Skip to main content

Edisi Senin 3 Juni 2019 | balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha

Bali Post

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

16 HALAMAN

NOMOR 273 TAHUN KE 71

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Wage, 3 Juni 2019

Selasa Besok di Samuhan Tiga, Koster Tanda Tangani Prasasti Pemberlakuan Perda Desa Adat GUBERNUR Bali Wayan Koster menilai keberadaan desa adat begitu vital bagi kelangsungan aspek religius, sosial dan budaya di Bali. Sebagai langkah nyata prioritas utama, maka Gubernur Koster melakukan penguatan eksistensi desa adat melalui payung hukum yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali.

Perda Nomor 4 Tahun 2019 n Perda ini tidak mengacu pada UU 6/2014 tentang Desa, melainkan mengacu pada UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 236 ayat (4), yang menyatakan bahwa perda dapat memuat materi muatan lokal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Karena itu pengertian Desa Adat dalam Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali ini secara khusus, berbeda dengan pengertian Desa Adat dalam UU 6/2014 tentang Desa.

Pemberlakuan perda ini ditandai dengan penandatanganan prasasti di Wantilan Pura Samuhan Tiga, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar pada Anggara Kliwon, Kulantir (Selasa, 4 Juni) besok. Momentum bersejarah ini akan dihadiri oleh seluruh bupati/wali kota se-Bali, sulinggih dan pemangku, Parisada, Majelis Utama, Madya dan Alit Desa Pakraman, bandesa adat, kepala desa/ perbekel, lurah, serta tokoh-tokoh dan perwakilan masyarakat. Menurut Gubernur Koster, perda ini secara garis besar mengatur secara fundamental dan komprehensif mengenai berbagai aspek berkenaan dengan desa adat di Bali untuk menguatkan kedudukan, kewenangan, dan peran desa adat. ‘’Ini merupakan implementasi nyata dari visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru,’’ ungkapnya menegaskan, Minggu (2/6) kemarin di Denpasar. Pria yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini kemudian menyontohkan, melalui perda ini desa adat mempunyai otonomi yang berwenang mengatur dan mengurus dae-

n Karena mengacu pada UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah maka Desa Adat dalam perda ini memiliki wilayah, hak asal-usul, hak-hak tradisional, susunan asli, serta otonomi asli untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. n Melalui perda ini pula untuk pertamakalinya Desa Adat diakui secara resmi dan eksplisit sebagai subjek hukum dengan kedudukan hukum yang jelas dan tegas.

Wayan Koster

rahnya sesuai aspirasi dan kepentingan masyarakatnya sepanjang tidak bertentangan dengan tatanan hukum nasional dan kepentingan umum. ‘’Tentu saja dengan catatan, lembaga, majelis dan tiap perangkatnya harus punya pemahaman yang menyeluruh akan kewenangannya,’’ terang Koster. Dijelaskannya pula, perda ini juga menegaskan desa adat sebagai pelembagaan dalam pelaksanaan tatanan kehidupan masyarakat Bali sesuai dengan kearifan lokal Sad Kerthi. ‘’Desa adat ini sebagai cerminan, sebagai karakter orang Bali itu sendiri, yang diperkuat makna dan fungsinya dengan perda ini,’’ jelasnya. Begitupun dengan pengelolaan anggaran, lembaga-lembaga yang dinaungi, aset desa, hingga penggolongan krama, semuanya lebih dipertegas dan diperjelas kembali. ‘’Sehingga lebih jelas pengelolaannya,’ ujar Gubernur kelahiran Sembiran, Buleleng ini. Untuk mengoptimalkan pelaksanaan regulasi ini, Koster akan menjalin kerja sama serta sinergitas antara Pemprov, Majelis Utama hingga Alit bersama perguruan tinggi supaya semua pihak terkait

Megawati Hadiri Menhan Ryamizard Ryacudu Pemakaman Ibu Ani Ajak Jaga ’’Keajaiban ASEAN’’ Jakarta (Bali Post) – Presiden ke-3 RI BJ Habibie dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menghadiri prosesi pemakaman Ibu Negara 2004-2014 Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6) kemarin. Keduanya tampak bergandengan tangan menuju tempat lokasi makam. Tampak dalam rombongan tersebut Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden RI 2009-2014 Boediono, Menko PMK Puan Maharani, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Sebelumnya, Megawati mengirimkan karangan bunga ungkapan dukacita atas meninggalnya Ani Yudhoyono. Istri Presiden ke-6 RI itu meninggal dunia dalam perawatan di National University Hospital (NUH) Singapura pada Sabtu (1/6) siang. Ani Yudhoyono meninggal saat menjalani perawatan sakit kanker darah di NUH Singapura. Sementara itu, Presiden Joko Widodo menilai Ani Yudhoyono merupakan tokoh wanita Indonesia terbaik yang memberikan inspirasi dan teladan. ‘’Kita bangsa Indonesia telah kehilangan seorang tokoh wanita Indonesia terbaik,’’ kata Presiden Jokowi ketika menjadi Inspektur Upacara Pemakaman Jenazah Ibu Ani. Menurut Jokowi, Ani Yudhoyono merupakan seorang Ibu Negara yang penuh kasih sayang, pejuang kemanusiaan yang tulus, ibu dari sebuah keluarga panutan yang senantiasa memberikan inspirasi dan teladan sebagai

seorang ibu, seorang istri dan Ibu Negara. ‘’Kita hadir di sini di TMP Kalibata untuk memberikan penghormatan terakhir sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan negara dan pemerintah atas jasa dan dharma bakti serta pengabdian almarhumah kepada negara bangsa semasa hidupnya,’’ katanya. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan Ibu Ani merupakan sosok yang setia, kuat, tangguh, dan inspiratif semasa hidupnya. ‘’Sebagai perempuan yang lahir dari keluarga prajurit menjadi istri prajurit dan juga ibu dari seorang prajurit TNI, Ibu Ani Yudhoyono dibentuk dan terbentuk menjadi pribadi yang tegar dan pejuang keras. Karakter itu secara konsisten beliau tunjukkan hingga akhir hayatnya,’’ kata AHY saat memberikan sambutan dalam proses pemakaman Ibu Ani di TMP Kalibata, Jakarta, Minggu kemarin. AHY menyatakan bahwa kepergian Ibu Ani sangat mengagetkan kita semua. ‘’Dua minggu sebelum memasuki masa kritis sebenarnya beliau telah menunjukkan perkembangan sangat positif, saat itu kami sekeluarga optimis untuk kesembuhan Ibu Ani,’’ ucap AHY. Sejak Februari, Ani dirawat intensif di Singapura akibat penyakit kanker darah yang dideritanya. Ia dimakamkan dengan upacara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu kemarin. (ant)

MENTERI Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu berbicara soal stabilitas keamanan dan ketahanan di kawasan dalam acara Shangri-La Dialogue ke-18 di Singapura, Minggu (2/6) kemarin. ‘’Seluruh anggota ASEAN sepakat dan paham bahwa membangun stabilitas keamanan adalah kunci dasar untuk dapat membangun kesejahteraan, tanpa stabilitas dan keamanan akan sulit

kesejahteraan diwujudkan,’’ kata Menhan Ryamizard dalam siaran persnya, di Jakarta. ASEAN, kata Menhan Ryamizard, merupakan sebuah konsep luas dan ASEAN adalah kunci stabilitas kawasan Indo Pasifik. ‘’Di dalam ASEAN kita terus mencari dan memperbesar persamaan dan mengecilkan perbedaan,’’ ujarnya lagi.

mempunyai satu persepsi dan pemahaman yang sama. ‘’Ditunjang juga dengan sosialisasi intens, sehingga saya optimis penerapan perda ini akan memberikan dampak besar dan menyeluruh bagi kehidupan adat, sosial, budaya dan keagamaan di Bali. Dan yang paling penting, menegaskan keberadaan desa adat di Bali, baik secara fakta maupun secara hukum,’’ pungkasnya. Secara substansi, Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali ini tidak mengacu pada UU 6/2014 tentang Desa, melainkan mengacu pada UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 236 ayat (4), yang menyatakan bahwa perda dapat memuat materi muatan lokal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Karena itu pengertian Desa Adat dalam Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali ini secara khusus, berbeda dengan pengertian Desa Adat dalam UU 6/2014 tentang Desa. Karena mengacu pada UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah maka desa adat dalam perda ini memiliki wilayah, hak asal usul, hak-hak tradisional, susunan asli, serta otonomi asli untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. Melalui perda ini pula untuk pertamakalinya desa adat diakui secara resmi dan eksplisit sebagai subjek hukum dengan kedudukan hukum yang jelas dan tegas. (kmb)

Dalam kesempatan itu, Menhan RI mengajak seluruh delegasi peserta Shangri-La Dialogue ke-18 untuk bersatu dan menjaga ‘’Keajaiban ASEAN’’ sebagai modalitas utama untuk menjamin stabilitas dan ketahanan kawasan dengan membangun persatuan dan kerja sama kawasan dengan konsep ‘’Satu Visi, Satu Identitas dan Satu Komunitas’’. (ant)

Bali Post/ant

Ryamizard Ryacudu

Bali Post/afp

LIGA CHAMPIONS - Pemain Liverpool mengangkat Manajer Jurgen Klopp setelah memenangkan pertandingan final Liga Champions antara Liverpool dan Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano di Madrid, Minggu (2/6) dini hari.

Liga Champions

Gelar Permulaan Liverpool

Bali Post/ant

BERBINCANG - Susilo Bambang Yudhoyono berbincang dengan Megawati saat menghadiri pemakaman Ibu Negara Ani Yudhoyono, Minggu (2/6) kemarin.

Madrid – Liverpool menjadi juara Liga Champions keenam kalinya setelah mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 di Stadion Metropolitano, Madrid, Spanyol, Minggu (2/6) dini hari kemarin. Gol-gol kemenangan The Reds dihasilkan oleh Mohamed Salah dan Divock Origi di babak pertama. Ini merupakan trofi pertama Liverpool dalam tujuh tahun terakhir dan kemenangan perdana pelatih Juergen Klopp dalam tujuh final. Gelar ini sekaligus penebusan manis bagi Si Merah setelah kalah dari Real Madrid pada final tahun lalu di Kiev. ‘’Kami semua menangis di lapangan karena ini sangat emosional. Sangat besar dan sangat berarti bagi kami,’’ kata Klopp usai pertandingan.

Ia telah menerima panggilan ucapan selamat dari Manajer Manchester City Pep Guardiola yang tiga minggu lalu menggagalkan upaya Liverpool merebut gelar Liga Utama Inggris pertama dalam 30 tahun. Klopp memerlukan waktu tiga setengah tahun untuk memberikan Liverpool gelar pertama sejak kedatangannya di Merseyside. ‘’Sekarang kami memenangkan sesuatu. Kami akan melanjutkan, ingin memenangkan banyak hal, 100 persen. Ini hanya permulaan. Pemain kami adalah kelompok usia yang luar biasa. Mereka masih memiliki waktu terbaik dalam kariernya ke depan,’’ tambahnya. Mohamed Salah yang mencetak gol pertama Liverpool dari titik penalti pada menit

pertama, meninggalkan lapangan pada menit ke-30 dengan menangis karena cedera bahu. ‘’Sebelum pertandingan, saya melihat foto tahun lalu dan kami sangat kecewa kalah di final. Itu memotivasi saya untuk menang hari ini,’’ ujarnya. Penggemar Liverpool sangat gembira menyambut kemenangan timnya. ‘’Luar biasa, saya tidak percaya kami melakukannya lagi. Klub yang luar biasa. Penggemar yang luar biasa. Tim yang hebat. Itulah tujuan kami semua,’’ sebut seorang pendukung, Craig Williams (32), kepada AFP. Liverpool merebut lima trofi Liga Champions sebelumnya pada 1977, 1978, 1981, 1984 dan 2005, namun belum memenangkan gelar Inggris sejak 1990. The Reds hanya merebut Piala Liga 2012 setelah men-

galahkan Cardiff City melalui adu penalti di final dan takluk di final Liga Eropa 2016. Coba Lagi Di kubu Tottenham, manajer Mauricio Pochettino terus membisu tentang masa depannya sebagai pelatih. Manajer asal Argentina ini dikaitkan dengan kepindahan ke Juventus dan Bayern Munich, tetapi tetap mencoba membimbing Spurs ke final lain. ‘’Saya harap kami bisa melakukannya lagi di masa depan. Ini tentang mencoba, percaya dan membangun. Aku harap itu terjadi lagi sesegera mungkin,’’ ungkapnya kepada BT Sport. Ia ingin kejelasan tentang ambisi Tottenham sebelum awal musim depan lewat pembicaraan dengan klub. ‘’Seka-

rang adalah waktunya untuk tetap tenang, mengubah suasana hati. Saat ini bukan saatnya untuk berbicara terlalu banyak. Anda dapat menafsirkan hal-hal dengan cara yang berbeda. Orang-orang ingin membandingkan saya dengan manajer lain, tetapi tidak tahu bahwa kami berada dalam proyek, posisi dan tempat yang berbeda,’’ imbuhnya. Pochettino menurunkan Harry Kane sejak awal laga, meskipun sang striker tidak memainkan pertandingan hampir dua bulan. Kane yang baru saja pulih dari cedera pergelangan kaki harus berjuang melawan pertahanan Liverpool yang tangguh. Spurs tidak pernah dalam performa terbaiknya selama pertandingan yang tenang di Wanda Metropolitano. (afp/kmb)


2

Senin Wage, 3 Juni 2019

FIGUR Utamakan Faktor Keamanan PANGDAM IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto menaruh perhatian besar kepada para pemudik serangkaian perayaan Idul Fitri tahun ini. Supaya selamat sampai tujuan saat mudik, ia mengimbau mereka mengutamakan faktor keamanan di perjalanan. ‘’Faktor keamanan di perjalanan, yaitu dengan memperhatikan kesehatan fisik perorangan maupun kesiapan kendaraan yang akan digunakan,’’ tegasnya saat bertindak selaku inspektur upacara pada upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila di Lapangan Praja Raksaka Kepaon, Denpasar, Sabtu (1/6). Kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana terkait pelaksanaan cuti bersama hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, ia menekankan agar memperhatikan faktor keamanan tempat tinggal masing-masing sebelum ditinggalkan. Mereka juga diminta menjadikan momen hari raya ini sebagai ibadah untuk bersilaturahmi baik kepada keluarga maupun masyarakat di lingkungannya. ‘’Saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin,’’ ujarnya. (rah)

Dinas Perkim Bali Ajukan Usulan Rumah Susun Denpasar (Balipost) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Provinsi Bali mengajukan usulan pembuatan rumah susun untuk Bali. Usulan tersebut telah diajukan ke pemerintah pusat, beberapa waktu lalu. Menurut Kepala Dinas Perkim Provinsi Gede Premana, ada empat usulan rumah susun yang diajukan. Di antaranya rumah susun untuk Universitas Udayana (Unud), rumah susun Universitas Hindu Indonesia (Unhi), rumah susun untuk lapas, dan rumah susun untuk BWS. Tahun 2020, rumah susun tersebut diharapkan sudah bisa terealisasi. ‘’Saat musrenbang beberapa waktu lalu di Jakarta, rencana pembuatan rumah susun tersebut telah disampaikan ke pusat,’’ ujar Premana, belum lama ini. Premana mengatakan, rumah susun yang rencananya akan diperoleh tahun 2020 itu diutamakan bagi PNS, lapas dan BWS. Sedangkan dua usulan rumah susun dari Unud dan Unhi masih perlu dibicarakan lagi. ‘’Kami masih akan tetap berjuang agar rumah susun untuk Unud dan Unhi bisa tercapai,’’ katanya. Dikonfirmasi Minggu (2/6) kemarin, Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Perumahan Provinsi Bali Wayan Suardana mengatakan, rumah susun Unud dan Unhi rencananya kamarnya akan lebih kecil. Tipe 24 meter persegi. Untuk lantai tiga, jumlah kamarnya sebanyak 64 kamar. Sedangkan yang berlantai empat, jumlah kamarnya sebanyak 86 kamar. ‘’Untuk pembangunan rumah susun yang diusulkan Unud dan Unhi ini masih menunggu verifikasi dari tim rumah susun pusat,’’ katanya. Suardana menambahkan, Bali sebelumnya mendapatkan bantuan rumah susun di Nusa Penida bagi pegawai RS Pratama. Satu unit rumah susun berlantai tiga, terdiri dari 42 kamar dengan tipe masing-masing 36 meter pesegi. ‘’Tahun 2019, hanya melengkapi rumah susun yang diperoleh tahun 2018 dengan mebeler seperti tempat tidur, kasur, lemari dan meja,’’ katanya. (kmb16)

Topik : PEMBERLAKUAN PERDA DESA ADAT

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

WNA Pengedar Narkoba Dikendalikan Bandar Internasional

Denpasar (Bali Post) Tim Satresnarkoba Polresta Denpasar dan Satgas CTOC Polda Bali menangkap lima warga negara asing (WNA) yang diduga pengedar narkoba di Kuta Utara, Jumat (24/5) lalu. Pelaku yang ditangkap tersebut Nikita (33) asal Rusia, Maria (31) asal Rusia, Ian (31) asal Amerika, Laura (33) asal Spanyol dan Juan (37) asal Spanyol. Barang bukti yang disita berupa kokain 20,18 gram dan ganja 44,14 gram. Komplotan ini diduga dikendalikan bandar narkoba internasional, karena kokain tersebut harus impor. ‘’Yang di atas pelaku (bandar-red) masih dicari. Mereka merupakan satu sindikat. Kemungkinan jaringan internasional sudah masuk Bali. Sasarannya jelas turis asing yang berlibur di Bali,’’ kata sumber, Minggu (2/6) kemarin. Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan didampingi Waka Polresta AKBP Benny Pramono mengatakan, para pelaku merupakan sindikat pengedar kokain dan ganja. ‘’Meskipun turis asing, kalau terlibat narkoba akan kami rantai. Kalau melawan akan kami tindak tegas. Para pelaku ini ada yang sudah lama di Bali karena punya restoran dan jadi instruktur yoga,’’ kata Ruddi Setiawan. Menurut mantan Kapolres Badung ini, terungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat di wilayah Kuta, Kuta Utara dan Seminyak yang menyatakan ada turis asing sering mengedarkan atau melakukan transaksi narkoba jenis kokain. Berbekal informasi itu, tim yang dipimpin Kanit Iptu Putu Budi

Artama melakukan penyelidikan. Senin (20/5) pukul 13.30 Wita, polisi meringkus tersangka Nikita di Jalan Tegal Cepuk, Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Petugas mengembangkan kasus ini dan akhirnya dibekuk wanita asal Rusia, Maria. Sedangkan pada Kamis (23/5) pukul 20.00 Wita, petugas menangkap turis asal Amerika, Ian di Jalan Pengubengan, Kuta Utara. Kasus ini terus dikembangkan, giliran Laura asal Spanyol diciduk di Jalan Pengubengan Kauh, Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Keesokan harinya tersangka Juan dibekuk di Jalan Bumbak Dauh, Kerobokan, Kuta Utara. ‘’Narkotika impor (kokain) ini dijual ke turis asing lainnya. Mereka memang khusus menyasar warga negara asing,’’ ujar Ruddi Setiawan. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Bidang Pelayanan Hukum DPW Gerakan Nasional Anti Narkoba Provinsi Bali Made Somya Putra, S.H., M.H. mengatakan, ada beberapa hal yang mendasari WNA memasuki In-

Bali Post/kmb36

DITANGKAP - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan merilis penangkapan lima WNA yang merupakan sindikat pengedar narkoba. donesia sebagai sindikat pengedar narkoba. Di antaranya, karena Indonesia adalah pasar besar narkoba, penegakan hukum yang lemah, aturan sanksi hukum yang tidak berat, dan masyarakat yang masih mampu diperdayai untuk memakai barang terlarang ini. ‘’Kelemahan ini diman-

faatkan, sehingga terus saja sindikat pengedar narkoba dari luar negeri masuk ke Indonesia,’’ ujarnya. Somya Putra berharap, aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman yang berat dan maksimal kepada para pelaku kejahatan narkoba. Selain itu, gerakan agar masyarakat bersih

dari narkoba yang selama ini sudah dilakukan, perlu lebih dimaksimalkan lagi. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Pengendalian Flu Burung

FAO Apresiasi Kinerja Kementan

BADAN Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa atau Food and Agriculture Organization (FAO) memberikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) yang telah berhasil dalam pengendalian dan penanggulangan penyakit Avian Influenza (AI) atau yang lebih dikenal sebagai flu burung. “FAO telah mendukung program pemerintah dalam pengendalian dan penanggulangan flu burung sejak tahun 2006. Sepanjang kerja sama selama 13 tahun ini, kami mengapresiasi angka kasus penyakit flu burung yang terus menurun,” kata FAO Representative to Indonesia and Timor Leste Stephen Rudgard pada pertemuan dengan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita di Jakarta, belum lama ini. Kementerian Pertanian mencatat angka tahunan kasus flu burung turun dari 2.751 kasus pada tahun 2007, menjadi 476 kasus pada tahun 2018. Penyakit ini disebabkan oleh virus influenza yang menyerang semua jenis unggas domestic, termasuk ayam, bebek, dan burung puyuh, serta diketahui dapat menyebabkan tingkat kematian yang tinggi. Flu burung adalah penyakit yang dapat ditularkan ke manusia (zoonosis). Indonesia tertular virus flu burung sejak tahun 2003 yang menyebar ke beberapa wilayah dalam beberapa tahun saja. Dalam rangka me-

lindungi kesehatan manusia dan produksi ternak unggas di Indonesia, pemerintah gencar melakukan program pengendalian dan penanggulangan flu burung. Dalam kesempatan tersebut, Diarmita menyampaikan apresiasi kepada FAO atas kontribusinya dalam program pengendalian penyakit flu burung di Indonesia. Banyak keberhasilan yang telah diperoleh dalam kerangka kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan FAO. Saat ini, kata Diarmita pengendalian dititikberatkan pada peningkatan biosekuriti pada peternakan dan sertifikasi kompartemen bebas avian influenza (AI). Selain itu, program ini juga memantau dinamika virus yang beredar di lapangan untuk tujuan produksi dan penggunaan vaksin yang efektif dalam melindungi peternakan. Implementasi strategi tersebut berhasil menekan kasus flu burung di peternakan rakyat dan memberikan sertifikasi kompartemen bebas AI bagi peternakan komersial. “Keberhasilan sertifikasi tersebut membuat produk unggas Indonesia dapat diekspor ke beberapa negara. Negara seperti Jepang yang persyaratan kesehatan hewannya sangat tinggi mau menerima produk unggas Indonesia sebagai bentuk pengakuan penjaminan ke-

Bali Post/ist

BERSAMA - Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita (tengah) bersama FAO Representative to Indonesia and Timor-Leste Dr. Stephen Rudgard (kanan) dan Team Leader FAO ECTAD Indonesia Dr. James McGrane (kiri). amanan dan kesehatan hewan Indonesia,” katanya. Team Leader Unit Khusus FAO di Bidang Kesehatan Hewan (FAO ECTAD Indonesia),James McGrane, pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kerja sama yang baik antara Pemerintah Indonesia dan

FAO perlu diteruskan agar dapat memastikan dampak yang berkelanjutan. “Keberlanjutan kerja sama internasional ini akan memperkuat kapasitas Indonesia dalam melindungi masyarakat dan mata pencahariannya dari bahaya penyakit hewan yang dapat menular kepada ma-

nusia,” katanya. Diarmita menegaskan, pihaknya menyambut baik tawaran kerja sama lanjutan ini dan berharap kegiatan kerjasama akan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pembangunan peternakan dan kesehatan hewan di Indonesia. (may)


BADUNG PKB Ke-41 di Kabupaten Badung Angkat Tema ’’Bayu Pramana’’

3

Senin Wage, 3 Juni 2019

PEMERINTAH Kabupaten Badung menggelar Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLI (ke-41) Kabupaten Badung di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Jumat (31/5). PKB kali ini mengangkat tema ‘’Bayu Pramana’’ yang memiliki arti memuliakan sumber daya angin. Acara ini dibuka Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong. Turut hadir Sekda Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, Kadis Kebudayaan I.B. Anom Bhasma, Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Ny. Kristiani Suiasa, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, Ketua Gatriwara Ny. Ayu Suarthini Parwata. Selain itu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Badung, Pimpinan Organisasi Kewanitaan Kabupaten Badung serta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Badung, PHDI, Widya Sabha dan Listibiya Kabupaten Badung, Camat, Perbekel dan Lurah se-Kabupaten Badung. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada peserta yang sudah ikut

berpartisipasi dalam PKB yang diadakan setiap ini. ‘’Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta sekaa dan sanggar atas partisipasinya yang sudah ikut dalam kegiatan menyambut Pesta Kesenian Bali ke-41 tahun ini di Kabupaten Badung,’’ ucap Bupati Giri Prasta. PKB di Kabupaten Badung tahun ini mengusung tema ‘’Bayu Pramana’’ yang bermakna memuliakan sumber daya angin. Melalui tema PKB tahun ini, Giri Prasta ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu ingat akan manfaat ‘’bayu’’ angin di dalam kehidupan sehari-hari, yakni melalui karya-karya seni dan budaya agar tetap ajeg dan lestari. ‘’Ajang PKB ini merupakan sarana untuk mengajegkan serta melestarikan adat, agama, tradisi, seni dan budaya Bali yang adiluhung sesuai poin ke-4 Pola Pembangunan Nasioanal Semesta Berancana (PPNSB),’’ terangnya. Lebih lanjut dikatakan, di Kabupaten Badung sedang berlangsung pembangunan panggung pemuda budaya yang akan menjadi ikon untuk sekaa teruna dan pelaku seni budaya yang akan rampung pembangunannya pada Agustus nanti. Bupati Giri Prasta memasti-

kan, hari jadi Kota Mangupura dapat terselenggara di panggung pemuda budaya. ‘’Tahun ini semoga dengan selesainya pembangunan panggung yang akan dinamakan Giri Nata Mandala, astungkara akan menjadi panggung termegah se-Asia Tenggara dan akan menjadi tempat berlangsungnya events nasional dan internasional,’’ ujar Giri Prasta. Di akhir sambutannya, Bupati berpesan kepada duta perwakilan Kabupaten Badung pada PKB Bali tahun ini agar mengikuti ajang dan pentas seni budaya dengan baik, penuh semangat dan profesionalitas. Sementara dalam laporannya, Kadis Kebudayaan I.B. Anom Bhasma menyampaikan, serangkaian kegiatan PKB telah dilaksanakan berbagai lomba, khususnya lomba di bidang kewanitaan yang berkaitan dengan adat, agama, tradisi, seni dan budaya. PKB di Kabupaten Badung tahun ini mengusung tema ‘’Bayu Pramana’’ yang bermakna memuliakan sumber daya angin. ‘’Melalui PKB diharapkan dapat mengembangkan dan melestarikan potensi seni budaya Bali, juga memberi ruang dan wadah bagi para seniman di Kabupaten Badung serta

mencari bibit-bibit seniman muda yang berbakat di bidangnya masing-masing,’’ jelasnya. Anom Bhasma juga menyampaikan sekitar 6.000 seniman dan seniwati yang berasal dari sekaa-sekaa dan sanggar di seluruh Kabupaten Badung akan tampil dalam PKB Bali ke-41. Di antaranya diawali dengan pawai pembukaan oleh Sanggar Karang Tumaritis Banjar Kedewatan Desa Bongkasa, Abiansemal. Parade kesenian Sekaa Arja Sanggar Seni Citta Usadhi Banjar Gunung, Desa Mengwitani, Mengwi, Sekaa Semara Pegulingan Sanggar Seni Tabuh dan Tari Angsoka Penarungan, Kecamatan Mengwi, Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Mekar Jaya Banjar Lambing, Desa Mekar Bhuwana, Abiansemal, Sekaa Ngelawang Sanggar Surya Art, Desa Adat Kedonganan, Kuta Selatan. Ada juga sekaa Drama Gong Sanggar Mudra Kecamatan Petang, Sekaa Gong Kebyar Wanita Loka Sraya Budaya Banjar Tuban Griya, Kecamatan Kuta, Sekaa Topeng Prembon Sanggar Seni Tugek Carangsari Desa Carangsari, Petang, Sekaa Gong Kebyar Dewasa Manggeh Jayengrat Desa Munggu, Mengwi, Sekaa Janger Sanggar Seni Guntur Madu, Petang, Sekaa

Cegah Konflik di Pesisir

Forum Bendega Minta Gubernur Buat Pergub Mangupura (Bali Post)-

Peraturan Gubernur (Pergub) Bendega yang mengatur tentang aktivitas nelayan dan pesisir sangat diharapkan segera dibuat. Ketua Forum Krama Bendega Made Artana didampigi Ketua Kelompok Sadar Nelayan I Made Komet di Pantai Jimbaran, Jumat (31/5), mengatakan jika tidak ada landasan peraturan seperti Pergub Bendega, dikhawatirkan di masa depan akan sering terjadi konflik di wilayah pesisir Bali. Apalagi saat ini kawasan pesisir di Bali terus menjadi incaran investor untuk pengembangan pariwisata. ‘’Bali kini telah menjadi tujuan investor untuk pengembangan pariwisata. Wilayah pantai atau pesisir selama ini kerap menjadi tujuan utama para investor untuk pengembangan usahanya,’’ katanya. Menurutnya, jika hal ini tidak diatur dalam sebuah peraturan seperti peraturan gubernur, setiap tahun pasti akan ada permasalahan di wilayah pesisir. Tentu akan ada benturan antara investor dengan kelompok nelayan. ‘’Untuk itulah perlu adanya kejelasan posisi atau tempat untuk para nelayan. Karena selama ini kelompok nelayanlah yang menjadi garda terdepan untuk menjaga kawasan pesisir,’’ tandasnya kembali. Menurut Artana, di Bali ada 900 kelompok nelayan dengan total anggota 4.500 orang. Selain itu juga terdapat 150 Pura Segara di seluruh pesisir Bali. ‘’Sebelum ada Perda Bendega, kita sudah seperti lembaga subak. Sudah punya

kewajiban-kewajiban. Kita berharap Pergub Bendega bisa segera dibuat demi kesejahteraan masyarakat dan nelayan di pesisir Bali,’’ harapnya. Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Bali Ir. Nengah Manu Mudita menyampaikan, konflik di pesisir saat ini sudah terjadi. Misalnya di Pantai Sawangan, Badung, di mana akses nelayan dan petani rumput laut ke pantai sudah ditutup oleh bangunan-bangunan milik investor. Hal ini bisa terjadi karena nelayan di Bali tidak memiliki landasan hukum untuk menempati wilayahnya. Padahal keberadaan kelompok nelayan ini sudah ada sejak lama. Pihaknya berharap agar nelayan ini juga memiliki landasan hukum, seperti lembaga sawah namanya subak, lembaga desa namanya desa adat. Untuk itu, di laut juga harus memiliki lembaga yaitu namanya bendega. ‘’Lembaga

Bali Post/kmb23

PIMPINAN - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Bali Ir. Nengah Manu Mudita (kanan) didampingi Ketua Forum Krama Bendega Made Artana. bendega ini harus segera dibuat landasan hukumnya. Hampir seluruh pesisir Bali tidak ada landasan hukumnya. Oleh karena itu HNSI membentuk Forum Bendega untuk melindungi hak nelayan. Masak (lembaga) subak dan orang di gunung diberikan landasan hukum sementara nelayan tidak (diberi landasan hukum),’’ tandasnya. Ditambahkannya, sesuai UU No. 27 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Hasil Laut, jelas disebutkan bahwa masyarakat pesisir adalah masyarakat lokal dengan kearifan lokal. Terkait hal ini, Manu Mudita mengatakan sebelum terbit Pergub Bendega, Perda Bend-

ega yang sudah ada dan harus lebih sering disosialisasikan. ‘’Seluruh masyarakat Bali harus paham bahwa perda atau pergub jika sudah ada nantinya ini untuk melindungi masyarakat nelayan di pesisir. Manfaatnya (jika sudah ada landasan hukum), setiap krama bendega yang memenuhi syarat berhak mendapat bantuan untuk mendidik nelayan untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal,’’ lanjutnya. Diakui, saat ini di mana pun pantai itu sudah menjadi ikon pariwisata. Ini yang tidak disadari dan ini bisa jadi potensi konflik jika tidak dibuatkan aturan seperti Pergub Bendega. (kmb23)

BUKA PKB - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Bupati I Ketut Suiasa dan Ketua DPRD Badung I Putu Parwata membuka PKB ke-41 Kabupaten Badung ditandai dengan pemukulan gong, di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Jumat (31/5). Joged Bumbung Batu Kembar Desa Blahkiuh, Abiansemal, sekaa Wayang Parwa Sanggar Seni Sri Kembang, Abiansemal. Juga lagu pop daerah Sanggar Eka Mahardika Banjar Perang Alas, Kelurahan Lukluk, Mengwi. Untuk kesenian yang dilombakan diikuti, Sanggar Tari dan Tabuh Semeton Barong Munggu Kec. Mengwi, Sekaa Taman Penasar Sanggar Tunjung Biru Desa Tanjung Benoa, Sekaa Gender Wayang Anak-anak Sanggar Sudhawirad, Kuta Utara, Sekaa Baleganjur Jong

Mangupura (Bali Post) Pelaku jambret yang menimpa korban dua warga negara asing (WNA), Pascal Theriault dan Katie Elizabeth Lockhart, Februali lalu, akhirnya diungkap polisi. Para pelaku itu adalah Agung Prasetyo, Agus Prastiyono dan Andri Cahyo Bintoro. Mereka ditangkap akhir Mei lalu. Kasatreskrim Polres Badung AKP I Made Pramasetia didampingi Kasubbag Humas Iptu Oka Bawa, Jumat (31/5) lalu, mengatakan mereka beraksi di wilayah Kerobokan. Tidak hanya tiga pelaku itu yang kerap beraksi, namun ada pelaku lain berinisial Sg, Gf dan Bs. Mereka masih diburu. ‘’Saat beraksi, tersangka Agung bersama tiga temannya tersebut (Sg, Gf dan Bs). Kami masih memburu tiga pelaku tersebut,’’ kata polisi. Pada saat kejadian, tersangka Agung bersama Sg, Gf dan Bs sedang mencari mangsa di wilayah Kerobokan. Ketika melintas di Jalan Raya Semer, mereka melihat korban Pascal megang ponsel dibonceng ojek online. Saat itulah Agung yang membonceng Sg memepet korban. Sg langsung merampas ponsel korban dan setelah itu komplotan jambret ini langsung kabur. Sementara Katie juga mengalami nasib serupa. Dia dijambret Agus dan Andri di Jalan Raya Semer, Kerobokan. ‘’Modusnya sama, saat korban pegang ponsel naik ojek, lalu dipepet sama pelaku. Ponsel korban lalu dirampas oleh pelaku,’’ ujar AKP I Made Pramasetia. Pramestia juga merilis pengungkapan aksi komplotan spesialis pembobol Alfa Mart asal Jakarta dan diringkus, Selasa (22/5) lalu.

Seluruh ’’Stakeholder’’ Diharapkan Pegang Prinsip Kegotongroyongan

Bali Post/kmb23

BERIKAN KETERANGAN - Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa (tengah) saat memberikan keterangan didampingi Managing Director Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita (kanan) usai pembukaan Nusa Dua Light Festival, Kamis (30/5). Mangupura (Bali Post) Dalam membangun sektor jasa pariwisata, seluruh stakeholder pariwisata harus bersama-sama melaksanakan prinsip kegotongroyongan. Pembangunan pariwisata itu tidak bisa dilaksanakan secara sepihak. Menurut Wakil Bupati Kabupaten Badung Ketut Suiasa, membangun pariwisata tidak bisa dilaksanakan secara pragmatis dari kelompok-kelompok, tanpa dibangun hubungan harmonisasi dan sinkronisasi antara

komponen-komponen yang menjadi bagian dari stakeholder pariwisata itu sendiri. Serta tidak juga sebatas antara pemerintah dan pengusaha, pengusaha dengan masyarakat, pemerintah pada pelakupelaku pariwisata sendiri. Namun semua elemen yang menjadi stakeholder harus membangun prinsip kesemestaan yang sudah diwujudkan secara bergotong royong. ‘’Kesemestaan ini di antara konsep-konsep dari alur yang sifatnya vertikal dan horizon-

ism dan sustainable tourism,’’ harapnya saat menghadiri pembukaan Nusa Dua Light Festival (NDLF) 2019, Kamis (30/5). Terkait pelaksanaan NDLF 2019, Managing Director Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita berharap kepada wisatawan yang berkunjung ke Bali untuk memanfaatkan momen event ini. Event yang berlangsung dari

dan Telek Sanggar Seni Tari Bali Raja Kusuma, Mengwi. Sekaa permainan tradisional anak-anak Rare Angon Sanggar Seni Kalingga Banjar Teba Jimbaran Kec. Kuta Selatan. Di pengujung acara dipentaskan Legong klasik yang dibawakan oleh pregina lanang (laki-laki) dan kesenian bondres STI. Diserahkan pula hadiah bagi para pemenang lomba seperti lomba tari Rejang Sari, lomba merangkai bunga dan janur serta pemenang lomba membuat makanan khas Bali. (ad048)

Penjambret WNA Dibekuk

Bangun Sektor Jasa Pariwisata

tal serta semua elemen harus bergerak secara bersama-sama dan mempunyai visi yang sama di dalam membangun pariwisata itu sendiri,’’ katanya. Lanjut Suiasa, khusus di Bali, harus membangun konsep ini dari visi yang sama dan visi yang jelas. Kendatipun di setiap daerah yang ada di kabupaten/kota di Bali memiliki visi misi sendiri, ia mengharapkan dalam konteks pariwisata ini harus kita bangun secara kesemestaan. Pariwisata di masing-masing daerah memiliki gaya, cara dan visi yang berbeda. Sehingga kesannya untuk membawa pariwisata Bali ini, ada versinya masing-masing. Membawa kesan pariwisata Bali ada versi Badung ada versi Gianyar, Karangasem, Tabanan serta kawasan lain. Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh stakeholder pariwisata bersama-sama untuk membangun dalam konsep kesemestaan. ‘’Mudah-mudahan atas kerja kita secara gotong royong, pariwisata kita di Bali ini dan demikian juga di Badung ini bisa mewujudkan apa disebut dengan quality tour-

Sir SMA Negeri 1 Kuta Utara, lomba nyastra diwakili seksi Pengembangan Sastra dan Kepustakaan Disbud Badung. Pementasan kesenian rekonstruksi revitalisasi, Sekaa Gambuh Desa Tumbak Bayuh, Mengwi, autorium Makotekan Desa Munggu Sanggar Naraswari Dance Creation, Mengwi, Sekaa Dramatari Prembon Sanggar Seni Sudamala Banjar Sukajati, Desa Taman, Abiansemal, Sekaa Telek dan Rejang Sanggar Seni Taksu Murti Kemanisan, Desa Adat Legian, Kuta, Sekaa Barong

tanggal 30 Mei hingga 14 Juni mendatang, pihaknya menargetkan sebanyak 3.000 pengunjung per hari yang datang ke NDLF. Ardita mengatakan, selain menampilkan konsep baru, masyarakat penyangga juga dilibatkan dalam pementasan seni. ‘’Untuk NDLF tahun ini, kami menargetkan sebanyak 3.000 pengunjung per harinya,’’ tandasnya. (kmb23)

Bali Post/rah

RILIS KASUS - Kasatreskrim Polres Badung AKP I Made Pramasetia merilis pengungkapan kasus jambret, pembobol Alfa Mart dan toko HP. Pelakunya adalah Toni Kilis, Zainal Abidin, Nurleily Damayanti dan Sarah Rean. Mereka diringkus di Probolinggo, Jawa Timur. Ada beberapa TKP yang mereka sasar, yaitu Alfa Mart Abianbase di Banjar Muncan, Banjar Anggungan, Banjar Titih. Saat beraksi mereka menyewa mobil. Adapun peran masing-masing pelaku, tersangka Toni dan Leily pura-pura belanja. Mereka juga mengalihkan perhatian karyawan Alfa Mart dengan cara bertanya harga barang. Sedangkan Putra masih buron, bertugas mengambil barang-barang, lalu diserahkan kepada Sarah yang sudah siap membawa

tas jinjing yang disembunyikan di balik jilbab. ‘’Setelah berhasil mengambil barang kosmetik, Sarah langsung pergi menuju mobil yang sudah ditunggu di luar. Berperan sebagai sopir adalah Zainal. Kerugian Rp 7.652.552,’’ tandas polisi. Masih soal pencurian, polisi juga membekuk pembobol toko HP. Pelakunya, Sutrisno alias Ngapak yang beraksi di Counter Sunari di Dalung dan Muhammad Patluhum Jali alias Pongek beraksi di Counter Mengwi Ponsel, Mengwi. ‘’Untuk pemilik toko HP masing-masing mengalami kerugian Rp 52,3 juta dan Rp 30 juta,’’ tegasnya. (kmb36)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Senin Wage, 3 Juni 2019

Puncak HUT Ke-7 PPs Unwar SMPN 1 Denpasar Kembali Raih Dukung Pengembangan Pariwisata Alternatif, Sekolah Terbaik di Bali 25 Siswa Dapat Nilai 100 Unwar Segera Buka Prodi Ekowisata KELUARGA besar SMPN 1 Denpasar larut dalam kegembiraan di acara pelepasan siswa kelas IX, Jumat (31/5) lalu. Pasalnya, tahun ini SMPN 1 Denpasar kembali meraih predikat sekolah terbaik di Bali. Acara pelepasan ditandai dengan penyerahan 303 siswa kelas IX dari Plt. Kepala SMPN 1 Denpasar Ni Wayan Sudani, S.Pd., M.P. kepada Ketua Komite SMPN 1 Denpasar I Wayan Sugitha, S.H. Ketua Panitia Putu Eka Juliana, S.E., M.Si. alias Wawa Arjaya mengungkapkan sudah menjadi tradisi pelepasan digelar di sekolah secara sederhana menghadirkan orangtua siswa guna memberikan kebanggaan khusus kepada siswa dan masyarakat serta memotivasi siswa lain berprestasi. Kasek Sudani menjelaskan sejumlah kado pelepasan kali ini. Pertama, SMPN 1 Denpasar sukses meraih ranking I di Bali dalam perolehan rata-rata nilai UNBK yakni 358,56 (9,70) atau naik dari tahun lalu 353. Kedua, tiga siswanya meraih NUN terbaik di Bali. Mereka adalah Putu Ayu Noriko Nirmala Sari (295,5) ranking II di Bali. Ranking III kembar diraih Ida Ayu Prabha Cynthia Dewi dan Aurora Serena Ueda (393,50). Kado istimewa lannya yakni 25 siswanya meraih nilai 100. Mereka diberikan bonus oleh komite dan sekolah. Soal prestasi, Sudani didampingi Waka Kesiswaan Putu Nitha Virgantini, Waka Humas Ni Ketut Desak Hartani dan Waka Sarpras Ni Made Susiani, siswanya meraih 7 medali akademik, dua mewakili Bali di OSN, 56 medali di seni dan 76 medali di olahraga. Ketua Komite Wayan Sugitha mengungkapkan rasa sukacitanya karena anak-anak SMPN 1 Denpasar membuktikan diri sebagai barometernya pendidikan berkualitas di Bali. Ini semua akibat proses pendidikan yang unggul dan bermutu. SMPN 1 Denpasar mampu memosisikan diri sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan proses, bukan tujuan karena pada dasarnya pendidikan bukan untuk

PELEPASAN - Plt. Kepala SMPN 1 Denpasar Ni Wayan Sudani dan Ketua Komite Wayan Sugitha menyerahkan penghargaan bagi siswa berprestasi saat pelepasan siswa kelas IX. mencari fakta melainkan mendapatkan nilai-nilai. Kurikulum boleh hebat, namun roh dari kurikulum pendidikan ada pada guru berkualitas. ‘’Sehebat apa pun kurikulum, tak ada artinya kalau tak dijalankan oleh guru yang hebat,’’ tegas notaris kondang ini. Pendidikan berkualitas, katanya, diperlukan jika kita ingin bangsa ini maju. Di sinilah melahirkan SDM dan pemimpin bangsa yang berkualitas pula. Makanya pendidikan yang berasal dari kata educare yakni keluar dari ketidaktahuan menjadi tahu serta penguatan pendidikan karakter harus menjadi roh pendidikan di SMPN 1 Denpasar. SMPN 1 Denpasar harus mampu membentuk insan yang jujur, bertanggung jawab dan mandiri. Makanya dia tak khawatir PPDB zonasi yang akan menghapus

predikat SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah favorit. Alasannya sepanjang pendidikan di sekolah ini membangun kuasa diri anak, pasti tetap menjadi yang terbaik. Semua ini dibingkai dengan moralitas. Sebab, ilmu tanpa agama akan buta dan agama tanpa ilmu akan lumpuh. Kepada siswa yang dilepas dia mengharapkan mengejar ilmu setinggi-tingginya. Ilmu pengetahuan adalah kekuatan sejati mencapai masa depan, dan gunakan kemuliaan sebagai pemecah masalah dalam kehidupan. Untuk itu jagalah pikiran, kebebasan dan kehidupan. Ini yang dia sebut dengan Tri Kaya Parisudha dan pendidikan berlandaskan Satyam, Siwam dan Sundaram (kebaikan, kebenaran dan keindahan). Komite, kata Wayan Sugitha, akan mendukung semua program sekolah. (ad033)

SMP Wisata Sanur Lepas 363 Siswa Kelas IX

Sekolah Milik Desa yang Berkualitas dan Dicintai Masyarakatnya KEPALA SMP Wisata Sanur Drs. Gusi Made Raka, Sabtu (1/6) malam melepas 363 siswa kelas IX. Acara pelepasan ditandai dengan pengalungan insinye diawali dengan pentas aneka seni siswa. Pelepasan diadakan di lapangan Kantor Yayasan Pembangunan Sanur, dihadiri seluruh komponen masyarakat Sanur. Kadisdikpora Kota Denpasar diwakili Kabid Pembinaan SMP Drs. A.A. Gede Wiratama, M.Ag. memuji SMP Wisata Sanur adalah sekolah milik Desa Sanur melalui Yayasan Pembangunan Sanur yang paling lama berpengalaman mengelola pendidikan berkualitas. Sekolah ini dikejar masyarakat karena kualitasnya serta dicintai oleh masyarakat. Di Denpasar, katanya, hanya dua sekolah yang didirikan desa dan eksis hingga saat ini. Untuk itu wajar SMP Wisata Sanur yang terakreditasi A ini banyak menyandang predikat seperti sekolah ramah anak, gudangnya peneliti muda, dan memiliki guru yang berkualifikasi tingkat nasional. Ketua Yayasan Pembangunan Sanur Ida Bagus Gede Sidharta Putra, MBA. membenarkan SMP Wisata Sanur yang didirikan untuk membantu masyarakat Sanur menempuh pendidikan berkualitas sukses memerankan fungsinya. Yayasan berkomitmen untuk mendukung SMP Wisata Sanur sebagai sekolah unggulan dan bermutu. Sekolah ini bukan saja dijadikan sekolah kebanggaan milik warga Sanur juga warga Bali. Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengungkapkan, sebagai sekolah milik Yayasan Pembangunan Desa Sanur kini kualitasnya sejajar dengan sekolah negeri. Makanya yayasan akan terus membangun

PELEPASAN - Ketua Yayasan Pembangunan Sanur Ida Bagus Gede Sidharta Putra bersama Kasek Gusi Made Raka dan A.A. Gede Wiratama saat acara pelepasan siswa kelas IX. dan melengkapi sarana sekolah yang berkualitas. Ke depan, dia akan meningkatkan kualitas guru. Dia menilai sekolah yang dipimpin Drs. Gusi Made Raka ini banyak mengalami kemajuan baik di akademis maupun nonakademis hingga ke tingkat nasional. Yang penting lagi, sekolah ini benar-benar dicintai masyarakat Sanur. Untuk itu bagi warga Sanur yang kurang mampu akan dibantu yayasan hingga tamat. Pada bagian lain, Kasek Gusi Made Raka didampingi Wakasek Ni Nyoman Sutini, IB Made Suardika, S.Pd.H., Drs. I Wayan Suta dan Kaur IA Krisna Ari, S.Pd., Dra. Luh Griya Putu Sulastri, dan Made Suami,S.Pd. menegaskan lulusan yang dilepas adalah human capital Bali yang berkualitas dan berkarakter. Hasil studi menunjukkan setiap tahun hampir 70 persen siswanya diterima di sekolah negeri. Apalagi dengan sistem zonasi, memberi peluang lebih besar bagi lulusan-

nya diterima di SMA dan SMK negeri. Hal ini didukung penuh oleh yayasan terutama dalam penyiapan sarpras dan guru. Pada PPDB 2018 ini, SMP Wisata Sanur menerima 11 kelas. Sekolah ini memiliki 34 ekstra unggulan seperti Marching Band (MB), Parmuka dan Kelompok Ilmiah Remaja. Ketiganya sudah terbukti mengukir prestasi di tingkat nasional. Selain itu, SMP Wisata Sanur juga memiliki keunggulan dalam bahasa asing yakni bahasa Inggris dan Jepang. Alasannya, Sanur tak hanya dikunjungi turis Eropa juga dari Jepang. Makanya banyak lulusan SMP Wisata Sanur kini bergerak di sektor pariwisata. Sekolah ini juga didukung 55 SDM guru berkualitas dari guru PNS yang dipekerjakan, guru tetap yayasan dan guru honorer. Yang tak bisa dikalahkan sekolah lain, SMP Wisata Sanur sudah memiliki branding sekolah miliknya rakyat Sanur. (ad032)

MERAYAKAN puncak HUT ke-7, Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (PPs Unwar) menggelar Seminar Nasional ‘’Strategi Pengembangan Ekowisata untuk Bali’’ di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar, Jumat (31/5). Seminar nasional ini menghadirkan Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata RI NW. Giri Adnyani sebagai keynote speaker. Selain itu, dihadirkan juga sejumlah narasumber di antaranya Prof. Dr. I Gde Pitana, M.Sc. (Staf Ahli Kemenpar RI), Dr. Ir. Azwar Abubakar, M.M. (Men-PAN RB 2013-2016), Dr. Nyoman Sukma Arida, M.Par. (Dosen Pariwisata Unud), dan lima narasumber internal dari masing-masing Kaprodi di PPs Unwar. Puncak perayaan HUT ke-7 ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Direktur PPs Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. didampingi Sekretaris PPs Unwar Dr. Dra. A.A. Rai Sita Laksmi, M.Si., yang dihadiri Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. beserta para wakil rektor, para dekan di lingkungan Unwar, dan seluruh civitas akademika PPs Unwar. Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan MoU antara Unwar dan Kementerian Pariwisata RI. Sebelumnya, serangkaian HUT PPs Unwar juga telah dilakukan berbagai kegiatan. Seperti jalan santai dengan berbagai perlombaannya dan berkunjung ke panti sosial. Direktur PPs Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. mengaku bersyukur atas capaian yang baik PPs Unwar dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi selama tujuh tahun terakhir. Bahkan, capaian tersebut telah diapresiasi masyarakat, sehingga terwujudnya proses pembelajaran berbasis ekowisata. Oleh karena itu, seminar kali ini mengangkat

POTONG TUMPENG - Direktur PPs Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. didampingi Sekretaris PPs Unwar Dr. Dra. A.A. Rai Sita Laksmi, M.Si. memotong tumpeng sebagai rasa syukur HUT ke-7 PPs Unwar, Jumat (31/5). tema ‘’Strategi Pengembangan Ekowisata untuk Bali’’. Tujuannya untuk mewujudkan program dan visi PPs Unwar yang berbasis ekowisata. Dengan harapan hal tersebut bisa menjadi ciri dan karakteristik masing-masing Prodi S-2 di PPs Unwar. Saat ini, dikatakan, PPs Unwar telah mengembangkan lima prodi, di antaranya Prodi Magister Administrasi Publik (MAP), Prodi Magister Kenotariatan (MKN), Prodi Magister Manajemen (MM), Prodi Magister Ilmu Hukum (MIH), dan Prodi (Magister Ilmu Linguistik (MIL). ‘’Ke depan, program pascasarjana dengan lima prodinya akan terwujud karakter ekowisata. Sehingga minat stakeholder untuk melanjutkan studinya ke S-2 di PPs Unwar meningkat,’’ ujar Prof. Suranaya Pandit. Rektor Unwar Prof. Widjana mengatakan diangkatnya tema ‘’Strategi Pengembangan Ekowisata untuk Bali’’ sejatinya untuk mendukung visi Unwar yang bermutu, berwawasan ekowisata, dan mampu

bersaing global pada tahun 2034. Sebab, sistem kepariwisataan yang disebut pariwisata konvensional dengan mass tourism memiliki banyak kekurangan. Salah satunya menyebabkan degradasi, bahkan destruktif terhadap lingkungan (lingkungan sosial, budaya, sosial, ekonomi, fisik biologis). Oleh karena itu, Unwar mempunyai orientasi baru menuju ke arah pariwisata alternatif, yaitu ekowisata dengan prinsip konservasi alam yang mencakup aspek kehidupan, pemberdayaan partisipasi masyarakat, dan pusat pendidikan bagi orang-orang lokal maupun para wisatawan. ‘’Seminar kali ini bisa memberikan paling tidak pemahaman kepada kita tentang kepariwisataan secara umum maupun secara spesifik, yang nanti bisa untuk melengkapi kurikulum Prodi Ekowisata yang segera kita akan kembangkan. Mudah-mudahan tahun ini atau paling lama tahun depan Prodi Ekowisata yang ada di Ffakultas Sastra bisa direalisasikan,’’ tegas Prof. Widjana. (ad034)

Pelepasan Siswa-siswi Kelas IX SMP Dharma Wiweka

Lulus 100 Persen, Cetak Generasi Milenial Berkarakter

MENJADI tradisi tiap tahun, SMP Dharma Wiweka, Denpasar melepas anak didiknya kelas IX. Pada Jumat (31/5) lalu, Kepala SMP Dharma Wiweka Drs. I Nyoman Mariana, M.Si. didampingi Ketua Umum Yayasan Dharma Wiweka Prof. Dr. dr. I Ketut Siki Kawiyana, Sp.B., Sp.OT(K). dan disaksikan tokoh masyarakat, pimpinan lembaga usaha, orangtua berpestasi, dan pendiri yayasan melepas 338 orang siswa. Adapun tema pelepasan yang diusung tahun ini ‘’Terwujudnya Generasi Milenial yang Berkarakter’’. Kepala SMP Dharma Wiweka Drs. I Nyoman Mariana, M.Si. menyampaikan, acara pelepasan ini merupakan budaya sekolah. Sasarannya yang utama yaitu mengingatkan kita semua bahwa apa pun pekerjaan itu harus wajib dilaksanakan proses evaluasi. Menurutnya, antara mengajar dan mendidik beda. Paling tepat adalah mendidik karena harus ditanamkan kepada anak didiknya untuk menjadi dewasa, cerdas dan santun dalam proses kehidupan. Lebih-lebih dalam proses lebih lanjut ke tingkat lebih tinggi. Melihat prestasi yang diraih SMP Dharma Wiweka selama ini, dia mengaku bangga dan berterima kasih terutama kepada guru dan pegawai. Pasalnya tahun ini anakanaknya yang mengikuti ujian 338 orang, lulus 100 persen. Ini sebagai bukti bahwa selama tiga tahun guru dan pegawai SMP Dharma Wiweka beralamat di Jalan Pulau Moyo I, Denpasar Selatan ini mampu melaksanakan dengan baik. Penanaman karakter yang dilakukan setiap hari sehingga terbukti anak didiknya mampu menunjukkan identitasnya bahwa dia seorang terpelajar, terhormat, memiliki pengetahuan dengan sikap sopan satunnya, budi luhurnya kepada sekolah dan lingkungan di mana

PELEPASAN - Kepala SMP Dharma Wiweka I Nyoman Mariana bersama pengurus Yayasan Dharma Wiweka saat acara pelepasan siswa-siswi Kelas IX, Jumat (31/5) lalu. berada. ‘’Budaya ini kita terus perjuangkan bersama-sama karena falsafah kerja di SMP Dharma Wiweka adalah disiplin berlandaskan ketulusan. Karena proses ketulusan itu adalah kunci keikhlasan kita bekerja,’’ tandasnya. Eksisnya SMP Dharma Wiweka hingga sekarang, katanya, berkat dukungan masyarakat terutama di wilayah Pemogan dan Pedungan. Terbukti tahun 2018 menerima 14 kelas dan tahun ini yang mendaftar sudah 498 orang. ‘’Jelas kami memiliki komitmen atau filosofis siap melayani anakanak, mendampingi anak secara tulus, membentuk kercerdasan, berkarater dan berbudaya,’’ kata Nyoman Mariana. Bicara soal kuantitas, SMP yang menerapkan disiplin tinggi ini sudah memperoleh kepercayaan tinggi dari mayarakat. Sedangkan secara kualitas, menurut Nyoman Mariana, pihaknya berjuang supaya siswanya terus berprestasi akademik maupun nonakademik. ‘’Kalau nonakademik sudah luar bisa, tim voli kami selama tiga tahun terus juara I tingkat Kota Denpasar, baik Wali Kota Cup

maupun Porsenijar,’’ imbuhnya. Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Dharma Wiweka Prof. Dr. dr. I Ketut Siki Kawiyana mengatakan, salah satu tujuan daripada yayasan yaitu ikut membantu pemerintah mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia, mulai dari generasi awal yang disebut membentuk generasi milenial. Apalagi lima tahun ke depan dicanangkan pembentukkan SDM. Maka dari itu SMP Dharma Wiweka makin eksis saja untuk membentuk generasi-generasi atau penerus bangsa yang berkarakter. ‘’Kami optimis sekali tetap eksis, walaupun persaingan sangat ketat seperti sekarang. Selain murah juga harus bermutu, itulah yang dicari saat ini. Maka dari itu mutu yang baik itu tergantung daripada dua yaitu fasilitas dan tenaga atau SDM. Kami dari yayasan yakin dengan adanya SDM yang baik, fasilitas bagus, hasil atau mutu anak didik kita akan tercapai. Kami juga akan melakukan hubungan-hubungan dengan institusi pendidikan lain supaya kita tidak terkungkung seperti katak dalam tempurung,’’ tegasnya. (ad037)

Mengagumkan, Bendesa Adat Dianugerahi Penghargaan Bergengsi Pariwisata 2019

BENDESA Pakraman Kedewatan Ubud periode 2007-2018 Sangtu Eka Pertama, S.E., Ak., M.M., CA. menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Bali Tourism Award 2019 yang diselenggarakan Senin (27/5) di The Trans Resort Bali, Seminyak. Tahun ini merupakan tahun kelima diselenggarakannya Bali Tourism Award yang berada di bawah naungan Indonesia Travel & Tourism Awards Foundation (ITTA). ITTA merupakan organisasi non-emerintah yang bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang pariwisata Indonesia yang lebih baik. Bali Tourism Award kemudian menjadi ekspansi karena ITTA percaya bahwa Bali masih menjadi kiblat untuk

industri pariwisata Indonesia. Ajang ini hadir sebagai bentuk apresiasi atas kinerja seluruh pihak yang menyukseskan pariwisata Bali hingga hari ini. Tak hanya jenis usaha yang diberi penghargaan, Bali Tourism Award pun kini memberikan penghargaan khusus bagi insan pelaku pariwisata atas kerja kerasnya dalam membangun industri pariwisata di Bali. Hal ini berlaku bagi Sangtu Eka Pertama, pria yang sekarang menjabat sebagai General Manager The ONE Legian Hotel ini membawa pulang penghargaan bergengsi Bali Top Hospitality Leader. Gelar ini menjadi bukti konkret bahwa segenap daya dan upaya yang dilakukan

Presiden Terpilih Rotary Club Bali Denpasar 2020 ini selama berkecimpung di industri pariwisata diperhatikan serta diapresiasi dengan baik oleh ITTA melalui Bali Tourism Awards. Penghargaan Bali Top Hospitality Leader 2019 ini secara eksklusif langsung diserahkan Wakil Gubernur Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. didampingi President ITTA Foundation Mr. Benny Nainggolan. Pria yang juga sebagai Advisor Hotel Vila Lumbung ini aktif memberikan kontribusi positif pada dunia pariwisata melalui usaha peningkatan SDM untuk membentuk figur yang go global & open minded, pengembangan destinasi wisata

dengan mengedepankan pelestarian adat Bali sesuai konsep Bali sebagai pariwisata budaya serta pemberdayaan sosial bersama salah satu organisasi yang diikutinya, Rotary International, untuk fokus pada kegiatan kemanusiaan. ‘’Penghargaan ini menjadi bentuk sinergi yang harmonis antara profesional sebagai general manager, aktivitas sosial di Rotary International & pelestarian budaya melalui amanah pengalaman menjadi bendesa (ketua adat),’’ imbuh Eka Pertama. Melalui acara ini tentu diharapkan para pelaku industri wisata, baik dari penyedia jasa maupun insan yang berkecimpung langsung di tourism & hospitality semakin ber-

semangat untuk terus menjadi lebih baik dari berbagi aspek. The ONE Legian Hotel memiliki 301 kamar dengan desain modern minimalis yang memberikan kenyamanan luar biasa bagi para tamu. Terletak di lokasi yang fantastis di jantung area Legian, The ONE Legian dilengkapi dengan fasilitas lengkap seperti kolam renang, restoran, spa dan gym. Hotel bintang 4 ini adalah pilihan yang sempurna untuk para wisatawan mencari pengalaman Bali yang menyenangkan dan tak terlupakan. Kunjungi website-nya di www.theonelegian.com untuk informasi terkini mengenai promosi dan penawaran khusus dari The ONE Legian. (ad038)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

PENGHARGAN - Bendesa Pakraman Kedewatan Sangtu Eka Pertama, S.E., Ak., M.M., CA. saat menerima penghargaan pada ajang Bali Tourism Award 2019 yang diselenggarakan Senin (27/5) di The Trans Resort Bali, Seminyak.


Senin Wage, 3 Juni 2019

info seremoniAL

Di Pura Hulundanu Batur Desa Pakraman Songan

Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem ’’Mapekelem Kebo Matanduk Emas’’

PERUMDA Tirta Tohlangkir Kabupaten Karangasem menggelar upacara pakelem kebo matanduk emas di Pura Hulundanu Batur, Desa Pakraman Songan, Kintamani, Minggu (2/6) kemarin. Upacara ini merupakan rangkaian acara HUT ke-43 Perumda Tirta Tohlangkir Kabupaten Karangasem, pada 29 Juni mendatang. Hadir dalam upacara kemarin, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Wabup Karangasem I Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD Karangasem, Sekda dan jajaran pegawai di lingkungan Pemkab Karangasem. Upacara mapekelem juga turut mengundang Direktur Utama PT Bank BPD Bali, direktur PDAM se-Bali, dewan pengawas Perumda Tirta Tohlangkir dan Majelis Madya Desa Pakraman. Direktur Perumda Tirta Tohlangkir Kabupaten Karangasem I Gusti Made Singarsi, S.H. mengatakan, upacara pakelem kebo matanduk emas ini merupakan rangkaian acara yang digelar dalam rangka menyambut HUT Peruada Tirta Tohlangkir Karangasem ke-43. Selain ngaturang bhakti lan pamuspan melalui upacara pakelem di Pura Hulundanu Batur, serangkaian HUT tahun ini Perumda Tirta Tohlangkir juga melaksanakan kegiatan mareresik (gotong royong), menyerahkan bantuan sembako untuk warga kurang mampu,

PAKELEM - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menghadiri upacara pakelem kebo matanduk emas di Pura Hulundanu Batur, Desa Pakraman Songan, Kintamani, Minggu (2/6) kemarin. dan resepsi. Upacara pakelem ini, jelas Singarsi, dilaksanakan karena ada pemberitahuan dari Jero Mangku dan Pangempon Pura Hulundanu Batur tahun 2016 lalu. Ketika itu, saat bertemu dengan Bupati Karangasem, disarankan agar ngaturang pakelem kebo matanduk emas, sebab ada kaul dari Direktur PDAM Karangasem sebelumnya. ‘’Upacara ini diaksanakan untuk memohon agar rakyat Indonesia, Bali khususnya masyarakat di Kabupaten Karangasem diberikan keselamatan, kerahayuan, dan kedamaian,’’ terangnya. Disampaikannya, pembiayaan upacara ini bersumber dari RKAP Perumda Tirta Tohlangkir Tahun 2019 Pos Kegiatan HUT Perumda Tirta

Tohlangkir Kabupaten Karangasem ke-43. Upacara ini dilaksanakan sesuai visi dan misi Perumda Tirta Tohlangkir yang memiliki moto layanan: PDAM Kabupaten Karangasem, bersih, bangkit dan bermartabat dengan pelayanan prima berlandaskan Tri Hita Karana. Lebih lanjut disampaikan Singarsi, upacara mapekelem di-puput oleh Ida Pedanda Gede Pasuruan dari Geria Kawan, Desa Sibetan, Bebandem, dibantu oleh Jero Bendesa Adat Songan dan prajuru serta Jero Mangku Desa Adat Songan, Kintamani. Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan seluruh undangan yang hadir serta semua pihak yang telah membantu sehingga upacara mapekelem ini bisa bejalan lancar. (ad042)

Pura Tegeh Arya Wang Bang Pinatih Desa Pecatu Di-’’pelaspas’’

SETELAH rampung dilaksankan pemugaran sejak tahun 2018 lalu, Pura Tegeh Arya Wang Bang Pinatih, Desa Pecatu, Kuta Selatan di-pelaspas, Minggu (2/6) kemarin. Selain prosesi melaspas, juga dilaksanakan mendem padagingan, caru rsi gana yang merupakan rangkaian Karya Mamungkah, Melaspas, Ngenteg Linggih, Pujawali Padudusan Alit, Tawur Wraspati Kalpa Manyamaraja. Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Sekda Kabupaten Badung Adi Arnawa, Camat Kuta Selatan I Made Widiana, Semeton Penatih seluruh Bali, Ketua Paiketan Penatih Bali dan Kabupaten seBali. Menurut Drs. Wayan Sudiarta, M.M., sebagai prawartaka karya, pamelaspasan ini dipuput tiga sulinggi yakni Ida Pedanda Gede Diksa Singarsa dari Geria Babakan Cau Blayu Tabana, Ida Pedanda Gede Jelantik Giri Santa Cita, Ida Resi Bujangga saking Geria Tambak Bayuh Badung. Rangkaian karya sudah dimulai sejak 18 Mei yaitu nuasen karya bertepatan dengan rahina Purnama. Sedangkan pada 1 Juni lalu sudah dilaksanakan prosesi mapepada tawur untuk menyucikan sarana tawur dilanjutkan pamelaspasan. Pada 3 Juni akan dilaksanakan pamelastian sebelum dilaksanakan puncak karya pada 4 Juni (besok). Sementara pada 6 Juni akan dilaksanakan rangkaian nyegara gunung

PAMELASPASAN - Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menandatangani prasasti di sela prosesi pamelaspasan Pura Tegeh Arya Wang Bang Pinatih, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Minggu (2/6) kemarin. dan 7 Juni akan dilaksanakan panyineban. ‘’Rangkaian karya secara keseluruhan hampir berlangsung selama satu bulan. Yang mana untuk puncak karya akan dilaksanakan pada 4 Juni 2019 bertepatan dengan rahina Anggara Kasih Kliwon wuku Kulantir dalam kalender Bali,’’ terangnya. Ia menjelaskan prosesi karya ini digelar sebagai rangkaian setelah usai dilaksanakan pemugaran seluruh palinggih yang ada di pura tersebut. Yang mana pemugaran dilakukan berkat bantuan dana hibah dari Pemkab Badung sebesar Rp 2 miliar. Dijelaskan, untuk di Pecatu ini, memang ada dua paibon yang salah satunya Pura Tegeh Arya Wang Bang Pinatih ini. ‘’Pura ini disungsung awalnya sebanyak

15 KK dan sekarang sudah berkembang menjadi 300 KK,’’ katanya. Sementara itu, Wakil Bupati Ketut Suiasa yang juga didaulat untuk menandatangani prasasti di sela pamelaspasan menyampaikan apresiasinya. Karena pemugaran pura dengan melalui dana hibah ini telah diselesaikan sesuai dengan yang diajukan. Prosesi upacara karya ini, menurutnya, merupakan satu bentuk pembuktian di masyarakat, bahwa bantuan itu sudah dipergunakan dan dimanfaatkan sebagaimana permohonannya serta sudah berwujud bangunan fisik serta tempat pemujaan. Hal ini juga diharapkan bisa menjadi satu acuan buat masyarakat yang lain, sehingga mereka bertanggung jawab dalam penggunaan dananya. (kmb23/k150)

Dasawarsa SMP Sapta Andika Denpasar

Tampil Luar Biasa, Sekolah Bertaburan Prestasi SMP Sapta Andika sejak lama dikenal sebagai sekolah swasta berkualitas di Denpasar. Jumat (31/5) lalu SMP Sapta Andika genap berusia 10 tahun. Peringatan Dasawarsa dilakukan secara meriah bersamaan dengan acara pelepasan siswa kelas IX di GOR Lilabuana Denpasar. Saat itu Koordinator Waka SMP Sapta Andika Drs. I Made Sunanta melepas 493 siswa kelas IX ditandai dengan penyerahan siswa kepada Ketua Komite I Nyoman Suteja disaksikan Ketua Yayasan Padma Bhuana 77 Drs. I Wayan Seriada dan Wakil Pembina SMP Sapta Andika Dra. Ni Nyoman Suci. Ketua Komite I Nyoman Suteja berterima kasih selama tiga tahun anak-anaknya sudah diproses sangat luar biasa dan banyak menghasilkan prestasi. Untuk itu, alumninya dimita tak lupa dengan almamater dan Catur Guru. Koordinator Wakasek I Made Sunanta menegaskan, sekolah yang didirikan 10 tahun lalu mengemban misi ikut mencerdaskan anak bangsa dari keluarga tak mampu. Kini SMP Sapta Andika di kawasan Monang Maning tampil luar biasa menjadi sekolah kebanggaan masyarakat Denpasar. Buktinya, jumlah siswanya tiap tahun meningkat dan

prestasi siswa dan gurunya makin hebat. Siswa SMP Sapta Andika tak hanya berjaya di akademis, juga di nonakademis seperti di Porjar, kuat literasinya untuk mencetak SDM berkarkater. Ini sesuai dengan tema HUT SMP Sapta Andika ‘’Budayakan Literasi, Berprestasi dan SDM Berkarakter’’. Ketua Yayasan Padma Buana 77 Drs. I Wayan Seriada mengungkapkan, di usia 10 tahun SMP Sapta Andika makin tampil luar biasa dengan segudang prestasi. Lulusan yang dicetak pun luar biasa yakni hampir 500 orang tiap tahun atau sekitar 5.000 alumni. ‘’Ini prestasi luar biasa, dalam 10 tahun bisa mencetak SDM Bali berkualitas hingga 5 ribu. Ini semua berkat kerja keras, kerja sama, kerja cerdas dan kerja ikhlas semua komponen pendidikan,’’ tegasnya. Wayan Seriada yang juga mantan Kepala SMPN 7 Denpasar ini menjelaskan, Yayasan Padma Buana 77 ibarat dokter sudah melahirkan sekolah ini, kini menjadi tugas pengelola guna menjadikan SMP Sapta Andika sekolah berkualitas kebanggaan masyarakat Bali. Selain itu, sekolah ini sukses mengembang predikat menjadi sekolah kembarannya SMPN 7 Denpasar. Untuk itu, Seriada mengajak siswa dan gurunya

akan ada face painting pada 5-6 Juni 2019. Pengunjung dapat mencoba dan memilih desain apa saja yang diinginkan seperti hewan, karakter kartun atau bahkan sesuatu yang unik untuk merayakan hari libur. Di Sunset Deck level 3 akan ada pertunjukan tari Bali pada 5 Juni, pertunjukan seni budaya pada 6 Juni, dan penampilan band dengan musik reggae pada 7 Juni, dan semua akan dimulai saat matahari terbenam. Eksklusif untuk hari raya Idul Fitri 2019, Beachwalk memberikan program khusus untuk para pengunjung ‘’Ramadan Giveaway’’. Dapatkan kesempatan untuk memenangkan 1 malam menginap di Swiss-Belhotel Petitenget dengan berfoto di area Sunset Deck level 3, dan membagikan foto dengan tag @ beachwalk_bali dan @swissbelhotelpetitenget dengan tagar #beachwalksunset di Instagram. Pemenang akan diumumkan pada 10 Juni 2019 (Syarat & Ketentuan berlaku). Bali Starts Here. Di samping itu, Beachwalk juga mengadakan kegiatan reguler yang dapat dinikmati pengunjung yang sedang berbelanja. Setiap Selasa dan Rabu di Sunset Deck level 3 pukul 17.00 Wita, pengunjung dari mancanegara dan domestik dapat menikmati berbagai macam kesenian tradisional Bali seperti Bali Cultural Experience.

banggalah menjadi bagian dari SMP Sapta Andika. Seriada pun membacakan seloka mengajak anak-anaknya untuk mulat sarira, melangkah dengan konsenstrasi pikiran dalam menentukan pilihan sekolah atau hidup. Fungsi guru tak bisa digantikan orang lain karena memiliki kelebihan dalam kualitas akademik, kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial. Guru agen pembelajaran berarti guru dapat menjadi fasilisator, motivator dan pemandu karakter siswa. Untuk itu, lulusan SMP Sapta Andika harus hormat dengan Catur Guru. Saat itu juga diberikan peng-

hargaan dan bonus kepada siswa dan guru berprestasi. Sedankan lulusan peraih nilai tertinggi I diraih Ratna Ika Putri Pratiwi (332,0), ranking II Ni Putu Trisna Asih (322,0) dan ranking III Aida Fitri Febyanti (312). Siswa berprestasi juga diberikan bebas SPP sesuai prestasi. Sebelumnya, Kepala SMP Sapta Andika Drs. I Wayan Sutarjana mengatakan pada PPDB 2019-2020, SMP Sapta Andika akan merekrut 10 kelas siswa baru. Persaingan diduga akan ketat, namun dia yakin masyarakat akan memilih SMP Sapta Andika karena kesannya mereka sama dengan belajar di SMPN 7 Denpasar. (k250)

Karang Taruna Sapta Budhi Dharma Ingin Tingkatkan Jiwa Kompetisi KARANG Taruna Sapta Budhi Dharma bekerja sama dengan Desa Tumbak Bayuh menyelenggarakan lomba cerdas cermat tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Tumbak Bayuh pada Jumat (31/5) lalu. Tema yang diangkat yakni ‘’Tingkatkan Jiwa Kompetisi Berdaya Saing Global’’. Lomba cerdas cermat yang ketiga kalinya dilaksanakan ini merupakan program Karang Taruna dan Desa Tumbak Bayuh dalam bidang pendidikan. Lomba diikuti siswa-siswa SD dari kelas V dan VI yang tinggal di Desa Tumbak Bayuh, termasuk diikuti dua SD yang ada di lingkungan Desa Tumbah Bayuh yaitu SD 1 dan 2 Tumbak Bayuh. Setelah dilakukan penjurian, didapatkan nama-nama pemenang. Juara I dari Banjar Dangin Sema atas nama Ni Putu Indah Oktaviani, Ni Putu Nadiya Sintya Dewi, Ni Nyoman Neny Sopyani. Juara II dari Banjar Jerowan yaitu Si Ayu Agung Sri Andani, Si Ngurah Angga Diana Putra, Sayu Diah Antari. Juara III dari Banjar Kelepekan yaitu Ni Putu Ayu Chelsy Kusuma Putri, Ni Luh Made Indri Dini Lestari, I Putu Gede Yusa. Ketua Karang Taruna Sapta Budhi Dharma I Gusti Agung Gede Kresna Wibawa menjelaskan, pihaknya di bidang pendidikan dan pelatihan memiliki program lomba cerdas cermat setiap tahun dan penyuluhan-penyuluhan. Tahun ini akan dilaksanakan workshop atau pelatihan

LOMBA - Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung Drs. I Gusti Lanang Bagus Ardhana membuka lomba cerdas cermat se-Desa Tumbak Bayuh. untuk profesi guru di Desa Tumbak Bayuh dan guru-guru yang mengajar di SD 1 dan 2 Tumbak Bayuh terkait dengan kegiatan pengajaran dengan memanfaatkan teknologi, sehingga imbasnya nanti untuk perkembangan anak-anak di Desa Tumbak Bayuh. Perbekel Desa Tumbak Bayuh I Nyoman Sarjana mengatakan antusias peserta dari tahun ke tahun meningkat karena mereka termotivasi tahun sebelumnya lomba ada cerdas cermat, dan tahun berikutnya juga ada. Sehingga dengan rutin diadakan lomba ini, peserta telah jauh hari mempersiapkan diri dan giat belajar. Pendidikan dan kesehatan menjadi skala prioritas. Di bidang kesehatan, jika masyarakat sehat maka juga akan kuat, baik secara mental maupun fisik. Makanya yang menjadi

Eat and Repeat-June 2019 hembusan angin pantai di area level 3. Di mana pengunjung bisa menikmati momen langit senja setelah berbelanja dengan keluarga atau orang-orang tercinta. Anak-anak juga dapat menghabiskan waktu di Sunset Deck. Sunset Deck akan dikelilingi varian Restaurant Food & Beverages, di mana akan membuat suasana golden hour pengunjung semakin berkesan. Selain itu, Beachwalk mempersembahkan ‘’Beachwalk Sunsetion’’, akan ada berbagai macam hiburan seperti tarian Bali, penampilan band-band istimewa, sunset yoga & zumba dan lain sebagainya. Sunset Deck menjanjikan pengalaman terunik momen matahari terbenam di Beachwalk Shopping Center. Pada Juni ini, untuk merayakan hari raya Idul Fitri 1440 H, Beachwalk menghadirkan berbagai hiburan spesial pada 5-7 Juni 2019 mulai pukul 17.00 – 19.00 Wita. Seperti parade kostum Bali, face painting, pertunjukan tari Bali, seni budaya, dan penampilan band dengan musik reggae. Parade kostum Bali akan diadakan pada Rabu dan Kamis, 5-6 Juni serta untuk membuat hari ini menjadi lebih berkesan akan ada musik tradisional Bali (gamelan) dan chocolate giveaway di sepanjang parade. Di fountain stage level 1,

HUT - Koordinator Waka SMP Sapta Andika I Made Sunanta menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua Yayasan Wayan Seriada saat HUT ke-10 SMP Sapta Andika.

Lomba Cerdas Cermat Ke-3 di Desa Tumbak Bayuh

Beachwalk Shopping Center

FOOD Starts Here! Mengawali Juni, Beachwalk Shopping Center kembali mengangkat tema ‘’Eat & Repeat’’. Dengan tema ini Beachwalk memberikan suasana baru dengan spirit baru untuk para pengunjung. Selain itu, Beachwalk Shopping Center akan mengadakan berbagai macam kegiatan dan promo menarik kepada para pengunjung. Sale Starts Here. Beachwalk kembali mempersembahkan ‘’Beachwalk Summer Sale’’ pada Juni dan Juli 2019 yang akan diikuti toko-toko serta restoran dengan memberikan berbagai macam diskon dan promo menarik sampai dengan 70% bagi pengunjung. Berbagai diskon diberikan tenant–tenant seperti Victoria’s Secret, Guess, Nautica, Zara, Pull & Bear, Stradivarius, Bershka, Tumi, Bath & Body Works dan Mothercare. Tentunya bagi para pengunjung yang suka berbelanja tidak dapat melewatkan kesempatan dalam ‘’Beachwalk Summer Sale’’. Belum lama ini, Beachwalk memberikan pengalaman dan suasana baru bagi pengunjung. Beachwalk meluncurkan area baru yang bernama ‘’Sunset Deck’’ di level 3. Sunset Deck memberikan tempat terbaik untuk menikmati indahnya pemandangan matahari terbenam Pantai Kuta dengan

5

Sebagai tambahan hiburan pengunjung dapat berfoto dengan custome play yang tersebar di beberapa area lokasi iconic tempat berfoto di Beachwalk Shopping Center. Beachwalk mengadakan tambahan acara reguler yakni ‘’Acoustic Eve’’ setiap Rabu - Senin pukul 18.00 – 20.00 Wita untuk memberikan suasana tambahan saat berbelanja. Acara ini berlangsung di area Fountain Stage lantai 1. Your Rewards, Your Way! Beachwalk meluncurkan kartu ‘’Corner’s Card’’ pada Oktober 2017, sebagai program kepada para pelanggan setia. Melalui program loyalitas ini customer dapat mengumpulkan dan menukarkan poin dengan berbagai macam hadiah serta voucher menarik. Cara mendapatkannya sangat mudah, hanya dengan melakukan minimum transaksi di seluruh tenant senilai Rp 50.000 dalam satu struk di hari yang sama customer dapat menukarkannya di customer service lantai 1. Kelebihan lainnya dengan memiliki ‘’Corner’s Card’’ ini, customer dapat menggunakannya

tidak hanya di Beachwalk Shopping Center, namun di semua mall Management Cornerstone lainnya yakni FX Sudirman Jakarta dan 23Paskal Bandung. Selain itu, juga berkesempatan untuk memenangkan lucky draw yaitu menginap semalam di Citadines, Wapa di Ume & Hard Rock Hotel Bali. Spesial di bulan Food Starts Here April, Mei dan Juni 2019, Beachwalk mengadakan program spesial khusus bagi para member ‘’Corner’s Card’’. Pada April-Juni diadakan Weekdays Spesial ‘’Eat and Get Double Points’’. Dalam program ini pemegang kartu ‘’Corner’s Card’’ yang berbelanja minimal Rp 250.000 (dalam 1 struk) di Food & Beverage tenants dengan meng-collect point dan otomatis mendapatkan double points pada Senin – Kamis. Beachwalk juga meluncurkan program khusus bagi turis asing yaitu ‘’Tourist Wallet’’. Program ini menawarkan dua hak istimewa yang hanya bisa dinikmati member Tourist Wallet, di antaranya bisa mendapatkan Instant Reward dengan belanja minimal

nomor satu di Desa Tumbak Bayuh adalah lingkungan yang bersih dan sehat. ‘’Kalau kita sudah sehat maka akan muncul anak-anak yang cerdas,’’ ungkapnya. Dengan sehat fisik dan jasmani serta tumbuhnya generasi yang cerdas, maka pembangunan di desa dan segala bidang pun dapat terwujud dan kuat. ‘’Ujung-ujungnya kesejahteraan masyarakat,’’ ungkapnya. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung Drs. I Gusti Lanang Bagus Ardhana mengapresiasi kegiatan ini karena turut dalam pembangunan SDM di Kabupaten Badung. Pembangunan tidak hanya fisik tetapi juga pembangunan peningkatan SDM. ‘’Jadi dalam membangun tidak hanya membangun fisik (in-

frastruktur), tapi juga mental manusianya yang dimulai dari pendidikan di tingkat usia dini dan sekolah dasar,’’ ujarnya. Menurutnya, pembangunan mental tidak semudah pembangunan fisik, karena pembangunan di bidang mental sulit dan tidak seketika terlihat. Maka tak heran biaya pendidikan dalam rangka pembangunan SDM mahal. ‘’Maka kami apresiasi kegiatan ini,’’ tandasnya. Ia berharap kegiatan ini dapat terus bersinergi dengan Perbekel Desa Tumbak Bayuh, sehingga kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dari lomba cerdas cermat ini diharapkan dapat memunculkan jiwa kompetensi, karena menurutnya SDM tidak cukup dengan pandai tetapi juga harus cerdas dan cerdik. (ad036)

IDR 300.000. Member Tourist Wallet bisa mendapatkan gratis tempat penitipan barang dengan belanja minimal IDR 500.000. Pendaftaran member Tourist Wallet ini dapat dilakukan di Customer Service, lantai 1 hanya dengan menunjukkan passport yang masih berlaku kepada Customer Service. Beachwalk juga meluncurkan website dengan tampilan konsep baru. Dengan adanya tampilan serta fitur tambahan untuk memudahkan pengunjung dalam mengakses

website, seperti fitur floor map yang interaktif sehingga lebih mudah dalam mengetahui lokasi dan store apa saja yang ada di Beachwalk. Customer dapat mengakes website tersebut di www.beachwalkbali.com. Beachwalk Shopping Center selalu menghadirkan pengalaman menarik untuk pengunjung di Beachwalk. Hadirnya berbagai program di Beachwalk memberikan daya tarik lebih bagi Kuta dan mengukuhkan tagline Beachwalk Shopping Center, ‘’Bali Starts Here’’. (ad040)


OPINI

6

Senin Wage, 3 Juni 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Menyeimbangkan Kehidupan Kota dan Desa SETIAP tahun bangsa Indonesia selalu disibukkan oleh dinamika masyarakat yang disebut mudik. Ini tidak saja dilihat pada masyarakat Jawa, tetapi juga masyarakat lain. Jadi, sudah menjadi ciri dari bangsa Indonesia. Kita lihat di televisi dan tentu saja di media sosial, berbagai pesan, foto, gambar, guyonan tentang pulang kampung bermunculan. Jika dilihat dari asal katanya ‘’udik’’, maka tidak lain ciri dari masyarakat Indonesia itu adalah kampung, desa. Sebab, makna dari kata ‘’udik’’ itu adalah desa atau kampung. Di masa lalu, sempat dikatakan kata ini seperti melecehkan. Tetapi kini malah sudah memasyarakat. Mungkin identitas masyarakat kita adalah masyarakat pedesaan. Karena itulah, dalam hal ini kita salut dengan pemerintah yang sudah mengeluarkan undangundang dengan masyarakat perdesaan, yaitu Undang-undang No. 6 Tahun 2014. Kita salut karena di dalam undang-undang tersebut pemerintah memberikan perhatian terhadap pembangunan masyarakat di desa, dengan bantuan sarana dan keuangan yang ada. Ini sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia yang memang masyarakat desa, dengan pola kehidupan sosialnya gotong royong. Memaksakan mereka untuk hidup seperti masyarakat perkotaan akan sulit dan tidak pernah berhasil. Ada beberapa bukti, bagaimana kita gagal dalam hal menjadikan orang desa itu menjadi orang kota. Kumuhnya perkotaan sebagian disebabkan dan merupakan perilaku mereka yang berlatar pedesaan. Kumuh yang dicirikan oleh permukiman padat, merupakan bagian dari akar kehidupan guyub dan gotong royong. Di desa membuang sampah cenderung ke ladang yang ada di belakang rumah. Di kota, belakang rumah itu adalah sungai. Maka sungai pun menjadi kotor. Di desa hewan piaraan cenderung liar. Kita lihat di kota banyak hewan liar di jalanan. Sampai ada yang mengatakan bahwa di Indonesia ini sesungguhnya tidak ada kota, yang ada adalah desa. Maka desa terbesar di Indonesia adalah Jakarta dan desa terbesar di Bali adalah Denpasar. Kota seharusnya wilayah yang bersih dan tertib. Sekali lagi, Undang-undang tentang Desa seperti yang disebutkan di atas, merupakan salah satu solusi sebagai proses untuk menyadarkan masyarakat agar dapat berkehidupan sosial secara lebih baik. Tantangan di sini ada pada dua pihak, yaitu pemerintah dan masyarakat itu sendiri. Pemerintah mesti konsisten melaksanakan amanat undang-undang tersebut, memperbaiki kekurangan yang ada. Bagi masyarakat, mau belajar untuk memperbaiki diri, mengubah sikap dan pada akhirnya bersinergi antara kedua belah pihak ini untuk mencapai kemajuan. Kelemahan dari masyarakat Indonesia adalah kurang sabar dan kurang mengikuti proses. Kekurangsabaran itu misalnya terlihat dari cara-cara mengompas untuk mencapai tujuan, atau justru aparat desa mengundurkan diri karena ketakutan untuk menjalankan amanat undangundang. Jika bersedia bersabar, pasti akan terjadi perbaikan kehidupan yang lebih baik. Kita akui bahwa pemerintah juga melakukan tindakan maksimal untuk memperbaiki kondisi di desa. Dalam skala makro, kita lihat pembangunan jalan tol trans Jawa adalah untuk memudahkan transportasi antara desa dengan kota-kota di Jawa, bahkan sampai di ibu kota Jakarta. Ini merupakan sarana terbaru untuk menghidupkan dan mendinamiskan desa. Dengan cara-cara seperti itu, pembangunan di desa akan semakin maju karena industri akan mudah didirikan dan digerakkan di desa. Kita berharap di masa depan, jika memang arus urbanisasi itu dapat ditekan, maka peristiwa mudik seperti yang kita saksikan sekarang dapat dikurangi atau minimal ditekan semaksimal mungkin. Kota tidak akan macet, desa tidak akan sepi dan kehidupan sosial antara desa dan kota dapat berlangsung seimbang dan tenang.

S URAT PEMBACA

Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Narkoba Mendominasi

Berita-berita pengadilan tentang vonis hakim selama bulan Mei lalu didominasi oleh berita vonis narkoba. Jumlah berita vonis hakim tentang kasus kriminal sebanyak sembilan berita, enam di antaranya (66,7%) menyangkut kasus narkoba. Sisanya lagi tiga berita termasuk lain-lain. Dilihat dari lama vonis yang dijatuhkan, tertinggi mencapai 11 tahun dan terendah selama empat bulan. Berita tentang vonis selama 11 tahun berjudul ‘’Kuasai Ratusan Ekstasi, Pria Asal Jember Divonis 11 Tahun Penjara’’ (BP, 28/5). Pertanyaan yang sering muncul di masyarakat, ‘’kok tidak kapok-kapoknya mereka mengonsumsi, menyimpan, dan mengedarkan narkoba?’’ Jika ditanya, menjawabnya pun susah harus mengatakan apa. Jika dilihat ke belakang, terlihat (berdasarkan catatan penulis) fluktuatif tentang berita-berita vonis pengadilan tersebut. Di bulan April, misalnya, ada sebanyak empat berita, lalu di bulan Maret 13 berita, Februari sebanyak 14 berita, dan di awal tahun 2019 yakni di bulan Januari terdapat lima berita kriminal vonis pengadilan, dengan masa hukuman yang cukup bervariasi dan objek perkara yang beragam. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja

Mudik, Tradisi Sosial yang Sangat Sulit Diubah Mudik sudah menjadi tradisi di Indonesia. Karena ada pembaruan dalam melaksanakan mudik, dapat juga dikatakan sebagai sebuah budaya. Di masa lalu, mudik merupakan gabungan antara perayaan hari raya dengan kekangenan terhadap lingkungan atau keluarga asal. Ini terus berkembang dengan menambahkan unsur-unsur pesan kepada masyarakat untuk bekerja keras demi mencapai sukses sampai kemudian dengan mengajak tetangga untuk pergi ke kota. Mudik juga bagian dari pameran. Memperlihatkan keberhasilan dengan indikator instrumen yang dibawa pulang (mobil, pakaian, gaya dan sebagainya). Dari sisi transportasi, berbagai pembaruan dilakukan, mulai dari berdesakan belasan jam di kereta api pada zaman Orde Baru sampai dengan ‘’dibuatkan’’ jalan tol di zaman Joko Widodo. Jadi, bolehlah dikatakan mudik itu sudah lekat dengan budaya.

Oleh GPB Suka Arjawa

B

erbagai pembaruan dan pemberdayaan dilakukan. Karena sudah lekat dengan budaya seperti yang disebutkan di atas, maka tradisi tersebut tidak akan mungkin bisa diubah lagi di Indonesia. Mudik menjadi sebuah kebutuhan, pesan, strategi seni, legitimasi bahkan juga politis. Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang sedang berkembang. Mudik yang bagaimanapun konotasinya (orang udik) merupakan ciri dari masyarakat sedang berkembang, itu karena peristiwa ini merupakan kebutuhan masyarakat. Mereka memerlukan itu untuk alasan psikologis maupun sosial. Di sini pulang kampung itu merupakan keperluan psikologis mereka untuk menuntaskan kerinduan terhadap suasana kampung. Bagaimanapun mereka-mereka ini adalah orang kampung yang karena alasan pekerjaan terpaksa migrasi ke kota. Sifat asli mereka sukar dilepas dari masa lalu, sehingga kehidupan kota tetap terasa asing. Karena itu pulang kampung merupakan kebutuhan psikologis untuk menyerap

energi kampung yang kelak kembali dipakai untuk berkehidupan di kota. Ini terus-terusan begitu setiap tahun. Orang yang sudah menjadi masyarakat kota asli, tidak akan merindukan lagi suasana kampung. Di sini kebutuhan psikologis tersebut akan bergabung dengan kebutuhan sosial, di mana mereka akan bertemu dan berinteraksi lagi dengan kawan-kawan lama. Perangkat modern seperti WA, sama sekali tidak bernyawa di sini. Mereka lebih suka berbicara dan bertemu langsung. Di dalam fenomena mudik, jelas ada pesan. Secara internal bagi pemudik, pesan ini juga bersentuhan dengan faktor psikologis. Mereka memberikan contoh bagaimana hidup baik secara ekonomis. Banyak yang menyebutkan bahwa alasan para pemudik ini datang ke kota adalah karena keterbatasan berbagai sarana di kampung (ekonomi sosial). Mereka sukar mendapatkan pekerjaan di kampung, juga meningkatkan status ekonomi, kesejahteraan serta hiburan. Karena itulah ketika para pemudik ini pulang kampung dengan mobil dengan pakaian dan cerita kesuksesan, ini merupakan pesan tak tertulis

kepada orang kampung untuk datang ke kota. Tidak lupa juga jauh di balik pesan tersebut adalah sebuah kecaman bahwa desa bukan merupakan tempat yang pantas untuk meningkatkan kehidupan. Artinya, kehidupan petani perikanan dan segala yang tersangkut di dalamnya, bukan merupakan cara untuk menjadikan hidup yang lebih baik. Jadi pergilah ke kota! Secara eksternal, pesan para pengudik ini tertuju kepada pengelola masyarakat, yang pada tingkat tertinggi adalah pemerintah. Seharusnya pemerintah tidak hanya menjadi tukang perintah saja, tetapi memberikan solusi terhadap mereka-mereka jutaan jumlahnya itu bolak-balik setiap tahun dari kota ke desa dan dari desa ke kota. Pemerintah harus lebih giat lagi membangun berbagai kebutuhan sosial di desa dan memangkas jarak antara kebutuhan kota degan desa. Semakin banyak pemudik setiap tahun, semakin gagal pemerintah dalam menjalankan tugasnya. Nah, dalam konteks ini, harus diakui pembuatan jalan tol trans Jawa, juga trans Sumatera dan berbagai sambungan internet sampai ke pelosok adalah upaya pemerintah

untuk mengurangi kesenjangan itu. Kini giliran rakyatlah yang harus memintarkan diri untuk memanfaatkan hal itu. Sebagai sebuah strategi-seni mudik merupakan kiat untuk melepaskan diri dari kehidupan kota. Bagaimanapun, dari orang kampung untuk menjadi orang kota, memerlukan transisi, latihan dan kesiapan mental. Boleh dikatakan, mereka yang mudik ini tidak mampu mengatasi persoalan tersebut. Bahwa pemerintah sampai memberikan waktu libur sampai lebih dari seminggu dan keemudian menjatuhkan sanksi bagi mereka yang lambat bekerja di kantor, merupakan pesan kuat terhadap hal itu. Di masa lalu banyak para pemudik ini, termasuk pekerja pemerintah (ASN) yang berlama-lama tinggal di kampung, melebihi cuti yang digenggamnya. Dalam konteks strategi, ini merupakan kiat psikologis untuk menghadapi kehidupan kota, dan dalam hal pekerjaan, strategi untuk memperpanjang liburan karena ada beragam alasan yang berkaitan dengan kampung. Pada masyarakat yang berbudaya gotong royong, sekali ‘’menyentuh’’ kampung, segala macam kegiatan akan dilekatkan: menikah, kematian, pembangunan rumah, melaspas, dan sebagainya. Sampai sekarang, berbagai strategi untuk lebih lama di kampung terus dilakukan, terutama untuk mereka yang bekerja di luar lembaga pemerintahan: saling tukar shift, pulang mendahului di hari Sabtu sampai dengan hitungan bolos dua hari. Mudik adalah strategi dan keberhasilan untuk menerapkan strategi ini, bagaimanapun penerapannya, akan dapat dirasakan sebagai sebuah seni. Mereka merasa gembira, puas dan menikmati hasil strateginya tersebut. Sebagai sebuah masyarakat yang hidup di dua tempat, desa

Ani dan Tantangan Perempuan Kekinian

DUKA menyelimuti nusantara. Bangsa ini kembali kehilangan putri terbaiknya. Dialah Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Ani wafat dalam usia 67 tahun di National University Hospital (NUH) Singapura pada Sabtu (1/6) pukul 11.50 waktu setempat. Sebagaimana diketahui, Ibu Ani dirawat sejak 2 Februari 2019, karena mengidap kanker darah. Ibu Ani merupakan sosok srikandi yang cerdas, pekerja keras dan selalu mengikuti perkembangan zaman. Konon atas peran beliau, SBY sukses menjabat presiden dua periode dan Partai Demokrat tumbuh menjadi partai besar. Tidak berlebihan jika Ani menjadi salah satu fenomena perempuan Indonesia. Semua ini penting menjadi pembelajaran dan rujukan keteladanan bagi perempuan Indonesia, khususnya generasi kekinian. Generasi perempuan masa kini menjadi harapan bangsa dalam menguatkan tiang negara sekaligus menunjukkan daya saingnya di kancah global. Perempuan memiliki eksistensi dan nilai strategis dalam kehidupan. Agama memberikan keistimewaan kepadanya untuk dihargai. Negara juga menyandarkan tiangnya kepada perempuan. Sayangnya budaya patriarki selama ini menempatkan perempuan dalam posisi subordinan atau ‘’tiyang wingking’’ dibandingkan kaum lakilaki. Secara kuantitas, perempuan hampir seimbang dengan laki-laki. Kementerian Dalam Negeri RI (2012) melaporkan bahwa 49,13 persen penduduk Indonesia adalah perempuan. Hampir semua

Oleh Ribut Lupiyanto profesi yang dimiliki laki-laki juga mampu diraih perempuan. Misalnya kepala negara, kepala daerah, anggota legislatif, pejabat eksekutif, pejabat yudikatif, menteri, wirausahawan, pilot, tentara, polisi, dan lainnya. Kaum perempuan merupakan jumlah yang terbesar dalam proses produksi. Perempuan perdesaan mayoritas bekerja sebagai buruh tani dan buruh kebun (69,32%). Mayoritas buruh pada industri perkotaan juga kaum perempuan. Ironisnya, laki-laki memperoleh upah sekitar 40 persen lebih tinggi dibanding perempuan. Potret buram memang masih menghantui kehidupan perempuan di negeri ini. Perempuan menjadi kelompok rentan terhadap kekerasan. Komnas Perempuan (2019) melaporkan jumlah kekerasan terhadap perempuan sebanyak 406.178 kasus pada 2018. Kasus kekerasan terhadap perempuan ini terdiri dari 13.568 kasus yang ditangani oleh 209 lembaga mitra pengada layanan yang tersebar di 34 provinsi, serta sebanyak 392.610 kasus bersumber pada data kasus/perkara yang ditangani oleh Pengadilan Agama. bentuk kekerasan yang mendominasi adalah kekerasan seksual sebanyak 64 persen lalu kekerasan psikis sebanyak 20 persen, kekerasan ekonomi sebanyak sembilan persen dan kekerasan fisik sebanyak tujuh persen. Angka ini akan semakin tinggi jika mengikuti pendapat Ayu Utami (2013)

bahwa kekerasan seksual tidak hanya dimaknai sempit secara fisikal namun hingga emosional dan psikilogis. Faktor kunci yang memengaruhi kualitas sumber daya manusia adalah pendidikan. Di sektor ini kondisi perempuan masih terpuruk. Sebanyak 27 persen perempuan tidak tamat SD 28 persen, tamat SD 18 persen, tamat SLTP 22 persen, tamat SMU/SMK dan hanya 5 persen tamat perguruan tinggi di perkotaan. Selanjutnya, di desa 48 persen perempuan tidak tamat SD, 34 persen tamat SD, 11 persen tamat SLTP, enam persen tamat SMA/SMK, dan hanya satu persen tamat perguruan tinggi. Alhasil perempuan masih banyak beraktivitas di sektor informal dengan kualifikasi rendah. Misalnya tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri yang mayoritas adalah pembantu rumah tangga. Potret positif dan negatif di atas menuntut kebijakan politik yang pro-perempuan dalam semua sektor. Afirmasi politik perempuan menjadi keniscayaan. Pitkin (1967) menegaskan, bahwa perempuan memiliki posisi strategis sehingga penting dilakukan tindakan afirmatif. Perempuan mempunyai pengalaman yang berbeda dari laki-laki (biologis maupun sosial) yang diwakili (experience argument). Perempuan dan laki-laki mempunyai pertentangan kepentingan sehingga laki-laki tidak dapat mewakili perempuan (interest group argument).

Politik afirmasi telah dianut melalui syarat 30 persen kepengurusan partai politik dan calon legislatif. Hanya pelaksanaannya masih setengah hati dan formalitas belaka. Strategi keseriusan mendorong perempuan tampil di depan masih minim. Di bidang ekonomi, perempuan juga layak menempati pos-pos pucuk manajerial. Pendidikan perempuan penting menjadi prioritas perhatian. Perempuan memiliki hak berpendidikan setara laki-laki. Sekolah khusus perempuan bahkan diperlukan karena kekhasan kondisi dan peran tuntutan perempuan. Faktor internal perempuan juga mesti dibangkitkan motivasinya untuk maju berkarya dan berkontribusi. Panggung telah dibuka dan saatnya perempuan berani tampil dan berekspresi. Events positif penting diperbanyak guna memberi banyak ruang bagi perempuan bersosialisasi dan berdinamisasi. Peran perempuan mesti berada pada jalur proporsional dan profesional. Keseimbangan peran penting dilakukan dengan kemampuan manajerial yang andal. Arus globalisasi menuntut perempuan tidak ketinggalan perkembangan dan ikut menyongsong kemajuan. Di sisi lain, tuntunan budaya dan agama terkait fungsi kodrati perempuan yang suci mesti tetap dijaga. Perempuan merupakan ibu dan manajer rumah tangga. Tidak berlebihan jika ia menjadi tiang utama penopang eksistensi negara.

dan kota, maka mudik ini adalah sebuah legitimasi. Masyarakat desa tidak akan pernah mengakui keberhasilan seseorang yang bermigrasi ke kota jika mereka tidak pernah kembali ke desa. Melupakan desa mempunyai arti meninggalkan kerabat, meninggalkan lingkungan asli. Ini sama dengan masyarakat Hindu Bali, yang sering disebut ninggalin kemulan jika tidak pernah pulang kampung. Maka, bagaimanapun suksesnya mereka di kota, tidak akan pernah mendapatkan pengakuan (legitimasi) sosial jika tidak pernah pulang kampung. Lagi-lagi ini memperlihatkan bagaimana masyarakat Indonesia itu adalah masyarakat kampung, dan karena itu mudik akan sangat susah dihilangkan. Jangan dilupakan, pengaruh dan penyampaian pesan merupakan bagian dari politik. Setidaktidaknya merupakan bagian terkecil dari politik. Karena itu, para pemudik akan melakukan pembelajaran politik melalui pesanpesan yang disampaikan. Mengajak tetangga, sanak-saudara untuk datang ke kota, merupakan bagian dari pengaruh itu karena semakin tahun semakin banyak orang udik yang datang ke kota mencari pekerjaan. Sejak dekade tujuh puluhan Orde Baru sudah mengatakan bahwa kehidupan kota itu tidaklah lebih baik dari desa. Tetapi pesan pemerintah ini selalu kalah. Sebagian disebabkan oleh fakta bahwa di desa tidak ada pekerjaan dan sarana yang disediakan, dan sebagian disebabkan oleh pesan-pesan yang disuarakan oleh para pemudik ini. Jadi, politik yang paling sederhana justru telah diperkenalkan oleh para pemudik ini untuk memengaruhi lingkungannya. Penulis, staf pengajar Sosiologi FISIP Universitas Udayana

POJOK Besok, Gubernur Koster teken prasasti pemberlakuan Perda Desa Adat. - Bukti ada komitmen kuat. *** Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, momentum teguhkan nilainilai Pancasila. - Perkuat persatuan. *** Puluhan ribu pemudik sudah tinggalkan Bali lewat Gilimanuk dan Padangbai. - Pergi untuk kembali.

Penulis, Deputi Direktur Center for Public Capacity Acceleration (C-PubliCA

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Senin Wage, 3 Juni 2019

7

TABANAN Anggaran Terbatas

Sosialisasi Pilkel akan Dilakukan di Kecamatan

Tabanan (Bali Post) -

Pelaksanaan pilkel 2019 serentak di Kabupaten Tabanan rencananya akan dilaksanakan pada pekan kedua November mendatang. Ada 98 desa yang akan menggelar kegiatan pemilihan tersebut. Namun ditengah banyaknya desa yang menggelar pilkel, anggaran yang digelontorkan hanya Rp 200 juta. Menurut data di DPMD Tabanan, Pilkel digelar hampir merata di tiap kecamatan seperti Kecamatan Tabanan ada 12 desa, Kecamatan Selemadeg Timur delapan

desa, Kecamatan Selemadeg enam desa, Kecamatan Selemadeg Barat tujuh desa, Kecamatan Pupuan enam desa, Kecamatan Kediri 13 desa, Kecamatan Baturiti sembilan desa, Kecamata Penebel 11 desa, Kecamatan Marga 12 desa dan Kecamatan Kerambitan 14 desa. DPMD Kabupaten Tabanan juga mengaku telah melakukan sejumlah persiapan sejak Februari lalu. Seperti menunjuk Penjabat (Pj) Perbekel di 98 desa, dan persiapan lainnya. Termasuk melakukan sosialisasi pada

17 Juni mendatang ke sepuluh kecamatan yang ada. “Jadwal pelaksanaan pilkel serentak sudah diajukan ke Asisten I Sekda Tabanan. Yang jelas akan dilangsungkan pada minggu kedua bulan November, dan pelantikannya pada Minggu ketiga bulan Desember,” kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Tabanan Wayan Carma, belum lama ini. Nanti saat disosialisasikan, katanya, juga akan

mengundang tiga orang perwakilan dari masingmasing desa, yakni panitia, perangkat desa, dan ketua Badan Perwakilan Desa (BPD). “Jadi ada perwakilan tiga orang tiap desa yang kami undang,” imbuhnya. Carma melanjutkan, untuk anggaran kurang lebih akan menyiapkan Rp 200 juta dan ditambah dengan dana BKK Desa masingmasing. Dan untuk pelaksanaannya, calon perbekel akan berjumlah minimal dua orang dan maksimal lima orang. Jika melebihi dari lima orang, tentunya akan dilaksanakan seleksi terlebih dahulu. “Jadi meski anggaran terbatas, syukurnya ada kegiatan yang bisa didanai oleh desa dari APBDes,” sebutnya. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Operasional perbankan bakal dibuka secara terbatas selama cuti bersama libur lebaran 2019. Pemerintah menetapkan libur nasional pada tanggal 30 Mei, 1 Juni serta 5-6 Juni 2019. Sedangkan tanggal 3, 4, dan 7 Juni ditetapkan cuti bersama. Salah satu pimpinan perbankan di Tabanan, Anditya Mahendra Krishna, belum lama ini mengatakan, bank yang dipimpinnya akan tetap beroperasional selama libur dan cuti bersama. Hanya transaksi yang dilayani terbatas dan hanya terpusat di kantor cabang saja.

‘’Layanan terbatas ini mulai diberlakukan sejak 30 Mei kemarin sampai 8 Juni 2019,’’ ucapnya. Diterangkannya, layanan terbatas tersebut dikhususkan untuk pembayaran uang pensiunan, payment poin polres, SIM, Samsat dan layanan lainnya semisal penebusan BBM. ‘’Khusus untuk pembayaran SIM dan Samsat, selain layanan di buka di kantor cabang, layanan tersebut juga buka untuk di kantor kas yang di polres dan kantor Samsat,’’ ujarnya. Sementara untuk transaksi nasabah di luar dari layanan terbatas, pihaknya menyarankan agar nasabah

bisa memanfaatkan layanan setor melalui layanan anjungan tunai mandiri (ATM), begitu juga untuk penarikan dana dalam jumlah terbatas bisa melalui ATM maupun transaksi keuangan online lainnya. Salah satunya, melalui mobile banking. Dan mengantisipasi lonjakan transaksi nasabah pada mesin ATM saat libur Lebaran, pihaknya memastikan kebutuhan dana nasabah akan tercukupi semua. ‘’Kami jamin kebutuhan dana masyarakat terpenuhi semua, apalagi kegiatan patroli kami untuk pemantauan kas di ATM tetap

berjalan, dan juga layanan terbatas ini merupakan hal yang biasa terjadi setiap tahun,’’ terangnya. Ditambahkan, antisipasi tersebut tidak saja menyangkut ketersediaan dana, termasuk juga kemungkinan adanya laporan dari nasabah apabila terjadi atau menemui kendala saat melakukan transaksi di mesin ATM maupun transaksi keuangan online lainnya. ‘’Kami sudah siapkan tim yang ditugaskan secara bergilir untuk menangani jika kemungkinan ada nasabah mengalami kendala dalam bertransaksi,’’ tegasnya. (kmb28)

Keterbatasan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan perbekel (pilkel) di 98 desa di Kabupaten Tabanan tahun 2019, membuat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) harus bisa merampingkan tahapan. Salah satunya kegiatan sosialisasi bulan Juni ini. Sebelumnya yang langsung ke desa yang akan menggelar pilkel, kini hanya sampai di tingkat kecamatan saja. Bali Post/dok

LAYANAN - Staf Disdukcapil Tabanan tetap memberikan layanan administrasi kependudukan meski hari libur.

Disdukcapil Tetap Layani Perekaman E-KTP dan Pencetakan KIA

Tabanan (Bali Post) Mempercepat pelayanan pengurusan administrasi kependudukan pada masyarakat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan tetap buka saat cuti bersama hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Hanya saja selama dua hari yakni Senin (3/6) dan Selasa (4/6) yang dilayani sebatas perekaman e-KTP, pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) dan legalisir. Kadisdukcapil Tabanan IGA Rai Dwipayana, Minggu (2/6) kemarin menyampaikan, selama cuti bersama pihaknya tetap memberikan pelayanan, tetapi waktu layanan mulai pukul 09.00 – 12.00 Wita. Agar staf tetap bisa menikmati hari libur, sistem pelayan dibuat sistem piket. ‘’Kami buat sistem piket dengan menyiapkan tujuh orang petugas. Selama cuti tersebut masing-masing staf hanya bertugas sekali,’’ ucapnya. Sementara untuk pelayanan administrasi kependudukan di kecamatan, kata Rai memang tidak dilakukan. Karena seluruh pelayanan difokuskan di dinas. Dibukanya layanan saat cuti bersama ini juga mengacu pada surat dari Dirjen Kepen-

dudukan dan Pencatatan Sipil perihal penyelesaian target kinerja penyelenggara administrasi kependudukan. Dikatakan pula pelayanan ini juga bertujuan sebagai antisipasi membeludaknya masyarakat dalam mengurus administrasi. Apalagi belakangan ini banyak masyarakat yang melakukan permohonan cetak KIA. ‘’Apalagi jelang penerimaan peserta didik baru, dikhawatirkan setelah cuti bersama antrean membeludak. Kami harapkan masyarakat memanfaatkan pelayanan yang diberikan, meski suasana cuti bersama,’’ tandasnya. Lanjut disampaikan Rai Dwipayana, terkait KIA ini merupakan instruksi dari Permendagri Nomor 2 tahun 2016. Dimana setiap anak dari mulai lahir hingga berusia 18 tahun wajib memiliki kartu identitas khusus untuk anak tersebut, sebelum kemudian beralih menjadi Kartu Tanda Penduduk (KTP) setelah dewasa. Hanya, katanya, tingginya permintaan KIA ternyata ribbon atau jenis tinta khusus untuk pencetakan KIA justru terbatas. Dari 15 ribbon yang tersedia kini tersisa 5-7 ribbon. ‘’Awalnya di Triwulan II dapat

ribbon untuk KIA 15, sekarang hanya sisa 5-7 ribbon,’’ ucapnya. permohonan KIA perhari sampai 20 orang, baik datang secara langsung ke D i s d u k c a p i l m a u p u n l ewat perbekel. ‘’Untuk KIA sudah kami layani sejak 2017. Permintaan lumayan banyak, sehari bisa sampai 20 orang,’’ terangnya. Terkait persediaan ribbon yang habis, rencananya akan mengusulkan di anggaran perubahan. Jika tidak bisa terpenuhi, kemungkinan akan mencari solusi ke provinsi dan pusat. ‘’Bisa saja kami pinjam ribbon ke kabupaten lain agar pelayanan masyarakat tidak tersendat,’’ ucapnya. Untuk pelayanan maksimal, Rai menambahkan, upaya memberikan pelayanan adminduk kepada masyarakat memang terus dilakukan dalam setiap kesempatan. Meski secara maksimal bahkan di hari libur pun layanan di kantor pusat tetap dibuka, serta sistem jemput bola baik ke sekolah, pasar dan daerah terpencil juga telah dilakukan. Layanan serupa juga akan dilakukan dalam setiap event atau kegiatan yang ada di Kabupaten Tabanan. (kmb28)

Bali Post/ist

DIAMANKAN - Petugas Satpol PP saat mengamankan Made Cutru yang dilaporkan oleh keluarganya karena mengamuk.

Ngamuk, Kakek 70 Tahun Diamankan Satpol PP

Tabanan (Bali Post) Made Cutru, kakek berusia 70 tahun, asal Desa Kuwum Kecamatan Marga, Tabanan, terpaksa diamankan petugas Satpol PP Kabupaten Tabanan, lantaran mengamuk di rumahnya, Minggu (2/6) kemarin. Selanjutnya, Cutru diserahkan ke Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut. Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba mengatakan, Cutru diamankan lantaran dilaporkan telah mengamuk di rumahnya. Perilakunya dikhawatirkan bisa meresahkan warga. “Di rumahnya ngamukngamuk. Tadi keluarganya lapor dan kami langsung dorong regu patroli pagi untuk mengamankan,” terangnya. Terkait pengawasan selama masa cuti bersama, kata Sarba, sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap menjalankan tugas sebagai petugas menjaga keamanan

dan ketertiban masyarakat. “Bagi kami tidak ada istilah cuti bersama. Harus siap bertugas walau pun ASN libur. Itu sudah tugas kami sebagai petugas keamanan,” ucap Sarba. Selain itu, untuk mengantisipasi adanya laporanlaporan dari masyarakat terkait kejadian seperti masalah keamanan dan ketertiban masyarakat. “Selama cuti bersama ini kebanyakan meningkatkan patroli, menghindari hal-hal yang tidak diinginkan apalagi kebanyakan kantor tutup,” terangnya. Untuk patrol, Satpol PP menyiagakan sebanyak 31 orang (satu peleton) dibagi tiga shift yakni pengamanan pagi, siang dan malam. “Kita utamakan pantau jalur mudik dari Dakdakan Kediri sampai Desa Selabih, Selemadeg Barat dan seputaran kota serta objek wisata,” ucapnya.

Tidak hanya itu, satu regu pemadam kebakaran juga di-standby-kan di pos pantau mudik Desa Selabih, bergabung dengan petugas kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan dan BPBD. “Untuk Damkar disiagakan di sana selama 18 hari, dan sudah mulai 3 hari yang lalu,” terangnya. Bahkan belum lama ini Satpol PP Tabanan juga telah mengeluarkan surat edaran ditujukan kepada kepala instansi, dinas dan lembaga yang tidak buka layanan selama libur panjang. Dalam surat edaran tersebut berisi tentang imbauan mengamankan kantor masing-masing serta mencabut alat-alat yang menggunakan listrik. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya kebakaran. “Ya, ini libur lumayan panjang. Takut lupa cabut listrik korsleting, bisa repot,” terangnya. (kmb28)

Cuti Bersama, Perbankan Buka Terbatas


BULELENG

8

Senin Wage, 3 Juni 2019

Ditinggal Petik Cengkeh Rumah Semipermanen Terbakar Bali Post/kmb38

BUKU TULIS – Ribuan buku tulis berhasil dihimpun dari pegelaran konser yang dilaksanakan di BPK Oi Buleleng di Puri Seni Sesana Budaya Singaraja, Sabtu (1/6) malam.

Ribuan Buku Tulis dari Konser buat Siswa Miskin

Singaraja (Bali Post) – Ribuan buku tulis berhasil dikumpulkan Badan Pengurus Kabupaten (BPK) Oi Buleleng, Minggu (2/6) kemarin. Donasi buku tulis ini dihimpun melalui pagelaran konser di Puri Seni Sesana Budaya Singaraja. Buku tulis yang terkumpul itu nantinya disumbangkan kepada siswa kurang mampu di Bali Utara. BPK Oi Buleleng telah melakukan aksi pengumpulan buku tulis ini selama empat tahun. Tahun ini, pengumpulannya berbeda, karena pengumpulan buku itu merupakan sumbangan dari masyarakat Buleleng melalui pagelaran konser. Setiap pengunjung yang menyaksikan penampilan Band Lokal Buleleng sebagai pengisi acara, membayar tiket masuk dengan menyerahan minimal satu buah buku tulis. Alhasil, dari kegiatan itu, ribuan buku tulis berhasil dikumpulkan. Band lokal Buleleng yang tampil di antaranya Kosong Satu, Ake Buleleng, Join Kopi, BNSP, dan band lain. Ketua BPK Oi Buleleng Ketut Mudana mengatakan, buku tulis yang terkumpul akan disalurkan kepada para siswa kurang mampu. Sebelum pembagian, pengurus dan anggota Oi Buleleng mendata, siapa saja siswa kurang mampu yang berhak mendapatkan bantuan buku tulis. Dewan Pembina BPK Oi Buleleng Gede Suyasa mengatakan, pengumpulan buku tulis ini merupakan komitmen dan partisipasi BPK Oi dengan pemerintah dalam mengatasi masalah sarana dan prasarana pendidikan di Bali Utara. Hal ini pun perlu dicontoh oleh komunitas atau organisasi kemasyarakatan lainnya di Buleleng. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Nasib kurang beruntung dialami keluarga dari Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada. Saat ditinggalkan bekerja memetik bunga cengkeh, rumah semipermanen milik Komang Sutama (40), warga Dusun Amertasari itu, ditemukan sudah terbakar. Kobaran api dengan cepat membakar atap dan dinding rumah yang berukuran 5 kali 7 meter persegi itu. Bahkan, seluruh perlengkapan rumah tangga dan barang berharga milik keluarga itu pun ludes dilalap si jago merah. Kebakaran tersebut hanya menyisakan puing-puing. Kapolsek Sukasada Kompol Nyoman Landung seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Minggu (2/6) kemarin, membenarkan ada kebakaran itu. Dikatakan, kebakaran terjadi, Sabtu (1/6) lalu sekitar 13.00 Wita. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong. Pemilik rumah dan keluarganya sejak pukul 08.00 Wita pergi bekerja memetik bunga cengkeh. Saat siang hari, tak sengaja salah satu kerabatnya, Wayan Budiada (34), menemukan ada kepulan asap di salah satu ruang kamar rumah korban. Beberapa saat kemudian, saksi terkejut. Sebab, api itu demikian cepat membakar barang-barang dan perlengkapan rumah korban lainnya. Hal itu karena

kobaran api sangat cepat merembet ke dinding kemudian atap. Api semakin besar hingga seisi rumah korban hanya tersisa puing-puing kebakaran. Api mati dengan sendirinya setelah semua benda di rumah korban itu jadi arang. “Waktu itu, saksi melihat kepulan api di kamar. Tidak beselang lama api bertambah besar. Tak sempat rumah itu disiram, api sangat cepat membesar,’’ katanya Pemilik rumah baru datang, malah setelah rumahnya luluh lantak menjadi arang. Setelah mendengarkan keterangan saksi yang diduga mengetahui kejadian itu, kata Landung, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting atau arus pendek listrik terjadi di dalam rumah itu. (kmb38)

Bali Post/ist

TERBAKAR - Rumah semipermanen milik Komang Sutama (40), warga Dusun Amertasari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada terbakar, Sabtu (1/6) lalu.

Lestarikan Budaya, Digulirkan Lomba Nyastra Bali DINAS Kebudayaan (Disbud) Buleleng menggulirkan Lomba Nyastra Bali di Puri Seni Sasana Budaya Singaraja, Jumat (31/5) lalu. Ada enam jenis yang dilombakan, namun beberapa kategori lomba minim peminat. Lomba Nyastra Bali itu tujuannya mengkaji, melestarikan dan mengembangkan potensi budaya Bahasa Bali di kalangan generasi muda di Buleleng. Dari enam jenis lomba, kelompok kategori lomba apa yang kurang mendapat apresiasi peserta?

Bali Post/kmb38

NYURAT LONTAR – Dinas Kebudyaaan (Disbud) menggulirkan Lomba Nyastra. Ada enam kategori lomba. Salah satunya adalah Nyurat Lontar yang minim peserta.

Lomba ini sebenarnya diikuti seluruh pelajar jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK di Buleleng. Sayangnya keseluruhan peserta hanya tercatat 46 orang saja. Peserta itu terbagi enam kategori lomba yaitu Masatua, Baca Berita Bali, Puisi, Macecimpedan, Nyurat, dan Lomba Pidarta Bahasa Bali. Kategori lomba yang pesertanya minim adalah Lomba Pidarta. Lomba jenis ini hanya diikuti tiga peserta. Selain itu, lomba Nyurat Lontar diikuti lima peserta, dan lomba Puisi Bahasa Bali yang hanya diikuti enam peserta. Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Buleleng Gede Komang mengatakan, meskipun ada kategori lomba yang pesertanya minim. Namun, hal itu tidak berpengaruh terhadap pelaksanaan Lomba Nyastra pada kesempatan pertama itu. Di balik lomba ini, pihaknya ingin menjalankan misi yang sangat luhur. Misi yang dimaksudkan adalah melestarikan Budaya

Bali. Agenda ini juga menjadi bahan evaluasi untuk menyiapkan program pengembangan Kebudayaan Bali di tahun mendatang. Lomba ini juga dipergunakan sebagai ajang evaluasi penerapan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali No. 80 Tahun 2018. “Justru itu karena kurang diminati, kami mendorong dan memotivasi generasi muda. Mudahmudahan pada kesempatan mendatang progres peserta bisa meningkat,” harapnya Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng itu menambahkan, target dari gelaran lomba tidak saja di lingkungan sekolah. Lomba juga menyasar masyarakat secara luas. Kegiatan ini diharapkan menjadi cikal-bakal berkembangan bahasa Bali di masyarakat. Koordinator Lomba Nyurat Lontar I Dewa Ketut Djareken mengaku prihatin minimnya peminat generasi muda

mengikuti lomba Nyurat Lontar. Situasi ini bebeda dengan pengamatannya selama ini. Minat anak-anak muda mengasah wawasan dan keterampilan nyurat lontar masih tinggi. Selain di sekolah masing-masing, pembinaan tentang kebudayaan Bali juga dibantu dengan keberadaan Penyuluh Bahasa Bali lewat pasraman di desa pakraman. Menurut Djareken, pemerintah daerah juga harus aktif berperan dalam upaya pelestarian budaya, melalui lomba-lomba, sehingga minat generasi muda semakin tinggi mewarisi kebudayaan Bali. “Sekarang tidak hanya di sekolah, tetapi bisa lewat pasraman melakukan pembinaan. Pemerintah juga harus memperbanyak lombalomba yang berkaitan nyastra Bali. Untuk menumbuhkan rasa dalam upaya pelestarian warisan leluhur ini perlu dilakukan sosialisasi yang efektif,” tegasnya. (mud)


Senin Wage, 3 Juni 2019

GIANYAR

9

Cuti Bersama Idul Fitri

Pelayanan Publik Tetap Buka Gianyar (Bali Post) –

Memasuki jadwal cuti bersama Idul Fitri, yakni pada tanggal 3, 4 dan 7 Juni 2019, masyarakat tidak perlu khawatir pelayanan publik terganggu. Pasalnya, Pemkab Gianyar tetap membuka sejumlah instansi pelayanan publik saat libur panjang tersebut. Hal ini diinstruksikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra agar proses pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat.

Bali Post/kmb35

PELAYANAN - Suasana pelayanan kepada masyarakat di Kantor DPMPTSP Gianyar, beberapa waktu lalu.

Instansi pelayanan publik tersebut di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) melalui UPT Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP), Dinas Satpol PP Damkar, PDAM, rumah sakit dan pusk-

esmas. Pelayanan publik saat libur bersama dibuka dari pukul 08.00 – 13.00 Wita dan akan kembali beroperasi secara penuh usai cuti bersama Idul Fitri. “Sesuai instruksi Bapak Bupati, selama cuti bersama, kami tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selanjutnya pada tanggal 5 dan 6 Juni, kami tutup karena merupakan tanggal merah,” kata Kepala DPMPTSP Kabupaten Gianyar Dewa Alit Mudiartha, Minggu (2/6) kemarin.

Dihubungi terpisah, Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan, penerapan kerja di hari libur ini merupakan salah satu komitmen Pemkab Gianyar dalam peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat. Penerapan tetap kerja saat cuti bersama bagi instansi pelayanan publik yang berhubungan langsung dengan masyarakat ini guna mengantisipasi agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak sampai tertunda. “Ini kan cukup lama liburnya,

hampir seminggu ditambah tanggal merah. Selama libur panjang ini, kami menginginkan pelayanan kepada masyarakat tetap buka, baik itu perizinan, kependudukan dan yang paling utama pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas,” tegasnya. Mahayastra berharap, masyarakat memanfaatkan pelayanan yang tetap buka pada cuti bersama ini. Para pegawai yang harus tetap bekerja pada saat hari libur ini diminta tidak merasa keberatan, karena hal ini merupakan bentuk pengabdian dan upaya Pemkab Gianyar untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. (kmb35)

Pameran di Oka Kartini Galery Tampilkan Ari Melompat dari Mobil Pelaku Lukisan Karya Anak-anak Desa Batuan Hindari Perampokan

Bali Post/kmb35

PELAKU - Dua pelaku kasus percobaan perampokan sedang jongkok di Mapolsek Ubud, Minggu (2/6) kemarin. Gianyar (Bali Post) Polisi mengamankan dua orang pelaku percobaan perampokan, Edy Suprayitno (32) dan Moh Saiful Rijal (22), Minggu (2/6) dini hari kemarin. Mereka diamankan saat hendak kabur di Pelabuhan Gilimanuk. Kedua pelaku melakukan percobaan perampokan terhadap korban Ni Ketut Ari Muliani, Sabtu (1/6) siang. Korban berusia 46 tahun ini berhasil selamat dengan cara melompat dari mobil yang dikendarai para pelaku. Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Nuryana membenarkan jajarannya mengamankan dua orang pelaku percobaan perampokan. Dikatakan, percobaan perampokan itu sebenarnya dilakukan oleh tiga orang. Kejadiannya, Sabtu siang sekitar pukul 12.30 Wita. Namun, korban baru melapor pada pukul 21.00 Wita. “Kami berhasil menangkap dua orang pelakunya dan sudah dibawa ke Mapolsek Ubud untuk pemeriksaan selanjutnya,” katanya. Usai menerima laporan korban, kata Nuryana, polisi yang dikomando Kanit Reskrim Polsek Ubud Iptu I Dewa Made Pramantara langsung bergerak. Alhasil, pada Minggu dini hari, Edy Suprayitno dan Moh. Saiful Rijal berhasil diamankan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Dua pelaku asal Jember, Jawa Timur ini lantas digiring ke Mapolsek Ubud. “Sementara pelaku lainnya yang berperan sebagai penunggu motor masih kami buru,” katanya. Menurut Nuryana, dua pelaku yang diamankan masih dalam pemeriksaan polisi. Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan Edy, di antaranya satu alat strum warna hitam, satu pisau lipat, satu kunci inggris, satu unit mobil Toyota Calya warna hitam DK 1794

OD beserta kunci dan STNK. “Barang bukti yang digunakan para pelaku juga sudah kami amankan,” tegasnya. Bersarkan informasi yang dihimpun Bali Post, korban Ni Ketut Ari Muliani dengan pelaku Edy Suprayitno sudah saling kenal. Sabtu siang sekitar pukul 12.30 Wita, Ari Muliani menerima telepon dari temannya, Edy yang tinggal sementara di Nusa Dua, Badung. Edy meminta tolong kepada Ari untuk menjadi penerjemah dalam proyek yang diterimanya dari seorang warga asing. Selanjutnya, Edy dan korban janjian untuk bertemu di Jalan Sweta, Ubud. Setelah bertemu, Edy mengajak korban masuk ke dalam mobil Toyota Calya DK 1794 OD untuk bersama-sama menuju tempat yang dikatakan akan bertemu dengan WNA itu. Kala itu, korban sempat menolak, namun Edy tetap memaksa dengan alasan tidak enak turun di depan lobi hotel dengan sepeda motor. Akhirnya, korban pun menyetujui ikut mobil tersebut dengan Edy. Dalam mobil ternyata ada dua teman Edy. Salah satunya turun untuk menunggu di tempat sepeda motor korban diparkir. Edy mengendarai mobil Toyota Calya warna silver itu, sedangkan korban duduk di bangku tengah dan rekan Rijal duduk di bangku belakang. Rencananya Edy bertemu dengan WNA itu di sebuah hotel di seputaran Jalan Sri Wedari, Ubud. Edy menelpon WNA itu, namun beberapa kali ditelepon ternyata tidak diangkat. Karena lama menunggu, akhirnya korban balik saja. Akhirnya, mereka kembali ke tempat sepeda motor korban diparkir. Begitu akan sampai di tempat sepeda motor itu, tiba-tiba Edy mempercepat laju mobil yang dikendarainya dan melewati tempat sepeda motor tersebut. Korban langsung terkejut dan meminta Edy untuk berhenti. Namun, Edy tetap tancap gas sembari membentak korban untuk diam. Saat itu korban juga merasakan pundak kanannya seperti disetrum oleh orang yang duduk di belakangnya. Lantaran merasa takut, ia memutuskan untuk melompat dari mobil tersebut. Korban melompat dari pintu kiri mobil dan langsung jatuh di aspal. Melihat Ari terjatuh, para pelaku tetap tancap gas. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lecet pada sekujur tubuhnya. Masyarakat sekitar yang melihat kejadian itu lantas memberikan pertolongan dan mengantar korban ke klinik terdekat. Nuryana menambahkan, guna mempertangungjawabkan perbuatannya, para pelaku terancam pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan/ancaman junto pasal 53 KUHP tentang percobaan melakukan tindak pidana. Berdasarkan pasal itu, pelaku terancam pidana penjara sembilan tahun. (kmb35)

PULUHAN anak-anak dari binaan Perkumpulan Pelukis Baturulangun Batuan berkesempatan mengikuti pameran sepanjang Juni 2019 ini di Oka Kartini Galery, Ubud. Karya lukis anak-anak sekolah dasar yang lama mendapat pembinaan ini banyak mengundang decak kagum para tamu undangan yang hadir dalam pembukaan pameran, Sabtu (1/6) malam. Pameran tersebut dibuka oleh Pande Wayan Suteja Neka (owner Museum Neka) dan Agung Rai (owner Agung Rai Museum of Art), A.A. Oka Kartini (owner Oka Kartini Galery) dan sejumlah seniman lainnya. Ketua Perkumpulan Pelukis Baturulangun Batuan Ketut Sadia mengatakan, pihaknya di Perkumpulan Pelukis Baturulangun Batuan sudah lama melakukan pembinaan bekerja sama dengan pemerintah desa dan sekolah dasar se-Desa Batuan. “Sekarang kami perkumpulan ini mengadakan pameran ini, di mana tujuan kami adalah melestarikan gaya lukis Batuan yang sudah kami warisi dari leluhur,” katanya. Sadia menambahkan, pameran yang mengambil lokasi di Oka Kartini Galery ini menampilkan 62 lukisan yang merupakan karya dari 30 orang pelukis. Ke-30 pelukis itu seluruhnya masih duduk di

bangku sekolah dasar, yakni dari kelas III hingga kelas VI SD. “Pameran ini juga untuk lebih memotivasi anakanak agar lebih giat melukis, dan memberi pengalaman bagaimana karya mereka ditampilkan dalam pameran,” jelasnya. Sadia mengaku merasa terpanggil untuk terus menjaga dan melestarikan seni lukis gaya Batuan yang selama ini sudah mendunia. Makanya, digelar pameran yang memberi kesempatan menampilkan karya lukis anak-anak. “Kami sebagai generasi muda terpanggil untuk melestarikan gaya lukis Batuan ini agar tetap eksis,” tegasnya. Owner Museum Neka Pande Wayan Suteja Neka mengatakan, pelukis yang tampil di pameran ini merupakan bibit untuk perkembangan master lukis di hari esok. Sementara master lukis yang sekarang sudah tiada adalah master di hari kemarin. “Pelukis yang karyanya sekarang dipamerkan ini adalah master lukis for tomorrow. Lukisan yang ditampilkan pada pameran ini banyak yang memberikan kedamaian,” katanya. A.A. Oka Kartini (owner Oka Kartini Galery) berharap, para seniman yang masih tergolong anak-anak ini ke depan dapat sukses dalam berkesenian. Diakui, saat ini pihaknya

PAMERAN - Suasana pembukaan pameran di Oka Kartini Galery, Ubud, Sabtu (1/6) malam. hanya bisa mendukung para seniman muda dalam berkesenian. “Saya harapkan mereka supaya sukses dan tidak kehilangan jejak. Semoga apa yang dicita-citakan semuanya berjalan lancar. Saya hanya bisa memberikan support,” ujarnya. Sementara itu, Agung Rai (owner Agung Rai Museum of Art) menilai adanya pameran anak-anak dari Desa Batuan ini sebagai ide baru. “Ini karya anak-anak yang masih lugu dan sudah dibina khusus di

Desa Batuan. Anak-anak muda ini sebagai penerus tidak boleh hilang, apalagi di tengah pengaruh IT khususnya media sosial,” katanya. Agung Rai mengaku sangat mengagumi para seniman di Desa Batuan yang sejak usia dini sudah terlibat dalam berkesenian, baik itu seni rupa, sastra, tari hingga karawitan. “Batuan itu memiliki identitas dan karakter khas yang terkenal di dunia. Bahkan, orang asing datang khusus ke Batuan,” katanya. (ad047)


JEMBRANA

10

Senin Wage, 3 Juni 2019

Bupati Artha Serahkan Bedah Rumah Bantuan BKAD

SEBANYAK enam unit bantuan bedah rumah yang dikelola Badan Kerja Sama Antar-Desa (BKAD) Kecamatan Melaya, Jumat (31/5) diresmikan sekaligus diserahkan Bupati Jembrana I Putu Artha yang ditandai dengan pemotongan pita dan penyerahan kunci kepada penerima manfaat. Peresmian tersebut dipusatkan di rumah penerima manfaat, I Putu Suartika, Banjar Puseh, Desa Tuwed Kecamatan Melaya. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian sembako kepada 30 orang KK miskin di Kecamatan Melaya. Hadir pula Ketua BKAD Kecamatan Melaya I Wayan

Ardana, pimpinan OPD, Camat Melaya Putu Gede Oka Santika, serta Perbekel seKecamatan Melaya. Ketua BKAD Melaya I Wayan Ardana mengatakan, bantuan bedah rumah yang diserahkan bersumber dari dana bansos SHU UPK tahun anggaran 2018. ‘’Tahun ini kita mampu memberikan bantuan bedah rumah kepada keluarga kurang mampu sebanyak 6 KK di 6 desa di antaranya, Desa Blimbingsari, Desa Ekasari, Desa Candikusuma, Desa Tuwed, Desa Tukadaya dan Desa Manistutu,’’ ujar Ardana. Ia juga menambahkan, program bedah rumah oleh

BEDAH RUMAH - Bupati Artha didampingi pejabat terkait dan Ketua BKAD Melaya membuka pintu bedah rumah yang dikelola Badan Kerja Sama Antar-Desa (BKAD) Kecamatan Melaya.

BKAD, mengalokasikan dana bansos sebesar Rp 203.440.000 dengan nilai per unit bedah rumahnya Rp 30 juta. ‘’Bantuan bedah rumah yang diserahkan, diberikan kepada KK miskin yang masuk dalam daftar buku merah. Pembangunan bedah rumah dilakukan dengan sistem swakelola dengan ditambah swadaya dari penerima manfaat sesuai dengan besaran rumah yang diinginkan,’’ imbuhnya. Sementara itu, Bupati Jembrana I Putu Artha sangat mengapresiasi dengan upaya yang dilakukan BKAD untuk memberikan perhatian kepada warga kurang mampu di Kecamatan Melaya. ‘’Kami sangat berterima kasih kepada BKAD. Melalui bansos SHU UPK telah berhasil menyisihkan pendapatannya untuk disalurkan kepada keluarga kurang mampu melalui bedah rumah,’’ kata Artha. Bupati Artha berharap ke depan bantuan bedah rumah BKAD bisa terus dilakukan dan ditingkatkan. ‘’Saya berharap bantuan bedah rumah ini bisa terus berlanjut dan bisa ditingkatkan lagi ke depannya. Bagi penerima manfaat, semoga bantuan berupa bedah rumah yang diberikan ini bisa meningkatkan ekonomi dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi penerima,’’ pungkasnya. (ad035)

Ratusan Pengemis ”Serbu” Pemudik

Dari Berpura-pura Cacat, Bawa Bayi hingga Ajak Banyak Anak Arus mudik lebaran mulai membludak sejak Sabtu (1/6) lalu. Kondisi ini dimanfaatkan ratusan pengemis baik dari daerah Karangasem dan Pulau Jawa. Dari informasi, Minggu (2/6) kemarin, para pengemis tersebut selain yang sering beraksi setiap hari di Gilimanuk juga ada yang musiman ketika terjadi antrean arus mudik lebaran. Modus para pengemis menarik perhatian pun beragam. Bahkan ada yang terpergok hendak melakukan tindakan pencurian memanfaatkan lengahnya pemudik. Pengemis ini sebenarnya sudah pernah ditertibkan oleh petugas. Hanya bukannya berkurang, pengemis justru semakin banyak. ‘’Sudah sempat dipulangkan oleh petugas tapi mereka malah tambah banyak,’’ kata Dewi salah seorang warga Gilimanuk. Banyak modus digunakan para pengemis tersebut untuk memancing pemudik timbul rasa iba. Ada yang dengan mengajak bayi berpanaspanasan, ada juga mengajak banyak anak kecil dengan menyebut anak-anak itu adalah anaknya. Ada pula yang menggunakan tongkat ketiak di depan pemudik serta berpura-pura berjalan tertatih-tatih di depan orang yang menjadi sasarannya, namun saat berjalan sendirian dia bisa berjalan dengan cepat tanpa tongkat. Mereka banyak beraksi di terminal cargo di Penginuman, Gilimanuk. Salah seorang pengemis yang memakai tongkat ketika diminta menunjukkan KTP-nya malah menunjukkan KTP milik perempuan bernama Ni Nyoman Srinadi. Padahal dia seorang lelaki. ‘’Nama saya Srinadi. Di Karangasem itu

kalau kawin nama istri otomatis berubah jadi nama seperti suami,’’ katanya sambil menunjukkan KTP seorang perempuan bernama Ni Nyoman Srinadi dari Dusun Munti Gunung, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem. Ketika ditanyakan apakah benar dia susah jalan dia menunjukkan bekas jahitan di paha. ‘’Saya pernah jatuh dan dipasang pen. Jadi jalan pakai tongkat. Istri saya juga tidak kuat angkat berat karena kejatuhan batako. Anak saya ada 9 orang. Semua sudah kawin. Jadi saya hidup dari meminta saja,’’ katanya. Dari mengemis, dalam sehari menurutnya dia mendapatkan Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu. Kadang juga Rp 45 ribu. Sementara itu dari pengamatan, seorang pengemis perempuan berusaha melihat-lihat sebuah mobil kosong dan ditinggal dalam kondisi kaca terbuka. Cukup lama perempuan dengan menjunjung tas plastik di kepalanya memperhatikan isi dalam mobil. ‘’Kami di sini sejak tiga hari. Tidur di depan toko. Ya biasanya ke

Gilimanuk sebulan sekali. Tapi karena orang mudik kami di sini sudah hampir seminggu,’’ kata seorang pengemis mengaku bernama Wayan Keri. Selain pengemis, pedagang asongan juga banyak yang berjualan di antara antrean pemudik. Sementara petugas yang mendapat informasi kalau ada pengemis yang makin banyak mengimbau kepada para pemudik untuk waspada dan berhati-hati jika meninggalkan kendaraan saat ke kamar kecil dan lainnya. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Di sisi lain dari pen gamatan antrean kendaraan roda empat memenuhi ganggang di Gilimanuk. Antrean juga mulai terjadi di terminal cargo Gilimanuk. Antrean truk dan bus juga terjadi dari depan Mesjid Gilimanuk. Minggu siang (2/6) antrean sepeda motor tampak lengang di luar namun di dalam pelabuhan cukup padat. ‘’Antrean sepeda motor penuh pada Sabtu malam. Jika siang agak lengang,’’ kata seorang anggota Polsek Gilimanuk. (kmb)

CEK ARUS MUDIK - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Condro Kirono, Minggu (2/6) kemarin melakukan pengecekan arus mudik Lebaran 2019 di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.

Kabaharkam Polri Cek Arus Mudik Lebaran 2019

Meski Terjadi Antrean Penyeberangan Relatif Lancar

Negara (Bali Post) Pelayanan angkutan penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk dinilai aman dan memadai. Indikasinya adalah lancarnya arus penyeberangan meskipun tetap terjadi antrean. Hanya saja kondisi cuaca akibat angin kencang membuat sedikit kekhawatiran. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Condro Kirono, Minggu (2/6) kemarin, saat melakukan pengecekan arus mudik lebaran 2019, di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Kabaharkam didampingi sejumlah pejabat Polda Bali, mulai dari Wakapolda Bali Brigjen I Wayan Sunartha, Dirlantas Polda Bali Kombespol A.A. Made Sudana dan Irwasda Polda Bali Brigjen

Wahyono, Kapolres Jembrana AKBP Budi P Saragih dan Kasatlantas Polres Jembrana AKP Yoga Widiatmoko serta beberapa pejabat lainnya. Usai melakukan pengecekan, Komjen Condro

Kirono menyatakan bahwa dalam kunjungannya saat ini, untuk Pelabuhan Gilimanuk masih terpantau ramai lancar. Dikatakan, meskipun ada antrean, namun pergerakan kendaraan ke kapal, sejauh ini masih lancar tidak ada kendala apapun. Dia mengaku sudah mencoba kapal penyeberangan terutama mengecek lagi kesiapan petugas terkait. Dari segi keamanan kapal, seperti fungsi pelampung dan fungsi alat keselamatan lainnya. Menurutnya, ada 56 kapal. “Tadi sudah dicek

semua,” ungkapnya. Condro menyebut, faktor cuaca memang yang membuat sedikit waswas. Karena ombak saat ini memang cukup besar, karena angin juga bertiup kencang. Untuk jarak tempuh juga normal sekitar 1 jam. Dikatakannya di daerah lain memang ada penurunan untuk penumpang pesawat. Seperti di Surabaya (Juanda). Rata-rata memang kapal menjadi pilihan dari masyarakat. “Harga tiket pesawat sekarang mahal dan ada penambahan biaya bagasi. (kmb)


Senin Wage, 3 Juni 2019

KARANGASEM

11

Dari Padangbai

15.764 Pemudik Tinggalkan Bali Amlapura (Bali Post) H -4 hari raya Idul Fitri warga Muslim mulai mudik ke kampung halaman melalui Pelabuhan Padangbai, Manggis, Karangasem. Pelabuhan Padangbai mulai dipadati pemudik. Tampak kendaraan roda dua mendominasi ruang di dek kapal. Kendati demikian, kondisi di pelabuhan masih terpantau ramai namun lancar. Jumlah pemudik terus saja datang bertambah. Warga di areal pelabuhan mulai penuh melakukan penyeberangan. Pemudik masih didominasi kendaraan roda dua.

MUDIK - Pemudik antre di Pelabuhan Padangbai, Manggis, Karangasem.

Bali Post/kmb41

Kendati pelabuhan mulai dipadati pemudik, akan tetapi belum sampai menimbelukan antrean panjang. Catatan data yang diterima PT ASDP Indonesia Ferry Padangbai, sejak tujuh hari sampai empat hari penjelang Lebaran, sudah ada sekitar 15.764 orang baik berjalan kaki, penumpang di dalam kendaraan. Jumlah sepeda motor mencapai 3.941 unit dan 998 mobil kecil 933 unit dan bus 65 unit sudah melakukan penyeberangan ke Lembar. Supervisi ASDP Sumadi mengatakan, sampai H-4 Lebaran sudah terjadi peningkatan terutama sepeda motor dan kendaraan roda empat. Sampai saat ini arus mudik masih terpantai ramai lancar. ‘’Mengantisipasi lonjakan penumpang kita siapkan 38 kapal yang siap dioperasikan. Juga lima kapal ekstra sebagai cadangan,’’ katanya. Sementara itu salah seorang warga, Fahrudin, mengatakan dirinya akan pulang ke kampung halaman di Kota Bima. ‘’Saya baru sampai di sini menunggu sekitar 25 menit. Saya memang sengaja lebih dulu mudik, biar tidak ketemu antrean lebih panjang,’’ jelasnya memberi alasan. (kmb41)

Pemkab Karangasem Ajak Warga Pererat Tali Persaudaraan Ucapkan Selamat Idul Fitri 1440 H dan Silaturahmi Antarumat Beragama

Ketua DPRD Karangasem Sumardi Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H

KETUA DPRD Karangasem I Nengah Sumardi mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijiriah. Bertepatan momen hari raya ini, Sumardi mengajak masyarakat untuk introspeksi diri, saling memaafkan serta lebih mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antarumat beragama. I Nengah Sumardi mengatakan, menjelang perayaan Idul Fitri ini tampak warga Muslim khususnya yang ada di Kabupaten Karangasem mulai disibukkan dengan berbagai persiapan menyambut perayaan Idul Fitri itu. Biasanya, tambah Sumardi, sudah dilakukan aktivitas

meramu ketan untuk diolah menjadi tape. Juga membuat jajan dan kue lainnya. Pada H-3 Lebaran ibu-ibu dan remaja putri mulai berkumpul. Mereka bersama-sama membuat jaja uli yakni kue ketan khas Bali yang berwarna putih. Selain itu juga jaja iwel atau kue ketan berwarna hitam. Saat membuat olahan jaja uli itulah ibu-ibu berkumpul secara bergiliran ngincuk atau menumbuk campuran ketan. Selain itu membuat parutan kelapa yang sudah dikukus. ‘’Sebagian besar kampung Muslim utamanya di pegunungan juga masih mengenal dan menjalankan tradisi nge-

I Nengah Sumardi

jot. Mereka mengunjungi dan memberi penganan kepada nyama Bali. Makanan yang dibawa seperti jajan dan buah. Tradisi ini masih sangat kuat melekat. Kebiasaan seperti itu sangat baik dalam usaha mempererat rasa manyama braya warga Muslim dengan umat Hindu di Karangasem,’’ ujarnya bangga. Tradisi khas itu hingga kini masih melekat di kalangan warga Muslim di sebagian besar kampung Muslim di Karangasem. Kekerabatan yang sangat guyub itu sangat diapresiasi Sumardi. Karena itu, kata Sumardi, pihaknya terus mendorong agar tradisi itu tetap dipertahankan dan dilestarikan. Alasannya, realitas itu menunjukkan betapa eratnya rasa persaudaraan antarsesama umat beragama di Karangasem. Dan terpenting tali silaturahmi antarsesama umat beragama itu terus dijaga dan dipererat. Itu penting agar senantiasa terciptanya kedamaian dan kehidupan harmonis di masyarakat. ‘’Momen perayaan Idul Fitri ini merupakan hari kemenangan bagi umat Islam setelah selama sebulan penuh berjuang menahan dan melawan hawa nafsu,’’ tambah Sumardi. Pihaknya mengajak masyarakat memanfaatkan momen Lebaran ini dengan sebaik baiknya untuk saling introspeksi diri, saling memaafkan atas segala kesalahan dan dosa, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. ‘’Kami atas nama pribadi, pimpinan dan anggota beserta staf dan jajaran DPRD Karangasem mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah bagi umat Islam, mohon maaf lahir dan batin,’’ kata Sumardi. (ad043)

BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri didampingi Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa mengucapkan selamat Idul Fitri 1440 H, 5 Mei 2019 kepada seluruh umat Muslim, khususnya warga Karangasem yang beragama Islam. Bupati perempuan pertama di kabupaten yang berjuluk ‘’Gumi Lahar’’ ini meminta ungkapan Minal Aidin Wal Faizin diimplementasikan dengan baik sebagai momentum saling memaafkan di hari yang suci itu. Apalagi seluruh bangsa Indonesia baru saja mengakhiri pemilu serentak 2019. ‘’Jadi sangat pas momen Idul Firti atau Lebaran ini sebagai ajang saling memaafkan. Apalagi kita baru saja selesai pemilu. Pasti ada perbedaan pilihan politik. Saatnya lupakan perbedaan itu. Mari kembali membangun dan mari rajut kembali persatuan dalam bingkai NKRI,’’ pinta Mas Sumatri mewakili seluruh jajaran Pemkab Karangasem. Mas Sumatri mengatakan, keberadaan warga Muslim di Karangasem sangat lekat dengan sejarah zaman kerajaan tempo dulu. Umat Islam pun sejak itu berkembang dengan baik. Hingga kini jumlahnya lebih dari 20 ribu jiwa. Komunitas muslim terbesar pertama berada di Kecamatan Karangasem. Warga Muslim tersebar di wilayah perkotaan termasuk juga di pegunungan. Warga Muslim yang tinggal di perkotaan ada di Kelurahan Karangasem. Mereka tinggal di 13 dusun/kampung yakni Kampung Telaga Mas (memiliki kepala dusun Muslim), Dusun Ujung Desa, Dusun Sekar Katon, Karang Tohpati, Karang Langkung, Bangras, Grembeng (atas dan bawah), Karang Ampel,

Jeruk Manis (dikenal dengan Jerman), Karang Tebu, Karang Bedil, Tiying Tali, Dangin Sema (komunitas Muslim terbesar setelah Dusun Kecicang Islam). Selain itu ada pula di Desa Tegallinggah, yang memiliki dua kampong Muslim yakni Karang Cermen dan Kampung Nyuling. Berikutnya di Kelurahan Subagan, terdapat di dua kampung yakni Kampung Karang Sokong dan Telaga Mas (bahkan kepala kampungnya Muslim). Sementara muslim di pegunungan terdapat di sebelah timur yakni di Kelurahan/Desa Bukit tersebar di dusun dusun/kampung yakni Bukit Tabuan, Kampung Anyar, Karang Sasak, Tibulaka Sasak, Tiying Jangkrik, dan Dangin Kebon. Selain itu di

Desa Tumbu juga ada, tepatnya di Dusun Ujung Pesisi, karena letaknya memang di ujung laut. Kampung Muslim terbesar kedua terdapat di Kecamatan Bebandem, yakni di Dusun Kecicang Islam (kampung Islam terbesar di Karangasem) yang terdapat di Banjar Kangin, Banjar Lebah Sari, dan Dusun Saren Jawa. Adapun kecamatan dengan komunitas muslim terbesar ketiga ada di Sidemen, yakni di Dusun Sinduwati yang mencakup Kampung Sindu, Buu dan Tegal. Selain ketiga kecamatan tadi, lanjutnya, Kecamatan Manggis sebagai tempat komunitas Muslim terbesar keempat, yang terdapat di Buitan, Padangbai, dan Pertamina Manggis. Di Buitan meski Muslim hanya

di bawah 50 KK, namun di sana sudah ada masjidnya. Di Padangbai ada pula masjid milik pelabuhan, dan kaum muslimnya pun umumnya adalah para pegawai kapal yang transit. Begitu pula di Pertamina Manggis, kaum muslimnya adalah para pekerja dan pemilik usaha kecil. ‘’Toleransi antarumat, khususnya Hindu dengan Muslim telah terjalin sejak zaman kerajaan di Karangasem. Bahkan muslim jadi bagian sejarah penting Kerajaan Karangasem. Karenanya kita sebagai penerus wajib menjaga toleransi ini, jangan sampai ada perpecahan akibat berbeda keyakinan. Selamat Idul Fitri 1440 H. Minal Aidin Wal Faidzin,’’ pungkas Bupati Mas Sumatri. (ad045)

Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa.


KLUNGKUNG

12

Senin Wage, 3 Juni 2019

Pemkab Dukung Penuh Langkah Pengurangan Sampah Plastik Semarapura (Bali Post) Sebagai upaya menekan penggunaan sampah plastik, Pemprov Bali telah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 97 Tahun 2018. Sebagai tindak lanjut terhadap pergub tersebut, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta akan segera menyiapkan peraturan bupati (perbup) guna mengurangi penggunaan bahan plastik di minimarket, supermarket dan pasar tradisional di Klungkung. Sebab, sampah plastik dapat berdampak buruk bagi lingkungan Selain itu, Bupati Suwirta juga terus mengedukasi warganya agar menghentikan penggunaan plastik, seperti berhenti menggunakan tas kresek sekali pakai ke pasar. Bahkan, pihaknya membagikan tas ramah lingkungan kepada warga saat masuk pasar umum Galiran. ‘’Mari masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Klungkung ikuti komitmen dan niat baik ini, jangan sampai lingkungan kita rusak karena bahan plastik,’’ ujar Bupati Suwirta usai membagikan 1.000 tas ramah lingkungan di Pasar Umum Galiran, belum lama ini. Pemkab Klungkung akan menindaklanjuti hal ini dengan mengajak para pelaku usaha di Klungkung untuk bersama-sama melakukan pengurangan sampah plastik. Di antaranya dengan cara menyumbangkan tas ramah lingkungan, atau kegiatan lainnya. Bupati Suwirta juga meminta kepada Kepala UPTD Pengelolaan Pasar I Komang Sugianta agar tetap mengawasi dan mengadakan sosialisasi mengenai pengurangan penggunaan tas

berbahan plastik di seluruh Pasar Umum. Para pedagang pasar dan pembeli juga harus menjaga kebersihan. ‘’Tas yang sudah dibagikan ini jangan ditaruh di rumah. Sedangkan saat ke pasar malah kembali menggunakan tas sekali pakai (tas kresek) untuk belanja,’’ kata Suwirta, kepada warga di Pasar Umum Galiran. General Manager PT Indonesia Power Unit Pembangkitan (UP) Bali IGAN Wardiana Yasa juga hadir dalam kesempatan itu. Menurutnya, PT Indonesia Power siap mendukung upaya-upaya yang dilakukan dalam melestarikan lingkungan, khususnya menekan penggunaan plastik. Komitmen itu juga ditunjukkan dengan mendukung program TOSS Klungkung, dimana hasil peletnya diambil langsung Indonesia Power. Penggunaan tas ramah lingkungan ini dilandasi atas kerja sama yang dilakukan antara Pemkab Klungkung dengan PT Indonesia Power dalam hal pengembangan TOSS yang ada kaitannya dengan pengurangan jumlah sampah plastik. (kmb31)

SOSOK Sensus Penduduk 2020

Badan Pusat Statistik (BPS) kembali akan melakukan sensus penduduk. Rencananya pelaksanaannya akan dilakukan pada tahun genap, yaitu tahun 2020. Masyarakat diminta berpartisipasi aktif dalam proses sensus penduduk tersebut, agar memperoleh data jumlah penduduk yang akurat. Demikian disampaikan Kepala BPS Klungkung A.A. Raka Suarningsih, belum lama ini. BPS Klungkung akan melakukan proses sensus dengan metode kombinasi untuk memperoleh akurasi data jumlah penduduk secara the facto maupun the jure. Metode kombinasi maksudnya adalah, metode sensus yang dilakukan dengan dua cara, yakni manual dan pemanfaatan teknologi. Untuk metode manual, BPS masih memanfaatkan metode wawancara menggunakan kertas atau disebut juga PAPI (Paper and Pencil Interviewing). Sementara metode yang memanfaatkan teknologi disebut sebagai CAPI (Computer Assisted Personal Interviewing). Dalam hal ini BPS akan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika. “Nanti proses input data, bisa melalui HP. Secara lengkapnya akan kami lakukan sosialisasi. Kami mohon partisipasi aktif, untuk bisa melakukan update data di KK. Nanti akan diberikan link, disebarkan ke desa-desa,” kata Suarningsih. BPS menyiapkan website atau portal yang memungkinkan penduduk bisa memasukkan datanya melalui portal tersebut. Penggunaan ini terutama menyasar pada kalangan yang sulit ditemui. Sedangkan penggunaan metode PAPI masih sangat dibutuhkan, lantaran tidak semua daerah di Indonesia dapat terakses jaringan internet. Cara-cara manual, sebagaimana yang dilakukan pada sensus sebelumnya, masih akan dilakukan. Terkait dengan agenda ini, pihaknya meminta dukungan dari berbagai pihak, khususnya masyarakat sebagai objek input data, guna menyukseskan Sensus Penduduk 2020 ini. Dengan sensus penduduk, akan diketahui jumlah penduduk secara keseluruhan, mengetahui pertumbuhan penduduk, persebaran dan kepadatan penduduk. Dengan data itu, akan memudahkan dalam mementukan kebijakan-kebijakan yang menyangkut harkat hidup orang banyak. (gik)

BAGIKAN TAS - Bupati Suwirta saat membagikan tas ramah lingkungan kepada warga untuk mendukung upaya pengurangan penggunaan plastik sesuai dengan Pergub Nomor 97 Tahun 2018.

Kecelakaan di Jembatan Tukad Unda

Polisi Sebut Akibat Sopir Mengantuk Semarapura (Bali Post) Kecelakaan fatal di atas jembatan Tukad Unda, Klungkung, cukup membuat heran pengguna jalan. Sebab, di atas jalan itu lajurnya cukup lebar dan satu arah serta dalam kondisi jalan sepi. Ternyata, setelah terlapornya diintrogasi polisi, Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Taufan Rezaldi, Minggu (2/6) kemarin, mengatakan terlapor rupanya saat itu mengemudi dalam kondisi mengantuk. Mobil yang dikendarai

pun kehilangan kendali dan menabrak motor yang ada di depannya. Pihak kepolisian dikatakan telah memproses kecelakaan nahas yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia itu. Hasilnya, pihak kepolisian berkesimpulan kecelakaan terjadi karena kelalaian terlapor. “Kasusnya sudah diproses. Pengemudi mobilnya langsung ditahan,” katanya. Kecelakaan terjadi pada lajur selatan, Sabtu dini hari,

MENGANTUK - TKP kecelakaan nahas, yang mengakibatkan korbannya meninggal. Polisi menyebutkan penyebab kecelakaan kendaraan yang hilang kendali karena sopir mengantuk.

di mana hanya dilewati pengguna jalan dari arah timur. Saat itu pengemudi mobil I Putu Artana Putra (39) asal Denpasar tiba-tiba hilang kendali terhadap mobilnya dan menabrak pengendara sepeda motor I Ketut Maras (43) asal Banjar Dinas Subagan, Desa Bungaya, Karangasem. Saat itu korban tidak sendirian, namun membonceng istri Ni Nyoman Mariani (43) dan anaknya, I Komang Mardika (5). Setelah diseruduk dari

belakang, pengendara sepeda motor DK 5988 SY ini langsung mengalami benturan keras. Maras hanya mengalami luka lecet pada lutut kirinya. Sedangkan istrinya, Mariani, mengalami luka terbuka di perut kanan, luka lecet dan lebam di perut kiri dan kaki kiri patah. Dia sempat dilarikan ke RSUD Klungkung. Namun, Mariani sudah dalam keadaan meninggal. Sementara anaknya, Mardika, hanya lebam. Namun, juga mengalami masalah

serius pada matanya. Akibat kecelakaan tersebut, mobil Daihatsu Sirion dengan nopol DK 1839 FM milik terlapor mengalami kerusakan cukup parah. Kerusakan terjadi pada kap mesin depan kiri penyok, lampu utama samping kiri pecah, kaca depan kiri pecah dan retak, fog lamp kiri pecah, bumper kiri pecah, selebor kiri penyok, pintu depan lecet. Demikian juga dengan sepeda motor juga ringsek. (kmb31)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Wage, 3 Juni 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA

Dibutuhkan 4 HK, 1 Satpam untuk Villa di Pererenan.Kirim CV ke WA.087860848057/085337744491

Dcr Photografer,Desain Grafis &Office Boy utk Kampus Harmoni CV:kampusharmoni2018@gmail.com

Dicari Sales min.tamatan SMU. Lamaran ke Jl.Veteran No85 Dps

B.BP.001.05.19.0001068

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan resto Pasti Brangkat Line WA 081375409869 & 087754689692 B.BP.004.05.19.0000941

Dcr Waitress pnmplan mnrik peng tdk diutmakan H.087860546060 B.BP.154.06.19.0000028

DIJUAL RUMAH

SERVICE

BIRO JASA

B.BP.001.05.19.0001047

B.BP.001.06.19.0000003

Travel bth Sopir umur max 30Th single Ph:4771576/08123803997 B.BP.004.05.19.0000982

MITSUBISHI

Expander Ultimate Silver 2017 081337884209,CitarumDD/4Rnon

B.BP.001.06.19.0000019

NISSAN

Nissan Grand Livina 1.5 SV/MT, 2012,Hitam,47rb KM,int standar Tgn 1,Pjk Hdp,Servis resmi rtn 082338664882

B.BP.004.06.19.0000024

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

Dijual Mobil Xenia R Sporty 2014 mulus tangan pertama hubungi : 087761758744 B.BP.004.06.19.0000026

RUPA-RUPA

Dijual Cepat Tanah 1000m2 Jl.Pantai Rening Baluk-Negara pagar tembok/PDAM/PLN 15.000 Watt, Telp: +62 811-1685-560

PROPERTY

Jual Tnh Kota Dps utk Rmh,Kntr Lok.Jl.Gn.Agung,H.081802040777

Djl Rmh Bagus SHM No.00151 LT 200m2/108m2 Desa Banyuatis Hub Ketut Juniarta 081337138280

B.BP.001.05.19.0001085

B.BP.001.05.19.0001048

Tnh 1Ha di Kristal Bay View Ns PenidaSHM,H30jt/A,081236296636 B.BP.001.06.19.0000007

PROPERTY

PROPERTY

DIJUAL TANAH

DIJUAL RUKO

26A Ss.Road Sminyk,Gatsu Brt 5,3A dkt Aston 085100867168

B.BP.004.06.19.0000031

DIJUAL MOBIL

Dijl Ruko Kertawijaya BlokA1/ Buluh Indah 26C DPS 085100867168 B.BP.004.06.19.0000030

DIJUAL RUMAH. SINGARAJA

B.BP.009.06.19.0000021

KEHILANGAN

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

LELANG DiLelang 1 Sepeda Motor Honda Mega Pro 2008. Sepeda Motor dapat dilihat & mengisi penawaran pada hari Selasa, 4 Juni 2019 jam 09.00 s/d. 15.00 di Jl.Hayam Wuruk No.310,Renon,Denpasar. Sepeda motor harus dibalik nama. B.BP.004.06.19.0000020

Hilang BPKB spm DK 8237 HQ th 2009 an.n I Ketut Sukanadi Br. Pacung Senganan Penebel Tbn

Bantu Lapor Pajak SPT Tahunan BulananSIUPNPWP 081338344155

B.BP.155.05.19.0001027

B.BP.001.05.19.0001020

BIRO JASA

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl


BANGLI

14

Senin Wage, 3 Juni 2019

PNS Keluhkan Pencairan THR Molor Sekda Pastikan Hari Ini

Bangli (Bali Post) – Kalangan PNS di Kabupaten Bangli mengeluhkan molornya pencairan tunjangan hari raya (THR). Hingga memasuki hari kedua bulan Juni kemarin, THR tak kunjung diterima para PNS. Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra saat dikonfirmasi tak menampik hal itu. Diakuinya hingga Minggu (2/6) kemarin THR untuk PNS di lingkungan Pemkab Bangli belum bisa dicairkan. Sesuai arahan pusat, pencairan THR semestinya sudah bisa dilakukan pada 24 Mei. Dijelaskan Giri Putra, sesuai PP 36 Tahun 2019, dasar pencairan THR harus berdasarkan peraturan daerah (perda). Namun kemudian terjadi perubahan. Pencairan THR bisa dilakukan hanya dengan peraturan bupati (perbup). Selanjutnya karena dalam pembuatan perbup harus melalui fasilitasi gubernur, perbup baru bisa diterima sekitar tanggal 27 Mei. “Setelah tanggal 27 itu, berdasarkan laporan dari teman-teman

di BKPAD, dan bendahara, posisi di perbankan ada kendala-kendala teknis, hari libur. Pertimbangan awal tanggal 31 tidak masuk. Tapi ternyata edaran Menpan tanggal 31 masuk seperti biasa. Saat itulah kita melakukan koordinasi dengan pihak perbankan,” jelasnya. Sebagaimana hasil koordinasi yang dilakukan pihaknya dengan pihak perbankan dalam hal ini BPD Cabang Bangli sebagai pemegang kasda, Giri

Putra memastikan THR akan masuk ke rekening para PNS di Bangli pada hari Senin (3/6) hari ini. “Berdasarkan koordinasi kami dengan pihak perbankan (BPD Cabang Bangli) dan setelah dikoordinasikan dengan tim IT BPD Pusat, hari Senin ini masih bisa dilakukan pencairannya,” ungkapnya. Untuk itu, pihaknya pun mengaku telah memerintahkan bendahara pengeluaran di masing-masing OPD untuk lembur memproses pembuatan SPPSPM (surat permintaan pembayaransurat perintah membayar) sebagai dasar pembuatan SPPD. SPPD inilah yang selanjutnya dijadikan dasar pencairan THR di bank. Dikatakan Giri Putra, THR yang akan dicairkan terdiri dari beberapa komponen yakni gaji pokok, tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan. Tanpa komponen TPP. Sebab untuk pencairan komponen TPP, Pemkab Bangli masih menunggu

perubahan peraturan gubernur (pergub). “Untuk sementara kami cairkan THR tanpa komponen TPP,” ujarnya. Giri Putra menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh PNS di Bangli terkait molornya pencairan THR. Selaku pimpinan dan bagian dari ASN, pihaknya mengaku tidak pernah ada maksud atau keinginan untuk menghambat pencairan THR. “Selaku Sekda pimpinan ASN kita sama-sama ingin mengharapkan THR keluar tepat waktu. Tapi karena ada kendala teknis, saya selaku pimpinan mohon maaf kepada temen-temen ASN. Tidak ada keinginan menghambat pencairan THR, karena saya juga ASN,” terangnya. Pihaknya juga mengharapkan ada kebijakan agar pegawai non-ASN di Bangli bisa menerima THR sehingga ada rasa keadilan dan kebersamaan di kalangan pegawai. (kmb40)

Ida Bagus Giri Putra

Bali Post/kmb40


OLAH RAGA

Senin Wage, 3 Juni 2019

15

Ruiz Tak Percaya Bisa Kalahkan Anthony Joshua

Nia dan Tio Loski

Sumbang Medali untuk Badung PORJAR Bali 2019 yang berlangsung di Denpasar sangat berkesan buat Ni Putu Kurnia Angraeni Tinaswasi dan I Kadek Tio Junarta Loski. Kakak beradik yang mewakili Kabupaten Badung ini berhasil meraih nilai tertinggi dalam pertandingan yang diikuti. Prestasi ini membuat keduanya bangga dan terharu. Berkat didikan sang pelatih, Putu Kurnia Angraeni Tinaswasi yang akrab dipanggil Nia Loski sukses m e nyab e t medali emas dan dinobatkan sebagai atlet terbaik putri pada Porjar Kabupaten Badung 2019 beberapa waktu lalu. D u o b e r saudara ini tidak tampil d a l a m satu cabang olahraga (cabor) di Porjar

New York –

Upaya Anthony Joshua melakukan debutnya di AS berakhir dengan kekalahan. Petinju asal Inggris yang memegang tiga gelar juara dunia kelas berat ini ditaklukkan lawan yang tidak diunggulkan Andy Ruiz di Madison Square Garden, New York, Minggu (2/6) kemarin. Ruiz merobohkan Joshua empat kali untuk mengambil gelar World Boxing Association, International Boxing Federation dan World Boxing Organization. Ruiz yang berusia 29 tahun terlibat dalam pertarungan sebagai underdog. Tetapi dia menang TKO di ronde ketujuh setelah wasit menghentikan pertarungan karena Joshua knockdown keempat kalinya. Ruiz menjatuhkan Joshua dua kali di ronde ketiga dan dua kali lebih banyak di ronde ketujuh. ‘’Aku masih tidak percaya. Aku masih mencubit diriku sendiri untuk melihat apakah ini nyata,’’ kata Ruiz. Joshua (22-1, 21 KO) memiliki tinggi besar dan berat 247 pound (112,4 kilogram), sedangkan Ruiz gemuk. Ruiz yang memenangkan empat pertarungan berturut-turut, tampak tanpa rasa takut dan siap. Sementara Joshua yang menghasilkan 21 KO dalam 22 kemenangannya tampaknya tidak pernah pulih dari knockdown pertama di awal yang ketiga. ‘’Riuz menang secara adil tetapi saya tahu etos kerja Anthony Joshua. Pejuang besar kembali dan meningkat,’’ kata promotor Joshua, Eddie Hearn. Ruiz (33-1, 22 KO) yang diremehkan karena fisiknya, tahu apa yang dipertaruh-

kan dan betapa beruntungnya dia mendapatkan kesempatan kedua dalam perebutan gelar juara dunia. Ia adalah pengganti terlambat untuk Jarrell Miller yang mengundurkan diri dari pertarungan dengan Joshua setelah gagal tiga tes narkoba pada April lalu. ‘’Semuanya mungkin. Lihat aku baru saja membuat sejarah,’’ tegas Ruiz. Kemenangan Ruiz dipuji oleh beberapa orang sebagai salah satu gangguan besar dalam sejarah kelas berat. Ia mengikuti Buster Douglas yang mengalahkan Mike Tyson pada tahun 1990 dan Leon Spinks menundukkan Muhammad Ali pada 1978. ‘’Kami kesal, persis apa yang saya katakan dari semua orang yang meragukan saya. Saya hanya membuktikan mereka salah,’’ sebutnya. Ruiz yang lahir di San Diego dan membawa paspor AS, menganggap dirinya orang Meksiko dan sekarang adalah juara kelas berat pertama keturunan Meksiko. ‘’Saya pikir Meksiko memiliki juara dalam setiap berat dan sekarang kami memiliki juara kelas berat. Saya sangat senang,’’ tambah Ruiz. (afp/kmb)

Mumbul dan BBB Juara Denpasar (Bali Post) – Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Mumbul dan Bebek Bengil Barak (BBB) tampil sebagai juara dalam kejuaraan usia dini memperebutkan piala bergilir Ketua PD XIV KB FKPPI Bali. Mumbul berjaya di kelompok umur (KU) 10 tahun, sedangkan BBB menjadi yang terbaik di KU 12 tahun. Pada pertandingan final yang berlangsung Sabtu (1/6), Putra Mumbul mengalahkan SSB Porba Batubulan dengan skor 1-0. Sementara Bebek Bengil Barak menundukkan Guntur Lenju 3-2 melalui adu tendangan penalti setelah sebelumnya bermain imbang 1-1. Kejuaraan digelar di Lapangan Korem 16/Wira Satya, Denpasar, sejak 30 Mei lalu. Putra Mumbul dibuntuti Porba A di tempat kedua, Bali United B dan MU Tiger di tempat keempat. Sementara Bebek Bengil Barak dibayangi

Guntur Lenju, Putra Buduk dan Bebek Bengil Putih di posisi keempat. Wakil Ketua Keluarga Besar (KB) FKPPI PD XIV Ustav Shasa menyatakan, jalannya pertandingan selalu diramaikan oleh masyarakat khususnya orangtua para pemain dari masing-masing klub SSB yang terlibat. Terlebih babak final melibatkan klub-klub SSB ternama di Bali yang sangat serius menangani dan mewadahi pemain sepak bola sejak usia dini. ‘’Para pemilik klub, pelatih dan orangtua pemain sangat menyadari bahwa untuk menciptakan atau mencetak pemain-pemain sepak bola tangguh dan hebat harus melalui wadah-wadah pelatihan yang dimulai dari usia dini,’’ ujar Ustav Shasa. Turnamen ditutup Ketua Umum PD XIV KB FKPPI Bali diwakili oleh Ustav Shasa. (kmb)

Denpasar (Bali Post) – Pengprov Pertina Bali mengadakan pelatihan wasit dan juri tinju di Denpasar beberapa hari lalu. Program ini bertujuan mendongkrak dan meningkatkan kualitas wasit dan juri tinju di kota dan kabupaten seluruh Bali. Pelatihan melibatkan 19 wasit dan juri dari semua Pengkot dan Pengkab Pertina di Pulau Dewata. Pelatihan diberikan oleh tiga penguji dari Pertina Bali yakni I Nyoman Sampun Asmara, A.A. Ngurah Sudarsana dan Deddy Turpin. ‘’Materinya menyangkut teknik dasar dalam memimpin pertandingan untuk wasit dan memberikan penilaian yang tepat bagi juri,’’ papar Ketua Harian Pertina Bali Harry Trimulia Putra. Menurutnya, pelatihan ini sangat baik buat wasit dan juri tinju di Bali dalam usaha menjadi perangkat pertandingan berkualitas serta berdampak terhadap jalannya pertarungan di atas ring. Semakin banyak wasit dan juri di Bali akan bermanfaat bagi kejuaraan yang digelar di kota dan kabupaten. Pengkot dan Pengkab Pertina tidak selalu bergantung pada wasit dan juri dari Pengprov Pertina Bali. Meski begitu, event di daerah atau di lapangan tetap harus dipantau oleh Pertina Bali.

Pria yang akrab disapa Harry Soto itu berharap lewat pelatihan ini akan memunculkan wasit dan juri yang objektif dalam memimpin pertandingan karena sudah paham aturan yang sebenarnya dalam memberikan penilaian. ‘’Wasit dan juri yang ikut pelatihan ini akan diberikan sertifikat pada kejuaraan tinju Piala Bupati Buleleng, 13-14 Juni mendatang. Sertifikat itu nantinya bisa digunakan sebagai perangkat pertandingan di Porprov Bali,’’ tambah Harry Putra. (kmb)

Pertina Perbanyak Wasit dan Juri Tinju

Bali. Tio Loski yang masih berstatus pelajar di SD 1 Kerobokan mengikuti cabor karate nomor kumite kelas 35 kg. Ia meraih juara kedua setelah menyisihkan banyak lawan di kelasnya. Sementara Nia menyabet medali emas, perak dan perunggu masing-masing di nomor jarak 30 meter, total jarak 30 meter dan campuran tim kelas standar bow cabor panahan. Atas prestasinya itu, Nia Loski tak lupa bersujud syukur dan menghaturkan banyak terima kasih kepada klubya, Mesagana Archery Club Badung, yang ber markas di Lapangan Purna Krida, Kerobokan. Dia juga minta dukungan agar mampu menjalani pertandingan terakhir hari ini dengan prestasi terbaik. Kakak dan adik asal Lingkungan Petingan, Kerobokan Kaja ini menyatakan prestasi yang diukirnya berkat dukungan semua pihak. ‘’Saya haturkan terima kasih pada Dojo Macan Gading,’’ tandas Tio Loski. Nia Loski yang kini duduk di kelas VIII SMP 1 Kuta Utara turut mengucapkan terima kasih kepada para pelatih serta Pemkab Badung yang memberikan bimbingan saat latihan dan kejuaraan. Keduanya berjanji terus berlatih keras, sehingga mampu menorehkan prestasi tertinggi untuk memberikan rasa bangga pada Kabupaten Badung lewat ajang karate dan panahan. (asa)

Pra-Musda PPM Bali

Putra Wijaya Kandidat Kuat Ketua PPM Bali Denpasar (Bali Post) Berpulangnya I Gusti Ngurah Agung Danil yang merupakan Ketua Umum Pengurus Daerah Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Bali dan seiring berakhirnya periode kepengurusannya, Jumat (31/5) lalu bertempat di YKP Denpasar digelar pra-Musda PPM Bali. Pra-musda dihadiri pengurus PPM Kabupaten seBali. Perwakilan pengurus menyepakati kandidat calon ketua PPM Bali terpilih Dr. Drs. I Made Gede Putra Wijaya, S.H., M.Si. Calon ini akan disahkan dalam Musyawarah Daerah XI PD PPM Bali yang rencananya diselenggarakan awal Juli mendatang. Ketua Harian PPM Provinsi Bali Made Derik Jaya mengatakan, pra-musda diselenggarakan berdasarkan hasil rapat internal pengurus. Pramusda ini berdasarkan amanat

AD/ART organisasi. Menurut Derik, pra-musda bertujuan mempersingkat waktu dan mematangkan para calon pengurus dan kesiapan pengurus sebelumnya dalam menyusun program kerja selama lima tahun ke depan. ‘’Program kerja tersebut tetap mengacu pada esensi anggaran dasar organisasi, yang dalam hal ini berpijak pada keutuhan NKRI,’’ katanya. Kandidat calon dalam pra-musda selanjutnya akan diajukan dalam musda dan apabila sudah disetujui maka tinggal disahkan. Dikatakannya, kriteria pencalonan dalam hal ini setidaknya pernah menjadi pengurus, pernah memimpin cabang serta persyaratan lainya sesuai aturan organisasi. Derik menyadari pembaruan pengurus menjadi hal penting dalam menjaga keberadaan organisasi. Pembaruan diharapkan

mampu menghadapi tantangan visi misi organisasi ke depan agar tetap mengacu pada ketentuan awal pembentukan organisasi. Terhadap calon kandidat dari orang partai, Derik menyatakan hal itu tidak menjadi persoalan sepanjang menjadi anggota PPM. ‘’Moto kami di sini adalah boleh di mana-mana saja asalkan tetap di PPM. Pada intinya di sini tidak ada membawa PPM pada politik praktis,’’ tegasnya. Sampai saat ini keanggotaan PPM di Bali jumlahnya menyamai jumlah veteran atau pejuang yang ada di Pulau Dewata. Jumlahnya mencapai lima ribuan. ‘’Para pengurus yang terpilih nanti memiliki peran yang ekstra dalam menjunjung tinggi spirit perjuangan para orangtuanya,’’ tandas Derik. (kmb16)

Bali Post/kmb16

PRA-MUSDA - Suasana pra-musda Pemuda Panca Marga (PPM) Bali pada Jumat lalu.

Bali Post/asa

I Kadek Tio Junarta Loski (kiri) Ni Putu Kurnia Angraeni Tinaswasi.

Senin, 3 Juni 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Dharma Santi Desa Talas Air (6) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Yudha Kanda (2) Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Yowana Magz Juara Speech & Guiding Contes SMAN 2 Tabanan Parameter Seputar Bali Terkini Lejel Home Shopping Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Dharma Wacana Karya Mamungkah Ngenteg Linggih Mendem Padagingan Tawur Balik Sumpah (1) Berita Siang Klip Bali Ocydia Home Shopping

14:05 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita 17:00 Wita 17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 20:30 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita

Klip Bali Yowana Live Yowana Bali: Jangan Takut Bersaing Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Taman Sari TK Dwi Jendra Taman Sari TK Sari Dewi Sansekerta Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Folk Song Diabemed Taksu Jero Mangku Pande Nyoman Mudita, Lestarikan Seni Lewat Ngayah Menari Topeng Seputar Bali Terkini Lila Cita Calonarang Br. Gemeh (1) Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali Channel Tourist TV


TOP IN VASI

SENIN wAGE, 3 JUNI 2019

balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Ajang Bali Tourism Awards

WONDERFUL The ONE Legian Dianugerahi BALI ’’Bali Leading Lifestyle Hotel 2019’’ SETELAH dua kali berhasil memboyong penghargaan Bali Tourism Awards, tahun ini The ONE Legian kembali meraih dan mempertahankan gelar sebagai Bali Leading Lifestyle Hotel pada acara gala dinner, Senin, 27 Mei 2019 oleh Indonesia Travel & Tourism Awards Foundation (ITTA) di The Trans Resort Bali, Seminyak. ITTA merupakan organisasi nonpemerintah yang didirikan pada tahun 2010, yang bertujuan untuk pertumbuhan dan perkembangan pariwisata Indonesia yang lebih baik. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kerja keras para pelaku indus-

tri pariwisata yang telah berupaya mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan. Hotel yang merupakan sister company dari Hotel Vila Lumbung ini sebelumnya telah melalui proses penjurian yang cukup ketat yaitu melalui empat langkah dimulai dengan screening awal diikuti oleh voting online sebesar (25%), penilaian Independent Board of Advisor (50%) dan penilaian akhir oleh Binus Business School sebagai penelitian (25%) sebelum pemenang diumumkan. Penghargaan ini langsung diberikan oleh President ITTA Foundation Mr. Benny Nainggolan dan diterima

BUDAYA

oleh Eka Pertama selaku General Manager The ONE Legian dalam Gala Award Night. ‘’Kami merasa bangga The ONE Legian untuk ketiga kalinya meraih Bali Leading Lifestyle Hotel. Ini akan menjadi hadiah istimewa di usia delapan tahun dan penyemangat seluruh pihak yang telah secara kontinu menjaga komitmen dari kualitas yang diberikan oleh The ONE Legian,’’ jelas Eka Pertama. Eka menambahkan bahwa ini juga akan menjadi PR penting bagi The ONE Legian agar selalu bisa melihat kesempatan, perubahan tren dan keinginan market sehingga selalu bisa berinovasi pada

PENDIDIKAN

$

KEUANGAN TAHUN ini BPR Kanti mengoptimalkan penyaluran kredit. Kinerjanya pada triwulan I 2019 berjalan sesuai progress. Prinsip kehati– hatian dan prudent tetap dilakukan ketat dalam penyaluran kredit. Ini terbukti dari rasio NPL yang terjaga dan aset per Mei 2019 tumbuh 9 persen. Direktur PT BPR Sukawati Pancakanti I Made Arya Amitaba mengatakan, per Mei aset BPR Kanti mencapai Rp 340 miliar. Sedangkan tahun 2018 total aset Rp 373 miliar. Dengan demikian aset BPR Kanti tumbuh 9 persen. Penyal-

produk dan pelayanan. The ONE Legian Hotel memiliki 301 kamar dengan desain modern minimalis yang memberikan kenyamanan luar biasa bagi para tamu. Terletak di lokasi yang fantastis di jantung area Legian, The ONE Legian dilengkapi dengan fasilitas lengkap seperti kolam renang, restoran, spa dan gym. Hotel bintang 4 ini adalah pilihan yang sempurna untuk para wisatawan yang mencari pengalaman Bali yang menyenangkan dan tak terlupakan. Kunjungi website-nya di www.theonelegian.com untuk informasi terkini mengenai promosi dan penawaran khusus dari The ONE Legian. (ad041)

SOP Penyaluran Kredit BPR Kanti Tak Boleh Ditawar-tawar

uran kredit juga tumbuh 7 persen dengan total penyaluran Rp 299 miliar per Mei 2019. Sedangkan sepanjang tahun 2018 total penyaluran kredit BPR Kanti Rp 320 miliar. BPR Kanti melakukan analisis kredit sesuai SOP yang dibuat. ‘’Semua tahapan pencairan kredit harus dilaksanakan. Kenapa demikian? Sebab, walaupun sudah 100 persen menjalankan SOP, kredit tersebut tetap saja berpotensi macet atau yang lainnya. Apalagi jika tidak memenuhi SOP. SOP itu tidak boleh ditawar–tawar. Tidak ada kredit komando, tidak ada

SENIMAN

kredit yang referensi dan sebagainya. Harus dilakukan secara prudent,’’ tegasnya saat buka puasa bersama, belum lama ini. Diakui, kondisi perbankan di Bali agak berat dua tahun terakhir. NPL BPR Kanti di atas 5 persen. Namun kondisi ini dialami hampir semua BPR di Bali. NPL kredit ini merupakan NPL warisan yang telah dicairkan 2-3 tahun sebelumnya. ‘’Namun untuk proses kredit yang dalam dua tahun terakhir ini, itu sudah benar– benar dilakukan analisis yang memadai, tidak terpengaruh lagi dengan sektor properti.

Sehingga NPL kredit yang ada sekarang ini merupakan NPL warisan dalam 2–3 tahun lalu,’’ ujarnya. Dengan analisis kredit yang dilakukan dua tahun belakangan, ia optimis ke depan NPL BPR Kanti akan lebih baik dan kualitas kredit setelah 2-3 tahun lalu juga akan lebih baik. Selain itu, BPR Kanti juga meningkatkan penyaluran kredit dengan penambahan SDM untuk marketing kredit. Tahun 2018 saja, pertumbuhan SDM BPR Kanti mencapai 20 persen. Dari 20 persen itu, 90 persennya merupakan bagian marketing. (may)

KULINER KESEHATAN TOP IN VASI CASING tak hanya melindungi, tetapi sekaligus mempercantik handphone (HP). Salah satu warga Bali yang menjual casing HP adalah Ni Luh Putu Sri Deviyanti (28), owner 21 Case. Ia sempat putus asa karena tidak diterima jadi karyawan. Ia pun memutuskan menjadi pengusaha. Pilihannya menjadi pengusaha ternyata tepat. Di usianya yang masih muda, ia telah mampu membangun bisnis dan membuka toko di beberapa mall di Bali. Devi, panggilan akrabnya, seorang lulusan D-3 Kebidanan. Ia sempat melamar pekerjaan ke perusahaan dan instansi kesehatan. Namun tidak diterima. Akhirnya ia mencari pekerjaan di luar bidangnya yaitu sebagai sales mobil. ‘’Saya putuskan jualan, ternyata laku,’’ ungkapnya, belum lama ini. Dari sales mobil ia belajar banyak tentang cara memasarkan produk. Ia kemudian berhenti di sana dengan alasan akan membuka usaha. Devi mulai membangun bisnisnya tahun 2016. Ia menyampaikan kegundahan hatinya pada teman– temannya yang notabene semua pengusaha. ‘’Waktu saya pergi ke Malaysia dia-

Melindungi dan Mempercantik HP

WONDERFUL BALI

BUDAYA Ni Luh Putu Sri Deviyanti (tengah)

jak teman, saya lihat banPENDIDIKAN yak barang yang bagus dan

kualitasnya bagus. Harganya pun jauh lebih murah dibandingkan di Indonesia,’’ tuturnya. Ia pun melihat casing HP yang dijual cukup bagus, harganya juga jauh lebih murah. ‘’Coba–coba beli sedikit, ternyata peminatnya banyak, akhirnya jualan casing HP,’’ tuturnya. Menurut Devi, penjual khusus casing masih terbilang langka di Bali. Casing tidak hanya untuk melindungi HP tapi juga mempercantik tampilan HP. Pada awal memulai,

SENIMAN

Arya Amitaba (kanan) ketika menerima penghargaan dari HC Award.

Bali Post/may

Waroeng Artis Suguhkan KULINER Masakan Nusantara

WARUNG makan makin menjamur belakangan ini. Namun, ada warung yang menjadi selera artis dan turis di Bali. Namanya Waroeng Artis. Warung makan milik I Gusti Ngurah Anom atau yang akrab disapa Ajik Krisna ini letaknya sangat strategis. Berloka-

si di Jalan Sempati, TubanKuta, dekat dengan Bandara Ngurah Rai. Berbagai masakah Nusantara tersedia di sana. Di antaranya ayam betutu asli Gilimanuk, Dungki grilled seafood, burung dara terang bulan khas Yogyakarta, Bakso gerobak khas Bandung,

sate bawah pohon, soto ayam dan soto ceker. Berbagai aneka cozy juice dan dessert juga tersedia untuk memenuhi selera para pengunjung. Meskipun menu yang disediakan selera artis, namun harganya sangat ekonomis. Waroeng Artis juga menyediakan menu dalam bentuk paket yang tentunya lebih murah. Para pengunjung juga disuguhkan dengan suasana pemandangan garden

KESEHATAN

TOP IN VASI WONDERFUL BALI

yang luas dan disediakan pula tempat bermain bagi anakanak. Spot-spot untuk berswa foto (selfie) juga disediakan di berbagai sudut. Bahkan, luas bangunan satu hektar ini, hampir setengahnya dijadikan area parkir para pengunjung. Manajer Operasional Krisna Holding Company Ayu Saraswati mengatakan, dinamakan Waroeng Artis karena warung ini sering dikunjungi artis nasional untuk menyantap makanan khas Nusantara. Waroeng Artis telah berdiri sejak enam bulan lalu, namun direnovasi kembali yang disesuikan dengan kebutuhan dan kenyamanan para pengunjung. Waroeng Artis juga bisa dijadikan tempat wedding party, merayakan hari ulang tahun, gathering dan meeting dengan berbagai fasilitas dan harga terjangkau. Manager Waroeng Artis Made Agung Kawijaya mengatakan tidak hanya artis nasional, para wisatawan mancanegara juga sering datang untuk menikmati sajian menu Waroeng Artis, terutama menu masakan Bali. (win)

Salah satu menu Waroeng Artis.

Bali Post/may

pemasaran dilakukan secara online dan offline dengan membuka toko di salah satu mall di Denpasar. Ia sengaja berjualan di mall, karena segmen market lebih cocok untuk pengunjung mall. Ia pun membuka beberapa toko di beberapa mall. Per hari ia bisa menjual 50 – 100 pcs casing. Casing menjadi pilihan barang yang dijualnya lantaran tak banyak pengusaha yang fokus menjual casing. Ia menjamin kualitas casing dan desainnya lebih bagus dan tidak mudah ditemui, karena ia mengimpornya langsung dari Cina. (may)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook