Skip to main content

Edisi Senin 04 Februari 2019 | balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 164 TAHUN KE 71

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin Kliwon, 4 Februari 2019

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Saat Melaksanakan Tugas

Dua Penyidik KPK Dipukuli Jakarta (Bali Post) –

KPK melaporkan pihak yang diduga melakukan penganiayaan terhadap dua penyelidiknya yang sedang melakukan tugas di salah satu hotel di Jakarta. Kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Minggu (3/2) kemarin, kejadian dimulai menjelang tengah malam pada Sabtu (2/2) di Hotel Borobudur, Jakarta. Saat itu pegawai KPK ditugaskan untuk melakukan pengecekan di lapangan terhadap informasi masyarakat tentang adanya indikasi korupsi.

Febri Diansyah (kiri)

Bali Post/ant

Kedua pegawai KPK yang bertugas tersebut mendapat tindakan yang tidak pantas dan dianiaya hingga menyebabkan kerusakan pada bagian tubuh. Meskipun telah diperlihatkan identitas KPK, namun pemukulan tetap dilakukan terhadap pegawai KPK. ‘’Sekarang tim sedang dirawat dan segera akan dilakukan operasi karena ada retak pada hidung dan luka sobekan pada wajah,’’ ucap Febri. Sementera tim yang melaporkan ke Polda Metro Jaya menyampaikan beberapa informasi visual untuk kebutu-

han investigasi lebih lanjut. ‘’Apa pun alasannya, tidak dibenarkan bagi siapa pun untuk melakukan tindakan main hakim sendiri, apalagi ketika ditanya, pegawai KPK telah menyampaikan bahwa mereka menjalankan tugas resmi,’’ ujar Febri. Sementara itu, Ketua DPRD Papua Yunus Yonda mengakui pegawai Pemerintah Daerah (Pemda) Papua malah ‘’menangkap basah’’ petugas KPK karena membututi Gubernur Papua Lukas Enembe yang sedang melakukan rapat bersama Ketua DPRD Papua, anggota

DPRD Papua, Sekretaris Daerah (Sekda) dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Hotel Borobudur, Sabtu (2/2). Petugas KPK bernama Muhammad Gilang W tersebut diketahui oleh Sekda Papua Hery Dosinaen yang melihatnya mengambil gambar Lukas Enembe dan melihat ada percakapan whatsapp di telepon salulernya terkait kegiatan Lukas Enembe mengikuti rapat evaluasi bersama tim badan anggaran eksekutif, legislatif dan Kemenerian Dalam Negeri itu. Rapat bertujuan

untuk melakukan evaluasi terhadap APBD Papua. Polda Metro Jaya membenarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap dua penyidik. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo saat dikonfirmasi, Minggu kemarin, menyebutkan peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (2/2). Argo belum dapat merinci identitas terduga pelaku yang menganiaya dua penyidik lembaga antirasuah tersebut. (ant)

Messi Selamatkan Barca Barcelona – Lionel Messi menyelamatkan muka Barcelona dari kekalahan dengan dua gol penyeimbang ketika menjamu Valencia yang berakhir dengan skor 2-2 pada laga lanjutan La Liga di Camp Nou, Minggu (3/2) kemarin. Valencia unggul terlebih dahulu di menit ke-24 lewat penyelesaian apik penyerang asal Prancis Kevin Gameiro dan memperbesar keunggulan mereka lewat gol kedua oleh Dani Parejo pada menit 32 lewat tendangan penalti. Messi mencetak gol tujuh menit kemudian setelah wasit menghadiahkan penalti bagi Barcelona yang tidak disia-siakan striker asal Argentina itu. Kapten Barca itu membuat gol penyeimbang pada menit ke-64 lewat tendangan melengkung dari luar kotak penalti untuk menghindarkan klub pemuncak klasemen La Liga sementara itu dari kekalahan pertama sejak November dengan mengantongi 50 poin dari 22 pertandingan. ‘’Kami tidak bermain bagus pada paruh pertama, namun kami menunjukkan karakter kami dan kami mendominasi,’’ kata gelandang Barca Ivan Rakitic. Klub asuhan Ernesto Valverde sekarang memimpin enam poin dari pesaing terdekatnya Atletico Madrid, yang akan bertemu Real Betis pada pertandingan Minggu, dan berjarak 11 poin

dari Real Madrid. Kedua tim menikmati hasil bagus pekan ini untuk mencapai semifinal Piala Raja, dengan Barca melumat Sevilla 6-1 untuk menang agregat 8-3 dan Valencia mengalahkan Getafe 3-1 untuk agregat 3-2. Valverde yang mengkhawatirkan efek kelelahan tim, bermain tanpa menurunkan Jordi Alba sebagai starter dan kehilangan Sergio Busquet yang terkena sanksi serta Ousman Dembele yang cedera. Sementara itu, Valencia naik ke peringkat ketujuh klasemen dengan 30 poin. Marcelino Garcia Toral yang menerapkan strategi menekan yang intens dan serangan balik cepat membuahkan dua gol di babak pertama, sementara lini belakang yang disiplin berhasil meredam lini serang Barca. Valverde menurunkan Jordi Alba setelah turun minum dan membuat Barca terlihat lebih berbahaya, namun sekali lagi nasib mereka ditentukan oleh Messi yang mencetak gol ke-21 di liga untuk menyamakan kedudukan. Ada kekhawatiran di Camp Nou ketika pemain Argentina itu menjalani perawatan di sisi lapangan, namun para fans bisa berlega hati karena dia melanjutkan permainan walaupun belum mampu membawa kemenangan bagi skuad Blaugrana di kandang. (ant/afp)

Bali Post/ant

GUNUNG MERAPI - Aliran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Balerante, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah. (Beritanya di halaman 15)

Jokowi Bela Sri Mulyani

SRI MULYANI banyak menerima sindiran dari lawan politik Jokowi. Calon presiden nomor urut 02 Prabowo, misalnya, menyebut Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai menteri pencetak utang. Sindiran tersebut ditanggapi Jokowi. Bahkan, Jokowi menyebut Sri Mulyani sebagai kebanggaan Indonesia. Kata Jokowi, mereka yang menyindir dan mengkritik Menteri Keuangan Sri Mulyani karena tidak paham dengan masalah ekonomi makro. ‘’Kalau ada dari kita yang menyampaikan seperti itu ya… mungkin belum mengerti masalah ekonomi makro,’’ kata Presiden Joko Widodo, Minggu (3/2) kemarin. Jokowi justru melihat sosok Sri Mulyani sebagai menteri yang sarat dengan prestasi, sehingga pantas untuk dihormati dan dihargai. ‘’Kan ngerti lo ya, dunia juga tahu Menteri Keuangan kita Ibu Sri Mulyani itu adalah kebanggaan kita karena masuk sebagai menteri terbaik Asia-Pasifik, masuk sebagai menteri terbaik dunia. Banyak penghargaan dari internasional. Semua orang menghargai kok. Semua orang hormat kepada Ibu Sri Mulyani,’’ kata Jokowi. Pada bagian lain orasinya, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo juga menyinggung penggunaan konsultan asing dalam berpolitik. ‘’Yang dipakai konsultan asing. Enggak mikir ini memecah belah rakyat atau tidak, enggak mikir mengganggu ketenangan rakyat atau tidak, ini membuat rakyat khawatir atau tidak, membuat rakyat takut, enggak peduli,’’ katanya. Ia mengatakan, konsultan asing telah merekomendasikan misalnya upaya untuk terus menyemburkan fitnah dan kebohongan yang terus-menerus. Salah satunya, teori propaganda Rusia yang dikenalinya memang seperti itu. Hal.15 Propaganda Rusia

Bali Post/ant

ROMPI - Jokowi menerima rompi dari perwakilan massa Forum Alumni Jawa Timur di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/2) lalu.

Kasus Vaksin Rabies Palsu

48 Pejabat di Cina Dipecat

Lionel Messi

Beijing – Sebanyak 48 pejabat dari berbagai tingkatan di Cina dipecat dan dituntut bertanggung jawab secara hukum terkait skandal vaksin yang melibatkan perusahaan farmasi Changchun Changsheng Life Sciences Limited. Komisi Pusat Inspeksi Disiplin Partai Komunis Cina (CCDI) dan Komisi Penyelia Nasional (NSC) di Beijing, Sabtu (2/2), mengumumkan investigasi lebih lanjut atas kasus itu. Wakil Kepala Lembaga Obatobatan dan Pangan Cina (CFDA) yang

dinonaktifkan lebih dulu, Wu Zhen, dipecat dari PKC dan dihadapkan kepada pihak kejaksaan atas dugaan melakukan tindak kejahatan. Wu merupakan salah satu dari enam pejabat yang dipecat dan diminta mengundurkan diri setelah adanya investigasi oleh CCDI dan NSC, yang tugasnya mirip dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Indonesia itu. Sementara 42 pejabat lainnya yang bekerja di CFDA, Lembaga Produk Medis Nasional, beberapa instansi di Pemerintah Provinsi Jilin, Pemerintah Kota Changchun, dan Kawasan Pengembangan Industri Teknologi Mutakhir

Changchun juga dibawa ke tingkat penuntutan. Dari 42 pejabat tersebut, tiga tersangka yang memegang jabatan pada Dinas Obat-obatan Provinsi Jilin diberhentikan dari kepengurusan PKC setempat dan dibawa ke penuntutan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, demikian dilaporkan portal berita Sina. Seperti diberitakan, Kepolisian Changchun menangkap 18 pelaku pemalsuan vaksin rabies, termasuk seorang pimpinan perempuan bermarga Gao, pada 29 Juli 2018 atas skandal vaksin yang menimbulkan jatuhnya korban jiwa. Changchun Changsheng juga

diwajibkan membayar denda senilai 9,1 miliar RMB (Rp 20,02 triliun) dan kompensasi kepada para korban atas skandal keamanan vaksin yang diproduksinya. (ant) Tidak Terbit Terkait dengan Tahun Baru Imlek yang juga merupakan hari libur nasional, maka Bali Post pada Selasa (5/2) besok tidak terbit. Bali Post kembali terbit seperti biasa mulai Rabu (6/2) lusa. Untuk itu kepada para pelanggan dan relasi iklan mohon maklum. Penerbit


DENPASAR

2

Senin Kliwon, 4 Februari 2019

Penggunaan ’’Stayrofoam’’ dan ’’Soundsystem’’ dalam Ogoh-ogoh

Tidak Tepat, Dikhawatirkan Mengaburkan Budaya Bali Denpasar (Bali Post) -

Keberadaan soundsystem dan stayrofoam sebagai sesuatu yang tak asing dalam pembuatan ogoh-ogoh masih banyak dipandang sebagai aplikasi dari modernisasi. Namun demikian, perlu dipahami bahwa modern itu bukan hanya bagaimana kita menggunakan bahan dan instrumen baru, melainkan bagaimana memandang sesuatu hal dalam sudut pandang modern. ‘’Ini bukan tentang bagaimana modern atau tidak modern, melainkan ikut serta dalam memberikan edukasi dan penyadaran bahwa penggunaan soundsystem dan stayrofoam tidaklah tepat dalam menyambut hari suci Nyepi. Kami menggandeng semua pihak termasuk para seniman dan undagi agar ikut memberikan pemahaman,’’ kata Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, saat berdiskusi dengan seniman ogoh-ogoh Denpasar serta perwakilan STT dan komunitas di Denpasar, Jumat (1/2) malam. Rai Mantra menjelaskan, Nyepi merupakan sebuah hari suci, sebagai umat beragama wajib menghormatinya sebagai simbol sradha dan bhakti umat manusia. Di samping itu, keberadaan hari suci sangat berkaitan erat dengan kebudayaan

yang salah satunya adalah seni. ‘’Memang agama Hindu sangat berkaitan dengan budaya. Keduanya saling mendukung satu sama lainnya, inilah yang nantinya yang dikenal dengan taksu,’’ papar Rai Mantra. Rai Mantra menambahkan, dengan adanya penggunaan instrumen tradisional seperti baleganjur, tektekan, serta instrumen tradisional lainnya akan memberikan ruang bagi generasi selanjutnya untuk memahami seni murni yang merupakan warisan leluhur kita. ‘’Generasi muda harus mengerti dan paham dengan seni dan budaya asli sesuai dengan pakemnya, inilah yang kami khawatirkan ketika nanti penggunaan soundsystem menjadi budaya baru yang justru mengaburkan budaya asliC,’’ pungkasnya. Sementara seniman ogohogoh asal Banjar Tainsiat I

Komang Gde Sentana Putra yang akrab Kedux, sepaham dengan seluruh undagi dan seniman yang menolak penggunaan soundsystem dan stayrofoam. Dengan membumikan budaya ngulat dan mableganjuran tentu semangat gotong royong dapat tercipta. Sehingga rasa manyama braya antarpemuda dapat dipererat. ‘Selain karya seni dan kreativitas menyambut hari suci Nyepi, rasa manyama braya yang sudah diwarisakan leluhur juga harus tetap kita jaga bersama,’’ jelas pria yang juga pemilik master peace Kedux Garage ini. Hal senada disampaikan

gatakan pihaknya secepatnya memeriksa Is. ‘’Rencananya hari Senin (hari ini) kami periksa Is. Kami juga sudah memeriksa enam saksi,’’ ungkapnya. Sementara hasil visum, kata Kompol Arta, sudah keluar Jumat (1/2) lalu. Hasilnya menguatkan adanya KDRT tersebut. Menurut mantan Kasatresnarkoba Polresta Denpasar ini, ada beberapa titik tindak kekerasan dan paling

Topik : ‘’Stayrofoam’’ dan ‘’Soundsystem’’ dalam Ogoh-ogoh Tidak Tepat

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

‘’Generasi muda harus mengerti dan paham dengan seni dan budaya asli sesuai dengan pakemnya. Inilah yang kami khawatirkan ketika nanti penggunaan soundsystem menjadi budaya baru yang justru mengaburkan budaya asli.’’ I.B. Rai Dharmawijaya Mantra

Diduga Terlibat KDRT, Is Segera Diperiksa

Denpasar (Bali Post) Laporan KDRT oleh YY (32) masih tahap penyelidikan anggota Satreskrim Polresta Denpasar. Hasil visum dari rumah sakit menyatakan ditemukan tindak kekerasan dan paling parah di bagian mata korban. Untuk itu polisi segera memeriksa pentolan ormas, Ketut Is. Saat dikonfirmasi Minggu (3/2) kemarin, Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan men-

seniman ogoh-ogoh asal Banjar Gemeh, Putu Marmar Herayukti. Pihaknya sangat tidak setuju jika ogoh-ogoh dibuat menggunakan stayrofoam dan diarak diiringi soundsystem. Hal ini semata-mata karena keduanya bukan merupakan kebudayaan Bali. ‘’Kami konsisten menolak Topik : itu karena dirasa kurang tepat,’’ ujar Marmar. Hadir dalam diskusi itu para seniman ogoh-ogoh, STT, komunitas, termasuk undagi ogoh-ogoh asal Tampaksiring yang akrab disapa Gusman, undagi layanglayang di Kota Denpasar, dan seniman tua ogoh-ogoh di Kota Denpasar. (kmb12)

parah di bagian mata korban. Apa motif kasus ini? Mantan Kasatreskrim Polres Badung ini menyampaikan, Is marah karena istrinya (korban) membeli bakso seharga Rp 50 ribu. Is bilang istrinya menghambur-hamburkan uang untuk membeli makanan. Seperti diberitakan, baru beberapa hari lalu bebas dari Lapas Kerobokan, pentolan ormas berinisial Ketut Is (40) kembali dilaporkan ke Polresta Denpasar, Rabu (30/1) lalu. Dia dilaporkan oleh istrinya, YY (32), terkait kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Kasus KDRT ini terjadi di rumahnya di Jalan Seroja, Denpasar Timur, sekitar pukul 13.00 Wita. Saat melapor, korban menjelaskan Is tiba-tiba marah, menjambak rambutnya. Selain itu perut korban ditendang dan dipukul bagian mata sebelah kanan sebanyak satu kali. (kmb36)

Industri Makanan dan Furniture Tumbuh Tinggi di Bali Denpasar (Bali Post) Kondisi industri di Bali sangat berbeda dengan kondisi secara nasional. Di Bali yang tumbuh tinggi adalah industri makanan untuk kategori Industri Besar Sedang (IBS) dan industri furniture untuk kategori Industri Mikro Kecil (IMK). Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Bali Sapto Wintardi belum lama ini mengatakan, ada permintaan furniture yang besar dari Bali ke Maladewa sehingga membuat pertumbuhan produksi furniture meningkat 11,60 persen. Pertumbuhan produksi IMK lebih tinggi daripada IBS secara yoy yaitu triwulan IV 2018 dibandingkan triwulan IV 2017. Pertumbuhan produksi IBS triwulan IV 2018 yaitu 9,86 persen (yoy) dan 6,61 persen (qtq). Sedangkan pertumbuhan produksi IMK triwulan IV 2018 yaitu 22,70 persen (yoy) dan 1,35 persen (qtq). ‘’Perkembangan IBS secara yoy, cenderung naik terus dibandingkan nasional yang cenderung landai. Jadi pertum-

Tekankan Peduli Lingkungan dan Bijaksana Gunakan Plastik

Rai Mantra Dukung Serial ’’Pulau Plastik’’ Jadi Wahana Edukasi Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

SERIAL ‘’Pulau Plastik’’ yang digagas Gede Robby Navikula guna memberikan pemahaman bagi masyarakat tentang bahaya plastik, akhirnya tuntas dikerjakan. Beragam aktivitas masyarakat mengenai sampah dan plastik dikemas dalam sajian film yang direncanakan akan berlangsung hingga 8 episode. Launching perdana film yang juga melibatkan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra sebagai salah satu pengisi segmen ini dilaksanakan di Potato Head, Kerobokan, Badung, Jumat (1/2) petang. Rai Mantra pun berkesempatan hadir dan menonton langsung serial film bertemakan lingkungan ini. Hadir pula Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra bersama stakeholder, komunitas peduli lingkungan, serta penonton yang didominasi wisatawan asing. Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra juga turut meninjau langsung lab pengolahan sampah dan limbah, utamanya yang berbahan plastik di kawasan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Rai Mantra mengatakan bahwa film ‘’Pulau Plastik’’ ini merupakan salah satu wahana edukasi yang baik bagi masyarakat. Utamanya mengenai lingkungan serta pengurangan sampah dan bijak menggunakan plastik. Di mana saat ini masyarakat masih banyak yang belum mengetahui bahaya plastik yang keberadaannya kini telah menjadi bagian dari kehidupan kita. ‘’Dengan adanya film ini, tentu sangat baik sebagai ajang edukasi bagi masyarakat, bahwa plastik yang saat ini masih dirasa sebagai permasalahan sepele justru sangat berdampak besar dan menjadi ancaman bagi kehidupan manusia,’’ jelasnya. Rai Mantra menambahkan, bahaya inilah yang harus kita tanggulangi sehingga mampu menyelamatkan anak dan cucu kita ke depanya. Menurutnya, jika plastik terus dibiarkan dan tidak terkontrol, masalah besar akan terjadi. Keberadaannya tentu

PULAU PLASTIK – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menghadiri ‘’launching’’ serial ‘’Pulau Plastik’’ di Potato Head, Badung, Jumat (1/2) petang.

Bali Post/ist

OGOH-OGOH – Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menghadiri diskusi bersama seniman ogoh-ogoh Denpasar, Jumat (1/2) malam.

akan memengaruhi berbagai sektor penting. Mulai dari kesehatan, ekonomi, serta ancaman besar bagi dunia priwisata di Bali. ‘’Tentu kita tidak ingin bahaya plastik itu terjadi dan mengganggu sektor penting kehidupan manusia. Mulai dari sekarang kita harus bergerak bersama untuk bijaksana mengurangi plastik,’’ ajak Rai Mantra. Ketika dikonfirmasi mengenai peran dalam film ‘’Pulau Plastik’’ ini, Rai Mantra mengaku itu merupakan bagian dari upaya sosialisasi Perwali Nomor 36 Tahun 2018 yang dikeluarkan Wali Kota Denpasar untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai di Denpasar. ‘’Kebetulan ada yang ngajakin ikut, ya… bagus. Kebetulan juga kami di Denpasar sangat komitmen untuk pengurangan plastik ini, dan ke depan kolaborasi ini akan terus kita pacu, sehingga film-film seperti ‘Pulau Plastik’ ini dapat terus bertambah untuk mengampanyekan peduli lingkungan, utamanya pengurangan penggunaan plastik untuk menyelamatkan bumi dan anak cucu kita,’’ jelasnya. Dijumpai usai pemutaran perdana, Gede Robby Navikula yang juga selaku host dalam film tersebut mengatakan bahwa saat ini kondisi bumi kian mengkhawatirkan, khususnya mengenai permasalahan sampah. Saat ini sampah sudah menjadi pengisi setiap sudut bumi. Tak hanya di darat, sampah juga menjadi ancaman bagi semua lini di bumi. ‘’Banyak masyarakat yang belum mengetahui bahaya sampah yang mereka buang, dan tanpa sadar mikro plastik itu sebenarnya sudah berada di sekitar kita, jadi yang kita buang justru kembali kita makan karena adanya pencemaran plastik tersebut,’’ jelasnya. (ad88)

buhannya lebih tinggi di Bali. Namun secara qtq kondisinya naik turun, karena banyak dipengaruhi oleh perayaan hari raya keagamaan,’’ jelasnya. Pertumbuhan yang paling tinggi adalah industri makanan. Secara yoy tumbuh 40,72 persen, sedangkan secara qtq tumbuh 6,83 persen. Sementara jenis industri yang tumbuh negatif adalah industri pakaian jadi -21,05 persen (yoy) dan -14,43 persen (qtq). Peningkatan pertumbuhan industri makanan diduga karena peningkatan konsumsi makanan saat perayaan keagamaan di triwulan IV 2018. Seperti diketahui pada triwulan IV 2018 terdapat perayaan Galungan, Natal, dan Tahun Baru. ‘’Sedangkan industri pakaian jadi saat perayaan agama, banyak perusahaan yang mengurangi produksinya, sehingga tumbuh negatif,’’ ungkapnya. IMK triwulan IV tahun 2018, pertumbuhannya 22,70 persen (yoy) dan 1,35 persen (qtq). Secara yoy ada kenaikan dibandingkan nasional. Beberapa jenis

industri yang tumbuh positif yang terbesar adalah indsutri makanan 55,03 persen sedangkan yang tumbuh negatif terbesar adalah industri kulit -11,80 persen. ‘’Secara qtq pertumbuhan positif terbesar adalah pada industri furniture sebesar 11,60 persen, karena adanya permintaan yang tinggi ke Maladewa,’’ ungkapnya. Sementara pertumbuhan negatif terbesar adalah pada industri kertas dan barang dari kertas -9,42 persen (qtq) dan industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki -11,80 persen (yoy). Kepala BPS Bali Adi Nugroho menambahkan, IBS dan IMK yang tumbuh sangat tinggi, terutama industri makanan, menandakan bahwa berapapun makanan yang dihasilkan di Bali akan dibutuhkan oleh masyarakat Bali. Sehingga sepanjang masyarakat Bali masih mengonsumsi makanan ditambah dengan adanya porsi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, maka peluang untuk bertumbuhnya industri makanan selalu terbuka dan melebihi industri manufaktur yang lain. (kmb42)

Inkindo Bali Hadir Dalam Pameran Indo Building 2019

PAMERAN ‘’Indonesia Building Tecnology’’ yang lebih dikenal dengan nama Indo Build Tech (Pameran Building Material ArsitekturInterior) setiap tahun secara rutin diselenggarakan oleh PT Debindo Mitra Tama Surabaya di Bali. Inkindo (Ikatan Nasional Konsultan Indonesia) Bali hampir setiap tahun mendukung dan turut berpartisipasi. Pameran Indo Build Tech kali ini berlangsung dari tanggal 30 Januari sampai dengan 3 Februari 2019, bertempat di Sanur Prime Plaza Hotel. Tujuan dari pameran tersebut adalah sebagai ajang atau event pertemuan rutin para stakeholder building material seperti produsen, distributor, retailer, property owner, kontraktor, arsitek, interior, desainer, konsultan, akademisi, mahasiswa, masyarakat lainnya. Pameran Indo Build Tech ini diselenggarakan sebagai ajang promosi dan informasi dalam bidang produk dan teknologi industri building material, interior, dekorasi, bahan bangunan dan konstruksi dalam rangka mendukung pembangunan fisik dan perkembangan industri komponen terkait. Di samping itu, juga untuk menumbuhkembangkan pembangunan, kreativitas desain dan kualitas produk industri terkait dalam negeri di wilayah Indonesia Timur dan Bali pada khususnya. Dalam kegiatan ini Inkindo Bali turut serta mengisi pameran di stan Inkindo berupa foto-foto proyek kegiatan hasil karya anggota, brosur tentang asosiasi Inkindo yang berlangsung selama lima hari dari tanggal 30 Januari sampai dengan tanggal 3 Pebruari 2019 di Ballroom Hotel Sanur Prime Plaza-Bali. Di samping itu juga Inkindo Bali bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) pada tanggal 31 Januari 2019 mengadakan kegiatan sosialisasi pajak dengan mengundang dua orang narasumber yakni I

Wayan Rucita Ekawira dari Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Bali dan I Made Mahindra dari konsultan pajak. Acara ini dibuka oleh Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Bali I Kadek Pranajaya, S.T., M.T. Ketua IAI dalam hal ini menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi perpajakan sangat penting dilakukan secara rutin kepada anggota Inkindo dan anggota IAI Bali, terutama tentang Pajak Penghasilan Atas Badan Usaha dan Perorangan Jasa Konstruksi. Acara sosialisasi pajak ini dihadiri oleh peserta dari anggota Inkindo Bali dan anggota IAI Bali. Berikutnya pada tanggal 1 Februari 2019 Inkindo Bali mengadakan kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan mengundang narasumber dari Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Manusia Provinsi Bali I Nengah Darma Wijaya, S.T. Acara ini dibuka oleh Ketua DPP Inkindo Bali Ir. Ketut Gupta. Ketua DPP

Inkindo Bali dalam sambutannya menyampaikan bahwa ke depan sesuai undang-undang yang berlaku setiap kegiatan konstruksi diwajibkan memenuhi ketentuan K3 dengan memasukkan tenaga ahli yang bersertifikat K3. Hal ini disampaikan mengingat masih banyak tenaga pengawas di lapangan belum mengerti tentang pemahaman dan pentingnya K3. Ada beberapa materi yang disampaikan terkait dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) seperti, Pengertian dan Keterkaitan Perkembangan Undang-undang dan Peraturan K3 di sektor Jasa Konstruksi, Sertifikasi Kompetensi Personil K3 pada Konstruksi Bangunan, Pelaporan Pekerjaan Konstruksi dan Studi Kasus, Prosedur Standar Operasional (SOP) dan Penyelenggaraan K3 pada proyek Konstruksi. Acara Sosialisasi K3 ini dihadiri oleh peserta dari seluruh anggota Inkindo Bali. (kmb)

PAMERAN - Pameran Indonesia Building Tecnology yang lebih dikenal dengan nama Indo Build Tech rutin diselenggarakan PT Debindo Mitra Tama Surabaya di Bali. Inkindo Bali hampir setiap tahun mendukung dan turut berpartisipasi. Pameran berlangsung 30 Januari sampai dengan 3 Februari 2019 di Sanur Prime Plaza Hotel.


BADUNG DLHK Badung akan Tata Bantaran Tukad Mati Legian dengan Ratusan Tabebuya

3

Senin Kliwon, 4 Februari 2019

KAWASAN Tukad Mati yang berada di Kelurahan Legian selama ini sering dikeluhkan karena sering meluap saat hujan, kotor dan bau. Untuk membuat kawasan Tukad Mati menjadi lebih asri dan bersih, dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung akan melakukan penataan bantaran sungai ini. Menurut Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan, penataan bantaran Tukad Mati akan dilakukan sepanjang 2,6 km. Dalam melakukan penataan, pihaknya akan berkolaborasi dengan Kelurahan Legian dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat

(LPM) Legian. ‘’Bagaimana agar bukan hanya pembangunan fisik saja yang dilakukan, namun juga bisa membuat sungai yang sering dikeluhkan karena banjir, kotor, dan bau, bisa menjadi bersih dan menjadi lokasi rekreasi yang indah, ikon baru Kelurahan Legian,’’ katanya saat ditemui di selasela peninjauan lokasi rencana penataan di kawasan Tukad Mati, Legian, Minggu (3/2) kemarin. Dijelaskannya, dalam penataan dan pembuatan taman, pihaknya akan menanam sebanyak 500 pohon tabebuya di kanan dan kiri bantaran sungai. Pohon tabebuya yang akan ditanam, dipilih yang berwarna putih

dan merah muda. Pohon ini, katanya, akan berbunga dua kali setahun, yaitu pada Februari dan September. ‘’Jadi itu nanti merupakan daya tariknya Tukad Mati. Ini akan diajukan pada anggaran perubahan 2019 sebesar Rp 800 juta, untuk pohon tabebuya, patung, taman, pot dan lighting,’’ jelasnya. Dipilihnya pohon tabebuya ini, karena batangnya terkendali, memiliki bunga yang indah dan daunnya jarang jatuh. Selain itu, pohonnya tidak cepat tinggi, tidak liar dan mudah untuk ditata. ‘’Yang paling penting, daunnya tidak sering rontok. Ini akan menjadi sungai rekreasi, maka faktor bersihnya wajib,’’ ucapnya.

Diungkapkannya, penataan ini murni inisiatif dari LPM dan Lurah Legian. Jika nanti ini bisa terus berkembang baik, pihaknya akan membentuk tim khusus untuk pemeliharaan, apakah dilakukan LPM atau pemeliharaan melalui dana CSR. Lurah Legian Made Madia Surya Natha yang turut mendampingi pengecekan lokasi, menyatakan sangat mendukung rencana penataan bantaran Tukad Mati. Sebab, ini merupakan keinginan masyarakat Legian agar Tukad Mati bisa menjadi ikon baru pariwisata, minimal untuk warga lokal dan Bali pada umumnya. Pihaknya berharap rencana ini segera direalisasikan. Terkait nama taman, pi-

haknya mengusulkan nama Taman Giri Tabebuya Legian. ‘’Tentang keberadaan Tukad Mati ini, tahun 2019 kami harapkan senderan sudah selesai ditata, sedimentasi sudah dikeruk dan taman juga sudah selesai. Mudahmudahan ini bisa menjadi objek wisata baru minimal untuk masyarakat lokal,’’ harapnya. Sementara itu, Ketua LPM Legian Ketut Sudana menyebutkan, mengubah tampilan Tukad Mati menjadi lebih baik, merupakan mimpi lama masyarakat Legian. Kini, penataan Tukad Mati yang dilakukan Balai Wilayah Sungai Bali Penida (BWSBP), dipandang sebagai momen tepat untuk mewujudkannya. Selama ini, kata Sudana, kawasan Tukad

RENCANA PENATAAN - Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan (kanan) mendapatkan penjelasan dari Lurah Legian Made Madia Surya Natha (tengah) didampingi Ketua LPM Legian Ketut Sudana terkait rencana penataan bantara Tukad Mati. Mati memang benar-benar terkesan mati. Pihaknya berharap setelah ada kolaborasi antara DLHK, Lurah Legian dan LPM Legian bersama tokoh masyarakat, suasana Tukad Mati bisa lebih hidup. Pihaknya berharap rencana ini bisa segera terealisasi sehingga bisa menjadi ikon

baru Kelurahan Legian dan untuk jangka panjang bisa dinikmati oleh masyarakat Legian, bahkan masyarakat Bali. ‘’Untuk maintenance ke depannya kami akan menggerakkan Legian Bisnis Association (LBA) untuk ikut mendukung melalui program CSR-nya,’’ ucapnya. (kmb23)

Perbaiki Jalan Rusak, Pemkab Tunggu Musim Hujan Berakhir Mangupura (Bali Post) -

Sejumlah infrastruktur jalan yang rusak akibat tergerus air hujan di Kabupaten Badung akan diperbaiki setelah musim hujan, yakni sekitar Maret dan April. Pemkab Badung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kini tengah mendata kawasan yang perlu mendapat perawatan rutin. Kabid Bina Marga Dinas PUPR Badung Sang Nyoman Oka Parmana mengatakan, pihaknya akan segera terjun ke lokasi guna melakukan pengecekan dan pendataan jalan rusak. ‘’Kami akan melakukan perbaikan secepatnya. Namun yang jelas masih menunggu cuaca membaik dulu sambil kami mendata lokasi di mana saja yang tergerus hujan,’’ ungkapnya,

Bali Post/ist

RUSAK - Jalan di Kabupaten Badung yang mengalami kerusakan akibat terus tergerus air.

PDAM Diharapkan Mampu Penuhi Kebutuhan Industri Pariwisata Mangupura (Bali Post) Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun ini ditargetkan sebanyak tujuh juta orang. Khusus Kabupaten Badung targetnya 6,8 juta orang. Guna mencapai target tersebut tentu tidak mudah. Kesiapan infrastruktur sangat diperlukan, tak terkecuali yang terkait pemenuhan air bersih untuk industri pariwisata. Menurut Ketua PHRI Badung I G.N. Rai Suryawijaya, pasokan air bersih baik ke rumah tangga maupun industri pariwisata sudah mu-

lai terbatas. Permasalahan ini, tentu menjadi salah satu perhatian pihaknya. Bahkan hal ini menjadi pembahasan khusus dalam rakercab PHRI Badung. Dijelaskannya, kebutuhan industri pariwisata akan air bersih terus meningkat, seiring semakin banyaknya jumlah wisatawan yang datang ke Bali. Untuk itu, pihaknya berharap PDAM mampu menyediakan dalam jumlah mencukupi. Bahkan kalau bisa, PDAM mampu mengolah air agar bisa langsung diminum seperti di sejumlah negara-negara maju.

‘’Seperti di luar negeri, bila perlu nanti air dari keran bisa langsung diminum. Itu yang kita inginkan. Makanya kita undang dari PDAM akan memberikan informasi kepada industri, dan industri mendukung ini,’’ katanya, belum lama ini. Dikatakannya, pelaku pariwisata juga berharap air bersih yang aman diminum tanpa harus dimasak itu nantinya dipatok dengan harga yang sesuai. ‘’Yang penting airnya bersih, berkualitas dan harganya jangan terlalu mahal,’’ harapnya. (kmb23)

Budi Daya Ikan Air Tawar Mulai Diminati

Mangupura (Bali Post) Budi daya ikan air tawar mulai diminati masyarakat Kabupaten Badung. Berdasarkan data Dinas Perikanan Kabupaten Badung, produksi ikan pada tahun 2017 mencapai 612,62 ton. Angka tersebut kemudian naik sekitar 18,85 persen pada tahun 2018 menjadi 728,10 ton. Angka tersebut menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Melihat geliat masyarakat membudidayakan ikan air tawar, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung I Putu Oka Swadiana mengatakan akan terus memotivasi masyarakat untuk menggeluti sektor ini. ‘’Budi daya ini banyak memberikan keuntungan secara langsung kepada masyarakat. Karena itu, tahun ini Pemkab Badung menargetkan produksi air tawar meningkat lima persen,’’ ungkap Oka Swandiana, Minggu (3/2) kemarin. Pihaknya memprediksi produksi ikan air tawar akan mengalami peningkatan di 2019. Pemkab Badung pun kini sedang berupaya menggenjot budi daya ikan air tawar. ‘’Peluang pas-

Bali Post/dok

MENINJAU - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat meninjau budi daya ikan air tawar di Subang beberapa waktu lalu, sebagai bentuk keseriusan pengembangan budi daya ikan air tawar di Badung. ar sangat besar. Makanya pemerintah sedang menggarap ini supaya masyarakat yang memiliki lahan kurang produktif bisa dimanfaatkan untuk budi daya ikan air tawar,’’ jelasnya. Pihaknya telah banyak belajar ke daerah lain untuk budi daya ikan air tawar. ‘’Kami sudah ke Kabupaten Subang dan Purwakarta, Jawa Barat untuk belajar bagaimana membudidayakan ikan tahun lalu. Tahun ini,

secara bertahap kami akan kembangkan di Badung,’’ paparnya. Tren peningkatan juga terjadi pada sektor perikanan tangkap. Dari data yang ada, produksi perikanan tangkap pada tahun 2018 mencapai 8.756,30 ton. Jumlah tersebut naik ketimbang tahun 2017 yang sebesar 6.658,60 ton. ‘’Kami targetkan pada tahun 2019 juga meningkat dari sebelumnya,’’ pungkasnya. (kmb27)

Minggu (3/2) kemarin. Dia mengakui kerusakan jalan akibat tingginya curah hujan kerap terjadi. Beruntung sejauh ini tidak ada yang membutuhkan penanganan berat. ‘’Kami pakai dana pemeliharan. Nanti jalan yang melepuh atau mengelupas langsung dikerjakan,’’ ucapnya. Disinggung apakah adanya pemetaan terkait ja-

lan-jalan yang mengalami kerusakan berat, pihaknya menyatakan tidak. Pasalnya, sejauh ini belum ada laporan adanya kerusakan jalan yang parah. ‘’Paling ya ada sedikitsedikit jalan yang tergerus. Tidak ada yang signifikan perlu pendataan khusus,’’ jelasnya. Mengenai anggaran yang disiagakan guna penanganan kejadian darurat yang mem-

butuhkan perbaikan jalan, pihaknya menyatakan sudah ada. Anggaran ini disiapkan setiap tahunnya. ‘’Untuk tahun 2019 ada sekitar Rp 10 miliar,’’ katanya. Seperti diketahui, cuaca ekstrem beberapa waktu belakangan berdampak pula terhadap kondisi jalan. Tingginya debit air menyebabkan beberapa titik jalan di Badung tergerus. Salah satu ruas jalan yang tergerus air yakni di Banjar Sunia, tepatnya di Jalan Denkayu menuju Baha, Mengwi. Bahu jalan jebol dan materialnya hanyut terbawa air. (kmb27)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Wedakarna Temui Ribuan Relawan AWK di Negara

Manfaatkan Permenag 2014, Jembrana Harusnya Mampu Dirikan Perguruan Tinggi Berbasis Hindu

TOKOH muda Sukarnois Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III, kembali hadir di Kabupaten Jembrana. Ia menemui ribuan masyarakat Bali dari Kecamatan Pekutatan hingga Melaya. Dalam kunjungan selama dua hari di Bali Barat, antusiasme masyarakat Jembrana, khususnya generasi milenial sangat luar biasa dengan kehadiran sosok Arya Wedakarna (AWK), putra Jembrana yang kini menjadi kiblat perjuangan Bali di pusat. Hal ini terekam dalam setiap acara AWK di Jembrana yang selalu dipadati massa dari berbagai kalangan. Didampingi pimpinan Gerakan Relawan Arya Wedakarna (GARDA), sejumlah agenda disampaikan AWK untuk menyemangati perjuangan masyarakat Jembrana dalam menghadapi perhelatan Pemilu 2019, termasuk dorongan agar pembangunan Jembrana yang dijiwai nilai-nilai agama Hindu dapat terwujud dengan segera. ‘’Harapan saya pemerintah di Jembrana agar serius memanfaatkan kesempatan yang diberikan negara, yakni pendirian sekolah agama Hindu setingkat perguruan tinggi berbasis Hindu. Dasar hukumnya sudah ada yakni Permenag 56 Tahun 2014 tentang Sistem Pendidikan Hindu. Masak Jembrana kalah dengan Buleleng yang berhasil mendirikakn STAH Mpu Kuturan. Begitu juga dengan Bangli yang walau PADnya kecil, tetapi mampu mendorong pendirian perguruan tinggi terbesar di Asia Tenggara. Jembrana seharusnya bisa karena kabupaten ini punya segalanya. Tanah yang luas, SDM pintar dan juga sejarah heroik, khususnya tentang kedatangan Maharesi-maharesi Hindu saat hadir di Jimbawarna di zaman Bali Kuno. Kalau masalah uang, kan tinggal ajukan ke Menteri Agama RI dan saya siap memberikan rekomendasi resmi serta mengawal. Apalagi sekarang sudah satu jalur antara Jembrana, Bali dan Pusat. Seharusnya mudah ya. Semoga ke depan Jembrana menemukan pemimpin yang peduli dengan dunia pendidikan,’’ ungkap AWK yang juga President The Hindu Center Of Indonesia ini. Terkait dengan Pemilu 2019,

MARHAENIS - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat hadir di wilayah Awen dan Mertasari di Jembrana. AWK berharap agar generasi muda Jembrana yakni (Swargi) I Goesti Bali menjadikan sebagai ajang pen- Ngoerah Ketoet Soeyasa. didikan politik dan tidak sekadar Terkait dengan prediksi hasil Pehanya sebagai penonton belaka, milu 2019, khususnya di Jembrana, tetapi juga aktif dalam setiap taha- Ketua GARDA AWK Kabupaten pan pemilu. ‘’Generasi milenial, Jembrana I Gede Arya Suta Sangiring jadi bagian penting dari tya Pramana menyampaikan jika pemilu dan bantu agar sukses den- pihaknya optimis bisa membawa gan komitmen pada ‘No Hoax, No kemenangan untuk AWK menginSARA dan No Money Politics’. Dan gat begitu banyak rakyat Jembrana jadikan proses pemilu sebagai ajang mencintai AWK. ‘’Di Pemilu 2009 pembelajaran, baik cara berkampa- yang lalu saja AWK masuk salah nye, cara menjadi LO, cara menjadi satu suara tertinggi, apalagi saat tim pemenangan, termasuk juga ini bagaimana rakyat Bali sudah nanti menjadi saksi di TPS masing- melihat kinerja beliau. Jujur, kami masing. Ini penting untuk dipelajari sangat dimudahkan dengan nama dan siapa tahu ke depan anak-anak baik AWK, justru rakyat, desa adat muda ini bisa menjadi peserta pe- dan juga pemuda yang meminta milu alias caleg kan? Siapa yang AWK turun. Kami senang ada figur tahu nasib ya, karena nasib kaum asli Jembrana yang bisa menjadi Marhaen dan umat ada di tangan tokoh politik nasional dan berhasil. politik karena dalam kepercayaan Kita optimus AWK akan menang orang Bali, politik itu suci. Maka mutlak di Jembrana, apalagi pendudari itu, jangan apriori terhadap kung beliau di Jembrana ini berasal politik, tapi terlibatlah secara politik dari lintas agama, suku dan ras. secara beretika. Ini sebagai salah Buktinya acara beliau dipadati oleh satu ajaran Bung Karno yakni semeton dari berbagai komponen. berdaulat politik Tri Sakti,’’ jelas Benar-benar luar biasa,’’ imbuh AWK yang cucu dari tokoh besar Arya Suta Satya Pramana. (kmb)

SMK Penerbangan Cakra Nusantara

Beri Ruang Pembentukan Sikap Kepemimpinan Transformasional

EWASA ini perkembangan sosial kemasyarakatan yang begitu pesat telah menimbulkan terjadinya pergeseran paradigma dalam berbagai bidang kehidupan, tak terkecuali kepemimpinan pada masa kepemimpinan transaksional. Pemimpin dapat memimpin secara efektif ketika ada kesepakatan yang sifatnya transaksional. Saat ini berkembang berbagai model kepemimpinan sebagai bentuk respons pergeseran paradigma tersebut. Di antaranya muncul kepemimpinan transformasional dan menjadi lebih efektif karena melibatkan peran serta dan partisipasi aktif menuju terwujudnya perubahan. Kepemimpinan transformasional melibatkan pola pikir, sikap dan tingkah laku individu anggota yang memberikan dampak positif organisasi. Di antaranya dengan mendorong terciptanya perubahan positif, memunculkan visi bersama, mengawal proses perubahan. Ada empat karakter kepemimpinan transformasional yakni berkarisma, memotivasi dan menginspirasi, perhatian secara individu dan cerdas untuk solusi. Menurut Pembina OSIS SMK Penerbangan Cakra Nusantara sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Putu Agus Mahendra, S.Pd., beberapa kegiatan sebagai implementasi dan aktualisasi sikap kepemimpinan transformasional telah dan akan dilakukan OSIS SMK Penerbangan Cakra Nusantara. Di antaranya acara dialog bebas bicara terstruktur dengan pengurus sekolah dan yayasan, donor darah, berbagai kegiatan sosial (pedulipendidikan.or.id), dan bakti sosial mempercantik lingkungan dengan taman, sosialisasi informasi tentang SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang telah terakreditasi A kepada sekolah-sekolah dan masyarakat. ‘’Ini semua upaya untuk memunculkan dan wahana berlatih

menuju kehidupan nyata setelah lulus nanti,’’ katanya. Dalam kegiatan tersebut juga diberikan apresiasi berupa beasiswa bebas SPP satu bulan kepada beberapa siswa yang dikategorikan konsisten melatih dirinya dengan sikap solusi dalam kepemimpinan transformasional. Yakni Pande Made Latra Febri Artha, I Made Widhi Suryawan, Aryanto Ardi Pangestu, Joviniel Raynugrah Simatulah, Cokorda Bagus Darma Kesawa dan I Nyoman Ari Janar Dana. Penerapan model kepemimpinan transformasional yang didukung oleh karakter dan keterampilan akan berpengaruh secara simultan terhadap perkembangan personal. Semoga setelah lulus akan membentuk dirinya pemimpin sebagai agen aktif dalam perubahan positif kehidupannya. Sikap kepemimpinan ini menjadi contoh bagi diri sendiri dan diharapkan menginspirasi sehingga menjadi contoh bagi lingkungan sekitar. Misalnya menyampaikan usulan dan saran harus disertai dengan solusi bersama agar mencapai mufakat. Dengan Kurikulum Nasional 2018 yang mengutamakan praktik 70%

dan teori 30%, SMK Penerbangan Cakra Nusantara membuka empat jurusan yang bergerak di bidang penerbangan, kebandaraan dan kedirgantaraan. Di antaranya Airframe and Power Plant, Electrical Avionics, Teknik Transmisi dan Telekomunikasi (Penerbangan) dan Otomatisasi dan Tatakelola Perkantoran (Bandara). Segera daftarkan putra-putri bapak/ibu di SMK Penerbangan Cakra Nusantara dengan fasilitas pendidikan dan praktik di bidang penerbangan, kebandaraan dan kedirgantaraan dengan teknologi ter-update serta beasiswa-beasiswa jutaan rupiah, sehingga terampil lebih cepat sukses lebih awal. SMK Penerbangan Cakra Nusantara terletak di Jalan Drupadi No. 25 (kampus 1) dan Jalan Tukad Pakerisan No. 25, Denpasar (kampus 3) dengan nomor pendaftaran 03614742600. Dan juga dapat dilakukan via SMS ke No: 081237098090 dengan ketik: daftar (spasi) nama lengkap (spasi) asal sekolah (spasi) kabupaten asal siswa (spasi) jenis kelamin (spasi) nomor WA/HP. pendaftaran online via website kami di www.smkpenerbangan.sch.id. (ad90)

Senin Kliwon, 4 Februari 2019

Made Urip Tak Goyah Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Ratusan Generasi Milenial dari 12 Banjar Kompak Hadir

TIDAK pernah mengenal kata menyerah. Itulah ungkapan yang tepat diberikan untuk salah satu anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip. Sebab, tak tergoyahkan menggenjot sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di seluruh pelosok desa di Bali. Sosialisasi yang digencarkan Made Urip selaku anggota Badan Anggaran (Bangar) MPR-RI itu, kali ini menyasar generasi muda delapan banjar di Desa Belimbing dan empat banjar di Desa Karya Sari, Pupuan, Tabanan, Sabtu (2/2) malam. Pada kesempatan itu, kehadiran Ketua DPP PDI Perjuangan ini didampingi Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi bersama anggota DPRD Tabanan Fraksi PDI Perjuangan I Gusti Nyoman Omardani beserta Ketua Ranting dan Anak Ranting PDI-P se-Desa Belimbing dan Karya Sari. Kedatangan Caleg DPR-RI Dapil Bali nomor urut 1 dari PDI Perjuangan yang dikenal petani dan krama subak dijuluki wakil rakyat ‘’sejuta traktor’’ itu, disambut sejumlah tokoh masyarakat setempat, beserta ratusan anggota STT dari 12 banjar dan para pecalang se-Desa Belimbing dan Karya Sari. Bendesa Adat Belimbing I Wayan Suanta menegaskan kehadiran Made Urip bersama Ketut Suyardi dan Gusti Omardani hanya memberikan pemahaman Empat Pilar Kebangsaan, bukan berkampanye. ‘’Kami sangat antusias, karena anak-anak kami diberikan wawasan tentang Empat Pilar Kebangsaan. Kita mengucapkan terima kasih sekali, karena Pak Urip bisa meningkatkan wawasan Empat Pilar Kebangsaan generasi muda,’’ tegasnya. Hal senada disampaikan Ketua ST Satya Dharma Banjar Belantibah I Gede Wahyu Setiawan yang mengakui sosialisasi yang digalakkan Made Urip sangat penting bagi generasi milenial, agar bisa terus menjaga Empat Pilar Kebangsaan ini dalam kehidupan sehari-hari. ‘’Kita harap agar Pak Urip terus menggelar sosialisasi ke desa-desa

PEMAHAMAN - Anggota Badan Anggaran (Bangar) MPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. usai memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan di Desa Belimbing, Sabtu (2/2) malam. lainnya. Selain itu, Pak Made Urip sangat banyak memberi bantuan dan sangat rajin turun men-support generasi muda,’’ imbuhnya, seraya ditegaskan selaku wakil rakyat, Gusti Omardani hanya hadir mendampingi Made Urip bukan sebagai caleg berkampanye, namun sebagai anggota DPR-RI untuk bertatap muka. Dikatakannya, Caleg DPRD Tabanan Dapil Pupuan ini, masa depan bangsa ada di tangan generasi muda, sehingga wajib memahami Empat Pilar Kebangsaan yang langsung dibawakan Made Urip yang ingin menjaga keutuhan NKRI. ‘’Pak Urip selalu hadir, di SMS saja pasti hadir asal tidak berhalangan karena tugas dan undangan lain. Itu artinya ada komitmen yang harus kita apresiasi sebagai petugas partai. Seperti saat ini, kondisi sakit pun tetap hadir, sehingga kita bersyukur punya wakil rakyat di Tabanan, seperti Pak Made Urip,’’ bebernya, sekaligus ditambahkan Ketut Suryadi yang mewakili Made Urip ikut ditugaskan memberikan pemahaman Empat Pilar Kebangsaan yang menyebutkan sosialisasi ini digagas Ketua MPR-RI Taufik Kiemas agar disebar di seluruh Indonesia. ‘’Karena itu, sebagai petugas partai juga bertugas membumikan Empat

Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai tiang filosofi penyangga kehidupan berbangsa dan bernegara,’’ jelas Caleg DPRD Bali Dapil Tabanan itu. Disebutkan, rohnya semua berasal dari Pancasila sebagai dasar negara. Sementara itu UUD 1945 sebagai konstitusi negara dan NKRI sebagai bentuk negara serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Karena itu, seluruh komponen masyarakat, khususnya generasi muda harus paham itu dengan benar dan baik. Diharapkan 4 Pilar Kebangsaan ini harus diamalkan seluruh generasi milenial dalam kehidupan sehari-hari. ‘’Jangan sampai dilupakan dan harus dijaga. Terutama NKRI harga mati, apalagi setiap saat sudah mendapat gempuran dan pengaruh dari dalam dan luar, termasuk dari pengaruh asing. Jangan sampai budaya lain, bukan budaya kita malah digunakan,’’ katanya sekaligus meminta agar generasi muda tidak terpengaruh dan terjebak oleh hasutan-hasutan, seperti pengaruh luar yang bisa berdampak negatif. ‘’Karena itu, Pak Made Urip memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan, sampai tidak tergoyahkan. Sakit pun tetap turun memberi sosialisasi,’’ tutupnya. (ad92)

Proses Seleksi Belum Rampung, Gaji Tenaga Kontrak Telat

Gianyar (Bali Post) Proses seleksi terhadap pegawai kontrak di lingkungan Pemkab Gianyar, ternyata belum rampung hingga memasuki Februari 2019 ini. Akibatnya, ratusan pegawai kontrak di kawasan seni ini belum bisa menerima gaji. Sejumlah tenaga kontrak berharap proses ini segera diselesaikan, sehingga mereka bisa menerima gaji. Sekda Gianyar Ir. I Made Gede Wisnu Wijaya, M.M. menyampaikan, proses seleksi terhadap pegawai kontrak di Lingkungan Pemkab Gianyar memang belum rampung. Bahkan diakui memasuki Februari ini proses seleksi belum dimulai. ‘’Kita memang belum mulai seleksi, karena sekarang kita pemantauan dulu, selama satu bulan ini kita amati (kinerja tenaga kontrak - red),’’ jelasnya dihubungi beberapa hari lalu. Dikatakan, selama proses observasi tenaga kontrak itu, pihaknya akan menyeleksi setiap OPD, khususnya terkait kinerja yang menurun. ‘’Di mananya yang menurun kita telusuri, usai melihat itu baru kita jalankan penilaian,’ ujarnya. Dikatakan, berdasarkan penilaian yang ketat ini, pihaknya tidak akan segan-segan memutus kontrak tenaga yang tidak optimal dalam bekerja, apalagi yang kerap melanggar disiplin kerja. ‘’Kalau memang tidak disiplin ngapain dilanjutkan, kita putus saja kan gitu ya,’’ jelasnya. Disinggung terkait gaji untuk pegawai kontrak selama proses ini, mantan Kepala Bappeda Pemda Gianyar ini menegaskan belum ada perjanjian kontrak kerja, maka pemerintah tidak berhak memberikan gaji. ‘’Nah, sekarang mereka memang tetap bekerja, selama mereka bekerja inilah kita pantau apakah mereka sung-

Bali Post/kmb35

Ir. I Made Gede Wisnu Wijaya, M.M.

guh atau tidak bekerja,’’ katanya. Sekda Gianyar menegaskan pihaknya amat memahami kondisi yang dialami para tenaga kontrak selama proses ini. Sebab itu sesuai perintah Bupati Gianyar I Made Mahayastra proses ini akan dipercepat. ‘’Bapak Bupati berharap Februari proses ini sudah selesai sehingga Maret (awal - red) sudah bisa digaji,’’ tandasnya. (kmb35)

Pelaku Curanmor Ditangkap di Terminal Mengwi Mangupura (Bali Post) Anggota Unit Reskrim Polsek Mengwi, Jumat (1/2) lalu bergegas ke Terminal Mengwi, Badung. Setibanya di sana, tersangka Purwanto (28), pelaku curanmor, hendak naik ke bus dan hendak kabur ke Jember, Jawa Timur. Selanjutnya polisi menangkap pelaku dan dibawa ke Mapolsek Mengwi. Kapolsek Mengwi AKP I Gede Eka Putra Astawa, Minggu (3/2) kemarin mengatakan, pada Kamis (5/7) lalu pihaknya menerima laporan kasus curanmor di tempat parkir BPR Adiartha Udiana di Jalan Raya Sempidi No. 45X, Sempidi, Mengwi. Sepeda motor yang hilang yaitu Honda Scoopy DK 6298 QN.

‘’Kami melakukan penyelidikan dan anggota kami melacak pelaku,’’ ungkapnya. Pada Jumat (1/2) pukul 08.00 Wita, tim Opsnal Polsek Mengwi memperoleh informasi jika pelaku akan berangkat ke kampung halamannya Jember, Jawa Timur, lewat Terminal Tipe A Mengwi. Berdasarkan informasi itu, petugas melakukan pengintaian di Terminal Mengwi. Pukul 09.30 Wita, petugas berhasil meringkus pelaku saat hendak menaiki bus. Selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolsek Mengwi. Selanjutnya dilakukan interogasi dan pelaku mengakui mencuri motor di TKP. Saat melakukan pencurian

motor, pelaku sendirian. Untuk mengembangkan kasus ini, pelaku dibawa ke tempat kosnya yaitu di wilayah Banjar Mambal Kajanan, Abiansemal, Badung. Di sana ditemukan pelat nopol palsu DK 7664 FQ. Pelat tersebut dipasang di motor curian itu dan dipakai sehari-hari. ‘’Selain mencuri motor, pelaku juga pernah melakukan pencurian satu buah HP Oppo di minimarket Alfamart Mambal sekitar Agustus 2018,’’ kata Kapolsek Eka didampingi Kanitreskrim Iptu I Wayan Sujana. Dalam aksinya, pelaku khusus menyasar sepeda motor yang kuncinya nyantol. Akibat perbuatannya itu, pelaku ditahan di Mapolsek Mengwi. (kmb36)

AKBP Benny Pramono Jabat Wakapolresta Denpasar (Bali Post) Mutasi level perwira menengah (pamen) di lingkungan Polda Bali kembali bergulir. AKBP Benny Pramono yang sebelumnya menduduki jabatan Kasubdit IV Dit. Intelkam Polda Jawa Timur kini menjabat Wakapolresta menggantikan AKBP Nyoman Artana. Sedangkan AKBP Artana selanjutnya menjabat Dirreskrimum Polda Sulawesi Barat. Mutasi ini berdasarkan Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi M. Tito Karnavian No:ST/329/II/ KEP./2019, tanggal 2 Februari 2019. Sumber di kepolisian menjelaskan, Karo SDM Polda Bali Kombes Pol. Agus Djaka Santoso juga dimutasi sebagai Analis Madya Bidang Jianstra SSDM Polri dalam rangka

Pendidikan Lemhannas PPRA LIX. Penggantinya yaitu Kombes Pol. Enjang Hasan Kurnia yang sebelumnya sebagai Karo SDM Polda Kepri. Sementara Dirbinmas Kombes Pol. I Gusti Ngurah Putu Gunawan diangkat sebagai Dirlantas Polda Sulawesi Utara. Penggantinya mantan Kapolres Badung dan Tabanan yakni Kombes Pol. Komang Suartana yang saat ini menjabat sebagai Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja saat dikonfirmasi membenarkan adanya mutasi tersebut. ‘’Ya betul. Dirbinmas jadi Dirlantas Sulut (Sulawesi Utara). Wakapolresta jadi Dir. Reskrimum Sulbar (Sulawesi Barat,’’ tegasnya. (kmb36)

Bali Post/ist

DITANGKAP - Pelaku curanmor Purwanto (nomor 2 dari kiri) saat ditangkap di Terminal Mengwi.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Senin Kliwon, 4 Februari 2019

daerah

5

figur Kesetaraan Gender POSISI perempuan dalam dunia politik terpinggirkan. Pasalnya, perempuan memililki porsi yang sangat kecil dibanding pria, yaitu hanya 30% di parlemen pemerintahan melalui Undang-undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Perwakilan Rakyat. Padahal, isu kesetaraan gender telah menjadi hal menonjol dalam platform pembangunan, tidak saja di Indonesia tetapi juga di dunia. ‘’Adanya kuota 30% keterwakilan perempuan dalam parlemen pemerintah adalah terbukanya kesempatan bagi perempuan untuk masuk dan membuat keputusan. Untuk dapat membuat keputusan penting bagi bangsa dan negara, maka melalui sistem politik perempuan ikut dalam partisipasi,’’ kata Ketua WHDI Kelurahan Ubud Ida Ayu Ketut Sarwini, belum lama ini. Mahasiswa Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (Unwar) ini memandang bahwa perempuan dan laki-laki memiliki bagian yang seimbang dan berimbang dalam politik, namun tidak melupakan hakikat dan kodrat mereka sebagai istri dan ibu. ‘’Perempuan dalam rumah tangga saja bisa mengurus anak, suami, dan pekerjaan rumah lainnya yang belum tentu bisa dikerjakan suami (laki-laki - red). Tentu wanita harus diberikan kesempatan untuk mengurus masyarakat secara luas, meskipun tidak harus melampaui peran laki-laki, tapi setidaknya bisa memberikan dorongan untuk kemajuan pembangunan di masyarakat,’’ tukas wanita kelahiran Tabanan, 8 Mei 1985 ini. Untuk di Bali, dikatakannya, banyak tokoh perempuan Bali yang berpotensi menjadi pemimpin untuk memenuhi kuota yang ditetapkan pemerintah. Namun, tokoh perempuan Bali tersebut belum sepenuhnya didukung partai politik dan lapisan masyarakat, sehingga potensi yang ada tidak sepenuhnya muncul di tengah-tengah masyarakat. Hal Inilah yang banyak memunculkan caloncalon pemimpin yang instan tanpa melihat ketokohan yang ada. Sehingga menyebabkan pemimpin yang terpilih tidak sepenuhnya mewakilkan keinginan rakyat. ‘’Mindset masyarakat harus benar-benar diubah, sehingga keterwakilan pemimpin yang dipilih benarbenar mewakali keinginan rakyatnya untuk perubahan yang lebih baik,’’ pungkas Ketua Harian PKK Banjar Samban, Ubud ini. (win)

Turis Aniaya Karyawan Hotel Diobservasi Mangupura (Bali Post) Laporan korban penganiayaan, Gusrio Sinaga (20), ke Polsek Kuta belum bisa diproses. Pasalnya, pelaku Thorn Charlton Jhon diduga depresi dan masih tahap observasi. ‘’Hasil koordinasi dengan Konsulat Australia, Jhon dirawat di RSUP Sanglah. Kemarin sore (Sabtu - red) dia dibawa ke RSUP Sanglah,’’ kata anggota Polresta Denpasar, Minggu (3/2) kemarin. Petugas tersebut mengatakan selama diamankan di Mapolsek Kuta, Jhon teriak-teriak terus. Selain itu, dia mengaku obatnya habis dan terjadilah kejadian tersebut. ‘’Saya heran kok akhir-akhir ini banyak turis asing dalam kondisi depresi bisa masuk Bali?’’ ungkapnya. Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Putu Ika Prabawa saat dikonfirmasi membenarkan jika Jhon dirawat di RSUP Sanglah. ‘’Sudah dibawa ke sana (RSUP Sanglah). Masih tahap observasi,’’ tegasnya. Sebelumnya, kasus turis asing mengamuk karena depresi kembali terjadi dan kali ini di The Diana Suite Hotel di Jalan Puri Gerenceng, Tuban, Kuta, Kamis (31/1) lalu. Thorn Charlton Jhon (42) asal Australia memukul karyawan hotel, Gusrio Sinaga (20). Setelah itu pelaku kabur dan berhasil ditangkap di Hotel Novotel Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung. (kmb36)

Kafe Remang-remang Beroperasi Tanpa Izin Singaraja (Bali Post) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Buleleng belakangan gencar mengawasi keberadaan kafe remangremang yang beroperasi di Bumi Panji Sakti. Bahkan hasil pemeriksaan, ditemukan empat kafe beroperasi tanpa mengantongi izin. Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Buleleng Putu Dana, Minggu (3/2) kemarin mengatakan, empat kafe remang-remang tanpa izin itu, dua beroperasi di Kelurahan Penarukan Kecamatan Buleleng dan dua lagi di Kecamatan Seririt. Walau ditemukan pelanggaran atas temuan itu, Satpol PP tetap memberi toleranasi. Pihak manajemen disarankan segera mengurus kelengkapan izin sesuai regulasi yang berlaku. Pengelola juga sudah menandatangani surat pernyataan yang menerangkan kesiapan mereka mencari izin. “Pengelola empat kafe itu sudah neken surat pernyataan yang isinya siap mencari izin dan jaminan tidak mengganggu ketertiban umum,” katanya. Menurut birokrat asal Desa Pengelatan Kecamatan Buleleng ini, pengelola empat kafe tersebut tetap diawasi sampai batas akhir mengurus izin. Kalau selama batas waktu itu pengelola belum mencari izin, Satpol PP akan melayangkan surat teguran pertama, kedua dan teguran tiga. Bila tiga kali surat teguran belum ditindaklanjuti, Satpol PP akan melakukan tindakan tegas sesuai peraturan daerah (p erda). Sanksi tegas nanti bisa dilakukan dengan menyegel kafe bersangkutan dan bisa juga penindakan pelanggaran melalui sidang tindak pidana ringan. Selain kafe, petugas juga menemukan kedai yang mengantongi izin, namun tidak sesuai dengan bentuk usahanya. Kedai “Warung Tuak” di Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng izinnya untuk usaha kecil, tetapi dari pengawasan, usaha itu adalah kafe remang-remang. (kmb38)

PANTAI KUTA - Sejumlah wisatawan ketika menikmati indahnya Pantai Kuta.

Bali Post/dok

Tujuh Strategi Wujudkan Pariwisata Berkualitas Mangupura (Bali Post) Semakin terkenal, semakin banyak dikunjungi wisatawan. Demikian kondisi pariwisata Bali saat ini. Maka dari itu, PHRI Badung mencetuskan tujuh strategi andalan untuk mewujudkan pariwisata berkualitas.

Ketua PHRI BPC Badung I Gusti Agung Rai Suryawijaya, S.E., MBA. memaparkan tujuh strategi andalan Kabupaten Badung yaitu Quality Tourism, Badung Connectivity, Act Local Think Global, Integrated System, Community Based Tourism, Sustainable Tourism, dan Single Destination, Single Management. Ketujuh strategi andalan tersebut akan membawa Badung sebagai destinasi yang berkualitas serta berkelanjutan. Agung Rai Suryawijaya menekankan pariwisata Badung mendukung

pariwisata Bali sebagai single destination dan sudah seyogianya menerapkan single management agar dapat melakukan perencanaan, tata kelola, serta promosi secara bersamaan dan terpadu. Dengan demikian hasil dan manfaat yang didapatkan akan lebih maksimal. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos. memaparkan pembangunan kepariwisataan merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Badung, sekaligus sebagai penyumbang PAD terbesar. Ia mengingatkan agar stakeholder pariwi-

sata memperhatikan tren lama tinggal tamu di Bali yang diperkirakan terus menurun. ‘’Jangan sampai nantinya Bali akan hanya dijadikan tempat transit saja,’’ ujarnya belum lama ini. Oleh sebab itu kualitas desa wisata sebagai home base-nya daya tarik harus ditata dengan lebih baik. Executive Director PHRI Badung Jro Mangku Sulasa mengatakan, salah satu tantangan ke depan yang harus diubah menjadi peluang adalah dengan mulai adanya permintaan pasar Cina akan daftar perusahaan yang dinilai layak untuk diajak bekerja sama termasuk pelaksanaan perizinan OSS yang mewajibkan semua perusahaan untuk diaudit sebagai persyaratan perizinan komersial atau operasional.

Sekretaris PHRI Badung Drs. I Gede Sukarta, MBA. mengajak semua pihak untuk memulai pembangunan yang berkualitas dari hal-hal yang kecil yang seharusnya bisa dilaksanakan tanpa membutuhkan biaya besar. Misalnya taat menjalankan aturan asosiasi, introspeksi diri dalam bersosialisasi dengan sesama untuk menjaga net working yang baik karena pembangunan bersifat jangka panjang dan berkelanjutan. Perwakilan dari BPC PHRI Badung IGAN Darma Suyasa, CHA. menyampaikan tantangan yang dialami PHRI Badung selama ini. Ia berharap PHRI Badung dapat mengubah tantangan ini menjadi peluang agar keberadaan PHRI Badung lebih bermanfaat untuk pembangunan pariwisata yang lebih berkualitas. (kmb42)

Cegah Antrean, Obat Pasien Diantar Ojek ”Online’’ Gratis

Banyuwangi (Bali Post) Warga miskin di Kabupaten Banyuwangi mendapat perlakuan istimewa saat berobat ke RSUD Blambangan, milik pemkab setempat. Mereka mendapatkan layanan pengiriman obat menggunakan jasa ojek online gratis. Sejak diluncurkan tahun 2017 silam, kebijakan Pemkab ini sempat mendapat penghargaan top inovasi nasional. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Blambangan dr. Siti Asiyah mengatakan, sejak diluncurkan November 2017, pengantaran obat pesien menggunakan jasa ojek online telah mengirimkan sebanyak 4.444 kali. Rinciannya, 2.897 kali pasien BPJS tanggungan negara dan 1.547 untuk pasien umum. ‘’Total penerima manfaat program ini hampir 2.000 pasien,’’ kata Asiyah, Minggu (3/2) kemarin. Program ini, katanya, mencegah antrean pasien yang menunggu obat saat berobat ke RSUD. ‘’Kita namakan program Gancang Aron (Gugus Antisipasi Cegah Antrean Panjang dengan Antar Obat ke Rumah Pasien). Dalam bahasa Using, gancang aron berarti lekas sembuh,’’ jelas pejabat yang baru dilantik ini. Sementara itu, Bupati Banyuwan-

gi Abdullah Azwar Anas menegaskan pihaknya baru saja memperpanjang kerja sama dengan salah satu layanan ojek online karya anak bangsa untuk pengantaran obat pasien. Menurutnya, kolaborasi dengan ojek online ini mampu memperluas jangkauan layanan. ‘’Kolaborasi ini, jasa ojek mengantarkan obat ke rumah pasien yang dirawat jalan di rumah sakit milik pemerintah daerah. Pemkab telah membangun pos khusus di rumah sakit,’’ jelasnya. Seusai berobat ke dokter, warga hanya perlu ke pos tersebut, lalu diproses petugas dan pasien bisa langsung menunggu obat di rumahnya. Sehingga pasien, khususnya warga kurang mampu, bisa langsung pulang dan istirahat. Menunggu obatnya datang. Para pengemudi jasa ojek, lanjut Anas, telah dilatih cara membawa obat sesuai kaidah kesehatan. ‘’Jadi ini bukan asal mengantar, karena obat itu barang spesifik,’’ imbuhnya. Ditambahkan, di layanan ini telah diadopsi oleh sejumlah rumah sakit di beberapa daerah di luar Banyuwangi. Beragam manfaat itu, lanjut Anas, pihaknya sepakat memperpanjang kerja sama dengan layanan ojek online. (udi)

Bali Post/udi

ANTREAN - Antrean pasien menunggu layanan pemeriksaan di RSUD Blambangan Banyuwangi, belum lama ini.

Paling Diminati di Bali

Film OKB Sampaikan Fenomena Sosial di Masyarakat

Bali Post/edi

OKB - Salah seorang pemeran film OKB, Derby Romero, saat melakukan theater visit, Minggu (3/2) kemarin.

SAJIKAN fenomena sosial yang ada di sekitar masyarakat, film terbaru yang berjudul ‘’Orang Kaya Baru’’ (OKB) menjadi tontonan yang paling diminati di Bali. Tercatat hingga hari ke-10, film OKB telah disaksikan lebih dari 530 ribu penonton. Sampai saat ini, film yang skenarionya ditulis Joko Anwar itu masih menjadi tontonan yang paling diminati, sejak dirilis di bioskop pada 24 Januari 2019. Menurut salah seorang pemeran film OKB, Derby Romero, film ini mengisahkan tentang keluarga sederhana yang terdiri dari bapak (Lukman Sardi), ibu (Cut Mini) serta tiga anaknya Duta (Derby Romero), Tika (Raline Shah) dan Dodi (Fatih Unru). Mereka hidup pas-pasan dan apa adanya, tetapi di tengah keterbatasan mereka tetap kompak, selalu makan bersama. Tiap karakter memiliki keunikan, seperti bapak yang selalu fun walau tidak ada uang. Ibu yang selalu masak dan antar-jemput Dodi menggunakan sepeda motor lama dan Tika yang pulang-pergi kuliah naik metromini. Rutinitas mereka menjadi penuh

warna-warni walau bukan orang kaya. Suatu saat bapak meninggal dunia dan ternyata menyimpan rahasia bahwa dia memiliki harta yang sangat banyak. Warisan tersebut diberikan kepada istri dan anak-anaknya. ‘’Mereka menjadi ‘Orang Kaya Baru’ yang bisa membeli apa saja yang mereka inginkan, mulai dari rumah baru, baju, sepatu, hingga mobil baru meskipun sebenarnya tidak ada yang bisa menyetir mobil. Tapi justru masalah datang saat mereka tajir,’’ kata Derby, Minggu (3/2) kemarin. Dikatakannya, premis yang disajikan dalam film OKB sangat menarik dan merefleksikan fenomena sosial yang ada di sekitar masyarakat. Akan ada banyak pesan sosial dalam kehidupan keluarga dan masyarakat bagi penonton yang menyaksikan film ini. Dari film, pesan yang disampaikan adalah keluarga merupakan hal yang utama, tidak bisa dikalahkan dengan harta. ‘’Uang itu bukan segalagalanya, yang paling penting adalah keluarga, teman, lingkungan,’’ ucapnya. (kmb23)


OPINI

6

Senin Kliwon, 4 Februari 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Taksu Bali Harus Tetap Dijaga

SOAL ketinggian bangunan di Bali kembali jadi perdebatan. Pro-kontra ini menyusul diajukannya revisi Perda RTRW oleh Pemprov Bali. Namanya revisi tentu ada perubahan di sana-sini. Salah satunya adalah soal ketinggian bangunan. Rencana perubahan ini pun mematik reaksi. Bupati Badung Giri Prasta secara tegas tidak setuju. Alasannya akan mengubah wajah Bali. Kalau karena alasannya Rumah Sakit Sanglah tidak bisa dikembangkan lagi ke samping, ia pun memberikan solusi. Setiap kabupaten harus membangun rumah sakit yang hebat. Jadi penanganan pasien cukup di kabupaten, kecuali pasien yang sangat gawat baru dibawa ke RS Sanglah. Demikian pula Wali Kota Denpasar Rai Mantra. Ia tidak setuju, karena Denpasar sudah sangat sesak. Kepadatannya sudah melampaui batas. Apabila diberikan bangunan vertikal melebihi 15 meter, tentu akan makin banyak orang yang tinggal di Denpasar. Akibatnya, Kota Denpasar semakin sesak. Solusi yang ditawarkan adalah menyebarkan pembangunan ke wilayah Bali yang lain. Jadi, apa yang sudah ada utamanya soal ketinggian bangunan masih perlu dipertahankan. Lain halnya dengan Bupati Klungkung Suwirta. Ia setuju bangunan lebih tinggi dari 15 meter di tempat-tempat tertentu. Demikian pula Bupati Buleleng Agus Suradnyana juga setuju mengubah ketinggian bangunan utamanya terhadap fasilitas publik seperti rumah sakit dan sekolah. Keduanya beralasan mengurangi alih fungsi lahan. Sementara kalangan agamawan dan orang-orang pariwisata juga menyatakan tak setuju. Alasannya, ketinggian bangunan melebihi 15 meter akan membuka pintu kehancuran buat Bali dan indikasi runtuhnya fondasi terakhir masyarakat menjaga Bali. Sebab, wisatawan ke Bali untuk merasakan taksu Bali dari budayanya yang lestari. Selain itu, jika terjadi kelonggaran untuk fasilitas umum seperti sekolah dan rumah sakit, tidak menutup kemungkinan ke depan kelonggaran akan diberikan kepada hotel atau tempat hunian. Ketika itu alasannya juga sama, untuk menekan alih fungsi lahan. Seperti patok jalur hijau yang setiap saat bisa berubah. Tergantung kepentingan pemilik modal. Oleh karena itu, kita mesti tetap mengacu pada perda yang mensyaratkan ketinggian bangunan maksimal 15 meter. Sebab, ini salah satu yang bisa menjamin Bali bertahan seperti sekarang hingga 100 tahun lagi. Untuk itu wacana ini mesti disikapi dan dikaji secara matang. Pijakannya, apakah kebijakan itu menguntungkan masyarakat Bali? Ataukah kebijakan itu hanya sebagai jalan masuk bagi para investor yang ingin mengeruk keuntungan material sebesar-besarnya di Bali, dengan mengorbankan kepentingan masyarakat Bali yang lebih besar. Sebab, perda tentang ketinggian bangunan yang diberlakukan saat ini sejatinya telah memberikan nilai kearifan lokal yang mampu memberikan nilai lebih bagi kelestarian budaya Bali. Generasi pendahulu Bali yang memformulasikan kebijakan itu tentunya sudah memiliki pertimbangan yang sangat matang mengapa bangunan di Bali tidak boleh lebih tinggi dari 15 meter. Tentu dalam rangka memproteksi Bali. Untuk itu para pengambil keputusan di Bali sekarang, jangan berpikir pragmatis dan hanya berorientasi kepada kepentingan material. Keunggulan kultural yang digagas para panglingsir Bali jangan diubah dengan konsep yang tidak jelas. Terlebih apa yang diwariskan selama ini telah diakui mampu memikat hati para wisatawan. Jangan sampai kita mengusung konsep pariwisata budaya hanya di mulut saja. Pola pengembangan pariwisata yang mengusung konsep pariwisata budaya tentu saja tidak akan nyambung jika mentoleransi pendirian bangunan yang menjulang tinggi yang justru merusak keindahan alam dan nilai religius Bali itu sendiri. Konsep yang diusulkan ini justru sangat potensial merugikan Bali dalam segala hal, termasuk melemahkan identitas Bali yang mengusung konsep Tri Hita Karana.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Efektivitas Pengumuman Caleg Koruptor Nama-nama celeg koruptor akan dipajang di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ini mungkin merupakan salah satu cara untuk menekan terpilihnya koruptor sebagai wakil rakyat. Langkah ini mungkin juga bisa efektif, sepanjang calon tersebut dikenal oleh masyarakat sekitar atau di dapilnya. Masalahnya, dengan banyaknya calon dan partai politik dan beban pemilih saat di TPS, ada kecenderungan pemilih tak sempat melihat posisi caleg tersebut. Biasanya caleg-caleg yang terpilih adalah caleg yang biasa datang dan melakukan kunjungan ke wilayah pemilihnya. Sering kali pemilih mengabaikan siapa mereka yang masuk kategori caleg koruptor. Sepanjang calon itu dekat dengan masa pemilihnya dan dinyatakan sah sebagai calon, peluang untuk dipilih tetap ada. Untuk itu, ada baiknya ke depan koruptor memang jangan diberikan hak sebagai calon. Partai politik menurut saya harus melakukan hal ini. Masalahnya, banyak oknum caleg koruptor memiliki ketokohan dan dekat dengan elite partainya. Jadi usulan saya, ke depan atau lima tahun mendatang harus ada ketegasan dalam hal ini. Caleg yang diumumkan saat ini/itu adalah caleg yang bisa dipilih. Kalaupun nanti ada caleg koruptor yang terpilih tentu mereka akan tetap dilantik. Sekarang menurut saya tinggal bagaimana Komisi Pemilihan Umum (KPU) memfasilitasi pemilih bisa menggunakan hak pilihnya secara benar. Jika tidak ada sosialisasi yang utuh dan jelas kepada pemilih, saya yakin kesalahan di bilik suara akan tinggi. Masalahnya, kertas suara banyak dan lebar, jumlah yang harus dipilih juga banyak, serta banyak pemilih dari kelompok usia tua yang sudah terbiasa memilih secara simpel. Mudah-mudahan KPU bisa menekan potensi hambatan ini dengan sosialisasi yang lebih intensif. I Gede Parwata Denpasar, Bali

Momentum Menata Vegetasi Kota Menggambarkan cuaca ekstrem yang melanda Bali, sekaligus membuktikan ketidaksiapan kita menghadapinya. Kemampuan mitigasi bencana alam kita memang harus selalu ditingkatkan. Karena bencana alam adalah sesuatu yang akan selalu datang, tanpa kita tahu kapan tepatnya bencana tersebut akan menghampiri kita. Berbagai perangkat pendeteksi bencana hanyalah sekadar alat bantu informasi dini akan kemungkinan datangnya bencana. Perilaku kita terhadap bencana menjadi kunci utama untuk menghindari terjadinya kemungkinan terburuk.

Oleh

Agung Kresna langkah ironisnya jika selalu ada korban yang kehilangan nyawa, setiap kali kita ditimpa bencana alam. Apapun bentuk bencana alam yang terjadi, pada dasarnya bencana alam adalah suatu peristiwa alam biasa yang akan terus terjadi. Kesiapan kita dalam melakukan antisipasi atas suatu bencana, akan meminimalkan jatuhnya korban jiwa. Peristiwa tumbangnya banyak pohon dan robohnya bangunan akibat terjangan hujan lebat yang disertai angin kencang di banyak wilayah Pulau Bali, menandakan rapuh rentannya pohon serta bangunan yang kita miliki. Benar bahwa yang terjadi adalah cuaca ekstrem. Namun meski kita tidak dapat mengendalikan terjadinya suatu peristiwa alam, kita masih dapat meminimalkan jatuhnya korban dengan menata vegetasi/tanaman dan bangunan yang ada. Kita dapat melakukan pembuatan bangunan secara benar sesuai kaidah-kaidah konstruksi, sehingga memiliki ketahanan terhadap hantaman bencana alam dalam skala tetentu. Sementara pohon beserta vegetasi lainnya harus selalu kita monitor

kekokohannya, agar tidak menjadi sumber munculnya bencana ikutan akibat roboh diterjang hujan badai. Keberadaan pohon-pohon besar sebagai vegetasi pada suatu kota atau lingkungan hunian dimaksudkan sebagai sarana menjaga keseimbangan ekosistem suatu lingkungan buatan, sekaligus sebagai perindang lingkungan. Namun jika pohonpohon besar tersebut tidak dijaga dan dipelihara dengan baik, niscaya kehadiran pohon tersebut justru menjadi sumber bencana jika roboh akibat terjangan hujan badai ataupun puting beliung. Ruang Terbuka Hijau Krama Bali yang memegang filosofi Tri Hita Karana pada hakikatnya selalu menjaga keseimbangan alam. Segenap krama Bali menjadi bijak dalam menata ruang fisik lingkungan hunian kehidupannya. Telajakan menjadi contoh bagaimana krama Bali menciptakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai kawasan ekologis pada area semi publik. Memang saat ini nilai strategis posisi telajakan yang berada di tepi jalan raya telah memicu terjadinya perubahan fungsi.

Banyak telajakan yang berubah menjadi warung akibat tuntutan fungsi ekonomi. Rumah tradisional krama Bali juga sangat ramah terhadap lingkungan alam. Hampir sekitar 70 persen area rumah merupakan lahan terbuka. Sementara hanya sekitar 30 persen sisanya merupakan ruang terbangun untuk hunian. Dengan pola seperti ini, berarti setiap keluarga krama Bali telah menyumbang lebih dari 50 persen area huniannya sebagai RTH bagi lingkungannya. Sementara itu, struktur bangunan rumah tradisional krama Bali juga ramah dalam antisipasi terhadap bencana yang mungkin terjadi. Konstruksi rumah merupakan struktur yang ramah terhadap guncangan gempa bumi. Sedangkan penggunaan bahan bangunan juga mengacu pada kaidah stabilitas mekanika konstruksi gedung, di mana bagian yang lebih atas selalu memakai bahan yang lebih ringan dibanding dengan bagian di bawahnya. Di sisi lain, krama Bali selalu menghargai pohon-pohon besar berusia puluhan tahun sebagai warisan leluhur dengan segala kandungan fungsi ekologis mau-

pun filosofisnya. Mindset seperti ini merupakan wujud implementasi konsep palemahan bagi krama Bali. Bahwa kita harus hidup harmonis menyatu dengan alam lingkungan kita. Kawasan padat hunian pun tidak lepas dari kondisi tersebut. Sehingga banyak pohon besar yang berdampingan dengan lingkungan perumahan yang padat. Di satu sisi kehadiran pohon besar terasa menyejukkan secara fisik dan psikis, namun juga cukup membahayakan jika pohon roboh diterjang badai. Ancaman dari robohnya pohon di kawasan kota dan lingkungan hunian, dapat diminimalkan dengan melakukan penataan vegetasi kota/lingkungannya. Pertama, menentukan jenis pohon yang tepat dalam suatu kawasan. Pada suatu kota/lingkungan yang padat penduduk ataupun warga yang melintas, harus dipilih vegetasi yang memiliki akar kuat serta tidak gampang patah ranting/dahan pohonnya. Jenis pohon yang rapuh serat batang kayunya, harus benar-benar dihindari untuk kawasan yang padat warga. Hal ini guna menghindari ancaman terhadap warga yang melintas/ berada dekat pohon. Kedua, penanaman vegetasi kota maupun lingkungan ada baiknya mengacu pada filosofi yang terkandung dalam setiap vegetasi. Nenek moyang krama Bali pada saat menanam vegetasi pada suatu setra, pura, puri, ataupun ruang-ruang publik lain, tentu tidak sembarangan menentukan jenis vegetasinya. Selalu ada filosofi yang terkandung dalam setiap vegetasi bagi krama Bali, baik berwujud po-

Tinggi Bangunan di Bali Tak Perlu Diubah SEBAGAI krama Bali yang mengais rezeki dari pariwisata Bali sejak tahun 1969, saya sangat risau dan sedih membaca tinggi bangunan di Bali mau diubah. Denpasar dan beberapa tempat di Bali sangat krodit dan sering macet. Banyaknya kendaraan yang berseliweran di Bali tentunya akibat dampak positif dari pariwisata, karena para pelaku pariwisata sanggup membeli kendaraan roda empat, kadang-kadang lebih dari satu kendaraan. Dampak pariwisata Bali sekarang ini memang sangat luar biasa, tidak saja dampak positifnya, demikian juga dampak negatifnya. Dibandingkan dengan pariwisata Bali di tahun 70-an tidak bisa dimungkiri bahwa kemajuan pariwisata Bali sekarang ini benar-benar maju, tentunya belum merata bagi masyarakat Bali. ‘’Kagiat kadi sinambering kilat’’, saya terkejut sekali seperti disambar kilat membaca Bali Post yang isinya para wakil rakyat merencanakan mengubah ketinggian bangunan di Bali. Mohon maaf dan dengan segala hormat kalau saya berpendapat bahwa bapak-bapak ini tidak salah tetapi ignorance, tidak ngeh. Kebanyakan wisatawan asing yang sudah mengunjungi banyak negara, memberi tahu saya supaya ikut menjaga Bali walaupun saya hanya seorang tourist guide. Mereka-mereka itu sangat terkesan melihat sendiri bagaimana perilaku orang Bali pada umumnya. Wisatawan asing itu memang benar-benar menyukai budaya Bali dan menginginkan orang Bali tetap menjaga budayanya. Selain itu, mereka mengagumi bangunan Bali yang bernuansa Bali, ditambah lagi pohon-pohon yang

Oleh

I G.K. Pudjawan rindang. Secara pribadi saya mengalami sendiri ketika saya mengunjungi negara lain yang kebanyakan saya kunjungi lebih dari dua kali, kecuali Amerika. Ketika mereka tahu saya dari Bali, muka mereka berubah menjadi senang dan mereka menceritakan kesan yang baik yang mereka alami selama kunjungan mereka di Bali. Dan hampir semua dari mereka ingin kembali mengunjungi Pulau Bali. Pengalaman saya yang lain, ketika saya

Wisatawan asing itu memang benar-benar menyukai budaya Bali dan menginginkan orang Bali tetap menjaga budayanya. Selain itu, mereka mengagumi bangunan Bali yang bernuansa Bali, ditambah lagi pohon-pohon yang rindang.

pergi ke Eropa bersama istri dan anak lakilaki saya dengan kapal pesiar yang bernama Oceana. Saya terkejut dan kagum melihat dan mendengar bahwa 75 orang Bali bekerja di kapal pesiar tersebut. Mereka-mereka yang bekerja di kapal pesiar tersebut juga heran karena tumben ada orang Bali naik kapal pesiar di tempat mereka berkerja. Memang saya menyadari ada kekurangan dari pariwisata kita di Bali, tetapi wisatawan asing tetap memiliki minat yang tinggi untuk berkunjung ke Bali. Dari kekurangan pariwisata Bali yang nampak jelas di mata kita adalah air sungai yang tidak bersih di beberapa tempat, sampah plastik yang menggunung di mana-mana namum sudah mendapat perhatian serius dari semua pihak, sampai-sampai ada wisatawan asing yang berminat membantu. Ditambah lagi jalan-jalan yang telah ada dan sering macet, perlu ditambah atau diperlebar. Tulisan saya ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk mengajar ikan berenang, tetapi saya tidak bisa membayangkan kalau gedung-gedung yang tinggi bertebaran di mana-mana di Pulau Bali yang kita cintai. Belum lagi pemodal dari luar Bali ikut melakukan hal yang sama, bagaimana akan jadinya Bali ini. Pulau Bali dari dulu diminati orang luar, malah konon kabarnya Bali mau dibeli pedagang luar. Kesimpulan saya adalah, bagi Bali it is not the size of the dog in the fight, but the size of the fight (in the dog), yang artinya kita mengedepankan kualitas bukan kuantitas.

hon, perdu, ataupun hamparan rumput. Sehingga keberadaan vegetasi pada suatu kota ataupun lingkungan tertentu tidak sekadar memenuhi fungsi ekologis semata, namun juga ada pesan filosofis yang perlu disampaikan pada segenap krama Bali. Ketiga, pemeliharaan atas vegetasi yang ada di lingkungan padat hunian terutama pohonpohon perindang besar. Pohon besar utamanya yang sudah berumur puluhan tahun, harus selalu dicermati dan dipelihara dengan baik. Pemangkasan rutin harus selalu dilakukan, bersamaan dengan pencermatan atas kekuatan akar pohon yang ada. Hal ini ditujukan agar pohon besar yang dimaksudkan sebagai pohon perindang tidak berubah menjadi awal malapetaka yang memakan korban jiwa, akibat roboh tidak kuat menahan hempasan bencana badai yang bisa kapan saja datang melanda. Ancaman bencana alam terhadap kawasan Bali harus menjadi tanggung jawab bersama segenap krama Bali. Tidak ada salahnya jika segenap krama Bali melakukan aktualisasi nilainilai yang terkandung dalam filosofi Tri Hita Karana (utamanya dalam konsep palemahan) sebagai komitmen dalam kehidupan kesehariannya. Kandungan nilai dalam filosofi keseimbangan alam ini perlu diberi makna yang baru di tengah deru mesin globalisasi yang merasuk krama Bali melalui gelimang dolar dalam industri pariwisata. Penulis, Arsitek, Senior Researcher pada Centre of Culture & Urban Studies (CoCUS) Bali, tinggal di Denpasar.

POJOK Industri makanan di Bali alami pertumbuhan yang tinggi. - Siapa yang untung? *** Populasi sapi Bali di Tabanan terus alami penurunan. - Siapa yang buntung? *** Bupati Buleleng setuju ketinggian bangunan RS melebihi 15 meter. - Belajar sejarah perang Gesing.

Penulis, praktisi pariwisata Bali

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Senin Kliwon, 4 Februari 2019

SOSOK Hidupkan Budaya Pertanian KECAMATAN Pupuan memiliki potensi pertanian yang sangat besar, salah satunya di Desa Bantiran. Di tangan Perbekel Desa Bantiran Nyoman Suranata, secara bertahap petani diarahkan ke pertanian organik. Salah satu terobosannya yakni pemberian bibit itik untuk mengatasi serangan hama keong emas, yang disambut baik oleh krama subak. Selain itu, juga tengah coba dirancang menghidupkan kembali budaya pertanian yang mulai punah. Sebut saja tradisi matekap yang belakangan ini sudah jarang terlihat dan tergantikan traktor. ‘’Kami juga punya budaya magangsing. Biasanya setelah panen kopi, tetapi sekarang jarang digelar,’’ ucapnya, Minggu (3/2) kemarin. Kata Suranata, tradisi lain seperti ngendagin dan mantenin, juga akan digeliatkan kembali. Namun tentunya faktor terpenting adalah eksistensi lahan pertanian itu sendiri. Ancaman alih fungsi lahan diakuinya cukup tinggi. Dia pun tidak mau tinggal diam dan berusaha keras meminimalisir alih fungsi lahan pertanian. Upaya yang telah dilakukan berupa penetapan awig-awig khusus. Ada syarat yang harus dipenuhi jika ada petani yang hendak mengalihfungsikan lahan pertaniannya. ‘’Kita tidak bisa mencegah, karena itu lahan mereka. Tetapi sebelum itu terjadi, tentu harus ada rekomendasi dari subak, dinas dan adat,’’ tegasnya. Selain tradisi yang erat dengan aktivitas pertanian, Suranata juga menyatakan, tradisi lainnya juga akan kembali digeliatkan untuk mendukung keberadaan desa wisata, seperti Rejang Ayunan. Sesuai namanya, para penari rejang akan berayun di bawah pohon beringin besar yang ada di Pura Puseh lan Bale Agung di desa pakraman setempat. ‘’Tradisi ini digelar saat piodalan purnamaning kalima,’’ ucapnya. (bit)

Populasi Sapi Bali Terus Menurun

Tabanan (Bali Post) -

Setiap tahunnya populasi sapi Bali di Kabupaten Tabanan mengalami penurunan. Berbagai hal menjadi penyebabnya. Guna menekan laju penurunan populasi sapi Bali, pemerintah menggulirkan sejumlah program. Berdasarkan data Bidang Peternakan Dinas Pertanian Tabanan, populasi sapi Bali selama lima tahun terakhir mengalami penurunan. Pada tahun 2014 jumlahnya tercatat 52.916 ekor, tahun 2015 sebanyak 51.567 ekor, tahun 2016 tercatat 50.906 ekor, tahun 2017 sebanyak 45.268 dan tahun 2018 hanya 43.842 ekor. Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Tabanan Wayan Suamba, Minggu (3/2) kemarin, mengatakan penurunan populasi sapi Bali di Tabanan dikarenakan beberapa hal, yaitu mulai menurunnya jumlah sapi yang diternakkan karena peternak atau petani mengalami kendala berupa berkurangnya lahan. ‘’Petani terutama yang perseorangan, sekarang rata-rata punya sapi 1-2 ekor. Padahal yang dianjurkan memiliki sapi setidaknya 4-5 ekor. Tetapi mereka tidak bisa memelihara banyak karena lahan untuk ngangon sapi semakin berkurang dan sulit juga mendapatkan pakan,’’ ujarnya. Alasan ekonomi juga menjadi salah satu kendala sulitnya menekan angka penurunan populasi sapi Bali. Peternak kebanyakan menjual sapinya jika sudah siap jual, dibandingkan memeliharanya agar bisa berproduksi. Alasan ketiga adalah kesulitan peter-

nak untuk mengawinkan sapi betina. Sebab, untuk kawin suntik mereka harus mengeluarkan dana sekitar Rp 70 ribu hingga Rp 100 ribu per sekali suntik. Untuk mempermudah peternak dalam mengawinkan sapi betinanya sekaligus mempertahankan populasi sapi Bali, pemerintah pusat melaksanakan program Siwab. ‘’Mulai dari semen beku untuk kawin suntik dan tenaga penyuntiknya, ditanggung pemerintah. Bahkan petugasnya datang langsung ke rumah,’’ ujar Suamba. Petugas juga tidak hanya bertugas menyuntik, tetapi juga memantau hasil kawin suntik tersebut dan mencatat berapa sapi betina yang berhasil bunting hingga melahirkan. ‘’Sapi betina bisa diperiksa bunting atau tidak setelah 3 bulan setelah dilakukan kawin suntik. Sementara masa kehamilan sapi adalah 9 bulan,’’ jelas Suamba. Pada Januari 2019 tercatat 772 ekor sapi betina yang

menjalani kawin suntik. Terdata juga 219 sapi yang sudah bunting lewat program Siwab dan sudah ada 308 ekor anak sapi yang lahir. Dijelaskannya lebih lanjut, kawin suntik sangat disarankan. Sebab, sperma yang disiapkan berasal dari bibit yang unggul dan terjamin. Kawin suntik juga bertujuan menghindari terjadinya cacat pada sapi. ‘’Kebanyakan kawin alami, petani menggunakan sapi yang ada hubungan darah. Baik itu saudara atau anaknya. Padahal jika ada hubungan darah tingkat ketidaknormalan pada keturunannya lebih besar,’’ jelas Suamba. Selain program Siwab, untuk mempertahankan populasi sapi Bali juga ada program Simantri maupun pengelolaan pupuk organik yang berbahan kotoran sapi. Diharapkan peternak terutama perorangan mampu mendapatkan keuntungan sampingan dari sapi, yaitu dengan menjual kotoran maupun urinnya. (kmb24)

SEMAT - Program Semat yang dilangsungkan Minggu (3/2) kemarin.

Bali Post/san

Produk UKM Dipromosikan Tiap Minggu

Tabanan (Bali Post) Potensi pertumbuhan UKM di Tabanan cukup besar. Tiap tahunnya terjadi peningkatan dari sisi kuantitas. Guna meningkatkan daya saing sekaligus membantu pemasaran produk UKM, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan melaksanakan berbagai kegiatan, salah satunya program Semeton Medagang Tabanan (Semat). Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah, Minggu (3/2) kemarin, mengatakan program Semat merupakan program baru dan akan

kontinu digelar setiap hari Minggu. Kemarin kegiatan dilangsungkan di Lapangan Dangin Carik, Tabanan. Program ini bertujuan agar para produk UKM semakin dikenal masyarakat. ‘’Semakin sering produk UKM ini dilihat pasar, maka itu akan berpotensi membantu pemasaran produk UKM sekaligus menambah konsumen baru,’’ papar Dalem Tresna. Pada kegiatan perdana program Semat kemarin, Dinas Koperasi dan UKM melibatkan delapan pelaku UKM dengan berbagai macam produk, seperti beras hitam, keripik, sayur organik

hingga obat-obatan herbal. Ke depan jumlah UKM yang berpromosi akan ditambah dan juga akan digandeng Perusahaan Daerah Dharma Santhika (PDDS). Di sisi lain, sambungnya, pedagang atau pelaku UKM yang terlibat dalam Semat tidak dikenakan biaya, sehingga harga produk yang ditawarkan ke konsumen berada pada level normal. Selain itu, dari sisi konsumen, nilai lebih yang diperoleh dengan berbelanja di Semat adalah bisa mendapatkan sayuran organik dengan kualitas yang segar, karena dijual oleh petani langsung. (kmb24)

TERA ULANG - Sidang tera ulang di salah satu pasar tradisional belum lama ini.

Bali Post/dok

Minim Anggaran, Tera Ulang Hanya Sasar Tiga Pasar

Tabanan (Bali Post) Mencegah kecurangan yang dilakukan pedagang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan melalui bidang terkait kerap melaksanakan tera ulang timbangan di pasar tradisional. Sayangnya pelayanan tera ulang tahun ini hanya bisa menyasar tiga pasar tradisional. Hal ini lantaran Disperindag terkendala minimnya anggaran. Seperti disampaikan Kepala Disperindag Tabanan I Gusti Nyoman Arya Wardana didampingi Kepala seksi pelayanan tera dan tera ulang Ni Putu Erna Susanti, Minggu (3/2) kemarin, kegiatan tera mengacu pada UU No. 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal. Bagi yang kedapatan melanggar akan dikenakan sanksi pidana penjara maksimal 1

tahun dan denda Rp 1 juta. Lalu, UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen juga ada ancaman pidana 5 tahun serta denda Rp 2 miliar. Dikatakan Arya, ang garan tahun ini sangat terbatas yakni Rp 59 juta dan dari jumlah itu sebanyak Rp 23 juta di antaranya untuk kegiatan kalibrasi. Hal ini jelas mengakibatkan pelayanan tera ulang tak bisa maksimal. Pelayanan tak akan mampu menyasar alat ukur di seluruh pasar tradisional di Kabupaten Tabanan. ‘’Tahun lalu anggarannya kalau tidak salah Rp 98 juta dan itu bisa untuk sidang tera di 10 pasar yang kita sasar. Tahun ini karena anggaran terbatas, hanya 3 pasar saja bisa dilayani yakni Pasar Tabanan, Pasar Kediri dan Pasar Bajera,’’

ucapnya. Menurutnya, Pasar Bajera tengah dipersiapkan sebagai pasar tertib ukur ahun 2019. Ini akan menambah deretan tujuh pasar tradisional yang sudah mengantongi status pasar tertib ukur yakni Pasar Tabanan, Pasar Kediri, Pasar Kerambitan, Pasar Marga, Pasar Baturiti, Pasar Pupuan dan Pasar Penebel. ‘’Untuk Pasar Bajera, proses awal sudah pendataan dan sudah diajukan ke Direktorat Metrologi, Bandung. Selanjutnya akan ada tahap sosialisasi ke pedagang dan pengelola pasar, barulah dilakukan tera ulang di pasar tersebut dan dievaluasi oleh pusat,’’ terangnya. Terkait keterbatasan pelayanan ke tingkat pasar, pihaknya mengimbau pedagang datang ke kantor Disperindag. ‘’Jadi itu bagi mereka yang memang mendesak

melakukan tera ulang. Tahun ini jangkauan kami sedikit, bahkan untuk Penebel dan Marga belum bisa kami layani maksimal,’’ pungkasnya. Sementara itu, Agus salah satu pedagang sembako di Pasar Tabanan mengatakan, kegiatan tera ulang sangat penting dan menguntungkan bagi dirinya sebagai pedagang. Apalagi pedagang sendiri terkadang tidak sadar bahwa timbangan miliknya kurang tepat dalam hal ukuran. ‘’Jujur saja kegiatan tera ini sangat menguntungkan, karena pembeli biasanya habis beli barang juga ikut nimbang di rumahnya. Kalau lebih, mereka pastinya tidak bakal bilang, tetapi jika kurang, bisa jadi malah buat nama kami sebagai pedagang jelek. Ngomong di belakang, bikin kehilangan pembeli,’’ ucapnya. (kmb28)


BULELENG

8

Senin Kliwon, 4 Februari 2019

Terkait Ketinggian Bangunan

Bupati Usulkan Pengecualian Rumah Sakit dan Sekolah

Singaraja (Bali Post) – Pembahasan Revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Bali masih bergulir di DPRD Bali. Di tengah pembahasan itu, Buleleng juga turut mengusulkan terkait aturan ketinggian bangunan. Pemerintah Daerah Buleleng mengusulkan aturan ketinggian bangunan itu ada pengecualian. Yakni untuk gedung rumah sakit dan fasilitas pendidikan. Sedangkan untuk akomodasi wisata atau kepentingan lain, Pemkab Buleleng sependapat untuk memberikan batasan tertentu. Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) akhir pekan lalu usai menyerahkan bantuan nontunai Program Keluarga Harapan (PKH) di Gedung Wanita Laksmi Graha, Singaraja. Bupati mengatakan, alasan mengapa gedung rumah sakit dan fasilitas pendidikan diusulkan untuk mendapat pengecualian dalam batasan ketinggian bangunan, karena lahan di perkotaan mulai sulit untuk mengembangkan fasilitas rumah sakit. Fasilitas rumah sakit tidak saja orientasinya membangun gedung perawatan dan unit-unit terkait

lain. Namun juga ada fasilitas pendukung terutama lahan parkir seiring perkembangan penduduk dan dipastikan akan menuntut kesiapan lahan parkir rumah sakit. ‘’Kami minta untuk gedung rumah sakit dan sekolah tidak dalam masuk batasan ketinggian bangunan itu. Alasannya untuk satu gedung akan memudahkan pelayanan dan lahan parkir juga memerlukan lahan memadai, sehingga dengan bangunan bertingkat menyiasati kesulitan lahan di perkotaan,’’ kata Suradnyana. Demikian juga untuk fasilitas pendidikan, Bupati PAS menilai masih membutuhkan

tambahan infrastruktur gedung. Sementara untuk di perkotaan persoalannya adalah lahan yang akan dibangun untuk pengembangan sekolah atau membangun sekolah baru. Untuk itu, solusinya adalah membangun dengan pola bertingkat, sehingga kesulitan lahan itu bisa ditangani dengan permanen. ‘’Bertahap. Kalau sekarang rumah sakit diberikan, mungkin nanti diikuti dengan sekolah juga diberikan untuk membangun bertingkat karena ini satu-satunya solusi dalam mengatasi kesulitan lahan,’’ tegasnya. Untuk diketahui, dalam pembahasan RTRWP Bali,

dewan dan pemerintah ada usulan mengubah terkait aturan ketinggian bangunan di Bali. Sekarang diatur kalau ketinggian bangunan maksimal setinggi 15 meter atau kalau diperumpamakan sama dengan tinggi pohon kelapa. Perubahan ketentuan ini rencananya akan berlaku pada kawasan tertentu saja, seperti gedung rumah sakit, kantor pemerintahan dan sekolah. (kmb38)

Bali Post/kmb38

Putu Agus Suradnyana

Jelang PKB 2019

Sekaa Gong Anglo Cita Duta Buleleng Bali Post/ist

TERBALIK - Truk pelat B 9376 VCC mengalami kecelakaan lalulintas out of control (OC) di jalur “tengkorak” Singaraja – Bedugul.

Truk Pengangkut Sembako Terbalik Singaraja (Bali Post) – Truk boks Nnopol B 9376 VCC terbalik di Km 14 - 15 Dusun Pererenan Bunut, Desa Gitgit Kecamatan Sukasada, Minggu (3/2) kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun bodi truk rigsek karena membentur tebing di sisi jalan sebelum akhirnya truk terbalik di badan jalan. Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. menjelaskan, peristiwa ini diduga akibat out of control (OC). AKP Kurniawandari menambahkan, sesuai hasil penyelidi-

kan awal oleh unit Lalulintas (Lantas) Polsek Sukasada, sebelum kejadian truk yang dikemudian Wisnu Sukarno (41) asal Bondowoso, Jawa Timur datang dari arah Denpasar menuju Singaraja. Namun, nahas ketika memasuki jalur menurun dan tikungan tajam, sopir diduga tak bisa menguasai setirnya dan akhirnya hilang kendali. Truk pun menabrak tanah tebing di pinggir jalan dan terbalik ke tengah jalan. Saat kejadian lalu lintas dari arah berlawanan lengang, sehingga tidak terjadi korban lakalantas tambahan. Meski demikian, sebelum truk dievakuasi, arus lalu lintas

dari kedua arah terganggu. Situasi ini dengan cepat diatensi polisi, dan kemacetan bisa terhindarkan. AKP Kurniawandari masih menunggu timnya melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab terjungkalnya truk tersebut. Dari pemeriksana awal, kemungkinan truk pengangkut sembako itu mengalami rem blong. “Kasusnya masih diselidiki, sebab dari keterangan pengemudi hanya bilang tiba-tiba hilang kendali. Kita akan selidiki apakah rem berfungsi dengan baik atau ada sebab lain,” jelasnya. (kmb38)

kan tiga sekaa gong anak-anak, masingmasing Sekaa Anglo Cita Suara Penarungan, Sekaa Udiana Sari Desa Padang Bulia, Kecamatan Sukasada dan Sekaa Werdi Guna Desa Nagasepha, Kecamatan Buleleng. Dalam seleksi itu, perwakilan Kelurahan Penarukan meraih nilai tertinggi, yakni 1.881. Sedangkan perwakilan Desa Padang Bulia Kecamatan Sukasada meraih 1.770 dan perwakilan Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng meraih nilai 1.741. Kepala Bidang Kebudayaan Buleleng Wayan Sujana, Minggu (3/2) kemarin mengatakan, seleksi untuk penentuan Duta Buleleng dalam PKB untuk sekaa gong anak-anak pertama kali dilakukan. Sebelumnya, penentuannya dilakukan dengan menggelar Utsawa Merdangga Gong Kebyar atau Penunjukkan langsung. Sebelumnya, ketiga sekaa gong tersebut juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi Duta Buleleng. Untuk memberikan rasa keadilan, Disbud Buleleng memutuskan untuk melaksanakan proses seleksi. ‘’Juri langsung datang untuk melihat apa yang mereka tampilkan. Kemudian memberikan nilai. Dan penentuannya Bali Post/ kmb38 juga dilakukan melalui sidang terbuka. Juri juga menyampaikan keunggulan

Singaraja (Bali Post) Sekaa Gong Anak-anak Anglo Cita Lingkungan Penarungan, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, terpilih sebagai Duta Buleleng dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2019 mendatang. Sekaa gong anak-anak ini terpilih melalui seleksi yang dilakukan Dinas Kebudayaan (Disbud) Buleleng. Tim penilai mengikut-

Wayan Sujana

dan kelemahan masing-masing sekaa,’’ tandasnya. Sebagai Duta Kabupaten Buleleng, Sekaa Gong Anak-anak Anglo Cita diwajibkan menampilkan empat garapan seni. Mulai dari tabuh kreasi baru, dolanan dan dua tarian. Hanya, Disbud meminta agar sekaa ini bisa menampilkan pementasan bergaya asli Buleleng atau biasa disebut istilah gaya Belelengan. Sujana mencontohkan, untuk tabuh kreasi, sekaa diminta untuk menggali tabuh kreasi karya maestro Buleleng yang pernah diciptakan sekitar tahun 1960 hingga 1970. Sementara untuk tarian, agar menampilkan tarian binatang khas Buleleng, termasuk juga untuk penampilan dolanan diwajibkan membawakan gaya ala Buleleng. Khusus untuk tari kreasi baru, Sekaa Anglo Cita Suara sudah menyiapkan tarian berdasarkan spirit dan sejarah yang ada di Desa Pakraman Penarukan, yakni tari ‘’Jaran Ngadang’’. Tarian ini sebelumnya sudah ditampilkan dalam Utsawa Merdangga Gong Kebyar Sanggar Seni Kabupaten Buleleng di Wantilan Sasana Budaya Singaraja. ‘’Kami tekankan bagaimana gaya Belelengan dan karya ciptaan seniman Buleleng ditunjolkan oleh sekaa duta yang sudah terpilih itu,’’ pinta Sujana. (kmb38)


Senin Kliwon, 4 Februari 2019

GIANYAR

9

Kasus Kecelakaan Lalin Tinggi Gianyar (Bali Post) Kasus kecelakaan lalulintas (lalin) di Kabupaten Gianyar cukup tinggi. Bahkan sepanjang 2018 lalu tercatat puluhan korban meninggal di kawasan seni ini. Berkaca dari data itu jajaran kepolisian mengkampanyekan slogan ‘’Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan’’ dalam roadshow ‘’Millennial Road Safety Festival’’, Minggu (3/2) kemarin. Berdasarkan data Sat Lantas Polres Gianyar, tercatat kecelakaan lalu lintas di kawasan ini mencapai 563 kasus. Ironisnya dari jumlah itu tercatat korban meninggal dunia sebanyak 64 orang. ‘’Korban meninggal dari kelompok milenial (anak muda - red) sebanyak 30 orang,’’ ucap Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo. Dijelaskannya, Polres Gianyar mengadakan kegiatan Millennial Road Safety Festival di areal Car Free Day (CFD) Gianyar sebagai warming up atau pemanasan, sebelum puncak acara yang akan diadakan pada 17 Februari 2019 di Lapangan Renon. ‘’Kita memberikan edukasi berupa Road Safety Training saat kegiatan Millennial Road Safety Festival ini,’’ jelasnya.

Ribuan orang memeriahkan acara gratis yang diisi dengan jalan santai, safety ridding, deklarasi tertib lalu lintas dan pengundian puluhan doorprize di areal CFD. Kapolres Gianyar menambahkan, seluruh pengendara harus waspada saat turun ke jalan. ‘’Di jalan, semuanya harus waspada untuk mencegah kecelakaan,’’ katanya. Mencegah kasus kecelakaan lalin, jajaran Polres Gianyar juga memberikan edukasi ke sekolahsekolah. ‘’Edukasi sudah rutin diagendakan, dengan harapan mereka mengenal rambu berlalu lintas sejak dini,’’ tandasnya. Dalam acara Minggu kemarin seorang korban kecelakaan lalu lintas bernama Made Widjana yang mengalami patah tulang kaki

beberapa waktu lalu mendapatkan bantuan sebuah kursi roda yang diserahkan oleh Waka Polres Gianyar Kompol Adnan Pandibu. Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Gianyar Bramana Tri Wibawa mengatakan, kegiatan Millennial Road Safety Festival menjadikan generasi muda lebih tahu lagi bagaimana cara berkendara yang baik dan benar. Pemuda yang akrab disapa Bram ini juga menyampaikan pesan kepada generasi muda di Kabupaten Gianyar, untuk bersamasama menjaga ketertiban dan tetap waspada saat berkendara. (kmb35) LALU LINTAS - Suasana kampanye tertib berlalu lintas di areal CFD, Minggu kemarin.


JEMBRANA

10

Target Retribusi Pasar Rp 3,5 Miliar, Tercapai Hanya Rp 1,6 Miliar Bali Post/kmb

HANCUR - Jalan Warnasari Kaja tembus Pucaksari dan Sombang yang kondisinya hancur.

Hancur, Jalan Warnasari Kaja-Pucaksari Warga Harapkan Perbaikan

Negara, (Bali Post) Jalan di Banjar Warnasari Kaja yang tembus ke Pucaksari Desa Warnasari bahkan tembus ke Banjar Sombang Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana hancur. Sejumlah warga setempat, Minggu (3/2) kemarin, mengharapkan bantuan pemerintah kabupaten untuk perbaikan sekaligus pengaspalan. Pasalnya jalan sepanjang sekitar 7 km itu masih dari tanah dan sering dilalui masyarakat dan siswa yang mau sekolah. Wayan Artana dan Nyoman Sujaya, dua warga setempat, mengatakan setiap hari jalan itu dilalui warga di wilayah yang dihuni belasan KK. Menurut Wayan Artana, jalan tersebut cukup panjang karena memutar selain tembus ke Pucaksari juga ke Sombang Desa Tukadaya. Dari pengamatan Minggu kemarin, jalan yang cukup panjang itu terjal dan curam serta masih jalan tanah. Dari ujung barat jalan hingga ke timur jalannya hancur dan licin. Sehingga warga yang lalu lalang dengan sepeda motor harus berhati-hati, apalagi di musim hujan. Nyoman Sujaya, warga yang tinggal di timur jembatan, memohon kepada pemerintah untuk memperbaiki jalan Warnasari Kaja yang tembus ke Pucaksari tersebut. Karena tiap hari dia harus mengantarjemput anak sekolah sehingga merasa kesulitan ketika naik sepeda motor. “Kami harapkan agar dibangun dan ada perbaikan, agar anak kami bisa sekolah. Karena jika hujan, anak saya tidak bisa sekolah.

Senin Kliwon, 4 Februari 2019

Jalan ini sejak dulu sudah rusak dan tidak pernah ada perbaikan,” jelasnya. Bahkan jembatan di Warnasari Kaja tersebut sebelumnya pelat dekernya sempat jebol karena diterjang banjir. Kerusakan tersebut sudah diperbaiki. Hal senada juga disampaikan Komang Elly S, seorang ibu rumah tangga yang juga warga setempat. Pihaknya sangat berharap agar jalan di wilayah itu dibenahi. Apalagi, menurutnya, Bupati Jembrana Putu Artha dan rombongan sudah sempat ke wilayah itu saat mengunjungi Kakek Wayan Tunas yang rumahnya roboh karena diterjang angin kencang. “Pak Bupati saat itu melalui jalan ini, jadi beliau tentu tahu kondisi jalan di sini. Karena itu kami harapkan agar bisa diperbaiki. Kasihan anak-anak jika mau sekolah. Kalau hujan tidak bisa dilalui motor,” jelasnya. Sementara itu, Perbekel Desa Warnasari Ketut Widastra yang beberapa kali dihubungi di ponselnya tidak diangkat. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana I Wayan Darwin dikonfirmasi di dua ponselnya tidak diangkat. Demikian juga SMS hingga berita dikirim tidak dijawab. Di sisi lain, Klian Dusun Warnasari Kaja Komang Sudiarta dikonfirmasi mengatakan, rencana untuk jalan tersebut sebenarnya sudah ada. “Tapi biar tidak salah nanti silakan saja bertanya langsung ke pejabat terkait,” jelasnya. (kmb)

Diduga Depresi, Coba Ceburkan Diri ke Laut

Negara, (Bali Post) Diduga depresi karena permasalahan keluarga, Minggu (3/2) kemarin sekitar pukul 14.45 Wita seorang lelaki Komang E (24) dari Baluk, Negara berusaha mencoba bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke laut. Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, saat itu Komang E naik kapal/KMP Reny yang masih sandar pada Dermaga 3 Pelabuhan Gilimanuk. Entah dari mana munculnya, pelaku naik pada dek penumpang atas dan menuju arah ujung kapal sembari menangis dan mengancam akan menceburkan diri ke laut saat akan didekati. Kru kapal saat melihat pelaku berusaha menenangkannya. Kemudian niat pelaku berhasil digagalkan dan didekap oleh pamannya, Kadek Mertadana, asal Lingkungan Asri, Kelurahan Gilimanuk kemudian dipaksa untuk turun dengan cara digotong yang dibantu oleh satpam pelabuhan, TNI-AL Gilimanuk dan Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Selanjutnya pelaku dibawa pulang ke rumah Kadek Mertadana dan dikonfirmasikan kepada orang tuanya yang ada di Baluk I Negara. Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP Komang Muliyadi, Minggu sore, dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, bahwa diperkirakan pelaku dalam keadaan depresi masalah keluarga. Hingga berita ini ditulis pelaku masih berusaha menenangkan diri di rumah pamannya. (kmb)

Negara (Bali Post) – Pendapatan retribusi dari Pasar Umum pascadiserahkan pengelolaan dari Perusahaan Daerah (Perusda) Jembrana ke Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Jembrana tahun 2018 ini masih di bawah target. Dari target Rp 3,5 miliar selama setahun, baru tercapai sekitar Rp 1,6 miliar. Banyak faktor pemicu, mulai dari fisik pasar, tata kelola dan regulasi. Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Jembrana I Made Gede Budhiarta, Minggu (3/2) kemarin, mengatakan belum tercapainya target PAD dari sektor retribusi pasar ini selain baru dikelola setahun, juga pola pengelolaan di Dinas berbeda dengan Perusda. Bila sebelumnya di Perusda, lebih condong profit oriented (keuntungan), kini setelah pengelolaan di Dinas lebih pada pelayanan. Bagaimana pengelola meningkatkan pelayanan kepada pembeli maupun pedagang, sehingga ujung-ujungnya nanti bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Diakui Budhiarta, selama dikelola setahun ini, berbagai kendala dihadapi sebab saat ini masih tahap pembenahan. Mulai dari mengubah budaya dan perilaku kerja pegawai, juga pembenahan fisik pasar, tata kelola serta regulasi. Sejak pelimpahan dari Perusda lalu, Dinas menampung 63 tenaga Perusda dan saat ini berstatus kontrak. Dinas juga sempat menambah anggaran untuk tenaga kontrak itu pada APBD perubahan. Untuk kendala fisik, dari 10 pasar umum yang dikelola, baru sekitar 9 pasar yang direvitalisasi. Satu pasar yang belum itu hanya Pasar Umum Negara yang memang pasar umum terbe-

sar di Jembrana. Pihaknya berharap ada pengisian Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Pasar pada tahun ini. Se la in i t u f a kt o r l a i n adalah terkait regulasi. Dimana masih dilakukannya revisi Perda Kabupaten Jembrana Nomor 13 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum. Beberapa tarif yang terkait pasar seperti, kios, los dan pelataran masih kurang rasional. “Nilai retribusi hariannya sama. Seperti pedagang di pe lataran, meskipun tidak dapat fasilitas apa namun pembayaran retribusinya sama dengan pedagang di los yang dapat fasilitas,” terang mantan Kabag Humjas dan Protokol ini. Se-

Bali Post/kmb26

BELUM RETRIBUSI – Salah satu pasar baru yang dibangun Pemkab Jembrana yakni Peken Ijogading hingga beberapa tahun beroperasi belum masuk regulasi untuk dikenai objek retribusi. hingga, menurutnya, perlu ada penyesuaian terkait nilai retribusi ini. Selain itu, dari sekian pasar yang sudah berjalan, masih ada satu pasar yang belum tersentuh retribusi.

Yakni Peken Ijogading di Lingkungan Ketugtug, Kelurahan Loloan Timur. Sejak dikelola langsung oleh Dinas, para pedagang masih belum dikenai retribusi pasar. (kmb26)

Selain Ornamen, Pintu Gerbang Kayu pun Rusak Pengerjaan KR Jagatnata Masih Masa Pemeliharaan

Negara (Bali Post) – Meski pengerjaan telah selesai namun hingga kini Kebun Raya Jagatnata belum di-launching secara resmi. Tetapi baru sebulan berjalan pascaselesai, beberapa bagian kebun raya itu sudah mengalami kerusakan. Dari pengamatan Minggu (3/2) kemarin, selain bagian ornamen jembatan kayu yang rusak, satu dari dua pintu gerbang di bagian depan berbentuk bundar dari kayu juga sudah tak berfungsi. Padahal pintu berukir yang mencirikan khas KR Jagatnata itu baru dipasang beberapa bulan yang lalu. Dari pengamatan sebelumnya, sejak selesai dibangun Desember lalu, KR Jagatnata masih steril dari kunjungan masyarakat. Baik di pintu masuk depan maupun samping, sebenarnya belum boleh warga masuk kecuali kepentingan sembahyang ke Pura Jagatnata. Tetapi belakangan warga bisa leluasa masuk baik sekadar untuk berfoto maupun melihat kondisi taman yang telah ditata. Pembangunan KR Jagatnata ini melalui beberapa tahap. Terakhir tahun 2018 lalu, proyek senilai Rp 10.232.942.000 bersumber dari APBN Kementerian Pekerjaan

Bali Post/kmb26

PINTU RUSAK – Pintu gerbang KR Jagatnata berbahan kayu mengalami kerusakan sehingga tidak bisa dibuka-tutup. Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Satuan Kerja (Satker) Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Bali. Sejumlah objek yang

dikerjakan, di antaranya wantilan, akses jalan dan pembersihan areal Kebun Raya hingga pemasangan relief berbahan batu lahar mengel-

ilingi Pura Jagatnata. Termasuk penataan di bagian depan, yakni pintu gerbang berbahan kayu. Selain pengerjaan yang bersumber dari APBN, juga ada tambahan pekerjaan yang bersumber dari APBD. Di antaranya pengadaan instalasi listrik senilai Rp 471 juta oleh PT Cahaya Bintang Electrical. Dari informasi Satker beberapa waktu lalu, setelah pengerjaan selesai, rekanan juga masih memiliki tanggungan masa pemeliharaan selama enam bulan. Termasuk bila ada bagian yang rusak, masih menjadi tanggungan pihak rekanan. Proyek ini sejatinya juga sempat mengalami keterlambatan dari batas waktu yang ditentukan, yakni pertengahan Oktober. Namun pada pertengahan Desember lalu, beberapa titik yang belum dikerjakan, akhirnya bisa rampung seperti wantilan dan relief. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungah Hidup (LH) Jembrana I Ketut Karyadi Erawan dikonfirmasi wartawan mengatakan, hingga saat ini, pengerjaan yang sudah rampung itu masih di bawah Satker dan belum diserahkan ke Pemkab Jembrana selaku pengguna. (kmb26)


KARANGASEM

Senin Kliwon, 4 Februari 2019

11

Tenganan Dibantu Tiga Unit Sumur Bor, Layani 2800 Jiwa

Bali Post/kmb41

Amlapura (Bali Post) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memberikan bantuan sumur bor untuk warga di Desa Tenganan, Manggis, Karangasem. Bahkan keberadaan sumur bor ini mempunyai kapasitas layanan sampai dengan 2.800 jiwa. Bantuan sumur bor ini merupakan pengentasan daerah terhadap air bersih di wilayah yang kesulitan air. Penyerahan bantuan itu dilakukan Kementerian ESDM, Sabtu (2/2).

MILLENIAL - Polres Karangasem malaksanakan kegiatan ‘’Millenial Road Safety Festival 2019’’ di Stadion Jalur 11 Karangasem, Minggu (3/2) kemarin.

Tekan Lakalantas

Polres Gandeng Kaum ’’Millenial Road Safety Festival’’

Amlapura (Bali Post) Polres Karangasem malaksanakan kegiatan bertajuk ‘’Millenial Road Safety Festival 2019’’ di Stadion Amlapura Jalur 11 Karangasem, Minggu (3/2) kemarin. Kegiatan yang digelar dalam upaya menekan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) itu diikuti ribuan anak muda. Dalam acara ini, peserta mengikuti deklarasi yang berisi tiga poin. Pertama generasi yang peduli keselamatan berlalu lintas. Kedua, mendukung sepenuhnya kepolisian dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu-lintas. Dan ketiga siap menjadi pelopor keselamatan berlalu-lintas.

Kapolres Karangasem AKBP I Gusti Ngurah Agung Ade Panji Anom mengatakan, acara ini bertujuan untuk mengajak para generasi milenial untuk mengutamakan keselamatan dengan cara tertib lalu lintas di jalan raya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan generasi muda atau generasi milenial. ‘’Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Di Bali acara puncak dilakukan di Denpasar 17 Februari. Pelaksanaan kegiatan ini setelah melihat dari evaluasi kecelakaan lalu lintas lima tahun ke belakang, di mana kecelakaan masih didominasi

oleh kaum milenial,’’ ujarnya. Lanjut Kapolres, jangan sampai anak muda hilang akibat kecelakaan lalu lintas. Sebab, yang menjalankan negara ini 10 sampai 15 tahun mendatang adalah anak muda. Jelas dia, untuk di Karangasem kuantitas kecelakaannya atau jumlah kecelakaannya cukup bisa ditekan dari 2017 ke 2018. Yakni mengalami penurunan sekitar 30 persen. Sementara kualitasnya atau tingkat kefatalannya di tahun 2017 ke 2018 meningkat walaupun tidak besar jumlahnya. ‘’Tingginya angka kecelakaan akibat human error. Dan inilah yang kami ingin tekan,’’ tandas Panji Anom. (kmb41)

Bali Post/kmb41

SUMUR - Warga Tenganan dibantu sumur bor air bersih dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Kasubid Pendayagunaan Air Tanah, Bidang Air Tanah, Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan Badan Geologi Kementerian ESDM Budi Joko Purnomo mengatakan, jika sumur bor ini dibangun sebanyak tiga unit pada tahun 2018. Kata dia, dengan pembangunan sumur bor ini diharapkan secara penuh dapat digunakan oleh masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan air bersih. Purnomo menambahkan, sumur bor ini memilik spesifikasi teknis kedalaman 126 meter dengan debit rata-rata 2 liter/detik dengan kontruksi pipa besi galvanis diameter 6 inci. Untuk pasokan listrik dari genset dengan kapasitas 125 kVA, menggunakan pompa 3 PK dilengkapi dengan rumah genset, rumah pompa, dan bak penampungan air dengan kapasitas 5.000 liter. Dan kapasitas layanan sumur bor ini sampai dengan 2.800 jiwa. “Program ini untuk kesejahteraan masyarakat dalam pengentasan daerah sulit air

bersih melalui pengeboran air tanah dalam. Karena sejumlah wilayah di Bali mengalami permasalahan dalam penyediaan air bersih. Jadi, kita harap dengan adanya sumur bor ini warga di Desa Tenganan tidak lagi kesulitan air bersih,” ujarnya. Inspektur III Inspektorat Jenderal Kementerian, Badan Geologi Kementerian ESDM, Luh Putu Puspadewi menambahkan, sumur bor bantuan dari Kementerian ESDM mengutamakan lokasi/desa-desa yang memang sulit air bersih. “Setiap tahun bantuan seperti ini dianggarkan. Bupati dapat mengoordinir dan menginventaris desa-desa yang memang membutuhkan air. Sehingga nantinya bisa dibantu,” ujarnya. Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi mengatakan, sumur bor air bersih ini nantinya dapat dikelola oleh masyarakat setempat dengan membentuk organisasi pengelola seperti BUMDes. Sehingga pengelolaannya dapat berkelanjutan serta dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. “Pemeliharaan dan pengembangan sangat penting, sehingga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan tidak mubazir,” ujarnya. (kmb41)

Hadiri Jalan Santai

Sumardi Apresiasi Keberadaan LPD Sibetan KETUA DPRD Karangasem I Nengah Sumardi menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Sibetan yang ke-28, Minggu (3/2) kemarin. Dalam acara tersebut, Sumardi sangat mengapresiasi keberadaan LPD yang sudah ikut meningkatkan perekonomian masyarakat di desa setempat. Selama ini, katanya, LPD Sibetan berkontribusi besar terhadap pembangunan desa adat. Hal itu diungkapkan I Nengah Sumardi saat melepas jalan santai HUT LPD Desa Sibetan yang ke28, kemarin. Ketua DPRD Karangasem itu mengatakan, keberadaan LPD sangat membantu pemerintah

dalam hal kegiatan yang sifatnya menumbuh-kembangkan sektor ekonomi masyarakat. Kata dia, pihaknya berharap setiap kegiatan yang dilakukan agar selalu memotivasi masyarakat untuk menumbuhkan perekonomian. Apalagi langkah yang dilakukan LPD Desa Adat Sibetan tidak hanya membantu masyarakat Desa Sibetan saja, namun juga masyarakat Karangasem secara umum. ‘’Kegiatan yang dilaksanakan selama ini sudah sangat bagus. Sehingga kegiatan yang dilakukan mampu bermanfaat untuk masyarakat Sibetan. Dan kedepan bisa berkontribusi kepada masyarakat Karangasem secara

umum,’’ tandas Sumardi. Dia menjelaskan, selama ini kontribusi LPD Desa Adat Sibetan dalam pembangunan di desa adat sangat besar. Di mana LPD Desa Adat Sibetan memberikan hampir 20 persen atau sekitar Rp 800 juta yang dibawa ke desa adat dari keuntungannya setiap tahun untuk pengelolaan pembangunan di desa adat. ‘’Lewat bantuan dari keuntungan yang didapat LPD, bisa mengurangi beban masyarakat dalam hal pembangunan,’’ jelasnya. Ketua LPD Desa Adat Sibetan I Made Mastiawan mengatakan kegiatan jalan santai digelar untuk merayakan HUT yang ke-28. ‘’Selain jalan santai, sebelumnya

kita juga memberikan bantuan sembako kepada penyandang disabilitas di seluruh Desa Adat Sibetan,’’ ujarnya. Mastiawan menambahkan, kegiatan perayaan HUT LPD ini sekaligus untuk menyadarkan masyarakat agar paham manfaat nabung di LPD. Karena LPD milik masyarakat dan pembangunan LPD untuk masyarakat Sibetan. Selain itu, pihaknya juga getol bersama para tokoh di Desa Adat Sibetan melakukan sosialisasi tentang apa manfaat dari LPD itu sendiri. ‘’Dengan LPD masyarakat tidak terbebani saat upacara, karena keuntungan yang kita peroleh dibawa ke desa adat,’ tegas Mastiawan. (ad89)

LEPAS - Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi saat melepas jalan sehat serangkaian HUT LPD Desa Adat Sibetan yang ke-28, Minggu (3/2) kemarin.


KLUNGKUNG

12

Senin Kliwon, 4 Februari 2019

Tinjau Pasar Blok A Semarapura

Bupati Suwirta Minta Sanitasi Air Diperbaiki

BLOK A Pasar Semarapura merupakan pasar tradisional yang dibangun dengan konsep modern. Pasar tersebut akan dilengkapi dengan eskalator serta stage yang nantinya difungsikan menjadi tempat pameran produk UMKM dan fashion show. Setelah proses pembangunan selesai, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Minggu (3/2) kemarin meninjau langsung bangunan pasar guna memastikan kualitas akhir pengerjaannya.

BEDAH DESA - Bupati Suwirta saat menemui warga miskin dan lansia di Desa Tihingan dalam Program Bedah Desa, yang menjawab seluruh masalah di satu desa itu.

Dari Program Bedah Desa di Tihingan, Banjarangkan

Tangani Kemiskinan, Bupati Suwirta Siapkan Diskresi

Bupati Klungkung Nyoman Suwirta memimpin jajarannya turun langsung ke Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (2/2) lalu. Bedah desa adalah cara pemerintah daerah memecah seluruh masalah di desa secara berkelanjutan. Bupati Suwirta melihat banyak persoalan, mulai dari infrakstruktur hingga kemiskinan. Khusus penanganan kemiskinan, Bupati Suwirta menyiapkan konsep diskresi agar proses penanganan di lapangan tidak kaku alias bisa lebih fleksibel. Agenda Bedah Desa Tihingan ini, didampingi seluruh OPD Pemkab Klungkung dan perangkat desa serta masyarakat setempat. Adapun infrastruktur yang disoroti Bupati Suwirta, antara lain jalan yang retak dan got yang sudah rusak parah. Selain menyoroti tentang infrastruktur, dalam Bedah Desa kali ini Bupati Suwirta juga memberikan bantuan kepada KK miskin dan lansia telantar. Bantuan ini ke depan akan direalisasikan dengan konsep diskresi. Sehingga diharapkan dalam pemberian bantuan tidak terlalu kaku dengan aturan-aturan yang berlaku. Diskresi yang dilakukan tentu saja tidak menyalahi ketentuan yang berlaku. Ini terinisiasi karena terdapat beberapa KK miskin dan lansia sebatangkara dengan kondisi rumah bagus dan lantai menggunakan keramik, tetapi untuk listrik dan air masih menumpang dengan tetangga di sebelah rumahnya dan memiliki pekerjaan sebagai buruh. Seperti lansia sebatangkara Ni Ketut Siri (66). “Melihat situasi di lapangan, maka saya akan gunakan konsep diskresi untuk mengentaskan kemiskinan,” ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta dalam melakukan bedah desa menemukan dua orang anak pasangan Made Nurianing (40) dan Nengah Wiadnyana (40), Komang Wahyu Arya (10) yang diduga menderita stunting, sehingga membuat Komang Wahyu jarang bersekolah. Kakaknya, Ni Kadek Desmianti (20), juga menderita cade. Bupati Suwirta menugaskan Kepala Dinas Kesehatan Ni Made Adi Swapatni agar merujuk Komang Wahyu Arya (10) ke RSUD Klungkung agar dapat diperiksa lebih lanjut. Sedangkan untuk Ni Kadek Desmianti (20), Bupati Suwirta menugaskan Kepada Dinas Pendidikan agar dapat bersekolah kembali. Desa Tihingan yang terkenal sebagai industri pembuatan gong (gamelan), ternyata juga menyimpan potensi wisata spiritual. Yakni dengan memanfaatkan jalur dari Pura Dalem Silaparang Tihingan menuju Pura Ulun Suwi yang terdapat di Dusun Tihingan sebagai jalur trekking, sambil menikmati pemandangan sekitar. Wisatawan selain dapat melihat prapen yang terdapat ketika memasuki di Pura Dalem Silaparang juga dapat melihat terowongan irigasi. Terowongan irigasi ini memiliki panjang sekitar 2,5 kilometer yang dibangun masyarakat setempat pada zaman penjajahan Jepang. Hulu dari terowongan tersebut berada di sebelah pohon beringin Pura Dalem Pau dan bagian hilir berada di saluran irigasi BTN Penasan. Bupati Suwirta juga mengunjungi pustu, sekolah dan TK yang terdapat di Desa Tihingan. Di akhir kegiatan bedah desa, Bupati Suwirta berharap Desa Tihingan bisa lebih baik lagi. (ad93)

Bupati Suwirta saat meninjau didampingi Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Mustika, Kepala UPT Pasar Klungkung I Komang Widiasa. Dalam tinjauannya kali ini, Bupati Suwirta menemukan beberapa kekurangan. Salah satunya sanitasi air yang saluran airnya kurang jelas, sehingga pada saat hujan deras air menggenang di satu titik. Selain itu juga ditemukan tempelan batu bata lepas, karena kurangnya semen perekat. Demikian pula penataan taman di pintu masuk dan pintu keluar, belum sesuai dengan gambar. Penambahan dekor di atap kanopi bagian atas yang transparan, menjadikan sinar matahari masuk langsung dan membuat suhu di dalam pasar menjadi panas. Menurutnya, melihat hasil evaluasi ini masih banyak proses pemeliharan yang harus dilakukan oleh pemborong, untuk menuntaskan

pekerjaan yang rusak dan finishing di beberapa sudut bangunan. “Dalam masa pemeliharaan ini, masih ada waktu untuk memperbaiki dan mengevaluasinya terus, mana yang perlu diperbaiki, agar dapat dimanfaatkan masa pemeliharaan ini dengan sebaikbaiknya,” ujar Bupati Suwirta. Bupati Suwirta juga menugaskan Kepala UPT Pasar Klungkung untuk mempersiapkan proses penyerahan pasar yang sudah jadi ini. Selaku kepala pasar, nantinya punya kewenangan mengatur dan mengelola kebersihan di dalam pasar, toiletnya, kenyamanannya dan semua bangunan ini terawat dengan baik. “Demi kenyamanan pengunjung ke depannya, tempat ini akan di tambahkan AC,” ujar Bupati asal Ceningan ini. Lebih lanjut, Bupati Suwirta juga mengimbau khususnya kepada seluruh pedagang yang nantinya menempati pasar tersebut, agar menjaga dan memelihara dengan baik semua fasilitas

yang ada di pasar. “Sekarang pasarnya sudah jadi. Manfaatkan dengan baik, jaga pula semua fasilitas di pasar dengan sebaik-baiknya,” harapnya. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Mustika mengatakan, proyek ini sudah selesai

tepat waktu. Sehingga pada April 2019 nanti sudah bisa di-launching dan dipergunakan untuk lokasi Festival Semarapura. “Kita akan berusaha sesuai dengan kebijakan Bupati, meskipun eskalator belum jadi, karena hambatan gagal tender,” ujar Mustika. (ad91)

COPOT - Bupati Suwirta saat menemukan bagian batu bata pada pilar bangunan copot. Proses evaluasi secara keseluruhan agar segera dapat ditindaklanjuti.

Gebrakan di Awal Periode II Kepemimpinan Bupati Suwirta

Perangi Prostitusi dan Perlindungan Ekonomi Lokal MemasUKI awal kepemimpinan periode keduanya, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta melakukan sejumlah gebrakan. Mulai dari memerangi prostitusi, pembatasan jam buka toko modern hingga menyegel toko modern berjaringan yang tidak berizin. Langkah tegas dan berani pun mengikuti setiap gebrakan yang telah dilakukan. Namun tidak semuanya mendapatkan dukungan penuh warga. Dilantik kembali pertengahan Desember 2018 lalu, Bupati Suwirta tidak mau menunggu terlalu lama untuk bergerak melakukan tugasnya. Gebrakan pertama yang menonjol adalah menyatakan “perang” terhadap praktik prostitusi. Turun langsung ke lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat prostitusi tersembunyi, Suwirta tak segan-segan menyatakan sikap tegasnya. Kafe remang-remang yang diduga menyediakan layanan prostitusi harus ditutup. Bahkan para pekerja seks komersial (PSK) yang rata-rata berasal dari luar daerah akan dipulangkan paksa. Pemilik kafe remang-remang diharuskan segera mengurus izin sebagai usaha rumah makan atau restoran. Dalam penuturannya, Suwirta sem-

pat menyatakan bahwa pada awalnya sempat ada yang mengingatkan dirinya berhati-hati dalam penertiban tempattempat yang diduga potensial menjadi sarang prostitusi karena ada kekuatan “preman” yang melindunginya. Mengabaikan peringatan itu, Suwirta tetap turun ke lapangan bersama-sama tim melakukan penertiban. Langkah yang dapat dikatakan cukup berani. Kebijakan lainnya yang juga mengundang pro dan kontra adalah pembatasan jam buka usaha toko modern. Jika toko modern terutama yang berjaringan biasa membuka usahanya 24 jam nonstop, melalui Peraturan Bupati, Suwirta membatasinya hanya dari pukul 08.00 Wita sampai dengan pukul 22.00 Wwita. Ada sejumlah pertimbangan yang diajukan Suwirta.

Pertama, soal kekhawatiran tokotoko modern berjaringan dipergunakan sebagai tempat nongkrong generasi muda hingga lupa waktu. Hal ini dianggap dapat merusak semangat juang generasi muda. Kedua, karena keberadaan toko modern terutama yang berjaringan telah menjadi ancaman bagi para pedagang dan pasar tradisional. Dalam hal ini perlindungan ekonomi masyarakat lokal menjadi tujuan pembatasan sehingga konsumen ke depan diharapkan kembali berbelanja di pedagang yang dimiliki masyarakat lokal. Masih berkaitan dengan keberadaan toko modern terutama yang berjaringan, Suwirta juga telah melakukan penyegelan dengan alasan tidak bisa menunjukkan izin. Toko modern berjaringan tersebut berada di Sampalan Dawan. Diperkirakan masih banyak toko modern berjaringan di Klungkung yang tidak memiliki izin. Sejumlah gebrakan yang dilakukan Bupati Suwirta tidak semuanya mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat. Salah satunya adalah dalam kebijakan Pemkab Klungkung membatasi jam buka toko modern. Banyak pihak yang menyebut kebi-

jakan soal pembatasan jam buka toko modern ini kurang tepat dengan alasan keberadaan toko modern yang buka 24 jam sangat memudahkan masyarakat ketika ada kebutuhan mendadak di malam hari. Misalnya saja toko modern yang ada di lingkungan rumah sakit, akan memudahkan keluarga pasien jika buka 24 jam. Selain itu, keberadaan remaja yang nongkrong hingga larut bukanlah kesalahan toko modern, melainkan tergantung perilaku remaja bersangkutan. Pro-kontra dalam setiap kebijakan tentu hal yang wajar. Yang perlu dilakukan Bupati Suwirta adalah tetap konsisten pada tujuan dari setiap gebrakan yang telah dilakukan di awal periode kedua kepemimpinanya ini. Selain itu, sikap tegas juga harus benar-benar terjaga. Misalnya, dalam kebijakan pembatasan jam buka toko modern. Pemantauan harus dilakukan secara konsisten dan jika ada yang melanggar harus ditindak tegas. Demikian pula dalam soal izin toko modern berjaringan di wilayah Klungkung harus benar-benar diperiksa semuanya. Jika benar ada yang tak punya izin, Bupati Suwirta harus tegas dan berani segera menyegel. (ata)


Senin Kliwon, 4 Februari 2019

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA AKUNTANSI

Staf Akuntansi tamat Diploma dan S1 Akuntansi baru tamat kerja atau pengalaman 1th kerja. Lamaran SMS/WA 0818621818

G.06

WAITER

Tamat SMP/ SMK belum pengalaman kerja untuk Sanur dan Kuta. Lamaran ke Shankara Kuta depan Buger King Jl.Bakung Sari Blok D33 Kuta Square SMS/WA 0818621818

G.07

Cr 2 PRT+1B.Sister Gj.2jt Tdr Dlm081999776071/082237995324

Cr Pembantu Gj. 1,5 yg anter dpt 500 T.085337647918/487612

B.BP.001.02.19.0000087

B.BP.001.02.19.0000068

Villa Seminyak - Housekeeping Pengalaman.SMS 081999882123

Dcr Peg.Salon pnglman,Gji+Bnus Daerah Tegal Dps 081338383959

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692

Dcr Sopir SIM B1 Penglmn Domisili Denpasar Langs Interview ke Yamaha Hasanudin No.78

B.BP.004.02.19.0000081

B.BP.004.02.19.0000085

Butuh Marketing menarik,cantik utk Oleh2&Otomotif,08113867250

B.BP.001.01.19.0001158

Butuh Tukang Sablon kerja di dalam Hub.08113867250

B.BP.001.01.19.0001157

DRIVER

SIM A SMP/SMTA pengalaman mobil kecil Pick Up minimal 2th. Lamaran Jl.Danau Toba 7 Sanur

G.08

Dcr Kary Min.D3 Teknik Komputr Brpnglmn Min.2Th.082146344962 marketing.synusbali@yahoo.com

B.BP.004.02.19.0000084

Dibthkan Quantity Surveyor u/ Kontraktor,Berpenglaman.Email: kadekon@gmail.com/0361-8476839

B.BP.001.02.19.0000050

Dicari House keeping/C.Service Jujur, kerja keras, team work Krm CV : hrdbali2019@gmail.com

B.BP.001.02.19.0000033

SERVICE

B.BP.001.02.19.0000046

B.BP.001.01.19.0001120

Dcr Tng Kirim Ikan Lele (Pke SpdMtr)081246682139/0818503603 B.BP.001.02.19.0000057

Dcri Guru Private Bhsa Inggris untuk Balita,sabar dan telaten Krm CV : hrdbali2019@gmail.com B.BP.001.02.19.0000034

Dicari Tkg Jahit Kby & Srbutan Wanita.Hub:082340866394 B.BP.001.02.19.0000051

Dilelang Mazda CX-5’16 Asli Bali Hub:089619874461

B.BP.001.02.19.0000004

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Rumah 2 lantai , 1 master room + 2 room di belakang bangunan induk ada satu bangunan dgn 1 room + dapur + taman belakang, luas tanah 4 are, Jl.Kusuma Dewa Denpasar Hub.0852 1867 9944 G.04

Djl Rmh Lt.2 Jln.Tkd. Balian Renon Hub.085100888379

B.BP.004.02.19.0000083

Djl Rmh Lt2,Lok Jl. Utama Dps Glmanuk(Pgr Jl)Br.Lumajang,Tbn LT200m2,Hub.HP/WA:082147430361 B.BP.004.02.19.0000058

DIJUAL MOBIL MAZDA

Dilelang Mazda 2 Th 2014 Asli Bali Hub:089619874461

B.BP.001.02.19.0000009

RUPA-RUPA

DISEWAKAN RUMAH

DISEWAKAN TANAH

Dkntrkn : Rmh Lt2, Jl.Tukad Gangga Dps. Hub.0361 228667. Hp. 085100509554

Tanah Luas 60 are area Canggu Jl.Nelayan, cocok untuk Villa, Restaurant, dll. minimal 30 thn, Hub.0811 187 6363 / 0811 397 6363

B.BP.004.01.19.0001211

PROPERTY

G.03

DIJUAL TANAH

Dijual Tnh 3 are Baturiti Tbn DP 10% Bunga Krd 1% per bln Hub:08174792678/081805374433 B.BP.004.01.19.0000836

Tnh 1-2A Pengilian Dalung & 12A Sekar Tunjung 085101866136 B.BP.001.02.19.0000035

PROPERTY

PROPERTY DISEWAKAN RUKO

Dkntrkn 2 unit Ruko Lt3, di Grand Sudirman Blok A No.39 sama No.40 Dps. H.0361 228667. Hp. 085100509554 B.BP.004.01.19.0001212

RUANG USAHA

Disewakan ruang usaha, kuliner, food court, UKM, dll, Jl.Raya Kuta 88 Hub.0811 187 6363 / 0811 397 6363

B.BP.004.01.19.0001214

G.05

DIJUAL RUMAH

BIRO JASA

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

PROPERTY

Dijual Rmh Kuta Residencel Lt2. Jl.Bay Pass Ngurah Rai, Pesanggaran,Dps.H.0361 228667. Hp. 085100509554

BIRO JASA

SERVICE

PROPERTY

Informasi pasang iklan Telepon

PROPERTY

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172 B.BP.001.02.19.0000054

KEHILANGAN Hilang IMB No.003 Tahun 2002 An.I Dewa Made Weca B.BP.001.02.19.0000052

Hlg BPKB DK 8589 GE AN I Gst Agung Ayu Wirati.Denbantas Tbn B.BP.009.02.19.0000078

HlgBPKBN10751917-ODK3610PS AN Ni Wayan Tampi. Kintamani B.BP.009.02.19.0000080

Hlg BPKB R.19362-ODK8107VIAN Made Mita.Ds Pengulon Gerokgak B.BP.009.02.19.0000079

DISEWAKAN HOTEL

BIRO JASA

Dikontrakkan Hotel Jln.Melasti Legian Kuta H.085100888379

Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409

B.BP.004.02.19.0000082

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.01.19.0001033

DIJUAL RUMAH


BANGLI

14

Senin Kliwon, 4 Februari 2019

Bawaslu Perlu 843 Orang Pengawas TPS Bangli (Bali Post) Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangli mulai melakukan perekrutan tenaga pengawas tempat pemungutan suara (TPS). Sesuai TPS yang ada, tenaga pengawas TPS yang bakal direkrut sebanyak 843 orang. Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli Nengah Purna, Minggu (3/2) kemarin mengatakan, tahap pengumuman sekaligus perekrutan tenaga pengawas TPS akan dibuka mulai Senin (4/2) ini. Pihaknya akan memasang pengumuman di kantor camat, kantor kelurahan dan desa. Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi pengawas TPS, di antaranya warga negara Indonesia (WNI), usia minimal 25 tahun, pendidikan terakhir SMA/sederajat dan tidak menjadi tim kampanye atau pengurus parpol. “PNS juga bisa jadi pengawas TPS,” jelasnya. Purna menyebutkan, dari 843 tenaga pengawas TPS yang dibutuhkan, 182 orang akan ditempatkan atau bertugas di masing-masing TPS yang ada di Kecamatan Bangli, 158 di Kecamatan Susut, 359 di Kecamatan Kintamani dan 144 di Kecamatan Tembuku. Mereka mulai bertugas setelah dilantik (H-23 sebelum hari pencoblosan) hingga tujuh hari setelah hari pencoblosan. “Tugasnya nanti mengawasi pendistribusian logistik, mengawasi pembuatan TPS dan paling utama mengawasi pelaksanaan pemilu di TPS saat hari H,” ujarnya. Tenaga pengawas TPS yang akan direkrut kali ini dua kali lipat daripada jumlah pengawas TPS saat pilgub lalu. Jumlah ini diprediksi bisa memenuhi atau sesuai dengan yang dibutuhkan. Pihaknya yakin perekrutan pengawas TPS akan berjalan lancar dan terpenuhi sesuai jumlah yang dibutuhkan, meskipun KPU juga memerlukan tenaga KPPS dan parpol mencari saksi dalam jumlah banyak. Sesuai hasil sosialisasi yang dilakukan bulan lalu, sejauh ini sudah ada sejumlah warga yang berminat menjadi tenaga pengawas TPS. “Kami mengimbau masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjadi tenaga pengawas TPS. Bisa melamarnya di kecamatan atau pengawas pemilu di desa/kelurahan,” jelas Purna. (kmb40)

Nengah Purna

Bali Post/kmb40

SMPN 3 Bangli Gelar Lomba Karikatur Berbahasa Bali

Bangli (Bali Post) – Ada banyak lomba yang bisa dibuat sekolah untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa, aksara dan sastra Bali. Selain lomba Nyastra seperti Masatua, Makidung, Nyurat Aksara Bali, kegiatan lain yang dapat diadakan, yakni lomba karikatur berbahasa Bali, seperti yang akan dilaksanakan SMPN 3 Bangli. Lomba karikatur berbahasa Bali menjadi salah satu dari beberapa lomba digelar SMPN 3 Bangli dalam pelaksanaan Bulan Bahasa Bali. Kegiatan Bulan Bahasa Bali diselenggarakan SMPN 3 Bangli selama sebulan pada 1-28 Februari. Meski sudah dimulai, Bulan Bahasa Bali di sekolah ini rencananya dibuka, Senin (4/2) ini. Kepala SMPN 3 Bangli I Nengah Suardana, Minggu (3/2) kemarin mengatakan, lomba karikatur berbahasa Bali dilaksanakan di sekolahnya untuk pertama kalinya. Dalam penyelenggaraan bulan bahasa sebelumnya, pihaknya biasanya hanya menggelar lomba Nyastra seperti Masatua, Makidung, Nyurat Aksara Bali dan lainnya. Tujuan pelaksanaan lomba ini untuk mengembangkan ide-ide seni siswanya yang memiliki bakat menggambar, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan aksara Bali. Melalui lomba karikatur, para siswa secara tidak langsung diarahkan untuk bisa berimprovisasi dan berkomunikasi menggunakan bahasa Bali. “Selain menggambar, siswa yang ikut lomba ini juga menceritakan dan menjelaskan makna dari gambaran yang dibuatnya di hadapan teman-temannya,” terangnya. Semua hasil karya siswa nantinya dipajang di majalah dinding (mading) sekolah. Menurut Suardana, Bulan Bahasa Bali dilaksanakan didasari adanya Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunahan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali serta penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali. Tujuannya unuk mengajegkan bahasa, aksara dan sastra Bali. Di samping itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menguatkan pendidikan karakter seluruh siswa. Melalui kegiatan Bulan Bahasa Bali, pihaknya ingin meningkatkan rasa bangga siswa menjadi warga Bali serta memperkokoh NKRI yang berlandaskan Bhin neka Tunggal Ika. “Kami melaksanakan program full day school. Kegiatan lomba yang diadakan dalam Bulan Bahasa Bali ini tidak mengganggu jam pelajaran karena digelar pada jam kokurikuler yaitu pukul 14.3015.00 Wita,” kata Suardana. (kmb40)

PENGLIPURAN - Desa Wisata Penglipuran menjadi salah satu destinasi di Kabupaten Bangli yang banyak dikunjungi wisatawan. Sepanjang tahun 2018, Desa Wisata yang berada di Kelurahan Kubu itu dikunjungi 240.718 wisatawan. Kunjungan didominasi wisatawan domestik sebanyak 189.203 orang.

Soal Mutasi Pejabat

Bupati Sudah Kantongi Nama

Bangli (Bali Post) -

Mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Bangli bakal digelar dalam waktu dekat. Bupati Bangli I Made Gianyar mengaku sudah mengantongi sejumlah nama pejabat yang akan dimutasi. Hanya, mengenai kapan waktu pasti pelaksanaan mutasi, Gianyar belum mau menyampaikannya. Kepada wartawan, Minggu (3/2) kemarin, Made Gianyar mengakui pihaknya berencana menggelar mutasi setelah Buda Kliwon Pahang (Pegatuwakan). Mengenai kapan waktu pelaksanaan mutasi, orang nomor satu di Kabupaten Bangli ini tak memberikan jawaban pasti. Ia menyatakan masih akan berkoordinasi untuk menentukan hari baik. “Masih cari dewasa ayu. Secepatnyalah. Kalau Valentine Day bagus dewasanya, ya mungkin saat itu akan kami laksanakan,” ungkapnya. Yang jelas, lanjut Bupati Bangli, nama-nama pejabat yang akan dimutasi sudah ditentukan dan dikantonginya serta sesuai persetujuan Komisi ASN. Dalam pelaksanaan mutasi mendatang, pejabat yang akan di-rolling adalah yang duduk di eselon

II. Sementara mutasi pejabat eselon III, IV dan pengisian jabatan eselon II serta eselon lainnya yang selama ini kosong akan dilakukan menyusul. Made Gianyar mengungkapkan alasannya menunda-nunda pelaksanaan mutasi selama ini dikarenakan dirinya mempertimbangkan berbagai hal. Mulai dari sisi kompetensi, integritas, kejujuran, termasuk masukan/penilaian masyarakat terhadap kinerja pejabat yang akan digesernya. Ia menginginkan pejabat yang diangkat dan diberikan kepercayaan bisa benar-benar bekerja dengan baik dan tidak melempem. Berdasarkan penilaiannya selama ini, beberapa pejabat yang dipercayanya menduduki jabatan, ada yang kinerjanya melempem alias tidak mengalami

perkembangan. Karena itu, pejabat yang bersangkutan siap-siap digeser dalam pelaksanaan mutasi nanti. Disinggung soal adanya kekhawatiran sejumlah pihak terkait pelaksanaan mutasi bermuatan politis, Bupati asal Desa Bunutin, Kintamani ini menilai hal itu sahsah saja. Dirinya mengaku tidak antipolitik. Politik, menurutnya, bukanlah aib yang harus ditutuptutupi. Politik adalah bagian dari kehidupan berbangsa. Demikian juga soal pandangan beberapa pihak mengenai adanya unsur like-dislike dalam pelaksanaan mutasi, Made Gianyar mengatakan itu hal yang wajar. Sebagai Bupati, ia tentu akan mengangkat pejabat yang disukai dan dekat dengannya. “Yang jelas keputusan bupati bisa dimaknai dari berbagai dimensi. Kalau dibilang politis, ya sudah. Like-dislike monggo. Kalau dibilang IP (indeks pendekatan), raris,” pungkasnya. (kmb40)

Wabup Sedana Arta Pimpin ”Bhakti Panganyar” Pemkab Bangli di Pura Er Jeruk

SERANGKAIAN Karya Padudusan Agung, Segara Kertih, Tawur Balik Sumpah Agung, Mupuk Padagingan ring Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk, Desa Pakraman Sukawati, yang puncaknya sudah dilaksanakan pada Buda Kliwon Pahang, Rabu (30/1) lalu, Pemerintah Kabupaten Bangli ngaturang bhakti panganyar di pura setempat, Minggu (3/2) kemarin. Bhakti panganyar yang dipimpin oleh Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta beserta Ny. Sariasih Sedana Arta, diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra, pimpinan OPD dan ratusan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli. Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta pada kesempatan itu mengatakan, bhakti panganyar merupakan wujud bhakti Pemkab Bangli ke hadapan Ida Batara yang berstana di Pura Er Jeruk. Melalui bhakti panganyar ini, pihaknya berharap Ida Batara memberikan keselamatan dan perlindungan untuk semua. “Hari ini saya memimpin langsung pelaksanaan bhakti panganyar Pemkab Bangli

yang diikuti oleh ratusan pegawai di Pura Er Jeruk. Melalui pelaksanaan karya dan bhakti panganyar ini, kami berharap Ida Batara memberikan tuntunan dan sinar sucinya, sehingga kita semua diberikan keselamatan dan kesejahteraan,” katanya. Menurut Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Bangli Jro Penyarikan Widata, bhakti panganyar di-puput oleh dua sulinggih, yakni Ida Pedanda Putu Peling dari Geria Batubulan dan Ida Pedanda Putu Mas dari Geria Pekuwudan, Sukawati. Adapun bhakti yang dipersembahkan di antaranya bebangkit, pereman, tebasan, dan ajuman. Sementara wewalungan yang dipersembahkan antara lain bawi, bebek lan ayam. Saat prosesi bhakti berlangsung juga dipentaskan beberapa tarian sakral seperti Rejang Dewa, Pendet, Wayang, Topeng dan tari Baris. Sementara itu, Manggala Karya I Nyoman Oka menyatakan, rangkaian Karya Padudusan Agung, Segara Kertih, Tawur Balik Sumpah Agung, Mupuk Padagingan ring Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk dimulai dengan Nyukat Genah pada Sukra Wage Kun-

ingan (4/1), Ngadegan Bagia Puleakerti pada Soma Wage Medangsia (14/1), melasti pada Saniscara Umanis Pujut (26/1), Tawur Agung Pedanan pada Soma Pon Paang (28/1), Puncak Karya pada Buda Kliwon Paang (30/1) dan Panyineban pada Sukra Wage Krulut (8/2). Pada kesempatan itu, ia menjelaskan sejarah singkat tentang berdirinya Pura Er Jeruk. Merujuk Lontar Dwijendra Tatwa, Pura Er Jeruk dibangun ketika Danghyang Niratha melakukan dharmayatra dari Uluwatu ke Goa Lawah. Sebelum tiba di Goa Lawah, beliau singgah di sebuah tempat yaitu Subak Leba dan diterima dengan senang hati oleh petani Subak Leba dan dijamu suguhan air jeruk. Kemudian pura yang dibangun di lingkungan sawah Subak Lebe tersebut diberi nama Pura Er Jeruk. Mengingat Pura Er Jeruk sebagai pura kahyangan jagat, ia mengimbau seluruh umat Hindu tangkil ngaturang bhakti. “Saya mengimbau seluruh umat sedharma yang ada di Bali dan di seluruh Nusantara, bisa ikut ngaturang bhakti untuk kerahayuan jagat,” pungkasnya. (ad95)

BHAKTI PANGANYAR - Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Ny. Sariasih Sedana Arta dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra ngaturang bhakti panganyar di Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk, Desa Pakraman Sukawati, Gianyar, Minggu (3/2) kemarin.


15

Senin Kliwon, 4 Februari 2019

Kasus Pemukulan, Ketua Ormas Diamankan

Tabanan (Bali Post) -

Jajaran kepolisian rupanya tidak main-main dalam menyikapi anggota ormas mana pun yang melakukan kegiatan melanggar hukum. Terbukti, MA yang diketahui menjabat sebagai ketua salah satu ormas di Tabanan, diamankan jajaran Reskrim Polres Tabanan. Terhadap informasi penangkapan tersebut, baik Kapolres Tabanan AKBP Made Sinar Subawa maupun Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Decky Hendra Wijaya belum bisa dimintai konfirmasi. Bali Post/ant

SWAFOTO - Sandiaga Salahudin Uno melayani permintaan swafoto dari pendukungnya usai lari pagi mengelilingi waduk Lhokseumawe di Aceh, Minggu (3/2) kemarin.

Sandiaga Dorong Wirausaha Muda

CALON wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga S Uno, menyapa kaum milenial di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, dan mengingatkan pentingnya jiwa wirausaha bagi anak muda Indonesia. Kegiatan pertemuan tersebut digelar dalam ‘’ngopi bareng’’ kaum muda di Lhokseumawe, Sabtu (2/2) malam. Bersama Sandiaga Uno juga hadir mantan Panglima GAM Muzakkir Manaf serta Ketua Gerindra Aceh TA Khalid, Bupati Aceh Utara

Muhammad Thaib dan juga Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya. Sandiaga Uno tiba di lokasi acara sekitar pukul 21.30 WIB dan langsung dikerumuni oleh warga yang sudah menunggu sejak magrib. Kedatangan Sandiaga Uno juga diwarnai dengan shalawat badar yang disuarakan secara bersama-sama oleh warga. Pada kesempatan itu, Sandiaga Uno mengutarakan pentingnya jiwa wirausaha bagi anak muda Indonesia

untuk membangun ekonomi yang kuat. Selain itu, juga kreatif dan aktif dalam melihat peluang usaha. Sementara itu, Muzakkir Manaf juga meminta kepada Cawapres Sandiaga Uno, apabila terpilih nanti agar tetap menjaga kekhususan Aceh serta menggairahkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, agar KEK Arun Lhokseumawe maju dan mampu menampung tenaga kerja putraputri Aceh. (ant)

WARUNG GLOBAL

Kegemaran Berbahasa Bali Perlu Ditanamkan Sejak Dini BULAN Bahasa Bali, selain sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan, dan keterampilan berbahasa Bali, juga mengajegkan budaya Bali. Cara paling efektif untuk melestarikan bahasa Bali adalah dengan menggunakan bahasa tersebut dalam keseharian. Melestarikan bahasa Bali harus dimulai dari lingkungan dulu, minimal dari keluarga. Kebiasaan dan kegemaran berbahasa Bali perlu ditanamkan sedini mungkin atau sejak dini. Demikian terungkap dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Sabtu (2/2). Berikur rangkumannya. Sugi di Mambal menyampaikan, cara yang paling efektif untuk melestarikan bahasa Bali adalah dengan menggunakan bahasa tersebut dalam keseharian, terutama bagi kaum muda. Melestarikan bahasa Bali harus dimulai dari lingkungan dulu, minimal dari keluarga. Upayakan selalu berkomunikasi menggunakan bahasa Bali. Budiada di Tabanan mengapresiasi serta mendukung penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali. Selain sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan berbahasa Bali juga untuk mengajegkan budaya Bali. Kegiatan Bulan Bahasa Bali ini merupakan langkah nyata dalam usaha pelestarian dan pengembangan bahasa Bali oleh Pemerintah Provinsi Bali

yang selama ini didengungkan. Bahasa Bali merupakan bahasa ibu bagi masyarakat Bali. Torek di Denpasar mengatakan, Bulan Bahasa Bali ini diadakan untuk meningkatkan pemahaman bahasa, aksara dan sastra sebagai dasar mengajegkan seni dan budaya Bali. Namun jangan lupa juga untuk menjaga dan melestarikan alam Bali. Ia menanyakan apakah tiap kabupaten yang mempunyai ciri khas bahasa Bali ikut diatur, dilestarikan dalam kegiatan Bulan Bahasa Bali atau pelestarian bahasa Bali secara umum saja? Lilis di Tabanan menambahkan, anak-anak zaman sekarang kebanyakan belajar dan menggunakan bahasa asing dalam berbicara karena diperlukan dalam dalam bekerja un-

Propaganda Rusia

Dari Hal. 1 ‘’Teori propaganda Rusia seperti itu. Semburkan dusta sebanyak-banyaknya, semburkan kebohongan sebanyak-banyaknya, semburkan hoax sebanyak-banyaknya, sehingga rakyat, masyarakat menjadi ragu. Memang teorinya seperti itu,’’ katanya.

tuk menghasilkan uang. Agak susah memang, bagaimana cara mempertahankan bahasa Bali agar tetap eksis, di sisi lain gempuran globalisasi menuntut bahasa asing. Bu Ayu di Petang mengatakan, pada tingkatan dasar, pengenalan bahasa Bali dalam kurikulum sekolah merupakan fondasi bagi pelestariannya. Pembinaan kemampuan berbahasa Bali di lingkungan keluarga dan sekolah perlu ditingkatkan kualitasnya. Kebiasaan dan kegemaran berbahasa Bali perlu ditanamkan sedini mungkin pada diri anakanak. Dalam hal ini peranan orangtua sangat penting. Dinas Kebudayaan agar melakukan pembinaan keterampilan dan kemampuan berbahasa Bali kepada masyarakat. (dika)

Ia sendiri mengaku sudah lama menahan diri untuk diam, namun pada akhirnya merasa harus bicara. Salah satunya soal tuduhan bahwa dirinya adalah antek asing. Jokowi menegaskan sebaiknya lawan politiknya tidak menuduh orang lain sebagai antek asing, sedangkan

mereka sendiri menggunakan konsultan asing dalam berpolitik. ‘’Yang antek asing siapa? Jangan begitu dong. Maksudnya, jangan nunjuk-nunjuk dia antek asing, padahal dirinya sendiri antek asing. Enggak mempan antek asing, ganti lagi,’’ katanya. (ant)

Senin, 4 Februari 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Wariga Tenung (2) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Adi Parwa (3) Bali Channel Tourist TV Yowana Magz Luh Foniy Erliasih, Juara Spech and Guedding Marion Sam Berita dan Bincang Terkini

10:05 Wita 11:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita 17:00 Wita 17:05 Wita

Lejel Home Shopping Bali Channel Tourist TV Dharma Wacana Wariga Tenung (3) Berita Siang Klip Bali Bali Channel Tourist TV Klip Bali Yowana Live SMK Penerbangan Cakra Nusantara Bali Channel Tourist TV Dunia Kita DW TV Berita dan Bincang Terkini DW TV

17:30 Wita 18:00 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:05 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita

Folk Song Sabha Parwa (1) Puja Trisandya Seputar Bali Orti Bali Dialog Interaktif A B I DIABEMED Taksu Wayan Sadia, Seni Sastra Dari Batur Lila Cita Calonarang Pura Puseh Beng Carangasari (3) Folk Song Bali Channel Tourist TV

Namun dari sejumlah informasi yang didapat sumber di kepolisian, membenarkan jika ada pengamanan terhadap petinggi ormas tersebut pada Sabtu (2/2) malam sekitar pukul 23.00 Wita. Saat ini masih dilakukan pendalaman di Unit 1 Polres Tabanan. Terkait alasan penangkapan MA, sumber tersebut tidak mau menyampaikan lebih rinci. Sementara informasi di sekitar lokasi menyebutkan, MA diamankan lantaran diduga telah melakukan pemukulan terhadap staf di sebuah vila di Pandak Gede, Kediri, Tabanan. Perbekel Desa Pandak Gede I Gede Putu Suciartha membenarkan ada kasus vila di wilayahnya. Namun, ia tidak mau berkomentar banyak karena tidak tahu kasusnya secara detail. ‘’Untuk

vila kemungkinan ada kesalahpahaman, sebenarnya kejadian sudah lama sekali ada pengambilalihan kepemilikan, dan sebelumnya juga ada laporan ke Polda dan ditindaklanjuti, lebih jelasnya tanya ke polisi,’’ ucapnya. Sementara informasi lainnya mengatakan, kasus ini berawal dari warga berinisial PS yang membeli sebidang tanah di Desa Pandak Gede, Banjar Pangkung, Kediri, Tabanan tahun 2012. Sertifikat tanah tersebut kemudian dipecah menjadi enam di tahun 2013 dan dibangun empat vila di akhir tahun 2013 dan rampung di awal tahun 2015. Sejak mulai beroperasi, pemilik vila mengaku kerap mendapatkan tekanan dari seseorang anggota ormas di desa itu. Tuntutannya baik

tentang dana bulanan untuk keamanan, serta tuntutan kepegawaian dan juga ancaman-ancaman lain berupa penutupan jalan akses ke vila. Namun, tuntutan itu tidak pernah dipenuhi oleh pelapor, mengingat yang bersangkutan telah membayar iuran banjar bulanan dan pengambilan sampah kepada pihak banjar sesuai kesepakatan dengan pihak kepala desa. Begitupun tuntutan agar pegawai yang dipekerjakan dari desa setempat juga telah dilakukan, selain merekrut dari desa tetangga. Hingga akhirnya masalah internal karyawan muncul dengan alasan desa adat yang berbeda. Karyawan dari desa tetangga pun akhirnya mengundurkan diri. Yang tersisa hanya karyawan asal desa setempat yang setelah ditelusuri

merupakan anggota dari kelompok NB. Setelah itu yang terjadi selanjutnya kondisi vila menjadi berantakan dan tidak terpelihara dengan baik. Untuk mengubah suasana yang sangat merugikan tersebut, pemilik vila selanjutnya menyerahkan operasional vila kepada manajemen baru di tahun 2017. Dari sinilah selanjutnya muncul ormas datang ke vila dan manajemen baru melaporkan hal ini kepada Dir Reskrim dan Kabit Propam Polda dan mengamankan dua orang anggota ormas. Karena banyak tekanan muncul usai penangkapan tersebut, hingga akhirnya pemilik vila mulai dikenalkan pada MA oleh warga Desa Pandak Gede. MA pun menyanggupi membantu untuk melindungi manajemn vila dari ancaman preman. Beragam kejadian pun muncul silih berganti hingga akhirnya MA diamankan jajaran Polres Tabanan, Sabtu malam, karena diduga melakukan pemukulan. (kmb)

Merapi Gugurkan Lava Pijar Yogyakarta (Bali Post) – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat 15 kali guguran lava keluar dari Gunung Merapi pada Minggu (3/2) sejak pagi hingga siang hari. Pada periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB, BPPTKG mencatat tujuh kali guguran lava pijar dan berdasarkan data seismik yang durasinya mencapai 14 sampai 38 detik. Selanjutnya, pada periode pangamatan kedua, pukul

06.00- 12.00 WIB, jumlah guguran tercatat delapan kali berdasarkan data seismik dengan durasi 11-26 detik. Selama periode pengamatan itu tidak ada guguran yang teramati karena cuaca Gunung Merapi masih berkabut. Menurut analisis morfologi kubah lava Gunung Merapi yang terakhir dirilis BPPTKG, volume kubah lava gunung itu telah mencapai 461.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 1.300 meter kubik per hari atau lebih kecil dari

pekan sebelumnya. Saat ini kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah, rata-rata kurang dari 20.000 meter kubik per hari. Rangkaian awan panas guguran atau wedhus gembel keluar dari Gunung Merapi pada 29 Januari 2019 ke arah Kali Gendol. Awan panas guguran pertama teramati pada pukul 20.17 WIB, jarak luncur 1.400 meter dan durasi 141 detik. Awan panas guguran kedua terjadi pada pukul 20.53 WIB, jarak luncur 1.350 meter dan durasi 135 detik,

dan ketiga terjadi pada pukul 21.41 WIB, jarak luncur 1.100 meter dengan durasi 111 detik. Hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada, dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana. BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. (ant)

Jakarta (Bali Post) Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung mengatakan walaupun Presiden Joko Widodo kader PDI Perjuangan, namun Calon Presiden nomor urut 01 itu memiliki prinsip kekaryaan seperti yang dipunyai Partai Golkar. Slogan ‘’Kerja, Kerja dan Kerja’’ dinilai menjadi bukti kesamaan prinsip tersebut. ‘’Sebenarnya Jokowi tak hanya dekat dengan PDI Perjuangan, tapi juga dekat dengan Golkar. Kami harap seluruh Indonesia ini mendukung, Insya Allah dengan ‘kerja-kerja-kerja’. Jokowi tidak hanya PDI-P, Jokowi juga Golkar,’’ kata Akbar Tandjung di Gedung Djoeang, Menteng, Jakarta, Minggu (3/2) kemarin.

Sejumlah petinggi Partai Golkar hadir dalam deklarasi mendukung Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019 pada 17 April mendatang. Mereka berharap Jokowi dipercaya kembali oleh rakyat Indonesia untuk periode kedua kepemimpinannya. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Agus Gumiwang Kartasasmita, hingga senior seperti Ginandjar Kartasasmita tampak hadir di acara tersebut. Mereka merupakan para alumni sekolah yang berlokasi di kawasanelit ibu kota negara itu. Pernyataan Akbar Tandjung diperkuat Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang menyebut Jokowi

sudah membuat visi Indonesia 2045. Visi 2045 ini sebelumnya adalah produk internalisasi oleh Partai Golkar. Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan pihaknya siap mendukung Partai Golkar mengalahkan Gerindra di Pemilu Legislatif 2019. Hasto menyatakan bahwa Jokowi adalah seorang pemimpin yang merangkul. Pihaknya sangat mengapresiasi ketika semua pihak merasakan Jokowi sebagai sosok yang dekat. ‘’Golkar bilang dekat dengan Pak Jokowi itu bagus. Yang penting bisa kalahkan Gerindra. Kita nanti akan turun bersama dengan Golkar dan PPP di Jawa Barat me-

menangkan Pak Jokowi,’’ kata Hasto. Dia menambahkan, kemenangan Jokowi-JK di Pemilu 2014 memberikan pelajaran yang bagus. Saat itu kepemimpinan Jokowi tak didukung oleh suara mayoritas di parlemen. Sehingga tanpa dukungan mayoritas itu, akan diganggu oleh mereka-mereka yang selalu ingin menghambat Presiden. ‘’Jadi parlemen ke depan, minimum 63 persen kekuatan parlemen harus dikuasai pendukung Jokowi. Makanya kalau Golkar gabung sebelum pemilu, jauh lebih baik dibanding bergabungnya setelah pemilu,’’ kata Hasto, yang juga Sekretaris TKN Jokowi-KH Ma’ruf Amin itu. (kmb4)

Slogan Kerja Jokowi Mirip Prinsip Kekaryaan Golkar


balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin Kliwon, 4 Februari 2019

Atlet Panjat Tebing Digembleng di Pelatprov Denpasar (Bali Post) – Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali mengadakan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) di Hotel Batukaru III, Denpasar, Sabtu (2/2). Salah satu keputusan raker adalah perlunya Pengprov FPTI Bali membentuk pelatihan provinsi (pelatprov) jangka panjang guna menghadapi berbagai kejuaraan nasional junior dan senior. Menurut Ketua Umum FPTI Bali Putu Yudi Atmika, pelatprov jangka panjang tersebut bertujuan menggembleng atlet panjat tebing yang benar-benar siap menghadapi ajang nasional seperti Pra-PON untuk senior, kejuaraan nasional junior dan kelompok umur (KU). ‘’Saat ini sebanyak 16 atlet senior penghuni pelatprov. Kami tinggal melihat perkembangan kualitas atlet junior,’’ ujarnya, Minggu (3/2) kemarin. Disebutkannya, para atlet tersebut masih menjalani pelatprov desentralisasi, sehingga pelatihan dilakukan di daerah masing-masing. Seminggu sekali mereka dipanggil mengikuti latihan bersama. Latihan bareng jadwalnya Jumat sampai Minggu atau hari yang tidak mengganggu aktivitas akademis atau pekerjaan atlet. Setelah memasuki pelatprov sentralisasi, semua atlet dipanggil untuk menjalani latihan rutin dan melakukan simulasi. Khusus atlet senior, dipantau dan diakumulasi performa terbaiknya. ‘’Dari situ akan ditentukan atlet terbaik dan yang paling siap ditampilkan di Pra-PON,’’ jelas Yudi Atmika yang juga Wakil Sekretaris I KONI Bali. (kmb)

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Juventus Ditahan Parma, Ronaldo Tak Khawatir RomaCristiano Ronaldo mencetak dua gol, tetapi Juventus harus puas mendapat satu poin setelah ditahan tim promosi Parma dengan skor 3-3 dalam lanjutan kompetisi Seri A Liga Italia, Minggu (3/2) dini hari kemarin. Hasil ini membuat Napoli memotong jarak menjadi sembilan poin setelah menang 3-0 atas Sampdoria. Hasil imbang ini jauh dari harapan pelatih Massimiliano Allegri yang menginginkan respons postif pasukannya akibat dipermalukan Atalanta 0-3 yang menghancurkan harapan menjuarai Piala Italia kelima secara berturut-turut. Selaian itu, Juve akan menjalani laga pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Atletico Madrid pada 20 Februari mendatang. Meski begitu, Juventus yang menjuarai Seri A tujuh musim terakhir, tetap tak terkalahkan musim ini. Mereka hanya kehilangan poin dua kali saat melawan Genoa dan Atalanta. ‘’Itu tidak mengubah apa pun, tetapi kami tidak boleh menerima apa pun begitu saja. Kami terlalu ringan di lini pertahanan. Ini adalah pertama kalinya empat bek ini bermain bersama,’’ ujar Allegri usai pertandingan. Tambahan dua gol membawa Ronaldo kembali ke puncak tangga daftar pencetak gol Serie A dengan 17 gol. ‘’Saya senang untuk gol tetapi bukan hasilnya. Parma tidak melakukan sesuatu yang istimewa, mereka menunggu kami melakukan kesalahan. Tapi kami tidak khawatir, kami tahu ini akan menjadi musim yang hebat bagi Juventus,’’ kata Ronaldo. Juve yang kehilangan trio pemain belakang Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli akibat cedera, kini kebobolan enam gol dalam dua pertandingan terakhir. Tetapi mereka masih memiliki keunggulan sembilan poin atas Napoli dan Inter Milan tertinggal 20 poin di urutan ketiga. Juve mengandalkan lini belakang yang tidak berpengalaman mulai dari Leonardo Spinazzola hingga Martin Caceres yang mendapatkan start pertamanya sejak pindah dari Lazio. Chelsea Manajer Chelsea Maurizio Sarri yang sebelum pertandingan melawan tim terbawah Huddersfield

Cristiano Ronaldo Bali Post/afp

THAILAND - Petenis Ukraina Dayana Yastremska bereaksi setelah melakukan pukulan balasan terhadap Ajla Tomljanovic (Australia) pada final turnamen WTA Thailand Open.

Vekic Jalani Final Pertama St. Petersburg – Unggulan kedelapan Donna Vekic akan bertanding pada final WTA Premier untuk pertama kali dalam kariernya, setelah menghentikan Vera Zvonareva pada semifinal turnamen St. Petersburg Ladies Trophy, Minggu (3/2) kemarin. Vekic yang berusia 22 tahun, sebelumnya menundukkan finalis Australia Terbuka dan peringkat kedua dunia Petra Kvitova pada putaran sebelumnya. Ia melanjutkan momentumnya saat melawan Zvonareva, petenis Rusia yang tersisa dalam turnamen St. Petersburg, dan bermain tenis nyaris tak tersentuh untuk meraih kemenangan 6-2, 6-2 dalam satu jam lebih. ‘’Mungkin skornya tidak menunjukkan, tetapi saya rasa ini pertandingan yang sulit hari ini,’’ kata Vekic kepada pers seusai pertandingan. ‘’Kami memainkan banyak reli panjang dan ia sangat membuat saya bekerja keras untuk setiap poin,’’ tambahnya dikutip dari laman resmi WTA. Pada final, Vekic bertemu unggulan kedua Kiki Bertens dari Belanda yang lebih dulu menyisihkan Aryna Sabalenka 7-6(5), 6-2. ‘’Ini pertandingan yang sungguh sulit,’’ ujar Bertens. Aryna bermain sangat agresif dan memukul sangat keras, sehingga sulit untuk mengalahkannya. Vekic unggul 3-1 dalam rekor pertemuan dengan Bertens, termasuk kemenangan di Brisbane bulan lalu. (ant/rtr)

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Kualitas Piala Wali Kota Mesti Meningkat Denpasar (Bali Post) – Kejuaraan Piala Wali Kota Denpasar 2019 harus lebih meningkat dari sisi peserta dan kualitas atau prestasi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan kualitas tak hanya untuk atlet yang disiapkan berlaga pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, September mendatang, namun juga untuk atlet usia dini. Harapan itu disampaikan Humas KONI Denpasar Dewa Gede Rai menyusul naiknya jumlah dana bantuan kepada cabang olahraga (cabor) di bawahnya yang menggelar kejuaraan bertajuk Piala Wali Kota yang diselenggarakan setiap tahun. ‘’Wali Kota Cup juga menjadi arena para atlet usia dini sampai pemula Denpasar untuk muncul sebagai atlet masa depan nantinya. Sebagai ajang pembibitan dan pemberian jam terbang,’’ ungkapnya, Minggu (3/2) kemarin. Sebelumnya, masing-masing cabor mendapat bantuan Rp 30 juta, sedangkan tahun ini meningkat menjadi Rp 35 juta atau naik Rp 5 juta. Peningkatan dana bantuan ini diharapkan bisa menjadi stimulus bagi cabor untuk menggelar Piala Wali Kota. Dikatakannya, satu hal yang tak kalah penting dengan penambahan dana bantuan itu yakni soal penghargaan buat para juara yang nilainya perlu ditingkatkan. Hal ini untuk merangsang atlet agar lebih termotivasi dalam Bertanding. ‘’Terserah cabor bersangkutan mengemas Wali Kota Cup seperti apa, namun jangan lupakan keterlibatan atlet usia dini dan pemula,’’ tegas Dewa Rai. Terkait jadwal Piala Wali Kota, KONI Denpasar akan merapatkannya. Jika tidak pertengahan, ya akhir bulan ini. Yang pasti menurutnya, kejuaraan ini ditutup akhir Maret mendatang. (kmb)

merasa sulit istirahat sejak kekalahan memalukan 0-4 di Bournemouth akhirnya bisa bernapas lega. Timnya yang berusaha menghindari kekalahan ketiga berturutturut di Liga Inggris, menang 5-0. Gonzalo Higuain dan Eden Hazard sama-sama menyumbang dua gol. David Luiz menjadikannya 5-0, sehingga Chelsea kembali ke empat besar dengan mengorbankan Arsenal. ‘’Ketika Higuain tiba, dia tidak berada di puncak kondisi fisiknya. Sekarang dia membaik. Terlepas dari gol, perasaan saya adalah dia benarbenar sangat cocok bermain dekat dengan Hazard. Bagi kami itu sangat berguna. Higuain akan mampu mencetak banyak gol dan juga akan baik untuk Eden,’’ jelas Sarri. Pada laga lain, tendangan Son Heung-min pada menit ke-83 membuat Tottenham Hotspur menang 1-0 melawan Newcastle. Manajer Spurs Mauricio Pochettino memuji penyerang asal Korea Selatan itu. ‘’Ini adalah hasil yang sangat besar untuk berada di posisi yang sangat bagus di klasemen. Kami tidak perlu berada dalam posisi seperti hari ini untuk meyakinkan diri kita sendiri tentang kapasitas atau potensi kita. Kami percaya pada diri kami sendiri,’’ sebut Pochettino. Spurs menikmati lebih dari 70 persen penguasaan bola tetapi dihadapkan dengan pertahanan ketat Newcastle yang menang mengejutkan 2-1 atas Manchester City pada pertengahan pekan lalu. Tottenham sekarang hanya empat poin di belakang pemimpin klasemen Liverpool yang beraksi di West Ham pada Senin ini. Bayern Munich kalah 3-1 di Bayer Leverkusen yang membuatnya berada tujuh poin di belakang pemimpin klasemen Borussia Dortmund dalam perburuan gelar Liga Jerman. Bayern kemudian turun ke posisi ketiga klasemen setelah kemenangan 2-0 Borussia Moenchengladbach atas Schalke. (afp/kmb)

Rockets Gulung Jazz

James Harden (kiri)

Bali Post/afp

Los Angeles – James Harden membukukan setidaknya 30 poin ke-26 yang merupakan rentetan terpanjang ketiga dalam sejarah NBA ketika Houston Rockets menggulung Utah Jazz 125-98 pada lanjutan kompetisi NBA, Minggu (3/2) kemarin. James selesai dengan 43 poin untuk memperpanjang rekornya dan mematahkan prestasi legendaris Wilt Chamberlain. ‘’Dia memiliki tangan yang hebat dan antisipasi yang hebat. Kami memintanya melakukan banyak hal dan dia hanya bekerja keras dan melakukannya malam ini,’’ kata pelatih Rockets, Mike D’Antoni Harden menambahkan 12 rebound, 6 steal, 5 assist dan 4 blok. Gerald Green menambah 25 poin, dan Kenneth Faried mencetak 16 poin dan 12 rebound ketika Rockets mengakhiri dua kekalahan beruntun. Mereka berhasil menahan Jazz hingga 36 persen syuting dan memaksa 23 turnover. Di tempat lain, rookie Luka Doncic membuat 35 poin untuk memimpin Dallas Mavericks meraih kemenangan 111-98 atas Cavaliers di Cleveland. Doncic yang akan berusia 20 pada 28 Februari, memiliki 28 poin pada babak pertama, hampir sebanyak 30 poin yang dicetak sebelum jeda oleh semua pemain starter Cleveland. Di Oakland, Klay Thompson kembali dari absen satu pertandingan untuk mencetak 28 poin dan Stephen Curry mengatasi awal yang lambat untuk memimpin Golden State Warriors menang 115-101 atas Los Angeles Lakers yang lagi-lagi kehilangan LeBron James. Curry melewatkan delapan tembakan pertamanya tetapi masih selesai dengan 14 poin. Hasil lengkap: Minnesota vs Denver 106-107, San Antonio vs New Orleans 113-108, Cleveland vs Dallas 98-111, Miami vs Indiana 88-95, Sacramento vs Philadelphia 115-108, Phoenix vs Atlanta 112-118, Utah vs Houston 98-125, Charlotte vs Chicago 125-118, Orlando vs Brooklyn 102-89, Washington vs Milwaukee 115-131, Golden State vs LA Lakers 115-101, Detroit vs LA Clippers 101-111. (afp/kmb)

Ratusan Peserta Ikuti Karangasem Open Dance Sport Amlapura (Bali Post) Ratusan peserta antusias mengikuti kejuaraan dance bertajuk ‘’Karangasem Open Dance Sport 2019’’ yang dilaksanakan di Wantilan DPRD Karangasem, Minggu (3/2) kemarin. Lomba dibuka oleh Ketua KONI Karangasem I Gede Suadi. Ketua Panitia Ni Kadek Sri Agustini mengatakan, antusiasme peserta untuk mengiDANCE- Kejuaraan dance bertajuk ‘’Karangasem Open Dance Sport 2019’’ di Wantilan Kantor DPRD Karangasem.

kuti kejuaraan ini sangat tinggi. Peserta mencapai 340 atlet dari seluruh kabupaten/ kota di Bali. Tuan rumah Karangasem pengirim utusan paling banyak yakni 153 orang. ‘’Peserta lomba mulai TK sampai umum. Kejuaraan ini mempertandingkan 30 kategori, 17 di antaranya bakal dipertandingkan pada Porprov Bali di Tabanan tahun ini,’’ ujarnya. Ditambahkannya, kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan. Lomba digelar mengacu pada pelaksanaan Porprov Bali 2019 dan diharapkan berlanjut ke depannya. Sebab, ajang seperti

ini sangat positif bagi para atlet untuk bisa bersaing menunjukkan kemampuan yang dimiliki sebelum tampil di Porprov. ‘’Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kejuaraan ini. Semoga ajang seperti ini bisa diadakan secara berkesinambungan,’’ kata Agustini. Sementara itu, Ketua Umum IODI Bali Ni Made Suparmi sangat mengapresiasi membeludaknya peserta yang mengikuti kejuaraan ini. Dengan adanya lomba ini, pihaknya dapat melihat peta kekuatan masing-masing kabupaten/kota di Bali. ‘’Semoga

lewat kejuaraan ini nantinya muncul bibit-bibit atlet dance sport. Apalagi peminat dance di Bali khususnya Karangasem sangat banyak. Itu dibuktikan sejumlah atlet dance sport Karangasem mampu meraih prestasi di level nasional,’’ jelasnya. Ia mengharapkan atletatlet lahir lewat ajang ini dibina oleh Pengkab IODI Karangasem untuk selanjutnya dapat mewakili Karangasem dan Bali di lomba tingkat daerah bahkan nasional. Selain itu, mampu meningkatkan raihan medali emas kontingen Karangasem di Porprov Tabanan. (kmb41)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Senin 04 Februari 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu