Bali Post
HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA
20 HALAMAN SEJAK 1948
NOMOR 294 TAHUN KE 62 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id HARGA LANGGANAN Rp. 60.000 ECERAN Rp 3.000
Pengemban Pengamal Pancasila
MINGGU WAGE, 20 JUNI 2010
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Duel Brazil - Pantai Gading
Drogba Pakai Pelindung Tangan
Johannesburg Dunga akan berhadapan dengan mantan pelatihnya saat Brazil berhadapan dengan Pantai Gading dalam lanjutan pertandingan Grup G yang akan digelar Senin (21/6) dini hari nanti pukul 02.30. Pelatih Bafana-bafana, Sven Goran Eriksson, sempat melatih Dunga selama semusim ketika merumput di Fiorentina pada musim 1988-89. “Saya mengenalnya dengan cukup baik. Saya yang membawanya ke Fiorentina dan dia bermain di sana selama satu musim. Kala itu dia baru 25 tahun namun sudah tahu segala hal tentang sepak bola. Dia pemain terbaik yang saya kenal, baik dalam bertahan maupun menyerang. Dia hampir tahu segala hal,” ujar Eriksson, Sabtu (19/6) kemarin. Sebaliknya, Dunga juga memuji seniornya. “Saya tidak heran jika Pantai Gading sangat terorganisasi dengan baik. Hal.19 Cetak Gol
GOL-Proses terjadinya gol tunggal Belanda ke gawang Jepang
Jadwal Pertandingan Grup Minggu (20/6)
F
Slovakia - Paraguay (Bloemfontein) Minggu (20/6) Italia - Selandia Baru (Nelspruit)
19.30 Wita 22.00 Wita
Grup Senin (21/6)
G
Brazil - Pantai Gading (Soccer City)
02.30 Wita
SALTO-Stiker Belanda Dir Kuyt salto menendang bola saat bersaing dengan pemain Jepang, Yuki Abe. Belanda menang 1-0 atas Jepang. BPM/afp
Nasib Jepang Tergantung Denmark Australia-Ghana Imbang
BPM/dok
Drogba
Dana Punia Pura Durga Kutri I Gusti Nyoman Kartika Sugix Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp Rp Rp Rp Rp
250.000 100.000 350.000 2.980.000 3.330.000
Satgas PMH Terancam Di-’’judicialreview’’-kan Jakarta (Bali Post)Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dituding selama ini membuat kekacauan lembaga negara. Satu di antara kebijakannya adalah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) pembentukan Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum (Satgas PMH). Keberadaan satgas ini pun dianggap kepanjangan tangan SBY untuk melindungi kepentingan Istana. Anehnya, sikap Satgas tidak terlihat beringas saat berhadapan dengan kasus-kasus yang diduga melibatkan orang dalam lingkar kekuasaan. Atas dasar itu, sejumlah kalangan akan mengajukan uji material (judicial review) terhadap keberadaan satgas tersebut kepada Mahkamah Agung (MA). “Kami daftarkan uji material itu pada Selasa (22/6) nanti,” kata anggota Petisi 28 Haris Rusly kepada pers di Jakarta, Sabtu (19/6) kemarin. Hal.19 Lembaga Baru
Durban Tim Asia berjatuhan. Setelah Korsel dibabat Argentina 1-4 di penyisihan Grup B, Sabtu (19/6) kemarin, giliran Jepang yang harus mengakui keunggulan Belanda 0-1. Dengan hasil ini Belanda menga-
ntongi tiket ke putaran kedua mewakili Grup E. Belanda yang untuk sementara memimpin klasemen, sebelumnya menekuk Denmark 2-0. Sementara Jepang menang tipis 1-0 atas Kamerun. Pertandingan ketiga
akan menjadi penentuan tim asuhan Takeshi Okada untuk merebut tiket ke putaran kedua dengan menghadapi Denmark. Gol kemenangan Belanda kemarin, dihasilkan gelandang Inter Milan, Wesley
Sneijder, menit ke-53. Kiper Jepang Eiji Kawashima salah mengantisipasi tembakan Sneijder yang sempat membentur salah satu pemain Jepang sebelum menerobos gawang Kawashima. Kemenangan tersebut sep-
Jakarta (Bali Post)Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Jimly Asshiddiqie, akhirnya memutuskan untuk non-aktif dari jabatannya di Wantimpres. “Oke deh non-aktif mulai Senin besok,” demikian Jimly Sabtu (19/6) kemarin. Pilihan tersebut dilakukan menyusul adanya imbauan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar mengundurkan diri dari keanggotaannya di Wantimpres. Seperti diberitakan, Sabtu kemarin, Presiden mempersilakan Jimly Asshiddiqie mencalonkan diri menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Jimly dinilai oleh Presiden memiliki kapasitas yang memadai untuk jabatan itu. Namun, Presiden menyarankan Jimly mundur dari keanggotaan dalam Wantimpres saat proses seleksi calon pimpinan KPK. Pengumuman pengunduran diri itu juga disampaikan Jimly di akun Facebook-
Jakarta (Bali Post) Partai Demokrat (PD) takkan kompromi terhadap tiap kadernya yang diduga terlibat kasus dugaan korupsi. Begitu pula atas kasus dugaan suap yang ditudingkan kepada Wakil Ketua Umum DPP PD, Jhonny Allen Marbun. Sanksi tegas akan dijatuhkan terhadapnya, bila ia terbukti bersalah dalam perkara
Jimly Asshiddiqie nya.”Sesuai harapan Presiden SBY dan untuk menjaga agar proses seleksi calon Ketua KPK dapat berjalan dengan objek-
BPM/dok
tif, maka dengan segala kesungguhan hati dengan ini saya nyatakan bahwa mulai Senin besok saya mengundurkan diri
atau non-aktif dari Wantimpres sampai ada kepastian bahwa saya terpilih atau tidak terpilih dalam pencalonan Ketua KPK,” tulis Jimly. Pengamat hukum tata negara Irmanputra Sidin, Sabtu kemarin memuji pilihan Prof. Jimly Asshiddiqie untuk nonaktif dari Dewan Pertimbangan Presiden terkait pencalonannya sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Namun, ia menilai, Jimly akan sangat elegan jika mundur permanen dari keanggotaannya di Wantimpres. “Kalau cuma non-aktif itu namanya pelecehan terhadap lembaga kepresidenan. Itu sama seperti orang sudah bekerja di suatu perusahaan, tetapi bilang saya non-aktif dulu karena saya sedang melamar di perusahaan lain. Lebih baik Jimly segera mundur secara permanen,” kata Irman. Hal.19 Perlu Diikuti
tersebut. Ditegaskan Wakil Sekjen PD Saan Mustofa kepada pers di Jakarta, Sabtu (19/6) kemarin, pihaknya tetap memegang prinsip asas praduga tak bersalah atas kasus Jhonny Allen itu. Sanksi hanya akan diberikan, kalau yang bersangkutan terbukti bersalah dan perkaranya sudah memiliki kekuatan hukum tetap.
Untuk kasus Jonny Allen, Demokrat masih berpegang prinsip asas praduga tak bersalah. Sanksi belum akan akan diberikan apalagi status hukumnya masih saksi. ‘’Tetapi kami terus memantau perkembangan dari kasus yang sedang ditangani KPK,’’ jelas Saan Mustofa. Menurut dia, para elite PD sangat menghargai serta
menghormati proses hukum yang ditangani KPK itu. Meski kasus dugaan suap Rp 1 miliar terkait penambahan serta pencairan dana stimulus pembangunan infrastruktur di kawasan Indonesia timur itu sudah masuk penyelidikan, dirinya merasa yakin Jonny Allen tidak terlibat. Hal.19 Hormati Proses Hukum
Obama Naik Becak Raih ”Art Award’’ SENI rupa bertajuk ‘’Membuat Obama dan Perdamaian yang Dibuat-buat’’ karya Wilman Syahnur dari Yogyakarta terpilih sebagai karya terbaik dalam Biennale Indonesia Art Award (BIAA) 2010. Karya objek ini benar-benar orisinal dan mengundang decak kagum bagi pengunjung yang melihat di Galeri Nasional, Jakarta. Materialnya cat akrilik, polyesterin dan becak, dilengkapi dengan aksesori seperti bendera AS dan tulisan ‘’Viva Afghanistan, viva Palestine, save Iraq, save Gaza’’. Patung Presiden Obama yang duduk di becak tersenyum manis sembari mengangkat jari telunjuk dan jari tengah dari tangan kanannya yang menyimbolkan peace (perdamaian). Hal.19 Perubahan Seni
Pesta Dagang Masih Jadi Masalah Harus diakui, mereka yang didapuk jadi panitia pada perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXII sudah berupaya optimal untuk menghapus stigma miring yang selama ini senantiasa mengiringi pesta seni budaya terakbar di seantero Bali tersebut. Kesan PKB sebagai pesta dagang dan pesta malam yang merupakan salah satu “penyakit kronis” dalam setiap penyelenggaraan PKB sudah dicoba untuk dieliminasi.
SETIDAKNYA, selama pekan pertama pelaksanaan PKB XXXII ini, kesemrawutan pedagang itu sudah berhasil diminimalisasi. Jauh lebih tertib dibandingkan pelaksanaan PKB tahun lalu meskipun harus diakui masih sangat jauh dari harapan. Tampaknya, bukan perkara mudah membuat arena PKB benar-benar steril dari kehadiran pedagang kaki lima. Selalu saja ada pedagang bandel yang mencoba menerobos masuk ke kawasan terlarang untuk menjajakan dagangannya dengan memanfaatkan kelengahan petugas keamanan. Namun berkat ketegasan petugas keamanan, pedagang bandel itu pun berhasil dihalau lagi dari kawasan terlarang. Hal.19 Komitmen Pemprov Bali
Jakarta (Bali Post)Anggota Komisi II DPR Arif Wibowo mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk membentuk Dewan Kehormatan (DK) guna memberhentikan Andi Nurpati sebagai anggota KPU secara tidak hormat. Hal ini sangat penting untuk menepis tudingan negatif terhadap lembaga penyelenggara pemilu yang cenderung tidak netral. “Kami selaku anggota DPR mendesak Bawaslu untuk merekoBPM/dok mendasikan pembentuAndi Nurpati kan DK guna memberhentikan Andi Nurpati secara tidak hormat dalam tempo sesingkat-singkatnya. Semua ini didasari ketentuan yang ada dalam UU Nomor 22/2007 tentang Penyelenggara Pemilu,” kata Arif Wibowo kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (19/6) kemarin. Dengan dipilih sekaligus kesediaan Andi Nurpati duduk dalam kepengurusan Partai Demokrat, lanjut Arif, merupakan preseden buruk bagi demokrasi. Hal ini merupakan pengulangan peristiwa yang pernah terjadi pada KPU periode 2002-2007. Dua orang anggota KPU mengundurkan diri sebelum masa jabatannya berakhir dan bergabung dalam parpol tertentu. Mereka adalah Hamid Awalludin yang dianggkat sebagai Menteri Hukum dan HAM serta Anas Urbaningrum yang langsung mundur untuk bergabung sebagai Ketua DPP Partai Demokrat Periode 20052010. Padahal, saat itu KPK tengah semangat mengusut sejumlah kasus korupsi yang terjadi di lembaga penyelenggara pemilu tersebut. Untuk menghindari pengulangan kasus yang terjadi dalam tubuh KPU saat ini, ujar anggota Fraksi PDI-P DPR ini, perlu dilakukan revisi terhadap UU Nomor 22/2007. terutama mengenai ketentuan untuk tidak memperbolehkan tiap anggota KPU mundur serta menerima dan menduduki jabatan publik ataupun masuk dalam parpol. Ini sebuah fenomena yang secara terang-benderang menunjukkan kuatnya politik partisan dalam tubuh KPU, sekaligus intervensi politik terhadap KPU. Hal.19 Tidak Netral
Kerawitan Klasik Perlu Dikemas Menarik
Mengkritisi PKB XXXII BPM/pi
tanpa kebobolan, Anda tak bisa mengatakan bahwa anda tidak puas,’’ tambahnya. Belanda mati-matian untuk mendapatkan hasil 2-0 melawan Denmark di pertandingan pertama Grup E. Dengan kemenangan kedua, Belanda memimpin klasemen. Kamerun memainkan pertandingan kedua melawan Denmark Minggu dini hari tadi. Hal.19 Untuk Menang
KPU Didesak Pecat Didesak Mundur, Andi Nurpati Jimly Pilih Non-aktif
Demokrat Siap Jatuhkan Sanksi bagi Jhonny Allen
PATUNG-Patung Obama raih Art Award.
adan dengan permainan tim Oranye yang meningkat di babak pertama. Jepang mampu mengimbangi gelombang serangan Belanda dengan memperkuat lini pertahanannya. ‘’Seorang bisa melihat bahwa Jepang bukanlah tim yang buruk. Jadi Anda harus lebih bersabar,’’ jelas pelatih Belanda Bert van Marwijk. ‘’Kita masih bisa berbuat lebih baik lagi tapi dengan enam poin dari dua pertandingan dan
BPM/edi
DAGANG - PKB tak lepas dari pameran industri kecil dan pedagang asongan.
SELAMA seminggu pelaksanaan PKB XXXII, beragam kesenian telah ditampilkan kepada penonton. Mulai dari kesenian yang disuguhkan para seniman Bali, hingga kesenian khas daerah yang dipersembahkan seniman luar Bali. Kesenian Bali yang telah ditampilkan dalam hajatan seni tahunan yang bertema Sudamala: Mendalami Kemurnian Nurani, di antaranya sendratari kolosal ‘’Anggada Duta”, tari klasik oleh sejumlah seniman tua, calonarang, wayang kulit, angklung kreasi, gong kebyar, topeng prembon, dramatari arja, wayang wong, tari kontemporer, cak kreasi dan sebagainya. Sedangkan kerawitan klasik yang telah diperdengarkan kepada pengunjung setia PKB yakni kerawitan gender wayang, kerawitan caruk, selonding, kerawitan gandrung, gambang dan saron. Ditampilkannya kerawitan lawas tersebut sesungguhnya memiliki makna strategis bagi upaya pelestarian. Dengan diberi ruang apresiasi yang lebih luas diharapkan generasi muda Bali lebih mengenal kerawitan klasik, yang pada akhirnya semakin memahami dan kemudian meminatinya. Hal.19 Bernuansa Religius
DAERAH
2
Minggu Wage, 20 Juni 2010
FIGUR
Pegawai Toko Nyaris Diperkosa
Hapus Kesan Pungut Iuran KONFERDA PGRI Bali, Jumat malam (18/6) lalu, menelurkan pengurus baru PD PGRI Bali. Ketua Umum PD PGRI Bali kini dipegang Drs. Gede Wenten Aryasudha, M.Pd. untuk masa bakti 2010-2015 menggantikan Drs. Gusti Lanang Jelantik, M.Si. Pelantikan dan pengukuhan Aryasudha dilakukan Jumat malam oleh Ketua PB PGRI Pusat, Dr. BPM/025 Soelistyo. Aryasudha didampingi Kepala SMAN 5 Denpasar, Drs. Nyoman Winata, M.Hum., sebagai sekretaris umum,. Ketika ditanya tantangan guru ke depan, Aryasudha yang mantan penjual es lilin ini, Sabtu (19/6) kemarin mengatakan masalah utamanya yakni penyamaan persepsi untuk memajukan pendidkan. Alasanya, saat ini penyebaran guru tak merata. Sebagaian besar terkonsentrasi di kota, sementara sertifikasi mewajibkan guru memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan studi. Di samping itu, PGRI, kata dia, ke depan harus tampil sebagai pemikir dan menyumbangkan pemikiran kepada daerah untuk kemajuan pendidikan. Makanya Aryasudha mengatakan setiap merumuskan soal pendidikan, ia minta PGRI ikut dilibatkan dengan demkian keputusan itu bisa diterima semua pihak. Tantangan penting lainnya yakni menghapus kesan PGRI sebagai tukang pungut iuran saja. Dala AD/RT pungutan iuran tetap dilakukan, namun caranya lebhh halus dan strateginya tak memberatkan guru. Sebab iuran anggota merupakan cermin kemandirian organisasi. Hanya saja dalam kepemimpinan Aryasudha hal itu tak boleh terkesan memaksa. Mantan Sekum PGRI Bali ini mengakui selama ini iuran anggota PGRI agak tersendat-sendat. Ke depan ia akan merumuskan cara terbaik memungutv iuran dan dipakai untuk kemajuan organisasi dan anggotanya. (025)
S EKITAR KITA
Mencoba Bunuh Diri AKIBAT putus asa karena penyakit yang diidapnya tak kunjung sembuh, RG (65) warga asal Batubulan, Gianyar ini mencoba mengakhiri hidupnya. Pria lanjut usia ini menelan obat nyamuk batang sebanyak dua pepel. Akibatnya, beberapa jam kemudian, RG menderita pusing dan mual-mual. Dia segera dilarikan ke RS Sanglah Sabtu (19/ 6) siang kemarin. Pada awalnya, RG tidak mengaku ia memakan obat nyamuk batangan. Tetapi sesampainya di RS Sanglah ia muntah-muntah, dan di dalam muntahannya ditemukan obat nyamuk yang dimakannya. Menurut keluarga, RG melakukan hal nekat tersebut diduga karena putus asa. Beberapa tahun terakhir, RG menderita kelumpuhan. Tidak sampai di sana, ia juga menderita penyakit prostat. Akibat tak sembuh-sembuh, RG kemudian putus asa dan mencoba bunuh diri. Hingga Sabtu (19/6) kemarin, ia masih dalam perawatan di RS Sanglah. (san)
Lakalantas, Satu Tewas TABRAKAN beruntun yang berujung satu orang tewas terjadi Jumat (18/6) lalu. Kejadian di seputar Jalan Raya Batubulan itu membuat Komang Tri Eka Darma, warga Banjar Tarukan, Mas, Ubud Gianyar meregang nyawa dalam perjalanan ke RS Sanglah. Dari keterangan keluarga korban, awalnya Eka dalam perjalanan pulang kerja dari Nusa Dua. Saat tiba di Jalan Raya Batu Bulan, ia menabrak sepeda motor yang sedang melaju di depannya. Eka dan pengendara sepeda motor yang tertabrak itu pun terjatuh. Namun naas bagi Eka, dari arah belakang melaju mobil Suzuki Karimun yang tidak sempat mengerem dan menggilasnya. Akibatnya, Eka mengalami cedera kepala berat. Menurut keluarga, Eka bekerja di sebuah hotel di Nusa Dua. Dua bulan lalu, dia baru pulang dari Malaysia. (san)
Rencana Pemadaman Listrik Senin, 21 Juni 2010 Malam BALI SELATAN Abianbase, Untal-Untal, Kuwanji, Pagutan, Gatsu Barat, Satelindo, Gunung Catur, Dukuh Sari, Robokan, Merpati, Buluh Indah, Tiara Monang Maning, Tangeb, Kekeran, Munggu, Canggu, Cemagi, Sogsogan, Seseh, Tiying Tultul, Pabrik Mil, Lanpal, Darmasaba, Perang, Peguyangan, Sibang, Pasar Mambal sampai dengan GD Aqua Mambal, Muding, Kerobokan, Kesambi, Br. Kancil, Br. Semer, Br. Petingan, Br. Taman, Br. Anyar, Batu Culung dan sekitarnya, Jl. Hang Tuah, By-pass Ngurah Rai, Taman Festival, Waribang, Tohpati, Gatsu Timur, Sekar Jepun, Ratna Utara, Teras Ayung, Intan LC, Hotel Segara, H. Sindu Beach, H. Lataverna, H. Respati, H. Gazebo, H. Tanjung Sari 2, Hardis, Parigata 1, H. Hyatt Sanur, Jalan Danau Tamblingan dan sekitarnya, Hayam Wuruk, Jl. Pratama, Terompong, Kampus Warmadewa, Harian Nusa, Dewata TV, Anyelir, Katrangan, Nusa Indah, Nara Kusuma, Moh. Yamin, Jl. Cok Tresna, Jl. Merdeka, Jl. Badak Agung, Jl. Jaya Giri, Perum PLN Jayagiri dan sekitarnya, Jl Pemuda, Jl. Kapten Japa, Jl. Surapati, Kamboja, Hayam Wuruk, Kepundung, Letda Made Putra, Kedondong, Veteran, Setiaki, Arjuna, Gatot Kaca, Nakula, Kartini, Melati, Suli, Sakura, Jl. Sari , Jl. Pemuda, Tukad Badung, Tukad Buaji, Tukad Yeh Aya, Tukad Musi, Pekerisan, Undiknas, Tukad Pancoran, Lurah Sidakarya, Jl. Sudirman Selatan, Telkom Sudirman, Kampus Santo Yosep, Kampus Unud, Jl. Banyusari, Jl. Diponegoro, Seputaran Sanglah, Hotel Club Med, BTDC, Lagoon Water Treatmen, Jalan By-pass Ngurah Rai Pesanggaran, K. Penyuluhan Pertanian, Serangan, Blanjong, Danau Poso, seputaran GH Semawang, Pedungan, Suwung Sakah, Pemogan, Geladag, Br. Pitik, Pulau Roti, Pulau Singkep, Palau Sailus, Jl. Satelit, Jalan Imam Bonjol Selatan, Lembah Jati, Banjar Abian Timbul, Jalan Soputan, Banjar Seblange, Jl. Spiori, Jl. Sagina, Alpa Imam Bonjol, Garmen Animal, Exel Comindo. BALI UTARA Ds. Pemaron, Kalibukbuk, Lovina, Kaliasem, Labuhan Aji dan sekitarmya, Banjar Tengah, Lelateng, Loloan Barat, Tegal Badeng, Dauh Waru, Loloan Timur, Pendem, Dangin Tukadaya. BALI TIMUR Ds. Sidan, Tulikup, Banjarangkan, Tusan, Bakas, Nyalian, Bungbungan, Tohpati, Takmung, Tihingan, Pau, Getakan, Ds. Aan, Timuhun, Nyanglan Klungkung, Bangbang, Pesaban, Nongan, Rendang Barat, Ds. Pempatan.
Bali Poset/edi
PENYU - Beberapa anak dengan mengenakan kostum menyerupai penyu tampak menirukan gaya penyu saat peresmian Kuta Beach Turtle Conservation (KBSTC) di Pantai Kuta, Sabtu (19/6) kemarin. Untuk menyelamatkan populasi penyu KBSTC akan dijadikan tempat penangkaran dan penetasan telur penyu hingga siap dilepaskan kembali ke alam bebas.
Potensi Museum di Badung
Belum Digarap Maksimal Mangupura (Bali Post) Pemkab Badung belum mampu mengoptimalkan potensi museum di Badung dalam upaya mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan. Padahal, museum menjadi salah satu tumpuan semenjak program Tahun Kunjungan Museum 2010 dicanangkan awal tahun lalu. Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Badung I Made Subawa, Sabtu (19/6) kemarin, mengatakan di Badung terdapat sejumlah museum yang memiliki potensi yang cukup baik. Diantaranya Museum fosil laut di Sunset Road, Museum Kartun
dan Museum Yadnya di Mengwi. Sayangnya, salah satu museum yang dikelola pemerintah yakni Museum Yadnya, hingga kini justru belum terselesaikan pembangunannya. Begitu pula koleksi museum yang belum
lengkap. “Kami akui Museum Yadnya belum lengkap hingga kini,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakan Subawa, masih belum optimalnya fungsi museum di Badung, sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh pihak swasta. Pihak swasta, kata dia,
bisa menangkap peluang yang ada dengan melakukan pemberdayaan maupun mendirikan museum di Badung. “Sekarang tergantung pihak swasta, apakah mau memanfaatkan peluang ini atau tidak. Sebab ke depannya, museum memiliki potensi cukup tinggi untuk menarik lebih banyak wisatawan. Apalagi kita sekarang sedang mempromosikan museum,” tambah Subawa. (ded)
Pembobol Tabungan LPD Taro Diringkus Gianyar (Bali Post) Kasus pembobolan tabungan tampaknya tidak hanya di bank-bank besar. Di Gianyar, penjahat berhasil membobol tabungan nasabah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Taro, Kecamatan Tegallalang. Hasil penyelidikan dilakukan polisi, Sabtu (19/6) kemarin, jajaran Polres Gianyar berhasil mengamankan pelaku pembobolan rekening tabungan milik Wayan Sunarta, asal Taro. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Nengah Semadi
seizin Kapolres Gianyar mengatakan pelaku Wayan B dari Banjar Ked Desa Taro Kecamatan Tegallalang, Gianyar, kemarin resmi menjadi tersangka. Tersangka B telah diperiksa sejak Jumat lalu. Beruntung pelaku cepat ditangkap, sehingga uang tabungan milik korban yang baru dibobol hanya Rp 1 Juta. Kejahatan yang dilakukan B berawal dari adanya laporan kehilangan dua buku tabungan milik korban Sunarta pada Kamis lalu (17/6).
Dua buku tabungan LPD milik korban dicuri pelaku saat rumah korban sepi. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke polisi. Keesokan hari setelah kasus pencurian terjadi, dalam rekening tabungan milik korban ada yang menarik uang sebanyak Rp 1 juta. Penarikan itu dilakukan oleh Sunarta. Anehnya, penarikan yang dilakukan Sunarta berjalan mulus. Padahal, buku tabungan itu bukan milik dari pelaku. Soal adanya keterlibatan or-
ang dalam LPD dalam kasus tersebut, Kasat Reskrim mengatakan bahwa sejauh ini arahnya belum ada kesana,’’ katanya. Polisi yang telah mengetahui penarik uang korban di LPD ini langsung mengamankan pelaku. Kini pelaku berserta barang bukti buku tabungan beserta STNK dan barang lainya yang dicuri di rumah korban diamankan di Polres Gianyar. ‘’Pelaku ditangkap saat akan melakukan transaksi,’’ jelasnya. (kmb16)
Denpasar (Bali Post) Pegawai toko marmer, KM (25), nyaris diperkosa oleh teman kerjanya, AS (38), di dalam kamar toko yang beroperasi di Banjar Denkayu Baleran Desa Werdibuana, Mengwi. Korban sempat melapor ke Polsek Mengwi, sebelum kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. Upaya pelaku memperkosa KM gagal lantaran korban melakukan perlawanan. Sebelum kejadian, pada Kamis (17/6) pukul 11.00 wita, pelaku menelepon korban. Pria asal Banyuwangi itu mengaku hendak membayar utang pulsa. ‘’Pelaku mengaku berniat bayar bon, terus mau ngomong sesuatu pada korban,’’ kata sumber di Mapolres Badung, Sabtu (19/6) kemarin. Saat sudah berada di dalam toko berdua, niat pelaku untuk membayar utang berubah. AS langsung mendekap korban dan berusaha untuk mencium. ‘’Sesuai laporan di polisi, korban dicium dan dipeluk,’’ ucap petugas tadi. Merasa diperlakukan tak baik, korban pun berusaha untuk berontak. Toh begitu, nafsu setan pelaku kian memuncak dan terus berusaha mengejar korban. Korban melarikan diri, namun pelaku masih tetap mengejar. ‘’Untung korban bisa lolos dan langsung melapor ke polisi,’’ katanya. Korban mendatangi Mapolsek Mengwi untuk melaporkan kasus percobaan pemerkosaan tersebut. Kapolsek Mengwi AKP Mahaputra membenarkan ada laporan kasus perbobaan pemerkosaan. Hanya, kata dia, kasus itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. ‘’Korban memang sudah sempat melapor, tetapi kemarin sudah diselesaikan,’’ katanya saat dimintai konfirmasi lewat HP, Sabtu siang kemarin. Korban juga sudah mencabut laporan dan ada kesepakatan damai yang dibuat secara bersama-sama. (kmb10)
Jadwal PKB XXXII Minggu (20/6) Waktu : 10.00-12.00 Wita Kegiatan : Topeng Panca oleh Sekaa Topeng Panca Kanda Eka Swara Murti Banjar Ang gabaya Penatih Denpasar Timur Tempat : Kalangan Angsoka Waktu : 10.00-12.00 Wita Kegiatan : Tari Leko Banjar Parekan Sibang Gede Ke camatan Abiansemal Badung Tempat : Wantilan Waktu : 10.00-12.00 Wita Kegiatan : Lomba Busana Anak-anak dan Remaja Tempat : Gedung Ksirarnawa Waktu : 17.00-18.30 Wita Kegiatan : Tari Janger Sekaa Janger Banjar Palak Sukawati Gianyar Tempat : Kalangan Ayodya Waktu : 20.00-22.00 Wita Kegiatan : Parade Drama Gong oleh Sekaa Drama Gong Kundi Manik, Desa Buana Giri, Be bandem Karangasem Tempat : Gedung Ksirarnawa Waktu : 20.00 - 22.00 Wita Kegiatan : Dramatari Arja Muani oleh Sekaa Arja Muani Printing Mas Denpasar Tempat : Kalangan Angsoka Waktu : 20.00-22.00 Wita Kegiatan : Teater Bali Modern Sanggar Teater Bali Ambengan, Buleleng Tempat : Kalangan Ayodya
Dari Arena PKB XXXII
”Bujang Lapuk’’, Kisah ”Rajapala’’ dari Riau PERSEMBAHAN seni yang ditampilkan seniman partisipan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau di Kalangan Angsoka, Jumat (18/6) malam, cukup sukses menghibur pengunjung PKB. Malam itu, mereka menampilkan kesenian tradisional Randai Kwantan (sejenis teater-red) bertajuk ‘’Bujang Lapuk’’. Sepintas, alur cerita Bujang Lapuk sangat mirip dengan kisah ‘’Rajapala’’ yang dikenal luas oleh masyarakat Bali dan sering diangkat sebagai lakon sendratari maupun drama gong. Hanya, kisah ‘Rajapala’ dari Riau itu dikemas secara ringan dan kocak serta diselingi dengan lagu-lagu khas Kwantan (salah satu daerah di Riau-red) yang membuat penonton ikut menari. Secara ringkas, teater tradisional Randai Kwantan ‘Bujang Lapuk’ mengisahkan tentang petualangan seorang pria dewasa bernama Dolah yang tak kunjung mendapat jodoh. Berbagai upaya telah dicoba untuk secepatnya mendapatkan kekasih hati termasuk memanfaatkan jasa dukun. Namun, semua upaya itu berujung kesia-siaan. Di tengah keputus-asaan, Dolah memutuskan untuk berkelana. Di tengah perjalanan, tanpa sengaja dia menyaksikan lima bidadari dari kahyangan tengah mandi. Terpikat dengan kecantikan kelima bidadari itu, sang bujak lapuk mencuri selendang salah satu dari bidadari itu sehingga tidak bisa terbang ke kahyangan. Dolah siap mengembalikan selendang itu dengan syarat sang
BPM/ian
RANDAI - Salah satu adegan dalam pergelaran teater tradisional Randai Kwantan ‘’Bujang Lapuk’’ yang mengikutsertakan wisatawan mancanegara sebagai ‘’artis’’ pendukung dadakan. bidadari mau diperistri. Ternyata, persyaratan itu diterima sang bidadari. Namun, bidadari yang cantik jelita itu juga memberikan satu persyaratan yang pantang untuk dilanggar Dolah. Yakni, Dolah tak boleh menceritakan asalusul sang bidadari. Sialnya, Dolah melanggar pantangan itu. Bangga dengan kecantikan istrinya, dia bercerita kepada para tetangganya bahwa istrinya berasal dari kahyangan. Singkat cerita, sang istri akhirnya kembali ke kahyangan dan Dolah kembali menjadi bujang lapuk. Sejatinya, tidak ada yang istimewa dari teater tradisional Randai Kwantan yang
sempat menghilang di tahun 1970-an dan kembali direkonstruksi oleh Pemprov Riau di era 1990-an itu. Namun, penonton yang memadati Kalangan Angsoka tetap mau bertahan hingga akhir pertunjukan. Hal itu tidak terlepas dari kemasan teater tradisional itu yang sangat komunikatif dengan penonton. Pada setiap peralihan babak, para pemain bernyanyi dan menari dalam posisi melingkar di mana penonton secara bebas bisa bergabung di atas panggung. Menyanyi dan menari bersama. Menurut koordinator pergelaran Fahri Semekot, format teater Randai Kwan-
tan memang mengikutsertakan penonton untuk terlibat aktif di dalam pergelaran. Ditegaskan, akting maupun dialog para pemain lebih banyak bersifat improvisasi. Mengalir begitu saja. Para pemain juga bebas menanggapi celetukan-celetukan nakal yang dilontarkan penonton sehingga terjalin komunikasi yang intensif antara pemain dengan penonton. ‘’Di daerah kami, teater Randai Kwantan ini sempat menghilang selama puluhan tahun. Namun, kami sepakat menghidupkannya lagi karena kesenian ini meripakan warisan leluhur yang sangat bernilai harganya,’’ ujarnya. (ian)
Gambang-Saron
Kerawitan untuk Ritual ADA kerawitan langka yang dipentaskan sekaligus dalam ajang PKB XXXII yakni Gambang dan Saron. Kerawitan ini dipentaskan oleh Sekaa Gambang Mekar Sari Desa Tumbak Bayuh Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung, di Kalangan Angsoka Sabtu (19/6) kemarin. Sekaa ini menampilkan sekitar delapan geding gamelan Gambang untuk pengiringupacara Pitra Yadnya, di antaranya Manukaba, Panji Marga, Juran Danu, Palugon, Alis-Alis Ijo, Demung, Malat dan Wargasari. Sedangkan, untuk gamelan saron, sekaa yang sempat tampil kali kedua di arena PKB ini melantunkan tembang-tembang magis untuk mengiringi upacara Dewa Yadnya seperti Pengundang Dewa, Kenyung Manis, Asep Menyan, Teruna Mintrik, Sekar Sandat, Bramara, Kincang Kincung, Sarin Daun, Gadung Melati, Celagi
Dendang dan Pengaep. Hampir selama 1,5 jam duta seni asal Badung ini menghibur para penikmat seni budaya yang setia mengunjungi arena PKB dengan alunan tembang yang kental bernuansa ritual. Saron, kerawitan sakral nan langka ini khusus dipakai untuk prosesi Dewa Yadnya dan Manusia Yadnya. Sedangkan Gambang umumnya dipakai dalam ritual Pitra Yadnya. Mirip Gambang, kerawitan Saron menggunakan empat buah instrument, dua buah gangsa dan dua buah cungklik. Saron amat erat hubungannya dengan upacara Dewa Yadnya dan Manusia Yadnya. Karenanya, pelestarian penting dilakukan agar tidak sampai punah. Penampilan kerawitan klasik seperti Gambang dan Saron di arena PKB memiliki makna startegis dalam upaya pelestarian gamelan warisan nenek moyang. (08)
BPM/08
SARON - Penampilan Gamelan Saron di PKB XXXII Sabtu (19/6) kemarin.
z Perintis : K.Nadha, z Penanggung Jawab: ABG Satria Naradha z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Wirata,Palgunadiz Redaksi: Alit Purnata, Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry, Dira Arsana, Mawa, Sri Hartini, Suana, Sueca, Sugiartha, Sutiawan, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra,Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subagiadnya, Subrata, Suentra, Sumatika, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa . Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Tabanan: Surpi. Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Bambang Hermawan, Nikson, Suharto Olii, Indu P. Adi, Ahmadi Supriyanto, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S. Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani, Nur Haedin, Suyadnya. Surabaya: Bambang Wilianto. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Bagian Iklan: Suryanta, Bagian Sirkulasi: Budiarta, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 30.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 37.000 per mmk, >100 mmk Rp 40.000 per mmk. Iklan Keluarga/ Duka Cita: Rp 28.000 per mmk. Advertorial Rp 20.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 50.000, 4 warna Rp 58.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 60.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 3.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
3 SEREMONIAL Australia Belajar dari Univ. Dwijendra Soal Perdamaian Minggu Wage, 20 Juni 2010
BERSAMA - Tokoh perdamaian Australia bergambar bersama Rektor Undwi I Ketut Wirawan dan MS Chandrajaya beserta staf. Bagus Rai, M.Si., para dekan Denpasar (Bali Post) Tokoh perdamaian dari dan kasek di lingkungan YaAustralia Pendeta Ian Steh- yasan Dwijendra. Ian Stehbens didampingi bens, Pendeta John Rowley dan Kathy Pereira, Sabtu (19/6) Pendeta I Made Priana ingin kemarin mengunjungi Univ. melihat Bali dan perdamaian. Dwijendra (Undwi) Denpasar Di Australia, Undwi dikenal untuk belajar dan berdialog sangat berperan dalam tolersoal persepsi Hindu tentang ansi dan kerukunan umat beragama dan perdamaian. perdamaian. Ketiga tokoh perdamaian Umat Hindu di Bali dikenal ini berasal dari The Uniting suka hidup berdampingan Church of Australia dan Peace termasuk dengan umat KrisBuilding Initiative. Tamu Aus- ten. Karena itu ia ingin belatralia ini diterima langsung Re- jar dari Undwi memanajemen ktor Undwi I Ketut Wirawan, pendidikan dan agama di M.Hum., Wakil Ketua Yayasan sekolah. Ia bangga tuntutan Dwijendra Drs. MS Chandra- idealisme Undwi bersatu denjaya, M.Hum., PR I Drs. I Made gan tujuan hidup yakni damKarpika, M.Si., PR III Drs. Ida ai atau shanti.
Saat itu Ketut Wirawan memaparkan keberadaan Undwi, visi dan misinya yang berlandaskan kesusastraan, budaya dan agama Hindu. Dalam misi Undwi pun tercantum secara permanen tentang perdamaian lewat pendidikan. Ini dibuktikan Undwi sebagai kampus umum berlandaskan agama Hindu. Mahasiswanya datang dari berbagai agama dan pegawainya juga dari nonHindu. Karena Undwi didirikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga perdamaian dunia. Di acara dialog, Wirawan mengatakan manusia bisa beradab berkat ajaran agama. Di Bali manusia diajarkan hidup seimbang dengan Tuhan, alam dan sesama manusia. Tri Hita Karana ini menjadi landasan hidup masyarakat Bali. Hindu, kata dia, tak bisa menghindari perbedaan antar manusia. Mereka yang berbeda agama di Bali tetap disebut sebagai suadara atau nyama Islam, Kristen dan sebagainya. Penghargaan perbedaan dalam sejarah Bali dikenal dengan Tri Murti salah satu solusi terbaik mengapresiasi segala perbedaan. Konsep inilah yang dipegang oleh
Mahkamah Agung Sepakat Cabut Izin Billabong SENGKETA soal kerja sama dan lisensi pihak Billabong dari Australia dengan mitra kerjanya di Bali, CV Bali Balance, Kuta, sudah menapaki babak puncak. Bahkan, posisi Bali Balance kini makin menguat, menyusul Mahkamah Agung Republik Indonesia menolak kasasi yang diajukan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), PT Billabong Indonesia dan GSM (Operations) Pty. Ltd. Itu artinya, izin operasional PT Billabong Indonesia dan GSM (Operations) Pty. Ltd, harus dicabut atau dibatalkan demi hukum selambatnya dalam waktu 60 hari sejak Putusan MA diterima Para Pihak. Keputusan Mahkamah Agung, 11 Mei 2010 lalu, dengan hakim Valerine JL Kriekhoff, Prof, Dr., S.H., M.A., Imam Soebech H, S.H., M.H., Paulus E Lotulung, Prof., Dr., S.H. ini, sekaligus menguatkan keputusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta yang juga menguatkan keputusan PTUN Jakarta, yang memenangkan CV Bali Balance atas gugatan yang diajukan pada Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), PT Billabong Indonesia dan GSM (Operations) Pty. Ltd. Sebelumnya, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) H Yodi Martono Wahyunadi, S.H., M.H. lewat surat Nomor: W2 TUN1/09/ HK.06/V/2009, perihal Pengawasan Penetapan Penundaan, PTUN menegaskan, berdasarkan Surat Penggugat Nomor: 022/BB/SP/III/09 tertanggal 17 Maret 2009 dan Surat Nomor: 010/ER/V/2009 tertanggal 18 Maret 2009, memberikan surat teguran kepada Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), lantaran tidak mentaati keputusan PTUN, dimana PTUN telah memerintahkan Tergugat untuk menunda pelaksanaan Keputusan Tata Usaha Negara yaitu; Surat Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor: 221/T/Industri/Perdagangan/2007 tentang izin Usaha Tetap PT. Billabong Indonesia tertanggal 12 Maret 2007, yang merupakan kelanjutan atas diterbitkannya Surat Persetujuan Penanaman Modal Asing atas atas nama Billabong International Limited (Australia) qq GSM (operations) Pty Ltd. Dikatakan kuasa hukum CV Bali Balance, Edi Rohaedi, jauh sebelum mengajukan upaya banding, BKPM mestinya sudah melaksanakan penetapan yang dikeluarkan PTUN Jakarta tertanggal 11 Maret 2009 tentang penundaan pelaksanaan keputusan Tata Usaha Negara (Surat Izin Keputusan Kepala BKPM) tentang Izin Usaha tetap PT Billabong Indonesia. Namun, lanjut Agus, pihak BKPM malah membangkang hingga kini. ‘’Bahwa PTUN telah memerintahkan BKPM RI untuk
menunda surat keputusannya, namun BKPM RI dengan sengaja mengabaikan Penetapan Penundaan hukum tersebut. Walaupun penetapan penundaan tersebut sudah juga dikuatkan PTUN Jakarta dan Mahkamah Agung RI, yang secara tegas berarti izin usaha tetap PT Billabong Indonesia harus dibatalkan atau dicabut,’’ beber Edi Rohaedi di Jakarta, kemarin. Ditegaskan Edi Rohaedi, tindakan BKPM RI dengan sengaja tidak mematuhi Penetapan Penundaan mengakibatkan Surat Keputusan BKPM RI masih digunakan pihak lain untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya. Upaya tersebut, lanjut Edi Rohaedi, jelas menimbulkan kerugian konstitusional, kerugian materiil dan inmateriil. Atas timbulnya kerugian yang terus menerus tersebut, CV Bali Balance harus mencari perlindungan hukum dengan cara menempuh upaya hukum yang memang dimungkinkan oleh hukum Negara RI. Tindakan BKPM seperti itu bisa dikatakan melecehkan keputusan MA, PT-TUN dan PTUN, bebernya. Dan yang pasti bahwa
masalah utama soal perizinan PT Billabong sudah harus dicabut karena sudah ada keputusan Mahkamah Agung yang menguatkan putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta, keputusan PTUN Jakarta Nomor: 182/G/2008/PTUN-JKT tanggal 11 Maret 2009. Juga putusan PN Denpasar No : 561/ PID.B/2009/PN.Dps, dan Pengadilan Tinggi Denpasar No: 15/PID/2010/PT Dps. Hubungan kerja sama yang harmonis antara Bali Balance dengan Billabong yang digalang sejak 1995 ini, akhirnya berujung masalah, setelah owner CV Bali Balance, Wayan Suwenda yang juga atlet selancar Bali, meninggal pada Oktober 2005. Pasalnya, Billabong International tiba-tiba memutuskan perjanjian lisensi secara sepihak. Padahal, keluarga almarhum Suwenda adalah keluarga yang merintis dan membangun jaringan keagenan serta meningkatkan produksi merek dagang Billabong di Indonesia sejak belasan tahun lalu, hingga merek dagang Billabong menjadi merek ternama di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara. (r)
masyarakat Bali bahwa hidup ini berawal dari kelahiran, hidup dan mati. ‘’Perbedaan cukup dipakai untuk diri sendiri, jangan dipaksakan kepada orang lain,’’ ujarnya. Sementara itu MS Chandrajaya menegaskan Yayasan
Dwijendra yang didirikan 1953 dilahirkan untuk mengajegkan kesusastraan dan budaya Bali berlandaskan agama Hindu. Dwijendra ini juga embrio berdirinya PHDI, sekolah seni dan agama Hindu di Bali. (025)
Dari ’’Workshop’’ di SMP PGRI 2 Denpasar
Ide Kreatif Guru Dimulai Sejak Susun RPP Denpasar (Bali Post) Semangat guru SMP PGRI 2 Denpasar perlu ditiru. Dalam libur panjang mereka terus mengisi diri untuk meningkatkan kompetensi sebagai guru yang profesional. Sabtu (19/6) kemarin semua guru di sekolah ini mengikuti workshop peningkatan kualitas pembelajaran sebagai implementasi Permendiknas No. 41/2007 tentang pembelajaran. Workshop dibuka Kadisdikpora Kota Denpasar, Drs. Gusti Lanang Jelantik, M.Si. dihadiri Ketua PD PGRI Kota Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M., Ketua PPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar, Drs. Dewa Putu Putra, M.M., M.H., M.Pd. dan pembina Drs. Ketut Kontra. Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Drs. I Gede Wenten Aryasudha, M.Pd. mengungkapkan workshop dua kali dalam setahun ini bertujuan mengasah kompetensi guru dalam mengelola kelas dan pembelajaran di kelas. Ia sadari guru adalah kunci peningkatan mutu pendidikan, ia pemegang kekuasaan di kelas. Secanggih apapun sarana kalau tak disentuh oleh tangan terampil guru tak berarti apa-apa. Demikian juga dalam PBM, secerdas apapun siswa, tak ada artinya tanpa dipoles oleh guru yang kreatif. Lewat workshop dua hari ini ia ingin mengajak gurunya yang sudah bersemangat
untuk terus maju dan terus meningkatkan kuallitas diri. Aryasudha yang Sabtu malam dikukuhkan sebagai Ketua Umum PD PGRI Bali menggantikan Lanang Jelantik menegaskan tujuan akhir nanti selain mengasah empat kompetensi guru juga membantu guru menuju tujuan pendidikan nasional. Dewa Putu Putra mengaku salut dengan agenda para guru SMP PGRI 2 setiap libur semesteran. Kreativitas ini perlu ditiru, namun yang terpenting adalah munculnya motivasi intrinsik dari guru sendiri untuk meningkatkan kualitas diri. Ini yang ia sebut memimpin diri sendiri, bukan hanya dari atasan. Ia mengharapkan guru SMP PGRI 2 menjadi guru profesional dalam rangka pelayanan RSBI, dan terampil menggunakan sarana yang ada. Kadisdikpora Drs. Gusti Lanang Jelantik sangat apresiasif dengan guru di sekolah ini terus mengisi diri saat libur dan prestasi sekolah ini. Sukses Denpasar dan Bali meraih UN di tingkat nasional, kata dia, adalah berkat kerja keras guru. Makanya guru harus kreatif mulai dari menyusun RPP, mengelola PBM dan melakukan inovasi. Ide-ide pembelajaran kreatif sudah dituangkan lewat RPP, mengelola kurikulum, memotivasi siswa, mengelola kelas dan mendukung kondusi belajar yang afektif. (025)
BUKA - Gusti Lanang Jelantik saat membuka workshop di SMP PGRI 2 Denpasar.
Rory (kanan) saat temu pers di Jakarta
KELUARGA
4 KESEHATAN Kulit Mulus Bebas Kutil PUPUS sudah harapan memiliki kulit mulus karena si kutil tak kunjung lenyap, bahkan bertambah banyak. Berawal dari keinginan segera memiliki kulit mulus, maka mengupayakan berbagai cara untuk menghilangkan satu kutil yang sudah terlanjut singgah di kulit. Cungkil-cungkil kutil, merupakan salah satu cara yang praktis dan murah meriah, tanpa disadari semakin asyik, hingga jadi kebiasaan yang sulit dihilangkan. Maksud hati ingin melenyapkan si kutil, kebiasaan cungkil-cungkil malah jadi malapetaka, si kutil buat cabang. Wow apa yang terjadi, dia tambah banyak! Keadaankeadaan seperti itu sering diungkapkan oleh pasienpasien yang akhirnya minta pertolongan medis. Kutil atau dalam istilah kedokteran dikenal sebagai veruka adalah peningkatan pertumbuhan jaringan pada lapisan kulit paling atas yang disebabkan oleh virus human papiloma tipe tertentu. Ada beberapa jenis kutil, yaitu kutil yang permukaannya kasar, keras, bulat, kecil dan berwarna coklat keabuan adalah veruka vulgaris. Kutil yang permukaannya licin dan rata, berwarna sama dengan warna kulit atau agak kecoklatan adalah veruka plana, kutil yang terdapat di telapak kaki terutama di daerah yang mengalami tekanan, berbentuk cincin yang keras tapi di tengahnya lunak berwarna kekuning-kuningan adalah veruka plantar dan kutil yang ditemukan di daerah kemaluan adalah kondiloma akuminata. Seperti pada umumnya penyakit yang disebabkan oleh virus, kutil sangat menular dan dapat mengenai seluruh tubuh. Penularan kutil biasanya melalui kontak langsung dengan orang lain atau diri sendiri seperti gesekan kulit, mencungil-cungkil atau mencukur daerah yang memiliki kutil. Bergantung pada jenis kutil yang ditemukan, ada yang terdapat terutama pada usia anak atau pada usia dewasa. Sebagian besar kutil tidak berbahaya dan hanya jenis kutil tertentu yang jarang ditemu-
Oleh dr. Gst. A. Ayu Sriyani Pada beberapa penderita dengan kutil jenis kondiloma akuminata yang resisten/kebal terhadap suatu pengobatan dapat diberikan pilihan terapi lainnya seperti terapi interferon maupun imunoterapi. Pemilihan jenis pengobatan yang dilakukan berdasarkan beberapa pertimbangan yang sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan. Bagi yang belum terkontaminasi virus kutil ataupun bagi yang ingin mencegah kekambuhan, beberapa hal yang perlu diperhatikan agar terbebas dari kutil yaitu menjaga daya BPM/ist tahan tubuh tetap optimal sehingga tidak mudah kan, dan kutil yang menginfeksi diserang virus dengan cara rahim, leher rahim, dan penis cukup istirahat, olah raga yang kadang menjadi ganas. teratur dan mengonsumsi Pada anak-anak sekitar 30 makanan yang bergizi, bila - 50% kutil jenis veruka vulgaris perlu dapat ditambahkan dapat mengalami involusi vitamin yang dapat men(sembuh) spontan dalam ingkatkan daya tahan tubuh masa 6 bulan sampai 2 tahun. seperti vitamin C. Selain Pengobatan kutil dapat beru- menjaga daya tahan tubuh, pa tindakan non bedah atau menjaga kebersihan kulit bedah. Tindakan non bedah juga penting diperhatikan, antara lain dengan memberi- seperti mandi dua kali sekan bahan keratolitik/ penge- hari, cuci bersih kulit dan lupas misalnya asam salisilat segera keringkan bila terdadan asam retioat, bahan kaus- pat luka kecil, kenakan setik/bahan yang dapat mem- lalu alas kaki terutama saat bakar misalnya asam triklo- menggunakan fasilitas rasetat, dan bahan lain misal- umum. Jangan membiasanya kantaridin. kan bertukar peralatan priTindakan bedah antara badi dengan orang lain seplain, pertama bedah beku yaitu erti pakaian atau alas kaki membekukan kutil dengan cai- (sepatu atau sandal). ran nitrogen yang dilakukan Walaupun penyakit ini berulang-ulang agar seluruh sering mengalami kekamkutil hilang. Kedua bedah skal- buhan, jangan biarkan harapel yaitu memotong kutil den- pan memiliki kulit mulus gan pisau bedah, ketiga bedah jadi pupus, segera tuntaskan listrik (elektrokauterisasi) kutil dengan cara tepat seyaitu membakar kutil dengan belum kutil makin banyak alat listrik khusus. Pada bedah menguasai tubuh kita. Seskalpel dan bedah listrik sebe- makin sedikit kutil yang kita lum dilakukan tindakan di obati berarti semakin sedidaerah kutil diberikan sunti- kit biaya yang kita keluarkan bius lokal atau umum, ter- kan atau semakin sedikit gantung banyaknya atau luas- sakit yang kita rasakan dan nya kutil, dan keempat bedah semakin cepat kita merasalaser yang merupakan tinda- kan kembali kemulusan kukan bedah yang paling canggih. lit kita.
Awas, Reumatik Juga Bisa Mengancam Nyawa SEKILAS reumatik merupakan sekumpulan gejala ang meliputi sejumlah kelainan yang ditandai dengan inflamasi (radang), degenerasi, dan kelaianan metabolik daripada struktur jaringan ikat (terutama sendi dan struktur yang berhubungan), dengan nyeri, kekakuan, atau keterbatasan gerak. Penyakit ini sangat umum, relatif banyak kita temui sehari-hari. Namun dibalik semua itu terdapat sebuah penyakit yang mematikan dengan gejala yang ‘’sangat mirip’’ dengan gejala rematik, yaitu Penyakit Jantung Reumatik (PJR) atau disebut juga Rheumatic Heart Disease (RHD). Sekilas gejala PJR akan sangat mirip dengan reumatik biasa namun pada PJR akan menimbulkan komplikasi pada jantung sehingga pasien sangat berisiko mengalami gagal jantung. Pengobatan yang ideal adalah tetap berpedoman pada motto mencegah lebih baik daripada mengobati, oleh karena itu dalam rubrik ini akan kami ulas daftar yang dapat membantu para pembaca untuk dapat membedakan gejala reumatik dengan gejala Penyakit Jantung Reumatik. Pertama, yang perlu kita perhatikan adalah faktor resiko calon penderita, dimana PJR akan lebih sering menyerang kelompok umur 5 - 15 tahun, PJR cukup jarang mengenai kelompok umur di bawah 4 tahun atau 20 tahun ke atas. Yang kedua kita perhatikan adalah keluhan rematiknya, pada PJR secara khas nyeri ataupun bengkak pada sendi biasanya akan berpindah-pindah. Ini yang membedakan dengan rematik biasa yang umumnya keluhan nyeri sendinya menetap pada sendi-sendi tertentu misalnya hanya di lutut saja. Kunci ketiga yang dapat kita terapkan adalah pada PJR biasanya akan disertai demam, karena PJR sebenarnya dipicu oleh infeksi kuman Streptococcus Beta Hemolyticus group A. Tubuh kita akan memberikan sinyal adanya suatu infeksi akut berupa peningkatan suhu tubuh (demam). Oleh karena itu pada PJR kita akan menemukan gejala demam. Umumnya di masyarakat terkadang pengobatan yang kurang terarah akan menyebabkan racun atau toxin dari kuman tersebut
Oleh dr. I Putu Eka Dharma Putra, S.Ked. menyebar melalui sirkulasi darah dan menyebabkan peradangan pada katup jantung kita. Akibatnya daun-daun katup mengalami perlengketan sehingga menyempit, atau menebal dan mengkerut sehingga kalau menutup tidak sempurna lagi dan terjadi kebocoran, dan pada akhirnya berujung pada kematian karena gagal ginjal. Oleh karena itulah, penyakit ini dikategorikan sebagai penyakit reumatik yang mematikan. Kunci yang keempat yang dapat kami berikan berkaitan dengan kunci yang ketiga, yaitu temukan juga infeksi tenggorok pada penderita PJR, karena kuman penyebab PJR yaitu Streptococcus Beta Hemolyticus group A cukup sering mengakibatkan infeksi tenggorok. Dengan menerapan kiatkiat di atas kita dapat mengenali serta membedakan secara dini antara gejala reumatik biasa dengan gejala Penyakit Jantung Reumatik, sehingga kita dapat segera mencari tempat untuk berkonsultasi serta mendapat pengobatan yang tepat serta terarah. Terkadang pada beberapa kasus gejalanya sering tersamar, jika hal ini terjadi maka berkonsultasilah pada dokter Anda. Untuk menegakkan diagnosis maka dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan laboratorium seperti darah rutin, serology ASTO dan CRP. Namun sebenarnya diagnostik pasti untuk menegakkan PJR harus dilakukan pemeriksaan echocardiografi untuk melihat fungsi jantung penderita. Sekarang kita telah berbekal pengetahuan pelbagai gejala PJR, kurang lengkap rasanya jika kita tidak mengetahui cara untuk mencegah penyakit ini. Caranya yaitu dengan pertimbangan bahwa PJR disebabkan oleh kuman Streptococcus beta hemolyticus maka pencegahannya dilakukan dengan mencegah infeksi kuman tersebut, higiene dan makanan bersih serta sehat masih menjadi kunci utama pencegah infeksi tenggorok karena kuman streptokokus. Bagi yang rentan terkena
infeksi tenggorok harus segera mendapat pengobatan yang adequat tentunya dengan pertimbangan terjangkaunya sarana kesehatan terdekat. Lantas bagaimana mengetahui bahwa PJR sudah berakibat pada komplikasi jantung? Tentunya kita harus mengenali tanda-tanda gagal jantung, hal yang kita perhatikan adalah penderita mulai mengeluh sesak nafas, kemudian cepat lelah, merasa lemas apalagi jika disertai kesadaran penderita yang mulai menurun maka segeralah Anda mengakses Unit Gawat Darurat terdekat untuk mendapatkan pertolongan segera. Apabila diagnosa penyakit jantung rematik sudah ditegakkan dan masih adanya infeksi oleh kuman Streptococcus tersebut, maka hal utama yang terlintas dari tim dokter adalah pemberian antibiotika dan anti radang. Misalnya pemberian obat antibiotika penicillin secara oral atau benzathine penicillin G. Pada penderita yang alergi terhadap kedua obat tersebut, alternatif lain adalah pemberian erythromycin atau golongan cephalosporin. Sedangkan antiradang yang baisanya diberikan adalah Cortisone and Aspirin. Penderita dianjurkan untuk tirah baring di rumah sakit, selain itu tim medis akan terpikir tentang penanganan kemungkinan terjadinya komplikasi seperti gagal jantung, endokarditis bakteri atau trombo-emboli. Pasien akan diberikat diet bergizi tinggi yang mengandung cukup vitamin. Penderita Penyakit Jantung Rematik (PJR) tanpa gejala tidak memerlukan terapi. Penderita dengan gejala gagal jantung yang ringan memerlukan terapi medik untuk mengatasi keluhannya. Penderita yang simtomatis memerlukan terapi surgikal atau intervensi invasif. Tetapi terapi surgikal dan intervensi ini masih terbatas tersedia serta memerlukan biaya yang relatif mahal dan memerlukan follow up jangka panjang.
Minggu Wage, 20 Juni 2010
Tumbuh Kembangkan Kemandirian Anak pada Usia Dini KEMANDIRIAN itu sangat penting, misalnya, baik dalam kapasitas kolektif sebagai bangsa maupun dalam kapasitas pribadi. Dalam hal teknologi informasi, bangsa Indonesia belum mempunyai kemandirian yang memadai sehingga masih banyak tergantung dari negara maju.
Oleh I Nengah Konten Ekspor suatu teknologi dari bangsa-bangsa maju hanyalah dalam bentuk barang saja. Sementara pengetahuan atau informasi tidaklah diikutsertakan, apalagi kemajuan manusia dalam hal teknologi tidaklah menjadi perhatian. Apa yang tersebut diatas sudah jelas arti dan kegunaan kemandirian bagi seseorang. Dengan kemandirian seseorang dapat menentukan apa yang dianggap terbaik untuk kemajuan dirinya tanpa harus ada tekanan oleh orang lain. Mencermati hal-hal seperti tersebut di atas. Di dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sekat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab. Untuk mengkaji tujuan tersebut harus ada komitmen untuk pengembangan potensi, yang mendasari tercapainya tujuan tersebut. Kemandirian Pentingnya kemandirian dalam hal ini sudah diakui oleh pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu maka banyak sekali program dan kegiatan kongkrit untuk mengembangkan kemandirian. Di Indonesia telah banyak dikembangkan kegiatan kemandirian bagi masyarakat golongan ekonomi lemah, pengembangan kemandirian melalui bantuanbantuan sosial, misalnya dengan mengembangkan pendidikan keterampilan yang kemudian disesuaikan dengan potensi lingkungan yang ada, itu semua dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan kemandirian masyarakat, dan dengan kemandirian tersebut diharapkan mereka dapat menolong dirinya sendiri. Di lembaga pemasyarakatan pun
diselenggarakan kegiatan pendidikan kemandirian untuk para terpenjara dengan cara dilatih keterampilan tertentu: misalnya menganyam tikar, membuat keset, membuat alat dapur, dan keterampilan lainnya. Pada dasarnya kemandirian itu memang bukan milik orang dewasa, tetapi anakanak pun berhak memiliki dan mengembangkan kemandirian. Menurut berbagai teori psikologi, anak mandiri memang cendrung lebih berprestasi dalam berabgai hal, misalya di bidang akademik, olah raga, keksenian, karena yang bersangkutan sudah terbiasa mengatasi persoalan yang dihadapinya, meskipun persoalan yang dimaksud tak selalu besar dan berat untuk ukuran orang dewasa. Seorang psikolog klinis anak dari Empathy Development Center, Roslina Verauli, mengatakan kemandirian sangat erat terkait dengan anak sebagai individu yang mempunyai konsep diri, penghargaan terhadap diri sendiri dan mengatur diri. Anak paham akan tuntutan lingkungan terhadap dirinya. Anak mandiri mampu memenuhi tuntutan lingkungannya. Contohnya, anak usia 3-4 tahun yang sudah bisa menggunakan alat makan, haruslah bisa makan sendiri. Inilah salah satu yang dimaksud dengan ‘’kemandirian’’. Tumbuh Kembangkan Kemandirian Sejak anak-anaklah kemandirian ditumbuhkembangkan, dalam hal ini perlu metode untuk menumbuhkembangkan kemandirian tersebut pada sang anak. Metode untuk menumbuhkembangkan kemandirian anak, dari teoritis sampai yang praktis. Ada tujuh hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua yang menginginkan anaknya menjadi pribadi mandiri: 1. Tumbuhkan rasa percaya diri.
BPM/ist
KEMANDIRIAN - Pada dasarnya kemandirian itu memang bukan milik orang dewasa, tetapi anak-anak pun berhak memiliki dan mengembangkan kemandirian. Menurut berbagai teori psikologi, anak mandiri memang cenderung lebih berprestasi dalam berbagai hal, misalnya di bidang akademik, olah raga, kesenian, karena yang bersangkutan sudah terbiasa mengatasi persoalan yang dihadapinya, meskipun persoalan yang dimaksud tak selalu besar dan berat untuk ukuran orang dewasa. Rasa percaya diri memegang peranan penting. Rasa itu dapat tumbuh jika anak diberi kepercayaan untuk melakukan sesuatu atau hal yang ia mampu kerjakan sendiri. Misalnya, saat bayi sudah bisa memegang botol sendiri, bantu ia supaya benar-benar bisa untuk memegangnya. 2. Pahami risiko anak belajar Jangan takut rumah kotor. Itu risiko yang harus dihadapi saat anak belajar makan atau berjalan. Cara menanggulangi taruhlah plastik besar yang diletakkan di bawah meja makan dapat memudahkan di saat akan melakukan bersihbersih atau pembersihan kamar makan. 3. Beri kepercayaan Hal terbesar yang dapat menghambat rasa percaya diri pada anak adalah kekhawatiran dan ketakutan orang tua. Perasaan takut dan khawatir sering membuat orang tua mengerjakan pekerjaan anak, yang sebenarnya bisa mereka lakukan sendiri. Jika menginginkan anak mandiri maka konsekuensinya harus benar-benar memberi kepercayaan, sesuaikan dengan
ukuran usia. 4. Komunikasi terbuka Sediakan waktu untuk berkomunikasi secara terbuka. Bila anak mempunyai tipe tertutu, pancing dengan pertanyaan ringan tentang kegiatan yang dikerjakan hari itu. Jangan langsung melarang anak bila tidak setuju dengan kegiatan yang dikerjakan. Tanyakan dulu apa alasan mengerjakan itu. Kalau si anak bertanya tentang suatu hal, beri penjelasan yang mudah dimengerti. 5. Kebiasaan Salah satu peranan orang tua dalam kehidupan seharihari adalah membentuk kebiasaan. Kalau anak sudah terbiasa dimanja dan selalu dilayani, ia akan menjadi anak yang selalu tergantung pada orang lain. Misalnya, sehabis makan supaya ia bisa cuci piring sendiri, setelah bangun tidur supaya ia bisa membersihkan tempat tidur sendiri, sebelum berangkat kesekolah ia harus pamitan dulu, dan sebagainya. 6. Disiplin Kemandirian berkaitan erat dengan disiplin. Sebelum seorang anak dapat mendisi-
plinkan dirinya sendiri, ia terlebih dahulu didisiplinkan oleh orang tuanya. Syarat utama dalam hal ini adalah pengawasan dan bimbingan yang konsisten dan konsekuwen. 7. Jangan terus menyuapi Memberikan pembelajaran tambahan (les) bukan cara yang tepat untuk mendidik anak. Guru les biasanya punya kecendrungan untuk menyuapi muridnya. Ingatlah disiplin belajar itu harus dari rumah. Orang tua harus ingat, menumbuhkembangkan kemandirian anak tidak dengan memaksakan atau keinginan orang tua, guru atau yang lainnya, melainkan harus mengikuti kehendak atau keinginan sang anak dengan bimbingan dan pengawasan yang memadai. Kemandirian itu bukan milik orang dewasa atau orang tua, melainkan anak pun berhak memilikinya, bahkan justru pada masa kanak-kanak kemandirian harus ditumbuhkembangkan. Dengan metode dan bimbingan yang tepat, kemandirian pada anak bermanfaat bagi anak bersangkutan bukan untuk orang lain.
Pendidikan Karakter Vs. Pembunuhan Karakter KALAU kita berbicara masalah karakter anak bangsa, gambarannya adalah perilaku kekerasan, anarkis, memaksakan kehendak. Fenomena itulah tersaji secara rutin di media massa, terutama televisi. Sebagian pelakunya adalah orang yang sedang duduk di lembaga pendidikan formal. Idealnya, dunia pendidikan dapat membangun karakter peserta didik sebagai generasi penerus. Dengan memiliki karakter, peserta didik diharapkan dapat membangun dirinya, masyarakat, dan bangsanya baik fisik maupun mental. Karena itulah, sangat beralasan pada peringatan HUT Pendidikan Nasional tahun 2010 ini Kemdiknas mengambil tema pendidikan yang membangun karakter. Tetapi, dari fenomena yang ada dapat dijadikan indikator bahwa pendidikan karakter bangsa belum mencapai hasil yang diharapkan, bahkan mengalami kemerosotan. Kekerasan demi kekerasan terus terjadi di berbagai tempat, entah karena soal politik, salah paham, balas dendam. Yang sangat disayangka, pelaku kekerasan justru di masa-masa anak bangsa ini ditumbuhkembangkan karakternya, seperti siswa dan mahasiswa. Mahasiswa misalnya, permasalahan yang mereka hadapi tidak diselesaikan dengan cara intelektual, ciri orang terpelajar. Kelompok mahasiswa itu cendrung memilih cara kekerasan dalam menyampaikan aspirasi. Kalau tidak terpenuhi, mereka merusak kampusnya. Padahal, kampusnya itulah yang menjadikan mereka seorang sarjana nantinya. Mereka juga memilih cara kekerasan jika mengalami perbedaan pendapat dengan sesamanya, tawuran misalnya. Tidak sempat memukul teman yang menjadi lawan, akhirnya kampusnya dijadikan sasaran emosi kemarahan. Pada tingkat pendidikan menengah, para siswa sepertinya memilih cara kekerasan pula dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Masalah sepele, konflik individu, mereka selesaikan dengan mengadakan
perkelahian secara massal. Tidak lulus ujian, sekolahnya dibakar. Ada juga yang bunuh diri. Kemudian yang lulus ujian, kegembiraannya dicurahkan dengan emosi yang berlebihan, misalnya konvoi sepeda motor di jalan raya disertai suara motor yang mengganggu. Dalam konvoi itu, jangankan keselamatan orang lain, keselamatan dirinya pun kurang dipikirkan. Kalau tidak demikian, mereka mabuk-mabukan. Sekali waktu, anak SD pun meniru perilaku kakaknya. Melihat fenomena tersebut, tentu ada yang keliru dalam pendidikan kita dalam membentuk karakter anak bangsa. Pendidikan karakter dalam wacana. Para guru masih berkutat pada teori dengan para peserta didik tentang perilaku yang berakhlak mulia. Para guru masih dalam batas memberi contoh, belum menjadi contoh yang layak ditiru oleh para peserta didik. Pembelajaran yang diterima oleh peserta didik belum ‘’memanusiakan’’ manusia. Yang dibentuk oleh guru adalah bagaimana menjadikan peserta didik itu seorang manusia mirip robot ‘’penurut’’ walau kurang inisiatif dalam kreatif. Kalau ada peserta didik ada yeng menjadi ‘’pemberontak’’ dalam pola pikir dan keilmuwan, hal itu dianggap ‘’aib’’ bagi para guru. Hal hasil, generasi muda kita belum memiliki jati diri dalam kreativitas. Anak yang bersikap kritis sering dibungkam oleh guru. Jika ada perbedaan pendapat antar siswa dan guru soal materi pembelajaran, maka siswa haruslah kalah walau mereka punya argumentasi dan data yang akurat dari sumber yang jelas. Jika siswa kurang disiplin, misalnya terlambat masuk kelas, para peserta didik harus dihukum sekalipun ada alasan ang kuat tentang penyebab keterlambatannya. Tetapi, jika guru yang kurang disiplin, misalnya sering terlambat masuk kelas, sepertinya boleh-boleh saja. Bagaimana karakter peserta didik akan tumbuh dengan baik jika kondisinya seperti dipaparkan di atas. Akhirnya, yang muncul dalam dunia
pendidikan kita adalah pembunuhan karakter. Pendidikan Karakter Wajarlah pendidikan karakter dikatakan gagal oleh Doni Koesoema A (2007). Penyebab kegagalan itu tentu banyak. Menurut Doni, ada pro dan kontra tentang perlu tidaknya pendidikan karakter. Sebagian orang menganggap pendidikan karakter itu kurang penting sehingga tidak perlu diberikan lewat pembelajaran di sekolah. Barangkali hal itulah yang menyebabkan pendidikan karakter belum tergarap dengan baik sampai sekarang di dunia pendidikan. Akhirnya yang membentuk karakter adalah lingkungan dan tayangan media visual (televisi) tentang berita kekerasan yang diulang beberapa kali. Kondisi kegiatan belajarmengajar tentu sangat menentukan keberhasilan pendidikan karakter. Sayang, pendidikan karakter masih sebatas wacana. Di sekolah, guru belum memposisikan diri sebagai seorang pembelajar, sebagai indikator orang yang patut ditiru perilakunya. Mestinya, seorang guru selalu ingin memecahkan kesulitan yang ada, memperbaiki kesalahan yang dialami, mencari teknik yang baru sebagai suatu inovasi. Yang ada, guru selalu
menyuruh peserta didik belajar, membaca buku. Kalau belum belajar, guru memarahi siswanya. Jika siswa belum mampu menyerap ilmu yang diberikan, pasti yang bodoh adalah siswa itu sendiri. Bagaimana dengan guru itu sendiri? Jika kegiatan belajar-mengajar belum mencapai hasil yang maksimal, maka yang salah adalah peserta didik. Guru belum mau mengadakan refleksi, di mana letak kelemahannya dalam kegiatan belajar-mengajar. Menurut Doni Koesoema A, pendidikan karakter bisa diartikan sebagai sebuah bantuan sosial agar individu (peserta didik) dapat bertumbuh dalam menghayati kebebasannya dalam hidup bersama dengan orang lain atau sesamanya. Menurut Doni, penddiikan karakter bertujuan membentuk setiap pribadi menjadi insan yang berkeutamaan. Karena itulah bergema kembali persoalan dasar yang telah lama menjadi pertanyaan Plato, ‘’apakah keutamaan itu dapat diajarkan?’’ Dalam konteks kekinian, yang dimaksudkan keutamaan adalah ‘’memanusiakan manusia’’, membentuk manusia agar memiliki pikiran, cara berkomunikasi, dan berperilaku yang manusiawi. Tidak memilih cara kekerasan. Yang lebih penting, pendidi-
kan karakter haruslah diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata. Tentu tidak mudah mencapainya, perlu proses dalam pembelajaran pendidikan karakter. Dimulai dari perencanaan, selanjutnya dikomunikasikan kepada peserta didik, permasalahannya didiskusikan. Setelah mencapai kesepahaman, hasilnya ditindaklanjuti menjadi perilaku atau tindakan nyata. Kalau pembelajaran hanya bersifat verbal — hanya ‘’diomongkan’’, peserta didik kurang percaya. Jadi, pendidikan karakter bukanlah pendidikan yang berkutat pada tataran teori dari guru kepada peserta didik, melainkan harus diwujudnyatakan. Perlukah pendidikan karakter menjadi mata pelajaran tersendiri? Jawabannya, tidak perlu. Karena penekanannya adalah tindakan nyata, maka kegiatan belajar-mengajar lebih banyak diarahkan kepada kondisi pembelajaran yang kontekstual, suasana pembelajaran yang akan dirasakan manfaatnya oleh siswa. Pembelajaran yang bersifat memberikan beban, misalnya menghapalkan materi yang tidak hanya manfaatnya dikurangi Guru sedapat mungkin menjadi perilaku yang bisa ditiru, selain bisa digugu dari apa yang dibicarakan. zIGK Tribana
BPM/ist
BELAJAR - Kondisi kegiatan belajar-mengajar tentu sangat menentukan keberhasilan pendidikan karakter. Sayang, pendidikan karakter masih sebatas wacana. Di sekolah, guru belum memposisikan diri sebagai seorang pembelajar, sebagai indikator orang yang patut ditiru perilakunya. Mestinya, seorang guru selalu ingin memecahkan kesulitan yang ada, memperbaiki kesalahan yang dialami, mencari teknik yang baru sebagai suatu inovasi.
Arena
Minggu Wage, 20 Juni 2010
5
Piala Pesanku
Lorenzo Start Terdepan di Silverstone
Tuan Rumah Rebut Juara Ketiga Denpasar (Bali Post) Tuan rumah Pesanku, Kuta akhirnya harus puas merebut gelar juara ketiga Piala Pesanku IV/ 2010. Predikat itu digapai tim besutan Made Pasek Wijaya setelah pada final juara ketiga mengalahkan Guntur FC 2-1 (0-1) lewat perpajangan waktu di Stadion Samudra, Kuta, Sabtu (19/6) kemarin. Menampilkan pemain putra lokal, Pesanku tampil menyerang sejak kick off. Saling serang silih berganti. Akan tetapi pada paruh pertama, kedua tim masih mandul. Pesanku kembali yang dimotori gelandang elegan Hary Fiandoyo terus melancarkan serangan dari segala lini. Namun, pertahanan berlapis yang diterapkan tim besutan Toples Suryana itu terlalu tangguh buat bomber Bali Post/dok Pasek Wijaya Pesanku. Justru, Guntur lewat serangan balik cepat berhasil mencuri gol lebih dulu lewat kaki bomber lincah Eka setelah mengecoh kiper Pesanku, Oga. Tertinggal 0-1, membuat Pesanku terus memforsir serangan. Pada menit ke-80 gelandang Hary Fiandoyo berhasil meneruskan umpan terukur Cenik Ari Arsana. Dengan tembakan keras, Hary menjebol gawang Guntur untuk menyamakan 1-1. Karena skor tetap imbang hingga 90 menit, memaksa kedua tim memperpanjang waktu untuk menentukan gelar kemenangan. Satu kesempatan emas tercipta lewat titik penalti. Sayangnya bomber Cenik Ari Arsana tembakannya mengenai mistar, bola rebound itu disambut Yande yang mengoperkan kepada Cenik. Dengan teknik tinggi mantan pemain Gelora Dewata itu akhirnya bisa memperdaya kiper Guntur sekaligus mengatarkan timnya sebagai pemenang. Walau gagal ke final, pelatih Pesanku Made Pasek Wijaya menyatakan cukup senang, Pesanku akhirnya bisa membawa tropi juara ketiga serta uang pembinaan. ‘’Dengan materi tim yang 100 persen lokal hasil kompetisi antardesa di Kuta, kami cukup terhibur dengan gelar ini,’’ ujar Made Pasek Wijaya. Hal senada disampaikan manajer tim Komang Graha Wicaksana. Dia bukan berupaya mencari alasan pembenar. Sesungguhnya kata Graha yang juga Ketua LPM Kuta ini kualitas Pesanku tidak berbeda dengan tim finalis baik Pespa Padang Sambian maupun Kundalini FC yang akan tampil pada partai puncak Minggu sore ini. Kegagalan Pesanku ke final karena dua bek andal Dody dan Swastika harus keluar pada menit ke-5 dan 6. Di samping itu kiper Oga tidak tampil. ‘’Tapi tidak masalah. Itulah unik dan sekaligus menariknya sepak bola,’’ pungkas mantan karateka andal Bali ini. (kmb11)
Tour de East Java
Bersaing Rebut Juara ”TdEJ” Etape Kedua Tulungagung (Bali Post) Persaingan merebut gelar juara lomba balap sepeda internasional “Tour de East Java 2010” (TdEJ) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, diperkirakan berlangsung ketat pada etape kedua berjarak 154,7 km, Sabtu. Etape yang dimulai dari Bendungan Wonorejo Tulungagung melintasi wilayah Kabupaten Blitar dan Kediri ini, diikuti sebanyak 104 pembalap dari 22 tim mancanegara dan lokal. Juara etape pertama dan pemegang jaket kuning (yellow jersey) Hossein Alizadeh dari tim Tabriz Petrochemical Iran, diperkirakan akan mendapat tekanan kuat dari para pesaingnya dalam usahanya mempertahankan posisi terdepan. Apalagi, jalur yang dilalui para pembalap pada etape ini didominasi medan datar dengan dua intermediate sprint yakni di kilometer 49,8 dan 125,8. Sedangkan perebutan poin tanjakan hanya di kilometer 64,8. “Balapan akan berlangsung lebih sengit, dan semua pembalap akan berjuang habis-habisan untuk merebut juara,” kata manajer tim Polygon Sweet Nice (PSN) Surabaya, Wawan Setyobudi. Mantan pembalap nasional itu, mengatakan etape kedua akan menjadi penentuan juara TdEJ kali ini, karena etape ketiga (terakhir) pada Minggu (20/6), hanya melombakan circuit race dan sulit untuk mengubah posisi. Hal senada juga diungkapkan Sacha Damrow (tim CCN Colossy Belanda). Pemenang kedua balapan etape pertama ini berharap bisa tampil lebih maksimal untuk memperbaiki posisi. “Ini menjadi kesempatan untuk mengejar podium juara. Saya berharap tim bekerja dengan baik dan memenangkan balapan,” katanya. Selain kategori perorangan, persaingan sengit juga akan terjadi di kategori tim, terutama melibatkan pimpinan sementara Giant Asia Racing Taiwan dengan juara bertahan Tabriz Petrochemical Iran. Tim Giant Asia Racing memimpin dengan selisih waktu 1 menit 04 detik atas juara tiga kali TdEJ, Tabriz. Sementara peringkat tiga kategori tim ditempati tim Araya Sidoarjo. (ant)
Bali Post/ant
ETAPE KEDUA- Sejumlah pebalap Tour de East Java 2010 melintas di kawasan persawahan Desa Wonorejo, Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (19/6). Etape Kedua TdEJ 2010 melintasi Tulungagung Blitar - Kediri dengan jarak tempuh 154,7 km.
BPM/afp
GEBER - Jorge Lorenso menggeber motornya di sesi kualifikasi MotoGP yang digelar di sirkuit Silverstone Inggris, Sabtu (19/6) kemarin.
Sepak Bola Putra Sesana XXXIV
Silverstone Jorge Lorenzo berhasil merebut posisi start terdepan dalam babak kualifikasi MotoGP Silverstone yang digelar Sabtu (19/6) kemarin. Lorenzo yang menggeber Yamaha berhasil mengungguli Randy de Puniet dan Dani Pedrosa. Pedrosa sendiri mengalami kecelakaan hebat di akhir sesi kualifikasi. Pembalap Spanyol tersebut terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk memeriksa cedera yang dialaminya. Menurut laporan awal yang dikeluarkan oleh pihak Honda, Pedrosa hanya mengalami memar namun tetap akan diperiksa secara teliti guna memastikan kondisinya. De Puniet tampil sensasional di awal babak kualifikasi dengan membawa LCR Honda yang ditungganginya menjadi yang tercepat. De Puniet bahkan sempat memperlebar selisih waktunya dangan para pesaingnya beberapa saat kemudian. Setelah beberapa nama besar gagal mengungguli De Puniet, tampaknya dia akan menjadi pembalap non-pabrikan pertama yang merebut pole position setelah Casey Stoner melakukannya di tahun 2006 silam. Lorenzo tampaknya akan gagal menjadi yang tercepat namun di saatsaat terakhir, pembalap Italia tersebut berhasil memacu kencang motornya guna menjadi yang tercepat. De Puniet sempat mencoba untuk kembali mengambil alih posisi terdepan namun gagal setelah terjatuh pada tikungan sebelum finis. Andrea Dovizioso berada di posisi keempat diikuti oleh duet Ducati Nicky Hayden dan Casey Stoner. Jagoan Superbike yang baru saja turun di arena MotoGP, Ben Spies hanya mampu berada di posisi ketujuh. (gie/afp)
Voli Piala Kapolri
Bali Akui Tunas Remaja Jumpa Trauma, Keunggulan Jatim Tuan Rumah di Final Gianyar (Bali Post) -
Untuk keempat kalinya tim Tunas Remaja, Rendang melangkah ke babak final kejuaraan sepak bola Piala Putra Sesana XXXIV/2010. Sukses itu direbut tim besutan trio pelatih Wayan Astika, Ketut Sugiantara dan Dodo Darmayasa setelah pada babak semifinal mengalahkan CCPC, Padang Sambian, Denpasar 3-2 (0-1) pada pertandingan yang dilangsungkan di lapangan umum Astina, Ubud, Sabtu (19/6) kemarin. Kemenangan tipis itu mengantarkan tim Tunas Remaja Rendang berjumpa tuan rumah Putra Sesana, Ubud yang sebelumnya mengalahkan Angker FC 2-1. Babak final akan dilaksanakan Selasa (22/6). Sedangkan, CCPC Padang Sambian sendiri harus puas memperebutkan predikat juara ketiga menghadapi Angker FC, Bangli sehari sebelumnya Senin (21/6) besok sore. Pertandingan yang dipimpin wasit A.A. Dalem itu berlangsung seru. CCPC yang diperkuat Jumada, Nyoman Merta tampil agresif begitu kick off. Tekanan sporadis CCPC dari segala lini membuat barikade pertahanan Tunas Remaja kalang kabut. Striker bule CCPC, Alberto
dengan cepat memperdaya kiper Komang Sida pada menit ke-12. Tertinggal 0-1, Tunas Remaja berusaha menaikkan ritme permainan. Tunas Remaja yang mendapat dukungan camat Rendang serta pembina Komang Oka Ariana, baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-55, setelah bomber Kadek Sentana Adi Putra dengan jitu memperdaya kiper Kadek Sudarta setelah menerima umpan terukur gelandang Sujana. Mampu mengejar ketinggalan membuat spirit dan motivasi tim dari lereng Gunung Agung itu bangkit. Dua gol kemudian lahir dari gelandang elegan Komang Sujana setelah bekerja sama dengan Kadek Sentana menit
ke-69 dan Repot Sulendra menit ke-79 melalui titik penalti. CCPC yang berada di bawah tekanan akhirnya bisa mempertipis kekalahan satu menit sebelum bubaran melalui penalti yang diselesaikan Alberto. Manajer tim Wayan Astika dan pelatih Ketut Sugiantara menyatakan senang timnya bisa menang dan menembus final. Keduanya menyadari tuan rumah yang diperkuat pemain-pemain berpengalaman termasuk salah satu pemain Liga Super, Astawa lebih diunggulkan. ‘’Meski demikian, kami berharap Kadek Sentana Adi Putra dkk. tidak minder apalagi merasa kalah sebelum bertanding. Sesungguhnya secara teknik materi Tunas Remaja tidak berbeda
jauh. Bisa jadi masalah mental. Namun kami berharap dewi fortuna bisa berpihak pada kami,’’ harap Wayan Astika disetujui Ketut Sugiantara. Di bagian lain, salah satu panitia Cok Surya Jaya menyatakan partai final antara Tunas Remaja, Rendang yang bermodalkan empat kali ke babak puncak, melawan tuan rumah Putra Sesana merupakan final ideal. Pertandingan ini diyakini akan ditunggu-tunggu dan mendapat atensi masyarakat. Kepada tim juara diberikan Rp 3 juta, Rp 2 juta, Rp 1 juta dan Rp 500 ribu plus piala tetap bagi tim yang merebut juara satu hingga keempat. (kmb11)
Maju ke Final
Pemain ”Underdog” Kalahkan Unggulan Inggris Petenis kualifikasi asal Rusia Ekaterina Makarova dan pemain bukan unggulan Victoria Azarenka dari Belarus akan bertemu di final Eastbourne International setelah secara mengejutkan meraih kemenangan pada semifinal, Jumat. Makarova, peringkat 100 dunia, mengalahkan finalis Prancis Terbuka dan unggulan ketiga Samantha Stosur 7-6 (7/5), 7-5, sementara Azarenka menyisihkan unggulan delapan asal Prancis Marion Bartoli 6-3, 7-5. “Saya agak tegang, karena saya belum pernah main di lapangan utama di sini sebelumnya,” kata Makarova, yang tertinggal 0-3 pada
awal pertandingan. “Saya berjuang untuk setiap poin. Hari ini, servis kedua saya kadang-kadang lebih baik dibanding yang pertama.” Bahkan saat kalah, finalis Roland Garros Stosur percaya diri menyongsong Wimledon dengan persiapannya pada lapangan rumput. “Secara fisik saya merasa baik. Saya akan libur sehari besok, dan kemudian punya satu atau dua hari untuk menyiapkan diri menghadapi putaran pertama, kemudian dua pekan yang berat, dan kemudian saya akan istirahat,’’ ujarnya. Menurut saya tidak ada yang perlu dikhawatirkan, saya lebih percaya diri dan bermain lebih
baik. Azarenka, pemenang gelar Miami pada 2009, akan bermain dalam final keduanya musim ini setelah berakhir sebagai runner-up di Dubai dari Venus Williams. Final Sabtu akan menjadi pertemuan pertama bagi petenis berusia 20 tahun itu dengan Makarova (22) dari Moscow, yang menyisihkan juara 2005 Kim Clijsters pada perempatfinal di Devonshire Park sebelum menghentikan Stosur. Azaranka memanfaatkan break di awal untuk memenangi set pertama melawan Bartoli, yang terhenti di babak semifinal di Eastbourne pada tahun keempat berturut-turut.
Azarenka dan lawannya saling mematahkan servis pada game ketiga dan keempat set kedua dan Azarenka kembali mematahkan servis pada game terakhir untuk memastikan kemenangan pada match point pertamanya. Makarova akan berusaha meraih gelar pertamanya setelah kalah dua kali di lapangan tanah liat tahun lalu, oleh Yanina Wickmayer di Estoril dan oleh Anabel Medina Garrigues di Fez. Makarova adalah petenis kualifikasi Eastbourne pertama yang mencapai final sejak Vera Dushevina pada 2005, tempat ia kalah dari Clijsters. (ant/afp)
Jakarta (Bali Post) Tim bola voli putra Bali sepertinya trauma menghadapi Jawa Timur yang memiliki tradisi juara pada kejuaraan nasional bola voli Piala Kapolri. Sebagaimana realitas yang harus diterima Nyoman Rudi Tirtana dan kawankawan, mereka dipaksa harus mengakui keunggulan Jawa Timur 0-3 (1625, 21-25, 19-25) pada laga empat besar yang digelar di hall bola basket Senayan, Sabtu (19/ 6) kemarin.
Dengan kekalahan itu, tim besutan Agung Wijaya, Darsana dan Wara Bali Post/ram itu dipastikan sepNyoman Sukanada erti tahun lalu akan memperebutkan peringkat ketiga set sebelumnya. Usai pertandingan Nyomenghadapi Jawa Tengah yang sebelumnya ditekuk man Sukanada menyatakan DKI. Sedangkan babak fi- tidak terlalu kecewa dengan kegagalan timnya melaju ke nal satu dua akan menjadi final. Alasannya, segenap pepertarungan yang seru ant- mainnya sudah berjuang all ara juara bertahan Jawa out untuk menggapai hasil Timur melawan tuan ru- terbaik. Namun, karena termah DKI. us terang dari berbagai segi
Seperti dilaporkan ofisial tim Bali, Ir. Nyoman Sukanada, tim Bali yang turun dengan kekuatan penuh spiker Nyoman Rudi Tirtana, diperkuat pemain nasional lainnya Acong Windu Segara, serta Ledin Okayasa, Dolar Partayasa, Pande Budiarta, Pong Ardika termasuk libero Ari Yoga sudah berjuang all out melawan Jawa Timur. Di set pertama, Jawa Timur dengan cepat bisa memimpin 25-16, namun di set kedua Acong Windu Segara berupaya bangkit. Semangat dan motivasi luar biasa yang ditunjukkan tim Bali mampu lebih produktif, akan tetapi tetap di setset akhir tidak bisa mengimbangi permainan taktis dan konsisten Jawa Timur. Hal yang sama berulang lagi pada set ketiga, justru Bali lebih cepat menyerah dari
Bali masih di bawah Jawa Timur, pihaknya harus menerima kenyataan dengan legowo. ‘’Kami harus sportif menerima kenyataan di lapangan. Semua pemain sesungguhnya berjuang puputan untuk bisa berprestasi lebih baik dari tahun lalu sebagai juara ketiga. Namun apa boleh buat perjuangan anak-anak kandas. Walau kalah kami tetap salut dengan kerja ekstra keras mereka,’’ ujar Nyoman Sukanada, dengan jiwa sportif. Ketika didesak faktor apa yang menjadi alasan klasik kegagalan timnya, Sukanada menyebut masalah psikis. ‘’Sepertinya dari segi teknik tidak terlalu berbeda jauh. Hanya saja sepertinya ada faktor trauma. Secara psikis anak-anak Bali belum bisa keluar dari trauma bawah sadar,’’ pungkas Dirut PDAM Badung itu. (kmb11)
DIMENSI
6 RAMALAN
BINTANG
Kalau Anda mau bergaul dan tukar pikiran maka akan ketemu sahabat yang berguna dalam mengejar kemajuan dan keuntungan. Jangan ragu-ragu untuk mempercayai, ikuti saran dan terimalah bantuannya. Laksanakan dengan penuh konsentrasi. Sementara keluarga jangan menambah beban pikiran dan minta macam-macam. Asmara: Pertemuan yang tak disangka-sangka, menggugah kenangan lama. Derajat tambah baik, dihormati dan disegani. Hendaknya makin hatihati dan bijaksana bila mengambil keputusan. Jangan terlalu dekat dengan bawahan dan jangan banyak ngomong. Teguh pendirian, jangan mudah terpengaruh. Keluarga harus sabar, karena kurang diperhatikan. Asmara: Waspadalah, jangan ikut suasana heboh. Tanamkan saling percaya dan setia. Rezeki akan datang bila Anda konsekuen, menyelesaikan tugas yang masih ada. Jangan malas dan suka menunda atau menumpuk pekerjaan. Makin banyak waktu luang, makin banyak tawaran objek baru yang bisa menambah penghasilan. Keluarga juga bisa dikaryakan, bagi yang punya kemampuan. Asmara: Jangan mudah percaya bila tidak melihat sendiri. Pertahankan tali cinta sejati. Minggu ini Anda dibuat sibuk, harap siap mental dan tabah menghadapi cobaan-cobaan. Kepala boleh panas, tetapi hati harus bisa tenang dan dingin. Biar harus keluar uang, tetapi semua berjalan lancar dan beres. Kemelut dalam keluarga harus segera diselesaikan, cari solusi pada orang tua-tua. Asmara: Sekali waktu, Anda harus agak keras, supaya tidak ngalah terus. Mintalah doa restu Ortu, jangan keras kepala atau memaksakan diri. Saran, kritik dan diremehkan, harus dijadikan cambuk dan semangat untuk maju berjuang sampai berhasil. Meskipun hati terasa sakit, janji harus ditepati. Kebutuhan keluarga dipenuhi dan mintalah maaf. Asmara: Jangan ikut campur urusan orang lain termasuk urusan pribadi sang kekasih. Yakinlah dengan pendapat Anda, jangan ikuti teman-teman yang spekulasinya ngawur. Menurut teori memang menguntungkan, namun kalau dipraktikkan bisa rugi besar. Oleh sebab itu pikirkan masak-masak sebelum dilaksanakan. Saran keluarga juga ada baiknya, sebab yang ikut merasakannya. Asmara: Meskipun jatuh cinta, jangan keterlaluan. Tai kucing bukan permen cokelat. Kalau sudah berhasil jangan lupa bersyukur, sembahyang. Kalau ada lebihnya rezeki berbuatlah amal sedekah, balas budi kepada orang-orang yang pernah membantu Anda di kala susah. Senang memang, banyak pegang uang, tapi jangan lupa kesehatan badan. Keluarga juga senang, keinginannya keturutan. Asmara: Hati-hati, jangan terpikat dengan janji, Anda bisa kena tipu. Bintang berada di atas, sayang sinarnya terhalang awan hitam. Sedialah payung sebelum kehujanan. Tujuan Anda baik, rencana berjalan, jangan kaget bila tiba-tiba ada rintangan rongrongan. Hati-hati dan waspada, apaapa selalu dikontrol. Keluarga pun tidak bisa diberi kepercayaan. Asmara: Akan terjadi percekcokan, tetapi jangan mengungkit-ungkit yang sudah-sudah. Minggu ini akan ada pertemuan atau undangan penting, harap dihadiri. Sebab ada kaitannya dengan rencana Anda. Perlu bantuan supaya berkembang dan banyak dikenal orang. Yang rajin, tekun dan penuh perhitungan. Keluarga diajak prihatin, hemat dan ikut berjuang demi masa depan. Asmara: Jangan mau dipermainkan. Anda punya harga diri dan orang tua. Apa yang Anda harap-harap sudah di depan mata, tinggal kemauan untuk mendapatkan harus dipacu. Sembahyang malam, minta kepada Tuhan agar dipercepat rezekinya, selesai rencananya, beres urusannya. Keluarga juga jangan sombong, takabur, lupa dengan tetangga yang kelaparan. Asmara: Supaya tenang dan bisa tidur nyenyak, ikatlah dalam pertunangan atau pernikahan. Kalau Anda ingin sampai tujuan, pantai bahagia, jangan nyeleweng. Tetaplah teguh berjalan di atas rel yang sudah ditentukan. Manfaatkan fasilitas yang ada, jangan dibuat hura-hura, foya-foya, yang akhirnya berurusan dengan hukum. Kasihan keluarga yang ikut menanggung risikonya. Teman-teman tutup mata. Asmara: Yang rukun bersatu. Jangan goyah oleh apapun dan siapapun. Bintang gelap sudah muncul, Anda jangan main spekulasi dengan taruhan atau mengandalkan hadiah. Rencana baru ditunda dulu, pertahankan apa yang masih ada dan pekerjaan yang sudah pasti. Banyak sabar, tabah, tenang, mendekat kepada Tuhan. Urusan keluarga dimohon pengertiannya. Asmara: Jangan dipaksakan. Kalau memang jodoh pasti jadi. Kalau lepas ikhlaskan saja.
Diasuh Oleh
Putri Wong Kam Fu Berlaku:
20 s.d. 26 Juni 2010
Cari Ilmu dengan Tiga Cara Tad viddhipranipatena Pariprasnenasevaya. Upadeksyanti tejnyanam jnyaninastattvadarsiah. (Bhagavad Gita,IV.34) Maksudnya:Carilah ilmu kebijaksanaan itu dengan sujud bhakti, dengan bertanya-tanya dan dengan pelayanan. Orang bijaksana dapat melihat kebenaran, hal itu akan menyebabkan ilmu pengetahuan memberimu petunjuk. Jumlah ilmuwan di dunia kian bertambah banyak. Ada ilmuwan bidang eksakta, ada ilmuwan sosial, ada ilmuwan humaniora dan ada juga ilmuwan bidang agama dan spiritual. Namun keadaan hidup manusia di berbagai belahan dunia ini masih saja dirundung berbagai masyalah yang pelik sulit diselesaikan. Seyogianya para ilmuwan itu dapat bersinergi memberikan pemikiran yang cerdas dan bijak dan aktual dalam menyelesaikan berbagai masalah yang muncul dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki. Ilmuwan seyogyanya dapat memberikan solusi dengan memakai daya nalar, dengan hati nurani dan dengan kepekaan emosi yang terkendali. Ilmuwan seperti itu belum banyak yang muncul. Hampir tidak ada masalah di dunia ini kalau tidak dipecahkan tanpa ilmuwan dengan cara bersinergi. Agar ilmuwan itu dapat berbuat bijaksana carilah ilmu dengan tiga cara sebagaimana dinyatakan dalam kutipan Sloka Bhagavad Gita di atas yaitu: 1. Pranipatena: Mencari ilmu dengan sujud bhakti pada Tuhan dan dengan rendah hati. Untuk mendapatkan kebijaksanaan mengelola hidup di bumi ini carilah ilmu pengetahuan dengan rasa bhakti. Ilmu pengetahuan yang mengandung nilai-nilai kebijaksanaan disebut viddhi dalam Bhagawad Gita yang dikutif di atas. Viddhi juga berarti yang mentakdirkan. Menurut Nitisastra ada tujuh penyebab mabuk (gelap hati) yang disebut Sapta Timira. Salah satu dari tujuh penyebab mabuk itu adalah ilmu pengetahuan. Tetapi Nitisastra menyatakan barang siapa yang tidak mabuk oleh tujuh hal itu termasuk bagi mereka yang menguasai ilmu pengetahuan dialah diberi gelar Sang Mahardika. Ini artinya mencari ilmu itu amat utama, yang penting jangan mabuk seperti sombong de-
Oleh I Ketut Wiana ngan bersikap eksklusif. Mencari ilmu dengan konsep prani patena bermaksud untuk mengikis sifat-sifat egois sebagai tujuan ilmu pengetahuan.Karena itu Swami Satya Narayana menyatakan bahwa tujuan mendalami Weda ada lima yaitu: vidya artinya mencari ilmu pengetahuan rokhani dan duniawi (para dan apara vidya), mencari viveka yaitu kemampuan untuk berpikir analitis. Karma siksana artinya memperbaiki tingkah laku, satsila artinya membangun kharakter yang mulia. Desa abhimana untuk memotivasi diri mengabdi pada tanah kelahiran. Sebelum menjadi orang ahli dalam satu bidang ilmu terlebih dahulu bangunlah tiga kecintaan yang dalam yaitu dewa abhimana artinya kuatkan rasa bhakti pada Tuhan. Dharma abhimana yaitu kecintaan dan keteguhan berpegang pada kebenaran Veda atau dharma. Selanjutnya desa abhimana selalu bersemangat untuk mengabdi pada tanah kelahiran atas dasar kecintaan pada ibu pertiwi. Dalam tradisi Hindu di Bali ada tradisi Mawinten Saraswati saat akan memasuki jenjang pendidikan. Tujuan pemujaan Dewi Saraswati itu untuk memohon hyanghyangning pangeweruh. Artinya mohon untuk mendapatkan ilmu pengetahuan suci. 2. Pariprasnena: Carilah ilmu dengan bertanya-tanya. Dengan bertanya pada guru dalam menyerap ilmu, perhatian untuk menyerap ilmu itu lebih fokus. Kalau peserta didik belum mampu merumuskan berbagai pertanyaan, guru harus berusaha membingbing agar peserta didik memiliki kemampuan untuk merumuskan pertanyaan. Ilmu yang diserap lewat bertanya jauh akan lebih berkesan dan lebih mendalam kalau dibandingkan dengan hanya mendengarkan ceramah. Namun demikian metoda ceramah tetap dibutuhkan untuk melatih peserta didik untuk bertanya. Bahkan ada baiknya peserta didik setelah ditugaskan membaca dan mendengarkan ceramah untuk menyusun pertanyaan dari apa yang dibaca dan di dengar. Demikian juga peserta didik diajak untuk mengamati sesuatu objek ilmu. Selanjutnya pe-
serta didik ditugaskan membuat berbagai pertanyaan dari hasil pengamatannya itu. Mencari ilmu dengan bertanya-tanya itu lebih dapat mendorong peserta didik lebih kritis dan lebih berpeluang mengembangkan daya analisanya. 3. Sevanam:Carilah ilmu dengan melakukan pengabdian atas dasar bhakti. Kata seva dalam bahasa Sansekerta artinya melayani diBali disebut ngayah. Dalam Subha Sitha Weda dinyatakan: Para upakara puniaya para pidana papaya. Maksudnya: siapa yang senantiasa dalam hidupnya melayan (upakara) orang lain akan dapat punia, siapa yang menyakiti orang akan hidupnya menderita (papa). Melayani sesama dengan tulus ikhlas sesungguhnya juga sebagai wujud bhakti pada Tuhan yang disebut juga sevanam dalam pustaka Bhagavata Purana. Dalam melakukan pelayanan berbagai masalah yang praktis kita akan jumpai. Saat itu kita bisa merasakan, melihat dan juga kembali memikirkan apakah suatu ilmu yang kita dapatkan dalam teori mampu atau tidak kita jadikan pegangan. Dalam pelayanan ilmu yang telah kita miliki akan terus berkembang. Kalau kita melakukan pelayanan dengan cerdas banyak ilmu lagi kita akan peroleh. Di samping ilmu yang tela kita miliki akan makin teruji dalam praktek. Dalam Wrehaspati Tattwa 33, belajar terus sepanjang hidup disebut vidyayana. Menerapkan ilmu dalam praktek kehidupa itu sebagai bentuk pengabdian disebut adalah tarka janyana. Puncaknya adalah dana artinya dapat memberikan manfaat. Dhana berbeda dengan dana. Dhana artinya harta benda/ kekayaan. Sedangkan dana artinya memberikan. DalamWrehaspati Tattwa 25 dinyatakan dana ngaran paweweh. Artinya dana artinya pemerian. Ini berarti widyayana, tarka jnyana harus dapat memberikan kontribusi pada kehidupan individual dan sosial. Belajar terus mencari ilmu dan mengamalkan ilmu tersebut dalam praktek harus sampai memberikan kontribusi atau dana. Canakya Niti IV. 15menyatakan ilmu yang tidak diterapkan dalam praktik kehidupan akan menjadi racun (anabhyasevisamsastram). Ilmu itu bisa membuat orang mabuk kalau tidak bijak memilikinya.
Minggu Wage, 20 Juni 2010
MIMBAR AGAMA
Mengukur Sebuah Keindahan Ada gunung yang menjulang tinggi dengan pepohonan hijau royo royo. Di kaki gunung ada pohon-pohon bunga dengan aneka warna warni membuat suasana segar yang menyejukan hati. Di sebelah gunung itu ada sungai yang meliuk-liuk dengan air deras yang bersih tanpa ada limbah sampah mengotorinya. Di dataran yang lebih rendah ada kebun dan sawah menghijau bagaikan hamparan bludru hijau yang membuat gunung itu menjadi semakin sempurna menghadirkan alam yang asri. Ada burung-burung berkicau bebas tanpa ada yang mengganggunya. Pemandangan gunung itu adalah suatu keindahan tetapi bukan hasil karya seni. Sedangkan karya seni adalah buatan manusia seniman yang diharapkan menghasilkan keindahan. Albert Einstain menyatakan bahwa fungsi agama mengarahkan hidup, ilmu memudahkan hidup sedangkan seni menghaluskan hidup. Agama mencerahkan hati nurani, ilmu mencerdaskan pikiran dan seni membangun kepekaan, kehalusan dan kelembutan rasa. Kalau saja agama, ilmu dan seni benar-benar berfungsi seimbang dan sinergis kualitas manusia pasti akan meningkat. Bercita-cita dengan arah yang benar mencari kemudahan dengan tidak menggunakan budaya nerabas, tetapi melalui proses pengembangan ilmu pengetahuan dan menimbang-nimbang dengan rasa yang halus dan lembut sehingga tampil indah dipandang orang. Selanjutnya apa itu indah. Memang tidak mudah menjawabnya dengan kata-kata. Apalagi bagi yang awam mengenai teori keindahan. Indah itu sesuatu yang menyangkut rasa yang sangat individual sifatnya. Untuk merumuskan apa itu keindahan dengan bahasa yang dapat disajikan pada orang lain sungguh tidak mudah. Meskipun demikian setiap orang dapat merasakan sesuatu itu indah atau tidak indah. Suatu objek yang dirasakan indah oleh seseorang, belum tentu indah juga dirasakan oleh orang lain. Ini adalah kenyataan yang terjadi dalam masyarakat. Yang indah itu ada dua. Ada indah yang merupakan ciptaan Tuhan secara langsung seperti pemandangan yang indah ciptaan Tuhan yang muncul dari perpaduan gunung yang menghijau dengan samudra yang membiru. Indahnya pemandangan alam lepas apa lagi saat bulan purnama yang sejuk dengan desiran angin sepoi sepoi basah. Keindahan seperti itu sudah merupakan keindahan yang universal. Se-
Redaktur Khusus MIMBAR
HINDU Drs. I Ketut Wiana mua lapisan masyarkat akan merasakan betapa indahnya ciptaan Tuhan. Tidak demikian halnya dengan keindahan yang merupakan karya cipta manusia seperti kesenian. Keindahan yang merupakan karya cipta manusia itu dibatasi oleh ruang dan waktu. Meskipun keindahan karya cipta manusia itu universal, tetapi akibat pemaknaanya akan berbeda. Perbedaan itu dibatasi oleh ruang dan waktu. Wanita cantik berfoto model polos mempertontonkan lekak lekuk tubuhnya itu disebut karya seni yang indah. Keindahan seperti itu memiliki keterbatasan ruang dan waktu. Mempertontonkan keindahan tubuh wanita molek seperti itu menimbulkan akibat yang berbeda-beda di satu ruang dan waktu dengan ruang dan waktu yang lainnya. Demikian juga artis penyanyi dangdut yang menampilkan tubuhnya dengan balutan pakaian tipis dan ketat seadanya. Artis dengan pentas di panggung terbuka dengan goyang ngebor seperti itu umumnya orang menyatakan itu indah. Cuma indah dengan penampilan penyanyi “kijang panther” seperti itu apakah pantas di panggung umum ditonton oleh masyarakat dari segala lapisan umur. “Kijang panther artinya kaki jenjang pantat nongol dan muter-muter”. Keindahan yang demikian itu tidak akan menguatkan jati diri manusia sebagai ciptaan Tuhan yang bermoral luhur.Menikmati keindahan karya cipta manusia haruslah dibatasi oleh norma dengan batasan ruang dan waktu. Kapan dan dimana hal itu pantas dan wajar dipentaskan. Patutkah hal yang sangat vulgar seperti itu dipentaskan tanpa batasan orang menonton. Penampilan artis yang sensual dengan goyang ngebornya yang berlebihan sepertinya sangat tidak pantas ditampilkan di ruang terbuka dengan penonton tanpa batasan. Hal ini memang sulit dan akan mudah memicu pro kontra. Yang perlu kita renungkan dalam menikmati keindahan adalah akibat psikologis dan sosiologisnya. Pementasan seperti itu akan menjadi ajang perangsangan hawa nafsu secara tidak benar. Manusia itu bukanlah makhluk hawa nafsu.
Indria dengan hawa nafsu itu adalah alat dalam diri manusia, bukan manusia alat hawa nafsu. Keindahan sebagai karya cipta manusia ada dua juga. Ada keindahan yang merupakan ekspresi hawa nafsu (wisaya kama) dan ada keindahan yang merupakan ekspresi sreya kama yaitu ekspresi dari kesucian dan kesadaran budhi manusia. Keindahan dari ekspresi wisaya kama adalah keindahan dari pengembangan dinamika wisaya atau hawa nafsu yang selalu bergejolak untuk dipenuhi. Keindahan seperti itu memenuhi kebutuhan indria semata untuk dipuaskan. Menikmati keindahan seperti itu tidak akan mengangkat harkat dan martabat manusia sebagai ciptaan Tuhan. Keindahan yang bersumber dari ekspresi wisaya karma itu berhenti sampai tingkat memberikan kesenangan hidup duniawi. Menikmati kesenangan duniawi seperti itu tidak masyalah sepanjang mendapat pengawasan dan pembatasan dari kesadaran akal budhi. Ukuran keindahan yang tepat adalah keindahan yang dimunculkan dari pengejawantahan satyam, siwam mewujudkan sundaram. Artinya kebenaran dan kesucian itulah sumber keindahan yang baik atau dengan kata lain keindahan karya seni (sundaram) itu adalah media untuk mengekspresikan kebenaran (satyam) dan kesucian (siwam). Ekspresi keindahan seperti itu akan membawa manusia pada peningkatan jati dirinya sebagai makhluk hidup ciptaan Tuhan. Satyam, siwam dan sundaram adalah kata-kata bijak (subha sita) hasil renungan isi Weda oleh Rabinranat Tagore. Indah dalam bahasa Sansekerta dinyatakan dengan istilah sundaram yang artinya indah atau cantik. Jadinya keindahan yang bermutu tinggi (satvika sundaram) adalah perwujudkan dari kebenaran (satyam) dan kesucian (siwam). Menikmati karya cipta manusia yang disebut keindahan (sundaram) dari pengejawantahan satyam dan siwam akan dapat menguatkan jadi diri manusia di dunia ini. Karena itu tidaklah setiap keindahan itu dianggap dapat memberi makna positif dalam hidup ini. Memang semua yang dianggap indah oleh seseorang adalah menyenangkan. Dalam hidup ini tidak semua yang menyenangkan atau yang enak membawa manfaat untuk mengantarkan manusia pada kehidupan yang bahagia. Keindahan yang benar adalah keindahan yang mewujudkan kebenaran dan kesucian dalam hidup ini. Selamat Menikmati Pesta Kesenian Bali ke XXXII.
Dramatari Arja
Mencoba Bangkit dari ”Tidur Lelap” HARUS diakui, eksistensi dramatari arja di jagat seni pertunjukan Bali tengah mendapat ujian berat. Ibarat orang sakit, penyakit yang menjangkiti kesenian yang sempat menggapai puncak popularitasnya di era 1960-an hingga 1980-an ini tidak hanya sekadar pilek atau batuk-batuk saja. Tapi, sudah sesak napas. Popularitas arja memang sudah berada di titik yang sangat mengkhawatirkan. Satu per satu, kelompok kesenian yang menggeluti drama tari tradisional Bali ini kolaps dan akhirnya membubarkan diri. Kalau pun ada segelintir sekaa arja yang masih bertahan, itu pun kondisinya masih “demam tinggi”. Menggigil kedinginan sambil menanti dengan harap-harap cemas kesempatan untuk bisa masalah (pentas-red). Eksistensi dramatari arja yang ''sekarat nyawa'' dibenarkan oleh seniman arja senior I Made Sura. Pemeran Kartala yang di kalangan seniman Bali lebih dikenal dengan nama Roy ini tidak menampik bahwa generasi muda Bali terkesan mulai enggan melirik kesenian satu ini. Kendati begitu, dia mengatakan arja masih memiliki penggemar fanatik meskipun mayoritas penikmat kesenian yang menuntut pragina-nya tidak hanya terampil menari tapi juga harus piawai menembang dan berdialog ini berasal dari kalangan generasi tua. ‘’Eksistensi arja memang sangat mengkhawatirkan. Jumlah sekaa arja di Bali yang masih pentas secara rutin bisa dihitung dengan jari. Sudah sangat jarang
pergelaran “Supraba Duta” lalu tampil sepanggung dengan seniman arja senior lainnya di antaranya Ni Wayan Latri dan Sang Ketut Sandiyasa yang lebih dikenal sebagai I Gede Tomat.
Bali Post/ian
ARJA - Salah satu adegan dalam dramatari arja “Supraba Duta” yang dipersembahkan Sekaa Arja Siwa Ratri di arena PKB XXXII, Rabu (16/6) lalu. masyarakat Bali yang mau ngupah (menanggap-red) arja,’’ ujar Made Sura ketika ditemui Bali Post di selasela pementasan dramatari arja “Supraba Duta” di arena Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXII, Rabu (16/6) lalu. Sura mengaku sangat gundah menyaksikan eksistensi arja yang makin goyah di jagat seni pertunjukan Bali. Bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam Sekaa Arja Siwa Ratri Banjar Biya, Desa Keramas, Gi-
anyar, seniman arja senior asal Desa Yangbatu, Denpasar ini terbilang cukup gigih menyuntikkan ''darah segar'' guna memperpanjang denyut kehidupan dramatari arja tersebut. Bersama rekan-rekannya yang peduli dengan kelestarian kesenian ini, berbagai eksprimen dan inovasi telah dilakukan. Salah satunya, memperkaya dan memperluas elemen cerita dramatari arja. Termasuk, memperpanjang durasi banyolan dengan
harapan mampu memaksa penonton untuk tetap bertahan menyaksikan pergelaran hingga tuntas. ‘’Untuk membangkitkan arja dari tidur lelapnya, seniman-seniman arja harus senantiasa mengembangkan inovasi-inovasi baru tanpa merusak pakem-pakem arja sehingga kesenian ini tetap dicintai oleh masyarakat Bali. Salah satunya, memasukkan isuisu aktual dalam dialog-dialog sehingga penonton tidak merasa jemu menonton arja,’’ kata Sura yang pada
Tak Sebatas PKB Selain Sura dkk., Guru Besar ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan Dibia, M.A. juga termasuk gigih menyuntikkan ''darah segar'' guna memperpanjang denyut kehidupan dramatari arja tersebut. Bersama rekan-rekannya yang peduli dengan kelestarian kesenian ini, berbagai eksprimen dan inovasi telah dilakukan di antaranya memperkaya elemen cerita. Jika arja di masa lalu seolah terjebak pada label stereotif cerita-cerita Panji (Malat), maka arja “produksi” I Wayan Dibia dkk. tidak tabu mengangkat lakon “Oediphus, The King” karya sastrawan dunia Euripedis, “Phedra” karya Racine maupun karya-karya sastra Barat maupun karya-karya Bali modern lainnya. Meskipun hasilnya harus diakui belum spektakuler, paling tidak siasat itu cukup sukses mengusik rasa penasaran para penikmat seni di Bali untuk menyaksikan dramatari arja ''rasa'' baru itu. Dengan kata lain, arja masih tetap dikenang kendati hanya melintas sekejap di panggung seni pertunjukan Bali. Misalnya, pada perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB). “Inovasi dan kreasi baru menjadi hal yang mutlak dalam rangka melestarikan kesenian arja. Tidak boleh statis karena kesenian itu tetap harus berkembang dinamis,” ujar Dibia saat
berbincang dengan Bali Post beberapa waktu lalu. Menurut pengamat sekaligus praktisi seni pertunjukan Bali ini, bukan perkara mudah membangkitkan dramatari arja dari keterpurukan. Dikatakan, pihaknya sudah berulangkali berupaya menghembuskan “nafas” kebaruan pada kesenian ini. Pada PKB 2007 lalu, misalnya, Dibia dan kawan-kawan tertantang untuk mengangkat naskah yang reputasinya sudah mendunia ''Oedipus, The King'' ke panggung seni pertunjukan arja. Karya sastrawan besar Yunani itu berubah wujud menjadi “Prabu Adhipusengara” yang tetap kental nuansa ke-Baliannya. Setting cerita, lokasi dan nama-nama tokoh dalam Oedipus itu juga diadaptasi sedemikian rupa sehingga garapan itu terkesan begitu dekat dengan masyarakat Bali. Siasat itu juga dilanjutkan pada perhelatan PKB 2008 yang baru berlalu. Saat itu, Dibia dkk. menampilkan arja doyong “Sukreni Gadis Bali” yang diadaptasi dari novel karya sastrawan Pujangga Baru A.A. Panji Tisna. ‘’Kalau jumlah penonton yang dijadikan parameter untuk menakar kesuksesan sebuah pementasan, arja doyong Sukreni Gadis Bali memang mendapat sambutan yang cukup positif dari pengunjung PKB. Tapi, itu saja belum membuat kami puas. Kami menginginkan kesenian arja kembali dipentaskan secara rutin di tengah-tengah masyarakat. Tidak terbatas hanya di ajang PKB semata,’’ katanya penuh harap. zi wayan sumatika
SPORT 7
Minggu Wage, 20 Juni 2010
Slovakia
Paraguay
Awas Serangan Balik
BPM/afp
BOLA TINGGI - Penyerang Selandia Baru Chris Killen (kiri) memiliki keunggulan memainkan bola-bola tinggi menghadapi bek Italia yang dipimpin Fabio Cannavaro dalam pertandingan di Nelspruit, Minggu (20/6) malam ini.
Italia
Marek Hamsik
Selandia Baru
Waspadai Duel-duel Udara Nelspruit – Kerpercayaan diri Italia sedang terpuruk dan bahkan tak lagi memikirkan jumlah gol yang bisa dicetak ke gawang Selandia Baru. Italia justru konsentrasi ke dalam tubuh tim sebelum menghadapi juara Oseania itu, Minggu (20/6) di Mbombela Stadium. Hasil imbang 1-1 di pertandingan perdana grup F saat berhadapan dengan Paraguay merupakan hasil yang kurang menggembirakan bagi juara bertahan tersebut. Kondisi ini diperparah dengan absenya kiper utama Gianluigi Buffon yang menderita cedera. Posisi Buffon di bawah mistar akan digantikan oleh Federico Marchetti yang baru bermain 6 kali untuk Gli Azzurri. Penampilan Marchetti di
laga pertama juga kurang memuaskan. Beberapa kali kiper berusia 27 tahun tersebut ragu-ragu dalam menangkap atau meninju bola sehingga sering terjadi kemelut di depan gawang Italia sendiri. “Kami tahu bahwa Selandia Baru memiliki skuad yang sangat kuat untuk duelduel di udara,” ujar Marchetti, Sabtu(19/6) kemarin. Marchetti harus mampu mengkordinasikan lini pertahanan Italia guna meng-
GRUP F Italia Stadion Kapasitas Hari Jam
vs
Peringkat FIFA Italia (5)
Selandia Baru : Mbombela Stadium, Neslpruit : 43.000 : Minggu (20/6) : 22.30 WITA
halau umpan-umpan silang yang dilepaskan pemain Selandia Baru. Italia juga berkaca dari hasil pertandingan persahabatan yang mereka lakukan saat menghadapi tim yang sama tahun lalu. Cannavaro dan kawan-kawan hanya berhasil unggul 4-3 dari Selandia Baru. Arsitek Italia, Marcello Lippi telah menegaskan bahwa tidak akan ada perubahan berarti dalam tim yang akan diturunkan menghadapi kesebelasan berperingkat 78 dunia tersebut. Domenico Criscito akan tetap menempati posisi bek kiri meski kurang mampu memberikan umpanumpan silang di partai pertama dan duet Alberto Gilardino dan Vincenzo Iaquinta akan tetap diandalkan guna
menggedor pertahanan Selandia Baru. Fans Italia sebenarnnya menginginkan agar Antonio di Natale dipasang sejak awal. Kecepatan striker mungil tersebut sempat merepotkan pertahanan Paraguay di laga pertama. Lippi kemungkinan akan memainkan formasi 4-4-2 atau 4-2-3-1 sebab dengan absenya Andrea Pirlo, kreativitas lini tengah Italia berkurang jauh. Dengan menumpuk pemain di lini tengah maka diharapkan lubang yang ditinggalkan Pirlo akan mampu ditutupi. Lippi berharap akan dapat memainkan gelandang AC Milan tersebut di laga terkahir melawan Slovakia. Kubu Selandia Baru juga berharap kepulihan gelandang Tim Brown yang menderita cedera bahu. “Kami akan bermain lepas dan menikmati pertandingan. Kami akan membuktikan bahwa kami mampu bersaing dengan timtim besar di dunia,” kata bek Tommy Smith. (gie/rtr)
Bloemfontein Paraguay akan berupaya mempertahankan dominasi tim asal Amerika Latin di awal Piala Dunia ini saat mereka menghadapi Slovakia, Minggu (20/6) malam ini. Paraguay mencoba meningkatkan perolehan gol tetapi khawatir dari serangan balik yang dilakukan tim asuhan Vladimir Weiss. Dibandingkan dengan tim asal Eropa, tim Amerika Latin memperlihatkan penampilannya yang bagus di awal turnamen ini, dengan Argentina yang memimpin dengan enam poin. Tim-tim favorit asal benua Eropa masih memperlihatkan hasil yang BPM/afp belum memuaskan. Jerman kalah dari Serbia 01, Prancis dikalahkan Meksiko 0-2 dan Inggris ditahan imbang 0-0 oleh Aljazair. Paraguay akan mencoba mengimbangi perolehan impresif Argentina yang merupakan negara tetangganya untuk mempertahankan citra tim dari Amerika Latin. Penyerang Roque Santa Cruz masih diragukan penampilannya karena masalah otot. Tetapi kalaupun nanti turun tanding ia menginginkan agar Slovakia mampu bermain dengan terbuka. Dalam pandangannya, pertandingan terbuka antara kedua tim merupakan hal yang alami. “Tetapi kami telah mengingatkan rekanrekan kami untuk hati-hati dengan serang balik mereka. Slovakia mempunyai kemampuan hebat dalam melakukan serang balik,” katanya. Hasil imbang 1-1 yang di-
dapatkan pada pertandingan pertama saat menghadapi Italia, juga merupakan hasil yang sama dari Slovakia saat menghadapi Selandia B a r u . Karena itu, pertandingan kedua bagi kedua tim ini malam nanti akan sangat berarti untuk menentukan keberhasilan lolos menuju babak 16 besar. Kemenangan terhadap Slovakia akan menjadi poin penting bagi Paraguay karena Italia diatas kertas kemungkinan mampu mengatasi perlawanan Selandia Baru pada pertandingan berikut. “Hasil itu semuanya tergantung dari kami sekarang dan kemampuan untuk menguasai bola. Saya kira, Slovakia akan bermain lebih bebas karena hasil imbang tidak baik bagi mereka, dan juga bagi kami,” ungkap gelandang Paraguay Cristian Riveros. Pelatih Paraguay, Gerardo Martino akan menggunakan pola 4-3-3 pada pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Fee State itu, dengan Aureliano Torres berpasangan dengan Nelson Valdez di barisan penyerang. Jika Santa Cruz telah dinyatakan fit dan siap bermain, ia akan berpasangan dengan dua rekannya itu untuk membombandir pertahanan lawan. Slovakia masih terlihat agak kecewa dengan hasil imbang 1-1 saat menghadapi Selandia Baru. Pada pertandingan tersebut, tim dari pecahan negara Cekoslovakia ini sebelumnya telah unggul sampai waktu normal. Tetapi pada tambahan waktu Selandia Baru berhasil menyamakan kedudukan menjadi 11, Lewat Weston Reid. “Pelatih berupaya menjaga pemain agar tidak terganggu oleh media,” ungkap juru bicara kesebelasan Slovakia, Marianna Cizmarova kepada wartawan. “Itulah hasil pertandingannya,” lanjut juru bicara ini tentang hasil partai Slovakia menghadapi Selandia Baru. “Pelatih mencoba menekankan kepada pemain agar kosentrasi sebagai sebuah tim.” Pelatih Vladimir Weiss tidak mempunyai pemain yang cidera serius. Tetapi kemungkinan ia akan melakukan satu pergantian pemain, yaitu menggeser peran gelan-
Rangking FIFA Slovakia (34)
Paraguay (31)
Rekor Pertemuan Slovakia (0-0-0)
Paraguay (0-0-0)
Pertandingan Selanjutnya : No. Hari/tgl Pertandingan Tempat Jam 1. Kamis (24/6) Slovakia - Italia Ellis Park 22.00 WITA 2. Kamis (24/6) Paraguay – Selandia Baru Polokwane 22.00 WITA Hasil Sebelumnya No. Hari/tgl 1. Selasa (15/6) 2. Selasa (15/6)
Pertandingan Italia - Paraguay Selandia Baru - Slovakia
Skor 1-1 1-1
(4-4-2) 1 Mucha 16
4
3
Durica
Cech
15 17
7
9
11
Sestak
Vittek
19
15
16
3 Morel
Santa Cruz
Valdez
13
Caceres
Riveros
6
14 Da Silva
Strba
9
18
Barrios
Zabavnik
Weiss
Stoch
Hamsik
5
Skrtel
Vera 21
6
Alcaraz
Bonet
Villar 1 (4-3-3)
dang Miroslav Stoch untuk mengisi posisi penyerang Erik Jendrisek. Posisi gelandang Stanislav Sestak akan digeser ke depan berposisi sejajar dengan pencetak gol tunggal saat menghadapi Selandia Baru, Robert Vittek. Dalam posisi demikian, Stoch akan berada sedikit dibelakang penyerang. Dari tujuh kali penampi-
lannya di Piala Dunia, Paraguay tidak pernah lolos sampai babak kedua. Akan tetapi pada babak kualifikasi Piala Dunia 2010 ini, Paraguay mampu menundukkan dua raksasa sepakbola dunia, yaitu Brazil dan Argentina. Hasil itu menambah kepercayaan diri tim ini untuk lolos babak kedua pada kejuaraan kali ini. (jav/rtr)
Elano
Selandia Baru
Keterangan Waktu Tempat 10-06-2009 Atteridgeville, Afsel
Pertandingan Italia – Selandia Baru
Anak Petani Tebu diTimnas Brazil
Skor 4-3
Pertandingan Selanjutnya : No. Hari/tgl Pertandingan Tempat Jam 1. Kamis (24/6) Slovakia - Italia Ellis Park 22.00 WITA 2. Kamis (24/6) Paraguay – Selandia Baru Polokwane 22.00 WITA Hasil Sebelumnya : No. Hari/tgl 1. Selasa (15/6) 2. Selasa (15/6)
Pertandingan Italia - Paraguay Selandia Baru - Slovakia
Skor 1-1 1-1
(4-4-2) 12 Marchetti 5
19
4
Cannavaro
Zambrotta
7
Marchisio
11
Pepe
9 Iaquinta
Gilardino
14
10
Smeltz
Criscito
15
De Rossi
9
3
Chiellini
6 22 Montolivo
19
vs Paraguay : Free State, Bloemfontein : 45.000 : Minggu (20/6) : 19.30 WITA
Selandia Baru (78)
Rekor Pertemuan : Italia (1-0-0) (0-01)
Smith
GRUP F Slovakia Stadion Kapasitas Hari Jam
Fallon
Killen
7
11
Elliot
Bertos 5
3 Lochhead 6
Vicelich
Nelsen
4 Reid
Paston 1 (4-3-3) BPM/afp
Elano
HIDUP gelandang Brazil Elano Blumer berubah drastis, dari membantu orangtuanya memotong tebu di masa kecilnya hingga menjadi pemain inti di skuad Brazil di Afrika Selatan. Pemain berusia 29 tahun tersebut dengan efektif telah menggantikan posisi Ronaldinho dan bahkan mencetak gol dalam laga Grup G kontra Korea Utara. Pertandingan itu sendiri berkesudahan 2-1 untuk kemenangan Selecao. Kini Elano menjadi pilihan utama bagi Dunga untuk mengisi lini tengah Brazil. “Saya telah mengalami banyak hal dalam hidup saya dan banyak yang lebih buruk dari pada menendang bola di lapangan tandus. Sekarang saya disini, saya akan berkonsentrasi bagi kemenangan Brazil,” ujarnya Sabtu (19/8) kemarin. Elano telah menjadi skuad tetap bagi timnas Brazil dalam 4 tahun terakhir dan sebagian dari 46 caps yang dimilikinya diraih bersama Dunga. Meski performanya di level klub seiing tidak stabil namun Dunga tidak ragu untuk memasangnya di lini tengah Brazil. Elano kini memperkuat Galatasaray setelah pindah dari Manchester City musim lalu. Dibesarkan di Iracemapolis, sebuah daerah kecil di Sao Paolo, jalan Elano tidaklah mudah untuk masuk ke skuad Brazil. Elano menderita cedera parah saat berusia 8 tahun ketika sebuah kotak berisi jeruk menimpa kakinya. Elano kecil kemudian bergabung dengan klub Guarani dimana dia harus berganti bus sebanyak 4 kali sebelum bisa tiba di tempat latihan. Pemain berambut keriting tersebut kerap tidur di stasiun bis jika kehabisan uang. “Saya ingin orangtua saya tidak bekerja keras lagi. Saya ingin membelikan mereka rumah,” terangnya. Setelah bermain gemilang bagi Santos, Elano pindah ke Shakhtar Donetsk di Ukraina guna memajukan karier profesionalnya. Setelah menandatangani kontrak, Elano malah berkeinginan untuk berhenti setelah permainanya menurun karena situasi yang kurang mendukung. Suhu yang kerap mencapai minus 15 derajat membuat permainanya kurang berkembang. Disaat-saat yang kurang baik tersebut, Dunga memanggilnya untuk memperkuat Brazil di tahun 2006, hanya beberapa saat setelah saat setelah dia ditunjuk menjadi pelatih Selecao. Kini kariernya telah kembali ke jalan benar dan Elano kini beharap Brazil mampu menjadi yang terbaik di Piala Dunia 2010.(gie/rtr)
PESTA BOLA
8
Minggu Wage, 20 Juni 2010
Hina Domenech, Anelka Ditendang dari Les Bleus Knysna Penyerang timnas Prancis Nicolas Anelka dikeluarkan dari timnas setelah menghina pelatih Raymond Domenech. Keputusan itu diambil Wakil Presiden Federasi Sepakbola Prancis Noel le Graet, setelah insiden itu dilaporkan koran el Equipe, Sabtu (19/6) kemarin. Sebelumnya juru bicara FFF, Christian Teinturier, juga menyatakan hal serupa. Anelka dilaporkan menghina Domenech di babak pertengahan babak saat Prancis menyerah 0-2 atas Meksiko di Polokwane. Anelka tak lagi mengikuti latihan Sabtu kemarin. “Jika kata-kata yang saya dengar itu benar, tidak ada lagi yang bisa ia lakukan dalam piala dunia. Ia harusnya dikeluarkan dengan segera atau menyatakan permintaan maaf,” ujar Teinturier Menurut harian olahraga Perancis L’Equipe, hina-
an yang dilontarkan Anelka kepada Domenech setelah sang pelatih memberikan informasi tentang taktik penyerangan. Domenech kemudian menggantikan Anelka dengan memasukkan Andre-Pierre Gignac. Menteri Olahraga Prancis Roselyne Bachelot juga menanggapi laporan tersebut, ia menghimbau agar pemain Les Bleus itu menunjukan martabatnya. “Tekanan yang sangat berat, dihadapi Prancis namun tidak ada ruang untuk setiap kesalahan,” katanya . “Pemain harus mengingat
bahwa mereka membawa nama Prancis dan menjadi panutan bagi banyak anak muda. Ini mengharuskan mereka mengendalikan diri dan menunjukan kewibawaan,” tambahnya. Mantan striker Prancis Just Fontaine yang pernah mencatatat rekor 13 kali mencetak gol pada Piala Dunia 1958 silam mengatakan, Anelka harus dihukum dengan segera. “Apa yang terjadi kepada skuad Prancis adalah pandir, menyedihkan dan patut disayangkan. Ia harus dikeluarkan,” ungkap Fontaine kepada Reuters. (par/rtr)
Bali Post/afp
KELUAR - Pelatih Prancis Raymond Domenech (kanan) berbicara dengan penyerang Nicolas Anelka saat latihan. Anelka ditendang dari timnas Prancis setelah mengritik Domenech saat Les Bleus ditundukkan Meksiko 0-2.
Piala Dunia Tak Sekadar Merebut Juara
Bali Post/afp
ATURAN BARU - Wasit Hector Baldassi (kiri) melayangkan kartu kuning kepada bek Belanda Gregory van der Wiel. FIFA membuat aturan baru tentang akrtu kuning agar pemain-pemain bintang tak kehilangan kesempatan berlaga di babak final.
MENJADI bagian dari pesta sepakbola dunia merupakan impian dari setiap negara. Apalagi pemain sepakbola. Piala Dunia merupakan puncak dari keberhasilan prestasi sepakbola yang secara mikro bisa dilihat dari kemampuan individu dalam bermain sepakbola dan secara makro, keberhasilan setiap negara untuk membina sebuah kesebelasan sehingga mampu menjadi peserta sepakbola dunia. Prestasi seperti ini bukan pencapaian yang mudah tetapi hasil dari sebuah kedisiplinan, pengorbanan dan kemaian keras. Keberhasilan hidup ada pada konteks ini. Kesebelasan Afrika Selatan mungkin akan sulit berbicara setelah seri 1-1 mel-
awan Meksiko dan kalah 03 dari Uruguay di pertandingan kedua dan harus menghadapi Prancis pada pertandingan ketiga grup. Prancis sebagai tim yang mempunyai reputasi elit untuk jajaran dunia, pasti akan memperlihatkan kemampuan terbaiknya setelah juga kalah 0-2 dari Meksiko dan seri 0-0 dengan Uruguay. Karena itu tim Afrika Selatan diperkirakan akan sangat sulit lolos ke putaran kedua, apalagi sampai masuk perempatfinal. Sebagai tuan rumah, tentu hal ini akan sangat mengecewakan, terutama sebagian pendukungnya. Akan tetapi, Piala Dunia tidak sekedar kemampuan untuk lolos pada putara kedua, masuk perempat final
untuk kemudian menjadi juara dunia. Ada hal lain yang dibanggakan dan perlu dilihat. Piala Dunia adalah sebuah peristiwa dimana ketika kita terlibat di dalamnya sudah merupakan prestasi. Tampil di ajang ini, merupakan pengakuan terhadap, seperti yang dikatakan tadi, kemampuan mengolah diri, disiplin, pengorbanan dan kemauan keras. Karena hal itulah kemudian setiap negara akan menaruh hormat kepada kesebelasan yang tampil di Piala Dunia. Masyarakat akan mencoba mencari dimana letak negara Pantai Gading, atau bertanya Serbia itu kesebelasan dari mana. Pencarian seseorang ini akan menjadi buah positif bagi warga
tersebut. Paling tidak, ketika warga negara yang bersangkutan datang berwisata di sebuah tempat dimanapun didunia ini, akan disapa dengan, “Oh kesebelasan Anda berhasil lolos Piala dunia. Kami tahu Drogba adalah pemain hebat. Mari saya antarkan ke pantai!” Kalimat ini bermakna sangat positif ketimbang, “Oh, bagaimana perkembangan teroris di negara Anda. Mari saya periksa dokumen Anda!” Kendati Afrika Selatan tidak mampu berbicara banyak pada turnamen ini (jika itu terjadi), tetapi keberhasilannya dalam menyelenggarakan Piala Dunia sudah merupakan hal yang luar biasa. Dengan penyelenggaraan itu, secara ma-
FIFA Ganti Aturan Kartu Kuning Johannesburg FIFA telah menganti aturan penghapusan kartu kuning untuk mengurangi kemungkinan absennya pemain-pemain bintang di pertandingan final 12 Juli mendatang. Pemain Jerman Michael Ballack di Piala Dunia 2002, Alessandro Costacurta (Italia) di 1994 dan pemain Argentina Claudio Caniggia di 1990 adalah pemain terbaik namun absen di pertandingan final piala dunia setelah mendapatkan kartu kuning kedua dalam semi final. FIFA menganti pemberlakuan kartu kuning umumnya dari akhir babak pertama menjadi perempat
final. Itu artinya para pemain hanya bisa absen di final jika mereka mendapatkan dua kartu kuning atau tentunya langsung kartu merah dalam pertandingan semi final. Ini berbeda dengan sebelumnya ketika mereka mendapatkan satu kartu kuning pada babak semi final. “FIFA hanya mengatakan, kami mau memberikan kepada kesempatan bermain kepada pemain-pemain terbaik di final,” kata juru bicara FIFA, Marius Schneider Aturan kartu merah tetap sama . Pemain yang terkena kartu merah sedikitnya
satu kali absen dalam pertandingan dan kemungkinan lebih jika aturan komite mengacu pelanggaran serius. Teorinya, seorang pemain yang terkena kartu merah sebelum semi final dapat juga absen di final. Wasit biasanya dipuji penampilannya mereka sepanjang piala dunia. Tapi Jerman marah besar dengan dikeluarkannya Miroslav Klose saat melawan Serbia untuk kartu kuning kedua. Sementara Amerika Serikat harusnya mendapat gol ketiga dalam pertandingan dua sama melawan Sloakia namun gol yang sah itu justru dianulir wasit. (par/rtr)
Cesar Adu Kuat dengan Lucio Johannesburg – Julio Cesar sudah memiliki sejumlah rencana jika Brazil memenangi Piala Dunia 2010, salah satunya adalah mengangkat tropi Piala Dunia selama satu setengah jam. Janji unik tersebut diucapkan oleh sang kiper guna memotivasi dirinya agar bermain baik di perhelatan akbar tersebut. “Saya ingin memenangi
Piala Dunia. Saya bertanya kepada Lucio dan Gilberto Silva apakah tropi juara itu cukup berat dan Lucio mengatakan dia tak bisa mengangkatnya lebih dari lima menit karena saking beratnya,” ungkap Julio Cesar, Sabtu(19/6) kemarin. “Saya pun mengatakan kepadanya, jika kami bisa memenangi turnamen ini, saya akan mengangkatnya
selama satu setengah jam,” imbuh kiper Inter itu. Julio Cesar tampil sangat impresif musim ini dengan merebut trebel winner bersama Inter. Inter menjadi kampiun Liga Champions, juara Copa Italia serta merebut Scudetto musim 2009-2010. penampilannya tersebut membuat dia tidak tergantikan dibawah mistar Selecao.(gie/afp) Bali Post/afp
Media Inggris Tambah Penderitaan Capello MENDUNIA - Pendukung Slovenia Cape Town – Media Inggris memperlihatkan keganasannya setelah pasukan The Three Lions tampil mengecewakan saat bermain imbang 0-0 dengan tim yang dianggap memiliki kekuatan paling lemah Aljazair, Sabtu (19/6) dinihari tadi. “Sekumpulan sampah!” demikian tulis Daily Mirror Sabtu(19/6) kemarin, sementara The Guardian menulis “Tidak ada kejutan, tidak ada semangat, tidak ada harapan.” “Tidak ada alasan, hasil yang sangat buruk,” papar The Sun yang memperlihatkan sedikit “simpati” terhadap Wayne Rooney yang mengeluhkan ejekan pendukung Inggris. Koran The Times tidak kalah sinis dengan memasang
judul utama “Tidak ada harapan bagi Inggris untuk bangkit.” Harian ini juga menambahkan bahwa para pemain terlihat terbebani dan takut gagal memenuhi harapan tinggi penggemar yang ingin melihat Inggris menjadi juara dunia untuk kali kedua sejak 1966. Sementara itu The Daily Telegraph meminta Fabio Capello memutar otak untuk mengeluarkan potensi maksimal Frank Lampard dan menyuntikkan semangat bagi Rooney sebelum menjalani laga terakhir melawan Slovenia. Suara sumbang lainnya dihadirkan The Daily Mirror yang menulis “Cape Clown” atau “Badut Cape” merujuk pada timnas Inggris yang bermain di bawah harapan di Cape Town.(gie/afp)
meniup vuvuzela dalam pertandingan antara Slovenia vs AS di stadion Ellis Park, Johannesburg. Berkat Piala Dunia, vuvuzela kini bukan milik bangsa Afrika Selatan saja. Trompet khas negeri itu kini telah mendunia.
terial milyaran dolar sudah pasti menjadi keuntungannya dan memiliki stadionstadion sepakbola mewah. Dan yang paling penting, masyarakat dunia tahu kondisi sosial negeri tersebut. Ini yang luar biasa. Negara yang hampir satu abad didominasi oleh politik apartheid, yang membedakan tegas ras kulit hitam dan kulit putih, melalui tayangan televisi dunia tahu bahwa kini pergaulan sosial antara dua ras tersebut ternyata sudah bisa melebur. Pengorganisasian penyelenggaraan Piala Dunia ini dilakukan oleh dua ras tersebut. Dan di stadion, ras hitam dan putih itu menyatu (meski sebagian berasal dari negara asal peserta Piala Dunia). Ini akan menjadi inspirasi dunia untuk menghilangkan kasta, primordial, suku, agama dan perbedaan kelas apapun yang lain yang membedakan status manusia. Dunia semakin menghormati pemimpin Afrika Selatan, Nelson Mandela sebagai bapak bangsa yang mampu melebur perbedaan tersebut. Yang tidak bisa dilupakan, Afrika Selatan memperkenalkan terompet tradisional yang disebut Vuvuzela tersebut. Inilah kekayaan tradisional lokal yang akhirnya mampu mengglobal. Hanya sebuah trompet tradisional yang kemudian diperkenalkan melalui event dunia dan kemudian mampu menarik perhatian dunia. Ya, beberapa mengatakan Vuvuzella terlalu bising, tetapi ini akan menjadi ciri khas Afrika Selatan, seperti juga lengkungan terompet di Jepang yang selalu muncul jika ada final Piala Dunia antar klub. Meksiko berhasil memperkenalkan topi sombrero dan seni gelombang manusia (Mexican wave) ke seluruh dunia. Melalui Piala Dunia, Afrika Selatan mampu memperkenalkan Vuvuzela. Jerman tidak memperlihatkan hal ini pada 2006, juga Korea dan Jepang (2002). Demikian juga Prancis (1998), Amerika Serikat (1994) dan Italia (1990). Meksiko memperkenalkan gelombang meksiko, yaitu gerakan ribuan penonton di tribun yang mirip gelombang untuk memeriahkan Piala Dunia. (ska)
Redité Wage, 20 Juni 2010
Bali L E M B A R
B A S A
9 B A L I
Bencingah
Guru Patut Urati, Irerama Patut Makanti SAYUWAKTI nénten dangan antuk nanganin wicara indik vidéo porno pantaraning alit-alit miwah anomanomé. Siosan ring kawéntenan alit-alité sané madué rasa kadaut uning lintang mageng pisan, taler vidéo pornoné sayan-sayan dangan antuk ngerereh. Wantah nganggen handphoné kémanten sampun mresidayang molihang video porno. Nénten malih numbas VCD utawi DVD maal-maal sakadi dumun. Manut psikolog saking Unud. Drs. I Made Rustika, M.Si., kawéntenan video porno pantaraning alit-alit sujatinnyané sampun saking nguni ngawinang pikobet. Indik dangan ngerereh video porno taler sampun saking nguni wénten. Sakéwanten, wawu mangkin, rikala video artis mesib Luna Maya lan Ariél dados wicara, makéh sane maosang indiké puniki. Manut Madé Rustika, sané ngawinang jejeh duaning sané ngerereh video porno punika makéhan wantah anakanak alit utawi anom-anomé sané during wanengnyané nonton vidéo sakadi punika. Alit-alit utawi anom-anomé, manut Madé Rustika, madué rasa kadaut sane mageng pisan mangda uning. Risampuné uning raris metu manahé manang nyicipin utawi ngelaksanayang. “Duaning wénten model sane kaaksi. Nika raris anggéna tetuladan majeng alit-alité,” baos Madé Rustika. Kahanané kadi puniki sané ngawinang jejeh. Yaning, alit-alit miwah anom-anomé punika nénten mresidayang ngwawa indriannyané, sinah pacang ngwetuang pikobet. “Wéntennyané kasus anak alit utawi anom sane marikosa timpalnyané utawi anak siosan, makéh sangkaning kakawitin antuk nonton video porno. Asapunika taler kasus-kasus penyimpangan séks sane siosan metu sangkaning nonton video porno,” Madé Rustika nlatarang. Nika mawinan, Madé Rustika ngemanahin patut wénten utsaha nanganin kahanan video porno pantaraning alit-alité. Manut Madé Rustika, sane kapertama patut sumeken mautsaha wantah kulawarga. Irerama patut ngeyatnain okan-okannyané mangda nénten ngantos dados ketagihan sareng video porno. “Irerama patut makanti sareng okan-okannyané. Sampunang dados anak lingsir, sampunang nadosang anaké alit satata dados anak aliut. Anaké alit patut kadadosang kanti, kadadosang timpal,” baos Madé Rustika. Siosan punika, guru-guru ring sekolah taler patut urati. Guru nénten dados wantah ngicén paajahajahan ilmu kémanten, taler patut nagingin indik tata laksana meraga jadma. “Guru taler nénten dados sakadi polisi wantah nénten dadosang kémanten. Sakéwanten patut n g a j a k anak-anak alit punika matimbang wirasa, mabligbagan indik napi sane dados wicara sakadi mangkiné,” M a d é Rustika nugesin. (aya)
88
Drs. I Madé Rustika, M.Si.
Pocol ”Ngerazia Handphoné” Para Sisyané
BO/ita
Ri kala Alit-alité Aluh tur Élah Ngalih Vidéo Porno KETUT Juniantara (17) –boya ja wastan sujatinnyané—gagéson nyemak handphone-nyané laut negak paek ajak timpalnyané, Made Suar-
“Saja cocok Mbok, nanging Pak Ngurah kuang sreg tekén payasané niki. Kocap bonné bas miik, tawah, raganné ten nyidayang sirep. Nguda Mbok Héndun dadi sendu tur teka mai sing ngaba mobil box. Kénkén suud madagang?” Patakonné Ratna Dumilah alon. “Ooh Dénda Milah, lacur pesan nasib tiangé. Mulih uli dini dugas nunas pipisé montoré mati di SoÉ. Sawiréh suba peteng terpaksa nginep di hotél. Saking dingin lan kasepian terpaksa tiang pules dadi akamar ajak sopiré. Tengah lemeng kamar tiangé gedora tekén polisiné. Mara ampakang tiang, ...ooh dik Milah, Pak Kirno kurenan tiangé ada di samping polisiné. Raganné ané gumanti ngalih polisi apang nangkep awak tiangé, saking laporan timpal dagang jamuné pembantun tiangé ipidan. Ia ngaku mepes nepukin tiang ajak sopir tiangé nganggon kamar hotélé ento malila cita. Tumbén jani tiang nginep lantas kadapetan,” caritanné Héndun ngusap yéh paningalanné deres ngetél di dadanné. “Terus, kénkén kaputusanné Pak Kirno nepukin mbok malaksana sérong kéto?” “Naah, napi nyen buin raosang, nasi sampun dadi bubuh. Terpaksa beséang, pak Kirno niwakin tiang talak telu. Manut kaputusan Pengadilan Agamané tiang bareng patut kena ukuman kurungan 6 bulan saha musti ngantén ajak sopir tiangé Élo Masiga. Oooh, nguda kakéné pesan nasib tiangé. Legané akijepan bakat tohin ben jengah lan mabui. Yén Dénda ngelah tulung malu tiang
tana (18) –taler nénten ja wastan sujatinnyané—. Baong Ketut Juniantarané nadak lantang nengokin handphoné Madé Suartanané. “Nah, mai naké kirim jep. Raga pang ngelah masi. Ternyata hébat sajan goyangné Luna Maya,” keto pangidih Ketut Juniantarané tekén Madé Suartana. Madé Suartana laut ngirim vidéo porno artis mesib Luna Maya lan Ariélé ento. Unduk ngalih vidéo porno buka jani tuah saja aluh sajan. Tuah ngidupang fasilitas bluetooth di handphone suba nyidayang maan vidéo porno uli handphoné anaké lénan. Ento awanané, liu anaké ngelah handphoné ané tusing ja anggona nélpon utawi ngirim SMS. Sakéwala anggona masi nyimpen vidéo porno. Buka vidéo porno ané artis mesib Luna Maya lan Ariél ané jani sedeng dadi bucun satua milehan, élah sajan anaké nyidayang maan vidéoné inucap. Jani berita unduké ento ngenah di Koran lan télévisiné, bin jebosné suba ada nak ngelah vidéoné ento di handphoné. “Cara jani aluh sajan ngalih ané
baang nyilih pipis Rp 500.000 anggon nebus apang ten kanti mabui. Élo Masiga amung ngelah pipis Rp 1.000.000 dogénan,” raosné mamelas. “Béh, sujatinné tiang madalem Mbok. Nanging benengan niki ampurayang tiang ten nyidayang nulungin. Tiang elek pesan tekén rabin tiangé bakat dalih tiang mamitra ajak Méina saking pisunan Mboké. Makejang ané ajaka ka Kupang teka dadi saksi bareng matutang, nindihin Tu Ngurah. Jani Mbok teka lakar saduarepang tiang ajak Tu Ngurah lan polisiné ané ngawal raganné ka Kupang dugas ento, kénkén apa Mbok sanggup?” “Oh, ampurayang tiang Dénda Milah. Tiang hilaf, napi kadén né ngawénang tiang bani nampag mamongah, ngomong buka kéto. Mirib saking kulawargan tiangé nyag ajur, kurenan tiangé sérong, buin walesang tiang milu sérong. Kadén tiang anaké muani lénan patuh pada sérong. Tong madaya Dénda untung maan jodoh ané sutresna, satya alakirabi. Omongan tiangé sampunang guguna. Omongan punyah, napi ané kenehang tiang bakat tuturang. Tiang matur sisip, nunas geng sinampura, tekén Dénda, Méina, lan Gusti Ngurah. Nah, yén Dénda ten sida nulungin, ten kénkén. Tiang patut maan ukuman buka kéné,” raosné Héndun saha ngusap yéh paningalanné patemuas. Méina mara pesu ngabaang téh. “Silak Mbok Héndun, daar malu jaja lan téhé. Ampurayang pesan pang banget, tiang mula tusing nyidayang nulun-
buka kéto. Di internet mekacakan. Ané penting bias ngalih, aluh tur mudah maan vidéo porno ané buka kéto,” baos Wayan Adnyana, salah satunggil karma uling Gianyar. Manut Wayan Adnyana, i pidan ngalih video porno gumanti kéweh sajan. Yaning ada turmaning dot meli, ajinnyané maal sajan. Jani, majalaran handphone suba nyidayang maan vidéo porno gratis. Tusing ja ngalih video porno masrana handphoné dogén ané aluh ngalih, video porno ané marupa VCD utawi DVD masi élah tur mudah ngalih jani. Wayan Adnyana nlatarang yaning nyak jalan-jalan di Kereneng sabilang sanja ngantos peteng, aluh saja meli VCD utawi DVD porno. “Takonang dogén tekén dagang VCD utawi DVD bajakan ané liu ada di Kereneng. Malah ada masi ané gegalangan ngédéngang VCD utawi DVD pornoné,” Wayan Adnyana nlatarang. Ané ngawinang jejeh, duaning ané ngalih video porno ento tuah alit-alité ané nu masekolah makadi Ketut Juniantara tur Madé Suartana. Cara janiné, liunan murid-muridé mabekel handphoné ke sekolah. Vidéo pornoné énto élah tur aluh nyebar uli handphoné. “Lénan tekén handphoné, jani warnet masi ngeranayang élahan cenikceniké ngalih video porno,” baos Nyoman Kanta, krama uling Dénpasar. Makudang sasih ané suba liwat, taén ada survéi unduk anaké ke warnet. Liunan ané ngalih vidéo porno. Akénjang ané demen ngalih video porno di warnet tuah anak alit-alit tur bajang-teruna. (aya)
gin. Tabungan tiangé tusing amun apa, kaling ké jani ngelah panak cerik. Nyén nawang mani puan buin pindah uli dini. Tiang tau rabin tiangé ten bisa magaé cara anaké lénan,” kénten Ratna Dumilah saha nundén Méina milu negak. Suud pada nginem téhné, Héndun nyalamin Ratna Dumilah lan Méina lantas mapamit. “Dénda Milah, Méina, nunas maaf tiang belik-belik nggih. Sampunang lali yén mani puan pindah uli deriki. Tiang déréng karuan dija kadén lakar makubur di kaduriané. Yén lakar nutug Élo Masiga, ... ooh, tiang kari bingung takut murtad. Nanging encén ké ané madan murtad, tiang masih déréng tatas nawang, Wallahu alam bisawab,” kénten omonganné Héndun nyeroscos cara anaké saja-saja bingung kaliput bun mingmang. Méina lan Ratna Dumilah ngatehang tamiunné teked di pamesunné. Alon-alon Héndun majalan ngalih dokar ka penambangan. Mara pesan Héndun ilid di pengkolan margané, Gusti Ngurah rauh uli kantor. Bengong raganné nyingakin Méina ajak rabinné di pamesuné. “Ngujang tumbén mapagin Bli di pamesuné sayang?” sapanné manis. “Sira mapagin Tuagung. Tiang mara pesan ngatehang tamun tiangé ané jegég mapamit uli driki. Nika Héndun, mara teka nuturang nasibné jelék ceraianga tekén Pak Kirno, sawiréh kadapetan selingkuh ajak sopirné di SoÉ. Orti sajangkep nyané sapuniki,” kénten aturné Ratna Dumilah nyaritayang kahanan tim-
palné kadi critané ring ajeng. “Nah, Sanghyang Widi mula adil. Jelé pula, jelé pupu. Karma palané mula sing dadi kelidin. Nanging kéto eda i raga jail tekén nasib anaké buka kéto. Melah tilingang i raga mayasa diguminé ngupadi ané rahayu,” kénten pandikanné Gusti Ngurah tan mari meluk rabinné kang kinasih. Méina nyledetin masemu guyu. Siangé nika wiakti suryané ngentér, nanging suasanané di umah dines BRIné tetep teduh. *** Kayang Buda Wagé Klawuné niki jangkep sampun nem sasih yusanné Gusti Ngurah Anantha Bhuwana. Patut sampun kakaryanang upakara paotonan utawi odalan. Gusti Ngurah sareng rabinné sampun adung pacang ngarya upakara odalané di Baledan, sapisanan apang polih nelokin matuané, reramanné Ratna Dumilah di Séngkol. Mangkin kadi daging suratné Lalu Wiradana ngaptiang yén Gusti Ngurah Darsana polih cuti apang simpang ka Séngkol ngajak Ratna Dumilah lan okanné Gung Nantha. Mamiq lan Inaqné sampun ngampurayang indiké mararik riin. Nika awananné raganné ngajuang surat ijin cuti tahunan suénné roras dina saking tanggal 2 ngantos tanggal 14 bulan Agustus ané jaga rauh. Aminggu kanggén di Bali lan malih aminggu kanggén di Sasak. (Masambung)
RISAMPUNÉ wicara indik video porno artis mesib Luna Maya lan Ariél munggah ring koran miwah tipi, makéh sekolah sané ngamargiang razia handphoné para sisyané. Para sisya sane madué handphoné madaging video porno raris kakenin pamidanda majeng sekolah. Sakéwanten, manut Psikolog saking Unud, Drs. I Madé Rustika, M.Si., ngwéntenang razia handphoné sisya sujatinnyané wantah pakaryan mamocol. Duaning, napi sané kabuatang saking raziané inucap gumantinnyané nénten wénten. “Yan titiang ngemanahin razia handphoné sisya punika bes lebihan,” baos Madé Rustika. Manut Madé Rustika, razia handphoné sisya, nénten ja ngawinang para sisyané nénten malih ngrereh video porno. Sané métu wantah nungkalik, para sisyané mawastu kaon sajeroning psikologisnyané. “Kasuén-suén para sisya punika pacang satata takut ngerereh utawi nyimpen gatra ring handphonényané. Ring jamané sakadi mangkin, wantah méweh nambakin gatra saking sajebag jagaté,” baos Madé Rustika. Sané gumanti becik kamargiang wantah ngajakin alit-alité punika mabebaosan sané becik ngeninin indik makudang-kudang bhaya yaning sampun nonton vidéo porno sadurung waneng yusannyané. Patut kawangun pageh sané mautama ring soang-soang pikayunan alit-alité. Yaning sampun pageh pisan, sinah alit-alité ngeraga mrasidayang nambakin ragannyané. “Nika sane becik. Alit-alité uning sane encén becik, sane encén kaon,” Madé Rustika nugesin. (aya)
Napi Orti Ngubadin Kanker Prostat Pacampuan terapi radiasi lan pengobatan hormon prasida ngirangin 43 persén angka résiko kematian majeng anak lanang sané keni pinyungkan kanker prostat sané abot, kénten asil penelitian silih tunggil studi sané kasiarang ring Chicago, Amérika Serikat, Redité (6/7) lintang. Penelitian inucap kabaosang ring konferénsi awarsa “American Society of Clinical Oncology” sané nyihnayang terapi radiasi tambahan majeng “androgén déprivation thérapy (ADT)” mapikolih ageng majeng pasién kanker. Padraig Warde, Wakil Kepala Program Medis Radiasi ring Princess Margaret Hospital, Univérsity of Toronto, nganikang studi inucap pacang nantang gugontuwon parindik terapi hormon majeng kanker prostat sané ketah nglimbak. Padraig nganikang, ragané molihang pasién sané katambanin antuk pacampuan punika prasida suénan nyeneng lan kedikang sané séda sangkaning kanker prostat bandingang ring pasién sané wantah nyarengin térapi hormon. Wénten 20 persén anak lanang sané keni ius olih kanker prostat sané keni pinyungkan soroh kanker sané kadadosang percobaan. Asilné manut dané kauningin kawéntenan terapi radiasi tambahan ring rencana perawatan majeng makasami pasien puniki prasida dados pahan saking terapi standar lan patut kamargiang. (ant/ita)
Beras Mérah, Ngirangin Résiko Diabétés Manut penelitian ring Amérika Serikat, anak sané ngajeng beras mérah utawi soroh gandum siosan kasinahang alitan keni résiko diabétés tinimbang sané ngajeng rayunan putih. Tim peneliti saking Harvard School of Public Health and Brigham and Women’s Hospital nganalisa kirang langkung 200.000 diri anak duur selami 22 warsa lan manggihang sané ngarayunan ajengan putih alus maiketan pisan sareng nincapné résiko diabétés tipe 2. Diabétés tipe 2 madué ciri tingkat gula darah tinggi sané ngawi angganné tan mrasidayang nyerna gula sané tepet lan ketah maiketan sareng obésitas lan brata sané kawon. (ant/ita)
Kacang Komak Ngicén informasi indik pangerukan bias, warga Tibubiu jagi kasepékang. -Napi niki mawasta suryak siu Tibubiu? *** Ring Jembrana, Suryani makarya kontrak maya, Winasa nyumpuin. -Sané maya, wantah soroh wong samar! *** Ring Buléléng, éksekusi tanah adat, kalih kelompok warga das majaguran. -Minab samian mrasa sampun makarya tanah?
Sabha
10 Tetuek
Lumut-lumut Watulumbang (76)
Gunung Tepet
HP Jaruh? Olih Mas Ruscitadéwi Handphoné sané kasingkat HP wantah srana kémanten. Punika awinan nénten pacang wénten HP sané kabaos jaruh. Sané jaruh punika wantah manusa, lan baburon. Jaruh punika sujatinné nénten ja iwang, kéwanten jaruh magentos dados iwang yéning iwang antuk ngenahang. Anak lingsir i ragané biasa nyarita sané jaruh-jaruh sareng para lingsiré, kéwanten yéning wénten anak anom utawi alit, sinah para lingsiré punika pacang wusan nyarita sané jaruh sané tan antes kapirengang olih anak anom lan anak alit. Ring Bali, jaruh kalawan nénten jaruhé watesné wantah akedik, tan prasida kakatonin, wantah ngenenin galah, genah, yusa, lan manah. Yéning wénten anak marabian masenggama ring meténnyané, turin nénten wénten sané uning sinah nénten pacang wénten sané nganikayang jaruh. Kénten taler yéning anak marabian punika kantos madué oka kantos duur-duur sinah tan wénten sané ngaengin, duaning wantah kadi punika swadarman anak marabian. Kénten taler yéning ring pura wénten palinggih lingga yoni, pinaka simbul pasikian lanang istri, sané kasungsung lan kabaktinin sinah tan wénten sané maosang jaruh, duaning patemon lanang klawan istriné sampun katah ring jagaté. Kéwanten yéning pidabdan masenggama i ragané raris kapotrét nganggén kaméra HP miwah kaméra siosan sinah pacang kasengguh soléh lan ngaé-ngaé. Duaning pidabdab
masenggama punika wantah pasikian sang kakalih, mawinan dados soléh yéning wénten anak siosan sané kantos uning napimalih jagi mabuaka makarya rekaman pinaka dokumén, sinah pacang dagan pisan kapolihin olih anak siosan. Ngambil pakaryan suami istri wantah kalintang wingit, mawinan tan dados katonton olih anak siosan. Yéning kantos karekam, nika artinné anak sané ngarekam punika madué manah soléh lan ngaé-ngaé, napimalih yéning sané mapidabdab néwék sané ngarekam, artinné kalintang soléh. Napimalih mangkin ring kemajuan téknologi kadi mangkinné sané maju pisan ri kala pekakas HP-né prasida kaduénang olih anak lingsir kantos raré pusuh. Saking anak sané sadu, kantos wong duratmaka. Punika awinan pekakas HP sané madaging kruna, munyi, gambar lan film prasida, prasida kakadosang sarana becik lan kawon, taler parilaksana soléh lan ngaé-ngaé. Pekakas HP-né sané nyelegodog, prasida dados soléh lan jaruh yéning sané nganggé miwah sané ngirim ngliwat HP punika malaksana soléh lan jaruh. Mawinan sering wénten anak makesiab duaning manggihang pidabdab soléh ring HP-né, turin sering anaké mapi-mapi tan jaruh kéwanten ngambil lan ngirim pidabdan jaruh ring HP-né. Sané jaruh boya ja HP-né, wantah sané nrima lan ngirim pabesen liwat HP sané soléh lan jaruh.
PANGREMBA: Mas Ruscitadéwi, Madé Adnyana, Madé Sujaya, Gedé Tapayasa, Wayan Juniartha, Madé Sudiana, Wayan Suardiana, Ni Madé Ari Dwijayanthi lan Nyoman Manda. Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.utawi bali_orti@yahoo.com
Bungklang Bungkling
Redité Wage, 20 Juni 2010
Yén awak jlemané orahang cara gunung, mirib paling melah orahang cara gunung apa? Gunung apa dogén dadi, kéwala apang saja di pungsed gunungé ento ada api ané terus ngendih sing mati-mati. Di sirah gunungé ento apang saja ada danu, utawi telaga ageng, utawi anak sagara.
Olih IBM. Dharma Palguna
BO/rtr
Nguda kéto? Krana awak jlemané koné masih patuh keto. Tongos apin awakné koné patuh di tengahan pungsed. Di tongosé ané sengkil, madan nabhi. Orahanga masih ento madan cakra. Ada masih ngorahan ento madan Padma. Tongos toya mertané ané tis, cara danu, masih patuh koné di tengahan sirahé. Ento orahanga madan windu. Galang kéwala tis, cara sunaran bulan purnama koné. Ento mawinan yén awak jlema orahanga cara gunung, apang saja cara gunung buka kéto. Sing dadi cara gunung ané sing keto. Dija i guminé ada gunung api di muncukné misi danu?
Ento patakon aluh. Sing joh tongosné. Ditu di nusa Lombok. Yén majalan uli di Gunung Sumeru, nganginang ngecogin pasih selat Bali. Terus majalan nganginang, yén suba neked di gunung Agung, buin ngecogin selat Lombok. Nganginang buin bedik, lakar tepuk gunung ané tegeh ngawir madan Giri Anjani. Jani suba lumrah madan Gunung Rinjani. Péh! Pang kénkén ngalih Rinjani kecag-kecog uli di Sumeru? Ento madan munyi makulit, cara munyin sastra, cara munyin cekcek. Mula kéto koné “route” pamargin pasametonan gunung-gunungé. Yén nyidayang, dadi
masih nambung uli muncuk Gunung Kailasa, sané wénten ring muncuk Himalayané, raris matinggah ring muncuk Sumeru, laut ka muncuk Rinjani “via” Gunung Agung. Yén sing bisa makeber, kanggoang majalan batis uli ané paek-paek dogén. Ané paling apek sing ada lénan uli di awak padidi. Kéto koné! Cutetné, yén awak jlemané orahang cara gunung, melah saja yan cara gunung Rinjani. Apiné ngendih sabilang wai uli betén. Toyané ngetél uli ba duur sabilang wai. Panes apiné matemu lawan tis toyané. Endih apiné matemu lawan belus toyané. Yén suba saja matemu, apiné lakar mati,
toyané masih ilang. Panunggalané dadi cara asep. Kéwala tusing ngenah. Sing tepuk. Kéto koné! Ngalih Gunung Rinjani ané paek tekén awak mula saja kewéh. Apabuin gunungé ané paek ento sing ngenah, sing tepuk, sing tawang. Kénkénang lakar ngalih gunung ané sing ngenah? Kénten sasimbingan anaké. Nanging ada masih anak ngorahang, yén suba saja tepet, yadiastun nengil, yadiastun ngidem, sinah lakar tepuk. Gunungé ento maek-maekang iba. Sakadi nyekala pakantenané ring arep gidaté. Kenken madan tepet? Anake ngorahang, tepet
adane yen nyidang maluang muncuk dui lawan muncuk dui. Tepet adané yén nyidang nemuang muncuk jaum lawan muncuk jaum. Tepet adané yang nyidang nemuang muncuk ané sungsang lawan muncuk ané ngadeg. Yén gunung ané paek sukeh, sing karuan gunung ané joh aluh. Yén sing seken kenehé majalan, sing karuan lakar neged di bongkol gunungé. Apabuin lakar neked ditu di teleng ing danune. Keneh ané seken koné madan Iccha Shakti. Yén sing mekeneh, luungan depin majalan. Pang sing di tengah jalan buin nyumu matakon mabading. “Lakar nguda kai ngalih gunung?”
Dueg Makejang cerik-ceriké anak suba seken seleg murukang raga apanga ia dadi dueg. Buka kéto cerik-cerik timpal cucun Pekak Polos masadu. I Pekak saja lega buat pasaduan timpal-timpal cucunné. Dugas cucunné tetesa ngudiang ia seleg malajah, pasaur cucunné anak buka kéné: Apanga ulian muruké dadi duweg. Saja ké pajalan paurukan, dijanan lonto, bakal ngatuju ka ambah apanga duegé totonan?
Jaruh Digital Olih I Wayan Juniartha Sekat meledak kasus Ariel, Luna Maya lan Cut Tari-ne, mabalapan krama sekeha tuake ngredit hp ane misi pemutar video. Maklum, yen video ne totonan pabalih di tipi utawi layar komputer nak sing seru. Adane ne gen video ban mamaling. Adane ne gen video urusan mamaling. Patutne pabalih nganggo tehnik lan alat ane mamaling masi. “Yen nak tua pidan demen ngintip, uli song loster uli bolong bedege, pokokne uli tongos ane keweh tur bolong ane cenik, jani raga ngintip lewat hp, patuh masi asane, layarne cenik, gambarne saru, sensasine sedaappp,” keto abetne I Made Mata Minus Buang Plus. I Made ba ane paling maluna maan video-ne Ariel jak Luna Maya. Suwud to sabilang wai gaene tuah ka warnet tur warung tuak dogen. Ka warnet browsing ngalih video terbaru, ka warung tuak ngemang laporan ken krama sekeha tuak ane lenan. “Kone 32 ada videone, ada ane jak artis, ada ane jak ibu rumah tangga, ada ane jak ibu rumah tangga merangkap artis merangkap luh galir. Ada ane jak tunangan padidi, ada ane jak kurenan timpal. Ada ane jak nak luh bahenol ada ane jak banci ganggas...sedappp,” keto I Made promosi. Krama sekeha tuak ane lenan kikik-kikik dogen. Wireh konyangan ba ngaba hp misi video player, konyangan ba maan duman Ariel-Luna Maya lan Ariel-Cut Tari. Payu mesuang analisa soang-soang. Uli analisa tradisional khas ajeg Bali calah “Ulesne I Ariel to nganggo kombinasi Pis Rejuna lan Pis Jaran. Yen sing keto, kudianga ngalemesin tur ngamulesin cewek liu sajan?” Kanti analisa modern neo-Freudian calah “Ariel to kelainan seksual, to makrana ye demen main sambilanga ngerekam” Analisa tradisional sing memperhitungkan satu hal; Ariel mula asli ganteng, terkenal lan sugih. Jaman jani yen ba ganteng plus terkenal plus sugih nak sing perlu Pis Rejuna. Jeg elah maan nak luh maderet, apabuin yen rajin ke cafe-cafe di sisin tukade. Analisa modern engsap ken sifat dasar nak muani-ne, ane mula demen nigtig tangkah, demen nyumbungang keberhasilan mlikesang nak luh. Yen ba nak truna-truna kumpul pertanyaan ane paling populere tuah “ba bakat?”, tur “ba kuda maan cewek?” Sawireh ipidan tonden ada handycam lan hp misi kamera, keberhasilan sang Arjuna mlikesang bidadari papitu, uli bidadari perawan kanti bidadari pengalaman, “karekam” lewat tulisan di Arjuna Wiwaha-ne. Yen duk to ba ada handycam, sinah kija-kija sang
Arjuna mabekel handycam. Intine, nak muani mula demen nyatet tur “ngarekam” jumlah cewek ane suba bakatanga. “Masalahne, ane kene-kene ba ane lakar nguwug moral bangsa lan meracuni generasi muda iragane,” keto abetne I Wayan Musang Berbulu Onta. Ne adane analisa Moralitas Super Mie, moralitas instan. Mara Ariel mecekle jeg asane buin mani konyangan murid-muride lakar macekle, lantas beling, lantas hancur masa depane. Kadena konyangan generasi mudane belog. Mara Cut Tari kiah-kiah, jeg asane buin mani lakar benyah runtuh republike. Kadena ganjih pesan gumine. “Asane ane lakar seken-seken nguwugang republike to nak korupsi lan fundamentalisme agama Yan, boya ja urusan jaruh. Ane lakar ngae masa depan panak-panak iragane benyah to tuah pendidikan ane kacau balau Yan, boya ja urusan video porno,” keto I Made masaut. “Apabuin ane paling keras ngomong moral biasane paling semangat masi mabalih, ane paling demen nyakcak Ariel biasane dot pesan dadi Ariel,” Urusan jaruh to nak urusan biasa, urusan ane suba ada uli inguni tur lakar tetep ada kanti buin mani kanti buin puan. “Jaruh to nak kebutuhan, artine yen nu ngelah butuh pasti lakar tetep jaruh,” Yen ipidan murid-muride maca buku porno karangan Anny Arrow, generasi berikutne mabalih video betamax lan laserdisc porno bintang film bule, lantas teka jaman VCD blue Jepang lan Cina, jani teka jaman film porno produksi lokal di hp lan komputer. Artine, jaruhe abadi, mediane gen ane malenlenan. “Ane penting to boya ja nutup Internet lan razia hp, nanging engken carane mendidik murid-muride apang sing jaruh ngawag, apang ngerti unduk kondom lan HIV/AIDS, apang jaruhne duweg, sing kanti nguwugang idup nak len, apabuin kanti nguwugang idupne padidi,” keto argumentasine I Made. Tepuk tangan krama sekeha tuake. Tumben ada anak ane pidatone serius sajan unduk jaruh. Yen I Made sadin sinah jaruh ane dadi dasar negara. “Ane paling penting, engken apang murid-muride ngerti bahwa idup to sing jaruh gen isine, jaruh to tuah bagian kecil dari idup,” Artine; sing perlu krana urusan jaruh kanti telah waktune pak polisi, pak menteri tur pak presiden.
Buka kétoan lantas patakon ané ngusak-asik pamineh Pekak Polos dugas cucu lan timpal-timpalnya nyambatang indik tatujon paurukannya. Pedas suba tusing ada ané pelih wiadin soléh yaning patakon ané ba duuré totonan kasaurin aji panyaur buka kétoan. Pasauré bakalan dadi soléh yaning kaucapang baan anak ané tusing enu cerik buka cucun Pekak Polosé. Tusing ké paurukan, apanan lonto, tatujonné lakara mangawé sang mauruk dadi duweg, nawang wiadin ririh? Beneh pesan. Nanging yaning buin pineh-pinehin, buka kéto pajalan pamineh I Pekak Polos, dueg lontoan anak
bakalan tusing jangkep. Ngudiang dadi buka kakéto? Anak enu masih ada kuanganné. Kakuanganné anak tuah buin akruna lontoan nanging apanan ké teges singid ané kaciriang baan krunané atungal ené saja dalem tur linggah pesanan. Krunané totonan anak kruna ané madan ‘seken’ yaning pineh-pinehina baan Pekak Polos. Lantas jangkepang krunané totonan ajak kruna duweg, apa ké tongosné di maluan wiadin di dorian. Apanan ké panadiannya? Pedas bakalan katemuang duang jangkepan kruna ané marupa jangkepan buka kéné: ‘seken dueg’ lan ‘dueg seken’. Ané buka kénéan sujatinnyané mara dadi lan patut
kasaihang ajak pamineh ané nyiriang kapradnyanan wiadin kawikanan. Yaning dueg lontoan anak mara masaihan ajak nawang wiadin ririh lontoan. Yaning mara neked di terapan ririh anak mara neked di itung-itungan siu kuangin siu anak saja telah. Nanging, yaning ada pamineh kénkénang yaning siuné yaning kuangin ajak siu apanga tusing telah? Pamineh buka kakénéné lakara ngateh nyénan lontoan ka pamineh wawidangan seken duweg wiadin dueg sekené. Mapan, itung-itungané anak tusing itung-itungan matematik lontoan. Saja ané madan matematiké anak kabuatang apanga ada dasar maitungan wiadin ngitungang. Nanging, yan-
ing pailehané buka baduuré totonan apanga dadi tatimbangan, apa ané maadan rasa anak saja kabuatang pesan ri kala nyalanang itung-itungan wiadin paitungan. Jag buka kakéto mentik pamineh di keneh lan parerasan Pekak Polosé. Saja anak liu pesan pisagan I Pekak suba ngulati paurukan tegeh-tegeh nganti ka tongostongos paurukan di durajagat. Saja mekejangné anak suba kasengguh dueg ané kaciriang baan pungkusan paurukan ané penjanga di arep wiadin dorian adan wiadin parabnya. Tusing ké ciri pungkusané totonan anak nyiriang soroh tur tegeh paurukan ané suba kajalanin tur kalaksanayang? Nanging, buin ada ané ngulgul
pamineh enyénan lonto janiané, mapan saja suba tegeh undagan paurukan ané jalanina! Anak masih lontoan ada pakrimik ané buka masesimbingan karasayang yaning ada patakon buka kéné ané: Seken dueg ké jadmané totonan? wiadin Dueg seken ké jadmané totonan? Yaning seken-seken para duegé seken duweg wiadin dueg seken ngudiang panadian jagaté dadi kapah pesan sekenné wiadin panadianné lesag-latig buka kakénéan? Apa ké jadmané pradnyan wiadin ririh ané sanget masaihan ajak seken dueg wiadin dueg seken anak seken tuah ada di jagat satuané lontoan? Tusing di jagaté sekenan? I Gusti Madé Sutjaja
Nyikutang ka Raga Yéning terus-terusan nagih idup bagia, ten kirang arta brana, napi sané sakayunin setata kadagingin nanging mayus magaé, ten kayun magarapan, punapi? Idup aluh, ten magaé nanging ngajeng ten dados tuna, sakadi raja. Mangkin, yén sampun ten magarapan, tén nué jinah, ten nué sané jagi ajeng lan inum. Pamuputné? Sakadi kacaritayang ring Gegurian I Lijah-lijah, wénten anak sané maadan I Wayan Lijah-lijah mayusné tan kadi-kadi. Pragat mamules, suud madaaran, pules, suud pules, madaar, suud kéto, malali, maliang-
liang, sing taén mragatang gaé nyang apa. Mémé bapan I Wayané, suba ping keti ngorahin pianakné apanga nyak nulungin magarapan, nyak nyemakin gaé, kéwala I Wayan tetap mamengkung. Pragat kitak-kituk jumah dogén. Ri sedek dina anu, sagét bas kaliwat gedeg bsang méméné, I Wayan katundung, kaorahin apanga uli sukat ento I Wayan mlajah nyemak gaé. I Wayan pragat kijap-kijap, tusing pragat kapinehin apa ané lakar jemakin gaéné. Lantas I Wayan mamancing ngalih bé, liu bakatanga béné. Marasa liu ada bé ditu, lantas
I Wayan bani nyemak gaé lebih, ngalih bé aji pencar. I Wayan Lijah-lijah mamencar. Reramané demen nepukin pianakné suba nyak mauwah, pianakné tusing mamules dogénan. Nanging, di subané kéto, ada dogén pakeweh ané teka. Geguritan I Lijah-lijah, pakaryan I Nyoman Antasha sané katerbitang olih Toko Buku Indra Jaya ngicénin gambaran, makudang-kudang karakter sané kaduénang olih i manusa. Dumogi ngwacén geguritan puniki wénten pikenohnyané. Ari Dwijayanthi
Sastra
Redité Wage, 20 Juni 2010
Wau ngagagang jelanan tokoné, ring arep tokoné wénten bungkusan tas krésék. Asunné nujah-nujah. Gelisan Bapa Swéca séngeh. Kedetina talin panegulan asunné. Jajagina tas kréséké. Makesiab pisan Bapa Swéca panggihina anak alit barak. Anak alit luh. Kantun ngatut pungsep ipuné. Kantun gritanina. Paningalan anaké alit ening pisan. Klijat-klijat kadi ngaturin mangda kaambil olih Bapa Swéca. “Dadi ada anak cerik kutanga dini? Dadi ada manusa ngutang manusa? Dadi las pesan ngutang sentana? Sinah suba ené gegaén anak tusing beneh. Buron dogén ngelah keneh ngidupang. Ngelah keneh medalem. Dadi manusa jelekan teken boron.” Bapa Swéca wangdé olah raga. Gelisanga matur ring kepala lingkunganné. Gelisanga ngaturang ring Bapak Polisi. Bapak Polisi iju ngrereh sapasira gumanti sané ngutang anak alit? Kantos mangkin durung taler kapanggih. Bapa Swéca olas miara Luh Kartini. Upapirana kantos kelih kadi amangkin. Kantos uning ring padéwékan. Bapan Swéca tresna pisan ring Luh Kartini. Ipun ranjinganga kantos polih karya. Dados guru ring SMA. Luh Kartini lega pisan. Ipun subakti pisan ring reraman ipuné sané nuduk. Sané nadosang sentana. Cihna subaktin ipuné kantos mresi-
Luh Kartini wastanina. Kocap dinan lekad ipuné pateh ring Ibu Kartini. Sujatiné Luh Kartini nénten uning pisan ring rahina lekad padéwékan ipuné. Ipun duduka sareng reraman ipuné sané mangkin, Bapa Swéca. Bapa Swéca maosang ring tanggal 21 April, Luh Kartini kakutang olih sang ngardi. Yayah rena ipuné las pisan ngutang. Ipun kaswécanin olih Sanghyang Widhi mrasidayang maurip. Yan nénten saking paswécan Sanghyang Widhi, méh ipun sampun dados tedaan asu. Bapa Swéca nué toko buku. Toko bukuné Bapa Swéca sami nyenengin. Bapa Swéca midep mikatin sang matumbasan. Tetep makenyem. Tetep liang. Ring sapunapiné midep ngicénin anak alit-alité buku. Buku satua sané pinih seringa icénina antuk Bapa Swéca. Kosap ring satua katah madaging pratiwimba. Katah madaging tatuladan sané dados anggén gegamelan ring kauripan. Sami uning ring Bapa Swéca. Bapa Swéca demen munduhang anak alit-alit. Wantah wénten anak alit mapikayun ngranjing, nénten nué prebia ring umah ipuné magenah. Nyarengin ngadol buku ring soréné semengan ranjinganga. Akéh sampun sané tamat mawit saking magenah ring Bapa Swécané. Semengan sadurung ngawit madolan Bapa Swéca biasa olah raga sareng asun ipuné.
Kartini IBW Widiasa Kenitén
dayang becik tamatné saking perguruan tinggi. Gelis tamat. Gelis polih pakaryan. Bapan ipuné, Bapa Swéca naen nganikayang ring Luh Kartini daweg nuduk ipun nénten kacumpuin olih reraman ipuné lianan. Satukan ipun nénten lekad saking buah basang mémén ipuné sané mangkin. Kocap méweh miara anak sané lekad nénten janten reraman ipuné. Midep dados jatma dia-diu. Jatma dia-diu mikobetin rerama. Mikobetin anak lian. Wantah sentana nénten becik kantos sang guru réka jagi kaucap nénten becik. Kaucap nénten naen nglémikin sentana. “Ento keponakané piara. Bandingang miara jlema tusing karoan mémé bapanné.” Bapa Switra nemalangin. “Manian lakar ngrépotin kulawarga. Lakar ngusakang panyamaan. Jlema tusing karoan kawitanné.” “Encén luungan nulungin manusa tekén ningalin manusa mati pakpak cicing. Padalem tiang anaké cerik ené, Bli. Padalem tiang ia mati. Ia tusing pelih. Sinah anaké ané ngutang ngidih tekén tiang apang tiang miara. Yén sing kéto, ngujang di arep tokon tiangé pejanga?” “Anak ngutang dija dogén bisa. Kanggo keneh anaké ngutang. Bisa di goté. Bisa di tong sampahe. Bisa di tukadé.” “Nika sampun uningin tiang. Sané upapira puniki
jatma, Bli. Bli ngandikayang jatma sané pinih utamana ring jagaté. Tiang wantah mautsaha ngamargiang sané sering nikayang Bli. Bli ngandikayang wantah manusa mangda mapikayun manusa. Wantah manusa mapikayun buron, punika buron mapangawak manusa. Punika sané ngobetin. Punika sané ngrusak jagaté. Tiang mautsaha dados manusa.” Bapa Switra wau éling ring pangandikané sané sering medalanga. “Pelih bli, Dé. Bli mantas bisa nutur dogén. Nglaksanayang bli tusing nyidayang. Lamun kéto, orahang masi tekén panyamaanné makejang apang eda tandruhina mani puanné. Nyén nawang ada pajalan ané luungan. Ada dadi anggon ajak makejang.” “Inggih.” Bapa Swéca ngrembugang sareng panyamaanné. Sami ngaturin mangda miara. Miara manusa pateh ring mayadnya ring Sanghyang Widhi. Mayadnya nénten antuk banten kémanten. Mapitulung ring anak kasengsaran, ring anak kicalan rerama taler mayadnya. “Buron manten kapiara. Punapi malih manusa,” sapunika Bapa Ruma miteketin. “Mungpung maan mayadnya tekén manusa, jalanin dogén. Pajalan anaké cerik masi tusing tawang.” Sih Widhiné Luh Kartini polih pangajah-ajah saking guru-guru ring sekolah. Ring
Prabu Tan Paguna
Pura Suniya Loka Gunung Srawet, Bangorejo, Banyuwangi Pinaka jalaran nincapang sradha bakti majeng Ida Sanghyang Widhi Wasa, Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kecamatan Bangirejo, Banyuwangi, Jawa Timur jagi nglanturang pawangunan Pura Kahyangan Jagat “Suniya Loka Gunung Srawet” sané mangkin wawu madaging palinggih marupa padmasana kemanten. Manut Ketua Panita Pawangunan Pura, Ponirin, pura inucap pacang kadadosang widang pariwisata spiritual, duaning pacang kadagingin padépokan sulinggih. Punika awinan, Ponirin lan panitia pawangunan pura sinaminan, nunas ring ida dané krama Hindu, ugi lédang ngaturang punia anggén nglanturang pawangunan pura inucap. Ponirin nganikayang pawangunan Pura Sunia Loga Gunung Srawet sujatiné dahat mautama, duaning kawéntenan Gunung Srawet sané maiketan sareng Prabu Érlangga sané jumeneng nata ring Kerajaan Kediri. “Manut para panglingsié nguni, Gunung Srawet kadadosang pinaka genah matapa majeng Prabu Érlangga, anggen molihang kasaktén lan kaprabawan. Prabu Érlangga kocap matapa ring Gua Selo Panepen, inggih punika silih tunggil goa sané wénten ring widang Gunung Srawet, sané songné tedun tepet ka pertiwi, nénten ja ka samping sakadi goa-goa sané ketah wénten. Ri sampunné lami matapa ring Goa puniki, Mpu Bharadah raris mendak ida, jagi kairing ka Bali. Ngaksi Mpu Bharadah rauh, sang Prabu raris matangi turin mamargi nyarengin sang Mpu,” baos Ponirin. Dané taler mabarang, ri sampuné sang Prabu lan Sang Mpu rauh ring wana Prejeng (mangkin dados kota Rogojampi) Prabu Erlangga sareng Mpu Bharadah kaadang olih Barong Singa sané sahasa ngayudin ida sang kakalih, nika ngawinan kocap sang Prabu mayuda sareng I Barong Singa. Sang prabu sané sakti mandraguna prasida ngasorang I Barong Singa, kéwanten nénten kantos padem. Kacritayang olih dané, ri sampuné kalah raris I Barong Singa nunas pangapura turin nyukserahang raga mamarekan majeng ida Sang Prabu, turin nyarengin pamargin ida ka Bali. Ring Bali Pulina, Prabu Érlangga kocap meneng ring Gunung Kawi, lan I Barong Singa padem I rika. Raketnyané kawéntenan Gunung Srawet sareng genah matapa Prabu Érlangga puniki sané kocap ngugul pangaptian krama I rika ngwangun Pura Sunia Loka inucap. “Pura Suniya Loka sané mangkin nedeng ngwangun padépokan sulinggih, sané kakawitin saking bulan April lintang lan kaaptiang prasida puput tanggal 23 Septémber 2010 jagi rauh. Siosan ring karya pedudusan agung, ring pura taler pacang kawéntenan upacara padiksan Sulinggih Ki Dalang Hadi Sarjono sané mangkin nedeng mlajah,” kénten dané nerangang. (ita)
11
nyingak Nanging tan sida ngemanggih Ala ayu maring jagat Miwah sane iwang patut Apan buta tang adnyana Lehang mati Dadi prabu tanpa guna. (I Wayan Dibia, Geguritan Adhipusengara: 46) Sang kajudi dados ratu, prabu, bupati, gubernur, presidén sané mangkin sampun dados rerebutan.Sanunggil rahina wénten manten orti kabupatén, gubernuran ngawéntenang pilkada ( pemilihan kepala daerah). Kantos wénten pagendu wirasa ring radio, télevisi utawi genah sané
lianan. Sami ngantenang angga manut dados manggala praja. Janten pamarginé puniki becik pisan santukan sang sané jagi nyudi nguningin sapasira sané jagi ngamel kabupatén, gubernuran, utawi panegara. Sami ngaturang angga pacang turéksa, pacang prabéla ring sang maangga daridran. Kalaran, kadaridran becik pisan anggén bantang wicara rikalaning ngwéntenag pilkada. Sutindih ring sang katunan. Indiké punika saking dumun kantos mangkin kantun manten dados senjata mangda kajudi sakéwanten risampuné kajudi nénten wénten punapapunapi. Wantah ring cangkem manten becik usan punika nénten wénten lanturan ipun. Cangkemé sampun ngwetuang pikobet ring parajana. Ngamel jagat yan rerehang nénten manten ri kalaning mangda kajudi manten. Ngamel jagat nénten anggén galah nyugihang angga, gumanti anggén galah nyihnayang angga antes dados manggala. Manggala praja sané gulitik ring parajana. Manggala sané nénten momo, pacang kamiikang kantos kawekas. Sampunang dados manggala usan ngamel jagat raris mabui. Padalem yusané anggén galah ngulurin indria. Manggala sané ngulurin indria jatiné sampun séda, yadiastun kantun klebit-klebit pranané. Séda ri kantuné nyeneng. Kaicénin panyuryanan anggén
nuréksain i parajana nénten anggén nyeleditin genah jinah. Mapikenoh panyuryanané, wantah kamargiang nganutin ring titi payuryanan. Sering-sering tedun ring genah sang manggihin pikobet. Nénten malaibin pikobet. Anak lian raris icénin nepasin. Sang ngamel jagat nénten antes mamargi asapunika. Sané pinih kobet wantah ngamel jagat nénten nué wiwéka, nénten midep ngepah, milah sané encén anut sané nénten. Mikobetin wantah nganutang pamargi ring angga manten. Dados manggala nénten kadi nganggén panganggé, nganutang ring angga. Patut nganutang ring mandala, ring pretakjana, ring nitisastra. Nénten nyapa kadi aku paripolahé ngamel jagat. Manggala praja nénten kadruwénang siki kalih yadiastun daweg kajudi kadruwénang siki kalih parté, wantah sampun kajudi sami nuénang. Patut ngicéning paneduh jagat. Nénten manesin manah parajana. Parajana sayan-sayan dedeh manah ipuné wantah sang mnggala praja taler dedeh. Ngamel jagat wantah mrasidayang nganutin rajaniti janten pacang ngwetuang degdeg ring parajana, ring mandala, ring ibu pretiwi. Kajudi dados manggala praja mangda wikan ngenahang angga. Sang sampun kajudi patut welas asih ring sang sané nénten nyudi. Manggala praja mautsaha mangda sayan becik kauripané i parajana.
I Kedis Merak Ngambul Caritayang mangkin di Bali Kangin liu wénten kedis kékér. Ia hidup di bet-betané di bebukitan utawi di alase ané samah tumbuhin punyan kayu gedégedé. Kedis kékér ané luh kaadanin kekiyuh. Kedis kékér ané muani sampun kasub kabagusané, bulunné lemuh malengis, warnan bulunnyané nganutang panglumbahnyané, wénten biing, ijo, muah burik. Janggarné waluya cara udeng-udengan anak truna sedek nedeng binal magusin. Kalunturin buin gegambiranné né masawang putih ngalanting dibetén cadikné, waluya jenggot sané uban. Indik ané paling takutiné tekén I Kedis Kékér ané ngranayang kenehné inguh , tuah ri kala buluné ngurag utawi aas. Tan prasida ya makeber, ri kala buka kénten I Kedis Kékér tan bani mamunyi takut borosina tekén I Manusa. Risampun sasih kadasa bulun I Kedis Kékér sampun samah buin, mara ya ngidayang makeber. Ri kala buka kénten mara ya bani mamunyi… “cekékééér, cekekééér.” Tan nyandang raosang buin buat kabagusan I Kedis Kékér. Kalungang-lungan orta buat kabagusan I Kedis Kékér ngalingkup sajebag jagat Bali kanti teked di Jawa Kangin dingehé baan I Kedis Merak ané jenek di Jawi Danginan (Banyuwangi) Yan buat kaluwihan bulun I Kedis Merak kénten buin kajegégané tan wénten nyamanpada. Majanggar bulu akatih bulun kampidné samah melengis bulun ikuhné, aduh lantang tur warnané ngulangunin. Tan kab-
inawa kajegégan I Kedis Merak. Ban meledné ia apang maan numonang kawiaktian ipun kabagusan I Kedis Kékér drika lantas I Kedis Merak makeber murang-murang lampah nyujur nganginang. Yan akudang dina kadén makeber, lantas teked di Bali Kangin. Mancegan ia di punyan kayu durén di samping bangket kangkaang, paek bukit Berina. Sawahé gimbar ngangobin punyan padiné mara maumur pitulas dina. Bangket kangkaang kawatesin baan batis bukit Gelam di Kangin muah batis bukit Kulindang di Kauh. Raosang mangkin lacur pajalan I Kedis Merak tuah sasih kaulu, I Kedis Kékér buluné sedek ngurag tan wénten munyin kedis kékér ané dingehé napi buin pacang nepukin warnan I Kedis Kékér. Caritayang mangkin I Kedis Belatuk ngénggalang ngulkul ngaukin timpal-timpalné. Sekancan kedis ané wénten luir ipun I Kedis Kukur, Titiran, Cerukcuk, Puuh, Tuu-tuu, Taad asih, Kecinglar, miwah ané lénan makejang angob nepukin I Kedis Merak sang mara rauh. “Dadi ada kedis kéné jegégé, awakne gedé gangsuh, buluné lemuh,warnané ngulangunin” kénten keengan ipun I Kedis Cerukcuk katimpalin baan I Kedis Tuu-tuu. Gelising satua makejang kedisé kasmaran ngatonang kajegégan I Kedis Merak. Lantas magenepan paripolah kedis makejang mautsaha nudut keneh kapitresnan I Kedis Merak. I Celepuk sudapsudap mapan ulap ri kala lemah
milu masih nesekang malelemesan. I Cerukcuk nguci saling sautin ajak timpalné. “Cukilang, cukaling, tiuk ilang juang maling, tiang buduh buin paling. Olasin ya jéro anak jegég, ngiring ngantén ajak tiang,” panglemes I Cerukcuk. Kénten masin I Kedis Kukur mamunyi “Cekutruuuk, cekutruuuk, kuuuk, kuuuk, saha nyerigjig malinder sambilanga ngeberang kampidné. Inggih jéro kedis jegég dong iwasin tiang, ngiring ja madon jaka, makaronan ajak tiang,” panglemes I Kedis Kukur. Lan buin I Kedis titiran mamunyi “Kuir, kuir, katengkung,, kuir, katengkung, tiang nunas ubadin keneh tiang ané linglung. Cara I Kedis Titiran, I Kedis Puuh milu masih gruyut-gruyut nglemesin I Kedis Merak tan ngrasayang déwékné cenik abungkul taluh kuning tainé, yan bandingana ajak awakné I Kedis Merak. Béh liu pesan saha magenep paripolah kedisé makejang nglemesin I Kedis Merak. Sakéwala I Kedis Merak tan ginggang, tan obah, ya nyantep kenehné apang maan nepukin I Kedis Kékér ané kasub kabagusané. Kacarita mangkin I Kedis Kokokan iteh ngalih amah marupa katak di tengah cariké. Ya ningeh orta ada kedis jegég mara rauh lantas ia milu nesekang. Sedéréngé, ada bungan pudak ulung lantas bunga pudaké kacokcok kalisikang di bongkol buluné apang mabo miik. Baongné drika lantas kakedengang. Sada banban nesekang I Kedis Merak. “Inggih Jro kedis wau rauh sira adan jeroné ngudiang rauh mri-
ki,” patakon I Kedis Kokokan. Ningehang patakon I Kedis Kokokan saha nganutin tata krama, lantas I Kedis Merak masaut “Inggih Jro, tiang mawasta I Kedis Merak saking Jawi Kangin. Rauh tiang mriki tan sios wantah meled mapangguh sareng I Kedis Kékér ané kasumbung kabagusanné.” Mara akénten pasaut I Kedis Merak, lantas tumbuh keneh corah I Kedis Kokokan tan pararapan lantas nyawis “Jro Kedis Merak wantah Jroné tan pawikan tiang sampun I Kedis Kékér, tiang sampun kedis sané paling bagusa mangkin,” I Kedis Merak kamemegan tur kabilbil. “Apa saja né I Kedis Kékér, ngudiang putih buluné,” kénten keengan I Kedis Merak di kenehné. Caritayang mangkin lantas I Kedis Kokokan mautsaha nglemesin I Kedis Merak saha raos sané nyunyur manis tur paripolah sané nganyudang ati. Pamuputné I Kedis Merak nyak ngantén ngajak I Kedis Kokokan. Kacrita mangkin I Kedis Merak ngidam. “Bli aliang tiang mangkin batun buah kabuluan apang musti maan,” raos I Merak. Lantas I Kokokan paling ngalih batun kabuluan tan prasida maan, drika lantas ngalih katak aukud baanga I Kedis Merak. I Kedis Merak gedeg tur merah meruh duaning mula katak nénten amah-amahan I Kedis Merak. Sedeng melaha duk nika sampun sasih kadasa bulun I Kedis Kékér ané maumah di alas bukit Berina sampun samah mara ia bani mamunyi. “Cekééér, cekééér.”
wénten sané polih juara umum taler kicénin novél. Luh Kartini meled dados guru sané patut. Patut katurut olih sisia. Guru sané mrasidayang dados tatuladan. Sisiané pinaka cihna mapikolih dados guru. Guru sané masesana dados guru. Guru sané seleg ngranjing. Guru sané tulénga ring sisia. Guru sujati guru. Makrama désa taler midep. Dadosanga sekretaris ring sekaa truna-truni. Luh Kartini nénten naen tulak wantah kicénin karya. Ring pakaryan ipun molihang rasa bagia. Rasa nué pikenoh sakantuné maurip. “Mungpung kari bajang, ngayah malu di guminé. Nyanan tua sépanan ngayah tungkulan ngrépotang anak lén.” Luh Kartini kasesed olih reraman ipuné. “Luh ngujang dadi sabilang ada anak muani nganggurin tusing cumpuin Luh. Luh suba nyandang ngelah gegélan. Masomah masi suba nyandang.” Luh Kartini nyaurin antuk kenyem. “Bapa, depang ja tiang ngayahin Bapa dini.” “Tusing dadi kéto Luh. Luh apang bisa dadi anak tua. “ Luh Kartini mendep. Ipun ngrimik ring manah. “Bapa, tiang nénten mamanah ngrereh anak muani. Tiang dumun nué manah tresna sakéwanten ipun anak luh. Timpal tiangé dawegé ngranjing.”
Saking Langit Bali IDK Raka Kusuma
Olih IBW Widiasa Kenitén
Diastun kedat sida
perguruan tinggi. Pangandikan sang maangga guru telebang ipun pisan. Punika anggén ipun ngwales. Santukan Luh Kartini jatma bajang, janten katah sané meled ngetus manah ipuné. Katah sané meled ring déwék ipuné. Katah anak truna nyantenang déwék ipuné tresna asih ring Luh Kartini. Sakéwanten Luh Kartini nénten nyak. Kantun meled ngayahin reraman ipuné sané nuduk. Reraman ipuné sampun ngwéhin mangda gelis ngrereh anak muani sané sujati. Anak muani sané satia. Anak muani sané midep nyaga padéwékan ipuné. Luh Kartini nénten pisan wénten mamanah jagi nrima. Ipun kantun meled mlajahang déwék. Kantun demen mawasta bajang. Ring kantuné bajang, galah becik anggén mlajahang déwék. Ring sampuné tua méweh malih pacang polih galah sané becik. Galahé puniki becikang ipun pisan. Wengi ipun mlajah makidung ring gria. Suaranné malih becik pisan. Mapangajah ring sisia taler seleg pisan. Sisianné sami nemenin Luh Kartini. Wénten sisia purun ngaturang sebet manahnyané. Wénten sisia ngaturang kakalahin antuk gegélannyané. Wénten sisia ngaturang kidung Dyah Tantri ring Luh Kartini. Uningina Luh Kartini seneng maca buku. Luh Kartini taler dueg. Wantah
Gambaran ring Témboké 1 : wayan paing wénten gambaran ring temboké wénten tulisan ring beténé tresnané ring jatma kukuhang tresnané ring ida langgengang sira ngambar gambarané puniki? sira nyurat tulisané puniki? wiréh tiang mariki tumbén ring sira matakén? ngangobin pisan gambarané ngangobin pisan tulisané sué bengong ngaton, sué sané ngambar, sané nyurat marasa uningin, marawat ajebos, kija manawi malecat
Gambaran ring Témboké 2 Ningeh munyi I Kedis Kékér buka kénten lantas I Kedis Merak nglagasang makeber di bancang bukit Berina nyujur munyi sané dingeha. Tan kabinawa angob kenehné I Kedis Merak ngatonang kabagusan I Kedis Kékér ané tepukina. Saha masesedih I Kedis Merak nuturang parindikané ané dayaanga muah bobadinné tekén I KedisKkokokan. “Bli Kedis Kékér, uli joh guminé tiang makeber rauh mriki tuah ngalih ragan Bli, apang suka Bli nerima awak tiang yadiastun sampun cacat baan kabelogan tiangé. Apang suka Bli nganggon tiang kurenan,” kénten panglemes I Kedis Merak majeng I Kedis Kékér. Mara buka kénten panglemes I Kedis Merak, I Kedis Keker sada maangsegan kalunturan baan madekesan lantas mamunyi, “Adi Kedis Merak ané tresnain bli, gedé pesan mapangenan bli duaning nyai kuang pageh ngaba awak kauluk-uluk baan I Kedis Kokokan, mara baanga munyi manis suba ngénggalang ngugu kaliwat percaya. Nah buka jani legaang adi, bli tan prasida ngisinin pinunas adi duaning adi suba cacat. Sing ja masomah, matimpal i raga payu,” kénten panyawis I Kedis Kékér. Mara kénten pasaut I Kedis Kékér, I Kedis Merak bayunné nerugtag, ketug-ketug saha sebet tanpa saur buin lantas ia magebras makeber nyujur Jawi Kangin, ngaba keneh ané sebet. Tuah akénten satua I Kedis Merak ngambul, nika né ngawinang tan wénten kedis merak maumah di Bali Kangin. Ida Madé Diur Gipta, A.Ma.Pd
wénten anak ngalintang, takénin tiang masaur sarwi nujuang sampun dapet sakéng dumun sakéng genahé puniki samun sakéng genahé puniki bengang kantun marupa karang embang sépanan malih matakon anaké punika sampun makaon malih ton tiang gambarané malih ton tiang tulisané sunarin entéran suria ngencorotang makudang-kudang warna sayan angob tiang sayan bengong tiang
Gambaran ring Témboké 3 wénten anak nglintang malih sakéng kalér sareng kalih naneng risampune takénin tiang tan pasangkan mamarga gancang semitoné nyihnaang nyeh cacingaké nyihnaang jejeh napi nyehina ring sang kalih? napi jejehina ring sang kalih? malih ton tiang gambarané malih ton tiang tulisané diastun usan entérin suria kantun ngencorotang makudang-kudang warna makesiab tiang. sang ngambar, sang nyurat kanten ring arep tiangé. ajebos. malecat
Kruna
12
Redité Wage, 20 Juni 2010
Ari Ariama
Putu Doni Wira Dharma
Sang Ayu Arta Surya Utami
Titiang Percaya ring Kawéntenan Taksu
Molihang Kakalih Medali Emas
Juara Kapertama Gitapati Drum Band
Prasida molihang medali emas pinaka juara kapertama sinah pacangc setata ngawi sang sané molihang garjita. Napi malih kantos molihang kakalih medali emas, rasa garjita sané karasayang sinah matumpuk-tumpuk. Kénten taler sané karasayang olih Putu Doni Wira Dharma, sané wawu ngawitin nyarengin Pekan Seni Remaja (PSR) tur molihang kakalih medali emas. Doni, kénten siswa kelas X2 SMAN 3 Dénpasar puniki ketah kasambat. Dané nganikang raganné nénten banget percaya ring padéwékan ri kala nyarengin pacentokan ring PSR. Rasa baet kocap dané rasayang sangkaning sekolahnyané warsa sané lintang molihang juara umum ring SR. Napimalih ri kala dané kantun masekolah ring SMPN 1 Kuta Utara, Badung dané durung naenang nyarengin pacentokan seni. Yaning dané ngarindik nika wantah sangkaning wénten pejabat sané ngrauhin sekolahnyané. “Titiang angayu bagia pisan, duaning prasida molihang kakalih medali emas ring lomba seni PSR. Sané taler ngawi liang, wantah sangkaning sekolah titiangé mawali dados juara umum PSR,” baos Doni saha kenyung. Truna bagus sané embas ring Dénpasar, 2 Novémber 1994 puniki, nganikayang kasenengannyané ring widang seni nénten mabuaka. Semaliha kocap kabanggiang maembah sakadi toyané. Ibu lan ajiknyané nénten ja seniman, reramannémakakalih wantah seneng sening seni tradisional kemanten. Kéwanten sangkaning sokongan saking ibuajiknyané kocap sané ngawi dané égar ngamargian sakancan pidabdab seni. Manut putra saking I Nyoman Dira, S.H. lan Ni Rai Setyari Semara Putri, S.E. puniki siosan ring rerama lan timpal-timpalnyané sané magabung ring Sekaa Bangkén Dongkang SMAN 3 Dénpasar, uwannnyané taler sané banget mautsaha mangdané dané wikan ngrindik. (ast/ita)
Makudang-kudang préstasi ring widang musik naenang kapolihin olih Ari Ariama. Saking makasami préstasi sané dané polihang, préstasi pinaka pangripta Gending Raré Bali pinih becik ring Gita Dénpost Award warsa 2007 lintang kocap sané pinih ngawi dané bangga. Manut anak lanang sané embas ring Singaraja, 17 Oktober 1973 puniki, wénten carita sané ngadautin duk lagu “Taman Bahari” sané kagendingan olih Mirah BRTV Gending Raré puniki karipta. “Minab sangkaning punika akéh sané kadaut mirengang gending punika, taler juri, mawinan prasida molihang juara. Yadiastun titiang seniman modern, titiang taler percaya ring kawéntenan taksuné, kawénten taksu punika sinah masiosan pisan ring seni siosan. Sampun akéh pisan titiang ngripta gending, kéwanten gending sané polih juara punika yakti-yakti sios rasayang titiang,” kénten dané nerangang. Yadiastun mangkin Ari Ariama sarahina-rahina dados guru mudik ring SD Cipta Dharma Dénpasar lan dados pangripta lan juru tata musik, nénten ngirangang galah-galahnyané mapupul sareng kulawargannyané, utaminé sareng okan-okanné, Gedé Préma Santhiara lan Kadék Prémitha Priya Dellavista. Kawéntenannyané nyanggra okan-okannyané, manut Ari Ariama, prasida micayang dané inspirasi. “Pidabdab titiangé ring gending lan musik tan dados pasahang ring kauripan titiangé, taler ring kuluwargan titiangé,” baos dané seken. Ari Ariama sané peséngan jatinyané Putu Aryama puniki taler kauningin wikan magending, warsa 1996 dané sampun makarya album praragan sané majudul “Wengi Ping Riin” sané kambil saking judul silih tunggil gending sané karipta olih Yong Sagita. Mangkin rabin Putu Sinarwati puniki mutusang nyuleng raga makarya gending raré sinambi ngranjing ring Jurusan Sendratasik IKIP PGRI Bali. (ast/ita)
Anak alit puniki makanten bagia pisan maplalianan sareng timpal-timpalné, waluya kadi tan wénten pakéwuh ring kahuripané. Wantah wastané anak alit, tan banget rungu ring aab jagat, ring sengka uripé. Iteh maplalianan, napi malih kasarengin antuk timpal-timpalnyané sané akelas ring genahé masekolah. Anak alit puniki, yén tlektekang madué anléh seni, minakadi masolah lan matetabuhan. Panyingakané bunter ludru, adegé lanjar, muané mameros. Rikanjekan ajak tiang ngorta, raosné getar pisan, ten wénten sané kimudanga. Anak alit sané embas ring Banjar Dadia, Taman, Bangli tanggal 8 Maret 2004 puniki nénten naenin kejil ngaturang bhakti ring pamerajan nyabran purnama tilem. Sang Ayu Arta Surya Utami peséngan anak alit puniki, sané mangkin sedekan masekolah ring TK Negeri Internasional Bangli. Duk lomba Drum Band sané kamiletin olih TK sawewengkon Bali, maiketan sareng HUT Kota Gianyar ke-239 lintang, Sang Ayu Kapercayen olih TK Negeri Internasional Bangli dados Gitapati, nuntun timpal-timpalné malomba. “Pangawitne jejeh, kéwanten malih jebosanné tiang jeg wanén nyidayang nut ajah-ajah guru, tur nagingin pangarsan Kepala Sekolahé,” kénten pangangkén anak alit jegég puniki. Pamuputné putri saking Drs. Sang Putu Sugiarta puniki prasida molihang juara kapertama Gitapati. (wiy)
Madé Ayu Khésia Khorina
Ngimbangin Kakirangan antuk Préstasi Madué baet 115 Kg sinah banget nyejehin bajang-bagangé mangkin. Kéwanten nénten sakadi punika sané kaangkenin olih Madé Ayu Khésia Khorina. Khésia, kénten dané ketah kasambat, nganikayang sujatinné ragané nénten ja meled baet sakadi punika. Kéwanten dané tan kayun nyelselang napi sané dané duénang. Napi yéning sangkaning ébuh kantos tan mapidabdab napi-napi. Yadiastun ébuh, Siswa sané wawu pisan tamat ring SMAN 3 Dénpasar puniki muktiang raganné prasida mapréstasi. Anak istri sané embas ring Dénpasar, 4 Juli 1992 puniki kauningin pinaka karatéka sané kajejehin olih meseh-mese-
hnyané. Saking SMP, dané sampun prasida molihang juara kakalih widang karaté ring Pekan Seni Orahraga Pelajar (Porsenijar) sa-Bali, semaliha dané taler kajudi nyarengin kejuaraan nasional. Duk warsa 2009, dané prasida molihang medali emas, lan warsa 2010 lintang dané wantah prasida molihang medali perak. “Titiang nénten naenang ngaptiang mangda mokoh, kéwanten sangkaning kadi asapuniki kawéntenan titiangé titiang nrima kenaten. Titiang tan kayun baat awak titiangé puniki dados kapiambeng. Titiang wantah mautsaha setata ngamahanin sapunapi antuk
mangdanéprasida mapréstasi. Yaning anak siosan mrasidayang, titiang dados nénten?” kénten kocap setata sané dané ngambel ring manah. Dumun dané ngangken sebet lan kuciwa sangkaning baet anggannyané sané kalintang punikia setata kacacad, kéwanten mangkin dané nganikang nénten kuciwa, napi malih duka. “Titiang pastika ring sakancan kakirang pastika pacang wénten kalebihan. Titiang uning ring kawéntenan titiang sané kirang, mawinan titiangmautsaha mapréstasi anggén ngimbangin kakirangan titiangé punika,” baos dané seken. (ast/ita)
Isin Gumi
Ceraken Kidung Gaguritan Burayut
TDL Nincap Rakyat Cenik dados Korban Tarif Dasar Listrik majeng pelanggan kelas betén utawi R1 pacang katincapang. Pastika rencana punika ngawinang sayan jejeh saking sané nganggén listrik 900 watt ngatebénang sané akéhan wantah rakyat cenik. Paindikan punika kabligbagang ring acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 MHz rahina Buda 16 Juni 2010.
Putu Mahayasa, Buana Kerta Panji Tunas titiang majeng pemerintah antuk rencana nincapang tarif dasar listrik napimalih majeng pelanggan kelas bawah utawi R1, becikné kapikayunin dumun utawi dikaji becik-becik. Kadi mangkin kawéntenen masyarakat kantun méweh pisan. Utamané ring widang ékonomi. Antuk punika pemerintah lan PLN marembug dumun lan nguratiang pakrimik masyarakat cenik taler ngutamayang kawéntenan masyarakat betén. Putra, Pengastulan Minabang titiang pinaka konsumén wantah sida nerima keputusan pemerintah lan PLN punika, kémahon mangda manut sakadi kawigunannyané. Sadurung renca-
na punika katetapang pinaka keputusan pemerintah, m a n g d a karembugang dumun sareng anggota-anggota déwan. Lan tunas tiang ring para anggota déwan prasida nguratiang napié. karasayang masyarakat ring kahanan mangkin. Gedé Suparta, Nagasepaha Paindikan rencana punika wantah patut kemanten nanging kawéntenan listrik ring Bali durung stabil pisan puniki kabuktiang seringnyané kalaksanayang pemadaman secara nadak. Manut titiang kawéntenan puniki pacang maatin masyarakat utamané pelanggan kelas ka bawah sané akéhan nganggén listrik antuk tarif R1 punika. Indik puniki taler pacang nga-
nggu séktor utsaha kecil lan menengah. Antuk punika majeng pihak terkait mangda ngerereh pamargi lianan. Putra Perkasa, Tangguwisia Manut penampén tiang antuk warsa puniki karasa antuk penincapan tarif listrik 900 watt ngatebénang durung patut. Tiang tan setuju yéning tarif dasar listrik majeng pelanggan kelas bawah katincapang. Riantukan sané nganggén tarif R1 akéhan masyarakat cenik lan kirang mampu. Mawinang rencana puniki patut kapinehin dumun, bénjangan mangda tan ngawinang pakrimik masyarakat taler ngerasayang berat. Kadi rasa masyarakat mangkin ngrereh kar ajeng manten sampun kéweh pisan.
Putrawan, Sambangan Manut titiang diastun katincapang tan kenapi, kémahon tan kalintang tegeh punika wantah wajar kémanten. Pangaptin tiang ri sampun katincapang mangda paayah-ayahan PLN majeng ring konsumén taler sayan becik kabanding sané sampun-sampun. Nang Joblar, Gitgit Yéning para pejabat lan anak sugih sinah rencana punika tan ja banget marasa kobet, kémahon masyarakat cenik sinah pacang sanget ngrasayang berat lan menjerit. Mawinan sapatutnyané PLN lan pemerintah ri kala ngrencanayang nincapang tarif listrik madasar nguratiang kawéntenan rakyat mangkin utamané sané betén. (ama)
Galang Yéning nyatuang indik baos galang maka sami para janané sampun uning, yadiastun asapunika patut taler satuayang, anggé maguli-guli nemonin nénten wénten pakaryan. Yéning turéksain makéh pisan panggihin tegesnyané, galang mategesné nénten wénten ngambengin, nénten wénten ngalangin, lan sané siosan. Baos galang puniki taler kaanggé ri sajeroning nuwekang pangandika nemoning ngawentuk pasimakraman sajeroning organisasi, risampuné kawentuk lan sampun wénten tatujon raris rikala punika kawedarang babaos ‘’galang kesatuan lan persatuan’’. Yéning ruruhang ri sajeroning kawéntenan buanané baos galang punika maka cihna buanané nénten wénten ngambengin, i rika raris Sanghyang Baskara prasida micayang téjannyané majeng ring buanané, majeng ring manusané, majeng ring beburonané, lan majeng ring tanem tumuwuhé. Ri kala punika maka sami sané maurip, ring buanané ngrasayang paswécan Ida Sanghyang Baskara. Punika mangawinan, turmaning napi sané dados tatujon kauripané prasida kalaksanayang. Sangkaning paswécan Ida i riki
raris metu pinunasé, nénten rered-rered pangaptiné majeng ring Ida, sanunggil rahina ngaturang sembah pangubakti, nglungsur panugrahan mangdané kapungkur wekas prasida manggihin sané kabaos karahayuan. Sajeroning kauripan manusané baos galang punika banget pisan dados unteng tetujon sajeroning angen-angen mangda prasida kapangguh galang apadang, sajeroning pikayunané nénten wénten ngambengin. Kocap sajeroning urip dados manusa sané prasida ngambengin
pikayunané, manut sakadi ajahan agama Hinduné, sané kabaos sapta timira utawi peteng pitu. Peteng pitu punika mangda prasida kareredang turmaning prasida kaicahang ri sajeroning pikayunané, yéning sampun galang napi sané dados unteng tatujoné prasida kapanggih. Babaos galang taler prasida mapuara nénten becik, indik nénten becikné yéning ruruhang sajeroning kawenténan gunungé. Yéning gunungé galang nénten wénten tanem tumuwuhnyané, punika prasida pacang ngaw-
inang utawi ngametuang baya, tanahé embid ngawinang longsor. Punika taler sajeroning kauripané dados manusa nénten madwé punapa punapi kawéntenané kabaos galang. Yéning turéksain baos galang wénten becik lan nénten becik. Becik lan nénten becik punika manut tatujon soangsoang. Ruruhang ri sajeroning kapemimpinan, baos galang punika patut dados tetujon sang pemimpin sané wénten sajeroning pikayunané. Napi ngawinang asapunika? Sa-
jeroning ngamargiang swadarmaning pamimpin. I riki mangda prasida ngicalang kapiambeng sané prasida ngambengin pamargin sang pamimpin, napiné sané patut galangang? Sané patut galangang wantah sang sané madwé pikayunan corah, baos sekadi mangkiné sané kabaos kurupsi. Yéning sané sakadi puniki prasida kaicalang, kawéntenané prasida galang nénten wénten jatma sané corah. Napi sané dados visi lan misi prasida kadagingin. I Nengah Konten
Kaasuh olih I Gusti Madé Sutjaja
Ri tepengan mangkin anggé galah nembang miwah muruk nyurat basa Bali; mawit saking Perpustakaan Lontar Fakultas Sastra, Universitas Udayana.
tule* Sÿe\enjÙlk u si /, epoelossetgun,&Ó 2tÞt ) nÞ l ã k *u kuw,*u yekjj)pt i g Ài , hulmÀ\ ) t ¡Ð p)é t i b ã ,i subzmut/, jnish u du /ym\m;. 28. mezoerog*pbs)hn/, pesob)l;subd)kl i /, mZéÿ) mtãeshepoeros/, mshut/eto\dhim;iã , nn\\udjni, hultßb[kduh,*u eznéw¡ mmãs) n) ,* m\une*Ñ \oenÐonßmdik/, sirhil,u Duké nuju mai bapa. 29. eynuæitunÑ¡*jninir, luwsßlpi t ) nàl ¡ ;i , h)eznÀlh i ri kwn/, hibpsubm)lsin/, hiememsubmti,
Tulang songané jwa lukis, Polo sasaté gunting, Letlet lan balung kakawung, Ya ké jajepit iga, Ulam engkut jepit babi, Suba nyamut, Jani suud ya mangamah. 28. Manyorogang pabasehan, Paso belah suba dekil, Manjemat basé aporos, Masaut tong ada imbih, Nanang nguda jani, Ulat mabasa kaduhung, Nyen juwa mambesenang, Mangundang ngonkon mamadik, Sira ilu, Duké nuju mai bapa. 29. Yén si tundung jani nira, Luwas malipetan mulih, Enyén alih ira kawan, I Bapa suba melasin, I Mémé suba mati,
PESTA BOLA
Minggu Wage, 20 Juni 2010
13
Capello Tak Kenali Inggris Cape Town Pelatih Inggris Fabio Capello mengatakan bingung atas penampilan buruk timnya saat bermain imbang 0-0 melawan Aljazair pada pertandingan Grup C Piala Dunia, Jumat (18/6) malam. Hasil ini ditambah dengan rekor yang sama saat melawan Amerika Serikat telah mengancam posisi Inggris yang datang ke Afrika Selatan sebagai salah satu tim favorit juara.
Bali Post/rtr
BURUK - Hampir semua pemain Inggris bermain buruk melawan Aljazair, Sabtu (19/6) kemarin.
Inggris di Ujung Tanduk Cape Town Inggris terancam gagal melaju ke babak kedua Piala Dunia 2010 setelah pada laga keduanya di Grup C, hanya mampu bermain tanpa gol dengan Aljazair, Sabtu (19/6) dini hari kemarin. Hasil itu membuat Inggris tertahan di posisi tiga klasemen dengan nilai 2 dari dua kali bermain imbang. Pimpinan klasemen ditempati Slovenia dengan nilai 4 diikuti Amerika Serikat dengan nilai 2 dengan produktivitas gol yang lebih baik dari Inggris. Inggris kesulitan untuk mewujudkan kemenangan di Stadion Green Point, Cape Town, lantaran ketatnya pertahanan Aljazair yang sengaja lebih banyak berkumpul di belakang ketika diserang. Pelatih Fabio Capello yang tepat berulang tahun ke-64 kemarin, mengganti kiper Robert Green dengan David James. Selain itu perubahan skuad juga terjadi di lini tengah dengan masuknya gelandang Gareth Barry yang baru pulih dari cedera. Akan tetapi perubahan itu tidak cukup un-
tuk membangkitkan permainan The Three Lions. Aljazair justru mampu bermain penuh semangat di awal laga. Dengan modal tanpa beban, pasukan Rabah Saadane bisa mengalirkan bola lebih lancar ketimbang Inggris. Inggris tercatat hanya melepas dua tembakan pada babak pertama, tetapi seluruhnya masih bisa diredam oleh kiper Rais M’Bolhi yang sebelum ini baru bermain 23 menit dalam laga internasional. Di babak kedua, The Three Lions mendominasi penuh penguasaan bola. Permainan sedikit membaik ketika Capello memasukkan striker Jermain Defoe. Meski demikian, rapatnya pertahanan Aljazair yang memainkan pola 5-4-1 ketika kehilangan bola, sangat menyulitkan Inggris. Hingga partai berakhir, akhirnya tidak ada gol yang tercipta. Steven Gerrard dan kawan-kawan wajib meraih kemenangan atas Slovenia dalam partai grup terakhir pekan depan dan berharap Amerika Serikat tidak menang atas Aljazair, jika masih ingin lolos ke 16 besar. (gie/rtr)
PENCETAK GOL 3 : Gonzalo Higuain (Argentina) 2 : Diego Forlan (Uruguay), Asamoah Gyan (Ghana) 1: Valter Birsa, Zlatan Ljubijankic, Robert Koren (Slovenia), Landon Donovan, Michael Bradley, Clint Dempsey (Amerika Serikat), Milan Javanovic (Serbia), Javier Hernandez, Cuauhtemoc Blanco, Rafael Marquez (Meksiko), Dimitris Salpingidis, Vassilis Torosidis (Yunani), Kalu Uche (Nigeria), Alvaro Pareira (Uruguay), Gelson Fernandes (Swiss), Juan Beausejour (Cili), Maicon, Elano (Brazil), Ji Yun-nam (Korea Utara), Winston Reid (Selandia Baru), Robert Vittek (Slovakia), Daniele De Rossi (Italia), Antolin Alcaraz (Paraguay), Keisuke Honda (Jepang), Wesley Sneijder, Dirk Kuyt (Belanda), Lukas Podolski, Miroslav Klose, Thomas Mueller, Cacau (Jerman), Steven Gerrard (Inggris), Gabriel Heinze (Argentina), Lee Chung-yong, Lee Jung-soo, Park Ji-sung (Korea Selatan), Siphiwe Tshabalala (Afrika Selatan), Brett Holman (Australia) Bali Post/afp
GOL BUNUH DIRI Daniel Agger (Denmark), Park Chu-young (Korea Selatan) KARTU MERAH Miroslav Klose (Jerman), Sani Kaita (Nigeria), Itumeleng Khune (Afrika Selatan), Abdelkader Ghezzal (Aljazair), Aleksandar Lukovic (Serbia), Harry Kewell, Tim Cahill (Australia), Nicolas Lodeiro (Uruguay)
DATA PERTANDINGAN Sabtu (19/6) Australia vs Ghana Belanda vs Jepang Inggris vs Aljazair
1-1 1-0 0-0
KLASEMEN SEMENTARA GRUP A 1. Meksiko 2. Uruguay 3. Afsel 4. Prancis
2 2 2 2
1 1 0 0
1 1 1 1
0 0 1 1
3-1 3-0 1-4 0-2
4 4 1 1
GRUP B 1. Argentina 2. Korsel 3. Yunani 4. Nigeria
2 2 2 2
2 1 1 0
0 0 0 0
0 1 1 2
5-1 3-4 2-3 1-3
6 3 3 0
GRUP C 1. Slovenia 2. AS 3. Inggris 4. Aljazair
2 2 2 2
1 0 0 0
1 2 2 1
0 0 0 1
3-2 3-3 1-1 0-1
4 2 2 1
GRUP D 1. Ghana 2. Jerman 3. Serbia 4. Australia
2 2 2 2
1 1 1 0
1 0 0 1
0 1 1 1
2-1 4-1 1-1 1-5
4 3 3 1
GRUP E 1. Belanda 2. Jepang 3. Kamerun 4. Denmark
2 2 1 1
2 1 0 0
0 0 0 0
0 1 1 1
3-0 1-1 0-1 0-2
6 3 0 0
GRUP F 1. Italia 2. Paraguay 3. Selandia Baru 4. Slovakia
1 1 1 1
0 0 0 0
1 1 1 1
0 0 0 0
1-1 1-1 1-1 1-1
1 1 1 1
GRUP G 1. Brazil 2. Portugal 3. Pantai Gading 4. Korea Utara
1 1 1 1
1 0 0 0
0 1 1 0
0 0 0 1
2-1 0-0 0-0 1-2
3 1 1 0
GRUP H 1. Cili 2. Swiss 3. Spanyol 4. Honduras
1 1 1 1
1 1 0 0
0 0 0 0
0 0 1 1
1-0 1-0 0-1 0-1
3 3 0 0
Gonzalo Higuain
“Ini bukan tim yang saya kenal ketika latihan atau kualifikasi Zona Eropa tahun lalu. Kami kehilangan banyak bola. Banyak sekali kesalahan yang telah dilakukan tim. Kesalahan itu tak termaafkan mengingat kualitas individu pemain-pemain. Tetapi kami punya satu kesempatan lagi dan semua anggota tim tahu harus berbuat apa,” tegas Capello, Sabtu (19/6) kemarin. Capello beralasan penampilan buruk tim asuhannya saat melawan Aljazair mungkin karena merasa tertekan dengan target ingin menjadi juara dunia setelah memenangi turnamen yang sama pada 1966 lalu. ‘’Tetapi kami harus kembali ke masa kini. Pada pertandingan melawan Slovenia nanti kami bisa saja mengubah strategi dan mesti bermain bagus,’’ tambahnya. Sementara striker Wayne Rooney yang marah pada suporter Inggris karena mencibir penampilan Inggris, sambil berjalan ke arah lorong pemain mengumpat di depan kamera dengan men-
gatakan, “Senang rasanya diejek oleh suportermu sendiri.” Pemain terbaik dalam pertandingan melawan Aljazair, Ashley Cole, mengatakan semua bisa saja menjadi lebih buruk bagi Inggris. ‘’Untunglah Amerika Serikat bermain seri dengan Slovenia. Kini kami harus mempersiapkan diri untuk pertandingan hidup mati melawan Slovenia,’’ ungkap bek kiri ini. Kapten tim Steven Gerrard tidak ingin berdalih. “Kami tidak senang dengan penampilan ini. Kami butuh lebih jika ingin bertahan di turnamen ini untuk ke babak berikutnya. Kami perlu memperbaikinya,” sebut Gerrard. Gelandang Aljazair Ryad Boudebouz mengatakan Inggris sebelumnya terlalu sombong. “Kami senang bisa menahan imbang Inggris karena mereka sebelumnya selalu memandang rendah pada kami. Kami bertekad memperlihatkan pada mereka bahwa kami ada di sini bukan hanya sebagai penggembira. Kini kami harus berusaha mengalahkan Amerika Serikat dan kami percaya jika kami tampil sebaik saat melawan Inggris, kami bisa men-
galahkan mereka,” tambahnya. Pelatih Aljazair Rabah Saadane mengatakan dirinya sebelumnya memperkirakan Inggris tampil lebih baik. “Saya tidak tahu apa yang terjadi pada mereka. Kami seharusnya bisa menang,’’ ungkapnya. Menyusul hasil imbang 2-2 yang didapat AS dan pada laga sebelumnya, persaingan tim-tim di Grup C menjadi ketat. Slovenia meraih 4 poin, Inggris dan AS mendapat 2 angka sedangkan Aljazair mengumpulkan 1 poin. Mau tidak mau Inggris harus menang melawan Slovenia pada laga terakhir jika ingin lolos ke babak 16 besar. (ant/afp)
Loew Yakin Jerman Lolos ke 16 Besar Port Elizabeth Pelatih Jerman Joachim Loew kecewa karena tim asuhannya yang bermain baik pada pertandingan pertama Grup D Piala Dunia, ternoda oleh kekalahan 0-1 dari Serbia, Jumat (18/6) malam. Kemenangan 4-0 atas Australia yang diraih pasukan muda Jerman membuatnya menjadi penantang serius untuk menjadi juara. Namun, kekalahan di Stadion Nelson Mandela Bay, menyisakan banyak pekerjaan yang harus dituntaskan untuk lolos dari penyisihan grup. Ketika Loew percaya diri timnya bakal melaju, Jerman justru akan menghadapi Ghana dalam pertandingan terakhir Grup D dengan tekanan berbeda karena membutuhkan kemenangan. Miroslav Klose dikeluarkan wasit karena kartu kuning kedua pada menit ke-37 dan Serbia mencetak gol semenit kemudian serta Lukas Podolski gagal mengeksekusi tendangan penalti pada babak kedua. “Lukas selalu mencetak gol dari penalti, jadi saya membiarkan antara dirinya dan Bastian Schweinsteiger mengambil tendangan penalti. Mereka berdua
penendang penalti andal, saya mempercayakan kepada mereka yang siap untuk menendang. Namun, Lukas tidak menendang dengan baik. Kali ini kiper sangat mudah menebak arah bola dan mengagalkannya. Saya tidak tahu kenapa,” papar Loew. Loew yang tidak puas dengan kepempimpinan wasit, kemudian mengomentari penampilan wasit asal Spanyol, Alberto Undiano, yang mengeluarkan sembilan kartu kuning dan satu kartu merah untuk Klose. Klose mendapatkan kartu kuning kedua setelah menjegal kapten Serbia Dejan Stankevic. “Itu bukan takel yang buruk, Klose tidak beruntung, itu seharusnya bukan kartu kuning,” tegasnya. Loew yang juga ditanya dalam konferensi mengapa sulit mengendalikan diri di tepi lapangan, menjawab, “Saya mengharapkan pemain membuat umpan dengan tepat, itu membuat saya gelisah. Ketika keputusan wasit seperti itu, saya merasa ini pertandingan yang kasar. Banyak sekali pelanggaran dari belakang yang layak diberikan kartu kuning, tapi terlalu banyak kartu diberi-
kan untuk pelanggaran sangat tidak perlu. Kartu merah pun tidak perlu diberikan.” Ia merasa sangat kecewa akibat kekalahan ini, namun bangga dengan perjuangan anak asuhnya yang bermain dengan maksimal pada babak kedua. “Pada babak pertama kami gagal menyuguhkan penampilan dominan yang diperlihatkan sewaktu melawan Australia. Di babak kedua ketika berkurang satu pemain, kami mencoba untuk menyerang dan membuat beberapa peluang, empat bahkan lima dan penalti, sayang sekali, tidak terjadi imbang,” sebutnya. Walaupun kehilangan tiga angka, Loew tetap percaya Jerman akan lolos dari penyisihan grup. Dia menolak anggapan bahwa posisi asuhannya mirip dengan situasi pada Piala Eropa 2008, ketika kalah pada laga kedua setelah menang. “Ini tidak mirip dengan 2008. Saya tidak merasa ini seperti apa yang kami alami di sana dan menambah beban untuk pertandingan ketiga. Hari ini tim kami lebih baik dibandingkan 2008 sewaktu pertandingan kedua melawan Kroasia,” kilah Loew. (ant/afp)
KECEWA - Fabio Capello kecewa dengan penampilan Steven Gerrard dan kawan-kawan.
Bali Post/afp
Bali Post/afp
BERLATIH - Striker Jerman Miroslav Klose tetap berlatih kendati tidak bisa turun menghadapi Ghana.
IKLAN MINI
14
Minggu Wage, 20 Juni 2010
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris
: Rp 30.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura : Rp 650.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 61 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 15.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop
Informasi pasang iklan Telepon
z z z z
zMenerima Pembayaran dengan
z Iklan Peluang Emas
VISA
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456
KARIER AD BALI POST !!!Dcr Sopir B1 & Tenaga Angkat2, Gaji Memuaskan Hub.Sumber Abadi Bangunan Jl.Buluh Indah 789 Dps 141-573118
***Butuh segera!! Bar Boy, Bar Helper, Bartender,Bar Captain, punya spd Mtr,English. Kirim lamaran ke Queen’s Of India Restaurant Bali Dynasty Resort Jl.Kartika Plaza Tuban Telp.756 988 Fax.761 099 164-573082
***Int’l Rest in Kuta need GM & Opr Mgr,experience. email:bo0427@ nate.com or call 081558412127
STORE SUPERVISOR l must have relevant experience in retail sector, possess spoken & written English is a must, Japanese is a plus, Computer literate & well-groomed. Female, Single, l CASHIER l maximum 30 yrs old, have relevant experience in cashier position, English/Japanese speaking ability, Computer literate (Microsoft Word & Excel). l SPG/SPB l Max 25 yrs old (fof SPG), Max 28 yrs old (for SPB), preferably possess retail sales experience, English speaking ability is a must, Japanese is a plus, Single, Attractive & Well Groomed. l STOCKER l DATA ENTRY l Male, relevant experience as retail stocker, Computer Literate (Microsoft Word., Excel, and system, Prosses ability in English Billabong, Kuta Square, Blok A 8/9 Or email us to: kutasquare@billabongstoreasia.com l
U.573028-low
Dcr 2 PRT+1 B.Siter G.1,2jt tdr dlm 081805457989 999-572993
Dcr Karywti Lls SMA/SMK utk Catering Hub: 081337563939
141-573117
!!Cr sgr PRT brsih2 tdr dlm G.700+ bns, 087861412911/081237903622 102-573103
***** Pizza Hut Restaurant ***** Membutuhkan Karyawan/ti berpenampilan menarik,tinggi untuk Pria Minimal 165cm, Wanita minimal 157cm,umur 18-22th,gaji 1.350.000 (belum termasuk bonus)ditambah fasilitas:Asuransi kesehatan 100%, Jamsostek,Saving Plan,Asuransi Jiwa dan cetering,Kirim Lamaran ke Restoran Pizza Hut terdekat
004-572786
DcrPegSalon&Therapistgaji,Komisi, UM. H.8619988/085737188188
999-572749
Dcr PRT pria 26th tgl dlm bs merawat rmh Hub.Herlambang 08585062 0559/Jl.Sari Dewi No.12 Seminyak
Dcr: Peg Salon wanita max 35 Hotel Nusa Dua Telp. 087861368686
999-572418
Dibthkan krywn/wati Bag.Admin & sales,Perush Distribusi di Dps,srt lamaran ke PO.Box 3358
000-570890
Accounting, bisa Bahasa Inggris, MYOB,Fax. CV:(0361) 738021
Cr pembantu & staf pengirim, punya sim C Hub.9125774
Dcr segera Engineering berpengalaman.Kirim lam+CV ke Bubba Gump Restaurant Jl.Kartika Plaza 8X Kuta Center F1-2, Kuta
004-570995
999-572795
Accounts Bookeper req for Seminyak Restaurant bar.must have min.1 year exp in MYOB & Tax English speaking.Email CV to dedivine@live.com.au or phone 0811386560
Dcr 1 Sales Exc.& 1 Resrvtn min 2th pglmn,min DIII perhtln,Ingg.aktif,bs internet Lam Ke Hotel Ratna Jl.Ry Kuta 100X plg lmbt 2 mggu stlh ikln
154-571069
999-570415
Dcr 70 Caddy Golf wnt max 25th Hub.Jl.Diponegoro 177 Tlp.7802394 999-566244
Dcr Acc,D3 Acc,max 22th,wanita single,Lam krm ke GRP,Tlp 281669 999-571931
Dcr Admin Penjualan bs mengopersikan komp & mesin ketik.Lam ke CV Bramastra Jl.Jempiring 19 Dps 999-572238
Dcr baby sitter single tggl dlm Krm CV ke JL.Gunung Catur No.129 Denpasar H.087860223624
000-572728
Dcr sgr karyawan toko min SMA usia max. 24th Arjuna Textile 483811
999-570442
154-572409
Dcr karyawati utk masak serabutan.Domisili sktr Gianyar Hub.0361-943513/8793875 120-572909
Dcr Krywn/i utk SPBU Kediri Tbn max 25 thn, Lmrn krm ke PO BOX 71 Nusa Dua-Bali Dcr kywn Wanita Counter HP max 24th min SMA gaji+bonus 8881552 999-572817
102-573120
Beli mobil dari pemilik pribadi / teman tapi kredit, bunga menurun 1,75%. Hub: 03617886683
LX’88 Aud, Pjk, VR, ban br (DP15)+ Timor’97 mdl Rally VR, Ban br (DP13) + Avanza G’06 asDK, Aud (DP 30) 8565544
G.Vitara’2008 Manual JLX asDK Low KM,Imam Bonjol 260 Br.Buagan
999-571937
Dibthkan Tenaga Serabutan pria/ wnt 6 org utk garment, Gianyar, dkt Taman Safari 950906 999-571911
Dibthkan:Driver, jr sales,jr spv. Lmran dikrm ke Komp Istana Kuta Galeria Blok RS 09/Hub.7408424 999-572856
Dicari Apoteker U Cosmetik CV ke Agimsa,BTN Dalung Permai VV No.346, 081338738519
156-572320
999-572840
Dicari Arsitek CAD&3D Hub. 227044. CV kirim ke Jl.Vetaran No.25H Dps
999-573059
Dicari tng belanja buat restorant bs sopir Hub.08553706293 999-572895
Dicari Tng Manager Keuangan Pengl S1 (Akuntansi) Pria/wanita Hub.081236117195 999-573024
Dicari tng Marketing pengl ke Proyek u/produk ready mix+Paving min. SMA,max 35th H.081236117195 999-573031
Dicr Admin, bs Inggris, wanita pengalaman Hub.765941 145-572631
Dicr Krywati u/Jg Warnet, daerah Monang-Maning Hub. 7434420 999-572939
Dicr Krywti Sln tdk pnglmn Jln.T.Umar 200 Hub 255-009 999-572120
Dicr Operator alat berat pengalaman, Petugas Lapangan STM,D3,S1 Lam Jln.Plawa No.37 Dps,Tlp 224109 999-572804
Distributor Farmasi membutuhkan Salesman Lmr ke PT Sapta Saritama Jl. Tukad Yeh aya 48 Tlp.246256 999-572925
Garment mencari Tukang Pola/ Tailor & Tukang Jarit,diutamakan yg berpengalaman Hub.085237403265 999-572099
Htl.Bintang 3 membutuhkan chief secrt,asst.HK,Resv Spv,Ap clerk & taylor(yg bs jarit sofa&linen) Fax(0361)754372 Email ke: hrd@legianparadisohotel.com
999-572076
145-572659
Dicari Asst Apotiker Lls SMF Lam ke Ria Farma Jl.Veteran 59 Dps
Karyawati Toko min SMA: Pembantu RT T.08123871353/7869752
Dcr sgr Therapist,Receptionist,Spa Supervisor ditmpkan Nusa Dua/Kuta H.8784275/081805331179
999-572839
999-572826
Dicari Drafter Cad lulus Teknik Sipil D2/D3 Hub.08123761944
101-572421
999-572716
Dcr staf Admin, minimal SMU, wanita, single Lam ke CV.Padilla, Jl.P.Moyo 40A Dps 999-572105 Dcr staf admint (P/W),min SMA/ sederajat krm CV ke Jl. Gunung Catur No129 Dps H.081916301627/ 082897005343
Dicari Guru TK dan SD Hub.7206819965648
Kontraktor Telekomunikasi membthkan Engineer(D3) & Teknisi (SMU/SMK) berkelakuan baik,jujur, pekerja keras, Lam dikrm ke: tri.guna1@yahoo.com max 23/06/10
999-566991
Dcr tng bersih2 u/villa di Umalas scptnya Hub.08179797128
101-573012
999-571651
Dibthkan sgra! Untuk PBBBF Asisten Apoteker & Adm,(P/W). Lamaran: Jl.Kepundung 8 Dps (0361-9222716)
Dcr sgr staf travel pnglaman 1th pria/wanita Hub.285150
999-573042
999-572965
Dibthkan peg.Cow,min SMU, punya SIM C, rajin + Jujur u/ Penagihan Hub.7800299,8955999
141-573147
Dcr Therapist min 2th pglmn gaji bgs. Hub:286330,08123972084 Sanur
Dcr Operation Travel, Cow, pnglm min 3th Hub: Yesty, PT Jetwings Bali Travels Jl.Gurita I BV No.38 (0361) 725190/725198
999-572031
110-573190
Dcr Staf untuk Toko Bunga punya SIM C umur max 25th Hub.7451147 Tlp Hr Senin
Dcr Marketing Min.SMU pria/wnt SIM C Lam.PT.Nusa Dua Dive Centre Jln.Pratama 37XX Nusa Dua
101-571683
Dcr sgr sopir truk, tdr dlm, lam Jl.Tkd Balian 338, Sidakarya
999-572896
Dcr karyawati u/toko 15 orang. Hub.Jl.Raya Tuban 90/766049
120-573187
Dicari Admin Wanita Untuk Perusahaan Rent Car CV Jl.Teuku Umar Barat No.268,SPBU Marlboro
999-572815
Dcr sgr staff wanita pnmpln menarik max 27th bs comp,energik & dcr sgr staff yg bs photoshop (arsitek)/ design) krm lam langsung ke Eterna Terra Bali Jl.Sunset Road No.8B Kuta 8061555
Bth 35 Supir u/Taksi Komisi,Syrt mdh, lgs tes,P/W,Mess,Klinik,2345th,Maks 28 Juni.Bali Taksi Jl.Ry Sesetan 214 Dps-728200/2752858
999-572768
999-570267
Dcr sgr Gr Bhs Ing,Matik lls S1 Ing & S1 Matik lam sek.Petra Berkat Jl.Ciung Wanara II/20 Renon
999-567596
101-571679
999-563931
000-571330
Dcr segera Koki dan Helper berpengalaman Hub:081805522350 serius
Dcr guide P/W bs Inggrs, Jpang. Tertarik dibidang Culture & Nature, Kantor di Candidasa. Hub.08113852292
999-569568
Bth cepat Cook & Housekeeping u/villa. Hub 081999081979
G.8963
Therapist wanted for Spa a New Luxury Villas Bidadari in Ubud. Must be experienced and speak good English and should live in Ubud area.Excellent salary package.Pls send your resume with a recent photograph to: raiwirata@ hotmail.com or drop off: Bali Healing, Jl.Hanoman 43 Padang Tegal Ubud
Bth Waiter Cook & Sopir u/Restoran Wana Segara 31 Kuta-8646707
999-572956
Billabong store Legian need SPG Eng/Jpn interesting looking,hard working,will get free make up/6 month and English coure ets.Send resume to Legian Street 56X, Ph:758286 Application will closing in 2 weeks
145-572649
Majalah Nasional bth Marktng Iklan,Gaji pkk + Trs + UM + Insentive bgs, jenjang karir. Lam: Global Network Magazine Jl.Nangka Utara 327 Dps
Dcr,Cleaning Serv & Therapist,Halo Bali Spa Pesanggaran T:723593
154-572403
Dcr sgr Cleaning Service syrt: P/W pnddk min.SMP/sdrjt, tdk merokok, blm berkeluarga. Kirim lam ke KKB Jln.Teuku Umar Blok C6-C7, Komplek Kantor Pos atau Hub: (0361) 257776
000-572773
101-573006
Cr karyti Adm,single,Lam lsg ke Istana Aluminium Gianyar 945774
Luxury Villa Management looking for: Operation Mgr, E-Commerce Marketing,Human Recources & Development Mgr, Villa Area Mgr. Send to: reception@ baliluxuryvillas.com
Dicari staf u/garment di Soputan Dps, tkg jarit sample,serabutan lk (SIM A&C), PR hub:Kmg 08123681853
Dcr penjahit wnt single pengalaman tdk diutamakan tgl dlm gaji bersih Hub.0361-3615909
Accounting S1/D3 SMEA/SMK wnt. Kirim PO Box 2002 Kuta 80361
Arsitek/Drafter/Admin S1/Dipl/ STM mahir Cad/Office/Max/dsj email: gedearista@gmail.com
Dicari sgr Driver u.Laundry Gaji+ u.makan+u.servis Hub. 0361 8529993, 422896
999-572155
004-572999
004-572693
Dcr Sales Marktng Percetakan diutamakan b’pglmn dipercetakan; Staf Admin, min D3+Bhs Inggris. Jl.Gn.Kalimutu XI/7, T.488271
145-571552
999-572415
Dcr urgent!!Acct/adminutkvilla/Travel CV:rkcompanies@yahoo.com Dcr wanita tamat SMP/SMA u.rmh makan di Sanur Tlp.081338514747
999-573033
999-571445
Dicari Marketing HW/SW Komputer Lam:Jl Gunung Agung No.217 Dps
999-572922
999-572850
154-570588
Aida Cruises Germany Urgently Require: Cabin Stwd, Commis 3, Commis 2, Bar Waiter (M/F), Bartender! Fluent in English, 5 * Hotel Experience with UAE or Qatar Exp is preferred. Send CV to Indo select Recruitment & Manning a agency-istana Kuta Galery Bw1 No 12A Tel 9656778
Dcr tng srbtn u/rmh tangga pria max 35th bs sopir SIM A-C T.734605 hari kerja Gj.start 900ribu
Bth sgr.Staf Accounting utk P.Interior, S1 Acc, bisa MYOB & Bhs Inggris. CV email ke info@gwinteriors.com
Cr karyawati srbtn ditiara dpt mkn/ Bonus lgs kerja, 2765400
!!!Dcr Sekretaris & Accounting wanita yg bisa B.Ingg u/Persh Garment Export di Raya Kuta Email lamaran + photo ke icon280@yahoo.com
!!5or Karyawati&5or Sopir B1,Mekar Abadi Bgn,By Pass777 Jimbaran
Dcr Operator Mesin Digital Printing Outdoor Hub. 9608080
999-572935
999-572822
999-572023
999-572846
154-572450
Biggest Japanese Wedding Company seeking wedding staff: Indonesian female, max 35 years old,good personality,loyalty.Please send CV to karno@watabe.com before 30 June 2010
Akunting,Waitress & SPG utk butik lcr Bhs Ing, pnmpln mnrk 738587
102-573135
Bth sgr sopir u/Persh.Sparepart. Lam Jl.Bedahulu XVI/17(413710)
Dcr Marketing U/Percetakan Gaji+ Bns menarik Lmr. Diponegoro 51 Dps
*Kapal Pesiar* cr crew yg bs B. Inggris smua posisi H.081339108237
999-572928
999-572500
Bth Gro/Admin & Driver wanita/pria max.35th, D1, pnampln menarik bs Inggris, Krm CV & foto baru ke griyakelapa@yahoo.com/724764
004-572755
120-572407
Dicari House keeping Spv, usia 25-35thn Experience, Sim A kirim CV ke Inna Grand Bali Beach Spa Phn: 289460 Email: admin@innagrandbalibeachspa.com
Krywn Gallery Kuta sgr! Good English,sgl max 25th Hub.8556796
999-572851
Look for Secretary,speak English or Japanese. Pls send CV to: info@manisweddings.com
104-572557
Looking for office assistant,forbig hospitality company,high motivated, hard worker,able to operate adobe,good English, team player. CV to Admin@BeyondMenus.com
000-570889
Mrketing Persh Outbound, gj+kmisi Ry Kuta No.27, Abian Base, Kuta 999-570430
Need female teacher S1 & Asst fluent Eng,Exp in teaching CV to info@balikiddy.com Ph.9234348 999-572060
Oke Salon Gnyr cr staf pnglman tngl dlm Hub.Made.08123944343 120-572912
Persh.Keuangan bth staf Marketing Wanita Hub.Pak Gede 8760063 000-572761
PMA Co.Urgently required: purchasing,know about spare part of boat,reservation and driver min 2 years experienced in tourism.Please send CV to:gmindra@bwsbali.com 004-572865
Private Villa needs Mgr/ Assistant Mgr experienced,must train, stuff 4jt or more.Jl.Wanasegara 33BHP.085737262777 154-572426
Prshn intrnt bth 4 Teknisi, 2 Mrkt dan 1 Acc. Min D3, team work dan pglmn min 1th. Krm CV ke info@citramedia.net atau bw lsng ke Jl.Nusa Kambangan No.103 Denpasar Tlp. 0361 238660 999-572776
Rest in Seminyak Looking for Barmaid, Bartender Exp send CV+ Photo Telp 735957/081936066759 145-572452
Satpam=*pria usia max 28thn Shiff Sore/Malam,good English** Gren Garden Resort & Spa*** Jl.Wana Segara-Kuta Tlp.765333 999-572147
Sgr Therapyst pengalaman Tamara Spa 777477/774868 101-573008
Sgr.Bagian Pengiriman barang, tahu Dps dan Sim C Hub.9988353 999-572806
Supp kayu cr sales berpglmn, Gaji, UM, Kom, Menarik.Lmr ke Cokroaminoto Ubung T.430076 Bali Timber 999-572186
004-572700
Travel di Ubud bth 2 org L/P max25 th Tng pemasaran sgr! T.980663 104-572985
Urg: Rest. Mgr,Waitress, Event Organizer, Acct. Staff, Tax Staf, Tlp. Opr, Purch, Adm, Purch, Project Mgr, QC, Drafter, Project Secretary, Engg Staff, Cieaning Servc, Driver Send CV: HRD Discovery Shopping Mail Jl. Kastika Plaza PO.Box: 2105 Kuta 80361 Tlp: 755522 E: hrd@baliunicorn.com 999-571709
Urgent look for Barwaitress, Spv Rest Exp min 1yr send CV to:Mamas Rest Jl.Legian Kuta Tlp:754831 E:mdkadimamas@yahoo.co.id 145-572459
Urgent, Personal Assistant for Garment Export.Send e-mail cvmad_bali@yahoo.com 03618475431/737741 999-571966
Urgently looking for experienced Cook for villa in Umalas. Please send CV to info@realestatebali.com or fax to 737861 999-572252
Urgently needed experience sales staff for furniture shop. English speaking and writing, have ability communicate with customer, able to work with computer (office application). Send CV to adi@naturalhousebali.com 004-572827
Urgently required Housekeeping staff and female cook for luxury resort, speak fluent English Good Personality and hard worker. Please contact, 08123995285 or 081999332888 119-572936
Wnt/Pria Adm Cargo SMA/SMK/D1 20-30Th/Lmrn lgs Pulau Kawe 61 033-572886
Ymh Bisma dcr: 1.Sales Supervisor S1; 2.Sales Parts SMA; 3.Mekanik Hub.T.Umar 142 Dps
999-571487
T.Sipil, bs autocad,pglmn 2thn utk bekerja di Timor Leste.Krm CV ke parhuship_x@yahoo.com
Dcr Tng serabutan bujang tidur dalam Hub.0361-8082277 (di Lukluk)
Dicari karyawati untuk restaurant dan Toko Surfing di Sanur Hub.7948650 atau 081337277802
Lowongan krj utk Peg.Pabrik & Accounting,dgn penghasilan menarik, Lmrn kirim segera ke: PO Box 3457
Teknisi Komptr min SMK dan Programer Java, min D3 T.499029/ 7862775
Dicari tk las kerja di Lovina Hub.08123898448
999-572875
999-571400
999-570921
999-572862
009-572885
Djl cpt Avanza G VVTi’08 slver fullvar Asli Bali (Tgn I) Hub:0817971 0029/081338574733 harga bs nego
Toyota Starlet th’88 1.3 merah Full Var siap pakai Hub.7825494
“”Li Xenia Dp=500rb/angs=2Jt”” Terios Angs=3Jt Hub.0361-8777666
TX’08 Silv, Krmn Estilo pmk’08, Li Family’07 Krd H.7833077
141-573125
999-570491
999-573054
999-572823
Troper Th 85 Full Audio Ful Variasi Hub. 081337820144
Adira Finance,Xenia,Terios,PU, Luxio, DP.1Jt free 1 x angs H.8603355
Xenia Li Family Over Krd Dp30jt Angsuran 3.398.400 H.03613137250
999-572978
999-570526
141-573085
TwinCam’88 1.6. ByPasNgurah Rai GgMerpatiNo.7Sanur,085238537653
Dijual Cpt,Espass’99 AC Dbl,STNK Baru,Istw hub.08164711338,Penatih
Xenia Li Sporty Silver Asli Bali’05 Gandapura 3B No.23 T.8725501
999-570191
999-572078
999-573040
999-571471
999-571920
SINGARAJA
MOBIL-MOTOR AD BALI POST 004-543016
CRV A/T th 2002 original, DK, silver met, 08123605780 999-572861
Civic LX’88. Silver 38 nego Mertasari 107 Suwung Kangin 164-573079
***Bunga 0% + Free Blackberry*** *Royal UtamaMbl Gatsu T.8773448* *All New H.CRV’07+Inova G’07 Htm *Swift GL’07+ST’08+Xover’07 Htam *LGX03+XeniaLi’09 asDK+Pregio’05 *APVX05+ArenaGX08+09+AvanzaG’05
999-572975
Maestro’91 V17 Audio Smst bru jok mbteck pmkai Hub. 0817552007 153-572883
New Stream(1.7cc)’04 manual asDK Slv TV,DVD Audio Jok Klt,8068000 141-573159
Wonder th’84 abu-abu orisinil cat buktikan hub.087860085123 141-573161
Timor DOHC’00 istw(39jt)+ Karimun ’2000 coklat (75jt) H.9203542
102-573110
L300 full box’95 asDK kond.bgs original 60Jt Ng H.7893318 (Prbd)
141-573157
999-573056
Jimny GX’1995 merah asDK, Tgn1 Radial 42jt 7881454 pribadi
Lancer’01 hijau V17 ors (95jt) TT Genio085253652222ImamBonjol140 999-572857
Over Krd Kuda Diesel’01 Super Exced Htm UM20jt sisa 70jt 8856999
128-573170
141-573093
Kijang Grand’96 merah maroon Hub. 08155744636 BUC
Jimny GX’98 orisinil istw siap pakai hub: P.Misol 98C, 08124645163
Over keridit Isuzu Panther’97 HiSporty 2,5L Istimewa pribadi Hub. 08123957927/8008858.Tabanan
Kijang LGX 1.8’2001 silver original ByPasSanur 257 (slt SPBU)Bs TT
102-573139
Jimny’81 4x4 aktif H.18Jt Nego samsat br, 9219703/081805382756
All New CRV’08 MT 2000/pth mtr PerumPondokKampialA.40NusaDua
Timor’00 mesin bagus bodi kaleng jual cepat 8754425
101-573007
999-573020
AllNewCRV(2.4cc)’07ATasDKSamsat Baru Hitam,081999968000 BU
Timor’01 asDK VR/Ban baru 45Jt beli baru a/n sndri,081337407789
141-573163
141-573152
Jimny’91 biru mls Ban30 br2 VR Dick cepek ganteng habis H.3342142
All New Jazz Th’2010 Type S manual Hub.081999005055
APVX’06+ArenaGX’08asDK,KM15rb, TV/DVD,Gres sptbaru, Jl.Laksmana 5X, H.Wuruk sltn Danamon TT/Krd
Jimny’93,siap pake & P.Sporty’98 asDK, Tk.Petanu 19A Panjer
164-573074
164-573062
APV SGX’09 Prbd over krd BTN Buana Asri Perang 081337870349
Jual Escudo 2.0 th.2004 F.Var pribadi silver hub: 081999098444
128-573165
102-573128
APV X’04 Silver,Jl.Cokroaminoto 359 UbungKaja 081338517072 pribadi
Karimun GX’03 gold Cokroaminoto 377 depan Jl.Indrajaya Ubung Kaja
000-572756
999-572342
APV X’05 pmk hitam asli Bali pemilik 103jt Ng 2083898 Gianyar
Karimun GX’04 ASDK Hitam orisinil KM59rbByPasSanur257(sltSPBU)TT
120-572915
999-572800
APV X’06 hitam asli DK samsat baru Jl. Gatsu I/67, 8887833
Karimun GX’04 silver met ors jok kulit T.08123804634 Stlh jm 10
999-573011
Civic Grand Nova’91 P.Stir VR17 Hitam Solid 45Jt Hb.081916661121 141-573166
Civic Wonder th’85 luar dalam OK VR 16 body kaleng 081338503866 141-573156
Civic Wonder’86 merah mesin bodi bagus AC Audio Ok 081337405044 999-573017
Civic Wonder’87 putih Cenigan Sari IVA Gg.Melati 7, 081338093891 102-573158
Dijl Mobil Jazz th 2005 hitam smpnn 136jt Ng,TP,Rmh hrg 90jt Hub.085739685786/08813628288
132-572979
Jimny’89 AC asli Bali VR terawat prd 31,5Jt Nego 081934303251 BUC 999-572864
141-573102
999-572905
141-573111
APV X’06 silver asDK Tgn 1. Terawat Hub. 8524041.bs kredit.
Karimun GX’05 hitam asDK VR15 jok klt Dp21jt,Gn.Agung 219 Krdt
164-573073
141-573123
APVX’06 asDK cklt mudamet Jl.Kenanga9DpsBrtGORNgrRai7425374
Karimun GX’2004 Wrn Orin Mulus DK 87Jt Hub.8708708 Gianyar Sgera
999-572810
999-572852
141-573142
Dijual Honda Verio’97 slv audio TV velk 17 Hub.0361-8600444
Dijual Jimy th 89 bodi kaleng Hub.(0361) 9194025
Laksana’94+Taft 4x4’86 bs Krd UM 15jt,LPD Br.Smate Kapal 7875564
999-572867
999-572884
141-573129
Freed’2009 PSD hitam asDK KM1.000 spt baru Jl.Buluh Indah145
Dijual Suzuki APV’07 Ors Cat Hub. 8062595 BU
S.Estem’92 Hj Met Ors L/D, NHU XX/11 Gren Kori Ubung Kaje prb
141-573089
999-572943
141-573112
G.Civic th.90 kond.istw merah lok.Dalung Permai hub: 7946785
Dijual Suzuki Futura PU’02, Shogun Sp’05 Hub.7939404 BU
Salah 1, Jimny GX’96 asli Bali+Cvc Wonder’86, P.Sula 14, 8689058
102-573124
999-572945
154-573184
Dijual Suzuki Jimny th 88 gaul full, variasi Hub 0361-9919544
Side Kick Dragon’97 silver Audio istimewa Hub.081337234072 Pribadi
Grand Civic’1990 silver mulus terawat VR16 (46,5) jt ng H.7973638 141-573101
999-572039
000-572766
Honda Stream’06 silver stone 99% mulus 175jt, Ford Ranger 2x4 Ras Build Up’03 135jt Hub.08123898448 / 081236366366
Djl cpt Futura PU’05 H.67Jt Ng Puskopad I Blok B/10 Sanggulan Tabn
Suzuki Extra 2005 hitam Pick Up Hub.081337897003
009-572887
Jazz IDSI’2007 AT silver stone asDK simpanan Jl.Buluh Indah 145 141-573086
Jazz pink’2005 VTec AT asDK Jl. Kampus 19 Jimbaran TT/Kredit OK 141-573104
Jazz Vitec New Sporty Silver’2007 asBali Mulus H.8708708 Gianyar 141-573140
Jazz’08 Vtec Silver asDK Tgn I kredit Dp.40Jt, 0818919800 999-573048
LX th 88 abu met ors 37jt, Pasekan Btbulan 2798895 999-572970
999-573060
ForsaGLX’88 hrg 27,5Jt Ng ,0813385 15863 Gatsu Bedahulu ke Utara
164-573070
Suzuki Pik Up Futura ’06 pribadi Hub. 8828488
biru
999-572933
164-573069
Forsa’87 warna hitam, Nusa Dua 081338074799
Swift ST’07 hitam V17 mulus hub.083119140566
000-572718
102-573122
Futura Pick Up’02 + TS 120 PU’96 mulus terawat s.pake 081338057631
Swift ST’08 Manual asDK bergendy beli dari bru gres H.7988909 BU
155-573173
141-573113
Futura pu 07, putih spt baru, Mrtasari 107 Swung Kangin.
Swift’06 GL slv VR17 as Bali Pjk baru Hub.081338584632
164-573075
999-572952
Escudo’94 w.hijau,mulus jual cepat BU Jl.Tukad Melangit 53 Panjer Dps 081338401340
X-Over’08 Matic 165jt Orange Tgn1 AsDK V-kool lampu HID 7899010
000-572081
LX’88 Silver Mulus Audio, Vlg 17, Hub.081999971989, BU cepat
Jimmy’84 F.Option 4x4 aktif B31 AC audio Jl.Suli Gg.VI No.44 Hp.081338032123
148-572982
999-572835
141-573107
Innova’05 asBali silvr ada Ass yg cari Mbl bgs orsl, 087860602084
141-573119
164-573064
164-573077
Innova G’06 mls istw 163jt Jl.Tk. Banyusari Gg.Taman 13 T.3301170
Jimny GX’97+Forsa’89 istw Br. Telanga Tegal Darmasaba 7499960
141-573099
Ceilo’94 As DK Silver mesin bodi bagus siap pake 9167377
Kuda Spr Exced’00 asDK htm N.GLS dsl biru audio jok klt H:7960142
141-573087
Jimny GX th’97 merah velk-ban 15 Radial mulus 7970188 Pribadi
999-572164
BUC Colt Stn’96 biru mtl VR ,AC, tape 8639800 Tabanan
141-573091
999-572889
999-572860
999-572798
Panter PU’96 Injecs 2,5 Smst+Kir br Orc Tk.Badung X/2B 085237591855
Kijang LGX’01 diesel asli Bali, terawat, bkn jual beli, Hub.7471313
135-572976
999-572848
Panther Hi-Grade’96 2,3cc asDK biru tua met,AC,msn Oke, 8893202
Kijang Super th’92 hijau mls asli Bali velg resing H.081936237926
102-573114
999-572963
Panther Touring’03 AT asDK abu2 md met ban br2 istw 126jt 248247
Kijang Super’96 short 1.8 abu2 metalik TV 081916426479 H.65jt Ng
141-573109
120-572907
Panther’92 mulus bisa kredit Gatsu Tengah 7872260 pribadi
Kj.LGX 1.8 Efi th 02 silver as DK mulus 115jt, 087860568627
999-573026
999-572969
***DX’80 Biru sangat terawat velg 15, AC, audio Tlp.7419866
Kjang Astra’90 shot 5spd mulus 41jt H.7888444 bu cepat
141-573174
164-573063
*LandCruiserVX’96Turbo Htm istw* N.Serena HWS’04/0811394000 Krdt
Kjg Kapsul’99,TV,V17,B.baru Tgn I, wrn abu mtlk Hub.Jl.Gatsu VIi No.5 (0361-8763744)
141-573115
3.Innova’08+4.Karimun’06+3.APV Arena’08+2.Kijang LGX’04+ 2.Avanza’07+ 2.Feroza’96+ Escudo’04+ Jazz’05+Swift’08+ Visto’03+Taruna’03 smua asDK Tgn1, Imam Bonjol 260 Br.Buagan
999-572836
Kjg LGX Efi 2000 Silver VR17 istw 100jt nego Tlp.8449441/7489807 164-573066
Kjg New LGX’03 Slver Jl.Gandapura IIIA/19 T.7404327 Kredit 133Jt
141-573088
141-573136
Avanza E AsliBali Silver’2004 Sangat Mulus Jok Kulit 7905678 BUC
Kjng Astra’91 Stik lurus abu mls sot 5sped gren orcat,8606694
141-573143
119-572980
Avanza G’07, Aqua, knds.Bgs Mls DK 0361-262452 P.Saelus I/12X Dps
Lelang Toyota Limo ex Bali Taxi th’04 H 82jt Hp 081338335556
999-572996
999-572816
Avanza G’2004 silver DK istmw bs.Kredit bunga 0,5% 2726277
LGX’99 / Krista’03, asli Bali super Istimewa Hub. 08124658250
141-573094
999-572903
Avanza G’2005 hitam,samsat baru, full var, pribadi, 7980888 gianyar
New Corola’96 Hitam original istimewa Hub.081999090100
141-573151
000-572732
Avanza G’2006 silver, Mutiara Indah II/3 Kepaon 08123997591
OvKrd Kj.Kapsul LX’98 asDK hijau UM.18Jt sisa 61Jt,087861206347 BU
154-573000
102-573144
BUC Toyota Vios’04 Biru Donker Tegal Dukuh 7DD HP:0818898574
Rover’92 abu met short 5spd as DK VR, Perum.Kesambi Baru B17 Krbkn
031-572779
149-572917
Dijual Avanza G’2008 asBali spt baru Tlp.7836108 BUC
Rover’94 biru Jimny’83 merah maron Timor 01 Silvr BUC 087860984788
102-573131
999-572847
Djl Avanza G’05 115Jt Jl.Sedap Malam Gg.Tunjung Biru 3C,7478837
Soluna’00 barang oke looo DP15jt sisa teken aja Gn.Sari 16 Pemogan
999-571989
999-573049
Djl Fortuner’09 Diesel Hitam Hub.081933031666/08179799901
Soluna’01 Jl.Tengku Umar Gang Maruti No.18 siap pakae
999-573032
999-573051
Fortuner htm’05 G Lux,VR B 31,Audio TV, asBali,Super Istw, 8566200
Soluna’01 Silvr Orsnl, Pwr Windo, Pwr Stering, H 58 Ng H. 8843845
141-573148
999-573023
Great Corrl’92 1.6 SEG DVD ban& smst bru interior asli 081338743737
Starlet’90 Capsul abu VR,AC,Tp Im. Bonjol G.Marga Agung 14,9166338
004-573149
102-573096
Great’93 istimewa Br.Telanga Tegal Darmasaba T.7499960
Starlet’93 SEG Lmt abu cat asDK klng,Padma38Penatih08164711338
999-572263
141-573164
pribadi
Espas pmk’98 F Var Cokroaminoto 47 Ubung, 08124620975
Xenia Li Sporty’07 htm, asBali, spr istw, Samst bru, 7936335 Pribadi
164-573071
164-573068
141-573154
Tyt.Rush G’08 hitam Manual asBali ors 99% spt baru, 8514059 Krdt
Espass PU’95 hitam klg orscat ban baru, mesin Ok 29Ng 7844643
Xenia Li Sporty’2005 asDK Dri Baru istimewa Velek18 H.7905678 BU
141-573092
999-572937
141-573145
Yaris Tp E Slvr th’06 + Bodykit 144Jt Ng, 08179705583, 7978460
Espass’96 pmk mulus bisa kredit Nangka Utara 7872260 pribadi
Xenia Li+’05 98,5jt hitam met asli Bali audio KM.32Rb T.7401139
Tyt LGX hitam Th’2004 Hub. 081337792997
999-572897
999-572231
999-573025
164-573080
Dijual Mazda E 2000 th 2000 Hub.081353011823
Feroza’94,birumet,ful var Jl.Gatsu Timur Utara Aqua 087861244899
Xenia VVTi krd bnga 0,05% DP11 jtan, PU Dp3jt,Terios 20jt, 7904156
999-572783
999-572931
999-570519
Mercy C200 th’96 Hitam Full Audio Terawat Hub.08179810013
Feroza’95 asBali tgn I B31 50Ng Jl.Ry.Sesetan Gg.Gelatik 3,3345447
Xenia Xi VVTi’07 pmk aqua blue Jl.D.Poso dpn Br.Blanjong Snr
141-573160
102-573146
135-573178
Mercy New Eyes’97,Jl.Kerta Negara Gg.II/1A Ubung Kaja 2076200, TT
Feroza’95 Biru Tua met AsDk TgI Ban 30 Ors Cat & interior istimewa Jok kedepan 50 Ng,8880530 prbadi
Xenia’07 Xi DLX silver asDK FV istw Dp.32jt, Gn.Agung 219 TT/Krdt
999-573045
Zebra Bodi Tech’95 orcat AC dobel mesin bagus 08179701422
128-573172
New Mercy B I70(1.7) Matic th’06 VR17 Htm asBali,081338402321 141-573090
BMW’00 asDK, Jl.Kerta Negara Gg II/1A Ubung Kaja, 081337794444 128-573177
Frod Dbl Cbin’04 Pmk 4x4 low KM F. var, bsTT Jaz G.Catur 085238621679 004-573132
Jual Mobil Ford Everest Silver’2004 Hub.7984117 145-572974
Carens I 2001 VCD TV V17 ban baru samsat baru 7813553 pribadi 999-572853
Jual cpt KIA Carens’2003,ex wnt,trwt biru,met,DK,samsat baru harga Rp 83jt.Nuansa Utama XII No 19 Kori Nuansa Jimbaran Tmn Griya Hub.0818358250,081338368723 999-572802
Picanto’05 pmk asDK Manual hitam Full Option istw 91jt T.248247 141-573108
*NissanX-Trail 2.5 Matic’2005 hitam Tgn1 istimewa Hub.8525667 141-573100
G.Livina’2007,1.5 M/T DK grey istw 147 nego BUC hub: 081337700082 999-573053
Gran Livina XV 07 As Bali Silver Stone Hub. 081338468333/464264 999-572841
Nissan Cefiro th.92 hitam matic mls terawat hub:7974580/0816579048 102-573098
Terano Kings Road’04 hitam 165jt Jl.Tukad Pakerisan 116XX Panjer 141-573127
X-trail2.5 A/T07 htm,mls,pmlk,STNK br, 215jt, Bedahulu VI/18.7948127 999-571987
Xtrail 2.5 th.05 hitam,istmw, 0361-8841187 999-572160
Peugeot 306 ST’00 biru met asBali spr istw 2794555 Ubud BU 104-572904
Blazer’00 biru asDK Audio,CD,VR Alarm 57 Ng, 085337050551 BU
Feroza’95 hijau metalik Jl.Jepun No.6 Gulingan Mengwi 999-573052
Feroza’95 hijau tua,As DK,samsat baru,ban 31 baru,Audio CD hrg:55,5jt Nego Hub. 8728226-08124658800 999-572829
Feroza’95 Org B31 TegalJaya Permai III/17 (Mapindo) 0818753954 004-573137
Frz’96 SE ban 31 baru vlk 10inc audio ors NHU XXII/5 Ubung, 7829238
141-573121
999-573015
DISEWAKAN MOBIL A Anda MO,Tranpot murah? Alphard, Camry,Pregio,APV 100% puas 237821 999-570982
DICARI MOBIL Cr Mbl Bks Rsk keropos sd Bgs u/pribadi Hub.08123990170 164-573078
153-573058
Gran Max P.Up/Box Pth’08 73,5Jt Ng H.08123673400/081999072361 101-573004
PU Gran Max Dp 4Jt, Xenia Bng 0,2%, Terios, Luxio Dp 10%, 8768050 999-573005
Taft GT’95 4+4 abumet,ban 31, audio, pribadi, A.Yani utr, 7936664 141-573171
Taruna CSR 00 Black Met Ganteng Hub.7854256 999-572166
Taruna CSX’00 merah silver audio CD istw Tk.Irawadi Gg.18/1,3609600 102-573155
Taruna CX asli Bali abu2 met. th’2000.Jl. P Blitung 18 Pedungan 141-573130
Taruna CX’00 Asli Bali samsat baru 81Jt nego, 085238947667 999-573044
Taruna FGZ’2002, silver as DK istm 08123627070 154-572443
Taruna Oxy merah silver,CSX’05 asDK TgI,122,5jtNgT.081805619094 999-572966
Terios TX’07 hitam Jl.Zambrud 9 Ubung H.081338598270 Krd/TT 999-572888
TeriosTX’08 yg paling lngkp Adventure asDK Dp35jt TT/Krd 2777785
DICARI MOTOR “7811168” 081936255168 Beli sgl merk Motor bks dijemput 999-572953
DIJUAL MOTOR “Grand’97=4,7+Soul’09=9,5+Mio’05 SupraX125=6,8Kenarok10,8882168 999-572950
Kharisma X’04 Hub.731077
Biru
Silver 999-573034
Supra X’01 hitam mls+Shogun’03 biru +Jupiter MX’09 H.7812191 BU 141-573134
Tiger mdf Supermoto 95, body asli Honda CRF, 081338467333 154-573182
Vario biru modif 2008 Sep,Tng 111,7jt Pegending-Dalung,9239143 999-571967
Jupiter MX 2007 akhir (Abu2) Hub. 8085907 999-572920
Mio Soul’08 seperti baru pribadi harga 8,6jt nego 8782292 999-573001
GSX-F’96 750cc,Black Bird’02 1200cc Alex:087861201220, 085857373261 999-569727
141-573095
Sogun R ’01 kopling Hub.9980268 Jln Md Bina BTN Bina Permai B1/38 999-572901
999-573061
128-573175
141-573105
Dijual Mits Galant Th’86 Original 99% mls Hub.03612078488, PMM, BU
Grt Crl SE G’93 clvr mtk full audio, DVD,TV, 71jt T.081388450043
Toyota IST 1.3’2004 VR19 TV DVD Vcool 143jt 8958017/081237912217
Jual Blazer asli Bali terawat pribadi Th.2000 Hub.081237041799
Terrios TX-MT,Black,2009 akhir, As.DK, Kond.mls, 3100km (081805671212)
Ninja 250cc th’09 warna hitam (45jt) Jl.P.Blitung 18 Pdungan
999-572957
999-572793
120-572914
999-572747
004-571480
141-573133
119-572924
IKLAN MINI
Minggu Wage, 20 Juni 2010
15
MESIN
DIJUAL RUMAH
DISEWAKAN RUMAH
KURSUS
DIJUAL TANAH
DIJUAL TANAH
DISEWAKAN TANAH
GENSET
Jl Mesin Printer Outdoor Seiko 3,2m Kond.sgt bgs sdg cetak 8893222
Jual rmh Batubulan Hp. 085237828203 TP harga 187jt BUC
Dikontrakan Rmh, garase,Jl. T.Ametung V/7 Hub.08123997174
Akupuntur (3,5jt) sdh termasuk diktat & sertifikat 081241331904
Dijl tanah kapling di Jimbaran Hub.08123617905/TP
Jual Tanah T.Mumbul 8 are@115Jt 55AreWismaPermai@65Jt(Ns.Dua) Hub.081999290557/9295226
Dikont Tnh 10A Marlboro Brt,7A Bidadari cck u/villa,087860824225
Djl Genset Lovol 70KVA kondisi sangat bagus Hub.0811386818
101-573013
Dikontrakan Tnh 5-7are Tk.Badung 2-10are Tk.Petanu Hub.7973427
004-572812
MUSIK BU: jl Gtr Fender stratocaster, Ibanez,Prs,Bas sdjr, Bas musicman (stringray) Hub:0811318649 999-573043
HEWAN Dijual Anakan Pitbul 2 Bln 2,5Jt, 081338774028 999-572842
Dijual borongan Anakan Rotweiller, Hub. 438678 164-573076
Jl Anjing Pug Btina & Chihuahua mini btina black-tan,stamb,9645478 164-573067
Jl.Ayam Kt Serama(MLY)bnyk pilihn .Ltd Md Putra No 99 T.9988542 Dps 999-572771
DIJUAL RUMAH DijualRumahLantai2Jl.MudingIndah No.90 Dps Hubungi 087860223624 999-566993
!Hunian Exlusive @ Petanu T.50/97 & T.100/106 siap bgn Hub.8055657 999-572020
1 unit T.39/100 Jl.Sekar Sari Siulan H.8008429,081805345442 999-572770
Bgn Rmh KPR Gatsu Brt Stlindo, Bung Tomo, Cekomaria T.36 &45 H:887.8883 000-572751
BUC.rmh MM T60/84 SHM & IMB 3KT,1KM,Grsmbl,Tlp,JL.Lingpaving, lok strategis, 350jt (081236704900) 999-572246
DbgnRmhModernMnmalis,lok.Sanur 140/130, 2Lt, hrg mnrik, 7419836 TP 999-572750
Dijual Rmh T36&45 siap huni Jl.Cokroaminoto cash/kredit Hub.0361-8827847/081337323677 999-573022
Dijual rumah di Kori Nuansa Barat LT.80M2 bangunan 70m2 harga 275jt hub.Anna 08155716116/ 087861318796 999-571489
Djl Rmh 110m,full Bngn,Jl.8m,Gng Catur Gatsu Brt 081913400977 TP 000-572737
Djl Rmh Br.Sakah,Pemogan LT 2A, 4KT,Telp,Lst,300jt nego,Hub 081338586370, 08123973393 999-572774
Djl Rmh BUC TP Lt 2 LT 1,5are 4KT, 3KM,Jl.T.PancoranT.081338747000 999-572977
Djl Rmh LT.1,5A 3Kt,2Km,Fas.lkp Jl.Gn.Lumut I/20, 081337559559 999-573036
Djl.Rmh siap pakai 75jt cash & Kredit Lok.Mandung Krambitan Tbnn sisa 10 unit Hub.08113853282, 08179790068, 227899
999-572910
999-572809
999-571423
999-573003
Jual Rmh Type 21 Lt. 1 Are. Jl.Gn Batok VIII/57 Perumnas MonangManing Hp. 081999407145
Rmh 3KT,RT,Grs,PAM,GTT Dalung Wahyuning10,7865512,081916671449
Dibuka kursus Bhs Jepang yg singkat dan cepat. Bagi yg ingin magang kerja ke Jepang.Hub. Abdi Bali T.081353224059
Dijual Tanah 2,5are Jl Batu Intan III Batubulan Telp. 08123930793
999-573018
Last unit Balimoon Residence Sidakarya,45/100 Rp385jt call:7871162/085857149876
000-569640
DISEWAKAN RUKO Ruko 2Lt cck utk usaha & tinggal Jl.Bedugul 0818322385
141-573084
999-571978
Perum Jayagiri I/1 Renon,dkt Kantor Gubernur,T.118/83,2Lt,KPR, 4KT+ 3KM=781jt,7492291-08123928624
Ruko 4,5x16m Jl.P.Batam 36 Tabanan H:08179787578
999-569911
Ruko baru 3Lt, 2AC,3500 watt, strategis di Kuta 75Jt/th, 7977777
Rmh 1,4A,T54 SHM Jl.Taman Wedasari Selatan I/3 Gatsu Brt 8413486 999-572324
Rmh1AJl.GuritaIV,UdangI/3XPegok, Fas:PAM,Tel,List, 081239554626 999-572972
Rmh bagus siap huni selatan Tiara Gatsu type 80/100(Nego)H:7409588 000-572752
Rmh baru lok By Pass Suwung 120/ 120. 2Lt S.pool, garden,one gate system. Dptkan cash back, promo sampai Bln Juni,unit terbatas Hub.0361-224420
999-573057
999-572281
DICARI RUMAH 3 KT 2 KM garase Max, 15jt/Th Pedungan Sanglah 081338660769
999-567570
Oral/Written,all Levels,Good Bhs, English,Chinese, Call 08179723673
RUPA-RUPA Dana Cpt Jmn BPKB Min’90 H.791 1010 164-573081
**2077000 Dana Cepat Jam BPKB Bng 0%
Gatsu
Dijual Tnh 4A Jln.Bali Cliff Ungasan Hub.081338393099
999-572913
101-573002 141-573167
141-573169
Murah VIP lkp Btub WH,AC,dll harian/ bl park Renon 8038422/2755800 999-572831
Oper Kost Jl Dewata 3 Sidakarya 275/Bln Telp. 081357780135 033-572916
DIJUAL TANAH Tnh 1,35 are Jln.5m paving lbr dpn 11 m Gn.Agung Tlp.3300160
999-572307
141-573083
999-572765
Rmh kost 12Kmr.LT 360M2 hrg 1,1M (nego) Lok Kuta Hub,081936558175
Ahli Anti Bocor Rumah Dak Dinding Atap dll H.P.Sefri 8774702 Grns
Tnh 3 are bs ambil 1/2 Jl.sdh aspal Cenigan Sari Sst T.8885363
999-573019
999-572997
999-572767
RmhLB200m2LT5,7ASHMJl.Karang Sari V/45 Gatsu Brt,0361-7424390
BodyMassageYudi/Sandi08180568 3044, 081805523614,8758842
Jl 10.5A 200M dr Jl Bgs Mantra/ Plang Bakas Rafting H.3619694
999-572317
999-572876
164-573072
Rmh lengkap,Tnh 2,5A Jln 3M Lok KesimanHub.08124654570/7936751
Compt P4 lengkap,Kursi Goyang Jati,PayungKebunBiru,dll.H.3626001
!!! Tnh Umalas 3A,5A,30A Riverside tenang u/Villa 081337858989
999-572865
999-573041
999-570916
Rmh Muding Tngah 165jt&Buduk Priskila 280jt Lt2,8832117/7459015
Dijual Kopi Luwac, the finest and rarest coffee in the world Hp. 081237589861 stevegreen007@ bigpond.com,rosa12366@hotmail.com
!!!JT 2A di Gg.Pipit Bt. Bulan 1,55A Jl Ry Tegalalang 7923711
004-573141
Rmh Renon 180/200,5KT,4KM,Ktc set, spool 7880423,081339573121 TP 999-572808
Rmh siap huni LB250 LT215L2 Ful Furnis terawat Jl.Buluh Indah H:7434310 000-572748
Rmh tipe 45/100,Pemogan Jl. Mekar. T.2733052,9146110,081338106800 999-572949
Rmh type 140/130 2Lt Lok Waribang dptkan hrg spcl Hub.0361-224420 999-572309
Tipe 36/100 250jt DP 30% KPR Sltn Gdng Wing Bringkit, 7957546 119-572981
Type36,45/100FMinimalisPemogan & Penamparan Gatsu H.7930365 999-571370
DISEWAKAN RUMAH !Rmh 5KT,AC,4KM,bathub,Garase, LT3A,Jl.Kejanti15Dps,081338432952 999-573039
Dikont Rmh LT 3 are hal luas cocok utk usaha Hub.08123916674
999-571398
Djl 4 unit PS3+Game+Casete harga 11JtNegoH.8084733/081353298867 999-572824
Jual Beras Organik, Beras Merah, Beras Super, Starbio, psn diantar Hub. CV AG 8727979 999-572103
Kaos,Polo,KmjOtomotif,Jeep,Jimny, Tyt, Mcross 7873808 Dip 202 132-573192
Spare Part & Body Part FJ 40 Hub.8827007 999-573021
Terima gadai mobil stts kredit syrat kitir 087860903253 prs cpt 999-573050
Velk R18 Chrom+Ban lbg 4 dbl Pedu/ Szk Swift dll H.7,5jt T.7815544 999-572927
KEHILANGAN Hilang anjing rotwiller betina 4th pakai kl rantai H.081999076667 dikasi imbalan
999-570204
999-573055
Dikont.Rmh cocok untuk usaha Jl.Imam Bonjol hub:081338772019
Hilang BPKB No:0379559-0,DK 1187KA. An I Nyoman Astana
113-573185
000-572745
Kost lengkap parkir luas Panjer 7426395
999-572992
Dijual tanah kav Jln Siulan Gg.Lotus T.8849560 Dijual Tanah Luas 29,30are Lok Lodtunduh-Ubud Hub:081333337979
KOST Kost lengkap 08123833044
999-573010
105-572437
!!!Oberoi 5A cocok Villa dan bisnis 625Jt/A, 081912977777 999-572280
!!608m2 Gn.Catur IV Hotmix dpn Prm Mewah Gatbar 081337759988 PmkTP 999-572929
!!Jl T.Pasekan Bt.Bulan mbl msk C/ K nego T.7946591-081337055525 999-572796
!!Jual tnh 2,73are lok.Kmp Unud Jimb hub. 0361-9202059 101-573186
!Kav 50mt dr By Pas B.Mantra (Saba) area villa 081934380202/7987580 999-571406
4are pggr Jln.Goa Gong strtgs kwsan vila fas.lkp, 08123907688 154-573181
5A SHM ngantong @100jt Jl.Ayani gg Merak Jl 5Mt 7499758/0818801656 999-572899
6A di Dencarik dkt Lovina,HM,150m dr pnti 50jt/a Ng 081237777686 999-572877
Dijl cpt Tanah Kapling di Tukad Badung 3625494 999-572780
Dijual tnh luas 79+15 A Lok Jl.Kamps Unud Hub.7878222/7879599 999-572894
Dijual Tnh sawah 30are pinggir Jln Ekasari Melaya 3Km dr Palasari Ngr bisa TT Mobil Hrg 150jt Hub. 0361286079/081236477781
Jual Tnh 1,5are,210jt semua nego, Jl. Mekar Jaya dkt Blok AIX Kepaon, 085237202447/7493077 TP 154-572990
Jual Tnh Kavl Jl.Suradipa Br.Gunung Hub 081338518732
999-573035
999-573030
DICARI TANAH * * * Dicari Tanah 20-80A di Penatih utk dikav T.8871168 Maaf TP
999-571950
141-573138
Kav 2 & 6,05 A Jl.Kutat Lestari Gg.VI Sanur cck u/Vila 0818898574
Dcr Tnh min 20HA disektr Dps,Bdg, Tbn,Gnyr,Klgkung,Bgli08113858989
031-572781
999-572988
Kav Lok.Terminal Mengwitani Jl.6M aspal,SHM,081558554011,9299753
Dicari Tanah Lok.Taman Pancing/ Glogor Carik,Kuta LT.min 2 are, lebar jln min 5mtr Hub.8630461
999-569672
LS 4,8A Jl.6M Aspal Grya Alam Fajar Angantaka 75jt/A Nego 8070838 999-572055
T Kav 1,23A 55jt/A nego lok.B.Bulan+ T.Swh 31A 21jt/A.085936109440
999-572014
FURNITURE Trm psn kitcen(1) counter(1,1) almari (950) dll 7498400
999-572911
999-572009
135-573176
Dijual Tnh Sawah di Buitan Kr.Asem 081237085516/08123953358
T. Kav Prm Bumi Sasih Asri Bt. Bulan Hb.081236268040 (truk msk)
Trm psn kitcenset almari meja bar counter dll H.03619173992
030-572704
999-572973
Djl Tanah 18,5 Are Pantai Mengening Cemagi Badung Hub.08113853490
T.Kavling SHM Jln 5Mtr Jl.Tumbak Bayuh Badung 8828543
999-572825
999-572115
Djl tanah 23 are Gatsu Timur, Jl.Cargo 31 are Hub.8820467
Tanah 1,5 Are Gg elang Batubulan Hub. 081353083901
999-572954
999-571977
Djl tanah kav 100-160m2 Jl.Kusuma Dewa II Bung Tomo 9223021
Tanah 21A bisa ambil sebagian Lok Bedugul pgr Jl besar 08311819488
110-573189
999-572893
Djl Tnh 16 Are, Kerambitan Tabanan Hub: 0817354526
Tnh 1 are Jln 5M 150 Jt Mekar jaya A 7 Kepaon Pemilik 08123992088
999-572805
999-573027
Djl Tnh 2,88A/Rumah 2Lt LT.2,55A Jl. Tk.Batanghari Hub.0361-3625278
Tnh 1,55 are/Jl.Ry gentong,Ubud, Artshop area,081916168674/8021945
999-572968
999-571408
Djl Tnh dkt Puspem Badung Sempidi Hub.081805555539, 2740447 TP
Tnh 2 Are Jl.P.Moyo 1 belakang Yys Darma Wiweka H.08123928098
999-572902
145-571028
Djl Tnh kav/Glb Canggu. Rmh Ry Kuta, Mahnddt, Br Anyar, 8858581
Tnh 2A Jl.Pasekan bs mbl 75Jt Ng1A, 2A spd mtr, 081236909637
119-572632
105-572986
Djl tnh Renon 20,8are,cocok u/villa 175jt/are, BU Hub.0361-7912830
Tnh 2A,Jl Taman Giri Mumbul N2 dekat pasar Hub 081999979748
999-572983
999-572772
Jl murah tanah Blk Puspem Badung 3 are Hub.0361-2089145
Tnh 2Ha+IMB,lok.Kampial(blkg STP NusaDua)H.7881245,081236730555
999-572934
999-571374
Jl Tanah 3A Jl.Karang Sari V Gn. Catur 1,5Are 0361-7822181 cas/krd
Tnh 4A Lok.Celuk dan 4A lok.Jl. Cekomaria,Dps, 081805090972 TP
999-572030
010-572660
Jl Tkd.Bilok Sanur 2,5are Jl.Cokroaminoto Gg.52D 9,5are H.9271987
Tnh 5 Are,T.Badung 9,190jt per are + Rmh T.Badung I LT 2 Are + Rmh LT 2,15 Are Gg Merpati Sanur sbl utara KFC Hub 0811394436
999-573038
Jl Tnh 5A Taman Giri Nusa Dua cocok Villa, 08123911634/7921081 101-572427
Jl tnh 6A 250Jt semua Marga Tbn pgr jln srius H.081237868532 TP
999-571972
Tnh 6are Lok Panji dkt Ktr Samsat sgrj Jl aspal hrg 28jt/are Ng BU cpt Hb 085238991800/0361-8010260
155-573188
999-572300
Jl Tnh kavling di desa Belega Br.Pasdalam Hg 37/A/L2A/3A DP 10jt/15jt bisa kredit,081239437241
Tnh kav Krobokan cck utk Gudang Canggu Hub.7898787/8786069
120-572388
Jl.Tnh 4are Jl.Karya Makmur 99X Gatsu Barat telp.0361-9904372
135-573180
BIRO JASA Sda PRT, B.Sitter dll pglm grsi Resmi djm aman 2784358 999-572994
*Slalu sedia PRT/B.Sitter pnglmn siap krj CV.Wahana,8736309(Resmi) 102-573106
BJ Dewata sda PRT, B.Siter,dll terlatih, garansi, 8772202 999-572955
CV.Mulia PRT,B.Sitter aman,jujur, terbukti,kontrak 2thn,7973334 141-573097
PROPERTY Cari rumah? Ada 50.000an iklan terlengkap di www.rumah123.com 031-572778
PELUANG BISNIS Bisnis online modal kecil hanya di www.bisniskufun.co.cc / www.smartbiz86.co.cc
999-570338
KARTU KREDIT Anda brmslh dg K.Krdit/KTA? Stop bunga 0% byr.Ssuai kmpuan/tdk byr sm skali,081237000703, 9667316, 9600143,964047708170057003,Legal 164-573065
DISEWAKAN GUDANG
Tnh kav siap bangun sblh Tmr SMPN 3 Gyr,081805591663/8505473
!Dikont gudang baru rangka baja Lt500 Jl.Gatsu Timur Hub.8600188
120-572402
141-573116
141-571256
102-573126
120-572906
Jl cpt rmh ty 36 Lok.Jln Utama Pjk Perum Pengilian, 2723895
Dikontrakan Rmh,2 KM Jl.Gn. Merapi 37 Dps Hub.08123989455
STNK L 3082 WT An:Niyat Almt Girilaya X/27 sby Hub.081805570799
Jl tnh Perum Tmn Jimbaran 125Jt/a Ng, Jl.T.Sari 95Jt/a Ng, Jl Tmn Giri N2, 225Jt/A Ng Hub:9297357, 9195291
Jual Tanah 5 Are di Jln Lingga Banyuasri Singaraja Hp.081337590880
Tnh Kav2A Jl5m aspal Perum PegendingPermaiDalung9110909/9170990
OverkontrakGudang14A,7,5th,Gatsu Barat 903X (Smpg BCA) T.8640501
142-572995
999-572811
999-572828
102-573150
999-572067
000-572743
999-572189
BIRO JASA
KOMPUTER
RUPA - RUPA
RUPA - RUPA
TIKET
KURSUS
033-569787
Dijual Murah Bio Dis baru 1 Keping Hub. 081236828099 132-572938
DISEWAKAN TOKO Dikont Tk 9x4 Gn Indrakila MM cck u.wrnt/Lndry H.085237507878 135-572971
Ovr kontrk,Toko 6x10m +WC+dpr 14,5jt/th sisa 17bln.087860977397 999-572007
PENGUMUMAN Lomba Mewarnai & Menggambar hadiah 2,5jt biaya 25rb bs daftar di PKB stand Faber Castel T.8038422 999-572832
DIJUAL RUKO BUC.Djl Ruko 2lt L±11mx10m +gratis tanah ksng dsblhny ± 0,25are Jl.P.Maluku harga 1,650M nego Hub:0818347602/7913337 999-572870
Djl ruko HM ±100m2,LT 5,6A Jl.Buluh iNdah strgs 081999482888 999-572879
Ruko 2Lt ± 11mx4m JL.P.Maluku hrg 800jt Ng H.0818347602/7913337 999-572869
Ruko dijual/sewa/over kontrak lokasi Tuban Kuta Ph.8818233 110-573191
KONTRAKTOR Terima Bangun/Renov Rmh,Ruko, Vila-Free Gbr Disain.081934354299 004-571942
PELUANG USAHA Invest dg modal kcl, Profit 5%/hr 087884058076 www.valasoul.com 004-570914
999-572898
Dicari supplier utk pusat oleh oleh khas Bali.Hub Kamadi 08179734451 Gede Widharma 081805500216 Office 0361 7497144 Ganesh Art Mall Souvenir Centre Bali Cultural Park Desa Budaya Kertalangu Jl.By Pass Ngurah Rai 88X Tohpati Dps
119-569841
999-571484
154-573179
PENGOBATAN Bantuan Paranormal masalah pacar, RT,bisnis dll Hp.085731313230
DISEWAKAN SALON Dikontrakan Salon Dewi Sri Pertokoan Lotus 7432636/0817785667 000-572758
DISEWAKAN TEMPAT Disewakan stan Renon Food Corner lokasi strategis 081338239128 135-573183
DIJUAL VILLA Villa baru 2Lt Sanur(Beach) 4KT/ Pool Rp.3,25M nego 081236526185 999-572844
ARSITEKTUR Arsitek, gbr, rmh, villa, office, 2D, 3D, IMB, 0361-9992870 999-571921
KURSUS
TOUR
KOMPUTER
TAILOR
KURSUS
KURSUS
KOMPUTER SERVICE SALON
DIJUAL MOBIL KOMPUTER BIRO JASA SALON
BIRO JASA
CENTRAL JAYA SERVICE kerja ditempat
RUPA - RUPA BAHAN BANGUNAN
PENGOBATAN
AC
KULKAS FREEZER CHEELER M.CUCI
Bergaransi
C.557762-rmh
7403218 C 222332
BAHAN BANGUNAN
RUMAH MAKAN
G.2011-rpa
16
Minggu Wage, 20 Juni 2010
Buddha dari Lovina... zSamadhi untuk Sang Diri...
SUDAH sepuluh tahun lebih saya tidak ke Lovina. Bahkan sekadar lewat pun juga tidak. Tapi pertengahan Mei kemarin, ‘’Lovina’’ datang ke rumah saya dalam wujud tiga orang tamu, ayah beranak dan seorang pengantar. Kedatangan mereka membawa berita tentang temuan candi buddhis di sebuah tegalan. Tegalan itu ada di Lovina. Sang Bapak, Anak Agung Ngurah Santanu, yang berusia menurut tebakan sekitar 70 tahun lebih, bercerita dengan semangat. Saya menyaksikan sendiri semangat itu dari pandangan mata beliau yang berbinar-binar selama bercerita. Saya memahami semangat itu, karena beberapa hal. Pertama, karena temuan itu sangat bernilai sejarah, terutama tentang sejarah kehidupan religius buddhis pada zaman dahulu di sekitar
zAyu Diah Cempakadewi 17 LILIN DI ANGGURMU
tempat itu. Kedua, karena temuan itu ada di tanah tegalan milik beliau sendiri. Dan beliau sendiri adalah orang pertama yang menemukannya. Konon ditemukan sekitar tahun 1963-an, atau sekitar empat puluh tujuh tahun silam. Selain itu, beliau adalah orang yang kemudian terlibat langsung dengan segala urusan penggalian, pemugaran, penataan, bekerjasama dengan ‘’pihak berwajib’’. Yang beliau maksud pihak berwajib adalahi institusi pemerintah yang berhubungan dengan kepurbakalaan. BEGITU kurang lebih kronologi ‘’kejadiannya’’ sepanjang yang saya ingat. Pada gilirannya sayalah yang dibuat terkejut. Bukan hanya karena baru sekarang saya ‘’disadarkan’’ oleh tamu mendadak itu, tapi karena pikiran saya langsung meloncat ke abad-abad silam. Ada apa gerangan di pesisir utara Buleleng pada jaman-jaman itu, selain laut lepas dan hutan-hutan? Berita apa gerangan yang mampu kita ‘’baca’’ dan ‘’dengar’’ dari bangunan candi Buddhis yang bisu itu. Saya ambil selembar kertas kosong dan sebuah pensil. Tolong gambar bagaimana bentuk candi itu. Begitulah permintaan saya pada beliau. Tak se-
zAyu Diah Cempakadewi SEBUAH CATATAN DI SUDUT KOTA
Mari bersulang, kawan dengan segelas anggur atau hanya dengan tuangan mimpi-mimpi yang tak sempat mengalir hangat dari tahun - tahunmu
Di sudut kota tua apa yang mampu kita kenang selain nama-nama, hentakkan senapan atau sekadar teriakan kemerdekaan beberapa puluh tahun yang lampau yang kini hanya jadi sejarah
Ah, tak perlu cemas tentang esok matahari tentu tetap terbit hanya saja ini Juli keberapa yang kau lalui dalam hidupmu? sepuluh, dua puluh? tujuh belas seingatku Entah berapa tahun sudah berlalu ketika di balik rumah kaca kita saling bersahut sajak bercerita tentang masa saat kau adalah gadis 17 tahun sedang aku, yang baru saja belajar menggigit ujung pulpen hanya berkata jika aku 17 tahun nanti akan ku bayangan diriku yang lain dengan gaun lavender dan rambut tergerai panjang di sepanjang malam Bagaimana kau menghitung usiamu? mengapa kau selalu menyambutnya? bukankah hari ini sisa hidupmu untuk membayangkan Tuhan telah berkurang, kawan? aku bahkan tak tahu mengapa aku bisa membayangkan sebuah pesta megah di usia 17 ku mengapa tak ku bayangkan saja tentang tebing-tebing curam yang belum pernah didaki seorang pun hingga aku kelak akan berlari kencang mencapai puncak dan.. ya, aku menghabiskan 17 tahunku di puncak edelweiss
Mengapa hanya mereka yang dikenang? bukankah banyak nama, banyak darah yang habis sia-sia mungkin diri kita yang lalu pun pernah jadi bagian pertempuran di kota ini Para penyanyi jalan mengeluh dimana atap rumah atau sebungkus roti di pagi hari? Bukankah kita, mereka dan semuanya telah merdeka? Hingga tak ditemukannya kebebasan Maka mereka terus bernyanyi sepanjang senja Sekali pun petikan gitar takkan mengembalikan kemerdekaan yang tak pernah ditemukannya
Lalu, bagaimana kau membayangkan usia 17 mu? dengan sepotong tiramisukah? dengan gaun lavender? atau menikmati laut malam bersama seorang kekasih? Ah, tak perlu cemas akan hari esok bayangkan saja tentang mimpimu malam ini sebab matahari tetap akan terbit sekalipun kau telah hidup ratusan tahun Teruslah bersulang, kawan habiskan usiamu dengan segelas anggur dan lilin yang akan kau padamkan di malam 17 tahunmu
■ CERPEN KETIKA kutatap tubuh kaku yang terbujur itu, kata-kata nenek kembali terngiang. Kau adalah gadis pilihan. Di tubuhmu telah bersemayam sesuatu yang dahsyat. Kelak, kau akan mewarisi seluruh kekuatan milik leluhurmu. Semuanya. Lontarlontar itu akan menghidupimu. Perlengkapan sesajen itu akan mengubah jalan hidupmu. Karena kau gadis pilihan. Karena kau calon abdi sejati. Kalimat itu mengingatkanku pada malam-malam ketika kejadian aneh itu muncul. Kejadian yang tidak masuk akal, tapi benar-benar menimpaku. Pada mulanya hanya seperti gelembung udara besar di depan jendela kamarku. Udara yang beraroma khas cendana bercampur susu masam ditambah tanah liat kering dan daun delem yang dibakar berjamjam. Aroma yang dihasilkan sangat tidak sedap dan akan menempel selama berhari-hari. Tidak hanya di kamarku, tapi pada tubuhku. Tubuh perempuanku. Maka setiap kali hal aneh itu datang, aku jumpalitan. Udara menerobos tirai jendela, menyeruak ke dalam kamar, hendak menyerang titik-titik tubuhku. Kubacakan doa-doa, kulafalkan mantra penolak bala dari lontar warisan keluarga tetapi hasilnya nihil. Gelembung udara itu dengan kasar merampas tempat di sudut-dusut kamarku, menelusup di ubun-ubunku lalu menemukan muara di rahimku. Jadilah aku perempuan paling bau sedunia. Perempuan yang akan membuat setiap orang muntah. Jijik dan tak tahan. “Ras, itu terjadi lagi?” Ibuku bertanya dengan penuh iba. Aku hanya mengangguk. Lalu seperti biasa dia segera bergerak cepat. Janda itu berlari ke dapur menyiapkan sesajen yang menjadi ritual setiap peristiwa tak lazim itu menimpaku. Aku mematung melihat tangannya dengan sigap menebang tebu kemudian merangkainya menjadi tebasan apel tebu manis. “Ras, bersihkan badanmu, tadi ibu
lang dua tiga menit gambar sket candi itu rampung. Gambar itu jauh lebih bagus dari yang saya minta. TIGA BUAH bangunan berupa candi berjajar berdampingan. Yang di tengahtengah adalah candi utama, nampak dari ukurannya yang paling besar dan paling tinggi. Bentuk pondasinya bersegi delapan, seperti mandala yang memiliki diameter sekitar 6 meter dengan sisinya menghadap ke delapan penjuru mata angin. Ada sebuah pintu yang bila dimasuki akan mengantarkan orang ke satu ruangan yang kosong. Ruang kosong yang berpintu! Sedangkan dua candi berukuran lebih kecil yang mengapitnya di kiri dan kanan, walaupun sama-sama seperti memiliki pintu namun tidak ada ruang di dalamnya. Karena pintu-pintu itu berupa garis-garis relief. DITUNTUN oleh gambar sket sederhana itu, pikiran saya lagi meloncat ke abad-abad silam. Siapa membangun candi berpondasi mandala sebesar itu, kalau bukan komunitas bud-
zAyu Diah Cempakadewi PERAYAAN MALAM PARA DEWA Lima belas malam sejak bulan pudar seekor itik berenang mengitari danau malam terlalu gelap hingga wajahnya tak nampak di antara riak air dimana cahaya kuning yang melingkar di balik bukit? Daun-daun berderai berlabuh halus di antara kerikil-kerikil danau beberapa terbawa jauh melintas pematang angin bertiup dari balik bukit terlalu kencang untuk malam yang hening Dewa-dewa berpesta menyorakkan tarian para wanita dengag gemerincing di ikatan kakinya Bukit-bukit menyembunyikan purnama untuk pesta para dewa lima belas malam setelah bulan pudar mengapa bulan ingkar?
zAyu Diah Cempakadewi PERCAKAPAN DIRI Pada akhirnya, semua akan berlalu seperti apa yang selalu kita bayangkan kau berlarian di suatu tempat yang jauh sementara aku menyusuri bebatuan mencoba menemukanmu di antaranya Usai hari itu, akan kita temukan lagi ilalang yang berderai bebas di padang rumput? atau bisakah kau menemaniku untuk menghafal jalan-jalan Babilonia yang hilang di rerumputan? sebab aku ingin bertemu dengan para dewa bahkan mungkin aku bisa menemukanmu disana Masihkah kau bermimpi mengalahkan Zeus kemudian mengangkatku seperti Dewi Hera? tapi telah habis waktumu hingga tak bisa lagi kita rangkai taman-taman tua atau patung dewa-dewa Seharusnya telah ku ketahui bagaimana pada akhirnya semua akan berlalu seperti apa yang selalu kita bayangkan tapi kau membuat semuanya terlalu istimewa
Shiwa Buddha dari Lovina... zKata Naluri Religius... PERCAKAPAN kami siang itu berlanjut. Selain pihak berwajib (intansi kepurbakalaan), temuan candi di Lovina itu konon juga mendapatkan perhatian dari pihak berkompeten. Yang dimaksud pihak berkompeten adalah individu-individu yang secara formal dianggap punya pengetahuan dalam bidang itu. Menurut Bapak Anak Agung Ngurah Santanu, ada beberapa orang pakar dimintai keterangan. Setelah disodori beberapa pertanyaan, para pakar itu berpendapat bahwa ada petunjuk candi itu adalah peninggalan ShiwaBuddha. Salah satu petunjuk, menurut pakar, adanya ruang di dalam candi. Ruang itu adalah ciri umum peninggalan Shiwa. Petunjuk lain, konon berdasarkan temuan patung Ganesha, yaitu putera Shiwa. Ketika saya tanya apakah patung Ganesha itu berupa seekor gajah atau berupa manusia berkepala gajah, Bapak Anak Agung Ngurah Santanu tidak jelas lagi mengingatnya. Karena patung itu konon ‘’diselamatkan’’ oleh instansi berwajib. Beliau juga menjelaskan dulu ada sebuah altar berupa batu-lumbang yang berisi cekungan di tengahnya. Batu altar itu pun telah dibawa oleh instansi berwajib dengan alasan yang sama, yaitu diselamatkan. Belakangan barulah beliau ngeh, jangan-jangan batu lumbang itu adalah salah satu bentuk yoni, yang pasangan lingganya
bukankah para rusa menantinya di padang rumput jua ikan-ikan di laut sedari tadi menatap langit menunggu Sang Candra seperti malam-malam sebelum dewa-dewa merampas cahaya malam Seekor itik berenang ke tepi danau malam tetap hening di bawah langit yang gusar entah apa yang dirayakan para dewa di bawah cahaya purnama hingga malam belum jua usai sementara para wanita telah terbangun seperti pagi-pagi yang lalu ketika mereka menanti matahari di balik pepohonan ah, bukankah dewa-dewa tengah menikmati gelas anggurnya? bahkan waktu pun harus mematuhi pesta pora ini Lima belas malam sejak bulan pudar entah mengapa purnama ingkar semaunya biarlah pagi menyerahkan waktunya pada malam dan purnama untuk mengiringi pesta para dewa.
run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy
16 Agustus 2008
16 Agustus 2010
zBaliTimang masih Mengukur Buleleng Putaran KEDUA... Bunbuman, Bebetin, Depaha, Sepang, Penimbangan, Les... BULELENG Juni KARANGASEM Agustus
JEMBRANA Juli BADUNG September
zBulan Oktober BULAN (Yoga CANDI Sastra) BAHASA SP 81 Tahun... TABANAN November GIANYAR Januari SINGARAJA Maret
IBUNDA-SR Desember DENPASAR Februari KLUNGKUNG Februari BANGLI Mei
zRegresi Rarejare Inten-S-Beh di Kampung SEBUD... Pemanasan TERASAH 23-29 September, Puncak 28 Oktober 2010 SANG SAKA smkn-1, LA-YOSE smak santo yoseph, LIMAS sman-5 Denpasar itulah TRISULA Teater Anak Sekolah (TERASAH) berlatih rutin menyongsong September dan Oktober 2010, infoNONSTOPkring: 081529-040-616, 085237-153-087, 081236-980-644
zPERCIKAN monolog PERMENUNGAN dari Segala Penjuru Nusantara... Hanya TIGA (3) ALINEA Catatan Kecil (CAKIL), Prosapuisi, CERMIN (Cerita Mini) Prosaliris VS CAKIL sambil menikmati PKB dan Piala DUNIA Afrika dengan segala kejutan...
Oleh : Ni Made Ari Dwijayanthi nenek punya ilmu, nenek yang membuatku jadi begini.” “Orang-orang itu tak tahu apa-apa. Mereka hanya menebak. Bagaimana mungkin nenek mencelakai cucunya sendiri?” “Tapi kenyatannya memang begitu. Aku begini karena nenek tidak ingin aku menikah. Dia ingin aku menjadi seperti dirinya.” “Darimana kau dapatkan pikiran aneh seperti itu. Siapa yang bilang kau tak boleh menikah?” “Aku. Aku merasakannya sendiri bu. Lelaki mana yang mau dengan perempuan bau sepertiku? Bahkan Wayan Lodra, teman kecilku tak lagi sudi untuk sekadar menyapaku.” “Bagi ibu kau sangat cantik, kau juga sempurna. Kau akan menemukannya. Dan dia akan memberikan jawaban atas semua pertanyaanmu. Semuanya! Ada rahasia yang akan terbuka sendiri tanpa kau coba untuk mengungkapnya.” *** KAU adalah gadis pilihan. Di tubuhmu telah bersemayam sesuatu yang dahsyat. Kelak, kau akan mewarisi seluruh kekuatan milik leluhurmu. Semuanya. Lontarlontar itu akan menghidupimu. Perlengkapan sesajen itu akan mengubah jalan hidupmu. Karena kau gadis pilihan. Karena kau calon abdi sejati.Kalimat itu diucapkan nenek berulangkali. Saat itu usiaku masih sepuluh tahun. Aku bahkan belum haid pertama. Tubuhku masih biasa. Dadaku belum tumbuh, bokongku belum berat. Kata-kata itu diulanginya setiap sore, ketika kami membuat canang bersama atau saat mandi di pancuran sebelah rumah. Aku tak pernah mengerti apa maksudnya. Aku hanya manggut-manggut, biar nenek senang. Tepatnya biar nenek berhenti bicara. Karena kalau sekali bicara nenek
tidak bisa dihentikan. Ada-ada saja nasehat yang keluar dari mulutnya. Bukan nasehat sebenarnya. Lebih kepada perintah. Bahwa aku perempuan, bahwa aku satusatunya penerus di keluarga ini karena tidak ada keturunan lelaki. Akulah harapan mereka. Nenek bahkan lebih cerewet dari ibu, perempuan yang rahimnya robek karena melahirkanku. Saking cerewetnya sampaisampai aku merasa ngeri. Tangan perempuan tua itu bisa sangat kasar kalau aku menentang perintahnya. Ia akan memukul pantatku dengan sapu lidi atau mencubit lenganku sampai merah. Bila tidak ia akan menyemprotku dengan kata-kata kasar yang tak bisa didengar dengan telinga. Bila marah wajah nenek benar-benar menyeramkan. Aku selalu terbayang wajah leak rangda dalam pentas calonarang yang kusaksikan menjelang hari Nyepi di lapangan desa. Benar-benar menakutkan. Jadilah aku bersahabat dengan lontar. Mengakrabi ritual-ritual yang digelar nenek. Kata ibu, itu sudah turun temurun di keluarga kami. Nenek adalah pengayah di pura Dalem. Selain membersihkan dan menghias pura ketika odalan tiba, sehari-hari dia juga bertugas menghaturkan sesajen. Tapi bisik-bisik tetangga mengatakan tugas nenek jauh lebih besar daripada itu. Bahkan ada yang bilang nenek biasa bertemu Batari Durga. Biasa menghadap penunggu Pura Dalem. Nenek terbilang perempuan serbabisa. Dia tidak hanya pandai membuat perlengkapan upacara, dari odalan, mecaru, ngaben dan sebagainya, dia juga pintar menembang. Bahkan dia menguasai ilmu pengobatan tradisional, usadha. Semua itu didapatkannya dari ayahnya, buyutku. Terkadang aku kagum, tapi entah kenapa, jauh di kedalaman matanya, ketika nenek masih hidup, aku selalu melihat ada gua kosong yang menganga. Gelap dan sepi. Dia menderita. Seperti ada ketidakrelaan, seperti ada dunia aneh yang akan diwariskan kepada penerusnya. Buyutku adalah lelaki terakhir yang dilahirkan di keluarga ini. Dan nenek adalah anak satu-satunya, itu pun konon lewat pemujaan khusus di Pura Dalem. Buyutku meminta dengan janji khusus. Kelak, anaknya akan menjadi abdi pura, pengayah sejati. Nenek dipersiapkan untuk menja-
belum ditemukan entah di mana tertanam. APAKAHmungkin meminta ‘’yoni’’ itu kembali? Saya tidak ingat siapa di antara tigaorangtamuituyang bertanya. Dan saya jugatidakingat,apakah saya sempat menjawab pertanyaan itu atau tidak. Lain yang dilakukan pihak berwajib, lain yang dilakukan para pakar, lain pula yang dilakukan masyarakat di sekitarnya. Ketika pihak berwajib berusaha menyelamatkan temuan bernilai sejarah itu dengan cara mengamankan beberapa items di kantornya, masyarakatdengancaranyasendirimenghidupan candi itu dengan menjadikannya tempat suci. SETIAP saatmerekadatangmaturandan sembahyang sebagaimana biasanya mereka lakukan di pura. Sepertinya mereka pun tidak terpengaruh oleh pendapat para pakar, entah Buddha, entah Shiwa, entah Shiwa-Buddha, yang jelas mereka mengikuti kata naluri religius mereka. Mnyembah Sang Hyang Widhi. Lama kelamaan terjadilah hal seperti berikut ini. Pihak berwajib semakin lama semakin jarang datang ke lapangan. Pihak pakar tidak melanjutkan asumsi mereka dengan riset. Sedangkan masyarakat terus berdatangan untuk maturan dan sembahyang. Bahkan masyarakat dari jauh pun konon turut berdatangan. ADA DUA kekuatan yang tarik menarik. Satu kekuatan hendak‘’menyimpan’’situssitusebagaisebuahpeninggalanmasa lalu. Satu kekuatan hendak ‘’menghidupkan’’ situs itu menjadi tempat suci. Kekuatan yang menghidupankan itu nampaknya lebih dominan dalam kasus di atas, walaupun sampai sekarang katanya mereka merasa belum menemukan bentuk yang pas. MISALNYA, apa nama tempat suci itu? Sebagaimana umumnya di Bali setiap tempat suci punya nama. ‘’Siapa’’ atau Sang Hyang Widdhi dalam perwujudannnya sebagai apa yang disembah di sana? Tidakkah tempat itu perlu di-plaspas sebagaimana umumnya tempat suci? Hal-hal seperti itulah yang konon belum ditemukan bentuknya yang pas. Masyarakat tidak akan menunggu sampai bentuk-bentuk itu menjadi pas. Karena mereka selain menjalankan agama formal sebagaimana umumnya di Bali sekarang, mereka pada dasarnya tetap menjalankan agama instingtif. Mereka datang mengaturkan canang ke tempat yang mereka rasa punya kekuatan magis. Itulah salah satu contoh agama instingtif. Bapak Anak Agung Ngurah Santanu sangat fasih menceritakan beberapa kali kejadian yang menandakan kekuatan magis itu ada di sana. Termasuk apa yang beliau bisikkan sebagai pratima Sang Hyang Kamahayanikan. Sayang sekali percakapan kami siang itu tidak sampai pada ‘’bab’’ Sang Hyang Kamahayanikan, yang pasti sangat menarik zibm. dharma palguna untukdisimak.
DI ANTARA PANTAI...
Coming on Age in Balidwipamandala ...
Cendani sudah siapkan daun waru untuk rambutmu dan pandan wangi untuk menggosok tubuhmu. Ingat bersihkan milikmu agar bau itu tidak menempel terus-menerus. Lakukan sebelum tetangga bangun jangan sampai ada yang melihat. Lekaslah!” Ibu menuntunku menuju ke permandian di sebelah rumah. Dia membantu mengeramasi rambutku sedangkan aku menggosokgosok tubuhku hingga perih. Aku tak peduli, aku tetap menjelajahinya hingga benarbenar bersih dan tidak berbau cendana susu masam. Pada bilasan terakhir ibuku menyiramkan air kembang yang ditumpahkan dari atas ubun-ubun. Mandi aneh itu harus kulakoni karena bila tidak aku akan tercium seperti aroma Balian Tenung yang baru selesai menggelar ritual keramat. Orang-orang akan menutup hidung mereka, mulut mereka. Bila tidak tahan lagi mereka akan segera muntah di depanku. Seperti yang sering terjadi ketika piodalan desa, ketika aku disuruh ibu membawa sesajen ke pura. Mereka tak lagi berbisik-bisik, mereka bahkan sengaja bersuara keras-keras mengatakan aku bau busuk, bau bangkai, bau mayat dan sebagainya. Begitulah. Anehnya peristiwa itu hanya terjadi pada pinanggal apisan, sehari setelah bulan mati. Orang-orang bilang keluargaku telah dikutuk, tetapi ibu selalu mengabaikannya. Ibuku bukan tidak percaya mistik, aku tahu dia jauh lebih purba dari perempuan mana pun di desa ini. Mungkin hanya dengan mengabaikan dia merasa masih menjadi manusia normal. “Sampai kapan aku begini bu, sampai kapan aku harus bersembunyi? Orang-orang memandangku seperti bukan manusia.” “Jangan tanyakan itu, ibu tidak tahu.” “Ibu bukan tidak tahu tapi pura-pura tidak tahu. Bukankah semua ini berkaitan dengan nenek. Ibu pasti sudah mendengar apa yang orang-orang bilang. Nenek sakti,
dhis yang sudah ‘’mengakar’’ di pesisir itu. Atas petunjuk siapa komunitas itu mendirikan candi, kalau bukan seorang atau beberapa orang Bhiksu Mahayana. MENGAPA candi itu didirikan di tegalan di pesisir laut itu, kalau bukan karena alasan bahwa tanah di sana itu memenuhi syarat untuk pendirian sebuah candi. Apa yang orang-orang dan terutama Bhiksu-Bhiksu itu lakukan di sana, kalau bukan samadhi untuk Sang Diri dan kerja pencerahan untuk komunitasnya. Di mana komunitas dan Bhiksu-Bhiksu itu sekarang termasuk tata-ritualnya, kalau bukan telah masuk ke dalam ‘’pintu waktu’’ seperti pintu di candi utama itu, dan sirna dalam ruangan kosong yang tembok-temboknya adalah zaman. DAN mengapa zaman itu meninggalkan pustaka Sutasoma dan Sang Hyang Kaahayanikan yang ternyata masih utuh sampai sekarang, sedangkan candi-candinya banyak yang dimakan oleh titisan Sang Mahakala, yang taringnya adalah tahun, giginya adalah musim, lidahnya adalah api. zibm. dharma palguna
SEJAK aku tahu bahwa kau dan aku sama-sama mengagumi musim semi, saat itu ku pikir kau adalah bagian dari dedaunan yang bersembunyi dengan warna-warna riang di antara rindang. Sempatkah kau perhatikan bagaimana langit pagi begitu tenang dengan birunya? Dan kau selalu berkata: langit, laut, seperti dua angsa yang saling menatap linglung. KITA berbincang di tepi laut. Membicarakan diri dan hidup masing-masing. Kita mencoba meyakinkan hati, bahwa tak ada sesuatu pun yang berbeda. Kita sama. Ketika saja kehabisan warna untuk mengisi langit, kau diam. Begitu pun aku. Diam-diam angin meniupkan bisikmu. Bahwa kau ingin aku menyelam bersamamu, jua aku yang begitu sungguh ingin mengajakmu terbang. Sesekali aku menyesal. Sebab ku sadari aku begitu berbeda darimu. Tak mungkin ku paksa kau berkawan dengan langit dan angin. Terlebih untuk mengenal warna awan dari musim ke musim. Segala harapan untuk mengajakmu mengelilingi tebing dan mengumpulkan daun kering di tiap bongkahannya, habis sudah. Sebab kau adalah bagian dari laut. Rumahmu adalah riak dan ombak. Kawanmu ialah terumbu karang yang selalu berayun pelan menyaksikanmu meliuk-liuk di antaranya. SEJAK aku tahu bahwa kau dan aku selalu menunggu musim semi tiba, saat itu tak lagi ada keberanian untuk mengajarimu terbang. Tapi, tentu kau tak bosan menungguku di tepi laut, mengintipku diam-diam di bawah batu karang untuk berbincang tentang laut, ikan-ikan dan dasar laut yang pekat. Aku pun akan mengenalkanmu dengan suara angin, tentu kau pun mampu membayangkan ilalang yang bergoyang di halaman seperti rumput laut atau bunga karang yang pandai menari. Sebab kita adalah sama-sama bagian dari alam, sebab kita adalah kawan. Ayu Diah Cempakadewi
ga segala ritual dan mewarisi lontar-lontar keramat itu, Sampai janji tersebut dilanggar. Nenek jatuh cinta, menikah dan melahirkan ibu. Hanya beberapa bulan setelah pernikahan, ketika ibu masih dalam kandungan, kakekku meninggal dengan mengenaskan. Nenek menahan perih. Menyimpan dendam. Sampai dia bisa berdamai dengan janji itu. Seluruh hidupnya diabdikan pada ritual, lontar, tenung, dan usadha. Seluruh ilmu itu dia turunkan pada ibu, perempuan yang nantinya diharapkan menjadi penerus berikutnya. Tapi ibu perempuan, tubuhnya seperti tak genap tanpa lelaki. Dia dahaga. Ketut Wirdu jadi tambatan hatinya. Mereka menikah meski tanpa restu nenek. Entah sebuah kebetulan belaka, ayah juga meninggal di usia muda. Aku bahkan belum sempat melihat wajahnya ketika ayah ditemukan tak bernafas di tegalan. Orang-orang mengetahui ayah terjatuh saat memetik buah kelapa, namun nenek melihat lebih dari itu. Dia histeris. Itu hukuman, itu kutukan, itu pertanda buruk! Mungkinkah? *** Perkataan nenek terus menguasai hidupku, bahkan merusaknya. Namun semuanya berubah setelah kutemukan Gede Widana. Lelaki dari desa tetangga yang kujumpai ketika membeli perlengkapan upacara enam bulan lalu. Bersamanya, kurasakan menjadi perempuan sesungguhnya. Aku menemukan lelaki yang kuajak melaut. Aku jatuh cinta, bahkan setiap hari. Dia membuat hatiku gempa. Luar biasa dahsyatnya. Hanya dia, lelaki yang akan kubiarkan menanam pohon di telagaku. Hanya dia, kumbang yang akan hinggap pada bunga asana di tamanku. Dengannya, kutemukan cinta pada kesederhanaan. Cinta yang menggebu sekaligus realistis. “Kau benar-benar yakin dengan keputusanmu ini?” “Tentu. Bli Gede orang yang baik bu. Aku sudah mengatakan semuanya. Dia mau menerimaku, apa pun itu.” “Bukan itu. Maksud ibu apa kau tidak takut?” “Kenapa aku harus takut? Apakah menikah sebuah kesalahan?” “Kau jangan salah paham. Mungkin ibu hanya belum siap. Ibu khawatir. Terkadang
waktu lebih curang dari hati manusia.” Raut wajah ibu tampak aneh. Sudut matanya basah. Dalam hati aku memekik, kalau pun waktu curang, kalau pun terkadang hidup tak sepakat, akan kulawan waktu itu, akan kutaklukkan hidup itu. Aku bosan bersembunyi! *** LALU hari ini, ketika kidung Atari Pejah mengalun menyayat-nyayat, baru kurasakan waktu terlampau curang. Kidung itu melengkapi sebuah prosesi pemandian sesosok mayat yang masih segar. Tubuh lelaki yang baru dua bulan lalu menikahiku, Bli Gede, kini terbujur kaku di atas daun pisang batu bertiang bambu dimandikan orang banyak. Tubuhnya dikeramasi daun waru, digosok pandan, dibilas dengan air kembang lalu diperciki tirta. Lelaki yang dua minggu lalu menikmati tubuhku, sekarang menikmati karmanya bersama ari cendani milikku. Kutukan seperti kata-kata orang. Bli Gede, lelaki yang menghapus aroma busuk di tubuhku dan menitipkan benih di rahimku, kini dibakar di atas pahoman bersama serpihan cendana, tanah liat kering, susu masam, dan daun delem. Dua hari lalu, ketika bangun pagi, aku mendapatinya sudah tidak bernafas. Lelakiku mati tanpa bekas luka atau sakit apa pun. Lelakiku mati saat tertidur. Aku bahkan tak merasakan tubuhnya mengejang. “Ras, relakan dia membayarkan ari cendanimu. Kau boleh tak percaya atau marah sejadi-jadinya, tapi nenekmu janda, ibu juga, dan sekarang kau. Ibu sudah mencoba mengabaikannya, tak mempedulikannya, tapi petaka ini kembali terulang.” Aku tak menanggapi kata-kata ibu. Kulemparkan sekendi susu masam ke pahoman. Api semakin membesar dan melahap lelaki penebus ari cendaniku. Gede Widana, penanam pohon di telagaku, kini benar-benar telah menjadi abu, tapi pada malam-malam selanjutnya, saat kesepian meringkusku dengan ganas, aku tetap mendapatinya melumatku di setiap pinanggal apisan dan mengajakku menikmati bulan mati. 2008-2010
Minggu Wage, 20 Juni 2010
BUKU Seni Kontemporer Setelah Tahun 2000 MEMBICARAKAN seni kontemporer atau seni apapun tentu tidak akan pernah ada habisnya. Seni tak memiliki ujung juga tak memiliki pangkal. Dia meliuk, melibas, dan meretakkan apapun yang ia mau. Prof. Achille Bonito Oliva, mencoba mendedah ibarat peramal mencoba mengurai seni setelah tahun 2000 lewat buku ini. Seni Kontemporer merupakan perhatian khusus yang ingin ditawarkan Biasa ArtSpace Little Library. Peluncuran ini menandakan citacita untuk memperdalam dan memperluas aktivitas-aktivitas kegiatan seni dalam beragam bentuk yang ditujukan untuk akademisi dan pelajar Indonesia. Dalam setiap volumenya terdapat berbagai survei dan esai internasional yang penting, dan diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, juga Bahasa Inggris. Seni Kontemporer terlahir dari adanya kepentingan untuk mendorong pertukaran intelektual dalam produksi makna artistik antara Indonesia : dan dunia internasional. Judul Tujuan buku ini terbit Penulis : : adalah untuk memfasili- Tebal tasi perputaran gagasan Penerbit : dengan menterjemahkan dan menerbitkan berbagai esai seni bersejarah, karena dengan terbitnya buku-buku dalm budaya yang berbeda disesuaikan dengan bagasa setempat akan membuat seni makin berkembang tanpa batas, sekat, kultur, dan perbedaan lain. Ada yang bisa percaya bahwa pada akhirnya keseluruhan dari bentuk-bentuk seni lama dan baru merupakan jejak yang sangat penting dalam pemetaan dunia yang secara terus menerus bergerak dan bermutasi. Esai Seni Setelah Tahun Dua Ribu (Art Beyond the Year Two Thousand), ditulis oleh kritikus dan kurator seni internasional, Prof Achille Bonito Oliva, adalah sebuah survei penting tentang modernisme, yang ditujukan untuk memetakan jejak dari garda depan Barat paska Perang Dunia II, yang semenjak 1960an hingga masa kini, merevolusi dan menggaris ulang nilai estetik dan nilai ekonomi seni, termasuk juga peran sosial dan kultural dari seniman abad 21. Esai ini juga membahas beberapa seniman Asia Tenggara dan Indonesia, antara lainnya adalah Heri Dono, Budi Kustarto, Yuli Prayitno, Astari Rasjid, Melati Suryordarmo, Ugo Untoro, Made Wianta, Entang Wiharso, yang dibahas bersamaan dengan para seniman internasional lain dalam konteks pembahasan Paska Moderinisme. Sepanjang karirnya, Achille Bonito Oliva telah memberikan kontribusi yang kritis bagi ilmu sejarah seni dengan mempublikasikan esai-esai penting tentang seni Moderen dan Kontemporer yang menelaah akar dari gagasan-gagasan yang mendasari pergerakan dan praktikum seni. Kesadaran Biasa ArtSpace, sejak 2005, secara kuat terlibat dalam mendukung seniman Indonesia, baik yang berbasis lokal maupun internasional, dengan mendorong dan menstimulasi, baik penelitian teoretis maupun eksperimentasi, sembari mendorong projek-projek yang menantang dan bersifat multikultur. Tujuan menciptakan landasan untuk perdebatan, yang dialamatkan pada komunitas seniman, kiritikus, mu-
BUDAYA
17
Pesta Seni Bukan Panggung Negara Teater Bali Pesta Kesenian Bali (PKB) telah menggelinding melampau usia lebih dari seperempat abad, sejak dicetuskan Gubernur Bali Prof. Dr. Ida Bagus Mantra pada tahun 1978. Sementara perhelatan sejenis yang digelar di beberapa daerah di Indonesia berjalan terseok-seok, pesta seni yang berlangsung selama sebulan setiap Juni-Juli di tanah Bali tetap bergulir semarak. Pada PKB ke-32 tahun 2010 yang mengangkat tema “Sudama: Mendalami Kemurnian Nurani” ini, tampaknya masih diwarnai histeria berkesenian dan euporia sambutan masyarakat. Adakah kesemarakan pesta seni yang dilegitimasi oleh Perda Nomor 7 Tahun 1986 ini adalah sebuah keberlanjutan dari warisan negara teater Bali?
Seni setelah Tahun Dua Ribu Prof. Achille Bonito Oliva 290 halaman Biasa ArtSpace Little Library Press 2010 seum, yayasan dan galeri, internasional maupun lokal, yang memungkinkan pergaulan dengan sistem seni global. Karena, tak diragukan lagi, bahwa seni dimaksudkan sebagai instrumen dalam perkembangan sosial dan budaya, yang perlu berkomunikasi dengan lingkup internasional. Terbitnya buku ini merupakan usaha secara terus menerus berkonsentrasi pada penciptaan forum intelektual dan visual, bertujuan untuk mempromosikan dan menyebarkan gagasan seni itu sendiri. Buku Seni Kontemporer ini menandai keinginan untuk memperluas aktivitas galeri pada ranah yang lebih dekat dengan publik, tidak hanya para seniman bisa juga masyarakat lain yang tertarik pada seni. Gagasan tersebar dari kolaborasi dengan kritikus dan kurator internasional, Achille Bonito Oliva, yang sejak 2009 secara aktif berpartisipasi dalam sistem seni Indonesia, dengan mengurasi pameran-pameran penting dan menerbitkan buku. Tentu saja,buku ini dapat memberikan kontribusi yang menentukan bagi pembangunan struktur intelektual dan seni di Indonesia, papar Susanna Perini. Buku ini sendiri dibagi atas sekuelsekuel lepas yang menyediakan bolongbolong yang membutuhkan kontemplasi dan renungan yang perlu dipuas dan dikritisi. Ada sekuel: Seni Hingga Tahun Dua Ribu dibagi atas: Geografi Seni dan Konstelasi trans-garda depan. Globalisasi Seni: Diaspora Seni, Seni, Rumah Seni, Kematian Publik, Deposit sang “Estetik”, Kebebasan Ingatan, Global, lokal, Glokal, Telur Columbus dan Kota yang Gemerlap, Pasca Sejarah Seni dan Sejarah Baru. Ada juga Peta Gerakan Artistik Kontemporer dalam Sistem Seni. Membacanya kita akan dibentur-benturkan dengan beragam siluet yang membayangi tentang pertumbuhan seni kontemporer dimana pun dia tumbuh. Menyisakan beragam pertanyaan, kritik, juga informasi penting tentang seni. Menarik untuk dikunyah pelan-pelan sambil membayangkan peta perkembangan seni rupa di Indonesia. oka rusmini
Covarrubias mengagumi masyarakat Bali sebagai orangorang yang berbakat seni. Menurut peneliti asal Meksiko tersebut, stimulasi estetis itu terekspresi dalam segala aspek kehidupan. Emosi berkesenian tersebut biasanya membumbung dalam ritus keagamaannya. Hampir dalam setiap upacara agama Hindu di Bali disertai persembahan seni. Tak berlebihan bila dikatakan pasang surut dan bahkan hidup mati kesenian Bali disangga oleh psiko-relegi dalam implementasi upacara-upacara agama. Beragam jenis kesenian seperti sastra, teater, musik, tari hingga seni rupa menyembul, mengkristal, dan menggeliat di tengah atmosfir relegiusitas seperti itu. Zaman keemasan kerajaan Bali dianggap era pencerahan kesenian. Masa bertahtanya Dalem Waturenggong pada abad ke-16 melahirkan beragam kesenian seperti gambuh, wayang kulit, wayang wong, topeng dan sebagainya yang kemudian diacu sebagai kiblat pengembangan bentukbentuk seni pertunjukan masamasa setelahnya, hingga kini. Menjelang masa kemerdekaan, para bangsawan Bali sebagai elit penguasa yang kuasa atas pengaturan sosial-ekonomi rakyat, dihormati sebagai penyayang dan pengayom seni. Aura puri atau keraton berbinar kemilau oleh warna-warni keindahan seni. Eksistensi seni berkontribusi mendongkrak gengsi kerajaan. Tetapi, Cliffford Geertz melihat eksistensi kerajaan-kerajaan di Bali —termasuk pengayomannya terhadap jagat seni— sebagai theatre state, negara panggung atau negara pentas. Menurut antropolog terkenal dari Amerika itu, kerajaan Bali pada hakikatnya diarahkan kepada spectacle, gebyar, upacara dan dramatisasi kebanggaan status.
Sebagai negara-panggung, katanya, raja-raja, para pengeran adalah impresarionya, para pendeta sutradaranya dan para petani sekaligus pemain, karyawan panggung dan penonton. Dalam negara-panggung, kemegahan dan gebyar, adalah pernyataan kebesaran kerajaan dan raja. Kemegahan dan gebyar adalah pusat dari semua yang pantas dijadikan teladan oleh semua, dimana kekuasaan mengabdi pada kemegahan. Kemegahan dan gebyar itu mulai redup ketika kolonialisme mengebiri kekuasaan raja-raja Bali. Ketika Bali kemudian menjadi kesatuan republik Indonesia, kemegahan dan gebyar itu semakin sirna. Keraton atau puri tidak lagi menjadi orientasi kultural sarat wibawa. Namun di tengah perkembangan masyarakat Bali kemudian, kemegahan dan gebyar itu menampakkan jejak-jejaknya dalam ritual keagamaan dengan kemeriahan seni didalamnya. Konsep negara-teater itu masih terkonstruksi di tengah alam pikiran masyarakat Bali modern. Kini, jika dicermati, pamer status, dramatisasi upacara-upacara, pengabdian kepada kemegahan dan gebyar masih terasa kental tampak pada prilaku budaya dan kehidupan di sekeliling kita seperti dalam ritus kehidupan dan kematian, dalam upacara agama di pura, dan juga dalam upacara-upacara bersifat sekuler. PKB adalah peristiwa kultural sekuler yang berhasil menarik perhatian masyarkat Bali kekinian. Pada sebagian kalangan seniman Bali, PKB dipandang sebagai arena berkesenian yang penting. Betapa tidak. Gairah berkesenian para seniman Bali cenderung membumbung bila mendapat kepercayaan tampil di arena PKB. Bentuk-bentuk seni tradisi yang tergolong langka dengan
PRESENTASI ESTETIK—PKB adalah sebuah representasi budaya dalam pengejawantahan presentasi estetik yang sudah mendapatkan respek dan apresiasi di tengah masyarakat Bali sendiri. segala cara disuguhkan komunitasnya. Begitu pula genre seni sekuler populer, digarap dan disajikan dengan sarat gereget dan penuh kesungguhan oleh para pelakunya. Para seniman alam di desa-desa hingga kalangan seniman akademis di lembaga pendidikan formal kesenian, menganggap ajang PKB sebagai wahana berkesenian yang prestisius. Beragam khasanah kesenian Bali ditampilkan dengan bangga oleh komunitas seni atau pendukungnya masingmasing, apakah itu seni tradisi yang masih natural atau seni tradisi-kreasi yang sedang menggeliat hingga seni yang bernuansa kontemporer, semuanya mendapat kesempatan dan peluang unjuk kiprah. Upaya penggalian dan langkah-langkah pelestarian terhadap ekspresi seni yang patut direvitalisasikan dan diaktualisasikan, tak sedikit yang diproyeksikan dalam konteks penampilan di gelanggang PKB. Pementasan sendratari kolosal dan festival/parade gong kebyar, adalah dua bentuk seni pertunjukan favorit masyarakat Bali di arena PKB. Sendratari Ramayana dan Mahabharata yang digelar di panggung terbuka Ardha Candra, setidaknya hingga 15 tahun penyelenggaraan PKB menjadi suguhan seni pentas yang selalu mengundang ber-
jubelnya lebih dari 5000 penonton. Festival gong kebyar bahkan lebih dahsyat. Festival/ parade dalam format kompetisi gamelan dan tari duta masing-masing kabupaten/kota seBali ini selalu mengundang hebohnya antusiasisme para pegandrung seni pertunjukan ini. Akan tetapi jika dicermati lebih dalam di tengah masyarakat, rupanya kesemarakan sajian beranekaragam kesenian Bali di arena PKB tak sepenuhnya merepresentasikan realita kultural sesungguhnya. Mengenai seni tradisi yang tergolong langka seperti teater Gambuh atau gamelan Gambang misalnya, sejatinya kini sedang dirundung duka nestapa. Tak seberapa banyak orang yang mempedulikan nasibnya. Tidak sedikit bentuk-bentuk kesenian tua itu teronggok di pojok, hidup payah matipun pasrah. Komunitas pendukungnya pun tak lagi memiliki ikatan batin dengan nilai keindahan yang mungkin dulu pernah disanjung-sanjung dan dibanggakan. Kesenjangan antara sajian PKB dengan kehidupan kesenian di tengah masyarakat juga tampak pada genre seni baru. Sendratari kolosal yang sejak awal PKB menjadi primadona penonton, sebenarnya hingga kini belum sempat merajut kemesraan dengan masyarakat seperti yang per-
nah direngkuh oleh Arja dan Drama Gong. Sendratari kolosal lebih mengabdikan dirinya hanya untuk panggung PKB. Demikian juga Gong Kebyar. Barungan gamelannya sendiri memang berfungsi fleksibel di tengah masyarakat. Tetapi kreativitas seni pentas yang disajikan dalam festival/parade Gong Kebyar PKB itu bukan sebuah tontonan yang umum dan sering disimak masyarakat Bali. PKB bukan hiper-realitas kebudayaan. PKB juga bukan sebuah simulacra atau realitas semu. PKB adalah sebuah representasi budaya dalam pengejawantahan presentasi estetik yang sudah mendapatkan respek dan apresiasi di tengah masyarakat Bali sendiri. Melalui ekspresi kesenian, kita dapat menyimak suatu peradaban, sebab kesenian adalah lumbung tersimpannya makna-makna kebudayaan. Oleh karena itu, ke depan, PKB semestinya tidak hanya bertujuan semarak, tidak hanya menyajikan kemegahan pementasan asal kolosal, dan tidak hanya menjadi festival sarat gebyar ala negara panggung, namun menjadi tulang punggung pencerahan budi masyarakat dalam persembahan seni nan indah bermuatan nilai-nilai moral yang kontekstual menggugah merekahnya nurani luhur. kadek suartaya
Studiklub Teater Bandung
”Ah, Matjam-matjam Maoenja” Pandji Gumilang, seorang pria yang mengaku seniman tersohor, dan Kelana Abiseka yang konon adalah mantan prajurit, tampak gusar dan kikuk di sudut ruangan. Keduanya menundukkan kepala seakan sedang menyembunyikan wajah yang diliputi malu dan kebimbangan. Yang satu berdiri kaku sambil menggerutu, lainnya termangu memainkan ujung bajunya yang berwarna cokelat lusuh. Tadinya, mereka adalah dua raden muda yang berlagak sebagai sosok penuh martabat yang biasa hidup di kalangan terhormat. Dengan mengumbar sajak-sajak picisan dan bualan tentang gaya hidup kaum ningrat, kedua orang itu seakan-akan sungguh memahami tingkah-polah nan kenes para borjuis. Saking menghayatinya, serta terkelabui pakaian mewah yang mereka kenakan, tak sedikit yang tertipu. Bahkan dua gadis cantik luluhnya hatinya, terjerat dongeng tentang kekayaan dan kemasyuran palsu tersebut. Apa mau dikata, hanyutlah dara re-
maja dalam buaian fatamorgana cinta. Mereka pun berdansa riang berpasangan, dalam romantisme angan-angan masa depan. Namun, sebelum petikan gitar dan gesekan biola pengiring dansa usai, datanglah dua orang pria yang ternyata adalah majikan Pandji Gumilang dan Kelana Abiseka. Para “bangsawan asli” tersebut sebelumnya telah menyuruh kedua pelayannya menyamar sebagai bangsawan demi mengerjai dan membalas rasa sakit hati mereka atas penolakan lamaran nikah yang dilakukan dua gadis pesolek tadi. Kedua pelayan itu kemudian diperintahkan untuk segera menanggalkan busana perlente, atribut kebesaran milik sang bos itu. Para gadis yang awalnya jatuh hati kepada Pandji dan Kelana seketika berubah sikap. Kata-kata manis dan rayuan yang telah terlontar (dengan gaya yang dibuat-dibuat) berganti menjadi cercaan dan sinisme yang sangat bertolak belakang. ‘’Beginilah masyarakat zaman sekarang,
hanya menilai orang dari fisik luar dan materinya saja. Begitu tahu yang sebaliknya, mereka mendadak lupa pada segala puja dan puji. Dasar, air susu dibalas dengan air tuba,’’ teriak Pandji sembari kemudian keluar panggung. Penonton pun sejenak terhenyak. Itulah klimaks “Ah, Matjam-Matjam Maoenja” (Les Precieuses Ridiculous), naskah dramawan Perancis, Moliere, yang dipentaskan oleh Studiklub Teater Bandung (STB) bekerjasama dengan Komunitas Sahaja di Bentara Budaya Bali, 16 Juni 2010 lalu. Adegan puncak itu, dengan kalimat kunci yang mengundang tepuk tangan penonton tersebut, mampu ditampilkan secara apik dan wajar. Memang, salah satu kekuatan pertunjukan drama ini, yang juga dipentaskan di Mataram, Yogyakarta dan Solo, terletak pada kemampuan akting tokoh utamanya, yakni Pandji Gemilang yang diperankan oleh Dedi Warsana. Dedi mampu menghayati seorang pelayan yang menyamar bang-
ADEGAN- Salah Satu Adegan ”Ah, Matjam-matjam Maoenja”
sawan, tampil menawan sepanjang pertunjukan, mengelabui penonton dengan lagak-lagu penuh tatakrama kesopanan. Namun demikian, dalam beberapa adegan masih saja ada kesalahan-kesalahan pengucapan dialog yang kentara, dan celakanya, tidak dibarengi dengan improvisasi yang maksimal, baik yang dilakukan oleh tokoh utama maupun pemeran lainnya. Selain itu, kekurangan juga terlihat dari penempatan properti yang terkesan mubazir dan tidak fungsional lantaran hanya menjadi pajangan dan tidak dimanfaatkan guna mewujudkan suatu pementasan drama yang utuh. Digarap oleh sutradara IGN Arya Sanjaya, teater bergaya stambul ini hendak menyuguhkan suatu kritik dalam balutan komedi —ciri khas naskah dan pertunjukan Moliere—tentang kenyataan sosial yang terjadi di masyarakat. Mengadaptasi naskah aslinya, drama ini mengambil setting di daerah Jawa Barat pada paruh awal tahun 1950-an, ketika gaya feodal masih kuat mencengkeram kaum tua, sementara kalangan muda telah dirasuki oleh gaya borjuis warisan kolonial. Kesenjangan antargenerasi ini terasa jelas ketika kedua gadis, Asih dan Oti mengubah namanya menjadi Oca dan Anet, dimainkan dengan cukup memikat oleh Ria Ellysa dan Deti Kartika, karena nama aslinya dianggap terlalu kuno dan tidak mewakili kemodernan yang (menurut keduanya) berasal dari æBaratÆ. Sementara itu, sang ayah sekaligus paman yang diperankan oleh Ayi Kurnia Iskandar, serta merta menolak pergantian nama panggilan itu dan dengan keras kepala berusaha menjodohkan anak dan keponakannya dengan para bangsawan. Oca dan Anet pun menolak, cara-cara seperti itu terlalu kolot dan jauh dari dambaan mereka tentang
kisah cinta yang romantis. Meski berlatarkan situasi di era 50-an, drama ini tidak terasa basi dan tetap menarik untuk disimak. Bukan semata karena kandungan komedi yang senantiasa diselipkan di setiap adegan dan iringan musik dari Sarekat Kerontjong yang menghibur di bawah musik Imam D Kamus, melainkan juga disebabkan oleh beberapa kata-kata æsentilanÆ yang entah mengapa masih terasa dekat dan kontekstual dengan kenyataan saat ini. Keterpesonaan akan materi, hedonisme, dan cara pandang yang cenderung mengarah pada westernisasi rupanya tidak hanya merasuki kaum muda generasi yang lampau di periode 50-an, tetapi juga telah menjangkiti pikiran dan kesadaran masyarakat Indonesia dewasa ini. Boleh jadi, hal inilah yang menyebabkan “Ah, Matjam-Matjam Maoenja” menjadi pertunjukan yang tak sebatas mengingatkan kita pada fenomena sosial di masa lalu yang merupakan bagian dari sejarah bangsa, melainkan juga mampu menyentak hati para hadirin yang menonton dengan penuh perhatian dan mungkin pula diam-diam menaruh “kecurigaan” pada dirinya sendiri: apakah saya termasuk di antara mereka? Maka, ketika Pandji Gumilang dan Kelana Abiseka meninggalkan panggung, disadari atau tidak, mereka sesungguhnya tidak benar-benar pergi tetapi masih berkeliaran di dalam benak para penonton. Seakan-akan ada æsesuatuÆ yang masih membekas dan patut dipertanyakan ulang di dalam hati masing-masing orang. Begitulah STB, yang tahun ini genap berusia 51, telah menunjukan pamornya sebagai salah satu garda depan teater modern Indonesia. Ni Made Frischa Aswarini
HIBURAN
18 Tanjek PKB XXXII
Diminati, Beragam Seni Uang Kepeng SUNGGUH kreatif. Pis bolong atau uang kepeng yang dulunya menjadi alat tukar, sekarang berfungsi ganda. Selain untuk kepentingan upakara sehingga dibuatkan wujud baru berupa jinah upakara yadnya, pis bolong juga berfungsi kultural, dijadikan kemasan seni kerajinan. Di tangan seniman, uang kepeng (pis bolong) ternyata bisa dibuat beragam seni kerajinan yang bernilai tinggi. Adalah industri uang kepeng Kamasan Bali yang ikut pameran dalam ajang PKB XXXII. Beragam seni yang dikemas dengan uang kepeng, dipamerkan dalam pameran tersebut. Produk-produk yang dipamerkan mulai dari lumbung arta, bale sampir, gedong kutus bandung, patung rambut sedana, patung para dewa, termasuk patung Dewi Kwam In dan patung Dewi Sri, dipajang untuk diapresiasi oleh pengunjung PKB XXXII. (08)
Wayang Wong Cilik Menarik TINGKAH polah penari wayang wong cilik (anak-anak) inovasi gaya Batuan betul-betul menarik. Ikut meramaikan Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXII di Kalangan Ayodya Taman Budaya Denpasar, Kamis (17/6) lalu, puluhan penari anakanak yang dikoordinir Yayasan Tri Pusaka Sakti, Banjar Pekandelan, Batuan Gianyar ini tampil memukau lewat lakon “Gugurnya Indrajit”. Pembina yayasan Made Djimat mengatakan wayang wong cilik telah dirintis pada 2003 lalu dan di tahun yang sama dipercaya unjuk di ajang PKB. Sejalan dengan waktu, kata Djimat, pembinaan terus dilakukan secara intensif agar pemahaman atas gerak, karakter komposisi, ucapan, tembang, termasuk gamelannya dapat dipahami dengan baik oleh anak-anak. Selain di PKB, kesenian ini sudah dipentaskan dalam sebuah upacara (karya) besar di Desa Batuan. Perbedaan dengan kesenian wayang wong umumnya, garapan ini telah mendapatkan sentuhan dan inovasi pada gerak, komposisi, termasuk penambahan properti guna mengemasnya menjadi lebih menarik. Lakon kali ini bermula dari Hutan Kiskenda, tempat pengasingan Prabu Rama dengan adiknya Laksamana. Mereka sangat bersedih atas diculiknya Dewi Sita oleh Rahwana, raja Alengka. Seluruh isi hutan, para kera sakti seperti Anoman, Anggada, Sempati, Jemawa, Nila, Nala, Garuda, Guak, Rina, dan lainnya, yang dipimpin Sugriwa turut bersedih. Mereka pun menyatakan kesanggupan membantu Rama untuk menyerang Alengka. Maka diutuslah Laksamana dibantu Anoman bersama seluruh pasukan wanara menyelidiki keberadaan Dewi Sita sekaligus menyerang Alengka. Awalnya pangeran Indrajit bisa mengalahkan pasukan kera, tapi setelah Laksamana turun tangan, Indrajit akhirnya tewas setelah terjadi pertempuran yang sengit. (08)
Minggu, 20 Juni 2010 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05 06.35 07.05 07.35 08.05 09.00 09.30 10.00 10.30 11.30 12.00 12.30 13.00 13.15 13.30 14.30
Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Titi Tata Tatwa Etika Upacara Lan Upakara Bag.1 Seputar Bali Pagi Sehat Bugar Klip Bali Anak Happy Holy Kids Taman Sari TK Taman Griya Bag.1 Belajar Menggambar Menggambar Suasana Sawah Boga Dewata Pelangi Kehidupan Dunia Otomotif Dharma Wacana Wetonan Bag.1 Kilas Sijar Klip Bali Klinik Totok Perut Sijar Renungan Gede Prama Pencerahan Dalam
Perjalanan Bag.1 15.00 Kreasi Anak 15.30 Nangun Yadnya Beya Pendem Di Br. Kedampal, Desa Mengesta, Penebel - Tabanan 16.00 Harmoni Bali 17.00 Sekilas Berita 17.05 Olah Raga 17.30 Dharma Wacana Wetonan Bag.2 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 18.30 Launching Yamaha Xeon 19.00 Telekuis Klip Bali 19.30 Bisnis Bali 20.00 Samatra Artis Bali Live 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Bali Makedekan 22.00 Sekilas Berita 22.05 Kris 22.30 Lila Cita 23.00 VOA Fearles Music 23.30 SMS Chatting
Minggu Wage, 20 Juni 2010
Ketua Komnas PA
Hanya 12 Persen Tontonan Anak yang Mendidik KETUA Komnas Perlindungan Anak (KPA) yang menggantikan posisi Kak Seto, Arist Merdeka Sirait mengkritisi para sineas tentang miskinnya film anak yang mendidik. ‘’Hanya 12 persen tontonan anak yang mendidik, selebihnya justru mendorong tindakan dan perilaku kekerasan,’’ ujar Arist Merdeka Sirait dalam preview film musikal anak “Laskar Cilik” di Planet Hollywood, Jakarta, baru-baru ini. Untuk itu, Arist menyatakan para orang tua harus waspada terhadap kekerasan dan tindak penyimpangan terhadap anak yang akan melekat seumur hidup. Dikatakannya, film adalah media yang mudah dicerna anak. Kalau film hanya menyuguhkan adegan kekerasan dan sadisme, anak-anak yang menonton cenderung akan menirunya. ‘’Menurut pengamatan saya, anak yang berbuat jahat terhadap anak yang lain biasanya berlatar belakang meniru perilaku orang tuanya atau karena menonton film dan sinetron,’’ ujar pria berjanggut yang humoris ini. Arist memberikan contoh
Babe Baekuni dan Robot Gedeg yang di masa kecilnya pernah menjadi korban sodomi, kemudian ketika dewasa juga melakukan kejahatan sodomi dan bahkan pembunuhan terhadap anakanak. ‘’Anak-anak adalah peniru dan orang tua adalah idola yang ditiru perilakunya. Jika hal jahat yang diterima, kelak kejahatan mereka nantinya bisa lebih jahat lagi,’’ ujarnya. Karenanya, Arist mendorong lahirnya tontonan, khususnya film ÆLaskar CilikÆ yang penuh pendidikan. ‘’Saya mendukung penuh dan respek dengan cerita film ini yang digarap sutradara Sub-
akti Is. Film ini penuh hiburan dan cerminan dunia anak. Sekalipun bertengkar, tapi tidak ada kata-kata makian seperti di sinetron di televisi. Seyogyanya produser dan sutradara film membuat film anak-anak yang mengedepankan pendidikan, budaya, etika dan cinta tanah air,’’ papar Arist. Ihwal video porno yang sedang menggegerkan Tanah Air, Arist mengimbau agar Ariel, Luna Maya dan Cut Tari meminta maaf pada masyarakat Indonesia. ‘’Walaupun nantinya mereka tidak bersalah atau pun bersalah, sedianya mereka minta maaf. Saya berpandangan, ketiga artis tersebut adalah
pelakunya dan bukan korban. Yang jadi korban adalah ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak kita yang diamdiam mengunggah (meng-up load) video mesum ke komputer atau ke ponsel-nya,’’ pinta Arist. Tentang razia ponsel pelajar-pelajar SD, SMP dan SLA di sejumlah daerah termasuk Bali, diprotes Arist. ‘’Itu cara yang tidak mendidik. Pelajaran mereka jadi terganggu. Pelajar-pelajar dan anak didik kita, termasuk anak-anak saya, jelas jadi korban dari tindakan ketakhati-hatian tiga artis tersebut. Imbauan saya, jangan lagi para pelajar dituduh dan ditakut-takuti sebagai pengedar atau apalah. Saya meminta kepada polisi dan aparat terkait, agar Ariel, Luna Maya dan Cut Tari ditahan sebagai pelaku video porno,’’ pungkas Arist dengan suara tinggi. (pik)
27 Juni Mendatang
Pameran Foto Legong Legacy Pameran foto bertajuk “Legong Legacy” karya I Ketut Widiatmika digelar mulai tanggal 10 sampai 20 Juni 2010 di Bentara Budaya bali, Jln. Bypass Prof. Ida Bagus Mantra 88 A Ketewel Gianyar Bali.
Pameran Foto Face-Landscapes Pameran foto “Face-Landscapes” karya Ida Bagus Putra Adnyana akan digelar di Griya Santrian Gallery, Jln. Tamblingan 47 Sanur, Denpasar. Pameran foto tersebut digelar mulai 11 Juni 2010 sampai pukul 30 Juli 2010.
Pesta Sastra SMA dan SMK Balai Bahasa Denpasar tahun 2010 menggelar Pesta Sastra untuk siswa SMA/SMK se-Bali yang berusia 13-19 tahun. Lomba yang digelar yakni menulis puisi, dramatisasi puisi, menulis cerpen, pemilihan duta bahasa Provinsi Bali serta seminar bahasa dan sastra. Untuk lomba pendaftaran ditutup tanggal 24 Juli 2010, sedangkan pemilihan duta bahasa ditutup 12 Juli 2010. Peserta tidak dipunggut biaya. Seminar bahasa dan sastra digelar Kamis (5/8).
Rumah Bersalin Kasih Ibu Dalung Permai menggelar lomba mewarnai gambar untuk anak-anak dan lomba balita sehat. Untuk lomba mewarnai gambar dikhususkan bagi siswa TK, dengan membawa perlengkapan mewarnai gambar sendiri. Sedangkan lomba balita sehat dikhususkan bagi anak berusia 1 samapi 3 tahun, dengan membawa serta kartu kontrol dokter, surat keterangan Llhir. Lomba Balita sehat diadakan Minggu (27/6) sedangkan lomba mewarnai Minggu (4/7). Pendaftaran di Rumah Bersalin Kasih Ibu Dalung.
Peluncuran Buku
BPM/ist
PANGGUNG- Firehouse unjuk diri di panggung Tennis In Door, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6) malam. Me Bad” dimainkan dengan ciamik. Snare berkali-kali harus menyorongkan mike-nya ke arah khalayak dimana khalayak ikut menyanyi lirik lagulagu yang dihafalnya. ‘’Fantastis. Inilah kehebatan penonton Indonesia. Malam ini, kami sengaja mengubah aransemen dimana penonton di sini lebih suka lagulagu ballads. Lalu, kami gabungkan irama ballads dengan heavy metal. Dan intro lagu pun kami buat lebih lama agar penonton bisa sing a long with me,’’ ujar Snare.
Snare berkomunikasi dengan menyapa khalayak dengan bahasa Indonesia yang dihafalnya. ‘’Bagus tidak? Mau lagi? Lagi lagi.....,’’ tanyanya. Di tengah acara, Michael Foster ber-demo drum. ‘’Kami senang main di Jakarta, penontonnya sangat hangat dan bisa menerima kehadiran kami dengan lagu-lagu milik kami. Maaf, maaf ..... mau lagu Judas Priest atau Scorpions,’’canda Snare. Band penerima American Music Awards tahun 1992 untuk kategori “The best new hard rock/metal” ini masih
melanjutkan tur konsernya ke kota-kota besar di Indonesia. Makassar (17/6), Yogyakarta (19/6), Balikpapan (20/6), Surabaya (22/6), Palembang (23/6), Medan (25/6) dan Bali (27/6). ‘’Spesial di Bali, Firehouse akan main di Hard Rock Hotel dengan aransemen sedikit ada perubahan lagi. Kan beda main di hotel dengan di venue terbuka,’’ janji Tommy Pratama dari Original Production, yang mengundang Firehouse, termasuk main di Kuala Lumpur dan Singapura, usai menggebrak Bali. (pik)
Video Porno Tidak Cerminkan Kehidupan Artis Video porno mirip artis yang menjadi pemberitaan hangat di berbagai media massa di Tanah Air saat ini bukan cermin kehidupan artis secara keseluruhan, kata vokalis grup band Nidji Giring Ganesha. ‘’Jadi, janganlah dianggap bahwa video porno mirip artis itu sebagai cermin kehidupan artis. Banyak juga artis yang hidupnya lurus dan baik,’’ kata Giring ketika ditemui usai menggelar konferensi pers Sprite D’Plong di Hotel Swissbell Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat petang. Dia menyebutkan, vokalis grup band Gigi Armand Maulana dan Iwan Fals merupakan sosok artis yang memiliki kehidupan yang lurus dan patut
PAMERAN lukisan bertajuk “Melintas Cakrawala” karya Made Budhiana digelar di Maha Art Gallery (Sektor) Sanur, Denpasar, pada 26 Mei-26 Juni 2010. Pameran tunggal tersebut disertai penerbitan buku biografi perjalanan seni pelukis Made Budhiana.
Lomba Mewarnai dan Balita Sehat
Firehouse Goyang Pulau Dewata GRUP beraliran hard rock dari Carolina Utara, Amerika Serikat, Firehouse terlambat unjuk diri di panggung Tennis In Door, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6) malam. Mereka baru tampil pukul 8.50 PM dengan khalayak tidak seperti biasanya. Maklum, dalam musim keranjingan Piala Dunia belakangan ini, banyak kaum muda lebih suka menonton siaran sepak bola dunia di televisi di rumah. Tapi, the show must go on. Firehouse kali ini tampil dengan formasi C.J. Snare (vokal), Bill Leverty (gitar), Allen McKenzie (bas) dan Michael Foster (drum, perkusi). Band yang dibangun oleh Charlotte tahun 1989 ini pernah beberapa kali unjuk kebolehan di Indonesia. Lagu pembuka digebrak. Judulnya “Love is Dangerous”. Irama dan beat-nya sangat keras. Khalayak yang memadati bibir panggung segera bergoyang bak tersetrum. Suasana menjadi panas. Disusul nomor “All That She Wrote”, “Religion” dan “When I Look in To Your Eyes”, harmoni musik masih mengentak cepat mencuatkan adrenalin dan keringat. Selosin tembang digebrak tanpa henti dan tanpa jeda. Beberapa tembang yang pernah jadi hits di sini seperti “Shake Tumble”, “Have for You Girl”, “Sleeping With You”, “Love of Life Time”, “I Life of My Life”, “Real for Sky” dan nomor pamungkas “Don’t Treat
Pameran Melintas Cakrawala
BPM/ist
Giring Ganesha ditiru. ‘’Saya mengidolakan Armand Maulana dan Iwan Fals. Mereka adalah sosok artis yang punya kehidupan baik dan jauh dari gaya hidup yang
dinilai negatif,’’ kata vokalis Nidji tersebut. Menurut dia, peredaran video porno mirip artis itu tidak hanya mematikan karir artis yang diduga sebagai pemain, namun juga berdampak pada kehidupan banyak orang. Peredaran itu jelas sebagai bentuk pembunuhan karakter terhadap artis yang diduga pemeran video itu, juga merugikan orang banyak. ‘’Coba anda bayangkan, berapa banyak kru dan pekerja yang menggantungkan nasib kepada ketiga artis itu,’’ kata Giring. Pemberitaan media massa tentang video porno mirip artis itu, lanjut Giring, juga berdampak pada anak-anak sehing-
ga media semestinya memberikan peringatan agar tayangan video mirip artis tersebut diberi label “bimbingan orang tua”. ‘’Mestinya media memberi peringatan agar tayangan itu tidak disaksikan oleh anak-anak. Bisa saja, setelah melihat secara terus-menerus pemberitaan terkait video itu, mereka penasaran dan berusaha mencari film itu,’’ ujar Giring. Vokalis band Nidji itu juga meminta pengedar video porno mirip artis tersebut bertanggung jawab. ‘’Pengedarnya harus bertanggung jawab sebab dampak beredarnya video itu sangat besar,’’ kata Giring Ganesha. (ant)
Penyair Wayan Jengki Sunarta, akan meluncurkan buku kumpulan puisi terbarunya, berjudul Pekarangan Tubuhku (Bejana, Bandung, Juni 2010). Acara digelar Sabtu ( 26/6) di Toko Buku Togamas Denpasar. Acara dibuka I Gusti Ngurah Gede Pemecutan (pelukis, penulis puisi, pemilik Museum Lukisan Sidik Jari). Kemudian digelar kolaborasi puisi-rupa oleh Wayan Sunarta, pelukis Gede Gunada dan Ketut Kabul Suasana, dan diskusi proses kreatif kepenyairan. Sedangkan acara pembacaan puisi diisi Tan Lioe Ie, Warih Wisatsana, Made Adnyana Ole, Muda Wijaya, Kadek Surya Kencana, Putu Vivi Lestari, Pranita Dewi, Ni Made Purnamasari, Ni Made Frischa Aswarini, Ayu Winastri, Mira Novianti, Ni Putu Rastiti, Ni Ketut Sudiani, Joan Valentina, dan spontanitas.
Seni Lukis Tradisional Bali Jadi Koleksi Dunia Denpasar (Bali Post) Karya seni lukis tradisional Bali yang awalnya hanya diperdagangkan di emperan toko atau kaki lima, kini tercatat berhasil menjadi koleksi sejumlah museum di Bali dan nasional, bahkan sampai ke beberapa negara di belahan dunia. ‘’Karya seni yang telah berhasil menerobos sejumlah museum di belahan dunia itu, secara tidak langsung mampu mengangkat dan mengharumkan nama Bali, baik di tingkat nasional maupun internasional,’’ kata Anak Agung Gede Rai, perintis dan pengelola Museum Arma Ubud, di Ubud, Bali, Jumat lalu. Ia mengatakan, kini banyak pelukis bermunculan dengan mengusung “bendera” seni lukis tradisional Bali sebagai sebuah proses kreatif unggulan. Proses kreatif seni di atas kanvas tersebut berdampak positif terhadap pengembangan seni budaya, membangun sosial ekonomi masyarakat serta martabat seniman di forum internasional. Keunggulan seni lukis tradisional Bali yang dikaji dari sudut tata nilai, dapat meyakinkan peminat sekaligus dapat diapresiasikan secara baik oleh masyarakat luas. Agung Gede Rai menambahkan, proses pembelajaran seni lukis Bali selama ini dilakukan melalui jalur formal dan informal. ‘’Keduanya secara terpadu mampu mem-
bangun identitas tersendiri,’’ katanya. Dua seniman warga negara asing masing-masing Walter Spies dan Rodulf Bonnet, mempunyai pengaruh sangat besar terhadap perubahan karya-karya pelukis Bali. Walter Spies, warga negara Jerman dan Rodulf Bonnet, warga negara Belanda, secara kebetulan menemukan inspirasi dalam merampungkan karya seni, hingga kemudian memunculkan kebebasan kreatif pada seniman setempat. Perubahan karya-karya seniman Bali dari seni lukis klasik ke kebebasan kreatif maupun perluasan tema, terjadi sejak tahun 1929. Kedua seniman asing yang hidup menyatu dengan masyarakat Bali, tercatat sempat bergabung dalam organisasi kelompok pelukis dan pematung Pita Maha Ubud. Menurut dia, perkembangan seni lukis tradisional Bali hingga kini tetap eksis, dan diharapkan mampu sejajar di tengah-tengah perkembangan seni modern atau komtemporer yang cukup pesat. Seni lukis tradisional Bali adalah sebuah komunitas besar yang di dalamnya menyimpan pertumbuhan dan perkembangan dengan fenomena tersendiri. ‘’Fenomena yang muncul dari perkembangan seni lukis tradisional Bali itulah yang penting untuk diketahui oleh masyarakat luas,’’ ujar Agung Rai menambahkan. (ant)
19
Minggu Wage, 20 Juni 2010
Tanpa Pengaturan, Ruang Rentan Dieksploitasi Denpasar (Bali Post) Pengelolaan ruang (lahan) di Bali harus mengedepankan penataan yang harmonis dalam menjaga kelestariannya. Hanya, pengelolaan ruang yang tidak disertai dengan pengaturan yang jelas dari pemerintah, keberadaan ruang akan rentan dieksploitasi oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Karena itu, daya dukung dan daya tampung ruang di Bali ini sangat penting diperhatikan dalam rangka menjaga alam Bali dari ancaman bencana. Hal ini terungkap dalam seminar bertema ‘’Perencanaan dan manajemen spasial, musrenbang dan pariwisata etnik’’ yang digelar program studi magister arsitektur Unud di Sanur, Sabtu (19/ 6) kemarin. Seminar nasional tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang pakar di bindangnya masing-masing. Seperti dari unsur Bappeda Kota Denpasar, I Made Widiasa, Prof. Wayan Tjatera, MSP., Prof. Wayan Ardika, M.A., I Ketut Sudiartha, S.H., M.H. dengan moderator Ir. Putu Rumawan Salain, M.Sc.
Direktur Program Pascasarjana Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) dalam sambutannya mengungkapkan ruang atau lahan sebagai sumber daya alamiah yang dapat dimanfaatkan secara umum oleh pemangku kepentingan. Karena itu, seperti barang publik lainnya, bila tidak dilakukan pengaturan yang jelas dan tegas, maka ruang tersebut akan sangat rentang diekploitasi habishabisan yang melampui daya dukung dan daya tampung. Kondisi ini akan mengakibatkan tidak adanya manfaat bagi ruang tersebut dan justru akan menimbulkan bencana yang berkepanjangan. Diakui, selama ini pemanfaatan ruang memang belum seperti yang diharapkan bersama. Penataan yang baik, akan memenuhi unsure-unsur nyaman, produktif dan berkelanjutan. Persoalannya, kata dia, kebutuhan akan ruang serta variasi kepentingan yang mengalami peningkatan, baik intensitas maupun kompleksitasnya yang tidka terkontrol kerap kali menimbulkan konflik.
Dari Hal. 1
di sebuah rompyok kecil (sejenis bale-bale-red) beratap alangalang. Siasat ini cukup berhasil meminimalisasi kesan kumuh dan semrawut. Apalagi, seluruh pedagang yang mengais rezeki di arena PKB juga diwajibkan mengenakan pakaian adat Bali sehingga kehadiran pedagang itu tidak membuat “sakit” mata para pengungjung. Namun, petugas keamanan harus tetap siaga dan waspada. Sedikit saja lengah, maka dalam hitungan sekejap para pedagang akan menerobos masuk dan jumlahnya dipastikan akan terus membengkak jika petugas tidak berani bertindak tegas. Dalam konteks ini, sikap tegas
Stok Kebisingan
BPM/edi
SEMINAR - Suasana seminar nasional dengan tema ’’Perencanaan dan Manajemen Spasial Musyawarah Perencanaan Pembangunan dan Pariwisata Etnik’’ yang digelar oleh program Megister Arsirtektur UNUD, Sabtu (19/6) kemarin di Sanur. Bercermin dari persoalan tersebut, Raka Sudewi berharap mmelalui seminar ini akan muncul solusi dalam penataan ruang melalui masukan yang keluar dari seminar ini. Terlebih lagi, apa yang mengemuka dalam seminar ini bias ditindaklanjuti, baik oleh penentu kebijakan, pengelola pembangunan, maupun masyarakat umum. Sementara itu, Ketua Pan-
itia Seminar Kadek Pranajaya, IAI., didampingi Ketua Program Magister Arsitektur Unud GAM. Suartika, S.T., M.EngSC.PhD. mengatakan kegiatan seminar ini terkait dengan lustrum 9 Ultah ke- 45 Fakultas Teknik tahun 2010 ini. Pihaknya berharap melalui seminar ini akan dapat memberikan sumbangan bagi rencana pembangunan di Bali ke depan. (kmb12)
Komitmen Pemprov Bali Mudah-mudahan, semangat dan ketegasan petugas keamanan ini tetap berlanjut hingga perhelatan PKB XXXII ini berakhir pada 10 Juli 2010 mendatang. Terlepas dari “penyakit kronis” yang senantiasa kambuh dan tetap jadi masalah dalam setiap penyelenggaraan PKB itu, tentunya komitmen Pemprov Bali untuk mengembalikan “wajah” PKB sebagai layaknya sebuah pesta seni budaya patut dihargai. Mengingat kehadiran pedagang sangat sulit “diceraikan” dari PKB, panitia berinisiatif menata kios-kios pedagang
Cetak Gol Dari Hal. 1 Sangatlah sulit untuk mencetak gol ketika berhadapan dengan mereka. Eriksson telah melakukan tugas dengan sangat baik,” puji pelatih Brazil tersebut. Pertandingan tersebut akan mempertemukan dua kapten kesebelasan yakni Lucio dan Didier Drogba yang mengenakan pelindung tangan yang telah disetujui oleh FIFA. Drogba terpaksa mengenakan pelindung tersebut sebab tangannya retak dalam partai persahabatan versus Paraguay. Keduanya juga sempat bertemu saat laga Inter Milan kontra Chelsea di babak knockout Liga Champions. Kala itu Drogba emosi karena menerima penjagaan ketat dari Lucio dan berakhir dengan kartu merah bagi Drogba di leg kedua. Inter pun melenggang ke final.
Usia laga tersebut, Lucio mengeluhkan Drogba mencoba mengintimidasinya terutama di led kedua. “Drogba tidak mampu berbuat banyak karena Lucio berhasil membatasi geraknya. Lucio bermain luar biasa. Drogba dapat menembak dan menyundul bola dengan baik. Jadi, ia perlu mendapat perhatian khusus,” terang kiper Brazil, Julio Cesar. Brazil yang kesulitan menembus pertahanan ketat Korea Utara sebelum akhirya unggul 2-1, berharap Pantai Gading yang memerlukan poin penuh akan bermain lebih terbuka. Brazil telah bertemu lawan dari Benua Afrika lima kali di ajang Piala Dunia dan Selecao berhasil menenangkan semuanya yakni Zaire (1974), Algeria (1986), Cameroon (1994), Morocco (1998) dan Ghana (2006). Hebatnya lagi, Selecao belum pernah kebobolan. (gie/rtr)
Untuk Menang Dari Hal. 1 ‘’Kita datang ke sini untuk memenangkang gelar menjadi juara dunia, kini usaha itu masih jauh dan tidak gampang,’’ lanjut Van Marwijk. Jepang yang secara mengejutkan menundukkan Kamerun 1-0, masih memiliki peluang bila mampu menundukkan Denmark di partai terakhir dan menunggu hasil Belanda vs Kamerun. Pelatih Takeshi Okada menyatakan timnya berhasil membuat frustasi Belanda di babak pertama. Namun pertahanan saja belum cukup untuk memenangkan pertandingan. ‘’Jadi, saya meminta mereka untuk bermain agresif dan ofensif bila mereka menguasai bola,’’ jelas Okada. Buang Peluang Di Rustenburg, Ghana mem-
buang peluang meraih tiket ke perdelapan final setelah ditahan imbang Australia 1-1. Australia diperkuat 10 pemain setelah Harry Kewell menahan bola dengan tangan di bawah mistar dan emmaksa wasit mencabut kartu merah. Kewell diusir keluar lapangan saat pertandingan berjalan 24 menit. Ini menjadi kartu merah kedua yang diderita Australia di putaran pertama Piala Dunia kali ini. Di pertandingan pertama melawan Jerman, Australia kehilangan Tim Cahill yang juga dikartu merah. Australia memimpin pertandingan lewat Brett Holman menit ke-11 yang memanfaatkan bola muntah Richard Kingson. Sementara Ghana mendapatkan gol dari titik penalti di menit ke-25 setelah Kewell handball. Asamoah Gyan mengeksekusi penalti dengan sempurna. (yud/rtr)
Tidak Netral Dari Hal. 1 ”Fenomena itu juga makin mengkonstantasi adanya kecenderungan yang sulit untuk dihindari bahwa penyelenggaraan pemilu jauh dari demokratis dan tidak netral. KPU yang seharusnya dapat menjaga kemandiriannya secara penuh dan tidak berpihak,” jelas Arif. Sementara anggota Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPR Saan Mustofa mengatakan, Andi Nurpati memang harus mundur dari KPU jika menjadi anggota Partai Demokrat. Masuknya Andi Nurpati ke Demokrat merupakan keinginan pribadi yang bersangku-
tan, bukan karena diajak kader partai. “Ingat, itu pilihan politiknya sendiri,” tuturnya. Anggota KPU yang satu itu, kata Saan, memang memiliki potensi di bidang politik dan sangat mengerti sistem pemilu. Tidak hanya teoritis melainkan secara teknis dan strategis pula. Demokrat saat ini memang membutuhkan kader seperti itu untuk menghadapi pemilu mendatang. Ketika Andi Nurpati menyatakan keinginannya bergabung ke Demokrat, para elite partai langsung menyambutnya. “SK (surat keputusan-red) dari Demokrat sudah keluar. Kami tinggal menunggu SK dari KPU,” tandas Wakil Sekjen DPP Demokrat ini.(kmb4)
itu merupakan hal mutlakjika tidak ingin PKB kembali terjebak pada stigma klasik dan diplesetkan menjadi Pesta Kesenian Berdagang. Kendati sangat sulit mensterilkan areal PKB sepenuhnya dari kehadiran pedagang, tentu sangat arif jika pihak panitia menyeleksi secara ketat barang dagangan jenis apa saja yang bisa ditoleransi diperdagangkan di areal tersebut. Barang dagangan yang menimbulkan suarasuara bising yang sangat potensial mengganggu konsentrasi seniman yang sedang pentas maupun penikmat seni yang tengah khusyuk menikmati atraksi seni budaya wajib dicoret dari daftar dagangan yang ditoleransi. Jangan sampai nada-nada sinis yang memplesetkan PKB sebagai Pesta Kesenian Berdagang menjelma nyata. Di samping masih berkutat pada permasalah klasik berupa kesemrawutan pedagang, Bali Post juga menilai panitia PKB gagal memfungsikan bidang kehumasan sebagai alat untuk lebih menggemakan kegiatan-kegiatan yang berlangsung di PKB kepada masyarakat luas. Tidak jelas
benar, apakah pada PKB XXXII ini ada petugas yang secara khusus ditugaskan untuk memerankan fungsi tersebut. Jika ternyata ada, tentu saja sangat naif karena mereka yang didapuk menangani permasalahan kehumasan itu sangat menjaga jarak dengan awak media peliputan yang semestinya dijadikan mitra kerja untuk kepentingan tersebut. Dengan kata lain, kontinyuitas pemberitaan PKB yang hingga kini masih setia mewarnai surat kabar-surat kabar yang terbit di Bali sepenuhnya merupakan langkah proaktif awak media untuk memburu kegiatan PKB tersebut. Sama sekali bukan karena andil bidang kehumasan karena awak media tidak kenal lagi dengan mereka.Masih ada waktu tiga pekan ke depan untuk “menambal” segala kekurangan yang ada untuk selanjutnya menjadikan perhelatan PKB XXXII ini menjadi lebih berkualitas dan bermakna bagi komitmen pelestarian, penggalian dan pengembangan seni budaya Bali. Tentunya, komitmen yang wajib disertai dengan aksi nyata alias bukan NATO (no action talk only) semata.(ian)
NEGERI bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia yang lazim disingkat NKRI, agaknya ditakdirkan untuk bising dan galau terus. Terutama sejak Era Reformasi yang meniupkan berbagai kebebasan sebagai persyaratan negara dan bangsa demokratis, kebisingan dan kegalauan kian menjadi-jadi. Sebelum ribut ikhwal suatu masalah tuntas, seperti terjadi tandemisasi, keributan lebih besar dan luas mengenai bermacam hal menyambung. Nyaris seluruh sektor kehidupan berbangsa dan bernegara dirambah teriakan protes memekakkan telinga yang kadang-kadang disertai tindakan anarkis. ’’Bila benar ada satelit mata-mata negara adidaya di angkasa buat memantau segala hal yang terjadi di bumi dan kalau satelit itu juga dilengkapi peralatan audio canggih buat merekam segala suara, Indonesia bisa jadi berpredikat negara paling bising. Bayangkan, dalam periode lima tahunan di negeri ini berlangsung 500 kali Pemilu dan Pemilukada, yang sering diwarnai unjuk rasa dan konflik. Kasus korupsi dan penyelewengan kekuasaan yang sustainable, juga menghasilkan teriakan serta protes akibat pro dan kontra. Sebab kejahatan kerah putih biasa didukung banyak pengikut karena dana berlimpah. Pemekaran wilayah di tingkat provinsi, kabupaten/kota, bahkan desa terkait Undang-Undang Otonomi Daerah tidak sedikit berbuah kerusuhan akibat konflik perbatasan wilayah. Belum lagi ribut dan rusuh sebagai dampak multikulturalisme yang hanya dikenal istilahnya, namun tidak dipahami maknanya,’’ ujar Rubag. ’’Agaknya demokrasi dan kebebasan seperti pharmakon ya? Berfungsi obat bila dipakai secukupnya sesuai dosis, namun menjadi racun bila dikonsumsi berlebihan. Pharmakon juga hanya menyembuhkan orang-orang yang cocok, sedangkan yang tidak cocok justru menambah parah sakitnya. Benar juga pendapatmu tentang keributan berkesinambungan, yang bagiku, akibat kebebasan berubah jadi pharmakon. Bicara ber-
Menurut dia, Presiden selama ini menyelesaikan masalah dengan membuat lembaga baru dan didasari produk hukum melalui Keppres ataupun Perpres. Padahal, jika ada permasalahan hukum di institusi penegak hukum seperti kejaksaan dan kepolisian, Presiden bisa memanggil pimpinan institusi tersebut. Bukan justru membuat lembaga baru. Selain itu, lanjut Haris, Satgas terlihat melempem bila bertemu dengan kasus yang diduga melibatkan Istana. Satu di antaranya adalah kasus dugaan penyelewengan pencairan dana talangan (bailout) Bank Century. Kinerja Satgas dituding kerap kali melanggar hukum. “Satgas PMH itu, seperti mandor perlindungan hukum bagi kepentingan pihak Istana,” imbuhnya dengan nada tinggi. Sementara anggota Petisi 28 lainnya, Catur Abdul Samtomo, menyatakan fungsi Satgas juga kerap berbenturan dari kaidah hukum. Hal ini pernah dilakukan Sekretaris Satgas PMH Denny Indrayana, saat mengaku, telah memiliki data rekening yang diperolehnya atas kasus pajak. Data itu diperolehnya langsung dari Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
“Padahal, semua orang tahu bahwa data itu hanya boleh dipergunakan lembaga hukum. Bahkan, DPR sekalipun harus meminta izin pengadilan untuk memperoleh data tersebut. Itu jelas-jelas melanggar hukum,” papar Catur. Petisi 28 dalam kesempatan yang sama juga membantah, kalau niat untuk mengajukan uji material keberadaan Satgas dianggap sebagai korupsi.Diungkapkan Catur, sejak dibentuk pun Satgas tidak pernah menunjukan kinerjanya. Kasus yang diakui sebagai prestasi Satgas, seperti kasus pajak Gayus Halomoan Tambunan, itu hanya produk pencitraan saja. “Yang membongkar kasus Gayus itu adalah mantan Kabareskrim POlri Komjen Pol. Susno Duadji. Anehnya, Satgas tak bisa melindungi Susno sekarang. Bagaimana Satgas bisa dianggap hebat, kalau tidak pernah menyentuh kasus besar seperti Bank Century” imbuhnya mengingatkan. Sebelumnya, MA juga pernah memutus dan menganulir keberadaan Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TGPTPK) yang dulu keberadaannya melalui Keppres. Tim yang diketuai mantan hakim agung Adi Andojo itu hanya mampu bertahan tidak lebih dari satu tahun.(kmb3)
Perubahan Seni Dari Hal. 1 Dua karya melengkapi kemenangan BIAA 2010 yaitu instalasi ‘’The Good, The Bad and The Restless’’’ karya Erwin Windu Pranata dari Bandung dan lukisan bertitel ‘’Teater dari Saluran 99'’ karya Tatang Ramadhan Bouqi dari Jakarta. Selain memilih tiga terbaik, tim juri yang diketuai Jim Supangkat juga memilih dua karya yang memperoleh Special Mentioned (penghargaan khusus) yaitu grafis dan lukisan ‘’Police Shoot Them’’ karya Ariswan Adhitama dari Yogyakarta dan instalasi dinding ‘’Aman Suraman Smile’’ buatan MG. Pringgotono dari Jakarta. Ketua Umum juri, Jim Supangkat menegaskan
pewacanaan paling umum yang acap diyakini mendasari contemporaneity adalah perubahan dari seni rupa modern ke seni rupa kontemporer. ‘’Namun sampai sekarang contemporaneity tidak pernah bisa dipastikan, karena tidak satupun dari pemikiran pada perkembangan seni rupa kontemporer yang bisa muncul menjadi paradigma. Maka, pewacanaan tanda-tanda seni rupa kontemporer masih terbuka untuk kemunculan tandatanda baru,’’ jelas Jim Supangkat. Tema ini direspons 1.200 perupa Indonesia dengan berbagai ragam ekspresi, mulai dari lukisan dengan medium cat minyak, akrilik hingga mixed media, grafis, objek tiga dimensi, hingga video art. (pik)
bila digerakkan ke atas. Atau kalau bernostalgia ke masa kecil, hukum itu seperti topeng ngejuk yang hanya menakut-nakuti anak kecil, karena di akhir adegan ada acara mengejar dan menangkap anak-anak. Jadi, aku khawatir bila memaki akan bernasib serupa dengan nenek yang dihukum lima bulan karena dituduh mengeroyok seorang wanita, padahal maksudnya melerai anaknya yang saling jambak rambut dengan wanita itu. Ternyata benar, keadilan itu buta,’’ sambung Janggling. ’’Harapanku yang sempat tumbuh agar negeri ini akan terbebas dari segala bentuk penyelewengan, pupus seketika saat mendengar pernyataan dan kenyataan terakhir di bidang hukum. Tidak ada kerugian uang negara atas bailout, begitu bunyi pernyataan yang menyebabkan dadaku sesak. Kenyataan lain, dua hamba hukum yang pernah dibebaskan dari jeratan rekayasa hukum karena desakan para facebookers dan masyarakat, kembali jadi pesakitan karena upaya keras oknum yang rekaman telponnya pernah ditayangkan berjam-jam di TV. Bahkan dari materi percakapan telpon tersebut terkuak jelas kalau di ranah hukum memang benar ada makelar kasus, yang menjadikan hukum dan keadilan sebagai komoditas transaksional. Jadi, bukan hanya kau Nggling, aku pun merasa tertipu oleh sandiwara sabun itu. Mataku melotot berjam-jam memandang monitor TV, bahkan anakku yang usia balita sampai kencing di kasur, karena aku enggan mengantarnya ke WC. Sekarang aku tidak percaya lagi dengan hukum positif, tapi semakin yakin dengan hukum karma! Apakah hujan rintik yang tak henti-henti selama pementasan Anggada Duta saat pembukaan PKB ke-32 bukan reaksi alam atas judul sendratari
itu,’’ tanya Kopling. ’’Keyakinan sama halnya seperti rasa, tidak cocok diperdebatkan! Kalau pertanyaanmu dijawab akan berkembang jadi debat kusir, berarti kita ikut menyumbang keriuhan di negeri ini. Padahal kita resah mendengar orang-orang tak henti-hentinya ribut riuh-rendah dan berceloteh hal-hal yang irasional, sehingga republik yang mengimpikan persatuan dan kesatuan ini berkalikali terancam disintegrasi. Aku tetap menginginkan NKRI adalah singkatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, bukan Negara Keributan Riuh dan Irasional! Tapi sekarang, sebelum keributan prihal suap dan korupsi senyap, suara bising kembali merebak akibat beredarnya video porno yang diperankan tiga orang mirip selebriti Indonesia dan diunduh jutaan pemilik telpon seluler dan komputer di negeri ini. Bahkan distribusi video mesum itu sudah mencapai Johannesburg, Afrika Selatan tempat diadakannya Piala Dunia Sepakbola 2010. Mungkin ingin menyaingi kebisingan suara Vuvuzela, terompet khas Afrika Selatan, yang diprotes sebagian peserta kesebelasan karena dianggap sumber polusi suara yang dapat mengganggu konsentrasi para pemain,’’ kata Rubag. ’’Wah, UU Pornografi dan Pornoaksi, yang pernah ditentang masyarakat Bali saat disosialisasikan bahkan tetap ditentang Gubernur Bali, Mangku Pastika setelah disahkan DPR-RI, rupanya mendapat resistensi di episentrumnya. Agaknya penyelesaian hukum atas masalah ini akan panjang, sebab diduga peredaran video mesum tersebut terkait dengan konspirasi besar. Andaikan cepat terungkap pun, stok masalah yang potensial meledakkan kebisingan selalu ada. Bali Post di halaman depan Rabu (16/6) lalu memuat berita berjudul DPR Setuju Tarif Listrik Naik dan Dana Aspirasi Diloloskan. Besarnya Tak Dipatok. Di tengah kesulitan hidup yang kian menghimpit, kedua berita tersebut bisa menyaringkan teriakan rakyat,’’ argumen Bleteng. aridus
Bernuansa Religius
Lembaga Baru Dari Hal. 1
lebihan yang cenderung cerewet, membentak dan berteriak seakan sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Hal sepele dibicarakan bertele-tele sedangkan masalah besar berkembang jadi keributan besar menjurus anarkis. Seperti bom napalm atau tandem yang beranak-pinak sebelum mencapai sasaran. Sekarang hampir tidak ada pejabat maupun masyarakat awam, yang bicara masalah pembangunan agar bangsa dan negara ini cepat keluar dari multikrisis,’’ komentar Gading. ’’Benar! Para elit, baik yang duduk di parlemen maupun di eksekutif layaknya selebriti tampil nyaris setiap malam di layar kaca. Mereka memperlihatkan kefasihan bicara, kerasnya volume suara serta besarnya urat leher, namun materi debat mereka bukannya membuat rakyat tambah pintar malah semakin bingung. Persoalan yang seharusnya diselesaikan di ruang-ruang lembaga mereka bekerja, malah dipertontonkan seperti hiburan. Dagelan suap, makelar kasus dan penalangan atas keuangan bank swasta yang hampir bangkrut sempat menyedot perhatian jutaan pemirsa televisi di Tanah Air, karena diduga melibatkan banyak petinggi negara. Sandiwara sabun, yang awalnya dikira serius tersebut karena di samping memperlihatkan panasnya suasana debat yang melibatkan para pengamat dan saksi akhli, pun di jalan-jalan digelar demonstrasi dan kontrademo oleh para pendukung pihak-pihak yang berseteru. Ternyata itu semua hanya gelembunggelembung sabun dari opera konyol,’’ ulas Lonjong. ’’Biasanya dari mulutku gampang terlontar makian dan sumpah serapah bila sadar aku ditipu orang. Dagelan konyol yang kau sebut sandiwara sabun itu pun, kuanggap tipuan tingkat tinggi yang membodohi jutaan orang, namun aku takut memaki. Sebab, sekarang hukum sangat menakutkan bagi orang-orang berstatus sosial ekonomi seperti aku. Dewi Keadilan tidak lagi memegang pedang demokles yang bermata dua, tapi golok, yang tajam bila ditebaskan ke bawah, namun cuma menimbulkan memar
Dari Hal. 1 Karena itu, penampilan kerawitan langka bernuansa religius di ajang PKB penting terus dilakukan di masamasa mendatang. Dengan cara ini, kerawitan klasik peninggalan nenek moyang tidak semakin langka dan terus eksis keberadaannya di tengah-tengah masyarakat. Kendati (rata-rata) masih minim peminat di ajang PKB, penampilan sekaa atau sanggar kerawitan klasik sejatinya memberi makna mulia bagi upaya menumbuhkan minat generasi muda mencintai kearifan lokal yang diwariskan para leluhurnya. Tetapi dalam konteks PKB, penampilan kerawitan klasik tampaknya perlu dikemas agar lebih menarik, sehingga para pengunjung PKB terpancing untuk mengapresiasinya. Apa yang dilakukan Sanggar Gambang Wijaya Kusuma, Desa Padangbulia Kabupaten Buleleng pada PKB XXXI 2009 tahun lalu, tampaknya perlu dijadikan bahan pertimbangan untuk lebih memuliakan misi tersebut. Ketika itu sanggar Gambang dari Bali Utara tersebut sempat mengkolaborasikan kerawitan Gambang dengan beberapa instrumen seperti seruling, kendang, under-under, jegogan, rebab, kempluk, dan gong dan memformatnya dalam bentuk seni pertunju-
kan. Tak hanya menampilkan gending-gending Gambang, sanggar tersebut justru memultifungsikan kerawitan Gambang untuk mengiringi tarian-tarian yang senafas dengan prosesi Pitra Yadnya. Tentu, esensi Gambang masih tetap kental dan dipertahankan. Atau dengan kata lain, tabuh-tabuh khas Gambang dalam mengiringi upacara agama seperti Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya tetap mendominasi penampilan. Masih ingat dalam benak kita bahwa ada sejumlah tarian ditampilkan sanggar tersebut dengan iringan kerawitan Gambang, seperti Tari Baris Bengkol yang menggambarkan Sang Catur Sanak yaitu empat saudara yang menyertai kelahiran manusia dan menjadi pelindung selama manusia hidup. Ketika manusia mati, empat saudara pun turut melepasnya. Gambang itu juga mengiringi Tari Atma Anglayang. Tarian ini menggambarkan bagaimana roh yang melayang setelah lepas dari badan kasar manusia seusai pembakaran mayat. Gambang ini juga mengiringi Tari Nilapati—tarian yang menggambarkan tentang upacara Pengingkupan atau Ngelinggihan Dewa Hyang di kemulan setelah upacara Ngaben. Sejumlah pengrawit akademisi yang sempat diwawancarai ketika itu mengatakan sah-sah saja ada
kreasi seperti itu. Tetapi esensi dan fungsi Gambang jangan sampai ditinggalkan. Praktisi kerawitan Caruk dan Selonding asal Bangli I Dewa Gede Dharmayasa, SS.Kar., M.Fil.H. menyatakan setuju bahwa dalam ajang PKB, kerawitan klasik seperti Gambang dan atau Saron dilengkapi dengan tarian. Sebab, kerawitan seperti itu dulunya sering digunakan untuk mengiringi Tari Baris Poleng, Baris Dapdap, Rejang Dewa dan sebagainya. ‘’Dalam konteks PKB, biar menarik perlu dikemas seperti itu. Dengan demikian ada yang ditunggu-tunggu oleh penonton. Atau perlu ada parade kerawitan klasik dengan mempertemukan beberapa sekaa sekaligus, agar lebih banyak yang tertarik menyaksikannya, ” ujarnya. Bahkan, solusi untuk membuat kerawitan klasik lebih bergema, menurut budayawan Prof. Dr. Made Bandem, adalah dengan mengulasnya (preview) di media massa sebelum ditampilkan dalam ajang PKB. ‘’Agar kerawitan langka lebih menarik sehingga diapreasi lebih banyak penonton, sehari sebelum pementasan perlu diulas dalam media massa. Kemudian pada saat pagelaran dihadirkan tokoh-tokoh kerawitan untuk lebih menjelaskan kepada publik seni tentang kerawitan tersebut. Dengan cara demikian diharapkan kerawitan lang-
ka semakin digemari kalangan generasi muda,” kata Prof. Bandem di sela-sela mengapresiasi kerawitan Caruk di PKB bari-baru ini. Mudah-mudahan dengan format seperti ini kita harapkan kerawitan klasik seperti Gambang, Caruk, Selonding dan Saron semakin diminati para generasi muda. Sebab, banyak pihak mengakui teknik permainan gamelan klasik seperti Gambang memang agak sulit, karena susunan atau komposisi nada masing-masing gamelannya amat berbeda. (lun)
Perlu Diikuti Dari Hal. 1 Menurut Irman, langkah Jimly akan menjadikan dirinya hero bagi Presiden. Lembaga kepresidenan akan terhindar dari asumsi-asumsi bahwa Presiden memiliki kepentingan terhadap masuknya seseorang dalam seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Menurut dia, langkah tersebut perlu diikuti oleh calon-calon lain yang masih tergolong pejabat negara, mulai dari Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) I Wayan Sudirta, dan Farouk Muhammad (mantan Gubernur Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian).(kmb3)
Hormati Proses Hukum Dari Hal. 1 ‘’Kami beri kesempatan kepada penegak hukum dan Jonny Allen untuk berproses. Kami sangat menghargai dan menghormati proses hukum itu. Tetapi Demokrat akan mempertimbangkan kembali posisinya, kalau memang status hukum Jhonny Allen membahayakan partai,’’ tandas dia. Sementara mantan Wakil Ketua Umum DPP PD Ahmad Mubarok menyatakan, pihaknya masih tetap memegang amanat Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono. Partai masih
mengambil sikap asas praduga tidak bersalah terhadap Jhonny Allen Marbun. Partai akan bertindak tegas, bila telah mendapat kejelasaan Jhonny Allen Marbun terbukti melakukan tindak pidana korupsi. ‘’Kami takkan menghalangi proses penyelidikan. Jika sudah jelas kasus hukumnya, kami tidak akan membelanya dan semuanya diserahkan kepada proses hukum. Pokoknya, tunggu kasusnya hingga tuntas,’’ kata orang kepercayaan Ketua DPR Marzuki Alie ini. Sebelumnya, KPK menyatakan tak gentar memeriksa
dan menyeret Jhonny Allen ke pengadilan atas kasus dugaan suap itu. Pasalnya, dalam tiap persidangan perkara dugaan suap itu di Pengadilan Tipikor dengan terdakwa Abdul Hadi Djamal (mantan anggota FPAN DPR), Darmawati Dareho (mantan pegawai tata usaha Ditjen Perhubungan Laut, Dephub) dan pengusaha Hontjo Kurniawan, nama Jhonny Allen yang saat itu menjabat sebagai Wakil ketua Panitia Anggaran (Panggar) DPR kerap disebut dalam kesaksian mereka. Jhonny dikatakan para terdakwa merupakan salah
satu pihak yang ikut menikmati aliran dana dari Hontjo Kurniawan. Dana sebesar Rp 1 miliar itu diberikan Abdul Hadi melalui ajudan pribadi Jhonny Allen, Resco. Uang itu disebut sebagai pelicin untuk menggolkan pencairan anggaran stimulus pembangunan dermaga dan bandara di kawasan timur Indonesia, yang saat itu tengah dibahas DPR. Tetapi dalam kesaksiannya, Jhonny Allen kerap membantah tudingan itu. Bahkan, menyatakan tidak kenal dengan Resco. Justru ia balik menuding Resco yang membawa kabur uang Rp 1 miliar tersebut. (kmb3)
MINGGU WAGE, 20 JUNI 2010
Bali Post
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Wartawan Siaga Denpasar Badung Tabanan Gianyar Klungkung Karangasem Bangli Jembrana Buleleng
: : : : : : : : :
0361 9256604 0361 9286587 0361 3626689 0361 8877512 0366 5313370 0363 2711225 0366 5313316 0365 4714560 0362 7012622
FIFA Perketat Keamanan Stadion
Fans Inggris Terobos Kamar Ganti
Pacar Casillas
Cape Town FIFA memperketat keamanan di sekitar stadion setelah seorang fans Inggris berhasil masuk ke ruang ganti pemain dalam pertandingan Grup C antara Inggris dan Aljazair, Sabtu (19/6) dini hari kemarin. Laga itu sendiri berkesudahan imbang tanpa gol.
Biang Kekalahan Spanyol? Durban Kekasih kiper Spanyol Iker Casillas dituduh sebagai penyebab kekalahan Spanyol atas Swiss pada laga pertama mereka di grup H. Pasangan itu mulai berkencan sejak Piala Konfederasi yang berlangsung di Afsel tahun lalu. Keikutsertaan pacar dan istri pemain sepak bola Spanyol di Piala Dunia bukan hal yang lazim di tim nasional Spanyol. Kehadiran Carbonera pun menimbulkan kontroversi. Pendukung Spanyol menuduh konsentrasi Casillas buyar karena keberadaan sang kekasih, Sara Carbonero, yang hadir di Afrika Selatan (Afsel). Namun, Carbonera datang ke Afsel bukan untuk mendampingi Casillas melainkan demi menjalankan tugasnya sebagai reporter televisi Telecinco. Selama pertandingan berlangsung perempuan berusia 25 tahun itu berada tidak jauh dari Casillas. “Saya mengganggu tim? Saya pikir itu omong kosong,” kata perempuan yang dinobatkan sebagai jurnalis terseksi di dunia itu dalam wawancara dengan Telecinco, Sabtu(19/6) kemarin.Spanyol kalah dari Swiss dengan skor 1-0. Usai pertandingan Casillas harus menghadapi pertanyaan dari sang kekasih mengenai kekalahan itu dalam wawancara yang ditayangkan secara langsung oleh Telecinco. Spanyol harus memenangi dua pertandingan yang masih tersisa yaitu melawan Chili dan Honduras bila ingin melaju ke babak kedua. Swiss dan Chili sudah mendulang tiga poin, sementara Spanyol dan HonduBPM/afp ras belum mendapat satu Iker Casillas poin pun. (gie/ant)
“Sangat tidak bisa ditoleransi bagi FIFA bahwa ada fans yang bisa menerobos hingga ke ruang ganti pemain dalam setiap turnamen FIFA. Keamanan akan diperketat sehingga hal itu tidak akan terjadi lagi. Untungnya orang tersebut tidak sempat melakukan kontak dengan pemain,” ujar Nicolas Maingot, juru bicara FIFA, kepada wartawan. Namun, penyusup tersebut tidak diserahkan ke pihak kepolisian dan malah dibiarkan kembali ke bangku penonton. Polisi telah mengmabil alih keamanan di Green Point stadium setelah pihak kemananan stadion atau yang dikenal dengan nama steward melakukan mogok kerja. Mereka berselisih dengan firma yang mempekerjakan mereka tentang gaji. “Pria yang berhasil masuk ke kamar ganti menggunakan baju BPM/afp
BERJAGA-JAGA - Aparat keamanan terlihat berjaga-jaga guna mengantisipasi kerusuhan. Keamanan diperketat setelah seseorang berhasil menerobos kamar ganti timnas Inggris, Sabtu(19/ 6) kemarin.
Selama Piala Dunia
Pengunjung Bar Meningkat Detroit Seorang pemilik bar di New York, Jason King, menyatakan sangat gembira dengan diadakan Piala Dunia 2010 kali ini. King menyatakan bahwa turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut telah meningkatkan omzetnya beberapa kali lipat terutama setelah orang-orang memesan bir untuk menemani mereka menyaksikan pertandingan. “Jika tidak ada Piala Dunia maka tidak akan ada se-
orang pun di sini pada jam tersebut. Sangatlah jarang orang-orang pergi ke bar dan minum bir pada jam 10 pagi,” ujar King, manajer Claddagh Irish Pub, Sabtu (19/6) kemarin. Lebih dari 100 fans mamakai kostum kebesaran AS dan bernyanyi sambil menyaksikan pertandingan AS berhadapan dengan Slovenia. King, yang memakai kostum merah yang berisikan status barnya sebagai sponsor resmi timnas AS, menyatakan bahwa omsetnya
naik hingga 15% dalam Piala Dunia kali ini. Pertadingan pertama saat Landon Donovan berhadapan dengan Inggris juga menyedot perhatian ribuan fans yang bergerombol di beberapa bar di seluruh AS. Partai pertama tersebut juga disaksikan hampir 17 juta penonton televisi menjadikannya pertandingan sepakbola yang ditonton paling banyak orang. Jumlah total penonton di 5 pertandingan awal Piala Dunia 2010 meningkat tajam dibanding-
kan dengan perhelatan 4 tahun lalu. Peter Younger, seorang pengunjung tetap bar olahraga Steff’s yang terletak di San Fransisco, menyatakan bahwa banyak dari mereka yang datang ke bar tersebut tidak mengerti sepak bola. “Banyak dari mereka hanya datang pada saat AS bermain, Kadang hanya ada saya dan 6 orang teman di bar ini namun jika AS bermain, lebih dari 40 orang dapat datang ke tempat ini,” ujar Younger. (gie/rtr)
BPM/afp
MINUM BIR - Para pendukung menyaksikan pertandingan sambil minum bir.
merah dan celana jeans. Kami yakin dia masih berada di daerah Cape Town,” ujar Kolonel Jones, kepala kemananan stadion. Sebelumnya, keamanan tim nasional Inggris menyatakan bahwa mereka berhasil mencegah seseorang yang mencoba masuk ke kamar ganti timnas Inggris dan hal ini telah dilaporkan ke FIFA. Komite Piala Dunia Afrika Selatan menegaskan bahwa keamanan akan menjadi prioritas meskipun terjadinya pemogokan oleh anggota keamanan. Para fans Inggris sangat kecewa dengan penampilan Wayne Rooney dan kawan-kawan sebaba gagal memetik kemenangan di dua partai awal Piala Dunia 2010. The Three Lions kini terancam tersingkir di penyisihan grup jika mereka tidak mampu memetik kemenangan atas Slovenia di partai terakhir nanti. (gie/rtr)