HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA
Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila
SENIN UMANIS, 22 FEBRUARI 2010
20 HALAMAN NOMOR 183 TAHUN KE 62
SEJAK 1948
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id HARGA LANGGANAN Rp. 60.000 ECERAN Rp 3.000
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Kasus Century
Malam Ini, Nasib Sri dan Boediono Ditentukan Jakarta (Bali Post) Seluruh fraksi akan menyampaikan pandangan akhir pada rapat pleno Panitia Angket Kasus Bank Century DPR di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (22/2) malam ini. Pada rapat ini akan diputusan apakah Sri Mulyani dan Boediono tersangkut kasus bailout Bank Century.
OLAHRAGA Sore Ini Grandfinal LPBP V
Stadion Dipta Catat Sejarah
Sri Mulyani
BP/dok
Wakil Ketua Panitia Angket Kasus Bank Century DPR Mahfudz Sidiq, Minggu (21/2) kemarin mengatakan, penyampaian pandangan akhir fraksi-fraksi selama dijadwalkan pada Senin (22/2) siang ditunda menjadi malam untuk memberikan kesempatan kepada tim ahli menyelesaikan perumusan laporan kesimpulan dari Tim Kecil Panitia Angket. ‘’Pada rapat tim kecil, Sabtu (20/2), disepakati pembuatan rumusan laporan
kesimpulan dari bab pertama hingga kelima diserahkan kepada tim ahli,’’ kata Mahfudz Sidiq. Pada rapat pleno tersebut, katanya, fraksi-fraksi akan melihat mana pandangan yang sama dan mana pandangan yang berbeda. Jika pandangan akhir fraksi-fraksi masih berbeda, katanya, maka akan dibahas kembali oleh tim kecil sebelum diputuskan disepakati menjadi laporan kesimpulan Panitia Angket.
Dijelaskannya, berdasarkan jadwal yang telah disepakati laporan kesimpulan Panitia Angket sudah harus selesai pada Rabu (24/2), karena sudah harus dibahas pada rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR pada Kamis (25/2). Setelah disepakati Bamus, laporan Panitia Angket tersebut akan dibahas dalam rapat paripurna DPR pada 2 Maret mendatang, untuk ditetapkan sebagai kesimpulan akhir. Sebut Nama Ketua Umum Partai Hanura Wiranto mendukung penyebutan nama-nama orang yang bertanggung jawab
atas kasus bailout Bank Century dalam pendangan akhir. ‘’Silakan buktikan semua, siapa yang bertanggung jawab sebutkan namanya, apa jabatannya,’’ kata Wiranto saat menerima Tim 9 Hak Angket Century di Kantor DPP Hanura, Minggu kemarin. Anggota Tim 9 yang hadir menemui Wiranto adalah Bambang Soesatyo, Andi Rahmat, dan Akbar Faisal. Wiranto meminta pemerintah tidak perlu terusik dengan penyebutan ini. Pemerintah juga diminta tidak bersikap superior terkait masalah Bank Century. Hal.19 Jajaran Partai
Denpasar (Bali Post) Untuk pertama kalinya, Stadion Dipta, Gianyar akan menjadi ajang pertempuran para LIGA jawara LPBP se-Bali. Grandfinal LPBP I-IV selalu berlangA li JA sung di Stadion Ngurah Rai, R Ba Denpasar. Namun pada laga kali ini, grandfinalnya dipusatkan di Stadion Dipta. Di stadion terbaik di Bali itu sering menjadi ajang kompetisi sepak bola liga Indonesia. Sembilan tim sekolah duta kabupaten dan kota se-Bali akan berlaga pada Grandfinal Liga Pelajar Bali Post (LPBP) V/2009, Senin (22/2) sore ini. Pada laga perdana pukul 15.00 turun SMAN 1 Ubud (Gianyar) melawan SMAN 1 Rendang (Karangasem), dilanjutkan duel SMAN 1 Melaya (Jembrana) kontra SMAN 1 Dawan (Klungkung) pukul 16.30. Pelatih SMAN 1 Ubud (Nesa) Wayan Oka ‘’David’’ Swabudanta menegaskan, anak asuhnya sudah siap tempur. Ia berharap timnya bisa memetik poin penuh minimal lewat kemenangan 1-0. ‘’Pertandingan pertama selalu berat. Hasilnya sangat berpengaruh terhadap penampilan berikutnya. Semoga kami unggul,’’ kata David dihubungi Minggu (21/2) kemarin. Hal.19 Alami Kemajuan
Longsor di Portugal
L
P
os
PE
t
38 Tewas
JADWAL PERTANDINGAN SENIN (22/2) SMAN 1 Ubud vs SMAN 1 Rendang (15.00) SMAN 1 Melaya vs SMAN 1 Dawan (16.30)
UPACARA ”PAKELEM’’
Sudah Ada ”Punia’’ Kambing dan Kerbau DUA warga Buleleng dan Denpasar, Minggu (21/2) ngaturang punia wewalungan untuk upacara pakelem di Segara Batu Bolong, Badung dan Segara Rupek, Buleleng. Punia wewalungan itu berupa satu ekor kerbau dan satu ekor kambing. Selain mewalungan sejumlah warga juga mapunia uang kepeng dan air mineral. Ketua Panitia Upacara Pakelem Ketut Budiarta menjelaskan, dengan adanya punia wewalungan tersebut berarti masih diperlukan lagi dua ekor sapi, satu ekor kambing dan satu ekor kerbau. Demikian pula masih diperlukan uang kepeng sekitar 10.000 keping. Bhakti pakelem di Pantai Batu Bolong, Canggu akan dilaksanakan Sabtu Umanis Wuku Watugunung (27/2), bertepatan dengan hari raya Saraswati. Upacara pakelem tersebut akan diawali dengan persembahyangan bersama di Pura Pesambyangan Dalem Krethi Bhuana di Gedung Pers Bali K. Nadha. Sementara upakara bhakti pakelem di Pantai Segara Rupek akan diselenggarakan Minggu Paing Wuku Sinta yakni pada 28 Februari 2010. Hal ini juga bertepatan dengan Purnama Kesanga. Sebelumnya umat Hindu juga telah menyelenggarakan bhakti pakelem di sejumlah pura di Bali yakni di Pura Penataran Ped Nusa Penida, Pura Ulun Danu Batur, Pura Segara Silayukti, Karangasem dan Pantai Tanjung Benoa di Kabupaten Badung. Budiarta juga menjelaskan, bagi umat yang ngaturang punia berupa wewalungan (hewan); sapi, kerbau, kambing, ayam, babi dan angsa bisa menghubungi Bali TV di Jl.Keboiwa 63 A, telepon (0361) 427372 dan bisa juga ke kantor Bali Post Jalan Kepundung 67A telepon (0361) 225764. (kmb)
KOTA
2
PASIEN suspect rabies yang masuk Jumat (19/2) lalu, Kadek Aris (5), warga asal Bangli akhirnya meninggal Minggu (21/2) kemarin sekitar pukul 10.00 wita. Aris digigit anjing Kamis (4/2) lalu di mata kanannya dan sudah mendapatkan VAR hingga dua kali. Luka Aris termasuk berisiko karena berada di bagian bahu ke atas. Namun, menurut Ken, Aris tidak mendapatkan SAR (Serum Anti-Rabies). ‘’Kemungkinan saat pasien tergigit, stok SAR di RS Sanglah terbatas. Pemakaiannya memang sangat selektif,’’ ujar Ken.
KABUPATEN
Bali Post/ap
MOBIL TERGULING - Warga melihat mobil-mobil terguling di lereng bukit yang longsor akibat digerus banjir di kawasan Madeira, Portugal, Minggu (21/2) kemarin.
L/C Bodong Bayangi Anggota Pansus PKS Jakarta (Bali Post) Kasus letter of credit (L/ C) bodong di Bank Century menerpa anggota Pansus dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), Misbakhun. Bagi PKS, isu ini dinilai sebagai upaya pengalihan persoalan kasus Bank Century menjelang pandangan akhir Pansus yang rumusannya sedang disusun oleh Tim Kecil Pansus. Anggota Pansus dari F-
PKS Andi Ramhat meminta semua pihak tidak terkecoh dengan taktik dan upaya pengalihan isu semacam ini. Ia berharap isu tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. ‘’Ini semacam serangan psikologis saja ke Tim 9 supaya mentalnya tidak agresif lagi,’’ katanya, Minggu (21/2) kemarin. Di internal PKS, Andi menjelaskan telah ada kesepakatan agar Misbakhun tidak merespons atau
melakukan klarifikasi secara langsung mengenai persoalan ini. Karena itu, kepada dirinya, Andi mengatakan, Misbakhun telah menjelaskan bahwa soal L/C diakui oleh yang bersangkutan memang menjadi nasabah Bank Century. Tetapi, itu atas nama perusahaan, PT Selalang Prima Internasional. L/C diajukan ke Bank Century pada tahun 2007 untuk membiayai produksi,
perusahaan yang memproduksi biji plastik. Di perusahaan ini Misbakhun menjadi komisaris. Namun, dalam persoalan ini Misbakhun tidak bertindak sendiri tetapi atas beberapa nama rekan kerjanya di perusahaan tersebut. Andi menampik bahwa L/ C yang ada di perusahaan tersebut fiktif. Hal.19 Petinggi Partai
Arsenal Ancam United
Bali Post/ap
HALAU BOLA - Bek Arsenal Mikael Silvestre (kiri) menghalau bola yang diumpankan kepada penyerang Sunderland Darren Bent pada pertandingan Liga Utama Inggris, Sabtu (20/2) malam.
London Chelsea dan Arsenal meraih keuntungan dari kekalahan 1-3 Manchester United (MU) atas Everton (bukan menang 3-1 seperti keterangan foto pada Bali Post Minggu, 21/2) dalam pertandingan Liga Utama Inggris, Sabtu (20/2) malam. Karena beberapa jam kemudian The Blues dan The Gunners menang atas lawan-lawannya. Chelsea mengatasi Wolverhampton Wanderers 20. Kemenangan ini menambah jarak si Biru dengan MU menjadi empat poin. The Blues memimpin klasemen dengan nilai 61 dari 27 pertandingan. Didier Drogba menambah golnya menjadi 25 dalam semua kompetisi setelah mencetak dua gol ke gawang Wolverhampton. Sementara Arsenal mengancam MU lewat perbedaan dua angka setelah menang 2-0 di kandang sendiri atas Sunderland. Nicklas Bendtner mencetak gol pada menit ke-27 dan Cesc Fabregas menambah pada akhir permainan lewat penalti saat Arsenal memukul Sunderland. Hasil ini membuat Sunderland tidak memetik kemenangan dalam 13 pertandingan. Hal.19 Satu Angka
Kini Mereka Tidak Gampang Sakit Lagi
5
TANAH seluas lima hektar di Desa Sanggalangit Kecamatan Gerokgak yang selama ini dikelola Perusahaan Daerah (PD) Swatantra ternyata merupakan tanah yang amat produktif. Sangat aneh jika perusahaan milik Pemkab Buleleng punya keinginan untuk menjual tanah tersebut kepada investor. Biar dapat jadi calo?
BP/dok
Boediono
SAAT ditemui di rumah mereka, di Desa Ngis, Kecamatan Manggis, Kebupaten Karang Asem, Provinsi Bali, sang kakak, Luh Ayu, sudah berusia tujuh tahun. Tepatnya, murid kelas satu SDN 01, Klungkung, Bali, yang bernama lengkap Ni Luh Ayu Oka ini lahir tanggal 24 Oktober 2002. Sedangkan sang adik, Tut Ary, belum masuk sekolah karena umurnya baru empat tahun. Tepatnya, si mungil yang bernama lengkap Ni Ketut Ary Swari ini lahir tanggal 14 April 2005. Sebagaimana jamaknya anak-anak seusia mereka, dalam kehidupan sehari-hari mereka selalu ceria dan gesit. Bahkan Luh Ayu sangat suka
menari, sedangkan Tut Ary suka menari. Tapi, kata ibu mereka, Nyonya Ni Nyoman Rai, dulu keduanya gampang sekali kena penyakit panas dan batukpilek. “Sehabis makan snack mereka biasanya kena demam panas dan batukpilek,” ujarnya. Karena beberapa anggota keluarga mereka rutin Luh Ayu meminum Zena600 sejak beberapa bulan belakangan ini, sang ibu lalu mengajak kedua anaknya itu untuk ikut pula meminum sari bubuk
kacang hijau yang sudah dicampur sari bubuk kedelai tersebut. Ketika ditemui pada pekan kedua Juni 2009 lalu, sudah lebih dari satu bulan keduanya rutin meminum minuman kesehatan tersebut, dua kali dalam sehari. Dan hasilnya? “Mereka tidak gampang sakit lagi, nafsu makan mereka & Tut Ary bertambah, dan gairah belajar serta daya tangkap mereka meningkat,” ungkap Ni Nyoman Rai. Kesehatan yang prima tak lepas dari gaya hidup serta
makanan yang dikonsumsi. Dan mengonsumsi sari bubuk kacang hijau dan kedelai secara rutin adalah salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan gizi. Vitamin B1, yang dikandung biji kacang hijau dan biji kedelai, dikenal sebagai vitamin semangat. Kekurangan vitamin ini akan menyebabkan penurunan kerja saraf sehingga seseorang akan mudah lelah. Sebagai koenzim, vitamin B1 dapat membantu reaksi metabolisme energi di dalam sistem saraf pusat dan otot sehingga orang yang kebutuhan vitamin B1-nya terpenuhi akan selalu berstamina tinggi. Hal. 19 Untuk Informasi
Funchal Satuan tim penyelamat Portugal menggunakan buldoser untuk mencari korban yang kemungkinan terjebak di bawah puing setelah banjir bandang mengerikan disertai tanah longsor, mencabut nyawa 38 orang di pulau resor Madeira. Francisco Ramos, Menteri Regional Urusan Hubungan Sosial, mengatakan jumlah korban akan terus bertambah. ‘’Saat ini ada 38 korban meninggal, namun jumlah tersebut belum final,’’ kutip kantor berita Lusa, Minggu (21/2) kemarin. Banjir bandang dan tanah longsor ditimbulkan oleh badai hebat Sabtu lalu, menyapu jembatan, memblokir jalan dengan bebatuan, bahkan lumpur memotong beberapa bagian pulau Atlantik yang terkenal sebagai tujuan wisata terletak 1.000 km arah barat daya Lisbon. Alberto Joao Jardim, pemimpin pemerintah regional, mengatakan, ‘’Tak ada insiden serius menimpa sektor pariwisata setempat.’’ Banyak turis di Madeira adalah warga Inggris yang berkunjung di musim liburan. Sebuah pesawat transportasi militer membawa tim penyelamat, termasuk tim penyelam dijadwalkan tiba di Funchal, Minggu petang. Hal.19 Tak Bisa
Anggota Exco PSSI Aniaya Istri hingga Tewas Jakarta (Bali Post) Ketua Umum PSSI Nurdin Halid prihatin atas tragedi yang terjadi pada keluarga Yoseph Revo, salah satu anggota Executive Committe (Exco) PSSI. Nurdin seperti dikutip Humas PSSI, Minggu (21/2) kemarin, menyatakan kesedihannya yang mendalam atas adanya peristiwa yang menimpa keluarga Yoseph. Seperti diberitakan, Kepolisian Resor Jakarta Selatan masih mendalami motif penganiayaan yang diduga dilakukan Joseph Revo terhadap istrinya, Maria Reni Widowati. Kematian Maria diduga akibat hantaman laptop ke arah kepalanya yang membuat tengkorak kepala korban mengalami keretakan. Kasus penganiayaan terhadap korban terjadi pada Sabtu (20/2) dini hari. ‘’Saya ikut sedih dan prihatin atas peristiwa dalam keluarga Yoseph Revo ini,’’ katanya. Sementara itu, Sekjen PSSI Nugraha Besoes, Sabtu siang telah mengunjungi Yoseph Revo. Sementara jenazah korban telah dimakamkan di pekuburan Tanah Kusir, Jakarta, Minggu kemarin. (ant)
KOTA
2
Senin Umanis, 22 Februari 2010
Rp 46,9 Miliar untuk Berdayakan Subak Denpasar (Bali Post) Pemerintah Provinsi Bali mengalokasikan dana Rp 46,9 miliar untuk memberdayakan organisasi pengairan tradisional dalam bidang pertanian (subak) pada tahun 2010. “Dana tersebut bersumber dari APBD Bali, diberikan kepada 2.345 subak masing-masing Rp 20 juta, termasuk petani yang mengelola lahan kering (subak abian),” kata Kabag Publikasi dan Dokumentasi Biro Humas dan Protokol Pemprov Bali I Ketut Teneng di Denpasar, Minggu (21/2) kemarin. Ia mengatakan, dana untuk pemberdayaan organisasi subak tersebut dikelola oleh Dinas Kebudayaan, sekaligus memberdayakan agar organisasi pengairan tradisional itu tetap eksis di tengah perkembangan berbagai aspek kehidupan yang sangat pesat. “Bantuan yang diberikan kepada masing-masing subak itu, penggunaannya dapat diarahkan untuk berbagai kepentingan organisasi sesuai kesepakatan bersama anggota subak,” katanya. Bantuan yang diberikan secara berkesinambungan selama 10 tahun terakhir, diharapkan mampu melestarikan organisasi subak yang belakangan mendapat tekanan akibat peralihan fungsi lahan pertanian ke nonpertanian. Peralihan fungsi lahan pertanian di Bali, menurut Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof Dr. I Wayan Windia, M.S., setiap tahunnya tidak kurang dari 750 hektar. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Bali melakukan berbagai upaya untuk menjaga kesinambungan organisasi subak dan mampu berperan dalam menyukseskan pembangunan sektor pertanian. Dinas Pertanian Provinsi Bali memanfaatkan subak sebagai wahana menyebar inovasi dalam pembangunan sektor pertanian. Subak berperan secara aktif dalam menyaring inovasi sesuai dengan kondisi alam usaha tani. Menurut Wayan Windia, inovasi pertanian yang cocok akan diadopsi dan diterapkan oleh petani dalam lingkungan subak. Kondisi itu menjadikan petani semakin sadar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha tani. Upaya itu dilakukan secara berkesinambungan dalam memproduksi komoditas pertanian sesuai kebutuhan pasar. Jika produksi pertanian yang dihasilkan petani mampu diserap pasar, secara otomatis dapat meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus menurunkan angka kemiskinan. “Jika model pengembangan ketahanan pangan itu dapat dilakukan berbasis sistem subak, akan mampu mewujudkan ketahanan pangan, sekaligus menjadi kearifan lokal sebagai modal sosial yang kuat,” kata Windia. “Subak merupakan salah satu kearifan lokal yang telah terbukti ampuh dalam meningkatkan produksi pangan yang diterapkan secara turun-temurun sejak sepuluh abad yang silam di Bali,” imbuhnya. (kmb)
DENPASAR & SEKITARNYA Ketua Umum SP Bank BPD Bali IGN Agustana DM, S.E., M.M. terpilih sebagai Ketua Umum Serikat Pekerja (SP) Bank BPD Bali. Pemilihan dilangsungkan di Kantor Pusat PT Bank BPD Bali, Minggu (21/2) kemarin. Sidang dibuka N. Mulyasa (Kadiv Kesekretariatan & Umum) sebagai ketua formatur, didampingi IDN Susiawan (Kadiv Renstra) sebagai sekretaris. Usai terpilih, IGN Agustana menegaskan komitmennya untuk melengkapi kepengurusan sekaligus melantik pengurus DPC selambat-lambatnya 20 Maret mandatang. Ia juga menyatakan, tugas yang diembannya sangat berat, karena harus bisa memfasilitasi dan mengkomunikasikan kepentingan manajemen dan karyawan demi sustainable perusahaan. Ketika disinggung kaitan kepemilikan saham oleh karyawan, Agustana menyatakan akan mencatat aspirasi anggotanya. (kmb)
Pemadaman Listrik Sementara Selasa (23/2): Jalan Tunjung Tutur dan sekitarnya, Jalan Sunset Road, Jl. Raya Kuta, Bali Bakry, Supermarket Central Parkir, Mini Market Papaya, The Sosro Sunset Road dan sekitarnya. Rabu (24/2): Jalan Sagina, Jalan Gunung Saputan, Pura Petitenget, Jl. Petitenget, Jl. Kayu Aya, Jl. Saridewi, Jl. Laksamana, Jl. Sarinande, dan sekitarnya. Kamis (25/2): Seputara Penggergajian kayu Mertanadi Darmasaba. Tabanan: Perum Sanggulan, Br. Sanggulan, Perum Multi Reka Realti dan sekitarnya.
Rencana Pemadaman Listrik Selasa 23 Februari 2010 BALI SELATAN Pancasari, Bali Handara dan sekitarnya, Demung, Timpag, Samsaman, Mandung, Radio Global, Mama Lion, Pabrik Anggur dan sekitarnya, Darmasaba, Sading Kajanan, Perum Greenkori Sading, Br. Gunung Peguyangan, Peguyangan, Blusung, A. Yani, Gatsu Tengah, Jl. Bedahulu, RSU Puri Bunda, Niki, PDAM A. Yani, Super Ekonomi dan sekitarnya, Beringkit, Mengwi, Taman Ayun, Denkayu, Blayu, Marga, Perean, Sembung, Coca Cola, Baha, Marlboro, Jl. T. Umar, Simpang Enam, Jl. P. Kawe Utara, Jl. Satelit, RSU Surya Usada, Prima Medika, Jl. Buton, Jl. Satelit, Jl. Komodo, Pertokoan Tragia, Lab Unud, Kampus Unud, Poltek, Jimbaran Temple, Royal Jimbaran, Bai Vication, Ritz Calton I & II, Padmase, H. Four Season, H. Club Jimbaran, Intercontinental, H. Kayu Manis, Pansei Bali, STO Jimbaran, Puru Bambu, P. Es Tirta, Discovery, PAM Suwung, Kuta Square, Natour, Hard Rock, Srikandi, Mercure, Pesanggaran, Pegok, Cenigan Sari, Alas Harum, Sesetan, Pulau Buton, Pasar Sanglah, Jl. Pulau Roti, DSDP, Matahari, Bali Galleria, PAM Teluk, Paza Bali, Aston In Tuban, Jalan Setiabudi, BCA Kuta, Jalan Bakungsari, Jl. Raya Tuban Utara, Jalan Bakungsari, Jalan Kartika Plasa Utara, Pasar Seni Kuta, Br. Buni, Jl. Ciungwanara, H. Villas 1, Villas 2, H. The Haven, Jaya Karta, H. Kumala, Mabisa, H. Melasti dan Bali Sani, H. Kuta Resident, Kuta Galeri 1, Kuta Galeri 2, Jalan Legian Kaja, Jalan Melasti, Jalan Padma, Jl. Room Jangle, Jl. Double Six dan sekitarnya.
BALI UTARA Ds. Panji, Abasan, Sambangan, Sangket, Batang Banua, Bakung, Sukasada, Bratan, Liligundi, Petandakan, Ambengan, Padang Bulia, Naga Sepaha, Gitgit, Pegayaman, Pegadungan, Alas Angker, Tenaun, Silang Jana, Panji Anom, Sarimekar, Padang Keling, Penglatan, Jineng Dalem, Pohbergong, Sinabun, Sudaji, Menyali, Mendoyo, Poh Santen, Pergung, Delod Brawah, Tegal Cangkring, Penyaringan, Yeh Embang Kauh, Yeh Embang Kangin, Yeh Sumbul, Madewi, Pulukan, Pekutatan, Asah Duren, Manggis Sari, Pangyangan, Gumrih, Pengeragoan, Dangin Tukadaya, Batu Agung, Pendem, Banjar Tengah, Lelateng, Loloan Barat, Tegal Badeng, Dawuh Waru, Loloan Timur, Gilimanuk, Samiana, Panginuman, Sumber Klampok, Goris, Pejarakan, Pemuteran, Banyupoh, Gondol, Sanda, Batungsel, Pujungan, Padangan, Jelijih Punggang, Mundeh Kangin dan sekitarnya.
BALI TIMUR Tegal Tugu, Sidan, Bunutin, Guliang, Taman Bali, Kota Bangli, Cempaga, Sidembunut, Tamansari, Tembuku, Metro, Abang Songan, Suter, Peninjoan, Undisan, Bangbang, Bangkiang Sidem, Kayubihi, Pengotan, RSU Sanjiwani Gianyar, Jl. Manik Gianyar, Jl. Kalantaka, Jl. Kesatrian, Jl. Dipta, Bitra, Beng, Angkling, Siangan, Suwat, Serongga Kaja, Madangan, Petak, Jl. Mulawarman, Sumita, Bakbakan, Sanding, Cemadik, Abian Base, Singakerta, Singapadu, Sayan, Celuk, Lodtunduh, Mawang, Kedewatan dan sekitarnya.
Tak Dapat SAR
Pasien ”Suspect” Rabies Akhirnya Meninggal Denpasar (Bali Post) Pasien suspect rabies yang masuk Jumat (19/2) lalu, Kadek Aris (5) warga asal Bangli yang tinggal di Jalan Gunung Batur Denpasar, akhirnya meninggal, Minggu (21/2) kemarin sekitar pukul 10.00 wita. Sekretaris Tim Penanganan Rabies RS Sanglah, dr. Ken Wirasandhi, MARS. mengatakan, pasien di saat terakhir menunjukkan gejala rabies seperti kejang dan fobia.
Bali Post/eka
PUPUK - Seorang petani menaburkan pupuk pada tanaman padinya di Suwung, Denpasar, guna mendapatkan hasil yang lebih baik. Peningkatan harga pembelian pemerintah (HPP) hasil pertanian merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan taraf hidup petani.
KPAID Bali Sayangkan Pemerkosa Anak Masih Bebas Berkeliaran Denpasar (Bali Post) Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Bali sangat menyayangkan pelaku tindak kekerasan seksual pada anak masih berkeliaran mengintai korbannya. Bagaimana tidak, pelaku sudah mengambil korban empat orang anak dengan modus operandi yang sama di wilayah Kota Denpasar yang sangat padat, yaitu wilayah Denpasar Barat dan melakukan tindak perkosaan di wilayah Densel dan Dentim. Untuk itu, KPAID Bali meminta usahausaha untuk menghentikan tindak kejahatan utamanya pada anak yang tidak berperikemanusian dengan segera menangkap pelaku dan menuntutnya dengan tuntutan berlapis. “KPAID Bali mengharapkan pihak kepolisian melakukan tindakan yang cepat dalam menangkap pelaku, layaknya seperti menemukan seorang teroris atau pengedar narkoba. Kenapa pihak kepolisian lambat dalam menangkap pelaku, apakah menunggu korban
lebih banyak,” tegas Ketua KPAID Bali, dr. Anak Ayu Sri Wahyuni dalam siaran persnya yang diterima redaksi Bali Post, Minggu (21/2) kemarin. Pihak kepolisian, katanya, dapat menurunkan petugas patroli, reserse selama 24 jam di wilayah-wilayah rawan dan yang dimanfaatkan pelaku untuk melakukan nafsu bejatnya. KPAID juga mengharapkan kepada pemerintah kabupaten dan kota terutama Pemkot Denpasar untuk segera memasang lampulampu jalan dan taman guna menekan tindak kejahatan tersebut. Juga, mengimbau masyarakat yang memiliki lahan tidur dan rumah-rumah atau ruko yang mangkrak agar memanfaatkannya atau dengan memagarinya. Selama ini, lahanlahan tidur dan rumah/ruko yang mangkrak tersebut dipakai baik oleh pelaku perkosaan, pelajar, kelompok masyarakat tertentu untuk berbuat mesum. “Masalah kependudukan terutama masyarakat yang tanpa identitas (KTP-Kipem)
janganlah habis ada bom sibuk dirazia, tiga bulan kemudian sepi. Diharapkan dengan kerja sama pihak kepolisian, pemerintah daerah serta peran serta masyarakat, tindak kekerasan seksual pada anak dan perilaku seks bebas di kalangan pelajar dan masyarakat dapat dihindari ataupun dihentikan,” harapnya. “Mudah-mudahan korban seorang pelajar diculik dan diperkosa saat pulang sekolah pada Sabtu (20/2) lalu adalah korban terakhir karena kami yakin pelaku orangnya sama, dan atau memiliki perilaku menyimpang yang sama. Jika polisi, pemerintah daerah dan masyarakat bertindak cepat, niscaya dapat menyelamatkan anak-anak kita yang merupakan generasi penerus bangsa ini. Jangan biarkan anak-anak kita menjadi korban,” jelasnya sembari menambahkan, dengan moto “Anakmu adalah anakku jua”, marilah kita semua meningkatkan kepedulian kita pada lingkungan di sekitar kita. (r)
Kendalikan Penduduk Pendatang
Pemkot Denpasar Dapat Rp 850 Juta Denpasar (Bali Post) Pemerintah Provinsi Bali mengalokasikan dana sebesar Rp 1,29 miliar untuk mengatasi masalah pengangguran dan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya dalam berbagai sektor selama tahun 2010. “Dana yang bersumber dari APBD Bali itu, meliputi bantuan kepada delapan kabupaten dan satu kota (Pemkot Denpasar-red) Rp 850 juta untuk mengawasi dan mengendalikan penduduk pendatang,” kata Kabag Publikasi dan Dokumentasi pada Biro Humas dan Protokol Pemprov Bali I Ketut Teneng di Denpasar, Minggu (21/2) kemarin. Ia mengatakan, Bali sebagai daerah tujuan wisata yang mengalami perkemban-
gan pesat cenderung dijadikan sasaran para pencari kerja dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengadu nasib. “Untuk itu, kedatangan mereka ke Bali perlu dikendalikan, terutama mereka yang tidak melengkapi diri dengan identitas atau dengan tujuan yang tidak jelas,” tutur Ketut Teneng. Bali sendiri masih merasa sangat berat dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan, akibat angka pengangguran yang cukup tinggi, meskipun memiliki sumber daya manusia (SDM) dengan latar bekalang pendidikan yang cukup memadai. Kondisi itu diperparah dengan pendatang dari berbagai daerah di Indonesia yang ingin mengadu nasib, yang jumlahnya terus men-
ingkat setiap tahun. Untuk itu, Pemprov Bali melalui Dinas Tenaga Kerja, Kependudukan dan Transmigrasi setempat melakukan langkah-langkah strategis dalam mengatasi masalah tenaga kerja. Ketut Teneng menambahkan, program yang dilakukan tersebut antara lain meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja, perluasan kesempatan kerja, pembinaan dan pengembangan lembaga ketenagakerjaan. “Selain itu, pemerintah juga melakukan penataan administrasi kependudukan serta pengawasan secara ketat terhadap penduduk pendatang pada pintu-pintu masuk ke Bali,” ujar Ketut Teneng. (kmb)
Aris digigit anjing, Kamis (4/2) lalu di mata kanannya dan sudah mendapatkan VAR hingga dua kali. Luka Aris termasuk berisiko karena berada di bagian bahu ke atas. Namun, menurut Ken, Aris tidak mendapatkan SAR (Serum Anti-Rabies). “Kemungkinan saat pasien tergigit, stok SAR di RS Sanglah terbatas. Pemakaiannya memang sangat selektif,” ujar Ken, Minggu (21/2) kemarin. Ke depan, kata dia, RS Sanglah akan berusaha untuk menyediakan SAR agar pasien yang mendapatkan gigitan berisiko mendapatkan proteksi maksimal. Seperti diketahui, SAR adalah antibodi yang sudah jadi untuk melawan virus rabies, sementara VAR adalah vaksin dari virus rabies yang dilemah-
kan untuk membantu tubuh membangun antibodi. Untuk sekarang ini, SAR yang tersedia di RS Sanglah yang merupakan bantuan dari Depkes RI berbahan dasar kuda. Jadi, pemberiannya pun harus dengan uji alergi terlebih dahulu. Satu ampul SAR harganya Rp 500 ribu dan satu pasien membutuhkan tiga ampul SAR. Dilanjutkan Ken, ke depan RS Sanglah berusaha untuk mendapatkan SAR dari bahan dasar human atau manusia sehingga untuk adanya efek samping lebih kecil. “Tetapi pemberiannya tidak gratis dan merupakan tanggungan pasien. Sebab, untuk saat ini Pemprov Bali hanya menanggung VAR,” ujar Ken. Namun, jika stok SAR ber-
bahan dasar kuda yang disediakan Depkes RI masih ada, akan digunakan ke pasien secara gratis. “Selama stok SAR bantuan Depkes ada, tentunya gratis. Namun, jika tidak ada dan pasien ingin memakai SAR, biaya merupakan tanggungan pasien,” imbuh Ken. Jenazah Kadek Aris langsung dibawa ke Bangli untuk disemayamkan. Menurut penuturan keluarganya, Aris digigit anjing peliharaan tetangganya. “Tetapi tidak ada yang mengaku, anjing yang menggigit itu milik siapa. Anjingnya dibunuh setelah menggigit,” ujar paman Aris saat ditemui, Minggu (21/ 2) kemarin di RS Sanglah. Kini untuk menentukan apakah Aris positif atau negatif rabies, masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. (kmb24)
UN SMA/MA Terapkan Pola Pengawasan Berlapis Denpasar (Bali Post) Pengawasan ujian nasional (UN) untuk jenjang pendidikan SMA/MA pada Maret mendatang, dipastikan ekstraketat lantaran menerapkan pola pengawasan berlapis. Di samping diawasi oleh dua orang guru pengawas di setiap ruang ujian, pelaksanaan UN SMA/MA juga diawasi secara ketat oleh tim khusus yang dinamai Tim Pengawas Ujian (TPU) yang berintikan para dosen. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali I Wayan Suasta, S.H. mengatakan hal itu kepada Bali Post, Minggu (21/2) kemarin. Dalam melaksanakan tugasnya, kata Suasta, TPU juga diberikan keleluasaan masuk ke dalam ruang ujian guna meminimalisasi terjadinya pelanggaran UN. Na-
mun, hak untuk masuk ke ruang ujian itu baru akan dilakukan jika pelaksanaan ujian di sebuah SMA/MA terindikasi terjadi kecurangan maupun pelanggaran. Sementara itu, pengawasan UN SMP dan SMK tetap melibatkan Tim Pemantau Independen (TPI) seperti halnya pada pelaksanaan UN tahun-tahun sebelumnya yang juga berintikan para dosen. Bedanya, TPI ini tidak memiliki hak istimewa untuk melakukan pengawasan hingga ke ruang ujian. “Teknis pengawasan UN SMA/MA yang melibatkan TPI ini untuk menjamin objektivitas hasil ujian sekaligus meningkatkan kepercayaan lembaga perguruan tinggi terhadap hasil ujian siswa. Apalagi, ke depan hasil UN SMA/MA ini dirancang sebagai salah satu parameter
atau acuan utama dalam seleksi masuk perguruan tinggi,” katanya. Dihubungi terpisah, Rektor Unud Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.(KHOM) menegaskan, pihaknya telah siap mengawal pelaksanaan UN SMA/MA, SMK dan SMP mendatang. Saat ini, pihaknya bersama perguruan tinggi negeri/swasta di Bali tengah menyusun formasi yang akan ditugaskan sebagai tim pengawas UN SMA/MA, SMK dan SMP. “Khusus untuk TPU, pada UN tahun ini memang diberikan kewenangan lebih luas karena diperbolehkan masuk ke ruang ujian maupun memberi peringatan maupun mengambil langkah-langkah tertentu kepada siswa yang dianggap melanggar tata tertib UN,” tegasnya. (kmb13)
Bali Post/eka
WISATA AIR - Kondisi cuaca yang mulai panas membuat wisata air banyak diminati wisatawan. Nampak serombongan wisatawan domestik menikmati ‘’banana boat’’ yang merupakan salah satu wisata air favorit di Tanjung Benoa.
Obsesi Gubernur Miliki Hotel
Perlu Dikaji, Dewan Respons Positif OBSESI Gubernur Bali Made Mangku Pastika bersama Wagub Puspayoga memiliki hotel di kawasan elite Nusa Dua, direspons positif oleh Ketua Komisi II DPRD Bali I Gusti Rai Putra Yasa, S.H. ‘’Gagasan yang dilontarkan Gubernur Bali sangat positif demi kemajuan Bali,’’ katanya ketika dihubungi, Sabtu (20/2) lalu. Namun, wacana tersebut perlu dikaji bersama Dewan. ‘’Jika dari hasil kajian tersebut menguntungkan untuk masyarakat Bali, kenapa tidak direalisasikan,’’ katanya. Lebih-lebih, Gubernur Bali ingin memanfaatkan aset daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah. Sebab, selama ini banyak aset pemerintah daerah yang belum dimanfaatkan dengan baik. Rai Putra Yasa mendorong tumbuhnya usaha yang dikelola oleh perusahaan daerah atau apa pun bentuk usahanya. Dia membandingkan dengan Provinsi Jawa Timur (Jatim), Bali masih jauh tertinggal. Jatim memiliki sembilan perusahaan daerah mulai dari perkebunan, perkantoran sampai perhotelan. Pendapatan daerah yang diraup dari perusahaan daerah tersebut dan pajak kendaraan bermotor (PKB) serta bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), mencapai triliunan rupiah. Pemprov Bali meski mempunyai perusahaan daerah, namun belum cukup banyak berperan menggelembungkan pendapatan daerah. Malah,
Bali Post/ist
I Gusti Rai Putra Yasa masih terkesan “menyusui” dari APBD. Kondisi ini disebabkan bidang usaha yang dikelola perusahaan daerah lebih banyak pada usaha pertanian dalam arti luas. Dengan tak terlalu besarnya peranan perusahaan daerah dalam memasok pendapatan asli daerah, dipastikan pendapatan asli daerah dominan ditopang oleh PKB dan BBNKB. Mengandalkan sumber pendapatan daerah dari PKB dan BBNKB, ke depan memang cukup riskan, karena pertumbuhan jalan di Bali hampir stagnan. Dengan stagnannya penambahan ruas jalan, upaya meraup pendapatan daerah dari PKB dan BBNKB amat terbatas karena suatu saat tingkat kepemilikan kendaraan mendekati titik jenuh. Selain itu, langkah efisiensi Gubernur Bali dalam pengelo-
Made Mangku Pastika laan keuangan daerah juga mendapat sambutan baik dari wakil rakyat asal Badung itu. Terlebih lagi, efisiensi pengelolaan keuangan daerah itu lantas dimanfaatkan untuk kepentingan memajukan daerah, khususnya pendapatan daerah. ‘’Kami sangat menyambut positif terobosan tersebut, karena terobosan yang selama ini dilakukan telah bermanfaat bagi rakyat,’’ katanya sembari menyebutkan, terobosan Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) dan pendidikan gratis. Dia berharap, Komisi II DPRD Bali bisa mendengar langsung dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengenai ide/terobosan tersebut dalam suatu dengar pendapat. ‘’Kita sangat setuju dengan pemerintah provinsi dan gubernur yang mempunyai langkah inovatif untuk meningkatkan pendapatan asli daerah Bali,’’
paparnya bersemangat. Sebagaimana terobosan yang telah dilakukan komisinya yang telah berhasil menyusun perda inisiatif mengenai penanggulangan rabies, sebentar lagi akan dirancang Perda Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida). Jamkrida sudah direspons positif oleh anggota Dewan lainnya dengan membentuk pansus yang dipimpin Nyoman Sugawa Korry dari Komisi II DPRD Bali. Gubernur Bali Made Mangku Pastika melontarkan pemikiran itu pekan lalu di Gedung Jaya Sabha. Idenya, bagaimana jika Pemerintah Provinsi Bali bersama pemeringtah kabupaten/kota memiliki hotel di kawasan elite seperti Nusa Dua dan Jimbaran. Ide cerdas ini untuk menyelamatkan aset Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia. Sebab, saat ini kepemilikan hotel oleh pengusaha Bali masih langka. “Apakah rakyat Bali sebagai tuan rumah cukup bangga menjadi karyawan hotel seperti penerima tamu atau satpam hotel?” tanyanya retoris.
FM 96,5
Kenapa kawasan itu dilirik, karena tak satu pun hotel di kawasan itu milik orang Bali. Hotel tersebut kebanyakan dimiliki pengusaha luar daerah atau jaringan usaha hotel internasional. Mangku Pastika yakin, jika pemerintah daerah memiliki hotel, akan banyak keuntungan ekonomis maupun nonekonomis bisa diperoleh Bali. Secara ekonomis keuntungan yang diperoleh, pendapatan hotel tersebut bisa untuk menggemukkan pendapatan asli daerah. Kedua, keuntungan tersebut dapat lebih banyak dinikmati masyarakat Bali sendiri. Nonekonomis, paling tidak dengan keuntungan tersebut pemerintah memiliki vitalitas lebih tinggi untuk mengawal adat dan budaya Bali yang dibingkai oleh Tri Hita Karana. Gagasan pemikiran Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang disampaikan di hadapan para pemimpin media massa se-Bali dalam acara coffee morning di Gedung Jaya Sabha, rumah dinas Gubernur Bali di Jalan Surapati No. 1 Den-
pasar, Minggu lalu itu selanjutnya dipertegas oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, I Putu Suardhika. Menurutnya, memiliki hotel sebagaimana dimaksud Gubernur tak mesti dengan jalan membangun hotel baru. Melainkan, dimungkinkan dengan membeli hotel yang sudah ada di kawasan-kawasan wisata elite seperti di Nusa Dua, Sanur, atau tempat lainnya. Dengan begitu, pemerintah daerah akan dapat menikmati manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali sendiri. Dari mana uangnya? Gubernur Bali menyatakan, uang untuk membeli hotel itu bisa berasal dari efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Hasil efisiensi tersebut, kata dia, APBD 2009 dapat dihemat sekitar Rp 400 miliar. Di samping sumber dana lain seperti pajak dan deposito. Dengan sumber dana sebesar itu, dia yakin pemerintah mampu membeli hotel berbintang lima dengan 200 kamar di kawasan Nusa Dua. (sua)
815224, 819446
Topik : PASIEN ”SUSPECT” RABIES TAK DAPAT SAR Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 wab blog: www.globalfmbali.blogspot.com, E-mail:globalfmbali@yahoo.com
KOTA
Senin Umanis, 22 Februari 2010
3
Lacak Pemerkosa Bocah SD
Mengaku Disuruh Jemput
Polisi Buat Sketsa Wajah
Siswi SMP Diperkosa Orang Tak Dikenal
Denpasar (Bali Post) Penyidik Reskrim Poltabes Denpasar belum berhasil mengungkap kasus penculikan sekaligus pemerkosaan yang dialami bocah SD berinisial ERL (6). Meski sejumlah saksi telah diperiksa, namun belum menemukan titik terang siapa pelaku penculikan sekaligus pemerkosaan tersebut. Polisi pun akan berupaya keras melacak keberadaan pelaku dengan membuat sketsa wajah. Hal ini disampaikan Kapoltabes Denpasar Kombes Pol. I Gede Alit Widana ketika diminta konfirmasinya, Minggu (21/ 2) kemarin. Ia mengatakan, pembuatan sketsa wajah ini untuk mengetahui bentuk wajah pelaku seperti apa. “Saat kejadian, ada dua teman korban lainnya yang diduga mengetahui wajah pelaku,” kata Kapoltabes Alit Widana, kemarin. Dijelaskannya, sebelum kejadian, korban dan dua temannya itu pulang dari ngaji. Begitu mereka berjalan dan masuk gang, korban tiba-tiba dipanggil pelaku. Pelaku ini disebutsebut memakai jiket hitam, menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter dan berkulit putih serta diperkirakan umurnya masih tergolong muda. “Keterangan saksi-saksi ini nantinya akan dipadukan dalam sketsa wajah,” ujarnya. Diharapkan, dengan dibuatnya sketsa wajah, polisi bisa dengan cepat mengungkap kasus yang menjadi perhatian banyak kalangan ini. Sebab, pelaku penculikan sekaligus pemerkosaan tergolong sangat bejat. Korban diculik dan diperkosa hingga kemaluan korban berdarah-darah. Bahkan, darah korban menetes hingga membasahi kakinya. Pelaku juga memberi korban pembalut wanita. Informasi lain menyebutkan, kasus serupa juga sempat terjadi di sekitar TKP. Kejadian itu sebelum ERL menjadi korban. Bahkan, modus operandi yang digunakan pelaku mirip. Ketika ditanya hal itu, mantan Kapolres Gianyar dan Tabanan ini mengakui memang ada kemiripan. Diduga, pelakunya orang yang sama. “Kita masih mendalami terus kasusnya. Ada dugaan, pelakunya orang yang sama,” ungkapnya. Seperti berita sebelumnya, ERL diculik dan diperkosa oleh seseorang yang tidak dikenal, Selasa (16/2). Korban dipanggil pelaku usai pulang ngaji. Pelaku menculik korban selama satu jam. Ternyata, korban diperkosa hingga berdarah-darah. Kasus ini pun dilaporkan ke Poltabes Denpasar untuk ditindaklanjuti. (kmb21)
Bali Post/jay
Tepergok Curi Helm, Cewek Residivis Dibekuk Denpasar (Bali Post) Ni Komang Ernawati (47), warga Jalan Kebo Iwa, Denpasar, terpaksa harus merasakan pengapnya sel tahanan. Tak kapok merasakan sekali, ibu dua anak ini kembali mengulangi perbuatannya melakukan tindak pidana mencuri helm. Tersangka pun kini kembali mendekam di sel tahanan Polsek Denbar. Kapolsek Denbar AKP Agus Nugroho, Minggu (21/2) kemarin menjelaskan, tersangka merupakan residivis. Tersangka juga sempat melakukan pencurian dan divonis selama dua bulan. “Tersangka menyasar helm yang digantung di motor. Sasarannya pun helm yang bermerek,” ungkapnya. Sejauh ini, tersangka telah mengakui beraksi di empat TKP. Namun, tersangka sudah lebih dari sepuluh kali mencuri helm. “Ada empat TKP yang disasarnya, yakni di areal parkir RS Sanglah, Tiara Dewata dan Ramayana Jalan Diponegoro dan Pasar Badung. Ia mengaku lebih dari sepuluh kali mencuri helm,” jelasnya didampingi Kanit Reskrim Iptu I Wayan Wisnawa. Setelah berhasil mencuri helm, tersangka langsung menjualnya kepada penadah di Jalan Indajaya, Denpasar. Satu BB dijual dengan harga Rp 70 ribu. “Tersangka mengakui, hasil penjualan itu digunakan untuk biaya seharihari. Ia juga mengaku untuk biaya sekolah anaknya,” ucapnya kepada awak media. Bagaimana proses penangkapan tersangka? Kapolsek Nugroho menceritakan, awalnya korban Made Tandu (41) yang tinggal di Jalan Tukad Balian, Gang XXV No. 1 B Denpasar mengaku kehilangan helm KYT di areal parkir RS Sanglah. Korban pun menanyakan hal itu kepada warga di sekitar. “Ada saksi yang melihat, helm korban diambil ibu-ibu (tersangka-red),” terangnya. Korban langsung mengejar tersangka. Untungnya, tersangka belum jauh dari TKP sehingga berhasil ditangkap lalu diserahkan ke Polsek Denbar. “Tersangka masih menenteng helm itu. Ia tak bisa berbuat banyak, dan akhirnya mengakui perbuatannya. Kini kasusnya masih terus dikembangkan,” imbuhnya. (kmb21)
DIPERIKSA - Tersangka Ni Komang Ernawati saat diperiksa di ruangan penyidik Polsek Denbar, Minggu (21/2) kemarin.
Denpasar (Bali Post) Anak baru gede (ABG) kini kerap menjadi korban pemerkosaan. Dalam sebulan belakangan ini, sudah ada empat wanita yang diperkosa. Yang teranyar, ABG yang berinisial AU KR (12), mengaku diperkosa orang tak dikenal, Sabtu (20/2) malam. Korban yang masih duduk di bangku SMP ini, digarap di semak-semak di seputaran wilayah Sanur, Denpasar Selatan. Informasi yang berhasil dihimpun Bali Post, Minggu (21/2) kemarin menyebutkan, kasus pemerkosaan anak di bawah umur ini kini telah ditangani Poltabes Denpasar. Akan tetapi, kasusnya masih diselidiki dan pelakunya kini dikejar polisi. Kasus ini dilaporkan orangtua korban. “Kini, pasukan Poltabes Denpasar masih memburu pelakunya,” kata sumber di kepolisian, kemarin. Sampai saat ini, polisi belum mengetahui identitas pelaku. Sebab, dari keterangannya, korban mengaku tidak mengenal pelaku. Apalagi, kejadiannya berlangsung pada malam hari. “Korban sudah dimintai keterangan.
Namun, ia mengaku tidak mengenal pelakunya. Polisi pun sedikit mengalami kesulitan untuk mengungkap siapa pelakunya,” jelasnya. Sumber yang minta namanya dirahasiakan ini mengungkapkan, aksi pemerkosaan ini berawal ketika korban pulang sekolah. Tiba-tiba datang pelaku dan mengaku suruhan ayah korban untuk menjemputnya. Korban pun tidak menaruh curiga sedikit pun terhadap pelaku. “Korban menurut saja. Sebab, pelaku beralasan, ia disuruh oleh ayah korban,” terangnya. Bukannya diantar pulang, korban malah diajak ke semak-semak. Di sana pakaian korban dipreteli pelaku lalu
dipaksa untuk diajak berhubungan layaknya suamiistri. Setelah puas menyalurkan nafsu bejatnya, pelaku langsung mengajak korban pulang. Namun, korban tidak diantar sampai ke rumahnya. “Korban menceritakan peristiwa yang dialaminya, lalu kasusnya dilaporkan ke Poltabes Denpasar,” terangnya. Pahumas Poltabes Denpasar Kompol I Made Mudra ketika diminta konfirmasinya kemarin mengaku masih melakukan pengecekan terkait adanya laporan dugaan pemerkosaan. “Saya cek dulu. Saya belum tahu laporannya,” katanya saat dihubungi via ponsel, Minggu (21/2) kemarin. (kmb21)
Ribut di Depan Circle-K
Pelaku Penebasan Serahkan Diri Denpasar (Bali Post) Enam hari diburu polisi, Ketut Darmika akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Denbar, Jumat (19/2). Darmika merupakan pelaku penebasan yang korbannya adalah Komang Agus Arya Putra (18). Korban ditebas dengan menggunakan sebuah celurit hingga punggungnya mengalami luka robek. Kapolsek Denbar AKP Agus Nugroho, Minggu (21/2) kemarin menyatakan, pelaku kini tengah diperiksa intensif di ruangan penyidik. Hasil sementara, motif kejadian itu diduga karena kesalahpahaman semata. “Kasusnya masih kita dalami,” kata Kapolsek Nugroho, kemarin. Mantan Wakasat Lantas Poltabes Denpasar ini menjelaskan, peristiwa penebasan itu terjadi di Circle-K Jalan A. Yani, Denpasar, Minggu (14/2) lalu. “Diduga, pelaku mabuk berat dan langsung main pukul dan main tebas. Kor-
ban merupakan pengunjung di Circle-K tersebut,” ujar AKP Nugroho. Sebelum kejadian, kata AKP Nugroho, pelaku sedang membuat ogoh-ogoh tak jauh dari TKP. Sambil membuat ogoh-ogoh, pelaku dan teman-temannya diduga juga minum minuman keras (miras) jenis arak. Pelaku yang tinggal di Jalan Lembu Sora, Denpasar ini pun pikirannya dipengaruhi minuman beralkohol. Tak berselang lama, pelaku pergi ke TKP untuk membeli sebungkus rokok. Tanpa diduga, pelaku terlibat senggolan dengan korban di TKP. Pelaku pun marah-marah dan langsung memukul korban. “Pukulan pelaku mendarat di pelipis korban. Ketika itu, pengunjung lainnya melerai perkelahian itu,” jelasnya. Sejenak situasi memang mereda setelah dilerai pengunjung Circle-K yang kebetulan ada di sana. Akan tetapi, amarah pel-
aku rupanya masih tak bisa dibendung. Pelaku pun mencari sesuatu di sebelah Circle-K. “Pelaku mengaku mencari batangan kayu, tetapi didapatnya sebuah celurit,” jelasnya. Dengan cepat, pelaku langsung menebas korban. Padahal, korban sudah mau pulang dan saat ditebas berada di atas motornya. Sekali tebas, pelaku langsung kabur. Sementara korban melaporkan kasusnya ke Polsek Denbar. “Tiba-tiba saya menemukan celurit di TKP. Saya mabuk saat itu,” aku pelaku di Polsek Denbar, kemarin. Pengakuan pelaku hingga kini masih didalami. Sebab, ditemukan ada kejanggalan. Salah satunya, penemuan celurit di TKP. “Nah, ini yang masih kita dalami. Apakah celurit itu ditemukan di sana, apa dibawa dari rumahnya. Sebab, sarungnya juga sedikit ada perbedaan,” ungkapnya. (kmb21)
Pulang dari Kerja
Pemerkosa Siswi SMA Dibekuk Denpasar (Bali Post) Setelah menerima laporan orangtua Ma (15) yang diduga diperkosa pacarnya berinisial Km (28), polisi segera memburu pelakunya. Pada Sabtu (20/2) sore, Km akhirnya ditangkap di tempat kosnya di Jl. Nangka Utara, Dentim sepulang dari tempatnya bekerja. ‘’Kejadiannya memang lama, tapi bekasnya kan masih ada. Tersangka mengaku melakukan hubungan itu atas dasar suka sama suka,’’ kata petugas Poltabes Denpasar, Minggu (21/2) kemarin. Km yang bekerja sebagai buruh proyek di wilayah Wangaya, Denbar ini diintai polisi di tempat kosnya. Dia biasanya pulang sore dari tempat kerjanya. Sekitar pukul 18.00, Km datang dan sebelum masuk ke tempat kosnya, polisi langsung menangkapnya. Saat diinterogasi, Km mengakui perbuatannya. Di samping itu, Km mengaku kalau
Ibu Hamil Tewas Kecelakaan SUNGGUH malang nasib Dennis Triwardani (29), warga Jalan Ratna Denpasar. Ibu yang sedang hamil lima bulan ini tewas setelah mengalami kecelakaan di Gelogor Carik, Minggu
dia dan Ma berstatus pacaran. Hubungan layaknya suami-istri itu dia lakukan konon tidak ada paksaan alias suka sama suka. ‘’Dari hasil visum, ada bekas paksaan atau robekan di kemaluan korban. Selain itu, korban masih di bawah umur sehingga ancaman hukuman untuk tersangka sangat berat. Tersangka sudah ditahan,’’ tegas petugas yang minta identitasnya dirahasiakan ini. Sebelumnya, seorang perempuan berusia 15 tahun berinisial Ma yang masih duduk di bangku SMA menjalani visum di IRD RS Sanglah pada Jumat (19/2) dini hari lalu. Dia divisum setelah orangtuanya melapor ke polisi bahwa Ma mengalami kekerasan seks. Atas permintaan Poltabes Denpasar, visum itu kemudian dilakukan di RS Sanglah. Sayang, bukti yang ada sangat minim lantaran kejadiannya cukup lama, yakni pada 5 Februari lalu atau sekitar dua pekan sebelum pemeriksaan. (kmb)
(21/2) kemarin. Menurut informasi, Dennis yang bekerja di salah satu mal terbesar di Bali ini hendak berangkat kerja. Di tengah jalan, sepeda motor yang dikendarai Dennis ditabrak pengendara sepeda motor lain dari arah depan hingga terjatuh. Malang tak bisa dihin-
dari, dari arah belakang melaju truk dan tanpa bisa dicegah menggilas tubuh Dennis hingga akhinya meninggal. Jenazah Dennis kemudian dibawa ke kamar jenazah RS Sanglah dan dari pihak keluarga mengaku belum tahu, siapa yang menabrak Dennis. (kmb24)
KABUPATEN
4 SOSOK Harus ’’Legowo’’ KEGAGALAN adalah keberhasilan tertunda, sekaligus pengalaman berharga untuk sebuah proses pencapaian. Prinsip itu rupanya menjadi pijakan bagi Camat Dawan Wayan Sujana. Kegagalan merebut kursi sekretaris DPRD (sekwan) Klungkung pascapenyampaian visimisi belum lama ini, diakui bukanlah sebuah beban. Namun, pejabat yang dua kali menjabat BP/bal camat (Camat Banjarangkan dan Dawan-red) menganggap sebagai sebuah hasil (keputusan DPRD) yang harus diterima secara legowo. Apalagi, Sujana juga menyadari jabatan bukanlah hak, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan baik. Sehingga, di manapun dirinya ditempatkan, tidak menjadi persoalan jika itu memang keputusan yang dianggap tepat oleh pimpinannya. Jabatan kan tugas. ‘’Sebagai abdi negara, di manapun ditugaskan harus siap,’’ tandas pejabat empat anak asal Karangasem itu. Disebutkan, kalaupun dirinya terpilih sebagai sekwan, dirinya berupaya melaksanakan program sebagaimana visi-misi yang disampaikan. Yakni menjadi katalisator dan dinamisator hubungan fungsional legislatif dengan eksekutif. Pejabat yang memiliki program rutin puasa Senin-Kamis itu juga mendukung pelayanan prima dan melaksanakan ketatarumahtanggaan DPRD. ‘’Karena tidak terpilih sebagai sekwan, saya juga memegang teguh visi-misi untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya di manapun saya menjabat,’’ ujarnya. (bal)
Soal Kelas Jauh SD 5 Les di Butiyang
Desa Sulit Sediakan Tanah untuk Bangun SD Definitif Singaraja (Bali Post) Meski Dinas Pendidikan Buleleng menyatakan setuju untuk membangun SD definitif di Dusun Butiyang Desa Les Kecamatan Tejakula, tampaknya harapan anak-anak dusun itu untuk bisa belajar di dalam bangunan yang representatif belum bisa terwujud dalam waktu dekat ini. Pasalnya, pihak Desa Les hingga kini masih kesulitan menyediakan tanah untuk digunakan sebagai lokasi SD sebagaimana disyaratkan oleh Dinas Pendidikan. ‘’Kami sulit mencari tanah, semua tanah di sini miring-miring,’’ kata Perbekel Desa Les Nengah Alus, Sabtu (20/2) lalu. Nengah Alus membenarkan pihak Dinas Pendidikan setuju dengan usulan warga yang menginginkan agar di Butiyang dibangun SD 6 Les yang definitif. Sebab, selama ini siswa di Dusun Butiyang masih belajar di teras kantor dusun dan di sejumlah bangunan yang tanpa dinding dan atap yang rusak. Status anak yang belajar di Butiyang itu selama ini merupakan kelas jauh dari SDN 5 Les yang berlokasi cukup jauh dari Butiyang. Untuk membangun SD definitif, pihak Dinas Pendidikan meminta agar pihak desa menyediakan tanah minimal 12 are atau kalau bisa seluas 24 are. ‘’Dari mana kami mencari tanah,’’ kata Alus. Selain lokasi tanah sebagian besar miring, kata Alus, pihak desa juga tidak memiliki tanah di dusun itu. Dari hasil penelusuran selama ini, memang terdapat tanah milik desa pakraman di Butiyang seluas 3 hektar. Namun status tanah itu masih belum sah milik desa pakraman. ‘’Tanah itu sebelumnya milik warga yang cepud (tak punya keturunan atau penerus) sehingga kemungkinan tanahnya bisa diambil desa pakraman, namun peralihan itu masih belum pasti,’’ katanya. Tiga Kelas Di sisi lain, Perbekel Alus mengatakan pihaknya saat ini hanya memiliki tanah seluas 3 are. Pihaknya berencana membangun tiga kelas lagi di atas tanah seluas 3 are tersebut. Sebelumnya sudah ada tiga kelas, sehingga dengan tambahan 3 kelas lagi maka genap jumlah kelas itu menjadi 6 dan cukup untuk tempat belajar dari kelas satu hingga kelas enam. ‘’Kalau bisa biarlah kami membangun sendiri dengan modal 3 are itu, asalkan Dinas Pendidikan mau menjadikan sekolah itu sebagai SD definitif,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, siswa SD di Butiyang kini belajar di teras kantor dusun dan bangunanbangunan darurat yang tak berdinding. Ironisnya, pihak Dinas Pendidikan tidak bisa memperbaiki sekolah darurat itu karena bangunan itu bukan aset Dinas Pendidikan tapi masih berupa aset desa. Selain itu, jika SDN 5 Les mendapat bantuan dana pe-
merintah seperti DAK, sekolah itu juga tidak bisa membagikan dananya untuk memperbaiki bangunan tempat belajar di Butiyang. Sebab, hanya statusnya siswa itu sebagai bagian dari SDN 5 Les, namun bangunannya bukan milik SDN 5. Dengan melihat perkembangan jumlah siswa dan sebagainya, Dinas Pendidikan akhirnya setuju menjadikan sekolah di Butiyang itu menjadi SD definitif dengan syarat pihak desa menyediakan tanah. (kmb15)
Senin Umanis, 22 Februari 2010
Ditindak, Siswa yang Caci Maki Guru di ’’Facebook’’ Semarapura (Bali Post) -2 Salah satu jejaring pertemanan facebook yang kini digemari masyarakat, ternyata banyak berdampak negatif. Terutama bagi pelajar (remaja). Seperti pencabulan, pelajar hilang setelah bertemu teman kencan di facebook dan lainnya. Dampak negatif itu juga menimpa pelajar di bumi serombotan. Sering mereka menggunakan media facebook untuk mengumpat atau mencaci maki guru yang tidak mereka senangi. Apa pun bisa ditulis di facebook. Hal itu disampaikan Kepala SMPN 2 Semarapura, Nengah Arnawa, Minggu (21/ 2) kemarin. Diakui, kemajuan teknologi memang tak hanya berdampak positif bagi perkembangan pengetahuan siswa. Dampak negatif juga ada, terutama menyangkut perubahan perilaku. Para guru yang menjadi suritauladan atau panutan, justru dicaci maki lewat facebook. Jika tak segera diambil tindakan, itu sangat membahayakan pendidikan ke depan. ‘’Tidak menutup kemungkinan, caci makian yang semula lewat facebook akan disampaikan langsung secara verbal saat berhada-
pan,’’ tandasnya seraya menegaskan, dirinya tengah berusaha keras mengantisipasi hal tersebut dengan mengajak seluruh siswanya tetap berprilaku santun. Siapa guru yang dicaci maki, dia tidak menjelaskan secara gamblang. Menurutnya, bagaimana pun marahnya, seorang siswa tetap harus berlaku santun dan sopan terhadap gurunya. Sejauh ini, dirinya mengaku belum pernah sampai menghukum siswa yang kedapatan mencaci maki guru di facebook. Untuk saat ini, tindakan yang diambil masih terus memberi pengertian dan imbauan kepada seluruh siswa untuk tidak menu-
lis kata-kata kasar di facebook. Tak hanya larangan tak menggunakan kata kasar kepada guru, juga kepada teman dan orang tua. Bagaimana pun, jika nantinya ada perilaku siswanya yang menyimpang, praktis akan berdampak negatif bagi SMPN 2 Semarapura yang berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Jika caci maki itu masih ditemukan, siswa akan diberikan sanksi tegas. Sebelumnya, empat siswa di luar Bali dikeluarkan dari sebuah SMA Negeri karena menghina guru lewat facebook. Tindakan tegas guru ini dibenarkan Mendiknas M. Nuh. (kmb20)
Bali Post/sur
BENGKOK - Kondisi kedua kaki dan tangan bayi dari Tegalasih, Batuagung yang terlahir bengkok dan tidak normal. Pihak keluarga pasrah lantaran tak memiliki biaya untuk berobat.
Siswa SMPN 2 Bangli Tangan dan Kaki Bayi Bengkok Terganggu Suara Gambelan Keluarga Tak Sanggup Bayar, RS Tolak Rontgen Bangli (Bali Post) Akibat ruang sekolah yang hanya dibatasi tembok, pukulan suara gambelan siswa SMK Seni di wilayah Kubu Bangli dikeluhkan siswa SMPN 2 Bangli. Setiap ada latihan seni gambelan, seluruh siswa SMPN 2 Bangli itu merasa bising. Hal ini sudah lama dikeluhkan siswa sekolah setempat. Namun sampai kini belum ditemukan solusi. Salah satu siawa sekolah setempat enggan namanya ditulis Minggu (21/2) kemarin, mengatakan setiap siswa
sekolah tersebut latihan intonasi pukulan gambelan terdengar hingga radius ratusan meter. Karena lokasi latihan dengan belajar sangat dekat, menyebabkan seluruh siswa terusik dan sulit konsentrasi dalam proses belajar mengajar. Untuk itu pihaknya mendesak agar kondisi ini diperhatikan oleh pemerintah. Apalagi setiap mereka latihan, seluruh siswa menjadi sulit belajar. Menurut siswa tersebut, jika dilihat dari segi kepentingan semuanya memiliki tujuan dan kepentingan masing-mas-
ing. Namun akibat kegiatan yang rutin dilakukan seperti itu maka akan merugikan salah satu pihak. Anggota DPRD Bangli I Nengah Hartana mengakui keluhan siswa dan orang tua siswa tersebut telah berulang kali terjadi. Pihaknya juga telah sempat menyampaikan keluhan itu ke Kadisdik Bangli Ir. A.A. Ngurah Shamba. Saat itu Kadisisk mengaku bakal menyikapinya dengan cara mengatur agenda latihan siswa SMK. ‘’Saya sangat menyayangkan kenapa Disdik Bangli belum menyikapi persoalan itu hingga sekarang,’’ ucapnya. Terkait keluhan itu Kadisdik Bangli Ir. A.A. Ngurah Samba belum berhasil dikonfirmasi. (kmb17)
Negara (Bali Post) Nasib kurang beruntung dialami putri pertama Putu Indah Permata Sari (19) warga Banjar Tegalasih, Batuagung, Jembrana. Bayi yang baru lahir delapan hari dan diberi nama Putu Putri Valentina (8 hari) lahir dalam kondisi cacat. Pergelangan kedua tangan bayi tersebut tidak normal dengan tulang yang membengkok ke depan. Begitu halnya dengan kedua kakinya yang nampak rata menyempit ke bawah dan tidak ada lutut. Meski dalam kondisi tidak wajar itu, Putri masih tumbuh sehat hingga sekarang. Menurut Permata Sari,
C.487238-elk
C.504110-bbn
C.500400-rmh-2
Paket Promo ICABCCTV
C.500357-rpa
C.498923-pen
Minggu (21/2) kemarin, bayinya itu sudah dalam keadaan begitu ketika lahir. Bahkan saat itu tangan dan kakinya posisinya seperti orang duduk, dan kakinya silang. Namun lambat laun setelah dipijat pelan-pelan dan dililit kain (dibedong) sudah mulai lurus. Menurut petugas medis di tempat dirinya melahirkan secara caesar, anaknya itu perlu dirontgen dan diterapi agar bisa normal. Karena tidak mampu akhirnya mereka memilih pulang ke Negara. Indah melahirkan di salah satu RS swasta di Denpasar setelah dirinya mendapat rujukan dari bidan di sana. ‘’Saat di RS setempat, perut saya tiba-tiba mules dan ketuban saya pecah. Akhirnya saya melahirkan di RS
itu,’’ paparnya. Permata Sari sejatinya mengaku khawatir lantaran bersalin di RS dengan biaya lumayan mahal. Akhirnya dikenai biaya Rp 6,5 juta, karena terlambat membayar biaya bertambah menjadi Rp 7,1 juta. ‘’Sebenarnya saya sudah takut tidak bisa membayar biaya perawatan di RS setempat, tapi akhirnya bisa membayar. Sementara untuk rontgen anak saya RS setempat menolak karena tidak ada biaya,’’ jelas perempuan berkulit putih itu. Bayinya lahir dengan berat 2,8 kg dan panjang 50 cm. Pihaknya berharap agar putrinya bisa tumbuh normal seperti anak-anak lainnya. Lantaran terbentur biaya, pihaknya tidak berani berobat. (sur)
KABUPATEN
Senin Umanis, 22 Februari 2010
Gadis Asal Culik Diculik, Tiga ABG Diamankan
Balapan Liar Diobrak-abrik
Amlapura (Bali Post) Pameran dagang di dekat Terminal Karangsokong, Subagan, Karangasem, tak hanya mengundang reaksi warga karena penggunaan laser untuk mengusir hujan. Belakangan ini, pameran yang dikelola swasta tersebut juga menyeret tiga anak baru gede (ABG) ke meja hukum. Mereka diamankan anggota Buser Polres Karangasem karena dituduh menyekap seorang siswi SMA saat malam pembukaan pameran dagang tersebut. Ketiga ABG itu berinisial DA alias De Gung (17) asal Dusun Pindi, Banjarangkan, Klungkung; KS alias Mang Boy (17) asal Lingkungan Tampuagan, Karangasem; dan AN alias Andri (17) asal Denpasar. Ketiganya ditangkap pada Sabtu (20/2) malam lalu dan hingga Minggu (21/2) kemarin masih menjalani penyidikan di ruang Sat. Reskrim Polres Karangasem. Penangkapan ketiga ABG ini berawal dari laporan Ni Wayan Priyanti (25) ke Mapolres Karangasem, Senin (15/ 2) lalu. Wanita yang beralamat di Perumnas Paya, Amlapura ini, melapor bahwa adiknya, Sk (18) minggat dari rumah. Setelah diusut, ternyata Sk disekap oleh tersangka De Gung, dkk., sejak pembukaan pameran dagang Jumat (12/2) hingga Senin (15/2) lalu. Sebelum mengamankan ketiga tersangka, polisi sudah minta menyidik Sk yang masih duduk di bangku kelas III SMA swasta di Karangasem ini. Dalam keterangannya, gadis manis asal Culik, Abang, Karangasem ini, mengaku selama minggat, dia berada di rumah De Gung di daerah Paye, tepatnya sebelah utara SMPN 5 Amlapura. Dari penyelidikan sementara, De Gung mengarah sebagai tersangka utama karena selama minggat, Sk memang berada di rumah remaja putus sekolah itu. Sedangkan Mang Boy dan Andri hanya bersama-sama saat perjalanan menuju lokasi pameran dagang. ‘’Kami memang sama-sama berangkat naik Karimun (mobil Suzuki Karimun), tapi setelah pulang, kami berpisah. Saya bersama Andri tidur di rumah saya di Tampuagan. Senin, saya baru tahu kalau dia (Sk) masih di rumah De Gung,’’ terang Mang Boy. De Gung membenarkan pengakuan temannya itu, namun dia membantah menyekap Sk. Dia mengatakan, semuanya terjadi atas dasar suka sama suka. Lucunya, De Gung untuk makan selama di Karangasem, dia tega menjual HP Sk ke sebuah toko HP di Kota Amlapura. ‘’HP dijual hanya Rp 45.000 dan sudah kami sita untuk barang bukti bersama sebuah kasur dan sprei milik tersangka,’’ ucap Pahumas Polres Karangasem AKP Syamsul Hayat seizin Kapolres AKBP Heny Harsono. (kmb)
Negara (Bali Post) Maraknya balapan liar di Negara tiap Sabtu malam disikapi Kepolisian setempat. Sejumlah titik jalan yang sering digunakan trek-trekan diobrak-abrik Satuan Samapta dan Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana, Sabtu (20/2) malam hingga Minggu (21/2) dinihari kemarin. Belasan sepeda motor yang dimodifikasi balap dengan knalpot berisik (grandong) diamankan petugas dan ditilang. Patroli ini menyikapi keluhan masyarakat dan pengguna jalan lainnya yang terganggu dengan trek-trekan saat malam hari. Operasi diawali di sekitar kompleks kantor Bupati Jembrana. Para pembalap liar dan penonton yang sebagian besar masih remaja lari tunggang langgang mendapati mobil Patroli melintas. Patroli dilanjutkan di Jalan Sebual Mendoyo Dangin Tukad yang juga sering digunakan untuk sirkuit balap liar. Petugas mengamankan sepeda motor yang dikendarai seorang ABG yang masih di bawah umur. Anak tersebut ditinggal lari teman-temannya yang awalnya parkir di pinggir jalan menonton aksi trek-trekan di jalur jalan Denpasar Gilimanuk itu. Begitu juga di kawasan Jalan Ngurah Rai hingga depan kantor BPD, ditertibkan petugas dibantu jajaran Polsek Kota Negara. Polisi mengamankan motor tanpa dilengkapi surat kendaraan dan sudah dipreteli. Polisi menduga motor tersebut digunakan untuk trek-trekan, selain itu knalpot asli diganti knalpot grandong yang membuat pengang telinga. Motor tersebut diamankan dan pemilik diberikan tilang. Sementara itu di jalan Terusan Tegal Badeng, Polisi membubarkan balapan liar yang meresahkan masyarakat sekitar. Sejumlah motor balap dan pengendara yang kedapatan sedang balapan diamankan dan diangkut petugas. Ketika Sat Samapta Polres tiba di TKP, balapan baru start, para penonton yang berada di pinggir jalan pun dibubarkan sementara pembalap di antaranya lari. Kasat Samapta Polres Jembrana AKP M Didik Wiratmoko seizin Kapolres Jembrana AKBP R Ahmad Nurwakhid mengatakan motor yang diamankan ditilang oleh Satlantas, sementara para pembalap liar itu akhirnya dibina oleh aparat. Menurut mantan Kapolsek Pekutatan dan KP3 Gilimanuk tersebut, operasi itu untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat maraknya ajang trek-trekan setiap malam minggu. ‘’Kami mengimbau agar para orang tua ikut mengawasi anak-anak mereka untuk tidak terlibat trek-trekan, karena selain membahayakan diri sendiri juga para pengguna jalan lainnya. tandasnya. Selain trek-trekan, patroli juga membubarkan kerumunan orang yang mabuk di pinggir jalan seperti di depan kantor Telkom, BB Agung, Negara. (sur)
Pengawasan Diperketat
DPRD Tak Masalahkan Honor Pokja Semarapura (Bali Post) Pemberian honor dan perlakuan khusus untuk pejabat yang duduk dalam kelompok kerja (pokja) proyek oleh Pemkab Klungkung, mendapat tanggapan anggota DPRD. Mereka menyatakan sah-sah saja dengan catatan acuannya jelas. Pejabat yang duduk di pokja juga harus betulbetul tidak bermain mata dengan kontraktor. Mereka ini akan diawasi dengan ketat oleh Dewan. ‘’Intinya, pembentukan pokja kan diharapkan proyek berjalan lancar tanpa penyimpangan yang membuat pejabatnya harus berurusan dengan hukum. Kalau pokja sudah dibentuk, honor dan perlakuan khusus juga sudah diberikan. Kalau penyimpangan masih terjadi juga, itu bagaimana pertanggungjawabannya,’’ ungkap seorang anggota Komisi B DPRD Klungkung, Komang Gede Ludra, Jumat (19/ 2) lalu. Ludra juga mempertanyakan siapa yang berani menjamin bahwa pejabat yang duduk di pokja tidak akan bermain mata dengan kontraktor. Karena bagaimanapun, kata dia, dalam proses mulai persiapan tender, hingga pengumuman pemenang, proyek pembangunan fisik sangat rentan terjadi permainan uang antarpihak yang terlibat. ‘’Kalau hanya Rp 300 ribu per bulan, menurut saya, jumlah itu masih kecil. Apakah bisa dijamin, mereka yang duduk di pokja akan melaksanakan tugas dengan baik tanpa penyimpangan,’’ tanyanya. Namun, Ludra menyebutkan seorang pejabat seharusnya tidak memiliki perasaan takut ketika hendak didudukkan dalam pokja. Sehingga harus dirangsang dengan honor dan perlakuan khusus seperti honor yang lebih tinggi dibanding honor untuk kegiatan lain dan dibebastugaskan dari posisi jabatan yang dipegang di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Kalau merasa melaksanakan tugas dengan baik, kenapa mesti takut. Pejabat yang harus berurusan dengan hukum, itu kan karena diketahui melakukan penyimpangan. ‘’Lagi pula, tidak semua pejabat yang menanganani pengadaan barang dan jasa berurusan dengan hukum,’’ tambahnya. Sebelumnya, pejabat di Klungkung takut terlibat dalam proses pengadaan barang dan jasa (proyek). Banyak pejabat yang menghindar dilibatkan pada kelompok kerja (pokja) yang dibentuk pemerintah dan bertanggung jawab terhadap proses dan pelaksanaan tender. Sehingga sempat menyulitkan pemkab menentukan orang yang didudukkan dalam unit pelayanan pengadaan barang dan jasa tersebut. Hingga harus memberikan honor khusus dan perlakuan istimewa. Sekda Klungkung, Ketut Janapria, menyebutkan tanggung jawab dan risiko anggota pokja sangat berat. Sehingga wajar masih ada yang ketakutan. Dia terus meyakinkan bahwa tidak akan terjadi apa-apa ketika semua mekanisme dijalankan. Pokja tidak terpengaruh oleh siapa pun untuk menyimpang dari ketentuan. Pemerintah memberi honor khusus kepada pokja, Rp 300 ribu/bulan. Biasanya, honor untuk pegawai yang terlibat kegiatan maksimal Rp 175 ribu. Selain karena risiko besar, minimal dengan honor khusus itu, diharapkan anggota pokja tidak tergiur dan main mata untuk melakukan penyimpangan. (kmb20)
Sopir Truk Tewas Tergencet Negara (Bali Post) Seorang sopir truk asal Surabaya tewas tergencet di Klatakan, Melaya, Kamis (18/2) sore lalu, setelah mengalami kecelakaan dengan sepeda motor. Sementara pengendara sepeda motor DK 3149 WZ, Wayan Sudarma (40) dari Dusun Pangkung Tanah, Melaya hanya mengalami luka pada tangan. Menurut informasi yang dihimpun, kecelakaan maut di kilometer 118-119 ini berawal lantaran truk L 8082 YJ yang dikemudiakan Dody Pujirianto (36) dari Surabaya ngebut. Dari arah Negara, truk bergerak dengan kecepatan tinggi meski hendak memasuki tikungan. Sesampai di TKP yakni tikungan tajam ke kanan menuju arah Gilimanuk, truk nekat mendahului sepeda motor. Namun tak disangka dari arah berlawanan berjalan truk tidak dikenal dan diduga sopir hendak menghindari tabrakan sehingga membanting setir ke kiri. Sepeda motor DK 3149 WZ pun ikut tersenggol dan jatuh ke kiri. Sementara truk oleng hingga jatuh terperosok ke got di sebelah kiri jalan. Sopir truk pun tergencet hingga mengalami luka robek pada lutut kiri, kepala pecah dan meninggal dunia di TKP. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Nuryana yang didampingi Kanit Laka Ipda Made Suwandra seizin Kapolres Jembrana saat dimintai konfirmasi Jumat (19/2) lalu, membenarkan kasus kecelakaan lalu lintas tersebut. Kejadian ini kini ditangani Polres Jembrana. (sur)
5
11 Motor Diamankan, Pembalapnya Ditilang
Bali Post/sur
DIBUBARKAN - Sejumlah jajaran Samapta Polres Jembrana membubarkan trek-trekan liar di Negara Minggu (21/2) dini hari kemarin.
Dalih Tidak Produktif
PD Swatantra Ingin Jual Tanah Milik Pemkab kepada Investor Singaraja (Bali Post) Tanah seluas lima hektar di Desa Sanggalangit Kecamatan Gerokgak yang selama ini dikelola Perusahaan Daerah (PD) Swatantra ternyata merupakan tanah yang amat produktif. Sangat aneh jika perusahaan milik Pemkab Buleleng punya keinginan untuk menjual tanah tersebut kepada investor. Ketua Komisi C DPRD Buleleng Dewa Made Mahayadnya, Minggu (21/2) kemarin, mengatakan pihaknya sudah sempat meninjau tanah tersebut bersama anggota Komisi C yang lain. Setelah melihat kondisi tanah itu, Komisi C justru makin menguatkan ketidaksetujuan untuk menjual tanah tersebut kepada investor. ‘’Harusnya tanah itu
dikelola dengan baik, bukan dijual,’’ kata Mahayadnya yang kerap dipanggil Dewa Jack ini. Mayadnya mengatakan, rencana direksi yang akan menjual tanah itu dengan dalih tanah tidak produktif sangat tidak masuk akal. Justru, tanah seluas 5 hektar tersebut merupakan tanah produktif dan kelas tanahnya sama dengan lah-
an milik warga di sekitarnya. Tanah tersebut terkesan tidak produktif karena pengelolaan yang dilakukan PD Swantara masih lemah. Ini terlihat dari komuditi tanaman yang ditanam di tanah itu tergolong tanaman dengan penghasilan tahunan seperti kelapa dan mangga. ‘’Sementara tanaman yang memberi produksi lebih banyak belum pernah
dikembangkan oleh direksi,’’ katanya. Justru, menurut Mahayadnya, masyarakat di sekitar tanah itu memiliki kreativitas yang tinggi untuk mengelola kebun mereka yang kondisi tanahnya sama dengan kondisi tanah yang dikelola PD Swatantra. Tanam Jagung Di desa itu warga melakukan sistem pengelolaan kebun dengan tumpang sari sehingga tanah mereka mampu memberi penghasilan yang besar. ‘’Seharusnya PD Swatantra bisa me-
niru kreativitas warga dalam mengelola kebun,’’ katanya. Misalnya, kata Mahayadnya, PD Swatantra bisa menanam cabai, kacang-kacangan, dan jagung di selasela tanaman kelapa. Apalagi, wilayah perkebunan itu memiliki sumber air yang bagus. Selain itu, pemanfaatan lahan itu jika bisa dilakukan dengan mengembangkan peternakan sapi. ‘’Itu sangat memungkinkan dan kami akan sampaikan kepada jajaran direksi. Kami berpendapat upaya ini sangat mungkin dilakukan dan
sekarang tinggal action direksi untuk serius mengelola tanah itu. Bukan mengambil jalan singkat untuk menjual atau menukar dengan lahan lain,’’ jelasnya. Sebelumnya, di hadapan Komisi C DPRD Buleleng direksi PD Swatantra mengusulkan untuk menjual tanah lima hektar di Sanggalangit kepada investor. Alasannya karena tanah milik Pemkab Buleleng itu tidak produktif. Uang hasil penjualan itu rencananya akan digunakan untuk membeli tanah lain yang lebih produktif. (kmb15)
Mantan Klian Banjar Laporkan Dugaan Penyelewengan ADD ke Kejari Amlapura (Bali Post) Mantan Klian Banjar Dinas Asah Dulu Desa Datah, Abang, Karangasem I Nyoman Putu Sumana (42), Jumat (19/2) bersama sejumlah warga Asah Dulu melapor ke Kejari Amlapura. Laporan itu, kata Sumana, Minggu (21/2) kemarin di Karangasem, terkait adanya dugaan penyelewengan penggunaan alokasi dana desa (ADD) di Desa Datah dan Banjar Asah Dulu tahun 2008. Sumana mengatakan, pihaknya sudah menyodorkan sejumlah barang bukti berupa fotokopi kuitansi yang diduga fiktif dari penggunaan ADD itu. Dia mengatakan tahun lalu pihaknya sudah pernah melaporkan dugaan kasus penyelewengan ADD di desanya itu baik ke Mapolsek Abang maupun Kejari Amlapura. Namun sampai kini belum ada tindak lanjutnya, sehingga pihaknya bersama sejumlah warga Asah Dulu kembali mendatangi Kejari. Laporan ini kembali dilakukan karena Kasi Intel Wayan Wiradarma, S.H. dan Kajari Sumarsono, S.H. sudah pindah ke luar daerah. ‘’Rupanya hal itu yang menyebabkan laporan kami sebelumnya belum jelas tindak lanjutnya, sehingga kami tanyakan lagi ke Kejari,’’ kata Sumana. Dia mengatakan laporannya kali ini diterima Kasi Intel Tjok Dian Permana, S.H. Kasi Intel menyatakan bakal menindaklanjuti sekecil apa pun laporan masyarakat terkait dugaan penyelewengan anggaran pemerintah. Dugaan penyelewengan ini berpotensi menyebabkan keru-
gian negara jika uang negara yang terbatas itu tak dipergunakan dan tak dipertanggungjawabkan secara benar menurut hukum. Kasi Intel Tjok Dian Permana menyatakan bakal menelusuri laporan itu sampai ke bawah. ‘’Apalagi, di desa lainnya sudah ada dugaan penyelewengan ADD yang disidik bahkan sudah selesai disidangkan di PN Amlapura,’’ katanya. Kuitansi Fiktif Terkait dugaan penyalahgunaan ADD di Asah Dulu salah satunya dicontohkan dugaan kuitansi fiktif mengenai dana AAD yang ditujukan untuk bantuan opera-
sional banjar dinas Asah Dulu. Dalam kuitansi ditandatangani Pjs. Klian Banjar I Nyoman Tangkas, dana bantuan Rp 149 ribu untuk membeli minum dan jajan saat rapat. Padahal, saat rapat tak diberikan minum air mineral dan kue. Selain itu juga mengenai penggunaan dana untuk keamanan desa, beras miskin (raskin) yang dibagi rata antara yang kaya dan miskin yang diduga ada penyimpangan. Padahal ketentuannya hanya warga miskin yang berhak menerima raskin. ‘’Tak menutup kemungkinan ada penyelewengan lainnya dari ADD sebesar Rp 100 juta lebih yang dialokasikan
untuk Desa Datah,’’ kata Sumana. Di lain pihak Perbekel Datah Nyoman Suweta membantah ada penyelewengan ADD tahun 2008. Dia mengatakan peng-
gunaan ADD sudah berdasarkan persetujuan badan perwakilan desa (BPD) serta diputuskan lewat musyawarah, dan pertanggungjawabannya ada. ‘’Dana operasional ke Asah Dulu
dan banjar lainnya sudah diberikan, menjadi tanggung jawab warga dan kelian banjar setempat bagaimana mempertanggungjawabkan penggunaannya,’’ katanya. (013)
OPINI
6
Senin Umanis, 22 Februari 2010
Kejatuhan dan Fungsi Pengawasan Bank
Harian untuk Umum
Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Brankas Bank Bobol jika GCG Hanya Pemanis Bibir BAILOUT Bank Century membuka mata kita bahwa perbankan nasional belum berhasil mereformasi diri. Ini membuktikan penerapan Good Corporate Governance/GCG (tata kelola perusahaan yang baik) belum benar-benar dilaksanakan secara serius oleh manajemen bank. Pengawasan yang dilakukan Bank Indonesia (BI) juga terlihat belum maksimal. Adanya kredit fiktif, rekayasa BMPK (batas maksimum pemberian kredit), rekayasa CAR (capital adequacy ratio) dan rekayasa lainnya akan memperburuk dunia usaha. Wajar jika kemudian masyarakat makin mempertanyakan integritas industri keuangan kita. Di sini kepercayaan adalah taruhan teramat besar jika hasil kerja Pansus DPR mengecewakan masyarakat. Kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada bank sangat mahal harganya. Karena itulah, perbankan harus bisa menjaga dan mengawal kepercayaan itu. Manajemen puncak perbankan harus menyadari nasabah datang ke kantor bank membawa uang karena dipercaya masyarakat. Untuk tidak mengecewakan nasabah, penerapan good corporate governance jangan hanya sebagai pemanis bibir. Tanpa penerapan tata kelola perusahaan yang baik di perbankan, maka sistem audit internal, kontrol internal, manajemen risiko tidak akan pernah efektif. Brankas perbankan akan mudah bobol, baik dilakukan pemilik maupun orang luar. Prof. Dr. Sofyan Effendi dalam sebuah lokakarya membangun budaya birokrasi menyebutkan, budaya organisasi amat besar pengaruhnya pada keberhasilan dan mati-hidupnya sebuah organisasi. Karena itulah perusahaan bersedia mengeluarkan dana amat besar untuk mengubah budaya
S URAT
perusahaan agar selalu sesuai dengan lingkungan yang berubah cepat. Syarat utama untuk menjamin keberhasilannya adalah kepemimpinan yang kuat, baik dalam kemampuan memimpin maupun dalam ketajaman visinya, termasuk risiko yang akan dihadapi ke depan. Tanggung jawab manajemen puncak terhadap operasional bank tanpa memperhitungkan tingkat risiko dapat berakibat fatal. Di samping akan mengganggu kelangsungan usaha bank tersebut di masa datang, juga bisa mengganggu kepercayaan kepada bank lain. Dampak lainnya, bank tidak bisa membiayai sektor ekonomi dan akhirnya kesejahteraan rakyat bisa terhambat. Sikap profesional bankir dan pe-nerapan GCG tidak muncul begitu saja, tetapi harus dibentuk melalui pengembangan budaya organisasi manajemen bank secara berkesinambungan. Membudayakan prinsip tata kelola perusahaan yang baik mulai dari pimpinan sampai lingkungan pegawai terbawah. Dengan membudayakan GCG perusahaan memasang rambu-rambu agar pegawai tidak melakukan suapmenyuap, korupsi dan penyalahgunaan kewenangan. Korupsi dan suap-menyuap dalam dunia usaha akan menurunkan daya saing ekonomi di tengah upaya Indonesia bangkit dari krisis ekonomi berkepanjangan. Di sini kebutuhan sistem pengendalian internal (SPI) merupakan elemen penting dalam good corporate governance . Sistem pengendalian internal ini harus terhindar dari konflik kepentingan dan peranan seluruh anggota organisasi, manajemen puncak maupun pemilik. Dalam pelaksanaan SPI harus objektif, transparan dan terbebas dari intervensi dari mana pun.
PEMBAC A
Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Optimalisasi PNPM di Masyarakat Sejak beberapa tahun lalu masyarakat diperkenalkan dengan sebuah community development yang dikenal dengan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM Mandiri) yang merupakan program pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan melibatkan segenap lapisan masyarakat. Sesungguhnya program ini sangatlah mulia karena tujuannya (PNPM) ingin melestarikan kembali nilainilai luhur bangsa seperti kejujuran, gotong-royong, dan keterbukaan yang saat ini kadarnya terasa kian memudar. Dalam kondisi masyarakat yang serba pragmatis seperti saat ini tentulah pekerjaan ini bukanlah pekerjaan mudah. Diperlukan tenaga-tenaga fasilitator yang menjadi ujung tombak bukan saja pintar tetapi cerdas juga kreatif dan inovatif. Karena mereka ini harus mampu membangkitkan semangat masyarakat untuk memberdayakan dirinya sendiri dan merasa ikut memiliki (sense of belonging) yang akan lebih menjamin suatu pembangunan bisa bertahan lebih lama. Pekerjaan seperti ini tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Ka-
lau kita mengacu pada sebuah ungkapan bijak, ‘’Kalau anda datang anda dapat melihat, kalau anda bertanya anda menjadi tahu, tetapi kalau anda datang, bertanya dan bergabung didalamnya anda baru bisa mengerti’’. Inilah tahapan yang harus dilalui oleh seorang fasilitator dimana kehadirannya harus bisa diterima dulu sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri. Sehingga, pemetaan masalah, kondisi dan tipologi/karakter masyarakat dapat diketahui sehingga memudahkan fasilitator dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Karenanya untuk menjadikan seorang fasilitator mengerti akan masyarakat binaannya memerlukan waktu relatif lama agar ketiga tahapan proses tersebut dapat terealisir. Itu pun masih memerlukan proses asimilasi yang intens dengan masyarakat. Diperlukan langkah yang bijak dari pengambil keputusan dalam internal PNPM agar program mulia ini tidak mennjadi mubazir ibarat bunga indah yang layu sebelum berkembang. I Gst. Ngr. Munang Wirawan Jl. A Yani 177 Denpasar
Korupsi Harus Jadi Musuh Bersama Para pejabat negara, pegawai pemerintahan, anggota DPR dari periode waktu ke waktu terbukti melakukan korupsi, termasuk para mantan menteri, yang seharusnya pengambil kebijakan untuk kesejahteraan tetapi menilep uang rakyat. Bahkan badanbadan usaha milik negara juga tidak luput dari penyakit korupsi. Selama birokrasi masih tetap kotor, selama itu pula koruptor beraksi. Hal ini tentu menjadi keprihatinan bagi kita semua. Menyimak ke belakang seperti penanganan kasus BLBI sarat dengan korupsi. Ada Arthalyta Suryani yang telah mendekam di penjara, begitu juga jaksa Urip Tri Gunawan. Kasus lain yang sekarang sedang dan masih ditangani oleh KPK adalah pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Gultom juga terindikasi praktik korupsi. Bahkan sebagian anggota DPR telah ditetapkan menjalani pemeriksaan karena diduga menerima cek senilai Rp 500 juta. Yang sedang ramai saat ini, kasus Century, fraksi pansus menilai ada dugaan tindak korupsi dalam proses bailout yang menelan duit hingga 6,7 triliun. Dalam seminar di Banda Aceh,
Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah mengatakan, tidak mungkin dapat memberantas korupsi bila birokrasi tetap buruk. Pemberantasan korupsi juga tidak bisa hanya dilakukan KPK dan penegak hukum, tetapi juga harus didukung dan diawasi pemerintah, swasta dan masyarakat. Praktik korupsi telah ada sejak dulu. Namun sepertinya sangat susah untuk diberantas, karena sering terkendala oleh bukti-bukti yang kurang mendukung. Kadang juga karena takut melaporkan kepada pihak-pihak terkait. Untuk itu sudah selayaknya kita menjadikan korupsi sebagai musuh bersama di mana pun dan setiap saat. Jangan sampai kita memberikan ruang dan celah kepada korupsi yang telah menggerogoti sendi-sendi keuangan rakyat. Sekecil apa pun bentuk korupsi harus dicermati dan tidak boleh hidup di negeri ini. Siapa lagi yang akan memberikan benteng pertahanan terhadap tindak korupsi kalau bukan kita bersama, karena penegak hukum jelas sangat terbatas cakupannya. Hendriwan Angkasa Tanah Sereal Tambora Jakbar
Kasus bailout Bank Century yang menghebohkan telah menyita perhatian masyarakat luas untuk mencermati bagaimana akhir drama dari kerja Pansus dalam upaya mengungkap temuan secara terang benderang yang saat ini telah sampai pada babak kesimpulan akhir. Pertanyaan terus mengemuka mengapa masih terjadi kegagalan bank pada era reformasi yang penuh keterbukaan, di mana sudah timbul kesadaran akan pentingnya pengelolaan bank yang berlandaskan prinsip kehati-hatian.
B
ank sudah dibentengi dengan pengelolaan manajemen risiko dan kontrol internal, fungsi direktur kepatuhan, SKAI, senior management oversight, komisaris dan adanya kesadaran penerapan good corporate governance (GCG). Mengapa masih terjadi pengelolaan bank yang tidak sesuai dengan rule of the game, misalnya secara sengaja menyiasati/merekayasa melakukan pelanggaran BMPK atau menjual produk derivative atau unit link yang seolah-olah dikeluarkan oleh bank padahal pelanggaran-pelanggaran tersebut mempunyai konsekuensi besar yaitu sanksi pidana. Dengan tuntutan stakeholder yang tinggi dalam kondisi persaingan yang sudah mencapai taraf abnormal atau hyper competition, seharusnya para pihak yang terlibat dalam kepemilikan dan pengelolaan bank menyadari beban berat yang diemban oleh industri ini untuk membawa organisasinya ke arah pertumbuhan dan kelangsungan usaha dalam jangka panjang. Kejatuhan Bank Kaufman (1995) mengemukakan kegagalan bank
Oleh Viraguna Bagoes Oka terjadi pada saat nilai pasar aktiva jatuh secara drastis melampaui nilai pasar dari utang dan kewajibannya. Secara logis terjadi karena sifat industri perbankan yang mempunyai struktur neraca dan tingkat leverage tinggi dan tingkat rasio kas terhadap aktiva yang rendah. Di samping itu, sebagian besar struktur depositnya jangka pendek, yang ditanamkan dalam aktiva yang relatif lebih panjang (antara lain kredit yang diberikan) sehingga terjadi asset liability mismatch. Secara finansial, bank juga terkait dengan bank lainnya karena aktivitas lending dan borrowing (interbank, deposito dan obligasi) sehingga kegagalan bank mempunyai dampak sistemik yaitu menurunkan kepercayaan masyarakat dan akhirnya melibatkan pemerintah untuk penyelamatan atau talangan dana masyarakat. Office of The Comptroller of The Currency (OCC), 2003, mengemukakan sebenarnya sebagian besar kegagalan bank terjadi karena praktikpraktik yang dilakukan oleh bank itu sendiri, meskipun
❏ Pemilihan Dewan Gubernur BI melalui proses politik di DPR dalam uji kelayakan dan kepatutan adalah simpul kerawanan utama dalam fungsi pengawasan bank. ❏ Pelaksanaan pengawasan bank oleh BI yang cakupannya cukup luas, kewenangan pengambilan keputusannya ada di satu tangan yaitu dewan gubernur dapat menimbulkan kerawanan. ❏ Pengendalian intern yang kredibel dan konsisten terhadap pelaksanaan fungsi pengawasan bank juga dapat menjadi rawan manakala fungsi ini tidak bekerja secara benar. ❏ Budaya kerja merupakan kerawanan kultur yang dapat mewarnai dan melemahkan fungsi pengendalian intern dalam pengawasan bank.
kondisi ekonomi dapat memberi kontribusi atas permasalahan yang dihadapinya itu. Pada kasus kejatuhan bank, pasti melibatkan pihak internal bank dan atau dengan kerja sama antara pihak intern dengan pihak luar bank. Kelemahan Pengawasan Bank Tschirhart (2004) mengemukakan apabila terjadi kejatuhan bank maka publik akan mempertanyakan: Where was the external auditor? Where was the board? Where was the governance? Where was the regulator/supervisor; yaitu pihak-pihak yang disebut-sebut bertanggung jawab terhadap kejatuhan dan kegagalan bank. Secara kelembagaan pihak yang paling terkait dan paling bertanggung jawab atas bank gagal adalah pihak intern bank itu sendiri yaitu pemilik/pengelola/pengawas dan pegawai bank yang bersangkutan. Namun, dalam kenyataannya regulator/ otoritas pengawas bank yang ada di tangan Bank Indonesialah patut bertanggung jawab atas kegagalan bank, sebagaimana muncul dalam salah satu kesimpulan Pansus Bank Century. Kelemahan pengawasan bank oleh Bank Indonesia dapat terjadi karena adanya simpul-simpul kerawanan dalam fungsi pengawasan bank. Pertama, pemilihan Dewan Gubernur BI melalui proses politik di DPR dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) adalah simpul kerawanan utama karena sering kali menimbulkan kontroversi dan rawan berbagai kepentingan politik, sehingga tidak mustahil hasilnya memengaruhi atau mewarnai kebijakan, kredibilitas dan kepercayaan (trust) atas kepemimpinan Dewan Gubernur BI yang membawahkan fungsi pengawasan bank. Kedua, pelaksanaan pengawasan bank oleh BI cakupannya cukup luas mulai dari power to lisence, power to regulate, power to supervise/
’’
Secara kelembagaan pihak yang paling terkait dan paling bertanggung jawab atas bank gagal adalah pihak intern bank itu sendiri yaitu pemilik/ pengelola/pengawas dan pegawai bank yang bersangkutan. Namun, dalam kenyataannya regulator/otoritas pengawas bank yang ada di tangan Bank Indonesialah patut bertanggung jawab atas kegagalan bank.
’’
examine and power to impose sanction yang kewenangan pengambilan keputusannya ada di satu tangan yaitu dewan gubernur dapat menimbulkan kerawanan manakala proses pengambilan keputusan sampai dengan keputusan diambil tidak mampu secara kokoh membentengi dirinya dari ancaman/intervensi berbagai kepentingan dan peluang yang nonbankable. Di samping, harus tetap bisa transparan, akuntabel, bertanggung jawab, independen dan fair sesuai prinsip perbankan yang sehat dan asas kepatutan. Ketiga, pengendalian intern yang kredibel dan konsisten terhadap pelaksanaan fungsi pengawasan bank juga dapat menjadi rawan manakala fungsi ini tidak bekerja secara benar mengingat fungsinya yang mudah diintervensi dan dilumpuhkan karena merupakan subsistem dari kepemimpinan tertinggi. Keempat, budaya kerja (corporate culture) merupakan kerawanan kultur yang dapat mewarnai dan melemahkan fungsi pengendalian intern dalam pengawasan bank. Budaya kerja yang kondusif dapat menjadi sarana yang efektif dalam menciptakan control environment dua area vital yaitu: soft control (mencakup: integritas & nilai etika, komitmen & kompetensi serta leadership/kepemimpinan) dan hard control (mencakup: struktur organisasi, sistem & prosedur, pelimpahan wewenang & tanggung jawab dan kebijakan SDM).
DEBAT PUBLIK
T
Penulis, pengajar Program Magister Kajian Strategik Universitas Indonesia
POJOK
Togel dan Secercah Harapan
ogel, atau apa pun istilahnya, tentu hadiahlah yang menjadi harapan. Betapa tidak menggiurkan. Hanya dalam hitungan jam, untuk tebakan ekor atau dua angka terakhir, jika tepat dalam menebak maka bisa menghasilkan uang berlipatlipat. Masyarakat kelas bawah kita memang telah lama bergumul dalam kemiskinan. Logika berpikir mereka sangat sederhana, bahwa dengan membeli satu lembar kupon lotre undian berhadiah, maka di benak mereka telah terbayang sebuah harapan untuk mendapatkan sesuatu yang berkelipatan secara berganda. Oleh karena dahsyatnya angka kelipatan rupiah dalam hadiah tersebut maka tidak sedikit dari para pecandu lotre yang rela tidur di tempat-tempat sunyi serta angker demi sebuah harapan mendapat undian. Kalaupun di antara kita sempat telanjur beranggapan bahwa mereka para pecandu lotre adalah pribadi pemalas dan tidak bekerja, hal itu tidak sepenuhnya benar. Faktanya, para pecandu lotre undian berhadiah tersebut adalah para penduduk yang telah bekerja. Di antara mereka ada yang berprofesi sebagai penjual mi goreng, penjual kerupuk, penjual
Apabila soft control dan hard control terwujud optimal dan memadai akan melahirkan nilai (values) risk culture towards do the right things. Sebaliknya manakala soft control dan hard control tidak terwujud dan tidak memadai maka mudah masuknya kepentingan dan peluang yang sangat rawan fraud. Dengan demikian terjadinya banking failure selain karena suatu situasi dan kondisi yang dapat terjadi akibat tindakan yang dilakukan pihak intern bank itu sendiri seperti pendiri, pemilik, pengelola atau pihak yang mempunyai pengaruh terhadap kelangsungan usaha bank, yang disebabkan pandangan sempit dan short term oriented, kejatuhan bank juga dapat muncul karena adanya simpul-simpul kerawanan pengawasan bank yang patut dan wajib menjadi perhatian pihak terkait. Prinsip bank sehat (sound) dan asas kepatutan (governance) hendaknya tidak menjadi slogan-slogan pemanis tetapi harus meresap dan mendarah daging atau menginternalisasi bagi seluruh anggota organisasi, terutama pihak yang mempunyai pengaruh strategis dalam pengelolaan dan kelangsungan usaha/sistem perbankan. Tampaknya memang pemimpin sejatilah yang diperlukan memimpin dan mengelola bank.
Oleh Wahyu Indra Harcakti nasi, buruh bangunan ddan sebagainya. Para pecandu lotre tersebut adalah sosok pekerja, namun faktor kesulitan ekonomi telah menjadikan alasan paling pokok atau utama sehingga kupon lotre atau togel dipilih sebagai salah satu tindakan paling gampang untuk mendongkrak aspek finansial mereka. Di mata mereka, membeli kupon lotre togel adalah sebuah media loncatan untuk mengubah nasib. Dalam hal ini, para pecandu lotre tersebut telah mengesampingkan hukum, apalagi jika dikaitkan dengan hukum agama maka antara halal dan haram telah sedikit tercabik dan terabaikan. Ketika kebutuhan sedemikian mendesak dan tidak ada lagi pihak-pihak lain yang bisa diharapkan mempedulikan nasib mereka (faktanya memang banyak pihak yang tidak peduli terhadap kesulitan hidup mereka), akhirnya tindakan turun gelanggang untuk membeli kupon lotre adalah sebuah keniscayaan. Mereka telah beranggapan bahwa membeli kupon lotre adalah perbuatan yang tidak merugikan siapa pun jika hal itu disandingkan dengan
perbuatan mencuri dan sebagainya. Tampaknya memang demikian, menang atau kalah hal tersebut bisa mereka terima dengan sikap lapang. Kalaupun rugi dan menderita maka diri sendirilah yang disalahkan. Membeli kupon lotre undian terklasifikasikan sebagai judi (memotoh) dan hal tersebut dilarang agama. Namun akankah kita atau pemerintah hanya sebatas mengatakan ini dilarang atau itu dilarang. Ini tidak boleh atau itu tidak boleh, tanpa memberikan jalan keluar yang bisa membantu mereka terbebas dari penderitaan. Apa gunanya pemerintahan jika rakyat dilepas, dibiarkan bertarung menghadapi kesulitan hidup. Pemerintah adalah pihak yang sudah seharusnya bisa mengendalikan melesatnya harga-harga, melalui kebijakan-kebijakan khusus terhadap berbagai hal yang berhubungan den-
gan taraf hidup rakyat. Tanpa sikap pemerintah yang pro-rakyat maka kehidupan ini akan berputar-putar seperti kapal bergerak dan berlayar namun tidak selekasnya melesat menuju ke pelabuhan kesejahteraan, dan (lagi-lagi) rakyatlah yang akhirnya sebagai pihak yang paling menderita hingga akhirnya memilih jalan paling mudah dengan berjudi dan sebagainya. Negara harus tegas, peraturan harus ditegakkan. Jika pemerintah tetap bersikap tidak berpihak kepada nasib rakyat maka jangan salahkan apabila hukum agama yang terang benderang pun akan terkikis dan terabaikan dengan perlahan. Akhirnya, jadilah kertas atau kupon lotre undian sebagai tuhan baru, yang di mata mereka (para pecandu) dianggap mampu memberikan harapan baru untuk menambah daya hidup, daya beli dan impian hidup nyaman. Penulis, PFA Auditor Perwakilan BPKP Provinsi Bali, pengamat sosial masyarakat cilik
Topik Debat Publik: Togel makin marak di Bali. Panjang
Dalih tak produktif PD Swatantra akan jual tanah milik pemkab. - Calonya siapa? *** Tak dapat SAR (serum anti rabies) pasien suspect rabies akhirnya meninggal. - Mungkin dananya dialihkan untuk miliki hotel. *** Kendalikan pendatang Pemkot Denpasar dapat Rp 850 juta. - Bagi-bagi untuk sukseskan pilkada.
tulisan maksimal 3.500 karakter, kirim ke E-mail: balipost@indo.net.id.
z Perintis : K.Nadha, z Penanggung Jawab: ABG Satria Naradha z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Wirata,Palgunadiz Redaksi: Alit Purnata, Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry,Dira Arsana,Martinaya, Mawa, Sri Hartini, Suana, Sueca, Sugiartha, Sutiawan, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra,Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subagiadnya, Subrata, Suentra, Sumatika, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa . Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Tabanan: Surpi. Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Bambang Hermawan, Nikson, Suharto Olii, Indu P. Adi, Ahmadi Supriyanto, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S. Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani, Nur Haedin, Suyadnya. Surabaya: Bambang Wilianto. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Bagian Iklan: Suryanta, Bagian Sirkulasi: Budiarta, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 30.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 37.000 per mmk, >100 mmk Rp 40.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 28.000 per mmk. Advertorial Rp 20.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 50.000, 4 warna Rp 58.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 60.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 3.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
SEREMONIAL
Senin Umanis, 22 Februari 2010
7
Pelantikan Pengurus Kecamatan
’’Inkubator Bisnis’’ Kota Denpasar
PUSunda Bali Peduli Anggota
Wadah Pengembangan bagi Pelaku UKM
KEBERADAAN sebuah organisasi tidak akan menyatu tanpa peran aktif anggotanya. Demikian disampaikan Ketua Paguyuban Urang Sunda (PUSunda) A.Jaka dalam pengajian menyambut Maulud Nabi, Jumat 19 Februari 2010 di hadapan ratusan warga Sunda di sekretariatnya di Jalan Sunset Road Kuta. Karena itu, pihaknya sedang mendata kembali anggotanya di seluruh Bali dan memberi mereka kartu anggota. Mereka bisa mendaftar ke Sekretariat PUSunda di kabupaten atau kota di Bali. Agar lebih dekat, karena pengurus kecamatan di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung sudah dilantik, bisa juga mendaftar di sana. Saat ini anggota yang sudah memiliki kartu anggota 3748 KK. Menurut Jaka, prinsip organisasi PUSunda adalah dari anggota untuk anggota, karena itu setiap kegiatan mereka tidak mengandalkan dana dari luar organisasi, ‘’Seperti saat ini, masing-masing peserta pengajian membawa makanan sendiri, nasi bungkus atau nasi kotak.
Kemudian nasi tersebut dikumpulkan jadi satu dan dibagi untuk semua yang hadir secara acak. Tentu ini tidak membebani organisasi, dan dana yang dimiliki bisa membuat organisasi ber-gerak lebih lancar.’’ PUSunda juga memberikan uang duka bagi anggota yang memiliki kartu anggota. Bila meninggal dunia Rp 1 juta dan Rp 250 ribu bagi yang dirawat di rumah sakit selama tiga hari. ‘’Ini akan diambilkan dari kas duka PUSunda,’’ jelas Jaka. Karena sifatnya subsidi silang, anggota membantu anggota, maka dalam pembuatan kartu anggota dikenakan iuran Rp 25 ribu selama satu tahun. Kartu anggota kedua, bagi istri Rp 15 ribu dan anak remaja Rp 10 ribu. Untuk memperkuat posisi perekonomian, koperasi yang didirikan PUSunda akan mulai beroperasi bulan Maret depan. Iuran pokok Rp 200 ribu dan iuran wajib perbulan Rp 5 ribu. Koperasi dikelola secara profesional dan komputerize. Akan bergerak di bidang simpan pinjam, penjualan sembako, sandang dan aksesoris. Menyedia-
Bali Post/ist
PUSUNDA - Ketua PUSunda A.Jaka (tengah) bersama ketua korcam dan pembina kehormatan PUSunda usai acara pelantikan pengurus korcam di Kuta. kan juga jasa layanan samsat. Pelantikan pengurus kecamatan dilakukan oleh dua pembina kehormatan PUSunda Kombes Pol. Gst Ngurah Gunawan dan manggala Puri Gde Karangasem AA Bagus Ngurah Agung, S.H., M.M. didampingi Ketua Kota Denpasar R. Opip S. dan Ketua Badung H. Hasan Basri. Adapun yang dilantik, Dian Iskandar (Denpasar Utara), Iyus Tayudin (Denpasar Selatan), Safari Bayu Aji (Denpasar Barat) dan UU Suganda Eddy Salim (Denpasar Timur), sedangkan
Kabupaten Badung adalah Ento Nurdiman/Yoga (Kuta Selatan), H Daban Ali Basa (Kuta Utara), D. Hamdani Nick (Kuta Tengah), Sidik Permana (Mengwi) dan Sudirman (Abiansemal). Sementara itu PUSunda juga menerima keberadaan POSMA yang diketuai Taufik Salman untuk bergabung. Pada pengurus kecamatan A.Jaka meminta mereka untuk mengkoordinir berbagai kegiatan, baik bersifat mingguan maupun bulanan, seperti olahraga, kesenian dan pengajian di kecamatan masing-masing. (r)
Sehari, Eka-Jaya ’’Gebur’’ Selbar dan Pupuan Tabanan (Bali Post) Eka-Jaya (Ni Putu Eka Wiryastuti dan Komang Gede Sanajaya) yang merupakan paket cabupcawabup PDI-P Tabanan, dalam sehari pada Jumat (19/2) kembali memenuhi undangan simakrama dan kebulatan tekad di tiga tempat sekaligus di Desa Angkah-Selemadeg Barat dan Desa Kebon Jero serta Desa Pajahan-Pupuan yang dihadiri oleh ratusan massa pada masing-masing daerah setempat. Eka-Jaya pada kesempatan tersebut didampingi oleh tokohtokoh masyarakat serta pengurus PAC masing-masing kecamatan serta tokoh adat setempat. Dalam rentang waktu sehari, tiga tempat dengan jarak yang sangat berjauhan dan medan yang cukup berat ini akhirnya bisa dilaksanakan. Tujuan pertama Eka-Jaya adalah Desa Angkah yang merupakan wilayah Selemadeg Barat (Selbar). Pertemuan yang cukup singkat namun padat ini memberikan kesan dan arti yang sangat mendalam bagi masyarakat Angkah. Hal ini menumbuhkan keyakinan masyarakat bahwa pilihan masyarakat membulatkan tekad mendukung EkaJaya sangatlah tepat. Lain Angkah, lain pula di Kebon Jero. Dengan jarak tempuh yang sangat jauh dari jalan utama Pupuan - Negara dan dengan medan yang berbukit-bukit, ternyata antusiasme masyarakat Kebon Jero sangatlah tinggi untuk menantikan kehadiran Eka-Jaya. Pertemuan EkaJaya yang dilaksanakan di wantilan Pura Puseh Desa Adat Kebon Jero ini berlangsung sangat interaktif dan dipenuhi oleh rasa kekeluargaan. Kepolosan masyarakat yang letaknya pelosok ini tercermin dari rasa tulus penyambutan yang dilaksanakan. Masyarakat Kebon Jero dalam hal ini berharap agar paket Eka-Jaya jangan sampai melupakan masyarakat Kebon Jero dan meminta paket ini untuk tetap komit sebagai pemimpin yang merakyat. Masyarakat juga mengungkapkan tentang sarana pendidikan yang masing kurang, dan berharap kepada Eka-Jaya yang saat ini masih menjabat sebagai anggota dewan untuk memperhatikannya serta berharap juga jikalau terpilih nanti akan memberikan prioritas yang lebih terhadap daerah yang terpelosok seperti halnya di Kebon Jero. Setelah memenuhi undangan simakrama di Kebon Jero, Eka-Jaya kemudian melanjutkan perjalanannya ke Desa Pajahan masih dalam wilayah yang sama di Pupuan. Antusiasme masyarakat Pajahan memang terbilang sangat istimewa, karena masyarakat Pupuan dan Pajahan khususnya sangat penasaran dan ingin bertemu langsung terhadap paket muda ini. Hal ini terli-
hat dari gelora yel-yel EkaJaya memenuhi wantilan Pajahan menandakan dukungan yang penuh dari masyarakat Pajahan terhadap paket Eka-Jaya ini. Gde Purnawan selaku anggota DPRD Tabanan yang juga merupakan tokoh masyarakat Pupuan menyatakan bahwa sosok Eka Wiryastuti dan Komang Sanjaya merupakan anakanak muda yang berkualitas dan memiliki energi yang sangat besar, sehingga gerak langkah mereka kadang-kadang susah dikejar oleh yang lainnya. (r)
Bali Post/ist
TIGA DESA - Paket Eka-Jaya dari PDI-P Tabanan dalam sehari pada Jumat (19/2) kembali memenuhi undangan simakrama dan kebulatan tekad di tiga tempat sekaligus.
GRAFIK Posisi Kredit Mikro, Kecil dan Menengah yang Diberikan Bank Umum dan BPR per Dati II Menurut Sektor Ekonomi Berdasarkan Lokasi Proyek di Provinsi Bali (Juta Rp) Kota Denpasar 2009
Dati II dan Sektor Ekonomi Kota Denpasar Pertanian Pertambangan Perindustrian Perdagangan Jasa-jasa Listrik, Gas dan Air Konstruksi Pengangkutan Jasa Dunia Usaha Jasa Sosial Masyarakat Lain-lain
2009 Jan
Feb
Mar
6,412,440 6,226,108 6,296,056 28,380 27,472 26,378 5,892 1,251 881 155,702 155,678 156,774 2,153,147 2,068,881 2,122,284 821,103 768,555 783,544 1,851 1,780 1,754 127,012 117,305 128,805 54,961 47,835 46,929 518,372 480,577 481,943 118,907 121,058 124,113 3,248,217 3,204,270 3,206,196
Apr 6,359,442 27,679 2,122 162,617 2,138,705 781,175 1,680 123,154 50,220 480,860 125,261 3,247,144
Mei
Jun
Jul
6,287,354 6,419,810 6,480,247 27,847 28,092 38,626 1,683 1,536 1,391 156,301 163,411 164,807 2,143,884 2,205,389 2,223,847 778,108 791,716 790,969 1,625 1,642 1,664 124,527 135,620 129,498 51,842 53,196 55,735 467,704 461,484 458,844 132,410 139,774 145,228 3,179,532 3,229,667 3,260,608
Ags
Sep
Okt
Nov
6,550,169 6,692,008 6,802,566 6,900,006 44,727 43,481 40,339 43,847 1,941 2,027 1,901 1,808 175,998 182,664 177,547 176,209 2,236,211 2,284,729 2,304,844 2,324,985 815,102 851,777 788,367 798,780 1,422 1,295 1,632 1,438 126,398 136,252 122,473 119,282 56,737 62,561 54,293 54,665 466,887 486,831 461,434 465,075 163,658 164,838 158,320 148,535 3,305,804 3,386,634 3,459,953 3,495,072
SUMBER BI DENPASAR /PUSDAT BP
Baca:
Denpasar (Bali Post) Dalam rangka pengembangan sektor UKM (usaha kecil menengah) perlu wadah serta dukungan fasilitas yang memadai. Seperti ‘’Inkubator Bisnis’’ yang dibangun Pemerintah Kota Denpasar diharapkan mampu memberi dukungan yang lebih besar terhadap pengembangan sektor UKM ke depan. Demikian dikatakan Wali Kota Denpasar I.B. Rai D. Mantra saat meresmikan ‘’Inkubator Bisnis’’ di lantai V Pasar Kumbasari, Jumat (19/2). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekkot Denpasar Rai Iswara, DPRD Kota, seluruh jajaran SKPD, unsur Muspida, praktisi, ilmuwan, perajin, pengusaha dan undangan lainnya. Wali Kota juga mengatakan, pendidikan merupakan media yang efektif dalam menumbuhkan dan mengembangkan mental berwirausaha. Dalam era persaingan global seperti sekarang ini, pengembangan ekonomi kreatif merupakan wujud optimisme serta luapan aspirasi untuk mendukung mewujudkan Denpasar Kota Kreatif Berbasis Budaya Unggulan. Untuk itu yang pertama dilakukan adalah memberdayakan masyarakat itu sendiri serta melengkapinya dengan perangkat dan fasilitas yang memadai. ‘’Dengan dibangunnya wadah pengembangan bisnis ini saya harap para perajin dan pengusaha makin termotivasi untuk mengembangkan usahanya serta makin percaya diri dalam menghadapi tantangan global,’’ ujarnya. Dalam acara peresmian tersebut juga dilakukan pengukuhan Asosiasi Perajin Pande Besi Kota Denpasar dan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Fakultas Ekonomi Unud, Fakultas Teknologi Pertanian Unud, ISSI Den-
pasar, Politeknik Negeri Bali, STIMIK STIKOM Bali dan PT Telkom oleh Sekkot Denpasar Rai Iswara mewakili Pemerintah Kota Denpasar. Usai penandatanganan kerja sama dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Rai Mantra lanjut penekanan video bumper tanda diresmikannya ‘’Inkubator Bisnis’’. (r)
Bali Post/ist
RESMIKAN - Wali Kota Denpasar I.B. Rai D. Mantra saat meresmikan ‘’Inkubator Bisnis’’ di lantai V Pasar Kumbasari, Jumat (19/2).
SEREMONIAL
8
Pengurus DPC AKSI Tabanan Dilantik Dirangkaikan dengan Seminar Pendidikan
Bali Post/ist
SHODO - Ahli shodo asal Jepang saat melatih orangtua siswa melukis kaligrafi di JEF yang digelar Pandan International.
Pandan College Ajak ’’Homestay’’ di Jepang Denpasar (Bali Post) Sekolah bahasa Jepang terbaik Pandan College di Renon mengajak keluarga Indonesia melakukan homestay di Tokyo, Jepang 2 - 9 Juli 2010. Acara ini bersamaan dengan masa liburan sekolah di Indonesia. Peserta diajak merasakan kehidupan sesungguhnya kehidupan keluarga orang Jepang yang penuh sopan santun dan budaya tinggi di tengah kemajuan teknologi yang dimilikinya. ‘’Kami ingin agar orang Indonesia langsung merasakan suasana kehidupan masyarakat Jepang. Diharapkan mereka mengetahui pola pikir dan mengapa sukses saat ini,’’ papar Richard Susilo, Komisaris Pandan College, Minggu (21/2) kemarin. Ia mengatakan dengan tinggal bersama-sama keluarga orang Jepang, orang Indonesia akan lebih mengerti dan percaya. Bahkan dapat menjadikan kita sebagai jembatan yang baik antara dua negara ini Indonesia-Jepang. Selain homestay, peserta tur akan belajar bahasa Jepang di sekolah bahasa Jepang profesional di Tokyo. Tur Homestay Pandan College, katanya, bermanfaat ganda bagi peserta, baik dalam pengalaman langsung, menambah pengetahuan budaya Jepang termasuk cruising di Tokyo melihat kota pelabuhan yang penuh dengan berbagai aktivitas bisnis. Selain tur homestay ke Jepang, Pandan College juga memberikan beasiswa kepada para pelajar SD di Indonesia dan penyelenggaraan Japan Education Fair (JEF) setahun dua kali (Februari dan Agustus) di Jakarta dan Surabaya. Penyelenggaraan JEF 13-14 Februari lalu berlangsung sukses dihadiri ribuan orangtua dan anak sekolah. ‘’Setelah UN, mereka sudah punya rencana menyekolahkan anaknya ke Jepang,’’ kata Richard lagi. JEF yang dilakukan PT Pandan International adalah yang pertama kali diakui oleh pihak pendidikan dan bisnis. Dukungan datang dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia dan The Japan Foundation serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. JEF yang diselenggarakan Pandan ini mendapat dukungan dari pihak bisnis Jepang dalam hal ini Jetro (Badan Perdagangan Luar Negeri Jepang). Sedangkan JEF yang diselenggarakan pihak lain belum pernah didukung Jetro. JEF mendatang dilakukan Agustus-September, informasi dan pendaftaran peserta secara gratis dilakukan melalui web http://gakko.us/ atau telepon ke 0361-255-225. (025)
Bali Post/ist
AKSEPTOR KB - Kepala BKKBN Provinsi Bali Drs. I Ketut Sutjita, M.Si. melakukan dialog dan motivasi kepada calon akseptor KB pada pelayanan KB gratis bagi masyarakat Desa Pupuan, Tegallalang, Gianyar.
Masyarakat Dambakan Pelayanan KB Gratis MASYARAKAT di sejumlah daerah terutama daerah ‘’legok’’ di Bali masih mendambakan pelayanan KB gratis, menyusul kesulitan mereka mendapatkan akses pelayanan kecamatan maupun kabupaten selama ini. Harapan tersebut diisyaratkan sejumlah warga masyarakat Banjar Timbul Desa Pupuan Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar ketika mendapatkan pelayanan KB gratis BKKBN Provinsi Bali bekerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bali dan RSUP Sanglah menggunakan Mobil Unit Pelayanan KB, Jumat (19/2) lalu. ‘’Faktor geografi yang relatif sulit untuk akses pelayanan, minimnya informasi yang mereka dapat tentang KB dan tingkat pendapatan yang belum memadai menyebabkan warga enggan mendatangi tempat pelayanan yang ada, baik di tingkat pedesaan, kecamatan maupun ibu kota kabupaten, sehingga mereka perlu didatangi dan diberikan pelayanan di tempat’’ jelas Kepala Desa Pupuan Wayan Sudiasa. Sejauh ini sedikitnya 65% pasangan usia subur (PUS) di desanya tergolong sebagai peserta KB baru, sebagian juga unmeetneed, syukurnya BKKBN Provinsi Bali cepat dapat mencium gelagat tersebut, sehingga warganya berbondong-bondong datang ke desa untuk mendapatkan pelayanan KB, lebih-lebih diberikan secara cuma-cuma. Pelayanan model itu tentu sangat didambakan warga, karena mereka tidak perlu membuang-buang waktu dan lebih nyaman mendapatkan pelayanan di daerah sendiri. Dari sekitar 6.320 jiwa atau 1.380 KK warganya, pada pelayanan tersebut 105 orang tercatat langsung menjadi akseptor baru, bahkan sebagian besar memilih IUD, dua di antaranya MOP (vasektomi), sedangkan yang lain belum tersentuh KB karena faktor demografi, ekonomi dan belum menerima informasi maupun advokasi mengenai program KB. Dengan pendekatan pelayanan sistem jemput bola dengan MUPEL KB yang dilakukan, Sudiasa yakin semua warganya akan ikut KB. Kepala BKKBN Provinsi Bali Drs. I Ketut Sutjita, M.Si. akan memberi prioritas pelayanan kepada warga masyarakat terutama pada daerah perbatasan, daerah miskin dan daerah legok. Pada tahun 2010 ini, daerah-daerah tersebut akan digarap secara intensif, sehingga masyarakat yang belum terlayani pada tahun-tahun sebelumnya dapat disentuh secara merata pada seluruh daerah tersebut. Minimnya komunikasi, informasi dan edukasi yang dilakukan para penyuluh KB di lapangan juga menjadi perhatian orang nomor satu di jajaran BKKBN Bali ini. Bahkan, ia berencana untuk kembali memerankan fungsi PLKB lebih optimal dengan menggandeng mitra-mitra kerja BKKBN seperti PKK, klian banjar dan Babinsa dengan memberi pengetahuan tentang KIE, untuk menggaungkan kembali program KB yang sejatinya belum redup di hati masyarakat Bali. (r)
Tabanan (Bali Post) Pengurus Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Cabang Kabupaten Tabanan dilantik Sabtu (20/2) lalu. Kegiatan tersebut selain dihadiri kepala sekolah se-Tabanan, juga dihadiri Bupati Tabanan N. Adi Wiryatama, Ketua Komisi IV DPRD Tabanan dan pengurus AKSI Bali. Jajaran pengurus DPC AKSI Tabanan dilantik oleh Ketua Umum AKSI Bali Drs. I Wayan Rika, M.Pd. Dalam sambutannya, Rika menyatakan tujuan utama terbentuknya AKSI adalah sebagai wadah untuk mencari solusi dan memecahkan persoalan dalam dunia pendidikan. Juga memberikan masukan maupun kritik di bidang pendidikan kepada pemerintah. Dikatakannya, organisasi ini bergerak di level kebijakan. Selain itu, diharapkan mampu menjembatani antara masyarakat dan pemerintah dalam kemajuan dunia pendidikan. Diharapkan kepengurusan AKSI Tabanan mampu bersinergi dengan pemerintah dan unsur-unsur pendidikan lainnya demi kemajuan pendidikan. ‘’Dalam dunia pendidikan banyak isu yang berkembang. Yang menjadi bumper terhadap persoalan itu adalah kepala sekolah. Sehingga diperlukan wadah komunikasi yang intensif untuk menyelesaikan permasalahan dan solusi atas kemajuan pendidikan,’’ ujar Kepala SMAN 4 Denpasar ini. Rika juga memberikan penghargaan kepada Bupati
Bali Post/ist
DILANTIK - Pengurus Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Cabang Kabupaten Tabanan dilantik Sabtu (20/2) lalu. Tabanan N. Adi Wiryatama bangun kepala sekolah profeyang hadir pada kegiatan itu. sional yang mampu berpikir Dikatakannya, kepala daerah jernih dan memanajemen penmemiliki peran yang sangat didikan secara baik. Ia mengatakan masyarakat besar dalam dunia pendidikan. Dengan adanya AKSI, Rika harus cerdas dan sehat. Sebab berharap segala persoalan pen- kebalikannya, tidak cerdas dan didikan di Tabanan dapat dis- tidak sehat sangat dekat dengan kemiskinan. Wiryatama elesaikan dengan bijaksana. Sementara itu, Bupati Taban- mengharapkan ke depan akan an Adi Wiryatama dalam samb- terbangun masyarakat yang seutannya menyambut baik ter- hat, cerdas dan kompetitif. Pada kesempatan tersebut, bentuknya wadah baru ini. Diharapkan ada komunikasi yang Drs. I Wayan Gendra, M.M. diintensif, baik pemerintah mau- lantik menjadi Ketua DPC pun masyarakat melalui wadah AKSI Tabanan didampingi ini. Dikatakannya, pendidikan Sekretaris I Wayan Sudarka, merupakan tanggung jawab se- S.Pd., M.Pd. dan jajaran penmua pihak, sehingga diperlukan gurus lainnya. Gendra bersama sinergi dan komunikasi. jajaran pengurusnya mengaku Ke depan, kata Wiryatama, siap mengemban tugas demi kepala sekolah tidak perlu ri- kemajuan dunia pendidikan di bet dengan berbagai urusan Tabanan dan menjadi mediasi dan tidak perlu merangkap se- dari berbagai persoalan. mua pekerjaan. Melainkan ter- (kmb14)
Wali Kota Rai Mantra Resmikan Jalur Sepeda
Bali Post/ist
LEPAS - Wali Kota Rai Mantra melepas ribuan peserta ‘’Denpasar Fun Bike’’. tujukan ke Wali Kota Rai Mantra. Mendengar sapaan dari peserta, Rai Mantra dengan penuh senyum seraya menjawab, ‘’lanjut...lanjut.’’ Keakraban Wali Kota Rai Mantra dengan peserta nampak berlanjut selama menempuh rute yang dilalui. Bahkan, bukan saja dengan peserta keakraban itu terjadi, masyarakat yang kebetulan melihat Rai Mantra melaju didampingi Sekkot Rai Iswara tidak henti-hentinya mendapat sapaan dari warga. Selama perjalanan kadang terdengar ada warga yang menyapa ‘’eh... Pak Wali, simpang dumun.’’ Wali Kota Rai Mantra pun dengan spontan menjawab, ‘’Suksema bli, benjangan kumanten (terima kasih bli kapan-kapan saja).’’ Meskipun menempuh rute yang cukup panjang, rombongan
Wali Kota Rai Mantra tidak nampak kelelahan, dengan santai mengayuh sepeda yang mereknya macam-macam. Sampai di Jl. Sedap Malam rombongan Wali Kota Rai Mantra menyempatkan diri berbaur dengan krama Banjar Buana Anyar Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur. Krama banjar setempat yang jumlahnya 118 KK ini kebetulan sedang melakukan gotong royong kebersihan lingkungan. Kehadiran Wali Kota Rai Mantra membuat suasana gotong royong agak berbeda. Kembali di sini nampak sosok Rai Mantra yang low profile begitu akrab dengan warganya. Bahkan, dia menyempatkan diri bercengkrama dengan krama Banjar Buana Anyar, termasuk para anggota sekaa teruna dan ibu-ibu PKK setempat. (r)
Wujudkan Kesejahteraan Sosial
Disnakertransos Laksanakan Berbagai Program DENPASAR sebagai kota besar memiliki permasalahan sosial yang sangat kompleks, mulai dari pengangguran sampai masalah sosial lainnya. Untuk itu, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kota Denpasar melaksanakan berbagai program untuk mewujudkan kesejahteraan sosial. Mengingat Disnakertransos memiliki tugas yang berat dalam menekan masalah pengangguran dan masalah sosial lainnya, Disnakertransos telah melakukan terobosan-terobosan program inovatif. Dengan program-program inovatif tersebut diharapkan permasalahan sosial Kota Denpasar bisa ditekan. Demiki-
Sertifikat Tak Harus Diteken Diknas untuk Uji Sertifikasi Ratusan Guru Ikuti Diklat Portofolio
Peserta ’’Denpasar Fun Bike’’ Membludak KATA luar biasa barangkali paling tepat digunakan untuk menggambarkan membludaknya peserta Denpasar Fun Bike, Minggu (21/2) kemarin di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandhi) Renon, Denpasar. Acara yang dilepas langsung Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra ini benar-benar menjadi ajang para pencinta olahraga bebas polusi. Tidak kurang dari delapan ribuan peserta Denpasar Fun Bike yang digelar serangkaian HUT ke-18 Kota Denpasar ikut berpartisipasi menempuh jarak 10 km dengan rute Puputan Renon - Jl. Dewi Sartika - Jl. Diponegoro - Jl. Thamrin - Jl. Hasanudin - Jl. Gajah Mada - Jl. Veteran - Jl. Patimura - Jl. Sedap Malam - Jl. Hang Tuah dan finis di lapangan parkir timur Niti Mandala, Renon. Sebelum melepas peserta Denpasar Fun Bike, Wali Kota Rai Mantra melaunching jalur sepeda. Wali Kota Rai Mantra nampak akrab dengan ribuan peserta Denpasar Fun Bike. Orang nomor satu di jajaran Pemkot Denpasar ini dengan raut wajah sumringah didampingi Sekkot A.A. Ngr. Rai Iswara, Ny. Bintang Puspayoga, Ny. Selly Rai Mantra beserta pimpinan SKPD Pemkot Denpasar menyapa peserta dengan melambaikan tangan dan mengacungkan jempol menjawab say hello dari peserta. ‘’Ngiring tu...’’ sapa seorang peserta di-
Senin Umanis, 22 Februari 2010
an diungkapkan Kepala Disnakertransos A.A. Gede Oka Badra, S.H., Minggu (21/2) kemarin. Lebih lanjut Oka Badra menambahkan, program-program yang telah dilaksanakan untuk menekan pengangguran di Kota Denpasar di antaranya membuka layanan informasi bagi para pencari kerja, berkerja sama dengan PPTKIS (Perusahaan Penyalur Tenaga Kerja Indonesia Swasta) dalam pengiriman TKI ke luar negeri, peningkatan keterampilan pencari kerja, penyaluran dan penempatan tenaga kerja, serta perlindungan kepada tenaga kerja. Di samping itu juga menyediakan layanan informasi yang di-
Bali Post/ist
CALON - Kepala Disnakertransos A.A. Gede Oka Badra, S.H. sedang berjabat tangan dengan calon tenaga kerja.
padukan dengan perkembangan teknologi, seperti bursa kerja online yang dibuka 26 Februari 2009. Di mana sampai saat ini sudah 2.291 pencari kerja memanfaatkan layanan bursa online ini, dan sebanyak 2.222 perusahaan memanfaatkannya untuk mencari tenaga kerja. Tidak hanya itu, Oka Badra mengaku Disnakertransos telah melakukan bursa kerja dengan mempertemukan pencari kerja dan pengguna kerja. Sejak dibuka akhir 2009 perusahaan yang ikut bursa kerja sebanyak 32 perusahaan. Untuk memberikan informasi yang lebih luas tentang lowongan pekerjaan khusus bagi pencari kerja yang mempunyai e-mail dan juga telah terdaftar sebagai pencari kerja, pihak Disnakertransos Kota Denpasar memiliki layanan SMS. Di mana pencari kerja yang telah terdaftar akan dikirimi SMS tentang adanya lowongan kerja. Sementara bagi pencari kerja yang ingin melamar pekerjaan wajib memiliki kartu tanda bukti pendaftaran pencari kerja. Agar mempermudah pencari kerja dalam pengurusan kartu, Disnakertransos Kota Denpasar juga telah membuka pembuatan kartu pencari kerja secara online. ‘’Kita harapkan melalui pemberian kartu pencari kerja kepada pencari kerja, Pemerintah Kota Denpasar dapat mengetahui jumlah pencari kerja sehingga dapat digunakan sebagai data untuk menyusun program ketenagakerjaan,’’ ujar Oka Badra. (r)
Denpasar (Bali Post) Uji sertifikasi tahun ini tetap menggunakan model portofolio. Untuk memberi pemahaman yang benar pengisian portofolio uji sertifikasi guru dalam jabatan, Yayasan Putra Dewata Bali (YPDB), Minggu (21/2) kemarin menggelar diklat nasional. Diklat melibatkan ratusan guru SD-SMA di Bali. Yang menarik baru pertama kali diklat nasional mampu menghadirkan dua pembicara dari Tim Inti Nasional Sertifikasi Guru Ditjen Dikti. Mereka adalah Prof. Dr. Yatim Riyanto, M.Pd., Prof. Dr. Ismet Basuki, M.Pd. dan Prof. Ni Nyoman Padmadewi, tim Penilai Nasional Rayon 21 Bali dari Undiksha. Diklat yang dipandu Drs. A.A. Oka Wisnu Murthi, M.Si. berlangsung menarik karena narasumber selain memberi teori langsung membimbing guru mengisi portofolio dan menghubungkan aspek penilaian dan komponennya. Bahkan, Yatim Riyanto mengakui diklat kali ini paling serius menunjukkan sikap guru profesional. Hal yang sama diungkapkan Wisnu Murthi karena materi diklat pas dengan kepentingan guru. Ketua Panitia I Gede Bagiastra, S.T. mengungkapkan masih ada kelemahan guru dalam mengisi portofolio sehingga harus
Bali Post/ist
DIKLAT - Prof. Yatim Riyanto (tengah) saat berbicara pada diklat sertifikasi guru didampingi Oka Wisnu Murthi dan Gede Bagiastra. menjalani PLPG. Karena itu, mponen 2 dan 10 dan salah YPDB ingin memberi pencerah- tukar antara komponen 2 dan an sekaligus praktik bagi guru 8. Makanya ia ingin sosialisasi karena ia berkomitmen menga- pengisian portofolio terus dintarkan guru di Bali sekali uji ser- lakukan oleh Diknas. Sementara itu, Prof. Ismet tifikasi langsung lulus. Prof. Yatim Riyanto mene- Basuki memaparkan perekrugaskan guru tak perlu ragu tan peserta dengan kuota tiap mengikuti seminar dan diklat jenjang. Kuota ini harus diksoal portofolio karena semua oordinasikan LPMP bersama diakui asesor. Sertifikat yang Disdikpora provinsi dan kota/ diakui tak harus diteken Dis- kabupaten agar memenuhi dikpora, melainkan oleh organ- rasa keadilan. Sedangkan isasi mana saja asalkan sah dan Prof. Padmawati menyingjelas narasumbernya. gung guru BK yang diakui Ia mengakui guru masih kegiatan pengajarannya lekurang paham mengisi porto- wat BK pendidikan, karier, folio. Sering salah menaruh ko- sosial dan budi pekerti. (025)
Di Katimemes Sukaja Disambut bak Bupati
Janji Takkan Potong Uang Lauk Pauk dan Beras PNS Tabanan (Bali Post) Mitos daerah Tabanan Selatan tidak bisa ditembus kandidat lain selain yang diusung PDI-P, terpecahkan. Buktinya, Sukaja diterima dengan meriah dan dielu-elukan warga. Paket Sukarno (Sukaja-IGN Anom) yang diusung Partai Golkar diterima dengan hangat oleh warga Banjar Katimemes Desa Sudimara Kecamatan Tabanan, meski sebelumnya sempat batal karena intimidasi. Namun, berkat kekompakan warga setempat dan didukung aparat kepolisian dalam rangka pengamanan simakrama tersebut akhirnya bisa digelar dengan sukses besar. Bagaimana tidak, ratusan warga Katimemes tua-muda, laki-perempuan berbaris di jalan menuju ke balai banjar di mana acara simakrama akan di gelar, Jumat (19/2) malam lalu. Berbagai tarian disuguhkan mulai Panyembrahma, persantian, tari Hanoman, bahkan duwe Pura Dalem setempat yakni barong juga ditarikan di hadapan kandidat dan ratusan warga yang menghadiri simakrama tersebut. Sebelum tiba di Balai Banjar Katimemes, paket Sukarno terlebih dahulu melakukan simakrama dengan warga Gubug dan sembahyang di Pura Beji Manik Merta di Banjar Tandan Penawing, Desa Gubug. Di sana rombongan paket Sukarno disambut pangemong dan kaula pura setempat. Di sana Sukaja memohon doa restu yang tulus ikhlas kemudian sembahyang bersama dan menyerahkan sesari
sebesar Rp 5 juta. Usai meminta doa restu dan melakukan persembahyangan di Pura Beji, rombongan kemudian menuju Banjar Katimemes, Desa Sudimara. Sekitar pukul 19.45 wita, paket Sukarno tiba di Balai Banjar Katimemes yang langsung disambut ibu-ibu PKK setempat dengan berbaris berjejer di jalan masuk menuju balai banjar. Iring-iringan gamelan dari sekaa gong warga Katimemes terdengar harmoni ikut menyambut kedatangan paket usungan Partai Golkar Tabanan ini. Tak ketinggalan ratusan warga Banjar Katimemes tumpah ruah yang ditambah bergabungnya warga dari Desa Gubug ingin melihat dari jelas calon bupatinya. Malam itu, I Wayan Sukaja di hadapan warga Katimemes menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah menyambutnya dengan luar biasa. ‘’Masyarakat di sini luar biasa. Awalnya saya mengira akan
tegang karena sebelumnya ada berita warga di sini diintimidasi, ternyata warga di sini kini sudah berani menentukan nasibnya sendiri dengan mengedepankan hati nurani, dan ini sangat meriah, mungkin paling meriah di antara simakrama yang pernah saya lakukan selama ini,’’ katanya. Terlebih ketika dirinya diberikan surat pernyataan bahwa warga Katimemes menyatakan mendukung seratus persen pada pilkada 4 Mei mendatang. Selain mohon doa restu dengan warga Katiememes, Sukaja juga sempat menegaskan kepada masyarakat untuk tidak takut mendukung salah satu calon bupati, begitu juga kepada PNS agar tidak takut jika tidak mendukung salah satu calon bupati. Dalam kesempatan tersebut, Sukaja juga menegaskan jika dirinya terpilih, tidak akan memotong uang lauk pauk PNS, apalagi jatah beras PNS. (kmb14)
Bali Post/ist
SIMAKRAMA - Kandidat Bupati Tabanan Wayan Sukaja pada saat simakrama dengan warga Katimemes, Jumat (19/2) malam.
Perbekel Se-Abang-Kubu Dukung Geredeg-Sukerana Amlapura (Bali Post) Perbekel dua kecamatan yakni Abang dan Kubu serta sejumlah klian banjar dinas dan mantan perbekel menyatakan mendukung paket bakal cabupcawabup I Wayan Geredeg-I Made Sukerana, S.H. Hal itu diungkapkan para perbekel tersebut saat pertemuan di sebuah rumah makan di Padangkerta, Jumat (19/2) yang dihadiri bakal cawabup IM Sukerana dan tim suksesnya. Ditemui Minggu (21/2) kemarin di Karangasem, Sukerana asal Juntal, Kubu menyatakan terima kasih atas dukungan itu. Dari 24 perbekel, mantan perbekel, serta klian banjar yang hadir dan menyatakan mendukung dikoordinatori Ketua Forum Komunikasi Perbekel (FKP) Kecamatan Kubu I Gede Suadi yang juga Perbekel Tianyar Timur. Dari Kubu hanya Perbekel Kubu Wayan Wirya yang tak hadir. Menurut informasi, dia sudah menjadi tim sukses bakal cabup lainnya. Dari Kecamatan Abang sebanyak 14 perbekel hadir dikoordinatori Ketua FKP Abang Ketut Sukarta yang juga Perbekel Desa Culik. Sementara perbekel di Abang yang hadir dalam itu di antaranya Perbekel Tiyingtali Ketut Tingkes, Perbekel Datah Nengah Sweta, Perbekel Labasari IG Gentiayana, Perbekel Bunutan, Purwakerti, Kesimpar, Tista
dan Kertamandala masingmasing Made Suparwata, Sentuni Artana, Nengah Riju, Ketut Sengod dan Ketut Rembun. Selain itu hadir Sekdes Abang Nyoman Sukada serta Perbekel Ababi Ketut Wijana. Saat itu juga para perbekel berkesempatan minta janji kalau paket itu memimpin Karangasem, agar sejumlah sekdes yang selama ini tak bisa menjadi PNS karena aturan seperti lewat umur, bisa diperjuangkan menjadi PNS. Perbekel Culik Sukarta juga minta perhatian agar jembatan di Tukad Canggah, jalur ke objek wisata Jemeluk diperlebar. Soalnya, saat ini jembatan itu sudah tua dan kerap terjadi
laka lantas yang menelan korban jiwa, akibat jembatan yang sempit dan menikung. Sementara perbekel lainnya minta pemenuhan kebutuhan pokok seperti air bersih mesti diwujudkan paket incumbent Geredeg-Sukerana, jika nantinya dipilih kembali menjadi pemimpin Karangasem. Perbekel lainnya juga minta agar tak hanya perbekel dan sekdes yang diberikan Jamsostek, tetapi juga bila perlu seluruh kaur dan klian banjar dinas. Selama ini karyawan di hotel pun semuanya sudah dimasukkan manajemennya ke Jamsostek. Soalnya, mereka juga sama-sama melayani kepentingan masyarakat. (013)
Bali Post/ist
DUKUNG - Perbekel se-Kecamatan Abang dan Kubu serta sejumlah klian banjar dinas menyatakan mendukung paket bakal cabup-cawabup IW Geredeg-I Made Sukerana, S.H.
Senin Umanis, 22 Februari 2010
Liga Super Indonesia vs vs vs
Klasemen Sementara 1. Arema 21 2. Persipura 21 3. Persiba 20 4. Persema 21 5. Sriwijaya 21 6. Persib 20 7. Persija 20 8. Persiwa 21 9. Persela 20 10. Persijap 20 11. PSPS 18 12. Persebaya 21 13. Persisam 21 14. Bontang FC 19 15. Persik 21 16. PSM 20 17. Pelita Jaya 20 18. Persitara 20
Persebaya Persik Persiba 14 9 10 10 10 10 8 9 8 7 7 7 6 5 5 5 3 4
3 9 4 4 4 3 8 4 4 5 4 4 5 7 7 6 7 4
4 3 6 7 7 7 4 8 8 8 7 10 10 7 9 9 10 12
1-0 3-1 1-0 27 - 9 35-24 26-16 29-26 28-26 31-21 23-16 42-37 26-26 22-21 20-20 31-35 17-26 26-26 22-30 13-28 16-27 14-31
9
Inter Tertahan Lagi
Hasil Pertandingan
Minggu (21/2) Arema Persema PSM
OLAH RAGA
Milan 45 36 34 34 34 33 32 31 28 26 25 25 23 22 22 21 16 16
Daftar Pencetak Gol 14 : Alberto Goncalves (Persipura) 12 : Erick Weeks Lewis (Persiwa) 11 : Eddie Foday Boakay (Persiwa) 10 : Julio Gabriel Lopez (Persiba) 9 : Boaz T Salossa (Persipura) Noh Alamsyah (Arema) Francisco Aldo Barreto (Bontang FC) Bambang Pamungkas (Persija) Keith Kayamba Gumbs (Sriwijaya FC) Edison Pieter Romaropen (Persiwa) 8 : Andi Oddang (Persebaya) Herman Dzumafo Epandi (PSPS) M. Isnaini (PSPS)
Pimpinan klasemen Inter Milan hanya mampu bermain imbang 0-0 saat menjamu Sampdoria dalam lanjutan kompetisi Seri A Liga Italia, Minggu (21/2) dini hari kemarin. Ini merupakan hasil seri kedua buat sang juara bertahan dalam sepekan setelah ditahan Napoli tanpa gol Minggu (14/2) lalu. Duel Inter versus Sampdoria diwarnai keluarnya tiga kartu merah untuk para pemain kedua tim. Dua kartu merah didapat pemain Inter pada babak pertama. Pada babak kedua tepatnya menit ke-73, giliran Sampdoria kehilangan seorang pemain, Giampaolo Pazzini. Bek Inter, Walter Samuel, menarik Nicola Pozzi dengan tangannya dan langsung diganjar kartu merah oleh wasit pada menit ke-31. Tujuh menit kemudian bek asal Cili, Ivan Cordoba, mengikuti rekannya dari Argentina
di ranking keempat mendulang nilai 40. Dalam pertandingan lainnya, Genoa mencukur Udinese dengan skor 3-0. Robert Acquafresca menyumbang dua gol untuk tuan rumah masingmasing pada menit ke-30 dan 54 (penalti). Gol ketiga Genoa dihasilkan Rodrigo Palacio pada menit ke-64. Laga ini juga dinodai kartu merah yang dikeluarkan wasit untuk pemain Udinese, Cristian Zapata, pada menit ke-58. Kemenangan ini mengangkat posisi Genoa ke tempat ketujuh setelah men-
Barca Kembali Menjauh Madrid Penampilan Thierry Henry sesuai target ketika Barcelona mencukur Racing Santander 40 di kandang sendiri dalam lanjutan kompetisi La Liga Spanyol, Minggu (21/2) kemarin. Kemenangan itu menjadikan Barca memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin. Tidak tampilnya Zlatan Ibrahimovic yang cedera engkel membuka kesempatan bagi Henry untuk turun setelah dalam tiga pertandingan hanya berada di bangku cadangan. Kapten tim nasional Prancis ini menjawab kepercayaan tersebut dengan mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit ke-29. Gelandang Andres Iniesta membuka gol keunggulan Barca di Nou Camp. Pemain belakang Rafael Marquez mencetak gol ketiga Barca melalui tendangan bebas melengkung pada menit ke-34. Pemain tengah Thiago yang turun dari bangku cadangan mencetak gol keempat menjelang bubaran pertandingan. “Kami tampil mantap tapi kurang brilian. Kami kehilangan irama permainan. Untuk bisa meraih gelar, kami butuh bermain sedikit lebih baik dari ini,� kata pelatih Barcelona, Pep Guardiola. Dengan hasil itu maka Barca berada di puncak klasemen dengan mengumpulkan 58 poin dari 23 pertandingan. Posisi kedua yang diisi Real Madrid bisa terpangkas jika bisa menundukkan Villarreal di Santiago Bernabeu, Senin (22/2) dini hari. Sementara itu Sevilla, yang bermain dengan sembilan pemain, melangkah ke posisi empat dengan 42 poin setelah menang 3-1 atas Real Mallorca yang kehilangan rekor kandang sempurnanya. Dengan kekalahan ini, Mallorca merosot ke urutan enam dengan 37 poin, satu poin terpaut di belakang Deportivo Coruna yang mengalahkan Xerez 2-1. (ant/rtr)
Gol Penalti Menangkan Arema Malang (Bali Post) Gol semata wayang pada injury time dari titik penalti membawa Arema Indonesia memetik kemenangan tipis 1-0 atas musuh bebuyutan Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan Djarum Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Minggu (21/ 2) malam kemarin. Satu-satunya gol dalam 90 menit pertandingan itu lahir dari eksekusi Pierre Njanka pada menit ke-91. Hadiah penalti dari wasit Olehadi untuk Arema tersebut lahir setelah pemain Persebaya, Anderson Da Silva, melakukan pelanggaran terhadap Muhammad Ridhuan di kotak terlarang. Kemenangan tersebut semakin mengokohkan posisi Arema di puncak klasemen sementara LSI 2009/2010 dengan raihan poin 45 dari 21 kali bertanding. Sementara Persebaya terpuruk dengan tetap bercokol di urutan ke-12 dengan raihan poin 25 dari 20 kali bertanding. Pertandingan dalam tensi tinggi itu membuat wasit Olehadi mengeluarkan enam kartu kuning. Tiga kartu kuning untuk pemain Arema dan tiga lainnya untuk Persebaya. Pemain yang diganjar kartu kuning adalah Zulkifly, Benny Wahyudi dan Pierre Njanka (Arema), Ngon A Jam, Lucky Wahyu dan Syaifuddin (Persebaya). Sementara Persema Malang menundukkan tamunya Persik Kediri 3-1 di Stadion Gajayana. Gol Persema yang mampu mengoyak gawang Persik yang dikawal Fauzi Toldo dilesakkan Brima Pepito Sanusie pada menit ke-8, Jairon Feliciano menit ke-50, dan Iswandi Dai pada menit ke-71. Satu-satunya gol balasan Persik yang menjebol gawang Persema yang dikawal Sukasto Effendi dipersembahkan Amarildo Da Souza pada menit ke-53 melalui titik penalti. Tuan rumah PSM Makassar juga berhasil meraih poin penuh setelah mengalahkan Persiba Balikpapan 1-0 di Stadion Andi Matalatta Mattoangin. Gol tunggal kemenangan tim berjuluk Juku Eja lahir dari tendangan bebas pemain asal Korea Selatan, Shin Hyu Joon, pada menit ke-20 dari sudut kiri gawang Persiba yang dijaga I Made Wirawan. Asisten pelatih PSM, Tiny Ho, sangat puas dengan kemenangan tersebut dan berharap menjadi pemicu bagi kemenangan-kemenangan pada partai berikutnya. Dia juga menyebutkan kemenangan tersebut berkat kerja keras pemain serta strategi permainan terbuka yang diterapkan tim tamu. (ant)
tersebut setelah mendapat akumulasi kartu kuning karena melanggar pemain yang sama. Akan tetapi meski mendapatkan keuntungan, Sampdoria tidak mampu mencetak gol kemenangan. Inter masih memimpin klasemen sementara Seri A dengan nilai 55 hasil dari 25 kali bertanding. Peringkat kedua AS Roma bisa memangkas selisih menjadi lima poin jika menang atas Catania. Begitu juga ranking ketiga AC bakal makin merapat kalau mampu mengatasi tuan rumah Bari. Sampdoria
GOL - Thierry Henry langsung mencetak gol begitu turun membela Barcelona. Bali Post/ap
gumpulkan nilai 38. Sementara Udinese masih terbenam di peringkat ke-16. Mereka baru menorehkan 24 angka dari 24 pertarungan. Meski berada di papan bawah, Udinese cukup berbangga karena memiliki pemain paling produktif di Seri A saat ini. Sang striker Antonio Di Natale masih memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan koleksi 17 gol. Ia unggul tiga gol atas Diego Milito dari Inter Milan). Milito dibayangi Giampaolo Pazzini (Sampdoria) dan Paulo Barreto (Bari) masing-masing dengan tabungan 12 dan 11 gol. Di posisi berikutnya bertahta Alessandro Matri (Cagliari) dan Francesco Totti (AS Roma) yang samasama telah 10 kali mengoyak gawang lawan. (ant/rtr)
PROTES Striker Inter Milan, Samuel Eto’o (kanan), memprotes wasit setelah mendapat kartu kuning.
Bali Post/ap
OLAH RAGA
10 GRANDFINAL LIGA PELAJAR BALI POST V/2009 Stadion Dipta, Gianyar 22 Februari -6 Maret 2010 ============================================================ PESERTA GRUP A 1. SMAN 2 Bangli 2. SMAN 1 Ubud 3. SMAN 1 Rendang 4. SMAN 1 Melaya 5. SMAN 1 Dawan
Bali Holland Senior Golf Tournament UNTUK pertama kalinya Balibeach Golf Course menggelar turnamen golf yang diperuntukkan khusus bagi usia 55 tahun ke atas dan sebagai ajang persahabatan antarbangsa bertajuk Bali Holland Senior Golf Tournament, Minggu (7/2) lalu. Menariknya, antusiasme peserta luar biasa, sekitar 55 peserta lanjut usia mendaftar. Usianya pun tidak tanggung-tanggung, bahkan konon ada yang berumur hampir 80 tahun. Usia tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk menaklukkan sembilan holes dan beradu prestasi. Tidak terkecuali David Thomas yang acap kali berlaga di ajang golf senior bergengsi dunia. Uniknya, turnamen yang digelar pukul 09.00 pagi ini memilih juara beregu memakai sistem tee off, bukan shot gun atau stroke play, namun rolling start. Setiap flight berangkat secara bergiliran dengan interval waktu 5 menit. Dua tim yang bertanding mengenakan dua warna kostum yang berbeda. Tim Belanda memilih kaos berwarna kuning, sedangkan tim Bali memakai kostum biru. ‘’Kami sediakan tiga trofi, yaitu satu challenge best team dan dua overall best nett team,’’ ujar Grace Jeanie, Public Relations Manager Balibeach Golf Course. Turnamen berlangsung meriah, apalagi disiapkan tempat di driving range untuk menyaksikan secara langsung jalannya pertandingan. Tidak pelak, ibu-ibu dari Belanda bak menyak-
GRUP B 1. SMAN 7 Denpasar 2. SMAN 1 Kuta 3. SMAN 1 Gerokgak 4. SMAN 2 Tabanan
JADWAL PERTANDINGAN Senin, 22 Februari 2010 1. SMAN 1 Ubud vs SMAN 1 Rendang.........................15.00 2. SMAN 1 Melaya vs SMAN 1 Dawan.........................16.30 Selasa, 23 Februari 2010 1. SMAN 7 Denpasar vs SMAN 1 Kuta.........................15.00 2. SMAN 1 Gerokgak vs SMAN 2 Tabanan..................16.30 Rabu, 24 Februari 2010 1. SMAN 1 Melaya vs SMAN 2 Bangli..........................15.00 2. SMAN 1 Dawan vs SMAN 1 Rendang......................16.30 Kamis, 25 Februari 2010 1. SMAN 1 Gerokgak vs SMAN 7 Denpasar.................15.00 2. SMAN 2 Tabanan vs SMAN 1 Kuta...........................16.30 Jumat, 26 Februari 2010 1. SMAN 1 Dawan vs SMAN 1 Ubud............................15.30 2. SMAN 1 Rendang vs SMAN 2 Bangli.......................16.30 Sabtu, 27 Februari 2010 1. SMAN 7 Denpasar vs SMAN 2 Tabanan..................15.00 2. SMAN 1 Kuta vs SMAN 1 Gerokgak.........................16.30 Minggu, 28 Februari 2010 1. SMAN 1 Karangasem vs SMAN 1 Melaya...............15.00 2. SMAN 2 Bangli vs SMAN 1 Ubud.............................16.30 Selasa, 2 Maret 2010 1. SMAN 2 Bangli vs SMAN 1 Dawan...........................15.00 2. SMAN 1 Ubud vs SMAN 1 Melaya............................16.30 Kamis, 4 Maret 2010 Semifinal 1. Juara Grup A vs Runner-up Grup B...........................15.00 2. Juara Grup B vs Runner-up Grup A..........................16.30 Sabtu, 6 Maret 2010 Final................................................................................16.00
Senin Umanis, 22 Februari 2010
Polda Jateng Periksa Wasit
PT LI Sesalkan Jakarta (Bali Post) PT Liga Indonesia (LI) menyesalkan pihak Polda Jawa Tengah (Jateng) yang memeriksa wasit yang memimpin pertandingan antara PSIS Semarang dan Mitra Kukar pada kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (19/2) lalu.
Bali Post/ist
HADIAH - David Thomas menyerahkan hadiah kepada Tabe Anema dan Henk Bloh dari Belanda. sikan pertandingan dari balkon. ‘’Konsepnya sangat menarik,’’ kata salah seorang istri peserta. Tidak urung, sorak sorai serta teriakan saat bola mendarat di green membuat grogi sejumlah peserta. Meski demikian, pertandingan yang berjalan tiga jam berlangsung mulus. ‘’Maklum, peserta sudah lanjut usia,’’ imbuh Jeanie. Turnamen perdana ini bahkan mungkin lebih menarik dari yang biasa digelar. Karena meski sifatnya persahabatan, hanya mematok harga Rp 150.000 bagi member dan Rp 300.000 buat guest member. Akan tetapi disediakan tiket pesawat Denpasar - Nagoya - Denpasar, satu flight green free voucher dan empat voucher dinner sebagai hadiah hole in one. Begitu pula lucky drawnya. Hadiah tiket Denpasar-
Singapura-Denpasar, tiket Denpasar-Makassar-Denpasar, Denpasar-SurabayaDenpasar, green fee voucher, spa dan banyak lagi hadiah membuat peserta kian bersemangat. Sayangnya, tim Indonesia terpaksa harus bertekuk lutut. Trofi the best champion direbut Belanda yang memperoleh nilai nett 157, sedangkan Indonesia mendapat 171. Demikian halnya overall best nett tim diraih Tabe Anema/Henk Bloh dari Belanda dengan nilai gross 41, handicap 15 dan total nett 26. ‘’Acara ini akan kami buat lagi tahun depan. Tim Indonesia akan berlatih lebih giat dan merebut trofi the best champion,’’ tandas Made Suartana, Golf Operation Manager Balibeach Golf Course, di sela-sela pembagian trofi. (r/*)
“Sulit bagi kami menerima tindakan itu, karena sudah ada campur tangan yang jauh di sana. Kami sangat menyesalkan tindakan itu,” kata Corporate Secretary PT Liga Indonesia Tigor Shalomboboy yang dihubungi wartawan di Jakarta, Minggu (21/2) kemarin. Seusai pertandingan di Semarang itu, polisi langsung membawa perangkat pertandingan ke Polda. Mereka adalah wasit Dedik Wahyudi dari Denpasar beserta dua asistennya, yaitu Fajar Riyadi (Yogyakarta) dan Sutopo (Denpasar) serta Pengawas Pertandingan.
Tigor menyatakan, pemeriksaan itu berlebihan dan sulit diterima. Menurut dia, seharusnya polisi tidak langsung menggiring wasit sejak dari stadion begitu pertandingan usai. Hal itu sangat mencolok dan mengundang perhatian publik. “Polisi seharusnya menghormati proses pemeriksaan internal yang dilakukan PSSI terlebih dahulu,” ujarnya. Ia menegaskan, bukan berarti pihaknya tidak mengakui otoritas polisi dalam persoalan pidana di bidang olahraga, tetapi dalam olahraga ada mekanisme sendiri.
Polisi bisa saja memeriksa wasit, tetapi seharusnya dilakukan bukan seusai pertandingan karena saat itu dan sesudah laga merupakan otoritas penyelenggara kompetisi. ‘’Seharusnya pada hari berikutnya polisi memanggil wasit jika mereka memang punya indikasi kasus suap,’’ tambahnya. Wasit Dedik beserta asistennya dilepaskan Sabtu (20/2) malam karena polisi gagal menemukan bukti adanya unsur suap. Dalam laga itu, PSIS menundukkan Mitra Kukar 2-0. (ant)
Wawan Juara Piala Wali Kota Denpasar (Bali Post) Wawan ‘’Cwan’’ Widiarta dari Teuku Umar Biliar berhak memboyong Piala Wali Kota IV/ 2010 setelah menekuk Bayu Saputra (NTB) 8-5 pada final di Next Billiard Club (NBC), Renon, Denpasar, Sabtu (20/2) malam lalu. Di semifinal, Cwan menaklukkan Ngakan Nyoman Toni Cahaya Putra 8-6, sedangkan Bayu S. menundukkan Awan
Parasola 8-5. Atas sukses itu, Cwan menerima hadiah Rp 5 juta, Bayu Rp 2,5 juta, sedangkan Awan dan Toni CP masing-masing mendapat Rp 1,3 juta. Kejuaraan ditutup Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara sekaligus menyerahkan hadiah. Sekretaris Panpel Putu Pasek Swastawa dan Ketua Panpel Ketut Sugiata berharap event ini rutin digelar
tiap tahun, dengan melibatkan peserta dari luar Bali seperti NTB dan Jatim. Dengan bersifat terbuka, kejuaraan akan dibanjiri pebiliar. Disinggung soal hengkangnya pebiliar Edward Sandjaya Ikhwan ke Jembrana, Pasek Swastawa mengungkapkan, Pengkot POBSI Denpasar sudah menggelar rapat dan rela melepas Edward. (022)
Kertiyasa Pimpin MSH Inkanas Denpasar (Bali Post) Karateka Gede Putu Kertiyasa terpilih memimpin Majelis Sabuk Hitam (MSH) Institut Karate-do Nasional (Inkanas) Bali masa bakti 2010-2013 di Denpasar, Minggu (21/2) kemarin. Kertiyasa mendapat suara 14, menyisihkan dua kandidat lainnya, Nyoman Soma (7) dan
Bali Santono (5). Penyandang Dan IV itu menggantikan Gusti Putu Anindnya Putra. Jumlah anggota MSH Inkanas di Bali mencapai 90 orang, namun yang hadir cuma 26 karena berbagai kesibukan. Ke-26 suara berasal dari anngta MSH Pengkab Gianyar, Tabanan, Klungkung, Karangasem, Jembrana, dan Denpasar.
Kertiyasa berharap bisa mewujudkan impian Inkanas Bali agar mempunyai dojo sendiri. Program lainnya adalah menggelar kejuaraan antardojo se-Bali, menyiapkan penyelenggaraan gashuku (latihan bersama) regional Bali, NTB, dan NTT serta menggelar kejuaraan memperebutkan Piala Kapolda Bali. (022)
C.493811-rmh
Kenyeri Residence
(KENYERI III - GATSU TIMUR)
680Jt
GRANDFINAL
Rumah minimalis / tanah kavling lokasi elit, strategis, dekat jalan raya, dpn renc. Mall Type : 100/180 - 100/200 - 120/220 lantai II / type alternatif, One Gate System Cluster, CCTV Monitor, Granit, Batu Merah, Baja Ringan, Dulux, Jln Lebar
LIGA PELAJAR BALI POST V/2009
( 8863766 - 081999963766 - 081936243583
C.508132-bgn-refisi-1
Stadion Dipta Gianyar 22 Februari - 6 Maret 2010
Ajang unjuk
kebolehan tim-tim
terbaik SMA di Bali SMAN 2 Bangli SMAN 1 Ubud l SMAN 1 Rendang l SMAN 1 Melaya l SMAN 1 Dawan l SMAN 7 Denpasar l SMAN 1 Kuta l SMAN 1 Gerokgak l SMAN 2 Tabanan l l
Pendukung:
BANK INDONESIA DENPASAR
PEMKAB KLUNGKUNG
BPD BALI CABANG KLUNGKUNG
PEMKAB KARANGASEM
PEMKAB GIANYAR
Panitia : Sekretariat Bali Post, Jl. Kepundung 67 A, Denpasar, Telp. 225764 G.3120-rpa