Skip to main content

Edisi Minggu 02 Desember 2018 | balipost.com

Page 1

12 HALAMAN

NOMOR 104 TAHUN KE 71

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

Bali Post

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Minggu Ini, Reuni PA 212

Jokowi Batal Diundang, Prabowo Diistimewakan

Jakarta (Bali Post) Ibu Kota Jakarta kembali akan dipadati aksi sejuta umat Islam. Aksi ini dipusatkan Lapangan Monas, Jakarta, Minggu ini (2/12). Banyak yang menilai aksi ini bermuatan politik. Pasalnya, Presiden Jokowi batal diundang, sementara Prabowo diistimewakan sebagai tamu kehormatan.

BPM/ade

RAKORNAS - Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto saat memimpin Rakornas Pemenangan Pileg dan Pilpres 2019 di kantor DPP PDI Perjuangan, Sabtu (1/12) kemarin.

Panitia sengaja tak mengundang Jokowi setelah berkonsultasi dengan para ulama dan Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Ketua PA 212 Slamet Ma’arif menegaskan, Presiden Jokowi dianggap kurang respek terhadap gerakan 212. “Kurang mensyukuri nikmat anugerah Allah (atas) besar berkumpulnya umat Islam di 212,” kata Slamet di Jakarta Sabtu (1/12) kemarin. Dia ingin kegiatan reuni 212 berlangsung secara khidmat dan khusyuk. Dikhawatirkan, dengan kehadiran Presiden Jokowi akan mengganggu kekhusyukan acara

reuni 212 karena banyaknya protokoler. “Tidak bisa dimungkiri bahwa yang hadir masih banyak yang kecewa dengan kebijakan Pak Jokowi saat ini dan dikhawatirkan nanti memunculkan hal-hal yang tidak diinginkan, yang membuat Pak Jokowi jadi tidak nyaman. Kita ingin beliau nyaman memantau dari jauh,” katanya. Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) JokowiMa’ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menilai, Reuni Akbar 212 ditunggangi unsur-unsur politis. Hal. 11 Kampanye Terselubung

Bush Senior Tutup Usia New York Presiden ke-41 Amerika Serikat, George Herbert Walker Bush, tutup usia pada usia 94 tahun. Bush senior meninggal Jumat (30/11) waktu AS, tujuh bulan setelah kematian istrinya, Barbara. Mantan presiden AS ini dikenal sebagai pemain diplomatik yang membantu mengakhiri Perang Dingin yang berlangsung empat dekade. Dia juga terkenal karena pernah memerintahkan militer AS mengusir tentara Irak dari Kuwait. George H.W. Bush alias Bush senior lahir pada 12 Juni 1924 di Milton, Massachusetts dari sebuah keluarga kaya. Darah politiknya mengalir dari sang ayah, Prescott Bush, seorang pengusaha yang terjun ke pemerintahan dengan menjadi senator dari Connecticut. Bush merupakan lulusan ekonomi Universitas Yale, salah satu sekolah Ivy League di AS yang terkenal akan kesempurnaan akademis dan elitismenya. Seperti dilansir New York Times, Sabtu (1/12) kemarin, di masa mudanya, Bush sempat bergabung dengan Angkatan Laut AS setelah lulus dari sekolah menengah atas. Dia bahkan pernah menjadi pilot termuda Angkatan Laut

AS dan pernah diturunkan dalam sejumlah operasi saat Perang Dunia II. Pesawat militer Bush bahkan pernah ditembak jatuh di Pasifik pada tahun 1944. Dia adalah generasi terakhir dari Perang Dunia II yang menduduki Ruang Oval Gedung Putih. Selama menduduki Gedung Putih, Bush senior dikenal sebagai presiden yang sukses dengan politik luar negerinya, namun tak begitu cemerlang menyelesaikan masalah di dalam negeri. Setelah menjadi wakil presiden selama dua periode menemani Presiden Ronald Reagan, Bush menjalankan pemerintahan AS dengan hati-hati. Hal. 11 Koalisi Internasional

Kembali ke KB Empat Anak

Gubernur Bali I Wayan Koster merealisasikan janjinya untuk mengembalikan program KB “Keluarga Bali” dengan empat anak. Koster meminta sosialisasi program Keluarga Berencana (KB) dengan dua anak dihentikan. Sebab, Koster menilai program KB cukup dua anak tidak sejalan dengan adat, kultur, dan budaya Bali.

JUMLAH penduduk di Bali sejatinya terus mengalami peningkatan. Data agregat kependudukan Provinsi Bali semester I tahun 2018 tercatat 4.245.108 penduduk. Jumlah ini meningkat bila dibandingkan data agregat semester II tahun 2017 sebanyak 4.221.444 penduduk. Peningkatan jumlah penduduk bahkan terjadi di semua kabupaten/kota. “Itu data bersih, seharihari kan direkam kemudian ditunggalkan di pusat baru nanti kelihatan berapa penduduk Bali yang pasti,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil/KB Provinsi Bali, I Wayan Sudana, di Denpasar, belum lama ini. Terkait KB Bali yang ingin diterapkan Gubernur Bali Wayan Koster, Sudana menilai positif. Terlebih, inti dari KB sebetulnya

adalah keluarga berkualitas. Di dalam undang-undang juga tidak ada disebutkan mengenai dua anak cukup. Mengingat, KB Bali yang dimaksud gubernur adalah keluarga den-

WAYAN DAN MADE SAJA NGAYAH, NYOMAN DAN KETUT TAK PERNAH LAHIR LAGI.

gan empat anak untuk melestarikan “Komang/Nyoman” dan “Ketut”. Membatasi keluarga hanya memiliki dua anak berbenturan dengan adat, kultur, dan budaya Bali. Dalam hal ini, memutus generasi Bali yang sudah sekian lama ada secara turuntemurun. Hal. 11 Sejahtera

16 Kampung KB di Gianyar yang Dikritik Gubernur Kabupaten Gianyar selama ini menjadi salah satu yang gencar dalam menyelenggarakan program Keluarga Berencana (KB). Bahkan di daerah ini ada 16 desa yang ditetapkan sebagai kampung KB. Namun, program ini dikritik Gubernur Bali, Wayan Koster, saat bertemu para guru di puncak Hari Guru Nasional (HGN) 2018. Alasannya, pemilihan Kampung KB ini bertentangan dengan kultur Bali di tengah makin sedikitnya krama wed Bali. SETELAH dikritik Gubernur Bali, Pemkab Gianyar kini harus menyiapkan langkah baru, guna menindaklanjuti imbauan Gubernur Bali I Wayan Koster untuk menjalankan KB Bali dengan empat anak. Kepala Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Pen-

PROGRAM KB selama ini dinilai telah memutus generasi Bali yang telah sekian lama ada secara turun-temurun, yaitu putusnya generasi Nyoman dan Ketut. Wacana KB empat anak tersebut mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Salah satunya politisi muda Bali, I Putu Indra Mandhala Putra, S.H., M.Kn. Menurut pria asal Jembrana ini wacana tersebut dinilainya sudah tepat. Sebab dengan KB dua anak, Bali diprediksi akan kekurangan SDM. Apalagi saat ini beberapa sektor telah diisi oleh orang luar Bali. “Saya sangat mendukung pernyataan KB 4 anak, selain melestarikan Nyoman dan Ketut juga memperkuat SDM kita,” tandas pria yang akrab d i s a p a

duduk dan Keluarga Berencana (P2AP2KB) Kabupaten Gianyar, Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu, memaparkan persyaratan sebuah desa menjadi kiampung KB. Dia mengatakan adanya perkembangan cakupan pemakaian kontrasepsi yang meningkat dari data awal, menjadi tolok ukur

dalam pencanangan suatu desa sebagai kampung KB. Dari proses itu hingga saat ini ada 16 kampung KB yang sudah dicanangkan di Kabupaten Gianyar. “Ada 16 desa yang sudah ditetapkan sebagai kampung KB,” ucapnya. Hal. 11 Dua Anak

Problema Kependudukan Bali

Iman ini di Denpasar. Diterangkan, jika wacana tersebut direalisasikan, pekerjaan rumah selanjutnya adalah membangun program yang mendukung peningkatan jumlah penduduk tersebut. Jangan sampai karena ingin melestarikan budaya dan kearifan lokal, akhirnya mengesampingkan sisi kualitas SDM, kesejahteraan penduduk, maupun daya tampung lahan. “Bila perlu wacana ini bisa direalisasikan dengan perda, dengan catatan tidak bertentangan dengan aturan di atasnya. Jika ada komitmen pasti bisa, namun sebelum itu dilakukan perlu penyiapan SDM,” ujar Ketua Relawan Jokowi (Rejo) Bali itu. Selain itu, pemerintah juga perlu memikirkan secara matang, khususnya upaya peningkatan kualitas masyarakatnya. Salah satunya, dengan menyelenggarakan pendidikan gratis bagi keluarga-keluarga yang memiliki 4 anak dan akses kesehatan. Sehingga, program tersebut mendapat support langsung dari pemerintah KB BALI daerah. Di samping juga SUDAH PUNAH !!! memerhatikan hal yang berkaitan dengan pemerataan pembangunan, infrastruktur, dan penunjang ekonomi lainnya. Sebab, dikatakan saat ini ketimpangan antara wilayah Bali bagian selatan, utara, timur, dan barat masih timpang. Oleh karena itu, pemerintah hendaknya berupaya mengembangkan destinasi wisata tidak hanya di selatan, sehingga perputaran ekonomi dapat berjalan di seluruh wilayah. “Di Jembrana misalnya, saya amati sulit mengembangkan pariwisata karena akses dari Denpasar belum memadai. Hal ini perlu digarap, sehingga tidak ada ketimpangan ketika masyarakat melakoni KB empat anak tidak kaget,” tambah Iman. Sementara itu, terkait dengan aspek kesediaan lahan, dikatakan jika jumlah penduduk Bali meningkat, tentu akan berpengaruh pada ketersediaan lahan. Jangan sampai penduduk Bali banyak, tetapi hanya menjadi pekerja kasar. Harus menguasai posisi strategis. Hal itu dapat tercapai apabila kualitas SDM baik. “Sumber daya yang banyak nantinya, m a - syarakat Bali harus benar-benar tahan banting dan mengesampingkan gengsi. Pospos tertentu yang selama ini masih diambil oleh SDM luar harus diambil dan bersaing dengan masyarakat luar, mulai dari berjualan kaki lima, tenaga kebersihan, hingga ke tingkat-tingkat strategis di pucuk piramida,” ujarnya. Hal. 11 Tak Berhubungan

Desa Hanya Dihuni Manula dan Anak Kecil KONDISI kependudukan Bali saat ini dalam kondisi ideal. Berdasarkan hasil survei demografi dan kesehatan Indonesia, tingkat TFR (total fertility rate) Indonesia berada pada tingkat 2,1 yang artinya setiap keluarga memiliki anak dua. Pada momen inilah saat yang tepat untuk meningkatkan kualitas SDM Bali. Selain itu, kondisi kependudukan Bali saat ini, 60 persen merupakan usia produktif, 40 persen usia nonproduktif. “Kondisi ini sangat ideal dalam pembangunan kependudukan menuju penduduk tumbuh seimbang,” ujar Dr. I

Gusti Wayan Murjana Yasa, S.E., M.Si., Kepala Penelitian Kependudukan dan Pengembangan SDM Universitas Udayana, Kamis (29/11) lalu. Menurutnya, ini kesempatan mengambil kebijakan yang fokus dalam meningkatkan kualitas SDM. Maka dari itu, stabilitas kependudukan ini harus dijaga dan TFR-nya diharapkan tidak turun lagi. “Karena ketika turun lagi untuk meningkatkannya akan sulit karena pola kehidupan penduduk sudah berubah,” ujarnya. Hal. 11 Kualitas Penduduk

BPM/dok

MANULA - Penduduk Bali di pedesaan dikhawatirkan hanya dihuni manusia lanjut usia (manula).


2

Minggu Umanis, 2 Desember 2018

Stop Diskriminasi ODHA KETUA Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, meminta masyarakat untuk berhenti mendiskriminasi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Dikatakan, menjauhi ODHA bukanlah cara untuk mencegah penularan HIV/AIDS. Pencegahan lebih tepat dilakukan dengan menghindari cara-cara penularannya seperti melakukan seks bebas dan penggunaan jarum suntik secara bergantian. “Jangan lakukan diskriminasi pada mereka yang menderita HIV/AIDS. Mereka berhak untuk hidup normal di tengah masyarakat. Jangan jauhi orangnya, tapi jauhi penyakitnya,” ujarnya di sela-sela peringatan Hari AIDS sedunia tingkat Provinsi Bali tahun 2018 di Gedung LLDIKTI Wilayah VIII, Penatih, Denpasar, Sabtu (1/12) kemarin. Menurut Putri Suastini, upaya edukasi perlu terus digalakkan di tengah-tengah masyarakat. Utamanya terkait bahaya HIV/AIDS, serta cara penularannya. Di sini, PKK memiliki peran yang sangat penting karena menyentuh langsung lapisan masyarakat terbawah. Selain itu, istri orang nomor satu di Bali ini meminta agar pihak-pihak yang merasa dirinya berpotensi terkena HIV/AIDS untuk segera melakukan pemeriksaan diri ke pusat-pusat pelayanan kesehatan. “Jangan malu dan takut untuk memeriksakan diri, jika terinfeksi berobatlah dengan teratur,” tandasnya. (rin) Bali Post/edi

MEDIASI - Sejumlah warga Desa Peminge saat melakukan mediasi dengan pihak manajemen Hotel The Apurva Kempinski Bali, Sabtu (1/12) kemarin.

Pascapemblokiran Pintu Masuk Hotel Kempinski

Bali Post/dir

MEET UP - Menteri Perindustrian Airlangga Hartato (kiri) bersama Indha Trimafo Yudha dan Bagus Satria saat menjadi pembicara dalam Meet Up Creative Industries Movement yang digelar di Bali Creative Industry Center (BCIC), Sabtu (1/12) kemarin.

Indonesia Fokus Siapkan Generasi Milenial Tanggap Teknologi Denpasar (Bali Post) Indonesia pada era industri 4.0 fokus mengembangkan sumber daya manusia (SDM), terutama menyiapkan generasi milenial tanggap teknologi. Ditargetkan melalui penyiapan SDM ini, Indonesia akan menjadi enam besar negara yang memiliki kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada 2030. Demikian dikemukakan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartato, saat hadir dalam Meet Up Creative Industries Movement yang digelar di Bali Creative Industry Center (BCIC), Sabtu (1/12) kemarin. Menurutnya, peluang Indonesia menjadi 10 besar negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia sangat terbuka. Mengingat berbagai potensi dan daya saing nasional. “Saat ini I n d o n e s i a a d a d i 1 6 b esar. Bahkan tahun 2030, diprediksi sudah ada enam besar,” ujarnya. Ia mengutarakan untuk mencapai target ini, Presiden Joko Widodo berkonsentrasi membangun infrastruktur fisik, berupa jalan, jembatan, dan infrastruktur lainya. Dalam bidang teknologi, infastruktur fiber optik juga dikembangkan. Pengiriman SDM ke luar negeri untuk menjadi ahli IT juga dilakukan. Selain itu, pemerintah juga mendorong upayaupaya pengembangan bisnis industri kreatif yang bisa meningkatkan nilai saing nasional. Ia menyebutkan dalam berbisnis, pelaku

harus mencari bisnis yang longterm jangan seasonal. “Karena kalau musiman cepat bergeser sehingga setelah habis musimnya, harus cari lagi ide usaha lain,” jelasnya. Di hadapan para pelaku usaha kreatif, Airlangga memberikan sejumlah tips dalam memilih usaha. “Cari yang sustainable. Makanan dan minuman itu potensial karena memiliki demand yang terus-menerus,” sebutnya. Selain industri makanan dan minuman, ia juga menilai industri animasi sebagai bisnis yang potensial. Kebutuhan terhadap animator saat ini cukup besar. Bahkan, Jepang dan Korea misalnya sudah mampu mengembangkannya menjadi industri besar yang menghasilkan devisa. Dalam acara yang berlangsung sehari ini, dihadirkan sejumlah pelaku usaha industri kreatif, seperti Indha Trimafo Yudha (Pemilik POD Chocolate), Bagus Satria (Animator), Yudist Ardhana (Youtuber), dan Lembu Wiworojati (AVP of Creative Bukalapak). Mereka berbagi tips dan pengalaman dalam menekuni bidangnya masing-masing. Antusiasme peserta yang berasal dari beragam kalangan, mulai mahasiswa, perintis usaha, dan akademisi ini cukup baik. Terbukti, peserta berupaya meng etahui tips dan pengalaman dalam merintis usaha dan mengembangkannya. (kmb18)

Dimediasi, Pihak Manajemen Komitmen dan Siap Dukung Pertumbuhan Desa Mangupura (Bali Post) -

Pascapemblokiran pintu masuk Hotel The Apurva Kempinski Bali (Kempinski) di Desa Peminge, Kuta Selatan oleh warga sekitar, Sabtu (1/12) kemarin, kembali dilakukan mediasi. Hadir pada pertemuan itu yakni pihak perwakilan manajemen hotel, Bendesa Peminge, perwakilan warga, tokoh masyarakat dan TNI serta Polri. Hasilnya, pihak manajemen komitmen dan siap mendukung pertumbuhan desa setempat. Director of Marketing The Apurva Kempinski Bali Danti Yuliandari mengatakan, hasil dari pertemuan tersebut sangat positif. Tidak hanya itu, juga menguntungkan kedua belah pihak, baik itu hotel maupun masyarakat. Pihaknya mewakili manajemen hotel mengaku sangat

senang bekerja sama dengan masyarakat membangun bersama di Kempinski Bali. Menurutnya, melalui pertemuan ini memang warga lokal akan diprioritaskan untuk bisa bekerja sama dan berkomitmen membantu pertumbuhan desa. Ada beberapa program yang sudah

dicanangkan. Salah satunya akan ada kegiatan bersama dengan warga lokal. “Kita sangat excited untuk bisa bekerja sama dengan warga lokal,” tegasnya. Terkait tenaga kerja yang diharapkan 30 persen dari warga lokal, kata dia saat ini yang bisa dikatakan tidak

Minggu Ini

20 Ribu Peserta Ikuti Jalan Sehat HUT Ke-72 Yayasan PR Saraswati Denpasar (Bali Post) Jalan sehat akan mengawali kegiatan HUT ke-72 Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar, Minggu (2/12) hari ini. Jalan sehat akan melibatkan 20 ribu peserta, mulai dari siswa SD hingga mahasiswa, guru, dosen, dan pegawai. Ketua Panitia HUT ke-72 Yayasan PR Saraswati Pusat, Dra. Desak Made Asri, M.Psi., Sabtu (1/12) kemarin menjelaskan, jalan sehat akan dilepas Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Pusat, Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S., bersama Ketua Badan Pembina, IGB Yudhara, MBA., Sekretaris Dewa Sukanada, B.A., dan dr. IGN Susila beserta pimpinan unit lainnya. Yang istimewa pada saat jalan sehat kali ini juga diadakan Bali Post Goes to School. Usai jalan sehat, anak-anak TK dan SD Saraswati akan mengikuti lomba lagu dan gerak ‘‘Membaca Bali Post’’ dan penyerahan hadiah. Saat itu juga diisi dengan hiburan warga sekolah Saraswati hingga pengundian hadiah utama sebuah sepeda motor. Jalan sehat menempuh jarak 6 km dengan start di depan Kampus Unmas menuju Jalan Hayam Wuruk, Jalan Nusa Indah, Jalan WR Supratman dan kembali ke Jalan Kamboja. Yang menarik selama perjalanan rute jalan sehat diiringi MB Gema Ganesha SMA (SLUA) 1 Saraswati Denpasar. MB Gema Ganesha ini memberi semangat peserta jalan sehat hingga finis. Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati, Ir. Bagus Ketut Lodji berjanji akan tetap memimpin pasukan peserta jalan sehat guna memberi contoh panutan bahwa Saraswati didirikan para pejuang bangsa dengan semangat kebersamaan, pantang menyerah

dan bekerja keras. Sementara Desak Made Asri yang juga Kepala SD terbaik I tingkat nasional ini menambahkan serangkaian HUT ke-72 Yayasan PR Saraswati Pusat juga digelar persembahyangan bersama, dilanjutkan dengan ziarah ke PMP Pancaka Tirta. Puncak HUT dilaksanakan 8 Desember mendatang. (025)

Desak Made Asri.

Bali Post/sue

dalam bentuk persentase. Namun pihaknya menegaskan akan mendukung warga desa untuk perkembangan dan pertumbuhan desa serta warganya. Sementara tokoh masyarakat Kuta Selatan yang juga Ketua Komisi II DPRD Badung, Wayan Luwir Wiana, dan hadir pada mediasi tersebut menjelaskan hasilnya sudah diterima masyarakat setempat. Diakui pembahasan persoalan ini berjalan cukup alot. Namun akhirnya sudah bisa diterima dengan bentuk kerja sama yang baik. Bahkan

untuk perekrutan karyawan memang sudah berjalan sesuai permintaan masyarakat yaitu sebanyak 30 persen memang sudah dipenuhi. Lebih lanjut dikatakan dari rencana penerimaan 400 orang, 30 persennya (120 orang) merupakan warga lokal. Selama ini sudah sebanyak 83 orang warga lokal diterima di sana, sedangkan sisanya tinggal 37 orang akan dibuatkan kesepakatan. “Sebenarnya, untuk perekrutan di sana belum mencapai 400 orang. Saat ini baru 310 orang,” ujarnya. (kmb23)

Hendak Perkosa Pedagang Kopi, Buruh Serabutan Dibekuk Negara (Bali Post) SUN (40), seorang buruh yang tinggal di Penginuman, Gilimanuk, dibekuk jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Sabtu (1/12) kemarin. Ia ditangkap lantaran hendak mencoba memperkosa ibu rumah tangga (IRT) berinsiial SUR (41) di sekitar Terminal Cargo Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Nyoman Subawa melalui Kanit Reskrim AKP Komang Mulyadi, Sabtu (1/12) kemarin, membenarkan penangkapan pelaku tersebut. Selain membekuk pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa baju putih motif bunga dan celana panjang yang kondisinya sudah robek. Aksi percobaan pemerkosaan tersebut bermula saat korban sendirian di warung. Kebetulan korban ini sebagai pedagang kopi. Datanglah pelaku memesan makanan. Ketika sedang memasak makanan yang dipesan pelaku, korban tiba-tiba dipeluk. Selain dipeluk, korban juga dicekik lalu dipaksa tidur. Kemudian ditindih oleh pelaku. Saat ditindih itu, pelaku memaksa melepas celana panjang korban. Bahkan, karena melakukan perlawanan, celana korban sampai robek. Untungnya korban berteriak dan didengar sejumlah warga di sekitar lokasi. “Pelaku belum sempat menyentuh (menyetubuhi -red) korban. Keburu orang datang dan pelaku melarikan diri,” katanya. Setelah kejadian itu, korban diantar kerabatnya ke Polsek Kawasan Laut Gilimanuk untuk melapor. Adanya laporan itu, polisi langsung melakukan pengejaran. Akhirnya, pelaku berhasil ditangkap. Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 285 yo 53 KUHP tentang percobaan pemerkosaan. (kmb26)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


3

Minggu Umanis, 2 Desember 2018

Toya Devasya Raih Penghargaan ”Nusantara Platinum Award”

Pergantian Tahun akan Di-”launching” Waterboom Air Panas Pertama di Dunia STRATEGI pemasaran dan pelayanan yang diberikan oleh Toya Devasya Natural Hot Spring kembali meraih penghargaan tingkat nasional dari Anugerah Prestasi Indonesia. Berkat racikan Ketut Mardjana selaku General Manager, usaha permandian air panas alami, area camping, dan juga dilengkapi beberapa kamar nginap (vila) yang berlokasi di kaldera Batur, Toya Bungkah, Kintamani, Bangli, Jumat (30/11) malam meraih penganugerahan Penghargaan Nusantara Platinum Award. Budi Hermanto, Direktur Nusantara Platinum Award mengatakan Toya Devasya Natural Hot Spring mendapat penghargaan “Anugerah Kualitas Pelayanan Terbaik 2018”. Dia mengatakan ada beberapa kriteria yang dipakai acuan, hingga akhirnya Toya Devasya Natural Hot Spring terpilih untuk diberikan penghargaan. Yakni berdasarkan riset dan pengukuran dilandaskan pada beberapa kriteria. Di antaranya, akuntabilitas, responbilitas, mutu, kualitas, performance. Di samping itu juga dengan survei yang dilakukan dengan melalui pengamatan website, sosial media dan aktivitas komunikasi komersial dan nonkomersial, kegiatan jangkauan, dampak dan kes-

PENGHARGAAN - Indah Zulaikha Corporate Secretary Toya Devasya Natural Hot Spring saat menerima penghargaan “Anugerah Kualitas Pelayanan Terbaik 2018” di Hotel Aston Denpasar, Jumat (30/11) malam lalu. inambungan akan komitmen yang memiliki ide-ide inovatif serta berkualitas dan mampu berkembang mengikuti perubahan. Dikatakan pula, perjuangan menuju kesuksesan bukanlah hal mudah. Namun dibutuhkan kerja keras dengan memompa seluruh kemampuan yang ada, baik pada diri perseorangan maupun pada manajemen. Puncak dari perjuangan panjang tersebut untuk mencapai prestise yang maksimal akan menjadi suatu kebanggaan, kehormatan, sekaligus

pemicu semangat yang lebih besar sebagai daya dorong untuk prestasi yang lebih excellent. Nah berdasarkan itu pula, Toya Devasya Natural Hot Spring yang dinakhodai tokoh masyarakat setempat sekaligus mantan Dirut Kantor Post RI Ketut Mardjana, mengantarkannya sebagai permandian air panas terbaik dengan mutu dan kualitas memuaskan tahun 2018. Sementara Yenny Hartono selaku Marketing Manager Toya Devasya Natural Hot Spring bersama Indah Zulaikha Corporate Secretary Toya

Devasya Natural Hot Spring, mengatakan management Toya Devasya selalu mengupayakan berbagai usaha dengan tujuan tak lain adalah kepuasan pelanggan. “Jadi kuncinnya kita tingkatkan pelayanan, baik untuk tamu domestik maupun mancanegara,” jelasnya. Pelayanan dimaksud adalah dari segi kebersihan, kualitas, makanan dan ramah tamah seluruh karyawan Toya Devasya. Peningkatkan pelayanan itu selalu ditingkatkan dari masa ke masa, dari waktu ke waktu sehingga mendapatkan kepercayaan dari pelanggan. “Intinya, selain pelayanan juga kepuasan pelanggan yang kami utamakan,” tegas Indah. Sambung dia, dengan pelayanan yang penuh maksimal, kunjungan ke Toya Devasya dari tahun ke tahun semakin meningkat. Ke depan, sambung Yenny dan Indah, pihak Toya Devasya akan memberikan fasilitas waterboom air panas. Waterboom air panas pertama di dunia ini akan di-launching menjelang tahun baru 2019 ini. “Kita akan tambahkan wahana waterboom air panas. Ini pertama ada di dunia. Nanti kita akan launching saat malam pergantian tahun baru,” ucap pimpinan Toya Devasya. (ad22)

Peringatan Hari AIDS Sedunia

Tes HIV Dorong Percepatan Triple Zero Denpasar (Bali Post)“Saya Berani, Saya Sehat” menjadi tema peringatan Hari AIDS Sedunia 2018, dengan subtema “Ada Obat, Ada Jalan”. Di Bali peringatan Hari AIDS Sedunia di pusatkan di Gedung LLDIKTI Wilayah VIII, Sabtu (1/12). Acara ini dimeriahkan dengan pembacaan puisi mendiang ODHA oleh Ketua PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster. Ada pula pentas Bondres Dadong Rerod dan Sanggar Devata Khusa, serta penyerahan piagam penghargaan kepada 10 LSM yang telah berkontribusi dalam menekan laju penyebaran HIV/Aids di Bali. Kepala Sekretariat KPA Provinsi Bali Made Suprapta, mengatakan semakin banyak masyarakat mengetahui sta-

tus HIV melalui tes sukarela dan mendapatkan pengobatan ARV sedini mungkin, maka akan mendorong percepatan pencapaian triple zero. Yakni, menekan infeksi baru HIV sampai titik nol, menurunkan kematian terkait dengan AIDS sampai titik nol, serta mereduksi stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV (ODHA) sampai titik nol pada 2030. “Peringatan Hari AIDS sedunia tahun 2018 ini sekaligus menjadi momentum refleksi terhadap komitmen Sanur Tahun 2004 yang telah dicetuskan para tokoh Bali waktu itu dipimpin gubernur, didukung bupati, DPRD se-Bali, difasilitasi Mendagri untuk menekan laju penularan HIV/AIDS,” ujarnya. Suprapta menambahkan, laju

PENGHARGAAN - Peringatan Hari AIDS Sedunia juga diisi dengan penyerahan piagam penghargaan kepada 10 LSM yang telah berkontribusi dalam menekan laju penyebaran HIV/AIDS di Bali oleh Sekda Provinsi Bali dan Ketua TP PKK Provinsi Bali.

penularannya ditekan dengan penggunaan kondom pada transaksi seks berisiko, meningkatkan cakupan dan layanan harm reduction di kalangan pecandu narkoba, membuka akses ARV seluas-luasnya bagi ODHA, meningkatkan anggaran penanggulangan dan pencegahan, menciptakan situasi kondusif bagi ODHA menjalani hidup dan bersosialisasi, serta memobilisasi potensi seluruh komponen masyarakat dalam pencegahan. Data Dinas Kesehatan Provinsi Bali sejak ditemukan pertama pada 1987 hingga 2018 tercatat ada 19.792 kasus HIV/AIDS. Di tahun 2018 saja ada 1.495 kasus HIV/ AIDS yang sebetulnya menurun bila dibandingkan tahun 2014 sampai 2017 dengan jumlah rata-rata di atas 2.000 kasus. Mayoritas menginfeksi usia produktif termasuk usia sekolah dan remaja. Virus HIV menular melalui beberapa cara. Paling banyak atau sekitar 80 persen, karena hubungan seks berisiko baik hetero maupun homo seksual. Bisa juga melalui ASI positif HIV kepada bayinya dan penggunaan jarum suntik tercemar HIV. Ini banyak ditemukan pada pecandu narkoba suntik. Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra mewakili gubernur meyakini data kasus HIV-AIDS itu bukanlah angka yang sesungguhnya. Mengingat HIV/ AIDS telah sangat kuat distigma berbahaya dan menular. Setiap orang yang terkena penyakit itu juga mendapatkan sanksi sosial, seperti dikucilkan atau dijauhi. Jangankan oleh teman, bahkan keluarganya

sendiri. “Angka yang sesungguhnya kemungkinan lebih besar dari itu,” ujarnya. Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutan tertulisnya mengatakan, obat anti HIV (ARV) memang sudah ditemukan. Namun hal itu jangan sampai dimanfaatkan untuk memperburuk perilaku seksualnya. Mantan anggota DPR-RI ini mengingatkan, kemampuan ARV hanya sebatas menekan populasi virus dalam tubuh dan belum bisa membunuh tuntas virus HIV itu. “Jadi potensi penularannya masih bisa terjadi,” ujarnya. Menurut Koster, tema peringatan hari AIDS sedunia mengisyaratkan agar seluruh elemen masyarakat melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui pendekatan keluarga (Germas). Germas harus dilakukan secara disiplin dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga dan lingkungan untuk tidak berperilaku berisiko tertular dan menularkan HIV/ AIDS. Termasuk berani mengatakan tidak pada narkoba. “Yang menjadi fokus perhatian sekarang adalah bagaimana menekan temuan kasus yang rata-rata 100-120 per bulan itu menjadi lebih rendah lagi. Kalau bisa mendekati nol, dengan pengertian bahwa tidak ada infeksi baru,” jelasnya. Koster pun mengajak masyarakat Bali untuk berempati pada ODHA sehingga mereka dapat kooperatif dan proaktif sebagai agen pencegahan. Bukan sebaliknya, ODHA malah sebagai agen penular seperti banyak dikhawatirkan orang. (kmb32)

Cocok di Lahan Kering

Warga Yeh Mampeh Budi Dayakan Mangga Brazil Bangli (Bali Post)– Lahan di wilayah Banjar Yeh Mampeh, Desa Batur Selatan, Kintamani cenderung kering dan berpasir. Meski demikian, sejumlah komoditas pertanian bisa tumbuh dengan subur di wilayah itu. Selain bawang, cabai, dan beberapa jenis tanaman sayuran lainnya, lahan di wilayah itu juga potensial untuk pengembangan tanaman buah seperti mangga Brazil. Sejak beberapa tahun terakhir, mangga Brazil banyak dibudidayakan warga di Banjar Yeh Mampeh. Buah mangga yang memiliki warna unik, yakni perpaduan hijau dengan ungu tersebut, banyak dibudidayakan warga karena hasil panennya cukup menguntungkan. I Wayan Badan merupakan salah satu petani di Yeh Mampeh yang membudidayakan tanaman buah tersebut. Saat ini dia memiliki sekitar dua ratusan pohon mangga Brazil di kebunnya. Badan menuturkan, mangga Brazil ini mulai dibudidayakan pertama kali di Yeh Mampeh sekitar tahun 2007. Dirinya mencoba menanam mangga Brazil, karena tertarik setelah melihat hasil panen petani di Buleleng. Sekitar tiga tahun kemudian atau pada tahun 2010, mangga Brazil mulai ikut dilirik petani Yeh Mampeh lainnya. “Sekitar tahun 2010-an baru booming. Banyak warga yang kemudian menanam mangga Brazil di sini,” ujarnya. Dijelaskan, tak seperti tana-

man mangga jenis lainnya, mangga Brazil memiliki sejumlah keunggulan. Mangga ini cocok dan tahan ditanam di lahan yang cenderung kering dan berpasir. Perawatan mangga Brazil juga tidak terlalu sulit, hanya butuh pemupukan rutin. Yang menguntungkan petani, mangga Brazil berbuah di luar musim. Jika mangga jenis lainnya berbuah dalam musim yang sama seperti pada bulanbulan sekarang, tapi mangga Brazil biasanya berbuah sekitar April. Karena berbuah di luar musim, tentu harga mangga Brazil tidak tersaingi dengan yang lainnya. “Kalau pas musim panennya kena, harganya bagus sekitar Rp 15-30 ribu per kilogramnya,” terangnya. Lebih lanjut dijelaskan, keunggulan lain dari mangga ini yakni dari segi ukuran. Ukuran lebih besar dari produksi di tempat lainnya. Per buah beratnya bisa mencapai setengah kilogram. “Daging buahnya tebal. Kalau dari segi rasa, unik seperti nano-nano. Kaya rasa. Ada seperti rasa apel dan nanas,” ungkapnya. Pria yang juga peternak cacing ini menambahkan, permintaan pasar terhadap mangga Brazil ini cukup bagus. Saat musim panen tiba, petani di Yeh Mampeh tak harus menjual hasil panennya ke pasar. “Kalau musim panen dicari sama pengepulnya,” imbuhnya. (kmb40)

Bali Post/ina

MANGGA BRAZIL - Wayan Badan menunjukkan tanaman mangga Brazil yang kini banyak dikembangkan petani di Yeh Mampeh, Desa Batur, Kintamani.

WISUDA - Prosesi wisuda VII STPBI dan wisuda XVII SPB di BNDCC, Sabtu (1/12) kemarin.

Wisuda VII STPBI dan Wisuda XVII SPB

SEKOLAH Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) melepas 343 lulusan pada wisuda VII, dan 501 lulusan dari Sekolah Perhotelan Bali (SPB) pada wisuda XVII yang digelar di BNDCC, Nusa Dua, Sabtu (1/12) kemarin. Jadi total lulusan yang diwisuda kali ini oleh kedua lembaga pelatihan dan pendidikan tersebut sebanyak 844 mahasiswa. Ketua STPBI yang juga Direktur SPB I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT. CHA., menyampaikan, dalam pendidikan pihaknya selalu berupaya untuk mengikuti perkembangan dunia industri. Disamping teori dan praktek di kampus, mahasiswa juga diberikan pengalaman dari dunia industri setiap Jumat. Ini dimaksudkan agar mahasiswa memahami perkembangan industri saat ini. Selain itu, mahasiswa juga dikirim training ke luar negeri, seperti Amerika, Kanada, Jepang, Bangkok, Malaysia dan Singapura. “Ini merupakan salah satu kiat-kiat agar para mahasiswa memiliki kualifikasi internasional,” terangnya.

Sudjana menambahkan, untuk peningkatan mutu dosen, setiap semester pihaknya selalu mengirim dosen-dosen ke industri untuk melakukan orientasi industri. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kemajuan dan perubahan-perubahan industri yang terjadi. Secara formal, sebagai pendidikan tinggi pihaknya selalu berupaya untuk meningkatkan kopentesi para dosen. Menyambung hal itu, Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun Dr. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT. CHA., menjelaskan rata-rata tiap tahunnya STPBI dan SPB meluluskan mahasiswa sekitar 800-an orang. Dari semua lulusan, Astina berasumsi sekitar 95 persen telah bekerja, meski dalam catatan faktualnya sulit diterangkan. Hal itu dikarenakan tidak semua lulusan melaporkan dirinya telah bekerja. Padahal pihak kampus telah membekali setiap lulusan dengan formulir laporan. Kurangnya laporan dari para lulusan disinyalir akibat kesibukan mereka dalam kerja, apalagi telah bekerja di luar negeri. Astina berpesan agar

para alumni terus belajar meningkatkan diri. Karena wisuda merupakan awal dari perjuangan di tengah tingginya tingkat persaingan. Apalagi telah diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asia (MEA). Ini berarti tidak ada sekat antara negara-negara di ASEAN khususnya, dan negara-negara di seluruh dunia nantinya akan bisa merebut peluang-peluang kerja yang ada. Sementara saat ditemui di sela-sela acara, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) wilayah VIII, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si., berpesan pada para wisudawan agar jangan sampai menjadi beban pembangunan. Karena sumber daya manusia yang berkualitas menjadi modal dasar pembangunan. Kemudian semua lulusan, apalagi lulusan dari STPBI-SPB di dunia pariwisata sangat dibutuhkan, jangan lagi memilih mencari pekerjaan. “Karena mereka telah memiliki kecakapan memiliki skill yang cukup, sehingga tidak ada alasan lagi mereka,” harap Prof. Dasi Astawa. (ad21)

TOURING - Region Head Astra Motor Bali Ronaldo Widjaja (kiri), saat menyambut peserta PCX Luxurious Touring saat tiba di Renon, Bali, Sabtu (1/12).

Jelajahi Destinasi Eksotis di Empat Pulau

Rider Honda PCX Tiba di Bali SETELAH menempuh jarak sekitar 1.400 km, sebanyak 14 bikers pecinta Honda PCX bersama sejumlah jurnalis dan bloger peserta PCX Luxurious Touring tiba di Renon, Bali, Sabtu (1/12), disambut jajaran manajemen Astra Motor Bali. Pada event yang digelar dengan tema “The Inspiring Journey” ini, sebelumnya bikers ini berangkat dari Maumere, Nusa Tenggara Timur pada 23 November lalu. Pada kesempatan ini, PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak pecinta Honda PCX merasakan sensasi ketangguhan dan kenyamanan skutik premium ini dalam gelaran PCX Luxurious Touring. Dengan menggunakan skutik premium Honda PCX yang nyaman dan elegan, para peserta menyusuri Bumi Flores selama lima hari awal perjalanan. Para riders petualang ini menguji ketangguhan dan performa skutik premium Honda ini dengan melintasi berbagai rintangan dan kondisi jalan khas Flores. Setelah menjelajah Flores, rombongan melanjutkan perjalanan di Sumbawa mengunjungi destinasi unik dan berkelas selanjutnya. Rute menarik yaitu Bima– Sumbawa–Pulau Kenawa–

Senggigi, ditempuh selama dua hari. Para rombongan memasuki hari terakhir petualangan di Pulau Dewata pada hari ke-9 setelah menyeberang dari Pulau Lombok. Di hari terakhir ini mereka melakukan perjalanan dari Denpasar menuju Kintamani, Ubud, lalu finish di daerah Renon. Pada garis finish rombongan disambut dengan hiburan menarik. Peserta pun melakukan pengukuran pemakaian bahan bakar sepanjang perjalanan untuk membuktikan efisiensi dari Honda PCX. Region Head Astra Motor Bali Ronaldo Widjaja, mengatakan PCX Luxurious Touring diharapkan dapat menjadi jawaban akan ketangguhan di balik tampilan elegan dan suguhan kenyamanan dari Honda PCX sebagai teman menjelajahi kecantikan destinasi eksotis di Indonesia. “Melalui touring menjelajah empat pulau ini, kami yakin Honda PCX dapat memberikan pengalaman berkendara yang tak terlupakan bagi para riders di perjalanan kali ini. Kenyamanan elegan yang dimiliki Honda PCX pastinya menawarkan sensasi berkendara tersendiri untuk mereka,” ujar Ronaldo. Touring akbar lintas pu-

lau ini didukung jaringan main dealer sepeda motor Honda PT Daya Adicipta Motora (Jawa Barat), PT Wahanan Makmur Sejati (DKI Jakarta), PT Mitra Pinasthika Mulia (Jawa Timur), Astra Motor Semarang (Jawa Tengah), Astra Motor Yogyakarta (DI Yogyakarta), Astra Motor Mataram (Mataram) dan Astra Motor Denpasar (Bali). Pada touring kali ini AHM bersama jaringan main dealer-nya juga ikut serta menunjukkan kepeduliannya bagi kelestarian alam dan lingkungan negeri ini di sepanjang rute touring melalui tiga aksi sosial. Di Bajawa yang kopinya sudah terkenal di mancanegara, AHM memberikan alat roasting untuk membantu proses pembuatan kopi di Bajawa yang saat ini masih dilakukan secara manual. Selanjutnya para rombongan juga mengunjungi SDN Anam Ruteng untuk memberikan bantuan alat-alat tulis, sekolah dan alat olahraga di sekolah tersebut. Kegiatan sosial ditutup di Lombok, di mana rombongan mengunjungi masjid yang hancur akibat gempa. Bantuan diberikan berupa bahan bangunan untuk membantu mempercepat pemulihan pembangunan masjid tersebut. (bns)


4

| Minggu Umanis, 2 Desember 2018

Membangun Sikap Sosial di Sekolah SEKOLAH sebagai salah satu tempat membangun sikap-sikap sosial dari peserta didik. Hal ini merujuk pernyataan bahwa tujuan pembelajaran menumbuhkan dan mengembangkan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Dalam domain sikap menyangkut sikap religius dan sikap sosial. Kedua sikap ini perlu terus ditumbuhkembangkan dalam lingkup sekolah. Tugas mulia ini sebagai dasar nantinya peserta didik bersosialisasi dalam masyarakat luas. Menjalin kerja sama, berkomunikasi santun, menghargai keberagaman sebagai salah satu indikator keberhasilan sekolah membangun sikap-sikap sosial peserta didik.

GURU - Perilaku yang kurang konstruktif seperti mem-bully muncul karena kurangnya pemahaman tentang arti kehidupan sosial. Tindakan yang semestinya tidak perlu terjadi dalam dunia pendidikan hendaknya disikapi dengan baik. Peserta didik yang suka mengganggu temannya, umumnya berawal dari kehidupan sosial dalam keluarga kurang harmonis. Di sinilah, tugas guru dipentingkan bisa menjembatani kehidupan pribadi peserta didik dengan kehidupan sosialnya.

Di tengah-tengah pergaulan sosial yang semakin terbuka luas, peranan sekolah untuk membangun sikap-sikap sosial amat diperlukan. Peserta didik perlu menyadari bahwa di luar dirinya ada sesama yang perlu diperhatikan. Kesantunan dalam pergaulan, beretika dalam berbicara, menghargai asalusul sesama, menghormati sesama perlu dikedepankan hingga nantinya menjadi generasi bangsa yang menyadari bahwa orang lain juga perlu dihargai dan dihormati. Sikap-sikap sosial yang tertanam secara baik menumbuhkan sikap percaya dirinya. Harus diakui beberapa peserta didik yang ragu-ragu dalam pergaulan. Peranan gurulah dalam hal ini memengaruhinya agar sikap ragu-ragu, penakut maupun kurang percaya terhadap kemampuannya secara perlahan dikurangi. Contoh sederhananya jika guru menyuruh peserta didik ke depan kelas jarang yang secara langsung berani melangkah ke depan kelas untuk berbicara atau menyampaikan pendapatnya.

bahwa dirinya dilayani tanpa pilih kasih dengan anak-anak dari latar belakang sosial lainnya. Slamet Santoso (2010) menyatakan, bahwa sekolah memiliki peran penting dalam belajar sosial anak. Peran-peran itu (1) mengoreksi sikap dan tingkah laku anak yang kurang baik; (2) menumbuhkan sikap dan tingkah laku sosial baru untuk menghadapi kehidupannya pada masa yang akan datang; dan (3) mengembangkan mental anak dalam arti akademik melalui proses belajar di sekolah. Ini seirama dengan kompetensi pedagogik guru mengenal karakteristik peserta didik. Tugas guru dan sekolah tidaklah mudah, perlu semangat pengabdian untuk mengenal karakter peserta didik hingga bisa mengembangkan sikap-sikap sosialnya.

Latar Sekolah adalah tempat menyatunya beragam latar kehidupan peserta didik. Latar belakang sosial yang beragam dengan tingkat kehidupan sosialbudaya-ekonomi yang berbeda perlu diperhatikan secara khusus oleh sekolah. Anak-anak yang kurang mampu bisa jadi merasa rendah diri saat bergaul dengan anak-anak dari ekonomi yang mapan. Di sinilah, peran guru menumbuhkan kepercayaannya agar anak-anak yang merasa kurang mampu bisa menyadari

Sosial Perilaku yang kurang konstruktif misalnya mem-bully bisa muncul karena kurangnya pemahaman tentang arti kehidupan sosial. Tindakan yang semestinya tidak perlu terjadi dalam dunia pendidikan hendaknya disikapi dengan baik. Peserta didik yang suka mengganggu temannya, umumnya berawal dari kehidupan sosialnya di dalam keluarga kurang harmonis. Di sinilah, tugas guru dipentingkan bisa menjembatani kehidupan pribadi peserta didik dengan kehidupan sosialnya. Guruguru yang mampu mengembangkan sikap sosial lebih cepat menyentuh nurani peserta didik. Peserta didik yang keluarganya kurang harmonis (broken home) misalnya, memiliki kecenderungan untuk mencari perhatian dari temannya. Cara yang paling mudah adalah mem-bully atau tindakan lain yang pada intinya ingin diperhatikan. Guru bertindak cepat jika menghadapi peserta didik seperti itu. Jangan biarkan kebiasaan kurang kontruktif tumbuh dalam diri peserta didik. Perilaku yang kurang membangun sikap sosialnya perlu dicegah sedari awal. Sekolah sebagai tempat menumbuhkembangkan sikap-sikap sosial peserta didik. Sikap-sikap sosial perlu dibelajarkan dan diimplementasikan dalam proses pembelajaran. Keterpanggilan jiwa guru mampu membangunkan semangat sosial peserta didik. Sekolah yang kondusif akan membuat perkembangan sikap sosial peserta didik lebih optimal. Semua komponen sekolah bekerja sama dalam menumbuhkan sikap-sikap sosial peserta didik. lIBW Widiasa Keniten

Mengenal â&#x20AC;?Osteomyelitisâ&#x20AC;? DALAM dunia kedokteran, infeksi merupakan salah satu kejadian yang paling sering ditemui. Infeksi dapat menyerang berbagai organ di dalam tubuh, mulai dari organ-organ pada pernapasan, pencernaan, saraf, hingga tulang. Salah satu infeksi yang memerlukan perhatian khusus adalah infeksi tulang (osteomyelitis). Osteomyelitis adalah infeksi yang terjadi di tulang yang umumnya disebabkan oleh mikroorganisme yang masuk melalui luka atau penyebaran melalui darah. Penyebab utama osteomyelitis adalah bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri tersebut dapat terdapat di kulit namun tidak menimbulkan masalah kesehatan. Namun, jika sistem imunitas tubuh sedang lemah karena suatu penyakit, maka bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi pada area tubuh yang mengalami luka. Di Amerika Serikat insiden osteomyelitis adalah 1 dari tiap 5.000 orang, dan 1 dari tiap 1.000 usia bayi. Dapat diperkirakan akan terdapat angka insiden yang lebih besar pada negara berkembang. Osteomyelitis dapat menjadi masalah yang berat jika tidak mendapat penanganan yang cepat dan tepat sehingga akan mempengaruhi kualitas hidup dan lebih buruk dapat menyebabkan kehilangan anggota tubuh, bahkan kematian. Osteomyelitis dapat pula menyebabkan gangguan pertumbuhan bila terjadi pada anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Anak laki-laki cenderung tiga kali lipat lebih berisiko dibandingkan anak perempuan, dan lebih sering mengenai tulang-tulang panjang.

Infeksi Infeksi ini lebih sulit disembuhkan daripada infeksi lain yang terjadi pada jaringan lunak, selain karena letak tulang yang lebih dalam, juga disebabkan karena terbatasnya asupan darah yang diantarkan oleh pembuluh darah ke lokasi terjadinya infeksi. Bagaimana mengenali osteomyelitis? Osteomyelitis terjadi apabila ada mikroorganisme yang dapat masuk ke dalam tulang kemudian berkembang dan akhirnya menyebabkan infeksi. Tentunya sebelum osteomyelitis terjadi, terdapat beberapa hal yang menyebabkan mikroorganisme ini dapat masuk, di antaranya adalah; terdapat riwayat mengalami patah tulang terbuka (open fracture), riwayat operasi pada tulang memiliki riwayat penyakit kaki diabetes (diabetic foot), atau dapat juga disebabkan oleh infeksi pada bagian lain di tubuh seperti infeksi paru, telinga atau kulit. Selain itu terdapat pula beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya osteomyelitis, seperti memiliki penyakit penurunan sistem kekebalan tubuh (HIV/ AIDS), memiliki riwayat penyakit anemia sel sabit (sickle cell anemia), riwayat penya-

Kisara

kit kaki diabetes, riwayat penyakit ginjal kronis yang rutin menjalani cuci darah (hemodialisa), pernah menderita osteomyelitis sebelumnya, rutin injeksi obat-obatan dan konsumsi obat kortikosteroid dalam waktu yang lama. Gejala Awal Gejala awal (akut) pada osteomyelitis biasanya diawali dengan rasa nyeri pada bagian yang terlibat. Selain itu gejala ini juga dapat disertai oleh beberapa gejala penyerta lain sperti terjadinya pembengkakan dan kemerahan pada bagian yang terkena, kekakuan yang dirasakan saat menggerakan anggota tubuh tersebut, keluarnya carian melalui bagian yang terinfeksi, demam dan menggigil, lemas dan hingga merasa gelisah. Bagaimana penanganannya? Tujuan utama penanganan osteomyelitis adalah untuk menghentikan infeksi yang terjadi dan mencegah risiko kerusakan lebih lanjut pada jaringan dan tulang di sekitarnya. Penanganan osteomyelitis dilakukan oleh dokter spesialis terkait, yaitu dokter spesialis Bedah Tulang (Orthopaedi) tentunya setelah melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan. Pada osteomyelitis akut, biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik yang diminum atau disuntikkan dalam kurun waktu tertentu. Namun pada kasus osteomyelitis yang sudah kronis, pemberian obat- obatan antibiotik dapat dikombinasikan dengan tindakan pembedahan untuk membuang cairan yang terkumpul di tulang akibat

han Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda sehingga dokter perlu melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap tubuh Anda untuk menegakan diagnosis dan memberikan terapi sesuai dengan keluhan Anda. Selalu konsultasikan ke dokter mengenai masalah kesehatan Anda. l dr. Agus Suarjaya Putra, S.Ked.

osteomyelitis - Di Amerika Serikat insiden osteomyelitis adalah 1 dari tiap 5.000 orang, dan 1 dari tiap 1.000 usia bayi. Dapat diperkirakan akan terdapat angka insiden yang lebih besar pada negara berkembang. Osteomyelitis dapat menjadi masalah yang berat jika tidak mendapat penanganan yang cepat dan tepat sehingga akan mempengaruhi kualitas hidup dan lebih buruk dapat menyebabkan kehilangan anggota tubuh, bahkan kematian..

Orang Tua Overprotektif

Hai Kak aku mau curhat dong. Jadi beberapa hari yang lalu aku berantem sama orang tuaku soal pilihan jurusan untuk kuliah. Orang tuaku maksa aku untuk milih jurusan yang mereka mau, padahal aku sama sekali gak ada minat di sana. Gak cuma itu Kak, orang tuaku tuh protektif banget. Aku juga konflik sama ortuku soal berbagai hal, contohnya pacaran atau pulang malam. Aku tahu orang tuaku melakukan itu semua karena mereka sayang sama aku, tapi aku ngerasa nggak bebas jalanin hidupku sendiri. Kadang aku iri ngeliat teman yang ortunya nggak seprotektif ortuku. Solusinya gimana ya Kak? Luna Hai Luna, wah pertama-tama Kisara mau bilang syukurlah kamu sadar kalau orang tuamu melakukan itu semua karena mereka sayang sama kamu. Definisi protektif menurut KBBI adalah: bersangkutan dengan proteksi; bersifat melindungi. Kisara percaya, pada dasarnya hampir semua orang tua pasti protektif dengan anaknya. Orang tua mana sih,yang gak mau melindungi anaknya? Pasti semua orang tua mau melindungi anaknya karena mereka ingin yang terbaik untuk anaknya, kan? Cuma mungkin tingkat proteksi yang diberikan masingmasing orang tua kepada anak berbeda-beda.

infeksi dan jaringan yang sudah mati, sehingga sel-sel tubuh dapat beregenerasi kembali dengan baik. Kapan harus konsultasi ke dokter? Jika Anda memiliki salah satu gejala seperti di atas, ditambah Anda memiliki faktor risiko, maka segeralah konsultasikan ke dokter untuk segera dilakukan pemeriksaan dan penanganan pada kelu-

Apakah jika orang tua overprotektif maka sayangnya juga berlebihan? Atau malah jika orang tua tidak terlalu protektif, maka tidak terlalu sayang dengan anaknya? Eits, tunggu dulu. Kita tidak bisa menilai seperti itu. Ingat, proteksi merupakan salah satu bentuk rasa sayang orang tua kepada anak. Beda orang tua, tentu beda cara mengasuh anaknya. Apa yang berlebihan tentu saja tidak baik, jadi wajar jika kamu sebagai anak merasa tidak nyaman jika orang tuamu memproteksimu secara berlebihan. Namun, sebelum kesal dan marah kepada orang tuamu, sebaiknya kamu mengira-ngira,

apakah ada hal yang pernah kamu lakukan sampai membuat orang tuamu menjadi overprotektif? Karena di banyak kasus, orang tua berubah menjadi overprotektif karena anak pernah melakukan kesalahan yang membuat rasa percaya orangtua berkurang kepada sang anak. Jika kamu merasa kamu tidak pernah melakukan kesalahan seperti itu, berarti kamu masih menggunakan kepercayaan orang tuamu dengan baik. Berhadapan dengan situasi yang seperti ini memang membutuhkan kesabaran ekstra. Jangan sampai karena proteksi berlebihan yang diberikan orang tuamu, kamu jadi bertengkar dengan mereka ya. Cara yang dapat kamu lakukan salah satunya adalah menjalin komunikasi yang tepat. Kadang, orang tua merasa apa yang mereka pilih untuk anaknya adalah yang terbaik, seperti jurusan. Kamu bisa coba tanya ke orang tuamu, apa alasan mereka ingin kamu masuk ke jurusan tersebut. Kisara yakin, semua jawaban yang diberikan orang tuamu pasti hal yang terbaik

untukmu versi mereka. Jika kamu merasa kurang cocok dengan jurusan tersebut, ada baiknya kamu utarakan pendapatmu dan apa yang membuat kamu merasa kurang cocok di sana. Jangan lupa beritahu juga orangtuamu jurusan apa yang menurutmu lebih cocok dengan dirimu beserta alasannya. Tunjukkan ke orang tuamu kalau kamu mampu membuat pilihan yang baik. Tetaplah terbuka untuk menerima saran dari orang tuamu. Dalam kondisi ini, tentunya kamu ingin mendapatkan win-win solution yang pada akhirnya kamu dan orang tuamu sama-sama senang dengan keputusan yang kalian putuskan bersama. Ingat pergunakan bahasa yang sopan saat berbicara dengan orang tuamu ya. Nah, jadi itu yang bisa Kisara sarankan untuk Luna saat ini, semoga bisa menjadi solusi untuk permasalahanmu ya. Jika masih ada yang ingin ditanyakan, jangan ragu untuk bertanya di sosial media KISARA ya! Yuk chat personal dengan add line kisara @ozy7685j . Ditunggu pertanyaan berikutnya, yaa!


5

Minggu Umanis, 2 Desember 2018

Capricorn Di minggu ini tetaplah berjalan di atas koridor yang telah ada tak perlu punya pikiran untuk menyimpang apalagi berganti haluan di saat seperti ini, bisa-bisa bukan untung yang diraih malah buntung. Kondisi badan yang tampak lesu segera diambil tindakan serius semisal dengan meminum suplemen ataupun makan yang cukup bergisi. Cinta: Tak perlu mengungkit kisah cintanya di masa lalu, karena itu hanya akan bikin cemburu saja. Aquarius Buang jauh-jauh sikap pesimis di minggu ini karena hampir semua elemen mensupport setiap langkah yang dikerjakan. Untuk itu jangan ragu untuk terus membuat terobosan-terobosan penting, mumpung situasinya masih memungkinkan untuk melakukannya. Agar aktivitas tetap berjalan dengan lancar dan tanpa gangguan, maka mau tidak mau Anda harus pandaipandai memanage waktu. Cinta: Dengan kata-kata mesra dan sanjungan-sanjungan itulah yang bikin hatinya bergairah kembali. Pisces Berkonsentrasilah pada sesuatu masalah besar yang Anda hadapi, jangan melirik sana sini yang tidak ada untungnya. Yakinlah bahwa apa yang sedang Anda kerjakan itu akan bisa menghasilkan sesuatu yang besar. Cinta: Jaga batas-batas yang ada, agar tak sampai timbul pikiran negatif mengenai hubungan Anda berdua. Aries Jangan terus-menerus mengharapkan sesuatu yang besar tanpa diikuti tindakan yang nyata untuk mengejar segala impian Anda itu. Memang mudah membuat cita-cita setinggi langit, akan tetapi untuk meraihnya tunggu dulu? Karena harus mau berkerja keras. Di minggu ini berusahalah untuk selalu banyak gerak. Cinta: Bila hati tetap tenang dan tidak emosi, maka tidak sulit untuk menciptakan suasana yagn lebih bahagia lagi. Taurus Di minggu ini menunjukkan tandatanda yang baik sekali, akan tetapi itu juga merupakan batu ujian bagi Anda, apakah tidak terlena dan silau dengan segala gelimang keberhasilan ini. Untuk kesehatan di minggu ini ada gangguan di bagian leher dan mulut, untuk itu perlu dijaga dengan menghindari minum-minuman yang terlalu dingin dan keras. Cinta: Percuma mendengarkan omongan orang lain yang hanya bikin hati jengkel dan suasana menjadi memanas kembali. Gemini Di minggu ini terasa cukup segar sehingga gairah kerja menjadi tinggi diiringi pikiran yang benar-benar fresh, sehingga hampir semua masalah yang muncul dapat diselesaikan dengan gemilang, dan kesempatan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Perhatikan kebersihan makanan jika lagi jajan makanan di luar, jangan hanya menuruti selera saja. Cinta: Jadikanlah ini pelajaran, agar dalam segala tindakan sebaiknya dipikirkan betul-betul, jangan suka meremehkan persoalan yang ada. Cancer Cobalah bertindak lebih hati-hati di minggu ini walaupun sebenarnya peluang cukup terbuka lebar, bisa saja menerima segala tawaran yang datang asalkan tidak terlalu mengandung risiko yang besar. Ucapan harus benarbenar dijaga, agar semua langkah tetap berjalan dengan mulus dan lancar. Cinta: Jauhi dari pikiran yang ngeres dan hanya bikin hati tak tenang saja, berpikirlah positif agar bisa melaksanakan segala aktivitas dengan lancar. Leo Jangan terlalu kecewa jika ternyata perkiraan Anda meleset, karena begitulah hidup ini yang mana manusia tidak boleh takabur atau terlalu yakin dengan apa yang dikerjakannya sehingga jika ada melesetnya tidak sampai membuat kekecewaan yang terlalu dalam. Di minggu ini tetaplah tenang sambil terus konsisten dengan apa yang telah Anda lakukan, sehingga tidak sampai menambah masalah baru. Cinta: Cobalah mengalah, agar permasalahan ini segera menemui titik temunya. Virgo Banyak celah yang bisa dimasuki jika bisa berlaku mandiri dan tidak tergantung pada orang lain. Tetaplah yakin dengan keputusan yang telah Anda buat jangan sampai Anda menyangsikannya. Di minggu ini berhati-hatilah karena ada tendensi kurang baik dari orang yang baru Anda kenal. Cinta: Komunikasi perlu dihidupkan kembali, agar suasana tidak terus memanas. Libra Ada baiknya Anda tak terlalu menuruti perasaan gengsi karena akan bisa jungkir-balik sendiri. Cobalah low profile dan tidak perlu takut diejek ataupun dihina, justru dengan sikap seperti itulah maka semua orang akan lebih simpati. Aktivitas yang menguras tenaga sebaiknya bisa diimbangi dengan istirahat yang cukup. Cinta: Masih terasa menjengkelkan karena sikapnya yang memang kadang sulit untuk dimengerti. Scorpio Tampak lebih menyenangkan dan membikin hati bahagia. Maka dari itu dinikmati suasana yang baik ini tak perlu berpikiran yang bukan-bukan karena hanya akan membikin hati menjadi gelisah dan merusak suasana saja. Jauhilah campur tangan urusan orang lain yang tidak ada sangkut-pautnya dengan diri Anda. Tetap tenang dalam menghadapi setiap kemelut merupakan kunci penting bagi kesehatan Anda. Cinta: Kurangilah kata-kata pedas Anda, karena itu akan menumpuk rasa jengkel dalam hatinya. Sagitarius Bersikap lebih yakin di minggu ini memang cukup sulit dan itu dikarenakan banyak pilihan yang harus diputuskan dengan sebaik mungkin. Maka dari itu cobalah Anda lebih selektif dalam menerima setiap saran yang datang, jangan sampai menjerumuskan Anda. Hadapilah hidup ini dengan proporsional, tak perlu melebih-lebihkan. Cinta: Positive thinking saja, sehingga hati bisa tenang dan tentram.

Diasuh Oleh Putri Wong Kam Fu Berlaku : 2 - 8 Desember 2018

Mendekatkan Diri pada Tuhan yang ”Bersembunyi” Hiranmayena patrena satyasyapihitam mukham tattvam pusannapavrnu satyadharmaya drstaye (Isa Upanisad 15)

Redaktur Khusus weda

WAKYA Darmayasa

“Cahaya Brahman yang keemasan dan menyilaukan menutupi Kebenaran Sejati. Wahai Tuhan, mohon dibuka penutup yang menyilaukan tersebut sehingga hamba sebagai seorang pencari Kebenaran dapat melihat wujud Kebenaran Sejati itu.” Isa Upanisad merupakan satu-satunya upanisad yang diberi nama berdasarkan pada awal kata yang dipergunakan memulai “upanisad”-nya. Isopanisad merupakan salah satu dari upanisad 11 (sebelas) upanisad utama, bahkan dianggap sebagai upanisad paling tua dan rajanya upanisad. Merupakan “teka-teki” bahwa walaupun bersumber dari Yajur Veda, khususnya Sukla Yajur Veda yang menjelaskan perihal yajna tetapi isi Isopanisad ternyata sama sekali tidak menjelaskan perihal yajna sebagai upacara. Dan, Isopanisad inilah yang “menyembunyikan” Tuhan. “Hiranmayena patrena satyasyapihitam mukham” - Satyasya, kebenaran sejati itu; apihitam, ditutupi oleh; mukham, wujud sejati dari Kebenaran Tertinggi; hiranmayena patrena, oleh sinar cemerlang menyilaukan. Kebenaran Sejati diumpamakan sebagai matahari. Ketika matahari bersinar cemerlang, orang tidak mampu melihat bentuk bulatan matahari karena begitu terang, cemerlang, dan menyilaukan. Bahkan orang sampai tidak mampu membuka mata untuk memandang matahari. Di beberapa tempat di belahan dunia ini, dikarenakan sinar matahari begitu terang bercahaya sangat menyilaukana, orang sudah memakai kaca mata hitam (sun glasses) pun masih belum mampu melihat matahari. Kebenaran Sejati, Tuhan Yang Maha Esa dalam wu-

jud sejati-Nya, dalam bentuk, dalam rupa sejati-Nya ditutupi oleh sinar Brahman sangat menyilaukan bagaikan matahari ditutupi oleh sinarnya yang cemerlang. Sebagaimana halnya orang tidak mudah melihat matahari, seperti itu pula tidak mudah bagi setiap orang untuk mendekatkan diri kepada Tuhan yang Tuhan, dalam arti Tuhan dalam Rupa Sejati-Nya. Tuhan yang mudah bersentuhan dengan duniawi bukanlah Rupa Sejati Tuhan yang ditutupi oleh sinar maha cemerlangNya. Dalam keadaan tersebut, keadaan yang “membiarkan” Diri-Nya bersentuhan dengan material, Tuhan bisa didekati dengan mantra-mantra dan/ atau upacara-upacara khusus. Bhagavad-gIta mengingatkan perihal ini, “manusyanam sahasresu kascid yatati siddhaye, yatatam api siddhanam kascin mam vetti tattvatah” diantara ribuan-ribuan orang, barangkali ada satu orang yang berusaha mencari kesempurnaan hidup, dan diantara mereka yang sudah mencapai kesempurnaan hidup, barangkali hanya satu orang yang bisa mengetahui Kebenaran Sejati tentang Diri-Ku. Berdasarkan Bhagavad-gIta bab 7 sloka 3 ini ternyata tidak mudah mendekatkan diri kepada Tuhan dalam rupa Kebenaran Sejati-Nya. Arti sesungguhnya dari sahasresu adalah beribu-ribu atau ribuan-ribuan. Karena jika 1.000 x 1.000 = 1.000.000, maka sahasresu, ribuan-ribuan, bisa juga disebut jutaan atau berjuta-juta. Sloka ini bisa dijelaskan sebagai berikut: Dari sejuta orang, mungkin hanya ada seorang saja yang tertarik untuk belajar hidup di jalan spiritual. Bila ada satu juta orang yang belajar spiritual, mungkin hanya ada seorang

saja yang berusaha mempraktikkannya dengan sungguhsungguh. Dari satu juta orang yang mempraktikkan mungkin hanya satu orang yang mencapai kemajuan yang baik. Dari satu juta orang yang telah mencapai kemajuan dengan baik mungkin tidak satupun ada yang berhasil dekat pada Kebenaran Sejati. Demikianlah gambaran bahwa sangat tidak mudah dan tidak sembarang orang bisa datang kepada Kebenaran Sejati, Tuhan Yang Maha Esa. Berkaca pada kehidupan sehari-hari, bertemu Presiden Republik Indonesia tidaklah semudah bertemu ketua RT/ RW. Untuk bertemu dengan Presiden RI orang harus memenuhi aturan-aturan protokoler yang ketat, bagaimana membuat surat permohonan, kepada siapa ditujukan, harus ada janji (appointment) tanggal dan jam berapa bertemu. Demikian pula bila ingin bertemu Gubernur, Bupati, Kapolda, Pangdam, dan para pejabat tinggi lainnya harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Sedangkan untuk bertemu ketua RT/RW bisa dilakukan langsung datang tanpa janji khusus. Demikian halnya, tidaklah mudah untuk bisa bersentuhan dengan Kebenaran Sejati. Harus ada kesiapan khusus dari seseorang yang bersungguh-sungguh menginginkan untuk mendekatkan diri dan menyentuh Kebenaran Sejati, sesuai dengan laku spiritual yang oleh leluhur di Bali dan lontar-lontar keagamaan/ spiritual disebut sebagai tapa, brata, yoga, semadi (samadhi). Tapa berarti memanaskan, membakar, memasak, atau menempa. Melalui tapa orang memanaskan, memasak, dan menempa diri. Ada yang melakukan dengan cara sederhana hingga yang sangat ekstrim. Dhruva, seorang anak kecil tetapi dalam kelahiran suci, atas petunjuk ibunya, ia mencari Tuhan dengan cara pergi ke hutan bertapa. Selama bertapa, Dhruva hanya memakan daun-daunan yang sudah gugur dengan sendirinya. Yang lain ada juga yang bertapa sambil menggelayut

di pohon dengan kepala di bawah seperti kelelawar. Hingga saat ini, masih banyak yang melakukan pertapaan berdiri sepanjang hidupnya. Duduk, berbaring, bahkan tidur pun sambil berdiri. Demikianlah tapa yang bertujuan menempa diri dilakukan orang dengan cara sangat berat. Walaupun ia merupakan pertapaan sangat hebat, namun tapa tidak harus dilakukan dengan cara ekstrim. TaittirIya Aranyaka menyebutkan “rtam tapassattyam tapassrutam tapassantam tapo damastapassamastapo danam tapo yajnam tapo bhur-bhuvas-suvar brahmaitad upasyaitattapah. Tapassattyam, kebenaran adalah tapa. Tapassrutam, mendengar ajaran-ajaran suci Veda merupakan salah satu bentuk tapa (penempaan diri). Itulah sebabnya banyak yang tidak kuat menjalankannya; baru satu – dua hari sudah tidak tahan, sudah pergi menjauh dengan alasan ada hal-hal lebih penting lainnya. Tapa itu tidak harus dilakukan dengan cara ekstrim, yang sederhana pun sudah sangat menyiksa bagi sebagian orang. Brata/vrata berarti sumpah suci untuk melakukan praktikpraktik spiritual, misalnya upavasa (puasa), mauna (tidak berbicara), jagra (tidak tidur), termasuk dalam upavasa adalah sumpah untuk tidak makan/ minum sesuatu atau hanya makan/minum sesuatu. Vrata merupakan sumpah suci untuk melakukan praktik spiritual yang khusus, namun lebih banyak kepada hal-hal berpantang. Yoga dalam pengertian tapa, brata, yoga, samadhi bukanlah yoga dalam bentuk gerakan-gerakan seperti yang “dipahami” oleh orang-orang pada zaman sekarang ini dan banyak dipraktikkan di dunia. Pemahaman sejatinya yoga sudah “diobrak-abrik”, walau demikian, orang-orang tetap dan masih dapat menerimanya. Walaupun arti dan makna yoga sudah di-“jungkirbalik”kan, tetapi orang-orang masih tetap dapat menerimanya sebagai ajaran hebat. Misalnya, yoga hanya dipahami sebagai

gerakan-gerakan tubuh dan nafas, layaknya seperti olah raga biasa. Gerakan-gerakan itu adalah tahapan Yoga yang disebut Asana Yoga dan ini hanyalah salah satu tahapan awal dari Yoga, belum Yoga yang sepenuhnya dalam arti serta makna Yoga. Selanjutnya bahkan, Asana Yoga pun diobrak-abrik, jadilah yoga akrobat. Terlihat sangat memukau dan mengasyikkan. Dunia melakukannya dan dunia memujinya. Bagaimana lentur tubuhnya, bagaimana mereka mengatur komposisi gerakan yang manis, gerakan gabungan, gerakan pribadi, indah sekali, badannya seperti karet, lentur elastis. Itulah yoga menurut mereka dan dunia mengakuinya sebagai yoga. Banyak yang hanya karena sudah berhasil mempraktikkan yoga akrobat, mereka menganggap dirinya sudah melakukan yoga. Sedangkan yoga yang dimaksud dalam “paket” tapa, brata, yoga, samadhi adalah yoga yang menghubungkan Atman dengan Brahman, yang sepenuhnya menolak “pertunjukan”. Sesuai dengan arti kata yoga, yaitu mendekatkan, mempertemukan dan menyatukan diri dengan Brahman, Tuhan Yang Maha Esa, maka yoga bisa ditempuh melalui empat jalan, disebut sebagai Catur Marga Yoga, empat jalan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Samadhi, merupakan puncak dari meditasi. Samadhi bukanlah meditasi seperti yang dipahami oleh kebanyakan orang. Di Eropa penulis menjumpai beberapa teknik meditasi “ciptaan” orang biasa. Mereka menciptakan cara meditasi berdasarkan keinginan dan pemahamannya. Sesungguhnya meditasi adalah karunia dan ciptaan Tuhan. Jika orang membuat teknik meditasi sendiri, tentu level atau kemampuannya dapat di-”cermin”-kan pada apa yang dipraktikkan oleh para maharesi. Samadhi dilakukan oleh para resi atau yogi yang sudah memasuki puncak meditasi, Samadhi, tempat Tuhan “bersembunyi” dalam tutupan Brahman-Nya.

yang berharap lahir di alam yang buruk. Lihatlah iklan duka cita yang muncul di koran atau tempat lain; semua berharap agar terlahir di alam yang baik, di surga bahagia. Bahkan ada yang mengharapkan lahir di nirvana. Kepada Anathapindika, Buddha juga telah mengingatkan bahwa kelimanya bukan hal yang mudah untuk diperoleh. “Kelima hal ini, perumah tangga, yang diharapkan, diinginkan, disukai, dan jarang diperoleh di dunia ini, Aku katakan, tidak dapat diperoleh melalui doa-doa atau aspirasiaspirasi. Jika kelima hal ini yang diharapkan, diinginkan, disukai, dan jarang diperoleh di dunia ini dapat diperoleh melalui doa-doa atau aspirasiaspirasi, siapakah yang akan kekurangan sesuatu? Jika semuanya bisa diharapkan hanya dengan doa, tentu kita tidak perlu bersusah payah untuk bekerja dan melakukan aktivitas lainnya. Banyak kondisi dan faktor yang membuat harapan tersebut terwujud atau tidak. Apakah kita mempunyai faktor pendukungnya? paling abadi di dunia adalah perubahan‘! Perubahan memang harus terjadi, namun jangan sampai Bali menjadi pulau mahahancur! Tembang ‘De ngaden awak bisa‘, yang sebenarnya wanti-wanti untuk mawas diri, kini bergeser fungsinya, yakni buat mencegat opini dan gagasan orang lain. Dinyanyikan tidak secara lengkap namun hanya dua kalimat awal, agar yang mendengar menghentikan argumentasinya. Ini kiat postkolonialisme untuk menjajah pihak lain secara halus, di mana yang melagukan menganggap diri superior dan lawan bicaranya inferior. Mungkin yang kusebut pertama merasa diri berpendidikan lebih tinggi atau status ekonomi moncer atau lahis dari wangsa lebih tinggi, sedangkan pihak kedua sebaliknya. Ternyata anak kembar feodalisme yakni primordialisme dan paternalisme, masih hidup subur dalam Era Milenial. Penganut neofeodalisme ini punya prinsip tidak boleh disalip pihak lain, terutama oleh mereka yaqng dianggap sub-ordinan. Cilekek duebeles! “ ujar Anom Wijaya.

MIMBAR AGAMA

Harapan Hidup

dan duduk di satu sisi, Sang Bhagava berkata kepadanya: Perumah tangga, ada lima hal ini yang diharapkan, diinginkan, disukai, dan jarang diperoleh di dunia ini. Apakah lima ini? Umur panjang, perumah tangga, adalah diharapkan, diinginkan, disukai, dan jarang diperoleh di dunia ini. Kecantikan ... Kebahagiaan ... Kemasyhuran ... Alam surga adalah diharapkan, diinginkan, disukai, dan jarang diperoleh di dunia ini. Ini adalah kelima hal yang diharapkan, diinginkan, disukai, dan jarang diperoleh di dunia ini. (Ittha Sutta, Anguttara Nikaya V.43) Semua orang mengharapkan panjang umur, ingin hidup lebih lama lagi. Bukan hanya untuk diri kita, namun juga untuk keluarga dan semua sahabat kita. Setiap ulang tahun, kita berharap panjang umur. Harapan ini hendaknya juga dikondisikan dalam hidup ini, tidak mungkin hanya dengan berdoa dan merindukan-

nya. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah menjaga kesehatan dan menjaga badan ini dengan sebaik mungkin, namun tidak melekatinya. Penampilan yang baik, cantik dan tampan, adalah harapan semua orang. Di zaman modern ini, banyak orang yang berusaha untuk tampil cantik atau tampan, walaupun perlu usaha yang lebih. Kita menutupi uban dengan mewarnai rambut. Kita tidak mau terlihat berjerawat dan keriput, menutupinya dengan melakukan berbagai jenis perawatan muka dan kulit. Banyak usaha yang bisa dilakukan untuk memperbaiki penampilan; pasang gigi palsu, mencangkok rambut, operasi plastik, membuat hidung lebih mancung, membentuk lesung pipi, dan sebagainya. Berharap mempunyai penampilan yang tetap cantik atau tampan. Semua orang berharap hidup bahagia, walaupun mereka

tidak tahu ukurannya dan batasannya. Banyak orang mencari kebahagiaan di luar diri dengan memuaskan kesenangan indera yang ada dan mengumpulkan materi. Pada akhirnya mereka merasa tidak bahagia karena kebahagiaan bukan berada di luar diri. Kebahagiaan tergantung pada cara kita memandang hidup dan kehidupan ini. Ketika bisa mengubah ‘kaca mata’ yang digunakan, maka hidup akan lebih bahagia. Menjadi orang terkenal juga menjadi harapan banyak orang. Semua orang mengenal kita. Menyambut kita ketika di mana saja dan kapan saja. Semua orang memberikan perhatian, pelayanan, mengorbankan waktunya. Itulah yang mungkin menjadi harapan banyak orang sehingga berusaha dengan berbagai cara untuk terkenal. Dan semua orang mungkin menyadari bahwa kehidupan ini pasti akan berakhir. Oleh karena itu, harapan umum yang terakhir adalah terlahir di alam bahagia, di surga, setelah meninggal dunia. Tidak pernah ada orang

”Pulau Mahahancur”

dan peninggalan purbakala. Inilah yang dimaksud, depang anake ngadanin atau biarkanlah orang lain menilai,“ ungkap Rubag. “Pulau Bali pulau kesenian. Tempat penghiburan hati. Di sana banyak kebudayaan. Indonesia yang asli. Pulau Bali dengan tariannya. Yang disertai nyanyian. Sudah termasyur di seluruh dunia. Pun sangatlah digemari. Banyak kaum pelancong yang datang. Mengunjungi Pulau Bali. Untuk menyaksikan keindahan. Pemandangan alam murni. Pulau Bali pulau mahajaya. Kebanggaan Indonesia. Berkat peninggalan purbakala. Termasyur selamalamanya, “ Nyoman Sudiantara melantunkan langgam keroncong tersebut secara lengkap penuh perasaan. “Wah, kamu cocok menjadi biduan keroncong dan bisa melantunkan dengan penuh perasaan. Aku jadi teringat masa kecil, dimana suasana dan nuansa alam persis seperti diungkap lagu itu. Kondisi masyarakat masih guyub, nyaris tidak ada keributan, didukung ekologi yang asri hijau

royo-royo. Hubungan antara masyarakat sangat harmonis penuh kekeluargaan. Kita kenal dan akrab tidak hanya dengan orang dari lingkungan terdekat. Bila pergi ke wilayah banjar dan desa lain, disapa dengan ramah diselingi candaria. Aku dari Banjar Seblanga, namun kenal dan akrab dengan kawan dari Br. Tampakgangsul, Taensiat, Kelandis, Gerenceng, Abian Kapas, Kebon Kuri dan banyak lagi dari kawasan lain. Aku sering diundang bila mereka melaksanakan upacara adat atau kalau banjar mereka mengadakan bazar saat merayakan Galungan dan Kuningan. Dengan keakraban seperti itu, bila ada salah paham menjurus keributan antara saudara atau tetanggaku dengan orang dari banjar lain, masalah sering diselesaikan dengan musyawarah dan persaudaraan. Sayang sikon nyaris berubah total saat ini. Malah dengan adanya isu mafia dalam pariwisata, lirik ‘Pulau Bali Pulau mahajaya‘, aku khawatir, akan menjadi pulau mahahancur,” komentar Made Surjanegara. “Itulah risiko frasa, ‘yang

Dhana Putra Apa yang Anda harapkan dalam kehidupan ini? Setiap orang tentu mempunyai mimpi, cita-cita, pengharapan, keinginan. Kita berharap semuanya bisa terwujud menjadi kenyataan, bukan sekadar mimpi pengantar tidur. Berharap naik kelas, naik jabatan, penghasilan yang bertambah, bisnis yang semakin lancar, dapat pasangan yang baik, … dan masih banyak lagi. Jika dikelompokan semua harapan yang ada, mungkin tidak jauh berbeda dengan apa yang pernah dijelaskan oleh Buddha kepada Anathapindika, seorang perumah tangga sekaligus hartawa yang sangat dermawan, yang menyokong kehidupan para bhikkhu di masa itu. Setelah memberi hormat dengan bersujud

De ngaden awak bisa. Depang anake ngadanin. Geginane buka nyampat . Anak sai tumbuh luhu. Ilang luhu, buk katah. Japi ririh, liyu enu pelajahang. “Sebuah gending matembang Basur tersebut, tidak asing lagi di telinga orang Bali. Baik di masyarakat maupun sekolah, dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Sebenarnya tembang buat mengingatkan orang agar tidak merasa diri paling tahu atau lebih pintar dari orang lain. Sebab ilmu pengetahuan seperti tanpa batas, sehingga hal-hal yang telah diketahui, belum tentu lengkap dan sempurna. Bisa jadi ada orang lain yang lebih paham mengenai ikhwal yang sama, namun mereka diam, karena punya prinsip ilmu padi. Kalau dalam kedigjayaan, ada moto, di atas langit masih ada langit. Mungkin karena terlalu terikat

brolan BALE BANJAR ARIDUS oleh petuah itu, hanya sedikit orang Bali yang menonjol atau moncer dalam suatu bidang di forum nasional maupun internasional. Kendati secara kolektif, pulau Bali dan masyarakatnya dipuji orang luar dengan berbagai sebutan. Bahkan sejak zaman pra-kemerdekaan sering mengalun langgam keroncong berjudul ‘Pulau Bali‘, yang secara tersirat memuji masyarakatnya dalam kesenian, tarian


Bali

6

Redité Umanis, 2 Desember 2018

Tumpek Wariga

Mapangarah, Mapangatag, Nguduh lan Nganggén Bubuh

SAKADI dresta sané sampun katami krama Hindu Bali saking para panglingsirnyané nguni, pidabdab upacara agama nénten naen lémpas saking makudang-kudang parindikan. Sangkaning punika pidabdabipun setata kapanggihin mabina-binayan yadiastun upakara dasar sané kawigunayang miwah pangawit upacarannyané kamargiang kasinahang pateh kémanten. Rerainan suci agama Hindu taler kadasarin antuk patemon Panca Wara sareng Tri Wara wiadin Saptawara, pangrauh pawukon, miwah sangkaning pangrauh sasih. Wénten taler rerainan sané kamargiang malarapan antuk tetujon miwah tetueknyané soang-soang. Sinalih tunggilnyané wantah rerainan Tumpek Wariga, sané rauh nyabran nganembulan apisan ring raina Saniscara Kliwon wuku Wariga. Upacara punika kamargiang pinaka rerainan nyiwi Ida Sang Hyang Widhi Wasa an-

tuk prabawan Ida pinaka Sanghyang Sangkara utawi déwaning sarwa tetanduran. Tatkala punika sarwa tetanduran utamanipun sané sampun ngicénin kamertan wiadin kasukertan kakaryanin banten otonan. Punika mawinan upacara punika kamargiang antuk tetujon nunas ring Ida Sanghyang Sangkara mangda lédang mapaica karahayuan utawi karahajengan ring sarwa tetanduranné malarapan antuk pidabdab yadnya sakadi otonan. Minakadi conto tetanduran woh-wohan, klapa, taru sané mabunga miwah sané siosan mangda setata becik mentiki tur prasida kaalap kawigunayang makarya upakara taler kanggén sarana upacara yadnya ring rerainan Galungan sané jagi rauh malih selaé raina. Sangkaning punika rerainan Tumpek Wariga mapaiketan pisan ring rerainan Galungan. Ngeninin indik sarana upakara sané ketah kawigunayang minakadi peras,

Bencingah Pakardin Ida Sang Hyang Widhi Wasa PIDABDAB ngamargiang upacara Tumpek Wariga ring kauripan krama Hindu Bali janten macihna pisan, duaning pidabdabipun mapaiketan ring kawéntenan tetanduran sané kadruénang utamanipun sané ngicénin asil sané becik majeng ring krama sané nuénang. Punika duaning Tumpek Wariga wantah rerainan ngotonin saha ngamecikang kahanan tetanduran pinaka sinalih tunggil pakardin Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Pinandita Drs. I Ketut Pasek Swastika, Wakil Ketua PHDI Provinsi Bali maosang, rainan Tumpek Wariga utawi sané ketah kasengguh Tumpek Bubuh wantah niyasa saking parindikan kramané ngupapira saha ngamecikang palemahan utamanipun sarwa tetanduran. Ring pidabdab upacara yadnya punika, raris kawigunayang bubuh utawi sané ketah kasinahang wantah bubuh barak miwah bubuh putih sané tetuekipun wantah kama bang miwah kama petak. Bubuh sané wangunipun lemuh inucap raris kadagingin utawi kaaturang ring taru sané sampun kaguét utawi kaatag pinaka cihna jadmané ngaturang parindikan sané lemuh sada alon ring jagaté puniki. Risampuné wusan kaaturang ring taru inucap majanten kantun wénten sisan bubuh sané raris prasida kaajeng olih krama satmaka nyihnayang merta sané kacacarang utawi saling maduman saking jadma sareng tetanduran pada-pada pakardin Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Malih Ida maosang, mawit kawéntenan rerainan Tumpek Wariga pinaka raina ngamecikang sekancan tetanduran inucap, majanten kauningayang utawi kapanggihin tata-titi ngupapira taler ngamecikang tetanduran manut pidabdab sané sapatutné. Punika sané raris ngamedalang sastra Dharma Pemaculan sané madaging antuk tata-titi miwah parindikan ngamargiang pidabdab matetanduran saraina, galah taler dina becik miwah kaon matetanduran wiadin soroh utawi sané kawastanin antuk Kerta Masa mangda sekancan sané kamargiang prasida ngawinang karahayuan taler mapikolih becik. “Sios punika, ngotonin miwah ngamecikang tetanduran wantah sinalih tunggil pidabdab utawi parikrama becik ngamargiang daging tattwa Tri Hita Karana,” Ida nlatarang. (was)

Kruna Basa Bali

AKSARA BALI

1.

atag

1.

htg/,

2.

atap

2.

htp,

3.

atat

3.

htt/,

4.

ateh

4.

ht);,

5.

aud

5.

hhud/,

6.

aya

6.

hy,

7.

ayat

7.

hyt/,

8.

ayu

8.

hyu,

9.

ayub

9.

hyub/,

10.

ayunan

10.

hyunn/,

tulung tumpeng, bubuh, tumpeng agung, guling bawi utawi bebek, raka-raka, panyeneng, tatebus miwah sesayut cakra geni sané kaayab olih makasami angga kulawarga. Wénten taler upakara utawi banten sané kawastanin banten isehan, sangkaning punika pidabdab ring Tumpek Wariga ketah kawastanin antuk ngiseh. Banten sané ketah taler kasengguh antuk banten ubag-abig punika ngawigunayang sampian endongan sané wangunipun sakadi kompek madaging antuk bubuh, nasi, woh-wohan miwah sampian. Banten isehan punika sané kagenahang ring lapan sané kakaryanin ring taru pinaka panyeledii saking tetanduran sané kaotonin. Sios upakara i wawu, wénten taler kawigunayang banten minakadi canang, daksina, sodaan, sesayut, banten guru miwah jerimpen wakul. Tumpek Wariga ketah taler kasengguh antuk makudangkudang aran tiosan minakadi

tumpek pengarah, pengatag, bubuh miwah tumpek uduh sangkaning makudang-kudang parindikan. Kasengguh Tumpek Pangarah duaning tatkala punika krama Hindu ring Bali jagi “mapangarah” utawi nganikain sarwa tetanduran sané kaotonin antuk baos; kaki kaki, dadong jumah? Tiang mapangarah buin selaé dina Galungan mangda jeroné nged mabuah. Kamargiang antuk pangapti mangda tetanduran inucap prasida mabuah wiadin mabunga saha prasida kanggén ring raina Galungan. Raris kalanturang antuk “mapangatag” utawi nués taru saha mabaos nged… nged…nged… sané teges ipun samah utawi akéh. Sangkaning punika Tumpek Wariga taler kawastanin antuk Tumpek Pangatag. Salanturnyané ring geguét sané wénten ring taru punika kadagingin bubuh utawi bubuh sumsum pinaka niyasa saking ajengan taru inucap, sangkaning punika taler ketah kawasanin antuk

Tumpek Bubuh. Sané pinih untat Tumpek Wariga taler kawastanin antuk Tumpek Uduh duaning wénten pinunas utawi panguduh saking krama majeng ring tetandurannyané mangda prasida ngamedalang asil sané becik sakadi sané kaaptiang. (was) WARIGA – Rainané dibi, Saniscara Kliwon wuku Wariga, krama Hindu utamanipun ring Bali ngamargiang upacara Tumpek Wariga sané taler kasengguh Tumpek Uduh. Tatkala punika sarwa tetanduranné kaaturin upakara antuk pangapti mangda kahanannyané setata becik.

Nglestariang Sarwa Tetanduran

Tetujon Utama Rerainan Tumpek Wariga TUMPEK Wariga utawi sané ketah kasengguh Tumpek Uduh wantah rerainan sané macihna pisan. Duaning upacaranipun mapaiketan ring sarwa tetanduran utamanipun sané kasinahang sampun ngicénin pikolih becik majeng krama. Tatkala punika, Ida Sang Hyang Widhi Wasa antuk prabawanida manados Sanghyang Sangkara pinaka déwaning sarwa tetanduran kasiwi mangda lédang mapaica wara nugraha ring sarwaning tetanduran. Saking makudang-kudang upakara sané kawigunayang, sané macihna pisan wantah bubuh sumsum sané kadagingin ring taru sané kaatag satmaka ngicén taru inucap ajengan. Yéning kauratiang sujatiné wénten tetuek sané luwih mautama saking rerainan sané rauh nyabran 210 raina punika. Tumpek Wariga prasida taler kawastanin antuk Hari Flora utawi raina majeng sarwa tetanduran utawi sané ring susastra Wrehaspati Tattwa kawastanin antuk stawira utawi pakardin Ida Hyang Paramakawi sané madué Eka Pramana utawi bayu kémanten. Rerainan Tumpek Wariga wantah cihna budaya tetamian panglingsir sané medal sangkaning sabda suci Ida Sang Hyang Widhi Wasa mangda jadmané setata éling ring kawéntenan jagat puniki utamanipun ring sarwa tetanduran. Duaning tetanduran punika wantah sinalih tunggil parindikan

sané jagi ngamecikang kahanan jadma tatkala ngamargiang kauripan ring mercapada. Sangkaning punika pangrauh rerainan Tumpek Wariga kantun kamargiang kantos mangkin wantah nincapang utsaha ngupapira saha ngamecikang sekancan tetanduran ring palemahan utamanipun sané wénten ring Bali. Sios punika taler kaaptiang mangda rerainan inucap nénten dados rerainan sané kamargiang antuk upacara yadnya kémanten sajabaning taler kasarengin antuk pidabdab sumeken ngamecikang palemahan wiadin tetanduran. Duaning kapatutan punika taler sampun kabaosang ring makudang-kudang susastra suci Hindu. Minakadi sané munggah ring Rgveda III.51.5 sané maosang indik utsaha ngupapira jagat taler sadagingnyané. Inggih punika Indraa ya dyaava osadhir uta aapah. Rayim raksanti jirayo vanani sané teges ipun “jagra tur upapira genahgenah kamertan ring jagat minakadi ring atmosfir, tetanduran taler sané prasida kanggén pangusadan, tukad, klebutan toya miwah alas”. Wénten taler munggah ring sastra Agastia Purana: bhuta yadnya ngarania tawur muang s a n g kapujan ring tuwuh sané teges ipun “bhuta yadnya wantah parikrama ngwaliang sekancan daging

Dura désa

palemahan saha nglestariang tetanduran”. Asapunika taler ring Sarasamuscaya 135 maosang indik pawarahwarah mangda nglestariang daging palemahan puniki. Dagingnyané; Mayangnyan piken tikang bhuta hita aywa tan maasih ring sarwa prani, apan ikang prana ngarania, ya ika nimitaning kapangehan ikang Catur Warga, nang dharma, artha, kama, moksa. Tegesnyané; “Punika mawinan becikang tur upapira daging palemahan sané kawastanin antuk bhuta hita, sampunang maparikrama kaon ring sekancan daging mercapada utawi sarwa prani, duaning punika sané jagi ngajegang kawéntenan Catur Warga luiré; Dharma, Artha, Kama miwah Moksa”. Sangkaning piteket sané kasinahang sajeroning sastra

suci Weda punika, majanten sampun kasinahang kapatutan para jadma mangda ngupapira sarwa prani utawi tetanduran rumasuk ring para beburon sané taler pinaka pakardin Ida Hyang Paramakawi. Duaning antuk

kahanan sarwa tetanduran sané becik sinah prasida kapolihang tetujon kauripan jadmané ring mercapada inggih punika dharma artha kama ring sekala sané raris kanggén dasar nuju moksa ring niskala. (was)

BPM/was

BUBUH – Tumpek Wariga ketah kawastanin Tumpek Bubuh, duaning ring upakaranipun ngawigunayang bubuh sané kadagingin ring taruné satmaka ngicén ajengan.

Sesolahan Oncer

”Tari Penyambutan” Suku Sasak-Lombok SASAK Oncer wantah sinalih tunggil sesolahan saking Suku Sasak-Lombok. Kruna Oncer mawit saking kruna “ngoncer” sané maartos nglangi. Elogan sesolahané puniki kaambil saking gerakan bé sepat sané nedeng nglangi. Ring basa Sasak kasengguh pepait

ngoncer. Sesolahan puniki ketah kawigunayang pinaka “Tari Penyambutan” miwah sinunggil kasenian sané nyinahang kabudayaan saking Lombok. Sesolahan Oncer puniki mapaiketan ring gamelan sané mawasta Gendang Beleq. Gendang Beleq kagedig sinambi masolah

antuk elogan sané macihna pisan. Gamelan puniki daweg dumun kawigunayang sajeroning pasiat olih raja-raja ring Lombok pinaka utsaha ngicén “rasa semangat” majeng para wadwa sajeroning mayuda. risampun payudan puput, Gendang Beleq kagedig sinambi

BPM/net

GENDANG - Sesolahan Oncer kairingang antuk tetabuhan gendang sané mawasta Gendang Beleq. Sesolahan puniki ketah kasolahang pinaka ”Tari Penyambutan”.

masolah kadadosang pinaka bebalihan. Sesolahan inucap sané kawastanin oncer. Satios Gendang Beleq, sesolahan Oncer taler kairingang antuk gamelan gong, suling, céng-céng, reong, miwang gendang alit. Sesolahan Oncer puniki karipta olih Muhammad Tahir saking Desa Puyung, Lombok Tengah, daweg warsa 1960. Sesolahan Oncer reriptan Muhammad Tahir puniki wantah sesolahan mabarung sané kaepah dados tigang barung. Barungan inucap luiré; nem kantos kutus diri pragina makta kenceng kawastanin pragina kenceng, kalih pragina makta gendang kawastanin pragina gendang, miwah adiri pragina makta petuk kawastanin pragina petuk. Soang-soang barung inucap nyinahang sesolahan sané matios-tiosan manut pakemnyané. Sesolahan Sasak Oncer puniki madué makudang-kudang soroh gerakan, gerakan kap-

ertama kakawitin antuk matindakan pinaka cihna pacang mamargi ka genahé mayuda. Gerakan kaping kalih kawastanin bukaq jebak sané mateges mungkah jelanan. Gerakan sané kaping tiga kawastanin kadal nengos sané mateges kadang yang menengok, gerakan pinih untat mawasta rebek taping sané kasinahang antuk gerak tiing sané pacang bah wiadin pungkat. Sesolahan Oncer miwah Gendang Beleq puniki prasida kapanggihin ring wewidangan Desa Tradisional Sasak pamekas ring Rembitan. Satios prasida manggihin kaasrian taler kahanan kauripan krama irika, tamiu sané rauh prasida nyaksiang sesolahan Oncer miwah Gendang Beleq. Satios sesolahan Oncer, ring genah inucap taler ketah kasolahang seni presean pinaka tontonan taler pinaka utsaha nglestariang kasenian ring Lombok. (pusdat/berbagai sumber)


Redité Umanis, 2 Desember 2018 TIANG kendel gati dugasé niki. Suba uli makelo, tiang tusing macunduk ajak timpal tiangé. Ia ajak tiang uli cerik di Karangasem. Dugas Gunung Agungé meletus, ia ngungsi ka Beléléng. Ditu maan ngalih tongos. Sinambi nyakap tanah di pisagané ané nyelametang déwékné. Baan selegné magaé, kanti ngelah umah di Beléléng. Maan somah masi uli Beléléng. Jegég masi somahné. Lénan tekén maubuh-ubuhan, ia masi ngulak-ngulak madagang. Uli tanggun kangin Beléléngé kanti madauh neked tongosné I Jaya Prana Layonsari mati, ia ngalih pangupa jiwa, baan meledné apang magenti pajalan idupné. Dugasé ajak di Karangasem, dong pragat ngenepang jukut murab tekén jukut paku masambel. Yén diageté, maan misi lengis a kecritan, kendel suba ia. Jani lén, ia suba nganggon hapé android. Tiang iseng marengin di pisbuk baan panaké ngaenang. Yén tiang dong tusing bisa ngujangngujang. Orahina tekén panak tiangé mecik niki-niko. Tuutang tiang dogén, yééééé sagét tiang bareng cara anak buka jani, kabanda baan hapé. Dikénkéné sampi sépanan ngayehang baan demené ngulik hapé. Nakonin somah kapah-kapah cara anak tusing masomah rasané. Tiang pragat ngorta kangin-kauh. Buina apa kadén bakat ortaang sagét suba sanja buina matané suba kubil baan nlektekang tulisané ané cenik-cenik. Liu ané matimpal ajak tiang. Sagét ada anak madan Madé Arak nagih matimpal tekén tiang. Iseng tiang nerima. Tlektekang tiang, rasarasanang tiang mesib cara timpal tiangé ajak di Karangasem ipidan, Madé Raka. Ngujang dadi adanné balikanga? Ento maan takonang tiang. Kéné pasautné. “Aké suba uli kudang taun kadén tusing kena arak Karangasem. Baan meled akéné tekén arak, kabalikang tebongné adané. Sahihang gelek-gelek dogén adéken suba apang adané dogén misi arak.” “Ooooooooooooo. Dong kéto. Dadiné nani ené meled tekén arak kéto? Béh, nani mula jail. Suba katawang nani meled abaang arak ané melah. Nani nyimbingin aké.” Tiang mamunyi cara beléléngan apang anut satuané. Yén tiang nganggon kruna matiang nika, sing suba nyak anut. Pejang tiang cara ka Karangasemé. “Nani lamun ka Beléléng abaang arak, nah!” Ia ngorahin tiang buka ngorahin panakné padidi baan leketé ngranayang. “Aké sing nyak!” “Dadi kéto?” “Aké sing nyak ngoyong di bui. Yén aké mabui nani paling mantas nekain a minggu cepok. Suud kéto, aké padidi ngurik tanah lan mabalih langit-langit buiné.” “Hahahahaha! Tusing katangkep. Ngaba mantas a botol akua dogén masak tangkepa? Orahang lakar anggon matabuh.” “Nani dueg dogén ngajahin aké.

Nyastra

Madé Arak IBW Widiasa Keniten Ngajahin mogbog adana ento. Tusing dadi bogbog.” “Bāh, sinah suba nani pepes ningehang darmawacana?” “Tusing.” “Man kénkén?” “Aké suba dadi pamangku.” “Miiiiih Déwa Ratu. Sing dayanin, dong suba dadi pamangku. Béh malah ja mamunyi cara dugasé ipidan.” “Sing kenapa. Aké pamangku nuju ada odalan dogén di pura. Yén sing ada karya, tusing dadi pamangku. Neka-neka aké dadi pamangku. Kéwala sasukat aké dadi pamangku nyak tegtegang rasané buin abedik. Dugasé kondén ngamangkuin pragat inguh dogén.” “Macihna suba kaswécanan adana.” “Madak ya.” “Akéto malu nah, sayan jejeh aké

mamunyi jani. Uli tuni ngorahang suba dadi jan banggul. Sing caahcauh aké mamunyi. Legaang nah.” “Sing kenapa. Ajak timpal.” “Suba ya. Pawintenané ento ané tusing baninin aké. Yén Nyoman, dong sing kénkén.” Prajani timpal tiangé, Madé Arak tusing buin nélpun tiang. Mirib baan tiang ngaku suba mawinten ngranayang. Ia masi suba nawang yén suba anak mawinten tusing dadi nayub arak. Ia taén nyambat. Araké ento anak manggon matabuh. Buina taén nyambat patabuh ané adepa jani liunan arak tusing melah. Yén kariang jeg bisa bengu. Mirib yéh anggona, macampuh arak a bedik. Nyak lantas bhutha kalané baangin ané tusing arak seken? Nyandang suba ngrubéda dadiné. Yén alihang, arak ané gumanti melah anggon patabuh.

Lek atiné yén lakar anggon nglolohin kolongan ané melah. Yén lakar anggon matabuh, ané dadi-dadi. Maan tiang selah tusing gulgula tekén timpal tiangé, Madé Raka alias Madé Arak. Tiang tasing pati ngrungang buin. Iseng-iseng tiang nganggur ka dagang araké. Sagét ada anak marérén mamunyi kéné. “Om Swastyastu, Jero.” Kipekin tiang. Sagét I Madé Arak. “Dadi suba mawinten nongosin dagang arak?” kéto ia mamunyi. “Eda anaké mamunyi kéto. Adéngadéng malu. Eda nyambat arak jani. Suba tusing dadi sambat-sambat araké. Suba pepes té katangkep anaké ngadep arak.” “Suba katawang, ngorahang ngalih panganget. Jatiné apang kanti punyah, kanti tusing inget tekén awak padidi. Nah alihang malu a sloki dogén.” Tiang nyemakang ia arak a sloki. Kendel baongné liwatin arak. “Suksma. Segeeeeeeeeeeeeeeeeeer! Aik! Aik! Aiiiiiiiiiiiiiiiiiik!” Ia lantas ngenjuhang botol akua. Tiang suba ngerti. Orahin tiang dagang araké ngisinin. “Bayahin malu, sesari ngantebé anggon mayah.” Ia lantas magedi. Tusing med-med ia jail tekén tiang. Sayan ngliunang anaké teka ka tongos tiangé nganggur. Dagang araké sayan inguh tepukin tiang. Sasukat madagang arak tumbén jani liu anaké mablanja meli arak. Tiang nepukin anak gondrong-gondrong. Tlektekang tiang cara wig anggona. Takonin tiang kéné, “Seneng ring arak Pak?” “Seneng nika Pak. Tiang indengindeng ngalih dagang arak. Bapan tiangé demen tekén arak. Rasané melah gati anggon anget-anget. Dikénkéné boréhné turuhina arak ané melah. Uli sasukat maboréh arak, rematikné kapahan ngentah. Ngelah ramuan arak bapan tiangé, kudang kepasilan kadén misi, kepasilan kélor, kepasilan delima, mimbuh ramuan anget-anget. Mirib araké ngranayang tetep seger dogén bapan tiangé? Man Bapa Mangku demen tekén arak?” “Dadi tawanga tiang dadi pamangku anyar? Sinah suba pepes ngintipin tiang,” kéto tiang makenehkeneh. “Nyén sujatiné anaké ené?” “Ten tiang kapah-kapah. Bes kaliwat meledé mara ya ngalih arak.” “Yén suba dadi pamangku ngalih arak?” Tiang tusing masaut krana suba tawang isiné. Ia jatiné nakonang sesanan tiangé dadi pamangku. Nyaru-nyaru tiang nyautin. “Baan dinginné ngranayang, sangkan ngalih arak.” Buin jebosné buin ada anak teka. “Ngujang ngliunang anaké meli arak?” Sakéwala, ia tusing liunan patakon. Mémé Ketut tepukin tiang cara jejeh buina énggal-énggal ngunebang warungné.

7 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

pupu;s)mrnÑn. Pupuh Semarandana 33.gtÉp)jtienm\Ðin/, Gatra pejatiné mangkin, somæunÐt)rimekocp/, sampun katerima kocap, hnÓ¡kãiy*lnÀjien, antuk biang lan ajiné, eboyewnÓ)nÐpêl*, boya wénten kapialang, rrisæuput*mpÉd*, raris puputang mapradang, \udm)\Ð)bætikpÞ¡g/, nguda mengkeb pati kaplug, miribÓnækd*k)nÑt/. mirib tan pakadang kendat.

Saking Langit Bali

-0-

Mirah Pradnya Paramitha

Satua

Sampunang Maksaang Raga

I Raré Angon (1) Kaketus saking Satua-satua Bali (I) ADA anak cerik muani madan I Raré Angon, sai-sai koné ia ngangon kebo. Sambilanga ngangon sai-sai ia ngaé wayangwayangan di tanahé. Baan sai-sai kéto dogen gegaéné, dueg koné ia ngaé wayang muah gegambaran nganti ngon pada timpal-timpalné ané ajaka ngangon. Sedek dina anu, ngaé koné I Raré Angon gambar anak luh di tanahé, baan jegég goban gambaré ento, tusing koné usapa. Lantas adanina koné gambaré ento I Lubang Kuri. Kacarita Ida Anaké Agung sedek maalon-alon matetulupan, rauh Ida di tongos I Raré Angoné ngangon. Kapanggihin lantas gegambaran I Raré Angoné ento, angob Ida Anaké Agung ngaksi gambaré ento. Dadiannya kandikain pangangoné makejang, “Cerik-ceriké, nyén ngaé gambaré ené?” Aturanga lantas tekén pangangoné, I Raré Angon. Ngandika Ida tekén I Raré Angon, “Raré Angon, cai ngaé gambaré ené?” masaut I Raré Angon “Inggih titiang.” Malih kapitakénin olih Ida Anaké Agung, “Dija cai taen nepukin anak luh buka kené, orahang tekén gelah!” Raris I Raré Angon matur, “Titiang matur sisip Ratu Déwa Agung, tan wénten pisan titiang nahen manggihin jadma marupa asapunika.” “Men dadi cai bisa ngaé gambar I Lubang Kuri?” asapunika pitakén Ida Anaké Agung. Ditu lantas matur I Raré Angon, “Punika sangkaning titiang ngawag-ngawagin, Ratu Dewa Agung.” “Ah gelah tuara ngugu, kema alihang gelah I Lubang Kuri, yan cai tuara nyidayang, mati palan cai!” Mara kéto pangandikan Anaké Agung, ngeling lantas I Raré Angon Mulih, keboné kutanga di pangangonan. Teked jumahné, takonina koné tekén méménné, “Kenapa cai dadi ngeling?” Tuturanga lantas undukné, kapangandikayang ngalih I Lubang Kuri tekén Ida Anaké Agung. Sedih koné bareng méménné. (Masambung)

GUNG Mirah— sakadi punika yowana sané embas ring Denpasar 23 Maret 2005 punika ketah kasambat. Dané kauningayang pinaka yowana sané kalem nanging jemet malajah. Punika mawinan préstasi sané kapolihang ngangobin pisan. Yowana antuk aran jangkep Anak Agung Istri Mirah Pradnya Paramitha sampun kauningayang setata dados juara satu saking kelas I kantos kelas VI. Punika ngawinang dané prasida dangan ngranjing ka SMPN 1 Gianyar. Yadiastun sekolah inucap doh saking genahnyané meneng ring wewidangan Tampaksiring, nénten ngawinang pisarat Gung Mirah ngamolihang pendidikan sané becik surut. “Tiang bagia duaning sampun madué rerama sané demokratis tur setata nyokong tiang tatkala meled nglanturang masekolah ring Kota Gianyar,” baos Gung Mirah makenyem. Yowana sané masameton sareng kalih pinaka oka Anak Agung Gede Oka Nirjaya - Anak Agung Istri Inten Dalem Sawitri puniki éling pisan yéning masekolah doh saking genah meneng pastika ngamedalang makudang-kudang pikobet. Minakadi, doh margi sané patut kalintangin taler pasaing sané kapanggih ring sekolah sayan akéh. Sakéwanten, antuk kahanan sakadi punika ngawinang raka saking Anak Agung Gede Panji Pradnyana puniki sayan nincapang pisaratnyané malajah. Napi malih dané meled prasida ngabdi ring widang kesehatan pinaka dokter anak utawi prasida ngabdiang raga ring puskesmas. Nénten wantah ring kota, nanging taler ring désa, Gung Mirah misadia ngabdi saha ngayahin krama. Napi malih indik keséhatan wantah mabuat pisan ring pakraman mangda kramané prasida becik ngamargiang kauripannyané saraina tur prasida nincapang kahanan ekonomi ring soang-soang kulawarga. Santukan yéning kahanan keséhatannyané nénten becik, sinah kahanan ekonomi taler nénten becik. Sangkaning punika, prasida kajantenang yéning keséhatan wantah parindikan sané utama sios ring pendidikan sané taler mabuat. Yéning makekalih punika nénten becik sinah kasukertan miwah karahajengan krama nénten prasida jangkep kapolihang. Katakénin indik

tatacara malajah sané patut kamargiang mangda setata molihang peringkat kelas sané pinih becik, Gung Mirah maosang, ri kala malajah sampunang maksaang raga. Sujatiné malajah punika wantah parikrama sané patut kadasarin antuk manah liang. Duaning nénten wénten pikolih becik sané kapolihang yéning parikrama malajah sangkaning mapaksa. Gung Mirah setata mautsaha malajah antuk manah liang saha nénten lali setata éling nyarengin rerama magarapan ring jero. Yadiastun malajah mabuat, nanging nyarengin rerama taler nénten dados katilarin. Sios uleng malajah, Gung Mirah sané seneng mamaca miwah magending puniki taler ngamedalang kasenengannyané malarapan antuk tembang mamurda “Peteng Tanpa Sundih” reriptan Lukita Wiweka sané katembangang ring album Bali Kumara Generasi Keempat. Ring tembang punika, Gung Mirah ngaptiang mangda krama Bali sareng sami ngulengang pikayunan nyiksik bulu. Duaning sané mangkin akéh pisan krama sané pikayunannyané kapetengan saha maparikrama ngawinang palemahan usak. Punika majanten ngawinang jagaté krodha tur ngamedalang makudang-kudang biuta minakadi tanah embid miwah blabar agung. Manawita kramané sami makta pikayunan galang sinah parikrama sakadi punika nénten pacang kapanggihin. Sané mangkin akéh pisan taler krama sané gelis memedih, sangkaning slingsut akidik sampun ngawinang paiyeg sané ageng kantos saling pademang. Sampun sapatutné ring galahé mangkin kramané sami nunas pangampura ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa saha sinareng nyagra kawéntenan jagat mangda setata ajeg miwah lestari tan pawénten palemahan sané karusak. (kmb)

Sentana Ubuh abih Upapira gipih Tandurin winih kaluihan Unteng jelih kawruhan Agama lan tata titi Pupulin tan mari Gumanti maguna Suputra macaya Ngembahang bagia Selantang masa

Sesana Igum adung Sabayantaka salunglung Tulung tinulung Ngadungang kenyung Sagilik saguluk Negtegang unduk Tresna lascarya Ada tuara Asah asih asuh Bakuh pikukuh I Ketut Aryawan Kenceng

Redaksi nerima sesuratan sastra (Cerpen & Puisi) miwah reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia. Naskah mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com


8

Minggu Umanis, 2 Desember 2018

runalong deepSMSoliloquy ... in the longrun longsilent..., run, sail

Coming on Age in Balidwipamandala...

16 Agustus 2018

anak yang hijau, baru tiba kemarin ingin hapus nama dari wajahnya dialek dari lidahnya kepada para pendiri patung pembebasan karena ia merindu negeri yang berjanji hidup kami yang lalu, kini dan nanti senadi sedarah dari air berlinangan apakah kau mendengarnya? di langit demikian luasnya sorak merdeka hari ini dikirim hujan tadi malam lalu mengapa menyuarakan kata seyojana mata mengoyak! membakar! harmoni rimba mengalun didihkan yang telah panas hapus retorika masa kelam kami kini terjebak membangun barak-barak jika bisa kurengkuh segala narasi atas nama Tuhan tentang keberadaan, tentang kemenangan Maka,kepada para pendiri pernah berlabuh di sini patung pembebasan

16 Agustus 2020

lKadek Wara Urwasi ORKESTRA TANAH AIR

“Kami, yang didera sinar pengharapan malang diri nyasar kemari ini tahun-tahun musim panas ini tahun-tahun keberanian biar mati, biar terkoyak biar lebur kami dalam api sebab ini lagu prajurit kami yang lahirkan perdamaian kami yang walau kembali tak dapat hidup lagi!” dan aku terdiam memorikan ingatan tentang negeri kami yang cintai segala jemaat di kuil persembahan, hikayat para nabi, di tasbihan gereja

namun dermaga tinggal tambatan

lKadek Wara Urwasi SEMESTA PADI mari berjalan di laluan Canggu tua, dimana angin berbau sawah dan ombak musim hangat dari barat telah datang kemari, membawa kapal dan nahkodanya berlabuh di perutku

orkestra ini dimainkan kepada anak-anak dari negeri yang terbangunkan mari wartakan berita kepulangan kini kembali saatnya menebar kata untuk hari-hari dunia menebar benih, bukan menagih! O, rasakan revolusi bendera atas nama negeri mari bangkit berdiri di tiap giri dimana air mengalir di tiap lembah tanah pijakan

hinggap di rasa, kami bagai putih salju berbaring di bawah bintang dalam kubah raksasa ini kemudian saling menghidupi, agar panjang usia masing-masing sang tani adalah pangeranku, sementara langit menjagai desah keringatnya. sesaat lalu bayang-bayang membangunkanku dari semesta sungai benamkanku makin ke dalam dedaunan lingkarkan akarnya ke tubuhku Ia membaptisku di kelahiran ulang sebab telah cukup tugasku kala ini yang dijanjikan akan datang menjalani takdirnya di tanahku

lalu kau, prajurit yang terlahir kembali bicaralah padaku tentang kabar hari ini berikut masa depan kami

l Ternyata 3 Baris Puisi Besar SP-1928, 90 tahun membelai dan dibelai Nafas Kita... l Spirit

Ruh Bangsa, Tes Ke-Indonesiaan Raya Kita

CAKRA Yadnya EDUKASI (H) Cinta Nusantara 2018 l

JKPemerdekaan-109, Pijakan Start Ke-rasadiri-an

Desember-Rememberance 27 in 73…, 73 in 27

l Sangkan Paraning Dumadi, yang Terpanggil Sepenanggungan Road to Homecoming 230 Years Old Denpasart! Langsung Aktif menghubungi Wajengki Sunarta dkk via Facebook dua(2) Minggu sebelum KOMUNITAS ANDA wentenplay di JKP-109 dr. Ketut Ngurah

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

Fotografi

Menciptakan Efek Gerak pada Objek dengan Teknik ”Zooming”

Persiapan Perang Papah Biu karya Gabriella Okki A I Dewa Komang Mahadewa

Ikhsan Dwiono

dr. Ketut Ngurah

SEORANG fotografer yang kreatif senantiasa mencari ide dan inovasi untuk menciptakan foto-foto yang unik dan menarik. Sebab, fotografi sejatinya merupakan perpaduan antara teknologi dan seni. Nilai-nilai estetika dan proses teknis inilah yang nantinya akan berpadu untuk menciptakan foto-foto yang berkarakter dan mencuatkan keindahan visual yang kuat. Oleh karena itu, fotografer selalu dituntut untuk mengembangkan imajinasi dan kreativitas-kreativitas baru sehingga foto-fotonya layak untuk diapreasiasi. Salah satu teknik dalam fotografi yang bisa diterapkan untuk menciptakan foto yang unik adalah teknik zooming. Biasanya, teknik ini ditujukan untuk memotret objek diam namun secara visual objek itu terkesan seolah-olah bergerak. Teknik zooming berhubungan dengan shutter speed dengan menggunakan slow speed. Efek dari zooming akan berbeda ketika menggunakan kecepatan rendah saat membuat foto panning. Jika pada panning efek gerakannya membentuk garis sejajar horisontal atau vertikal mengikuti arah gerakan objek. Pada zooming efek garis akan membentuk gerakan garis ke arah tengah sehingga terkesan seperti bergerak mendekati objek

The Vibrant Attraction karya Tjandra Hutama Kurniawan

foto yang berada di titik tengah dengan kecepatan tinggi. Sesuai namanya, teknik zooming hanya bisa dilakukan dengan menggunakan lensa zoom. Misalnya, lensa zoom 17-40 mm, 24-70 mm, 70-200 mm dan jenis lensa zoom lainnya. Untuk mendapatkan kesan gerak/zooming, kita harus memperhatikan kecepatan gerakan tangan saat mengubah panjang Kecak 5555 fokus di titik jendela karya Anom Manik Agung rana terbuka. Pada saat pemotretan dengan menggunakan teknik jangan melebihi 1/30s. Misalnya, kecepatan zooming, dalam waktu bersamaan dengan 1/10s dengan diafragma menyesuaikan. Atur fokus lensa ke mode manual karena proses terbukanya jendela rana, titik fokus dengan fokus manual kamera tidak perlu lensa diubah dengan menarik lensa zoom ke dalam atau ke arah luar (untuk jenis lensa mencari-cari fokus lagi. Sebaiknya mengzoom yang ditarik) atau dengan cara mengge- gunakan tripod/monopod untuk menjaga ser titik fokus lensa ke kiri maupun ke kanan. fokus tetap maksimal. Untuk latihan awal, letakkan objek foto di tengah agar bentukan garis lebih simetris mengarah ke objek yang “Background” Kontras Pada pemotretan dengan teknik zoom- berada di tengah. Gunakan lensa terpanjang ing, sangat disarankan menempatkan objek saat membuat fokus, lalu lakukan zoom out utama pada bagian tengah foto, karena pada dengan mengubah panjang fokus dari lensa bagian ini ketajaman gambar sebagai point paling panjang ke lensa terpendek. Gerakan of interest (POI) relatif lebih baik dari bagian ring lensa dengan gerakan lembut dari lensa lain. Teknik zooming fotografi masih bisa di- terpajang sampai lebih pendek pada saat lakukan di area minim cahaya karena salah bersamaan tombol ditekan untuk merekam satu cara memotret zooming adalah shutter gambar. Tidak perlu memutar sampai habis. Selanjutnya bisa mencoba dengan gerakan speed tidak disarankan lebih dari 1/30s. Untuk mendapatkan hasil foto zooming yang lebih cepat dan memutar ring habis yang lebih sempurna, pilihlan objek utama sampai lensa yang paling pendek. Untuk mendapatkan hasil terbaik, cobalah dengan background atau latar belakang membuat variasi kecepatan memutar ring yang kontras dan warna yang variatif. Latar belakang atau lingkungan yang kontras akan dengan shutter speed yang berbeda untuk membuat efek gerakannya lebih kaya warna. mendapatkan kombinasi yang tepat. Jika Gunakan ISO rendah (ISO 100) karena ISO sudah mahir, teknik zooming juga bisa direndah memungkinkan kita memperoleh shut- gunakan pada objek yang sedang bergerak. ter speed yang rendah untuk mendapatkan Selamat berlatih. (ian) efek gerak. Shutter speed yang rendah memungkinkan mendapatkan diafragma dengan bukaan kecil yang bisa menambah ketajaman objek yang difoto. ISO rendah juga memungkinkan untuk mendapatkan kecepatan di bawah 1/30 pada saat cahaya berlimpah. Seting kamera ke mode manual (M) atau Tv untuk memilih kecepatan yang dikehendaki. Gunakan Fastastic Prambanan kecepatan rendah, karya I Wayan Gede Suweca Antara


Minggu Umanis, 2 Desember 2018

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

9

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN “Privat Villa Looking for Housekeeping Age 30Max Able to Speak English Call.087863979699"

B.BP.141.12.18.0000023

Cr Hairstylist,Therapist Spa u/Org Asing,Gj Bsr,Comm,THR, Bns,Cuti,081238438863,286330

B.BP.004.11.18.0001014

Dcr 3 Tng PRT Wnt Berpglmn Tgl dlm,Tlp.082111032679 atau Dtg Lsg ke Jl.D.Poso 35 Sanur

B.BP.004.12.18.0000018

Dcr Disain & Tk.Sablon Garment Jl.Patih Nambi 7A.085100061049 B.BP.001.12.18.0000010

Dcr Accounting n Admin utk Garmen Hub.085238158433 / 08123812758 / 0361 8473040

B.BP.004.11.18.0001205

Dcr Karyawan/ti utk Perusahaan Perak Telp.(0361) 8446108

B.BP.001.11.18.0001161

Dcr Kolektor,Sales team leader Bali Arta Jaya Jl.Seroja 55Dps Hub.0811388598/08123632086

B.BP.001.12.18.0000012

Dcr QS(S1) berpengalaman Hub.WA 085792272032

B.BP.001.11.18.0001131

Dibutuhkan:Office Boy & Kurir Motor,Max28Th.Krm Lam Ke Jl.Gn Soputan I/107 DPS.Telp.8466317

B.BP.001.11.18.0001052

SERVICE

DIJUAL MOBIL

SERVICE

RUPA-RUPA

BIRO JASA

DIJUAL RUMAH

BIRO JASA

DIJUAL RUMAH BIRO JASA

DIJUAL RUMAH

DIJUAL RUMAH

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dicari Staff Jaga Malam Untuk Vila di Canggu.HB:081237594915

Tour Rsv,Tktg staf,Trvl Consultan,Kolektor,OB.H.081999031967

DIJUAL MOBIL

DISEWAKAN TANAH

RUANG USAHA

KIA

Dicari segera Sopir Pribadi Hub:082144382345

Sopir SIM B1. Lamaran ke Jln.Veteran 86 Dps, Telp. 227439 / 081 862 1818

Jual KIA Picanto Th 2013 Putih M/T Asli Bali.Hub:08123766052

Dikont Tnh 5Are pinggir sungai Umalemek Klk, Hub.082227776866

Djl Bangunan 2Lantai, Jl.Raya Jemursari Sby , Strategis cocok u/Kntr Cab,BU Hub:08123321223

B.BP.001.12.18.0000007

B.BP.001.11.18.0001084

Production Manager (Garmen Factory) Call/WA:085100050706 hrd@buddhawear.com

B.BP.004.11.18.0001196

Sgr Pelaksana Bangunan/Site Man.STMBangunan/Dip/S1081936 256259/astina28@yahoo.com B.BP.001.11.18.0001068

Waiter. Lamaran ke Shankara Rest Kuta Square D32 Jl.Bakung Sari, Telp. 227439 / 081 862 1818

G.04

B.BP.001.12.18.0000019

G.01

Waiter. Lamaran ke Jl.Veteran 86 Dps, Telp. 227439 / 081 862 1818

G.02

Satpam. Lamaran ke Jl.Raya Kuta 88, Tlp. 227439 / 081 862 1818

B.BP.001.12.18.0000009 TOYOTA

Dijual Yaris 2015,Merah,Manual Hub:081999028753 B.BP.001.12.18.0000008

G.03

Dcr utk dididik sbg staf pembukuan sy; Pddk min SMK Akuntansi, umur maks.25th. Lamaran lengkap sgr ke Jl.Kepundung 67A Denpasar. G.05

DIJUAL TANAH 20 Are SHM Pengosekan,Across Arma Art Museum,Ubud-Bali Cp+6281318685007, No Brokerage B.BP.004.11.18.0001128

B.BP.001.11.18.0001123

Dikontrkn Tnh 1H Sblh Beverly Hill Hotel HUb:082227776866 B.BP.001.11.18.0001122

DISEWAKAN RESTORAN Dikon.Restoran/Dcr Patner Join di Ubud Lok.Strtgs,081338453088 B.BP.001.11.18.0001127

DISEWAKAN APARTEMEN Dikont 2 Kamar Apartemen Dekat Pantai Sanur.Hub:082227776866 B.BP.001.11.18.0001124

B.BP.031.11.18.0001202

KEHILANGAN Hlg BPKB No.E6934470-O DK4026B An.Nengah Suadra.BA B.BP.001.12.18.0000004

HlgBPKBNo.K01626946-ODK4835 AAW An.Kadek Ayu Cakrawati B.BP.001.12.18.0000003

Hlg BPKB No.M0157437-O DK 785 BU An.Made Geramanto Seputra B.BP.001.12.18.0000005


10

Minggu Umanis, 2 Desember 2018

Mendatar: 1. Makhluk halus yang jahat ; Roh jahat 5. Kepinding ; Kutu busuk 9. Berasa pusing karena kena pukul 10. Tiga huruf kembar 11. Buka ; Bentang ; Urai 12. Kotor ; Buruk (Bali) 13. Yang (Bali) 14. Asuransi tenaga kerja 16. Bibir (Bali) 19. Sebab yang menimbulkan suatu kejadian 21. Tulang penghubung pangkal lengan dengan punggung bagian atas 23. Hewan pemakan rumput dan tumbuhan 25. Berbeda tajam 29. Kesadaran 31. Hari kedua dalam pasaran jawa 32. Kesatuan tentara yang terdiri dari kira-kira 200 orang 35. Sarang (Bali) 38. Komunikasi informasi edukasi 39. Perempuan (Inggris) 40. Gunung ; Pakunya Tanah Jawa 41. Batu tulis (Bali) 42. Barang untuk menampung sesuatu 43. Sejenis kue kering dari tepung terigu 44. Tidak terikat pada sesuatu ; Bebas Menurun: 1. Hukuman ; Bayar dengan uang 2. Kue berlubang 3. Ramai ; Meningkat 4. Berpuasa ; Berpantang 5. Kuda terbang ; Kuda Semberani 6. Hadiah tahunan internasional di bidang keilmuan, sosial kemasyarakatan, dsb. 7. Sekret kelenjar sebasea ; Palit 8. Tugas keliling 15. Lama (Bali) 17. …. Mumpung, pemanfaatan peluang untuk keuntungan diri sendiri 18. Burung peniru 19. Lupa diri ; Gila karena marah 20. Diantara (Inggris) 22. Lembaga administrasi negara 24. Value added tax 26. Mobil 27. Persenan 28. Anak planet 29. Huruf pertama nama orang 30. Cetak ; Tuang ; Bentuk 32. Perkataan yang keras dan tajam 33. Nyonya ; Ibu (Inggris) 34. Janji yang sungguh-sungguh 35. Roh jahat ; Penggoda orang 36. Dinding yang terbuat dari papan (Bali) 37. Tidak beruntung

PLASTIK - Perut paus penuh plastik di perairan Wakatobi.

BPM/ant

Saat Ikan Paus Terdampar PERISTIWA menyangkut ikan berbadan besar seperti paus, hiu atau lumba-lumba, sering muncul dalam berbagai pemberitaan di media elektronik, cetak maupun daring di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Di Provinsi Sulawesi Tenggara saja selama 2018 sudah ada dua peristiwa ikan paus yang terdampar, yaitu pada Februari seekor ikan paus terdampar di perairan Kabupaten Bombana dan pada November ini seekor ikan paus terdampar di perairan Pulau Kapota Kabupaten Wakatobi. Berdasarkan catatan dari

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Tenggara, ikan paus yang terdampar di perairan Bombana tersebut berukuran panjang 13 meter dan lebar tiga meter. “Semuanya dalam kondisi sudah mati,” kata Kepala Seksi Konservasi BKSDA Sulawesi Tenggara, Darman. Akhirnya ikan-ikan paus yang terdampar itu dimusnahkan dengan cara yang berbeda. Yang terdampar di perairan Bombana dimusnahkan dengan cara dibakar, sedangkan di Wakatobi dikubur dengan melibatkan banyak pihak, mengingat tulang ikan

ini bermanfaat untuk penelitian oleh dosen dari Akademi Komunitas Perikanan dan Kelautan (AKKP) Wakatobi. Sebelumnya, pada 2015 sebanyak enam ekor lumba-lumba terdampar di Teluk Kendari. Dari jumlah tersebut, lima ekor berhasil dievakuasi dan kembali dilepaskan ke lautan bebas, sedangkan satu ekor mati. Yang mengejutkan adalah terdamparnya seekor ikan paus jenis Sperma (Physeter macrocephalus) yang terdampar di Perairan Pulau Kapota Resort Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi pada Senin

(19/11). Temuan tersebut sangat mengejutkan berbagai pihak dan mengundang perhatian dari berbagai kalangan, seperti pemerintah pusat dan aktivis lingkungan. Yang mencengangkan, ternyata setelah diteliti ikan paus yang memiliki panjang 9,5 meter dengan lebar 437 centimeter tersebut perutnya berisi sampah dengan berat totalnya mencapai 5,9 kilogram. Sampah yang ada dalam perut ikan paus naas tersebut terdiri atas sampah gelas plastik 750 gram (115), plastik keras 140 gram (19), botol plastik 150 gram (4), kantong plastik 260 gram (25 lembar), serpihan kayu 740 gram (6 potong), sandal jepit 270 gram (2), karung nilon 200 gram (1 lembar), tali rafia 3.260 gram (lebih dari 1.000 potong). Padahal, dalam berbagai buku pelajaran sekolah disebutkan bahwa ikan paus yang ma-

Taman Safari Tawarkan Sensasi Memberi Makan ”Kucing Besar” PENGELOLA objek wisata Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua di Kabupaten Bogor meluncurkan program baru yang memberi kesempatan kepada pengunjung untuk merasakan sensasi memberi makan satwa-satwa yang disebut “kucing besar” seperti harimau, singa dan macan tutul. “Namanya Feline Feeding, sebuah program baru di Taman Safari Indonesia Bogor yang penuh dengan tantangan sekaligus mendebarkan,” papar Kepala Humas TSI Cisarua Yulius H. Suprihardo di Bogor, Jumat (30/11). “Memberi makan sekelompok ‘kucing besar’ buas dari jarak yang sangat dekat,” tambahnya. Yulius menjelaskan, dalam program itu pengunjung akan menuju tempat kawanan satwa menggunakan kendaraan khusus, lalu memberikan potongan daging pada hewan-hewan buas menggunakan stik yang disediakan perawat atau penjaga satwa yang mendampingi mereka. Dalam kegiatan pemberian makanan yang berlangsung sekitar 15 menit itu, pengunjung dan kawanan binatang buas seperti singa hanya akan terpisah oleh jeruji. “Jadi, sensasinya adalah

suasana tegang dan ngaungan singa-singa itu membuat suasana mencekam,” jelas Yulius. Pengelola menjamin keamanan pengunjung dan satwa dalam program tersebut. “Kendaraan tersebut dirancang sedemikian rupa sehingga aman dan nyaman, serta tidak membahayakan baik satwanya maupun pengunjungnya,” katanya. Pengunjung yang mendaftar mengikuti program Feline Feed-

ing akan mendapat penjelasan dari perawat satwa sebelum memberi makan “kucing besar”. Peserta program ini dibatasi enam orang per kunjungan dengan pemberangkatan kendaraan khusus untuk Feline Feeding dijadwalkan pukul 10.00 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB, 15.00 WIB dan 16.00 WIB. Pengelola mengenakan biaya tambahan kepada peserta program itu. “Tidak harus merogoh kocek

yang tidak terlalu besar, namun memperoleh sensasi dan pengalaman yang tidak terlupakan,” imbuh Yulius. Selain sebagai objek wisata nasional, TSI merupakan lembaga konservasi satwa ex-situ (di luar habitat alami). Ribuan satwa endemik Indonesia maupun satwa dari luar negeri ada di kawasan taman safari yang berada di Puncak yang berhawa dingin itu. (ant)

BPM/ant

BERI MAKAN - Seorang pengunjung sedang memberikan makan satwa “kucing besar” program “Feline Feeding” di TSI Cisarua, Kabupaten Bogor, Jabar.

Ketentuan Menjawab

Jawaban ditulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 375 dan cantumkan identitas lengkap serta nomor telepon/ HP. Kirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 8 Desember 2018. Pemenang diumumkan pada Koran Bali Post Minggu 16 Desember 2018. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang (@Rp.200.000,-) dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos. Jawaban TTS No. 373 Mendatar: 1. OBRAL 4. ASET 7. AVAIL 8. GUAM 10. NISBI 12. OSEAN 14. ATLETIK 15. MARS 16. NARKOTIKA 19. NIRBANA 22. OSAKA 24. UTOPIAN 26. AGALAKSIA 28. RIAM 29. LAMITPO

(OPTIMAL) 32. TURKI 34. SKULL 35. NIAS 36. GLASS 37. USAI 38. INTUK Menurun: 1. ORNAMEN 2. LAIT 3. RAKERNAS 4. ALOI 5. TGA 6. AMPURA 9. UNTAI

suk binatang mamalia ini makanannya adalah planton, tetapi kenapa di dalam perut ikan paus yang terdampar di perairan Pulau Kapota Kabupaten Waktobi tersebut bisa ditemukan sampah plastik dalam jumlah yang mencengangkan. Lantas siapa yang salah dalam musibah terdamparnya ikan paus di Kabupaten Wakatobi yang bisa ditempuh sekitar 40 menit penerbangan dari Kota Kendari, Ibu Kota provinsi Sulawesi Tenggara tersebut. Seseorang menyatakan bahwa yang salah itu manusia, kenapa membuang sampah plastik ke laut. “Coba kalau ikan paus tersebut mempunyai tangan tentu tidak akan mengambil sampah-sampah tersebut untuk di makan, atau kalau ikan itu dengan tangannya membawa garpu tentu tidak akan mengambil sampah sebagai makanannya,” kata dia. (ant)

11. BASEBALL 13. SKAKMAT 17. TEMPOROK 18. KOJA 20. IING 21. NOSKALK (KLAKSON) 23. KUALITAS 25. NOMPLOK 26. AMBANG 27. AORTA 30. AIGI 31. PSSI 33. USU (Universitas Sumatera Utara)

Pemenang TTS No. 373 1. I Ketut Sanggra Br.Dauh Tukad, Desa Pengeragoan, Kec.Pakutatan, Kab.Jembrana (HP:0361-9208XXX) 2. Ni Wayan Sudiati Br.Ceningan Kangin, Desa Ceningan, Kec.Nusa Penida, K ab.Klungkung (HP:081-934-300XXX) 3. Suparti Br.Praja Raksaka, Desa Pemogan, Denpasar Selatan (HP:081-338-319XXX) 4. I Nengah Narya Br.Bantas, Desa Baturinggit, Kec.Kubu, Kab.Karangasem (HP:087-861-111XXX) 5. Ni Wayan Sutini Jl.Raya Mengwi, Desa Sembung, Kec. Mengwi, Kab.Badung (HP:081-999-353XXX) 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket bisa langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama : Ida Ayu Oka Suhita Alamat : Br.Mudita, Desa/ Kec.Sukawati, Kab.Gianyar (HP:085-738-283XXX)


Minggu Umanis, 2 Desember 2018

Slogan KB, Dua Anak Cukup Hanya Anjuran Bukan Kewajiban Tabanan (Bali Post) Slogan Keluarga Berencana (KB) dua anak cukup merupakan sebuah anjuran bukan keharusan. Perencanaan memiliki anak dalam sebuah keluarga ditentukan PUS (Pasangan Usia Subur) itu sendiri. Pemerintah hanya memberikan informasi mengenai apa itu keluarga yang berkualitas dan sejahtera. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tabanan, Nengah Sumerta. Dia mengatakan tujuan program KB adalah untuk mewujudkan keluarga berkualitas menuju bahagia sejahtera. ‘’Sebuah keluarga sejahtera dan berkualitas dilihat dari taraf ekonomi, daya tampung dan lingkungan serta

cakupan layanan kesehatan. Banyak indikatornya. Jika semua ini bisa terpenuhi dan ternyata keluarga mampu memiliki anak lebih dari dua, maka tentu diserahkan kepada masyarakat itu sendiri,’’ tutur Sumerta Sabtu ( 1/12) kemarin. Mengenai pernyataan Gubernur Bali agar slogan KB di Bali menjadi empat anak dengan tujuan mengajegkan

Bali, kata Sumerta, pihaknya menyerahkan kepada masyarakat untuk mengeksekusi. Sebab, masyarakatlah yang akan menjalani. Pihaknya akan tetap melakukan sosialisasi program KB yang bertujuan untuk mewujudkan keluarga berkualitas menuju bahagia sejahtera. Ia juga tentu akan mendukung semua kebijakan pemer-

Kualitas Penduduk

Menurutnya, upaya menjaga stabilitaslah yang paling penting. Dengan menjaga stabilitas, maka juga akan meningkatkan kualitas penduduk. Saat ini, cara pandang masyarakat Bali khususnya generasi muda sudah berubah. Mereka berpandangan memiliki anak sangat mahal. Karena dengan tingkat pendidikan wanita (calon ibu) yang semakin tinggi, tingkat partisipasi dan pekerjaan makin tinggi, sehingga rata-rata calon ibu tidak ingin terbebani anak. “Ketika dikaitkan dengan aspek budaya Bali, muncul persoalan. Persoalan budaya purusa-pradana, anak laki-laki penting dalam keluarga. Pada era kekinian yang namanya nyeburin dan nyentana akan semakin sulit di tengah ekonomi semakin meningkat,” ujar Ketua Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi Indonesia (IPADI) Cabang Bali ini. Tipe keluarga saat ini juga

sudah berubah dari keluarga besar menuju ke keluarga inti atau keluarga batih yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Fenomena lainnya yang terjadi pada kehidupan masyarakat Bali yaitu peluang kerja harian tidak serta merta ada di samping mereka, tapi di luar. Ada kecenderungan krama Bali bekerja keluar Bali atau keluar daerahnya. Maka yang terjadi orang tua hidup terpisah dengan anak. Struktur demografi kota dan desa akan terlihat jelas ketimpangannya. Di daerah pedesaan, hanya akan ada penduduk usia tua alias manusia lanjut usia (manula) dan anak kecil dan mereka masuk kelompok usia nonproduktif. Karena yang usia produktif sudah merantau ke daerah lain. “Ini tantangan ke depannya untuk menjaga budaya Bali. Intinya semakin maju pola pikir, maka akan selalu mencari harapan baru,” ungkapnya sembari menyebut fenomena ini tidak bisa dihindari. Dengan pola pikir masyara-

Wakil Rektor III Unhi Denpasar, Dr. Ir. I Wayan Muka, S.T., M.T., menambahkan bahwa tidak ada hubungannya memiliki anak lebih dari dua terhadap kemampuan keluarga tersebut dalam membiayai kehidupan anaknya. Apalagi, sampai saat ini belum ada pengkajian bahkan penelitian dengan anak lebih dari

dua menyusahkan orang tua yang bersangkutan. Pihaknya mencontohkan, sebelum program KB digencarkan oleh pemerintah, banyak orang tua terdahulu yang mempunyai anak lebih dari empat, bahkan 12 orang. Namun, semua bisa mereka nafkahi bahkan disekolahkan hingga menjadi orang yang sukses. “Saya kira wacana program KB empat anak dari Gubernur Koster sangat baik. Selain dapat

kat yang sudah berubah dan kehidupan sosial masyarakat yang sudah mulai berubah, cukup memiliki dua anak merupakan mindset yang sudah tertanam saat ini. Ketika memiliki banyak anak pun tidak akan menjadi soal. Asalkan setiap orang tua mampu memberikan hakhak anak terhadap kebutuhan dasar. Sehingga anak menjadi anak yang berkualitas. “Ketika hal itu mampu dilakukan, tidak masalah. Oleh karena itu pertanyaannya, mampukah kita dengan banyak anak, membuat kehidupan mereka berkualitas,” ujarnya. Selain itu, pemerintah juga harus mampu memberikan fasilitas ketika sebuah keluarga memiliki anak banyak. Kebijakan KB yang dimulai tahun 1970-an, dampaknya baru terasa mulai tahun 2005 sampai saat ini. Saat ini dikatakan Indonesia khususnya Bali sedang menikmati Windows Opportunity, jendela peluang yang bisa diperoleh sebagai dampak dari meningkatnya penduduk usia produktif. “Kita mendapatkan dampak dari kebijakan masa

Tak Berhubungan

melestariakn tradisi lelehur kita untuk mempertahankan nama Nyoman dan Ketut, juga untuk meningkatkan jumlah SDM kita di Bali,” tandas Wayan Muka. Wayan Muka mengatakan wacana Gubernur Bali terkait pelestarian tradisi empat anak dalam keluarga Bali perlu mendapat dukungan dari masyarakat adat di Bali. Apalagi tujuannya adalah pelestarian adat, tradisi dan

Kampanye Terselubung

Bahkan, dia menyebut ada kampanye terselubung pasangan calon tertentu dalam aksi tersebut. Namun, hal itu dibantah oleh Slamet Ma’arif. “Kita ingin memperlihatkan besok acara umat, kebangsaan yang kita buat aturannya agar tidak menyangkut kepada politik praktis,” tegasnya. Persaudaraan Alumni 212 menegaskan bahwa kegiatan reuni 212 bukan agenda

politik, melainkan kegiatan keumatan dan kebangsaan. Bahkan, panitia menjamin tidak ada orasi politik dalam kegiatan itu.

Disayangkan Pengamat politik Hendri Satrio menyayangkan keputusan panitia aksi Reuni 212 yang batal mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Hendri, karena batal mengundang Jokowi, wajar jika ada anggapan yang menyebut aksi Reuni 212 bermuatan politik.

“Kalau kemudian Prabowo (capres Prabowo Subianto) diundang, Jokowi tidak diundang, maka sangat wajar kalau kemudian rakyat mempersepsikan kalau kegiatan besok ada muatan politisnya walaupun tidak ada orasi dan Prabowo akan diberikan tempat duduk berzikir bersama,” kata Hendri Sabtu (1/12) kemarin. Hendri juga mengapresiasi keputusan panitia Reuni 212 soal Prabowo. Hendri menuturkan, keputusan panitia tidak mengagendakan kegiatan orasi sudah tepat.

Koalisi Internasional Kepemimpinan Bush teruji ketika militer Irak menginvasi Kuwait pada tahun 1990 dan Presiden Saddam Hussein mengancam bahwa Arab Saudi bisa menjadi target Irak selanjutnya. Bush kemudian menggalang koalisi internasional yang terdiri dari 32 negara untuk mengusir pasukan Irak dari Kuwait. Hanya dalam beberapa minggu, pasukan Irak terusir dari Kuwait dengan seranganserangan udara dan darat yang dilancarkan AS dan sekutu.

Operasi itu berhasil melumpuhkan mesin militer Presiden Irak Saddam Hussein tanpa menggulingkannya dari kekuasaan. Tugas yang baru diselesaikan 12 tahun kemudian oleh putranya, Presiden ke-42 AS, George W. Bush. Mantan Duta Besar AS untuk PBB itu juga pernah mengerahkan pasukan ke Panama demi menggulingkan rezim Manuel Noriega, yang dianggap korupsi dan mengancam warga AS di negara Amerika Tengah. Noriega pun diadili di AS atas dakwaan perdagangan narkoba. Kesuksesan AS di luar neg-

eri nampaknya tak membuat Bush digemari oleh publiknya sendiri. Mantan Direktur Badan Intelijen Pusat AS (CIA) itu banyak dikritik karena tak mampu menghindari AS dari krisis ekonomi tahun 1990. Bush pun gagal mempertahankan kepuasan publik terhadapnya dengan hanya menjabat selama satu periode setelah kalah dari Bill Clinton dalam pemilihan presiden 1992. Menikahi Barbara pada tahun 1945, Bush memiliki enam anak yakni Presiden ke-43 AS George, Robin, John yang lebih dikenal dengan sapaan Jeb, Neil, Marvin, serta Dorothy. (*)

intah. Namun, mengenai realisasi keluarga berencana itu sendiri, tetap diserahkan kepada masyarakat yang menjalankan. ‘’Intinya, slogan dua anak cukup hanya menyarankan. Jika memang hendak memiliki lebih dari itu, semuanya tergantung dari masyarakat,’’ imbuh Sumerta. Angka Total Fertility Rate (TFR) Tabanan saat ini adalah 2,1. Angka ini di bawah TFR provinsi yaitu 2,3. Dilihat dari angka TFR ini, dapat dikatakan jumlah anak yang dimiliki pasangan usia subur (PUS) di Tabanan rata-rata dua atau ada yang juga tiga anak. (kmb24)

lalu,” ungkap Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud ini. Penduduk usia produktif jumlahnya sangat besar dan penduduk usia nonproduktif presentasi kecil. Meski demikian, Windows Opportunity memiliki dampak positif yaitu bonus demografi namun sekaligus petaka. “Bonus bisa diperoleh ketika jumlah penduduk usia produktif ini bisa kita manfaatkan,” ujarnya. Sekarang saatnya membangun SDM, karena jika tidak dikelola maka akan memunculkan petaka seperti pengangguran, kemiskinan, kriminalitas, dll. Berdasarkan data BPS Agustus tahun 2018, angka pengangguran di Bali terendah di Indonesia yaitu 1,37 persen. Kabupaten Badung dan Denpasar merupakan wilayah yang memiliki waktu paling panjang dalam menikmati bonus demografi karena persentase penduduk produktif dan migran masuknya paling besar. Bonus demografi akan dinikmati pada tahun 2025 - 2035. (may) budaya daerah Bali. Sebab, dalam UUD 1945 menyebutkan bahwa pemerintah diwajibkan untuk membangun kebudayaan nasional. Kita tak perlu memperdebatkan 2 atau 4 anak, tetapi bagaimana upaya pemenuhan terhadap hak anak dan perlindungan anak dilakukan. Untuk itu, berbagai upaya harus dilakukan termasuk melakukan penyadaran pada masyarakat tentang hak anak. (win)

“Sudah tepat memposisikan Pak Prabowo duduk bersama undangan lainnya, tidak ada orasi, sudah sangat tepat,” jelasnya. Khusus untuk Jokowi, Hendri menyebut masih ada kesempatan untuk panitia mengirimkan undangan. “Masih ada waktu mengundang semua pihak termasuk capres-cawapres sehingga membebaskan kegiatan ini dari sebuah gerakan politik belaka,” terang Hendri. (kmb)

Tjahjo Kumolo Imbau ASN Kemendagri Jangan Ikut Reuni 212 Yogyakarta (Bali Post) Mendagri Tjahjo Kumolo melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di kementeriannya untuk ikut dalam aksi Reuni 2012. “Saya kira kalau di internal Kemendagri, dia (ASN) mau hadir dalam konteks salat shubuh berjamaah misalnya nggak ada masalah. Tapi dalam konteks dia ikut terlibat dalam sebuah kegiatan (Reuni

Mendagri Tjahjo Kumolo

BPM/ant

212), walau itu diumumkan bukan kampanye sebaiknya janganlah,” kata Tjahjo. Hal ini disampaikan Tjahjo kepada wartawan saat ditemui di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Baciro, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Sabtu (1/12) kemarin. Menurutnya, meski penggagasnya menyebut Reuni 212 bukan kampanye tapi kegiatan tersebut dilaksanakan pada masa kampanye. Sehingga untuk menjaga netralitas ASN di tahun politik, Tjahjo menilai ASN untuk tidak perlu ikut aksi tersebut. “Kalau saya pribadi lebih baik nggak usah hadir. Saya melarang ASN untuk di lingkungan Kemendagri lho ya. Karena (kegiatan) apa pun pada masa kampanye sewaktu-waktu bisa berubah mendadak jadi suasana kampanye,” ujarnya. “Jadi agar nggak disalahgunakan ya sebaiknya PNS di lingkup Kemendagri nggak usah ikut. Kalau mau doa, doa di Masjid samasama atau doa di rumah, itu saja saya kira,” imbuhnya. Disinggung mengenai langkah apa yang diambil jika ada ASN Kemendagri yang terlibat dalam aksi Reuni 212, Tjahjo menjawab tak ada. Meski begitu ia mengimbau agar ASN tetap menjaga sikap netralitas pada tahun politik ini. “Nggak ada sanksi, nggak ada. Kalau hanya mau salat subuh silakan, yang jelas jangan ikut rangkaian kegiatannya karena ini masa kampanye. Pokoknya jangan sampai netralitas ASN dipertanyakan dan digugat,” katanya. (kmb)

Dua Anak

Diterangkan, penetapan kampung KB bertujuan untuk membentuk keluarga yang berkualitas. Salah satu penentu kualitas itu adalah kuantitas anak dalam satu keluarga, yakni hanya 2 anak. “Yang terpenting dalam kampung KB itu merencanakan keluarga yang berkualitas,” katanya. Lantas bagaimana dengan kebijakan Gubernur Bali yang saat ini mengimbau untuk menjalankan KB Bali dengan empat anak, pejabat dari Puri Peliatan Ubud ini mengaku masih akan berkordinasi terkait imbauan stop dua anak tersebut. “Kampung KB itu

kebijakan pemerintah dan Bapak Gubernur juga perpanjangan tangan pemerintah, kita tunggu petunjuk lebih lanjut,” katanya. Cok Trisnu menambahkan bila satu keluarga mampu punya anak lebih, kehidupan anak harus terjamin secara finansial, mulai dari dalam kandungan sampai remaja dan dewasa. “Sebenarnya sejak awal tidak ada pembatasan jumlah anak, tetapi bagaimana anak itu bisa tumbuh kembang dengan berkualitas,” tandasnya. Perlu diketahui sepanjang tahun ini sudah ada sejumlah desa di kawasan seni ini yang dicanangkan sebagai Kampung KB. Yang terakhir adalah Desa Lebih dicanan-

gkan sebagai Kampung KB. Sebelum itu, pencanangan Kampung KB juga dilakukan di Banjar Dinas Pilan, Desa Kerta, Kecamatan Payangan. Pencanangan di Desa Kerta ini juga diikuti secara serentak sebagai Kampung KB di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Gianyar. Seperti Banjar Manyar, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Banjar Margasengkala Desa Bedulu, Blahbatuh, Banjar Lokserana, Desa Siangan, Banjar Dinas Saraseda Desa Tampaksiring, Banjar Dinas Lodsema, Desa Lodtunduh, Ubud serta Banjar Dinas Kendran, Desa Kendran, Tegalalang. Hingga saat ini total ada 16 Kampung KB di Kabupaten Gianyar. (nik)

Sejahtera “Yang penting keluarga sehat dan sejahtera, berbahagia, pendidikan anak-anaknya bagus. Itu intinya mau punya berapa anak,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Bali I Ketut Tama Tenaya memahami wacana yang dilontarkan gubernur dari segi kultur Bali. Apalagi dari dulu memang sudah ada “Wayan”, “Made”, “Komang/ Nyoman” dan “Ketut”. Ketika ada program nasional Keluarga Berencana (KB) dengan slogannya dua anak cukup, tentu ada benturan yang terjadi. Ini yang kemudian menginspirasi gubernur untuk menggalakkan lagi KB Bali dengan empat anak. “Cuma kan memang perlu juga istilahnya kajian dari beberapa pihak. Jadi, perlu ada masukan,” ujarnya. Tama menambahkan, hak

untuk memiliki anak tentunya kembali pada kemampuan masing-masing individu untuk membiayai anak-anak mereka ke depan. Tapi kalau pemerintah berani menjamin kesejahteraan dengan empat anak, tentu wacana yang dilontarkan gubernur sangat baik. Apalagi, program KB di beberapa daerah tanah air juga tak sepenuhnya dijalankan. Artinya, masih banyak keluarga yang memiliki lebih dari dua anak. Dengan program KB dua anak cukup, ada kekhawatiran masyarakat Bali akan punah karena terdesak oleh pendatang. Tapi jangan hanya populasi orang Bali-nya yang bertambah, kesejahteraannya juga perlu dipikirkan, imbuh politisi PDI-P ini. Kalau hanya populasi orang Bali yang bertambah dengan KB empat anak, dia justru khawatir akan meningkatnya

angka transmigrasi di kemudian hari. Ujung-ujungnya, pertambahan orang asli Bali menjadi tidak ada artinya karena mereka harus meninggalkan Pulau Dewata untuk menggapai kesejahteraan yang lebih layak. “Lalu siapa yang nanti diajak untuk mengajegkan Bali dengan melestarikan adat dan budaya. Jadi, menambah populasi juga harus disiapkan masa depannya. Makanya perlu pendapat dari berbagai pihak dan dari segala aspek. Baik ekonomi, budaya, dan sebagainya,” ujarnya. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Catur Sentana, hingga Sabtu (1/12) kemarin, belum bisa dimintai konfirmasi terkait wacana KB empat anak. Catur mengaku masih di Jakarta dan baru siap memberikan keterangan di kantornya, Senin (3/12) besok. (rin)


balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Minggu UMANIS, 2 Desember 2018

t r o Sp

Honda Harus Waspada Jerez– MotoGP tim Honda diklaim berjalan baik, sebagaimana diungkap juara dunia 2018 Marc Marquez. Namun rider Repsol Honda itu juga meminta timnya tetap waspada. Honda yang baru saja meraih triple crown di MotoGP 2018, menjalani tes selama dua hari di Jerez pada 28-29 November. Marquez menutup pengujian tersebut dengan menempati urutan kedua di bawah Takaki Nakagami pada hari kedua. Marquez mengaku puas dengan penampilannya di Jerez. Ia bahkan menilai tes di Jerez adalah persiapan pramusim terbaik sejauh ini. “Di hari kedua saya sangat senang, sebab mungkin itu adalah salah satu hari terbaik

selama pramusim, bagaimana kami bekerja. Di Valencia kami juga sudah sangat bagus,” kata Marquez, Sabtu (1/12) kemarin. “Hari pertama kami bekerja dengan bagus, tapi saya belum siap secara kondisi karena sakit. Hari kedua saya sudah lebih baik, jadi bisa bekerja dengan lebih baik lagi. Kami mencoba banyak hal, mendapat banyak informasi, soal elektronik, sasis, mesin, bahkan ban,” imbuhnya. “Kami berkonsentrasi sepanjang hari pada ban belakang medium dan keras, yang tidak seorang pun gunakan, cuma untuk memahami dan bersiap untuk musim depan. Pada akhirnya ini hari

Marc Marquez

yang bagus dan kami senang atas apa yang kami kerjakan,” jelasnya. Tes MotoGP selanjutnya akan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, Februari 2019. Marquez mengaku akan terus mempelajari informasi soal motornya, sekaligus memantau perkembangan tim rival seperti Yamaha, Ducati, dan Suzuki. “Selama dua bulan mereka bisa mengerjakan banyak hal dan akan menjadi sebuah langkah, jadi kami harus berhati-hati dan siap jika para rival bangkit. Sepertinya Ducati bekerja cukup baik, Yamaha sedikit kesulitan soal ritme, tapi pada satu lap mereka sangat kencang,” tutupnya. (kmb33/afp)

Performa Buruk Spurs Berlanjut

Derbi Merseyside

The Reds Wajib 3 Poin

San Antonio– Performa buruk San Antonio Spurs di NBA musim ini berlanjut. Spurs dikalahkan oleh sesama tim Texas, Houston Rockets 105-136. Pada gim yang dihelat di kandangnya, AT&T Center, Sabtu (1/12) kemarin, Spurs tak mampu mengimbangi Rocket sejak kuarter pertama setelah tertinggal 23-39. Tak banyak berkembang juga permainnya di kuarter kedua, Spurs tertinggal jauh 47-70 di paruh pertama gim. Rockets makin menggila di kuarter ketiga dengan torehan 40 poin, sementara Spurs hanya membuat 27 poin. Spurs akhirnya harus mengakui keunggulan Rockets dengan skor 105-136 di akhir laga. Ini adalah kekalahan kedua beruntun Spurs usai dikalahkan Minnesota Timberwolves juga dengan skor telak 89-128. Bagi Spurs, ini adalah kekalahan kelima dari tujuh gim terakhir atau yang ke delapan dari 11 laga terakhir sejak mengalahkan Rockets pada 10 November lalu. Ini juga jadi kali pertama untuk Spurs kalah beruntun dengan marjin 30 angka sejak 1987. Spurs kini terbenam di posisi kedua dari bawah klasemen Wilayah Barat dengan rekor 10-12. LaMarcus Aldridge tampil menonjol untuk Spurs dengan 20 poin dan enam rebound. DeMar DeRozan menyusul dengan 18 poin. Dari kubu Rockets, Clint Capela tampil menawan dengan 27 poin dan 12 rebound ditopang James Harden dengan 23 poin dan Chris Paul yang baru pulih dari cedera membuat 14 poin. Rockets kini di posisi ke-12 dengan rekor 10-11. LA Lakers bangkit saat menjamu Dallas Mavericks. Sempat tertinggal hingga dua digit, Lakers akhirnya menang 114-103 lewat torehan 28 poin LeBron James yang dibantu 19 poin Brandon Ingram. (kmb33/afp)

London–

Peringkat 2 Liverpool akan menjamu peringkat 6 Everton di Anfield pada matchweek 14 Premier League, malam nanti. Tiga poin dari Merseyside Derby ini adalah target mutlak bagi tuan rumah.

Pekan lalu Liverpool menang 3-0 di kandang Watford lewat gol-gol Mohamed Salah, Trent Alexander-Arnold dan Roberto Firmino. Namun Liverpool kehilangan Jordan Henderson yang mendapatkan dua kartu kuning dan harus absen lawan Everton. UJUNG TOMBAK - Sadio Mane akan menjadi ujung tombak Liverpool di Derby Merseyside, malam nanti.

BPM/afp

TEMBAK - Pemain Houston Rockets Clint Capela memasukan bola ke keranjang San Antonio Spurs dalam lanjutan NBA, Sabtu(1/12) kemarin.

Jamu Persija

BU Anggap Laga Krusial Gianyar (Bali Post)Tim tuan rumah Bali United (BU) menganggap laga krusial saat menjamu tamunya Persija Jakarta, dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Minggu (2/12) malam ini, pukul 19.30 Wita. Pelatih Kepala Sementara Eko Purdjianto, di Gianyar Sabtu (1/12) kemarin mengakui sederet pemain pilar absen karena akumulasi kartu, seperti kiper Wawan Hendrawan, Platje, dan N’dianye. Sementara pemain yang mulai bugar yakni Ahmad Agung dan lini belakang bisa dikawal Ricky Fajrin yang bisa bergabung kembali pascamembela timnas. ‘’Kami anggap tiap kali BU melakoni pertandingan sebagai laga krusial,’’ ujar Eko. Dikemukakan, tim Laskar Serdadu Tridatu tetap mematok poin penuh. Apalagi Fadil Sausu dan kawan-kawan tampil di hadapan pendukung setianya Semeton Dewata. ‘’Ingat, ini kandang kami dan Bali United harus menang,’’ tuturnya. Soal strategi permainan, Eko sudah berkonsultasi dengan mantan pelatih kepala Widodo Cahyono Putro, guna menghadang Tim Kemayoran. ‘’Kami tahu Persija tim bagus dan berupaya memburu gelar juara,’’ jelasnya. Eko juga tidak mempermasalahkan mundurnya Widodo, sebab di ajang sepak bola profesional, sudah biasa pelatih keluar masuk menukangi tim. Salah seorang pemain BU Yabesroni menekankan, upaya mengalahkan Persija memang tidak mudah dan perlu kerja keras. ‘’kami bersama rekan setim bertekad memenangkan laga,’’ ucap Yabesroni. Sementara pelatih Persija Stefano Cugurra Teco juga optimis mampu menaklukkan BU. ‘’Persiapan kami cukup matang. Jika kami meraih poin 3, gelar juara sudah di depan mata, dan tinggal melakoni sekali pertandingan di kandang,’’ jelasnya. Ia mengemukakan, skuad Tim Macan Kemayoran berjuang di lapangan hijau tidak sendirian, sebab supporter Jakmania juga akan akan mendukung dari pinggir lapangan. Pemain Persija Gunawan Dwi Cahyo juga ingin memenangkan timnya. ‘’Kami bersama rekan setim siap bekerja keras demi memenangkan laga,’’ ungkapnya. (022)

Suarjana Pimpin Baveti Bali Denpaar (Bali Post) Wayan Suarjana dipercaya menjabat Ketua Umum pengprov Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (Baveti) Bali. Langkah awal Suarjana ingin melakukan konsolidasi dengan membentuk pengkab dan pengkot Baveti se-Bali. Suarjana ditemui di Sanur Sabtu (1/2) kemarin, megemukakan keberadaan Baveti ini ingin menghimpun petenis veteran utamanya usia di atas 35 tahun. ‘’Kami kira cukup banyak petenis veteran di Bali yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Bali,’’ terang dia. Ia bangga pembentukan Pengprov Baveti di Bali merupakan provinsi yang ke-18. ‘’Angka 18 ini kami anggap keramat, sebab 1 ditambah 8 sama dengan 9, sekaligus angka terbesar,’’ ucap Asisten Sekprov III Pemprov Bali ini. Ia menjelaskan, agenda kegiatan Bavet menggelar kejurnas tiap tahun, dan terakhir di Bandung pada Agustus lalu.

Untuk itu pihaknya juga menyiapkan atlet guna mengikuti kejurnas tenis veteran pada Oktober 2019. ‘’Kami akan berpartisipas pada kejurnas tenis veteran tahun depan dengan petenis terbaik di Bali,’’ kata dia. Di sisi lain, Ketua Umum PP Baveti Theo L Sambuaga menerangkan, calon tuan rumah kejurnas tenis veteran 2019 nanti alternatifnya Batam (Kepri), Sulsel, dan Kaltim. ’’Sejauh ini kami belum memutuskan tuan rumahnya,’’ ujarnya. Dia menambahkan, Baveti sudah berusia 20 tahun di Indonesia, sebagai wadah bagi petenis yang sudah berumur. ‘’Baveti juga banyak dihuni mantan petenis nasional yang pernah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, seperti Yustejo Tarik,’’ ucapnya. Theo mengajak para petenis veteran tetap getol berlatih, bertujuan memberikan motivasi kepada petenis senior, junior, termasuk kelompok umur. . (022)

BPM/022

Wayan Suarjana (kanan) bersama Theo L Sambuaga.

Lanjut ke Liga Champions, Liverpool dipaksa menelan kekalahan pahit 1-2 di kandang PSG dan terancam gagal lolos ke babak 16 besar. Oleh karena itu, gagal menang di derby nanti pun sama sekali bukanlah pilihan. Untuk bisa menang, Liverpool bakal harus berjuang cukup keras. Pasalnya, performa Everton belakangan

ini cukup meyakinkan. Pelatih Liverpool Juergen Klopp, mengungkapkan memiliki skuad yang kuat. Menurut Klopp Everton di bawah asuhan Marco Silva berbeda dengan sebelumnya. “Dia memiliki skuad yang hebat. Sejak saya di Liverpool, Everton selalu sibuk di bursa transfer dan kini mereka sudah menjadi skuad yang hebat,” kata Klopp, Sabtu (1/12) kemarin. Everton menang lima kali dan hanya kalah sekali dalam tujuh laga terakhirnya di Premier League. Selama tiga pekan terakhir, anak-anak asuh Marco Silva berturutturut membungkam Brighton, menahan imbang Chelsea, dan menjinakkan Cardiff. Klopp tidak ingin melihat hasil pertandingan sebelumnya saat menghadapi Everton. Menurutnya, lebih baik timnya melakukan persiapan agar bisa tampil dalam performa terbaik menghadapi derbi ini. “Anda tidak bisa membandingkan dengan hasil laga sebelumnya. Lebih baik kami melakukan persiapan agar dalam kondisi 100 persen saat menghadapi Everton,” ujarnya lagi.

Barisan belakang Liverpool harus mewaspadai beberapa pemain dari kubu rival. Paling utama adalah Richarlison yang di liga musim ini sudah mencetak enam gol, juga Gylfi Sigurdsson yang sudah punya enam gol dan dua assist atas namanya. “Saya pikir semua pemain kami sudah menantikan pertandingan Derby kontra Liverpool ini sejak awal musim kemarin,” buka Sigurdsson. Sigurdsson sendiri merasa bahwa timnya sudah siap menghadapi partai akbar tersebut. Pemain Timnas Islandia itu menilai bahwa ia dan rekan-rekan setimnya sudah berada dalam momentum yang bagus dan mereka siap menumbangkan sang tetangga. “Saya rasa performa kami sudah berkembang sejak awal musim kemarin. Kami juga semakin solid dalam beberapa bulan terakhir,” imbuhnya. Namun Liverpool yang memiliki kualitas skuad lebih baik, seharusnya mampu mengakhiri perlawanan lawan. Dengan lini ofensif yang kemungkinan akan dihuni oleh Sadio Mane, Firmino, Xherdan Shaqiri dan Salah juga ditunjang rekor kandang mereka yang impresif, The Reds masih tetap lebih difavoritkan untuk menang. (kmb33/afp)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Minggu 02 Desember 2018 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu