terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
16 HALAMAN
NOMOR 107 TAHUN KE 72
Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Pengemban Pengamal Pancasila
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Belasan Geng Motor Diamankan
Cagar Budaya
Lereng Gunung Batur Terbakar
Patroli gabungan Polresta Denpasar melakukan perburuan geng motor. Kegiatan ini merupakan buntut dari meninggalnya anggota Polda Bali saat mengejar pelaku balapan liar di Jalan Gatot Subroto Barat, Kuta Utara.
Gianyar memiliki banyak situs purbakala. Pemkab pun berupaya menjaga warisan tersebut dengan menetapkan situs purbakala sebagai warisan cagar budaya
Kebakaran kembali terjadi di lereng Gunung Batur, Kintamani, Minggu (1/12) kemarin. Lokasi kebakaran berjarak sekitar 500 meter dari Pura Pasar Agung. Titik api sulit dijangkau mobil damkar.
GIANYAR | HAL. 9
DENPASAR | HAL. 2
BANGLI | HAL. 14
Wali Kota Denpasar dan Wali Kota Mossel Bay Tanda Tangani MoU ’’Sister City’’
AFRIKA SELATAN – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wali Kota Mossel Bay Alderman Harry Levendal, di Diaz Hotel Mossel Bay, Afrika Selatan, Rabu (27/11).
yang dapat dihadiri (shared calendars), membentuk cobranding, forum bisnis, dan promosi melalui media sosial dan situs web/co-advertising, kerja sama pariwisata, dan pembentukan line of communication antara kedua kota. Dalam rangkaian acara penandatanganan tersebut juga dilaksanakan peresmian Ruang Pertemuan ‘’Denpasar’’ di Kantor Municipality Mossel Bay, peninjauan pohon kerja sama Mossel Bay–Denpasar yang ditanam pada bulan Februari 2019, dan peninjauan lokasi nama jalan ‘’Denpasar’’ di salah satu ruas jalan di Mosselbay yang akan diresmikan tahun 2020, di mana Wali Kota Denpasar akan menganugerahkan patung di salah satu sudut jalan tersebut. Mengawali rangkaian acara penandatanganan, Konsul Jenderal RI di Cape Town Krishna Adi Poetranto menyatakan bahwa lingkup MoU Kerja Sama Sister City adalah peningkatan kerja sama di bidang budaya, pariwisata, ekonomi kreatif dan peningkatan kapasitas bagi para pelaku pada bidang-bidang tersebut, sehingga dapat saling memberikan kemanfaatan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kedua kota. Dalam kesempatan terse-
but, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra meyakini bahwa kerja sama sister city akan membuka akses pasar baru di berbagai sektor. Selain itu, dari kerja sama ini juga dapat meningkatkan kemitraan khususnya bagi para pelaku UMKM yang akan memberikan kontribusi besar bagi ekonomi kedua kota. Selain itu, sesuai dengan yang tertuang dalam poin kerja sama diharapkan mampu mengidentifikasi kegiatan festival yang dapat dihadiri (shared calendars), membentuk co-branding, forum bisnis, dan promosi melalui media sosial dan situs web/ co-advertising, kerja sama pariwisata, dan pembentukan line of communication antara kedua kota. ‘’Kami berharap kerja s a m a i n i dapat menjadi ajang tukar inovasi serta ide kreatif dalam upaya saling menguatkan dan menggali potensi kedua kota di berbagai sektor, baik seni budaya, kearifan lokal, pariwisata, ekonomi, pelayanan publik dan pembangunan. Sehinga upaya untuk memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat dapat tercipta secara berkrelanjutan,’’ ujar Rai Mantra. Hal. 15 Langkah Pembuka
Bintang Puspayoga
SEA Games
Bali Bisa Menjadi Pionir Pola Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Dwi Cindy Desyana (kanan)
Cindy Raih Emas Clark – Atlet Dancesport Dwi Cindy Desyana menyumbang emas kedua bagi kontingen Indonesia setelah menenangi nomor break dance putri di Clark, Minggu (1/12) kemarin. Dalam pertandingan cabang olahraga dancesport yang digelar di Royce Hotel, Clarck, Filipina itu, Cindy tampil memukau. Ia mengalahkan atlet tuan rumah Debbie Mahinay dengan skor 3-2 yang tampil dengan banyak dukungan dari penonton di partai final hari itu. Dancesport sejatinya masuk SEA Games 2019 lantaran menjadi olahraga di mana Filipina sangat kuat. Terbukti, Filipina sudah mendulang 5 emas dari cabang itu. Medali emas yang direbut Dwi Cindy adalah yang kedua bagi kontingen Indonesia setelah tim polo air, namun Dwi Cindy atlet pertama yang membuat lagu ‘’Indonesia Raya’’ berkumandang untuk SEA Games 2019 di Filipina. Karena secara resmi, medali emas tim beregu putra polo air baru diserahkan sore ini. Indonesia mengirim 10 atlet pada cabang dancesport. Mereka adalah Titanno Dahono, Albert Yuwono, I Gusti Aditya Surya, Jericho Sampurna, Hanafi, Ratu Nurchoiriah, Tania Tungka, Putu Anandar, Ruci Anggraini, Dwi Cindy Desyana. (ant)
Harian Bisnis Bali Event Pariwisata Perlu Diperbanyak
www.bisnisbali.com
SEBAGAI wujud keseriusan Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kota Mossel dalam menjalin kerja sama Kota Kembar (Sister City) secara resmi ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama Sister City antara kedua kota. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan langsung Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Wali Kota Mossel Bay Alderman Harry Levendal, di Diaz Hotel Mossel Bay, Afrika Selatan, Rabu (27/11). Sebelum ditandatangani MoU ini, telah melalui berbagai tahapan mulai penjajakan kerja sama hingga Letter of Intens (LoI). Penandatanganan MoU Kerja Sama Sister City Kota Denpasar dan Kota Mossel Bay juga disaksikan oleh Minister of Agriculture Western Cape Hon. Dr. Ivan Meyer, Duta Besar RI untuk Republik Afrika Selatan Salman Al Farisi dan Konsul Jenderal RI di Cape Town Krishna Adi Poetranto. Kota Denpasar dan Kota Mossel Bay juga menyepakati Plan of Action untuk membentuk Joint Working Group atau Pokja Bersama yang akan melakukan identifikasi tugas Pokja, kontribusi pendanaan kegiatan dari kedua kota, identifikasi kegiatan festival
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) menargetkan sektor pariwisata menjadi penghasil devisa terbesar bagi negara. Apa yang harus dilakukan?
Harian DENPOST Ciptakan Mesin Sortir Telur Dalang yang juga ’’ilmuwan kampung’’ Pande Ketut Bangbang Liawan menciptakan karya terbaru berupa mesin untuk memilah atau menyortir telur. www.denpostnews.com
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bali sudah sangat sigap ditangani. Demikian pula para pelakunya sudah dijatuhi sanksi oleh aparat terkait sesuai dengan bobot kesalahannya. Atas fakta itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati pun berharap Bali bisa menjadi pionir terkait pola-pola pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak untuk dapat diberlakukan di seluruh Indonesia.
B
intang P u s payoga m e n gaku sering ‘’melow’’ bila membicarakan perempuan dan anak. Ia bahkan mengaku tidak mempunyai kekuatan untuk tidak menunjukkan kelemahannya ini. Apalagi melihat masih banyaknya kasus kekerasan perempuan dan anak yang terjadi di Indonesia. Terutama di wilayah timur, saat ia pertama kali melakukan kunjungan kerja ke NTT. Menurut Bintang, setiap harinya ia tidak pernah tidak menerima aduan terkait kekerasan perempuan dan anak. Hal yang membuat miris adalah pelaku kekerasan itu merupakan orang terdekat bahkan orang yang harusnya dihormati. Di wilayah timur, kasus-kasus kekerasan tersebut justru hanya diselesaikan dengan adat dan tidak sampai dibawa ke ranah hukum. ‘’Kita tentu berharap pelaku ditindak secara hukum tanpa ada negosiasi untuk memberikan efek jera,’’ tegasnya, Sabtu (30/11). Beda dengan di Bali, kasus-kasus kekerasan terha-
dap perempuan dan anak sudah sangat sigap ditangani. Demikian pula pelaku sudah dijatuhi sanksi oleh aparat terkait. ‘’Mudah-mudahan Bali bisa menjadi pilot project penurunan kekerasan perempuan dan anak, serta pemberdayaan perempuan di segala lini,’’ imbuhnya. Bintang berharap Bali bisa menjadi pionir terkait pola-pola pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang dapat diberlakukan di seluruh Indonesia. Peran PKK, Bhayangkari, Dharma Pertiwi, dan organisasi kewanitaan lainnya sangat diharapkan untuk bisa bersinergi dengan Kementerian PPPA. Tidak hanya melakukan tindakan kuratif, tetapi juga preventif dalam mengantisipasi kasuskasus kekerasan perempuan dan anak. Dikatakan, ada lima program prioritas Presiden yang ditugaskan kepada Kementerian PPPA. ‘’Program pertama adalah pemberdayaan perempuan di bidang kewirausahaan. Kalau saya sendiri, tidak akan mungkin bisa melakukan tanpa bergandengan tangan dengan pemda, kementerian/ lembaga terkait, dan BUMN,’’ ucapnya. Saat ini, lanjut Bintang, sudah ada 5,78 juta perempuan yang diberdayakan lewat kerja sama BUMN dalam program Mekaar dari PT Permodalan Nasional Madani. Ada pendampingan 36.000 anak yang mayoritas siswa SMA, di mana mereka sudah digaji dengan standar BUMN. Hal. 15 Bidang Usaha
Jangan Tinggalkan Ranah ’’Domestik’’
RANAH domestik telah menjadi tugas hakiki seorang perempuan. Sekalipun perempuan juga dibekali talenta lebih untuk merambah ke ranah publik, tetapi sejauh mana pun karier yang sudah dicapai, perempuan jangan sampai meninggalkan tugas utamanya membuat keluarga kukuh dan kokoh sesuai 10 program pokok PKK. ‘’Ibu-ibu jangan sekali-sekali pernah meninggalkan ranah domestik,’’ begitu pesan Ketua TP PKK Provinsi Bali Ni Putu Putri Suastini Koster dalam acara Temu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI di Wantilan Gedung Pers Bali K. Nadha, Denpasar, Sabtu (30/11). Menurut perempuan yang akrab disapa Bunda Putri ini, segala bentuk penanaman nilai selalu dimulai dari rumah tangga atau keluarga terkecil. Mulai dari penghayatan dan pengamalan Pancasila hingga perencanaan hidup sehat. Semua itu dilakukan oleh ibu rumah tangga, sehingga jangan pernah berkecil hati menyebut diri sebagai ibu rumah tangga. ‘’Di luar itu (sebagai ibu rumah tangga), tambahan saja. Begitu kita sudah bisa mengemong keluarga kita kukuh, kokoh menjadi keluarga harapan bangsa, niscaya akan terbentuk keluarga sehat, bahagia, sejahtera, yang memperkuat, memperkokoh untuk tetap utuhnya NKRI,’’ paparnya. Hal. 15 Mengasuh Anak
Senin Umanis, 2 Desember 2019
Peringati Hari Anak Internasional dan AIDS Sedunia
Yayasan LAB Kampanyekan Stop Kekerasan pada Anak
Bali Post/kmb24
KAMPANYE - Kegiatan kampanye Stop Kekerasan pada Anak yang diselenggarakan Yayasan Lentera Anak Bali bekerja sama dengan WHDI Bali, LBH APIK, PDSKJI Bali dan Duta Orchid, Minggu (1/12) kemarin. Denpasar (Bali Post) Memperingati Hari Anak Internasional sekaligus Hari AIDS Sedunia, Yayasan Lentera Anak Bali (LAB) menggelar kampanye “Stop Kekerasan pada Anak” dengan tema “Anak Bukanlah Objek Kekerasan Orangtua”. Acara yang bekerja sama dengan WHDI Bali, LBH APIK, PDSKJI Bali dan Duta Orchild ini digelar di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Minggu (1/12) kemarin. Ketua Yayasan Lentera Anak Bali (LAB) Dr. dr. A.A. Sri Wahyuni, Sp.KJ. mengatakan, kekerasan pada anak tidak hanya sekadar fisik tetapi juga mental. Semua ini biasanya berawal dari lingkungan keluarga yaitu orangtua. Pada kegiatan kampanye Stop Kekerasan pada Anak, pihaknya berfokus pada anak-anak ODHA (Orang Dengan HIV/ AIDS). “Mereka kebanyakan terinfeksi dari orangtuanya yang positif. Ini juga termasuk kekerasan fisik untuk anak-anak. Di mana mereka sebenarnya tidak bersalah
dan tidak tahu apa pun tetapi harus mendapatkan virus dari orangtuanya,” ujarnya. Sri Wahyuni mengatakan, anak-anak ODHA rata-rata memiliki rasa percaya diri yang rendah dan kemampuan belajarnya sedikit lambat. Mereka tidak berani untuk menunjukkan bakat yang dimiliki dan cenderung menarik diri. Inilah yang kemudian diupayakan Yayasan LAB yaitu meningkatkan rasa percaya diri mereka. Bahwa mereka seperti anak kebanyakan yang sehat dan memiliki hak yang sama. “Untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka, kita kerap mengadakan pertemuan rutin. Membacakan cerita, menggambar atau hanya sekadar bercerita antara anakanak ODHA. Hasilnya, anakanak ini mulai meningkat rasa percaya dirinya. Mereka juga sudah mulai kreatif dan berani untuk tampil,” katanya. Selain meningkatkan rasa percaya diri anak ODHA ini, Yayasan LAB juga meningkatkan kesehatan fisik mereka dengan memastikan anak-anak ini rutin memi-
FIGUR Bank Sampah MASALAH sampah menjadi isu utama saat ini. Pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan swasta pun berlombalomba menangani masalah sampah dengan program dan regulasi. Pegadaian sebagai salah satu BUMN memiliki program bank sampah. “Bank sampah kita itu memilah sampah, menabung emas. Setiap sampah yang dikumpulkan oleh masyarakat bisa dijual ke bank sampah yang disponsori oleh Pegadaian, nanti akan dapat tabungan emas,” jelas Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto, belum lama ini. Program ini dikatakan cocok untuk daerah wisata yang memiliki masalah dengan sampah, utamanya sampah plastik. Dikatakan, sampah plastik menjadi problema serius di Indonesia. “Kita punya produk tabungan emas bisa menggunakan bank sampah, bisa menabung sendiri. Kalau ada kelebihan dana bisa ditabungkan emas 0,01 gram, dengan harga Rp 7.000 pun boleh nabung,” imbuhnya. Ia menambahkan, Pegadaian memiliki 13,3 juta nasabah dan 9,5 juta atau 72 persen di antaranya adalah perempuan. Dari total nasabah tersebut, 40 persen dari mereka adalah pengusaha UMKM. “Jadi, saat ini para perempuan sudah banyak yang memiliki usaha yang bagus, menjadi penopang dari keuangan keluarga,” ujarnya. (may)
num obat ARV. Untuk ini digandeng Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Tunas Fajar Bali. Menurut konselor dan pendamping KDS Tunas Fajar Bali Made Putri, di dalam KDS ini pada prinsipnya membentuk dukungan moral kepada anak-anak ODHA, dimana mereka saling menguatkan dan menumbuhkan kepercayaan diri antara teman sebaya yang senasib. Dalam KDS ini juga didorong motivasi agar mereka minum obat ARV secara teratur. Dikarenakan masih anak-anak, tentu dilibatkan orangtua atau wali anakanak tersebut. ”Selain anakanaknya yang berkumpul, para wali maupun orangtuanya juga ikut sharing. Mengenai masalah mereka saat memberikan obat tepat waktu pada anaknya dan bagaimana pemecahannya,” ujar Putri. Menurut Putri, pemberian ARV yang teratur dan tepat waktu akan menjaga anak-anak ODHA ini tetap sehat dan tidak jatuh ke taraf AIDS, dimana rentan terinfeksi penyakit dan mengalami penyakit komplikasi. Jika teratur minum ARV, maka keberadaan virus HIV bisa ditekan dan anak-anak bisa beraktivitas sehat dan normal. “Di sinilah susahnya. Sebab, karena masih anak-anak terkadang sulit memberikan obat tepat waktu. Jadi, lewat KDS kita motivasi para orangtua dan walinya agar anak-anak meminum obatnya rutin tanpa terlambat,” katanya. Kampanye Stop Kekerasan pada Anak yang digelar Minggu kemarin juga diramaikan dengan acara sulap dan mendongeng. Anak-anak juga dilibatkan dalam berbagai jenis lomba, seperti lomba mewarnai dan lomba bercerita. (kmb24)
Pergub 80/2018 Telah Penuhi Persyaratan Produk Hukum
Denpasar (Bali Post) -
Pemprov Bali menegaskan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali, serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali telah memenuhi persyaratan dan proses penetapan produk hukum daerah. “Hal ini sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan,” ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali A.A. Ngurah Oka Sutha Diana dalam keterangan pers, Minggu (1/12) kemarin. Menurut Sutha Diana, Pergub 80 Tahun 2018 juga telah melalui proses fasilitasi, verifikasi dan disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri RI sehingga dapat diundangkan pada tanggal 26 September 2018. Pihaknya membantah jika pergub itu disebut bertentangan dengan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Terutama berkaitan dengan posisi aksara Bali dalam penulisan papan nama kantor, jalan, gedung, sarana pariwisata, dan fasilitas umum lainnya di atas nama yang ditulis dengan huruf Latin. “Penggunaan aksara Bali justru merupakan bentuk penguatan identitas budaya daerah sebagai bagian utuh kekayaan budaya nasional dalam kerangka ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,”
jelasnya. Terlebih, lanjut Sutha Diana, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 236 ayat (4) memberikan kewenangan kepada kepala daerah menyusun peraturan daerah yang memuat materi muatan lokal. Itu pun pengalihaksaraan huruf Latin ke dalam aksara Bali tetap mengikuti kaidah pelafalan bahasa Indonesia, di samping tetap menggunakan bahasa Indonesia itu sendiri. Ditambah lagi, tulisan dibuat memakai warna hitan dengan latar belakang warna gradasi merah ke putih. “Sejauh ini, pemberlakuan Pergub 80 Tahun 2018 telah mendapat sambutan positif dari seluruh lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, lembaga swasta, dan masyarakat luas sebagai bukti kesungguhan komitmen dalam memuliakan aksara Bali,” imbuhnya. Sutha Diana menambahkan, aksara Bali bukan sekadar huruf biasa, melainkan aksara suci yang dimuliakan oleh masyarakat Bali. Aksara Bali telah digunakan sebelum dikenal huruf Latin. Termasuk dalam Kakawin Sutasoma yang
Bali Post/ist
Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati memuat Bhinneka Tunggal Ika dan nama Pancasila, terbukti menyelamatkan khazanah budaya Nusantara. Aksara Bali juga telah menyejahterakan kalangan pangawi (sastrawan), seniman, dan perajin melalui karya-karyanya, seperti seni prasi, tika, dan aneka terbitan karya sastra. “Aksara Bali merupakan aksara yang
masih hidup dan berfungsi sebagai media komunikasi, alih pengetahuan, ekspresi seni, dan dokumen-dokumen kultural secara turun-temurun,” tegasnya. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Belasan Pelajar Anggota Geng Motor Diamankan Denpasar (Bali Post) Patroli gabungan Polresta Denpasar melakukan perburuan geng motor yang beraksi Minggu (1/12) kemarin. Kegiatan ini merupakan buntut dari meninggalnya anggota Polda Bali saat mengejar pelaku balapan liar di Jalan Gatot Subroto Barat, Kuta Utara. Hasil penyisiran di sejumlah lokasi di Denpasar, polisi berhasil mengamankan belasan pelajar SMP negeri, SMP swasta, dan SMK swasta di Denpasar. Pelajar yang diamankan tersebut berinisial OK (15), YT (15), RF (15), NMP (16), KAR (13), KDNW (14), PABP (13), GPP (16), DP (23), dan WMS (13). Sedangkan dua remaja, MDHP (17) dan Ni PMKD (15) berstatus berhenti sekolah. Patroli tersebut dilakukan dalam upaya menekan angka kriminalitas dan gangguan ke-
amanan di wilayah Polresta Denpasar. Segala upaya pencegahan dilaksanakan, salah satunya menggelar patroli gabungan malam terlebih saat akhir pekan. Patroli dilaksanakan pada Minggu (1/12) pukul 02.00 Wita dipimpin Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Gatra dan menyusuri sejumlah wilayah yang cukup rawan oleh aksi geng motor. Selain menerjunkan personel Samapta Polresta dan Polsek, kegiatan ini juga mengandeng pecalang dari Banjar Abian Timbul, Denpasar Barat (Denbar). “Kami melakukan patroli ini untuk deteksi dini dan mencegah tindak kriminalitas, utamanya dari aksi geng motor yang sering meresahkan masyarakat Kota Denpasar pada dini hari,” ungkap Kompol Gatra. Dari sejumlah jalur rawan aksi geng motor yang disisir, tim gabungan berhasil meng-
amankan 13 anggota geng motor dan sejumlah sepeda motor. Mereka diamankan saat nongkrong di Jalan Mahendradatta, Denpasar. “Anak-anak tersebut merupakan pelajar SMK dan SMP di wilayah Denpasar. Bahkan seorang wanita juga terjaring dari kelompok geng motor ini,” tegas mantan Kapolsek Kawasan Laut Benoa ini. Mereka la lu d ib a wa ke Mapolresta Denpasar untuk
dilakukan pembinaan dan memberikan peringatan supaya tidak melakukan tindakan kriminal yang meresahkan masyarakat. Sedangkan lim sepeda motor yang mereka bawa masih dilakukan pemeriksaan dan pengecekan. “Kami berikan pembinaan kepada anak-anak ini untuk tidak berbuat kriminal di jalanan. Polresta Denpasar secara rutin melaksanakan patroli gabungan seperti ini
untuk menekan aksi geng motor saat dini hari,” ujarnya. Kompol Gatra menegaskan, tidak menutup kemungkinan Polresta Denpasar dan jajarannya akan memberikan tindakan tegas terhadap anggota geng motor yang berani berbuat kriminalitas. Hal ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan polisi dalam mencegah aksi kenakalan remaja yang meresahkan masyarakat. (kmb36)
Topik : tabanan usulkan kenaikan kelas tanah dan njop Bali Post/ist
DIAMANKAN - Remaja berstatus pelajar dan putus sekolah yang merupakan anggota geng motor diamankan di Mapolresta Denpasar.
Jadi Pembicara di Seminar Stimik Stikom Bali
Rai Mantra Motivasi Mahasiswa, Ajak Tingkatkan Kompetensi
MEMOTIVASI - Wali Kota Rai Mantra saat memotivasi mahasiswa Stimik Stikom Bali dalam seminar nasional di Ruang Pertemuan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Minggu (1/12) kemarin.
MEMASUKI era Industri 4.0 dengan konsep kolaborasi teknologi membuka akses yang luas serta memberikan kemudahan kepada siapa saja, termasuk mahasiswa. Generasi yang sering disebut sebagai agen perubahan hendaknya mampu melihat dan mengarahkan diri pada peluang-peluang peningkatan jiwa entrepreneurship. Hal tersebut terungkap dalam seminar nasional yang diselenggarakan Stimik Stikom Bali yang menghadirkan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra sebagai pembicara di Ruang Pertemuan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi di Kota Denpasar, Minggu (1/12) kemarin. Ratusan mahasiswa terlibat dalam seminar sehari dengan tema “Menjadi dan Memberi” ini. Wali Kota Rai Mantra di samping membuka wawasan mahasiswa dalam melihat peluang menjadi seorang entrepreneur juga memberikan motivasi dalam meningkatkan
keahlian atau skill masingmasing. “Mari kita tingkatkan kompetensi dengan mengikuti perubahan yang ada, terlebih sebagai seorang mahasiswa yang mengenyam pendidikan tinggi untuk dapat terus bertransformasi,” ajak Rai Mantra. Lebih lanjut disampaikan, terdapat model kelahiran generasi manusia hingga kita memasuki era industri 4.0. Kelahiran generasi X antara tahun generasi X 1965-1980 generasi yang sangat kreatif. Lanjut pada generasi yang disebut baby boomers 19461964 sebagai generasi yang mengandalkan konvensional dan sangat terstruktur serta berusaha mengikuti pola pikir. Saat ini telah memasuki zaman kelahiran milenial antara kelahiran tahun 1981-1994 sebagai generasi yang memiliki peluang yang sangat mudah untuk menjadi seorang entrepreneur. Serta terdapat generasi Z yakni kelahrian tahun 1995-2010 yang tidak alergi dengan gadget, serta sangat melek dengan teknolo-
gi. Melihat dari sisi tersebut, generasi milenial dan generasi Z adanya keterbukaan teknologi informasi serta jenjang pendidikan mampu sebagai peluang membangkitkan jiwa kewirausahaan. Sehingga peningkatan kompetensi bagi mahasiswa sangat penting yang nantinya akan dapat bekerja unggul dan kompetitif, terlebih dalam menghadapi era 4.0 saat ini. Rai Mantra menambahkan, kemudahan-kemudahan telah diterima saat ini dengan kehadiran berbagai aplikasiaplikasi teknologi yang ada. Mahasiswa dapat memotivasi diri berkolaborasi dalam satu ekosistem dari pemerintah, dan swasta. Denpasar saat ini telah mengarah pada orange ekonomi, yakni bagaimana memadukan antara bisnis tradisional dan bisnis digital. “Seperti saat ini kita dapat memesan makanan khas Bali melalui aplikasi dari rumah. Hal ini menjadi salah satu perpaduan tradisional dan digital sebagai orange eko-
nomi,” ujarnya. Rai Mantra menambahkan, dalam 10 tahun terakhir pihaknya juga secara berkesinambungan telah menjaring sebanyak 300 Wirausaha Muda Denpasar. Para pemenang Wirausaha Muda Denpasar juga diberikan pendidikan peningkatan jiwa kewirausahaan hingga akses permodalan. “Kami mendorong setiap universitas dapat membangun jiwa kewirausahaan lewat inkubator bisnis pengembangan antarpendidikan dan bisnis. Semua memiliki peluang dan kesempatan dalam era 4.0, namun harus berusaha, berinovasi, planing yang bagus, beri keunggulan bisnis, serta konsisten untuk sukses. Kehidupan sama seperti bermain sepak bola. Jatuh dan bangun sudah pasti, ambil sikap komitmen dan keberanian untuk menjadi entrepreneur, serta era 4.0 akan kita hadapi dengan kompetensi dan persiapkan diri dengan sebaik-baiknya,” tegasnya. (ad07)
Senin Umanis, 2 Desember 2019
Kawasan Agro Techno Park Diharapkan Jadi Objek Wisata Baru di Badung Utara SETELAH dilaksanakannya upacara ngeruak pada Selasa, 26 November lalu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menugaskan Kepala Badan Litbang I Wayan Suambara selaku Ketua Tim Koordinasi Pembangunan dan Pengembangan Agro Techno Park meninjau lokasi di Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Minggu (1/12) kemarin. Turut hadir pada kesempatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Pertanian I Ketut Sudarsana, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) I Ketut Gede Suyasa, Kepala Bagian Hukum Setda Badung I Komang Budi Argawa, Camat Petang I Gde Eka Sudarwitha, Sekcam Petang I Wayan Darma, Pj. Perbekel Desa Belok Sidan I Made Sukawana serta masyarakat setempat. Kepala Badan Litbang I Wayan Suambara menjelaskan, pembangunan Agro Techno Park merupakan komitmen Bupati Badung dalam rangka membangun sektor pertanian di wilayah Badung Utara. Bupati mencanangkan untuk membangun Agro Techno Park yang berlokasi di
Desa Belok Sidan dengan luas tanah keseluruhan 14,8 hektar yang disewa oleh Pemkab selama 10 tahun. Para pemilik lahan tersebut saat ini dipekerjakan dalam pembangunan dan kelak diharapkan pada akhir masa sewa Pemkab bersama petani dapat membentuk suatu badan usaha yang bergerak di sektor pertanian. Selama 10 tahun ini Pemkab akan melakukan proses edukasi dan pemberdayaan petani sekaligus melakukan transformasi dari pola pertanian tradisional menjadi petani modern yang berjiwa entrepreneur. ‘’Dalam kawasan Agro Techno Park ini icon yang akan kita kembangkan adalah tanaman kopi sehingga nanti akan menyesuaikan dengan tumbuhan-tumbuhan kopi yang dimiliki oleh masyarakat di kawasan ini,’’ terangnya seraya mengharapkan, ke depan di samping menjadi kawasan Agro Techno Park pengembangan pertanian kopi khususnya dengan menerapkan teknologi, juga diharapkan kawasan
Agro Techno Park mampu menjadi objek wisata baru di wilayah Badung Utara. Suambara menambahkan, konsep pembangunan Agro Techno Park ini untuk jangka panjang, pemerintah berkeinginan petani menjadi pemilik dari Agro Techno Park nantinya sehingga diharapkan para petani yang tanahnya disewa oleh Pemkab membentuk koperasi dalam satu badan hukum yang nantinya bekerja sama dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) yang dibentuk oleh Pemkab Badung. ‘’Jadi koperasi petani dengan Perumda ini akan membentuk satu badan usaha yang diharapkan nanti bisa mengelola kawasan Agro Techno Park ini, termasuk ada kegiatan-kegiatan bisnis yang dilakukan di dalamnya, di antaranya kawasan pariwisata, pusat kuliner atau pengembangan UMKM. Yang jelas, Pemerintah Daerah berharap keberadaan Agro Techno Park ini memberikan multiplier effect bagi masyarakat di kawasan ini,’’ jelasnya. (ad09)
MENINJAU LOKASI - Kepala Badan Litbang I Wayan Suambara meninjau lokasi kawasan Agro Techno Park di Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Minggu (1/12) kemarin.
Baru Dua Tahun, Plafon SMPN 2 Mengwi Jebol Mangupura (Bali Post) Plafon di salah satu titik di SMPN 2 Mengwi jebol pada Sabtu (30/11) lalu. Padahal gedung sekolah ini baru berumur dua tahun. Informasi yang dihimpun Minggu (1/12) kemarin, jebolnya plafon telah mendapatkan perbaikan dari rekanan yang mengerjakan bangunan tersebut.
Kepala SMPN 2 Mengwi Nyoman Suardana membenarkan perihal tersebut. Menurutnya, peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada pihak terkait, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung. ‘’Saya sudah beritahu dan dengan sigap melakukan perbaikan. Saya telepon 15
Bali Post/ist
Sulit Dapat Klien Rehabilitasi Narkoba
REHABILITASI di kabupaten/kota banyak menemukan tantangan, mulai dari sulitnya mendapatkan klien, kekurangan sumber daya manusia (SDM), penyerapan anggaran hingga kondisi geografis yang sulit dijangkau. Sulitnya mendapat klien karena masih minimnya kesadaran pengguna narkoba melapor diri untuk direhabilitasi. Untuk itu, BNNP Bali menggencarkan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) yang merupakan serangkaian aktivitas yang dilakukan masyarakat di bidang rehabilitasi pengguna narkoba. Kegiatan ini memanfaatkan fasilitas dan potensi masyarakat sejak perencanaan, pelaksanaan hingga pemantauan kegiatan dengan menggunakan pendekatan kearifan lokal. Hal itu disampaikan Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H., Jumat (29/1) lalu dalam acara bimbingan teknis (Bimtek) bagi BNNK dengan bentuk kegiatan evaluasi pelaksanaan program Bidang Rehabilitasi tahun 2019. Kegiatan ini dilakukan terkait penyusunan rencana kerja dan anggaran Bidang Rehabilitasi tahun 2020 yang dilaksanakan Bidang Rehabilitasi BNNP Bali di Kuta. ‘’Tujuan dari pelaksanaan bimbingan teknis ini adalah untuk membahas mengenai penyerapan anggaran pada semester terakhir, khususnya di Bidang Rehabilitasi. Selain membahas mengenai penyerapan anggaran di tahun 2019, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyamakan persepsi antara Bidang Rehabilitasi di BNN Provinsi Bali dan BNNK,’’ tegasnya. Disampaikan pula, untuk mempromosikan program kerja Bidang Rehabilitasi tahun 2020, yaitu program Pemulihan Berbasis Masyarakat, maka sinergi antarbidang di lingkungan BNNP Bali sangat diperlukan. Oleh karena itu, masingmasing bidang serta bagian yang tergabung dalam satu kesatuan BNNP Bali menjadi peserta dalam kegiatan dimaksud. Dalam kegiatan tersebut juga dijelaskan
pelaksanaan IBM tahun 2020 akan dilaksanakan di tiga BNNK, dilaksanakan pelatihan IBM dan agen pemulihan. Selama ini proses IBM Bali telah menjadi pilot project dan percontohan seluruh BNNP se-Indonesia, didukung dengan Peraturan Kementerian Desa No. 11 Tahun 2019 di poin G yang menyatakan bahwa Kementerian Desa sangat mendukung kegiatan pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) dengan bentuk aksi nyata penyediaan dana desa untuk kegiatan sosialisasi, seminar, tes urine, pengangkatan relawan dan lainnya. ‘’Klien rehabilitasi BNNP Bali pada tahun 2019 sebanyak 85 orang, terdiri dari 60 orang voluntery serta compulsory sebanyak 25 orang. Di dalam IBM terdapat tiga bentuk kegiatan, yaitu agen pemulihan, Screening Intervensi Lapangan (SIL), serta Pemulihan Berbasis Masyarakat,’’ ungkapnya. Agen pemulihan yaitu makin meningkatkan tugas untuk menerima laporan dari masyarakat. Klien-klien yang telah menyelesaikan terapi agar tetap dimonitor untuk menjaga pemulihan. Adanya program agen pemulihan mempunyai tugas yang terbagi dalam pemantauan, pendampingan serta bimbingan lanjut. Kegiatan tersebut akan dijalankan oleh masing-masing agen pemulihan yang dilatih dan diberi pelatihan. IBM merupakan serangkaian aktivitas yang dilakukan masyarakat di bidang rehabilitasi pengguna narkoba dengan memanfaatkan fasilitas dan potensi masyarakat sejak perencanaan, pelaksanaan hingga pemantauan kegiatan dengan menggunakan pendekatan kearifan lokal. Sedang BNN melakukan terobosan dengan meluncurkan program SIL. ‘’Program ini sangat membantu para petugas di lapangan untuk mendapatkan tambahan klien, terutama yang berasal dari voluntary,’’ ujar jenderal bintang satu asal Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Badung ini. (bns)
BIMTEK - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa bersama Kabid Rehabilitasi, Kepala BNNK Badung dan Kepala BNNK Gianyar saat mengikuti Bimtek di Kuta.
JEBOL - Plafon di SMPN 2 Mengwi jebol pada Sabtu (30/11) lalu, dan telah mendapatkan perbaikan dari rekanan yang mengerjakan bangunan tersebut.
menit sudah datang untuk melakukan perbaikan,’’ ungkapnya. Jebolnya plafon yang berada di selasar kelas diperkirakan terjadi Sabtu malam sehingga tidak ada korban jiwa dalam jebolnya plafon di sekolah. ‘’Penyebab pasti kami belum tahu, namun setelah kami telepon pihak Dinas PUPR sudah sigap langsung melakukan perbaikan,’’ katanya. Dikatakannya lebih lanjut, bangunan sekolah yang baru berumur dua tahun itu akan diserahterimakan pada akhir Desember ini, sehingga kerusakan yang
terjadi masih menjadi tanggung jawab rekanan. ‘’Masih menjadi tanggung jawab pihak rekanan dalam pemeliharaan selama dua tahun, sehingga pihak rekanan yang memperbaiki dan tidak dibebankan ke pihak sekolah,’’ ungkapnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Sarana dan Prasana Disdikpora Ba dung Putu Roby Widya Harsana mengaku sudah menerima laporan kejadian tersebut. Kendati demikian, pihaknya belum mengetahui penyebab jebolnya plafon sekolah. ‘’Yang saya tahu itu gedung baru, tapi saya belum tahu apa penyebab plafon itu bisa jebol. Saat ini saya masih di Surabaya. Besok (hari ini-red) kami akan cek lagi kerusakannya,’’ ujarnya. (kmb27)
Senin Umanis, 2 Desember 2019
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Pascasarjana Unhi Denpasar Rayakan HUT Ke-17
Luncurkan Empat Buku, Alumnus Tembus 1.600 Orang
PROGRAM Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar melaksanakan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-17 di kampus setempat, Sabtu (30/11). Peringatan HUT yang dihadiri Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. ini dimeriahkan dengan peluncuran empat buku karya dosen-dosen Unhi Denpasar. Keempat buku yang diluncurkan yakni ‘’Lokalisasi Tantra’’ yang ditulis Budi Utama, ‘’Paradoks Bali (Agama, Budaya, dan Kekerasan Hutan)’’ ditulis Ida Bagus Dharmika, ‘’Filsafat Manusia’’ karya terjemahan oleh Jaya Kumara dan Sindhu Gitananda serta ‘’Politik Media dan Wacana Kebudayaan’’ yang ditulis Agung Paramitha. Rangkaian perayaan HUT dilaksanakan dengan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengajaran (seminar), penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berupa bakti sosial. Direktur Pascasarjana Unhi Denpasar Prof. Dr. I Wayan Suka Yasa, M.S. mengatakan, penerbitan buku tersebut sejalan dengan tema dalam perayaan HUT Unhi kali ini yakni menumbuhkembangkan literasi agama dan budaya. Menurutnya, belakangan ini Pascasarjana Unhi Denpasar telah menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan di bidang literasi. Hal ini dikarenakan pihaknya terus memacu dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan literasi dan melahirkan karya-karya penelitian di bidang agama, kebudayaan, dan pendidikan Hindu untuk diterbitkan di jurnal terakreditasi maupun dibukukan. Hasilnya, perayaan HUT kali ini menjadi istimewa karena jurnal ilmiah Pascasarjana Unhi ‘’Dharma Smreti’’ terakreditasi tingkat nasional peringkat IV pada 11 November 2019 dan berlaku lima tahun. Selain itu, dalam seta-
POTONG TUMPENG - Direktur Pascasarjana Unhi Denpasar Prof. Dr. I Wayan Suka Yasa, M.S. memotong tumpeng sebagai tanda syukur pada HUT ke-17 Program Pascasarjana Unhi Denpasar, Sabtu (30/11). hun terakhir Pascasarjana Unhi Denpasar juga disibukkan dengan kegiatan reakreditasi. Pertama, S-3 Pendidikan Agama Hindu mendapat nilai B. Kedua, S-3 Ilmu Agama dan Kebudayaan meraih nilai B. Ketiga, S-2 Ilmu Agama dan Kebudayaan mendapat nilai A. ‘’Untuk S-2 Pendidikan Agama Hindu, masih dalam proses reakreditasi,’’ tandas Prof. Suka Yasa. Hingga saat ini, Pascasarjana Unhi Denpasar telah menelurkan 1.600 lulusan magister dan doktor yang sudah berkontribusi pada pembagunan nasional. Bahkan, alumnus Pascasarjana Unhi Denpasar banyak yang memegang jabatan strategis di kementerian hingga menjabat kepala daerah. Guna merespons kebutuhan dunia industri, saat ini Pascasarjana Unhi Denpasar sedang merancang Prodi Magister Manajemen. Pasalnya, pimpinan universitas
dan pascasarjana menilai sektor ekonomi terus berkembang. Selain itu, pihaknya juga tengah merancang Prodi Kebatinan Bali, yakni Prodi Ilmu Liak. Rektor Unhi Denpasar Prof. Damriyasa mengaku bersyukur dengan apa yang telah dicapai Program Pascasarjana dalam melaksanalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kendati demikian, pihaknya berharap agar Pascasarjana Unhi Denpasar untuk terus melakukan inovasi sesuai dengan tantangan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satunya adalah merencanakan sistem pembelajaran ELearning dengan memanfaatkan teknologi informasi (TI). ‘’Apalagi S-2 Ilmu Agama dan Kebudayaan sudah mencapai nilai akreditasi A, maka berhak melaksanakan pembelajaran jarak jauh,’’ pungkasnya. (ad03)
Wayan Suambara Jadi Narasumber FGD Entrepreneurship Unmas
Mahasiswa Harus Kreatif dan Tampil sebagai Embrio Wirausahawan Muda DALAM era persaingan yang semakin ketat saat ini, para wirausaha khususnya UMKM harus inovatif, fokus dan tidak mudah menyerah. Produk-produk yang dihasilkan harus berorientasi kepada pasar. Mahasiswa harus kreatif dan tampil sebagai embrio wirausahawan muda. Demikian diungkapkan Kepala Balitbang Badung Wayan Suambara ketika menjadi narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) ‘’Entrepreneurship sebagai Spirit Pengembangan UMKM di Era Revolusi Industri 4.0’’ yang diselenggarakan Program Pascasarjana Universitas Mahasaraswati (Unmas) bertempat di Wantilan Desa Wisata Kertalangu, Sabtu (30/11). Lebih lanjut Suambara mengatakan, bekerja sendiri dengan menciptakan usaha baru adalah cara yang tepat untuk mendapatkan kebebasan dan fleksibilitas. Namun banyak orang menyerah karena menganggap membangun bisnis sangat sulit. Hal itu disebabkan karena lemahnya motivasi diri sendiri. Menurut Suambara, ada tiga hal yang dapat merusak motivasi wirausaha yakni memiliki motivasi yang salah, misalnya ingin cepat kaya, sikap yang salah karena menggampangkan segalanya dan tidak sabar serta tidak tekun. Sementara itu, Rektor Unmas dalam sambutannya mengajak segenap civitas akademika untuk mengembangkan kapasitas diri seiring dengan kemajuan dunia pendidikan saat ini, dan membangun kerja sama dengan
FGD - Kepala Balitbang Badung Wayan Suambara ketika menjadi narasumber pada FGD ‘’Entrepreneurship sebagai Spirit Pengembangan UMKM di Era Revolusi Industri 4.0’’ di Wantilan Desa Wisata Kertalangu, Sabtu (30/11). semua pihak bagi kepentingan masyarakat. FGD yang diikuti ratusan peserta dari dosen, mahasiswa dan alumni itu dibuka Rektor Unmas Dr. Made Su-
kamerta. Juga dihadiri Ketua Yayasan PR Saraswati Ir. Bagus Ketut Loji, M.S. Acara FGD ini diakhiri dengan sesi tanya jawab. (ad10)
BEM Unwar Gelar Pengabdian kepada Masyarakat
Wujudkan Desa Abuan Menjadi Desa Wisata BADAN Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar Pengabdian kepada masyarakat di Desa Abuan, Susut, Bangli. Kegiatan yang berlangsung dua hari (30 November - 1 Desember) ini mengangkat tema ‘’Meningkatkan Potensi Desa dengan Pemberdayaan Masyarakat untuk Mengembangkan Ekowisata dan Pertenakan Ayam Petelur’’. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dibuka Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali bersama Wakil Rektor III Unwar yang ditandai dengan pemukulan gong, Sabtu (30/11) malam. Kegiatan pembukaan dihadiri Perbekel Desa Abuan, Kepala LPM Unwar, Bendesa Adat di lingkungan Desa Abuan dan masyarakat Desa Abuan. Pada hari pertama dilakukan penyampaian materi tentang perternakan ayam petelur oleh Dr. I Gusti Agus Maha Putra Sanjaya, S.Pt., M.M. dan materi tentang daerah ekowisata oleh Dr. Drs. I Wayan Wesna Astara, S.H., M.Hum. yang diisi sejumlah hiburan menarik. Pada hari kedua, dilakukan aksi bersihbersih, penanaman pohon dan pengobatan gratis di lingkungan Desa Abuan. Ketua BEM Unwar Kadek Yoga Pratama mengatakan, kegiatan ini merupakan program rutin yang dilaksanakan BEM Unwar. Dipilihnya Desa Abuan sebagai tempat kegiatan karena ada beberapa masalah yang sedang dialami desa setempat. Di antaranya tentang pengelolaan objek wisata berupa tempat pangelukatan yang berada di Desa Abuan masih belum tertata dan terawat, sehingga masih sedikit peminat wisatawan yang berkunjung ke lokasi tersebut, terutama untuk berwisata religi. Selain itu, juga masalah peternak ayam
PENGABDIAN - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. membuka Pengabdian kepada masyarakat di Desa Abuan, Susut, Bangli yang ditandai pemukulan gong, Sabtu (30/11) malam. petelur yang sebagian besar ayamnya mengalami kematian akibat terserang penyakit. ‘’Dengan adanya penyuluhan dari ahlinya dan partisipasi aktif mahasiswa, masalah yang ada di Desa Abuan seperti mewujudkan Desa Abuan menjadi desa ekowisata dapat terwujud, serta kematian ayam petelur dapat diatasi dengan materi-materi yang disampaikan pada penyuluhan ini,’’ kata Yoga Pratama. Wakil Rektor III Unwar Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T., IPM. berharap melalui kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Abuan, terutama dalam mengembangan ekowisata. Desa Abuan menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bangli dan berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat sekitar. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si.
mengatakan, kegiatan ini dalam rangka mengaplikasikan ilmu penelitian atau ilmu akademik yang diperoleh di kampus. Apalagi, tema kegiatan yang diusung sesuai dengan visi-misi Unwar dalam mewujudkan ekowisata untuk membangun Bali sebagai daerah pariwisata yang ramah lingkungan. Sebab, Bali dikenal masyarakat dunia bukan hanya dari kebudayaannya saja, namun keindahan dan kelestarian alam yang diperoleh di Bali ini mampu menjadikan Bali sebagai tempat wisata terindah di dunia. Pejabat Perbekel Desa Abuan I Dewa Alit Asnawan mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa dan seluruh civitas akademika Unwar atas penyelenggaraan kegiatan pengabdian di Desa Abuan. Diakui, kehadiran mahasiswa ini akan sangat membantu pengembangan Desa Abuan untuk menjadi lebih baik ke depannya. (ad05)
Prodi Kesehatan Ayurweda Unhi Beri Pengobatan Tradisional Gratis di Desa Jagapati
PROGRAM Studi (Prodi) Kesehatan Ayurweda Fakultas Kesehatan Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar memberikan pengobatan tradisional gratis kepada masyarakat lanjut usia (lansia) di Banjar Jaba Jero, Desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal, Badung, Minggu (1/12) kemarin. Pengobatan tradisional gratis yang disambut antusias para lansia desa setempat ini merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat yang diterapkan seluruh civitas akademika Fakultas Kesehatan Unhi Denpasar. Di samping mendukung visi Gubernur Bali ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Ketua Panitia Putu Lakustini Cahyaningrum, S.Si., M.Si. mengatakan dipilihnya Banjar Jaba Jero, Desa Jagapati sebagai tempat pengabdian kepada masyarakat, karena lansia di desa setempat cenderung memiliki penyakit bersifat degeneratif (kronis), seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol. Untuk itu, perlu diberikan pelayanan kesehatan secara preventif. Jenis pelayanan pengobatan tradisional yang diberikan berupa massage, hipnoterapi, akupresur, alat steam dan memberikan ramuan herbal. ‘’Pelayanan pengobatan tradisional yang kami berikan merupakan salah satu gebrakan dalam upaya mendukung program Gubernur Bali ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’,’’ ujar Cahyaningrum. Dekan Fakultas Kesehatan Unhi dr. I.B. Wiryanatha, M.Si. mengatakan, sistem pengobatan tradisional dan usada Bali merupakan sistem pengobatan yang dikembangkan di Unhi Denpasar. Tidak hanya pendidikannya, namun praktiknya sistem pengobatan ini tengah
t
PELAYANAN - Dekan Fakultas Kesehatan Unhi dr. I.B. Wiryanatha, M.Si. ikut memberikan pelayanan kesehatan tradisional kepada masyarakat lansia di Banjar Jaba Jero, Desa Jagapati, Abiansemal, Badung, Minggu (1/12) kemarin. dikembangkan. Sebab, Unhi Denpasar telah memiliki Kilnik Griya Sehat Ayurweda. Wiryanata mengatakan, sistem pengobatan tradisional memiliki beberapa keunggulan. Selain menggunakan bahan-bahan herbal tanpa zat kimia, juga menggunakan teknik sentuhan berupa refleksi. ‘’Sistem pelayanan kesehatan tradisional tidak ada istilah suntik-menyuntik, tetapi lebih banyak pada pengobatan secara preventif, promotif dan rehabilitatif,’’ jelasnya. Pihaknya tidak menampik pengobatan konvensional yang didukung dengan kecanggihan teknologi bisa menjadi pilihan masyarakat saat ini. Kendati demikian, saat ini masyarakat juga membutuhkan pengobatan tradisional. Meskipun secara matematis pengobatan tradisional jauh dibandingkan pengobatan
konvensional, namun apabila dilakukan secara rutin dan sesuai aturan, maka manfaatnya jauh lebih efektif. Apalagi, pengobatan tradisional atau Usadha Bali merupakan salah satu kearifan lokal Bali yang harus dilestarikan. Kader lansia Banjar Jaba Jero, Desa Jagapati, Ni Nyoman Sutri, menyambut baik kegiatan pelayanan pengobatan tradisional yang diberikan Fakultas Kesehatan Unhi Denpasar kepada warga lansia di desanya. Diharapkan kegiatan serupa terus bisa diberikan kepada masyarakat desa. Apalagi, pelayanan kesehatan tradisional yang diberikan sesuai dengan kebutuhan kesehatan para lansia. Sehingga motivasi para lansia untuk hidup sehat terus meningkat dengan berolahraga dan minum obat-obat tradisional. (ad04)
Disnak Bali Waspadai Penyebaran Virus ASF dan Hog Cholera Denpasar (Bali Post) Beberapa waktu lalu banyak babi mati di Sumatera Utara karena serangan Hog Cholera dan adanya indikasi serangan virus African Swine Fever (ASF). Selain itu, juga terjadi serangan virus ASF pada babi di beberapa negara seperti Tiongkok, Filipina, Laos dan terakhir Timor Leste yang berbatasan langsung dengan Indonesia. Agar virus ASF dan Hog Cholera ini tidak masuk ke Bali, Dinas Peternakan Provinsi Bali mengambil langkah-langkah antisipasi. Salah satunya berkoordinasi dengan pihak karantina, maskapai penerbangan, hingga masing-masing dinas terkait di kabupaten/kota se-Bali. Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bali I Wayan Mardiana beberapa waktu lalu mengatakan, ASF adalah penyakit pada
babi yang disebabkan oleh virus. Penularan ASF adalah melalui daging babi yang terinfeksi virus ini. Sehingga jika ada sisa daging yang mengandung virus ini kemudian dijadikan pakan ternak babi, otomatis akan menginfeksi babi yang memakannya. Untuk mencegah penyebaran virus ini, pihaknya sudah mengeluarkan larangan baik di maskapai penerbangan yang datang dari negara terinfeksi untuk tidak melakukan swill feeding atau memberikan sisa makanan mengandung babi sebagai pakan ternak babi di Bali. ‘’Larangan ini juga berlaku bagi hotel-hotel yang memanfaatkan daging babi impor sebagai bahan bakunya. Jadi jika ada sisa makanan berbahan dasar babi harus segera dimusnahkan dan tidak diberikan ke peternak untuk dijadikan pakan ternak babi,’’ ujarnya.
Selain itu juga pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak bandara untuk melarang wisatawan yang berasal dari negara terinfeksi ASF untuk tidak membawa tentengan berupa daging babi dari negaranya. Sementara untuk mencegah penularan Hog Cholera, peternak babi lokal di Bali didorong untuk memvaksin babinya di samping menjaga kebersihan kandang dan pakan babi. ‘’Sayangnya untuk ASF belum ada vaksinnya,’’ ujar Mardiana. Ia melanjutkan, ASF maupun Hog Cholera bukanlah penyakit yang bisa menular ke manusia. Namun jika terkena pada babi, maka akan cepat menyebar terlebih penyakit ini penyebarannya cepat dan tingkat kematiannya tinggi. Mengenai kondisi ternak babi di Bali sejauh ini, menurut Mardiana, masih aman. Belum ada
ditemukan kasus kematian babi akibat ASF maupun Hog Cholera. Populasi babi di Bali sendiri saat ini berjumlah sekitar 870 ribu ekor. Jumlah ini, kata Mardiana, sangat mencukupi kebutuhan daging babi di Bali. Bahkan, Bali saat ini memenuhi permintaan daging babi untuk wilayah luar Bali. ‘’Bali sekarang menjadi pemasok untuk kebutuhan luar Bali. Terlebih babi di Sumatera Utara saat ini banyak mati. Harga saat ini sudah bagus juga,’’ jelas Mardiana. Karena itu, menurutnya, semua pihak harus bekerja sama bahu-membahu dalam kewaspadaan penyebaran virus ASF maupun Hog Cholera, sehingga tidak mengancam populasi ternak babi yang ada di Bali. ‘’Sejauh ini masih aman. Dan semoga ke depannya tetap aman,’’ ujar Mardiana. (san)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Wayan Mardiana
Bali Post/san
Senin Umanis, 2 Desember 2019
Jelang BDF
Pemasangan Kabel PLN Distop Sementara Mangupura (Bali Post) Pemasangan kabel PLN distop sementara jelang penyelenggaraan Bali Democracy Forum (BDF). Tujuannya, memastikan lalu lintas sepanjang pelaksanaan BDF yang dilangsungkan di Nusa Dua tidak terganggu. Seperti diketahui, saat ini PLN sedang melakukan pemasangan kabel bawah tanah di sepanjang Jalan By-pass Ngurah Rai, Jimbaran, Kuta Selatan. Proses penanaman kabel sepanjang 4 km itu menggunakan metode Horizontal Directional Drilling (HDD). Hal tersebut sebagai salah satu upaya menekan terjadinya gangguan kepentingan umum. Proyek ditargetkan rampung pada Januari 2020. Menurut Manager Unit Pelayanan Pelanggan Kuta PLN Ida Bagus Surya Respati, pengerjaan dilakukan sepanjang 4 km dari Gardu Induk Nusa Dua hingga simpang Unud. Pengeboran dilakukan sejak 1 Oktober lalu dan rencananya selesai pada Januari 2020. ‘’Jadi kabel milik PLN nanti akan dipasang bagian bawah,’’ ungkapnya, belum lama ini. Rencana awal, proyek ini rampung pada Januari 2020. Namun, pengerjaan ditunda beberapa pekan karena adanya kegiatan di Nusa Dua seperti BDF. Sementara itu, Manajer Bagian Konstruksi PLN UP3 Bali Selatan Aditya mengakui sejauh ini pekerjaan sudah mencapai 1 km lebih. Sisanya akan dilanjutkan setelah 9 Desember mendatang. Menurutnya, kabel yang akan dilalui di bawah tanah itu akan langsung ke gardu induk PLN yang ada di Nusa Dua. ‘’Kalau konsep pengeboran dan pemasangan kabel itu untuk meningkatkan kemampuan daya listrik kita. Hal ini seiring meningkatkan permohonan penambahan daya di Badung Selatan sehingga kita tetap menyediakan agar terpenuhi. Kalau untuk kabel yang melintang di tiang PLN, itu khusus untuk warga sepanjang Jalan By-pass Ngurah Rai,’’ katanya. (kmb23)
Jelang BDF, Denpom ’’Sweeping’’ Sejumlah THM
Denpasar (Bali Post) -
Mewujudkan situasi aman jelang konferensi Bali Democracy Forum (BDF), Denpom IX/3 Denpasar bersama instansi terkait melakukan sweeping di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Denpasar dan Badung, Sabtu (30/11) hingga Minggu (1/12) kemarin. Selain mengecek kartu identitas pengunjung, petugas juga melakukan tes urine.
Bali Post/edi
PERALATAN - Sejumlah peralatan terlihat di lokasi pemasangan kabel HDD milik PLN di sepanjang By-pass Ngurah Rai, Nusa Dua.
Diduga Serangan Jantung
Penumpang KMP Marina Seganda Meninggal Amlapura (Bali Post) Salah seorang penumpang KMP Marina Seganda, Markam, meninggal dunia, Minggu (1/12) kemarin. Pria asal Madura, Jatim itu diduga mengalami serangan jantung ketika kapal hendak bersandar di Dermaga II Pelabuhan Padangbai, Manggis, Karangasem. Korban mengembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan menuju Puskesmas Manggis. Berdasarkan informasi yang dihimpun kemarin, sekitar pukul 10.30 Wita, korban bersama istri dan satu orang anaknya beserta satu orang keponakan menumpang KMP Marina Seganda dan hendak ke Lombok. Setelah di dalam ruangan, korban beristirahat. Namun, selang beberapa menit, korban tidak sadarkan diri dan istrinya minta tolong kepada Karyanto. Selanjutnya, Karyanto melaporkan kejadian itu kepada anggota jaga Polsek Kawasan Pelabuhan Padangbai. Setelah itu, petugas kepolisian langsung menghubungi petugas Pelabuhan Padangbai untuk memberikan pertolongan kepada korban. Kapolsek Kawasan Laut Pelabuhan Padangbai Kompol I Wayan Suberata saat dikonformasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan salah seoarang penumpang kapal meninggal dunia. Kata dia, sebelum meninggal dunia, korban sempat diberikan pertolongan oleh tim medis. ‘’Karena tidak sadarkan diri, korban dirujuk menuju Puskesmas Manggis I. Sayang setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,’’ ucapnya. Suberata menambahkan, pihaknya tidak tahu pasti penyebab kematian korban. Hanya, berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung, hipertensi dan diabetes. ‘’Diduga, korban meninggal dunia akibat terkena serangan jantung,’’ jelas Suberata. (kmb41)
Bali Post/ist
PINGSAN - Sejumlah petugas saat melakukan pertolongan kepada penumpang KMP Marina Seganda, Markam, yang pingsan di kapal.
Bali Post/ist
SWEEPING - Denpom IX/3 Denpasar bersama instansi terkait menggelar sweeping di sejumlah THM.
Operasi tersebut dipimpin Dandenpom IX/3 Denpasar Letkol Cpm. Harjono Pamungkas Putro. Sweeping kali ini melibatkan 80 personel dari Pomdam IX/Udayana, Denpom IX/3 Denpasar, Denpom Lanal Denpasar, Satpom Lanud I Gusti Ngu-
rah Rai, Propam Polda Bali, BNNK Badung, Imigrasi Badung, Satpol PP Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, dan Penrem 163/ Wira Satya. ‘’Razia ini dalam rangka Operasi Gaktib Waspada Wira Tombak Tahun 2019.
Juga sebagai upaya cipta kondisi keamanan jelang perhelatan konferensi tahunan BDF awal Desember ini,’’ ujar Dandenpom. Tim gabungan mulai bergerak ke lokasi sasaran dari Mako Denpom IX/3 Denpasar, Sabtu (30/11) pukul 23.00 Wita.
Sasaran razia pertama yaitu Night Club Mexicola di Jalan Kayu Jati, Petitenget, Seminyak, Kuta. Setibanya di sana puluhan petugas menyisir seluruh THM berlantai dua itu, tetapi tidak ditemukan barang terlarang. Selanjutnya pada Minggu (1/12) pukul 01.13 Wita, petugas melakukan sweeping di Delona Karaoke di Jalan Taman Pancing, Pemogan, Denpasar Selatan (Densel). Ratusan pengunjung, baik
di area hall maupun di belasan room diminta menunjukkan kartu identiasnya dan tidak ditemukan barang terlarang. Begitu juga saat petugas melakukan sweeping di Karaoke New Bahari di Jalan Gurita, Sesetan, Densel dan Sandbar di Jalan Batu Bolong, Canggu Kuta Utara, tidak ditemukan barang terlarang. Sekitar pukul 05.00 Wita, pasukan dibubarkan untuk kembali menuju kesatuan masingmasing. (kmb36)
Kasus Penebasan di Pemogan
t
Penyidik Tetapkan Satu Tersangka Denpasar (Bali Post) Pesta miras di Jalan Mekar II Blok A VII, Pemogan, Denpasar Selatan (Densel), Jumat (29/11) lalu, mendadak mencekam. Tiga orang datang bersenjata pedang dan tombak, langsung menyerang warga. Empat orang luka yaitu I Nyoman Degdeg (35), I Kadek Moyo (36), I Ketut Sudita (40) dan I Ketut Kentel (28). Sempat beberapa jam
dirawat di RSUP Sanglah, Nyoman Degdeg meninggal dunia akibat luka parah pada bagian kepala dan leher. ‘’Terkait kasus ini, untuk sementara kami menetapkan satu tersangka berinisial Dy. Motif awalnya adalah karena tidak bayar uang kos beberapa bulan sehingga barang-barangnya dikeluarkan dari kos,’’ kata Kapolsek Denpasar Selatan (Densel)
Kompol I Nyoman Wirajaya, Minggu (1/12) kemarin. Namun, Wirajaya tidak merinci pihak yang belum bayar kos tersebut. Kompol Wirajaya mengungkapkan, pihaknya masih mendalami kasus ini untuk memperjelas kronologinya. ‘’Sementara masih pengembangan kasus karena beberapa saksi belum bisa hadir, termasuk korban. Korban
yang ditebas semua belum diperiksa. Nanti kami sampaikan data lengkapnya,’’ ucap mantan Kapolsek Kuta ini. Pada Jumat (29/11) pukul 17.30 Wita, korban bersama teman-temannya pesta miras di TKP. Tiba-tiba datang tiga orang membawa pedang dan tombak. Mereka turun dari sepeda motor dan langsung menyerang korban secara
membabi buta. Akibat kejadian tersebut, I Nyoman Degdeg mengalami luka pada kepala, lengan kanan sobek dan kondisinya kritis. I Kadek Moyo mengalami luka sobek di lengan kanan dan jari kelingking kiri patah. Sedangkan I Ketut Sudita mengalami luka pada punggung belakang dan gigi depan patah dan I Ketut Kentel luka tusuk di dada kiri. (kmb36)
Tata Jembatan Tua Peninggalan Belanda di Buleleng
Jadikan Edukasi Sekaligus sebagai Tempat Wisata Sejarah BULELENG memiliki satu warisan peninggalan penjajah Belanda. Warisan sejarah itu tidak lain adalah jembatan yang dahulu dibangun pemerintah Belanda. Jembatan di atas Sungai (Tukad) Buleleng ini berlokasi di Kelurahan Kampung Tinggi, Singaraja. Untuk melestarikan jembatan yang masih berdiri kokoh dengan konstruksi asal Belanda itu belakangan mulai ditata untuk menunjang pengembangan Daerah Tujuan Wisata (DTW) eks Pelabuhan Buleleng yang berada dalam satu kawasan. Desain model apa yang rencanakan akan dibangun untuk mempercantik peninggalan jembatan Belanda itu? Sebenarnya Dinas Permukiman Perumahan dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng menyusun program penataan Jembatan Belanda itu tahun 2018 lalu. Tidak hanya itu, pemerintah sudah mengalokasikan anggaran untuk membiayai penataan jembatan tersebut. Sayang, karena jembatan itu berada dalam ruas jalan nasional, sehingga pemerintah daerah tidak bisa serta merta menata infrastruktur jembatan milik pemerintah pusat itu. Menyusul ganjalan itu, penataan pun praktis gagal dilakukan. Meski sempat gagal, namun pemerintah daerah kembali mencoba agar jembatan bersejarah itu dapat ditata. Tujuannya untuk kepentingan edukasi sejarah dan pendukung DTW di kota Singaraja. Solusinya, pemerintah daerah kemudian mengajukan permohonan agar jembatan itu dialihkan menjadi aset pemerintah daerah dulu. Hanya dengan pengalihan status itu, satu-satunya cara agar penataan jembatan itu bisa dilakukan. Setelah berproses dua tahun (2017 dan 2018), Perkimta kemudian mendapat kabar kalau permohonan pengalihan aset itu disetujui. Turunnya ‘’lampu
hijau’’ dari pemerintah pusat itu, membuat Perkimta tidak membuang-buang waktu lagi. Program penataan yang sudah dirancang kembali itu disiapkan, termasuk mengalokasikan anggaran pada APBD tahun 2020 sebesar Rp 100 juta. Kepala Dinas Perkimta Ni Komang Surattini, Minggu (1/12) kemarin mengatakan, sesuai perencanaan awal, secara konstruksi jembatan itu akan dipertahankan seperti aslinya. Sementara program penataan itu meliputi pemasangan lampu penerangan, penambahan taman, dan menata sepanjang jembatan, terutama di sebelah timur jembatan. Pasalnya, di lokasi itu sekarang terkesan kurang tertata akibat dijadikan tempat berjualan para pedagang kaki lima (PKL). ‘’Kami akan menata jembatan itu. Bentuk keseluruhannya tetap dipertahankan. Jembatan itu akan dijadikan akses pejalan kaki, baik wisatawan maupun masyarakat lokal. Atap dibuat dari fiber yang dulu sempat dipasang itu akan dilepas. Kita akan lengkapi lampu, taman, dan sekaligus di sebelah timur jembatan itu akan ditata PKL,’’ katanya. Terkait, pemanfaatan jem-
batan setelah ditata nanti, Surattini menyebut lokasi jembatan itu berada satu kawasan DTW eks Pelabuhan Buleleng. Maka jembatan itu sendiri selain merupakan edukasi sejarah, juga sekaligus sebagai tempat wisata sejarah. Pemanfaatan ini sejalan dengan program pemerintah daerah yang mengelola paket wisata kota (city tour - red). ‘’Mungkin wisata yang tren sekarang adalah jembatan itu menjadi lokasi foto selfie. Selain itu, jembatan itu bisa saja dijadikan ciri khas (icon) Buleleng,’’ jelasnya. Sebelumnya pada rapat dengar pendapat (RDP) antara Dinas Perkimta dengan Komisi II DPRD Buleleng belum lama ini, dewan mengusulkan Perkimta melakukan program penataan yang dapat mengubah sudut kota itu agar estetis. Bahkan, dewan meminta Buleleng meniru program penataan Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Menanggapi usul itu, Perkimta menyebut penataannya nanti seperti estetik di Jalan Udayana, Jalan Kartini, Jalan Dewi Sartika. Di jalan itu sudah dilakukan dengan pembuatan taman dan penambahan tata lampu. Demikian juga di batas kota sudah ditata dengan menambah taman dan lampu hias. Seperti di perbatasan kota di Jalan Ahmad Yani Barat. Selain itu di sudut kota itu beroperasinya Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Yowana (Kelurahan Banyuasri), Taman Kebangsaan (Kelurahan Kampung Tinggi), Taman Bung Karno (Lingkungan Sangket), dan program RTH taman baca di Jalan Gajah Mada, Singaraja. (mud)
Bali Post/mud
JEMBATAN BELANDA – Salah satu peninggalan pemerintah Belanda adalah jembatan di atas Tukad Buleleng, Kelurahan Kampung Tinggi, Singaraja. Jembatan ini rencananya akan ditata.
Senin Umanis, 2 Desember 2019 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
ASN Mesti Produktif BELANJA rutin pegawai negeri sipil sangat tinggi. Melebihi dari biaya pembangunan. Hal tersebut menjadi sorotan Menteri Keuangan Sri Mulyani pascadilantik sebagai anggota kabinet Jokowi periode kedua. Ia menyebutkan rakyat hanya dapat ampas dari APBN. Miris memang, tetapi itulah kenyataannya sejak dulu, sehingga masalah tersebut sangat klasik, tanpa pernah bisa diselesaikan. Sekarang di era kabinet kerja, tentu hal tersebut menjadi aneh. Semboyan kerja-kerjakerja semestinya diejawahtahkan dengan kerja keras. Kerja tidak sebatas proyek, tetapi kerja untuk menuju kesejahteraan rakyat. Presiden Jokowi pernah mengingatkan hal tersebut di jajaran Kementerian Pertahanan. ASN di mana pun bertugas juga harus memperhatikan apa yang telah diperingatkan Presiden. Mentalitas produktif PNS seharusnya didorong untuk berkembang nyata di balik kenaikan pendapatan mereka. Profesionalitas dan integritas kerja harus menjadi parameter untuk menduduki sebuah jabatan. Mereka harus bekerja efektif dan efisien. Ini tentu sesuai dengan semangat pembaruan birokrasi yang digulirkan sejak era reformasi. Kebijakan debirokratisasi sebagai salah satu wujud semangat pembaruan birokrasi harus diterjemahkan melalui kebijakan perampingan birokrasi. Ini pernah diingatkan pula oleh Presiden Jokowi pascadilantik pada periode kedua. Wacana tersebut didasarkan atas penilaian bahwa birokrasi pemerintahan pusat masih dianggap gemuk, sehingga tidak lincah dalam menjalankan fungsi pelayanan. Fungsi pelayanan masih terkesan birokratis akibat jalur administrasi yang masih relatif panjang. Padahal debirokratisasi di instansi kementerian telah dilakukan sebelum kebijakan baru pemangkasan jabatan eselon IV muncul ke permukaan. Kementerian PAN dikabarkan memilih parameter penilaian fungsi PNS berbasis kinerja. Insentif akan diberikan berdasar prestasi kerja tiap pejabat di lingkungan kerja semua kantor kementerian. Jika hasil penilaian terhadap prestasi kerjanya bagus, otomatis pejabat yang bersangkutan akan mendapatkan tunjangan prestasi. Tunjangan tersebut akan hilang jika fungsi pelayanan tidak menunjukkan prestasi yang baik sesuai standar aturan. Parameter berbasis kinerja dalam proses penilaian fungsi pelayanan tersebut seharusnya juga diberdayakan di semua lini birokrasi pemerintahan. Kebijakan pemberian rangsangan berupa tunjangan bagi pejabat berprestasi jangan hanya diberlakukan di lingkungan kementerian pusat. Kebijakan yang sama seyogianya juga diberlakukan di semua lingkungan kerja PNS hingga di daerah. Perampingan struktur birokrasi sebaiknya diterapkan juga di lingkungan birokrasi pemerintahan provinsi dan kabupaten/kota. Selama ini, pelayanan birokrasi di lingkungan pemerintahan provinsi dan kabupaten/ kota masih mengundang gunjingan tak sedap, walau terobosan untuk mendorong peningkatan fungsi pelayanan telah dilakukan dalam batas tertentu. Adanya pelayanan satu atap dalam proses pengurusan perizinan misalnya, bukan tidak berhasil memotong mata rantai birokrasi yang panjang dan korup. Namun terobosan itu belum optimal dibarengi penempatan PNS sesuai kompetensi dan prestasi kerja. Jumlah PNS di instansi dan biro/bidang tertentu tidak jarang melebihi kebutuhan. Harus disadari, masyarakat di daerah sekarang ini sedang mendambakan kinerja birokrasi yang makin berkualitas, bekerja cepat, bersikap proaktif.
S URAT PEMBACA
Menghadapi Seleksi CPNS 2019 Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu enak. Pendapatan tiap bulan sudah pasti. Selain gaji pokok, ada tunjangan, uang makan, dan dapat jatah libur. Yang menggiurkan lagi nanti dapat uang pensiunan. Maka tak heran bila pendaftaran calon Pegawai Negeri Sipil 2019 (CPNS 2019) selalu ditunggu banyak orang. Tahun ini pemerintah membuka lowongan CPNS untuk Instansi Pusat sebanyak 37.854 formasi yang dibagi untuk 74 kementerian dan lembaga. Sementara Instansi Daerah dibuka 159.257 formasi untuk 467 pemerintah daerah.
Oleh Kurniawan Adi Santoso
H
ingga Senin (25/11/2019) pukul 15.43 WIB, berdasarkan data BKN ada sebanyak 3.257.777 pelamar telah submit atau telah menyelesaikan proses pendaftaran. Yang selanjutnya menunggu hasil verifikasi berkas administrasi. Bila lolos, maka pendaftar berhak ikut tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Seleksi CPNS 2019 ini menerapkan sistem seleksi yang agak berbeda dengan sistem ujian yang dilaksanakan tahun lalu. Pemerintah mengumumkan bahwa, seleksi tahun ini resmi menggunakan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen-PAN RB) Nomor 24 Tahun 2019 untuk tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa nilai ambang batas (passing grade) yang digunakan berbeda dengan passing grade tahun lalu. Ada penurunan nilai passing grade. Untuk formasi umum Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 65, Tes Intelegensi Umum (TIU)
Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Sosialisasi RUU Bali RUU Bali kini banyak dibicarakan. Pujian katanya mengalir dari manamana. Mencermati hal ini, saya yang tak tahu persis isi dari RUU Bali ini juga merasa yakin jika RUU ini memang bagus. Jika boleh usul, saya berharap Pemprov Bali melakukan sosialisasi terhadap isi RUU Bali ini. Jangan sampai RUU ini hanya menjadi pemahaman segelintir orang. Saya juga memandang penting dijelaskan kepada Bali perlu RUU baru, jika dengan UU yang ada selama ini bisa memayungi Bali? Saya pada dasarnya sangat mengapresiasi terobosan Gubernur Wayan
Koster untuk menjaga Bali ke depan. Terobosan ini nyata-nyata direspons positif. Masyarakat menilai Wayan Koster merupakan Gubernur Bali yang peka dengan masalah Bali ke depan. Untuk itu pula, agar dukungan tidak sebatas suara, penting juga dijelaskan kepada krama Bali dan penduduk Bali apa yang akan dirujuk oleh RUU Bali ini jika nanti disetujui pusat. Mudahmudahan Bali tetap aman sehingga stabilitas Bali tetap terjaga. I Wayan Arsana Gianyar, Bali
Musim Kemarau Kapan Berakhir? Sampai saat ini hujan masih sangat jarang turun. Suhu juga teramat panas. Jika hal ini berlanjut, sampai kapan? Sebagai penduduk yang selama ini hidup di Bali saya sangat merasakan terjadi perubahan suhu yang amat drastis di Bali. Panas dan membuat gerah. Fisik juga terasa lebih cepat lelah. Terhadap hal ini, saya berharap instansi terkait memberikan edukasi yang jelas strategi menghadapi suhu yang terus panas dan gerah.
Apa kita-kira yang bisa dilakukan untuk terhindar dari dampak suhu yang panas ini. Jika suhu panas ini bisa ditekan dengan melakukan penghijauan maka ada baiknya jika musim hujan nanti kita budayakan menanam. Mudah-mudahan kemarau segera berakhir, sehingga kita kembali bisa merasakan rasa nyaman dan aman hidup di Bali. I Made Sudana Denpasar, Bali
80, Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 126. Sedangkan ambang batas SKD pada formasi khusus cumlaude dan diaspora minimal 271 dengan nilai TIU paling rendah 85, disabilitas minimal 260 dengan TIU paling rendah 70, putra/putri Papua dan Papua Barat 260 dengan nilai TIU paling rendah 60. Meskipun demikian, penurunan nilai ambang batas ini diyakini tidak akan membuat kualitas peserta CPNS yang lolos menurun. Konon kabarnya soal ujian yang disediakan kualitasnya HOTS (berpikir tingkat tinggi). Soal tidak sekadar teori saja, melainkan biasanya berbasis masalah. Ini membutuhkan keterampilan berpikir pada level menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Jadi, peserta ujian seleksi CPNS harus belajar lebih keras dan banyak berlatih soal HOTS. Strategi belajar yang bisa dilakukan dengan mempelajari kisi-kisi tes SKD. Untuk TWK berkisar nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Sedangkan TIU yakni kemampuan verbal (analogi, silogisme, dan
analitis), numerik (berhitung, deret angka, perbandingan kuantitatif, soal cerita), dan figural (analogi, ketidaksamaan, dan serial. Untuk TKP kisi-kisinya yaitu pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, dan profesionalisme. Setelah tahu kisi-kisinya, peserta seleksi diharapkan mencari materi tersebut. Yang paling mudah adalah download modul materi kisi-kisi tersebut lalu dibaca dan dipelajari. Pun latihan soal-soal, baik lewat buku maupun soal berbasis online. Selain itu, ada kebijakan yang menguntungkan bagi peserta P1/TL seleksi CPNS 2018. Mereka berhak untuk memilih opsi menandingkan/tidak skor SKD-nya yang diperoleh pada ujian CPNS 2018 pada seleksi tahun ini. Artinya, jika mereka mengikuti ujian tahun ini dalam arti tidak menandingkan skornya dan tidak lulus nilai ambang batas, berhak untuk mengalihkan kembali dan menandingkan skor tahun lalu. Dan jika skor yang dicapai tahun ini lebih tinggi daripada skor tahun lalu, maka ia berhak memilih menandingkan
skor yang lebih tinggi. Ditambah lagi, pada sistem seleksi CPNS 2019 ini, BKN menghapuskan kolom jumlah pesaing. Sehingga para peserta tidak dapat mengetahui gambaran berapa orang yang mendaftar pada suatu instansi dan gambaran berapa banyak yang akan menjadi pesaingnya. Istilahnya kompetisi seleksi kali ini blind competition. Dengan adanya penerapan sistem blind competition ini, para peserta diharapkan lebih percaya diri dan siap menghadapi tes SKD. Seleksi CPNS 2019 juga akan diwarnai persaingan ketat dalam memperebutkan jumlah formasi yang tersedia. Dalam kondisi seperti ini, tidak heran jika ada orang yang memanfaatkan situasi untuk mengeruk keuntungan. Karena itu calo CPNS biasa bergentayangan. Mereka akan mendekati para pendaftar CPNS dan mengaku mempunyai hubungan atau dekat dengan “orang dalam” yang bisa meloloskan jadi CPNS. Tentu saja syaratnya harus menyerahkan uang dengan jumlah tertentu. Berkali-kali pemerintah sudah mengingatkan pada pendaftar CPNS. Masyarakat yang akan mendaftar CPNS diharapkan tidak percaya kepada siapapun yang mengaku bisa membantu meloloskan seseorang menjadi CPNS. Selain itu juga diimbau untuk senantiasa mengedepankan kejujuran. Masyarakat yang berminat mengikuti seleksi CPNS mesti percaya diri untuk bisa memenangkan seleksi ini. Percaya diri bukan hanya dengan mendaftar sendiri, tetapi juga saat mengikuti ujian seleksi. Dalam hal ini
Warung Global
Pemberdayaan Perempuan Harus Dibarengi Sokongan Dana PEREMPUAN desa sudah tercipta ketangguhannya karena alam dan lingkungan. Soal karakter dan etos kerja perempuan Bali sudah diakui sudah sangat baik. Namun perempuan, baik di desa maupun perkotaan, haruslah menjadi ibu yang tangguh. Demikian opini yang disampaikan oleh pendengar Radio Global 96,5 FM dalam acara Warung Global, Sabtu (30/11). Berikut rangkuman selengkapnya. Fera di Tabanan menyatakan perempuan jangan hanya diberikan pembinaan saja. Bila dibantu dengan permodalan, ia yakin perempuan Bali punya niat yang tinggi untuk membantu perekonomian keluarga. Apalagi sekarang perekonomian sedang lesu. Ketut Mursi di Denpasar menyampaikan bahwa karakter perempuan Bali memang tangguh dan sudah tak diragukan lagi. Namun yang perlu diaplikasikan, perempuan Bali agar bersatu. Ini harus
ada yang mengoordinir. Soal modal nomor sekian. Apalagi dana desa ada untuk memberdayakan dan menyejahterakan masyarakat. Sementara Budiada di Tabanan menyatakan, dari dulu perempuan Bali sangat tangguh. Di era digital ini mungkin harus ditekankan penguasaan IT, edukasi. Tak mungkin semua bergerak tanpa ada dukungan dana. Program/ perencanaan mesti dibarengi dengan pendanaan agar rencana untuk mewujudkan
perempuan Bali jadi ibu tangguh ini bisa terwujud. Apa yang disampaikan Budiada itu benar, demikian disampaikan Wayan Gama di Singaraja. Perempuan Bali memang tangguh dan kuat dari dulu, kebanyakan dari petani, menghidupi banyak anak bukan perkara yang mudah, mereka (perempuan) sangat membantu perekonomian keluarga. Sekarang anak sedikit tetapi tuntutan hidup banyak, biayanya juga banyak. Ia juga berharap agar dorongan ini harus dibarengi dengan sokongan misalnya bantuan dana. Sulit rasanya diwujudkan jika dana ini tak ada. Nyoman Darma di Gianyar berpendapat, kenapa harus perempuan desa saja, memangnya perempuan di kota sudah tangguh? Kalau mau jujur, perempuan desa sudah tercipta ketangguhannya karena alam dan lingkungan entah dari mencangkul, menyabit rumput, memelihara sapi, panen di sawah sampai ngurus kebun juga siap. (sikha)
mereka harus bersiap dengan mempelajari dan menguasai materi yang kemungkinan akan diujikan. Untuk itu jangan mudah percaya jika ada yang menawarkan bocoran soal dan untuk mendapatkannya harus membayar dengan jumlah tertentu. Setiap menjelang seleksi CPNS memang biasa beredar atau dijual contoh soal-soal, tetapi mestinya itu hanya referensi untuk belajar. Jangan dianggap bocoran kemudian tidak belajar yang lain. Bagi instansi yang mengadakan seleksi CPNS, hendaknya juga mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Termasuk menyiapkan piranti komputer/laptop dan jaringannya. Semua kemungkinan buruk harus diantisipasi. Jangan sampai saat berlangsung seleksi terjadi gangguan, sebagaimana pernah terjadi tahun lalu dan itu sangat mengganggu konsentrasi para peserta yang otomatis juga mempengaruhi hasilnya. Kita berharap semua proses seleksi CPNS berjalan lancar. Mereka yang lolos juga benar-benar karena kemampuannya, bukan karena hal-hal yang terkait ketidakjujuran. Selanjutnya nanti terpilih PNS atau Aparat Sipil Negeri (ASN) yang kredibel dan sesuai kompetensinya. Penulis, Aparatur Sipil Negara (ASN)
POJOK Bali diharapkan jadi pionir pola pemberdayaan perempuan di Indonesia. - Kembalikan kearifan nusantara. *** Empat situs di Kabupaten Gianyar ditetapkan sebagai cagar budaya. - Jaga budaya bangsa. *** Naikkan penerimaan pajak, Tabanan usulkan kenaikan kelas tanah dan NJOP. - Rakyat jadi sapi perahan.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya, Nyoman Winata, Ketut Winata, Wira Sanjiwani. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: IB. Wirawan Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Senin Umanis, 2 Desember 2019
Puncak Gebyar GKPD di Tabanan
Komunitas Tiga Desa Binaan BBPOM Denpasar Adu Pemahaman Keamanan Pangan PUNCAK Gebyar Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) tahun 2019 yang merupakan program dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar untuk Kabupaten Tabanan digelar di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Minggu (1/12) kemarin. Kegiatan dikemas dalam ajang Banjar Bali Quis bekerja sama dengan Bali TV, komunitas guru, PKK dan karang taruna dari tiga desa, yakni Desa Luwus, Kecamatan Baturiti, Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan, dan Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan. Di acara tersebut mereka beradu pemahaman dan pengetahuan tentang keamanan pangan. Kepala BBPOM di Denpasar I Gusti Ayu Adhi Aryapatni mengatakan, selama sepuluh bulan GKPD yang dimulai Maret 2019, pihaknya telah menggelar berbagai kegiatan. Diawali dengan pertemuan advokasi dengan peserta 30
orang dari lintas sektor terkait Kabupaten Tabanan dan perwakilan dari Desa Kukuh, Desa Tunjuk dan Desa Luwus. Kemudian, gap assesment pada Juni 2019 di tiga desa sasaran dengan peserta 300 orang dari komunitas masyarakat yang mewakili unsur guru, PKK, karang taruna, PKL dan IRTP, serta 60 kader GKPD. ‘’Di sini kami bagikan kuisioner untuk tahu sejauh mana pemahaman keamanan pangan pada calon kader dan calon komunitas yang akan mengikuti Bimtek keamanan pangan. Masing-masing desa 100 kuisioner. Hasil score saat itu di angka 50-70,’’ terangnya. Selanjutnya digelar Bimtek pembentukan kader keamanan pangan pada Mei. Mereka yang mensosialisasikan ilmu ke komunitas masing-masing. Kegiatan dilanjutkan fasilitasi GKPD, yakni mendampingi kader ke-20 rumah door to door melakukan kunjungan dan
pengamatan. ‘’Hasil kuisioner score penilaian mulai meningkat 75-90. Artinya, pemahaman tentang keamanan pangan sudah meningkat,’’ terangnya. Diakui Aryapatni, selama 10 bulan GKPD di Kabupaten Tabanan sudah ada perubahan ke arah lebih baik. Misalnya, di tiga desa sasaran yakni Desa Luwus, Desa Tunjuk, dan Desa Kukuh yang sebelumnya masih marak penggunaan pewarna dan bahan pangan berbahaya seperti rhodamin B dan methanil yellow pada produk jajanan yang mereka buat, kini sudah tidak lagi ditemukan bahan pangan berbahaya tersebut. Di sentra kerupuk di Desa Tunjuk kini sudah menggunakan perenyah yang aman. ‘’Evaluasi dan monitoring tentu akan terus kami lakukan untuk menjaga agar tidak lagi kembali menggunakan bahan pewarna berbahaya,’’ terangnya. Sementara itu, Kepala
Peraih Medali Porprov Akhirnya Terima Bonus Tabanan (Bali Post) Hal yang ditunggutunggu para atlet Tabanan peraih medali di Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2019, akhirnya terealisasi. Bertempat di GOR Debes, Grokgak, Tabanan, Sabtu (30/11) lalu, Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menyerahkan bonus dan penghargaan bagi para atlet berprestasi. Penghargaan diberikan kepada 129 atlet yang berhasil memperoleh medali emas, perak dan perunggu,
baik untuk kategori perorangan maupun beregu. Besaran penghargaan atau bonus yang diberikan sesuai dengan medali yang diperoleh. Atlet perorangan yang memperoleh medali emas sebanyak 21 orang, masing-masing mendapatkan Rp 50 juta. Peraih medali emas beregu (2-5 orang) memperoleh Rp 60 juta dan beregu (6 orang atau lebih) mendapatkan Rp 70 juta. Total anggaran yang digelontorkan untuk bonus ini senilai Rp
3.297.690.000. Wabup Sanjaya menyampaikan, sebelum Porprov banyak pihak yang menyangsikan kemampuan kontingen Tabanan untuk meraih prestasi terbaik sekaligus sukses menjadi tuan rumah. Namun tekad bulat menggiring Tabanan terus bergerak maju hingga akhirnya kontingen Tabanan terlepas dari status juru kunci, dan kini menempati ranking 5 dengan perolehan 29 medali emas. (kmb28)
Jelang ”Melasti” Rangkaian Karya Pangurip Gumi
Digelar ”Nyukat Genah” di Pura Luhur Tanah Lot Tabanan (Bali Post) Karya Agung Pangurip Gumi di Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel akan digelar tahun 2020. Berbagai rangkaian upacara jelang karya besar tersebut terus dilakukan. Seperti pada Sabtu (30/11) lalu dilangsungkan ritual nyukat genah sembahyang pangurip gumi di Pura Luhur Tanah Lot, Beraban, Kediri. Nyukat genah di Pura Luhur Tanah Lot diawali persembahyangan bersama, dilanjutkan dengan rapat teknis menentukan genah atau tempat sembahyang dan genah upa-
kara serangkaian melasti karya agung. Melasti akan digelar di Pura Luhur Tanah Lot. Ketua Umum Panitia Karya yang juga Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menegaskan, mengingat Karya Agung Pangurip Gumi termasuk upacara skala besar, pihaknya mengajak semua panitia dan unsur terkait untuk mulai mempersiapkan diri agar pelaksanaan karya bisa berjalan lancar. Nyukat genah sembahyang ini dilakukan dengan maksud mengukur dan menentukan tata letak persembahyangan sehingga tercipta tatanan yang sesuai
Bali Post/ist
NYUKAT GENAH - Upacara nyukat genah di Pura Luhur Tanah Lot.
dengan aturan yang termuat baik dalam Asta Kosala-Kosali maupun Asta Bumi. Dipilihnya Pura Tanah Lot sebagai lokasi melasti karena Pura Luhur Tanah Lot dipercaya sebagai segara yang berfungsi sebagai tempat suci untuk menyembah Batara Segara. Untuk diketahui, puncak Karya Agung Pangurip Gumi jatuh pada 20 Februari 2020. Karya agung ini digelar agar alam semesta berserta isinya mendapatkan kerahayuan, bukan semata untuk umat di Tabanan saja, melainkan Bali, Nusantara, bahkan seluruh dunia. Yang akan menyedot perhatian masyarakat pada rangkaian karya agung tersebut salah satunya ritual melasti. Karena saat Ida Batara melasti ke Tanah Lot tidak akan menggunakan kendaraan. Ribuan pangiring akan berjalan kaki dari Pura Luhur Batukau menuju segara. Melasti akan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai 30 Januari hingga 1 Februari. Saat kegiatan ini Ida Batara yang melasti bukan saja yang berstana di Pura Luhur Batukau, tetapi juga diikuti sasuhunan Pura-pura lainnya yang termasuk dalam jajar kemiri Pura Luhur Batukau. (kmb28)
Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Bali Putu Anom Agustina mengatakan, program BBPOM terkait GKPD dampaknya luar biasa bagi desa sasaran. DPMD selaku leading sector tentu sangat berkepentingan dengan program BBPOM. ‘’Kami tentu akan menjadi partner karena sasarannya adalah desa. Tentunya pembinaan ke depan dan monitoring akan dilakukan bersama-sama untuk hasil yang lebih maksimal sehingga bisa menuju masyarakat yang sejahtera,’’ ucapnya. Hal senada juga disampaikan Asisten I Setda Tabanan I Wayan Miarsana. Pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan BBPOM di Kabupaten Tabanan. Diharapkan melalui kegiatan ini akan membentuk perilaku masyarakat untuk peduli dan bekerja sama dalam mewujudkan desa pangan aman. (ad105)
GEBYAR GKPD - Puncak Gebyar GKPD Kabupaten Tabanan dipusatkan di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Minggu (1/12) kemarin.
Tingkatkan PAD dari PBB dan BPHTB
Pemkab Usulkan Kenaikan Kelas Tanah dan NJOP
Tabanan (Bali Post) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tabanan 2020 yang ditargetkan Rp 450,405 miliar, mengharuskan jajaran eksekutif giat menggali potensi pendapatan. Salah satu strategi Pemkab Tabanan yang dipaparkan Kepala Bapelitbang I.B. Wiratmaja belum lama ini adalah memaksimalkan potensi Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) serta Bea Peralihan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) khususnya dari sisi jual-beli. Menurut Wiratmaja, untuk menggenjot peningkatan pendapatan dari dua sektor tersebut, harus ada perubahan regulasi. Misalnya pada PBB-P2, selama ini kelas tanah masih sangat rendah khususnya untuk kelas I dan II. Kabupaten Tabanan masih menggunakan aturan kelas tanah tahun 2012, kecuali untuk Kecamatan Tabanan dan Kediri yang sudah menggunakan aturan tahun 2015. Rendahnya nilai tanah, kata Wiratmaja membuat pajak yang diterima pemerintah sangat kecil. Padahal harga tanah di pasaran terus meningkat. Selain itu, sudah banyak lahan yang berubah fungsi menjadi lokasi usaha bukan pertanian, tetapi kelas tanahnya masih pertanian. Akibatnya, PBB yang dikenakan sangat kecil
dan tidak sesuai peruntukan. ‘’Untuk itu Kami mengusulkan agar kelas tanah khususnya untuk kelas I dan II dinaikkan,’’ usulnya. Kelas tanah sangat mungkin dinaikkan. Kenaikan kelas tanah akan membuat dasar pengenaan pajak semakin besar yang berujung pada meningkatnya pajak. Dipaparkannya, untuk kelas I potensi kenaikan mencapai 16 persen dan kelas II mencapai 40 persen. ‘’Tentu kami perlu adanya regulasi yang mendukung,’’ ucapnya. Potensi lain yang bisa digarap yakni BPHTB. Potensi ini bisa dilakukan dengan cara menaikkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Diakuinya, NJOP di Tabanan saat ini masih sangat rendah sehingga potensi penerimaan daerah sangat kecil. Dalam hal ini pemerintah
harus menaikkan NJOP kawasan yang sudah beralih fungsi. Namun tentu ada pengecualian karena di kawasan pariwisata masih banyak lahan pertanian produktif sehingga NJOP harus diatur sesuai peruntukan. ‘’Potensi pendapatan dari sektor BPHTB sangat besar, namun harus ada perubahan pada nilai NJOP kawasan,’’ terangnya. Selain dua sektor itu, pendapatan lain dari sektor reklame, hiburan, pajak air tanah, pajak parkir, pajak hotel, vila dan pondok wisata juga banyak yang belum tergarap. Pihaknya juga menyiapkan langkah inovasi untuk menaikkan pendapatan. Namun hal tersebut masih bersifat jangka panjang. ‘’Yang paling mungkin bisa dilakukan dalam wak-
tu dekat yakni menggarap pendapatan daerah lainnya, serta PBB-P2 dan BPHTB,’’ tegasnya. Terkait anggaran yang dibutuhkan untuk menggarap hal tersebut, Gus Wiratmaja mengakui cukup besar. Sebab ada beberapa hal yang harus dipersiapkan, seperti teknologi, sosialisasi serta kebutuhan lainnya. Total anggaran diperkirakan Rp 44 miliar lebih. ‘’Kebutuhan anggaran memang besar, namun untuk upaya mencapai hasil yang lebih besar pula,’’ sebutnya. Sementara itu, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga menegaskan, pihaknya mendorong eksekutif untuk terus menggali potensi pendapatan yang belum tergarap. Bahkan ia pun mengaku siap mendukung dari segi finansial maupun regulasi. ‘’Jika karena soal regulasi, kami siap membuat bersama eksekutif. Begitupun soal anggaran, juga siap memberikan dana untuk hasil yang lebih besar,’’ tegasnya. (kmb28)
Bali Post/bit
RAPAT KERJA - Rapat kerja DPRD dengan TAPD Tabanan belum lama ini yang membahas optimalisasi pendapatan daerah.
Senin Umanis, 2 Desember 2019
Revitalisasi Pasar Banyuasri
Ruko dan Kios Pedagang Mulai Diratakan Singaraja (Bali Post) – Rekanan pemenang tender megaproyek revitalisasi Pasar Banyuasri langsung tancap gas setelah penandatanganan kontrak. Mulai Sabtu (31/11) lalu, bangunan rumah toko (ruko), kios, dan lapak pedagang mulai diratakan. Beberapa alat berat dikerahkan pemborong untuk menghancurkan bangunan yang konstruksinya sudah tua tersebut. Pembongkaran gedung pasar lama itu merupakan tahap persiapan lokasi proyek. Setelah lokasi siap dibangun, rekanan memasok peralatan dan material. Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng, Nengah Budiarta, Minggu (1/12) kemarin mengatakan, pembongkaran gedung pasar lama itu dilaku-
kan setelah penandatanganan kontrak pelaksanaan pada 25 November 2019 lalu. Dari pembahasan antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan Manajemen Konstruksi (MK) dan rekanan, pembongkaran dilakukan dalam beberapa hari ke depan ini. Pascaproses pembongkaran, di lokasi proyek itu akan dipasang pagar sementara untuk mengurangi gangguan yang timbul akibat pelaksanaan megaproyek. Pagar pembatas ini juga penting terutama di sebelah utara, tepatnya di ruas Jalan Samudra, Singaraja dan di sebelah barat yang lokasinya berdekatan dengan pasar darurat. Pemasangan pagar tersebut dipercaya dapat mencegah terganggunya aktivitas di pasar darurat itu. Setelah persiapan lahan, mobilisasi peralatan dan mate-
rial, PUPR melaksanakan upacara peletakan batu pertama (groundbreaking). Hanya saja, hari baik (dewasa ayu-red)nya belum dipastikan. “Secepatnya persiapan lahan ini dilakukan. Setelah itu dipasang pagar untuk mencegah gangguan aktivitas di pasar darurat tersebut. Kemudian lanjut mobilisasi peralatan, material dan sumber daya manusia (SDM),” katanya. Di sisi lain, Budiarta menambahkan, meskipun persiapan lahan mulai dilakukan, rekanan saat ini belum juga mengajukan amprah untuk pembayaran uang muka. Pihaknya berharap rekanan secepatnya mengajukan pembayaran uang muka, sehingga anggaran yang sudah disiapkan terserap sesuai perencanaan.
“Kami siap kapan saja. Kami berharap uang muka itu secepatnya di-amprah. Karena kita juga ingin anggaran itu terserap sesuai perencanaan dan regulasi yang mengatur,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, megaproyek revitalisasi Pasar Banyuasri itu menelan anggaran Rp180 miliar. Setelah melalui tender secara online di Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Barang dan Jasa, pagu anggaran tersebut ditawar oleh rekanan pemenang tender dengan nilai Rp160 miliar. Dari tender ini, pemerintah daerah mendapatkan efesiensi anggaran sekitar Rp 20 miliar. Megaproyek ini sendiri dilakukan dengan multiyers kontrak 2019-2020. Sesuai skema yang diterapkan mengaju pada pola anggaran tahun jamak. (kmb38)
Bali Post/kmb38
DIBONGKAR – Gedung Pasar Banyuasri, Kecamatan Buleleng mulai dibongkar. Hal itu menyusul ditandatanganinya kontrak megaproyek ini, 25 November 2019 lalu.
Senin Umanis, 2 Desember 2019
Empat Situs Ditetapkan sebagai Cagar Budaya
Bali Post/kmb35
SITUS - Suasana persembahyangan pada salah satu situs yang ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemkab Gianyar.
Ratusan Anggota Satpol PP Ikuti Prosesi Pembaretan
Gianyar (Bali Post) Sekitar 350 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar mengikuti prosesi pembaretan yang digelar di Lapangan Astina, Gianyar, Minggu (1/12) kemarin. Kegiatan tersebut telah berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat (29/11) lalu. Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Gianyar, I Made Watha, mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin untuk meningkatkan keterampilan dan kepekaan anggota serta untuk menumbuhkembangkan jiwa korsa anggotanya. “Kami laksanakan latihan Pasukan Baris Berbaris (PBB) dan latihan jenis lainnya, sehingga dalam melaksanakan tugas sehari-hari anggota selalu tegap, tegas dan sigap,” ujarnya. Watha menambahkan, peran Satpol PP dalam mengamankan peraturan daerah (perda) dan penyelenggaraan pemerintahan daerah, sehingga para anggota Satpol PP diharapkan memiliki kondisi fisik yang memadai serta profesional dalam mengawal visi Pemerintah Kabupaten Gianyar. Sebelum dilakukan pembaretan, kata Watha, sekitar 350 orang anggotanya ini diharuskan mengikuti pelatihan PBB dan latihan fisik selama dua tiga hari. Seluruh proses pelatihan yang ditangani instruktur dari Kodim 1616/Gianyar ini wajib diikuti. “Ini bertujuan untuk membentuk anggota Satpol PP yang mempunyai sikap, mental dan jiwa korps yang tinggi serta mempererat kekompakan. Sehingga memudahkan dalam menjalankan tugas terutama dalam tugas penegakan perda serta menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat,” tegasnya. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Kabupaten Gianyar memiliki banyak tempat yang menyimpan berbagai situs purbakala. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar berupaya untuk menjaga warisan tersebut dengan menetapkan situs purbakala sebagai warisan cagar budaya. Ada empat situs yang ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, di Wantilan Pura Pegulingan, Manukaya, Tampaksiring, Sabtu (30/11). Penetapan situs purbakala sebagai cagar budaya tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Gianyar Nomor : 1345/E-01/HK/2019 tentang Penetapan Arca Bhairawa Pura Kebo Edan sebagai Benda Cagar Budaya, Nekara Pejeng Pura Penataran Sasih sebagai Benda Cagar Budaya, Pura Pegulingan sebagai Struktur Cagar Budaya, dan Pura Mengening sebagai Struktur Cagar Budaya, tertanggal 13 November 2019. Penetapan empat situs tersebut sebagai cagar budaya, sebelumnya telah melewati beberapa tahapan. Mulai dari registrasi, verifikasi hingga penyusunan berkas kajian oleh Tim Registrasi Cagar Budaya Kabupaten Gianyar bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali, NTB, NTT, terhitung
sejak Juni hingga September 2019 lalu. Setelah berkas kajian rampung dan direvisi sesuai mekanisme, berkas selanjutnya diserahkan kepada Tim Ahli Cagar Budaya Nasional di Direktorat Kebudayaan, Dit. Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta pada 17 September lalu. Sebulan kemudian atau tepatnya tanggal 17 Oktober melalui Plh. Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman menyampaikan undangan sidang kajian oleh Tim Ahli Cagar Budaya Nasional. Kepala Dinas Kebudayaan Gianyar Dr. I Ketut Mudana, S.H., MBA. mengatakan, penetapan status cagar budaya ini merupakan apresiasi terhadap keberadaan situs purbakala dan pengelolaan serta perawatan yang telah dilakukan masyarakat. Sebagai kelanjutan dari penetapan situs sebagai cagar budaya, maka segala biaya yang terkait dibebankan pada APBD Kabupaten Gianyar. Mudana memaparkan, pihaknya akan me-launching aplikasi digital yang merangkum secara lengkap data terkait cagar budaya di Kabupaten Gianyar. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penggalian dan
penemuan objek yang diduga cagar budaya. “Ke depan juga akan digelar lomba literasi dan pemilihan Duta Remaja Cagar Budaya. Semua ini dilakukan untuk menarik minta generasi muda mengenal dan mencintai warisan cagar budaya,” katanya. Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan, Gianyar memiliki banyak situs peninggalan purbakala. Ditekankan, terkait perawatan dan pengelolaannya harus dilakukan oleh profesional, tidak bisa diserahkan begitu saja kepada masyarakat. “Sebab itu, demi kelestariannya, Pemkab Gianyar secara bertahap mengusulkan untuk memperoleh rekomendasi dari Kementerian Kebudayaan untuk bisa ditetapkan sebagai cagar budaya,” ujarnya. Mahayastra menegaskan, keberhasilan memperoleh rekomendasi penetapan cagar budaya dari Kementerian Kebudayaan tidak sekadar rekomendasi di atas kertas. Ke depan, penetapan ini diyakini akan memberi banyak manfaat. “Misalnya, cagar budaya dengan pengelolaan yang baik dapat bersinergi dengan bidang pariwisata, sehingga mendatangkan kemajuan ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tegasnya. (kmb35)
Operasi Pekat Agung 2019
Polisi Gerebek Judi Kocokan dan Penjual Arak
Gianyar (Bali Post) -
Serangkaian Operasi Pekat Agung 2019, jajaran Polres Gianyar menggerebek judi kocokan di Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh. Selain itu, polisi juga mengobok-obok lokasi penjualan minuman beralkohol (mikol) jenis arak di kawasan Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang. Dikonfirmasi Minggu (1/12) kemarin, Kasubag Humas Polres Gianyar, Iptu I Ketut Suarnaya, membenarkan adanya penggerekan tersebut. Dikatakan, awalnya polisi melakukan penangkapan pelaku judi kocokan, I Kadek Suarjana, Jumat (29/11) malam. Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang mengatakan, di salah satu rumah di Desa Saba sering digelar penjudian. “Menerima informasi itu, petugas Buser Polres Gianyar langsung melakukan penyelidikan,” katanya. Setelah cukup bukti, kata Suarnaya, polisi lantas melakukan penggerebekan,
Jumat malam sekitar pukul 23.00 Wita. Saat itu didapati I Kadek Suarjana sedang menggelar judi kocokan. Didatangi sejumlah aparat, Suarjana hanya bisa terdiam dan pasrah. “Saat digerebek, pelaku tidak melakukan perlawanan,” ujarnya. Usai penggerebekan itu, pelaku langsung diamankan ke Mapolres Gianyar dengan barang bukti dadu dan satu lembar perlak bergambar. Sampai hari Minggu kemarin, pelaku masih dalam pemeriksaan polisi. “Pelaku sudah diamankan di Mapolres Gianyar dan selanjutnya dilakukan penyelidikan lebih mendalam,” kata Suarnaya.
Menurut Suarnaya, jajaran Polsek Tegallalang yang dipimpin Kanit Reskrim, IPDA I Wayan Juwahyudi, melakukan penindakan terhadap peredaran mikol jenis arak di Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, Minggu (1/12) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Pengerebekan itu dilakukan di warung milik I Nyoman Berata. “Polisi juga melakukan penindakan terhadap peredaran minuman beralkohol tanpa izin atau SIUP-MB,” katanya. Pada penggerebekan itu, polisi mengamankan belasan liter miras jenis arak yang disimpan dalam jeriken. Pelaku dan barang bukti selanjut-
Bali Post/kmb35
MIKOL - Polisi saat mengerebek penjual mikol di Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, Minggu (1/12) dini hari kemarin. nya diamankan ke kantor polisi. “Pelaku dikenakan Pasal 27 ayat (1) Perda Kabupaten Gianyar Nomor 13
Tahun 2012 tentang Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol,” tegas Suarnaya. (kmb35)
Peduli Nasib Korban KDRT
LPSK Surati PN Gianyar
Bali Post/kmb35
LATIHAN - Sejumlah anggota Satpol PP Gianyar saat mengikuti latihan fisik sebelum pembaretan.
Gianyar (Bali Post) Kasus majikan menyiram pembantunya menggunakan air panas dengan terdakwa Desak Made Wiratningsih dan I Kadek Erick Diantara Putra mendapat atensi dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) RI. Lembaga ini menyurati Pengadilan Negeri (PN) Gianyar atas vonis yang menghukum berat dua terdakwa kasus KDRT tersebut. Dikonfirmasi, Minggu (1/12) kemarin, Humas PN Gianyar, Wawan Edi Prastiyo, membenarkan PN Gianyar mendapat surat tembusan dari LPSK RI terkait kasus KDRT dengan korban Eka Febrianti dan Santi Yunias-
tutik tersebut. Dikatakan, surat tersebut intinya memberikan apresiasi karena telah peduli terhadap nasib korban. “Karena dari kasus ini akan membangun wibawa dan kepercayaan publik terhadap pengadilan, makanya kami disurati,” jelasnya. Wawan Edi Prastiyo mengatakan, pihaknya berharap ke depan PN Gianyar semakin baik lagi dan dipercaya oleh para pencari keadilan. Dikatakan, majelis hakim yang memutus perkara KDRT ini, Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja, Ni Luh Putu Partiwi, dan Wawan Edi Prastiyo. Surat dari LPSK RI tersebut menjabarkan bahwa PN Gianyar diang-
gap telah memberikan layanan perlindungan kepada saksi korban Eka Febrianti dan Santi Yuniastutik yang perkaranya telah disidangkan di PN Gianyar. LPSK memberikan apresiasi atas kepedulian Majelis Hakim terhadap nasib korban. LPSK juga mengapresiasi majelis hakim yang telah mendukung pemenuhan hak korban serta rasa keadilan bagi korban dalam Perkara Nomor 138/ Pid.sus/2019/PN Gin tersebut. Wawan Edi Prastiyo menambahkan, LPSK menilai, hal tersebut penting dalam kemajuan perkembangan pemenuhan hak korban tindak pidana. Antara lain, karena adanya restitusi atas tindak
pidana yang tercantum di dalam UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga yang dalam UU tersebut belum diatur mengenai Restitusi. Kedua, adanya perspektif korban khususnya perempuan dalam putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gianyar sebagaimana yang telah diatur dalam peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Mengadili Perkara Perempuan Berhadapan dengan Hukum. Harapan LPSK, agar putusan Majelis Hakim PN Gianyar ini menjadi acuan bagi hakim-hakim lainnya agar memiliki perspektif pemenuhan hak korban khusus-
nya restitusi. Seperti diberitakan sebelumnya, pada sidang putusan kasus KDRT dengan terdakwa Desak Made Wiratningsih, terdakwa usia 36 tahun ini divonis enam tahun penjara, Selasa (12/11). Putusan ini lebih ringan dari tuntutan JPU, I Putu Gede Darma Putra, yang menuntut terdakwa tujuh tahun penjara. Terdakwa Desak juga dibebankan untuk membayar restitusi kepada dua korban masing-masing Rp21 juta, sehingga total sebesar Rp42 juta. Dengan ketentuan apabila terdakwa tidak membayar restitusi tersebut, maka diganti dengan pidana kurungan selama tiga bulan. (kmb35)
Senin Umanis, 2 Desember 2019
”Sweeping” Narkoba Digelar di Gilimanuk Negara (Bali Post) – Sweeping narkoba di tempat hiburan malam kembali digelar jajaran Sat Narkoba Polres Jembrana, Sabtu (30/11) malam. Pada malam itu sejumlah kafe di Gilimanuk disasar petugas, di antaranya di Kafe Manta dan Kafe Mandarin. Dari kedua kafe tersebut, petugas melakukan pemeriksaan barang bawaan dan drug test pada puluhan pengunjung dan pelayan kafe. Dari pemantauan, di Kafe Manta yang berada di dekat objek wisata Teluk Gilimanuk, tim yang dipimpin Kasat Res Narkoba itu melakukan pemeriksaan kepada seluruh pengunjung yang saat itu ramai. Drug test dilakukan selain dengan tes urine, juga menggunakan alat deteksi dari air liur. Sebagian besar
perempuan dites air liurnya dengan cara menempelkan di lidah. Hal ini diterapkan untuk mengantisipasi ketika yang diperiksa sedang datang bulan (mestruasi). Sementara pengunjung yang sebagian besar laki-laki juga dengan tes urine. Selain memeriksa barangbarang bawaan, petugas juga mendata identitas mereka. Dari hasil pemeriksaan tes urine maupun air liur di kafe tersebut, seluruhnya negatif. Selanjutnya, petugas menyasar Kafe Mandarin yang terletak di pinggir jalan By-pass Pelabuhan Gilimanuk. Saat tim masuk ke lokasi, sempat mendapati sejumlah orang berada di luar pintu masuk kafe dan meminta mereka masuk untuk ikut pemeriksaan. Dari kafe ini pun, petugas tidak mendapati
indikasi baik pengunjung maupun pelayan kafe positif narkoba. Kasat Res Narkoba Polres Jembrana, AKP Komang Mulyadi, mengatakan razia yang dilakukan rutin jajarannya ini untuk menekan penyalahgunaan narkoba. Dari dua lokasi tempat hiburan malam yang disasar kemarin, petugas belum mendapati pelanggaran. Tetapi menurutnya Sat Narkoba akan terus melakukan upaya ini. Selain di tempat hiburan malam dan tempat keramainan, juga menyasar ke tempat rawan lainnya. (kmb26) Sweeping – Sweeping yang dilakukan tim Sat Narkoba Polres Jembrana di salah satu tempat hiburan malam di Gilimanuk.
BMKG Tegaskan Kemarau Tidak Dipengaruhi Laser Peluang Cuaca Ekstrem pada Bulan Desember Tinggi Negara (Bali Post) – Cuaca ekstrem yang terjadi sepekan ini merupakan ciri peralihan dari kemarau menuju penghujan. Beberapa wilayah khususnya di Jembrana, sudah mulai diguyur hujan lebat, seperti di Kecamatan Mendoyo, Jembrana dan Negara. Bahkan akhir pekan lalu menimbulkan musibah, salah satu rumah di Banjar Sekar Kejula, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo amblas diguyur hujan. Dari informasi, berdasarkan update monitoring hari tanpa hujan pada Sabtu (30/11) lalu, terlihat wilayah Bali Tengah sudah mulai ada hujan, sedangkan Bali pesisir utara selatan masih sesekali hujan. Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Jembrana, Rahmat Prasetya, Minggu (1/12) kemarin mengatakan, berdasarkan prakiraan pada 10 hari ke depan terlihat wilayah Bali Tengah
memiliki peluang hujan di atas 50%, sedangkan di wilayah lainnya di bawah 50%. Diakui, saat ini wilayah Bali belum ada yang masuk musim hujan (curah hujan lebih dari 50 per dasarian). Pihaknya juga membantah bila tidak adanya hujan dikarenakan laser atau lampu sorot. Menurut Rahmat, sangat tidak bisa hal semacam itu dilakukan untuk menggagalkan hujan. Mundurnya
musim hujan ini disebabkan angin timuran masih dominan dan fase MJO kering membuat hujan delay atau terlambat. “Faktor-faktor di atas menyebabkan presentase ketersediaan uap air di atmosfer belum cukup tinggi,” tambahnya. Diharapkan, awal Desember 2019, sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki musim hujan. ”Semoga makin banyak hujan pada bulan Desember dan perlu diwaspadai daerah yang rawan bencana,” terang Rahmat. Sementara itu, belakangan juga santer di masyarakat bahwa cuaca gerah dan kemarau ini merupakan dampak dari laser ataupun lampu sorot yang digunakan untuk konser musik. Isu laser tersebut dikaitkan
dengan berlangsungnya sejumlah proyek pembangunan yang tidak mengharapkan hujan turun. Seperti di RSU Negara. “Sejak awal pengerjaan, kami tidak pernah menggunakan laser yang disebut untuk menghalau hujan. Justru sekarang ini kami membutuhkan hujan karena debu yang mengganggu,” tepis I Made Pradnya Alit, Humas PT Nindya Karya, pelaksana proyek RSU Negara. Saat ini, progres pengerjaan struktur bangunan di RSU Negara sudah hampir 90 persen. Semuanya sudah sesuai jadwal termasuk pemasangan atap gedung. Malahan di awal pengerjaan pernah kebanjiran juga karena hujan. Bantahan serupa juga diung-
kapkan salah seorang event organizer (EO) di Jembrana, Dono Riswoyo. Penggunaan lampu sorot ke arah langit di sejumlah even merupakan upaya menarik orang datang dan menandai lokasi even. “Itu bukan pemecah apa-apa, cuma lampu signal buat tempat event atau keramaian sejenisnya. Sooklight namanya,” terang Dono. Bila dilihat dari kejauhan orang akan bertanya-tanya ada apa di lokasi tersebut. Fungsinya untuk menarik orang datang. Sementara itu, selama akhir pekan lalu, hujan mulai datang dengan curah yang cukup tinggi. Bahkan di beberapa lokasi terjadi musibah, seperti Pura Pucak Luhur Berangbang Agung yang
Hujan Lebat di Jembrana Robohkan Rumah Warga
Negara (Bali Post) Hujan lebat yang mengguyur Jembrana selama akhir pekan ini mengakibatkan rumah semipermanen milik Ketut Sumada (46) di Banjar Sekarkejule Kelod, Yehembang Kauh, Mendoyo, roboh. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta. Menurut informasi, Minggu (1/12) kemarin, rumah berukuran 7m x 9m itu roboh sekitar pukul 06.30 Wita. Bagian yang ambruk yakni kamar berikut emper (sambungan) dapur. Pemilik rumah dan keluarganya selamat, karena saat kejadian, mereka beraktivitas di luar “Tapi kami bingung untuk memperbaiki rumah kami karena kami tidak punya biaya,” ujar Sumada. Ambruknya satu kamar tidur dan dapur milik itu diduga akibat diguyur hujan lebat pada Jumat malam. Hujan deras itu mengakibatkan tanah di sekitar bangunan amblas. Ketua DPRD Jembrana, I Made Sri Sutarmi, turun ke lokasi kejadian untuk menyampaikan keprihatinan kepada korban. Anggota dewan asal Desa Yehembang yang didampingi aparat desa setempat dan aparat banjar ini, secara pribadi menyerahkan bantuan dana untuk meringankan beban korban. Dia juga mengimbau warga agar waspada terhadap bencana alam saat memasuki musim hujan. Sri Utami sudah berkoordinasi dengan BPBD Jembrana. “Kami minta rumah roboh ini segera ditangani,” terangnya, didampingi Kadek Sumerta, Pj. Perbekel Yehembang Kauh. Kadis Sosial Pemkab Jembrana, Made Dwipayana, juga turun ke lokasi kejadian bersama Tagana untuk gotong royong. BPBD Jembrana juga turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Bantuan berupa terpal, kain selimut dan lainnya, juga telah diserahkan BPBD kepada korban. (kmb)
tersambar petir di salah satu palinggih, Jumat (29/11) sore. Palinggih tertinggi yakni Meru Tumpang Sembilan tersambar petir di bagian puncak. Dua bagian atas meru mengalami kerusakan. Sambaran petir tersebut juga mengakibatkan kilometer listrik hangus dan sebagian pondasi palinggih taksu mengalami kerusakan dan dua unit lampu yang menyinari meru hancur. Selain itu, pada Sabtu (30/11) pagi, pondasi rumah warga di Banjar Sekar Kejula, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo amblas. Rumah semipermanen milik I Ketut Sumada (46) amblas, diduga karena dampak guyuran hujan semalam sebelumnya. (kmb26)
Pabrik Ikan di Kawasan Industri Pengambengan Terbakar
Terbakar - Gedung di Pabrik Bali Maya Permai di kawasan industri Pengambengan terbakar, Minggu (1/12) kemarin.
Negara (Bali Post) Kebakaran terjadi di pabrik pengalengan ikan PT Bali Maya Permai, Minggu (1/12) sore. Sejumlah gedung terutama yang berdekatan dengan pabrik dilaporkan terbakar hingga asap mengepul tebal di kawasan industri perikanan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, petugas dari Pemadam Kebakaran Jembrana masih melakukan upaya pemadaman. Dari informasi yang dihimpun, diduga api bermula dari salah satu gedung di dalam areal pabrik. Dengan cepat api melumat barangbarang di dalam bangunan hingga api semakin membesar. Upaya dari warga dan pihak pabrik untuk mematikan api tidak berhasil, lantaran api sudah membesar. “Tiba-tiba ada asap mengepul tebal dari sana,” ujar Ahmadi, salah seorang warga dekat lokasi. Sedikitnya, tiga unit mobil damkar turun ke lokasi untuk memadamkan api yang sudah merembet di gedung tersebut. Petugas dari kepolisian juga nampak di lokasi melakukan pengamanan. Hingga pukul 20.00 Wita, petugas masih melakukan pemadaman api agar tak merembet ke bangunan lain termasuk pabrik yang berada bersebelahan. (kmb26)
Senin Umanis, 2 Desember 2019
Musrenbang RPJMD
Bupati Mas Sumatri Optimis Capaian Bisa Sesuai Target GUNA menyempurnakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021, Pemkab Karangasem menggelar Musrenbang yang diselenggarakan di Aula STKIP Amlapura, Jumat (29/11)
lalu. Musrenbang itu untuk menyampaikan garis-garis besar perubahan rancangan RPJMD kedua yang disusun sebelumnya bersama tim. Musrenbang ini tujuannya menyerap masukan sekaligus klarifikasi dari seluruh kepala
OPD dan stakeholder lainnya, menyangkut kewenangan, target, indikator sasaran maupun program. Musrenbang itu dihadiri Kepala Balitbangda Provinsi Bali I Wayan Wiastana Ika Putra, Wakil Ketua DPRD Karan-
gasem I Wayan Parka, dan Ketua Komisi DPRD Karangasem I Nengah Suparta, Pj. Sekda I Gusti Gede Rinceg serta unsur Firkompemda Karangasem. Musrenbang dibuka Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri.
BUKA - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat membuka kegiatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021 di Aula STKIP Amlapura, Jumat (29/11).
Alat Intensitymeter BMKG Dipasang di Enam Titik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem bekerja sama dengan BMKG rencananya akan memasang enam alat pendeteksi gempa bumi, Minggu (1/12) kemarin. Alat itu disebut Intensitymeter. Alat yang dianggap sangat berguna itu akan dipasang sekaligus di enam titik berbeda di Bumi Lahar.
Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa, Minggu kemarin mengungkapkan, memang ada enam alat Intensitymeter BMKG. Rencananya alat intensitymeter BMKG itu akan dipasang di enam lokasi berbeda di Karangasem. Seperti di Pusdalops BPBD Karangasem, Perbekel Tianyar Barat, Kantor Desa Purwaketi, Kantor
Kecamatan Manggis, Kantor Perbekel Jungutan, dan Kantor Desa Sinduwati. ‘’Lokasi itu memang sudah diperhitungkan sebagai tempat yang memiliki askes dan presisi yang baik untuk memonitor gempa,’’ ujarnya. Arimbawa mengatakan, pemasangan alat Intensitymeter BMKG adalah untuk mendeteksi guncangan yang
vember 2019 dengan keluaran surat rekomendasi atas Rancangan Awal Perubahan Kedua RPJMD Kabupaten Karangasem tahun 2016-2021 Nomor 050.2/8367/BPPE/ Bappeda Litbang tanggal 19 November 2019. Di mana penyampaian Surat Edaran nomor 050/1634/Bappelitbangda/Setda tanggal 18 November 2019 kepada perangkat daerah untuk menyempurnakan Ranwal Perubahan Renstra Perangkat Daerah. Untuk verifikasi Ranwal Perubahan Renstra perangkat daerah dipastikan kesesuaian Ranwal Perubahan Renstra dengan Ranwal Perubahan kedua RPJMD dilaksanakan tanggal 25 November 2019. ‘’Tahapan hari ini adalah langkah pembahasan rancangan perubahan yang dilaksanakan melalui forum Musrenbang RPJMD yang keluarannya berupa Berita Acara Kesepakatan Hasil Musrenbang RPJMD sebagai bahan penyempurnaan Rancangan menjadi Rancangan Akhir Perubahan RPJMD Kabupaten Karangasem Tahun 2016-2021. Dan tahapan selanjutnya fasilitasi di Bagian Hukum, penyampaian Ranperda RPJMD kepada DPRD untuk pembahasan dan persetujuan bersama, evaluasi ke Gubernur dan terakhir baru penetapan Pe-
rubahan RPJMD Kabupaten Karangasem Tahun 20162021,’’ jelas Siki Ngurah. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menjelaskan, pihaknya mengimbau kepada seluruh peserta Musrenbang ini agar dapat memberikan masukan dan saran sekaligus pertimbangan. Sehingga terjadi penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan dan program pembangunan daerah. Selain soal RPJMD, beban kerja Bappelitbangda dinilai sudah cukup tinggi, terutama dalam menyusun RAPBD dengan Simda terintegrasi untuk memenuhi progres MCP. ‘’Kami harap penetapan Perda Perubahan Kedua RPJMD Karangasem Tahun 2016-2021 bisa on-target dan dapat terlaksana untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,’’ jelas Sumatri. Kepala Balitbangda Provinsi Bali I Wayan Wiastana Ika Putra menegaskan, Musrenbang perubahan RPJMD ini menjadi momentum untuk menyesuaikan kembali sasaran dan target yang telah dirancang dengan tujuan hasil itu bisa terwujud on target. Penyesuaian ini melalui harmonisasi, sinkronisasi dan sinergitas perencanaan pembangunan daerah. (ad08)
Pengurusan Adminduk Disdukcapil akan Terapkan Sistem ADM
Deteksi Gempa Bumi
Amlapura (Bali Post) Karangasem rupanya lebih serius memonitor gempa. Dalam upaya lebih dini mengetahui gempa, maka akan dipasang alat untuk bisa melakukan deteksi awal fenomena alam itu. Pasca-erupsi 2017 dipandang perlu punya alat tersebut untuk mempercepat memantau geteran di kerak bumi.
Pada kesempatan itu Plt. Bapelitbangda Karangasem I Nyoman Siki Ngurah menjelaskan, Musrenbang ini untuk penyempurnaan rancangan perubahan kedua RPJMD Karangasem tahun 2016-2021. Sebetulnya RPJMD pada tahap pertama sudah dilakukan perubahan nomenklatur. Saat itu belum dilakukan perubahan secara substansi, karena RPJMD baru ditetapkan. ‘’Perubahan kedua kali ini sudah didasarkan hasil evaluasi terlebih dahulu, setelah minimal dua tahun RPJMD berjalan. Bahkan evaluasi itu sudah dilaksanakan tahun 2018, sehingga tahun 2019 baru dilakukan revisi RPJMD,’’ ujarnya. Sebelum digelar Musrenbang itu sudah dilakukan konsultasi publik tanggal 7 Oktober 2019. Kemudian diajukan ranwal (rancangan awal) ke DPRD malah sudah dapat persetujuan dan rekomendasi DPRD 25 Oktober 2019. Dan hal itu juga sudah difasilitasi Pemprov Bali,’’ ucapnya. Siki Ngurah menambahkan, konsultasi Ranwal Perubahan RPJMD ke Gubernur melalui Bappeda Litbang Provinsi Bali untuk mendapatkan masukan sebagai bahan penyempurnaan dilaksanakan tanggal 15 No-
diakibatkan gempa bumi. Setiap ada getaran di permukaan tanah akan bisa terekam lewat alat tersebut. Selanjutnya data yang terekam pada alat itu akan terkirim secara otomatis ke server BMKG. ‘’Pada intinya alat ini dapat dipergunakan merekam ketika gempa terjadi di permukaan bumi. Dengan pemasangan alat Intensitymeter BMKG, maka kami percaya dapat memudahkan BMKG memberikan data pada stakeholder terkait, terutama dampak yang disebabkan dari gempa tersebut,’’ katanya. (kmb41)
Bali Post/kmb41
ALAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem bekerja sama dengan BMKG memasang enam alat pendeteksi gempa bumi yakni Intensitymeter BMKG di Karangasem, Minggu (1/12) kemarin.
MU KWA TU & TERJ LITAS BER AMIN GA s/d 5RANSI th
Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus berupaya meningkatkan pelayanan lebih optimal kepada masyarakat, terutama dalam pengurusan admnistrasi kependudukan (adminduk). Bahkan untuk mempercepat dan juga mempermudah pengurusan adminduk, Disdukcapil berencana menerapkan sistem digital Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Pengurusan adminduk relatif banyak jenisnya, mulai dari KTP, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Akta Kematian, Akta Pernikahan. Lalu bagaimanakah mekanisme pengurusan adminduk itu? KEPALA Disdukcapil Karangasem Ni Ketut Puspa Kumari, Minggu (1/12) kemarin mengungkapkan, untuk memberikan pelayanan ADM yang lebih optimal kepada masyarakat, maka caranya warga harus terlebih dahulu mengurusnya ke Disdukcapil. Tujuannya untuk mendapat PIN, termasuk melakukan pendaftaran nomor HP. Pendaftaran nomor HP itu tujuannya agar petugas lebih mudah mengirim PIN ke masyarakat melalui nomor telepon. “Nantinya masyarakat akan mendapat kode QR, dari kode itu mesin dapat menyalin semua dokumen. Setelah itu baru dokumen bisa dicetak,’’ tambahnya. Semua data itu, kata Puspa Kumari, ada di Disdukcapil. Pemberian kode tersebut tujuannya agar bisa menyalin data kependudukan yang bersangkutan. Pelayanan ini rencananya akan kita mulai terapkan pada 2020. Puspa Kumari menambahkan, pelayanan ADM ini menyangkut semua masalah pengurusan adminduk, mulai dari KTP, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Akta Kema-
THE NEXT GENERATION COATINGS
tian, Akta Pernikahan dan lainnya. Semua pengurusan adminduk dapat dilakukan melalui Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Penerapan pelayanan itu sebagai langkah progresif menyambut program Dukcapil go digital. “Dengan pelayan-
Ni Ketut Puspa Kumari
COAT
ING B
GLAS
an maksimal, maka selain memudahkan masyarakat dalam pengurusan segala bentuk adminduk di era digital, juga dapat lebih menghemat anggaran,” katanya. Dia menjelaskan, anggaran untuk menjalankan program ini sebesar Rp 15 miliar. Nantinya ADM ini akan dipusatkan di Mal Pelayanan Publik. Di samping itu, secara perlahan pihaknya juga akan menerapkan program itu hingga ke rumah sakit pemerintah maupun swasta. “Kita juga akan memperluas pelayanan ADM. Pelayanan ADM juga akan dirancang pelayanan jemput bola. Hanya dengan cara itu aparat dapat menyentuh langsung ke desa-desa, termasuk terpencil di Karangasem,” jelas Puspa Kumari optimis. (nan)
FREE ODY
Bali Post/kmb41
SPESIALIS STANDAR/MODIF INTERIOR MOBIL & SALON MOBIL DETAIL
PROMO SPESIAL AKHIR TAHUN
S COA TING
DAPATKAN
DISKON 15 s/d 25%
1.
Melindungi cat mobil dari sinar UV sehingga cat tidak mudah kusam
2. Permukaan cat menjadi lebih licin
3.
Mengurangi terjadinya baret halus
4.Mobil selalu tampak Wet & Glosy
5. 6.
Efek Hydrophobic sehingga air tidak mudah menempel dan mengurangi jamur
Dapat diaplikasikan pada kaca, fiber/ plastic, grill, lampu, dan chrome
7.Harga jual mobil anda lebih tinggi Auto Nyaman
UNTUK PEMBELIAN PAKET
PROMO AKHIR TAHUN!!!
COVER JOK + KARPET MOBIL DAN
NANO CERAMIC COATING PROMO TERBATAS!!
DAPATKAN DISKON
20% s/d 25%
Untuk pembelian Coating Nano Ceramic PROMO TERBATAS!!! Dapatkan Perawatan Nano-Ceramic Coating Hanya di: Distributor : Bali - NTB - NTT
JL. GUNUNG AGUNG 183 DENPASAR - BALI Telp. 424390, 428288, WA: 081999564360, 08118400723 www.nyamanautomotive.com
autonyaman.bali
L.0000847-BLS
*Syarat dan ketentuan berlaku
JOK SEMI (KULIT) SARUNG/PATEN KARPET DOOR TRIM DASBOARD (BUNGKUS/CAT) PLAFON
- POLES BODY / PAINT PROTECTION (NANO CERAMIC COATING) - POLES KACA MU K A TU & LITA - CLEANING INTERIOR TEW S R BER JAMIN GAR - CLEANING MESIN ANS I - PEREDAM
READY STOCK SARUNG JOK & KARPET!
AVANZA, INNOVA, X PANDER, XENIA, MOBILIO, APV, R3 Auto Nyaman
JL. GUNUNG AGUNG 183 DENPASAR - BALI Telp. 424390, 428288, WA: 081999564360, 08118400723 www.nyamanautomotive.com
autonyaman.bali
L.0000848-BLS
Satpol PP Temukan Alat Berat di Eks Galian C
Semarapura (Bali Post) Maraknya aktivitas tambang liar di eks galian C Gunaksa, Kecamatan Dawan, memaksa Satpol PP Pemkab Klungkung harus bertindak tegas. Setelah berulang kali menertibkan truk yang hendak mengangkut material pasir, Satpol PP kembali menerima laporan adanya aktivitas alat berat di areal eks galian C Gunaksa, tepatnya di sebelah timur jembatan, Minggu (1/12) kemarin. Satu regu personel Satpol PP pun langsung terjun ke lokasi. Kasat Pol PP Pemkab Klungkung, Putu Suartha, mengatakan personelnya menemukan sejumlah alat berat di lokasi sesuai dengan laporan warga setempat. Alat berat tersebut terdiri dari satu mobil derek, dua eskavator dan satu alat angkat. Seluruh alat berat ini dicurigai akan digunakan untuk beraktivitas di lokasi. Namun, di lokasi hanya ditemukan alatnya saja, tidak ada pemiliknya maupun aktivitas lain
dari alat berat tersebut. “Kami belum bisa pastikan, apakah alat berat ini akan beroperasi di sini, atau nanti pemiliknya mau bikin bengkel di sini. Kami di lokasi tidak menemukan pemiliknya. Sedang ditelusuri,” kata Suarta. Pihaknya pun sementara tidak berani melakukan pengamanan atau langkah lanjutan lainnya. Namun, Suarta menegaskan personelnya akan turun lagi, Senin (2/12) hari
ini, untuk memastikan siapa pemiliknya dan kenapa ditaruh di sana. “Kami akan cek lebih jauh, untuk apa ditaruh di sana. Karena tadi, kami belum dapat informasi. Laporannya terputus. Yang melapor juga tidak bisa dihubungi lagi,” karenanya. Suarta menegaskan, proses pengawasan akan terus dilakukan di sekitar eks galian C, guna memastikan tidak ada lagi aktivitas tambang liar di sana. Dia meminta kepada warga sekitar bila ada yang tetap nekat menambang secara liar dan mengangkut pasir agar segera dilaporkan ke Satpol PP Pemkab Klungkung. Selain itu, seluruh pintu masuk juga sudah dicek, khususnya jalur-jalur tikus baru yang dibuat penambang liar untuk mengeruk pasir secara diam-
Senin Umanis, 2 Desember 2019
diam, lantaran pintu masuk sebelumnya sudah dipasangi portal. Sebelumnya, Satpol PP Klungkung juga melakukan sidak ke eks galian C belum lama ini. Saat itu, petugas menemukan para penambang pasir liar nekat beraktivitas mengayak pasir dan mengangkutnya ke atas truk. Ketika mengetahui kedatangan petugas, mereka yang terlibat pun lari tungganglanggang ke semak-semak di sekitar lokasi eks galian C. Sidak ini dilakukan saat dilihat ada truk di eks galian C. Padahal, galian C sudah lama ditutup, sehingga seharusnya sudah tidak ada lagi aktivitas menambang pasir. Sopir truknya pun tanpa ampun langsung divonis denda Rp2 juta, setelah menjalani tipiring di PN Semarapura. (kmb31)
Perintah Mendagri, Pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai Harus Persetujuan Dewan Semarapura (Bali Post) Ramainya pro kontra soal pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP) atau tukin (tunjangan kinerja), membuat Kementrian Dalam Negeri menerbitkan surat edaran kepada bupati dan wali kota se-Indonesia. Salah satu penekanan SE yang diteken langsung Sekjen Mendagri, Hadi Prabowo, pemberian tunjangan penghasilan harus diberikan berdasarkan persetujuan DPRD, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Sementara itu, selama ini lembaga DPRD Klungkung merasa tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan pemberian tambahan penghasilan pegawai. Dalam SE dengan Nomor 061/12052/ SJ tentang Tata Cara Persetujuan Menteri Dalam Negeri terhadap Tambahan Penghasilan ASN di Pemerintah Daerah, tertanggal 1 November, Mendagri meminta pemberian tambahan penghasilan juga harus sesuai dengan pertimbangan tempat kerja, beban tugas, kondisi kerja dan kelangkaan profesi serta prestasi kerja dan pertimbangan objektif lainnya. Selain itu, pemberian tambahan penghasilan juga harus diatur dalam Perkada (Peraturan Kepala Daerah) yang mengacu pada per-
aturan pemerintah. Bila belum ada peraturan pemerintah, maka kepala daerah bisa memberikan tambahan penghasilan setelah mendapat persetujuan menteri, yang bisa diperoleh atas pertimbangan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan. Apabila kepala daerah menerapkan pemberian tambahan penghasilan, namun tidak sesuai dengan ketentuan ini, menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan dapat melakukan penundaan dana transfer umum atas usulan menteri. Dalam SE itu juga ditegaskan, terkait pemberian TPP ini, Mendagri telah menetapkan Keputusan Mendagri dengan nomor 061-5449 tentang Tata Cara Persetujuan Mendagri, sehingga permohonan TPP yang diajukan ke Mendagri diharapkan agar selaras dengan keputusan Mendagri. Ketua DPRD Klungkung dihubungi perihal terbitnya SE Mendagri, mengakui, selama ini, dewan tidak dilibatkan dalam hal pemberian tambahan penghasilan pegawai, sehingga praktis tambahan penghasilan yang didapat selama ini memang tanpa persetujuan lembaga DPRD Klungkung.
Sementara itu, Sekda Klungkung, Gede Putu Winastra, Minggu (1/12) kemarin, mengatakan, pihaknya tentu sudah menyikapi terkait munculnya SE itu, sehingga, sesuai dengan amanat SE tersebut, pihaknya kini sedang melakukan proses penyusunan Perkada baru. Sementara, permohonan TPP yang lama sebelum SE ini terbit, dikatakan sudah diajukan kepada Mendagri melalui surat kepada cq. Direktur Jendral Bina Keuangan Daerah, dengan nomor :910/0691/BPKPD, tertanggal 5 September 2019. “Saat ini kami sedang proses Perbup (Perkada) baru, sedangkan, permohonan yang lama sudah kami ajukan ke Mendagri,” tegasnya. Dia juga meluruskan, tidak dilibatkannya lembaga dewan dalam pemberian tambahan penghasilan ini sebelumnya. Winastra menegaskan bahwa TPP atau Tukin ini merupakan bagian dari APBD, dan APBD pun telah disetujui dewan. Jadi, saat ini pihaknya fokus pada menyikapi setelah turunnya SE ini, mempersiapkan Perkada. “Dalan nota pengantar, kami kan sudah disampaikan permohonan itu dengan jelas. Tukin itu bagian dari APBD dan APBD pun telah disetujui,” jelas Winastra. (kmb31)
Pasar Seni Semarapura Sudah Dilengkapi Eskalator
Semarapura (Bali Post) Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Sekda Gede Putu Winastra mendatangi Blok A dan F Pasar Seni Semarapura, Minggu (1/12) kemarin. Kedatangan mereka guna memantau perkembangan revitalisasi, pemasangan eskalator dan penataan sejumlah fasilitas lainnya. Dalam kunjungannya tersebut
Bupati sempat mengecek petugas yang sedang melakukan setting pada eskalator dan persiapan pemasangan pendingin ruangan. Selain itu juga tengah dikerjakan pembuatan sunshading atau penghalau sinar matahari pada atap kaca guna mengurangi panas dari sinar matahari. Kepala UTP Pasar, I Komang Sugianta, mengatakan
Bali Post/gik
CEK ESKALATOR - Bupati Suwirta saat mengecek kondisi eskalator yang baru terpasang di Pasar Seni Semarapura.
untuk pemasangan dua buah eskalator sudah selesai. Eskalator pada sisi barat pasar telah selesai di-setting, sedangkan eskalator pada sisi timur masih pada tahap setting motor dan sensor. Tahap uji coba final dijadwalkan akan dilaksanakan pada 2-3 hari ke depan. Secara umum alat ini sudah berfungsi dan tidak mengalami kendala pada listrik lagi karena pemenuhan daya untuk eskalator dan AC/ mesin pendingin ruangan sudah rampung. Bupati Suwirta menyampaikan setelah semua proses revitalisasi Blok A dan F Pasar Seni Semarapura, para pedagang akan segera mengisi kiosnya masing-masing. Dengan penambahan sejumlah fasilitas, seperti eskalator dan pendingin ruangan, diharapkan akan menjadikan pasar seni ini dengan nuansa modern yang bersih dan nyaman. Hal ini diyakini akan dapat meningkatkan kunjungan dan meningkatkan volume penjualan. “Eskalator dan AC nanti segera bisa dioperasikan, sejumlah kios pasar di Blok A dan F juga telah selesai.
Sehingga pedagang yang kemarin direlokasi bisa kembali. Saya ingin pasar ini setelah direnovasi, menjadi seperti pasar modernlah, bersih dan adem dengan tambahan AC, mudah-mudahan dengan model seperti ini akan berhasil meningkatkan kunjungan dan meningkatkan volume penjualan,” ujar Bupati Suwirta. Jika semua perbaikan dan revitalisasi ini mampu meningkatkan kunjungan yang berujung pada peningkatan PAD, maka semua blok pasar yang ada di Pasar Seni akan direvitalisasi. Sedangkan untuk permasalahan sejumlah kios yang berstatus hak milik, akan dilakukan dengan pendekatan dan kerja sama dengan pihak kejaksaan. Sehingga nanti semua kios akan menjadi hak sewa. Blok A Pasar Seni Semarapura rencananya akan diresmikan pada 29 Desember 2019. Para pedagang yang dulunya menempati Blok A dan F akan segera kembali menempati kios mereka masing-masing, selambat-lambatnya 27 Desember 2019 nanti. (kmb31)
LOKASI - Petugas Satpol PP saat turun ke lokasi eks galian C Gunaksa.
Bali Post/gik
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Umanis, 2 Desember 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 72 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Tng Administrasi Wnt sarjana/ Diploma,Ijasah Terakhir, KTP/CV Srt Ket.sehat&SKCK,Bs Komputer & Paham Kesekretarisan Kantor Lam Bw:ITEKES Bali Jl. T.Balian No.180 Dps Telp:(0361) 8956208 B.BP.001.11.19.0000033
BIRO JASA
Barista FB Staf Waiter,umur 20 th masih bujang u/usaha Resto. Lam.ke Warung 63 Jl.Veteran 68 Denpasar. SMS 081805628430 B.BP.001.12.19.0000001
Sopir SIM A umur 20 th masih bujang u/serabutan usaha Resto Lam.ke Warung 63 Jl.Veteran 68 Denpasar. SMS 081805628430
Dcr sgr Cook,yg berminat dtg lsg ke Htl Sinar Bali T.751404 B.BP.001.11.19.0000857
Dcr Staff Admin Wnt 27th+ Min SMA/SMK,Hrs bsa Computer Excel Pintar hafal nmor+nama,Siapkan Produksi, Quality Control CV kirim lewat WA - 08174716179
B.BP.001.12.19.0000002
BIRO JASA
PROPERTY
PROPERTY
pis 18-28th,Jl.Tkd. Batanghari
DIJUAL RUMAH
DIJUAL TANAH
Jual Rmh kos2an LT2, Jl.Katrangan Gg VI No16,Hrg 750Jt/Nego Hub:082146894039/082147599629
Tnh murah 3 are Jl.Milenium II Tmn Giri-Nusa Dua.081246364448
Dijual Ruko Batubulan Dp 10% Bunga Krd 0,83%/Bln Hub.081338183031/081805374433
KEHILANGAN
RUPA-RUPA
VI No.6 Panjer,085102735999 B.BP.001.11.19.0000793
Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01
RUPA - RUPA
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
GESEK TUNAI & PELUNASAN
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
BIRO JASA
BIRO JASA
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
re’FREZZ spa sensasi bth Tera-
B.BP.004.11.19.0000825
Free
Informasi pasang iklan Telepon
H. 08-1234567-113 C.0000806-RPA
B.BP.001.11.19.0000858
Djl Tnh Jl.Hayam Wuruk Utama 2,5 are Hub.08179300069
Hlg BPKB DK 7021 YG Nosin 4d34a71037 an Drs Kt .Paryata
RUPA - RUPA
SERVICE
B.BP.001.11.19.0000761
DIJUAL RUKO
B.BP.004.11.19.0000723
B.BP.001.11.19.0000811
DIJUAL TANAH
PROPERTY
B.BP.167.11.19.0000829
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228 B.BP.001.11.19.0000675
SERVICE
Senin Umanis, 2 Desember 2019 TERBAKAR – Semaksemak di lereng Gunung Batur terbakar, Minggu (1/12) kemarin.
Lereng Gunung Batur Terbakar
Bangli (Bali Post) –
Kebakaran kembali terjadi di lereng Gunung Batur, Kintamani, Minggu (1/12) kemarin. Lokasi kebakaran berjarak sekitar 500 meter dari Pura Pasar Agung. Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangli menurunkan dua unit armadanya ke lokasi. Namun, titik api sulit dijangkau mobil damkar. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran di lereng Gunung Batur itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Lahan yang terbakar berupa semak-semak. Ketua Desa Tangguh Bencana Desa Batur Selatan, I Putu Suardana, mengatakan, pihaknya mengetahui adanya kebakaran itu setelah melihat
adanya kepulan asap disertai api yang cukup besar. Mengetahui kejadian itu, pihaknya kemudian menghubungi Dinas Satpol PP dan Pemadam
Kebakaran serta BPBD Bangli untuk membantu menangani kebakaran tersebut. Dikatakan Suardana, kebakaran yang terjadi di Gunung
Batur bukan kali pertama terjadi. Pada November lalu, kebakaran juga sempat terjadi dan lokasinya cukup dekat dengan Pura Pasar Agung berjarak 100 meter. Saat itu penanganan dilakukan oleh pangayah di Pura Pasar Agung dibantu petugas damkar. Sementara itu Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli, Dewa Agung Suryadarma, dikonfi-
masi terpisah mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan dua unit armadanya ke lokasi sesaat setelah mendapat laporan dari warga. Berdasarkan laporan yang diterima dari anggotanya, dikatakan bahwa lokasi lahan yang terbakar kemarin berjarak sekitar 500 meter dari Pura Pasar Agung. Pihaknya sulit melakukan pemadaman karena titik api
tidak bisa dijangkau mobil damkar. “Lokasi kebakaran hari ini berbeda dengan kebakaran yang sempat terjadi di dekat Pura Pasar Agung sebelumnya. Kalau dulu masih bisa dijangkau mobil damkar, yang sekarang lokasi titik apinya lebih jauh di atas pura,” ungkapnya. Beruntung, di tengah kebakaran terjadi, hujan melanda wilayah setempat tak lama ke-
mudian. Kebakaran akhirnya terkendali. Meski demikian, Suryadarma mengatakan, pihaknya masih menyiagakan regu damkarnya di Pura Pasar Agung untuk memantau dan memastikan titik api benarbenar padam. “Mengenai penyebab kebakaran belum kami ketahui. Saat ini anggota masih standby di sana sambil menunggu hujan reda,” katanya. (kmb40)
TMP Penglipuran Diramaikan Burung
Suasana di Krematorium Bebalang.
Bali Post/kmb40
Banyak Warga Manfaatkan Krematorium Bebalang Bangli (Bali Post) Keberadaan Krematorium Bebalang mulai dikenal masyarakat. Sejak beroperasi pertengahan 2019 lalu, krematorium yang terletak di wilayah Banjar Adat Bebalang itu telah memfasilitasi upacara kremasi sebanyak 68 jenazah. Satu di antaranya jenazah bayi telantar yang dibuang oleh kedua orang tuanya. Krematorium Bebalang berada di pinggir jalan utama menuju Kota Bangli. Selama ini, pengelolaan Krematorium Bebalang dilakukan oleh Yayasan Sagraha Mandra Kantha Santi. Dalam pengelolaannya yayasan yang bergerak di bidang upacara/yadnya tersebut selalu bersinergi dengan Banjar Adat Bebalang. Klian Adat Bebalang, I Nyoman Karsana, yang juga Ketua Yayasan Sagraha Mandra Kantha Santi menuturkan, pembangunan Krematorium Bebalang
mulai direncanakan tahun 2017 lalu. Rencana pembangunan dimatangkan dalam sangkepan krama banjar. Awalnya, Krematorium Bebalang direncanakan dikelola langsung oleh Banjar Adat Bebalang. Namun, karena terbentur aturan, pendirian dan pengelolaan harus melalui yayasan. “Maka dibentuklah Yayasan Sagrama Mandra Kantha Santhi,” terangnya, Minggu (1/12) kemarin. Selanjutnya pada tahun 2018, proses pembangunan krematorium mulai dikerjakan di lahan milik Banjar Adat Bebalang seluas 6 are. Pembangunan menggunakan sumber dana dari semua warga Bebalang yang menjadi anggota Yayasan, dengan sistem menanam saham. Selanjutnya dibentuk pengurus untuk mengelola perjalanan yayasan secara profesional. Kemudian setelah proses pembangunan rampung, pada 16 Juli 2019,
Krematorium Bebalang mulai beroperasi untuk umum. Dijelaskan Karsana, hal yang melatarbelakangi pendirian krematorium ini, untuk meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan upacara penguburan/ pengabenan, terutama ketika ada halangan di banjar/desa. Contohnya, bila di wilayah banjar/desa ada kekeran odalan pura. “Di luar itu, yayasan juga bergerak sosial, bila ada mayat telantar, yayasan siap untuk mengupacari sesuai dengan sastra Hindu,” jelasnya. Sejak berdiri, kata Karsana, sudah banyak masyarakat yang memanfaatkan Krema-
torium Bebalang untuk menggelar upacara. Tidak saja masyarakat dari Bangli, tetapi juga dari kabupaten lain seperti Klungkung, Gianyar, Denpasar, Badung hingga Singaraja. Upacara kremasi dilaksanakan mengacu sastra Agama Hindu. Dengan tingkatan banten nista, madya, dan utama sesuai kemampuan masyarakat. “Ada juga tingkatan utamaning utama seperti kegiatan palebon istri Bapak Gede Sumarjaya Linggih,” terangnya. Selain upacara ngaben, Krematorium Bebalang juga memfasilitasi upacara yadnya lainnya, seperti ngelungah, matatah, mabayuh dan lainnya. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Tidak seperti biasanya, Taman Makam Pahlawan (TMP) Penglipuran, Minggu (1/12) kemarin diramaikan kicauan ratusan burung berbagai jenis. Burung-burung tersebut dibawa oleh para penghobi burung (kicau mania) dari berbagai daerah. Mereka mendatangi TMP Penglipuran untuk mengikuti lomba burung berkicau yang diadakan pecinta burung Pondok Anis Merah (PAM) Kelurahan Kubu. Arya Wibowo, penyelenggara lomba Pondok Anis Merah “PAM Cup II” mengatakan, lomba ini diadakan sebagai ajang silaturahmi antarpara penghobi burung di Nusantara, utamanya jenis anis merah atau punglor merah. Di samping itu, lomba ini dibuat salah satu wahana untuk mempromosikan objek wisata Penglipuran. Dia menyebutkan, sekitar 600 orang peserta ikut serta dalam lomba burung berkicau yang terbagi ke dalam beberapa kelas. Dari beberapa jenis burung yang dilombakan,
jenis anis merah paling banyak pesertanya. Juri yang dilibatkan sebanyak 13 orang dari berbagai daerah. Pria yang merupakan Lurah Kubu itu mengatakan, saat ini keberadaan anis merah di alam bebas mulai berkurang. Karenanya perlu dilestarikan.
Melalui lomba ini, ia sangat berharap penghobi burung menyadari hal itu dengan tidak menangkap induk burung di alam bebas. Yang boleh ditangkap hanya anakannya saja. Dikatakan juga bahwa burung anis merah tergolong sulit ditangkarkan. (kmb40)
Bali Post/kmb40
BURUNG - Para pecinta burung menunggu giliran lomba.
OLAHRAGA
Senin Umanis, 2 Desember 2019
15
Perseden Tampil Menyerang di Kandang Denpasar (Bali Post) Tim tuan rumah Perseden Denpasar akan tampil menyerang sejak menit awal saat menjamu tamunya, Persebi Bima, pada laga kedua Babak Regional Bali dan Nusa Tenggara, di Lapangan Kompyang Sujana, Senin (2/12) sore ini. Tim Laskar Catur Muka cukup bermain imbang 0-0 guna memuluskan langkahnya melenggang ke putaran nasional. Pelatih Kepala Wayan Sukadana, di Denpasar, Minggu (1/12) kemarin menuturkan, pihaknya mewaspadai semangat juang para punggawa Persebi. Akan tetapi, semangat juang skuad Perseden juga harus melebihi lawan. ‘’Meskipun tiket lolos ke putaran nasional sudah di depan mata, tetapi laga sore ini tetap penting. Untuk itu, saya instruksikan Made Antha ‘Mucin’ Wijaya dan kawan-kawan agar tampil ofensif,’’ paparnya. Dikemukakan, pihaknya tak ada lagi latihan, hanya evaluasi dan pemanasan. Evaluasi menyeluruh juga tidak ada, mengingat gawang
BEREBUT BOLA - Pesepak bola Bali United Ilija Spasojevic (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persib Bandung Nick Kuipers (kanan) saat pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (28/11) malam.
Bersiap Rayakan Gelar Juara
Pesepak bola Perseden menyundul bola. Perseden kebobolan karena terkena hadiah penalti pada menit akhir. ‘’Yang kami evaluasi, pemain tak boleh lagi salah passing maupun terlambat pressure lawan,’’
Bali Post/ist
ungkapnya. Sukadana tidak mempedulikan hasil akhir, apakah seri atau menang, namun yang terpenting gawang Perseden tidak kebobolan. (022)
Bali United Boyong Triathlon Sumbang Dua Perunggu Semua Pemain ke Padang SEA Games Filipina
Padang (Bali Post) – Bali United memboyong seluruh pemainnya untuk menghadapi Semen Padang FC sekaligus bersiap untuk pesta juara Liga 1 2019. Bali United akan menghadapi Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang pada Senin (2/12) malam nanti. Jelang laga tersebut, motivasi tim asuhan Stefano Cugurra alias Teco itu semakin meningkat. Pasalnya, Bali United hanya tinggal membutuhkan satu poin lagi untuk bisa mengunci gelar juara Liga 1 musim ini. Untuk mempersiapkan
pesta juara Liga 1 2019 tersebut, Bali United akhirnya membawa seluruh pelatih, staf, dan pemainnya. ‘’Coach Teco bawa semua pemain termasuk cadangan ke Padang,’’ ujar asisten pelatih Bali United Eko Purdjianto, Minggu (30/11) kemarin. ‘’Ya, kira-kira 30 pemain dibawa semua ke Padang,’’ imbuhnya. Eko menuturkan, semua pemain akan dipersiapkan
untuk merebut poin terakhir di kandang tim berjulukan Kabau Sirah tersebut. Dirinya juga memohon doa dan support seluruh warga Bali agar bisa merebut satu poin terakhir untuk bisa mengangkat trofi Liga 1 2019. Kepastian Bali United hanya butuh satu poin tersebut didapat setelah Serdadu Tridatu ini mengalahkan Persib Bandung. Dalam laga yang
berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar tersebut, Bali United berhasil menumbangkan Persib dengan skor 3-2. Dalam pertandingan yang cukup ketat itu, Stefano Lilipaly berhasil menjadi pahlawan Bali United berkat satu golnya yang mengunci kemenangan atas Maung Bandung. Saat ini, Bali United berada di posisi puncak klasemen dengan koleksi 60 poin. Poin tersebut berselisih 15 angka dari pesaing terdekat mereka, Borneo FC, yang berada di posisi kedua. (kmb33)
Muhammad Ahlul
Bidang Usaha
Selain mendampingi dalam bidang usaha, mereka juga menjadi duta Kementerian PPPA untuk menyampaikan program-program Kementerian dalam rangka menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Bintang menyebut prevalensi KDRT masih cukup tinggi. Tetapi yang nampak dan tersampaikan cukup se-
dikit karena masih dianggap aib keluarga. Akibatnya, kejadian-kejadian KDRT terus berulang tanpa ada efek jera. Selain PT PNM, PT Pegadaian juga turut membantu memberdayakan 9,7 juta perempuan di Indonesia. Terkait dengan masalah perlindungan anak, pihaknya memiliki tugas untuk menurunkan angka pekerja anak dan perkawinan anak. Keduanya sangat berkorelasi dengan daerah miskin atau
faktor ekonomi. ‘’Makanya kalau kita bisa berdayakan perempuan, tidak hanya urusan domestik, perempuan juga harus mampu menopang ekonomi keluarga, sehingga akan mengangkat harkat dan martabatnya untuk meminimalkan kekerasan perempuan, bahkan pekerja anak dan perkawinan anak,’’ jelasnya. Sebagai perempuan Bali pertama yang menjadi menteri, Bintang tidak hanya
berharap dukungan doa, juga implementasi nyata untuk membantu mewujudkan pemberdayaan perempuan, serta perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak. Mengingat, indeks pembangunan perempuan masih lebih rendah dibandingkan laki-laki. Demikian juga dengan indeks pembangunan gender. Walaupun terus meningkat setiap tahunnya, tetapi grafiknya masih jauh dari harapan. (kmb32)
Manila – Kontingen Indonesia menambah pundi-pundi medali di SEA Games 2019, Manila, Filipina, Minggu (1/12) kemarin. Kali ini, Indonesia mendapat dua medali perunggu. Muhammad Ahlul memberikan medali pertama kali bagi Indonesia di cabang olahraga triathlon. Meski persiapan minim yakni hanya 10 hari, Muhammad Ahlul tetap tampil penuh
Mengasuh Anak
Langkah Pembuka
Wali Kota Mossel Bay, A l d e r m a n H a r r y L e v e ndal, membuka sambutannya dengan menjelaskan bahwa udeng yang dikenakannya menunjukkan dirinya adalah ‘’orang Bali’’ dan telah menjadi bagian dari Denpasar. Selanjutnya, ditegaskan, bahwa kerja sama ini adalah langkah pembuka dalam mempererat persaudaraan, peningkatan kerja sama, serta wadah bertukar pikiran untuk mencari solusi atas masalah yang
menjadi perhatian bersama kedua kota. ‘ ’ T e n tu harapan kami dapat menjadi ajang tukar pikiran untuk mencari solusi guna menyelesaikan masalah dan tantangan pembangunan bagi kedua kota,’’ ujarnya. Minister of Agriculture Western Cape, Dr. Ivan Meyer, menegaskan bahwa Kerja Sama Sister City Denpasar dan Mossel Bay merupakan bukti nyata bahwa kemajuan bagi kemaslahatan bersama dapat dicapai melalu kerja sama, perdamaian dan harmoni meskipun di tengah
kondisi global saat ini yang penuh dengan konflik. Kerja sama ini juga diharapkan akan mendorong people-topeople contact selain kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua kota. Setelah penandatanganan MoU, dilanjutkan dengan way forward discussion mengenai isu warisan budaya dan pariwisata, pembangunan SDM, perdagangan dan industri, serta investasi. Tindak lanjut/way forward yang akan dilakukan kedua kota. Yakni pertama dengan identifikasi contact person kedua kota untuk menggali dan membuat
Senin, 2 Desember 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Mamungkah Ngenteg Linggih (1) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Sabha Parwa(2) Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Bali TV Shop Solusi Alternatif Marion Sam Seputar Bali Terkini Lejel Homeshopping Seputar Bali Terkini Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Dharma Wacana Karya Mamungkah Ngenteg Linggih (2) Berita Siang Klip Bali Bali TV Shop Seputar Bali Terkini Klip Bali Yowana Live Gemilang Prestasi SMAN 8 Denpasar Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping
16:30 Wita 17:00 Wita 17:00 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 20:30 Wita 21:00 Wita
DW TV Ocydia Home Shopping Sansekerta Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Folk Song Diabemed
21:30 Wita Taksu Dewa Made Oka, Undagi Kulkul 22:00 Wita Seputar Bali Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Suwung Batan Kendal (2) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel Tourist TV
daftar komoditas kerja sama yang lebih spesifik. Kedua, ikut serta pada kegiatan promosi UMKM. Ketiga, penyelenggaraan forum bisnis, dan peningkatan kapasitas untuk isu revitalisasi sungai dan pendirian pelayanan publik satu atap. (ad06)
semangat dan mendapatkan medali perunggu. ‘’Ini medali triathlon pertama selama Indonesia mengikuti SEA Games triathlon,’’ kata Ahlul. Catatan waktu yang ditorehkan Muhammad Ahlul yakni 1 jam 57 menit 8 detik pada ajang SEA Games 2019. Dia terpaut terpaut sekitar 4 menit dari peringkat pertama asal Filipina, John Chicano. Rekan senegara Chica-
no, Kim Remolino, yang merupakan juara bertahan menyusul di tempat kedua dengan catatan waktu 1 jam 55 menit 3 detik. Namun, itu bukan catatan waktu tercepat Ahlul di dunia triathlon. Catatan waktu atlet kelahiran 22 April 1997 ini lebih lambat dari catatan terbaiknya yakni 1 jam 56 menit 2 detik yang dicetak pada Asian Games 2018 lalu. Selain Ahlul, Nethavani Octaria juga menyumbang medali perunggu untuk Indonesia dari cabor triathlon. Turun di nomor individual putri, Nethavani tampil apik. Ia menyelesaikan pertandingan yang berlangsung di Subic Bay, Pulau Luzon, Filipina dengan finis di urutan ketiga. Nevthavani mencatatkan waktu 2 jam 16 menit 33 detik. Sementara itu, medali emas dan perak pada nomor ini diraih oleh wakil tuan rumah Filipina. Medali emas didapat oleh Marion Kim Mangrobang yang finis dengan catatan waktu 2 jam 2 menit. Kemudian, medali perak menjadi milik Kimberly Michelle Kilgroe yang finis dengan catatan waktu 2 jam 5 menit 2 detik. (kmb33)
Putri Suastini menambahkan, ada banyak hambatan dan rintangan yang dihadapi ketika mengasuh anak-anak di era milenial ini. Sedikit saja lengah, maka sama saja dengan kehilangan satu generasi di masa depan. Oleh
karena itu, perempuan harus bergandengan tangan untuk bisa melahirkan pemimpinpemimpin tangguh di masa depan. ‘’Kita cerdaskan pikiran, kita kuatkan hati, kita rangkul, tangan kita bergandengan, bersinergi untuk NKRI yang tetap utuh,’’ jelasnya. PKK khususnya, lanjut
Putri Suastini, merupakan mitra kerja pemerintah yang mendukung visi-misi bupati/ wali kota di tingkat kabupaten/kota sekaligus visi-misi Gubernur dalam one island, one management. Satu saja timpang, sama dengan pemerintahan di Bali tidak berhasil mewujudkan pemerataan antardaerah. (kmb32)
SeNIN UMANIS, 2 DESEMBER 2019
Jalan Sehat HUT Ke-73 Yayasan PR Saraswati
Perkuat Semangat ’’Wirang’’ untuk SDM Berkarakter dan Berbudaya
JALAN SEHAT - Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar, Bagus Ketut Lodji, saat melepas peserta jalan sehat HUT ke-73 Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar, Minggu (1/12) kemarin. WARGA Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati Pusat Denpasar, Minggu (1/12) kemarin memadati sejumlah ruas jalan utama di Denpasar. Tercatat 20.000 peserta mengikuti jalan sehat HUT ke-73 Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar. Jalan sehat berhadiah sepeda motor ini diikuti para siswa, guru, dosen, dan karyawan di lingkungan Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar. Jalan sehat kali ini ditandai dengan pelepasan burung merpati oleh pimpinan unit
dipimpin Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. didampingi Ketua Pembina IGB Yudhara, MBA., Sekretaris Dewa Sukanada, B.A., Bendahara dr. IGN Susila, M.Kes., Ketua Badan Pengawas Dr. dr. AAN Subawa, M.Si. dan anggota Yudiatmika. Sudah menjadi tradisi Bagus Ketut Lodji langsung memimpin jalan sehat guna memberi semangat perjuangan pantang menyerah kepada warga Yayasan PR Saraswati. Jalan sehat juga diiringi MB
Unmas. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. mengaku bangga 20 ribu peserta jalan sehat secara disiplin ikut menyemarakkan rangakaian HUT ke-73 tahun ini. Dia memuji semangat dan perjuangan sivitas dan warga Saraswati Pusat Denpasar selama ini guna menjadikan semua unit sekolah di lingkungan Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar menjadi lembaga pendidikan berkualitas. Makanya sangat pas tema yang ditetapkan kali ini yakni ‘’Dengan jiwa dan semangat Saraswati, Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar siap meningkatkan Sumber Daya Manusia yang berkarakter dan berbudaya’’. Melalui jalan sehat ini dia ingin mempererat dan memperkuat soliditas dan solidaritas warga Saraswati untuk wirang (membela penuh) demi kemajuan Saraswati. Inilah , katanya, bagian dari penguatan SDM Saraswati yang berkarakter dan budaya. Di sisi lain, ia minta maaf kepada masyarakat Kota Denpasar karena sepanjang jalan yang dilalui peserta mulai dari Jalan Kamboja, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Nusa Indah dan Jalan WR Supratman menimbulkan kemacetan.
Saat acara itu juga digelar pameran bisnis dari mahasiswa yang disebut Mahasaraswati Entrepreneur Expo. Di antaranya diisi dengan pameran kuliner dan pertanian Bali dan olahannya menjadi produk jadi hasil binaan mahasiswa dan dosen Fakultas Pertanian dan Bisnis Unmas Denpasar. Saat itu mahasiswa memamerkan budi daya bunga gumitir, cabai hias, pohon jeruk hingga berbagai aneka makanan olahan. Ketua Panitia HUT Ke-73 Yayasan PR Saraswati Pusat Made Agus Sunadi Putra, S.Si., M.Biomed.Apt. mengaku bahagia karena jalan santai kali ini sukses dan meriah didukung cuaca yang cerah. Jalan sehat menempuh jarak 6 km dengan start di depan kampus Unmas menuju Jl. Hayaw Wuruk, Jl. Nusa Indah, WR Supratman dan kembali ke Jl. Kamboja. Made Agus Sunadi Putra yang juga Dekan Fakultas Farmasi Unmas Denpasar ini menambahkan, serangkaian HUT ke-73 Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar juga digelar persembahyangan ke sejumlah pura, dilanjutkan dengan ziarah ke Makam Pahlawan Pancaka Tirta. Puncak HUT dilaksanakan 8 Desember. (ad11)
’’Awarding Journalist Competition 2019’’ Astra Motor Bali ASTRA Motor Bali mengumumkan para juara Awarding Journalist Competition tahun 2019 di salah satu rumah makan di Kuta, Sabtu (30/11). Pengumuman juara lomba tulis ini, sebagai bentuk apresiasi kepada media cetak dan online di Bali yang selama setahun ini telah berpartisipasi dan bersinergi dalam pemberitaan, khususnya berkaitan dengan produk sepeda motor Honda, dan kegiatan lainnya yang ada di Astra Motor Bali. Hadir jajaran manajemen Astra Motor Bali yakni Region Head Astra Motor Bali Wahyudi Saputra bersama manajer Astra Motor Bali lainnya, pimpinan media dan jurnalis cetak maupun online. Corcom Astra Motor Bali A.A. Raka Sri Mayuni mengatakan. Journalist Competition tahun 2019 dimulai pada Mei sampai November 2019. Journalist Competition dilombakan dalam tiga kategori, yakni media cetak, online dan media sosial (medsos). Penilaian dihitung dalam kuantitas, kualitas, serta inisiatif tulisan para wartawan dan nilai unggulan berita yang ditentukan sesuai tema setiap dua bulannya.
FOTO BERSAMA - Region Head Astra Motor Bali Wahyudi Saputra bersama manajemen Astra Motor Bali berfoto bersama para juara Awarding Journalist Competition 2019, Sabtu (30/11).
ENEMA dalam beberapa literatur disebut proses pembersihan usus. Bahan yang digunakan untuk membersihkan bisa berupa kopi, klorofil, bawang putih dan garam. Terapist Akupressur dan Akupunktur Herbal Sinshe Widjaja mengatakan, toksin dalam tubuh harus dibersihkan. Toksin dalam tubuh bisa tersimpan dalam organ liver (hati). Salah satu upaya membersihkan toksin
ini dengan membersihkan usus besar yang merupakan terminal terakhir kita mengeluarkan racun dalam tubuh. ‘’Proses detoksifikasi yang paling efektif salah satunya dari keringat, BAB, dan darah,’’ ujarnya, belum lama ini. Proses detoksifikasi melalui usus besar yaitu mengeluarkan toksin dengan enema terapi. Kopi yang digunakan bebas asalkan
Bali Post/win
Ditambahkan Sri Mayuni, tim juri melakukan penilaian terhadap karya-karya tulis jurnalis yang diikutsertakan dalam lomba berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan, seperti kesesuaian tema, kedalaman dan ulasan. Region Head Astra Motor Bali Wahyudi Saputra mengaku bersyukur bisa bertemu dengan awak media dalam Awarding Journalist Competition ini. ‘’Suport dan dukungan secara pribadi dan bisnis sangat bagus. Bagaimana
kita banyak belajar dan terus berusaha dan terus belajar. Secara pribadi saya ucapkan terima kasih kepada temanteman media yang telah memberitakan Astra Motor Bali. Saya senang keakraban dan silaturahmi kita tetap terjalin dengan baik,’’ tandas Wahyudi. Wahyudi mengungkapkan bahwa Journalist Competition ke-3 di Bali yang diikuti 12 media di Bali ini sangat luar biasa. ‘’Terima kasih kepada media yang cukup
besar berkontribusi dalam membesarkan produk-produk Honda. Intinya saya senang suasana penuh keakraban dan silaturahmi tetap terjaga,’’ ujarnya. Lebih jauh dikatakan Wahyudi, dalam bekerja harus tetap terbangun jalinan keakraban satu sama lainnya. Untuk itulah, pihaknya dalam membangun keakraban dengan media mengajak menjajal sensasi produk-produk Honda, seperti ADV150 dan Genio supaya kalangan media bisa merasakan produk sepeda motor matik dan menuangkan dalam tulisan. Ke depan, Wahyudi berharap tetap meminta masukan dan kritik dari media untuk kemasan kegiatan. Sementara itu juara satu sampai tiga kategori media cetak wartawan, masingmasing diraih A.A. Ngurah Eka Arisnawan (DenPost), Henrikus Buan Kleden (Bali Tribune) dan Yudi Karnaedi (Bali Post). Sedangkan juara satu sampai tiga kategori media online, yakni baliexpress.jawapos.com, Balitribune.co.id, dan Kabarnusa. com. Juara satu sampai tiga kategori media sosial, yakni balipost.com, baliportalnews, dan Tribunbali. (win)
Detoksifikasi Melalui Usus Besar organik, agar tubuh terbebas dari bahan–bahan kimia. Kopi yang digunakan telah di-roastery kurang lebih 70 persen. Kopi tersebut direbus terlebih dahulu, kemudian cairan kopi dimasukkan ke usus besar melalui anus, tidak diminum. ‘’Enema terapi adalah proses detoksifikasi, pengeluaran toksin dari tubuh sendiri yang terjadi karena pola hidup, pola makan yang secara sadar atau enggak sadar, kita konsumsi dan menumpuk dan tidak terurai dalam tubuh,’’ jelasnya. Terapi ini, kata Sinshe, telah dilakukan sejak ribuan tahun lalu. Saat ini dipopulerkan kembali, karena semua orang sedang mencari proses perbaikan kesehatan secara holistik dan lebih natural. Ia menggunakan kopi untuk proses detoksifikasi karena kopi adalah bahan untuk proses detok ke arah liver. Menggunakan kopi akan lebih efektif karena penumpukan racun banyak di liver. Penggiat terapi enema kopi yang juga Direktur Utama BPR Kanti Made Arya Amitaba mengatakan telah tiga tahun terakhir melakukan terapi enema kopi. Dengan rutin melakukan terapi ini, ia merasa lebih sehat, menjadi lebih
energik, kulit menjadi lebih segar. Karena tumpukan racun dalam tubuh telah berkurang, mengingat 70 persen racun di tubuh bersumber dari usus besar. Di awal pemakaian, ia merasa lemas karena tubuh itu dikuras. Ia menyadari kesalahannya, karena tidak paham prosedur melakukan terapi enema. Tidak ada efek samping setelah ia melakukannya dengan benar. Instruksi dan Caregiver Kopi Enema Indonesia Sanny Andari mengatakan, terapi ini memang belum diterima 100 persen. Dunia medis belum begitu populer dengan metode detoksifikasi. Tetapi, menurutnya, yang penting adalah bisa menemukan informasi yang memadai dan bisa mencari informasi secara mandiri. Metode detoksifikasi ini sifatnya preventif, pencegahan sebelum penyakit datang. ‘’Memberdayakan diri kita, memberi perisai kita dengan cara yang mudah, aman, murah, terjangkau tapi memberi manfaat sangat besar sehingga diharapkan bisa memberdayakan lebih banyak saudara–saudara kita agar bisa mandiri,’’ ujar pengurus komunitas kopi enema Indonesia yang beranggotakan 14.000 orang ini. (may)
Bali Post/win
PRALAYA - Salah satu adegan yang dipentaskan teater tari ‘’Pralaya’’ di Panggung Natya Mandala, ISI Denpasar, Sabtu (30/11) malam.
Teater Tari ’’Pralaya’’ Ingatkan Kehancuran
TEATER tari berjudul ‘’Pralaya’’, sebuah kolaborasi seniman yang tergabung dalam GEOKS Singapadu, Gianyar, dengan Lata Sampradaya (Sampradaya Dance Creations Toronto, Kanada), tampil di Panggung Natya Mandala, ISI Denpasar, Sabtu (30/11) malam. Garapan ini disajikan dengan memadukan dua gaya kebudayaan Bali dan India yang mengangkat pentingnya umat manusia menjaga integritas diri. Bila segala hal dipertaruhkan hanya untuk kepentingan di meja judi, judi politik atau kekuasaan, maka kehancuran bakal terjadi dan itulah disebut Pralaya. Usai pementasan, tokoh sekaligus budayawan Prof. Dr. I Wayan Dibia yang juga tampil dalam garapan tersebut menyinggung kreativitas seni masih relevan melakukan dialog antara dua budaya guna menyampaikan tujuan atau pesan-pesan peradaban yang terjadi. ‘’Garapan ini merupakan sebuah dialog dan interaksi dua budaya yang secara fisik dan geografis berjauhan,
namun secara kejiwaan memiliki banyak kedekatan,’’ ujar Prof. Dibia yang juga pimpinan GEOKS Singapadu, Gianyar. Dibia menegaskan, karya ‘’Pralaya’’ yang berdurasi sekitar 75 menit itu mengangkat kisah dari epos Mahabharata dengan didukung 10 penari. Lima penari dari Bali yakni I Wayan Dibia, I Gede Radiana Putra, Dewa Putu Selamat Raharja, Ida Ayu Made Dwita Sugiantini, dan Ni Ketut Santi Sukma Melati. Sedangkan lima penari lainnya dari India yaitu Lata Pada, Atri Nundy, Nithya Garg, Parshwanah Upadhye, dan Adithya Veedu. Akademisi ISI Denpasar itu mengemukakan, ‘’Pralaya’’ digarap melalui dua tahap. Yakni penggarapan bagian-bagian kelompok di Bali dan kemudian penggarapan bagian detail di Toronto, Kanada. ‘’Pralaya sebelumnya dipentaskan secara perdana di Fleck Dance Teater Toronto dan kemudian dipentaskan di delapan kota lainnya di Kanada, di antaranya Sudbury, Ottawa, Mntreal, Calgary, dan Vancouver,’’ ucap Dibia. Garapan sengaja mengang-
kat tajuk ‘’Pralaya’’ untuk mengingatkan kita semua agar menjaga integritas diri, kejujuran dan kemuliaan. ‘’Jangan semua dipertaruhkan di meja judi, apakah judi yang sebenarnya, judi politik dan sebagainya. Kalau itu yang kita pertaruhkan, hancur kita, itulah yang dinamakan pralaya. Seperti halnya dalam epos Mahabharata, demi kemuliaan, rela mengorbankan saudaranya sendiri seperti yang terjadi di antara keluarga Pandawa dan Korawa,’’ ujar budayawan yang melahirkan tari Manukrawa dan puluhan karya seni monumental lainnya. Namun, lanjutnya, kalau manusia sudah bisa mengendalikan diri dan tidak ada buruksangka dengan orang lain, kita akan menjadi manusia yang hidup bahagia. Teater tari dan musik yang disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Wayan ‘’Kun’’ Adnyana, Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, Konjen India di Bali, budayawan dan para mahasiswa itu mencakup lima bagian. (win)
Kritik Seni Mencemerlangkan Seni
PEMBUKAAN Festival Seni Bali Jani (FSBJ) 26 Oktober 2019 lalu memberikan arti tersendiri bagi pemerhati seni, Kadek Suartaya. Malam itu, bertempat di panggung terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, bersama tujuh figur pegiat seni modern dan kontemporer, pria asal Banjar Babakan, Sukawati, Gianyar itu menerima penghargaan ‘’Bali Jani Nugraha’’ yang diserahkan Gubernur Bali Wayan Koster. Ayah dua orang putra dan putri ini berona suka cita atas penerimaan masyarakat dan pemerintah terhadap ketekunannya menulis artikel ulasan seni di media massa yang telah diarungi sejak tahun 1980-an. Menulis artikel kesenian dengan berbagai dimensinya dimulai pada usia muda oleh seniman yang sejak tahun 1991 itu diangkat menjadi tenaga pengajar di ISI Denpasar. Minatnya pada penulisan seni di media massa didorong oleh kebiasaan membaca sejak di bangku Sekolah Dasar (SD). Kegiatan menulis topik seni dan budaya merupakan keseharian yang menyelimuti alam pikir dan laku aktivitasnya. Suartaya pun menjelajah ruang dan waktu mengomunikasikan pandangannya di media massa. Surat kabar Bali Post termasuk media paling sering menjadi penyebar luas tulisannya, selain juga koran lainnya yang terbit di Bali. Surat kabar dan majalah ibu kota juga menjadi arena perbincangan tema-tema seni artikel karya dosen pengampu mata kuliah Kritik Seni, Filsafat Seni, Estetika dan Sejarah Kebudayaan ini. Kompilasi dari artikelnya yang telah dimuat media massa itu telah dibukukan dengan judul ‘’Panorama Seni Pertunjukan di Media Massa’’ (2005) dan ‘’Pentas Seni Ritus Bali’’ (2007). Buku ‘’Pentas Seni Ritus Bali’’ memperoleh penghargaan ‘’Widya Pataka’’ dari Gubernur Bali. Agenda dalam setiap Pesta Kesenian Bali (PKB) banyak menjadi titik tolak pengamatan dan pembahasan tulisan Kadek Suartaya. Tulisannya, baik dalam bentuk opini maupun kritik seni telah beberapa kali diapresiasi sebagai juara I lomba karya tulis artikel PKB. ‘’Saya justru terpacu bercermin merenungi
diri, menyimak berbagai kekurangan dan bahkan kelemahan pada artikel saya yang dibaca masyarakat luas,’’ ujar Suartaya. Walaupun begitu, seniman yang telah melanglang mancanegara ini tidak menyesal, karena kehadiran dan keberadaan kritikus seni memang diperlukan dalam kehidupan berkesenian. Kritikus seni, tegas Suartaya, sangat berperan kontributif dalam dinamika perkembangan jagat seni. Diungkapkannya, bahkan kritik seni yang ditulis kritikus seni menawarkan berbagai pertimbangan untuk mengarahkan berbagai kemungkinan kemajuan kualitas dan memperbaiki kelemahan karya seni. ‘’Melalui terbangunnya kegiatan kritik seni yang kondusif, diharapkan kegairahan berkesenian akan menguak memunculkan karya-karya seni cemerlang yang kian menempatkan kreator seni sebagai insani humanis dalam kiprahnya penyemai adab kemanusiaan dan kehidupan secara menyeluruh,’’ papar kritikus dan budayawan berlatar disiplin pendidikan S-2 dan S-3 Cultural Studies (Kajian Budaya) ini. (kmb)