16 HALAMAN
NOMOR 105 TAHUN KE 71
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Paing, 3 Desember 2018
Bali Post/wan
FOTO BERSAMA - Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Bagus Ketut Lodji bersama pengurus dan Pimpinan KMB Satria Naradha foto bersama peserta lomba gerak dan lagu ‘’Membaca Bali Post’’, Minggu (2/12) kemarin.
Semarak HUT Ke-72 Yayasan PR Saraswati
Perkuat Generasi Milenial Gemar Membaca dan Berkarakter THK SEMARAK dan meriah. Itulah suasana jalan sehat HUT ke-72 Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar, Minggu (2/12) kemarin. Jalan sehat yang dirangkaikan dengan Bali Post Goes to School 2018 tersebut berlangsung semarak dan penuh kreativitas. Jumlah peserta mencapai 20 ribu orang. Inilah aksi jalan sehat satu-satunya yang selama perjalanan diiringi oleh MB Gema Ganesha SMA (SLUA) 1 Saraswati Denpasar. Acara
juga diisi dengan lomba lagu dan gerak ‘’Membaca Bali Post‘’ yang penuh kreativitas. Di sini siswa berlomba membuat atribut hiasan kepala, baju dan topi dari koran bekas Kelompok Media Bali Post. Bahkan ada peserta yang mempersembahkan bunga dari kertas koran, juga kamera kertas koran hingga nampan dari kertas koran. Jalan sehat melibatkan peserta mulai dari siswa SD hingga mahasiswa, guru, dosen dan pegawai. Acara
SAYAP pesawat Pelita Air dengan nomor seri CGNWU yang dipiloti Matthew Michael Garnet (53) berkebangsaan Amerika Serikat, Sabtu (1/12), menyambar kepala Brigpol Jackson Ferdinandus saat hendak terbang kembali ke Timika dari Lapangan Terbang Aminggaru, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua. Kapolda Papua Irjen Pol. Martuani Sormin membenarkan insiden yang menyebabkan bagian kepala anggota Polres Puncak Jaya yang bertugas di Distrik Aminggaru terluka. ‘’Memang benar ada laporan tentang kecelakaan yang menimpa Brigpol Fer-
dinandus hingga kepalanya terluka dan saat ini korban sudah dievakuasi ke Timika untuk mendapat perawatan atas luka yang dideritanya,’’ katanya. Dari laporan yang diterima, kata Sormin, insiden itu terjadi saat korban selesai melaksanakan pengamanan pemindahan BBM dari pesawat ke truk pengangkut BBM. Pesawat yang telah terbang meninggalkan landasan tiba-tiba mengarah kembali ke arah landasan dan melakukan manuver dengan terbang rendah kirakira dua meter dari landasan. Hal. 15 Luka Sobek
Anggota Ormas Ditangkap Satreskrim Polresta Denpasar menangkap anggota ormas karena diduga terlibat kasus pemerasan dan pengancaman. Halaman 2 Bagi Hasil PHR Badung Menurun
Okupansi ‘’Homestay’’ di Ubud Anjlok Menjelang pengujung tahun, okupansi homestay di kawasan Ubud terjun bebas alias anjlok. Bahkan dari seribuan kamar yang ada di kampung turis itu, hanya terisi antara 25 persen hingga 30 persen. Halaman 9 Waspada, Janji Palsu Caleg Angkat Tenaga Kontrak
Enam kabupaten di Bali yang selama ini turut menikmati PHR Badung harus berbesar hati. Pasalnya, rasionalisasi akibat pendapatan daerah Kabupaten Badung yang tidak tercapai akan berdampak pada penyisihan PHR yang diterima kabupaten bersangkutan. Halaman 3
Menjelang pemilihan umum adalah masa-masa para calon anggota legislatif (caleg) yang berkontestasi menebar janji-janji manis. Salah satunya akan mengangkat anggota tim sukses menjadi tenaga kontrak yang bekerja di kantor pemerintahan. Halaman 10
Pesawat Sambar Kepala Polisi
dilepas Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Pusat Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. bersama Ketua Badan Pembina IGB Yudhara, MBA., Sekretaris Dewa Sukanada, B.A., dr. IGN Susila, Rektor Unmas Dr. Made Sukamerta, Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha, dan pimpinan unit lainnya ditandai dengan pelepasan balon. Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. tetap
memimpin pasukan peserta jalan sehat guna memberi contoh panutan bahwa Saraswati didirikan oleh para pejuang bangsa dengan semangat kebersamaan, pantang menyerah dan bekerja keras. Bagus Ketut Lodji mengungkapkan rasa bangganya karena warga Saraswati kompak dan wirang dengan lembaga yang dibuktikan soliditas dan solidaritas mengikuti jalan sehat. Dia sangat bangga bahwa jalan
sehat bukan saja diisi dengan kemeriahan, namun juga gerakan budaya gemar membaca berkolaborasi dengan KMB melalui Bali Post Goes to School. Budaya gemar membaca, katanya, patut ditanamkan kepada generasi milenial Bali umumnya dan Saraswati khususnya, baik membaca koran maupun sumber belajar lainnya. Apalagi di era digitalisasi, sumber belajar tak hanya di kelas atau sekolah namun juga di lingkungan
sekitar. Hal ini pas dengan tema HUT kali ini yakni ‘’Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar siap memperkuat generasi milenial berkarakter Tri Hita Karana (THK)’’. Ini artinya, warga Saraswati sebagai generasi milenial harus mampu menguasai kompetensi tuntutan era global. Di antaranya menguasai TI dan bahasa asing. Demikian juga gurunya harus jauh lebih bisa dibandingkan siswanya. Bahkan, Bagus
Ketut Lodji mengungkapkan warga Saraswati harus terdepan dalam mengimplementasikan konsep Tri Hita Karana, dengan menjaga alam Bali demi generasi Bali berikutnya. Ketua Pembina Yayasan PR Saraswati IGB Yudhara, MBA. menambahkan, kelahiran Yayasan PR Saraswati dibidani almarhum Gusti Putu Mertha dan Gusti Made Tamba. Hal. 15 Bidang Pendidikan
Didukung, PMP Kembali Diajarkan di Sekolah
Balikpapan (Bali Post) – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Mahyudin menegaskan dukungannya agar mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) kembali diajarkan di sekolah-sekolah. Menurutnya, hal itu menjadi aspirasi dari guru-guru di sekolahsekolah. ‘’Hal ini sudah saya sampaikan kepada Presiden Jokowi dan berharap pemerintah menyikapi dan menindaklanjutinya,’’ ujar Mahyudin, Minggu (2/12) kemarin.
Bali Post/kmb
KORPRI Award - Kementerian Koperasi dan UKM sebagai Kementerian terbaik mendapatkan Korpri Award 2018. Penghargaan itu diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada Sekjen Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring dalam acara Peringatan Hari Korpri ke-47 di Istora Senayan Jakarta, Kamis (29/11).
Ia mengatakan, pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) saat ini tidak mencukupi, karena pendidikan moralnya ditinggalkan. Padahal pendidikan moral sangat penting untuk diajarkan, terutama menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan zaman globalisasi. Perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat ‘’banjir’’ informasi dan semakin menghilangkan batas-batas negara. Akibatnya membuat ancaman juga meningkat. ‘’Untuk itu, tanpa kemampuan membentengi diri sendiri, berbagai ideologi dari luar yang membahayakan ideologi negara Pancasila, semakin mudah berkembang,’’ katanya. Hal ini bila tidak dianti-
sipasi akan membuat ancaman radikalisme semakin meningkat dan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. ‘’Di zaman internet ini, semua informasi bisa diakses, di sinilah kita perlu mengantisipasi,’’ tandas Mahyudin. Sementara itu, anggota MPR Popong Otje Djundjunan yang menjadi pembicara sosialisasi empat pilar MPR mengatakan ancaman terhadap ideologi bersifat laten. ‘’Artinya terus-menerus akan berusaha mengganti ideologi negara sampai kiamat nanti,’’ katanya. Untuk itulah PMP dibutuhkan untuk diajarkan kembali di sekolah-sekolah, guna memperkuat nilainilai dasar negara. Hal. 15 Empat Pilar
Jokowi Pilih Bersepeda, Prabowo Hadiri Reuni 212
Bali Post/ant
SAPA WARGA - Presiden Joko Widodo menyapa warga ketika bersepeda menuju lokasi penyambungan instalasi listrik PLN gratis melalui sinergi BUMN untuk masyarakat di Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/12) kemarin.
Jakarta (Bali Post) – Acara reuni 212 di Jakarta, Minggu (2/12) kemarin berlangsung damai. Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto hadir dalam acara tersebut. Sementara Jokowi memilih bersepeda sembari meninjau pemasangan instalasi listrik PLN di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Jokowi ditemani Menteri BUMN Rini Soemarno, sejumlah dirut BUMN, beberapa milenial BUMN, dan Paspampres.
Sementara itu, Prabowo di acara reuni 212 menyatakan dirinya tidak boleh berkampanye dalam acara Reuni 212. ‘’Saya tak panjang bicara karena seperti yang diketahui saya dapat tugas dan amanah sebagai capres RI, dan karena itu saya harus patuh dan mengikuti semua ketentuan. Saya tak boleh bicara politik, saya tak boleh kampanye. Saya hanya ingin ucapkan terima kasih bahwa saya diundang hari ini oleh panitia,’’ kata Prabowo. Prabowo yang hadir di lo-
kasi acara sebagai tamu kehormatan mengungkapkan apresiasinya kepada panitia dan kepada para peserta yang hadir dengan tertib dan menjaga situasi. ‘’Ini kehormatan bagi saya dan kebanggaan bagi saya terutama melihat jutaan umat Islam berkumpul dengan damai dan tertib. Tadi saya datang dari Kebayoran, saya lihat keluarga jalan dengan tertib menggendong anaknya, luar biasa, saya bangga,’’ ujarnya. Hal. 15 Tidak Diundang
Bali Post/ant
REUNI - Umat muslim mengikuti acara reuni 212 di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (2/12) kemarin.
DENPASAR
2
Senin Paing, 3 Desember 2018
FIGUR Pengusaha Muda Denpasar HIMPUNAN Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Denpasar meluncurkan buku “50 Pengusaha Muda Denpasar” sebagai wujud komitmen dan inovasi sekaligus upaya untuk memotivasi anak-anak muda untuk menjadi pengusaha. Hal tersebut menuai apresiasi positif dari berbagai pihak, tak terkecuali dari Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Peluncuran buku tersebut dilaksanakan serangkaian dengan Pelantikan Hipmi Perguruan Tinggi (Hipmi PT) di Hotel Vasini, Denpasar, Sabtu (1/12). Dalam sambutannya, orang nomor satu di Denpasar ini mengatakan Hipmi Kota Denpasar memiliki semangat yang luar biasa untuk terus melahirkan pengusaha-pengusaha baru yang memiliki peluang besar untuk sukses di usia muda. “Selain adanya Wirausaha Muda Denpasar, saya sangat bangga dengan hadirnya Hipmi PT. Ini luar biasa,” ujarnya. Ia menegaskan, hal ini sesuai dengan visi misi pemerintah untuk terus memotivasi semangat kewirausahaan. “Kreativitas dan inovasi itu tidak pernah berhenti. Di era generasi milenial ini, anak-anak muda bisa hidup bahkan sukses dengan kreativitasnya,” tegasnya. (ara)
DITANGKAP - Setelah ditangkap, tersangka Suarjaya ditahan di Polsek Mengwi.
Bali Post/kmb36
Tilep Uang Perusahaan
’’Sales’’ Makanan Ringan Ditangkap Puluhan Anggota Pramuka Di-’’briefing’’ Bahaya Narkoba Denpasar (Bali Post) Upaya menyelamatkan generasi muda Bali dari bahaya narkoba terus dilakukan BNNP Bali. Minggu (2/12) kemarin, puluhan anggota Pramuka Penegak dan Pandega di-briefing tentang bahaya narkoba serta upaya antisipasinya. Selain itu, anggota Pramuka se-Bali itu juga diharapkan menjadi relawan antinarkoba. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. mengatakan, untuk mempersiapkan pembangunan masa depan lebih baik, merupakan salah satu strategi yang harus diambil dan menjadi tanggung jawab bersama terutama generasi muda sebagai penerus bangsa. Salah satu upaya yang bisa dilakukan melalui program kerja gerakan Pramuka yang menyajikan proses pembelajaran dan pembekalan mental generasi muda berkarakter. Terutama yang berusia 16-17 tahun dalam kelompok Pramuka Penegak dan Pandega. ‘’Dengan demikian, generasi muda yang termasuk dalam kelompok Pramuka muda ini mampu menangkal berbagai pengaruh negatif dari dampak kemajuan pembangunan, seperti pengaruh penyalahgunaan narkoba yang sudah pada tahap bahaya dan mengancam masa depan mereka,’’ ujar Brigjen Suastawa didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Bali AKBP I Gusti Agung Alit Adnyana saat menjadi narasumber kegiatan Orientasi Relawan Pramuka Antinarkoba di Kantor Kwarda Provinsi Bali, Denpasar. Suastawa berharap program kerja gerakan Pramuka dapat mencegah pengaruh penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan pemuda di Provinsi Bali. Mantan Direktur Binmas Polda Bali ini menegaskan, Indonesia saat ini sudah menyatakan perang terhadap narkoba, karena dampak negatifnya dapat merusak dan sudah sangat dirasakan masyarakat. Untuk itu, BNNP Bali telah mengambil beberapa kebijakan melalui Kurikulum Terintegrasi Antinarkoba serta pengukuhan relawan di seluruh unsur masyarakat se-Provinsi Bali. ‘’Saat ini pengedar narkoba sudah mengklasifikasikan calon pemakai. Pengedar juga akan melakukan pendekatan dari sisi mental dan ekonomi calon pelanggan. Mereka menggunakan modus bujuk rayu sedemikian rupa sehingga calon pelanggannya terlena, khususnya anakanak muda,’’ katanya mengingatkan. Oleh karena itu, kata Suastawa, peran generasi muda dalam P4GN sangat penting yaitu mengembangkan potensi diri, membentuk organisasi yang peduli tentang bahaya narkoba, aktif, inovatif dalam berkarya, berjiwa mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat yang luas serta berani menolak ajakan teman yang bersifat negatif. Ia berharap, kaum muda mampu tampil sebagai pionir dalam menggerakkan masyarakat untuk mengawasi lingkungan. Selain itu dapat memberikan pengaruh positif dan harus menjaga minimal keluarga serta lingkungan pribadi dari peredaran narkoba. (kmb36)
Bali Post/ist
NARASUMBER - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa saat menjadi narasumber kegiatan Orientasi Relawan Pramuka Antinarkoba.
FM 96,5
Topik : Menurun, Bagi Hasil PHR Badung ke Enam Kabupaten Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Denpasar (Bali Post) Anggota Reskrim Polsek Mengwi menangkap I Made Agus Suarjaya (28), Kamis (29/11) lalu. Pasalnya, Agus yang merupakan sales perusahaan distributor makanan ringan ini menilep uang setoran Rp Rp 86.624.718. Dikonfirmasi Minggu
(2/12) kemarin, Kapolsek Mengwi Kompol Gede Made Punia didampingi Kanitreskrim Iptu Wayan Sujana mengatakan, kasus ini dilaporkan pihak perusahaan I Nyoman Junaedhi (36) tanggal 19 November lalu. Pelaku yang berasal dari Desa Tejakula, Buleleng ini
dilaporkan karena tidak menyetorkan uang hasil tagihan dari beberapa pelanggannya ke perusahaan. Menurut Iptu Sujana, kasus penggelapan uang perusahaan itu terjadi sejak tanggal 12-17 November lalu. Awalnya, pihak perusahaan menugaskan I Made
Sutawan Pratama bekerja sebagai sopir mengirim barang ke beberapa toko sesuai nota yang dibuat. Setelah barang terkirim, pelaku selanjutnya melakukan penagihan ke toko-toko tersebut. ‘’Tapi tersangka tidak menyetorkan uang tagihan ke perusahaan. Padahal pihak
toko sudah membayar. Ada sekitar 11 toko yang bayar,’’ ujar Sujana. Terkait kasus tersebut, pelaku berhasil ditangkap Kamis lalu. Saat diinterogasi, pelaku mengaku uang sebanyak itu digunakan untuk kepentingannya sendiri. (kmb36)
Jelang Akhir Tahun
Dewan Ingatkan ”Deadline” Penuntasan Proyek Fisik Denpasar (Bali Post) -
Memasuki bulan Desember atau menjelang akhir tahun, pengerjaan sejumlah proyek fisik di Kota Denpasar mendapat perhatian serius anggota DPRD Kota Denpasar. Pasalnya, hingga menjelang deadline atau batas waktu penyerahan, beberapa proyek fisik di lapangan terlihat masih ada yang belum tuntas. Anggota DPRD Kota Denpasar I Wayan Suadi Putra, S.T. men gatakan hal itu, Minggu (2/12) kemarin. Berdasarkan pantauan di lapangan, kata Suadi Putra, masih ada sejumlah proyek fisik yang masih dalam tahap pengerjaan. Guna menghindari terjadinya proyek molor, kami harapkan pola pengerjaannya lebih diintensifkan,’’ kata anggota Komisi III DPRD Kota Denpasar itu. Dikatakan, sejumlah proyek yang masih dalam pengerjaan, seperti jembatan Jalan Tukad Pancoran dan Jalan Tukad Petanu. Juga pelebaran Jalan Tukad Bari-
to. Semua di simpang Jalan Tukad Pakerisan. ‘’Semuanya belum tuntas. Kami mohon agar rekanan memanfaatkan sisa waktu sampai pertengahan Desember ini, sehingga tidak terjadi keterlambatan,’’ ujarnya. Selain itu, lanjut Suadi Putra, proyek pembangunan SDN 4 Sesetan juga masih menyisakan pekerjaan. ‘’Saat sidak Jumat lalu, saya sudah infokan langsung kepada rekanan agar catatan-catatan yang kami berikan terkait
pekerjaan yang belum tuntas, agar diselesaikan tepat waktu,’’ ujar politisi PDI Perjuangan asal Sidakarya itu. Proyek pembangunan Padmasana dan Tugu Karang di SDN 13 Pedungan juga masih belum tuntas. Berdasarkan hasil pemantauan ke lapangan, juga sudah diingatkan terkait sisa waktu penyelesaian pekerjaan. Sementara proyek penataan Lapangan Karya Manunggal juga masih banyak catatan yang harus diselesaikan. Terutama fin-
ishing tribun yang belum rampung, perataan lapangan (penggilasan dengan mesin silinder) juga belum. Kemudian pemindahan papan nama lapangan, perbaikan jogging track belum rampung. Di samping itu, pemasangan papan skor belum. ‘’Masih banyak catatan yang harus dikebut oleh pelaksana, karena penataan Lapangan Karya Manunggal harus tuntas dan serah terima proyek pada 12 Desember mendatang. Berbeda dengan hasil pantauan ke proyek Pasar Sudha Merta, sepertinya sudah mendekati rampung dan sesuai target,’’ ujarnya. Suadi Putra menambahkan, bukan hanya pekerjaan fisik di Denpasar Selatan, tetapi semua proyek fisik di
Kota Denpasar, pengerjaannya diintensifkan, sehingga tuntas sesuai target. Seperti proyek Pasar Badung, penataan Lapangan Lumintang, penataan Tukad Badung, dan yang lainnya. ‘’Salah satunya upaya yang bisa dilakukan dengan menambah tenaga kerja. Karena biasanya rekanan mengurangi tenaga kerja di akhir proyek. Jika tenaga kerja kurang, bagaimana bisa mengejar target. Soal pengawasan saya kira sudah memberikan catatan juga,’’ kata Suadi Putra. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-819446
Konsumsi Narkoba, Mantan TKW Diadili
Denpasar (Bali Post) Mantan tenaga kerja wanita (TKW) di Taiwan, Iin Yunengsih (27), didakwa atas kasus narkotika untuk kepentingan dirinya sendiri. Dalam agenda pemeriksaan, belum lama ini, terdakwa asal Subang ini mengaku mengonsumi sabu-sabu sejak dia menjadi TKW. Saat ditanya hakim soal
pekerjaannya, dia mengaku bekerja di spa. Terdakwa berdalih mengonsumsi sabusabu karena diajak temannya sesama pekerja. Itu dilakukan untuk mengatasi kelelahannya selama bekerja. ‘’Jadi lebih semangat dan berenergi. Tapi saya mengabaikan efek kelanjutannya akan buruk. Saya hanya mikir saat itu biar kuat tidak capek habis kerja,’’
tuturnya polos. Setahun bekerja di Taiwan, Iin memilih kembali pulang. Selang beberapa lama, Iin beralih ke Bali untuk mencari pekerjaan yang sama tanpa harus ke luar negeri. Pesakitan yang hanya lulusan SD ini mendapat pekerjaan seperti yang diharapkan dengan berbekal pengalamannya bekerja di luar negeri. Selama
di Bali, Iin kos di kawasan Pemogan, Denpasar Selatan. ‘’Waktu pulang dari Taiwan saya sudah sempat berhenti (stop pakai sabu-sabu) cukup lama,’’ lanjut Iin di muka sidang. Sayang, kecanduannya kambuh. Begitu bekerja kembali di Bali, Iin balik mengonsumsi barang terlarang itu. ‘’Kenapa pakai lagi, kamu
tidak sadar itu merugikan dirimu sendiri dan masuk pidana?’’ tanya hakim anggota I Wayan Kawisada kala itu. ‘’Saya lebih percaya diri ketika ambil tamu (memijat tamu). Karena merasa lebih bertenaga dan tamu-tamu saya jadi puas dengan hasil kerja saya,’’ terang perempuan berambut lurus sepinggang ini. (kmb37)
Diduga Memeras, Anggota Ormas Dibekuk
Denpasar (Bali Post) Satreskrim Polresta Denpasar menangkap anggota ormas berinisial Gusti Agung GA alias Gung Panca (30) bersama temannya, Gusti Putu AW (45), Kamis (29/11) lalu. Pasalnya, mereka diduga terlibat kasus pemerasan dan pengancaman terhadap Yonche Mbau (40) yang beralamat di Bali Griya Residence, Denpasar Barat. ‘’Pelaku ini orang suruhan seorang pengusaha. Ini masalah bisnis. Waktu kejadiannya tanggal 30 Maret, tapi baru dilaporkan ke Polresta Denpasar tanggal 27 September,’’ kata Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta, Minggu (2/12) kemarin. Menurut Arta, sekitar September 2017 ada kesepakatan antara suami Yonche, Rajev Sharma, dengan Premkumar Selvaraj membuat bisnis kacang mete. Tindak lanjutnya, Premkumar mengirim uang Rp 200 juta kepada Rajev. Setelah itu komunikasi antara kedua pengusaha ini tidak lancar dan membuat Premkumar curiga. ‘’Premkumar memberikan kuasa kepada pelaku AW untuk memediasi menyelesaikan masalah itu dengan Rajev,’’ tegasnya.
Setelah mendapat kuasa tersebut, AW yang beralamat di Benjeng Gersik, Jawa Timur ini lalu mengajak Gung Panca yang beralamat di Jalan Kargo Permai, Denpasar untuk melakukan mediasi. Dalam proses mediasi tersebut, pelaku malah mengambil paksa mobil milik korban. ‘’Pelaku juga memaksa korban menyerahkan uang Rp 20 juta dan dilakukan secara bertahap. Selain mobil diambil paksa, korban juga dimintai uang. Selanjutnya, istri korban melaporkan kasus ini ke Polresta,’’ ujar mantan Kasatresnarkoba Polresta Denpasar ini. Berdasarkan laporan tersebut dan hasil penyelidikan, Tim Resmob Polresta dipimpin Kanit Iptu Made Yudistira melacak keberadaan kedua pelaku. Selanjutnya pada Kamis lalu, polisi menangkap pelaku di rumahnya masing-masing. Saat diperiksa, kedua pelaku mengakui perbuatannya. ‘’Barang bukti yang kami amankan surat kuasa dan mobil milik korban. Terkait kasus ini, kedua pelaku sudah kami tahan,’’ tandas mantan Kasatreskrim Polres Badung ini. (kmb36)
Bali Post/ist
DITAHAN - Tersangka Gusti Agung GA alias Gung Panca dan Gusti Putu AW ditahan di Mapolresta Denpasar.
BADUNG
Senin Paing, 3 Desember 2018
3
Bali Post/edi
BANDARA - Aktivitas penerbangan di Bandara Ngurah Rai.
Kapasitas Penerbangan Bandara Ngurah Rai akan Dikaji Ulang Mangupura (Bali Post) Pengembangan Rapid Exit Taxiway (RET) di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai dipastikan dapat mengakomodasi lebih banyak pergerakan pesawat. Untuk itu, Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan atau AirNav Indonesia akan
melakukan penghitungan ulang terkait kapasitas penerbangan di bandara ini. Menurut Manajer Perencanaan dan Evaluasi Operasi Air Nav Denpasar Gede Cakra Warsita, saat ini kemampuan penerbangan Bandara Ngurah Rai sebanyak 30 penerbangan per jam. Dengan pengemban-
gan RET, diharapkan bisa menjadi 35 penerbangan per jam. Untuk saat ini, penerbangan reguler jumlahnya sebanyak 29 penerbangan dan ireguler 1 penerbangan. Dijelaskannya, RET merupakan jalan yang menghubungkan landasan pacu atau runway dengan rancan-
SOSOK Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) berkomitmen untuk mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan. Dukungan BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali, dan The Mandalika, Lombok ini dalam bentuk penerapan prinsip-prinsip berkelanjutan di destinasi pariwisata yang dikembangkannya. Hal itu ditegaskan Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer. Menurutnya, komitmen ini dikukuhkan kembali dengan diraihnya beberapa penghargaan, sekaligus pada ajang Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) 2018 dan Tri Hita Karana Awards (THK) 2018. ITDC me-
menangkan penghargaan Hijau-Perak untuk The Mandalika dan menerima penghargaan Pamong Pariwisata Berkelanjutan untuk The Nusa Dua. The Mandalika meraih penghargaan karena memiliki grand design sejak awal sebagai kawasan yang dikembangkan dengan perencanaan sustainable tourism atau sustainable project tourism destination. Demikian juga The Nusa Dua yang secara konsisten menerapkan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan. ‘’Destinasi pariwisata dikelola dengan prinsip-prinsip berkelanjutan, yakni menjaga lingkungan, memberdayakan budaya dan tetap memberikan benefit ekonomi kepada masyarakat sekitar,’’ kata Abdulbar. (edi)
gan sudut yang tajam untuk memungkinkan pesawat yang mendarat dapat segera ke luar dari landasan pacu pada tingkat kecepatan yang masih tinggi untuk masuk ke apron atau pelataran pesawat. Saat ini sudut RET masih di bawah 90 derajat. Sementara sudut RET yang ideal adalah 90
derajat. RET dibuat khusus agar pesawat ke luar dari landasan dengan cepat begitu mendarat dengan kecepatan tinggi. Kalau sekarang pesawat berhenti pelan-pelan. ‘’Kondisi Rapid Exit Taxiway idealnya memang 90 derajat, sehingga lebih mudah memutar. Kalau
kondisinya 30 derajat, itu harus berhenti sebentar, baru bisa berbelok,’’ katanya, belum lama ini. Lebih lanjut dijelaskannya, traffic penerbangan di Bandara Ngurah Rai tiap tahunnya terus meningkat. Rata-rata peningkatan 10 persen. Saat ini Bandara
Ngurah Rai hanya memiliki dua RET, yang dulunya kemungkinan dibuat sebelum ada pesawat berukuran besar. Penambahan RET sangat diperlukan dalam rangka mengakomodasi pergerakan pesawat, sehinggga diharapkan bisa meminimalkan antrean pesawat. (kmb23)
Menurun, Bagi Hasil PHR Badung ke Enam Kabupaten Mangupura (Bali Post) -
Enam kabupaten di Bali yang selama ini turut menikmati Pajak Hotel dan Restoran (PHR) Badung harus berbesar hati. Pasalnya, rasionalisasi akibat pendapatan daerah Kabupaten Badung yang tidak tercapai akan berdampak pada penyisihan PHR yang diterima kabupaten bersangkutan. Bupati I Nyoman Giri Prasta usai sidang paripurna belum lama ini mengatakan, nominal penyisihan PHR akan menurun dari rencana semula. Namun pihaknya akan tetap mengacu pada kesepakatan, yakni 15 persen dari total PHR yang diterima Pemkab Badung dari sektor pariwisata. ‘’PHR akan diberikan sesuai dengan pendapatan Badung. Kalau target yang kita inginkan tercapai, astungkara
itu kita bisa berikan. Kan itu sudah ada persentase, dari semua pendapatan Pajak Hotel dan Restoran ini minimal 15 persen harus kami berikan kepada enam kabupaten secara proporsional,’’ ujarnya. Seperti diketahui, mulai tahun 2017 Pemkab Badung membagikan bantuan penyisihan PHR secara langsung ke enam kabupaten, yakni Karangasem, Klungkung, Bangli, Tabanan, Buleleng dan Jembrana. Sebelumnya
PHR ini dibagikan lewat Pemprov Bali. Lebih lanjut Giri Prasta menyampaikan, menurunnya penyisihan PHR akibat target pendapatan daerah Kabupaten Badung yang belum tercapai, harus dimaklumi bersama. ‘’Sebenarnya tidak ada persoalan apa pun terkait penyisihan PHR tahun ini. Kami sudah murni melakukan kegiatan sesuai dengan regulasi dan sesuai dengan pendapatan,’’ ungkapnya.
Pejabat asal Pelaga, Petang ini menegaskan, APBD defisit adalah belanja yang dirancang tidak sesuai dengan pendapatan yang harus diterima. ‘’Maka saya tegaskan, APBD adalah asumsi, belanja komitmen,’’ tegasnya. Sementara itu, Pemkab Badung juga telah melakukan MoU dengan Pemkab Gianyar pada September lalu yang memberikan sinyal pembagian dana penyisihan PHR juga akan menyasar Gianyar tahun depan. Dengan demikian, hanya Kota Denpasar saja yang nantinya tidak kecipratan penyisihan PHR ini. (kmb27)
Lantik PAW Yonda, Dewan Gelar Sidang Intern Mangupura (Bali Post) DPRD Badung akan mengelar sidang paripurna intern pada Selasa (4/12) besok. Sidang ini dalam rangka melantik I Wayan Suweta sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) I Made Wijaya alias Yonda, anggota DPRD Badung yang terjerat kasus hukum. Langkah tersebut diambil setelah turunnya Keputusan Gubernur Bali Nomor 2359/01-A/HK/2018 tentang Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kabupaten Badung, yang ditandatangani Gubernur Bali Wayan Koster tertanggal 7 November 2018. Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Minggu (2/12) kemarin mengungkapkan, jadwal pelanti-
kan tersebut merupakan keputusan resmi dewan yang diambil melalui rapat paripurna intern. Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, tidak ada niat mengulur-ulur proses PAW. Lambannya keputusan PAW murni lantaran tahapan yang harus diikuti. ‘’Prosesnya memang tidak bisa cepat, karena mekanismenya begitu,’’’ ungkapnya. Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung I Kadek Sudarmaja menyampaikan, semua tahapan telah dilalui hingga terbitnya Keputusan Gubernur tentang peresmian dan pengangkatan PAW. ‘’Dengan terbitnya Keputusan Gubernur, wajib hukumnya untuk segera ditindaklanjuti,’’ tegasnya.
Seperti diketahui, I Made Wijaya atau Yonda tersandung kasus reklamasi liar Pulau Pudut. Hak-haknya sebagai anggota legislatif sudah dicabut sejak 30 Desember 2017. Penyetopan gaji Yonda telah berdasarkan surat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor: 174/3751/OTDA, tertanggal 23 April 2018. Surat yang ditandatangani Direktur Jenderal Otonomi Daerah Sumarsono, itu juga intinya meminta Gubernur Bali segera memproses pemberhentian Yonda sebagai anggota DPRD Badung. Keputusan tersebut berdasarkan putusan pengadilan yang bersangkutan dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana. (kmb27)
Bali Post/edi
GALIAN - Proyek pemasangan pipa di Jalan Darmawangsa, Kampial, Kuta Selatan, mendapat sorotan warga. Tokoh masyarakat Kuta Selatan yang juga Ketua Komisi II DPRD Badung Wayan Luwir Wiana mengungkapkan, bekas galian yang belum diaspal sangat membahayakan pengendara terutama saat hujan. Selain itu, dia berharap instansi terkait memberikan imbauan kepada pelaksana proyek untuk memasang lampu atau rambu-rambu di sekitar proyek sehingga pengendara bisa lebih berhati-hati saat melintas.
90,5 Persen Pengidap HIV/AIDS Usia Produktif Mangupura (Bali Post) Kasus HIV dan AIDS di Badung beberapa tahun terakhir meningkat tajam. Mirisnya, penyakit mematikan ini dominan menyerang usia muda dan produktif, yakni 20-49 tahun. Berdasarkan data yang diperoleh, kasus HIV AIDS hingga Desember 2017 sebanyak 2.902 kasus. Terdiri dari HIV sebanyak 1.738 kasus dan AIDS 1.164 ka-
sus. Namun belum selang setahun, temuan kasus HIV/ AIDS meningkat signifikan. Hingga Oktober tahun ini sudah mencapai 3.152 kasus. Parahnya, kelompok umur yang paling tinggi mengidap yakni 20-49 tahun dengan total sebanyak 2.843 orang atau 90,5 persen. Guna menekan lonjakan kasus HIV/AIDS, Kepala Dinas Kesehatan Badung dr. Gede Putra Suteja mengajak
masyarakat melakukan tes HIV. ‘’Kami mengajak semua untuk melaksanakan tes HIV. Ayo tes HIV,’’ kata dr. Putra Suteja dalam peringatan Hari AIDS Sedunia, Sabtu (1/12) di Puspem Badung. Ajakan tidak hanya untuk mereka yang berisiko tertular HIV, seperti pekerja seks, gay, waria, pengguna narkoba suntik, tetapi juga untuk seluruh masyarakat agar bisa mengetahui status HIV sedini
mungkin. ‘’Semakin banyak masyarakat yang mengetahui status HIV dan mendapatkan pengobatan ARV dini, dalam rangka mewujudkan tercapainya tidak ada infeksi baru HIV, tidak ada kematian akibat AIDS dan tidak ada stigma dan diskriminasi untuk mencapai eliminasi HIV pada 2030 di Kabupaten Badung,’’ terangnya. Sebelumnya, Ketua Pelaksana Komisi Penanggulan-
gan AIDS (KPA) Kabupaten Badung Ketut Suiasa mempelopori tes HIV/AIDS melalui pemeriksaan VCT HIV/ AIDS bagi pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Badung. Wakil Bupati Badung itu mengatakan, hal itu sebagai komitmen pemerintah daerah bersama-sama menangani, mencegah HIV/ AIDS. ‘’Pemeriksaan HIV/ AIDS bagi pejabat di Badung ini sebagai contoh dan pelo-
por bagi masyarakat, bahwa kita berani memeriksakan diri dan mempunyai motivasi untuk hidup sehat,’’ ungkapnya. Menurutnya, jalur penularan terbesar pada usia muda adalah hubungan seksual dan penyalahgunaan napza. Ini tidak terlepas dari kurangnya pengetahuan yang komprehensif tentang HIV dan AIDS baru yang mencapai 21,3 persen. ‘’Hasil
ini perlu mendapat perhatian khusus, bagaimana kaum muda dapat mencegah penularan HIV-AIDS,’’ terangnya. Pemkab Badung telah gencar mensosialisasikan VCT yang dapat diakses di seluruh puskesmas, termasuk mengakses ARV. Layanan VCT dapat dilakukan di Puskesmas Kuta I, Kuta II, Puskesmas Abiansemal I, Mengwi I dan Kuta Selatan. (kmb27)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Senin Paing, 3 Desember 2018
BSA, Sekolah Bertaraf Internasional Derson Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan Sukses Gelar Seminar Mendidik Anak Promosi Doktor Ke-56 PPs Unhi Denpasar
PROGRAM Studi Doktor (Prodi S-3) Ilmu Agama dan Kebudayaan Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (PPs Unhi) Denpasar, Sabtu (1/12), kembali menggelar ujian terbuka Derson, S.Ag., M.Ag. di Gedung Program Pascasarjana Kampus Unhi Denpasar. Promopendus Derson, S.Ag., M.Ag. merupakan Doktor yang ke56 di Program Pascasarjana Unhi Denpasar. Ujian Terbuka Promosi Doktor dipimpin Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.Hum. selaku Ketua Sidang dan selaku Promotor Prof. Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si., D.Phil., KoPromotor Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. serta enam dewan penguji lainnya. Dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor Ilmu Agama dan Kebudayaan Program Pascasarjana Unhi tersebut, Derson membawakan disertasi yang berjudul ‘’Pergeseran Permainan Usik Liau dalam Upacara Wara pada Masyarakat Hindu Kaharingan Suku Dayak Dusun di DAS Barito Selatan Provinsi Kalimantan Tengah’’. Setelah ujian berlangsung selama satu jam, Promopendus dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Derson mengatakan masyarakat Hindu Kaharingan yang berada di daerah aliran sungai (DAS) Barito Selatan Provinsi Kalimantan Tengah memiliki ritual usik liau dalam upacara wara yang wajib untuk dilaksanakan. Hal ini bertujuan agar liau yang berada di Gunung Lummut tempat bersemayam sementara dapat terbebas dari penderitaan dan samsara, sehingga dapat mencapai alam keabadian selama-lamanya.
PROMOSI DOKTOR - Dr. Derson, S.Ag., M.Ag. (tengah) didampingi keluarga berfoto bersama Dewan Penguji seusai Promosi Doktor ke-56 PPs Unhi Denpasar, Sabtu (1/12). Namun, seiring perkembangan dan sosialisasi mendalam, agar zaman permainan usik liau yang tradisi keagamaan permainan usik memiliki makna nilai religius men- liau dalam upacara wara dapat galami pergeseran makna menjadi lestari sampai generasi berikutnya. permainan usik liau profan, identik ‘’Jadikan tradisi keagamaan ini dengan permainan judi. (permainan usik liau - red) sebagai Bahkan, permainan yang tetap aset pendidikan spiritual, sehingga eksis ini acap kali digolongkan seb- keberlangsungannya tetap eksis ke agai perilaku menyimpang karena depannya bagi masyarakat Hindu bertentangan dengan nilai-nilai Kaharingan,’’ tandas dosen Institut agama Hindu dan hukum positif, Agama Hindu Negeri (IAHN) Tamsehingga sering dibubarkan pihak pung Penyang Palangka Raya ini. yang berwajib. Melalui penelitiannya Kepada pemerintah, Derson juga ini, pria kelahiran Tanjung Jawa, 7 berharap agar pemerintah khususMaret 1972 ini berharap agar seluruh nya Pemerintah Daerah Kabupaten stakeholder untuk berkomitmen Barito Selatan lebih peka dalam menjaga dan mempertahankan serta mencermati budaya lokal agar tetap melestarikan budaya lokal agar tidak dijaga keasliannya yang memiliki punah begitu saja. nilai tinggi terhadap pengembangan Kepada generasi muda Hindu pariwisata. Di samping juga perlu Kaharingan diharapkan berperan dilakukan penelitian lebih lanjut aktif dalam upaya menjaga dan lagi agar keberadaan permainan melestarikan budaya-budaya lokal usik liau diketahui oleh berbagai dengan melakukan dokumentasi kalangan masyarakat. (ad034)
Mahasiswa STD Bali Raih Prestasi Nasional
SEKOLAH Tinggi Desain (STD) Bali kembali membuktikan diri sebagai kampus juara dengan berbagai prestasi yang beruntun diraih mahasiswanya. Lembaga ini selalu mendukung mahasiswanya untuk berprestasi dan berani maju dalam kompetisi, baik lokal hingga internasional. Baru-baru ini, dua orang mahasiswa DKV STD Bali, Andy Muhammad Soleh dan Wahyu Wibawa, mengukir prestasi di tingkat nasional. Kompetisi itu adalah Indonesia Footwear Creative Competition 2018 untuk kategori videografi yang diselenggarakan BPIPI Kemenperin (Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia Kementerian Perindustrian). Mereka menyabet dua gelar sekaligus yaitu sebagai juara I dan juara favorit melalui sebuah karya video berjudul ‘’Tuan Sepatu dari Pulau Dewata’’. Tahun ini lomba mengambil tema ‘’Unlocking Local Potential of Footwear Industry’’, mengarah pada bagaimana sebuah karya video dapat menunjukkan potensi-potensi yang ada dalam dunia industri alas kaki lokal. Video tersebut mengangkat profil wirausahawan sepatu dari Bali, Noi Donzapato. Andy Muhammad Soleh dan Wahyu Wibawa berhasil unggul dengan mendobrak konsep-konsep lama sebuah video company profile. ‘’Modal kami adalah berani tampil beda yaitu menyajikan sebuah company profile dengan gaya yang belum pernah ada. Proses berpikir kreatif dimulai dari ide, penulisan narasi, pembuatan storyboard, pengambilan gambar hingga penyuntingan tidak ada kendala, semuanya sudah kami pelajari di kampus,’’ ungkap keduanya dalam sebuah wawancara. Sebelumnya, pada kompetisi yang lain, Pinky Ariani So juga telah membawa nama STD Bali dalam sebuah kegiatan bernama Ekspedisi Jalur Rempah 2018 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Berlokasi di Provinsi Maluku Utara, kegiatan
BALI Star Academy (BSA), sekolah bertaraf internasional ini, Sabtu (1/12) sukses menggelar seminar mendidik anak ‘’Memenangkan Hati Generasi Milenial’’. Sekolah TK, SD, SMP, dan SMA yang berdiri sejak 2006 ini bernaung di bawah Yayasan Berkat Bagi Bali dan Every Nation (Morning Star) Indonesia. Sekolah ini banyak meraih penghargaan nasional dan internasional. Kegiatan seminar dimulai pukul 9.00 Wita bertempat di gedung Sekolah BSA, Jalan By-pass Ngurah Rai No. 447 (seberang Panorama TourDenpasar). Hadir dalam kegiatan ini ratusan orangtua murid dan simpatisan dari seluruh penjuru Bali. Dalam seminar yang ternyata bertepatan dengan ulang tahun Founder BSA Dr. Dedy Ndun, M.Th., CBC. seluruh peserta menyiapkan surprise berupa ratusan bunga mawar dan diserahkan kepadanya secara pribadi. Ditemui usai acara, Dr. Dedy mengungkapkan sekolah ini memang menganggap setiap anak, orangtua dan staf sebagai satu keluarga. Tak heran, di hari jadinya ini banyak sekali orangtua murid mengungkapkan kasih sayang dan mengucapkan terima kasih kepada dirinya. ‘’Kerinduan kami adalah menanam nilai yang benar mengenai konsep mendidik anak. Apalagi menghadapi generasi milenial yang cederung ‘baper’-an ini,’’ kata Dr. Dedy. Seminar yang diadakan di ruang pertemuan utama yang full AC, lengkap dengan alat musik dan sound system serta tiga buah LCD raksasa ini dibuka dengan penampilan siswa-siswi yang terampil bermain musik. Mereka menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tuhan. Mereka juga memimpin para orangtua menghafal kriteria karakter baik yang selama ini dipelajari di sekolah. Salah satu di antaranya patience atau kesaba-
ran. Di lantai atas gedung terdapat ruangan kelas yang full AC. Sejak lama BSA telah menjadi salah satu sekolah bertaraf internasional terbaik di Denpasar. BSA meraih nilai rata-rata hasil UN 2018 peringkat kelima tertinggi di Bali. Prestasi nonakademis juga berhasil diraih sekolah yang menyelenggarakan Kurikulum Nasional 2013 dengan bahasa pengantar bahasa Inggris. Salah satu siswa BSA, Gede Pande Jio Bremahesa, yang masih duduk di kelas 1 SDTK BSA berhasil menyabet juara I renang seDenpasar dan Kuta Selatan dalam dua nomor gaya yang berbeda. Tak kalah dengan Jio, Tabitha, siswi kelas 3 meraih juara II lomba menyanyi se-Bali yang diadakan RRI Denpasar. Siswa kelas 1, Josephine Emma Setiawan, baru-baru ini juga menyandang gelar juara II piano competition se-Bali yang diadakan Tom’s Yamaha. Sementara Sweeta, siswi kelas 9, menjadi salah satu di antara top model Denpasar Hype Fashion Week 2018 setelah sebelumnya menjadi finalis Audisi Peragawan Peragawati. Dan foto model terbaik dalam ajang Top Model Indonesia sebagai juara III dan mewakili Bali dalam babak lanjutan di Jakarta. Tak kalah dari itu, Putu Cinta Wirawan, siswi kelas 5, diundang ke
ajang menyanyi di Filipina mewakili Indonesia untuk festival menyanyi tingkat internasional. Sebelumnya ia lolos ke babak final Asian Dreamerz Kids 2018 di Singapura dan masuk dalam jajaran lima besar (menduduki posisi juara harapan 1 atau peringkat ke-4 di antara seluruh peserta terbaik seAsia). Juga tak terhitung prestasi yang tidak dapat disebutkan satu per satu lainnya seperti sepuluh besar story telling competition seBali dan juara III speech competition yang disabet Angie Prawira, siswi kelas 12. Dedy yang didampingi istri tercinta, Lince Ate, menambahkan anak-anak yang berprestasi itu tidak mungkin bisa dilepaskan dari pembangunan karakter yang terusmenerus dilakukan dengan kerja sama sekolah dan orangtua. ‘’Tidak mungkin memperbaiki buahnya jika kita tidak perbaiki pohonnya atau tidak bisa memperbaiki karakter anak kalau pola pikiran orangtua dan pola asuhnya tidak diubah. Ibaratnya anak adalah buah dan orangtua adalah pohonnya,’’ ujarnya. Ia pun mengundang semua orangtua untuk bergabung di BSA, atau ikut free trial 2-3 hari untuk tahu lebih lanjut terkait sekolah ini. (Hub. Ms. Mita : 081337233852 untuk info alamat lebih lanjut). (ad039)
Konsisten Menjaga Ajeg Bali
The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung Raih Tri Hita Karana Awards
JUARA - Andy Muhammad Soleh dan Wahyu Wibawa meraih juara I sekaligus favorit Indonesia Footwear Creative Compettion 2018. ini melibatkan 100 mahasiswa berprestasi dari seluruh Indonesia. Setelah melalui berbagai seleksi, mahasiswa semester V Prodi DKV ini berhasil terpilih sebagai salah satu peserta dan mengikuti kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat dan berbagai kompetisi selama ekspedisi berlangsung, seperti karya tulis, videografi dan desain media sosial. Pada kesempatan tersebut, Pinky berhasil menyabet juara I kategori media sosial dan hasil karyanya berupa desain logo untuk kelompok musik bambu tradisional ‘’Manuru’’ di Maluku terpilih dan telah resmi mereka gunakan. Ini merupakan bentuk sumbangsih karya desain visual dalam mendukung perkembangan musik tradisional di Indonesia. Prestasi lain diukir salah satu mahasiswa New Media College dari Jurusan Desain Grafis Gde Bagus Perdana Putra yang meraih juara I dalam lomba Wirausaha Muda Kota Denpasar ke-9 tahun 2018 yang diselenggarakn Pemkot Denpasar bekerja sama dengan komunitas wirausaha muda Denpasar. Dengan karyanya berupa sebuah papan
permainan bernama ‘’Liang Game’’, Gde Bagus berhasil unggul di antara 97 peserta lainnya yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, hingga profesional muda. Dengan demikian, bersiaplah untuk berprestasi di kampus juara. Saat ini STD Bali sudah membuka pendaftaran mahasiswa baru TA 2019/2020 untuk jenjang S-1 Desain Komunikasi Visual, Desain Interior dan Fashion Design. Selain itu, tersedia juga jenjang pendidikan profesional 1 Tahun New Media College yang juga telah membuka pendaftaran untuk Jurusan Desain Grafis Multimedia & Animasi, Desain Interior Arsitektur, Hospitality Accounting, Public Relation & Digital Marketing, Accounting & Tax, Secretary & Office Management, Web Programming & Jaringan, dan Fashion Digital Illustration. Informasi tentang pendaftaran dapat dilihat di http://www.std-bali. ac.id/ dan http://newmed.ac.id/ atau Instagram @stdbalidan @newmediacollege, Fanpage FB Sekolah Tinggi Desain Bali atau New Media College Bali, telepon 0361-8955648 dan 03612096093. (ad035)
MELANJUTKAN kesuksesan di tahun sebelumnya dengan mendapatkan medali emas, pada tahun ini The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung berhasil meraih penghargaan medali Emerald di ajang penghargaan Tri Hita Karana Award 2018. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara yang diselenggarkan di Art Centre di Denpasar, Bali, Jumat (30/11). Akreditasi dan Tri Hita Karana Award sendiri merupakan ajang tahunan sebagai pengakuan terhadap perusahaan-perusahaan yang berkecimpung di bidang pariwisata. Tentunya dalam mengikuti dan melestarikan filosofi tradisional Bali serta mempraktikkan hubungan yang harmonis dengan masyarakat, Tuhan dan lingkungan. Budaya ini diperoleh dari kepercayaan spiritual Bali yang mengangkat mengenai keharmonisan kehidupan. Akreditasi Tri Hita Karana dikelola Yayasan Tri Hita Karana Bali yang mana didukung penuh pemerintah Bali dan didedikasikan untuk mengangkat komitmen hotel, bisnis pariwisata dan organisasi lainnya dalam melestarikan budaya Bali. ‘’Ini menjadi bukti konsitensi kami untuk terus memberikan perubahan positif pada properti dan khususnya melestarikan budaya Bali. Tidak melulu komersial,
PENGHARGAAN - The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung berhasil meraih penghargaan medali Emerald di ajang penghargaan Tri Hita Karana Award 2018. bisnis, kini adalah soal seimbang dan supportive terhadap kehidupan sekitar, Tuhan, manusia dan tentu lingkungan,’’ kata General Manager The ONE Legian Eka Pertama. Operation Manager Hotel Vila Lumbung Wayan Suada mengatakan, melalui program Corporate Social Responsibility yang terjadwal dan terarah, kepedulian dan keharmonisan terhadap Tuhan, manusia serta lingkungan bisa terbentuk. Ini yang secara rutin digerakkan oleh Hotel Vila
Lumbung ke karyawan dan tamu. The ONE Legian dan Hotel Vila Lumbung merupakan properti berbintang 4 dengan lokasi strategis di Legian & Seminyak. Berada di area populer di Bali, keduanya memiliki nuansa yang berbeda. Legian dengan keramaian dan gemerlap keriuhan malam, sedangkan Seminyak yang santai dan tenang. Dilengkapi dengan fasilitas seperti ruang pertemuan, waterfall pool, sky pool dan sports bar yang cocok untuk dijadikan akomodasi dan venue acara. (ad036)
Unhi Denpasar Resmikan Griya Sehat Ayurweda
Dirangkai dengan ”International Conference’’ dan Penandatanganan ”Bali Declaration on Ayurveda and Traditional Healthcare’’
REKTOR Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. akhirnya secara resmi meresmikan Griya Sehat Ayurweda Unhi Denpasar, Jumat (30/11). Peresmian dihadiri langsung Menteri Ayurveda, Yoga, and Homoepathy (AYUSH) India H.E. Shri Shripad Y. Naik dan seluruh akademisi Unhi Denpasar. Griya Sehat Ayurweda Unhi Denpasar ini akan menjadi pilihan alternatif masyarakat Bali dan dunia untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tradisional. Sebab, Griya Sehat Ayurweda ini mengombinasikan pengobatan Ayurweda dengan Usada Bali dengan beberapa jenis pengobatan. Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. mengatakan fasilitas Griya Sehat Ayurweda sepenuhnya didukung ICCS India dan kurikulum yang ada merupakan kombinasi Ayurveda dan Usada Bali. Griya Sehat Ayurweda ini memiliki dua fungsi. Selain sebagai griya sehat juga tempat pendidikan dikaitkan dengan program studi kesehatan tradisional yang satu-satunya dimiliki Unhi Denpasar, yakni Program Studi Ayurveda. ‘’Saya kira satu-satunya program studi kesehatan tradisional
di Indonesia yang dilengkapi dengan fasilitas hampir sama dengan rumah sakit pendidikan adalah di Unhi Denpasar,’’ ujar Prof. Damriyasa. Sebagai catatan, Prof. Damriyasa mengatakan pengobatan di Griya Sehat Ayurweda bersifat tradisional, sehingga metode pengobatannya berbeda dengan rumah sakit modern dengan obat medis. ‘’Intinya, kami ingin menghidupkan sistem pengobatan tradisional yang lebih banyak menggunakan obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang sifatnya untuk mencegah dan memberikan kekebalan tubuh agar masyarakat tidak mudah sakit,’’ tandasnya. Peresmian Griya Sehat Ayurweda dirangkai dengan Seminar Internasional yang mengangkat tema ‘’International Conference on Ayurveda and Traditional Healthcare in Southeast Asia: An ASEAN Umbrella of Shared Heritage’’. Seminar yang mengangkat tentang pengobatan tradisional dan baru pertama kali diadakan di Bali ini menghadirkan 24 narasumber dan melibatkan 150 peserta dari 8 negara di dunia. Kegiatan seminar ini berlangsung selama dua hari, yaitu 30 November - 1 Desember 2018. Selain itu, para peserta seminar
TANDA TANGANI - Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. didampingi Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. menandatangani ‘’Bali Declaration on Ayurveda and Traditional Healthcare’’ di Gedung Rektorat Kampus Unhi Denpasar, Sabtu (1/12). Deklarasi ini ditandatangi oleh 24 peserta seminar dari 8 negara se-Asia Tenggara.
DIRESMIKAN - Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. yang dihadiri Menteri AYUSH India, H.E. Shri Shripad Y. Naik meresmikan Griya Sehat Ayurweda Unhi Denpasar, Jumat (30/11) lalu.
juga melakukan penandatanganan ‘’Bali Declaration on Ayurveda and Traditional Healthcare’’, Sabtu (1/12). Di mana deklarasi yang ditandatangani 24 peserta dari 8 negara se-Asia Tenggara tersebut, salah satunya menyatakan sistem pengobatan tradisional yang memiliki pendekatan holistik menawarkan manfaat yang lebih
negara-negara maju ketersediaan tumbuh-tumbuhan bahan obat itu terbatas. Namun, di Bali sendiri, tidak hanya kaya dengan sumber daya alam bahan-bahan obat tradisonal, melainkan juga kaya ilmu pengetahuan. Bali banyak memiliki lontar-lontar usada yang perlu digali dan dikembangkan. Tentunya dalam hal tersebut,
baik, efektif dan jangka panjang yang juga tanpa efek samping. Prof. Damriyasa mengatakan deklarasi ini menyatakan kesepakatan untuk mengembangkan pengobatan tradisional sebagai salah satu penanganan kesehatan. Dalam kesempatan tersebut, dijelaskan alasan pihaknya mengembangkan pengobatan tradisional di Bali karena di
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
universitas mempunyai tugas untuk menggali, mengembangkan, dan mengkaji secara ilmiah. ‘’Inilah peran utama kami di Universitas Hindu Indonesia. Oleh karena itu, kami selalu concern dan menjadi unggulan kami adalah program studi atau Fakultas Aryurveda yang berbasis usada Bali,’’ pungkasnya. (ad030)
Senin Paing, 3 Desember 2018
daerah
SD Raj Yamuna Gelar Seni Akhir Pekan Bali Mandara Nawanatya III
SD Raj Yamuna menggelar acara gelar seni akhir pekan Bali Mandara Nawanatya III pada Jumat (30/11). Dalam pementasan ini, SD Raj Yamuna mengambil konsep Tri Hita Karana (THK). Ada 130 anak sekolah Raj Yamuna yang terlibat dalam pementasan tersebut. Kepala SD Raj Yamuna Ni Made Suarni, S.Pd. mengatakan, THK memberikan pembelajaran dari usia dini untuk memahami hubungan dengan manusia, hubungan dengan lingkungan, dan semua ini akan menjadi budaya. ‘’Nawa Natya ini adalah kegiatan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Kebetulan Sekolah Raj Yamuna diberikan kesempatan untuk mengisi acara pertama kali di Nawa Natya ini,’’ ujarnya. Budaya yang adiluhur sepenuhnya ditanamkan dari sejak usia dini agar mereka memahami bahwa mereka harus melestarikan warisan budaya seperti mawirama dengan melantunkan puja dan puji kehadapan Tuhan Yang Mahakuasa. Dalam konsep filosofi madokin telah dirancang tahapan untuk menuju sukses. Ini akan digarap dalam sebuah tarian kebesaran Raj Yamuna berupa tari Nawasanga, yang diawali dengan berdoa, belajar,
GELAR SENI - SD Raj Yamuna menggelar acara gelar seni akhir pekan Bali Mandara Nawanatya III pada Jumat (30/11). berencana, berani, berkorban, bekerja keras, berkiprah, bernilai, berhasil. ‘’Anak-anak zaman sekarang terlalu asyik dengan dunianya masing-masing sehingga mereka lupa dengan lingkungan. Nah itu kembali dengan penanaman budaya karakter, kami kemas dalam tari kontemporer THK,’’ bebernya. Sebagai hubungan dengan sesama, SD Raj Yamuna menampilkan budaya nusantara, sebuah tarian tradisional dari daerah Minangkabau yaitu tari Rantak serta dari Sunda berupa tari Ginjring. Dalam babak terakhir, ditampilkan tarian tradisional Meong-meong sebagai warisan nenek moyang yang harus dilestarikan dan
tidak akan punah. ‘’Permainan walaupun ada perbedaan tetap ada kebersamaan, inilah budaya Bali yang adiluhur,’’ ungkapnya. Penampilan ini menampilkan aktivitas dan kreativitas Raj Yamuna. Sesuai dengan konsep pendidikan di Raj Yamuna yaitu Tri Hita Karana. Dengan konsep THK, ia memberikan konsep penanaman pada anak-anak untuk bisa berhubungan dengan Tuhan, menjaga hubungan dengan orangtua, guru, dan teman. Siswa juga diberikan penanaman konsep menjaga lingkungan, menjaga kebersihan lingkungan di rumah, di sekolah, bisa membuang sampah pada tempatnya. (ad040)
Gung Putri
Cukup Besar, Potensi Radikalisme di Kalangan Terdidik PARA mahasiswa yang berniat untuk mengatasi radikalisme di kalangan kampus tak boleh terjebak pada jargon dan slogan belaka. Mereka harus bersedia untuk melakukan pendekatan dari hati ke hati dan berinteraksi langsung dengan masalah yang dihadapi. ‘’Sebab, radikalisme sendiri berkembang dengan sentuhan hati. Menyangkut keyakinan paling dalam dari seseorang baru kemudian disebarkan melalui media sosial,’’ kata anggota Komisi VIII DPR-RI I Gusti Agung Putri Astrid Kartika, Sabtu (1/12), pada Seminar Nasional Gelora Kebangsaan yang diadakan Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) di Universitas Udayana, Denpasar. Menurutnya, radikalisme tidak bisa diatasi dengan pidato-pidato, upacara maupun pengerahan massa. Radikalisme, kata politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Gung Tri ini, juga harus dipahami mahasiswa sebagai gejala yang terjadi dalam masyarakat luas. Artinya, mahasiswa pun harus mau untuk terjun ke dalam masyarakat sebagai medan perjuangannya. Gung Putri menambahkan, potensi radikalisme di kalangan terdidik seperti mahasiswa memang cukup besar. Apalagi bila lapangan kerja justru makin menyempit, sehingga pengangguran intelektual makin banyak. Radikalisme seolah-olah
SEMINAR - I Gusti Agung Putri Astrid Kartika M.A. (kanan) bersama hakim Mahkamah Konstitusi I Dewa Gede Palguna, S.H., M.Hum. dalam Seminar Kebangsaan di Auditorium Universitas Udayana, Sabtu (1/12). memberi jalan keluar untuk melakukan suatu hal yang berarti bagi hidup mereka. Mengenai akan adanya Peraturan Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi yang membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) khusus untuk mengatasi radikalisme, menurut Gung Putri, hal itu harus disambut baik. Namun lembaga itu jangan dianggap sebagai penyelesaian masalah dan menimbulkan birokrasi baru di kampus. ‘’Jangan sampai ini malahan menjadi ajang perebutan jabatan di kalangan mahasiswa,’’ tegasnya mengenai lembaga yang rencananya juga akan melibatkan organisasi
Tepergok, Maling Helm Dikeroyok Massa
Mangupura (Bali Post) Aksi komplotan maling helm, Ilham Muhammad (23) dan Roni (30), tergolong nekat. Pasalnya, mereka masuk ke areal parkir SMA Negeri 1 Kuta di Jalan Dewi Saraswati, Seminyak, Kuta, Badung, Jumat (30/11) dan mereka mencuri helm. Alhasil perbuatan mereka dipergoki dan dihajar massa. ‘’Mereka sampai nyemplung ke got saat dikepung warga. Setelah anggota Polsek Kuta tiba di TKP, mereka baru berani naik ke jalan,’’ kata Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Putu Ika Prabawa seizin Kapolsek AKP Teuku Ricki, Minggu (2/12) kemarin. Kronologinya, menurut mantan Kanitreskrim Polsek Denpasar Barat ini, Isabel Divya Giorgiana Walewangko (17) dan Made Intan Nabela Cahyani (16) pukul 07.00 Wita memarkir sepeda motornya di TKP. Isabel menaruh helmnya di spion sepeda motor, sedangkan Intan menggantung helmnya di bawah sadel. Selanjutnya mereka masuk ke kelas. ‘’Korban baru tahu helmnya hilang pukul 12.00 Wita,’’ ujarnya. Ternyata kedua pelaku yang beralamat di Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat ini diduga telah memantau TKP sebelumnya. Begitu melihat helm korban, mereka langsung beraksi. Tapi sayang, perbuatan pelaku tersebut dipergoki warga. ‘’Setelah menerima laporan kejadian ini, anggota Polsek langsung ke TKP. Pelaku langsung diamankan, termasuk barang buktinya. Kedua pelaku dibawa ke Polsek untuk diproses hukum lebih lanjut,’’ tegas Iptu Ika. (kmb36)
ekstra kampus tersebut. Seminar yang diikuti ratusan mahasiswa itu diawali dengan ceramah kunci yang disampaikan oleh hakim Mahkamah Konstitusi I Dewa Gede Palguna, S.H., M.Hum. Ia menegaskan bahwa Pancasila merupakan ideologi yang telah disepakati oleh para pendiri bangsa. Terpenting dipahami, Pancasila lahir dari paham kebangsaan yang menyadari kemajemukan bangsa dari segi agama, budaya, etnis dan lainlain. Hal inilah yang harus terus diingatkan kepada generasi muda agar tidak terjebak pada paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila. (ad041)
5
Curi BBM, Lima Pegawai SPBU Ditangkap
Banyuwangi (Bali Post) Gaji besar tak membuat lima pegawai SPBU di Dusun Kedungringin, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar puas. Kelimanya harus berurusan dengan polisi setelah kedapatan mencuri bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di tempatnya bekerja. Tak tanggung-tanggung, premium yang dicuri mencapai 28 jeriken, totalnya 1.302 liter. Minyak itu dicuri secara bertahap, lalu dijual ke sejumlah penadah yang juga pengecer BBM. Lima pegawai nakal itu masing-masing Endik (42), Supriyanto (63), Tri Lestari (33), Nizar (43), Edi Susanto (35), seluruhnya warga Desa Kedungrejo Kecamatan Muncar. Selain lima pelaku, polisi juga menangkap satu pelaku lain, Sugiyono (35), warga Desa Kedungrejo, Muncar. Pria ini berperan sebagai penadah premium curian. ‘’Kasus ini kita bongkar, Jumat (30/11) malam. Berawal dari penyelidikan polisi,’’ kata Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratista, Minggu (2/12) kemarin. Perwira yang mengawali karier di Polda Bali ini menambahkan, penyelidikan berawal dari dipergokinya Pendik, warga Muncar yang mengangkut tiga jeriken premium, sekitar pukul 21.00 WIB, Jumat malam. Merasa
curiga, polisi membuntuti pria ini. Ternyata, dia berhenti di sebuah jalanan sepi, tak jauh dari SPBU. Di situ, Ismail, warga setempat sudah menunggu. Dia juga membawa tiga juriken premium masing-masing berisi 30 liter. Polisi langsung menyergapnya. Ternyata, di lokasi juga ditemukan Endik, warga Muncar, sebagai pembeli BBM curian tersebut. Begitu disergap, Endik langsung bernyanyi. Dia mengaku mendapatkan BBM curian dari oknum pegawai SPBU. Tanpa pikir panjang, polisi langsung menyergap lima pegawai SPBU yang masih berada di lokasi SPBU. ‘’Di lokasi kita temukan lagi puluhan juriken premium yang siap dijual,’’ jelas Panji. Dari keterangan lima pegawasi SPBU ini, polisi
Bali Post/ist
AMANKAN - Polisi mengamankan barang bukti BBM hasil pencurian di SPBU Kedungringin, Muncar, Banyuwangi. mendapat pria yang diduga penadah BBM curian tersebut. Dialah Sugiyono. Polisi langsung menciduk pria ini di rumahnya. Kepada penyidik, oknum pegawai SPBU itu berdalih mencuri premium ketika SPBU sudah tutup. Setiap liternya dibeli seharga Rp 7.000, lalu dijual kembali seharga Rp 7.800 per liter. ‘’Jadi, satu juriken rata-rata untung Rp 20.000. Modusnya,
Tari Rejang Renteng Massal
Iringi Prosesi ”Melaspas’’ Bale Kulkul Banjar Legian Kelod Mangupura (Bali Post) Usai dilakukan pemugaran, Bale Kulkul Banjar Legian Kelod, Desa Adat Legian, Sabtu (1/12) di-pelaspas. Suasana magis terlihat mengiringi prosesi upacara tersebut. Selain diawali dengan penampilan tari Rejang Renteng massal oleh ratusan PKK Banjar Legian Kelod, prosesi ini juga diwarnai karauhan beberapa warga. Terutama saat prosesi menaikkan Kulkul Duwe untuk di-linggih-kan di bale kulkul yang baru usai dibangun tersebut. Upacara diawali mendak tirta lan padagingan di Geria Ida Rsi Legian, yang kemudian iringan mapeed disambut tari Rejang Renteng massal 220 ibu anggota PKK Banjar Legian Kelod. Tarian yang dibawakan ratusan PKK ini memadati sepanjang Jalan Legian yang sempat ditutup sementara guna kelancaran prosesi tersebut. Menariknya tidak hanya warga lokal, ada juga warga asing yang turut berpartisipasi membawakan tarian tersebut. Rangkaian kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Badung yang diwakili Kadisdikpora Badung Ketut Widia Astika.
Bali Post/edi
TARI - Ratusan PKK ketika menarikan tari rejang renteng dalam acara pemelaspasan Bale Kulkul Banjar Legian Kelod, Desa Adat Legian, Sabtu (1/12). Ketua Panitia Karya Wayan Puspa Negara ditemui di sela-sela kegiatan mengungkapkan, pamelaspasan dan ngalinggihang Ida Batara Kulkul di Bale Kulkul ini diawali dengan tarian Rejang Renteng massal. Dikatakan, ini sebagai satu prosesi yang diyakini untuk memperkuat persatuan dan kesatuan warga di Banjar Legian Kelod. Dengan difungsikan kembali Bale Kulkul setelah proses permugaran sejak
16 Mei lalu, ini diharapkan bisa menjadi alat komunikasi kepada masyarakat dalam berbagai dimensi. ‘’Ini memberikan makna, bahwa kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas persatuan dan kesatuan masyarakat di Legian Kelod. Dengan malinggih-nya Ida Batara Kulkul, ini sebagai spirit dan kekuatan persatuan dan kesatuan kami di Banjar Legian Kelod yang telah menyatu dalam satukesatuan,’’ ujarnya.
Hari Ini, Hasil ”Assesment’’ Calon Sekda Tabanan Diumumkan
Tabanan (Bali Post) Penjaringan kandidat calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tabanan terus berlanjut. Rencananya, Senin (3/12) ini hasil seleksi kompetensi manajerial oleh Puspenkom diumumkan. Untuk selanjutnya pihak penitia seleksi (pansel) akan melakukan tahapan seleksi lanjutan yakni rekam jejak yang dijadwalkan ulang pada 4 Desember dan penulisan makalah serta presentasi pada 6 Desember. Setelah tahapan seleksi keseluruhan rampung, barulah nanti dari empat calon sekda mengerucut menjadi tiga besar dan hasilnya dibawa ke Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kepala BKPSDM I Wayan Sugatra, Minggu (2/12) kemarin, membenarkan hasil seleksi kompetensi manajerial empat calon sekda sudah turun. ‘’Sudah, besok (Senin ini - red)
diumumkan. Hasil tes masih di tangan ketua pansel,’’ ucapnya. Meski hasil seleksi kompetensi manajerial atau tes assesment sudah diumumkan, namun pansel belum menerapkan sistem gugur. Artinya keempat calon sekda masih memiliki kesempatan hingga akhir tahapan seleksi. ‘’Tes assesment tidak menggugurkan, melainkan pemetaan untuk kompetensi. keempat peserta lanjut ke tahap selanjutnya,’’ terangnya. Untuk tes rekam jejak yang akan diikuti keempat calon sekda, lanjut Sugatra, mekanismenya menggunakan penilaian dengan pola 360 derajat, yakni atasan bawahan dan level sejawat, di mana masing-masing calon pernah bertugas. ‘’Itu diwawancara oleh pansel untuk dapat info valid dari masing-masing calon,’’ ucapnya. Setelah itu terlewati barulah menuju ke tahap seleksi penulisan
makalah dan presentasi. Tema yang akan diberikan oleh pansel misalnya visi dan misi serta target perencanaan ke depan. Dan ditargetkan seluruh tahapan seleksi akan rampung sebelum Desember 2018, karena seluruh proses tahapan menggunakan anggaran APBD 2018. Dikatakan Sugatra, jika pansel sudah mendapatkan tiga besar, maka bupati akan segera membawa hasilnya ke KASN. ‘’Jika sudah lengkap dan baru kita bawa ke KASN untuk mendapat persetujuan dan rekomendasi. Jika sudah disetujui barulah kita akan memilih yang terbaik dari tiga besar itu. Yang terpenting sekali sekda itu harus memiliki integritas dan loyalitas tinggi,’’ jelasnya. Pihaknya juga yakin pansel akan objektif, sehingga hasilnya nanti sesuai dengan harapan. (kmb28)
Tabrak Alat Berat, Pemotor Tewas
Mangupura (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas berujung maut terjadi di Jalan Darmawangsa, depan Perum Puri Kampial, Kuta Selatan, Sabtu (1/12). Seorang pengendara motor (pemotor) I Wayan Agus (20) meregang nyawa setelah menabrak eskavator (alat berat) yang parkir pinggir jalan. Kasatlantas Polresta Denpasar AKP Adi Sulistyo, Minggu (2/12) kemarin, menyampaikan kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 00.15 Wita. Saat itu korban hendak pulang ke rumahnya di wilayah Benoa, Kuta Selatan dengan mengendarai sepeda motor. Kuat dugaan korban dalam pengaruh minuman keras sehingga tidak fokus saat mengendarai motornya. Setibanya di TKP, korban menabrak alat berat yang sedang parkir. Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka yakni dagu robek, telinga dan hidung mengeluarkan darah. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit tetapi nyawanya tidak bisa diselamatkan. ‘’Dugaan awal korban kurang hati-hati saat mengendarai sepeda motor. Kami masih menunggu hasil visum dari rumah sakit,’’ beber AKP Adi Sulistyo. (kmb36)
BBM diambil saat SPBU tutup dan sepi. Lalu, jurikennya disembunyikan di area SPBU,’’ imbuh Panji. Selain puluhan juriken BBM, polisi menyita 15 galon berisi premium dan 3 unit motor yang digunakan mengangkut BBM bersubsidi tersebut. ‘’Para pelaku dikenai wajib lapor. Mereka dijerat dengan UU No. 22/2001 tentang Migas,’’ katanya. (udi)
Bali Post/kmb28
SELEKSI - Empat calon Sekda Tabanan tetap kompak saat menjalani tahapan seleksi oleh pansel.
Adapun tinggi Bale Kulkul ini, kata Puspa Negara, 13,9 meter dan pembangunannya menghabiskan biaya sebesar Rp 750 juta dari bantuan hibah Bupati Badung. Tidak hanya itu, selama pemugaran juga dilakukan perbaikan wajah depan balai banjar yang menghabiskan dana secara keseluruhan yaitu Rp 1,2 miliar. ‘’Anggaran selain dari bantuan pemerintah juga dari swadaya masyarakat dalam bentuk punia dan partisipasi pelaku usaha di sekitar lingkungan Legian Kelod,’’ ungkapnya. Kelian Suka Duka Banjar Legian Kelod Nengah Rena berharap dengan selesai dibangunnya bale kulkul tersebut semangat persatuan krama terus semakin terjalin sehingga tercipta suansana paras paros selulung sebayantaka. Demikian juga sumbangsih masyarakat tetap berjalan sesuai harapan dalam mendukung pembangunan di Legian Kelod. Karena suara kulkul inilah sebagai pemersatu memanggil krama dalam berbagai kegiatan maupun pertemuan. Hal ini juga sekaligus sebagai benteng pelestarian adat budaya dan agama di daerah pariwisata. (k150/kmb23)
Atasi Serangan Hama
Warga Desa Mundeh Kauh Berburu Tupai
Tabanan (Bali Post) Banyak cara dilakukan warga untuk bisa mengatasi serangan hama yang terjadi di desanya. Seperti yang dilakukan warga Desa Mundeh Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Minggu (2/12) kemarin. Mereka menggelar lomba yang cukup unik yakni berburu semal (tupai). Kegiatan ini serangkaian HUT STT Banjar Puncak Sari di Desa Mundeh Kauh. Perbekel Desa Mundeh Kauh I Nyoman Sada Adi Astawa menjelaskan, semal merupakan ‘’musuh’’ masyarakat setempat lantaran kerap memakan buah durian, kelapa dan manggis di kebun warga. Untuk meminimalisir serangan yang juga dikenal sebagai hama tersebut, ada gagasan mengemas lomba berburu semal. ‘’Berburu semal juga dilakukan serangkaian HUT STT Banjar Puncak Sari,’’ ujarnya. Kata dia, lomba berburu semal ini diikuti 25 orang peserta yang merupakan warga Desa Mundeh Kauh. Dan yang berhasil mendapat semal terbanyak atau sebagai pemenang akan mendapatkan penghargaan. ‘’Kegiatan berlangsung dari pagi sampai siang,’’ imbuhnya. Selain itu, karena menjadi hama yang merugikan petani di Desa Mundeh Kauh, setiap bulan, komunitas tupai di desa setempat rutin menggelar lomba berburu semal. Karena jika terus dibiarkan tidak ada pergerakan, maka petani akan sangat merugi dan kewalahan memanen hasil kebun. ‘’Banyak hasil kebun seperti buah kelapa dan manggis, sebelum buahnya masak sudah dimakan, dan ini terus berhari-hari,’’ ucapnya. Menurutnya, kegiatan ini sama halnya dengan kegiatan berburu tikus yang menjadi hama petani padi. Hal serupa pun dilakukan di Desa Mundeh Kauh. Apalagi wilayahnya berbatasan dengan hutan lindung, sehingga diprediksi populasi tupai berjumlah ribuah lebih yang setiap hari menyerbu kebun milik warga. ‘’Jika dibiarkan petani akan rugi, buah manggis, duren dan lainnya dijatuhkan sebelum masak,’’ pungkasnya. (kmb28)
OPINI
6
Senin Paing, 3 Desember 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Bersinergi Selamatkan Desa Pakraman
KEBERPIHAKAN pemerintah daerah terhadap desa adat kini diuji. Kasus OTT terhadap ‘’petugas’’ desa adat di Tirta Empul adalah puncaknya. Bupati Gianyar merelakan kasus tersebut dibawa ke ranah hukum. Sementara Gubernur dan wakil rakyat di DPRD Bali, MUDP dan komponen terkait di Pemda Bali mencari solusi agar kasus tersebut diselesaikan secara adat. Alasan pembelaannya sangat sederhana. Ke depan siapa yang menjaga peradaban kita di desa adat, kalau OTT selalu menghantui aparat dan krama yang selama ini menjadi pelaku dan penjaga budaya? Pertanyaan ini sering terdengar ketika tantangan menjaga desa adat makin banyak. Salah satunya diakibatkan lemahnya keberpihakan kita terhadap desa adat. Namun sebagai krama Bali wajib hukumnya kita mengawal desa adat dan peradabannya. Kita tentu tak boleh abai apalagi mengingkari tanggung jawab kita menjaga tradisi dan tanggung jawab ‘’tradisional’’ kita menjaga budaya Bali. Sadar atau tidak, bahwa banyak keuntungan ekonomis yang dinikmati pemilik modal yang berinvestasi di Bali. Ini tentu dampak dari ajegnya budaya Bali. Apakah investasi mereka di Bali akan menarik jika budaya Bali kehilangan pendukungnya. Apakah mereka bisa menikmati keindahan Bali dan taksu Bali ketika penduduk asli Bali terpinggirkan karena lemah daya tahannya secara ekonomi? Deretan pertanyaan ini kini sering terdengar juga diperdebatkan. Kita menyadari bahwa Bali banyak punya pemikir dan tokoh adat, namun sering kali mereka tak sejalan dalam melakukan aksi. Lemahnya komunikasi dan terbatasnya ruang untuk berdiskusi membuat banyak komunitas di Bali larut dengan kesibukannya masing-masing. Padahal, untuk mengatasi masalah kekinian Bali kita memerlukan sinergi dan berkomunikasi. Ruang untuk itu harus dibudayakan. Dalam konteks ini, kita harus membangun kesadaran baru bahwa menjaga budaya dan peradaban Bali harus menjadi tujuan kita bersama. Dalam hal ini, desa adat sebagai ruang untuk mendedikasikan kehidupan kepada alam dan budaya Bali harus dipastikan tetap terjaga. Kita harus berada di barisan depan untuk menjaga dan membentengi desa adat kita dari berbagai kepentingan terselubung. Hukum adat haruslah tetap dihormati oleh semua pihak yang hidup di Bali. Kekuasaan dan pendekatan politik dalam mendegradasi hak-hak adat, hak-hak tradisional manusia Bali haruslah dieliminir dengan membangun tanggung jawab moral menjaga Bali. Pendekatan hukum formal dalam menindak masalah adat, apalagi merupa keputusan adat tetap harus dicarikan titik temu. Jangan sampai ada intervensi berlebihan yang akhirnya memicu keresahan di kalangan masyarakat adat. Untuk itu, hukum adat di Bali haruslah dihormati oleh siapa pun. Dalam konteks pemberdayaan adat untuk pewarisan budaya, kesejahteraan dan terjaminnya regenerasi manusia Bali, maka para tokoh Bali, akademisi, birokrat, pemimpin Bali dan politisi Bali haruslah punya pemahaman yang sama. Para tokoh Bali harus membangun komunikasi. Jangan sampai komunikasi terhalang oleh kekuasaan, kedudukan dan kekayaaan. Para tokoh Bali harus siap meluangkan waktu untuk berdiskusi dan mencari solusi mengatasi masalah kekinian Bali. Tentu akan ironis jika ada penduduk Bali justru membuka ruang bagi percepatan kehancuran alam, tradisi dan peradaban Bali. Kesadaran menjaga Bali layak dibangun mengingat ke depan Bali akan berhadapan dengan masalah serius. Tak hanya dari sisi keseimbangan alam, tetapi juga makin tak terkendalinya penduduk pendatang.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Pemberdayaan LPD dan Toko Berjaringan Desa Pakraman
Saya mendukung rencana Gubernur Bali Wayan Koster agar desa pakraman memiliki toko berjaringan. Ini tentu gagasan yang perlu dijabarkan lebih lanjut, dan mendapat payung hukum yang jelas. Sebagai sebuah badan usaha desa pakraman, tentu toko berjaringan bagi desa pakraman akan sangat membantu. Ada baiknya ide ini segera dijabarkan dalam bentuk percontohan, sehingga desa pakraman lainnya bisa menirunya. Saya juga sempat membaca di harian Bali Post, bahwa kini penghasilan umat Hindu 32-35 persen digunakan untuk keperluan ritual, budaya dan adat. Ini tentu bisa digarap sebagai peluang ekonomi jika desa pakraman mau mengelolanya. Setidaknya pasar yadnya di tingkat desa pakraman layak dibentuk. Ini untuk memberikan peluang kerja kepada masyarakat desa dalam menyiapkan sarana upakara. Saya berharap gagasan ini direspons DPRD Bali dengan melakukan koordinasi lebih intensif. Jika perlu buatkan regulasinya untuk membuktikan keberpihakan DPRD Bali pada pemberdayaan desa pakraman. Saya juga berharap dalam pembentukan toko modern milik desa adat ini mendapat dukungan modal dari Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Jangan LPD yang langsung membentuk atau memiliki usaha ini. Modal bisa diberikan sebagai bentuk penyertaan atau saham kepada badan usaha desa pakraman. Mudah-mudahan gagasan ini terwujud, sehingga perputaran ekonomi dan peluang kerja di desa pakraman makin terbuka. Mudah-mudahan gagasan-gasaan yang cerdas untuk menjaga Bali, termasuk membangun daya saing perekonomian krama Bali bisa dijabarkan secara lebih nyata. Putu Sudarmi Gianyar, Bali
Desa Adat Menguatkan Hukum Adat Konsep negara hukum seakan menjadi mantra sakti bagi negara-negara maju di dunia. Sebutan negara hukum atau dengan sebutan lain, seperti the rule of law, rechtstaat, nomocracy, I’etat de droit, l’Estado de derecho, lo Stato di dirito, meyakinkan warga negara dan dunia arti penting hukum dalam kehidupan manusia yang beradab dalam berbangsa dan bernegara. Di bawah terma negara hukum, program-program demokrasi, HAM, good gevernance bergema dalam agenda pembangunan hukum nasional. Negara hukum menjadi promosi harmonisasi hukum negara dengan keberlakuan hukum masyarakat yang tidak tertulis (hukum adat), yang memiliki konstitusionalitas dan mendapat legalitas dari UU Desa yang merupakan turunan dari Ps 18B ayat (2) dan Ps 28I ayat (3) UUD (perubahan).
Oleh
Supartha Djelantik engakuan keberadaan “kesatuan-kesatuan politik tradisi, susunan asli dan hak-hak asal-usul” di mana pengakuan itu bukan sekadar sesuai dengan bunyi pasalpasal UU atau konstitusi, melainkan tersirat kehendak pengakuan yang tulus, menyeluruh menurut esensi-esensi hukum masyarakat yang dielaborasi dalam pembangunan hukum nasional yang sedang berlaku atau yang akan diberlakukan dalam kebijakan hukum nasional yang mencerminkan arah pembangunan hukum tertulis dan tak tertulis, dalam pengembangannya sesuai dengan Pancasila. Maka hukum yang dibentuk adalah hukum yang sarat nilai etika-moral Pancasila yang berfungsi sebagai ideals of legality, standard of conduct, as a tool of social engeneering dan as a facility on human interaction. Jadi hukum dibentuk berlandaskan moral hukum yang sarat nilai, berkesadaran interaktif sehingga setiap orang mampu berkomunikasi dengan orang lain melalui hukum. Hukum berfungsi secara optimal sebagai instrumen integrasi sosial, dan pendorong perubahan menuju kehidupan masyarakat yang adil, aspiratif, dan mensejahterakan. Selain itu, susunan asli itu
dapat dianggap sebagai daerah yang bersifat otonom (istimewa), maka perlakuan terhadapnya tentulah bersifat istimewa pula. Artinya, kesatuan-kesatuan territorial dan sistem kelembagaan yang mengaturnya tidaklah dapat diperlakukan sama pada setiap daerah kesatuan teritorial lain. Dengan demikian, pengaturan itu mengandung sifat asimetris dalam pelaksanaan otonomi daerah atau otonomi desa. Otonomi adalah kedaulatan dari susunan (asli) tersebut untuk mengatur tentang struktur, kewenangan dan kelembagaan daerah atau desa adat yang berbeda di setiap kabupaten/kota, berbeda antara satu desa adat dengan desa adat lainnya. Karenanya, sesuatu aturan yang datang dari luar “susunan asli” itu hendaklah relevan dengan tatanan “susunan asli” dan di sisi lain aturan susunan asli itu tidak bertentangan dengan hukum yang lebih tinggi. Kalaupun aturan-aturan baru tersebut ingin diberlakukan kedalam tatanan “susunan asli” itu, pemberlakuannya mestilah atas izin pendukung “susunan asli” itu sendiri atau setidaknya menyesuaikan dengan kearifan yang dianut oleh masyarakatnya. Dalam suasana kemajemukan
budaya masyarakat, hukum yang berlaku untuk seluruh wilayah akan bisa menciptakan tirani akibat konstruksi kepastian hukum dari UU yang pembentukan hukum (in concreto) selalu terjadi dengan judgements, yaitu keputusan-keputusan yang infiltratif tidak terlepas dari pertimbanganpertimbangan yang bersifat extralegal dengan cara-cara menyertakan fakta-fakta sosial yang berlaku di suatu masyarakat. Demikian halnya dalam pembentukan hukum dalam masyarakat adat yang beragam. Ada dua perspektif nalar hukum tentang desa adat yang saling bertautan, yaitu (1) di satu sisi desa adat adalah pranata sosial-budaya, politik, hukum, ekonomi dan adatistiadat masyarakat hukum adat, penanda keberadaan (eksistensi) masyarakat adat, di mana mereka membangun dan mengembangkan sistem ketatadesaan dan hukumnya sendiri yang disusun dalam awig-awig yang berdasarkan nilainilai THK yang diyakini sebagai pembentuk budaya, hukum (awigawig) yang memuat ketentuan pidana (adat), perdata, sanksi adat dan sanksi sosial, membentuk pararem sebagai pelaksanaan awig-awig dengan syarat-syarat yang berkenaan adanya larangan atau kebolehan, sanksi dan pak-
saan, sekalipun awig-awig tidak tertulis tapi ditaati oleh warganya, dan akhirnya membentuk budaya negara hukum berlatar budaya Bali. (2) Negara memiliki kedaulatan untuk mengatur dan mengurus masyarakat berdasarkan UU, di mana masyarakat hukum adat (Desa Adat) diatur melalui UU Desa, ke depan dapat diarahkan membangun Negara hukum melalui penguatan budaya hukum lokal. Bukan Salah Bunda Mengandung Desa memiliki peran strategis dan menjadi tulang punggung rajaraja pada masa kerajaan. Kemudian pada tahun 1854, Pemerintah kolonial Belanda mengeluarkan Regeeringsreglement yang merupakan cikal-bakal pengaturan tentang daerah dan Desa. Dalam pasal 71 (pasal 128.I.S.) menegaskan tentang kedudukan Desa, yakni: Pertama, bahwa Desa yang dalam peraturan itu disebut inlandsche gemeenten atas pengesahan kepala daerah (residen) berhak untuk memilih kepalanya dan pemerintah desanya sendiri. Kedua, bahwa kepala Desa itu diserahkan hak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri, dengan memperhatikan peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh gubernur jenderal atau dari kepala daerah (residen). Dalam ordonansi itu juga ditentukan kepala desa dan anggota pemerintah desa diangkat oleh penguasa yang ditunjuk untuk itu. Kepala Desa Bumiputera diberikan hak mengatur dan mengurus rumah tangganya dengan memperhatikan peraturanperaturan yang dikeluarkan oleh gubernur jenderal, pemerintah wilayah dan residen atau pemerintah otonom yang ditunjuk dengan ordonansi. Desa diberi wewenang: (a) memungut pajak di bawah
Tabanan ”Agrotechno Park”, Perubahan Paradigma Pertanian
SENGAJA diberi judul seperti itu, karena beberapa hari yang lalu seorang teman dari Tabanan datang mengajak saya untuk mendiskusikan sebuah pemikiran tentang Agrotechno Park. Sebuah harapan agar Agrotechno Park segera terwujud di Tabanan sebagai daerah yang kaya akan potensi pertanian. Seketika saya ingat kunjungan ke beberapa Agrotechno Park atau Techno Park dalam kerja sama penelitian di luar negeri, seperti di Jepang, Jerman, dan Australia. Dalam benak saya terpikir bahwa saat ini Agrotechno Park sangat banyak diperbincangkan orang, bahkan di beberapa daerah di Indonesia sudah mengklaim memilikinya, sehingga beberapa pihak sudah mengunjunginya untuk studi banding. Banyak hal ingin diraih dari Agrotechno Park ini, mulai dari pengembangan teknologi, tempat latihan bagi para petani andalan, sampai pada tujuan pariwisata. Demikian pula Kabupaten Tabanan, kabupaten yang dikenal dengan sebutan lumbung beras juga nampaknya tertarik atau ditarik untuk mengembangkan Agrotechno Park. Agrotechno Park kalau diartikan dalam bahasa Indonesia sebagai Taman Teknologi Pertanian. Taman bermakna kumpulan dari suatu yang indah, sesuatu yang menarik yang bisa untuk promosi yang bisa untuk belajar, sampai yang bisa untuk berwisata. Jadi Taman Teknologi Pertanian itu adalah semacam show room-nya teknologi di bidang pertanian, sehingga di taman itu tersedia berbagai paket teknologi yang bisa diterapkan oleh para petani. Pertanian pada dasarnya
Oleh
Prof. Dr. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc. adalah mata pencaharian atau usaha, karenanya pertanian harus dikelola dengan managemen yang baik yang meliputi managemen produksi, manajemen hasil/ pengolahan hasil/kemasan, dan managemen pasar. Pertanian mutlak membutuhkan pasar. Kalau ada pasarnya, apan pun bisa dibuat, teknologi apa pun bisa diadopsi dan dikembangkan. Banyak usaha pertanian yang ujungnya hanya mencari pasar tradisional dan sangat sedikit yang mampu menerobos segmen pasar baru, pasar yang sedang tumbuh yang memerlukan bahan-bahan baru, bentuk baru, dan sebagainya. Hal-hal seperti inilah yang semestinya dapat ditampilkan pada Taman Teknologi Pertanian tersebut. Tabanan sangat potensial jika memang ingin mengembangkan Agrotechno Park. Berbagai keunikan dan kekhasan di bidang pertanian dapat ditampilkan untuk mengisi dan memberi ruang bagi masyarakat untuk belajar memahami pertanian secara lebih komprehensip dan lebih dalam. Beras Bali Taun atau Cicih atau beras merah merupakan varietas padi unggulan Kabupaten Tabanan yang rasanya enak, gurih, pulen dan kaya akan vitamin, serta antioksidannya. Sangat potensial sebagai komoditas premium jika dikelola dengan baik dan dicarikan segmen pasar baru. Tetapi varietas padi ini sudah semakin langka, karenanya tugas Agrotechno Park lah menunjukkan teknologi pelestarian dan pengembangannya, termasuk menunjukkan segmen
pasar yang mesti dituju. Siklus dari bibit, produksi, sampai pasar mesti dikemas dalam paket teknologi yang bisa ditawarkan dan diajarkan. Potensi buah-buahan termasuk buah-buahan langka, sayur-sayuran, bunga, tanaman hias, termasuk ternak dan lainnya sangat banyak ada di Tabanan, dan petaninya terkenal sangat tekun. Jadi peran penting Agrotechno Park adalah menjadi tempat informasi perkembangan teknologi pertanian, tempat pelestarian jenis-jenis tanaman langka sebagai sumber genetik yang patut dikembangkan, tempat memamerkan dan memberi bimbingan teknologi pertanian mulai dari teknologi produksi sampai teknologi pasar, serta tempat promosi dan wisata pertanian. Karenannya Agrotechno Park Tabanan mesti menampilkan teknologi terbaru di bidang perkebunan kopi, kakao, vanili, manggis dan buah-buahan lainnya yang khas Tabanan, serta sayuran termasuk rebung tiying Tabah, bunga, jamur, ternak sapi, dan lainnya. Tentu harus dimulai dari komoditas yang paling memungkin. Teknologi dimaksud adalah teknologi pembibitan dan produksi, teknologi pupuk, teknologi pengairan, pengolahan hasil, maupun teknologi pasar yang terutama diperuntukkan bagi bimbingan dan pelatihan para petani (pengusaha pertanian) andalan. Untuk memenuhi fungsi sebagai taman (park) dan menjadi tujuan wisata, maka Agrotechno Park mesti ditata memenuhi pola arsitektur pertamanan (lanscape) dan ada atraksi-
atraksi yang menarik pengunjung untuk datang, seperti misalnya kuliner yang menyajikan olahan hasil-hasil pertanian setempat yang memenuhi standar, baik pengolahannya maupun penyajiannya. Agroetchno Park kalau dikelola dengan baik dapat menghasilkan pendapatan (income generating). Di era teknologi kreatif seperti saat ini, anak-anak muda milenial mestinya juga dapat berinovasi dan berkreativitas di bidang pertanian. Pertanian Bali bukan pertanian biasa, karena memiliki keterbatasan lahan (kepemilikan lahan petani), tetapi memiliki potensi pengembangan berbasis teknologi dan sinergi dengan pariwisata yang besar yang tidak dimiliki oleh daerah-daerah lainnya. Selama ini pemenuhan kebutuhan bahan-bahan pertanian termasuk bunga banyak didatangkan dari luar Bali. Termasuk juga bahanbahan yang diperlukan dalam upacara agama/adat Bali juga datangnya dari luar Bali. Disinilah diperlukan cara-cara bertani yang lebih kreatif guna menghasilkan produk-produk baru yang dicari pasar. Tabanan yang mempunyai potensi pertanian yang cukup, sudah semestinya dapat memanfaatkan peluangpeluang teknologi dan pasar di era digital ini. Agrotechno Park hanya merupakan salah satu alternatif yang dapat membantu pengembangan inovasi dan kreativitas di bidang pertanian. Agrotechno Park dapat menjadi sesuatu yang dapat mengubah paradigma pertanian, bahwa menjadi petani itu keren.
pengawasan tertentu; (b) di dalam batas-batas tertentu menetapkan hukuman terhadap pelanggaran atas aturan Desa. Kehadiran Belanda yang awalnya hanya berdagang lambat laun masuk wilayah kekuasaan, menyelenggarakan segala urusan pemerintahan, dan membangun sistem kekuasaan sampai ke tingkat desa. Tanggal 3 Februari 1906, lahirlah peraturan desa untuk Jawa dan Madura yang dimuat dalam Staasblad 1906 No. 83, diubah dengan Staablad 1910 No. 591, Staadblad. 1913 No. 235 dan Staadblad, 1919 No. 217 dikenal dengan nama Islandsche GemeenteOrdonnantie (IGO). Dalam penjelasannya, Bijblad 6567 disebutkan bahwa ketetapan-ketetapan dalam Ordonnantie yang mengatur kewajiban dan hak kekuasaan pemerintah Desa baik berdasarkan hukum ketataprajaan maupun berdasarkan hukum perdata. Desa (Dinas) yang secara formal dihadirkan oleh Pemerintah Hindia Belanda tahun 1903 dengan kekuasaan mengeluarkan UU desentralisasi, menciptakan Dewan-dewan lokal yang mempunyai wewenang membuat peraturan tentang pajak dan urusan-urusan bangunan, dan secara berangsur dibentuk provinsi dan kabupaten sebagai daerah otonom. Untuk mengatur Desa di Jawa dan Madura diberlakukan IGO berdasarkan stbl 1906 No.83 dan untuk di luar Jawa dan Madura diberlakukan IGOB stbl 1938 No.490 jo Stbl 1938 No. 681 yang melahirkan dualisme pengaturan Desa, kemudian Jepang menerbitkan Osamu Seirei No.7 Tahun 2604 (1944). Penulis, Pendukung Penegakan Pengakuan dan Penghormatan Desa Adat (P4DA). Pengajar pada Fakultas Hukum Universitas Warmadewa
POJOK Promblema kependudukan di Bali, desa hanya dihuni manula. - Waspada manusia Bali. *** Indonesia fokus siapkan generasi milenial tanggap teknologi. - Tanggap perang teknologi. *** Jalan subak di Sukawati dirancang menjadi objek wisata baru. - Di Bali jalan pun jadi objek wisata.
Penulis, Kepala UPT Lab Sumberdaya Genetika dan Biologi Molekuler, Universitas Udayana
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7 TABANAN Ribuan Umat Ikuti Ritual ”Wana Kertih” di Pura Luhur Pekendungan Senin Paing, 3 Desember 2018
Tabanan (Bali Post) Ribuan krama pangerob dan pangemong Pura Luhur Pekendungan, Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Sabtu (1/12) lalu antusias ngaturang ayah dan nangkil pada puncak karya agung wana kertih dan pamelaspasan di Pura Kahyangan Jagat tersebut. Ritual wana kertih tersebut adalah yang kali pertama dilangsungkan di Pura Luhur Pakendungan. Prawartaka Karya dari Jero Pandak I Gusti Bagus Damara menjelaskan, upacara wana kertih di Pura Luhur Pekendungan adalah bagian dari tatanan upacara yadnya sad kertih yang terdiri dari atman kertih, jana kertih, wana kertih, danu kertih dan jagat kertih. Sedangkan upacara pamelaspasan dilaksanakan sehubungan telah rampungnya renovasi Pura Patok yang
berada di areal Alas Pingit Pura Luhur Pekendungan. Pelaksanaan upacara wana kertih, kata Damara, melibatkan seluruh pangempon pangarep dari Puri Kediri, Jero Pandak, sameton pemangku, lima desa adat pangarep yaitu Desa Adat Kedungu, Desa Adat Beraban, Desa Adat Pandak Gede, Desa Adat Pandak Bandung dan Desa Adat Kediri serta desa adat pangempon lainnya sajebag Kediri dengan jumlah total 23 desa adat. Rangkaian karya dimulai sejak Soma Kliwon Wariga atau 26 November lalu berupa prosesi nuwasen karya, nyukat genah dan ngadegan tapini. Sementara acara puncak karya yang bertepatan dengan Tumpek Uduh digelar prosesi mendem padagingan, pangerapuh, wana kertih, panyegjeg, pangingkupan, melaspas palinggih
dan panyengker caru dasar rsi gana dan pancak sanak. ‘’Seluruhnya di-puput oleh Ida Pedanda Gde Keniten dari Geria Jumpung, Desa Timpag,’’ jelasnya. Sementara itu, Pamucuk Prawartaka Karya Wana Kertih dan Pamelaspasan yang juga panglingsir Puri Kediri A.A. Ngurah Gede Panji Wisnu mengatakan upacara wana kertih di Pura Luhur Pakendungan memang baru pertama kali dilaksanakan, setelah mendapat petunjuk dari orang suci berdasarkan Purna Sad Kertih dan Lontar Pancawati. Menurutnya, upacara tersebut bertujuan agar berbagai merana atau hama yang sering merugikan krama subak di wilayah desa adat pangempon Pura Luhur Pekendungan maupun subak lainnya di Kabupaten Tabanan, dapat di-linggih-kan
atau ditempatkan di palinggih yang ada di Alas Pingit, sehingga tidak menyebar ke mana-mana. ‘’Jadi, upacara wana kertih ini bertujuan mengharmoniskan alam dan ekosistem secara sekala dan niskala, sehingga memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat banyak,’’ ucapnya. Mengingat pentingnya upacara ini, rencananya upacara serupa akan dilaksanakan setiap 30 tahun. Sementara itu, Asisten I Setda Kabupaten Tabanan I Wayan Yatnanadi menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya karya agung tersebut. Upacara itu adalah implementasi Tri Hita Karana khususnya upaya pelestarian seluruh sumber daya alam. ‘’Sangat tepat sekali digelar, apalagi upacara ini untuk menjaga keseimbangan bhuana alit dan bhuana agung,’’ jelasnya. (kmb28)
Bali Post/bit
RITUAL - Salah satu rangkaian ritual wana kertih yang dilangsungkan di Pura Luhur Pekendungan.
BULELENG
8
Senin Paing, 3 Desember 2018
Undiksha Gelar Wisuda Ke-57
Optimis, Lulusan Mampu Bersaing Hadapi Revolusi Industri 4.0 UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha) menggelar wisuda ke-57, Jumat (30/11) lalu. Wisuda itu dikuti 447 wisudawan dari jenjang Diploma 3, Sarjana, Magister termasuk Doktor. Para lulusan ini diyakini mampu bersaing menghadapi revolusi industri 4.0. “Kalau saya berani mengatakan, alumni Undiksha ini sudah critical ranking. Dalam artian mereka mampu memecahkan persoalan, terlebih menghadapi revolusi industri 4.0,” ujar Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. optimis. Rektor asal Kabupaten Badung ini menyampaikan, saat mengenyam pendidikan, para wisudawan itu juga diberikan program kurikulum kreatif melalui pemberikan pengetahuan pengembangan diri. Selain itu, ada pula penerapan pendidikan kolaboratif. Salah satunya digenjot penguasaan bahasa asing. Undiksha, dalam upaya peningkatan bahasa asing itu bekerja sama dengan lembaga pendidikan di luar negeri. “Pendidikan karakter pun menjadi prioritas. Maksudnya, karakter dalam arti luas. Lulusan tidak hanya sopan dan juga santun. Mereka juga berani mengambil tanggung jawab,
berpikir visioner, adaptif, memiliki kepekaan sosial dan juga budaya. Kurikulum itu memang sengaja kita rancang. Dengan cara itu yakin para alumni kita punya integritas yang baik,” sebutnya. Pendidikan karakter itu sambungnya tercermin dari visi dan misi Undiksha yang mengelaborasi ajaran Tri Hita Karana dalam bangunan program dan kegiatannya. Keseluruhan napas dari pengembangan akademik kampus diarahkan pada penanaman dan implementasi pendidikan karakter sebagai tujuan pembangunan pendidikan nasional. “Melalui sejumlah kelebihan itu, alumni kami pasti mampu bersaing. Sekarang banyak sekali alumni yang bisa diterima dalam pekerjaan, dalam artian tidak pada kualifikasi akademiknya. Paramater itu menegaskan lulusan Undiksha itu bisa bersaing di mana-mana. Salah satunya dilihat karena ada kelebihan dalam hal kepribadiannya,” jelasnya. Kepada semua wisudawan, diharapkan tidak langsung berpuas diri. Tetapi mereka harus senantiasa terus mengembangkan diri mewujudkan segala potensi agar menjadi SDM Unggul, menjadi para Pendidik Unggul,
dalam rangka mewujudkan Generasi Emas 2045. “Kami ingin generasi ini bisa mendukung pembangunan Indonesia ke arah yang lebih baik,” imbuh mantan Wakil Rektor II Undiksha ini. Prosesi wisuda yang berlangsung di Auditorium Undiksha ini juga dinobatkan lulusan terbaik dari seluruh jenjang. Program S-3 diraih Dr. Ni Made Rai Wisudariani dari Jurusan Pendidikan Bahasa dengan IPK 3,91 predikat sangat memuaskan. Program S-2, Ulan Sari, M.Pd., dari Jurusan Bimbingan Konseling dengan IPK 3,86 predikat pujian. Sementara dari S-1 diraih Made Sugi Antara dari Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dengan IPK 3,86 predikat sangat memuaskan dan dari D-3 diraih Imanuel Joel Soumokil, A.Md., Jurusan Budidaya Kelautan dengan IPK 3,81 predikat pujian. Joel Soumokil mengaku sangat bangga mengenyam pendidikan di universitas yang memiliki delapan fakultas ini. Berbagai pengalaman telah berhasil diraih. Salah satunya PKL di Thailand. “Kalau tidak kuliah di sini, mungkin saya tidak bisa seperti itu,” tuturnya bangga. (ad038)
DIWISUDA - Sebanyak 447 lulusan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja mengikuti wisuda ke-57, Jumat (30/11) lalu.
Bali Post/kmb38
TANAM ANGGREK – Kagama Universitas Gadjah Mada bersama warga dan komunitas pencinta anggrek menanam ratusan bibit anggrek di Hutan Amerta Jati Catur Desa Adat Dalem Tamblingan, Kecamatan Banjar, Sabtu (1/12).
Kurangi Pengambilan Anggrek di Dalam Hutan Pembibitan Harus Dilakukan Secara Masif
Singaraja (Bali Post) – Bertepatan hari Tumpek Wariga, Sabtu (1/12), sekitar 300 batang bibit anggrek native Bali ditanam di kawasan hutan lindung yang disucikan Krama Catur Desa Adat Dalem Tamblingan, Kecamatan Banjar, yakni Hutan Amerta Jati. Penanaman itu bahkan sudah yang kedua kalinya setelah April 2018 lalu dilakukan pihak yang sama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama UGM) bersama warga dan juga komunitas pencinta anggrek. Kalau pembibitan dilakukan secara masif maka akan mengurangi warga mengambil anggrek dari dalam hutan itu sendiri. Koordinator penanaman Dina Adriani mengatakan, alasan melakukan aksi sosial di kawasan hutan lindung Tamblingan karena sejak awal merintis kegiatan ini, tokoh dan masyarakat adat di sini melindungi populasi anggrek native Bali secara masif. Termotivasi kesadaran itu, pihaknya sepakat bersama keluarga alumni mendukung dan menggalakkan terus penanaman anggrek di habitat aslinya itu. Wujud dukungan dan kepedulian dengan cara urunan membeli bibit anggrak sabanyak 400 batang bibit yang terdiri dari delapan spesies yakni Vanda Helvola,
Vanda Tricolor Var.Suavis, Maleola Baliensis, Tricogoliths Celebica, Dendroneum Stuposum, Dendroneium Inmflatum, Soenorchis Juncifolia dan Phpiopesilum Javanicum. Dari sekian banyak spesies itu, Dina menyebut ada satu atau dua spesies anggrek yang ditanam di habitat aslinya itu termasuk langka. Gerakan penanaman ini lebih kepada edukasi terhadap kelangsungan spesies anggrek di dalam hutan. Apalagi, belakangan ini upaya pengambilan anggrek di habitat aslinya masih terjadi, sehingga kalau perilaku ini tidak disadarkan maka spesies anggrek di hutan
akan terancam punah. ‘’Untuk mengurangi pengambilan anggrek di hutan, warga atau komunitas pencinta anggrek bisa membudidayakan di lahan pertanian,’’ ujarnya. Gerakan ini dapat memberikan pemahaman terkait simbol dan fungsi spesies anggrek dari hutan. Fungsinya bisa jadi belum banyak yang tahu. Sebab, anggrek itu sejatinya berperan utama dalam proses penyerbukan tanaman. Proses penyerbukan itu bermanfaat untuk usaha tani masyarakat itu sendiri. Semakin banyak anggrek yang berbunga maka wangi bunga anggrek itu akan mengundang berbagai serang-
ga. Nah kemudian serangga itu menyebarkan melalui penyerbukan tanaman apakah itu kopi, jeruk, dan tanaman hurtikultura lainnya. Ketua Tim 9 Catur Desa Adat Dalem Tamblingan Jro Putu Ardana mengatakan, gerakan penanaman dan sumbangan bibit anggrek oleh keluarga alumni UGM itu dipercaya dapat menumbuhkan sikap jengah masyarakat lebih peduli menjaga dan melestarikan anggrek native Bali. Dari aksi ini, pihaknya termotivasi menjaga dan juga melestarikan anggrek di dalam hutan lebih masif dari yang dilakukan selama ini. Mendukung gerakan itu, Ardana mengusulkan agar pembibitan anggrek di luar hutan semakin banyak dilakukan. Dengan cara ini, dirinya yakin kalau pembibitan sudah banyak dan dilakukan secara masif maka hal itu dapat mengurangi perilaku pengambilan anggrek dari dalam hutan. (kmb38)
Penuhi Permintaan Pasar Ekspor
Petani Diajarkan Budi Daya Kopi Organik
DI PENGUJUNG tahun 2018, Pemkab Buleleng menghelat Buleleng Coffee Festival (Bulcofest). Kegiatan itu untuk memperkenalkan potensi budi daya dan meningkatkan akses pasar produk kopi di Buleleng. Agenda itu dipusatkan di Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Sabtu (1/12). Selama ini produksi kopi Buleleng masih perlu digenjot dan pengolahannya perlu ditingkatkan. Untuk itu, event ini dihelat sebagai upaya menggalakkan petani menanam kopi, sehingga produktivitas meningkat dan petani mampu menciptakan ragam olahan kopi dan memperluas akses pasar. Lalu bagaimanakah kiat-kiat efektif yang perlu diprogramkan sehingga kualitas dan produktivitas kopi Buleleng semakin meningkat? Kepala Dinas Pertanian (Distan) Buleleng Nyoman Genep mengatakan, Bulcofest ini digulirkan bekerja sama dengan Junior Chamber Internasional (JCI) Buleleng. Selama ini kontur tanah perkebunan kopi di daerahnya sangat mendukung untuk pengembangan
budi daya kopi. Seperti keberadaan kopi Banyuatis di Kecamatan Banjar dan Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan sudah terkenal berkualitas. Aroma kopi di sana spesifik. Karena itu banyak orang menyatakan rasa kopinya nikmat, namun masih ada juga di desa lain-
nya. Tetapi khusus produksi kopi di dua desa itu sudah mampu menembus pasar asing (ekspor). Hanya produktivitasnya belakangan ini masih kecil, sehingga keunggulan itu belum mampu memberikan keuntungan lebih besar, kepada petani itu sendiri. ‘’Kopi kita sudah dikenal luas. Bahkan sudah ada yang diekspor. Hanya masih perlu ditingkatkan lagi kualitasnya. Kita terus berupaya mengenalkan potensi budi daya kopi, dengan cara mengajarkan kepada petani mengolah kopi menjadi ragam produk olahan dan membuka akses pasar. Sektor itu perlu kita fasilitasi,’’ katanya. Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng menambahkan, untuk meningkatkan produktivitas kopi itu, pemerintah telah memprogramkan mem-
bantu petani dalam menggeluti lebih optimal usaha tani mereka. Ini dilakukan dengan cara mengalokasikan dana, baik dari APBD, APBD Provinsi dan mengusulkan bantuan ke pemerintah pusat. Salah satunya disiapkan bibit kopi unggul. Di samping itu, melalui peran Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) digulirkan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT). Dengan cara itu keberadaan kopi itu terus ditingkatkan. Sementara untuk memenuhi permintaan kopi di pasar ekspor, petani diajarkan membudidayakan kopi organik. Gerakan itu didukung dengan cara pengolahan yang baik. Dengan cara itu kualitas kopi memenuhi permintaan pasar asing. ‘’Petani kita anjurkan memakai pupuk organik. Teknik budi dayanya juga harus mengarah ke sana
(budi daya kopi organik red). Jika model seperti itu semakin banyak dilakukan petani kita, maka produktivitas kopi akan naik utamanya untuk orientasi pemasaran ke luar negeri. Dengan cara itu sangat berpeluang meningkatkan pendapatan petani kita,’’ jelasnya. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, budi daya kopi di daerahnya terus digenjot. Alasannya, usaha tani kopi memiliki pasar tinggi baik dalam negeri maupun di luar negeri. Dalam budi daya kopi tidak saja fokus meningkatkan produktivitas saja. Akan tetapi, petani harus mau berinovasi dalam mengolah kopi menjadi ragam produk berkualitas yang tidak sama dengan produk di daerah lainnya. ‘’Sejalan dengan kebijakan 2019 fokus di pertanian. Salah satunya budi daya
kopi itu terus kita tingatkan. Bisa saja nanti kader PKK membuat olahan makanan dengan bahan dasar kopi, sehingga tidak saja terpaku pada satu jenis produk saja.
Dengan kreativitas produk maka akan dapat menciptakan peluang pasar dalam meningkatkan kesejahteraan petani kopi,’’ katanya. (mud)
Bali Post/kmb38
COFFEE FESTIVAL – Dinas Pertanian menggelar Buleleng Coffee Festival (Bulcofest) dipusatkan di Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, akhir pekan lalu.
GIANYAR
Senin Paing, 3 Desember 2018
9
37,9 Persen Pengidap HIV/AIDS dari Kelompok Umur 20-39 Tahun Gianyar (Bali Post) Kampanye bersama mengenai pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS memang perlu untuk digalakkan oleh semua komponen. Terlebih, penularan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Gianyar sudah cukup tinggi. Data komulatif hingga Juni tahun ini, tercatat ada temuan 1.429 kasus HIV/AIDS di kawasan seni ini. Berdasarkan data perkembangan kasus HIV/AIDS yang terjadi di Kabupaten Gianyar mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada periode 1987-Juni 2017 di Kabupaten Gianyar secara komulatif tercatat sebanyak 1.244 kasus menjadi 1.429 kasus pada Juni 2018. Ini berarti ada peningkatan 185 kasus. Pengidap HIV/AIDS ini berasal dari berbagai kelompok umur dan sekitar 37,9 persen terjadi pada kelompok umur 20-39 tahun. Penyebabnya hampir 76,5 persen karena hubungan heteroseksual atau berganti-ganti pasangan. Menurut Sekretaris II Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Gianyar A.A. Gede Agung Suardana, B.Sc., pemerintah terus berupaya untuk memutus angka kasus HIVAIDS. Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia (HAS) 2018, katanya, Pemkab Gianyar menggelar kegiatan pencegahan di areal Car Free Day (CFD) Taman Kota Gianyar, Minggu (2/12) kemarin. Kegiatan yang mengusung tema ‘’Saya Berani, Saya Sehat’’ ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian seluruh masyarakat terhadap HIV/ AIDS. ‘’Kepedulian itu bisa dilakukan dengan berani mengakses layanan kesehatan, melakukan test HIV dan melanjutkan dengan pengobatan ARV sedini mungkin, jika terdiagnose HIV,’’ katanya.
Serangkaian peringatan HAS 2018 di Kabupaten Gianyar, dilaksanakan pemasangan spanduk KIE Hari AIDS Sedunia di tujuh kecamatan dan 13 puskesmas. Pada Sabtu (1/12) lalu, digelar kampanye Hari AIDS se-Dunia di seluruh kecamatan oleh KSPAN tingkat SMP dan SMA/SMK dengan pembagian stiker dan brosur, pemberian bantuan sembako bagi ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS), acara kepedulian HAS bersama Yayasan Kryasta Guna dan Yowana Padang Tegal Ubud di Central Parkir Monkey Forest Ubud, dan puncak peringatan dipusatkan di areal CFD Taman Kota Gianyar. Suardana berharap peringatan HAS 2018 ini diharapkan memperkuat komitmen masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. ‘’Ya, tentu berani melakukan tes HIV, karena di seluruh puskesmas dan rumah sakit di Gianyar memiliki layanan HIV/AIDS termasuk tes HIV. Selanjutnya, wajib melakukan pengobatan ARV bila diketahui positif HIV,’’ tegasnya. Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Gianyar I Wayan Suardana, S.Sos., M.AP. mengatakan, berdasarkan data penularan HIV sebagian besar terjadi melalui hubungan seks berisiko, seperti hubungan seks dengan banyak pasangan dan menggunakan jarum suntik yang tidak steril pada kalangan pengguna narkotika. ‘’Penularannya sebagian besar menyerang usia produktif yaitu 20-39 tahun, karena maraknya perilaku seks bebas dan penyalahgunaan narkoba pada kalangan remaja dan kelompok usia produktif. Jika hal tersebut dibiarkan begitu saja, maka yang terjadi adalah hilangnya generasi muda,’’ katanya mengingatkan.(kmb35)
JOGGING TRACK - Sejumlah warga menikmati pemandangan asri di sekitar jogging track di wilayah Desa Sukawati, Minggu (2/12) kemarin.
Jalan Usaha Tani di Sukawati Dirancang Jadi Objek Wisata Baru
Gianyar (Bali Post) Bermodal panorama persawahan, Pemerintah Desa Sukawati kini membuka jalan usaha tani di Wilayah Subak Landep Desa Sukawati sebagai objek wisata baru. Areal jogging track berupa jalan melingkar sepanjang 1,5 kilometer itu mulai dibuka untuk umum, Minggu (2/12) kemarin. Guna mendukung dibukanya objek wisata baru tersebut, pihak desa juga menyiapkan sejumlah penunjang seperti tempat selfie. Perbekel Desa Sukawati Dewa Gede Dwi Putra mengatakan, tujuan awal pembangunan jogging track ini adalah memperbaiki jalan usaha tani di wilayah Sukawati. Pasalnya, kondisi sebelumnya memang rusak, sempit dan becek saat musim hujan. Namun setelah dis-
urvei, ternyata jalan ini berpotensi dikembangkan sebagai tempat olahraga sekaligus objek wisata baru. “Kami lihat ini berpotensi untuk objek wisata baru. Terlebih, Desa Sukawati saat ini sedang melangkah menjadi desa wisata,” ujarnya. Dwi Putra menambahkan, di sepanjang jalan usaha tani ini dilengkapi dengan lima spot selfie, tiga bale bengong, serta lima set tempat duduk. Semua itu dianggarkan melalui dana desa yang nilainya sekitar Rp 443 juta lebih. Jalan melingkar ini mulai dikerjakan sekitar empat bulan lalu. “Lokasinya masih asri, sehingga sangat layak sebagai pilihan sehat keluarga untuk berolahraga santai dengan nuansa rekreasi alam yang menawan,” terangnya. Dwi Putra mengatakan, akses
dari jalan utama jaba Pura Ulun Carik ke selatan telah tertata dengan jalan paving yang cukup lebar. Selanjutnya, sepanjang jalur melingkar telah dibeton. Untuk memudahkan pengunjung mencari lokasi tersebut, sebuah papan nama dipasang cukup tinggi di pintu masuk. Ke depan, jalur jogging track akan diperpanjang hingga perbatasan Desa Sukawati dengan Desa Ketewel. Agar semakin dikenal, pihaknya mengaku sudah menjajaki beberapa vila yang ada di wilayahnya. “Diharapkan agar mereka menambahkan jogging track ini dalam paket wisata selama tamu menginap,” ujarnya. Mengenai kebersihan, kata Dwi Putra, pihaknya berharap masyarakat pengguna fasilitas ini bisa menjaga bersama-sama. Dampak
lain dari dibukanya akses olahraga rekreasi ini adalah bangkitnya usaha kecil masyarakat. Terutama warga yang tinggal dekat lokasi, mulai membuka warung. “Saat ini sudah ada dua warung yang buka,” katanya. Peresmian kemarin ditandai dengan pengguntingan pita, kemudian masyarakat desa diajak menelusuri jalan di antara hamparan sawah. Di pengujung acara, para undangan yang hadir melakukan pelepasan bibit ikan ke sungai yang disediakan oleh Karang Taruna Putra Persada. Sungai ini nantinya diharapkan bisa dijadikan arena lomba mancing dan wisata air. “Kami akan evaluasi setelah enam bulan ke depan. Sejauh ini respons dan antusias masyarakat cukup bagus,” tegasnya. (kmb35)
Jalan Jebol di Taro Jelang Akhir Tahun Diperbaiki Tahun Depan Gianyar (Bali Post) Jebolnya dua jalan utama di seputaran Desa Taro, Kecamatan Tegallalang mendapat perhatian serius Dinas Pembangunan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Gianyar. Pemerintah juga memastikan satu ruas jalan akan mendapat perbaikan pada tahun 2019 mendatang. Sementara satu ruas lainnya yang jebol pada Jumat (30/11) dinihari lalu, juga diusulkan diperbaiki tahun depan. Di samping itu juga akan dibuatkan jalur alternatif sementara, untuk mengantisipasi kekhawatiran kecelakaan bila melewati jalan yang amblas. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gianyar Nyoman Nuadi mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan ruas jalan di Desa Taro. Pengecekan dilakukan pada dua titik jalan utama yang jebol. “Kondisinya parah, karena menggerus sebagian badan jalan. Padahal, itu jalur utama,” ujar Nuadi, Minggu (2/12) kemarin. Sesuai perintah Bupati Gianyar, kata Nuadi, penanganan jalan yang jebol lebih dulu sudah dianggarkan dalam APBD 2019. Bahkan, anggaran untuk perbaikan ruas jalan ini sudah disetujui, meski biayanya terbilang besar. Sedangkan untuk ruas jalan yang jebol pada 30 November lalu, diakuinya belum bisa dipastikan apakah akan diperbaiki pada 2019 nanti atau tidak. Dikatakan, pihaknya sudah turun ke lokasi sehari saat kejadian, guna melakukan survei. “Jalan yang jebol kemarin (Jumatred) sudah kami survei dan tengah dihitung berapa biaya perbaikannya,” katanya.
Melihat tingkat kerusakan, Nuadi memperkirakan proses perbaikan ruas jalan tersebut menghabiskan biaya satu miliar rupiah. Namun, pihaknya masih melakukan penghitungan. Apabila nilainya sudah fix, barulah akan diajukan ke Bupati Gianyar. “Setelah selesai dihitung, kami akan ajukan ke Bupati. Apakah bisa dimasukkan di 2019 atau tidak,” ujarnya. Mengingat belum adanya kepastian apakah perbaikan total bisa dilakukan tahun depan atau tidak, maka langkah alternatif telah dilakukan. Ditegaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Perbekel Taro. Untuk sementara, pada ruas jalan yang jebol dua hari lalu itu akan dibuatkan jalur baru menggunakan lahan desa. “Jadi, sementara akan menggunakan lahan desa dulu dengan lebar sekitar empat meter. Penggunaan itu sudah diizinkan. Nanti kami akan pasang lime stone. Tapi, itu sifatnya sementara supaya kendaraan bisa lewat, sambil menunggu proses pengajuan anggaran untuk perbaikan,” ujar Nuadi. Selain membuat jalan sementara, kata Nuadi, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal pemasangan ramburambu lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan. Seperti diberitakan sebelumnya, ruas jalan di Banjar Taro Kaja, Desa Taro, Kecamatan Tegalalang jebol, Jumat (30/11) lalu. Kondisi ini terjadi lantaran bencana longsor pada tebing sedalam 20 meter di sebelah timur jalur tersebut. Akibatnya, setengah badan jalan tersebut ikut amblas. (kmb35)
Okupansi ’’Homestay’’ di Ubud Anjlok
Gianyar (Bali Post) Menjelang pengujung tahun, okupansi homestay di kawasan Ubud terjun bebas alias anjlok. Bahkan dari seribuan kamar yang ada di kampung turis itu, hanya terisi antara 25 persen hingga 30 persen. Melihat berkuranganya demand, sejumlah pengusaha homestay mulai menurunkan harga kamar. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga Natal mendatang. Ketua Ubud Homestay Asosiasi (UHSA) I.B. Wiryawan mengatakan, memasuki awal Desember tahun ini okupansi memang terbilang sangat rendah. Kondisi ini sudah berlangsung sejak Oktober lalu. ‘’Okupansi masih sangat rendah antara 25 persen hingga 30 persen,’’ ujar Wiryawan, Minggu (2/12) kemarin. Meskipun penurunan okupansi itu merupakan fenomena rutin lantaran memasuki low season, kata Wiryawan, namun penurunan tahun ini sangat drastis. Kondisi ini hampir mendekati saat terjadi bencana erupsi Gunung Agung yang saat itu okupansi homestay jatuh hingga kisaran 20 persen. ‘’Namun, kami berharap okupansi homestay itu bisa naik. Selain ini memang siklus yang kerap terjadi. Menjelang Natal biasanya memang sepi, dan akan berangsur naik Natal,’’ jelasnya. Wiryawan mengatakan, pihaknya masih optimis okupansi homestay akan meningkat. Namun, ia mengakui sampai saat ini belum ada booking kamar pasca-Natal. ‘’Booking masih rendah. Malahan, ada WISATAWAN - Sejumlah wisatawan sedang berbelanja produk kerajinan di Pasar Ubud.
homestay yang sama sekali belum ada permintaan,’’ katanya. Melihat kondisi ini, kata Wiryawan, pengusaha homestay yang tergabung dalam asosiasi mulai mengambil langkah penurunan harga kamar. Namun, upaya tersebut hingga kini belum membuahkan hasil. ‘’Pastinya ada strategi penurunan harga, karena memang permintaan tidak ada. Tapi, turunnya tidak banyak hanya Rp 50 ribu. Misalnya, harga kamar per malam biasanya Rp 300 ribu, kini turun menjadi Rp 250 ribu per malam,’’ ujarnya. Menurut Wiryawan, di kawasan Ubud tercatat ada sekitar 340 homestay dengan jumlah kamar sekitar 2.000 unit lebih. ‘’Kami tunggu saja. Mudah-mudahan sebelum akhir tahun ini ada peningkatan wisatawan yang menginap di Ubud,’’ katanya penuh harap. Pantauan Bali Post, Minggu kemarin, di sejumlah ruas jalan di Ubud masih terlihat wisatawan yang lalu-lalang. Wisatawan juga nampak menikmati kuliner pada sejumlah restoran di Ubud. Mereka juga mengunjungi objek wisata seperti Puri Ubud, Monkey Forest, museum hingga Pasar Ubud yang menjadi pusat penjualan barang kerajinan di kawasan kampung turis tersebut. (kmb35)
JEMBRANA
10
Senin Paing, 3 Desember 2018
Membahayakan, Aspal Jembatan Yeh Sumbul Berlubang
Negara (Bali Post) – Para pengguna jalan yang melintas di jalan nasional, Denpasar-Gilimanuk belakangan sering mengeluhkan rusaknya jalur tersebut. Terutama jalur dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Keluhan tersebut dipicu banyak jalan yang dilintasi berlubang dan di antaranya cukup membahayakan. Yang paling mengkhawatirkan aspal jalan di tepi jembatan yang berlubang cukup besar. Seperti yang terlihat di jembatan Yeh Sumbul yang juga sebagai perbatasan Kecamatan Mendoyo dan Pekutatan. Di jembatan tersebut, terdapat lubang yang cukup besar dan membahayakan. Khususnya para pengendara motor. Padahal di jalan turunan dengan kondisi menikung itu merupakan jalur rawan ke-
celakaan. Apalagi saat malam hari kondisi di jembatan ini minim pencahayaan dan kendaraan cenderung melaju kencang. Sejumlah warga di sekitar lokasi ditemui akhir pekan lalu mengungkapkan, kerusakan jalan mulai parah semenjak musim penghujan. Kemungkinan jalan berlubang karena sering tergenangi air. Diakui warga, di tikungan yang menurun menuju jembatan ini merupakan jalur rawan lakalantas. Sementara itu, I Gede Agus Punarta, PPK- 03 Cekik-Batas Kota Negara-Tabanan, mengatakan, untuk jalan berlubang di sepanjang jalan DenpasarGilimanuk akan diperbaiki melalui pemeliharaan. Seperti jalan di Sebual, Dangintukadaya yang juga rusak belum lama ini. (kmb26)
Bali Post/kmb26
RUSAK - Jalan di Jembatan Yeh Sumbul Medewi yang mengalami kerusakan. Kondisi ini sangat membahayakan para pengguna jalan karena turunan menikung dan minim penerangan.
Bupati Artha Pastikan Moratorium Waspada, Janji Palsu Caleg Angkat Tenaga Kontrak
Negara, (Bali Post) Menjelang pemilihan umum adalah masa-masa para calon anggota legislatif (caleg) yang berkontestasi menebar janji-janji manis. Salah satunya akan mengangkat anggota tim sukses menjadi tenaga kontrak yang bekerja di kantor pemerintahan. Janji pengangkatan tenaga kontrak ini khusus di Jembrana dipastikan hanya janji palsu. Pasalnya, Bupati Jembrana I Putu Artha telah memastikan melakukan moratorium (penghentian - red) pengangkatan tenaga kontrak.
Bali Post/kmb
BUNGA BANGKAI - Salah satu bunga bangkai yang muncul di dekat pemakaman jenazah bayi di Setra Desa Pakraman Kerta Jaya Pendem, Jembrana.
Tiga Bunga Bangkai Muncul di Setra Pendem Negara, (Bali Post) Bunga bangkai muncul lagi di Jembrana. Kali ini di Setra Desa Pakraman Kerta Jaya Pendem Jembrana tumbuh tiga bunga bangkai. Munculnya tiga bunga bangkai itu pertama kali diketahui oleh juru kunci setra Kade Budiasa. Bunga bangkai ini mekar pada sore hari sekitar pukul 15.00 Wita hingga pukul 16.00 Wita. Bunga berukuran besar ini ada di bawah pohon beringin tua di setra atau di sebelah barat setra. Tepatnya di sebuah semak-semak di dekat kuburan jenazah bayi. Kade Budiasa, Minggu (2/12) kemarin, mengatakan sejak 10 tahun menjadi juru kunci, dia mengetahui sudah tiga kali menemukan bunga ini. Budiasa mengatakan, bunga tersebut tidak setiap tahun muncul. “Kadang bisa terlihat mekar. Kemudian ada hilang, dan bisa muncul lagi. Tidak tentu,” jelasnya. Dari tiga kali melihat kemunculan bunga bangkai, saat pertama dan kedua, tidak pernah diinformasikan ke masyarakat sekitar. Dia mengira bunga biasa saja. Namun Minggu pagi dia menemukan lagi, memang masih belum mengembang. “Kalau
pas mengembang memang baunya seperti bau bangkai,” ungkapnya. Dia menemukan saat sedang membersihkan rumput dan semak-semak. Kemudian ada warga yang sedang menggelar upakara melihat dan akhirnya ramai jadi perbincangan warga. Bendesa Pendem Wayan Diandra menyatakan bunga bangkai ini memang kerap muncul di wilayah Pendem. Dikatakannya, kemunculan bunga ini tidak bisa diprediksi tiap tahunnya. Sejauh pengetahuannya, ketika kondisi cuaca mendukung, maka bunga bangkai akan muncul dan mekar. Bunga bangkai, katanya, pasti akan muncul di setiap bulan Desember. Namun tidak mesti tiap tahun. Jika curah hujan tinggi, dan kelembabannya sesuai, maka bunga akan muncul. Diandra juga mengatakan bunga bangkai tidak hanya muncul di Setra Pendem, tetapi juga di kawasan wisata Puncak Mawar. Bunga bangkai, katanya, memiliki umbi atau batang bunga di dalam tanah seukuran buah kelapa Bali. Dan umbinya itu bisa dimakan dan rasanya enak. (kmb)
“Kami sepakat, moratorium pegawai kontrak harga mati,” ujar Bupati Artha, beberapa waktu lalu seraya menekankan bahwa keputusan tersebut harus dilaksanakan bersama termasuk oleh anggota dewan. Pengangkatan tenaga kontrak katanya tidak ada lagi karena sudah over. “Jangan sampai ada yang main di bawah tangan,” tegas Bupati Artha. Orang nomor satu di Gumi Makepung ini menyatakan
jumlah tenaga kontrak kini mencapai tiga ribu orang lebih. Artha juga mengatakan, anggaran untuk penggajian tenaga kontrak ini mencapai belasan miliar. “Sudah tiga ribuan lebih, anggarannya Rp 11 miliar itu. Kemarin yang banyak pelimpahan Perusda itu yang di pasar dan dipakir ada 200,” jelas Bupati Artha. Ironisnya, pihak Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
(BKPSDM) Jembrana menyatakan, belum ada data update mengenai pegawai kontrak daerah tersebut. Berbeda dengan PNS yang ter-update sistem pusat, jumlahnya kini sebanyak 3.429 orang. Kepala BKPSDM Kabupaten Jembrana I Made Budiasa mengakui perekrutan pegawai kontrak ada di masing-masing instansi, namun belum di-input. Menurutnya, data belum masuk padahal dalam Simpeg
(Sistem Informasi Kepegawaian) ada formulirnya, tapi belum ada yang melakukan input data. Pihaknya tahun 2018 sudah bersurat untuk meminta agar di-input tapi ternyata laporannya malah sekadarnya saja. Dikatakan, kebutuhan pegawai di daerah memang banyak namun jumlah tenaga kontrak yang banyak itu juga diakui kompetensinya memang tidak sesuai. Pihaknya mencontohkan dibutuhkan bendahara tapi tidak boleh diisi dari kontrak dan harus PNS. Sementara jumlah PNS terbatas. Bahkan pegawai kontrak BKPSDM kini diperbantukan di sejumlah instansi yang kekurangan staf. Begitu pula dengan kebutuhan tenaga
guru di sekolah, selama ini banyak dipenuhi dari guru kontrak kendati diakuinya gaji pegawai kontrak sekolah lebih rendah. Terkait penerapan pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) diakuinya masih belum ada aturan pelaksanaannya. Menurutnya, dalam UU ASN memang ada ketentuan P3K, tapi sampai saat ini Peraturan Pemerintah belum turun sehingga belum bisa diterapkan. Pihaknya juga menegaskan dengan adanya moratorium rekrutmen tenaga kontrak daerah ini, pihaknya meminta agar instansi yang mempekerjakan pegawai kontrak segera meng-update datanya dalam Simpeg. (kmb)
Balai Taman Nasional Bali Barat
Raih Dua Penghargaan dalam Pengelolaan Destinasi Wisata Berkelanjutan BALAI Taman Nasional Bali Barat (TNBB) meraih penghargaan pada ajang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) dari Kementerian Pariwisata dan Tri Hita Karana (THK) Tourism Award & Acreditation. Kedua penghargaan ini diperoleh melalui tahapan penilaian yang dimulai pada awal tahun meliputi proses screening, pengumpulan portofolio, visitasi juri/ asesor, dan wawancara para pihak yang menjadi pengelola dan pemangku kepentingan dari objek yang dinilai. ISTA Award 2018 merupakan penghargaan yang diadakan untuk membangun kesadaran pengelola akan pentingnya pengembangan destinasi pariwisata berkelanjutan sesuai dengan Permenpar No. 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Berkelanjutan. Tahun ini merupakan ISTA Award kedua dengan peserta berjumlah 176. Meningkat jauh jika dibanding tahun 2017 dengan 96 peserta. Hal ini menunjukkan konsep wisata berkelanjutan sudah lebih banyak dipahami oleh masyarakat. ISTA Award bukan hanya sebuah
bentuk penghargaan, tetapi juga merupakan platform destinasi daya tarik wisata dan usaha pariwisata untuk diterapkan dalam destinasi masing-masing. Terdapat empat kategori penghargaan ISTA Award 2018, yaitu: bidang tata kelola, bidang pemanfaatan ekonomi kepada masyarakat lokal, bidang sosial-budaya, dan bidang pelestarian lingkungan. Pada malam penghargaan ISTA Award 2018, Jumat (28/11) di Balairung Flores, Hotel Borobudur Jakarta, TNBB terpilih sebagai Pemenang Hijau Perunggu, Kategori Pelestarian Lingkungan. Untuk kategori ini, semua pemenang merupakan destinasi wisata di kawasan konservasi. Ekowisata Tangkahan sebagai Pemenang Hijau Emas, dan Destinasi Tanjung Puting sebagai Pemenang Hijau Perak. Destinasi pemenang kategori ini dipandang telah mengupayakan dan melaksanakan pelestarian lingkungan dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan di kawasannya. Kepala Balai TN Bali Barat
Drh. Agus Ngurah Krisna K, M.Si. menerima penghargaan ISTA 2018 yang diberikan oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, bersama Dewan Juri ISTA 2018 dengan disaksikan oleh Dirjen KSDAE Kementerian LHK. Menpar Arief Yahya menyatakan bahwa penghargaan semacam ini penting dilakukan karena dapat meningkatkan rasa percaya diri, kredibilitas, dan dapat dijadikan sebagai pengukur performansi atau yang biasa disebut 3C: confidence, credibility, calibration. Sementara untuk THK Tourism Award & Acreditation, Balai TNBB yang baru pertama kali ikut dan berhasil mendapatkan kategori Penghargaan Emas (Gold Award). Penganugerahan penghargaan THK diterima oleh Wiryawan, S.Hut., MEc. Dev., Kepala Sub-Bagian Tata Usaha, mewakili Kepala Balai TNBB yang dalam waktu bersamaan menerima penghargaan ISTA Award di Jakarta. THK Award & Acreditation ini pertama kali dilakukan pada tahun 2000 dan telah berjalan selama 18 tahun.
ISTA AWARD – Kepala Balai TN Bali Barat Drh. Agus Ngurah Krisna K, M.Si. (kanan) bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya saat menerima penghargaan ISTA Award 2018. TN Bali Barat terpilih sebagai Pemenang Hijau Perunggu, Kategori Pelestarian Lingkungan. THK Award merupakan salah satu penghargaan yang prestisius bagi pengelolaan destinasi wisata, akomodasi, dan instansi/lembaga yang mengimplementasikan nilainilai filosofis Tri Hita Karana dalam tata kelola dengan mewujudkan keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan manusia dengan alam lingkungannya. THK Tourism Award 2018 yang diseleng-
garakan oleh Yayasan Tri Hita Karana, diikuti 165 peserta dari hotel bintang 3 sampai bintang 5, instansi pemerintah, unsur pendidikan, dan unsur pelayanan publik. Penganugerahan dilakukan di Taman Budaya Art Center Denpasar. Penilaian dilakukan oleh asesor/juri dari kalangan profesional dan akademisi serta praktisi pariwisata di Bali dan nasional. (ad032)
Senin Paing, 3 Desember 2018
KARANGASEM
11
Keberadaan UKM Banyak
Produknya Belum Tembus Pasar Ekspor
Amlapura (Bali Post) Para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Karangasem cukup banyak. Hanya saja sampai saat ini produk yang dihasilkan belum mampu menembus pasar ekspor. Karena itu kondisi saat ini masih jalan ditempat, dominan berkutat di pasar lokal saja. Kadis Koperasi dan UMKM Karangasem Gede Ngurah Yudiantara mengatakan hal itu, belum lama ini. Menurutnya, keberadaan UKM memang jumlahnya puluhan ribu di Karangasem. Namun sampai saat ini produk kerajinan yang dihasilkan belum memiliki pasar ekspor. Sebab, sejauh ini hasil karya yang dihasilkan baru mampu menyentuh pasar lokal. Sejatinya warga di Karangasem ini banyak yang menggeluti usaha kerajinan. Seperti membuat patung Asmat, kerajinan ate di Tenganan dan lainnya. Hanya seperti kerajian patung Asmat yang dihasilkan proses finishing-nya dilakukan di Gianyar, sehingga keraji-
nan itu nantinya dipasarkan dari Gianyar dan otomatis menggunakan lebel Gianyar. Selain kerajian itu, di Karangsem juga ada UMK pie susu, produk kopi dan juga salak, termasuk wine yang diolah dari material buah salak. Hanya saja, kendalanya ketika tidak musim salak. Nah itu terjadi kendala. Sebab, permintaan jadi terlalu tinggi dibandingkan produksi alias barang yang ditawarkan. Karena itu, pihak produsen tidak bisa memenuhi permintaan pasar. Nah ketika panen raya jumlah salak melimpah, demikian juga hasil produksinya akibatnya harga jadi anjlok alias murah meriah. Agar ke depannya
produksi UKM yang dihasilkan warga bisa nemebus pasar international atau ekspor, mau tidak mau kata Yudiantara pelaku UKM harus terus mengikuti sejumlah pameran. Selama ini tidak semua produk UKM dipromosikan dan dijual di pameran. Namun pihaknya baru sebatas melibatkan pelaku UMK yang berpotensi besar menembus pasar ekspor. “Kita membutuhkan koneksi agar bisa memasarkan hasil UKM ke pasar ekspor. Kita berusaha terus mengikuti pameran-pameran. Melalui pameren itu kami berharap produksi kerajian yang diciptakan ke depannya bisa menembus pasar ekspor,’’ harap Yuliantara (kmb41)
Pemkab Alokasikan Dana Rp 8 Miliar
Bali Post/kmb41
GORONG ROYONG - Bupati Karangasem I Gusti Mas Sumatri bersama OPD saat melakukan gotong royong membantu proses pembangunan rumah di Muntigunung, Kubu, Karangasem.
‘’Kita targetkan pembangunan rumah dapat diselesaikan tanggal 15 Desember. Sedangkan geladi resik bisa dilaksanakan 10 Desember,’’ katanya. Pihaknya, kata Bupati, telah melakukan komunikasi dengan kementerian terkait tentang program Desa Terang. Dalam program itu, listrik yang dipergunakan adalah tenaga matahari. ‘’Jika memang bisa berkerja sama dengan BUMN dan BUMD, agar ke depannya desa ini bisa menjadi desa wisata. Desa ini menjadi objek Internasional bukan nasional lagi,’’ tegas Mas Sumatri. (kmb41)
Amlapura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem telah mengalokasikan dana Rp 8 miliar lebih untuk 202 PNS yang akan jadi pegawai tahun mendatang. Anggaran itu diplot terutama untuk pembayaran gaji pegawai, tunjangan kinerja, serta prajabatan selama setahun. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karangasem I Gusti Gede Rinceg menjelaskan, pemkab menganggarkan tunjangan dan gaji 202 PNS setelah ada kepastian dari BKN dan KemenPAN. ‘’Alokasi anggaran itu terkait optimalisasi pemenuhan dan kebutuhan atau formasi seleksi calon pegawai negeri sipil 2018,’’’ ucap Rinceg.
Sesuai peraturan, jelas Rinceg, kuota PNS di tiap daerah dipastikan terisi semua. Pemerintah daerah saat ini masih menunggu proses perankingan peserta CPNS yang tak lolos passing grade untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya, yang disebut seleksi kompetensi bidang (SKB). ‘’Perankingan dilakukan untuk memenuhi kuota PNS karena banyak peserta tidak lolos passing grade. Hasil perankingan belum dikeluarkan. Demikian juga kapan jadwal seleksi kompetensi bidang (SKB) dilangsungkan kita juga belum tahu,’’ jelasnya. Untuk dimaklumi formasi CPNS di Karangasem sebanyak 202. Peserta yang ikut Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebanyak 2.824 orang. Peserta yang
lolos passing grade, sesuai peraturan kementerian hanya 91 orang. Sisanya gagal lolos passing grade. Karena itu, rata-rata yang masuk passing grade di bawah formasi. Bahkan, ada formasi kosong akibat passing grade tidak terpenuhi. Di antaranya guru IPS, ahli pertama, guru IPA, ahli pertama, pengawas irigasi S-1 teknik pengawasan, serta nutrisionis. Formasi itu kosong disebabkan pesertanya idak memenuhi passing grade. Sejauh ini pemda telah mengoordinasikan dengan Kemen-PAN RB dan BKN. Sekarang ini pemerintah kabupaten masih menunggu perankingan dari kementerian dan kemudian ditetapkan Bupati Karangasem. (kmb41)
di dalam keluarganya. Hal itu penting untuk menjaga budaya Bali. ‘’Warga yang ekonominya tergolong mampu dan mapan harus dibiarkan. Dengan cara itu, bukan saja berpeluang menambah penduduk secara kuantitas, juga mencetak anak-anak berkualitas,’’ ujarnya. Memang perekonomian di Bali kian sulit. Masyarakat pun sudah jeli dan mengerti berapa harus punya anak di tengah himpitan kesulitan finansial. Warga yang ekonominya di bawah, mereka pasti suduh berpikir tidak ngotot banyak-banyak punya anak. Mereka pasti sadar betapa sulitnya membesarkan anak di tengah keterbatasan ekono-
mi, mulai biaya melahirkan hingga membesarkan. Belum lagi memenuhi kebutuhan lainnya. ‘’Sebab, punya anak itu tidak cukup melahirkan dan diberikan makan saja, namun juga harus memikirkan keperluan lainnya,’’ tambahnya. Karena itu, pihaknya mulai mengubah kampanye yang dilakukan, yakni dalam bentuk Komunikasi Informasi dan Ejukasi (KIE) kepada masyarakat. Ada empat hal penting yang harus dilakukan. Pertama, jangan terlalu muda melahirkan, wanita melahirkan setelah 21 tahun. Kedua, jarak melahirkan antara anak satu dan berikutnya jangan dekat. Selain itu
jangan terlalu sering melahirkan, dan juga terlalu tua melahirkan. Masa subur yang ideal untuk hamil pada rentang usia 21 sampai 35 tahun. Program KIE itulah sedang digalakkan secara berkelanjutan di masyarakat. Sekarang yang menjadi isu nasional adalah stunting yang dimaksud anak tumbuh pendek. Penyebabnya asupan gizi kurang di 1.000 hari kehidupan. Seharunya dari mulai hamil sampai usia dua tahun bayi itu harus cukup asupan gizinya. ‘’Jadi, apabila ibu hamil masih memikirkan pekerjaan khusunya bagi warga kurang mampu, lalu bagaimana jadinya generasi kita kedepannya,’’ tanya Made Sosiawan. (eka)
I Made Sosiawan
50 Unit Rumah Ditarget Rampung 15 Desember
Amlapura (Bali Post) Pemkab Karangasem terus menggenjot proses pembangunan 50 unit rumah dalam wujud program Desaku Menanti. Pembangunan rumah itu diperuntukkan kepada warga yang berprofesi sebagai gepeng di Muntigunung, Kubu. Pengerjaaan puluhan unit rumah itu ditargetkan tuntas 15 Desember mendatang. Guna mempercepat proses pembangunan, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri bersama sejumlah OPD terkait langsung melaksanakan aksi gotong royong. Aksi itu dilakukan guna mempercepat proses
pembangunan sesuai deadline yang ditetapkan. Pembangunan rumah itu, kata Sumatri, sudah dikerjakan dari bulan Agustus lalu. Saat ini sedang proses dikerjakan, namun sudah tahap perampungan. Pembangunan rumah memperggunakan tanah ayahan desa pakraman. Tanah diserahkan I Nyoman Budiasa dengan sukarela ke desa pakraman agar bisa membangun 50 unit rumah dengan status hak guna pakai. ‘’Rumah itu dibangun di atas lahan seluas 60 are,’’ ujar Bupati. Dalam proses pembangu-
nan, pihaknya meminta para tukang atau pekerja agar memakai bahan bangunan berkualitas. Material yang baik itu penting agar hasilnya maksimal. Bupati menambahkan, dalam upaya mengejar proses pembangunan agar selesai tepat waktu, maka dirinya bersama sejumkah OPD melakukan aksi gotong royong. Program Desaku Menanti itu termasuk hebat, karena Aparatur Sipil Nasional turun gotong royong ikut membantu proses pembangunan. Diharapkan, dengan aksi ini proses pembangunan bisa diselesiakan tepat waktu.
Bayar Gaji dan Tunjangan Calon PNS
Berikan Kepercayaan Lebih Orang Bali Masifnya penduduk pendatang, realitasnya menyusahkan orang Bali sendiri. Karena itu, pemerintah juga harus mampu mengendalikan penduduk pendatang masuk Bali. Artinya, pemerintah harus memperketat orang luar Bali masuk ke Bali. Selama ini pemerintah sangat sulit mengendalikan pendatang ke Pulau Dewata. Karena, jika warga luar terus saja berdatangan tanpa bisa dibendung, maka potensi di Bali termasuk lapangan pekerjaan yang ada direbut warga pendatang. Lalu, bagaimanakah upaya efektif mengendalikan pendudukan itu? PENDUDUK pendatang yang masuk Bali harus dibatasi. Ini penting untuk memberikan ruang dan kesempatan warga Bali menjadi tuan rumah di tanahnya
sendiri. Penting kesempatan kerja mayoritas diberikan kepada warga lokal. Orang Bali sudah terbukti berkualitas. Asal dilatih dan diberikan kepercayaan, pasti mereka
mampu. ‘’Perlu ada apresiasi positif kepada orang lokal Bali,’’ ujar Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Karangasem I Made Sosiawan, belum lama ini. Pihaknya juga bukan saja berharap orang Bali diapresiasi di segala lapangan kerja, diberikan motivasi dan juga edukasi, termasuk prihal berketurunan. Opininya, orang Bali jangan distop hanya dua anak saja. Idealnya anjuran itu jangan diterapkan secara general. Namun, bagi yang ekonominya mapan dan berada secara finansial, mereka sebetulnya tidak masalah karena itu harus dipersilakan melestarikan tradisi nama Ketut dan Nyoman tetap ada
Bali Post/kmb41
KLUNGKUNG
12
Senin Paing, 3 Desember 2018
Ketua DPRD Klungkung Kecam Pelayanan PLN di Nusa Penida Semarapura (Bali Post) Pelayanan listrik kepada pelanggan di kepulauan Nusa Penida dinilai sangat buruk. Dalam beberapa tahun terakhir, pelayanan listrik di sana tidak ada perkembangan berarti, menjawab tuntutan perkembangan Nusa Penida yang begitu pesat sebagai destinasi pariwisata. Aliran listrik sering mengalami gangguan dan kabel listrik dinilai membahayakan warga. Melihat pelayanan listrik PLN semakin memburuk dalam beberapa hari terakhir, Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru, Minggu (2/12) kemarin, mengecam pelayanan PLN. Dia menuntut pihak PLN harus bertanggung jawab terhadap situasi ini. Baru mengatakan, masyarakat di kepulauan Nusa Penida sudah lama mengeluh soal pelayanan listrik ini. Dalam sehari, listrik bisa mengalami gangguan saat pagi, siang, dan malam tanpa penjelasan. Bahkan, bisa sehari alami mati total. Padahal, Nusa Penida kini amat membutuhkan dukungan listrik, di tengah perkembangan Nusa Penida yang kian pesat di bidang pariwisata. “Warga kami sudah berulang kali melapor. Tetapi, tidak pernah mendapat tanggapan,” katanya. Warga setempat, kini terpaksa kembali ke masa lalu, menggunakan lilin untuk penerangan saat malam hari. Ada juga yang menggunakan lampu cas. “Giliran telat bayar, warga dikejar-kejar. Sekarang giliran warga menuntut haknya, PLNnya diam. Saya mengecam pelayanan PLN yang buruk seperti ini,” tegas politisi Gerindra asli Nusa Penida ini. Tidak hanya warga, persoalan listrik juga amat dirasa-
kan pelaku pariwisata di kepulauan Nusa Penida. Sebab, ketiadaan listrik membuat usaha pariwisata, seperti bungalo homestay, vila dan sejenisnya macet total. Kondisi demikian jelas amat dikeluhkan pelaku pariwisata. Lebih jengkel lagi, ketika dikonfirmasi ke pihak PLN, mereka tidak pernah memberikan tanggapan jelas. Salah satu perbekel, Made Yasa, juga mengungkapkan hal serupa. Saat dihubungi belum lama ini, dia mengaku setiap hari bisa sepuluh kali menghubungi PLN, mempertanyakan kondisi ini. Tetapi, dia mengaku tak pernah mendapat jawaban. Dia menghubungi PLN, tidak hanya mengeluhkan kualitas pelayanan, tetapi Perbekel Bunga Mekar ini mengatakan, di daerahnya banyak kabel listrik yang melintang rendah. Bahkan, ada yang melintang di tengah jalan raya. “Saya kan khawatir, anak-anak sering bermain di sana. Takutnya tersengat aliran listrik,” katanya.
Pihaknya meminta PLN bertanggung jawab terhadap situasi ini. Jika situasi ini terus berlanjut, dia khawatir ini akan semakin mengganggu perkembangan pesat Nusa Penida. Jika PLN tak segera mengambil sikap untuk mengatasi persoalan listrik ini, dalam waktu dekat pihaknya secara lembaga akan bersikap. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Cabang PLN Klungkung Gusti Wiadi, Minggu (2/12) kemarin, mengakui sempat terjadi gangguan listrik. “Unit pembangkit sempat mengalami gangguan. Untuk lebih detail dan lengkapnya, bisa menghubungi bidang Humas di UP3 Bali Timur,” katanya. Sementara, Assistent Manager Komunikasi Unit Induk Distribusi Bali, Candra Bastian Rahadi, saat dihubungi, belum bisa memberikan penjelasan. Kepada wartawan, pihaknya menyampaikan PLN Bali akan segera memberi penjelasan secara resmi, melibatkan pihak PLN Pusat. (kmb31)
Sidak Pembangunan Pasar Semarapura
Bupati Temukan Pengerjaan di Bawah Target Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan monitoring proyek pembangunan Blok A Pasar Semarapura, Minggu (2/12) kemarin, melalui inspeksi mendadak (sidak). Monitoring dilakukan guna memastikan kualitas pengerjaan dengan baik dan selesai tepat pada waktunya. Pembangunan pasar merupakan sebagian dari cita-cita Bupati Suwirta untuk menjadikan Pasar Seni Tradisional dengan konsep modern. Bersama Kabid Perdagangan I Wayan Mustika dan rekanan dari PT Asri Cipta Nata Alam, Nengah Sudiartana, Bupati Suwirta menyusuri setiap sudut proyek. Dalam pantauannya, Bupati Suwirta mengatakan, bahwa proyek senilai Rp 10.691.529.226 ini yang semestinya sudah berjalan 91 persen, namun hingga Minggu kemarin, baru menye-
lesaikan 83 persen. Untuk itu, Bupati Suwirta memerintahkan rekanan untuk mempercepat pengerjaan. Bupati Suwirta juga perintahkan penambahan pemandu disabilitas di bagian lantai. Sehingga para penyandang disabilitas dapat menikmati pasar dengan nyaman. “Dengan dana pembangunan yang cukup besar diharapkan masyarakat supaya ikut mengawasi jalannya proyek. Semoga proyek ini bisa selesai tepat waktu sehingga pada April 2019 nanti sudah bisa dilaunching dan dipergunakan untuk Festival Semarapura. Namun kualitas pengerjaan benar-benar harus terjaga,” ujar Bupati Suwirta. Pelaksana Proyek I Nengah Sudiartana mengatakan, pembangunan proyek ini sudah dimulai sejak 8 Agustus 2018 dan ditargetkan tuntas
selama waktu pengerjaan 120 hari. Ukuran kiosnya akan sama dengan di blok lainnya dan diharapkan seluruhnya tuntas sesuai jadwal. “Saat ini, progresnya sudah mencapai 83 persen, dari yang semestinya 91 persen, untuk mengantisipasi keterlambatan itu, kami akan segera mempercepat proses pengerjaan tapi tidak mengurangi kualitasnya,” imbuhnnya. Dia menambahkan, pasar ini akan dilengkapi eskalator serta jalan untuk penyandang disabilitas. Di bagian dalam, akan disiapkan stage untuk digunakan sebagai tempat pameran produk UMKM. “Seperti permintaan Bupati Suwirta nantinya pasar akan dilengkapi eskalator, jalur untuk para disabilitas serta dibuatkan stage untuk pameran UMKM,” jelas Sudiartana. (ad042)
TINJAU PROYEK - Bupati Suwirta saat meninjau lokasi proyek di Pasar Semarapura.
MASALAH LISTRIK - Kepulauan Nusa Penida kini mulai banyak dikunjungi wisatawan sehingga pembangunan fasilitas pariwisatapun makin marak. Namun perkembangan pesat dibidang pariwisata tak diimbangi dengan layanan listrik yang stabil oleh pihak PLN.
Desa Lembongan Tertibkan Duktang
Semarapura (Bali Post) Perbekel bersama Perangkat Desa Lembongan dan pihak terkait lainnya, melakukan sidak penduduk pendatang (duktang), Sabtu (1/12) malam. Tujuannya, sebagai salah satu destinasi wisata di Bali, pihak desa ingin penduduk di wilayahnya tertib dari persoalan duktang. Hasilnya, ada beberapa warga duktang yang belum dilengkapi identitas diri. Perbekel Lembongan I Ketut Arjaya, Minggu (2/12) kemarin, mengatakan beberapa warga yang tak berbekal identitas diri seperti KTP, alasannya karena baru meng-
injak usia 17 tahun, sehingga hanya membawa fotokopi kartu keluarga saja. Ada juga duktang yang mengaku KTP aslinya masih dibawa oleh tuan rumahnya. Kebetulan tuan rumahnya saat itu tidak ada di tempat. “Bila tidak memiliki Identitas berupa KTP, kami komunikasikan ke warga yang menampung mereka, sebagai tindakan pembinaan dan pengawasan. Setelah pembinaan, bila memang benarbenar tidak ada identitas diri, sanksinya adalah kami akan pulangkan mereka untuk melakukan pengurusan identitas di daerah asalnya,”
katanya. Sidak tidak hanya menyasar duktang. Tetapi juga untuk sopir yang tidak memiliki SIM. Sebab, dalam sidak juga melibatkan unsur kepolisian di Nusa Penida. Terkait para sopir yang tidak memliki SIM, pihaknya memohon ke pihak terkait untuk melakukan pengawasan dan pembinaan. Bahkan kalau memang harus ada tindakan, dimohon untuk dilakukan tidakan tegas terhadap yang melanggar. Sebab, menurutnya ini sangat terkait dengan keselamatan orang lain, penumpang (turis) dan dirinya sendiri. Selain desa dinas, sidak
juga melibatkan pihak desa adat. Sidak tidak dilakukan secara bergerombol. Arjaya menegaskan setiap perangkat desa, diinstruksikan turun bersama linmas dan pecalang ke setiap pelosok desa untuk melakukan pengawasan sekaligus pembinaan. Dengan harapan keberadaan mereka tidak menimbulkan masalah. Terutama jangan sampai terjadi tindak kekerasan di antara mereka atau dengan warga lokal, pencurian dan hal yang lain yang berindikasi menimbulkan ketiadaknyamanan bagi warga lokal, wisatawan dan antarpendatang itu sendiri. (kmb31)
Terkait Kondisi Politik
Polres Siaga Satu, Pengamanan Gereja Diperketat Semarapura (Bali Post) Jajaran Polres Klungkung siaga satu menghadapi perkembangan politik saat ini, terutama dengan adanya pergerakan massa dalam aksi reuni 212 yang menimbulkan kekhawatiran meningkatnya ancaman kamtibmas di daerah. Jajaran kepolisian langsung melakukan pengetatan keamanan di sejumlah gereja di Klungkung. Polres Klungkung melaksanakan Apel Siaga, memberlakukan siaga satu, sebagai langkah antisipasi adanya aksi damai di Ibu Kota Jakarta itu, Minggu (2/12) kemarin. Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana saat memimpin apel siaga dalam rangka antisipasi aksi damai di Jakarta mengatakan, kendati lokasi aksi unjuk rasa dilaksanakan di Jakarta, namun pihaknya tetap waspada. “Kepada seluruh anggota, agar melakukan deteksi dan antisipasi dini terhadap segala bentuk potensi konflik kamtibmas. Seluruh personel juga harus meningkatkan solidaritas terkait aksi damai di Ibu Kota,” tegasnya. Kapolres Klungkung meng-
ingatkan, kepada para kabag maupun kasat agar melakukan pengawasan terhadap setiap anggotanya. Agar selama diberlakukannya siaga satu, tidak meninggalkan wilkum Polres Klungkung. Dalam kesempatan memimpin Apel Siaga Satu,
Kapolres juga menekankan untuk lebih intensif terhadap pengamanan kegiatan ibadah di gereja. Tujuannya, untuk memberi rasa aman pada umat yang sedang beribadah. Apel Siaga Satu di Mapolres Klungkung dihadiri oleh
Wakapolres Kompol Adnan Pandibu, bersama para Pejabat Utama Polres Klungkung dan seluruh anggota. Sejauh ini, situasi dikatakan masih tergolong aman. Belum ada gejolak massa yang berkaitan dengan aksi reuni 212. (kmb31)
SIAGA SATU - Kapolres Klungkung saat menegaskan Polres Klungkung siaga satu dan perketat penjagaan gereja.
Senin Paing, 3 Desember 2018
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN
Dcr Kywti Dtmptkn di Apotek/ Scincare,Gnyar WA.081239190308 B.BP.001.12.18.0000020
B.BP.001.11.18.0001047
Dcr 3Tk Kbn,3PRT berpengalaman Hub.Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21X Krbkn Ph.4731979
PT.Fuji Home Japan Mncari Pnrjemah Bhs Jepang,Min.N2, Bs baca&mnlis Kanji,Gj min 9jt, 5hri kerja,Disipin&teamwork.4723564 Email:info@fujihomejapan.com
B.BP.154.12.18.0000028
Dcr Disain & Tk.Sablon Garment Jl.Patih Nambi 7A.085100061049 B.BP.001.12.18.0000010
GOSRI Consulting *** (Tax & Acct Service),Butuh SPV Peng.3 Th,Senior Staf Peng.2Th Staf Min.D3 Acct/Pajak. Lamaran WA:0818 559 777. Email: gosriconsulting88@gmail.com B.BP.001.11.18.0001082
Karyawati Packing,Sopir L300 Sales,Admin,Max25Th,Single,sdg TdkKuliah.HnySMS:081999251555 B.BP.001.11.18.0001187
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692 B.BP.004.12.18.0000014
Dcr Sopir Pribadi SIM A,Tgl.Dlm KTP Bali Min25Th.085100636609
Dcr Kasir & Pramuniaga untuk Toko Dapurku.Info:081939084292 B.BP.001.11.18.0001163
Dicari Sgr : Waiter / Waitress Ramah, Penglmn Min.03 Thn, Bhs Inggris Aktif.Kirim CV ke Coffee Gallery Sanur Ph.281511 B.BP.004.12.18.0000017
Driver Travel Agent bs B.Ingris khusus Mbl Alphard/Camry/Audi Hub.Merrys Tour 08123837314 B.BP.001.12.18.0000025
Kami Membutuhkan 5 Satpam & 2 Sopir,Kirim Lamaran ke PT. Dianatina Ayu Jl.Griya Anyar No.3XX, Hub : 081353303366
Satpam. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Tlp. 227439 / 081 862 1818 G.03
Dcr utk dididik sbg staf pembukuan sy; Pddk min SMK Akuntansi, umur maks.25th. Lamaran lengkap sgr ke Jl.Kepundung 67A Denpasar. G.05
B.BP.001.12.18.0000031
Production Manager (Garmen Factory) Call/WA:085100050706 hrd@buddhawear.com
DIJUAL MOBIL DAIHATSU
Xenia 2016 M Putih Asbal VR17 Bagus Banget Hub.08123811345
B.BP.004.11.18.0001196
Prs Farmasi Bth Admin wnt bisa Computer,Pajak Lmr ke Jl.Baja Taki III/3 Dps 0361-8947700
B.BP.001.12.18.0000002 HONDA
CRV’09,Hitam,Vlg.Import,Manual CD Pioneer.Hub:083114141066
B.BP.001.12.18.0000027
Sopir SIM B1. Lamaran ke Jln.Veteran 86 Dps, Telp. 227439 / 081 862 1818
B.BP.001.11.18.0001162 TOYOTA
Dijual Yaris 2015,Merah,Manual Hub:081999028753
G.01
Waiter. Lamaran ke Jl.Veteran 86 Dps, Telp. 227439 / 081 862 1818
B.BP.001.12.18.0000008
G.02
DIJUAL TANAH
Waiter. Lamaran ke Shankara Rest Kuta Square D32 Jl.Bakung Sari, Telp. 227439 / 081 862 1818
B.BP.001.11.18.0001194
Djl Tanah 2are Dalung pemilik langsung Hub.082147454248 BU B.BP.001.12.18.0000029
G.04
RUPA-RUPA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
SERVICE
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
BIRO JASA
BIRO JASA
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
BENGKEL LAS Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
SERVICE
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL TANAH
PENGUMUMAN
Dijual Tnh & Bgnan 3Lt,Jl.Raya Kuta,Bali SHM LT:1.075m2 cck utk Hotel & Kantor,dpn Gelael Hrg 30M Peminat Lgsg Hub: 08161876272 (Pemilik) B.BP.031.11.18.0001213
Jual Tnh+Bangunan Luas 1320 m2 Jln.6m TP, Cck u/Kost Elit/Aptm Lok.Jl.P.Adi Dps, 081236073081 B.BP.001.11.18.0001186
DISEWAKAN RESTORAN Dikon.Restoran/Dcr Patner Join diUbud Lok.Strtgs,081338453088 B.BP.001.11.18.0001127
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172
Kami Dari PT.Cimb Niaga Auto Finance,Jl.R.Puputan 3A Renon Dps,Mmnggl Debitur an Suparti, KTP 5104025205730001 d/a Br. Tojan Knginn,Pering Gnyr u.dtg kkntr guna mmbhs kwjbnnya slmbtnya 3hri sjk pnggln ini dmuat apbl dlm 3hri tdk ada pnylsian maka kami sbg kreditur berhak melakukn tindakan sesuai Hukum
B.BP.001.11.18.0000980
B.BP.001.11.18.0001044
DIJUAL RUMAH Djl Rmh Lt2 T.Umar Brt 3KT,2KM LT1ALB1,50M2Hub:085847945950 B.BP.001.11.18.0001158
RUPA-RUPA
BANGLI
14
Senin Paing, 3 Desember 2018
Air PDAM Ngadat Hampir Sepekan, Warga Bangklet Mengeluh Bangli (Bali Post) – Warga di Dusun Bangklet Desa Kayubihi, Bangli, mengeluhkan macetnya pasokan air PDAM selama beberapa hari terakhir. Akibat kondisi itu, warga terpaksa memanfaatkan air hujan untuk keperluan MCK. Tak sedikit pula yang terpaksa membeli air dari mobil tangki. Kepala Dusun Bangklet I Wayan Parwata, Minggu (2/12) kemarin, mengatakan macetnya pasokan air sangat mengganggu aktivitas warga. Apalagi sudah berlangsung hampir sepekan. Beruntung saat ini musim hujan sehingga masyarakat bisa menampung air hujan untuk kebutuhan MCK. Selain mengandalkan air hujan, untuk keperluan memasak
dan peternakan ayam petelur, ada juga warga yang sampai harus membeli air dari mobil tangki. Parwata mengaku sudah menyampaikan persoalan ini ke PDAM. Dari informasi yang didapatkannya, masalah itu muncul akibat kebocoran pipa PDAM di Sungai Melangit. Hingga siang kemarin belum ada pemberitahuan dari PDAM mengenai kapan layanan akan kembali normal. Macetnya pasokan air PDAM di Banjar Bangklet sudah yang kedua kalinya terjadi selama satu bulan terakhir. Sebelumnya, air PDAM sempat macet selama empat hari. ‘’Yang empat hari itu katanya karena pompanya terbakar. Setelah
itu sempat ngalir lagi selama tiga harian. Kemudian mati lagi sampai sekarang,’’ ujarnya sembari berharap PDAM segera menyelesaikan persoalan ini. Sementara itu, Direktur PDAM Bangli Wayan Yuliawan Askara tak menampik macetnya pasokan air PDAM ke Banjar Bangklet. Namun dia berdalih, masalah itu baru terjadi sejak dua hari lalu dan kini sudah terselesaikan. Dijelaskannya, macetnya pasokan ke Dusun Bangklet disebabkan adanya penambahan jaringan pipa distribusi dari Bangklet ke Dusun Palaktiying. Selain itu, masalah dipicu terminal listrik PDAM tersambar petir yang berdampak pada matinya mesin pompa. (kmb40)
Pinjaman Daerah Disepakati Rp 46 Miliar Bangli (Bali Post) Rencana Pemkab Bangli melakukan pinjaman daerah untuk membiayai pembangunan di tahun 2019 telah disetujui DPRD Bangli. Sesuai kesepakatan, besaran pinjaman Rp 46 miliar. Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata, Minggu (2/12) kemarin, mengatakan pascamendapat persetujuan dewan, saat ini eksekutif tengah mematangkan rencana pengajuan pinjaman daerah. Rencananya, Pemkab akan mengajukan pinjaman ke Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Menurutnya, angka Rp 46 miliar adalah jumlah maksimal pinjaman daerah
yang bisa diajukan Pemkab Bangli. Besaran pinjaman daerah ditentukan dari kemampuan keuangan daerah selama tiga tahun terakhir. ‘’Persyaratannya memang begitu. Dilihat kemampuan keuangan daerah tiga tahun, sebelum sekarang. Itu salah satu persyaratan untuk menentukan besaran pinjaman. Jadi angka Rp 46 miliar itu sudah maksimal. Tidak boleh lebih,’’ terangnya. Lebih lanjut dikatakannya, jenis pinjaman yang dipilih yakni pinjaman jangka pendek, dengan masa waktu pengembalian selama satu tahun. Jika pinjaman dilakukan tahun 2019 maka pengembaliannya dilakukan pada 2020.
Bali Post/ina
PASAR - Pinjaman daerah yang akan dilakukan Pemkab Bangli akan diarahkan untuk revitalisasi Pasar Singamandawa, Kintamani.
Seluruh pinjaman dialokasikan untuk pembangunan Pasar Singamandawa. Sesuai perhitungan, untuk membangun Pasar Singamandawa hingga tuntas, total dana yang dibutuhkan mencapai Rp 72 miliar. Namun karena nilai pinjaman daerah hanya Rp 46 miliar, pembangunan pasar di Kecamatan Kintamani itu dilakukan secara bertahap. ‘’Untuk tahun 2020, nanti kita akan lihat APBD. Kalau setelah pengembalian daerah masih punya uang ya tidak perlu minjam. Kalau setelah pengembalian ternyata uangnya kurang, ya kita pinjam lagi,’’ imbuhnya. Pengajuan pinjaman daerah sudah direncanakan Pemkab Bangli sejak beberapa bulan lalu. Semula Pemkab Bangli berencana meminjam Rp 75 miliar – Rp 100 miliar. Pinjaman tersebut direncanakan dipakai untuk membiayai sejumlah kegiatan terutama untuk pembangunan Pasar Singamandawa. Kepala Disperindag Bangli Nengah Sudibya belum lama ini mengungkapkan, pembangunan Pasar Singamandawa akan dilakukan mulai tahun 2019. Akibat keterbatasan waktu dan dana, pelaksanaan pembangunan dilakukan dengan kontrak tahun jamak atau bertahap. Untuk pembangunan tahun 2019, alokasi APBD senilai Rp 30 miliar. Sedangkan di tahun berikutnya Rp 44.691.000.000. (kmb40)
EKS RSU - Gedung eks RSU Bangli yang tak terawat sejak lebih dari lima tahun.
Bali Post/ina
Aset Belum Dihibahkan
Pemkab Tunda Pembangunan Taman Rekreasi di Eks RSU
Bangli (Bali Post) –
Rencana Pemkab Bangli membangun taman rekreasi di lahan bekas Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli di tahun 2019, dibatalkan. Salah satu alasannya, lahan yang untuk taman rekreasi masih berstatus aset Pemprov Bali. Sekretaris Daerah Ida Bagus Giri Putra, Minggu (2/12) kemarin, menyebutkan ada dua hal yang menjadi alasan Pemkab membatalkan rencana pembangunan tersebut. Selain akibat lahan dan bangunan eks RSU Bangli tersebut belum dihibahkan ke Pemkab Bangli, pembatalan juga akibat belum adanya detail engineering design (DED) dan rancangan anggaran biaya (RAB). ‘’Walaupun sudah ada komunikasi dari Gubernur dengan Bapak Bupati soal
hibah aset itu, tapi penghibahannya secara resmi belum ada,’’ imbuhnya. Mengingat di lokasi rumah sakit saat ini masih terdapat bangunan, maka dalam pembangunannya nanti Pemkab juga harus menyiapkan anggaran untuk pembongkaran bangunan. Biayanya cukup besar dan itu akan dimasukkan dalam RAB. Giri Putra membantah pembatalan itu akibat dewan tidak setuju. Dia justru memastikan, jika aset sudah dihibahkan dan DED
sudah clear, taman rekreasi itu akan direalisasikan Bupati. ‘’Sekarang kita selesaikan soal hibah tanahnya dulu. Setelah jadi milik kabupaten, baru kita buatkan DED-nya,’’ tegasnya. Ditambahkan Giri Putra, sesuai rencana awal, pembangunan taman rekreasi di eks RSU Bangli akan menggunakan dana bantuan PHR dari Pemkab Badung. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles menyatakan, pihaknya berharap perencanaan pembangunan taman
rekreasi disusun dengan baik. Jangan sampai pembangunan dipaksakan sebab justru akan menjadi temuan. Dia berpendapat, dibandingkan membangun taman rekreasi, akan lebih baik anggaran diarahkan untuk program hotmix jalan. Sebagaimana diketahui, pembangunan taman rekreasi di eks RSU Bangli diwacanakan Bupati Bangli I Made Gianyar beberapa waktu lalu. Gianyar menyebutkan, sejak tak lagi dimanfaatkan sebagai RSU Bangli, kondisinya sangat kumuh dan tak terawat. Karena itulah Gianyar berencana memanfaatkan kawasan itu untuk ruang publik. (kmb40)
15
Senin Paing, 3 Desember 2018
KMP Gerbang Samudera 1 Terbakar
130 Selamat, 3 Orang Hilang
Surabaya (Bali Post) –
Kapal patroli KNP Grantin milik Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Surabaya siang tiba di lokasi terbakarnya Kapal KMP Gerbang Samudera 1 dan segera bergabung dengan tim SAR untuk melakukan pemadaman dan melakukan penyisiran lebih lanjut untuk proses evakuasi.
Bali Post/ant
KORBAN - Petugas membawa penumpang korban kapal terbakar KM Gerbang Samudra 1 turun menggunakan tandu dari KM Kumala di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (2/12) kemarin.
BPD Bali Belum Rencanakan ’’Go Public’’
Bandung (Bali Post) Dalam rencana bisnis bank (RBB), Bank BPD Bali belum merencanakan go public tahun 2019. Padahal Bank BPD Bali membutuhkan modal per tahun sebanyak Rp 150 miliar. Namun pemegang saham yang dominan pemerintah daerah (pemda) baik provinsi maupun kabupaten/kota, telah berkomitmen menambah permodalan Bank BPD Bali. Direktur Operasional BPD Bali I.B. Gede Setia Yasa mengatakan, RBB BPD Bali tahun 2019 belum direncanakan untuk melakukan go public. Saat ini masih dalam pembicaraan proses transformasi dari kepemilikan saham. Sedangkan pemda masih berkomitmen memberikan permodalan. ‘’Walaupun belum melakukan hal itu, kami pada tahun 20102011 sudah pernah melakukan pembicaraan juga bagaimana proses transformasi dari kepemilikan saham. Ke depan mungkin tergantung kebijakan pemerintah daerah karena pada waktu itu belum diberikan,’’ ujarnya
saat gathering BPD Bali di Bandung, Sabtu (1/12). Meski BPD Bali sudah berbentuk perusahaan terbuka, namun sifatnya masih tertutup, karena pemda dikatakan masih komitmen menambah modal. Karena modal merupakan ‘’bumper’’ dari pertumbuhan. Dengan pertumbuhan bisnis 10 persen per tahun, Bank BPD Bali membutuhkan modal Rp 150 miliar - Rp 170 miliar per tahun. Kredit yang disalurkan Rp 16,5 triliun, pertumbuhan asetnya pada bulan Juni 2018 mencapai Rp 23,15 triliun. Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) pada semester I 2018 yaitu Rp 18,7 triliun dan komposisi DPK terbesar adalah dari tabungan. Menurut Setia Yasa, untuk memenuhi permodalan strateginya tidak harus go public. Untuk memperkuat rasio permodalan upaya yang dilakukan adalah menerbitkan obligasi. ‘’Untuk go public kita belum, karena pemda masih bisa penuhi modal,’’ tandasnya. Namun cara lain yang bisa dilakukan un-
Empat Pilar
Dari Hal. 1 Mahyudin dan Popong Otje Djundjunan pada Minggu kemarin menyosialisasikan empat pilar kebang-
saan kepada Himpunan Wanita Karya. Pada siang harinya, keduanya memberikan sosialisasi di hadapan Forum Komunikasi Perumahan Atas Air (FKP-
tuk menambah modal dengan menerbitkan obligasi. Lanjutnya, IPO belum menjadi rencana Bank BPD Bali tahun 2019, namun ke depan akan dikaji lagi. Karena rasio permodalan BPD Bali masih dalam posisi yang cukup baik. ‘’Artinya kita punya bumper 3 persen, sedangkan posisi CAR kita 22 persen. Pertumbuhan kita 2019 jika tidak ada setoran permodalan yang tidak sampai Rp 100 miliar, serendah-rendahnya kita bisa tumbuh 18 - 20 persen sesuai rencana kerja, dengan pertumbuhan kredit 9 persen,’’ bebernya. Sementara tahun 2019, Bank BPD Bali akan fokus untuk meningkatkan penyaluran kredit produktif. Selama ini Bank BPD Bali telah menjalin kerja sama dengan bank milik daerah Jawa Barat yaitu Bank BJB. Seperti kerja sama dalam pelayanan samsat online. Wajib pajak dari Bandung yang tinggal di Bali dalam membayar pajaknya bisa dilakukan di BPD Bali, begitu juga sebaliknya. (kmb42)
PA) Balikpapan di Pemukiman Atas Air Marga Sari. Empat pilar kebangsaan adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. (ant)
Bidang Pendidikan Dari Hal. 1 Awalnya bertujuan untuk menanamkan rasa nindihin gumi Bali lewat perjuangan di bidang pendidikan. Sekolah tertua yang didirikan di Kaliungu itu sempat dibakar oleh orang yang tak senang dengan kemajuan Saraswati. Sekolah ini kemudian pindah ke Jalan Kamboja serta berkembang pesat hingga saat ini. Saat itu Ibu Desak Raka Nadha (alm) menjadi guru inti di Saraswati mengabdi selama bertahun-tahun.
Dia menilai perkembangan lembaga pendidikan di Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar sudah banyak mengalami kemajuan, namun ditekankan warga besar Saraswati tak boleh berpuas diri, melainkan terus mengisi diri dengan kompetensi menghadapi persaingan global. ‘’Jika kita tak terus berubah ke arah yang lebih baik, kita akan digilas persaingan,’’ ujarnya. Sementara itu, lomba gerak dan lagu ‘’Membaca Bali Post’’ untuk kategori TK juara I di-
raih oleh TK Saraswati 1 Denpasar, juara II TK Saraswati 2 Denpasar dan juara III TK Saraswati 4 Denpasar. Untuk kategori SD lomba gerak dan lagu ‘’Membaca Bali Post’’ juara I diraih SD Saraswati 3 Denpasar, juara II SD Saraswati 2 Denpasar dan juara III SD Saraswati 5 Denpasar. Penyerahan hadiah dilakukan Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. dan Pimpinan KMB Satria Naradha. (sue)
Tidak Diundang Dari Hal. 1 Sementara itu, Presiden Joko Widodo memilih bersepeda menuju tempat kunjungan kerjanya di Bogor. Presiden dipastikan tidak diundang untuk hadir dalam acara Reuni 212 yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu kemarin. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun memilih bersepeda untuk hadir menyaksikan pemasangan instalasi listrik PLN di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Ia menempuh perjalanan
Luka Sobek Dari Hal. 1 Saat pilot mencoba untuk menaikkan pesawat sambil berbelok ke kanan, ternyata menyambar dan mengenai kepala Brigpol Ferdinandus hingga mengalami luka sobek. ‘’Insiden tersebut saat ini masih ditangani Polres Puncak Jaya,’’ kata Irjen Pol Martuani Sormin. Pesawat milik Pelita Air tiba di Lapangan Terbang Aminggaru pukul 06.15 WIT dan terbang pukul 06.45 WIT. Polres Puncak Jaya membawahi Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Puncak. (ant)
sekitar 1,5 km ditemani oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, sejumlah dirut BUMN, beberapa milenial BUMN, dan Paspampres. Sepanjang perjalanan, Jokowi menyapa warga yang telah menanti di pinggir jalan. Banyak dari warga
berusaha untuk mendekat dan mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel mereka. Presiden pada kesempatan itu mengenakan jaket berwarna hitam dipadu dengan celana jeans dan helm warna hijau pupus. (ant)
Kapal KMP Gerbang Samudera 1 milik PT Gerbang Samudera Sarana dengan rute Banjarmasin-Surabaya dilaporkan terbakar di perairan Madura pada 2 Desember 2018 pukul 01.00 dini hari. Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Dwi Budi Sutrisno menyebutkan, sebanyak 130 orang berhasil dievakuasi dengan selamat oleh awak kapal Boat Pan Marine 11 pada pukul 01.45 WIB untuk selanjutnya dipindahkan ke kapal KMP Kumala milik Dharma Lautan Utama (DLU) pada pukul 02.35 WIB yang sedang
melintas di tempat kejadian menuju Surabaya. ‘’Kapal yang terbakar tersebut dibantu pemadamannya oleh kapal KNP Grantin milik Armada PLP Surabaya dan KN SAR Widura milik Basarnas,’’ ujar Dwi Budi. Adapun Para penumpang kapal KMP Gerbang Samudera 1 yang berhasil dievakuasi sebanyak 127 orang dengan rincian jumlah penumpang sebanyak 96 orang, anak buah kapal (ABK) 31 orang. Adapun Nakhoda kapal dan dua orang ABK masih dalam proses pencarian. ‘’Seluruh penumpang dan ABK KMP Gerbang
Samudera 1 yang diangkut kapal KMP Kumala telah tiba di Pelabuhan Tanjung Perak pada pukul 07.30 WIB dan kami telah mendata seluruh korban dan selanjutnya Kapal KMP Kumala melanjutkan perjalanan kembali,’’ ungkapnya. Sementara itu, sebanyak 9 orang penumpang dibawa ke Rumah Sakit RSPHC untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. ‘’Dari 9 orang penumpang yang dirawat di Rumah Sakit RSPHC, 7 orang sudah pulang dan 2 orang harus rawat inap,’’ ujar Dwi Budi. (010)
Indonesia Raih Enam Emas dalam Ajang Keahlian Tingkat Asia
Jakarta (Bali Post) Tim Indonesia berhasil meraih enam emas dan tiga perak dalam kejuaraan keahlian tingkat Asia atau Worldskills Asia (WSA) 2018 yang diselenggarakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat menyambut kedatangan para delegasi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (2/12) dini hari, mengaku bangga akan prestasi yang diraih para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tersebut. ‘’Dengan prestasi yang kita raih ini, sekarang kita berada pada ranking pertama Asia,’’ ujar Mendikbud. Mendikbud mengaku sudah melaporkan prestasi tersebut kepada Presiden Joko Widodo dan Presiden mengaku bangga dan meminta agar semua SMK mengikuti apa yang sudah dicapai tersebut. Enam medali emas tersebut diraih oleh Luki Centuri untuk bidang lomba desain web (Web Design), Firli Rizki untuk bidang lomba instalasi listrik (Electrical Installation), Rizki Muhammad untuk bidang sistem administrasi jaringan IT (Network System
Administration), Hengky Sanjaya untuk bidang lomba solusi piranti lunak IT bisnis (IT Software Solution for Business), Isnaeni Wulandari untuk bidang lomba teknologi fesyen (Fashion Technology), dan A Nur Fatkhul Cholbi untuk bidang lomba pengatur suhu ruang dan pendinginan (Refrigeration and Air Conditioning). Sementara untuk medali perak diraih Salyan Alqosomi untuk bidang lomba Welding, Mustaqim untuk bidang lomba teknologi otomobil (Automobile Technology), dan M Khairul Abdulloah untuk lomba Electronik. Para delegasi tersebut merupakan lulusan SMKN 3 Boyolangu, SMKN 2 Kendal, SMKN 4 Surakarta, SMKN Bandung, SMKN 2 Banyumas, SMKN 2 Serang, SMKN 2 Sukohardjo, SMKN PGRI 3 Malang, dan SMKN Immanuel. WSA 2018 diikuti oleh 19 negara. WSA merupakan ajang yang diselenggarakan dua tahun sekali dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing Asia dan meningkatkan persaudaraan di antara negara Asia. ‘’Rencananya para pemenang ini akan kami berikan beasiswa hingga S-2 ke Jerman. Agar
Bali Post/ant
HADIAH - Mendikbud Muhadjir Effendy menyerahkan hadiah kepada peraih medali emas dan perak di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (2/12) dini hari. Indonesia berhasil meraih enam medali emas dan tiga perak dalam ajang Worldskills Asia (WSA) 2018 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). nantinya pulang, bisa menularkan ilmu yang didapatnya ke siswa SMK,’’ kata Muhadjir. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad mengatakan, Jerman dipilih karena Kemendikbud memiliki kerja sama dalam peningkatan vokasi. Sementara itu, Direktur
Pembinaan SMK Kemendikbud Bahrun mengatakan pihaknya akan berusaha meningkatkan kemampuan lulusan SMK agar bisa bersaing di dunia internasional. ‘’Kami akan mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang World Skill Competition yang akan digelar pada tahun depan,’’ kata Bahrun. (ant)
balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost
Senin PAing, 3 Desember 2018
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Bali Post/025/wan
JALAN SEHAT - Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji bersama Satria Naradha melepas balon saat pelepasan peserta jalan sehat (foto kiri) serta menyerahkan hadiah juara lomba gerak dan lagu (foto tengah). Sementara itu Bagus Ketut Lodji menyerahkan hadiah utama sepeda motor kepada guru SLUA Saraswati Made Resika.
Jalan Sehat HUT Ke-72 Yayasan PR Saraswati
Diisi ’’HAP Day’’, Guru SLUA Raih Sepeda Motor Denpasar (Bali Post) Jalan sehat HUT ke-72 Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar yang dirangkaikan dengan Bali Post Goes to School, Minggu (2/12) kemarin, berjalan semarak. Jalan sehat diikuti 20.000 peserta dari unsur siswa, mahasiswa, guru, dosen dan karyawan di lingkungan Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar.
Pada pengundian hadiah, siswa di lingkungan Yayasan PR Saraswati mengisi acara hiburan dengan berbagai atraksi, di antaranya dance modern dan tari. Saat acara itu juga digelar expo Harvest Agriculture Product (HAP) Day. HAP Day ini adalah pameran hasil pertanian Bali dan olahannya menjadi produk
jadi hasil binaan mahasiswa dan dosen Fakultas Pertanian Unmas Denpasar di desa. Produk ini adalah pengembangan agrobisnis dengan dana hibah penelitian Kemenristekdikti berbasis kewirausahaan. Mahasiswa memamerkan budi daya kangkung, beras organik, tanaman hias, kaktus, gerabah, pohon jambu,
Warriors Kalah
jagung, jeruk hingga berbagai aneka makanan olahan lainnya seperti tuak aren dan fooding. Hadiah utama sebuah sepeda motor diraih oleh salah seorang guru SLUA Saraswati 1 Denpasar Drs. I Made Resika. Hadiah langsung diserahkan Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut
kembali ke Jalan Kamboja. Desak Made Asri yang juga kepala SD terbaik I tingkat nasional menambahkan, serangkaian HUT ke-72 Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar diadakan pula persembahyangan bersama dilanjutkan dengan ziarah ke PMP Pancaka Tirta. Puncak HUT dilaksanakan 8 Desember mendatang. (025)
Liga Spanyol
Madrid Kian Melejit
Detroit – Blake Griffin mencetak 26 poin saat Detroit Pistons mengalahkan juara bertahan Golden State Warriors dengan skor 111-102 pada lanjutan kompetisi NBA, Minggu (2/12) kemarin. Kemenangan Pistons ini merusak kembalinya bintang Warriors, Stephen Curry. Andre Drummond menambahkan 16 poin dan 19 rebound untuk Pistons yang memperpanjang rentetan kemenangan menjadi lima pertandingan. ‘’Ini jelas kemenangan besar. Anda bisa tahu dari kerumunan dan suasana malam ini bahwa kami menghadapi tim besar,’’ ujar Griffin. Curry melewatkan 11 pertandingan akibat masalah pada paha. Dia membuat 27 poin, tetapi kehilangan tiga tembakan pertamanya dalam upaya mencetak tiga poin. Kevin Durant mencetak 28 poin dan Klay Thompson menambahkan 21 poin. ‘’Saya hanya tidak memiliki waktu yang tepat. Babak kedua lebih baik dan saya yakin akan membaik di setiap pertandingan,’’ kata Curry. Dalam laga lainnya, Cleveland Cavaliers ditundukkan Toronto Raptors dengan skor 95-106, Sacramento Kings mengalahkan Indiana Pacers 111-110, Houston Rockets mengatasi Chicago Bulls 121-105, Minnesota Timberwolves ditaklukkan Boston Celtics 109-118, Washington Wizzards menjungkalkan Brooklyn 102-88 dan New York Knicks menang atas Milwaukee Bucks 136-134 lewat perpanjangan waktu. (afp/kmb)
Madrid – Real Madrid berhasil mengatasi Valencia 2-0 dalam laga pekan ke-14 Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (2/12) dini hari kemarin. Kemenangan ini membawa tim besutan Santiago Solari melejit naik ke peringkat kelima klasemen sementara dengan raihan 23 poin, sedangkan Valencia (17) melorot ke urutan 13.
Golak Ketua FORKI Badung
Mangupura (Bali Post) Ketut Golak terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengkab Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (FORKI) Badung masa bakti 2018-2022 dalam Muskab FORKI di Puspem Badung, Minggu (2/12) kemarin. Golak merupakan calon tunggal yang didukung empat perguruan dan aliran karate yang memiliki suara, yakni Inkai, KKI, Lemkari dan Gojukai. Dalam menyusun pengurus, ia dibantu empat anggota tim formatur yaitu Nyoman Sumayasa (Inkai), Made Yudi Arsana (Lemkari), Dick Susetiawan (KKI) dan Oka (Gojukai). Ia bersedia memimpin induk olahraga karate di Badung karena ingin memajukan cabang olahraga bela diri ini. ‘’Kami akan menyusun program jangka pendek, menengah dan panjang,’’ ujar Dirut PDAM Badung ini. Menurut Sumayasa, pihaknya telah menyiapkan karateka Badung guna berlaga pada Piala Gubernur Bali dalam waktu dekat. Kejuaraan ini mempertandingkan kategori prapemula sampai junior. Atlet yang akan diterjunkan merupakan juara pada berbagai ajang termasuk Porjar.(022)
Lucas Vazquez
Gol bunuh diri Daniel Wass menjadi pembuka keunggulan tuan rumah sebelum dilengkapi oleh Lucas Vazquez pada paruh akhir pertandingan. Gol pembuka keunggulan Madrid lahir saat laga baru berjalan delapan menit. Wass yang berupaya menghalau umpan silang Dani Carvajal malah menyarangkan bola ke gawang Valencia. Madrid menggandakan keunggulan ketika sebuah serangan balik diakhiri Karim Benzema yang menggulirkan bola kepada Vazquez yang berdiri lebih bebas untuk mencetak gol ke gawang Valencia pada menit ke83. ‘’Kami tidak bermain bagus melawan Eibar tetapi kami bagus di Roma dan benarbenar baik hari ini,’’ kata Solari. Sementara itu, Juventus sukses mempecundangi tuan rumah Fiorentina 3-0 dalam per-
Wilder dan Fury Ingin Tarung Ulang
Bali Post/afp
Deontay Wilder (kanan) dan Tyson Fury.
Los Angeles – Petinju AS Deontay Wilder mempertahankan gelar kelas berat WBC setelah mendapat keputusan seri mendebarkan melawan Tyson Fury dari Inggris di Staples Center, Los Angeles, Minggu (2/12) kemarin. Satu juri memberi angka kemenangan 115-111 kepada Wilder, juri lain 114-112 bagi Fury dan juri ketiga memberi niai imbang 113-113. Catatan skor menunjukkan bahwa Wilder mendapat keuntungan besar dari dua kali jatuhnya Fury di ronde ke-9 dan ke-12. Saat itu ketiga juri mencatat skor 10-8, namun dalam keseluruhan ronde kedua petinju terpisah oleh satu poin tunggal. Setelah sempat bertukar kata-kata keras menjelang pertarungan, kedua petinju itu akhirnya sama-sama saling memuji usai lonceng berbunyi dan saling menginginkan pertarungan ulang. ‘’Seratus persen kami akan melakukan pertarungan ulang,’’ kata Fury.(ant/rtr)
PS Badung Terhenti di Babak 32 Besar
Mangupura (Bali Post) – PS Badung menelan pil pahit di kandang sendiri. Langkah Tim Keris terhenti di babak 32 besar kompetisi Liga 3 Indonesia putaran nasional setelah dikalahkan Lampung Sakti dengan skor 1-2 pada laga Grup D di Stadion Samudra, Kuta, Minggu (2/12) kemarin. Dalam pertandingan lainnya, Perssu Sumenep, Madura, menekuk Persedikab Kabupaten Kediri 3-2 di Lapangan Beji Mandala, Pecatu, Kuta Selatan. Dengan demikian, dua tim yang lolos ke babak 16 besar adalah Lampung Sakti dan Perssu Sumenep, sedangkan PS Badung dan Persedikab
Lodji, M.S. Ketua Panitia HUT ke-72 Yayasan PR Saraswati Pusat Dra. Desak Made Asri, M.Psi. mengaku bangga jalan santai kali ini sukses dan meriah didukung cuaca yang cerah. Jalan sehat menempuh jarak 6 km dengan start di depan kampus Unmas menuju Jalan Hayam Wuruk, Nusa Indah, WR Supratman dan
tersingkir. Pendukung setia PS Badung dikejutkan dengan gol cepat pemain gelandang Lampung Sakti Arjuna Rahman ketika pertandingan yang dipimpin wasit Dalail (Batang) baru berguli semenit. Sepakan Arjuna yang mengarah ke gawang gagal diselamatkan kiper PS Badung Putu Febri Andika. Tertinggal 0-1, Tim Keris berupaya bangkit. Semenit menjelang turun minum, gocekan Jhonny Yunus Tagi sukses memperdaya kiper Lampung Sakti Tegar Dadi Prakoso. Memasuki babak kedua, Lampung Sakti terus meningkatkan tempo
serangannya. Alhasil, gelandang serang Angga Irawan mampu menjebol gawang Putu Febri pada menit ke-54. Gol ini sekaligus menjadi penentu kemenangan Lampung Sakti atas tuan rumah dengan skor 2-1. Manajer Tim PS Badung Nyoman Graha Wicaksana menyebut asuhannya yang dioles pelatih AAK Bramastra dan Kadek Loco Ediana kurang beruntung. ‘’Tercatat beberapa peluang emas gagal dikonversi menjadi gol, seperti membentur mistar gawang,’’ ujar Ketua Umum Askab PSSI Badung ini. PS Badung tetap menjadi tuan rumah babak 16 besar yang melibatkan Lampung Sakti. (022)
tandingan Liga Italia di Stadion Artemio Franchi, Firenze. Ini adalah kemenangan kelima berturut-turut buat pasukan Massimiliano Allegri dan ke-13 dalam 14 laga. Hasil ini membawa Juve memuncaki klasemen dengan keunggulan 11 poin atas tim peringkat kedua Napoli. Ketiga gol sang juara bertahan dibukukan oleh Rodrigo Bentancur, Giorgio Chiellini dan penalti Cristiano Ronaldo. Bagi Ronaldo, ini merupakan golnya yang ke-10 Ronaldo di Liga Italia, start terbaik bagi pemain debutan Juve sejak John Charles pada 1957-1958. ‘’Usaha tim yang hebat, kemenangan penting,’’ tulis Ronaldo di media sosial setelah pertandingan. Pelajaran Manchester City semakin mantap di puncak klasemen sementara Liga Inggris setelah menundukkan Bournemouth 3-1 dalam laga pekan ke-14 di Stadion Etihad, Manchester, Sabtu (1/12) malam. Bernardo Silva yang baru kembali dari cedera mencetak gol pembuka kemenangan City, dilengkapi Raheem Sterling dan Ilkay Guendogan. Bournemouth membalas lewat Callum Wilson. Tim besutan Pep Guardiola memimpin dengan raihan total 38 poin, unggul lima angka atas Liverpool
(33) yang memainkan laga pekan ke-14 pada Minggu (2/12) menghadapi Everton (22) dalam Derby Merseyside. Sementara Bournemouth (20) harus rela melorot ke urutan ke-10 lantaran di pertandingan lain Leicester City (21) menang 2-0 atas Watford (20). Guardiola menyebut keberhasilan timnya mengatasi Bournemouth menjadi pelajaran penting bagaimana tetap meraih kemenangan di tengah kondisi kelelahan. ‘’Sebuah kemenangan yang baik, setelah Liga Champions yang sulit. Orang-orang berpikir mudah bagi kami, tapi nyatanya tidak demikian. Itulah kenapa saya suka menang dengan cara seperti ini,’’ ujarnya di akun Twitter resmi City. Borussia Dortmund semakin menjauhi rival-rivalnya di Liga Jerman berkat kemenangan 2-0 atas tamunya Freiburg. Tambahan tiga poin membuat Dortmund kini mengoleksi 33 poin, unggul tujuh poin atas pesaing terdekatnya Borussia Moenchengladbach. Juara musim lalu Bayern Muenchen mencuri tiga poin dari kandang Werder Bremen, setelah meraih kemenangan 2-1 di Weserstadion. Muenchen naik dua posisi untuk menghuni peringkat ketiga dengan 24 poin. (ant/rtr)
Atlet Soft Tenis Korea Sapu Gelar Denpasar (Bali Post) Atlet soft tenis Korea Selatan menyapu bersih semua gelar yang diperebutkan dalam kejuaraan bertajuk ‘’The 4 th Indonesian Soft Tennis Championships’’ di Lapangan Tenis KONI Bali, Denpasar, yang berakhir Minggu (2/12) kemarin. Tim Negeri Ginseng memborong enam gelar juara yaitu beregu putra-putri, ganda putra-putri dan tunggal putraputri. Di nomor tunggal putri, Jin Sua menjadi juara setelah menang atas Angelica Irena Lontoh (Indonesia). ‘’Saya kalah teknik dan strategi. Saya akui Jin Sua lebih matang,’’ ujar Angelica usai pertandingan. Angelica awalnya adalah atlet tenis lapangan. Sejak 2014 ia beralih ke soft tenis dan menjadi cadangan skuad tim nasional Indonesia pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang yang merebut medali perak dan perunggu. Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Soft Tenis Seluruh Indonesia (Pesti) Martuama Saragi mematok target tiga medali emas pada SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Seleknas atlet akan digelar Februari 2018 mendatang. ‘’Beberapa atlet nasional dan daerah berlaga di Bali. Mereka bisa menambah jam terbang, sebab meladeni petenis Korea, India dan Kanada,’’ jelasnya. (022) Angelica Irena Lontoh