Skip to main content

Edisi Sabtu 03 November 2018 | balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

NOMOR 76 TAHUN KE 71

Bali Post

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Bali Post/kmb

GKN AWARD - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat dan Bupati Kuningan foto bersama para pemenang Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Award 2018 pada acara Pengembangan Potensi Koperasi dan UMKM di Kabupaten Kuningan, Jumat (2/11) kemarin. Award ini diberikan kepada delapan lembaga yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Warmadewa (Unwar), Bali TV, PT Bank Mandiri (Tbk), PT IBM Indonesia, Komunitas Tangan Di Atas, Himpunan GKN Indonesia, dan Koperasi Mahasiswa UIN Walisongo, Semarang.

Kemenhub, Boeing, dan Lion Bertemu

KPK Tahan Wakil Ketua DPR-RI

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR-RI Taufik Kurniawan (TK) yang telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi terkait perolehan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen. ‘’TK ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di kantor KPK Kavling C-1 Jakarta,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (2/11) kemarin.

Diskusikan ’’Logbook’’

Jakarta (Bali Post) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan pertemuan dengan perwakilan teknisi Boeing dan Lion Air guna membahas permasalahan pada pesawat yang menyebabkan kecelakaan pada penerbangan JT610 tujuan JakartaPangkal Pinang pada Senin (29/10). ‘’Siang ini teknisi Boeing datang ke kantor kami dengan Lion Air mendiskusikan tentang temuan yang ada,’’ kata Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Capt. Avirianto pada konferensi pers di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (2/11) kemarin. Avirianto menjelaskan permasalahan teknis yang tercatat dalam buku riwayat pesawat atau logbook Boeing 737 MAX 8 sudah didiskusikan oleh teknisi Boeing dan Lion Air. Selanjutnya, Kementerian Perhubungan akan membuat license plane sambil menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). ‘’Setelah itu kita akan membuat licence plane sambil menunggu KNKT. Apa yang sudah kemarin ditulis permasalahan di logbook pesawat didiskusikan dengan Boeing diharapkan menjadi titik penyelesaian dari JT610,’’ katanya. Seperti diketahui, perusahaan manufaktur pesawat Boeing siap memberikan bantuan teknis untuk investigasi pesawat Lion Air Boeing 737 MAX 8 dengan nomor penerbangan JT610 rute Jakarta-Pangkal Pinang. ‘’Boeing siap memberikan bantuan teknis untuk investigasi kecelakaan. Sesuai dengan protokol internasional, semua pertanyaan tentang investigasi kecelakaan penerbangan harus diarahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi Indonesia,’’ demikian pernyataan resmi Boeing, Senin (29/10). Sementara itu, tiga korban kembali teridentifikasi oleh tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System atau Identifikasi TKP (INAFIS) Polri, Jumat kemarin. Tiga korban teridentifikasi tersebut, hasil dari pemeriksaan pada 67 kantong jenazah yang tiba di Rumah Sakit Polri Raden Said Sukanto sejak Senin (29/10). ‘’Hari ini berhasil teridentifikasi tiga korban kecelakaan Lion Air JT610 atas nama Candra Kirana, Monni dan Hizkia Jorry Saroinsong hasil dari pemeriksaan pada 67 kantong jenazah yang berisi potongan tubuh dan telah melalui rekonsiliasi,’’ kata Kepala Rumah Sakit Polri Kombes Pol. Musyafak. (ant)

Danau Terdegradasi, Bali Kekurangan Air Baku Danau sebagai ‘’tendon’’ air Bali kini mulai terdegradasi. Padahal, danau di Bali berkontribusi besar dalam menjaga sekitar 1.300 sumber mata air yang selanjutnya mengalir menjadi sungai Halaman 2 Tabrak Remaja hingga Tewas, Sopir Kabur Kasus tabrak lari terjadi di simpang Jalan Dewi Sri-Jalan Dewi Sri 3, Kuta, Jumat (2/11) kemarin. I Ketut Wisnawa (18) tewas setelah ditabrak mobil. Bukannya menolong, sopir mobil tersebut malah kabur. Halaman 3

Bocah 1,5 Tahun Nyaris Diculik Bocah berusia 1,5 tahun Ni Komang Purwani Puspa Dewi nyaris menjadi korban penculikan. Saat bersama ibunya, Ni Wayan Sukerti, korban nyaris diculik oleh orang tak dikenal saat melintas di dekat pura subak di Desa Batubulan, Sukawati, Kamis (1/11) lalu. Halaman 9 Membandel, Pengolahan Minyak Ikan Dibuldoser Jajaran Satpol PP Pemkab Jembrana, Jumat (2/11) kemarin mengosongkan tanah negara di Pengambengan. Tempat pengolahan minyak ikan di tanah itu pun dibuldoser setelah Satpol PP tiga kali melayangkan surat peringatan. Halaman 10

Bali Post/ade

ROMPI ORANGE - Wakil Ketua DPR-RI Taufik Kurniawan menggunakan rompi orange usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Jumat (2/11) kemarin. Ia resmi ditahan dalam kasus suap.

Sebelumnya, KPK memeriksa Taufik Kurniawan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Usai diperiksa sekitar sembilan jam, Taufik menyatakan akan kooperatif mengikuti proses hukum di KPK. ‘’Satu hal yang ingin saya katakan secanggih-canggihnya rekayasa manusia, rekayasa milik Allah yang paling sempurna. Artinya, saya akan ikuti dan hormati proses hukum di KPK,’’ kata Taufik yang telah mengenakan rompi jingga tahanan KPK itu. KPK pada Selasa (30/10) resmi menetapkan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu sebagai tersangka menerima hadiah atau janji. Penerimaan hadiah atau janji oleh Taufik Kurniawan terkait perolehan anggaran DAK fisik pada APBN Perubahan Tahun Anggaran 2016 untuk alokasi APBD Perubahan Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2016. Diduga Taufik Kurniwan menerima sekurang-kurangnya sebesar Rp 3,65 miliar.

Peneliti Indonesian Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho menyarankan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan untuk mundur dari jabatannya agar bisa berkonsentrasi dalam menghadapi permasalahan hukumnya. “Kalau punya rasa malu harus mundur dari jabatannya saat ini,” kata Emerson di Semarang, Kamis. Dengan mundur dari jabatannya sebagai wakil ketua DPR, lanjut dia, politikus PAN itu bisa konsentrasi dalam menghadapi kasus hukumnya. Selain itu, menurut dia, jika Taufik tidak mundur, maka bisa sangat mungkin terjadi konflik kepentingan dalam penanganan perkara ini. Kasus tersebut berkaitan dengan perkara suap yang menyeret nama mantan Bupati Kebumen Yahya Fuad. Dalam perkara itu, Yahya Fuad yang dinyatakan menerima suap sebesar Rp 12,03 miliar dijatuhi hukuman 4 tahun penjara. (ant)

Revitalisasi Sungai di Denpasar

Gaungnya Mendunia

Sungai yang dulu menjadi tempat membuang sampah, kini telah berubah menjadi ruang publik untuk rekreasi. Kota Denpasar telah memberi contoh untuk itu. Bahkan gaungnya telah mendunia. Sebagai bukti, sejumlah delegasi IMF-WB menjadikan sungai di Denpasar sebagai salah satu objek yang dikunjungi. Lalu apa yang sebenarnya menjadi sasaran dalam revitalisasi sungai yang sebelumnya identik dengan kumuh dan kotor. Pemerintah Kota Denpasar terus mengembangkan objek wisata baru di luar kawasan pantai. Salah satunya dengan menata bantaran sungai yang ada di Kota Denpasar. Lima dari 11 aliran sungai yang

membelah Kota Denpasar telah ditata. Kelimanya; Tukad Badung, Tukad Bindu, Tukad Loloan, Tukad Tagtag dan Tukad Mati. Hal. 15 Semua Kalangan

Bali Post/ara

TUKAD BINDU - Bantaran Tukad Bindu yang tertata bersih, sehingga warga tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai ini.

’’Reuni’’ dengan Komisi X, Koster Dapat Dukungan agar Programnya Berjalan Sukses

DPR RI - Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kerja Komisi X DPR-RI yang dipimpin Ketua Komisi X Dr. Ir. Djoko Udjianto di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (1/11) malam.

GUBERNUR Bali Wayan Koster menerima kunjungan kerja Komisi X DPR-RI yang dipimpin Ketua Komisi X Dr. Ir. Djoko Udjianto di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (1/11) malam. Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan rasa gembiranya bisa bertemu dengan koleganya semasa menjabat anggota DPR-RI. Koster mengatakan dirinya banyak belajar selama menjadi anggota komisi yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pemuda olahraga, perpustakaan, dan pariwisata selama tiga periode tersebut. Itu sebabnya ia berharap dengan menjadi gubernur dirinya

bisa mengimplementasikan pengetahuan yang telah didapatnya sekaligus mendapat dukungan dari pemerintah pusat yang difasilitasi oleh para anggota DPR di Komisi X. Salah satu program yang diharapkannya mendapat dukungan Komisi X adalah program wajib belajar 12 tahun. Menurutnya, hal ini mungkin terwujud karena 85 persen warga Bali sudah lulusan SMA, artinya tinggal 15 persen lagi yang perlu dikejar untuk menyelesaikan pendidikan 12 tahun. ‘’Sudah kami susun petanya di mana daerah yang sudah mendekati dan daerah mana yang harus kita dorong,’’ ujarnya. Pihaknya juga akan

menyusun peraturan serta menyiapkan sarana dan prasarana termasuk tenaga pengajar untuk mewujudkan hal ini. Selain di bidang pendidikan, Gubernur Koster juga menyampaikan beberapa rencana kerjanya untuk menata sektor pariwisata dan budaya di Bali. Ketua Komisi X Djoko Udjianto menyampaikan kunjungan kerja kali ini memang bertujuan untuk menggali dan menyerap aspirasi di daerah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Komisi X. Oleh karena itu, semua masukan yang diterima dalam pertemuan ini akan menjadi bahan untuk ditindaklanjuti oleh Komisi X.

Selain bertemu dengan Gubernur dan para pemangku kepentingan di bidang pendidikan, budaya, perpustakaan, pemuda dan pariwisata, Komisi X juga melakukan kunjungan ke beberapa tempat seperti Monkey Forest, Museum Rudana dan Taman Safari. Ketua Komisi X Djoko Udjianto menyampaikan rasa kagumnya terhadap destinasi wisata tersebut yang mampu menunjang kunjungan wisatawan yang ditargetkan pemerintah, namun sekaligus mengingatkan agar pemerintah perlu mengantisipasi persoalan kemacetan, parkir dan keamanan di destinasi wisata tersebut. (ad104)


DENPASAR

2

Sabtu Paing, 3 November 2018

Penataan Belum Rampung

Penyerahan Aset Jalan Dipertanyakan Anggota DPRD Denpasar A.A. Gede Mahendra, S.E., S.H. mengatakan, pihaknya sudah memastikan pelimpahan aset tersebut kepada Pemkot Denpasar dari Pemprov Bali. Aset jalan yang diserahkan itu, yakni Jalan Teuku Umar Barat dari simpang Jalan Mahendradatta sampai perbatasan Badung. ‘’Kemarin saya sudah pastikan ke Dinas PUPR, bahwa benar jalan itu sekarang menjadi kewenangan kota,’’ ujar politisi Golkar ini, Jumat (2/11) kemarin. Mahendra mengatakan, pelimpahan itu dinilai memberatkan Pemkot Denpasar. Karena penataan drainase

jalan tersebut belum dilakukan, sehingga bebannya ada di Denpasar. Bahkan pada 2019 Pemkot sudah mengalokasikan dana yang cukup besar untuk menggarap penataan drainase tersebut. Padahal, bila itu sudah ditata, masih ada banyak pekerjaan yang lebih mendesak untuk digarap. Bukan hanya drainase yang belum digarap, jalur tersebut juga sering terjadi genangan bila hujan turun. Ini artinya PUPR kembali harus melakukan perbaikan, karena sudah menjadi tanggung jawab Pemkot Denpasar. ‘’Semestinya jalan-jalan protokol seperti itu tidak perlu dilim-

pahkan lagi pengelolaannya. Terlebih jalan itu menjadi penghubung antardaerah,’’ jelas Sekretaris Komisi I DPRD Denpasar ini. Menurut Mahendra, bila terjadi pelimpahan seperti itu, seharusnya kondisinya sudah tertata. Terutama infrastruktur pendampingnya, seperti drainase, karena fungsinya sangat strategis dalam menjaga kondisi jalan agar tidak cepat rusak. Bila drainase belum tertata, maka jalan tidak akan bertahan lama, karena cepat rusak. Air yang tergenang sulit mengalir ke drainase menjadi penyebab cepatnya kondisi jalan rusak. (kmb12)

Denpasar (Bali Post) Danau sebagai ”tendon” air Bali kini mulai terdegradasi. Padahal danau-danau yang ada di Bali berkontribusi besar dalam menjaga sekitar 1.300 sumber mata air yang selanjutnya mengalir menjadi sungai.

di Bali Utara. Sementara Bendungan Sidan sebetulnya masih belum bisa mengatasi defisit 5 meter kubik air di Sarbagita. Sebab, bendungan itu hanya menghasilkan 1,7 meter kubik per detik air. Paling tidak dibutuhkan bendungan yang secara keseluruhan menghasilkan 10 meter kubik per detik air. “Kita harus bangun lagi bendungan untuk Sarbagita, calon-calonnya di selat kiri dan kanan. Banyak dibutuhkan, termasuk yang memanfaatkan Tukad Unda, Waduk Muara, itu kita punya 1,5 meter kubik per detik. Tapi ini belum mendapat pendanaan,” katanya. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) – Penyerahan pengelolaan jalan dari Pemprov Bali kepada Pemkot Denpasar dipertanyakan anggota DPRD Denpasart. Terlebih, penyerahan aset tersebut tidak lazim terjadi. Status jalan provinsi yang kemudian diserahkan pengelolaannya ke kabupaten/kota, status jalan pun akan turun. JALAN - Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar, Jumat (2/11) kemarin. Pemprov Bali melimpahkan aset jalan ini kepada Pemkot Denpasar. Bali Post/eka

Teroris Kumpulkan Dana dengan ’’Cover’’ Aksi Kemanusiaan Denpasar (Bali Post) Jaringan teroris di Indonesia terbagi dalam beberapa jaringan yang berafiliasi dengan ISIS maupun Al-Qaeda. Masing-masing jaringan teroris tersebut mempunyai perbedaan dalam pengumpulan dan penyaluran dana, baik untuk aksi teror yang dilakukan maupun pergerakan organisasi mereka. Saat ini mereka diduga membuat badan atau lembaga pengumpulan dana dengan cover aksi sosial dan kemanusiaan. Ternyata ada aliran dananya untuk tindak pidana terorisme dan Polri sudah berhasil membongkar beberapa badan atau lembaga nonprofit pengumpul dana tersebut. Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Jumat (2/11) kemarin, mengutip paparan Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose mewakili Kapolri Jenderal Prof. Muhammad Tito Karnavian saat menjadi keynote speaker 10th International Conference on Financial Crime and Terrorism Financing (IFCTF) digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (31/10) lalu. ‘’Kegiatan ini diselenggarakan oleh AIF (Asian Institute of Finance) bekerja sama dengan Bank Negara Malaysia,’’ ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Irjen Golose menjelaskan perkembangan tindak pidana terorisme di Indonesia. Selain itu, ia juga memberikan beberapa gambaran penting tentang jaringan dan pendanaan terorisme, baik yang sudah dikerjakan maupun yang sedang dihadapi oleh Polri saat ini. Tercatat dari awal tahun 2018 sampai dengan saat ini terjadi sebanyak 21 aksi teror, di mana masing-masing aksi tersebut terdapat pola pendanaan yang berbeda-beda. Jenderal bintang dua di pundak ini mengungkapkan, dengan adanya fenomena ISIS saat ini, berdampak bagi pergerakan teroris di Indonesia, seperti munculnya frustrated travelers yaitu orang-orang yang tidak berhasil bergabung ke Suriah karena terlebih dahulu dideportasi oleh negara transit. Selanjutnya, returnees atau foreign terrorist fighters (FTF) yang sudah kembali ke Indonesia dari negara konflik. Unexpected actors, di mana satu keluarga menjadi pelaku pengeboman gereja di Surabaya, ini mungkin yang pertama di dunia. Tidak hanya fenomena perubahan pelaku teror, pola pendanaan terorisme juga

berkembang. Para pelaku tindak pidana pendanaan terorisme selalu mencari celah agar aliran transaksi pendanaannya tidak mudah terlacak. Fintech seperti Paypall, Cryptocurrency dan Moneygram, mereka manfaatkan dalam mengalirkan dana untuk aksi teror. ‘’Oleh karena itu, Bapak Kapolda menegaskan bahwa perlunya monitoring badan atau lembaga pengumpulan dana baik yang terdaftar maupun yang tidak terdaftar,’’ ungkap Kombes Hengky. Pada kesempatan baik itu, lulusan Akpol 1988 ini menegaskan, jaringan teroris saat ini membuat badan atau lembaga pengumpulan dana dengan cover aksi sosial dan kemanusiaan, namun ternyata ada aliran dananya untuk tindak pidana terorisme. Polri sudah berhasil membongkar beberapa badan atau lembaga nonprofit pengumpul dana tersebut. Ia menjelaskan, untuk mengatasi isu pendanaan terorisme, Indonesia memiliki beberapa strategi berdasarkan Undangundang Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme. Untuk upaya pencegahan menggunakan The Know Your Costumers (KYC), pelanggan melakukan keterlambatan, pelaporan dan pemantauan dalam sektor keuangan. Pemberantasan dengan pembekuan aset tanpa bayaran, penegak hukum dapat membekukan aset dari tersangka dan organisasi yang telah terdaftar dalam daftar teroris dan organisasi teroris dengan sistem penegakan hukum. Sejak 2014 sampai 2018, ada 72 penyidikan tindak pidana yang berhasil. Selain itu, upaya untuk memberantas terorisme adalah upaya kolaborasi antara beberapa badan di Indonesia, sektor keuangan, pembuat undang-undang, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Badan Intelijen dan penegakan hukum. Mengakhiri paparannya, jenderal bintang dua di pundak ini mengajak seluruh peserta konferensi turut serta dalam mencegah dan memberantas tindak pidana terorisme, khususnya aliran pendanaannya. Pasalnya dana atau uang tersebut merupakan darah kehidupan terorisme itu sendiri. Tanpa dana atau uang, terorisme pastilah tidak akan dapat melakukan aksinya. (kmb36)

Bali Post/ist

KONFERENSI - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose saat menghadiri dan menjadi keynote speaker 10th International Conference on Financial Crime and Terrorism Financing (IFCTF) di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (31/10) lalu.

Topik :

Danau Terdegradasi, Bali Kekurangan Air Baku Dari empat danau yang ada, degradasi Danau Buyan tercatat paling signifikan. “Ini akibat dari alih fungsi lahan di kawasan Baturiti. Dulu kebun kopi, sekarang menjadi ‘kebun’ vila. Itu membuat perilaku yang berbeda sehingga sedimentasi terjadi. Ancamannya di sini kedalamannya berkurang, kemudian volume airnya berkurang,” ungkap Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida I Ketut Jayada, Kamis (1/11). Menurut Jayada, potensi air di Bali saat ini 239 meter kubik per detik per tahun. Sedangkan kebutuhan mencapai 103 meter kubik per detik per tahun. Meskipun kelihatannya surplus, namun angka

ini tidak menggambarkan keadaan sebenarnya. Bisa dilihat dari 391 sungai yang ada, hanya 162 sungai yang mengalir terus sepanjang tahun. “Sisanya ini sungaisungai temporer, 76 sungai bahkan baru ada airnya apabila ada hujan. Kalau tidak ada hujan, tidak ada airnya,” jelasnya. Jayada menambahkan, potensi air di Bali sebagian besar masih dimanfaatkan untuk irigasi. Sistem pengairan yang tertata dengan baik lewat subak justru menjadi kendala untuk memenuhi kebutuhan air baku. Di daerah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan) bahkan sudah mengalami

defisit air baku hingga 5 meter kubik per detik. “Memang Sarbagita ini menjadi keprihatinan kita karena tingkat layanan PDAM, khususnya di Denpasar itu cuma 48 persen, sangat rendah. Berarti ada 62 persen penduduk Denpasar tidak terlayani PDAM. Memang tidak ribut karena hampir semua rumah punya sumur-sumur dengan kualitas air cukup bagus,” paparnya. Namun, lanjut Jayada, pemanfaatan air bawah tanah lewat sumur-sumur bor ini berbahaya. Daerah-daerah pariwisata seperti Nusa Dua, Kuta, dan Sanur bahkan masuk zona merah karena sudah ada intrusi air laut.

Hal itu terjadi akibat pemanfaatan air tanah yang berlebihan. Selain intrusi air laut, pemanfaatan air tanah yang berlebihan juga berpotensi menurunkan muka tanah dan membuat lubang di bawah tanah sehingga rawan amblas. Pihaknya kini berupaya menyiapkan air baku untuk bisa melarang sumur-sumur bor di masyarakat. “Kami harus membangun bendungan. Sungai kita kan kecil, pada saat ada hujan, banjir, terbuang ke laut. Dengan kita membuat bendungan, air hujan kita tampung di atas, kemudian baru kita pakai,” jelasnya. Jayada menambahkan, tahun ini dibangun Bendungan Sidan (Belok Sidan, Badung) dan Bendungan Tamblang (Sawan, Buleleng). Bendungan Tamblang khususnya dibangun untuk mengantisipasi rencana bandara

Denpasar (Bali Post) Maraknya toko jaringan Tiongkok hingga dugaan penjualan paket wisata murah disikapi pemerintah. Selain memburu guide liar asing tanpa izin, salah satunya juga melakukan sidak yang dilakukan Satpol PP Kota Denpasar. Selain menangkap guide liar, Jumat (2/11) kemarin digelar sidang tindak pidana ringan (tipiring) terkait kasus toko perhiasan milik PT Permata Indah Indonesia di Bypass Ngurah Rai 888, Suwung, Denpasar Selatan. Sidang tipiring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar ini menghadirkan hakim tungggal I Wayan Kawisada. Dalam amar putusannya, hakim akhirnya menghukum terdakwa dengan pidana denda Rp 5 juta atau bisa diganti pidana kurungan selama tujuh hari. Sebelum pada proses putusan, hadir Satpol PP Kota Denpasar diwakili penyidik A.A. Jimnantara Putra dan I Gusti Putu Hendrawan. Se-

mentara terdakwa Direktur Utama (Dirut) PT Permata Indah Indonesia Herman Sulimin (40) didampingi kuasa hukumnya, Andika. Dalam sidang, tim Satpol PP menghadirkan dua orang saksi yakni I Ketut Ngenteg Diana dan I Wayan Sinta Atmaja. Kedua saksi ini menerangkan sempat melakukan sidak ke toko perhiasan milik PT Permata Indah Indonesia di By-pass Ngurah Rai, Suwung, Kamis (25/10) pukul 13.00 Wita. Dalam sidak tersebut pihaknya menemukan kegiatan usaha yang dilakukan PT Permata Indah Indonesia tidak dilengkapi izin operasional. ‘’Waktu kami tanyakan Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), pemilik toko yang saat itu diwakili pengacaranya, Jerry Sastrawan, tidak bisa menunjukkan,’’ jelasnya. Kuasa hukum terdakwa, Andika, yang diberi kesempa-

tan menanggapi keterangan tim Satpol PP membantah beberapa hal. Di antaranya terkait perizinan yang dimiliki. Dijelaskan, jika sejak menyewa lokasi tersebut dan melakukan renovasi pada Maret lalu hingga beroperasi pada September, pihaknya sudah berusaha mengurus perizinan tempat usaha tersebut. Andika lalu menunjukkan akta pendirian perusahaan serta beberapa perizinan lainnya. ‘’Untuk SITU dan SIUP saat ini pengurusannya secara online dan kami sedang melakukan proses tersebut,’’ ujarnya sambil menunjukkan bukti pengurusan NIB (Nomor Induk Berusaha). Meski disebut ada iktikad baik dari terdakwa, namun hakim tunggal Kawisada tetap memutuskan terdakwa bersalah karena melakukan kegiatan usaha tanpa izin. Dalam putusannya, Kawisada menjerat pemilik usaha dengan Pasal 2 ayat (1) Perda

Kota Denpasar Nomor 7 Tahun 2005 jo Pasal 29 ayat (1) Perda Kota Denpasar Nomor 7 Tahun 2005 tentang Retribusi Tempat Usaha dan Izin Gangguan dan Pasal 2 ayat (1) Perda Kota Denpasar Nomor 13 Tahun 2002 jo Pasal 22 ayat (1) Perda Kota Denpasar Nomor 13 Tahun 2002 tentang SIUP. Sehingga dia dipidana denda Rp 5 juta atau bisa diganti pidana kurungan selama tujuh hari. Usai pembacaan putusan, terdakwa Herman Sulimin langsung menyatakan akan membayar denda Rp 5 juta. ‘’Saya siap membayar,’’ ujar Herman. Selain sidang pelanggaran perda yang dilakukan toko perhiasan PT Permata Indah Indonesia, lebih dulu digelar sidang guide Tiongkok liar dengan terdakwa Kim Beng (51) sekitar pukul 09.30 Wita. Dalam sidang terungkap jika Kim Beng ditangkap petugas Satpol PP Provinsi Bali saat

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

’’Guide’’ Liar Diadili, Pemilik Toko Permata Indah Ditipiring melakukan sidak di sebuah toko Tiongkok di Kompleks Pertokoan Benoa Square di Bypass Ngurah Rai, Kedonganan, Kuta, Badung, Rabu (24/10) lalu. Saat ditangkap Kim Beng dan dua rekannya sedang membawa 13 turis Tiongkok ke salah satu toko suvenir. Saat diperiksa, Kim Beng asal Pangkal Pinang, Riau ini tidak bisa menunjukkan KTPP (Kartu Tanda Pengenal Pramuwisata). Dalam sidang, hakim tunggal I Wayan Kawisada menjerat Kim Beng dengan Pasal 3 ayat (1) Perda Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pramuwisata. ‘’Menjatuhkan pidana denda kepada terdakwa Rp 500 ribu atau bisa diganti pidana kurungan selama lima hari,’’ tegas hakim Kawisada. Usai putusan, terdakwa Kim Beng menyatakan menerima putusan dan siap membayar denda tersebut. ‘’Saya siap membayar,’’ ujar Kim Beng.(kmb37)

Hadiri Konferensi OWHC Ke-3 di Cina

Rai Mantra Tekankan Pariwisata Berkelanjutan Kuatkan Kota Pusaka

SEBAGAI kota yang kaya warisan budaya menjadikan Denpasar sebagai anggota Jejaring Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Tak hanya itu, ibu kota Provinsi Bali ini juga menjadi anggota tetap Organization of World Heritage Cities (OWHC). Bahkan, sempat menjadi tuan rumah Konferensi Strategic Meeting OWHC Asia Pasifik pada 2016 lalu. Kali ini, serangkaian pelaksanaan The 3rd Asia-Pasific Regional Conference of the Organization of World Heritage City (OWHC) di Cina, 28 Oktober - 2 November 2018, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra diundang secara khusus guna membahas sustainable tourism terhadap heritage city. Turut mendampingi pada kesempatan tersebut delegasi Kota Denpasar yang terdiri atas Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Kadisbud IGN Bagus Mataram, Kadispar MA Dezire Mulyani, Ketua Kelompok Ahli Prof. Rumawan Salain dan BPPD Kota Denpasar. Dalam pemaparannya, Wali Kota Rai Mantra menjelaskan, keberadaan Kota Pusaka merupakan salah satu aspek penting kebudayaan dan kearifan lokal yang harus dijaga. Karenanya, Pemkot Denpasar dalam master plan pengemban-

gan smart city telah menyepakati adanya smart heritage. Di mana, seluruh aspek penting Kota Pusaka di Kota Denpasar turut dijaga kelestariannya dan menjadi destinasi wisata baru. ‘’Pengembangan pariwisata berkelanjutan tentu harus menguatkan kebudayaan yang salah satunya adalah heritage (kota pusaka) yang berkualitas dan mataksu. Pemerataan pengembangan pariwisata tidak hanya tentang investasi, melainkan kreativitas masyarakat yang dapat menggali potensi sehingga muncul tujuan wisata baru, sehingga semua wilayah dan aspek ekonomi mendapatkan dampak langsung perkembangan pariwisata termasuk aspek pendukung yakni UMKM yang merupakan sektor penting ekonomi kreatif di Denpasar ini. Pariwisata harus bergerak dalam balutan ekonomi kreatif dan menguatkan kebudayaan,’’ jelasnya. Rai Mantra menambahkan, Pemkot Denpasar terus menjaga kelestarian dan pengembangan jaringan kota pusaka. Hal ini diwujudkan dengan pengembangan city tour yang menyasar pura, puri dan purahita serta situs-situs sejarah lainya. ‘’Kini heritage city di Kota Denpasar telah berkembang dan akan terus berino-

vasi guna memberikan nilai tambah terhadap unsur-unsur penunjang heritage city yang salah satunya adalah ekonomi kreatif dalam upaya mendukung pariwisata berkelanjutan yang memberikan kesejahteraan serta meningkatkan kebahagiaan masyarakat,’’ ujarnya. Rai Mantra menegaskan, keseluruhan aspek pembangunan di Kota Denpasar yang bermuara pada kesejahteraan rakyat tentu dipengaruhi oleh sektor pariwisata, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini dikarenakan sebagian besar pelaku pariwisata bertindak sebagai konsumen. Sehingga mampu mendorong tumbuh kembang sektor pendukung lainnya yang tentunya dalam UMKM yang kini jumlahnya di Kota Denpasar telah mencapai 30.840 lebih. ‘’Intinya kemajuan pariwisata di Bali khususnya di Kota Denpasar yang sebagian besar daya tariknya berada pada pariwisata budaya ini harus kita jaga dan lestarikan bersama dengan tetap konsisten pada pakem dan kualitas. Sehingga keberlanjutan pariwisata yang menguatkan budaya kita yang mataksu, serta pembangunan objek wisata baru berbasis partisipasi masyarakat harus terus didorong, sehingga pertumbuhan

PERTEMUAN - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam pertemuan The 3rd Asia-Pasific Regional Conference of the Organization of World Heritage City (OWHC) di Cina, 28 Oktober - 2 November 2018. di berbagai sektor yang kini telah dirasakan masyarakat terus dapat dimaksimalkan,’’ tegasnya. Sementara itu, Denish Richard, General Secretary, berharap Denpasar dapat menjadi tuan rumah guna memperkuat jaringan kotakota yang tergabung dalam OWHC di tingkat regional cenference Euro-Asia OWHC 2019 mendatang. Menurutnya, pelaksanaan ini merupakan salah satu upaya penting dalam menyikpai isu dan tantangan heritage tourism sebagai quality taourism, im-

pact to prosperity dan happines secara berkelanjutan. Hal senada juga disampaikan Li Yapping, Mayor Of Suzhou City China, sebagai tuan rumah The 3rd Asia-Pasific Regional Conference of the Organization of World Heritage City (OWHC) menyambut baik pembahasan awal dengan Kota Denpasar dalam bidang heritage tourism, creatif economic, dan art performance. ‘’Semoga kerja sama ini dapat terlaksana dengan baik dan dapat memberikan kemajuan bagi kedua kota,’’ ungkapnya. (ad103)


BADUNG

Sabtu Paing, 3 November 2018

3

Buang Limbah ke Sungai

Hotel di Kutsel Dikenakan Sanksi Administratif

Mangupura (Bali Post) Tim Buru Sergap Perusak Lingkungan (Brusli), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, Jumat (2/11) kemarin, mengecek aliran sungai menuju Pantai Pura Geger, Kuta Selatan (Kutsel). Pengecekan ini dilakukan untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat Desa Adat Peminge terkait dugaan pembuangan limbah salah satu hotel besar di kawasan tersebut. Menurut Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan, dari hasil pantauan di lapangan, tim Brusli menemukan aliran limbah di sebelah jembatan Pura Dalem Pemutih. Bahkan limbah yang dibuang tersebut mengalir melalui sungai menuju Pantai Pura Geger. Air limbah itu berwarna cokelat kehitam-hitaman. Dari pengecekan tersebut, diketahui penyebabnya karena pompa dalam sistem Sewage Treatment Plant (STP) atau sistem pengolahan air limbah hotel tersebut dalam keadaan mati. Pompa sludge yang seharusnya men-

transfer ke sludge storage juga dalam keadaan mati. Alhasil, limbah meluap dan mengalir langsung ke sungai. Selain itu, pihak hotel juga melakukan pelanggaran membuang sisa pengolahan air bawah tanah. Pengolahan air bawah tanah dengan Backrish Water Reverse Osomosis (BWRO) atau alat untuk mengolah air payau, sebanyak 40 persen sisa pengolahannya dibuang ke lingkungan. Limbah ini bisa mencemari lingkungan sekitar. Terhadap pelanggaran ini, hotel tersebut akan diberikan sanksi administratif. Pihak hotel diharapkan membuat SOP tanggap darurat dalam hal terjadinya ketanggapdaruratan terkait masalah STP. Selain itu, melakukan pengolahan limbah hasil BWRO menjadi limbah cair yang tidak pekat dan mutu limbah cair yang bisa dibuang ke media lingkungan. Sanksi administratif wajib dilaksanakan dalam jangka waktu satu bulan. Apabila tidak ditaati, sanksi berikutnya berupa pembekuan izin

SOSOK ’’Hoax’’ Penculikan Anak MENYIKAPI maraknya hoax melalui media sosial (medsos) di masyarakat terkait maraknya penculikan anak, Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta angkat bicara. Ia mengajak masyarakat untuk tidak resah dan paranoid akan pemberitaan tersebut. Sebab, isu-isu tersebut diduga sengaja diembuskan melalui medsos untuk mengacaukan situasi keamanan di Indonesia. ‘’Di wilayah hukum kami (Polres Badung - red) hingga saat ini belum ada indikasi maupun laporan tentang adanya penculikan anak. Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak resah atau paranoid terhadap pemberitaan itu,’’ ungkap AKBP Yudith, Jumat (2/11) kemarin. Menurutnya, setiap pemberitaan di medsos hendaknya dicermati, saring sebelum sharing. ‘’Mari bersamasama kita lawan hoax dengan tidak menyebarkan berita yang belum pasti kebenarannya,’’ tegasnya. Saat ini Polres Badung mengantisipasi keresahan masyarakat dengan cara memberi imbauan melalui Bhabinkamtibmas. Peran Bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat akan lebih cepat dalam pemberian informasi. ‘’Kami juga meningkatkan patroli wilayah ke objek-objek wisata, tempat ibadah dan sekolahsekolah. Hal ini untuk menciptakan kamtibmas di wilayah hukum Polres Badung yang kondusif,’’ ujar perwira asal Buleleng ini. (rah)

Yonda Diberhentikan sebagai Anggota Dewan Mangupura (Bali Post) Politisi Partai Gerindra I Made Wijaya yang tersangkut kasus reklamasi Pantai Tanjung Benoa telah diberhentikan sebagai anggota DPRD Badung. Dari informasi yang dihimpun, Jumat (2/11) kemarin, kasus Wijaya telah memiliki kekuatan hukum tetap. Wijaya dijerat dengan pidana satu tahun penjara. Pencopotan Bendesa Adat Tanjung Benoa tersebut sebagai anggota dewan juga merupakan hasil konsultasi DPRD Badung ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kemendagri mengeluarkan fatwa menghentikan pemberian fasilitas dan tunjangan kepada anggota Komisi II DPRD Badung itu sejak akhir tahun 2017. Surat pencopotan politisi yang akrab disapa Yonda itu sudah turun dari Gubernur Bali beberapa waktu lalu. Sedangkan informasi yang sempat berkembang di lingkungan Setwan Badung, calon PAW Yonda adalah I Wayan Suweta. Politisi asal Kuta Selatan ini sudah sempat ramai dibicarakan di parlemen Badung, karena nama itu sudah sempat masuk ke Badan Kehormatan (BK) dan pimpinan DPRD Badung sebagai calon PAW yang diusulkan DPC Partai Gerindra Badung. Dikonfirmasi hal ini, Sekretaris DPRD Badung I Nyoman Predangga membenarkan soal pemberhentian Yonda dari keanggotaan DPRD Badung. ‘’Surat pemberhentian sudah turun dari pemerintah provinsi beberapa waktu lalu. Proses pemberhentian juga sudah berdasarkan ketentuan dan aturan yang berlaku,’’ terangnya. Sebagai tindak lanjut surat pemberhentian, pihaknya sudah menerima usulan PAW dari Partai Gerindra. Dewan juga sudah me-

minta nama calon pengganti berdasarkan hasil Pileg 2014 dari Dapil Kuta Selatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung. ‘’Suratnya sudah turun beberapa waktu lalu. Cuma saya tidak hapal tanggal suratnya. Yang jelas sudah ada keputusan pemberhentian. Gerindra sudah mengusulkan PAW dan kami pun sudah minta calon penggantinya ke KPU,’’ ujarnya. Dikatakannya lebih lanjut, dewan melalui Bupati Badung telah mengajukan permohonan PAW ke Gubernur Bali. Keputusan PAW akan diambil apabila sudah ada balasan surat keputusan persetujuan PAW dari Gubernur Bali. Namun, ia enggan menyebutkan siapa nama calon pengganti Yonda. ‘’Nama calon pengganti sesuai dengan yang disodorkan oleh KPU Badung. Kami tidak memiliki kewenangan apalagi kemampuan untuk intervensi dalam penentuan calon pengganti. Sebab, masalah pengganti adalah kewenangan penuh dari partai dan KPU sebagai penyelenggara pemilu,’’ jelasnya. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Fraksi Gerindra I Kadek Sudarmaja menyampaikan, partai telah menentukan pengganti Yonda yakni I Wayan Suweta. ‘’Proses untuk di partai sudah dilaksanakan dengan memberikan nama pengganti yakni I Wayan Suweta. Surat PAW pun sudah kirim ke Gubernur Bali melalui Bupati Badung, 19 Oktober lalu,’’ tegasnya. Pencopotan Yonda dari DPRD Badung, praktis membuat jumlah anggota Dewan Badung hanya 39 orang dari sebelumnya 40 orang. Fraksi Gerindra yang sebelumnya 6 orang (4 orang dari Fraksi Gerindra dan 2 orang dari Fraksi Hanura) kini hanya tinggal 5 orang. (kmb27)

operasional. Jika sanksi kedua diabaikan, akan diberikan sanksi keras berupa pencabutan rekomendasi lingkungan yang dimiliki hotel bersangkutan. Dia menambahkan, untuk sanksi di luar Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tersebut, pihak hotel disarankan melaksanakan upacara bendu piduka. Hal ini mengingat limbah yang dialirkannya mengarah ke Segara Geger yang dekat dengan Pura Geger. ‘’Kita tahu bersama, pura adalah tempat suci. Tindakan membuang limbah ini tentu tidak benar,’’ katanya. Sementara itu, Bendesa Adat Peminge Made Warsa mengatakan pihaknya bersama prajuru ikut turun bersama tim DLHK di lokasi dan melihat langsung air yang diduga limbah tersebut. Terkait masalah ini, pihaknya sudah menyerahkan sepenuhnya tindak lanjut penanganannya ke DLHK Badung. Pihaknya berharap persoalan ini tidak terulang di kemudiah hari. (kmb23)

Bali Post/ist

CEK LIMBAH - Tim Brusli DLHK Badung melakukan pengecekan terhadap limbah yang dibuang ke sungai.

Belasan Proyek Kena Penalti

Mangupura (Bali Post) – Akibat mengalami keterlambatan dalam pengerjaan, belasan proyek fisik di Kabupaten Badung tahun 2017 dikenakan penalti. Uang denda yang terkumpul atas keterlambatan ini mencapai Rp 400 juta. Pendapatan ini masuk dalam pos Pendapatan Lain-lain Asli Daerah yang sah pada APBD 2019. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung Ida Bagus Surya Suamba, Jumat (2/11) kemarin. Surya Suamba menegaskan, jika pengerjaan suatu proyek molor dari perjanjian maka sesuai perpres, wajib dikenakan denda. ‘’Kalau sudah waktunya belum selesai, ya… didenda. Kerjaannya

jelek mutunya, tidak kita terima dan harus diperbaiki. Kalau watunya sudah habis, kita denda,’’ ujarnya. Data Dinas PUPR Badung menyebutkan, proyek yang digarap pada akhir tahun 2017

lalu mencapai 320 proyek. Dari angka ini, sedikitnya ada 45 proyek yang tidak selesai hingga akhir kontrak kerja. Proyek tersebut di antaranya Rumah Jabatan (RJ) Bupati dan Wakil Bupati di

kawasan Puspem Badung, pembangunan gedung di Polda Bali, kantor Lurah Jimbaran, pembangunan gedung serbaguna Desa Adat Jimbaran, pembangunan SD, pembangunan gedung SMPN 2 Mengwi dan pembangunan gedung Polsek Petang. Dari puluhan proyek tersebut, hanya belasan proyek yang terkena sanksi. ‘’Mengenai berapa proyek yang didenda pada tahun 2017 ada sekitar sebelas

proyek. Ya…sekitar itulah. Data saya tidak hapal,’’ ungkapnya. Bagaimana dengan proyek di 2018, Surya Suamba menegaskan, belum dapat memastikannya. Pihaknya belum mengetahui apakah kejadian di tahun 2017 terulang tahun ini. ‘’Kalau tahun 2018 kan belum. Mungkin ada, tapi kan belum. Kita tidak boleh bilang begitu, karena Desember baru bisa kita tahu,’’ tegasnya. (kmb27)

Tabrak Remaja hingga Tewas, Sopir Kabur

Mangupura (Bali Post) Kasus tabrak lari terjadi di simpang Jalan Dewi Sri-Jalan Dewi Sri 3, Kuta, Jumat (2/11) kemarin. Seorang remaja I Ketut Wisnawa (18) tewas setelah ditabrak mobil. Bukannya menolong, sopir mobil tersebut malah kabur. ‘’Identitas mobil sudah diketahui datanya dan masih dalam penyelidikan,’’ kata Kasatlantas Polresta Denpasar AKP Adi Sulistyo Utomo. AKP Adi yang baru dua hari menjabat Kasatlantas ini mengatakan, dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, kejadiannya berlangsung sekitar pukul 03.00 Wita. Waktu itu korban pulang kerja dan sedang menuju rumahnya di Jalan Mataram, Gang Buntu, Kuta. Saat itu korban mengendarai sepeda motor Honda Beat. ‘’Waktu itu korban melaju dari utara ke selatan, sedangkan mobil dari barat ke timur. Setibanya di TKP, tabrakan itu terjadi,’’ ungkap mantan Kasatlantas Polres Buleleng ini. Kondisi korban sangat parah dan langsung

mengembuskan napas terakhirnya di TKP akibat mengalami cedera kepala berat (CKB). ‘’Kesimpulan sementara, pengemudi mobil kurang hati-hati saat menyeberang. Setelah kejadian malah melarikan diri,’’ tegasnya. Setelah menerima laporan kejadian itu, anggota Unit Laka Satlantas Polresta langsung ke TKP. Jasad korban lalu dibawa ke RSUP Sanglah, sedangkan sepeda motornya diamankan di Mapolresta Denpasar. Sementara menurut informasi, sopir mobil tersebut sempat turun dan melihat kondisi korban. Diduga tahu korban meninggal, sopir mobil tersebut langsung kabur. Kemungkinan radiator mobil tersebut bocor akibat tabrakan, karena ada ceceran air di sekitar lokasi kejadian. Alamat pelaku sedang dilacak karena identitas mobilnya sudah diketahui polisi. (kmb36) RUSAK - Sepeda motor milik almarhum Ketut Wisnawa yang dalam kondisi rusak.

Banyak Caleg Langgar Jadwal Kampanye Mangupura (Bali Post) Petunjuk teknis KPU-RI No. 1096 tentang Fasilitas Kampanye dan Alat Peraga Kampanye (APK), ternyata banyak dilanggar di Kabupaten Badung. Terbukti, banyak APK yang dipasang oleh caleg. Padahal dalam juknis ditentukan hanya parpol yang boleh memasang APK. Ketua KPU Badung Wayan Semara Cipta, Jumat (2/11) kemarin mengungkapkan, mengacu juknis tersebut, masa kampanye sejatinya sudah ditentukan. Pihaknya pun sudah menyampaikannya beberapa kali dalam rapat dengan pengurus parpol. ‘’Pada prinsipnya, peserta pemilu adalah partai politik. Jadi, partai politik sudah bisa melakukan kam-

panye mulai tiga hari semenjak ditetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) tanggal 20 September 2018. Makanya diatur masa kampanye mulai dari tanggal 23 September 2018,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, kampanye dimaksud adalah kampanye dengan menggunakan APK baik berupa baliho, spanduk maupun umbul-umbul. Kemudian ada sosialisasi di media sosial. ‘’Khusus terkait rapat umum, baru mulai bisa tanggal 24 Maret 2019 sampai 13 April 2019. Untuk sosialisasi di media sosial, para parpol harus wajib menyerahkan akun media sosial mereka maksimal sebanyak 10 akun. Namun hingga saat ini belum ada yang menyetorkan akun parpolnya ke kita. Kebanyakan

caleg-caleg dengan akun pribadi mereka,’’ paparnya. Ia juga menegaskan, dalam kampanye tidak ada caleg yang melakukan kampanye namun parpol yang menjadi peserta pemilu dan untuk pemasangannya sudah ditentukan titik-titiknya. ‘’Ada dua macam APK yang dibuat oleh KPU dan dibuat oleh masing-masing parpol. Untuk yang dibuat masing-masing parpol, kita juga batasi hanya lima baliho 3x4 meter dan 10 spanduk 1,5 x 4 meter di setiap desa,’’ terangnya. Sementara untuk bendera, dalam PKPU tidak tercantum sebagai APK. Namun dari kajian Bawaslu, bendera merupakan APK. ‘’Jika tidak sesuai pemasangannya akan diturunkan. Silakan konfirmasi ke

pihak Bawaslu terkait penertiban APK di Badung,’’ katanya. Sementara itu, Ketua Bawaslu Badung Alit Astasoma mengatakan, untuk penertiban bendera parpol di Badung masih dalam proses. Namun pihaknya mengakui sudah melakukan penertiban di sejumlah tempat, utamanya bendera yang bergambar caleg. ‘’Kami juga tertibkan pemasangan bendera parpol di tiang listrik dan pohon perindang. Jajaran kami di Panwaslu kecamatan sudah menjadwalkan untuk penertiban dengan melibatkan Satpol PP dan Linmas. Saat ini baru di Kecamatan Petang dan Kecamatan Mengwi yang ditertibkan dan kita segera susul di Kecamatan Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan,’’ tegasnya. (kmb27)

Antisipasi Banjir, Muara Tukad Mati Dinormalisasi

PENATAAN - Proyek penataan kawasan muara Tukad Mati.

Bali Post/edi

Mangupura (Bali Post) Bulan ini diperkirakan mulai masuk musim hujan tahun 2018. Untuk itu, upaya antisipasi banjir dilakukan pemerintah, salah satunya penataan lanjutan muara Tukad Mati, Patasari. Muara tersebut tengah dinormalisasi. Menurut Komang Sri Adhikarya, quality surveyor rekanan penggarap proyek tersebut, tahapan normalisasi dikerjakan sejak awal September lalu. Ketika itu sempat turun hujan yang mengakibatkan debit air Tukad Mati cukup tinggi. Beruntung proyek penataan muara tidak sampai terhambat. ‘’Karena itulah, usai hujan tersebut, mulai mencicil pembentukan alur dan normalisasi alur sungai, termasuk perbaikan eksisting alur,’’ katanya belum lama ini. Dikatakannya, dengan pembuatan alur air, diharapkan dapat cukup untuk mengantisipasi luapan air. Untuk sedimentasinya, sementara masih dikumpulkan di kiri dan kanan dinding. ‘’Kita sudah normalisasi dengan kapasitas mampu menampung debit air rata-rata 2 elevasi plus 2,’’ katanya. Proyek multiyears penataan lanjutan Tukad Mati hilir, katanya, sudah menyentuh pemasangan dinding railling style Bali pada alur muara, panel, tanggul eksisting dan tiang pancang bendungan. Namun untuk progress tahun ini, proyek tersebut sudah melebihi dari 100 persen target yang ditetapkan atau deviasi (lebih) 16 persen dari 32 persen target secara multiyears. Untuk tahun depan yang akan dikerjakan adalah normalisasi, pemasangan ppb, pekerjaan bendung karet, penataan tanggul dan bangunan pelimpah. (kmb23)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Antisipasi Kasus DBD

Diskes Denpasar Canangkan Gerakan PSN-3M-SMP

MENEKAN kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Denpasar, Dinas Kesehatan Kota Denpasar melaksanakan pencanangan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M (menguras, mengubur, dan menutup) barang bekas yang dapat menampung air hujan. Gerakan ini dilakukan Sebelum Musim Penularan (SMP) kasus DBD yang dipusatkan di Wantilan Desa Pakraman Panjer, Jumat (2/11) kemarin. Pencanangan yang dibuka langsung Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara itu ditandai dengan penyerahan bubuk abate kepada seluruh camat di Kota Denpasar sekaligus memberi arahan cara menjaga kebersihan dan mengajak siswa serta masyarakat mempraktikan langsung gerakan 3M. Dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Jaya Negara juga sempat melaksanakan fogging di salah satu rumah penduduk. Penyakit DBD sudah menjadi masalah nasional karena jumlah penderita dan kematian yang diakibatkan cukup tinggi, sehingga dapat menimbulkan keresahan masyarakat terutama di kota-kota besar termasuk Kota Denpasar. Penyakit DBD merupakan penyakit yang bersifat endemis. Oleh karena itu, upaya strategis yang terbukti efisien dn efektif dalam pemberantasan penyakit tersebut adalah melalui Gerakan Mandiri Pemantau Jentik (Gema Petik) yang terus dicanangkan Pemerintah Kota Denpasar. ‘’Selama air tergenang dan ada larvanya maka sampai anak-cucu kita akan berisiko terkena DBD. Untuk itu upaya Gema Petik ini perlu kita gaungkan, agar masyarakat selalu menumbuhkembangkan budaya bersih dan

ABT - Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Kadiskes Sri Armini menyerahkan bubuk ABT kepada para camat di Denpasar. sehat,’’ ujar Jaya Negara sembari mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan melaksanakan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Ni Luh Putu Sri Armini, M.Kes. mengatakan, dari hasil evaluasi kasus DBD di Kota Denpasar dari bulan Januari sampai September 2017 total kasus sebanyak 884 kasus dengan angka kematian (CFR) = 0,45% (total kematian sebanyak 4 orang). Sedangkan untuk tahun 2018 pada periode yang sama mengalami penurunan yang signifikan menjadi 91 kasus dengan (Insiden Rate/IR) = 13,03 per 100.000 penduduk. Sementara kecamatan yang berisiko lebih tinggi tertular DBD pada tahun 2018 yakni Ke-

camatan Denpasar Utara dengan IR = 19,62 per 100.000 penduduk (total kasus 16 orang), Kecamatan Denpasar Barat dengan IR = 14,51 per 100.000 penduduk (total kasus 34 orang), Kecamatan Denpasar Timur dengan IR = 8,67 per 100.000 penduduk (total kasus 12 orang) dan Kecamatan Denpasar Selatan dengan IR = 11,89 per 100.000 penduduk (total kasus 29 orang) dengan keseluruhan angka kematian 0% (0 orang). ‘’Berpacu pada data yang ada, kasus DBD di Denpasar mengalami penurunan. Namun tidak terlepas dari hal tersebut melalui Bulan Bakti Gerakan 3M-SMP ini diharapkan dapat meningkatkan Angka Bebas Jentik, membudayakan perilaku sehat dan bersih serta menekan angka penyakit DBD di Kota Denpasar,’’ harap dr. Sri Armini. (ad102)

Ribuan Pencinta Modifikasi Tanah Air Ramaikan CBR250RR Virtual Modif Challenge

PERTAMA kalinya, PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar digital modifikasi melalui kegiatan digital CBR250RR Virtual Modif Challenge. Sebanyak 3.901 pencinta modifikasi asal Tanah Air saling beradu kreativitas modifikasi di atas bodi Honda CBR250RR. Ajang modifikasi ini merupakan bentuk upaya AHM untuk terus mewadahi para pencinta modifikasi sepeda motor dalam menuangkan ide kreatifnya melalui media digital. Gelaran yang berlangsung sejak 17 September hingga 16 Oktober 2018 memperebutkan tiga juara terbaik serta satu juara terfavorit dari 10 hasil karya modifikasi yang masuk ke tahap final. Penjurian dilakukan dengan memperhatikan beberapa aspek penilaian seperti kesesuaian tema modifikasi, kreativitas peserta, originalitas desain, komposisi warna dan desain keseluruhan. Setelah melalui proses seleksi yang ketat dari berbagai karya pecinta modifikasi penuh kreativitas, juara pertama diraih oleh Muhaimin Firdaus dengan mengusung tema ‘’Fury Dragon’’ yang terinspirasi oleh seekor naga yang memiliki arti kekuatan dan ketangguhan yang menggambarkan agresivitas motor Honda CBR250RR. Sedangkan untuk juara kedua diisi Suryanto Redy Busono dengan tema modifikasi ‘’Garuda Gold’’ yang terinspirasi dari tokoh pewayangan Garuda. Karakter tokoh tersebut sesuai dengan tampilan motor Honda CBR250RR yang gagah dan tangguh. Disusul Hans Tedjakusuma sebagai juara ketiga dengan tema ‘’Tekno White’’ menampilkan desain dengan corak hitech dan warna-warna yang atraktif memberikan kesan dinamis dan sporty. Juara terfavorit diraih Eko Rendi Sah Putro lewat tema ‘’Racing Pearl’’ yang memiliki desain minimalis dengan aksen garis lurus yang tegas, memadu-

kan warna hitam dan putih menambah penampilan CBR250RR menjadi semakin terlihat sporty. Juara terfavorit dipilih berdasarkan jumlah likes terbanyak pilihan masyarat Indonesia melalui media sosial instagram welovehonda_id, dengan periode voting 27-29 Oktober 2018. Para pemenang pada ajang ini diberi apresiasi berupa uang tunai Rp 10.000.000 bagi juara pertama serta hasil modifikasi peserta direaliasikan dan dipajang pada ajang IMOS 2018. Sedangkan untuk juara kedua dan ketiga mendapatkan apresiasi sebesar Rp 5.000.000 dan Rp 3.000.000. Sementara itu juara terfavorit mendapatkan Rp 2.500.000. General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan ajang modifikasi digital pertama yang diselenggarakan oleh AHM mendapatkan perhatian yang sangat besar dari modifkator Tanah Air dan telah menghasilkan beragam karya modifikasi sepeda motor. ‘’Kami terus berupaya memberikan wadah bagi kepada generasi muda khususnya bagi

para pencita modifikasi sepeda motor untuk berkarya dan mewujudkan mimpi mereka selaras dengan semangat Satu Hati. Dengan hadirnya gelaran ajang modifkasi melalui media digital ini kami berharap semakin banyak lahirnya modifikator andal di Tanah Air,’’ ujar Indra. ‘’Hasil yang dicapai para peserta sangat memuaskan dengan konsep, desain dan komposisi warna yang sangat kuat dan matang. Membuat karakter tampilan Honda CBR250RR bisa disulap berubah-ubah wujud dari tampilan casual menjadi lebih gagah, sporty sampai ke ranah racing look dan tidak bisa dipandang sebelah mata. Hal ini membuktikan keseriusan para peserta dalam mengikuti ajang digital modifikasi yang pertama kali dilaksanakan oleh AHM. Besar harapan saya selaku pencinta modifikasi, program adu kreativitas ini terus digulirkan oleh AHM untuk bisa tetap menjadi rangsangan kreativitas anak-anak muda di Indonesia,’’ ujar Hidayat Priyo Wibowo selaku dewan juri Digital CBR250RR Virtual Modif Challenge. (bns1)

Sabtu Paing, 3 November 2018

Himalaya Buka Toko Pertama di Kuta HIMALAYA yang merupakan produsen herbal asal India, kini membuka toko pertama di Indonesia yang berlokasi di Jalan Pantai Kuta, Badung. Prosesi grand opening dilakukan Jumat (2/11) kemarin ditandai dengan pemotongan pita oleh Jasminder Singh, President Director Himalaya Herbal, didampingi Donny Rompis, Business Development Manager Himalaya, beserta jajaran. Jasminder Singh ditemui usai pembukaan toko mengatakan, produk Himalaya adalah produk alami, efektif dan aman, yang menggunakan herbal khusus yang diseleksi secara cermat dari alam. Dengan memadukan khasiat terbaik Ayurveda melalui penelitian ilmiah selama bertahun-tahun, menjadikan produk ini baik untuk menjaga vitalitas kulit. Dikatakannya, Himalaya hadir di Indonesia sejak lima tahun lalu. Namum untuk pertama di Indonesia, Toko Himalaya dibuka di Bali. Dipilihnya Bali, kata Jasminder, karena Bali yang merupakan destinasi wisata, tentu banyak orang datang untuk berlibur. Selain itu Bali yang sebagian besar masyarakat menganut agama Hindu yang menggunakan obat alami secara turun-temurun, tentu sangat cocok dengan produk Himalaya. Untuk itu, pihaknya menargetkan penjualan untuk masyarakat lokal dan juga wisatawan. ‘’Di Bali pangsa pasarnya banyak turis juga,’’ pungkasnya. Di toko Himalaya ini, katanya, akan tersedia berbagai produk skin care atau perawatan kulit dan personal care atau perawatan diri. Himalaya yang berdiri sejak tahun 1930, saat ini sudah ada di

HIMALAYA - Suasana pembukaan Toko Himalaya di Kuta, yang merupakan toko pertama di Indonesia, Jumat (2/11) kemarin. sejumlah negara, yang mana terdapat di 92 negara di dunia. Saat ini Himalaya ada di Indonesia, yaitu di Bali. Selain memasarkan produk skin care dan personal care, ke depan Himalaya akan memborong produk lain ke Indonesia. Seperti

baby care, produk farmasi, dan produk kesehatan hewan. ‘’Untuk saat ini, semua produk yang dipasarkan di Indonesia masih impor. Namun ke depan, kami menargetkan akan manufacture/ kerja sama produksi di Indonesia,’’ katanya. (ad101)

Kakao Jembrana Tembus Sejumlah Pasar Ekspor

Sejak tahun 2011, para petani di subak-subak abian yang tergabung dalam Koperasi Kerta Semaya Samaniya (Koperasi KSS) Kabupaten Jembrana melaksanakan program kakao lestari. Mereka berupaya membudidayakan kakao sebagai salah satu komoditas unggulan khususnya yang berada di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Deputi Direktur Bank Indonesia KPw Bali Azka Subhan A. menuturkan, kelompok petani di Jembarna menerapkan metode budi daya organik untuk tanaman kakaonya. Hasilnya, kini kakao Jembrana telah berhasil menembus sejumlah pasar ekspor antara lain ke Prancis (Valrhona) dan Jepang. Hal ini tidak terlepas dari kualitas biji kakao Jembrana yang diakui sebagai salah satu yang terbaik di dunia di samping kakao dari Ghana dan Pantai Gading, serta mendapatkan pengakuan dari Cocoa of Excellence (sebuah LSM internasional pemerhati kakao dunia). Sejak tahun 2018, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jembrana mendukung pengembangan komoditas kakao melalui program LED (Local Economic Development). Program yang bertema penguatan komoditas ekspor ini diberikan dalam bentuk bantuan fisik (bibit dan alat mesin pertanian) dan nonfisik (seperti penguatan manajemen

kelompok dan keterampilan budi daya). Program LED ini adalah bagian dari tugas menjaga kestabilan nilai rupiah, menggenjot ekspor, mengurangi impor. Bank Indonesia senantiasa memberikan kontribusi nyata pada upaya-upaya penguatan daya saing ekspor nasional untuk memperkuat cadangan devisa. Identifikasi dan dukungan terhadap sektor-sektor ekonomi yang dapat meningkatkan ekspor terus diberikan, salah satunya melalui program Local Economic Development (LED). Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana dalam sambutannya menekankan pentingnya peran kakao Jembrana sebagai salah satu komoditas unggulan yang dapat menyokong daya saing ekspor sekaligus pengembangan ekonomi masyarakat dan petani untuk meningkatkan daya beli. ‘’Ke depannya, Bank Indonesia masih akan melanjutkan program LED pada komoditas kakao di Jembrana melalui subak-subak abian anggota KSS. Keterlibatan dan partisipasi aktif petani serta dukungan Pemerintah Kabupaten Jembrana merupakan salah satu prasyarat keberhasilan program. Untuk itu Bank Indonesia akan memastikan sinergitas tersebut berjalan dengan lancar,’’ ujar pria yang akrab disapa Cik ini. (may)

KAKAO - Causa Iman Karana dan Bupati Jembrana berfoto bersama petani kakao.

Hitungan BPS, Produksi Gabah Bali 650.000 Ton

Berdasarkan hitungan Badan Pusat Statistik (BPS), produksi gabah kering panen (GKP) tahun 2018 sebanyak 650.245 ton. Sementara selama ini, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali memprediksi produksi gabah Bali sebesar 850.000 ton. Kepala BPS Bali Adi Nugroho mengatakan, sejak tiga tahun terakhir, BPS berhenti menghitung produksi gabah. Namun tahun 2018, BPS kembali melakukan penghitungan produksi gabah. Ini dilakukan karena adanya keraguan atas data produksi padi yang dirasakan sejak tahun 1997. Dalam penghitungan gabah, BPS menggunakan metode KSA (kerangka sampel area) yang merupakan kerja sama antara BPS, BPPT, Kementerian Agraria dan tata ruang, BPN, BIG, LAPAN. Proses penentuan produksi padi dimulai dari

pengukuran luas panen kali produktivitas. Luas panen dilihat dengan menggunakan satelit melalui pencitraan. Mengingat angka 650.245 ton ini merupakan hasil pertama kali yang didapatkan setelah melakukan survei, maka ia belum bisa membandingkan hasil produksi dari tahun ke tahun atau secara bulanan. Namun berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebungan Provinsi Bali yang menyebutkan prediksi produksi gabah adalah 850.000 ton, sehingga produksi gabah di Bali terkesan menurun. ‘’Metode menggunakan satelit ini justru untuk melihat sesungguhnya sekarang yang ada di lapangan seperti apa. Angka 108.000 ha itu sawah yang sudah teridentifikasi menggunakan teknologi mutakhir, pencitraan, satelit,’’ tandasnya, Kamis (1/11).

Berdasarkan penghitungan BPS, luas panen padi tahun 2018 adalah 108,794 ha. Dari luas panen tersebut didapatkan produksi gabah 650.245 ton dari Januari sampai Desember 2018. Melalui pencitraan dan teknologi foto serta satelit angka luas panen bisa didapatkan sampai Desember, meski bulan Desember belum habis. ‘’Foto yang dikumpulkan dari hasil survei adalah foto yang didapat sampai bulan September. Pada bulan September diketahui ada luasan yang sudah dipanen, ada luasan yang vegetatif I, ada luasan yang vegetatif II, dan seterusnya. Yang vegetatif itu dijadikan dasar untuk memperkirakan panen di bulan Oktober dan Desember,’’ ujarnya. Dari produksi gabah di Bali, produksi terbanyak ada di Tabanan yaitu sebesar 188.138 ton, Gianyar 115.212 ton, Badung 104.781 ton, dan Bangli paling sedikit

memproduksi gabah. Jika dipresentasekan, Tabanan menyumbang 29,57 persen gabah Bali, Gianyar 17,11 persen, Badung 16,03 persen dan Buleleng 13 persen. Untuk menentukan Bali defisit atau surplus beras, perlu juga dilakukan penghitungan konsumsi beras masyarakat Bali dan tamu. Diakui penghitungan konsumsi sedang dilakukan. Namun berdasarkan data Susenas, konsumsi beras per tahun per kapita adalah 111 kg. ‘’Bicara soal konsumsi Bali, tidak cukup menghitung konsumsi penduduk Bali sendiri karena tamu yang datang ke Bali juga mengonsumsi beras sehingga perlu dihitung,’’ tandasnya. Jika dihitung per kapita mengonsumsi beras 111 kg per tahun, dengan jumlah penduduk Bali 4,3 juta, maka konsumsi beras di Bali sebesar 477.300.000 kg atau 477.300 ton. Konsumsi ini belum termasuk

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Bali Post/kmb42

konsumsi tamu yang datang ke Bali. Untuk mencukupi kebutuhan beras, Kepala Bulog Divisi Regional Bali Yosef Wijaya mengatakan, hingga Oktober, stok beras Bulog terjaga di angka 12.000 ton. Ia menyadari, Bali bukan daerah produsen padi, sehingga target penyerapan padi atau gabah tidak terlalu tinggi yaitu 2.500 ton per tahun. Sementara produksi padi atau gabah di Bali adalah 645.245 ton. Bahkan Bulog kini tidak lagi menyerap gabah namun beras lantaran harga gabah di Bali di atas HPP. Dari serapan beras Bulog tersebut, 60 – 70 persen masuk dalam kategori beras premium. Beras tersebut di antaranya untuk Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Sementara beras medium disalurkan untuk bansos rastra. Beras medium didapatkan dari Jawa Timur dan NTT dengan harga HPP Rp 8.030 per kg. (may)


Daerah

Sabtu Paing, 3 November 2018

5

Di Luar Perkiraan, Saat IMF-WB Justru Deflasi Denpasar (Bali Post) Berdasarkan hasil pemantauan harga–harga pada bulan Oktober 2018, terjadi deflasi 0,09 persen (mtm). Di Kota Denpasar tercatat deflasi sebesar 0,10 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 130,05. Dari tujuh kelompok pengeluaran yang ada, tercatat bahwa kelompok bahan makanan memberikan andil terbesar terjadinya deflasi yaitu sebesar 0,1733 persen. Lebih mengerucut lagi bahwa komoditas dengan sumbangan deflasi terbesar adalah daging ayam ras sebesar 0,1335 persen. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali Adi Nugroho mengatakan, deflasi pada bulan Oktober 2018 disumbangkan oleh kelompok bahan makanan sebesar 0,87 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,14 persen serta kelompok kesehatan sebesar 0,93 persen. Sedangkan kelompok yang mengalami inflasi yaitu kelompok sandang sebesar 0,73 persen,

Adi Nugroho

Bali Post/kmb42

kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,52 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,14 persen serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,06 persen. Deflasi ini terjadi diduga karena penurunan daya beli. Namun, Adi belum bisa memastikan penyebab deflasi apakah karena penurunan daya beli atau memang terjadi penurunan harga. ‘’Perlu penelitian lebih lanjut. Tapi dengan menggunakan gambaran inflasi pada kelompok–kelompok yang lain seperti kelompok inti dan sebagainya, mengisyaratkan bahwa daya beli agaknya tidak sedang dalam masalah,’’ tandasnya. Sehingga adanya deflasi pada

Azka Subhan

Bali Post/kmb42

komoditas tertentu seperti daging ayam dan bahkan beras di Denpasar itu semata–mata tarikan antara demand dan supply. Supply-nya mencukupi sehingga harganya turun. Deputi Direktur Bank Indonesia KPw Provinsi Bali Azka Subhan menyampaikan keheranannya terhadap indeks harga konsumen Bali. Karena teorinya, dengan banyaknya partisipan IMF-WB yang datang sekitar 40.000, menyebabkan demand meningkat sehingga hargaharga bisa naik. Namun nyatanya pada bulan Oktober 2018, terjadi kebalikannya yaitu deflasi. Azka memprediksi akan terjadi inflasi tetapi tidak terlalu tinggi, namun nyatanya deflasi. Sebelumnya pada saat rapat TPID mengkhawatirkan adanya inflasi saat Lebaran, IMF-WB, Nataru plus Galungan. ‘’Itu titik–titik rawan inflasi kita. Astungkara, Oktober deflasi. Padahal Oktober itu IMF-WB, banyak yang datang ke Bali, tapi ini deflasi,’’ ungkapnya Jumat (2/11) kemarin. Namun setelah ditelusuri, kenaikan harga tidak terjadi karena partisipan telah memesan hotel 2 – 1 tahun yang lalu, sehingga tidak mengganggu harga kamar hotel di bulan Oktober 2018. Dari sisi penerbangan yang dikhawatirkan puluhan ribu orang masuk Bali pada bulan yang sama, akan menyebabkan harga tiket naik. Namun ternyata partisipan telah memesan tiket setahun atau enam bulan sebelumnya. Dari sisi makanan yang banyak disediakan hotel juga sudah dipersiapkan jauh hari sebelumnya, sehingga harga bahan makanan juga terkendali. ‘’Hotel mungkin sudah menyiapkan roti, beras, maupun kebutuhan baik kebutuhan delegasi nasional, maupun delegasi internasional sudah disiapkan jauh hari. Jadi prepare jauh hari sebelumnya,’’ tandasnya. (kmb42)

Bali Post/bit

OLAH TKP - Jajaran Satlantas Polres Tabanan saat melakukan olah TKP lakalantas yang menyebabkan satu pemotor tewas.

Lakalantas, Mahasiswa Tewas Tabanan (Bali Post) Naas menimpa seorang mahasiswa asal Banjar Sakenan Delodan Desa Delod Peken, Tabanan, Kadek Bagus Kurniawan (19). Usai diserempet oleh kendaraan yang belum diketahui identitasnya, sepeda motor korban oleng dan menabrak pohon perindang di Jalan DenpasarGilimanuk tepatnya wilayah Banjar Dukuh Desa Dauh Peken. Akibat benturan keras, korban mengalami cedera kepala berat dan tewas di lokasi kejadian. Lakalantas terjadi Jumat (2/11) kemarin sekitar pukul 03.40 Wita. Saat itu kondisi jalan raya masih sepi. Dari penuturan saksi, sebelum kejadian, korban yang

mengendarai sepeda motor Honda Vario warna merah DK 4604 EI melaju dari arah barat. Setibanya di TKP, ada sepeda motor dari belakang mendahului korban dengan mengambil haluan terlalu ke kiri sehingga berbenturan pada bagian samping. Akibat benturan itu, korban tidak bisa menguasai kendaraannya, kemudian motor oleng ke kiri menabrak pembatas jalan dan pohon perindang. Korban terjatuh di sisi kiri jalan, sedangkan pengendara sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya itu tetap melaju tanpa memperhatikan akibat kejadian tersebut. Kasatlantas Polres Tabanan AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari seizin Kapolres

Tabanan mengatakan, lakalantas terjadi akibat pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya itu kurang hati-hati. Yang sangat disayangkan, setelah kejadian, bukannya berhenti, pengendara yang menyerempet ini justru tancap gas. Terkait kasus lakalantas ini, dia kembali mengingatkan agar para pengendara selalu berhati-hati dalam berkendara agar tidak sampai mencelakakan diri sendiri maupun orang lain. Pengendara harus selalu mematuhi aturan lalu lintas. Hal ini mengingat dari data kecelakaan lalu lintas selama ini, faktor kelalaian pengendara menjadi pemicu utama lakalantas. (kmb28)

Gasak Motor, Pelaku Dibui 10 Bulan Sembunyikan Narkoba di Bawah Kasur

Denpasar (Bali Post) Aksi nekat dengan modus mengajak seorang wanita pacaran untuk menggasak sepeda motornya, terdakwa Yosua Steven Nassa berurusan dengan hukum. Bahkan majelis hakim pimpinan I Wayan Kawisada menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 10 bulan dalam sidang di PN Denpasar, Jumat (2/11) kemarin. Sebagaimana yang terungkap di persidangan, awalnya terdakwa memacari Ni Made Wul. Terdakwa tidak cinta, namun

hanya menginginkan motor korban. Tak pelak majelis hakim pimpinan I Wayan Kawisada menjatuhkan hukuman 10 bulan penjara karena menilai perbuatan terdakwa terbukti bersalah sebagaimana diatur dan diancam Pasal 372 KUHP. Hakim kemudian memberikan kesempatan kepada terdakwa, apakah menerima putusan, pikir-pikir, atau mengajukan upaya banding. Saat itu terdakwa minta keringanan hukuman. Majelis hakim kemudian menceramahi,

supaya tidak mengulangi perbuatannya. ‘’Kamu ini, anak orang sudah kamu pacari, motor kamu ambil, sekarang minta keringanan lagi,’’ tandas hakim sembari meminta kepada terdakwa untuk tidak mengulangi perbuatannya. Akhirnya terdakwa menerima hukuman 10 bulan itu. Sebelumnya disebutkan, terdakwa Yosua Steven Nassa diajukan ke persidangan karena melarikan motor Wul, wanita yang dipacari. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke polisi. Pelaku kemudian dibekuk. (kmb37)

Shortcut 5-6

Minggu Depan Tanda Tangan Kontrak Denpasar (Bali Post) Penandatanganan kontrak terkait proses tender shortcut 5-6 di ruas jalan MengwitaniSingaraja akan segera dilakukan. Selanjutnya, pembangunan shortcut yang dianggarkan Rp 165 miliar lebih dari APBN ini ditarget rampung 2019 mendatang. ‘’Tinggal administrasi lagi sedikit, minggu depan sudah tanda tangan kontrak.

Artinya ini multiyears, jadwal kami di akhir 2019 tuntas,’’ ujar Kepala BBPJN Wilayah VIII Ketut Darmawahana di Denpasar, Kamis (1/11). Menurut Darmawahana, ada 10 titik shortcut yang akan dibangun di ruas jalan Mengwitani-Singaraja. Setelah shortcut 5-6, Gubernur Bali dikatakan berharap shortcut 3-4 bisa didorong pembangu-

nannya di 2019. Pemprov Bali bahkan sudah berkomitmen untuk menuntaskan pembebasan lahan shortcut 3-4 di kawasan Bedugul itu. ‘’Ada titik krusial di Bedugul, di mana ada wisata ke kebun raya, dan segala macam, ada empat persimpangan yang sangat macet. Kami punya konsep membuat shortcut mengelilingi danau. Ini kurang lebih akan

dibutuhkan dana sekitar Rp 170 miliar,’’ jelasnya. Darmawahana menambahkan, setelah shortcut 5-6 dan 3-4 dibangun, prioritas berikutnya adalah shortcut 1-2, 7-8, dan 9-10. Desainnya kini sedang dipersiapkan. Secara keseluruhan, 10 titik shortcut membutuhkan anggaran Rp 1,4 triliun untuk kontruksi dan lahan. (kmb32)

Operasi Zebra Sasar Sekolah

Denpasar (Bali Post) Memasuki hari keempat Operasi Zebra Agung 2018, kepolisian menyasar sekolah-sekolah, Jumat (2/11) kemarin. Satlantas Polresta Denpasar melaksanakan operasi di Jalan Gunung Agung, Denpasar, tepatnya seputaran SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 4, Denpasar. Alhasil puluhan pelanggar terjaring. Operasi tersebut dipimpin Wakasat Lantas Polresta Denpasar AKP Laksmi. Selama operasi, puluhan personel gabungan disebar di di seputaran sekolah tersebut. Terkait kegiatan tersebut, polisi menindak 62 pelanggar dan didominasi pelajar. Rinciannya 47 tanpa SIM, 4 tanpa STNK dan 11 tidak menggunakan helm. ‘’Kami akan menyasar sekolah-sekolah karena salah satu sasaran Operasi Zebra Agung yaitu pengendara di bawah umur,’’ ujar Wakasat Lantas AKP Laksmi. Selain itu, pihaknya akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Salah satu poin yang akan disampaikan adalah pentingnya menggunakan helm. Sementara itu, anggota Ditlantas Polda Bali melaksanakan penyuluhan tentang keselamatan berlalu lintas di SD Saraswati 6 Denpasar, dipimpin Kasubsatgas Preemtif AKBP Nyoman Sukasena. Pembinaan dan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengenalan tentang keselamatan berlalu lintas sejak dini kepada pelajar. Dengan penyuluhan ini diharapkan kalangan generasi muda, khususnya

Bali Post/kmb36

OPERASI - Anggota Satlantas Polresta Denpasar melaksanakan Operasi Zebra di Jalan Gunung Agung, Denpasar. pelajar, bisa meningkatkan kesadaran keamanan dan keselamatan saat berkendara. ‘’Mudah-mudahan dapat menekan angka kecelakaan di jalan. Kesadaran akan pentingnya berkendara

secara aman perlu dipupuk sejak dini. Program ini merupakan bentuk kegiatan yang menumbuhkan kesadaran semua pihak untuk menjaga keselamatan pengendara,’’ ujar AKBP Sukasena. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Perburuan terhadap pengguna dan pengedar narkoba semakin gencar dilakukan Satresnarkoba Polresta Denpasar. Hasil penyelidikan di Kuta Selatan, polisi menangkap Bayu (23) tapi hasilnya nihil. Untung saja petugas menggeledah kamar pelaku di Jalan Kelan, Kuta, ditemukan satu paket sabu-sabu (SS) di bawah kasur, beberapa waktu lalu. Kasatresnarkoba Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto, Jumat (2/11) kemarin, setelah beberapa hari melakukan penyelidikan akhirnya pihaknya mengantongi ciri-ciri pelaku, selanjutnya dilakukan penangkapan di TKP. Saat pengeledahan badan nihil ditemukan barang bukti. “Kami lalu melakukan penggeledahan di rumah tempat tinggal tersangka,” ujarnya. Setelah mengobok-obok kamar pelaku, polisi menemukan barang bukti satu paket SS berat bersih 0.13 gram yang diselipkan di bawah kasur. Saat diinterogasi, pelaku mengaku membeli barang terlarang itu dari temannya Moh. Taufik dan mengonsumsi SS sejak delapan bulan lalu. Pelaku lain yang dibekuk, Wahid (32) di Jalan Pidada, Denpasar. Hasil penggeledahan ditemukan satu paket SS berat bersih 0,13 gram yang disembunyikan di dalam dompet gantungan kunci. Sementara remaja berinisial Lut (19) diciduk

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Kasatresnarkoba Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto menunjukkan barang bukti narkoba. di Jalan Kargo, Denpasar. Hasil penggeledahan ditemukan satu paket SS seberat 0,29 gram. Barang bukti tersebut ditemukan di dalam tas pinggang milik pelaku. (kmb36)


OPINI

6

Sabtu Paing, 3 November 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Kerja Keras yang Membuahkan Hasil KERJA keras yang diperlihatkan oleh petugas di lapangan hingga menemukan kotak hitam pesawat Lion Air yang jatuh di perairan Karawang, kita beri apresiasi tinggi. Sebab, dengan peralatan tersebut menjadi kunci tentang penyebab kecelakaan yang terjadi. Bahkan jika dilihat lebih mendalam, kotak hitam itulah yang menjadi kunci modernisasi pesawat di masa depan. Dengan alat yang sesungguhnya, berwarna jingga itu, para ahli akan mengetahui bagaimana duduk persoalan kecelakaan dari sebuah pesawat. Dari informasi yang didapatkan dari alat itu, para ahli akan mengolah menjadi data. Dan inilah yang dipakai untuk mengkritisi kekurangan-kekurangan yang ada pada pesawat. Dengaan kekurangan itulah kemudian dilakukan perbaikan. Maka, perbaikan inilah yang menjadikan pesawat selalu berkembang menjadi modern dan keselamatannya lebih terjamin. Dari konteks inilah kemudian diketahui, apakah sebuah kecelakaan itu disebabkan oleh kesalahan manusia atau memang kesalahan teknis. Jika manusia yang salah, katakanlah pilot, akan dilakukan pengkajian terhadap pelatihan pilot. Atau mungkin bagi pilot yang selamat, akan mendapat hukuman dengan kualifikasi tertentu. Semuanya dalam keadaan wajar-wajar saja. Esensi keluhuran manusia dan keselamatan manusia yang menjadi pertimbangan utama. Di samping apresiasi terhadap penemuan alat penting tersebut, kita juga sangat menghargai dan kagum kepada tim penyelamat bahkan juga kepada para nelayan yang ikut membantu petugas untuk mengumpulkan berbagai barang penting di laut. Sampai saat ini, sudah sampai lebih dari tiga puluh kantong jenazah dapat dikumpulkan. Juga berbagai serpihan pesawat dapat dikumpulkan. Di samping itu sebagai bukti bahwa kecelakaan yang terjadi di wilayah tersebut, juga memberitahukan kepada kita bahwa masyarakat Indonesia tetap mampu bekerja keras. Kerja keras seperti ini kita harapkan mampu memberikan inspirasi kepada pihak-pihak lain jika sedang mengerjakan sesuatu. Kita tahu bahwa pekerjaan di laut yang luas, memerlukan kesabaran dan fisik yang sehat. Apalagi kemudian mengerjakan pekerjaan di bawah tekanan. Mencari reruntuhan pesawat dengan korban yang ada tentu ada tekanannya. Keluarga yang ditinggalkan sangat berharap menemukan sanak keluarganya dan rela ikut menunggu berjam-jam, bahkan berhari-hari. Dengan konteks itu, kita sangat menghargai pekerjaan dan kesabaran para petugas. Bahwa pencarian badan pesawat masih menemukan kendala, itulah yang menjadi tantangan kita sekarang. Badan pesawat memang bagian terbesar dari puing yang belum ditemukan. Dari sini ini, kita dapat mengatakan bahwa arus laut di Indonesia memang deras dan dalam, sehingga ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua untuk hati-hati. Para pelaut maupun nelayan harus juga hati-hati dalam melakukan pelayaran. Laut yang deras tentu juga membahayakan pelayaran. Dan kita tahu bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang disambungkan oleh laut-laut yang demikian luas. Kita tentu kecewa dengan adanya kecelakaan pesawat terbang yang dalam konteks Asia, ternyata sejak tahun 1945 sudah terjadi 99 kali. Sampai-sampai kita sulit untuk menyatakan siapa yang harus disalahkan. Tetapi kita harus tetap optimis, bahwa ke depan, penerbangan Indonesia akan maju dan selalu memberikan kenyamanan bagi para penumpang. Selalu memberikan inspirasi kepada maskapai lain. Tentu ini akan dapat dilakukan jika semua pihak bertekad untuk itu.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Awasi Pengelolaan Kredit PNPM Gaung penyaluran kredit lewat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan sedikit meredup. Namun, dengan munculnya kasus dugaan korupsi yang melibatkan pegawainya di Rendang, Karangasem banyak mulai ingat lagi dengan PNPM. Rasanya kasus kredit fiktif di PNPM bukan yang ini saja. Sebelumnya rasanya sudah sempat media massa memberitakan. Menyikapi potensi kredit fiktif di PNPM ini ada baiknya kepolisian turun melakukan pemeriksaan ke setiap PNPM. Penyaluran kredit ini agar ditelusuri. Pertangungjawaban publik atas pengelolaan PNPM juga jarang kita dengar. Jika dalam satu kasus saja, pegawai bisa memanipulasi kredit sampai Rp 1,5 miliar lebih, itu artinya kejahatan ini telah berlangsung lama. Ada juga kemungkinakn pelibatan pihak lain. Saya berharap kasus kredit fiktif di PNPM ditelusuri oleh aparat penegak hukum. Ini untuk memberikan kepastian bahwa kredit lunak ini bisa diakses oleh warga untuk kepentingan pemberdayaan ekonomi pedesaan. Siapa yang terlibat mohon diumumkan. Saya berharap kinerja Polres Karangasem dalam mengungkap kredit fiktif PNPM di Rendang menjadi informasi awal, bahwa kasus serupa kemungkinan juga terjadi di daerah lainnya. Mudah-mudahan di tengah genecarnya penegakan hukum kasus korupsi, kasus-kasus semacam ini juga mendapat atensi. I Wayan Arsana Gianyar, Bali

Penerbangan Jangan Dikelola dengan Manajemen Murahan Tragedi kecelakaan pesawat Lion Air JT610 sangat memukul bangsa Indonesia. Peristiwa ini jelas menyedihkan karena beberapa tahun sebelumnya maskapai ini juga pernah mengalami kecelakaan di sisi Bandara Ngurah Rai. Saat itu, seluruh penumpang selamat karena pesawat terempas di laut. Sejak tahun 2014, hampir setiap tahun terjadi kecelakaan pesawat udara di Indonesia. Akan tetapi dalam skala Asia, ternyata satu sumber menyebutkan bahwa secara statistik jumlah kecelakaan pesawat paling banyak justru terjadi di Indonesia. Sejak tahun 1945 ada 99 kecelakaan fatal terjadi. Tentu itu akan menjadi pelajaran bagi kuasa penerbangan di Indonesia untuk memperbaiki diri.

Oleh GPB Suka Arjawa

D

alam perjalanan transportasi, pesawat udara merupakan moda paling aman dan nyaman. Jika sebelumnya hal itu dialamatkan pada kereta api, kini pesawat terbang merupakan moda perjalanan paling aman. Ini terkait dengan teknologi paling mutakhir yang dipakai oleh pesawat udara terbaru. Dengan demikian, kecelakaan yang terjadi di Indonesia ini pasti menjadi antiklimaks terhadap pernyataan di atas. Di tengah predikat paling aman sebagai mode transportasi, kecelakaan pesawat yang terjadi di Indonesia, akan membuat negara kita menjadi sorotan tajam. Jadi, pantaslah jika dalam waktu singkat, pemerintah Australia segera memberikan peringatan kepada warganya untuk tidak memakai Lion Air sebagai alat tumpangan mereka. Ini pasti terkait dengan fakta yang antiklimaks tadi. Secara logika, jelas kemutakhiran teknologi pesawat terbang tersebut merupakan ungkapan dari upaya menyiasati titik fatal bahaya dari risiko penerbangan tersebut, tantangan untuk menghindari bahaya di udara, tantangan untuk meny-

elamatkan kehidupan manusia dan sudah tentu pada akhirnya adalah penghargaan terhadap kehidupan manusia itu sendiri. Jadi, manusia ditantang untuk berinovasi demi menyelamatkan kehidupan itu sendiri. Dan di tengah tantangan tersebut, wilayah udara (angkasa) merupakan ruang yang sangat luas, lapang dan sangat indah untuk dijelajahi. Manusia memerlukan hal ini untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Maka, jawaban untuk menikmati keindahan ruang udara dengan rasa nyaman itu, tidak lain adalah dengan teknologi paling baru dan paling canggih terhadap pesawat udara. Tentu saja juga menjangkau wilayah lain akan jauh lebih singkat melalui perjalanan udara. Keluasan dan kelapangan wilayah udara ini memungkinkan moda transportasi untuk melaju dengan kecepatan yang tinggi. Itulah pesawat udara yang menjadi jawabannya, dan teknologi paling baru menjadi jawaban untuk kenyamanannya. Maka, siapa pun yang menjadi penggerak moda transportasi udara itu adalah orang-orang yang tidak boleh sembarangan. Pilot adalah orang-orang yang benar-benar pintar dan sangat

adaptif dengan kebaruan teknologi. Jelas orang yang gaptek tidak boleh menjadi pilot. Pembaruan teknologi yang terjadi pada pesawat, menunut para pilot untuk selalu memperbarui diri terhadap teknologi penerbangan. Jadi, jumlah jam terbang yang dipakai sebagai ukuran sekarang, haruslah ditambahi lagi dengan fakta kemampuan untuk adaptif terhadap teknologi terbaru. Sudah tentu pilot harus secara formal ikut “kursus-kursus” terbaru dengan sertifikat terbaru tentang kemampuan ini. Pilot yang menyukai panorama indahnya angkasa, indahnya memandang daratan dari atas, indahnya pemandangan deretan gunung, laut dan lika-liku sungai di daratan, akan membuat pekerjaan sebagai pilot itu menyatu dengan segala perkembangan teknologi kebaruan yang ada. Tentu saja hal itu juga menyangkut aspekaspek lain tentang tugas-tugasnya sebagai pilot. Akan tetapi, bukan hanya pilot. Kebaruan teknologi tersebut juga haruslah dipahami oleh petugas-petugas di darat dan para ahli mesin yang ada di darat. Dengan kebaruan teknologi tersebut, pekerjaan teknisi di darat tidak boleh main-main.

Ia harus berprinsip pesawat di hadapannya harus laik terbang dan terjamin keselamatannya. Dengan itu, para teknisi ini akan mampu bekerja dengan konsentrasi tinggi, tidak dilanda oleh kebosanan rutinitas, sesuatu yang sangat membahayakan bagi teknisi pesawat terbang. Sering terlihat bahwa teknisi di darat akan segera memeriksa pesawat begitu pesawat ini parkir. Pekerjaan ini jsutru sangat penting untuk melihat kerusakan paling kecil dari pesawat. Kerusakan seperti ini akan berpotensi menjadi besar jika tidak diperhatikan. Dan yang paling penting adalah maskapai penerbangan (perusahaan) yang mengoperasikan armada tersebut. Teknologi pesawat terbang modern sangatlah canggih. Dengan kecanggihan tersebut sudah pasti harga pesawat sangatlah tinggi yang pasti berpengaruh terhadap pembiayaan membentuk perusahan penerbangan. Apalagi dengan armada yang mempunyai jumlah unit pesawat terbang banyak. Dari titik inilah kemudian menjadi terlihat kontroversi jika di tengah pesawat yang harganya mahal dan teknologi modern tersebut, ada armada penerbangan yang berbiaya murah. Banyak pertanyaan di masyarakat apakah armada berbiaya murah itu dimungkinkan? Apakah untuk menyiasati kemurahan biaya penerbaangan itu kemudian pesawat jarang diservis? Pertanyaanpertanyaan awam ini nyelekit, tetapi perlu mendapat penjelasan dari perusahan yang mengoperasikan penerbanagaan berbiaya murah. Tentu akan menyalahi norma, etika dan prosedur kalau pesawat tidak mendapat servis yang selayaknya. Sebab, seperti yang disebutkan tadi, kecanggihan teknologi itu harus diimbangi

Urgensi Pemimpin Bisnis Promoral

Para pemimpin bisnis di negeri ini memiliki kewajiban untuk ikut berkontribusi menegakkan moral dan etika demi kebaikan bersama bagi keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Salah satu persoalan besar yang masih membelit negara kita hingga saat ini adalah korupsi. Praktik korupsi menjadikan masyarakat diperlakukan secara diskriminatif di muka hukum. Praktik korupsi meniadakan prinsip persamaan semua warga negara di muka hukum. Hukum hanya menjadi alat penopang kepentingan mereka yang kuat secara kekuasaan dan secara finansial. Lagi-lagi yang harus menjadi korban pertama dalam hal ini adalah kelompok masyarakat miskin yang tuna-akses terhadap sumber-sumber kekuasaan maupun sumber-sumber finansial. Akar penyebab korupsi adalah egoisme diri. Dengan demikian, setiap individu sesungguhnya mempunyai kecenderungan untuk berlaku korup. Secara naluriah, kita memang cenderung untuk lebih mendahulukan kepentingan diri kita sendiri dan keluarga kita. Jika kecenderungan ini tidak bisa dikendalikan, maka akan dengan mudah kita terjebak pada pelbagai perilaku korup. Ada yang berkeyakinan, seperti halnya penyakit infeksi, korupsi juga menular. Artinya, virus korupsi bisa menyebar dari satu individu ke individu

Oleh Djoko Subinarto lainnya atau dari satu kelompok masyarakat ke kelompok masyarakat lainnya. Menurut Jaderick Pabico (2018), yang menulis makalah bertajuk ‘’Modeling Corruption as a Contagious Disease’’, penularan korupsi dimungkinkan dari adanya interaksi antara para koruptor dengan mereka yang -- karena sejumlah kondisi -- rawan berperilaku korup. Dalam konteks Indonesia, contoh nyata kasus penularan korupsi ini salah satunya adalah praktik suap yang melibatkan para terpidana korupsi dengan para petugas lembaga pemasyarakatan (lapas). Alihalih mampu ikut menegakkan hukum dan keadilan, sebagian petugas lapas kita justru asyik berkolusi dengan para terpidana korupsi dengan jalan menerima suap dari mereka. Sebagai imbalannya, mereka kemudian memberi kemudahan dan keistimewaan bagi para terpidana korupsi selama menjalani hukuman bui di lapas. Maka, tidak sedikit kalangan menilai bahwa penjara kita bukan hanya tidak mampu membuat efek jera bagi para koruptor dan calon koruptor, tetapi juga malah menjadi lahan penularan virus korupsi sehingga menciptakan para koruptor baru.

Dilihat dari aspek teori penawaran dan permintaan, terdapat dua kemungkinan mengapa korporasi akhirnya bisa terlibat dalam praktikpraktik korupsi. Pertama, pihak korporasi menjadi korban para pejabat korup yang mengambil keuntungan atas kekuasaan yang dimilikinya dengan cara meminta suap kepada korporasi dengan imbalan bakal dimuluskan proyek-proyek bisnisnya. Kedua, korporasilah yang memiliki inisiatif aktif menawarkan suap kepada pejabat negara agar pejabat negara membuat keputusan-keputusan strategis yang nantinya menguntungkan kepentingan bisnis korporasi. Boleh jadi adanya sebagian pengusaha kita yang memilih untuk melakukan suap kepada para pejabat kita disebabkan oleh lemahnya tekad mereka dalam menjunjung nilai-nilai moral dan etika. Merriam-Webster Dictionary mendefinisikan ‘moral’ antara lain sebagai “segala sesuatu yang terkait dengan prinsip-prinsip benar dan salah dalam berperilaku”. Sementara itu, Online Etymology Dictionary memberi batasan kata ‘moral’ sebagai “perilaku yang pantas dilakukan oleh seseorang dalam masyarakat”. Seperti halnya etika, menurut

Velasquez & Andre (1987), setidaknya terkait dengan dua hal. Pertama, etika merujuk kepada standar baik dan buruk yang memberi pedoman ihwal apa yang sebaiknya umat manusia lakukan. Etika biasanya terkait dengan hak, kewajiban, manfaat terhadap masyarakat, kejujuran, dan kebaikan-kebaikan khusus. Kedua, etika merujuk kepada pengkajian dan pengembangan standar-standar moral di dalam masyarakat. Secara demikian, etika merupakan sebuah upaya terus-menerus untuk mempelajari keyakinan moral dan perilaku moral, sekaligus berusaha menjamin terciptanya kebaikan-kebaikan dalam pelbagai institusi di dalam masyarakat. Oleh karena itu, salah satu pekerjaan rumah yang dihadapi jagat bisnis kita saat ini adalah bagaimana para pemimpin bisnis kita mampu ikut mendorong terciptanya peningkatan moral dan etika di kalangan para pelaku bisnis di negeri ini. Bagaimanapun, seperti sektorsektor kehidupan lainnya, aktivitas bisnis harus dijalankan dengan cara-cara bersih agar mampu membuahkan kebaikan bersama sekaligus berkontribusi dalam ikut menjaga keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Bukan malah sebaliknya.

dengan perawatan yang tinggi, dan membutuhkan teknolog yang berkemampuan tinggi juga. Lantas bagaimana dengan berbagai delay yang dialami calon penumpang, apakah ini berkaitan dengan pemaksaan penggunaan pesawat sehingga beropersi sampai sepuluh jam sehari yang membuat penumpang di Denpasar misalnya, harus menunggu pesawat dari Makassar untuk dapat terbang ke Jakarta. Pertanyaan-pertanyaan awam ini wajar muncul karena tidak ada penjelasan mengapa harus delay, kecuali dengan alasan operasional atau teknis. Kendati telah mencoreng nama perusahan penerbaangan berbiaya murah, tetapi kecelakaan ini haruslah menjadi pelajaran yang sesungguhnya perusahan untuk memperbaiki kinerjanya. Akan tetapi, Indonesia benar-benar memerlukan armada penerbangan berbiaya murah. Luasnya wilayah negara Indonesia dan kemampuan masyarakat masih belum sepenuhnya dapat dikatakan sebagai masyarakat makmur, memang memerlukan angkutan pesawat dengan berbiaya terjangkau. Secara sosial, pada konteks ini, armada penerbangan berbiaya murah ini bukan saja membantu masyarakat untuk menjangkau wilayah lain tetapi memberikan kesempatan untuk memahami keragaman Indonesia. Dan pengetahuan itulah yang dipakai untuk membantu memahami persatuan Indonesia. Hanya, janganlah kemudian armada berbiaya murah ini dikelola dengan manajemen murahan. Penulis adalah staf pengajar Sosiologi FISIP Universitas Udayana

POJOK

Presiden Jokowi dorong pengembangan usaha rintisan. - Dorong wong cilik berdiri kokoh. *** Kota Denpasar merevitalisasi sungai dan pasar tradisional. - Selamatkan alam dan ekonomi. *** Kasus suap Rp 3,6 miliar, Wakil Ketua DPR-RI ditahan KPK. - Oh wakil rakyat.

Penulis , kolumnis dan esais alumnus Universitas Padjadjaran

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


TABANAN

Sabtu Paing, 3 November 2018

7

UMK 2019 Rp 2,4 Juta Tabanan (Bali Post) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tabanan telah menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2019 sebesar Rp 2.419.331. Angka tersebut meningkat dari UMK 2018 yang senilai Rp 2.239.500. Kenaikan UMK telah melalui kajian tim pengupahan Kabupaten Tabanan. Kadisnakertrans Tabanan I Putu Santika, Jumat (2/11) kemarin menyampaikan besaran tersebut belum diajukan ke bupati maupun ke Pemprov Bali. Besaran UMK dihitung dengan mempertimbangkan sejumlah faktor sesuai formula kenaikan upah minimum yang tertuang dalam PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. ‘’Data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional yang digunakan untuk menghitung upah minimum tahun 2019 bersumber dari Badan Pusat Statistik,’’ imbuhnya. Tidak hanya itu, besaran UMK juga telah sesuai dengan usulan dan kesepakatan Dewan Pengupahan yang terdiri dari unsur pekerja, pengusaha dan pemerintah. UMK 2019 tidak mengacu lagi kepada hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Sebab berdasarkan PP No. 78 tahun 2015, nilai UMK sudah di atas KHL. (kmb28)

TARGET - Wisatawan menikmati pemandangan di Tanah Lot. Target kunjungan DTW Tanah Lot tahun 2018 adalah tiga juta pengunjung dan diyakini tercapai akhir tahun nanti.

Operasi Zebra

Pelanggar Didominasi Pelajar Tabanan (Bali Post) Hingga Hari keempat pelaksanaan Operasi Zebra Agung 2018, jajaran Satlantas Polres Tabanan berhasil menjaring 100 lebih pelanggar. Dari jumlah tersebut, hampir 30 persen pelanggaran dilakukan oleh pelajar yakni tidak memiliki SIM. Pada operasi ini, polisi menyita puluhan kendaraan baik roda dua maupun roda empat. KBO Lantas Polres Tabanan Iptu I Made Sukiarta seizin Kasatlantas Polres Tabanan, Jumat (2/11) kemarin menjelaskan, agar ada efek jera, kendaraan pelanggar lalu lintas diamankan di Polres Tabanan. Sebagian besar berupa sepeda motor. ‘’Ada juga roda empat sebanyak enam buah diamankan karena tidak bawa STNK,’’ imbuh Sukiarta. Bagi pelanggar yang terjaring dikarenakan STNK belum disamsat, pihak kepolisian mengarahkan agar segera mengurus perpanjangan mengingat dari Agustus hingga 16 Desember mendatang, ada pemutihan pajak. Selain masalah dokumen berkendara, banyak juga pengendara sepeda motor yang terjaring akibat tidak menggunakan helm. Yang tidak menggunakan helm alasan mereka klasik yakni jarak dekat. ‘’Kemana pun tolong helm digunakan. Karena berfungsi untuk keselamatan diri ketika terjadi sesuatu,’’ tegas Sukiarta. Dia menambahkan, selama Operasi Zebra belum ditemukan adanya motor curian atau pelanggar yang histeris dan mengamuk. Namun pihaknya sempat menuai protes dari salah satu sekolah swasta. Sekolah itu protes lantaran siswa ditilang meskipun sudah mempunyai kartu pelajar. ‘’Tidak ada hubungan kartu pelajar dengan SIM atau STNK. Jika tidak bawa (SIM atau STNK) ya melanggar,’’ terangnya. (kmb28)

Bali Post/bit

OPERASI ZEBRA - Operasi Zebra yang digelar di Jalan Pahlawan, Kecamatan Tabanan, Jumat (2/11) kemarin.

Pengelola DTW Tanah Lot Optimis Penuhi Target Tabanan (Bali Post) Pengelola DTW Tanah Lot menargetkan angka kunjungan wisatawan tahun 2018 diangka 3 juta orang. Hingga 29 Oktober, tercatat kunjungan sebanyak 2,8 juta orang. Artinya masih tersisa 200

ribu orang lagi untuk mencapai target. Pengelola optimis target mampu tercapai. Manajer DTW Tanah Lot I Ketut Toya Adnyana, Jumat (2/11) kemarin mengungkapkan, pertemuan tahunan IMF-WB beberapa waktu lalu

cukup mendongkrak kunjungan wisatawan ke Tanah Lot. Biasanya kunjungan mencapai 7.000 hingga 8.000 ribu orang per hari, namun saat IMF-WB berlangsung meningkat sekitar dua persen. Peningkatan jumlah wisatawan diprediksi

akan terjadi pada liburan Natal dan Tahun Baru. Hal ini sesuai dengan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. ‘’Jadi, kami optimis bisa mencapai target, karena dari pengalaman pada momen jelang dan saat Nataru biasan-

ya angka kunjungan ratarata hingga 20 ribu per hari,’’ ujarnya sembari menambahkan, kunjungan wisatawan mancanegara didominasi Tiongkok dengan capaian 45 persen, disusul Australia dan India. (kmb24)

Program ULV Difokuskan di Lima Desa Tabanan (Bali Post) -

Tahun ini, Pemkab Tabanan melalui Dinas Kesehatan kembali menggelar program Ultra Low Volume (ULV) yaitu program penyemprotan untuk membunuh nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Pelaksanaan ULV difokuskan di lima desa yaitu dua desa di Kecamatan Kediri, yakni Desa Abiantuwung dan Desa Kediri serta tiga desa di Kecamatan Tabanan yaitu Desa Delod Peken, Desa Dauh Peken dan Desa Dajan Peken. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Jumat (2/11) kemarin mengatakan, dipilihnya lima desa ini karena kasus DBD terbanyak terjadi di desa tersebut. Jadwal ULV untuk Desa Abiantuwung yakni 5 November untuk siklus I dan 12 November untuk siklus II. Di Desa Kediri dilakukan pada 6 November untuk siklus I dan 13 November pada siklus II. Desa Delod Peken pada 7 November untuk siklus I dan 14 November untuk siklus II. Di Desa Dauh Peken mendapatkan jadwal pada 8 November untuk siklus I dan 15 November untuk siklus II. Sementara di Desa Dajan Peken pada 9 November untuk siklus I dan 16 November untuk siklus II. Setiap kegiatan dimulai pada pukul 03.00 Wita hingga selesai. Lebih lanjut dijelaskan Suratmika, ULV merupakan kegiatan penyemprotan menggunakan alat khusus yang diangkut oleh mobil untuk mematikan nyamuk dewasa DBD. Efek dari ULV jauh

lebih efektif dibandingkan dengan fogging, sebab selain membunuh nyamuk dengan radius yang lebih jauh dan luas, tindakan ULV ini juga tidak menghasilkan banyak asap seperti fogging dan tidak perlu masuk ke rumah-rumah. Kelemahannya, ULV ini proporsi kandungan obat untuk membunuh nyamuk dewasa DBD lebih tinggi dibandingkan fogging. Sehingga efek sampingnya adalah tidak hanya membunuh nyamuk saja, tetapi serangga lainnya dan tentunya berbahaya pula bagi kesehatan jika terlalu sering dilakukan. ‘’Karenanya, kegiatan ULV ini hanya difokuskan kepada desa-desa yang terjadi kasus DBD terbanyak. Dilakukan setahun sekali sebelum memasuki musim pancaroba DBD,’’ ujar Suratmika. Untuk kasus DBD, jika dilihat dari data 5 tahunan, kata Suratmika untuk tahun ini mengalami penurunan cukup tajam. Pada tahun 2013 tercatat 793 kasus, tahun 2014 menurun menjadi 475

Bali Post/san

GERTAK - Salah satu kegiatan untuk menekan DBD adalah program Gerakan Serentak (Gertak) pemberantasan sarang nyamuk melalui 3M plus. kasus, tahun 2015 naik lagi menjadi 846 kasus, tahun 2016 menjadi 916 kasus, tahun 2017 tercatat 316 kasus dan hingga September 2018 tercatat 40 kasus. Menurut Suratmika, penurunan kasus ini mulai terlihat di tahun 2017 ketika Pemkab Tabanan mulai gencar melakukan program Gertak

PSN di seluruh desa di Kabupaten Tabanan. ‘’Gerakan serentak ini diadakan setiap Jumat. Efeknya sangat besar dalam penurunan DBD,’’ ujar Suratmika. Ia melanjutkan, langkah paling efektif dalam menangani DBD adalah PSN 3M plus penambahan abate pada penampungan

air serta menggunakan obat nyamuk. ‘’Kenapa PSN ini efektif, karena gerakan ini memberantas jentik nyamuk. Kalau hanya fogging atau ULV saja, maka hanya membunuh nyamuk dewasa, jentiknya tidak. Artinya jika jentik masih ada, nyamuk dewasa akan terus ada,’’ jelas Suratmika. (kmb24)

Petani Marga Ubah Lahan Kurang Produktif Jadi Agrowisata BERAWAL dari keinginan mengelola sawah yang kurang produktif, salah seorang petani Marga, Wayan Dika, berhasil membuat agrowisata yang mampu menarik minat wisatawan. Sawah yang kerap kering saat musim kemarau sehingga tidak bisa ditanami itu disulap olehnya menjadi taman bunga matahari yang cocok sebagai tempat untuk berfoto ataupun sekadar berkreasi.

Taman bunga matahari di Marga.

Bali Post/san

Menurut Wayan Dika, setiap musim kemarau lahan tersebut tidak bisa ditanami padi, karena tidak cukup air. Keluarganya hanya bisa menanam padi ketika musim hujan. Awalnya ia tidak berpikir untuk membuka agrowisata. Tujuannya hanya menanami lahan tersebut dengan tanaman bunga sehingga nanti bisa menjualnya ke hotel-hotel. Tetapi, salah seorang temannya mengusulkan agar menanam bunga matahari. Untuk menanam bunga matahari di area seluas 10 are ini, Dika mengaku belajar dari media sosial. Ia memulainya empat bulan lalu. ‘’Saya memulainya sekitar empat bulan lalu,’’ kata

warga Banjar Batannyuh, Belayu, Marga, Tabanan ini, Jumat (2/11) kemarin. Tanpa disangka, usahanya ini membuat banyak orang tertarik untuk datang. Terlebih ketika melihat hamparan bunga matahari yang tumbuh dan mulai mekar, menjadikannya cocok sebagai tempat berfoto. Lewat media sosial, taman bunga matahari mulai dikenal dan ramai dikunjungi warga. ‘’Sebenarnya belum berani membuka agrowisata, namun karena telanjur ramai di media sosial dan banyak yang datang, akhirnya saya putuskan untuk menjadikannya tempat tujuan

wisata,’’ jelasnya. Ia melanjutkan, pengunjung taman bunga matahari kebanyakan dari kalangan generasi muda yang berasal dari Badung, Denpasar hingga Jembrana. Rata-rata pengunjung 250 orang hingga 500 orang per hari. Selain ingin melihat langsung keindahan bunga matahari, banyak pengunjung yang datang hanya untuk mengabadikan gambar bunga matahari. ‘’Arealnya 10 are. Sebanyak delapan are ditanami bunga dan dua arenya rencananya untuk fasilitas,’’ ujarnya. Tiket masuk ke agrowisata ini hanya Rp 5 ribu per orang. Sebagian besar hasil tiket masuk digunakan untuk pemeliharaan taman bunga dan penyiapan fasilitas. Saat ini di taman bunga matahari sedang disiapkan gapura, toilet, serta tempat tiket. Ke depan Dika berencana untuk memperluas lahan agrowisatanya ‘’Ada tambahan lahan seluas 35 are. Rencananya tidak hanya menanam bunga matahari saja tetapi jenis lainnya, seperti bunga krisan, bunga sedap malam dan bunga genitir. Selain itu, saat ini juga sedang mempersiapkan 50 jenis bunga untuk acara valentine day tahun depan,’’ paparnya. (san)


BULELENG

8

Sabtu Paing, 3 November 2018

Alami Laka ’’Out of Control’’

Mobil Pelat Asing Terguling, Dua WNA Selamat Singaraja (Bali Post) – Kecalakaan lalu lintas (lakalantas) akibat out of countrol (OC) terjadi Jumat (2/11) kemarin di jalan Singaraja – Desa Kaliasem. Peristiwa itu tepatnya di Km 13.300, yang merupakan wilayah Banjar Dinas Asah, Kecamatan Banjar. Sebuah mobil Toyota Land Cruiser nomor polisi (nopol) asing CA 14 FM, bannya mengalami selip. Akibatnya, kendaraan itu terguling di pinggir jalan. Beruntung, pengemudi Van Dolder Jan Maurits (48) dan seorang penumpang Van Houten Brigitta Elisabeth (47), keduanya warga negara asing (WNA)asal NLD Nederlandse itu selamat tanpa menderita luka sedikit pun. Kapolsek Banjar Kompol Ida Bagus Dedy Januarta seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. membenarkan telah terjadi kasus lakalantas. Benar, lakalantas itu melibatkan orang dan juga mobil asing. Lebih jauh, Kompol Dedy mengatakan, sebelum kejadian itu pengemudi bersama penumpang yang mengendarai mobil Land Cruiser datang dari arah Bedugul menuju Singaraja. Sekitar pukul 12.00 Wita, korban melintas di lokasi kejadian. Nahas, mobil yang penuh atribut kendaraan adventure tiba-tiba kehilangan kendali. Bersamaan kondisi jalan menurun dan tikungan tajam, pengemudi panik dan berusaha mengendalikan kendaraannya. Tetapi, justru kendaraan itu melesat liar. Bagian rodanya slip. Walau sudah berupaya dikendalikan, tetap saja gagal. Karena itu, mobil justru terbalik di pinggir jalan. Akibat kejadian itu, beberapa bagian mobil mengalami kerusakan ringan. Pengemudi dan penumpang selamat, setelah mereka dibantu warga, penumpang itu keluar dari dalam mobil. “Jadi benar, kita mendapat laporan laka OC itu melibatkan kendaraan ber-pelat asing. Keduanya hendak berwisata. Nahas justru kendaraannya slip dan terbalik di pinggir jalan,” katanya. Mantan Kapolsek Seririt, ini menambahkan, dari pemeriksaan di lokasi kejadian, saksi juga diperiksa, kejadian ini murni akibat OC. Diduga pengemudi tidak menguasai medan, sehingga tidak bisa mengendarai kendaraannya dengan baik. Sementara, kasus ini masih ditangani Unit Lantas Polsek Banjar. Pascakejadian, pengemudi selamat, ia kemudian dibantu warga dievakuasi dari dalam kendaraannya di lokasi kejadian. “Kecelakaan itu murni OC. Kemungkinan tidak menguasai medan, sehingga terjadi laka itu. Kasusnya masih kita dikembangkan lebih lanjut,‘’ ujar I.B. Dedy Januarta. (kmb38)

Bali Popst/ist

LAKALANTAS OC – Mobil Land Cruiser dengan nomor polisi (nopol) asing CA 14 FM mengalami lakalantas akibat out of control (OC) di jalan Singaraja – Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Jumat (2/11) kemarin.

Bali Post/kmb38

DIROMBAK – Rancangan kenaikan PAD Buleleng dari semula Rp 450 miliar kembali dirombak. Melalui RDP antara gabungan komisi dan pemerintah daerah rancangan kenaikan PAD tahun depan ditarget Rp 440 miliar.

Rancangan PAD Buleleng Dirombak Target yang Dianggap Realistis Rp 440 Miliar

Singaraja (Bali Post) –

Walaupun Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebelumnya menyepakati rancangan kenaikan Pendapatan Asli Daerah Rp 450 miliar, keputusan itu ternyata belum final. Justru, pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara gabungan komisi-komisi dengan pemerintah daerah Jumat (2/11) kemarin, kenaikan PAD itu kembali dirombak. Pemerintah daerah memutuskan kemampuan menaikkan target realisasi PAD sebesar Rp 440 miliar. Itu artinya turun Rp 10 milar dari rancangan Rp 450 miliar sebelumnya. Target itu tentu tidak lepas dari kajian pemerintah yang menyebut kenaikan Rp 450 miliar itu sudah realistis. Jika, dipaksakan naik Rp 450 miliar dikawatirkan sekadar angka dan faktanya tidak bisa dicapai. Situasi seperti itu justru menimbulkan citra buruk masyarakat kepada pemerintahannya. RDP kemarin dipimpin Wakil Ketua Dewan Ketut Susila Umbara bersama anggotanya dan juga tim pakar. Sementara, pemerintah daerah dipimpin Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut

Puspaka, M.P. Kata Sekkab sebenarnya pihaknya baru menerima usulan rancangan kenaikan PAD dari Banggar. Usulan kenaikan PAD senilai Rp 450 miliar, sementara ditampung dulu. Pihak eksekutif kemudian melakukan kajian bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil PAD. Dalam pembahasan itu, pihaknya melakukan pendekatan politik, teknokratis, dan partisipatif. Konsep ini digunakan karena komitmen pemerintah daerah merancang realisasi kenaikan PAD bukan seke-

dar angka-angka kosong. Pihaknya tidak ingin disebut terlalu bernafsu menaikkan PAD. Sebab, dikhawatirkan setelah berjalan, justru tidak tercapai seratus persen. “Dari pendekatan yang kita lakukan hasilnya kenaikan PAD yang kami anggap realistis Rp 440 miliar,” katanya. Naikkan Sektor Pajak Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Buleleng itu mengatakan, rancangan kenaikan PAD Rp 440 ke-

mungkinan didapat dari menaikan rancangan pendapatan sektor pajak dan retribusi daerah. Selain itu, pendapatan di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD juga dirancang naik, selain itu kenaikan kapitasi Askes juga ditarget naik. Beberapa sektor penyumbang PAD itu diyakini optimis bisa dicapai karena belakangan ini realisasi pendapatannya menunjukan tren meningkat. Dari fakta ini, pihaknya optimis motivasi kinerja aparat di masing-masing bidang akan lebih baik. Apa pertimbangan menaikkan PAD Rp 440 itu tahun depan? Setelah dibahas secara detail, ada beberapa sektor pendapatan yang kita targetkan naik, selain itu karena diimbangi pemberian tukin. ‘’Sehingga hal itu kami percaya dapat memompa se-

mangat memujudkan target kenaikan PAD kita,” jelasnya. Wakil Ketua Dewan Ketut Susila Umbara, mengapresiasi kinerja pemerintah yang tidak mengenal waktu dan lelah. Target maksimal Rp 440 miliar sesungguhnya sudah baik. Pada angka itu ada peningkatan sekitar Rp 60 miliar dari rancangan awal sebelumnya Rp 382 miliar. Dewan memutuskan agar pemerintah segera membuat rancangan realisasi PAD baru. Peluang OPD pendapatkan dana, perlu dituangkan pada agenda rancangan baru. Rancangan itu nantinya kembali dibahas internal. Pihaknya meyakini peluang peningkatan PAD lebih optimal itu bisa terwujud. Ia berharap rancangan target kenaikan PAD Rp 450 miliar bisa terealisasi tahun depan. (kmb38)

kepada semua stakeholder. Tidak hanya mahasiswa, tetapi juga sumber daya manusia secara menyeluruh, termasuk dosen supaya berkualitas dan memiliki daya saing yang baik,” tegasnya. Mewujudkan zona integritas, konsep Tri Hita Karana itu dijadikan landasan. Itu juga digaungkan untuk mewujudkan Undiksha sebagai universitas unggul di Asia pada 2045. “Konsep Tri Hita Karana ini yang harus direalisasikan. Karena itu, sesungguhnya Undiksha berkeyakinan bisa sebagai perguruan tinggi berintegritas pemberian dari Men-PAN RB dan Kemenristekdikti itu. Sehingga mulai saat ini mau tidak mau harus dilakukan. Tidak ada lagi pegawai yang disebut dilayani. Sebaliknya, pegawai itu harus melayani,” ucap rektor asal Badung ini. Ditegaskan juga, dalam pengelolaan keuangan maupun aset, pengawasan harus dilakukan secara ketat. Di Undiksha, seluruh pegawai dilarang melakukan pelanggaran. “Jangan macam-

macam. Semua kegiatan kita telah dipantau. Kita harus melakukan kegiatan dengan responsif dan akuntabel,” imbuhnya. Sementara itu, Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Jamal Wiwoho mengatakan, potensi penyimpangan di perguruan tinggi itu cukup banyak. Misalnya, dalam penerimaan mahasiswa baru, pengelolaan anggaran, aset, mutasi para pejabat, perekrutan pegawai baru, maupun pengadaan barang dan jasa. Mencegah praktik seperti itu, pengawasan internal sangat perlu diintensifkan. “Harapannya, untuk mewujudkan good university governance, bisa mengedepankan empat hal, yakni akuntabilitas, transparansi, fairness, responsibility atau pertanggungjawaban. Saya rasa kalau semuanya dilakukan dengan baik, akan menjadi sebuah oskestra yang bagus dalam pengelolaan perguruan tinggi. Ini perlu komitmen bersama,” sebutnya. Ia pun mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Undiksha ini. Diharapkan bisa mendapat dukungan dari seluruh stakeholder. (ad100)

Semak-semak dan Pohon Penandatanganan Pakta Integritas, Undiksha Tegas Tolak Praktik Korupsi Kering Terbakar Pohon Jati Hanya Terkena Kobaran Api

Singaraja (Bali Post) – Kebakaran lahan pertanian kembali terjadi di Buleleng. Kali ini sebidang tanah yang ditanami pohon jati, yang sudah siap dijual. Peristiwa itu terjadi Kamis (1/11) lalu tengah malam. Beruntung, api hanya membakar semak-semak dan rumput liar kering, sehingga tidak ada batang pohon kayu jati milik Made Harinada (60) terbakar. Karena itu, pohon jati warga Banjar Dinas Kajanan, Desa Ringdikit, Seririt itu selamat dari amukan si jago merah. Hanya beberapa batang pohon kayu jati yang terbakar. Namun, diyakini tidak sampai membuat pohon jati itu mati. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Buleleng Gede Sugiartha Widiada membenarkan telah menerima laporan kejadian kebakaran lahan kebun jati tersebut. Lebih jauh, mantan Kabag Humas Protokol Sekkab Buleleng itu mengatakan titik api itu tiba-tiba saja muncul di tengah perkebunan jati milik korban. Khawatir titik api itu semakin meluas, warga yang melihat kebakaran lahan itu langsung menghubungi Dinas Damkar untuk memohon bantuan pemadaman. Tidak berselang lama, tiga unit mobil pemadam dari POS Singaraja diterjunkan ke lokasi kejadian. Tiba di lokasi, api terus merembat membakar semak-semak dan rumput liar yang kering akibat pengaruh kemarau panjang. Situasi ini ditambah parah karena kebetulan angin bertiup kencang, sehingga titik api dengan cepat meluas. Melihat kejadian itu, personel pemadam berjibaku memadamkan api. Bahkan, karena titik apinya yang luas, petugas pemadam menghabiskan tiga tangki air. Sekitar satu setengah jam sejak laporan kejadian diterima, api baru bisa dikuasai. “Jadi benar, kita terima laporan kejadian kebakaran lahan. Sejak musim kemarau ini memang sering terjadi kebakran lahan. Kami tiba di TKP, api sudah merembet. Satu jam kemudian, api baru bisa padam total,” katanya. Terkait apa penyebab kebakaran kebun jati itu, mantan Sekretaris Camat (Sekcam) Buleleng ini, mengaku tidak mengetahui pasti. Di lokasi kejadian juga tidak ada keterangan saksi yang melihat pertama kali munculnya percikan api. Untuk memastikan apa penyebab kebakaran itu, Sugiartha menyerahkan kepada aparat berwajib untuk melakukan penyelidikan apakah ada unsur kesengajaan atau ada penyebab lainnya. Dirinya juga tidak henti-hentinya mengingatkan kepada warga agar waspada terhadap bahaya kebakaran hutan. Sebab, pada musim kemarau seperti ini sangat mudah terjadi kebakaran. Kalau ada keinginan membuat api di lahan perkebunan, maka harus tetap diawasi terutama ketika meninggalkan kebun. Tungku api harus dipastikan sudah padam total. “Hanya dengan waspada kebakaran itu bisa disetop. Kalau mau bikin api di tengah kebun, atau membakar sampah, silakan diawasi. Kemudian, kalau meninggalkan lokasi, mohon titik apinya dipadamkan total, sehingga dengan cara itu akan dapat mencegah terjadinya kebakaran hutan atau lahan,” jelas birokrat asal Karangasem. (kmb38)

Bali Post/ist

LAHAN JATI TERBAKAR – Lahan yang ditanami pohon jati ditemukan terbakar Kamis (1/11) tengah malam lalu.

KASUS Korupsi menjadi perhatian Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Perguruan tinggi negeri terbesar di Bali Utara ini tegas menolak adanya praktik korupsi itu. Sebagai wujudnya, dicanangkan dan ditandatangani pakta integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pengesahan komitmen itu dilaksanakan di Ruang Ganesha III Rektorat, Jalan Udayana nomor 11 Singaraja, Kamis (1/11). Saat itu pula diisi sosialisasi dari Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.H. Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan komitmen terbebas dari korupsi sebetulnya sudah digaungkan sejak dulu. Hal itu sejalan dengan persiapan penilaian zona integritas oleh Kemen-PAN RB yang hingga kini terus dikampanyekan. “Terkait pelaporan keuangan, Undiksha sudah mendapat pengakuan. Bahkan, daya serapnya sudah termasuk ranking nasional un-

REKTOR DAN KEMENRISTEKDIKTI - Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. bersama Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.H. memperlihatkan pakta integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dilaksanakan di Ruang Ganesha III Rektorat, Jalan Udayana nomor 11 Singaraja, Kamis (1/11). tuk perguruan tinggi Badan Layanan Umum (BLU),” jelasnya. Tak hanya itu, universitas yang sudah memiliki Fakultas Kedokteran ini juga meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada 2016 dan 2017. Selain itu, bulan ini, Undiksha juga sebagai pergu-

ruan tinggi yang melaksanakan inventarisasi terbaik barang milik negara secara nasional. “Men-PAN RB mencanangkan Undiksha sebagai perguruan tinggi bebas korupsi, sebagai wilayah birokrasi bersih dan melayani atau termasuk dalam koridor zona integritas. Untuk bisa melaksanakan, disemangati lagi

Sungai (Tukad -red) Saba di Kelurahan Seririt, Kecamatan Seririt menjadi sasaran gerakan bersihbersih sampah plastik Jumat (2/11) kemarin. Gerakan ini melibatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar dari Kecamatan Seririt, dan mahasiswa dari kampus perguruan tinggi pariwisata dan kapal pesiar di Bali Utara. Sungai Saba merupakan salah satu daerah aliran sungai (DAS). Dari sana mengalir beberapa anak sungai ke hilir. Kalau musim hujan, peningkatan volume air kerap kali memicu banjir bandang. Lalu, bagaimana apresiasi kegiatan lingkungan secara konstruktif yang dilakukan para pelajar, mahasiswa, dan juga ASN?

dipatenkan di kecamatan, sehingga semakin tertanam kepedulian dan kesadaran semua elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan DAS. Kalau kawasan DAS sudah terjaga, ancaman DAS pemicu banjir ketika hujan pasti dapat dicegah,” jelasnya. Kepala DLH Buleleng Putu Ariyadi Pribadi mengatakan, kegiatan kebersihan menyasar DAS sesuai Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 35 tahun 1995 tentang Program Kali Bersih dan Peraturan Bupati Buleleng No. 5 Tahun 2013 tentang Gerakan Kebersihan dan Penghijauan Buleleng. Tujuan kegiatan ini adalah memelihara lingkungan DAS dari ancaman pencemaran sampah atau penyempitan akibat dinding sungai erosi atau pendangkalan karena sedimentasi. Gerakan ini diakui sangat bermanfaat. Sebab, belakangan ini, perilaku masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya. Bahkan masih terjadi membuang sampah itu justru di sungai. Sehingga gerakan masif, yang merupakan perilaku

Gerakan Bersih Sampah di Sungai Saba Seririt

SADAR dengan ancaman sering terjadi banjir pada musim hujan mendatang, pemerintah daerah bersama aparatur kecamatan dan stakeholders lainnya menggalakkan gerakan menjaga kondisi lingkungan DAS Saba. Gerakan ini dihadiri Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Putu Ariyadi Pribadi, dan sejumah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya. Bupati Putu Agus Suradnyana mengatakan, gerakan menjaga kebersihan

DAS ini sifatnya mengedukasi. Praktik langsung ini tujuannya menanamkan kesadaran semua elemen masyarakat, agar mereka peduli dengan kelestarian alur DAS yang ada. Jika kesadaran warga itu sudah tertanam sejak dini, maka gerakan semacam ini tidak menunggu diperintahkan. Elemen masyarakat pasti akan terpanggil menjaga kebersihan DAS-nya itu. Salah satu wujud kepedulian itu adalah tidak membuang sampah di alur DAS yang ada. “Saya minta program ini

Bali Post/kmb38

BERSIHKAN DAS SABA – Gerakan kebersihan menyasar Daerah Aliran Sungai (DAS) Saba semakin digalakkan. Kegiatan ini untuk menanamkan kesadaran dan kepedulian semua stakeholders agar mau berpartisipasi menjaga lingkungan DAS. buruk masyarakat itu disadarkan. “Sebetulnya, regulasi sudah mengatur itu. Semua komponen stakeholders wajib berpatisipasi aktif menjaga alur DAS, sehingga justru tidak memicu bencana alam,” jelasnya. Selain action kebersihan

itu digalakkan, juga dilakukan penanaman bibit pohon cempaka di desa-desa di Kecamatan Seririt. Bibit pohon itu bukan saja untuk keperluan penghijauan, gerakan ini juga menjaga cakupan vegetasi tanaman di lahan-lahan produktif milik masyarakat. (mud)


Sabtu Paing, 3 November 2018

GIANYAR

9

Pemkab Garap Potensi Perikanan

Gianyar (Bali Post) – Kabupaten Gianyar memiliki potensi berupa pantai sepanjang 13,14 kilometer yang terbentang dari Pantai Siyut, Desa Tulikup hingga Pantai Gumicik/Lembeng, Desa Ketewel. Tentunya, bentang pantai sepanjang itu mempunyai potensi tangkap ikan yang menjanjikan. “Ini potensi yang wajib digarap maksimal,” ujar Wakil Bupati Gianyar A.A. Gde Mayun saat membuka selomba memancing, Jumat (2/11) kemarin. Berdasarkan data, para nelayan yang melaksanakan penangkapan ikan di laut tergabung ke dalam 26 KUB yang beranggotakan 757 orang nelayan. Kesediaan sumber daya pesisir dan laut dengan potensi yang masih bisa dimanfaatkan sebanyak 1.998 ton ikan per tahun, jumlah itu terdiri dari 1.132 ton per tahun untuk ikan permukaan dan 866 ton ikan per tahun untuk ikan dasar. Pada tahun 2017, potensi produksi ini baru dapat dimanfaatkan sebesar 521,3 ton atau 25,56 persen. “Ini berarti masih banyak potensi produksi yang masih bisa dikembangkan dan dioptimalkan,” ujarnya. Mengingat potensi yang cukup besar itu, pemerintah berupaya menarik minat para generasi muda untuk menekuni profesi nelayan melalui kegiatan lomba mancing. “Potensi besar tentu menjanjikan hasil yang besar pula jika digarap secara maksimal,” tegasnya. Pejabat asal Puri Agung Gianyar ini juga mengimbau masyarakat, terutama kalangan ibu-ibu selalu menyediakan ikan sebagai salah satu menu dalam keluarga. Pasalnya, ikan terbukti banyak mengandung Omega 3 yang sangat bermanfaat untuk kecerdasan anak. (kmb35)

Kuasa Hukum Septyan Ajukan Kontra Memori Banding

Gianyar (Bali Post) Jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gianyar telah mengajukan banding terhadap putusan yang dijatuhkan majelis hakim untuk pembunuh tiga anak kandung, Ni Luh Putu Septyan Permadani. Kini giliran kuasa hukum Septyan ajukan kontra memori banding. Penasihat hukum Septyan, I Made Somya Putra, menjelaskan kontra memori banding ini sebagai tanggapan atas banding yang diajukan JPU pascavonis yang dijatuhkan kepada terdakwa Septyan jauh berbeda dengan tuntutan jaksa. “Kami sudah mengajukan kontra memori banding ke Pengadilan Tinggi Denpasar melalui Ketua PN Gianyar,” kata Somya Putra ketika dihubungi via telepon, Jumat (2/11) kemarin. Poin pertama dalam kontra memori banding ini, kuasa hukum Septyan yang terdiri dari 10 pengacara dari LABHI Bali ini mengutarakan bahwa JPU terlihat emosional selama persidangan, tanpa mempedulikan sisi kemanfaatan hukum dan kemanusiaan dalam kasus ini. “Memori banding jaksa penuntut umum terlihat emosional dan masih menggunakan dalil-dalil manipulatif, tanpa mempedulikan sisi

Bali Post/dok

PANTAI - Bentang pantai di wilayah Gianyar mempunyai potensi tangkap ikan yang menjanjikan jika digarap dengan maksimal.

Kekurangan Pakan, Ribuan Tukik Mati Setiap Tahun

kemanfaatan hukum dan kemanusiaan,” ujar Somya Putra. Memori banding jaksa penuntut umum juga dinilai melawan asas lex specilis derogat lex generalis, dengan meminta kasus anak dihukum dengan KUHP. “Kedua, memori banding JPU bertentangan dengan kehendak masyarakat dan ketiga JPU dinilai terlalu ngotot bahwa kasus ini termasuk pembunuhan berencana,” katanya. Somya Putra menambahkan, barang bukti racun serangga yang dibeli terdakwa sudah jauh hari sebelum kejadian, tidak dipergunakan untuk membunuh ketiga anaknya. Melainkan dikonsumsi sendiri dengan maksud bunuh diri. “Harapan kami sama seperti awal, minta agar Sep t ya n dihukum ringan. Pada prinsipnya, hukuman yang dijatuhkan PN Gianyar sebenarnya sudah cukup berat untuk merehabilitasinya,” tegasnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Sejak tahun 2014, Kelompok Saba Asri melakukan penangkaran terhadap ribuan tukik. Namun hingga kini kelompok yang konsisten dalam aksi konservasi penyu ini mengalami kendala dalam pengadaan pakan. Akibatnya, ribuan tukik mati setiap tahunnya di penangkaran yang beralamat di Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh ini. Pengelola Saba Asri Made Kikik mengatakan, selama ini memang pihaknya sudah mendapat bantuan dari pemerintah ataupun CSR dari pihak swasta. Namun, bantuan tersebut sifatnya tidak rutin sehingga tidak cukup memenuhi kebutuhan pakan tukik setiap harinya. “Memenuhi kebutuhan pakan masih menjadi kendala bagi kami,” ujar Kiki, belum lama ini. Menurut Kikik, pihaknya menggunakan pakan ikan tuna. Setiap hari menghabiskan enam kilogram ikan tuna, yakni untuk pakan pagi dan sore. Pihaknya biasanya membeli tuna seharga Rp 45 ribu per kilogram. “Hitung saja Rp 45 ribu kali enam, segitulah menghabiskan pakan setiap harinya,”

Telepon Penting

TUKIK - Made Kikik menunjukkan tukik yang akan dilepas ke pantai.

gianyar Kantor Bupati

- 943056

Koramil Tampaksiring - 901601

DPRD

- 943144

Koramil Sukawati - 297564

BPBD - 7844717/7844718

Koramil Ubud

PMK

Koramil Payangan - 974793

- 943113

- 975314

Kantor Satpol PP - 944436

Siaga Lantas/

RSUD Sanjiwani - 943020

TMC Gianyar

PDAM

Polsek Gianyar - 944510

- 944225/943233

- 945820

KPA Gianyar

- 942184

Polsek Blahbatuh - 941165

PMI Gianyar

- 8958414

Polsek Tampsiring - 901110

KONI Gianyar

- 947261

Polsek Tegallalang - 901575

BNN Kab. Gyr.

- 946122

Polsek Sukawati - 298723

PLN

- 947166

Polsek Ubud

- 975316

Kodim 1616 Gyr - 943069

Polsek Payangan -974794

Koramil Gianyar - 942289

Unit Kesehatan Matra - 972913

Koramil Blahbatuh - 941167

Ambulan Pelayanan

Koramil Tegallalang - 974792

Sosial

- 945322

Hari Ini, ”Palebon” Istri Mantan Wabup Gianyar Gianyar (Bali Post) Upacara pelebon Dra. I.A. Candrawati (alm) yang merupakan istri dari mantan Wakil Bupati (Wabup) Gianyar I Dewa Putu Wardana dilaksanakan di Setra Desa Adat Ubud, Sabtu (3/11) hari ini. Sejumlah persiapan sudah dilaksanakan sejak pertengahan Oktober, hingga pemulangan layon dari rumah sakit menuju rumah duka di Jalan Monkey Forest Nomor 68 Ubud. “Semua persiapan su-

dah dilakukan hingga palebon besok (hari ini - red),” kata Dewa Putu Wardana, Jumat (2/11) kemarin. I A. Candrawati lahir 9 November 1963 dan meninggal dunia pada 25 September 2018 karena sakit yang dideritanya sejak lama. “Istri saya memang sejak lama menderita sakit dan terakhir dirawat inap di Rumah Sakit Sanglah sampai mengembuskan napas terakhir,” ujar Wardana Dalam kesempatan itu,

Bocah 1,5 Tahun Nyaris Jadi Korban Penculikan Gianyar (Bali Post) Bocah berusia 1,5 tahun, Ni Komang Purwani Puspa Dewi, nyaris menjadi korban penculikan. Saat bersama ibunya, Ni Wayan Sukerti, korban nyaris diculik oleh orang tak dikenal saat melintas di dekat pura subak di Gang Walet, Banjar Dlodrurung, Desa Batubulan, Sukawati, Kamis (1/11) lalu. Beruntung ibu berusia 36 tahun ini berhasil mempertahankan anaknya, sehingga percobaan penculikan itu bisa digagalkan. Ditemui Jumat (2/11) kemarin, Ni Wayan Sukerti menceritakan setiap hari ia mengantar dan menjemput kakak korban yang menuntut ilmu di SDN 3 Batubulan Kangin. Setiap kali menjemput, ia harus menyusuri gang kecil yang suasananya sepi. “Setiap hari saya jalan kaki menggendong anak ini

(Komang Purwani - red) dengan kain penggendong untuk mengantar dan menjemput kakaknya,” ujarnya. Balita itu selalu diajak dengan cara digendong menggunakan kain penggendong bayi. Kamis (1/11) sekitar pukul 10.00 Wita, ada orang tak dikenal mengendarai sepeda motor matik warna hitam melewati korban. “Dia sempat melewati saya. Ternyata dia berhenti menunggu saya di dekat pura. Ada dua orang laki-laki di atas motor itu,” ujar Sukerti menerangkan kejadian saat itu. Satu penumpang motor dengan ciri-ciri pakaian serba hitam dan mengenakan helm cerobong turun mendekatinya. Sedangkan satu pelaku stand by di atas motor. “Anak saya ini ditarik-tarik. Saya bilang, jangan pak,” ujarnya. Aksi penculikan gagal kare-

katanya. Sebelum menggunakan tuna, kata Kikik pihaknya menggunakan pakan udang. Namun harga udang kini tidak terjangkau, yakni mencapai Rp 80 ribu per kilogram. Kalau menggunakan udang, pihaknya memerlukan lebih dari enam kilogram, karena udang harus dikupas kulit dan kepalanya. “Harga udang tidak terjangkau, sehingga kami ganti dengan tuna. Kalau tidak terjangkau juga, kami terpaksa ngutang dulu di pedagangnya,” ujarnya. Kikik mengakui, kendala pakan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang tukik. Apabila tukik kekurangan makanan akan langsung menjadi kanibal. Kondisi ini pula yang menjadi salah satu penyebab banyaknya tukik mati di penangkaran. “Tukik memang bisa menjadi kanibal kalau pakannya kurang,” katanya. Berdasarkan data, perbandingan antara telur penyu yang dipungut di seputaran pantai di Gianyar dengan tukik yang dilepaskan setiap tahunnya cukup signifikan. Seperti contoh, tahun 2016 lalu ada sekitar 6.605 butir telur yang diselamatkan di Kelompok Saba Asri. Namun, dari jumlah itu yang dilepas ke pan-

na Sukerti memegang erat anaknya. Saat itu, ibu berusia 36 tahun ini memakai kain gendongan, sehingga anaknya sulit ditarik. Sukerti mengaku dua orang pelaku itu sempat berbincang menggunakan bahasa Bali. “Yang di atas motor itu menyuruh orang yang turun menarik anak saya. Enggalin kedeng (cepat tarik - red),” ujarnya. Terkait ciri-ciri pelakunya, Sukerti hanya mengingat warna sepeda motor dan pakaian kedua pelaku saja. Sementara terkait nomor kendaraan tidak dilihat oleh Sukerti. “Semuanya serba hitam, semua pakai helm cerobong. Yang narik anak saya itu pakai sepatu tinggi,” ujarnya sembari menunjukkan tinggi sepatunya di atas mata kaki. Meskipun anaknya nyaris diculik, Sukerti tetap menuju

SDN 3 Batubulan Kangin untuk menjemput anaknya yang sedang sekolah. Sementara itu, Kepala SDN 3 Batubulan Kangin I Wayan Sukantra mengatakan, korban yang menangis di halaman sekolah langsung diajak ke ruang guru. “Katanya anaknya mau direbut. Ibu itu menceritakan kejadian itu kepada kami. Makanya saat itu juga kami langsung melaporkan hal itu kepada polisi. Kami lapor sama Binmas dan langsung ditangani oleh beliau,” ujar Sukantra. Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta justru meragukan pengakuan korban. Terlebih saat kejadian tidak ada saksi yang melihat kejadian tersebut. “Tidak ada pelaku itu, yang jelas tidak bisa dibuktikan,” ujar Kompol Sugiharta. (kmb35)

mantan Wabup Gianyar yang juga sempat menjadi anggota DPRD Gianyar ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak baik keluarga, masyarakat Ubud dan sekitarnya, serta pihak lainnya yang telah membantu mempersiapkan segala sarana dan prasarana upacara palebon. (kmb35)

Dra. I.A. Candrawati (alm)

tai hanya 27 ekor, sehingga ada 6.578 telur atau tukik yang tidak terselematkan. Selanjutnya pada tahun 2017, Kelompok Saba Asri berhasil memungut 11.029 butir telur tukik, namun yang dilepas hanya 1.976 tukik. Pengambilan telur tukik oleh kelompok ini paling tinggi tahun 2018 yakni mencapai 32.850 butir telur, namun yang tercatat dilepas hanya 2.327 ekor. Berdasarkand data terakhir tersebut, diketahui ada puluhan tukik yang mati setiap harinya. Selain faktor kekurangan pakan, kata Kikik tukik yang dirawat di penangkaran ini juga banyak yang mati akibat jamur. Kondisi ini dominan terjadi pada tahun 2017. “Tahun lalu serangan jamur banyak sekali, cepat sekali penularannya ke sesama tukik,” ujarnya. Menurut Kikik, pihaknya banyak mengumpulkan telur penyu lekang. Jenis ini banyak ditemukan di sepanjang pantai Gianyar yang berpasir hitam. Pihaknya juga banyak menerima temuan telur penyu dari kabupaten lain, seperti Klungkung dan Karangasem. “Dari kabupaten lain juga ada yang menyerahkan dan kami tetaskan di sini,” tegasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Sabtu Paing, 3 November 2018

Tulisan Aksara Bali Salah, Dewan Minta Segera Diperbaiki Negara (Bali Post) – Adanya penulisan aksara Bali yang salah di sejumlah SD Negeri di Kecamatan Mendoyo langsung direspons DPRD. Dewan meminta kesalahan tersebut segera dibenahi. Dalam rapat Komisi A DPRD Jembrana dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) pekan lalu, dewan sudah menyoroti permasalahan ini. Namun ternyata belum ditindaklanjuti pihak Disdikpora. Ketua Komisi A DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, Jumat (2/11) kemarin, mengatakan Bali Post/olo sejak awal pihaknya Ni Made Sri Sutharmi sudah mendapatkan informasi adanya kesalahan penulisan aksara Bali di papan nama sejumlah SD. Bahkan informasi itu justru dari para guru dan masyarakat yang membaca langsung. Bukan hanya satu atau dua yang salah, tetapi hampir seluruhnya mengalami hal serupa. Pihaknya sangat menyayangkan hal ini. Mestinya sebelum dicetak agar dipastikan tulisan tersebut sudah benar. Apalagi tulisan itu untuk dipasang di institusi sekolah. Di masingmasing kecamatan juga sudah memiliki penyuluh bahasa Bali. Harusnya mereka diajak untuk memastikan penulisan itu sudah benar. ‘’Sudah kita sampaikan saat rapat kerja lalu. Dinas (diwakili Kabid Pendidikan) mengaku akan menindaklanjutinya,’’ ujar dewan asal Yehembang ini. Namun belakangan diketahui, papan nama dengan menerapkan tulisan aksara Bali itu belum juga dibenahi. Karena itu pihaknya meminta agar setiap tulisan yang salah segera diperbaiki dengan penulisan yang benar. ‘’Apalagi itu tempat belajar mengajar. Harus memberikan contoh yang benar pula,’’ terang Sutharmi. Seperti berita sebelumnya, hampir seluruh SD Negeri di Kecamatan Mendoyo memasang papan nama menggunakan aksara Bali yang salah. Kesalahan penulisan aksara Bali itu ada pada kata ‘’Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga’’. Diduga pencetakan dilakukan di satu tempat, sehingga kesalahannya menjadi semuanya, di seluruh SD se-Kecamatan Mendoyo. Adanya tulisan yang salah itu, sejumlah guru sejatinya sudah mengetahuinya. Namun pihak sekolah enggan mengganti lantaran diakui sebentar lagi akan diganti dengan papan nama permanen. (kmb26)

Harga Ikan Merosot

’’Buyer’’ Nunggak hingga Rp 600 Juta Negara (Bali Post) – Meskipun masa panen ikan mulai dirasakan akhir tahun ini, namun para pemilik perahu di Pengambengan belum merasakan hasilnya langsung. Selain harga yang jauh merosot, perputaran uang masih belum berjalan. Pasalnya pihak buyer (pembeli) masih nunggak atau belum membayar. Bahkan satu kapal tunggakannya bisa hingga Rp 600 juta sampai miliaran rupiah. Transaksi pembelian tidak langsung dilakukan dengan uang tunai. Namun, melalui jasa blantik (penjual ikan), ikan-ikan hasil tangkapan yang dijual belum langsung dibayar. Blantik menjual di luar Jembrana, bahkan hingga ke Banyuwangi dan Denpasar. ‘’Kendala itu yang dirasakan pemilik perahu. Karena itu mereka juga ngebon untuk retribusi. Sekarang ini dari target 900 juta, baru sekitar 60 persen terpenuhi,’’ ujar Kepala TPI Pengambengan Putu Adi Astawa, Jumat (2/11) kemarin. Namun ketika sudah terbayar dari buyer, maka para pemilik perahu ini juga langsung membayar retribusi penjualan ikan. Dari data selama setahun hasil tangkapan dan retribusi di TPI Pengambengan, jumlah yang terbanyak terjadi pada September. Dalam sebulan retribusi yang terkumpul mencapai Rp 111 juta dengan total tangkapan 1.280.654 kilogram. Sementara retribusi terendah terjadi pada Januari yakni Rp 1,1 juta dengan total berat tangkapan 10.058 kilogram. Pada Oktober ini dipastikan akan terjadi kenaikan hingga beberapa bulan ke depan. Dengan situasi tetap seperti ini dipastikan target 2018 sebesar Rp 900 juta akan terpenuhi, bahkan terlampaui. Hanya terjadi keterlambatan pembayaran retribusi. Karena memang sistem pembayaran yang dialami para pemilik perahu seperti itu. Kendati pada Oktober lalu hasil tangkapan banyak, namun harga ikan jauh merosot. Misalnya ikan tongkol size 10 harga Rp 5.500 per kilogram, jauh turun dibandingkan sebelumnya yang mencapai lebih dari Rp 10 ribu per kilogram. Begitu juga ikan lemuru dari kisaran Rp 12 ribu per kilogram, kini hanya terjual Rp 5.500 per kilogram. ‘’Kalau untuk tongkol yang dipakai tepung malah sampai Rp 3.500 per kilogram,’’ terangnya. Menurutnya, hal ini sering terjadi di masa panen ikan. Bukan saja harga jual ikan turun, tetapi juga pembayaran masih nunggak. (kmb26)

Bali Post/olo

PANEN IKAN - Aktivitas di TPI Pengambengan saat musim panen ikan belum lama ini.

Bali Post/olo

EKSEKUSI – Petugas Satpol PP Jembrana akhirnya mengeksekusi bangunan pabrik penyulingan minyak di Pengambengan, Jumat (2/11) kemarin. Eksekusi ini melibatkan alat berat.

Pabrik Penyulingan Minyak Akhirnya Dibongkar Paksa Satpol PP Kerahkan Alat Berat

Negara (Bali Post) –

Satpol PP Jembrana bersama tim gabungan akhirnya bertindak tegas terhadap keberadaan pabrik penyulingan minyak di Pengambengan, Kecamatan Negara. Pihak pengelola pabrik sudah diberikan surat peringatan beberapa kali, namun tidak pernah diindahkan. Akhirnya Satpol PP membongkar paksa bangunan pabrik tersebut, Jumat (2/11) kemarin, lantaran tidak ada izin dan berdiri di atas tanah negara (TN). Proses pembongkaran tidak lagi dilakukan secara manual seperti sebelumnya. Kini petugas Satpol PP mengerahkan alat berat guna meratakan bangunan. Sebab, saat pembongkaran bangunan dilakukan secara manual, namun pihak pengelola pabrik diketahui beroperasi kucing-kucingan. Nah, pengerahan alat berat ini dilakukan agar pembongkaran hingga sampai fondasi

bangunan. Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah I Made Tarma mengatakan pada Juli lalu, pihaknya sudah sempat mengeksekusi pabrik penyulingan minyak ikan tersebut dengan pembongkaran secara manual. Saat itu pihak pengelola mengaku bersedia membongkar sendiri bangunannya. Akan tetapi selama beberapa bulan,

masih ada beberapa bangunan yang berdiri. Bahkan, ada di antaranya beroperasi diamdiam. Karena itu, pihaknya kini memastikan pembongkar dilakukan untuk seluruh bangunan dengan menggunakan eskavator. ‘’Ada dua bangunan pabrik pengolahan minyak. Satu sudah dibongkar sendiri. Sedangkan ini kita bongkar karena masih berdiri. Baru

bisa sekarang karena menunggu alat berat,’’ tandas Tarma. Eksekusi ini merupakan tindakan terakhir yang dilakukan setelah beberapa surat peringatan tak diindahkan. Dua pabrik penyulingan minyak ini sebelumnya tidak berizin dan berada di TN. Sesuai surat perintah nomor 331.1/570/Sat. Pol.PP/2018, maka seluruh bangunan pabrik yang melanggar harus dibongkar. Satpol PP juga akan melakukan penindakan sesuai SOP yang melanggar Perda Nomor 3 Tahun 2004 tentang Bangunan. Menurutnya, masih ada beberapa bangunan pabrik serupa yang belum berizin. ‘’Kami sudah kirim

surat peringatan, sudah kita lakukan sesuai SOP hingga eksekusi. Nanti berlanjut yang lainnya,’’ tambah Tarma. Proses pembongkaran pabrik ini juga mendapat pengamanan dari pihak kepolisian. Pembongkaran bangunan dilakukan sekitar satu jam. Pihak pengelola pabrik juga kooperatif. Mereka mengangkut sendiri barang yang masih bisa dipergunakan. Perlu diketahui, sejak awal tahun 2018, warga sekitar memprotes keberadaan pabrik penyulingan minyak ini. Selain menimbulkan polusi, pabrik itu juga berdiri di atas TN yang sebelumnya kosong. (kmb26)

Sebulan, BPBD Salurkan 260 Ribu Liter Air Bersih

Bali Post/olo

TAMPUNG – Warga sedang menampung air ketika mendapat pasokan dari BPBD Jembrana.

Negara (Bali Post) Kekeringan yang terjadi di Kabupaten Jembrana selama sebulan terakhir rupanya semakin meluas. Terakhir ada lima dusun di Desa Tukadaya yang mengalami krisis air bersih. Meskipun warga memiliki sumur bor, namun kondisi air sumur juga menyusut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana pun terus menyalurkan air bersih kepada warga yang membutuhkan. Bahkan, sejak terjadinya krisi air bersih, BPBD sudah menyalurkan 260 ribu liter atau 52 tangki air. Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susilo, Jumat (2/11) kemarin, men-

gatakan dari 52 tangki yang disalurkan itu tersebar di sejumlah desa, baik di Kecamatan Melaya maupun Kecamatan Jembrana. Dari awalnya hanya beberapa desa di Kecamatan Melaya, belakangan meluas hingga ke Jembrana seperti Kelurahan Pendem dan Desa Batuagung. Teranyar pada Kamis (1/11) lalu, tim menyalurkan air ke Sari Kuning, Desa Tukadaya. Dalam satu tangki kapasitasnya 5.000 liter, sehingga BPBD Jembrana sudah menyalurkan 260 ribu liter air bersih. Pihaknya mempersilakan masyarakat bilamana membutuhkan air dengan memohon melalui desa atau

kelurahan setempat. Dari data yang dihimpun, selain Desa Manistutu dan Desa Warnasari, di Kecamatan Melaya daerah yang mengalami kekeringan adalah di Desa Tukadaya. Kondisi kering di sejumlah daerah ini, khususnya di Kecamatan Melaya masih terus berlangsung. Informasi dari Kantor Klimatologi Jembrana untuk awal November di wilayah Melaya diperkirakan masih kering. Peluang hujan berkisar 40-50 persen. Berbeda dengan wilayah lain di Jembrana, seperti di Pekutatan peluangnya mencapai 7080 persen. Kemudian di Mendoyo dan Jembrana antara 40-60 persen. (kmb26)

Populasi Curik Bali Bertambah

141 Ekor Hidup di Alam Liar, 331 di Kandang Pembiakan PERKEMBANGAN populasi curik Bali atau Jalak Bali (Leucopsar Rohtscildi) di habitat alam liar hutan Bali Barat sejak tiga tahun belakangan mulai mengalami peningkatan. Kendati belum menembus jumlah pada tahun 1981 lalu yakni 154 ekor, namun hingga akhir 2018 ini sudah mendekati jumlah itu yakni 141 ekor. Menyandang status critically endangered, penanganan burung yang menjadi maskot Provinsi Bali ini juga istimewa. Terutama di habitat aslinya di Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Jalak Bali menjadi spesies prioritas konservasi. Di TNBB, sebaran populasi curik Bali masih terbatas di beberapa wilayah. Di antaranya di Teluk Brumbun, Lampu Merah, Cekik, Labuan Lalang, Banyuwedang dan Tanjung Gelap. Unit Pengelolaan Khusus Pembinaan Jalak Bali (UPKPJB), selain melakukan penangkaran di kandang pembiakan, juga mengembangkan pada desadesa penyanding TNBB. Pengembangan itu melalui paket ekowisata berbasis masyarakat. Salah satu strategi untuk mengembangkan desa sekitar TNBB adalah melalui ekowisata itu. Apalagi saat ini populasi burung cantik ini terus bertambah. Seiring dengan munculnya penang-

karan-penangkaran curik Bali di Pulau Jawa. Harga jual burung endemis Bali Barat ini turun meskipun masih tergolong mahal. Kepala Balai TNBB, Agus Ngurah Krisna Kepakisan mengatakan tahun ini ada tiga desa sekitar kawasan (penyanding) seperti Gilim anuk, S umberklampok dan Blimbingsari yang memiliki paket ekowisata curik Bali dengan adanya penangkaran yang dikelola masyarakat. Dalam penangkaran itu nantinya akan ada pelepasliaran, adopsi burung dan lain-lain seperti pengelolaan di dalam TNBB. “Sekarang populasi di luar TNBB sudah banyak dengan adanya penang-

karan-penangkaran resmi. Strategi kami untuk penangkaran di desa penyanding bukan menjual hasil penangkaran. Tapi menjadikan paket wisata dan ini perlu dukungan berbagai pihak,” tandas pejabat asal Buleleng ini. Apalagi saat ini nama resmi burung dengan nama latin Leucopsar Rohtscildi ini sudah menggunakan nama lokal, yakni curik Bali. Merujuk pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi, nama Jalak Bali mengkhusus menjadi curik Bali. “Dengan nama lokal ini, kita harapkan masyarakat Bali juga semakin merasa memiliki hewan yang dilindungi ini,” terangnya. Dalam ekowisata nanti, masyarakat penyanding juga ikut berkontribusi melepasliarkan burung Jalak Bali di wilayah desa masingmasing. Dengan begitu diharapkan pula semakin banyak populasi burung endemik ini di alam liar. TNBB tetap melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam penangkaran burung tersebut. Sedangkan masyarakat sendiri, bisa mengelola ekowisata dengan daya tarik burung Jalak Bali ini. Dari data yang dihimpun

Bali Post/olo

JALAK BALI – Jalak Bali yang menjadi maskot Provinsi Bali kini digenjot untuk bisa terus bertambah populasinya di alam liar. di TNBB, jumlah populasi terbanyak ada di awal tahun 1980-an. Mendekati tahun 1990-an populasi terus merosot dikarenakan perburuan liar karena nilai burung ini fantastis di pasar gelap. Belakangan burung yang telah hidup di alam liar tersebut sering mati karena dimakan predator. Selain itu juga ketersediaan sumber air dan pakan. Burung berjambul yang memiliki ciri pelupuk mata berwarna biru tua ini saat ini tergolong fauna dilindungi. Kepala Desa Blimbingsari Made Jhon Ronny mengatakan, di penangkaran Blimbingsari saat ini sudah ada 10 pasang yang dikelola kelompok. Tiga pasang kita taruh di kandang dalam

halaman kantor Desa. Untuk ekowisata selain pengunjung bisa melihat langsung penangkaran, juga bisa mengadopsi burung tersebut untuk dilepasliarkan ke alam. Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan, ada 141 ekor burung curik Bali yang hidup liar di alam. Selain itu, terdapat 331 ekor burung curik Bali di kandang pembiakan Unit Pengelolaan Khusus Pembinaan Jalak Bali (UPKPJB). Dari hasil pelepasliaran selama lima tahun terakhir, masyarakat sudah dapat melihat burung curik Bali terbang bebas di alamnya di kawasan TNBB, bahkan di lokasi-lokasi pelepasliaran seperti di Cekik dan Labuan Lalang. (olo)


Sabtu Paing, 3 November 2018

KARANGASEM

11

Waspadai Penculikan, Lokasari Pasang Spanduk Amlapura (Bali Post) Kabar penculikan anak yang beredar luas belakangan ini membuat masyarakat khawatir. Salah satunya warga di Desa Lokasari, Kecamatan Sidemen. Sebagai wujud untuk mengingatkan agar warga waspada, Perbekel Lokasari Nengah Sukerta mengatakan di desa setempat dipasang spanduk imbauan. Dua spanduk itu dipasang beberapa waktu lalu. Adapun pada spanduk itu dideskripsikan modus pelaku yang selama ini dilakukan sebagaimana beredar di me-

dia sosial. Pelaku menyamar sebagai pedagang, om telolet (penjualan mainan), orang gila, ibu hamil, pengemis, dan modus lainnya. “Terlepas dari kabar penculikan benar atau tidak, kami tetap waspada. Spanduk ini sebagai antisipasi dini saja,” tegas Sukerta, Jumat (2/11) kemarin. Selain memasang imbauan tertulis, pihak desa juga berencana melakukan sosialisasi ke banjar yang ada di wilayahnya, agar semua pihak ikut menjaga keamanan desa. “Tidak ada per-

intah dari Pemkab Karangasem atau apa pun. Ini murni inisiatif desa. Tidak ada tujuan lain, selain meningkatkan kewaspadaan warga,” tegas Sukerta Sikap waspada itu penting karena desa setempat berada di jalur utama Sidemen-Klungkung. Tidak sedikit rumah penduduk berada di pinggir jalan raya. “Setahu saya, Desa Kertha Buana merupakan desa tetangga Lokasari. Di desa itu juga dipasang spanduk modelnya nyaris sama,” tandasnya. (kmb41)

Bali Post/kmb41

SOSIALISASI PEMILU - Bidang Data dan Informasi Kadek Puspa Jingga (kanan) saat memberikan penjelasan terkait sosialisasi Pemilu 2019, Jumat (2/11) kemarin.

Bawaslu Sosialisasi Pemilu 2019

Diharapkan Tumbuh Pengawasan Partisipatif Warga Amlapura (Bali Post) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar sosialisasi di Villa Taman Ujung, Jumat (2/11) kemarin. Sosialisasi melibatkan tokoh masyarakat (tomas), tokoh agama (toga), perwakilan forum perbekel termasuk kalangan pers. Kegiatan itu diharapkan mampu menumbuhkan pengawasan partisipatif masyarakat. Ketua Bawaslu Karangasem Putu Suastrawan didampingi Kordiv Hukum, Data dan Informasi Kadek Puspa Jingga usai kegiatan sosialisasi mengatakan, kontrol masyarakat dalam pelaksanaan pemilu sangat penting. Pihaknya juga melakukan koordinasi dan komunikasi dengan toga dan tomas. Hal itu diupayakan untuk melakukan pencegahan dini munculnya potensi pelanggaran. Selain itu, masyarakat juga diminta proaktif mengawasi peluang

pelanggaran seperti politik uang, politisasi SARA, termasuk penyebaran berita hoax. ‘’Bawaslu sangat berharap peran tomas dan toga ikut menjadi bagian pengawasan pemilu,’’ pinta Suastrawan. Sementara itu, Kordiv Hukum, Data dan Informasi Kadek Jingga menambahkan, toga maupun tomas dan media memiliki peran penting dalam pendidikan politik masyarakat. Toga diharapkan mampu menyampaikan pesan kedama-

ian antarumat beragama. ‘’Karena literasi damai sangat dibutuhkan, sehingga toga memiliki peran sentral mendukung terwujudnya pemilu yang bebas politik uang, politisasi SARA dan berita hoax,’’ ujarnya. Pada kesempatan itu juga ditekankan agar kepala desa tidak terlibat aktif dalam kegiatan politik. Larangan kepala desa terlibat kegiatan politik praktis tercantum tegas pada UU No. 6 tentang Desa dan UU 7 Tahun 2017. Demikian juga ASN dilarang

tegas melakukan tindakan politik praktis. ‘’Larangan kepala desa, BPD, perangkat desa, ASN, TNI-Polri berpolitik itu diatur pada Pasal 280 UU Pemilu. Ada sanksi pidana jika hal itu dilanggar,’’ tegasnya. Sesuai Pasal 490 dan 494 UU Pemilu, perbekel, ASN, BPD, termasuk TNI dan Polri jika melakukan politik praktis maka mereka bisa dijatuhi hukuman maksimal satu tahun penjara, selain itu denda paling Rp 12 juta. Pada sosialisasi itu dihadirkan tiga narasumber yakni Diana Devi, anggota Bawaslu Bali, Wayan Widiyardana serta Kadek Puspa Jingga. (kmb41)

Ratusan Siswa SMPN 5 Kubu Ikuti Sekolah Siaga Bencana Amlapura (Bali Pos) Ratusan siswa SMP Negeri 5 Kubu, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu bersemangat ambil bagian pada kegiatan Sekolah Siaga Bencana, Jumat (2/11) kemarin. Kegiatan itu digelar Institut Teknologi Bandung (ITB) didukung Yayasan Bali Angel Bali. Mereka terlihat riang gembira saat simulasi erupsi Gunung Agung sebagai langkahlangkah antisipasi bencana gempa. Peserta berasal dari kalangn siswa, guru, dan staf. Mereka terlihat konsenterasi mendengarkan pemaparan pemateri terkait mitigasi

serta aktivitas Gunung. Salah seorang siswi, Ni Kadek Noviani Dewi, kelas VII mengatakan, kegiatan Sekolah Siaga Bencana itu memberikan wawasan baru terkait tahapan erupsi gunung berapi. Seperti, dampak erupsi, tanda-tanda terjadi erupsi gunung, hingga cara memitigasinya. “Banyak ilmu baru didapat dari kegiatan mitigasi bencana alam pada Sekolah Siaga Bencana Gunung Agung ini. Satu di antaranya bagaimana cara menyelamatkan diri jika ada letusan dan juga gempa bumi,” jelas Dewi.

Asep Saifullah dari ITB mengatakan, kegiatan ini bertujuan mensosialisasikan konsep Sekolah Siaga Bencana khususnya terkait erupsi gunung api. Program itu bertujuan meningkatkan respons warga saat terjadi bencana erupsi gunung api. Bercermin dari sejarah, banyak korban jiwa dan kerusakan akibat terjadi erupsi gunung. Misalnya erupsi Gunung Tambora tahun 1815, Krakatau 1883, Gunung Agung 1963, Galunggung tahun 1982, dan Merapi 2010 yang banyak memakan korban. Gunung Agung saat ini

berpotensi meletus, dan juga mengalami kegempaan. SMPN 5 Kubu dipilih sebagai tempat Sekolah Siaga Bencana karena risiko bencana di tempat itu cukup tinggi. Lokasinya berada di jalur lahar. Apalagi jaraknya hanya sekitar sepuluh kilometer dari puncak. “Sekolah itu adalah salah satu lokasi yang paling berisiko lantaran banyak siswa dan guru. Karena itu, mereka harus dilatih dan diberikan materi berupa upaya penyelamatan secara aman, selain pengurangan risiko,” tambahnya. (kmb41)

Pascakasus Penculikan Anak

KEPALA Dinas Satpol PP Ketut Wage Saputra mengatakan, untuk mewujudkan siskambling itu, Satpol PP telah bersurat ke masingmasing kecamatan. Substansi isi surat itu adalah mendorong mengaktifkan kembali siskamling. Tujuannya agar keamanan dan ketertiban di desa/kelurahan lebih kondusif dan baik. ‘’Surat mengaktifkan siskamling itu sudah saya layangkan ke tiap-tiap kecamatan. Nanti kecamatan yang meneruskan ke tiap desa/kelurahan di Karangasem,’’ ungkapnya, Jumat (2/11) kemarin. Linmas yang merupakan penjaga keamanan di desa/ kelurahan diminta lebih aktif menjaga keamanan desa. Saat ini setiap desa memiliki sekitar 5 orang linmas. Untuk pengamanan siskamling itu para linmas itu diminta bertugas secara bergiliran. ‘’Perlu dengan makanisme penugasan mengacu kepada

shift -- utamanya penjagaan keamanan di malam hari,’’ pintanya. Untuk menjaga keamanan itu memang tidak bisa dibebankan hanya kepada linmas itu. Keamanan merupakan tanggung jawab bersama, karena itu masyarakat diharapkan terlibat langsung terkait pengamanan desa itu. Dengan cara itu, diyakini masyarakat tidak perlu khawatir dan takut lagi. Dirinya memastikan saat ini Karangasem dalam kondisi aman terkendali. Kendati demikian, warga bersama elemen keamanan tetap harus meningkatkan kewaspadaan. ‘’Kita tetap melakukan sosialisasi terkait kondisi di Karangasem, serta peran Satpol PP. Biasanya bergabung dengan camat ketika menggelar sosialisasi,’’ kata Saputra. Pihaknya mengimbau warga tetap waspada, jangan sekali-sekali terpancing informasi hoax.

Pantauan di lapangan, pascatragedi di Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, warga Karangasem mulai berhatihati. Setiap desa/kelurahan mulai membuat baliho sebagai imbauan agar tetap berhati-hati. Memang, sikap waspada itu perlu, setelah kasus penculikaan anak di

bawah umur itu. Sangat bagus, karena beberapa desa sudah mulai mengaktifkan keamanan kampungnya dengan cara berjaga-jaga secara bergiliran. Biasanya tiap kampung membentuk jadwal penjagaan, terutama pada malam hari. Warga memilih konsentrasi berjaga di poskamling sejak pukul 20.00 hingga 00.00 Wita. (eka)

Ketut Wage Saputra

Operasi Zebra Agung di Bebandem

Puluhan Pelanggar Terjaring Razia Amlapura (Bali Post) Pada hari keempat Operasi Zebra Agung 2018, Satlantas Polres Karangsem menggelar operasi di pertigaan Bebandem, Jumat (2/11) kemarin. Petugas merazia puluhan pelanggar. Satgas Prevetif Operasi Zebra Agung AKP Made Budiarsa mengungkapkan, pada operasi kali ini pihaknya melibatkan puluhan petugas. Operasi itu sebetulnya sudah dilakukan sejak 30 Oktober hingga 12 November. Sasaran utamanya adalah mencegah lakalantas, perlengkapan pengendara, memakai HP, hingga tidak menggunakan helm. Pelanggaran yang paling menonjol yakni masih didominasi pengendara tidak memakai helm saat berken-

dara. Belakangan ini setiap kejadian lakalantas paling banyak menelan korban jiwa akibat pengendara tidak menggunakan helm. Petugas juga menindak pengendara roda dua maupun roda empat yang memakai HP saat berkendara. Dengan memakai HP ketika berkendara maka sangat mengganggu kosentrasi, sehingga dapat memicu lakalantas. AKP Budiarsa menjelaskan, dari hasil operasi yang dilakukan di wilayah Bebandem itu petugas menjaring 86 pelanggar. Pelanggaran yang dilakukan akibat tidak membawa STNK sebanyak 14 orang, SIM 31, helm 32, kapasitas 2, muat 4, TNKB 1, HP 1 dan KIR 1 orang. ‘’Nan-

ti para pelanggar ini akan mengikuti sidang Pengadilan Negeri Karangasem sesuai jadwal yang telah ditentukan,’’ ujarnya. Upaya sosialisasi, kata AKP Budiarsa, sejatinya sudah dilakukan ke seluruh masyarakat melalui media cetak, televisi, elektronik. Termasuk ke sekolah-sekolah. Juga dipasang brosur maupun pamlet, tujuannya agar warga lebih tertib berlalu lintas, selain kenyamanan juga bisa tetap dijaga. ‘’80 persen pelanggar itu kita tindak, serta 20 lakukan imbauan dan teguran-teguran. Sepanjang itu masih bisa toleransi,’’ jelas AKP Budiarsa yang juga Kanit Lantas Polsek Karangasem itu. (kmb41)

Bali Post/kmb41

Malam, Warga Mulai Berjaga-jaga di Poskamling Kasus penculikan anak bukan hanya isu, melainkan sudah benar-benar terjadi di beberapa tempat, salah satunya di Kecamatan Kubu, beberapa hari lalu. Karena itu, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karangasem mendorong warga mengaktifkan kembali siskamling (sistem keamanan lingkungan) di desa/kelurahan. Bagaimanakah agar keberadaan siskamling itu benar-benar bisa efektif?

Bali Post/ist

PASANG SPANDUK - Sebagai bentuk kewaspadaan, desa setempat memasang spanduk imbauan untuk masyarakat.

Bali Post/kmb41

OPERASI ZEBRA AGUNG - Satlantas Polres Karangasem saat melakukan Operasi Zebra Agung 2018 di pertigaan Bebandem, Jumat (2/11) kemarin.


KLUNGKUNG

12

Sabtu Paing, 3 November 2018

Keropos, Gedung Dinsos Belum Tersentuh Perbaikan

SOSOK Kekurangan Dokter Spesialis

Kepala Dinas Sosial Ida Bagus Anom Adnyana, belum lama ini menyampaikan kerusakan seperti itu sudah berlangsung sejak lama. Dia mengakui para bawahannya memang kerap menggerutu karena khawatir ketika berada di dalam gedung tua ini. Apalagi, situasi belakangan ini kerap terjadi gempa bumi. ‘’Meski gedungnya seperti ini, namun kami tetap bekerja seperti biasa. Kalau nanti terjadi apa-apa, ya nasib,’’ kata pejabat senior yang setahun lagi bakal memasuki masa pensiun ini. Beberapa unit gedung di lingkup Dinsos ini memang sudah tua. Ditambah adanya gempa gumi berulang kali yang mengguncang Bali, kerusakannya pun kian bertambah parah. Seperti di

bangunan sebelah timur gedung induk yang sekaligus dijadikan sebagai ruang rapat. Beberapa plafon di dalam dan luar gedung jebol. Sebelumnya, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta sempat melihat dari dekat kerusakan gedung Dinsos tersebut. Dia juga khawatir terjadi sesuatu bila gedungnya tak segera diperbaiki. Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya untuk mengatasi situasi tersebut. Apakah nanti dilakukan perbaikan atau sekalian dibangun gedung baru. Sebab, gedung yang sekarang sudah tak representatif. ‘’Nanti kita kaji dulu, kita pasti pikirkan opsi terbaik, agar semua temanteman di Dinsos dapat bekerja dengan nyaman,’’ katanya. (kmb31)

SEJUMLAH kabupaten di Bali kini mengalami krisis dokter spesialis. Seperti di Kabupaten Klungkung, misalnya. Sebagai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe B, saat ini baru ada 36 dokter spesialis. Padahal, kebutuhan dokter spesialis di RSUD Klungkung mencapai 62 orang. Jadi, ada kekurangan 26 orang. Direktur RSUD Klungkung dr. Nyoman Kesuma, Senin (29/10), menyampaikan kekurangan tenaga dokter spesialis ini sudah terjadi sejak dulu. Tetapi, dia mengakui cukup sulit memenuhi kekurangan dokter spesialis karena mereka pada umumnya lebih memilih bertugas di kota besar seperti Denpasar. Di mana, selain ada rumah sakit pemerintah, di sana juga ada banyak rumah sakit swasta. Pihaknya mengaku sempat berharap pada penerimaan CPNS tahun ini untuk memenuhi kekurangan dokter spesialis. Tetapi formasi dari pusat yang turun hanya delapan, di antaranya untuk kuota dokter spesialis paru-paru, saraf, orthopedi, penyakit dalam, jantung, patologi anatomi dan spesialis gigi. Lebih miris lagi, dokter yang mengajukan lamaran rupanya hanya tiga orang yakni untuk spesialis penyakit dalam, orthopedi, dan spesialis gigi. ‘’Awalnya ada lima. Tetapi dua pelamar lainnya tidak bisa ikut seleksi karena umurnya sudah kelewatan. Jadi tidak memenuhi syarat,’’ kata dr. Kesuma. Sejak dipercaya menjadi direktur, dia mengaku sudah melakukan berbagai upaya untuk menarik minat dokter spesialis bekerja di RSUD Klungkung. Salah satunya dengan menaikkan gaji pokok dari Rp 6 juta menjadi Rp 10 juta. Cara ini awalnya membuahkan hasil seiring dengan tuntutan naiknya kelas rumah sakit menjadi tipe B. Tetapi belakangan rumah sakit lain, katanya, juga melakukan upaya serupa. Dengan demikian, persaingan di setiap daerah dan RSUD Klungkung kembali kesulitan memenuhi kebutuhan ideal dokter spesialis. Menurutnya, banyak hal yang membuat para dokter spesialis memilih bekerja di kota besar. Selain bisa bekerja di rumah sakit pemerintah, di luar jam kerja juga bisa bekerja untuk rumah sakit swasta. Situasi ini didukung oleh pilihan rumah sakit swasta di Kota Denpasar yang juga cukup banyak, sehingga peluang untuk berkarier tentu lebih luas. Selain itu, saat buka praktik, respons masyarakat juga lebih tinggi ketimbang memilih bertugas di kabupaten dengan tingkat mobilitas masyarakat yang rendah. (gik)

Semarapura (Bali Post) Mengatasi ketidakakuratan berbagai data dengan realita di tengah masyarakat, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta terus berinovasi untuk mengatasinya. Suwirta menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Klungkung untuk merancang sebuah aplikasi potensi wilayah, yang dapat dikelola dalam satu basis data terpadu. Rencananya, aplikasi tersebut sudah siap diluncurkan pada Januari nanti. Kepala Dinas Kominfo Klungkung Wayan Parna, Jumat (2/11) kemarin, mengatakan bahwa sistem aplikasi ini dirancang untuk menjawab problem setiap OPD. Terutama yang menyangkut data riil angka kemiskinan, bedah rumah, pengangguran, tingkat pendidikan, kependudukan dan lainnya. ‘’Misalnya, soal penanganan kemiskinan, berapa yang sudah tertangani, berapa yang tersisa, sisa waktunya berapa tahun. Sehingga jelas progress kerjanya,’’ kata Parna menerjemahkan instruksi Bupati Suwirta. Demikian juga soal bedah rumah, hingga tingkat pendidikan yang erat kaitannya

dengan angka pengangguran, sehingga semua aspek informasi yang dibutuhkan menjadi riil. Dalam hal menentukan program prioritas juga demikian. Nantinya warga sendiri yang menyampaikan usulannya di setiap desa, sehingga kenapa sebuah program menjadi prioritas, menjadi lebih jelas, karena memang diinginkan mayoritas

masyarakat di sekitanya. Tidak hanya itu, setiap petunjuk tersebut juga langsung diarahkan ke OPD terkait. ‘’Pada intinya, sistem ini dirancang agar perencanaan menjadi lebih tepat,’’ tegas Parna. Bupati Suwirta dikatakan sudah meminta tenaga Yowana Gema Santi untuk melakukan validasi berbagai data, sehingga

VISI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat menyampaikan visi dan misi pemerintahannya pada periode kedua di Balai Budaya Ida I Dewa Istri Kanya, belum lama ini.

Semarapura (Bali Post) Aksi pencurian motor mulai merambah ke daerah kepulauan seperti Lembongan, Nusa Penida. Namun, kepolisian setempat

tak butuh waktu lama untuk menangkap pelakunya. Setelah mengindentifikasi pelakunya yakni I Made Suasna alias Marboro, polisi setempat langsung

Semarapura (Bali Post) Dari sekian gedung yang ada di Pemerintahan Kabupaten Klungkung, ada satu tampaknya belum tersentuh perbaikan. Gedung itu yakni Dinas Sosial (Dinsos) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Hal itu terlihat dari kondisinya yang terbilang memprihatinkan. Plafon jebol, dindingnya keropos dan ruangannya penuh sesak. Padahal gedung dinas ini sudah beberapa kali jadi objek sidak pimpinan eksekutif dan legislatif. Tetapi, hingga kini belum ada rencana perbaikan.

Diskominfo Siapkan Aplikasi Potensi Wilayah

Bali Post/gik

RUSAK - Kondisi gedung Dinas Sosial Klungkung yang sudah mengalami kerusakan parah.

Bali Post/gik

datanya lebih riil, tidak serta merta menunggu hasil sensus BPS. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat sosialisasi visimisi, belum lama ini, juga kembali menekankan bahwa tugas dari Yowana Gema Santi bukan pada pemecahan masalah, melainkan menyampaikan apa pun permasalahan maupun kendala yang ditemukan di desa, langsung kepada Bupati Klungkung. Selanjutnya Bupati menginstruksikan kepada OPD terkait untuk menanganinya. selain itu, pihaknya juga meminta kepada seluruh Yowana agar mampu menemukan potensi apa yang ada di setiap desa. Sehingga ke depan desa tersebut bisa dipromosikan dari potensi dan keunggulan yang dimiliki di masing-masing. Aplikasi potensi wilayah ini akan mempermudah menginput data di desa. Dengan demikian data warga miskin, pengangguran, jumlah penduduk, serta potensi desa bisa di-input di aplikasi tersebut, sehingga data di setiap desa akan menjadi lebih valid. Dengan data yang valid, segala progress pekerjaan akan lebih jelas terlihat. (kmb31)

2018, Penderita ODGJ Maling Motor di Lembongan, Dibekuk di Denpasar Capai 756 Orang

Semarapura (Bali Post) Kabupaten Klungkung mengantongi penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) cukup banyak. Bahkan, khusus ODGJ mencapai 756 orang. Wabup Klungkung I Made Kasta mengaku prihatin melihat kondisi mereka, sehingga mengajak lembaga terkait lainnya untuk bergotong royong membantu melakukan penanganan bersama. Wabup Kasta menegaskan ini dilakukan merupakan wujud kepedulian pemerintah dan yang rutin setiap tahun membantu warga. ‘’Semoga dapat mengurangi beban dan menunjang kebutuhan pokok mereka sementara,’’ katanya. Persoalan ODGJ di Klungkung rupanya cukup pelik. Data Dinas Sosial Klungkung menunjukkan angka ODGJ tahun 2018 mencapai 756 orang.

Warga yang mengalami ganguan jiwa ringan 384 orang dan ganguan jiwa berat 372 orang. Sebagian besar penyebab ODGJ ini dipicu stres akibat tidak bisa menghadapi masalahnya sendiri, baik disebabkan ekonomi, rumah tangga, asmara dan lainnya. ‘’Jumlahnya memang cukup banyak. Tetapi sejak tahun 2017, sudah tidak ada lagi ODGJ yang dipasung,’’ kata Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, Willem Supriono, didampingi Kepala Seksi Rehabilitasi Tunasosial, Putu Wartini. Dinas Sosial cukup kewalahan dalam penanganan ODGJ ini. Selain jumlahnya cukup banyak, sejauh ini Dinas Sosial tidak memiliki rumah singgah maupun mobil khusus untuk mengangkut ODGJ ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli. Belum lagi anggaran untuk penanganan ODGJ juga dipangkas

tahun 2018. Awalnya dipasang Rp 187 juta dalam anggaran induk tahun 2018. Anggaran sebesar itu tidak hanya digunakan untuk penanganan ODGJ, namun juga untuk penanganan orang telantar, Mr. X, serta penanganan gepeng. Sejauh ini, anggaran yang sudah terpakai sekitar Rp 90 juta. Sementara sisanya Rp 90 juta sudah dipotong sebagian sekitar 50 jutaan, karena kondisi keuangan Pemkab Klungkung yang memerlukan anggaran skala prioritas. Dengan kondisi anggaran yang tersisa tersebut diakui Wartini membuat Dinas Sosial khawatir. Karena BPJS Kesehatan hanya menanggung biaya pengobatan pasien ODGJ. Sedangkan untuk biaya penjemputan dan pemulangan pasien ODGJ masih jadi tanggung jawab Dinas Sosial. (kmb31)

Bali Post/gik

BANTUAN - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta saat menyerahkan bantuan kepada penyandang disabilitas dan ODGJ di Kecamatan Banjarangkan.

Bali Post/ist

GIRING - Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Suastika saat menggiring tersangka I Made Suasna alias Marboro ke sel tahanan.

mengejarnya. Pelaku pun berhasil ditangkap di Jalan Tukad Balian, Renon, Denpasar. Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Suastika, Jumat (2/11) kemarin menyampaikan pelaku ini asal Banjar Kangin, Desa Jungut Batu. Dia dikejar hingga berhasil ditangkap di Denpasar. ‘’Dia sudah terindentifikasi, setelah beberapa hari penyelidikan. Kami tak mau dia kabur lebih jauh lagi,’’ tegas Suastika. Penangkapan tersebut diawali dengan adanya laporan korban I Gede Sukarma (36), seorang petani asal Banjar Dinas Dungkap I, Desa Batukandik, Nusa Penida. Korban melapor ke Polsek Nusa Penida dan mengaku kehilangan sepeda motor yang diservis di Bengkel Sakenan milik I Ketut Suparno di Desa Lembongan, 27 September lalu. Setelah melakukan penyelidikan, polisi mendapat in-

formasi bahwa sepeda motor korban dijual kepada warga Desa Jungut Batu I Wayan NG (73). Setelah I Wayan NG diinterogasi polisi, dia mengaku sepeda motor Honda Vario DK 5284 MT itu dibelinya dari pelaku. Seketika polisi pun berkesimpulan bahwa pelakunya adalah Marboro. Berbagai upaya dilakukan untuk menemukan pelaku, sebelum diketahui posisinya di Jalan Tukad Balian, Renon, Denpasar. Pelaku berhasil dibekuk di sana tanpa melakukan perlawanan. Saat ini Suasna dan barang buktinya berupa satu unit sepeda motor sudah diamankan di Polsek Nusa Penida untuk proses lebih lanjut. Sejauh ini, polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat saksi. Suasna adalah pelaku tunggal. Dia dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (kmb31)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Paing, 3 November 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Admin Wnt Jl.Pondok Indah Gang Buntu No1 Cargo Dps,0361428473

B.BP.001.11.18.0000057

Bth Supervisor Engineering Pria,Min D3 Teknik,Min.2th Sbg Engineering di Villa/Min Hotel Bintang 2, Mnguasai Instalasi Listrik,AC,Generator, Pompa, Panel,dll.Bsa Kmptr.Pkrja Krs, Jujur,Bsa Rja Tim.Bsa B.Inggris Lbh Disukai.Siap Bkrja di Bukit Uluwatu.Krm Lmrn,CV&Foto Trbaru:hrd@psu.co.id

B.BP.031.11.18.0000091

Butuh Tkg Masak untuk Kantin Hub. Kantin SPB 087846050142

B.BP.001.11.18.0000066

Butuh Tkg.Masak Indonesian & Chinese Food Berpengalaman Hub:737773 an.Diah/Nanta HRD

B.BP.001.11.18.0000048

Cari staff S1 Ekonomi wanita CV ke:tgindraputra@yahoo.com

B.BP.001.11.18.0000019

Dbthkan Pembantu RT & Sopir Pribadi.Hub:087861864837

B.BP.004.11.18.0000086

Dcr Karyawan/ti u/Perusahaan Perak Hub.03618446108

B.BP.001.11.18.0000067

Dibutuhkan Engineering Untuk Villas. Berminat Email CV ke : account@thebenoavillas.com

B.BP.001.10.18.0001176

Dibutuhkan Karyawati u/Gudang Supplier Dg.Babi.082144114911

B.BP.001.11.18.0000014

Dicari 1 Asisten Apoteker & 1 Karyawan Gudang Pria/Wanita, Tidak merokok,Max 25th.Lam ke PT.BKS Jl.Bung Tomo V/14 Dps

B.BP.001.11.18.0000001

Dicari Adm.Wanita Max Umur.35 Th (Gaji,UM,THR).Bawa CV Anda ke Jln.Tegal Permai Blok L3/2 Dalung.Hubungi:085921213232

B.BP.001.11.18.0000070

Dicari Cpt.Spv Arsitek & Spv ME.CV:rhinusadua@gmail.com /Hub.085316821985 (Proyek Renaissance Hotel Nusadua)

B.BP.004.11.18.0000080

Dicari Mekanik,Driver,Washer, OB,Hub:082236182035/0361722222

B.BP.001.11.18.0000059

Dicari SPG,Wnt Max28Th Min SMU Penampilan Menarik.Penempatan Bali Collection Nusa Dua & Discovery Mall Kuta. Gaji 2,5Juta.Hub.Lusi(082144355655)

B.BP.001.10.18.0000900

Dcr Pengawas Listrik&Sipil(STM /Sdrjt)Staf QS/Admin RAB Sipil (D/S1)085103810555 Ariyana G

Dicari Sopir Memiliki SIM A Bawa Lamaran ke GMIS Bali Jl.Tukad Yeh Penet No.8A Renon Dps Telp:0361239744

Dcr SPG min SMP Gj mulai 1,7jt /bl+bonus Hub.Wanda Pet Shop Jl.Gatsu T.239981/085738037365

Dicari Sopir SIM A, Bawa Surat Lamaran ke Jl.Pulau Kawe No.77

Dcr Sgr Therapist Spa Wnt di Canggu,Pengalmn/Tdk,Gaji+Bonus Mnrik,081239621123 Massaji Spa

Dicari Tukang Kebun Brpengalaman Gaji UMK,Gallery 101 Kerobokan,085333516555

Dcr:Tenaga Bagian Pemeliharaan Min.SMK,Sanggup Kerja Keras. Interview Lgs:YTMG, Jl.Cokroaminoto No.382 Ubung Kaja,Denpasar Tel.0822336688

Dicari Virtual Asisten,Sarjana Tehnik Electro,Kerja Dari Rumah.Umr Atau Output Kerja. WA ke:08123807171 Atau Email: ikadekswanjaya@gmail.com

B.BP.166.11.18.0000098

B.BP.001.11.18.0000030

B.BP.001.10.18.0000905

B.BP.004.11.18.0000089

B.BP.001.10.18.0001228

B.BP.001.11.18.0000076

B.BP.004.10.18.0001238

Dicari Wanita Pembantu RT Tinggal Dalam untuk Rumah Imam Bonjol Dps.Gaji 2Jt SMS WA:0816571027

B.BP.004.11.18.0000078

Dicari: Inventory Controller Syarat:Llsn SMA/sderajt,Jujur, Pngalman min 1th, bsa kmputer (ms.office),Disiplin,Brtnggung jwab,bsa krja individu/klmpok. Email : ktbali.hr@gmail.com CP : Juwita (082147949266)

B.BP.004.11.18.0000095

Teknisi Komputer,Bw Srt Lmran ke Ruko Grand Sudirman B-25

B.BP.001.10.18.0001264

Sopir KTP Bali, Manual/Matic Hfal wil.Dps.Hub:08123809013

B.BP.001.11.18.0000050

Dcr Tenaga Min. SMP mau belajar berkerja keras dan jujur untuk menjadi tenaga handal, Cleaning Service, Tehnik AC, Operator Air kemasan,Satpam, Tukang kebun Hydroponik , ikuti pelatihan sambil bekerja ikuti working space Bali Coffee Jl.Veteran 66 Denpasar sebelah Pasar BurungSatriaHub:0818621818

G.01

B.BP.001.11.18.0000003

Dcr SMK Teknik Elektro, Diploma Teknik untuk bekerja sebagai tenaga Produksi, kameramen, Transmiter. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63 A Denpasar

Dicr Asisten Tukang Potong utk Garmen.Hub:087783275758

B.BP.001.11.18.0000012

Dicr Cook,Waiter/ss,QC,Kasir u/Resto di Renon 081916420095

B.BP.001.11.18.0000068

G.02

Dicr Sopir,Marketing,Logistik Lam Bw:Jl Cargo 24.Telp.413324

B.BP.001.11.18.0000075

Dicr Tmt SMA/SMK u/Tng Admin Kantor.Hub:466055,08123975474 Jln .Cekomaria Graha Banteng Lestari No.7 Denpasar Utara

B.BP.001.11.18.0000047

Distributor Bth:Salesman/Girl Penghasilan Mencapai 10Juta Rp Admin Wnt,Jl Bedahulu IV No.12 DPS,Email:herryy.hr@gmail.com

B.BP.004.11.18.0000082

Distributor Kopi Bth Sales(Lk) Lamaran ke E:smkarya@gmail.com B.BP.001.11.18.0000074

Sopir Galon SIM A Kuta Kuli Serabutan H.082144877778 B.BP.001.11.18.0000069

La Monde 2, need cook/cook helper, waitress, DW bartender Send CV direct to La Monde Resto Jln.Padma Utara No.34 (depan Camakila Hotel)

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar G.05

B.BP.001.11.18.0000096

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

DIJUAL TANAH

Dijual Mobil Terios R AT Th’16 Putih,Mulus.Hub:082247250800

Tnh 3 Are,Jln 6 Mtr.Lokasi Jln Lingga Singaraja.Hp:0811398154

FORD

Tnh Payangan 2Ha Pinggir Jalan 8 Meter. Hubungi:0811398154

B.BP.001.11.18.0000051

Ford Fiesta AT S 2012 Akhr Spr Istmwa Spt Baru 0818-0561-3699

B.BP.001.11.18.0000084

HONDA

Freed Psd’10 Putih AC Digital BUC.087860073795

B.BP.001.11.18.0000049

DICARI MOBIL

B.BP.004.11.18.0000024

BUC Dijual Tanah 1,5Are Daerah MengwiHargaNego.085333056899

B.BP.001.11.18.0000055

DIJUAL RUMAH

Djl 1A Mengwi Blk Paris d’Uma Residen, 081237044000

B.BP.001.11.18.0000056

B.BP.001.11.18.0000060

RUPA-RUPA

B.BP.001.11.18.0000065

20 Are SHM Pengosekan,Across Arma Art Museum,Ubud Bali CP+6281318685007,no Brokerage

Dijl Rmh T21/60 BCA Land No.40 Bongan Puseh Tbn.081338036976

B.BP.001.11.18.0000061

G.03

G.04

B.BP.001.11.18.0000064

Dijual Tanah Luas 388m2 Lokasi dlm Lingk Villa Uluwatu Jln. Belimbing Sari 1 (sblm Alila Villa Uluwatu).Harga 800Jt/Are Hub:081353352550

Dcr Truck Canter 4/6 Rd,Thn 07-15,Hub.081338324935

Rumah 2Lt 2unit 3KT 2KM Perum NuansaSandatDentim089652974339

Ayo kerja tidak tamat sekolah: sebagai Waiter, Tukang Masak, CS, dibidang kuliner. Lamaran ke Warung 63 Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar Hub:0818621818

PENGUMUMAN

Urgent! Waitress Sent CV to Mamas Germant Rest Telp.754831 /kadimamas@yahoo.co.id/mamasge rman.restaurant@soejasch.com

Bekerja sebagai Presenter, Jurnalis, Produser program Bali TV ayo bergabung ikuti pelatihan kerja dan magang kerja tamatan Diploma sampai Sarjana berbagai jurusan. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa No. 63 A Denpasar

B.BP.154.11.18.0000093

DIJUAL RUMAH

n

Desig

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

BIRO JASA

B.BP.001.11.18.0000072

PMA Kerobokan, Admin, Sales CV:accounting@de-lingting.com

B.BP.001.11.18.0000077

B.BP.031.11.18.0000073

Money Back Guarantee

DIJUAL RUMAH

Lembaga Kursus Aviasi Bth:Ops Lembaga,Wadir Ksiswaan N Admin Kurikulum, Staf FO,Bendahara. Jujur,Team Work Honor Menarik Email:tugasbali@yahoo.com

PRT Tdr Dlm Gaji Bsr 3Bln Naik 081805351937/082146174384Ayani

Dicari:Sopir,Tkg Kebun,Gudang, Customer Service & Sales.Lam. Ke PT.Bintang Harapan Kurnia, Jl.Dewi Sri No.101-Kuta

�

BIRO JASA

B.BP.004.11.18.0000079

B.BP.031.11.18.0000071

Free

BIRO JASA

B.BP.031.11.18.0000090

Sgr Prsonal Assistant/Skrtaris /Purchasing/Marketing Manager/Sales.085237756969 CV:nugreenworld@gmail.com

Dicari: Teknik Mesin Kayu Syarat: Llsn STM/D3/S1,Jrusan Teknik Mesin/Electro,Pngalman min 1th,bs kmpter(ms.office), Disiplin,Jjur, Brtnggung jawab, bsa kerja individu/kelompok. Email : ktbali.hr@gmail.com CP : Juwita (082147949266)

B.BP.004.11.18.0000081

DIJUAL MOBIL

Exp.Garment di Ubud Butuh Quality Control(QC),Admin QC dan Tukang Jahit.Hub.082144186450

Informasi pasang iklan Telepon

J.Rmh SHM LB600 LT363 Gunung Karang Pmecutn Klod Denbar Denpsr PSR 3.5M BU Hari ini 1.9M Nett,Anna Vangogh 081331750518 B.BP.033.11.18.0000088

DIJUAL VILLA Dijual Villa,Ds.Gubug Tabanan LT 12Are, 3KT,Kolam Renang Pinggir Sungai, Jalan Aspal BUC, Hub 081558002553 B.BP.004.10.18.0001103

B.BP.004.10.18.0001284

B.BP.004.11.18.0000106

DISEWAKAN TANAH Over Kont Tanah 7,5A,3+20th Jl. Bumbak Umalas Krbkn,Tnh Cantik JlUtama0811398257/0811392942 B.BP.001.11.18.0000097

KONTRAKTOR

Pembrong Klm Renang Trmsk Msin +Mtrial, FreeDsign.081236231821 B.BP.001.11.18.0000054

BIRO JASA Bantu Lapor Pajak SPT Tahunan BulananSIUPNPWP081338344155 B.BP.001.11.18.0000009


BANGLI

14

Sabtu Paing, 3 November 2018

Rekrut Pengawas TPS, Bawaslu Pesimis Penuhi Kuota

Bali Post/ist

BHAKTI PENGANYAR - Jajaran Pemkab Bangli melaksanakan ‘’bhakti panganyar’’ di Pura Dalem Balingkang.

Pemkab ’’Ngaturang Bhakti Panganyar’’ di Pura Dalem Balingkang

Bangli (Bali Post) – Serangkaian Karya Pujawali dan Batara Turun Kabeh di Pura Dalem Balingkang, Kintamani, jajaran Pemkab Bangli ngaturang bhakti panganyar di pura setempat, Jumat (2/11) kemarin. Ngaturang bhakti panganyar ini dilaksanakan sebagai wujud sradha bhakti Pemkab Bangli kepada Ida Batara yang berstana di Pura Dalem Balingkang. Dipimpin langsung Bupati Bangli I Made Gianyar, bhakti panganyar diikuti Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Sekda Ida Bagus Giri Putra, Ketua PHDI, perwakilan kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli, Kepala BPD Bali Cabang Bangli, pimpinan OPD dan pegawai di lingkungan

Pemkab Bangli. Bendesa Adat Desa Pakraman Pinggan I Made Seden selaku penangung jawab Karya Pujawali dan Batara Turun Kabeh menyampaikan, upacara ini rutin digelar setiap tahun. Puncak upacara dilaksanakan pada Tilem Sasih Kapat, 24 Oktober lalu. Pelaksanaan karya mengambil tingkatan upacara utama. Sarana wewalungan yang digunakan di antaranya berupa kerbau, kambing, bebek, dan ayam. Made Seden menjelaskan, sebelum hewan itu dipersembahkan, terlebih dahulu dilakukan penyucian melalui upacara bhakti mapepada agung. Dia juga menjelaskan, beberapa rangkaian karya yang telah dilaksanakan. Pujawali diawali pembersihan baik se-

cara sekala maupun niskala di lingkungan pura dengan ngaturang pejati untuk mapiuning. Dilanjutkan dengan ngayah membuat prasarana upacara oleh krama pangempon. Pangempon pangarep adalah seluruh warga Desa Pinggan yang berada di lingkungan sekitar pura ditambah beberapa desa lain seperti Desa Gretek, Desa Les, Samirenteng, Panuktukan, Desa Tembok dan yang lainnya hanya sebagai pengempon atos saja. Pujawali di-puput oleh linggih Dane Jero Mangku Dalem Balingkang. ‘’Kabupaten Bangli mendapat jadwal ngaturang bhakti panganyar paling akhir. Pada hari ini (kemarin - red) juga dilakukan uapacara ngeluwur Ida Batara,’’ jelasnya.

Bupati Bangli I Made Gianyar, Jumat (2/11) kemarin, mengatakan keinginan pihaknya untuk menjadikan Kabupaten Bangli sebagai pusat budi daya tanaman herbal sudah ada sejak tahun 2011 lalu. Untuk mewujudkan hal itu, pihaknya saat itu sudah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Karena terkendala lahan, Pemkab Bangli melalui Dinas Pertanian dan PKK ketika itu hanya bisa berupaya menggerakkan masyarakat untuk membudidayakan tanaman obat di lingkungan masing-masing. ‘’Tapi rupanya masyarakat saat itu merasa lebih memilih untuk menanam tanaman lain seperti jeruk atau sayuran lainnya, sehingga tanaman obat terabaikan,’’ terangnya. Setelah sekian tahun berlalu, kini keinginannya itu segera terwujud. Made Gianyar mengungkapkan, Bangli saat ini telah mendapat dukungan dari Pemprov Bali dan pemerintah pusat. Dijelaskannya, dengan d ija d ikan seb a ga i p usa t budi daya dan pengolahan tanaman obat, di Kabupaten Bangli nantinya dibangun sebuah tempat percontohan

budi daya tanaman obat. Di samping itu, akan dibangun Geria Sehat sebagai tempat pengolahan tanaman obat sekaligus tempat masyarakat yang ingin mendapatkan pengobatan herbal. Untuk membangun itu, lahan yang akan digunakan

yakni lahan milik Pemprov Bali seluas kurang lebih 2,5 hektar yang lokasinya di Desa Pengotan. Pihaknya akan secepatnya melakukan rapat koordinasi dengan Pemprov Bali guna menyusun proposal kegiatan yang akan dibiayai bersama antara pemerintah pusat,

I Made Gianyar

Bali Post/ina

pesimis. Kalau sebelumnya, minimal usia 17 tahun, kami masih bisa. Kalau 25 tahun, kebanyakan sudah punya kerjaan tetap sehingga sulit untuk bisa ikut berpartisipasi menjadi pengawas TPS,’’ terangnya. Melalui rapat koordinasi kemarin, Mudana pun mengharapkan seluruh aparat desa dan undangan lainnya yang hadir untuk bisa menyampaikan informasi soal perekrutan pengawas TPS ke masyarakat. Dengan itu diharapkan proses perekrutan bisa diketahui dan diikuti banyak warga. Anggota Bawaslu Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi yang hadir dalam rapat koordinasi kemarin menyampaikan, terkait perekrutan tenaga TPS, harus mulai dipikirkan dari sekarang. Jika tidak diantisipasi dari awal, dikhawatirkan akan menjadi masalah saat pemilu nanti. Terlebih jelang pemilu nanti, tidak saja Bawaslu yang akan melakukan perekrutan pengawas, KPU juga akan melakukan perekrutan KPPS. Demikian juga parpol akan melakukan perekrutan saksi-saksi dengan jumlah yang cukup banyak. ‘’Untuk itu kami harapkan

peran serta seluruh yang hadir di sini untuk menginformasikan ke masyarakat, agar warga yang sudah memenuhi syarat, bisa ikut menjadi pengawas TPS,’’ terangnya. Dalam rapat koordinasi yang dibuka Ketua Bawaslu Bangli Nengah Purna, Raka Sandi juga menjelaskan mengenai kewajiban dan tugastugas pengawas TPS. Tugas mereka di antaranya melakukan pengawasan terhadap persiapan dan pelaksanaan pemilu di TPS serta mengawasi penghitungan suara dan pergerakan suara dari TPS ke KPPS. Dia menegaskan, ujung tombak keberhasilan pelaksanaan pemilu, ada di TPS. Kalau di TPS terdapat masalah, maka akan berpengaruh pada kelancaran tahap selanjutnya. Mantan anggota KPU Provinsi Bali ini juga membeberkan mengenai potensi-potensi kerawanan yang muncul jelang dan saat proses pemungutan suara. Pihaknya mengajak seluruh aparat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat untuk ikut bersama-sama melakukan pengawasan agar pemilu dapat berhalan lancar, demokratis dan berintegritas. (kmb40)

Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar didampingi Wakil Bupati Sedana Arta menyampaikan, bhakti panganyar adalah salah satu dari kewajiban sebagai umat dalam menjalankan ajaran dharma dengan konsep tri hita karana yang tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari di Bali. ‘’Kita ngaturang bhakti dengan harapan tentu untuk kesejahteraan umat dan masyarakat Bangli pada khususnya dan masyarakat Bali pada umumnya, bahkan seluruh isinya. Kita berdoa semoga selalu diberikan keselamatan untuk kita bisa terus berkarya sesuai dengan dharma agama dan dharma negara untuk mewujudkan Bangli yang gita santi,’’ kata Made Gianyar. (kmb40)

Bangli akan Jadi Pusat Budi Daya Tanaman Obat

Bangli (Bali Post) – Kabupaten Bangli akan dijadikan pusat budi daya dan pengolahan tanaman obat. Rencananya, pusat budi daya dan pengolahan tanaman obat dibangun di lahan milik Pemprov Bali yang berlokasi di Desa Pengotan, Bangli.

Bangli (Bali Post) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangli akan melakukan perekrutan tenaga pengawas tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pemilu 2019. Namun akibat adanya syarat berupa batas usia minimal yang boleh mendaftar sebagai pengawas TPS, Bawaslu Bangli agak pesimis bisa merekrut tenaga pengawas sesuai jumlah yang dibutuhkan. Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli Nengah Mudana Atmaja dalam rapat koordinasi pengawasan pemilu partisipatif 2019, Jumat (2/11) kemarin, mengungkapkan untuk mengawasi proses pemilihan di TPS, pihaknya membutuhkan cukup banyak pengawas TPS. Hanya tidak disebutkan berapa total jumlahnya. Namun, dia menegaskan, akan melakukan perekrutan jelang pelaksanaan pemilu. Sesuai ketentuan, dalam proses perekrutan kali ini, syarat batas usia minimal warga boleh ikut mendaftar sebagai pengawas TPS yakni 25 tahun. Ketentuan ini, diakui Mudana, cukup membuat pihaknya kesulitan melalukan perekrutan. ‘’Ini yang bikin kami agak

Pemprov Bali, dan Pemkab Bangli. ‘’Kelembagaan pengelola juga akan dibahas intinya lembaga yang bisa menggerakkan ekonomi Bangli dan Bali dari tanaman obat,’’ katanya. Dengan menjadi pusat budi daya dan pengolahan tanaman obat, Pemkab Bangli ke depannya akan membangun sebuah agrowisata tanaman obat yang dipaduserasikan dengan tanaman kopi. Untuk mewujudkan agrowisata itu, pihaknya berencana memohon lahan milik Pemprov Bali yang ada di Banjar Kembang Sari, Desa Satra, Kintamani. ‘’Kita juga rencanakan suatu ketika punya rumah sakit herbal, yang selama ini belum ada di Bali,’’ ujarnya. Made Gianyar sangat mengharapkan dukungan semua pihak untuk mewujudkan program ini. Dengan keberadaan pusat budi daya dan pengolahan tanaman obat, diyakini nantinya mampu mengantarkan Bangli setara dengan kabupaten lain pada bidang yang berbeda. ‘’Bangli ini daerah resapan, daerah konservasi kita membangun harus berlandasan konsep itu. Pemprov Bali dan kabupaten/ kota lain harus mendukung konsep itu, kalau kita tidak ingin ekosistem kehidupan tidak terganggu,’’ katanya. (kmb40)

Bali Post/ina

RAPAT KOORDINASI - Rapat koordinasi pengawasan Pemilu Partisipatif 2019, Jumat (2/11) kemarin.

Turun Drastis, Jumlah Peserta Pemilihan Jegeg-Bagus Bangli

Bangli (Bali Post) – Pemkab Bangli melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) tahun ini kembali menggelar pemilihan Jegeg-Bagus (Jebag) Bangli. Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah peserta yang mengikuti ajang ini mengalami penurunan. Tahuntahun sebelumnya diikuti ratusan peserta, namun tahun ini hanya puluhan. Menurut Kabid Promosi Disparbud Bangli Wayan Merta, Jumat (2/11) kemarin, tahun lalu pesertanya mencapai 207 orang. Namun untuk tahun ini menurun drastis, hanya 32 orang. Kata dia, sejatinya minat anak-anak muda di Bangli mendaftar untuk ikut Jebag Bangli tahun ini cukup tinggi. Namun karena ada banyak kesibukan di sekolah atau kampus pada bulan-bulan ini, banyak dari mereka yang batal mengikuti seleksi. Berbeda dengan tahun lalu, banyak peserta yang bisa ikut proses seleksi dikarenakan ajang ini dilaksanakan sekitar Juli bertepatan dengan libur sekolah. ‘’Kita baru bisa laksanakan saat ini karena banyak kegiatan upacara. Di samping itu, pengurus Sejebag (Semeton Jegeg Bagus Bangli) juga banyak yang tidak siap karena banyak kegiatan sekolah atau kuliah. Kita kan tidak

bisa kerja sendiri tanpa dibantu Sejebag,’’ terangnya. Dikatakan Merta, pemilihan Jebag Bangli 2018 diawali dengan roadshow ke SMA/SMK pada Oktober lalu. Dilanjutkan serangkaian tahapan seleksi yang digelar sejak pekan lalu di Penglipuran. Saat ini, sudah masuk tahap penetapan sepuluh besar. Sebelum melaju ke tahap grandfinal, 10 pasang peserta yang lolos dalam 10 besar menjalani latihan dan pembekalan. Mereka juga akan menjalani karantina. Grandfinal direncanakan digelar pada minggu ketiga bulan ini. Merta menambahkan, Jebag Bangli yang terpilih nantinya menjadi duta wisata Kabupaten Bangli. Mereka bertugas memperkenalkan dan mempromosikan tempat-tempat wisata yang sudah ada atau yang masih baru, sekaligus mengenalkan seni budaya yang dimiliki Kabupaten Bangli. Dia mengklaim, Jebag Bangli telah banyak berkontribusi untuk Bangli. ‘’Perannya besar. Tidak saja mempromosikan pariwisata, mereka juga sering dilibatkan dalam acara penyambutan tamu-tamu penting dan upacara besar yang diselenggarakan di Bangli,’’ katanya. (kmb40)

Jatuh dari Pohon, Petani Tewas

Bangli (Bali Post) – Nahas menimpa Nengah Srata (45), warga Banjar/ Desa Belandingan, Kintamani. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai petani itu tewas mengenaskan setelah terjatuh dari pohon saren setinggi sepuluh meter. Korban memanjat untuk mengambil daun untuk pakan sapi. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (2/11) kemarin sekitar pukul 11.00 Wita. Kejadian berawal saat korban bersama beberapa orang lainnya pergi ke tegalan Munduk Penyalin

yang ada di wilayah desa setempat untuk mencari pakan ternak. Sesampainya di lokasi, korban kemudian memanjat pohon saren untuk diambil daunnya. Saat korban sedang berusaha memotong sebuah ranting, cabang pohon yang digunakan sebagai pijakan tiba-tiba patah. Hal itu menyebabkan korban langsung terjatuh dari pohon. Saat terjatuh, posisi kepala korban terlebih dahulu membentur tanah. Kerasnya benturan mengakibatkan korban mengalami patah leher. Kor-

ban pun langsung meregang nyawa di lokasi kejadian. Menyaksikan kejadian mengenaskan itu, sejumlah saksi langsung meminta pertolongan ke warga lainnya. Korban kemudian dibawa ke rumahnya. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, sekitar satu jam kemudian, kejadian itu dilaporkan ke Polsek Kintamani melalui telepon. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Kintamani dipimpin langsung Kanit Reskrim Iptu Suita langsung meluncur

ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan identifikasi jenazah. Polisi juga melakukan pemeriksaan luar jenazah dibantu dokter puskesmas setempat. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami sejumlah luka di bagian belakang telinga dan patah di leher. Sesuai hasil olah TKP, disimpulkan korban meninggal dunia murni karena jatuh dari pohon. ‘’Pihak keluarga korban telah menerima kematian korban sebagai musibah,’’ kata Sulhadi. (kmb40)

Bali Post/ist

SELEKSI - Salah satu tahapan seleksi Jegeg-Bagus Bangli yang digelar di Desa Wisata Penglipuran, belum lama ini.


15

Sabtu Paing, 3 November 2018

Bali Kembangkan Pengobatan Tradisional

Implementasikan Usada Bali dari Lontar Denpasar (Bali Post) -

Bali kini mengembangkan pengobatan tradisional sebagai salah satu program prioritas di bidang kesehatan. Terlebih, Pulau Dewata memiliki banyak sastra berupa lontar dan dokumen lain terkait usada. Kebijakan yang akan dipayungi dengan regulasi ini utamanya untuk melindungi dan menggali manfaat kearifan lokal Bali dalam usaha mewujudkan kesehatan masyarakat. ‘’Secara praktik, di Bali ini sudah berjalan sejak lama sampai sekarang. Zaman dulu kuat sekali, tapi sekarang dengan adanya modernisasi di bidang kedokteran, ini ditinggal sehingga berkurang,’’ ujar Gubernur Bali Wayan Koster dalam keterangan pers di Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, Jumat (2/11) kemarin. Padahal, lanjut Koster, kecenderungan cara hidup masyarakat ke depan akan kembali bergeser ke alam atau back to nature. Tidak saja di Bali, tetapi juga masyarakat internasional. Oleh karena itu, fasilitas pengobatan tradisional mesti disiapkan dari sekarang. Dimulai dengan menyiapkan kawasan khusus untuk menanam tanaman atau tumbuh-tumbuhan herbal. Masyarakat Bali mengenalnya dengan nama Taru Pramana, yakni tanaman atau tumbuhtumbuhan yang ditanam untuk pengobatan tradisional. Tumbuh-tumbuhan itu sekarang ada yang masih hidup dan

langka, ada pula yang sudah punah. ‘’Kalau sudah dilokalisir dalam satu kawasan, orang yang perlu bisa ke sana. Tidak pusing lagi mencari,’’ jelasnya. Koster menambahkan, kawasan khusus yang disebut Taman Usada itu akan dibangun di Kabupaten Bangli. Pembangunan dimulai pada 2019 di atas lahan milik Pemprov Bali seluas 3 hektar. Dari Taman Usada selanjutnya bisa dikembangkan industri bahan baku obat herbal. Seperti industri pusat pengumpulan pascapanen tanaman obat, industri ekstrak herbal, atau industri rumah tangga pengembangan obat herbal seperti loloh, urut, tutuh, dan lainnya. Kementerian Kesehatan bahkan disebut akan menggelontorkan dana untuk pengembangan industri ini di Bangli. Pengembangan lainnya, tentu pembangunan fasilitas kesehatan tradisional yakni Griya Sehat. Pusat pelayanan kesehatan tradisional sesuai dengan Permenkes 15 Tahun

2018 ini mengupayakan pelayanan kesehatan tradisional yang ditanggung oleh BPJS. ‘’Kita akan bangun di Unhi dan juga di beberapa tempat yang lain untuk menjadi percontohan mengenai pelayanan kesehatan tradisional. Ini sudah ada tapi kapasitasnya masih kecil, akan kita perbesar dengan APBD,’’ jelasnya. Menurut Koster, tenaga kesehatan yang nanti bertugas di Griya Sehat atau Poli Pelayanan Kesehatan Tradisional terintegrasi di rumah sakit hingga puskesmas harus memiliki pendidikan atau kompetensi khusus pengobatan usada. Pendidikan tenaga kesehatan tradisional diinisiasi oleh Unhi Denpasar. Namun, Pemprov Bali juga menginduksi PTN dan PTS untuk ikut mengembangkan pendidikan pengobatan tradisional. Dalam hal ini, tenaga kesehatan tradisional tidak boleh sembarangan. ‘’Tujuan pendidikan ini adalah menstandardisasi pro-

fesi pengobat tradisional, yang selama ini lebih dikenal oleh masyarakat dengan istilah balian. Pengobat tradisional usada terstandar akan tercatat dengan Surat Tanda Register oleh Kementerian Kesehatan,’’ jelasnya. Koster menambahkan, Bali juga bisa menjadi pelopor untuk mengembangkan laboratorium Pusat Standardisasi Obat Herbal sebagai laboratorium yang memberikan Certificate of Analysis bahan obat herbal usada dan bahan kosmetik. Ini sebagai upaya penyediaan bahan baku obat herbal yang terstandar dan bernilai ekonomi tinggi serta memiliki daya saing di tingkat dunia. Selain itu, perguruan tinggi di Bali seperti Unud dan Unhi juga dapat menjadi pelopor dalam mengembangkan Pusat Penelitian Usada dan Obat Herbal. ‘’Ini sangat lengkap, referensi ilmu pengetahuannya ada, kearifan lokal, kita wadahi sekarang dia menjadi laboratorium, pusat studi, kawasan tanaman obat tradisional itu ada, kemudian tenaga kesehatan dan industrinya kita kembangkan. Ini kan menjadi satu pergerakan ekonomi baru,’’ pungkasnya. Dosen Farmasi Unud I Made Agus Gelgel Wirasu-

Dipanggil Bawaslu

Menteri Luhut Bantah Kampanye Saat IMF-WB Jakarta (Bali Post) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memintai keterangan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani secara terpisah, di Gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat (2/11) sore kemarin. Keduanya diperiksa atas dugaan menunjukkan keberpihakan kepada salah satu pasangan calon presiden dan wapres dalam forum IMF di Bali, beberapa waktu lalu. Berdasarkan foto yang diterima wartawan, tampak Luhut dan Sri Mulyani diterima Ketua Bawaslu

RI Abhan dan sejumlah komisioner Bawaslu RI di sebuah ruang tamu. Kemudian ada pula foto sesi saat Luhut dimintai keterangan oleh Ketua Bawaslu RI di ruangan berbeda. Pada sesi pemeriksaan tersebut Luhut tidak bersama Sri Mulyani. Luhut pun kemudian keluar dari Gedung Bawaslu lebih dulu. Kepada wartawan, Luhut mengatakan bahwa dirinya telah menjelaskan kepada Bawaslu RI, bahwa yang dilakukannya dalam penutupan acara IMF di Bali tidak ada unsur kampanye sedikit pun. ‘’Ya… dijelaskan enggak ada, boro-boro mikir kampanye, kita masih

PEDULI palu Gempa dan tsunami telah mengguncang Palu, Donggala dan kabupaten lain di Sulawesi Tengah. Banyak korban luka-luka. Mereka memerlukan uluran tangan. Bali Post dan Bali TV menerima titipan sumbangan untuk saudarasaudara kita di daerah itu. Titipan bisa langsung dibawa ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau ditransfer malalui DOMPET SIMPATI ANDA BALI POST BCA CABANG DENPASAR NO: 040-3555000. STP Bali Keluarga Besar SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar Manderta Ketut Yasa Astawa Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya

Rp Rp Rp Rp

13.268.500 2.923.000 1.000.000 100.000

Rp 17.291.500 Rp 553.331.570 Rp 570.623.070 $ 2.500

SUMBANGAN STP BALI - Mahasiswa STP Bali menyerahkan titipan sumbangan ke Bali Post untuk korban gempa dan tsunami Palu sebesar Rp 13.268.500. Sumbangan diserahkan perwakilan mahasiswa Ni Komang Ayu Mawarni dan I Gede Nengah Ari Wimbara, Jumat (2/11) kemarin.

sibuk dengan kerja di sana. Kan semua enggak ada, tidak ada dalam urusan kampanye,’’ jelas Luhut. Dia mengatakan apa yang dilakukannya di forum itu hanya merupakan spontanitas atas kegembiraan. ‘’Kita bilang Indonesia nomor satu, great Indonesia. Meluapkan kegembiraan bersama, karena Lagarde dan Kim bilang bahwa tidak terbayangkan

bahwa Indonesia mampu membuat pertemuan IMFWorld Bank ini pada tataran kelas dunia,’’ jelas Luhut. Dia menekankan bahwa kesuksesan penyelenggaraan forum itu dinilai berhasil membawa, mengangkat Indonesia pada standar yang lebih tinggi dari yang dibayangkan. ‘’Jadi kami boroboro mikirin kampanye,’’ ucap Luhut. (ant)

Semua Kalangan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Selasa (30/10) lalu, mrenyatakan pariwisata harus memberikan dampak bagi semua kalangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi hingga sektor terbawah sebagai wujud pemerataan. Pemerataan ini dapat diwujudkan dengan menggali potensi dengan menciptakan destinasi wisata baru dan mendorong terbentuknya komunitas (community based). Tujuannya agar kemajuan pariwisata tidak hanya dinikmati oleh golongan tertentu saja. ‘’Sebagai masyarakat tentu kita harus mampu bersama-sama melihat peluang, sehingga semakin banyak adanya ide kreatif dengan menggali potensi yang ada dapat menciptakan objek wisata baru dengan tetap menjaga kearifan lokal yang ada,’’ ujarnya. Ia mencontohkan kawasan Tukad Bindu, kawasan Tukad Loloan, kawasan Taman Kumbasari Tukad Badung, serta sungai lainya yang telah direvitalisasi. Melalui program tersebut, tentu dapat memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa sungai itu bukan tempat sampah ataupun tempat pembuangan limbah. Sehingga dengan didukung pengembangan Smart City Kota Denpasar yang salah satunya adalah smart river walk yang dapat memberikan nilai tambah bagi sungai itu sendiri. ‘’Dengan begitu maka sungai sebagai tempat yang disucikan, benarbenar menjadi tempat yang suci, serta memberikan nilai tambah dan menjadi potensi wisata baru,’’ paparnya. Plt. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta mengatakan, program penataan bantaran sungai di Denpasar, dalam rangka mewujudkan river walk yang nya-

man. Sungai yang telah ditata kini dijadikan tempat rekreasi dan berdampak ekonomi serta bisa mengedukasi masyarakat tentang kebersihan. Kepala Seksi Pengelolaan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kota Denpasar Ni Made Sugiani mengatakanm saat ini para wisatawan telah beralih mencari wisata alam melalui pelestarian lingkungan dan wisata budaya. Melalui penataan sungai ini diharapkan berdampak pada lingkungan dan akan menjadi salah satu daya tarik wisatawan. Untuk mewujudkan semua itu tentunya sungai yang telah ditata menjadi destinasi wisata baru harus dilengkapi berbagai penunjang pariwisata seperti akses dan identifikasi potensi untuk dipromosikan. Di samping itu, keterlibatan masyarakat menjadi hal yang utama dalam melestarikan dan menjaga destinasi wisata sungai tersebut. Kepala Lingkungan Banjar Ujung sekaligus Komunitas Kali Bersih Gusti Rai Ari Temaja mengatakan, beberapa tukad yang telah ditata seperti Tukad Bindu diharapkan dapat terus dikembangkan ke bantaran sungai yang lain. Dengan demikian semua tukad yang ada di Kota Denpasar tertata dan menjadi daya tarik wisata. Kepala Bidang Tata Kelola Air Dinas PUPR Denpasar I Gusti Ngurah Putra Sanjaya, S.T. mengungkapkan, penataan bantaran sungai pada intinya untuk bisa mengubah image masyarakat yang menganggap sungai sebagai tempat pembuangan sampah. Tujuan lainnya, yakni dengan tertatanya bantaran sungai, masyarakat bisa memanfaatkan untuk kegiatan yang positif. Misalnya saja, melakukan rekreasi di pinggir sungai, serta kegiatan interaksi lainnya, seperi mancing, jogging, serta tempat ber-selfie ria yang kini menjadi tren di kalangan anak muda. (kmb12)

Bali Post/kmb32

KETERANGAN PERS - Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan keterangan pers bersama Dosen Farmasi Unud I Made Agus Gelgel Wirasuta, Rektor Unhi I Made Damriyasa, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya. ta mengatakan, usada Bali dalam dunia internasional disebut Caplementary Alternative Medicine (CAM). CAM sudah mendapat tempat yang terhormat di masyarakat, dan digunakan secara saling mengisi dengan pengobatan kedokteran modern. CAM lebih kepada tindakan kuratif atau memelihara kesehatan agar tidak sakit.

‘’Banyak masyarakat internasional tertarik. Terutama Bali dengan konsep pengobatannya yang harmoni antara keseimbangan makrokosmos, keseimbangan horizontal antara manusia dan lingkungan, serta vertikal dengan Sang Pencipta. Itu yang dipelihara dalam usada,’’ ujar ahli toksikologi ini. Rektor Unhi Prof. I Made

Damriyasa mengatakan, kedokteran modern justru mulanya belajar dari kesehatan tradisional. Bahan aktif dalam tanaman obat dicari, kemudian dibuat sintetisnya lantaran bahan baku yang tidak berkesinambungan. Bahan sintetis inilah yang kemudian memberikan efek samping dalam pengobatan modern. (kmb32)

WARUNG GLOBAL

Bandar Narkoba Harus Ikut Dimusnahkan ERA milenial saat ini banyak sekali ancaman yang dapat merusak generasai bangsa Indonesia. Salah satunya obat terlarang seperti narkoba, ekstasi, sabu-sabu, ganja dan sebangsanya. Apalagi Bali menjadi salah satu tujuan para pengedar narkoba. Terbukti narkoba senilai miliaran rupiah telah disita dan barang buktinya telah dibakar. Langkah penindakan itu mendapat sambutan positif Kawan Global. Mereka menyebut langkah itu luar biasa. Bahkan akan lebih luar biasa bila bandarnya juga ikut dimusnahkan. Berikut rangkuman Warung Global yang disiarkan, Jumat (2/11) kemarin. Barang bukti narkoba harus dimusnahkan dengan cara dibakar agar tidak disalahgunakan, demikian Sangging di Gianyar. Semua lembaga penegak hukum juga harus bersih dari penyalahgunaan narkoba. Kasihan jika narkoba senilai Rp 2 miliar dibakar. Apakah tidak bisa narkoba itu digunakan untuk bahanbahan pengobatan/medis? Demikian Ketut Mursi di Denpasar. Sementara itu, Werdha di Gianyar menyampaikan, untuk menghindari penyalahgunaan barang bukti narkoba, sangat setuju dimusnahkan dengan cara

dibakar. Yang luar biasa lagi jika bandar narkobanya juga ikut dimusnahkan. Kita selalu menyatakan bahwa narkoba musuh bersama, perang terhadap narkoba. Jika ingin Indonesia bebas dari narkoba, ia meminta seluruh aparat/lembaga menyamakan persepsi dulu soal pemberantasan narkoba. Cukup sering ia mengingatkan jika dari segi penjual narkoba tak bisa dilakukan, dari segi pemakai dikenakan hukum pidana saja. Ayu di Petang juga setuju dengan pendapat Werdha. Bila perlu pabriknya juga dimusnahkan.

Fera di Tabanan dan Sugik di Mambal juga menyatakan sependapat. Sebab, langkah ini akan mampu melindungi generasi muda dari bahaya obat terlarang. ‘’Jangan hanya yang bernilai besar saja dimusnahkan,’’ kata Arik di Karangasem. Ia berharap meskipun barang buktinya kecil, juga ikut dimusnahkan karena rawan disalahgunakan juga. Ketut Dawi di Abiansemal menambahkan, permintaan begitu banyak, jadi para produsen narkoba memperbanyak juga produksi mereka. Ia berharap penangkapan juga lebih gencar, hukuman berat diterapkan. (sikha)

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah terus mendorong Indonesia agar pengembangan perusahaan startup (rintisan) dan ekonomi digital subur dilaksanakan di Tanah Air. ‘’Contoh nyatanya adalah bahwa kita sudah punya road map e-Commerce Indonesia yang semuanya sudah dimulai untuk dijalankan,’’ kata Presiden Jokowi dalam sambutan saat meresmikan kawasan The Telkom Hub, di Jakarta, Kamis (1/11) malam. Jokowi menjelaskan, pemerintah berupaya mendorong tumbuh unicorn-uni-

corn baru atau startup yang berhasil. Presiden berharap agar pemuda Indonesia dapat menjadi pembangun aplikasi digital yang bermanfaat bagi perekonomian masyarakat. Jokowi menjelaskan potensi dunia digital Indonesia masih sangat besar dengan pengguna internet di Tanah Air sekitar 132 juta. Selain itu, 130 juta orang pengguna media sosial dan bonus demografi yang kebanyakan pemuda milenial, juga menjadi peluang untuk pengembangan usaha digital ke depan. ‘’Kami juga harus sadar bahwa ketersediaan talent

digital kita masih terbatas. Kebanyakan dari kita masih sebatas konsumsi teknologi digital, belum produksi,’’ ujar Presiden Jokowi lagi. Jokowi berharap agar jumlah masyarakat dapat mengembangkan startup hingga September 2018 berjumlah 2.739 startup. Kemunculan teknologi digital pun terjadi begitu cepat dan berpotensi mengubah tatanan lanskap ekonomi, sosial budaya hingga lanskap politik. Presiden mengingatkan agar BUMN juga menggunakan peluang itu dengan cermat dan tepat, sehingga tidak tertinggal dari negara lain. (ant)

Jokowi Dorong ’’Startup’’


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Paing, 3 November 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Jamu Madura United

Bali United Tanpa Enam Pilar

Gianyar (Bali Post) Bali United tidak diperkuat enam pemain pilarnya saat menjamu Madura United dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (3/11) malam ini mulai pukul 19.30 Wita. Gelandang serang Stefano Lilipaly dan bek Ricky Fajrin absen karena dipanggil tim nasional, sedangkan Nick van der Velden, Koming Sukarja, Agus Nova Sablun dan Ahmad Agung Setia Budi masih berkutat dengan cedera. Kondisi ini membuat pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro tidak mempunyai pilihan lain kecuali memaksimalkan stok pemain yang tersisa. ‘’Kami harus memberdayakan pemain yang ada dengan target mengamankan poin penuh,’’ ucapnya di Gianyar, Jumat (2/11) kemarin. Menurut Widodo, Fadil Sausu dan kawan-kawan wajib hukumnya memenangkan laga ini, apalagi tampil di hadapan Semeton Dewata. Tim Laskar Serdadu Tridatu tidak hanya harus merebut tiga poin dari Madura United, namun juga dalam laga kandang dan tandang berikutnya kalau ingin tetap eksis berada di papan atas liga sepak bola paling bergengsi di Tanah Air. Untuk itu, ia menginstruksikan asuhannya agar mengawal ketat semua pemain Madura United, terlebih jika sudah masuk daerah pertahanan Bali United. Pemain tim berjuluk Sappe Kerap (Sapi Pacuan) yang patut diwaspa-

dai antara lain Zah Rahan Kranger, Engelbert Sany, Masama Mahammadou dan Bayu Gatra. ‘’Anak-anak harus bisa mematikan pergerakan mereka jika ingin menang,’’ tegas Widodo. Terkait kritikan dari suporter bahwa gol-gol Borneo FC ke gawang Bali United pada laga kandang terdahulu terjadi melalui tendangan spekulasi jarak jauh, Widodo minta pasukannya mampu menutup pergerakan pemain Madura United dari segala lini. Selain itu, berupaya mencegah lawan memecah kebuntuan gol dengan strategi lain. Seperti halnya pelatih, bek kanan Bali United Made Andhika Wijaya juga bertekad memetik poin penuh. Ia dan rekan setimnya siap berjibaku di lapangan untuk merebut kemenangan di depan pendukung setia. ‘’Saya akan menghalau semua serangan dari lini tengah, supaya lawan tak mudah menerobos,’’ sebut

Tabanan Siapkan Kerangka Tim Porprov Tabanan (Bali Post) Tabanan selaku tuan rumah Porprov Bali XIV/2019 telah menyiapkan kerangka tim sepak bola. PSSI Tabanan mempertahankan skuad Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar ditambah pemain Piala Soeratin U-17 dan hasil pemantauan tim pemandu bakat pada Liga Perst Tabanan 2018. Menurut Sekum Asprov PSSI Tabanan Putu Sugi Darmawan, gabungan skuad Porprov 2017, pemain Soeratin U-17 dan hasil pemantauan di Liga Perst sudah cukup untuk membentuk tim Porprov. ‘’Kami telah menjaring 40 pemain yang akan diseleksi menjadi 23 nama definitif,’’ ujarnya di Tabanan, Jumat (2/11) kemarin. Ia mematok tim sepak bola Tabanan merebut medali emas di Porprov Bali. ‘’Sepak bola merupakan cabor paling bergengsi pada tiap hajatan multievent. Jadi, wajar tim sepak bola Tabanan ingin menjadi yang terbaik dibandingkan tim kabupaten dan kota se-Bali,’’ tegasnya. Sejauh ini pihaknya belum mementukan tim pelatih yang mengarsiteki tim Porprov. Sementara terkait kinerja tim pemandu bakat, Sugi Darmawan percaya pemain yang terjaring memiliki kemampuan dan kualitas permainan berkualitas. Ia menilai tim sepak bola Tabanan hanya apes saat meladeni tuan rumah Gianyar pada Porprov Bali 2017 silam. Sementara penjaringan pemain futsal akan dilakukan saat Porkab Tabanan 2018 yang digelar pertengahan November mendatang. Tabanan tidak mengirim tim futsal pada Porprov Bali di Gianyar. (022)

Bali Post/ist

PEMAIN - Tim Soeratin U-17 menyumbang sejumlah pemain untuk memperkuat skuad Porprov Tabanan.

Korsel dan Arab Saudi Berpeluang Tambah Gelar Jakarta (Bali Post) – Tim nasional sepak bola Korea Selatan berjumpa Arab Saudi pada babak final Piala Asia U-19 2018 usai mengandaskan lawan masing-masing pada laga semifinal di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Kamis (1/11) malam. Partai puncak digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Minggu (4/11) besok. Korsel telah 17 kali menginjakkan kaki di laga pamungkas Piala Asia U-19. Mereka pun berpeluang menambah pundi-pundi gelar juara menjadi 13 kali jika sukses mengandaskan perlawanan Arab Saudi. Sementara Arab Saudi tercatat baru lima kali melaju ke final termasuk tahun 2018. Mereka sudah dua kali menjuarai kejuaraan ini dan akan bertambah kalau bisa mengatasi Korsel. Korea Selatan berhasil menaklukkan Qatar dengan skor 3-1. Tiga gol Korsel dicetak Jeon Se-Jin pada menit ke-23 dan 33 serta Um Won Sang pada menit ke-45+2. Sementara gol balasan Qatar lahir akibat bunuh diri pemain Korsel Lee Jae-Ik. Sementara Arab Saudi secara mengejutkan menaklukkan Jepang dengan skor 2-0. Arab Saudi unggul berkat gol pemain Jepang Tomoya Wakahara yang melesakkan gol ke gawang sendiri pada menit ke-29, disusul gol Khalid Al Ghannam pada menit ke-45+1. Berdasarkan catatan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), kemenangan Arab Saudi atas Jepang ini adalah yang pertama dalam pertemuan keduanya sepanjang 45 tahun terakhir di Piala Asia U-19. Empat tim semifinalis Piala Asia U-19 2018 yakni Jepang, Korea Selatan, Qatar dan Arab Saudi dipastikan tampil pada Piala Dunia U-20 FIFA pada 2019 di Polandia. (ant)

pemain yang biasa disapa Otong ini. Bersyukur Di kubu Madura United, pelatih Gomez de Oliviera bersyukur enam pemain Bali United tak bisa tampil. Peluang ini akan dimanfaatkan barisan penyerang timnya untuk membongkar benteng pertahanan tuan rumah. Apalagi asuhanya makin percaya diri setelah berhasil menaklukkan PSM Makassar 3-1. ‘’Melihat kondisi ini, saya yakin anak-anak bisa menang,’’ jelasnya. Salah satu pemain Madura United, Guntur Hariyadi, menyatakan tidak mempunyai beban apa-apa meladeni Bali United di kandangnya, melainkan semakin tertantang. Timnya akan memaksimalkan semua peluang yang didapat demi kemenangan dan bertahan di papan atas guna melapangkan jalan menuju tangga juara Liga 1 musim ini. (022)

Bali Post/wan

EKSTRA – Melvin Platje (kiri) dan Made Andhika Wijaya harus bermain ekstra untuk Bali United melawan Madura United di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (3/11) malam ini.

Rizki/Mahadewi Makin Padu Fox Lampaui Rekor Jordan Berlin – Pasangan ganda putri Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani melaju ke babak perempatfinal turnamen bulu tangkis SaarLorLux Terbuka 2018 usai menekuk unggulan kedua Delphine Delrue/Lea Palermo (Prancis) dengan skor 21-13, 21-19 di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman, Kamis (1/11) waktu setempat. Bermain tenang dan bisa menjaga fokus di lapangan menjadi kunci kemenangan Rizki/Mahadewi yang baru saja dipasangkan di tiga turnamen. Sebelumnya mereka berpasangan di Denmark Open 2018 dan French Open 2018. “Sekarang kami sudah

semakin tahu kebiasaan masing-masing. Sekarang kami bisa bermain lebih tenang dan konsentrasi di satu demi satu poin,” ujar Mahadewi kepada Badmintonindonesia.org. Di delapan besar, Rizki/ Mahadewi berhadapan dengan Li Wenmei/Zheng Yu (Tiongkok). Indonesia juga meloloskan Fitriani ke perempatfinal tunggal putri setelah mengalahkan Martina Repiska (Slowakia) 21-14, 21-18. Fitriani selanjutnya berjumpa Gao Fangjie (Tiongkok) yang merupakan unggulan pertama. Tiga pasangan ganda campuran Indonesia lolos ke babak perempatfinal turnamen

bulu tangkis Macau Terbuka 2018. Mereka adalah Alfian Eko Prasetya/Marsheillla Gischa Islami, Ronald Alexander/ Annisa Saufika dan Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow. Akbar/Winny memastikan diri ke delapan besar usai mengalahkan Po Li Wei/ Chang Ching Hui dari Taiwan dengan skor 21-12, 21-13. Di perempatfinal, Akbar/Winny berhadapan dengan Mak Hee Chung/Yeung Nga Ting (Hongkong), Alfian/Gischa berjumpa unggulan utama Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hongkong) dan Ronald/ Annisa melawan Ho Pang Ron/Cheah Yee See (Malaysia). (kmb)

Pemain Muda Bawa City ke Perempatfinal London – Pemain muda Brahim Diaz mencetak gol pada masing-masing babak untuk membawa Manchester City menang 2-0 atas Fulham sekaligus mengamankan tiket perempatinal Piala Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Jumat (2/11) dini hari kemarin. Gelandang timnas Spanyol U-21 itu mengemas gol pertama pada menit ke-18 dan menambahi gol kedua pada menit ke-65. Pada putaran selanjutnya, City akan bertandang ke markas Leicester City atau Southampton yang menjalani laga ulang pada 27 November. Penampilan apik Diaz yang mencuri perhatian banyak pihak mengundang pujian dari pelatih Pep Guardiola. ‘’Kami akan melakukan segalanya untuk mempertahankan dia bersama City. Kami menginginkannya, namun pada akhirnya ini bukan bergantung kepada kami,’’ kata Guardiola prihal Diaz yang kontraknya akan habis tahun depan seperti dikutip dari Reuters. Satu-satunya catatan mencemaskan bagi City yang melakukan 10 perubahan dari tim yang diturunkan saat menang di markas Tottenham Hotspur di ajang Liga Inggris pada Senin lalu adalah cedera lutut kiri yang dialami Kevin de Bruyne setelah bertubrukan dengan pemain lawan Timothy Fosu-Mensah. Legiun Belgia ini juga mengalami cedera ligamen lutut saat berlatih pada Agustus lalu.

Rooney Perjalanan Wayne Rooney di Liga Utama Sepak Bola AS (MLS) berakhir dengan kisah sedih. Penyerang DC United ini gagal mengeksekusi penalti sehingga timnya disingkirkan oleh Columbus Crew dalam babak sistem gugur. Pemain berusia 33 tahun ini mendapat tugas mengeksekusi penalti setelah perpanjangan waktu berakhir imbang 2-2. Tendangan mantan kapten Inggris itu berhasil digagalkan kiper Zack Steffen. Sebelumnya, Luciano Acosta dan Nick DeLeon juga gagal mencetak gol yang membawa Columbus Crew menang 3-2 dan melaju ke semifinal Wilayah Timur guna berhadapan dengan New York Bulls. ‘’Memang mengecewakan kalah melalui adu penalti, tapi sebagai tim kami tetap bangga dengan apa yang telah kami capai dalam beberapa bulan terakhir ini,’’ ujar Rooney. Rooney yang sebelumnya membela Everton (Inggris) bergabung dengan DC United tahun ini, pada saat klub tersebut terpuruk di Wilayah Timur MLS karena hanya menang dua kali dalam 14 pertandingan dan tersingkir dari Piala AS Terbuka. Kehadirannya memberi dampak besar karena DC United bangkit dan mengakhiri kiprahnya di MLS dengan menempati peringkat keempat Wilayah Timur. Rooney mencetak 12 gol, tujuh assist dalam 20 kali penampilan. (ant/rtr)

Georgia – Bintang muda Sacramento Kings, De’Aaron Fox, mencatatkan tripledouble perdananya di NBA saat mengantarkan timnya memperpanjang catatan kemenangan beruntun menjadi lima pertandingan dengan mengalahkan tuan rumah Atlanta Hawks 146-115 di State Farm Arena, Georgia, Amerika Serikat, Jumat (2/11) kemarin. Pemain yang menjalani tahun kedua di NBA itu meraih triple-double lewat 31 poin, 10 rebound dan 15 assist, demikian catatan pertandingan laman resmi NBA. Capaian itu membuat Fox menjadi pemain termuda sepanjang sejarah NBA yang mencatat sekurang-kurangnya 30 poin, 10 rebound dan 15 assist dalam sebuah pertandingan. Fox yang saat ini berusia 20 tahun melampaui rekor yang serupa yang sebelumnya dipegang oleh Earvin ‘’Magic’’ Johnson dan Michael Jordan. Johnson meraihnya saat berusia 21 tahun dengan 33 poin, 15 rebound dan 17 assist pada 29 Maret 1981, sedangkan Jordan hampir empat tahun kemudian tepatnya pada 14 Januari 1985 lewat 35 poin, 14 rebound dan 15 assist. Portland Trail Blazers meraih kemenangan 132-119 atas New Orleans Pelicans yang membuat lawannya menderita empat kekalahan beruntun. Damian Lillard memimpin Blazers dengan catatan 26 poin, 7 rebound dan 6 assist serta Jusuf Nurkic membantu dengan 29 poin dan 9 rebound. Julius Rand l e menj a d i

pencetak angka terbanyak Blazers dengan 29 poin. Boston Celtics memecahkan rekor tripoin terbanyak dalam satu game saat menghentikan catatan sempurna Milwaukee Bucks dengan skor 117-113. Celtics menyarangkan 24 kali tembakan tripoin yang merupakan catatan jumlah tripoin terbanyak tim tersebut sepanjang masa. Kyrie Irving mengemas 28 poin untuk Celtics, sedangkan Giannis Antetokounmpo mengemas double-double 33 poin dan 11 rebound bagi Bucks. Oklahoma City Thunder mencatatkan tiga kemenangan beruntun saat mengalahkan Charlotte Hornets 111-107 di Spectrum Center, North Carolina. Russell Westbrook membukukan 29 poin, 8 rebound dan 11 assist untuk Thunder. Kemba Walker dan Malik Monk sama-sama mencetak 21 poin buat Hornets. (ant/ rtr)

IMI Geliatkan Reli Wisata

Bali Post/afp

SAMBUT – Brahim Diaz (dua dari kanan) disambut rekan-rekannya setelah mencetak gol kemenangan Manchester City atas Fulham di Piala Liga Inggris.

Denpasar (Bali Post) Bali pernah memiliki pereli wisata andal yang mampu berkprah di kancah nasional dan langganan juara seri kejurnas pada era 1990-2000. Saat ini prestasi pereli wisata Bali redup, bahkan nyaris tak ada lagi regenerasi atlet. IMI Bali bertekad menggeliatkan kembali reli wisata, utamanya bagi kalangan generasi muda. Mereka diajak menggeluti reli wisata agar piawai memecahkan soal-soal serta pintar mengatur jarak dan waktu tempuh. ‘’Harapan kami, Bali mampu mengembalikan masa kejayaan reli wisata seperti dulu lagi, mengingat Pulau Dewata merupakan daerah wisata dan biasanya rute yang dituju objek wisata. Beberapa daerah getol membina sehingga reli wisatanya berkembang pesat seperti Kaltim, Sulsel, Jatim, Jateng, dan Jabar,’’ papar Ketua Harian Pengprov IMI Bali Tony Susiartono di Denpasar, Jumat (2/11) kemarin. Untuk itu, pihaknya menggelar coaching clinics reli wisata di Jimbaran, Badung, pekan silam. Pengenalan reli wisata serupa akan dilakukan dua kali lagi. ‘’Setelah tiga kali mengadakan pengenalan reli wisata, kami bakal menyelenggarakan lomba,’’ ucapnya. Dikemukakannya, reli wisata tidak mengutamakan kecepatan (speed), tetapi lebih mementingkan ketepatan waktu (time rally). Oleh karena itu, peserta diajari bagaimana cara atau kiat-kiat mengatur waktu dengan jarak tempuh. Selain itu, pereli wisata dituntut mahir dan paham dalam membaca peta. (022)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook