HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA
Bali Post
20 HALAMAN SEJAK 1948
NOMOR 68 TAHUN KE 62 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id HARGA LANGGANAN Rp. 60.000 ECERAN Rp 3.000
Pengemban Pengamal Pancasila
MINGGU UMANIS, 25 OKTOBER 2009
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
”Karya Pengratep’’ di Pura Sakenan
SASARAN
Di-’’puput’’Delapan Sulinggih, Dihadiri Ribuan ”Pemedek’’
Pulihkan Ketersediaan Air
Perlu Diambil Langkah Radikal Denpasar (Bali Post) Pengamat lingkungan dari Unud Denpasar, A.A. Raka Dalem, Sabtu (24/10) kemarin, mengatakan memulihkan ketersediaan air di Bali perlu diambil langkah-langkah radikal. Untuk jangka pendek dengan membangun banyak estuary dam dan jebakan-jebakan air agar air sungai tidak langsung mengalir ke laut tetapi diolah untuk kebutuhan air bersih. Berbagai teknologi seperti desalinasi (mengubah air laut menjadi air tawar) walau teknologinya mahal, seyogianya mulai dirintis. Pemerintah harus berani membuat investasi untuk kepentingan strategis dan berdampak jangka panjang. Sedangkan program jangka panjang yang harus mulai dilakukan adalah melakukan reboisasi untuk menghutankan kembali lahanlahan yang rusak akibat penebangan liar. Peralihan fungsi hutan harus dihentikan dan hutan dikembalikan pada fungsinya sebagai sabuk hijau atau green belt. Tujuannya untuk menjaga kelangsungan fungsi ekologis pegunungan di Bali. Kawasan timur yang didominasi oleh lahan kritis harus dihijaukan dengan penanaman pohon yang mampu hidup di lahan tersebut. Kawasan hutan di Kintamani dan Bali Barat harus dihutankan kembali sehingga hutan lindung akan membentang dari Gunung Agung, Kintamani, Batukaru, hingga Bali Barat. Hal.19 Memberatkan
LENSA
BPM/ap
BERGANDENGAN TANGAN - Para pemimpin negara ASEAN bergandengan tangan pada sesi pengambilan foto dalam pertemuan para pemimpin ASEAN ke-15 di Cha-am, Thailand, Sabtu (24/10) kemarin. Tampak dari kiri ke kanan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, PM Laos Bouasone Bouphavanh, PM Malaysia Najib Razak, Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo, PM Singapore Lee Hsien Loong, Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak, dan PM Cina Wen Jiabao.
Presiden Yudhoyono Hadiri KTT ASEAN di Thailand
Bahas Komisi HAM dan Kerja Sama Pendidikan Hua Hin, Thailand Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiba di Hua Hin, Thailand, Sabtu (24/10) kemarin, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke15 ASEAN yang digelar hingga 25 Oktober 2009. Terdapat dua dokumen yang akan dideklarasikan pada tingkat kepala negara/pemerintahan pada KTT kali ini yakni deklarasi tentang Komisi Hak Asasi Manusia antarpemerintah ASEAN dan deklarasi penguatan kerja sama pendidikan dalam kerangka pembentukan komunitas ASEAN pada 2015. Dalam rombongan kepala negara turut serta beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu II yang baru dilantik pada 22 Oktober 2009 yakni Menteri Pertanian Suswono, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, ser-
ta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang belum dilantik, Gita Wirjawan. Setibanya di Hua Hin, Presiden yang didampingi Ibu Ani Yudhoyono langsung menuju Hotel Grand Pacifica tempat rombongan menginap selama berada di Hua Hin.
Pada Sabtu pukul 14.15 WIB, Presiden Yudhoyono dijadwalkan menghadiri pertemuan puncak ke-12 kepala negara/pemerintahan ASEAN+3 (Jepang, Cina, Korea Selatan) di Hotel Dusit. Setelah itu pada pukul 16.00 WIB, Presiden dijadwalkan menghadiri perte-
muan tingkat tinggi ke-7 pemimpin negara ASEAN dan India. Pada Sabtu malam, kepala negara akan menghadiri Gala Dinner di Phetchaburi Grand Hall, Holiday Inn Resort, dengan Perdana Menteri (PM) Thailand Abhisit Vejjajiva yang berperan sebagai tuan rumah. Pada Minggu 25 Oktober 2009 ini, kepala negara akan menghadiri pertemuan puncak ke-4 pemimpin negara Asia Timur yang terdiri atas kepala negara/pemerintahan ASEAN+3 serta India, Australia, dan Selandia Baru. Hal.19 Penutupan KTT
BERTEPATAN dengan rerahinan Kuningan, Sabtu (24/10) kemarin, di Kahyangan Jagat-Dhang Kahyangan Pura Sakenan, Serangan berlangsung puncak karya Pengratep. Prosesi karya Pengratep yang digelar serangkaian karya Padudusan Agung, Mamungkah, Ngenteg Linggih dan Tawur Agung tahun 2000 lalu itu, di-puput delapan sulinggih dan dihadiri ribuan pemedek. Pada puncak karya itu dihaturkan upakara nyatur muka dan nyatur rebah. Upakara nyatur muka dilangsungkan di Pura Sakenan dan di Samuan Agung di-puput oleh Ida Pedanda Oka Timbul dari Griya Timbul Intaran Sanur, Ida Pedanda Gede Putra Bajing dari Griya Tegaljingga, dan Ida Pedanda Gede Pejang Aji dari Griya Buda Batuan Gianyar. Sedangkan upakara nyatur rebah di Pura Susunan Wadon di-puput Ida Pedanda Gede Ngenjung dari Griya Kanginan Sanur dan upakara nyatur rebah di Samuan
Agung di-puput Ida Pedanda Ketut Mas dari Griya Griya Mas Delod Pekan Sanur. Setelah upacara Pengratep, selanjutnya dilangsungkan upacara Paselang di Samuan Agung. Upakara yang diaturkan berupa nyatur rebah di-puput oleh Ida Pedanda Putra Telaga dari Griya Gulingan Sanur dan Ida Pedanda Gede Jelantik Jenggala dari Griya Buda Tebasaya Ubud, Gianyar. Rangkaian upacara dilanjutkan dengan pedanan dengan upakara yang diaturkan juga nyatur rebah di-puput oleh Ida Pedanda Putraka Timbul dari Griya Timbul Kesiman. Manggala Upakara Ida Bagus Pidada mengatakan Pengratep Karya ini masih merupakan sambungan dari Karya Agung tahun 2000 lalu. Tujuannya, memohon ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar alam beserta isinya diberikan kerahayuan. Hal.19 Gelombang ‘’Pemedek’’
BPM/kmb
PEDANAN - Upacara pedanan yang digelar serangkaian puncak Karya Pengratep di Pura Kahyangan JagatDang Kahyangan Sakenan, Sabtu (24/10) kemarin.
Presiden segera Tetapkan Tiga Wakil Menteri Bali Post/ant
SULIT AIR - Puluhan warga memanggul jeriken usai mengambil air di sumur Desa Pagagan, Pamekasan, Madura, Jatim, Sabtu (24/10) kemarin. Kemarau panjang tahun ini menyebabkan sebagian besar wilayah di Madura kesulitan mendapatkan air bersih.
DAERAH
2
HUTAN di kawasan Cekik, Gilimanuk Jumat (23/10) petang terbakar. Sekitar lima hektar lebih areal semak yang masuk Taman Nasional Bali Barat (TNBB) itu hangus. Diduga sumber api berasal dari pinggir jalan Denpasar - Gilimanuk depan SPBU. Apa penyebab kebakaran tersebut?
HIBURAN
Jakarta (Bali Post) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera mengumumkan wakil menteri sesuai janjinya saat pengumuman kabinet barunya beberapa waktu lalu. Direncanakan, terdapat tiga wakil yang akan ditempatkan untuk membantu menteri yang dinilai memiliki beban kerja cukup berat di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Juru Bicara Presiden, Dino Patti Djalal, memastikan tiga wakil menteri akan ditetapkan Presiden pekan depan.
hanya ada di departemen luar negeri. Pengamat politik, Bima Arya, mengatakan tiga kementerian yang memiliki beban kerja berat dipastikan akan memiliki wakil menteri yaitu Departemen Dalam Negeri, Departemen Luar Negeri, dan Departemen Perhubungan. Bima mengatakan tugas dan tantangan ketiga menteri di kementerian tersebut membutuhkan wakil menteri untuk mengurangi beban tugasnya. Di pos kementerian luar
negeri, menurut Bima menteri luar negeri akan lebih fokus pada diplomasi internasional seperti penekanan Presiden saat pidato pelantikannya yang akan lebih aktif dan meningkatkan peran Indonesia di dunia internasional sehingga menlu dipastikan akan lebih sering berada di luar negeri. Sedangkan Mendagri akan fokus mempersiapkan pelaksanaan pilkada di seluruh Tanah Air dan menyiapkan paket RUU Pemilu. Hal.19 Wilayah Domestik
Tifatul Lepas Presiden PKS Lagi, Gempa Guncang Jabar
18
ANDA pria dengan badan berbau tak sedap? Jangan harap bisa dekati Shandy Aulia. Pasalnya, dia langsung akan menjauhi pria yang memiliki bau badan tak sedap, walau seganteng apapun. “Buat saya, pria harus bersih dan sehat. Nggak wangi nggak apaapa asal jangan bau,” katanya. Apa lagi pendapat aktris yang namanya mencuat ketika membintangi film “Eiffel I’m in Love” dan “Apa Artinya Cinta?” ini tentang pria?
Mudah-mudahan dalam seminggu ini, kata Dino saat melepas Presiden Yudhoyono bertolak menuju Hua Hin, Thailand, mengikuti KTT ke-15 ASEAN, Sabtu (24/10) kemarin. Jumat kemarin, KTT ke-15 ini telah resmi dibuka oleh PM Thailand Abhisit Vejjajiva. Saat didesak kementerian apa saja yang akan memiliki wakil menteri, Dino belum bersedia menjelaskan termasuk siapa saja orang-orang yang dipercaya menduduki jabatan itu. Sejauh ini, departemen yang memiliki wakil menteri
Bali Post/
Tifatul Sembiring
Jakarta (Bali Post) Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Tifatul Sembiring, mengundurkan diri sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pengunduran diri ini terkait jabatan barunya sebagai Menkominfo. ‘’Sudah diputuskan semalam bahwa saya mundur dari Presiden PKS,’’ kata Tifatul di Jakarta, Sabtu (24/10) kemarin. Pengunduran dirinya secara resmi akan dilaksanakan pada Selasa pekan depan bertepatan dengan serah terima jabatan kepada penggantinya. Hal.19 Pejabat Publik
Sukabumi (Bali Post) Gempa berkekuatan 5,1 Skala Richter (SR) kembali mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (24/10) pagi kemarin. Namun, hanya sebagian masyarakat yang merasakan getarannya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa itu terjadi pada Sabtu pukul 10:09 WIB di lokasi 7,47 LS-106,38 BT atau 85 km barat daya Sukabumi dengan kedalaman 20 kilometer. Salah seorang warga Cicantayan Kabupaten Suk-
abumi, Toni, mengatakan merasakan gempa yang tidak terlalu besar itu. “Saya merasakan gempa, tetapi getarannya kecil. Ini berbeda dengan gempa yang terjadi pada awal September 2009,” katanya. Hal senada dikatakan warga Kabupaten Sukabumi, Iyan, bahwa dirinya merasakan gempa tersebut, namun getarannya tidak terlalu besar. “Getarannya hanya kecil, sehingga tidak semua warga merasakannya,” tuturnya. Hal.19 Lima Kali
Tradisi ”Makotek’’ di Desa Adat Munggu BANYAK cara dilakukan umat Hindu merayakan hari raya Kuningan. Salah satunya tradisi makotek atau upacara ngerebeg yang kembali dilaksanakan warga Desa Adat Munggu, Mengwi, Badung, Sabtu (24/10) kemarin. Siang itu, ribuan warga yang berbaur dengan penonton memadati areal depan Pura Kahyangan Tiga dan sejumlah sudut desa. Warga laki-laki, baik remaja maupun orang tua dari 12 banjar, membawa tongkat sepanjang sekitar 2,5 - 3 meter. Di puncak tongkat atau yang disebut tombak kayu, terdapat hiasan dari dedaunan. Krama desa kemudian saling merapatkan tombak masing-masing. Kemudian, mereka berupaya merebahkan tombak lawan dengan cara saling mendorong tombak. Posisi tom-
bak menghadap ke atas, sehingga kumpulan tombak akan membentuk kerucut. Sesekali, salah seorang pemuda naik ke puncak tombak dan mencoba bertahan beberapa lama di atasnya. Saat itu, para krama akan tetap saling mendorong tombak satu sama lain, hingga kerucut condong ke satu arah dan mulai berantakan. Meski ada di antara peserta yang terkena pukulan tombak, namun tidak ada yang merasa sakit atau emosi. Keseluruhan peserta tenggelam dalam sukacita dan penuh rasa kekeluargaan saat menjalani tradisi turun-temurun tersebut. Sementara penonton, menyaksikan dengan takjub atraksi yang digelar di sepanjang desa tersebut. Bendesa Adat Munggu, I Ketut Kormi, menjelaskan tr-
adisi makotek dilaksanakan dengan tujuan memohon keselamatan umat. Upacara ngerebeg ini dilakoni warga secara turun-temurun sejak 1932. Menurut dia, pada awalnya peserta menggunakan tombak yang terbuat dari besi. Namun seiring perkembangan zaman dan untuk menghindari peserta yang terluka, maka sejak tahun 1948, tombak besi mulai digantikan tombak kayu. Kayu yang banyak dipakai oleh warga, adalah kayu pulet. Sedangkan tombak yang asli dilestarikan dan disimpan di pura. Untuk melindungi diri, para peserta juga dilengkapi dengan tamiang. Prosesi makotek diawali dengan upacara Mendak Betara di Pura Dalem lalu umat mengelilingi desa. Upacara berakhir di Pura Puseh. (ded)
BPM/edi
MAKOTEK - Seorang warga naik ke atas tumpukan kayu saat dilaksanakan tradisi makotek yang merupakan ritual yang memakai sarana kayu yang dimainkan secara bersama-sama di Desa Munggu, Sabtu (24/10) kemarin.
DAERAH
2 Tiga Bulan, 33 WNA Meninggal di Bali Denpasar (Bali Post) Bali merupakan pulau yang sangat diminati warga asing sebagai tempat tujuan berlibur. Dari sekian banyak wisatawan yang datang banyak yang sakit dan akhirnya meninggal di Bali. Berdasarkan catatan di kamar jenazah RS Sanglah, dalam tiga bulan terakhir, terdata sedikitnya 33 jenazah warga negara asing (WNA) yang dititipkan di kamar jenazah. Kebanyakan jenazah WNA tersebut diterima dengan riwayat meninggal dalam perjalanan atau disebut DoA (Dead on Arrival) sebelum mendapatkan pertolongan di rumah sakit. Dari 33 WNA yang meninggal, terbanyak adalah warga negara Australia berjumlah 11 orang, menyusul Rusia 4 orang, Jerman dan Amerika Serikat masingmasing 3 orang. Sementara Inggris, Korea, dan Jepang masing-masing 2 orang, serta Singapura, Italia, Swiss, Spanyol, Swedia dan Brazil masing-masing 1 orang. Koordinator Pelayanan Instalasi Kedokteran Forensik RS Sanglah, dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., mengatakan untuk pelayanan jenazah WNA dan WNI tidak ada perbendaan. Yang membedakan adalah masalah tarif karena tidak ada subsidi dari pemerintah. ‘’Prosedur dan pelayanan sama, karena kami menggunakan standar interpol. Yang membedakan adalah biaya untuk warga negara asing yang lebih mahal karena tidak disubsidi,’’ jelas Dudut. Terkait jumlah WNA yang mengalami kasus perampokan di Bali, menurut Dudut tepatnya angka tidak tahu persis, sebab pihak forensik hanya mencatat data kekerasan yang diderita korban. Untuk korban hidup, juga selalu dilakukan visum terkait kekerasan apa saja yang diderita korban. Dari 33 jenazah WNA tersebut, hanya ada satu kasus dalam kategori pembunuhan yakni yang dialami warga Jepang Rikasano yang diterima rumah sakit 28 September lalu. Selebihnya, banyak WNA yang meninggal akibat sakit, kecelakaan saat berekreasi, serta ada juga yang mengalami kecelakaan lalu lintas. Warga Jepang lainnya, Koichi Toda (37), tewas di Ubud Kaja setelah masuk jurang. Jenazahnya diterima pada 22 September lalu dan diyakini murni kecelakaan bersepeda. Selain di Bali, ada juga turis yang tewas di luar Bali, tetapi mendapat pemeriksaan di Rumah Sakit Sanglah. Seperti jasad turis Inggris yang tewas di sebuah vila di Lombok, dengan dugaan serangan jantung. Oleh pihak keluarga, jasad turis yang diterima pertengahan Oktober tersebut diminta untuk diotopsi. (kmb24))
Hari Kuningan
Minggu Umanis, 25 Oktober 2009
Hutan TNBB Terbakar Negara (Bali Post) Hutan di kawasan Cekik, Gilimanuk Jumat (23/10) petang terbakar. Sekitar lima hektar lebih areal semak yang masuk Taman Nasional Bali Barat (TNBB) itu hangus. Diduga sumber api berasal dari pinggir jalan Denpasar - Gilimanuk depan SPBU. Menurut informasi, awalnya kebakaran hanya terjadi kecil, tetapi karena kencangnya angin disertai kondisi areal yang dipenuhi semak-semak yang sudah kering membuat api dengan cepat meluas. Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian tersebut langsung melaporkannya ke Balai TNBB. Selang beberapa menit, pemadam kebakaran dari TNBB dan mobil tangki datang berupaya memadamkan api. Petugas TNBB juga dibantu oleh pemadam kebakaran Pemkab Jembrana.
Karena sudah telanjur meluas, api sulit dijinakkan. Bahkan, sejumlah pohon besar yang biasanya digunakan untuk sarang burung dan hewan lainnya ikut terbakar. Api baru dapat dijinakkan setelah empat jam penyemprotan air. Kasi TNBB I Ketut Catur Marbawa seizin Kepala Balai TNBB Bambang Darmadja mengatakan belum bisa mengetahui pemicu api. Tetapi dugaan awal dari puntung rokok yang masih menyala dibuang di semak-semak pinggir jalan.
“Cekik memang titik rawan terbakar. Setiap musim kering hampir selalu terbakar. Sekecil apa pun api sangat memungkinkan mengakibatkan kebakaran,” papar Catur. Dia menambahkan pihak TNBB sudah memasang papan peringatan untuk tidak membuang puntung rokok di kawasan itu. Catur mengatakan akibat terbakarnya hutan semak itu, sejumlah hewan kehilangan habitatnya. Di areal itu sering didapati burung, binatang kecil serta ayam hutan. Kondisi ini akan pulih setelah musim hujan. (sur)
Warga Kubu Rayakan Kuningan di Tengah Ancaman Rabies Amlapura (Bali Post) Warga di Kubu merayakan hari raya Kuningan di tengah kekhawatiran serangan anjing rabies. Mereka tetap memperguncingkan wabah rabies yang melanda di kecamatan gersang itu. Warga waswas ke luar rumah, terutama ke tetangganya yang dikenal memiliki banyak anjing, apalagi anjing mereka galak. Sejauh ini, setidaknya empat orang warga Tianyar Timur dan Tianyar Barat sudah dirujuk ke RS Sanglah setelah digigit anjing ganas yang setelah diambil sampelnya, ternyata positif rabies. Anggota DPRD asal Tianyar Barat, Nyoman Oka Antara, mengungkapkan seorang
warga dari Munti Gunung, Kubu beberapa waktu lalu dikabarkan meninggal akibat terlambat ditangani dan diduga sebelumnya digigit yang positif rabies. ‘’Saya sudah wanti-wanti agar warga jangan terlalu kasihan dengan anjingnya. Kalau ada anjing yang tiba-tiba berperilaku aneh, ganas, agresif, takut terhadap sinar dan selalu mencari lokasi yang gelap seperti bersembunyi di kolong tempat tidur, air liur terus meleleh sebaiknya dibunuh saja,” ujar Oka Antara. Sementara di daerah lainnya di Karangasem, perayaan dan persembahyangan hari raya Kuningan, Sabtu (24/10) kemarin, berjalan khidmad.
Perayaan Kuningan berlangsung sederhana, namun penuh kekeluargaan. Usai sembahyang di sanggah, pura keluarga atau kahyangan, warga pun masimakrama, mengunjungi sanak keluarga. Sementara kalangan anak muda memanfaatkan kesempatan libur hari raya Kuningan untuk santai dengan mengunjungi objek wisata. Antara lain mengunjungi objek taman peninggalan kerajaan Karangasem wisata air Tirtangga, taman peninggalan Soekasada Oejoeng, objek wisata pantai sepanjang pantai Tulamben, Ujung, Amed, Candidasa sampai Yeh Malet, Manggis, Karangasem. (013)
Oknum Perawat dan Puluhan Pohon Cengkeh Guru Tertangkap di Lemukih Dikelupas Diduga Terkait Sengketa Tanah Selingkuh Gianyar (Bali Post) Dua oknum PNS Kabupaten Gianyar yang bekerja sebagai perawat, Ni WS (45) dan guru, I Nyoman BY, tertangkap basah berselingkuh, Sabtu sore (24/10) kemarin, bertepatan dengan perayaan hari Kuningan. Kedua orang itu ditangkap sendiri oleh suami WS, I Wayan Brata, di sebuah rumah kontrakan. Oleh suaminya, WS ditangkap basah sedang telanjang bulat dalam kamar bersama PIL istrinya. Kejadian itu sontak mengejutkan Brata dan melaporkan kasus itu ke polisi. Kedua pelaku langsung diamankan ke Polsek Gianyar. Hingga malam kemarin, kedua pasangan selingkuh yang dimabuk asmara ini masih diperiksa oleh polisi. Terungkapnya drama peselingkuhan oknum perawat dan guru SD di tengah umat Hindu merayakan hari Kuningan ini pukul 15.00 wita. WS dalam melakukan aksi perselingkuhan ini berpura-pura mengaku masuk kerja. Sedangkan suaminya yang bersama anak-anaknya sore itu pergi sembahyang ke Pura Hyang Api. Karena curiga, keberadaan istrinya sempat dicek melalui telepon oleh suaminya, dan mendapatkan keterangan tidak ada di tempat kerja. Selanjutnya Brata mendapatkan informasi dari salah satu temannya. Disebutkan bahwa sepeda motor istrinya ada di sebuah rumah kontrakan. Mendapatkan informasi itu, Brata langsung pulang dari pura menuju lokasi rumah kontrakan di Kelurahan Bitera. Setelah memastikan istrinya ada dalam rumah, pintu langsung didobrak disaksikan seorang pecalang. Alangkah terkejutnya Brata, sang istri ditemukan dalam kamar dengan pria lain sedang telanjang bulat. Kedua pasangan yang dimabuk asmara itu langsung terkejut. Dengan hati panas, Brata langsung menelepon polisi, sehingga kedua pasangan selingkuh itu diamankan di Polsek Gianyar. Kapolsek Gianyar AKP Putra Astawa seizin Kapolres Gianyar ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Kedua pelaku pasangan selingkuh serta korban masih dalam pemeriksaan polisi. Kasus ini merupakan delik aduan. Polisi yang mendapatkan laporan perselingkuhan dari pihak korban langsung mengamankan ke polsek. (kmb16)
Pemadaman Listrik Sementara Mulai Pukul 18.00-23.00 BALI SELATAN Senin, 26 Oktober 2009: Kerambitan, Pejaten, Tibu Biyu, Bongan, Jl. Mawar, Banjar Mertanadi, Banjar Basangkasa, Jalan Beraban, Jl. Oberoi, Villa Air, Pertokoan Tragia, Lab Unud, Kampus Unud, Poltek, Jimbaran Temple, Royal Jimbaran, Bai Vication, Ritz Calton I & II, Padmase, Jl. Kampus Unud, By-pass Jimbaran, Kelan Jimbaran, Kali Jimbaran, Keramik Jenggala, RSU Kasih Ibu Kelan, Kerti In, Sol Elite Paradiso, Bali Garden, Water Boom I, Kuta Centre I & II, Kartika Plaza, Santika, Bali Bintang, Bali Dinasti, dan sekitarnya. BALI UTARA Senin, 26 Oktober 2009: Ds. Mendoyo, Pohsanten, Pergung, Delod Berawah, Tegal Cangkring, Penyaringan, Yeh Embang Kauh, Yeh Embang Kangin, Yeh Sumbul, Medewi, Pulukan, Pekutatan, Asahduren, Manggisari, Pangyangan, Gumrih, Pengeragoan, dan sekitarnya. BALI TIMUR Senin, 26 Oktober 2009: Ds. Singakerta, Ds. Singapadu, Ds. Sayan, Ds. Celuk. Ds. Lodtunduh, Ds. Mawang, Ds. Kedewatan, Ds. Manggis, Hotel Amankila & Alila, Ds. Bugbug, Kawasan Candidasa, Ds. Nyuhtebel, Ds. Ulakan, Depo Pertamina, dan sekitarnya.
Singaraja (Bali Post) Sebanyak 51 pohon cengkeh produktif milik seorang warga di areal perkebunan di di Desa Lemukih Kecamatan Sawan dikelupas dengan sengaja oleh sekelompok orang tak dikenal, Jumat (23/ 10) tengah malam. Aksi pengelupasan pohon cengkeh itu diduga berkaiatan dengan kasus sengketa tanah antara pihak Desa Pakraman Lemukih dengan sekelompok warga pemegang sertifikat hak milik (SHM) atas tanah yang disengketakan tersebut. Pohon cengkeh yang dikelupas itu adalah milik Gede Kartu (45), warga Dusun Buah Banyah, Lemukih. Gede Kartu dikenal sebagai salah seorang yang memilik SHM atas tanah yang disengketa-
kan tersebut. Sehingga kuat dugaan aksi itu berkaitan dengan sengketa tanah yang membuat suasana di Desa Lemukih bergejolak tersebut. Gede Kartu yang ditemui saat melaporkan kasus tersebut di Mapolsek Sawan, Sabtu (24/10) kemarin, mengatakan puluhan cengkeh miliknya yang dikelupas itu pertama kali diketahui oleh Ketut Sudira warga Dusun Ceblong, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan. Sudira adalah orang yang selama ini dipercaya menggarap kebun milik Kartu. Ketika Sudira memeriksa kebun cengkeh itu Sabtu siang kemarin, ia kaget karena sejumlah batang pohon cengkeh dilihat dalam kondisi terkelupas. Setelah dihi-
tung, batang pohon cengkeh yang terkelupas itu berjumlah 51 pohon. Diperkirakan aksi pengelupasan itu dilakukan Jumat malam, karena Jumat sore kondisi pohon cengkeh tersebut masih utuh. Gede Kartu memperkirakan pelaku pengelupasan lebih dari 3 orang, karena jumlah pohon cengkeh yang diklupas cukup banyak. Selain mengelupas pohon cengkeh, pelaku juga mengelupas pohon manggis dan durian yang ada di lahan kebunnya. Apakah aksi pengelupasan itu ada kaitannya dengan sengketa tanah di Lemukih? Kartu mengaku tidak berani menyimpulkan apakah kejadian itu berkaitan dengan sengketa tanah atau tidak. (kmb15)
Bali Post/ole
MELAPOR - Gede Kartu saat melapor di Mapolsek Sawan, Sabtu (24/10) kemarin,
BPM/sur
HANGUS - Sekitar lima hektar lahan semak TNBB di Cekik, Gilimanuk hangus terbakar.
”Masuryak’’, Tradisi Unik Kuningan di Bongan ADA tradisi unik yang dilakukan turun-temurun dalam perayaan hari raya Kuningan di Desa Bongan Kecamatan Tabanan. Setiap hari raya Kuningan, warga di Banjar Bongan Gede dan Bongan Pala, menggelar tradisi masuryak. Tradisi masuryak ini dilakukan di depan pintu gerbang masing-masing warga, di mana pemilik rumah melempar uang ke udara yang diperebutkan oleh warga setempat. Siapa pun yang ada di tempat itu boleh ikut tradisi ini. Warga Bongan memahami tradisi ini memiliki makna mengantar kembali para leluhur ke swarga loka. Seperti yang digelar Sabtu (24/10) kemarin, diy-
akini selama sepuluh hari sejak hari raya Galungan leluhur berada di rumah, dan tiba saatnya diantar kembali ke swarga loka pada hari raya Kuningan. Sebelum tradisi masuryak ini digelar, warga mengawali perayaan hari raya Kuningan dengan mengaturkan sesajen di merajan masing-masing. Kemudian dilanjutkan melakukan persembahyangan di Pura Dalem setempat. Setelah prosesi upacara ini selesai, setiap rumah tangga melangsungkan tradisi masuryak yang diawali dengan persembahyangan bersama di merajan. Tradisi masuryak dilakukan di depan pintu gerbang yang
dilengkapi banten dan sesajen. Menariknya, masuryak diikuti oleh pria, wanita, tua-muda dan anak-anak saling berebut mendapatan uang. Besaran uang tergantung dari kemampuan warga. Menurut salah satu tokoh masyarakat Bongan Gede Putu Masuliadi, tradisi itu telah digelar sejak dulu dan tetap dipertahankan hingga kini. ‘’Secara niskala, masuryak guna mengantarkan leluhur kembali ke swarga loka, secara sekala disimbolkan dengan melemparkan uang lalu diperebutkan banyak orang yang dapat diartikan melepas leluhur dengan sukacita,’’ jelasnya. (kmb14)
Kurang, Partisipasi Masyarakat Antisipasi Penyebaran Rabies Semarapura (Bali Post) Partisipasi masyarakat Klungkung untuk mengantisipasi/ mencegah masuknya rabies ke bumi serombotan bisa dikatakan kurang. Terbukti, belum seluruh desa memberi kepastian jadwal untuk mengeliminasi anjing liar di wilayah mereka. Alasannya, belum dilakukan rembuk bersama seluruh warga masyarakat. Tak hanya itu, partisipasi mereka untuk memvaksin anjingnya ke Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (PPK) juga masih kecil. Padahal, Dinas PPK sudah mempersiapkan vaksin dan tenaga untuk membantu menangani anjing-anjing peliharaan mereka. Ketika dimintai konfirmasi terkait hal itu, belum lama ini, Plt. Kadis PPK Klungkung, Gusti Ngurah Badiwangsa Temaja, menyebutkan partisipasi masyarakat yang membawa anjingnya untuk divaksin ke
dinas PPK masih belum efektif. Begitu juga koordinasi dengan aparat desa, belum seluruhnya memberi kepastian kapan eliminasi anjing, terutama anjing liar yang potensial terserang rabies, bisa dilakukan di wilayah mereka. “Alasannya masih berembuk dulu dengan warga masing-masing. Hasil rembukan itulah nantinya disampaikan ke dinas untuk ditindaklanjuti,” ujar Badiwangsa. Sejauh ini, dia mengaku baru melakukan eliminasi di Desa Nyanglan, Banjarangkan. Berkaitan dengan ancaman rabies ke Klungkung, dia mengaku sudah meminta aparat desa mempercepat koordinasi dengan masyarakat. Dalam waktu dekat, Badiwangsa juga mengumpulkan desa adat, dinas, kepolisian dan pihak terkait lain untuk membahas soal antisipasi dan penanganan rabies tersebut. Sebelumnya, ancaman ra-
bies ke Klungkung tergolong tinggi. Karena populasi anjing di Klungkung mencapai puluhan ribu, dari jumlah itu sekitar 40 persen kategori liar. Belakangan juga sudah banyak warga Klungkung yang menjadi korban gigitan anjing liar itu. Sekitar 40 korban, salah satunya Camat Dawan, Wayan Sujana, yang digigit anjing saat melaksanakan tugasnya ke lapangan. Di antaranya mereka banyak yang khawatir dan langsung mendatangi Rumah Sakit Klungkung untuk minta divaksin. Termasuk dari keluarga Kepala RS Klungkung, dr. Ni Made Adi Swapatni. “Ada anggota keluarga saya datang ke rumah sakit karena digigit anjing peliharaannya. Namun saya sarankan ke RS Sanglah. Karena RS Klungkung tidak memiliki vaksinnya. Kami masih koordinasikan masalah itu dengan Dinas Kesehatan,” ujar dr. Swapatni. (kmb20)
Usai Sembahyang Kuningan, Warga ”Masimakrama’’ PERAYAAN dan persembahyangan hari raya Kuningan, Sabtu (24/10) kemarin, di sejumlah daerah di Bali berlangsung khidmat. Dari Karangasem dilaporkan, perayaan dan persembahyangan hari raya Kuningan, berjalan khidmat. Perayaan Kuningan berlangsung sederhana, namun penuh kekeluargaan. Usai sembahyang di sanggah, pura keluarga atau kahyangan tidak di desa masingmasing, warga pun masimakrama, mengunjungi sanak keluarga. Simakrama tak hanya antartetangga, juga para orang tua dikunjungi para
menantu, anak-anak, dan cucunya. Banyak warga perantauan mudik ke desa selain tujuan utama sembahayang juga agar dapat berkumpul dengan keluarganya. Sementara kalangan anak muda memanfaatkan kesempatan libur hari raya ini untuk santai dengan mengunjungi objek wisata, seperti objek taman peninggalan kerajaan Karangasem wisata air Tirtangga, taman peninggalan Soekasada Oejoeng, objek wisata pantai sepanjang pantai Tulamben, Ujung, Amed, Candidasa sampai Yeh Malet, Manggis, Karangasem.
Dari Tabanan dilaporkan, ribuan umat membeludak melakukan persembahyangan dalam rangka piodalan di Pura Luhur Pekendungan, Tanah Lot, Sabtu kemarin. Piodalan di Pura Luhur Pakendungan jatuh tepat pada hari Sabtu Kliwon Kuningan. Piodalan kali ini di-sanggra oleh Desa Adat Kedungu. Pura Luhur Pekendungan yang berkedudukan sebagai salah satu Pura Dang Kahyangan di Bali, juga sebagai Pura Pangulun Subak khususnya Subak di Kecamatan Kediri dan sebagian besar wilayah Subak di Kabupaten Tabanan.
Serangkaian upacara digelar mulai pagi kemarin. Pada pukul 11.30 wita dilangsungkan upacara pengrebegan dari Puri Kediri, dengan membawa keris Bendesa Sakti yang disimpan di Puri Kediri menuju Pura Luhur Pekendungan. Setelah upacara pengrebegan, dilanjutkan dengan ngaturang piodalan yang berlangsung pada pukul 14.00 wita. Upacara piodalan di-puput atau dipimpin oleh Ida Peranda dari Griya Timpag Kerambitan. Pemedek sudah mulai berdatangan, melakukan persembahyangan pada
pukul 04.00 wita dini hari kemarin. Keramaian terlihat pada pukul 10.00 wita, dan puncaknya terjadi pada pukul 14.00 wita hingga malam hari. Guna mengantisipasi kemacetan, Badan Operasional Objek Wisata Tanah Lot yang dibantu oleh Pecalang Desa Adat Kedungu dan aparat kepolisian mengarahkan parkir kendaraan para pemedek ke parkir umum di sebelah barat yang biasanya digunakan sebagai parkir bus, parkir pelaba Pura Luhur Pekendungan, dan lahan kosong tanah milik pribadi sebelah selatan parkir
umum Obyek Wisata Tanah Lot. Bersamaan dengan piodalan di Pura Luhur Pekendungan, kemarin juga merupakan piodalan di Pura Batu Mejan yang lokasinya di areal Enjung Galuh yang berdekatan dengan Pura Batu Bolong dan juga piodalan di Pura Patok yang lokasinya berdekatan dengan Pura Luhur Pekendungan. Selain banyaknya jumlah pemedek ke Pura Luhur Pakendungan, dan Pura Batu Mejan, objek wisata Tanah Lot juga dipenuhi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara. (013/kmb14)
z Perintis : K.Nadha, z Penanggung Jawab: ABG Satria Naradha z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Wirata,Palgunadiz Redaksi: Alit Purnata, Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry,Dira Arsana,Martinaya, Mawa, Sri Hartini, Suana, Sueca, Sugiartha, Sutiawan, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra, Iwan Darmawan, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subagiadnya, Subrata, Suentra, Sumatika, Gregorius Rusmanda, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa . Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Tabanan: Surpi. Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Bambang Hermawan, Nikson, Suharto Olii, Indu P. Adi, Ahmadi Supriyanto, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S. Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani, Nur Haedin, Suyadnya. Surabaya: Bambang Wilianto. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Bagian Iklan: Suryanta, Bagian Sirkulasi: Budiarta, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 30.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 37.000 per mmk, >100 mmk Rp 40.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 28.000 per mmk. Advertorial Rp 20.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 50.000, 4 warna Rp 58.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 60.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 3.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 08526515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
SEREMONIAL
Minggu Umanis, 25 Oktober 2009
’’Odalan’’ di Pura Sakenan
3
Setelah 100 Tahun
CSBI Bagi-bagi Sarana Upakara Karya Agung Digelar di Merajan Agung Sukahet Denpasar (Bali Post) Masih terkait dengan piodalan di Pura Sakenan, Sabtu (24/10) kemarin, PT Cahaya Surya Bali Indah (CSBI) yang merupakan dealer resmi sepeda motor Suzuki wilayah Bali melakukan pembagian dupa. Dupa yang dibagikan lengkap dengan korek tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan kenyamanan bagi para pamedek yang tangkil di pura tersebut. Dikatakan Supervisor Promosi Suzuki Roda Dua Wilayah Bali Nyoman Dueden, kegiatan berupa pembagian dupa ini rutin dilakukan tiap piodalan di Pura Sakenan. Kegiatan ini, lanjutnya, merupakan aksi sosial yang dilakukan sebagai bagian dari corporate social responsibility (CSR) sepeda motor Suzuki. ‘’Ini merupakan kegiatan rutin kami setiap odalan di Pura Sakenan. Sama seperti piodalan sebelumnya, kali ini kami juga membagikan sekitar 1.500 bungkus dupa lengkap dengan koreknya,’’ jelas Dueden.
BPM/kmb18
PEMBAGIAN - Terkait dengan piodalan di Pura Sakenan, Sabtu (24/10) kemarin, PT Cahaya Surya Bali Indah (CSBI) yang merupakan dealer resmi sepeda motor Suzuki wilayah Bali melakukan pembagian dupa. Selain melakukan pembagian dupa, CSBI juga menyediakan 4 tenda untuk melengkapi kenyamanan para pamedek yang melakukan persembahyangan di Pura Sakenan. Diharapkan,
melalui berbagai penyediaan sarana ini, umat Hindu yang bersembahyang di Sakenan bisa lebih khidmat dan khusyuk dalam menyampaikan doa-doanya ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi.
Disampaikannya, untuk kegiatan sosial di Pura Sakenan, bagi-bagi dupa yang melibatkan sekitar 20 orang staf CSBI ini merupakan kegiatan kedua. Sebelumnya sudah dilakukan pula aksi bersih-bersih sekitar Pura Sakenan yang melibatkan Suzuki Motor Club (SMC). Dalam kegiatan bersih-bersih tersebut juga diserahkan sarana penunjang kebersihan dan perlengkapan upakara. Dueden menjelaskan, berbagai kegiatan ini merupakan upaya menunjukkan toleransi beragama di Bali. Suzuki, lanjutnya, sudah beberapa kali melaksanakan kegiatan dalam rangkaian menyambut hari-hari besar keagamaan. Khususnya menyambut Galungan dan Kuningan digelar berbagai acara, seperti dharma wacana, bersih-bersih pura, hingga pembagian dupa secara gratis. ‘’Setiap 6 bulan sekali kami rutin melakukan kegiatan sosial dalam rangka perayaan Galungan dan Kuningan,’’ jelasnya. (kmb18)
Semarapura (Bali Post) Setelah 100 tahun lalu, Karya Agung Mamungkah Tawur Balik Sumpah, Penyejeg Jagat, Nubung Pedagingan, Ngenteg Linggih dan Padudusan Agung kembali digelar di Merajan Agung Sukahet Klungkung. Puncak karya berlangsung Rabu (4/11) mendatang bertepatan dengan Buda Umanis Medangsia, di mana piodalan selalu digelar di merajan setempat setiap enam bulannya. Merajan Agung Sukahet mulai dibangun oleh Ida Bhatara Ida I Dewa Agung Dimadya tahun 1936-1746 Masehi atau 1658-1668 Icaka. Hingga kini, terdapat 21 pelinggih. Di-sungsung Strehing Warih Dalem Sagening dan di-empon Warih Ida I Dewa Sumerta dengan jumlah sekitar 800 kepala keluarga yang tersebar di seluruh Bali. Menurut Ketua Panitia Karya, Ida I Dewa Gede Ngurah Swastha, S.H., karya agung kali ini digelar bukan lantaran selesainya pembangunan atau renovasi sejumlah pelinggih, melainkan pembangunan pelinggih yang ada di
BPM/kmb20
SUKAHET - Karya Agung di Merajan Agung Sukahet, Klungkung. merajan yang dilakukan sejak lima tahun untuk menyambut karya agung yang digelar setiap 100 tahun sekali itu. “Persiapan karya sudah kami lakukan sejak lima bulan lalu melibatkan seluruh pengempon se-Bali. Setiap hari, sedikitnya ada 100 orang yang ngayah,” ujar Dewa Swastha saat pelaksanaan upacara mamungkah tawur balik sumpah lan nubug pedagingan, Sabtu (24/10) kemarin. Upacara tersebut di-puput lima sulinggih — Ida Pedanda Gede Putra Tem-
bau dari Geria Aan, Ida Pedanda Ketut Keniten (Geria Dawan Klod), Ida Pedanda Rai Pidada (Geria Sengguan), Ida Pedanda Gede Putra Telabah (Geria Akah) dan Ida Pedanda Gede Jelantik dari Geria Jelantik Buda Keling, Karangasem. Rangkaian karya digelar sejak 5 Agustus 2009 diawali nyukat genah. Karya agung ini menggunakann sarana-prasarana lengkap tumbuhan-tumbuhan atau hewan lengkap dari berbagai lini alam. Beberapa di antaranya tergolong langka.
Sebut saja penyu. “Untuk bisa menggunakannya sebagai sarana upakara, kan harus memohon izin terlebih dahulu,” tambah Dewa Swastha. Sebagaimana tujuan agama yakni tercapainya moksartam jagadhita, karya agung ini juga digelar untuk memohon agar terwujud kedamaian dunia, terciptanya kesejahteraan dan kerahayuan masyarakat. Intinya, hubungan antarsesama saling harmonis, tidak ada lagi perpecahan, saling asah, asih, asuh, rukun dan diberikan kesehatan sehingga dapat melaksanakan dharma dengan baik. Baik dharma agama maupun dharma negara. “Tak cukup hanya sida karya, tetapi juga labda karya. Usai pelaksanaan karya, harus ditindaklanjuti dengan Yasa Kerti. Dengan begitu, tidak rugi menggelar karya dengan anggaran besar, tenaga dan waktu yang banyak,” tandas Dewa Swastha seraya menyebutkan, karya agung ini sedikitnya menghabiskan dana Rp 1,5 miliar yang bersumber dari dana punia pengempon dan warga. (kmb20)
U.448862-mbl
KELUARGA
4 INFO Tertinggi, Angka Kematian Ibu Melahirkan di Indonesia ANGKA kematian ibu melahirkan di Indonesia tertinggi di ASEAN atau mencapai 307 per 100.000. Salah satu penyebabnya adalah masih banyaknya pertolongan kelahiran dilakukan dukun. “Di Malaysia, angka kematian ibu melahirkan hanya 41 per 100.000, Thailand 45 per 100.000 dan Singapura jauh lebih rendah atau hanya 9 per 100.000. Angka kematian yang tinggi di Indonesia menunjukkan ada yang salah dalam konsep kesehatan masyarakat di negeri kita,” kata Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU), Hasan Basri, SKM, MKes., di Medan, belum lama ini. Berbicara pada simposium internasional “Politics & People”s Health in ASEAN Countries” yang digelar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sumut di Medan baru-baru ini, Hasan menyebutkan, konsep yang salah itu antara lain soal penekanan program kesehatan masyarakat pada upaya penangan orang sakit. “Termasuk minimnya alokasi dana dari APBN maupun APBD untuk anggaran kesehatan dan pemberian pendidikan penanganan kesehatan kepada warga khususnya ibu hamil,” ujarnya. Dicontohkan, anggaran kesehatan di Indonesia masih cenderung untuk menangani perobatan orang miskin dan pemberantasan sumber penyakit. Padahal, kata Hasan, harusnya anggaran diutamakan atau disamakan untuk pencegahan. “Misalnya bagaimana upaya pencegahan pencemaran air sungai yang berdampak pada tercemarnya hasil laut yang dikonsumsi masyarakat, yang akhirnya menimbulkan penyakit pada masyarakat termasuk ibu hamil,” katanya. Mengenai peran dukun pada proses kelahiran bayi, menurut dia, di Indonesia tercatat cukup tinggi atau mencapai 62% pada setiap empat juta kelahiran. “Penggunaan bantuan dukun masih mencerminkan rendahnya pendidikan tentang kesehatan di masyarakat dan itu seharusnya menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan berbagai kalangan terkait,” katanya. Melihat pentingnya penanganan kasus kematian ibu melahirkan di Indonesia, ia berharap masalah itu juga menjadi salah satu topik yang akan dibahas dalam simposium kesehatan internasional itu. “Masukan-masukan dari Malaysia, Thailand dan Singapura yang angka kematian ibu melahirkannnya yang rendah bisa diadopsi dan juga dijalankan pemerintah Indonesia,” katanya. (ant)
Posyandu, Upaya Efektif Atasi Gizi Buruk AHLI nutrisi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Ali Khomsan berpendapat, Posyandu menjadi salah satu upaya efektif untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penderita gizi buruk di Indonesia. “Karena itu, program revitalisasi Posyandu penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengantisipasi kasus gizi buruk melalui dengan asupan makanan yang sehat dan cukup,” kata Khomsan di sela Lokakarya Kader Posyandu dan Temu Akbar Posyandu di Palembang, baru-baru ini. Menurut Khomsan, Posyandu adalah sarana sosialisasi kesehatan yang tepat untuk masyarakat terutama ibu dan anak. Posyandu merupakan garda terdepan bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat sebab posyandu memiliki berbagai program yang langsung dinikmati warga, seperti bantuan berobat, vitamin dan makanan tambahan. Khomsan mengatakan, saat ini tercatat sebanyak 700 ribu anak Indonesia menderita gizi buruk. “Kondisi tersebut harus disikapi dengan serius melalui berbagai program kesehatan yang bisa disampaikan dalam kegiatan Posyandu,” katanya. Ditambahkan, selain gizi buruk, sebanyak empat juta anak Indonesia juga mengalami gizi kurang dengan berat badan di bawah standar. Ditegaskan Khomsan, dengan rajin ke Posyandu, masalah-masalah tersebut dipastikan dapat diatasi. Saat ini terdapat 240 ribu Posyandu di Indonesia dengan jumlah kader mencapai satu juta orang. “Tetapi kegiatan Posyandu belum berjalan efektif karena sumberdaya manusia yang menjadi sukarelawan di posyandu masih terbatas terutama dari segi pengetahuan kesehatan sehingga perlu ditingkatkan melalui berbagai pelatihan,” katanya. (ant)
Urutan Ketiga, Penderita TBC di Indonesia JUMLAH penderita Tuberculosis (TBC) di Indonesia masih berada pada urutan ketiga tertinggi di dunia, yang pada umumnya disebabkan karena faktor kebersihan. “Indonesia urutan ketiga setelah India dan Cina yang terbanyak angka penderita TB-nya. Penyebab utama tingginya penderita TB di Indonesia karena kebersihan kurang terjaga,” kata Head of Corporate Research Novartis, Paul Herrling di Makassar, belum lama ini. Menurut Herrling, dari hasil penelitian yang dilakukan mitra kerja Novartis di Indonesia diketahui, faktor kebersihan menjadi penyebab utama seseorang terjangkit bakteri penyebab TBC. “Rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan, sempit, jorok dan kurang pencahayaan akan menjadi pemicu bakteri TBC berkembang dan menjangkiti orang yang lemah kekebalan tubuhnya,” katanya. Selain faktor kebersihan yang dapat menyebabkan seseorang menderita TBC, lanjutnya, gaya hidup juga dapat menjadi pemicu penyakit menular ini. Sebagai gambaran, penderita TBC juga banyak di Rusia karena mayoritas penduduknya gemar meminum vodka, sehingga mempengaruhi berat badan dan pada akhirnya menjadi pemicu orang menderita TBC. Berkaitan dengan hal tersebut, lanjutnya, pihaknya memilih Indonesia sebagai lokasi lembaga penelitian TBC yang dilaksanakan Novartis-Eijkman-Hasanuddin Clinical Research Initiative (NEHCRI) di Makassar. “NEHCRI resmi beroperasi di Makassar pada 2007 lalu, karena sebelumnya kami sudah menimbang bahwa lokasi ini sangat representatif,” ujar Herrling. Alasannya, dalam Kawasan Tamalarena Makassar, selain terdapat kampus Universitas Hasanuddin, juga terdapat Rumah Sakit Regional Wahidin, sehingga sangat tepat jika di tengah kawasan itu dibangun lembaga penelitian yang dilengkapi dengan laboratorium yang canggih. (ant)
Minggu Umanis, 25 Oktober 2009
”Mind Map”, Optimalkan Otak Kanan dan Kiri SELAMA ini, anak lebih banyak berpikir dengan cara yang linear. Artinya, ia hanya berpikir menggunakan otak kiri, sementara otak kanan tak dimaksimalkan. Lantas, bagaimana mengoptimalkan daya pikir keduanya? Berdasarkan penelitian di University of California yang dilakukan oleh peneliti dalam bidang kedokteran, Prof. Roger Sperry, otak manusia terdiri dari dua bagian, yaitu otak kanan dan otak kiri yang masing-masing memiliki tugas atau fungsi yang berbeda. Berbicara mengenai otak, sudah pasti juga berbicara tentang kecerdasan seseorang. Karena, kecerdasan manusia berkembang seiring dengan perkembangan pengetahuan manusia. Kecerdasan manusia tidak bersifat tetap pada saat dilahirkan, melainkan dapat dikembangkan sepanjang hidupnya dan tidak ada hubungannya dengan faktor usia. “Kecerdasan pada manusia bisa terus diasah,” tandas pemegang lisensi Mind Map Internasional khusus bidang pendidikan di Indonesia, Ir. Drs. Djohan Yoga, MSc.MOT., BLI.Ed. barubaru ini. Mengapa banyak orang yang merasa sulit untuk berpikir secara sistematis, menyusun perencanaan, menghafal, memahami sebuah bacaan, membuat laporan, ringkasan atau catatan serta berkomunikasi secara baik dan jelas? Penyebab semuanya ini adalah karena orang hanya menggunakan otak kiri sementara otak kanan yang sangat banyak mempunai kegunaan kurang dimanfaatkan. Djohan menjelaskan, secara alami, otak manusia dirancang untuk berpikir dengan pola radian sehingga memungkinkan berpikir secara stimulan. Namun, desain alami ini dirusak oleh sistem pendidikan yang cenderung menggunakan sistem berpikir linear yang menyebabkan orang terbiasa berpikir langkah demi langkah yang jauh lebih lambat dibandingkan berpikir radi-
an. “Anak-anak di Indonesia sejak kecil sudah menggunakan pola berpikir secara linear, sehingga mereka lebih lambat berpikir dibandingkan dengan anak-anak yang menggunakan pola berpikir radian,” jelasnya. Oleh karena itu, berpikirlah dengan cara radian dari satu titik ke segala arah yang memungkinkan proses berpikir dapat mengalir secara bebas, sehingga dengan cara berpikir seperti itu akan memunculkan banyak ide secara stimulan. Teknik Grafik Hal tersebut juga bisa diatasi dengan menciptakan sebuah alat berpikir yang menggunakan otak kiri dan otak kanan secara simultan dan sinergis yaitu mind map yang diciptakan oleh Tony Buzan. Buzan Center, Pusat Mind Map yang berada di Kanada menjelaskan bahwa mind map adalah sebuah teknik grafik ampuh yang menyediakan suatu kunci yang universal untuk membuka seluruh potensi otak manusia sehingga dapat menggunakan seluruh kemampuan yang ada di kedua belah otak seperti gambar, kata, angka, logika, ritme dan warna dalam suatu cara yang unik. “Mind map merupakan cara mencatat yang kreatif, efektif, dan memetakan pikiran-pikiran kita, secara menarik, mudah dan berdaya guna,” papar Yoga, insinyur lulusan Teknik Kimia ITB ini. Anak-anak, disarankan oleh Yoga, sebaiknya menerapkan teknik mind map ini sejak dini. Karena awalnya, teknik ini dianggap cocok diterapkan di umur 9 tahun, tetapi berdasarkan suatu percobaan, ternyata teknik ini ampuh diterapkan pada anak usia 4 tahun. “Anakanak bisa diajarkan teknik mind map di usia 4 tahun, atau umur berapa saja bagi
BPM/ist
anak-anak yang sudah bisa mengenal objek,” kata Yoga. Percobaan tersebut dilakukan pada anak-anak pra-sekolah dengan piknik ke kebun binatang. Mereka bisa menerapkan teknik mind map saat harus menjelaskan isi yang ada di kebun binatang saat itu. Teknik yang digunakan seperti membuat bulatan besar di tengah-tengah kertas, kemudian memisahkan nama-nama binatang, yang dibagi menjadi hewan berkaki empat dan hewan berkaki dua. Kemudian dari hewan berkaki dua dan berkaki empat tersebut diberikan cabang untuk dibagi lagi menjadi hewan berkaki empat yang buas dan tidak buas serta hewan berkaki dua yang buas dan tidak buas. “Dari percobaan tersebut, diketahui ternyata di saat anak harus menjelaskan apa isi kebun binatang, mereka dengan cepat menyebutkan apa yang ada di pikiran mereka
setelah dibuat dengan teknik mind map,” paparnya. Akan Terbawa Dari teknik mind map yang diterapkan sejak dini, maka nantinya pun akan terbawa dalam kehidupan seharihari, sehingga berbicara menjadi lebih jelas, padat, ringkas, dan berkonsep. Dijelaskan oleh Yoga bahwa teknik mind map ini sudah banyak digunakan di Hongkong, Malaysia juga Singapura dan berkembang cepat di 12 negara di Asia. Bahkan, dijadikan sebagai kurikulum di Malaysia dan di tahun 2011 akan mewajibkan pendidikan berbasis mind map. Sedangkan di Indonesia digunakan secara parsial di beberapa sekolah nasional plus. “Kami menginginkan mind map sebagai program nasional di Indonesia. Karena pelajarannya yang terlalu banyak, maka pelajaran di Indonesia butuh mind map,”
CONTOH TEKNIK ”MIND MAP” 1. Ajak anak-anak pra-sekolah piknik ke kebun binatang. 2. Suruh anak menjelaskan isi yang ada di kebun binatang saat itu. 3. Tuntun anak membuat bulatan besar di tengahtengah kertas, lalu pisahkan nama-nama binatang, yang dibagi menjadi hewan berkaki empat dan hewan berkaki dua. 4. Kemudian dari hewan berkaki dua dan berkaki em pat tersebut diberikan cabang untuk dibagi lagi men jadi hewan berkaki empat yang buas dan tidak buas, serta hewan berkaki dua yang buas dan tidak buas. 5. Saat anak harus menjelaskan apa isi kebun bina tang, mereka dengan cepat menyebutkan apa yang ada di pikiran mereka. ucap Yoga yang sedang disibukkan dengan acara roadshow yang men-training guruguru di 20 kota dengan jumlah sekitar 300 sekolah di
Indonesia yang diadakan oleh UPH. Roadshow tersebut juga bertujuan membantu belajar para murid di Indonesia. (ksi/nsa/tin)
Anak Usia 5 Tahun, Terlalu Kecil Bersekolah ANAK mesti menunda awal sekolah resmi sampai usia 6 tahun. Memang harus ditunda setahun dibandingkan kebiasaan saat ini. Demikian saran dari kajian paling luas mengenai sekolah dasar di Inggris selama 40 tahun. Studi setebal 608 halaman oleh Cambridge University tersebut menyatakan, memperkenalkan anak pada usia 5 tahun dengan ruang kelas yang disiplin dan tidak leluasa, tak memberi manfaat dan bahkan dapat berbahaya. “Mereka takkan belajar membaca, menulis dan menambah, jika Anda telah mengasingkan anak pada usia 4 dan 5 tahun. Itu adalah tahap kita mengatur
anak dengan pelajaran tertentu. Jika mereka sudah gagal saat mereka berusia 4,5 atau 5 tahun, maka akan sangat sulit bagi mereka untuk kembali lagi ke sistem,” kata Gillian Pugh, wanita pemimpin komite penasihat Cambridge Primary Review. Pemerintah menyebut kajian itu “mengecewakan” dan “kadaluwarsa”. Meskipun para penulis laporan tersebut tak sampai menyarankan peningkatan usia awal wajib sekolah dari lima tahun, mereka menyerukan “perdebatan terbuka” mengenai masalah itu. Mereka mengatakan anak-anak sampai usia 6 tahun malah mesti diberikan pendidikan yang lebih informal dan berdasar-
kan permainan, ciri khas yang ditemukan di taman kanak-kanak. Tradisi Inggris mengenai awal anak bersekolah pada usia lima tahun, katanya, di Eropa hanya diikuti oleh Wales, Skotlandia dan Belanda, ketika mereka mengikuti ketentuan dari pemilik pabrik jaman Victoria. Awal sekolah ditentukan pada usia 6 tahun di 20 dari 24 negara Eropa, dan delapan negara — termasuk Swedia — menunggu sampai anak berusia 7 tahun. Kajian Cambridge tersebut, yang didasari atas penelitian selama tiga tahun dan 31 masa sementara, mendapati bahwa sekolah dasar di Inggris berada “dalam kondi-
si baik dan secara umum berjalan baik”. Namun kajian itu mendapati bahwa lebih dari satu dasawarsa gagasan kebijakan pusat di bawah tiga pemerintah Partai Buruh berturut-turut telah menciptakan “teori kondisi belajar”. Studi tersebut menyeru para menteri agar mundur dari usaha mengendalikan ruang kelas dari Whitehall. “Prinsip bahwa bukan tugas pemerintah atau lembaga pemerintah untuk memberitahu para guru cara mengajar, yang ditinggalkan pada 1997, mesti dipulihkan,” katanya. “Ujian Nasional SATS yang dilakukan murid sekolah dasar mesti digantikan oleh penilaian guru dan tabel liga sekolah yang ber-
landaskan semua itu mesti ditinggalkan,” tambahnya. Penampilan sekolah dan hasil nasional yang dicapai murid sebaliknya mesti dipantau oleh tes contoh. Menteri Urusan Sekolah Vernon Coaker mengatakan penghapusan SATS akan menjadi langkah mundur dan usia awal sekolah enam tahun akan menjadi kontraproduktif. “Mengecewakan bahwa kajian yang bertujuan sangat menyeluruh ternyata tak cocok dengan kecepatan pada banyak perubahan besar di sekolah dasar,” katanya. “Dunia telah bergerak terus sejak kajian ini dimulai. Kami ingin memastikan bahwa anak-anak bermain dan
belajar dari usia dini dan memberi orangtua pilihan bagi anak mereka untuk memulai pada September setelah ulang tahun keempat mereka,” sambungnya. Serikat guru menyambut baik kajian itu dan mengecam reaksi pemerintah. “Sungguh tidak biasa bahwa pemerintah telah memutuskan untuk mengabaikan saran Cambridge Review,” kata Christine Blower, sekretaris jenderal perserikatan guru di Inggris. Setiap pemerintah, katanya, terutama yang akan menghadapi pemilihan umum, tentu akan menggenggam laporan yang sangat kaya akan sumber gagasan kebijakan semacam itu. (rtr/ant)
5 T REND Oase Busana Indah Gadis Gianyar
Minggu Umanis, 25 Oktober 2009
SELULAR Sering Insert SIM Card SEMINGGU terakhir saya sering mengalami insert SIM card. Kalau sudah demikian, mau tak mau saya harus mematikan ponsel, melepaskan dan memasangkan kartu SIM, kemudian menyalakan ponsel lagi. Ponsel biasanya akan kembali bisa digunakan sampai kembali muncul tulisan insert SIM card di layar. Mengapa hal itu bisa terjadi? Bagaimana jalan keluarnya? Oh ya, ponsel saya Sony Ericsson C905.
SENTUHAN Bali dalam pahatan sebuah busana, adalah memahami beragam keindahannya. Budaya yang dipaparkan, dan beragam gerak kehidupan masyarakatnya adalah keindahan. Beranjak dari itulah perancang Bali, Tude Togog mencoba memotret keindahan budaya Bali lewat busana. Sebuah oase pun tercipta. Dari keindahan dan gemulai gadis Gianyar.
Sukarjanto, sukarjanto***@yahoo.co.id
Untuk ukuran Indonesia, Bali memang sangatlah bernuansa etnis Bali berpadu dengan gaya modern. Hal itu terjadi karena banyaknya pengaruh dari luar negeri masuk sehingga Bali yang tadinya sangat kental dengan ornamen tradisional Bali kini mulai dipengaruhi oleh gaya modern, minimalis, art deco atau apa saja yang sifatnya internasional. Tude Togog mencoba menjabarkan karya-karya terbarunya yang sarat dengan nuansa etnis Bali dengan penyajian desain yang sangat modern dan bergaya internasional. Tude adalah perancang kelahiran Kota Gianyar Bali dengan nama asli Pande Putu Wijana. Ia dilahirkan 18 Nopember 1963 dari keluarga yang memiliki perusahaan tenun ikat Bali cap Togog yang cukup ternama, khususnya di Kota Gianyar. Sejak kecil ia sudah terbiasa bergelut dengan benang serta pewarnaan kain dengan hand woven. Karena bakatnya, dia pun dipercaya oleh keluarganya untuk melanjutkan usaha kain tenun Togog, yang sangat lekat dengan tradisi dan mitologi dari masyarakat Bali. Salah satu langkahnya adalah dia dengan konsisten mengolah bahan tenun Bali yang biasanya hanya dikenakan untuk ritual adat menjadi busana masa kini yang fashionable dan mengikuti perkembangan zaman. Seperti pada pagelaran ‘’Bali in Fashion 2009'’ ini, Tude mencoba mengolah kain ikatnya menjadi busana wanita yang trendi dan dapat dipkai pada acara-acara formal yang bersifat internasional. Tema rancangannya kali ini adalah “Lenggang Gemulai Gadis Gianyar. Di sini ditampilkan karya Tude yang rata-rata menggunakan kain tradisional Bali seperti tenun ikat. Tude Togog, desainer yang base usahanya di Gianyar ini menampilkan gaun-gaun modern dengan bahan tradisional Bali tenun ikat atau yang lebih terkenal kita sebut bahan endek. Selembar kain tenun tradisional dibuat dengan kesabaran tinggi. Proses pembuatannya saja bisa memakan waktu satu tahun. Untuk mewarnai benangnya saja membutuhkan waktu enam bulan. Belum lagi proses pembuatannya, yang membutuhkan waktu sekitar enam bulan hingga satu tahun. Maka jika anda mempunyai kain tenun tradisional, Anda harus benar-benar merawatnya dengan baik.
Secara umum, ada dua kemungkinan yang menyebabkan ponsel Anda sering mengalami insert SIM card. Pertama, kondisi fisik kartu SIM yang Anda gunakan sudah tidak prima lagi. Kedua, slot kartu SIM di ponsel Sony Ericsson C905 yang Anda gunakan tidak lagi bekerja dengan normal. Bagaimana solusinya? Kami paparkan langkah demi langkah, mulai dari yang paling ringan dulu. Pertama, lepaskan kartu SIM dari ponsel. Dengan menggunakan penghapus pensil, gosoklah chip atau permukaan logam kartu SIM itu. Kemudian, pasangkan kembali kartu SIM itu ke ponsel. Umpama Anda ternyata masih mengalami insert SIM card, lakukan langkah kedua. Sempatkan mampir ke kantor layanan operator yang Anda gunakan. Mintalah dilakukan penggantian kartu SIM. Jadi, nomor yang Anda gunakan tetap sama, hanya wujud fisik kartu SIM-nya yang diganti dengan kartu SIM baru. Seandainya penggantian kartu SIM baru tidak menuntaskan masalah, tampaknya sumber persoalan terletak di ponsel. Slot kartu SIM ponsel tak berfungsi normal. Karena itu, silakan membawa C905 Anda ke pusat perbaikan resmi Sony Ericsson terdekat.
500 SMS Seminggu SAYA punya dua pertanyaan. Pertama, saya pernah dijelaskan kalau XL menawarkan paket 500 SMS hanya Rp 1.500. Namun, saya lihat paket itu hanya berlaku satu hari, mulai pukul 00.00 sampai 17.00 WIB. Pemakaian SMS saya nggak sebanyak itu dalam sehari. Adakah paket lain yang berlakunya lebih lama? Misalnya, 500 SMS satu minggu. Kedua, kadang saya bingung dengan aneka promo yang ditawarkan untuk pengguna XL Prabayar. Untuk bertelepon saja ada beberapa macam paket. Lalu, ada juga aneka paket SMS maupun internet. Nggak mungkin deh menghafalkan satu per satu. Saran saya, XL sebaiknya mengeluarkan semacam kode akses terpadu. Jadi, cukup menekan kombinasi angka tertentu, saya dan sesama pengguna XL Prabayar bisa mengakses beragam informasi. Contohnya, sisa pulsa, masa berlaku kartu, dan berlangganan aneka paket yang dihadirkan XL. Kalau pengelola mal saja mempunyai prinsip one stop shopping, masak sih XL tidak mampu menghadirkan one stop kode akses? Juwita, pink_lady***@yahoo.com Jawaban pertanyaan pertama Anda: Ada! XL memiliki paket 500 SMS dengan masa berlaku tujuh hari alias seminggu. Biayanya Rp 5.000. Kuota 500 SMS itu dapat Anda gunakan untuk berkirim SMS ke operator mana pun di seluruh Indonesia. Terkait pertanyaan kedua atau lebih tepatnya saran, setahu kami belum lama ini XL meluncurkan single access *123#. Intinya sama dengan keinginan Anda yang diistilahkan one stop kode akses itu. Cukup dengan menekan *123#, pengguna XL Prabayar bisa mengetahui sisa pulsa, masa berlaku kartu, dan aneka program yang ditawarkan XL. Pengguna dapat melihat sekaligus memilih paket telepon, paket SMS, paket internet, maupun paket XL BlackBerry yang diinginkan. Untuk mengakses *123#, pengguna tidak dikenakan biaya. Gratis. Email pertanyaan Anda seputar selular ke pengasuh Rubrik Ko n s u l t a s i Selular dengan alamat : must_ghani@yahoo.com
MODE ‘’Dress’’ Simpel yang Seksi TJOK ABI, saya Desak dari Ubud, umur 24 tahun, tinggi 168 dan berat 50 kg. Saya bekerja sebagai boutrave manager di Ubud. Saya sering mendapat undangan untuk menghadiri acara ‘’gathering coctail’’ di hotel-hotel di Ubud. Mohon sarannya, busana apa yang cocok untuk menghadiri acara coctail tersebut agar terlihat seksi tapi tidak terlalu terbuka. Terima kasih Pak Tjok.
Tip Merawat Jika kain tenun tidak dipakai sehari-hari maka sebaik-
nya jangan disimpan dengan cara dilipat. Caranya, sediakan pipa atau kayu panjang untuk menggulung kain tenun tersebut. Caranya, tenun tersebut lapisi dengan kain kemudian gulung atau digantung. Jika dipakai sehari-hari, maka jangan mencuci kain tenun dengan sabun detergen. Namun, Anda bisa memakai sabun cair, atau sabun pencuci piring. Anda bisa menggunakan bahan tradisional seperti klerek. Sebaiknya kain tenun jangan dikucek, tetapi hanya dibilas dengan sabun. Jemur di tempat teduh agar warnanya tak kusam. Indonesia sangat diberkahi dengan keanekaragaman budaya dan kerajinan tangan, termasuk berbagai jenis kain tenunannya. Kain tenunan indah yang biasanya memakai bahan halus sutra dihiasi dengan benang berwarna emas atau perak. Proses pembuatan untuk satu helai kain tradisional memakan waktu lumayan lama, bisa berminggu-minggu bahkan sampai berbulan-bulan, apalagi untuk motif-motif yang rumit. Bila Anda memiliki kain tenun, sudah sepatutnyalah Anda pelihara. Kain dianjurkan untuk tidak dicuci supaya benangnya tidak rusak. Namun, apabila Anda harus mencucinya, cucilah kain tradisional dengan memakai pelembut saja dan cukup dibilas kemudian dianginkan-anginkan. Jangan di-dry cleaned, di-laundry atau dijemur di bawah sinar matahari langsung. Sebaiknya setelah Anda memakainya, kain tenun dianginkan-anginkan sebelum disimpan. Dalam penyimpanannya, kain tenun jangan dilipat agar sulaman tidak rusak. Kain tenun digulung seperti karpet dengan menggunakan paralon atau karton, sebelumnya terlebih dahulu dilapisi dengan kertas minyak atau kertas roti, memakai kertas koran tidak dianjurkan. Masukkan akar wangi supaya kain tidak menjadi bau. Kain tenun tradisional yang telah digulung kemudian dibungkus dengan plastik atau tabung kertas. Disimpan dalam lemari dalam posisi berdiri atau miring. Lemari diberi kamper atau ditaburkan sedikit lada atau cengkeh agar rayap, ngengat dan semut tidak berani mendekat. Keluarkan kain tenun tradisional dari penyimpanan sebulan sekali untuk dianginkan-anginkan apabila kain sudah lama tidak dipakai. Nah mudahkan? Anda pun bisa bergaya dengan rancangan dari desainer yang menggunakan kain khas asli Indonesia. Selain gaya, juga unik dan seksi. (osi)
Tude Togog
BPM/ist
Desak di Ubud
Cara Mudah Mengendurkan Ketegangan
Di sini saya coba buatkan Desak desain dress yang simpel, seksi tapi tidak terlalu terbuka. Dress dengan satu lengan seperti tampak pada skets ini dengan potongan di pinggul bawah hampir di posisi tengah paha yang kemudian diberi ditail tumpuk, sampai dari atas lutut 2 atau 3 cm. Bahan dapat dipakai brokat/ lace untuk badan atas dan untuk ditail tumpuknya dapat dikombinasikan bahan polos organdi sutra dengan brokat/lace itu sendiri. Tambahkan ornamen payet agar terlihat lebih cantik. Selamat mencoba, semoga berkenan.
KUPON
Rubrik “Mode” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki hobi desain atau punya problem seputar busana. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Tjok Abi de Galuh Boutique Jl. Moh. Yamin VII/19 Renon - Denpasar Telp./ Fax: (0361) 242187 Telp.: (0361) 7891147
KESIBUKAN kerja sehari-hari dan berbagai problem dalam pekerjaan maupun kehidupan keluarga seringkali membuat kita merasa tegang. Jika dibiarkan, akan merupakan awal dari stres. Dari berbagai hasil penelitian para ahli, ternyata upaya meredakan ketegangan dengan metode relaksasi juga bisa dapat menambah energi. Teknik relaksasi seperti meditasi dan melakukan peregangan ringan 2x seminggu dengan rutin akan sangat bermanfaat karena dapat membuat rasa tenang, tidak tertekan, dan dapat menambah daya kreativitas serta rasa optimis. Baiklah ikuti contoh peragaan berikut ini bersama Vinda Rici Septania dari Lala Studio. Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop. Kupon
Gb. II: Tetaplah pada posisi duduk, kedua siku lengan siku ditekuk menyiku ke samping, dan jarijari tangan menyentuh kedua bahu. Naik turunkan kedua siku lengan beberapa hitungan.
Gb. I: Duduk bersila di lantai dengan posisi badan tegak dan kedua tangan rileks bertumpu pada lutut. Pejamkan mata dan bernafaslah biasa melalui hidung sambil merasakan ketenangan pikiran.
Gb. III: Untuk merilekskan otot leher, tetaplah duduk bersila dengan punggung tegak. Lengan kiri rileks sedangkan tangan kanan memegang kepala dan ditekuk ke arah kanan. Tahan 1 x 8 hitungan, setelah itu lakukan juga ke arah kiri pada hitungan yang sama pula.
Gb. IV: Untuk mengendurkan ketegangan pinggang, putarlah badan jauh ke kanan lalu tahan 1 x 8 hitungan, setelah itu lakukan juga ke arah kiri.
Hindari stres berkepanjangan dengan melakukan meditasi dan latihan peregangan ringan serta salam bugar dari Lala Studio.
DIMENSI
6 RAMALAN
BINTANG
Perkembangan nasib dan rezeki akan menyenangkan. Anda mesti rajin, tekun serta percaya diri. Manfaatkan kesempatan yang berharga ini untuk melaksanakan rencana-rencana demi kemajuan dan peningkatan karier. Acara keluarga untuk bersenang-senang atau rekreasi harap ditunda dulu. Asmara: Jadikan semangat untuk mencapai tujuan luhur. Jangan malas dan putus asa. Jangan ada salah paham dan pertengkaran, sebab hanya akan merusak persahabatan dan rencana yang sudah disepakati bersama. Segala masalah dan kritik harus ditanggapi positif dan dijadikan cambuk untuk maju bersama. Ada keributan dalam keluarga tetapi tidak perlu dimasukkan hati. Asmara: Masalah seperti itu biasa terjadi dalam bercinta, jangan dibuat ribet. Kapal yang Anda tumpangi sudah di tengah samudera, mulai ada angin ribut, gelombang besar. Anda harus lebih waspada, hati-hati dan pandai mengendalikan diri. Kemudi jangan dilepas, jangan diserahkan kepada orang lain. Kebutuhan keluarga setiap harinya juga harus diutamakan. Asmara: Tetaplah bertahan dan bersabar. Kemelut akan segera sirna. Banyak uang masuk, banyak juga pengeluarannya. Untuk itu Anda harus tegas dalam mengatur keuangan. Hal-hal yang kurang penting ditunda dulu. Pusatkan konsentrasi pada tujuan pokok, sampai finish, berhasil dan menang. Keluarga baik-baik saja. Asmara: Akan ada kabar gembira, namun jangan terlalu diharap, bisa kecewa. Meskipun hasilnya tidak sesuai dengan harapan Anda, tetaplah maju. Rencana baru boleh disusun tetapi jangan dilaksanakan minggu ini. Tugas yang belum rampung jangan ditumpuk, bisa membuat malas dan frustrasi. Keluarga diajak prihatin, sembahyang dan saling mendukung. Asmara: Kalau memang jodoh Anda, tak akan lari ke mana. Namun kalau putus, ikhlaskan saja. Konsentrasilah pada tugas-tugas Anda, selesaikan dengan baik-baik, agar menarik simpati dan mendatangkan keuntungan yang memuaskan. Jangan hiraukan orang lain, sebab apa yang menjadi suara hati, keinginan Anda sudah tepat. Keluarga pun senang sebab semua kebutuhannya terpenuhi. Asmara: Jangan mengutarakan duluan, biarlah dia yang menyatakan cintanya. Kalau menurut pertimbangan Anda sendiri sudah cukup baik, silakan untuk dilaksanakan, jangan terpengaruh orang lain. Bersemangat dan percaya dirilah, jangan ragu dan jangan menunda waktu. Bila perlu, berilah kesempatan kepada keluarga untuk melaksanakan ideidenya. Asmara: Adakan pendekatan, mengenal keluarganya dan mengetahui latar belakangnya. Bintang penyakit sedang berkuasa, hati-hati dan jaga kondisi badan. Kerja dan makan yang teratur. Jangan terlalu menggebu mengejar keuntungan dan nama baik. Kasihan keluarga yang ikut merawat Anda. Pikiran jangan kalut, keungan dihemat, keutuhan keluarga diutamakan. Asmara: Percintaan lama akan muncul kembali. Pertimbangkan masak-masak sebelum berjanji. Minggu ini tidak perlu sangsi lagi, silakan dilanjutkan, sebab ada yang mendukung untuk mencapai apa yang Anda laksanakan. Ikuti saran dan nasihat orang-orang yang masih sayang akan kesungguhan dan kejujuran Anda. Keluarga ikut mendukung, semangat dan optimislah. Asmara: Hubungan cinta kasih makin populer, banyak yang tahu. Anda berdua harus waspada. Jagalah keutuhan persahabatan dan kerja sama yang sudah terjalin lama. Orang-orang baru hanya akan mengganggu apa yang akan Anda tuju. Kuatkan pendirian dan jaga persahabatan. Ada apa saja sebaiknya dimusyawarahkan, jangan saling curiga atau menjatuhkan. Suasana keluarga juga jangan goncang oleh omongan orang irihati. Asmara: Hindari perdebatan yang bisa mengundang perpisahan. Kalau sungguh-sungguh cinta, tentu mau mengalah. Meskipun Anda sudah berhasil dalam materi, tetapi dalam kehidupan rohani banyak menanggung beban atau perasaan. Oleh sebab itu lakukan amal sosial, buang sebel, buang sial dengan beramal. Keutuhan keluarga juga dipertahankan, jangan ada percekcokan. Asmara: Hindari ketegangan dengan banyak diam dan dengarkan nasihatnya. Minggu ini suram, masih ada kendala yang menyakitkan hati dan membuat Anda emosional. Di sini Anda diharuskan banyak sabar dan jangan ambil keputusan penting. Bertahanlah dan tetap rajin bekerja. Dalam keluarga pun Anda harus sabar, mengalah demi keutuhan dan keberhasilan. Asmara: Jauhilah orang-orang yang suka mencari gara-gara atau ingin memisahkan Anda dengan si dia.
Diasuh Oleh
Putri Wong Kam Fu Berlaku:
25 s.d. 31 Oktober 2009
MIMBAR AGAMA
Memberangus Ekstremisme PANDANGAN dan sikap ekstrem bisa terjadi kapan saja, di mana saja dan dapat menimpa siapa saja, seseorang maupun sekelompok orang. Ekkstremisme nampaknya berhubungan erat dengan kebodohan dan sikap egoistis yang dipicu oleh gejolak hawa nafsu yang mendorong untuk melakukan kejahatan atau kedurhakaan. Dalam memberangus ekstremisme yang sering berujung pada munculnya konflik, permusuhan dan perusakan, jelas diperlukan upaya-upaya serius untuk menutup “sumbernya”, yakni memberantas kebodohan. Inilah tantangan terberat bangsa ini yang oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam beberapa tahun terakhir sering menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang rendah. Tentu saja dalam memberantas kebodohan dan memerangi egoisme itu merupakan tugas semua pihak. Juga tugas para pemuka agama dan para pecinta kebenaran lainnya. Dalam konteks inilah betapa pentingnya da’i dan guru-guru agama berupaya memberikan pemahaman yang menyeluruh (komprehensif) terhadap Alquran dan As-sunnah yang puncaknya adalah mewujudkan kemuliaan akhlak. Ekstremisme, lazimnya hanya memandang sesuatu dari satu atau dua sudut semata, tanpa memperhatikan sudut-sudut yang lain, yang oleh Alquran disebut mengambil sebagian dan meng-
Redaktur Khusus MIMBAR
ISLAM H. Kusnadi Musthofa abaikan bagian yang lain. Karenanya, Allah SWT melalui Alquran memerintahkan kita agar menjadi umat yang menerima ad-dienul Islam secara kaaffah atau menyeluruh (Q.S. 2: 208). Dengan berupaya mengamalkan ajaran agama secara menyeluruh itulah diharapkan kita menjadi umat yang bijak, berada di tengah atau wasathan (Q.S. 2: 143), bukan berada di “pinggir” yang hanya memandang dari satu dua sudut saja sehingga mudah terjebak dalam pandangan ekstrem. Adalah suatu gejala yang memprihatinkan, menyusul merebaknya era reformasi menjelang berakhirnya abad ke-20, berbagai pandangan yang menyimpang dan cenderung ekstrem, justru nampak laku di masyarakat kita. Dari kasus munculnya sejumlah orang yang mengklaim dirinya sebagai nabi, hingga sejumlah ekstremis yang merekrut orang menjadi teroris, justru berhasil “memangsa” orang-orang muda kita sebagai korbannya. Inilah fakta memprihatinkan yang mudahmudahan kita jadikan pelajaran dalam mendidik dan mengantarkan generasi muda kita untuk melanjutkan kehidupan kita di masa
depan. Pandangan ekstrem yang kemudian melahirkan konflik, permusuhan dan perusakan, bahkan juga pembunuhan, bagaimana pun mesti diperangi dengan seksama. Bagaimana bisa seseorang yang mengaku dirinya beriman, namun justru melakukan perusakan dan pembunuhan dengan seenaknya, padahal, membunuh satu orang saja tanpa alasan yang dibenarkan (misalnya melalui keputuan pengadilan), maka dalam pandangan Alquran dianggap seakan membunuh seluruh manusia (Q.S. 5: 32). Bahwa misi agama Islam dengan kerasulan Nabi Muhammad SAW adalah sebagai wujud kasih sayang (rahmat) bagi seluruh alam (Q.S. 21: 107), mesti ditancapkan dalam kalbu siapa pun yang mengakui kerasulan beliau. Sehingga setiap orang beriman diharapkan mengedepankan dan senantiasa menjiwai setiap tindakannya dengan kasih sayang, bukan dengan sikap egoistis, apalagi disertai dengan tindak kekerasan. Tidak sedikit Hadis Rasulullah SAW yang menginformasikan betapa sikap kasih sayang, yang merupakan bagian yang mendasar dari kemuliaan akhlak seseorang, mestilah ada pada setiap orang yang mengimani Allah SWT dan Rasul-Nya. Sikap penuh kasih sayang itu pula yang akan mengantarkan seseorang mendapatkan fadlah (karunia) dan keridhaan Tuhannya.
Iwan Fals:
Memeluk Agama Itu HAM TATKALA lagu “Oemar Bakri” meledak di pasaran pada 1980-an, nama Iwan Fals pun populer dan sosoknya diakui sebagai salah seorang musisi balada terbesar sepanjang sejarah musik di Tanah Air, setidaknya sejak saat itu hingga hari ini. Derita orang kecil dan ketimpangan sosial di bumi pertiwi seakan melekat pada dirinya, yang senantiasa berkubang dalam persoalan peduli sesama dan hakikat manusia merdeka. Musnahnya ego sektoral atas dasar suku, budaya, golongan dan agama, baginya merupakan sebuah keharusan di tengah kehidupan bangsa Indonesia yang sejatinya ber-bhineka tunggal ika. Saat ini, Iwan bergembira. Pasalnya, di tengah fakta kepentingan sektoral yang kian mengemuka, belum lama ini muncul satu pesan persatuan berbasis seni budaya dan ragam keyakinan di Tanah Air, yang dilontarkan Departemen Dalam Negeri lewat iklan masyarakat bertajuk “Satu” dan “Orang Merdeka”. Dalam benak musisi kelahiran Jakarta, 3 September 1961 ini, tampaknya, persatuan dan kemerdekaan orang Indonesia adalah harga mati. Konflik sosial yang pernah terjadi di berbagai daerah seperti Aceh, Kalimantan, Poso, Maluku, dan Papua, baik atas dasar tuntutan kebebasan maupun perbedaan, adalah sebuah kelalaian dalam menjaga harga itu.
ki Pahlawan Besar Asia oleh Majalah Time Asia ini sengaja menghadirkan pemuka agama lintas keyakinan. Mengapa demikian? Menurut Iwan, pesan persatuan dan pentingnya merawat atau menjaga toleransi antar umat beragama lebih efektif dikumandangkan saat situasi dan kondisi kondusif seperti sekarang ini. Di masa datang, kerukunan antar umat beragama akan lebih kondusif lagi, setelah kaula muda menyaksikan pemuka lintas Agama bersatu. Kampanye persatuan berbasis keragaman seni budaya dan agama dalam format PSA (public service advertising) atau iklan layanan masayarakat yang dicanangkan Departemen Dalam Negeri, dipuji Iwan sebagai sesuatu yang tepat. Alasannya, PSA yang belakangan ini gencar ditayangkan sejumlah stasiun televisi itu mengedepankan pendekatan seni budaya tradisional dan musik populer. Selain memuat keindahan beragam seni tari daerah termasuk Jawa, Dayak, Bali, Nias, dan sebagainya, iklan itu dilengkapi dua lagu grand finalis “Lomba Cipta Nyanyian Anak Bangsa 2008”, masing-masing “Satu” (Juara I) dan “Orang Merdeka” Menurut Iwan, penggabungan unsur seni tradisional dan populer di dalam PSA tersebut akan sampai pada kaula muda pada era modern sekarang.
Hak Dasar Dari segala perbedaan yang ada di tengah kehidupan bangsa, agama dan keyakinan dipandang Iwan sebagai hal paling mendasar yang harus dijaga kebersamaannya dalam perbedaan. Memeluk agama itu salah satu hak asasi manusia (HAM) paling mendasar. “Karenanya, masyarakat khususnya kaula muda wajib menghormati keyakinan satu sama lain, apalagi pada kenyataannya agama sebagai perekat persatuan bangsa. Kita harus merawat dan menjaga toleransi terhadap umat yang berbeda keyakinan,” kata Iwan seperti tertuang dalam “Pesan Persatuan Iwan Fals dan Departemen Dalam Negeri RI” belum lama ini. Saat menggelar pertunjukan rutin bulanan “Konser Orang Indonesia” di pekarangan rumahnya di Desa Leuwinanggung No.19, Kranggan-Depok, pada pekan keempat September, musisi yang dijulu-
Lupakan Warna Pesan persatuan yang disampaikan Mendagri Kabinet Indonesia Bersatu I, Mardiyanto bersama Iwan Fals berbunyi “Lupakan warna, lupakan warna. Tapi ingat Merah Putih. Kita memang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda tetapi tetap satu. Seperti pesan tertulis di lambang Burung Garuda, Bhineka Tunggal Ika yang benar adanya. Jadi, mari satukan hati, satukan jiwa dan satukan rasa demi Bangsa Indonesia.” Dari pesan tersebut tentu diharapkan akan terwujud rasa kebersamaan dan saling memiliki di antara seluruh anak bangsa, yang pada gilirannya membawa Indonesia memasuki pintu gerbang kehidupan aman, tentram, damai dan sejahtera. Bagi Iwan Fals, cita-cita mulia itu dapat diwujudkan bila semua pihak dalam masyarakat memiliki kesadaran dan pemahaman yang sama tentang pentingnya persatuan dan kebersamaan, serta mau
kerja keras demi kemajuan bangsa di masa depan. Pastinya, bila semua harapan itu tercapai dan bangsa Indonesia benar-benar merdeka, terutama dari kemiskinan dan keterbelakangan, ada kemungkinan besar si penyanyi balada tidak lagi mengidungkan “Sore di Tugu Pancoran” tentang seorang bocah penjual koran dengan penggalan lirik, “Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu, demi satu impian yang kerap ganggu tidurnya”. Atau, “Galang Rambu Anarki” dengan penggalan lirik menggelitik, “BBM naik tinggi anak kami kurang gizi”, apalagi “Oemar Bakri” tentang guru pegawai negeri yang jujur berbakti tetapi selalu “makan hati”. (ant)
Minggu Umanis, 25 Oktober 2009
Padma Bhuwana, Memaknai Pemujaan kepada Tuhan Prajapate na tvad etany anyo visva jatani pari ta babhava yatkamas te juhumas tan no astu vayam syama patayo rayanam (Rgveda X.121.10) Maksudnya: Om Hyang Prajapati, pencipta alam semesta, tiada yang lain yang Mahakuasa, mengendalikan seluruh ciptaanMu, kami persembahkan segala cita-cita kami kepadaMu anugrahkanlah karunia berupa segala kebajikan kepada kami. MEMUJA Tuhan tujuannya bukanlah semata-mata memuja. Tujuan memuja Tuhan itu harus dimakanai untuk menguatkan hidup dan kehidupan di bumi ini. Apalagi dalam Mantra Yajurveda XXXX, 1 ada dinyatakan bahwa alam ini adalah stana Tuhan yang sebenarnya. Bahkan dalam Rgveda X.90.4 ada dinyatakan bahwa eksistensi Tuhan di alam ini hanya seperempatnya, sedangkan di luar alam semesta ada tiga perempat. Ini artinya keberadan Tuhan itu tiada terbatas dan tak mungkin dapat dipahami oleh umat manusia seutuhnya. Yang mungkin dapat dilakukan manusia memaknai pemujaan Tuhan itu adalah menguatkan daya hidup di bumi agar dapat hidup bahagia dan sejahtera lahir batin serta didapatkan dengan cara adil. Tuhan yang ada di mana-mana itu dipuja di tempat-tempat pemujaan dengan konsep pemujaan untuk didayagunakan dalam membenahi hidup dan kehidupan. Di perkirakan, sekitar abad ke-11 Masehi, Mpu Kuturan dalam pustaka Padma Bhuwana menyatakan atau sejenis memproklamasikan Bali sebagai Padma Bhuwana. Artinya, Bali sebagai replika alam semesta stana Tuhan. Tujuan dari Padma Bhuwana Tattwa itu adalah untuk menanamkan bahwa Tuhan itu ada di mana-mana. Tak ada kegiatan hidup ini tanpa kesaksian Tuhan. Selanjutnya, bagaimana kita mendayagunakan keyakinan bahwa Tuhan ada di mana-mana. Hal itu untuk memotivasi agar hidup ini selalu merasakan selalu ada Tuhan yang menuntun kita. Sebagaimana dinyatakan dalam kutipan Rgveda di awal tulisan ini, bahwa kita persembahkan proses cita-cita kita dalam menapaki hidup ini. Sejak awal kita memulai menumbuhkan suatu citacita, sudah kita rasakan ada tuntunan dari Tuhan. Dengan demikian akan tumbuh rasa bahwa Tuhan akan senantiasa menganugerahkan arah cita-cita yang baik, benar dan tepat kepada umat manusia. Empat Konsep Agar pemujaan pada Tu-
Oleh I Ketut Wiana han menjadi terarah untuk membenahi kehidupan umat anusia, maka Mpu Kuturan mengajarkan tentang penjabaran Padma Bhuwana Tattwa menjadi empat konsep pemujaan. Inti Padma Bhuwana Tattwa itu adalah konsep pemujaan pada Tuhan yang eksistensiNya ada di alam semesta. Dalam konsep pemujaan ini ada arah yang jelas dan pasti untuk apa Tuhan diyakini dan dipuja. Apa pemujaan pada Tuhan itu hanya memuat permohonan-permohnan saja? Apa semua permasalahan hidup ini diserahkan pada Tuhan untuk menyelsesaikan? Apa demikian memang konsep pemujaan pada Tuhan? Dalam hal inilah konsep Padma Bhuwana Tattwa memuat empat konsepsi untuk mengarahkan dinamika memuja Tuhan. Tuhan dipuja untuk memotivasi agar manusia berupaya membangun keseimbangan hidupnya lahir maupun batin. Untuk itu, Tuhan dipuja sebagai pencipta predana dan purusa. Dari konsep pemujaan inilah dibangun tempat pemujaan Tuhan sebagai sumber predana dan purusa. Dari konsep inilah di Bali terbangun Pura Besakih sebagai Pura Purusa dan Pura Batur sebagai Pura Predana. Pemujaan Tuhan di Pura Rwabhineda atau Purusa dan Predana itu untuk memotivasi umat manusia di Bali agar membangun jiwa dan raga atau membangun fisik dan mental secara seimbang dan berkelanjutan. Bhagawad Gita XIII.23 menyatakan bahwa pemahaman akan eksistensi predana dan purusa dengan baik dan benar akan membawa manusia kembali bersatu pada Tuhan. Sedangkan dalam tataran hidup sekala, hal itu akan mengantarkan manusia pada kehidupan yang bahagia seimbang lahir dan batin di bumi. Di samping Tuhan dipuja dengan konsep rwabhineda, dalam Padma Bhuwana Tattwa ini Tuhan dipuja dengan konsep Catur Loka Pala.
Konsep ini memuja Tuhan sebagai pelindung dan penjaga rasa aman (raksanam). Catur Loka Pala berarti empat hal sebagai pelindung alam semesta. Dari konsep Catur Loka Pala ini di Bali dibangun empat pura yaitu Pura Lempuyang tempat memuja Tuhan yang mejaga dan melindungi alam ini dari arah timur, Pura Luhur Batukaru tempat memuja Tuhan sebagai pelindung dan penjaga alam arah barat, Pura Andakasa di arah selatan, dan di alam arah utara Tuhan dipuja di Pura Puncak Mangu. Enam Manifestasi Pemujaan Tuhan dengan konsep Pura Catur Loka Pala itu untuk memotivasi umat membangun rasa aman dalam dirinya untuk diekspresikan untuk membangun ras aman secara sosiologis. Selanjutnya, dalam konsep Padma Bhuwana terdapat konsep pemujaan Tuhan dalam enam manifestasinya yang dipuja di Sad Kahyangan untuk membangun sad kerti. Sebagaimana dinyatakan dalam Lontar Anda Tattwa, pemujaan Tuhan di Pura Sad Kahyangan itu untuk memotivasi manusia memelihara dan melindungi enam unsur membangun hidup sejahtera lahir batin. Sad kerti adalah atma kerti, samudra kerti, wana kerti, danu kerti, jagat kerti dan jana kerti. Inilah yang membangun jiwa, membangun sumber daya alam, membangun sistem sosial yang dinamis harmonis serta membangun sistem individu yang berkualitas. Setelah tiga tahapan konsep pemujaan untuk mewujudkan Padma Bhuwana Tattwa itu barulah akan terwujud kehidupan yang seimbang aman damai dan sejahtera. Wujud pemujaan dalam sembilan manifestasinya itu untuk menjaga dan memelihara alam serta kehidupan di dalamnya secara utuh dan bulat di sembilan penjuru alam. Pemujaan Tuhan untuk melindungi seluruh alam dengan simbol sembilan penjuru itu dengan memuja Tuhan di sembilan pura di sembilan penjuru Bali. Sembilan pura ini disebut Pura Padma Bhuwana — Pura Besakih (di timur laut), Pura Lempuhyang Luhur (timur), Pura Gowa Lawah (tenggara), Pura Andakasa (selatan), Pura Luhur Uluwatu (barat daya), Pura Luhur Batukaru (barat), Pura Puncak Mangu (barat laut), Pura Batur (utara) dan Pura Pusering Jagat (tengah).
OLAH RAGA
Minggu Umanis, 25 Oktober 2009
7
F IGUR
Rooney-Fletcher Pusingkan Ferguson
Puyol Tambah Kontrak Bersama Barcelona Barcelona Berita gembira didapat fans Barcelona. Akhirnya, l memutuskan untuk memperpanjang kontrak bersama Barcelona. Dengan demikian, maka Puyol akan berada di Camp Nou hingga 2013 mendatang. Seperti diketahui, kontrak kapten Blaugrana itu memang akan berakhir pada musim ini. Namun, Puyol sempat menunda perpanjangan kontrak karena sang pemain ingin mendapatkan kepastian menjadi bagian dari tim. Sepanjang Puyol belum memutuskan memperpanjang kontrak, muncul rumor pemain asal Spanyol itu akan menjadi bagian pembelian Robinho dari Manchester City. Selain itu, Arsenal juga terus memantau situasinya. Kendati demikian, pemain 31 tahun itu tidak memiliki niatan untuk meninggalkan Camp Nou. Puyol menjawab janji itu dengan memperpanjang kontrak bersama Barcelona, yang membuat dirinya akan bertahan hingga 2013 mendatang. ‘’Carles akan bertahan di sini selama mungkin karena dia adalah Barca,’’ kata Xavi Hernandez dikutip El Mundo Deportivo, Jumat (23/10). ‘’Dia adalah contoh buat semua orang dan perpanjangan kontraknya merupakan berita bagus. (sun/net)
BPM/ap
UJIAN - Pemain Liverpool mendapat ujian berat kembali saat menjamu Manchester United di Anfiel Minggu malam. Liverpool diharap bisa menang untuk mengembalikan kepercayaan diri.
Liverpool Vs Manchester United
BPM/ap
Carles Puyol
Alonso Minta Optimalkan Sektor Sayap Madrid Gelandang Real Madrid Xabi Alonso mengatakan timnya perlu memaksimalkan sektor sayap dalam setiap laga. Alonso mengakui absennya Cristiano Ronaldo cukup memberikan pengaruh. Dengan absennya Ronaldo, Madrid kesulitan membongkar pertahanan ketat lawan. Aliran bola hanya melalui sektor tengah dan sulit sampai ke striker. Alonso berpikir jika mengoptimalkan sisi lebar lapangan, maka serangan tidak akan monoton. ‘’Sektor sayap harus dipergunakan dengan pemain berkarakter sayap ataupun gelandang sekalipun. Pemain harus tahu bahwa serangan yang baik kadang dimulai dari sisi lapangan. Manfaatkanlah lebar lapangan,’’ jelas Alonso kepada AS, Sabtu (24/10). Cristiano punya kualitas yang unik. Dia berbahaya dalam situasi satu lawan satu. Selain itu dia juga mampu mencetak gol sekaligus mengubah jalannya laga. Saat kami kesulitan mencetak gol, Cristiano akan melakukannya. Mantan gelandang Liverpool ini mengakui bahwa timnya masih butuh banyak perkembangan. Menurutnya, membangun sebuah tim yang kuat membutuhkan waktu yang cukup lama. Sementara itu dua kekalahan berurutan yang dialami Madrid, sekali di Primera Liga Spanyol dan di Liga Champions, membuat Pellegrini mulai mengalami tekanan. Namun ia mendapat dukungan dan pembelaan dari para pemainnya. Higuain termasuk salah satu yang membela pelatih asal Cili tersebut. ‘’Ia didatangkan karena punya kemampuan yang tepat untuk menangani klub ini. Ia juga punya skuad yang lengkap untuk membawa kami meraih kejayaan dan mendapatkan banyak piala,’’ ucapnya pada Marca. ‘’Kami masih berpeluang lolos di Liga Champions dan hanya tertinggal beberapa poin dari pimpinan klasemen di liga, jadi belum ada yang perlu dikhawatirkan. Kami harus meningkatkan permainan dan tampil konsisten sepanjang musim, itu yang terpenting,’’ jelasnya. Dengan dana belanja pemain sekitar 250 juta, kekalahan dari Sevilla dan AC Milan, membuat kapasitas Pellegrini menangani deretan pemain bintang mulai dipertanyakan. Kemampuan Pellegrini akan kembali diuji pada akhir pekan ini. Madrid akan bertandang ke Sporting Gijon dalam lanjutan Primera Liga Spanyol. (sun/net)
Partai Kebangkitan ”The Reds” Liverpool The Reds Liverpool menjamu Manchester United di Anfield dalam lanjutan Premier League, Minggu (25/10) malam nanti. Gelandang Liverpool, Javier Macherano mengatakan pertandingan ini akan menjadi laga kebangkitan buat The Reds. Masa sulit memang tengah dialami Liverpool. Betapa tidak, skuad besutan Rafael Benitez itu menelan kekalahan empat kali beruntun. Terakhir, The Reds tumbang di tangan Lyon 1-2 pada pentas Liga Champions. Namun, Mascherano meminta Liverpool untuk segera melupakan kekalahan beruntun itu. Mantan gelandang West Ham United tersebut meminta kemenangan atas United pada musim lalu bisa menjadi inspirasi. Kendati sulit, mungkin tanpa kehadiran dua bintang Steven Gerrard dan Fernando Torres, namun Mascherano juga merasa laga melawan United pekan ini akan menjadi kebangkitan Liverpool pada musim ini. ‘’Kami memang kalah empat kali secara beruntun dan
kami harus tetap bangkit dengan bekerja keras. Kini, laga melawan United sangat penting buat kami. Kami pernah memenangi laga sebelum dan kami percaya pada diri kami sendiri,’’ tegas Mascherano. ‘’Kami harus mengingat apa yang kami sudah lakukan pada masa lalu. Kami tahu bahwa orang mulai menyangsikan kemampuan kami dan suporter sangat kecewa. Tapi, kami tahu semua orang akan mendukung kami,’’ lanjut gelandang asal Argentina itu. Liverpool harus memastikan kami meraih kemenangan saat melawan United untuk mengembalikan rasa percaya diri kami,’’ tandas gelandang 25 tahun itu.
Hingga sepertiga musim berjalan, Liverpool sudah kebobolan gol cukup banyak bila dibandingkan periode yang sama di musim lalu. Bek Daniel Agger mengisyaratkan ada lubang di tembok Liverpool. Musim ini Liverpool sudah menjalani 13 laga di partai resmi. Hasilnya adalah empat kekalahan di Liga Primer serta dua di Liga Champions. Sejauh ini, 17 gol bersarang di jala ‘Si Merah’. Jumlah ini hampir dua kali lipat dibandingkan musim lalu di mana dalam 13 partai awal yang dijalani, Liverpool hanya kemasukan sembilan gol. Cederanya sejumlah pemain bertahan seperti Agger, Martin Skretel, serta hengkangnya Sami Hyypia disin-
Real Madrid Incar Gerrard Madrid Nama Steven Gerrard muncul sebagai di urutan pertama dari daftar belanja pemain Real Madrid musim panas depan. Real Madrid menyiapkan sebuah tawaran besar buat menggaet pemain bintang Liverpool Steven Gerrard ke Santiago Bernabeu. Seperti dilaporkan SunSport, Presiden Real Madrid
Florentino Perez akan menyiapkan dana untuk bisa membawa pemain gelandang tim nasional Inggris itu angkat kaki dari Anfield. ‘’Bukan lagi menjadi rahasia kalau Gerrard adalah seorang pemain yang diminati Perez dan direktur teknik Jorge Valdano,’’ demikian sebuah sumber di pusat kekuasaan Madrid yang tidak disebutkan identitasnya.
Saat ini sudah ada sebuah daftar untuk musim depan dan Gerrard merupakan nama pertama di sana. Rumor ini tentunya menjadi kekhawatiran besar buat fans The Reds jelang laga penting Liga Primer Inggris melawan seteru Manchester United. Selain itu, rumor tersebut semakin menambah pelik persoalan yang terjadi di
BPM/ap
Xabi Alonso
yalir menjadi penyebab lubang di tembok Liverpool. ‘’Menderita gol sebanyak ini sungguh tidak bagus. Kami seharusnya kuat dan tidak kemasukan sebanyak ini. Jujur, saya sendiri juga tidak mengerti apa yang keliru,’’ ujar Agger seperti dikutip dari Sportinglife. Dengan kondisi ini, maka tugas Jamie Carragher dalam mengawal gawang Pepe Reina pun semakin berat. Untuk masalah ini Agger berharap timnya juga konsentrasi pada masalah pertahanan. ‘’Kami harus bertahan sebagai sebuah kesatuan. Pertahanan tak cuma tanggung jawab empat bek,’’ tambah pemain asal Denmark itu. Besok Liverpool akan menjamu juara bertahan Manchester United. Menjelang duel dua tim merah ini Agger memberikan sedikit evaluasi dan masukan dari kekalahan timnya atas Lyon tengah pekan silam. (sun/ap)
kubu Liverpool. Sebelumnya posisi kursi pelatih Rafa Benitez juga mulai dipersoalkan menyusul empat kekalahan tim ini. Buat Perez sendiri, upaya untuk menarik pemain bintang Liverpool bukanlah persoalan sulit. Setidaknya, pada musim panas lalu, dia sukses membawa pemain gelandang Xabi Alonso dengan menggelontorkan dana sebesar 28,8 juta euro. (sun/rtr)
BPM/ap
Stephen Gerrard
Liverpool Pelatih Manchester United Alex Ferguson, kali ini dipusingkan dengan susunan pemain untuk menghadapi duel “Super Sunday” melawan Liverpool. Pasalnya, dua pemain andalannya, Wayne Rooney dan Darren Fletcher kemungkinan besar tidak bisa tampil akibat cedera. Rooney mengalami cedera betis saat membela Inggris melawan Ukraina dalam kualifikasi Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, beberapa waktu lalu. Fletcher sendiri masih dalam proses meningkatkan level kebugaran untuk mencapai standar pertandingan. Sementara itu, Ryan Giggs dan Patrice Evra sudah dinyatakan pulih dari cedera. Meski begitu, karena belum cukup waktu istirahat, keduanya berpotensi mengalami cedera bila dipaksakan main. Menurunkan keduanya merupakan pertaruhan bagi Ferguson. Mengingat Liverpool selalu kalah dalam empat pertandingan, Manchester United memang masih diunggulkan menang, meski tidak diperkuat keempat pemain tersebut. Namun, Ferguson sendiri tidak mau terjebak oleh rekor buruk Liverpool. Ia tetap berniat menampilkan skuad terbaik. Sikap serius Ferguson didasarkan kepada keyakinannya bahwa Liverpool adalah tim besar. Rentetan hasil buruk Liverpool seperti bom waktu bagi Ferguson. Ia tidak ingin Liverpool meledakkan bom itu saat berhadapan dengan “Setan Merah”. ‘’Mengenai cedera di barisan serang, saya tak bisa memberikan gambaran jelas. Masih ada keraguan mengenai kondisi Rooney dan Fletcher,’’ ungkap Ferguson. Ini telah terjadi dalam banyak kesempatan dan hal-hal aneh sering terjadi. ‘’Saya tidak tertarik kepada performa (Liverpool) di liga. Saya lebih senang dengan bentuk permainan yang kami terapkan. Kami konsisten dan itu penting,’’ tambahnya. Liverpool sendiri tidak berada dalam kondisi lebih baik dari MU. Sementara itu bek United Nemanja Vidic menegaskan bahwa kekalahan 1-4 melawan Liverpool di musim lalu masih menghantuinya. Vidic melakukan blunder yang menyebabkan kekalahan tersebut. Kedua tim akan kembali bersua pada laga lanjutan Premier League, di Anfield, Minggu (25/10) ini. Vidic mengaku blunder tersebut masih menghantuinya. Dia khawatir akan melakukan kesalahan lagi. Sangat tidak biasa menerima kekalahan 4-1 di kandang sendiri. ‘’Saya melakukan kesalahan dan itu menyebabkan kekalahan. Tapi itu memang sudah lewat. Setiap pemain sepak bola pasti melakukan kesalahan. Jarang pemain tidak melakukan kesalahan. Dan saya melakukan kesalahan,’’ lanjut pemain asal Serbia ini. (sun/afp)
BPM/ap
PUSING - Alex Ferguson dipusingkan dengan cedera beberapa pemainnya.
Eduardo Siap Tampil, Rosicky Meragukan EDUARDO mulai fit kembali dan kemungkinan siap diturunkan menghadapi West Ham United, Minggu (25/10) malam nanti. Striker asal Kroasia ini diberitakan siap merumput kembali setelah beberapa pekan absen karena cedera. Eduardo bisa saja dipasang pelatih Arsene Wenger kali ini. Arsenal akan bertandang ke Upton Park, untuk menghadapi West Ham. Mereka saat ini berada di urutan kedelapan dengan 18 poin, terpaut empat poin dari pimpinan klasemen sementara Manchester United. Kondisi Eduardo sudah membaik dan ia sudah berlatih seperti biasa. ‘’Kami berharap ia bisa diturunkan, tapi ia harus menjalani pemeriksaan terakhir untuk dinyatakan siap bermain,’’ jelas Wenger melalui situs resmi Arsenal. Beberapa pemain juga siap diturunkan. Rosicky, Bendtner, Nasri dan Fabianski sudah fit kembali, saya rasa hanya Walcott yang dipastikan belum bisa bermain. Meskipun beberapa pemain sudah mulai pulih, Arsenal belum bisa menurunkan Denilson dan Johan Djourou yang diperkirakan harus absen dalam waktu cukup lama. Gelandang Tomas Rosicky tidak bisa memperkuat Arsenal. Menurut manajer Arsene Wenger, pemain Rep Ceko ini tidak dalam kondisi terbaik sehingga harus diistirahatkan. Sebaliknya, striker Nicklas Bendtner dan Eduardo bisa tampil. Tak hanya itu. Bek Philippe Senderos kemungkinan juga bakal dimainkan melawan The Hammers. ‘’Sebelum latihan, kami sudah memprediksi peluang Rosicky untuk tampil hanya 50:50. Dia tidak bisa dimainkan di pertandingan Minggu. Sebaliknya, Bendtner dalam kondisi tak bagus,’’ jelas Wenger. Ditambahkannya, Eduardo sudah pasti kembali. Sejak Selasa lalu, kami tidak kehilangan pemain. Bahkan Senderos juga sudah siap kembali. Untuk posisi kiper, Wenger tetap mempercayakan kepada Vito Mannone yang tampil gemilang saat menggantikan Manuel Almunia dan Lukasz Fabianski. Namun, Wenger tak bisa memberi jaminan Mannone bakal menggantikan Almunia sebagai kiper pertama. ‘’Saya tak pernah mengatakan Manuel tak lagi menjadi pilihan pertama. Tapi, harus diakui Vito bermain bagus,’’ ujar Wenger. (sun/afp)
BPM/ap
Eduardo siap tampil kembali membela Arsenal.
OLAH RAGA
8
F IGUR Putu Wikan Antarini Pratiwi
Ingin Jadi Dokter Jantung KONTINGEN karate Kota Denpasar menerjunkan atlet lapis III pada Porprov Bali. Tak heran, rata-rata mereka masih duduk di bangku SMP dan SMA. Sebutlah karateka Putu Wikan Antarini Pratiwi, baru duduk di bangku kelas II-B SMP PGRI 1 Denpasar. Meskipun tampil perdana di hajatan multieven dua tahunan, dia mampu merebut perunggu di nomor kata beregu bersama Ni BPM/ist Kadek Vidny Dwi Sulaksmi dan Ni Made Dwi Handayani. Sebelumnya, Wikan juga meraih juara III kata beregu dalam Kejurnas Institut Karate-do Nasional (Inkanas), di Jakarta. ‘’Saya belajar karate sejak duduk di bangku kelas II SD, awalnya ikut-ikutan sepupu yang cowok,’’ sebut karateka kelahiran Denpasar, 27 Mei 1996 ini. Wikan berlatih tekun di perguruan Institut Karate-do Nasional (Inkanas), di bawah polesan sang pelatih Gede Putu Kertiyasa. Putri pertama pasangan Putu Suardika Dharma S dan Ni Ketut Sayu Astiti ini, bertekad terus berlatih hingga prestasinya meningkat pada Porprov Bali di Jembana 2011 mendatang. Disinggung cita-citanya, Wikan ingin jadi dokter spesialis jantung. Pasalnya, dirinya ingin berbakti kepada sang nenek. ‘’Saya ingin mengobati nenek hingga sembuh dari penyakit jantung,’’ sebut Wikan. Pelatihnya Gede Putu Kertiyasa berniat terus memotivasi dan memompa semangat juang karateka asuhannya. ‘’Ke depan, nyali Wikan harus dibangkitkan, hingga berani berlaga di nomor kumite,’’ ucap Kerti. (nel)
Ayu Fani Ditawari Hengkang ke Sumsel Palembang (Bali Post) Petenis putri peringkat satu nasional, Ni Gusti Ayu Kadek Dwi Fani Damayanti, menolak rayuan Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) H. Alex Noerdin menjadi atlet Sumsel di PON Riau tahun 2012. “Saya masih mau bela DKI Jakarta, dan memang tak ada niat untuk pindah ke daerah lain,” kata Ayu Fani di Palembang, Sabtu (24/10) kemarin. BPM/dok Ayu Fani berada di PaleAyu Fani Damayanti mbang untuk mengikuti seri ke-4 Indonesia Master PT Bukit Asam (PTBA) Terbuka, 18-25 Oktober 2009. Pada saat pembukaan turnamen Indonesia Master itu, Ayu Fani ditawari secara lisan oleh Gubernur Sumsel sebuah rumah, uang pembinaan dan pekerjaan, jika bersedia membela Sumsel di ajang PON mendatang. “Saya respons sekali atas tawaran dari gubernur ini, terlebih dia adalah orang yang sangat peduli dengan dunia olahraga. Namun, ada banyak hal yang membuat saya tidak dapat pindah ke Palembang. Terutama, karena alasan pendidikan dan keluarga,” ujar dia. Dia mengaku tercatat sebagai mahasiswa STIE Budi Bakti semester tujuh Jurusan Manajemen. Sejak usia remaja, dia telah berdomisili di Jakarta, karena mengikuti pelatnas berbagai turnamen internasional. “Kepindahan atlet dari satu provinsi ke provinsi lain, memang bukan suatu hal yang aneh saat ini. Malahan, terbilang wajar karena setiap manusia memerlukan kehidupan yang lebih baik. Namun, sementara ini saya belum berpikir ke sana,” ujar peraih medali emas PON XVII di Kalimantan Timur tahun 2008. Dia mengatakan, saat ini yang menjadi fokus utamanya, mencapai target meraih medali emas pada SEA Games Laos, yang digelar pada Desember nanti. “Saya pasang target meraih emas di nomor tunggal putri, karena hasil di berbagai turnamen uji coba yang diikuti cukup baik,” ujar petenis kelahiran Denpasar, Bali, 29 November 1988 ini. Ketertarikan Pemerintah Provinsi Sumsel untuk merekrut Ayu Fani cukup beralasan, mengingat pada PON mendatang memasang target tiga besar. Atlet nasional diyakini dapat mendongkrak peringkat Sumsel ke posisi tiga besar, atau setidaknya bersaing dengan provinsi-provinsi di Pulau Jawa. (ant)
Minggu Umanis, 25 Oktober 2009
Kejurnas Voli Antarklub
Bali Dapat Jatah Dua Tiket Denpasar (Bali Post) Bali dapat jatah dua tiket guna berlaga pada kejurnas voli antarklub. Kedua tiket didapat dari hasil kejurda, dan diambil dari tim juara dan runner-up. Karena itu, klub-klub di Pulau Dewata bisa memanfaatkan peluang tampil di kancah bola voli nasional yang kontestannya merupakan tim divisi I. Mantan Kabid Pertandingan Pengprov PBVSI Bali Nyoman Sudiantarayana alias Mangkok, Sabtu (24/10) kemarin, menyatakan kejurnas antarklub merupakan agenda PP PBVSI, yang seyogianya ditembuskan ke Pengprov PBVSI. Hasil rakerda memutuskan event-event nasional yang akan diikuti. Selanjutnya, disosialisasikan ke Pengkot atau Pengkab PBVSI. ‘’Kalau peserta kejurnas antarklub dimulai pembinaan dari bawah, mulai klub di bawah naungan Pengkab PBVSI, kemudian juaranya bertarung meladeni duta pengkab PBVSI lain, otomatis pembinaan berjalan normal,’’ papar Ketua Klub KBC Celuk ini.
Dia menyebutkan, klubklub potensial masih aktif melakukan pembinaan KBC, Panser Serongga (Gianyar), SDC (Kota Denpasar), Undiksha Buleleng, Pilia (Karangasem), serta tim putri di Jembrana. ‘’Saya yakin jika pebola voli yang bernaung di klub-klub tersebut diberikan wadah dalam kejurda antarklub, bakal muncul pemain potensial dan andal. Buktinya, mereka sudah unjuk gigi di ajang Porprov,’’ terang Ketua klub KBC ini. Mangkok sangat optimis, mengingat penampilan mereka di ajang Porprov membawa Pengkab cukup menjanjikan. ‘’Tiap Pengkab diambil tiga pemain saja, sudah terbentuk tim solid
untuk masa depan yang perlu dibina. Kalau sekarang organisasi Pengkab PBVSI terkesan hanya papan nama, dan gencar memburu pemain jika menjelang Porprov,’’ kata pelatih timnas voli pantai ini. Ia menilai, agenda rutin tahunan kejurnas antarklub merupakan hasil rakernas, dan disosialisasikan kepada seluruh Pengprov PBVSI, yang seyogianya juga diteruskan kepada seluruh pengkab dan pengkot. ‘’Buktinya, Klungkung kan tuan rumah kejurnas antarklub pada November 2007 silam,’’ jelas dia seraya menegaskan, di Bali pernah digelar kejurda antarklub memperebutkan Piala Gubernur. (022)
BPM/dok
JATAH - Klub voli di Bali mendapat jatah dua tiket, guna berlaga dalam kejurnas antarklub, November nanti.
Tenis Nusa Dua Terbuka
Divisi III Nusra
PS Jembrana Pilih Absen Pengalaman Pertama bagi Wiwin/Nadia
Mataram (Bali Post) Persatuan Sepak Bola (PS) Jembrana, Bali, memilih absen ambil bagian dalam putaran kedua Divisi III Liga Indonesia Wilayan Nusa Tenggara (Nusra) yang akan digelar 25 Oktober sampai 1 September 2009. “Ketidakhadiran PS Jembrana dalam even nasional tersebut disebabkan masalah dana, sementara PS Kupang, NTT masih ditunggu kedatangannya,” kata Panitia Penyelenggara M. Mansyur kepada wartawan, di Mataram, Sabtu (24/10) kemarin. Ia mengatakan, Divisi III Nusa Tenggara tersebut seharusnya diikuti empat kesebelasan, yakni Persekobi, Bima, PS Kupang, NTB, PS Jembrana, Bali, dan PS Mataram selaku tuan rumah. Dengan tidak hadirnya PS Jembrana, maka yang ikut ambil bagian adalah tiga kesebelasan, dan ini
membuka peluang bagi tuan rumah untuk menjuarai Divisi III tersebut. PS Mataram berhak mewaliki NTB setelah keluar sebagai juara dalam Divisi III Rayon NTB, yang diikuti lima kesebelasan, yakni Persatuan Sepak Bola Lombok Barat, PS Lombok Tengah, Pers Kota Bima, Dompu dan PS Mataram. Dikatakan, PS Mataram telah bertekad untuk sukses dalam penyelenggaraan sekaligus sukses dalam pertandingan, sehingga bisa mewakili Wilayah Nusa Tenggara dalam putaran berikutnya. Dia menjelaskan, Kota Mataram telah berkali-kali menjadi tuan rumah penyelenggara Divisi Rayon NTB, dan Divisi III Liga Indonesia, dan selalu berjalan sukses. Pertandingan akan dipusatkan di GOR Turida Mataram. Sebelumnya
diperkirakan GOR Turida tidak bisa dipergunakan, karena terhalang dengan pembangunan lintasan atletik. Kenyataannya, pembangunan lintasan tersebut kini telah rampung. “Seandainya lapangan GOR tidak dapat digunakan, masih banyak alternatif lapangan lain yang memenuhi syarat, dan tinggal dipoles sedikit sudah jadi,” katanya. Sementara itu, seorang pemain PS Mataram, Rizky Mulya Maulana, dipanggil ke Jakarta untuk masuk di sekolah atlet, di Ragunan Jakarta. “Rizky yang kini sedang duduk di bangku kelas 1 SMAN V Mataram, dinilai memiliki prestasi cukup baik, sehingga dia dipanggil ke Jakarta,” katanya. Rizky masuk sekolah atlet sekitar tiga tahun, jika prestasinya melejit, kemungkinan bisa bergabung dengan timnas Indonesia. (ant)
Gede Siman Merajai Gaya Punggung Jakarta (Bali Post) Perenang Gede Siman Sudartawa merajai kelas gaya punggung, pada kejuaraan renang Indonesia Terbuka 2009, yang digelar di kolam renang Senayan Jakarta, Sabtu. Dari tiga kelas gaya punggung yang dipertandingkan, perenang asal Bali itu mampu meraih emas pada kelas 50 meter dan 100 meter serta medali perunggu pada kelas 200 meter. Gede Siman selain merajai kelas gaya punggung juga meraih emas pada kelas 50 meter gaya kupukupu. Dengan demikian, selama kejuaraan Indonesia Open 2009 mulai 22-24 Oktober, meraih tiga emas dan satu perunggu. Pada 50 meter gaya pung-
gung, Gede berhasil membukukan waktu 00.27.83, selanjutnya disusul perenang Bali lainnya Putu Takahide Valentino, dengan catatan waktu 00.28.01, dan posisi ketiga Ian James Barr (Malaysia) dengan catatan waktu 00.28.59. Untuk 100 meter gaya punggung, Gede Siman menorehkan catatan waktu 00.59.52 disusul Ian James Barr 01.00.00 dan Melvin Chua 01.00.99 yang keduanya dari Malaysia. Medali perunggu diperoleh Gede Siman pada 200 meter gaya punggung, dengan catatan waktu 02.12.10. Posisi pertama dan kedua diduduki perenang Malaysia Melvin Chua 02.09.48 dan Ian James Barr 02.11.90. Sedangkan pada kelas 50
meter gaya kupu-kupu, perenang berusia 15 tahun itu, mampu membukukan catatan waktu 00.26.33. Untuk posisi kedua diraih Andree Cipta Nugraha (Jateng) 00.26.97 dan posisi ketiga Daniel Pahasoh (DKI) 00.27.65. “Kejuaraan ini adalah salah satu ajang untuk mengetahui kemampuan atlet. Yang jelas pembinaan atlet tidak bisa instan. Untuk itu atlet yang telah menorehkan hasil yang baik pada kejuaraan ini harus harus terus ditingkatkan kemampuannya,” kata Sekjen PRSI Tonny P Sastramiharja. Kejuraan Renang Indonesia Open 2009 diikuti 115 atlet dari 16 pengprov PRSI serta diikuti tim undangan yaitu dari Malaysia. (ant)
PASANGAN ganda putri Bali ini, Desak Wiwin Try Swandewi/Nadia Diantari akhirnya lolos ke babak final nomor ganda putri, Kejuaraan Tenis Nusa Dua Bali Terbuka yang digelar di lapangan tenis KONI Bali. Nadia Diantari bahkan berprestasi lebih baik, dia lolos ke final tunggal putri dan akan bertemu seniornya Wukirasih Sawondari. Sukses pasangan asal Singaraja/Denpasar yang samasama menjadi delegasi Bali pada PON XVII/2008, setelah pada babak semifinal mengalahkan pasangan asal Jakarta, Lauren Lang/Cyntia 6-0, 6-1. Pada babak final yang akan dilangsungkan Minggu (25/10) pagi ini, di tempat yang sama, pasangan kelas III SMAN 4 Singaraja dan SMAN 1 Denpasar ini, akan melawan pasangan adikkakak asal Kabupaten Badung, Wukirasih Sawondari/ Sediati Merdiningsih. Usai memastikan babak final, Desak Wiwin menyatakan sangat senang pengalaman pertama ke final, meski di nomor ganda. ‘’Saya senang banget, bisa tembus ke final,’’ ujar anak ketiga putra Dewa Made Widi Adnyana dan Petronela Merlin Labu ini. Putri kelahiran 14 Maret 1992 ini, mengaku menggeluti tenis sejak kelas VI SD. Berbagai
BPM/ram
Desak Wiwin Try Swandewi juara sudah digapai Desak Wiwin. ‘’Saya suka tenis, karena tenis itu tidak saja membuat fisik bugar, juga berimbas pada mental dan intelegensia,’’ ujar Dewak Wiwik. Nadia Diantari juga menyatakan senang bisa ke final, apalagi mampu mewujudkan impiannya ke final di tunggal putri. ‘’Prestasi ini memiliki catatan sejarah tersendiri untuk hidup saya,’’ ujar putri kedua Nyoman Arjana ini. Baik Desak Wiwin maupun Nadia Diantari, tidak masalah apa hasil akhirnya. Baginya menang atau kalah, adalah hal biasa. Meski demikian, kedua bertekad berjuang all out menghadapi lawan beratnya
itu. ‘’Kami akui bagaimana pun Mbak Wukirasih masih bagus, maklum dia kan mantan petenis top nasional. Kami berdua akan berjuang semaksimal mungkin,’’ ujar Desak Wiwin disetujui Nadia Diantari. Meski di atas kertas dirinya lebih diunggulkan, juara bertahan di tunggal ini tidak mau mamandang rendah Nadia, yang dari berbagai segi dinilai sudah maju. ‘’Saya tidak berani berspekulasi dengan meladeni permainan Nadia, yang bagus dalam bertahan. Saya akan terus menyerang ke sudut-sudut sempit,’’ ujar Wukirasih. Sementara untuk tunggal putra juga diprediksikan akan seru, antara unggulan pertama Andrian Raturandang melawan petenis kidal Sebastian Da Costa, yang diunggulkan di tempat ketiga. Andrian menyatakan Sebastian sebagai lawan berat. ‘’Saya akan berupaya menekan sejak awal,’’ janji Andrian. Sedangkan Sebastian Da Costa menilai lawannya memiliki pukulan komplet. ‘’Saya ingin tampil rileks saja. Semoga tidak ada kendala berarti,’’ harap Sebastian. Untuk ganda putra, tampil pasangan Andrian Raturandang/Samsudin Pare melawan Seno Baskoro/Bogey Muhaimin. (ram)
Redité Umanis, 25 Oktober 2009
Bali L E M B A R
B A S A
9 B A L I
Bencingah
Payas Adat Bali Mabinayan ring Payas Pragina Duk Redité 18 Oktober 2009 lintang sampun kawéntenan Lomba Rias Pengantin Bali modifikasi, magenah ring Penisula-Nusa Dua Bali, maiketan sareng pidabdab Bali Fiésta Nusa Dua. Acara sané kagelar olih Yayasan Kursus Kecantikan Agung puniki kasarengin olih 315 pamilet saking sajebag Bali minakadi saking anak sané madué salon, mantan murid kejar paket, ibu rumah tangga, lan krama siosan Penilaian ring lomba inucap manut Nengah Sriyanti, saking koran Bisnis Bali silih tunggil panitia kadasarin antuk téknik, kecepatan, ketrampilan, lan kebersihan, keunikan miwah kaasrian payasan. Galah sané kasediang wantah 60 menit, modél sampun mabusana, aksesoris, maiyas. Ngenénin payas adat Bali, utaminé busana, manut Anak Agung Ayu Ketut Agung sampun kanggén ngawit anaké alit wawu embas, nglantur kepus pungsed, ngrorasin, nugtug kambuhan, telu bulanan, maotonan, menek kelih utawi ngraja suwala, mapandes, ngantén, lan seda. Kanikayang olih dané Payas Adat Bali maiketan sareng upacara adat lan agama, mawinan soang-soang acara madué papayas lan busana néwék. Sangkaning papayasan punika maiketan sareng upacara adat lan agama, mawinan payasan lan busana sané kaanggén nganutin upacara sané kagelar. “Payas Adat Bali punika mabinayang sareng payas pragina. Yéning prasida sané masolah ring panggungé ri kala wengi sinah prarainnyane kapayasin tebel. Yéning mapayas anggén upacara patutné nénten tebel,” kénten kanikayang olih Pakar Kecantikan Bali Anak Agung Ketut Agung. Indik prarai sané nénten patut kapayasin kadi payasan pragina taler kanikayang olih Ngurah Suparthama. “Napimalih yéning anak sané maraga lanang, sinah monyér pisan yéning prarainnyané kapayasin tebel, napimalih nganggén gincu sané taler tebel,” kénten dané nerangang. Manut pemain tokoh Sidapaksa ring dramatari Sri Tanjung puniki, payas Bali anggén anak lanang untengné wantah ibel ring bangkiang lan ring duur. Siosan ring punika, makacihna payas Bali, manut Ngurah Suparthama wantah ngenénin babaktan sané marupa keris. “Wénten galah para lananglanang Baliné makta babaktan sakadi keris, kaseletang ring bangkiangnyané, lan kaseletang ring ungkur palané,” baos dané. Indik payas Bali majeng anak alit, Anak Agung Ayu Ketut Agung miwah Ngurah Suparthama saiguman, mangdané anaké alit nénten kaiyas tebel lan aéng, mangdané gunan raréné nénten kantos ical. “Gunan raréné punika ngadautin pisan, yadiastun nénten kapayasin tebel tur antuk busana sané ngrényéb. Padalem pisan yéning anaké alit kapayasin tebel. Nénten ja pacang kapanggihin pangus, kéwanten pacang kakatonin aéngan payasan,” kénten dané ngwewehin. Pateh kadi Ngurah Suparthama, Anak Agung Ayu Ketut Agung taler nganikain krama Baliné mangda kayun nganggé payas Bali nganutin désa kala patra. “Para panglingsir i ragané nguni sujatinné sampun wikan pisan, napi sané tami i raga mangkin pinaka payas Bali, yéning sulurnyané kamargiang pacang molihang payasan sané becik lan asri pisan,” baos dané. (ita/dwi)
56
Anak Agung Ayu Ketut Agung
Payas Modéren wantah 30 Menit
BO/ist
Payas Karangasem Kasenengin Ring sajeroning payas adat Bali, mangkin akéh kramané sané seneng nganggé payas Bali kadi Karangasem. “Mangkin ring Bali, ring sajeroning anak sané nganggé busana adat Bali akéhang nganggé busana adat kadi Karangsem. Minab sangkaning ring Karangasem genah anaké makarya wastrawastra Bali sané alami sané ketah
“Nggih dados, tiang amung répot nyakan semengan dogén. Suud nika nganggur. Banggayang tiang mriki bareng pakné lan siang yén Bapak sampun mantuk tiang masih mulih milu pakné,” pasautné Ibu David nyanggupin. Ratna Dumilah liang kayunné nerima katulusanné Ibu David. Napimalih pak David milu lega maan nulungin bossné. “Matur suksma Ibu-ibu, tiang kari malajah idup cara deriki. Madak Ibu-ibu ten med nelokin tiang mriki, utamanné Ibu David,” kénten Ratna Dumilah makenyem. Pak Markus lan Ibu-ibuné lénan lantas mapamit budal. Gusti Ngurah ajak rabinné ngatehang teked di pamesuné. Ibu David nutug kurenanné saha matur tekén Ratna Dumilah. “Inggih Bu Ratna, ngawit bénjang semeng tiang sampun nyarengin Ibu driki.” “Ooh, nggih matur suksma Bu, Pak David. Dadinné tiang ngrépotin Ibu.” Kénten Gusti Ngurah ajak rabinné sibarengan. Sapeninggal tamiunné sang kalih lantas nglindeng di pekarangané natasang tetamanan lan ngalih seh kleteg bayuné soangsoang. Makesieng marasa tentrem, nanging tuh gaing kuang tis sawiréh telagané kuangan yéh ané ngricik. Ningalin bosné bengong di telagané, Pak Yosép nyagjagin saha nerangang kawéntenané. “Pak, yéh telagané niki masat santukan sesai anggon tiang nyiram bintak natahé.”
kaanggén ring upacara-upacara adat lan agamané?,” kénten Ida Ayu Madé Gayatri Mantra kadi matakén. Napi sané kanikayang olih mahasiswa S-3 Kajian Budaya Universitas Udayana puniki kacumpuang olih Pakar Kecantikan Bali Anak Agung Ayu Ketut Agung. “Siosan ring wastra-wastra saking Karangasem sané alami lan unik, tata cara nganggén payas adat Karangasem taler soléh kéwanten pangus. Sakéwanten sané ngawi payas adat Karangasem kasenengin sangkaning praktis, mudah, lan nénten rimbit,” kénten dané nerangang. Punika awinan manut
“Ooh kénten? Patuté nyiram nganggon selang uli krané apang kerasan, apang yéh telagané ten puek. Malah yén nyidayang isinin air mancur apang yéhé magilihan, dadinné béné segeran idupné. Apabuin yén di telagané isinin tunjung lan kapukapu.” “Nggih yén kénten bénjang beliang pipa lan kran air mancur. Yén tunjung drika di perikanan wénten ané warnanné barak, putih, lan biru. Sambilang meli bé mas kuning.” “Nah, kénten mara luung. Ada anggon hiburan tiang jumah suung,” rabiné nyelag, saha majalan ka sanggar. Pak Yosép lantas mapamit budal sawiréh sampun sanja. “Tu Ngurah, kénkén niki, sampun dados layub bantené mangkin?” “Dadi Dénda, kéwala ingetang daksinané depin rerepang drika. Katipat kélanan lan peraniné dogén layub,” rabinné negesang. Ratna Dumilah ngalayub bantené abana ka méja makan lantas kaketog kapilah-pilah manut wadahné encén wohwohan, jaja muah nasi lan darang nasiné. Sapisanan raganné masedia piring, gelas sawiréh sampun peteng. Petengé nika sang kalih ngajeng nasi kaput lan darang nasiné layuban bantené makejang. Pakerémos pada lages ngajengang saling sledétin marebut goréngan udang maketul sambel kécap, sambel saur, kacang komak, lan jukut olah. Ayam goréngé payu kari tileh. Kati-
anak istri madué siswa langkungan ring tigang tali puniki galahé mangkin, sané kabaos payas modéren utawi modifikasi, akéhan ngambil pahan saking payas agung Karangasem. “Payas modifikasi utawi modéren sané nganutin payas Karangasem mangkin sering pisan kaanggé olih anom-anom Baliné, kaangén ri kala ngwéntenan upacara adat lan agama miwah acara-acara siosan minakadi dados pangénter acara, nyanggra tamiu, magending, lan sané siosan,” baos dané. Payas modifikasi utawi modéren sinah mabinayang pisan sareng payas agung, duaning kawigunan lan polah-palihnyané taler masiosan. Anaké sané mapayas agung ring Bali tatujonnyané wantah mangda kakatonin agung. Punika awinan anaké sané mapayas agung patut meneng, nénten mamargi doh, tur ri kala ngrereh genah patut kasunggi utawi kagayot, duaning papayasanné kalintang abot. “Yening mapayas agung sampunang mamargi mrika-mriki, sampunyang nyanggra tamiu nganggén payas agung, duaning pacang kakatonang senglad, turin pacang ngawi sang sané mapayas sungkan. Sadurungné mapayas anaké sané jagi mapayas agung nénten dados majagra lan mabrata, duaning yéning sané mapayas agung nénten marayunan lan maganang sinah pacang ngemasin sungkan,” kénten Anak Agung Ayu Ketut Agung mapaungu. Siosan ring punika, payasan agung manut dané patutné wantah kanggén yening mabanten ageng. “Boya ja sangkaning anaké sané mapayas punika maaran anak agung, kéwanten patut nganutin ageng alitnyané upakara sané kagelar,” kénten dané mapaungu. Mangdané mayasin prasida gelis, dané nganikayang pinih becik prarai dumun sané kapayasin. (ita/dwi)
pat lan darangé lénan kasepel di lemariné kanggon sarapan buin mani semengan. Nyambilang ngobrol kanginkauh, Gusti Ngurah nulis surat kanggon Ibu lan rainné di Bali, Ratna Dumilah nulis surat tekén Mamiq lan Inaqné di Séngkol nganti jam dasa. Ané ka kabarang tuah pajalané nganti teked di Atambua, gumantiné ané tawah lan lucu-lucu. Tan lali Ratna Dumilah lan Gusti Ngurah Darsana nunas pangampura tekén Mamiq lan Inaq Wiradana sawiréh budal tan papamit. Lalu Wiradana di Praya masih ka kabarin. Jam solas peteng sang kalih mara suud ngaé surat lantas macelep ka pasirepanné. Petengé sayan sepi, nanging Ratna Dumilah kari klasak-klisik nglamun, nyawangang kénkén kadén sebeng reramanné yén narima suratné. Napi lega, gedeg, sedih utawi malah kangen? Tan karasa yéh panonné nrébés mili. Mara saréréna rabinné saget sampun sirep aris pesan. Énggal raganné ngusapin lan ngelekang elingné lantas ngelut rabinné. Ujané diwangan maseréok milu sedih, cekceké di témboké mulang sih makilit ikuhne ngutaltil satmaka ngigelin. Saréongan kataké ngongkék tanglus uli dikadohan nupdupang sang kaperanan. Kasuén-suén lamunanné ilang magenti dadi ipian bungah ngulangunin. Rasa tan pajalaran, Ratna Dumilah sampun ada di tengah pasihé di Teluk Kuta ajak Gusti Ngurah Darsana. Padaduanan raganné masir-
am saling silemin ngilehin batu karang. Saking kalangenné ten tawanga sagét teka ombaké gedé magulung-gulungan muntagmantig raganné. Saking trengginas Gusti Ngurah meluk rabinné ngalangi nuut arus ombaké ané ngampihang ragané katepi. Di pasisi Ratna Dumilah ajak rabinné paling ngalih-alihin panganggonné amung mapakéan dalem dogén. Pamuputné mara tepukina di parangané anggona sebun tekén lelipiné gedé sedeng mataluh. Nanging mara paekina lelipiné magedi mageros beneh kaja. Ratna Dumilah ajak rabinné énggal nyaluk pakeané, nanging taluh lelipiné masih katut di kantong bajunné Ratna Dumilah. Awak lelipiné ngendih masiluman dadi tragtag lantang uli pasisin Kutané beneng ngamenékang nganti teked ka Séngkol. Saking liangné Ratna Dumilah madandan sareng rabinné malaib ngamenekang. Dapetanga reramanné ajak belinné sampun nganti di pamesun umahné. Ratna Dumilah ngelut Inaq lan Mamiqné kasih asih, saking bungah kenehné ngawetuang tangis nganti sigsigan. Mara enten sujatinné raganné ngeling sigsigan di pelukan rabinné. “Ooh sayang Tu Rah, tiang ngipi,” Ratna Dumilah mapangenan lantas buin sirep.
(Masambung)
Mapayas Bali ketah merluang galah sané sué. Semaliha wénten tukang payas sané mayasin pangantén kantos tigang jam. Suényané galah mapayas lan ribetnyané payasan sané kaanggén ketah ngawi panganténné mecuk alis, nyakitang duur. “Mangkin yéning mapayas Bali, utaminé mapayas Bali modéren utawi modifikasi merluah gayah wantah 30 menit, semaliha payasan punika prasida kaanggén lami,” kénten pakar kecantikan Bali, Anak Agung Ayu Ketut Agung. Dané prasida gelis mayasin, sangkaning pangalamannyané sané sampun sué ring widang payasan Bali. “Duk warsa 1996 lintang, kadukung olih PKK Provinsi Bali titiang keliling Bali nyingakin, tur mlajahin sapunapi polah-palih para panglingsire mayasin. Saking drika titiang raris mautsaha ngrereh pamargi, sapunapi antuk mangdané galah mapayas sané kantos tigang jam punika prasida kacutetin. Minab sangkaning sering mayasin, kasuén-suén titiang molihang téknik mangda prasida gelis mayasin,” baos dané saha kenyung. Saking utsahanyané nguratiang panglingsir-panglingsir Baliné mayasin, Anak Agung Ayu Ketut Agung prasida makarya buku sané majudul “Busana Adat Bali”. “Saking penelitian ka puri-puri ring sajebag Bali titiang molihang makudang-kudang modél payas Bali, sané kakatonin pateh, kéwanten sujatinné masiosan lan rimbit pisan. Ring Karangasem, soang-soang widang madué payas Bali truna-truni néwék,” kénten anak istri sané madué Yayasan Kecantikan Agung puniki nerangang. (ita/dwi)
Napi Orti Ilmuwan Dunia, Nguningang Ngirangin Bahan Bakar Fosil Para ilmuwan énergi kenamaan dunia, Anggara (20/ 10) lintang ngwewehin mangdané i raga ngirangin ngawigunayang bahan bakar fosil. Kénten sané kanikayang duk panyineb Simposium Énergi Internasional 2050 indik pilihan énergi bébas fosil sané kamargiang olih Royal Swedish Academy of Sciences di Stockholm, maiketan sareng éédan Konferensi Perubahan Iklim Copenhagen, sané kagelar bulan Désémber jagi rauh. Para ilmuan punika nganikayang galah punika kasujatianné unteng majeng perubahan radikal sistem énergi global ring sisi siosan ilmu ékonomi ékologi lan analisis lingkungan hidup wantah pikobet sané abot majeng pemikiran kebijakan masa depan. Para ilmuwan punika taler nagnikain mangdané i raga patut ngembangang énergi manusia, mangdané nénten ageng ngiusin tanah, air, lan udara. Milih énergi masa depan, patut ngandelang lakar wewangunan lan bahan bakar sané prasida kaolah lan mawali kawigunayang. (ant/ita/dwi)
Anak Alit Autis, Nénten Dados Ngajeng Ngawag Autis punika wantah gangguan perilaku sané jimbar lan abot, ngeninin widang komunikasi, interaksi sosial, perilaku motorik, émosi, lan persepsi sénsorik sané akéh nibénin anaké alit. Gejala autis metu sadurung i anak mayusa tigang warsa, semaliha wénten anak alit sané sampun kakatonin autis ngawit ragané embas. Sané ngawi autis kasinahang sangkaning kelainan struktur otak. Dr. dr .Sri Achadi Nugraheni, Kepala Bidang Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang ngwéntenang penelitian indik autis lan iusnyané sareng ajeng-ajengan lan inum-inuman. Saking penelitian punika dané ngaptiang mangdané anak alit sané autis nénten kaicen ngajeng ngawag utaminé, ngajeng lan nginum sané malakar saking susu lan gandum. Ajeng-ajengan lan inuman marupa casein lan gluten manut dané wantah protéin sané méweh pisan kacerna duaning marupa asam amino péndék sané kasengguh “peptide”. (ant/ita/dwi)
Kacang Komak Bhagavad Gita mabaat aton kaluncurang. -Aduh baat! *** Anggén narik toya, petani ring Tejakula klimpungan naur listrik 2 juta abulan. -Men kénten becikan madagang toya. *** Budaya hemat listrik alit. -Né penting budaya dayané ageng.
Kruna
10
Redité Umanis, 25 Oktober 2009
Widya
Kusuma Déwi
Seneng Lagu ”Keropak Wayang”
Sungkan Kolongan Sadurung Malomba Ring Bucun-bucun Kota,
Yadiastun kantun alit, Jaya Widya Istri Agung nganikayang seneng ngendingang lagu sané madué arti dalem, sakadi lagu majudul “Keropak Wayang” pakardin A.A. Madé Cakra. “Ring lagu punika kaumpamiang mercapadané sakadi keropak wayang, i manusa malaksana sakadi wayang, pakedék pakenyung angayu bagia, ring sajeroning keropak,” kénten dané mabarang daging lagu sané kabaktayang duk lomba magending Bali ring SMAN 4 Dénpasar galahé lintang. Sangkaning lagu puniki, Widya—kénten dané ketah kasambat prasida molihang Juara II lan pungkuran kaicén ngranjing ka SMAN 4 Dénpasar tan patés. “Siosan ring polih hadiah, titiang seneng sesampunné tamat SMP, prasida ngranjing ka SMAN 4 sané nampek sareng jeron titiang lan pinaka silih tunggil sekolah favorit ring Bali,” kénten Widya. Duk nyarengang pacentokan magending ring SMAN 4 Dénpasar puniki, putri A.A. Sagung Ratmudiani lan Jaya Sukarna puniki maktayang kakalih lagu, inggih punika lagu majudul “Déwi Saraswati” pakaryan Komang Dharmayudha lan lagu “Keropak Wayang”. Ring SMAN 4 Dénpasar, warsa 2008, silih tunggil penyanyi Gending Raré BaliTV 2008 puniki taler prasida molihang Juara I, lomba magending. “Titiang sareng para nenem finalis Gending Raré BaliTV, Déva, Dési, Maya, Ayuk, lan Siska sampun makarya album Gending Raré Bali sané majudul “Panganjali”. Makasami finalis sareng-sareng ngendingang lagu “Panganjali” lan “Bali Lestari”, Déva lan Dési taler sareng-sareng ngendingang lagu “Salunglung Sabayantaka”,” kenten siswi kelas I SMPN 7 Dénpasar puniki nerangang. (ita/dwi)
Gedé Wira Mahardika
Akéh Leluuné Matumpuk
Duk nyarengin lomba magending Bali ring SMAN 4 Dénpasar galahé, Sri Agung Jaya Kusuma Déwi nedeng sungkan kolongan. Punika awinan kocap Déwi—kénten dané ketah kasambat marasa sangsaya, tur ngentosin nada sané kanggen saking nada F ka G. “Aget pisan titiang prasida magending, semaliha molihang Juara I,” kénten siswi SMPN 3 Dénpasar puniki saha kenyung. Akéh pengalanamn sané kapolihang olih putri saking A.A. Sri Agung lan Ir. Jaya Kusuma. Ri kala macentok ring SMAN 4 Dénpasar, silih tunggilnyané dané ngangkén sayan kadaut ring lagu-lagu mairama keroncong. “Titiang seneng pisan ngendingang lagu majudul “Ratu Déwi” pakaryan A.A. Madé Cakra sané mairama keroncong, becik pisan rasayang titiang, titiang taler seneng nonton anak magending keroncong ring tipiné,” baos dané. Sadurung nyarengin sakancan lomba magending, anak istri sané meneng ring Jalan Patih Jelantik No. 9 Dénpasar puniki kocap mauruk ngingel, kéwanten nénten prasida wikan. “Sujatinné saking cenik titiang sampun seneng magending, kéwanten aji lan ibun titiangé nénten uning, mawinan titiang kanikain mlajah ngigel. Ri kala kelas pat, wénten reraman timpal tiangé sané ngajakin titiang malatih magending. Saking drika titiang ngawitin seneng magending tur prasida molihang makudang-kudang juara magending,” kénten dane nerangang. Ragané prasida mapréstasi magending, kocap sangkaning saet mautsaha. Mawinan dané ngaptiang mangdané alit-alité kayun saet mautsaha ring widang sané kasenengin. “Yéning marasa madué bakat lan kasenengan patut kautsahayang, sampunang nyerah yadiastun nénten kacumpuin olih ajik lan ibu. Yéning i raga mlajah seken-seken tur prasida mapréstasi sinah pungkuran ajik lan ibu pacang nyumpuin,” kénten pangaptiannyané. (ita/dwi)
Bencana lan bencana sané nibenin jagat Indonésiané manut dané wantah sangkaning kaiwangan i manusa. “Yéning parisolah ngusak alam puniki nénten kapuputang, pungkuran sinah pacang akéhan malih bencana sané nibénin jagat i ragané,” kénten Gedé Wira Mahardika kadi makaengan. Sangkaning puniki, Wira kénten dané ketah kasambat ngiringang anom-anom Baliné mangdané tresna ring alam. “Yéning i raga yakti-yakti tresna ring alam lan widang i ragané sakancan pidabdab prasida kamargiang, silih tunggilnyané antuk nanemin pekarangan lan ngentungang leluu ring genahnyané,” baos siswa SMAN 1 Dénpasar sané aktif ring kelompok pencinta lama puniki. Wira nganikayang angayu bagia, duaning Pemerintah Provinsi Bali kayun negesin peraturan indik puniki, turin kayun teges nindak invéstor sané nyalahgunayang ijin pembangunan, utaminé invéstor sané ngusak lingkungan. “Daérah resapan air sayan ngedikang. Sawilang warsa, akéh pisan sawah sané kaubah dados paumahan. Indiké puniki nyebetin pisan. Yéning nénten kacawis antuk pidabdab nyiptayang lingkungan hijau, pungkuran yéning wénten bencana malih, sampung nyalahang alam,” alumnus SMPN 7 puniki ngélingang. Wira, sané warsa 2009 puniki kajudi dados duta Dénpasar ring pemilihan pelajar berpréstasi, nganikayang uratian krama indik kaabotang widangnyané patut katincapang. “Napimalih ring bucun-bucun kota Dénpasar, akéh leluuné matumpuk, taler akéh krama sané kari ngentungang leluhu ka jelinjinganné miwah tukadé. Yéning parisolah kaon kani punika tetep kamargiang, sinah pungkuran Dénpasar pacang katibén blabar agung kadi galahé lintang,” kénten putra néwata I Madé Mardika lan Ni Madé Wartini puniki makaengang. (ast/ita)
I Madé Sura
Drama Gong Kasangsayain Ical Mangkin akéh pisan wénten hiburan modéren, sané ngawi kesenian lami kaengsapang. Wénten taler seni tradisional Bali sané ical tur wantah kapiragi adanné manten. Silih tunggil seni Bali sané kasangsayain ical inggih punika seni drama gong. Manut tokoh drama gong I Madé Sura, drama gong sayan rered kocap sangkaning akéhnyané metu hiburan modéren. Indiké punika masiosan pisan sareng galah warsa 1980-an, duk nika manut dané seni pertunjukan sané wénten ring Bali akedik pisan. “Sané kabaos tipi puniki galah mangkinné akéhang nyiarang hiburan. Sakancan hiburan kasirang ring tipiné, saking hiburan tradisional kantun sané pinih modéren, yéning sampun asapunika kawéntenan-
Nang Cubling
nyané sinah seni tradisi katilarin olih penontonné,” baos dané kadi makaengan. Kacunduk, duk patemon pabligbagan silih tunggil radio komunitas ring Dénpasar , mantan pemain drama gong Dewan Kesenian Dénpasar (DKD) puniki nganikayang kawéntenan kadi punika wantah nganutin pamargin jaman. Manut Roy— kénten dané kasub kasambat, kawéntenan drama gong sané sayan nénten kasenengin olih penontonné dados pikobet néwék majeng para seniman drama gongé. “Yéning kawéntenanné sampun kadi punika, sapunapi antuk ngamanahang tur ngéka daya, makréatifitas mangdané drama gong prasida kasenengin. Napimalih ring galah kadi mangkiné, ri sedek basa Baliné sayan kaengsapang, drama
prasida ngicénin pangajah-ajah indik anggah ungguh mabasa Bali,” kénten dané nerangang. Dané taler marasa sebet duaning alitalit lan anom-anom Baliné mangkin nénten uning mabasa Bali. Alit-alit lan anomanom Baliné mangkin, manut pelawak grup Kahyangan Suci puniki senengan mabaosan nganggén basa Indonésia. Sura sané naenang kajudi pinaka pelawak terbaik nasional puniki, indiké punika boya ja kaiwangan alit-alité, nanging krama Bali sinamian patut nyiksik bulu. Duk katakénang indik kawéntenan grup lawak sané kedik pungkuran puniki, dané nganikayang sangkaning nénten wénten pembinaan sakadi dumun, sané kabina olih lembaga humor Indonésia sané kapimpin olih Eddy Sud. (ast/ita)
Lumut-lumut Watu Lumbang
Ceraken
Usada Kuda
(42) Olih W. Suardiana
Kaasuh olih I Gusti Madé Sutjaja
IBM Dharma Palguna
Sedek dina anu ada anak muani sedeng masangin bojog di tukadé mapungkusan Nang Cubling. Ri sedekan ia iteh mresihin basang bojogé, sagét ada teka bojog gedé tur matakon, ôNang Cubling basang apo ento dawa malémad kaumbah?ö Maan patakon buka kéto dadi kamemegan koné Nang Cubling tur masaut kéné: ”Basang Amu,” I Bojog tusing buin matakon, nglantas ia magedi. Krana ané tampaha baan Nang Cubling ento mulan bojog, dadi endusa koné bon timpalné baan bojogé ané lénan. Dadi, slegenti ada bojog maekin Nang Cubling. Buin kesepné, buin ada bojog gedé teka, masih ia matakon, ”Nang Cubling, basang apa ento kaumbah?” Nang Cubling masaut élah, ”Basang Amu.” Kéto dogan koné pasautné Nang Cubling sabilang ada teka bojog matakon. Sawiréh bojogé ento makejang tuara ngeh tekén rupan ané tampaha baan Nang Cubling, sakéwala mara ia ngendus boné dogénan, dadi tusing koné ada bojog ané nyesedang. Critayang jani ada bojog bungkulanné cenik teka matakon, ”Nang Cubling, basang apa ento kaumbah?” Nang Cubling masaut sada nengkik. ”Basang Amu.” ”Basang Amu ento basang apa?” I Bojog Cenik buin nyekenang. ”Basang Amu ya basang Amu. Apa buin data takonang?” Kéto Nang Cubling nengkik I Bojog Cenik. I Bojog Cenik buin nyesedang, ”Amu ento Céléng?” Nang Cubling nyautin: ”Tusing, Amu ento, basang ilut, ilut, I Lu...tung.” ”Apa kaorahang? kerasang té apang melah baan oké madingehang!” Nang Cubling laut masaut sada ngeréng. ”I Lut, I Lut, I Lut, I Lutung.” Mara I Bojog Cenik pedas ningeh munyin Nang Cubling ngorahang I Lutung, lantas ia malaib morahan tekén timpalné. Maan pangarah buka kéto dadi makejang soroh bojogé pada wirang tekén timpalné. Tusing makelo, sagét suba mapundoh sarwa bojogé, gedé cenik, tua bajang, lakar nyadia ngrejek Nang Cubling. Tangeh tekéning sipta, suud masangin bojog, Nang Cubling éncol koné mulihné. Teked jumah, ia morahan tekén somahné ngorahang undukné cara ané tepukina di tukadé totonan. Kurenanné lantas ngorahin Nang Cubling apanga mapi-mapi mati tur katundén pules di Balé Dangin. Ditu koné Mén Cubling ngrurubin kurenanné baan kasa apang kadéna suba mati baan soroh bojogé. Buin kejepné, sagét
teka bojogé ajaka liu pesan, dapetanga Mén Cubling ngeling sengi-sengi. Bojogé lantas matakon, ”Ih, Mén Cubling, nguda dadi ngeling?” ”Kurenan icangé ia mati suud masangin bé Amu,” kéto Mén Cubling ngalih dalihan. ”Dija ya bangkéné?” ”Ento apa pejang icang di Balé Dangin.” Kéto Mén Cubling ngorahin sakancan bojogé. Makéjang koné soroh bojogé ngojog Balé Dangin tur ngungkap rurub Nang Cublingé, dapetanga Nang Cubling nylémpang, tusing makrisik-krisikan. Makejang bojogé ngadén ia saja mati. Mén Cubling lantas ngomong tekén bojogé makejang, ”Kéné, kéné, cai para bojog ané sanget tresnain icang, kadung san cai ajak makejang ténénan tresna tekéning padéwékan icangé, nah lantasang tresnané. Sawiréh icang suba balu, ané jani, tulungin ja icang ngaé bangbang ané gedé tur dalem lakar anggon ngilidang kurenan icangé!” Mara kéto munyinné Mén Cubling, klian bojogé lantas ngundukang timpaltimpalné ngaé bangbang. Makejang soroh bojogé ané ada ditu lantas ngaé bangbang di samping kubun Mén Cublingé. Suba tengai sawiréh panes suryané ngentak-entak, dadi panes koné soroh bojogé makejang. ”Mén Cubling, oké panes né, sing ada apa anggon nekepin apang gigisan panesé!” ”Nah, antosang kesep, icang nu ngalih bidé!” Kéto pasautné Mén Cubling tekén soroh bojogé. énggal-énggal Mén Cubling nyemak bidé ané nylélég di samping paonné laut nekepin bangbangé aji bidé. Di subanné soroh bojogé ilid, kabenengan masi yéh angetné suba maluab. Ditu lantas Nang Cubling bangun uli baléné ngéncolang ka paon nyemak yéh anget gemulak. Nang Cubling ajaka kurenanné gipih ningting yéh gemulak laut siamanga ka bangbangé. Cara lindung uyahin yan upamian soroh bojogé kaseduh baan yéh gemulak baan Nang Cubling. Pakraik bojogé naenang sakit turin nglantas mati ajaka makejang. Nang Cubling ajaka somahné makelo nampedang bén bojog.
Ngalih Ané Lakar Kutang Lakar kija majalan nugtug tuwuh nyuun keneh nyungsung urip? Kija kadén, mirib kema mirib mai. Yén api sinah ya luas menék-menékang nganti sing ngenah nganti ilang. Yén yéh sinah ya nuun-nuunang nganti dalem nganti sing tepuk. Pajalan manusané kija? Lemah peteng medem bangun, saget suba dawa sajan rérodan enjek-enjekan batisé di duri. Kéto masih jalané nu dawa di malu neked dija kadén. Sawat sing ngenah, sing kapineh. Apa pajalan manusané menek cara api? Apa tuun cara yéh? Apa kija kadén cara layangan pegat? Apa muter cara apa? Manusa koné cara gumi. Kéto orahanga tekén bukuné. Yén jagat baosanga gumi gedé, manusané orahanga gumi cenik. Apa ané ada di gumi gedé koné ada masih di gumi cenik. Apa ané sing ada di gumi cenik, patuh koné sing ada di gumi gedé. Pajalan gumi gedéné koné muter ngelilingin Surya. Uli pidan nganti jani gumi gedéné koné maputer-puter dogén ditu sing kija-kija. Yén muter maekmaekin Surya sinah gumi gedéné lakar puun. Yén muter ngejoh-ngejohang sinah lakar beku mirib cara és krim raksasa. Gumi ceniké ada di gumi gedé, bareng ya maputer ngelilingin Surya, nawang ya apa madan lemah apa madan peteng. Papineh lan pangrasan manusané masih maputerputer, nawang ya kénkén rasané suka kénkén duka. Urip manusané koné maputer-puter lekad idup mati. Koné ada Surya di gumi cenik. Panes Suryané ento karasa di awak. Yén kaliwat panes ngejer awakné. Yén kaliwat dingin patuh masih ngejer. Yén kedék pesu yéh mata. Yén ngeling patuh masih pesu yéh mata. Sangkané ada anak ngorahang sing dadi
bes paek tekén Surya pang sing puun. Sing masih dadi bes joh pang sing beku. Luungan koné maputer-puter dini di tongosé ané jani. Sakéwala kénkén carané apang terus maputer, sing dadi sing bareng maputer. Wiréh maputer ento koné suksman yadnyané. Ada puteran ka tengen cara jaum jam, ento yadnya menék-menékang baosanga. Ada masih puteran ka kiwa, ento orahanga yadnya nuunnuunang. Gumi gedé maputer, gumi cenik bareng maputer menék tuun. Uli lawas koné mula buka kéto. Yén saja buka kéto, apa ané madan tetujon idup? Pajalan idup manunasé cara péjalan “nugtug tuwuh nyuun keneh nyungsung urip”. Tuwuhé tugtug nganti mati. Terus buin tugtug saget buin lakar lekad. Kenehé suun nganti pragat mapineh. Di subané pragat mapineh, ditu lantas suud mapineh-pineh. Uripé sungsung cara nyungsung Betara, apang idupé tusing campah. Ento madan tetujon idup? Nugtug tuwuh nyuun keneh nyungsung urip patuh tekén pajalan puteran gumi cenik di gumi gedé. Kéwala ya sing saja patuh. Ada anak maputer, kewala maputer, apang bareng maputer, terus maputer. Patuh cara puteran yadnyané ané terus maputer-puter sing pegat-pegat. Ada anak maputer, sing kéwala maputer, kéwala ngalih jalan pamegat puteran. Patuh cara gelaran yadnya pamutusé. Yén ento orahang tetujon, nyén ané ngemaang manusané tetujon buka kéto? Nyungsung urip nunas pamutus, kéto untengné. Yén kapineh-pineh mirib patuh cara nugtug tuwuh apang “tepuk” matiné. Cara ngalih kasugihan apang ada kutang. Nerusang keturunan apang ada kalahin! Kéto?
Puniki Usada Kuda. Ring galahé mangkin kaanggé muruk basa Bali miwah Kawi sawates cakepan puniki. Sasuratan basa Kawinyané nganggé Kawi Times New Roman. Indik daging, mantuka ring panampén soang-soang.
bÙ;kruk/,
wahing karuk
buah karuk
k)rkÓmk ) /,
asêm lama
kerak tamek
huy;m\ál,
garêm paraçi
uyah manggala
snÓn) eÐ n,
padi kane
santen kané
eloeloh*,
lolohakna
lolohang.
hubdérnßml ¡ã n/,
Ningaçwa bulan
ubad jaran mambulan
hisei nÉo* , isin rong
hinrÓ n/,
isin rong
mamba
intaran
hulg i /,
pipis
ulig
mdu,
madhu
madu
btun\ )Þ ,
lêngà
batun lenga
huy;m\ál,
garêm paraçi
uyah manggala
turh u ei nê;byu,
tirasi bañu wayu
turuhin yéh bayu
s)de) kÂmdd;,
sêdêngnya kinlà
sedekné madadah
b)bh ) ni l ¡Ð b)t/,
rorabening kulabêt
bebehin kulabet
eloeloh*, lolohang. BO/dok
lolohakna
Sastra
Redité Umanis, 25 Oktober 2009
Surat Saking Padang Komang Adnyana
Joh Tanahé engkag katibénin lahru. Suryané nyentak kadirasa tan surud-surud ngentungang panes ka guminé. Guminé kebus. Taruné layu dudus. Andus mailehan makudus. Kedisé leleh nyucikak sangkaning bedak. Padangé mauwah dados masawang cara tanah. Don-donan ulung. Kupukupu mailehan glayung-glayung. Tusing ada sari. Tusing ada yéh. Tusing ada ané lakar kecap anggon nanggehang bedaké. Guminé cara api. Panes bara karasayang. Dini panes. Ditu kebus. Mailehan ngalih tongos maémbon apang maan duman tis. Nanging tongos émbonné tuah akuprit. Jani payu magarang ajak nyama-nyamané. Kisruh. Dija tongos liangé yén sawai-wai marasa sebet. Dija tongos liangé yén atiné marasa sakit. Dija tongos liangé yén sabilang maliat setata nepukin siat. Dija tongos liangé yén setata marasa panes, kebus, lan ketug. Minabang joh. Joh uli liang. Yén seken kenehé apang tusing senglad maliat. To ngujang sabilang wai ada ieg. Yén seken kenehé apang tusing nyakitin. To ngujang sabilang wai nebek, nusuk, nués aji munyi. Yén seken kenehé apang tusing ngaé ketug bayuné. To ngujang sabilang wai ada dogén ané kuangan. Minab ilang liangé. Liangé ilang. “Bli, uli ibi, dini di dasar atin tiangé ada linuh. Yadiastun linuhé cenik nanging ento ngaé tiang inguh. Bli linuhé ené uli panes guminé. Uli tanahé engkag. Uli kedisé kenyel ngucicak. Uli kupu-kupuné mailehan glayung-glayung ngarangin sari. Bli linuhé ené ngaé atin tiangé engkag. Ngaé layah tiang bedak. Ngaé kulit tiangé kisut. Tua.” Dija tongos liangé? Liangé ilang? “Ah, yén seken kéto.Yén seken ilang. Ngudiang i raga tusing majumu ngalih liang? Ngudiang i raga majoh-johan? Ngudiang i raga tusing mautsaha nunas ujan apang tis gumi lan hatiné. Ngudiang Bli mendep?” Pelih yén tiang dot majumu negesin liang apang tusing joh? Ari Dwijayanthi
Péstisida Alami
Adas Foeniculum vulgare Mill
Adas ketah kaangén pinaka lakar basa, loloh utawi ubad. Akéh genah ring Bali sané prasida kaanggén nanem adas. Ciri tetaneman puniki wantah ambunyané sané khas. Tetaneman puniki ketah mentik ngrembun, daunnyané alus sakadi benang. Pahan tetaneman adas, saking akah, daun, lan buahnyané prasida kawigunayang. Adas madaging zat aktif marupa limonene, stigmasterin,; umbeliferona, saponin, flavonoida, polifenol becik pisan kaanggén pinaka péstisida alami anggén nambengin lan merangin sakancan mrana sané ngusak-asik tetanemannyané. Makarya péstisida alami saking buah adas, carané: 1/4 kg buah adas sané tuh, katebuk kantos dekdek, raris lablab nganggén 5 liter toya kantos maluab. Ri sampuné émbon raris saring. Aliter toya labalaban adas kacampur sareng 13 liter toya biasa anggén ngebekin asiki tangki semprot sané madaging 14 liter. Péstisida alami adas puniki patut kawigunayang ri kala semeng utawi soré, nganutin kawéntenan mranané, sampunang kantos lebihan. I Madé Indra Bangsawan Sekaa Demen “Bali Mule”
Yan suraté né neked di mémé, idolas ampunang ngeling. Depang tiang dogén ané sebet. Depang tiang dogén ané ngrasayang sakit. Galungan né jani, i raga maselat pasih. Kanggoang tiang tusing mulih. Kuningan né jani, i raga sing mabesikan. Kénkénang tiang nambakin nasib? Tiang tusing ja nyalahang Widhi. Tusing nyambatang betarané binjul to ngudiang ada bencana gedé cara kéné. Kéwala mé, tiang tusing bisa mogbogin keneh padidi. Tangkah tiangé engsek. Ping kuda ja tiang mabakti, ping kuda ja ngajap-ngajap Widhi, keneh tiang setata inguh. Kéwala kénkénang tiang sing inguh yén kurenan tiangé hilang teteh bangunan hotél, panak tiang maguyang di rumah sakit, umah tiang benyah latig? Mémé mirib suba ningeh uli timpal-timpal mémé di peken. Uli nyama brayané di désa. Uli berita-beritané di tipi. Dini gumi Padangé dekdek uyak gempa. Panyiunan umah anaké benyah. Panyiunan anaké kélangan nyama, kélangan panak, kélangan somah. Tua, bajang, cerik, gedé, sing mamilih. Makejang makesiab tumbén ngrasanin
tanahé magejeran bes kaliwat. Apa ané tolih mémé di tipi nak mula saja. Tipiné sing bogbog, koranné sing nglebihnglebihin, makejang magantung yéh mata. Umah mirib dadi gaé, pipis dadi alih, kasugihan nu nyidayang munduhang, kéwala kénkénang ngidupang kurenan tiangé. Kénkénang nyegerang batis pianak tiangé ané maamputasi ulian benyah teteh témbok? Dugas gempané ento mé, tiang sedeng nerima pasién. Nadaksara bataran rumah sakité magejeran. Guminé karasa magojotan. Makejang pasiéné mabiayutan, dokteré sambrag ngalih jalan pesu. Tiang milu magésonan malaib ngalih tongos ané galang apang sing teteh bangunan. Aget masé rumah sakit tongos tiang magaé mara mabanahan atiban liwat. Fondasi lan témbokné nu kuat. Genténgné dogén ané aas pacepol-pol. Diapin kéto, tangkah tiang runtag sing karuan. Mapan di subané tolih tiang bangunanné lénan makejang magrudugan. Punyan-punyan kayuné bah ngempetin jalan. Kondén buin anak ngeling jerit-jerit, anak
11
malaib magé, anak duuhduuh naanang sakit. Yan mémé dini dugas ento, mirib mémé milu bareng jerit-jerit. Yan di tipiné ada ngenah kekéto, nak mula seken-seken. Anaké ento tusing ja pemain sinétron, tusing ja artis ané ngaé-ngaé. Tanahé ané ngenah embid, umahé ané pajlempah, hotélé ané rubuh anak mula saja-saja. Ditu tiang paling ngajapngajap apang kurenan tiangé selamet, apang Widhiné ngelidang panak tiangé né sedeng masekolah uli bencana. Kéwala lacur mé, kanti jani bli Gedé tusing ada kabar. Dugas gempané ento ia sedeng maan tugas ka hotél ané tuturang tiang benyah totonan. Berita di tipi lan petugas hotél ané selamet ngorahang penyatusan anaké teteh tembok, teteh beton. Penyatusan anaké metamen idupidup. Apa ké Bli Gedé masé milu ditu? Kayang jani petakoné ento enu ngengsut di keneh tiang. Apabuin I Putu, cucun méméné paling sayang masé milu kena bencana. Batisné benyah teteh bangunan sekolah. Sakit hatin tiangé nyasan madug-dugdug di subane rumah sakité ngorahang I Putu sing kal selamet yan
batisné sing maamputasi. Guminé karasa tusing ja magejeran dogén, mirib suba matingkeb nguyak paukudan tiang. Kénkénang tiang nyautin yang di subané bangun I Putu nakonang unduk batisné ané putung? Kénkénang tiang ngrumrum yan di sagété nolih anak cerik-cerik lénan ia milu bareng nagih malaib, nagih jingkrak-jingkrak cara pidan? Bencanané karasa sing pegat-pegat mé. Anaké di Padang tusing ja kélangan nyama, kélangan umah dogénan, liu mase ané kaulukuluk. Nyama keturunan Tionghoané paling katandés. Mapan suba kadung kasengguh sugih, liu anaké dot ngalih keuntungan. Sumbangan obat-obatan wiadin makanan ané sepatutné gratis nadak apang mabayah. Ada masé orta ané nyambatang bantuan uli pemerintahé pegat di tengah jalan. Satondén teked suba kacaplok baan ané ba duuran, ané ngisiang jabatan. Di subané kéné tiang nyesel ngalahin tanah palekadan. Nyesel sing nuutin pangidih mémé. Yan dadi badingang, tiang dot jumah, dot barengbareng cara pidan. Mémé ping keti ngorahang saluungluungné jumah anak, nu mela-
Ngelidin ”Déwa Berung” Olih I Madé Sujaya RIKALA rahina Kuningan, para lingsiré setata mikélingin mangda pamargi ngaturang baktiné kapuputang ring galah semengan. Sampunang ngantos liwat tajeg surya, tengai tepet. Yaning ngantos liwat, kabaos baktiné pacang katur ring “Déwa Berung”. Sayuwakti, ring lontar Sundarigama kabaosang indik patitip mangda nénten ngaturang bakti ring rahina Kuningan ngeliwatin galah tengai tepet. Sakadi kasurat olih Drs. IB Putu Sudarsana, MBA, ring bukun dané sané mamurda Ajaran Agama Hindu (Acara Agama), yaning ngaturang bakti liwatan ring galah tajeg surya kabaos pada déata sampun mawali ke kahyangan. “Aja sira ngarcana lepasing dauh ro, apan riteles ikang dauh, prewateking Dewata mantuk maring sunya taya.” Asapunika kocap sastrané. Sakéwanten, yan seleh-selehin indik patitip mangda ngaturang bakti Kuningan nénten liwatan ring galah tajeg surya sayuwaktinnyané kadasarin antuk daging sastra agamané sané maosang galah semengan punika pinaka galah satwika kala, galah sané pinih becik. Tengai kabaos galah rajasika kala, peteng kabaos tamasika kala.
Rahina Kuningan kawiaktiannyané wantah rahina suci sané wibuh ring paica saking Ida Betara. Rahina Galungan kabaos rahina wijaya utawi rahina kemenangan duaning sampun prasida ngasorang Sang Kala Tiga sané wénten ring soang-soang angga. Risampuné prasida jaya, metu raris wénten paica utawi anugerah. Manut Bhagawad Gita, galah sane pinih becik nerima paica wantah ri kala endag Sanghyang Surya. Sangkaning asapunika, ngaturang bakti ri kala rahina suci Saraswati taler kaaptiang mangda ring galah semengan ri kala endag Sanghyang Surya. Rahina suci Saraswati wantah pralambang Ida Sanghyang Widhi Wasa suéca ngicén kaweruhan majeng imanusa. Kaweruhan wantah pasuécan Ida Sanghyang Widhi Wasa sané pinih mautama. Siosan ring punika, galah semengan kabaos galah pinih becik ngaturang bakti duaning ring galahé punika kahanan jagaté kantun ning tur neng. Kahanan kadi punika ngawinang manahé taler ning tur neng. Yaning manahé sampun ning, sinah prasida ngaturang bakti tur pangastiti majeng Ida Sanghyang Widhi Wasa. Para sulinggih miwah sang meraga suci satata ngaturang yadnya
han idup di jumah padidi. Né jani munyin méméné mabukti. Yan dugas to tiang tusing mamengkung merantau mirib Bli Gedé sing nepukin baya kéné, mirib I Putu nu nyidaang ngumbangang layangan di tengah cariké jak I Bapa cara pidan. Cara Galungané nem bulan liwat. Yan sing ada bencana kéné, mirib jani i raga suba pakedék pakenyung jumah. Di semengan Galungané, i raga bareng-bareng mabanten ka pura désa, mabakti di sanggah kemulan. Di tengainé, liu nyama-nyamané teka mulih, mapunduh cara kedis di sasih padiné. Ditu cara anak ngidam, makejang nakonang tapé ketan, matimpal jaja uli lan begina. Di subané nyaluk sanja, tusing maciri Galungan yén sing maan malali ka pasih Kusamba. Mémé mirib nu inget, ditu tiang pidan mengkebmengkeban matunangan jak Bli Gedé. Di beten jukungé, tiang mejanji lakar ngayahin Bli Gedé kanti mati. Kadén di dina Galungané Bli Gedé masé morahan tekén mémé dot nganggon tiang dadi kurenan. Di Kuningané, I Putu ané paling demene, apa buin yén suba makéré sanja. Sawetara jam 4, ia pasti gagesonan malaib ke rurungé, uyut gelar-
gelur jak pianak pisaga-pisagané ngantiang barong bangkung.Nong...nong...kling ...nong...nong...kling kéto munyin gamelané mabiayutan. Barong bangkungé itep ngigel, jingkrak-jingkrak. Sabilang ada anak nyandén, ento ané kauber. Makejang patilesé malaib nyeh caplok barong bangkung. Ditu pasuryak kedék krama tuané. Cerikcerike apabuin, makejang banibani takut. Kéwala né jani? *** Kadék Wiranti bengong. Mara duang lembar isin suratné, kéwala karasa duang émber yéh matané membah. Limané kaku. Yén ngorta nganggo télpon mirib aluhan, kéwala bibihné karasa caket. Énggalan ngeling sigsigan. Mara makita nugtugang nulis, tangkahné buin makesiab. I Putu nadak bangun ngeling kraik-kraik. Mirib naanang sakit, mirib ngipi batisné caplok barong bangkung kanti putung. Suraté lantas kabejek, wireh diapin pragat, Dék Wiranti tusing las nekedang mulihné. Jejeh nepukin méméné bareng ngetelang yéh mata. Jejeh yan méméné milu jerit-jerit cara ané ngenah di tipi-tipi.
Saking Langit Bali I Gusti Bagus Weda Sanjaya
surya séwana rikala endag Sanghyang Surya. Téjan Sanghyang Surya ri kala semengan pacang prasida mungkah kori manah sang meraga suci mangda prasida ngwéntenang nunggilang kayun majeng ring Ida Hyang Parama Kawi. Yaning ring keséhatan, galah semengan taler kabaos becik pisan majeng angga sarira. Teja Sanghyang Surya kabaos madué vitamin D sané mabuat pisan majeng angga sarira. Tulang ring angga sarira kabaos pacang sayan-sayan becik, nénten digelis rumpuh. Yaning sampun galah soré, makéhan anaké sampun won utawi nénten becik malih kahanan angga sarirané. Napimalih yaning ngawit semenangan sampun puntagpantig makarya. Ri kala kahanan angga sarirané kadi punika, kabaos nénten mrasidayang nunggilang kayun majeng ring Ida Hyang Parama Wisésa. Nika mawinan, patitip mangda ngaturang bakti ri kala Kuningan ring galah semengan kawiaktiannyané wantah patut pisan. Bebaosang para lingsiré indik Déwa Berung wantah cara élah anggén mikélingin para janané. Kasujatiannyané, wénten dasar sastra agama turmaning anut ring ilmu keséhatan.
Tupéng Bujuh Kipekané rengas, Kipekan-kipekan matabuh bangras, Tandangné dengang, Tandang ees batis ningkang, Paliatné sengap, Paliat-paliat ulap-ulap. Nyledét Nyledét Nyledét Nyledét
anak luh, pasti mabayu jaruh, anak muani, masebeng paling bani, anak cerik, ngaé kraik-kraik, jero mangku, yé...ampura tu!
Bungut bujuh, nyiup roko ya matajuh. Gembelan tekek, menék motor kipak-kipek, Malaku monyér, tan bina buka nénér, Payu labuh, énjok-énjok ngusap peluh Ah, ento tuah ngaé banyol. Yan tan banyol, sinah dengang rengas ngawi tukas. Tandang lan tangkep kadi truna sarat pangarep. Sumanget, rumaket, ngémbras, lan bangras. Sakéwala, sira ké ya I Tupéng Bujuh?
Séwaka Sajeroning Kidung Sewa Dharma Duh Singgih sajna sang biksu/ kapan tan dadi winuni/ réh ning tan saking aguna/ ketungnyang langit ing gunung/ sawet ning muddha kasmala/ anuti peteng ing hati/ amurang-murang laku/ apty anewaka sang resi//. Sakadi pikayunan sang pendéta, malih pidan nénten prasida karauhang, nanging nénten krana dasar ausila, mawinan lunga mangembara ka gunung, krana bodoh lan nestapa, nganutin kayun sané buta, mawinan luga mangembara jagi ngabdi ring sang pendéta. Babaos ané waka kawentuk saking kruna séwaka sané mateges abdi utawi pangabdian. Baos séwaka sajeroning teges pangabdian panggih taler ring Kakawin Nitisastra (V.1) sané nganggé wirama kusumawicitra: Taki-taki ing sewaka guna widya/ smara wisaya rwang puluh ing ayusya/ tengah i tuwuh san wacana gegonta/ patilar ing atmeng tanu paguronaken//. Siaga-siaga antuk pangabdian sajeroning katerampilan lan kaweruhan, kanikmatan asmara mangda kanikmatin sajeroning yusa kalih dasa warsa, ri sampuné mayusa setengah baya mangda ngamel baosbaos sané patut kalepasan atma saking sajeroning angga sarira mangda kaplajahin. Baos séwaka maiketan sareng baos dharma ngwentuk baos séwaka dharma. Baos dharma wit saking Basa Sansekerta, sajeroning Basa Jawa Kuna mateges kabajikan (Mardiwasito, 1978:71). Mawinan séwaka dharma mateges abdi kabajikan utawi kabenaran. Sakadi sané kabaos ring Lontar Nilacandra Parwa (Imp.51 b). Matangyan sang séwaka dharma haywa tan prayatna ri wuwus sang guru. Yatanyan ta ng pangdadyakena ng upadrawa magong dumawuh ri sewaka. Kabajikan, mangda yukti-yukti janggra pangandikan guru, mangda nénten nadosang kutukan sané katibénin ring pangabdi kabajikan, mangda kapungkur wekas karahayuan kapangihin olih sané mangabdi sajeroning kabenaran. Yéning selehin baos séwaka dharma pateh tegesé ring séwa dharma. Kidung Séwa Dharma madaging pamargi pangawi sané nemonin kabingungan, ri kala punika dané ngutang-ngutang lampah, tetujoné wantah maburu kaindahan, nanging ring panguntatné prasida nemoning kabajikan. Pangawit
kakawiané sané nganggé pupuh wasi sawit maosang: Larinku amurang laku ridurgamaningwana pringga pangawi sajeroning ngutang-ngutang lampah, ring telenging wana. Sané kapanggihin wantah jurang sané dalem lan abing sané curam, nénten sayang ring urip, krana kabingungané sané ngasumaksa. Ri sajeroning puncak kabingungané, krana karangsang olih kaindahan sasih kartika ri kala punika pangawi mamargi ngutang-ngutang lampah maburu kaindahan. Mangkin kagat-gatan huyung/ kinuncang ing kartika/ akan atiwarengare/ saha karas alit/ linghangdon kalangon // (2). Sasampuné katibén antuk kabingungan, krana kagoyang olih sasih kartika, nundung mangda ngaonin ngrai, masrana batu tulis alit, lunga maburu kaindahan. Makadasar manah lascarya, pangawi maosang jagi tetep magenah ring gunung lan mautsaha mangda mapikolih napi sané dados unteng pangaptinné. Apingkwanghera ring gunung/ saka karas tanah singi/ nda tapwan maluya ngare/ ajar-ajar ing kalangun/ matya ri sengka ning juang/ tan antuk musti ring hati/ acintya ringkalangun/ amrih sanmata hyang widhi// (14). Pangaptinné mangda magenah ring gunung, maka srana batu tulis lan gerip, nénten jagi mawali ka ngrai, tetujonné jagi ngugah kaindahan, becikan séda ring daleming jurang, sadurung mikolihang napi san kaaptiang, turmaning mangda masikian sajeroning kaindahan, nunas anugrah ring Ida Sanghyang Widhi. Nanging pangawi ri kala punika alit manahné lan krasayang ring manahné nénten pacang mapikolih napi sané wénten ring angen-angenné: Malah ruksakurwangungun/ mahas-ahaseng karasmin/ tan polih racaneng karas/ kamaga amurag laku/ malah kasalahan tanah/ lengleng aso karang carik / di lajje twas kuma wruh / tumirwi sang kawi siddhi// (18). Marasa déwékne, kiris, lan mangmung, mangembara sangkaning kaindahan, nénten presida nagingin batu tulisnyané, jagi sia-sia mangembara, saha kaicalan gerip, manah ipuné mangda prasida nyepit keropak, banget lek manahne mapi-mapi uning, maniru pujangga san sampurna. Ri sampuné doh pamarginé, pan-
gawi rauh raris ring patapan lan matemu sareng pendéta, i rika sang pendéta nyanggra antuk karamahan, antuk pitutur sane karauhang: Nghingaywa tan sthiti/ sumewaka sang hyang aji/ ya hetu mas ingwang/ tumemwaken hayu mne/ darakeng panas tis/ makanggen budhi sajjana// (40). Nanging sampunang nénten langgeng, nyéwaka ring pangweruh suci, punika sané ngawinang sayang, manggihin kabajikan nguni, sabar sajeroning panes lan tis, maka cihna budi utama. Sewaka Sajeroning Kidung Séwa Dharma. Yéning incepang ring manah daging kidung puniki, kabaosang banget pisan kagiat manah pangawi mangda prasida ngincepang daging sané mawasta kabajikan, mangda prasida nincapang kabenaran lan ri wuwusné mangda mikolihang karahayuan. Nanging sawalikné, banget tulus pisan manah sang pendéta sajeroning nyambrama tamiuné, turmaning presida mapitulung ring manusa lan ngwéhin mangda mangabdi sajeroning kabenaran, tur mangda prasida mapikolih budi utama sané sujatinné suluh saking panyéwakan sajeroning kadharman. Ri wuwus sang pendéta nyingakin pangawi magenah ring wawengkon asrama, dané nyapa antuk manah garjita. Yadiastun sang pendéta durung uning ring kawéntenang tamiu sané rauh, nanging dané tetep mangda tamiuné simpang ka asrama, puniki makacihna tresna bakti ring sesamén nénten wénten sané nyungsutan manah, manut sakadi ajahan madurya. Sakadi ajahan mudita sang pendéta banget macecingak ring jatma lian. Sajeroning nyembrama ring sapangarauh tamiun dané, manut sakadi ajahan atithi puja. Parilaksana sang pendéta rendah hati sakadi ajahan mardawa. Ri tatkala pangawi maosang déwékné jagi nunas ajahan kerohanian, ri kala punika taler sang pendéta sumanggup jagi ngwehin ajahan karohanian. Daging Kidung Séwa Dharma wantah mangabdi sajeroning kabajikan lan kabenaran, sané kaistilahang antuk séwaka dharma lan kacerminang sajeroning karamahan sané tulus, sajeroning sesama, penghormatan ring tamiu, karendahan hati sané murni, sikap tan pakakerasan, lan kacintaan ring kawajiban, sakadi guru karohanian. I Nengah Konten
Suara Saking Çurastana Saking sunia ingsun ngandika Maréng kita para truna Yowana, sang ngambel agung dharma... Ingsun wantah sang sunia Suniata tan parupa Nanging boya tanpa yasa… Ingsun tan parupa Rèh sang atma tan kabanda maha bhuta Pejah ring rananggana Ngamargiang dharma nindihin mahardika Ingsun boya tan payasa Yasa nira ring jagat mahardika Ngaptiang jaya Indonésia Pinaka panagara sané tan kabanda... Yadian nira boya sang çura utama Kadi Tri Yuda Sakti dahating parinama Nanging saking i riki, saking stana druwén nira Ingsun jaga ngandika, ngawedar suara tan parupa Mogi kita, sang yoana utama Sida ngagungang panagara Nindihin pancasila Ngulati ajeg mahardika...
Sang Madé Tresna Wicaksana Jendéla Kayun I riki ring sor jendélané, Tiang melengok ngaksinin sang surya sané magingsir ka bucun galah, umbarané barak nyanggra sandikala sané rauh magpagin wengi, nutdutin manah sané katepesin rasa kangen, kangen tekén munyin rerama, kangen tekén embahan pitresnan rerama, ejoh dini tiang manongos, ngisinin raga antuk widya, mangda maguna, dados sundih ring kulawarga, yadiastu sunarnyané remrem nanging setata ngangetin, Ngukir kenyem bangga ring cangkem rerama, Suryane engseb ninggalin lawat i punyan waru, Sanghyang Bayu budal tan ngesirin kampid i paksi malih, jendélané kasineb, i paksi maparama santi, Om Shanti, Shanti, Shanti, Om
Sabha
12 Tetuek
Pangus Olih Mas Ruscitadéwi Sané prasida ngadautin nénten ja wantah anak istri sané ayu lan anak lanang sané bagus kémanten. Yadin ja anaké istri punika nénten maprarai jegég, nénten mabangkiang acekel gonda layu, kéwanten akéh taler anaké sané seneng ngatonin anak sané kaucap pangus. Anak sané kanikang pangus ketah maiketan sareng pangganggé lan payasanné. Sané prasida ngadungang payasanné sareng prarai lan pangadegnyané, taler sané uning nyocokang payasané sareng désa kala patra. Siosan ring punika, kawikanan anaké nglinggihang raga, ring sajeroning babaosan, tata-titi lan pasuwitran, taler ketah kasambat pangus. Dadosné pangus i riki, nénten ja indik papayasan kémanten, taler indik parisolah lan parilaksana, indik tata susila. Prasida malaksana lan matata susila sané pangus sinah dados pangaptiang i raga sami. Duaning yéning sampun prasida pangus, rasané i raga nénten pacang malih merluang punapa-punapi. Pamargin idupé maembah sakadi toya. Nénten wénten rasa likad, sangsaya lan manah ajerih, idupé mamargi antar lan prasida santi, duaning unteng pangaptianné sampun prasida kapanggih. Prasida pangus pinaka jadma sayuwakti méweh pisan. Pangus majeng i raga nénten sahasa pangus manut anak siosan, tur kanikayang pangus olih anak
siosan, nénten janten pangus majeng anak sané lianan. Prasida dados jadma pangus, minab kantun doh pisan saking i raga, patut setata kaujur salantang urip. Kéwanten prasida mapayas pangus minab nénten ja banget méweh, yéning i raga kayun satia ring kawéntenan i ragané soangsoang. Mapayas pangus, prasida kaujur yéning i raga nénten mabuaka mapayas wantah sangkaning ngrereh uratian anak siosan. Mapayas sané pangus pacang prasida metu yéning sakancan papayasan sané kaanggén wantah kaangén ngujur rasa seni. Kéwanten sakancan sané kapanggihin seni, nénten setata pangus anggén, duaning sakancan karya seni punika, wantah pacang pangus, pinaka karya seni. Yéning i raga nganggen karya seni ring galah, désa, lan patra sané tan anut, sinah karya seni punika pacang ngulgul kawéntenan i ragané. I raga pacang kapanggihin monyér. Indiké puniki sinah masiosan ring anak sané gaginanne wantah maktayang karya seni utawi modél. Dadosné nénten ja sami karya seni puniki becik anggén payasan. Yéning iwang mapayas, nganggén karya seni, i raga nénten pacang kasambat mapayas pangus, kéwantan kaucap aéngan payas, tan bina kadi piyasan.
PANGREMBA: Mas Ruscitadéwi, Madé Adnyana, Madé Sujaya, Gedé Tapayasa, Wayan Juniartha, Madé Sudiana, Wayan Suardiana, Ni Madé Ari Dwijayanthi lan Nyoman Manda. Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.
Bungklang Bungkling
Redité Umanis, 25 Oktober 2009
Ulap Kawéntenan wang Baliné sakadi mangkin minab akéhan masih sané ulap. Yéning raosanga sakadi punika, dija-dijanan kéh ento genah ulapé? Sané mangkin anaké sané ulap tondén karuan masih raosanga kéné-kéto. Olih I Madé Suwitra Yéning ulap sakadi sané raosanga lumrah, minab ngrumitan dogén panadina, duaning ulapé punika boya tan sabatek nibenin panyingakanné ulian keni sunar matanainé dogén, minab wénten masih ulian keni kéné-kéto sané lianan. Sakadi raos kutang-kutang, ulap ulian keni sunar matanai masih dados baan makisid abedik, ngelidin sunaré ento apanga panyingakanné tan pedih lan sungkan panadianné. Nanging tusing ja wénten, minab, anaké sané ngraosang anak ulap ulian keni sunar bulané; wiréh sunar bulané tusing lakar ngranayang panyingakanné sungkan, luiré sunaré ento
anak tusing ngranayang panes yéning cingakin ba duur, minab ri kala purnama. Kawéntenan guminé sakadi mangkin, napi manten sida baan ulap panadiané. Wénten anaké sané raosanga ulap, boya ja ulian keni sunar matanainé, nanging ulap ulian arta berana, utawi sungkan pipis. Pipisé masih ngranayang ulap, tusing ja ulian sunar matan ainé dogén, utamaning ring sekalané. Sané mangkin, napi anak raosanga ulian pipisé, anak buduh, masih ulap ulian pipisé; anaké sané kawéntenanné ring buina masih ulap ulian pipisé, taler anaké sané malomba meled makarya dados pagawé negeri ring kehaki-
BO/ist
man, kejaksaan, ring LP, masih ulap ulian pipisé di kadituan. Wénten masih akéh anaké sané genahné baduuran dados pejabat masih ulap ulian pipisé. Pipisé anak raosanga sakti manguer, duaning sida ngaenang paningalanné kedat, sida ngaénang anaké sané buta kedat, anaké sané sampun masekaya gedé kedat, taler masih anaké sané raosanga magegéndong ring marginé tur ka umah-umahé, masih ulap baan pipisé. Anaké sané sampun masekaya gedé, taler raosanga ulap ulian pipisé, minab ento wénten benehné. Sané mangkin gumi Baliné anak raosanga gumi pariwisata, gumi sané dados genah tetu-
jon tamiu sané rauh saking dura negara. Kedat, akéhan wang Baliné nampinin kawénténanné sakadi puniki; élah lan aluh, minab, karaosang yéning akéh jatmané dueg ngrereh pakaryan ring pariwisata. Duaning tamiuné sané rauh nyabran warsa ngansan-ngansan nglimbak kawéntenannyané. Yéning cingakin mangkin, akéhan wénten genah wisata, luiré vila, hotél, bungalo, taler sané lianan; kranané genahé ring Bali sayan-sayan kosek. Yéning wacén orti ring korané, akéhan cariké tusing buin produktif, ulian kaséwayang lan kaadol anggén genah vila, hotel, restoran, lan sané lianan; anaké
sané nuwénang cariké ento tusing buin ngitungang geginannyané numbeg ka cariké santukan sampun ulap baan pipisé. Kedat raosanga ri sampuné nampinin pipisé ento. Tamiuné sané rauh i riki anaka tusing ulap baan kawéntenan wewangunanné punika, nanging ulian makletug kénak pikenehnyané nyingakin gumi Baliné sané raosanga gumi budaya, adat, lan subak. Tis, minab, dumunan yéning malancaran kemu-mai. Panes makeplug, kawéntenané mangkin. Tuah ja saja, ulapé ento anak raosanga kemu-mai, duaning akéh pikobet sané wénten ulian ulapé ento. Sakadi raos pisagané, I Madé Sugar-Daddy, “Money kills the lazy eyes”.
Isin Gumi Nyuksmayang Galungan Sajeroning pamargin Galungan patut kamargiang manut suksmané, makelingin kamenangan dharmané. Tios sareng yowanané sané kirang urati ring indiké punika sakadi matungangan ring sisin pasihé, rauh saking pura. Punika sinalih tunggil pakrimik kramané ring acara Warung Bali FM 96,1 MHz rahina Saniscara, 17 Oktober 2009.
Payas Olih I Wayan Juniartha Odah-odahé ngorahang “payuk prungpung misi berem” nak melah sajan. To cihna jlema ané sing demen nigtig tangkah, sing demen ngédéngang kasugihan lan kaduégan, nanging mula seken-seken misi tenggekné. Jaman jani sing ada ané nyak dadi payuk prungpung. Jaman jani, ané penting to mula penampilan fisik, penampilan luar. “Yén ba prungpung payuké, nyén ané lakar nolih. Yén sing ada ané nolih, asli sing lakar ada ané nawang di tengahné misi brem. Pocol dadiné,” kéto abetné I Madé Métroséksual. Gagaéné tuah dadi tukang ojék, nanging I Madé nak cara artis memelihara penampilanné. Ka salon rajin gati. Muané rutin ma-facial, bok ma-cream bath. Kanti kumis lan jénggotné masi ma-rebonding. “Jaman jani ané penting to payuk geles, yadiastun sing misi lud tengahné. Yén nak luh, ané penting muané jegég, nyonyoné nyangkih, yadiastun poloné mbuh sing kenapa.” Jaman jani ané toliha kén kramané mula tuah kulit, tuah papayasan. Yén kulitné ba matéja, yén papayasanné ba nyentér, artiné ba jlema berhasil to, ba dadi wong agung to. Ulesné to makrana yén banjaré dot apang toliha kén banjar-banjar ané lénan, asli ané gaéna paling maluna tuah menahin kulit lan papayasané. Yén sing balé banjarné empuga, sinah balé kulkulné ané rénovasiné. Yén balé banjarné ba megah mamarmer, yén balé kulkulé ba nyujuh langit, jeg asli ba kramané bungah, marasa banjarné ba suksés, marasa kramané lebih maju lan lebih raket kén banjar-banjar lénan ané balé banjarné nu buuk. Konyangan marasa top, yadiastun suud upacara peresmian lan pamelaspasan, kramané angkih-angkih mayah cicilan pembangunan di bank. Yadiastun di subané ngelah banjar megah, tetep
gén nu liu kramané ané lacur tur sing nyidayang nyekolahang panak. Banjaré nganggo marmer, kramané nu naar nasi cacah. Né penting payuké geles, yadiastun isiné tuah banyu. “Né penting kan balé banjar ané baru dadi pokok satua dija-dija. Né penting kan banjar ané lénan angob wiréh krama i ragané nyidayang mesuang pis satusan yuta anggo ngaé balé banjar baru. Masalah pis né ulian nyilih di bank kan sing ada ané nawang,” kéto abetné I Madé. Ulesné to masi ané makrana yén ba magpag karya gedé, luh-luhé pasti sibuk ngurusang kebaya baru lan mas-masan makrenyép. Ané penting mula penampilan. Yén ba makabaya brokat Perancis, nganggo mas tulen, jeg prajani ba marasa paling bakti kén Widhi. “Né pasti, yén ba makabaya ané ajine juta-jutaan asli mula lakar marasa jegégan lan agungan kén nyama ané lénan.Yadiastun, kebaya maal sing menjamin iri, congah lan sad ripuné lakar ilang.” Ané muani-muani nak patuh masi. Mabalapan nganggo putih kuning.Yén i pidan nak tuah mangku gén ané nganggo putih kuning. Jani anteg truna-trunané nganggo putih-kuning lan putih-putih. Yén ba nganggo payas kéto ulesné ba otomatis dadi jlema suci. Pamuputné, payu di jalané liu sajan nepukin nak masaput putih-kuning ngebut ngawag lan gerang-gerung negakin mobil. Pamuputné, payu di wantilan purané nepukin kalangan tajénné lan bola adilé serunga kén nak masaput putih-kuning. Yén penampilan gén ané penting, yén payas gén ané tolih, yén payuké dogén ané harus geles, pamuputné mula lakar liu sajan payas ané sing adung jak susila. Yén i pidan odah-odahé ngortaang unduk “jelé goba, jelé hati”, jani ané liu tuah “melah goba, momo hati”, lan “payuk geles misi utang”.
Lanang Sudira, Batuan Sampun saking nguni krama Baliné sampun ngamargiang Galungan, rauh mangkin katamiang olih kramané sami. Antuk punika titiang ngaptiang mangdané sukman galungan kamargiang patut. Sampunang sakadi yowanané panggihin titiang kantun mabusana adat, rauh saking muspa sampun matunangan ring sisin pasihé. Punika katunasin majeng ring rerama mangda nguratiang alit-alitnyané. Gung Derah, Dénpasar Sané mangkin panggihin titiang akéh anaké sané makarya dados marketing, purun ngantos melog-melog utawi menipu kramané ring bank utawi swalayan ring Dénpasar. Sané uningin
titiang marketing punika sakadi memaksa anaké sané wawu rauh narik jinah utawi wusan matumbasan mangda nagingin tur kaaturang barang lan informasi-informasi mawinan akéh sané marasa kauluk-uluk. Titiang ngaptiang ring pihak terkait ring Dénpasar nreptiang pamargin marketing punika Kak Mokoh, Dénpasar Ri kala rahina Galungan kramané polih giliran mati listrik, niki cihna yéning Bali kantun kekirangan listrik anggén krama Bali manten. Nanging titiang taler marasa bengong duaning PLN kantun micayang pelayanan marep pemasangan baru. Patuté yan sampun ten wénten pasokan listrik minab pelayanan punika ten prasida kamargiang.
Kak Nges, Dénpasar Ngeninin wéntené marketing sané seneng memaksa para nasabah ri kala medal saking bank lan anaké sané rauh ring matumbasan, patuté raga prasida pariyatna. Yaning sampun uning ten naenin nabung lan sareng undian patuté i raga nenten gegeson percaya, punika patut kapratiaksayang mangda nenten ngantos kauluk-uluk. Ketut Kari, Bangli Makelingin Galungané mangkin aptiang titiang mangda sami prasida nyuksmayang antuk ngamargiang kemenangan dharma ring déwék soang-soang. Yaning sampun kénten patut sami prasida mulat sarira ring sahananin pidabdab lan parilaksana. Mawanan prasida ring kauripané nemu kara-
hajengan sekala niskala. Sané patut kayunin wantah kantun wénten tajen ri kala i raga magalung, kantun wénten jejudén rickala krama tiosan kantun muspa ring rahina Galungan. Wida Antara, Sibang Wéntené makudang marketing ané sering maadolan ring ajeng swalayan, bank, lan genah tiosan sujatiné nénten kasenengin olih krama sané matumbasan i rika. Duaning marketing inucap sering maksa krama mangda numbas produk sané sedek kapromosiang. Titiang ngaptiang ring pihak terkait mangda jatijati nguratiang tur nreptiang sané sakadi punika. Yaning kadadosang mangda majanten antuk ijin saking saking pihak terkait. Mangda nénten ngrugiang kramane. (asa)
Nincap, Baya Lalu Lintas ring Bali Baya lalu lintas ring Bali pungkuran puniki kalintang nincap pisan. Akéh faktor sané ngawinang nincapnyané angka baya lalu lintas salami puniki. Silih sinunggilnyané katah kendaraan sané tan imbang sareng kawéntenan marginé ring Bali. Paindikan punika kabligbagang ring acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 MHz rahina Anggara 20 Oktober 2009.
Putu Pernata, Tigawasa Baya lalu lintas ring Bali nincap wantah sayuakti pisan. Manut titiang kaawinang sayan akéhnyané kendaraan, tiosan punika margi-margi kirang linggah, lan para janané kirang disiplin utawi trepti ring margi. Pinunas titiang sida kawangun margi sané anyar lan kramané kaicénin penyuluhan paindikan lalu lintas ngantos ka désa-désa. Bu Nyoman Suberata, Berombong Mangkin akéh kendaraan utamané sepéda motor tur élah ngamolihang, minakadi
antuk cara ngrédit. Taler akéh orang tua sané ngicén kebébasan majeng pianaknyané makta sepéda motor diastun durung cukup yusannyané. Tugas para orang tua ngicénin pengertian lan pembinaan ring pianaknyané paindikan malalu lintas sané becik. Kadék Berata, Buana Sari Katah korban baya lalu lintas inucap, punika wau sané prasida kasurat. Kantun akéh sané durung kalapurang ka kapolisian, minakadi baya lalu lintas ring désa utawi doh sakéng perko-
taan. Pinunas tiang ring dinas terkait mangda nguratiang lan mecikang margimargi sane usak minakadi bolong-bolong santukan nika taler sané sida ngawinang baya lalu lintas. Madé Mustika, Sasaan Panji Anom Masyarakat kirang disiplin ring margi sering nglanggar rambu-rambu lalu lintas. Tiosan punika mawit saking élahnyané ngrereh SIM. Pinunas tiang kepolisian mangda yakti-yakti nerapang aturan indik syarat sané patut ngamolihang SIM lan tegas. Penyuluhan ka soang-soang
sekolah patut nglantur kalaksanayang. Ketut Suastawan, Jl. P.Samosir Singaraja Manut tiang paindikan punika taler mawit saking iklan-iklan sepéda montor ring tipi sané katonton kramané. I rika sering kacingak wénten iklan sepéda montor ngebut jenget ngantos jembatanné magejeran. Nah punika sané sering katulad olih anom-anomé sané ngawinang sayan nincap baya lalu lintasé. Mawinan i raga patut milih-milih encén sané patut tulad encén sané tan patut. (ama)
Minggu Umanis, 25 Oktober 2009
Wasit dan NBA Capai Kesepakatan New York Masalah wasit dan NBA soal kontrak telah berakhir, usai asosiasi wasit dan pihak NBA mencapai kesepakatan soal kontrak baru. Kontrak ini akan berlaku selama dua musim. Setelah sempat menolak tawaran kontrak baru yang diajukan NBA pertengahan September silam, asosiasi wasit akhirnya mencapai kesepakatan dengan NBA. Dicapainya kesepakatan tersebut, disampaikan oleh komisioner NBA David Stern. “Kami sangat puas karena kesepakatan sudah tercapai,” ujar Stern seperti dikutip dari situs NBA.com. Kontrak yang disepakati ini berdurasi dua musim, yakni musim 2009/ 2010 dan 2010/2011. Kedua belah pihak tidak merinci nilai serta butir-butir kesepakatan yang telah dicapai. “Proses negosiasi memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan kedua pihak. Dengan kesepakatan ini, maka wasit-wasit terbaik akan memimpin pertandingan di musim reguler yang akan dimulai Selasa (26/10) lusa,” tambah Stern. Stern tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada para wasit pengganti, yang telah bertugas selama proses negosiasi berjalan. “Kami juga mengapresiasi kinerja para wasit pengganti selama pra-musim,” tuturnya. Para wasit selanjutnya akan menjalani pemusatan latihan selama tiga hari. Sementara itu NBA diperkirakan kian bertambah penikmatnya dari kalangan pemirsa televisi, di negerinya sendiri. Hal ini terjadi setelah terjalin kesepakatan antara NBA dengan beberapa stasiun televisi setempat. Dilaporkan Reuters, NBA meresmikan kerja samanya dengan Time Warner Cable Inc., Cablevision Systems Corp., dan Dish Network Corp. untuk membawa NBATV ke dalam saluran mereka. Kerja sama dengan tiga jaringan besar itu, dipastikan meningkatkan distribusi siaran acara NBA terhadap 45 juta rumah di “Negeri Paman Sam”. Kenaikan itu ditaksir sekitar 12 juta rumah dibanding musim lalu. Demikian dilaporkan Reuters. Di awal tahun ini, NBA juga telah melakukan deal serupa dengan empat jaringan televisi lain yaitu Comcast Corp., Cox Communications Inc., DirecTV Group Inc., dan Verizon Communications Inc. Juga, kerja sama itu akan membawa NBA TV mendekati kesetaraan dengan cabang terpopuler lain di AS, yaitu american football dan baseball. Saat ini jaringan NFL dan MLB telah tersedia di lebih dari 50 dan hampir 54 juta rumah. NBA TV, yang menawarkan lebih dari 100 siaran langsung pertandingan NBA, adalah bagian dari NBA Digital yang dikelola oleh liga dan Turner Sports. (sun/net)
Jankovic Tersingkir Moskow Juara bertahan dan unggulan kedua Jelena Jankovic, tersingkir dari Piala Kremlin pada Sabtu (24/10) kemarin, setelah petenis Serbia itu kalah 4-6, 36, pada perempatfinal oleh petenis harapan tuan rumah Alisa Kleybanova. Petenis Rusia itu, yang mencatat kemenangan keduanya atas Jankovic dari Serbia, peringkat sembilan dalam ranking WTA, mengatakan, saya sungguh senang bisa menang. Saya kalahkan dia di Toronto awal tahun ini, dan saya ingin menang dalam dua set, untuk membuktikan bahwa kemenangan bukanlah keberuntungan. Petenis asal Moskow berusia 20 tahun itu, tampak percaya diri dan termotivasi sejak awal, dua kali mematahkan servis lawan pada set pembuka untuk memimpin 1-0, dalam 50 menit. Sementara mantan peringkat satu dunia Jankovic berhasil membalas dalam hanya satu kesempatan. Pada set kedua Kleybanova, yang menempati urutan 27 dalam peringkat WTA, menegaskan niatnya yang kuat untuk maju ke babak empat besar, dengan menghasilkan dua break lagi, sekaligus memenangkan set tersebut, dan pertandingan dalam waktu satu jam 25 menit. (ant/afp)
Denmark Terbuka
Simon ke Final Odense Simon Santoso maju ke final Denmark Terbuka Super Series, setelah mengalahkan pemain tuan rumah Jan O Jorgensen, di semifinal turnamen bulu tangkis Denmark Terbuka, berhadiah 200.000 dolar AS di Odense Idraets Park, Odense, Denmark, Sabtu (24/10) kemarin. Pemain Indonesia semifinalis Jepang Terbuka Super Series bulan lalu itu unggul 21-13 dan 21-13. Simon yang pernah bertemu Jan O Jorgensen di Indonesia Terbuka, mengaku sempat terbawa oleh permainan lawannya. Di game kedua, beberapa kali Jan O Jorgensen menyamai angka mulai dari 3-3, 55, 7-7 serta 9-9. Namun selanjutnya, Simon memimpin hingga mengakhiri pertandingan dengan skor 21-13. Simon usai bertanding mengatakan, dirinya sempat melakukan berbagai kesalahan, tetapi akhirnya bisa bangkit dan menyerang. Simon Santoso yang menjadi unggulan kelima, sebelumnya mengalahkan pemain India Gurusaidutt RMV dengan straight set 21-17 21-15. Sementara unggulan ketujuh Jan O Jorgensen mengalahkan seniornya Peter Hoeg Gade, dengan rubber set 7-21 21-17 21-16. (ant)
OLAH RAGA
13
Rossi Rebut ‘’Pole’’ di Sepang Sepang Juara dunia andalan Fiat Yamaha, Valentino Rossi, sukses mengakhiri kualifikasi dengan sempurna. Pembalap Fiat Yamaha itu meraih posisi start terdepan, di Sepang. Ia dikuntit oleh rival sekaligus rekan satu timnya, Jorge Lorenzo yang mendapat urutan start kedua. Dalam babak kualifikasi yang berlangsung Sabtu (24/10) kemarin, Rossi memastikan pole position usai mencatat waktu 2 menit 00,518 detik. The Doctor diikuti rival beratnya Jorge Lorenzo yang meraih posisi kedua, dengan waktu 0.569 detik lebih lambat dari Rossi. Di sesi awal kualifikasi, Lorenzo sempat tercecer di posisi keenam. Dani Pedrosa melengkapi tiga besar dengan waktu 2 menit 01,254 detik. Sementara pembalap Ducati Casey Stoner akan memulai balapan di Sepang dari tempat keempat. Dalam konferensi pers, Valentino Rossi mengaku terkejut dengan catatan waktu yang ia bukukan untuk di kualifikasi MotoGP Malaysia. Menurutnya, catatan waktunya bagaikan monster. Pencapaian ini bermakna ganda bagi Rossi. Selain pole position, ia sukses memenuhi ambisinya dalam mencatat waktu tercepat. “Target saya adalah mencatat waktu di bawah 2 menit 1 detik. Di lap terakhir, saya sudah melakukannya,” ujar Rossi seperti dilansir Autosport. “Sayang, dashboard motor saya
Hasil Kualifikasi 1. Valentino Rossi
Yamaha
2:00,518
2. Jorge Lorenzo
Yamaha
2:01,087 + 0,569
3. Dani Pedrosa
Honda
2:01,254 + 0,736
4. Casey Stoner
Ducati
2:01,455 + 0,937
5. Loris Capirossi
Suzuki
2:01,716 + 1,198
6. Toni Elias
Gresini Honda
2:01,918 + 1,400
7. Nicky Hayden
Ducati
2:01,980 + 1,462
8. Randy de Puniet
LCR Honda
2:02,098 + 1,580
9. Colin Edwards
Tech 3 Yamaha
2:02,195 + 1,677
10. Alex de Angelis
Gresini Honda
2:02,274 + 1,756
tidak berfungsi. Selanjutnya, saya melihat di layar lebar ada catatan waktu 2 menit 00,5 detik. Saat itu, saya berkata, oh tidak! Seseorang sudah mengalahkan saya.” “Namun ternyata itu catatan waktu saya. Sungguh sebuah pencapaian yang bagaikan monster,” lanjut pembalap Fiat Yamaha itu. Berada di posisi start terdepan merupakan keuntungan bagi Rossi untuk menaklukkan Sepang dan memastikan gelar juara dunia di balapan. Meski begitu, pembalap berusia 30
tahun ini tidak terlalu merisaukan dengan pole position yang ia raih. “Saya akan tampil normal saja. Pastinya saya harus tampil sabar, karena itulah yang harus saya lakukan untuk meraih gelar juara,” tuntas pembalap berjuluk The Doctor itu. Sebelumnya, pembalap Repsol Honda Dani Pedrosa menjadi yang terbaik dalam sesi latihan bebas kedua, di MotoGP Malaysia. Valenti-
BPM/ap
Valentino Rossi no Rossi dan Casey Stoner melengkapi posisi tiga besar. Dalam free practice III, Pedrosa tampil sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 2 menit 1,427 detik. Di belakang Pedrosa adalah Rossi yang mencatat waktu 0.019 detik lebih lambat daripada pembalap asal Spanyol itu. Stoner melengkapi posisi tiga besar dengan catatan waktu 2 menit 1,485 detik. (sun/net)
SEDOT HARTA / UANG SECARA HALAL DENGAN PUSAKA AJI PANGREKA BHUANA ATAU ILMU PENGARAD HARTA YANG TERBUAT DARI EMAS MURNI 24 K SESUAI DENGAN ILMU RAJA - RAJA BALI KUNO DAN SASTRA BERUPA EMAS, PERAK, PERMATA, UANG, HARTA MULIA DAN LAIN LAIN SESUAI DENGAN PROFESI ??!!! UNTUK MENGATASI EKONOMI TERPURUK, PERUSAHAAN BANGKRUT, HUTANG MENUMPUK DAN LAIN LAIN, MAHAR MULAI DARI Rp.. 1.000.000 S / D Rp.. 8.000.000 REJEKI AKAN MENGALIR DAN HARTA AKAN DATANG SECARA TIDAK DISADARI, REAKSI POSITIF AKAN MULAI TERASA DALAM JANGKA WAKTU SATU SAMPAI LIMA BULAN DARI HARI PERTAMA PEMAKAIAN. DAPAT DIGUNAKAN OLEH SEMUA ORANG TIDAK MEMBEDAKAN RAS, SUKU, AGAMA DAN LAIN LAIN.TERBUKTI AMAN, PRAKTIS, TANPA TUMBAL, TANPA EFEK SAMPING DAN LAIN - LAIN DIJAMIN UANG KEMBALI KALAU TIDAK BERHASIL !!! NIKMATI BONUS BATU PERMATA KRESNA DANA LUAR BIASA, YANG DAPAT DIBUKTIKAN LANGSUNG BISA MEREDAM PANASNYA API, ANTI BLACK MAGIC DAN BERSERTIFIKAT AP5i (ASOSIASI PENGERAJIN PENGUSAHA PENGGEMAR PERHIASAN PERMATA INDONESIA) UNTUK 20 ORANG PEMBELI PERTAMA PUSAKA AJI PANGREKA BHUANA PERSEDIAAN TERBATAS !!! 1. Untuk mahar/harga Rp. 1.000.000,- bonus pusaka pengasih tangkai sirih untuk marketing dan penarik lawan jenis, senilai Rp. 300.000,2. Untuk mahar/harga Rp.2.000.000,- bonus sama dengan No. 1, plus batu permata Kresna Dana Kecil ukuran + 1,5 Krt, senilai Rp. 1.700.000,3. Untuk mahar/harga Rp. 3.000.000,- bonus sama dengan No. 1, plus batu permata Kresna Dana Kecil ukuran + 2 Krt, senilai Rp.. 2.700.000,4. Untuk mahar/harga Rp. 4.000.000,- bonus sama dengan No. 1, plus batu permata kresna dana sedang ukuran + 5 krt, senilai Rp.. 3.700.000,5. Untuk mahar/harga Rp. 5.000.000,- bonus sama dengan no. 1 plus batu permata kresna dana sedang ukuran + 5 krt, plus minyak ikan duyung untuk marketing dan penarik lawan jenis, senilai Rp. 4.700.000,6. Untuk mahar/harga Rp. 6.000.000,- bonus sama dengan No. 1 plus batu permata kresna dana besar ukuran + 8 krt, plus minyak ikan duyung untuk marketing dan penarik lawan jenis, senilai Rp. 5.700.000,7. Untuk mahar/harga Rp. 7.000.000,- bonus sama dengan No. 6, plus pembukaan aura untuk marketing dan penarik lawan jenis, senilai Rp. 6.700.000,8. Untuk mahar/harga Rp. 8.000.000,- bonus sama dengan No. 6, plus pembukaan aura, minyak burung terjerat jaring laba – laba untuk marketing dan penarik lawan jenis, senilai Rp. 7.700.000,-
HUBUNGI KAMI SEKARANG JUGA !!! DIJUAL : PERMATA KRESNADANA ASLI DAPAT DIBUKTIKAN LANGSUNG BISA MEREDAM PANASNYA API HARGA MULAI DARI RP 5.000.000 KEATAS. KEGUNAANNYA UNTUK MELANCARKAN REJEKI, JODOH, KESEHATAN, KEKAYAAN, POLITIK.
PENGOBATAN TRI BHUANA UNTUK SAKIT MEDIS DAN NON MEDIS KEJAKSAAN NOMOR : B-067/P.1.15/Dsp.4/06/2008 TERLARIS, DAHSYAT DENGAN METODE TANPA SENTUH SATU SATUNYA DIDUNIA, DIJAMIN UANG KEMBALI KALAU TIDAK BERHASIL SEHAT ITU MEMANG MAHAL, TAPI SAKIT JAUH LEBIH MAHAL !!! 1. STOP MEROKOK SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 1.000.000,2. STOP NARKOBA SEKETIKA (SEBELUM SAKAW) HARGA CUMA Rp. 2.500.000,3. STOP JUDI SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 1.500.000,4. STOP TRAUMATIK PACAR ATAU KEKASIH MASA LALU SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 1.000.000,5. STOP PERILAKU NEGATIF MENJADI POSITIF SEKETIKA, HARGA CUMA Rp. 1000.000,6. STOP PSICHOSOMATIC ILLNES ( STRESS, DEPRESI, TRAUMA, PHOBIA, ILLUSION DAN LAIN LAIN SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 1.000.000
7. STOP PERSELINGKUHAN SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 2.500.000,8. STOP BODOH ( MALAS BELAJAR) MENJADI SENANG BELAJAR SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 1000.000,9. STOP KORUPSI SEKETIKA UNTUK ORANG KEPERCAYAAN ANDA HARGA CUMA Rp. 2.500.000,10. STOP HOMO SEKSUAL / GAY MENJADI NORMAL SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 5.000.000,11. STOP LESBIAN MENJADI NORMAL SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 5.000.000,12. MENGOBATI SEMUA PENYAKIT MEDIS DAN NON MEDIS TANPA SENTUH
FISIOGNOMI & PALMISTRI ( ILMU MEMBACA WAJAH & GARIS TANGAN ) MENGENAI : Rejeki, Jabatan / Karier, Jodoh, Usaha, Keluarga, Nasib, Kesehatan, Keturunan, Harta Kekayaan, Join Usaha, Libido Seksual, Nasib Di Hari Tua NAIK BATU ATAU KAYU PUSER BUMI AJAIB YANG DAPAT MENJAWAB SEKETIKA SEGALA PERTANYAAN TENTANG MASALAH KEHIDUPAN ANDA !!!
YAYASAN TAKSU BALI
TERDAFTAR NOMOR : 220 / 221 / KBPM / Org, 29 Mei 2002 PELESTARI SENI BUDAYA DAN BENDA BENDA PUSAKA SUPRANATURAL BALI INDONESIA Sekretariat : Jln. Jagaraga No 4, Ds / Br. Celuk, Sukawati, Gianyar, 80582. Telp : (0361) 298364,Fax : (0361)292285. Email : taksubali.foundation@yahoo.co.id www.taksu-bali.com
I MADE MASTRESNA, SE, M.Si
C.444851-rpa
KELAS EKSEKUTIF
F.E.UNWAR
PROGRAM SARJANA (S1) Lulusan SMU/SMA/SMK sederajat Diploma/mahasiswa pindahan Mahasiswa karier/Ibu Rumah Tangga PNS/Karyawan Swasta/BUMN/BUMD Pimpinan/Manager/Pemilik Usaha
JURUSAN MANAJEMEN, AKUNTANSI, ILMU EKONOMI STUDI PEMBANGUNAN. SEMUA TERAKREDITASI B
KULIAH MALAM Datang Segera KULIAH Sekretariat Program Kelas Eksekutif MALAM Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa Jl.Terompong No.24 Tanjung Bungkak Tel/Fax.(0361)244450 PAGI:Eksekutif SENIN S/D SABTU. 09.00 – 12.00 Kelas (0361) 8424460 MALAM: KAMIS S/D SABTU, 18.00 – 22.00 HP. 0818350314 E-mail: Info@fe.unwar.ac.id Home Page: www.fe.unwar.ac.id SARJANA EKONOMI (S.E)
PAGI: SENIN S/D SABTU. 09.00 12.00 MALAM: KAMIS S/D SABTU, 18.00 22.00 TUTUP 30 NOPEMBER
2009
C.448554-pend
OLAH RAGA
14
Minggu Umanis, 25 Oktober 2009
Sanchez Flores Resmi Latih Atletico
Barcelona Vs Zaragoza
Balas Sakit Hati
Madrid Nama Quique Sanchez Flores dikonfirmasi manajemen Atletico Madrid, sebagai pelatih baru menggantikan posisi Abel Resino. Los ColchonerBarcelona os memutuskan untuk menggunakan jasa mantan Partai menjamu Real Zaragoza, Senin (26/9) dini pelatih Valencia dan Benfica, setelah Resino dianghari nanti mendapat sorotan lebih. Betapa tidak, tuan gap gagal. Atletico menelan beberapa kekalahan di rumah Barcelona datang dengan kondisi terluka, usai ajang La Liga dan Liga Champions. Terakhir, Serdipermalukan Rubin Kazan di tempat sama, pada gio Aguero dkk. menyerah 0-4 dari Chelsea. pentas Liga Champions lalu. Tentu sakit hati tim Atletico mengumumkan pergantian pelatih besutan Pep Guardiola itu harus disembuhkan. Caranini, Sabtu (24/10), melalui situs resmi klub. nya hanya satu, kalahkan Zaragoza. Kubu Flores dan klub sudah mendapatkan kesepakatan formal mengenai kontrak kerja Barcelona sendiri beru- menantang Barca bermain sama. Mantan pelatih Real Madrid Junior paya menghibur diri, dan terbuka dan terbantai di tersebut akan meneruskan posisi Resino membantah terjerumus Camp Nou. Pada kesempahingga musim ini selesai. Flores dijadwalkan dalam krisis, dengan me- tan lain pemain gelandang akan tiba di Vicente Calderon, Senin (26/10) menangkan laga ini. Semen- Barcelona Seydou Keita mepagi. tara itu Real Zaragoza ber- respons kritikan yang dialaFlores tercatat pernah menjadi arsitek mimpi meraih kemenangan matkan kepada rekan satu Getafe pada 2004-2005, Valencia pada 2006tandang pertamanya di timnya Lionel Messi. Keita 2007, Benfica 2008-2009. Prestasi terbaiknya Camp Nou. Pelatih Pep menyebut pemain muda berketika mengantarkan Benfica menjadi juara PiGuardiola yakin pemainnya bakat asal Argentina itu ala Liga Portugal musim lalu. Flores bantah beakan bermain penuh motiva- tidak dapat melakukan segsut Atletico. si, jika Madrid memenang- alanya hanya seorang diri Sebelumnya berita itu dibantah salah satu kan laga di kandang Gijon saja. agen mantan pelatih Valencia itu. Manuel Gardan memimpin klasemen. ‘’Dia, Messi, sedang beracia Quilon, salah satu agen Flores, menjelaskan Barca masih tidak akan da dalam semangat yang babahwa pembicaraan antara manajemen Atletdiperkuat Thierry Henry, gus. Terus terang saya beico memang sudah menemukan titik temu. tapi Bojan Krkic atau Pedro lum pernah sebelumnya meNamun, pria yang juga sempat membesut Benbisa menggantikan posisin- lihat seorang anak lelaki BPM/ap ya, dan bermain bersama berusia 22 tahun dengan MENANG - Para pemain Barcelona harus menang untuk mengobati “luka” usai kekalahan di Liga Champions dari Rubin fica itu tidak terlibat secara langsung dengan hal itu. Zlatan Ibrahimovic. Zarago- tanggung jawab yang besar. Kazan. ‘’Saat ini saya terbang dari Valencia menuju za diperkirakan akan ber- Dia sungguh kuat dan kelak main sedikit bertahan, den- jika suatu hari dia bermain ingan dengan seorang diri ampaikan menyusul hasil Barca menyerah dari tim Messi untuk kembali tampil Madrid,’’ papar Garcia Quilon dikutip Goal, Sabtu (24/ gan menumpuk banyak pe- buruk, rasanya hal tersebut saja. Dia butuh tim seperti yang didapat Barca. Pekan gurem Rubin Kazan di laga apik. Zaragoza harus bersiap 10). Belum ada kata sepakat mengenai Quique Sanchez main di lapangan tengah. adalah hal yang normal. kami membutuhkannya,’’ lalu saat melawan Valencia, Liga Champions. Dukungan diri menerima terkaman pe- Flores menjadi pelatih Atletico Madrid. ‘’Kami akan memMarcelino Garcia Toral, Karena dia tidak dapat me- kata Keita. Barca tertahan tanpa gol dan Keita tersebut tentu menja- main “terluka” Barcelona bicarakan kemungkinan itu semua. Satu-satunya yang benar mengenai pemberitaan itu adalah Atletico Madrid pelatih Zaragoza, tidak ingin menangkan sebuah pertandPernyataan Keita ini dis- pertengahan pekan giliran di motivasi tersendiri bagi kali ini. (sun/net) baru membicarakan niat mereka kepada saya,’’ lanjutnya. Namun, Garcia Quilon optimis mengenai hasil negosiasi. Kendati demikian, Flores kemungkinan besar tidak mungkin mendampingi Atletico melawan Mallorca. Santi Denia akan menjadi suksesor sementara Resino pada laga pekan ini. ‘’Jika semua berjalan dengan lancar, maka Quique Sanchez Flores juga akan terbang ke Madrid dan terlibat dalam negosiasi dengan pihak Atletico,’’ pungkasara Chievo adalah tim kecil. si kesepuluh klasemen se- nya. (sun/net) ‘’Laga akhir pekan ini tentu mentara Seri A dengan poin saja berbeda bila dibanding- 11. Sementara Rossoneri kan dengan Bernabeu,’’ ada di urutan kedelapan demikian jelas gelandang dengan poin 12. Bagaimana dengan Chieserang Milan, Andrea Pirlo. Di stadion megah Santiago vo? Sang pelatih Domenico Bernabeu, Milan mampu Di Carlo mengumbar semangat jelang pertemuan mengatasi Madrid. Semangat yang sama timnya dengan AC Milan. masih dibawa tim Merah-Hi- Menurutnya, dua kemenantam ketika akan bertarung gan yang telah didapat Rosdi stadion biasa-biasa saja soneri dari AS Roma di laga seperti Bentegodi. ‘’Namun Serie A Italia pekan lalu seryang jadi tujuan kami teta- ta kemenangan tandang plah tiga poin. Kami akan dari Real Madrid di Liga bertarung di sana dengan Champions tidak membuat motivasi dan keinginan yang timnya menjadi gentar. ‘’Saat ini AC Milan jelas sama seperti di Bernabeu,’’ lanjut Pirlo. Milan punya sebagai tim yang berada jauh modal baik dalam lawatan lebih baik dibanding dengan kondisi sebulan yang lalu,’’ ke Bentegodi. Dalam lima lawatan ter- kata Di Carlo. Mereka berakhir, Il Diavolo Rosso hasil meraih kemenangan menang empat kali dan han- dengan sangat baik melawan ya sekali kalah. Selain itu, Roma dan sungguh kekondisi terkini Milan tengah menangan luar biasa atas apik menyusul dua ke- Madrid di Spanyol. Terus terang saja tidakmenangan berturut-turut di partai resmi, yakni kontra lah mudah bermain melaBPM/ap MENINGKAT - Permainan AC Milan menunjukkan grafik meningkat. Tiga poin sepertinya bukan hal aneh AS Roma dan Madrid. wan salah satu dari klub be‘’Kami harus berhati-hati sar karena setiap saat meresaat kembali dari Chievo malam nanti. karena kami pernah tergan- ka dapat mengubah permaiVeronaChampions, saat AC Milan Bentegodi terletak di kota 80.354 bangku. Kedua sta- jal di tangan tim-tim kecil,’’ nannya secara cepat. ‘’Tapi Sekilas stadi- mengalahkan Real Madrid, Verona. Stadion markas dion tidak hanya berbeda bek Alessandro Nesta meng- kami harus menghadapi mereka tanpa harus meraon Marc’Antonio malam nanti tuan rumah klub Seri A Chievo ini berka- dari jumlah kapasitas, na- ingatkan. Kewaspadaan Nesta be- sa kagum. Dengan keperBentegodi jelas Chievo harus waspada. Bisa pasitas 39.211 tempat mun juga prestasi sang emralasan. Selisih poin yang cayaan dan pengetahuan kalah menakutkan diband- jadi kali ini AC Milan telah duduk. Sementara Stadion punya. ing stadion Santiago Bern- kembali pada bentuk per- Santiago Bernabeu, markas Madrid adalah klub rak- dimiliki Chievo dan Milan kami rasanya mampu BPM/ap abeu, milik Real Madrid. mainan terbaiknya. klub kaya raya Real Madrid, sasa yang telah mendunia tak terpaut jauh. Mussi Vol- mendapatkan sebuah hasil,’’ Quique Sanchez Flores telah resmi membesut atletico Mengacu hasil di Liga Stadion Marc’Antonio memiliki daya tampung dan sarat prestasi, sement- anti saat ini berada di posi- ujarnya. (sun/ap) Madrid.
Chievo Vs AC Milan
Kemenangan atas Madrid Senjata Baru Milan
Mario Balotelli Bungkam Soal Arsenal
BPM/ap
Mario Balotelli tak mengomentari tawaran Arsenal.
Milan Pelatih Arsenal Arsene Wenger belakangan gencar melirik bomber muda Mario Balotelli. Namun bomber muda Inter Milan itu tidak mau menanggapi rumor tersebut. Seperti dilaporkan The Sun sebelumnya, agen dari klub asal Inggris itu berada di Genoa pekan lalu, untuk menyaksikan Balotelli beraksi membawa Inter menang 5-0 atas Genoa. Kabarnya, Wenger tertarik dengan bakat yang dimiliki pemain 19 tahun itu. Pelatih asal Prancis tersebut mengaku siap mencoba menggoda Jose Mourinho dengan tawaran yang menggiurkan. Masa depan Balotelli bersam Inter memang dipertanyakan. Dia mengaku sudah tidak betah di Giuseppe Meazza karena sulit bersaing dengan para pemain lain Samuel Eto’o, Diego Milito dan David Suazo. Balotelli digosipkan ingin hengkang, karena mencari tim yang mau memberikan tempat utama kepadanya. Wenger mencoba memanfaatkan keadaan itu dengan membu-
juk pemain U-21 Timnas Italia itu. Sejauh ini kedua pihak belum berkomentar mengenai rumor ini. Agen dan juga kakak Balotelli, Corrado mengatakan kepada Goal, Sabtu (24/10), saya tidak mau merespons mengenai ini. Saya tidak mau berkomentar. Tak hanya Balotelli yang menampik tawaran klub lain, Sebastian Giovinco melakukan hal sama. Tapi gelandang muda Juventus itu bergeming dengan tawaran The Hammers dan memilih bertahan bersama Bianconeri. Dalam kabar yang berembus di media-media Italia, West Ham berniat untuk menggaet Giovinco untuk ditukar dengan Valon Behrami. Tawaran yang menggoda untuk Juventus, tapi tidak untuk Giovinco. ‘’Dia tidak tertarik dengan opsi apa pun selain bertahan di Juventus. Giovinco bermain baik dan fokusnya hanya untuk proyek Juve dan bukan yang lain,’’ kata agen Giovinco, Andrea D’Amico, seperti dilansir Football Italia. Juventus memang harus menimbang masak-masak proposal West Ham ini. Pasalnya, ‘Si Nyonya Tua’ sedang membutuhkan bek kanan karena Jonathan Zebina dan Zdenek Grygera tampil kurang memuaskan. Masa depan Giovinco pun sebenarnya tengah dipertanyakan karena meski Pavel Nedved sudah pensiun, kenyataannya pemuda 22 tahun itu tetap jarang mendapatkan posisi utama di tim. Sejauh ini, Giovinco baru bermain empat kali di Seri A, dengan cuma satu di antaranya selaku starter. Pelatih Ciro Ferrara lebih memilih Diego
dan bila sang playmaker berhalangan, ia memilih mengubah formasi ketimbang mengakomodasi Giovinco. (sun/net)
TOUR
DIJUAL MOBIL The Power of Dreams
HONDA FREED
Paket Kuningan - Free V-Kool Syarat dan Ketentuan - Free Black Berry Berlaku. Hari Minggu / libur Tetap Buka
Honda Dewata Motor
Jl. Imam Bonjol No. 104 Denpasar
( 490 499, 8613385, 7979133
C.446852-mbl
IKLAN MINI
Minggu Umanis, 25 Oktober 2009
15
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris
: Rp 30.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura : Rp 650.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 61 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 15.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop
Informasi pasang iklan Telepon zMenerima Pembayaran dengan
z Iklan Peluang Emas
VISA
z z z z
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456
KARIER AD BALI POST Batu Karang Lembongan Resort Position : Guest Contact Officer-Sanur Must have excellent English, experience with customer service, good communication skills and have graduate of D1 of Tourism minimum. Good salary, meal allowance, transport and service charge provided.
Send CV : moer@batukaranglembongan.com or contact Moer, Mob : 081 337334393 U.448828-low
5* Htl in Kuta is looking for 1 Exec Scrtry, 2Bar Cpt, 3GSO, 4 Chief Security, 5 Power Plant SPV, 6 Maintenance Ldry & Ktchn, 7 Security Guard M/F, 9 Waiter/s, 10 Tailor, min 1Yr Exp.In the same pstn, strong Ldrshp, Highly motivated, Hard working,under pressure send CV & photo to PO BOX 1133 003-448699
Bth 2 PRT Tdr Dlm Gj 800rb H.085237383141/7889944 999-448849
!!! Kapal Pesiar !!! MSC Ship req: cook all section(Chinese, Japanese, Hot/Cold),Ice Carver, Diswasher.(D1 htl/SMU,good English,exp)Tailor, Upholster (min SMU,Good English,Exp).Send CV: info@baliparadisecrews.com or Jl.P.Ayu XIII No.3 Dps. Ph:238513 999-448772
“work & travel in US with J1 Visa. Start working on jan 2010 at many state and reputable comp send CV to : workandtravelinus@yahoo.com. more info : 081227887779” 999-448839
****** Kasih Ibu Hospital ***** ****** membutuhkan segera:***** 1)Dokter Umum:S1 Kedokteran**** 2)Perawat: min.D3/S1 keperawtan 3)Pramusaji:SMK Boga/Sdrjt***** 4)Security:min.SMU,KTA satpam** 5)House Keeping:SMU/SMK parwi** Krm lamaran yg lengkap+photo terbaru & dokumen2 penunjang lainnya ke: Po.Box 3263 Denpasar
**Main Dealer Toyota: Bth Calon Teknisi(pria,SMK-mesin/Elektro, max 21th).Lmrn Lngkp kirim ke PT.Agung Automall Jl.Cokroaminoto 47 Dps, plng lmbt 26/10/2009 005-445252
**Main Dealer Toyota:bth Sales Executive & Counter (P/W min D3, max 27th, punya SIM A&C, pnmpln Menarik), Tng Adm. Service (P/W min D3, max 24th) Lmrn lngkp kirim ke PT.Agung Automall. Jl.Cokroaminoto 47 Dps. Plng lmbt 26/10/2009 005-445255
*Dcr segera EDP pengalaman,mau krj shift PO BOX 2038 Kuta 80361 krm:customerbali@papaya.co.id 005-448815
Accounting SMEA/SMK/D3/S1 wanitaKrm PO Box 2193 Kuta 80361 154-447470
Bag & Belt Factory di Cari: Manager Produksi dan tukang kulit dngn pnglmn krj min 3thn, Kirim CV sblm:30/ 11/09 ke: PT Udiyana Prima:Jl.Patih Jelantik No.200X. Kuta 80361-Bali Tel 0361-767523/Fax 0361-732864, e:udiyanaprima@gmail.com
Dcr Acc min S1,fresh/brpnglmn, jujur, rajin, mandiri, bs Bhs Ing+ Hub.8058897 max 7 hr
Dcr sgr Adm,kasir,waiter/ss,CS. Lam Rest.Bakso Kota Jl.T.Umar 219C
Dcr.security L/P utk:Retail H.Maryanto: 081236510627,087860113418
Dicari segera Tk Bordir dan Tk. Jahit Hub. 238667/8
999-448680
999-448563
999-448259
102-448932
Dcr sgr karyawati Art Shop Ubud, single, max 20th, bs bhs Inggris. Hub:978098
Dcr:marketing percetakan peng. punya kendaraan sendiri, accounting wanita,peng.design grafis bisa coreldraw,fhoto shop,ilustrator.Jl.Gn Kalimutu XI No.7.488271
Dicari staff Accounting mengerti pajak, pend.S1, lamaran dibawa ke Jl.Blambangan 69 A3/4, Kuta-Bali, Tlp. 0361-762391
999-448627
Dicari tenaga laki2 untuk perusahaan mebel minimal SMK/STM, Kirim lamaran ke PO Box 121 Tabanan
Dcr Admin speak&write English well known in furniture indsty CV to info@8-degrees-south.com 999-448889
Dcr cleaning service wanita 3 org tdr dlm Gj 800/0811396560 133-448930
Dcr FO,Engineering,D3 perhotelan, pengalaman,Bhs.Inggris aktif, I.T.Lam.langsung ke Villa Diana Bali Jl.Kresna-Legian-Bali 999-448693
Dcr karaywati u/toko bs computer baru lulus 081916469000 154-448929
Dcr kary bnyk untuk ditraining jd therapis, peng/tidak Hub.Halo Bali Spa, 723593, 8624566 102-448933
Dcr karyawan warnet gamers Jl.Sesetan Raya No.247, 3177748
999-447609
Dcr sgr:Karywti Inventory Control, min DI Acc/Pglmn, penampilan menarik bs Myob, krm CV dan photo ke email: accountantcatorce@yahoo.co.id Fax 0361 735806, T.730100 999-448794
Dcr sopir serabutan SIM A/B, almt: Jl.Tukad Badung 90. 999-448537
Dcr tenaga fotocopy & counter pulsa.Hub.081353002002 999-447590
Dcr Tenaga STM Bangunan kirim Lam Jl.Kartika Plaza Gg Kuta Pura No.2 (Varia Design) 154-447769
Dibthkan 1 cook penglmn min 1th. 2 Waiter waitress usia max 25th, diutamakan yg berpengalaman kirim CV ke Celsius Caf‚ Jl.Kartika PlazaCentro Dept Store telp.769637 154-448853
Dibthkan Pekerja Srbutan domisili Canggu.7468480 dr jam 08-17 Wita 999-446581
Dibthkan Staf Perencanaan (S1 Arsitektur) & Pelaksana (S1 Sipil) utk Kontraktor,Krm CV ke PO Box 3287 Renon-Dps 999-448569
Dibthkan:Kary.Bag.Produksi Bakery/Pastry,SPG,Waiters/tres,Cook Western,Indo,Chinesse,Cleanning Service.Lamaran ke Teuku Umar 112 Ph.229551
Dcr Karyti Pijat di Ubud tdk Peng Gj 600+% tdr dlm 087861114600
Dcr Tentor Tetap/IS Tetap utk Primagama Nusa Dua.Lmrn+CV lngkp Jl.By Pass Ngurah Rai 88 Jmbrn Tlp:0361-8480098
154-448852
104-448837
999-447721
141-447471
Bth cpt Pengemudi,P/W,Kms,Bns Mess,23-45th Lmrn ke Bluebird Ry Sesetan 220/214 Dps 728200 By Pass Nusa Dua 4 Jmbr 702000
Dcr kasir & waitres u/rest “Zappaz” Jl.Laksamana-Oberoi
Dcr Therapist wnt sebanyak mungkin Hub.Galuh Bali Spa 7452244
Dicari Cook & Waitress blm pglmn Rest Ninja Ramen, 081999173437
999-445765
Cari Sopir Srabutan+Pembantu RT Wnt,Niat Krja,Jujur,081338746666 999-448897
Cr Guru privat sbnyk2nya TK (PGTK,) SD(PGSD) SMP/SMU (S1 MIPA),Kuliah boleh. email: interlink.dps@gmail.com,Jl.P.Singkep No.43 Dps info:081999033563 999-447333
Cr.Pgw Salon berpeng.minm bs creambat, Blow, Bgs gaji OK, 08123600754
102-448938
999-448538
999-448189
154-448739
Dcr kryti Sln,tdk pglm,18-25th hub:255-009, Jl.Teuku Umar 200
Dcr tkg patrun bs jrt berpengalaman, gaji memuaskan, hub.730064
999-448184
999-447595
Dcr pengepul mote,tk.packing, tk.psng mote harian,tk potong u/ garment.Hub:8475429/8475431
Dcr Waiter/Waitress max 27th, pengalaman, Kuta-08155777000
Dicari Drafer dgn.Spec,Autocad, 3D Studio Max,Photoshop. Lamaran ke Jl.Raya Kerobokan 67, Br.Taman. Telp 731474
999-446604
Dcr waitres cpt.Lam ke Star Bar Bistro-Jl.D.Tamblingan 91.285674
Dcr Pria/Wnt Fo/Hk/Srbt SMA/D1 Par single max 25th Hub.H.Wuruk 204 999-448875
Dcr sales, motoris,TO, SPG, u/CV Resvila Pers.Dist.Consummer Goods. Syrt:pnya spd mtr, pglmn tdk diutmkan jujur, ulet.Kirim ke PO Box 3535
999-448818
999-448628
Dibthkan Admin,bs Bhs Inggris aktif dan pasif,bs Computer,krm Lamaran ke giridharmabali@gmail.com
132-448698
999-447626
102-448759
999-448477
Civic 84 Fl Audio Fulvar Akasia IX/2 Smt Br Hrg:26 nego Buktikan
Carry Stn Th 88 AD Putro 21jt Ngo Jl.Subur 081916188487
X-Over’08 Tgn I as DK torquist Batanghari V AA/6, 242290
999-448704
999-448635
Dicr Teknisi Elektro,Adm P/W. Lam Bedahulu XVII/7 Dps 999-448230
Fajar Resto Bth seegra Waiter Waitress Marketing P/W Hub. 757632 Legian Poppies II Kuta 154-448859
Kami Multifinance Sinarmas mencari Tenaga untuk:1.Marketing Min.S1/ D3 berpengalaman/Fresh Graduate pria, Mempunyai SIM A & C, Lamaran dibawa ke Graha Sinarmas Lt.3 Jl.Tantular No.8 Renon, Lamaran ditunggu paling lambat hari Senin Tgl.26 Oktober 2009 141-448457
Karyawan/wati & teknisi komp. single, mengerti komp. Krm lmr + CV ke Javamediabali@yahoo.com
999-448533
Le Bake Shop Rest&Bakery membthkkan Kary utk posisi CDP Bakery,commis bakery, driver, & Security Lam di bw lsg ke Jl.Griya Anyar No.1 Simpang Siur Kuta/Hub. 3179012 (no SMS)
Dicari Pegawai Salon yang berpengalaman hub : 8543267 004-448085
Dcr Tkg Obras & Tkg Jahit Hub PT. Santha Buana Bali Jl.Sidakarya No.7 Dps Tlp. 726985
999-446706
154-448669
Dicr Adm wnt min.D3 penglm. min 1th lmran bw ke P.Kawe 30 Dps plg lambat Selasa 27/10’09
999-448362
Dicari pembantu tinggal dalam max 30thn.Telp.7950706
Dcr karyawan/karyawati utk garment posisi: adm gudang,data entry berpengalaman min D1 & D3.PO BOX 3575 Dps.
999-448316
Dicari: Sopir berpengalaman waktu flexibel. Lamaran ke Ixora Jl.Petitenget Gang Cendrawasih Kerobokan Kuta Telp. 739390-93
Dicari karyawati bag.akuntansi dan pramuniaga,penampilan menarik, pendidikan SMK akuntansi.Hub.MM Jaya Kerti Ubung.Tlp.0361426268
004-448822
Dcr: tng wanita u/Facial,Skin Care & Body Massage,pria u/Cleaning Service. Krm Lam.lsg intrvw. Senin 26 Oktober ‘2009. Jam 09-selesai ke Jl.Sunset Road No.114X Kuta (The Grill House Rest)
154-446601
999-448615
Looking for 1 man/women webmaster fulltime & 1 sales shop women. Contact.0361-742.0843.Email to.mail@teckococo.com or Jln. Petitenget 110X Kerobokan 999-447700
Looking for Spv, Expqhard worklng -send VCV to Mamas Rest-Jln Legian-Kuta-Telp. 754831 email: makadimama’s@yahoo.co.id 145-448834
Mngt company at Ubud seek : Cook Cook Helper, Gallery Staff. Waiter, Acc Mng, Chief Acc, Rest Cashier Bartender. Send CV & Ap to PO Box 99 Ubud, fax 978359 dekco@dekco.com 104-448674
Need Chasier,experienced, familiar with computer. CV to Zanzibar Jl.Arjuna Pantai Legian 145-448702
Need Playgroup Ass to Teacher W interest in early Childhood learning good English Love Kid Email to playgroupbiz@gmail.com 104-448245
New Lounge & Restaurant opening soon in Sanur.Urgently required: Waiter/Waitress,Bartender, Cashier,Cook & CDP,ability to speak English.Send your resume to: info@eight-bali.com,Fax to 462835 999-448888
Perusah.Graphic Design di Kuta bth staf berdomisili di Bali utk posisi A.Programmer PHP 2 Org L/P max.28th berpengalaman/fresh graduated, bisa PHP,MySQL, Javascript.Pengalaman membuat Web.B.Administrasi, P.Min D3, max 25th, fluent English Send CV to info@nolgraphic.com plg lambat 31/10/09 999-448536
156-448665
999-448418
Dicari segera admint berpengalaman, supel, teliti, Hub.7833288
Look for qualified housekeeping staff for apartment. CV to: ian@ kutatownhouses.com/fax:755998
Perusahaan di Kerobokan Butuh Tenaga Utk Kontrol Produksi Sepatu Fashion Perempuan dgn Syarat Berpengalaman Min.2th Mempunyai Sepeda Motor Sendiri Kirim CV ke: maggbali.patrick@gmail.com
141-448919
004-448819
149-448861
Taruna CSX’2002 EFI Biru Silver Istmw Hub.8507553 (97,5jt Nego)
Taft Hiline 4x4’96 Opt Jklt Audio B31 ARB F/R Roof Racks Spr Mls, Tkd Ayung 18 Renon Timur Radio AR
Ripcurl mencari SPG,cantik menarik, SMU sederajat, max 25th, Jln.LegianKelod191Kutatelp.765889 999-447688
Sgr:Receptionist/Therapyst. Hub.Tamara Spa-774868-777477 101-448715
Spa Terapis, 20-30th, peng 1-2th, bhs.Inggris, kepribadian baik, menyenangkan, professional, menarik, tdk bjerawat.Kirim ke P.O.Box 3692/fax 0361-255903 999-448219
Staf Wanita, min D1, computer Kirim CV ke admbali@yahoo.com 999-448746
Staff Mkt,u/dtmptkn,di Adira Finance,(Sgrj,Dps,Ngr,Tbn,Gyr, Klk, Krsm) Hub:081916740169 031-448864
The Aussie and NZ Non Skill Occupation Vacancy, needed immediately, Farm and Cook for Indonesian food. English not so essential. Contact person to LKS Phone& Facsimile: (0361) 417065. Mobile: 08174741088 , Email: lksbali@yahoo.com ASAP 999-448773
Urgent.ISP berijin Nasional bth staff accounting, berbhs Inggris, computer accounting software single, pengalaman,min D3 ekonomi. Segera email CV & lamaran ke:info@citramedia.net 999-448688
Villa in seminyak need driver (M) Eng, Exp, Max 27 yo, Sim B1 Send CV to Po Box 3563 004-448357
We’re a attractive hotel at Kuta looking for Sales (M) & FB Supervisor (M) with min 3 years an experienced htl internl.Pls apply to e: sdm@thelokhalegian.com 999-448697
SINGARAJA Dcr salesman lamr ke CV Sabba Jl.Surapati 145 sgr 0362-23921 009-448714
MOBIL-MOTOR AD BALI POST Djl Great’93 Hitam Hub.8759133/ 081337897604
Ford Escape’2004 hitam XLT 2.0cc asBali bs Lanjut Krd/TT 8856999
999-448892
999-448863
135-448941
999-448716
141-448920
141-448924
Stream’04,Trip.Silv,AsDK/Kj Astra’90 Short.5Sp AsDK/Corola Twincam’91. AsDK/Karimun’00. Merah/Mercy Boxer 300E’91 Abu.Hp:08123803414
Escudo 1.6 2004, Istimewa,radio, TV, Gold met Full Var Hub.7428989
Mitsubishi Pick Up T.120SS 2006 hitam Hub.7907890/085737625524
Kjg G Extra’96 asDK abu met 1.8 short/Higrade’95 asDK mls 7848894
Kia Sportage’03 A/T hitam AC/CD/ TV, Hub.085857020222
Taruna CSX’2003 merah silver asli DK Hub.081353261999.
999-448835
999-448891
999-448745
999-448894
141-448917
Jimy’94 GX merah Jl.Batuyang Gg. Merpati IC No.9 Btblan 08123631694
Dijual cepat Panther Higrade 2001. DK, silver, mulus.Hub.081316471760
Kjg.Spr Jantan’91 pmk, 35jt Sidekick’96 H.68jt P.Kae 59
New Picanto’08 silver, istw, mls, DK, murah.Hub:7853007
Terios AT ELG,08 Silver Asli DK Istimewa, 08123933009, 169jt
999-448865
999-448927
999-448211
102-448936
999-448578
999-448912
Timor SOHC’00 pmk VR Perak krd UM 12jt sisa 26jt,081353203146 BU
SX 4 Over’07 as DK, Tgn I, Hitam met, original Hub.081337230005
Panther Stn 92/91 AsDK VR 16 Ors Mls Hub.7414925 Bisa Tukar
Merci’91, Silver Istmw Luar Dlm P.Misol 57, 081236298303
Blazer Dohc 96 Biru glp Spr Istw Tkd. Ayung 18 Renon 7912283/Krd
BUC Hyundai’02(Bali taxi)lkp dg ijin Hub. 081805637145/081236913149
102-448937
999-448736
999-448905
999-448928
999-448931
999-448322
KONTAK JODOH
DIJUAL RUMAH
DIIJUAL RUMAH
RUPA-RUPA
KURSUS
Mau Cr Jdh?Ketik:Reg Jodoh Pria atau Reg Jodoh Wanita & Krm k 3477
Dijl Rmh Jl .Jayagiri 19No.4 Luas tnh 2,10 are Hub. 08179796605/ 0361-227102 TP
Rmh T 45 & T 60 Modern.Lok Mahendradatta SHM IMB H.0811398845
HP Anda bisa cari uang ! Mau? Hp/sms Esasel: 0811388825
Gitar Electric & Clasic, cepat bisa 03618641285, 081933061947
154-447257
004-448841
999-448844
999-440361
999-448842
MUSIK Jual Sound System B.Up Jl. Ratna 96 G HP. 08113855650
Dijual Rumah Baru Trenggana T.45/ 150 =325jt Imam Bonjol T.45/200 =450jt T.08123877046/Bisa Kredit
American Golden 2bln Qualityshow. Betina Siap kawin H.085237045550 999-448830
Jual:Anak Gold Jantan+Betina 2 bln vaksn+stambHub.8559779,7880286 999-448593
Siberian Husky 2bln mata biru stambum 08123622356,8620100 999-448761
KONTRAKTOR Pemborong Bangunan+Bahan, Rumah sederhana Rp 1,8jt/M2, 0811395198 999-447622
Body Massage Khusus Wanita, Hub Ferdy Tlp/Sms.087860062541
Djl rmh type 45/128 siap huni Lok.Dalung Abianbase Hub.766289 156-447772
Legal,Anda brmslh dgn kartu krdt/ KTA? Stop bunga 0%, byr sesuai kemampuan/tdk byr sm sekali,Hub: Luna 081210444475/081288447111
004-448618
999-448914
Djual Rmh BTN 36/80 dlm kota Dps, T.08563776704/081333918189 TP
Dikon.rmh 2Lt,5KM,grs,telp,siap huni,jadi pesona.Hub:081236103889
Massage Relaxasi Tng pria Muda, ramah,MachoH:Ricky081330905115
141-448925
999-448831
HEWAN
DISEWAKAN RUMAH Dikontrak/Sewa Rumah di Tabanan, 3KM.Tidur,1Km Tamu, 1KM Makan,Km Mandi+WC bisa bayar dengan mobil Hub.081937795611 Cepat
138-448884
999-448890
999-448170
999-448224
Jual Rmh 2Lt Lembah Pujian Nangka Ut 850Jt Nego 081802487778
Dkontrakan rmh di bnyk lokasi dan ada bnyk pilihan hub.7956445.TP
153-448733
New Massage Afterrilexing For Man 24 Hours 081805580486/9647656
999-448887
999-448885
M.malis modern tp 36/100 F.Jl. MudingIndahXGatsuBrt.H:887.8881 999-447070
RUPA-RUPA
KEHILANGAN
BPKB Mtr 7947494 Kost bs
Rmh Baru KPR Type 60/100 StrategisGn.RinginMMDpdiCicil,Terbatas Hub:7817172 - 081 916 307271
Tersedia koran bekas untuk cargo, dll. Diantar 0361-2072333/9286819
141-448915
999-448881
G.04
Rmh br Minimalis P.Misol (T.Umar) SHM IMB TP Hub.7426688
Bng Ml 0,8 BPKB Mbl/Mtr 7914500
999-447158
Telah Hilang Passport a/n Ignatius Made Arya Budiastra.S. No:R583308 999-448877
PELUANG BISNIS
KOST 999-446173
DIJUAL TANAH 5Are PDAM,AC,Tbk kll 125Jt/A Jl. Jimbaran Asri 16M T(0361)7403765 999-448866
Dijual tanah 10 are +m bangunan, Lok.Jl.D.Tamblingan 27 Semawang Sanur/eks Gedung Satriavi, peminat kirim penawaran tertutup + f c KTP plng lambat 10 Nop’2009, Hub.Bp.Haryawan,Satriavi Tours.Tlp.756769,tanpa perantara 999-448653
BU Tnh +/= 18A Jl Kartika Kuta cck 4 Aptiment&Ruko 08123800570 154-448857
Wrangler 97 A/T Opt J.klt Audio +B33, VR,Cline Fander Per+ Shocome Tkd. Ayung 18 Renon Tmr Radio AR 999-448933
DICARI MOBIL
HD.Ultra 95 Htm + Honda ST.1100 Tkd Ayung 18 Renon Timur Radio AR
Djl Tnh dkt Bali TV 5 Are hrg 120Jt/ are, rmh tgl Jl.Muding 4KT,3KM+ Sauna LT 2,5 Are hrg Nego 850Jt Hu.081237527999/081338947514
Sda PRT,B.siter pglm dll siap kerja grsi resmi Dj aman, H.8862989
Kav 1,5-2-3A T.Penta Jimbaran Jl5M aspal 8568185-081236288926
999-448940
DIJUAL TOKO Djual Tnh&kios toko dkt Pasar Sanglah Lt 8 are Hub 08563776704 TP
999-439394
999-448893
Land 10 Are for villa on the river/clift. Tabanan.081 139 1234
Jl Toko luas 4 Are Siligita Nusa Dua Hub.08123973123 jl cpt
999-447715
999-448592
Tanah+Bgn-15 are/8 are SHM dkt psr sanglah H.08123931631 999-448670
Tnh 125 m.H,80jt.Jl Nangka Utara. Gg Arjuna.Hb 081338738162/8449916 999-448867
Tnh 2 are 10x20 di Tegal Jaya Dalung hrg 125/@ net 03617442721
DISEWAKAN TOKO Ovr Kntrk Toko Jl.Mongkey Forest Ubud 2,4thn 3x12, 08123903648 102-448953
Sale rak baju & over kontrak murah 13Jt/thn, Sisa 4th. Jl WR Supratman 231. H.0811380038 999-446490
999-448260
DISEWAKAN RUKO
DISEWAKAN GUDANG
Over K. Ruko 2Lt,Marlborobarat 2Th, H.40Jt. T.7426160/8588289
Dikont.gudang + ktr, Jl.A.Yani 523 Peguyangan Kaja Dps, Ls 12,5are.Hub.461541
Dijual tanah SHM 1,2a Jl.Mertasari Gg Bambu Sidakarya 9223021 Djl tanah 13,4are Lok.By Pass Kediri Tabanan.Hub.(0361) 7971543
Jl/Bl Tkr Tmbh Lptop, LCD, dll/2Nd SMS 085737106682 dijemput
KontGudang+Tk.CckBengkel/Showroom Jl. B.Indah 081802487778
999-448407
Dicr 50 Investor Asli Bali @ 200jt/ orang Untk Konsorsium ABM (Ajeg BaliMandiri)DptporsiSahamNasional 1% + Hak Milik BC”GNP” Hp. 08113801502.Nangka Utr 327 Dps
999-448869
999-448846
999-448886
999-448235
999-448832
153-448755
SERVICE
SERVICE
BIRO JASA
BIRO JASA
RUPA-RUPA
999-448878
BIRO JASA
Dijl sgr kasur Kingkoil (160x200), hrg 4jt (nego) br dipakai 1 bln, kondisi msh baru Hub. 081318632583
110-448952
DKW‘54,Sarch‘62,Puch‘65,Peageot‘87, Ymh Bgg‘83,Spd Kuno,8091837 Ng
DIJUAL TANAH
Rmh Mungil Mnmlis,Jl Vving Dalung Permai/VV149.325jtHp08124659199
141-448916
999-448617
DIJUAL MOTOR
Djl B.Mercy‘81,asli DK,full chrome ,Ry Kuta 45 H.081357733878
JlRmhMnmls36/80,45/100Jl.Gumitir Biaung, 8870007, 081805105555
DIJUAL RUMAH
DISEWAKAN MOBIL A Anda bth mbl+spr H.saing APV, Kj,Elf,Pregio,Cmry,Alphard 237821
*Dicari Mobil Segala Merek Hrg Tinggi T.8515779 141-448923
999-448586
Kost lgkp Jl.Gn.Sari II & Jl.Raya Pemogan Hub.7427160, 081337905882
999-448922
999-448829
999-448562
COMPUTER
BAHAN BANGUNAN
KOMPUTER
DAK LANTAI KERATON (KERAMIK KOMPOSIT BETON)
PROMO HARI RAYA
999-448836
999-448926
Kymco Libero’08.Pre LX’07.Jupiter Z CW’06 mulus bs TT/Krd 8856999 141-448921
PRIVATE Les Private dtg ke Rmh Wil Denpasar, PG,TK,SD,SMP, Tlp.7973809 132-448860
DIJUAL PABRIK Djl satu pabrik minuman beralkohol, luas pabrik 1700m2 harga Nego 6,5M Hub:081338786635/081237527999 999-448587
HANDPHONE Jual Partai HP Baru:Nokia N97(3,9) N96(3,2)N958GB(3)E90(3,9)E75(3,5) E71 (2,8) dan Iphone 3G 16GB(4,5) 32GS(6,9) Hub.081383599967 138-447658
SALON Creambath Avocado / Ear Candle therapy Only Rp. 20.000,tgl. 17 s.d 26 Oct 2009 Creambath Tradisional Rp. 30.000,Facial by Biokos Rp. 35.000,Makarizo Texture Experience Rp. 40.000,Hair Masker by MPC Rp. 50.000,Hair Spa by Loreal Rp. 50.000,Rp. 50.000,Ear Candle Therapy Rp. 60.000,Perawatan Vagina by Bidan Rp. 65.000,Todays Body Spa 2 Jam Rp. 100.000,Chocolate Sensational Spa Rp. 135.000,Natural Body Bleaching Rp. 200.000,Jolen Body Bleaching Jl. Jaya Giri III / 22. Renon Dps. Telp. (0361) 223016
CENTRAL JAYA SERVICE kerja ditempat
AC
DENGAN HARGA TERJANGKAU, KUAT DAN PRAKTIS PEMASANGANNYA
KULKAS FREEZER CHEELER M.CUCI
TELAH MENDAPATKAN HAK PATEN : ID 0 018 083
Menerima Renovasi Disain dan Bangun Baru Hubungi : PT. DUITEMORO DW
Bergaransi
0812 930 7950, 0818690663
C 222332
SPESIALIS MAMPET
DISPENSER, W.HEATER, M.JAR
AHLI MELANCARKAN WC MAMPET, SALURAN AIR, WASTAFEL, TANPA DIBONGKAR, TERIMA KURAS
M. CUCI, KULKAS Panggilan
BIRO JASA
SERVICE
ATASI :
ATASI MAMPET - SALURAN AIR
WC
- WASTAVEL DLL. - MAMPET
Tanpa Bongkar & Bahan Kimia GARANSI
247477 C.446853-brj-2
ARYA ENGINEERING LEBIH DARI 2 UNIT HARGA DISKON
WC
Mampet : Rp. 75.000,-
Telp. 2720574
AC
Service AC : Rp.
BIRO JASA
SERVICE
Mampet ? Ahlinya melancarkan WC mampet, saluran air, Wastafel, tanpa bongkar tanpa kimia, Garansi.
30.000,-
Denpasar, Sanur, Kuta, Nusa Dua & Ubud
HARGA PROMO Tgl. 18 - 28 Okt. 2009 Service Panggilan Pelayanan Cepat CLEANING, BONGKAR PASANG AC, ISI FREON
Workshop : Jl. Jaya Giri III / 17. Denpasar C.445170srv-b
RUPA-RUPA
Credit DP 0%
SUBUR ABADI SERVICE
KURAS
TV TV WC
P SEGALA A N G G I L
MERK G
MINGGU TETAP BUKA
A R A N S I
HUB : 7416728
C.446715-srv
Limbah Sari
MURAH 61 03
8777500 7425073 C.447605-brj
+ KURAS
Rp264.000/bln
Dapatkan Komputer/Netbook KTP, KK Bergaransi 3 thn BONUS: Rek. List 100% baru MEJA/PRINTER Hub. 0361-8013187
C.439333-kom
TAILOR Textile & Tailor
Profesional Tailor dgn kwalitas terbaik
BIRO JASA
ATASI WC MAMPET, SAL. AIR, WASTAVEL, TANPA BONGKAR, TANPA KIMIA, GARANSI
C.445407-kom
Cash & HANYA
C.444839-brj
C.447191-srv
Hubungi: 0361 - 8077464
PAKET PROMO
TLP. 411785
T. 7833310, 085237851610
C.445169-sln
PERCETAKAN
* Garansi 3 tahun * 100% baru
C.448186-bbn
GA RA NS I
POMPA AIR, K. GAS
SERVICE
Website : http://www.duitemoro.com
C.448748-brj
DEWATA SERVICE
SERVICE
Jln. Mahendradata No. 234 X Denpasar Barat, (0361) 8450799
249281
7403218
Paket computer = 257.000/bln (Dual core, lengkap, bonus meja+printer) NOTEBOOK = 231.000/bln * Terima service + tukar tambah - CPU - Monitor - Printer Syarat Mudah - Notebook
KURSUS
Sudah terbukti dalam testimonial pada poster dan brosur Prosteo
dan harga bersaing
Tersedia bermacam bahan import & lokal dgn motif terbaru untuk Jas,Safari, celana,kemeja, baju adat Bali, dll
Prima Moda Super Sale
Discount20s/d70%
C.446856-bbn
S/d 30 Mei 2009
Address : Jl Teuku Umar no.133 Denpasar Telp/Fax : ( 0361 ) 236735, 8422504 / 8422505 C.442295-pkn
C.447300-brj
KURSUS
BIRO JASA
RAJA BUNTU ATASI WC MAMPET, SALURAN AIR, Garansi WASTAVEL, DLL. 1 bulan TERIMA KURAS, 24 JAM, TANPA BONGKAR, SERVIS DIJAMIN
(256454
C.447814-brj
KURSUS KURSUS / PELATIHAN TEKNISI HP
MTerbesar U Ldi T I F LA S H Ind. Berdiri sejak th. 2000 JL. P. MADURA NO. 3 DPS (±200M Lurus ke Kiri dari Ramayana Diponegoro) T. (0361) 242829 SMS 081337354399
Jl. By Pass Ngurah Rai No. 101 X, Sanur-Denpasar Phone (0361) 288115
C.447608-rpa
DIBUKA KELAS BARU JAM 10-3 SORE PER HARI SENIN SEMI PIVATE CLASS SELAMA 1 BULAN Materi : Perbaiki HP Matot, No Signal, Not Charging, Hang, SW & HW, Di Jamin Bisa, bersertifikat, mengulang gratis, bisa konsultasi.Bonus : CD program, Website, Buku Service Hp
Dilatih dari dasar sampai bisa
C.448155-krs
16
Minggu Umanis, 25 Oktober 2009
Bahasa dan Basa, Bumbu dan Sastra... zMengambil dan Melepas, Irama Lahir dan Batin... DALAM bahasa Bali kata basa memiliki dua arti. Arti pertama adalah ‘’bahasa’’. Arti kedua dalah ‘’bumbu’’. Baik yang pertama maupun yang kedua sama-sama berhubungan dengan rasa. Selanjutnya rasa itu berhubungan dengan lidah. Dengan lidah orang mengucapkan rasa bahasa. Dengan lidah orang pula mencicipi rasa bumbu. Karena di dunia ini konon tidak ada yang namanya kebetulan, maka bukanlah suatu kebetulan bila bahasa, bumbu, lidah, dan rasa berhubungan satu sama lainnya sedemikian rupa. RASA BAHASA dibangun secara bersamasama oleh bunyi, arti, komposisi, rime, konteks, konotasi, dan seterusnya. Dandin adalah tokoh klasik yang pada mulanya membidani lahirnya Teori Rasa. Pandangannya pada mulanya dipergunakan untuk memahami seni tari. Dalam perkembangannya kemudian, pandangannya tentang rasa juga dipergunakan untuk memahami seni sastra. Dari teori Rasa itu kita mengetahui bahwa bahasa-sastra dapat membangkitkan paling tidak sembilan jenis rasa di dalam diri orang yang menikmati sastra itu. RASA KASIH yang dibangkitkan oleh perasaan cinta disebut sregara rasa. Perasaan asing yang dibangkitkan oleh hal-hal yang tidak biasa disebut hasya rasa. Kehilangan atau merasa kehilangan sesuatu dapat membangkitkan rasa sedih, itu disebut karuna rasa. Rasa marah yang dibangkitkan oleh peristiwa kejam disebut raudra rasa. Kisah atau tindakan kepahlawanan dapat membangkitkan rasa berani, disebut wira rasa. Rasa atau perasaan terancam disebut bhayanaka rasa yang dibangkitkan oleh hal-hal yang berbahaya. Rasa takut oleh hal-hal yang mengerikan disebut wibhatsa rasa. Adbhuta rasa adalah rasa kagum yang muncul dari keheranan. Santa rasa adalah perasaan damai di dalam hati yang muncul karena lepas atau bebas dari suatu ikatan. RASA pada dasarnya bersifat laten di dalam diri. Rasa itu muncul bila ada rangsangan dari luar. Karya seni bisa menjadi rangsangan yang efektif untuk bangkitnya kesembilan rasa di atas. Rasa tertinggi dan abadi disebut Anandam, yang berarti kebahagiaan sejati (lihat. Leksikon Hindu, IBMD Palguna, 2008, hlm. 123). Sudah tidak disangsikan lagi bahwa pada zaman dahulu kebudayaan dan ilmu bahasa dan sastra telah mencapai tingkatan yang canggih. Dan sungguh menakjubkan dalam kebudayaan Bali proses penikmatan rasa sastra secara bersama-sama disebut mabebasan. Irama adalah salah satu unsur penting dalam proses penyampaian keindahan dan kebenaran ajaran di dalamnya. Dan unsur penting lainnya diperankan oleh seorang juru basa yang memaknai keindahan dan kebenaran di dalamnya. Selanjutnya, rasa bumbu dibangun secara bersama-sama melalui campuran sedemikian rupa unsur asin, masam, sepat, pahit, pedas, manis. Seorang tukang basa tahu bagaimana mengatur komposisi unsur-unsur itu. Seperti halnya sastra, bumbu ini pun bisa membangkitkan berbagai jenis rasa di dalam diri orang yang menikmati bumbu itu. Khasanah pustaka Bali memiliki banyak penjelasan tentang bumbu. Penjelasan tersebut tidak hanya tentang jenis-jenis rasa yang bisa dibangkitkan oleh bumbu, juga banyak berbicara tentang filsafat beserta a-b-c-d-nya bahan-bahan bumbu seperti bawang, kunyit, isen, jahe, cekuh, bawang putih, cabai dan seterusnya. Dari berbagai penjelasan itu kita bisa membayangkan bahwa ada kebudayaan makan dan ilmu makan yang telah mengalami perkembangan canggih dalam kebudayaan Bali, dan tentu saja juga dalam kebudayaan lain. JIKA RASA SASTRA berhubungan dengan pertumbuhan batin, maka rasa bumbu berhubungan dengan kehidupan tubuh. Sastra dan bumbu merangsang batin dan tubuh agar ingat jatidirinya. Sesuai dengan jatidiri masing-masing, jika tubuh hidup dengan mengambil sesuatu dari luar dirinya, maka batin berkembang justru dengan melepas sesuatu dari dalam dirinya. Mengambil dan melepas adalah irama lahir dan batin, seperti bumbu dan sastra. APAKAH batin dan tubuh itu dua hal yang terpisah, atau dua hal yang berhubungan? Pertanyaan itulah barangkali yang ingin dijawab oleh bahasa Bali yang memiliki satu kata, yaitu basa, untuk dua hal itu. Bahasa Bali tidak sekadar menghubungkan kedua hal itu. Bahasa Bali justru menggarisbawahi bahwa keduanya adalah satu, yaitu basa. RUPANYA ada perenungan tersendiri untuk sampai pada rasa (bukan intelek) bahwa
■ CERPEN SORE yang sejuk. Kuhempaskan pantatku di permukaan kursi lapuk murahan yang kudapatkan entah dari mana. Seperti layaknya nyonyanyonya besar dalam ritualnya sore hari — duduk di beranda rumah mereka yang besar bak istana, ditemani secangkir teh hijau pelangsing tubuh yang mahal — aku pun duduk manis melipat kaki seperti seorang yang berkelas. Mug besar yang sedang kupegang sebagai pengganti cangkir keramik impor, juga teh hijau langka bermerk yang berubah menjadi teh celup pasaran. Ketika nyonya-nyonya gedongan itu bersantap cake manis berhias buah kiwi superlembut, di sebelahku terhidang keripik kentang nyaris gosong buatan sendiri. Tapi rasanya masih bisa kumaklumi, karena tak ada orang yang mau membantu mencicipinya. Aku tersenyum sendiri sembari memuji betapa pintarnya aku menyindir diri. Mungkin karena aku sering melihatnya dalam rangkaian ceritacerita sinetron di televisi, seorang nyonya pemeran utama melakukan kegiatan mewah sore hari. Seperti layaknya yang sedang kutiru saat ini. Dia duduk di kursi empuk berlapis emas, melipat kaki gaya orang berkelas, berteman teh hijau langka bermerk lalu membawa buku berbahasa asing untuk dibaca, dengan tema yang biasa dibicarakan oleh segerombol golongan bangsawan ketika bertatap muka dalam sebuah acara senggang namun resmi. Ah, buku! Aku melupakan hal yang
tubuh dan batin itu satu. Orang yang berhasil menemukan rasa yang satu itu barangkali tidak lagi terombang-ambing antara dua hal yang dikotomis. Perenungan seperti itu seperti perjalanan berbalik. Karena dunia diperkenalkan kepada kita sedari kecil dan bentuk perbedaan-perbedaan yang dualis. BASA dalam arti bumbu dan arti bahasa adalah dasar yang benar untuk membangun ‘’rumah batin’’ (bukan rumah maya) yang bernama Perenungan itu. Seperti sebuah perjalanan berbalik, tidak lagi memerlukan manusia-saksi dan dewa-saksi. z IBM. Dharma Palguna
Pelabuhan...
MERASAKAN dirimu mendengarkan diriku adalah senyum yang kutinggalkan di pintu sebelum malam mencapai batasnya. Kau tinggalkan non verbal di dahiku, bahasa universal representasi hatimu. Di lautmu, aku terbawa gelombang sejak lama. Di ruangnya, televisi tak banyak bicara tentang kenyataan kita: bukan hanya istana tempat manusianya berteduh, bukan lelaki klimis berdasi di belakang meja yang dikelilingi bunga-bunga, bukan perempuan bermandi parfum, tata rias mahal yang tak akan pernah dilunturkan peluh dan tertembus terik. Bila kuulurkan tanganku memeluk mimpimu, kita bersama mengaduk-aduknya hingga, selayaknya adonan kue, ia harus tepat takarannya. Tetapi, bisakah kita selalu mengusahakan takaran yang tepat dalam setiap penyelesaian masalah hati? Sedangkan, diriku dirimu tetaplah wujud yang memiliki setiap unsur bimbang dan percaya diri yang tak jelas batasnya. Kamu bercerita tentang indah sebuah pelabuhan, aku mendengarnya sungguh sayup. Disanalah terbukti, aku menggabungkan garis tak jelas antara mimpi dan kenyataan yang bisa berkawan, bisa pula berlawan. MENGAWALI dan mengakhiri kisah pertemuan adalah sesuatu yang harus kita pertanggungjawabkan. Dogma siapakah itu? Tata sosial yang tak dapat membuat kita berlari jauh, kendati hatiku belum sepenuhnya menggenggam percaya. Membuatkanmu teh beraroma pahit sambil menikmati arah angin, kemudian bintang-bintang mengingatkan kita pada pelajaran tata surya di masa sekolah menengah. Ternyata kita telah berusia, melampui hari-hari baru ketika itu, menjadi masa lampau kini. Merasakan dirimu mendengarkanku merupakan kesanku pada bintang yang tiba-tiba jatuh. Di pangkuanku, untuk kukembalikan padamu. Pikiran boleh menganggap bahwa kebersamaan hanyalah hal biasa seperti pagi datang sebagai pengganti malam. Ketika kuamati gerak hatiku, walau pikiran mengacaukan harapan, serpihannya kukembalikan lagi. Hanya kepadamu. KAMU MENGGAMBARKAN pelabuhan, aku melihatnya indah sungguh. Seperti saat aku di gedung tinggi itu, usai minum teh madu dan melihat kota ditaburi terang lampu rumah-rumah menyemut. Kita dapat membuat peta bahwa salah satu bagian dari kehidupan adalah ketakjuban tiada henti. Ngalir. Merasakan dirimu mendengarkan diriku adalah perasaan dalam penghargaan. Rasa dalam penghargaan itu adalah adanya telinga yang menyediakan dirinya untuk menampung segala keluh dan basa-basi hari. Hanya saja, aku tetaplah tubuh yang penuh rumus matematika. Telingaku peka oleh angka-angka di luar perhitungan orang pada umumnya. Bukankah dengan cara begitu, pundakku selalu sarat beban-beban bahwa perkataan umum dapat mematahkan kepercayaan khusus kita sebagai individu? Itulah yang sedang kukikis satu per satu. PELABUHAN PELABUHAN, dalam bahasa harfiah adalah merapatnya kapal-kapal usai dibawa gelombang dan angin. Itu adalah pelabuhan yang senyatanya kau deskripsikan denganku. Katamu, kita makin dekat dengan suasana pelabuhan malam hari, menjelang purnama saat langit penuh ornamen. Dalam sayup, aku masih mencoba menggabungkan peta-peta dalam atlas hatiku. Untuk merengkuhmu masuk dalam palung-palung, pori-pori hingga sumsum penegak tubuhku. Dalam lirih, puisimu tentang pelabuhan sungSri Jayantini guh tak kuasa indahnya. zSri
PASAR... DATANGLAH ke pasar-pasar. Imajinasikanlah perpaduan hasil bumi yang dikelola perempuan, transaksi dengan perempuan-perempuanlainhingga menjadi sari-sari perapian. Berjalan di lorong penuh perempuan dengan bedak seadanya, tanpa lipstik, tanpa tabir surya (meski matahari tinggi adalah keakraban), apalagi maskarayangmenambahvolumemata.Buatlah sebuah gambaran paradoksal, di dunia bergedungtinggi,terciptagambar-gambarlain. Kulit hasil sentuhan teknologi terkini, ramping instant yang membuat godaan untuk ikut jadi lebih tinggi, deret pelengkap tubuh bermata-mata, membeli harum nama produk seolah uang adalah urusan ‘abrakadabra’. BERHENTILAH sejenak pada penjaja tomat, lihat ranumnya dari hijau hingga merah. Perempuan di tangga-tangga, menjaga keranjang-keranjang. Liriklah buah-buah yang membentuk gunung di keranjang setia, bertahun-tahun bisu di tengah hiruk pikuk pasar. Ada ujung kisah lahan pertanian di pasar, di tengah para perempuan. Mereka yang menghapal jenis tanah, menabur benih, menghalau gulma, menunggui bulir-bulir menggemuk hingga berubah warna, menjadi emas ciptaan tanah. Bersiap memelihara tanah atau menggamit hari, adakah waktu memikirkan penampilannya yang serba serasi ketika harus bertransaksi, menumbuhkan anak-anak pada jalannya, menemani suami mengisi hari, bahkan sempatkah ia menjadi sahabat bagi hatinya di kala keadaan seringkali begitu spekulasi. Sebuah pasar di pagi, siang, malam hingga dini hari tak akan pernah lepas dari hangat tangan perempuan. DI LORONG-LORONG tak lega, perempuan mengabdikan dirinya pada hari. Menyerahkan energi bagi hasil bumi, serupa rempah-rempah, buah-buah, biji-biji. Membuat tangannya akrab memotong paha dan dada ayam, memisah daging dan lemak-lemak, memaksa hidung akrab dengan amis serta campur aduk udara tubuh. Semua jemari itu dibentuk untuk menari pada panggung sesungguhnya. Bukan di depan penonton pembeli tiket atau persembahan dalam sebuah acara untuk bersantap malam. Di tempat itu, perempuan akrab dengan hijau sayursayur, paham segar dan layunya, bercakap dengan ulat, mengusap telapak tangan yang tidak akan membentuk kehalusan kapas.
JUDNYA sebagai penggerak, roda akan berputar sehingga kadangkala ada bagian tubuhnya yang kebagian di atas, sejurus kemudian ada bagian lain tubuhnya yang harus berada di bawah. Bergantian, bergiliran dengan pasti agar gerak pedati dapat laju seimbang, selaras. Seperti umum berlaku saat berada di atas, para kawan menjamur di sekitar kita. Menjadi hamburan warna-warni. Kealpaan cenderung mendekat pula. Ketika tiba di tanah, para lawan mencibir karena teman tak lagi hadir. Kala itu, keinsyafan menjadi judul buku hati kita. PERCAYA putaran roda, ada dua kutub yang menjadi saling berlawanan di diri manusia. Bahasa metafora diciptakan untuk memberi perbandingan, sesuatu yang dikonsepkan seperti sesuatu yang lain. Namun barisan kalimat itu implisit, tak ada kata seperti atau bagaikan dalam penyandingannya. Dan, hidup adalah roda yang terus berputar. Tetapi seringkali kebijaksanaan tak berbicara untuk sebuah pengertian. Maka, atas dan bawahnya gerakan roda selalu terlihat sebagai gerakan statis. Hingga akhirnya pikiran berkata lain, roda kehidupan tak pernah berputar sebab suka dan duka berdampingan seperti tetangga yang ruangnya tak terbatasi oleh tembok, bahkan oleh pepohonan untuk pagar sekalipun. DUA KUTUB ITU adalah kenikmatan dalam putaran roda dan di kutub yang berlawanan, kegalauan dalam gerak roda. Kisah tentang roda dalam metafora adalah bagaimana kita memandang putaran atas dan bawahnya. Bila dalam bentuk apapun anugerah tak pernah dinikmati, maka roda seolah terus saja diam. Begitulah terciptanya dua kutub itu, perasaan bahwa giliran berada di atas adalah kekal, juga untuk posisi tergilas roda terus menerus. Sehingga air mata selalu merupakan penanda kegelisahan, wajah kesedihan dan penolakan diri atas titik-titik
gelap. Tidak akan pernah sebaliknya, air yang mengalir itu adalah tanda pergerakan roda menuju ke tempat lebih tinggi, semakin tinggi hingga ucapan syukur selalu merupakan persembahan untuk setiap hembusan. PERCAYA KENIKMATAN dalam putaran roda akan membawa berkah untuk mendewasakan hati. Sehingga tak terpelihara itu rasa iri dan dengki yang ketika terus diperam dalam dada, pasti membuncahkan busur-busur agar posisimu tak pernah tergusur. Yakin hari berganti dan tubuh pasti terayun-ayun, ikut pergerakan atas bawah, ke kanan kiri, depan belakang. Bila itu menjadi kepercayaan diri, roda selalu bergerak memang. Dalam apapun, ia dapat menjadi sahabat. Rasa kita menebal untuk memberi diri bagi kegembiraan yang tak luar biasa dan kesedihan yang tak terlalu menyayat. Roda-rodaku berputar. z Sri Jayantini
MEREKA YANG BERDIAM di lorong, di bawah tenda-tenda, di sekat-sekat sempit, di kios-kios yang sesak oleh barang adalah sejatinya ujung tombak bagi perempuan lain, di lahan yang berbeda. Ingatlah sebelum menjadi buah, perempuan juga memberi humus pada tanah. Tentu tak hanya rutinitas hari, perempuan memberikan hatinya bagi tanaman sayur, buah, padi-padi yang
jadi sumber kalori tubuh kita. Hati penuh kompromi adalah persembahan bagi hari, menjaga anak-anak tanpa berjarak walau segenap keringat habis di jalan, di lorong penuh aroma, di tumpukan hijau-hijau yang dekat ulat-ulat, di becek aspal berlubang kala hujan menggerus-gerus. Maka disanalah sesungguhnya ia menjadi cahaya. zSri Jayantini
zProses Pengintian dan Penggeseran yang Menakjubkan...
mampuan berkontemplasi, ketrampilan berkisah, dan mendramatisasikan ide. Empat tahun kemudian (tahun 1961) ia menerbitkan antologi puisinya berjudul Empat Kumpulan Sajak. Di sini ia lebih banyak menampilkan puisi lirik murni yang kental dengan curahan emosi yang berbobot romantik. Hal ini dengan jelas kita lihat dalam Kakawin-Kawin (kumpulan I) dan Malam Stanza (kumpulan II). Kemurnian liriknya tampak pada metafor dalam membahasakan cinta asmara dan keindahan alam. Puisi-puisinya yang tergabung dalam Nyanyian dari Jalanan (kumpulan III) dan Sajak-sajak Dua Belas Perak (kumpulan IV) juga puisi lirik tetapi sudah bercampur unsur naratif. Beberapa tokoh pun muncul, tetapi tak sampai menyebabkan puisi itu berubah menjadi puisi dramatik. Tahun 1972 terbit lagi kumpulan puisinya berjudul Sajak Sajak Sepatu Tua. Corak puisinya lirik dan naratif yang diangkat dari kisah perjalanannya ke luar negeri, dan kenang-kenangan masa mudanya di Solo. Hingga di sini gaya puisinya tak banyak berubah. Perubahan gaya puisinya mulai tampak pada puisi ‘’Blues untuk Bonnie’’, ‘’Rick dari Corona’’, ‘’Bersatulah Pelacur-pelacur Kota Jakarta’’, dan ‘’Nyanyian Angsa’’. Pada keempat puisinya ini kita menemukan penggabungan unsur lirik, naratif, dan dramatik; tapi ciri utama puisinya adalah naratif-dramatik. Rendra mulai mengeksploitasi gaya retorika yang menjadikan puisinya itu puisi podium (puisi yang pas untuk dibacakan di depan publik). Inilah pangkal puisi pampletnya yang lahir kemudian. zNyoman Tusthi Eddy
alah: semakin tinggi kedudukan tokoh semakin asing bahasanya. TOKOH rakyat dalam pertunjukan wayang itu menempati kedudukan paling bawah, dan mereka berbahasa ibu yaitu bahasa Bali. Lebih tinggi kedudukannya dari rakyat adalah para elite, seperti raja, permaisuri, pendeta, patih, prajurit, dan seterusnya. Mereka berbahasa Kawi yang dalam batas tertentuadalahbahasaasingbagirakyat.Yang berkedudukan lebih tinggi dari para elite itu adalah dewa-desa. Mereka (para dewa) berbahasa Sansekerta yang bisa jadi sangat asing bagi kalangan rakyat dan asing bagi sebagian besar kaum elite itu. Sebutan asing memang antara lain berarti tidak dikenal, tidak biasa, datang dari jauh, bukan bagian dari kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, menjadi masuk akal bila para Bhuta dan para leyak dalam wayang Calonarang juga berbahasa Kawi. Karena kedua jenis makhluk itu asing bagi orang kebanyakan. Namun demikian, asing dalam hubungan dengan bahasa dalam pertunjukan wayang itu juga berkonotasi halus dan tinggi. Semakin asing bahasa itu maka dianggap semakin halus dan semakin tinggi. Dalam pandangan umum, bahasa Bali adalah bahasa biasa. Lebih halus dari bahasa Bali adalah bahasa Kawi. Paling halus adalah bahasa para dewa, yaitu Sansekerta. Hanya saja kita belum bisa menerima dengan lapang dada kalau dikatakan para bhuta dan para leyak itu berbahasa halus hanya karena mereka ikut-ikutan berbahasa Kawi. Maka dari itu untuk sementara kita sebut mereka berbahasa asing saja, tanpa harus menghubung-hubungkan dengan bahasa halus. SEPERTI itukah esensi bahasanya? Wayang memang berarti bayang, bayangan, refleksi, dan seterusnya. Ada semacam pemahaman kolektif, bahwa apa yang direfleksikan oleh wayang adalah realita kehidupan manusia bumi setempat. Oleh karena itu ada baiknya kita juga ‘’menonton’’ pertunjukan bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Dan ternyata tanpa perlu banyak penjelasan, kita pun menyaksikan fenomena yang relatif sama. Bahasa ibu orang Bali adalah bahasa Bali. Ketika masuk pengaruh asing (Jawa) bahasa Bali mengalami perubahan. Dalam bahasa Bali kemudian ada pembagian alus dan biasa (kopara). KATA-KATA yang berkonotasi alus itu adalah kelompok kata-kata serapan yang berasal dari bahasa asing Jawa itu. Bahasa alusasingitudipergunakandalamkomunikasibaik dengan para elite maupun dalam ritual untuk para bhuta dan para Kala. Sedangkan untuk ritual tingkatan dewa-dewa tak disangsikan lagi dipergunakan bahasa paling asing yaitu bahasa Sansekerta. SUNGGUH menakjubkan pertunjukan bahasa itu. Sesuatu yang datang dari luar, dari jauh, dan asing, masuk ke dalam dan menjadi inti kebudayaan dengan cara menggeser ke pinggirapayangadasebelumnya.Prosespenginti-an dan peng-geser-an itu sudah tentu berlangsung sedikit demi sedikit dalam waktu yang panjang. Yang mulanya dari luar menjadi di dalam, yang jauh menjadi sangat dekat, dan yang asing akhirnya menjadi cara berpikir dan cara pandang. Itulah yang dipertunjukkan oleh bahasa sebagaimana yang bisa kita pahami dari hasil menontonnya. Bahasa tidak hanya membawa sejumlah kata-kata baru, itu juga membawa cara berpikir dan cara pandang baru. Tapi Bali sekarang tidak sama dengan Bali ketika itu. Sekarang yang disebut bahasa asing oleh orang Bali bukanlah bahasa Jawa Kuno dan bahasa Sansekerta itu. Yang disebut bahasa asing adalah bahasa yang datang dari luar, dari jauh, seperti bahasa Inggris, bahasa Jepang, dan seterusnya. BANYAK orangmeyakinijalannyasejarah itu berputar. Bila demikian, akankah bahasabahasa asing itu kelak akan ‘’bernasib’’ sama dengan Kawi dan bahasa Sansekerta, yaitu sebagai pembawa cara pandang baru? Kita tidak tahu karena kita sedang ada dalam proses. Sebagaimana dalam proses peng-inti-an bahasa Kawi dan bahasa Sansekerta, generasi yang jauh di depan nanti akan mengetahui hasilnya. Tulisan ini hanyalah hasil menonton pertunjukan bahasa. zIBM. Dharma Palguna
yang semestinya jadi rumahku. Tapi setidaknya aku beruntung. Tak ada satu hal kecil pun yang membuatku sakit lagi. Aku bebas, Ayah, tanpamu! Angin sore membuat daun-daun berguguran, lalu memutar di halaman. Hari beranjak petang, lampu merkuri di seberang jalan mulai memancarkan cahaya. Langit meremang, berubah menjadi biru kegelapan. Ritual sore dalam rangka menyindir diri usai sudah. Aku bergegas ke kamar mandi, dan mengakhiri nostalgia gila bersama lelaki yang bernama ayah. Malam ini aku ada temu janji, berburu buku bersama teman kerja. Itu memulihkan perasaanku. Aku mengamati tumpukan buku. Ramainya pengunjung membuatku sedikit kesal. Buku-buku yang ditumpuk dalam sekeranjang besi besar bertuliskan diskon 30 persen itu menarik perhatianku. Aku mulai berburu. Entah kenapa mataku tertumbuk pada sebuah sosok yang tak asing buatku. Pria perlente bersama seorang wanita berkonde yang kilauan manik-manik pada kebaya agungnya menarik perhatian banyak orang. Aku tertawa kecil sejenak ketika memerhatikan wanita yang dandanannya kurasa berlebihan itu. Mereka pemilik toko buku ini rupanya. Pantas saja, semua karyawan berlomba-lomba merebut perhatian beliau-beliau itu. Aku memerhatikan ekspresi setiap pengunjung. Raut wajah pengunjung rata-rata menunjukkan kekesalan, karena sampai kasir pun meninggalkan tempat kerjanya hanya untuk merebut per-
hatian dari bos besar yang agaknya sedikit pamer wibawa. Dan ya, mereka, para karyawan terhipnotis. Seolah beliau-beliau itu pembawa tali kehidupan mereka. Tali itu ibarat hidup mereka. Bisa diputuskan kapan saja sang pemilik toko itu mau. Lalu hidup para karyawan, berakhir sudah. Perkara yang tak mudah kumengerti adalah ketika aku menemukan sebuah kenyataan bahwa pria perlente bersama wanita berkonde itu mirip ayahku. Di luar nalar, memang. Sangat tidak masuk akal! Aku meyakinkan diri bahwa ayahku tidak mungkin memalukanku dengan menikahi wanita norak seperti itu. Tapi, kenyataan menang. Dengan bangga ia berpidato kecil di kerumunan pengunjung. Ia menyebut namanya, yang sama dengan nama ayahku, dengan sebuah nama keluarga besar di belakang nama lengkapnya. “Anda bisa menikmati diskon ini sampai dua minggu ke depan dan Anda bisa bertanya langsung dengan saya,” ujarnya berkoar-koar. Jadi, ayah meninggalkanku karena wanita itu. Aku berterimakasih pada ingatanku yang mampu menulis masa laluku dan mengubahnya menjadi sebuah kenyataan. Aku tersenyum. Lalu aku menghampirinya, setelah pidatonya selesai. Bukan untuk membahas pidatonya tentang diskon buku, melainkan karena pidatonya tak membuatku tertarik sama sekali. Bukan juga untuk menanyakan buku impor terbaru dari negeri antah berantah untuk kebutuhan putra-putri barunya bersama wanita berkonde itu. Tapi aku ingin menyelesaikan semuanya. Aku ingin mengakhirinya. Sebuah ucapan selamat tinggalku yang tertunda. Hal.17 Cerpen
DALAM pertunjukan wayang kulit misalnya, ada realita yang menarik dibicarakan dari sudut bahasanya. Tokoh dewa-dewa tampil di layar menggunakan bahasa Sansekerta versi dalang dengan intonasi meniru sloka-sloka. Selanjutnya, bahasa Kawi dipergunakan oleh para elite dua kekuatan politik berseberangan, yaitu kelompok putih vs. kelompok hitam, atau elite kanan vs. elite kiri. Para elite dari kedua belah pihak itu bisa manusia bisa raksasa. Sedangkan bahasa Bali, halus maupun biasa, dipergunakan oleh kelompok rakyat jelata yang polos dan yang kompleks, yang lucu dan yang judes, yang pintar dan yang lebih pintar, dan yang suci dan lebih suci. Paling pintar dan paling suci tidak ada. ITULAH fenomena bahasanya. Lantas, kesimpulan macam apa yang bisa kita tarik dari fenomena bahasa seperti itu? Salah satu kesimpulan sementara yang bisa ditarik ad-
Rendra Sang Penyair Komplit... (1) zPenyair Oral dan Penyair Tulis, Dengan Kekuatan Berimbang... DILIHAT dari sifatnya puisi dibedakan menjadi tiga jenis yaitu: puisi lirik, puisi naratif (epik), dan puisi dramatik. Puisi lirik dicirikan oleh adanya bobot emosi (rasa) sang penyair dalam puisinya. Puisi naratif (epik) bercirikan narasi (kisah), dan puisi dramatik bercirikan adanya unsur-unsur drama dalam puisi. Yang paling dominan adalah tokoh dan dialog antartokoh. Sebagian besar penyair Indonesia sejak Muhamad Yamin (pra Pujangga Baru) hingga penyair mutakhir pada abad ke-20 adalah lirikus (penyair lirik). Kadang-kadang kita menemukan unsur naratif dan dramatik, tetapi puisinya tetap lirik. Variasinya adalah prosa lirik. Kita tidak banyak memiliki penyair naratif dan puisi naratif, sebab tradisi perpuisian Indonesia adalah tradisi lirik. Tradisi ini tumbuh dari pantun sebagai puisi asli Indonesia, dan kemudian disusul oleh soneta hasil pengaruh lirik Barat dengan pola yang masih mirip dengan pantun. Indonesia tidak memiliki sumber tradisi puisi naratif, tetapi punya
tradisi prosa lirik. Misalnya ‘’Sabai nan Aluih’’, ‘’Si Umbut Muda’’. DI TENGAH kelangkaan penyair naratif, W.S. Rendra (almarhum) bukan saja seorang penyair naratif, tetapi seorang penyair komplit. Sepanjang sejarah kepenyairannya dari tahun 1950-an sampai tahun 1990-an ia telah menulis puisi lirik, puisi naratif (balada), dan puisi dramatik. Dari puisi naratifnya ia mengembangkan puisi pamplet dan puisi retorika. Tahun 1957 ia menerbitkan kumpulan puisinya Ballada Orang-orang Tercinta, berisi 19 puisi naratif (balada). Puisi yang paling jelas menunjukkan ciri puisi naratif adalah ‘’Ballada Kasan dan Fatima’’ dan ‘’Ballada Terbunuhnya Atmo Karpo’’ Kedua puisi ini juga mengandung unsur drama yaitu tokoh dan dialog. Keduanya juga mengandung unsur monolog. Dengan latar belakang bersifat liris pada kedua puisi ini Rendra berhasil memadukan secara harmonis unsur lirik, naratif, dan dramatik. Hal ini dimungkinkan karena Rendra memiliki ke-
run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy
Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2008 Bulan Oktober BULAN
16 Agustus 2010 ASSA
BAHASA-SP 81 tAHUN
TABANAN November IBUNDA-SR Desember (Yoga-Sastra GIANYAR Januari DENPASAR Februari ASAS SINGARAJA Maret KLUNGKUNG April BANGLI Mei BULELENG Juni JEMBRANA Juli KARANGASEM Agustus BADUNG September
Belajar Menulis Oleh Ni Galuh Ginanti satu ini! Setengah berlari aku masuk ruang baca, dan mengambil buku berjudul “Belajar Menulis”. Indah sekali, sebuah buku yang akan membuat nyonya-nyonya besar itu tergelak. Ketika membaca judulnya saja, mereka akan berkata bahwa buku itu lebih pantas untuk anaknya yang masih batita. Pikiranku beralih pada masa kanakkanakku, ketika aku meminta ayah mengajariku menulis sebuah kalimat. Belajar menulis, hal yang kulakukan pertama kali ketika aku menginjakkan kaki di bangku SD. Mulai menjamah berbagai jenis buku untuk kutulis kembali, dalam pikiranku. Bukan dalam secarik kertas, atau bahkan buku garis tiga. Aku menulis dengan pensil berupa ingatan, bukan pensil motif putri Cinderella yang biasa digunakan oleh teman-teman perempuan sebayaku kala itu. Aku tak bisa merengek-rengek untuk membeli benda-benda itu. Menyenangkan hati Ayah untuk menjadi seorang perempuan kecil yang patuh, kurasa sudah lebih dari cukup. Beberapa tahun hidup bersama ayah, aku masih saja menulis menggunakan ingatan. Menulis sejumput kebahagiaan yang kutemukan di sela-sela kepahitan yang menderaku, menulis setiap senti keterpurukan yang membuatku makin tegar. Aku terus belajar menulis. Ayah tak pernah membelikanku buku garis tiga, juga pensil motif Cinderella. Aku tahu, keadaan ekonomi kami yang membuat seperti ini. Miskin. Cerita lama yang tak pernah usai.
RODA... Menonton Pertunjukan Bahasa Sehari-hari... DALAM WU-
Aku menulis lagi dengan ingatan. Hingga akhirnya, aku hidup sendiri. Ayah tak pernah menginginkanku kembali. Tidak untuk saat menjadi putri kecil penurut, apalagi ketika aku berubah menjadi wanita mandiri. Ayah terlanjur membuangku, tanpa alasan yang jelas. Ayah sudah menikmati ritual sore ala bangsawan besar di kediamannya yang baru. Ia tak pernah menganggapku ada. Tak pernah sekalipun menanyakan kabar putri kecil penurut yang satu-satunya dimilikinya, saat itu. Tak pernah memberiku bekal sebuah peta menuju jalan pulang. Sebuah buku garis tiga dan pensil untuk menulis ucapan selamat tinggal. Aku dibuang begitu saja ketika ayah telah menemukan hidup barunya. Hidup rupawan layaknya bangsawan. Aku ingat, bagaimana ayah menipuku dengan mengajakku ke taman bermain. Membelikanku gula-gula, mengajakku naik komidi putar, mengelilingi taman bermain hingga petang. Lalu, ayah pamit ke kamar kecil dan tak pernah kembali. “Dimakan monster kloset barangkali,” kata seseorang yang menemukanku. Ia nampaknya mengutuk ayah habis-habisan. Aku tetap menjadi gadis patuh. Mengikuti
siapapun yang aku temui. Aku bahkan tak menangis. Orang itu heran melihatku hanya diam ketika ia menanyakan identitasku. “Boleh aku minta selembar buku garis tiga? Aku akan menulisnya di sana,” ucapku. Hanya sekali. Aku menulis dengan senyum mengembang, walau hanya selembar buku garis tiga. Menulis apa yang aku ingat. Aku menulis dengan penuh nafsu. Menulis sebuah ucapan selamat tinggal. Aku dititipkan di sebuah panti asuhan oleh orang itu. Ayah pasti tersenyum puas melihat aku menemukan tempat
Minggu Umanis, 25 Oktober 2009
BUKU Mengurai Reformasi Sektor Kesehatan Judul Penulis Tebal Penerbit
: : : :
Best Practice A.A. Gde Muninjaya, Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan FK Unud i-x, 75 halaman Udayana Press 2009
HEALTH Sector Reform (HSR) atau reformasi sektor kesehatan diuraikan di dalam buku ini sebagai bagian dari grand strategy pengembangan desentralisasi kesehatan di Indonesia. Keberhasilan penerapan HSR di dua kabupaten di Bali dijadikan fokus kajian. Keberhasilan kedua kabupaten tersebut menerapkan HSR terletak pada kepemimpinan Bupati dan Direktur Rumah Sakit. Keduanya dianggap visioner, inovatif dan transformatif sehingga mampu menjadi prime mover dan pengendali utama perubahan sistem manajemen pelayanan publik di kedua kabupaten tersebut. Dengan menerapkan strategi perubahan yang tepat, kedua pimpinan institusi ini mampu mendorong stafnya bekerja lebih profesional dalam sebuah team work yang solid. Buku ini menarik dibaca terutama oleh pimpinan institusi pelayanan publik, dokter, paramedis dan mahasiswa institusi pendidikan kesehatan. Menarik dibaca karena berisi ulasan kisah sukses dua pimpinan institusi publik di Bali mengembangkan pembangunan kesehatan masyarakat sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangannya masing-masing. Kedua program yang dianggap best practice di era otonomi daerah adalah Jaminan Kesehatan Jembrana (JKJ) terkait dengan reformasi subsistem pembiayaan kesehatan, dan Manajemen Badan Rumah Sakit Umum Daerah (BRSUD) Tabanan terkait dengan reformasi subsistem pelayanan kesehatan. Keduanya dianggap best practice setelah dievaluasi oleh tim peneliti Universitas Udayana (Unud) karena dikelola secara efisien terutama dalam pengelolaan keuangan, efektif dalam mencapai sasaran reformasi, sustainable atau berkelanjutan dalam pelaksanaannya sampai sekarang, visioner, dan akuntabel sebagai jaminan adanya good governance. Langkah-langkah pengembangan programnya kreatif dan inovatif untuk mengantisipasi buruknya mutu pelayanan kesehatan pemerintah di kedua kabupaten ini. Kedua best practice HSR di Bali ini menjadi ikon nasional dan teladan suksesnya pelaksanaan otonomi daerah. Kepemimpinan yang visioner, transformatif, dan konsisten dengan komitmen yang kuat melaku-
kan inovasi adalah faktor utama keberhasilan kedua kabupaten ini mengembangkan HSR. Landasan hukum yang kuat, kepemimpinan, perencanaan pengembangan mutu pelayanan kesehatan yang dikemas secara sistematis, dan terjaganya tingkat kepuasan masyarakat pengguna pelayanan kesehatan menjadi jaminan keberhasilan JKJ dan BRSUD Tabanan. Sekali lagi, buku ini menarik dibaca oleh pimpinan institusi publik yang ingin mengembangkan kreativitasnya membangun daerahnya. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari buku ini. Buku ini ditulis oleh seorang Guru Besar FK Unud dengan bahasa yang mudah dipahami, diangkat dari kisah nyata suksesnya pelaksanaan reformasi kesehatan di era otonomi daerah. Penulis adalah seorang dokter yang menggeluti masalah manajemen kesehatan. arini & ayu
AGENDA LOMBA BAND SD & SMP — Memperingati Hari Pahlawan dan Gugusdepan 01250126 Denpasar, Yayasan Pendidikan Nasional Umum Cipta Dharma bekerjasama dengan Tabloid Anak-anak Lintang akan menyelenggarakan lomba band untuk anak SD dan SMP se-Kota Denpasar. Lomba akan dilaksanakan pada 30 dan 31 Oktober 2009, pukul 08.30 wita di Aula SMP Cipta Dharma Denpasar, Jl. By Pass Ida Bagus Mantra Perum, Candra Asri, Biaung. Pendaftaran pada 5-26 Oktober 2009. Informasi selengkapnya, hubungi Bagian Tata Usaha SD Cipta Dharma Denpasar, Jl. Hayam Wuruk 30 Denpasar, telp. 0361-224349 dan Bagian Tata Usaha SMP Cipta Dharma Denpasar, Jl. By Pass Ida Bagus Mantra, Perum Candra Asri-Biaung, telp. 0361-466754. Pertemuan teknis diselenggarakan pada 26 Oktober 2009. PAMERAN INDRA & JOHN — Pameran lukisan bertajuk “Twin Sons of Different Mothers” digelar di Gaya Fusion, Jalan Raya Sayan, Ubud, 6-30 Oktober 2009. Pameran ini menampilkan karya dua perupa, Ida Bagus Indra dan John O’ Sullivan. PAMERAN “FLOTSAM AND JETSAM” — Pematung Ida Bagus Putu Gede Sutama asal Sanur menggelar pameran patung tunggal bertajuk “Flotsam and Jetsam”. Pameran ini digelar pada 8 Oktober s.d. 2 No-
vember 2009 di Ganesha Gallery, Four Seasons Resort Bali, Jimbaran. PAMERAN PANDE TAMAN — Perupa Pande Ketut Taman menggelar pameran tunggal di Komeneka Fine Art Gallery, Jl. Monkey Forest, Ubud. Pameran bertajuk “Taman” ini digelar 25 September s.d. 25 Oktober 2009. PAMERAN PERUPA SINGAPADU — Pameran seni rupa bertema “A Village Creates Itself” akan digelar pada 30 Oktober s.d. 15 Desember 2009 di Griya Santrian Gallery, Jl. Danau Tamblingan, Sanur. Pameran yang menghadirkan karya para perupa asal Singapadu ini lebih menitikberatkan pada keberadaan kehidupan seni rupa Singapadu dari waktu ke waktu. Singapadu memiliki sejarah seni rupa amat panjang dan terus berkembang hingga kini, terutama seni rupa topeng dan barongnya, disusul seni patung hingga ke seni lukis. Perupa yang terlibat dalam pameran ini adalah Ida Cokorda Oka Tublen (alm), I Wayan Tangguh, Cokorda Raka Tisnu, I Rada (alm), I Wayan Tedun (alm), I Wayan Susun (alm), I Ketut Muja, Gusti Putu Brata, I Wayan Pugeg, I Nyoman Renu, I Wayan Tama, I Made Suparta, I Wayan Sukarya, I Ketut Sarwa, I Nyoman Darwa, I Wayan Salin, I Wayan Cetug, I Nengah Soma, I Made Sutiarka, Gusti Ngurah Miasa, dll.
Cerpen Dari Hal. 16 “Anda ingat saya, Bapak Wayan?” tanyaku sembari menyunggingkan senyum termanis yang pernah kupunya. Sekali lagi, terakhir kali. “Maaf, Anda siapa?” ia balik bertanya. Terlalu, ayah bahkan melupakanku! Wajar ayah tak mengingatku. Aku berubah banyak.
Tak lagi menulis dalam pikiran, menggunakan pensil berupa ingatan. Aku mampu membeli buku garis tiga sebanyak yang aku mau. Juga pensil bermotif putri cantik yang diidamkan oleh banyak anak perempuan itu. Dengan setengah ber-
Minggu, 25 Oktober 2009 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05 bag.2 06.35 07.05 07.35 08.05 09.00 09.30 10.00 10.30 11.30 12.00 12.30 13.00 13.30
Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Keberadaan Pura di Bali Seputar Bali Pagi Sehat Bugar Klip Bali Anak Happy Holy Kids Taman Sari TK Wedha Lestari Belajar Menggambar Berburu Memakai Ketapel Boga Dewata Depot Anda Jatim Mutiara Hati Dunia Otomotif Dharma Wancana Galungan dan Kuningan bag.2 Mozaik Khatulistiwa Klip Bali Lejel Home Shopping
14.30 Renungan Gede Prama Badai Itu Serangkaian Kehormatan bag.2 15.00 Mofest (Modification Contest) 16.00 Harmoni Bali 17.00 Sekilas Berita 17.30 Dharma Wecana Galungan dan Kuningan bag.3 18.00 Puja Trisandya 18.10 Klip Bali 18.30 Seputar Bali 19.00 Telekuis Klip Bali 19.30 Bisnis Bali 20.00 Lila Cita 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Lila Cita Tari-tarian 22.00 Sekilas Berita 22.05 Kris 22.30 Dunia Kita 23.00 Get Reel Music 23.30 SMS Chat
bisik aku menjawab, “Aku, yang meminta sebuah buku garis tiga padamu. Yang kau tinggalkan di taman bermain. Aku baik-baik saja, Ayah. Aku hanya ingin mengucapkan selamat tinggalku yang tertunda. Apa penjaga taman bermain tidak menyampaikan hal itu padamu?” Pria itu menatapku tak percaya. “Apa yang kau minta dariku sekarang?” Aku terhenyak. Aku tak menyangka kalau jawaban konyol itu yang kuperoleh dari orang yang selama ini aku banggakan pada temantemanku sejak sebelum aku dibuang di taman bermain! Rasa gengsi itu ternyata sudah menjadi teman sejati ayah. Ia kira, aku akan meminta separuh hartanya, seperti cerita sinetron dengan konflik monotonnya — berebut harta! “Aku ingin menulis tentangmu, Ayah. Dalam ingatanku! Menulis sebuah takdir! Bahwa mulai saat ini, bahkan sejak kau dimakan monster kloset, kau bukan ayahku. Selamat tinggal.” Pensil ingatan itu berfungsi kembali. Untuk menulis takdir. Penulis adalah siswi SMA Negeri 2 Amlapura
BUDAYA
17 Pura Sakenan
Ketika Krama Subak Mohon Berkah UPACARA pujawali di Pura Sakenan dilaksanakan tiap enam bulan sekali pada Sabtu Kliwon, wuku Kuningan yang disebut juga Tumpek Kuningan. Pujawali yang sudah biasa dilaksanakan berupa mararamen, padudusan alit, dan padudusan agung. Besar-kecilnya pujawali sesuai dengan keputusan rapat (paruman). Bagaimana sejarah Pura Sakenan? Dan, makna apa yang bisa dipetik dari pendirian Pura Sakenan? Berdasarkan purana Pura Sakenan yang disusun oleh Tim Dinas Kebudayaan Bali, disebutkan bahwa di Pura Sakenan di kawasan Serangan, Denpasar Selatan, itu dulu sebagai tempat krama subak mohon berkah Tuhan. Di Pura Sakenan mereka memohon kesejahteraan hidup, memohon agar segala macam penyakit yang merusak tanaman di sawah atau ladang agar dilenyapkan. Disebutkan dalam purana itu bahwa Hyang Sakenan menjaga walang sangit dan Hyang Masceti menjaga tikus agar tidak merusak sawah dan ladang petani. Lalu, bagaimana sekarang? Sawah dan ladang petani di sekitar wilayah Sakenan tak berfungsi lagi. Yang berkembang justru pariwisatanya. Karena itu, para pelaku pariwisata diharapkan memohon kesejahteraan hidup di Pura Sakenan, agar objek-objek wisata seperti Sanur, Kuta, Nusa Dua, dan Denpasar bisa aman. Sejarah Pura Sakenan juga tak bisa lepas dari perjalanan orang-orang suci seperti Danghyang Nirarta, Empu Kuturan, dll. Dulu, pada saat pembangunan Candi Sekar Kancing Gelung, orang-orang yang ada di Serangan dan di sekitarnya dengan bersemangat ngaturang ayah. Mereka bersatu dan semuanya memohon kesejahteraan hidup. Orang yang ada di sekitar Serangan saat itu antara lain berasal dari Intaran, Suwung, Kepaon, Pemogan, Kelan, Jimbaran, Panjer, hingga Dukuh Siran. Mpu Kuturan Pura Sakenan berkonsep swamandala terdiri atas pelinggih dan bangunan yang ada di dalamnya. Pura Sakenan terdiri atas dua pelebah yaitu Pura Dalem Sakenan dan Pura Pesamuan atau Penataran Agung Sakenan. Pura Sakenan punya tiga halaman atau trimandala — utama, madya, dan nista mandala. Masingmasing halamam dibatasi tembok keliling lengkap dengan kori agung, apit lawang dan babetelan. Pada puncak kori agung dipahatkan hiasan ke-
pala kala. Di dalam utama mandala terdapat sejumlah pelinggih seperti candi, bale tajuk, bale pasandekan, dan apit lawang. Di depan Candi Kurung yang menghubungkan utama dan madya mandala terdapat dua arca Ganesha yang mengapit Candi Kurung. Madya mandala ini seluruhnya dikelilingi tembok panyengker lengkap dengan Candi Bentar pada sisi sebelah baratnya dan patetesan pada sisi utara dan timurnya. Di nista mandala hanya berupa halaman kosong. Bangunan palinggih yang ada di utama mandala yakni bebatuan berupa Padma Capah stana Ida Batara Masjati, juga sebagai pemujaan Jro Dukuh Sakti. Meru Tumpang Tiga stana Batara Batur, Intaran, Ida Batara Muter. Gedong Jati stana Ida Ratu Ayu, Gedong (Tajuk) stana Batara Buitan dan Batara Muntur. Ada pula bale gede atau bale paruman yang berfungsi sebagai tempat pasamuan para pemangku, dan juga tempat penyucian pratima Ida Batara dan tempat para sulinggih serta para raja pada saat ada upacara pujawali. Pura Sakenan dibangun oleh Mpu Kuturan atau Mpu Rajakretha bersamaan dengan pembangunan beberapa pura lainnya pada zaman pemerintahan raja suami-istri Sri Masula Masuli. Dalam lontar Usana Bali antara lain disebutkan, Mpu Kuturan membangun pura berdasar konsep yang dibawanya dari Majapahit, Jawa Timur, diterapkan di Bali seluruhnya. Mengenai bertahtanya Sri Masula Masuli di Bali dapat diketahui dari prasasti Desa Sading, Mengwi, Badung. Prasasti itu bertahun Icaka 1172 atau 1250 M. Di situ disebut, Raja Sri Masula Masuli menjadi raja di Bali sejak tahun Icaka 1100 (1178 M). Raja ini memerintah selama 77 tahun. Artinya, ia mengakhiri pemerintahannya sekitar tahun Icaka 1177 (1255 M). Ketika Danghyang Nirartha mengadakan perjalanan keliling Bali mengun-
BPM/ist
LOKASI - Lokasi Pura Sakenan di Serangan, Denpasar Selatan. jungi tempat-tempat suci, ia sampai pula di Pulau Serangan. Lalu, di bagian barat pantai Pulau Serangan dibangunlah pura. Di situ, Danghyang Nirartha dapat menyatukan pikirannya secara langsung. Dalam Dwijendra Tattwa, antara lain diuraikan sbb.; “...sesudah Danghyang Nirartha menyucikan diri di Bukit Payung, lalu beliau meneruskan perjalanan dengan menyusur pantai laut yang sangat indah dan mempesonakan menuju arah utara. Pantai yang dilalui cukup permai dengan pasirnya yang memutih memberikan keindahan alam yang mempesonakan, ditambah lagi dengan herembusnya angin dan lautan yang dapat menyegarkan jasmani beliau.” Lalu disebutkan lagi, “Dalam perjalanannya ini kemudian beliau menjumpai dua buah pulau kecil yaitu Nusa Dwa. Di pulau ini Danghyang Nirartha lagi beristirahat untuk melepaskan lelah, dan di sinilah beliau menyusun sajak atau kakawin Anjangsana Nirartha. Setelah selesai mencatat dan menyusun segala sesuatu yang berkaitan dengan sajak ini, Danghyang Nirartha lagi melanjutkan perjalanan menuju arah utara.” Tak dikisahkan bagaimana
halnya di dalam perjalanannya, sampailah Danghyang Nirartha di suatu pulau kecil yaitu Serangan. Pada pantai bagian barat Pulau Serangan, Danghyang Nirartha beristirahat sambil mengagumi keindahan alam sekitarnya. Di tempat itu ia merasakan dan menyaksikan perpaduan harmonis antara daratan Pulau Serangan dengan laut yang mengelilinginya. Karenanya, Danghyang Nirartha berketetapan hati dan memutuskan untuk tinggal dan bermalam beberapa hari di sana. Akhirnya, di situlah Danghyang Nirartha membangun palinggih (bangunan suci) di Pura atau Kahyangan Sakenan. Sakenan berasal dan kata cakya yang berarti “dapat langsung menyatukan pikiran”. Hal Penting Ada hal penting yang setidaknya harus diperhatikan oleh para umat atau pamedek yang hendak tangkil ngaturang bakti atau bersembayang ke Pura Sakenan. Sebab, sering terjadi, umat melakukan persembahyangan di Pura Dalem Sakenan (pura yang di pinggir paling barat) dan di Pura Susunan Agung (di sebelah timur Dalem Sakenan), setelah itu langsung pulang.
Dalam pasamuan nyanggra piodalan di Pura Sakenan yang sudah digelar, dijelaskan bahwa persembahyangan itu merupakan satu paket. Artinya, pamedek harus bersembahyang ke (1) Pura Susunan Wadon sekitar 0,5 km ke timur Pura Sakenan, (2) Pura Susunan Agung, dan (3) Pura Dalem Sakenan — pada palingih paling barat di pinggir pantai yang berbentuk Padmasana. Dalam kajian sastranya, rangkaian ini bisa ditelusuri dari kata Pura Susunan Wadon, Susunan Agung, dan Pura Dalem Sakenan. Terdapat suatu pengertian Purusa, Pradhana dan Susunan Agung adalah Lingga, Yoni dan Susunan Agung adalah tempat penyatuan antara Purusa dan Pradana — penyatuan sang diri dengan maharoh sebagai asal mula setiap mahluk hidup. Pemahaman inilah yang ditemukan Mpu Kuturan sehingga melahirkan Pura Sununan Lanang dan Susunan Wadon. Pun dengan kehadiran Danghyang Nirartha, juga terjadi hal yang sama. Sehingga, sebagai penghormatan terhadap beliau, maka dibuatkanlah palinggih Pura Dalem Sakenan yang merupakan penyatuan antara Siwa dan Budha. (tin, berbagai sumber)
Pura Sakenan, Reklamasi dan Vibrasi ADALAH Ida Bagus Gde Agastia yang selalu bersuara lantang ketika pembangunan jembatan atau reklamasi berlangsung di kawasan Pulau Serangan — tempat Pura Sakenan — beberapa tahun silam. “Pembangunan jalan darat menuju Pura Sakenan adalah bentuk kemunduran spiritual,” komentar salah satu sosok intelektual Hindu yang juga mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI itu kepada Bali Post, beberapa tahun silam. Kini, Pura Sakenan memang tidak lagi berada di tengah Pulau Serangan karena di situ sudah dibangun jembatan penghubung atau jalan darat. Para pamedek yang tangkil pun kini tak perlu naik perahu, cukup naik kendaraan bermotor. Akan hal ini, Agastia menegaskan, dibangunnya jembatan penghubung atau penyatuan daratan seperti itu adalah sebuah kemunduran dari segi spiritual. “Sakenan mestinya ‘terputus’ karena itu merupakan tempat beryoga di masa lalu. Sakenan pada mulanya terputus. Yoga di satu tempat yang dikelilingi air itu luar biasa kekuatannya. Dari situ, kesucian terjaga. Karena kini Sakenan dihubungkan oleh daratan, maka terjadi polusi yang menyebabkan kesucian memudar,” papar Agastia. Ikhwal Reklamasi Hal senada juga diungkap Ir. I Nyoman Gde Suardana, M.T., dosen Fakultas Teknik Universitas Dwijendra, Denpasar. Berkurangnya aura spiritual yang menyelimuti kawasan Pura Sakenan, menurut Suardana, adalah satu fenomena. Lalu, apa penyebabnya? “Mungkin adanya reklamasi, jalan penghubung menuju Pulau Serangan, kedekatan pura dengan jalan umum, kebisingan, dan bangunan-bangunan milik pribadi penduduk setempat yang berdekatan dengan pura. Semua itu berdampak mengurangi vibrasi kesucian
pura. Terlebih di sekitar pura Agastia, dari segi pandangan temuan Siwa dan Budha. “Di bertebaran warung dan per- spiritual, itu sudah menjadi masa lalu, di situ orang mukiman penduduk,” jelas kesalahan fatal. “Terputusn- menghidupkan power. Dalam penulis buku “Arsitektur Ber- ya jalan itulah yang sesung- sejarah, Sakenan adalah guhnya dapat memberi salah satu titik yang dilakututur” ini. Suardana menyebut, dulu, kekuatan. Jika setiap hari or- kan oleh Danghyang Nirarta sebelum tahun 1990-an, para ang naik sepeda motor dan dalam perjalanannya mengeumat Hindu yang hendak mobil, sekali waktu naik juku- lilingi Bali. Dari perjalanan tangkil ke Pura Sakenan ng, itu kan memberi suatu keliling itu beliau kembali masih menaiki perahu atau rasa yang lain. Ziarah itu jan- pulang ke luhur atau ke titik jukung. “Sarana itu men- gan naik motor. Ziarah itu api pembakaran secara spirdukung pengalaman religius mesti dengan jalan kaki seh- itual melewati Sakenan. seseorang sebelum memasu- ingga ada proses perubahan Dalam konteks ini, Sakenan ki area pura. Pengalaman secara fisik, darah dapat berg- itu tempat beryoga yang diseperti itu tidak ada lagi set- erak. Setelah terengah-engah, cari setelah Durga Puja,” elah jalan dan jembatan pen- barulah duduk, sehingga di jelas Agastia. Mengapa pura itu kemughubung dibangun di situ,” situ ada stabilitasi. Setelah itu kata arsitek yang juga pen- barulah memuja Tuhan. Den- dian disebut Sakenan, menugamat lingkungan dan tata gan adanya jembatan atau rut IGB Sugriwa dalam buku jalan penghubung, itu berarti “Dwijendra Tatwa”, Sakenan ruang ini. Jika ditarik ke belakang, sudah menghilangkan mala atau Cakenan berasal dari bagaimana sesungguhnya dalam diri,” paparnya. kata cakya atau sakia yang ikhwal reklamasi di kawasan artinya “dapat langsung menPulau Serangan itu dilaku- Kian Merapat yatukan pikiran”. “Di situ Pura Sakenan, sebagaima- Danghyang Nirarta melakukan? Suardana menyitir pendapat Ir. N. Gelebet, na diurai Suardana, dibangun kan power Budha, sakiana. M.Si., reklamasi yang telah pertama kali oleh Mpu Kutu- Sakia lebih dekat dengan dilakukan di Serangan ber- ran pada era pemerintahan kekuatan Budhism. Budha mula dari adanya gagasan Raja Sri Masula Masuli seki- dalam konteks ajaran di Inyang tertuang dalam diskusi tar tahun 1250 M, di Desa donesia lebih mengarah pada pada 1992. “Setelah diperde- Serangan Kecamatan Den- makna energi untuk menbatkan, tak berapa lama re- pasar Selatan. Dulu, kawasan galahkan segala yang menyklamasi tersebut akhirnya Pura Sakenan berdiri di se- erang kekuatan bhairawa. benar-benar dilaksanakan,” buah pulau kecil, Pulau Se- Siwa sebagai kekuatan bhairrangan. Kini tempat itu meru- awa, jelas menonjolkan ungkap Suardana. Persoalan ini sempat pakan daratan yang kian mer- kekuatan sidhi dalam rangmengemuka kembali pada apat dengan pantai Pulau Bali ka membakar diri beliau diskusi ilmiah bertajuk “Bali, bagian selatan, lantaran sendiri,” papar Agastia. Ritus, Ruang dan Arsitektur sudah dibangun jalan pengSebutan Sakenan itu, jelas Pura” yang diadakan FT Uni- hubung menuju area pura. Suardana, muncul di era keMenurut Agastia, di Pura datangan versitas Warmadewa pada 26 Danghyang April 2006. “Seyogianya me- Sakenan itu ada unsur per- Dwijendra sekitar abad kemang dimensi religius diberikan ruang secara seimbang dan selaras dengan pembangunan yang bersifat realistis, sehingga taksu atau kesakralan sebuah tempat ibadat tak kandas oleh pernik-pernik yang tidak menunjang atmosfer kesucian pura,” tandas Suardana. Namun, apa benar, dibangunnya jembatan menuju Pura Sakenan merupakan “kesalahan”? Menurut SAKENAN - Suasana persembahyangan di Pura Sakenan.
15. Alkisah, Danghyang Dwijendra sangat mengagumi keindahan alamnya. Keindahan laut nan tenang berpadu dengan keindahan daratan yang mengelilinginya. “Beliau merasakan tempat itu sebagai suatu anugerah Tuhan, memiliki vibrasi kesucian atau pancaran kekuatan gaib yang amat baik sebagai tempat semadi, berbakti ke hadapan Tuhan, tempat untuk mohon keselamatan, ampunan dosa dan kesejahteraan lahir batin,” papar Suardana. Lantas, setelah semuanya kini terbangun dan terjadi di kawasan Pulau Serangan itu, apa yang harus dilakukan? “Semoga pihak penentu kebijakan tata ruang wilayah Kota Denpasar atau pihak terkait lainnya lebih mengkaji kembali dan berupaya menata secara konsepsional tata ruang di Pulau Serangan, di tengah membengkaknya populasi penduduk di kawasan itu,” saran Suardana. Selain itu, tambahnya, agar diupayakan pula mencari kesepakatan dalam menentukan pola desanya. “Apakah mesti memakai pola pempatan agung, nyatur muka, swastika, atau pola lain yang berkearifan lokal,” imbuhnya. Sementara Agastia kembali mengulang, “Intinya, orang pergi ke Sakenan mestinya merasakan sesuatu yang lain. Bukankah Sakenan itu memang disiapkan agar lain daripada yang lain? Spiritual itu kan harus menembus batas rutinitas. Harus ada yang lain. Orang Bali kan selalu menciptakan yang lain, menciptakan beratus-ratus dunia budaya, sehingga setiap saat mereka memasuki dunia berbeda. Pada titik tertentu, mereka siap menerima sesuatu apa pun yang terjadi atas kehiduBPM/eka pan mereka.” (tin)
HIBURAN
18
Sepi, Kabar FFI 2009 Niniek L. Karim: Yakin Terselenggara Jakarta (Bali Post) Jadikah Festival Film Indonesia (FFI) digelar tahun ini? Di tengah kegiatannya sepi dan adem ayem, terdengar kabar, FFI akan diadakan di Batu, Malang, Jawa Timur, seperti diusulkan Bupati Batu baru-baru ini. Ternyata lagi, diam-diam ajang penghargaan dan apresiasi bagi insan perfilman nasional FFI 2009 ini sudah dimulai. Dikabarkan, sudah ada 13 judul film nasional didaftarkan ke Panitia Kelompok Kerja Festival Film Indonesia (KKFFI), terbanyak dari Kharisma Starvision Plus, yaitu “Wakil Rakyat”, “Perempuan Berkalung Sorban”, “Virgin”, “Janda Kembang”, “Keramat” dan “Get Married 2”. Beberapa film bermutu, meski jeblok di pasaran, juga didaftarkan, yaitu “Pintu Terlarang” (Joko Anwar), “Identitas” (Arya Kusuma Dewa) dan “Jermal”. “Masalah mepetnya waktu pendaftaran sangat relatif,” kata Ketua KKFFI, Niniek L. Karim. Wartawan film lain banyak yang berujar, masalah pileg, pilpres dan pelantikan Menbudpar yang baru dilantik pada Kamis (22/10) yang dijabat kembali oleh Ir. Jero Wacik juga menjadi kendala. Kini, setelah semuanya teratasi, panitia dan tim kerja yang lain harus mengejar waktu yang semakin sempit ini. Belum lagi, panitia harus menyerahkan daftar namanama juri FFI 2009 ke Menbudpar. Tinggal sebulan atau memungkinkan, paling banter, FFI 2009 digelar molor dari waktu yang sudah diterapkan. Ketika Bali Post menengok Sekretariat FFI di Gedung Film, Jalan MT Haryono Kavling 47-48, Jakarta Selatan,
BPM/ist
Niniek L. Karim Jumat (23/10) lalu, tampak ada kesibukan kecil. Kursi-kursi dirapikan, tapi suasana masih sunyi sepi. Promosi belum ada dan jauh dari publikasi. Juga, dikabarkan, tahun ini, FFI tanpa ada jumpa pers, berbeda di tahun-tahun sebelumnya. Kepanitiaan Berubah Ihwal FFI yang terkesan diam-diam, Niniek L. Karim yakin, FFI tahun ini bakal terselenggara pada Desember 2009 dan panitia akan melaksanakan tugasnya dengan baik. “Kami tetap optimis kok. Kita must go on, walau waktunya mepet atau tidak mepet,” terang Niniek yang tahun ini bermain di beber-
apa film, antara lain di film “Ruma Maeda”, “Ketika Cinta Bertasbih (KCB)” dan “KCB 2”. Karena BP2N (Badan Pertimbangan Perfilman Nasional) sudah ditiadakan sesuai isi UU Perfilman yang baru, maka BP2N sudah tidak lagi membentuk panitia FFI 2009. Kini, kepanitiaan FFI telah berubah sesuai amanat dari Depbudpar yang menunjuk tim bernama Kelompok Kerja Festival Film Indonesia (KKFFI) yang diketuai oleh Dr. Niniek L. Karim, aktris senior dan dosen psikologi UI. Melalui KKFFI, tiga tahun ke depan, seluruh kegiatan apresiasi perfilman nasional, baik di dalam maupun luar negeri, akan dikonsep oleh tim KKFFI yang terdiri atas 10 orang/sineas. Soal waktu dan tempat, Niniek L. Karim menegaskan, panitia akan membahasnya dalam waktu dekat. Disebut-sebut FFI 2009 tetap akan diadakan di Jakarta. Selain itu, panitia juga akan mencari sponsor dana dan pihak televisi swasta yang bersedia menayangkan seluruh kegiatan sampai hari H FFI 2009. FFI 2006, FFI 2007 dan FFI 2008 ditayangkan secara live oleh SCTV dan kontraknya tahun ini telah berakhir. Nah, semoga saja FFI 2009 benar-benar digelar pada Desember mendatang. (pik)
Film ”The Proposal”
Demi Karier, Pura-pura Nikah Denpasar (Bali Post) Bioskop di Denpasar sedang memutar film “The Proposal” yang dibintangi Sandra Bullock, Ryan Reynolds, Malin Akerman, Mary Steenburgen, hingga Craig T. Nelson. Film ini mengangkat sebuah ide sederhana, namun menarik untuk ditonton. Dikisahkan, Margaret Tate (Sandra Bullock) adalah tipe wanita “berkuasa” yang tak segan-segan menindas para pria di kantor tempatnya bekerja jika hasil pekerjaan mereka tak sesuai dengan apa yang Margaret inginkan. Margaret tak pernah menyadari bahwa cepat atau lambat ia pasti memerlukan bantuan anak buahnya. Suatu hari, Margaret menghadapi masalah dengan petugas imigrasi dan wanita yang bekerja sebagai editor buku ini terancam dideportasi kembali ke Kanada. Terlanjur menikmati kehidupannya di Amerika dan tak ingin kariernya berantakan, Margaret lalu mengaku bahwa ia akan menikah dengan Andrew Paxton (Ryan Reynolds), salah seorang anak buahnya. “Pasangan mendadak” ini pun lantas berpura-pura bahwa mereka akan segera melangsungkan pernikahan dan memutuskan untuk berlibur di rumah Andrew agar semua tipu daya itu terlihat meyakinkan. Awalnya Andrew mera-
sa keberatan namun karena Margaret memaksa, mau tak mau Andrew setuju meski ia juga mengajukan beberapa syarat untuk bantuannya itu. Semuanya berjalan lancar sesuai dengan skenario Margaret. Keluarga Andrew sepertinya tak keberatan Andrew menikah dengan Margaret. Celakanya, di saat seharusnya mereka menikah, kesadaran dalam diri Margaret membuatnya memutuskan untuk membatalkan semua rencana gila itu. Kisah Menarik Sebenarnya, dari sebuah ide kecil yang tak masuk akal sekalipun, seorang sutradara yang baik akan bisa membuat sebuah kisah menarik yang menghibur sekaligus bisa menjadi cermin buat para penonton. Untuk film “The Proposal” ini, Anne Fletcher, sang sutradara mencoba mengangkat tema standar yang banyak ditemukan pada film-film komedi romantis dan menjadikannya sebuah tontonan berdurasi 108 menit yang cukup menghibur. Tak ada hal baru dalam film ini. Ide yang sama juga ditawarkan film “A Walk in The Clouds” yang mengangkat tema dasar “pura-pura menikah” atau mungkin lebih tepat disebut “pura-pura jadi sungguhan”. Sebenarnya itu sah-sah
saja asal tak terjebak pada suguhan akhir yang juga terasa klasik. Soal yang satu ini, Anne banyak terbantu oleh dua pemeran utamanya yang cukup mumpuni. Sandra Bullock cukup efektif memerankan seorang wanita bertangan besi sementara Ryan Reynolds pun cukup meyakinkan tampil sebagai pria lugu yang tertindas. Ini cukup mampu membuat film ini jadi suguhan yang menarik karena dengan pola standar, penonton pasti sudah tahu bagaimana akhir kisah. Jadi, tak ada gunanya membuat alur cerita jadi berbelit-belit yang akhirnya malah merusak kenikmatan menonton film ini. Sayangnya, naskah sepertinya kurang mampu membuat seluruh porsi jadi cukup meyakinkan. Buktinya di akhir cerita, ada kesan bahwa cerita jadi terburu-buru mengejar ending. Bila sebelumnya Bullock dan Reynolds sudah tampil maksimal, saat mendekati ending justru mereka seolah tak mampu menghasilkan penampilan yang memuaskan. Karena naskah memang tak memungkinkan, chemistry yang semula sudah terbangun jadi berantakan. Tak ada cukup momentum untuk membalikkan hubungan antara Bullock dan Reynolds sehingga akhir cerita malah terasa sedikit hambar. (roc/tin)
BPM/ist
FILM - Adegan film “The Proposal”.
Anang Ingin Cari Istri Orang Bali dibangun di Legian, dekat Jakarta (Bali Post) Monumen Bom Bali, sebeKini status musisi Anang Hermansyah adalah duda. lum bercerai dengan Krisdayanti (KD), KD adalah “Saya berminat punya temikon dan model iklan hotel pat tinggal dan kantor di tersebut. Kini, ganti Anang Bali. Dua anak saya, Aurel menjadi ikon sekaligus pedan Azriel juga ingin megang sahamnya. sekolah di Bali. Bahkan, Bagaimana dengan kepejika memungkinkan, saya milikan hotel butik 3Diva ingin cari istri orang Bali,” yang juga sedang dalam talontar Anang di Jakarta, hap pembangunan di Kuta? baru-baru ini. “Jalan terus. Namun, kalau Anang menjelaskan, KD, Uthe (Ruth Sahanaya) akan menjalankan roda bisdan Titi DJ mau show di sini, nis di bidang properti di boleh saja dan kita bekerja Bali. “Saya akan banyak profesional. Dan dua anak waktu di sana. Dua anak saya tetap tidak mau nonton saya juga merasa senang pergelaran mereka, karena tinggal di sana ketika libuBPM/ist Anang Aurel dan Azriel sangat memran selama tiga minggu benci ibunya,” jelas Anang. Lebaran yang lalu. Mereka Jadi, Anda ingin melupakan masa lalu? bilang, Bali tidak macet seperti Jakarta. Walau banyak turis asing, tapi nilai religi “Masa lalu yang mana ya. Sorry, saya tidak mau masuk jauh ke masalah pribadi,” tutorang Bali sangat kuat,” ungkap Anang. Untuk hotel dan convention center yang up Anang. (pik)
KSB Singaraja Tampil di MTI SANGGAR Kampung Seni Banyuning (KSB), Singaraja, tampil membawakan lakon “Cupak Tanah” dalam Mimbar Teater Indonesia (MTI) yang digelar di Taman Budaya Surakarta pada 2530 Oktober. Selain Sanggar KSB, kelompok teater lain yang ditampilkan adalah Teater Payung Hitam, Teater Garasi, Teater Eks Surakarta, STB Bandung, Masyarakat Batu, Teater Studio Indonesia, Main Teater, dan Teater Solo. Menurut Nengah Wijana pimpinan sanggar KSB dan juga pemeran Cupak, dibawakannya lakon “Cupak Tanah” karena permintaan
kurator. Selain pementasan, akan dilakukan pemutaran film dokumenter serta diskusi pementasan bagi setiap kelompok. Lakon “Cupak Tanah” ditulis dan disutradarai oleh Putu Satria Kusuma. Lakon ini diadaptasi dari cerita rakyat Bali “I Cupak”. Dalam cerita rakyat Bali, tokoh Cupak rakus makan nasi, namun di tangan Putu, tokoh Cupak ditampilkan rakus makan tanah. Sebelumnya, lakon “Cupak Tanah” sudah dipentaskan berkalikali. Untuk lawatan di Jawa, “Cupak Tanah” sudah pentas sebanyak 6 kali yakni di Jakarta, Bandung, Jogya dan Surabaya. (kmb15)
Teater Tari Austria di Geoks Singapadu SENIN (19/10) lalu, Geria Olah Kreativitas Seni (Geoks) Singapadu, Gianyar, menggelar pentas teater tari yang dibawakan grup teater tari Jaringan AKS dari Austria. Grup ini menampilkan garapan kwartet berjudul “Engel Fragmente” atau “Fragmenfragmen Malaikat” karya Andrea. K Schlehwein. Garapan berdurasi sekitar satu jam ini terdiri atas sembilan fragmen yang masing-masing bisa dilihat sebagai karya mandiri. Masing-masing merupakan sebuah kolase bunyi, musik, ba-
hasa, dan tentu saja gerak. Garapan ini melibatkan tiga penari wanita dan seorang aktris. Pementasan di Geoks ini adalah bagian dari kunjungan Jaringan AKS ke beberapa daerah di Indonesia. Sebelum datang ke Bali, sejak 4 Oktober lalu mereka sudah tampil di beberapa tempat di Yogyakarta, Solo, Borobudur, hingga Makassar. Pementasan demi pementasan yang telah mereka lakukan mendapat sambutan yang sangat antusias dari para masyarakat penonton setempat. (tin)
Minggu Umanis, 25 Oktober 2009
Shandy Aulia
Soal Bau Badan Pria ANDA pria dengan badan berbau tak sedap? Jangan harap bisa dekati Shandy Aulia. Pasalnya, dia langsung akan menjauhi pria yang memiliki bau tubuh tak sedap, walau seganteng apapun. Untungnya, para pria yang pernah “jadian” dengannya tak memiliki masalah dengan bau badan. “Buat saya, pria harus bersih dan sehat. Nggak wangi nggak apa-apa asal jangan bau. Kalaupun bau pakai wangi parfum saja, it’s ok. Saya nggak akan dekat sama pria kalau dia bau. Yang pernah jadi pacar saya untungnya nggak ada yang bau badan,” ujar Shandy Aulia di Jakarta, barubaru ini. Bau badan bagi Shandy merupakan hal penting dan vital ketika akan menjalin komunikasi. Padahal, bau tak sedap itu bisa saja datang dari orang lain dan di mana saja. Seperti pengalaman dirinya yang terpaksa jaga jarak dengan salah satu kru produksi. “Biasanya secara halus saya tegur. Kebetulan di lokasi syuting ada kru yang begitu dan terus dekati saya karena ingin ngobrol. Lalu, saya ajak dia keluar sambil membelikan minyak wangi dan deodoran. Thanks God, sekarang dia sudah nggak bau badan lagi,” lanjutnya. Uniknya, meski Shandy menyukai baubauan yang keluar dari parfum, namun dirinya malah tak suka mengenakannya. Bahkan jika dia sempat membeli, parfum tersebut diberikan pada orang lain. Laho? “Ya,
Shandy Aulia
BPM/ist
saya nggak pernah pakai parfum, paling deodoran dan lotion. Saya memang kurang suka parfum, kalaupun beli tapi jarang banget dipakai,” jelas gadis yang masih kuliah di Pelita Harapan Jurusan Hukum, kelahiran Jakarta, 23 Juni 1987 ini. Bungsu dari empat bersaudara ini pernah berakting dalam sinetron “Pacar Khayalan” serta film “Eiffel I’m in Love” dan “Apa Artinya Cinta?”. (kpl/tin)
19
Minggu Umanis, 25 Oktober 2009
’’Guiness World Record’’
Bali Post/ant
LONGSOR SUSULAN - Seorang warga, Sabtu (24/10) kemarin berdiri di dekat badan jalan yang tertimbun tanah longsor susulan saat gempa kedua 5,3 SR disertai hujan deras di Kawasan Gunung Tigo, Kab.Padang Pariaman, Sumbar, Jumat (23/10). Akibat longsor susulan gunung tigo, hubungan darat dari perkampungan Padang Sago menuju Padang Alai putus total. Akibat gempa Sumbar kerugian material mencapai Rp 7,8 triliun.
Menkominfo:
25 Ribu Desa Harus Berdering Jakarta (Bali Post) Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Tifatul Sembiring, memastikan telekomunikasi di wilayah terpencil akan makin merata keberadaannya. Dia berjanji akan membenahi sektor telekomunikasi yang tidak hanya fokus di wilayah Jawa, tetapi juga luar Jawa. Target Menkominfo dalam waktu dekat adalah pembangunan sarana telekomunikasi di 25 ribu desa yang menjadi program 100 hari kerjanya. Target saya dalam program 100 hari ini setidaknya 25 ribu desa di seluruh Indonesia akan berdering, kata Tifatul di Jakarta, Sabtu (24/10) kemarin. Program itu, menurut Tifatul merupakan program yang telah tertuang dalam Universal Service Obligation (USO) yang hingga kini belum mencapai semua pedesaan di Indonesia. Karena sarana telekomunikasi di pedesaan baru mencapai sekitar 69 persen. Untuk itu, Presiden menekankan agar persoalan ini bisa diselesaikan sehingga pemerataan penggunaan sarana telekomunikasi bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Tifatul berharap adanya asas pemerataan dan keadilan agar rakyat Indonesia yang tersebar di 33 provinsi dapat menikmati teknologi telekomunikasi secara murah. Tifatul mengatakan tugas ini memang pekerjaan tidak mudah karena luasnya wilayah yang harus dikelola kemneteriannya. ‘’Untuk hubungan di luar dan dalam Indonesia perlu pengontrolan komunikasi. Masih ada 17.000 pulau yang harus kita benahi,’’ ujarnya.
Selain program berdering di 25 ribu desa, Tifatul menegaskan Presiden juga meminta kepada dirinya agar menyelesaikan program lain yaitu program 100 desa 100 komputer. Di Kementerian Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Menteri PPDT Helmy Faisal Zaini mengaku program kerja 100 hari kementeriannya akan fokus pada inventarisasi daerahdaerah tertinggal di wilayah Indonesia bagian Timur. ‘’Karena hampir 62 persen dari total kawasan tertinggal berada di Indonesia timur,’’ kata Helmy. Selain kawasan Indonesia Timur, kawasan-kawasan tertinggal di wilayah perbatasan juga menjadi perhatian kementeriannya karena gangguan pembangunan di wilayah itu menyimpan potensi besar terutama masalah politik, keamanan, dan sosial. ‘’Untuk itu, kami akan kunjungi daerah-daerah tersebut termasuk daerah rawan gempa, seperti Padang, Padang Pariaman, Pasaman, dan pesisir selatan,’’ ujarnya. Koordinasi dengan departemen lain terkait pelayanan dan fasilitas pembangunan kawasan tertinggal juga akan dia lakukan. Misalnya, pembangunan sekolah-sekolah menengah
kejuruan di daerah tertinggal agar desa tersebut bisa maju. Dalam hal ini, Kementerian PPDT akan meng-endorse mendiknas agar merumuskan formula pendidikan kejuruan di daerah tertinggal. Di bidang tenaga kerja, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, mengatakan masalah outsourcing menjadi fokus perhatian program 100 hari kerjanya. Langkah awal yang akan dia lakukan adalah mengadakan pertemuan bipartit antara pengusaha dengan Pekerja. Jika masalah bipartit telah dituntaskan, akan ditindaklanjuti dengan perjanjian tripartit antara perusahaan, pekerja, dan pemerintah. ‘’Pengusaha dan pekerja tuntas dulu, baru nanti pemerintah,’’ ujarnya. Selain outsourching yang selalu dipersoalkan kelompok buruh, Muhaimin mengatakan kemneteriannya juga menargetkan pelatihan puluhan ribu tenaga terampil mandiri dalam satu tahun. Program ini menitik beratkan pada kemampuan kewirausahaan dan bisnis yang sesuai dengan bidangnya masing-masing. Rencananya, kementeriannya akan membangun kemandirian secara total dengan membangun berbagai jenis usaha karena pasar Indonesia memiliki wilaah yang begitu luas. Jika program ini berjalan, Muhaimin berharap penyerapan tenaga kerja akan terjadi yang secara otomatis akan mengurangi jumlah pengangguran. (kmb4/kmb3)
Fokus Percepat Infrastruktur batan yang ada dalam sektor rill antara lain regulasi, tidak singkron peraturan, tidak ada kesepahaman, dan adanya peraturan yang dianggap berbelit-belit. Hambatanhambatan inilah yang harus dihilangkan agar kita bisa mempercepat pembangunan, tandasnya. Selain sektor infrastruktur, rakor juga membahas masukan dan permasalahan yang ada di tiap kementerian bidang ekonomi seperti masalah pangan, energi, transportasi, dan revitalisasi jasa. Hatta mengatakan, untuk mengatasi itu dibutuhkan Public Private Partnership, di mana di dalamnya harus ada peraturan yang kuat. Hatta mengatakan, pembahasan itu merupakan bagian dari prpgram kerja para menteri ekonomi termasuk program kerja 100 hari yang merupakan jangka jangka
Di sisi lain, Keputusan Gubernur Bali Made Mangku Pastika menaikkan pajak air bawah tanah (ABT) yang mencapai 1.000 persen diakui sangat memberatkan para pemakai ABT, khususnya kalangan pariwisata. Mereka menilai kenaikan pajak ABT yang ditetapkan melalui Keputusan Gubernur terlalu fantastis. Kalau memang tujuannya ingin membatasi penggunaan ABT, Pemprov Bali diminta menyediakan air permukaan, misalnya melalui PDAM atau kalangan swasta. Setelah pasokan air memadai, barulah kenaikan pajak ABT itu dilakukan. Wakil Ketua Bali Villa Association (BVA), Gede Sukarta, mengatakan kenaikan pajak ABT sangat tinggi, mencapai 1.000 persen atau sepuluh kali lipat. Kalau sebelumnya hanya berkisar antara Rp 2.000-Rp 3.000 per m3, kini antara Rp 20.000 Rp 30.000 per m3 sesuai peruntukannya. Tak aneh kalau ada hotel atau vila yang sebelumnya membayar Rp 100 juta per bulan kini harus merogok kocek sampai Rp 1 miliar. ‘’Karena memberatkan, ada rekan-rekan yang bertekad tidak mau membayar,’’ ungkap Sukarta. Menurt Sukarta, karena masalahnya sangat strategis, dia berharap menaikkan pajak ABT sebaiknya tak ditetapkan sepihak oleh Gubernur Bali, tetapi atas persetujuan DPRD Provinsi Bali sehingga ada kontrol dua
arah. Dengan melibatkan DPRD Bali, ada kemungkinan menerima masukan dari berbagai pihak, termasuk kalangan industri pariwisata yang menjadi objek langsung dari kebijakan tersebut. Bahkan, lebih baik lagi kalau kenaikan pajak ABT itu dikukuhkan melalui Perda Provinsi Bali, usul GM Villa Kubu ini. Di bagian lain, Hadi Taryoto dari Bali Tourism Frends (BTF) berharap agar Gubernur Bali bisa meninjau kembali keputusannya. Sebab, kenaikan pajak ABT yang fantastis tidak bisa mengatasi krisis air di Bali. Dia tak berkeberatan pajak ABT dinaikkan, namun hendaknya dilakukan secara bertahap. Dia luar itu, harus ada upaya yang komprehensif dari pemprov dan pemkab/pemkot se-Bali untuk meningkatkan suplai air, baik oleh PLN maupun melibatkan kalangan swasta. Secara formal, melalui Bali Tourism Board (BTB), kalangan industri pariwisata khususnya PHRI dan BVA telah menyurati Gubernur Bali secara resmi agar kenaikan pajak ABT yang begitu tinggi ditinjau kembali. Kalangan pariwisata menghendaki kenaikanya secara bertahap, sembari memaksimalkan pemanfaatan air permukaan. Di sinilah peran PDAM bisa dimaksimlakan untuk meningkatkan ketersediaan air permukaan. Misalnya dengan membangun beberapa astuary dam di sejumlah tempat potensial. (056)
Pejabat Publik Dari Hal. 1 Untuk sementara, posisi Tifatul di partai akan diganti oleh pelaksana tugas sementara (pjs) Lutfi Hasan Ishak yang baru saja tepilih sebagai Ketua Komisi I DPR. Di partai, Lutfi merupakan Ketua DPP Bidang Hubungan Luar Negeri. Sementara, Suharna Suryapranata yang juga masuk dalam kabinet sebagai Menteri Riset dan Teknologi akan digantikan oleh Untung Wahono sebagai Ketua DPP PKS.
Tifatul menjelaskan tradisi di PKS berlaku terhadap kadernya partainya untuk menanggalkan jabatan pengurus DPP partai jika menjadi pejabat publik. ‘’Supaya tidak terjadi konflik of interest antara jabatan partai dan jabatan publik untuk Pjs dewan pimpinan pusat,’’ ujarnya. Untuk proses pergantian kepemimpinan secara definitif, PKS baru akan melaksanakan muktamar yang akan dilaksakan pada Mei 2010 mendatang melalui Musyawarah Majelis Syuro PKS. (kmb3)
Lima Kali
Rakor Pertama Tim Ekonomi
Jakarta (Bali Post) Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa untuk pertama kali menggelar rapat koordinasi bersama tim ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Rakor menyepakati fokus pada bidang infrastruktur melalui percepatan pembangunan dengan mengajak peran swasta. Penjelasan tersebut disampaikan Hatta Rajasa usai memimpin Rakor menterimenteri bidang ekonomi di Ruang Graha Sawala, Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Sabtu (24/10) kemarin. ‘’Salah satu program yang menjadi prioritas kita adalah infrastruktur dengan menghilangkan hambatan di setiap sudut,’’ kata Hatta. Penyelesaian masalah bidang infrastruktur menyangkut di dalamnya revitalisasi industri dan sektor rill. Diakui Hatta banyak ham-
Memberatkan Dari Hal. 1
pendek para menteri. Seluruh menteri yang tergabung dalam tim ekonomi hadir antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, Menteri Pertanian Suswono, Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faisal Zaini, Menneg PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana, Menneg BUMN Mustafa Abubakar, Menneg Perumahan Rakyat Suharso Manoarfa, Menneg Riset dan Teknologi Suharna Surapranata dan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan. (kmb3/kmb4)
Dari Hal. 1 Sejak awal September 2009 hingga 24 Oktober 2009, Sukabumi telah diguncang gempa bumi lima kali. Pada 2 September 2009, Sukabumi diguncang gempa berkekuatan 7,3 SR yang berpusat di Tasikmalaya, yang merusak 23 ribu rumah warga. Sementara gempa bumi yang terjadi pada 28 September dengan kekuatan 5,5 SR pukul 07:26 WIB di lokasi 8,17 LS-107,23 BT, 143 km tenggara Sukabumi, dengan kedalaman 10 kilometer
sempat membuat warga Sukabumi berhamburan keluar rumah. Pada 9 Oktober dini hari, gempa juga mengguncang wilayah Sukabumi dengan kekuatan 5,2 SR, namun tidak semua warga merasakan gerarannya. Pada 16 Oktober gempa berkekuatan 6,4 SR yang berpusat di Ujungkulon, Banten, sempat membuat warga Sukabumi berhamburan keluar rumah. Hingga sore kemarin belum ada laporan tentang kerusakan rumah akibat gempa tersebut. (ant)
Wilayah Domestik Dari Hal. 1 Kemudian menteri perhubungan memiliki tugas berat karena harus mengelola empat jenis perhubungan yaitu darat, laut, udara, dan kereta api. Semua cakupan itu dikelola menhub baik untuk wilayah domestik maupun luar negeri. Sehingga wakil menhub diperlukan agar tugas menhub bisa
lebih ringan. Ketiga menteri tersebut membutuhkan wakil menteri untuk mengurangi beban tugasnya, kata Bima yang disebut-sebut menjadi calon kuat pengganti mantan Jubir Presiden Andi Mallarangeng yang saat ini menjabat sebagai Menpora. Seperti diketahui, pengangkatan wakil menteri diatur dalam UU 39/2008 tentang Kementerian Negara. (kmb4)
BHAGAWAD Gita, ”The Song of God”, begitu para pakar Barat menamakan kitab suci umat Hindu itu. Tidak jelas kapan sebenarnya karya suci berbahasa Sanskerta tersebut awalnya ditulis, namun ada yang berpendapat bahwa penyusunan kembali dilakukan antara abad ke-5 hingga ke-2 sebelum Masehi. Sejak itu, konon Bhagavad Gita dikaitkan dengan epos besar Maha Bharata, khususnya Bhisma Parwa. Dialog Kresna dan Arjuna terkait hakikat hidup dan kehidupan manusia serta alam semesta itu, selanjutnya banyak dikutip, dirujuk, dianalisis bahkan dikritisi para pakar berbagai disiplin ilmu untuk menyempurnakan hasil karya mereka. ”Hakikatnya kitab suci, ditambah tidak membuatnya genap, dikurangi pun tidak menjadi ganjil, dikalikan tidak berubah jamak bahkan dibagi juga tak akan habis! Bhagawad Gita tetap langgeng sepanjang masa seperti tidak terpengaruh perubahan zaman dan tidak mempan diusik manusia,” komentar Gebyuh. ”Mungkin lantaran percakapan antara Kresna dan Arjuna berlangsung di medan perang Kuruksetra, Robert Oppenheimer berseru ‘Om Shiva!’ saat percobaan bom atomnya di gurun pasir New Mexico 16 Juli 1945, berhasil. Selanjutnya Direktur Proyek Los Alamos tersebut konon menggumamkan dua baris dari Bhagavad Gita, ‘Aku menjadi maut, peremuk alam semesta. Menunggu saat yang pasti menuju kiamat’. Ilmuwan lain yang juga seorang filsuf, Arthur Schopenhauer berkomentar sedikit beda. Di dunia, tulisnya, tidak ada naskah yang demikian indah dan luhur daripada Bhagavad Gita. Kitab itu merupakan hiburan dalam hidupku dan akan menjadi hiburan dalam kematianku. Aneh, kok buku suci disebut hiburan, apa bukan tuntutan?” tanya Rubag. ”Tidak aneh, pernyataan ilmuwan itu, bagiku, pengakuan yang jujur. Di Bali juga sering terlontar ungkapan, suka-duka-lara-pati yang maknanya gembira, sedih, derita dan kematian adalah warna-warni kehidupan manusia, yang tidak terpisahkan. Bom maut yang membunuh ribuan orang dan membuat ribuan korban lainnya cacat seumur hidup di Nagasaki dan Hiroshima, bila dipandang sebagai upaya menghentikan perang berlarutlarut adalah baik. Tanpa bom atom itu, Kaisar Hirohito tidak mungkin memerintahkan para serdadunya yang ‘haus darah dan gila perang’ di kawasan Pasifik meletakkan senjata. Bagi para korban serta keluarganya, juga pencinta HAM, bom itu mungkin dianggap kekejaman luar biasa,” sahut Retig.
”Tapi tetap tak bisa kuterima kalau buku suci dianggap hiburan, meskipun Bhagavad Gita disebut ‘Nyanyian Tuhan’. Alasan bikin bom atom untuk menghentikan Perang Pasifik, menurutku, adalah teologi pembenaran. Itu jelas tidak ada kaitannya dengan ajaran Bhagavad Gita! Dalam Bharata Yudha saja, Nakula menyelusup ke tenda Salya di malam hari, bukan untuk membunuh secara pengecut panglima perang Kurawa itu, tapi untuk minta maaf pada paman yang juga akan menjadi lawan tandingnya keesokan hari. Dia minta maaf atas kelancangannya sebagai kemenakan, yang diwajibkan duel menghadapi orang yang patut dihormatinya. Berbeda dengan perang modern, yang meniru kelicikan Ken Arok,” tukas Maglig. ”Di zaman postmodern ini, banyak kata jadi kabur dan bias maknanya. Bahasa juga dianggap ladang permainan yang diberi istilah language games. Apalagi kebohongan seakan menjadi napas, kata-kata tidak lagi dianggap aneh kalau digunakan mewakili objek atau aktivitas yang tidak sesuai makna leksikalnya. Coba simak ungkapan ‘menyerang adalah pertahanan yang terbaik’ dengan sinonim ‘pre-emtive attack’! Wujud nyata dari istilah keblinger itu kita saksikan di TV sembari tidur-tiduran. Kabul, Baghdad dan kota-kota lain di Timur Tengah dibombardir dari udara dan darat, ditayangkan dalam kemasan hiburan. Kini masalah rumah tangga, dari kemiskinan, kelaparan, perselingkuhan dan saling fitnah yang kadang-kadang berlanjut dengan saling cakar dan jotos, diberi judul ganjil juga menjadi hiburan malam,” argumen Kertak. ”Ya, nama kerennya reality show! Tidak diragukan, pertunjukannya memang nyata, dimana pemirsa disuguhkan suasana saling caci dan maki, terkadang baku gebuk atau terkam. Tapi, tidakkah suasana memanas akibat pancingan presenter? Itu kan berarti berusaha keras agar peristiwa yang tidak seharusnya ada, dibikin terjadi lewat pancingan kata-kata, seperti mendidihkan air di tungku de-ngan memperbesar nyala kompor? Aneh, konon acara seperti itu mempunyai rating tinggi, sehingga nyaris seluruh stasiun TV berlomba-lomba membuatnya. Lucunya, banyak selebriti yang pamornya menurun, terjun jadi presenter. Mudah-mudahan, mereka tidak kena karmapa-
la karena sering membuat orang bertengkar, suatu saat pasti akan alami kasus serupa,” tambah Runteng. ”Ah, kuno! Mereka tidak mudah percaya dengan halhal yang mereka anggap berbau mistik. Yang mereka percaya adalah hal-hal nyata, kesekarangan dan menguntungkan, sedangkan mitos masa lampau atau ilusi masa depan, dianggap omong kosong. Itulah yang disebut pragmatisme. Apalagi, karmapala bukan bagian dari keyakinan mereka. Malah di Bali saja, ada orang yang mengaku Hindu, kepercayaan mereka akan karmapala sangat tipis, bahkan nihil! Mungkin mereka hanya percaya pada Ratu Rambut Sedana alias Dewa Uang. Panca Sarada, bagi mereka, adalah Dolar AS, Euro, Yen, Won dan Rupiah. Meskipun jumlah orang-orang seperti itu tidak banyak, namun akan cepat berkembang biak kalau himpitan ekonomi semakin mencekik leher,” ulas Gobyah. ”Ironis! Kalau kau lebih tunduk pada pragmatisme, mengapa sering kudengar kau gembar-gembor tentang ajeg Bali? Apa karena kau lupa atau malu menyelipkan huruf ‘n’ dalam kata ‘ajeg’, meski maksudmu Ajeng Bali! atau Makan Bali!? Kalau kau dan Kertak mengagumi postmodernisme yang lebih sering menyuguhkan kenyataan semu atau unreal reality, mengapa kau kerap bicara soal perlunya pelestarian budaya? Nyaring suaramu mempromosikan globalisasi memang agak mereda akhir-akhir ini, karena kau berdua kena PHK akibat perusahaan tempatmu bekerja gulung tikar dihantam resesi global. Satu lagi pertanyaanku, bila pragmatisme benar-benar telah jadi paham hidup, untuk apa kitab Bhagavad Gita berbobot satu ton dibuat?” tanya Runteng bertubi-tubi. ”Agaknya kita semua di sini tidak mungkin mampu menjawab secara pas pertanyaanmu yang salah alamat itu. Di Bali Post, rasanya, ditulis sebagai terimakasih pada masyarakat Bali yang selama berabadabad memelihara dan mengamalkan nilai-nilai Bhagavad Gita dalam kehidupan sehar-hari. Cuma tidak jelas, kitab dengan panjang 1,5 meter, lebar 1,25 meter serta tebal 459 halaman itu, diwartakan mendapat sertifikat Museum Rekor Indonesia (Muri), apakah juga merupakan tujuan lain dari pembuatan kitab berukuran jumbo itu? Kalau begitu, sekalian saja didaftarkan ke Guinness World Records. Sebab, India sebagai tempat kelahiran Bhagavad Gita saja belum mampu membuat kitab suci berbobot satu ton, meski untuk urusan teknologi informasi dan komunikasi negeri itu menyaingi Amerika Serikat,” aridus jawab Rubag.
Gelombang ‘’Pemedek’’ Dari Hal. 1 Ida Bagus Pidada menyatakan sangat bersyukur puncak Karya Pengratep berjalan lancar dan khusyuk. ‘’Ini tak terlepas dari kesadaran para pemedek yang tangkil ngaturangan bhakti tak berjubel pada puncak karya. Ida Batara akan nyejer selama satu minggu. Dengan begitu, umat punya kesempatan yang cukup panjang untuk ngaturang bhakti,’’ katanya seraya menambahkan Ida Batara akan kaaturang masineb Sabtu (31/ 10) mendatang. Bertepatan dengan hari raya Kuningan kemarin, gelombang pemedek yang tangkil ke Pura Sakenan seperti tak putus-putus. Mayoritas dari mereka lebih memilih jalan darat untuk segera tiba di lokasi pura. Semenjak Pulau Serangan direklamasi
sekitar pertengahan 1996 hingga akhir 1997 lalu, sebuah jembatan penghubung lengkap dengan fasilitas jalan raya beraspal mulus sudah dibangun. Dengan begitu, pulau kecil di tenggara Bali ini pun tak lagi terpisah dengan daratan Bali. Hal ini jelas memudahkan mobilitas pemedek menuju pura yang memiliki kaitan erat dengan sejarah perjalanan panjang Danghyang Nirartha menyusuri gumi Bali itu. Ada yang datang mengendarai sepeda motor, mobil pribadi atau mencarter angkutan umum. Iringaniringan kendaraan bermotor para pemedek sudah terlihat sejak pagi hari. Beranjak siang, jumlah pemedek makin membludak. Setelah memarkir kendaraan di dekat jembatan, mereka harus rela berjalan kaki menuju areal pura. Puluhan pria berseragam pecalang tampak sibuk
mengatur mobilitas pemedek maupun kendaraan bermotor yang keluar-masuk. Proyek reklamasi yang ‘’menjamah’’ Serangan, memang mendatangkan perubahan besar. Sebuah jembatan megah membentang, menghubungkan daratan Bali dengan Pulau Serangan. Seiring dengan perubahan itu, tenggelam pula ritualitas budaya dan tradisi masyarakat Bali saat melakukan persembahyangan ke Pura Dalem Sakenan. Tak ada lagi iring-iringan jukung sarat pemedek dan sarana prasarana persembahyangan lainnya membelah kebiruan perairan Serangan. Kini, semua dilakukan serba pintas dan cepat. Jembatan penghubung itu membuat jukung tak lagi dilirik karena kendaraan roda dua dan roda empat bisa menjelajah Serangan dalam sekejap mata. (ian)
Penutupan KTT Dari Hal. 1 Setelah itu, Presiden akan menghadiri working lunch pemimpin negara Asia Timur yang diikuti dengan upacara penutupan KTT ke-15 ASEAN dan penandatanganan dokumen yang dihasilkan. Selain itu, KTT ke-15 ASEAN juga menghasilkan dua pernyataan bersama pemimpin sepuluh negara Asia Tenggara yaitu pernyataan bersama tentang perubahan iklim dan keterhubungan komunitas
ASEAN. Di sela-sela rangkaian kegiatan KTT ke-15 ASEAN, Presiden Yudhoyono dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang yang baru, Yukio Hatoyama, dan PM India Manmohan Singh. Menurut Juru Bicara Kepresidenan Bidang Luar Negeri, Dino Pati Djalal, dalam kesempatan itu kedua kepala pemerintahan akan membahas kemitraan komprehensif antara kedua negara dan mendorong peningkatan kerja sama dan
hubungan baik antara kedua negara mengingat IndonesiaJepang telah memiliki hubungan diplomatik sejak 50 tahun lalu. Dino mengatakan bahwa dalam pertemuan itu boleh jadi juga akan dibahas mengenai peran Jepang dalam proses rekonstruksi di Padang, Sumatera Barat, pascagempa bumi 30 September lalu. “Juga dibahas multilateralisasi dari inisiatif Chiang Mai (inisiatif bersama ASEAN+3 untuk mengatasi krisis keuangan global),” ujarnya. (ant)
Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila
MINGGU UMANIS, 25 OKTOBER 2009
ADA APA Rusia Perkuat Hubungan dengan Indonesia Jakarta (Bali Post) Pemerintah Rusia menginginkan hubungan kerja sama yang lebih kuat dengan Indonesia terutama menjelang ulang tahun ke-60 hubungan kedua negara tahun depan. Hal itu disampaikan Dubes Rusia di Indonesia Alexander A Ivanov sebelum menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu (24/10) kemarin pagi, di Bandara Halim Perdana Kusuma BPM/ist Jakarta. Dimitri Medvedev Dalam kesempatan itu, Ivanov menyampaikan hadiah ulang tahun untuk Yudhoyono dari Presiden Rusia Dimitri Medvedev berupa senapan berburu laras panjang. ‘’Kedua presiden sudah memiliki hubungan personal yang baik dan hadiah ini merupakan simbol persahabatan dan perhatian untuk memperkuat hubungan terutama menjelang perayaan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia tahun depan,’’ kata Ivanov. Juru bicara Presiden Dino Patti Djalal mengatakan saat Presiden berulang tahun ke-60 pada 9 September lalu, Presiden Medvedev sudah memberikan ucapan selamat ulang tahun melalui telepon. ‘’Presiden Rusia menegaskan perhatiannya untuk membangun hubungan dengan partner strategisnya Indonesia,’’ katanya. Presiden Yudhoyono, Sabtu pagi, bertolak menuju Hua Hin, Thailand, untuk mengikuti KTT ASEAN yang berlangsung hingga Minggu (25/10) ini. Dino menjelaskan setelah mendarat di Hua Hin, Presiden langsung ikut dalam pertemuan ASEAN + 3, dan setelah itu akan menghadiri ASEAN India Summit. ‘’Minggu akan ada acara East Asia Summit. Beliau tidak bisa mengikuti seluruh kegiatan ASEAN pada Jumat (23/10), karena ada rapat paripurna pertama kabinet penuh,’’ katanya. (ant)
”National Summit” Bahas Pembangunan Indonesia Lima Tahun Jakarta (Bali Post) Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan National Summit yang akan diselenggarakan 29 hingga 31 Oktober mendatang membicarakan pembangunan Indonesia lima tahun ke depan. ‘’Hari ini, tiga menko dan panitia melakukan rapat persiapan National Summit,’’ kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Istana Wapres Jakarta, Sabtu (24/10) kemarin. Menurut Hatta, masing-masing Menko akan mengumpulkan berbagai permasalahan dan tantangan serta isu-isu pembangunan yang harus dijawab. Menurut Hatta dalam National Summit tersebut akan dibicarakan berbagai permasalahan pembangunan Indonesia lima tahun ke depan yang dibagi dalam tiga bidang yakni perekonomian, pengentasan kemiskinan dan pertahanan negara. ‘’Dalam National Summit tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menjadi pembicara utama dengan judul ‘Indonesia Lima tahun ke depan: Pembangunan Nasional Indonesia’,’’ kata Hatta. Menurut rencana, National Summit akan diselenggarakan di Kompleks Bidakara Jakarta pada 29 sampai 31 oktober 2009 dan diikuti oleh seluruh kepala daerah di Indonesia. Rapat persiapan tersebut dihadiri oleh Menko Polhukan Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Menko Kesra Agung Laksono, Kepala Bappenas Armida Alsiyabana, Ketua Unit Kerja Presiden bidang pengawasan, pengendalian dan pembangunan Kuntoro Mangkusubroto. Nasional Summit merupakan ajang pertemuan seluruh kepala daerah dan pemerintah pusat untuk secara bersama-sama merumuskan program kerja 2009-2014. (ant)
Serangan Pesawat Mata-mata AS Tewaskan 14 Orang Pakistan Serangan rudal oleh pesawat mata-mata AS menewaskan sedikitnya 14 orang di sebuah distrik Suku Pakistan yang berbatasan dengan Afghanistan, Sabtu kemarin. Hal ini dikatakan oleh beberapa pejabat. Serangan itu terjadi di sebuah desa 15 km di utara Khar, kota penting di distrik Suku Bajaur, yang bergolak. ‘’Empat belas orang sekarang diketahui telah tewas dalam serangan pesawat mata-mata itu dan korban mungkin akan bertambah,’’ ujar seorang pejabat pemerintahan suku. Seorang pejabat keamanan menyatakan bahwa sebuah rumah telah diserang di Desa Damadola, dan menegaskan semua orang yang tewas itu adalah gerilyawan. Pejabat lain keamanan mengatakan bahwa sebuah terowongan yang terhubung ke sebuah bungker di rumah keluarga kepala Tehreek-e-Taliban setempat, Maulvi Faqir Mohammad, telah diserang. Beberapa keluarga Mohammad termasuk di antara mereka yang tewas dan delapan orang yang lain terluka dalam serangan itu, katanya. Ia menambahkan bahwa tiga gerilyawan asing telah tewas. Ada laporan bahwa Mohammad sendiri berada di dalam rumah tersebut tapi pergi sepuluh menit sebelum serangan, jelasnya. Pasukan keamanan Pakistan telah melancarkan operasi besar-besaran terhadap gerilyawan di Bajaur, Agustus lalu. Pada Februari, mereka menyatakan daerah itu telah bersih tapi kerusuhan tetap terjadi. Ratusan gerilyawan garis keras dipercaya telah melarikan diri dari Afghanistan ke wilayah suku semiotonomi Pakistan untuk mencari tempat berlindung yang aman setelah serangan pimpinan-AS menjatuhkan rezim santri Taliban di Kabul akhir 2001. (ant)
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Gelombang Kedua
Flu H1N1 Landa AS Houston Sebanyak 46 negara bagian AS dan Washington D.C. menghadapi kegiatan luas flu ketika penundaan produksi terus menghambat pembagian vaksin flu babi A/H1N1 di seluruh negeri itu, kata seorang pejabat kesehatan AS, Jumat. ‘’Kami sekarang berada pada tahap kedua wabah influenza,’’ kata Direktur lembaga federal Centers for Disease Control and Prevention (CDC)Thomas R Frieden di Atlanta, pada suatu taklimat. ‘’Empat puluh enam negara bagian melaporkan kegiatan luas,’’ tambahnya. Data statistik yang dikeluarkan oleh CDC, Jumat, memperlihatkan negara bagian yang tak menghadapi kegiatan luas flu adalah Connecticut, Hawaii, New Jersey dan South Carolina. Sejak awal penyebaran flu H1N1 pada April dan Mei, menurut Direktur CDC tersebut, lebih dari 1.000 kematian akibat virus itu dan lebih dari 20.000 orang yang dirawat di rumah sakit telah tercatat di seluruh negeri tersebut. Satu jajak pendapat CDC yang disiarkan Kamis mendapati bahwa satu dari lima anak di AS terserang penyakit mirip flu awal Oktober, dan kebanyakan kasus itu diduga adalah flu babi A/H1N1. ‘’Kami memperkirakan influenza akan menyebar dalam beberapa gelombang. Kami tak dapat meramalkan seberapa tinggi, seberapa jauh atau seberapa lama gelombang tersebut akan terjadi atau kapan gelombang berikutnya akan muncul,’’ kata Frieden. Saat rakyat Amerika yang menuntut pemberian vaksin flu H1N1, produksinya molor beberapa pekan setelah jadwal karena vaksin itu tumbuh lebih lamban pada kegiatan yang berdasarkan telur dibandingkan dengan yang
telah diperkirakan pembuatnya, sehingga menghasilkan dosis yang lebih sedikit. ‘’Hingga Jumat, terdapat 16,1 juta dosis di seluruh negara ini, naik dari 14,1 juta pada Rabu,’’ kata Frieden. Ini mengecewakan bagi kami semua. Kami sekarang tak berada di tempat yang kami perkirakan. Kami tak berada di dekat tempat yang diramalkan pembuat vaksin. Akibat penundaan produksi tersebut, pemerintah harus mundur dari perkiraan awal yang optimistis bahwa sebanyak 120 juta dosis vaksin akan tersedia pada pertengahan Oktober. ‘’Apa yang telah kami ketahui dalam lebih dari dua pekan belakangan ialah bukan hanya virus itu tak dapat diramalkan, tapi produksi vaksin pun jauh dari ramalan yang kami harapkan,’’ kata Frieden kepada wartawan. Virus flu tersebut harus dikembangkan pada telur ayam dan hasilnya tidak sebanyak yang semula diharapkan, kata beberapa pejabat CDC. ‘’Sekalipun anda mencaci-maki mereka, mereka takkan tumbuh lebih cepat,’’ kata Frieden. Penyebaran virus H1N1 ditambah penundaan produksi vaksin yang tak dapat diramalkan membuat rumit strategi CDC terhadap gelombang kedua wabah itu. (ant)
Vaksinasi Massal H1N1 di Norwegia Stockholm Departemen Kesehatan Norwegia Jumat (23/10) lalu, mengumumkan bahwa mereka telah menyarankan seluruh warga negaranya untuk melakukan vaksinasi guna mencegah penularan flu A (H1N1) yang juga dikenal sebagai flu babi, menurut laporan-laporan dari Oslo. ‘’Orang-orang dalam kelompok berisiko tinggi pertama-tama yang akan divaksinasi, dan penduduk lainnya akan menyusul, namun mungkin dilakukan sebelum pertengahan November,’’ kata surat kabar Norwegia The Norway Post dalam edisi online. Berita itu juga mengatakan sepuluh orang telah tewas sejak flu ganas itu merebak di Norwegia. Sekitar 2.000 orang telah dikonfirmasi terinfeksi H1N1. Di sejumlah sekolah dan taman kanak-kanak, 50 persen dari siswanya absen. Kini sudah ada antrean panjang setiap harinya di sejumlah pusat vaksinasi di seluruh negeri, dan banyak laporan bahwa mereka dibanjiri dengan panggilan-panggilan dari para pasien yang dilanda kecemasan setelah menampakkan gejala-gejala flu itu.” ‘’Banyak pula panggilan-panggilan dari orang-orang yang ingin tahu di mana mereka bisa mendapatkan vaksinasi,’’ kata laporan itu menambahkan. (ant)
BPM/ap
VAKSIN - Orang tua dan anak-anak menerima vaksin flu H1N1 di Miami.
174 Warga Cilacap Jadi Korban Penipuan Cilacap (Bali Post) Sebanyak 174 warga Kecamatan Cimanggu dan sekitarnya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menjadi korban penipuan dengan modus perekrutan tenaga kerja. Informasi yang dihimpun Sabtu (24/10) kemarin, para korban tergiur janji akan dipekerjakan pada sebuah pabrik perakitan sepeda motor yang akan dibuka di Cilacap bulan depan meski dalam selebaran lowongan pekerjaan yang disebarkan, tidak mencantumkan identitas perusahaan secara jelas. Kendati tidak dipungut biaya pendaftaran, para korban yang rata-rata lulusan SMA tersebut mengala-
mi berbagai kerugian materi, antara lain pesawat seluler dan dompet yang diduga dibawa kabur oleh salah satu pelaku yang berjumlah empat orang itu. ‘’Kami dijanjikan akan dipekerjakan di PT Hansu, sebuah perusahaan perakitan sepeda motor yang akan buka di Cilacap bulan depan,’’ kata seorang korban, Puji Rohman (21). Untuk melengkapi persyaratan, kata dia, para calon tenaga kerja ini diminta untuk menjalani tes kesehatan dan lari di Lapangan Cilemeuh, Cimanggu, pada Sabtu pagi. Sebelum menuju lapangan, lanjutnya, pelaku meminta seluruh barangbarang berharga milik calon
tenaga kerja untuk ditinggalkan dengan alasan demi keamanan. ‘’Barang-barang kami dimasukkan ke dalam amplop dan ditinggalkan di rumah yang dijadikan kantor tersebut,’’ kata Dian Pratama (18). Akan tetapi setelah menjalani tes dan kembali ke kantor tersebut, kata dia, ternyata barang-barang yang disimpan dalam amplop telah raib. Barangbarang tersebut diduga dibawa kabur oleh salah satu pelaku yang diketahui pergi ke arah Jawa Barat menggunakan mobil Panther warna hijau R 8671 CA. Para calon tenaga kerja ini segera melaporkan kasus tersebut ke Polsek Cimang-
gu sehingga tiga pelaku perekrutan lainnya berhasil diamankan. Terkait hal itu, Kapolsek Cimanggu AKP Siswo Sungkono mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. ‘’Tiga pelaku sudah kami amankan untuk diperiksa sejauhmana keterlibatan mereka dalam kasus ini. Kami juga mengejar seorang pelaku lainnya yang diduga lari ke arah Tasikmalaya, Jawa Barat,’’ kata dia tanpa menyebutkan identitas masing-masing pelaku. Meski demikian, sejumlah korban mengenali salah satu pelaku yang berhasil diamankan polisi tersebut bernama Wahyudi yang berasal dari Wonogiri. (ant)
Polisi Tangkap Satpam Nyabu Bandung (Bali Post) Jajaran Satreskrim Polresta Bandung Barat menangkap seorang satpam yang kedapatan sedang mengonsumsi narkotika jenis shabu-shabu di tempat jaganya di Perumahan Mekarwangi, Bandung, Jawa Barat. Berdasarkan informasi yang diterima Sabtu (24/10) kemarin, petugas kepolisian menerima informasi kalau di tempat jaga Asep Erwan (44) sering dipakai sebagai tempat untuk mengonsumsi narkotika jenis shabu. Dari hasil laporan tersebut, akhirnya petugas menyelidiki tempat Asep sering jaga. Setelah memastikan, akhirnya petugas menangkap Asep pada Kamis
(22/10) lalu yang sedang mengonsumsi shabu-shabu. Kapolresta Bandung Barat AKBP Baskoro Tri Prabowo yang didampingi Kasat Reskrim AKP Philemon Ginting, mengatakan setelah petugas menyelidiki secara intensif ternyata memang benar di pos tersebut sering digunakan untuk penyalahgunaan narkoba. ‘’Itu terbukti karena satpamnya sendiri yang menggunakan shabu-shabu,’’ katanya kepada wartawan. Ia menjelaskan petugas menangkap Asep ketika tengah berjaga di pos pada Kamis dini hari. Di tangan tersangka petugas berhasil mengamankan satu paket kecil shabu, aluminium foil, sedotan
dan juga korek api. ‘’Dengan barang bukti satu paket kecil shabu-shabu, alumunium foil, sedotan dan korek api yang biasa digunakan pelaku,’’ katanya. Ia mengatakan untuk penyidikan lebih lanjut, petugas kemudian menggiringnya ke Mapolresta Bandung Barat untuk diperiksa secara intensif. Kepada petugas Asep mengaku dirinya nekat menggunakan shabu-shabu di pos satpamnya dengan alasan sebagai penambah stamina agar kuat melakukan tugas selama 24 jam. Hingga saat ini, petugas masih terus memburu pelaku lainnya yang memasok barang tersebut. Barang tersebut didapat Asep dengan harga Rp 100
ribu per paket kecilnya. Sementara itu, Polresta Bandung Barat sehari setelah penangkapan satpam, menangkap seorang pengangguran, Dede Rustandi (23). Dede ditangkap karena memiliki satu paket kecil daun ganja. Ia ditangkap di Jalan Setiabudi tepat di depan rumah nomor 365. Petugas kemudian menggiring ke kediamannya di daerah Gang Padasuka Kelurahan Isola Kecamatan Sukasari. Kasat Reskrim menyebutkan akibat perbuatannya tersangka terancam terkena Undang-undang Psikotropika pasal 59 tentang narkotika dan psikotropika dengan ancaman pidana kurungan maksimal 15 tahun penjara. (ant)
Saat Kuningan
Ribuan Umat Sembahyang di Pura Blambangan Banyuwangi (Bali Post) Ribuan umat Hindu memadati Pura Agung Blambangan, Muncar, Banyuwangi serangkaian perayaan hari raya Kuningan, Sabtu (24/10) kemarin. Tak hanya umat Hindu Jawa, ratusan pemedek dari Bali juga ikut membludak. Mereka mulai menyerbu pura sejak pagi hari. Padatnya para pemedek karena bertepatan dengan puncak piodalan pura yang diyakini peninggalan zaman Blambangan tersebut. Upacara diawali dengan perayaan piodalan di-puput Ida Pedanda Gde Wanasari dari Griya Wanasari, Sanur. Tepat pukul 12.00 WIB, upacara dilanjutkan ngarak tirta. Ribuan umat turun ke jalan mengikuti prosesi ini. Meski di bawah terik matahari, para pemedek tetap semangat. Bahkan, mereka terus menari di sepanjang perjalanan. Diiringi enam sekaa bleganjur, umat membuat barisan panjang sambil mengarak jempana. Saking panjangnya iring-iringan, membuat jalur menuju pura macet total. Ritual ngarak tirta menja-
di tontonan menarik warga yang melintas di jalan dan sekitar pura. Ditambah lagi, iring-iringan terlihat semarak dengan hadirnya bleganjur. Suasana bertambah meriah begitu umat ikut menari di tengah jalan mengiringi tirta yang dibawa puluhan pemangku. Setengah jam berkeliling, arak-arakan tiba kembali ke pura disambut tarian sakral ibu-ibu. Beberapa penari terlihat kesurupan. Begitu iring-iringan masuk pura, ribuan umat langsung berebut ikut masuk. Mereka saling berdesakan persis di depan jaba pura. Untuk menghindari kericuhan, panitia piodalan membagi jadwal persembahyangan menjadi beberapa gelombang. Agar tidak kepanasan, para pemedek disiapkan tiga tenda raksasa yang dipasang di dalam pura. Hingga kemarin malam, arus pemedek masih terlihat berjubel di dalam pura. Puncak perayaan Kuningan diakhiri dengan persembahyangan bersama yang dipimpin pemangku Pura Blambangan. Sebelumnya, seluruh umat mendengarkan
dharma wacana dari dharma duta PHDI Pusat, Gusti Ngurah Sudiana. Pejabat ini berpesan seluruh umat tetap semangat menjalankan ibadah agama. Alasannya, jumlah umat Hindu di Indonesia ternyata cukup besar. ‘’Jangan pernah berkecil hati menjadi umat Hindu,’’ pintanya. Dia juga meminta umat mendalami ajaran Hindu dengan baik sesuai dengan kemampuan masingmasing. Di sela-sela dharma wacana seluruh umat diajak berdoa bersama meminta kerahayuan jagat dipimpin sesepuh umat Hindu Banyuwangi Romo Bawati Niryasa. Membeludaknya pemedek kemarin nyaris sama dengan tahun-tahun sebelumnya, terutama yang datang dari Bali. Pemedak dari Bali kebanyakan membawa bus umum dan kendaraan pribadi. Mereka tiba di pura menjelang siang hari. Beberapa juga ada yang makemit sejak Jumat (23/10) malam. Mereka datang dari seluruh kabupaten di Pulau Bali. Ini terlihat dari pelat nomor kendaraan yang parkir di sekitar areal pura. (udi)
BPM/udi
KHUSYUK - Ribuan umat khusyuk bersembahyang serangkaian perayaan Kuningan di Pura Agung Blambangan, Banyuwangi, Sabtu (24/10) kemarin.