Skip to main content

Edisi 03 Oktober 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 45 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

selasa umanis, 3 oktober 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. SD Saraswati 2 Denpasar Rp 3.014.498 I Putu Winaya Rp 3.000.000 Paiketan Ekam Surima Ds. Beraban Rp 2.660.000 SMP Ayodya Pura Rp 1.746.000 Yunus Makoni Rp 1.000.000 Wayan Sudhiana Rp 1.000.000 Ni Ketut Sudarmini Rp 1.000.000 I Nyoman Suwirya P Rp 1.000.000 I Ketut Ridia Andreas Rp 1.000.000 I Gst Ngurah Surya Rp 1.000.000 Villa Hening Boutique Hotel & Spa Jimbaran Rp 1.000.000 UD Kerta Sari Mengwi Rp 500.000 Suwandi Rp 500.000 I Made Arnaja, S.H. Rp 500.000 Pande Putu Aditya Restu Wirajaya Rp 500.000 Siluh Wayan Raksi,S.Pd. (mantan Kepala SD Saraswati 2 Dps. Rp 500.000 Carisa Family Rp 300.000 I Nyoman Dayuh Rimba Rp 250.000 Ngurah Wiranegara Rp 200.000 Md Suweca Rp 200.000 I Made Kertadana S Rp 200.000 I Made Kertadana S Rp 200.000 Hendra Santosa Rp 200.000 A.A. Kompiang Gede Rp 200.000 I Putu Eri juniart Rp 100.000 I Nyoman Sudana, S.E. Rp 100.000 I Nyoman Rastika B Rp 100.000 I Nyoman Anom Suas Rp 100.000 G Wiryanta Thias Rp 100.000 Elida Waristi Rp 100.000 AA Bgs Sedana Rp 100.000 Ketut Nuara Ardika, Denpasar Rp 100.000 1 dus pakaian layak pakai Ida Ayu Made Mayon Rp 50.000 I Kadek Pande M Rp 50.000 I Kadek Dwi Wudiar Rp 50.000 I Wayan Suwali Kar Rp 25.000 John Hendra 1 dus pakaian 1 dus beras dan susu Dani Suara 1 tas pakaian bayi NN, Denpasar 1 dus pakaian layak pakai Hal. 19 Jumlah diterima kemarin Rp 22.645.498

BESAKIH - Warga saat upacara ‘’matur piuning’’ di Pura Penataran Agung Besakih, Senin (2/10) kemarin.

Bali Post/nan

Bakti Purnama Di GOR Swecapura Berkurang Kapat di Besakih 1.400-an Orang Tetap Dilaksanakan Ratusan Pengungsi di Bangli Pulang

Amlapura (Bali Post) Status Gunung Agung hingga Senin (2/10) kemarin masih level awas. Akan tetapi pujawali pada Purnama Kapat, Kamis (5/10) lusa tetap dilaksanakan di Pura Penataran Agung, Desa Besakih, Rendang, Karangasem. Sebagai rangkaian upacara tersebut, Senin kemarin diawali dengan ngaturang bhakti piuning. Bendesa Adat Besakih Jro Mangku Widiarta, Senin kemarin mengungkapkan, meskipun sampai sekarang Gunung Agung masih level awas, akan tetapi persembahyangan atau pujawali pada Purnama Kapat yang jatuh pada Kamis (5/10) akan tetap dilaksanakan di Pura Penataran Agung seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun sifat-

nya internal yang hanya dilaksanakan oleh prajuru Desa Adat Besakih. ‘’Kami sudah bersurat kepada Bapak Gubernur Bali Made Mangku Pastika kalau piodalan Purnama Kapat akan tetap berjalan seperti biasa. Sesuai dengan upacara yang sama pada tahun sebelumnya. Kami juga tidak mengundang siapa pun saat upacara piodalan

nanti,’’ ungkap Mangku Widiartha. Ia juga menegaskan, pelaksanaan upacara piodalan Purnama Kapat tetap dilaksanakan karena pihaknya tidak ingin memotong begitu saja setiap upacara-upacara keagamaan yang akan dilakukan di Besakih. Hal. 19 Ngastiti Bhakti

Bangli (Bali Post) Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung di Kabupaten Bangli terus melakukan pendataan ulang terhadap para pengungsi Gunung Agung di Bangli. Sebagaimana hasil pendataan sementara, jumlah pengungsi yang berasal dari luar 27 desa terdampak bencana Gunung Agung tercatat 6.976 jiwa. Dari jumlah itu, ratusan orang dilaporkan sudah pulang. Kepala Bagian Informasi, Data dan Humas Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung di Bangli Ni Wayan Manik mengatakan, total jumlah pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Bangli sebanyak 11.921 orang. Belasan ribu pengungsi tersebut tersebar di puluhan titik di empat kecamatan. Dari jumlah itu sebanyak 4.945 jiwa di antaranya terdata berasal dari 27 desa rawan yang harus mengungsi. Sementara 6.976 jiwa di antaranya terdata berasal dari zona aman. Hal. 19 Sudah Pulang

Pria Bersenjata Tembaki Penonton Musik

50 Tewas, Seratusan Luka-luka

Wiranto

Wiranto Minta Tak Perdebatkan Lagi Impor Senjata

Las Vegas Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di pesta musik country di Las Vegas Strip pada Senin (2/10) dini hari WIB. Akibatnya, sedikitnya menewaskan 50 orang dan melukai lebih dari 100 lagi sebelum tersangka tewas dibekuk polisi. Polisi menjelaskan bahwa tersangka adalah pria Las Vegas, yang bergerak sendiri, kata Sheriff Joseph Lombardo dari Departemen Kepolisian Metropolitan Las Vegas. Namun, pihak berwenang masih mencari perempuan Asia, yang disebut polisi mendampingi tersangka itu. Mereka mengatakan bahwa rumor adanya penembakan lain di lokasi

Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengharapkan semua pihak untuk tidak memperdebatkan lagi soal impor senjata karena pihaknya akan segera menyelesaikannya. ‘’Untuk masalah isu soal senjata saya sudah minta semua pihak supaya tidak bicara dulu ya. Kita selesaikan di dalam, sementara kita akan selesaikan,’’ kata Wiranto seusai menghadiri rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/10) kemarin. Wiranto mengatakan, dirinya akan menggelar rapat esok hari dengan mengundang seluruh pihak. ‘’Rencana rapat besok semua saya undang. BIN, Kapolri, Panglima TNI, kemudian dari Menteri Pertahanan, dari PT Pindad, Bea Cukai dan sebagainya,’’ katanya. Hal. 19 Milik Polri

Bali Post/rtr

itu tidak benar. Polisi yang sedang tidak bertugas diyakini turut menjadi korban. Saksi di media sosial mengatakan penembakan tersebut terjadi pada malam terakhir pesta 91 Harvest, yang berlangsung tiga hari, menampilkan pemusik papan atas, seperti Eric Church, Ham Hunt dan Jason Aldean. Media Amerika Serikat, termasuk Fox News, melaporkan bahwa Aldean naik ke atas panggung sekitar pukul 22.45 waktu setempat pada Minggu ketika kerusuhan dimulai, namun dia telah diamankan dan turun dari panggung pada acara yang berlangsung di luar Mandalay Bay Resort and Casino di Nevada. CNN melaporkan semua penampil dalam acara tersebut selamat. Hal. 19 Tak Ada WNI

BANTUAN - Sejumlah warga memberikan bantuan setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah para peserta Festival Musik Panen Route 91 di Las Vegas, AS. Penyerang itu akhirnya tewas ditempak polisi. Insert: Marilou Danley, orang yang juga dikaitkan dalam peristiwa itu.

Jokowi Minta Menterinya Tak Bertutur Seenaknya

Bali Post/ant

BERBINCANG - Presiden Joko Widodo berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelum sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/10) kemarin. Presiden membahas sejumlah masalah, yaitu bencana di Gunung Sinabung, Gunung Agung, masalah kemanusiaan di Rakhine Myanmar, APBN dan investasi.

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengingatkan agar para menteri Kabinet Kerja, ditambah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo serta Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian agar fokus kepada tugas masing-masing. ‘’Sebagai kepala pemerintahan, sebagai kepala negara, sebagai panglima tertinggi angkatan darat laut dan udara, saya ingin perintahkan kepada bapak-ibu saudara sekalian, fokus pada tugas masing-masing,’’ kata Presiden Joko Widodo dalam rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/10) kemarin. Presiden meminta agar para menteri serta pejabat setingkat menteri lainnya agar fokus bekerja sama menjaga stabilitas politik. Presiden juga minta

kepada menterinya untuk tidak bertutur seenaknya. ‘’Terus bekerja sama, terus bersinergi, jaga stabilitas politik, jaga stabilitas ekonomi, tingkatkan kinerja kita. Tingkatkan prestasi-prestasi kita dalam mendukung semua program yang berkaitan dengan pembangunan negara kita,’’ ujar Presiden. Presiden pun meminta agar para menteri tidak bertindak dan bertutur seenaknya. ‘’Politik harus kondusif, oleh sebab itu jangan bertindak dan bertutur kata yang membuat masyarakat khawatir dan bingung. Semuanya. Permasalahan antarlembaga antarkementerian selesaikan secara kondusif. Bahas di tingkat menko, tingkat menko belum selesai, tingkat bapak Wapres, masih belum selesai bisa ke saya,’’ tutur

Presiden. Apalagi pada 2018 adalah tahun politik di Indonesia. ‘’Perlu saya ingatkan bahwa tahun 2018 sudah masuk ke tahun politik, ada pilkada, ada tahapan pileg (pemilihan legislatif), ada tahapan pilpres (pemilihan presiden) sudah masuk. Oleh sebab itu sekali lagi jangan melakukan hal-hal yang menimbulkan kegaduhan, menimbulkan kontroversi. Kita bekerja saja, sudah,’’ tegas Presiden. Bila para menteri ragu dalam suatu hal dapat membawa persoalan itu di tingkat rapat terbatas. ‘’Sekali lagi. Kita ingin terus menjaga keteduhan, ketenteraman, ketenangan, persatuan di antara kita dan juga di masyarakat,’’ ungkap Presiden. (ant)


denpasar

2

Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

figur

Bali Post/dok

Bukan Jargon Semata

PENDIDIKAN karakter yang saat ini mulai digalakkan di sekolah bukanlah sekadar jargon semata. Penguatan pendidikan karakter harus dipraktikkan dan diamalkan di sekolah. ‘’Membangun karakter budaya bangsa sangat penting terus dikembangkan. Apalagi pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam Kurikulum 2013 (K-13). Dalam K-13 pengembangan sikap menjadi hal penting untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas,’’ ujar Ketua PGRI Kota Denpasar Nyoman Winata, belum lama ini. Ia menegaskan, pendidikan karakter erat kaitannya dengan budaya bangsa. Dikatakan, guru memegang peranan penting untuk masa depan bangsa. Dengan pendidikan karakter, SDM masa depan akan makin baik dan makin kecil tindak korupsinya. Namun ia menekankan, sebelum ke pendidikan karakter, sistem pendidikan harus diarahkan ke sana terlebih dahulu. ‘’Pendidikan bukan hanya urusan sekolah. Untuk membangun pendidikan karakter kita bisa menonton cerita kesuksesan orang lain. Jokowi bisa dijadikan contoh bahwa orang desa itu bisa menjadi presiden,’’ ujarnya. Mantan Kepala SMAN 5 Denpasar ini mengungkapkan, bangsa yang besar adalah bangsa yang warganya paling banyak kena virus need for achievment atau keinginan berprestasi. Prestasi itu tak hanya meraih juara, namun bisa berupa karakter suka menolong, disiplin dan menghargai orang lain. “Materi koran juga bisa dimanfaatkan sebagai pendidikan karakter di kelas bisa berupa foto atau lewat berita. Guru bisa mengggunakan media koran untuk mentransformasikan nilai-nilai pendidikan karakter, seperti tanggung jawab, disiplin diri dan sebagainya,” tegasnya. (kmb)

Komplotan Pelajar Perampok Mahasiswa Juga Terlibat Penusukan Denpasar (Bali Post) Setelah menangkap komplotan pelajar yang merampok mahasiswa yaitu MAD (15), KAP (15), RZL (15), IKR (15), IKA (15) dan IWRM (15), polisi mengembangkan kasus tersebut. Ternyata tersangka MAD bersama IKA alias Imung (17), SDC alias Dwik (15) dan IGAP alias Open (15) juga terlibat kasus pengeroyokan dan penusukan di Jalan Barito, Denpasar Selatan (Densel). Menurut Kanit Reskrim Polsek Densel Iptu Bangkit Dananjaya, seizin Kapolsek Kompol Putu Indrajaya, pelaku yang masih berstatus pelajar ini ditangkap Kamis (28/9) lalu. Total pelaku yang ditangkap mencapai sembilan orang. “Tersangka MAD punya dua kelompok. Satu kelompok terlibat kasus begal mahasiswa dan kelompok satu lagi terkait kasus pengeroyokan di Jalan Tukad Barito yang sempat viral tersebut. Semuanya kami tahan,” kata Iptu Bangkit Dananjaya, Senin (2/10) kemarin. Iptu Bangkit Dananjaya mengatakan, walau masih di bawah umur, tapi aksi komplotan yang diotaki MAD ini terbilang sadis. Pasalnya, mereka tidak segan-segan menganiaya korban apabila mencoba melawan atau menolak menyerahkan harta benda. “Mereka membawa senjata tajam. Kami mengamankan dua pisau lipat, roti kalung dan pipa besi,” ujarnya. Salah satu korbannya, Nurhadi Imam Khoiri (21). Nurhadi dikeroyok dan paha kirinya ditusuk menggunakan pisau lipat oleh pelaku MAD bersama teman-temannya. Kejadiannya di Jalan Tukad Barito Panjer, Densel, Kamis (24/8) pukul 01.30 Wita. “Mereka selalu membawa pisau lipat stainless dan biasanya ditaruh pada dashboard motornya. Mereka juga terlibat kasus pencurian di Jalan Gunung Agung, Denpasar,” kata Bangkit Dananjaya. Polisi juga mengamankan satu stapler tembak. Alat ini digunakan untuk menakutnakuti korban karena suaranya mirip tembakan senpi. Agar sulit dilacak, komplotan begal ini menutupi plat sepeda motornya menggunakan tas plastik. Sedangkan hasil kejahatannya dipakai untuk makan-makan. Bangkit Dananjaya menegaskan, komplotan ini bukan geng motor. Mereka dari keluarga yang tergolong mampu dan motif komplotan ini melakukan aksi tersebut sedang didalami. “Kami mengimbau kepada orangtua supaya lebih serius mengawasi anak-anaknya. Jika anaknya keluar sampai larut malam harus diwaspadai dan cek pergaulannya,” katanya mengingatkan. (kmb36)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : PERLU TINDAKAN PREVENTIF JAGA PARIWISATA BALI Sampaikan opini Anda hari iniW di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

PROYEK - Salah seorang pekerja melintas di proyek pembangunan Taman Budaya Kota Denpasar di Lumintang. Pascapenetapan status awas Gunung Agung, proyek yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Denpasar belum terdampak secara signifikan.

Pascastatus Awas Gunung Agung

Proyek Dinas PUPR Belum Terdampak Signifikan Denpasar (Bali Post) –

Sejak penetapan status Gunung Agung menjadi awas, pencarian material berupa pasir dan batu mulai dihentikan. Terutama galian C yang berada di posisi kawasan rawan bencana. Akibatnya, pasokan pasir ke sejumlah pedagang mulai berkurang. Bahkan sejumlah toko bangunan menyatakan ketersediaan pasir sudah kosong. Beruntung proyek yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Denpasar belum terdampak secara signifikan. Kepala Dinas PPUR Denpasar I Ketut Winarta, mengatakan semua proyek fisik yang ditangani Dinas PUPR masih tetap berjalan. Sejak adanya penetapan status Gunung Agung

di level awas, pihaknya sudah meminta rekanan untuk mencari alternatif sehingga tidak sampai mempengaruhi kelancaran pengerjaan proyek. “Kami sudah sempat kumpulkan rekanan

DLHK Nilai Perlu Pengendalian Pencemaran Air Sungai

Denpasar (Bali Post) Pertumbuhan penduduk di Kota Denpasar berdampak pada masalah pembangunan dan perkembangan perkotaan lainnya. Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar pada keseluruhan sungai yang terpantau, mengidentifikasikan perlu adanya pengendalian air demi terciptanya kelestarian sungai. ‘’Meningkatnya kebutuhan lahan permukiman, kecenderungan alih fungsi lahan, masalah sosial serta pencemaran sungai banyak terjadi di kota-kota besar. Oleh karena itu, kami akan melihat peran serta dan partisipasi masyarakat di dalam mewujudkan kali bersih di Kota Denpasar,’’ ujar Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLHK Kota Denpasar I.B. Putra Wirabawa saat melaksanakan penilaian di hulu Sungai Badung, Banjar Tegal Kori, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Senin (2/10) kemarin. Putra Wirabawa berharap dengan adanya lomba kali bersih

ini dapat meningkatkan peran serta dan partisipasi masyarakat di dalam menyukseskan program kali bersih yang dicanangkan Wali Kota Denpasar untuk mewujudkan Denpasar bersih dan asri. ‘’Menjaga lingkungan bersih dan sehat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama. Mari kita saling bahu-membahu di dalam menumbuhkan dan mempertebal budaya hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari dan dapat memberi kontribusi untuk menjadikan Denpasar bersih dan asri,’’ katanya. Putra Wirabawa mengatakan, untuk penilaian akan dilakukan oleh Tim Penilai Lomba Sungai Bersih yang terdiri dari unsur-unsur seperti Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Perkim, Bagian Hukum, Kecamatan, PKK, DLHK dan pihak terkait lainnya. Penilaian ini didasarkan atas wawancara dengan masyarakat dan pengamatan langsung di lapangan, sedangkan untuk aspek partisipasi masyarakat akan dilakukan oleh Tim Jumali DLHK Kota Denpasar. (kmb12)

agar proyek tetap bisa selesai sesuai kontrak yang ada,” kata Winarta Senin (2/10) kemarin. Winarta menambahkan, status Gunung Agung itu tidak boleh menjadi alasan bagi rekanan untuk memolorkan penuntasan pengerjaan proyek dari target yang sudah ditetapkan. Ditegaskan, pihaknya berharap apa yang sudah disepakati dalam perjanjian kerja tetap berjalan sesuai rencana. Menurut Winarta, proyek yang ditangani Dinas PUPR saat ini semua masih berjalan dengan normal. Belum ada laporan dari rekanan yang mengerjakan

proyek fisik yang menyatakan keberatan. Masalah material yang terdampak akibat status Gunung Agung menjadi tanggung jawab rekanan. “Artinya, rekanan masih bisa mencari material di tempat lain,” ujarnya. Hal serupa juga diungkapkan Asisten II Ngurah Jimmy Sidharta. Ia mengatakan seluruh proyek fisik yang ada di Denpasar tetap berjalan sesuai kontrak. Bahkan proyek Pasar Badung juga sudah diminta untuk sesuai dengan rencana yang ada. “Sudah sempat kita rapatkan soal ini dan semua

sepakat untuk tetap jalan sesuai kontrak,” katanya. Sejumlah proyek berskala besar yang digarap Pemkot Denpasar kini sedang dalam proses pengerjaan. Seperti proyek Pasar Badung, Gedung Balai Budaya dan pengembangan fasilitas Gedung DPRD Denpasar. Dari pantaukan kemarin, semua proyek ini masih berjalan dengan baik. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Tanggap Bencana

Pemkot Siapkan Akses Data Pengungsi

Denpasar (Bali Post) Pemkot Denpasar melakukan langkah bersama masyarakat dalam tanggap bencana KRB Gungung Agung. Melalui aplikasi Pengaduan Rakyat Online (Pro) Denpasar Plus Kota Denpasar tidak saja menjadi sarana pengaduan dan pusat berbagai data di Kota Denpasar, namun juga dapat mengakses data-data warga KRB Gunung Agung yang bertempat tinggal sementara di Kota Denpasar. Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar Dewa Made Agung, mengatakan hal itu Senin (2/10) kemarin. Menurut Dewa Made Agung, jumlah pengungsi warga KRB Gunung Agung di Kota Denpasar sampai saat ini mencapai 13.868 jiwa. Rinciannya, anak-anak 1.559 orang, lansia 2.264 orang, balita 706 orang, dewasa/remaja 9.160 orang, ibu hamil 12 orang dan difabel tiga orang. Di samping mencantumkan data jumlah pengungsi warga KRB, juga dapat dilihat jumlah posko yang ada di Denpasar yang mencapai 164 posko yang tersebar di seluruh Kota Denpasar. Di antaranya, Posko Gurita Sesetan, Denpasar Selatan, Posko Terpadu I Sanur Kauh Jalan Danau Tempe Nomor 1, Posko Mandiri Kesiman Kertalangu, Posko Dusun Tegal Buah dan Posko Gang Lumut, Posko Mandiri Ubung Jalan Gatsu 2, Yayasan

Padangsambian Klod. Dewa Made Agung mengatakan pihaknya juga menyiapkan akses data melalui aplikasi meliputi jumlah anak sekolah TK, SD, SMP dan SMA/SMK. Rinciannya, Taman KanakKanak (TK) dengan jumlah 103 orang, SD 1.112 orang, SMP 465 orang dan SMA/SMK 365 orang. Dijelaskan, data-data ini terus di-update setiap saat merujuk data dari desa/kelurahan, baik menyangkut pengungsi warga KRB yang berada di posko-posko maupun secara mandiri yang menetap di rumah kerabatnya. “Secara mendetail kami juga telah menyiapkan data-data terkait warga KRB Gunung Agung melalui Aplikasi Pro Denpasar yang dapat diakses melalui handphone,” katanya seraya mengharapkan, akses data ini dapat membantu dan memudahkan warga dan seluruh elemen masyarakat dalam tanggap bencana. Sementara itu, Kadis Sosial Kota Denpasar I Made Mertajaya mengungkapkan, distribusi sumbangan kepada warga pengungsi dilakukan melalui masing-masing desa/kelurahan. Hal ini untuk menghindari adanya penyaluran yang tidak tepat sasaran. “Bila sudah melalui aparat desa/kelurahan, maka datanya sudah jelas. Pasalnya, mereka yang harus mencatat warga yang mengungsi di masing-masing wilayah,” jelasnya. (kmb12)

Terapkan Inovasi Desa/Kelurahan

Wali Kota Rai Mantra Terima Upakarya Wanua Nugraha

DESA dan kelurahan menjadi ujung tombak pemerintahan terbawah. Hal ini menjadi fokus koordinasi antardinas dan adat oleh Pemkot Denpasar dalam mempercepat berbagi program pembangunan di lingkungan masyarakat. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara bersama seluruh jajaran dan didukung DPRD Denpasar menjadikan desa/kelurahan dalam penyatuan program yang saat ini telah masuk dalam pendekatan teknologi informasi data. E-Sewaka Dharma men jadi pendekatan teknologi informasi dalam meng-update berbagai data administrasi kependudukan dari desa/kelurahan, kecamatan hingga kota. Dari langkah dan dorongan penerapan berbagai inovasi desa/kelurahan itu mendapat apresiasi Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo yang menganugerahkan Upakarya Wanua Nugraha kepada Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Melalui penghargaan ini, Mendagri menilai Wali Kota Denpasar telah berprestasi melakukan pembinaan kepada desa/kelurahan. Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha diserahkan Dirjen Bina Pemerintahan

PENGHARGAAN - Dirjen Bina Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri Dr. Nata Irawan menyerahkan penghargaan Upakarya Wanua Nugraha kepada Kepala Dinas PMD Denpasar I.B. Alit Wiradana mewakili Wali Kota Denpasar di Jakarta, Senin (2/10) kemarin. Kementerian Dalam Negeri Dr. Nata Irawan yang diterima Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD) I.B. Alit Wiradana di Jakarta, Senin (2/10) kemarin. I.B. Alit Wiradana mengatakan, penghargaan ini tidak terlepas dari sinergitas program dan peningkatan kinerja dari desa/kelurahan hingga kecamatan serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Pemkot Denpasar. Seperti dalam penilaian lomba desa/ kelurahan, setiap tahunnya Wali Kota Rai Mantra selalu menekankan tidak hanya sekadar lomba dan hanya untuk mencari juara semata. Namun diharapkan memunculkan semangat inovasi dan kreativitas aparat desa dalam memberikan pelayanan serta mempermudah pelayanan berbasis online atau memanfaatkan media internet

dan website. Sehingga dapat berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan memegang teguh spirit “Sewaka Dharma” di dalam melayani. Ini telah menjadi kewajiban dan tanggung jawab, pelayanan dengan sepenuh hati tapi juga harus hati-hati dan teliti. Alit Wiradana menambahkan, Denpasar memiliki 43 desa/kelurahan dengan empat kecamatan. Desa dan kelurahan merupakan sumber data dan informasi dasar yang berkaitan dengan penduduk dan potensi desa/kelurahan tersebut. Segala sesuatu yang berurusan dengan surat-menyurat dan administrasi desa serta penduduk bersumber dari kelurahan dan kantor desa. Pemerintah Kota Denpasar sudah mulai menerapkan Sistem Informasi Terintegrasi untuk menunjang pelayanan yang lebih baik dan menjadikan Denpasar sebagai kota yang cerdas (Smart City), sehingga satu per satu sistem yang sudah ada dan akan dibangun di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar akan diintegrasikan dengan Pusat Data Denpasar. Mengingat data Desa dan Kelurahan merupakan data yang erat kaitannya dengan data kependudukan

dasar serta administrasi desa yang sangat penting artinya bagi Pemerintah Kota Denpasar, sehingga diperlukan adanya integrasi secara realtime antara data desa dan kelurahan dengan Pusat Data Denpasar. ‘’Apa yang telah menjadi inovasi dari Wali Kota Rai Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara mendapat apresiasi dari pemerintah pusat serta mejadi cambuk semangat dan motivasi bagi seluruh jajaran di Pemkot Denpasar,” ujarnya. Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo dalam sambutannya yang dibacakan Dirjen Bina Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri Dr. Nata Irawan mengatakan, pertemuan kali ini juga sekligus mengevaluasi berbagai perkembangan inovasi pemerintahan desa/kelurahan. Sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa pasal 4 huruf D, lewat pengaturan desa mendorong gerakan dan partisipasi masyarakatnya untuk pengembangan potensi dan aset desa untuk kesejahteraan bersama. Ditekankan, pemerintah desa/kelurahan harus mampu mengembangkan inovasi di desanya serta bergotong royong untuk mampu bersaing di segala bidang. (ad105)


Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

BADUNG

3

Kasus SK Mutasi Palsu ”Saru Gremeng”, Dewan Minta Kejelasan Mangupura (Bali Post) –

Kasus surat keputusan (SK) mutasi palsu di Kabupaten Badung hingga kini masih saru gremeng alias belum ada kejelasan dari pemerintah setempat. Para pelaku pemalsuan yang sebelumnya diduga oknum pegawai negeri atau Aparatur Sipil Negara (ASN) juga belum terungkap sampai saat ini.

Bali Post/eka

MENYIANGI - Seorang warga menyiangi lahan pertaniannya yang dikelilingi bangunan di Kerobokan, Badung, Senin (2/10) kemarin. Pemerintah meluncurkan sejumlah program pertanian sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan para petani, menjaga ketahanan pangan dan menekan terjadinya alih fungsi lahan.

Desa Sibangkaja Berdayakan Pengungsi Gunung Agung Mangupura (Bali Post) – Ratusan pengungsi status awas Gunung Agung yang mengungsi di Desa Sibangkaja akan diberdayakan. Mereka akan disalurkan sesuai dengan profesi keseharian mereka, seperti tukang bangunan dan perajin, sehingga mereka memiliki aktivitas di tempat pengungsian. Berdasarkan data dari Kantor Perbekel Desa Sibangkaja, jumlah warga Karangasem yang mengungsi di Desa Sibangkaja sebanyak 172 orang. Mereka tersebar di Banjar Piakan 38 orang, Banjar Sintrig 45 orang, Banjar Saren 23 orang, Banjar Lambing 29 orang, Banjar Tengah sebelas orang dan di Banjar Lateng sebanyak 26 orang. “ Minggu (1/10) kami sudah mengumpulkan para pengungsi untuk menyosialisasikan hal tersebut. Misalnya yang bisa bekerja sebagai buruh bangunan akan kami carikan kelompoknya dan yang mau buat kerajinan kami fasilitasi,” ujar Perbekel Sibangkaja Ni Nyoman Rai Sudani, Senin (2/10) kemarin. Sayangnya, kata Rai Sudani, warga yang mengungsi di desanya hingga kini belum mau dibuatkan posko khusus. Mereka lebih memilih tinggal bersama sanak saudara mereka. Namun pihak desa terus menyalurkan bantuan logistik ke masing-masing pengungsi. “Sudah terus kami salurkan ke masing-masing rumah yang ada pengungsian bersama petugas desa,” katanya. Selain bantuan logistik, Rai Sudani juga mengaku mengerahkan tim ambulans desa untuk menangani pengungsi yang sakit maupun yang memerlukan perawatan medis. “Untuk anak pengungsi yang masih berstatus pelajar juga sudah disekolahkan di sekolah terdekat,” katanya. Menurut Rai Sudani, jumlah pengungsi pelajar yang ada di Sibangkaja yakni siswa SD tercatat depan orang, SMP enam orang dan SMA/SMK sebanyak enam orang. “Sudah dikoordinasikan (siswa pengungsi – red) dengan sekolah terdekat,” katanya seraya menyebutkan, ada 15 orang pengungsi yang sudah kembali ke rumahnya karena tempat tinggalnya tidak masuk dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB). (kmb27)

Kondisi ini tak pelak menjadi sorotan para wakil rakyat di DPRD Badung. Legislator Badung meminta kejelasan atas permasalahan yang melibatkan 10 ASN di Gumi Keris tersebut. “Hingga saat ini kami belum mendapat kejelasan mengenai kasus itu. Kami minta kejelasan dari pemerintah, dalam hal ini Inspektorat yang sudah menangani kasus tersebut,” ujar Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Badung I Nyoman Sentana, Senin (2/10) kemarin. Menurut Sentana, kasus pemalsuan SK mutasi adalah masalah serius karena termasuk pelanggaran administrasi negara. Terlebih ada dugaan pemalsuan kop surat, tanda tangan pejabat dan stempel. “Itu kan pelanggaran berat. Oleh karena itu, kejelasannya seperti apa, duduk permasalahannya seperti apa dan sejauh mana sudah ditelusuri permasalahan itu, kami perlu tahu,” tegasnya. Politisi Partai Gerindra ini meminta Inspektorat tidak perlu ewuh pakewuh dalam mengungkap kasus tersebut. Apalagi kasus tersebut masuk dalam pelanggaran pidana dan sedang diusut pihak kepolisian. “Saya berharap kasus ini menemukan titik terang,” ujarnya.

Jika kasus SK mutasi palsu ini berlarut-larut dan Inspektorat tidak mampu mengungkap, kata Sentana pihak dewan akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk melakukan penelusuran. “Kalau Inspektorat tidak bisa menjelaskan permasalahannya secara utuh, dewan akan membentuk pansus. Ini bukan kasus sepele,” tegasnya. Seperti diketahui, penyelidikan SK mutasi palsu di lingkungan Pemkab jalan terus. Polres Badung terus bergerak mendalami kasus yang diduga melibatkan sejumlah oknum PNS di Pemkab Badung tersebut. Sampai saat ini sudah lima orang yang dimintai keterangan oleh penyidik Reskrim Polres Badung. Sementara itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung kembali memanggil sepuluh PNS penerima SK bodong tersebut. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta juga meminta keterangan langsung dari sepuluh PNS penerima SK Bodong dan BKPSDM untuk kedua kalinya mengorek keterangan. Dari pemanggilan yang dilakukan pekan lalu, kabarnya tidak banyak diperoleh informasi. (kmb27)

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Badung PERINGATAN Hari Kesatuan Pancasila di Kabupaten Badung dilaksanakan di Lapangan Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala, Senin (2/10). Selaku Inspektur Upacara Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa dan diikuti peserta dari siswa-siswi SMP dan SMA, karyawan-karyawati Pemkab Badung dan dari TNI/Polri, serta dihadiri Forum Komunikasi Daerah, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata beserta anggota dan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Badung. Dalam pelaksanaan peringatan tersebut, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata membacakan Ikrar Kebangsaan yang isinya, “Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara menyadari sepenuhnya bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, pada kenyataannya telah banyak

terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Rebuplik Indonesia. Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangan waspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai ideologi Negara. Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai–nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

Usai upacara, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini merupakan suatu penghargaan kepada para pahlawan yang telah gugur yang berjuang sekuat tenaga mempertahankan Pancasila sebagai dasar/ideologi Negara Republik Indonesia. Di samping itu, momen Hari Kesaktian Pancasila ini sebagai satu informasi sosialisasi kepada generasi muda/generasi yang akan datang, bahwa pernah ada sejarah yang tidak harus terulang lagi. “Oleh karena itu, kita perlu terus waspada dan siaga dalam rangka mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara ini. Langkahlangkah yang kita lakukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini, bahwa selalu berlandaskan Pancasila dari kelima sila yang ada pada Pancasila yang merupakan tugas generasi muda untuk

PERINGATAN - Sekkab Badung Adi Arnawa saat memimpin apel peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Badung di Lapangan Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala, Senin (2/10) kemarin. menterjemahkan/mengimplementasikan dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Karena bagaimanapun juga, dasar negara tidak hanya diucapkan

saja, tetapi yang paling penting adalah diimplementasikan dalam karya-karya nyata pada kehidupan sehari-hari,” katanya. (ad101)

Santunan Penunggu Pasien di Badung Mulai Diterapkan

KETERANGAN PERS - Kabag Humas Setda Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta didampingi Kasubag Komunikasi dan Pelayanan Pers I.B. Wisnawa Kesuma dan Kasi Perlindungan Sosial Dinas Sosial Badung I Wayan Dirgayusa memberikan keterangan pers di Puspem Badung, Senin (2/10) kemarin. GUNA menjamin kesejahteraan masyarakat di Gumi Keris, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menggulirkan program santunan penunggu pasien. Hal ini berdasarkan pertimbangan pemerintah, saat salah satu ang-

gota keluarganya sakit, maka anggota keluarga lainnya akan terdampak. Santunan penunggu pasien tersebut tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Badung Nomor 45 Tahun 2017 yang

mulai berlaku per 18 Agustus lalu. “Dalam beberapa kesempatan, Bapak Bupati sudah menyampaikan santunan penunggu pasien ini diharapkan meringankan beban masyarakat Badung yang sakit,” ungkap Kabag Humas Setda Kabupaten Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta didampingi Kasubag Komunikasi dan Pelayanan Pers I.B. Wisnawa Kesuma dan Kasi Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Badung I Wayan Dirgayusa, Senin (2/10) kemarin. Thomas Yuniarta menjelaskan, bantuan sosial (bansos) kepada penunggu pasien diberikan dalam bentuk uang kepada penunggu pasien, namun sifatnya tidak terus-menerus dan selektif. “Penunggu yang dimaksud adalah pihak keluarga dan lainnya yang menunggu rawat inap pasien. Ia adalah warga Badung yang ditunjuk oleh pasien yang dirawat di kamar kelas 3 di pusat pelayanan kesehatan masyarakat, dalam

hal ini Puskesmas, RSUD Mangusda, RSUP Sanglah, termasuk rumah sakit rujukan. Jadi, diutamakan suami pasien, istrinya, anak, orangtua atau bisa juga pihak lain yang dikuasakan,” terangnya. Mengenai jumlah bansos, kata dia besarannya paling banyak Rp 5 juta dan hanya diberikan sekali selama setahun. Rinciannya, berupa uang makan Rp 50 ribu per hari, uang transport Rp 50 ribu per hari dan uang saku Rp 100 ribu per hari. Besaran tersebut, kata dia berdasarkan Perbup Badung Nomor 64 Tahun 2011 tentang Pedoman pemberian bansos. “Jadi, jumlah per harinya Rp 200 ribu,” jelasnya. Mantan Camat Abiansemal tersebut melanjutkan, berkas permohonan diajukan kepada Bupati Badung. Ada pun yang perlu dilampirkan adalah e-KTP, Kartu Keluarga (KK) Badung, Kartu Badung Sehat (KBS) dan Surat Keterangan Rawat Inap. Jika penunggu tidak masuk

dalam KK pasien, maka dilampirkan surat kuasa yang ditanda tangani pasien. “Sedangkan jika penunggu masih di bawah umur dan belum memiliki KTP, bisa digantikan dengan surat keterangan domisili dari perbekel setempat,” paparnya. Setelah diajukan, berkas tersebut akan diverifikasi Bupati dan pejabat ditunjuk dalam hal ini Dinas Sosial. “Jangka waktu pengajuannya adalah maksimal 30 hari setelah keluar dari rumah sakit,” imbuh Wayan Dirgayusa. Hingga kemarin, kata Dirgayusa, sudah ada delapan orang yang mengajukan bansos tersebut. Sementara anggaran yang disiapkan dalam APBD Perubahan Tahun 2017 mencapai Rp 8 miliar. “Sudah delapan orang yang mengajukan ke kami dan dalam proses verifikasi. Sementara anggaran total yang disiapkan di APBD Perubahan Tahun 2017 sebesar Rp 8 miliar,” tandasnya. (ad103)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L

Pelibatan Masyarakat Dalam Pembangunan KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Ditjen Cipta Karya melalui Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan I Nyoman Sutresna, S.T. saat pertemuan pembahasan rencana tata bangunan dan lingkungan di Kabupaten Gianyar menyampaikan pentingnya pelibatan masyarakat dalam pembangunan. Dilatarbelakangi pesatnya aktivitas pembangunan yang bertumpu pada aspek ekonomi, sebagai konsekuensi perkembangan pola pikir masyarakat menuju peningkatan taraf hidup, alhasil pembangunan kerap mengubah wajah kota yang secara bertahap dan mulai kehilangan jati dirinya. Di Pulau Bali pada lokasi-lokasi tertentu, khususnya daerah pariwisata, kita akan menemukan kawasan yang arsitekturnya bergaya provinsi lain, bahkan negara lain. Walaupun sang arsitek telah memodifikasi dengan batu alam atau ukiran sebagai ornamen hias, arsitektur Bali bukanlah ‘’tempelan’’. Untuk itu, pembangunan saat ini perlu kita perhatikan, mengingat kontrol jalannya pembangunan yang terbesar tentunya berada di tangan masyarakat. Jangan sampai pesatnya pembangunan dan kontrol yang lemah menjadikan Bali kehilangan ‘’wajahnya’’. Sutresna menyatakan pemerintah sudah berupaya mendukung pelibatan masyarakat melalui pelestarian kearifan lokal dengan UU No. 26 Tahun 2007 dan UU No. 28 Tahun 2002 tentang bangunan gedung, mengenai perlunya perlindungan terhadap bangunan yang memiliki nilai sejarah dengan mempertimbangkan nilai sosial budaya setempat. Sebenarnya masih

I Nyoman Sutresna, S.T. banyak peraturan lain yang diterbitkan guna melestarikan aspek lokalitas dalam hal ini sebagai upaya pelibatan masyarakat di dalamnya. Menurutnya, salah satu bentuk pelibatan masyarakat dalam pembangunan dimulai dari tahap perencanaan, dengan melibatkan perwakilan atau tokoh-tokoh yang mumpuni dalam bidang ini, setidaknya dapat mewakili partisipasi kelompoknya. Walaupun banyak penelitian mengatakan bahwa persepsi satu orang terkait lingkungan akan berbeda dengan orang lainnya, ini tergantung latar belakang pendidikan dan budaya. Untuk itu, hendaknyalah pihak perencana secara cermat mengidentifikasi batas kriteria informan dari masyarakat yang dilibatkan. Selanjutnya mengapa membutuhkan pelibatan masyarakat dalam pembangunan? Di samping

Dies Natalis II IIK Medika Persada Bali Prodi Farmasi akan Ajukan Akreditasi

P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

tujuan pembangunan adalah untuk masyarakat, karena masyarakatlah yang paling memahami identitas, karakter lingkungan atau wilayahnya. Sutresna menjelaskan, banyak hasil temuan studi menggambarkan bahwa terdapat hubungan yang jelas antara lingkungan dan masyarakat. Manusia cenderung mempelajari lingkungan melalui peta yang disebut peta mental. Peta ini bukan peta kartnografi yang akurat melainkan berhubungan kumpulan pengetahuan bahkan pengalaman seseorang yang bersifat subjektif. Dikatakannya, untuk menggali karakter atau identitas lokal suatu wilayah, perencanaan kota pada negara lain sudah banyak melibatkan masyarakat. Melalui keterlibatan masyarakat diharapkan mampu menganalisis perilaku lingkungan, sehingga perencana dapat mengetahui struktur wilayah/ lingkungan/kota. Karena struktur wilayah/lingkungan/kota menentukan identitas atau karakter kota itu sendiri. Di dalamnya dipengaruhi oleh sosial, ekonomi, budaya, kelembagaan, adat-istiadat dan politik. ‘’Bentuk pelibatan masyarakat secara jelas juga diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 06/PRT/M/2007 tentang pedoman umum rencana tata bangunan dan lingkungan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui program-programnya berupaya menumbuhkembangkan pelibatan masyarakat dalam setiap penataan yang dilakukan melalui program revitalisasi, pelestarian kawasan pusaka, penyusunan rencana tata bangunan dan lingkungan dan masih banyak lainnya,’’ tutur Sutresna. (ad018)

POTONG TUMPENG - Pemotongan tumpeng oleh Rektor IIK Medali Prof. Dr. dr. I Made Bakta (kiri) diberikan kepada Ketua Yayasan Dr. Drs. I Nyoman Astina. INSTITUT Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali (Medali) merayakan Dies Natalis II di Kampus IIK Medali, Jalan Letda Tantular Barat, Renon, Denpasar, Senin (2/10) kemarin. Pada Dies Natalis II dilaksanakan rapat senat dan sidang terbuka, diisi pemotongan tumpeng dan orasi ilmiah tentang aspekaspek manajemen perguruan tinggi. Penyerahan piala dan hadiah lomba LKTI, poster, foto, kuis cerdas cermat dan karaoke juga menjadi rangkaian acara Dies Natalis II. Rektor IIK Medali Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.-KHOM. mengatakan, sebelum puncak perayaan Dies Natalis dilakukan kegiatan selama sebulan, seperti lomba karya ilmiah, pengabdian kepada masyarakat dan penelitian. Dies Natalis merupakan perayaan internal sebagai introspeksi yang telah dilakukan selama setahun. Ini menjadi bahan evaluasi untuk mer-

encanakan apa yang dilaksanakan tahun depan. ‘’Medali merupakan perguruan tinggi yang masih muda. Masih banyak kendala yang dihadapi, seperti jumlah mahasiswa yang harus ditingkatkan,’’ ujarnya. Meskipun jumlah mahasiswa belum sesuai target, proses perkuliahan sudah sangat mantap. Saat ini rasio dosen dengan mahasiswa di IIK Medali jauh dari cukup. Karena itu, jumlah mahasiswa akan ditingkatkan sehingga proses belajar-mengajar dapat berlangsung dengan baik. ‘’Rasio dosen jauh daripada jumlah mahasiswa. Dosen lebih banyak dibandingkan mahasiwa karena setiap prodi sudah memiliki dosen minimal,’’ jelasnya. Prodi Farmasi saja memiliki 20 dosen, sedangkan prodi lain mempunyai 6-8 dosen. Sementara student body IIK Medali saat ini 600 orang. Tahun depan pihaknya menargetkan 500 mahasiswa se-

hingga di tahun ketiga IIK Medali memiliki 1.000 mahasiswa. Oktober ini, Prodi Farmasi IIK Medali memasuki proses akreditasi sehingga standar Dikti bisa dilaksanakan semaksimal mungkin. Diharapkan akhir tahun akreditasi sudah bisa diperoleh. Delapan prodi lainnya akan melakukan proses akreditasi secara berurutan. ‘’Prodi Farmasi paling siap maju mengikuti akreditasi. Prodi lainnya sedang kami siapkan. Akreditasi membutuhkan waktu dan tenaga sehingga tidak mungkin dilakukan bersamaan,’’ tandas Made Bakta. Di usia kedua ini, selain meningkatkan kualitas proses pembelajaran, pihaknya juga menargetkan dapat mencapai standar Dikti yang ditetapkan dan mencapai akreditasi. Akreditasi yang ditargetkan semua prodi minimal B dan institusi minimal B. IIK Medali memiliki program studi langka yang belum dimiliki perguruan tinggi lainnya, yaitu Prodi Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Prodi S-1 Teknologi Laboratorium dan Prodi D-4 Elektromedik yang sangat dibutuhkan di RS. ‘Prodi itu hanya ada di IIK Medali. Prodi ini sangat dibutuhkan masyarakat. Karena baru, jadi belum dikenal masyarakat,’’ tandasnya. Ketua Yayasan Anugrah Usada Bali Indonesia Dr. Drs. I Nyoman Astina, M.Pd., CHA., Cht. menambahkan, student body IIK pada tahun pertama 222 orang, tahun kedua 300 dan sekarang lebih dari 500 orang. Pihaknya terkendala tempat perkuliahan (kampus) yang masih mengontrak sehingga tidak dapat menampung mahasiswa lebih banyak lagi. Yayasan akan merealisasikan tempat perkuliahan di Jalan Seroja, pinggir Sungai Ayung. Di lahan 1,5 hektar itu diprediksi mampu menampung 1.000 mahasiswa nantinya. (ad098)

Pakai Ayam Kampung Ukuran 2 Kilogram

Kunci Kenikmatan Betutu Ibu Rai

KUNCI kenikmatan Betutu Ibu Rai asal Ubud, Gianyar ini ternyata terletak pada jenis ayam yang digunakan. Ibu Rai memakai ayam kampung ukuran 1,5 sampai 2 kilogram. Dengan ukuran itu, daging akan lebih enak karena bumbu lebih mudah menyerap. Ia menggunakan ayam kampung lantaran lebih enak dan lebih tahan lama. Betutunya bisa bertahan dua minggu. Bahkan, jika disimpan dalam freezer bisa bertahan hingga empat minggu. ‘’Kalau pakai ayam broiler tidak tahan lama, jadinya berbau,’’ ujar dr. Tjok. Istri Agung Pemayun, M.Kes., menantu Ibu Rai, yang juga ikut mengelola rumah makan yang terletak di Jalan Tukad

Citarum, Senin (2/10) kemarin. Dari sisi bumbu sama, namun takarannya berbeda. Selain itu, Betutu Ibu Rai juga dimasak selama delapan jam. Cara memasak ini merupakan perpaduan tradisional dan modern. ‘’Awalnya ibu masak dengan upih. Ibu dikasi tahu belajar pakai oven sama teman, akhirnya pakai oven. Ternyata lebih higienis, cuma lama,’’ ungkapnya. Ayam yang telah dibersihkan dibaluri tepung dan daun salam. Ayam dimasukkan dalam panci dan dimasukkan ke oven selama empat jam kemudian dibalik dan dioven kembali selama empat jam. Bisnis yang dimulai dari garasi mobil ini merupakan bisnis mer-

tuanya yang berawal dari Ubud. Penjualannya kini mencapai 30-50 porsi per hari. Pada event tertentu, orderan nasi betutu bisa mencapai 300 boks. Saat hari raya agama Hindu, orderan betutu utuh juga kerap diterima. Jumlahnya bisa 1520 betutu. Ibu Rai juga menerima pesanan lunch box, harganya Rp 22.500-Rp 28.000, sedangkan lunch box spesial Rp 35.000-Rp 45.000. ‘’Biasanya saat rahinan banyak orderan,’’ tandas Tjok. Istri Agung Pemayun. Saat ini betutu tetap menjadi menu utama. Namun, ke depan ia akan mengembangkan kuliner Bali lainnya seperti tipat kuah, rujak dan lain-lain. (bns1)

PENGUNJUNG – Dokter Tjok. Istri Agung Pemayun, M.Kes., bersama sejumlah pengunjung Betutu Ibu Rai.

Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

’’Kick Off’’ Nontunai 100 Persen di Jalan Tol Bali Mandara

BRIZZI Berikan Kemudahan ’’Top Up’’ Saldo di Bank Mana pun

KEMUDAHAN – Bertransaksi menggunakan BRIZZI memberikan kemudahan kepada masyarakat karena lebih efektif dan efisien. MINGGU (1/10) merupakan kick off 100 persen transaksi nontunai di Jalan Tol Bali Mandara. Bank BRI sebagai bank penerbit uang elektronik (Unik) sangat mendukung Gerakan Nasional NonTunai (GNNT) dari pemerintah. Hal itu terbukti dengan digencarkannya sosialisasi penggunaan nontunai di tol. Selain itu, BRI dengan BRIZZInya memberikan kemudahan berupa isi ulang (top up) saldo BRIZZI di bank mana pun. Wakil Pemimpin BRI Bidang Bisnis Yoyok Mulawarman menjelaskan, BRIZZI dapat diisi ulang melalui EDC BRI termasuk di outlet Coco Mart, ATM BRI, mobile banking BRI dan internet banking BRI. Salah satu keunggulan BRIZZI yang tidak dimiliki produk sejenis adalah dapat diisi ulang dengan cara transfer melalui rekening bank lain. ‘’BRIZZI memiliki kelebihan top up melalui e-chanel bank-bank lain. Orang tidak perlu

jadi nasabah BRI untuk dapat menggunakan kartu BRIZZI,’’ ujarnya. Keuntungan lainnya, dengan menggunakan BRIZZI, masyarakat tidak perlu uang tunai untuk melakukan transaksi keuangan. Jadi, dapat menghindari antrean saat pembayaran tol dan tidak perlu direpotkan lagi dengan uang kecil (recehan). ‘’Karena dengan bertransaksi menggunakan BRIZZI, masyarakat cukup menggunakan kartu sebagai alat pembayaran yang tentunya lebih efektif dan efisien,’’ katanya. Selanjutnya dengan bertransaksi menggunakan BRIZZI, masyarakat turut berpartisipasi dalam menurunkan peredaran uang palsu karena saldo kartu BRIZZI tidak dapat dipalsukan. Sampai September 2017, total penjualan BRIZZI di gerbang tol telah mencapai 19.441 kartu dari total user BRIZZI se-Pulau Bali sebesar 314.075 kartu. Total transaksi

BRIZZI di tol tahun 2017 mencapai 129.689 dari total transaksi BRIZZI se-Pulau Bali sebesar 740.362. Data ini menunjukkan penggunaan nontunai masyarakat Bali dari tahun ke tahun meningkat, namun masih menjadi tantangan karena masih banyak juga masyarakat yang belum familiar dengan cashless. BRI pun telah menyiapkan diri dengan kick off 100 persen nontunai di Jalan Tol Bali Mandara dan minta penambahan dua EDC di gerbang tol. Pembukaan pembayaran tol ini ke depannya akan memberikan kemudahan yang lebih banyak kepada nasabah BRI. Bank BRI sangat yakin mampu menjawab tantangan pembayaran tol melalui uang elektronik. Terlebih menjawab tantangan pembangunan infrastruktur yang semakin pesat, seiring dengan bukti konkret Bank BRI dalam menyukseskan GNNT yang dicanangkan oleh pemerintah. Ia berharap 100 persen penggunaan nontunai di tol dapat dilanjutkan pada transaksi lainnya di luar tol. Selain di tol, guna mendukung GNNT, sebelumnya BRI juga telah bekerja sama dengan Blue Bird dan Pertamina dalam pengisian Pertalite. Setiap pengisian Pertalite Pertamina dengan menggunakan BRIZZI, sopir Blue Bird mendapatkan aneka keuntungan. ‘’Kesadaran menggunakan uang elektronik akan muncul setelah melakukan atau menggunakan untuk pertama kalinya, sehingga kami lebih sering mengedukasi dengan pembuktianpembuktian,’’ tandas Yoyok Mulawarman. (ad095)

Unwar Peduli Pengungsi dan Ternak

TERJUN – Tim Unwar terjun ke lapangan membantu pengungsi dalam bentuk sembako, pelayanan kesehatan dan tanggap darurat terhadap ternak. PENINGKATAN status Gunung Agung menggugah solidaritas dari berbagai pihak, termasuk Civitas Akademika Universitas Warmadewa (Unwar). Tim dari Unwar sudah terjun ke lapangan untuk membantu pengungsi, mulai dari bantuan berupa sembako, pelayanan kesehatan hingga tanggap darurat terhadap ternak warga yang menjadi topik hangat saat ini. Wakil Rektor I Unwar Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. memaparkan, hal yang menjadi perhatian pihaknya adalah kondisi kesehatan pengungsi. ‘’Kami memiliki Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan yang siap memberikan pelayanan kesehatan kepada pengungsi. Bahkan, alumni Unwar telah melakukan dua kali pelayanan kesehatan kepada pengungsi bekerja sama dengan berbagai lembaga kesehatan lainnya,’’ tuturnya. Pelayanan kesehatan akan dilakukan secara kontinyu selama dibutuhkan oleh pengungsi. Begitu pula bantuan berupa sembako akan terus disalurkan, namun

pendistribusiannya disesuaikan kebutuhan pengungsi agar tidak membeludak di lokasi pengungsian. Selain itu, pihaknya memberikan bantuan berupa bambu dan terpal untuk membangun posko. Unwar juga membantu pengungsi yang selama ini resah memikirkan ternaknya yang akibat bencana harga ternak turun jauh di bawah harga pasar. ‘’Karangasem termasuk daerah yang populasi sapinya cukup besar, sehingga kami dari Unwar melalui Fakultas Pertanian berupaya membantu pengungsi yang memiliki ternak dengan memberikan teknologi untuk memudahkan peternak sapi memberikan pakan ternaknya. Kami memberikan pelatihan kepada peternak untuk mengolah jerami padi menjadi pakan ternak,’’ paparnya. Unwar bekerja sama dengan Dinas Peternakan membantu pengungsi dalam menyediakan pakan ternak. ‘’Dinas bersama pengungsi menyediakan jerami sebagai pakan ternak, sedangkan Unwar mengadakan pelatihan dengan memberi-

kan treatmen berupa fermentor mikrobia sehingga kualitas jerami meningkat. Teknologi ini sangat bagus untuk membantu peternak menyediakan pakan, sehingga bobot sapi tidak turun dan peternak tidak menjualnya dengan harga rendah,’’ tukas Nyoman Kaca. Pelatihan teknologi mengolah jerami menjadi pakan dilaksanakan Sabtu (30/9) lalu di Desa Les, Kabupaten Buleleng. Di desa ini ada ribuan ternak dari Karangasem yang dimigrasikan oleh pengungsi. ‘’Kami juga menyumbangkan bahan fermentor kepada petani ternak. Dengan demikian bisa digunakan dan berguna di kemudian hari karena teknologi yang kami berikan sangat mudah dilakukan,’’ tandasnya. Terkait bantuan dalam bidang kesehatan, Dekan FK dan Ilmu Kesehatan Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, Sp.FK. mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali. ‘’Kami dari institusi pendidikan kesehatan telah diinstruksikan khusus di tujuh pos besar. Kami dicadangkan untuk memberikan tenaga pelayanan medis di RS Karangasem dan RS Klungkung,’’ terangnya. Pihaknya telah menyiapkan tenaga dan mengirimkan nama-nama dokter di lingkungan FK dan Ilmu Kesehatan Unwar beserta nomor teleponnya sehingga dapat dengan mudah dihubungi pihak Diskes untuk segera melakukan pelayanan kesehatan. ‘’Kami juga akan membentuk tim khusus untuk memberikan pelayanan kesehatan di pos-pos kecil berisi satu sampai dua dokter, tenaga medis dan tenaga pencatat dan memberikan obat, koordinasi dengan pos kesehatan di tempat pengungsi dan Diskes Bali,’’ papar Murdhana. (ad096)

Mahasisya Upanayana Unhi

Ditutup Tirtayatra di Pura Uluwatu

SETELAH menjalani berbagai kegiatan sebagai mahasiswa baru yang dikemas dalam Mahasisya Upanayana 2017 di Kampus Universitas Hindu Indonesia (Unhi), Senin (2/10) kemarin dilanjutkan dengan tirtayatra di Pura Uluwatu. Seluruh mahasiswa yang berjumlah sekitar 700 orang turut berpartisipasi. Kegiatan kali ini diisi persembahyangan dan dharma wacana dari Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Unhi. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, pihak kampus juga menyerahkan dana punia serta sarana persembahyangan yang diterima oleh pemangku setempat. Ditemui di sela kegiatan, Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. mengatakan, dipilihnya Pura Uluwatu untuk melakukan tirtayatra selain untuk persembahyangan juga guna memperkenalkan Purapura yang termasuk Sad Kahyangan kepada mahasiawa baru. Mengingat pola ilmiah pokok di Unhi adalah agama dan kebudayaan, pihaknya berharap mahasiswa baru nantinya mengenal minimal pura yang ada di Bali. Mulai dari Pura Uluwatu, mereka diharapkan mengenal pura lain seperti Lempuyang, Andakasa dan Batur. ‘’Minimal pura besar, Sad Kahyangan, dikenal oleh mahasiswa baru dimulai dari Pura Uluwatu,’’ ucapnya. Ditambahkannya, tirtayatra ini dalam rangka penutupan mahasisya upanayana dan kegiatan KKN serta pembukaan Utsawa Bali Sani yang dilaksanakan di kawasan Pulau

DANA PUNIA - Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. (kanan) menyerahkan dana punia dan sarana persembahyangan kepada pemangku Pura Uluwatu. Peninsula, Nusa Dua, Badung. Menurutnya, mahasisya upanayana dilaksanakan sebagai rangkaian rekrutmen mahasiswa baru. Mahasiswa baru harus diproses karena ada perubahan-perubahan yang terjadi. Pertama, dari SMA/SMK ke universitas tentu saja banyak perubahan terjadi. Misalnya dalam sistem pendidikan, Unhi menggunakan sistem SKS, sistem online dan sistem pembelajaran sesuai standar-standar yang dimiliki. Selanjutnya, Unhi memiliki 33 standar untuk melaksanakan proses pembelajaran, penelitian dan pengabdian. ‘’Itulah kesiapan yang mesti dilakukan mahasiswa baru dan harus ada ritual yang dilaksanakan,’’ ujar Ida Bagus Dharmika. Ketua Panitia Mahasisya Upanayana 2017 I Ketut Mona Arsika menyampaikan, kegiatan yang

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

merupakan rangkaian mahasisya upanayana ini diawali persembahyangan di kampus. Pada tirtayatra juga dilakukan penyerahan mahasiswa dari rektor kepada dekan serta penutupan mahasisya upanayana. Unhi memiliki enam fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi (Prodi Manajemen dan Akuntansi), Fakultas Teknik (Prodi Teknik Sipil serta Perencanaan Wilayah dan Kota/Planologi), Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan (Prodi Ilmu Filsafat Hindu dan Hukum Agama Hindu), Fakultas MIPA (Prodi Biologi), Fakultas Kesehatan (Prodi Kesehatan Ayurweda) serta Fakultas Pendidikan Agama dan Seni (Prodi Pendidikan Agama, Seni Tari Keagamaan Hindu, Seni Kerawitan Keagamaan Hindu serta Seni Rupa dan Ornamen Hindu). (ad097)


Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

SEREMONIAL

Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Denpasar

5

Hari Ini, FKIP Unmas Denpasar Lepas 180 Sarjana

Sosialisasikan Kondisi Bali Hasilkan Guru Bermutu dan Berbudaya di Surabaya Table Top MENYIKAPI kondisi pariwisata Bali menyusul keadaan Gunung Agung saat ini, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Denpasar melakukan kegiatan sosialisasi sekaligus promosi di Kota Surabaya yang dikemas dalam acara Table Top di Hotel Four Points by Sheraton Surabaya, 28 September 2017 lalu. Acara yang dihadiri hampir 85 orang perwakilan dari travel agents yang ada di Kota Surabaya ini merupakan program kerja lanjutan BPPD Denpasar guna menyosialisasikan kondisi Bali saat ini, pascaditetapkannya status awas di area 6-12 kilometer seputar Gunung Agung, Karangasem, dan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara ke Denpasar menjelang liburan Natal dan Tahun Baru 2018. Ketua BPPD Denpasar Ida Bagus Sidartha Putra yang akrab dipanggil Gusde mengawali acara memutar video singkat laporan langsung situasi Gunung Agung dari Mahagiri dengan penjelasan dari Stefanie dari Jerman. Terlihat kondisi cuaca sangat cerah. Lokasi Gunung Agung dengan tempat wisata di Bali berjarak di atas 30 km aman untuk berwisata, ditambah Bandara Ngurah Rai masih melakukan aktivitas normal dalam melayani penerbangan dalam dan luar negeri. Gusde menjelaskan, Pemerintah Provinsi Bali telah siap mengantisipasi seandainya terjadi kondisi yang kurang aman. Surat resmi dari Kantor Dinas Pariwisata Bali dan Bali Tourism Board menjelaskan bahwa Bali saat ini aman untuk dikunjungi dan telah ditayangkan di depan peserta Table Top. Up-date infor-

PENJELASAN - Ketua BPPD Kota Denpasar Ida Bagus Sidartha Putra memberikan penjelasan potensi wisata Kota Denpasar kepada peserta Table Top. masi ini perlu dilakukan mengingat banyaknya berita/ isu yang bersifat hoax yang dapat memengaruhi kondisi pariwisata Bali. Ditekankannya, Bali adalah salah satu pintu gerbang utama masuknya wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Seluruh komponen masyarakat di Bali, baik itu pemerintah maupun stakeholder pariwisata telah siap menghadapi bilamana situasi Gunung Agung kurang kondusif. Dengan adanya kegiatan Travel Agents Table Top diharapkan para partner calon pemasok wisatawan nusantara tidak ragu lagi untuk tetap menjual Bali, khususnya Denpasar sebagai destinasi favorit untuk berlibur. Acara Surabaya Table Top dihadiri perwakilan BPPD Jawa Timur yang mengharapkan adanya sinergi dalam promosi dengan BPPD Denpasar. Hadir juga perwakilan Kepala Dinas

Pariwisata Denpasar yang diwakili Kasi Data dan Informasi serta anggota BPPD Denpasar, Luh Suciari dan I Komang Puji. Sebagai salah satu anggota OWHC (Organization of World Heritage City), Denpasar mengemas 4 P (puri, pura, pantai, pasar) dan museum sebagai destinasi wisata. Pemkot Denpasar dan BPPD Denpasar akan berpartisipasi dalam Kongres ke-14 OWHC yang diselenggarakan akhir Oktober di Kota Gyeongju, Korea Selatan, sekaligus mengemas keikutsertaan dalam kegiatan South Korea Sales Mission (Seoul dan Gyeongju) pada 29 Oktober – 4 November 2017. Pihak industri (hotel, travel agent, atraksi wisata) yang berkeinginan ikut serta dapat menghubungi Sekretariat BPPD Kota Denpasar di Gedung Merdeka, Jalan Surapati No. 7 Denpasar, telepon (0361) 223 602. (ad100)

Kementerian Sosial RI Puji Peran Dana Punia Hindu

Senator Wedakarna Hadiri Anugerah Dana Punia 2017 di Gedung BI DALAM ajaran kitab suci Weda, salah satu kewajiban umat Hindu adalah senantiasa berdharma dana punia khususnya bagi kaum tidak berpunya. Karena dengan melayani Tuhan yang ada dalam diri manusia, umat Hindu diharapkan mengikuti perintah Tuhan serta mendapatkan pahala dan karma baik di zaman kaliyuga ini. Demikian diungkapkan Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat memberikan sambutan dalam acara Anugerah Dana Punia 2017 yang digelar Badan Dana Punia Hindu Nasional (BDPHN) di Gedung Bank Indonesia (BI). Hadir Drs. Hartono Laras, M.Si. (Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos RI), Dra. Mira Riyati Kurniasih, M.Si. (Direktur Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial Kemensos RI), I Made Rai Subawa (Perwakilan Bank Indonesia), Ir. Putu Wirata Dwikora (Sekretaris PHDI Bali), I Made Jendra, S.Pd., M.Si. (Kepala Bidang Urusan Agama Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali) dan ratusan donatur yang menerima Anugerah Dana Punia 2017. Lebih lanjut dikatakannya, potensi dana punia yang dilakukan oleh umat Hindu sangat besar, mengingat tingkat militansi umat Hindu terhadap agama dan kebudayaannya sangat tinggi. ‘’Sebagai putra Bali yang lama tinggal di luar Bali, saya menilai umat Hindu jauh lebih fanatik terhadap agamanya dibanding umat lain. Karena selain patuh terhadap

kitab suci Weda, umat Hindu terikat dengan ritual, karmaphala dan budaya. Jadi, jika ada yang mengatakan orang Hindu kurang fanatik, saya justru menganggap sebaliknya. Umat Hindu sangat militan terhadap budayanya,’’ tegasnya. Menurutnya, jutaan warga Hindu di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Jawa dan Nusa Tenggara tetap membangun kampung-kampung Bali dengan ritual dan kebudayaan yang sedikit pun tidak berubah dari induknya di Bali. Ini menandakan orang Hindu khususnya yang bersuku Bali memiliki potensi hebat jika digerakkan untuk berdana punia. ‘’Sekarang tinggal menunggu lembaga yang dipercaya oleh umat dan itu tantangannya,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia memuji kinerja BDPHN yang sejak 2003 berkiprah hingga menjadi lembaga dana punia terbesar di Indonesia. ‘’Saya gembira mendapatkan laporan bahwa ada 2.360 donatur tetap BDPHN yang memberikan dana punia. Lebih dari Rp 71 miliar jumlah dana dan komitmen punia yang sudah disalurkan. Ini hebat dan terus pertahankan akuntabilitas,’’ ujarnya. Hal senada dikatakan Hartono Laras. BDPHN adalah sebuah lembaga aset bangsa yang diharapkan bisa membantu mengentaskan pendidikan dalam program– programnya. ‘’Kementerian Sosial RI sangat salut atas upaya BDPHN yang telah banyak berkiprah membantu orang-orang tidak mampu.

DANA PUNIA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III didaulat menyerahkan penghargaan dana punia di Gedung BI.

Pemerintah pusat siap bersinergi dengan lembaga sosial seperti ini dan kami membuka pintu seluasnya bagi BDPHN dan para staf stakeholder lainnya di Bali,’’ tandasnya. Dalam acara tersebut dibagikan 200 sertifikat Anugerah Dana Punia 2017 kepada 200 donatur terbaik BDPHN yang diambil dari 20 terbaik dari masing–masing kabupaten/kota dan provinsi. (ad107)

FAKULTAS Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unmas Denpasar kembali menghasilkan human capital berupa calon guru profesional. Dekan FKIP Unmas Dr. Drs. I Nyoman Suparsa, M.S., Selasa (3/10) ini meyudisium 180 sarjana baru. Yang membanggakan, lulus dengan cumlaude 22 persen dan sangat memuaskan 76 persen. Mereka yang diyudisium masing-masing dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia sebanyak 36 orang dengan peraih IPK tertinggi I Putu Alit Adnyana, S.Pd. (3,85). Dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris 70 orang, peraih IPK tertinggi I Wayan Suta Wijaya (3,77). Prodi Pendidikan Biologi 15 orang, peraih IP tertinggi I Komang Dina Suciari (3,96). Prodi Pendidikan Matematika 44 orang, peraih IP tertinggi Ni Putu Puspita Dewi (3,75). Prodi Pendidikan Sejarah 15 orang, peraih IPK tertinggi Ni Kadek Eva Januwati (3,81). Dekan Nyoman Suparsa didampingi Wakil Dekan I Dr. Drs. Cornelius Sri Murdo Yuwono, M.Si., WD II I Komang Budiarta, S.Pd., M.Pd., M.Hum., WD III Drs. I Nyoman Diarta, M.Pd. dan Ketua Panitia Yudisium Ida Bagus Ari Arjaya, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan komitmenya menjadikan FKIP Un-

JEMPOL - Dekan FKIP Unmas Dr. Drs. Nyoman Suparsa didamingi wakil dekan dan panitia yudisium menunjukkan jempol untuk kualitas lulusan FKIP Unmas. mas sebagai LPTK pencetak tenaga guru profesional dan berkualitas. Ini sesuai visi FKIP Unmas ‘’Menjadi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan yang Bermutu dan Berbudaya’’. Menurutnya, lulusan FKIP Unmas menjadi guru-guru yang profesional dan berkarakter ilmiah. Artinya, guru yang kuat wawasan keilmuannya, siap mengubah diri dan berinovasi serta berkreasi. Hal ini didukung oleh proses pembelajaran berkualitas serta disiapkan menjadi guru dan

’’Workshop Entrepreneurship’’ PTP Kementerian Pariwisata

Tingkatkan Budaya Wirausaha Mahasiswa dan Dosen

UNTUK meningkatkan budaya wirausaha mahasiswa dan dosen Perguruan Tinggi Pariwisata (PTP), Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menjalin kerja sama dengan School of Business Management Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) dalam membina incubator bisnis. Salah satu implementasi kerja sama ini dilaksanakan Workshop Entrepreneurship yang dibuka di Gedung Widyatula MICE STP Nusa Dua Bali, Kuta Selatan, Badung, Senin (2/10) kemarin. Kegiatan berlangsung hingga 6 Oktober 2017. Workshop digelar guna mempererat kerja sama antara PTP Kementerian Pariwisata dan SBM ITB. Selain itu, untuk mengembangkan sumber daya manusia dalam bidang kewirausahaan pariwisata. Adapun tujuannya antara lain pembekalan pengetahuan tentang model kerja sama daerah wisata, kurikulum kewirausahaan, model pembiayaan usaha pariwisata, pengembangan kapasitas dosen dalam bi-

WORKSHOP - Pembukaan Workshop Entrepreneurship di Gedung Widyatula MICE STP Nusa Dua Bali, Kuta Selatan, Badung. dang kewirausahaan, sharing pengetahuan tentang praktik kewirausahaan dalam bidang kepariwisataan untuk meningkatkan kemampuan dalam proses belajar-mengajar serta menjalin kerja sama antara pihak akademisi dalam bidang pembekalan pengetahuan kewirausahaan bidang pari-

Utsawa Bali Sani VIII Unhi Resmi Dibuka

Bangkitkan Kecintaan Generasi Muda terhadap Seni Budaya UTSAWA Bali Sani (UBS) VIII Universitas Hindu Indonesia (Unhi) secara resmi dibuka, Senin (2/10) kemarin. Bertempat di Pulau Peninsula kawasan Nusa Dua, kegiatan tahunan ini sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian masyarakat melalui pelestarian seni budaya. Menurut Ketua Panitia UBS VIII Dr. I Wayan Muka, S.T., M.T., pesta seni budaya Unhi setiap tahunnya diawali pawai budaya di tempat berbeda sesuai lokasi pelaksanaan KKN. Tahun ini pembukaan UBS dilaksanakan di lokasi KKN tahun 2017, yaitu di Kecamatan Kuta Selatan, Badung. Pawai pembukaan diikuti masyarakat di lokasi KKN yang dikoordinir oleh mahasiswa. ‘’Sejalan dengan KKN Unhi tahun 2017 di Kuta Selatan, pawai pembukaan Utsawa Bali Sani (UBS) VIII dilaksanakan di Pulau Peninsula, Nusa Dua. Sementara seluruh kegiatan UBS nantinya dilaksanakan di Kampus Unhi hingga penutupan tanggal 8 Oktober mendatang,’’ paparnya. Melalui pelaksanaan UBS, Unhi sebagai lembaga tinggi yang berlandaskan agama dan budaya, ingin melestarikan seni budaya Hindu Bali. Selain itu, membangkitkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya Bali. Kegiatan UBS VIII meliputi parade seni dan budaya yang merupakan kreativitas komunitas seni dari desa se-Kecamatan

entrepreneurship andal dalam bidang pendidikan. Mereka juga mendapatkan SKPI seperti jurnalis, MC, guiding, dan mengelola bimbel. Suparsa minta lulusannya bukan lagi mencari pekerjaan melainkan membuka lapangan pekerjaan. Modal ilmu dan praktik kewirausahaan sudah diberikan, kini tinggal keberanian menangkap peluang. Sebab, sejak memilih kuliah S-1 di FKIP Unmas, perjalanan hidup sudah ditentukan oleh dirinya sendiri. Makanya ia yakin kompetensi lulusannya

mampu bekerja mandiri. Walaupun demikian, garis tangan sangatlah menentukan masa depan. Ia juga mengungkapkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Secara akademik mulai 2016/2017 FKIP Unmas Denpasar telah melaksanakan Kurikulum KPT– KKNI. FKIP Unmas dibina 70 dosen, dua guru besar, delapan doktor dan yang studi lanjut S-3 lima dosen. Sementara alumninya kini 8.724 orang dengan student body 1.489 mahasiswa. Khusus bidang penelitian, 30 proposal dosennya memenangkan dana hibah Dikti dan hibah institusi, dua PKM, sedangkan mahasiswa Ida Ayu Mega Cahyani menjadi finalis Pimnas 2017. Masih di akademik, FKIP Unmas menggelar Workshop KKNI, Seminar Nasional Implementasi Kurikulum 2013, sedangkan baksos diadakan di Desa Pakraman Kubu, Bangli. Program ini diterjemahkan lagi oleh tiap prodi. Di antaranya pentas sastra, teater, musikalisasi puisi, lomba berpidato, English King and Queen Contest, Bali Biology Olimpiad dan Science Olimpiad se-Bali. Juga digelar pelatihan kewirausahaan, seminar pembelajaran sejarah berbasis IT, lomba cerdas cermat dan KKL ke PT dan objek sejarah di Jawa. (ad099)

PAWAI - Suasana pawai pembukaan Utsawa Bali Sani VIII Unhi di Pulau Peninsula, Nusa Dua. Kuta Selatan berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Unhi tahun 2017. Parade dimeriahkan partisipasi beberapa perguruan tinggi di Bali dan institusi lainnya. ‘’UBS VIII juga diisi berbagai lomba seperti tari Jauk Manis, kendang pengiring Jauk Manis, lomba mapang barong, lagu pop Bali, pembacaan sloka, topeng Arsa Wijaya serta lomba internal,’’ katanya. Wayan Muka lebih lanjut mengatakan, puncak acara UBS VIII yang bersamaan dengan panyineban piodalan di Pura Maha Widia Mandira Unhi akan dilaksanakan pergelaran calonarang. UBS VIII ini bersifat terbuka untuk umum. Pihaknya menargetkan 1.500 orang akan hadir setiap harinya. Sementara itu, Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. menyampaikan, sebagai implementasi Tri

Dharma Perguruan Tinggi, pelaksanaan UBS VIII mempunyai signifikansi dan relevansi sangat tinggi bahwa agama, filsafat, seni dan sains memiliki hubungan yang sangat erat. Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Unhi tahun ini difokuskan pada persoalan energi/sinar baik dilihat dari nilai-nilai, sistem sosial dan infrastrukturnya secara komprehensif. ‘’Melalui sains dan seni kita bisa memahami dan mempelajari proses imaginasi. Kita juga bisa belajar tentang proses kreatif. Ciri manusia yang hidup adalah apabila memiliki kreativitas dan karakter yang kuat,’’ ungkapnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak terutama Direksi ITDC karena sudah memberikan fasilitas, sehingga pembukaan UBS bisa dilaksanakan di kawasan Peninsula. (ad102)

wisata. Pembantu Ketua IV Bidang Kerja Sama STP Nusa Dua Bali I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, A.Par., M.Par. dalam sambutannya mengatakan, STP Nusa Dua Bali sangat bangga karena ditunjuk sebagai tuan rumah workshop bersama. Ini merupakan implementasi kerja

sama antara enam PTP di bawah Kemenpar dan SBM ITB. ‘’Besar harapan kami kegiatan workshop bersama ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kita semua, khususnya peserta,’’ ujarnya. Pihaknya memberi semangat kepada para mahasiswa yang telah mengikuti kompetisi ide bisnis bidang pariwisata, sehingga setelah lulus mampu menjadi usahawan atau entrepreneur sukses. Tema yang diusung yaitu ‘’Workshop Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan Wonderful Indonesia Tourism Entrepreneurship’’. Penyelenggara kegiatan ini adalah School of Business Management Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) dan Kementerian Pariwisata. STP Nusa Dua Bali sebagai pihak penyedia venue. Peserta berjumlah 50 orang dari STP Bali, Poltekpar Makassar, Poltekpar Medan, Poltekpar Lombok, Poltekpar Palembang dan STP Bandung. (ad106)


OPINI

6

Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Memanfaatkan Balai Banjar untuk Pengungsi GUNUNG Agung, gunung berapi tertinggi di Bali meningkatkan aktivitasnya. Gunung Agung terakhir meletus pada tahun 1963 dan menghasilkan akibat yang sangat merusak. Letusan dimulai tanggal 18 Februari 1963 dan berakhir pada tanggal 27 Januari 1964. Jadi cukup panjang, hampir setahun. Jumlah korban akibat letusan Gunung Agung saat itu tercatat 1.148 orang meninggal dan 296 orang luka. Kusumadinata (1964) telah menghitung energi dan kehebatan letusan Gunung Agung tahun 1963. Kehebatannya di level 4, volume bahan letusan 0,83 km3, berat jenis 2,3 (d), energi kalor yang dilepaskan 2,189.1025 erg (Eth), kesetaraan bom atom : 2605,9 (Ae), dan kebesaran letusan 8,99. (dari berbagai sumber). Itu sedikit tentang sejarah letusan Gunung Agung tahun 1963. Kini, dampak meningkatnya aktivitas Gunung Agung sudah dirasakan. Terjadi gelombang pengungsian dari warga Karangasem yang masuk kawasan rawan bencana (KRB). Meski, kapan Gunung Agung akan meletus kembali dan memuntahkan laharnya, belum ada yang berani memastikan. Namun paling tidak, letusan Gunung Agung tahun 1963 lalu bisa dipakai acuan untuk melakukan penanganan berbagai kemungkinan yang terjadi jika Gunung Agung sekarang ini benar-benar meletus. Dengan kecanggihan teknologi sekarang ini, apa yang terjadi tahun 1963 terutama menyangkut korban tidak sampai terulang atau bisa ditekan seminimal mungkin. Dengan demikian, letusan Gunung Agung tahun 1963 tidak hanya sebagai pelajaran sejarah, tetapi semua pihak bisa belajar dari sejarah tersebut. Mungkin masalah letusan ini bisa dikesampingkan dulu karena memang belum pasti, namun yang jelas masalah pengungsian mesti segera teratasi. Meski, sebagian pengungsi terutama yang berada di KRB 1 telah pulang (dipulangkan) kembali. Mereka yang masih di pengungsian, yakni yang masuk KRB 2 dan KRB 3 haruslah mendapatkan penanganan sebaik-baiknya. Memang, telah banyak yang ditampung di balai banjar, wantilan, balai Diklat, GOR, maupun rumah-rumah penduduk. Namun, pemandangan banyak pengungsi yang tidur di bawah tenda terpal di GOR Swecapura, di Manggis, Ulakan dan tempat-tempat terbuka lain. Ini sungguh memprihatinkan. Mengingat, saat ini telah mulai musim penghujan. Mereka harus tidur di tempat becek bahkan rawan kebanjiran, sementara saat siang hari kepanasan di bawah tenda-tenda dari terpal. Jika semua pihak terutama yang berkompeten yakni pemerintah bisa melakukan koordinasi dan komunikasi dengan baik, tentu hal ini bisa dihindarkan. Pemerintah bisa mengimbau dan menggerakkan ujung tombaknya seperti klian dinas dan atau klian banjar untuk meminjam dan memanfaatkan balai banjar, wantilan dan sejenisnya sebagai tempat pengungsi. Balai banjar dengan lantai yang telah dikeraskan dengan disemen bahkan ada yang memakai marmer, bisa menjadi tempat yang layak bagi pengungsi. Minimal mereka tidak tidur di atas rumput yang becek dan kehujanan, karena rata-rata balai banjar dan wantilan telah beratapkan genteng. Hal lain yang membuat balai banjar atau wantilan lebih layak bagi pengungsi, karena hampir setiap banjar adat (pakraman) di Bali memiliki sarana dapur umum lengkap dengan peralatannya seperti kompor, talenan, baskom besar, nampan dan sejenisnya yang bisa dimanfaatkan para pengungsi. Tentu dari segi keterjaminan makanan, pengungsi atau para relawan yang membantu pengungsi tidak lagi terlalu repot membuat dapur umum dan mengadakan berbagai peralatan atau perlengkapannya. Di sinilah jiwa gotong royong, manyama braya masyarakat Bali bisa ditunjukkan kepada dunia senyata-nyatanya. Sungguh sangat ironis, nyama dan braya (saudara dan handaitolan) kita biarkan tidur di lapangan rumput yang becek bahkan kebanjiran saat hujann turun, sementara balai banjar dan wantilan yang tersebar di seluruh Bali malah kosong melompong tanpa ada aktivitas apa-apa. Di sinilah peran komunikasi dan koordinasi berbagai pemangku kepentingan untuk membantu saudara-saudara kita para pengungsi. Cukup satu komando, semua klian banjar didukung krama banjarnya agar bersedia menampung para pengungsi dan ikhlas meminjamkan balai banjar atau wantilan lengkap dengan dapur umum beserta perlengkapannya dipakai untuk pengungsi. Tunjukkan slogan gotong royong manyama braya senyata-nyatanya. Sayang, sampai tulisan ini dimuat masih banyak pengungsi tidur di atas rrumput becek di lapangan umum yang rawan banjir bila turun hujan. Belum ada komunikasi dan koordinasi yang melahirkan satu komando untuk segera merelokasi para pengungsi dari lapangan umum atau tempat terbuka lainnya ke balai banjar dan wantilan yang begitu banyaknya di Bali. Untuk ini, memang harus ada yang berani memulai.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Kapan akan Berakhir?

Rakyat Bali merasakan betul dampak dari peningkatan aktivitas Gunung Agung di Karangasem. Menyadari banyak warga yang terdampak mengungsi, gerakan sosial kemanusiaan bangkit. Gerakan ini tak hanya sebagai ungkapan simpati juga menjadi bentuk kuatnya toleransi di Bali. Yang saya rasakan, selain gerakan pemerintah kali ini cukup tanggap dalam mengakomodasi kepentingan-kepentingan strategis, gerakan koordinasi lintas kabupaten juga terbangun. Ini bentuk kebanggaan saya sebagai rakyat Bali. Selain itu, yang saya rasakan solidaritas juga datang berbagai kalangan tanpa membedakan agama, ras, dan profesi. Semua datang dan membaur di antara pengungsi. Para seniman yang dengan sukarela juga telah menghibur para pengungsi membuktikan bahwa Bali peduli terbangun dan membudaya. Tentu yang mendesak dipikirkan saat ini adalah apakah status awas ini akan bergerak dan menjadi kenyataan atau malah mengalami koreksi. Kapan kondisi seperti ini akan berakhir? Untuk itulah perlu kebersamaan dan kajian matang dalam hal ini. Semoga dampak aktivitas Gunung Agung ini segera bisa diakhiri. Wayan Arsana Putra Gianyar, Bali

Tahun Teka Teki

Penulis memaknai rangkaian peristiwa 30 September 1965 dan sesudahnya sebagai “Tahun Teka Teki”. Tidak hitam/putih, benar/salah, namun abu-abu dan absurd. Sekaligus menyisakan pertanyaan yang tak terjawab, lengkap dengan misterinya.

Oleh Ngurah Karyadi palagi di Bali. Seperti lukisan Geoffrey Robinson dalam “Sisi Gelap Pulau Dewata” (The Darkside Paradise: Political Violence in Bali, 1995). Sejarah penuh kegelapan dan kematian. Diawali bencana letusan Gunung Agung di tahun 1963/4, dan diikuti pembantain puluhan ribu warga Bali. 52 tahun peristiwa berlalu. Namun, hampir setiap tahun, menjelang akhir September dan awal Oktober, selalu tak luput dari pembahasan fakta, tulisan, buku atau kesaksian baru tentang kejadian di sitar peristiwa tersebut. Kuburan massal di Bali satu per satu tersingkap -tahun lalu di Mesean, Batu Agung dan tahun ini di dekat Pura Rambut Siwi, Yeh Embang, yang keduanya di Jembrana. Tahun 2017 ini sepertinya sama saja. Di awal September ramai di berita di media massa. Tentu lebih kencang lagi di lini massa media sosial. Diawali dengan pembubaran dan penyerbuan acara diskusi dan pentas seni di YLBHI-LBH Jakarta. Diikuti ajakan nonton bareng (nobar) pemutaran kembali film legendaris Penumpasan Pengkhianatan G-30-S/PKI, yang lebih sering disingkat judulnya sebagai Pengkhianatan G-30-S/ PKI. Tak ketinggalan, Gunung Agung pun (kembali) bergejolak. Timbul pertanyaan, ada apa di balik semua itu? Apakah ‘penanda’ bangkit dan runtuhnya ke-agung-an? Sebuah dinamika kuasa ‘semu’ elite, seperti di masa Soeharto, dan kini menuju

A

kuasa ‘sejati’ rakyat. Nonton di Tahun 1984 Ramai wacana pengungkapan sejarah masa lalu di satu sisi, dan di sisi lain akan diputarnya kembali film Penghianatan G-30-S/PKI membuat saya kembali mengingat apa yang saya alami ketika film ini baru saja diproduksi dan wajib ditonton seluruh mahasiswa dan siswa sekolah umum se-Indonesia di saat itu. Saya beruntung menjadi salah satu dari jutaan mahasiswa dan siswa Indonesia yang dikenai wajib nonton bareng (nobar) di bioskop. Sehingga saya bisa menceritakannya kembali pengalaman 33 tahun lalu, yang ternyata relevan sampai sekarang. Tak lama setelah film itu rilis, saya menjalani program wajib-tonton film Pengkhianatan G-30-S/PKI di sebuah bioskop umum Wisata, di Kota Denpasar. Kami duduk sebagai mahasiswa di tahun pertama. Dan menjadi bagian dari Penataran Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4), yang wajib saat itu. Bioskop itu berkapasitas 200-an orang. Dalam suasana gelap-pekat, tanpa penjelasan lebih dulu dari para dosen, kami semua dibuat tercekat atas suguhan di layar. Saya termasuk penonton yang kecewa. Bagaimana tidak kecewa, meski bukan film horor, tetapi film yang berdurasi sekitar 3 jam itu menyuguhkan scene mengerikan seperti pembacokan, penyiksaan, dan darah. Penuh adegan orang- orang kesurupan (kerauhan), seperti cerita film ‘’Leak Ngakak’’, yang

juga populer saat itu. Dari kekecewaan tersebut, lahir sikap skeptis. Sudah tentu mencari tahu dari lingkungan sekitar. Sehingga, sampai usia dewasa tidak hanya momen dalam film tersebut yang saya (dan mungkin sebagian teman saya saat itu) ingat tentang kejadian bersejarah Tragedi 1965. Ternyata di Bali, jauh lebih dramatis -lengkap dengan trauma yang tersisa sampai hari ini. Setelah itu setiap tahun, film itu diputar di televisi. Untungnya orang tua saya cukup bijak. Selalu ada acara lain bila malam itu tiba. Atau, kalau pun menonton, hanya sambil lalu. Semakin dewasa, saya lalu semakin yakin bahwa film itu adalah propaganda penguasa. Membuat rakyat selalu tunduk dan patuh, tanpa pertanyaan. Penyebabnya, karena di zaman Orde Baru sangat sering cuplikan film itu menyertai berita tentang peristiwa bersejarah tersebut, tanpa ada keterangan tambahan bahwa itu hanya cuplikan “film”. Ada skenario yang harus diikuti, lengkap dengan segala ‘pesan’ terselubung para pemenang, atau penguasa. Mana yang benar, dan mana yang cuma adegan film, campur aduk. Sehingga pertanyaan saya dalam obrolan dengan orangtua ketika itu adalah, “Apakah betul itu kejadian sebenarnya?” Dan orang tua saya yang mungkin juga tak berminat membahasnya terlalu jauh, karena ‘takut’. Sering hanya menjawab pendek, “Kurang lebih, tapi mungkin ada yang tidak benar.” Terlebih, sejak

kecil saya sering menemani bapak dengarkan siaran berita berbahasa Indonesia dari radio luar negeri, seperti BBC London, Voice of Amerika (VoA), atau radio Australia, yang sering mengulas peristiwa tersebut.

Menelusuri Fakta Pada masa mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Udayana, saya berinteraksi dalam dunia pergerakan (aktivisme), dan setelah tamat mendirikan/bekerja untuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) seperti Manikaya, LBH, Walhi, KIPP dst.) dan sekaligus penulis lepas. Saya lalu bersinggungan lagi cukup intens dengan tema ini ketika mendampingi dan melakukan pembelaan atas stigma PKI terhadap petani yang menuntut hak atas tanah, seperti Sumber Klampok, Sendang Pasir, ataupun Serangan. Memang dulu sebelah Sumberklampok, ada satu desa, Sumberejo, yang ‘habis’ dan dihutankan kembali karena dianggap basis Barisan Tani Indonesia (BTI) -diduga lebih dari 1.000 orang mati. Begitu pun saat menulis ulasan atau catatan hukum kasus rakyat yang saya dampingi. Sekaligus, berkesempatan bertemu Geoffrey Robinson, ketika lakukan penelitian di Bali dan bekerja di Amnesti International. Mendampingi saat mewawancarai narasumber peristiwa pembataian pasca1965 di Bali, yang menjadi tahanan politik (tapol) di Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan, dan sejumlah tempat lainnya. Catatan yang kemudian dibukukan dalam “Sisi Gelap Pulau Dewata” (The Dark Side of Paradise) tersebut. Termasuk, ketika melakukan upaya pembelaan hukum terhadap beberapa keluarga korban, yang di samping kehilangan sanak saudara, juga kehilangan harta benda. Sumber penghidupan, dan bahkan ‘wari-

Kesaktian Pancasila Berantas Korupsi Pancasila haruslah menjadi acuan dan pedoman dalam menyelesaikan persoalan kebangsaan. Dalam konteks kebangsaan saat ini, permasalahan aktual yang akhir-akhir ini kita lihat mengenai praktik korupsi yang dilakukan sejumlah oknum kepala daerah. Ketika sikap-sikap korup itu selalu ditampilkan oleh pejabat daerah, maka negara Indonesia akan mengalami kehancuran secara demokratis dan menimbulkan keterpurukan bangsa Indonesia. Praktik korupsi anggaran daerah dalam sistem pemerintah daerah di Indonesia itu disebabkan para kepala daerah itu tidak lagi melihat Pancasila sebagai dasar pembentukan Negara Republik Indonesia tahun 1945. Bahkan, mereka sangat apatis dan tidak peduli dengan apa itu Pancasila. Pancasila dijadikan sebagai sebuah identitas saja. Tapi, tidak pernah diwujudkan dalam mengemban amanah dan jabatan dalam pemerintahan. Pancasila sebagai sebuah pandangan hidup (way of life) itu memberikan suatu petunjuk bagi kepala daerah. Pancasila yang mempunyai nilanilai luhur itu sudah seharusnya mampu dijadikan alat dan tindakan dalam setiap mengambil keputusan dan kebijakan di dalam sistem pemerintahan di Indonesia. Kepala daerah tidak akan melakukan korupsi jika mereka mampu memahami sila pertama, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, di sini yang dimaksudkan bahwa Ketuhanan Itu memiliki nilai-nilai yang terkandung yaitu ketakwaan dan keimanan terhadap Tuhan. Sehingga sudah sepatutnya mereka yang melakukan korupsi harus takut kepada Tuhan Yang

Oleh Syahrul Kirom, M.Phil. Maha Esa. Nilai-nilai Pancasila itu harus diimplementasikan oleh bupati. Jati diri bangsa Indonesia harus dibangunkan kembali dengan mengingat lagi nilai-nilai luhur dari kandungan Pancasila. Sehingga Pancasila perlu direvitalisasi sebagai upaya untuk memecahkan persoalan kebangsaan yang kini dihadapi oleh bangsa Indonesia, mulai dari praktik korupsi dan masalah ekonomi, sosial dan politik. Nilai-nilai luhur Pancasila itu harus mampu menyelesaikan persoalan tersebut, di mana Pancasila sebagai welstanchauung harus-harus benar diwujudkan, harus mampu menjawab persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Nila-nilai yang terkandung di dalam Pancasila harus selalu dijadikan langkah dasar di dalam manusia bertindak dan menyelesaikan problem di dalam kehidupan manusia. Dengan demikian, untuk mengatasi persoalan kebangsaan Indonesia yang lagi karut-marut diperlukan beberapa faktor. Pertama, yakni harus ada proses penyadaran nilai-nilai Pancasila terhadap kepala daerah. Penyadaran dapat dilakukan kepada kepala daerah dengan memberikan pengetahuan-pengetahuan tentang Pancasila sebagai tujuan negara Indonesia. Pancasila sebagai pandangan hidup harus selalu diikutsertakan dalam setiap mengambil kebijakan pemerintah, sehingga diharapkan penyadaran melalui

nilai-nilai luhur Pancasila perilaku korupsi bisa direduksi. Kedua, melakukan revolusi mental bagi kepala daerah daerah agar tidak selalu melakukan korupsi yaitu dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila. Hal ini akan meningkatkan pengalaman seseorang sehingga menambah pengalaman atau peresapan pengetahuan tentang Pancasila itu dalam mentalitas, lebih meningkat dalam watak dan dalam tingkatan yang lebih tinggi yakni di dalam hati-budi-nurani. Ketiga, menanamkan nilai-nilai Pancasila itu ke dalam hati nurani kepala daerah. Sebab apa, jika di dalam hati nurani saja tidak memiliki kepedulian dan empati terhadap nilai-nilai luhur Pancasila, maka susah rasanya untuk mengimplementasikan makna Pancasila di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka dari itu, yang perlu dibenahi adalah di dalam nurani kepala daerah. Sehingga penyadaran nilainilai Pancasila tidak hanya dilakukan melalui rasio dan pikiran manusia. Akan tetapi, harus juga menyentuh hati nurani manusia. Dengan demikian, kebutuhan negara Indonesia saat ini dalam menyelesaikan persoalan kebangsaan harus mengedepankan nilai-nilai Pancasila. Karena itu, kepala daerah, wali kota, dan gubernur yang ada di seluruh Indonesia harus kembali pada Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia, Pancasila sebagai dasar negara, Pancasila sebagai tujuan negara, baik itu dari bidang sosial, politik, ekonomi, agama, dan pendidikan.

san’ keluarga dirampas, yang sudah tentu melanggar hukum dan hak asasi manusia (HAM). Apa pun, pengungkapan sejarah yang lengkap harus dilakukan. Seperti dikatakan Presiden Joko Widodo ketika menjawap pertanyaan terkait nobar pemutaran film ini beberapa waktu lalu: “... harus ada tambahan muatan baru dalam buku-buku sejarah sehingga penulisan ataupun karya film tentang masa itu lebih berimbang....” Menuju apa yang disebut Presiden, sejarah untuk generasi milenial. Sayang, imbauan Presiden sampai saat ini belum tercapai. Namun, saya percaya, seruan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo adalah demi kebaikan bangsa. Alangkah luar biasa baiknya bila seruan menonton film ini disertai juga seruan menonton film atau membaca sumber-sumber lain sebanyak mungkin. Sehingga, misalnya, ketika ada pertanyaan soal bagian mana dalam film itu yang docudrama (rekaan atau adegan yang diambil dari kejadian nyata) dan bagian mana yang betul-betul dokumenter. Dan generasi milenial bisa menjawabnya dengan lebih faktual dan komprehenship. Bukan pokok-e, seperti seruan jalanan kaum fanatik. Sekali lagi, ini cuma catatan penulis, yang lahir menjelang Tragedi 1965, tetapi sangat tertarik ikut serta mempelajari dan mencari penyelesaian atas sejarah kelam negeri, setidaknya di pulau seribu pura ini. Suatu langkah awal dalam meruntuhkan kebenaran, atau ke-agung-an ‘semu’ penguasa, dalam menuju ‘kesejatian’ rakyat. Sekaligus, menjadi bagian dari suara yang tidak mengalami langsung, tetapi ingin mendengar, mencatat dan menyingkap “Tahun Teka Teki” tersebut, serta menemukan keadilan bagi para korban dan sanak keluarganya. Penulis, pengacara, aktivis dan penulis lepas

POJOK Presiden Jokowi ingatkan menterinya tak bertutur seenaknya. - Jangan bikin gaduh. *** Menko Polhukam harapkan soal impor senjata tak dibahas lagi. - Penting transparansi. *** Karangasem menjadi sentra terbesar pengembangan sapi Bali. - Kelanjutannya tergantung situasi.

Penulis, peneliti dan alumnus Pascasarjana Ilmu Filsafat UGM Yogyakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

GILING PADI – Salah seorang warga di areal Jalan Raya Babakan, Canggu, Kuta Utara, Badung, menggunakan jasa penggilingan padi, Senin (2/10) kemarin. Pabrik penggilingan padi berukuran mini itu bisa menjangkau warga di beberapa tempat karena digerakkan seperti mobil.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

Bali Post/wan

BEBEK - Seorang warga tengah mengarahkan ternak bebeknya agar tidak ke tengah Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Gianyar, Minggu (1/10) kemarin. Peternak kerap menggembalakan bebeknya di lahan persawahan pascapanen.

Figur

Lama Tinggal Wisatawan Menurun JUMLAH kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali terus meningkat sejak 2010. Dari 2,4 juta lebih kunjungan di tahun 2010, 3,2 juta di tahun 2013, hingga menjadi 4,92 juta di tahun 2016 sesuai data Dinas Pariwisata Bali. Namun, kabar gembira ini tidak dibarengi dengan length of stay (lama tinggal) Bali Post/rin dan pengeluaran wisatawan yang turut naik. Sebaliknya, lama tinggal dan pengeluaran wisatawan untuk membelanjakan uangnya di Bali justru menurun. “Secara umum, pengeluaran wisatawan mancanegara hanya 140 sampai 150 dolar per orang per hari. Sebelumnya di atas itu, bisa sampai 160 dolar per hari. Wisatawan nusantara juga demikian, dari biasanya Rp 600 ribu menjadi Rp 400 sampai 500 ribu per orang per hari,” ujar Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Nyoman Wardawan, di Denpasar, Senin (2/10) kemarin. Selain pengeluaran, lanjut Wardawan, penurunan juga tampak dari lama tinggal wisatawan yang dulunya 5 hari kini hanya rata-rata 3 hari. Penyebabnya diasumsikan karena wisatawan memanfaatkan waktu untuk berwisata ke daerah tetangga Bali seperti Lombok dan sekitarnya. Di samping akibat faktor lain seperti kemacetan lalu lintas, buruknya kondisi jalan raya, polusi udara, lingkungan kotor, kurang terawatnya fasilitas umum di objek wisata, kurangnya fasilitas publik, aktivitas pariwisata yang hanya terkonsentrasi di Bali Selatan, terbatasnya inovasi pengembangan DTW, dan kejenuhan wisatawan terhadap atraksi wisata Bali. “Wisatawan memang paling banyak mengurangi waktu liburannya di Bali untuk ke Lombok. Trennya ini sudah tampak sejak tahun 2015,” jelasnya. Menurut Wardawan, pariwisata Lombok kini maju tidak lepas dari pemerintahnya yang lebih bersemangat mengembangkan sektor pariwisata. Terlihat dari kemajuan investasi di bidang infrastruktur maupun transportasi, pembangunan konektivitas, serta penyiapan SDM di bidang pariwisata. Di sisi lain, Lombok merupakan salah satu dari ‘’10 Bali baru’’ yang dikembangkan pemerintah pusat. Mandalika khususnya dijadikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus dengan sejumlah potensi alam seperti Pantai Kuta, Pantai Serenting, Tanjung Aan, Pantai Kelieuw, dan Pantai Gerupuk. Objek-objek wisata tersebut tentunya menjadi alternatif baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. (rin)

Usai Antar Nasi Jinggo, Pemuda Ditusuk

Denpasar (Bali Post) Kasus penusukan kembali terjadi di wilayah Denpasar Selatan (Densel). Seorang pemuda I Gede Aditya Sanjaya Kusuma (28) ditusuk oleh terduga pelaku berinisial KS (22) di Jalan Tukad Batanghari X, belakang Pasar Nyanggelan, Panjer, Densel, Senin (2/10) kemarin. Sebelumnya korban mengantar nasi jinggo di Pasar Nyanggelan. Menurut sumber, korban beralamat di Jalan Tukad Pancoran Gang II, Panjer, Densel ini disuruh ibunya mengantar nasi jinggo ke pasar tersebut pukul 05.30 Wita. Setelah itu korban menuju rumahnya. ‘’Setibanya di TKP, korban dihadang oleh pelaku. Ada saksi melihat korban dan pelaku sempat cekcok,’’ tegas sumber tersebut. Selanjutnya pelaku memukul korban dan mengenai pipinya. Korban berusaha melakukan perlawanan. Tanpa disadari korban, pelaku mengeluarkan pisau stainless dan langsung menusuk ulu hati korban. Akibatnya, korban langsung tersungkur di tanah dan pelaku bergegas meninggalkan TKP. Warga yang melihat kondisi korban langsung dibawa ke klinik di Jalan Tukad Petanu, Panjer, lalu dirujuk ke RSUP Sanglah. Kapolsek Densel Kompol Putu Indrajaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. ‘’Korban masih dirawat di rumah sakit. Kami masih menyelidiki kasus ini. Identitas pelaku sudah jelas,’’ ujarnya. Saat rumahnya digerebek, pelaku sudah kabur. ‘’Pelaku masih kami kejar,’’ ujar mantan Kapolsek Denpasar Timur ini. (kmb36)

Bali Post/eka

Damai Harus Dimulai dari Diri Sendiri

Denpasar (Bali Post) -

Damai itu sebuah kondisi yang dirasakan, dibutuhkan upaya untuk menemukannya. Damai harus ditemukan di dalam diri yang bisa kita akses dengan mendisiplinkan diri melalui tujuh lapisan diri, dari unsur yang paling kasar ke unsur yang paling halus. Pada dasarnya, semua orang suka damai dan indah. Namun, tidak semua orang mau mengupayakannya. Sebab, sebagian dari manusia jumawa dengan kecerdasan rasio, padahal rasio itu sering menipu diri sendiri. Oleh karena itu, untuk menemukan damai, seseorang harus rajin berlatih dan mendisiplinkan diri dengan welas asih. Hal itu dikatakan oleh salah satu Steering Committee Gema Perdamaian Ida Rsi Wisesanatha saat Sarasehan Damai Tokoh Pariwisata di Gong Perdamaian, Kertalangu, Minggu (1/10) malam. Menurut Ida Rsi, ada elemen di otak manusia yang mengandung morfin alami yang disebut endorfin. Ini bisa dibangkitkan melalui meditasi dan olahraga yang bermutu, tidur yang berkualitas dan seks yang berkualitas. Ia yakin, orang yang hidupnya tidak damai, tak sehat alias sakit. “Mari kita bersama-sama ajak teman-teman kita untuk menemukan makna damai di dalam diri masingmasing,”ajaknya. Salah satu peserta, Imran Jamal, menambahkan damai itu muncul ketika kita bersosialisasi saling menghormati satu dengan yang lain dan disetarakan. “Damai

itu muncul ketika saya dan yang lain tidak merasa terancam, ketika kita saling menerima,” ujarnya. Sementara itu, Ketua PHRI Bali Dr. Ir. Cokorde Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace mengatakan damai itu adalah syarat mutlak dan modal dasar bagi industri pariwisata. Untuk menemukan kedamaian di Bali, pihaknya mengajak masyarakat untuk selalu menjaga alam baik secara sekala maupun niskala. Cok Ace menegaskan, bahwa ada kekuatan lain yang tak dapat dilihat yang sesungguhnya “memiliki” Tanah Ibu Pertiwi Bali. Kekuatan inilah yang mesti dijaga dengan baik agar Bali selalu damai dan nyaman. Hal senada juga diungkap Ketua Asosiasi FKUB Bali Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet. Baginya, perdamaian dan kerukunan tak cukup hanya dibicarakan, tetapi harus diupayakan dan diperjuangkan. Penglingsir Agung mengakui salut dengan semangat

Bali Post/win

SARASEHAN – Suasana sarasehan di Gong Perdamaian, Kertalangu, Minggu (1/10) malam. para pengayah Gema Perdamaian yang sangat semangat untuk menjalankan tugas. “Perdamaian dan kerukunan hidup antar sesama warga adalah harga mati sebagaimana kita memegang teguh konsensus berbangsa dan bernegara Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI,” imbuhnya. Menurut Ida Penglingsir, para tetua Bali telah mewariskan norma-norma adiluhung, seperti

Vasudhaiva Kuthumbhakam yang artinya kita semua bersaudara. Ada juga konsep manyama braya sagilik saguluk salunglung sebayantaka, yang semuanya telah menjadi pedoman bagi orang Hindu di Bali. “Bahwa semua agama itu baik dan mulia, sehingga semua perlu dihormati,”tegasnya. Sementara itu, Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Daerah Bali I Nyoman Astama, S.E., CHA. mengu-

rai makna DAMAI menjadi 5 huruf yakni D (Dharma=Kebajikan), A (Anresangsia=Tak mementingkan diri sendiri), M (Maitri=Kesetiakawanan sosial), A (Arjawa=kejujuran) dan I (Ingat kepada Ida Sang Hyang Widhi atau Tuhan Yang Maha Esa). “Jika makna kata DAMAI itu dipegang dengan teguh, maka kedamaian pasti akan bisa diwujudkan mulai dari diri sendiri lalu menyebar ke orang lain,”tandasnya. (win)

Dari pantauan di lapangan, petugas tiba di TKP sekitar pukul 10.30 Wita. Setibanya di TKP, petugas langsung memasang garis polisi di depan rumah korban. “Yang memimpin rekonstruksi Wakasat Reskrim Polresta,” kata Kapolsek Kuta Selatan, Kompol Nyoman Patrem. Sementara itu, Wakasat Reskrim Polresta AKP Gusti Sudarma mengatakan sesuai hasil penyidikan, pelaku akan memeragakan 90 adegan. “Rencananya dimulai pukul 09.00 Wita, tapi karena tim Inafis ada olah TKP pencurian di Jalan Mahendradatta, sehingga waktu rekonstruksi mundur,” tegas mantan Kasat Reskrim Polres Jembrana ini. Hingga pukul 15.30 Wita, rekonstruksi tersebut masih berlangsung. Pasalnya, tersangka memeragakan proses pembunuhan hingga pembakaran pasutri tersebut. “Kalau dibunuhnya korban wanita (Matsuba Hiroko -red) itu pada adegan 13 sampai

15. Sedangkan dibunuhnya korban laki-laki (Matsuba Nurio -red) pada adegan 17 dan 18. Ini masih berlangsung,” ungkapnya. Sementara pengacara tersangka Astawa, Edy Hartaka, mengatakan kondisi kliennya sehat. “Kemungkinan ada informasi tambahan. Nanti saja setelah rekonstruksi,” ungkapnya. Edy Hartaka menambahkan, selama mendampingi tersangka baru terungkap penyebab utama kasus itu terjadi. Ternyata kliennya mengalami tekanan psikis sejak kecil. Padahal, pelaku ini anak semata wayang. “Dia ini hidup mandiri. Padahal kalau back ground, orangtuanya orang punya,” tegasnya. Ditanya soal utang Rp 10 juta, menurut pengacara kalem ini, selama ini tersangka tidak punya pekerjaan tetap. Sedangkan istrinya kerja di TK bagian keuangan. Untuk membiayai hidup apalagi istrinya hamil 4 bulan, pelaku menggunakan uang

sekolah hingga Rp 10 juta. “Saat disuruh menyetor uang itu ke sekolah, pelaku bingung dan akhirnya timbul niatnya merampok berujung pembunuhan. Tapi pembunuhannya tidak masuk unsur berencana,” ujar Edy. Seperti diberitakan, perburuan terhadap pembunuh dan pembakar pasutri asal Jepang, Matsuba Nurio (73) dan Matsuba Hiroko (70) di Perumahan Puri Gading 2 Blok F1, Jimbaran, Kuta Selatan, akhirnya membuahkan hasil. Pelakunya tak lain Putu Astawa (25) asal Negara berhasil ditangkap di Jalan Mekar Sari, Pemogan, Denpasar Selatan, Senin (18/9) pukul 03.00 Wita. Pelaku membantai pasutri ini karena ingin mengambil uang korban 11 ribu Yen. Uang tersebut ditukar di money changer di Kuta dan digunakan bayar utang di kampungnya. Pelaku juga berencana membakar mobil korban tapi gagal karena dupanya mati. (kmb36)

Rekonstruksi Pembunuhan Pasutri Jepang Tertutup

Bali Post/rah

REKONSTRUKSI - Petugas membuka borgol tersangka Putu Astawa, sebelum rekonstruksi dimulai Senin kemarin. Mangupura (Bali Post) Kasus pembunuhan dan pembakaran pasutri asal Jepang, Matsuba Nurio (73) dan Matsuba Hiroko (70), di Perumahan Puri Gading 2 Blok F1, Jimbaran, Kuta Selatan, direkonstruksi Senin (2/10) kemarin. Reka ulang tersebut dijaga puluhan petugas

Gunung Agung Tercatat Dalam Sejumlah Lontar Denpasar (Bali Post) Sejumlah lontar di Bali mencatat tentang keberadaan Gunung Agung. Gunung tertinggi di Bali ini kerap disebut sebagai potongan puncak Mahameru bersama Gunung Batur. Mahameru adalah gunung mitologis yang dipercaya sebagai titik pertemuan antara bumi dengan surga dan neraka. “Gunung Agung adalah potongan dari Mahameru ada di dalam naskah Usana Bali. Puncak Mahameru dipindahkan ke Bali sehingga Bali yang

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

dulunya disebutkan sebagai pulau yang mengapung di lautan menjadi tenang dan tidak bergoyang-goyang,” ujar Pendiri Hanacaraka Society, Sugi Lanus, di Denpasar, Senin (2/10) kemarin dalam diskusi ‘’Catatan Gunung Agung Dalam Lontar-lontar di Bali’’ . Menurut Sugi Lanus, Gunung Agung dan Gunung Batur juga dijelaskan sebagai pusat mandara dari parahyangan di Bali. Atau, menjadi semacam pusat satelit purusa-pradana dari gunung-gunung di seki-

Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan. Beberapa petugas membawa senjata laras panjang. Proses reka ulang terutama di dalam rumah berlangsung tertutup, hanya beberapa anggota diperbolehkan masuk. Tersangka Putu Astawa (25) didampingi pengacaranya, Edy Hartaka, S.H.

tarnya. Secara kosmologi, Gunung Agung dikelilingi Gunung Lempuyang, Gunung Batukaru, Gunung Mangu, dan Gunung Andakasa. Inilah yang kemudian menjadi pokok-pokok pengembangan parahyangan di Bali. “Hampir semua Pura Puseh atau Bale Agung, serta sanggah-merajan, terdapat pemujaan Gunung Agung dan Gunung Batur dengan berbagai penyebutan lokalnya,” imbuhnya. Di sisi lain, lanjut Sugi Lanus, ada beberapa naskah seperti Babad Gumi, Babad Tusan, dan Tattwa Batur Kalawasan memuat peristiwa bencana alam terkait Gunung Agung. Termasuk ketika gunung ini pertama kali “ditegakkan” ta-

hun 189. Selain letusan besar tahun 1963, Gunung Agung juga diyakini meletus dengan hebat pada tahun 1711. Dalam perspektif masyarakat tradisional di Bali, meletusnya Gunung Agung dianggap sebagai turunnya Ida Batara. Peristiwa suci ini merupakan langkah awal untuk melakukan refleksi atas apa yang telah terjadi. “Ini sebuah momentum untuk memulai sesuatu yang baru agar Bali kembali ke jalur yang lebih diharapkan,” jelasnya. Sementara itu, penulis, penyair, pembuat buku sekaligus pemilik ratusan lontar, Ida Dewa Gede Catra, mengatakan dalam situasi siaga darurat bencana seperti ini, lontar sangat perlu untuk diselamatkan. Utamanya,

lontar-lontar yang berada di kawasan rawan bencana Gunung Agung seperti ratusan lontar miliknya. Mengingat, lontar bagi Bali merupakan suatu peninggalan budaya yang mengandung ajaran filosofis. Di antaranya tentang upacara, adat istiadat, etika, pengobatan, arsitek dll. Tak ketinggalan, ada pula lontar yang mencatat tentang Gunung Agung agar masyarakat tahu bagaimana sejarahnya. “Lalu, kita tahu apa sebenarnya yang timbul atau keluar dari gunung itu. Di antaranya ada lontar menyebutkan hujan debu sekian bulan, hujan pasir, ini yang penting diketahui dan untuk membanding-bandingkan juga dengan keadaan di zaman sebelum pernah ada

Bali Post/kmb32

Sugi Lanus (tengah) dan Ida Dewa Gede Catra (kiri) bencana dan sesudah ada bencana,” paparnya. Dari diskusi terungkap, Gunung Agung pernah meletus pada tahun 1002, 1615, 1616, 1665, 1683, 1705, 1711, 1820, dan terakhir 1963. Letusan tahun 1711 tercatat paling banyak disebutkan dalam lon-

tar. Itu sebabnya, letusan di tahun 1711 diprediksi cukup dahsyat karena sampai ada arus pengungsian. Selain itu, ada banjir panas yang mengalir dari Gunung Agung hingga menewaskan warga Desa Bukit, Cahutgut, Bantas, dan Kayuaya. (kmb32)


BANGLI

8

Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

Soal Macet di Jalur Culali

Pemkab Klaim Sudah Lakukan Pengaturan Lalin Bangli (Bali Post) Keluhan warga terkait kemacetan panjang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir di Jalur Culali, Desa Batur, Kintamani, ditanggapi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangli Gede Arta. Arta menampik tudingan warga yang mengatakan Dishub tidak turun mengatasi kemacetan itu. Dia menegaskan, pihaknya sudah menurunkan sejumlah petugas untuk melakukan pengaturan lalu lintas (lalin) di Jalur Culali meski tidak sampai seharian penuh. Diwawancarai Senin (2/10) kemarin, Gede Arta menjelaskan, padatnya Jalur Culali belakangan ini disebabkan meningkatnya jumlah truk ke lokasi galian C di wilayah Desa Songan. Meski jalur tersebut diakuinya padat, namun dia membantah jika jalur itu dikatakan macet total. ‘’Tidak benar kalau dikatakan macet total,’’ katanya. Untuk mengatasi kepadatan lalin di jalur itu, Arta mengklaim sudah melakukan pengaturan lalin. Pengaturan dilakukan dengan sistem buka tutup. Kendaraan yang datang dari arah atas (Batur) dibatasi turun sehingga kendaraan dari bawah bisa naik dengan lancar. Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Polsek Kintamani untuk mengambil tindakan apabila ditemukan truk dengan muatan melebihi kapasitas. ‘’Sebenarnya kami sudah lakukan pengaturan. Kami jaga di bawah, kami juga di atas. Tapi karena saking banyaknya truk, muatannya yang begitu berat dan kondisi jalan yang curam, ya jadinya sedikit ngantre,’’ ujarnya. Arta juga menjelaskan, sejatinya untuk melakukan pengaturan kelancaran lalin merupakan kewenangan kepolisian. Sementara Dishub lebih pada pengadaan sarana dan prasarana pendukung transportasi seperti penyediaan rambu. ‘’Sebenarnya kapasitas kewenangan untuk melancarkan lalu lintas ada di kepolisian. Sudah dari dulu saya katakan itu. Tapi di mata masyarakat sering dibilang perhubungan (Dishub-red). Padahal kapasitas perhubungan lebih pada penyediaan sarana dan prasarana pendukung. Tapi kita tetap bekerja sama dengan kepolisian untuk membantu demi kelancaran,’’ ungkapnya. (kmb40)

Bali Post/ina

PENGUNGSI - Para pengungsi di pos pengungsian Desa Pengotan Kecamatan Bangli. Dari belasan ribu pengungsi yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Bangli, ratusan di antaranya sudah kembali pulang ke rumah masing-masing. Hal ini dikarenakan daerah asal mereka tidak masuk Kawasan Rawan Bencana.

Bangli Data Pengungsi

Mau Pulang, Aparat Siapkan Kendaraan Bali Post/ina

POLWAN - Polwan Polres Bangli menyerahkan bantuan untuk pengungsi.

Polwan Serahkan Bantuan ke Pengungsi

Bangli (Bali Post) Polwan Polres Bangli menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi di sejumlah titik. Bantuan kemanusiaan yang diserahkan berupa berbagai kebutuhan logistik. Pemberian bantuan ini merupakan wujud kepedulian terhadap para pengungsi Gunung Agung yang ada di Bangli. Pemberian bantuan Polwan Polres Bangli dipimpin Kabag Sumda AKP Ni Ketut Seni Paniyantini didampingi Kasatlantas AKP Gusti Ayu Agung Udayani Addi. Salah satu lokasi penyerahan bantuan yakni di Pasraman Gurukula, Kelurahan Kubu. Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom didampingi Kasubag Humas AKP Sulhadi menyebutkan, selain sembako, bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan balita seperti susu dan pampers. Bantuan diterima langsung koordinator Wayan Purna. Sulhadi menambahkan, pemberian bantuan itu merupakan wujud kepedulian Polwan Bangli terhadap pengungsi. ‘’Kegiatan ini merupakan wujud simpati anggota terhadap pengungsi Gunung Agung. Bantuan ini kami harapkan bisa bermanfaat,’’ ujarnya. Selain memberikan bantuan Polres Bangli juga memberikan imbauan kepada seluruh pengungsi agar selalu mematuhi aturan yang ada. Pengungsi diharapkan tetap tenang dan menyaring informasi yang beredar soal Gunung Agung agar tidak panik. (kmb40)

Bangli (Bali Post) -

Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung di Kabupaten Bangli terus melakukan pendataan ulang terhadap para pengungsi Gunung Agung di Bangli. Dari hasil pendataan sementara, jumlah pengungsi yang berasal dari luar 28 desa terdampak bencana Gunung Agung tercatat sebanyak 6.976 jiwa. Dari jumlah itu, ratusan di antaranya sudah pulang ke rumah masing-masing. Berdasarkan rekapitulasi data terakhir pengungsi Gunung Agung di Bangli per Minggu (1/10) pukul 15.30 Wita yang disampaikan Kepala Bagian Informasi, Data dan Humas Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung di Bangli Ni Wayan Manik, total jumlah pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Bangli

sebanyak 11.921 orang. Belasan ribu pengungsi tersebut tersebar di puluhan titik di empat kecamatan. Dari jumlah itu, 4.945 jiwa berasal dari 27 desa rawan yang harus mengungsi. Sementara 6.976 jiwa lainnya berasal dari zona aman. Terungkap juga, 117 jiwa pengungsi asal Karangasem yang selama ini mengungsi di Desa

gungsi karena data mengenai desa yang diharuskan pulang masih membingungkan. Dia mencontohkan, walaupun ada desa yang dinyatakan kawasan aman, tetapi menurut pengungsi, justru masuk zona merah. Guna memudahkan proses penyisiran, semestinya selain mencantumkan nama desa, wilayah yang masuk zona merah harus dicantumkan detail hingga banjarnya. ‘’Kita saat ini terus lakukan pendataan sambil berkoordinasi dengan posko induk di Karangasem,’’ terangnya. (kmb40)

Pimpin Apel Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Bupati Made Gianyar Ingatkan Pentingnya Nilai Pancasila

KPU Sosialisasikan Tata Cara Pendaftaran Parpol

Bangli (Bali Post) Jelang dibukanya masa pendaftaran partai politik (parpol) peserta pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli mengumpulkan seluruh partai politik di Bangli yang terdaftar di Departemen Hukum dan HAM (Depkum HAM). Pada pertemuan yang dilaksanakan di sebuah restoran di Kintamani, Senin (2/10) kemarin, seluruh pengurus parpol diberikan bimtek mengenai tata cara pendaftaran, verifikasi dan penetapan parpol peserta Pemilu 2019. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan mengatakan, sesuai jadwal, masa pendaftaran parpol peserta pemilu akan dibuka mulai tanggal 3-16 Oktober mendatang. Pada prinsipnya, seluruh parpol yang berniat mendaftar menjadi peserta pemilu baik parpol baru maupun lama, wajib melakukan pendaftaran ke KPU. Hanya saja untuk parpol lama yang sudah lolos verifikasi pada Pemilu sebelumnya, tidak akan diverifikasi menyangkut dukungan keanggotannya melainkan hanya dilakukan verifikasi administrasi. Dijelaskan juga oleh Lidartawan, untuk pendaftaran, semua dilaksanakan di Jakarta. Sementara di KPU Kabupaten Bangli pendaftarannya hanya sebatas membawa rekapitulasi nama dan alamat anggota parpol minimal 264 orang. Jumlah itu sesuai jumlah penduduk di Bangli, yakni 264.924 jiwa. ‘’Jadi, minimal mendaftarkan anggota ke KPU adalah 264 orang. Dari 264 itu nanti dicuplik atau disampling oleh KPU sebanyak 10 persennya dari yang disetorkan. Kalau dia nyetor 500, ya 50 kita sampling untuk kita lakukan verifikasi faktual untuk keanggotaannya,’’ jelasnya. Untuk pengurus dan lain sebagainya, parpol nanti mendaftarkannya lewat Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) di Jakarta. Nantinya pihak KPU Bangli akan melakukan verifikasi administrasi terhadap semua dokumennya antara rekap anggota parpol dengan KTA dan KTP elektronik yang harus sesuai dengan urutan di Sipol. ‘’Apabila terjadi penempatan tidak benar, jumlah tidak cocok, maka akan dikembalikan. KPU hanya menjadi tempat penitipan barangnya dia, jadi kalau hari itu dia mendaftar administratifnya tidak cocok, maka akan dikembalikan untuk diperbaiki,’’ jelasnya. Disampaikan juga, untuk mendaftarkan diri sebagai peserta pemilu 2019, seluruh parpol harus memiliki liaison officer (LO) atau penghubung. LO haruslah anggota parpol yang telah di SK-kan. (kmb40)

Jehem sudah pulang ke rumah mereka masing-masing. Sekretaris Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung di Bangli yang juga Kalak BPBD Bangli, Wayan Karmawan siang kemarin membenarkan adanya sejumlah pengungsi yang telah pulang ke rumahnya masing-masing. Mereka berasal dari luar 27 desa (kini

28 desa) terdampak bencana Gunung Agung. ‘’Pengungsi yang sudah pulang ada yang pulang secara mandiri, dan ada juga yang kita fasilitasi dengan kendaraan yang sudah kita siapkan,’’ terangnya. Karmawan menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan pengungsi di lapangan. Dalam melakukan pendataan, tim yang diterjunkan langsung ke desa-desa menemukan sejumlah kendala, salah satunya soal masih adanya perbedaan data mengenai desa-desa yang harus dikosongkan. Petugas ragu memulangkan pen-

APEL - Bupati Bangli I Made Gianyar saat memimpin apel peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Kapten Mudita Bangli, Senin (2/10) kemarin.

HARI Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap 1 Oktober diperingati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli dengan menggelar apel di Lapangan Kapten Mudita Bangli, Senin (2/10) kemarin. Apel yang dipimpin Bupati Bangli I Made Gianyar berlangsung khidmat diikuti Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, seluruh unsur Forkompinda, pegawai dan pelajar. Di apel kemarin, Bupati Made Gianyar meminta seluruh komponen bangsa untuk bersatu padu dan selalu mengamalkan ajaran Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera serta tangguh menghadapi berbagai tantangan dan rongrongan radikalisme.

Bupati Made Gianyar mengatakan, Pancasila merupakan resep manjur dan resep utama bagi eksistensi dan persatuan bangsa Indonesia. Sejak ditetapkan lahir tanggal 1 Juni 1945, Pancasila telah mengalami pasangsurut serta melewati berbagai macam cobaan. Puncaknya terjadi pada tanggal 30 September 1965 atau yang lebih dikenal dengan G-30-S/PKI. Melalui momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Made Gianyar mengajak seluruh komponen bangsa untuk memahami dan mengamalkan ajaran Pancasila. ‘’Ayo kita hafalkan, pahami dan amalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, yakinlah tidak akan pernah ada konflik, teroris dan dis-

integrasi terhadap bangsa Indonesia,’’ terangnya. Ditambahkan Bupati Made Gianyar, melalui semangat Kesaktian Pancasila, pihaknya mengajak seluruh kompoten untuk menjadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera serta menghadapi berbagai tantangan dan rongrongan radikalisme terhadap kebinekaan dan persatuan bangsa, baik dari dalam maupun dari luar. ‘’Perjalanan bangsa Indonesia telah memberi kita banyak pelajaran berharga dalam menjaga keutuhan Indonesia yang merdeka dan berdaulat. Pancasila dan NKRI adalah harga mati,’’ tegasnya. (ad094)

Karya Pujawali Purnamaning Sasih Kapat di Pura Ulun Danu Batur Bangli (Bali Post) – Karya Pujawali Purnamaning Sasih Kapat di Pura Ulun Danu Batur Desa Pakraman Batur, Kintamani akan dilangsungkan pada r a hina P ur na m a K apa t, Kamis (5/10) mendatang. Sesuai dudonan, pujawali akan dilaksanakan selama empat hari hingga Minggu (8/10). Manggalaning Karya Jero Gede Batur didampingi Pelancang lan Prajuru Adat Ketut Wijaya, Senin (2/10) kemarin, mengatakan jelang dilaksanakannya Karya Pujawali Purnamaning Sasih Kapat di Pura Ulun Danu Batur Desa Pakraman Batur, krama Desa Adat Batur sejak beberapa hari terakhir sudah mulai melakukan sejumlah persiapan. Krama sudah mulai ngaturang ayah yakni dengan

makarya bhakti, nampah wewalungan seperti bawi, kambing, ayam dan bebek dan lainnya. Dijelaskan Jero Gede Batur, sesuai dudonan, Karya Pujawali Purnamaning Sasih Kapat di Pura Ulun Danu Batur Desa Pakraman Batur akan dilaksanakan pada Kamis (5/10). Pada Pukul 10.00 Wita, akan dilaksanakan prosesi Ida Batara Katuran Bhakti Pasucian. Dilanjutkan kemudian dengan prosesi Ida Batara Kodal pada pukul 13.00 Wita dan Puncak Karya pada pukul 14.00 Wita. Selanjutnya pada pukul 16.00 Wita, prosesi dilanjutkan dengan muspayang bhakti pujawali sasuhunan Ida I Ratu Gede Dalem Waturenggong saking Puri Ubud, Ida I Ratu Gunung Agung saking Pemkab Bule-

leng dan Ida I Ratu Gede Makolem. Keesokan harinya yakni pada Jumat (6/10) akan dilaksanakan bhakti panganyar hingga Minggu (8/10). Jero Gede Batur berharap seluruh umat Hindu di mana pun berada dapat meluangkan waktunya untuk tangkil melakukan persembahyangan selama berlangsungnya pujawali. ‘’Kami harapkan kepada seluruh umat sedharma untuk bersamasama meluangkan waktu untuk tangkil ngaturang pangubhakti selama karya pujawali berlangsung. Semoga melalui pujawali ini Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Ida Batara-Batari yang berstana di Pura Ulun Danu Batur memberikan waranugraha, kerahajengan dan kerahayuan jagat,’’ kata Jero Gede Batur. (kmb40/k300)

Bali Post/ina

BHAKTI - Jero Gede Batur saat melaksanakan bhakti di Pura Ulun Danu Batur di Desa Pakraman Batur Kintamani.


Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

GIANYAR

9

Polisi Hibur Anak-anak di Pengungsian

Gianyar (Bali Post) Guna mengurangi beban psikologi pengungsi bencana Gunung Agung, sejumlah polisi yang dipimpin KBO Binmas Polres Gianyar Iptu Yuliana Lomi, mengunjungi posko Lapangan Sutasoma, Sukawati, Senin (2/10) kemarin. Tidak hanya memberikan bantuan logistik, polisi juga memberikan hiburan untuk anak-anak pengungsi. Iptu Yuliana Lomi mengatakan sudah banyak bantuan logistik dari para donatur untuk pengungsi di posko Lapangan Sutasoma. Namun bantuan logistik saja tidak cukup untuk anak-anak. Mereka juga membutuhkan sentuhan khusus, sehingga pengalaman selama mengungsi tidak membekaskan trauma. ‘’Jangan sampai anak-anak ini trauma, mereka pasti bertanya-tanya, kenapa harus tinggal di pengungsian. Mereka juga tidak bisa beraktivitas seperti biasa di rumah,’’ jelasnya. Sekitar 40 menit anggota kepolisian mengajak anak-anak yang dominan balita ini bermain, bernyanyi dan bercerita. Senyum riang pun menghiasi wajah anak-anak itu. ‘’Kita ingin menghibur anak-anak agar di tempat pengungsian mereka bisa bermain, karena dunia mereka memang bermain,’’ ucap Yuliana Lomi. Selain mengajak bermain, sebagai rangkaian Hari Kesaktian Pancasila dan Operasi Bina Waspada Agung 2017, polisi juga menyisipkan penanaman tentang nilai-nilai Pancasila ke pengungsi. ‘’Kalau anak-anak minimal tahu dulu apa itu Pancasila sehingga kelak paham bagaimana mencintai NKRI,’’ terangnya. Yuliana Lomi menjelaskan, kegiatan menghibur para pengungsi ini tidak hanya dilakukan di posko Lapangan Sutasoma, namun juga akan menyasar pengungsi lain yang ada di balai banjar atau tempat lainnya. ‘’Kita telusuri dulu di mana pengungsi yang banyak berkumpul. Tentunya kita mengutamakan yang ada banyak anak-anak. Kalau di Sutasoma akan kita agendakan lagi,’’ tegasnya. (kmb35) Bali Post/nik

BERMAIN - Anggota Polres Gianyar saat bermain bersama anak-anak di posko Lapangan Sutasoma, Sukawati.

Pengungsi Non-KRB Terancam Tak Dapat Bantuan Gianyar (Bali Post) -

Kebijakan Pemprov Bali memulangkan pengungsi di luar Kawasan Rawan Bencana (KRB) berdampak terhadap jumlah dan layanan bagi para pengungsi di Kabupaten Gianyar. Pengungsi mandiri dan mereka yang berasal dari desa di luar KRB terancam tidak mendapatkan sejumlah layanan atau bantuan, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Gianyar Made Suradnya, Senin (2/10) kemarin. Bali Post/wan

PADI - Sejumlah petani tengah menggiling padi di Batuyang, Batubulan, belum lama ini. Lahan pertanian di kawasan ini kian menyempit akibat pesatnya pembangunan perumahan.

Menurutnya, jika merujuk pada instruksi Gubernur, maka layanan kes -

ehatan dan pendidikan hanya diberikan kepada pengungsi yang daerah

asalnya berada di KRB. Namun pihaknya belum bisa memastikan apakah kebi-

Pembangunan Kantor Desa Lodtunduh Habiskan Rp 939 Juta

Gianyar (Bali Post) Kantor Desa Lodtunduh sudah rampung dibangun dengan menghabiskan dana Rp 939 juta. Upacara melaspas, rsi gana mabalik sumpah dan mendem padagingan digelar Senin (2/10) kemarin. Kepala Desa Lodtunduh I Wayan Gunawan memaparkan, pembangunan kantor ini dilaksanakan secara bertahap sejak tahun 2013. Dananya berasal dari bantuan pemerintah, yakni Alokasi Dana Desa dan sumbangan dari para pengusaha di kawasan Desa Lodtunduh. Gedung baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan ke masyarakat. ‘’Kami berharap dengan gedung baru ini pelayanan kepada masyarakat dapat lebih ditingkatkan, demikian juga masyarakat akan dapat terlayani dengan lebih baik,’’ ujar Gunawan. Dengan telah rampungnya pembangunan kantor Kepala Desa Lodtunduh, maka diadakanlah upacara melaspas, padudusan alit, rsi gana, pacaruan balik sumpah, mendem padagingan dan ngenteg linggih di kantor setempat. Upacara ini di-puput Ida Pedanda dari Geria Tegal Sari Kemenuh. Serangkaian dengan acara ini, telah dilaksanakan upacara nuasen pada 29 September 2017. Menurut Ketua Panitia Pamelaspasan I Putu Ari Saskara, piodalan dilaksanakan pada Purnama Kapat yang jatuh pada tanggal 5 Oktober. (kmb35)

Sebulan Lebih Blangko SIM Kosong Gianyar (Bali Post) Sebulan lebih blangko atau material bahan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satlantas Polres Gianyar kosong. Sebagai pengganti, petugas memberikan SIM sementara berbentuk lembaran kertas kepada pemohon. Hal ini diungkapkan Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gede Putra Astawa, Senin (2/10) kemarin. Dikatakannya, tak tersedianya blangko SIM juga dialami daerah lain. Hal tersebut dikarenakan lelang pengadaan blangko di Korlantas Polri masih berlangsung. ‘’Untuk blangko SIM kami memang stok material habis. Masih menunggu kabar baik dari Korlantas,’’ ujarnya. Kosongnya stok blangko SIM sudah terjadi sejak sebulan lalu. Meski demikian, masyarakat cukup banyak yang datang untuk mengurus SIM. Pihaknya pun telah memasang banner pemberitahuan agar masyarakat memaklumi kondisi saat ini. ‘’Untuk proses pelayanan baik baru maupun perpanjangan tetap bisa dilakukan,’’ tegasnya. Disinggung soal proses bagi pemohon SIM baru, pria asal Karangasem ini mengaku memberlakukan hal yang sama. Namun bagi pemohon SIM baru, lantaran blangko kosong, mereka lebih banyak yang membatalkan permohonannya dan memilih menunggu blangko tersedia. Diungkapkannya lebih lanjut, kosongnya blangko menyebabkan permohonan SIM menurun. Pemohon SIM baru cenderung memilih menunggu blangko ketimbang menggunakan surat keterangan pengganti SIM sementara. Setelah blangko SIM tiba, pemohon bisa datang kembali ke Satlantas Polres Gianyar. (kmb35)

Bali Post/nik

MAJEJAITAN - Para pengungsi di Posko Lapangan Sutasoma ‘‘majejaitan’’ guna mengisi waktu.

jakan itu akan dijalankan se p e nuhny a d i Gia ny a r. ‘’Kalau pakai instruksi Gubernur, seperti itu yang terjadi. Kalau saya sih tidak bisa berbuat apa. Yang jelas kami ewuh-pakewuh,’’ katanya. Guna memastikannya, Suradnya mengaku hanya bisa menanti instruksi lanjutan. ‘’Saya belum bisa bicara apa-apa. Kalau nanti ada perintah tertulis dari provinsi, kami tinggal menjalankan di Gianyar,’’ tegasnya. Berdasarkan data BPBD Gianyar, tercatat 85 kepala keluarga (KK) atau 723 pengungsi di Posko Lapangan Sutasoma, Sukawati. Mereka terdiri dari 379 laki-laki dan 344 perempuan. Dari jumlah tersebut tercatat ada lima ibu hamil, satu bayi di bawah 42 hari, 60 balita, 70 siswa SD, 47 siswa SMP, 13 siswa SMA dan lansia sebanyak 65 orang. Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar

Anak Agung Oka Digjaya, sebanyak 36 orang warga non-KRB telah bersedia pulang ke Karangasem. Meski demikian, hingga kemarin masih ada warga non-KRB yang tinggal di posko tersebut. ‘’Kami tidak memaksa mereka pulang,’’ ujarnya. Dia menjelaskan, pengungsi non-KRB yang masih bertahan itu akan dijemput oleh keluarga mereka. ‘’Ada lagi yang sudah konfirmasi untuk kembali,’’ jelasnya. Sementara itu, para pengungsi di Posko Lapangan Sutasoma menyibukkan diri dengan beragam aktivitas. Aktivitas dimaksud mulai dari majejaitan hingga bekerja menjadi tukang bangunan atau di sentra kerajinan. Oka Digjaya menambahkan, ada saja pengusaha yang datang memanfaatkan tenaga para pengungsi. Hal ini sangatlah membantu para pengungsi. ‘’Baru saja ada pemborong nyari empat orang untuk kerja di proyek,’’ katanya. (kmb35)

Komisi IV DPRD Gianyar Kunjungi Posko Pengungsian

KOMISI IV DPRD Kabupaten Gianyar yang membidangi kesejahteraan rakyat, meninjau posko pengungsian di Lapangan Sutasoma, Senin (2/10) kemarin. Sebelum meninjau lokasi pengungsian, jajaran Komisi IV menggelar rapat dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), guna membahas lebih lanjut penanganan para pengungsi di Kabupaten Gianyar. Hasil rapat tersebut akan dibawa ke rapat DPRD Kabupaten Gianyar. Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gianyar Cokorda Gede Wisnu Parta mengatakan rapat koordinasi ini dilakukan dalam rangka menyamakan persepsi dalam upaya penanganan para pengungsi di Kabu-

paten Gianyar. Penanganan pengungsi ini dilakukan secara holistik, komprehensif serta dengan pendekatanpendekatan kemanusiaan. Untuk itu, Komisi IV meminta seluruh OPD terkait agar membuat catatan tentang permasalahan yang dihadapi serta kemungkinan solusi yang akan digunakan. Begitu juga dalam penanganan psikis yang dialami oleh para pengungsi, diharapkan para pengungsi ini dilibatkan dalam berbagai kegiatan, sehingga beban psikis mereka menjadi lebih berkurang. Dari hasil laporan yang diterima, ketersediaan logistik bagi para pengungsi masih aman. Begitu juga kelengkapan sarana dan prasarana yang menjadi

KUNJUNGI POSKO - Anggota DPRD Gianyar mengunjungi Posko Lapangan Sutasoma, Sukawati.

kebutuhan pokok bagi para pengungsi, seperti tempat MCK juga mulai ditambah. Dalam rapat tersebut, Komisi IV meminta agar selalu diinformasikan perkembangan daerah yang termasuk dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB). Semen tara dalam kunjungannya ke Posko Lapangan Sutasoma, Komisi IV juga meminta disiapkan tempat terpadu bagi para relawan serta pos

pelayanan Palang Merah Indonesia. Kepala BPBD Kabupaten Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya mengatakan, regulasi penanganan bencana harus dilakukan secara menyeluruh dan terpadu. Hal ini lantaran terdapat beberapa tahapan dalam penanganan bencana, yakni pra-bencana, siaga bencana, bencana dan pascabencana. ‘’Kita selalu siaga terha-

dap kemungkinan yang terjadi. Sarana dan prasarana juga mulai kita tambah, seperti MCK dan saat ini masih dalam pengerjaan,’’ terang Oka Digjaya. Sementera terkait ketersedian bahan makanan serta obat-obatan, dia menyebut saat ini masih mencukupi. Hal ini mengingat terus mengalirnya bantuan dari berbagai lapisan masyarakat. (ad093)


KLUNGKUNG

10

Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

Hari Ini, Mobdin Anggota Dewan Dikembalikan ke Daerah Semarapura (Bali Post) Mobil dinas yang selama ini dipakai anggota DPRD Klungkung diserahkan ke daerah, Selasa (3/10) hari ini. Hal tersebut sejalan dengan pencairan tunjangan transportasi yang berlangsung mulai bulan ini sesuai dengan Perda tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Klungkung. Sekretaris Dewan I Wayan Sudiarta menjelaskan sesuai hasil pendataan, penarikan mobil dinas dilakukan pada 3 unit mobil yang dipakai ketua komisi, satu unit, satu unit dari Bali Post/sos Ketua Badan Kehormatan (BK), satu unit dari Ketua I Wayan Sudiarta Badan Legeslasi (Baleg) dan enam unit dari pimpinan fraksi. Dari jumlah ini, 5 unit yang terdiri dari 2 Avansa, 2 Innova dan 1 Trevelo diserahkan ke daerah. Sementara sisanya digunakan untuk operasional di DPRD Klungkung, salah satunya dalam kegiatan observasi. “Penyerahannya ke daerah dilakukan besok (hari ini-red). Berita acaranya sedang kami susun,” ungkapnya, Senin (2/10) kemarin. Kebijakan tersebut, sambung dia menyesuaikan dengan pencairan tunjangan transportasi yang mulai berlangsung bulan ini. Ini pun sudah disampaikan secara resmi kepada pengguna mobil. “Sudah disampaikan melalui surat. Mobil sudah dikembalikan ke dewan,” sebutnya. Sementara itu, disinggung soal besaran tunjangan transportasi para wakil rakyat, Sudiarta masih enggan menyampaikan. Alasannya belum ada penyampaian hasil kajian secara resmi dari Unud dan persetujuan pimpinan. “Untuk informasi jumlahnya memang sudah ada info. Tapi ini belum resmi. Besok (hari ini-red) kami akan sampaikan. Biar tidak salah,” tandasnya. (kmb45)

MAIN AYUNAN Anak-anak dari Karangasem yang ikut mengungsi di GOR Swecapura, Klungkung terlihat sedang bermain ayunan, Senin (2/10) kemarin. Aktivitas ini dilakukan untuk menghilangkan rasa jenuh setelah beberapa hari meninggalkan rumah. Mereka juga dihibur dengan berbagai Bali Post/sos

Terima Ribuan Siswa Pengungsi, Sekolah Kekurangan Guru Semarapura (Bali Post) -

Ribuan siswa pengungsi asal Karangasem mengikuti pendidikan sementara di Kabupaten Klungkung. Dalam proses belajar-mengajar, sekolah yang menampung terkendala tenaga pendidik. Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Klungkung I Ketut Sujana seizin Kadis Dewa Gde Darmawan, Senin (2/10) kemarin.

Pengungsi di Swecapura Didata Ulang

Semarapura (Bali Post) Jumlah pengungsi di GOR Swecapura diketahui menyusut. Belum diketahui secara pasti apa penyebabnya. Atas hal itu, pemkab mengambil langkah pendataan ulang. Hal ini juga penting untuk mengetahui pengungsi yang berasal dari Kawasan Rawan Bencana (KRB) maupun zona aman. Berdasarkan data yang terhimpun, Senin (2/10) kemarin, jumlah pengungsi hingga pukul 12.00 Wita mencapai 23.065 jiwa yang tersebar di 122 titik. Lebih tinggi dari Minggu (1/10) lalu sebanyak 22.747 jiwa di 119 titik dan lebih rendah dari Sabtu (30/9) sebanyak 24.240 jiwa di 118 titik. ‘’Untuk jumlah pengungsi tiga hari terakhir fluktuatif,’’ ungkap Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta. Secara khusus, perbedaaan jumlah pengungsi terlihat di GOR Swecapura, Desa Gelgel. Sesuai data awal, di atas 3.000 jiwa. Namun kini hanya kisaran 1.626 jiwa. Atas hal tersebut kembali dilakukan pendataan dan kini prosesnya masih berjalan. ‘’Jumlahnya yang berubah kemungkinan karena tercatat ganda atau yang masuk dan keluar tidak lapor diri. Ini sedang kami data. Supaya lebih akurat,’’ jelasnya. Langkah tersebut, sambung wabup asal Desa Akah, Klungkung ini, sangat penting kaitannya dengan ketersediaan logistik. Dalam pendataan, tim juga mencatat warga yang berada di KRB maupun zona aman. ‘’Mana yang berada di KRB I, II dan III. Mana yang dari zona yang dianggap aman. Itu ditata semua. Sekarang masih berjalan. Paling lambat tiga hari ke depan sudah selesai. Setelah itu baru dikumpulkan, mana yang diimbau pulang dan diam di pengungsian,’’ terangnya. Ditegaskan, meski belum ada data akhir, Pemkab Klungkung siap mengantar pengungsi yang ingin kembali ke kampung halaman. Demikian juga sebaliknya, jika ada yang masih ingin tinggal di pengungsian, tetap diberi penanganan. ‘’Kalau ada warga dari zona aman masih ingin tinggal di sini, kami tetap izinkan. Kami tidak memaksa untuk pulang,’’ tegasnya. Salah seorang pengungsi asal Desa Muncan bagian bawah, I Kadek Yudana, mengatakan meskipun tempat tinggalnya disebut-sebut zona aman, namun itu tak membuatnya berani untuk pulang. Ia masih ada rasa waswas dengan akan terulangnya tragedi 1963 silam. ‘’Ada rasa khawatir kalau pulang. Pas meletus dulu, lahar sampai ke sana,’’ katanya. (kmb45)

pertunjukkan.

SISWA PENGUNGSI - Siswa pengungsi mengikuti pendidikan di SDN 1 Gelgel. Di beberapa sekolah, proses belajar-mengajar terkendala guru.

Dijelaskan, berdasarkan data terakhir, tercatat ada 364 anak TK, 2.148 siswa SD, 1.071 siswa SMP dan 929 siswa SMA/SMK yang mengikuti pendidikan sementara di bumi serombotan. Mereka tertampung pada sekolah yang dekat dengan tempat mengungsi. ‘’Anak-anak pengungsi sudah bisa bersekolah. Mereka dititip di sekolah-sekolah dekat pengungsian,’’ ujarnya. Secara teknis, proses belajar-mengajar berjalan dengan lancar. Namun dari sisi kondusivitas, sudah barang tentu berbeda dengan sebelumnya karena terjadi penambahan siswa di setiap kelas. Selain itu, sejumlah sekolah juga

masih kekurangan guru dan ruang kelas. Hal ini mengharuskan untuk menerapkan double shift. ‘’Kekurangan guru lebih besar pada SMP dan SMA/ SMK. Guru pengajarnya kan menyesuaikan dengan mata pelajaran. Ada beberapa guru yang harus mengajar lebih dari 24 jam seminggu. Beda dengan SD yang satu orang bisa ngajar beberapa pelajaran,’’ katanya. Mengatasi itu, Dinas Pendidikan Klungkung bersama pemprov dan Pemkab Karangasem telah melaksanakan rapat koordinasi. Diharapkan, guru yang sebelumnya mengajar di Karangasem dapat membantu sekolah-sekolah di Klungkung. ‘’Infonya

PROYEK fisik terus digenjot Pemkab Klungkung, termasuk tahun ini. Guna mengetahui realisasinya, Bupati I Nyoman Suwirta melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev), Senin (2/10) kemarin. Ia yang didampingi Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung Ketut Suayadnya dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Kabupaten Klungkung I Gusti Nyoman Supartana meminta pengerjaanya bisa tuntas tepat waktu. Berkurangnya ketersediaan material menyusul situasi Gunung Agung juga diharapkan dapat teratasi pelaksana. Monev yang dimulai pukul 08.30 Wita ini menyasar penataan Tempat Wisata Goa Jepang, pembangunan ruang kelas SDN 1 dan SMPN 1 Banjarangkan, Pembangunan jembatan di Desa Bungbungan

kekurangan material digunakan sebagai alasan untuk tidak menyelesaikan proyek tepat waktu. Jangan sampai termin sudah cair tetapi dengan alasan cost mayor material tidak ada, pekerjaan tidak bisa selesai sesuai target,” tegasnya. Instansi terkait juga diminta untuk terus memonitor perkembangan proyek. Hasil monev ini akan dituangkan ke dalam laporan atau instruksi secara tertulis untuk diteruskan dan kemudian ditindaklanjuti oleh OPD terkait maupun para rekanan. “Ini harus diawasi,” pintanya. Kesulitan material salah satunya terjadi pada SDN 1 Banjarangkan yang pengerjaannya dengan swakelola. Namun demikian, Kasek setempat, Ni Wayan Srinati mengaku sudah mendorong pelaksana untuk bisa menuntaskan tepat waktu. “Kami sudah minta biar material terus tersedia,” tandasnya. (ad104)

MONEV - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat melaksanakan monev proyek penataan Goa Jepang, Senin (2/10) kemarin.

Bali Post/sos

ada seratusan guru dari Karangasem yang mengungsi ke sini (Klungkung - red). Kami berharap ini bisa ikut mengajar,’’ ucap Sujana. Kehadiran siswa tambahan ini, sambungnya, juga berpengaruh pada pemenuhan sarana pendidikan, seperti buku. Hal tersebut secara otomatis berdampak pembiayaan yang semakin meningkat. ‘’Ini juga perlu kerja sama antardaerah. Setiap daerah kan dapat dana BOS. Untuk penunjang pendidikan, itu tetap bisa diberikan untuk anak-anak. Nanti mekanisme administrasinya tetap ditangani Karangasem,’’ tandasnya. (kmb45)

Monev Proyek, Bupati Suwirta Minta Pelaksana Perhatikan Ketersediaan Material dan Desa Sulang, peningkatan jalan di Dusun Takedan Desa Selat, Pembangunan bangunan Penunjang Pura Watu Klotok, meninjau tempat pengolahan sampah menjadi briket di Desa Gunaksa, dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Puskesmas Dawan 1. Bupati asal Nusa Ceningan ini menyatakan sesuai hasil pantauannya, semua proyek sudah berjalan, tetapi masih ada beberapa hal yang perlu ditekankan, baik kepada rekanan maupun OPD terkait terutama dalam hal koordinasi. Itu harus berjalan secara maksimal. Pada kesempatan itu, ketersediaan material juga ditemukan masih cukup banyak. Namun demikian, hal ini harus tetap mendapat perhatian secara berkelanjutan dari pelaksana. Sebab di tengah situasi Gunung Agung yang tak kondusif, tak menutup kemungkinan ketersediaannya ke depan terganggu. “Jangan

Bali Post/ist

Dua Belas Hari di GOR Swecapura

Pengungsi Ingin Cepat Kembali ke Kampung Halaman Bali Post/sos

PENGUNGSI - Pengungsi di GOR Swecapura. Secara keseluruhan, jumlahnya sekitar 1.600 jiwa. Berkurang dari sebelumnya yang mencapai sekitar 3.200 jiwa.

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Bali Post/sos

PENGUNGSI - Kadek Dauh, salah satu pengungsi di GOR Swecapura yang rindu kembali ke rumah.

WARGA Karangasem telah banyak mengungsi ke Kabupaten Klungkung. Situasi Gunung Agung yang tak kondusif mengharuskan hal itu terjadi. Menginjak hari ke-12, keinginan untuk kembali menapaki kampung halaman sudah pasti sangat besar. Seperti halnya warga Desa Telung Bhuana, Kecamatan Selat, Kadek Dauh (70). Namun, hal itu harus diurungkan dalam-dalam karena situasi tak memungkinkan. Hari menginjak siang. Senin (2/10) kemarin, udara di GOR Swecapura mulai panas. Pengungsi pun dibuat tak betah diam menghabiskan waktu dalam ruangan maupun tenda yang berbaris rapi di tengah lapangan. Mereka pun memilih mencari tempat berteduh. Keluar layaknya laron, menuju bawah pohon yang rindang. Ada pula yang memilih duduk di teras sisi timur GOR untuk merasakan sejuknya angin yang berembus semilir. Salah satunya Kadek Dauh. Seorang lansia yang kulitnya telah keriput. Rambutnya telah memutih.

Kakinya ditekuk. Matanya memandang satu per satu warga dan relawan yang melintas sembari mengangkut berbagai jenis barang. Sesekali itu juga menyapa kerabatnya dari desa yang sama. Ditemui saat itu, lansia yang mengungsi bersama keponakannya ini tak merasa canggung. Senyum lebar masih melekat pada wajahnya. Sekilas, tak ada beban yang dirasakan. Dengan obrolan santai, ia menceritakan hidupnya beberapa hari di pengungsian. Sebuah tempat yang tak pernah dipikirkan sebelumnya. Suasana awal dirasa begitu berbeda. Tak banyak orang yang dikenal. Tak banyak pula aktivitas yang dilakukan. Hanya tidur dan makan. Berbeda dengan saat di rumah. Harus membanting tulang demi sesuap nasi. Meski urusan makan ditanggung pemerintah, rupanya keinginan untuk bisa menapaki kampung halaman sangat besar. Ia teringat dengan puluhan ayamnya yang tak ada memberi pakan. “Ingin sekali pulang. Ayam

tidak ada yang ngasi pakan,” tuturnya. Namun, hal yang sangat diharapkan itu harus dikubur dalam-dalam di relung hatinya. Status Gunung Agung yang masih berada di level awas, ditambah tempat tinggalnya masuk KRB, membuatnya diliputi rasa takut. “Gempa sering. Jadi takut,” imbuhnya. Selain Dauh, keinginan untuk pulang juga dirasakan warga Desa/Kecamatan Selat, Made Sudiarma. Ia ingin kembali bisa bekerja layaknya seperti dulu. Ingin pula merasakan sibuknya bertani, menanam palawija untuk bekal hidup. “Sejak di sini, tidak dapat penghasilan apa-apa. Pikiran juga sumpek,” ucapnya. Ia yang mengungsi bersama keluarganya berharap situasi ini tak berlangsung lama. Semuanya bisa segera berakhir. “Kalau situasi seperti ini, saya bingung. Gunung akan meletus atau tidak. Mudah-mudahan segera bisa kondusif. Sudah ingin sekali pulang,” tandasnya. (sos)


Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

BULELENG

11

200 Pengungsi Segera Dipulangkan Singaraja (Bali Post) – Menyusul instruksi Gubernur Bali untuk memulangkan pengungsi Gunung Agung yang berasal dari desa di luar kawasan rawan bencana (KRB), Satuan Tugas (Satgas) Penangulangan Bencana Daerah Buleleng mulai melakukan pendataan di posko pengungsi di Kecamatan Tejakula dan sekitarnya. Diperkirakan, ada 200 orang pengungsi di Buleleng berasal dari daerah aman bencana. Dalam waktu dekat ini, mereka akan dipulangkan ke desa Bali Post/kmb38 asalnya. Made Arya Sukerta, S.H. Hal itu diungkapkan Kasatgas Penanggulangan Bencana yang juga Asisten Tata Pemerintahan Made Arya Sukerta, S.H. di ruang kerjanya, Senin (2/10) kemarin. Mantan Kadishub Buleleng ini mengatakan, sebagian besar pengungsi berasal dari desa yang masuk dalam daerah rawan terkena dampak jika Gunung Agung erupsi. Sedangkan, pengungsi yang berasal dari daerah aman bencana, jumlahnya tergolong kecil. Mereka mengungsi di rumah penduduk dan ada yang tinggal bersama keluarga dan kerabatnya di Buleleng. Pihaknya memberikan waktu seminggu untuk mendata pengungsi yang berasal dari daerah aman bencana. Selanjutnya, Satgas Penanggulangan Bencana Daerah akan memulangkan pengungsi tersebut. “Kami perkirakan antara 100 hingga 200 orang pengungsi berasal dari daerah aman bencana. Perbekel saya perintahkan mendata kembali dan setelah data valid, kami akan pulangkan mereka ke daerah asalnya,” katanya. Selain itu, Satgas Penanggulangan Bencana Daerah sedang mempersiapkan pendistribusian ulang sebaran pengungsi. Hal ini dilakukan karena beberapa pertimbangan terutama menyangkut daya tampung di posko pengungsian. Selain itu, pertimbangan akan memicu masalah sosial di desa tempat posko pengungsi juga menjadi pertimbangan mengapa pemerintah menyebarkan pengungsi di Kecamatan Tejakula yang sekarang tercatat 15.390 jiwa. Pertimbangan lain adalah Desa Tembok berada antara 13 hingga 14 kilometer dari KRB satu, KRB dua, dan KRB tiga yang telah ditetapkan. Kondisi ini perlu juga diantisipasi, sehingga kalau terjadi erupsi, evakuasi yang berlangsung hanya satu jam dapat berjalan dengan baik. Dari rencana awal, pengungsi di Desa Tembok sebanyak tujuh ribu jiwa akan dialihkan ke beberapa desa di luar dari Desa Tembok, Sambirenteng, dan Desa Les. Dari jumlah total pengungsi di Desa Tembok tetap dipertahankan sebanyak tiga ribu jiwa. Sisanya empat ribu jiwa dipindahkan ke lokasi pengungsian di luar tiga desa tersebut. Satgas sekarang meminta dukungan desa yang memiliki tempat untuk dijadikan lokasi posko untuk menampung pengungsi pindahan dari posko di Desa Tembok. “Setelah nanti pengungsi yang dari daerah aman dipulangkan, kami akan langsung distribusi ulang pengungsi dari posko di tiga Desa Tembok, Sambirenteng, dan Desa Les. Kami sudah petakan dan beberapa desa di luar tiga desa dan di luar Kecamatan Tejakula memiliki tempat untuk menampung pemindahan pengungsi,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

CURANMOR – Polisi menangkap tiga tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polsek Seririt.

Polsek Seririt Tangkap Tiga Pelaku Curanmor

Singaraja (Bali Post) – Jajaran Polsek Seririt berhasil menangkap tiga pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor - red). Ketiga pelaku tersebut masing-masing Nyoman Sukerta Yasa (37) asal Desa Banjar Asem Kecamatan Seririt, Komang Budiartawan alias Komang PII (34) asal Desa Dencarik Kecamatan Banjar, dan Ketut Gelgel Astrea (31), warga Desa Joanyar Kecamatan Seririt. Tersangka ini ada yang menggasak sepeda motor korban yang kuncinya nyantol dan ada juga mencuri motor korban memakai kunci palsu. Kapolsek Seririt Kompol Loduwyk Tapilaha seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya, Senin (2/10) kemarin, mengatakan pengungkapan kasus curanmor ini berkat penyelidikan anggotanya di lapangan dan juga atas informasi masyarakat. Sebelum ditangkap, polisi menerima laporan pencurian sepeda motor. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dan saat anggotanya melakukan penyelidikan, warga menginformasikan salah satu tersangka telah mencuri sepeda motor. Dari informasi itu, polisi kemudian menangkap tersangka Sukerta Yasa pada 25 September 2017 lalu. Saat itu tersangka mengendarai sepeda motor yang diduga hasil curiannya. Setelah diperiksa, tersangka ini tidak dapat menunjukkan suratsurat kendaraannya, sehingga yang bersangkutan ditangkap untuk pemeriksaan lebih lanjut. ‘’Selain hasil penyelidikan

dari laporan yang curanmor yang marak, kita tangkap tersangka setelah ada informasi warga yang menunjukkan tersangka mengendarai motor curian dan benar tidak ada surat-surat kendaraan dan langsung kami tangkap,’’ katanya. Menurut Kompol Loduwyk, dari pengembangan pihaknya kembali menangkap dua tersangka lain. Dari tangan ketiga tersangka itu, polisi mengamankan enam unit sepeda motor yang belum dijual oleh para tersangka. Sepeda motor ini dicuri oleh tersangka di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Seririt, Desa Bubunan, dan Desa Kalianget. Sepeda motor ini berhasil dibawa kabur karena pemiliknya meninggalkan kunci sepeda motor nyantol dan ada juga menggunakan kunci palsu. ‘’Rata-rata tersangka mencuri baru pertama kali dan sasarannya motor yang kunci kontak nyantol dan juga ada menggunakan kupal,’’ jelasnya. Sementara itu, tersangka Sukerta Yasa mengakui perbuatannya. Dia nekat mencuri sepeda motor untuk melunasi utang dan biaya hidup. Saat beraksi, Sukerta Yasa menyasar sepeda motor yang diparkir di tempat umum dan tidak kuncinya nyantol. Motor hasil curiannya itu rencananya dijual dengan harga bervariasi antara Rp 1 juta hingga Rp 1,6 juta setiap satu unit. ‘’Baru pertama dan sambil jalan kalau ketemu motor kuncinya nyantol saya ambil. Kalau dapat saya titip di rumah saudara dan maunya akan dijual dan menungu pembeli,’’ katanya. (kmb38)

KEWALAHAN – Sekolah yang ditugaskan menampung siswa pengungsi Gunung Agung kewalahan karena keterbatasan guru.

Bali Post/kmb38

Siswa Pengungsi Membeludak, Perlu Tambahan Guru tercatat 1.552 orang. Anakanak ini ditampung di seluruh SD di Desa Tembok dan sekitarnya. Sekolah yang penerima anak-anak ini mulai kewalahan karena daya tampung sekolah yang tidak memadai dengan tambahan siswa pengungsi. Salah satu sekolah yang kewalahan menerima siswa pengungsi adalah SDN 2 Tembok, Kecamatan Tejakula. Sejak satu minggu sekolah ini menerima tambahan siswa pengungsi Gunung Agung sebanyak 170 orang. Tambahan ratusan siswa pengungsi itu, membuat ruang kelas di sekolah ini tak

bisa menampungnya. Kepala SDN 2 Tembok Made Suarna mengatakan, sejak membeludaknya siswa pengungsi ditampung di sekolahnya, dia memberlakukan proses pembelajaran dengan double shift. Untuk shift pagi, pihaknya mengutamakan pembelajaran untuk siswa dari Desa Tembok sebanyak 165 orang. Sedangkan untuk shift siang giliran siswa pengungsi yang mengikuti pembelajaran. Dengan shift siang dari segi bangku mencukupi, tetapi guru pengajar jumlahnya terbatas. ‘’Karena siswa pengungsi membeludak kami kewalahan dan sekarang

kami uji coba dengan double shift. Memang kami fokuskan dulu untuk anak-anak kita dan siangnya untuk pengungsi. Cuma untuk siang gurunya sangat kurang,’’ katanya. Atas kondisi ini, Suarna berharap pihak terkait bisa memberikan bantuan terutama tambahan guru pengajar. Selain tambahan guru, pihaknya juga mengharapkan bantuan dari relawan yang memiliki keahlian sebagai pengajar. Tambahan ini diyakini akan bisa melayani siswa pengungsi ketika mengikuti pembelajaran pada siang hari. ‘’Kalau bisa

Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 202 unit rumah yang diusulkan direhab tahun 2017 gagal direalisasikan. Pasalnya, alokasi anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) realisasinya dibatasi hingga 31 Agustus 2017. Karena itu, Dinas Perumahan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng terpaksa mengusulkan kembali ratusan perbaikan rumah warga miskin itu pada awal tahun 2018 mendatang.

istrasi sudah siap, pihaknya menjamin ratusan usulan yang gagal direalisasikan sebelumnya akan disetujui oleh pemerintah pusat.

Singaraja (Bali Post) – Sekolah di Kecamatan Tejakula mulai kewalahan menampung siswa pengungsi Gunung Agung. Kondisi ini tidak bisa dihindari, karena jumlah siswa dengan ketersediaan ruang dan bangku sekolah tidak sebanding. Akibatnya, sekolah terpaksa melakukan double shift (sekolah pagi dan siang). Selain itu, guru juga mulai kewalahan mengajar, karena siswa jumlahnya bertambah. Pantauan di lapangan, Senin (2/10) kemarin, menyebutkan siswa jenjang SD yang ditampung di posko pengungsian Desa Tembok

kami dibantu guru atau relawan pendidikan,’’ tegasnya. Sementara itu, Wakil Bupati Karangasem Wayan Arta Dipa saat meninjau posko pengungsi mengatakan, guru dari desa masuk zona merah erupsi Gunung Agung akan ditugaskan untuk mengajar anak-anak di pengungsi. Dengan langkah ini, pihaknya yakin akan bisa mengatasi kekurangan guru. ‘’Pendidikan harus dipenuhi dalam proses belajar-mengajar bagi anak-anak di pengungsian. Kami komitmen agar anak-anak ini dapat pendidikan yang layak,’’ jelasnya. (kmb38)

Disperkimta Kembali Usulkan Dana Rehab Rumah Tahun 2018

Tahun 2017, pemerintah pusat menggelontorkan DAK untuk Buleleng Rp 10 miliar. Dinas Perkimta mengalokasikan anggaran itu untuk memperbaiki rumah warga miskin sebanyak 404 unit. Saat ini, realisasi kegiatan ini telah berjalan dengan persentase antara 30 persen dan bahkan ada yang sudah 100 persen. Memasuki pertengahan tahun ini, Dinas Perkimta rencananya merealisasikan sisa pagu DAK tersebut. Dari verifikasi usulan proposal di seluruh desa dan kelurahan ada 202 unit rumah warga miskin perlu direhab. Bersamaan dengan rencana itu, Kemenkeu RI kemudian menerbitkan PMK No. 112

Tahun 2017 yang mengatur bahwa realisasi DAK 2017 hingga 31 Agustus 2017. Ini yang membuat usulan rehab tahap dua gagal direalisasikan. Kepala Dinas Perkimta Ni Komang Surattini, Senin (2/10) kemarin, mengatakan setelah melakukan konsultasi ke Kemenkeu dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR), pemerintah pusat tidak mengizinkan kembali realisasi DAK melewati batas akhir yang sudah ditentukan. Atas kondisi ini, dirinya tidak bisa berbuat banyak dan harus mengikuti regulasi yang ada. “Tidak bisa dijalankan karena kebijakan pusat sudah tidak mengizinkan realisasi

DAK melewati batas akhir 31 Agustus 2017. Dengan hasil ini, usulan tahap dua itu gagal kita realisasikan pada pertengahan tahun ini,” katanya. Namun, Surattini akan kembali mengusulkan rehab rehab rumah 202 unit itu setelah pemerintah pusat kembali mengucurkan DAK 2018 mendatang. Saat ini, usulan proposal tersebut sudah diverifikasi dan tinggal ditandatangani oleh masing-masing warga penerima bantuan rehab rumah. Proposal itu memuat kebutuhan anggaran dan jenis bahan bangunan rumah (BBR) yang diperlukan oleh masing-masing kepala keluarga (KK). Karena persyaratan admin-

Singaraja (Bali Post) – Warga di Jalan Pulau Sulawesi, Kelurahan Kampung Baru Singaraja geger Minggu (1/10) lalu. Gede SG alias Botak (31) ditemukan tergeletak di tengah jalan dengan kondisi tubuh bersimbah darah. Botak diketahui beralamat di Jalan Pantai Lingga, Kelurahan Banyuasri, Singaraja dan beralamat domisili di Dusun Lebah Siung, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada. Kapolsek Kota Singaraja Kompol A.A. Wiranata Kusuma seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya membenarkan telah menerima laporan penemuan orang dalam kondisi luka parah tersebut. Kompol Wiranata belum mengetahui secara pasti kronologis kejadian itu. Saat ini, polisi masih berupaya mengungkap pelaku dan

motif dari kejadian tersebut. “Kejadian itu benar terjadi. Untuk perkembangan kasusnya mohon bersabar. Kami masih bekerja mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. Nanti kalau sudah lengkap kami akan sampaikan,” katanya. Informasi di lokasi kejadian menyebutkan, sekitar pukul 16.10 wita, korban ditemukan tergeletak di tengah Jalan Pulau Sulawesi. Saat itu, tubuh korban bersimbah darah. Warga langsung menolong korban untuk dibawa ke RSUD Buleleng. Kepala dan kedua tangan korban mengalami luka robek dan perut di bawah pusar juga terdapat luka cukup dalam. Diduga, karena mengalami luka parah, pukul 18.20 wita, korban dinyatakan meninggal dunia. Kompol Wiranata belum berani me-

nyebut secara spesifik penyebab korban terluka parah. Yang jelas, luka tersebut diduga akibat benda tajam. “Di TKP, korban ditemukan tergeletak bersimbah darah. Setelah mendapat perawatan di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal. Sekarang, kami masih bekerja untuk menyelidiki kasus ini,” tegasnya.

Dana APBD Semantara itu, memasuki pertengahan anggaran tahun ini, Dinas Perkimta akan merealisasikan program rehab rumah untuk warga miskin dengan memanfaatkan dana APBD Buleleng. Total kanggaran yang disiapkan mencapai Rp 1,3 miliar dengan sasaran rumah sebanyak 55 unit. Semula dana ini dikelola di Dinas Sosial (Dinsos), namun setelah pengembangan kelembagaan dan pemerintah membentuk Dinas Perkimta, pengelolaan dana tersebut dialihkan ke Dinas Perkimta. Saat ini, dokumen pekerjaan itu sudah dipersiapkan untuk dilelang di Bagian Unit Layananan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Sekkab Buleleng. Dari pagu ang-

garan itu, Dinas Perkimta membagi 33 unit usulan untuk kategori Perumahan Baru (PB) dan kategori Peningkatan Kualitas (PK) 22 unit. (kmb38)

itu, beberapa barang bukti sudah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “Beberapa saksi dan barang bukti sudah kita amankan, namun karena ini masih pengembangan, kami belum sebutkan barang bukti itu,” tegasnya. Jenazah korban Senin (2/10) kemarin pukul 17.00 diautopsi di Instalasi Forensik RSUP Sanglah. Hasil autopsi yang disampaikan Kepala Bagian/SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. IB Putu Alit, Sp.F. mengatakan, dari tanda kematiannya di mana lebam mayat tidak hilang pada penekanan mengindikasikan korban meninggal setelah 12-24 jam sebelum diperiksa. Pihaknya juga menemukan luka-luka akibat benda tajam pada kepala, siku, dan perut kiri bawah. ‘’Dari gambaran lukanya setelah kita autopsi,

luka terbuka pada perut kiri bawah yang merupakan luka tusuk, itu yang menyebabkan kematian. Karena mengenai pembuluh darah besar dalam perut sehingga menimbulkan perdarahan yang banyak,’’ terang dokter asal Karangasem itu. Dari hasil autopsi yang dilakukan juga diketahui, senjata yang digunakan untuk menusuk satu buah. ‘’Senjata yang digunakan bermata dua. Artinya bisa berupa pisau atau bisa pisau panjang karena lukanya panjang,’’ ungkapnya. Senjata yang diduga panjang tersebut menusuk perut korban hingga kedalaman 10cm. Sementara luka terbuka pada kepala tapi luka tersebut tidak menembus kulit kepala karena berupa luka iris. Tidak ditemukan tanda perlawanan yang dilakukan korban. (kmb42/kmb38)

Bali Post/kmb38

Ni Komang Surattini

Botak Ditemukan Bersimbah Darah di Jalan Sulawesi, Meninggal di RS

Diautopsi Sementara itu, jenazah Botak Senin (2/10) kemarin, dikirim ke Rumah Sakit Sanglah Denpasar untuk diautopsi guna memastikan penyebab korban meninggal dunia. Jajaran Reskrim Polsek Kota Singaraja bersama Unit Reskrim Polres Buleleng terus mengintensifkan penyelidikan. Sejumlah saksi yang diduga mengetahui kejadian tersebut telah dimintai keterangan. Selain


JEMBRANA

12

Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

Tingkat Hunian Hotel Jimbarwana Mulai Naik

Negara (Bali Post) – Pengelolaan Hotel Jimbarwana yang merupakan aset Pemkab Jembrana, tahun ini mulai terlihat. Hotel yang dikelola Koperasi Jembrana Usaha Bersama (KJUB) ini sempat mengalami rugi di tahun pertama. Hal itu dipicu lantaran banyaknya pengunjung yang komplain terkait fasilitas hotel berlantai tiga tersebut. Akan tetapi, setelah dilakukan renovasi dengan menggunakan fasilitas yang baru, tingkat kunjungan mulai naik sejak beberapa bulan belakangan. Manajer Operasional Hotel Jimbarwana Kade Agus Diarta, Senin (2/10) kemarin, mengakui bahwa tingkat kunjungan beberapa bulan terakhir ini meningkat. Ia pun meyakini akan mendapat laba. Tidak seperti tahun 2016 lalu yang mengalami rugi. Sebab, selain dipengaruhi tingkat kunjungan juga disertai adanya keluhan. Sebagian besar, fasilitas kamar standar hotel ini belum diganti sejak berdirinya hotel ini (tahun 2005). Misalnya, AC dan bad yang rusak serta karpet kotor. Namun, untuk tahun ini fasilitas sudah mulai diperbaiki sehingga keluhan dari pengunjung juga berkurang. “Di sini ada 46 kamar standar. Diprioritaskan untuk tamu kunjungan ke Pemkab,” ujarnya. Tingkat hunian di akhir tahun 2017 ini, menurutnya, mengalami kenaikan. “Rata-rata 30 persen (hunian). Nanti kita juga akan bicarakan terkait pengelolaan ke depannya dengan koperasi,” ujarnya. Sejak tahun 2016, pengelolaan hotel ini merupakan korporasi 19 koperasi di Jembrana yang tergabung dalam KJUB. Dengan demikian, pertanggungjawaban juga dilakukan melibatkan semua koperasi melalui rapat anggota. Sesuai kesepakatan dengan Pemkab Jembrana, KJUB melakukan kontrak pengelolaan dengan membayar Rp 500 juta per tahun ke pemerintah daerah sebagai pemilik aset. Jumlah tersebut kemungkinan akan naik di tahun berikutnya. Aset Pemkab ini sebelumnya selalu menjadi sorotan kalangan DPRD Jembrana. Dewan berharap agar pengelolaan hotel ini tetap produktif dan memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah. Pascakisruh manajemen di Hotel Jimbarwana ikut berimbas pada kondisi keuangan dan pelayanan. Fasilitas hotel saat itu juga sudah usang dan akhirnya Pemkab melakukan renovasi. (kmb26)

Bali Post/olo

BEDEK – Bedek yang digunakan untuk menutupi proyek pembangunan Kebun Raya Jagatnata mulai rusak dan berlubang. Kondisi tersebut terlihat merusak pemandangan di jalur antarprovinsi ini. Kendati pengerjaan sudah rampung, belum ada tanda-tanda membersihkan bedekbedek yang kini sudah hancur.

Musim Kemarau, Kawasan TNBB Rawan Kebakaran

Negara (Bali Post) Musim kemarau yang terjadi beberapa bulan belakangan ini menyebabkan sejumlah hutan di Jembrana kering, termasuk di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Kondisi seperti ini dinilai sangat rawan terjadinya kebakaran. Semak-semak dan rerumputan yang sebelumnya terlihat hijau, kini sudah menguning dan kering. Sejumlah titik merupakan rawan kebakaran. Seperti di dekat jalan, baik di wilayah Jembrana maupun Buleleng. Hal ini menjadi perhatian pihak TNBB. Percikan api ke rumput atau semak dikhawatirkan menimbulkan kebakaran. Hal ini menjadi perhatian karena secara langsung berdampak terhadap habitat flora dan fauna di dalam hutan yang dilindungi. Di wilayah yang berbatasan langsung dengan aktivitas warga, merupakan rawan kebakaran. Untuk itu, pihak TNBB sengaja memasang papan peringatan di beberapa titik. Di antaranya

Bali Post/olo

HOTEL - Hotel Jimbarwana yang merupakan aset Pemkab Jembrana. Tingkat kunjungan ke hotel ini terlihat mulai meningkat.

Tiga Kali Pindah Mengungsi

Nenek Cabak Waswas Memikirkan Hewan Peliharaan

Negara (Bali Post) Selama hampir dua pekan, Wayan Cabak (80) dan anaknya, Ketut Murni (35), asal Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem, Karangasem mengungsi secara nomaden (berpindahpindah). Terakhir, Wayan Cabak mengungsi di rumah kerabatnya di Dusun Loloan, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan. Selama di rumah kerabatanya ini, Cabak terus terlihat murung lantaran memikirkan hewan peliharaan di rumahnya, 8 ekor babi dan 20 ekor ayam. Sebelum akhirnya ke Loloan, Wayan Cabak mengaku sempat mengungsi di tempat pengungsian di Tianyar dan juga di Tampaksiring, Gianyar. Karena kerabatnya mendengar nenek ini mengungsi di Tampaksiring, ia pun diminta untuk pindah tempat ke Medewi saja supaya lebih nyaman. Kondisinya yang sudah tua membuat kerabatnya khawatir. Saat menuju Medewi, Wayan Cabak disewakan truk. Selain dirinya, truk itu juga digunakan untuk mengangkut tiga ekor sapi (satu induk dan dua anak sapi). Nyoman Mendra, kerabat Wayan Cabak mengungkapkan ternak yang bisa dibawa hanya sapi. Sedangkan ternak

lainnya seperti babi dan ayam tidak bisa diangkut karena keterbatasan biaya. Semua aset ternak dan unggas yang dimilikinya itu disebut-sebut hasil kerja kerasnya dengan sang anak, Ketut Murni. Tiap hari Wayan Cabak bersusah payah menyabit rumput dan memelihara ternaknya. Awalnya ternak sapi itu merupakan kadasan (milik orang lain), namun setelah berkembang beberapa jadi miliknya. Bahkan dari hasil memelihara ternak milik orang lain itu, Wayan Cabak berhasil membiayai pengabenan orangtuanya dan memperbaiki sanggah/ kemulannya. Kini nenek ini hanya bisa menyesali ternaknya yang ditinggalkan di kampung. “Awalnya kami tidak mau ngungsi kasihan ternak. Tapi petugas meminta kami segera ngungsi jadi tidak sempat jual ternak. Pikiran kalau dijual murah, tapi sekarang malah telantar di kampung. Entah bagaimana nasib ternak kami itu,” sesalnya. Kini nenek dan anaknya hanya bisa melanjutkan memelihara tiga ekor sapinya yang masih kecil di tempat pengungsian di Medewi sambil menunggu kondisi Gunung Agung normal kembali. (kmb26)

Bali Post/olo

NGUNGSI - Kondisi keluarga Wayan Cabak (80) yang mengungsi hingga ke Medewi, Jembrana.

di Cekik dan Gilimanuk. Kasubag TU TNBB Wiryawan saat dikonfirmasi, Senin (2/10) kemarin, mengatakan pada musim kemarau kawasan TNBB dan hutan sabana memang rawan kebakaran. Salah satu titik yang rawan itu berada di Gilimanuk. Di kawasan Pelengkong, Teluk Terima hingga Banyuwedang juga rawan kebakaran. Termasuk di kawasan hutan sabana di Perapat Agung. Selain dipicu faktor alam, juga disebabkan karena manusia. Seperti aktivitas membakar rumput kering maupun membuang puntung

rokok. Selain memasang papan peringatan, petugas TNBB juga rutin melakukan patroli pencegahan kebakaran. Ketika terjadi kebakaran, TNBB juga menyiapkan dua regu pemadam kebakaran hutan, masing-masing regu 15 orang. Di samping itu, upaya pencegahan juga dilakukan dengan cara bekerja sama dengan masyarakat penyanding yang masuk kawasan rawan kebakaran. Selain mobil pemadam, peralatan yang dimiliki TNBB untuk memadamkan api di antaranya jet shooter, dan mobil tangki. (kmb26)

Daftar Pemilu, Pengurus Parpol Wajib Kumpulkan E-KTP

Negara (Bali Post) – Kendati masih lama, sejumlah Partai Politik (Parpol) di Jembrana mulai bersiapsiap jelang Pemilihan Umum Legislatif (Pileg). Memasuki tahapan pendaftaran, pengurus parpol, baik yang peserta 2014 maupun parpol baru mulai bergerak. Berbeda dengan pemilu sebelumnya, parpol peserta saat ini harus mengumpulkan e-KTP. Ketua KPU Jembrana I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya, Senin (2/10) kemarin, mengatakan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 11 Tahun 2017 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Parpol DPR dan DPRD, kepengurusan wajib dibuktikan dengan kartu tanda anggota dan e-KTP atau surat keterangan (suket). Ketika belum memiliki fisik e-KTP, bisa menggunakan suket dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdikcapil). Syarat itu juga berlaku hingga kepengurusan di tingkat kabupaten. ”Kalau tidak memiliki (e-KTP maupun suket), menurut saya masuk kategori tidak memenuhi syarat,” ujarnya usai bimtek peserta pemilu kemarin. Selain itu yang menjadi persyaratan lain adalah memiliki kantor tetap untuk kepengurusan hingga ke tingkat kabupaten. Di Jembrana, ada sejumlah kantor parpol peserta 2014 yang saat ini sudah pindah tempat. Namun, hal tersebut tetap harus dicantumkan dalam pendaftaran nanti. Anggota KPU Jembrana I Nengah Suardana menambahkan banyak persyaratan yang harus dipenuhi untuk pendaftaran. Baik parpol peserta 2014 maupun yang baru. “Kalau parpol yang baru, yang sudah memberitahu kami ada dua,” terang Suardana. Terkait e-KTP itu memang harus dipenuhi merunut dengan peraturan yang baru. Tetapi ketika ada kendala, misalnya belum mendapatkan e-KTP, maka bisa menggunakan suket. “Surat keterangan itu berlaku enam bulan,” ucapnya. Sementara itu dari informasi yang dihimpun, belum semua warga melakukan perekaman e-KTP. Terutama bagi masyarakat yang

Bali Post/olo

BIMTEK – Bimtek parpol terkait tahapan dan pendaftaran parpol peserta pemilu, Senin (2/10) kemarin. Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah kepemilikan e-KTP para pengurus dan anggota. melakukan perekaman tahun 2017. Namun, pihak Disdukcapil mengeluarkan suket dilengkapi dengan data pemilik dan barcode.

Selembar kertas yang ditandatangani Kadisdukcapil ini menggantikan e-KTP sementara dan berlaku selama enam bulan. (kmb26)

Bali Post/olo

KERING – Areal TNBB yang terlihat kering dan rawan terjadi kebakaran hutan saat musim kemarau.

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110


Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

KARANGASEM

13

Gubernur ke Pos Pemantauan di Rendang

Tanya Desa yang Masuk KRB

Amlapura (Bali Post) Gubernur Bali Made Mangku Pastika kembali menyambangi pos pemantauan Gunung Agung di Desa Rendang, Karangasem, Senin (2/10) kemarin. Kedatangan orang nomor satu di Bali itu untuk kedua kalinya. Gubernur memastikan desa-desa mana saja yang masuk Kawasan Rawan Bencana (KRB III, II, dan I). Pastika juga menanyakan kondisi terkini Gunung Agung. Kedatangan pihaknya ke pos pemantauan di Desa Rendang itu, kata Gubernur, untuk mencari perkembangan terkini kondisi Gunung Agung. Pihaknya juga menanyakan desa-desa mana saja yang masuk zona merah. Sehingga informasi yang akan disampaikan kepada masyarakat bisa lebih akurat. ‘’Tadi kita sudah mendapatkan penjelasan dari PVMBG terkait perkembangan terkini Gunung Agung. Status Gunung Agung masih tetap awas. Selain itu, kita juga sudah mendapatkan keterangan desa-desa yang masuk KRB,’’ ucap Mangku Pastika. Warga yang berada di KRB itu, kata Mangku Pastika, supaya semuanya mengungsi. Jangan sampai warga yang berada di zona merah itu ada yang belum mengungsi ke tempat lebih aman. Pasalnya, warga yang berada di zona merah itu sudah diimbau segera mengungsi. Pihaknya tidak ingin kalau gunung benar-benar erupsi, kemudian ada warga yang sampai meninggal. ‘’Kalau ada yang meninggal di zona merah itu kita yang salah,’’ jelasnya. Pejabat asal Buleleng itu menjelaskan, berdasarkan data dari PVMBG itu, kalau jumlah desa yang masuk KRB adalah 28 desa saja. Jumlahnya kurang lebih 70 ribu jiwa. Sedangkan desa-desa yang berada di luar KRB dan tempatnya masih aman, diharapkan bisa pulang ke rumah masing-masing. Itu pun kalau mereka merasa aman. Jika merasa masih belum aman, silakan tetap berada di tempat pengungsian. ‘’Banyak warga yang sudah berangsur-angsur pulang ke rumah mereka masing-masing, tetapi ada juga yang belum. Kalau mau mengungsi silakan. Kita tidak ada memaksa mereka pulang,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, terkait persediaan logistik, sejauh ini tidak ada masalah. Termasuk pendidikan, kesehatan. Binatang peliharaannya utamanya sapi juga tidak ada masalah. Alasannya, sapi-sapi milik pengungsi itu sudah disiapkan tempat penitipannya. (kmb41)

BANTUAN LOGISTIK - Bantuan logistik terus mengalir ke posko-posko pengungsian di Karangasem maupun luar Karangasem.

Bali Post/kmb

Pengungsi Perlu Telur dan Ikan Asin

Amlapura (Bali Post) -

Bantuan logistik masih terus mengalir ke Posko Induk Tanah Ampo. Bantuan itu berasal dari berbagai komponen masyarakat. Namun, untuk memenuhi kecukupan gizi bagi pengungsi di posko Terminal Pelabuhan Kapal Pesiar itu belum banyak stok makanan yang memenuhi zat protein. Karena itu, telur dan ikan asin sangat diharapkan selain jenis logistik lainnya. Alasannya pada telur dan ikan asin itulah banyak kandungan proteinnya. ‘’Stok beras hari ini masih sekitar 15 ton. Dua hari lalu, sudah kami distribusikan 7 ton ke masing-masing kecamatan di Karangasem ini,’’ Bali Post/kmb41

POS PEMANTAUAN - Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menyambangi pos pemantauan Gunung Agung di Desa Rendang, Karangasem, Senin (2/10) kemarin.

Terjual Laris Manis, 14 Ekor Sapi di Pengungsian Amlapura (Bali Post) Warga pengungsi menitipkan sapinya sebanyak 221 ekor di penitipan sapi Banjar Manggaan, Desa Nongan, Rendang. Dari jumlah itu, 14 ekor sapi sudah terjual. Sisa sapi yang masih ada di penitipan 207 ekor. Dokter Hewan UPT Pertanian, Desa Menanga, Rendang, Wayan Gunanan, Senin (2/10) kemarin mengungkapkan, sejak adanya penitipan sapi ini memang pengungsi banyak yang sudah menjual sapi mereka di sini. Bahkan, jumlahnya terus bertambah. Cukup beruntung, sapi-sapi yang dijual di sini harganya relatif normal. Pemilik sapi tidak diizinkan menjual sapi mereka kalau harganya tidak sesuai. Warga yang dominan menitipkan sapinya di sini berasal dari Desa Besakih, Pempatan, dan Menanga. “Jumlah sapi yang dititipkan selama dibukanya penitipan ini sebanyak 221 ekor. Sudah terjual 14 ekor. Dan tadi ada tiga sapi masuk. Kemudian yang terjual dua ekor,” ungkap Gunawan. Gunawan mengatakan, bagi warga yang masih memiliki sapi yang belum terjual dan masih berada di kandang, supaya bisa dititipkan di sini. Agar warga mau menitipkan sapinya ke penitipan ini, pihak provinsi langsung melakukan sosialisasi ke masyarakat yang berada di zona merah. Hanya, meski sudah disosialisasikan, namun belum ada respons dari warga. Mereka tetap tidak mau menitipkan sapinya ke mari. Diakui kalau yang menjadi kendala adalah masalah traspor membawa sapi warga ke sini. Selain itu, juga pakan. Karena sapi-sapi yang dititipkan di sini, sejauh ini masih dicarikan pakan oleh pemiliknya. Meski telah ada bantuan pakan, masih belum bisa diberikan. Alasannya pakan bantuan itu akan diberikan saat gunung erupsi. “Upaya itu untuk membantu petani. Kita tidak ingin ketika gunung erupsi, warga baru mau menitipkan sapinya ke sini. Kan sulit siapa yang mau menjemput untuk membawa sapi itu kesini,” jelasnya. Sekarang ini, sapi-sapi yang ada di penitipan mulai diberikan konsentrat. Kiat itu dilakukan agar sapi-sapi yang ada tidak shock ketika nanti diberikan konsentrat jika Gunung Agung benar-benar erupsi. Sebab, kalau gunung erupsi akan ada kesulitan mencari pakan. Pastinya, semua tumbuhan ditutupi abu. Dia juga menjelaskan. Sejak sapi sapi itu dititipkan sudah ada lima ekor sapi yang sakit. Sakitnya sapi itu, kata Gunawan, karena stres akibat dipindah-pindah. “Sapi yang sakit karena tidak mau makan. Tetapi kini sapi-sapi yang sakit itu sudah mulai normal,” tegas Gunawan. (kmb41)

Amlapura (Bali Post) Gubernur Bali telah menetapkan hanya 28 desa di Karangasem yang wajib mengungsi dengan estimasi jumlah pengungsi 70 ribu jiwa. Namun sampai Senin (2/10) kemarin, belum ada perubahan yang signifikan terkait perkembangan jumlah pengungsi. Masyarakat yang tinggal di posko-posko pengungsian itu masih tinggi. Data dari Posko Induk Tanah Ampo itu menunjukkan, sampai siang kemarin, masyarakat Karangasem yang tinggal di pengungsian 139.945 orang. Hanya ada sedikit pergeseran dari jumlah maksimal pada 29 September sebanyak 143.167 orang. ‘’Data yang kita terima dari posko-posko pengungsian di seluruh Bali itu menunjukkan belum ada penurunan signifikan,’’ ujar petugas input data Posko Induk Tanah Ampo, I Wayan Bebas. Sebanyak 16.901 pengungsi ditampung di posko-posko pengungsian di Buleleng, 22.723 di Klungkung, 11.921 di Bangli, 4.522 di Tabanan, 13.014 di Denpasar, 13.123 di Gianyar, 6.747 di Badung, dan 420 di Jembrana. Sedangkan di Karangasem, pengungsi masih bertahan di angka 50.544 jiwa.

Kabag Humas Setda Karangasem Gede Waskita Suta Dewa mengatakan sudah cukup banyak warga pengungsi yang pulang ke rumah masing-masing. Hal itu terlihat dari situasi lalu lintas menuju Karangasem padat merayap. ‘’Saya pantau lalu lintas, banyak sekali sepeda motor mengarah ke Karangasem berboncengan antara ibu dan anak. Mungkin saja itu pengungsi yang balik, tetapi kita belum bisa memastikannya,’’ ungkapnya. Wastika mengakui data pengungsi di tempat-tempat pengungsian itu masih tinggi. Sejauh mana penurunan terjadi, pihaknya mengaku masih akan berkoordinasi dengan Pusdalop BPBD Bali. Selain itu juga masih dilakukan pemetaan rinci terhadap banjar-banjar yang harus maupun tidak harus mengungsi. Sementara itu, terbitnya keputusan menyangkut desa-desa masuk zona awas dan tidak masih menimbulkan polemik masyarakat. Perbekel Duda Timur Gede Pawana mengaku kecewa. Dia menganggap keputusan pemerintah itu membingungkan. Di satu sisi, di Duda Timur ditetapkan kawasan aman. Sebelumnya masuk

Bali Post/kmb

POSKO PENGUNGSIAN - Aktivitas pengungsi di Posko Pengungsi Lapangan Ulakan Manggis. zona awas. Namun sampai kemarin, keputusan itu masih rancu. Spanduk-spanduk di wilayah Duda Timur merupakan zona awas yang dipasang instansi terkait di sudut-sudut desa, belum dicabut. ‘’Tolong pemerintah bisa memberikan petunjuk benar. Dua hari lalu, pada rapat koordinasi di Tanah Ampo,

saya sudah minta spanduk itu segera dicabut. Tetapi tadi pagi, kami rapat di desa, spanduk itu masih ada. Kalau memang desa kami masuk zona aman, tolong beri kepastian. Saya sendiri tidak senang mengungsi,’’ ujarnya dengan nada tinggi. Pawana mengakui kemarin pagi, sejumlah warganya yang ngungsi sudah kembali. Tetapi

sore hari, mereka pergi lagi. Pihaknya mengaku tidak berani mengimbau warganya pulang sampai adanya keputusan resmi dari instansi terkait. Kalaupun kemarin, dia menyambangi posko-posko pengungsi yang ditempati warganya, sebatas menyosialisasikan hasil rapat koordinasi dengan Gubernur Mangku Pastika di Tanah Ampo. (kmb)

Tinggal Tunggu Waktu Sudah seminggu lebih, warga mengungsi akibat level Gunung Agung naik dari siaga nya sudah awas, tetapi sampai detik ini gunung tertinggi di Bali itu belum mengalami erupsi. Bahkan kapan akan terjadinya letusan tidak ada yang tahu. Tandatanda apa sajakah yang

Bali Post/kmb41

Subandi, sudah nyaris habis. Untuk telur tinggal menyisakan beberapa trai saja. Padahal, telur ayam itu menjadi satu-satunya lauk utama

stoknya masih mencukupi. Selain beras, di Posko Induk ini juga masih cukup banyak ada mi instan. Bahkan, cadangan beras pemerintah (CBP) masih aman untuk keperluan dua bulan ke depan. ‘’Selama ini, Posko Induk lebih banyak menyalurkan logistik ke posko-posko pengungsian di Karangasem. Untuk di kabupaten lain, ditanggulangi dinas sosial setempat,’’ ujar Komang Cenik. (kmb)

Jumlah Pengungsi Masih Tinggi

ke awas. Meski status-

TERJUAL - Sapi milik pengungsi yang dititipkan di penitipan sapi Banjar Manggaan, Desa Nongan, Rendang, Karangasem terjual laris manis.

ujar Kepala Logistik Posko Tanah Ampo Ketut Subandi, Senin (2/10) kemarin. Saat ini stok telur ayam buras di Posko Induk, kata

memenuhi keperluan protein pengungsi. Porsinya 1,5 butir per pengungsi per hari. Untuk memenuhi keperluan makanan pengungsi, sebenarnya bisa ikan asin ataupun ikan sarden kalengan. Ikan asin selain memiliki kandungan protein tinggi, juga awet. Sedangkan sayur-sayuran, relatif tidak ada masalah. Sementara pemenuhan karbohidratnya, kata Subandi didampingi Komang Cenik,

menunjukkan potensi erupsi Gunung Agung tersebut?

BERDASARKAN informasi yang diperoleh selama ini, banyak tanda ditunjukkan Gunung Agung mengarah menuju erupsi. Seperti adanya kepulan asap tipis di puncak gunung, pembengkakan di perut gunung, rekahan-rekahan magma yang terus menerobos keluar. Selain itu, di dalam gunung itu muncul zona-zona kehancuran akibat kuatnya energi magma. Magma itu terus semakin kuat ingin mencari celah agar bisa keluar. Tanda lainnya, aktivitas kegempaan vulkanik dalam dan vulkanik dangkal yang terjadi jumlahnya mengalami penurunan dari sebelumnya. Dengan kondisi seperti itu menegaskan potensi terjadinya erupsi justru kian besar. Dengan keadaan itu, mengacu pada teori dan pengalaman, erupsi sebetulnya menunggu

waktu saja. Namun, hingga sekarang gunung tertinggi dan tersuci di Bali ini masih berdiri kokoh. Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG/BG ESDM, I Gede Suartika, mengungkapkan aktivitas gempa-gempa vulkanik dalam maupun vulkanik dangkal yang terjadi selama ini cenderung mengalami penurunan dari jumlah sebelumnya. Meski gempa berkurang, energi gempa yang dihasilkan semakin besar saja. “Naiknya kekuatan gempa tidak terlalu tajam. Itu menandakan Gunung Agung saat ini masih kritis. Artinya, potensi terjadinya erupsi semakin besar. Ibaratnya, tinggal tunggu waktu saja. Pergerakan magma kini sudah berada di kedalaman 1-2 kilometer di bawah permukaan.

Gempa itu terjadi sesungguhnya disebabkan dorongan magma yang ingin menerobos ke atas,” ungkapnya. Berdasarkan hasil pantauan dari satelit, Gunung Agung mulai mengalami perubahan. Perubahannya terjadi pembengkakan di perut gunung. Kata dia, dengan adanya pembengkakan ini menandakan Gunung Agung masih tetap aktif. “Aktivitas itu kita lihat dari gempa-gempa yang terjadi selama ini,” katanya. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani mengatakan, kalau saat ini kantong magma jaraknya berada sekitar 1-15 kilometer dari permukaan kawah. Menurutnya, mulai naiknya magma ke permukan akibat intensitas gempa yang terjadi terus mengalami peningkatan dari hari

sebelumnya. Devy Syahbana menambahkan, gempa-gempa yang terjadi selama ini mengakibatkan di dalam tubuh Gunung Agung sudah terjadi zoza-zona kehancuran. Karena lempengan yang sebelumnya berada di bawah, namun kini mulai naik ke atas akibat lempengan itu mulai pecah-pecah. Akibat magma yang ada didalam ingin menerobos ke atas, namun tidak bisa karena lempengan yang menghalagi masih cukup kuat. Jadi lempengan itu akhirnya perlahan pecah-pecah. “Zona kehancuran lempeng di tubuh gunung sudah cukup banyak. Itu dibuktikan dari pengukuran kecepatan rambat gelombang di bawah menurun. Ini menandakan kalau di bawah gunung memang sudah terjadi kehancuran,” tegasnya. (nan)


TABANAN

14

Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

Dua Guru Pengungsi Numpang Mengajar di SMAN 1 Tabanan Tabanan (Bali Post) Banyak siswa pengungsi di Tabanan melanjutkan pendidikannya di sejumlah sekolah terdekat lokasi pengungsian atau rumah kerabatnya. Bukan hanya siswa, dua orang guru ikut juga numpang mengajar di SMAN 1 Tabanan. Mereka mengajar mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris. Kedua guru itu sebelumnya adalah guru di SMAN 2 Amlapura, Karangasem. Lokasi sekolah itu memang terdampak lahar dingin jika Gunung Agung meletus. Kepala SMAN 1 Tabanan I Made Jiwa saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, kedua guru negeri itu sudah mulai melakukan aktivitas mengajar selama sepekan ini. “Benar ada dua guru yang mengajar di SMAN 1 Tabanan. Surat tugas untuk mereka juga sudah ada di sekolah,” ucapnya usai rapat di Provinsi. SMAN 1 Tabanan juga membuat daftar hadir khusus untuk dua orang guru ini, sehingga mudah dalam pendataan jam mengajar. Tidak hanya menerima dua guru yang diperbantukan mengajar, SMAN 1 Tabanan juga menerima tujuh siswa pengungsi Gunung Agung. Enam siswa di antaranya berasal dari SMAN 2 Amlapura. Seorang siswa dari SMAN 1 Amlapura. “Tujuh siswa ini berhak mendapatkan hak pendidikan walaupun tinggal di rumah kerabatnya,” jelasnya. Ida Ayu Puspitha Pradnya Hapsari Oka (17) dan Ni Komang Triana Mahayani (17), dua siswi asal SMA Negeri 2 Amlapura ini mengaku awalnya merasa canggung lantaran harus melanjutkan pendidikannya di SMAN 1 Tabanan. Wajar saja, ia bersama lima siswa lainnya harus mulai beradaptasi di lingkungan yang baru, akibat ikut mengungsi dengan keluarganya di rumah kerabat. Namun dengan dukungan para guru dan siswa setempat, kedua pelajar ini pelan namun pasti terus berupaya mengimbangi mata pelajaran yang mereka dapatkan. Apalagi menurut pengakuan mereka, mata pelajaran yang mereka dapatkan di sekolah asalnya jauh tertinggal dibandingkan pelajaran yang harus mereka ikuti di SMAN 1 Tabanan. “Mau tidak mau kami harus melanjutkan pendidikan. Pihak sekolah di sini menyarankan jika kami mengalami kesulitan, maka kami diminta langsung menemui guruguru terkait pada jam-jam kosong,” jelasnya ditemui saat jam istirahat. Kadisnakertrans I Putu Santika mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi kepada masingmasing camat, guna melakukan pendataan kepada pengungsi. Pendataan dilengkapi dengan keahlian atau skill yang mereka miliki. Hal ini dilakukan menindaklanjuti instruksi Bupati Tabanana Ni Putu Eka Wiryastuti, yakni memberdayakan para pengungsi produktif agar mereka tidak berdiam diri di posko-posko pengungsian. “Kemarin selesai rapat di provinsi kami diimbau melakukan pendataan ulang, lengkap dengan profesinya. Jadi kami masih menunggu data valid di tiap-tiap kecamatan untuk bisa ditindaklanjuti,” jelasnya. Misalnya saja jika ada pengungsi yang berprofesi sebagai guru ataupun tenaga medis, mereka bisa diperbantukan ke sekolah terdekat. Bisa juga ke pusat layanan kesehatan dekat dengan lokasi pengungsian. Begitu pula bagi mereka yang memiliki profesi tukang, pihak pemkab akan menggandeng kontraktor agar bisa mempekerjakan mereka. Demikian juga untuk sektor pertanian, para pengungsi itu bisa ditempatkan pada wilayah pertanian terdekat. “Saya lihat banyak dari pengungsi mandiri ini sudah mencari pekerjaan sendiri. Contohnya di Marga sudah ada yang bekerja sebagai tukang ukir, apalagi di sana memang gudangnya seni ukir,” pungkasnya. (kmb28)

Bali Post/kmb28

FOTO BERSAMA - Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Tabanan foto bersama dengan dua siswi asal SMAN 2 Amlapura yang kini melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Tabanan.

Cegah Efek Negatif

Remaja Dibekali Internet Sehat

Tabanan (Bali Post) Perkembangan teknologi kian canggih saja. Informasi teknologi bukan hanya memberi manfaat bagi penggunanya. Namun disadari ada akses negatifnya, terutama bagi kalangan remaja. Salah satu teknologi yang paling populer di kalangan remaja itu adalah internet. Ketertarikan remaja terhadap internet bisa memberikan dampak positif, terutama dalam pendidikan. Di sisi lain internet juga bisa berdampak negatif. Utamanya kontens-kontens kekerasan, seks, sangat berbahaya bagi remaja. Untuk memastikan remaja memperoleh keuntungan maksimal dari internet, Dinas Komunikasi dan Informatika Tabanan mengadakan pelatihan Kelompok Remaja Internet Sehat (Keris) Tabanan di Aula SMA 2 Tabanan, Kamis (28/9) lalu. Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi Tabanan Wayan Suradi Gama didampingi Kabid Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik I Made Andi Suryawan, S.T., M.M. mengatakan inovasi program internet sehat bertujuan memberikan pengetahuan wadah/akses internet yang aman bagi anak-anak dan remaja. Dengan pengetahuan ini, remaja dapat berpartisipasi secara positif dengan masyarakat global. “Ini juga dilakukan untuk mengurangi risiko dan efek negatif pada anak dan remaja, ketika mereka berselancar di dunia maya,” ujarya. Dengan terbentuknya kelompok ini dan diberikannya pelatihan, diharapkan remaja dapat secara baik dan bijak menggunakan internet. Kasi Diseminasi Publik I.B. Putra Sutrisna yang merupakan Sekretaris Keris Tabanan berharap anggota Keris Tabanan nantinya mampu menciptakan berbagai konten internet sehat, menarik dan kreatif. (kmb24)

Bali Post/kmb24

RAPAT - Rapat koordinasi antara OPD dalam hal pemberdayaan pengungsi, Senin (2/10) kemarin. Salah satunya adalah memberikan pelatihan keterampilan kepada pengungsi.

Pengungsi di Tabanan Diberikan Pelatihan

Tabanan (Bali Post) -

Tabanan rencananya akan memberikan pelatihan keterampilan kepada pengungsi di sela-sela pendataan yang dilakukan instansi terkait. Sebab, pengungsi yang ada di luar Kawasan Rawan Bencana (KRB) akan dipulangkan, sesuai instruksi Gubernur Bali. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Umun Setda Kabupaten Tabanan Wayan Yatnanadi mengatakan hal itu usai rapat koordinasi antara SKPD terkait pemberdayaan pengungsi, Senin (2/10) kemarin. Menurutnya, bentuk pelatihan yang

diberikan nantinya adalah membuat makanan olahan ikan. Rencananya pelatihan itu digelar Rabu (4/10), di tiga posko yang berlokasi di Baturiti, Marga dan Kerambitan. “Pelatihan itu merupakan instruksi dari bupati, agar pengungsi memiliki kegiatan

untuk mengisi waktu luwangnya,” ujarnya. Selain pelatihan membuat makanan olahan ikan, juga rencana diberikan keterampilan lain. Seperti membuat kerajinan tangan dari koran dan kerajinan lain yang produktif. Bila hal itu menghasilkan dan memiliki nilai jual, tentu produk itu akan dikelola intensif. Bisa juga dijual dan dipasarkan melalui BUMDes. Terkait instruksi Gubernur Bali soal pemulangan pengungsi yang berasal dari desa luar wilayah KRB, kata

Yatnanadi, pihak pemkab melalui BPBD Tabanan sedang melakukan pendataan. Jika data sudah lengkap, barulah datanya dikirim ke provinsi untuk tindakan lebih lanjut. Kepala BPBD Tabanan Gusti Made Sucita mengatakan hingga saat ini jumlah pengungsi di Tabanan mencapai 5.299 orang. Dari jumlah itu, sebagian besar nama dan alamat tercantum. Namun ada juga yang tidak mencantumkan alamat secara detail, sehingga perlu

pendataan kembali. Setelah lengkap datanya, barulah disortir pengungsi mana saja yang masuk wilayah KRB, dan pengungsi yang mana berasal dari luar wilayah KRB. “Pengumpulan data ini masih dalam proses,” ujar Sucita. Karena belum diklasifikasi, pihaknya belum bisa memastikan berapa persen dari 5.299 pengungsi yang berasal dari wilayah KRB, dan berapa persen yang dari luar KRB. Hal ini bisa dipastikan jika pendataan dan pemilahan selesai dilakukan. (kmb24)

Khayangan Ida Panembahan Sakti Jero Gede Tanah Pegat Rampung

Digelar ”Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih lan Padudusan”

Tabanan (Bali Post) Tiga tahun pascarampungnya pembangunan Khayangan Ida Panembahan Sakti Jero Gede Tanah Pegat, digelar Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih lan Padudusan di pura yang berlokasi di Desa Gubug, Tabanan. Rangkaian upacara itu sudah dimulai sejak Senin (2/10) kemarin. Seperti upacara nyapuh caru pakeludan, marisuda setra atau karang dan malaspas wewangunan. Puncak karyanya jatuh pada Saniscara Kliwon Kuningan atau tanggal 11 November mendatang. Upacara itu akan di-puput lima sulinggih. Ketua Umum Panitia Karya Drs. I Ketut Mudra didampingi Ketua Karya Drs. I Putu Santika menjelaskan, Khayangan Jagat Jero Gede Tanah Pegat itu berdiri di lahan seluas tiga are dan baru pindah beberapa tahun lalu. Sebelumnya khayangan ini berdiri di sebelah selatan pura yang sekarang. Dulu masih minjam dari umat setempat. Khayangan yang pujawali-nya tepat Rahina Saniscara Wuku Kuningan, terbagi atas dua mandala. Pada nistaning mandala ada dua unit bangunan. Bangunan itu berupa bale pesandekan dan bale kulkul. Sedangkan pada utama mandala hanya ada satu bangunan berupa

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan0361-8943991 Polsek Selemadeg0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek SelTim 0361-8509985 Damkar 0361-812113 BPBD 0361-7809054 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD RSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650 Puskesmas Tabanan III 0361-815049

gagedongan sebagai stana Ida Panembahan Jero Gede Tanah Pegat. Dalam prosesi pujawali, seperti layaknya pura khayangan jagad lainnya. Dikatakan, pamedek di pura ini tidak hanya umat di sekitar Desa Gubug, juga umat dari berbagai pelosok Tabanan dan luar Tabanan. “Tiap pujawali umat ramai dari berbagai profesi menghaturkan bakti kepada Ida Sesuhunan di sini,” ucapnya. Ditambahkannya, Ida Panembahan Sakti Jero Gede Tanah Pegat sangat pemurah. Ida Sesuhunan memberikan anugerah dalam berbagai bentuk. Seperti kerahayuan di sektor pertanian, khususnya menghalau hama (nangluk merana). Termasuk anugerah kesembuhan berbagai penyakit yang diderita umat. “Sering umat datang ke sini nunas kesembuhan dari penyakit yang dideritanya,” ungkap Mudra. Selain itu, lanjutnya, Ida Panembahan Sakti Jero Gede Tanah Pegat juga diyakini sebagai pengantar sang roh menuju sunialoka. Hal ini kemudian menjadikan Ida Panembahan Jero Gede Tanah Pegat itu sering mendapat oleman lunga saat berlangsungnya prosesi pengabenan. Terutama prosesi pengabenan di puri ataupun jero-jero yang ada di Tabanan.

Selain hadir langsung ditempat berlangsungnya prosesi ngaben, dalam keyakinan umat yakni Jro Gede Tanah Pegat sebagai pengantar sang roh menuju sunialoka. Umat juga datang ke pura ini untuk nunas wangsuhpada. Wangsuhpada itu sebagai salah satu tirta pamuput prosesi pengabenan yang digelar warga. “Masih banyak lagi anugerah yang beliau berikan. Bahkan sekarang juga mulai bergeser ke hal ekonomi, sosial dan politik. Misalnya saja ada krama yang hendak maju ke legislatif juga maturan ke sini,” pungkasnya. Terkait sejarah pura, sesuai cerita para leluhur, Ida Panembahan Sakti Jero Gede Tanah Pegat yang berstana di Tanah Pegat adalah Ida Batara Dalem Majapahit. Khayangan ini diperkirakan telah ada sekitar tahun 1416. Ini bermula dari Ida Batara Dalem Majaphit meninggalkan Jawa menuju Pulau Bali yang diikuti oleh 13 orang pengikut setia beliau. Setelah beliau berstana di Tanah Pegat dan telah berwujud sebagai sungsungan, lalu dipasupati/diupacarai oleh Dhangyang Nirartha atau Ida Pedanda Sakti Waurauh. Saat itu pula Dhangyang Nirarta mendapat sabda bahwa

NGENTEG LINGGIH - Ketua umum dan ketua karya di sela-sela prosesi karya mamungkah ngenteg linggih lan padudusan di Khayangan Ida Panembahan Sakti Jero Gede Tanah Pegat. pangempon Ida Panembahan Sakti Jero Gede Tanah Pegat tidak boleh lebih atau kurang dari 13 orang. Bhisama itu tetap berjalan hingga saat ini. Singkat cerita, beberapa lama setelahnya Ida Dalem Majapahit berstana di pura ini. Suatu ketika dilakukan adu kesaktian antara Raja Tabanan dan Raja Mengwi. Raja Tabanan diwakili oleh Ida Panembahan Sakti Jero Gede Tanah Pegat. Sedangkan Raja Mengwi diwakili oleh Barong

Rentet. Pertarungan ini akhirnya dimenangkan oleh Ida Panembahan Sakti Jero Gede Tanah Pegat. Setelah menyaksikan kesaktian Ida Panembahan Sakti Jero Gede Tanah Pegat, Cokorde Tabanan sangat yakin dan mengumumkan kepada masyarakat luas, apabila ada upacara atiwa-tiwa ngaben dan semua jenis Panca Baya, diwajibkan mendapatkan tirta pamuput dari Ida Panembahan Sakti Jero Gede Tanah Pegat. (kmb28/k250)


15

Selasa Umanis, 3 Oktober 2017 Hasil Pertandingan --------------- Liga Spanyol ------------------------------------------Barcelona Real Madrid Real Sociedad Valencia Villarreal

vs vs vs vs vs

Las Palmas Espanyol Real Betis Athletic Club Eibar

1. 2. 3. 4. 5.

7 7 7 7 7

0 1 3 3 2

Barcelona Sevilla Valencia Atletico Madrid Real Madrid

7 5 4 4 4

0 1 0 0 1

23-2 9-3 15-7 12-4 13-6

3-0 2-0 4-4 3-2 3-0

21 16 15 15 14

Pencetak gol : 11 - Lionel Messi (Barcelona). --------------- Liga Inggris ------------------------------------------Arsenal Everton Newcastle United

vs vs vs

Brighton and HA 2-0 Burnley 0 -1 Liverpool 1-1

1. 2. 3. 4. 5.

7 7 7 7 7

1 1 2 1 1

Manchester City Manchester United Tottenham Hotspur Chelsea Arsenal

6 6 4 4 4

0 0 1 2 2

22-2 21-2 14-5 12-6 11-8

19 19 14 13 13

Pencetak gol : 7 - Romelu Lukaku (Manchester United). --------------- Liga Italia ---------------------------------------------AC Milan Atalanta Bergamo Benevento Chievo Verona Napoli SPAL Lazio Torino

vs vs vs vs vs vs vs vs

AS Roma Juventus Inter Milan Fiorentina Cagliari Crotone Sassuolo Verona

1. 2. 3. 4. 5.

7 7 7 7 6

0 1 1 1 0

Napoli Juventus Inter Milan Lazio AS Roma

7 6 6 5 5

0 0 0 1 1

25-5 20-5 14-3 19-9 14-4

0-2 2-2 1-2 2-1 3-0 1-1 6-1 2-2

Carvajal, Iniesta dan Morata Cedera

Madrid -

Pelatih timnas Spanyol Julien Lopetegui, Senin (2/10) kemarin bergerak cepat dengan memanggil Alvaro Odriozola, Jonathan Viera dan Aritz Aduriz untuk menggantikan Dani Carvajal, Andres Iniesta dan Alvaro Morata yang cedera. Ketiganya akan bergabung dengan skuad La Roja untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 akhir pekan ini. Spanyol memimpin klasemen Grup B kualifikasi Piala Dunia zona Eropa dengan unggul tiga poin dari peringkat kedua Italia. Dengan sisa dua pertandingan, persaingan Spanyol dan Italia kian meningkat di babak penyisihan ini mengingat hanya juara grup yang memperoleh tiket langsung ke putaran final. Spanyol dipaksa harus memenangkan pertandingan saat menghadapi Albania dan Israel nanti untuk mengamankan tiket ke Rusia tahun depan. Lopetegui juga memiliki tugas untuk menenangkan skuadnya menyusul per-

nyataan kontroversial bek Gerard Pique. Bek Barcelona itu mengancam akan pensiun di laga internasional jika Lopetegui atau Federasi Sepak Bola Spanyol menekannya menyusul dukungannya pada referendum bagi kemerdekan Katalunya. Pique diharapkan akan bergabung dengan skuad Spanyol pada latihan pertama Selasa ini. Tim Matador memerlukan kontribusi bek Real Sociedad Odriozola untuk memperkuat lini belakang yang minus Carvajal. Gelandang Las Palmas Viera untuk pertama kalinya mendapat panggilan masuk timnas menyusul cedera yang

21 19 19 16 15

Pencetak gol : 10 - Paulo Dybala (Juventus).

Bali Post/rtr

Bek Southampton Virgil van Dijk.

Bali Post/rtr

Belanda Perlu Kontribusi Van Dijk Amsterdam Bek kontroversial Virgil van Dijk dipanggil masuk timnas Belanda untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia. Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB), Senin (2/10) kemarin menyatakan timnas memerlukan kontribusinya untuk membuka peluang ke putaran final. Pemain berusia 26 tahun itu untuk pertama kalinya menjadi pemain inti Southampton pekan lalu. Ia berselisih dengan klub setelah menginginkan pindah pada bursa transfer Agustus lalu. Akibatnya namanya tak masuk skuad utama sepanjang awal musim. Konflik itu juga memicu pemain bertubuh jangkung itu absen di timnas pada pertandingan kualifikasi bulan lalu. Padahal dia tak memperkuat timnas pada Maret dan Juni akibat cedera. Van Dijk tercatat baru 12 kali mengenakan seragam Oranye. Kali ini Belanda dipaksa harus menang melawan Belarus dan Swedia agar terbuka peluang timnya ke putaran final. (kmb39/rtr)

Gago Dipasangkan dengan Messi

Buenos Aires Pelatih timnas Argentina Jorge Sampaoli, Senin (2/10) kemarin memanggil gelandang senior Fernando Gago untuk mendampingi Lionel Messi dalam menjalankan serangan. Mantan pemain Real Madrid itu untuk pertama kali dalam dua tahun, kembali mengenakan seragam timnas. Argentina dalam fase krusial untuk memenangkan pertandingan melawan Peru, Jumat mendatang, untuk membuka peluang masuk putaran final Piala Dunia 2018 dari zona Amerika Selatan. Bila masuk empat besar, pasukan Sampaoli berpeluang mendapat tiket otomatis. Namun bila tertahan di peringkat kelima, Messi dkk. harus memainkan playoff antarbenua. Pengatur permainan Gago merupakan satu dari tiga pemain klub pemuncak klasemen divisi pertama Argentina Boca Juniors yang dimasukkan Sampaoli ke dalam skuadnya. Sebelumnya dia memanggil gelandang Pablo Perez dan penyerang Dario Benedetto. Sampaoli berencana menyandingkan Sergio Aguero dengan Messi di lini depan. Namun harapan itu gagal terwujud setelah sang penyerang Manchester City Aguero mengalami cedera akibat kecelakaan mobil di Amsterdam pekan lalu. Paulo Dybala dan Mauro Icardi masuk dalam radar Sampaoli sebagai pasangan Messi, namun kedua pemain itu masih kesulitan menyesuaikan diri di tim. Gonzalo Higuain potensial dicoret bila pengganti Messi ditemukan. Mantan gelandang Real Madrid Gago dan Messi menikmati kemitraan yang baik pada Piala Dunia 2014, di mana Argentina mencapai final. Namun setelah mengalami banyak cedera, Gago memutuskan pensiun dari timnas sejak 2015. Argentina, yang memiliki catatan gol terendah di grup berisi sepuluh tim dengan 16 gol dari 16 pertandingan, memilih markas Boca, Bombonerauntuk menjamu Peru. Argentina berada di peringkat kelima klasemen, selevel 24 poin dengan Peru namun di bawah rivalnya itu. Brazil, dengan 37 poin, telah memastikan diri lolos, sedangkan Uruguay berada di peringkat kedua dengan 27 poin, Kolombia di peringkat ketiga dengan 26 poin, dan Chile di peringkat keenam dengan 23 poin. (afp/ant)

DUA GOL - Gelandang Real Madrid Isco melakukan selebrasi setelah menyarangkan dua gol ke gawang Espanyol di kompetisi Liga Spanyol, Senin (2/10) kemarin.

Isco Bawa Real Petik Kemenangan di Bernabeu Madrid Isco memborong dua gol saat Real Madrid mengemas kemenangan kandang pertama musim ini dengan menundukkan Espanyol 2-0 di Stadion Santiago Bernabeu, Senin (2/10) kemarin. Sementara pimpinan klasemen kompetisi Liga Spanyol Barcelona mengalahkan Las Palmas dengan skor 3-0, namun tanpa disaksikan pendukungnya di Nou Camp. Barca mempertahankan posisinya di puncak klasemen dengan raihan sempurna 21 poin hasil kesuksesan di tujuh pertandingan. Disusul Sevilla (16), Valencia (15) dan Atletico Madrid (15). Sementara Real di posisi ke-5 dengan 14 poin sebelum kompetisi liga memasuki jeda internasional. Real tidak diperkuat Gareth Bale yang mengalami cedera betis, sehingga Isco dimainkan di belakang Cristiano Ronalo. Pemain timnas Spanyol itu memaksimalkan umpan terobosan dari pemain Portugal itu untuk menaklukkan Paul Lopez dan membawa Real memimpin pada menit ke-30. Sang juara bertahan jauh dari penampilan terbaiknya, dan beruntung mampu mempertahankan keunggulan mereka ketika penyerang tim tamu Gerard Moreno melepaskan sepakan yang mengenai tiang gawang. Sedangkan pemain muda Marc Navarro memaksa Keylor Navas melakukan penyelamatan pada awal babak kedua. Kesalahan yang dilakukan kapten Real Sergio Ramos membuat Espanyol berkesempatan untuk menyamakan kedudukan, namun keteledorannya dapat dilapis oleh rekan setimnya Nacho. 19 menit sebelum bubaran Isco mengakhiri perlawanan tim Katalan itu dengan sebuah tembakan melengkung setelah bekerja sama dengan Ronaldo dan Asensio. ‘’Dia tampil seperti pe-

main sepak bola jalanan,’’ puji pelatih Real Zinedine Zidane pada gaya bermain Isco. ‘’Saya senang gaya bermainnya. Dia tidak pernah takut menghadapi kondisi yang tidak seperti yang diharapkan.’’ Tanpa Penonton Pemuncak klasemen Barca berusaha untuk menunda pertandingan, namun permintaan mereka ditolak oleh Liga Spanyol. Klub Katalan mengumumkan 25 menit sebelum dimulainya pertandingan bahwa laga melawan Las Palmas dimainkan tanpa kehadiran penonton. Presiden klub Josep Maria Bartomeu mengatakan stadion ditutup untuk memperlihatkan perlawanan terhadap kekerasan polisi terhadap para pemilih di refendum kemerdekaan Katalunya dan bukan karena masalah-masalah keselamatan. Polisi huru-hara Spanyol menggerebek tempat-tempat pengambilan suara di seantero Katalunya untuk berusaha menghentikan referendum pemisahan diri dari Spanyol. Pejabat Katalan mengatakan 760 orang menderita luka-luka karena serangan itu. Gelandang Barcelona Sergio Busquets mencetak gol untuk pertama kalinya di liga dalam tiga tahun untuk membawa tuan rumah unggul pada menit ke-49, melalui tandukan menyambut tendangan sudut Messi. Messi kemudian mengemas gol kesepuluhnya di liga musim ini untuk menggandakan keunggulan Barca pada menit ke-70, namun tidak melakukan selebrasi. Messi kemudian mengejar operan dari Luis Suarez untuk kembali membukukan gol pada menit ke-77. Real Sociedad dan Real Betis bermain imbang 4-4, sedangkan pelatih baru Villarreal Javi Calleja mengukir kemenangan perdanya sebagai arsitek tim di Madrigal dengan kemenangan 3-0 atas Eibar. (kmb39/rtr/ant)

menimpa Iniesta. Sementara penyerang senior Aduritz yang berusia 36 tahun melapis lini depan. Carvajal absen saat Real Madrid menekuk Epanyol 2-0 di Liga Spanyol kemarin. Real melaprokan bek lincah itu itu harus istirahat karena terkena virus. Sementara Barca melaporkan Iniesta harus istirahat setidaknya 10 hari akibat cedera hamstring. Kasus serupa juga menimpa Morata saat ia harus keluar lapangan ketika timnya Chelsea dipermalukan Manchester City 0-1 di Liga Utama Inggris. (kmb39/afp)

Bali Post/rtr

ABSEN - Penyerang Chelsea Alvaro Morata dipastikan absen memperkuat timnas Spanyol untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia khir pekan ini.

VAR Dikhawatirkan Buat Pertandingan Berkepanjangan

Bergamo Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengkhawatirkan penggunaan video (VAR) untuk membantu wasit mengambil keputusan akan membuat pertandingan sepak bola akan berkepanjangan waktunya. Kritikan itu dilontarkan setelah Juve ditahan tuan rumah Atalanta 2-2 pada pertandingan Serie A Liga Italia, Senin (2/10) kemarin. Laga di Bergamo itu diwarnai dengan penggunaan VAR. Salah satunya adalah untuk membatalkan gol penyerang Juve Mario Mandzukic dan hadian penalti yang didapat pasukan Allegri setelah pemain tuan rumah menyentuh bola di kotak penalti ‘’Pertandingan seperti ini jadinya seperti baseball di Amerika di mana sering terjadi jeda. Kita bisa duduk di sana dan mengunyah kacang hingga laga usai pada tengah malam,’’ katanya. Dalam pandangannya, teknologi boleh saja digunakan di sepak bola asalkan untuk hal-hal yang menyangkut objektivitas seperti offside, pelanggaran di dalam atau di luar kotak penalti, bola melewati garis gawang atau tidak. Saat teknologi digunakan untuk hal-hal yang subjektif, orang tidak selamanya akan setuju. Inilah sepak bola. ‘’Jika kita menginginkan sepak bola menjadi olahraga yang tak lagi seperti olahraga, gunakan saja VAR di setiap insiden.’’ Hasil imbang ini menghentikan laju enam kemenangan beruntun Juve yang menempati posisi ked ua kla se m e n d eng a n selisih dua poin dari pimpinan klasemen Napoli. Inter Milan yang mengalahkan Benevento 2-1 di posisi ketiga dengan raihan sama dengan Juve 19 poin. Juve memimpin dua gol melalui Federico Bernardeschi menit ke-21 dan Gonzalo Higuain empat menit kemudian. Namun Mattia Caldara, bek Juve yang dipinjamkan ke Atalanta, mencetak gol balasan sebelum babak pertama usai.

Mandzukic seharusnya membawa Juve memimpin 3-1. Tapi wasit usai melihat VAR, menganulir gol tersebut karena terjadi pelanggaran sebelumnya yakni Stephan Lichtsteiner menyikut Alejandro Gomez. Frustrasi Juve memuncak setelah Bryan Cristante berhasil menyundul umpan Gomez untuk menyamakan skor 2-2 menit ke-67. Tambahan 1 poin mengatrol Atalanta ke peringkat ke-11 klasemen. Juve berpeluang memenangkan pertandingan setelah wasit, usai melihat VAR, memberikan hadiah penalti sembilan menit sebelum bubaran setelah Andrea Petagna menyentuh bola dengan tangannya. Sayangnya tembakan Paolo Dybala gagal menemui sasaran setelah ditepis kiper Etrit Berisha.

Milan Badai cedera menimpa timnas Italia jelang menghadapi laga hidup mati di kualifikasi Piala Dunia 2018. Gli Azzurri kehilangan sejumlah pemain kunci di lini tengah padahal tim asuhan Giampiero Ventura memerlukan kemenangan di laga melawan Macedonia dan Albania akhir pekan ini. Ventura menyebut tim terancam bencana dengan kondisi sekarang ini. Italia perlu mengamankan posisi runner-up dari Spanyol untuk laga playoff dengan syarat harus setidaknya meraih satu poin pada laga melawan Macedonia di Turin, Sabtu mendatang, dan menundukkan Albania tiga hari kemudian. Akan tetapi lebih baik Italia memenangkan kedua

laga itu untuk menaikkan peringkat FIFA-nya sebelum menunggu hasil undian laga playoff bulan depan. Ditanya tentang potensi tersingkir dari putaran final, Ventura yang memimpin latihan timnya di Coverciano, Florence, menyebut itu sebagai bencana alam. ‘’Saya tidak memikirkan playoff. Kami perlu memikirkan dua pertandingan nanti dan berdasarkan hasil undian kami menyiapkan laga berikutnya,’’ tegas Ventura. Italia dipastikan tidak diperkuat gelandang AS Roma Daniele De Rossi karena cedera lutut untuk kedua laga internasional itu. Sebagai gantinya, Ventura memanggil gelandang Inter Milan Roberto Gagliardini.

Bayern Imbang Juara bertahan Bayern Munich menyia-nyiakan keunggulan dua gol saat ditahan imbang 2-2 oleh tuan rumah Hertha Berlin. Ini menjadi hasil imbang pertama bagi debut pelatih sementara Willy Sagnol menyusul pemecatan Carlo Ancelotti.

Gol-gol dari Mats Hummels pada menit ke-12 dan Robert Lewandowski setelah turun minum terlihat akan mengembalikan tim Bavaria itu ke jalur kemenangan setelah pada pekan lalu ditahan imbang 2-2 oleh VfL Wolfsburg dan ditaklukkan 0-3 oleh Paris St Germain di Liga Champions. Hertha justru hanya memerlukan lima menit di babak kedua untuk menyamakan kedudukan melalui gol-gol dari Ondrej Duda setelah laju solo sensasional dari Genki Haraguchi, dan Salomon Kalou. Melengkapi hasil buruk itu, pemain sayap Bayern Franck Ribery cedera lutut kiri. Media Jerman menyebutkan pemain Prancis itu diperkirakan akan istirahat selama tiga bulan ke depan. Hasil ini menempatkan Bayern di posisi kedua dengan 14 poin atau terpaut 5 angka dari pimpinan klasemen Borussia Dortmund. Sementara Hoffenheim di posisi ketiga dengan poin sama seperti Bayern selevel 14 poin. Untuk pertama kali tim asuhan Julian Nagelsmann, Hoffenheim, kalah 2-3 melawan Freiburg. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

GAGAL - Kiper Juventus Gianluigi Buffon menenangkan penyerang Paolo Dybala yang gagal mengeksekusi penalti.

Badai Cedera Serang Italia

Sebelumnya Ventura telah menerima kabar bahwa Lorenzo Pellegrini, Marco Verratti dan Andrea Belotti seleruhnya dalam kondisi tidak bugar. Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan, pemain Atalanta Bryan Cristante dipanggil masuk timnas untuk pertama kali sepanjang kariernya. Cristante mencetak gol ke gawang Juve saat laga Serie A itu berakhir imbang 2-2. ‘’Ketika kami bertemu dengan tim-tim tangguh kami harus mempersiapkan diri dengan cermat, sebelum menghadapi Piala Dunia kami akan menjalani begitu banyak sesi latihan. Tapi sekarang ini persiapan kami hanya 48 jam,’’ keluh Ventura. (kmb39/rtr)


olah raga

16

Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

Atlet Futsal dan Renang Undiknas Perkuat Bali di POMNas

Denpasar (Bali Post) Atlet renang dan futsal Undiknas University akan mewakili Bali di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNas) 2017 yang akan berlangsung di Makassar. Para atlet Undiknas Denpasar didampingi Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Ida Bagus Teddy Prianthara, S.E., Ak.CA., M.S., CPAI., Senin (2/10) kemarin diterima Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA. Ida Bagus Teddy Prianthara melaporkan para atlet dan official Undiknas yang berangkat berkekuatan 18 orang. Para atlet Undiknas baik futsal maupun renang berlaga di POMNas di Makassar dari 11 sampai dengan 21 Oktober 2017. Rektor Undiknas Gede Sri Darma berpesan agar atlet Undiknas menjaga nama Bali dan bertarung dengan jiwa sportivitas. Rektor menjanjikan bonus bagi atlet futsal dan renang yang berprestasi. Pertemuan kemarin juga dihadiri Presiden Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Degung dan A.A. Alit. POMNas akan dibuka oleh Menristek. Keberangkatan tim futsal dan renang dibiayai dari anggaran kemahasiswaan Undiknas dan partisipasi dari sponsor serta dukungan seluruh mahasiswa. Rombongan akan berangkat dengan atlet Bali lainnya pada 10 Oktober 2017. (025)

Bali Post/ant

JUARA UMUM - Presiden Joko Widodo memberi selamat kepada atlet yang telah berlaga dalam ajang ASEAN Paragames 2017 di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/10) kemarin. Dalam kesempatan tersebut Presiden mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih para atlet yang telah membawa Indonesia menjadi juara umum dalam ASEAN Paragames 2017 di Malaysia.

Bali Post/035

ATLET - Atlet Undiknas ke POMNas diterima Rektor Gede Sri Darma bersama I.B. Teddy Prianthara.

Tim IBL Diharapkan Manfaatkan Momentum ’’Draft’’ Pemain Asing Jakarta (Bali Post) Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia berharap momentum Draft pemain asing dimaksimalkan oleh tim-tim Liga Bola Basket Indonesia (IBL) untuk mengangkat performa mereka di musim 2017/2018 mendatang. Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) Danny Kosasih mengatakan, peningkatan performa dari setiap tim yang bertanding dibutuhkan agar persaingan makin sengit saat kompetisi IBL Pertalite 2017/2018 mendatang dimulai. ‘’Kami berharap pemilihan pemain asing yang tepat dan berkualitas dimanfaatkan, sehingga persaingan nanti makin ketat,’ kata Danny dalam acara Draft IBL 2017 di Jakarta, Senin (2/10) malam. Selain itu, Danny menyebut kehadiran pemain asing bisa berdampak positif bagi tim, baik untuk peningkatan para pemain lokal maupun dari sisi kepelatihan ‘’Kami juga berharap pemain-pemain asing yang hadir di Indonesia nanti benar-benar berkualitas sehingga bisa menjadi pilihan bila kita ingin menaturalisasi mereka,’’ kata Danny menambahkan. Sebelumnya Perbasi memang memiliki wacana untuk melakukan naturalisasi untuk timnas 3X3 Asian Games 2018, serta timnas bola basket yang kelak dipersiapkan untuk SEA Games 2019 di Filipina. ‘’Target tim bola basket putra mempertahankan medali perak SEA Games sangat berat. Kita membutuhkan pemain yang berkualitas lebih tinggi,’’ tuturnya. Dalam draft IBL 2017 ini urutan draft pick dimulai dengan lima tim papan bawah musim sebelumnya yakni Satya Wacana, Bima Perkasa Jogja, Hangtuah Sumsel dan NSH. Sedangkan lima tim yang melaju ke babak playoff musim lalu akan mengikuti setelah lima tim sebelumnya. (ant)

Muguruza Tersingkir di Putaran Pertama

Beijing Petenis peringkat satu dunia Garbine Muguruza tersingkir pada putaran pertama turnamen Tiongkok Terbuka, Senin (2/10) kemarin. Petenis Spanyol itu terpaksa mengundurkan diri saat menghadapi Barbora Strycova asal Ceko. Muguruza terlihat kerepotan sepanjang pertandingan dan servisnya dipatahkan pada game pertama sebelum kalah 1-6 di set pertama. Ia tertinggal 0-2 di set kedua ketika memutuskan untuk tidak meneruskan pertandingan. ‘’Saya mendapat virus di Wuhan dan saya tidak berlatih di Beijing. Saya pikir tambahan istirahat satu hari akan membantu, dan tidak ingin menyimpulkannya,’’ kata Muguruza. ‘’Namun saya tidak dapat tampil hari ini.’’ Petenis kualifikasi AS Christina McHale memberikan kejutan lain ketika ia menaklukkan Sloane Stephens dengan skor 6-3, 6-0 di putaran pertama. Stephens, yang merupakan unggulan ke-15 di Beijing, juga tersingkir pada putaran pertama Wuhan Terbuka pekan lalu oleh petenis Tiongkok Wang Qiang. Peng Shuai harus bekerja keras untuk menaklukkan petenis AS Shelby Rogers, namun petenis Tiongkok itu mampu menyingkirkan lawannya dengan skor 7-6(3), 3-6, 7-5 pada pertandingan yang berlangsung sengit selama dua jam 48 menit. Shuai akan menghadapi Monica Niculescu asal Romania pada putaran kedua. (kmb39/afp)

Petenis Spanyol Garbine Muguruza.

Bali Post/afp

Presiden Jokowi Puji Penampilan Luar Biasa Atlet Paragames

Jakarta (Bali Post) -

Presiden Joko Widodo mengatakan atlet para games Indonesia yang berlaga di ASEAN Para Games 2017 Malaysia tampil luar biasa karena telah menorehkan prestasi bergengsi di ajang tersebut. Saat menerima kontingen atlet ASEAN Para Games 2017 di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/10) kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sangat mengapresiasi prestasi tim yang dalam pesta olahraga yang secara khusus diadakan bagi para penyandang disabilitas tersebut berhasil menyandang predikat sebagai juara umum dengan mengungguli tuan rumah Malaysia. Ajang olahraga dua tahunan Asia Tenggara tersebut digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, 17-23 September 2017. Indonesia mampu meraih 126 medali emas hingga menempatkannya pada peringkat pertama. ‘’Sebuah prestasi yang luar biasa, yang mengharumkan nama bangsa dan negara. Saya rasa seluruh rakyat san-

gat bangga terhadap prestasi yang telah diraih,’’ puji Presiden. Perolehan medali yang terdiri atas 126 emas, 75 perak, dan 50 perunggu menjadi perhatian tersendiri bagi Presiden. Jumlah tersebut berhasil melebihi target yang telah ditetapkan sebelumnya. ‘’Emas 126, perak 75, dan perunggu 50 juga sebuah prestasi yang luar biasa. Ditargetkan 107 emas, dapatnya 126. Yang seperti ini yang kita mau, dapatnya lebih,’’ ujarnya. Presiden berharap prestasi luar biasa tersebut dapat dipertahankan dalam gelaran di masa-masa mendatang. Kepala Negara yang didampingi Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam

Mangupura (Bali Post) Meskipun hukuman ofisial Persekaba Bali sudah diturunkan dari tiga tahun menjadi dua tahun, termasuk denda yang semula Rp 25 juta diturunkan menjadi Rp 20 juta, tetap saja membuat Persekaba Bali mengajukan banding. Jika putusan banding yang dikeluarkan Komisi Disiplin Asprov PSSI Bali sudah berketetapan hukum (inkracht), maka Persekaba bakal menempuh banding ke PSSI Pusat. Itu dilontarkan Wakil Ketua Askab PSSI Badung Wayan Sugita Putra di selasela rapat pengurus Askab PSSI Badung, di Kuta, Badung, Senin (2/10) kemarin. ‘’Kami masih berembuk dengan pengurus Askab PSSI

Badung lainnya, jika tetap tak puas, kami akan mengajukan banding langsung ke PSSI Pusat,’’ tandas Sugita Putra. Dikemukakan, dalam surat banding pihaknya menanyakan yang dimaksud ofisial tim Persekaba Bali yang terkena hukuman. Kenyataannya, dalam putusan banding juga tidak dirinci lagi yang dimaksud ofisial tim. ‘’Saya kira kalau hukuman ofisial tim dua tahun, plus denda Rp 20 juta, masih terlalu berat buat kami. Kami mohon dihukum seringan-ringannya,’’ jelas Sugita.

Nahrawi mengatakan, percaya bahwa dengan proses pelatihan yang baik, kontingen Indonesia mampu tampil dengan lebih baik lagi. ‘’Kita tingkatkan dan pertahankan sehingga menjadi lebih baik. Selamat atas kerja keras bapak/ibu dan saudarasaudara dalam mengharumkan nama bangsa,’’ tutupnya. Sementara itu, Jendri Panggabean, atlet renang Indonesia yang dalam kejuaraan tersebut mampu membawa pulang 5 medali emas dan menorehkan 4 rekor baru sempat mengungkapkan perjuangan kontingen Indonesia untuk menjadi juara umum. Menurutnya, sama seperti Indonesia, semua negara juga mempersiapkan diri untuk menghadapi kejuaraan itu. Namun, Indonesia mampu tampil sebagai juara dengan semangat juang dan kekompakan yang ditunjukkan. ‘’Kami sudah persiapkan diri, tapi negara lain juga sudah persiapkan matang. Yang jelas kami punya semangat untuk menjadi juara umum.

Persekaba Berniat Banding ke PSSI Pusat

Bupati Badung Cup Pada rapat yang dihadiri klub anggota Askab PSSI Badung, juga dibahas rencana

menggelar turnamen sepak bola memperebutkan Bupati Badung Cup II/2017. Anggota panpel Ida Bagus Wisnu Wardana menjelaskan, pada kejuraan Bupati Badung Cup, Askab menggandeng Disdikpora Badung. ‘’Turnamen dibagi dua wilayah Badung Utara dan Selatan,’’ tutur Gus Wisnu Wardana. Ia menambahkan, turnamen dibagi dalam enam grup, yakni Badung Utara (3 pul) dan Badung Selatan (3 grup). Nantinya turnamen ini digulirkan 22 Oktober sampai dengan akhir November. ‘’Persyaratan pemain KTP Badung, usia kelahiran 1995 atau U-22 delapan pemain, ditambah tiga pemain maksimal kelahiran 1983 atau U-34 tahun,’’ jelasnya. (022)

Lindswell Pertahankan Gelar Juara Dunia

Jakarta (Bali Post) Atlet wushu Indonesia Lindswell Kwok sukses mempertahankan predikat juara dunia setelah menjadi yang terbaik pada nomor andalannya yaitu taijiquan pada Kejuaraan Dunia Wushu 2017 di Rusia, 28 September - 3 Oktober. Berdasarkan data yang diterima dari tim media Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) di Jakarta, Senin (2/10) kemarin, atlet asal Medan, Sumatera Utara yang juga peraih emas pada SEA Games 2017 Malaysia itu mampu mengumpulkan nilai tertinggi yaitu 9,67. Untuk perak direbut oleh atlet asal Vietnam Tran Thi Khanh Ly dengan nilai 9,64

dan untuk perunggu direbut oleh atlet asal Jepang Saito Shiho dengan nilai 9,62. ‘’Saya bersyukur bisa mempertahankan tradisi emas. Hasil di kejuaraan dunia ini tidak lepas dari dukungan penuh dari PB WI,’’ kata Lindswell Kwok dalam keterangannya. Kesuksesan Lindweel ternyata belum mampu diikuti oleh atlet wushu disiplin taolu lainnya. Ada tiga atlet yang hanya mampu mempersembahkan medali perak yaitu Juwita Niza Wasni dari nomor nanquan, Ahmad Hulaefi dari nomor changquan dan Marvelo Edgar dari nomor daoshu. Apa yang diraih oleh Lindswell sangat dipuji oleh PB

WI. Menurut Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Herman Wijaya, apa yang diraih oleh atlet asal Medan ini adalah yang ketiga kalinya. Sebelumnya, Lindswell menjadi juara dunia pada 2013 dan 2015. ‘’Lindswell memiliki dedikasi yang tinggi. Begitu juga dengan semangat juangnya. Itu menjadi kunci untuk mempertahankan predikat juara dunia,’’ katanya. Pada Kejuaraan Dunia Wushu ke-14 di Rusia yang diikuti 60 negara ini, Indonesia berkekuatan 14 atlet yang terdiri atas delapan atlet taolu dan enam atlet Sanda (tarung). Tim ini dipimpin oleh manajer, Novita dan didampingi Sekjen PB WI, Ngatino. (ant)

Kami di sana kompak sekali, selalu bergemuruh, Indonesia semangat pokoknya,’’ ucapnya kepada para jurnalis. Saat bertemu dengan Presiden, ia juga sempat meminta pemerintah untuk segera memberikan bonus atas prestasi yang berhasil mereka capai. Menanggapi hal itu, Presiden Joko Widodo langsung menginstruksikan Menteri Pemuda dan Olahraga untuk segera mencairkan bonus dimaksud. ‘’Ini untuk bonus saya bisik (ke Kemenpora). Kalau bisa sehari dua hari (sudah dicairkan),’’ ucap Jokowi. Target Presiden Joko Widodo menargetkan kontingen tuan rumah Indonesia meraih peringkat lima dalam Asian Paragames 2018 menyusul prestasi sebagai juara umum ASEAN Para Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. ‘’Sebagai tuan rumah, semoga pada Asian Games 2018 kita mampu masuk

peringkat lima besar. Konsentrasilah dan fokuslah dalam berlatih. Selamat atas kerja keras bapak, ibu, saudara sekalian dalam mengharumkan nama bangsa,’’ kata Presiden Joko Widodo. Presiden mengharapkan atlet-atlet difabel Merah-Putih dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi mereka pada Asian Para Games 2018 di Jakarta. Ketua Komite Paralimpiade Nasional Senny Marbun mengatakan kontingen Tanah Air mampu memecahkan banyak rekor baru yang membuat Indonesia semakin disegani dan semakin diperhitungkan. ‘’Indonesia tidak pernah bisa membayar pelatih dari luar negeri karena semangat juang kamilah yang mampu mengalahkan musuh-musuh kami. Kami bangga karena lagu kebangsaan Indonesia Raya terus berkumandang hingga sukarelawan yang menjadi pemandu kami sampai hafal lagu kebangsaan Indonesia,’’ ujar Senny. (ant)

Cabor gateball

Bali Post/022

Tim Gateball Bali Turun di Kejurnas Denpasar (Bali Post) Atlet gateball Bali bakal turun pada Kejurnas di Makassar, Sulsel, 7-12 Oktober nanti. Tim gateball Bali berkekuatan 32 atlet, turun pada delapan nomor yakni single, double, triple, dan beregu putra dan putri. Tim gateball Bali absen pada tiga nomor yakni mix (campuran) double, triple, dan beregu. Ketua Pengprov Pergatsi Bali IGN Adnyana, di Denpasar, Senin (2/10) kemarin menerangkan, atlet yang berlaga di kejurnas berdasarkan hasil Porprov, ditambah atlet potensial yang absen di Porprov, karena berbagai kesibukannya. Diakuinya, Bali sengaja turun pada delapan nomor dari total yang dipertandingkan 11 nomor. ‘’Alasannya, atlet yang turun di satu nomor tidak boleh turun di nomor lain, sedangkan jika turun pada semua nomor, dikhawatirkan biayanya

membengkak,’’ jelasnya. Ngurah Adnyana menyebutkan, cabor gateball pada PON XIX di Jabar 2016 lalu masih ekshibisi. ‘’Bali juara umum dengan mendulang 3 emas, dan 3 perunggu, dari total enam nomor yang dipertandingkan,’’ terangnya. Menurutnya, cabor gateball tegolong baru sehingga perlu mendapat agar bisa resmi dipertandingkan pada PON XX di Papua pada 2020 mendatang. ‘’Sampai sekarang peluang cabor getaball dipertandingkan secara resmi di PON masih 75 persen,’’ ucapnya. Oleh karena itu, kalau pemerataan prestasi pada ajang kejurnas di Makassar, otomatis dukungan dari provinsi lain menguat, dan peluang cabor ini dipertandingkan di PON semakin terbuka lebar. ‘’Kami masih mengharapakan dukungan provinsi lain supaya gateball bisa masuk PON,’’ harapnya. (022)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr pegawai ijasah SMA u/Mini Cr Cpt 2 PRT+1B.siter G.1,8jt Tdr dlm, Mart usia max’22th 08113972040 081999776071, 082237496717

LOWONGAN Dcr Lulusan S1 Teknik Mesin Max 27Th.CV ke Perama Trans Jl.Legian 39 Kuta 0811595050

B.BP.001.10.17.0000051

Dcr tng merawat orang tua; bs Sopir SIM A,SMA,tinggal dalam Hub: 08123928624, 085100636609

B.BP.001.10.17.0000005

Le Pirate Beach Club,Looking for Hotel Operational Manager, Exp Min 5 years (F&B, HK, FO, Operation).Bartender & Waiter Staff, Engineering Staff, Sous Chef , Good Salary, Accommodations &Transport,BPJS Ready to Work.Age Max 35 years, Min Exp 2 year.Sent CV to: hrd@lepirate.com, 0361487240

B.BP.001.10.17.0000053

Dcr:Pembantu Masak,Waiter/ss, Lancar Inggris, ada Gaji,Tip, u/RM Legian Hub.081236109808

B.BP.001.09.17.0001959

Dibthkan sgr Waiter/ss pnmplan menarik, jujur, displin, kerja keras,SMA/K Gj.UMR,u.Mkn+bonus CV ke Simpang Cafe Jl.Legian 133 Kuta Bali 08123952051

B.BP.154.10.17.0000090

B.BP.004.09.17.0001958

Sgr! Sklh Baru Bth Guru TK/PG Min SMU ada Diklat,0811380028

B.BP.821.09.17.0000624

!!!Segera Butuh 10 Therapist pria & wanita Canggu Dan Dps Gj. menarik+Bnus Lembur,THR Hub.0811239621123

B.BP.001.09.17.0001952

B.BP.001.09.17.0001420

!Dcr Cook Wanita,Helper Wanita, Waitress hub.08123929167

Dcr Babysitter tgl dlm u/ bayi Gji 1,8Jt Jimbarn 082144184014

B.BP.001.10.17.0000061

B.BP.166.10.17.0000091

Bth sales kanvas SIMA/C Lam.ke PT.IND.Jamu Borobudur Telp: 087861540706/08123686454

Dbthkn Admin(Min D1 Single) & Opration Sopir,Kurir (Max.28Th) Krm Lam ke Jl.Gunung Soputan I/107 Dps Telp.8466317

Dicari Sgr! Salesman!Girl.Gaji +fasilitas Bagus.Hub:PT.ASPP Jl.Tunjung Kuning No.1 Dps Ph:0361-467518/466447

B.BP.001.09.17.0001872

B.BP.001.10.17.0000063

B.BP.001.10.17.0000049

Dicari Security,Unmar, Jl.Ken Arok 12 (pagi/sore), UMR

B.BP.167.09.17.0001816

Dicari Sopir Ambulance untuk Klinik di Legian Hub.761443

Dcr Sales Toyota Tbn min SMA Krm CV Agung Toyota Tbn 810888 Dcr Sopir 2org,Sales 3org di bwh u.35Th, Dokter utk Praktek Sp.Anak,Sp.THT, Dokter Umum, Ap.Asia.F Jl.Diponogoro 210A Dps T.227995-081338667100

B.BP.001.10.17.0000066

SERVICE

FOTOCOPY

Dicari Kurir u/jasa pengiriman Area Dps kendaraan pribadi Gj 1,2jt/bln Hub.089631776094

Dicari Collector Gj+UM+Komisi Tunj Kesehatan PT.Indohome Jln Cokroaminoto 165 Telp:429047

B.BP.001.10.17.0000008

B.BP.154.10.17.0000088

Dicr Trapis Spa berpengalaman umur 20Th-25Th H:New Fortuna Spa Jl. Tukad Badung XVII/2 Dps Hub.HP.082147446237

B.BP.001.09.17.0001971

SERVICE

B.BP.001.10.17.0000057

BENGKEL LAS

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

B.BP.001.09.17.0000185

B.BP.135.10.17.0000092

Dcr Bag Gudang, Gatsu Timur 266 Telp.413068

BU Tanah 1 Are Jl.Utma Sulatri Gatsu Timur 081237148880

Srbtn L/SIM A/C, Krywati bs Kom Blkg RS Siloam, 08786114492

Batubulan 325JT ng Jl,Mobil Viw Ketwl 200ng+230ng 087761245398

Dcr Cook utk Resto Candidasa Berpengalaman di Pizza,Pasta, Steak,Western & Presentasi. Krm CV ke: juwitaariana@gmail.com

Dijual tanah Dalung 4,6Are 335/AreNego Jl.7m.085100073585

B.BP.001.10.17.0000042

B.BP.001.09.17.0001798

B.BP.001.09.17.0000991

B.BP.154.10.17.0000089

B.BP.001.10.17.0000067

DIJUAL MOBIL MAZDA

B.BP.141.10.17.0000085 TOYOTA

Over Krd Kjg.Innova’07 Silver UM20Jt H.085100856999 Pribadi B.BP.141.10.17.0000084

Jual Murah Alphard G’12 AsBali Hitam Jarang Pakai,08124611999 B.BP.164.10.17.0000083

Yaris Trd Sport Merah Met,New samsat DK 196jt, 085100460496 B.BP.001.10.17.0000065

RUPA-RUPA

SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT BERGARANSI

POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS

DIJUAL RUMAH Dikontrakan/Dijual Rmh,4K/tdr 2K/Mandi Imbo H:+6281933117132

Jual rugi segera Jalan Jepun Pipil=9,09are BS Jd 6/7 Kplg HP/WA = 081 138 99108

B.BP.001.10.17.0000056

B.BP.001.10.17.0000058

Tnh 2.94A Jl. P.Batam II LD ±19.26M,Pjg 15.26M,087862222961

B.BP.001.10.17.0000007

Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 130Jt/A Bs Kredit 087862450004

RmhKos 2Are Rp 950Jt Muding Indah 8 No10 GatsuBrt 083117297578

B.BP.001.10.17.0000082

Dijl tnh Taman Pancing Dps Slt cash/kredit H.0821440203334

Tnh kavl Soekarno Tbn @150m2 DP 10% Bunga Krd 1% perbln Hub.081338183031/081805374433

DISEWAKAN RUMAH Dikont.Rmh Jl.Tk Yeh Aya IXB/ No. C2 Hub.0816299732

B.BP.164.10.17.0000081

B.BP.004.10.17.0000069

RUPA-RUPA

AC

KERJA DITEMPAT

WATER HEATER

COLDROOM MESIN CUCI

081 999 540 284 082 247 418 281 C.0001323-brj

BIRO JASA BLI NYOMAN

BIRO JASA

AHLI WC MAMPET KURAS - CLOSET

GARANSI BL I NY O M A N

081 238 554 653 087 861 626 582 C.0001211-brj

BIRO JASA

AHLI SUMBAT Atasi WC Mampet, ATASI:

TANPA BONGKAR

WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR DLL HLI MAMPET A

WC

-

WC

GARANSI

Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras

081337666135 082359392760 C.0001457-BRJ

BIRO JASA

BIRO JASA

B.BP.001.10.17.0000045

RUPA-RUPA 1Hr Cair, KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087862223922 / 082237457658

B.BP.164.10.17.0000079

Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5% Hb.430373/74-081999290387

B.BP.164.10.17.0000077

B.BP.001.10.17.0000055

KEHILANGAN BPKB No:8744570-G DK334 JL An Putu Sandiyasa H.081337360331 B.BP.001.10.17.0000086

Hlng BPKB DK1446CN a/n Charles Romamti Denpasar

B.BP.004.10.17.0000059

B.BP.001.10.17.0000041

RUPA-RUPA

DIJUAL MOBIL

GESEK TUNAI & PELUNASAN

GEBYAR PROMO AKHIR TAHUN READY XENIA STOCK

ASTRA DAIHATSU

7 6Jt

DP Jt PICK UP

DP

Telp. 085100493221

H. 08-1234567-113

081339171818 / 081999220588

C.0001350-SRV

C.0001169-RPA

C.0002083-mbl

SERVICE

SERVICE

BENGKEL LAS

SERVICE

SERVICE

BENGKEL LAS

BIRO JASA

KULKAS FREEZER SHOWCASE

DISEWAKAN GUDANG Dswkn gudang 6,5are Jl.Baypass I.B.Mantra Ktwl H:08113994567

9Jt NEW AYLA

BIRO JASA

B E R G A R A N S I

B.BP.001.10.17.0000060

DP

Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar

Service Panggilan

DISEWAKAN TOKO Toko 4x10m KM/dlm Parkir Luas Jl.Nangka Utr Dps 082144138844

B.BP.001.10.17.0000052

DIJUAL TANAH Djl Tnh 10Are Bisa 5Are Aspek Prmhn,TiyingTutul,081999231333

HUB. GARUDA SERVICE

AURA TEKNIK

B.BP.001.10.17.0000047

B.BP.001.10.17.0000043

Djl Tnh 3Are Blkg LPD Cengkok Mengwi Badung Hub.08123648364

B.BP.001.10.17.0000068

Over Kredit Mazda CX7 Putih UM20Jt H.085100871119 Pribadi

DISEWAKAN RUMAH Dswkan 2kmr di Lt III pertokoan Diponegoro Megah Block C/15. cocok unt kntr bs jg u/kos2an berminat Hub 081236409915

PROSES CEPAT & MUDAH

ALUMINIUM


EKONOMI

18

Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

Karangasem dan Buleleng Sentra Peternakan Sapi Denpasar (Bali Post) Kabupaten Karangasem merupakan sentra peternakan sapi terbesar di Bali. Berdasarkan data populasi sapi tahun 2016, Karangasem memiliki sekitar 127.757 ekor sapi. Peternakan sapi terbesar kedua adalah Buleleng yaitu 125.439 ekor, terbesar ketiga adalah Bangli sebanyak 74.793 ekor. Namun peternakannya merupakan peternakan rakyat atau skala kecil. Kabid Keswan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Bali drh. IKG Nata Kesuma, M.MA. mengatakan, peternakan sapi di Kabupaten Karangasem tersebar di delapan kecamatan yaitu Rendang, Kubu, Bebandem, Abang, Selat, Seraya, Manggis, Karangasem. Dari delapan kecamatan itu, lima di antaranya merupakan sentra peternakan sapi yaitu Rendang, Bebandem, Abang, Selat dan Kubu. Sebelumnya, harga ternak sapi per kilogram berat hidup rata-rata Rp 42.000. Namun karena pengaruh gejala erupsi Gunung Agung, harga sapi sempat bergejolak di Pasar Bringkit yaitu Rp 34.000-Rp 35.000 per kilogram. Namun kini sudah mulai mendekati normal di kisaran Rp 38.000-39.000 per kilogram. Harga tersebut juga didongkrak dengan adanya program pemerintah untuk penanganan ternak terdampak daerah rawan bencana. Sehingga peternak tidak perlu khawatir, sebab ternaknya akan ditampung di tempat-tempat penam-

pungan yang sudah disiapkan di 40 titik. Dengan demikian kepanikan peternak untuk menjual sapinya tidak perlu lagi, stabilitas supply and demand terjaga dalam waktu singkat harga akan pulih dan justru meningkat. Dari target 20.000 ekor sapi di Karangasem yang akan dievakuasi, sampai tanggal 1 Oktober 2017, sebanyak 4.082 ekor ternak telah dievakuasi. Yaitu sapi sebanyak 3.573, kambing 403, babi 106 ekor telah dievakuasi. Sapi tersebut dievakuasi ke 40 titik di Kabupaten Klungkung, Buleleng, Karangasem, Gianyar, Bangli, Tabanan. Uanya saja di daerah sentra sapi tersebut, Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) belum dimiliki peternak. Saat ini hanya baru sapi Simantri yang berasuransi AUTS. Walaupun sosialisasi telah secara gencar, namun peternak tidak banyak menyadari pentingnya asuransi sapi. Ia mengungkapkan karakteristik peternakan sapi di Bali. Rata-rata peterna-

kan sapi dilakukan secara ekstensif. Peternakan di Bali merupakan peternakan rakyat yang jumlahnya sekitar 200.000 peternak dengan pemilikan skala kecil, rata-rata memelihara 1-3 ekor per orang. ‘’Rata-rata petani selain bertani juga memelihara sapi. Belum ada peternakan sapi secara intensif,’’ ujarnya. Menurut Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Udayana Prof. Ir. I Nyoman Suparta, Karangasem menjadi sentra peternakan sapi terbesar di Bali lantaran tidak banyak peluang pekerjaan lain selain bertani dan beternak. ‘’Beternak sapi baik untuk membantu membajak, dan baik untuk tabungan bagi petani karena harganya mahal,’’ ujarnya. Selain itu, penduduknya juga ulet bekerja baik laki-laki maupun perempuan. Geografi wilayah yang berbukit membuat banyak sumber pakan bagi sapi. Wilayahnya cukup luas, lingkungan hidupnya mendukung untuk beternak sapi. (kmb42)

BUMN Wajib Sediakan MBR Jakarta (Bali Post) – Menteri BUMN Rini Soemarno mewajibkan badan usaha milik negara untuk menyediakan 30 persen hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai upaya mendukung program satu juta rumah. Rini dalam peletakan batu pertama (groundbreaking) Transit Oriented Development (TOD) atau kawasan berbasis transportasi massal di Stasiun Pondok Cina, Depok, Jabar, Senin (2/10) kemarin, mengatakan komitmen tersebut juga untuk mengurangi backlog perumahan bagi rakyat. ‘’Untuk MBR itu kan biasanya porsinya 25 persen, tapi kami sekarang menekankan, BUMN itu harus minimal 30 persen. Apalagi di sejumlah lokasi premium, jarang ada yang mau berikan (jatah) MBR. Nah kami mau menekankan kalau yang konstruksinya dari BUMN, kita mengharuskan 30 persen,’’ katanya. Rini menjelaskan, hunian berkonsep TOD itu mengoptimalkan pemanfaatan lahan strategis PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk pengembangan kawasan terintegrasi dan inklusif menjadi ruang-ruang vertikal. Pengembangan konsep hunian berbasis TOD juga diharapkan dapat memberikan alternatif hunian yang efisien, dan efektif dari sisi waktu dan biaya serta ramah lingkungan karena berkurangnya polusi kendaraan pribadi. Khusus di TOD Stasiun Pondok Cina, Depok, yang dibangun atas kerja sama Perum Perumnas dan KAI itu, sebanyak 1.020 unit dari total 3.440 hunian yang terdiri atas empat tower itu akan dialokasikan untuk MBR. Harga yang dipatok adalah Rp 7 juta per meter persegi dengan dua tipe ukuran, yakni 32 meter persegi dan 40 meter persegi. Dengan

demikian, harga jual hunian vertikal itu sekitar Rp 220 juta hingga Rp 280 jutaan. ‘’Yang kami tekankan juga, MBR ini harus mendapat 30 meter persegi hingga 32 meter persegi. Biasanya kan lebih kecil, sekitar 22 meter persegi. Setelah saya lihat, MBR ini biasanya untuk satu keluarga jadi harus diberikan ruang lebih,’’ katanya. Rini melanjutkan, agar unit MRB peruntukkannya tetap untuk MBR, maka pemilik yang akan menjual unitnya harus melalui perusahaan yang dibentuk pemerintah. ‘’Perusahaan ini tentu membeli dengan harga pasar tapi juga harus menjual kembali ke MBR, sehingga terus ada. Kalau tidak, MBR kegusur lagi, kegusur lagi,’’ katanya. Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo mengatakan pihaknya akan langsung mengimplementasikan instruksi Menteri BUMN terkait harga dan luasan area di TOD Pondok Cina, Depok. ‘’Kami sudah revisi harga, atas petunjuk Bu Menteri, satu meter persegi harganya Rp 7 juta. Pembangunan akan kita selesaikan tahap pertama dua tower dalam 20 bulan, kemudian enam bulan berikutnya baru diselesaikan tower ketiga dan keempat,’’ katanya. Dibangun di atas kawasan seluas 27,7 ribu meter persegi dengan empat tower setinggi 49 lantai, TOD Pondok Cina, Depok menjadi hunian terintegrasi yang dibangun setelah TOD Tanjung Barat. Selain hunian, TOD Pondok Cina memiliki konektivitas dengan pusat pendidikan, bisnis, perbankan, pusat pemerintahan, dan rumah sakit sebagai poros utama yang menghubungkan dengan pusatpusat kegiatan utama di Depok. Di sisi lain, terdapat fasilitas podium, gedung parkir dan zona komersial. (ant)

Bali Post/ant

KAIN PERCA - Perajin membuat sandal yang dibalut dengan kain perca di Surabaya, Jawa Timur. Sandal itu dijual dengan harga Rp 25.000 sampai Rp 30.000 tergantung ukurannya.

Surabaya Siap Bangun Tiga Sentra UKM

Surabaya (Bali Post) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyiapkan tiga pembangunan sentra usaha kecil menengah (UKM) di Bandara Juanda, Pelabuhan Tanjung Perak dan Park and Ride Mayjend Sungkono. Kepala Dinas Perdagangan Arini Pakistyaningsih, di Surabaya, Senin (2/10) kemarin, mengatakan tiga titik itu akan melengkapi empat titik sentra UKM yang sudah didirikan sebelumnya. ‘’Kalau saat ini kita sudah punya empat sentra UKM yakni di Sentra UKM MERR, di mall City of Tomorrow, di mall ITC dan juga di gedung Siola,’’ katanya. Ia menyebutkan penambahan sentra UKM ini bertujuan untuk mengakomodir semakin berkembangnya usaha kecil menengah di masyarakat yang kian tumbuh. Menurutnya, mereka yang sudah memiliki produk hasil usaha,

membutuhkan tempat untuk bisa memasarkan produk mereka ke pasar. Adanya sentra UKM yang didirikan Pemkot Surabaya ini, lanjutnya, maka akan membantu penjualan dan memangkas biaya produksi untuk sewa tempat berjualan. ‘’Para UKM minta agar pameran produk tidak hanya sekali setahun, tapi kalau bisa sebulan sekali. Ini menunjukkan mereka memang butuh gelar produk untuk membantu penjualan,’’ katanya. Ketua Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya Mazlan Mansyur sebelumnya mengusulkan kepada pemerintah kota setempat agar membuka sentra usaha kecil menengah di kawasan ramai atau tepatnya di stasiun kereta api. Menurutnya, penentuan lokasi sentra UKM harus lebih selektif karena sampai

sekarang masih ada beberapa sentra UKM yang masih sepi. ‘’Bahkan setiap hari cenderung tidak didatangi pembeli. Ini salah satunya di sentra UKM MERR. Kami minta ada pertimbangan khusus, terkait potensi dan hitungan target penjualan di setiap titik,’’ katanya. Untuk itu, lanjutnya, pihaknya berharap jangan sampai sentra UKM sudah dibangun bagus namun ternyata kurang menarik pembeli karena tidak ada pertimbangan yang kuat untuk mendirikan sentra UKM di titik tersebut. Ia juga mengusulkan selain di tiga tempat tadi, akan lebih baik di stasiun kereta api juga didirikan sentra UKM. ‘’Di sana jelas ramai, menjadi potensi untuk menjual barang oleh-oleh. Kami mengusulkan di sana didirikan sentra UKM,’’ ujar Mazlan. (ant)

Bali Post/eka

PASAR BERINGKIT - Salah seorang warga menandai sapi yang telah dipilih di Pasar Hewan Beringkit, Badung.

Rupiah Melemah

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (2/10) sore, bergerak melemah sebesar 49 poin menjadi 13.494 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.445 per dolar Amerika Serikat (AS). ‘’Dolar AS menguat terhadap mayoritas mata uang dunia menyusul kabar mengenai calon pengganti Ketua Federal Reserve merupakan sosok yang memiliki kebijakan moneter lebih progresif daripada Janet Yellen,’’ kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, di Jakarta, Senin kemarin. Ia mengemukakan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan sudah meneliti beberapa kandidat pengganti Janet Yellen yang akan mengakhiri jabatannya pada 2018

nanti. Di antara nama kandidat pengganti Yellen muncul nama Kevin Warsh, mantan Gubernur The Fed. Selain kandidat yang hawkish, ia menambahkan bahwa data makro ekonomi Amerika Serikat turut menumbuhkan optimisme pasar bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya pada akhir tahun ini. ‘’Revisi data produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat pada kuartal kedua mengalami kenaikan 10 basis poin menjadi 3,1 persen, dari sebelumnya 3,0 persen,’’ katanya. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk. Rully Nova menambahkan bahwa sebagian besar mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, mengalami tekanan terhadap dolar AS di tengah potensi kenaikan suku bunga Amerika Serikat pada akhir

tahun ini. ‘’Sentimen eksternal menjadi faktor yang mendorong rupiah mengalami tekanan,’’ katanya. Sementara dari dalam negeri, lanjutnya, sentimennya relatif stabil menyusul data inflasi September 2017 yang masih terkendali. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada September 2017, Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,13 persen. Sehingga tingkat inflasi tahun kalender (Januari-September) 2017 sebesar 2,66 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (September 2017 terhadap September 2016) sebesar 3,72 persen. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin ini (2/10) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.499 dibandingkan posisi sebelumnya 13.429 per dolar AS. (ant)

Vokasi Tingkatkan Daya Saing Industri Medan (Bali Post) – Ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten adalah kunci untuk mendorong peningkatan produktitivas dan daya saing industri nasional, demikian disampaikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. ‘’Guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri yang semakin spesifik saat ini, kuncinya adalah pengembangan pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan pasar kerja melalui pembangunan link and match antara dunia pendidikan dengan industri,’’ kata Airlangga di Medan, Senin (2/10) kemarin. Langkah strategis pendidikan vokasi industri yang dilakukan Kemenperin merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan, dengan harapan seluruh SMK di Indonesia ke depan dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja sesuai kebutuhan industri. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Kemenperin, beberapa permasalahan yang ditemui pada SMK di Tanah Air, antara lain kurikulum pendidikan yang digunakan masih bersifat broad-based (berbasis luas) sehingga belum mengakomodasi kebutuhan dunia industri, karena perusahaan-perusahaan saat ini ingin memiliki tenaga kerja yang kompetensinya lebih spesialis.

Kendala lainnya, peralatan praktikum di SMK kurang memadai dari segi jumlah dan teknologinya sangat tertinggal dari industri. Bahkan, jumlah guru bidang studi produktif masih sangat terbatas, hanya 22 persen dari jumlah guru SMK dan kurang memiliki pengalaman dalam hal praktik di industri. Oleh karena itu, sebagai tindak lanjut peluncuran program pendidikan vokasi industri di Pulau Jawa, Menperin menyampaikan telah dilakukan penyelarasan kurikulum bersama SMK dengan industri untuk 34 program keahlian atau jurusan yang terkait industri dengan memasukkan kompetensi keahlian yang dibutuhkan industri ke dalam mata pelajaran yang ada di SMK. Selanjutnya, disusun modul untuk materi pembelajaran tambahan sesuai kebutuhan industri sebanyak 25 program keahlian dengan melibatkan praktisi industri dan SMK. Sedangkan modul untuk sembilan program keahlian tambahan dari SMK di Jawa Barat sedang dalam proses penyusunan. ‘’Hasil penyelarasan kurikulum dan modul untuk 25 program keahlian tersebut telah kami sampaikan kepada Kemendikbud, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan SMK yang bersangkutan,’’ ujarnya. Sementara untuk penyediaan peralatan praktik minimum di SMK, Kemenperin te-

lah merealokasi anggaran tahun ini sebesar Rp 40 miliar, yang dialokasikan untuk 70 SMK dengan rata-rata nilai bantuan sebesar Rp 500 juta per SMK. ‘’Pada tahun 2018, kami telah mengusulkan tambahan anggaran kepada Menteri Keuangan sebesar Rp 828 miliar untuk bantuan peralatan bagi SMK, pelatihan guru, dan sertifikasi lulusan,’’ imbuhnya. Dalam rangka peningkatan kompetensi guru produktif, Kemenperin pun telah menyepakati kerja sama dengan ITE Singapura dan Taiwan untuk pelatihan dan magang 200 guru SMK di bidang Teknik Permesinan, Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik, Otomatisasi Industri dan Machine Tools, yang akan dilaksanakan pada 2018. ‘’Selain itu, kami juga akan memfasilitasi penyediaan silver expert dan pemagangan guru produktif pada industri,’’ tambah Airlangga. Sementara itu, untuk memfasilitasi praktik kerja industri bagi siswa dan magang guru, Kemenperin mendorong pelaku industri untuk menyediakan workshop, laboratorium, pusat pelatihan atau teaching factory di perusahaan serta memiliki instruktur sebagai tenaga pembimbing. ‘’Dalam hal ini, kami telah mengusulkan kepada Kementerian Keuangan untuk pemberian insentif bagi perusahaan industri yang melakukan pembinaan dan pengembangan pendidikan vokasi,’’ jelasnya. (ant)


19

Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

Universal Coverage

Solusi Masalah Kesehatan Pengungsi Gunung Agung PELAYANAN kesehatan lanjutan bagi para pengungsi Gunung Agung menjadi salah satu permasalahan serius, mengingat tidak semua pengungsi ditanggung dalam Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau memiliki BPJS mandiri. Kalaupun mempunyai BPJS mandiri, belum tentu mereka dapat membayar secara tertib seperti sebelum mengungsi. ‘’Berkaitan dengan urusan kesehatan, untuk pelayanan dasar tidak masalah. Mereka bisa berobat ke puskesmas atau di tempat pengungsian karena ada tim dokter. Jadi, di seluruh Bali pun tidak ada masalah,’’ ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta usai menggelar rapat dengan eksekutif Pemprov Bali di Gedung Dewan, Senin (2/10) kemarin. Menurutnya, pelayanan dasar itu menggunakan anggaran dari BNPB. Masalah muncul ketika pengungsi membutuhkan pelayanan kesehatan lanjutan. Terlebih bila mereka tidak memiliki KIS atau tidak terdaftar dalam BPJS mandiri. Terutama bagi pengungsi yang memiliki penyakit di luar urusan gunung meletus seperti ginjal, stroke atau cacat bawaan. Itu sebabnya Komisi IV telah mengusulkan agar Pemkab Karangasem melakukan pelayanan universal coverage. ‘’Jadi, seluruh masyarakat Karangasem itu ditanggung, baik yang mengungsi maupun tidak. Uangnya bisa penuh dari Karangasem, bisa juga sharing dengan Pemprov Bali,’’ jelas politisi PDI-P ini. Di sisi lain, Parta mempertanyakan cakupan kartu pengungsi, sebab hanya untuk mengambil lauk-pauk. Padahal kartu itu bisa dibuat lebih luas untuk berobat, sekolah, mencari pekerjaan, hingga membebaskan pengungsi dari iuran adat. ‘’Sistem pengungsian lebih baik menggunakan pendekatan desa adat atau banjar karena mengurusnya akan lebih cepat dan tepat, sebab bersama klian dusun, klian dinas dan masyarakat tidak akan tercecer,’’ ujarnya. Sementara terkait pendidikan anak-anak di pengungsian, Parta minta untuk sementara waktu bisa sekolah sore. Pihaknya akan memperjuangkan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) untuk anak-anak yang mengungsi. Sebab, ketika tidak ada aktivitas di sekolah karena status awas Gunung Agung, maka dana BOS tidak bisa dikeluarkan. ‘’Di mana pun mereka sekolah tetap harus mendapatkan dana BOS. Nanti mungkin ada campur tangan pemerintah pusat dan kerja sama antarkabupaten agar BOS

KPK Tetap Cegah Setnov

I Nyoman Parta, Ketua Komisi IV DPRD Bali. diamprahkan ke sekolah lain. Kami akan konsultasikan ke Kementerian Pendidikan di Jakarta,’’ ungkapnya. Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Bali I Wayan Serinah mengatakan, perlu ada kejelasan mengenai posisi dana BOS dan bagaimana pertanggungjawabannya. Sebab, pencairan dana BOS triwulan IV menggunakan data Dapodik dengan masa cut off 22 September 2017. ‘’Mekanisme pertanggungjawaban dana BOS bagi sekolah pada KRB III dan KRB II atau KRB I yang siswanya mengungsi serta sekolah penerima siswa sementara memerlukan regulasi baru atau kebijakan tertulis dari Kemendikbud karena akan keluar dari Jiknis Pengelolaan Dana BOS,’’ ungkapnya. Serinah menambahkan, alokasi dana BOS 2018 yang akan menggunakan data cut off per 30 Oktober 2017 dipengaruhi pula oleh status siswa yang mengungsi. Oleh karena itu, perlu ada koordinasi dan kebijakan penanggung jawab Dapodikdasmen serta Kepala PDSP, sebab akan berlaku mekanisme khusus tarik data siswa setelah 30 Oktober 2017. (ad108)

Milik Polri Dari Hal. 1

Seperti diketahui senjata Arsenal Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) Kal 40x46 milimeter sebanyak 280 pucuk lengkap dengan 5.932 butir peluru masuk ke Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (29/9) malam dan kini masih berada di Gudang Kargo Bandara Soetta. Polri mengakui bahwa senjata-senjata itu adalah milik Polri yang dikirim menggunakan maskapai asal Ukraina dan diimpor oleh PT Mustika Duta Mas Senjata itu, dibeli melalui mekanisme lelang sesuai dengan ketentuan pengadaan barang dan jasa. Menurut Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto, senjata itu sudah dikaji oleh Irwasum Polri dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Pengiriman senjata itu hanya berselang beberapa hari setelah Panglima TNI

Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan informasi intelijen yang diperolehnya khususnya terkait pernyataannya mengenai impor 5.000 senjata api ilegal. Namun, pihak kepolisian membantah bahwa senjata tersebut ilegal karena sudah diimpor tiga kali yaitu pada 2015, 2016 dan 2017. ‘’(Impor senjata) bukan masalah sebenarnya, hanya perlu kita koordinasikan dengan lebih teliti, lebih jelas dan kita putuskan dalam suatu keputusan yang tidak melanggar UU. Tapi saya sudah meminta supaya isu soal senjata sudah selesailah. Nanti saya akan sampaikan ke publik soal hasil rapat koordinasi,’’ tambah Wiranto. Ia pun menjamin peristiwa itu tidak akan mengganggu kondisi keamanan nasional. ‘’Presiden selalu mengarahkan bahwa kita bangun adalah rasa aman, damai, kondusif di masyara-

kat karena kita banyak tugas, banyak pekerjaan, banyak kegiatan politis yang akan kita hadapi. Pilkada, pilpres 2019, itu semuanya memerlukan satu kondisi yang cukup kondusif,’’ tambah Wiranto. Dari kondisi yang aman tersebut diharapkan akan lahir pemimpin daerah yang baik, berkompetensi andal hingga membantu pembangunan nasional yang modern dengan baik. ‘’Kita berusaha menepis, menghindari isuisu yang tidak perlu, yang menghabiskan energi kita. Isu-isu yang hanya membuat satu sama lain berselisih, kita menghindari dari bidang politik, hukum dan keamanan selalu akan kita jelaskan dengan gambalng ke masyarakat. Kita juga terusmenerus untuk melakukan langkah-langkah komunikasi yang baik untuk menghindari spekulasi-spekulasi yang merugikan kita,’’ jelas Wiranto. (ant)

Ngastiti Bhakti Dari Hal. 1

Karena upacara piodalan pada Purnama Kapat nanti juga sekaligus sebagai upaya untuk ngastiti bhakti kepada Ida Batara yang beristana di Gunung Agung untuk memohon supaya Gunung Agung tidak jadi meletus. ‘’Kami juga tetap mengindahkan aturan-aturan yang diberikan oleh pemerintah kalau Besakih masuk zona merah. Tapi di sisi lain kami tetap menjalankan upacara sesuai kepercayaan dan tidak akan memotong upakaraupakara yang akan digelar di Pura Besakih. Karena kami tetap menghormati upacara keagamaan,’’ ucap Jro Widiartha. Dia menjelaskan, untuk perlengkapan upakara yang akan dilaksanakan saat piodalan pada Purnama Kapat, Widiartha menjelaskan, kalau masalah banten sudah sesuai dengan perencanaan. Menurutnya, banten upacara kemungkinan sudah dibuat di tempat pengungsian. ‘’Kalau banten upakara tidak ada masalah. Karena sudah dibuat sesuai rencana awal. Banten dibuat di pengungsian,’’ tegas Jro Mangku Widiartha. Sementara itu, Pemangku Pura Penataran Agung Jro Mangku Sueca mengungkapkan, pelaksanaan piodalan saat Purnama Kapat memang tetap berjalan. Berbagai persiapan sudah dilakukan sejak beberapa hari seperti pemasangan

umbul-umbul dan perlangkapann yang lain. Bahkan pada Senin kemarin diawali dengan ngaturang piuning di sejumlah palinggih dan pura di Besakih dan nunas tirta di beberapa tempat yakni tirta di Watu Klotok, Tirta Kiduling Kerteg, Tirta Pingit, Tirta Putra dan Tirta Manik Mas. ‘’Persiapan upacara piodalan pada Purnama Kapat sudah semuanya siap,’’ ungkapnya sembari menyatakan untuk tanggal 4 akan dilaksanakan nedunang Ida Batara dan dilanjutkan dengan mapepada wewalungan. Jro Mangku Sueca menjelaskan, saat upacara piodalan Purnama Kapat nanti juga tetap akan dilaksanakan pementasan taritarian, wayang dan topeng. Karena itu merupakan runtutan dari upacara yang harus tetap dilaksanakan. ‘’Untuk penarinya dari Denpasar. Begitu juga topeng dan sekaa gongnya juga dari Denpasar,’’ papar Jro. Mangku Sueca. Bagi warga yang biasanya melaksanakan upacara di paibon (pura keluarga - red) pada saat Purnama Kapat, kata Mangku Sueca, tetap melaksanakan upacara yakni ngaturang pakeling dengan memakai banten pejati. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, kalau situasi masih dirasa aman upacara pada Purnama Kapat bisa dilaksanakan di Pura Agung Besakih dan sekitarnya. Karena ini masalah per-

asaan. ‘’Kalau sudah meletus jangan. Kalau masih aman silakan,’’ terang Mangku Pastika. Sementara itu, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali mengimbau masyarakat untuk tidak bersembahyang ke Pura Besakih sementara ini. Mengingat, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan Gunung Agung dalam level IV atau awas. Sebelumnya pada 23 September lalu, PHDI Bali telah mengeluarkan surat imbauan agar masyarakat menunda penyelenggaraan upacara nyegara gunung/ maajar-ajar ke Pura Besakih sampai kondisi aman. ‘’Tetap kita imbau supaya tunggu dulu biar aman. Termasuk sasih kapat di Pura Besakih juga kita mengimbau biar yang melaksanakan hanya sebatas pemangku, pangemong dan prajuru, beberapa saja,’’ ujar Ketua PHDI Bali I Gusti Ngurah Sudiana dikonfirmasi, Senin kemarin. Sudiana meminta masyarakat untuk melakukan persembahyangan purnama kapat yang jatuh 5 Oktober nanti di rumah masingmasing. Begitu juga untuk masyarakat Besakih, agar bersembahyang di pengungsian atau tempat tinggal sementara. Imbauan ini lantaran kawasan Pura Besakih masuk dalam radius yang dilarang oleh pemerintah. Persembahyangan di rumah tidak akan mengurangi makna hari raya itu. (nan/win)

Jakarta (Bali Post) – KPK akan membuat surat permintaan cegah terhadap Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi KTPelektronik (e-KTP) kepada Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. ‘’Pada waktu itu, surat pencekalan karena yang bersangkutan menjadi saksi dan akan diperpanjang sekiranya akan habis,’’ kata Ketua KPK Agus Rahardjo, di Jakarta, Senin (2/10) kemarin. Permintaan pencegahan Setya Novanto untuk bepergian ke luar Indonesia itu diajukan KPK ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM pada 10 April 2017 dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus korupsi proyek KTPelektronik. Proses cegah itu akan berakhir pada 10 Oktober 2017. ‘’Beliau akan jadi saksi untuk para tersangka (yang jumlahnya cukup banyak), yang terakhir Dirut PT Quadra,’’ tambah Agus. KPK sudah menetapkan enam tersangka dalam kasus e-KTP, yang terbaru adalah Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo yang diumumkan pada 27 September 2017. Anang Sugiana Sudihardjo diduga bersama-sama dengan Andi Agusitnus alias Andi Narogong, Irman, serta Sugiharto dan kawan-kawan.

Anang S Sudihardjo berperan dalam penyerahan uang terhadap Setya Novanto dan sejumlah anggota DPR melalui Andi Agustinus alias Andi Narogong terkait dengan proyek e-KTP. KPK menduga Anang membantu penyediaan uang tambahan untuk bantuan hukum Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri sebesar Rp 2 miliar dan kebutuhan lainnya terkait dengan proses proyek e-KTP serta menyiapkan uang sejumlah 500 ribu dolar AS dan Rp 1 miliar untuk diserahkan kepada anggota Komisi II DPR Miryam S Haryani. Hal itu disampaikan Agus pascakeputusan hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Cepi Iskandar pada 29 September 2017 yang mengabulkan gugatan praperadilan Setya Novanto, sehingga menyatakan bahwa penetapan Ketua DPR itu sebagai tersangka tidak sesuai prosedur. Hakim Cepi berkesimpulan bahwa penetapan tersangka yang dilakukan oleh KPK tidak didasarkan pada prosedur dan tata cara UU No 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, KUHAP, dan SOP KPK. Namun KPK mempertimbangkan untuk mengeluarkan lagi surat perintah penyidikan (sprindik) untuk Setnov. (ant)

Sudah Pulang Dari Hal. 1

Dalam rekap data terakhir tersebut diungkapkan juga bahwa 117 jiwa pengungsi Gunung Agung yang selama ini mengungsi di Desa Jehem sudah pulang ke rumah mereka masing-masing. Sementara itu, Sekretaris Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung di Bangli yang juga Kalak BPBD Bangli Wayan Karmawan saat dikonfirmasi terpisah siang kemarin membenarkan adanya sejumlah pengungsi yang telah pulang. Mereka berasal dari luar 27 desa (kini 28 desa) terdampak bencana Gunung Agung. ‘’Pengungsi yang sudah pulang ada yang secara mandiri, dan ada juga yang kita fasilitasi dengan kendaraan yang sudah kita siapkan,’’ terangnya. Tidak hanya di Bangli, pengungsi di Klungkung juga menyusut jumlahnya. Khusus pengungsi di GOR Swecapura, Desa Gelgel kini jumlahnya setengah dari data sebelumnya. Sesuai data awal, jumlah pengungsi lebih dari 3.000 jiwa. Namun kini hanya kisaran 1.626 jiwa. Belum diketahui secara pasti apa penyebabnya. Atas hal itu, pemkab mengambil langkah pendataan ulang. Hal ini juga penting untuk mengetahui pengungsi yang berasal dari Kawasan Rawan

Bencana (KRB) maupun zona aman. Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta mengatakan akan terus melakukan pendataan terhadap pengungsi. ‘’Jumlahnya yang berubah kemungkinan karena tercatat ganda atau yang masuk dan keluar tidak lapor diri. Ini sedang kami data, supaya lebih akurat,’’ jelasnya. Langkah tersebut, sambung Wabup asal Desa Akah, Klungkung ini, sangat penting kaitannya dengan ketersediaan logistik. Dalam pendataan, tim juga mencatat warga yang berada di KRB maupun zona aman. ‘’Mana yang berada di KRB I, II dan III. Mana yang dari zona yang dianggap aman. Itu ditata semua. Sekarang masih berjalan. Paling lambat tiga hari ke depan sudah selesai. Setelah itu baru dikumpulkan, mana yang diimbau pulang dan diam di pengungsian,’’ terangnya. Ditegaskan, meski belum ada data akhir, Pemkab Klungkung siap mengantar pengungsi yang ingin kembali ke kampung halaman. Demikian juga sebaliknya, jika ada yang masih ingin tinggal di pengungsian, tetap diberi penanganan. ‘’Kalau ada warga dari zona aman masih ingin tinggal di sini, kami tetap izinkan. Kami tidak memaksa untuk pulang,’’ tegasnya. (kmb45/ kmb40)

Tak Ada WNI Dari Hal. 1

Polisi mengungkapkan bahwa tidak ada bukti yang menjelaskan tentang alasan penembakan itu atau membuka jati diri tersangka tersebut, demikian Reuters. Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa itu. ‘’Sampai saat ini tidak ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban dari kejadian penembakan di Las Vegas,’’ katanya, Senin (2/10) kemarin. Arrmanatha mengatakan, pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Las Vegas sudah menghubungi beberapa tokoh masyarakat dan rumah sakit di Las Vegas terkait keadaan WNI di sana dan kemungkinan adanya WNI yang menjadi korban. Namun,

sejauh ini tidak ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden penembakan tersebut. Kepolisian Las Vegas mengungkap identitas pelaku serangan di dekat Mandalay Bay dengan nama Stephen Paddock (64). Stephen Paddock diketahui tinggal di Mesquite Nevada, Las Vegas, AS. Ia menembaki massa yang sedang menyaksikan festival musik country Route 91 dari lantai 32 hotel dan kasino Mandalay Bay. Paddock kemudian dilumpuhkan kepolisian dan tewas di tempat. Dari investigasi awal, pelaku diketahui tidak terkait milisi atau kelompok ekstrem mana pun. Selain memastikan pelaku warga lokal Las Vegas, polisi masih mengejar seseorang perempuan bernama Marilou Danley yang diketahui memiliki keterkaitan dalam insiden ini dan masih kerabat dekat Paddock. (kmb4/ant)

Data Pengungsi di Tejakula DESA LES l Di lapangan Dsn. Penyumbaan (pengungsi dari Dsn. Pengalusan, Dsn. Pucang, Dsn. Blong, Dsn. Bonyoh, Dsn. Cucut dan Dsn. Bunga/ Daya semua Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kab. Karangasem) Jumlah total : 2011 orang/jiwa (lk. 1.003, pr. 1.008 ) Bayi : 20 orang Orang sakit : 1 orang Balita : 54 orang SD : 131 Orang Anak-anak : 71 orang SMP : 44 orang Lansia : 41 orang SMK : 12 orang Ibu hamil : 17 orang SMA : Nihil DESA TEMBOK l Jumlah Total : 7.178 orang/jiwa (lk. 3.719, pr. 3.459) Sakit jiwa : 1 org (lk) Lansia : 956 orang Bayi : 48 orang Hamil : 16 orang Balita : 605 orang Cacat : 3 orang Anak-anak : 1.552 orang l Asal Pengungsi dari Dsn. Batu Giling, Dsn. Bahel dan Dsn. Pandan dari Desa Dukuh, Kecamatan Kubu, Kab. Karangasem. l Lokasi penampungan di gedung serba guna Ds. Tembok, di Balai Banjar Dalem Purwa, di gudang milik Dewa Aji Kandel, di kantor Klian Dusun Dadap Tebel, di kantor Klian Dsn. Bulakan, di kantor Klian dusun Dembung, di rumah joglo Ds. Tembok, di Pasar Tembok, di sumur bor Dsn. Ngis Tembok dan di rumah warga (keluarganya). DESA SAMBIRENTENG l Jumlah Total 2.581 orang/jiwa (lk. 1.369, pr. 1.212) Balita : 15 orang. 2. Asal Pengungsi Dsn. Blong, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kab. Karangasem. l Lokasi penampungan Rumah Ketut Warta, Rumah Ketut Merta dan Rumah Ketut Sarjana. Balai Dsn. Benben, Balai Dsn. Gretek, Balai Dsn. Sambirenteng DESA PACUNG l Jumlah Total : 819 orang/jiwa (lk. 316, pr. 503 ) Balita : 35 orang Lansia : 41 orang Anak-anak : 74 orang Ibu hamil : 3 orang l Asal pengungsi Dsn Batu Giling, Desa Ban, Kec. Kubu, Kab. Karangase. l Lokasi penampungan rumah Budiarta, rumah Nyoman Yasa, rumah Wayan Sutarta, rumah Ketut Merta dan rumah Nengah Budisiring. DESA PENUKTUKAN l Jumlah total 1.028 orang (lk. 552, pr. 476) Balita : 93 orang Lansia : 106 orang Bayi : 6 orang Ibu hamil : 1 orang l Asal pengungsi Desa Dukuh dan Desa Sukadana, Desa Ban Kec. Kubu, Kab. Karangasem l Lokasi penampungan rumah Minang milik Pok Darwis dan rumah Made Suriawan. Balai Dsn. Kanginan, Balai Werdi Budaya. DESA SEMBIRAN l Jumlah total 384 orang/jiwa (lk. 198, pr. 186) Balita : 21 orang Cacat : 1 orang Bayi : 4 orang Hamil : 2 orang Lansia : 24 orang l Asal pengungsi Dsn./Ds. Dukuh Kec. Kubu, Desa Lingasana, Ds. Sambilaklak dan Desa Munduk Sari Kab. Karangasem l Lokasi penampungan rumah Ketut Simpen, rumah Wayan Tantri, rumah Gede Sumarsana. DESA TEJAKULA l Jumlah Total 608 orang/jiwa (lk. 299, pr. 309) Cacat : 1 orang Bayi :12 orang SD : 90 orang Balita : 70 orang SMP : 47 orang Lansia : 92 orang SMA : 40 orang Hamil : 5 orang l Asal pengungsi Kayu Aya, Karangasem l Lokasi penampungan rumah Nyoman Adara alamat Tegal Sumaga, aula Kantor Desa Tejakula. DESA BONDALEM l Jumlah total 412 orang/jiwa (lk. 202, pr. 210 ) Bayi : 7 orang SD Balita : 40 orang SMP Anak : 3 orang SMA Ibu hamil : 1 orang SMK Lansia : 3 orang

: 51 Orang : 35 Orang : 24 Orang. : 3 Orang

2. Asal pengungsi Desa Ban. 3. Lokasi penampungan rumah Gede Wiada Rena Celagi Batur. DESA MADENAN l Jumlah total 316 orang/jiwa (lk. 166, pr. 150 ) Balita : 40 orang Anak-anak : 39 orang Lansia : 33 orang Ibu Hamil : 1 orang. l Asal pengungsi Desa Ban. l Lokasi penampungan warga berada di rumah keluarganya tersebar di Desa Madenan. DESA JULAH l Jumlah Total 53 orang/jiwa (lk. 22, pr. 31) Balita : 5 orang Anak anak : 17 orang l Asal pengungsi Ds. Rendang. l Lokasi pengungsi rumah Suartika, Nyoman Mudra Wayan Nata dan Ketut Kastawan alamat Dsn. Batu Gambir, Ketut Nadi, Ketut Sinta alamat Desa Kangianan Desa Julah. l Jumlah total pengungsi di Kecamatan Tejakula 15.390 orang/jiwa (lk. 7.846 orang, pr. 7.544 orang). Penambahan jumlah pengungsi baru terdata pada Desa Pacung, Desa Sembiran dan Desa Julah, untuk desa lainnya belum ada data.

Jumlah diterima kemarin Rp 22.645.498 Dari Hal. 1 I Gusti Alan Dewangga 3 dus pakaian layak pakai SD 5 Padangsambian 1 tas pakaian layak pakai SD Saraswati 4 Denpasar 1 dus sembako 1 tas pakaian layak pakai 1 dus Peralatan MCK Wayan Mudiana 1 tas pakaian layak pakai 1 tas handuk mandi Jumlah diterima kemarin Rp 22.645.498 Jumlah sebelumnya Rp 193.379.500 Jumlah seluruhnya Rp 216.024.998


16 Pages

183 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

Tuesday,

Tuesday, October

At least 50 dead, more than 400 hurt in Las Vegas concert attack

online: http://www.intern

2017 October 3,

3, 2017

d fast-pace In world of , ‘The eval Trump satire ’ go medi Simpsons

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr

Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Jl. Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

IBP/afp

music festival at a country confirmed Police have a mass shooting Ave. after over 20 people. and TropicanaVegas, killing in Las Boulevard of Las Vegason a music festival the intersection opened fire stands in A gunman has Police officer Nevada. Metropolitan in Las Vegas, Las Vegas October 2, 2017 nearby on

0 re than 40 dead, mo ack At least 50 Vegas concert att hurt in Las

opened when a gunman 32nd 400 injured bullets from the death more than down The killed and Sunday, raining to police. shooting people were according Strip on mass - At least 50 deadliest Las Vegas himself dead, LAS VEGAS music festival in before shooting make the attack the night club. would at an Orlando fire on a countryfor several minutes system was,” was preliminary,of 49 people hotel his belief floor of a police emphasized massacre idea what said. “We’ve located last year’s room toll, which eclipsing Stephen Paddock, Lombardofirearms within the no informain U.S. history, as area resident

Las Vegas attack fire at a

Downtown Las Vegas

opened A gunman festival on country musicStrip on Oct. 1, the Las Vegas of people killing scores killed by was before he

trip

s ‘American Tom Cruise’ Even With Made’ Dead 2’ an ‘It,’ ‘Kingsm

The S

society where medieval exist, in a feudal and dragons - The creators goblins, ogres Simpson can do LOS ANGELES series “The 8-year-old Lisa animated preNikolaj Coster-Waldau plays of satirical who once eerily magic and of Thrones” Simpsons,” Trump would become from “Game twin brother. pace dicted Donald cannot keep Marge’s horny includes referenctales, from “The Serfsons” U.S. president, he is now inspirof fantasy to take “Lord of the with the comedy es to an array IBP/net decided instead Thrones” andBarbarian.” ing and have to medieval times. “Game of the by the family back Homer, housewife Rings” to “Conan there’s always who’s recruited Bumbling Bart, prodigy “In all fantasy,modern world,” airline pilot said. who have analogy to the commercial Marge, troublemaker r Brian Kelley aging (R) as a baby Maggie, Lisa and changing face of Amer- writer-produce Tom Cruise over South America. Marge’s Made” stars is slowly In one episode, captured the years, become “The nce missions 28 Marge “American 29 premiere mother Mrs. Bouvier ica over Homer and when CIA to fly reconnaissa in the season to ice and Serfsons” Sunday. turned alternate cure to find an enough money for on Fox on “The Simpsons” joked to the try to get In 2000, titled “Bartenter the they fail the in an episode healthcare. we were writing it, Trump would horrify“While Future” that and said his presidency much more White Housethe economy. world became evil,” Selman said.the Matt and ruin would producer ing, scary and equality and just But executiveshow, which takes “Wealth healthcare - we the each Selman saida year to produce percent andbecause we thought jokes 1 then more than wrote those issues, and keep up with season, cannotsince he won the 2016 these were eternalterrifying issues,” into about Trump they turned of election. is the longesthe added. massive industry It’s not he said “There’s a “The Simpsons” U.S. television a little less. Trump comedy,” had us at nt -- it’s an overbeat them running comedy on record in its nothing but top who “We can’t a disappointme show how and will break anothermost episodes tied at the in an interview. ” said Universal’s We can only with the seeped are essentially achievement,chief Nick Carpou, to the punch. has sadly 29th season show. (rtr) - Three filmsSunday morning. opening the distribution a scripted Trump’s America as of Springfield.” LOS ANGELES live for also addressed others with box office, its way into series, the family Tom who against so many think that locations. of the weekend “I film For the new Made” stars Line’s 2,552 “Americancommercial airline R MPAA ratings.film is secondand New with the as a on top Warner Bros. film,” he by the CIA rating of to be back loca- Cruisewho’s recruited missions the the content of the a fall “It” appears ce pilot from 3,917 ary to feels like “American to fly reconnaissan A $17 mil- said. “To me, it $17.3 million Universal’s The America. spot aftions. But Fox’s “Kingsman: be- over South is modest for movie release.” to the top is just Made” and If “It” returns place to “Kings-a lion opening are trailing but the studio Golden Circle”million each. Since starring Cruise, taking second runway based it would be $17 some weekend, for a long and word of ter hind with man” last are so close, movie smashed in hoping Septempositive reviewshas been earn- feat. The horror the numberswaiting until later month of call. on movie on studios are make the official be mouth. The for the past records for the and went overseas $64.7 it opened, won’t grossing the day to ing money ber when giving it this one likely grosses to become the highest After Meaning few weekends, Monday morning. of all time. audisettled untilcertain is that Sony’s million in international domestic the horror movie “It’s” domestic total is com- so far. 55% of the What’s is over this weekend, million. (rtr) “Flatliners” and 56% male, $291.2 is at remake of expectations. After on ence 30. there stands of ing in below by critics (0% people out IBP/net flick age “There were getting killed the horror on U.S. televiRotten Tomatoes) million from No. 106 Dps ing comedy with the is opening to $6.7 Jl. Raya Puputan 148 its 29th season Renon No Post at: is the longest-runn Bali record in Kopi Made Raya Niti Mandala No. 148 Renon 28 Simpsons” Jl. onal another “The Sanur Manan Mandala will break a scripted show. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 find Internati Smirnof Cafee sion and for Jl. Mohamad Renon Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama You can 19 most episodes Merdeka No.88 No 68 Subah Renon

New York- hotel New York

police.

Mandalay

Harvest festival the on Route 91 broke out The shootingthe three-day of last night outside the festival, held Resort and Casino Bay Mandalay Las Vegas

Bay

2 miles

U.S.

1 km

Vegas Metropolitan Source: Las 02/10/2017 G. Cabrera,

GAS LAS VE McCarran International Airport

numerous they had in the 6 people were fire, 64, and said his motive. Paddock that he occupied.” to page Some 22,000 Continued tion yet aboutbefore police entered the man opened crowd when people fleeing shot himself he was firing from, also be heard News can trampling the hotel room at Global sending panicked Joseph Lomin some cases in “Bali Image” from 9.30 reports County Sheriff 96.5 the scene, as law enforcement Radio FM am. Listen to and Clark told reporters. Earlier who had to locate one another, bardo until 10.00 FM at http:// that Paddock, m officers scrambled in his hotel Global Radio indicated Shocked concertten2myradio.co on their more than 10 rifles by police. kill the gunman. at http:// with blood shot globalfmbali.lis after streaming to be http:// goers, some the streets were room, had been or live video ali.com and not believedgroup, li. people Paddock was clothes, wandered radioglobalfmb nel/global-fm-ba any militant At least 406 ustream.tv/chan the attack. hospitals with injuries, connected to Sheriff Joseph Lomno taken to area Metropolitan Police Clark County “We have reporters. the Las Vegas bardo told the gunman said. Police identified

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Police Department.

9 Elkomedor

Selasa Umanis, 3 Oktober 2017

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Nyoman Suwarjoni Astawa

Alicia Keys

Kampanye Kanker Payudara

Petakan Jaringan Pelanggan

PLN Distribusi Bali saat ini terus melakukan pemetaan terhadap jaringan dan pelanggan yang berpotensi terdampak aktivitas Gunung Agung.“PLN berupaya maksimal agar dampak status awas ini bisa dieleminir,” Bali Post/dir ujar General Nyoman Suwarjoni Manager PLN Astawa Distribusi Bali Nyoman Suwarjoni Astawa, Senin (2/10) kemarin. Pria kelahiran Desa Bubunan, Buleleng yang baru sekitar satu bulan bertugas ini mengatakan, jika Gunung Agung erupsi, gardu induk yang ada di Karangasem akan padam. Itu artinya, Karangsem berpotensi gelap. “Strategi yang ditempuh adalah menyiapkan sejumlah genset dan menarik jaringan dari gardu induk di Gianyar,” ujar pria yang sempat bertugas keliling Indonesia ini. Dijelaskannya, ada sekitar 13 ribu pelanggan yang akan mengalami gangguan. Jika benarbenar terjadi erupsi, listrik pelanggan akan diputus dan dijamin akan dilayani gratis saat pasang baru. Dikatakannya, dari 26 posko pengungsian resmi, 13 sudah disiapkan genset. Sedangkan posko lainnya akan disiapkan cadangan listrik dari gardu induk terdekat. “PLN pada intinya akan melakukan koordinasi dan solusi terbaik,” jelasnya. Sementara itu, terkait dengan rencana pembangunan jaringan Sambungan Udara Tegangan Ekstra Tinggi Jawa-Bali Crossing menjadi salah satu upaya PLN memastikan pasokan listrik di Bali terjamin. “Dalam penjabaran rencana ini, PLN berharap ada dialog dan ruang diskusi. PLN tentu akan melakukan langkah terbaik untuk bisa menjadikan Bali mandiri dalam penyiapan energi,” jelasnya. Ia mengatakan pertumbuhan konsumsi listrik di Bali di atas rata-rata pertumbuhan konsumsi listrik secara nasional. Pertumbuhan di Bali pada 2016 mencapai 11 persen, sedangkan secara nasional berkisar 8,6 persen. Saat ini, selain mengandalkan pembangkit listrik yang ada di Bali, Bali juga dipasok listrik dari Jawa melalui jaringan kabel listrik bawah laut. Daya listrik tersedia di Bali mencapai 1.300 megawatt (MW). Saat beban puncak, kebutuhan Bali mencapai sekitar 846 MW. Sedangkan cadangan listrik di Bali mencapai sekitar 400 MW. “Kami tetap berharap PLN memiliki ruang diskusi dengan para pihak agar program ini bisa dicarikan solusi,” ujar pria yang baru dilantik sebagai GM PLN Distribusi 22 Agustus lalu ini. (dir)

Bali Post/win

SARASEHAN - Para pelaku pariwisata menggelar “Sarasehan Damai Tokoh Pariwisata” , Minggu (1/10) lalu serangkaian perayaan Gema Perdamaian.

Perlu Tindakan Preventif Jaga Pariwisata Bali Denpasar (Bali Post) -

Permasalahan pariwisata Bali saat ini sangat kompleks. Terdorong oleh keinginan mengupayakan tindakan-tindakan preventif untuk menjaga periwisata Bali ini, para pelaku pariwisata menggelar “Sarasehan Damai Tokoh Pariwisata” , Minggu (1/10) lalu. Acara ini digelar bertepatan dengan peringatan hari Kesaktian Pancasila di Taman Gong Perdamaian, Desa Budaya Kertalangu Denpasar. Kegiatan yang merupakan rangkaian dari perayaan “Gema Perdamaian” yang ke-15 dan puncaknya akan diselenggarakan pada Sabtu (7/10) ini mengambil tema “Melalui Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Kita Perkuat Toleransi dalam Keberagaman Demi Perdamaian untuk Mencapai Pariwisata yang Berkualitas dan Berkelanjutan”. Tampil sebagai keynote speaker dalam acara ini adalah Ketua Asosiasi FKUB Indonesia Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, Ketua Steering Comittee Gema Perdamaian Ida Rsi Wisesanatha, Ketua PHRI Bali,Dr. Ir. Tjokorda Artha Ardana Sukawati, M.Si. serta Ketua DPD IHGMA Bali I Nyoman Astama, S.E.,CHA. Acara ini dipandu

oleh Jro Mangku Suteja dan Jero Jemiwi. Sebelum pelaksanaan sarasehan, para undangan diajak mengunjungi Taman Garuda Pancasila, sekaligus memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang diisi orasi tentang “Pancasila dalam Dinamika Kepariwisataan” yang disampaikan oleh K. Swabawa, CHA. (Wakil Ketua DPD IHGMA Bali). Kemudian dilanjutkan dengan lantunan puisi damai oleh Jero Jemiwi. Di akhir acara sarasehan diadakan pemutaran film pendek tentang perdamaian karya peserta lomba dari Stikom Bali. Ketua Panitia Pelaksana Sarasehan I Made Ramia Adnyana, S.E., M.M., CHA. mengatakan ada empat modal utama pariwisata Bali yang tidak ditemukan di tempat lain, yaitu Habitat, Heritage, History, dan Handycraft. Oleh karena itu, para generasi muda yang bergerak

di bidang kepariwisataan berharap tokoh dan pangelingsir kepariwisataan dapat berbagi pengalaman, pandangan, wejangan, dan motivasi sehingga tujuan dari upaya bersama untuk mencapai pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan dapat terwujud secara bertahap dan terukur. “Kita jangan hanya menjadi penikmat kejayaan pariwisata saja, namun juga harus berperan aktif menjaganya,” ujar Ramia, Minggu (1/10). Menurut Ketua Panitia Gema Perdamaian XV 2017 I Wayan Muliana Guntur, orang Bali hendaknya jangan terlena dengan keunggulan Bali. “Jika orang Bali terus terlena dengan kondisi sekarang ini dan tidak berusaha menjaga dengan baik pulau ini (Bali - red), maka lamakelamaan bukan tak mungkin Bali akan ditinggalkan oleh pariwisata,” imbuh Guntur. (win)

”It” Kembali ke Posisi Puncak

Film “It” sempat tergusur ke posisi kedua untuk pendapatan tertinggi film box office pada minggu lalu. Namun, seiring akan berlangsungnya Halloween, film ini kembali naik ke posisi pertama di minggu keempatnya diputar di sejumlah bioskop di AS. Dibintangi Bill Skarsgard sebagai badut menyeramkan yang meneror Kota Maine yang

sepi, “It” - film horor terlaris sepanjang masa - menghasilkan 17,3 juta dolar AS, menurut Exhibitor Relations. “It” meraup sekitar 12,4 juta dolar AS, namun masih cukup untuk menduduki posisi teratas pekan lalu. Film yang diangkat dari novel laris karangan Stephen King ini menghasilkan total pendapatan sebesar 291,1 juta dolar AS

secara global. Di posisi kedua, “American Made” yang baru dirilis di New York menghasilkan 17 juta dolar AS. Dibintangi Tom Cruise, “American Made” menceritakan tentang pilot maskapai komersial yang direkrut untuk melaksanakan misi pengintaian di Amerika Selatan untuk CIA. Komedi Spionase - dan nomor satu minggu lalu - “Kingsman: The Golden Circle” berada di posisi ketiga, juga dengan pemasukan sebesar 17 juta dolar AS. Film bertabur bintang, seperti Colin Firth, Channing Tatum, Halle Berry dan bahkan Elton John ini menceritakan tentang sebuah organisasi mata-mata Inggris bergabung dengan rekan Amerikanya. Di tempat keempat dengan penghasilan 12 juta dolar AS adalah animasi “The Lego Ninjago Movie” yang merupakan sekuel ketiga produksi Warner Bros dari franchise “The Lego Movie”. (iah/afp)

Nasir Mattusin

satawan. Selain itu, manusia Bali pun masih teguh memegang adat istiadatnya. Tetapi, ia mengingatkan agar masyarakat Bali maupun Indonesia bisa menjaga keaslian Bali. “Bali itu kalau untuk keindahan alam dan budayanya tidak kalah dengan Malaysia dan Thailand. Malah lebih unggul,” katanya. Untuk itu, pria yang kini menjabat sebagai GM Aston Solo Hotel ini pun mengatakan kekuatan Bali itu harus bisa dijaga sehingga wisatawan tidak meninggalkan Bali. “Bali itu, kalau kita ada di acara-acara internasional, pasti selalu menjadi kebanggaan pelaku pariwisata. Ibaratnya Bali merupakan ikonnya pariwisata nasional,” ujar pria asal Palembang ini. Ada tiga masalah yang dinilainya masih menjadi persoalan di Bali. Pertama, s o a l

sampah. Nasir yang cukup lama bergabung dengan Starwood Sheraton ini mengutarakan perlu ada penanganan yang segera untuk persoalan sampah agar Bali tetap menjadi sebuah destinasi pilihan wisatawan. Persoalan kedua soal kemacetan. Sejumlah jalan menuju objek wisata di Bali mengalami kemacetan, terutama pada saat libur panjang. Kondisi ini pun, perlu dicarikan solusi sehingga Bali tetap nyaman dikunjungi. Persoalan ketiga, menyangkut pewarisan budaya ke generasi muda. “Sekarang ini generasi muda cenderung tidak peduli dengan budaya atau tradisi. Hal ini harus menjadi kekhawatiran semua pihak, karena dalam kurun waktu 20-30 tahun ke depan, kebudayaan akan hilang tergerus abainya generasi muda kita. Padahal orang luar negeri sangat intens belajar budaya kita, bahkan mereka kini lebih jago dalam urusan budaya,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai GM Sheraton Lampung ini sebelum bergabung ke Archipelago International. (iah)

Bali Post/rtr

IT - Bill Skarsgard saat pemutaran perdana “It” di Los Angeles, California.

Cinta Bali

Bali memang sudah sangat tenar di kalangan mana pun. Terlebih pelaku pariwisata. Semua mengagumi keindahan dan budaya yang ada di Bali. M. Nasir Mattusin salah satunya. Praktisi perhotelan yang sudah 36 tahun bekerja di bidang akomodasi pariwisata ini mengaku cinta Bali. Ia mengaku kagum dengan alam Bali yang indah. Kondisi masyarakat Bali yang majemuk dan memiliki toleransi beragama yang kuat, dinilainya juga menjadi kekuatan Bali untuk selalu diingat wi-

Penyanyi Alicia Keys bersama desainer Stella McCartney meluncurkan sebuah kampanye baru terkait kesadaran tentang kanker payudara pada Senin (2/10) kemarin. Kampanye ini menyasar perempuan Afrika Amerika yang memiliki angka kematian lebih tinggi dibandingkan perempuan kulit putih. Desainer Stella, yang ibunya, Linda, meninggal karena kanker payudara pada 1998 silam di usianya yang ke-56 akan menyumbangkan persentase keuntungan yang diperolehnya dari penjualan sebuah produk pakaian dalam merah muda terbarunya. Dana yang diperoleh akan didonasikan ke Memorial Sloan Kettering Breast Examination Center di Harlem yang menyediakan test secara cuma-cuma di New York. “Ini sangat berkaitan dengan saya karena saya dibesarkan di Harlem dan ibu saya meninggal karena menderita kanker payudara,” kata Keys dalam sebuah video kampanyenya. “Kami ingin mendorong semua orang untuk mematahkan tabu dan melakukan pengecekkan.” Ia menyebutkan statistik telah menunjukkan bahwa perempuan keturunan Afrika Amerika mempunyai persentase kematian lebih tinggi sekitar 42 persen dibandingkan perempuan kulit putih ketika menderita kanker payudara. Hal ini disebabkan kurangnya akses pendeteksian secara dini dan program pencegahan. Sementara itu, McCartney, dalam sebuah pertunjukkan fashion di Paris mengatakan ia sangat sedih ibunya meninggal karena kanker payudara sekitar 19 tahun lalu tanpa sempat bertemu dengan anak-anaknya. Sebelumnya McCartney juga telah menggelar kampanye penanggulangan kanker payudara secara tahunan. Sejumlah model terkenal, seperti Kate Moss dan Cara Delevingne serta komedian Chelsea Handler berpartisipasi dalam kegiatan sosial itu. (iah/afp)

Bali Post/ist

ANYAM - Sejumlah warga di Banjar Sinduwati, Sidemen, Karangasem masih aktif menganyam di tengah status awas Gunung Agung. Warga di sejumlah desa yang masuk kawasan rawan bencana (KRB) sudah mengungsi sejak status Gunung Agung dinaikkan ke level awas pada Jumat (22/9) lalu.

Alicia Keys

Bali Post/ist


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 03 Oktober 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu