Skip to main content

Edisi 5 September 2010 | Balipost.com

Page 1

TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA HARGA LANGGANAN Rp. 60.000 ECERAN Rp 3.000

Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila

MINGGU UMANIS, 5 SEPTEMBER 2010

20 HALAMAN NOMOR 20 TAHUN KE 63 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Jagat Bali

Pura Uluwatu, Tempat ”Ngeluhur’’-kan Jiwa ke Alam ”Sunya’’

BPM/dok

MONYET - Monyet, kisah lain Uluwatu.

SALAH satu pura berstatus Sad Kahyangan di Kabupaten Badung adalah Pura Luhur Uluwatu. Pura yang berdiri di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan ini, dalam pengider-ider Bali berada di arah barat daya, tempat memuja Tuhan dalam manifestasinya sebagai Batara Rudra. Pura ini terletak di ujung barat daya Pulau Bali di atas anjungan batu karang yang terjal dan tinggi serta menjorok ke laut. Berdasarkan bebera-

pa sumber, Pura Uluwatu pada mulanya digunakan sebagai tempat memuja seorang pendeta suci abad ke-11 bernama Empu Kuturan. Pura ini juga dipakai untuk memuja pendeta suci berikutnya yaitu Dang Hyang Nirartha yang datang ke Bali di akhir tahun 1550 dan mengakhiri perjalanan sucinya dengan apa yang dinamakan moksah atau ngeluhur di Pura ini. Pura Uluwatu terletak pada ketinggian sekitar 97 meter

dari permukaan laut. Di depan pura terdapat hutan kecil yang disebut Alas Kekeran yang dihuni banyak kera, berfungsi sebagai penyangga kesucian pura. Untuk bisa sampai di utama mandala Pura, umat mesti melewati sejumlah anak tangga. Di utama Pura ini terdapat prasada dan palinggih Meru Tumpang Tiga. Di sana juga terdapat palinggih Dalem Bejurit. Hal.19 Dua Perahu

BPM/dok

UNIK - Pintu masuk Pura Uluwatu yang unik.

Menakertrans Kritik Rencana Gedung Baru DPR

BPM/ant

GUNUNG SEMERU - Gunung Semeru sejak Sabtu (4/9) kemarin, mengalami letusan disertai keluarnya lidah lava. Ini terpantau dari Desa Supit Urang, Pronojiwo, Lumajang.

BPM/dok

Muhaimin Iskandar

Penadah ”Pratima’’Diboyong ke Gianyar

FAKTA Gempa Guncang Bengkulu

Roberto Berkilah untuk Koleksi

Bengkulu (Bali Post) Gempa berkekuatan 6,0 skala Richter mengguncang Bengkulu Sabtu dini hari (4/9) kemarin sekitar pukul 00.06 WIB. Guncangan gempa yang cukup kuat di saat warga sedang nyenyak tidur itu membuat warga berhambyran ke luar rumah. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan gempa berada pada 3.76 Lintang Selatan (LS) dan 101.81 Bujur Timur (BT). Hal.19 Sempat Berhamburan

Warga Blokir Perkebunan Banyuwangi (Bali Post) Aksi blokir jalan perkebunan yang digelar puluhan warga Kelurahan Gombengsari, Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur dibubarkan paksa aparat kepolisian, Sabtu (4/9) kemarin. Sempat terjadi perlawanan ketika polisi membongkar penutup jalan yang dipasang warga sejak akhir Juli lalu tersebut. Karena kalah banyak, warga memilih diam dan membiarkan polisi membuka blokade. Hal.19 Tak Melawan

BPM/udi

DIBONGKAR - Polisi membongkar paksa aksi blokir jalan menuju perkebunan Kaliklatak.

Sementara jajaran Polres Badung terus mengejar penadah benda sakral lain. Kasat Reskrim Polres Badung AKP Soma Adnyana menegaskan setelah dilakukan kajian ditemukan kalau kebanyakan TKP kasus pencurian pratima berada di wilayah hukum Gianyar. Dengan pertimbangan untuk kepentingan penyidik, kasus penemuan ratusan pratima di vila Roberto dilimpahkan ke Gianyar. ‘’Semata lantaran melihat lo-

Mangupura (Bali Post) Aksi pencurian pratima dinilai sudah sangat meresahkan, terlebih pelakunya krama Bali sendiri. Ketua Bidang Pawongan Majelis Madya Desa Pakraman Kabupaten Badung, IGA Wiadnyana, Sabtu (4/9) kemarin, mengaku sangat menyayangkan pencurian benda-benda yang sangat disakralkan masyarakat Hindu di Bali tersebut. Dikatakannya, pratima bukanlah barang sembarangan karena sangat disakralkan oleh umat Hindu. Benda-benda suci

BPM/dok

Gede Made Suardana

Denpasar (Bali Post) Kasus penemuan ratusan pratima hasil penggerebekan di vila yang dihuni Roberto Gamba (50), Sabtu (4/9) kemarin, dilimpahkan ke Polres Gianyar. Pertimbangannya, locus delicate atau kebanyakan TKP berada di wilayah Gianyar. Roberto yang asal Italia dan penadah lainnya diboyong ke Gianyar. cus delicate dan TKP banyak di Gianyar,’’ katanya Sabtu (4/9) kemarin. Beberapa pengempon pura mendatangi Polres Badung, Jumat (3/9), juga memastikan kalau pratima dan beberapa barang sakral yang disita polisi adalah milik warga Gianyar. AKP Soma Adnyana mencontohkan patung

Dewi Uma milik Pura Yangapi di Gianyar. Barang suci lain seperti Genta dan beberapa pratima lain juga sudah dipastikan milik pengempon pura di Gianyar. ‘’Beberapa penadah juga kita limpahkan ke Gianyar. Kasus ini akan terus kita kembangkan,’’ tambahnya. Sesuai hasil pemeriksaan, Roberto diketahui sudah 20 tahun di Bali dan berprofesi sebagai seorang fotografer. Turis Italia itu mengaku hanya mengoleksi. Hanya, petugas menemukan plastik yang biasa untuk mengepak barangbarang untuk dikirim ke luar negeri. Roberto berkilah menyatakan kalau plastik itu untuk menyimpan pratima kalau

Disayangkan, Pelakunya ”Krama’’ Bali

Perlu Pendekatan Humanis KEBERADAAN sebuah organisasi massa (ormas) yang tidak terdaftar pada Kesbanglinmas dan Kementerian Hukum dan HAM, merupakan oganisasi yang ilegal. Sangatlah penting pihak terkait melakukan pembinaan secara intensif serta memintanya segera mendaftarkan diri. Pemerhati Hukum Prof. Dr. Nyoman Budiana menegaskan ormas yang tidak mendaftarkan diri sebagaimana mestinya bisa dikatakan sebuah organisasi ilegal. Hal.19 Duri Dalam Daging

Jakarta (Bali Post) Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Muhaimin Iskandar, mengkritik rencana pembangunan gedung baru. Dia minta DPR tidak terlalu memaksakan kehendaknya membangun gedung baru sebanyak 36 lantai. Muhaimin menyarankan, anggota Dewan lebih baik memprioritaskan pengadaan tenaga ahli daripada membangun gedung baru. ‘’Saya harap DPR saat ini lebih memprioritaskan tenaga ahli DPR daripada gedung. Dewan memerlukan tenaga ahli yang banyak, harus bisa menjembatani komunikasi dengan pemerintah terkait kewenangan dewan dalam merumuskan uUndangundang,’’ kata Muhaimin saat melepas pemudik di Kantor DPP PKB, Jakarta, Sabtu (4/9) kemarin. Jika memang jumlah tenaga ahli dinilai telah membuat kapasitas gedung terasa sesak, dimungkinkan penambahan gedung baru tetapi sebaiknya dilakukan secara bertahap. Karena saat ini dinilai belum diperlukan, maka anggaran pembangunan gedung senilai Rp 1,6 triliun itu sebaiknya dialokasikan untuk penguatan DPR. Hal.19 Tenaga Ahli

Nyoman Budiana

tersebut bahkan bisa dikatakan tak ternilai harganya. Makanya, aksi pencurian pratima sebenarnya sangat tidak pantas dilakukan, terlebih oleh krama Bali yang beragama Hindu yang semestinya ikut menjaganya. “Kami prihatin dengan kejadian ini. Kasus ini harus diusut sampai tuntas,” tambahnya. Wiadnyana yang juga anggota Komisi D DPRD Badung itu mengatakan terbongkarnya kasus pencurian pratima dalam skala besar itu juga mengisyaratkan pentingnya keamanan di kawasan pura. Desa adat

di Bali diharapkan lebih aktif menjaga wilayahnya. Kata dia, peran desa adat melalui pecalang dalam menjaga lingkungan desa adat sangatlah vital. Untuk itulah, sudah saatnya kini pecalang lebih diaktifkan tidak hanya dalam kaitannya pelaksanaan upacara adat keagamaan namun juga dalam kehidupan seharihari. Misalnya dengan mengadakan kegiatan makemit di pura, meskipun tidak ada upacara. Hal.19 Aktifkan Pecalang

lagi pergi. Dalam catatan Bali Post, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, puluhan pura yang di Bali dibobol maling. TKP menyebar dari wilayah hukum Polres Gianyar, Denpasar, dan Badung. Khusus di Badung, AKP Soma Adnyana menyebutkan ada 34 pura yang dibobol garong. Setidakn-

ya, tercatat 84 pura di Bali yang dibobol dalam kurun waktu 2 tahun terakhir atau sejak 2008 lalu. Seperti diberitakan, jajaran Polres Badung menggerebek vila yang dihuni Roberto pada Kamis (2/9) sekitar pukul 18.00 wita. Hal.19 Gagang Keris

Mengoplos Elpiji di Tabanan

Delapan Pelaku Ditangkap Tabanan (Bali Post) Praktik pengoplosan elpiji juga terjadi di daerah. Satreskrim Polres Tabanan menangkap delapan tersangka pengoplos elpiji di Banjar Kukub Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Sabtu (4/9) dini hari kemarin. Polisi juga menyita lebih dari 1.000 tabung gas isian 50 kg dan 3 kg. Kedelapan tersangka termasuk pemilik dan penyuplai berinisial N dan M, kini masih menjalani pemeriksaan. Mereka menjalani pemeriksaan serangkaian terungkapnya kasus tersebut saat penggerebekan sekitar pukul 01.00 wita. ‘’Barang bukti yang kami sita berupa 130 tabung gas isian 50 kilogram, 968 tabung gas isian 3 kilogram, empat mobil, uang tunai Rp 2.390.000 dari hasil penjualan, bendelan segel, dan buku-buku nota penjualan dari bisnis ilegal yang mereka lakukan itu,’’ jelas Kasat Reskrim AKP Wimboko seizin Kapolres Tabanan AKBP A.A. Made Sudana. Hal.19 Menyamar Jadi Distributor

BPM/kmb

TABUNG GAS - Sebagian barang bukti berupa tabung gas yang disita Polres Tabanan.

Menyoal Kelompok Massa di Bali

Tak Perlu Dibekukan, mesti Dirangkul Akhir-akhir ini puluhan orang dari kelompok massa tertentu membuat keresahan di masyarakat. Sasaran mereka tak hanya tempat hiburan bahkan kini sudah menyentuh lembaga pendidikan yang mestinya steril dari kekerasan. Lantas perlukah kelompok massa semacam itu dibekukan sebagaimana ancaman serupa sempat dilontarkan untuk membekukan kelompok yang membuat onar di Jakarta?

MUNCULNYA kelompok massa di luar organisasi kemasyarakatan yang sudah ada tak terlepas dari Bali dengan barometer Denpasar dan Kuta sebagai kota besar. Layaknya kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, kota besar semacam itu tak bisa dipisahkan dari hiburan malam seperti karaoke, tempat pijat, restoran dan sebagainya. Suasana keramaian di tempat tersebut sering mengundang kerawanan. Hanya gara-gara salah paham bisa memancing ketersinggungan antarkelompok. Bahkan, ketersinggungan tersebut meluas ketika seseorang dari lembaga tertentu me-

minta anak asuhnya untuk tak lagi menyebut-nyebut nama kelompok massa lain, walaupun di luar sekolah tersebut kelompok massa tersebut sangat disegani. Terhadap munculnya kelompok massa tersebut, Wakil Ketua DPRD Bali asal Denpasar Ketut Suwandi, S.Sos. menyatakan kelompok massa semacam itu meski terkadang berbuat onar tak perlu dimusuhi. Namun mesti dirangkul dan disalurkan kemampuan mereka untuk kegiatan yang bersifat positif. Mereka yang berbadan kekar disalurkan tenaganya untuk satpam dan sebagainya. Paling tidak dengan

kepercayaan kepada oknum kelompok massa itu, bisa menumbuhkan gengsi kelompok tersebut, sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Sebab akar pokok persoalan yang dihadapi anggota kelompok tersebut adalah ekonomi. ‘’Jadi mereka perlu dibina dan diarahkan tenaganya pada tempat yang tepat,’’ katanya. Anggota DPRD Bali yang lain juga berpendapat hampir senada. Guna meredakan ketegangan, mestinya antarkelompok massa tersebut dibuatkan semacam wadah untuk menyalurkan aspirasinya. Hal.19 Persoalan Ekonomi


DAERAH

2

Minggu Umanis, 5 September 2010

S EKITAR KITA

Nenek Tewas Kecelakaan SEHARI setelah berlangsung kegiatan gelar Operasi Ketupat 2010, dua kasus lakalantas terjadi di Gianyar. Seorang nenek, Ni Wayan Kinsan (65), asal Banjar Kesian Desa Lebih, Gianyar dan seorang perajin perak asal Banjar Pande, Kamasan, Klungkung, Ni Ketut Suarini (28), meninggal dunia dalam kecelakaan. Kedua korban meninggal dunia sebelum sampai di RS Sanjiwani. Informasi yang diperoleh Sabtu (4/9) kemarin, dalam kasus kecelakaan yang melibatkan nenek asal Kesian ini, terjadi Jumat malam (3/9), sekitar pukul 17.00 wita. Saat itu, sepeda motor DK 5032 CO yang dikendarai I Made Glinjingan (34), membonceng I Wayan Warjana (18), asal Banjar Lebih Duur Kaja Desa Lebih, Gianyar datang dari arah utara di jalan desa setempat. Bersamaan dengan itu, korban Ni Wayan Kinsan menyeberang dari barat sehingga terjadi tabrakan. Saat kejadian, korban sempat terseret sepuluh meter ke selatan. Korban mengalami patah leher, telinga kanan dan kiri keluar darah, dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Sementara Sabtu (4/9) kemarin, pukul 14.30 wita, di jalan umum Banjar Samplangan ( di depan kantor Samsat), truk DK 9326 QQ yang dikemudikan Gede Widiada (39) asal Banjar Tengah, Ubung, Denpasar yang sedang mengangkut pasir melindas korban Ni Ketut Suarini (28) asal Banjar Pande Kamasan, Klungkung. Korban yang mengendarai sepeda motor DK 2420 MH, saat itu hendak mendahului sebuah kendaraan. Saat mendahului, pengendara menyenggol kendaraan yang ada di depannya. Korban jatuh ke kanan, persis di depan roda kanan truk sehingga korban tergilas. Korban mengalami kepala pecah, dada remuk, leher patah, tangan kanan dan kiri patah, dan meninggal dunia di TKP. (kmb16)

Judi Bola Adil Dibubarkan Negara (Bali Post) Dua pelaku judi bola adil asal Pangkung Jangu, Pohsanten Mendoyo diringkus jajaran Polres Jembrana Jumat (3/9) malam lalu. Gelaran judi bola adil itu dilangsungkan saat piodalan Pura Puseh desa setempat. Polisi yang menerima informasi dari masyarakat membubarkan judi tersebut dan mengamankan dua orang tersangka yakni Made Parka (45) dan Gede Budiarta (30). Polisi menggerebek saat kedua pelaku sedang asyik menggelar judi bola adil di tengah-tengah keramaian. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa delapan bola adil, lampu, enam bola, perlak bergambar, dan uang Rp 426 ribu. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Ketut Suparta seizin Kapolres Jembrana ketika dimintai konfirmasi Sabtu (4/9) kemarin, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Kedua tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Jembrana dan dijerat pasal 303 KUHP. (sur)

BPM/sur

PELAKU - Kedua pelaku judi bola adil di Pohsanten Mendoyo diamankan di Polres Jembrana.

Bengkel Terbakar, Mobil Polisi Hangus Semarapura (Bali Post) Apes menimpa Juri (44) asal Banyuwangi, Jawa Timur. Bengkel miliknya di sebelah timur Pura Goa Lawah, terbakar, Sabtu (4/9) dini hari kemarin. Selain meludeskan seisi bangunan, kebakaran juga menyebabkan satu unit mobil patroli polisi yang tengah diperbaiki ludes. Kerugian diperkirakan Rp 60 juta. Ditemui di lokasi, Juri menyebutkan seluruh isi dari dua kamar di bengkelnya itu ludes, terutama pakaian. Juri mengaku hanya punya baju dan celana yang masih melekat di tubuhnya. Ikut juga terbakar sejumlah spare part bengkel serta dua handphone. Mirisnya, uang pecahan lima ribuan sebesar Rp 1 juta juga ikut ludes. ‘’Padahal, saya sengaja menukar uang itu dan rencananya mau dibagikan ke teman-teman di kampung (Banyuwangi). Sebentar lagi kan saya mudik (Lebaran),’’ akunya. Juri tak tahu persis penyebab kebakaran yang terjadi sekitar pukul 00.15 wita. Saat itu, dia dan anaknya, Fariz, tengah menonton televisi di salah satu ruang tidur yang ada di bengkel tersebut. Tiba-tiba anak saya (Fariz-red) melihat api di pojok selatan kamar tidur kami yang lain,’’ ujar Juri seraya menyebutkan api dengan cepat menjalar karena saat kejadian angin pantai bertiup kencang. Di lokasi juga banyak barang yang mudah terbakar. Tiga unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Klungkung turun langsung ke TKP untuk memadamkan api, sehingga kobaran api tidak sampai merambat ke bangunan lain dan menghanguskan alat-alat bengkel lainnya. Juri meyakini, kebakaran bukan karena arus pendek listrik. Karena saat kejadian, listrik masih menyala. ‘’Malah, saya sempat mematikan kilometer saat kebakaran terjadi,’’ sebutnya. Karenanya, dia mengaku menyerahkan penyelidikan kasus tersebut kepada aparat kepolisian. ‘’Saya juga sudah diinterogasi polisi sampai pukul 05.00 wita,’’ tambahnya. Sementara itu, sejumlah polisi langsung melakukah olah TKP untuk menyelidiki penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut. Polisi juga memasang police line dilokasi. (kmb20)

BPM/bal

TERBAKAR - Mobil patroli polisi yang sedang diperbaiki juga ikut terbakar pada kebakaran yang terjadi Sabtu (4/9) dini hari kemarin.

BPM/bal

NYEGARA GUNUNG - Upacara nyegara gunung dari Geria Karang Tampak Gangsul Denpasar di Goa Lawah, Sabtu (4/9) kemarin.

Buntut Diringkusnya Penari ”Striptease’’

GM dan Manajer Blue Eyes Ditahan Denpasar (Bali Post) Penyidik Polsek Denpasar Selatan (Densel) terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang terkait kasus empat cewek seksi yang diketahui menari striptease atau bugil di Karaoke Blue Eyes. Hasil pemeriksaan sementara, dua pengelola Karaoke Blue Eyes yakni inisial TO (General Manager-GM) dan NG (Manager) ditahan polisi. Hal ini diungkapkan Kapolsek Densel AKP Leo Martin Pasaribu ketika dimintai konfirmasinya Sabtu (4/ 9) kemarin. Kapolsek Leo menyatakan pihaknya mesti melakukan tindakan tegas. Apalagi, sekarang ini merupakan bulan Ramadan. ‘’Kami sudah menahan dua orang yakni JM (inisila TO, red) dan manajernya (inisial NG, red),’’ katanya kemarin. Kedua pengelola Karaoke Blue Eyes itu dijerat dengan pasal 296 KUHP tentang menyediakan tempat dan ikut serta terlibat dalam aksi empat cewek menari bugil tersebut. ‘’Meski ancaman hukumannya hanya 1,5 tahun, teta-

pi kami ada pengecualiannya. Ada pertimbangan kami untuk menahan kedua pengelola tempat hiburan malam tersebut,’’ jelasnya. Bagimana dengan empat cewek cantik yang menari dan berlenggak-lenggok tanpa busana di atas meja tersebut? Begitu juga, tamu yang booking itu? Mantan Kasat Reskrim Polres Tabanan ini menjelaskan kalau empat cewek itu tetap diproses sesuai hukum yang berlaku. Namun, mereka tidak ditahan karena ada pertimbangannya juga. ‘’Kami memang tidak bisa menahan mereka (penari bugil, red),’’ ungkapnya. Sementara tamu yang book-

ing cewek itu, kata Kapolsek Leo, mereka hanya diperiksa sebagai saksi. Pihaknya masih terus mendalami pemeriksaan, termasuk apakah ada tersangka lainnya yang ikut terlibat. ‘’Kami masih mendalami terus,’’ ujarnya. Seperti berita sebelumnya, pasukan AKP Leo Pasaribu melakukan penggerebekan di Karaoke Blue Eyes, Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar Selatan, Kamis (2/9) dini hari lalu. Empat wanita penari bugil yang sedang asyik lenggak-lenggok di atas meja, diringkus polisi. Mereka pun digelandang ke Mapolsek untuk diproses hukum lebih lanjut. (kmb21)

KP3 Amankan 357 Botol Miras Ilegal Denpasar (Bali Post) Peredaran miras ilegal alias tanpa dilengkapi pita bea cukai masuk Bali diduga terus berlangsung. Tim yang diterjunkan KP3 Udara Ngurah Rai, Jumat (3/9) sore lalu, mengamankan 15 dus berisi 357 botol wine buatan Australia. Miras ilegal berkadar alkohol 14,7 persen itu hendak dipindahkan ke mobil APV DK 1020 C, sebelum digeledah petugas di areal parkir kompleks burung atau sebelah timur Bandara Ngurah Rai, Tuban. Informasi di KP3 Udara, semula polisi menerima informasi ada pengiriman miras ilegal ke Bali. Minuman beralkohol jenis anggur dan wine buatan Australia itu disinyalir tanpa dilengkapi pita bea cukai. Kapolsek KP3 Udara AKP A.A. Gede Mudita pun menerjunkan anggota untuk melakukan pengintaian. Pada Jumat (3/9) sore, petugas curiga melihat dua kendaraan pribadi memindahkan pulu-

han dus ke mobil APV DK 1020 C yang dibawa Ida Bagus Sucipta. Keputusan polisi melakukan penggeledahan membuahkan hasil. Pasalnya, ternyata ditemukan 15 dus berisi 375 botol miras buatan asing tanpa dilengkapi pita bea cukai. ‘’Hampir saja lolos dan ratusan botol miras ilegal itu hendak dikirim ke Sanur,’’ kata petugas Sabtu (4/9) kemarin. I.B. Sucipta yang mengemudikan mobil APV DK 1020 C itu tak bisa menunjukkan dokumen resmi terkait pengiriman miras. Polisi pun langsung melakukan penyitaan, dan semua barang bukti dibawa ke kantor KP3 Udara. ‘’Miras jenis anggur itu diduga tanpa pita bea cukai, lantas kami amankan ke kantor,’’ kata Kapolsek KP3 Udara AKP A.A. Gede Mudita, Sabtu (4/9) kemarin. Saat digeledah, diketahui miras itu bermerek KIERAS asal Australia. Harga perbotol di pasaran sekitar Rp 200

ribu. Artinya, keseluruhan barang bukti yang diamankan petugas berkisar Rp 89-90 juta. Saat ditanya apakah anggur asli dari Australia, atau palsu? Pihak KP3 Udara masih melakukan pendalaman. Jika terbukti dari Austrlia, berarti miras inpor tersebut berhasil diselundupkan ke Indonesia . ‘’Soal asli buatan asing atau palsu, masih didalami penyidik,’’ tambah AKP Mudita. I.B. Sucipta saat diperiksa polisi, mengaku diminta mengambil barang dari daerah Kerobokan milik Bu Dayu untuk dikirim ke Sanur, Denpasar Selatan. Informasi di lapangan, Bu Dayu adalah istri mantan anggota DPRD Denpasar. ‘’Saya belum tahu soal istri siapa. Bu Dayu juga akan kita panggil terkait miras ilegal ini,’’ ucap Kapolsek Mudita seraya menyebutkan sopir yang membawa mobil AVP berisi miras tanpa pita besa cukai itu dikenakan wajib lapor. (jep)

”Pamuput Karya’’ Geria Tampak Gangsul

”Nyegara Gunung’’ di Pura Goa Lawah Semarapura (Bali Post) Bertepatan dengan Tumpek Wayang, Sabtu (4/9) kemarin, Geria Karang Tampak Gangsul, Denpasar melaksanakan upacara nyegara gunung di Pura Goa Lawah, Pesinggahan, Klungkung. Upacara itu digelar serangkaian pamuput karya ngasti puja atma widana Ida Pedanda Gde Rai Karang. Ramainya umat yang mengikuti upacara nyegara gunung, menimbulkan kemacetan cukup panjang (sekitar lima kilometer) di jalur Goa Lawah. Baik dari arah Karangasem maupun Klungkung. Panitia upacara, I.B. Gde, dari Geria Kesiman menyebutkan nyegara gunung itu merupakan rangkaian terakhir pelaksanaan upacara yang dimulai dengan mapiuning 24 Agustus 2010. Sebagai ungkapan terima kasih kepada Ida Batara Baruna (laut) dan Ida Batara Giripati (gunung). Pelaksanaan nyegara gunung dilakukan, mengingat semua jenis tirta (air suci) yang dipergunakan selama upacara adalah tirta padma bhuwana dan dang khayangan yang berstana di pura-pura yang ada di gunung dan laut. ‘’Puncak upacaranya sudah dilaksanakan Rabu (1/9) lalu,’’ ujar I.B. Gde. Upacara ini, kata dia, digelar setiap ada palebonan Ida Pedanda di Geria Karang Tampak Gangsul yang lebar (meninggal dunia). Upacara nyegara gunung kali ini berkaitan dengan palebon Ida Pedanda Gde Rai Karang yang lebar Maret 2010. Ida Pedanda Gde Rai Karang lebar pada usia 95 tahun dan merupakan Ida Pedanda tertua di Geria Karang Tampak Gangsul. Palebon Ida sudah dilaksanakan 24 Juli 2010. Sebagaimana tradisi di Geria Karang, setiap palebon Ida Pedanda, selalu diikuti para sisya yang tersebar Kabupaten Badung dan Kota Denpasar yakni dari Bualu, Jimbaran, Pecatu, Kedonganan, Kuta, Seminyak, Ubung, Lumintang dan lainnya. Kali ini, Ida diiringi 204 sawa (puspa),’’ kata I.B. Gde. Upacara nyegara gunung, di-puput dua sulinggih. Untuk upacara di segara (Pantai Goa Lawah-red), di-puput Ida Pedanda Gede Putra Keniten Karang dari Geria Gede Satria, Klungkung. Sedangkan upacara yang berlangsung di Pura Goa Lawah di-puput Ida Pedanda Gde Made Putraka Timbul dari Geria Kesiman. Sementara itu, ramainya pengiring dari Geria Karang Tampak Gangsul, ditambah upacara nyegara gunung yang juga dilakukan umat dari berbagai wilayah di Bali, membuat jalur Pura Goa Lawah dipenuhi kendaraan. Kemacetan pun tak terhindarkan. Sejumlah petugas Lantas Polres Klungkung dibantu personel Polsek Dawan pun harus bekerja ekstra untuk mengatur arus lalu lintas. (kmb20)

Remaja Curi Motor Dibekuk Polisi Gianyar (Bali Post) Jajaran Polsek Sukawati, Sabtu (4/9) kemarin, mengamankan pelaku pencurian kendaraan bermotor yang masih remaja. Ketut Suk (17) asal Banjar Darma Winangun Desa Tianyar, Karangasem, dibekuk polisi setelah membawa kabur kendaraan milik Hari Wahyudi asal Banyuwangi tinggal di Kemenuh, Sukawati. Informasi yang diperoleh, kejadian itu berawal dari korban Wahyudi menitipkan kendaraannya pada Rabu lalu (1/9) kepada temannya Wayan Barsawan di Art Shop Danu, Batuan. Setelah sempat dititipkan selama tiga hari, korban kemudian datang untuk mengambil motornya. Namun, motor yang dititipkan tidak ada di tempatnya. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Sukawati. Seizin Kapolres, Kapolsek Sukawati AKP V.B. Musak mengatakan dari laporan pencurian itu anggota menelusuri dan mencari pelaku. Pelaku Suk berhasil ditangkap di Denpasar. Selain itu, barang bukti berupa kendaraan bermotor nopol DK 3651 KM juga berhasil diamankan. Pelaku pun harus meringkuk di balik jeruji besi Polsek Sukawati. (kmb16)

Dewan Pendekar PPSBN di Dwijendra

Minta Maaf ”Sekala-Niskala’’ Denpasar (Bali Post) Jika pengurus Perguruan Pencak Silat Bakti Negara (PPSBN) menghormat sang Merah Putih di Kodim untuk menunjukkan rasa penyesalannya atas kasus penyerangan ke Dwijendra, giliran Dewan Pendekar Bakti Negara minta maaf di Dwijendra, Sabtu (4/9) kemarin. Permintaan maaf itu agak istimewa karena dilakukan secara sekala dan niskala bertepatan dengan Tumpek Wayang. Bersamaan dengan itu diadakan upacara pecaruan, guru piduka, bendu piduka dan prayastitha durmanggala di Dwijendra. Para pendekar yang turun ke Dwijendra dipimpin I Wayan Runa, selaku Sekretaris Lembaga Dewan Pendekar Bakti Negara. Runa didampingi pendekar lainnya Dewa Adnyana, Ngurah Rahmadi, Nyoman Adi Tambir,

Wayan Kari, dan Gusti Semarajaya. Secara niskala dewan pendekar ini meminta maaf di depan siswa, guru, mahasiswa dan dosen pengurus Yayasan Dwijendra. Secara niskala berupa matur piuning dan mohon maaf di Pura Dwijendra dalam persembahyangan bersama yang di-puput Ida Pedanda Gede Griya Tegeh, Ujung. Wayan Runa mengakui kecolongan anggotanya berbuat tak baik kepada satpam dan guru Dwijendra. Para sesepuh Bakti Negara tak menyangka kasusnya sebesar ini. Makanya agar permintaan maafnya dilakukan secara ikhlas, sangat pas dilengkapi permohonan maaf secara niskala. Pihaknya berusaha melakukan berbagai pendekatan agar kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan, termasuk di

ranah hukum. ‘’Secara sekala permohonan maaf kami sudah diterima keluarga besar Dwijendra, tinggal secara hukum saja,’’ ujarnya. Ketua Yayasan Dwijendra, Drs. Ida Bagus Gede Wiyana, mengatakan permohonan maaf sekala -niskala ini sangat pas dilakukan saat Tumpek Wayang. Sesuai maknanya agar kita tak dibayang-bayangi oleh kegelapan dan energi negatif. Ia setuju penyelesaikan secara kekeluargaan sesuai konsep manyambraya, namun proses hukum tetap berlangsung karena ini bukan delik aduan. Kalau Bakti Negara mau damai secara hukum, itu bukan urusan yayasan lagi melainkan perlu prosedur hukum. Pemegang ban hitam kehormatan Bakti Negara ini mengatakan lewat kasus ini kita semua

BPM/sue

PENDEKAR - Pendekar Bakti Negara Wayan Runa, dkk. bersama I.B. Gede Wiyana saat neminta maaf di Pura Dwijendra. perlu mulat sarira. Makanya ia berterima kasih kepada semua pihak termasuk TNI AD, Polda Bali, Wali Kota, hingga Gubernur dan warga luar negeri yang prihatin dengan kasus ini. Acara kemarin juga dihadiri korban penyerangan PPSBN.

Ketiganya mendapat penghargaan kenaikan pangkat kehormatan dari yayasan. Mereka adalah dua satpam Nyoman Gede Antara dan Made Dirgayusa dari II-A ke II-B dan Made Yoga Mahendra (guru) dari III-A ke III-B. (sue)

z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha z Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Alit Purnata zSekretaris Redaksi: Sugiartha z Redaksi: Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Sri Hartini, Suana, Sueca, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subagiadnya, Subrata, Suentra, Sumatika, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Dedy Sumartana, Parwata. Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani, Nur Haedin, Suyadnya. Surabaya: Bambang Wilianto. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 30.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 37.000 per mmk, >100 mmk Rp 40.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 28.000 per mmk. Advertorial Rp 20.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 50.000, 4 warna Rp 58.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 60.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 3.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/ A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


3 SEREMONIAL Pasar Kerja Bidan Terbuka, Asal Tak Memilih

Minggu Umanis, 5 September 2010

Stikes Bali Lepas 141 Lulusan Denpasar (Bali Post) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehata (Stikes) Bali, Sabtu (4/9) kemarin melepas 141 lulusan D3 Kebidanan. Pelepasan dilakukan Ketua Stikes Bali, Drs. I Ketut Widia, BN.Stud., M.M.,

BPM/025

ULTAH - Kadiskes Bali dr. Suteja dan I.B. Arka memberi ucapan selamat ultah ke-59 kepada Ketut Widia.

ditandai penyerahan surat tanda kelulusan. Kadis Kesehatan Bali, dr. Suteja mengatakan peluang kerja bagi bidan baru di Bali masih terbuka, asal jangan memilih lokasi kerja PTT. Sebab, kini semua desa memerlukan tenaga bidan. Di samping itu penduduk Bali yang mencapai 3,9 juta memerlukan pusat pelayanan kesehatan. Makanya rumah sakit kepenuhan kamar. Artinya, peluang kerja bagi bidan terbuka lebar. Ia mangajak lulusan Stikes Bali mampu mandiri. Diskes Bali juga siap bekerja sama dengan dua poliklinik yang dibangun Stikes dalam bentuk JKBM dan Jaskesmas untuk melayani masyarakat kelas bawah. Ketua Prodi D-3 Kebidanan, Manik Parwati, S.SiT. melaporkan sejak perkuliahan awal di D-3 Kebidanan diikuti 142 mahasisa baru. Di tengah jalan terjadi pengurangan dan penambahan jumlah mahasiswa, hingga akhir semester VI mencapai 143 mahasiswa. Setelah menjalani tes pantum dan osca yang dinyatakan lulus sebayak 141 orang. Dari jumlah mahasiswa yang dilepas kemarin, dua orang meraih predikat kelulusan dengan pujian, 121 sangat memuaskan dan 18 orang lulus memuaskan. Ketut Widia menegaskan proses pendidikan kebidanan berjalan baik. Secara akademik ahli madya kebidanan ini sudah memenuhi persyaratan dalam pelayanan kesehatan. Hanya dua orang tak bisa diluluskan karena tak memenuhi standar akademik Stikes. Ia mengatakan Bali memerlukan ribuan bidan, namun masyarakat pun berhak memilih bidan berkualitas. Bidan saat ini tak hanya mampu memberi servis yang baik, juga ramah sapa dan murah senyum. Ketua YP3LPK Bali, Drs. Ida Bagus Arka yakin lulusan Stikes Bali adalah tenaga kerja yang siap pakai karena mereka diproses secara berkualitas. Caranya, tunjukkan diri kepada masyarakat bahwa kita mampu. Bidan diminta jangan cengeng karena dia dididik mandiri. ‘’Saya tak ingin tamatan Stikes Bali menganggur,’’ ujarnya. Peluang bidan Bali bekerja ke luar negeri khususnya bidan masih terbuka untuk melayani para lansia. Bahkan Jepang sedang menjajaki kerja sama dengan Stikes Bali. Di luar dugaan usai acara pelepasan, Ketut Widia disuruh ke panggung meniup lilin merayakan ultah ke-59. (025)

U.613950-adv

Tahun Kunjungan Museum 2010

Jadikan Museum sebagai Jendela Ilmu MUSEUM merupakan tempat yang sangat bernilai dalam perjalanan hidup sebuah bangsa, karena museum menyimpan berbagai karya luhur nenek moyang yang mencerminkan kekayaan dan keanekaragaman budaya kita, dan itu sangat penting artinya bagi pembelajaran. Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

SETELAH suksesnya program Visit Indonesia Year yang telah meningkatkan kepariwisataan Indonesia, tahun ini Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata melaksanakan program yang lebih optimis lagi antara lain Tahun Kunjungan Museum yang memiliki peranan strategis sebagai wahana penguat program Revitalisasi Museum. Didukung dengan berbagai kegiatan di museum seluruh Indonesia tersebut, bertujuan untuk memperbesar jumlah pengunjung museum serta meningkatkan apresiasi dan kepedulian masyarakat terhadap warisan budaya bangsa. Dengan adanya program Tahun Kunjungan Museum yang dibarengi dengan mereposisi museum, Menbudpar Jero Wacik optimis bahwa masyarakat akan lebih bergairah untuk berkunjung ke museum, sehingga museum menjadi lebih semarak dan hidup dalam pengelolaannya. Museum sebagai media yang universal untuk pelestarian warisan budaya, wahana pembelajaran masyarakat, serta objek wisata yang edukatif, menurut Wacik, perlu didorong agar menjadi dinamis serta dapat melayani masyarakat dengan memadai. Indonesia juga dikenal memiliki keragaman aset budaya dan tradisi yang sangat menarik serta bervariasi. Dengan adanya program Tahun Kunjungan Museum tersebut, Wacik, berharap dapat mengubah citra dan wajah museum Indonesia menjadi lebih menarik dan lebih prima sehingga dapat turut meningkatkan jumlah kunjungan

tuhan masyarakat.

BPM/son

Jero Wacik wisatawan asing ke Indonesia. Menbudpar meyakini, Tahun Kunjungan Museum 2010 merupakan sebuah momentum awal untuk memulai Gerakan Nasional Cinta Museum (GNCM) yang akan dilaksanakan selama lima tahun (2010-2014). Salah satu kegiatan dalam Program GNCM tersebut adalah kegiatan Revitalisasi Museum yang bertujuan untuk mewujudkan museum Indonesia yang dinamis dan berdayaguna sesuai dengan standard ideal pengelolaan dan pemanfaatan museum. Dengan adanya program GNCM tersebut, Wacik berharap pada tahun 2014 akan terwujud museum Indonesia yang menarik dan informatif serta mampu memenuhi kebu-

GN Cinta Museum Menbudpar mengatakan, museum merupakan sarana untuk mengembangkan budaya dan peradaban manusia. Dengan kata lain, museum tidak hanya bergerak di sektor budaya, melainkan dapat bergerak di sektor ekonomi, politik, sosial, dll. Di samping itu, museum merupakan wahana yang memiliki peranan strategis terhadap penguatan identitas masyarakat termasuk masyarakat sekitarnya. Mengutip pendapat para budayawan, Wacik mengatakan, para ahli kebudayaan meletakkan museum sebagai bagian dari pranata sosial dan sebagai wahana untuk memberikan gambaran dan mendidik perkembangan alam dan budaya manusia kepada komunitas dan publik. Oleh karena itu, Wacik menegaskan, ada tiga pilar utama permuseuman di Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, kepribadian bangsa, ketahanan nasional dan wawasan nusantara. Ketiga pilar ini merupakan landasan kegiatan operasional museum yang dibutuhkan di era globalisasi ini. Pada saat masyarakat mulai kehilangan orientasi akar budaya atau jati dirinya, maka museum dapat mempengaruhi dan memberi inspirasi tentang hal-hal penting yang harus diketahui dari masa lalu untuk menuju ke masa depan. Oleh karena itu untuk menempatkan museum pada posisi sebenarnya yang strategis, menurut Wacik, diperlukan gerakan bersama penguatan

pemahaman, apresiasi dan kepedulian akan identitas dan perkembangan budaya bangsa yang harus terbangun pada tataran semua komponen masyarakat bangsa Indonesia baik dalam skala lokal, regional maupun nasional. Gerakan bersama tersebut dinamakan Gerakan Nasional Cinta Museum (GNCM). Gerakan Nasional Cinta Museum adalah upaya penggalangan kebersamaan antarpemangku kepentingan dan pemilik kepentingan dalam rangka pencapaian fungsionalisasi museum guna memperkuat apresiasi masyarakat terhadap nilai kesejarahan dan budaya bangsa.

Gerakan ini, lanjut Wacik, bertujuan untuk membenahi peran dan posisi museum yang difokuskan pada aspek internal maupun eksternal. Aspek internal lebih kepada revitalisasi fungsi museum dalam rangka penguatan pencitraan melalui pendekatan konsep manajemen yang terkait dengan fisik dan nonfisik. Aspek eksternal lebih kepada konsep kemasan program yaitu menggunakan bentuk sosialisasi dan kampanye pada masyarakat sebagai bagian dari stakeholder. Tahun kunjungan Museum 2010 merupakan sebuah momentum awal untuk memulai GNCM. Maka dap-

at dikatakan bahwa Tahun kunjungan Museum adalah upaya Kemenbudpar yang didasarkan pada pemikiran bahwa museum merupakan bagian dari peranata sosial yang memiliki tanggung jawab mencerdaskan bangsa, menggalang persatuan dan kesatuan, memberikan layanan kepada masyarakat, melestarikan aset bangsa sebagai sumber penguatan pemahaman, apresiasi, dan kepedulian pada identitas bangsa. Hal ini untuk memperkuat posisi (reposisi) museum sebagai jendela budaya dan bagian dari pada kehidupan sosial budaya bangsa Indonesia.

GNCM ini akan dilaksanakan secara bertahap selama lima tahun dalam rangka menggalang kebersamaan antarpemangku dan pemilik kepentingan (share dan stakeholder) untuk memperkuat fungsi museum pada posisi yang dicita-citakan guna memperkuat apresiasi masyarakat terhadap nilai kesejarahan dan budaya bangsa. Sejatinya, GNCM adalah upaya Kemenbudpar untuk membangun museum-museum di Indonesia agar siap bersaing. ‘’Mari kita jadikan Gerakan Nasional ini sebagai momentum kebangkitan Museum di Indonesia,’’ pesan putra Kintamani ini. (nikson)

BPM/son

PIM- Menbudpar Ir. Jero Wacik, S.E. menjelaskan mengenai pembangunan Pusat Informasi Majapahit (PIM) kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan rombongan saat mengunjungi Museum Nasional.


KELUARGA

4 KESEHATAN Amebiasis Intestinal AMEBIASIS atau disebut juga disentri ameba adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit usus entamoeba histolytica (E.histolitica). Entamoeba histolytica merupakan protozoa usus yang hidup komensial di usus besar manusia. Siklus hidupnya ada 2 macam yaitu trofozoit dan bentuk kista. Siklus hidup E. histolytica melalui bentuk kista imatur, kista matur dan trofozoit transmisi diawali dari stadium invasi melalui memaksa kista E. histolytica didapat dari air, makanan, atau tangan yang terkontaminasi, lalu kista tersebut melewati lambung dan menuju ke usus halus, dimana kista berkembang menjadi bentuk trofozoit. Trofozoit segera berkembang baik di dalam lumen kolon. Trofozoit kemudian mengalami enkistasi. Kista yang imatur ini dikeluarkan dari tubuh host melalui feses. Kista yang terdapat dalam feses dapat bertahap hidup selama beberapa minggu pada lingkungan yang lembab. Kista resisten terhadap kadar klor standar pada air PAM namun dapat mati karena pengeringan, temperatur lebih dari 55 derajat C selama minimal 5 menit, dan dengan superklorinasi atau penambahan iodin ke dalam air minum. Sedangkan trofozoit E. histolytica cepat mati bila terpapar udara atau asam lambung, dan oleh karena itu tidak dapat menyebabkan infeksi. Penularan penyakit ini lewat fekal-oral baik secara langsung melalui tangan maupun tak langsung melalui air minum atau makanan yang tercemar tinja manusia yang mengandung kista amuba yang berasal dari carrier (cyst passer). Sekitar 90% infeksi oleh E. histolytica bersifat asimtomatik, sementara sekitar 10% lainnya menimbulkan berbagai sindrom klinis, mulai dari disentri sampai abses hati atau organ lain. Infeksi terjadi oleh karena masuknya kista E. histolitica, setelah beberapa lama menjadi kolonisasi dari excystment di usus besar. Trofozoit melekat pada epitel usus yang dapat menyebabkan kerusakan dan nekrosis jaringan dinding usus yang akhirnya menimbulkan ulkus. Ulkus yang terjadi dapat menimbulkan perdarahan dan apabila menembus lapisan muskular akan terjadi perforasi dan peritonitis.Ulkus dapat terjadi semua

Oleh dr. Vika Wirdhani bagian usus besar. Infeksi kronik dapat menimbulkan reaksi terbentuknya massa jaringan garnulasi yang disebut ameboma, yang sering terjadi di daerah sekum dan sigmoid. Dari ulkus di dalam dinding usus besar, ameba dapat mengadakan ‘’metastasis’’ ke hati lewat cabang vena porta dan menimbulkan abses hati yang selalu diawali dengan kolonisasi di usus. Diare yang disebabkan oleh E. Histolytica termasuk diare inflamasi dan dengan peradangan minimal sampai berat, disertai gangguan aborbsi dan sekresi. Mekanisme diare inflamasi melalui kerusakan brush border usus, invasi parasit ke lumen usus secara langsung, mekanisme umunologi. Setelah kolonisasi awal, kemudian terjadi perlekatan parasit ke sel epitel dan selanjutnya terjadi invasi parasit ke dalam sel epitel, atau mulai terjadinya inflamasi. Masa inkubasi E.histolytica sampai menimbulkan gejala klinis dari bervariasi berhari-hari sampai berbulan-bulan. Berdasarkan berat ringannya gejala yang ditimbulkan maka amebiasis dapat dibagi menjadi: Carrier (cyst passer) dimana penderita tidak menunjukkan gejala sama sekali. Hal ini disebabkan karena amuba yang berada dalam lumen usus besar tidak mengadakan invasi ke dinding usus; disentri ameba ringan biasanya penderita mengeluh perut kembung, kadang nyeri perut ringan, diare 4-5 kali sehari, tinja berbau busuk, kadang-kadang bercampur darah dan lendir. Keadaan umum penderita biasanya baik, tanpa atau disertai demam ringan (subfebril). Kadang-kadang terdapat hepatomegali; disentri ameba sedang dimana keluhan dan gejala klinis lebih berat dibanding disentri ringan, tetapi penderita masih mampu melakukan aktivitas sehari-hari, tinja disertai darah dan lendir, keluhan perut kram, demam, badan lemah, disertai hepatomegali dengan nyeri tekan ringan; disentri ameba berat pada penderita didapatkan keluhan dan gejala klinis lebih berat, penderita mengalami diare disertai darah yang banyak, lebih dari 15 kali/ hari, demam tinggi (40 derajat C - 40,5 derajat

C), disertai mual, anemia; disentri ameba kronik gejalanya menyerupai disentri ameba ringan, serangan-serangan diare diselingi dengan periode normal atau tanpa gejala, keadaan ini dapat berlangsung berbulan-bulan sampai bertahun-tahun. Serangan diare terjadi karena kelelahan, demam atau makanan yang sukar dicerna. Komplikasi disentri ameba dapat dibagi menjadi komplikasi intestinal diantaranya perdarahan usus, perforasi usus, ameboma, intususepsi, sriktura (penyempitan usus) dan ektraintestinal diantaranya abses hati, abses pleuropulmonal, abses otak, limpa dan kulit. Untuk mendiagnosis yaitu dengan gejala klinis dan laboratorium (Mikroskopis: ditemukan ameba trofozoit pada tinja). Amebiasis intestinal kadang-kadang sulit dibedakan dengan irritable bowel syndrome (IBS), divertikulitis, hemoroid interna, disentri basiler (shigellosis), salmonelosis, kolitis ulserosa, skistosomiasis. Penatalaksanaan pada amebiasis asimotomatik yaitu Paromomycin, dosis 3x500 mg sehari, selama 5 hari. Pada disentri ameba ringan-sedang dan berat diberikanmetronidazole dengan dosis 3 x 500-750 mg, selama 10 hari atau 4 x 2 gr selama 3 hari, atau intravena 4 x 500 mg sehari selama 10 hari. Dapat pula diberikan tinidazole dosis 2 x 600 mg sehari selama 5 hari. Amebiassi ekstra intestinal (abses hati ameba) dapat diberikan metronidazole oral 3x500 mg selama 10 hari atauintravena dan ditambah chloroquinedifosfat dosis 1 gr sehari selama 1-2 hari dilanjutkan 600 mg sehari selama 4 minggu. Pada umumnya prognosis amebiasis adalah baik terutama yang tanpa komplikasi. Pada abses hati ameba kadangkadang diperlukan tindakan pungsi untuk mengeluarkan pus.

Rinitis Vasomotor SERING kita mendengar keluhan dari beberapa orang yang mengalami bersin-bersin tiap pagi hari sampai mengeluarkan ingus encer, tetapi kalau sudah siang keluhan tersebut hilang atau keluhan setiap baru bangun tidur hidung selalu mampet sebelah. Banyak orang menyebutnya alergi tetapi sebenarnya tidak selalu demikian, bisa saja yang anda alami adalah, rinitis vasomotor. Rinitis vasomotor bukan merupakan proses alergi, bukan pula proses infeksi. Dalam praktek sehari-hari, seringkali salah anggapan bahwa penyebab rinitis selalu adalah alergi. Akibatnya tipe rinitis yang lain (non allergic rinitis/rinitis vasomotor dan mixed rinitis) seringkali tidak terdiagnosa. Hal ini perlu menjadi perhatian karena diagnosis yang tidak tepat menyebabkan pengobatan tidak memuaskan. Rinitis vasomotor adalah terdapatnya suatu gangguan fisiologi lapisan mukosa hidung yang disebabkan peningkatan aktivitas saraf parasimpatis. Penyakit ini termasuk dalam penyakit rinitis kronis selain rinitis alergika. Pada rinitis vasomotor terjadi infeksi kronis lapisan mukosa hidung yang disebabkan oleh terganggunya keseimbangan sistem saraf parasimpatis dan simpatis. Saraf parasimpatis menjadi lebih dominan sehingga terjadi pelebaran dan pembengkakan pembuluh darah di hidung. Gejala yang timbul berupa hidung tersumbat, bersin dan ingus yang encer. Penyebab Penyebab pasti rinitis vasomotor ini belum diketahui secara pasti, diduga akibat gangguan

Oleh dr. Ade Ari Sutradewi keseimbangan vasomotor. Keseimbangan vasomotor ini dipengaruhi berbagai hal, antara lain obat-obatan, faktor fisik (seperti misalnya asap rokok, udara dingin, kelembaban udara yang tinggi, dan bau yang merangsang), kehamilan, pubertas, dan faktor psikis seperti kecemasan dan rasa tegang. Gejala rinitis alergi atau rinitis vasomotor kadang-kadang sulit dibedakan karena gejalagejalanya mirip, yaitu hidung tersumbat, rinorea (keluar cairan dari hidung), dan bersin. Biasanya penderita rinitis alergika lebih merasakan gatal dan bersin berulang, yang tidak ditemukan atau tidak jelas pada rinitis vasomotor. Biasanya penderita rinitis vasomotor tidak mempunyai riwayat alergi pada keluarganya. Mereka menjelaskan fenomena iritatifnya dimulai di usia dewasa. Gejala umumnya berupa hidung tersumbat, bergantian kiri dan kanan, tergantung pada posisi pasien. Terdapat rinorea yang cair atau agak cair, terkadang agak banyak. Jarang disertai bersin, dan tidak disertai rasa gatal di mata. Gejala memburuk pada pagi hari waktu bangun tidur karena perubahan suhu yang ekstrim, udara lembab, dan sebagainya. Pada pemeriksaan hidung (rhinoskopi anterior) didapatkan konka nasalis inferior mungkin pucat, membengkak dan polipoid. Pada pemeriksaan hapusan hidung dapat ditemukan eosinofil pada cairan hidung, seperti yang dapat dijumpai pada

BPM/ist

rinitis alergika. Diagnosis rinitis vasomotor dibuat dengan menyingkirkan kemungkinan lain dengan mengetahui riwayat penyakit, pemeriksaan fisik pada hidung dan tenggorok, serta tidak didapatkannya alergen spesifik yang menyebabkan terjadinya gejala tersebut (atau dengan hasil pemeriksaan skin test yang negatif). Rinitis vasomotor bisa terjadi bersama sama dengan rinitis alergika. Setelah menyingkirkan setiap penyebab obstruksi hidung dan sekresi hidung lainnya, maka dapat dibuat diagnosis rinitis vasomotor. Secara garis besar penatalaksanaan dibagi menjadi tiga macam, yaitu: - Menghindari penyebab, jika faktor pencetus diketahui. Jika tidak diketahui, pembersihan mukosa nasal secara berkala mungkin bisa membantu. -Obat-obatan, seperti: antihistamin, antikolinergik, steroid topikal, serta dekongestan, pada umumnya banyak membantu mengurangi gejala pada pasien. -Terapi pembedahan, yaitu dengan cryosurgery yang berpengaruh pada mukosa dan submukosa hidung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dengan melakukan olahraga sebagai salah satu bentuk yang murah dan efektif dapat meningkatkan daya tahan dan kondisi penderita rinitis vasomotor dalam pencegahan kumatnya serangan, tetapi bukanlah suatu solusi permanen dalam menangani rinitis vasomotor. Komunikasi dan diskusi dengan pasien merupakan bagian penatalaksanaan medis yang sangat penting, terutama bila tidak ditemukan abnormalitas yang mendasari. Konsep reaksi hidung normal berlebihan harus didiskusikan ke pasien bahwa beberapa orang mempunyai hidung yang sensitif. Bila telah diterangkan konsep variabilitas biologis dan sensitivitas hidung, pasien akan lebih memahami gangguannya.

Minggu Umanis, 5 September 2010

Bakti Sosial Kesehatan Mahasiswa Baru

Stikes Bina Usada Bali di Dalung Denpasar (Bali Post) Kegiatan Pengenalan Program Studi (PPS) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bina Usada Bali diisi dengan kerja bakti sosial kesehatan. Kerja bakti sosial berupa pemeriksaan jentik nyamuk dan pembersihan sampah plastik itu dilangsungkan di dua banjar yakni Banjar Pendem dan Banjar Bineka Nusa Kauh, Kelurahan Dalung, Kuta Utara-Badung, Sabtu (4/9) kemarin. Para mahasiswa baru berjumlah 112 orang itu, sebagian melaksanakan kegiatan baksos di Banjar Pendem dan sebagian lagi di Bineka Nusa Kauh. Dalam kegiatan tersebut para mahasiswa memasuki rumahrumah penduduk, memeriksa bak-bak penampungan air untuk memastikan apakah dalam bakbak itu terdapat jentik nyamuk atau tidak. Ketua Stikes Bina Usada Bali

dr. I Nyoman Sutresna, M.Kes. didampingi Ketua PPS dr. Wayan Artana, S.H. mengatakan, kegiatan bakti sosial kesehatan ini perlu dilakukan oleh mahasiswa untuk mendekatkan secara dini betapa pentingnya menjaga kesehatan lingkungan. Terlebih mereka adalah mahasiswa di bidang kesehatan. Melalui kegiatan ini mereka diharapkan lebih peka terhadap kesehatan lingkungan. Untuk mendukung program Bali Clean and Green, mahasiswa juga diarahkan untuk membersihkan lingkungan dari sampah-sampah plastik, tambah dr. Artana. Lanjut dr. Sutresna, kegiatan ini ada kaitannya dengan pengamalan tri dharma perguruan tinggi, khususnya menyangkut pengabdian masyarakat. ‘’Kegiatan kerja bakti sosial serangkaian PPS ini kami fokuskan pada kesehatan lingkungan, mengingat mahasiswa kami menuntut ilmu di

Telkomsel Gelar Safari Ramadhan

Dua Yayasan Peroleh Bantuan Dana Denpasar (Bali Post) Setelah melakukan kegiatan Safari Ramadhan bersama anakanak panti dan pondok Al Mustaqim di Kab. Jembrana akhir Agustus lalu, Telkomsel kembali melanjutkan rangkaian aksi sosial di dua tempat berbeda di Bali pada Jumat (3/9) lalu. Kedua lokasi tujuan kegiatan sosial Telkomsel tersebut adalah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) khusus Wanita di Kerobokan, Denpasar dan Panti Asuhan Semaraputra di Kabupaten Klungkung. Adapun jenis bantuan yang diterima penghuni Lapas wanita yang berupa makanan siap saji, baju, pembalut wanita, dan khusus untuk penghuni yang beragama Muslim diberikan juga bantuan berupa seperangkat alat sholat. Total bantuan yang diberikan Telkomsel pada kunjungan tersebut senilai Rp 17,5 juta dan diserahterimakan secara simbolis oleh Manager Keuangan Telkomsel Regional Bali Nusra, Ni Wayan Muliani kepada Kepala Lapas Kerobokan Siswanto. Dalam sambutannya, Siswanto mengatakan, kami sangat mengapresiasi kunjungan serta perhatian Telkomsel terhadap penghuni lapas. Kami berharap upaya ini dapat memberikan semangat kepada para penghuni untuk dapat lebih mempersiapkan diri sebelum nantinya mereka kembali ke masyarakat. Sementara itu dalam kunjungan ke Panti Asuhan dan anak cacat Semaraputra, Telkomsel mendonasikan Rp 20 juta untuk para penghuni panti di mana bantuan tersebut diserahterimakan kepada Pimpinan panti, Ni Made Gunasih disaksikan langsung seluruh penghuni panti. Gunasih berharap bantuan ini dapat bermanfaat untuk memperbaiki beberapa bagian panti yang rusak serta berharap bantuan sejenis dapat berkelanjutan demi kesinambungan operasional panti sosial tiap harinya. Dalam kesempatan tersebut disumbangkan pula sejumlah bantuan berupa sembako sumbangan pribadi dari internal karyawan Telkomsel kantor Regional Bali Nusra. Perhatian Telkomsel kepada sesama khususnya kepada pihak yang sangat membutuhkan merupakan komitmen Telkomsel yang paling peduli kepada Indonesia sekaligus sebagai bentuk perwujudan rasa syukur Telkomsel atas pencapaian perusahaan selama ini, ungkap Manajer Keuangan Telkomsel Regional Bali Nusra, Ni Wayan Muliani. Kegiatan sosial yang kerap dilakukan Telkomsel di seluruh Indonesia merupakan bagian dari komitmen Telkomsel dalam mewujudkan Good Corporate Citizenship sebagai perusahaan yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Seiring dengan kepedulian melayani pasar dan industri telekomunikasi sebagai core business, Telkomsel secara konsisten memberi nilai tambah pada lingkungan dan masyarakat yang selalu menjadi bagian dari kemajuan Telkomsel. (kmb18/bns)

Bali Post/ist

Telkomsel Gelar Safari Ramadhan

Veruka (Kutil) Oleh dr. I Dewa Gede Agung Manik S. KUTIL yang dalam bahasa medis disebut dengan veruca merupakan benjolan pada kulit yang disebabkan oleh salah satu jenis virus papilloma manusia (human papillomavirus/HPV). Kutil seringkali terjadi pada anak-anak, baik perempuan maupun laki-laki. Kutil di kulit mudah menyebar dari suatu bagian tubuh ke bagian tubuh lainnya, tetapi kebanyakan tidak terlalu menular kepada orang lain. Virus HPV dapat ditularkan melalui sentuhan langsung atau memakai pakaian orang yang membawa virus tersebut. Kutil juga dapat muncul pada orang yang memiliki kelainan genetik (bersifat turunan), dimana kelainan genetik menghalangi sistem kekebalan tubuh dan membuatnya tak mampu membendung pertumbuhan kutil. Sebagian besar kutil tidak berbahaya dan jenis kutil yang paling banyak ditemukan tidak berubah menjadi keganasan (kanker). Ukuran dan bentuk kutil tergantung kepada virus penyebabnya dan lokasinya di tubuh. Beberapa kutil tidak menimbulkan nyeri sedangkan kutil yang lainnya menyebabkan nyeri karena mengiritasi saraf. Ada beberapa kutil yang sering dijumpai, yaitu: Veruca Vulgaris dengan varian veruka filiformis. Umumnya sering terjadi di tangan, jari-jari tangan atau kaki, dan telapak tangan atau kaki, namun dapat juga tumbuh di bagian tubuh lainnya seperti mukosa hidung dan mulut. Awalnya berupa papula (penonjolan padat yang berbatas tegas di permukaan kulit dengan diameter sekitar 1 cm) kecil seukuran

kepala jarum, kemudian tumbuh menonjol, permukaannya menjadi lebih gelap (abu-abu) dan hyperkeratosis (permukaan kasar). Kutil ini bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya tetapi tidak pernah berubah menjadi keganasan. Dikenal pula induk kutil yang pada suatu saat akan menimbulkan anak-anak kutil dalam jumlah yang banyak. Veruka filiformis Yang merupakan varian veruka vulgaris bentuknya berupa penonjolan yang tegak lurus pada permukaan kulit, yang biasanya ditemukan di daerah wajah dan kulit kepala. Veruca Plana. Umumnya sering terjadi pada kepala, pipi, hidung, leher, dan punggung tangan. Merupakan kutil yang berwarna seperti kulit atau kehitaman, lunak, berbentuk papula-papula datar, licin dan berdiameter 1-3 mm. Kutil tersebut umumnya tumbuh banyak. Veruka Plantaris Tumbuh di telapak kaki dan bentuknya biasanya mendatar karena mengalami penekanan akibat berjalan dan dikelilingi oleh kulit yang tebal. Bentuknya berupa cincin yang keras dengan ditengah agak lunak dan berwarna kekuningan. Dapat menimbulkan rasa nyeri pada waktu berjalan karena penekanan oleh massa yang terdapat didaerah tengah cincin. Berbeda dengan kapalan, veruka plantaris cenderung mengalami perdarahan berupa bintik-bintik kecil jika disayat dengan pisau bedah, Kutil Genitalis (kondiloma akuminata) Adalah kutil lembab yang ditemukan di daerah kemaluan. Virusnya

Bali Post/08

PPS - Mahasiswa baru Stikes Bina Usada Bali melakukan kerja bakti sosial kesehatan di Banjar Pendem dan Bineka Nusa Kauh Dalung serangkaian kegiatan PPS, Sabtu (4/9) kemarin. Beberapa di antara mereka tampak sedang memungut sampah plastik didampingi dosennya. bidang kesehatan. Kegiatannya berupa pemberantasan sarang nyamuk, mengingat kasus DB belakangan ini tidak mengenal musim. Karena itu aspek promotif dan preventif menyangkut bahaya DB perlu terus dilakukan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi agenda rutin,’’ ujar dr. Sutresna. Ketua Panitia PPS dr. I Wayan Artana, S.H. didampingi Ketua BEM Wayan Hendra mengatakan, kegiatan PPS ini diikuti 112 orang mahasiswa baru dari dua program studi (PS) yakni 45 orang dari PS S1 Keperawatan dan 67 orang dari PS D3 Kebidanan. Rangkaian kegiatan PPS dii-

si dengan kuliah umum dari Kopertis Wilayah VIII, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, IBI, PPNI dan BKKBN. Terakhir, kegiatan PPS diisi dengan kerja bakti sosial kesehatan di Banjar Pendem dan Banjar Bineka Nusa Kauh. Kelian Dinas Banjar Bineka Nusa Kauh I.B. Ngurah menyambut baik kegiatan mahasiswa Stikes Bina Usada Bali yang sudah peduli dengan kesehatan lingkungan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kesadaran warga betapa pentingnya kesehatan lingkungan semakin bertambah. (08)

Bali Post/kmb24

PENGHARGAAN - Ketua Yayasan CHIS, I Putu Parwata saat memberikan penghargaan bagi murid dan guru berprestasi di Sekolah CHIS, Sabtu (4/9) kemarin.

HUT Ke-10 Sekolah CHIS

Gelar ”Fun Fair”, Tingkatkan Kualitas Pendidikan Denpasar (Bali Post) Mencapai usia ke-10 tahun, Sekolah CHIS (Cahaya Harapan Indonesia Sejahtera) tentunya sudah memiliki segudang prestasi baik akademis dan non-akademis. Namun, sekolah yang terdiri dari 625 siswa tingkat play group sampai SMA ini tidak ingin berpuas diri. Masih banyak yang harus ditingkatkan baik secara kualitas maupun kuantitas. Untuk itu menurut Ketua Yayasan CHIS, Drs. I Putu Parwata, MK, M.M. sangat dibutuhkan kerja sama seluruh komponen baik guru, manajemen, komite sekolah, orangtua, pemerintah dan masyarakat. ‘’Pada prinsipnya, CHIS tetap berkomitmen membangun kualitas dan membuktikan bahwa out put daripada CHIS sudah terukur maupun teruji,’’ ujar Parwata, Sabtu (4/9) kemarin dalam acara syukuran HUT ke-10 Sekolah CHIS. Semua prestasi yang diraih selama 10 tahun lanjutnya merupakan hasil kerja keras bersama-sama. Untuk terus mencetak prestasi, menurut Parwata masih banyak hal yang harus terus diperbaiki salah satunya adalah fasilitas maupun SDM. Dalam merayakan HUT Sekolah CHIS yang jatuh per satu September, digelar beberapa kegiatan seperti CHIS Cup berupa pertandingan basket dan futsal yang diikuti delapan SMA internasional di Denpasar. Selain itu juga digelar acara Fun Fair yang dibuka, Sabtu (4/ 9) kemarin. Dalam acara tersebut diisi dengan pameran pendidikan dari tiap jenjang pendidikan di sekolah CHIS. Acara tersebut bertujuan sebagai wahana komunikasi dan edukasi kepada masyarakat akan kegiatan pendidikan dan Kegiatan Belajar Mengajar serta prestasi CIS. ‘’Selain itu acara Fun Fair ini juga digelar untuk membuka cakrawala dalam enterpreneur bagi para siswa. Sehingga mereka setidaknya mengetahui dunia usaha sejak dini,’’ ujar Parwata. Dalam acara syukuran yang digelar kemarin, juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada murid dan guru berprestasi. (kmb24/*) ditularkan melalui hubungan seksual. Bentuknya bertangkai dan permukaannya berjonjot. Penularannya melalui kontak kulit langsung. Benjolan itu mudah diatasi bila diketahui secara dini dan segera mendapat penanganan. Bila tidak segera diobati, kutil akan berkembang menjadi jengger ayam bahkan bisa berpotensi menjadi keganasan. Pengobatan Kutil Kutil seringkali menghilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Beberapa kutil bersifat menetap selama bertahun-tahun dan ada juga kutil yang hilang-timbul. Pengobatan tergantung kepada lokasi, jenis, berat dan sudah berapa lama kutil berada. Veruka vulgaris biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu 2 tahun. Untuk mempercepat hilangnya kutil bisa dioleskan larutan atau plester yang mengandung asam salisilat dan asam laktat. Kutil juga bisa dibekukan dengan cairan nitrogen dan pembekuan ini biasanya dilakukan berulang-ulang agar seluruh kutil hilang. Elektrodesikasi (pengobatan dengan arus listrik) atau bedah sinar laser bisa menghancurkan kutil, tetapi bisa menyebabkan terbentuknya jaringan parut. Kutil juga bisa diatasi dengan bahan kimia seperti asam trichloroacetat atau kantaridin, tetapi kutil yang baru bisa tumbuh di pinggiran bekas kutil yang terdahulu. Apapun jenis pengobatannya, sekitar sepertiga kasus mengalami kekambuhan. Veruka plantaris biasanya bisa dihaluskan dengan larutan atau plester yang mengandung asam salisilat yang kuat. Lalu kutil diangkat dengan menggunakan pisau bedah, pembekuan atau pemberian asam lainnya. Atau suatu zat kimia juga bisa disuntikkan langsung ke dalam kutil. Veruka plantaris sulit disembuhkan. Kutil datar seringkali diobati dengan pemberian zat pengelupas, misalnya asam retinoat atau asam salisilat.

Pencegahan Untuk veruka non genital, tidak ada pendekatan yang dapat dilakukan untuk melindungi dari transmisi. Untuk infeksi genital oleh HPV resikonya berhubungan dengan aktifitas seksual (jumlah pasangan, pelindung/kondom, sirkumsisi pada laki-laki). Jadi penurunan resiko infeksi genital oleh virus HPV dapat dilakukan dengan setia kepada pasangan, dan penggunaan kondom. Pencegahan infeksi genital oleh HPV dapat dilakukan dengan pemberian vaksin HPV. Dimana ada dua jenis vaksin HPV yaitu, versi bivalent dan versi quadrivalent. Versi bivalent hanya dapat meencegah virus HPV tipe 16 dan 18 yang dapat menyebabkan terjadinya kanker servix. Sedangkan versi quadrivalent dapat mencegah kutil genital oleh karena virus HPV tipe 6 dan 11 serta mencegah kanker servix oleh karena virus HPV tipe 16 dan 18. kelemahan dari vaksin ini adalah tidak dapat mencegah terjadinya infeksi HPV tipe lain. Jadi jagalah kebersihan diri dan daya tubuh anda agar terhindar dari kutil, dan segeralah ke dokter apabila sudah tumbuh kutil di kulit anda untuk mendapatkan pengobatan yang tepat agar kutil tidak menyebar lebih luas lagi.

BPM/ist


Minggu Umanis, 5 September 2010

INFO

T REND

5

Kuku Cantik di Hari Raya KUKU, bagian tubuh satu ini seringkali terabaikan perawatannya. Padahal kalau Anda ingin tampil sempurna. Kuku Anda juga memerlukan perawatan khusus. Terutama menjelang hari raya, sebaiknya kita memperhatikan seluruh penampilan. Termasuk juga memperhatikan tangan dan kuku. Karena ketika bersilaturahmi dan saling berjabat tangan, jari tangan dan kuku kita akan mendapatkan perhatian. Terapkan langkah-langkah berikut ini, agar jari dan kuku Anda terlihat memukau. Lakukanlah manicure setiap dua minggu. Jika Anda mengalami keterbatasan budget, Anda bisa melakukan manicure di rumah, dan hanya ke salon sebulan sekali. Kuku adalah cerminan kesehatan Anda. Karenanya, makanlah makanan bernutrisi, terutama yang mengandung vitamin C berdosis tinggi, agar kuku Anda terlihat memukau. BPM/ist Hindari kebiasaan menggigit kuku. Jika sulit dilakukan, belilah pengilap kuku, dan pulaskan pada kuku Anda. Rasanya yang tidak enak akan membuat Anda jera dan tidak ingin menggigit kuku lagi. Kenakan sarung tangan karet untuk melindungi kuku dari deterjen dan air, ketika Anda mencuci. Ketika akan merawat jari tangan dan kuku, lebih dulu cucilah tangan dengan sabun pencuci tangan atau sampo kesukaan Anda. Kemudian bilas dengan air hangat. Buatlah suatu campuran gula dan krim atau minyak pelembab dengan perbandingan 2:1 dan pijatlah tangan Anda dengan campuran tersebut selama 5 menit. Pijatan ini berfungsi untuk menghilangkan kulit mati dan meningkatkan sirkulasi peredaran darah. Bila Anda terbiasa menggunakan krim tangan di malam hari, segera setelah dioleskan, kenakan sarung tangan katun untuk meningkatkan efektivitas krim. Saat akan membentuk kuku, gunakan pengikir yang lembut. Lapisi kuku dengan base coat terlebih dahulu, kemudian gunakan cat kuku sesuai warna kesukaan Anda. Agar cat kuku tidak mudah pudar lapisi cat kuku yang telah kering dengan top coat. (con)

MODE Tampil Glamor

SAYA (18 th) akan menghadiri pesta dengan tampil glamor, tetapi baju yang ingin saya kenakan tidak terlalu membatasi gerak saya. Mohon bantuan Tjok Abi, desain yang cocok untuk saya. Ratih, Kuta

Rubrik â&#x20AC;&#x153;Modeâ&#x20AC;? ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki hobi desain atau punya problem seputar busana. Ki-rimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Tjok Abi de Galuh Boutique Jl. Moh. Yamin VII/19 Renon - Denpasar Telp./ Fax: (0361) 242187 Telp.: (0361) 7891147

KUPON

Ratih, saya coba buatkan top dengan model bustier dari bahan bermotif. Tambahan payet agar terkesan glamor. Pada bagian leher dapat ditambahkan aplikasi yang sedikit bervolume dari material ringan seperti chiffon atau organdhi. Untuk bottom, dapat dipadankan dengan hot pant yang ditambah aksen payet, yang tentunya tidak akan mengganggu gerak Anda.

BPM/ist

Bergaya dengan Rok Seksi TIDAK mau kalah dengan maxi dress, yang lebih dulu mewarnai dunia fashion, maxi skirt kini ikut meramaikan trend busana. Sama seperti maxi dress, pendahulunya, rok ini juga menciptakan rasa nyaman saat dikenakan. Dengan berbagai pilihan motif dan warna, maxi skirt memberikan dua pilihan gaya. Untuk melawan cuaca yang panas di siang hari, memadukan rok panjang ini dengan atasan bergelombang bisa memberikan kesan hippie chic pada penampilan. Sementara maxi skirt yang dilengkapi dengan blazer dan seuntai kalung adalah perpaduan yang sempurna untuk acara malam hari. Agar terlihat lebih rapi dan cantik, selipkan busana atasan Anda di balik maxi skirt. Perempuan identik dengan gaya yang feminin, dan biasanya gaya feminin selalu diidentikkan dengan rok. Untuk Anda yang memang senang melakukan eksperimen gaya dengan rok, berikut adalah jenis-jenis rok yang bisa menjadi pilihan Anda untuk bergaya di akhir minggu ini. Straight skirt, jenis rok berbahan tebal dengan model yang lurus dari atas sampai bawah. A line skirt, rok yang ramping di bagian atas dan melebar di bagian bawah, seperti bentuk huruf A besar. Pencil skirt, sesuai dengan namanya, rok ini mengecil di bagian bawah seperti pensil. Hobble skirt, rok panjang yang ketat, dengan belahan yang bertujuan untuk memudahkan si pemakai dalam berjalan. Cargo skirt, rok dengan ban pinggang dan berkantong banyak, seperti celana kargo. Maxi skirt, rok dengan panjang di bawah lutut atau di pertengahan betis. Midi skirt, yang satu ini berbanding terbalik dengan maxi skirt, yaitu rok yang panjangnya pas di lutut. Mini skirt, rok pendek sebatas paha, atau yang lebih pendek dari itu, dengan panjang sebatas pangkal paha biasanya disebut dengan micromini skirt. High waist skirt, rok dengan potongan tinggi, sebatas pinggang.

Sejarah Fashion Ternyata dalam dunia fashion berlaku juga faham what goes around, comes around. Terbukti fashion items dari era 20an hingga 90an sebenarnya masih terlihat hingga kini, tentu saja telah banyak melalui proses modifikasi sehingga modelnya menjadi lebih up to date. 1920 Nude - White Stockings: Jika dulu lebih sebagai pantyhose atau sebatas pakaian dalam, sekarang stocking berwarna nude maupun putih menjadi statement tersendiri. Stocking putih paling aman menjadi alternatif selain black stocking yang menjadi favorit para seleb. Knitwear: Atasan dari bahan rajut memang terkesan oldies, namun dengan tambahan aksen seperti pita dan warnawarna yang lebih bright, knitwear cocok untuk menyambut winter season. Bisa juga memilih knitwear cardigan yang lebih terlihat modern. Short Bob Hair, di tahun 20an rambut bob disenangi perempuan karena dianggap lebih simpel saat mereka bekerja. Sekarang short bob ditujukan untuk para fashionista sejati, lihat saja Agyness Deyn atau Kelly Osbourne. Large Picture Hats, topi dengan pinggiran yang lebar ini memang sangat klasik. Menyerupai summer hat, na-

mun modelnya lebih anggun. Nowadays, bahkan Samantha dari Sex and The City sering terlihat menggunakannya. 1930 Tahun 30an, busana perpotongan V-neck menjadi primadona. Terbukti hingga saat ini atasan-atasan beraksen V tetap banyak terlihat. Deep V t-shirt paling sering terlihat digunakan para A-listers. Di tahun ini cardigan terlihat sangat manis dan dijadikan luaran blouse. Sekarang cardigan muncul dalam model beragam. Atribut bulu binatang asli memang melambangkan semacam kemewahan di zaman ini terutama bulu serigala. Sekarang bulu binatang asli digantikan oleh faux fur yang tetap tren di kalangan selebriti. Gaun berpotongan di bawah dada ini menjadi tren tersendiri di tahun 30an. Hingga kini di ajang-ajang penghargaan di Hollywood, potongan empire waist masih terus berjaya. 1940 Rok lebar mengembang dulu memang a must-have item yang biasanya dipakai saat para perempuan berdansa. Sekarang swing skirt bisa dipakai kapan saja, bahkan daily wear sekalipun. Banyak perempuan bergaya maskulin di tahun 40an. Hal itu terlihat dari banyaknya yang memakai womens suit dan trou-

sers. Tak jauh berbeda dengan masa kini, dimana banyak seleb yang menggunakan mens blazer, kemeja longgar ala pria, dan oxford shoes. Era 40an identik dengan masa post-war, oleh karena itu banyak baju-baju berwarna hijau army dan khakis. Warnawarna ini masih banyak kita jumpai di atas runway. 1950 Di tahun ini gaun-gaun tanpa lengan mulai menjadi tren. Gaun model ini dianggap membuat lekuk tubuh perempuan terlihat lebih bagus. Tahun 50an identik dengan petticoat, rok berlapis-lapis layaknya rok para penari balet ini adalah undergarment agar rok lebih mengembang. Ternyata petticoat masih dipakai di era 2000an. 1960 Gaya ini banyak terinspirasi dari model Twiggy, dengan make-up yang bold, rambut pendek dan ekspresi kosong. Siapa yang sekarang masih kerap terlihat dengan gaya mod ini? Di era ini rambut panjang menjadi lebih populer dibandingkan short hair yang terkesan tomboy. Well, rambut panjang memang tetap menjadi pilihan paling common sampai saat ini.

1970 Era gaya Hippie melahirkan suatu fashion statement tersendiri dengan busana kaftan yang gombrong, peasant skirt yang panjang dan ringan, serta gypsy tops yang biasanya colorful atapun diberi bordir. Gaya ini di era 2000an lebih sering disebut bohemian dan selebritis . 1980 Michael Jackson adalah sosok pelopor di balik kejayaan sarung tangan gloves . Di masa sekarang Karl Lagerfeld dan Lindsay Lohan adalah dua orang yang kerap terlihat memakai gloves model ini. 1990 Atasan tanpa lengan dengan tali tipis sebagai penompangnya ini terkenal setelah grup band semacam Spice Girls sering menggunakannya. Jika dulu tank top wajib berpotongan ketat, sekarang loose tank tops lebih sering digunakan. Selain gaya ala rocker, gaya goth yang terkenal lebih kelam dan identik dengan warna hitam juga menjadi acuan gaya di era 90an. Sedangkan di Era ini, kelihatannya rok jadi pilihan untuk tampil beda dan bergaya. (osi, pelbagai sumber)


DIMENSI

6 RAMALAN

BINTANG

Ibarat orang berjudi, posisi Anda memegang kartu kemenangan. Jadi jangan takut menghadapi perkara, rintangan dan ingin maju. Yang tegas, berwibawa. Tunjukkan kemampuan Anda, hubungi orang-orang terkait. Keluarga masih membawa berkah, sehingga kebutuhannya tercukupi. Asmara: Jauh di mata dekat di hati. Hati yang rindu masih terobati. Urusan yang bersangkutan dengan uang, utang piutang akan segera Anda dapatkan. Manfaatkanlah sebaik-baiknya dan jangan sampai boros atau salah langkah seperti yang sudah-sudah. Disiplin dan tegas. Keluarga jangan ribut, sebab rezeki akan masuk. Yang rukun. Asmara: Binalah saling pengertian dan mau berkorban. Jangan ikuti rasa jengkel. Siapa mau bersabar disayang Tuhan dan akan menerima hadiahnya. Orang yang bawel, cerewet, banyak omong, akan mendapatkan hukuman. Oleh sebab itu jangan ngerumpi membicarakan kejelekkan orang lain. Keluarga yang kurang sesuai dengan kemauan Anda harus dibenahi. Asmara: Katakan atau utarakan dengan kata-kata yang halus, agar tidak menyinggung perasaan.

Segala kesukaran, naik turunnya jalan kehidupan dan rezeki sudah mulai mendingan. Meskipun untung sedikit namun menyenangkan. Tingkatkan semangat untuk terus berjuang, maju. Pikir masak-masak sebelum Anda laksanakan. Situasi keluarga juga mulai tenang, jangan mengungkit kesalahan. Asmara: Pendirian yang teguh, iman yang kuat. Maka hubungan cinta kasih tambah melekat. Pusatkan konsentrasi pada rencana yang sudah berjalan, harus mencapai finish yaitu kesuksesan. Jangan berhenti di tengah jalan gara-gara terpengaruh atau masalah sepele. Anda seorang yang genius pilih jalan yang benar. Kebutuhan keluarga dipenuhi, jangan lupa tanggung jawab. Asmara: Luaskan pergaulan, tukar pikiran, di situ Anda akan mendapat pertolongan. Perjuangan yang gigih, tidak mengenal lelah atau menyerah, minggu ini baru bisa berhasil. Rezeki dan kemenangan terpegang di tangan. Mulai ada perubahan menuju kesenjangan dan keuntungan lancar. Keluarga ikut bangga dan terharu. Tinggalkan masa lalu, tempuhlah hidup baru. Asmara: Sesudah makan hati, rasa pahit getir, akhirnya ketemu juga dengan cinta sejati. Apa yang Anda lakukan terasa tidak ada faedahnya, malah rugi dan dicaci maki. Percuma! pengorbanan yang sia-sia. Segeralah kembali dan tegas. Keluarga ikut gembira, karena Bintang Keberuntungan akan datang. Asmara: Jodoh sudah muncul. Restu dari Ortu juga terbuka. Tunggu apa lagi? Seorang sahabat yang pernah Anda tolong akan datang untuk mengucapkan terima kasih dan balas budi. Sehingga apa yang sedang Anda perlukan bisa terjadi. Hati jadi lega, pikiran jadi tenang, beban tambah ringan. Kini keluarga tidak ribut dan bingung, karena ada uang. Asmara: Sedang dalam cobaan atau ujian. Anda berdua harus sabar dan bertahan. Inilah minggu yang baik dalam urusan bisnis. Banyak uang masuk namun juga banyak orang keluar lagi. Agar tidak terjadi pemborosan pengeluaran yang tiada manfaat harus dihentikan. Hindari pergaulan foya-foya, mabuk-mabukan. Adakan musyawarah keluarga supaya tidak salah paham. Asmara: Jatuh cinta jangan karena melihat rupa dan bodinya. Selidiki latar belakangnya. Bintang Kejayaan sedang bersinar terang. Pertanda kehidupan Anda semakin cemerlang. Penghasilan Anda juga gemilang. Banyak yang merasa simpati, ingin ikut menanam modal. Boleh mengadakan kongsi. Keluarga ikut gembira, namun jangan lupa bersyukur dan sembahyang. Asmara: Cinta semakin membara. Namun jangan kelewat batas. Jaga kehormatan. Melalui perjalanan yang panjang, menunggu lama dan perjuangan yang gigih, akhirnya sampai juga pada tujuannya. Anda berhasil, Anda sukses. Apa yang dulu terlepas, kini kembali terpegang Anda. Kini saatnya istirahat, berlibur, rekreasi bersama keluarga. Asmara: Jangan banyak pikiran, kurang tidur. Jaga kesehatan supaya tidak jatuh sakit. Bila Anda mendapat tugas berat, menerima objek baru, janganlah bingung. Aturlah waktu, carilah tenaga pembantu. Susun rencana yang matang, keuangan digunakan seefisien mungkin. Anda pasti bisa. Sementara urusan keluarga diserahkan yang di rumah. Dan mohon doa restu Ortu. Asmara: Doa Anda terkabul. Keinginan Anda terlaksana. Pikiran tenang, hati senang.

Diasuh Oleh

Putri Wong Kam Fu Berlaku:

5 s.d. 11 September 2010

Minggu Umanis, 5 September 2010

Memprihatinkan, Kekerasan Atas Nama Agama dan Adat Wagdustattaskaraccaiwa dandanaiwa ca himsatah sahasya narah karta wijneyahpapakrtamah. (Manawa Dharmasastra, VII.345). Maksudnya: Ia yang menyampaikan hasratnya dengan kasar dan kekerasan hendaknya dianggap melakukan kesalahan besar dan lebih jahat dari yang memfitnah, dari pada pencuri dan ia yang melukai dengan tongkat. AGAMA dan adat seyogianya difungsikan untuk menuntun umat yang ingin menyampaikan cita-citanya, aspirasi atau hasratnya dengan etika dan moral luhur. Pertimbangan akal sehat seharusnya menjadi dasar dalam mengekspresikan emosi untuk menyampaikan sikap, keinginan atau aspirasi. Pada kenyataannya masih banyak dari berbagai pihak menggunakan agama, adat dan demokrasi dalam menyampaikan sikap, hasrat, keinginan maupun aspirasi. Penyalahgunaan agama, adat dan demokrasi itu menyebabkan citra tampil dengan atribut agama, adat dan demokrasi menjadi semakin tercoreng. Memperjuangkan sikap atau aspirasi yang diyakini baik, benar dan mulia tidaklah semudah yang dibayangkan. Agama adalah wadah untuk mewujudkan ajaran suci sabda Tuhan, adat adalah wadah untuk mentradisikan

ajaran suci sabda Tuhan itu dengan hati nurani sampai menjadi kebiasaan yang melembaga dalam masyarakat. Intinya agama dan adat adalah wadah untuk mewujudkan kebenaran, kesucian dan keharmonisan dengan dinamika yang terkendali. Satyam Siwam dan Sundaram demikianlah Rabin Ranat Tagore merumuskan dalam Subha Sita Weda (kata-kata bijak dari Weda). Menyampaikan sikap, hasrat atau aspirasi dengan kekerasan kasar dan brutal sungguh suatu dosa yang besar. Hal itu dinyatakan dalam Manawa Dharma sastra VIII.345 dalam kutipan di atas. Pada kenyataannya masih banyak sikap, hasrat maupun aspirasi disampaikan dengan kekerasan, kasar dan brutal dengan kemasan agama, adat dan demokrasi. Ada juga yang masih banyak berlaku menyelenggarakan upacara agama tanpa managemen yang baik menimbulkan keresahan berbagai pihak karena nutup jalan berlebihan, apalagi penutupan jalan itu dijaga oknum pecalang dengan wajah sangar menakutkan. Upacara yadnya dalam agama Hindu adalah media sakral untuk mewujudkan kebenaran, kesucian dan keharmonisan. Kata ‘’upacara’’ dalam bahasa Sansekerta artinya mendekat, sedangkan kata ‘’upakara’’ artinya melayani. Dengan upacara yadnya umat yang melangsungkan upacara yadnya itu seharusnya menyajikan

MIMBAR AGAMA Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: Setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah, sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah (Yakobus 1 : 19-20)). Ketika renungan ini dipersiapkan saudara-saudara kita umat Islam sedang melaksanakan ibadah puasa, karena itu melalui ruang mimbar ini pertama-tama kami ingin mrngucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, Tuhan yang penuh rahmat kiranya memberikan kekuatan untuk menjalaninya dengan penuh sukacita. Citra bangsa kita Indonesia yang dikenal ramah tamah, akhir-akhir ini kembali mengalami kemerosotan. Degradasi citra tersebut antara lain disebabkan karena ulah sebagian warga yang tidak dapat mengendalikan amarahnya. Hal ini dapat diamati dari munculnya berbagai pertikaian, misalnya pertikaian antarwarga sebuah desa dengan warga desa tetangga. Padahal dalam keadaan wajar dua kelompok warga desa itu mungkin saling mengenal, saling menjalin hubungan dagang atau bahkan ada yang bersaudara. Marah adalah perasaan tidak senang karena dihina atau diperlakukan tidak sepantasnya. Seperti kecewa, sedih, cemburu, atau cinta, amarahpun merupakan pemberian Tuhan dalam diri manusia. Ia memberikan perasaan marah sebagai mekanisme control dalam kehidupan bersama antar umat manusia. Kemara-

Oleh I Ketut Wiana sikap hidup yang upacara dan upakara. Artinya mendekatkan hati masyarakat dengan cara melayani. Bukan dengan membuat mereka susah, jengkel, mangkel karena penutupan lalu lintas yang berlebihan. Suatu upacara yadnya betapapun besarnya biaya yang dikeluarkan tidak akan membawa makna apa-apa atau sia-sia saja kalau disekitarnya ada orang yang disusahkan/dihinakan dan ada yang kelaparan. Demikian Bhagawan Manu menyatakan dalam Manawa Dharmasastra. Untuk mendapatkan ritual agama yang upacara dan upakara artinya yang membuat hati dekat dan sejuk dengan pelayanan rokhani yang baik hendaknya penyelenggaraannya melalui suatu ‘’management’’ yang baik dan rapi. Harus di management agar tidak banyak pihak lain dibikin susah. Upacara Yadnya harus ‘’gumawe sukanikang len’’ membuat orang lain senang. Dengan harmoninya umat dalam suatu upacara yadnya, harmoni itulah yang akan menyebabkan turunnya karunia Tuhan pada umatnya. Harmoni individual dan sosial itu akan menyebabkan nilai-nilai spiritual dan material secara seimbang akan tumbuh. Nilai spiritual dan material yang seimbang, sinergi dan kontinue itu dibutuhkan untuk mem-

bangun manusia seutuhnya dan seluruhnya. Karena itu harmoni upacara yadnya adalah hal yang paling substantif. Karena itu hendaknya dihindari munculnya kekerasan dalam pelaksanaan upacara yadnya. Meskipun demikian nampaknya sampai saat ini masih lebih banyak orang menggunakan agama, adat dan demokrasi sebagai media untuk mengembangkan kebenaran, kesucian dan keharmonisan. Jangan biarkan eforia reformasi membuat kita bebas ke bablasan hidup bias meninggalkan norma. Sebagai umat Hindu ada baiknya sikap hidup Panca Pandawa dijadikan suri tauladan dalam menghadapi berbagai tekanan hidup dalam melakukan swadarmanya sebagai manusia. Pandawa bersaudara hanya berlima, menghadapi arogansi kekuasaan Korawa yang jumlahnya seratus orang. Pandawa punya power untuk melakukan kekerasan karena punya Bima ahli gada dan Arjuna ahli panah, apa lagi punya sahabat Sri Krisna. Pandawa tidak mau menggunakan power itu dengan gejolak emosi tanpa mengikuti norma yang benar. Tahapantahapan perjuangan untuk menegakan dharma dengan jalan dharmapun dilakukan. Kalaupun akhirnya Pandawa setuju menggunakan perang, tetapi perang dengan aturan yang ketat (Brata Yudha). Bung Karno Proklamator kita

punya konsep perjuangan ‘’rintis, coba dan dobrak’’. Kalaupun Bung Karno keputusannya menempuh dengan cara mendobrak memperjuangkan suatu sikap, gagasan atau aspirasi, tidaklah sembarang mendobrak. Mendobrak tetap menggunakan norma-norma mendobrak berdasarkan hukum Diplomasi ada aturannya, mendobrak dengan perangpun ada aturannya. Lebih-lebih menggunakan media dan atribut agama dan adat memperjuangkan kebenaran, kesucian dan keharmonisan hendaknya dengan cara yang bermoral etik religius. Manawa Dharmasastra VIII.15 ada dinyatakan sbb: Dharmoraksati raksatah. Maksudnya: Siapa melindungi dharma maka ia juga akan dilindungi oleh dharma. Ini artinya perjuangan menegakan dharma hendaknya dengan dharma juga. Cara-cara ‘’suryak siu’’ dengan gejolak emosi yang meledak-ledak menyampaikan sikap, hasrat maupun aspirasi adalah cara-cara yang identik dengan arogansi Korawa menghadapi Pandawa. Marilah jadikan renungan garagara Pandawa menghadapi ketersesakan sosial psykhologis akibat arogansi Korawa menggunakan kekuasaan mendesak Pandawa. Pandawapun menang karena menggunakan jalan dharma mengikuti norma memperjuangkan sikap dan aspirasinya yang baik dan benar.

tis, di satu pihak merupakan perluang bagi terjadinya transformasi kebudayaan, tetapi sekaligus menyimpan potensi konflik yang dapat meledak sembarang waktu. Konflik dan kemarahan hanya bisa diredam apabila warga pendatang menempatkan diri secara tepat dengan tidak melakukan tindakan yang arogan. Pada pihak lain juga dituntut keterbukaan dari penduduk setempat untuk saling menerima sesama saudara dalam ikatan Negara kesatuan Republik Indonesia. Apa yang dapat dilakukan untuk mengendalikan diri dari rasa marah? Belajar dari Yakobus, hendaklah setiap orang cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah. Dasar dari nasihat itu ialah karena amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah. Daripada banyak berkatakata sia-sia atau mengumbar amarah, Yakobus menasihati jemaat agar membuang kejahatan dan segala sesuatu yang kotor, dan sebagai gantinya, menerima dengan lemah lembut firman Tuhan yang berkuasa menyelamatkan jiwa. Secara praktis, ada beberapa hal yang dapat dijadikan pegangan dalam rangka mengendalikan diri dari kemarahan. Pertama, mempertebal sikap pengampunan dalam diri kita. Dengan mengampuni dan melupakan kesalahan orang lain, kita terhindar dari dosa kemarahan sekaligus menunjukan ketaatan kepada Tuhan yang memerintahkan umat manusia untuk hidup saling mengampuni. Kedua, berdiam diri. Diam dapat menjaga mulut dari kata-

kata yang menyakitkan hati orang lain atau menjaga tangan dari tindakan yang destruktif. Pada saat diam itu tersedia kesempatan untuk memikirkan kembali apakah masalahnya sedemikian serius sehingga kita pantas marah atau lebih baik mengurungkannya karena masih bisa memanfaatkan persoalan tersebut. Ketiga, menulis pokok amarah. Cara lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi kemarahan ialah dengan menuliskannya dengan tinta di atas kertas. Dengan cara ini keinginan untuk marah dapat terlampiaskan tetapi tidak menyakiti hati orang lain. Namun, dengan caracara tersebut, mungkin persoalan belum tuntas, karena yang bersangkutan tidak mengetahui kesalahanya. Keempat, melengkapi cara yang di atas, sebelum kemarahan diekspresikan hendaknya kita merenungkan masak-masak, apakah yang akan dijadikan alasan itu penting atau sekadar hal yang sepele. Sekiranya dari hasil pertimbangan tersebut kita terpaksa harus marah kepada seseorang maka yang dikecam hendaknya persoalanya dan jangan menyangkut pribadi yang bersangkutan. Saat menyadari bahwa kita sudah telanjur marah kepada orang lain, yang di dalamnya mungkin terselip dosa maka kita perlu berdoa, meminta ampun serta memohon agar Tuhan menjagai hati dan pikiran, lidah dan tangan kita agar tidak jatuh dalam dosa. Sekiranya perlu, kita dapat menjelaskan dasar kemarahan kita kepada orang yang bersangkutan dan segera berdamai kembali.

Marah han seseorang dapat mencegah atau menghentikan orang lain melakukan penghinaan atau berbuat tidak pantas. Ketika orangtua memarahi anaknya yang berlaku kurang ajar atau guru memarahi murid yang malas agar rajin belajar. Dalam konteks demikian, kemarahan yang diekspresikan secara wajar, memiliki nilai positif. Sedangkan kemarahan yang diekspresikan dengan kasar atau disertai pukulan dapat menimbulkan sakit hati, dendam dan permusuhan dari pihak lain, bahkan juga mengakibatkan dosa bagi diri sendiri. Surat Yakobus dialamatkan kepada dua belas suku Israel yang tersebar di perantauan. Mengapa Rasul Yakobus menganjurkan agar jemaat untuk cepat mendengar berbagai informasi tetapi lambat berkatakata dan lambat pula untuk marah? Dasarnya ialah karena hidup di perantauan tidak bisa menghindari perjumpaan dengan orang lain yang berbeda latar belakang pendidikan, budaya, agama, adat-istiadat, atau cara hidup. Dalam situasi semacam itu, tentu dibutuhkan adaptasi dan toleransi yang tinggi dari masing-masing entitas. Hanya dengan informasi yang banyak seseorang bisa beradaptasi untuk mengatasi perbedaan-perbedaan yang ada. Sebaliknya, banyak bicara, apalagi watak pemarah, merupakan bibit yang dapat menyulut pertengkaran. Dengan kata lain, Rasul Yakobus melalui melalui suratnya hendak memberikan panduan sederhana kepada jemaat agar dapat membina pergaulan yang sehat

Redaktur Khusus

KRISTEN PROTESTAN PDT. I P WIDIARSANA, STh. dalam kehidupan bersama masyarakat. Hal-hal apa yang dapat memicu kemarahan? Biasanya orang gampang naik pitam demi mempertahankan harga dirinya yang tersinggung. Dalam kerumunan massa, serngkali identitas tiap orang melebur menjadi satu dengan identitas kelompok sehingga tiap pribadi kehilangan sikap kritisnya. Dua kondisi itu sering membuat manusia jatuh dalam kemarahan. Kemarahan bukan hanya terjadi karena penyebab yang serius tetapi seringkali justru terpicu oleh penyebab yang sepele. Pemicu kemarahan dapat timbul dari rumah tangga, di tempat kerja, dalam pergaulan antar sesama warga masyarakat, sehingga di tempat manapun dan kapan saja semua orang bisa tersulut kemarahannya. Kota-kota besar di Indonesia dibanjiri kaum pendatang. Sektor pendidikan dan pekerjaan mendorong orang berurbanisasi ke kota atau menjadi komuter yang masih tetap berdomisili dari daerah asalnya tetapi setiap hari bolak-balik ke kota terdekat. Secara nasional untuk mewujudkan kesejahtraan hidup yang lebih merata berlangsunglah proses trasmigrasi. Kondisi ini sungguh dilema-


Minggu Umanis, 5 September 2010

F IGUR

OLAH RAGA

Jerman Taklukkan Belgia Brussels Meski sudah cukup berumur, bomber Jerman Miroslav Klose tetap mampu tampil menawan. Klose membuktikan tua-tua keladi setelah mencetak gol semata wayang untuk kemenangan Jerman atas Belgia pada kualifikasi Euro 2012.

BPM/ist

Bacary Sagna

Sagna: Prancis Harus Bangkit Paris Bek Bacary Sagna mengatakan Prancis harus bangkit dan memiliki kepercayaan diri setelah mengawali hasil memalukan pada kualifikasi sepak bola Euro 2012. “Bencana”, judul di halaman depan harian olahraga Prancis L’Equipe, Sabtu (4/9) sehari setelah Les Bleus terjungkal 1-0 melawan Belarus di Stade de France dalam uji coba pertamanya di bawah tanggung jawab pelatih baru Laurent Blanc. “Kami menerima tamparan di wajah,” kata Sagna kepada wartawan setelah Prancis tampak ompong di depan dan naif di belakang melawan tim yang relatif tidak berbahaya. “Ini merupakan gangguan mengawali dengan hasil mengecewakan tampil di rumah sendiri. Namun jangan putus asa, kita harus tetap menjaga kepala kita terangkat tinggi dan kembali bekerja ekstra keras,” tambahnya. Blanc, yang mengambil alih kursi kepelatihan dari Raymond Domenech setelah kegagalan Piala Dunia dan memerlukan waktu membangun kembali timnya. Dengan penuh semangat ia berharap ada peningkatan Selasa mendatang, Prancis harus menjalani laga kedua di Grup D melawan Bosnia di Sarajevo. “Memang kami berada dalam situasi sulit dan kita harus berjuang. Jangan patah semangat, memiliki jiwa besar sikap mental seperti itulah harus dilakukan,” kata Blanc, yang mengandalkan tim muda di mana sebagian besar belum teruji. “Anda harus menghadapi kenyataan bahwa dua peraih skor terbaik di tim kami (melawan Belarusia), Malouda dan (Louis) Saha, telah mencetak hanya empat (internasional) gol,” katanya. “Anda tidak bisa mengatakan bahwa kita memiliki pemain yang tahu bagaimana mencetak gol.” Awalnya sorak-sorai menggelora dari Stade de France. Para pendukung tim Prancis setuju dengan keputusan Blanc memberi ruang lebih dominan untuk pemain muda. Sembilan puluh menit kemudian semua menjadi membosankan. Untungnya para pemain tetap bersikap tenang di luar lapangan. “Tidak ada yang bekerja sesuai keinginan kita pada saat semua orang cedera,” kata Blanc. “Sangat sulit untuk menemukan sesuatu yang positif dalam kekalahan, tetapi ada hal-hal dalam permainan kita yang aku suka.” “Bila Anda tidak bisa menang, Anda harus memastikan tidak kehilangan namun hal semacam itu datang dari pengalaman,” kata Blanc. “Ketika Anda muda, Anda membuat kesalahan masalah kami jika kami tidak mampu untuk membuat.” (par/rtr)

Hasil positif itu sudah pasti membuat peringkat ketiga Piala Dunia itu lebih percaya diri. Meski meraup poin penuh, pelatih Joachim Low meminta asuhannya lebih meningkatkan kinerjanya, sehingga dalam segala segi baik kerja sama tim, koordinasi antarlini lebih baik, termasuk lebih produktif. Selanjutnya pekan depan Jerman akan diuji Azerbaijan. Kemenangan Der Panzer gagal menempatkan tim itu di posisi puncak. Pimpinan klasemen sementara grup A dipegang Turki setelah memetik kemenangan atas Kazakhstan 3-0. Kemenangan Jerman bukan direbut dengan gampang. Belgia yang memberi perlawanan sengit selalu bisa mementahkan peluang demi peluang bomber tim panser. Namum gol akhirnya tercipta lewat Klose memaksimalkan upan Thomas Mueller pada menit ke-51 setelah mengacak-acak pertahanan Belgia. “Saya salut dengan Belgia yang sudah bermain bagus. Kemenangan ini sangat penting bagi kami untuk membangkitkan semangat bertanding kami. Sekarang kami harus fokus dengan

pertandingan melawan Azerbaijan pekan depan di kandang,” jelas Low seperti dilansir Reuters, Sabtu (4/9) kemarin. Low mengakui jika timnya memang tidak sebagus ketika bertanding di Piala Dunia lalu. Terutama penampilan di babak pertama yang menurutnya jauh dari kata maksimal. “Pada babak pertama, kami membutuhkan sesuatu yang lebih. Kombinasi antarlini tidak berjalan dengan baik. Tapi, semua membaik di babak kedua, terlebih setelah kami mencetak gol dan semua di bawah kendali,” lanjut Low. Belgia sendiri akan melawan Turki di Istanbul. Jerman wajib memanfaatkan momen ini untuk mencuri banyak gol ke gawang Azerbaijan. Jerman berharap Turki gagal mengalahkan Belgia, jika skenario itu terjadi otomatis Jerman mengambil alih puncak klasemen Grup A. (par/rtr)

Italia Ungguli Estonia Tallinn Menampilkan pemain-pemain wajab baru, juara dunia empat kali Italia hanya memetik kemenangan tipis atas Estonia 2-1 pada kualifikasi Euro 2012, Sabtu (4/9) kemarin. Italia sempat tertinggal leb-

ih dulu lewat gol Sergey Zenjov lantaran terlambat start. Beruntung di babak kedua tim Italia mampu bangkit. Gaya permainan cepat dan ofensif yang diperagakan tim Azzuri akhirnya mengubah kedudukan menjadi 2-1. Sebetulnya,

BPM/ist

Cassano

Italia berpeluang unggul lebih dulu pada menit ke-11, sayang peluang yang diperoleh Ricardo Montolivo belum menemui sasaran. Pada menit ke-31, Italia dikejutkan dengan gol tuan rumah yang membuat mereka harus tertinggal lebih dulu oleh aksi menawan Sergey Zenjov. Tertinggal satu gol membuat Italia bereaksi cepat. Namun hingga turun minum mereka gagal menjebol gawang tuan rumah yang menerapkan permainan cepat. Skor 1-0 tetap bertahan untuk Estonia. Upaya Gli Azzurri baru membuahkan hasil pada menit ke-59, memanfaatkan sepak pojok Andrea Pirlo, Cassano mampu menanduk bola menggetarkan gawang Estonia. Upaya tuan rumah menambah koleksi golnya gagal akibat tangguhnya pertahanan tim Azzuri yang dikoordinasikan Chiellini dan kawankawan. Italia akhirnya bisa pulang dengan senyum sumringah menyusul kemenangan 2-1 atas tuan rumah. (par/rtr)

7 Siprus Tahan Portugal Portugal Tuan rumah Portugal memulai kampanye di kualifikasi Euro 2012 dengan tidak meyakinkan. Ricardo Carvalho cs. ditahan imbang 4-4 oleh tim lemah Siprus di kandang mereka sendiri, Sabtu (4/9) dini hari WIB. Tanpa diperkuat bomber terbaiknya Cristiano Ronaldo, yang cedera saat tampil untuk Real Madrid, dan pelatih Carlos Queiroz, yang diskors enam bulan menyusul permasalahannya dengan Tim AntiDoping, Seleccao bak kehilangan arah. Determinasi dan agresivitas yang menjadi ciri tim Portugal bak ditelan bumi. Akibatnya, Siprus tampil lebih dominan sejak awal. Buktinya, baru saja laga berlangsung tiga menit, Portugal sudah kebobolan. Efstathios Aloneftis sukses menyerobot back-pass lemah Raul Meireles. Dengan teknik tinggi Aloneftis men-chip bola melewati kepala kiper Eduardo. Siprus memimpin 1-0. Keunggulan cepat Siprus tidak berlangsung lama. Hanya berselang lima menit, Hugo Almeida menyamakan kedudukan. Ia menyundul masuk bola hasil umpan silang gelandang elegan Nani. Gelandang lincah Siprus, Michael Constantinou kembali membuat Siprus unggul pada menit ke-11. Namun, Meireles mampu membayar kesalahan saat terciptanya gol pertama Siprus dengan mencetak gol menyamakan kedudukan pada menit ke-29 lewat tendangan keras jarak jauh. Sempat Danny membuat Portugal unggul untuk pertama kalinya di laga ini pada menit ke-55. Ia berhasil menanduk masuk sepak pojok Ricardo Quaresma. Namun, striker Siprus, Ioannis Okkas, hanya perlu dua menit di atas lapangan untuk mencetak gol. Ia lepas dari jebakan offside dan menundukkan Eduardo. 3-2 untuk Siprus pada menit ke57. Pada menit ke-60, skor kembali berubah. Manuel Fernandes melepaskan tembakan jarak jauh yang bersarang di pojok kiri atas gawang Antonios Giorgallidis. Sayangnya, Portugal terlena pada menit ke-89. Andreas Avraam mampu menyundul masuk bola muntah hasil tembakan Constantinou yang sempat ditepis Edurado. Laga berakhir sama kuat 4-4. Pelatih sementara Portugal Agostinho Olieviera dengan jujur mengakui Siprus tampil cepat dan konsisten, sehingga asuhannya tidak bisa melakukan penetrasi-penetrasi berbahaya untuk mencetak kemenangan. Dengan hasil itu, nasib pelatih Olieviera dipertanyakan membawa tim Portugal sukses pada Euro 2012. (par/rtr)

BPM/ist

Juara Dunia Argentina dan Spanyol Bertemu Buanos Aires Juara dunia tiga kali, Argentina akan meladeni tamunya juara dunia 2010 Spanyol di stadion River Plate, Argentina, Selasa waktu setempat. Pertandingan itu dapat menjadi awal era baru kunjungan tim high-profile menjelang Piala Dunia 2014 di Brasil. Guillermo Tofoni, agen FIFA yang mengatur kalender tuan rumah Argentina, mengatakan memiliki obsesi untuk membawa tim teratas ke Argentina. “Kami sedang bekerja keras bagaimana mewujudkan ide mengatur tur laga internasional tim-tim nasional Amerika Selatan termasuk Argentina dan Brasil hingga 2014,” katanya, Sabtu (4/9) kemarin. Dia telah meyakinkan pelatih tim nasional dan pejabat asosiasi nasional untuk

mengetahui bagaimana mereka agar tertarik dalam wisata tersebut. Hal itu memiliki nilai strategis mengingat Piala Dunia akan diputar di Brasil. Sesungguhnya pertandingan persahabatan itu telah diatur sebelum Spanyol dimahkotai juara dunia di Afrika Selatan, Juli lalu. Striker Argentina yang kurang menunjukkan performance terbaiknya di Afrika, Lionel Messi mengatakan rekan-rekannya di Barcelona yang membela Spanyol bersemangat bermain di Buenos Aires. Sebagai buktinya, tim Spanyol telah meminta berlatih pada hari Minggu dan Senin di Bombonera stadion legendaris — kotak cokelat — yang merupakan rumah Boca Juniors. Sesungguhnya rival Argetina, Brasil ingin mengopti-

Lionel Messi malkan kualitas timnya sebelum Piala Dunia. Kesempatan Brasil hilang menyusul juara dunia lima kali itu ditetapkan menjadi tuan rumah, karena posisi itu otomatis Brasil kehilangan peluang kompetisi melewati babak kualifikasi yang panjang

dan menguras energi. Sesuai aturan FIFA tuan rumah langsung lolos ke babak 32 besar alias putaran final. Argentina berharap menjadikan laga uji coba tim tim Eropa di negerinya, selain uji coba tim juga sebagai bagian wisata yang menarik.

Setelah Spanyol, Italia diberikan jadwal bermain di Buenos Aires Juni sebelum Argentina menjadi tuan rumah Copa America. Sebelumnya Jerman berkunjung pada 1987. Di samping itu Denmark tahun 1993 dan Yugoslavia pada tahun 1996. Spanyol akan menjadi lawan kedua Argentina sejak mereka tereliminasi pada Piala Dunia BPM/ist dari Jerman di perempatfinal Juni lalu. Setelah Maradona tidak dipertahankan sebagai pelatih pasca-Piala Dunia, pelatih perebut medali emas Olimpiade Sergio Batista menukangi tim tanggo dan telah sukses mengalahkan Irlandia 1-0 di Dublin bulan lalu. (par/rtr)

Ricardo Carvalho


OLAHRAGA

8

Minggu Umanis, 5 September 2010

Lobi Binaraga di Porprov

Suambara Temui Bupati Winasa

BPM/edi

Denpasar (Bali Post) -

LAGA - Partai laga pada ajang kejuaraan silat memperebutkan Piala Wali Kota di GOR Ngurah Rai, kemarin.

Upaya binaraga berjuang agar dipertandingkan di Porprov Bali X di Jembrana 2011 tak pernah putus asa. Buktinya, Ketua Umum Pengprov PABBSI Wayan Suambara, sudah menemui Bupati Jembrana Gede Winasa, di Denpasar, sepuluh hari lalu.

Silat Piala Wali Kota

Suambara kepada Bali Post, Sabtu (4/9) kemarin, mengakui, dalam perbincangannya dengan Winasa, terungkap bahwa kabupaten paling ujung Pulau Dewata tersebut belum terbentuk Pengkab PABBSI, bahkan tak punya binaragawan. ‘’Padahal, kami siap membentuk Pengkab PABBSI,’’ ungkap Suambara. Dalam pertemuan informal tersebut, lanjut Suambara, Winasa malah mempermasalahkan membicarakannya. Karena itu, pihaknya berniat menindaklanjuti pembicaraan tersebut dengan berkunjung langsung ke Jembrana untuk menemui Winasa lagi. ‘’Pak Winasa saja tak ada menyebut pelarangan PABBSI dipertandingkan di Porprov, malah mempersilakan agar

Bakti Negara Juara Umum Denpasar (Bali Post) Kontingen Perguruan Seni Pencak Silat (PSPS) Bakti Negara keluar sebagai juara umum dalam kejuaraan silat memperebutkan Piala Wali Kota Denpasar, di GOR Ngurah Rai, yang berakhir Sabtu (4/9) kemarin. Tim polesan trio pelatih Kadek Satra, Mudastra, dan Terus ini, mendulang 11 emas, dan 3 perunggu. Disusul Satria Muda Indonesia (SMI) merebut 2 emas, 5 perak, 3 perunggu. Selannjutnya, Kelatnas Perisai Diri (PD) meraih 1 emas, dan 2 perak. Seakan melengkapi gelar juara umum, dua pesilat Bakti Negara dinobatkan menjadi atlet terbaik. Mereka adalah Si Bagus Gede Dirgayusa (B), dan Ni Made Sri Devi (E). Usai kejuaraan, pelatih Bakti Negara Satra menjelaskan, pihaknya menyiapkan atletnya selama sebulan dalam menghadapi Piala Wali Kota ini. ‘’Para juara ini juga dipersiapkan untuk Porprov,’’ terang Satra. Kesebelas medali emas Bakti Negara dipersembahkan oleh Ni Made Suastiari (A), Made Leony Agustini dan Si Bagus Gede Dirgayusa (B), Made Julianta (C), Ni Nyoman Sri Nadi dan Komang Widiantara (D), dan Ni Made Sri Devi (E), Nyoman Ardika Saputrawan (G), Feri Setiawan (H), dan Kadek Agus Saputra Jaya (I). Satu emas dipersembahkan Made Ananta Pradnya yang turun di nomor seni. Sementara SMI menyabet 2 emas dari Kadek Ari Sutara (A), dan Desak Karisma Dewi (C). Satu emas lagi diraih pesilat PD yakni Nyoman Santa Mahardika (E). (022)

BPM/ist

Putu Sukertiya

Piala Bupati Badung Targetkan 300 Perenang Denpasar (Bali Post) Kejuaraan renang Piala Bupati Badung IV/2010, akan digelar di Kolam Renang Tirta Gulingan, Mengwi, Badung, Sabtu (18/9) hingga Minggu (19/9) mendatang. Sekretaris Panpel Putu Sukertiya, Sabtu (4/9) kemarin, menjelaskan, sebelumnya event serupa Piala Bupati Badung III/2008 lalu, melibatkan 290 perenang, dan kini ditargetkan mencapai 300 peserta. ‘’Kami berharap pesertanya bisa mencapai 300 lebih perenang,’’ kata dia. Dikemukakan, kejuaraan akan dibagi dalam kategori pemula (6 tahun ke bawah), Kelompok Umur (KU) V (7-8 tahun), KU-IV (9-10 tahun), KU-III (11-12 tahun), KU-II (13-14 tahun), dan KU-I dan senior. ‘’Kami gelar kejuaraan kelompok umur antarsekolah dan antarperkumpulan,’’ sebut Sukertiya. Menurut dia, beberapa klub renang sudah memastikan ambil bagian. Bahkan, perkumpulan renang Jalak Bali Jembrana sudah beberapa kali mencoba kolam renang. ‘’Perenang klub Jalak Bali sudah berlatih,’’ ucapnya. Sukertiya menyebutkan, beberapa klub yang menyatakan ikut memeriahkan kejuaraan renang Piala Bupati Badung, seperti Baracuda Gianyar, Tirta Jati Gianyar, Elang Laut, Telaga Biru, Nirmala, dan Jatayu. Dia bertekad kejuaraan ini kian bergengsi, dengan memberlakukan sistem semi electric timer. ‘’Kami menggelar kejuaraan ini transparan dan fair-play, sebagaimana pelaksanaan Porprov Bali IX di Badung 2009 lalu,’’ tuturnya. (022)

dibahasnya. Namun, mendadak keputusan KONI Bali menutup rapat-rapat penambahan cabor,’’ ujarnya. Asisten II Bidang Keuangan dan Pembangunan Pemkab Badung ini, menyayangkan penghapusan PABBSI di hajatan multievent dwitahunan tersebut. Alasannya, jumlah cabor tidak semata-mata tergantung tuan rumah, tetapi KONI membijaksanai jika daerah yang bersedia menjadi tuan rumah, berikut jumlah cabor juga harus diputuskan. ‘’Kalau tuan rumah hanya bersedia mempertandingkan lima cabor, apakah Porprov harus dipaksa dilaksanakan?’’ tanya Suambara. Dia juga baru bertemu dengan Ketua Umum KONI, tiga hari lalu, seraya mendapat ja-

waban tak mungkin menambah cabor lagi di ajang Porprov. Di sisi lain, Ketua Harian KONI Kota Denpasar Nyoman Mardika, tetap berkeyakinan tiga cabor yakni binaraga, senam (Persani), dan taekwondo Indonesia (TI), masih dipertimbangkan sebagaimana hasil rapat persiapan Porprov. ‘’Saya kira KONI Badung dan Buleleng juga sepakat ketiga cabor belum diterima apalagi ditolak, sebab masih dipertimbangkan,’’ ungkapnya. Selain itu, rentang waktu setahun masih berpeluang untuk menambah tiga cabor lagi. ‘’Waktunya kan masih panjang, sehingga tetap terbuka lebar untuk menambah cabor yang dipertandingkan dengan melakukan negosiasi atau lobilobi,’’ jelas dia. (022)

Kompetisi Persaka U-23

Manggis WO, Seraya Menang Amlapura (Bali Post) Manggis FC tak hadir alias WO dalam lanjutan kompetisi Persaka Karangasem U-23, Sabtu (4/9) kemarin, di lapangan Yowana Wijaya Amlapura. Panitia mengatakan, ketidakhadiran Manggis FC tanpa alasan. Dengan ketidakhadiran itu, otomatis lawannya Beringin Jaya Rendang diberikan skor 3-0. Sejumlah pecinta bola di Karangasem menduga ketidakhadiran Manggis FC, karena sudah tak memiliki peluang di grup B. Di grup ini dua tim barat memimpin grup, Tunas Remaja bercokol di peringkat pertama disusul rekannya Beringin Jaya di posisi runner up. Sementara pada laga tim kedua, kemarin, di lapangan sama, Seraya FC menaklukkan Kebut FC dengan skor 2-0. Dua gol Seraya dipersembahkan Budiarta pada menit ke 74. Sementara Eri Darsana memperbesar kemenangan timnya, setelah pada menit akhir membobol gawang Kebut Ujung Tengah. Sebenarnya, sejak babak awal Seraya memiliki sederet peluang emas. Namun pe-

main depannya kurang tajam dalam penyelesaian akhir. Di lain pihak, Kebut sebenarnya juga mendapatkan sejumlah peluang emas, tetap gagal membuahkan gol. Hasil pertandingan penyisihan di grup A sebelumnya Jumat (3/9), Ababi FC menaklukkan Gapura Subagan dengan skor 2-1. Sementara pada laga kedua di lapangan sama, Putra Dewata ditaklukkan Putra Samudra Ujung Pesisi dengan skor tipis 0-1. (013) HASIL SABTU (4/9)

JADWAL MINGGU (5/9) SORE INI Grup C FPOK IKIP PGRI Vs Putra Buwana Wirabuana Amlapura Vs Persegal

Kundalini FC Ingin Jajal Tunas Muda Ubud Denpasar (Bali Post) Tak pernah kalah dalam uji coba yang dilakoni Kundalini FC, ternyata membuat penasaran klub lainnya. Salah satunya klub Tunas Muda Ubud, yang kini tengah melakoni kompetisi internal divisi utama Persegi Gianyar. Ditantang tim besutan Kadek Swartana, yang pernah melatih tim sepak bola PON Bali di Kalimantan Timur (Kaltim) 2008 silam, Kadek Swartama, pemilik Kundalini FC, Putu Ngurah Ardika mengaku tidak gentar. ‘’Soal kapan, nanti saya akan menghubungi Kadek Swartama lagi. Kemungkinan akhir pekan depan, di lapangan Celuk, Gianyar. Latih-

tanding ini sangat berguna bagi tim kami dan Tunas Muda Ubud,’’ kata Putu Ngurah Ardika, saat dihubungi, Kamis (2/ 9) lalu. Bagi skuad Kundalini FC, menurut Ardika, makin membuat solid tim serta melipatgandakan ketangguhan. Sedangkan Tunas Muda Ubud sendiri, mampu memanfaatkan libur kompetisi internal Persegi, karena Idul Fitri, serta untuk menjaga tampilannya. Hanya, menurut Ardika yang juga Ketua Umum KONI Denpasar tersebut, beberapa pemain intinya jelas bakal absen, karena sebagian pulang kampung guna merayakan Lebaran. ‘’Jadi, sementara akan men-

urunkan pemain-pemian cadangan, untuk menggantikan pemain inti, yang merayakan Idul Fitri. Ini bagus juga, demi memadukan menjadi satu kualitas pemain inti dan cadangan,’’ jelas Ngurah Ardika. Di lain pihak, pelatih tim milik Ketut Suardana itu, Kadek Swartama menilai latih tanding ini penting. Anakanak juga senang dengan uji coba ini. Apalagi kompetisi divisi utama Persegi kan pertandingannya seminggu hanya satu atau dua kali. Jadi biar otot anak-anak tetap lemas dan bisa terus menjaga performanya. Kami baru bertanding dua kali dan menang terus,’’ jelas Kadek Swartama. (kmb)

Wayan Suambara

Pertina Gelar Seleksi Kejurnas Denpasar (Bali Post) Demi mewujudkan tim tinju Bali tangguh, yang bakal dikirim ke Kejurnas Tinju di Aceh, Oktober mendatang, Pengprov Pertina Bali bakal menggelar seleksi bagi para petinju amatir Bali. Seleksi penjaringan petinju untuk kejurnas itu, seperti diungkapkan Bidang Komtek Pengprov Pertina Bali, IGM Adi Swandana, bakal digeber di sasana tinju Mirah Boxing Camp (MBC) Kuta, 25-26 September mendatang. Hanya, untuk dua petinju penghuni Palda Bali Emas, Yulio Bria yang turun di kelas terbang (51 kg), serta petinju putri Bali, Luh Gede Yeni Wahyu Dewi yang turun di kelas bulu 57 kg, tak mengikuti seleksi, tetapi langsung lolos. ‘’Seleksi tersebut, kami lakukan agar nantinya petinju amatir wakil Bali di kejurnas, benar-benar petinju potensial dan berpeluang meraih medali. Kami tak mau sembarangan mengirimkan petinju,’’ papar IGM Adi Swandana, Kamis (2/ 9) lalu.

Seleksi bakal menjaring dua petinju terbaik, yang nantinya bakal mendampingi Yulio Bria dan Yeni. Prediksi Adi Swandana ini, demi mengejar prestasi tinju untuk Bali. Selain itu, proyeksi mengirimkan total cuma empat petinju, karena menyesuaikan dengan dana bantuan KONI Bali. Diharapkan di Aceh nanti, petinju yang mewakili Bali mampu mengikuti jejak prestasi Yulio Bria yang kini menghuni pelatnas, serta seperti prestasi juara yang diraih Yeni di STE 2007, di Tabanan. Soal target, Adi Swandana tak mau berbicara soal itu karena masih terlalu dini. Terpenting baginya, bagaimana nantinya pelatih tinju Bali itu, bersama petinjunya berjuang untuk memberikan hasil terbaik buat Bali. Teristimewa buat Yulio, Pengprov Pertina Bali sampai saat ini masih menunggu izin dari pihak pelatnas. ‘’Namun kami rasa tak ada kendala untuk masalah tersebut,’’ demikian Adi Swandana. (kmb)

Chris John Tunggu Putusan Craig

( DIJAMIN BERHASIL KALAU TIDAK UANG KEMBALI!!! ) SERTA PENGOBATAN PENYAKIT MEDIS LAINNYA PASTI AMAN TANPA OPERASI DAN TANPA EFEK SAMPING BONUS : SEGALA PENYAKIT NON MEDIS (BLACK MAGIC) LANGSUNG DIHABISI DATANG SEKARANG JUGA, BESOK MUNGKIN TERLAMBAT!!!

C.612739-pgbt

BPM/dok

Grup B Manggis FC (WO) Vs Beringin Jaya 0-3 Seraya FC Vs Kebut Ujung Tengah 2-0

KUNDALINI AKUPRESUR USADA TAKSU BALI SPESIAL PENGOBATAN SEGALA JENIS KANKER DAN TUMOR

DINAS KESEHATAN NOMOR : 448.3/17.PT.28VIII.07/DIKES KEJAKSAAN NOMOR : B-001/P.1.3/Dsp.5/01/2010 Tempat Praktek : Jl. Veteran No. 32 (di sebelah selatan Balai Banjar Desa Belaluan) Telp. (0361) 8879959 Kantor Pusat : Jl. Jagaraga No 4, Ds / Br. Celuk, Sukawati, Gianyar, 80582. Telp. (0361) 298364,fax : (0361)292285 e-mail : taksubali.fondation@yahoo.co.id - www.taksu-bali.com

BPM/dok

Gede Winasa

BPM/ist

Chris John (kiri) bersama sang pelatih Craig Christian

Semarang (Bali Post) Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, masih menunggu keputusan pelatih sekaligus manajernya, Craig Christian, untuk berlatih di Sasana Herry’s Gym di Perth, Australia. “Saya masih menunggu kabar dari Craig Christian, mungkin masih diset ulang pertarungan, lawan maupun tempat pertarungan,” kata Chris John ketika dihubungi di Semarang. Menurut dia, sambil menunggu kabar dari pelatihnya, dirinya juga melakukan proses penyembuhan cedera yang dideritanya saat berlatih di Jakarta, untuk persiapan meng-

hadapi petinju Argentina, Fernando Saucedo. Ia mengakui, cederanya memang sudah membaik dan tinggal sedikit lagi. “Saya sudah mulai menjalai latihan ringan, untuk menjaga kebugaran tubuh,” katanya. Petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jateng, tersebut, mengakui, setiap hari dirinya menjalani joging, sit up, dan push up di lapangan Tri Lomba Juang Mugas Semarang. Suami mantan atlet wushu Jawa Tengah, Anna Maria Megawati tersebut, mengatakan,

dengan menjaga kebugaran tubuh ini, diharapkan saat berlatih di Australia secara fisik sudah siap, dan tinggal mendalami teknik. Menurut dia, latihan di Australia mendatang tidak lagi mulai dari nol, tetapi melanjutkan program latihan sebelumnya. Saat akan menghadapi Fernando Saucedo itu, petinju dengan julukan The Dragon, dua kali menjalani latihan di Australia, dengan jangka waktu ratarata satu bulan, dalam sekali berlatih di negeri kanguru tersebut. Pertama saat pertarungan direncanakan digelar di Bali, 22 Mei 2010 dengan promotor Zaenal Thayeb tetapi pertarungan itu batal, karena Chris John mengalami cedera bahu kiri saat berlatih dengan sparring partner petinju asal Australia, Willem Kickket. Kedua saat pertarungan kedua petinju akhirnya dipindahkan ke Jakarta, 26 Juli 2010. Sebelum berlatih di Jakarta, Chris John juga menjalani latihan di Australia sekitar sebulan. Namun, lagilagi pertarungan itu batal, karena Chris John kembali mengalami cedera tulang rusuk kirinya, saat berlatih dengan juara kelas ringan Indonesia. (ant)


Redité Umanis, 5 September 2010

Bali L E M B A R

B A S A

9 B A L I

Bencingah

Ri kala Bégal ring Bali Sayan-sayan Wanén MAKUDANG sasih pungkuran puniki, krama Baliné gresiuh miragi orti indik kawéntenan bégal ring Bali sané sayan-sayan wanén tur galak. Kabaos wanén, duaning bégalé inucap malaksana ngalang ri kala para janané makéh sané nedeng makarya. Kabaos galak duaning bégalé punika nénten buungan mademang sang sané kabégal. Gatra sané ngawinang gresiuh, bégal ring Kantor Pegadaian Swalayan Hardy’s Singaraja. Bégal ring Kantor Pegadaian punika ngantos mademang pegawé kantor Pegadaian inucap, Mirza Résti Nirmala. Sané dados bégal nénten sios sameton Bali, I Gedé Mertha Yasa utawi Baglér. Baglér sampun kajuk olih polisiné. Ring pinanggal 25 Agustus wawu punika, kalaksanayang rékonstruksi nyantenang laksana Baglér mégal. Duké rékonstruksi puniki, makéh para janané sané nyaksiang mawinan ngawinang Baglér sakadi kembang lemlem. Nénten ja ring Buléléng kémanten, wawu puniki taler mawali wénten bégal ring kantor BRI Gatsu Dénpasar. Bégal-bégal punika sakadi nénten jejeh. Yadiastun bégal-bégal dumuman prasida kajuk, satata wénten sané dados bégal malih. Duaning bégal sayan-sayan ngakéhang, wanén tur galak, polisi raris mapidabdab mangda masyarakaté nénten jejeh. Ring bankbank miwah toko-toko mas, polisiné kasiagayang. Dumunan, ring Bali sampun sering taler wénten begal sané wanen tur galak. Sakadi kagatrayang olih surat kabar, naenin wénten bégal ring sinalih tunggil monéy changer ring Sanur. Asapunika taler ring gumin torisé ring Kuta, sering pisan wénten bégal ngalang-ngalang. Siosan punika, krama Baliné taler gresiuh duaning wénten bégal sané ngrauhin paumahané. Sampun makéh kagatrayang, makudangkudang umah utawi jero sané kabégal ri kala wengi utawi ngedas lemahang. Kahanané puniki ngawinang rasa jejeh majeng kramané. Sinalih tunggil krama saking Dénpasar, Putu Kertyasa (40), rumasa jejeh pisan ri kala ka bank pacang ngambil jinah. “Napi malih ri kala ngambil jinah ring ATM ri kala wengi. Yan dados sampunang. Benjangan kémanten,” baos Putu Kertyasa. Polisi sampun mikélingin kramané yaning ngambil jinah makéh ring bank dados nunas mangda kaabih antuk polisi. Kawéntenan polisiné pinaka pangabih punika kabaos nénten naur utawi gratis. Manut sinalih tunggil krama Kuta, Nyoman Sarjana kawéntenan bégal sané sayan-sayan wanén tur galak nyihnayang kahanan jagaté sané durung prasida nangiang kasukertan krama. Yadiastun kabaos ékonominé becik-becik kémanten, kawyaktiannyané kantun méweh ngrereh pangupa jiwa. Pangargan barangé sayan-sayan ngamaalang. Nika ngawinang abot pisan kramané ri kala nyanggra kauripané. “Sané nénten madué kawagedan turmaning mamanah digelis madué raris ngrereh pamargi mamégal,” baos Nyoman Sarjana. Nika mawinan, manut Nyoman Sarjana, siosan ring nugesang pamidandan majeng sang bégal miwah nincapang keamanan, patut katangiang kasukertan kramané. Pemréntah patut sayan-sayan mapidabdab mangda perékonomiané prasida nincap. Yaning perékonomiané prasida nincap, kramané élah ngerereh pangupa jiwa sinah manah sané nénten becik prasida katambakin. (aya)

99

Gdé Madé Suwardana, S.H., M.H.

Para Janané Taler Patut Waspada

BO/dok

Bégal Ngakéhang Makacihna Masyarakaté Sungkan SAYAN-sayan makéh tur galak kawéntenan begalé mangkin kawyaktiannyané pinaka cihna masyarakaté sedeng sungkan. Penyungkané punika gumanti abot pisan. Duaning penyungkané nénten ja ring raga sarira, sakéwanten ring jiwa premana. Panyungkan ring jiwa pramana punika, manut kriminolog saking Fakultas Hukum Univérsitas Udayana (Unud), Gde Made Suwardana, S.H., M.H., miwah pengamat sosial saking Univérsitas Warmadéwa, Dr. Drs. I Wayan Wesna Astara, S.H., M.Hum., wantah manah mangda prasida ngamolihang digelis turmaing élah. Masyarakaté mangkin nénten kayun mautsaha sané lintang abot turmaning suwé. “Napi kaaptiang mangda gelis tur élah. Makéh sané ngerereh pamargi nyemah utawi jalan pintas,” baos Wayan Wesna. Gdé Suwardana ngwewehin bégal setata metu nampek ring hari raya. Ring hari raya inucap, pabuat masyarakaté sinah makéh pisan. Nénten ja anggén

Di bibihné Méina ané setata meg marawat-rawat kenyemné Mariéta Victoria. Amung paningalan, alis lan gidatné mirip pesan tekén raganné. Paingetanné dadi nerawang ka masané ané sampun 20 masa liwat. “Sas... saja cening pianak Mariéta Victoria? Kénkén khabarné jani. Ia makelo dadi perawat di Rumah Sakit Umum Selong lan sanjané nulungin bapak prakték jumah,” patakonné dr. Nurja alon nungkasang mekek angkihanné saking trenyuh kenehné. “Nggih Pak dokter, nanging mama sampun ngalahin di watesan Timor Portugisé, dugas tiang kari cerik. Papi kocap mati di Selong. Nanging dugas Méina ulang tahun ané ka pitulas, suster Ida ané ngajak Méina uli cerik maang surat wasiat mama ané isinné ngawé atin Méinané bingung. Kocap Méina kari ngelah nyama, lan Bapak Méinané …… sujatinné...,” Méina ten nyidayang nglanturang caritanné lantas ngeling sigsigan. “Méina, eda malu ngeling, apa dadi bapak malihin surat wasiat mamané?” “Nggih kanggéna Tuagung, raganné sané makta. Napi dados Tu?” “Nggih Pak dokter, mangkin tiang nyemakang,” pasaurné lantas ngambil surat wasiaté saha foto-fotoné makejang dugasé Mariéta kari di Selong lan di Kupang. Lantas serahanga tekén dr. Nurja. Alon dr. Nurja mamaca surat wasiatné Mariéta saha nguratiang foto-fotonné Mariéta dugasé ngajak Léonardo lan kurenanné di Selong, lan foto dugasé Méina ulang tahun kaping lima di Kupang, nyihnayang yén Mariéta suba beling dugasé budal uli Selong. Saking sedihné, mara suud maca suraté dr. Nurja lantas meluk Méina. “Oooh Méina anakku, cening pianak Bapa sayang. Bapa ané tusing ngelah tanggung jawab. Nanging kénkénang Bapa nyen buin. Bapa ajak panak somah Bapané malaib ka

nyanggra hari raya kémanten, taler pacang kicén kulawarga utawi sametoné. Duaning nénten madué pakaryan turmaning nénten madué kawagedan ring pakaryan metu raris rerincikan winaya mangda mrasidayang ngrereh jinah. Winaya sane karincikang minakadi mamégal utawi mamaling. “Yadiastun laksana mamégal utawi mamaling punika kabaos iwang tur yaning ngantos prasida kajuk olih polisiné pacang mabui, nénten ngwetuang rasa jejeh. Sané kamanahin, yaning becik nasibé, nénten ngantos kajuk. Yaning jelék nasibé, kajuk polisi. Sami punika katampénin asah,” baos Gdé Suwardana. Duaning asapunika, Wayan Wésna ngwewehin, kahanan pengupa jiwané mangkin sane kantun durung becik taler pinaka dadalan ngakéhang wénten bégal. Pemréntah,

Cakranegara. Kadén ja mamamu ngungsi ngajak papimu, Nak? Sukur masih bapa maan ngajak bliné Léonardo milu ka Cakra. Nganti telu bulan Bapa ngantosang, nanging papi lan mama mu tuara ada kabarné, mara lantas bapa luas ka Bali. Léonardo serahang Bapa tekén Pan Kobar ané bekung, lantas kapéras kanggon pianak, kasalinin adan ben Wayan Galang. Salanturné caritané Gusti Ngurah ané uning sangkala raganné ngajak cening milu mai jani,” kénten tuturanné dr. Nurja ngusuh-usuhin pianakné kang kinasih. Méina tan pasaur, amung sigsigan ngeling ngelut Bapané. Gusti Biang Ngurah, oka lan mantuné milu kangen nyingakin patemun I Bapa lan I Pianak sedih buka kénten. “Terus mangkin kénkén paitungan Pak dokteré yén Méina mangkin sampun sinah mula panak Pak dokter?” patakonné Gusti Ngurah satmaka ngawakilin Méina. “Sapuniki Gung Ngurah, Méina puniki mula pianak tiang. Nanging yén nadak mangkin ajak tiang mulih ka Buléléng manawi kirang pantes, santukan kurenan tiangé déréng uning tiang ngelah pianak saking Mariéta. Tiang kari ngutsahayang mangda ipun nyak ngampurayang kaiwangan tiangé. Sajeroning punika manah tiangé banggayang Méina mangda tetep tunasang tiang ajengan ring Gung Ngurah dumun,” aturné dr.Nurja. “Beneh saja kéto Méina, buka raos yangé i pidan tekén Méina apang tusing legan keneh Méinané matemu tekén Bapané ngaé kulawarganné kisruh. Melahan tuutang malu tutur mamamu di surat wasiaté apang matemu malu tekén bliné di Cakra. Gumantinné jani Méina suba nawang tur akuina tekén Bapané dr. Nurja. Dumadak apang kurenanné dr. Nurja nyak ngampurayang mamakmu lan narima Méina pinaka panak kualon-

manut Wayan Wésna, sepatutnyané nyiksik bulu nampénin kawéntenan bégal sane sayan ngakéhang turmaning sayan-sayan galak punika. “Kebijakan sané nénten anut, kebijakan sané nénten nayubin para janané utamané sané nénten madué taler ngranayang metu manah anaké mamégal kémanten. Ngerereh pakaryan méweh. Yadiastun wénten pakaryan, sané kamolihang nénten prasida anggén nyanggra kauripané sarahina. Niki ngawinang makéh sané frustrasi. Wénten sané ulah pati, wénten taler mamargi mamégal sakadi puniki,” baos Wayan Wésna. Sakéwanten, Gdé Suwardana maosang ékonomi nénten ja satunggil sané ngawinang makéhnyané wénten bégal. Para janané sané sugih arta brana turmaning madué kuasa taler wénten sané mamégal. Sakéwanten sané kabégal wantah padruwén gumi utawi uang rakyat majalaran antuk korupsi. “Sané kabégal makéhan malih lintangannyané. Asapunika taler sané pocol wantah masyarakaté makasami,” baos Gdé Suwardana. Sakéwanten, Gdé Suwardana lan Wayan Wésna satinut pemréntah utamané aparat keamanan patut mapidabdab sumeken mangda kawéntenan bégal-bégalé punika nénten sayan ngakéhang. Pemréntah patut ngwetuang rasa aman majeng para janané makasami. “Sampunang icéna bégal-bégal punika ngasorang hukum utawi ugeruger i raga pinaka krama lan negara,” Wayan Wésna nugesin. (aya)

né,” kénten pituturné Gusti Ngurah nyangra aturné dr. Nurja. Makejang pada matutang. “Inggih sami serahang tiang ring Tuagung sareng Ibu sané nuduk padéwékan lan ngurip tiang sané satmaka sampun padem mawinan sida kapanggih ring bapak tiangé.” Kénten aturné Méina paterébés yéh paningalanné, usuh-usuhiné tekén Ratna Dumilah. “Cening Méina, eda cening salah tampi tekén omongan bapané. Bapa tusing lakar ngutang anaka buka cening. Baang malu bapa galah makeneh nebus kapelihan bapané. Bapa majanji lakar ngutsahayang ngisinin kaperluan ceningé. Sujatinné dija ké demen ceningé ngoyong, tetep ngiring Gung Ngurah apa lakar nutug bliné di Cakra sambilang nutugang sekolah ceningé? Bapa ané lakar méanin cening,” kénten pitutur bapanné. “Nggih depin sampun tiang ngiring Tuagung tur apang katepuk malu tekén blin tiangé Léonardo utawi Wayan Galang di Cakranegara,” pasautné Méina saha ngusapin yéh paningalanné. Sawiréh sampun tengai Gék Sri lan Ni Pudak sampun sayaga makta sodaan ka gunung rata. Méina masih ngénggalang milu ngambilang toya lan gelas inum. “Nah, Pak dokter, mangkin ngiring malu madaar sawiréh niki sampun tengari. Kanggoang napi ja wénten. Deriki di bongkol gunungé sajaba jukut-jukut ten wénten.” “Béh Gung Ngurah, tiang nénten madué manah malih jaga nulak napi ja paicané. Lédang kayun Gung Ngurahé sareng sami sampun tan sida antuk tiang ngawalesang,” aturné dr. Nurja lantas mabriuk pada madaar. Sedeng melaha jukut arés lan saté dolongé ibi kari liu masisa. Gék Sri ngimbuhin beberok satmaka matuinget dr. Nurja di Selong.

(Masambung)

KAWÉNTENAN bégal sané pungkuran sayan-sayan ngakéhang turmaning ngaéngang nénten prasida kasukserahang majeng polisi utawi petugas keamanan kémanten. Para janané taler patut sareng mapidabdab. Sinalih tunggilnyané satata waspada majalaran antuk babaktan utawi penganggé sané sadarana. Minakadi, rikala mapanganggé, sampunang makéh nganggé masmasan utawi sané siosan. “Iraga makasami patut taler ngerasayang kawéntenan sametoné siosan sané nénten madué. Mangda nénten ngwetuang rasa iri, metu raris rasa duleg sané pamuputné mamurda dados manah sané nénten patut,” baos kriminolog saking Fakultas Hukum Univérsitas Udayana (Unud), Gdé Madé Suwardana, S.H., M.H. Manut Gdé Suwardana, para janané patut waspada ring padéwékané soang-soang. Waspada ring padéwékan gumanti pacang mabuat pisan anggén nambakin kawéntenan bégal. Gdé Suwardana nlatarang yan turéksain kawéntenan polisi ring Bali sayuwakti sampun nganutin rasio. Manut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), rasio polisi sane becik wantah 1:300-400 krama. Ring Bali, rasioné inucap prasida kadagingin. Sakéwanten, nénten makasami polisiné wénten ring marginé. Wénten taler polisi administrasi sané swadharmannyané wantah ring kantor kémanten. Nika mawinan, gumanti mabuat pisan para janané yatna-yatna niri-niri. Siosan punika, rasa sutresna sareng krama siosan patut katincapang. Krama sané madué patut mapitulung majeng krama sané nénten madué. Pengaptiné mangda paiketan pasametonan, pasawitran lan pitresnané pinaka krama satata raket tur nincap. (aya)

Napi Orti Kirangan Makolem Penelitian AS nganikayang para ibu sané wawu wusan ngemabasang putra mrasidayang makolem, kéwanten nénten ja kantos leplep. Para peneliti saking Univérsitas West Virginia ring Morgantown nyelehin panglimbak akelompok ibu sané wawu ngembasang, lan nguningang para ibu punika mrasidayang makolem langkungan ring pitung jam apetengan selami petang bulan kapertama ri sampunné ngembasang. Kéwanten penelitian inucap nyinahang, ibu-ibu punika pacang matangi kirang langkung kalih jam apetengan. Pikobet sirep punika kasangsayin pacang ngwetuang pikobet siosan lan ngawi won lan sungkan lan pacang prasida ngwetuang déprési pascamelahirkan sané ngiusin pakaryannyané. Peneliti Dr. Hawley E. MontgomeryDowns, silih tunggil asisten profesor psikologi, majeng Reuters Health nganikayang tatenger punika sampun katah nibénin ibuibu muda kadi inucap, mawinan kaaptiang mangdané ibu-ibu inucap nepar parindik kakirangan galah makolem, antuk makolem malih ri kala okan-okannyané nedeng sirep. (ant/ita)

Kacang Komak Ring Pemuteran Buléléng, krama lan perbekel saling laporin. -Yan terus saling laporin malih pidan polih makarya? *** Sia bulan tan kagaji, 28 karyawan Koperasi Karangasem Membangun (KKM) mundur. -Yan magaji, sinah jinah nasabahé sane kaanggén naur. *** Ring Pengastulan Buléléng petang banjar cumpu damai. -Banjare nak meneng gén, krama ané biasanné maboya!


Sabha

10 Tetuek

Bégal Bali Olih Mas Ruscitadéwi Bali sané dumun kanikayang aman lan santi, mangkin sampun masiosan. Krama Bali sané dumun kanikayang jemet, gratah lan polos, mangkin taler sampun mabinayang pisan. Yéning dumun arang kocap wong Bali sané dados tukang nguluk-uluk, maling lan begal, kéwanten mangkin akéh wong Bali sané dados begal, mamaling napimalih nguluk-uluk sinah akéhan malih. Parilaksana wong Baliné kadi asapunika boya ja sangkaning salah wong Bali punika kémanten, taler sangkaning ius pikobet i raga pinaka bangsa Indonesia lan ius kawon jagat. Wong Bali sané madué srada karma phala lan samsara, minab kantos malaksana kawon wantah sangkaning tan taén nambengin pakibeh jagaté, sané sakadi ngényor-ngényorin barang-barang méwah. Saking HP sané sayan canggih, pesawat tipi, komputer, kantos mobil méwah, makasami wénten ring Bali. Yéning wewangunan, saking wewangunan sané kumuh kantos sané paling becik taler wénten ring Bali. Kénten taler indik kabagusan lan kajegégan anaké sané rauh ka Bali, saking sané sakadi bintang film, kantos sané sakadi bidadari. Minab punika awinan krama Baliné, lanang miwah istri kaéréd-éréd rasa indrinyané, yan tan kuat nam-

bengin sinah empelanné pacang bocor, maembah mrika-mriki. Contoné kasus pinih anyar sané kamargiang olih krama Bali saking Buléléng, sané mégal Kantor Pegadaian Singaraja, lan nyitah pagawényané kantos padem. Krama Bali inucap malaksana kadi punika boja ja sangkaning tan prasioda ngajengan, tan prasida ngidupin kulawargannyané, kéwanten sangkaning wantah meled mungahin mitrannyané mangda maaji. Mimih. Sadurungné wenten taler krama Bali sané ngamademang bosnyané lanang istri sangkaning tan kaicen nyilang jinah. Krama inucap sane mangkin sampun kapenjara, prasida mapi-mapi sebet, ri kala polisi nelisik indiké punika. Kéwanten bo pengit sinah pacang digelis kaadekin, mawinan anaké punika kauningin pinaka duratmaka sané mademang anak siosan. Mangkin krama Bali nénten malih prasida makelid tur setata nganikayang maling lan bégal punika krama dura Bali. Nénten ja minayang suku lan panegaranyané, kéwanten kasujatiannyané mangkin sampun akéh bégal Bali, bégal sané ngamargiang parisolah kaonyané ring Bali. Bégal Bali punika, wénten saking daérah Indonésia siosan, saking dura negara, lan taler wénten saking Bali néwék.

PANGREMBA: Mas Ruscitadéwi, Madé Adnyana, Madé Sujaya, Gedé Tapayasa, Wayan Juniartha, Madé Sudiana, Wayan Suardiana, Ni Madé Ari Dwijayanthi lan Nyoman Manda. Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.utawi bali_orti@yahoo.com

Bungklang Bungkling

Redité Umanis, 5 September 2010

Lumut-lumut Watulumbang 87

Ngalih Guru Ada anak kenehné peteng. Apa ané alih sing tepuk. Apa ané antosang sing teka. Apa ané tunas sing kapica. Apa ané bakat orahang sing taén mabukti. Apa ané baca sing pati kresep. Apa ané bakat resepang sing pati inget. Apa ané inget sing pati maguna. Apa ané maguna bakat kutang.

Olih IBM. Dharma Palguna Punika mawinan ipun meled kenehné nepukin galang. Yén suba galang di kenehé, koné lakar aluh pajalan idupé. Lakar tepuk koné sing ulian ngalih. Maan koné sing ulian ngidih. Kapaica kone sing ulian nunas. Wareg koné sing ulian neda. Neked koné sing ulian luas. Men, dija lakar ngalih galang buka kéto? Ipun bisa nujuhang, tongos galangé sing dini. Yén sing dini, mirib ditu. Yén ditu, ditu dija kadén. Pokokné sing dini. Iteh ipun “berargumentasi” ngalawan ibane padidi. Nika cirin ipun yukti kapetengan. Di petengé punika ipun raris majalan ngalih guru. Ngangin-ngauh ngaja-ngelod kema mai ipun mejalan ngaba awakné, ngorahang lakar ngalih guru. Di ipiané ipun ningeh munyi, koné guru punika ané bisa lakar ngilangang peteng kene-

BO/ita

hné. Guru koné ané bisa lakar ngaba galang. Timpal-timpalné ngorahin, koné makejang ané ada di guminé ngelah guru. Kéné munyin timpaltimpal ipuné ngamanes-manesin. “Umah ngelah guru madan sakaguru. Umah tan paguru énggal uug. Di wiramané, laghu maguru ka Guru, sangkané ada uger-uger gurulaghu. Yén laghu sing maguru ka Guru, benyah wiramané. Cara Sekar Agung saking neraka. Wawaran masih ngelah guru. Tongosné di ketekan Asthawarane: Shri, Indra, Guru, Yama, Rudra, Brahma, Kala, Uma. Sangkané ada wuku sing ngelah guru. Yén ada wuku sing maguru, kelidina tekén anak ané ngalih dewasa. Ané paling liu ngelah guru, pasti soroh manusa. Agamané ngorahang ada guru rupaka, ada guru wisésa, ada guru pengajian, ada guru swadhyaya. Ento

mara papat soroh guru ane utama. Yén seliksik alih-alihin, sujatiné liu sajan manusané ngelah guru. Ada Bathara Guru, ada Bathara Adiguru, Parama Adguru, Mahaguru, Paramaguru, Gurudewa, Gurursi, Dang Guru (guru jagat), Gurukula. Malih Gurunabe, Guruputra, Guruwaktra, miwah salanturipun! Kéto munyin timpalné makejang suba apal adan-adan guru, kéwala pada-pada sing nawang dija tongos guru ané lakar alih. Ngojog kangin kone ba dauh. Ngojog kelod koné daja. Alih ka tengah koné ba duur. “Béh! Nguda bingung ngalih guru. Awaké suba antosanga ajak guruné ditu di muncuk gunungé. Énggalin kema menék ka gunungé, suba makelo awaké antosanga ditu!” Keto munyin pangangon sampiné ngamanes-manesin, cara

provokator. Ipun lantas megat alas. Tuun pangkung menék jurang. Ngragas gunung, lemah peteng. Ibané negehnegehang, ambuné maek-maekang. Tolih kuri, desa-desané sawat joh betén. Tolih menék muncuk gununga suba ngenah. Ilang kenyel awakné. Tis peluh gidatné. Neked di muncuk gunungé. Ditu suwung sing ada nepukin guru. Kéwala kenehné saget galang. Sing tawanga ibané suba madan neked. Sing inget tetujoné ngalih guru. Mabading jani pajalane mulih. Nuun-nuunang tindakané ingan. Umahné joh karasa paek. Jurang pangkung ngenah luwih. Punyanpunyan kayuné tepukina cara kenyem-kenyem. Kedis-kedisé dingeha magending. Anginé kisikisi cara anak macanda “kenken payu Cai ngalih guru?”

Padem ring Bengbenganné Samian sané maurip pastika pacang padem. Ring Bali parindik pademé, kapah dados makudangkudang soroh. Wénten sané kanikayang padem biasa, wénten taler padém kabaos mautama sangkaning béla kapatutan. Wénten taler padem salah pati, sané padem sangkaning katibén bencana, lan padem ulah pati sané padem sangkaning ngamademang raga. Wénten taler anak sané padem sangkaning sungkan tur kirangang rayunan. Ring akéhnyané soroh padem punika, wénten padem sané sayuwakti soléh pisan. Padem sané soleh puniki mawasta padem ring

bengbenganné. Lengkara padem ring bengbenganné boya ja artosné wénten anaka yakti-yakti padem ring bengbengané. Kruna inucap weantah sasenggakan sané kaanggén jalaran papiring majeng kawéntenan jadmané ring jagaté. Lengkara padem ring bembenganné madué tatuék nyaihang jadma sané kawéntenanné sakadi babauron sané padem sangkaning kirangan ajeng-ajengan yadiastun meneng ring genah sané kabekin antuk ajeng-ajengan. Papiring puniki anut pisan sareng kawéntenan krama Baliné pungkuran puniki, sané meneng

ring genah sané landuh, maju lan becik kéwanten sujatinné tan molihang napi-napi, duaning samian punika druén anak siosan. Ri sukat panglimbat widang pariwisatané sayan maju, ri sampunné pawangunan ekonomi ring Bali sayan nincap, krama Baliné akéh sané tan nyayagayang raga antuk wiwéka lan kapradnyanan sané nganutin jaman, mangdané prasida ngetut panglimbat jaman. Pamuputné krama Bali akéhan sané bengong kadi kebo mabaling gong, kadi lutung ngedotin bulan, tan prasida manggihang napi-napi. Pamuputné wantah ngalanduhang par-

isolah iri hati, ngulurin idria antuk parisolah kawon. Punika awinan sayan sué, sayan maju jagat Baliné sayan akéh krama Baliné sané malaksana tiwal, dados bromocorah. Yakti jagat Baliné sayan becik, yakti pewangunan ring Bali sayan maju, kéwanten boya ja sami krama Baliné ngrasayang. Sané nénten ngrasayang kemajuan pewangunan lan ékonomi puniki kadi kabelet ring bucun temboké, yaning kaselek sinah pacang gutgut lan ngrubéda. Yan tan kénten sinah pacang padem. Padem ring bengbenganné. Gék Yatri

Saking Puputan Badung ngantos Pesisi Sanur Corah Olih I Wayan Juniartha Biasané pasukan sekaa tuaké sing bani pesu lewat tengah lemeng. Maklum, nu idup di désa, lewat tengah lemeng to jatahné léak, désti, teluh, trangjana, ninja, CO, toké, lan godogan. Yén jlema matah bani klapat-klapat léwat tengah lemeng bisabisa kena sedot bolné. Nanging jani liunan kramané sing bani pesu tengai. “Yén bol kena sedot léak nak nu nyidayang alihang balian. Yén baongé anggéta baan clurit kén perampoké apa lakar anggo obat?” Kéto patakoné I Madé Nyali Cenik. Anggut-anggut setuju krama sekaa tuaké. Yén mapapasan jak leak, paling kebus dingin lan mising abedik dadiné. Yén mapapasan jak penjahat, uli dompét, bungkung kanti angkihan bisa ilang. “Ae nok, jeg sasai sajan jani ada kejahatan. Jeg ketug-ketug baana kenehé sabilang lakar pesu,” I Nyoman Jerih Kabilbil nyautin. Ada jambrét dini-ditu, perampok ané nganggo celana dalem gén (ulesne krana ba bas sajan tiwasné), penculik lan pemerkosa nak cenik, pemerkosa turis, maling pratima, tukang uluk-uluk di ATM, penipu nganggo hipnotis, tukang mlaibang mobil, kanti perampok bank. “Kanti trauma cang mabalih tipi, ngetor yén maca koran. Jani jeg jumah gén cang nelik. Amoné ganteng cangé yén kanti dadi korban perampokan sinah kurenan,mitra, lan mantan kabak cangé lakar marasa dahat kehilangan,” I Nyoman ngimbuhin. Anggut-anggut setuju krama sekaa tuaké. Boya ja setuju I Nyoman jenengné ganteng tur liu ané lakar kehilangan yén ia bangka, nanging setuju kén nyeh mabalih tipi lan maca koran. “Jeg liu sajan pajalan matiné jani. Yén sing kena kemplong perampok, bisa kena plodor motor. I raga ba hatihati di jalané, nak ané lénan ané ngebut ngawag, payu masi raga ané sengkala.” Nyangetang anggut-anggut krama sekaa tuaké. Yén i pidan nyatua kéné, pasti ada

gén kramané ané lakar melihang krama dauh tukad, ané Jawa demen ngarampok, ané Lombok demen mamaling. Jani konyangan ba nawang krama Baliné liu masi ané ngelah bakat corah. Kanti maling pratima masi ada jlema Bali. “Patutné di kéné-kéné ba para ksatria lan pendekar Bali né nyentokang karirihané nindihin gumi. Amonto liuné ada perguruan silat di Bali, pantesné lebih kén cukup anggo ngemplongin jlema corah lan para durmanggalané,” kéto I Madé ngerengkeng. Mendep krama sekaa tuaké. Mara sajan maca di korané para pendekaré ramé-ramé nyerbu sekolah tur nyakcak satpam ané sing nawang unduk ulihan urusan ngalih jlema abesik. “Para pecalangé ba bas sibuk nyaga parkir, mengamankan kalangan tajén, mengawal layangan, tur nutup jalan. Dadiné ba sing sempat ngurus kejahatan, ba telah bayuné.” Liunan para ksatriané masi ba bas sibuk dadi wesia; sibuk ngadep tanah warisan tur dadi broker proyek. Ané sing dadi wesia ba sibuk sajan dadi jlema sugih, sing sempat rungu kén panjakné ané tiwas. Banjar lan desané masi sedeng sibuk ngédéngang kén ané paling teguh, saling tigtig, saling borbor krana urusan ané cenik-cenik sajan. “Yén kéné buin pidan lakar nyidayang Baliné Ajeg lan Santi nah?” Matakon I Made. Sing ada ané masaut krama sekaa tuaké. Konyangan nawang Ajeg Bali lan Bali Santi to tuah satua jlema Bali ané suba duweg, suba sugih, suba menjabat, suba mapan, kelompok jlema ané suba sing mikirang belin baas buin mani, suba sing ketug ngenehang pesu uli umah kena lilig truk utawi kena cakcak préman. “Jeg sayan kéwéh idup dadi rakyat kecil, suba tiwas jani misi mimbuh jerih. Pantas ba ngancan ngliunan gén rakyat kecilé ané ngantung iba. Ulesné nu luwungan ulah pati utawi salah pati tinimbang idup serba salah.”

Biyar-Biyur ring Pesisi Sanur, tresna ring masan-masan Puputan Badungé. Tresna sané tumbuh ring ati I Wayan Sadia lan Luh Rénji.

Biyar-Biyur ring Pesisi Sanur, wantah silih tunggil novel saking Nyoman Manda sané kawedar ring warsa 2010 lan kamedalang olih Pondok Tebawutu. Sakadi biasannyané Nyoman Manda masanin cerita-cerita kepahlawan antuk tresna. Tresna saking anak lanang lan istri sané katemu lan madué tetujon sané pateh. Sakadi Biyar-Biyur ring Pesisi Sanur, cerita heroik perjuangan nglawan penjajahan Belandané ring kerajaan Badung, prasida manis lan anut santukan madaging pamanis antuk cerita-cerita tresna saking panjak-panjak kerajaan Badungé. Novelé puniki, pinaka novel kapertama saking trilogi novela Puputan Badung. Kakawian novel alit malarapan saking angobnyané Nyoman Manda ring yuda prawira raja lan panjak Badungé melanin Gumi Badung lan Baliné. Pesisi Sanur, wewengkon kerajaan Badung daweg punika, pinaka genah singgahnyané para ban-

dar utawi kapal dagangé. Sakadi sané kaceritayang ring novel puniki, sané kakawitin olih terdamparnyané skunar mabendéra Belanda Sri Komala sané ngangkut barang-barang duén Kwee Tek Tjiang ring tanggal 27 Mei 1904. Parilaksanan Kwee Tek Tjiang sané misunayang rakyaté nganikayang mamaling 2300 pis képéng. Lapuran palsu nénten kaprecayain olih Raja Badung lan ida nglapur ka Residen Belanda di Badung Tuan J Eshbach. Pisuna Kwee Tek Tjiang ngicénin pengaruh, santukan Gubernur Jendral Belanda makayunan nguasain Bali lan Raja Badung kadenda 3000 ringgit. Raja Badung nénten kayun lan kukuh nénten kayun naur denda sané ngawinang Gubernur Jendral ring Batavia sané mawasta Van Hent. Punika sané ngawinang Van Hent ngultimatum Raja Badung lan Tabanané, kawatesin ngantos galah 1 Septémber 1904. Raja Badung, I Gusti Ngurah Dénpasar,

kukuh nindihin gumi lan swadharmaning negara. Sakadi sané sampun kaunggahan ring ungkur, cerita puputané mawit saking pesisi Sanur. Saking tresna I Wayan Sadia lan gegélangnyané sané Luh Rénji sané satia melanin raja lan gumi Badungé ngantos puputan. Sang kinasih, ngelut gumi sakadi ngelut kurenan, minabang lebihan. Rasa mabéla pati ring gumi setata katumbuhang mangda prasida ngaonang para penjajahé. Cerita kepahlawanan sané kakawi nénten ja amunika-amunika kémanten, nuturang perang utawi puputan. Kalebihan novel puniki, prasida ngicénin porsi ané pada-pada ring idé-idé sané kamanahin ngicénin né paling becika ring sang pangwacén. Yadiastun, sakadi punika indik pesan-pesan kepahlawana sakadi ical, sangkaning kelem, kakelemang olih idé “tresna lanang istri”. Ari Dwijayanthi


Sastra

Redité Umanis, 5 September 2010

“Tiang dot operasi Bli.” Térésa mamunyi manying sambilanga nyelélégang sirah di pabinané Wayan Lédang, kurenané. Wayan Ledang mapi-mapi tusing ningeh. “Adi Bli mendep?” Anak luh ento, Ni Luh Putu Térésa Ardiari menahin tongosné negak. Jani makadua saling arepin. “Kénkén Bli, dadi?” “Operasi apa tagih Luh, kadén Luh tusing gelem?” “Sedot lemak Bli.” Wayan Ledang makesiab. Muané nadak seming. “Awak Luhé suba luung. Da ja nagih ané boya-boya.” “Orahang gén Bli mula demit. Bli jejeh mesuang pipis. Bli suba sing sayang tekén tiang.” “Apa ento penting sajan Luh?” Térésa maanggutan. Yéh mata melusin pipiné. Ia ngeling, elingan anak manying. Wayan Lédang sing las nepukin kurenané buka keto. Adéng-adéng ia ngelut sambilanga kisi-kisi ngorahang lakar ngisinin pangidihné ento. Térésa lakar operasi sedot lemak. Uli di basangné, di lengen, dija ja kenehné. Apang tusing ngenah mokoh, apang makejang ramping.

Operasi Komang Adnyana

Tuan Lange Ring kuuban Kuta wénten margi sane mawasta Jalan Tuan Lange. Pretanda margi puniki tatas pisan kacingak wantah ngalintang ring margi ageng Ngurah Rai saking kelod, saking Tuban. Wantah matilikan ka kébot sadurung ngalintangin tukad alit nampek ring persimpangan Simpang Siur genah ngadeg Arca Déwa Ruci, drika wénten pretanda sane nujuang margi Tuan Lange. Napi ké mawanan genahé kawastanin sakadi punikané? Kidik sané tatas uning pariindikan kuuban puniki lan saparitingkah krama sané jenek drika duk kalihatus warsa lintang akidik. Duk punika wénten wang pagumbara saking panegara Denmark sané dados sudagar magingsir saking Lombok raris jenek ring genah puniki. Genahé wiakti nampek saking loloan sané nerus ka pasih nampek saking kuuban Tanjung. Sudagar dura jagat puniki magingsir saking tanah Sasak ngungsi kuuban Tuban santukan ring jagat Sasak duk punika sering wénten pasiyatan. Jagaté dados sayah pisan lan ngaresresin. Indik padedagangan dados abot kalaksanayang. Wang sudagar Tuan Lange, sané wastan sujatinnyané Mads Johansen Lange, embas duk 18 September 1807 ring Denmark- lina 13 May 1856 ring Kuta raris kapendem ring Kuta taler, nelasang pariidupnya plekutus tiban ring genah sané mawasta Jalan Tuan Lange puniki madedagangan sorohan beras, banteng, bawi, rempah-rempah sané kaadol ka Jawi miwah ka Singapur. Saking drika Tuan Lange, maderbe kapal ageng-ageng limolas manut ring catetan, dané makta masoroh-sorohan barang dadagangan; naler dané makta barang marupa bedil lan madat sané ketah kasengguh madat. Puniki dados barang dadagangan lais daweg masa punika. Duk punika naler wénten jadma Bali sané kaadol ka Jawi sané ketah kasengguh dedagangan budak. Lanang wadon wang Bali papilihan kaadol ka Jawi antuk sang kawasané. Nika mawinan ring tanah Betawi raris wénten kuuban sané mawasta Kampung Bali sané nénten malih naen, mangkinané, kapanggih wang sané jati wang Bali manut lelintihan pariidup krama Bali ring Bali sakadi mangkin. Santukan Tuang Lange mangumbara ring Lombok raris jenek ring Bali, punika kadasarin antuk pakaryan sané kaambil. Dané makarya ring kapal sané malayar saking Eropa nuju ka jagat Cina. Duk punika palayaran kapal-kapal ngalintangin jagat Nusantara sampun ramé manut tatilikan masa punikané. Sasampuné dané maderbé saseletan sekaya saptutnyané raris dané mapidabdab makarya madedagangan pareragan. Duk jenek ring kuuban Kuta puniki, cacakan kapal sané kadérbénin antuk Tuan Langé makéhnya limolas, malit lan mageng. Kapal sané ageng, kocap manut cakepan kakaryanin ring Singapur, sida muat barang dagangan domas ngantos siu limangatus ton. Nika mawinan dané dados sugih antukan dedaganngan.Pikolih bati sané polihanga nikel ping tiga ping pat. Duk punika naler Sudagar Lange, santukan dané maderbé paiketan dedagangan sareng sudagar ring Surabaya, Betawi, Singapur sareng tanah Cina, raris dané makuéh maderbé jinah képéng. Jinah punika anggéna matetumbasan barang-barang dagangan ring Bali. Dadosnya wang Bali uning ring sané kasengguh ’mata uang’. Sudagar Lange naler dados napi sané mangkiné kasengguh money changer, pengurup jinah. Maweweh-weweh raris kasugihan sudagar dura jagat puniki. Nanging siyat-siyat sané sering kalaksanayang atuk para raja ring Bali, salanturnya, raris rauh wang Welanda sané meled ngawasayang jagat lan padedagangan ring wawengkon Bali lan jagat Nusantarané dados nguak margi ngured laksanan Tuan Lange madedagangan. Duk punika dané uning indik rered puniki; raris kaadol sami sané laksanayanga ring saudagar wang Cina. Pariidup Sudagar Lange puniki sakadi pamargin rodané. Sapisan dané wénten baduur, raris santukan rodané mapiteh, raris dané nedunang. Duk nedunang punika dané pejah; kocap pejahnyané santukan keni cetik. Yadiatun dané pejah satua lan papendeman Tuan Langené kantun wénten drika ring Kuta. Pangéling pangawit embas ring sasih September indik embas wang dura puniki raris kauripang malih mangkinané antuk preciri margi sané mawasta Jalan Tuan Lange. Sapunika akitkit pariindikan Mads Johansen Lange. I Gusti Madé Sutjaja

*** Duang bulan liwat, Térésa seken-seken masalin. Awakné langsing cara dugas nu bajang. Lengené kenceng. Papinehné masi malénan. Ia tusing buin lek-lekan cara pidan. Kija ja ajak pastika nyak. Semuné setata bungah. Di kéné-kénéné Wayan Lédang milu marasa bagia. Deméné kaliwat mapan nyidayang ngisinin pangidih kurenané ané paling sayanganga. Kéwala, cara munyiné ané suba lumrah, yén keneh ulurin dija tanggunné?

11

“Luh dot operasi buin?” “Saja Bli, ibu-ibu Dharma Wanita ngorahang cunguh tiangé gedé. Sinah mula kéto ané tepuka. Tiang dot apang mancungan buin bedik.” “Kéwala yén tlektekang bli, Luh suba jegég. Seken-seken jegég.” “Bli ngorahang keto apang tiang sing sakit hati. Sujatiné Bli sing seken-seken rungu. Apa Bli sing medalem yén tiang setata dadi kakedékan?” Térésa buin ngeling. Wayan Lédang nyasan-nyasan angen. Makelo-kelo luluh kenehné. Sing sida asané ia nepuk Térésa sebet ulian cunguhné tusing mancung. Wayan Lédang nyanggupin. Térésa operasi cunguh. Béané mula sing abedik. Nanging abulan majalan, Teresa suba buin ngenah malenan. Cunguhne lanying. Dokteré koné nulad cunguhné Penelope Cruz, aktris Hollywood ané dotanga uli pidan. *** “Luh bagia?” “Seken-seken bagia Bli.” “Luh ngenah malénan.” “Apa Bli sing demen?” “Ngudiang sing demen, pasti demen. Luh nyegégang.” “Kéwala tiang marasa enu ada ané kuangan.” “Apa sing cukup yen bli ngorahang seken-seken demen lan sayang ajak Iluh kénkén ja Iluh cara pidan?” “Bli, i raga tusing ja idup ajak dadua dogén. Tiang liu ngelah timpal. Makejang nuutin jaman, trend. Makejang mesaing ngédéngang déwék.Yén sing kéto sinah telah kena walék.” Wayan Lédang tusing masaut. “Kénken, dadi Bli?” Wayan Lédang enu bengong. Muané nyasan dingin.

“Buin cepok dogen Bli. Tiang dot operasi nyonyo.” Tetep sing mesaut. Wayan Ledang nlektekang paningalan kurenané. Ngipiké Térésa jani? Anaké ngorahang ulian ipian, ulian cita-cita, idupé karasa idup. Kéwala ulian ipian sakamedik Térésa mesalin dadi anak lén. Nyénké iluh jani? Ngipi dadi apaké iluh buin? Wayan Lédang ngrenggeng di kenehné. Tuah amonto. Sing nyidayang ia ngelidin pangidih kurenané. *** Sabilang suud maoperasi, maluab-luab karasa legan kenehne Teresa. Abedik ia tusing jejeh yén pét pradé operasiné ngaba sengkala. Alat-alat bedah ané lanying tur mangan ento sing ngaénang kenehné takut. Sing karasa awakné katodes, katusuk, kajait. Kulitne kaiis-iis. Ia bagia. Ajum nyidayang nuutin kajegégan artis-artis top dunia. Térésa seken-seken malenan. Cunguhné sing nu bontok cara pidan. Bangkiangné rengkiang. Jitné cara jit nyangnyang. Nyonyoné kenceng, padet cara daluman masuun. Sing kalah teken modél-modél di tipiné. Térésa buka pecandu. Buduh tekén kajegégan. Saja-saja buduh. Sabilang mulih uli arisan, rapat ibu-ibu Dharma Wanita, uli melali ka mall, ada-ada dogén sebetanga. Pemragatné nagih operasi. “Bli tiang dot operasi jagut.” “Dot operasi jidat!” “Operasi pipi!” “Mata!” “Bibih!” “Jit!” “Batis!” “Operasi!” “Operasi!” “OPERASI!” Wayan Lédang leleh. Boya ja ulian sing

Unteng Kauripan Bunga ngaran sekar kembang yadin sari, sekar sekah angga, kembang mekar molah wredhi, sari unteng kauripan (Nyoman Ardhana Riyasa, Tatwa Carita Yajna III: 2)

Sekar sinalih tunggil srana anggén mayadnya ring Sanghyang Widhi. Sekar ngwetuang sari. Sarin manah sané suci ening. Sarin-sarin pikayunanné aturang ring Sanghyang Widhi. Sekar pinaka piranti anggén nyuciang pikayunan mangda ngwetuang kaaruman utawi kamiikan. Pikayunan sané miik jujur linggih Sanghyang Widhi santukan Ida mapragayan Mahaganda. Pikayunan sané arum macepuk sareng Sang Mahaganda. Pacepuké punika pacang mrasidayang becik mamargi wantah ring hredaya setata ngalinggayang Sanghyang Mahaganda. Ring hredaya wénten kaucap padma hredaya. Hredaya sané

*** Di subané maoperasi pang dasa, Térésa mara makleteg. Wayan Lédang ngejangang surat di meja riasné. Di samping surate ada foto déwékné pidan dugas satonden maoperasi. “Yén kéné luungan i raga mapalasan. Bli kenyel patitakon nyénké Iluh jani? Sajaké Iluh ané lemesin bli dugas pidan?” Térésa engsek. To ngudiang Wayan Lédang nagih mapalasan di subané ia bungah cara jani. Singké ia demen nepuk makejang anaké angob teken kajegégané? Boyaké sapatutné Wayan Lédang bagia mapan tuah ia ané makatang déwékné? Anaké liunan nguber goba, ngalih ané ngenyudang mata, to ngudiang Wayan Lédang malénan? Ditu fotoné kajemak. Bulak-balik ia nlektekang paukudane padidi. Nyaihang tekén paukudané jani di kaca meja riasé. Pang keti ia nyekenang, pang keti masi ia nguntul. Bucun matané mayéh. Sing ada ané seken tepukina. Sajabaning lawat dadua ané mula saja-saja malénan. Soléh sajan.

Saking Langit Bali Déwa Sanjaya

Olih IBW Widiasa Kenitén masekar tunjung. Tunjung linggan Sanghyang Widhi. Ring lawén tunjungé malinggih prabhawan Sanghyang Mahaganda. Nganutin linggih nawasanga. Mapupul ring padma hredaya mawinan kaucap utama, masari. Sari-sari padma murip, wantah sanungil rahina kauripang antuk pamargi nginengang Sanghyang Widhi. Nénten wantah nuju kasangkalén utawi manggihin pikobet wau éling ring Sanhyang Widhi. Indik puniki sané kaucap unteng kauripan. Ring unteng janten pisan wénten pilah-pilahan unteng-unteng sané pinih untenga. Untengé punika sering kaucap Siwa, suci. Suci ngepitang untengé sané lianan. Sari-sari sané wénten ring hredaya patut pisan pikukuhin antuk paripolah utama. Sari-sari ring angga mrasidayang ngawetuang sari utawi masesari wantah subaktiné tumus ring Sanghyang Widhi. Bhakti nénten mawit saking pikayunan mangda kanten suci. Sané kanten suci durung pastika suci. Katah pikantenané suci sakéwanten ring laksana nénten suci, nyemerin kasucian. Ring kauripan, patut pisan ngawerdhiang sarin-sarin hredaya. Hredaya sayan nué pikenoh, sayan mawiguna hredayané mangda sampunang kaucap tanpa hredaya. Hredaya sané nénten

ngelah pipis, kéwala ulian makesiab ngudiang kurenané bisa cara kéto. Teresa jani sing ada binané tekenang bonéka plastik. Matémbél dini-ditu. Térésa jani boya ja Ni Luh Putu Térésa Ardiari, anak bajang ané lemesina dugas dasa tiban liwat, satondén ia dadi anggota DPR. Sabilang tlektekang muané jani pasliwer lawat artis maéndahan. Ada Penelope Cruz, Julia Robert, Tamara Blezenky, Angelina Jolie, Pamela Anderson. Mula saja jegég kewala makejang tawah. Makejang soléh. Wayan Lédang lebihan kén sebet. Ia nyeh. Kénkénang apang Teresa sadar ia seken-seken jegég diapin tusing maoperasi. Apang ia nawang kenehné sing kal makisid diapin ada ané luungan. Ento tuah petakoné di keneh, nyén kal ningeh?

becik maurip, tumbuhné, kembangné punapi malih gelisan ical sariné janten pisan kadi angga nénten nué gegamelan. Bimbang pikayunané santukan ring hredaya nénten suci. Nguripang sekar-sekar sané malingga ring jeroning angga patut pisan utsahayang. Icénin sari marupa pikayunan sané suci. Sayan tandurin malih antuk sekar mangda mrasidayang masari. Unteng kauripané wantah sampun arum, pacang ngarumang pamargi utawi paripolah. Paripolah nénten masari pracuma nué hredaya. Sekar-sekar sané maurip ring hredaya padem santukan toya sané nyiramin katahan sané ngebusin utawi nénten naen kasiramin antuk kapatutan. Tirthamertha nayuhin hredayané ngepitang hredayané. Tirthamertha nénten lian pamargi patut. Tirthamerthané pinih kataha ring angga. Tirthamertahé ening sarin-sarin hredayané sayan arum Unteng kauripané pacang becik maurip dulurin antuk hredaya sané masari. Hredaya masari anggén ngruruh linggih Sanghyang Mahaganda. Sanghyang Mahaganda marupa sekar arum malingga ri jeroning hredaya. Unteng kauripané mangda maganda, mangda arum.

Matemu Patikacuh bibihé mamunyi Cara céngcéng kebés Patikaplug pajalan batisé Cara majalan di tukadé suluk Grayad-gruyud pajalané Cara I Kaki kilangan tungked Ujan bales magrudugan Umahé maraab klangsah Makelingseh tiingé lapuk Pilih-pilih bukuné elung Matemu ulian demen Demené sing dadi tungkasin Demen kené demen kéto Momoné kaliwat ngawi pocol Man ngudiang ngalih gaé mamocol Mai jani matemu wirasa Apang tusing pragat saling cureng

Pangawi Sané ngawi pawangun marupa kakawian, kawastanin pangawi. Sané ngwastanin sapunika, boya sang ngawi pawangun. Sané ngawastanin, ida danéné sané maos kakawian sang ngawi pawanguné. Sane maos kakawian pangawiné. Ida danéné ngawastanin nénten ngawag. Taler, nénten kuala ngawastanin. Ida danéné ngawastanin, wantah ring sané ngawangun kakawian sané wiakti becik. Becik basa-basitané. Becik bun satuané. Becik kasuksman miwah katatwané. Becik kawigunané ring sajeroning kahuripan. Sapunapi yéning wénten anak ngangken, ragané pangawi? Patut napi nénten? Artinné, parilaksanané puniki patut napi iwang? Iwang, yéning bukti kakawian nénten madué. Bukti sujati sané nyinahang sang ngangken yukti pangawi. Patut, yéning madué bukti kakawian sané sampun kaangkenin becik antuk idadanéné sané maos. Yéning sliksik, sakéng riin durung naen wénten anak kantos ngangken dados pangawi. Mpu Sedah miwah Mpu Panuluh nénten naen ngangken pinaka pangawi. Sakéwanten, sang kalih, kantos mangkin kaangkenin antuk ida danéné pinaka pangawi. Pangawi sané ngawangun kakawin Baratayudha. Mpu Darmaja nénten naen ngangken pinaka pangawi. Sakéwanten kantos mangkin kaangkenin antuk ida danéné pinaka pangawi. Pangawi sané ngawangun kakawin Smarandhana. Mpu Monaguna sapunika taler. Kantos mangkin ida danéné ngangkenin ida pinaka pangawi sané ngawangun kakawin Sumanasantaka. Amir Hamzah nénten naen ngangken pinaka pangawi. Sakéwanten ida danéné ngangkenin, dané pangawi sané yukti. Pangawi sané kakawiané mapupul ring ring sajeroning pupulan Buah Rindu miwah Nyanyi Sunyi. Chairil Anwar nénten naen ngangken, dané pangawi. Sakéwanten ida danéné ring sajebag jagat Indonesiané ngangkenin, Chairil Anwar yukti pangawi. Pangawi sané ngawangun kakawian, sané kapupulang ring sajeroning pupulan sajak. Pupulané punika ma-

murda: Deru Campur Debu miwah Kerikil Tajam dan yang Terempas dan yang Putus. Sutardji Calzoum Bachri sapunika taler. Sonder ngangken, dané kaangkenin pinaka pangawi. Pangawi sané kakawiané mapupul ring sajeroning pupulan O Amuk Kapak. Madé Sanggra nénten naen ngangken pangawi. Sakéwanten sami ida danéné sampun nguningin, Madé Sanggra pinaka yukti pangawi. Ring jagat Baliné puniki, sang oneng ring maos sastra Bali modérn uning: Katemu Ring Tampaksiring kakawian Madé Sanggra. Ketut Rida, ida danéné sami uning, novel Sunari sané kawedar antuk yayasan Obor Jakarta, kakawian ragané. Indik Gdé Dharna, sang sané oneng maos sastra Bali modéren sami uning. Drama sané mapupulang ring pupulan Kobarang Apiné, cerpén sané mapupul ring pupulan Sing Ada Apa Dé miwah Dasa Tali Dogén, pakardin ragané. Sapunika taler pupulan puisi Perang Baliné, sang oneng maos sastra Bali modéren uning, punika pakardin ragané. Madé Sanggra, Ketut Rida wiadin Gdé Dharna sonder ngandikayang kakawian danéné becik, sang maos risampuné usan maos ngandikaang becik. Tur ngangkenin, dané makatiga yukti pangawi. Yéning sliksik, katah kantun pangawi sané muktiang ragané yukti pangawi, antuk kakawian sané kakawi antuk kayun teleb. Luiré: Sanusi Pane, Sutan Takdir Alisjahbana, Armin Pane, Toto Sudarto Bachtiar, Darmanto JT, Sitor Situmorang, N.H Dini, Umar Kayam, Rendra, Abdul Hadi WM, Frans Nadjira, Umbu Landu

Paranggi, Goenawan Muhammad, Sapardi Djoko Damono, Budi Darma, Agus Noor, Raudal Tanjung Banua, Tan Lioe Ie, Warih Wisatsana, Ahmad Tohari, Madé Sanggra, Gdé Dharna, Nyoman Manda, Madé Suarsa, Wiyat S.Ardhi, Oka Rusmini, Cok Sawitri, Mas Ruscitadewi, IBW Widiasa Keniten, Komang Berata, Wayan Paing, Djelantik Santa, Ida Bagus Gedé Parwita, Ida Bagus Pawana Suta. Manawi pacang wénten patakén. Sapunapi sang pangawi ngawangun kakawiané sumangdéna becik? Pastikané, méweh ngaturang. Sané ngawinang, suang-suang pangawi madrué pamargi. Diastun sapunika, ri tatkala ngawi, asiki sané nénten naen lémpasina antuk sang pangawi: sumeken ri tatkala makakawian. Sumeken nyurat, sumeken ngulengang kayun, sumeken minehin sané patut mapinehin. Nénten usan sadurung yukti-yukti puput. Manawi pacang wénten malih patakén. Mangda becik dados kakawiané, sué napi ajebos galahé marginina antuk sang pangawi? Méweh mastikayang. Santukan, wénten pangawi sané sué makakawian sané wanguna. Suén ipun? Wénten awuku, wénten asasih, wénten awarsa, wénten kalih warsa, wénten tigang warsa. Manawi té, wénten kantos dasa warsa. Wénten taler pangawi sané ajebos muputang kakawiannyané. Ajebos akijapan? Nénten. Ajebos, midep tingang jam, arahina. Pinih nénten kalih rahina. Durung wénten panggih kakawian kapuputang akijapan. IDK Raka Kusuma

Bagus Arya Kusuma Bedogol Dogol Tenget majujuk pageh Tan goyah tepén angin ujan ainan Taksuné nyorjor ngetugan bayu Angob mapasaksi makeciri seni Baliné Dugas nu inang sepi tan pakrimik Disubané sesek dadi nungkalik Bedogolé kapelihang Bedogolé dogol Beneh pelih ilang satua Bedogolé pelih apa jelemané dogol Makejang pelihang, makejang dogol Makejang cara bedogol

Majedar Makuus nyirnyir mabo angit Karasa sesek tangkahé ngangsur Suba lacur tangges sakit tan papegat Saget majedar gasé angit mapuun puun Ngancan sakit atiné lacur Nepuk pemimpin mamua tebel Tebel kantong, tebel mua, tebel kuping, Manyama nista, magaé jelé ilang rasa Dadi soleh nuut punggawa maotak udang Makejang saru kenehé melah, kenehé jelé Suba telat, kedelé suba dadi kripik Makriyek tusing nyidang buin mentik

Galak Galak Jumah Digumi padidi aéng merkak tan patanding Makeber ngimbang makejang cenik Aluh-aluh sing nemu kéwéh Nanging di jabaan doh tekén umah Lingker ikuté, nyingak pisaga pada pablesat Ngalahin belog, ngalahin lacur, ngalahin déwéké dini Kaliwat ajumé ngelah tanah garang turis Kaliwat angob budayané kaajum-ajum Kaliwat saktine noktok nyama Bali kanti lengeh Makejang kaliwat, belog ajumé tan pawates Kénkénang maju tuah wanén di jumahan Kénkénang hebat tuah bisa mrebatin nyama Kénkénang sugih tuah dadi cicing borosan Kénkénang jani saget suba sing ada apa


Kruna

12 I Nyoman Giri

Redité Umanis, 5 September 2010

Ni Madé Indari Dwi Ekasari

Ni Made Mei Dwipayanti

Ngicénin Ciri Khas Bali Angob ring Tari

Puisi Penari Bali

Mautsaha ngicénin pakaryan sané maciri khas Bali, punika sané ngawinang SMPN 8 Dénpasar lolos lima besar Festival Seni Siswa Tingkat Nasional 2010, ring festival musik tradisional. Keberhasilan duta seni Bali ngaonang pamilet tiosan saking Indonésia, nénten ja lémpas sangkaning kerja keras I Nyoman Giri, S.Pd. “Targétnyané wantah ngicénin musik sané maciri Bali, sané taler kapaduang ring sesolahan nusantara. Nerjemahang idé punika sané méweh, yéning idé kémanten minab gampang, nanging nerjemang mangda dados paméntasan sakadi mangkin, punika sane méweh,” baosnnyané. Garapan music tradisional sané malatar belakang Bali puniki, ngawinang juriné seneng. Jahjah Malajah kénten judul garapané. Peristiwa daweg kantun alit-alit sané liang lan makéhang madaging canda, sané ngawinang garapannyané alami. “Titiang angayubagya pisan, garapanné punika polih aprésiasi saking juri sané nénten ja saking sameton Bali,” tutur suamin Luh Putu Astuti puniki. Ring garapan seni, sampun makéh garapan sané kaasilang olih I Nyoman Giri, sakadi fragmentary Batur Taskara lan Pemuteran Gunung Mandara Giri. Anak laang sane embas ring 9 Maret 1954 puniki mapangapti, aktivitas seni prasida ngendaliang émosi saking alit-alité mangda nénten gampang keni provokasi. (ast)

Yadiastun Ni Madé Méi Dwipayanti nganikang raganné nénten biasa nulis puisi, kéwanten silih tunggil puisi sané dané sarengin ring pacentokan nulis puisi sa-Bali sané kagelar olih SMAN 1 Dénpasar puniki prasida molihang juara kapertama. Aanak alit sané embas ring Dénpasar, 7 Mei 1999 puniki nganikayang raganné makarya puisi sangkaning anggob ring kesenian sané kakawi olih leluhur Baliné sané luih tur kasumbung kantos ka dura negara. “Napi sané kakaryanin olih leluhur i ragané punika becik pisan, mawinan titiang raris makarya puisi sané majudul PenariBali. Titiang angayubagia pisan duaning puisin titiange punika molihang juara kapertama,” kénten siswa kelas IV SD Dwijéndra Dénpasar puniki nyarita. Méi, kénten putri saking I Madé Sritapa lan Ni Madé Wistini puniki ketah kasambat, nganikayang raganné makarya puisi “Penari Bali” mawit saking ngaksi silih tunggil lukisan seniman nedeng masolah. Siosan ring punika, puisi inucap kakaryanin, sangkaning dané taler seneng lan pascat masolah Bali. “Titiang makarya puisi sujatinné boya ja anggén malomba, kéwanten anggén ngibur raga praragan,” Méi nerangang. Dané nganikayang prasida makarya puisi, carita lan kakarangan siosan, duaning seneng mamaca buku. Sadurung molihang juara kapertama lomba makarya puisi, Méi taler naenang molihang Juara I Lomba Menulis Laporan Dénpasar Utara, Juara I Lomba PKN ring olimpiade JBE, miwah juara makidung. (cen/ita)

Olég Tamulilingan Aran Ketut Mario maéstro tari, sampun ketah kauningin. Tari Olég Tamulilingan pinaka karya idané sané kaloktah pisan. Ni Madé Indari Dwi Ekasari, silih tunggil yowana Bali sané angob lan bangga ring tariné puniki. Manut daa sané embas ring Tabanan, 18 November 1988, nganikayang seneng pisan yéning nyolahang tari puniki. Sangkaniing Tari Olég Tamulilingan, Dék Sari kénten dané kaparabin, molihang makudangkudang juara tari. “Tariané punika dinamis. Wénten tantangan lan rasa bangga ri kala prasida ngigelang tariané puniki,” baos Dék Sari. Dék Sari sampun malajah ngigel saking SD, punika awinang makéh tarian sampun dané uningin. Sangkaning dueg ngigel Dék Sari prasida ka dura negara sakadi ka Beijing, Jepang, Singapura, Taiwan, lan Hongkong. Nénten ja pascat nyolahang tari Bali kémanten, nanging mahasiswi semester IV Jurusan Sendratasik IKIP PGRI Bali puniki, taler prasida nyolahang tari nusantara. “Dukungan saking reraman tiangé lan kulawargan titiangé, ngawinang titiang sakadi mangkin,” kénten Dék Sari nuturang. Sebet manah Dék Sariné yéning nyingakin yowana Baliné kimud utawi lek malajah ngigel. Dané ngaptiang seniné punika katresnain, yéning sampun katresnain sinah sampun kapelajahin. (ast)

I Madé Djimat

Suud Masekolah Sangkaning Seni Seniman I Madé Djimat sampun nénten kasub ring Bali kémanten, nanging dané kasub ring dura negara. Yadiastun sampun dados maestro nénten makéh sane uning, anak lanang sane embas ring Sukawati puniki wantah suud masekolah sangkaning seni. Pak Dé, kénten dané ketah kasambat, seneng masolah saking yusannyané petang tiban, minabang sangkaning madué tereh seniman saking kakalih reramannyané inggih, I Nyoman R eneh lan Ni Ketut Cenik. Napimalih ibunnyané kari ngigel yadiastun sampun lingsir. “Daweg punika titiang masekolah ring sekolah rakyat ring jaman perjuangan. Sekolahnyané nénten ja nampek, nanging pengorbanan titiangé masekolah nénten ja maasil, samian

ngrauhang asil,” dané maangen-angen. Kirang langkung sampun 31 panegara naenin dané rauhin sangkaning seni. Ring warsa 1969, Djimat sampun masolah ring Australia, Jerman, Kualalumpur, Paris, lan Amerika. Djimat sering nyolahang Gambuh, Baris, Jauk Manis, Topeng, lan tarian klasik sané tiosan, ngangkén madué cita-cita mangda prasida keliling dunia sangkaning seni. Djimat sané taler suksés ngajahin pianaknyané mangda nerusang rah seninnyané, mapangapti mangda generasi muda Bali nénten ngagung-agungkan tari kontemporér kémanten. Nénten ja makéh sane seneng malajahin tari sakral. Patut kauningin tari sakral punika madué kasakralan sané ageng. (ast)

Ngwangun Yowana sané Bébas Narkoba Yéning jagi ngwangun yowana mangda bébas saking penyalahgunaan narkoba patut kadasarin antuk nyelehin parisolah anak sané nganggé narkoba lan sané pinaka dadalannyané. Manut Dr. Graham Blain (Psikiater), sané ngeranayang anaké nganggén narkoba nénten ja ulian raganné praragan sakéwanten sangkaning lingkungannyané. Yowana sané nganggén narkoba sinah sampun génerasi sané usak lan sukeh benahin. Awak ipun nénten malih siteng lan seger anggén malajah lan magaé nulungin rerama. Méntalnyané sané sampun kotor lan paminehnyané sané buuk setata kanggén ngalih lan ngamolihang barang sané sampun ngranayang ipun kecanduan. Karakteristik panganggé narkoba biasanyané yowana-yowana sané madué pikobet makéh. Kirangnya pangeweruhan indik narkoba, ngeranayang i raga enduk lan kapelek ring tengahin genah sané nista lan kawon. Raris sapunapi antuk nambengin, mangdané nénten kantos

kadi punika? Wénten papat pamargi sané patut kacobak, mangdané prasida ngwangun Yowana Masa Depan sané bébas narkoba, inggih punika majaran antuk ngamargiang Catur Guru. Kapertama indik nelebin ajaran sané kabaos Guru Wisesa. Ring dunia spiritual yowana sané pendidikan agamanyané kirang pisan ngranayang pengenalan lan pemahamannyané ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa enduk pisan, nika mawinan pendalaman etika moral ring ajahan agama kirang pisan. Yowanané milih kontrol raga sané kirang, driki raris ngranjing gagodan marupa nganggén narkoba. Anggén nambengin raga saking baya narkoba, i raga patut setata eling ring kawisesan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Yéning sampun éling pastika i raga pacang ngamolihang karahayuan. Kaping kalih, indik Guru Rupaka. Ring sawewengkon kulawarga i rerama patut ngicenin rasa tresna sih sane anulus, tan pegat-pegat, nénten dados gelis duka napimalih nga-

nggén lima batis noktok tur nendang oka ri tatkala okannyané malaksana sané iwang. Yén wantah mresidayang, driki i rerama patut ngalaksanayang napi sané kabaos démokratis majeng okan-okannyané. Oka mangda kagenahang pinaka jadma sané patut kaajiang tur kauratiang. Salanturnyané indik mababaosan, mangdané kadadosang pamargi sané kaping ajeng majeng rerama lan oka ri kala nepas sakancan pikobet lan ngarencanayang parindik ring kulawarga, mangdané prasida santi ring paumahan. Yéning sampun prasida kapuputang antuk babaosan, sinah anaké alit nénten pacang malaid ka jaba ri kala manggihin pikobet sané ageng. Kaping tiga indik Guru Pengajian. Indiké niki patut kamargiang becik ring lingkungan sekolah. I riki sekolah, guru lan pagawé patut ngamicayang gatra sané patut lan jangkep indik narkoba. Pihak sekolah patut pisan ngamargiang lan ngembangang pidabdab-pidabdan sané maiket-

an sareng parindik nambengin baya narkobane, mangdané baya narkoba nénten ngalahin lan nglimbak ring para siswa. Sekolah taler patut ngwéntenang pidabdab ekstra kurikuler sané maguna lan prasida mapikenoh majeng para siswa, mangdané para siswa degeng lan garjita malajah ring sekolahnyané. Kaping papat wantah ajah-ajahan sané kabaos Guru Swadyaya. Sané kabaos Guru Swadyaya, ring lingkungan masyarakat inggih punika para tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat pemerintahan sami ngawit saking Presiden, kantos Prajuru Banjar, mangdané setata malaksana becik tur maparisolah tegas lan satia wacana ngusahayang nambengin baya narkoba ring widangnyané soang-soang. Pidabdab puniki patut kasokong olih pihak keamanan lan kepolisian. Majeng para tokoh masyarakat lan tokoh agama nénten dados leleh lan med nanemin tata titi lan pawarah-warah sané becik majeng krama sinamian. Madé Yudha, M.Si.

Isin Gumi Panyatustalian Siswa ring Bali Terancam Drop Out Panyatustalian siswa ring Bali saking jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, lan SMK terancam putus sekolah. Madasar data kapupulang saking Dinas Pendidikan Provinsi Bali, kadi

Arik, STKIP Singaraja Sapatutnyané para orang tua sida ngrumrum utawi ngrayu pianaknyané mangda kayun ngeranjing ka sekolah sané tegehan malih, napimalih mangkin pemerintah sampun ngicénin dana BOS antuk sekolah-sekolah. Wantuan dana punika pastika prasida ngeringanang beban para orang tua, lianan punika pihak terkait mangda ngelaksanayang utsaha-utsaha sapunapi antuk para siswa punika prasida ngelanturang sekolahnyané kantos tamat.

mangkin ring makesamian Bali kasurat 129.848 diri anak yusa sekolah pantaraning mayusa 6 kantos 18 warsa mawit saking keluarga miskin utawi tuara. Paindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 MHz rahina Buda, 1 Septémber 2010.

Déwa Gedé Artawan, Gendis Panji Wantah yukti akéh siswa ring Bali sané terancam putus sekolah. Puniki kaawinang makudang faktor utamané ékonominyané sané sarwa pas-pasan. Kadi rasa keanggén kaperluan idup sedina-sedina sampun méweh pisan. Lianan punika jarak pantaraning sekolah lan jeronnyané akéh sané doh pisan utamané sane mawit saking pelosokpelosok désa terpencil. Diastun kebaosang wénten dana BOS saking pemerintah nanging punika durung

prasida natasin. Gus Eka, Patemon Paindikan puniki patut kaselehin olih dinas pendidikan lan terkait napi-napi kémanten sané ngeranayang para siswa punika tan prasida nglanturang pendidikannyané. Yéning mawit sangkaning faktor jarak sekolah sané doh saking jeronnyané, tunas tiang yén prasida kewangunang SD lan SMP siki raab. Kadék Golét, Kalianget Tiang piragi ring siaran télevisi lan wacén ring koran-koran kabaosang pendidikan punika gratis, napimalih dumun rikala masa kampanye présidén lan wakil présidén. Nanging mangkin dados metu wicara puniki, akéh siswa ring Bali tan sida ngelanturang sekolahnyané. Gus Puma, Banjar Sayuwakti ironis pisan ri kala anggaran pendidikan pacang katincapang 20 persén, nanging pikayunan antuk nglanturang sekolahnyané malah sayan nedunang. Min-

abang puniki kirang sosialisasi saking pihak sané wenang ring widang pendidikan, mangkin sapunapi antuk mangda kererehang pamargi lan tedun kasobyahang mangda sida siswa punika muputang sekolahnyané. Kadék Jok, Singaraja Aptiang titiang majeng pemerintah sida ngicén uratian majeng ring para siswa punika, lianan punika taler para orang tua penting pisan sida ngicén sokongan lan uratian majeng ring okan-okannyané kayun nglanturang sekolahnyané. Santukan pendidikan punika penting pisan mangda prasida kauripané sida becikan kapungkur. Darsana, Seririt Pandikan akéhnyané para siswa putus sekolah, puniki tan ja mawit saking indik-indik ring pendidikan kemanten, nanging makudang faktor uatamané keadaan sané tuara utawi miskin. Yéning ring keluarga tuara pastika sané kautamayang ipun ngrereh jinah anggéna pangupa jiwa. Puniki patut sareng sami komponén mikayunin. (ama)

Ceraken Kidung Gaguritan Burayut Kaasuh olih I Gusti Madé Sutjaja

Ri tepengan mangkin anggé galah nembang miwah muruk nyurat basa Bali; mawit saking Perpustakaan Lontar Fakultas Sastra, Universitas Udayana.

mÏ\ist ß enh)n;iÑ , mk)Zÿ( bukttit/, \ttnÑe\bukmzput/, yg)edg\ás/eje\áot/, bÉsi \ Ó eÐ htuk ( mu si /, mtulel, jjmãl ¡ enmg)dl/. 53 53. esokÀk i t ) t u æu by, eynÀwi t * rÙ nnÑ\ i ni /, hwekbt)ke) lãoe\Ðk/, iÞ /, burk i pÇ ;u eboekligg jh*msw*gd&, i riã ,u bib;i penhist liyetsddud, mmeldÉm± tkmã,& gigg i \ i æu l u /, btisb ¡Ó g u cÐ ci \ i n/. 54 54. pÉedenhd\ád¡ g i ,* klmknãensug;i , mpysß\e\áohe\áo, kknÑl ) nuæl i h i si;, sputZ ã ÿu MÿsÀn) ;iÑ , md\nnßosßsl ) t u /,

Marengis matané endih, Makenyar buka tatit, Tatandangé buka manyaput, Ya gedé ganggas jénggot, Bris tangkahé tur kumis, Matulalé, Jajambulané magedal. 53. Sok I Ketut subaya, Yén iwang tuara nandingin, Awaké batekel bongkék, Burik capuh boké liglig, Jaang masawang gading, Bibih pané isit biru, Liyaté sada duda, Mamalédru mata kambing, Gigi gingsul, Batis tubug kacicingan. 54. Pradé né ada nggudigang, Kalamakan bané sugih, Mapayas manganggo-anggo, Kakandelan sili asih, Saput banyu mas endih, Madanganan mas maselut,


IKLAN MINI

Minggu Umanis, 5 September 2010

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris

: Rp 30.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura : Rp 650.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 61 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 15.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop

Informasi pasang iklan Telepon zMenerima Pembayaran dengan

z Iklan Peluang Emas

VISA

z Jakarta z Mataram z Denpasar z Surabaya

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456

KARIER AD BALI POST An Established International Rest. Require:Rest Mgr,CDP Exp Min 1 Year,email to: hrm@bpwgroup.net or post to Jl Batur Raya No 33 Taman Griya Jimbaran 164-614205

Bth PRT u/bersih2 G.600-700 tdr dlm 081337560056 lsg krj 999-614138

Qatar 5* htl,needs:GSA, Reception, Concierge, Doorperson, Bellman, HK,HK Spv, Laundry, Waiter/ess, Rest.Spv,Room Svc, Hostess, CDP,Demi Chef, Commis, steward, spa trapist,Beautician,gym inst, Driver,good salary free ticket, housing ,meal,transport CV to PT.BDM dikampus SPB 426835 Final Intvw by user 6-7 Sept’10 999-613524

Cr 2PRT/B.Siter tdrdlm G1jt+ bns, 081916718747 djmpt

**Dcr sgr FO P/L, 2org,HK,Kitchen & Marketing bw Lmrn+CV ke Hotel Nanda Jl.Mahendradata 99X Dps 166-614263

!!!Ingin ke Kapal pesiar? Bergabunglah di Balindo Paradiso. Contact Langsung dgn owner MSC Cruise Ship.Dibuka program D1 “Kelas Dining Room,Cabin Steward” program D2" Kelas Excecutive butler,Bartender” untuk persiapan kapal pesiar baru MSC Hubungi: info@balindoparadiso.co.id Jl.Kertapura VIII No.21 Dps Ph.485823 999-613942

!Fantasea Bali membutuhkan SPG/ Pramuniaga: min SMU ditempatkan di Nusadua Hub:778924 segera 101-613804

“Dbth sgr Sekretaris u/ kantor di Nusa Dua, usia max 28th, min S1. Hub: 081359433888”

102-614262

004-612048

An established Retail company, require:Ops.Mgr & SPV Mini Market, Staff pajak,Acct,Buyer.Exp Min 1Year, email to: hrm@bpwgroup.net or post to Jl Batur Raya No 33 Taman Griya Jimbaran

***Bth segera Admin,Accounting, Kasir,Store,Purchasing,Cost Control,Stock,Inventory,Pengalaman min 1Th,Bisa Computer,punya Motor sendiri Kirim lamaran Ke Queen’s Tandoor Jl.Ry Seminyak No.73 Seminyak-Kuta /Fax Ke0361732771

164-614212

!! Dicari: Kry Serabutan untuk Rumah potong Ayam 464930 999-614124

!!! Kapal Pesiar!!! Urgently required crew for MSC Cruise in position: Cook All Section+Cook Artist(min SMU,exp 2 years htl 4* good english) Tk,Jahit(min SMU,good English) CV to BPC Jl.Pulau Ayu XIII No.3 Denpasar/ info@baliparadisecrews.com Ph.0361-238513 999-610628

!!!Dcr sgr Tenaga Angkat srabutan 7or, Sopir B1 5org, Mekar Abadi Bangunan, Jl.By Pass 777 Jimbaran

164-614208

***Bth segera Bar Helper,Bar Boy,Bar Waiter,Bar Tender,Bar Manager,Bar Captain pengalaman minimal 1Tahun. Kirim lamaran Ke Queen’s Tandoor Jl.Ry Seminyak No.73 Seminyak-Kuta /Fax Ke 0361732771

2 Org Waitress & 2Tkg msk diutamakan SMK Boga Umr 1825 Hub sgr 08123804656/ 085739097789 999-614030

Akunting/w,35th,min D3 Ak, menguasai comp.Lap keu.neraca, R/L,pnglmn min 2th aplikasi+CV Jl.Diponegoro No.177 T.7802394 999-614125

Ast Apoteker, Kywati, SMU Lam Dalung Permai Blok GG/44 T.8018100

Dicari Chef Cook,Cook terapis, boy,girl Sanur 0361-286366

999-614146

000-613134

Dcr Koord Prod min D3 & produksi min SMA Hub. Pidada V/9

Dicari Karyawati untuk Laundry di daerah Ubung Hp.081236435378

999-614149

999-613951

Dcr krywti Laundry Jln.Trenggana 67 Penatih 081805628438

Dicari Krywti Penjaga Stand Minuman,Hub.226993/ 08193626227

999-613398

Dcr marketing kid clothing indocraft@dps.centrin.net.id 102-614144

Bakery Butuh cook pengalaman min1th langsung interview hub. 8881938/286225 valid 9 Sep’10

Dcr Mrktg Min.Dipl u/pershn provider intrnt,gj bgs (gj.pkk,uang mkn+bns)Bs Ingris lisan/tls,Hub. PT.Bali Medianet Jl.Tk.Btghari 88,7800299,8955888,8955999

999-613371

999-613549

Bbrp kary utk toko Lam K markt Jl.Basangkasa 150 Smnyk 738643

Dcr Mrktg stf Waitres utk rmh mkn Jempiring Bali Hub. 0817348983

999-614022

154-614242

999-614044

Bth Sec pglmn Sertfikat T.165Cm Hub.BSS Istana Kuta Galeria Blk Etnic TC 03 Kuta T.7447046

Dcr Office Girl min SMA Hub. Pidada V/9

999-614029

Dcr Pegawai Salon berpengalaman,Hub Maya 8706754

Bth Sgr Acc S1 Eko P/W brpglmn. Mrktg S1 P, berpengalaman, pnmpln menarik Lmrn kirim ke PT.Bali Perkasa Internasional Jl.Teuku Umar, Komp. City Bank Pertokoan Graha Mahkota Blok A 16-17 Dps (0361)8040874, 7802100 005-614195

Bth Sgr u/jg warnet min Smu bs komp & Internet Krm CV ke wyn_sgt@yahoo.co.id

999-614145

999-613973

Dcr Pembantu rumah tangga tidur dalam pribadi Hub.7835858 999-614164

Dcr Pramuniaga + Marketing,pny motor sendiri. Lam lsg ke T.Umar 220 Toko Roti Soes Merdeka 999-612082

Dcr pria min SMP u/jaga stand minuman. SMS:081999981984

000-613995

Dicari Pembantu Rmh Tangga jujur, bisa mengerti Anjing 08123904060 999-614018

Dicari pembantu rumah tangga tinggal dalam Hub.7911258bkn yysn 102-614158

Dicari PRT Wanita,Tidur Dalam,Gaji 700 Ribu Hub.08563857191

Looking for Bar Waitress & Laundry single send CV to Mama‘s Rest Jl.Legian Kuta Telp. 754831, email:mdkadimamas@yahoo.co.id

101-614172

145-614312

Looking for Cook and Waitress call 0361-732982

000-613969

Management Consultant need staff, Accounting background, Female,MYOB & Tax skill,English active,max 28 year,own Transport, CV to tjokorda@baliwebcard.com

Dicari Sopir pribadi berpengalaman tidur dalam gaji 1 juta bersih segera Hub:281228

999-611473

999-613988

Dicari Supir Sim A,karyawan/wati toko Hub.Gatsu Timur 225 Dps

102-614154

999-612646

***Bth segera Engineering, Main tenance Jasa Service.pengalaman minimal 1Tahun.Kirim lamaran Ke Queen’s Tandoor Jl.Ry Seminyak No. 73 Seminyak-Kuta atau Fax Ke 0361-732771

Cari FO pria/wanita untuk di villa Jimbaran hubungi: 726536

Dcr PRT tdr dlm Hub. 0361-7833337 (Bkn Yayasan)

Dicari Terapis,satpam,laundry, Halo Bali Spa T.723593

110-614337

999-614077

999-612122

Cook/tk msk u/D’villa Swngan ND, Dutmkn bsmsk Jawa&yg Pglm SMSto 08123895757 email: info@best-bali.com

Dcr sales marketing/executive sales Lam ke jonathan.valore@gamil.com Telp.7423505/8640421

Dicari Therapist fax ke:733605 sebelum 12-Sep-2010

154-612849

031-613824

Dcr sgr Tng wanita u/Depot Sesetan Dps mkn+tggl dlm.H:0361-9695223

Dicari Tk Jarit Garment pengalaman Hub: 081936124457

164-614211

164-614209

999-612649

Bth sgr 1.Staf FO llsn Phtln,2.Staf Akunting D3 Akunt max 27thn utk Hotel.Kirim Lmrn ke Sonni Puteri Hotel Jl.Bys Ignr 1001XX,Nusa 2 Tel.773490 145-611212

A Luxurious Villa Looking for FOStaff & Bell Boy(Have Driver License)English & Computer Well.Jl.Braban No.99 Br Taman Kerobokan T. 736711 000-613205

Cr mekanik mobil hub: Tuban Raya Mobil Jl.raya Tuban 50 Telp. 761702/ 0811396701 154-614239

Dbthkn sgr 1)Kepala Rumah tangga persyarat:Wanita usia 30-40thn pandai memasak,mengurus rumah tangga dan mengkoordinir pembantu,jujur,rajin.2)Sopir biasa membawa mobil Matic,Sim B1.kedua diutamakan berpenglmn bekerja pd orang asing ditptkn di Ubud Bali Surat lamaran dan CV di Fax ke(021)72793509/0817342469

Dcr sgr waiter/ss Gj.bsr Jpn Resto Gonta Opening soon, 081237168199 102-613564

Dcr Staff Rent car SIM A+karyawati Laundry sgr Hub.0361-8745374 999-614183

Dcr waitres Jl.Petitenget 8m Kerobokan H.081337230944 segera 999-614178

Dcr Wnt u/Staff Laundry Jl.Kayu Aya 7A Oberoi (736701)

999-614017

000-613939

Dc : Operation & Sale min SMIP bs Inggris pgl min 1th hub.GSM Bali Tour ph.8602224 / 8636222

Dcr wnt/Lk u/Rmh Mkn T.7975165 Jl.Ry Tuban Bubur Ayam Mg.Bsr

135-614202

Dibth cpt guru TK & SD sklh Keb Khusus min D3,S1 semua jurusan diut.S1 Psikologi Lam Krm ke Pradnyagama Jl.Tkd Batanghari 70 Dps Lam plg lambat Tgl 18/09/2010

Dcr accounting & PRT hub: Waroeng Tan Poh Legian 355, 7897802 154-614322

Dcr Baby Sit(tgl dlm)& house keeping (sdkit Inggris) 081353149586

110-614336

145-614238

999-614038

Dicr Karyawati Hub. Depot Eama Jl. Jala Suci No.7 Dps 999-614028

Dicr Karyawati Resv u/Rafting Comp, Inggris, Computer Hub:0361-464307 999-614050

Dicr pembantu tinggal dalam gj 750ribu Hub:081339020618 145-614281

Dicr Pgw Salon Devi Jl.Hayam Wuruk No.4 999-614004

Dicr PRT tdr dlm,rajin jujur, segera Hub. 081999798590 pribadi 999-614136

Drc:kary pengrajin kayu yg menguasai tehnik mesin kayu & finishing,tkg perak yg bs handmade(tatah,jawan)dan casting, penglmn min 3th,bs bekerja dibwh tekanan.Bw Lmrn ke PT.D Classic Jl.Nelayan No.27 Canggu Kuta Utara Hub.416460/ 414901

102-614150

102-611125

Dcr chef sous chef,stock contr CDP cook,Lmr 815 Susent Rd 762599

Dcr karyawan prosesing P/W utk di Pel.Benoa hub:7446078

Dibthkan Cake Decorator pengalaman dsr pastry & bakery biasa bekerja dgn paper clay pendidikan min SMA,Jam kerja flexible.Krm lam ke info@ixoracakes.com/ixora cakes,Jln Petitenget Gg.Cendrawasih,AR 99 T.739391

110-614335

999-613439

145-613643

Dcr Karyawan/ti utk Traditional Spa & Restoran yg sdh terkenal syarat: jujur, rajin, tanggung jwb bisa bhs Inggris, tgl dlm(mess), fasilitas lkp datang langsung ke Jl.Jembawan No.5 Ubud Telp.0361-8843042

Dibthkn Teknisi Kompt.dan Marketing fslts:Gj Pkk,Bns,instf Kirimkan Lamaran ke Radityacom@telkom.net

Hotel Looking for Receptionist (M/F) min D1 Tourism,2yrs exp,good looking & eng, comp. literate sent CV to Jl.Diponegoro No.177/P.7802394

154-613658

Dcr dokter & perawat, Kirim lam. Kimia Farma Health Care 125 Dps 999-612846

104-614198

Dcr Karyawati Artshop segera sebanyak-banyaknya Ubud Good Salary Hub.971154/081338476692 113-614253

Dcr karyawati Minimarket Min SMU Gatsu Barat Tlp.081933006418

000-609246

Dibutuhkan staf counter L/P u/ tempatkan di airport & hotel, Min.SMU bisa Berbahasa Inggris segera kirim Cv ke parkir Timur Bandara Ngurah Rai Tuban 03618048899 999-614130

Dcr staf cook berpenglmn. Kirim CV ke CV.Six Point Jl.Danau Buyan No.74,Sanur T/F. 0361-289260

Dicari Accountng, Tng Admin, Tk. Patron, Tk.Grading Patron, Tk. Jahit berplm di Garment Hub.PT Kaya Kreasi Jl.Pulau Batanta 45 Dps

999-614014

999-614054

166-614261

SALON

999-612641

TIKET

999-613458

Dicari Sales TO utk Mini Market di Denpasar Lam PT.DPS ,Jl.P.Moyo 2 Pedungan Denpasar

Dcr PRT dan karyti salon Hub.Salon Rai Jln.P.Saelus 82A Dps

Bth cpt:Salesman pny mtr sndri, diberikan gaji,transport,komisi & insentif yg mnrik. Br.Sema, KediriTabanan(50 M arah timur dr DLLAJ Kediri) Hub.08179757245

104-611190

145-612947

101-613807

141-614282

999-613387

Krm lam anda ke operations@balitreasures.com u/Cost Control PA(paham kargo B Bahasa Inggris) Supervisor Produksi T.978637

Dicari Receptionist wanita bisa berbahasa Inggris,pengalaman tidak diutamakan hubungi Jari Menari,736740-8615550 email:jarimenari@jarimenari.com

Dicari receptionist berpengalaman Lancar Bhs Inggris dan komputer. Hub.0361-737932 segera

Bth Spa Therapist yg penglmn Hub: 775638/8480307

999-614188

Int.std.Htl Kuta,looking for a Chief Engineer,min 2 yrs prev,exp,int hospitality related field,good in written & spoken Engl, Leadership incl, planning,Decision making, motivation of staff team building, good delegating communicator, Eager to learn & well groomed.Pls snd CV to PO Box 3879 RenonDps,no more than 1 Week

Lebaga Pddkn & Pelatihan maritime Bali Mbthkan Kryawn/ti S1 Sastra Inggris & D4 Mgmt Prhotelan Hub:08563736207/lgs ke Kampus Jl. Mahendradatta, Padang Mekar No.8 Dps

141-614325

164-614207

***Bth Segera Waiter,Waitress pengalaman minimal 1Thn. Kirim lamaran Ke Queen’s Tandoor Jl.Ry Seminyak No.73 Seminyak-Kuta / Fax Ke 0361-732771

KOMPUTER

Dcr Kasir min SMA Hub. Pidada V/9 Dps

145-613737

English Teacher Wanted for Inhouse Company Training of Staff (Beginners&Advanced Level)2-3 Times per week. Pls send CV to: peby.bonofactum@gmail.com/ Contact H.0361-8686773

999-614127

Hurley Store Kuta Square Need Supervisor,SPG/SPB,Cashier and Stocker Experience in same position, English is a Must, Japanese is a plus CV to: Hurley,Kuta-Square or email: Hurley_kutasquare@yahoo.co.id

154-614273

999-614108

Mngt Company Ubud seeks Waiter, Bartender, GRO, Cook, Restaurant Spv, Mgr, Gallery Staff, Spv, HR, Accounting, Cashier Fax:978359 PO Box 99 Ubud email:dekco@dekco.com

BIRO JASA

004-613832

Sales people needed make good money in growing furniture business come to Asia Bazaar, Sunset Road 88X Kuta at Sept 7,2.30PM Bring CV call 7984000 154-614301

Sales/Mrkting Villas:Bali House Rentals Basic 3.0mil.Call:elle 732093, intrvw Sunday 4pm email:hmc@pacific.net.sg 999-614070

Sgr Receptionist/Therapyst Hub Tamara Spa Jimbrn 774868-777477 101-613809

154-614241

Need Graphic Designer for Architectural & Interior Renderings.Part time or Contract. Contact: designasia@rocketmail.com

SPG/Kasir D3/SMA,ByPas Ngr Rai 28X Tuban Hawai Bali,Sltn RS Graha Asih

999-613593

Tropical and Cocobistro Rest at Nusa Dua,Kuta,Ubud, and Sanur Looking: 1.Chief Acct, 2.It, 3.Rest Spv, 4.Captain, 5.CDP 6.Asst CDP, 7.Receptionist 8.Waiter, 9.Wairess 10.Cook Exp same position,max 35(1,3,4,5,6)max 28(2,7,8,9,10) Female (7,9) Please send CV to: hrm@tropicalbalirestaurant.com or siligita B1/6 Nusa Dua

New Int Rest in Bali Collection in Nusa Dua need general manager Rest Manager, Supervisor and Waitress for Japan Rest send your Application to Musashi Restaurant Jl Terompong Nusa-Dua Selatan 773355/081338740852 101-613848

Pembantu Untuk Villa di Sanur 08123819439 999-613911

Persh.Perhiasan PMA bth.Head QC,QC,Spv.Tkng.Perak,Spv.Resin/ Kerang,Spv.Lilin Casting, Spv. Amplas-Poles,Spv.Mass Finishing, Data Entry,IT Maintenance, GA staff, penglmn min 2th di pershn sejenis dg pss yg sama.Krm CV ke yuni@kapitmas.com sblm 20.09.2010 999-612773

Persh.Sekuritas membthkn Tng Accounting Officer & Equity Sales. Kirim lam ke PO Box 3607 secepatnya 999-613228

Perus retailer HP tbsr diBali mbthkn sgr 1. Supervisor,2.Sales Counter, 3.Customer Service, 4.Waitress, 4.Kasir,6.Accounting, Syrt:1.Wnt brpnmpln mnrk (1,2,3,4)2. Pdkn min D3(1) 3.Pdkn min SMU (2,3,4) 4.Pdkn min S1(6)5.pglmn min 1thn (5)6.Fresh Graduated (2,3,4,5) Krm Lam lkp ke Teuku Umar 3/9B, T.222222 999-614076

RUPA-RUPA

999-614169

101-613838

Trvl comp.Looking for Adm, Opr. Mgr, Sales & Mkt,E-commerce, Driver Hub. 3615152/ info@thespecialasia.com 999-612607

Urgent Need Butler(male single)for villa min D1 Interviw 6-8 Hub:087 8600 79721 (Mr Made ) 000-613955

Urgently needed spa Therapist Female 25 yo 081337083328 154-613638

Urgently R e quir ed quantity surveyor for Mep bachelor degree, min 2 year experience good English communications skill send your complete application to: P.T Davis Langdon & Seah Indonesia, Bali Kuta poleng Blok B/3A Jl.Setia Budi Kuta,Bali 80361 Shortlisted Candidated will be Notify 999-613300

Villa Lumbung req.reservation, female,internet email,english oral & written,fresh graduate team work.send to fax:731106 or email hrd@hotellumbung.com 145-613727

We are New Hotel in Tuban looking for Cook min D3 pls sent your CV to PoBox 1128Tbb 110-614296

Web Designr Villa Rental Agency Call:732093(elle) or email: hmc@pacific.net.sg 999-614069

RUPA-RUPA

LAUNDRY

BAHAN BANGUNAN

KURSUS

101-613806

PT.Masindo Utama Nusantara: Membthkan Project Admin Min D3 Min 1th Pengalaman di Bdgnya Bisa operate MS Office,Max 25th Menguasai Coreldraw di Utamakan CV Krm ke Jl.Jayagiri XV/2X or career.munbali@gmail.com

Sopir SIM A penglmn Lam Jl. Basangkasa 150 Smynk 087861383311

145-614240

BIRO JASA

004-613898

PT Cib Cari Waiter/Ess, Sopir, Cook Acct Fax CV ke 772269

999-614061

999-614031

BIRO JASA

000-611367

PMA in Bali need Accounting & Driver. Send CV to unitedbeveragebali.com / Fax:756783

104-614201

Le bake Shop Bth driver,enginering krm lam kompl istana Kuta Galeria Blok RS No.9/7408424

BIRO JASA

145-612955

Perush Pembiayaan Otomotif berskala Nasional Membutuhkan: Surveyor & Kolektor syarat: min. SMU/D-3,pria max.32th, Sggp bekerja keras,orientasi target,jujur& inovatif Lmrn & CV dikirim ke:PT.Permata Finance, Jl.Gunung Rinjani No.06 Monang Maning Dps (0361) 485608

Need All Position for SIN&USA Pls Call 3141311/08123831212

Perusahaan bergerak dibidang Interior&Arsitek membuka lwngn unt posisi Accounting &Admin, wnt,max umr35thn dgn bs:Bhs Inggris lisan&tlsn,mnjlnkan Comp: Word, Excel,Photoshop minimum penglmn 1thn,krm lamaran ke Fax(0361)-732934/email: jamufs@gmail.com

999-614092

Perusahaan export garment membutuhkan tenaga QC,datang langsung ke Jl.Tegal Sari 23B, Br.Tegal Gundul,Berawa, Canggu, Bali Telp:7449864

RUPA-RUPA

PELUANG BISNIS BIRO JASA

TAILOR

BAHAN BANGUNAN

KURSUS

ELEKTRONIK

RUPA-RUPA

RUPA-RUPA


IKLAN MINI

14

Minggu Umanis, 5 September 2010

MOBIL - MOTOR AD BALI POST NewJazz’07 Vtec ABS AirBag AT putih mutiara asBali KM15rb,7464202

DISEWAKAN MOBIL A Anda MO,Tranpot Mrh? Alphard, Camry,Kj,APV 100% puas, 7830668,237821 999-613424

DIJUAL MOBIL *Auto Second Mahendradata 99 T.7949150 Jazz Vtec’05,Kjg.Gnd Ext’93,Avz G’04+VVTi’08, 2ut. Krmun’03,APV X’06+Arna GX’08 silv , Trna CSX’99,Cherokee’95 Abs srs

141-614298

141-614320

Nissan Latio 1.8 A/T 2008 Km 23.000 H. 200jt Hub.08123878701

141-614305

999-614027

164-614233

102-614155

999-614071

Zebra PU’95, Pth, mls, 24ng, Gn. Guntur, Tmn sari II/13. 081916241977

Wonder’86 abu Met tegal Jaya Permai III/17 Hub:0818753954

Karimun GX’2003 Hitam Met smst baru Ors Hub.081353339714

Kjg G‘95 1.8 sot abumet AC double orscat istw Hub.081338718623

Jual Bus MBO’97, 19 seats, Hub.08123801676/0811228702

Blazer Th.96 w.merah mt, Jl.Subur 11B,Monang Maning Hp. 8580053

166-614260

119-614118

102-614266

999-613157

000-613972

Timor DOHC th’2002 mrh ht VR16 ban baru 40jtng 7875564 segera

Karimun’01 Biru Tua, Hub. 03619143007

Kjg LGX Th.99 Full Var Biru Met,AC Dbl, Hub: 438559 - 08123671204

Mercy A140’2001 Abu-abu Muda Metalik H.90Jt, 08123881074

Blazer’00 Injection Mbl bgs mls 58jt nego H.081353191172/7869728

141-614275

999-614066

000-613953

119-614121

141-614254

Timor’97 DOHC gold 35jt butuh uang hari ini 8882769 Md Bagong

Karimun’02 Gold asBali Jl Ry Pemogan Kmp Islam Kepaon 173

Cherokee’97 hitam asBali Full Var istw ABS AirBag,081338694128

141-614279

164-614213

141-614308

Dijual Chevrolet Captiva Th’2007 Hub.085237412678

Timor’99 SOHC Silver mulus 35jt 7915677/081999047390

Karimun’02 mrh pribadi samsat br 79jt nego Hb.081337324667

Dijual cepat Terios TX 2007 hitam, 31.000 Km kondisi bagus 170jt Nego Hub: 08123806441

Fiat Uno’89 silver istimewa 17jt 0361-7828080

999-614167

999-614062

APV Arena 08 htm asDK T I 118jtng Nuansa Kori VIII/I Ubung 8846441

Karimun’03 silver+Jazz’04 bs Kredit Dp 20jt 7923289 Utr RS.Kapal

153-614326

141-614304

APV X‘05 silvermet ban br ors klg 108jt Hub 08123874423 P.Nengah

Karimun’04 biru ban ssat baru Audio,Hub.08124607868

102-614265

003-613485

APV’05 X Gold+hitam samsat baru cash/Krd Gn.Agung 277

Swift GL’06 Silver,Mulus Hub. 081338 364200, 0361-222199

999-614085

Espas’96 Birumet =37jt Orscat kaleng Ttl AC Dbl pribadi H.8058637

000-613909

Swift th 2008 red bergundy AT Hub.081337654326

999-614152

003-613483

APV’2008,pribadi,Jok Baru,mulus H.Nego,terawat Hp.081338904179

SX4’09 Dk asli hitam knds bgs mls H.081338668320

Espass’1996 AC, TR, Gn. Resimuka Barat Permai No.7 Perumnas,T.8059465

999-614095

999-613960

999-614097

Baleno Next-G’03 slver asDK orisinil 92jt Bs krd UM 30jt T.7481059

X-Over th’2007 akhir warna Merah hub.081338752374

Esspas PU’03 asDK Ban+pajak2 brbiru 44,5jt Dpn Hardis Batubulan

164-614228

164-614218

004-613562

164-614237

Baleno pmk’98 orgnl htm asDK Tgn 1 H.78,5jt dpn Hardis Batubulan

Djl Lanser SL 84 kondisi bagus Canggu Permai Telp. 03619172674

164-614232

999-614047

Feroza Megatop’96,Full Audio+TV pribadi terawat,Jl Plawa 92A Hub.081236920808/7970505

Baleno’2000 Audio CD Istmw 76jt* Karimun GX’2003 Hitam VR14 84jt* Utara Tiara Gatsu Depan Circle K

Lancer SL Th’82,AC VR Audio 14 jt. Hub.7487772

141-614329

Galant V6-24’00 Slvr,M/T,VR18 istw, Gatot Subroto I/66 Dps,7925532

999-613245

Carry Pick Up’08+Espass’05 PU bs Krd UM20jt 8817888 Dpn RS.Kapal 141-614303

Cary PU’86 Htm mls klng asDk Sasis utuh VR s.pakai,2791363

Djl G. Civic Th 91 silver Metalic Smt baru harga 47jt nego Hub: 081805418666/08813610367 cepat

Chery QQ’07 orsnl asDK 60jt Muding Mekar Gg Soka 1.7481059 TT/krd

119-614119

999-614051

164-614220

Ferio’97 Silver As Bali pribadi atas nama, hub.081236069436

Di jual Suzuki Baleno Th 2000 Hub 236571/081338476692

004-614147

113-614257

G.Civic’90 htm met mls orgnl Jl.Nusa Ceningan 29 utr smpg 6 BUC

Djl APV L Th 2007 pribadi Rp 105jt Hub. 3655664

999-614082

999-614081

Genio’92 Silver AC DVD BUC hri ini,03612086878 cepat

Djl Escudo’05 1.6 Silver Ng Hub. 08179769311-8448897 samsat baru

999-614019

Feroza SE’95 pmk biru silv istw, P.Nambi Gg.Bulan 12 T.8501913 141-614280

Feroza Th 94 Akhir Original ban baru Hub. 081805516800

999-614131

999-614074

Feroza’98 G2 Ban31+Baleno’97 Vlk17 ban br.08123900778 seminyak

999-614171

LGX th’2002 hitam istimewa Hub.8560575

164-614215

Grand Max’09 AC/Tp/VR Utk 9org Htm asDK,TT&Krd Dp22jt. 7424999

141-614287

Altis’02, AT, merah,TV/DVD,Ori, DK, mulus, Asuransi HP.08164711067 999-614104

164-614224

Avanza G th’2005 silver asli Bali samsat baru Hub.081337659962

Taft 4x4’92 putih DK pribadi 7424280 Pejeng Gianyar BU

141-614268

141-614295

Avanza G’08 silv.asli DK,prbd, Asr,Jl.Ry Pemogan Gg.Jenggala 20 (Suwung Kepaon) Den-Sel

Taft pmk’88 Hijo B31 ors bawaanya mantap 43jt Dp Hardis Batubulan

999-613959

Avanza G’2010 asDK silver KM6rb seperti baru H.462999 TT/Kredit

Taruna CSX’00 asBali spr istw H.89jt Jl.Tkd YehAye 100XX 7882699

141-614248

141-614340

Avanza S (1.5) th’2009 silver asli Bali Tgn 1 Hub.081338977077

Taruna CSX’00 Merah Silvr,Ada TV, Jl. Seruni Gg.Brahma No.2, 7979081

164-614236

141-614244

Fortuner G.Lux’05 Slv=283j, Jazz ’06 IDSI biru met MT=135j,7408896

119-614116

999-614182

Genio’93 abumet V16 jok klt bd msn bagus Intr Ors Hp.081916326068

Djl Karimun‘02 merah asliBali pribadi hub:081239402806

999-614083

110-613780

Grand Civic th’1991 silver asli Bali istmw Full Variasi,7850812

Escudo 2001 Biru Met Tgn1 AsBali,Audio ban baru, 8786552

141-614288

999-614159

Grand Civic’90 abu metalik 46Jt hub: 0818456444 BUC nego

Escudo’94 Hijomet Audio Smst baru istw Br.Luglug Ktwl,8005113

Hiace PU Diesel’83,S.pake 26jt Muding Mekar Gg Soka 1 Brt Poltabes

154-614286

999-614122

164-614219

999-611385

Grand Civic’91 biru Orisinil H.8065032

Escudo’95 original velg Rdl wrn unggu Rp79jt Dpn Hardis Batubulan

Innova G silver=162jt,Avanza G VVTi hitam=132jt.Nego,3637999

Taruna FGX’03 Bru Clvr AsliBali Orgnal Luar Dalam 8043936 Pribdi

000-613940

164-614230

141-614251

141-614324

GrandCivic pmk’91 Gold btul2 orslis2utuh 49,5jt Dp Hardis Btbulan

Escudo’95 TV Audio hijau Hub. 081337827252

Inova G’05 Silver,Samsat Baru,Ors Cat,Super Istw,8566200 Pribadi

164-614235

999-614023

141-614311

H.Jazz’2006,VITEC Sporty,,Matic Silv.Stone,BU Hub. 081 236 30309

Forza GLX’89+C.Wonder’85 bs Krd, LPD Br.Smate Kapal 081936271886

K.Astra pmk’89 abuMet,STNK baru, lr dlm+AC dgn 36Jt Ng,03613092289

141-614274

999-614128

H.Prestige 87 Hitam istmw orignl Jl.Tkd Sari Kuning 19 Panjer BUC

Futura P.Up low Km,F var plat Tabanan Hrg 74jt Ng Hb: 081237175259

K.Astra’92 abu Short Acdbl Jl.Kmps Ngr Rai Gg.Lely/1,08164711338

000-613967

Kijang G’96 1.8 Short Abu2 Mulus Harga 62JtNego Hub.087863033345

999-614113

Jazz RS’09 Silver, BTN Lukluk Indah Blok B 60 H.081999370778 999-613934

Jazz Vtec’05 AT Mrh VR18 ban br Lmp HID asBali,081339133700 Ubud

Jimni GX’00 Hijau Met Oris Total H.081805569480 P.Sambian Prbd 119-614200

Jimny GX 97 merahmet orscat klg total spr istw,7918602 pribadi 102-614264

141-614328

Taruna CSX’99 merah silver jok kulit Audio Hub. 081338705087

999-614143

000-613936

Honda City IDSI Manual silver asDk th’04 Hub.0361-8724312

999-614091

Taruna CSX’99 Merah Silver CD UM 24jt Utr Tiara Gatsu Dpn Circle K

141-614250

Hardtop’78 hijau B.33 Original 081338100099 penggemar

141-614276

141-614330

Kijang Grand Extra th’1994 Shot abu2 H.60jt nego Hub.7895197

999-614039

Taruna CX’99 08123873055

Kjg New LGX’02 A/T AsDK Silver V18 BypasSanur 257(slt SPBU)TT/Krd

Mercy E-260’01 Silver Asli DK Jl. Sekar Jepun VIII No.25 Gatsu Tmr

999-614008

999-613414

Kjng Inova G’06 asliBali silver+ Taruna CSX’03 Ayani 303 Utr SPBU

Mercy Tiger 280E‘84 smst baru kond bgs H.46jt ng 081338769600

164-614231

122-614316

LGX’97 Hijau Met mls Jl.Bikini IV/8 Pd.Sambian Kld 081558304107

BMW 318i thn 97 biru mtic,Plat cantik, terawat limited, Hub.08174799855

999-614185

LGX’97 Istmw V16 mls original spt baru 94,5Jt(Ng)081337645800 999-614180

141-614291

LGX’98, LSX’01 Efi AsBali 96jt By Pas Ngr Rai 4 Prempatan Tohpati

Kijang Inova V’ 05,AT kacariben V.Cool,veleng 17, asal Bali seperti baru Hub.74722277

N.Kjg.SGX’2003 As DK Tgn I spt baru 08123861941 Dps

999-614101

005-613668

Xenia VVTi Dp 11jt/angs 2,3jt/bng 0,2% Terios 20jt 7904156 TT

999-613963

New LGX’03 Silver Gold Body+ Mesin Ttl Mulus Spt Bru 087860060033

BMW’90 318 merah maron Telp. 8722124 Perumahan Padang Sambian

999-614016

999-614080

141-614309

141-614300

Jazz’05 DSi AT biru asli Bali Perum Kuta Permai I/14, 7433814

Jmy GX’97 HijauMet AsDk smst baru, 0361-2732021/08123988012, pribadi

Kijang LGX EFI’2001 silver metalik Hub.0361 7911355 BU

Rover 94 Biru,52jt Jimny 83 Merah 4x4 aktif 25jt,087860984788

154-614289

999-614109

*Sunari Motor Ford Ranger’04 silver asDK, Inova’05 silver, Karimun 02 +01 silver,APV’08 asDK, Honda Verio’96 silver,Jazz i-DSI’06 Htm,Swift GL’06,Honda Freed’10 Htm asDK,8000910/ 081338659962

Rover’91,92,93 abu Short Br bagus,Padma 38 Penatih BU

999-614026

141-614278

Kijang Solar’2004 silver met DK mls H.110jt Hub.087861141024

Starlet th’90 SE 1.3 Coklat Met asDK 40jt Nego Hub.081936278686

141-614292

141-614327

Kj LSX’03 Silver 1.8 EFi mdl New orsinil mulus.08123889891 prbd

Starlet’92 1.3 SEG silver Istimewa Jl. Subita No.34 Tlp.7403154

164-614226

999-614100

Kj.Astra pmk’92 shot 5spd Modip gren 46jt krd UM10jt,087861781247

Tyt Rush G’08 Slv Tg1 Gres Bnr2 Istw,BuluhIndah 9A Danan Jaya Mtr

Dijual murah Mesin cetak Bakso & buat Mie(bekas)Hub.0811395758

Djl Rumah Lok Br Mukti Singapadu Hub. 0818358408

Rumah full bangunan LT ±1A, 3Kt,2Km Jl.P.Singkep 8502220

Dikont Ruko 2Lt Tlp,AC,PLN Air Ry Puputan Renon H.9296150,nego

999-614011

DIJUAL RUMAH !!!Perumahan ekslusif,tUkad Badung, type 60 & 120, Hub.08123880036

999-614056

154-614294

999-613362

Hanya 3unit T.45/100 diPerum Bumi Sasih Asri Batubulan,0811399266

Sdg Bgn Rumah ekslusif T.100, Lt21,14A Jl.Subak Dalem(Gatsu Tgh) Rp 650jt.08123913071 Cash/Kredit

Over kontrak Ruko 4Lt + Usaha sisa kont 4th hub.08122724008 999-614187

119-614243

999-611050

Jl.Rmh-LUX(lgs.ada mau sewa 100jt/th) 4,5A,Lt2/ 6KT/5KM (jl.12m) Gatsu Tmr (2,2M) T.7820850

!!!Rmh Bagus Baru Lt2 Still Bali 3Kt 2Km,AC,W.Hiter Fas.lngkp bs KPR Dalung H.610 Ng,7478118

Jual Rmh 295jt,Tnh 75-95jt Lok. Batubulan (TP)081.338.5000.87

122-612858

999-613910

!!Dijual Rumah type 45, di Dalung Cash/kredit, Hub.08123880036

Lok tngh kta LT/LB 4,5A/2A atau tukar rmh LT2A lt2 081934303083 TP

999-614126

999-614045

BUC Rmh T 51/150,mnmls LT 2 KeboIwa Utara 0817356713/ 085739338887

New Exls min,TP 55/100 Perum Sasih Permai Hub.7886606

999-613146

Nuansa Kori Jimb.Rmh Baru lt.3, 130/120 NUS XVII/3 Tlp. 7420735

Dijual Rmh Lt 2 BUC Jl.Cokroaminoto Dps 625jt Nego 081999377660 999-613164

Dijual rumah Lt 2 blok JJ 67 Dalung Permai 085739295539 nego BUC 138-613782

Dijual rumah Perum.Nuansa Kori I No.39 Jl.P.Moyo Hub.08813647070 102-614140

Djl rmh L Tnh 6A Cck u/Gudang/ rmh tinggal Hub.08123917952 TP 120-613466

Djl Rmh minimalis Bale Rsdnce, 1 gate sys,s-pool,2KT,2KM,AC,Kset, Canopy,1 Are,Kerobokan, 081338036161 999-612606

141-614307

135-614203

000-611401

Perum Br Lt.2 Mnls Citra Garden view Buluh Indah 600Jt-an,7478118 122-612860

Perum Pondok Citra Rsd tipe 110 Jl.Gn.Sari H.08123871809,7831888 999-603589

Rmh baru 54/175 Exc Mnls strgs lkp Keboiwa 575jt Hp. 08123610079 999-614099

Rmh Lt2 Tipe 180/200 Mmmls lok Pedungan Hub.08123825868 BU 999-614063

Rmh siap huni Perum Purnawira LT/LB 100/100 3KT,1KM,Grs, AC, Tlp, Pam,3500W lgkp,H:7828585, 08123832542

999-613161

Sdg dibgn rmh mnls type 50/100 lok.strategis Jl.Mertasari Gg.Bambu Hub.081934325624

RUPA-RUPA !!7ribu Nasi+Betutu ayam*Rama*** !!50rb/Ekor Berat 1,2KG,7435717

DIJUAL TANAH Kav.2Are/Mobil masuk Munggu. Murah Hub.0361-8891205

102-614141

141-614314

164-614222

Tnh/Rmh 3Kt KM Rklrg C/K Jl.P. Ambon T.Umar H.8762400/ 8556800

Akan tutup jual rugi(sgt murah) pakaian, krajinan lukisn,tas, accesoris, rak. Jl.Sumatra 55 Tlp.7444777

!!!Kav siap bangun,di Dalung,Cash/ Kredit, Hub.08123880036

999-614186

999-613982

SINGARAJA Djl Rmh lantai 2,BTN Griya Permai,barat Kantor Samsat Singaraja H.081338521755 000-613941

DISEWAKAN RUMAH Dikont.Rmh di Sanur 1KT,RT,Dpr, Garasi H.081934380333

Baru tiba warn Willys,L-Rover,LCruiser,HD,085237513168 DIP 202

999-611038

!!!Murah Tnh jual Negari Raya LT.10A H.95jt/A*YASA*8082249# 141-614284

132-614302

!!!Tanah KavlingTohpati siap bangun 1- 2 are jln 5m Hub.8700066

Bga Mrh 1,25% Krd Ush Kcl,syrt mdh, prs cpt.plfnd s/d 100jt H.BPR Lestari Pandu 7922815/Oxy 8090300

!!Jual: Kavling di Penatih Hub. 8716480

141-614255

999-614123

Cari Krd&Tkr tbh Elektronik, Furniture & HP?Hub.Amin HP.085265490339

***Jual Tanah Kav.Perum Padma Indah Hub. 03617481652085237833442

999-613944

999-614021

Dikontr Rumah 2Kt,1Km,Griya Praja Loka,081999962457

Dijl PS2 Hdd’80 Giga 1jt 160giga1,2jt Hub. 081353367703

999-613369

999-614089

Dkntrkn Rmh Dkt SMA 8.3KT/DPR/ KM/Murah Hub.081353675248

Ikuti lomba penurunan BB, hadiah 5Jt hub: 08123585887/7956068

999-613908

154-614310

Dktrk Rmh 2Kt+AC 1Km,1Dp 8jt/th M.Maning,Merpati Hub.7974140

Jual alat2 Bengkel Chrome kondisi sangat bagus 08123816900

999-614086

999-614060

Over Kontrak 18 Bulan 35jt Nego Rmh baru 3Kt, Asri,aman Renon Hub. 081808820580 999-614036 Rmh 1A fas.lkp 15jt/th Jl.Buana Ry Gg.Buana Prima 8, 081999065537

Jual Murah Showcase pribadi 99% baru 0361-7421424 999-614059

110-614290

Motor bike Migeli’2009 250cc like new condition 085781889977 154-614283

Phantom’09 hitam,Blade’09 biru TgI,AsDK,Ori,Jayagiri XI/11 Renon 999-614103

Spr’03 Sogun’04 Gran’96,95=4 Metika Esy’05,02,01=22 F1ZR’01, 96 = 3 Star=27 Nuvo’04=45 Kaze=3, 8039825 141-614293

Tiger Revo’2008,Civic LX’88 Silver, 081338602204 999-614129

Tiger Th.2008 CW Harga 16,5jt Hub: 081353300102 Kuta 000-613990

Dijual cpt Vixion’08 Ful Var, cakram body mulus Hub.7935403 999-614043

Dijual Mio th 2009,mulus, terawat, Hub:08155737211 999-613952

Mio CW’08+Jupiter MX CW’08 Kopling Low KM Pribadi Hub.8537375 141-614319

Mio Soul’08 mulus pribadi dps Hub.8893626 or 7429501 nego 102-614148

Mio Soul’2009 sgt mulus,pribadi, harga 9,6jt nego,081338323903 999-614190

Mio sporty’2008 hitam samsat baru mulus harga 8,1jt nego,7486007 999-614189

Mio’2008,DK asli putih knds bgs mulus Hub.081805692026 999-613961

2u.Ninja 250 Htm+biru asDK LowKM F.Var,Imam Bonjol 260 Br.Buagan 141-614252

Djl Ninja 250 Merah 2010 Hub. HP.08174755886 Celuk Sukawati 999-613596

Ninja 250 hitam th’2009 pmk modif Hub.7874414 141-614249

Harley-D Chopper Sportster’62 Rigid full rebuilt Hub.0811 38 8718 999-613325

Bajaj Pulsar 200 CC hitam ’08, 16jt (Nego) Hub.7864398 999-614087

Djl Trail Bosowa’01 wrn merah kren pribadi Hub. 087861997099 999-614034

999-612029

***Kymco Metika 125’04(3,8) nego, G.Subroto Gg.Subali/1 T:7859366

Xenia Xi + ’2008 akhir Asli Bali Hub.7441804

Kymco Free LX’2007 Merah tgI tlp.8551268/081999985865

999-614094

102-614151

141-614297

999-614166

RUPA-RUPA UD Mekar Sejati jual murah/ menerima pesanan pintu panel, jendela,kusen,kayu jati,mahoni sonokeling Jl.Raya Krobokan No.41 Hp.081236666155/081999902049

999-611562

999-613935

Djl cpt spd mtr Supra Fit2003 Hub:081337524788,IkanPari 9

999-613257

145-614234

999-614040

BU Honda Revo’10 km rendah Jl. Batanghari XV/3 Panjer,0361 8760890

Picanto 07 silver met asli bali Lumar CD/Mp3/DVD original T.Lot Beraban Kediri Tbn 08124620111 G.Livina 1.5 XV abu2’08 asli DK istw G.Sari II/5 Pemogan 486102

DISEWAKAN RUKO

141-614299

DIJUAL MOTOR

141-614269

141-614315

999-613915

Hub.8833373 Hp.081338294465 BeliTinggi Mtr Bks Sgl Merk Djemput

BU cpt! KIA Picanto’06 akhir,hijau met,super mulus H.081805471529

Vios’04 Htm DVD TV 85jt VR14 bs Kredit Jl.Pemelisan 10 Kedongonan

DIJUAL RUMAH

999-614098

DICARI MOTOR

141-614270

102-614162

DIJUAL RUMAH

164-614223

999-614170

DICARI MOBIL Dicari utk disewa 1 Minggu APV/ Avanza (mbl pribadi) T.081999099097

Pregio th’2005 gold asli DK istimewa Hub.8000910

Kj.Astra’91 shot 5spd abu mls super istw model Grand.081337450299

MESIN

Xenia Li Spt,Hitam,asDK 107 Pulau Misol X/19,087860958899 BU

164-614217

999-614048

Kijang Rover’91 Abu Metalic, 5 pintu Hub.081353100196, 8511886

141-614334

Xenia Li VVTi’08 abumet asDK Tg1 Jl Jayagiri VII 34 H.08174717933

Kijang LGX 2001 Diesel Silver DK Istimewa 08123805735

101-614173

120-613459

Xenia Li Plus th’2005 hitam orisinil asDK V16 spr istw H.7434359

141-614331

999-614009

999-614003

Trn CSX’01 biru slv as Bali Hg 91jt Ng Gyr 8637365/081338503364

BMW’00 318i triptonik red Ferari VR19 Audio KM35rb,8783994 Krdt

999-613978

Rover GRX’94 Hijo Met VR16 Pwr stering,mls H.49Jt ng,0818560287

141-614256

101-614175

Jimny’87 asDK B31 full option ARB Audio Brg simpanan H.8020050/TT

999-613946

Terios TX’09 asBali Htm Tgn1 KM9rb 99% spt baru bs Krdt 8514059

Xenia Li Stdr’05 Gold Asli Bali Perum Tmn Jmbn III/24,08123810258

Jazz Vtec’07 hitam AsDK Smst br No VIP,Velg 18,TV DVD,Jok MBtech, Audio SPL,Vkool 160jt 0361-7488696

122-613841

trwt

102-614153

Jimny GX’99 Silver,DK,Orisinil, Terwat. pribadi,BUC Hp. 081338551763

Kijang Rover th 1992 mulus warna coklat Hub.8503198

prd

BMW 520i th’79 hrg 45jt nego 081236501899 Jl.P.Belitung 35B

141-614246

999-610474

999-614058

999-614067

Phanter Royal’96 mrh met, Tgn I, AsDK,Dp18jt 8779277/413030

999-614139

Djl Hyundai Elantra’97 mrh metalik Pribadi Hub. 7805057

Espas PU’01 AsDK 40 Ng Cevrolet PU’82 surat2 baru 14 Ng BU 7844643

164-614214

999-614084

VW Kodok’75, Merah,DK,CD Changer, pelk Sport,08123924090

Dijual D.Sirion Th07 Silver AsliDK H.112jt (baru 160jt) Hp.7414925

164-614227

BUC Karimun‘02 silver asliDK Hub 085237511167 (0361)2791270

164-614225

Safari’76 mesin body Ok siap mudik stdr pjk baru BU,3187440

101-613812

APV’07 hitam Hub. Mulia Jaya P Copy Jl Tk Balian, 7804161

000-613996

999-612670

Xenia’05 Xi Plus asDK Coklat md sgt bgs KeboIwa Utr 081236311205

999-614093

Mazda E2000’97 Biru+ijin par 43Jt ng,081809041092

BUC Sidekick ungu tua met’96 atau Timor Silver’97,Ahmad Yani Utara Perum Yani Permai Blok B No.12A

999-614135

Grand Livina XV th’2007 asli Bali 147jt Hub.081337141222

999-614179

Kjg Astra’90 Shot 5spd 200M Utr POM Bensin Abianbase Dalung

All New Accord Vtil Hitam’08 AsDK Tgn I Hub.0361-7412120

Djl Cepat Honda City Z’00,Std,sngt terawat,irit Hub: 081802771244

Mazda 323 I Play’97(30,5)tukar Tambah 8068840/087861386732

102-614160

Karimun GX’03, ban+Smt baru/Corl Twin Camp’90 asDK H.08123803414

155-614333

999-614114

Kj.Astra’94 mdl Grd Ext 5spd Shot mls 55,5Jt(Ng)081338431862 prbd

141-614258

Stream’05 1.7AT Htm asDK Tg1 VR19,Tk.Sarikuning 52 Pjr 7892125

141-614259

CRV A/T’2002 Silver konds.Istmwa, original Ph.08813633827

Karimun Estilo’08 Silver asBali brg istw hub.081338296371

141-614247

141-614321

9,5A Br Plabingan Brawa Kuta utr cck Vila bs ambl 3,4,6A T.8855203 999-614163

BUC Jual 4a tanah @32jt Lok Gunaksa Klungkung Jln 4M 081338321503 999-614079

BUC! Djl Tnh 36A Pgr Jln Raya Tampaksiring Hub.081353195559 014-612810

Cash/Krd Kav di Dalung Br. Pegending JlRy Utama 1-5A, 8087131/9153377

DIJUAL TANAH

DIJUAL TANAH

Dijl tnh 6A Tukad Jinah, TP Hub.03617841496-03612075556 999-613374

Kpl.Tnh di Br Rangkan Ketewel ke Utara 300M lokasi sudah aspal 081999138175,081337485909

Dijual Tanah Kav.Cash / Kredit Kediri Tabanan Hub: 081338642009 / 03618712707

Pecatu 9A 125Jt /A pinggir jalan Balangan 1 Hek 35jt/A H.8097000

000-613133

000-613129

101-614176

Djl tanah 14A Br.Tohpati Bongkasa Hub.7802438

Tanah 1,2 are 55jt Global jalan 3 meter smu Gianyar 081999028648

999-611072

141-614323

Djl Tanah 2,5 Are Jl.8Mtr,Gatsu Barat Hub:081558118497

Tanah 10 Are 28jt/Are Hub.08174713487 Ubud

999-613985

141-614317

Djl Tnh 1&2 Are di Prmh Tegal Buah Pd.Sambian Jl.6m,085792990000

Tanah 5A diblkg Jenggala Cramic Jimbaran, BU-087862016999

004-614193

154-611818

Djl Tnh 3Ha Lok Kampial pgr jln izin lkp Hub.7463231/08179786728

Tnh 19 are,125jt/A Nego Lok.Ds. Kampial Benoa.081915611274/ 3695489

999-613933

Djl Tnh Kav Cash & Credit Umalas/ Tegal Cupek Ls:3,5,7,15 are, Sempidi Ls:1,1,5,2,3are, Pererenan: 5-35 are,Mengwi:7-40 are Hub.036188888 05,081 9999 85 444 999-611028

Djl Tnh kav Perum Tmn Jimbaran X Jln 6M cash/kredit Hub:8585674 999-612782

Jl T.24-6-5 lok Canggu dan T.Kav23-5-10A pgr Jln.aspal lok Tabanan H:Pak Werka 8446340-0811388201 999-611446

Jl Tnh 6,5are sdh pondasi LC 8m Jl.Marlboro Brt,081337354567 004-614192

Jl.Tanah Kebun Kopi 3,2 HA SHM Batungsel Pupuan Tabanan 08155702102 montain and river view

999-614002

Tnh Kav 1-2-3areCekomaria Perum Kopertis, 081338028677/ 081338313496 999-613330

Tnh kav siap bangun sblh tmr SMPN 3 Gyr 081805591663/8505473 120-613462

Tnh Kav siap bngn dpn pasar Kodok+500 Utara Dodik 65jt/ng bs krd Tabanan 7979999 155-614216

Tnh Ls 2&3are di Ds Munggu,Kec Mengwi,Kab Badung,0361-7883070 999-614157

Tnh LT 3 Are,blk Jenggala Keramik Jimbaran.T.7416792 999-613349

KEHILANGAN

999-613225

Rmh T130/200 Daerah Sesetan ada kolam,taman H.490jt,08122773366

999-614096

Jual Velg 19"+ban pcd 114,3 utk Xover, Inova, Ford, CRV,Xtrail 5,5jt nego Hub. 3613131

102-611113

Jual Tanah 1 Htr 9jt/Are Bp Suwena Ds Pelaga (081353251529)

Prm Bukit Ungasan Jinah Residence KPR Mnls Mdrn T.27,36 H:887.8883

Rumah baru LT.3A, hal luas 35/th net Jl.Kubu Anyar-Kuta, belakang Pepito 08123914904

000-613945

Material Bangunan(Batu,Pasir, Koral dll)081547172023 Kadek

Jl Tanah Rmh Lok Sesetan & Kesiman strg H.08179756926/ 085237436449

999-614053

Rumah elite lkp isinya funiture Renon Tk Balian 850jt 08123924565

T Kvl 1,5are Jl.Buana Raya Gg.Buana Listrik H.9271987 aspal

Hlg Sim A,Sim C a/n Tantra Dps Hub: 08123805081,imbln secukupnya

999-612204

999-614174

154-614318

999-613954

999-614064

999-608411

999-613303

Djl Rmh.LB.129/LT.150 3KT,2KM, Lt.2 Hrg.500jt Hub.081339028103

999-613991

102-614142

999-614165

155-614204

Hilang BPKB Truck No.39020730,DK 8087 DW a/n I Nyoman Suarsa


Minggu Umanis, 5 September 2010

GELANGGANG

15

MotoGP San Marino

Pedrosa Rebut ‘’Pole’’

Misano -

Pembalap Spanyol Dani Pedrosa meraih pole position, Sabtu (4/9) kemarin, setelah menjadi juara di Indianapolis. Pedrosa tampaknya membidik kemenangan di San Marino. Pembalap Honda ini juga tercepat dalam sesi latihan pertama, Jumat (3/9) lalu, di pantai timur Italia, menduduki puncak time-sheets lagi, dengan lap satu menit 33,948 detik di babak kualifikasi kejuaraan depan pemimpin dan senegaranya Jorge Lorenzo. Pembalap Ducati Casey Stoner akan memulai pertandingan di urutan ketiga, Minggu HASIL KUALIFIKASI MOTOGP SAN MARINO 1. Dani Pedrosa 2. Jorge Lorenzo 3. Casey Stoner 4. Valentino Rossi 5. Ben Spies 6. Randy de Puniet 7. Colin Edwards 8. Andrea Dovizioso 9. Marco Simoncelli 10. Marco Melandri

(Spain) Honda (Spain) Yamaha (Australia) Ducati (Italy) Yamaha (U.S.) Yamaha (France) Honda (U.S.) Yamaha (Italy) Honda (Italy) Honda (Italy) Honda

1:33.948 1:34.256 1:34.397 1:34.470 1:34.472 1:34.751 1:34.782 1:34.826 1:34.934 1:35.018

(5/9) ini, di depan juara dunia Valentino Rossi yang penuh warna, yang mengenakan helm dengan desain jam alarm, untuk menunjukkan bahwa ia merasa sudah saatnya naik setelah sembuh dari patah kaki. Rossi telah menang di trek selama dua tahun terakhir. Sementara Lorenzo yang sempat memberikan perlawanan ketat di sesi ini, harus puas di posisi kedua dengan 68 poin dalam klasemen keseluruhan dengan lima balapan tersisa. (par/rtr)

Dani Pedrosa (depan) BPM/afp

Nadal Tak Ambisi Juara di New York

Sirkuit F1 Korea

Chandhok Selesaikan Putaran Pertama London Karun Chandhok menyatakan sirkuit grand prix harus dalam kondisi baik, setelah menjadi orang pertama yang menyelesaikan putaran pertama Sirkuit F1 Korea, Sabtu (4/ 9) kemarin. “Tidak diragukan lagi mereka masih memiliki banyak pekerjaan, tetapi sekarang sepertinya kami hanya di tahap touch up,” katanya kepada Reuters dari sirkuit setelah menyelesaikan 15 lap di mobil bermesin V10 Bull Merah. “Aspal dan curbs memerlukan kerja sedikit lebih, tetapi semua tampak di bawah pengawasan ketat,” tambah pengendara, yang berkompetisi di sembilan balapan pertama musim ini, sebelum membuat jalan bagi Jepang Sakon Yamamoto di Hispania (HRT). Ada spekulasi yang cukup besar di kalangan Formula Satu tentang kemajuan di sirkuit, dan apakah akan siap pada waktunya untuk perlombaan. Promotor lokal mengatakan pekan ini adalah 90 persen selesai. Direktur Formula Satu Charlie Whiting akan memeriksa fasilitas Yeongam, pada akhir bulan ini. Chandhok ditonton oleh sekitar 4.000 tamu termasuk media besar kontingen, sponsor dan menteri olahraga negara tersebut, tidak ragu bahwa

BPM/ist

Karun Chandhok sirkuit akan siap meskipun lapisan akhir aspal belum diperhalus sepenuhnya. “Sirkuit ini memiliki campuran yang baik dari sudut,” katanya setelah Circuit Run 2010 event. Bagian pertama dari jalan lurus diikuti dengan tikungan lambat, yang memungkinkan banyak kesempatan menyalip. Dari tujuh bagian seterusnya gilirannya sirkuit terbuka, dan ada tempat berkecepatan tinggi dengan beberapa perubahan

sudut elevasi yang akan menarik untuk pembalap. Ternyata 8-9 dan 11-12 akan benar-benar menarik bagi pembalap dengan kecepatan tinggi dan perubahan arah camber perubahan. “Saya merasa sirkuit jalanan itu dengan dinding yang cukup dekat, dan Anda tidak bisa benar-benar melihat melalui puncak banyak sudut,” tambahnya. Chandhok, Red Bull mantan pembalap tim junior, menga-

takan curbs bisa menghabiskan hanya sekali lapisan akhir aspal sudah berkurang, minggu depan, tetapi fasilitas lainnya sangat mengesankan. “Bangunan pit ini bagi tim sangat besar,” tambahnya, bergurau bahwa tim akan perlu membawa perabot lebih dari biasanya untuk mengisinya. “Saya punya kesempatan untuk melihat-lihat paddock dan grandstands serta yang semua terlihat cukup baik. (par/rtr)

Persiwa Siap Ladeni Sriwijaya Palembang (Bali Post) Persiwa Wamena siap menghadapi Sriwijaya Football Club (SFC) pada pertandingan final Inter Island Cup, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (5/9) malam ini. Pelatih Persiwa, Suharno, di Palembang, Sabtu (4/9) kemarin, mengatakan pihaknya siap

menghadapi tim tuan rumah pada pertandingan final nanti. Dia mengakui, fisik pemain tidak begitu prima karena masih kelelahan, tetapi pihaknya siap bertanding. ‘’Tim nanti diperintahkan bermain maksimal, yang diharapkan bisa mengalahkan kesebelasan “Laskar Wong Kito” tersebut,’’ ujar dia. Dalam pertandingan meng-

hadapi kesebelasan tuan rumah nanti, pihaknya mengandalkan dua pemain asing seperti Vagner Luis dan Sasha Sicevic. Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri Hendri Zainuddin mengatakan, pihaknya tetap waspada menghadapi Persiwa nanti. Partai final ini sebagai ajang menguji kemampuan pemain,

karena kesebelasan tamu sebagai tim yang disegani. Kendati Persiwa yang memiliki tim kompak, pihaknya tetap menargetkan tampil jadi juara pada final IIC nanti. Sebagai tuan rumah Sriwijaya FC harus berupaya jadi pemenang, sehingga kesebelasan milik masyarakat Sumsel semakin disegani. (ant)

New York AS Terbuka adalah grand slam hanya judul yang hilang dari pikiran Rafael Nadal. Namun, yang mengherankan petenis nomor satu dunia ini tidak berambisi juara di New York, dan bergabung dengan sebuah kelompok tenis ternama. “Serius, bagi saya, untuk menyelesaikan grand slam saat ini bukanlah tujuan,” kata petenis asal Spanyol kepada wartawan, Sabtu (4/9) kemarin, setelah kemenangan 6-2, 7-6, 7-5 di putaran kedua atas Denis Istomin (Uzbekistan). “Tujuan saya adalah mencoba untuk meningkatkan level saya. Untuk bermain dengan baik dalam pertandingan berikutnya, dan kami akan melihat apa yang terjadi hari Minggu berikutnya. Bagi saya itu bukan obsesi,”

papar dia. Nadal juara lima kali Prancis Terbuka, Wimbledon dua kali dan Australia Terbuka sekali, telah datang ke Flushing Meadows, sebagai persiapan yang matang untuk bisa mendorong dia melewati semifinal, di mana sebelumnya dua AS Terbuka kampanye telah berakhir. Petenis Spanyol ini juga memenangkan 13 dari 19 poin di jaring, dan yakin akan kemenangan atas petenis Prancis, Gilles Simon, di babak ketiga. “Untuk saat ini, saya mampu bekerja dengan sangat baik,” katanya. “Jadi, aku akan mencoba untuk terus bermain seperti ini. Permainan seperti ini adalah kepercayaan besar dalam permainan saya,” ucapnya. Nadal yang bertujuan bergabung dengan kelompok termasyhur dari Roger Federer,

Andre Agassi, Roy Emerson, Fred Perry, Rod Laver dan Don Budge dan memenangi semua empat gelar utama. “Aku berubah sedikit pegangan, seperti lima atau enam hari lalu,” kata Mallorca. “Jadi saya mencoba untuk memainkan sedikit lebih agresif,” sambungnya. Nadal mengatakan ia tidak merasa di bawah tekanan pada turnamen Terbuka, tidak seperti Roland Garros di mana catatan yang luar biasa, hanya satu kekalahan, dalam enam tahun berarti dia diharapkan untuk menang. “Saya tidak berpikir tentang memenangkan turnamen ini sekarang. Jadi mungkin tekanan akan berada di sana jika saya di final,” katanya. “Saya masih lima pertandingan lagi, jadi itu cukup banyak,” tambahnya. (par/rtr)

Bangun Fasilitas Olahraga

Turkmenistan Investasikan 1,9 Miliar Dolar Ashgabat Turkmenistan berencana untuk menginvestasikan dana awal 1,9 miliar dolar AS, untuk membangun sebuah fasiltas olahraga baru di kota Olimpiade. Meskipun republik bekas Soviet Central Asia belum mengumumkan rencana untuk melakukan penawaran. Seorang pejabat pemerintah yang menolak disebutkan namanya mengatakan, kompleks baru akan mematuhi sepenuhnya persyaratan Komite Olimpiade, untuk kompetisi di semua tingkat. Rencana itu diu-

mumkan di situs pemerintah. Media setempat mengatakan, Turki Polimeks Konstruksi telah dipilih untuk mengembangkan proyek, yang proses pembangunan 30 fasilitas olahraga, termasuk stadion sepak bola dengan kapasitas 60.000 penonton di ibu kota Turkmenistan dari Ashgabat. Konstruksi Polimeks mengumumkan pada bulan Juni lalu, bahwa mereka telah mengajukan tawaran untuk membangun bandara baru di Ashgabat, proyek senilai diperkirakan sebesar 1 miliar euro.

Turkmenistan yang menyatakan kemerdekaan setelah Uni Soviet runtuh pada tahun 1991, terletak di pantai tenggara Laut Kaspia, dan perbatasan Uzbekistan, Afganistan, Iran dan Kazakhstan. Dengan jumlah penduduk 6 juta jiwa, negara ini memiliki cadangan di dunia terbesar keempat gas alam, serta deposito minyak yang cukup besar. London akan menjadi tuan rumah Olimpiade 2012, dan Rio de Janeiro terpilih pada Oktober tahun lalu, sebagai situs untuk permainan 2016. (par/rtr)

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya KURSUS Kursus gitar klasik electric keyboard cpt bs 8641285,081933061947 999-614005

HEWAN Chihua 2 pth Jtn 3,5bln Tekel Btn 18bl Stbm Vksn 08568096639 141-613068

Dijual Golden murah tulang besar cowok non stambum umur 4,5 bln Hub.081236319985/0361-3657672 999-614111

Jl 2 Pom Btn umr 1th&6bln wrn cklt Stmb & vak lkp,hub.081805648933 999-614133

Jl Anak doberman 2bln stb kupir 2x vaksin T.besar 0818357988

HEWAN

DICARI TANAH

BIRO JASA

PENGOBATAN

DIJUAL RUKO

PAKAIAN

Promo Idul Fitri Disc 10-20%, Dog Food Super Premium, Trainer Sakura Petshop, 420282 Visit

Dicari Tanah 50 Are area Badung Hub.081916637034

CV.Mulia PRT.B.Sitter,Jmpo aman, jjur,trbukti,kontrak 2th,7973334

Bantuan paranormal masalah pacar, RT,Bisnis dll Hp.085731313230

Ruko baru 2Lt Tlp,AC,PLN,Air Ry Puputan Renon H:9296150 TP. Nego

Dibeli Manequine/patung u/butik dewasa & anak” Second H.081138 8689

999-613299

141-614285

033-613859

999-613360

999-613444

Dicari Tanah utk kontrak di Sunset Road,min 10 Are,Hub:08174700244

CV.Rara ada PRT,B.Siter,Jmpo Grs Tdk Trbatas Djmn aman,9299227

DISEWAKAN BANGUNAN

PELUANG USAHA

T.Over bgn/toko cck u gdg LB14/ 16M LT 12A lok TB Mtr 8542920

“House of Pia”Sari Rasa oleh2 Singaraja Bali.Call:0361 414991

155-614210

999-612654

Labrador jtn, hitam 2 th gemuk, tinggi 081338772288 999-614032

Pitbull 1,5bl,1x vaks, super 081999962457 999-613368

Shitzu betina stambom,mini pom jantan stambom,085792360000 999-614110

KOST

999-614046

Soft Opening retlink shop Jln Gatsu Tengah No.89X Telp.412749 Dptkn disc spesial utk semua item barang”Jika ada yg lebih murah,kami akan ganti selisihnya”

122-614332

DISEWAKAN TANAH D.kon Tnh 5a & 7,5A Tk.Bdng & 210a Petanu Hub.7973427 999-614132

Tnh Kmpial N2 10Are JL Melati tmbok kllng lks Vila Hub. 413419/ 081338317878

SERVICE

999-614090

TABANAN Dicari Tanah ±4are lokasi Jl.Raya Abiantuwung s/d.Jl.By Pass Kediri Tabanan hub:08123906606

PELUANG BISNIS Grosir Kacang Disco melayani partai besar & kecil Hub.0361 3667489 siap antar 999-613981

SINGARAJA Dicari tanah max 40are (lbr dpn 50m,pjg 75m) lokasi strategis tengah kota(sekitar Jl.A.Yani) hub. 08123906606 004-613334

PROPERTY Mau cari rumah apartemen tanah ruko? cari di www.rumah123.com

999-614033

999-613314

SERVICE

141-614338

Kesulitan Lpr-Byr Pjk Fs.25,21PPN, SPT Th,NPWP,SIUP H.081338344155

999-614117

004-613335

Kost 400rb Km dlm Jl.Buana Raya Br.Buana Santi 5, 7480501/7480585

101-614177

Jl Anakan Rottweiler 1,5bln kpl besar,tlng kasar murah T.7869110

999-611493

Tnh Sunset Road, 20-30A lebar min 30M081337689999,087860253555TP

GENSET Genset bsr/kcl,jrk buaya,hidrolik ban 95% br Hub 8542920 155-614206

DISEWAKAN GUDANG Ov.Kont Gudang 2are ada listrik & air sisa 8th Jl.Gn.Salak Hub. 08179790009 999-614181

031-613733

SERVICE

SERVICE

VARIASI MOBIL

DISEWAKAN TEMPAT

Ramadhan Big Sale Big Sale 2Din TV 1,5jt-Alarm 150rb-Hid 1jt ** Pkt velg + Ban R15=4jt-R16=4,5jt Pkt velg + ban R17=6jt-R18=6,5jt Pkt velg + ban R20=12jt-R22=15jt Cicilan 0% 6 Bln BCA & Eazypay Citi Gratis 1th Nitrogen & Spooring 3D Niki Bali Gatsu Tengah 7 Bali Telp.0361420441-081575752002

BUC Over Kontrak Barbershop lkp dng isinya 45jt nego hub. 0818551213 Jl.P.Diponegoro 169 Dps

004-610972

DISEWAKAN KAMAR Disewakan Kamar dgn R.Tamu, Dapur,KM Dalam,masuk via Jl.Pakishaji Tj Bungkak Hub.03617420726 999-614010

INTERNET

000-613947

Dicari Konsiment/Barang Konsinyasi untuk Butik H.0811388689 000-613948

SERVICE

102-614156

DIJUAL VILLA Djl Villa + Tanah luas 15 are bingin (Pecatu) bagus untuk business 08164716291 Uluwatu 156-613850

Villa for rent/for Sale at Jl.Gn. Andakasa Gg Griya Nirmala No.9 Penamparan Gatsu Barat Call 0361-224643,08814624165/ 08813649569 999-614065

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL


16

Minggu Umanis, 5 September 2010

Prosa Buah Badung... zPerputaran, Percepatan Tanpa Tambatan... BUAH Badung adalah buah yang dihasilkan oleh pohon Badung. Sekarang sulit menemukan pohon Badung di seluruh kabupaten Badung. Sama sulitnya menemukan buah Badung di pasar Badung. Bukan hanya itu, mencari orang pengkonsumsi buah Badung pun juga sulit. Mengapa bisa begitu? Mengapa tidak. Sesuatu yang ada tentu pada waktunya bisa juga menghilang. Begitu pula sebaliknya, sesuatu yang diduga telah hilang bisa pula ‘’tiba-tiba’’ muncul pada saat yang tidak diduga. Pohon Badung memang semakin langka. Buahnya yang masam membuatnya tidak dirindukan oleh hampir kebanyakan orang Badung. Anak-anak seBadung pun tak banyak lagi tahu nama buah Badung. APA HUBUNGAN buah Badung dengan kabupaten Badung? Entahlah. Hal seperti itu tidak pernah diajarkan di sekolah. Tidak pernah didharmawacanakan di televisi. Tidak pula pernah menjadi obrolan orang di pasar, apalagi di kantor-kantor. BERHUBUNGAN atau tidak berhubungan, memangnya siapa yang perduli. Sekarang ini jaman orang mulai berpikir tentang topik yang besar dan yang abstrak, seperti, somya, tri hitakarana, bhuwana agung, parisuddha bumi, dan seterusnya. Kalau bukan topik besar, jangan cobacoba mencari dan mencuri perhatian. Jangankan sebatang pohon atau se-

zAlit S. Rini KAU TAK TERPAHAMI Barulah orang-orang murung ketika suhu beranjak naik ada rasa terbakar di tiap dada kehilangan mendalam doa-doa bukan meredam gejolak jadi lengking berkepanjangan meriuhkan kuburan tangis mengalirkan sungai air mata para peziarah Kau pucuk pohon tua dengan dedaun luruh tiap orang merasa pernah bernaung kau pemburu itu turun dari panjatan pohon karma ke arena aduan dengan irama langkah yang sama sejak memulai hingga akhir suatu saat kau di menara meledakkan bunga api gemebyar di dada kami yang bersaksi ‘’Kita bukan tawanan takdir’’ dan orang-orang menangkap kehangatan rasa bersekutu kami telah begitu terbiasa bertemu aroma perseteruan di tiap ruas jalan hingga ruang-ruang keramat berpintu agama kata lalu lalang lebih jalang dari kejujuran Baru kini orang-orang menyadari waktu ketika masa lalu tertinggal cepat menjauh telah kau pilih akhir tak terduga dan orang-orang berhamburan melintasi ruang batas seteru dan sekutu karena semua merasa kalah kehilangan seperti elang tua tersuruk di tangkapan arena berdebu pergi kau berlayar di atas perahu dari helai-helai dedaun karma kini pemilik langit terbuka dengan siluet kawanan burung hitam

■ CERPEN SAAT siuman, orangorang meminta bapakku kembali ke rumah dan menunggui ibuku. Mereka meninggalkan rumah kami. Semua orang kini melanjutkan pencarian dengan menyusuri sungai. Sebagian orang yang sudah lelah dan putus asa, diam-diam mulai pulang ke pedusunan. Sementara, para penggarap sawah dan ladang keluarga kami, dan sekitar 7 kepala keluarga terdekat tetap melanjutkan melakukan pencarian. Guru Gde, kakekku yang berusia tujuhpuluhan, ada diantara mereka. Di ufuk timur ada garis memerah. Ibuku terus tersedu. Ayahku kian gusar. Bingung dan tak tega meninggalkan ibuku seorang diri. Saat ayahku beranjak ingin keluar rumah, ibu memanggilnya. “Coba kita ke mrajan. Kita sembahyang sebentar di sana. Siapa tahu kita diberi petunjuk para leluhur,” kata ibuku pelan. Air matanya ia hapus, matanya kian sembab. Ayahku tak menjawab. Namun ia memapah ibu yang lemas. Beberapa dupa dinyalakan. Harumnya terantar angin dini hari

keranjang buah Badung, sekabupaten Badung pun tidak akan menarik perhatian dunia bila tidak ‘’menjanjikan’’ apa-apa bagi apa yang sekarang disebut dengan istilah gagah, yaitu trend dunia. TIDAK BEDA dengan buah Badung, kabupaten Badung pun tentulah ingin dilirik oleh dunia. Aneh sekali, kata dunia sekarang berubah arti menjadi sejenis kapital, modal, investasi, dan sejenisnya. Dalam kamus bahasa Indonesia, kamus besar maupun kamus kecil, tidak pernah ditemukan arti kata dunia seperti itu. Makanya sekarang bila kita mendengar ucapan ‘’Badung yang mendunia’’ artinya kurang lebih Badung yang bergerak cepat seperti perputaran dunia yang digerakkan oleh capital, investasi, percepatan, dan sejenisnya. Bila kita memandang sesuatu yang berputar dengan cepat, makin cepat, sangat cepat, akan membuat pandangan kita nanar alias berkunang-kuang. Lama kelamaan kepala kita bisa pusing. Kita bisa kehilangan keseimbangan. Dan kalau tidak berpegangan dengan erat, kita bisa jatuh ambruk ke tanah. Orang bisa berpegangan pada apa saja yang tentu saja harus lebih kuat dari bobot dirinya. Tapi setiap yang jatuh pastilah ke tanah. Di tanahlah tempat orang jatuh. Dan di atas tanah itu pulalah tempat orang bangkit kembali. Tanah tidak berbeda dengan sebuah panggung, tempat orang naik dan tempat orang juga akan turun pada waktunya. TIDAK BERBEDA dengan nasib

Karunia... MERASA beruntunglah, saat di layar kacamu masih ada cerita-cerita inspiratif. Tidak hanya opera sabun yang menguras emosi sebagai refleksi kenyataan dan keganjilan imajinasi. Inspirasi itu lebih berasal dari kisah-kisah nyata dari para pelakon ‘asli’ yang bagiku tentu memiliki harganya sendiri. Pada saat itu, barangkali kita akan lebih tertampar. Ternyata banyak cerita lebih gigih yang tidak hanya menguras emosi, namun membenamkan kita ke liang kesadaran. Bahwa ia adalah perjalanan yang jauh lebih ringan dari sedemikian kisah bernama cobaan berat yang (ternyata lagi) tak diratapi dengan perihnya mata. Tanpa air berlinang-linang. Semua berat itu ditukar dengan kesanggupan menerima dan melampaui. Kisah yang menyebarkan aroma kesadaran. Seburuk apapun musibah, ada hikmah yang bersinar cerah. Diingatkan seperti itu, karunia tampak seperti celah putih di jalanan gelap tertutup kabut. MERASA kecillah aku, ketika terbungkam oleh pertarungan-pertarungan lebih sempurna. Album-album hidup itu. Seperti melihat rumput tetangga saja, kita begitu sering menghitung karunia milik orang lain daripada mengumpulkan betapa indah karunia di tengah kabut-kabut hidup kita. DI SISI lain, karunia itu bisa berwajah lain. Pengalaman, pastinya, juga berharga mesti kita tak akan bisa membuatnya menjadi lembar-lembar untuk bertransaksi. Inilah wajah lain karunia itu. Salah satunya yang berharga membangkitkan kesadaranku. Pertama kali kulihat karunia perairan maha luas. Karunia bergerombol-gerombol di bawah air. Menyembuh dari terumbuterumbu karang. Keajaiban sangat berwarna. Ikan-ikan pipih penghibur mata, seolah-olah mata mereka berkomunikasi, ‘’Hei, inilah ekosistem hidup yang tak pernah kau tahu.’’ Sedangkan aku menepuk-nepuk pipiku sambil bertanya pada diri, ‘’Hei, ke mana saja kamu selama ini, dear?’’. Gerak-gerak mulutnya, seperti mempertebal cibirnya, ‘’Hidup berkomunikasi begini membuat kami sangat menghargai kebersamaan.’’ Aku disindir. Tubuhnya kilau dan colourful! Aku cemburu. Sepandai ini alam, seindah ini, baru kubiarkan diriku mengetahuinya.

buah Badung itu. Kalau angin berputar kencang dan makin kencang, buah itu pun akan jatuh ke tanah. Kalau tidak ada orang memungut buah itu, karena kehadirannya memang tidak benar-benar dirindukan, maka lama kelamaan buah itu tumbuh menjadi pohon kecil. Juga di tanah tempat pohon kecil itu menumbuhkan dirinya sendiri. KEBANYAKAN orang Badung yang kini pusing kepalanya menghadapi perputaran uang yang begitu cepat, sebaiknya berpegangan kuatkuat agar tidak jatuh ke tanah. Begitulah selalu, indah teorinya susah prakteknya. Lancar ngomongnya, belum tentu tahu apa yang bisa dipegang ketika semuanya ikut berputar cepat seperti angin. Berpegangan pada angin? Kalau para juru bicara tradisi berkata ‘’berpeganganlah pada ini atau pada itu’’, belum tentu juga juru bicara itu mengerti apa sejatinya yang sedang ia omongkan. Belum tentu juga ia menyadari dirinya sedang mengomongkan apa yang sudah biasa diomongkan. Karena sebagian besar juru bicara tradisi itu berbicara sambil berlari berkejar-kejaran dengan perputaran itu, maka tak jarang omongannya pun seperti angin, alias tak punya tambatan. INI HANYA prosa Buah Badung yang tak lagi laku dijual di pasar Badung. zibm. dharma palguna DEFINISI karunia yang lain ada padamu. Tak pernah jauh. Karunia itu adalah tubuhmu. ‘’Tetaplah merasa cantik, dear,’’ bisik peri putih dari dalam liang kesadaranku. Bisikan yang mengarahkan pada penerimaan karunia besar itu berlanjut lagi, ‘’Ketika tak banyak baju yang cukup di tubuhmu, tetaplah rasakan dirimu indah. Dengan begitu, engkau tak pernah ingin berganti wajah. Aku paham. Dari deret pajangan yang etalasinya dipenuhi manequin ceking itu, kamu berharap akan mendapat bentuk tubuh dan cemerlang wajah seindah para pelakon dan penghibur.’’ Aku kembali pada diriku dan tak mendengar isik putih ibu peri. Saat itu aku sedang ada di depan cermin. Bukankah karunia itu memancar secerahcerahnya dari dalam, yang bertahan tak akan dijamah flek-flek hitam, kerutkerut dan kusam kulit penanda pertambahan hari dalam usiamu. Merasa zsri jayantini beruntunglah.

Awan... SELAIN hujan, awan mungkin adalah inspirasi bagi hati para perajut huruf, perangkai bunga dekor atau perangkum notasi-notasi. Karena tentulah ada kehalusan yang ditanam dalam jiwa mereka setiap kali tangan berhenti dan pikiran mencari ke mana ide itu dilambungkan sehingga ada manfaat bagi penikmat karya lewat cara membaca, melihat dan mendengar. Aku takjub pada sinar yang menyembul di gulungan hitam awan. Melihat hamparan seperti itu, semua orang dapat menjadi seorang weather man, sang peramal curah hujan dan temperatur hari. Kita, para peramal cuaca mendadak itu dapat berkata, ‘’Ah pasti di daerah X sekarang sedang hujan deras. Sebentar lagi hujan turun di sini.’’ Atau, ‘’Untung di sini tidak hujan.’’ Aku melihat warna abu-abu tua bergulung, sementara di belakangnya mengintip warna putih yang tak bisa dikatakan lambang kemuraman. Hitam dan putih, nama kekontrasan itu. Melihatnya sore hari di sebuah jalan aspal tanjakan. Karena beranjak senja, sangkaku itu mungkin sisa matahari. Sebelum ia menutup pintu menyerahkan giliran pada bulan untuk berjaga. Saat melihat itu, aku menjadi (mungkin makin) mengerti, misteri itu hanya dua wajah saja sesungguhnya: hitam putih, gelap dan terang. Dua segi hidup yang kita lukis. Persis awan itu.

run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy

Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2010

16 Agustus 2012

zPERSEKABA Bali Selatan Putaran KEDUA BaliTimang... Uluwatu, Kedonganan, Wakatangga, Seminyak, Jimbaran... BADUNG

September

zBulan Oktober BULAN (Yoga CANDI Sastra) BAHASA SP 82 Tahun... ASSA Tiga Baris Puisi itu ASAS, Membuka Peluang dan Tantangan... TABANAN November GIANYAR Januari SINGARAJA Maret BANGLI Mei JEMBRANA Juli

IBUNDA-SR Desember DENPASAR Februari KLUNGKUNG April BULELENG Juni KARANGASEM Agustus

zRegresi Rarejare Inten-S-Beh dikampung SEBUD... Pemanasan 13-23-29 September, Puncak Acara 28 Oktober 2010... SANG SAKA smkn-1, LA-YOSE smak santo-yoseph LIMAS sman-5 Denpasar itulah TRISULA Teater Anak Sekolah (TERASAH) yang berlatih menyongsong PUKAT September dan menjajal ASSA - SP - ASAS Oktober InfoNONSTOPkring: 081529-040-616, 085237-153-087 081236-980-644 Snerayuza SEBUD...

zPercikan MONOLOG Permenungan Menjelajah Nusantaragung... Pengembaraan Batin Perambahan Gagasan... TIGA (3) ALINEA Catatan Kecil (CAKIL) Prosapuisi, CERMIN (Cerita Mini) Lirisprosa VS Cakil tetap menjadi PRIORITAS kita

ULAR Oleh Sugi Lanus menyebar ke persawahan di belakang mrajan. Harum dupa melintas ke perbukitan dan lembah-lembahnya. Orang tuaku sembahyang dengan tergesa. Pikiran mereka tak menentu, galau dan resah. Saat mengambil tirtha di tempayan tanah liat, tempat penyimpanan air di mrajan kami, tiba-tiba tiga kunang-kunang terbang di hadapan mereka. Mereka berputar-putar. Ayah dan ibuku saling memandang. Tiga kunang-kunang itu menjauh. Perlahan terbang melingkarlingkar seperti menulis aksara pada angin. Ayah ibuku terdiam. Kunang-kunang itu kembali mendekat dan terbang menjauh lagi. “Kunang-kunang itu seperti memanggil kita. Lihat mereka mendekati kita, lalu menjauh lagi,” ibuku berbisik. Ibuku yang semula kakinya lemas, beranjak mengikuti tiga kunang-kunang itu. Ayah bergegas mengikuti dari belakang, bulu kuduknya berdiri, perasaan aneh berkecamuk di hatinya. Kunang-kunang itu terbang masuk perbukitan. Ibuku seperti kesurupan mengejarnya. Ayahku tak kuasa menghentikannya. Di tengah fajar yang makin memerah, ibuku berlari semakin kencang. Ia berlari menyusuri pematang sawah yang

MONTOR menjadi salah satu penanda mobilisasi yang cepat. Montor Badung adalah satu sebutan yang saya ambil dari sebuah lagu rakyat yang populer di Bali beberapa dasawarsa lalu. Pada seri tulisan ‘’keliling Bali putaran pertama’’, tahun lalu, pada rubrik Apresiasi ini, saya menulis dua artikel berjudul Montor Badung ke Gianyar. Dalam ‘’Keliling Bali Putaran Kedua’’ sekarang ini, Montor Badung saya angkat lagi, karena masih ada yang perlu dibicarakan tentang itu. Kalau dulu Montor Badung itu ke Gianyar, sekarang ke manakah montor itu sedang menuju? Kalau dulu Made Cerik disebutkan lilig montor, apakah sekarang ada madecerik-madecerik yang lain dilindasnya? Kalau dulu dikatakan ‘’tepuk api dong ceburin’’, ke manakah sekarang orangorang itu menceburkan dirinya? TAK ANEH bila kita senang membandingkan yang dulu dengan

rimbun ditutupi rumput. Kakinya yang tanpa alas menapaki embunembun yang membasahi ujungujung rumput di pematang. Ayahku bergegas di belakang ibuku. Kunang-kunang itu terbang meninggi, ke puncak salah satu pohon tertinggi di perbukitan itu. Ibu hanya bisa tengadah, menatap kunangkunang yang kian meninggi. Wajahnya hampa. Matanya hampir tak berkedip. Ditatapnya ranting dan daun-daun di puncak pohon yang menjulang tinggi itu. Tiga kunangkunang telah menghilang. Ibu terdiam dan isak tangisnya kembali berderai. Saat itulah, kata ibuku, mereka mendengar suara aneh dari semaksemak di bawah pohon besar di depannya. Semak-semak yang pekat. Ayah menghampiri. Ia terkaget dan loncat ke belakang. Ayah meraih tangan ibuku, menariknya dengan kasar, dan mengajak menjauh dari semak itu. Ibuku terhentak. “Ada apa? Ada apa?” Ayahku tak menjawab. Ia mengarahkan lampu senternya ke semak itu. Seekor ular sebesar paha orang dewasa sedang bergerak keluar semak, seperti hendak menuju lembah. Perut ular itu membunting be-

sar. Ia berjalan perlahan. Dari lembah itu ia perlahan merayap menuju sungai. Dari kejauhan suara aliran sungai terdengar mendesau. Angin subuh menyapu lembah. Pohonpohon dan semak perbukitan berdesis dihembus angin. Ayahku mengikuti ular besar itu dari kejauhan. Tiba-tiba ayahku merasa sangat ketakutan. Ular itu tidak bunting. Ular itu telah menelan anakku! Ia mengejar ular yang merayap pelan itu. Ayahku mengambil sebongkah batu sebesar kelapa. Dengan sekuat tenaga ia lemparkan bongkah batu ke arah ular yang sedang merambat itu. Ia ambil lagi bongkah batu yang lainnya. Ia lemparkan kembali dengan sisa-sia tenaganya. Ayahku kesetanan melempari ular itu. Ia mengerahkan semua tenaganya. Ular itu berusaha berlari. Namun, karena buntingan perutnya sangat besar, ia menggeliat-geliat pelan. Ia menjadi bulan-bulanan bebatuan yang dihantamkan ayahku ke tubuhnya. “Ih engkau ular, itu anakku. Itu anakku,” ibuku histeris. Ia seolah membaca isi pikiran ayahku. Ibuku tidak mengambil sebongkah batu, tapi ia menerjang ular itu dari belakang. Ular yang panjangnya sekitar sepuluh depa itu ia pukuli ekornya. Ayahku mencoba menarik ibuku. Ibuku dengan histeris tetap memukul-mukul bagian belakang ular itu. Ular itu menggeliat. Setelah letih menjadi bulan-bulanan batu yang dihujamkan ayahku, ia kini dipukuli ibuku dengan tangannya yang lemah. Ular itu tampak meronta, menoleh dan matanya menatap ibuku. Ayahku melihat se-

Montor Badung... zKecemasan Memandang ke Depan... yang sekarang. Kita tahu perubahan itu pasti terjadi. Kita juga tahu, dulu pasti lain dengan sekarang. Tapi pikiran tidak bisa distop oleh ‘’pengetahuan’’ seperti itu. Pikiran merujuk masa lalu, bukan karena masa lalu itu lebih indah, tapi barangkali karena kita cemas memandang ke masa depan. TANDA-tanda zaman adalah referensi kita tentang masa depan. Tanda-tanda itu ada pada masa kini. Montor adalah salah satu penanda bahwa kita sedang bergerak cepat entah ke mana. Karena kita ternyata adalah penumpang montor itu. Sebagai penumpang tentu kita punya tujuan mau ke mana. Tapi kita tidak yakin apakah montor yang kita tumpangi ini menuju tempat yang sama. Siapakah diri kita yang sedang menumpang ini? Barangkali kitalah penjelmaan Made Cerik yang dulu mati lilig montor itu. BAGAIMANA CARA membaca dan memahami pejelmaan Made Cerik itu? Banyak orang membacanHUJAN dan awan. Hujan yang tak membuat luapan dan genangan, dapat menggairahkan puisi, denting piano, gitar musisi rumahan, secangkir kopi dan wafer coklat, duduk di depan komputer untuk menyandingkan huruf-huruf. Hujan. Berkali-kali ia kusebut dalam prosa lirisku. Awan juga adalah inspirasi yang kurang lebih berkarakteristik sama. Bagiku. Meski hanya sesekali ia menggoda iman untuk memindahkannya melalui jari-jari. Di kala kecil dulu, awan sering terbawa-bawa dalam lukisan. Tetapi anak kecil, termasuk aku pastinya hanya memilih pensil warna biru untuk menunjukkan sejauh mana usia belia memotret hidupnya. Interpretasi tentang warna belumlah ada, perkenalan akan warna A, B, C, atau D serta benda apa yang didominasi oleh warna-warna tersebut benar-benarlah makna denotasi. Jika hijau ya pasti daun, jika biru ya pasti langit. Bukan abu-abu atau putih bercahaya yang terselip di sela-selanya. DI PERTENGAHAN tiga puluh, dalam bahasa imajinasiku yang sedikit lebih berbunga dari ketika usia hanya perlu satu huruf, aku membuat lukisan tentang awan dalam bahasa batin seperti ini: ‘’Kartini benar. Habis gelap terbitlah terang’’ Dari awan itu, aku seperti membuat bab akhir skripsiku. Menyimpulkan apa yang mata kita dapat tangkap. Bersandingnya gulungan hitam yang hampir muntah dan terang mengintip di baliknya menandakan silih bergantinya kegembiraan dan kesedihan, senyum dan isak tangis, juga kelebihan dan kekurangan. Menyandingkan terang dan gelap seperti awan yang kulihat, sebaiknya lebih disebut dengan cara begini ‘’Terang akan menggantikan gelap.’’ Ungkapan itu adalah untuk meringankan jiwa, membuat optimis datang lebih gairah dari pesimis. Segalanya. Seperti timbulnya warna putih di balik keluasan hitam itu. zsri jayantini

ya sebagai penanda kemajuan. Penjelasannya sederhana. Dulu Made Cerik adalah korban di bawah roda yang berputar, sekarang Made Cerik adalah korban di atas roda yang berputar. Itulah kemajuan dalam arti naik status. Pelakunya memang tetap tidak jelas, baik dulu maupun sekarang. Supir bukanlah pelaku, ia juga korban karena bukan ia yang menentukan rute perjalanan. Ada sekelompok orang yang membuat aturan rute, tapi mereka juga bukan pelaku. Karena mereka adalah korban, entah korban dari apa. Tidak ada orang yang benar-benar tahu, apa yang sedang terjadi dalam sebuah chaos di jalan raya peradaban manusia. ORANG YANG MENCIPTAKAN lagu Made Cerik pun tidak tahu apa sebenarnya yang sedang terjadi. Ia hanya melihat sebagian kecil dari drama besar ini. Dari sedikit yang dilihatnya, lebih sedikit lagi yang bisa ditulisnya. Sekarang belum ada musisi menciptakan lagu Made Cerik versi, sebut saja, versi Ajeg Bali. Karena jargon Ajeg Bali ini adalah juga sebuah penanda. Jargon ini memberitahu kita tentang kecemasan para penumpang itu. Barangkali saking cemasnya, tidak ada yang dilakukannya selain bercerita tentang sebuah dunia di atas sebuah montor. Dan itu hanyalah salah satu dari sekian banyak cerita yang dibuat oleh sesama penumpang. Perdebatan bisa terjadi antar sesama penumpang. Dan apalah perdebatan itu kalau bukan penanda lain dari kecemasan-kecemasan itu. KENAPA CEMAS? Alangkah sederhananya pertanyaan ini. Siapa yang bisa menjelaskan kecemasannya, akan kehilangan kecemasannya. Begitu kata entah pepatah, entah kata mutiara, entah kata buku agama, entah kata siapa. Barangkali benar, barangkali salah ucapan itu. Tapi pertanyaan itu bukanlah jawaban untuk pertanyaan kenapa cemas. Pertanyaan dijawab dengan pertanyaan tidak selalu menyelesaikan masalah. Ia hendak menyetop pertanyaan dengan paksa. Atau, dengan kekerasan verbal! DI DALAM MONTOR yang sedang bergerak cepat entah ke mana, barangkali hanya penumpang yang tidak dibebani oleh tujuan yang tidak akan ikut-ikutan cemas. Tapi bebas dari tujuan juga bukanlah jawaban untuk pertanyaan kenapa cemas. Pertanyaan tidak juga akan selesai setelah diberi jawaban. Karena sebuah jawaban adalah pembenaran dari sebuah pertanyaan. Orang sering merasa puas bila pertanyaannya tidak disalahkan. Dan oleh karena puas itu, jawaban tidak lagi dipentingkan. Montor Badung terus bergerak cepat dan semakin cepat. Apakah montor itu kalau bukan mesin yang tidak mengenal cemas. Kebijakan mesin, produk mesin, pelaku mesin, korban mesin. Yang ada akhirnya pengakuan atau pengingkaran peradaban sebuah mesin. zibm. dharma palguna

zBudhi Setyawan YANG TERURAI DI KECIPAK PAGI ada dua gelas berisi air putih dan teh manis dengan tutup dari gumpalan awan. tapi bukan kau yang membuatnya. malam yang riang mengirimkannya kepada pagi. pagi yang suka berlompatan dan bermain tali, dan kau selalu kelelahan mengejarnya. juga pesan hikayat hikayat malam yang penuh ukiran terkirim ke pundakku. bulan separuh, sisiknya kebiruan mengingatkan janji pertemuan pada halaman sebuah buku yang kubuka. malam itu bulan menyusun telaga dengan ikan ikan dewa. tak ada perahu. Sangkuriang telah membuangnya ke dalam kusut mimpi. hanya ada rakit dengan sembilan buluh tebu. tebu yang diambil dari ladang yang dada, yang rimbun dengan sejarah perburuan kata. dua minuman itu selalu mengirimkan pijar ke dalam buku buku di mataku. lalu dengan tekun merawat risalah petuah di dadaku. sedemikian gemar membuat saluran degup yang jenjang, juga riwayat sepoi silam yang panjang. buah gelagat buruk. Ia mencium sebuah ancaman. Tatapan ular itu seperti dentang lonceng tanda bahaya. Ia merasa ular akan balik menyerang. Mematuk dan melilit ibuku. Ayahku menarik ibu dan merangkulnya. Ia membentengi ibuku dari patukan ular yang kini sedang menatap mereka. Saat ayah dan ibu berangkulan, sang ular mengayunkan tubuhnya. Ular besar itu sekali lagi menatap ayahku yang sedang merangkul ibuku yang terisak. Ular itu tak menyerang. Ia berbalik arah dan menjauh, mengeliat tergesa. Sang ular menuju bibir Telaga Naga yang hanya berjarak puluhan depa dari tempat ayah-ibuku berangkulan. Di pinggir Telaga Naga, sebelum ular besar itu masuk ke air, ia membuka mulutnya lebar-lebar. Kepalanya tegak ke atas dan lehernya melengkung ke belakang menyerupai aksara S. Rahangnya mengembang. Giginya mengeringai. Ia mengeliatgeliat. Dari mulutnya yang nganga, ia memuntahkan cairan, keluar ikanikan kecil dan gulungan lendir. Disusul buntalan besar keluar dari rongga mulutnya. Ular itu tampak kelelahan, terdiam sejenak, dan masuk ke Telaga Naga dengan sangat pelan. Bunga dan daun-daun teratai yang dilaluinya tampak berombak. Ayah dan ibuku masih berangkulan di rerumputan. Langit timur kian terang. Matahari seperti tak sabar hendak terbit. Cahaya pagi memantul pada wajah pucat orang tuaku. Mata mereka hampir tak berkedip. Melihat buntalan berlendir itu sebesar anak kecil. Mereka menjerit histeris. Mereka beru-

saha berdiri dan melangkah mendekati buntalan itu. Seperti ada gada yang menghantam kakikaki mereka, mereka tak kuat berdiri. Di bawah cahaya pagi, mereka merangkak mendekati buntalan berlendir itu. *** Tak seorangpun melihat peristiwa itu. Ayah dan ibuku memilih untuk tak bercerita pada siapapun. Mereka tutup mulut dan memilih melupakan peristiwa tak wajar itu. Mereka membiarkan peristiwa itu seperti sebuah mimpi. Sebuah mimpi yang pernah menyusup ke dalam hidup kami. Akulah anak yang pernah ditelan ular itu. Ketika peristiwa itu terjadi umurku dua setengah tahun, dan setelah tamat sekolah dasar aku tak pernah lagi kembali ke dusun itu. Kejadian itu tinggal bayang-bayang samar, seperti sebuah mimpi yang dihapus laju waktu. Kian buram, pucat, menjauh dan tak tersentuh. Kalau saja tak ada bekas luka gigitan taring ular di pergelangan tangan kananku, aku tak akan pernah percaya peristiwa itu pernah benar-benar terjadi. Selain jejak bekas luka di pergelanganku, sebuah akuarium sering membuat bayang-bayang samar itu berkelebat kembali. Aku ingat, tepatnya membayangkan, perut sang ular itu dipenuhi ikan. Ikanikan itu berenang dalam lendir perut sang ular itu. “Setiap orang,” kata ibuku, “punya sesuatu yang tak bisa ia dibagi dengan semua orang lain.”


BUDAYA

Minggu Umanis, 5 September 2010

Tapa, Sarana Mencapai Tujuan BANYAK hal yang bisa kita dapatkan dari satua atau cerita, salah satunya adalah nelakukan tapa sebagai sarana untuk mencapai tujuan. Tapa dalam hal ini tidak saja berarti duduk diam, tanpa makan dan minum, selama berhari-hari, tetapi tapa dalam konteks kehidupan saat ini bisa berarti fokus pada satu keterampilan, tanpa tergoda dengan hal-hal yang bersifat duniawi. Karena betapapun, dunia materi dalam alam yang serba konsumtif ini bisa menjadi setan penggoda yang sangat sakti. Keteguhan menjalankan tapa seperti yang dilakukan raja-raja zaman dahulu juga dilakukan oleh Watugunung seperti yang termuat dalam salah satu cerita dalam buku “Satua Bali” terbitan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar tahun 2009. Dalam cerita Watugunung dikisahkan sebuah kerajaan bernama Jalasanggara yang diperintah oleh Raja Kulagiri. Raja mempunyai dua permaisuri, yakni Dewi Sinta dan Dewi Landep. Dewi Sinta mempunyai seorang anak laki-laki. Saat bayi laki-laki tersebut berumur enam bulan, raja meninggalkan kerajaan dan kedua permaisurinya untuk bertapa ke Gunung Semeru, mendokan agar dunia aman dan tenteram. Tetapi saat raja sedang bertapa, ada masalah yang menimpa kerajaan, dimana saat itu, putra raja yang sudah semakin besar memaksa meminta makan kepada ibunya yang sedang sibuk memasak. Karena merasa diganggu, Dewi Sinta marah dan tanpa sadar memukul anaknya dengan sendok nasi, sehingga anak sedih dan takut serta pergi meninggalkan kerajaan. Ketika meninggalkan kerajaan itulah sang anak kemudian pergi berkelana dan sampai di sebuah gunung yang besar. Di gunung itu kemudian sang anak bertapa. Karena sudah bertapa bertahun-tahun, akhirnya permintaan anak yang telah menjadi pemuda itu dikabulkan. Ia meminta agar bisa menjadi manusia sakti dan penguasa dunia, tanpa terkalahkan oleh manusia dan tak terlukai oleh senjata. Permintaannya dikabulkan oleh Bathara Ciwa, dan pemuda itu akhirnya diberi nama Watugunung. Perjalanan Watugunung untuk menjadi pengusai dunia tak terbendung. Satu demi satu kerajaan berhasil dikalahkannya. Ia juga berusaha merebut kerajaan besar yang dikuasai oleh dua raja perempuan Dewi Sinta dan Dewi Landep. Watugunung memaksa kedua raja putri itu untuk menjadi istrinya. Kedua raja itu tak bisa menolak. Saat Dewi Sinta dan Landep diminta untuk mencari kutu, Dewi Sinta terkejut karena mendapati bekas luka di kepala Watugunung, sama seperti bekas luka pada anaknya yang hilang. Dewi sadar, bahwa Watugunung adalah anaknya yang hilang. Ia merasa malu dan berdosa karena telah kawin dengan anak sendiri. Ia segera mencari akal, dan meminta Watugunung untuk mengambil istri lagi di sorga, adik dari Dewa Wisnu. Merasa diri hebat dan tak terkalahkan, Watugunung meminta Dewa Wisnu untuk

17

Mengembangkan Lingkungan Sosial yang Mendukung Kriya Seni Kata ‘kriya’ dalam bahasa Indonesia berarti kerajinan tangan. Kata ‘seni’ (art) berasal dari kata kerja -bahasa Latin ar yang berarti merangkai menjadi satu, menggabungkan atau menyusun. Seseorang yang membuat sesuatu benda disebut pengerajin. Terdapat kecenderungan pemikiran bahwa seni dipercaya sebagai ekspresi individual, dan kriya dipercaya sebagai jantung dari sebuah karya yang berguna bagi kehidupan. Apabila seni diberi inspirasi oleh visi individual, dan kriya adalah teknik yang mewujudkan karya seni itu, maka sesungguhnya antara seni dan kriya menjadi tak terpisahkan. Setidaknya saling melengkapi.

Judul buku Penerbit/penyusun Tahun Terbit Tebal

: Satua Bali : Dinas Kebudayaan Kota Denpasar : 2009 : 31 halaman + v

menyerahakan adiknya untuk diperistri, tentu saja Dewa Wisnu tak bersedia. Ini membuat Watugunung marah dan menyerang kerajaan Dewa Wisnu. Akhirnya Dewa Wisnu berubah menjadi manusia berkepala kura-kura dengan kuku tajam bernama Pancanaka. Dengan menjelma sebagai manusia kura-kura dan kukunya, Dewa Wisnu berhasil mengalahkan Watugunung. Selain memberi tuntunan tentang manfaat melakukan tapa sebagai rasana untuk mencapai keinginan, cerita Watugunung ini juga mengajarkan kita agar tak sewenangwenang dengan kepintaran yang kita miliki. Seberapa pun saktinya kita, jika berlaku sewenang-wengang dan menyakiti orang lain, lama kelamanan kita pasti akan celaka, seperti yang terjadi pada Watugunug. Buku ini berisi tiga cerita yakni “Watugunung”, “Kalung Urutan” dan “Kedis Cetrung”. Drs. I Ketut Mardika,M.M., Kepala Dinas Kebudayaan Kota DTnpasar mengharapkan buku ini bisa menjadi salah satu tuntunan hidup bagi masyarakat Bali, khususnya bagi anak-anak Bali dalam menghadapi kondisi dunia yang semakin banal. “Saya percaya filsafat-filsafat yang terkandung dalam cerita rakyat Bali dalam buku Satua Bali bisa dipaki sarana untuk membendung pengaruh buruk jaman global, sekaligus bisa dipakai sebagai cermin untuk melangkah ke depan. Semoga filsafat cerita ini bisa dipakai sebagai dasar pijakan untuk memperkuat budaya Bali,” harapnya. Mas Ruscita

C.609781-hp

C.605487-rmk

Jika dicermati lebih jauh, terdapat tiga kelompok pengerajin (seniman kriya) yang berkembang di masyarakat yaitu (1) para pengerajin tanpa pelatihan khusus, termasuk masyarakat pedesaan dan seniman yang tak terlatih; (2) pengerajin yang menunjang hidupnya dengan memproduksi bendabenda yang dapat dipasarkan, seperti perhiasan, pakaian, peralatan dapur, dan furniture; (3) seniman kriya yang menggunakan bahan-bahan hanya untuk menciptakan karya-karya yang artistik. Dalam perkembangan lebih lanjut kita melihat bahwa seniman kriya memiliki kemampuan menunjukkan jalan guna penemuan disain baru, dan dalam hal penggunaan material yang inovatif. Sebagai akibat dari keberhasilan mereka, beberapa dekade belakangan ini, terlihat semakin meningkat kecenderungan penggabungan antara media dan teknik dalam semua bentuk dan jenis eksperimen kesenian. Sebagian dari hasil karya itu disebut kriya seni. Dalam kurun waktu 5 (lima) dekade terakhir, atau sejak didirikannya perguruam tinggi seni seperti ASRI di Yogyakarta tahun 1950 (kini Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta), terjadi fenomena perkembangan kriya seni yang semakin menarik untuk dicermati. Melalui kurikulum nasional yang dirumuskan oleh para pakar di bidang seni, kriya seni dianggap menjadi salah satu school of thought (aliran pemikiran), dan telah meng-

hasilkan lulusan di bidang seniman atau sarjana di bidang kriya seni. Sudah tentu masyarakat memberikan tanggapan yang berbeda-beda. Ada yang mengagumi, ada yang belum mengerti, dan ada pula kelompok yang kurang menyukainya. Beragam respons, beragam pula argumentasi yang mendasarinya. Dan memang benar, asumsi yang mendasari tulisan ini, bahwa hendaknya wacana yang tergulir terus dikembangkan, dan selanjutnya perlu dirumuskan secara lebih tajam, terkait dengan visi dan misi pengembangan kriya seni ke depan. Rumusan dan pengembangan itu penting artinya, agar silang sengkarut pemahaman dan persepsi tentang kriya seni dalam masyarakat segera dapat dipetakan dengan jelas dan jernih. Dengan demikian produk kriya seni akan semakin jelas pula sasaran bidiknya, dan sasaran wacananya. Kesadaran akan pentingnya disain, termasuk kualitas produknya, kiranya masih perlu dipertanyakan kepada para seniman kriya Indonesia. Disain terkait erat dengan estetika, teknologi produksi, kecenderungan pasar, dan lain sebagainya. Banyak contoh kasus yang terjadi dalam disain, proses dan produk kriya Indonesia, yang tidak menguntungkan. Sekadar contoh dapat kita sebut misalnya, banyak para pengerajin perak di Bali dan Yogyakarta cenderung membuat produksi pesanan, berdasarkan

disain dari luar negeri, hanya mencontoh disain yang disiapkan si pemesan. Hal seperti itu akan menyebabkan produk kriya Indonesia menjadi berposisi tawar sangat lemah di luar negeri. Apa yang kita harapkan sebagai identitas bangsa sudah pasti tak bakal terwujud, karena tak terdapat produk yang unik yang menjadi ciri khas Indonesia. Persoalan semacam itu juga bakal berhadapan dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), yang di banyak negara sudah dilaksanakan dengan tertib. Dalam hal ini negara semestinya segera menangani masalah HKI dan hukum internasional, agar para seniman kriya tidak dirugikan oleh pihak asing, juga pihak-pihak lain yang kurang bertanggungjawab. Ke depan, tantangan yang lebih serius bagi kriya Indonesia adalah masalah pasar. Pasar tradisional seperti tokotoko, art shop, galeri, dan sejenisnya, yang melakukan transaksi secara langsung, akan berhadapan dengan proses transaksi secara tidak langsung dalam bentuk penggunaan teknologi informasi/komunikasi mutakhir (seperti portal/website, internet, dan sejenisnya). Berkaitan dengan keuletan sikap dan pemanfaatan teknologi, sebuah ilustrasi menarik pantas dikemukakan. Seorang penari dan pelukis dari Ubud, Gianyar, Bali bernama Desak Made Suarti melakukan penjemputan pasar internasional, dan

meraih sukses. Dia menikah dengan Peter Luce, seorang pengusaha industri kecil dari kota New York. Mereka berdua merancang disain-disain baru perak untuk kepentingan pelanggan mereka di New York. Desak dan suaminya menggunakan media televisi interaktif di New York untuk memasarkan produk-produknya. Setiap empat bulan sekali Desak tampil di televisi, untuk menjual berbagai produk rancangannya, disertai penjelasan tentang material dan spesifikasi disain yang tengah diluncurkan. Sebuah strategi yang cerdas, yang menguntungkan produser, para pengerajin, dan bahkan para konsumen yang enggan berbelanja ke luar rumah. Tinggal menekan nomor telepon, produk pesanannya dikirim sampai ke rumah. Media seperti internet, website dan lainnya, tentu juga menawarkan peluang yang menjanjikan. Artinya, penguasaan teknologi informasi dan komunikasi menjadi suatu keniscayaan yang tak dapat ditawar-tawar lagi. Problema disain, produksi, dan pemasaran, tentu merupakan materi penting untuk dicermati bersama dalam kesempatan ini. Di samping masalah pasar, terdapat aspek penting lainnya yang belum tergarap, yaitu aktivitas promosi yang masih lemah. Selanjutnya dibutuhkan komitmen dan integritas yang total untuk ‘membangun’ karya cipta seni bersamasama. Dalam hal ini sudah sepantasnya perguruan tinggi seni di Indonesia dapat merumuskan lebih tegas dan jelas mengenai school of thought dari Program Studi Kriya Seni yang terdapat pada perguruan tinggi seni di Indonesia. Kurang jelasnya rumusan kriya seni sebagai bidang ilmu, akan menyebabkan kurangnya peminat untuk memasuki program studi tersebut. I Made Bandem

Pementasan Kesenian Bali Menyemai Kembali Kemesraan Indonesia-Rusia KESENIAN Bali telah tampil di berbagai belahan dunia. Akan tetapi, Rusia yang merupakan pecahan Uni Soviet, mungkin salah satu negeri yang belum sempat disambangi oleh para seniman Bali. Tahun ini, untuk memperingati 60 tahun hubungan diplomatik IndonesiaRusia, sekelompok penari dan penabuh gamelan Bali melanglang Rusia pada 24 Agustus-3 September lalu, Melalui kesenian, kita berharap dapat membuka jalan untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan Rusia, ujar Duta Besar Republik Indonesia, Hamid Awaludin, saat menyambut kedatangan 22 orang seniman Bali di Moscow. Di masa lalu, hubungan Indonesia-Rusia sempat retak. Kesenian sebagai pembuka jalan memang banyak dipergunakan sebagai alat diplomasi budaya. Soft diplomacy yakni diplomasi dengan cara damai kini banyak dilancarkan dalam pergaulan antar bangsa dan diplomasi antar negara. Untuk kepentingan itulah, Pemerintah Indonesia, sejak Juni lalu mengutus para seniman Indonesia, salah satunya, ke Rusia. Para seniman Bali yang terdiri dari para mahasiswa dan dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar ditampilkan sebagai puncak penampilan kesenian Indonesia. Para insan seni dari Pulau Dewata bukan hanya menyajikan tari dan gamelan Bali saja namun sajian seni pentas yang merepresentasikan keindahan kesenian Nusantara. Hadir di tiga kota penting Rusia yaitu Moscow, Tula, dan Kazan, kebhinekaan kesenian Indonesia diapresiasi begitu antusias masyarakat setempat. Diawali dengan konser gamelan Bali yang dicermati sarat sensasi karena penampilan fisik gamelan dan ungkapan musikalnya yang mungkin baru pertama kali dilihat dan didengar. Puspa ragam tari yang disajikan juga membuat penonton terkesima. Penampilan tari selamat datang Selat Segara menyapa penonton dengan senyum ramah. Tari Saman (Aceh), Mandau (Kalimantan), Pakarena (Sulawesi), Padang Ulan (Jawa), dan Berburu (Papua), dan Oleg Tamulilingan (Bali) dipamerkan kepada penonton tentang bagaimana keberagamnya seni budaya Indonesia. Penampilan tari Nusantara sebagai ekspresi estetik dari keberagam budaya Indonesia itu ditutup dengan pementasan Kecak atau Cak. Seluruh penari dan penabuh bergabung menyajikan Cak Ramayana berdurasi

Penampilan kesenian Indonesia cukup mengundang perhatian masyarakat Rusia. 25-30 menit. Keunikan suara dan jalinan vokal dari 22 orang seniman Bali ini mengundang decak penonton. Seusai pementasan di kota tua Tula—sekitar 4 jam perjalanan darat dari Moscow—misalnya, penonton seakan histeris dan secara kompak memekikkan ocen ichorosho (bagus sekali) berkali-kali sembari mencoba mengocehkan cak cak cak dengan amat girang. Rangkain bunga dibawa penonton ke atas panggung sebagai ungkapan suka cita mereka. Syukur, mereka kagum dengan penampilan kita, ujar Ida Bagus Nyoman Mas, S.S.Kar. dengan wajah berseri-seri sumeringah yang bertugas mengkomandoi Cak. Adalah di Moscow Tchaikovsky Conservatory, penampilan para seniman Bali disaksikan para penonton yang selektif yaitu para musisi, penari, dan para seniman teater. Di institut musik yang sangat terkenal di Rusia itu, selain menampilkan tari Nusantara, tim kesenian kita secara khusus menggelar konser gamelan. Dua bentuk tabuh disuguhkan dalam kesempatan itu yaitu Gambang Suling dan Kebyar Ding. Tabuh Gambang Suling yang melodius dan Kebyar Ding yang rumit serta cepat memukau penonton. Seusai pementasan beberapa penonton mendekati gamelan dengan ekspresi penasaran. Banyak penonton yang baru pertama tahu musik tradisional Bali, kata I Ketut Garwa, S.Sn., M.Si., dosen ISI Dempasar yang dalam tim kesenian Bali itu menabuh kendang. Penampilan kesenian Indo-

nesia rupanya cukup mengundang perhatian masyarakat Rusia, terbukti dalam setiap pagelaran kehadiran penonton selalu melebihi kapasitas gedung. Di kota Kazan, digelar workshop tari Bali. Bertempat di Tartarstan State Choreography Theater, para penari ballet setempat dilatih tari Bali oleh Ida Ayu Wimba Ruspawati, SST., M.Sn., dosen ISI Denpasar, dibantu para mahasiswanya. Tak kurang dari satu jam para penari ballet Rusia itu diperkenalkan dengan babak awal tari Pendet untuk peserta wanita dan penggalan awal tari Baris untuk peserta pria. Para penari ballet Rusia sangat girang ketika hasil workshop itu, sempat dipentaskan setelah penampilan tim kesenian kita. Kendala bahasa rupanya tak jadi masalah dalam komunikasi seni. Seni sebagai bahasa universal mampu menjalin komunikasi dari hati ke hati seperti tampak ketika tim kesenian kita tampil dalam perayaan hari nasional Tartarstan, 28 September. Di belakang panggung, sebelum pementasan, para seniman Bali berbaur dengan grup-grup penari dan pemusik yang juga bersiap tampil dalam kesempatan itu. Tampaklah, kendati bahasa verbal tak bersambung, tapi bahasa hati dan bahasa seni mengemuka penuh gairah. I Wayan Suweca, SS.Kar., M.Mus., merasa terharu terhadap sukses yang dipetik misi kesenian yang dipimpinnya. Selaku direktor artistik yang sekaligus juga tampil bermain

gamelan dan memerankan Rahwana dalam Cak Ramayana, dosen ISI lulusan Kanada ini mengungkapkan lawatan para seniman Bali ini mengemban tugas negara. Penampilan para seniman Bali di Rusia ini adalah untuk membangun pencitraan bangsa Indonesia, ujar Suweca. Oleh karena itu, tambahnya, persiapan yang dilakukan tim kesenian ISI Denpasar ini dilakukan seoptimal mungkin, baik saat latihan di tanah air maupun menjelang pementasan. Diplomasi budaya adalah wahana pencitraan jati diri sebuah bangsa, ungkap Prof. Dr. I Wayan Rai S, M.A. Saat melepas keberangkatan tim kesenian Bali itu, Rektor ISI Denpasar tersebut mengungkapkan kesenian adalah representasi karakter bangsa. Oleh karena itu, pemanfaatan seni sebagai media diplomasi budaya sekaligus kita pakai untuk membangun karakter bangsa di tengah era globalisasi ini, ujar Prof. Rai. Bagi kepentingan Indonesia di Rusia, menurut Duta Besar Republik Indonesia di Moscow, Hamid Awaludin, penampilan para seniman Bali diharapkannya menjadi peristis mesranya kembali hubungan Indonesia dan Rusia. Awaludin yang selalu hadir dalam setiap penampilan tim kesenian Bali itu mengatakan bahwa gebrakan kesenian Indonesia di Rusia akan ditindaklanjuti dengan kerja sama di bidang lainnya seperti perdagangan, pendidikan, dan teknologi. Kadek Suartaya


HIBURAN

18

Minggu Umanis, 5 September 2010

Dwita Sukma

Puteri Bali 2010

Kolaborasi di Kresna Art Gallery Sebanyak 75 lukisan dengan thema “Spirit to Art” berkolaborasi di Kresna Art Gallery di Jalan Mawang Kelod, Lodtunduh, Ubud. Pameran yang dibuka, Minggu (15/8) akan berlangsung sampai tanggal 15 September 2010. Adapun karya yang akan dipamerkan terdiri dari 50 karya tradisional dan 25 lukisan modern dari beberapa pelukis Bali dan luar Bali yang BPM/ist Karya Agus Arya Pratama tinggal di Bali. Dalam hal ini pemilik Gallery Kadek Patra merasa terpanggil mendukung seniman lukis dalam merespon pertumbuhan seni rupa Bali yang senantiasa dinamis.

Setelah melalui proses yang cukup panjang, pemilihan Puteri Bali 2010 akhirnya membuahkan hasil. Dewan juri sepakat untuk menetapkan salah satu dari 12 finalis Puteri Bali 2010 menjadi pemenang dan berhak atas mahkota Puteri Bali, yakni finalis dengan nomor urut 3, Ida Ayu Dwita Sukma Ari P. Ia berhasil menyisihkan 11 orang rekan-rekannya sesama finalis puteri Bali 2010 ini. Pemelihan Puteri Bali 2010 ini berlangsung di ruang pertemuan Bank Indonesia (BI) Denpasar, Jumat (3/9) malam lalu. Puncak kegiatan pemilihan Puteri Bali yang akan menjadi wakil Bali ke ajang pemilihan Puteri Indonesia 2010 di Jakarta awal Nopember 2010 mendatang berlangsung cukup semarak. Terlebih ke-12 finalis Puteri Bali tidak segan-segan mengikutkan pendukungnya untuk memberikan support dalam meraih mahkota Puteri Bali. Selain menetapkan Dwita Sukma sebagai Puteri Bali tahun ini, dewan juri yang terdiri dari berbagai kalangan ini juga menetapkan puteri favorit yang diraih A.A.Ayu Intan Prameswari. Sedangkan untuk puteri inteligensia diraih finalis dengan nomor urut 10, yakni Gusti Agung Galuh Ardhaningrat. Untuk runner up 2 diraih finalis Ni Putu Ika Anggreni Giri P, disusul runner up 1 jatuh

pada finalis Ni Nym. Krisna Kumalayani. Dalam ajang final pemilihan Puteri Bali 2010, sambutan masyarakat Bali nampaknya masih kurang. Kondisi ini dapat dilihat dari jumlah pengunjung yang datang menyaksikan ajang tahunan ini. Puluhan kursi yang disediakan panitia terlihat banyak kosong, terutama di bagian belakang pojok selatan. Kalau dilihat pengunjungnya tidak terlalu banyak, mungkin karena pemilihan lokasi yang kurang familiar, ujar salah seorang pengunjung malam itu. Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara Putu Gede Wiwien Gunawaseka juga mengungkapkan minat gadis Bali untuk mengikuti ajang ini sangat minim. Kondisi ini, membuat pihaknya selalu berusaha menjaring minat gadis-gadis Bali yang memiliki potensi cukup besar untuk bias ikut dalam ajang pemilihan puteri-puteri di Indonesia. (ara)

Pameran Puisi Rupa ”Mindmap” (BPM/ARA)

PUTERI BALI - Dwita Sukma (tengah) terpilih sebagai Puteri Bali 2010, Jumat (3/9) malam.

Lomba Mengarang Cerita Tingkat SD Se-Bali ”Aku dan Sahabat Abadi” Juara

Kelancaran berbahasa anakanak jaman sekarang meningkat tajam. Hal ini bisa dibuktikan dari karangan anak-anak yang masuk ke panitia lomba mengarang anak-anak sekolah dasar se-Bali yang digelar SD Tunas Daud Denpasar, bulan JuliAgustus 2010 lalu. Meskipun panitia membebankan, biaya pendaftaran bagi para peserta, ternyata tak mengurungkan niat anak-anak AKTRIS Olivia Zalianty (29) tidak setuju perang, untuk berlomba, ada sekarena perang hanya akan menimbulkan masalah kitar 300 karangan yang baru. ‘’Saya memaklumi pidato Presiden SBY dalam masuk, dan 60 karangan menghadapi ketegangan hubungan Indonesia dan Mayang dinyatakan sebagai laysia di Markas Besar TNI di Cilangkap baru-baru finalis yang berhak unini,’’ lontar Olivia yang bersama pimpinan dan angtuk mengikuti tahapan gota Karya Tunas Nusantara (KTN) membagi lomba selanjutnya. tajil (makanan berbuka puasa) kepada para “Sebenarnya sopir dan penumpang bus kota di Terminal panitia memberi Blok M, Jakarta Selatan. ancer-ancer 50 fiAdik kandung aktris Marcella Zalianty ini menalis, tetapi ratanegaskan, dia lebih memilih diplomasi. ‘’Namun, rata karangan kita harus tegas, jangan lembek. Kita harus teyang masuk bagas menghadapi Malaysia. Kalau kita lembek, gus-bagus, sehdi saat lain kita akan dilecehkan Malaysia ingga akhirnya lagi,’’ jelas Olivia. ditoleransi Ia menambahkan, harga diri bangsa kita menjadi 60 belum jelas. Sehingga kita sering terpancing karangan oleh isu-isu yang dilontarkan oleh Malaysia. yang masuk fiPemerintah harus tegas dan harus ada komitnal,” jelas I men yang jelas atas pelanggaran wilayah yang Made Suantha dilakukan Malaysia di perairan Indonesia, tusalah seorang tur Olivia yang menggemari olah raga bela diri juri. BPM/pik wushu ini. Lebih lanjut Olivia Zalianty Olivia juga mendukung Marcella ZalianSuantha menty yang akan menggarap film drama percintaan dengan la- jelaskan, 60 pengarang yang tar belakang perbatasan RI-Malaysia akhir tahun ini. (pik) karyanya terpilih kemudian di-

Olivia Tak Setuju Perang

Brandon Penari Hip Hop Cilik

Masuk Final IMB GERAKANNYA lincah. Kedua kaki serta dua tangannya bergerak ke atas dan bawah, menyamping dan berjumpalitan ringan di atas kapal KRI Tanjung Nusanive, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dia bernama Brandon de Angelo (8) asal Surabaya, finalis Indonesia Mencari Bakat (IMB) yang bersama finalis lain diundang berbuka puasa bersama 100 anak yatim di atas kapal Tanjung Nusanive. Siswa kelas IV SD Cita Hati

Surabaya ini pernah meraih rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai penari hip hop termuda tahun 2004. ‘’Waktu itu, papa menawari aku ikut ajang IMB, aku langsung setuju. Wah, saat audisi, antre berjam-jam karena pesertanya sekitar 700 orang. Tapi aku senang karena aku bisa lolos menjadi salah satu dari lima orang finalis IMB,’’ ujar Brandon yang terpilih mewakili Surabaya. Sejak kapan Brandon belajar menari hip hop? Sejak umur 6 tahun. ‘’Karena aku sering

melihat kakakku menari, aku mencobanya dan sampai sekarang keasyikan. Lalu, papa memasukkan aku dan kakakku ke sanggar tari,’’ jawab Brandon polos. Kok tertarik tari hip hop, tidak tarian lain? ‘’Hip hop aku pikir sangat atraktif. Gerakannya cepat, lincah dan bikin semangat. Aku jadi keluar keringat. Aku juga pernah belajar tari tradisional seperti tari Jawa dan Bali. Menurutku, susah banget, harus pelan dan luwes. Aku kan orangnya enggak bisa diam. Jadi, aku pikir lebih nikmat menari hip hop saja,’’ cetus Brandon yang bercitacita ingin go international lewat tari hip hop. (pik)

panggil dan diminta untuk membuat karangan lagi di tempat sesuai dengan tema yang diberikan oleh panitia. “Hal ini perlu kami lakukan untuk membandingkan karangan yang dibuat di rumah dengan karangan yang baru, apakah memang karangan itu betul-betul karya anak tersebut, ataukah ada campur tangan pihak lain, atau malah merupakan nyiplakan dari karangan yang sudah ada yang dengan mudah bisa didapatkan di buku, malajah maupun internet,” jelas Made Taro, ketua tim juri. Hasilnya bagi panitia sungguh mengesankan, juga memprihatinkan, karena ada beberapa karya yang sebenarnya dinominasikan sebagai juara harus gugur karena sangat berbeda, yang kemungkinan besar karya yang dilombakan merupakan hasil karya orang lain. “Sebenarnya yang terpenting dari kegiatan lomba mengarang ini adalah memberikan ruang ekspresi bagi anak-anak, memberikan kesempatan mereka mencurahkan isi hatinya, bukan mencekoki mereka dengan pikiran-pikiran orang dewasa, sedangkan gelar juara hanya masalah kedua, karena hal ini tentu sangat berkaitan dengan ide cerita dan mood saat mengarang, “ tambah Suantha. Yang mengesankan bagi para juri adalah karya-karya para siswa yang lumayan bagus pada karya pertama maupun kedua. Walaupun mereka diminta untuk mengarang ditempat den-

gan tema yang ditentukan panitia, banyak anak-anak yang menemukan ide-ide bagus, memperlihatkan kekonsistenan bahasa, sehingga layak dipilih sebagai pemenang. Akhirnya dewan juri memilih Kadek Dita Krismayasari dari SD Santho Yoseph 2 Denpasar dengan karyanya berjudul “Mimpi Tukang Siomay” dan “Aku dan Sahabat Abadi” sebagai juara I, disusul oleh I Gusti Ayu Nadya Utami Dewi (SD Saraswati 4 Denpasar) sebagai juara II, Bella Putri Utami (SD Santo Yoseph 2 Denpasar) sebagai III, sedangkan juara harapan Yosi Para disna (SDN 3 Sanur), Ni Made Maha Laxmi (SD Katolik Karya Buleleng), dan Victoria Agatha ( SD santho Yosef 2 Denpasar). Sedangkan Abigael Emanuela (SD Tunas Kasih, Badung) terpilih sebagai juara berbakat. Karangan karya Kadek Dita yang yang berjudul “Aku dan Sahabat Abadi” mendapat apresiasi yang sangat bagus dari Dewan juri. Pada karangannya yang disetor pertama, pengarang cilik ini berhasil membuka karangan dengan kaliamat langsung yang spontan dan wajar. “Dokter jahat,” terikku lantang. “Dokter tidak mengerti perasaanku.” Ermosiku semakin menggebu-gebu. Maam memelukku dan berbisik,” Kalau kamu mau melakukannnya kamu pasti akancepat sembuh.” Aku terdiam dan menunduk. Air mataku diusap pak Dokter......” (ita)

BPM/ist

Lomba mengarang anak-anak sekolah dasar se-Bali

Pameran puisi rupa bertajuk “MindMap” akan digelar di IndoAsia Gallery, BaliWood Art & Culture Centre, Sayan, Ubud, Kabupaten Gianyar mulai 28 Agustus hingga 11 Oktober 2010. Pelukis Made Wianta akan menggelar 100 karya puisi rupa atau karyakarya seni rupa yang dikombinasi dengan puisi atau sebaliknya. Ini merupakan karya terbaru yang diseleksi dari dokumentasi setahun terakhir. Wianta yang dikenal sebagai perupa gaya abstrak ini memiliki beberapa periode kekaryaan, seperti periode Karangasem, titik-titik, segiempat, segitiga, assembling, kaligrafi, instalasi, dan puisi rupa.

BPM/dar

UWRF yang akan berlangsung 6 September - 10 Oktober mendatang di Ubud, menggandeng Citibank sebagai sponsor resmi dalam meningkatkan motivasi penulis Indonesia yang lebih kreatif.

UWRF 2010 Gandeng Citibank

Motivasi Penulis Indonesia Lebih Kreatif Gianyar (Bali Post) Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) yang merupakan pergelaran karya kesusastraan tahunan, di tahun 2010 tampak berbeda dengan tahun sebelumnya. UWRF yang akan berlangsung 6 September - 10 Oktober mendatang di Ubud, menggandeng Citibank sebagai sponsor resmi dalam meningkatkan motivasi penulis Indonesia yang lebih kreatif. Dalam konferensi pers yang berlangsung di Indus Restoran, Jumat sore (3/9), Direktur UWRF Janet De Neefe mengatakan, kerja sama yang dilakukan dengan Citibank yang merupakan salah satu penyedia jasa keuangan terbesar di dunia, yang memiliki cabang di lebih dari 100 negara, menjadi bagian dari branding UMRF tahun 2010. Kerja sama ini akan membantu mempromosikan UWRF kedua belas negara di dunia, jelasnya. Perwakilan Citibank, Ditta Amarhoseya mengungkapkan ketertarikan Citibank menjadi bagian dari UWRF 2010 karena telah mengetahui kiprah dari UWRF selama tujuh tahun. Di samping bisa membantu perluas program dari Citibank itu sendiri, keikutsertaan Citibank men-

jadi sponsor untuk lebih mengeksiskan Citibank di Bali. Tak kalah pentingnya, keikutsertaan dalam membantu budaya dan kesenian, seperti UWRF. Beberapa tahun terakhir, karya sastra di Indonesia mengalami peningkatan yang luar biasa. Ada perubahan positif dalam perkembangan budaya nasional. Oleh karena itu melalui Citibank - UWRF 2010 ingin ikut ambil bagian dalam memotivasi penulis-penulis di Indonesia agar lebih kreatif. Untuk tahun ini, Citibank UWRF 2010 mengundang sebanyak 18 penulis Indonesia untuk tampil dalam perhelatan kesusastraan terbesar di Asia. Para sastrawan yang diundang ini setelah melewati seleksi dengan 105 karya penulis yang cukup ketat dari Dwan Kurator Citibank UWRF, di antaranya penulis terkemuka Triyanti Triwikromo, penyair Bali Cok Sawitri serta penulis muda makasar M. Aan Mansyur diawal Mei lalu. Citibank-UWRF 2010 akan mengusung tema besar “Bhineka Tunggal Ika”. Dijadwalkan sebanyak 100 penulis dari 20 negara, termasuk 18 dari Indonesia, akan hadir dan ikut ambil bagian dalam Citibank-UWRF 2010. (kmb16)


19

Minggu Umanis, 5 September 2010

Pascangamuk, Perbekel Pemuteran Akhirnya Diamankan di Polres Singaraja (Bali Post) Setelah sempat dilepaskan, Perbekel Pemuteran Kecamatan Gerokgak, Ketut Sudarma alias Codet (35), akhirnya diamankan kembali ke Polres Buleleng, Sabtu (4/9) kemarin. Perbekel Sudarma diamankan untuk diperiksa terkait kasus pemukulan dan perusakan ketika sang perbekel mengamuk di sejumlah tempat umum di Pemuteran, Senin (30/8) lalu. KBO Satreskrim Polres Buleleng Iptu Alit Kamboja seizin Kapolres AKBP M. Yudhi Hartanto, Sabtu sore kemarin, mengatakan Perbekel Sudarma memang dijemput untuk diperiksa di Polres terkait pengaduan sejumlah warga di Pemuteran. ‘’Ya, kami sudah tangkap dia. Saat ini sedang kami periksa. Ia ditangkap karena ada pengaduan dari masyarakat,’’ kata Kamboja. Apakah Perbekel Sudarma

akan langsung ditahan? Kamboja mengatakan sesuai dengan aturan maka Prebekel Codet akan dimintai keterangan selama satu kali dua puluh empat jam. Masalah apakah nanti ditahan atau tidak akan diputuskan setelah yang bersangkutan diperiksa. ‘’Sesuai aturan selama satu kali dua puluh empat jam kami minta keterangan, nanti setelah itu baru diputuskan ditahan atau tidak,’’ katanya. Seperti diberitakan, Perbekel Sudarma sudah sempat diamankan pada Senin malam lalu di Mapolres Buleleng. Ia diamankan karena mengamuk di Hotel Adi Asri dan memukul seorang warga serta memecahkan kaca depan truk yang kebetulan lewat di jalan desa itu. Namun karena polisi belum memeriksa saksi dan mendapatkan bukti-bukti, sang perbekel pun dilepaskan.

Dari Hal. 1

berfungsi sebagai tempat pemujaan Dewa Rudra dan terletak di barat daya Pulau Bali. Pura ini didirikan berdasarkan konsepsi Sad Winayaka dan Padma Bhuwana. Sebagai pura yang didirikan dengan konsepsi Sad Winayaka, Pura Luhur Uluwatu sebagai salah satu dari Pura Sad Kahyangan untuk melestarikan Sad Kertih (Atma Kertih, Samudra Kertih, Danu Kertih, Wana Kertih, Jagat Kertih dan Jana Kertih). Sedangkan sebagai pura yang didirikan berdasarkan konsep Padma Bhuwana, Pura Luhur Uluwatu didirikan sebagai aspek Tuhan yang menguasai arah barat daya. Pemujaan Dewa Siwa Rudra adalah pemujaan Tuhan dalam memberi energi kepada ciptaan-Nya. Di Pura Luhur Uluwatu, terdapat Meru Tumpang Tiga. Di sebelah kanan dari Jaba Pura Luhur Uluwatu ada Pura Dalem Jurit sebagai pengembangan Pura Luhur Uluwatu pada zaman kedatangan Dang Hyang Dwijendra pada abad ke-16 Masehi. Pura Luhur Uluwatu juga memiliki beberapa pura Prasanak atau Jajar Kemiri. Pura Prasanak tersebut antara lain Pura Parerepan di Desa Pecatu, Pura Dalem Kulat, Pura Karang Boma, Pura Dalem Selonding, Pura Pangeleburan, Pura Batu Metandal dan Pura Goa Tengah. Semua Pura Prasanak tersebut berada di sekitar wilayah Pura Luhur Uluwatu di Desa Pecatu.

Di sisi lain, warga yang merasa dirugikan atas perbuatan Perbekel tersebut kemudian ramai-ramai melaporkan Perbekel Sudarma ke Polsektif Gerokgak. Seorang warga Gusti Nyoman Suastayasa alias Gusti Bontoan (41) melapor karena dipukul oleh Perbekel Sudarma di Hotel Adi Asri ketika ia menanyakan maksud perbuatan Perbekel yang mengamuk di hotel itu. Kasus kedua dilaporkan oleh pihak Hotel Adi Asri. Pihak hotel mengaku mengalami kerugian Rp 2,5 juta akibat perbuatan Perbekel Sudarma. Saat mengamuk, Perbekel Sudarma disebutkan masuk ke lobi hotel dan tanpa alasan yang jelas membanting papan nama resepsionis dan membanting sebuah patung hingga pecah. Selanjutnya, seorang sopir truk, Made Minggu Juniasa (26), warga Desa Bila Kecamatan

Kubutambahan juga melaporkan Perbekel Sudarma ke Polsektif Gerokgak. Sopir itu mengaku mengalami kerugian Rp 1,2 juta karena kaca depan truk yang dikendarainya dipukul oleh sang perbekel hingga pecah. ‘’Saya waktu itu berhenti karena melihat ada keramaian, namun tanpa alasan yang jelas pelaku datang memukul kaca depan truk dengan tangan,’’ kata sopir itu saat melapor di Polsektif Gerokgak. Yang menarik, selain kasus penganiayaan dan perusakan, Perbekel Sudarma tiba-tiba juga dilaporkan terkait kasus penggelapan dana kas desa. Kasus itu dilaporkan oleh Ketua LPM Nyoman Dangin Suwidnya dan Ketua Forum Peduli Desa Pemuteran Ketut Tirtayasa ketika bersama warga mendatangi Polres Buleleng sehari setelah perbekel mengamuk di Pemuteran. (kmb15)

Dua Perahu Di situ terdapat prasada, tempat moksahnya Danghyang Dwijendra, berdampingan dengan monumen berupa dua buah perahu yang dipakai berlayar sewaktu datang ke Pulau Bali. Pura Luhur Uluwatu juga banyak dikunjungi turis mancanegara. Piodalan di Pura Uluwatu jatuh pada Selasa Kliwon Wuku Medangsia. Dosen IHDN Denpasar Drs. Ketut Wiana, M.Ag. mengatakan berdasarkan Lontar Kusuma Dewa, Pura Uluwatu didirikan atas anjuran Mpu Kuturan sekitar abad ke-11. Dalam lontar itu disebutkan, Pura Uluwatu salah satu dari enam Pura Sad Kahyangan di Bali. Lontar Kusuma Dewa tersebut dibuat sekitar tahun 1005 Masehi atau tahun Saka 927. Hal itu didasarkan pada adanya pintu masuk Pura Luhur Uluwatu menggunakan Candi Paduraksa bersayap. Candi tersebut sama dengan candi masuk di Pura Sakenan. Di candi Pura Sakenan tersebut terdapat Candra Sangkala dalam bentuk Resi Apit Lawang yaitu dua orang pandita berada di sebelahmenyebelah pintu masuk. Hal ini menunjukkan angka tahun yaitu 927 Saka. Lanjut Wiana, dalam Lontar Padma Bhuwana juga disebutkan tentang pendirian Pura Luhur Uluwatu sebagai Pura Padma Bhuwana oleh Mpu Kuturan pada abad ke-11. Candi bersayap seperti di Pura Luhur Uluwatu terdapat juga di Lamongan, Jatim. Pura Luhur Uluwatu

Mulai Pura Pekendungan Wakil Rektor I Unhi Drs. I.B.

Tak Melawan Dari Hal. 1 Meski tak berani melawan, warga terus bergerombol menyaksikan aksi aparat polisi. Warga juga menggelar orasi memprotes pembongkaran paksa itu. ‘’Kami sudah beriktikad baik bertemu dengan pihak perkebunan. Nyatanya, kami ditolak dan blokir jalan justru dibongkar paksa,’’ ujar Samsudin, koordinator warga. Aksi blokir jalan ini digelar dua kali. Pertama awal 2010 lalu, ratusan warga setempat memblokir jalan ke perkebunan Kaliklatak. Alasannya, pihak perkebunan menutup sepihak lapangan sepak bola yang digunakan warga berolahraga. Setelah sebulan diblokir, pihak perkebunan menawarkan jalan damai. Akhirnya disepakati, pihak perkebunan memberikan hibah tanah untuk lapangan di luar perkebunan. Kala itu, blokir dibongkar warga dengan damai. Namun dua bulan kemudian, janji hibah tanah lapangan tak kunjung tiba. Bahkan, pihak perkebunan kembali sulit ditemui warga. Merasa dikibuli, warga kembali memblokir jalan menuju perkebunan, 24 Juli lalu. ‘’Kami selalu ditolak saat menagih janji. Padahal, warga terus mengupayakan jalan damai, kata Samsudin. Menurutnya, aksi blokir jalan itu sebagai bentuk luapan protes warga dengan arogansi manajemen perkebunan. Rencananya, warga mengadukan persoalan pembongkaran paksa itu kepada DPRD Banyu-

Aktifkan Pecalang Dari Hal. 1 Hal ini, menurut Wiadnyana sudah pernah dibicarakan kepada para bendesa adat di Badung. Majelis Madya menyarankan Bendesa Adat untuk mengaktifkan para pecalang, terutama untuk menjaga tempat-tempat suci. Supaya tidak kecolongan lagi. ‘’Biar tidak begitu hilang baru makemit. Tentu saja pengabdian para pecalang ini juga diperhatikan,” ujarnya. (ded)

wangi. Alasannya, warga tidak pernah mengganggu aktivitas perkebunan. Justru kata Samsudin, warga selalu baik dengan manajemen perkebunan. ‘’Jangan salahkan kami kalau menempuh jalur hukum,’’ ancam Ketua Ikatan Pemuda Lerek (IPL), Gombengsari tersebut. Proses pembongkaran paksa kemarin berjalan mulus. Dalam hitungan menit, 150 personel yang diterjunkan berhasil mengendalikan warga. Selama pembongkaran, massa hanya bergerombol di dekat lokasi. Usai dibongkar, polisi meminta warga membubarkan diri. ‘’Aksi warga sudah mengganggu fasilitas umum. Karena itu, layak kami bubarkan secara paksa,’’ kata Kabag Operasional Polres Banyuwangi AKP Aditya usai memimpin pembongkaran. Polres tetap menyiagakan sejumlah personel di pintu gerbang perkebunan. Hal ini kata Aditya, untuk mengantisipasi aksi susulan warga ke wilayah perkebunan. Sementara itu, tak satu pun manajemen perkebunan Kaliklatak yang bisa ditemui. Saat pembongkaran paksa, seluruh manajemen perkebunan memilih bertahan di areal kebun. (udi)

Sempat Berhamburan Dari Hal. 1 Pusatnya sekitar 36 Km barat daya Lais, Kabupaten Bengkulu Utara dengan kedalaman 28 km, namun tidak berpotensi tsunami. Saat getaran gempa itu, warga di Kota Bengkulu sempat berhamburan ke luar rumah, namun hanya beberapa detik gempa besar itu sudah tidak berlanjut dan warga kembali masuk rumah, kata Anggota DPRD Provinsi Bengkulu M. Sis. Bengkulu pernah dua kali diguncang gempa besar yaitu pada tahun 2000 dengan kekuatan 7,3 SR dan pada 2007 berskala 7,9 SR yang merobohkan ribuan rumah penduduk, menelan puluhan korban jiwa dan kerugian mencapai ratusan miliar rupiah. (ant)

Dharmika, M.A. mengatakan perjalanan suci Dang Hyang Nirartha melakukan tirtayatra dan darmayatra diawali ketika beliau berada di Pura Pakendungan, Tabanan. Dalam perjalanan suci ini beliau juga melakukan Darmayatra memberikan darmawacana kepada warga pesisir, para nelayan, warga subak tentang hal-hal praktis yang telah mereka lakukan sehari-hari guna meningkatkan kualitas kehidupan jasmaniah dan spiritualnya. Akhirnya beliau tiba di sebuah tempat di ketinggian yang kemudian disebut Pura Luhur Uluwatu. Di tempat ini beliau kemudian melakukan tapa, yoga, semadhi dan melalui bisikan jiwa yang paling dalam, bahwa tempat ini sangat cocok serta mengandung kekuatan-kekuatan kesucian untuk melepaskan diri, melepaskan jiwa atma untuk menuju alam Ciwa. Tempat itu adalah betul-betul tempat yang suci untuk ngeluhur melepaskan jiwa menuju alam sunya. Batu karang yang putih bagaikan seorang sadhaka (wiku), Sadhaka artinya ia yang melaksanakan sadhana. Sadhana dalam kitab Wrehasp-

atitatwa disebut sebagai jalan untuk menuju Sang Hyang Wisesa Paramartha atau jalan kelepasan. Lewat Kidung Rasmi Sancaya, karangan Dang Hyang Nirartha ada disebutkan demikian: Sebagai seorang kawi yang belum mendapat kasih Dewi Keindahan, maka saya pun berkeliling menelusuri pantai senantiasa mendambakan kasih-Nya; setelah menuruti belak-belokkan pantai yang sepi, saya tiba di bukit kapur, juga jurang-jurangnya yang dalam, kemudian kembali menuju puncak bukit. Di sana saya mengaso, di bawah pohon kamalaka, sambil menulis karya sastra, menikmati keindahan samudra yang ombaknya senantiasa membentur tebing, mengeluarkan asap putih, bagaikan asap tungku pemujaan. Beliau kemudian menetap beberapa hari di daerah ini, melakukan aktivitas-aktivitas kesucian, menata tempat ini dan mulai membangun tempat suci. Di sini beliau mendapatkan wahyu, pikiran-pikiran jernih untuk mencapai tujuan hidup moksahtammenyatunyaatman dengan Brahmam.(lun)

Duri Dalam Daging Dari Hal. 1 Ormas inilah yang sering menjadi duri dalam daging bagi pemerintah dalam upaya menciptakan stabilitas keamanan. Memang tidak semua ormas ilegal sering berseberangan dengan pemerintah. ‘’Namun tidak sedikit pula, mereka dalam tindakkannya lebih banyak mengandalkan otot ketimbang otak,’’ katanya. Ditambahkan, banyaknya kasus gesekan antar-ormas di Bali belakangan ini merupakan masalah riil serta sangat bijak jangan didramatisir. Pihak terkait perlu memahami akar persoalan secara proporsional, sehingga ada jalan keluar yang lebih bijaksana. Jangan dikotomi benar salah, tetapi egaliter dan humanis. ‘’Tuntaskan dengan semangat manyamabraya,’’ katanya. Pendekatan secara humanis, dirasakan paling cocok untuk mengatasi kemelut preman di Bali. Pihak berwenang perlu melakukan pendekatan pada pihak yang paling berpengaruh, sehingga tidak terulang kejadian yang sama untuk kesekian kalinya. Tindakan represif tidak akan bisa menyelesaikan sampai ke akar-akarnya. Namun tidak jarang kata Bendesa Pekraman Panjer ini,

ormas yang legal tersebut sering kebablasan dalam menjalankan fungsinya. Merasa bernaung pada sebuah ormas yang besar, oknumoknum ormas ini dengan seenaknya bertindak di luar kewenangannya. Untuk ormas yang bertindak bertentangan hukum, Budiana setuju kalau pemerintah meninjau ulang rekomendasi yang pernah dikeluarkan. Sementara Gede Made Suardana pada sebuah kesempatan melihat ada kesan kuat, ketika sebuah ormas ditekan, ternyata dalam perkembangannya, ulah mereka justru makin resistan dan taktis menyiasati tekanan. Seperti halnya di Bali, mesti secara nyata tidak ada ormas yang menyatakan diri sebagai preman, namun kiprahnya sedikit meniru cara-cara preman. Malah belakangan ada yang sudah memposisikan diri sebagai benteng dari sebuah penguasa. Dosen FH Unud ini menyatakan penjara tidak sepenuhnya solusi terbaik dalam menertibkan sebuah ormas. Dalam kenyataan, yang sering terjadi adalah penjara justru menjadi sekolah baru yang makin mematangkan semangat mereka untuk lebih masuk dalam pusaran dunia premanisme. (sub)

Menyamar Jadi Distributor Dari Hal. 1 Disebutkan, dalam praktiknya, tersangka dengan modus operandi menyamar jadi distributor tabung gas, namun sebenarnya bukan. Modus operandi lainnya, memindahkan isi gas dari tabung isian tiga kilogram ke tabung gas isian 50 kilogram. Terungkapnya kasus tersebut, menurut Wimboko, berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan pengembangan sekitar sebulan, hingga akhirnya kasus itu

terungkap. Sistem kerja para tersangka pun sepertinya tak mengenal waktu hingga tengah malam. Terbukti saat penggerebekan oleh kepolisian pada dini hari sekitar pukul 01.00, di tempat itu delapan orang sedang mengerjakan aksi pengoplosan isi tabung gas. Mereka kemudian digelandang ke Polres Tabanan. Sejumlah barang bukti terkait aksi pengoplosan isi tabung gas pun disita, termasuk empat mobil yang diduga sebagai sarana mendistribusikan tabung gas ke pasaran. (kmb)

Hakikat Manusia RASA syukur dan prihatin berkecamuk di batin Rubag, Rabu siang lalu. Syukur bercampur terharu menyaksikan ribuan orang berbusana adat putih secara khusyuk mengikuti acara Purwa Daksina yang dirangkai pawai keliling terkait upacara Memukur di Geria Gede Karang, Tampakgangsul, Denpasar. Meski terik matahari menyentak, lakiperempuan, tua-muda hingga kanak-kanak semangat mengusung sawa (simbol almarhum/almarhumah) dan memegang berbagai sesajen, tedung, umbul-umbul, tanpa menghiraukan keringat mengucur di seluruh tubuh. Bahkan kaya-miskin dan intelektual-nonintelektual berbaur dalam melaksanakan kewajiban dharma tersebut. Prihatin, karena sikap dan perilaku masyarakat dalam upacara adat tersebut sangat jauh berbeda dengan kehidupan sekuler masyarakat Bali sehari-hari. Seperti langit dan bumi, seakan Rubag merasa hidup di dua dunia! Di wilayah kegiatan upacara kehidupan masih bernuansa Bali, sedangkan begitu keluar beberapa meter suasana ritual spiritual langsung memudar. Dengung kidung suci dan irama gamelan tidak melekat lagi di ingatan, sebaliknya bising raungan motor dan mobil disertai klakson memekakkan genderang telinga. Tatapan mata serta gerak-gerik masyarakat pun kurang bersahabat lagi. Suasana nyaman, aman dan tenteram juga berganti sikap saling mencurigai. ’’Upacara Memukur yang dilaksanakan Geria Gede Karang, konon, diikuti sekitar 200 sekah, namun ribuan orang terlibat dalam acara Purwa Daksina itu. Masingmasing sekah diiringi para keluarga dekat dan jauh serta kerabat, sehingga suasana berdesakan tak terhindar. Kendati ada kaki terinjak, perut atau dada tersikut, tidak ada yang tersinggung dan marah. Mereka seakan sadar, bahwa kedatangan mereka ke tempat upacara, di samping untuk mengantar dan mendoakan agar arwah para almarhum selamat memasuki alam niskala, juga untuk menunaikan kewajiban, sebagai pihak yang ditinggalkan para almarhum, sebaik-baiknya. Tanpa cacat apalagi membikin keributan! Aku pun sempat terhimpit dan sulit bergerak hampir setengah jam sehingga napasku tersengal. Karena melihat antusiasme para peserta upacara, aku berusaha bertahan. Sayang, suasana damai, tenang penuh spiritualisme keagamaan agaknya hanya terjadi di ruang dan waktu upacara adat seperti itu, sedangkan di kehidupan sehari-hari penyimpangan perilaku terus berlangsung,’’ komentar Rubag. ’’Lho, mengapa kok ada keluhan seperti itu? Sepertinya ada perang batin di dadamu,’’ sela Widia. ’’Benar! Dulu, aku sering mengatakan pada siapa pun bahwa aku bersyukur dan bangga lahir dan hidup di Bali, pun bila mati kelak kuharap bisa mati di pulau

Tenaga Ahli Dari Hal. 1 Seperti untuk tenaga ahli sehingga DPR memiliki data kuat saat membahas sebuah RUU bersama pemerintah. ‘’Jadi dana itu dialokasikan dulu ke tenaga ahli saja,’’ tandasnya. Anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-KB) DPR, Abdul Malik Haramain, mengatakan gedung baru belum diperlukan. Menurutnya, lebih baik anggota dewan memikirkan pekerjaan yang lebih penting dari sekadar memikirkan gedung baru. Pertama, bagaimana peningkatan produktivitas anggota dewan yang memiliki banyak pekerjaan. Kedua, lebih baik meningkatkan fasilitas untuk menunjang pembahasan Rancangan Undangundang (RUU). Anggota Forum Masyarakat Pedulu Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang, men-

Saat menggeledah Vila Marisa, di Jalan Bumbuk Kerobokan Badung, polisi menemukan sekitar 110 pratima berbagai jenis dan ukuran. Selain itu, petugas juga menyita belasan gagang keris antik beserta sebuah sarung. Roberto mengaku membeli arca-arca yang beberapa di antaranya berlapis emas itu dari beberapa warga lokal Bali. Ia menyebutkan nama-nama

antara lain Nyoman dari Nusa Penida, Made Nusa Penida, Komang Oka asal Sukawati, Gianyar, Gadu di Tabanan, serta dari sebuah penjual yang mangkal di artshop Kerobokan. Selain dari Bali, turis tersebut juga mengaku mendapat pratima dari daerah Ciputat Jakarta. Setelah dilakukan pengembangan, petugas kembali mendapat namanama penadah seperti Rai Kembar, Wayan Wardana, dan Gusti Made Lanang. (jep)

gatakan rencana pembangunan gedung baru DPR yang diklaim hanya melanjutkan keputusan anggota DPR periode sebelumnya dinilai mengada-ada. Pasalnya, DPR periode 2004-2009 lalu sudah menolak grand design pembangunan gedung tersebut. DPR yang lalu memutuskan untuk membuat grand design kompleks parlemen bukan membuat gedung baru. ‘’Dan ini harus melibatkan partisipasi publik, secara transparan karena menyangkut anggaran yang besar. Kemudian akan diadakan sayembara untuk masukan dari masyarakat,’’ ungkapnya. Dia menyesalkan anggota DPR periode sekarang belum melakukan itu, bahkan belum setahun tiba-tiba mau membangun gedung. Padahal keputusan sayembara itu adalah penataan ulang kompleks DPR, jadi grand design itu belum pernah ada, tapi

mereka mengaku-aku ada,’’ kata Sebastian. Dia menilai, ada proses yang dihilangkan dalam rencana pembangunan gedung baru DPR. ‘’Kenapa meski dilanjutkan kalau DPR masih waras,’’ sindirnya. Anggota Fraksi Partai Demokrat, Michael Wattimena, mengatakan beralasan anggota DPR periode 2009-2014 saat ini hanya melanjutkan keputusan DPR periode sebelumnya. ‘’Proses ini sudah ada sejak periode sebelumnya, kami hanya melanjutkan,’’ ujarnya. Michael bersikeras melanjutkan pembangunan gedung tersebut. ‘’Mau atau tidak mau, suka atau tidak suka itu tetap direalisasikan,’’ tambahnya. Dia membantah belum adanya sosialisasi terhadap anggota dewan lain terkait rencana pembangunan gedung tersebut. (kmb4)

Persoalan Ekonomi

Gagang Keris Dari Hal. 1

ini dan mayatku diupacarai sebagai orang Hindu Bali. Makanya ketika perubahan perilaku mulai terjadi sedikit demi sedikit, aku berusaha memahaminya sebagai konsekuensi logis atas perubahan zaman akibat gempuran globalisasi. Kukira distorsi akhlak cuma dialami segelintir orang yang dicekoki modernitas dan sok intelektual, sehingga kegiatan adat, agama dan budaya yang masih dilakoni mayoritas orang Bali, kupikir, bisa mengatasinya. Ternyata hipotesaku meleset! Berita tentang kekerasan yang dipicu maraknya muncul tempat-tempat hiburan malam hingga pelosok desa, kian sering menghiasi halaman koran dan media di Bali. Sepertinya, kemampuan berbicara dengan alat disebut bahasa yang membuat manusia dijuluki The Speaking Animal, disingkirkan dan diganti dengan bahasa tangan dan kaki. Bahkan ketika anggota tubuh dianggap kurang bisa berbicara, tidak jarang tangan diperpanjang dengan pentong, pisau dan pedang, sehingga lawan bicara dibungkam selamanya atau dikirim ke UGD. Yang membuatku bersedih, baik pelaku maupun korban adalah orang-orang yang di hari-hari tertentu juga sering mengenakan destar, baju, saput dan kamben putih.’’ ’’Vasudeva khotum bakam! Demikian sering kudengar orang ceramah tentang persaudaraan di kalangan umat manusia. Demikian pula konsep tat twam asi, kerap diujarkan dan tak kalah gencar Tri Hita Karana, yakni ikhwal hubungan harmonis antara manusia dengan alam, Tuhan dan terutama dengan sesamanya. Kalau diandaikan ilmu pengetahuan, teori tentang manusia sudah segunung banyaknya, tapi satu pun tidak dipraktikkan dalam kenyataan. Bertolak belakang dengan Pak SBY yang tetap menjunjung diplomasi dan keharmonisan hubungan dengan Malaysia, meski aparatnya diborgol seperti maling, saat melakukan tugas mereka menjaga kedaulatan Indonesia. Nah, kembali ke masalah kekecewaanmu atas perubahan perilaku masyarakat, apakah kau masih bangga lahir, hidup dan tetap ingin mati di Bali,’’ tanya Puger. ’’Komitmenku itu tetap tak tergoyahkan, meskipun ketika kebanyakan orang Bali meninggalkan kebaliannya! Karena kebanggaan itulah, aku bersyukur dan terharu mengikuti acara Purwa Daksina tersebut. Ternyata masih ada semangat dan nuansa Bali seperti yang kurasakan setengah abad silam. Juga cukup banyak ada orang Bali yang tetap menghormati leluhur maupun arwah keluarganya yang meninggal, lalu secara tulus ikhlas mengorbankan

materi, tenaga dan waktu untuk mengikuti upacara memukur dengan semua rentetannya. Bagi yang sok modern dan mengaku selalu berpikir ilmiah serta menganggap upacara itu sebagai tindakan absurd, aku tidak peduli. Malah di antara namanama yang tertulis di sekah dijunjung kebanyakan wanita hari itu, ada nama orangorang yang ketika masih hidup, kutahu, intelektual bahkan tidak pernah hirau dengan urusan agama dan adat. Toh setelah meninggal, selain anggota banjar dibuatnya sibuk membantu upacara ngaben, kemudian siang-malam selama berhari-hari, keluarganya mempersiapkan upacara memukur. Semasih hidup membuat orang sibuk memikirkan ulahnya, setelah mati juga membikin orang sibuk melaksanakan Pitra Yadnya dan Dewa Yadnya-nya,’’ sahut Rubag. ’’Benar! Malah ketika memukur, seluruh keluarga dan kerabat mengantarkan sawa yang semua repesentasinya telah di-geseng atau diperabukan dan dimasukkan ke bungkak/batok kelapa kuning, ke laut untuk dihanyutkan. Bayangkan, semua peserta harus berjalan kaki dari Denpasar ke Sanur yang jaraknya kurang lebih tujuh kilometer! Itu belum selesai, malah beberapa hari kemudian, acara dilanjutkan dengan upacara Nyegara Gunung atau Mepinton. Arwah atau atman almarhum dijemput ke laut tertentu yang dipercaya sebagai tempat pendaratan arwah, yang didekatnya ada pura yang berstatus Sad Kahyangan. Umumnya di Pura Goa Lawah Klungkung. Selanjutnya menuntun arwah pulang untuk distanakan di pelinggih Batara Hyang. Merepotkan tapi membahagiakan,’’ tambah Wiwa. ’’Kalau dipikir-pikir, ketika masih hidup dan berbadan besar dan kuat atau hebat dalam ilmu bela diri, orang-orang harus berpikir seribu kali untuk bersikap arogan. Juga yang hebat dalam iptek karena berotak seencer air dan memiliki kedudukan terpandang di masyarakat, tidak perlu terlalu jumawa, apalagi menghina tradisi, agama dan adat. Toh kalau tiba waktunya, ada kondisi yang tidak bisa diwakilkannya pada orang lain, yakni sakit dan mati. Beda dengan undangan resepsi, pidato atau menerima honor, sakit dan mati adalah peristiwa sangat privat, yang harus dialami sendiri oleh yang bersangkutan. Itu yang sempat kubayangkan ketika membaca nama-nama sawa yang dijunjung di kepala para wanita saat Purwa Daksina itu. Aku kira, kalau makin banyak orang bisa berpikir tentang hakikat manusia, sejak lahir hingga akhir hayatnya, lewat upacara Purwa Daksina itu, tindakan kekerasan bisa diminimalisasi. Mudah-mudahan kali ini, hipotesaku tidak meleset! Meleset pun aku tetap bangga sebagai orang Bali,’’ kata Rubag menutup aridus obrolan.

Dari Hal. 1 Lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan untuk membina mereka jangan cuci tangan, apalagi sampai membekukan organisasi tersebut. ‘’Pokoknya salurkan tenaga mereka untuk hal positif sebab akar persoalannya ekonomi,’’ ujar wakil rakyat yang enggan disebut namanya. Di tempat terpisah Kepala Kesbangpolinmas Bali Ir. Nyoman Silanawa, M.H., mengakui pihaknya tak

mampu merangkul sepenuhnya semua ormas yang ada. Saat ini ada sejumlah ormas tercatat di Kesbangpolinmas Bali. Namun terhadap kelompok massa yang disebut-sebut oknumnya berbuat onar, Silnawa menyatakan kelompok tersebut tak tercatat di Kesbangpollinmas Bali. Kosekuensinya karena tak tercatat, pihaknya tak memiliki kewenangan untuk membekukan kelompok massa tersebut. Berbeda dengan ormas yang

sudah tercatat, mereka secara teratur mendapatkan pembinaan materi mengenai wawasan kebangsaan, Pancasila dan UUD 1945. Sebagai tanggung jawabnya ikut membina, jika pengurus ormas tersebut berbuat onar pihaknya ikut terpanggil melakukan pembinaan. Sayangnya Silnawa yang dihubungi lewat telepon mengaku tak tahu persis berapa jumlah ormas yang tercatat di Kesbangpollinmas. (sua)


Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila

MINGGU UMANIS, 5 SEPTEMBER 2010

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

ADA APA Tak Bisa Serang Iran Teheran Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad, Jumat (3/9) lalu, mengatakan zionis dan majikan-majikan mereka tidak akan bisa menyerang Republik Islam Iran. Menyampaikan sambutannya pada khotbah sholat Jumat bertepatan dengan demonstrasi Hari Palestina Dunia, Ahmadinejad mengatakan zionis dan para majikan mereka tidak bisa menyerang bahkan satu inci pun terhadap bumi Iran. Dia mengatakan negara-negara BPM/ist kawasan bisa menghapus Israel Ahmadinejad dari peta dunia. Dalam pidatonya, Presiden Ahmadinejad mengatakan referendum adalah masalah penting bagi Palestina. “Kami memberikan solusi kepada pemerintah Barat dan AS bahwa kaitan bangsa mereka, memiliki tujuan sama dengan Zionis: dasar harus Piagam PBB, yang telah anda tulis sendiri. Mari lakukan referendum bebas di Palestina agar rakyat Palestina akan memutuskan nasib mereka sendiri.” Dia menyarankan Barat untuk menghentikan dukungan kepada Zionis. “Cepat atau lambat, para pemimpin Zionis akan diadili bangsa-bangsa, mahkamah pengadilan.” Presiden Iran juga mengatakan rakyat Timur Tengah mampu menyingkirkan rezim Zionis dari forum internasional. “Jika para pemimpin di kawasan itu tak memiliki keberanian, rakyat kawasan itu mampu menyingkirkan rezim itu dari forum dunia,” kata Ahmadinejad. Ahmadinejad mengatakan perundingan perdamaian langsung yang dilakukan Presiden Palestina Mahmud Abbas yang didukung Barat dengan Israel diselenggarakan di Washington Kamis setelah 20 bulan macet terancam gagal. “Apa yang mereka ingin rundingkan?” kata Presiden Iran itu tentang pemimpin Palestina itu. “Siapa yag memberikan hak kepada mereka untuk menjual tanah-tanah Palestina? Rakyat Palestina dan rakyat kawasan itu tidak akan mengizinkan mereka menjual walaupun seinci tanah Palestina kepada musuh itu. Perundingan-perundingan itu gagal dan menemui ajal.” Iran menentang keras perundingan perdamaian baru itu dan memberikan dukungan kuat pada gerakan Hamas yang menguasai Gaza dan melancarkan dua serangan terhadap para pemukim Israel di Tepi Barat yang diduduki menjelang dimulainya perundingan itu, menewaskan empat orang dan mencederai dua lainnya. (ant/irn)

Bom Meledak di Rusia

Menteri dan Ajudan Terluka BOM mobil meledak di Provinsi Dagestan, Kaukasus, Rusia, Sabtu (4/9) kemarin. Akibatnya, seorang menteri menderita luka-luka, seperti dilansir dari Reuters. Bom mobil itu menewaskan sang pengemudi mobil, sementara penumpangnya, seorang menteri urusan agama dan luar negeri di Pemerintahan Dagestan, Bekmurza Bekmurzayev dibawa ke rumah sakit karena menderita shock. Ajudan menteri itu juga terluka akibat bom. “Menteri meninggalkan mobil tanpa bantuan pihak luar,” ujar seorang saksi mata. Saksi mata lain menyaksikan sosok tubuh yang terbakar keluar dari mobil. Dagestan merupakan wilayah di Kaukasus, Rusia yang dihuni berbagai macam etnis. Mayoritas penduduknya adalah Muslim dan bertetangga dengan Chechnya. Pemerintah menduga kekerasan ini adalah ulah organisasi Islam militan. Namun, beberapa kekerasan berhubungan dengan organisasi kriminal atau persaingan klan. (rtr)

KAPAL INDUK - Kapal induk angkatan laut AS tiba di Manila, Sabtu (4/9) kemarin. Kunjungan selama empat hari ini bertujuan untuk lebih meningkatkan hubungan antara Amerika Serikat dan Filipina.

BPM/afp

Dituduh Nepotisme

Menlu Korsel Tawarkan Mundur Seoul Menteri Luar Negeri Korea Selatan Yu Myung-Hwan, Sabtu (4/9) kemarin menawarkan pengunduran diri setelah dituduh nepotisme atas kontroversial merekrut putrinya sendiri, kata seorang juru bicara pada kementerian itu. “Menteri Yu menawarkan akan mundur, untuk bertanggung jawab atas penyebab terjadinya kontroversi atas masalah perekrutan putrinya,” kata juru bicara Kim Young-Sun kepada para wartawan. Yu pada Jumat meminta maaf setelah kementeriannya mempekerjakan putrinya pada tugas yang bergaji banyak, yang memicu tuduhan-tuduhan nepotisme pada saat tingginya angka pengangguran. Presiden Lee Myung-Bak diperkirakan akan menerima pengundurannya, menurut kantor berita Yonhap. “Presiden tak mungkin menolak penawaran pengunduran itu,” kata seorang pejabat senior pada Istana Biru kepresidenan. Yu dipilih untuk pos itu 31 bulan lalu. Yu pada Jumat meminta maaf kepada masyarakat setelah Istana Biru, yang bermotto memahami keterbukaan masyarakat,

BPM/ist

Yu Myung-Hwan dilaporkan menyerukan untuk menjelaskan dari kementerian. Namun dia membantah melakukan hal yang tidak semestinya dalam proses perekrutan putrinya. Kemlu pekan ini memilih putri Yu berumur 35 tahun untuk suatu jabatan kelas menengah.

Pihaknya memperpanjang batas waktu untuk pengajuan permohonan kedua dari 10 hari biasanya menjadi sebulan, diduga dalam rangka untuk memberikan cukup waktu untuk menyerahkan dokumen-dokumen yang diperlukan setelah dia gagal dalam tes awal. Pemohon biasanya memerlukan waktu beberapa tahun untuk mempersiapkan ujian negara dalam rangka mencapai kedudukan tingkat menengah di kementerian luar negeri itu. Tapi dia di antara tiga finalis untuk mendapatkan tugas khusus dan terpilih setelah satu wawancara. Dengan angka pengangguran muda mencapai sekitar 8,5 persen, perekrutan itu memicu kemarahan umum, pada saat laman Internet kemlu dan jejaring-jejaring lain kebanjiran kemarahan yang meminta Yu mengundurkan diri. (ant/afp)

BPM/eka

BPM/sur

MUDIK - Beberapa pemudik tengah memasukkan barang-barang bawaannya ke bagasi bus saat mudik bersama di Lumintang, Denpasar, Sabtu (4/9) kemarin. Nampak juga antrean para pemudik yang mengendarai kendaraan roda dua, kemarin di depan loket tiket Pelabuhan Gilimanuk.

Loket Masih Satu di Gilimanuk

Kendaraan Roda Dua Antre Tiga Jam Negara (Bali Post) Peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan bermotor yang keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, Sabtu (4/9) kemarin atau H6 sudah nampak ramai. Bahkan, sejumlah kendaraan roda dua harus antre hingga tiga jam pagi kemarin. Hal itu disebabkan jumlah loket elektrik yang melayani masih satu sementara setiap menit rombongan sepeda motor berdatangan.

Puncak antrean sepeda motor terjadi sekitar pukul 07.00 wita. Sejak subuh kendaraan roda dua berjumlah empat hingga lima kendaraan silih berganti sampai di Pelabuhan Gilimanuk. Ketika hari mulai terang rombongan sepeda motor membeludak dan tertahan di loket tiket masuk. Sejumlah pemudik dari Denpasar sengaja berangkat subuh dengan tujuan sampai di Banyuwangi masih pagi. Terutama beberapa pemudik yang mem-

bawa anak balita dan banyak barang bawaan. “Agar tidak kepanasan di jalan, kami berangkat bersama-sama dengan teman satu kampung yang kerja di Denpasar,” ujar Suparno asal Jember. Setelah pukul 06.00 wita, ekor antrean semakin panjang tetapi justru di dalam Pelabuhan masih lengang. Tenda yang disiapkan untuk peneduh lebih dari separuh belum terpakai. Penyebab antrean ini tidak lain karena tiket ele-

ktrik yang lebih lamban dibanding penjualan manual. Dalam waktu singkat antrean hingga satu kilometer dari loket tiket melewati kantor KP3 Laut Gilimanuk. Menjelang siang atau sekitar tiga jam kemudian antrean mulai berkurang lantaran jumlah kendaraan roda dua yang datang juga sedikit. Antrean berlanjut pada sore kemarin. Hingga pukul 18.00 wita kemarin, kendaraan roda dua dan mobil

pribadi kembali bertambah. Namun, belum sampai mengakibatkan antrean panjang. ASDP Gilimanuk menilai jumlah pada hari H-6 kemarin belum termasuk padat sekali. Manajer Operasional ASDP, Ospar Silaban, mengatakan semakin mendekati hari-H pihak pelabuhan akan memperhatikan baik loket tiket juga kebijakan untuk mengangkut pemudik dengan roda dua dalam satu kapal untuk mempercepat perjalanan. (sur)

Kapal Induk AS Kunjungi Filipina Manila Kapal induk Angkatan Laut dari Armada ke-7 Amerika Serikat, George Washington, berlabuh di Teluk Manila, Sabtu (4/9) kemarin pagi. Militer Filipina menilai, lawatan kapal induk AS itu untuk memperkuat hubungan militer antara kedua negara. Kapal induk pengangkut pesawat tempur yang membawa sekitar 5.000 anggota awak itu sebelumnya telah diberi izin oleh pemerintah Filipina untuk melakukan kunjungan dan disambut oleh para pejabat militer Filipina. Para awak kapal itu akan berpartisipasi dalam sejumlah acara bersama rekan mereka dari Angkatan Laut Filipina, kata biro urusan publik kapal induk tersebut dalam satu pernyataan. Para pelaut kapal induk juga akan mengadakan acara resepsi di kapal di kapal dengan mengundang para pejabat pemerintah dan militer Filipina. Pada Agustus 2009, kapal induk George Washington juga datang ke Filipina untuk kunjungan serupa. Selama kunjungan, sekitar tujuh juta dolar dihabiskan untuk biaya hotel, jalan-jalan di tempat wisata, belanja dan kegiatan lainnya, menurut departemen luar negeri Filipina. Filipina adalah jajahan kolonial Spanyol sejak abad ke16, dan Jenderal Emilio Aguinaldo mendeklarasikan kemerdekaan Filipina pada 12

Juni 1898 atas bantuan AS yang mendepak Spanyol dalam perang Amerika-Spanyol. Negara itu dijalankan sesuai hukum AS pada tahun yang sama dan diberikan pemerintahan sendiri pada 1935. Negara itu diduduki oleh Jepang dalam Perang Dunia II dan hukum AS itu ditetapkan kembali setelah Jepang menyerah pada 1945. Setahun kemudian, pada 4 Juli 1946, Fiilipina menjadi negara merdeka. Terdapat indikasi kuat bahwa AS ingin mengadakan kembali kehadiran militer di negara kepulauan di pasifik itu setelah pemerintah AS sebelumnya pimpinan George W. Bush melancarkan perang anti-teror internasional menyusul serangan teroris pada 11 September 2001 terhadap AS. Kendati AS sejauh ini belum menetapkan pangkalan militer di Filipina, pelatihan militer antara kedua pihak meningkat dalam beberapa tahun belakangan ini. Saat ini, sekitar 500 personel pasukan elit AS di tempatkan di kawasan Mindanao, Filipina selatan sesuai perjanjian “Visiting Forces Agreement” pada 1999. Pasukan khusus dari unitunit militer dan pertahanan AS itu berdada di wilayah Filipina dalam waktu singkat untuk pelatihan militer yang disetujui oleh pemerintah Filipina dan AS.(ant/xin)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 5 September 2010 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu