada Asian Games (AG) XVIII/2018 mendatangkan berkah. Selain mendapat bonus Rp 1,5 miliar dari pemerintah pusat, ia juga menerima Rp 100 juta dari Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang diserahkan Selasa (4/9) kemarin. Uang itu rencananya dipakai merenovasi rumahnya di Jalan Letda Made Putra III/15 Denpasar. ‘’Saya akan merehab rumah berikut sanggah-nya saya naikkan ke lantai dua,’’ ungkap atlet kelahiran Buleleng, 14 Oktober 1994 ini. ‘’Saya mau ambil jatah bonus PNS di Kemenpora,’’ tambah putra ketiga pasangan Ketut Mudastra dan Ni Nyoman Sarianis ini. Komang Harik mulai menekuni pencak silat sejak duduk di bangku kelas V SD di Ranting Gatotkaca. Bahkan, sampai berguru ke Padepokan Pusat PSPS Bakti Negara di Batu Mekaem, Ubung Kaja, Denpasar Utara. Ketika menjadi siswa SMP Dwijendra, dia sering menjadi juara dan ditetapkan sebagai pesilat terbaik di Porjar Denpasar dan Porjar Bali. Prestasinya makin mengkilap saat menempuh pendidikan di SMAN 2 Denpasar (Resman). Dia masuk Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) yang berlanjut ke Pusat Pembinaan dan Latihan Mahasiswa ketika kuliah di FPOK IKIP PGRI Bali. Dia puas bisa menaklukkan musuh bebuyutannya, Mohammad Jufry, di final Asian Games 2018. Ini adalah kemenangan keduanya dalam lima pertemuan dengan pesilat Malaysia itu. ‘’Saya kemungkinan bertemu Jufry lagi pada Kejuaraan Dunia di Singapura, Desember nanti, atau SEA Games 2019 di Filipina,’’ jelas sarjana olahraga yang baru diwisuda 2 Agustus lalu. Sang ayah Ketut Mudastra bangga Komang Harik serta kedua kakaknya, Putu Hendra P. dan Kadek Yuni Hendriyani, menekuni silat. ‘’Saya puas anak-anak mengikuti jejak saya,’’ jelas mantan pesilat yang pernah juara III nasional di Semarang ini. Wali Kota Rai Mantra mensyukuri keberhasilan Komang Harik karena berbekal fasilitas minim mampu mengukir prestasi pada hajatan olahraga se-Asia. Disinggung begitu besarnya kontribusi atlet Denpasar terhadap Bali dan bangsa ini namun tidak bisa menjadi juara umum Porprov Bali, ia menilai tergantung tata kelola pelaksanaan Porprov. ‘’Atlet binaan murni asal daerah mana, sekarang bekerja di mana dan mengantongi KTP daerah mana?’’ kilahnya. (nel)

Naomi Osaka Capai Perempatfinal Pertama

New York – Petenis putri Jepang Naomi Osaka untuk pertama kalinya mencapai babak perempatfinal turnamen Grand Slam Amerika Serikat (AS) Terbuka berkat kemenangan 6-3, 2-6, 6-4 atas Aryna Sabalenka pada pertandingan sengit antara dua petenis berusia 20 tahun, Selasa (4/9) kemarin. Osaka yang memenangi turnamen Indian Wells Masters pada Maret lalu, melepaskan sembilan ace dan melakukan 32 unforced error, 10 unforced error lebih sedikit dibanding lawannya yang berasal dari Belarusia. Sabalenka melempar raketnya dengan marah setelah melakukan double fault pada match point untuk memberi kemenangan kepada lawannya yang menghuni peringkat ke-19 dunia itu. Osaka yang emosional menghapus air mata dari matanya saat diwawancarai di tepi lapangan, berterima kasih kepada para penonton dan mengatakan dirinya tidak akan memaafkan dirinya jika kalah. ‘’Saya hanya berpikir bahwa saya harus berjuang untuk setiap poin. Bahkan, jika kaki saya patah saya harus berusaha mendapatkan setiap bola,’’ ucapnya. Kejutan besar terjadi saat juara lima kali Roger Federer disingkirkan petenis nonunggulan asal Australia John Millman dengan skor 6-3, 5-7, (7)6-7, (3)6-7 dari putaran 16 besar. Millman yang menghuni peringkat ke-55 dunia, tidak mampu berbuat banyak saat dikalahkan unggulan kedua itu di set pertama, namun mampu membalikkan situasi untuk memenangi set kedua. Ia kemudian menahan rasa tegangnya melalui dua tiebreak untuk mengamankan kemenangan dalam waktu tiga jam 34 menit.

Millman belum mempercayai kemenangan yang diraihnya. ‘’Saya masih sedikit tidak percaya. Saya sangat menghormati Roger dan semua yang dia lakukan untuk olahraga ini. Bagi saya, dia merupakan pahlawan,’’ ujar Millman yang di perempatfinal ditunggu unggulan keenam Novak Djokovic. Djokovic harus bekerja keras untuk meraih kemenangan 6-3, 6-4, 6-3 atas Joao Sousa di putaran keempat. Dalam pertandingan lainnya, Kei Nishikori dari Jepang menaklukkan Philipp Kohlschreiber (Jerman) 6-3, 6-2, 7-5 untuk mencapai perempatfinal, sedangkan Madison Keys (AS) melaju berkat kemenangan 6-1, 6-3 atas Slovakia Dominika Cibulkova (Slovakia). (ant/rtr)

‘’Kita berharap supaya pencak silat bisa masuk Olimpiade, namun proses dan persyaratannya memang tidak mudah. Tapi kita harus terus berusaha,’’ kata Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto, di Jakarta, Selasa (4/9) kemarin. Akan tetapi silat belum terdaftar dalam cabor ekshibisi Olimpiade 2020 di Tokyo. Jadi, kemungkinan belum bisa masuk Olimpiade dalam waktu dekat. Silat bisa saja diakui dalam

Olimpiade Paris 2024 mendatang, namun dengan catatan harus ada 80 negara anggota National Olympic Committee (NOC) yang mengakuinya. ‘’Tidak berhenti sampai di situ. Dari pengakuan 80 negara anggota NOC itu, usulan tersebut kemudian diteruskan kepada Kongres International Olympic Committee (IOC). Setelah itu barulah silat bisa dipertandingkan di Olimpiade,’’ tutur Gatot. Oleh karena itu, Kemenpora

bersama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI terus melakukan upaya-upaya agar cabang olahraga bela diri tersebut diakui dalam Olimpiade. Salah satu upaya yang telah dilakukan Kemenpora adalah mengadakan kegiatan bertajuk ‘’Pencak Silat Road Show to UNESCO’’ pada 2014 lalu.

Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Putra Angkasa Kapal keluar sebagai juara Grup F dalam turnamen sepak bola pelajar Piala Menpora 2018. Wakil Bali ini sekaligus lolos ke babak 16 besar setelah sukses mencukur NTT dengan skor 3-0 dan menahan DKI Jakarta 1-1 di Stadion Mengwi, Badung, Selasa (4/9) kemarin. Ketiga gol kemenangan Putra Angkasa ke gawang NTT yang dikawal kiper Rivaldo Wake diciptakan Ketut Ukir Candra (2) dan Higashijima.

Sementara sebiji gol ke jala DKI dihasilkan Higashijima ketika pertandingan baru bergulir enam menit. Gol balasan DKI yang menjebol gawang Putra Angkasa yang dikawal Wayan Aditya Sila dicetak Aditya pada menit ke-14. Atas hasil ini, Putra Angkasa meraup poin 7, karena sebelumnya mencukur Aceh 3-0. DKI mendampingi di posisi runner-up grup. Putra Angkasa meladeni Sumut (runner-up Grup E) pada babak 16 besar di Lapangan Putra Angkasa, Kapal, Rabu

(5/9) pagi ini. Ketua Umum Putra Angkasa Kapal Made Sucipta Rokana optimis timnya mampu menaklukkan Sumut. Di balik itu, ia kecewa karena minimnya perhatian dari pemerintah padahal pada event ini timnya mengibarkan bendera Bali di kancah nasional. ‘’Kami merogoh kocek sendiri, semuanya hasil swadaya murni orangtua pemain ditambah partispasi para donatur,’’ ungkap pendiri SSB Putra Angkasa Kapal ini. (022)

Asian Para Games Sementara itu, Kemenpora menargetkan Indonesia men-

Putra Angkasa U-14 Juara Grup F

duduki peringkat lima besar dalam Asian Para Games 2018. ‘’Sebetulnya Pak Jokowi menargetkan Indonesia masuk peringkat tujuh besar, tapi kami ingin lima besar,’’ ujar Gatot. Menurutnya, peningkatan target tersebut mengacu pada Asian Para Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Saat itu Indonesia menempati posisi kesembilan. Asian Para Games akan

diselenggarakan di Jakarta pada 6-13 Oktober 2018 diikuti 41 negara National Para Olimpic dengan total 2.800 atlet, 1.800 ofisial serta 500 media. Sebanyak 18 cabang olahraga akan dipertandingkan yaitu basket, voli, anggar, tenis meja, renang, tembak, judo, bersepeda, catur, angkat beban, boling, bola gawang, bulu tangkis, lari, panahan, boccia, bola tangan dan tenis. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook