Skip to main content

Edisi 20 Maret 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 207 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (110 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

minggu wage, 20 maret 2016

@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Bali Dijejali Kendaraan Bermotor Data Kendaraan Bermotor Tahun 2015

Jika di Jakarta, petumbuhan kendarana bermotor baru baik sepeda motor dan mobil mencapai satu juta unit per tahun, kondisi yang sama dialami Bali. Bahkan, Bali bisa dikatakan dijejali dengan kendaraan bermotor. JUMLAH kendaraan di Bali kini lebih dari 3 juta unit yakni 2/3 dari jumlah penduduk Bali, 4 juta jiwa. Namun anehnya, Dispenda Bali menilai masih ada ruang bagi penambahan kendaraan baru di Bali. Alasannya, Bali sangat bergantung dari pajak kendaraan bermotor utamanya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Pemerintah di satu sisi berupaya menggalakkan transportasi massal, khususnya melalui kebijakan Bus Trans Sarbagita. Tapi di sisi lain menginginkan PAD. Dua kebijakan ini saja kontra produktif, sebab pemerintah mesti permisif pada kendaraan baru untuk menggenjot pajak kendaraan. Kepala Dinas Pendapatan Bali, I Made Santha, mengakui 91 persen Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bali ber-

sumber dari pajak kendaraan bermotor. Daya dukung Bali berdasarkan data Dinas Perhubungan dan Infokom Bali ada di angka 5,1 juta kendaraan. Sedangkan pihaknya mencatat saat ini baru ada 3 juta kendaraan. Dengan kata lain, masih ada ruang untuk penambahan kendaraan baru di Bali. “Data 3 juta itu pun data yang masih kami cleansing keberadaannya, karena 3 juta itu belum tentu semuanya kendaraan itu ada. Bisa saja sudah keluar Bali, kemudian ada yang rusak berat tidak bisa digunakan masih masuk ke database,” ujarnya. Santha menambahkan, daya beli masyarakat terhadap kendaraan baru saat ini memang cenderung menurun akibat kelesuan ekonomi. Hal. 19 Pajak Progresif

Bertambah 32 Ribu Sepeda Motor Tiap Tahun TERUS berjubelnya kendaraan baru masuk Bali tanpa didukung infrastruktur jalan memadai, akan memperburuk lalu lintas Pulau Dewata ini. Oleh karena itu, kamacetan menjadi ancaman ke depan, khususnya Denpasar dan Badung Selatan. Dari data yang diperoleh di Dit. Lantas Polda Bali, jumlah pertumbuhan untuk sepeda motor di Bali dari Januari-November 2015 sebanyak 32.678.941 unit. “Kalau tiap bulan jumlah

kendaraan terus bertambah dan ditambah lagi kendaraan lama keluar semua, maka bisa dibayangkan bagaimana kondisi di jalan raya,” tegas Kanit Dikyasa Dit. Lantas Polda Bali Kompol Putu Dedi Ujiana, Sabtu (19/3) kemarin. Menyikapi kondisi itu, jika hanya terpaku pada angka kecelakaan, lanjutnya, tidak memecahkan masalah. Harus dicarikan solusi akar permasalahannya. Hal. 19 Carikan Solusi

JAGAT BALI

Pura Pucak Padang Dawa PURA Luhur Pucak Padang Dawa terletak di wilayah perbukitan di Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan, sekitar 45 km arah utara Kota Denpasar atau sekitar 25 km arah utara Kota Tabanan. Untuk bisa sampai di pura ini, umat bisa melewati jalan dari sebelah selatan Pasar Baturiti menuju ke barat melewati Desa Bangli. Bisa juga melewati jalan dari arah Desa Apuan menuju Tampak Karang dan tembus di Banjar Apityeh, dengan kondisi jalan menanjak. Yang lainnya bisa melalui jalan menuju Banjar Tegeh tembus ke Banjar Sandan. Dari Sandan, perjalanan menuju ke arah timur, kemudian belok ke selatan menuju Pura Luhur Pucak Padang Dawa. Pura Luhur Pucak Padang Dawa merupakan stana Ida Sang Hyang Widi Wasa, dalam prabawa-nya sebagai Siwa Pasupati. Dewa yang menjadikan benda-benda memiliki kekuatan magis, dan juga dikenal sebagai tempat nunas pasupati tapakan barong. Sehingga tak heran, ketika berlangsung pujawali yang jatuh setiap Buda Kliwon Wuku Pahang, puluhan tapakan Ratu Gede (barong) yang menjadi sungsungan umat Hindu di sejumlah kabupaten di Bali, berkumpul di pura tersebut, baik dari Kabupaten Tabanan, Badung, Gianyar, Jemberana, maupun Bangli. Pujawali ageng di pura ini berlangsung setiap setahun sekali, bertepatan dengan Buda Kliwon Pahang yang juga dikenal dengan Buda Kliwon Pegat Uwakan, 35 hari setelah Hari Raya Galungan. Di Pura Luhur Pucak Padang Dawa terdapat pratima berupa sembilan barong yang dikenal dengan sebutan Batara Nawa Sanga. Pratima macam itu terdapat pula di Pura Luhur Natar Sari Apuan dan Pura Luhur Pucak Kembar, Pacung. Kedua pura ini memiliki kaitan spiritual dengan Pura Pucak Padang Dawa, bahkan diyakini merupakan satu kesatuan magis yang saling meneguhkan. Hal. 19 Tengah Malam

BPM/dok

DISESAKI - Di semua jalan di Denpasar kini disesaki kendaraan bermotor. Jumlah kendaraan di Bali mendekati angka jumlah penduduk Bali.

Pemerintah Setengah Hati

Kemacetan lalu lintas di Bali dipicu oleh tidak seimbangnya demand dan supply. Berdasarkan data yang ada, pertumbuhan kendaraan bermotor di Bali mencapai di atas sepuluh persen per tahun. Sedangkan pertumbuhan jalan hanya dua persen per tahun. Kondisi itu dibenarkan Sekretaris Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bali, Putu Alit Suthanaya. Menurut akademisi Unud ini, pembangunan jalan tol untuk mengurai kemacetan di Bali hanya solusi sementara. Pasalnya, jika tidak dibarengi dengan kebijakan

yang mendorong transportasi publik, keberadaan jalan tol hanya bertahan 5-10 tahun ke depan. “Buktinya di Jakarta, di mana masyarakat menuntut pengelola jalan tol karena macet. Jadi, satu-satunya solusi yang harus dilakukan pemerintah adalah meningkatkan transportasi publik,” tegasnya. Untuk itu, kata dia, master plan transportasi Bali harus disusun untuk menaungi master plan transportasi di tingkat kabupaten/kota maupun wilayah aglomerasi Sarbagita, sehingga ada satu kesatuan perencanaan.

Selain meningkatkan jumlah angkutan umum, Alit Suthanaya juga menyarankan pemerintah mengerem laju pertumbuhan kendaraan bermotor, meski pendapatan Bali dominan bersumber dari pajak kendaraan. “Ini yang membuat pemerintah terkesan setengah hati. Sebab, akan ada pendapatan yang hilang, tapi pemerintah harus berpikir dampak dari berkurangnya jumlah kendaraan, terutama terhadap lingkungan,” terangnya. Hal. 19 Lebih Untung

Januari l Sepeda motor = 2.887.986 unit l Mobil penumpang = 317.922 unit l Bus = 9.023 unit l Mobil barang = 128.857 unit Februari l Sepeda motor = 2.904.112 unit l Mobil penumpang = 320.579 unit l Bus = 9.090 unit l Mobil barang = 129.639 unit Maret l Sepeda motor = 2.921.677 unit l Mobil penumpang = 323.471 unit l Bus = 9.122 unit l Mobil barang = 130.422 unit April l Sepeda motor = 2.935.170 unit l Mobil penumpang = 325.504 unit l Bus = 9.154 unit l Mobil barang = 131.106 unit Mei l Sepeda motor = 2.951.650 unit l Mobil penumpang = 328.012 unit l Bus = 9.223 unit l Mobil barang = 131.926 unit Juni l Sepeda motor = 2.969.729 unit l Mobil penumpang = 330.631 unit l Bus = 9.251 unit l Mobil barang = 132.856 unit Juli l Sepeda motor = 2.984.705 unit l Mobil penumpang = 333.095 unit l Bus = 9.278 unit l Mobil barang = 133.507 unit Agustus l Sepeda motor = 3.003.104 unit l Mobil penumpang = 335.881 unit l Bus = 9.308 unit l Mobil barang = 134.260 unit September l Sepeda motor = 3.021.312 unit l Mobil penumpang = 338.894 unit l Bus = 9.342 unit l Mobil barang = 135.009 unit Oktober l Sepeda motor = 3.040.957 unit l Mobil penumpang = 342.218 unit l Bus = 9.386 unit l Mobil barang = 136.840 unit November l Sepeda motor = 3.058.539 unit l Mobil penumpang = 345.158 unit l Bus = 9.435 unit l Mobil barang = 136.568 unit

Bus Sekolah Mulai Dilirik

KABUPATEN/KOTA lain di Bali bisa meniru Pemkab Gianyar dalam mengurai kemacetan melalui penyiapan bus sekolah secara gratis. Meski sempat mangkrak selama beberapa bulan, bus sekolah milik Pemkab Gianyar akhirnya mulai beroperasi. Kini, bus yang disiapkan gratis untuk pelajar ini, mulai dilirik sejumlah siswa. Meski demikian, tujuh bus ini tetap belum bisa maksimal meng-cover kebutuhan ribuan siswa di kawasan seni ini. Hal. 19 Tambahan Bus

Pesawat Jatuh di Rusia, 62 Tewas

Rostov – Pesawat Flydubai FZ981 jatuh di Bandara Rostov-on-Don, Rusia Selatan, Sabtu (19/3) kemarin. Sebanyak 62 orang penumpang dan awaknya dilaporkan tewas. Pesawat itu dalam perjalanan dari Dubai dan jatuh ketika hendak mendarat di bandara Rostov-on-Don.

BPM/ap

EVAKUASI - Aparat keamanan sedang mengevakuasi korban pesawat Flydubai FZ981 yang jatuh di Bandara Rostov-on-Don, Rusia Selatan, Sabtu (19/3) kemarin.

Pihak pengontrol lalu lintas udara dan layanan darurat lokal menegaskan bahwa pesawat jet Boeing 737-800 jatuh di dekat landasan pacu. ”Menurut data awal, Boeing 738 jatuh dalam kondisi visibilitas yang kurang, sekitar 50-100 meter sebelah kiri landasan pacu,” kata sumber layanan darurat lokal. Saat kejadian, hujan deras melanda area bandara, sehingga membatasi jarak pandang di landasan dan membuat pesawat melenceng saat mendarat. Hal. 19 Semua Awak Tewas

Desa Bantang, Kintamani Tolak Reklamasi Teluk Benoa

Bangli (Bali Post) Gelombang penolakan terhadap rencana reklamasi berkedok revitalisasi Teluk Benoa kian meluas. Penolakan tidak saja disuarakan masyarakat pesisir namun juga disampaikan oleh masyarakat di Desa Bantang Kecamatan Kintamani, Bangli. Penolakan terhadap rencana reklamasi berkedok revitalisasi Teluk Benoa oleh masyarakat Desa Bantang dilakukan dengan melakukan pemasangan baliho di depan pintu masuk desa, Sabtu (19/3) kemarin. Koordinator Solidaritas Masyarakat Desa Bantang

Tolak Reklamasi Teluk Benoa, Nyoman Adnyana, dalam pernyataan sikapnya mengatakan bahwa secara prinsip masyarakat Desa Adat Bantang menolak dengan tegas rencana reklamasi di Teluk Banoa. Penolakan ini muncul karena masyarakat Desa Bantang merasa mempunyai kewajiban untuk mempertahankan kelestarian alam termasuk adat dan budaya Bali. “Meskipun kami berada jauh di pegunungan, wilayah pesisir pun wajib juga kami lestarikan. Sebab kita di Bali kan punya konsep nyegara - gunung. Dalam banyak upacara ritual kan kita melaksanaka konsep

itu. Semua orang Bali sudah tahu dan mengerti apa yang dimaksud konsep nyegara- gunung,” terangnya. M e s k i j a u h d a r i p e s i s i r, namun pihaknya akan terus berjuang menolak rencana reklamasi di Teluk Benoa. Bahkan sebagaimana hasil pembicaraan dengan masyarakat di desa lainnya di Kintamani, gelombang penolakan akan disuarakan oleh masyarakat desa lainnya. “Prinsip kami adalah apabila saudara-saudara kami di pesisir merasakan sakit, itu adalah rasa sakit kami di pegunungan,” ujarnya. Hal. 19 Bukan Sensasi

BPM/kmb40

BALIHO - Baliho tolak reklamasi teluk benoa yang dipasang masyarakat Desa Bantang.


DAERAH

2

Minggu Wage, 20 Maret 2016

Unik, Kerajinan Bokor Katun di Desa Panji

FIGUR

BPM/kmb42

Siap Dipanggil

MENJADI perawat ambulans harus siap dipanggil kapan pun selama 24 jam. Selain itu, mengantar dan menjemput pasien juga harus melewati jalan yang tidak layak transportasi. Ditambah harus meninggalkan anak istri dalam hitungan waktu harian. Hal itu dialami Ns. Made Perakaryadi, S.Kep., perawat emergensi yang bertugas di ambulans RSUP Sanglah. Namun, diakui dirinya memang berjiwa petualang sehingga pekerjaan menjadi perawat ambulans pun merupakan sebuah tantangan baginya. “Kalau di ambulans kerjanya bervariasi, pasien berubah-ubah, kalau di ruangan kan monoton,” ujar pria asal Buleleng belum lama ini. Merupakan sebuah tantangan baginya menjadi perawat ambulans lantaran terkadang berangkat tanpa dokter. Walaupun meninggalkan anak istri, namun ia dapat mengetahui banyak daerah di Indonesia seperti Jakarta, Jawa Timur, Dompu, Sumbawa. Apalagi saat menyeberang laut dengan ombak besar, membuatnya teringat pada anak istri. Lagi-lagi karena alasan kemanusiaan, ia pun berangkat. Pria kelahiran 4 Mei 1977 itu juga mengatakan, hampir 95 persen tugas menjemput atau mengantar pasien melalui jalan yang tidak layak transport seperti misalnya daerah Munti, Karangasem. “Kadang tidak tahu medan, bertanya sama orang dibilang jalannya bagus, tapi setelah sampai, kondisinya jelek,” ujarnya. Selain itu, dokter juga tidak mengizinkan untuk berangkat karena medan yang tidak layak transportasi, mengingat risiko kematian di jalan tinggi. Namun, di sisi lain kadang pasien memaksa dengan menerima semua risiko, akhirnya ia pun berangkat. Terkadang, yang membuatnya sedih adalah ketika pasien keluar beberapa meter dari rumah sakit, meninggal namun ia berusaha melakukan pertolongan. “Kadang resusitasi di jalan, melakukan pertolongan, tidak ada dokter, sehingga mengambil keputusan sendiri, kalau di rumah sakit, sedikit-sedikit bisa konsul ke dokter, kalau di jalan harus mengambil keputusan sendiri,” papar ayah tiga anak itu. Pernah, suatu ketika ia mengantar pasien dengan menggunakan pesawat komersial. Saat itu kondisi pasien sedang tidak baik dan pesawat akan landing. Pramugari pun menyarankan untuk duduk. Namun, melihat kondisi pasien demikian, ia tidak enak hati untuk duduk karena harus melakukan pompa. Alhasil, karena tidak mengindahkan instruksi pramugrari, saat landing, ia pun terpental. Meskipun, tantangan besar, namun semua itu ia jalani dengan alasan kemanusiaan dan tugas dari rumah sakit. Dengan beranggotakan 9 sopir dan 7 perawat, per bulan, ia bisa melayani hingga 30-40 pasien. (kmb42)

BPM/eka

MANCING - Beberapa warga tengah memancing ikan di alur Tukad Badung, Denpasar. Kondisi air di aliran Tukad Badung telah mengalami pencemaran yang dalam jangka waktu tertentu dapat mengganggu kesehatan.

Tiga Calon Bupati Jalur Independen Muncul di Buleleng

Singaraja (Bali Post) Kandidat calon independen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng Februari 2017, kembali bertambah setelah munculnya nama Dewa Sukrawan-Dharma Wijaya, Made Adi Putra-Luh Tiwik Ismaheningrum. Saat ini, mencuat nama baru ke publik Buleleng I Gusti Ketut Adi Yustika Aryawan. Pria asal Desa Pengastulan Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng ini berkomitmen kuat membawa perubahan di Bumi Panji Sakti. Akrab disapa Pak Yus, dia melihat potensi Buleleng di masa depan memiliki prospek tinggi, jika dilihat dari kualitas sumber daya manusia (SDM). Dipadu pengembangan teknologi dan sosial, Buleleng sudah seharusnya bangkit menjadi lebih sejahtera. “Buleleng dapat dikembangkan dengan mengedepankan ikon teknologi, sosial, dan kesejahteraan. Pengumpulan dukungan KTP/KK jalur independen masih berjalan melalui simpatisan pendukung. Jadi, saya dari lubuk hati terdalam siap maju dan ngayah untuk menjadi Bupati Buleleng,”

ucap pria kelahiran 1982 ini saat dikonfirmasi Bali Post Jumat (18/3). Yus sendiri belum memastikan siapa kandidat calon wakilnya maju independen. “Nah soal calon wakil independen, saya belum tentukan orangnya. Tetapi siapa pun nanti calon wakil mendampingi, saya tetap welcome,” ucapnya. Disinggung mengenai peluang partai politik melamar dirinya maju dengan kendaraan partai, Yus belum memastikan dan tengah fokus maju lewat jalur independen. (kmb34)

BPM/kmb34

I Gusti Ketut Adi Yustika Aryawan

Singaraja (Bali Post) Kerajinan tangan bokor dari bahan aluminium sudah biasa di pasaran, beda dengan kerajinan bokor berbahan benang katun. Jenis kerajinan inilah menjadi tren di Bali Utara dan mulai berkembang. Usaha Kecil Menengah (UKM) bokor benang kantun diproduksi mandiri dan mengandalkan pesanan langsung dari pelanggan. Produksi bokor benang katun berada di Banjar Dinas Dauh Pura Desa Panji Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Minimal dua buah produk dihasilkan dalam satu hari. Meski tanpa melibatkan buruh pekerja, peluang kerja bokor benang kantun masih terbuka untuk umum. “Sehari bisa menghasilkan dua buah produk bokor benang kantun berukuran kecil dan sedang. Belum banyak yang mau belajar merajut benang kantun, untuk dijadikan bokor, tetapi kami masih membuka ruang belajar sebagai UKM ibu-ibu rumah tangga mengisi waktu luangnya,” ujar Raden Roro Prilla Aryana saat ditemui Bali Post Sabtu

(19/3) kemarin. Selain bokor, rajutan benang katun diolah ke bentuk tas, peci, taplak meja, dan lainnya. Teknik membuat kerajinan bokor benang katun yakni usai menjadi bentuk yang wadah diinginkan, kemudian diberi campuran lem perekat lalu dijemur di bawah terik matahari. “Dulunya belajar di Bandung. Ibu-ibu belajar merajut dan dibantu Dinas Koperasi Sumedang. Kalau di Panji belum banyak pekerjanya, latihan merajut memakai hakpen ini memerlukan waktu tidak sebentar,” imbuh Prilla Aryana asal Sumedang, Jawa Barat. Harga ditawarkan tidak mahal. Satu buah kerajinan bokor benang katun dijual Rp 45 ribu hingga Rp 300 ribu, tergantung besaran ukuran dan kesulitan pengerjaannya. “Ini biasanya mengirim barang ke wilayah Jembrana, Mengwi dan sekitaran Buleleng. Bokor benang katun bisa digunakan tempat menaruh buah-buahan, makanan atau sajian lainnya untuk dihaturkan ketika sembahyang,” tandasnya. (kmb34)

BPM/kmb34

BOKOR BENANG - Jenis bokor benang kantun yang mulai banyak diminati masyarakat, hasil produksi perajin UKM di wilayah Banjar Dinas Dauh Pura Desa Panji Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng.

Usaha Ukiran ”Bias Malila”

Kesulitan Mencari Bahan Berkualitas

Bangli (Bali Post) Kabupaten Bangli tak hanya terkenal dengan usaha kerajinan bambunya yang sudah mampu merambah sejumlah pasar lokal maupun nasional. Bahkan, kerajinan yang memiliki daya t arik t ingg i sudah mampu menyasar pasar ekspor. Di Bumi berhawa sejuk ini juga terdapat usaha ukiran bias malila yang kualitasnya tak kalah saing dengan daerah lain seperti Gianyar. Usaha ini salah satunya berkembang di Desa Selat Kecamatan Susut. Saat ditelusuri, usaha ukiran bias malila ini hampir ditekuni seluruh masyarakat. Model ukiran yang memilki tingkat kesulitan sedang hingga tinggi dapat ditemui. Salah satu perajin, I Nyoman Dresta (31), menuturkan usaha ini digeluti sebagian besar masyarakat. Tak sedikit juga yang menjadikannya sebagai sumber penghasilan utama. “Usaha ukiran ini sudah menjadi penghasilan utama beberapa masyarakat,” ujarnya belum lama ini.

Meskipun seni ukir paras berkembang pesat, ukiran bias malila ini tetap tak kalah saing. Peminatnya masih cukup tinggi yakni datang dari Badung, Gianyar, Klungkung, dan Bangli. Tak sedikit peminat harus memesan dari jauh hari. “Usaha ukiran ini masih cukup menjanjikan. Tak kalah dengan ukiran paras,” terangnya. Disinggung harga, Dresta menyebutkan untuk satu set bale daja Rp 45 juta. Tentunya harga ini seimbang dengan tingkat kesulitan yang dimiliki. Di balik prospeknya yang masih menjanjikan, ternyata usaha yang menawarkan ornamen khas Bali ini mulai kesulitan mencari bahan yang memiliki kualitas baik. Harga belinya pun cenderung meningkat yakni kisaran Rp 2,2 juta per truk. “Sebelumnya, harga pasir Rp 1,8 juta per truk. Sekarang sudah naik. Belinya di daerah Negara. Tinggal pesan saja, langsung dibawakan. Tapi sulit dapat yang kualitas bagus,” tandasnya. (kmb45)

TNI dan Rakyat Panen Raya Jagung di Desa Pacung

Singaraja (Bali Post) Puluhan masyarakat di wilayah Dusun Dungdung Desa Pacung Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng, antusias menggelar panen raya jagung bersama Koramil 1609-04/Tejakula dipimpin Kasdim 1609/Buleleng Mayor Inf. Ketut Sudiarta, S.H. Kegiatan diawali rembung tani dan diskusi singkat. Ketua Peternakan dan Pertanian Kecamatan Tejakula, I Nyoman Sukra Winaya, mengatakan, kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut penanaman jagung

Hibrida Bisi 2. Di mana sekaligus meningkatkan produksi jagung di lahan seluas 403 hektar dari 32 kelompok petani di 8 desa di Kecamatan Tejakula. Produksi sebelumnya dibantu pemerintah berupa 15 kg benih jagung, 75 kg pupuk urea, dan 50 kg ponska. “Penanaman dilakukan sejak 6 Desember 2015. Tanaman jagung menjadi komoditas unggul dan diminati petani, karena hasil tanamnya meningkat dibandingkan tahun lalu. Kami berharap untuk program musim tanam 2016-2017, bisa meningkat dari

403 Ha menjadi 500 Ha,” ujar Winaya Sabtu (19/3) kemarin saat didampingi Danramil 1609-04/Tejakula Kapten Inf. Ketut Kamiasa. Perbekel Desa Pacung, Made Sudarma, menyatakan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Kasdim, Danramil bersama anggotanya. Menurutnya dahulu Desa Pacung terkesan gersang, kini dapat dialiri air melalui perjuangan masyarakat Desa Pacung, TNI, dan pemerintah. “Sekarang lahan di Desa Pacung menjadi lebih bermanfaat dan

produktif. Dulu gersang karena susah mendapatkan air untuk pertanian,” ucapnya. Sementara itu, Kasdim 1609/Buleleng, Mayor Inf. Ketut Sudiarta, S.H. mengatakan, ia berterima kasih terhadap masyarakat Desa Pacung, dan telah menerima TNI di tengahtengah mereka. Kegiatan sekaligus sebagai pendampingan swasembada pangan. “Melalui panen raya jagung ini, TNI dan masyarakat saling bekerja sama meningkatkan produksi jagung. Bersama rakyat TNI kuat, maka pertanian di Bule-

leng harus terus ditingkatkan,” tegas Sudiarta. Kegiatan simbolis panen raya jagung dilakukan peserta di dua lokasi lahan milik Wayan Muderani dan Made Budisana. Tercatat luas pertanian di Dusun Dungdung yakni, 149 hektar di 9 kelompok tani. Jumlah dipetik di antaranya jagung tongkol berkulit 6,3 kg, tongkol tanpa kulit 6,0 kg, pipilan kering panen 4,5 kg, tongkol kering 96 kg. Rata-rata hasil panen 77,6 kw/ha pipilan kering panen. (kmb34)

BPM/kmb45

UKIRAN - Salah satu prajin ukiran bias malila di Desa Selat Kecamatan Susut.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


daerah

Minggu Wage, 20 Maret 2016

Prodia Tabanan Tempati Gedung Baru PELANGGAN Prodia yang berada di daerah Bali Barat (Tabanan dan Negara) kini tidak perlu pergi ke rumah sakit lagi jika ingin melakukan medical check-up. Pasalnya Prodia Tabanan kini melakukan pembaharuan dengan hadirnya gedung baru yang dapat melayani pelanggan dengan fasilitas pemeriksaan yang jauh lebih lengkap dan tempat yang nyaman. Peresmian gedung baru Prodia di Tabanan berlangsung, Sabtu (19/3) kemarin. Gedung diresmikan President Director PT Prodia Widyahusada Dr. Dewi Muliaty, M.Si. dan dihadiri Regional Head Area 6 Laniwati Sutanto dan Kepala Dinas Kesehatan dr. Nyoman Suratmika. Dr. Dewi Muliaty mengatakan pembangunan perluasan gedung Prodia Tabanan dengan berbagai inovasi diharapkan akan memberikan keuntungan sosial dan ekonomi di masa mendatang dan semakin memantapkan posisi Prodia sebagai laboratorium terbaik dari segi mutu dan layanan bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di kancah Internasional. Selain menyediakan pemeriksaan laboratorium rutin yang lengkap, Prodia Tabanan yang berlokasi di Jalan Ir. Soekarno, Kediri ini juga menyediakan pemeriksaan penunjang (non-lab) seperti Rekam Jantung, Rontgen, Pap Smear dan kedepannya juga akan tersedia USG, Audiometri dan Spirometri. “Prodia Tabanan ini merupakan cabang ke-118 dari seluruh cabang yang ada di 104 kota di Indonesia. Tiga tahun ke depan, Prodia akan terus memperluas jangkauan pelayanannya di lima propinsi yang belum tersentuh,” ujar Dewi. Berbagai pencapaian juga telah diraih laboratorium klinik Prodia sebagai bukti

Tidak Pernah Dilewati Angdes

Terbengkalai, Halte Pedesaan di Jembrana Negara (Bali Post) Pembangunan puluhan halte di wilayah pedesaan di Jembrana terkesan terbengkalai. Pasalnya, halte yang di cat merah di sejumlah desa yang ada di Kabupaten Jembrana tersebut terlihat tidak terurus.

Foto Bersama - Kadiskes Tabanan (dua dari kanan) berfoto bersama President Director PT Prodia Widyahusada, Regional Head Area 6 dan Branch Manager Prodia Tabanan usai peresmian. atas upaya selalu memberikan layanan terbaik bagi pelanggan. Pengakuan sebagai lab. terbaik dibuktikan dengan keberhasilan prodia memperoleh akreditasi ISO 15189 (akreditasi Internasional khusus untuk lab medis) di tahun 2008 dan hasil external quality assurance dengan peringkat nasional terbaik. Bahkan tahun 2011 lab. Prodia menduduki peringkat 10 Internasional dari 2.808 lab. peserta seluruh dunia. Serta masih banyak prestasi lainnya. Sementara itu, Branch Manager Prodia Tabanan Kadek Joni Prayoga mengatakan keberadaan gedung baru Prodia Tabanan ini setidaknya akan lebih memantapkan posisi Prodia sebagai laboratorium terbaik. “Minimal setiap bulan sekali kami berkomitmen mengadakan seminar kesehatan bagi masyarakat awam serta dokter, sehingga harapan kami akan menambah wawasan dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan serta pentingnya melakukan medi-

cal check-up sedini mungkin,” jelasnya. Grand opening Prodia Tabanan diisi dengan pemberian keringanan biaya sebesar 20 persen, seminar dokter bertemakan “HbHPLC” pada 26 maret, seminar perusahaan bertemakan “General Medical Check-up” pada 9 April, Prodia New Building Photo Contest Juli 2016 dan lomba gambar anak 27 April 2016. Terkait keberadaan gedung baru Prodia Tabanan, Kadiskes Tabanan dr. Nyoman Suratmika sangat menyambut baik atas dukungan Prodia, khususnya dalam membantu pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Apalagi diakuinya, Prodia merupakan salah satu laboratorium dengan perizinan yang lengkap, khususnya terkait amdal yang dikeluarkan oleh Diskes. “Kerja sama dengan swasta tetap diperlukan agar semakin mendapatkan pelayanan berkualitas dan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ucapnya. (ad834)

BNNP Bali Gelar Sarasehan P4GN di Tembuku

Tokoh Masyarakat dan Sekaa Teruna Diminta Jadi Ujung Tombak Perangi Narkoba KECAMATAN Tembuku, Kabupaten Bangli, selama ini nihil kasus narkoba. Meski demikian, masyarakat setempat diminta untuk tetap mewaspadai peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah masing-masing. Masyarakat diminta untuk tidak terlena dengan kondisi saat ini, mengingat Kecamatan Tembuku yang merupakan wilayah perbatasan kabupaten sangat berpotensi menjadi sasaran peredaran gelap narkoba. Hal itu disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H., dalam acara sarasehan/sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dilaksanakan di Kantor Camat Tembuku, Sabtu (19/3) kemarin. Acara sarasehan yang digelar BNNP Bali untuk ketigakalinya di Kabupaten Bangli ini dihadiri Camat, Kapolsek, Ketua Majelis Madya Desa Pekraman (MMDP), tokoh masyarakat, tokoh adat, PKK, Pecalang dan Sekaa Teruna-teruni seKecamatan Tembuku. Dalam acara sarasehan tersebut, Suastawa mengatakan peredaran narkoba di Bali saat ini cukup mengkhawatirkan. Ini dikarenakan narkoba sudah berhasil masuk ke semua kalangan, tidak hanya dewasa namun juga pelajar. Peredaran gelap narkoba juga kian bebas, bahkan sudah masuk hingga pelosok desa. “Di Kecamatan Tembuku belum ada ditemukan kasus narkoba. Walaupun demikian kita harus tetap mengantisipasi. Jangan terlena,” terangnya. Dengan kondisi penduduk Tembuku saat ini yang heterogen, para tokoh masyarakat termasuk Sekaa Teruna Teruni diminta untuk menjadi ujung tombak dalam mengantisipasi adanya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah masing-masing. Seluruh materi mengenai jenis dan bahaya narkoba yang diberikannya dalam sarasehan kemarin diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat dalam kegiatan paruman maupun pesangkepan di banjar maupun pura. Diharapkan dengan langkah tersebut nantinya seluruh masyarakat bisa memiliki

3

SARASEHAN - Kegiatan sarasehan/sosialisasi P4GN yang dilaksanakan BNNP Bali di aula Kantor Camat Tembuku, Sabtu (19/3) kemarin. pengetahuan lebih tentang bahaya narkoba, sehingga dapat memproteksi diri dari pengaruh barang terlarang tersebut. Dalam sarasehan tersebut, Suastawa juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak ragu-ragu melaporkan ke BNN jika ada anak, saudara atau teman yang menjadi pecandu. Sesuai dengan program pemerintah saat ini, para pecandu yang dianggap sebagai korban akan disembuhkan dalam program rehabilitasi gratis. “Tapi kalau ada orang tua yang sudah tahu anaknya menjadi pecandu, tapi sengaja tidak melaporkan anaknya untuk direhabiliasi, maka

akan dikenakan hukuman enam bulan penjara atau pidana denda paling banyak Rp 1 juta,” terangnya. Sementara itu, Camat Tembuku Dewa Agung Purnama dalam kesempatan itu sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada BNNP Bali yang telah memberikan advokasi kepada seluruh warganya. Dia mengatakan, melalui kegiatan ini minimal pengetahuan tentang bahaya narkoba dimiliki warga sebagai langkah pencegahan dan pembrantasan narkoba. Sementara itu sejumlah tokoh masyarakat yang menjadi peserta sarasehan pun berharap agar kegiatan serupa dapat digelar berkelanjutan. (ad857)

BERITA DUKA

Telah meninggal dunia dengan tenang, Kamis 17 Maret 2016 Pukul 13.36 wita, mama, mama mertua, makco kami yang tercinta

TAN TJU HWA (Ni Putu Sumarni) Ny. Jd Liem Tjin Liong (Made Kawi) Usia : 86 Tahun

Jenazah disemayamkan di Rumah Duka Kertha Semadi, Ruang A, Jl. Cargo Denpasar. Akan dikremasi di Krematorium Centre Mumbul, Nusa Dua, Kamis, 24 Maret 2016. Berangkat dari Rumah Duka Pukul 11.00 wita Kami yang berduka : Anak Laki-laki : Menantu Perempuan : 1. Putu Sudana 1. Wong Jini Wahyuni 2. Ketut Subrata 2. Lindawati 3. Putu Sudjana 3. Woen Cynthia Adriana 4. Made Subagia 4. Risnawati Anak Perempuan : Menantu Laki-laki : 1. Made Sulastri (Almarhum) 1. 2. Nyoman Chandri 2. Markus 3. Made Sriasih (Almarhum) 3. 4. Nyoman Srinadi 4. I Ketut Payu 5. Ketut Murni 5. O Hwa Nam 6. Putu Ardani 6. Budi Awan Beserta Cucu, Cucu Menantu, Cicit & Seluruh Keluarga K.0000812-rpa

Ketua LSM Front Kebangkitan Masyarakat Jembrana Bersatu (FKMJB) Nengah Ridja, Jumat (18/3) lalu mengatakan pihaknya melihat halte-halte di pedesaan tersebut sama sekali tidak berfungsi. Untuk itu pemerintah dinilai menghambur-hamburkan uang rakyat karena kegunaannya tidak jelas. Dikatakan sejak perencanaan awal pembangunan halte tersebut fungsinya untuk menai-

kkan penumpang bagi angkutan pedesaan dan pangkalan ojek. Namun sejak dibangun sampai saat ini belum pernah disinggahi mobil angkutan pedesaan (angdes). Sebab mobil angdes tidak pernah melintasi halte. Begitu pula dengan ojek, tidak ada yang mau memanfaatkan halte-halte tersebut karena bentuknya tidak cocok untuk pangkalan. Sebab sepeda motor tidak bisa parkir di halte tersebut. Halte-halte tersebut

kini malah kebanyakan dimanfaatkan anak muda sebagai tempat mabuk-mabukan. Dia menduga pembangunan 48 halte pedesaan tersebut tidak disertai dengan perencanaan yang matang untuk menghindari silva. “Harusnya dana dipakai untuk meningkatkan sarana pendidikan dan kesehatan,” jelasnya. Dia juga menilai fungsi Dewan di Jembrana juga tidak maksimal lantaran tidak pernah mengontrol pembangunan halte tersebut. Jika sejak awal sudah tidak berfungsi seharusnya jangan diteruskan pembangunannya sehingga dana APBD tidak lebih banyak terbuang.

Kadis Perhubungan Pemkab Jembrana IGN Putra Riyadi saat dikonfirmasi membantah jika halte-halte tersebut sebagian besar tidak berfungsi. Menurutnya hal ini dikarenakan lantaran kemajuan perekonomian masyarakat Jembrana semakin meningkat. Hampir semua masyarakat memiliki kendaraan pribadi, terutama sepeda motor. Dengan demikian pihaknya akan kembali melakukan pendataan dan evaluasi. Termasuk juga akan mengumpulkan organda untuk menghidupkan kembali trayek yang menuju halte-halte tersebut sehingga bisa difungsikan. (kmb)

Pameran Felice Jewellery

Berlian Dibanderol Mulai Rp 399 Ribu FELICE Jewellery kembali menawarkan berbagai perhiasan bertahtakan berlian di Bali. Perhiasan berlian fashion keluaran terbaru, seperti pendant, earring, solitare dan ladies ring bisa didapatkan dalam pameran di Business Center Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar, mulai Minggu (20/3) sampai Senin (21/3) mendatang. Sales Felice Jewellery Ni Kadek Widnyani mengatakan perhiasan berlian dibanderol mulai harga Rp 399 ribu. Item perhiasan pun tidak sebatas untuk para wanita, tapi juga disediakan sejumlah item untuk para pria. Tak ketinggalan harga-harga promo masih menyertai pameran Felice kali ini. “Hampir semuanya produk new arrival, jadi jangan lewatkan pameran yang hanya berlangsung dua hari ini,” ujarnya kemarin. Kadek menambahkan, perhiasan Felice Jewellery tak hanya memiliki

model yang cantik. Clarity atau tingkat kejernihan berlian yang diambil dari Afrika sudah mencapai tingkat Very-very Slight (VVS1), yaitu inclusion atau berlian yang cacat di dalam sangat halus hingga sangat sulit terlihat. “Selain bahan baku berkualitas, kami juga memakai cutting atau potongan model Belgia yang saat ini menjadi tren. Sementara desainnya dibuat di Hongkong sehingga perhiasan yang dihasilkan tidak akan ada duanya di tempat lain,” paparnya. Menurut Kadek, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. “Berlian Felice diasah dengan teliti dan indah, hingga memancarkan sinar gemerlap

meski berlian berukuran kecil,” imbuhnya. Kadek melanjutkan, setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat yang dapat dibawa untuk mereparasi perhiasan. Reparasi bisa

dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas, dan renew seperti baru lagi. “Customer hanya tinggal menunjukkan sertifikat itu,” terangnya. (ad856)


PERNIK

4

Minggu Wage, 20 Maret 2016

Kongres Pertama Pemuda Bali 1950

Seruan Kembali ke NKRI TAHUN-tahun pertama setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan dwi tunggal Soekarno-Hatta, negara baru ini masih menghadapi berbagai persoalan politik. Sebagian besar dari persoalan itu muncul karena penjajah Belanda, yang sudah sangat ketagihan menikmati kekayaan alam kepulauan Nusantara selama beratus tahun, tampaknya belum lagi legowo menerima kemerdekaan Indonesia dan ingin kembali mendudukinya.

Pada tahun 1946, atas usaha kasak-kusuk Belanda, berdirilah Negara Indonesia Timur (NIT) sebagai hasil keputusan Konferensi Malino (16-22 Juli 1946) dan Konferensi Denpasar (7-24 Desember 1946). Laporan-laporan tentang Konferensi Denpasar – lihat misalnya, Moe’tamar Denpasar Mentjiptakan Negara Indonesia Timoer (S.l.: De Unie, 1946) dan Pemandangan Ringkas tentang Moe’tamar di Denpasar: [7-24 Dec. 1946] (Batavia: Algemeen Regeeringscommissariaat voor Borneo en de Groot Oost, 1947) – menunjukkan usaha-usaha Belanda menciptakan negara-negara boneka untuk menggagalkan terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi seluruh bekas wilayah Hindia Belanda dulu. Sebagaimana telah dicatat dalam lembaran sejarah, akhirnya NIT berdiri, dengan ibu kotanya di Makassar. Terpilih sebagai presidennya Tjokorda Gde Raka Soekawati. Selama usinya yang relatif pendek (24 Desember 1946- 17 Agustus 1950), NIT telah berganti kabinet sebanyak delapan kali. Negara boneka bikinan Belanda itu akhirnya bubar menyusul keputusan Perdana Menteri Dr. Abdul Halim membubarkan RIS dan mengembalikan Indonesia ke bentuk negara kesatuan. Banyak peran yang telah dimainkan oleh berbagai organisasi politik dan perkumpulan-perkum-

pulan pemuda, di Jawa dan luar Jawa, dalam mendorong pembubaran RIS. Dalam konteks ini, peran pemuda Bali tentu tidak boleh dilupakan (Baca ‘Bali, dari Ormon ke Ormas’). Organisasi Pada tanggal 14 hingga 17 April 1950 organisasi-organisasi pemuda di seluruh Bali mengadakan kongres di Denpasar. Kongres itu digagas untuk mengatasi perkembangan politik yang mulai mengkhawatirkan. Madjallah Merdeka No. 70, Thn III, 20 Mei 1950:7 menulis (ejaan disesuaikan, juga dalam kutipan-kutipan selanjutnya): “Karena pergeseran-pergeseran suasana itu, timbullah berbagai proses cara-cara perjuangan” yang beberapa di antaranya “terpengaruh oleh langkah-langkah mereka yang dianggap (sebagai) pemimpinnya. Akan terapi, di antara pemimpinpemimpin itu sudah ada yang meninggalkan batas-batas kejujuran dan mempergunakan kepercayaan yang ditumpahkan kepadanya untuk menjadikan rakyat sebagai batu loncatan guna mencari kedudukan diri dan golongannya (saja).” Kutipan di atas mengindikasikan adanya kritik terhadap elit organisasi-organisasi pemuda di Bali yang tindakannya dianggap membahayakan misi perjuangan bangsa Indonesia. Boleh jadi juga, kritik ini juga ditujukan kepada Presiden NIT asal Bali dan para

pendukungnya yang berasal dari kalangan elite pribumi di Bali. Madjallah Merdeka yang dikutip di atas (foto ilustrasi berasal dari sumber ini) selanjutnya melaporkan bahwa Kongres Pemuda seluruh Bali itu diadakan “untuk menimbun jurang yang terentang selama ini” di antara organisasi-organisasi pemuda yang ada di Bali. Kongres itu dihadiri “oleh wakil-wakil organisasi pemuda seluruh pelosok pulau Bali, peserta perseorangan dan peninjau dari berbagai lapisan rakyat. Kongres yang pertama kalinya diadakan ini ternyata mendapat sambutan hangat yang menunjukkan betapa tekad mereka untuk bersatu, membulatkan tujuan, melangkah menghadapi pergolakan perkembangan-perkembangan keadaan sekitar Tanah Air dan di Indonesia Timur.” Kongres Selanjutnya diberitakan bahwa pada hari pertama Kongres tersebut berjalan sedikit tegang karena beberapa organisasi pemuda yang besar tetap berpegang teguh pada pendirian masing-masing. Namun, berkat kebijaksanaan pimpinan Kongres, akhirnya diperoleh kesamaan persepsi dan sentimensentimen dapat diatasi. Selanjutnya dilaporkan bahwa “pada hari-hari berikutnya sidang berjalan dengan lancar, sesuai dengan tujuan Kongres untuk mempersatukan organisasi-organisasi itu, oleh ham-

PEMUDA BALI - Pada tanggal 14 hingga 17 April 1950 organisasi-organisasi pemuda di seluruh Bali mengadakan kongres di Denpasar. Kongres itu digagas untuk mengatasi perkembangan politik yang mulai mengkhawatirkan. pir seluruh peserta Kongres, kecuali PPN (Pemuda Pembela Negara) Gianyar, disetujui sepenuhnya dalam bentuk kesatuan, dipandang dari sudut cita-cita rakyat dewasa ini.” Wakil PPN Gianyar setuju dengan ide penggabungan seluruh organisasi pemuda di Bali, tetapi menurut mereka hendaknya hal itu diwujudkan dalam bentuk federasi agar azas-azas tiap organisasi yang tergabung di dalamnya tetap dihormati dan bebas dari tekanan. Kongres tersebut berhasil mengatasi keruwetan-keruwetan yang meruncing di antara berbagai organisasi pemuda di Bali yang sebenarnya lebih “disebabkan pengaruh keadaan pada masa perjuangan menghadapi kaum penjajah, jadi bu-

kan suatu keyakinan yang memang tumbuh berakar di hati rakyat.” Kongres tersebut berhasil membentuk Kesatuan Pemuda Nasional Indonesia-Bali. Salah satu tuntutan mereka yaitu melakukan “mosi pembubaran NIT dan bergabung dengan Republik Indonesia.” Tuntutan yang sama sudah diajukan pula oleh “Front Kesatuan Nasional yang telah lahir beberapa waktu berselang di Pulau Dewata […,] dengan memperkuat mosi-mosi terdahulu pada tanggal 28 April [1950] […,] telah mendesak penggabungan kepulauan Sunda Kecil, selaku propinsi dari Republik Indonesia, sesuai dengan proklamasi 17 Agustus 1945.” Sindiran pedas ditujukan kepada

NIT. Kongres itu menyerukan agar Pemerintah Pusat mewujudkan kembali Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengenyahkan segala bentuk pemerintahan yang masih berbau kolonial. Sekitar empat bulan kemudian, pada 17 Agustus 1950, RIS dibubarkan. Tuhan mengabulkan keinginan para pemuda Bali, dan juga rekanrekan mereka dari daerah lain. Dan sampai sekarang, hasil perjuangan mereka itu, yaitu NKRI, masih tetap eksis, walau terus mendapat ujian berat. Semoga NKRI tetap bertahan menghadapi dinamika perubahan politik global.*** lSuryadi, dosen Leiden University

Bali, dari Ormon ke Ormas DEWASA ini banyak sekali ormas di Bali. Istilah ormas (organisasi massa) begitu populer karena sering dikaitkan dengan tindakan kekerasan. Sejak kapankah Bali mulai mengenal ormas? Mengapa dibentuk? Apakah kegiatannya? Ormas pertama yang muncul di Bali adalah Setiti Bali (Hidup Bali), tahun 1917. Michel Picard (1999) menyebutkan ini sebagai ‘organisasi modern’, bolehlah disingkat ‘ormon’. Istilah ormon dipakai untuk membedakan dengan organisasi tradisional seperti sekaa-sekaa yang tentu sudah ada sebelum 1917. Setiti Bali dibentuk dan dipimpin oleh I Gusti Cakra Tenaya, punggawa (Camat) Sukasada, Buleleng. Menurut Picard, Setiti Bali dibentuk untuk mengkonter Sarekat Islam yang mendirikan cabang di Singaraja. Setiti Bali bubar tahun 1920, dilanjutkan ormon baru Suita Gama Tirta, dipimpin I Gusti Putu Jlantik, keturunan Raja Buleleng dan anggota Raad van Kerta Singaraja. Lalu, tahun 1923 muncul organisasi Santi (Santy), didirikan bersama oleh Gusti Putu Jlantik, Cakra Tenaya, dan Ktut Nasa. Nama terakhir adalah seorang guru dari Bubunan, Buleleng. Kehebatan Santi Prestasi Santi cukup hebat, terbukti ormon ini berhasil mendirikan

sekolah perempuan. Saat itu, jumlah perempuan bersekolah amat sedikit. Kehadiran sekolah perempuan Santi, mendorong remaja putri bersekolah. Selain sekolah, Santi juga memberikan kursus gamelan dan latihan baca lontar dalam rangka memperdalam ajaran Hindu. Prestasi luar biasa Santi adalah keberhasilannya menerbitkan kalawarta Santi Adnyana, koran pertama di Bali. Dari koran ini muncul penulis/ jurnalis yang kelak berkiprah di media massa berikutnya. Organisasi Santi pecah karena tokoh-tokohnya berbeda pendapat dalam berbagai hal termasuk status kasta (jaba vs triwangsa). Ktut Nasa, seorang jaba, keluar lalu menerbitkan koran Surya Kanta di bawah organisasi bernama sama Surya Kanta, dominan anggotanya kaum jaba. Sementara itu, I Gusti Cakra Tenaya menerbitkan koran Bali Adnyana, seolah sorong triwangsa. Polemik soal agama dan kasta berlangsung di kedua koran tersebut. Seru!! Kedua koran ini hidup antara tahun 1924-1929. Yang menonjol dalam

era lima tahun itu, bukanlah organisasinya, tetapi korannya. Pemerintah kolonial Belanda tidak khawatir dengan perselisihan pendapat yang sangat tajam di antara kedua kubu karena dapat menganggu stabilitas. Bulan Mei 1926, pemerintah kolonial mensponsori berdirinya ormon yaitu Catur Wangsa Derya Gama Hindu Bali, sesuai namanya untuk semua wangsa dan menyatukan kelompok bertikai. Ketuanya adalah I Gusti Bagus Djelantik, Raja Karangasem, wakilnya adalah Cokorda Gde Raka Sukawati, punggawa Ubud, sedangkan IG Cakra Tenaya menjadi representatif Buleleng. Organisasi Pelajar Tahun 1920-an, murid Bali yang bersekolah di rantau Jawa juga membentuk organisasi pelajar yang disebut HUDVO (entah apa singkatannya, ‘O’-nya ‘onderwijs’). Saat liburan, anggota HUDVO pulang ke Bali menggelar pentas drama/tonil/ stambuldi Singaraja dan Denpasar untuk menggali dana beasiswa agar lebih banyak lagi anak Bali bisa bersekolah ke Jawa. Tonil mereka pentas dalam bahasa Belanda atau Melayu atau Bali, tergantung penontonnya. Tahun 1930-an, pelajar Bali

membentuk organisasi Bali Dharma Laksana (BDL), yang kemudian menerbitkan majalah Djatajoe. Cabang BDL juga terbentuk di Yogya, anggotanya antara lain adalah I Gusti Made Djelantik (kemudian menjadi dokter dan kritikus seni) dan I Gusti Ngurah Rai (kemudian pahwalan revolusi). Selain menerbitkan majalah, ormon ini juga mendorong remaja untuk sekolah dan melakukan gerakan pemberantasan buta huruf (PBH). Tahun 1938, anggota BDL mencapai 505 orang (di Bali dan Jawa), wajib berlangganan Djatajoe. Majalah kebudayaan berbahasa Indonesia ini menjadi wadah komunikasi bagi kaum intelektual waktu itu, para anggota BDL yang suka menulis. Kalangan remaja putri Bali tak mau ketinggalan. Mereka juga membentuk ormon yang diberi nama Puteri Bali Sadar (PBS). Para pengurus PBS juga banyak yang menjadi anggota BDL, seperti suami/ pacar mereka. Dengan mendirikan PBS, mereka bisa lebih fokus membantu nasib kaumnya lewat gerakan PBH. Ketua PBS I Gusti Ayu Rapeg (istri IGP Merta anggota BDL), lewat tulisannya di Djatajoemendesak pemerintah Belanda untuk menge-

luarkan undang-undang perkawinan agar lelaki Bali tidak sekehendak hati berpoligami. Ada banyak lagi organisasi modern yang dibentuk dan diikuti oleh kaum terdidik Bali. Tujuannya sebagian besar untuk memajukan pendidikan. Untuk mencapai tujuan itu, mereka aktif menggali dana, lewat jual majalah atau pentas seni. Ormon Seni Selain organisasi modern, di Bali juag banyak organisasi seni, seperti Pitamaha yang dibentuk oleh Cokorda Gde Agung Sukawati bersama Walter Spies (Jerman) dan Rudolf Bonnet (Belanda) tahun 1936. Pitamaha antara lain bertujuan memajukan seni rupa Bali. Sesudah kemerdekaan, Cok Sukawati mendirikan Museum Puri Lukisan untuk mewujudkan cita-cita Pitamaha. Spirit nasionalisme di kalangan pemuda Bali waktu itu masih bersifat kedaerahan atau etnonasionalisme. Spirit nasionalisme yang sesungguhnya baru tampak pada perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Tahun 1950 merupakan tonggak penting kehidupan organisasi modern di Bali. Tanggal 14-17 April 1950, organisasi-organisasi

pemuda di Bali menggelar Kongres Pemuda se-Bali di Denpasar. Seperti dilaporkan majalah Merdeka (No. 70, 20 Mei 1950, hlm. 7), delegasi kongres sepakat membentuk Kesatuan Pemuda Nasional Indonesia, yang memperjuangkan persatuan Indonesia sesuai dengan cita-cita UUD 1945 (Lihat ‘Kongres Pertama Pemuda Bali 1950, Seruan Kembali ke NKRI’). Kehadiran organisasi pemuda atau ormas memang ditentukan oleh situasi kondisi saat dibentuk. Dewasa ini, banyak intelektual yang membentuk ormas untuk menjalankan cita-cita mereka, namun kadang citranya terlanjur tampak pragmatis, sampai rela berkelahi bahkan membunuh sesama warga Bali. Meski ormas-ormas yang ada juga melakukan kegiatan sosial, citra yang lebih menonjol pada mereka adalah kekerasan daripada kegiatan sosialnya. Dalam situasi demikian, rasanya perlu kita bercermin dari ormon di Bali yang ada pada zaman kolonial yang berjuang memajukan pendidikan dengan tulus.*** lI Nyoman Darma Putra, dosen Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Udayana

ORMON - Organisasi massa (ormas) di Bali dulu disebut sebagai ‘organisasi modern’ yang disingkat dengan ormon. Istilah ormon dipakai untuk membedakan dengan organisasi tradisional seperti sekaa-sekaa yang tentu sudah ada sebelum 1917. Dan, ormon pertama yang muncul di Bali adalah Setiti Bali (Hidup Bali) pada tahun 1917.

Kaki Pengkor pada Anak?

Kenali Penanganannya! SEMUA orangtua tentu sangat mengharapkan anak yang dilahirkannya dalam kondisi sehat dan normal layaknya anak lainnya. Namun, kadang harapan itu tidak sejalan dengan harapan para orangtua. Hal itu sangat membuat sedih dan kecewa ketika anaknya mengalami kelainan bawaan sejak lahir, salah satunya kaki pengkor.

Dalam bahasa medis kaki pengkor ini dikenal dengan nama Congenital Talipes Equinovarus (CTEV). Istilah tersebut berarti kelainan bawaan sejak lahir pada kaki dimana satu atau kedua kaki menekuk ke arah dalam akibat dari kombinasi deformitas yang terjadi pada kaki. Posisi kaki bagian depan menekuk ke arah dalam (adduksi) dan telapak kaki condong menghadap tengah atau atas (supinasi) dengan poros pada sendi kaki bagian tengah (midtarsal joint). Tumit kaki membengkok ke arah dalam (varus) dengan poros pada sendi tumit (subtalar joint), kaki cenderung menjinjit dengan poros pada sendi pergelangan kaki serta seluruh bagian kaki miring ke arah tengah. Kelainan ini cukup banyak terjadi dan diperkirakan dari 1.000 kelahiran hidup terjadi 2 kasus dan lebih banyak terjadi pada bayi laki-laki, serta dari jumlah kasus

yang terjadi setengahnya terjadi pada kedua kaki. Penyebab pasti kelainan ini masih diperdebatkan dan sampai sekarang masih diduga bahwa kelainan genetiklah yang berperan. Jika salah satu orangtua dan satu anak mengalami kelainan ini, maka keturunan selanjutnya sangat mungkin mengalami hal yang sama. Pendapat ahli juga mengatakan bahwa ketika kaki bayi mulai terbentuk dalam kandungan terjadi kelainan pada otot-otot kaki bagian belakang dimana otot tersebut cenderung pendek serta jaringan pada sendi kaki mengalami kelainan. Diagnosis Untuk mendiagnosis kelainan ini terbilang cukup mudah karena secara kasat mata sejak bayi baru lahir sudah tampak kelainannya, namun yang susah adalah penanganannya. Meskipun demikian para orangtua hendaknya tabah

dan sesegera mungkin memeriksakan anaknya ke dokter, dalam hal ini adalah dokter orthopaedi atau dokter bedah tulang. Penanganan yang sering dilakukan oleh dokter adalah metode ponseti berupa pemasangan gips serial pada kaki yang mengalami kelainan. Pemasangan gips serial maksudnya adalah gips dipasang tiap minggu selama 6 minggu. Saat pemasangan gips tersebut dokter akan memperbaiki posisi tulang kaki ke arah normal secara bertahap dan posisi tersebut dipertahankan oleh gips. Hal ini bertujuan agar tulang dan sendi yang masih tumbuh seiring pertumbuhan bayi akan mengikuti posisi yang benar. Setelah enam minggu pemasangan gips kemudian gips diganti dengan penggunaan sepatu khusus kaki pengkor, yang dikenal dengan nama sepatu Denis Browne. Tujuannya tentu untuk mempertahankan dan memosisikan bentuk kaki ke arah normal. Pengunaan sepatu ini biasanya sampai satu tahun sampai waktu anak mulai belajar jalan untuk mencegah kaki kembali pengkor. Sepatu dipakai terus siang dan malam kecuali saat anak dimandikan sepatu bisa

dilepas sementara. Keberhasilan yang dicapai dengan metode tanpa operasi tersebut mencapai empat puluh persen dengan hasil yang memuaskan dan sisanya memerlukan tindakan operasi untuk memperbaikinya.

Hal ini karena sangat tergantung pada tingkat keparahan kasus, usia anak serta kepatuhan orang tua untuk kontrol tepat waktu dan menaati anjuran dokter. Bayi yang baru lahir dilakukan penganan tersebut memberikan ha-

sil yang lebih baik yang berarti semakin lama anak dibiarkan tanpa penanganan maka keberhasilannya juga berkurang apalagi anak sudah belajar berjalan. ldr. I Made Sunaria, S.Ked.

PONSETI - Penanganan untuk Congenital Talipes Equinovarus yang sering dilakukan oleh dokter adalah dengan metode ponseti, yakni pemasangan gips serial pada kaki yang mengalami kelainan. Gips dipasang tiap minggu selama enam minggu.


JENDELA

Minggu Wage, 20 Maret 2016

Resensi

Menguak Luka Lama Judul Film Sutradara Pemain Produksi Tayang

: Trumbo : Jay Roach : Bryan Cranston ,Elle Fanning , Diane Lane ,Helen Mirren , Alan Tudyk dan John Goodman : Groundswell Productions, ShivHans Pictures : November 2015

TRUMBO adalah film drama biografi yang disutradarai Jay Roach dan ditulis oleh John McNamara. Film ini dibintangi Bryan Cranston, Diane Lane, Helen Mirren, Louis C.K., Elle Fanning, John Goodman, dan Michael Stuhlbarg. Durasi Fim : 124 Menit. Film ini menceritakan kisah sukses seorang penulis skenario yang bernama Dalton Trumbo (Bryan Cranston) pada tahun 1940-an. Dalton Trumbo, menulis apa saja dengan bebas, karena pilihan politiknya yang berseberangan banyak orang merasa kurang suka dengan tulisan-tulisannya. “Daftar hitam adalah masa yang keji. Dan tak ada yang akan berhasil selamat. Melaluinya tanpa tersentuh keburukan. Terjebak dalam situasi yang telah berlalu di luar kendali individu jelata. Setiap orang bereaksi dengan kodratnya, kebutuhannya, keyakinannya dan kondisi tertentunya yang memaksa dia. Itu adalah masa-masa ketakutan. Dan tak seorang pun bebas. Puluhan orang kehilangan rumah mereka. Keluarga mereka hancur. Mereka kehilangan. Dan beberapa kehilangan nyawa mereka. Tetapi ketika Anda melihat kembali ke masa kegelapan, karena saya pikir baik sekarang atau nanti, tak ada gunanya mencari pahlawan atau musuh. Mereka tak ada. Yang ada hanyalah korban. Korban, karena masing-masing dari kita merasa terdorong untuk melakukan hal-hal yang sebaliknya tidak kita lakukan. Untuk memberi atau menerima kepedihan yang sesungguhnya tak ingin kita tukar,” itu pidato Trumbo ketika masyarakat tidak lagi mencapnya sebagai seorang “komunis”. Bahkan di akhir pidatonya dia berkata, untuk keluarganya, “Saya menyadari situasi yang telah saya beri untuk mereka. Dan itu tidak adil. Istri saya, yang entah bagaimana caranya menjaga kami tetap bersamasama, membuat saja takjub.” Dan kalimat indah dari pidatonya. “Saya tidak bermaksud menyakiti siapa pun. Hal ini dimaksudkan untuk menyembuhkan rasa sakit itu. Untuk mengobati luka. Selama bertahun-tahun yang telah kita timpakan satu sama lain. Dan yang paling serius atas diri kita sendiri”. (osi)

Rahasia Sebuah Keluarga Judul Film Sutradara Pemain Produksi Tayang

: Churchill’s Secret : Charles Sturridge : Michael Gambon, Romola Garai, Lindsay Duncan : Daybreak Pictures : Februari 2016

SIAPA yang tidak tahu Churrcill? Perdana menteri Inggris yang konservatif. Film ini menceritakan secara detail kondisi Winston Churchill sebagai sosok manusia. Bahwa tidak semua kebesaran dia meninggalkan kebaikan bagi keluarganya. Menjadi anak seorang Winston Churchill adalah beban yang luar biasa, mereka harus tumbuh dengan bayangbayang ayah mereka Winston Churchill, ayah yang dikenal seluruh dunia. Bahkan di mana pun anak-anak itu berada Winston Churchill selalu ada dan membayangi. Bagi anak-anak Winston Churchill, sangat berat memiliki ayah seorang yang terkenal. Film ini menceritakan tentang rahasia besar seorang Winston Churchill perdana menteri Inggris, yang pada bulan Juni 1953, dua tahun setelah ia terpilih kembali sebagai Perdana Menteri Winston Churchill ambruk menyusul pesta makan malam di Downing Street. Didiagnosa oleh dokter Lord Moran i stroke ada kekhawatiran bahwa ia tidak dapat bertahan hidup dan dia dibawa ke kampung halamannya Chartwell. Para staf pun menyembunyikan kondisi Winston Churchill, seolah dia tidak sakit dan sedang berlibur. Di tengah kepanikan para staf Perdana Menteri inilah konflik mulai terbangun. Clemmie, sang istri yang setia dan kekuatan bagi Winston Churchill baru menyadari bahwa, Diana, Sarah, Mary dan Randolph anak-anaknya ternyata tidak merasa nyaman sebagai anak Winston Churchill. Bahkan Sarah bertanya pada ibunya, apakah ibunya bangga sebagai istri seorang Winston Churchill? Apakah ibunya tidak ingin bercerai? Pertanyaan itu dijawab Clemmie, “Pernikahan seperti taman, kau harus bekerja menjaganya, jika kau tidak bisa melewatinya dengan baik, kau tidak akan bisa menikmati musim berikutnya dengan indah,” jawab ibunya. Film yang wajib tonton untuk memahami makna keluarga. Dan peran-peran yang ada di dalam sebuah keluarga. (osi)

CERPEN

5

Kubur Orang Laut Oleh Dwi S. Wibowo

Udin Kengser terbangun dari tidur panjangnya, 20 tahun 11 bulan tepat setelah dirinya dinyatakan mati oleh Kayim yang membacakan yasin saat ia terengahengah sekarat di pembaringan. Istrinya, kala itu, tak jelas ada dimana. Beberapa tetangga mengatakan bahwa Romlah sudah pergi dengan Sumantri, seorang pedagang batik yang sering menyambangi rumahnya. Jika itu benar, maka sungguh malang nasib Udin Kengser hari itu. Banyak memang yang bilang bahwa Romlah tidak pernah mencintai lelaki yang mengawininya itu. Bahkan hingga berminggu-minggu setelah perkawinannya, muncul gosip yang menyebar diterbangkan angin dengan bau busuk menyerupai telur basi; konon Romlah tak mau disetubuhi burungnya si Udin! Gosip tersebut sontak menghebohkan warga di seluruh pesisir selatan Cilacap yang mengenalnya. Gunjingan itu muncul bukan tanpa alasan, saat malam pertama, beberapa pemuda yang iseng mengintip lewat celah di jendela kamar pengantin memberi kesaksian ganjil bahwa Romlah yang rupanya masih perawan enggan menyentuh kemaluan lakinya. Melihatpun tak mau. Itu saja mungkin belum cukup meyakinkan, bukti lainnya terlihat dari kebiasaan Udin yang masih sering masuk ke lokalisasi. Sangat jarang suami-suami yang begitu sering mencari pelampiasan kemari, keculai saat-saat istri mereka datang bulan atau hamil tua saja. Lain dengan si Udin. Siti, Lela dan Zubaedah bahkan membenarkan bahwa suami Romlah tersebut justru sering menggumuli mereka. Tidak dipungkiri memang, bahwa orang-orang di daerah pesisir ini memang kebanyakan kawin tanpa cinta. “Buat apa cinta? Toh setiap saat laki kita bisa mati digulung badai!” kebanyakan wanita disini akan berkata demikian. Bagi mereka, yang terpenting hanyalah soal nafkah. Selama suaminya pulang membawa ikan yang banyak, maka sebagai imbalannya mereka rela membuka pahanya lebar-lebar untuk menghilangkan penat lakinya. Romlah hampir sama dengan perempuan lain yang disebutkan tadi, ia memang tidak pernah mencintai suaminya sebagaimana perempuan lain. Tapi bedanya, sebanyak apapun Udin menjaring ikan, Romlah tetap tidak bergeming enggan membuka kain bawahnya. Itulah alasannya mengapa Udin mondar mandir masuk lokalisasi sekedar untuk melemaskan otot yang tegang. *** Jika bukan Marto Kawer si penjaga kuburan, maka siapa lagi yang menyaksikan tanah pekuburan yang sudah tertutup alang-alang itu merekah dan melontarkan butir-butir kerikil ke sembarang arah. Langit sedikit mendung gelap, cercah-cercah cahaya jingga masih tersisa di sebagian barat langit saat kedua telapak tangan itu merambat keluar, seolah berusaha meraih pegangan. Antara takut dan terkejut, Marto Kawer masih berdiri di posisinya meski dengan kaki yang gemetaran. Kedua tangannya menggenggam cangkul begitu erat. Pikirannya seketika tak karuan melihat kejadian itu, antara mimpi dan khayal sudah tak bisa dibedakan, ia bahkan sudah lupa siapa yang dikuburkannya di lokasi tersebut. Barulah ketika kepala itu menyembul dari dalam tanah, dan kelihatan wajahnya, ingatan Marto Kawer segera terseret ke masa 20 tahun 11 bulan silam. Dengan susah payah ia menggali tanah yang anehnya dipenuhi batu-batu seukuran kepalan tangan. Berkali-kali cangkulnya terbentur hingga sisi tajamnya rimpil. “Dosa macam apa yang dibikin mayat ini? susah sekali kuburnya digali,” gumamnya seorang diri. Itulah hari dimana Udin Kengser baru saja mati, dan harus segera dikuburkan. Karena jika tidak, bau busuk dari penyakitnya akan segera menyebar dan meracuni penciuman seluruh warga. Marto Kawer tentu ingat betul masa itu. Hidungnya yang sedang mampet diserang pilek sekalipun, rasanya seperti ditohok

besi panas saat harus menurunkan jasad Udin Kengser dari keranda. Dan hari ini, ia harus mencium aroma yang lebih busuk dari liang yang sama. Marto Kawer segera lari menuju pantai, mencari siapa saja yang bisa menolongnya. Begitu sampai di pantai, sekelompok nelayan sedang mendorong perahunya ke air, bersiap melaut. Salah satu di antara mereka, Karpin, tiba-tiba menoleh karena mendengar suara dari kejauhan. Ia melihat Marto Kawer tangah berlari dari arah kuburan dengan membawa segala macam ekspresi ketakutan manusia. Sontak saja, sekumpulan orang itu segera menghampirinya. “Kenapa kang? Ada apa?” salah seorang dari mereka nampak begitu penasaran. Sementara jawaban dari Marto Kawer masih menunggu giliran dengan napas yang tersengal. Raut mukanya begitu pucat, dan sekujur badannya juga gemetar. “Ambilkan air…,” kata Karpin menyuruh istrinya, “Cepat!” “Kengser… Kengser…!!” setelah meneguk air pemberian istrinya si Karpin, napasnya sudah agak teratur, “si Kengser kang….” “Kengser?!” warga yang mendengar nama itu segera saling menoleh, saling menatap. Sebagian warga mungkin sudah lupa dengan nama itu, tapi beberapa orang tua tentu mengingatnya sedikit, “Udin Kengser maksudmu?” tanya seorang tua dari mereka. Marto Kawer mengangguk sembari meneguk air dari gelas yang digenggamnya begitu erat dengan kedua tangannya. Saat itu juga, puluhan pertanyaan tercipta dalam kepala mereka masing-masing. Nama yang sudah terkubur lebih dari usia anak-anak mereka itu, kenapa bisa disebut lagi? Gosip-gosip murahan yang dulu merebak, kini sudah dihanyutkan gelombang menuju ke belahan bumi mana tak ada yang tahu. Bau busuk penyakit yang membuat setiap orang ingin meludah tiaptiap melewati halaman depan rumah Udin Kengser pun sudah terhapus oleh bau anyir ikan-ikan busuk yang menumpuk tak laku. Tapi nama itu, hari ini, muncul kembali. *** Mad Tasim, kayim yang dulu membacakan yasin menjelang matinya Udin Kengser, baru saja bangun dari tidur sorenya. Meneguk kopi dingin, lalu mengisap rokok klembak yang baru dilintingnya saat firasat aneh tiba-tiba mendatanginya; bau busuk yang menyergap hidungnya tiba-tiba. Ia

menoleh ke langit-langit rumahnya, barangkali ada seekor cicak yang membusuk disana. Istrinya juga mencium bau yang sama, mulanya ia menduga ada tikus yang mati di dapur, namun tak ada. Mad Tasim merenung sejenak, membaca sedikit lafal qur’an ajaran gurunya dulu. “Ini wangsit buruk,” katanya. “Buruk bagaimana pak?” tanya istrinya. Sebelum ia sempat menjawab pertanyaan istrinya, seseorang mengetuk pintu rumahnya dengan tergesa. Mengagetkan keduanya. “Pak kayim… pak kayim, tolong buka pintunya! Pak kayim…” Pintu dibuka, ternyata Karpin. Pasangan suami istri tersebut sama sekali tidak mengira bahwa kabar yang dibawa oleh Karpin akan lebih mengagetkan keduanya. “Udin Kengser bangkit dari kubur!” Antara terkejut dan pasrah, kayim desa itu hanya menjawab singkat, “Aku sudah mengira hal ini bakal terjadi.” Diam-diam, Mad Tasim ternyata menyimpan sebuah rahasia dari kematian Udin Kengser sekian puluh tahun silam itu. Ia sengaja tak menceritakannya pada siapapun, termasuk istrinya sendiri. Sebagai pemimpin agama, Ia tentu memiliki segudang kekhawatiran yang menyelinap dalam benaknya, seandainya warga mengetahui bahwa Udin Kengser punya Ajian. Itulah yang membuat matinya sulit dulu. Ajian Bajul Segara! *** Bau busuk telah menyebar seluruh pesisir selatan Cilacap, siapapun yang masih bernapas pasti akan segera merasakan mual yang luar biasa. Orang-orang menutup hidung dan mulutnya, berusaha menahan muntahan yang sampai di tenggorokan. Anak-anak kecil bahkan sampai menangis akibat tak kuat menahan serangan aroma bangkai yang bangkit dari kubur. Sementara itu, Udin Kengser yang telanjang dengan sekujur badan dipenuhi belatung, duduk di atas batu karang tepat di ujung timur pantai. Kemaluannya menjuntai tinggal separuh akibat digerogoti binatang-binatang kecil menjijikan itu. Ini sebuah keajaiban, bagaimana mungkin orang yang mati 20 tahun lebih jasadnya masih terlihat utuh. Aroma tubuhnya terseret angin yang berhembus dari laut. Orang-orang yang berkumpul di pantai hanya mengamatinya dari kejauhan, tak seorangpun yang berani mendekat. Satu-satunya harapan mereka

adalah Mad Tasim yang masih dalam perjalanan menuju ke pantai. Untunglah, kayim desa itu segera tiba di pantai. Sembari menutup hidung dengan kain sorban miliknya, Mad Tasim memberanikan diri mendekati mayat hidup yang dulu sangat dikenalnya itu. Pada jarak sepuluh meter, Mad Tasim menghentikan langkahnya. Ia tak sanggup berada lebih dekat lagi, bau busuk benar-benar merusak penciumannya. Setelah membuka dengan doa beberapa saat, keduanya saling membuka percakapan. Namun sayangnya, akibat jarak yang terlampau jauh, membuat tak seorangpun dapat mendengar percakapan di antara mereka. Mereka hanya bisa melihat, saat Udin Kengser bangkit dari duduknya dan berusaha melemparkan sesuatu, mungkin pasir ke arah Mad Tasim. “Lihat, mereka akan berkelahi!” kata salah seorang warga. Tapi rupanya tidak dimikian. Matahari sudah berlalu, Mad Tasim kembali ke kerumunan warga. Semua orang yang ada disana tentu penasaran dan ingin mengajukan pertanyaan padanya. Tapi sebelumnya, Mad Tasim mendahului, “Udin Kengser tak ingin mencelakakan siapapun di desa ini.” “Lalu apa yang dia inginkan dari kematiannya?” tanya seorang warga. “Romlah.” Seluruh orang yang ada disana seketika terkejut. Saling bertanya, dan memandang satu sama lain. Adakah yang tahu dimana Romlah berada saat ini? apakah masih hidup atau tidak, merekapun tak tahu sama sekali. Mustahil untuk menuruti kemauan Udin Kengser untuk mendatangkan mantan istrinya tersebut. Hampir semua orang merasa putus asa petang itu, seolah permasalahan ini menemui jalan buntu. Hingga seseorang muncul dari kerumunan dan berkata bahwa ia sempat bertemu Sumantri di kota beberapa hari lalu, saat mengantar ikan ke pasar. Buru-buru Mad Tasim memerintahkannya pergi mencari Sumantri dan Romlah. Karena jika tidak, desa ini akan selamanya dirundung petaka, mayat hidup itu akan selamanya gentayangan di sepanjang pantai pesisir selatan ini dan menebarkan bau busuk yang merusak penciuman. Sudah dua hari berlalu, belum ada tanda-tanda mereka kembali membawa Romlah kemari. Warga semakin putus asa. Cercah harapan itu baru muncul di hari ketiga, saat mereka datang membawa Sumantri dan seorang perempuan, namun itu bukan Romlah, bukan perempuan yang diinginkan oleh si Udin Kengser! “Celaka!” kata Mad Tasim, rupanya Romlah telah meninggal beberapa tahun yang lalu. Lantas bagaimana memenuhi keinginan mayat hidup tersebut? jika yang dibawa olehnya adalah anak perempuannya Romlah dengan Sumantri. Mad Tasim memberanikan diri membawa anak perempuan itu. Setelah melihatnya, Udin Kengser seolah tak bisa berbuat apa-apa. Ia seperti melihat kecantikan Romlah semasa remaja yang ia idam-idamkan dulu. “Aku tak ingin apa-apa lagi,” katanya. “Kembalilah ke duniamu,” jawab Mad Tasim. Udin Kengser menunjuk sebuah pulau di tengah segara anakan, “kalian antarkan aku kesana, disanalah kuburku yang abadi. Setelah itu kalian boleh kembali.” Ketiganya berjalan di permukaan air menuju pulau yang ditunjuk Udin Kengser. Orang-orang yang berkerumun seolah tak percaya melihat ketiganya bisa berjalan di atas air. Mad Tasim terus menggandeng gadis remaja itu, agar tak tenggelam. Mereka berjalan semakin jauh. Tanpa disangka, langit tiba-tiba mendung. Badai. Semua warga segera lari ke rumah masing-masing. Mad Tasim, Udin Kengser, dan anak gadis Romlah tak terlihat lagi. Tinggal Sumantri seorang diri di pantai, tak tahu harus berbuat apa!

M. Iskandar

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

Nuriarta

Afrizal

Achmad Cholid

Wied. N


DIMENSI

6 ramalan

bintang

Capricorn Peruntungan: Sadarilah akan posisi perbintangan Anda yang masih jauh dari posisi puncak, walaupun suasana terang sudah terasa lebih menyegarkan. Akan tetapi, itu belumlah cukup untuk dapat melakukan tindakan berani yang terlalu berisiko tinggi. Karier: Lakukan observasi dulu dan jangan tergoda untuk melangkah sebelum ada persiapan dan situasi yang menunjang. Kesehatan: Jika dirasa tidak berada pada kondisi top form, ada baiknya bisa menyesuaikannya dengan pekerjaan Anda. Keuangan: Pemasukan tampak cukup seret sehingga sangatlah riskan jika pengeluaran tidak bisa dimanage dengan baik. Asmara: Buatlah dirinya selalu bahagia bila berada didekat Anda, karena bagaimanapun juga kedamaian akan membikin memori yang indah bagi perjalanan asmara kasih Anda dengannya. Aquarius Peruntungan: Bintang penyakit tampak mulai mengganggu Anda. Maka dari itu, cobalah untuk bisa bekerja serileks mungkin, agar rencana dapat berjalan dengan lancar dan tidak terganggu dengan munculnya bintang penyakit itu. Karier: Rongrongan yang muncul dibiarkan saja, tak perlu terlalu ditanggapi karena akan percuma saja. Kesehatan: Jangan berhenti untuk mengonsumsi air putih, apalagi Anda sering banyak duduk akhir-akhir ini. Keuangan: Jangan beli barang yang kurang begitu penting untuk saat ini. Sadarilah bahwa saat ini Anda masih memerlukan dana yang cukup banyak untuk dapat terlepas dari resesi ini. Asmara: Selama tidak ada pengertian dan rasa saling percaya, maka sulit untuk bisa menemukan kedamaian dalam hubungan perasmaraan Anda ini. Pisces Peruntungan: Perlu konsentrasi tinggi untuk menjawab berbagai tantangan dan permasalahan yang muncul di minggu ini. Terhadap omongan sumbang dari luar sebaiknya ditanggapi dengan hati dingin tidak perlu terlalu menuruti maksud mereka karena segalanya akan bisa hancur berantakan. Karier: Jangan mudah terhanyut oleh omongan orang yang belum tentu seperti kenyataan yang ada. Kesehatan: Perbanyaklah mendengarkan siraman rohani agar pikiran dan hati bisa selalu tenang dan damai. Keuangan: Situasi yang anda hadapi saat ini benar-benar berat. Walau begitu berusahalah untuk tidak mengganggu dana yang sudah ada. Asmara: Sikapi semua perbedaan itu dengan hati yang sabar dan perasaan yang selalu mengalah. Aries Peruntungan: Cobalah lebih concern dengan urusan yang lagi dihadapi. Agar bisa tepat pada sasaran dan hasilnya bisa memuaskan hati. Begitu juga terhadap orang yang mencari kesalahan anda, sebaiknya tak perlu ditanggapi. Anggap saja mereka iri dengan keberhasilan yang telah diraih selama ini. Karier: Adalah hal yang biasa dan lumrah jika ada yang tidak simpatik dengan diri anda, tak perlu terlalu dimasukkan hati. Kesehatan: Tetaplah jalani kehidupan seminggu-minggu ini dengan hati ceria agar seberat apapun masalah yang Anda tanggung akan tetap terasa ringan. Keuangan: Pemasukan masih cukup lancar untuk dapat mendongkrak keuangan Anda. Asmara: Jangan selalu menyakiti hatinya, karena itu akan menjadi bumerang buat Anda sendiri. Taurus Peruntungan: Kerja sama dengan pihak luar sebaiknya benarbenar dipikir secara mendalam. Jangan hanya berlandaskan faktor perasaan saja. Karier: Di minggu ini cukup baik untuk melaksanakan ide-ide yang muncul. Tak perlu takut untuk ditentang nantinya, yang terpenting Anda laksanakan dulu. Kesehatan: Kondisi badan masih cukup sehat dan prima, sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Keuangan: Pemasukan masih lumayan lancar dan hampir tidak ada gangguan yang terlalu berat. Asmara: Tak ada gunanya bersikap ingin menangnya sendiri, apalagi hanya untuk urusan yang sepele. Gemini Peruntungan: Faktor kecerobohan akan dominan sekali menghiasi langkah Anda di minggu ini. Begitu juga terhadap tawaran yang datang secara mendadak, sebaiknya jangan diberi keputusan dulu. Karier: Ada baiknya konsultasikan dulu dengan atasan, agar jalan Anda di kemudian minggu tidak mengalami masalah. Kesehatan: Berusahalah untuk selalu berolahraga ringan di pagi minggu. Keuangan: Jika sudah harus mengeluarkan dana sebaiknya bisa dipikir beribu-ribu kali. Jangan asal percaya ucapan orang. Asmara: Realita yang ada terima saja dengan hati yang senang, tidak perlu cemas dengan situasi yang cukup sulit itu. Cancer Peruntungan: Kesempatan baik yang sudah dipelupuk mata sebaiknya benar-benar bisa dimanfaatkan dan pengalaman pahit di masa lalu hendaknya dijadikan cermin bukan sebagai trauma. Karier: Jalanlah dengan hati yang yakin dan mantap dan buang jauh-jauh keragu-raguan yang timbul. Kesehatan: Kesehatan mahal harganya dan ternilai harganya. Untuk itu, anda harus menjaganya dengan benar dengan selalu berpola hidup yang sehat. Keuangan: Terasa cukup sulit dan memusingkan. Untuk itu, cobalah anda bisa berhemat. Asmara: Jangan suka mendengarkan omongan orang, karena itu hanya akan bikin sakit hati saja. Leo Peruntungan: Hindari keraguan muncul di dalam hati setelah Anda membuat keputusan yang lumayan penting. Maka dari itu, sebelum membuat janji ataupun keputusan, ada baiknya dikonfirmasikan dulu dengan rekan-rekan, apakah ada kesalahan ataupun menyimpang dari aturan yang sudah disepakati bersama. Karier: Meminimalisasi kegagalan ataupun kesalahan adalah langkah yang sangat bagus untuk kelanjutan Karier anda. Kesehatan: Cobalah untuk bangun pagi, jangan biarkan hawa malas mengganggu kondisi dan kesehatan anda. Keuangan: Pemborosan tampak masih sulit untuk dikendalikan, walau sudah dilakukan pengetatan. Asmara: Biarlah semua berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan, berusahalah untuk lebih bersabar. Virgo Peruntungan: Janji dan segala rencana yang telah anda persiapkan jauh-jauh minggu bisa direalisasikan di minggu ini. Jangan tunda-tunda lagi mumpung kemujuran masih berpihak pada diri anda. Terhadap berbagai tawaran yang penuh spekulasi ada baiknya dipelajari dengan cepat dan segera anda putuskan bisa diterima atau tidak. Karier: Jangan sampai keragu-raguan menghancurkan impian yang sudah di depan mata untuk saat ini. Kesehatan: Suasana hati yang berbunga sebaiknya bisa dijadikan pendorong untuk penyembuhan dan pengembalian kondisi badan Anda. Keuangan: Semakin meningkat itu dikarenakan semua usaha anda semakin menunjukkan hasilnya. Asmara: Walau hati terasa tersinggung, jangan sampai mengeluarkan kata-kata yang buruk agar tidak menjadi masalah yang besar. Libra Peruntungan: Walaupun tugas banyak sekali dan cukup menyita waktu dan pikiran. Akan tetapi, Anda tak perlu khawatir sebab ada teman yang menawarkan diri untuk menolong dan mau diajak bekerja sama. Pokoknya jangan terlalu menyerahkan semuanya begitu saja. Harus tetap ikut terlibat di dalamnya agar segala rencana dan keputusan tetap terpantau terus. Karier: Jenjang Karier anda semakin meningkat walaupun gangguan itu pasti ada. Kesehatan: Jauhilah makanan yang kurang higienis. Untuk itu, kurangilah jajan makanan di luar. Keuangan: Masih belum terkontrol. Untuk itu, jangan mudah terpancing dengan tawaran yang muncul. Begitu juga dengan spekulasi sebaiknya dihindari dulu. Asmara: Selamilah perasaannya, dan segera ditindaklanjuti dengan memberikan apa yang terbaik untuknya.

Weda Wakya

Tumpek Krulut: Cinta Kasih adalah Saripati Kehidupan

Sā tvasmin parama-premarūpa (Nārada Bhakti Sūtra 2) PERSEMBAHAN bhakti terwujud dalam bentuk cinta kasih spiritual yang maha agung ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Sūtra ke-2 dari Nārada Bhakti Sūtra menjelaskan perihal cinta kasih maha agung yang merupakan perasan sari dari praktik-praktik persembahan yajña dan praktik keagamaan spiritual lainnya. Beberapa hari lagi (Saniscara Kliwon) umat Hindu di Bali akan memperingati hari Tumpek Krulut. Pada hari itu, umat Hindu memuja Tuhan YME, memohon karunia “taksu” (kekuatan spiritual yang menjiwai) alat-alat musik seperti gong, gender, bajra, seruling dan lain-lain, bahkan sekarang juga berkembang pada alat-alat musik modern. Akan tetapi, apa yang menjadi perhatian utama pada upacara pemujaan pada hari Tumpek Krulut ini adalah pemujaan “Śabda” (bunyi, suara), bunyi alat-alat musik yang memberikan bunyi sangat indah yang bukan hanya memberikan kedamaian batin melainkan mampu menumbuhkan cinta kasih yang bersifat duniawi dan juga cinta kasih sejati yang menyebabkan setiap orang yang mendengarnya menjadi berbahagia. Bersamaan dengan kebahagiaan di dalam dirinya muncul pula cinta kasih yang menyebabkan hidup lahir batinnya menjadi sangat berarti. Awal mula dari “Śabda” disebutkan oleh kitab-kitab suci sebagai “śabda” suci yang keluar dari Damaru, genderang sakti Dewa Śiva. Kelompok kitab Purāna menyebutkan bahwa alam semesta ini tercipta dari “Śabda” yang muncul dari Damaru Dewa Śiva tersebut. Umat Hindu di Bali meyakini bahwa pertemuan khusus Saptawara dan Pancawara menciptakan kesucian dan energi spiritual khusus. Terutama sekali pertemuan akhir Saptawara dan Pancawara memunculkan kekua-

MIMBAR AGAMA AGAMA adalah institusi Illahi, di mana kesadaran tertinggi setiap insani memuncak pada keyakinan kuasa Hyang Widhi/ Tuhan Yang Maha Esa. Beragama sama dengan berobsesi mencapai Tuhan, sebagai realitas tertinggi yang mewajibkan umat-Nya mengejawantahkan ajaran Tuhan ke dalam realitas membumi yang bersifat manusiawi. Beragama adalah hak asasi manusia sebagai anugrah Tuhan kepada setiap insani. Sebagaimana lazimnya setiap hak selalu membawa konsekuensi pada kewajiban. Kewajiban beragama adalah kewajiban menjalankan ajaran Tuhan. Sejatinya agama berisi teori, bahkan metode atau cara berpikir tentang apa itu (ajaran) agama, mengapa kita wajib meyakininya dan bagaimana melaksanakannya. Hanya saja, jika menyangkut apa itu agama dan mengapa kita meyakininya lebih banyak berada di tataran idealitas transendental yang hanya bisa dipahami lewat jnana tattwa. Tetapi untuk urusan bagaimana melaksanakan ajaran agama, terutama dalam konteks kekinian, itu adalah persoalan realitas sosial. Oleh karena itu, beragama kekinian adalah bagaimana umat berkemampuan mentransformasi rumus ajaran agama menjadi kamus pegangan keseharian. Teori ajaran agama yang bersifat hafalan

tan spiritual sankita menuju ke Oleh Darmayasa gat khusus yang arah mana pun, membantu turunkarena ia hanynya “taksu” (kekuatan spiritual) alah “chemical love”, hanya cinta dari śabda suci. kasih letupan-letupan badan dan Pertemuan Saptawara dan perasaan lelaki dan perempuan. Pancawara yang datangnya setiap Cinta kasih yang ditimbulkan 210 hari sekali, merupakan saat oleh “śabda” yang sudah dimohonkyang sangat tepat untuk turunnya an “taksu” pada hari Tumpek Kru“taksu” bunyi alat musik seperti lut merupakan cinta kasih spiritual Gong dan lain-lain. Inilah keper- dan tidak terikat atau pun dibatasi cayaan umat Hindu di Bali yang oleh hal-hal material. Itulah cinta barangkali tidak dimiliki oleh umat kasih sejati yang harus kita capai. Hindu lain, bahwa “taksu” yang Kasih sejati itu tidak dibatasi oleh diturunkan pada hari Tumpek suku, kepercayaan, ras dan agama. Krulut mampu menimbulkan rasa Semua itu tidak dapat mengikat “lulut” (cinta kasih) yang “lango” cinta kasih sejati yang memiliki (membahagiakan mendalam). kekuatan ampuh untuk melampaui Pengertian ini pula yang me- keragaman, perbedaan-perbedaan nyebabkan belakangan mulai dalam masyarakat dan juga diandisuarakan pengertian Tumpek tara masing-masing individu. Krulut sebagai “Valentine”-nya Persaudaraan universal dapat umat Hindu di Bali. Kita saat ini dicapai hanya melalui cinta kasih hampir memasuki Era Baru dalam sejati. Dan saya menekankan sekali persaudaraan dan persatuan yang lagi bahwa seseorang akan mendadijalin oleh Kasih Sejati. Meskipun patkan kekuatannya hanya dan kita semua mengetahuinya, namun hanya ketika ia menghindari melikita secara sadar mengabaikan- hat kesalahan orang lain. Dengan nya dan acuh tak acuh terhadap melihat hanya kebaikan orang lain hal tersebut karena kita biasanya maka ia akan dapat menggunakantertarik pada hal-hal yang kurang nya sebagai alat untuk bergerak penting. Hal tersebut bagaikan maju bersama. Ini merupakan cara orang menggenggam pecahan- untuk memperkuat individu dan pecahan kaca dimana kita tetap menyalakan lampu kasih sejati di menganggapnya sebagai berkah dalam hati kita. Kasih sejati dapat secara pasti meskipun tangan kita berlumurah mengenyahkan/menghapuskan darah olehnya. Seharusnya yang kita pegang itu semua bentuk kekerasan yang bukanlah pecahan kaca yang bisa saat ini banyak terjadi di berbagai membuat tangan kita berdarah, belahan dunia. Pernyataan mengesebaliknya, seharusnya semua itu jutkan perihal cinta disampaikan adalah batu permata berharga. oleh tokoh yang mempunyai inKita melupakan permatanya dan teligensi super tajam, yaitu Albert tenggelam dalam pecahan kaca. Einstein. Pada akhir 1980-an, putri EinKasih bersemayam di dalam diri setiap individu dan kita semua stein, Lieserl menyumbangkan dapat merasakannya. Hanya saja 1.400 surat yang ditulis oleh Eindisalaharahkan, karena kita ber- stein ke Universitas Ibrani. Dapikir cinta kasih tersebut hanyalah lam pesannya, Einstein meminta untuk tidak mempublikasikan isi masalah material. Karena kita masih berada da- surat-surat itu sampai dua dekade lam tingkatan material dan belum setelah kematiannya. “Ketika mencapai tingkatan cinta kasih ayah mengusulkan teori relativispiritual. Itulah sebabnya mengapa tas, sangat sedikit yang mengerti kasih kita cenderung mengarah tentang ayah, dan apa yang akan pada lawan jenis dan kita mengar- ayah ungkapkan sekarang untuk tikannya sebagai kepemilikan/hak meneruskan kepada umat manumilik. Cinta kasih terhadap lawan sia yang juga akan bertabrakan jenis bukanlah sesuatu yang sangat dengan kesalahpahaman dan istimewa dan tidak mengantarkan prasangka di dunia”.

Beragama Kekinian

menjadi praktik lepaskan Tuhan amalan, metode dengan segala Redaktur pembelajaran dan ajarannya agar Khusus pendalaman menmenjadi bagian jadi mode pengadari denyut nadi MIMBAR malan, dan dokkehidupan. Kontrin agama yang sekuensinya, keHINDU bersifat esoteris tika kita meyakini menjelma mendimana-mana ada I Gusti Ketut Widana jadi cara praktis Tuhan, maka diberkehidupan, manapun kita dengan tetap berdasar landasan berada hendaknya selalu menteologis, tatanan filosofis, dan jalankan ajaran Tuhan. Sesungtuntunan etis, baik dari dimensi guhnya beragama itu adalah memspiritualis maupun berorientasi pertanggungjawabkan perintah/ humanis. ajaran Tuhan dalam kehidupan Hakikat ajaran agama adalah sehari-hari. perintah Tuhan yang wajib diMengacu arti kata “Agama” jalankan. Tuhan itu sendiri ada di yang berarti “tidak pergi” (a = mana-mana, dan ketika kita meli- tidak, gam = pergi), menyiratkan hat Tuhan berada pada segala yang makna bahwa agama dengan ajaran ada, maka semestinya kita tidak Tuhannya tidak boleh pergi, tetapi melepaskan diri dari ajaran Tuhan. selalu dekat, ada dalam diri, di hati, Karena dengan begitu Tuhan yang kemudian terimplementasi ke pun tidak akan membiarkan kita dalam perilaku sehari-hari. Tangterbelit dari berbagai persoalan ke- gung jawab umat beragama adahidupan. Penegasan ini tersurat di lah menerjemahkan bahasa kitab dalam kitab Bhagawadgita, VI.30 : suci yang bersifat rahasia menjadi Yo mam pasyati sarwatra, Sarwam umum dilaksanakan, tidak terhenti ca mayi pasyati, Tasyâ’ham na pra- pada batasan doktrin, tetapi dengan nasyâmi, Sa ca me na pranasyati rajin dan rutin menjadi bagian dari : Dia yang melihat Aku dimana- disiplin hidup. mana dan melihat segalanya ada Bagaimanapun juga, agama pada-Ku, Aku tidak bisa lepas dari tidak semata-mata menyangpadanya dan dia tidak bisa lepas kut realitas absolut tetapi juga dari pada-Ku. berkaitan dengan realitas relatif, Jika demikian adanya, be- dimana manusia selaku umat-Nya ragama kekinian adalah tidak me- mendapat “kuasa” melalui tang-

PERMATA HATI

Varen, begitu biasanya ia dipanggil. Anak pertama dari pasangan IGNM Mulia Primanta dengan Kadek Ovy Riandewi lahir Rabu, 13 Mei 2015 dengan nama lengkap I Gusti Putu Varen Bagastara.

Einstein berpesan kepada putrinya agar menunggu dan tidak segera mengumumkan suratsuratnya tersebut mengingat masyarakat dunia masih memerlukan waktu untuk dapat memahami apa yang Einstein ingin sampaikan. “Ada kekuatan yang sangat kuat yang sejauh ini dimana ilmu pengetahuan belum menemukan penjelasan formal untuk itu. Ini adalah kekuatan yang mencakup dan mengatur semua orang lain, dan bahkan di belakang fenomena yang mengatur alam semesta dan belum diidentifikasi oleh kami. Kekuatan universal ini adalah KASIH. Cinta kasih adalah Tuhan dan Tuhan adalah cinta kasih”. Lebih lanjut Einstein berpesan, “Jika kita ingin spesies kita bisa bertahan hidup, jika kita ingin menemukan makna dalam hidup, jika kita ingin menyelamatkan dunia dan setiap makhluk hidup yang mendiami di dalamnya, cinta kasih adalah satu-satunya jawaban. Ketika kita belajar memberi dan menerima energi universal ini, putriku tersayang Lieserl, kita akan memastikan bahwa cinta kasih telah menaklukan semuanya, karena cinta kasih adalah saripati dari kehidupan”. Cinta kasih seperti disebutkan di dalam kutipan Nārada Bhakti Sūtra di atas bukan mengarah pada cinta kasih sempit, cinta kasih “chemical love”, atau cinta kasih yang berhubungan dengan konsep-konsep badani yang bersifat terbatas dan sementara. Menurut Nārada Bhakti Sūtra, cinta kasih di dalam ajaran dan tradisi Veda hendaknya diarahkan kepada cinta kasih spiritual yang dinamakan Parama Prema, cinta kasih spiritual yang Maha Agung (sā tvasmin parama-prema-rūpa). Cinta kasih duniawi yang wajar dan sempit perlahan-lahan ditingkatkan dan dimurnikan melalui praktik-praktik pelaksanaan persembahan yajña bhakti serta diarahkan kepada cinta kasih spiritual. Cinta kasih bhakti seperti itulah yang kemudian berubah rupa menjadi minuman amerta kekekalan, amerta Sañjivani (ameta-svarūpā ca).

gungjawabnya atas apa dan bagaimana kehidupannya diberlangsungkan. Keberlangsungan hidup yang tentunya menjamin terjalinnya hubungan religis antara umat dengan Tuhan lewat aktivitas bhakti (sembah sujud), hubungan sinergis antara manusia dengan sesama melalui rasa tresna (cinta kasih), dan hubungan harmonis antara manusia dengan alam lewat sikap eling (sadar lingkungan). Intinya, beragama kekinian adalah menjadikan realitas absolut kuasa Tuhan lewat perintah/ ajarannya ke dalam realitas hidup, dan itu adalah kuasa manusia untuk memenuhi tanggungjawabnya untuk : 1) dalam konteks bhakti kepada Tuhan, memenuhi kewajiban ritual yang diharapkan memuncak pada pencapaian kesadaran spiritual ; 2) dalam kehidupan sosial, wajib mematuhi tuntunan untuk selalu hidup beretika, dan bermoral ; 3) dalam kaitan lingkungan, wajib merawat, menjaga, dan melstarikan alam beserta segala sumber daya hayatinya. Inilah tanggungjawab manusia yang sekaligus merupakan hutang (rna) kepada Tuhan yang wajib dibayar (di-tawur), tidak saja lewat dominasi aktivitas ritual, tetapi lebih penting lagi melalui aksi-aksi sosial, perbaikan mental, peningkatan akhlak bermoral dan pencapaian kesadaran spiritual.

Pasangan Gede Sugianta dengan Melista Kristiandani diselimuti kebahagiaan atas kelahiran putra pertama mereka, pada tanggal 25 Maret 2009. Dia diberi nama Auri. Keluarga kecil ini beralamat di Desa Tegallinggah, Karangasem.

Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi)

Scorpio Peruntungan: Meskipun di minggu ini banyak problem sebaiknya tetap sabar dan banyaklah ingat pada Tuhan, agar perasaan hati menjadi lebih tenang. Sehingga dapat memutuskan segala sesuatunya dengan benar dan tepat. Karier: Jangan terpancing dengan provokator yang ingin menjatuhkan diri anda di depan atasan. Tahan dan kendalikan emosi anda. Kesehatan: Tampak sehat segar bugar sehingga anda bisa lebih enjoy untuk berolahraga ataupun beraktivitas yang berat sekalipun. Keuangan: Pemasukan tampak ada peningkatan dan pengeluaran masih bisa diredam dan dikendalikan. Asmara: Kalau itu sudah maunya, lebih baik Anda turuti saja, asalkan tidak menyalahi norma-norma ketimuran, why not? Sagitarius Peruntungan: Tak perlu berputus asa dalam menghadapi berbagai rintangan yang tiba-tiba datang menghadang di minggu ini. Hadapi dengan tenang dan semangat, sehingga bisa cepat teratasi. Karier: Pelajari dan pertimbangkan dulu sebelum memulai langkah yang baru dari saran seseorang. Kesehatan: Kondisi badan relatif masih lebih baik dan terjaga, meskipun masih sering batuk-batuk. Keuangan: Ada rezeki yang cukup bikin hati tenang, walau begitu Diasuh Oleh pengeluaran sebaiknya tetap dikontrol. AsPutri Wong Kam Fu mara: Suasana perasmaraan Anda tetaplah Berlaku ceria dan hampir tidak ada gangguan yang 20-26 Maret 2016 harus dikhawatirkan.

Minggu Wage, 20 Maret 2016

Putra pertama dari pasangan IGP Luhur Korsika dengan Kd. Indrayanti. Lahir pada tanggal 19 Oktober 2015. Dengan nama I Gusti Ngurah Aldrich Korsika, dipanggil Aldrich.


Redité Wagé, 20 Maret 2016

Bali L e m b a r

Bencingah

B a s a

7

B a l i

Pisarat Krama ring Bata

Sayan Nedunang sangkaning Pangrauh Batako

I Ketut Sérta

Malajah saking Alit NGAMARGIANG kahuripan patut pisan ngutsahayang raga mangda prasida setata semangat sapunapi ja kahanan sané kapanggih, duaning ageté tan sida karereh lacuré nénten prasida kelidin. Wénten kahanan jadma sané setata ngamolihang liang mawit kantun alit, wénten taler sané nandang sebet, minakadi anak alit nénten prasida nglanturang masekolah antuk makudangkudang pikobet utawi parindikan. Yadiastun asapunika kahanané, patut pisan setata mautsaha mangda nénten ngemasin manggihin kaon malarapan antuk ngamargiang pakaryan-pakaryan sané becik tur mawiguna minakadi ngamargiang sakancan kearifan lokal sané wénten ring wewidangan soangsoang. Sakadi sané kapanggihin I Ketut Sérta. I Ketut Sérta, krama Br. Bantas Désa Penarungan, Mengwi, Badung saraina makarya taler maadolan bata tanah. Utsaha sané sadurungnyané kamargiang reramannyané, mangkin kalimbakang malih. Duk kantun alit, dané setata kaajahin olih bapannyané makarya bata tanah. Pangawitnyané saking ngwantu bapannyané ngajah luluh tanah. Sesampun tamat SD warsa 1978, dané nénten mrasidayang nglanturang ka SMP sangkaning nénten madué prabéa. “Sebet ring kayun kala punika nénten bas sanget rasayang titiang, mawinan tiang meneng kémanten. Mawit punika tiang ngingkinang raga malajah makarya bata tanah ring utsaha sané kaduénang reraman tiangé. Irika tiang kaajak maburuh nyétak bata antuk upah sasur rupiah yéning polih nyitak satus bata tanah.” Dané éling ring kahannyané dumun. Kurenan Ni Nyoman Sutari puniki nglanturang, sesampun waged nyétak, dané kauduhang milpilang cétakan sané wau kakaryanin. Ri sampuné polih mupulang 3000 bata, wau dané malajah morbor cétakan inucap. Ri sampuné prasida ngamargiang samian punika, utsaha sané kamargiang reramannyané kaserahang ring dané. Mawit punika makarya bata dados geginannyané saraina sinambi masima ring pakraman. Kala punika bata tanah kantun kasenengin taler kaaptiang krama Bali duaning kukuh tur prasida matuuh sué ri kala kanggén makarya wewangunan. Dané sané seneng mabebanyolan puniki malih nglanturang, sesukat wénten batako, krama sané numbas bata nénten sakadi dumun. Sané rauh sayan ngidikang. Kahanan punika ngawinang dané sukil maadolan. Yéning dumun, pinih kidik dané prasida ngadol bata kantos akibik sané akéhnyané 1000 bata tanah. Sané mangkin, paling akéh wantah 500 bata tanah sané prasida kaadol. “Yadiastun pocol sangkaning polih madolan akidik, banggayang tiang bandingang nénten wénten sané numbas. Yadiastun kahanané sakadi puniki, utsaha puniki tetep margiang tiang duaning tetamian rerama. Tios punika, makarya bata wantah skill tiangé saking alit,” baosnyané. Mangda prasida nagingin kaperluan saraina, dané taler ngambil pakaryan tiosan sakadi maburuh majukut ring carik sané katandurin padi antuk upah tigang benang kantos ulung dasa tali rupiah aluit tatkala wénten galah embang makarya bata. (wan)

MAOSANG indik “kearifan lokal” sané kamedalang miwah kadruénang krama Bali, majanten akéh pisan kawéntenanipun. Indiké punika sangkaning kahanan kahuripan krama sané dumun ngawinang krama patut ngaryanin sakancan pangaptiné preragan, nénten sakadi mangkin dangan pisan kapolihang antuk numbas. Minakadi indik bebantenan, yéning dumun kramané ngrereh lakar tur ngaryanin preragan, nanging mangkin sampun prasida numbas kémanten duaning akéh krama sané ngadol makudang-kudang soroh bebantenan. Nénten wantah amunika, ring widang makarya wewangunan taler masiosan, yéning mangkin kramané nénten sukil matumbasan lakar wewangunan. Matiosan sareng dumun, krama patut ngrereh utawi ngaryanin lakarnyané preragan. Minakadi indik paras sané kapolihang krama sangkaning ngandik utawi ngrereh ring abingé utawi tiing sangkaning ngebah ring tegalan utawi ring pangkung. Sios punika wénten taler “kearifan lokal” Bali marupa bata tanah sané dumun setata kakaryanin olih krama sané jagi makarya wewangunan. Krama inucap nyétak bata tanah manut saking ageng taler wentuk sané kaaptiang doh sadurung jagi makarya wewangunan. Bata tanah inggih punika lakar wewangunan saking tanah sané kacétak laut kaborbor. Yéning katilik saking paletan-paletan ngaryanin, makarya bata nénten masiosan ring makarya génteng tanah, wantah wangunipun sané matiosan. Yéning bata wentuknyané mrepat sakadi batako. Dumun bata tanah puniki kasenengin pisan olih krama Bali tatkala jagi makarya wewangunan sané kasinahang antuk makéh wewangunan kuna Bali sané kakaryanin antuk piranti puniki. Punika mawinan bata tanah dados “kearifan lokal” krama Bali sané taler madué nilai ekonomis ring krama sané ngaryanin. Nanging kawéntenanné mangkin, bata tanah puniki sayan kagingsirang utawi kagentosin antuk batako, sakadi sané kabaosang I Ketut Sérta, krama Désa Penarungan sané geginannyané saraina

makarya bata tanah. Dané maosang sampun saking pitung warsa lintang kahanan ngadol bata sukil pisan duaning arang kapanggih krama sané rauh matumbasan bata tanah. “Saling ké rauh jagi numbas, sané matawahan kémanten sampun tan wénten. Kahanan puniki ngawinang batan tiangé akéh sané lumutan. Kantos dados sesenggakan bajang wayah olih kramané,” sada sebet dané nartayang. Malih kabaosang, kahanan inucap medal sangkaning pisarat krama Bali ring bata tanah sayan nedunang. Krama milih ngawigunayang batako bandingang ring bata tanah. Parindikan inucap taler kabaosang I Madé Murdana, krama sané makarya miwah ngadol bata tanah ring wewidangan Désa Dauh Yeh Cani Abiansemal. Dané maosang mangkin kramané nyelehin nganggén batako katimbang bata tanah ri kala makarya wewangunan, yadiastun sujatiné kahanan bata tanah lewih kukuh bandingang ring batako. Yadiastun asapunika, kantun prasida kapanggihin krama sané nganggén bata tanah sakadi makarya bungut paon utawi jalikan. Yadiastun keni api nyabran raina, kahanan bata tanah inucap sayan kukuh. Parindikan kahanan bata tanah sané prasida matuuh sué taler kajantenang I Nyoman Sunjaya, krama Br. Nyelati, Kuwum, Mengwi, Badung sané madué kori bata tanah ring pamesuan umahnyané. Dané maosang kori bata sané kadruénang punika sampun kakaryanin duk warsa 1962 olih panglingsir dané nganggén bata tanah sané karaketang antuk luluh tanah. Yadiastun wénten sané sampun kepeh minakadi “ikut kledu” ring bucunnyané utawi pepayasan kori marupa kampid bilang samping, nanging ukudan kori bata sané marupa candi kurung punika kantun kukuh nyantos mangkin. “Indiké punika ngawinang tiang ngwiaktinin pisan yéning bata tanah punika kukuh tur tuuhnyané sué. Yéning wilangin, tuuh kori ring umah tiangé puniki sampun lingsiran ring tuuh tiangé,” baos dané makenyem. (wan)

Kawigunan Aon Tatkala Makarya Bata

Ngawi Bata Nénten Belah taler Api Nénten Negehang

CITAKAN – Sesampuné kadéngdéng kantos tuh, citakan inucap kagenahang antuk numpuk miwah nyelag-nyelagang ring grombong. Ring selagan citakan inucap kadagingin wot pesak miwah tain regaji sané kanggén morbor.

tatkala makarya bata tanah. I Ketut Sérta maosang, aon sisan morbor bata sané sampun naen kawigunayang sadurungnyané malih kawigunayang morbor bata anyar sané wau kakaryanin. Aon punika mabuat pisan kawigunannyané. Indik tata cara makarya bata, katlatarang kakawitin antuk numbeg miwah ngebuhang tanah sané jagi kanggén lakar sinambi ngicalang leluu, batu, padang, miwah sané siosan mangda jakti-jakti bersih. Wus punika wawu kakaryanin luluh, tanah sané sampun bersih kadagingin toya miwah aon wot pesak sisa borboran bata sané dumunan. Wusan punika luluh kadedekang tur kajekjek mangda pasil. “Yéning tanah sané jagi kanggén makarya bata karasayang encéh, luluh inucap patut kadagingin aon kirang langkung ajembor mangda luluh pesakan miwah bata nénten gelis belah,” baosnyané. Dané nglantur maosang, sesampuné kajangka citakancitakan punika kagenahang ring kubu sané sampun kasiagayang. Sesampuné kalih raina, citakan bata punika prasida kaiis mangda rata tur katumpuk sinambi kadéngdéngin. Indik néngdéngin citakan punika taler kajantenang olih I Madé Murdana.

Kabaosang, tatkala masan endang bata punika kadéngdéng salami abulan. Yéning masan sabeh sinah sayan sué. Sané patut kauratiang, citakan patut karurub antuk plastik utawi klangsah mangda nénten kancab keni toyan ujan tatkala masan sabeh. Sesampuné citakan punika becik tuhnyané wau kaangkid tur kabakta ka grombong. Murdana nglanturang, sesampuné grombong madaging citakan kantos 7000 wau prasida kaborbor. Numpuk citakan punika kaselag-selag ring soang-soang rirignyané kanggén genah nagingin wot pesak miwah tain regaji sané laut kaborbor. Yéning bata sané kaborbor ring grombong wénten 4000, galah sané katelasang kirang langkung aminggu. Sayan akéh bata sané kaborbor, sayan sué galah sané kaperluang. Nagingin wot pesak taler wantah ping kalih, semeng miwah nyanjaang kémanten. “Nénten wantah amunika, tatkala morbor taler patut kauratiang mangda ngasilang bata sané becik. Ri kala morbor tiang sering nagingin aon ring tumpukan citakan si duur mangda api nénten prasida ngliwat tegeh nyantos ka raab grombongé,” dané negesang. (wan)

nglanjutang ka SMA di Amlapura. Sawiréh Ajinné tusing nyidayang ngalih pipis ngabulan lakar anggon sangunné Ngurah Jelada, dadiné Ajiné dini malu mayahin uli gajihné. Buin pidan ja yén suba raganné nyidang ngulehang pipis uli asil tegal lan carikné ditu mara apang ulihanga,” baos ibunné. “Dadosné selaku nyilih. Boya ja Ibu tulus nulungin?” Pitakén Ayu Citra nyesedang. “Béh, yén maang precuma berat. Sujatinné raganné ngelah asil tegal, carik. Kéwala ngalih pipis ngabulan kéweh. Pamupun tegalné mirib nelu bulan cepok, tuara karuan.” “Oooh, kénten? Nika ngawinang raganné ngabulan mriki. Kadung ngaminggu ten kénkén, wénten ajak titiang malajah,” aturné Ayu Citra makenyem sumringah. “Nah lamun kéto bisaang ragané matuturan ngajak Beliné. Raga padidi anggon Ibu panak. Yén nyak Cening leket manyama, keneh Ibuné sing sangsaya mani poan ngelébin Cening nganti bareng kuliah di Denpasar,” baosné Gusti

Biang Sisu ngasih asih okanné. “Nanging Ibu, sira dumunan marabian Tuaji driki napi Tuaji Taman? Dados titiang alitan ring Beli Ngurah Jelada. Yén yusa kocap duuran Tuaji Karang,” aturné Gég Citra. “Bééh yén indik marabi Ajin Ceningé maluan ngambil rabi Mbok Raka uli Muncan, nanging kanti pitung tiban tusing madué oka. Aji Tamané sujatinné magélan ajak bibiné paling alit dini mapeséngan Gusti Ayu Adri. Malah raganné suba marencana lakar ngantén. Maalasan apang ngelah oka, lantas Ibu plaibanga tekén Ajiné ka Ujung ajaka ngantén ditu. Ibu bingung, nanging kénkén nyen buin, Ajiné suba ngutus pajati mulih mai. Tu Pekaké di Jero Kawan menggah gati rencanané nganténang okanné buyar. Apa buin Aji Tamané, raganné nagih negdeg pajalan Ibuné ngrorod. Nanging anaké lingsir-lingsir ngandegang.” “Tapi, ngujang Ibu masih kayun sareng Tuaji?” pitakénné Gusti Ayu Citra alus. “Ibu bingung sing bisa mak-

eneh. Kadung suba liwat duang peteng. Ibu lek mulih. Sejaba kéto, sujatinné Ibu masih demen teken Ajiné. Nanging ngantén nadak ngrorod buka kéné ngawénang Ibu sedih, marasa makejang pelih. Yén malaib mulih buung ngantén masih pelih. Bas suba kadung maceleban,” baos Ibunné maselselan éling ring pamarginé “Yén Ibu Raka, rabinné Tuaji sapunapi?” Ayu Citra nyesedang matur. “Yén raganné masih tusing kaberatan, sawiréh sajaan tusing nyidayang ngawetuang katurunan. Tu Pekaké lan sameton Ajiné lénan meneng naneng sawiréh Tu Ajiné tusing masadok lakar nyuang Ibu. Apa buin suba uningina bibiné lakar tunasa tekén Aji Tamané. Pamuputné makejang masih mabriuk melaku pelih, nunas iwang ka Jero Kawan. Pekaké yadiapin menggah nanging ngalugrain Ibu ajak Ajiné ngantén, mapragatan mawidi widana. Ibu ngiring Ajiné di Karangasem, kéwala madun Ibuné, Mbok Raka milih netep malinggih jumah di Selat,” carita ibunné. (Masambung)

TATKALA ngamargiang parikrama makarya, majanten parikrama inucap jagi ngamedalang leluu sané nénten mawiguna. Leluu sakadi punika sané sering pisan ngamedalang pikobet mawiann patut kapikayunin sadurung ngamar-

giang produksi mangda nénten ngwetuang biyuta sané anyar. Yéning piranti utawi barang sané kakaryanin punika wantah sinalih tunggil kearifan lokal, akéhan sané kanggén makarya wantah lakar “alami” sané kapolihang saking

palemahan taler nénten nyemerin pamelahan. Yadiastun asapunika, pacang sayan becikan yéning leluu inucap prasida kawigunayang malih tatkala makarya piranti sané pateh, sakadi ngawigunayang aon saking boboran wot pesak

BPM/wan

III Nunun Benang Ladung

(19)

BPM/wan

BATA – Kahanan bata tanah sané siteng punika jakti akéh kapanggihin ring makudang-kudang wewangunan Bali sané kawangun olih panglingsir nguni. Nénten akidik wewangunané punika sampun matuuh séket tiban tur kantun kukuh kantos mangkin.

SAPENILAR Gusti Ngurah Jelada sareng ajinné ka Jero Kawan, Gusti Ayu Citra kari bengong ring pamedalé ngantos rakanné ilid saking pangaksianné. Ibunné alon nandan okanné ka pawaregan, nutugang ngarya canang sari, sampian, lan segehan anggén banten Purnama nemu Kajeng Kliwon rainané mangkin. Tan panjang atur Ayu Citra ngambil lémat, busung, saha semat jaga ngarya sampian banten prani dasa tanding manggén ring duuré merem, ring tepas natahé, lan ring mrajan. Ibunné ngarya sambel saur, sudang taluh, miwah sanganan sawéntené. Sekar, samsam, lan kembang rampé sami sampun wénten. Nénten kadi biasané okanné busan-busan mangsegan, bengong kadi wénten sané pinehina. “Gég Citra, kénkén dadi Cening bengong-bengong mara kalahina tekén Beliné?” “Ten kenapi Bu. Amung titiang

marasa Beli Ngurah nénten neh driki. Kadi anak magelis-gelisan. Kadi rasa kapah pisan raganné malali mulih mriki. Kantos paksa raganné wau nyak ngajeng. Sasukat iraga pindah mantuk saking Karangasem, Aji sareng Ibu taler kapah ka Jero Kawan, napi malih ka jeronné Beli Ngurah ring Pringalot tiang durung naen.” “Aah, kadung répot menain umah. Buina sing ada gegaén ané maang galah kema.” “Wau niki kadén wénten odalan ring mrajan irika, nguda Ibu nénten merika?” “Ento odalan cenik, sujatinné amung odalan keris. Tumpek Landep,” baos Ibunné. “Yéning itunian Aji Taman sareng Beli Ngurah meriki, sujatinné ngujang? Dados Beli Ngurah maosang lakar nunas bekel ngabulan meriki?” aturné Gusti Ayu Citra negesang. “Ento kéné. Ngurah Jelada jani suba tamat SMP tur lakar


Upacara

8 Bebantenan

TUMPEK-- Ring rainan Tumpek Krulut, piranti sane kaupacarain wantah piranti gamelan marupa gong taler gamelan panyangkepnyane. Rainan inucap kacihnayang pinaka ”hari kasih sayang” manut agama Hindu.

(I Ketut Wiana)

BPM/net

Suksman Banten Kumara SAKANTUN tali puser sang raré wénten utawi durung lepas, manut pamargin agama Hindu ring Bali sané sampun kasungkemin, tali puser punika sané ngraksa sang raré. Punika mawinan sang reraman makarya genah nglinggihang Bhatara Kumara. Sané sampun kaloktah, reraman sang raré inucap pacang makarya pelangkiran utawi dulang kagenahang ring luwan uatwi ring duur sang raré sirep. Ring pelangkirané punika waluya niyasa stana Ida Bhatara Kumara. Sang Hyang Kumara punika tan ja siosan pinaka prabhawan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sané nyinarin sang raré. Cutetné Bhatara Kumara punika pinaka déwan anak raré. Ring pelangkiran stana Bhatara Kumara punika kaunggahang banten kumara minakadi baas, jinah bolong satakan, taluh manuk utawi daksina, banten ajuman putih kuning, taluh dadar, waluya rakan banten kanggén kekiping pisang emas, nyanyah geti-geti, gula barak, canang lenga wangi burat wangi madaging miik-miikan, kadagingin taler batu bulitan cenik, buah salak, keséla bun, keladi, miwah kunyit. Manut Lontar Yadnya Prakerti, banten punika waluya niyasa i manusa sané mayadnya, niyasa kawisésan Ida Bhatara miwah niyasa Bhuwana Agung. Minakadi banten ajuman putih kuning. Banten niki waluya niyasa pangapti miwah utsaha mangda urip sang raré riwekasnyané prasida ngruruh urip patut miwah jujur ngardi kalanduhan artha brana. Minakadi saput poléng, putih selem. Putih punika waluya niyasa kasucian, kapatutan, miwah kejujuran. Selem punika niyasa kalanduhan, antuk prabhawa Bhatara Wisnu. Dadosné kasuican punika kanggén nangun kalanduhan utawi kasukertan. Ring banten kumara taler madaging taluh manuk, taluh siap muani utawi daksina. Punika lambang Bhuwana Agung. Rakan banten kumarané nganggén kekiping biu emas. Rakan banten punika waluya widyadara-widyadari sané masuksma mangda sang raré saking alit sampun midabdabin kahuripannyané antuk ngruruh kabisan utawi jnyana. Jnyana sané karuruh kanggén nangun urip landuh sané kaniyasayang antuk kekiping. Madué tutur anggén nabdabin urip ngruruh nyama braya miwah nabdabin urip kadyatmikankaniyasayang antuk pisang emas. Yéning cutetang, saking alit sang raré mangda sampun nabdabang urip ngruruh kauningan utawi pangweruh. Manut Sarasamuscaya 236 kasengguh metu sangking Sang Hyang Weda kalih Widya inggih punika Adyatmika Widya miwah Lokaika Widya. Adyatmika Widya punika waluya panuntun ngruruh urip trepti sekala miwah trepti niskala. Unteng banten kumara punika waluya niyasa tattwa agama Hindu sané jaga kanggén nuntun sang raré saking alit kantos kawekas setata mapidabdab antuk tutur sraddha bhakti ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa miwah nabdabin kahuripan antuk Adyatmika Widya miwah Lokaika Widya mangda urip rahayu sekala niskala.

Redité Wagé, 20 Maret 2016

Tumpek Krulut, ”Hari Kasih Sayang” Manut Agama Hindu Krama Hindu ring Bali pacang makélingin rainan Tumpek Krulut sané rauh nyabran nem bulan apisan ring raina Saniscara Kliwon wuku Krulut tanggal 26 Maret 2016 sané jagi rauh. Rainan puniki kangken pinaka rainan kasih sayang manut agama Hindu sané kasinahang antuk suaran gamelan sané ngwetuang rasa tresna asih. Manut Sekretaris Lembaga Konsultan Upacara Unhi, I Kadek Satria, S.Ag., M.Pd.H., sané kaupacarain ring rainan Tumpek Krulut wantah samian piranti gamelan minakadi gong, mawinan ring raina inucap taler kasengguh Tum-

pek Gong. Banten sané katur minakadi banten tipat gong, pejati, sesayut lulut asih, miwah sarana tiosan. Banten sané mautama marupa banten sekartaman. “Banten Sekartaman puniki sané nyinahang yéning Tumpek Krulut pinaka raina kasih sayang ring agama Hindu. Yéning sampun wénten musik pinaka unsur sundaram (keindahan) pastika metu rasa tresna asih,” baosnyané duk kacunduk ring natar Pura Agung Lokanatha, Lumintang, Buda (16/3) lintang. Kabaosang malih, piranti seni sané kaupacarain marupa gamelan tradisional minakadi gong, gendér, angklung, sul-

ing, gambang, bajra, selonding, miwah sané tiosan. Sangkaning panglimbak masa, sané kaupacarain taler maweweh, minakadi gitar, piano, kantos drum. “Panglimbak punika nénten ja nguwah tetuek pamargian rainan Tumpek Krulut, nanging prasida saling jangkepin sajeroning ngasilang kasenian kolaborasi,” dané ngwewehin. Mangda ngasilang suara sané jangih taler ngwetuang rasa sundaram (keindahan), gong utawi gamelan nénten dados kasuarayang saka siki. Patutnyané gong utawi gamelan inucap kasuarayang sinarengan, mawinan ngasilang tetabuhan sakadi balé-

Surudan Tipat Gong Kapercaya Pinaka Tamba Anak Badil KETAH kauningin, sekaa gong utawi panabuh nénten pacangkadadosang nabuh gong utawi nyuarayang gongnyané sadurung piranti gamelan punika kaupacarain utawi kabantenin. Banten sané kawigunayang pinaka aturan ring piranti gong ketah marupa pejati madaging banten sané kawastanin tipat gong. Wus kaupacarain, sekaa gong wawu dados nabuhang gongnyané. Banten marupa tipat gong setata katurang ring piranti gamelan minakadi ring rainan Tumpek Krulut utawi upacara yadnya tiosan. Parindikan inucap kabaosang olih I Kadek Satria, S.Ag., M.Pd.H duk kacunduk ring Pura Agung Lokanatha, Lumintang wau puniki. Kabaosang, tipat gong puniki kapercaya prasida kadadosang tamba ring anak alit sané kasengguh “badil” utawi nénten prasida mareraosan. “Surudan banten tipat gong sané kaajeng olih anak alit sané badil prasida ngawinang dané ngawit bisa ngomong. Ti o s p u n i k a , s u a r a n krama sané ngajeng surudan banten tipat gong prasida sayan jangih. Nika sané kapercayain krama Bali kantos Mangkin,” baosnyané. Dané Ngwewehin, wus upacara mantenin gong utawi gamelan pastika gong inucap kasuarayang. Suara sajeroning konteks Hindu kawastanin nada. Sangkaning gong

kasuarayang, banten sané katur ring gong inucap molihang kekuatan sané pateh sakadi suaran gong. Mawinan banten tipat gong kapercaya prasida dados tamba anak badil. Parindikan sané pateh kabaosang Ni Madé Santi, krama sané meneng ring wewidangan Tonja Dénpasar. Kacaritayang, dumun pianaknyané sané sampun mayusa kalih warsa durung pedas bisa ngomong sakadi anak alit sayusannyané. Wénten krama sané nguduhang mangda nunas surudan tipat gong anggén tamba mangda pianaknyané bisa ngomong. Mawit irika nyabran wénten upacara mantenin gong, dané setata makarya banten tipat gong tur katurang ring gong sané kaupacarain. “Kasuén-suén pianak tiangné prasida lancar ngomong. Wénten kantos pang dasa tunasang titiang surudan banten tipat gong, wau pianak tiangé bisa ngomong lancar,” baos anak istri mimitan Karangasem puniki bagia. Tipat gong sané wentuknyané tawah marupa gong puniki tios kapercaya prasida dados tamba taler kapercaya prasida nincapang suaran gambelan mawinan ri kala katabuhang suarannyané mataksu. Taksu inucap kapercaya pinaka waranugraha saking Ida Bhatara Iswara, Prabawan Ida Sang Hyang Widhi sané ngraksa sakancan suara. (uma)

ganjur, semar pegulingan, lelambatan, utawi tetabuhan tiosan. “Piranti seni punika sané kaupacarain antuk tetujon nunas waranugraha majeng Ida Bhatara Iswara, prabahwan bhatara Siwa pinaka penguasa keindahan,” boya nunas waranugraha ring piranti gamelan inucap,” dané negesang. Parindikan pateh taler kabaosang Drs. I Ketut Wiana, M.Ag. Tumpek Krulut kasengguh pinaka raina kasih sayang utawi tresna asih. “Tetuek rainan Tumpek Krulut yukti nyinahang tresna asih. Krulut mawit saking kruna lulut sané

maartos asih,” baosnyané. Yéning telebin, suara utawi nada sané metu sangkaning gamelan rumasuk ring proses ngruruh sané mawasta harmonis. Sajeroning ngamolihang keharmonisan punika prasida karuruh antuk nincapang kekuatan Siwa. Manut filsafat, pemujaan bunyi-bunyian tatkala Tumpek Krulut madaging tetuek ngeret Tri Guna (satwam, rajas, tamas) miwah Tri Marga luiré dharma, artha, lan kama. Tios punika taler nyalantarayang ajahan Tri Hita Karana, nyinahang tresna majeng Ida Sang Hyang Widhi, majeng sesamén manusa, miwah majeng palemahan puniki. (uma)

Satua

Bulan Kapangan Olih : Made Taro Wisnuloka pinaka genah Ida Bhatara Wisnu malingga sering pisan kagulgul olih para raksasa. Raksasa corah saking Balidwipané ento nénten ja raksasa biasa, duaning sios saking nyejehin manusané taler nyejehin para déwatané. Akéh pisan para déwata sané kapademang, panyatusan dedari taler kapandung. Ané paling nyerihin wantah I Kala Rau, awakné gedé, mabulitan siteng miwah gobanné aéng pisan. Saktiné ngasorang kasaktian para déwané. Ida Bhatara Wisnu mapikayun yéning I Kala Rau jagi ngwetuang pikobet sané ageng pisan, napi malih sesukat Dewi Ratih utawi Dewi Bulan nulak pitresnané I Kala Rau. Déwatané taler mirengang yéning Raksasa Kala Rau makayunan ngrusak Wisnulokané. Sadurung baya punika kapanggih, Ida Bhatara Wisnu makayunan micayang tirta amerta ring sawatek déwatané mangda nénten prasida kapademang olih I Raksasa. “Kuwéra!” baos Déwa Wisnu ring panjaknyané sané mapeséngan Déwa Kuwéra. “Entenin prawatek dewatané apang nangkil ring paseban dinané mangkin!” “Inggih, Paduka Ratu! Sakancan pituduh ratu jagi margiang titiang,” baos Déwa Kuwéra. Sesampuné para déwatané rauh, Ida Bhatara Wisnu ngandika. “Para Déwata! Raksasa-raksasa saking Balidwipa sayan ngéwuhin. Tusing wantah ngrusak mercapada dogén, taler ngrusak déwaloka. Yén terus buka kéné, tusing ja makelo Wisnuloka taler pacang rusak. Apang nyidayang nandakin bayané ento, para déwatané pacang katibakin tirta amerta. Sakéwala soang-soang déwa dadi nunas wantah agelekan, tusing dadi lebih!” Déwa Wisnu laut ngiterang jun sané madaging tirta amertané ento. Kakawitin saking Déwa Iswara, Déwa Sambhu, Brahma, Mahadéwa miwah Déwa Sangkara. Risampunné paduman Déwa Kuwéra, Ida Bhatara Wisnu ngambu bo sané soléh pisan. Pangawakné mokoh, sirah gédénan, paningalan nelik maimbuh ipun uyang paling. Ida Bhatara sayan-sayan sangsaya tatkala manggihin Déwa Kuwéra ento lobha pisan nginem tirta amertané akéhan kading apisan. “Cai tusing ja Kuwéra, kéwala raksasa Kala Rau!” Ida Bhatara Wisnu nengkik sada ngambil panah. Gelis panahé ento nancep ring kanta raksasané ento nyantos ia masiluman malih dados Kala Rau. Baongnyané mapunggel lan palas saking awaknyané. Irika raris para dewané ngentungang watangan utawi awak raksasa sané sampun mati ento ka mercapada. (Masambung)

Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.


MINGGU WAGE, 20 MARET 2016

9

Derby Manchester Pentas Eropa Jadi Incaran Kedua Tim

HAL 10

Insiden Pertama Dalam 20 Tahun

Melbourne – Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto mengalami insiden saat keluar garasi untuk memulai sesi latihan bebas ketiga (FP3) di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Sabtu (19/3) kemarin. Rio menyerempet mobil pembalap Tim Haas, Romain Grosjean saat keduanya keluar dari garasi. Insiden seperti ini sudah sangat lama tidak terjadi. Menurut reporter pitlane Sky Sports Ted Kravitz, ia sudah menunggu selama 20 tahun insiden tersebut terjadi di Sirkuit Albert Park. Kravitz menegaskan sangat wajar serempetan itu terjadi. Sebab pitlane di Sirkuit Albert Park memang jauh lebih sempit jika dibandingkan Sirkuit Jalan Raya Monte Carlo, Monako. Pitlane terdiri dari dua jalur, tidak mungkin bagi pembalap saat keluar garasi tanpa melebar ke jalur cepat. “Saya sudah 20 tahun menunggu insiden seperti itu terjadi di Sirkuit Albert Park. Pitlane di sirkuit tersebut lebih sempit dari sirkuit jalan raya Monte-Carlo, Monako,” ujar Kravitz. “Pitlane F1 terdiri dari jalur lambat dan jalur cepat. Menurut Ted, di Albert Park tidak mungkin keluar dari garasi tanpa langsung melebar ke jalur cepat meski setir sudah diputar maksimal ke kanan,” imbuhnya. Mantan pembalap Formula One (F1), Anthony Davidson menambahkan bahwa mekanik kedua tim seharusnya lebih memerhatikan lalu lintas di pitlane. Sebab pembalap tidak bisa melihat jauh ke samping karena tingginya side protection di kokpit. (kmb33/ap)

Hasil Kualifikasi

BPM/rtr

Mercedes

1m23.837s

-

2 Nico Rosberg

Mercedes

1m24.197s

0.360s

3 Sebastian Vettel

Ferrari

1m24.675s

0.838s

4 Kimi Raikkonen

Ferrari

1m25.033s

1.196s

5 Max Verstappen

Toro Rosso/Ferrari

1m25.434s

1.597s

6 Felipe Massa

Williams/Mercedes

1m25.458s

1.621s

7 Carlos Sainz

Toro Rosso/Ferrari

1m25.582s

1.745s

8 Daniel Ricciardo

Red Bull/TAG Heuer 1m25.589s

1.752s

9 Sergio Perez

Force India/Mercedes 1m25.753s

-

10 Nico Hulkenberg Force India/Mercedes 1m25.865s

-

KUALIFIKASI - Rio Hariyanto usai sesi kualifikasi untuk GP Australia, Sabtu (19/3) kemarin.,Akibat terjadi insiden di pit, pembalap andalan Indonesia ini harus puas start di posisi paling belakang di GP Australia BPM/rtr

yang digelar hari ini

GP Australia

Kena Penalti, Rio Start Terbelakang Melbourne –

TABRAKAN - Para kru membantu Rio Hariyanto dan Romain Grosjean ketika kedua pembalap bertabrakan di pitlane di Melbourne, Sabtu (19/3) kemarin.

1 Lewis Hamilton

Akibat insiden dengan Romain Grosjean di free practice III, Rio Haryanto mendapatkan penalti. Ia pun harus start dari posisi ke-22. Insiden antara Rio dan Wehrlein terjadi di pit ketika mobil kedua pebalap keluar dari garasi. Saat keluar mobil Rio bersenggolan dengan Grosjean yang sudah mengambil jalurnya. Akibatnya, hidung mobil Manor Rio mengalami kerusakan minor. Sedangkan bodi mobil Haas milik Grosjean rusak cukup parah dan memerlukan perbaikan sampai sekitar setengah jam. Akibat insiden itu, steward langsung menghukum Rio mundur 3 grid dan dua poin penalti. “Pebalap dengan nomor mobil 88 meninggalkan garasi dan tidak memperhatikan mobil yang datang

dan berada di jalur cepat,” demikian pernyataan dari steward, Sabtu (19/3) kemarin. Pada saat kualifikasi Rio tereliminasi pada saat Q1. Ia menorehkan catatan waktu 1:29,627 detik, unggul atas rekan setimnya, Pascal Wehrlein yang menorehkan catatan waktu 1:29,642 detik. Rio berada di posisi ke-21 pada saat Q1, sementara Wehrlein berada di posisi ke-22. Namun lantaran

penalti Rio harus start dari urutan ke-22. Posisi terdepan dalam sesi kualifikasi diraih Lewis Hamilton. Dia menorehkan catatan waktu 1:23,837 detik pada saat Q3. Ia unggul atas rekan satu timnya, Nico Rosberg yang meraih waktu 1:24,197 detik. Posisi tiga besar kemudian dilengkapi oleh Sebastian Vettel yang menorehkan catatan waktu 1:24,675 detik. Kimi Raikkonen dan Max Verstappen berada di

posisi keempat dan kelima. Pada Q3 ada delapan pebalap tersisa yang sukses melewati Q1 dan Q2. Kedelapan pebalap itu adalah Hamilton, Rosberg, Vettel, Raikkonen, Verstappen, Carlos Sainz Jr., Daniel Ricciardo dan Felipe Massa. Aturan baru kualifikasi menyatakan bahwa Q3 berlangsung selama 14 menit, di mana dimulai dari menit kelima satu pebalap dengan catatan waktu paling lambat akan tereliminasi. Setelah eliminasi pertama, tiap 90 detik satu pebalap dengan catatan waktu paling lambat lainnya akan tereliminasi. Hamilton dan Rosberg

berhasil melewati tahaptahap eliminasi tersebut hingga akhirnya menjadi dua pebalap terdepan. Sementara itu, Vettel memilih untuk masuk pit ketika Hamilton masih berada di lintasan. Sebelumnya di Q2 Kevin Magnussen, Jolyon Palmer, Jenson Button, Fernando Alonso, Valtteri Bottas, Nico Hulkenberg dan Sergio Perez menjadi pebalap-pebalap yang tereliminasi. Peraturan di Q2 juga mirip dengan Q3, di mana eliminasi dilakukan pada menit keenam dan setelahnya eliminasi dilakukan tiap 90 detik. Ada 7 pebalap tereliminasi di Q2. (kmb33/rtr)


BOLA MANIA

10

Minggu Wage, 20 Maret 2016

Derby Manchester

Pentas Eropa Jadi Incaran Kedua Tim Manchester –

BPM/rtr

SIAGA - Polisi dan steward siaga setelah penonton mencoba masuk ke lapangan dalam partai Ligue One antara tuan rumah Marseille dan Rennes, Sabtu (19/3) kemarin.

Rusuh, Suporter Serang Petugas

Paris – Adegan kekerasan terjadi selama pertandingan Ligue 1 antara Marseille versus Rennes pada Sabtu (19/3) dini hari tadi. Saat itu fans tuan rumah mengamuk dan memukuli polisi yang tengah berjaga di Stade Velodrome. Kemarahan tersebut dipicu kekalahan Marseille atas Rennes dengan skor 2-5. Sejumlah pendukung Marseille tampak mencoba untuk menyerang ke tengah lapangan dengan cara menarik-narik, bahkan merobohkan pagar keamanan di sekitar lapangan. Keributan tersebut memicu respons steward dan polisi antihuru-hara untuk mengamankan kerumunan suporter yang marah. Kejadian tersebut berlangsung dramatis, mengingat massa yang beringas semakin banyak jumlahnya. Sejumlah pendukung yang emosi tampak menun jukkan spanduk yang berisi ejekan mereka yang diarahkan kepada bos Marseille, Vincent Labrune. Kekesalan tersebut dimulai sejak mereka tertinggal 3-0, sedangkan 15 menit kemudian skor berubah menjadi 5-2. Dua orang steward dilaporkan telah menahan seorang penggemar yang mengamuk setelah berhasil melewati pagar pembatas. Ketika ia diseret keluar lapangan, pemuda tersebut terlihat masih mencaci maki sambil berteriak. Di tempat yang sama sejumlah penggemar juga terlihat bergulat dengan petugas keamanan, sementara bek Marseille Florian Thauvin ditimpuki botol plastik oleh pendukungnya sendiri. (kmb33/rtr)

UJUNG - Striker Sergio Aguero akan menjadi ujung tombak City saat menjamu Manchester United dalam laga bertajuk Derby Manchester malam nanti.

Derby manchester kali ini terjadi saat kedua tim sedang terpuruk. Saat ini City bertengger di peringkat ke-4 dengan raihan 51 poin, sementara MU masih berkutat di peringkat ke-6 dengan raihan 47 poin. Jadi laga Derby pekan ini akan menjadi sangat penting bagi keduanya untuk mencari poin penuh, guna raihan tiket Liga Champions musim depan. Apalagi di antara kedua tim masih ada West Ham yang juga berburu tiket eropa.

Head To Head Manchester City Vs Manchester United 25/10/15 Manchester United 0-0 Manchester City 12/04/15 Manchester United 4-2 Manchester City 02/11/14 Manchester City 1-0 Manchester United 26/03/14 Manchester United 0-3 Manchester City 22/09/13 Manchester City 4-1 Manchester United Lima pertandingan terakhirnya Manchester City 16/03 Manchester City 0-0 Dynamo Kiev 12/03 Norwich 0-0 Manchester City 05/03 Manchester City 4-0 Aston Villa 03/03 Liverpool 3-0 Manchester City 28/02 Liverpool 1-1 Manchester City Lima pertandingan terakhirnya Manchester United 18/03/16 Man U 1-1 Liverpool 13/03 Man U 1-1 West Ham 11/03 Liverpool 2-0 Manchester United 06/03 West Bromwich 1-0 Manchester United 03/03 Man U 1-0 Watford

Atletico Lawan yang Sangat Berat Barcelona – Direktur Barcelona Javier Bordas, mengakui bahwa Atletico Madrid merupakan lawan terberat untuk timnya. Pernyataan itu ia sampaikan menyusul hasil undian perempatfinal Liga Champions yang mempertemukan kedua raksasa Katalunya tersebut. Barcelona sebelumnya sukses menumbangkan Arsenal di babak 16 besar Liga Champions. Namun kali ini skuad asuhan Luis Enrique harus berjuang keras menghadapi Atletico yang menjadi saingan terberat mereka di papan klasemen La Liga. Bordas mengatakan Atletico merupakan tim yang hebat di Spanyol. Ia juga menegaskan sangat menghindari pertemuan dengan tim besutan Diego Simeone itu. “Saya tidak berpikir ada lawan yang lebih tangguh. Mereka mampu bermain lebih baik dari siapa pun. Kami sangat kaget ketika mendapatkan lawan semacam itu di perempatfinal Liga Champions,” ungkap Bordas, Sabtu (19/3) kemarin. “Kami bisa saja bertemu tim lain, namun kali ini kami mendapatkan salah satu tim yang sulit dikalahkan. Kami telah mengeta-

hui kemampuan pertahanan mereka, tapi kami akan berjuang untuk menang melawan siapa pun,” imbuhnya. El Barca punya pengalaman pahit menghadapi Los Rojiblancos, manakala tersingkir dari ajang yang sama dua tahun lalu. Liga Champions musim 2013/2014 bukan merupakan kenangan yang menyenangkan bagi Barcelona. Bertemu Atletico di perempat final, mereka tersingkir usai takluk dengan agregat 1-2. Pada saat itu Atletico seakan menjadi anti tesis bagi permainan tiki-taka Barcelona yang superior di La Liga. Pada leg pertama 2 April 2014, Barcelona hanya bermain imbang 1-1 menghadapi Atletico di Stadion Cam Nou. Leg kedua, permainan Lionel Messi Cs semakin miskin kreativitas sehingga menyerah dengan skor 1-0. Saat itu, Barcelona benar-benar kalah dari Atletico Madrid. Tak hanya tersingkir di Liga Champions, Barcelona juga kalah di partai yang menjadi final di La Liga. Membutuhkan kemenangan di laga terakhir di La Liga musim 2013/2014, Barcelona malah imbang 1-1 lawan Atletico Madrid. Laga pada 17

Mei 2014 itu jadi sejarah bagi Atletico Madrid dan pelatih Diego Simeone yang berhasil antar Rojiblancos juara La Liga setelah 18 tahun paceklik juara La Liga. Mungkinkah cerita lama kembali terulang? Barcelona sepanjang 2015 telah membuktikan diri sebagai tim terbaik di dunia. Dalam setahun, Blaugrana menyabet lima trofi; La Liga Spanyol, Copa del Rey, Liga Champions 2014/2015, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Ada perbedaan gaya main yang cukup kontras antara Barcelona dan Atletico Madrid. Jika ditilik dari enam pertemuan terakhir, perbedaan itu bisa terlihat jelas. Dari enam pertemuan terakhir, Atletico hanya mampu sarangkan 5 gol. Sedangkan Barcelona berhasil cetak 12 gol lawan Atletico Madrid. Rata-rata gol Barcelona di 8 pertandingan terakhir lawan Atletico yaitu 2,5. Se-

dangkan Atletico Madrid hanya 1,38 saja. Tak pelak kehadiran Luis Suarez di lini serang Barcelona menjadikan Azulgrana tambah ganas. Di delapan pertemuan terakhir, Suarez menyumbang 6 gol untuk Barcelona ke gawang Atletico. Meski demikian, lini pertahanan Atletico Madrid cukup solid. Kuartet Juanfran, Gimenez, Godin dan Filipe Luiz selalu menyulitkan Barcelona. Di pertemuan terakhir bek Atletico sampai harus diganjar kartu merah gara-gara ingin redam Lionel Messi cs. Fakta jika timnya selalu dikalahkan Barcelona tak menyurutkan hati pelatih Atletico Diego Simeone. Pelatih asal Argentina itu bahkan mengaku senang kembali melawan tim terbaik di dunia. “Apakah ada yang lebih baik selain melawan tim terbaik di dunia? Saya sangat antusias,” katanya. Laga kedua tim biasanya berlangsung sangat menarik. (kmb33/ap)

BUSINESS & INVESTOR CLUB

Training langsung praktek jadi investor & pebisnis ONECOIN (Mata uang digital) sebagai alat transaksi online/ e-comerce internasional di era Globalisasi

BiC

Hanya dg 3 juta anda dilatih sampai mahir & punya invest awal 100 euro dg sekali SPLIT anda profit 100% (jadi 200 euro)

John Sadewa

info: www.onecoinina.blogspot.co.id leader setiap kota/kabupaten di bali

Hp/WA. 08113801502 Dibutuhkan

BIC. Jl. Sentanu no.37 Peguyangan kaja, Denpasar utara.Telp. 0361 9008884 C.0000521-rpa

BPM/rtr

DUEL - Bintang Barcelona Lionel Messi (kiri) ketika berduel dengan Kapten Atletico Madrid Gabi di ajang Liga Champions musim 2014/2015.

City meski masih punya satu laga sisa, sudah tertinggal 11 angka dari sang pemuncak klasemen Leicester City dan perlahan sudah mulai melupakan keinginan menjadi juara Premier League. Seperti yang sempat ditegaskan oleh Pablo Zabaleta, The Citizens kini hanya akan mencoba fokus finish di empat besar dan mengamankan jatah bermain di Liga Champions. Misi yang sama juga diemban Manchester United. Tak mengherankan jika derby Manchester akhir pekan ini lantas diprediksi banyak orang bakal jadi pertandingan yang menentukan siapa yang akan bermain di kompetisi kasta tertinggi antarklub Eropa musim depan. Namun demikian kedua tim tengah berada dalam kondisi kurang meyakinkan jelang duel akbar ini. City gagal meraih kemenangan dan mencetak gol di dua laga terakhir mereka usai bermain dengan skor kacamata melawan Norwich di Premier League dan Dynamo Kiev di Liga Champions. “Kami sedang mengalami penurunan. Namun saya yakin kami akan segera bangkit. Fokus utama saya adalah dapat membawa City meraih kemenangan dalam setiap laga,” ujar Pellegrini, Sabtu (19/3) kemarin. Dia menambahkan akan sangat penting bagi timnya untuk bermain waspada dan hatihati dengan setiap kemungkinan, termasuk momentum kebangkitan United yang gagal di Liga Europa. “Derby akan selalu berbahaya. Tak peduli di peringkat berapa kedua tim yang bermain. Jika memang ini merupakan laga derby, tak diragukan lagi ini akan menjadi laga berbahaya. Kedua tim akan berusaha mendekati puncak klasemen sebisa mungkin untuk menghadapi musim depan,” imbuh mantan arsitek Madrid tersebut. Ditegaskan Pellegrini lagi, timnya tak akan

menyerah dalam persaingan ke tangga juara musim ini selama masih ada peluang. “Di sepak bola Anda memiliki hitungan matematika, bahwa bila Anda berpikir Anda tidak bisa, maka Anda tak akan bisa. Itu bukan mental juara. Anda harus berpikir selalu bisa,” katanya lagi. Periode buruk ini juga ditandai dengan cedera yang menimpa Vincent Kompany. Sang kapten harus absen setidaknya hingga sebulan. Otomatis City kehilangan salah satu palang pintu terbaik mereka jelang kedatangan United. Sementara di sisi Setan Merah kondisinya jauh lebih gawat lagi. Selain sudah puasa kemenangan di empat pertandingan terakhir, tim asuhan Louis van Gaal juga tengah mendapatkan tamparan usai hanya bisa bermain imbang 1-1 melawan Liverpool dan tersingkir dari babak 16 besar Europa League. Selain itu sang kapten Wayne Rooney hingga kini juga masih belum pulih dari cedera lutut yang ia alami. Pertandingan monoton pun kemungkinan besar akan tersaji di Etihad nanti lantaran kedua tim sama-sama mempertaruhkan kemungkinan untuk bermain di Eropa musim depan. Bukan tak mungkin laga tempo lamban dan membosankan bakal terjadi sama seperti kala kedua tim bermain imbang tanpa gol di Old Trafford awal musim ini. Dari sisi skuad, selain Vincent Kompany, City dipastikan bakal kehilangan Nicolas Otamendi, Fabian Delph, Kevin de Bruyne, dan Samir Nasri. Sementara Van Gaal juga masih dipusingkan dengan cedera yang dialami oleh sejumlah pemain kunci seperti Ander Herrera, Will Keane, Cameron Bortwick-Jackson, Phil Jones, Ashley Young, dan Luke Shaw. Jika sampai kalah dalam pertandingan derby, Van Gaal mengatakan bahwa peluang United untuk lolos ke Liga Champions akan habis. Dengan delapan pertandingan tersisa setelah akhir pekan ini, peluang United untuk menembus empat besar akan sangat tipis. “Saya rasa peluang kami lolos ke empat besar akan habis jika kami kalah. Jarak kami dengan peringkat empat sudah empat poin. Selain itu juga masih ada West Ham, mereka juga masih di depan kami. Bukan cuma Manchester City, kami juga harus melewati West Ham. Tujuh poin terlalu banyak untuk dikejar,” terang Van Gaal. Laga nanti tentu patut untuk ditunggu. (kmb33/ap)

Juve Tahu Caranya Menang

Naples – caranya memenangi pertandingan. Juventus tampil luar biasa “Bagaimana rasanya untuk untuk mengejar ketertingbisa merasakan bertarung galan setelah melakukan untuk scudetto? Ada banyak start buruk di Liga Italia. motivasi dan keinginan Bianconeri disebut meuntuk lebih baik lagi, mang tahu bagaimana karena kami mempucaranya untuk menyai musim yang luar nang. Juve saat ini biasa dan kami masih ada di posisi pertama di posisi kedua. Jadi klasemen. Mereka kami sangat fokus unmengumpulkan 67 tuk bermain bagus,” poin, berjarak tiga kata Jorginho, Sabtu angka dari Napoli di (19/3) kemarin posisi dua. “Juventus? MerTim besutan Massieka terbiasa untuk miliano Alleri itu sudah menang, bahkan saat 19 kali tak pernah kamereka tak bermain balah dengan rincian 18 kali gus mereka membawa pumemetik kemenangan dan lang hasil bagus. Sedangkan sekali imbang. saya pikir itu membutuhkan Penggawa Napoli Jorginho, usaha lebih banyak untuk BPM/ap mengaku bahwa dirinya sangat kami. Kami butuh tujuh atau Massimiliano Alleri fokus untuk terus lebih baik delapan kesempatan untuk dan ingin mendapatkan hasil bagus. Tapi dia memenangi pertandingan,” imbuhnya. bilang bahwa Juve memang tahu bagaimana (ant/rtr)


Minggu Wage, 20 Maret 2016

KONI Minta Tambahan Dana Rp 10 Miliar Lagi Denpasar (Bali Post)KONI Bali meminta tambahan bantuan dana dari Pemerintah Pemprov Bali sebesar 10 miliar lagi, untuk melakoni PON XIX/2016 di Bandung, Jawa Barat, September mendatang. Ketua Umum KONI Bali I Ketut Suwandi menyatakan pihaknya sudah membuat usulan atau rencana baru terkait pengajuan tersebut dana ada APBD perubahan. Langkah itu dilakukan melihat banyaknya atlet yang lolos ke PON. “Untuk bantuan dana 40 miliar memang sudah disetujui oleh Pak gubernur melalui dua tahap. Tahap pertama lewat dana induk Rp 27 miliar dan sisanya lewat APBD perubahan Rp 14 miliar lagi,” ungkap Ketut Suwandi di Denpasar, Sabtu (19/3) kemarin. “Jadi bantuan lagi 10 Miliar cukup realistis. Karena segala kegiatan tidak bisa berjalan tanpa ada dukungan dana. “Paparnya Mantan Ketum KONI Badung itu menambahkan, jika nantinya proposal tambahan bantuan itu disetujui, maka pihaknya bakal meningkatkan nomimal bonus kepada atlet peraih medali emas dari Rp 120 juta menjadi 150 juta. Di bagian lain Asisten II Bidang Pemerintahan Pemprov Bali I Ketut Wija, menyatakan pihaknya bakal siap memfasilitasi bantuan Rp 5 miliar - Rp 7 miliar lagi untuk KONI. “Memang setelah kami hitung-hitung bantuan yang diberikan tidak cukup. Sehingga kami meminta KONI Bali mengajukan tambahan di perubahan, seperti bonus atlet dan yang lainnya. Intinya kami akan bantu kebutuhan KONI,” tegas Wija. (kmb41)

GELANGGANG

11

Bali United Kalah di Kandang Gol pembuka kemenangan Arema Cronus lahir dari titikputih di menit ke-29. Penalti diberikan wasit karena bomber Arema Cristian Eloco Gonzales dijatuhkan kiper Bali United Mochammad Diky di petak keramat. Wasit Thoriq Alkatiri (Bandung) pun mengusir Diky hingga Bali United tampil dengan 10 pemain. Eloco Gonzales yang mengeksekusi penalti sukses memperdaya kiper Bali United Rully.

Gonzales menggandakan keunggulan timnya menjadi 2-0 di menit ke-44 lewat tandukannya menuntaskan umpan lambung Denny Santoso. Hingga turun minum Arema unggul 2-0. Memasuki babak kedua, Bali United mampu mempertipis kekalahan melalui sepakan Fadil Sausu di menit ke-53 yang mengoyak gawang Kurnia Meiga. Di menit ke-74 wasit Thoriq giliran mengusir Hamka Hamzah (Arema) dan

kedua tim tampil dengan 10 pemain. Hasil akhir tim berjuluk Singo Edan tetap unggul 2-1. PS Polri Unggul Hasil lainnya, PS Polri sukses membantai Macan Kemayoran Persija Jakarta dengan skor telak 3-0. PS Polri yang diperkuat pemain bintang berpengalaman seperti Bio Paulin, James Koko Lomel, Gerald Pangkali, Robertino Pugliara, serta beberapa mantan eks

Timnas U-19 seperti Putu Gede, Ilham Udin Armein, Paulo Sitanggang dan Maldini Pali tak membutuhkan waktu lama untuk menjebol gawang Persija Jakarta. Menit ke-4 mantan punggawa Persija Fabiano Rosa Delta menjebol gawang Andritany lewat tandukannya usai menerima umpan bola mati dari rekannnya. Persija yang berupaya menyamakan skor malah dibuat tidak bisa berbuat banyak, mengingat pertahanan mereka terus di bombardir oleh PS Polri. Justru menit 27 tim besutan Bambang Nurdiansyah memperbesar keunggu-

Denpasar (Bali Post)Kesebelasan Pra-PON Bali melakoni laga perdana pada Pra-kualifikasi PON Grup B di Lapangan Mahmud Wisnu Saputra, Kabupaten Kuningan, Jabar, Minggu (20/3) ini. Pelatih Kepala AAK Bramastra yang dikontak, Sabtu (19/3) kemarin menjelaskan pihaknya buta peta kekua-

tan lawan, tetapi tak mau larut dalam kekhawatiran. “Kami tetap optimis memenangkan pertandingan, baik melawan NTB maupun NTT pada Selasa (22/3) nanti,” ucap pelatih yang akrab disapa Gung Bram ini. Dijelaskannnya, dirinya menginstruksikan asuhannya agar menyerang sejak menit awal. “Jika perlu

secepatnya tim Pra-PON Bali bisa mencetak gol ke gawang lawan,” tuturnya. Ia memperkirakan barisan penyerang diisi Kushedya Hari Yudo ditandemkan dengan Ketut Tirtanadi. Selanjutnya sayap kanan Warih Sentanu dan sayap kiri Ari Gilang. Lini tengah sekaligus kapten Agus Setiawan dan Ridwan Haci

kemudian Sara dan Made Otong, serta Agus Novic dan Agus Cair Ekaputra di lini belakang, serta Putu Pager Wirajaya di bawah mistar. Gung Bram mengingatkan yang penting tim Bali tampil all-out, jangan meremehkan lawan. “Kami usahakan tim Pra-PON Bali sukses menaklukkan NTB dan NTT dan lolos tanpa

Denpasar (Bali Post)Kesebelasan Pespa Padangsambian keluar sebagai juara III, pasca menang tipis 5-4 (2-1) atas lawannya Putra Kesiman dalam turnamen Sanur Open II/2016, di Lapangan Letda Made Pica, Sanur, Sabtu (19/3) kemarin. Putra Kesiman unggul lebih dulu, persisnya di menit ke-30 Kadek Hendrayana mengoyak gawang Pespa yang dikawal Hadi Sumarjana. Namun, bomber Pespa Nyoman Rafik Armawan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke38. Bahkan Rafik kembali menggetarkan jala Putra Kesiman yang dikawal Yanto, pada menit ke-42 melalui titik putih. Penalti diberikan wasit Joni Parera karena pemain Putra Kesiman hand ball di petak keramat. Memasuki babak kedua, pemain Putra Kesiman Kawi mampu menyamakan kedudukan 2-2, di menit ke51 ketika sepakan bolanya melintir dan susah ditangkap kiper Hadi Sumarjana. Namun striker Pespa Agus Kayun Dwipayana kembali menggetarkan jala Yanto hingga timnya unggul 3-2 di menit ke-62. Giliran penyerang Putra Kesiman Kadek Hendrayana kembali mampu menyamakan kedudukan 3-3 di menit ke-71. Selang empat menit Gusti Komang Merta membawa Pespa unggul 4-3 lewat tandukannya di mulut gawang menuntaskan umpan terukur Antha Wijaya Mucin. Rafik Armawan membawa Pespa menang 5-3 di menit ke-82. Selang dua menit, giliran pemain Putra Kesiman Dika Purnaman-

tara menjebol gawang Pespa hingga skor akhir 5-4. Usai pertandingan, pelatih Pespa Kadek Loco Ediana mensyukuri kemenangan ini. Apalagi tercatat dua kali tembakan pemain Putra Kesiman yang mengarah ke gawang, namun bola sempat membentur pemain belakang Pespa dan gagal diselamatkan kiper Hadi Sumarjana. “Nanun kami akui kemenangan ini karena anak-anak pintar memanfaatkan peluang,” sebut Loco Ediana. Pada bagian lain, pelatih Putra Kesiman Made Ngongoh mengakui mental asuhannya masih down pasca kekalahan atas Putra Tresna di babak semifinal. “Bahkan, sedianya anak-anak tak mau tampil dalam laga perebutan juara III ini. Akan tetapi saya memberikan semangta dan bersyukur mereka bersedia tampil,” terang Made Ngongoh. (022)

Gianyar (Bali Post)-

Tim tuan rumah Bali United (BU) dikalahkan Arema Cronus dengan skor 1-2 (0-2) dalam babak penyisihan turnamen Piala Bhayangkara 2016, Grup B di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (19/3) kemarin.

lan menjadi 2-0. Kini giliran Bio Paolin menjebol gawang Andritany untuk kali kedua lewat tandukan keras yang gagal diantispiasi Andritany. Hingga turun minim PS Polri unggul sementara 2-0. Di paruh kedua, PS Polri yang sudah unggul dua gol terus melancarkan serangan ke jantung pertahanan Persija untuk menambah pundi-pundi kemenangan. Apes menimpa Persija, dua menit jelang bubaran PS Polri mencetak gol ketiga sekaligus gol penutup kemenangan PS Polri menjadi 3-0 yang kembali diciptakan Robertino Pugliara. (kmb41)

menunggu hasil partai lain, NTB jumpa NTT pada Kamis (24/3) mendatang,” terangnya. Sesuai dengan jadwal panpel, Tim Bali melawan NTB pukul 16.00 Wita. Akan tetapi, Bali mengusulkan supaya digelar pukul 15.30 Wita, mengingat cuaca di Kuningan dingin dan sering turun hujan. (022)

Sore Ini, Pra-PON Bali Ladeni NTB

Pespa Padangsambian Juara III

BPM/wan

ANGKAT KAKI - Seorang pesepak takraw harus mengangkat kakinya tinggi-tinggi dalam upaya memblokade smes lawan pada turnamen sepak takraw memperebutkan Piala Wali Kota VII/2016, di aula SMPN2 Denpasar, Sabtu (19/3) kemarin.

Sepak Takraw Piala Wali Kota

Dua Tim Sisma Putra ke Semifinal Denpasar (Bali Post)-

Dua tim sepak takraw putra SMAN 7 (Sisma) berhasil melenggang ke babak empat besar dalam turnamen memperebutkan Piala Wali Kota di aula SMPN 2 Denpasar, Minggu (20/3) ini. Tim Sisma A usai menaklukkan SMKN 1 dengan skor 2-0, Sabtu (19/3) kemarin bertemu Padangsambian Bersatu pasca menang atas SMKN III A dengan skor 2-0. Semifinalis lainnya Sisma B yang menundukkan SMKN 5 A dengan skor 2-0, jumpa SMKN 2 A yang unggul atas SMKN 2 B dengan skor 2-1. Untuk kategori SMP putra, tuan rumah SMPN 2 (Spentwo) juga meloloskan dua tim. Spentwo A sukses mengalahkan Padangsambian Club 2-0, meladeni SMPN 4 B di semifinal pasca menang atas SMP PGRI 7 A 2-0. Semifinalis lainnya, Spentwo B unggul atas Harapan Nusantara 2-0, jumpa SMPN 4 B yang menang atas SMP Wisata Sanur 2-0. Di sektor putri kembali Spentwo A meladeni Spentwo B dan SMP PGRI 7 A bertemu SMP PGRI 7 B. Untuk tingkat SD putra, semifinalis mempertemukan SDN 1 Padangsambian dengan SDN 6 Panjer A, dan SDN 1 Padangsambian B meladeni Garuda Club. Pada babak delapan besar SDN 1 Padangsambian A menundukkan SDN 6 Panjer B 2-0, kemudian SDN 6 Panjer A menang atas SDN 1 Ubung B 2-0. Sementara SDN 1 Padangsambian B mengalahkan SDN 18 Pemecutan A 2-0 dan Garuda Club unggul atas SDN 24 Pemecutan 2-0. Ketua Panpel Farid Ahmad menyatakan dari segi jumlah tim kontestan event serupa 2015 lalu mencapai 62 tim, sedangkan pada 2016 ini melibatkan 53 tim. Akan tetapi, kata Farid dari segi kualitas permainan menunjukkan peningkatan kualitas. “Hal ini menandakan pembinaan di sekolah dan klub berjalan intensif,” ucapnya. (022)

Jadwal Minggu (20/3) Kundalini

vs

Putra Tresna

BPM/wan

BLOKADE - Kiper Putra Kesiman Yanto memblokade bola dalam serangan yang dilancarkan Pespa Padangsambian pada turnamen sepak bola Sanur Open II/2016, di Lapangan Letda Made Pica, Sanur, Sabtu (19/3) kemarin.


12

Minggu Wage, 20 Maret 2016


Sastra

Redité Wagé, 20 Maret 2016

I Kaki Dengkil

Cicing Kabelet I PRODONG nangkilin Ida Pedanda ring griya wenginé puniki. Masadu indik bangketé sané sayan sué sayan ngakéhang dados karang paumahan. Abingé ring Tukad Jangga ngakéhang sampun kawangun dados paumahan, restoran, tur villa. Kocap durung asapunapi, Gumi Baliné sampun sayan nyupekang. Jagi kija ipun I Prodong tur sané siosan ngruruh mertha? Ipun sané wantah madrué geginan dados tani? Wantah madrué pakaryan ngolah bangket, ngolah tanah? I Prodong waluya asapunika, pianakné nénten wéhina ngranjing tegeh-tegeh. Pianakné muani kekalih wantah tamat ésémpé kamanten. Sesampuné tamat esémpé tatahina pianakné, raris pajangkepanga sareng mindoné. Usan punika nikaina makarya ring bangket, dados tani pateh sakadi ipun. “Suba liu anaké masekolah tegehtegeh, dadi sarjana, pamuputné tusing dadi apa. To iwasin I Plegir kanti tiwas nékték bapané nyekolahang kanti dadi sarjana, pamuputné kabisané nanem kangkung di tukadé. I Plocokan, suba sarjana, pamuputné dadi tukang sapu otél di Candidasa! Melahan jani malajah magaé di cariké, lakar masuk buin? Percuma to…!” Asapunika I Prodong nuturin pianakné, dawegé nagih masekolah malih ring éséma. “Sapunapi puniki pakibéh jagaté sané mangkin Ida Pedanda? Manut Lontar Aji Pari tur Aji Pamaculané, kocap wang taniné punika jagi rihinan ngojong swarga loka. Sesampuné punika wau Ida Pedanda? Wantah mangkin wang taniné nénten madrué pakaryan, nénten ké titiang jagi paling ungkur manggihin swarga loka? Napi malih sesampuné nénten madrué karya, raris titiang mamaling antuk layah basang titiangé. Nénten ké neraka jagi panggihin titiang? I Prodong neresdes matur majeng Ida Pedanda sané ngrawat-rawat pangaksiné sambilanga ngalocok. I Kaki Dengkil iteh ngintip atur panangkilan I Prodongé wenginé puniki. Manahanga sayuwakti kobet mangkin wang taniné ngrereh karya santukan sayan ngakéhang bangket tur abiané dadosanga karang paumahan. Sapusira kapo sané nuénang umahé ring BTN, sapusira kapo sané nuénang villané ring pinggir Tukad Janggané? Sampunang sampun punika kayunanga! Mangkin sané patut kayunang, asapunapi raris wang taniné ring Tepisiringé? Transmigrasi? Sampunang punika malih wilangina. Sampun saking tahun siu sangangatus setimaan wargi Tepisiringé matransmigrasi. Mangkin sesampuné madrué ring padésaan raris ka bégal tur kapatiang! Jejeh I Kaki Dengkil mangkin ngangsokang wargi Tepisiringé matransmigrasi. Santukan pakibeh jagaté mangkin matiosan sareng rihiné. “Bakat angsokang matransmigrasi, anggéta baongné I Prodong tekén begundalé ditu di dura désa!” Asapunika I Kaki Dengkil ngrémon padéwékan. Kedeh pisan manahné nyarengin paguneman I Prodoné ngiring Ida Pedanda. Nanging, punika urunganga santukan jerih wantah maduegin Ida Pedanda. Samaliha, saking doh kanten Ida Pedanda nénten mawacana sapunapi-sapunapi. Waluya I Prodong matakén asapunika-asapuniki. “Inggih Ratu Ida Pedanda, icénin titang sepat siku-siku, napi raris jagi karyanin titiang wantah malih tigang raina bangket Jero Lingsiré jagi ruaka anggéna karang paumahan? Kubon titiangé sané sampun tampi titiang saking kakin titiangé malih tigang raina jagi sopela! Genah titiangé ngamarginin suka-duka malih tigang raina sampun jagi rata kaasahang!” Asapunika I Prodong marerasan majeng Ida Pedanda sané kaloktah kaluihané kalintang. Ida Pedanda kantun meneng, rawat-rawat suung pangaksiné. Wawu I Prodong nunas mapamit, gerem-gerem Ida Pedanda mawacana. “Lamun Bapa jani marasa kabelet, buin mani-poan, tiang masé lakar kabelet. Lamun sayan ngliunang jatma uling dija kadén nongos dini, nyén lakar wédain tiang? Lamun kéto, iraga makejang lakar kabelet! Lamun kéto iraga makejang buka sinonggané maraga cicing kabelet! Yén suba cicingé kabelet, kénkén lakar solahné? Nah… kema mulih malu kenehang buin di kubu! Tiang lakar nakti malu, ulian naktiné ento dogén ané bisa gaé jani!” Asapunika Ida Pedanda mawacana ngaonin I Prodong sané tan sah bengong miragi wacanané punika. Kiseh-kiseh sakadi klesih, I Prodong nylihsih nunas lugra, mapamit jagi makaon. I Kaki Dengkil nénten mrasidayang naanang kedékné. Bungkerbungker ngedékin I Prodong sané baosanga sakadi cicing kabelet. Nangin Ipun naler makesyab santukan Ida Pedanda naler marasa raga sakadi cicing kabelet. “Cicing kabelet?” I Kaki Dengkil matakén ring manah. Naler Ipun ngalaca-laca, ngudiang Ida Pedanda sané sampun maraga suci marasa raga sakadi cicing kabelet? Sinah wantah Ida Pedanda marasa kabelet jagi ngaroga! Bénjang tengainé, piragina kocap bangket Jero Lingsiré sané karyanina antuk I Prodong nénten durus madol. Santukan maklaré sané jagi naur nadak padem sesampuné masaré sareng céwék kaféné ring otél. Napi puniki santukan Ida Pedanda marasa sampun sakadi cicing kablet raris majra tukang kaplingé. Kocap mangkin makéh sampun masolah brangti, naler nibén anaké maraga suci. (Jelantik)

Ngenteg Linggih Raka Suari SEMENGAN suba pakruing munyin hand phone Komang Pada. Ia mara suud manjus, nu nyaluk baju, lakar mabecatbecatan ngajahin. Dinané jani ada tugas ngajahin jam kapertama di universitas. Sing maan ia ngrunguang télpon totonan, kewala buin télponé kruing-kruing tusing siep-siep. “Télpon penting miriba,” kéto kenehné Komang Pada, mawanan ia ngaukin kurenanné. “Luh tulung ja angkat télpon Beliné, nyén ya nélpon semengan

gati, ada penting jenenga,” kéto ia ngorahin kurenané Luh Kalpika. Luh Kalpika macelep tur nyemak télponné. Sambilanga meséh, masuah, lan nyiapin buku saha materi ané lakar anggon ngajahin, uli pasaut kurenanné tawanga nyén ané nelpon, tur unduk ané omonga di télponé ento. Tepukina kurenanné jebet-jebet, becat-becat nyemak kertas lan pulpén lakar nulis ané orahanga tekén anak ané nélpon totonan. Mirib ento pabesen ané penting. “Nggih Beli, sira adan ketua se-

13

kaa kidungé nika? Kadek Sugatra, nggih, kuda nomor hand phone-né Beli? Nggih… 081246551…. Nggih Beli suksma,” Luh Kalpika nutup télpon tur nyerahang télponé ka Komang Pada. Ia masih nyerahang kertas ané misi tulisan nomor télpon ento ka kurenané, kéwala Komang Pada makitukan, ngorahin kurenané ngejang catetan totonan di mejané laut majalan bakal ngajahin. Buin kejepné, Komang Pada suba macemplung di telanga ning tresnan mahasiswannyané ané seleg malajah tur jemet matakon. Marasa saja ia demen dadi dosén. Pesu uli kelas suud ngajahin, mara Komang Pada ngidupang Hp, saget suba bek ada pesen macelep. Ada SMS adasa tur ada télpon lalima uli uwanné, Rai Nata. “Béh cara ada ané genting sajan,” kéto kenehné. Kéwala kondén pragat ia makeneh, télponné buin kruing-kruing. “Hallo Swastiastu, kénkén Wa, tiang mara suud ngajahin, ada genting apa?” ia matakon. Kondén mategtegan rasané bayunné Komang Pada, Rai Nata suba mamunyi cara blabar gedé, sing pegat-pegat tur cara ngemaang printah. Tuah abedik ané nyidang ingetanga baan Komang Pada, ané cutetné mabesen apang ia becat tangkil ka Ida Pedanda krana galahé suba cupit nyiapang karya ngenteg linggih di sanggahné. “Uwa suba matur ring Ida Pedanda, jumah lakar makarya ngenteg linggih, Ida Pedanda ngorahin Komang apang becatang tangkil krana Ida Pedanda sibuk sajan, bek ngelah siswa, inget, becatang tangkil nah,” kéto Uwanné nutup télponné. Komang Pada mendep, kenehné dangsah. Teked jumah, ia kasambut kenyir masem Luh Kalpika kurenanné. “Pocol tiang ngalih libur Beli, sing payu tiang nyidang mategtegan, ipah-ipah Beliné, kurenan misan Beliné koyangan mai. Beli Putu Wijaya, belin Beliné koné lakar nyumbang jaja anggon sekaa gambelané, Beli Madé Susila koné lakar nyumbang bé guling aukud, terus misan Beliné, Beli Karta koné lakar mesuang sakancan sampian gantung, Beli

“Uwa suba nunasang ring Ida Pedanda, Ida nganikang di sanggah mula harus ngenteg linggih, krana suba makelo tusing taen ngenteg linggih,” kéto Uwa Nata nyumunin mamunyi. Luh Kalpika nolih Komang Pada kurenanné, Komang Pada mangggutan. “Inggih suksma sampun mriki Uwa, Beli-beli lan Mbok, tiang uning Ida Pedanda pastika sampun wikan turin pacang prasida ngawikanin indik pitakén sisyannyané. Yéning iraga tangkil nakénang indik antes néntennyané makarya ngenteg linggih, pastika Ida pacang nganikaang patut tur antes, sakéwanten yén tiang raris matakon yéning makarya ngeteg linggih nénten madué prabéa, sapunapi minab panyawis Idané? Saja tiang lan somah tiangé magaé dadi dosén ajak dadua, kéwala tiang sing ja sing kuangan pipis, tiang nak sesai masih kuangan, kéwala bisa tiang nyaruang ngaba. Yén linggih di kasarné cara nak negak, kondén sajan tetegakan tiangé enteg, apa buin yén ukur ngangon pipis, man tetegakan tiangé sing tegteg, man pipis tiangé sing teteg, kénkén tiang nyidaang ngenteg linggih? Man Uwa, Beli-beli, lan Embok marasa suba enteg pipisé, jalanan suba karyané, nak saja luung to, né masih sanggah gelah ajak liu, nak bakti majeng Ida Bhatara utama sajan ento, nyanan tiang ja nulungin bantes nyumbang lamak sampian!” kéto Komang Pada ngraos alon dabdab. Suud Komang Pada mamunyi buka kéto, makejang tusing ada ané bani masaut. Tusing ada ané bani mamunyi. Prajani mamegeng cara togog. Ané paling simalunin ngorahang nyumbang bé siap, nyumbang bé guling, nyumbang jaja, nyumbang kopi, nyumbang sampian, bebantenan, nyumbang balih-balihan minakadi arja, wayang, bondrés, tari-tarian, kanti ané ngorahang bakal nyumbang dupa, canang, lan lakar basa tusing ada ané bani masaut. Ané teka makejang masemu layu. Pamuputné, sing ada ané nyidang enteg negak. Konyangan macuet, tuah Komang Pada lan Luh Kalpika ané nu negak ditu, enteg, tegteg.

Saking Langit Bali

Udyoga Parwa

Sang Karna Putran Ida Déwi Kunti Olih : I K. Satria, S.Ag KACARITAYANG mangkin Déwi Kunti mamargi nuju genah Ida Sang Karna. Ring tengahing margi, Ida Déwi Kunti ngaksiang kawéntenan Tukad Mandakini sané ngulangunin manah. Toyannyané sané ening tur tanpa warna ngawinang sunaran Sang Hyang Surya pakenyitnyit ka akasané, ngwewehin kaasrian tukadé. Kawéntenan punika taler ngawinang kawéntenan tukadé sakadi mirah pakenyornyor. Masunar ngulangunin pisan. Ring tukadé punika taler Ida Sang Karna manyembah saha ngrastiti kawéntenan Ida Bhatara Surya. Tatkala punika Ida mabusana sakadi wiku, tan bina sakadi Ida Sang Bhargawa kawéntenanidané. Ida ngrastiti ring sisin tukadé malarapan antuk manah teleb pisan. Raris wénten suara anak istri sané rauh, anak istri punika wantah Ida Déwi Kunti. Kadi asapuniki suarannyané, “Uduh Sang Prabhu Anga, ampurayang pradé titiang ngulgul pamargin bhaktin Idané galahé mangkin.” Ring ajeng Sang Karna sampun wénten anak lingsir sané pakantenanidané tanpa surya, remrem sakadi kaliput déning duka. Antuk manah asih Sang Prabhu Angga matur: “Nawegang Sang Déwi sané mautama, napi mawinan I Ratu rauh sakadi mangkin saha nénten mabusana kaputrian...?” Kacawis olih Ida Déwi Kunti: “Uduh Sang Karna, sujatiné titiang jaga ngaturuningayang indik kapatutan ring rainané mangkin. Parindikan sané nénten kauningin olih sadaging jagate, napi Panca Pandawan.” Ida Sang Karna ngulengang pisan pikayunanidané sadurung nyawis bebaosan Ida Déwi Kunti. Déwi Kunti sakadi brangti ring angganidané nyaksiang kawéntenan Ida Sang Prabhu Karna. Déwi Kunti maosang Ida Sang Karna wantah putranidané. Kahanan inucap kasinahang antuk caritan Ida Déwi Kuntu duk riin. Duk riin, Ida Déwi Kunti mapeséngan Déwi Pritha, putrin Maharaja Kuntibhoja. Sangkaning kapradnyananidané, makasami raja muda sané wénten ring Bharatawarsa kadaut mangda prasida matunggalan sareng Ida Déwi Kunti. Tatkala punika wénten pamargi sané nénten prasida kalempasang olih Ida Déwi Pritha. Yéning wénten Brahmana putus sané rauh ring genahidané pacang kasembrama sakadi déwata. Sedek dina anu raris wénten sang mahara resi maraga putus mapeséngan Maharesi Durwasa. Maharesi Durwasa kasub ring jagaté sangkaning kawisésanidané tan patanding. Yadiastun Ida mawisésa, Ida gelis krodha taler gelis pisan asih. Punika memargi yéning sampun wénten sané dahat bhakti ring angganidané. Ida Déwi Pritha sampun manggihin pangrauh Ida Sang Maharesi, ngawinang digelis Ida nyayagayang makasami pikamkam sané patut kasayagayang sajeroning nyanggra sang brahmana sané rauh. Kawéntenan miwah pangrauh brahmana mautama sakadi Ida Maharesi Durwasa dahat becik kapikayunin olih Ida Déwi Pritha, punika mawinan Ida sayaga nyanggra pangrauh Ida Sang Maharesi. Ida Sang Maharesi mapikayunan pacang sué nyeneng irika. Salami punika taler Ida Déwi Pritha (Kunti) bhakti saha nagingin sané kasaratang. Tios punika, Ida Déwi Kunti taler sareng ngamargiang yadnya (pamuspan) ngiring Ida Sang Brahmana. Ida taler setata ngiringang samian bebaosan Maharesi Durwasa malarapan antuk pamargi sané dahat becik. Parindikan punika ngawinang Ida Maharesi Durvasa dahat bagia saha uleng ring pikayunan nyaksiang Ida Déwi Kunti sakadi asapunika. Antuk kasukan Ida Brahmana Durwasa raris ngicén mantra mautama ring Déwi Kunti sané dagingnyané; yéning mantrané punika kauncarang, pacang ngrauhang Déwata tur mapaica waranugraha marupa putra. Pateh sakadi yadnya Putra Kamesti Yaga.

Lanus nyumbang jaja, Beli Darta nyumbang minuman gelas, Beli Kodik nyumbang arak berem, Beli Kantun nyumbang canang, Beli Lasia nyumbang pasucian, Beli Mideh nyumbang dupa, né ada masih catetan sekaa arja, sekaa wayang, sekaa kidung, lan ané lenan Beli, konyangan suba ada dini,” kéto Luh Kalpika nyerahang telung lembah kertas catetan misi tulisan sambil masebeng jengis. Suba iyur satuané, kayang odalan, nuju Purnama Kadasa ané lakar teka, di sanggahné Komang Pada lakar makarya ngenteg linggih. Lakar ada arja, topéng, wayang, lan ané lénan. Saja sanggah tontonan sanggah gelah anak ajak liu. Komang Pada dogén manyama muani ajak tetelu, ada Wayan Wijaya, Madé Susila, lan adin-adinné Luh Selasih, Luh Sukerni lan Luh Sekarini, yadiastun suba ngantén tetep nulungin ngodalan di umah bajangné. Ada buin misan-misan lan mindonmindonné. Kéwala konyangan nengil di sisi, tuah Komang Pada lan kurenanné ané nengil jumah, ngrunguang rerama lan mayasa di sanggah. Dadinné yén ngodalin, Komang Pada ané mokokin ngodalin, ané lénan tuah matulung dogén. Jani dipiodalané ené makejang marencana bakal makarya ngenteg linggih di sanggahé totonan. Makejang ngaku bakal nyumbang kené, baka nymbang kéto. Ada ané ngorahang nyumbang jaja, bé guling, minuman, bebantenan, sampian, ajengajengan lénaan, kayang lakar basa suba ada ané ngorahang bakal nyumbang. Satondéné karyané ento kamargiang, Komang Pada, misan-misanné, mindonné, lan panyamanné ané nengil joh pada mapupul bakal ngraosang karya ngenteg linggih ané bakal kalaksanayang. Petengné ento, kapimpin olih uwanné, Rai Nata, belinné, misan-misan, mindon-mindon, lan ipah-ipahné cara majanji, teka sibarengan mabaju adat ngajakin Komang Pada lan Luh Kalpika rapat ngomongang karya ngenteg linggih di sanggahné ané bakal kamargiang di piodalan Purnama Kadasané.

Sesampun ngicén mantra punika ring Ida Déwi Kunti, Ida Sang Maharesi Durwasa raris ninggal kawéntenan Jagat Kuntibhoja nuju genah tiosan ngelarang tapa brata. Déwi Kunti rumasa bingung sangkaning polih waranugrahan Maharesi Durwasa sakadi asapunika, Ida taler nénten percaya ring kawisésan mantra punika. Punika mawinan sedek dina anu, Ida Déwi Kuntinguncarang mantra inucap mangda nguningin kasujatiannyané. Ida raris ngrastiti Bhatara Surya antuk nguncarang mantra inucap. Raris Ida Bhatara Surya sujati rauh ring ajeng Ida Déwi Kunti. Ida Déwi Kunti dahat ajerih ring kawéntenané punika. Ida Déwi Kunti raris manyembah. Ida Bhatara Surya raris nampekin kawéntenan Ida Déwi Kunti tur ngagem tanganidané. Saking pangagemé punika metu sunar sané luih pisan. Ida Bhatara Surya raris mlesat ninggalin kawéntenan Ida Déwi Kunti. Sunare punika raris mauwah dados anak alit nganggén kwaca miwah kundala sané sampun wénten ring angganidané. Ida Déwi Kunti sayan bingung ring kawéntenanéidané tatkala punika. Ida madué putra sakémaon durung mawiwaha. Yéning kauningin anak tiosan sinah kasinanggeh nénten becik, parajanané taler nénten pacang percaya yéning putrané punika kapolihang saking nguncarang mantra. Napi malih pacang molihang putra sané dahat becik sakadi asapunika. Ida raris mapikayunan ngenahang putrané punika ring tengahing kotak kayu tur kadagingin kain mangda anaké alit selamat. Putrané punika kaanyudang ring Tukad Gangga saha mapangapti wénten krama sané kayun ngupapira. Pikayunanidané dahat sedih, Ida dahat nyelsel ring kawéntenané punika. Sangkaning pituduh Ida Sang Hyang Licin, pamargin putra punika ring tengahing Tukad Ganggané mamargi antar. Kala punika wénten sais kereta Astinapura sedek masiram ring Tukad Gangga, dané mawasta Sang Adiratha, strin dané mawasta Radha. Sang kalih sampun sué ngarepang polih putra sakéwanten durung mapikolih. Manggihin wénten kotak kayu ngambang, dané raris ngambil saha nyingakin dagingnyané. Tengkejut pisan Sang Adiratha manggihin putra sané kantun sirep leplep pisan. Digelis dané memargi budal saha makta putrané punika sinambil ngelurin kawéntenan strin dané. Strinnyané raris ngraos: “Dahat nénten becik pamargin anak istri sané ngayudang putra tanpa dosa. Minab puniki sampun pituduh Sang Meraga Embang, Ida ngicén iraga putra sakadi pangaptinné saking dumun,” sapunika bebaosan strin dané Sang Adiratha. Irika raris putrané punika kapretenin, kaupapira antuk tresna sané dahat mautama. Sangkaning wastan strin dané Sang Adiratha sané ngupapira putrané punika Radha, punika mawinan putrané punika kawastanin Radhéya. Sesampuné yusannyané adung, Radhéya raris kapandung nuju genah Ida Mahaguru Drona ngarepang prasida molihang kapradnyanan. Sakémaon Ida Mahaguru Drona nénten prasida nampi kawéntenan sisya sané nénten mawit sakeng warna ksatria. Sangkaning nénten katampi irika, Sang Radhéya raris ngrauhin Ida Sang Parasurama Bhargawa. Irika Ida molihang paplajahan sané mautama saking Ida Sang Parasurama. Ngawit nénten katampi olih Ida Bhagawan Drona, Ida Sang Radhéya nyumingkin mawisésa. Sunar ring angganidané setata nyihnayang pacang prasida ngamolihang napi sané kaptiang. Punika mawinan akéh sané maosang kawéntenanidané Sang Karna. (Puput)

Bali Shanti Pertiwiné nangis ngeling para penglingsiré sedih kingking dharma saduné sakadi paling kapatutané sampun nénten éling jadmané sakadi raksasa magigi macaling akuné bas kaliwat apa jani lakar bakat? sami saling tuding lan pada kenyat ngadu déwék mauwat kawat ngredeg mauyutan néntén pragat jagaté magejeran dados gawat dija mangkin rasa manyama braya? dija mangkin Gumi Bali ané jati mula? sami karya, upacara, marasa tan paguna manahé setata karangsukan Butha Kala ngawi kaon ngawi krodha krodhané patut kaiket darma budhi sané ngawi manahé suci manah suci makardi santhi pakedék pakenyung sareng nyama padidi élingang…Baliné sujati élingang…adaté suci élingang…nyamané jati élingang…pada sregep ngaturang bakti mangda Baliné trepti shanti Nyoman Sadwika

Alas Puun Enu karasa marawat gadang entikan kayu wiadin padang enu karasa tis desiran anginé nyapuin kulité sané mangkin sampun puun telas dados aon sami telas alon-alon pamuput pacang kaon anginé dados andus kebus makudus akéh jatma mati matambus mamargi lampus alas nges sampun angus ulian momo angkara manusa I Wayan Tojan


Kruna

14 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

pupu;sienom/,

Pupuh Sinom

23.kasrinn À k ¡ Ó /eyog, Kadasarin antuk yoga, \m(gê*bÉomcri, ngamargiang Brahmacari, eynÑ¡ru*mzé&gÊhsÔ, yén durung manjing Grehasta, Klmljh*budi, kala malajahang budi, KmsUtÉenpÞjhin/, Kama Sutrané plajahin, Ásßrgmentutu(,

Asmara Gamané tutur, hinÑøkÇ¡mãÛnÉ[,

indik cumbuan rasa, h\á)næn)gulnÀsi;,

anggén panegulan asih, shu(guyu,

saur guyu, mcnÑgingind, macanda gina Ginada.

A.A. Gde P. Wiraguna

Ngicalang Pikayunan Ampah WÉNTEN ring tengahing panyatusan siswa SMA, SMK negeri miwah swasta sawewengkon Kota Denpasar ring Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar, ngwetuang rasa bangga ring anggan Dr. dr. A.A. Gde P. Wiraguna, Sp. KK (K). Kawéntenan dokter spesialis kulit dan kelamin sané sering kasambat dr. WG puniki, mapaiketan sareng parikrama penyuluhan kesehatan makelingin HUT kaping-50 Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Daerah Bali. Dokter sané madué ciri khas kepala plontos punika dados ketua panitia, kegiatan sané kasanggra becik siswa miwah guru-guru pendamping inucap. Pamilet penyuluhan akéh karauhin pelajar sané sareng sajeroning Kelompok Siswa Peduli Aids dan Narkoba (KSPAN) kaabih olih guru pembinanyané. Manut dokter embas ring Bangli, 12 September 1956 puniki, sajabaning marasa bangga wénten ring pantara remaja sané kantun seneng tur bagia, metu rasa jejeh yéning ring pantara pelajar pacang dados korban keganasan infeksi menular seksual (IMS). Ngunggahang tema “Hidup Sehat Bahagia Bebas Infeksi Menular Seksual dan HIV/ Aids’’ dr. P. Wiraguna ngaptiang yowanané ngawit mangkin sampun prasida nguningin saha nyemertiang indik IMS. Dokter sané sampun nanganin penyakit kulit miwah kelamin sasukat warsa 1994 negesang yéning IMS infeksi sané nglahlah majalaran hubungan seksual. Punika awinan yowana kaptiang nénten nglaksanayang hubungan seksual sadurung pantes. Napimalih yowana sané madué risiko kalahlah IMS. Kelompok masyarakat sané madué risiko tinggi keni IMS baos dokter Wiraguna, wantah krama sané seneng berganti-ganti pasangan seksual, krama sané madué asiki pasangan seksual, nanging pasangan seksualnyané sering magentos-gentos pasangan. Mangda kauningin olih para yowana yéning penyakit HIV/ Aids ring Indonesia kapertama kacunduk ring Bali daweg warsa 1987. Pengidapnyané wisatawan Belanda sané malila-cita ring Bali. Katarka tamiu Belanda inucap tertular ring negaranyané tur salanturnyané nglahlah ring Bali, yéning nglaksanayang hubungan seksual sareng warga Indonesia. Parikrama edusikasi sané kasarengin para yowana kanggehang kabuatang pisan sajeroning ngicén pangweruhan sané becik tur janten indik baya IMS, HIV

miwah Aids. Siosan punika, Kepala Sub. Bagian Dept. Ilmu Kulit dan Kelamin RSUP Sanglah dan Fakultas Kedokteran Unud, nyelehin rasa ampah olih atenga langkungan krama. Ampah sané kabaosang olih rabin Ni Made Wiratni puniki kaumpamiang antuk sakatah kasus sané wénten ring pakraman. Pemerintah minabang alergi sareng kawéntenan lokalisasi, lianan punika penjaja seks wénten ring sakatah genah. Kawéntenan penjaja seks punika banget ngicén risiko. Nénten wantah majeng remaja, taler warga dewasa sané seneng ngrereh sensasi. Kajejehin, wanita PSK miwah laki-laki hidung belang, madué risiko nyebarang penyakit seksual. Yéning kawéntenannyané dilokalisir, pacang dangan nglaksanayang pengawasan miwah penyebarannyané prasida terdeteksi. “Sesukat titiang kantun mahasiswa, pro kontra indik perda lokalisasi puniki setata kabaosang. Nanging lianan punika pemerintah, sampun tegas antuk larangannyané. Nanging kaselselin pisan, kawéntenan para PSK jalanan miwah penyebar IMS sané nyambi pinaka pekerja kafe, nénten dangan katertibang,’’ baos kakek kalih cucu puniki. Penampén ampah lianan, akéh krama sané nampénin yéning wantah apisan nglaksanayang hubungan seksual sareng PSK utawi cewek kafe nénten mayanin. Samaliha sujatinnyané saking widang medis banget ngicén risiko. Pinih utamannyané sareng angganing sané banget madué risiko keni IMS, HIV miwah Aids. Malajah saking akéhnyané pikobet tur tambis-tambis sarahina wénten ring media cetak utawi elektronik, pola pikir miwah laksana sané nénten becik punika patut kaubah. Bapak saking A.A. Bagus Dian Nata Kusuma puniki, angen pisan sareng wilangan korban IMS miwah HIV/Aids sané sayan nincap. Napimalih Provinsi Bali wénten ring posisi empat besar, peserta terbanyak terkena HIV/Aids ring Indonesia. Pasawitran galahé mangkin jakti nénten prasida kapatehang sareng pasawitran lima utawi dasa warsa lintang. During malih pengaruh modernisasi ring makud a n g kudang widang, sané ngawinang sira manten patut waspada tur hati-hati sareng IMS, HIV/Aids,’’ weweh dané. (ast/yan)

Isin Gumi Alas Désa Selat Kausulang Dados Kebun Raya ALAS Désa Selat, Kecamatan Sukasada, Buléléng sané jimbarnyané 535 héktar, madué poténsi sané ageng. Sakadi mangkin, alas Désa Selat sampun kakelola swadaya olih krama majalaran Badan Usaha Milik Désa (BUMDés) Pandan Harum. Antuk poténsi sané kadruénang taler sokongan krama irika, mawinan alas Désa Selat kausulang dados kebun raya. Bupati Buléléng, Putu Agus Suradnyana nyihnayang usulan punika ring ajeng Diréktur Penyiapan Kawasan Perhutanan Sosial (PKPS) Ke-

menterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Républik Indonésia, Dr.Wiratno ri kala ngrauhin acara gebyar pananduran sistem adopsi pohon ring alas Désa Selat, Kecamatan Sukasada wau puniki. Parindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Soma, 14 Maret 2016 lintang. Gung Surya, Lovina Pamineh punika becik pisan. Yakti kantun akéh poténsi sané prasida kalimbakang ring alas

Désa Selat puniki, minakadi udarannyané sejuk, prasida nyingak kaasrian pasisi sané luih. Yéning wacana puniki sida kalimbakang napi malih kantos dados kebun raya janten sida ngwewehin pariwisata ring Buléléng. Gung Dé, Jl.Nurah Rai Singaraja Santukan wewidangan alas Désa Selat jimbar pisan taler irika wénten air terjun, minab manut titiang pamineh punika pacang sida kasalantarayang. Usulan inucap silih sinung-

Kruna Basa Bali

AKSARA BALI

1.

singid

1. si\id/,

1. tersembunyi

2.

singkuh

2.

si\С;,

2. kikuk

3.

singsal

3.

si\uæl/,

3. tidak sesuai

4.

singsé

4.

sie\uæ,

4. khianat

5.

sipeng

5.

sip%,

5. sepi

6.

sirna

6.

s^x,

6. lenyap

7.

sisu

7.

sisu,

7. bingung

8.

soda

8.

esod,

8. hidangan

9.

solah

9.

esol;,

9. perilaku

10. soméh

Redité Wagé, 20 Maret 2016

10. esoem;,

Bahasa Indonésia

10. ramah

gil utsaha nglimbakang genah mawisata ring Bali Utara puniki. Para wisatawan lokal lan mancanegara sinah madué pilihan tios ring Kebun Raya Bedugul. Tiosan punika, krama sané wénten ring wewidangan alas Désa Selat janten pacang ngamolihang iusnyané ring widang ékonomi. Nengah Sugik, Tangguwisia Sadurung rencana punika kalaksanayang, patut selehin lan kapikayunin dumun indik sarana utawi infrastruktur minakadi margi. Santukan margi irika yéning nedunang curam pisan asapunika tanjakannyané. Mangda bénjangan tan ngawinang baya majeng krama taler wisatawan sané rauh malancaran. Putu Karsini, Banjar Yéning Kebun Raya ring Desa Selat punika sida kamungkah bénjangan, lianan ring genah mawisata taler prasida pinaka genah penelitian utamané indik tetanduran. Irika taler mangda ketandur tanaman sané sampun langka kawéntenannyané ring Bali mangda kawéntenannyané nénten kantos punah. Nyoman Yasa, Lovina. Ti a n g c u m p u p i s a n r i n g usulan Bapak Bupati Buléléng. Parindikan punika pacang sida ngamungkah lapangan kerja anyar majeng krama sané wenten nampek sareng alas Desa Selat. Aptiang titiang dumugi gelis sida kasinahang. (ama)

A.A. Bagus Wijaya Putra

Nglanturang Aguron-guron utawi Wiraswasta DURUNG naen kapikayunin Drs. A.A. Bagus Wijaya Putra, M.Pd., yéning tugas tambahan pinaka kepala sekolah SMKN 3 Denpasar kapercayang majeng anggannyané. Ngawitin pinaka guru duk warsa 1993 lintang, Pak Agung –sapunika dané sering kasambat, kaloktah pinaka guru matematika sané madué dedikasi tinggi. Nénten wantah tanggungjawab pinaka guru pengampu bidang studi matematika, taler tugas-tugas tambahan sané kapercayang majeng dané. Manut pecak Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum puniki, anggannyané sasukat kantun alit sampun kaajahin olih reramannyané mangda setata lascarya makarya. Yéning sampun lascarya makarya, napi manten asilnyané nénten pacang dados pikobet. Ngamel wakil kepala sekolah salami limang warsa, sujatinnyané galah sané cutet sajeroning nyelehin saha nguningin pikobet teknis pendidikan ring SMK. Napimalih pangaptin krama ageng pisan majeng asil lulusan SMK. Rumasuk ring SMKN 3 Denpasar, sekolah kejuruan negeri sané sampun akéh ngasilang lulusan profesional ring bidangnyané. ”Titiang percaya pajalan idup sampun wénten sané ngatur. Sakadi tiang, doh saking pikayunan tiang dados kepala sekolah. Prasida dados guru manten sampun banget ngawi tiang angayubagia. Profesi sané aptiang titiang sasukat alit,’’ baosnyané sinambi makenyung. Kurenan Ni Nyoman Lely

Aryani, S.H., puniki, kamanggehang pinaka Kepala SMKN 3 Denpasar. Sekolah sané sering molihang prestasi ring bidang jasa pariwisata, boga miwah busana, bapak saking A.A. Gede Sutha Wijaya miwah A.A. Tri Padmawati puniki, nénten meled mikayunin tugas tambahan kepala sekolah pinaka beban. Nanging kepercayaan miwah tanggungjawab sané patut kalaksanayang antuk kalascaryan. Ngawitin pendidikan ring SD No. 4 Bangli, raris nglanturang ring SMPN 1 Bangli miwah SMAN 1 Bangli, cita-cita pinaka guru ngawinang Wijaya Putra nglanturang ka FKIP Unud Singaraja. Program Studi dané pilihin wantah Pendidikan Matematika. Pak Agung ngangken méweh nlatarang rasa senengnyané majeng bidang studi sané akedik kasenengin murid punika. Marasa wénten akéh kakirangan, dané raris nglanturang pendidikan pasca sarjananyané ring jurusan administrasi pendidikan Undiksha, Singaraja. ”Sokongan kulawarga banget titiang rasayang. Pengalaman nyihnayang sajeroning suka miwah duka, kulawarga wantah sané kapertama ngrasayang,’’ baosnyané puitis. Kaloktah pinaka pekeja keras, makudang-kudang prestasi taler sampun prasida kapolihang. A.A. Bagus Wijaya Putra kaloktah pinaka Talent scouting 2008 ring VEDC Malang, molihang posisi terbaik dua se-Indonesia. Prestasi sané taler

ngawi bangga Provinsi Bali. Kepercayaan lianan sané kaicén majeng lanang sané seneng bulutangkis miwah main gitar puniki, pinaka tim penilai kinerja guru taler auditor internal ISO. Lepas saking nama besar sané sampun kasandang sekolah sané dané pimpin, A.A. Bagus Wijaya Putra marasa nénten ngraga. Wénten limang diri wakil kepala sekolah sané pacang nyarengin ngemit, ngukuhang saha nincapang kepercayaan krama inucap. Rumasuk guru-guru, sané setata kasarengang sajeroning pikobet sané mapaiketan sareng tantangan miwah prospek SMKN 3 Denpasar. ”Titiang pacang sayan nincapang sinergisitas ring SMKN 3 Denpasar. nénten wantah sareng guru miwah pegawai, sapunika taler sareng samian komponen sané mapaiketan sareng SMKN 3 Denpasar,’’ weweh dané. Sumeken majeng mutu lulusan sané nyawis krama sané ragu, angganing sekolah mangkin sayan nyuukang slogan BMW. Sané mateges BMW nénten ja mobil mewah, nanging lulusan SMKN 3 Denpasar patut nginkinang angga makarya, nglanturang kuliah tur berwiraswasta. Beciknyané baos A.A. Bagus Wijaya Putra, prasida makarya sinambi kuliah. ”Nénten wantah majeng siswa, majeng para rerama slogan punika taler sering titiang uningayang. Tetujonnyané mangda sayaga sajeroning milih sesampun tamat kawekas,’’ baos kasek puniki. (ast/yan)

Upacara Panca Wali Krama ring Pura Kahyangan Jagat Samuantiga, Gianyar RING rainan Purnama Kadasa nepet Wrehaspati Umanis Matal tanggal 21 April 2016, pacang kamargiang Karya Panca Wali Krama ring Pura Kahyangan Jagat Samuantiga, Désa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Mapaiketan sareng karya sané pacang kamargiang punika, prawartaka karya nguningayang atur indik dudonan karya sakadi ring sor puniki. Ring raina puniki Redité, 20 Maret 2016 kamargiang runtutan karya minakadi caru pangruak, bhumi suda, nyukat genah taur, miwah nancep sanggar tawang, tetaring. Ring raina Anggara, 22 Maret 2016 sané jagi rauh kamargiang mendak pangrajeg karya ka Gunung Agung. Bénjangnyané kamargiang antuk nyambut karya, ngadegang tapini, guru dadi, panca kerta, miwah nyengker sétra. Salanturnyané ring raina Saniscara, 26 Maret 2016 dudonan karya kalanturang antuk ngamargiang upacara negtegang, memineh, miwah ngunggahan sunari. Raina Anggara, 29 Maret 2016 kamargiang mlaspas sanggar tawang miwah tetaring. Ring raina Soma, 04 April 2016 sané jagi rauh kamargiang upacara ngadegang/nangiang bagia pulakerti. Reruntutan upacara nerus kamargiang, mawit ngamariang upacara mlaspas miwah mendak padag-

ingan ring raina Saniscara, 09 April 2016. mapedagingan miwah mlaspas wewangunan ring raina Redité, 10 April 2016 kamargiang. Raina salanturnyané kamargiang upacara mendak tirta pakuluh ring dura Bali, mendak tirta pakuluh sad kahyangan ring Bali, mlaspas bagia pulekerti, nedunang miwah ngias pralinggan Ida Bhatara, mapada alit tur kalanturang antuk reruntutan melasti miwah mapekelem ring segara. Nepet raina Soma, 18 April 2016 kamargiang mapakelem ka gunung miwah danu. Bénjangnyané ring raina Anggara, 19 April 2016 kamargiang mapada wewalungan taur Ratu Penataran Sasih rauh. Raina Buda, 20 April 2016 pinaka pamucuk karya kamargiang taur Panca Wali Krama miwah Pedanaan. Bénjangnyané kamargiang upacara mukiang karya miwah mapaselang. Ring raina Sukra, kalanturang antuk nganyarin miwah ngeremekin taur. Salanturnyané mawit raina Saniscara rauh

ring raina Anggara, 26 April 2016 kamargiang upacara nganyarin. Ring raina Buda, 27 April 2016 kamargiang upacara nangun ayu. Bénjangnyané kamargiang upacara nganyarin miwah macaru ring Pura Dalem Puri. Kalanturang malih bénjangnyané antuk piodalan ring Dalem Puri. Wus upacara nganyarin, bénjangnyané kalanturang antuk upacara nyenuk, ngebekin ring raina Redité, tur Rsi Bojana, maguru piduka, nuek bagia pulakerti sané pacang kamargiang ring raina Soma, 02 Mei 2016. Pamargin upacara inucap kapuputang antuk upacara panyineban sané kamargiang ring raina Anggara, 03 April 2016. Maka runtutannyané taler kamargiang pula-pali nyegara gunung miwah panyepian karya. Wantah asapunika dudonan karya sané prasida katur majeng umat Hindu makasami ring dija ugi magenah gumanti prasida pedek tangkil ngaturang bakti nunas karahayuan miwah karahajengan.

Redaksi nerima reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia (pinih akéh 3000 huruf) jangkép sareng foto profil. Profil mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com


15

Minggu Wage, 20 Maret 2016

Benih Visi Eko-Sosio-Religius Bali lKebangkitan Martabat dan Kehormatan Desa Adat (1)

BANYAK kalangan sepakat, Bali itu menarik karena unik dan otentik. Apa yang menjadikan Bali unik dan otentik? “Adat dan budaya Bali,” jawab banyak kalangan yang sepakat. Tapi, di mana adat dan budaya Bali itu mengakar, tumbuh, dan berbiak? Tidak semua kalangan paham dan jujur mengakui, desa adat-lah sejatinya pemilik sah keunikan dan keotentikan Bali itu. Di desa adat-lah adat dan budaya yang menjadi posisi pembeda sekaligus branding Bali itu mengakar, tumbuh subur, hingga beranting, berdaun, dan berbuah. Ibarat pepohonan, tanah dan wilayah (wewengkon) desa adat itu adalah akarnya. Krama (orang sebagai anggota) desa adat itu merupakan pangkalnya, sedangkan pokok pohonnya adalah kesadaran hidup yang santun dan menyatu dengan alam. Kesadaran hidup yang santun dan menyatu dengan alam seisinya inilah sejatinya intisari-pati adat Bali, sehingga melahirkan peradaban yang memperkaya kehidupan manusia sedunia. Dari saripati adat Bali berupa kesadaran hidup yang santun dan menyatu dengan alam inilah tumbuh cecabang kukuh berwujud sikap (attitude) hidup yang menerima keberagaman sebagai keniscayaan semesta kehidupan. Sikap hidup menerima keberagaman cara Bali ini bahkan jauh melampaui konsep toleransi, sehingga sanggup memekarkan rasa tenang dan damai. Santun, santa, dan santi, begitulah tetua Bali kerap bertutur dalam bahasa Bali puitis nan sederhana Dari cecabang kukuh berupa sikap hidup menerima keberagaman sebagai keniscayaan semesta kehidupan itulah ranting-ranting budaya Bali bertumbuh, berbiak: berupa bahasa dan aksara Bali, lalu kesenian dalam arti seluas-luasnya, tata krama, tata boga, tata busana, dan lain-lain hingga akhirnya semua bersatu-padu menjadi adonan identitas budaya Bali yang unik dan otentik dengan pola, struktur, dan sistem

yang terukur, berlapis-lapis. Adapun perputaran roda ekonomi dan kesejahteraan itu pada gilirannya adalah daun dan buah yang dinikmati dari pohon besar peradaban Bali yang terlahir dari “pandangan dunia” para tetua berkesadaran hidup cara Bali yang dilakonkan dalam berkehidupan nyata di desa adat Bali. Mengagumkan, memang, visi ekososio-religius yang benih-benihnya sudah bertumbuh di masa-masa awal era para tokoh suci sekelas Dukuh Sakti, Sangkul Putih, lalu disusul era Rsi Markandeya di abad 7-8, ditataparipurnakan oleh Mpu Kuturan di awal abad ke-11, hingga Mpu Sumeru, Mpu Geni Jaya, Mpu Ghana, Dang Hyang Siddhimantra itu terus hidup, sampai kini. Lewat prasasti-prasasti pada masa Bali Kuno diketahui, basis ruang kehidupaan eko-sosio-religius manusia Bali itu semula dinamakan thani, banwa, karaman. Saat itu, kesatuan masyarakat adat Bali itu memiliki kewenangan penuh mengatur dan mengurus sendiri ruang wilayah (palemahan), orang (pawongan), maupun keagamaan (parahyangan). Sehingga menjadilah karaman-karaman di Bali ini sebagai ruang bersama masyarakat yang terdiri atas empat golongan (caturwarna: rohaniwan/intelektual, pamong praja, wiraswasta, dan pekerja) untuk menjalankan dan meresapkan esensi ajaran agama Hindu (caturdresta: kebenaran kuno, sastra agama, peraturan negara-raja, dan peraturan setempat) yang terdiri atas empat tahapan kehidupan (caturasrama: masa pembelajaran, berkeluarga, reflektifkontemplatif, dan pembebasan). Semua orang berkesetaraan sesuai kedudukan (linggih), etika (sesana), kewajiban profesional (swadharma), swakrti, sehingga layak mendapatkan hak (swadikara). Semua terikat dalam rasa kesatuan dan kesatuan-rasa, kesepakatan, kebersamaan (salunglung sabayantaka). Tak berlebihan bila dikatakan karaman itu sebagai implementasi asram model Bali. ldeprabas

Calo yang Dibenci yang Dibutuhkan... lKemiskinan, Lapangan Kerja dan Mental Kita...

CALO BERSAMA PRAKTIK PERCALOAN adalah fenomena sosial yang keberadaannya selalu merasuk dalam semua lini kehidupan. Definisi calo merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah orang yang menjadi perantara dan memberikan jasanya untuk menguruskan sesuatu berdasarkan upah, perantara dan makelar. Para calo ini menjual jasa sebagai perantara dengan modal fasilitas, koneksitas dan keterampilan komunikasi. DI INDONESIA, praktik percaloan dari tingkat tinggi hingga tingkat rendahan merata di semua bidang dan ruang. Terdapat calo di bidang transportasi saat mudik, seperti calo terminal dengan penghasilan recehan. Lebih luasnya lagi dikenal calo tanah atau calo pajak yang mendapatkan keuntungan dengan yang besar. Calo dapat ditemukan di berbagai insitusi dan lembaga dari calo KTP di tingkat RT/ RW, hingga calo politik saat pemilu, calo di kepolisian, calo di rumah sakit, mereka tersebar di gedung-gedung pemerintah dan departemen. Bahkan calo pun tak luput masuk ke dalam wilayah yang sakral ‘’Ibadah’’ seperti calo haji. Di mulai dari pendaftaran, pemberangkatan hingga pelaksanaan para calo haji mengurus proses keberangkatannya, hasilnya dipastikan dengan keuntungan uang dan omzet yang berputar demikian banyak. MENGACU PADA SEJARAH, praktik percaloan dalam ranah ibadah haji telah berlangsung sejak abad 18 pada masa kolonialisme. Dalam laporan yang dikutip Dien Majid disebutkan salah satu pengalaman buruk seorang Resudeb Cirebon bernama Adiningrat saat menuanaikan ibadah haji tahun 1893. Ketika membeli tiket saat musim haji, residen tersebut dilayani W.H. Herklots, adik J.G.M Herklots. Adiningrat membawar f. 110. Setelah itu, Herklost pun kabur ke Jedah dengan identitas palsu. Jamaah haji yang telah membayar mahal ini menjadi terlantar dan menunggu tanpa kepastian kapan kapal carteran Herklots dari Batavia datang, hingga akhirnya konsulat Belanda geram. PERISTIWA SEJARAH INI tampaknya masih terus berulang dan dialami juga oleh para jemaah haji di Indonesia. Resiko menggunakan jasa calo adalah ketidakjelasan proses pemberangkatan karena mereka cenderung hanya berusaha mengambol untung dari pelanggannya, memberi harga dengan tarif yang lebih mahal bahkan menjurus pada penipuan terutama ketika pelanggannya mudah untuk dipengaruhi dan ditipu karena keterbatasan pengetahuan. Anehnya, para calo ini juga masih bisa ditemui di kantor-kantor pemerintah yang

lNasa Nurasamas SA JEMBATAN CINTA jpr - dps

jembatan cinta lintasan segala yang melaju dari masa lalu hingga mendatang seberangi kenal rasa berdetak-detak perahu kalbu jukung murung titipkan sauh sandarkan letih tambatkan harapan esok yang menjanjikan sesekali boleh menengok kenangan masa lalu jadi indah setelah sempat terlupakan setelah ditinggalkan untuk sekarang dan esok yang kelak juga jadi kenangan kita tak sedang mencari jejak hilang sebab setiap jejak telah menjadi sejarah yang tak terhapus jejak lain kota ini jadi sumpek, jembatan cinta kanal jiwa berubah perangainya tanah-tanah menjelma rama-rama beton dan pabrik penangkaran keserakahan ‘’Kau telah lama enyah ke entah tak berhak meminta kenangan mencari masa lalu yang hilang!’’ aku hanya boleh numpang lewat melintasi jembatan cinta dengan perasaan gamang dan hati berdetak-detak

sudah mempublikasikan agar masyarakat tidak menggunakan jasa Calo, namun para staff dan pegawai kantor tepap membuka peluang bahkan para pegaswai juga menjadikan dirinya sebagai calo di tempat kerja mereka sendiri untuk mencari uang tambahan. MOTIF EKONOMI menjadi salah satu tujuan utama pada percaloan. Dalam kajian sosial, praktik percaloan semakin marak dan tidak pernah surut lantaran matinya sektor produksi pada tingkat ekonomi berkembang. KETIKA PENGANGGURAN semakin meningkat dan terbatasnya lapangan kerja, maka berkembanglah para calo yang bekerja di sektor jasa sebagai perantara untuk mencai nafkah. Percaloan timbul karena faktor ketimpangan ekonomi. Tanpa pekerjaan yang tetap, rakyat beralih profesi menjadi pekerja musiman dengan menawarkan jasa. Dalam artian, calo tidak pernah menjadi pekerjaan tetap dan profesi namun karena memenuhi kebutuhan ekonomi. Terkecuali calo-calo atau mafia yang memiliki ikatan dengan korporat besar karena penghasilan yang didapatkan juga melebihi gaji karyawan tetap di sebuah perusahaan. Selanjutnya, mengapa praktik percaloan selalu ada di berbagai sektor? Karena masyarakat Indonesia memanfaatkan jasa calo sebagai efisiensi. Mental masyarakat Indonesia cenderung tidak mau repot ketika harus memenuhi administrasi atau bercampur baur mengantri berjam-jam untuk sebuah STNK, SIM, tiket kereta hingga tiket menonton konser. Praktik percaloan semakin marak karena lemahnya budaya disiplin, kemandirian dan kejujuran dari masyarakat yang menggunakan jasa calo tersebut. PRAKTIK percaloan bahkan tidak hanya mengurus orang0orang hidup bahkan orang mati sekalipun. Para calo juga sering ditemukan di Tempat Pemakaman Umum dan menarik pungutan liar kepada pihak keluarga. Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta tahun ini mulai menerapkan larangan keras dengan memasang spanduk-spanduk pelarangan pungutan liar oleh calo dan meminta kepada pihak keluarga janazah untuk membayar langsung uang administrasi kepada petugas resmi Tempat Pemakaman Umum (TPU). PRAKTIK PERCALOAN nyatanya lebih banyak memberi kerugian di banding kepuasan kedua pihak, naun pra calo akan terus eksis, berkembang bahkan bermetamorfosis dalam setiap instansi dan generasi selama kemiskinan dan lapangan kerja tetap masih minim, selain mental masyarakat kita yang masih jauh untuk bersikap mandiri. lRatu Selvi Agnesia

lNasa Nurasamas SA RUANG MERAH JAMBU

: untuk tarian Jasmine

Sanur dalam tarian nyiur memeluk angin kuraba bayangmu di ruang merah jampu serupa burung linglung terkepung puting beliung haiku mencair hatimu mengalir kanal rasa ke hilir jiwa kuseberangai bantaran kanalmu bergolak gelombang garang arus menghunus gamang aku seperti anggang di pucuk riak malam rupa warna punama melukis cakrawala hatiku bernyanyi kau menari aku bermimpi peri-peri negeri matahari belajar tari Bali matanya redup seperti pipit kehausan kau lukis malam dengan tarian bergetar menjalar meliuk di altar: mengalir dari hulu hati ke hiilr sunyi sunyimu dan sunyiku di ruang merah jambu.

Dua Perayaan Dalam Awal Penyempitan Kewenangan Adat Bali Pembelajaran Budaya Toleransi lKebangkitan Martabat dan Kehormatan Desa Adat (2) lKeindonesiaan Kaya Nilai Kemanusiaan PADA PENGUJUNG tahun 2015 ini, dua perayaan agama terjadi dalam waktu berdekatan. Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai peringatan kelahiran Nabi Muhammad pada tanggal 24 Desember sesuai penanggalan Qomariyah (Hijriah) atau setiap 12 Rabiul Awal dan perayaan Natal keesokan harinya untuk mengenang kelahiran Isa Almasih, yakni tanggal 25 Desember 2015 yang dirayakan oleh umat nasrani. PERISTIWA BESAR dan langka ini layak kita syukuri sebagai wujud untuk memperkuat dan memupuk pembelajaran toleransi beragama dan tenggang rasa. Indonesia sendiri adalah merupakan salah satu Negara berpenduduk muslim terbanyak di dunia. Walaupun sekitar 88 persen penduduknya yang beragama Islam, akan tetapi Indonesia bukanlah Negara islam, melainkan salah negara demokrasi erbesar di dunia. Umat muslim di Indonesia dikenal dengan mempunyai sidat yang toleran. SIKAP TOLERANSI merupakan sikap menghargai perbedaan dengan seseorang atau kelompok lain. Melalui rasa toleransi akan tumbuh rasa empati untuk dapat merasakan dan memberikan pertolongan bagi yang membutuhkan. DI BALIK LARANGAN mengucapkan selamat natal oleh sebagian orang karena dianggap dapat merusak aqidah umat muslim. Momentum ini menjadi sebuah pembelajaran. Bagi ahli tafsir dan mantan menteri agama Qurasih Shihab, mengucapkan selamat natal diperbolehkan sebagai bagian menjalin hubungan baik. ‘’SAYA DUGA KERAS persoalan ini hanya di Indonesia. Saya lama di Mesir. Saya kenal sekali. Saya baca di koran, ulama-ulama Al Azhar berkunjung kepada pimpinan umat kristiani mengucapkan selamat Natal. Tutur Quraish Shihab dalam acara Tafsir Al Misbah di Metro TV, Ramadan 1435 Hijriah episode Surah Maryan Ayat 30-38. QURAISH pun melanjutkan bahwa dia tahu persis ada ulama besar di Suriah memberi fatmal bahwa mengucapkan selamat natal itu boleh. ‘’Fatwanya itu berada dalam satu buku dan bukunya itu diberikan pengantar oleh ulama besar lainnya. Yusuf al-Qaradawi, yang di Syria namanya Mustafa Al Zarka’a ia mengatakan mengucapkan selamat Natal itu bagian dari basa-basi, hubungan baik. Ini tidak mungkin menurut beliau, tidak mungkin teman-teman saya dari umat Kristiani datang mengucapkan selamat hari raya Idulfitri terus dilarang gitu.’’ ISLAM ADALAH agama yang mengatakan kemuliaan dan akhlak-akhlak terpuji. Tidak hanya perlakuan baik terhadap sesama muslim, namun juga kepada orang non-muslim. Bahkan seorang muslim dianjurkan berbuat baik kepada orang-orang nonmuslim, selama orang-orang tersebut tidak memerangi kaum muslimin. Islam adalah agama toleransi. MELALUI PENGEMBANGAN sikap toleransi dan empati, maka masalah-masalah yang berkaitan dengan keberagaman sosial budaya akan dikendalikan, sehingga tidak mengarah pada pertentangan social yang dapat mengancam disintegrasi bangsa secara nasioanal. SIKAP TOLERANSI berarti sikap yang rela menerima dan menghargai perbedaan dengan perang atau kelompok lain. Em-

lDwi S. Wibowo

MUSIM BATU APA yang mungkin tumbuh, jika yang kutanam pada tiap jengkal ladang tubuhmu adalah butir bebatuan? Bahkan seratus kali hujan yang turun menerus takkan sanggup meniupkan sihir ke dalamnya, lalu mengubahnya menjadi bulir-bulir kecambah. Sekalipun bebatuan itu sengaja kupungut dari kedalaman sejarah yang mengekalkan aneka peristiwa penting. KITA terlanjut percaya begitu saja pada kilau yang perlahan memudar itu. Bahkan diam-diam memimpikan, kelak dapat memetik buah kebijaksanaan dari ranting yang sulit diterka arah tumbuhnya. Ia justru memunggungi arah matahari yang kian condong ke barat, menjauhi arah pandang peradaban. APA YANG mungkin tumbuh, jika yang kutanam di kepalamu adalah butir bebatuan? Barnagkali mimpi tanpa ujung yang merambati dinding tengkorakmu, mimpi tentang kebajikan orang-orang tua, mimpi tentang perjalanan lintas galaksi, atau bisa adi mimpi tentang gadis-gadis yang berdandan bugil sambil menyanyikan kidung-kidung mesum masa silam. BERAPA MUSIM yang mesti kita tunggu untuk menyemai semuanya, batu tetaplah seonggok batu, meski fantasi tentangnya melampaui usia dunia. Lalu, untuk apa kita menanam bebatuan, selain mengekalkan masa lalu.

lNasa Nurasamas SA BERTAMU TENGAH MALAM Kata orang ini lorong tikus kenapa dilewati gajah belang? ‘’Ah apa bedanya tikus dengan gajah belang!’’ tikus tuntung beranak tuntung gajah belang beranak belang jaran kepang bukan jaran goyang main jathilan malam-malam Seorang ibu terkantuk-kantuk mengawasi anak gadisnya menerima tamu lelaki malam-malam, cicak bersendawa di jendela. Malam beranjak larut lorong panjang di sisi rumah sudah lengang tamu masih berbincang Dini hari tiga lelaki pamitan si gendut di depa dekil di belakang ‘’Duhai pemandangan apakah ini apa aku sedang bermimpi sejak kapan tikus jadi ajudan gajah?’’ sesampai di ujung jalan terdengar lelaki tikus mengumpat: ‘’Gajah sialan, kau telah mempermalukanku di rumah calonmu bertamu hingga dini hari!’’ Lelaki gajah hanya tertawa-tawa meraba belangnya

DINAMIKA sejarah Bali menunjukkan, semasa awal-awal itu Bali sendiri memang otonom penuh secara sosial, budaya, maupun politik. Otonomi karaman itu mulai mendapat “campur tangan” dari luar dirinya sendiri ketika Bali di abad ke-15 menjadi bawahan Kerajaan Majapahit dengan adanya pambekel—kelak menjadi perbekel—yang menjadi perpanjangan tangan pemerintah kerajaan di tingkat desa. Hingga akhirnya Belanda mengoloni seluruh tanah-air Bali sejak tahun 1908, otonomi karaman itu pun kian melemah: lebih difokuskan pada urusan adat dan budaya (parahyangan), sedangkan dalam urusan administrasi kependudukan (pawongan) dan kewilayahan (palemahan) sejak 1920-an dikontrol penuh oleh aparat kolonial Belanda yang dinamakan dins. Dari sinilah cikal bakal lahirnya desa dinas sebagai perangkat pemerintahan terendah di Bali, sehingga Bali punya “ka-lian-an” tambahan berupa dua desa: desa adat yang disibukkan dengan urusan adat dan budaya, dan desa dinas sebagai desa administrasi pemerintahan terendah. Desa adat mandiri membiayai dirinya sendiri dengan swadaya, swakarsa, sedangkan desa dinas yang menjalankan fungsi administrasi pemerintahan terendah dibiayai oleh penguasa negara kolonial Belanda dari pajak yang dipungut dari krama Bali yang hidup di tanah-air warisan leluhur krama Bali sendiri. Karena dibentuk oleh pemerintah kolonial Belanda, tentu saja tujuan utamanya adalah untuk kepentingan pengkolonian, seperti pengerahan tenaga kerja rodi, pemungutan pajak, dan kontrol kependudukan berdasarkan prinsip administrasi. Bukan semangat eko-sosio-religius model karaman yang diformulasikan dalam adagium: paras paros (musyawarah), gilik-saguluk (mufakat bulat), salunglung

sabayantaka (senasib-sepenanggungan), dan sarpana ya (seia sekata dan seiring sejalan). Jumlah penduduk dan luas wilayah dibikin bukan atas rasa-kesatuan dan kesatuan-rasa model karaman, tapi semata-mata atas keperluan kontrol politik administrasi. Bahkan nama desa karaman pun diganti menjadi desa adat. Konsekuensi logisnya jelas: jumlah desa adat dengan desa dinas tidak sama, begitu pula luas cakupan wilayah desa adat dengan desa dinas tidak sama. Benar, memang, antara desa adat dan desa dinas bentukan pemerintah kolonial Belanda itu tidak tumpang tindih dalam hal fungsi, namun sangat jelaslah tumpang tindih dalam hal kependudukan dan wilayah (wewengkon). Desa dinas sesungguhnyalah tidak pernah benar-benar meng-ada-kan penduduk (pawongan), apalagi wilayah (palemahan), karena itu sejatinyalah kepunyaan desa adat. Desa adat dinyatakan punya penduduk maupun wilayah hanya secara administratif di atas kertas—yang kemudian dinyatakan sah dan resmi lewat politik kertas atau politik administrasi oleh Belanda. Bukan berdasarkan susunan asli, hak asal-usul, maupun hak-hak tradisional. Ketika Bali kemudian secara penuh dan tanpa syarat menjadi bagian NKRI tahun 1945, format dua desa ini pun masih diteruskan. Tata hubungan masyarakat adat, apalagi desa adat seperti di Bali, dengan Negara maupun pemerintah tidak pernah dirumuskan dengan tuntas. Tak sedikit pada masa-masa transisi itu ketua desa adat—dengan sebutan bandesa, klian adat, paduluan, kubayan, jero gede, dan lain-lain—sekaligus merangkap jabatan sebagai perbekel. Mereka dapat membedakan dengan jelas, terang benderang mana urusan adat, mana pula urusan pemerintah atau dinas. ldeprabas

pati adalah sikap yang secara ikhlas mau merasakan pikiran dan perasaan orang lain. Sikap tolerans dan empati ini sangat penting ditumbuhkembangkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia multicultural. Dengan pengembangan sikap toleransi dan empati social, maka masalah-masalah yang berkaitan dengan keberagaman social budaya akan dapat dikendalikan, sehingga tidak mengarah pada pertentangan sosial yang dapat mengancam disintegrasi. SIKAP UMAT BERAGAMA yang merasa dirinya paling benar akan memperkeruh suasana perpecahan. SIkap ini perlu menjadi kontemplasi dan perbaikan bersama. Terlebih lagi di Indonesia yang merupakan Negara majemuk yang masyarakatnya terdiri dari berbagai suku, ras dan agama. KH ABDURRAHMAD WAHID atau Gus Dur mengungkapkan bahwa “Keindonesiaan adalah ketika agama-agama atau keyakinan yang hidup di Indonesia berdiri sejajar dan memiliki kontribusi yang sama terhadap negeri”. PEMBELAJARAN LAIN yang dapat menjadi renungan bersama adalah ketika mengkilas balik peristiwa Natal tahun 2000 di Mojokerto. Kisah pengorbanan RIyanto, seorang muslim dan anggota Barisan Anshor Serbaguna (Banser) dari Mojokerto

yang tewas dengan memeluk bom ketika ditugaskan GP Anshor untuk mengamankan perayaan Natal di Gereja Eben Haezer, Mojokerto pada 24 Desember 2000 silam. Menurut beberapa saksi mata, setelah melihat bungkusan yang mencurigakan tersebut ia saegara berteriak “Tiarap!”, tidak ada waktu lagi, ia berlari sembari memeluk kantong plastik dan bom pun meledak. RIYANTO adalah seorang Muslim sejati yang rela mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan orang lain yang sedang merayakan Natal. Atas keberanian dan pengorbannya itu banyak penghargaan diberikan kepadanya. GUS DUR pernah berkata “Riyanto telah menunjukkan diri sebagai umat beragama yang kaya nilai kemanusiaan. Semoga dia mendapatkan imbalan sesuai pengorbannya.” RIYANTO, laki-laki yang wafat ketika usia 25 tahun ini dapat diajdikan pembelajaran bahwa tudak hanya membuktikan sikap toleransi saja, namun membuktikan bahwa pengorbanan demi kemanusiaan di atas segalanya. Tanpa melihat ras, agama, status, atau latar belakang manusia lainnya.

lDwi S. Wibowo

tak menampakkan rimbun dedaunannya. SETELAHNYA, akan kususun sebuah cerita tentang garis lurus yang kutempuh dari masa lalu menuju masa depan. Sebuah lorong panjang yang terisi arus deras peristiwa.

NARASI LELUHUR TELAH KUSUSUN tulang-belulang leluhur ke dlaam tiap-tiap petak silsilah, tak satupun diantaranya kupastikan luput, apalagi tertukat. Tinggal kusucikan lahat, sebelum belulang itu, kembali kutanam dalam diri. HARI INI, adalah puasa ketigabelas sebelum kutuntaskan tirakat. lapar dan pejam telah kutahan dalam sila semadi. Tulang punggung, kutegakkan sebagaimana batang gaharu, agar dosa-dosa masa lalu yang melilitnya dapat terurai, dan terbentang sebagaimana luas jagad khayali. BERHARI-HARI, jasadku bersiap meredam gelombang. Panas dan lembab saling memilin, demam dan perih membentuk pusaran. Seluruh geraknya berpusat pada jengkal di antara perut dan janggut. Berhari-hari, rasa sakit itu akan kuperam dalam diri. Membiarkannya berbiak menjadi kumparan energi yang akan melontarkan jiwaku menuju masa depan, sekaligus masa lalu bersamaan. TINGGAL KUTEMUKAN jembatan yang kelak menjadi pelontar, jaldan yang akan kususuri untuk menemukan bidang masa datang. Sebuah tanah lapang yang tersedia di satu sisi tubuhku, dimana pohon kehidupan itu menancapkan akar namun

lNasa Nurasamas SA DENPASAR DAN LAIN-LAIN Apakah akan kuceritakan kepadamu di kota mana orang-orang mempertarungkan hidupnya seperti ayam jantan di gelanggang tajen? kau pasti tak percaya dewa nasib dan para bebotoh beradu untuk di ajang pertaruhan lihatlah para urban tampak kebingungan seperti orang mabuk, mungkin mabuk kota lebih parah dari minum arak bergalon-galon sebab kota ini seakan menawarkan janji penghidupan lebih layak tak ada yang mengundang mereka mereka datang dan tak mau pergi dewa nasib tak tega mengsir mana mungkin menampik pendatang sebab setiap yang bernyawa membawa karma dan keberuntungan sendiri para bebotoh senang sepanjang waktu bisa bertaruh di gelanggang peraduan apakah bisa kau ceritakan kepadaku kepada siapa kota ini berkeluhkesah karena letih menggendong beban yang tak sanggup dia pikul? para bebotoh dan dewa nasib hanya bisa menyaksikan dengan prihatin dan waswas aku tak percaya maut tega menghabisi riwayat mereka seperti ayam jantan yang salah dan kalah bertarung di gelanggang tajen

lRatu Selvi Agnesia

lNasa Nurasamas SA KEPADA AHMUCAM yang pasang dan yang surut mungkin bukan gelombang rambut sejauh maut memandang tanjung uban dirimbuni ketombe semakin subur dilumur abu merang semakin perkasa dijilat lidahbuaya sampanmu pukat cangkang Nak Garam menggarami laut mengasini rasa maut Yasin Yasinlah selama kembara Fatihah sedalam rasa bahtera hari menyisir sunyi nuju arah yang diingini bulan dan bintang jadi pelita malam yang cinta begitu berguna air garam bagi kucing bulan tersedak tulang ikan. Begitu memesona terang bulan bagi pungguk di rimba malam Begitu bermakna gugusan bintang bagi nelayan di pucuk gelombang maut sembunyi di simpul jaring tak takut menyelami laut

lNasa Nurasamas SA Petang di Sanur Kemana perginya mimpi setelah terjaga Kemana perginya lelah setelah istirah Kemana perginya istirah saat bekerja? dua beringin berjalin ranting ke langit membaca cuaca dan bintang kiblat selepas mahrib camar tak mampir di sanur demi waktu kau atau aku sampai lebih dulu wajah tak berupa hati tak berpenghuni takut bermimpi senjahari mengapa berdiri di ambang angan diombangambingkan pikiran? musim hujan telah tiba jangan bersarang di dahan kering elang lapar mencium aroma daging segar punai sayu melepas rindu rambun randu esok akan mengembara, boleh jadi mereka bersua di ambang senja tanpa saling menyapa nasibmu muram durja takdirku duka nestapa tautkan jiwa dengan cinta yang baka

Stop Press - JKP - 109

Malam NGAMPOENG SENI - 25 Jatijagat Kampung Puisi Jumat WAGE 25 Maret 2016 Pukul 19.00 WITA


NASIONAL

16

Minggu Wage, 20 Maret 2016

Duryodhana: Aku akan Kirim Kedua Krishna ke Dewa Yama

(Edisi Dua Ratus Dua Puluh)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara

dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

ryodhana. Mengenai putra paduka, oh banteng keturunan Bharata, setelah mendekati kehadiran Partha dan Krishna, dia tidak merasakan ketakutan apa pun. Dia tidak merasa ketakutan terhadap apa pun, walaupun, oh tuan, setiap keadaan diperhitungkan untuk mengilhami ketakutan. Para ksatria di pihak paduka itu sangat memujinya, karena dia terus menghadapi Arjuna dan Hrishikesa untuk menahan mereka. Sungguh, setelah melihat sang prabu pada pertempuran itu, sebuah teriakan keras terdengar di sana. Teriakan keras itu, oh bagainda, dikumandangkan seluruh bala tentara Kuru. Teriakan yang mengerikan dan menakutkan muncul di sana. Hal itu membuat putra paduka menekan keras musuhnya untuk menghambat kemajuannya. Ditahan putra paduka yang bersenjatakan busur. Putra Kunti itu menjadi dipenuhi kemarahan. Penghukum musuh-musuh Duryodhana itu juga menjadi sangat

marah kepada Partha. Setelah menyaksikan keduanya, Duryodhana dan Dhananjaya saling marah satu dengan lainnya. Semua ksatria, yang muka-mukanya dahsyat itu mulai memperhatikan mereka dari semua sisi. Melihat Partha dan Vasudeva keduanya dipenuhi kemarahan. Putra paduka, oh tuan, menginginkan pertempuran. Sambil tersenyum menantang mereka, kemudian dia dari keluarga Dasarha itu menjadi dipenuhi kegembiraan. Dan putra Pandu itu menjadi penuh kegembiraan. Setelah mengeluarkan raungan keras, keduanya meniup terompet kerang andalan mereka. Melihat demikian bergembira, para Kaurava menjadi tanpa harapan akan keselamatan putra paduka. Sungguh, para Kaurava, dan banyak di antara musuh-musuh itu merasakan kesedihan. Mereka menganggap putra paduka sebagai persembahan yang telah dituangkan ke dalam mulut api suci. Pasukan-pasukan paduka, melihat Krishna dan Pandava itu

21 April, Puncak Upacara ’’Panca Wali Krama’’ di Pura Samuantiga

PURA Kahyangan Jagat Samuantiga berada di Desa Bedulu Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar. Untuk mencari lokasi pura ini cukup mudah. Dari Pura Goa Gajah ke timur sekitar satu kilometer sebelum mencapai Gianyar kota. Jalan menuju pura juga sangat menunjang dengan aspal hotmix dan sarana parkir cukup memadai. Pura Samuantiga ini diduga sudah ada sejak abad kesembilan silam. Hal ini dibuktikan dalam perjalanan sejarah Bali Kuna. Ketika itu, Bali sempat diwarnai konflik berkepanjangan akibat banyaknya kelompok masyarakat atau sekte yang memiliki perbedaan dalam sudut pandangnya masingmasing. Bahkan, tidak jarang di antara mereka mengakui diri paling utama. Sri Ratna Bumi Banten selaku Raja Bedahulu ketika itu, memutuskan untuk melaksanakan pertemuan dengan melibatkan kelompok masyarakat dan sekte yang ada. Dalam pertemuan yang dilaksanakan di sebuah tempat suci yang kini dikenal

dengan Pura Samuantiga itu, juga dihadirkan seorang ahli tata negara asal Jawa Timur bernama Empu Kuturan. Setelah melalui perdebatan dan pembahasan yang cukup menyita waktu, disepakati sejumlah keputusan di antaranya, terbentuknya desa pakraman yang hingga kini masih bertahan di Bali. Sedangkan untuk mengakomodasi kehidupan spiritual, disepakati untuk membangun Pura Kahyangan Tiga di masing-masing desa pakraman. Sedangkan untuk masing-masing perumahan dibangun sanggah atau merajan rong tiga. Dalam menata dan menunjang profesi warga yang menekuni sektor pertanian, ditelurkan juga tata cara menata sistem pengairan di sawah yang dikenal dengan subak. Menurut Ida Pedanda Gede Djelantik Putra Tembuku dari Geria Eha Tampaksiring, usai memberikan dharma wecana terkait persiapan Panca Wali Krama di wantilan Pura kahyangan Jagat Samuantiga, Selasa (15/3) malam, Pura Samuantiga

memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah Bali. Tidak hanya sebagai tempat dicetuskannya konsep desa pakraman yang kini menjadi pilar penting dalam menjaga tanah Bali. Ida Pedanda Gede Jelantik juga mengungkapkan hasil pertemuan paruman sulinggih di Pura Samuantiga, memutuskan untuk dilaksanakannya upacara Panca Wali Krama. Pertimbangan dilaksanakan upacara mahakarya itu, terkait status pura sebagai Pura Kahyangan Jagat. Puncak karya Panca Wali Krama dilaksanakan 21 April 2016 bermakna mengembalikan keharmonisan hidup masyarakat dengan segala makhluk dan seluruh isi alam ini. Dalam dharma wecana yang bertema ‘’Melarapan Karya Panca wali Krama Ngiring Tincapang Srada Bhakti Mangda Ngamolingan Kerahajengan’’ itu, Ida Pedanda Gede Djelantik Putra Tembau didampingi Ida Pedanda Putra Manggis Jelantik Manuaba bersama istrinya dari Geria Wanayu, Bedulu. Ketua Paruman Penyung-

Pura Kahyangan Jagat Samuantiga

BPM/kmb

sung Pura Samuantiga, Drs. I Wayan Patera, M.Hum., mengatakan pelaksanaan upacara Panca Wali Krama akan diawali dengan upacara Caru Pengruwak, Bumi Suda, Nyukat Genah, Tawur lan Nancep Sanggar Tawang pada 20 Maret. Selanjutnya, dilaksanakan mendak Pangrajeg Karya ke Gunung Agung dua hari selanjutnya, yakni tanggal 22 Maret ini. Selanjutnya disusul prosesi nyambut karya, ngadegan tapini dan nyengker setra keesokan harinya. Melaspas Sanggar Tawang dilakukan 29 Maret, dirangkai upacara nyangling 1 April dan ngadegan Pulekerti pada tanggal 4 April. Sedangkan tradisi unik ngambeng yang melibatkan pengayah anakanak, mulai dilakukan 6 April selama sepekan. Sedangkan Mapedagingan dan melaspas wewalungan dilakukan 10 April, disusul mendak tirta pakuluh di Gunung Rinjani dan Gunung Bromo di Jawa Timur. Setelah melaspas bagia pulakerti tanggal 14 April, prosesi dilanjutkan keesokan harinya dengan prosesi nedunan lan ngias Pralingga Ida Batara, serta diwarnai ritual makala hyangan bagi prajuru bersama warga pengayah. Melasti yang dirangkai dengan pekelem akan dilakukan di Pantai Masceti desa Keramas Blahbatuh, dilaksanakan 17 April, dengan berjalan kaki dari Pura Samuantiga lewat Blahbatuh. Sedangkan saat budal Ida Batara Ratu Lingsir yang diikuti sejumlah tapakan dari puluhan Pura Manca Manca, melewat Pantai Lebih dan masanekan di lapangan umum Astina Gianyar. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan warga sekitarnya menghaturkan bakti sebelum kembali menuju Pura Samuantiga yang diduga hingga malam hari. Mapepada wewalungan dilaksanakan 19 April dan dirangkai pelaksanaan Tawur Panca Wali Krama dan Mapedanaan tanggal 20 April serta Mukiang Karya dan Mapeselang dilaksanakan 21 April keesokan harinya. Setelah piodalan di Pura Dalem Puri tanggal 28 April akan disusul upacara rsi bojana, guru piduka dan nuek bagia pulekerti tanggal 2 Mei. Sedangkan Ida Batara akan masineb 3 Mei. Tetapi pada 4 Mei akan dilaksanakan prosesi nyegara gunung serta diakhiri dengan panyepian pura pada tanggal 6 April. (kmb)

Hati-hati Bantu Korban Lakalantas

BERDASARKAN data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar tercatat 736 kasus kecelakaan yang ditangani BPBD tahun 2015. Sedangkan hingga 17 Maret 2016, tercatat terdapat 109 kasus kecelakaan. Dari angka tersebut, dapat ditarik kesimpulan terjadi 2-3 kecelakaan setiap harinya dan 61 kecelakaan setiap bulannya. Tingginya angka kecelakaan di jalan raya diperlukan penanganan yang komprehensif termasuk pertolongan pertama korban kecelakaan. Membantu korban lakalantas harus berhati-hati karena kondisi korban belum dapat diketahui sehingga yang bisa dilakukan adalah

menghubungi petugas medis. Dalam membantu, korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas), yang pertama dilakukan adalah proteksi diri misalnya memakai sarung tangan atau masker. Lalu proteksi lingkungan untuk melihat situasi lingkungan korban kecelakaan. Setelah itu segera lakukan pertolongan terhadap korban. “Ketika ada orang kecelakaan, kepala tidak boleh sembarangan diangkat,” kata Ns. Made Perakaryadi, S.Kep., Koordinato Perawat Ambulans RSUP Sanglah, Sabtu (19/3) kemarin. Dia mengatakan sebaiknya menangani korban kecelakaan dilakukan oleh orang yang mengerti cara mengangkat korban, cara

memegang leher, dsb. Selama ini, karena masyarakat memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi sehingga ketika terjadai kecelakaan, masyarakat beramai-ramai mengangkat korban. “Perlu kehati-hatian, karena kalau salah angkat, bukannya menolong tapi memperberat kondisi pasien,” ujarnya. Selain itu, badan korban juga tidak boleh ditekuk, harus ditempatkan pada tempat datar dan keras contohnya diletakkan dalam posisi tengadah, leher disangga. Penanganan korban lakalantas umumnya mengalami gangguan pada jalan napas. Misalnya korban mengalami perdarahan yang mengakibatkan jalan napas tertutup

darah, maka jalan napas dibersihkan dari darah. “Kepala tidak boleh ditinggikan kecuali curiga ada perdarahan di kepala,” ujarnya. Setelah dibersihkan, pertolongan kedua adalah bantuan pernapasan, melihat ada tidaknya perdarahan agar dapat dikontrol dengan menutup menggunakan kain. Selanjutnya, cek kesadaran dilihat dari pupil matanya. “Manusia punya tingkat kesadaran, dapat dilihat dari reaksi pupil untuk melihat ada tidaknya tekanan di otak,” paparnya. Jika pasien telah dalam keadaan stabil, baru kemudian diangkat ke ambulans dan dibawa ke rumah sakit. (kmb42)

begitu gembira. Hamba berseru keras, dirundung ketakutan, ‘’Sang prabu telah terbantai, sang prabu telah terbantai.’’ Setelah mendengar hiruk-pikuk suara sangat keras itu dari para prajurit, Duryodhana berkata, ‘’Biarlah ketakutan-ketakutan kalian dihilangkan. Aku akan mengirim kedua Krishna ini ke daerah kematian.’’ Setelah mengucapkan kata-kata ini kepada prajurit-prajuritnya, Prabu Duryodhana saat itu mengharapkan sukses lalu menyapa Partha dengan

amarahnya dan mengucapkan katakata ini: ‘’Jika, oh Partha, engkau keturunan Pandu, pergunakanlah tanpa kehilangan waktu, semua senjata surgawi dan duniawi, juga apa yang dimiliki Kesava kepadaku. Aku ingin melihat kejantananmu. Mereka membicarakan banyak prestasi yang engkau telah capai, di luar pandangan kami. Tunjukkan kepadaku prestasi-prestasi yang telah memenangkan pujian banyak orang dan dilengkapi kepahlawan hebat itu!’’ (bersambung)

Sloka 6.11 Ye yatha mam prapadyante tams tathaiva bhajamy aham mama vartmanuvartante manushyah partha sarvasah Jalan apa pun yang diambil seseorang untuk mencapaiku, kusambut mereka sesuai dengan jalannya, karena jalan yang diambil setiap orang di setiap sisi adalah jalanku juga, oh Arjuna!

Prajurit TNI Tanam Padi di Subak Tohpati

Bangli (Bali Post) Puluhan prajurit TNI dari Kodim 1626 Bangli bersama sejumlah petugas Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Bangli serta petani, Sabtu (19/3) kemarin, melaksanakan kegiatan penanaman padi bersama, di Subak Tohpati Desa Demulih, Susut. Aksi penanaman padi yang dipimpin langsung Kasdim 1626 Bangli Mayor Inf. Panca Rahardi dilaksanakan dalam rangka menyukseskan program swasembada pangan. Kasdim Mayor Inf. Panca Rahardi didampingi Pasiter Kapten Inf. Ida Bagus Mahendra mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini yakni untuk menyukseskan program swasembada pangan yang telah digagas pemerintah. Dengan terwujudnya ketahanan pangan, maka secara tidak langsung kesejahteraan masyarakat khususnya para petani di Bangli akan meningkat. “Kegiatan penananman padi bersama ini kami laksanakan sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat di bidang pertanian,” terangnya. Dijelaskannya, kegiatan penanaman padi yang dimulai sekitar pukul 07.30 wita dilaksanakan pada lahan sawah seluas 1 hektar. Adapun jenis padi yang ditanam kemarin yakni jenis jangkrik. Alasan dipilihnya bibit padi jenis jangkrik dikarenakan jenis padi varietas lokal ini yang dinilai paling

cocok dengan lahan sawah di Subak Tohpati. Dikatakan juga untuk meningkatkan produksi padi, proses penanamannya dilakukan dengan sistem penanaman jajar legowo. Dalam sistem ini jumlah populasi tanaman ditingkatkan dengan pengaturan jarak tanam. Ditambahkan Kapten Inf. Ida Bagus Mahendra, sebelum

kegiatan penanaman, prajurit dari Kodim 1626 Bangli juga ikut membantu petani mulai dari tahap pengolahan tanah. Saat masa pemeliharaan nanti pihaknya juga ikut membantu pemupukan, termasuk pengendalian hama jika terjadi serangan hama. “Hasil panennya nanti seluruhnya untuk kesejahteraan petani,” imbuhnya. (kmb40)

BPM/ sos

TANAM PADI - Puluhan prajurit TNI dari Kodim 1626 Bangli, Sabtu (19/3) kemarin, menanam padi bersama di Subak Tohpati Desa Demulih, Susut.

Minggu, 20 Maret 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wecana 06.35 Sehat & Bugar 07.05 Seputar Bali Akhir Pekan 07.35 Warna-warni Pagi 08.05 Klip Anak 08.35 I Got It Snake (Malaysia) 08.45 BCTTV 09.05 Taman Sari 09.30 Belajar Menggambar

10.05 Boga Dewata 10.30 Pelangi Kehidupan 11.30 Dunia Otomotif 12.00 Dharma Wacana 12.30 Traventure 12.45 BCTTV/Glimpse Of The Island 13.00 Dunia Kita 13.30 Lejel Home Shoping 14.30 Tembang Bali 15.30 Gita Shanti SS. Campursari Sarbagita (1) 16.05 Dialog Interaktif Harmoni Bali 17.05 Round Up The World

H EAR ING C E N T R E

17.30 DW TV 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Banjar Bali Quiz 19.30 Kris (Kriminal Sepekan) 20.00 Samatra Artis Bali 21.30 Lintas Manca Negaa 21.30 Sekilas Berita 21.35 Ajeg Bali 22.00 Sekilas Berita 22.05 Solusi Alternatif BIO 7 23.05 Solusi Alternatif Herbal Putif 00.00 Lejel Home Shopping

Promo Discount

THE

sampai

Quality Hearning Begins Here

50%

TEST DAN MENCOBA ALAT PENDENGARAN TERBARU DAN BERKUALITAS

GRATIS

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

SANJAYA melanjutkan, Demikian disapa oleh Krishna, kemudian Partha menjawab Kesava. ‘’Terjadilah demikian. Bahkan ini harus dikerjakan olehku. Tanpa menganggap apa-apa lagi, lanjutkan ke sana di mana Duryodhana itu berada. Dengan mengerahkan keberanianku pada pertempuran, aku akan memenggal kepala orang malang itu, yang sudah sedemikian lama menikmati kerajaan kami, tanpa sebuah duri pun dari pihaknya. Akankah aku tidak berhasil, oh Kesava, membalaskan dendam diriku sendiri atas penghinaannya? Aku akan menyeret, menjambak rambutnya sebagaimana yang dia lakukan terhadap Draupadi, yang sesungguhnya Dewi Krishna itu tidak pantas mendapatkan perlakuan buruk itu.’’ Demikian percakapan satu dengan lainnya itu. Kedua Krishna itu dipenuhi kegembiraan. Lantas Krishna memacu kuda-kuda yang sangat baik itu secepatnya, untuk secepatnya mendapatkan Prabu Du-

Hanya dari Tanggal 26 Maret - 28 Maret dari jam 10 pagi - 5 sore di Jalan Raya Kuta No. 40 Untuk Info selanjutnya

Hub. 08123952504 / 081337437373 www.Thehearingcentre.sg C.0001639-rpa


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Minggu Wage 20 Maret 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dicr Therapist Spa,Kasir u/di Kuta Hub:081999761923

LEC-LENTERA MANDIRI Group MEMBUTUHKAN

Bth Tng Laundry&Mrktng Pnglman Lok.Kesiman Gj+Bns 081936110361

Dbth Segera Karyawati Toko Wnt Min.SMA Hub.0361-484585

Dicari Wnt u/PRT Gaji 1,5Jt Cari Karyawan/wati,tdr dlm utk TinggalDlm Hub:082 146 808 888 di Santi Homestya 085100402075

Dbth Spv HR & GA PT.Diamond CV:dpspersonalia@diamond.co.id

B.BP.154.03.16.0000837

SALES EXECUTIVE (SE) Kualifikasi: Staff Tetap, Minimal SLTA, Energik, Menarik, Baik&jujur, ada Kendaraan Sendiri & SIM C, Bersedia ditempatkan di BALI dan sekitarnya. Pengalaman Marketing Minimal 1 tahun

A.BP.001.03.16.0001607

A.BP.001.03.16.0001652

A.BP.001.03.16.0001568

B.BP.154.03.16.0000842

B.BP.145.03.16.0000621

Need SPG Kid Factory Outlet Dicari Staff Admin Keuangan, Dbthkn Driver/Sopir u/Klinik Hub.(0361)8475841&085739217064 Pria/wanita,Umur max 27th(diu- 24Jam Usia Max30Th,0361 733301 A.BP.001.03.16.0001565 Jl. Puspa Resti, Banjar Dirgahayu, Krm CV:larondedari@gmail.com tamakan blm menikah)Pendidikan Dbthkn Marketing Waterproofing A.BP.001.03.16.0001426 D1 Ekonomi,menguasai komputer Abiansemal, Kab. Badung Prov. Bali Kirimkan sms : 082226011441 Laki2 Punya Kendaraan Sendiri Cr 2PRT+1B.Siter Gj1,8Jt Tdr (Ms.Office ), Sim C bs kerja Email: info@lec.co.id / Min.SMA dtg ke Jl.Gn.Gede Sltn Dlm,081999776071/082237496717 team,jujur Disiplin.ke HRD umartopo88@gmail.com B.BP.135.03.16.0000854 No.96 Dps-Bali istana Buah Jl.buluh Indah No. U.0000656-low Dicari Kry:Prod.SPV Pglm 5Th A.BP.001.03.16.0001570 777 Dps.T.438517/087861218882 Thk Spl.Runner/Sopir,Cleaning Dbthkn Segera cook helper, A.BP.001.03.16.0001641 Service,Resin/Moulding Pglmn waiter/ss, dan cashier min SMK Chicken Level Resto Cari Hub.085100447041 Email: CV to hrdkzu@gmail.com Karyawan/wati SMA/SMK Hub. B.BP.004.03.16.0000543 operational@de-lighting.com Jl.Sesetan 79 Depan SMK Harapan Dbthkn Sgr Project Adm D3/S1 B.BP.141.03.16.0000822 A.BP.001.03.16.0001625 T.Sipil/SMK,mnguasai Adm pryek, *Bth SPG wnt pglm u/Butik SemiCimb Niaga Finance bth CMO, fasih keuangan&data.Dom.Bali nyak English gjBgs 03618499337 Pria Max 35th,min D1 Pglmn 2th B.BP.166.03.16.0000848 T.4726864 E:nia.ibp@gmail.com Mahir Smartphone, CV ke BCF is Looking for Full Time B.BP.001.03.16.0000808 PT.Wahana Rukan Sunter Permai English Teacher for Lembongan Dbthkn Therapis Spa Wnt,Single B-3 Jkt 14350 E.hrd@wahana.pt Prefer Local Teacher from KlungPny Kndraan Sndri,Max25Th,Gaji B.BP.031.03.16.0000722 kung. English Dept Graduate, 2,3Jt Hub: 085737060247 Circle K:Bth Sgr Krywn Toko, A.BP.001.03.16.0001612 Young,Energetic,Good Spoken P/W,Max 26th,Min SMU/SMK.Krm Dcr FO bs Bhs Jpn,Inggris, Written English Good Salary & CV:Jl.MT Haryono No.2B Dps Driver&Therapist max 35Th u/Spa Benefits,Training Provided, B.BP.001.03.16.0000751 di Jimbaran,704664/085100638867 Transport Provided.CV in Circle K:Bth Sgr Technical B.BP.101.03.16.0000795 English to info@balichildrenfo Engineering,Pria,Max 26Th, Dcr Kry Laki Blm Mnikah u/Pjg undation.org Min.SMK Jur.listrik/mesin krm CV: Toko Sempidi Hb.087860922877 A.BP.001.03.16.0000801 Jl.MT Haryono No.2B Dps/hub. A.BP.001.03.16.0001476 Cr Marketing Resto Bth Sgr:Quantity Surveyor(QS) Dcr Penjahit u/kaos & Quality Berpngalaman Gj Smpai dgn 15Jt Min 5Th.Max.40Th,Min.S1(Teknik 087877612600/087877612601 B.BP.001.03.16.0000750 Control Hub.0812 3802 6969 Emailke:samaniresto@gmail.com Sipil,SIM C(dom.Bali)T.4726864 Dcr Marketing Spa di Bali Ratu B.BP.004.03.16.0000607 A.BP.001.03.16.0001643 E:nia.ibp@gmail.com Spa untuk Cab Ubud & Kuta Krm Dcr Penjahit,Staff Gudang Kain “Bali Kiddy is looking B.BP.001.03.16.0000807 CV ke Jl.Kartika Plaza 18 Kuta Berpengalaman Hub:081237268490 Bth Terapis Wanita diBeachwalk for English & Art Teacher,S1, Email:hrd@baliratuspa.com Tidak Melayani SMS B.BP.154.03.16.0000843 Mall max.35Th.Pglmn/tdk Gaji & Max.30 YO,English Speaking,M/F A.BP.001.03.16.0001648 Dbth Sgr semua posisi termasuk Tunj, SMS 087862263494 CV:info@balikiddy.com Dcri Sebanyaknya Therapist Wnt Deck & Engine utk NCL,Carnival B.BP.031.03.16.0000651 B.BP.164.03.16.0000817 utk Day Spa Baru di Jimbaran Dbth Sgr Kry/i Utk Money Changer Windstar,CV to queeninternatio Dcr Sgr Adm & Marketing Kapasitas 140 Tamu PT.Rama di Kuta bs Bhs Inggris nal@yahoo.com Jl.GatsuTengahIV umur maximal 28Th Telp.485849 H:081999981681(B.Artha) 0361769601/087860142885 /14,085739012888/081246748586 E:cvasri@dps.centrin.net.id B.BP.154.03.16.0000841

A.BP.001.03.16.0001601

A.BP.001.03.16.0001644

Dcr SPG/SPB & Tukang Patrun Kirim Lam ke Milo’s Butik 733844/info@milos-bali.com

A.BP.001.03.16.0001626

Dcr Sales&Marktg u/KayuSuar Villa DiSanur Hub:Email:holding@ buanabaliluxuryvillas.com

B.BP.101.03.16.0000833

Dcr Satpam Berijazah&Berpengalaman Hub.0361-705600

B.BP.154.03.16.0000838

Dcr Staf Gudang PT.Banyumas Jl.Kepundung 70 Dps,T.235125

A.BP.001.03.16.0001564

Dcr Staf SA,Kasir,Acounting Hub:081238311096

A.BP.001.03.16.0001504

Dcr Staff Gudang & Toko Arys Mikro,wil Batanta,Pemogan &Btbulan T.085738559532/290407

A.BP.001.03.16.0001576

Dibthk Sopir Pribadi,PRT&Baby Sister diKuta Tlp.081353303366

A.BP.001.03.16.0001492

Dibthkan Sgr:Staff Fin&Acct. Min.S1 Acct P/W 1Th Pnglmn di perhotelan(diutmkan yg mngrti VHP,domisili di Ubud&skitarnya T.03614726864,email:sanjaya.in dobalipropertindo@gmail.com

B.BP.001.03.16.0000806

A.BP.001.03.16.0001609

Dibthkan Tng Potong Brpnglaman utk Garmen Hub.082146365552

A.BP.001.03.16.0000977

Dibthkan sgr tng lulusan komputer akuntansi. Hub:.08123611005

Dcr Staff u/Warung Jus Oberoi Part/FullTime 0811386770 SmsOK Dcr Tkg Masak ut Wr Nasi, Gj 1,5Jt Hub.085953898282

A.BP.001.03.16.0001336

Dcr Tng Admin & Tng Utk Kantin Wnt Pnmpln mnarik,Lgs ke Tarakan Mtr Jl.P.Tarakan 40/234351

A.BP.001.03.16.0001606

Dcr Tng Cetak Offset,Penjilidan, Serabutan Hub: 081338576310

A.BP.001.03.16.0001615

Dcr krywti salon & spa,brpglmn Hub.Mega Salon : 087861277978

A.BP.004.03.16.0001242

Dcri 5 Org Tenaga Serabutan utk Rmh Makan Hub:081999003416

A.BP.001.03.16.0001445

Dibutuhkan Segera Tenaga SPB/G & Marketing Wil Dps Min SMU/D1 Fasilitas:Gaji Pokok+Bonus+ KomisiInterview:Senin-Selasa Jam 09.00-Selesai di Jln. Seruni 18 Telp.223118 A.BP.001.03.16.0001590

A.BP.001.03.16.0001443

Dibth Sgr u/Staff Villa: Manager Cafe,Chinese Spk,House keeping,Butler,Pool Staff, Accounting,Sales,Reservasi, Waiter/Waitress,Security.Krm LmrkeEmail:hr@nagisa-bali.com lina@nagisa-bali.com, info@cafemoonlightbali.com

A.BP.001.03.16.0001244

B.BP.004.03.16.0000649

Dibutuhkan Accounting Untuk Green Car Golf Buggy Int Lakilaki / Perempuan Minim D3 Akuntansi Bisa Berbahasa Inggris, Kirim Lamaran ke info@greengol fbuggy.com / Jl.Mahendradata Selatan No.101 Denpasar

A.BP.001.03.16.0001595

Dibutuhkan Segera Accounting, Engineering,Pengawas Sipil&MEP untuk Project Hotel.Kirim Lmrn ke Email:cotbproject@gmail.com

A.BP.001.03.16.0001106

Dibutuhkan Segera Staff Semua Departemen Bawa CV ke Crusoe’s Bar&Resto Jl.Legian 184 Kuta

Dicari All Employee Restaurant Dicari Tmt SMA Farmasi / SMA EARN Rp30 jt/month Bali DeveloManager,Head Chef,Accounting, P/W Lgs Kerja H:082144536053 per is looking for Experience A.BP.001.03.16.0001618 Utk Ditmptkn di Green Bean JimMarketing team.Send your CV: Dicari sopir untuk di daerah baran Hub.081999951835/Alamat info@candisuksessejahtera.com Ubud minat Hub.081237768888 B.BP.004.03.16.0000654 Jln.Uluwatu 1 No.49 Jimbaran B.BP.154.03.16.0000844 PT.MPG Dcr Segera Admin Bs Bhs A.BP.001.03.16.0001623 Dicr sgr Cust Service(2org)L/P Inggris CV:balimitra@yahoo.com Dicari Bag Pemasaran Utk Kehotel, 760081,Jl.DewiSri 18 Blok A2Kuta Hp:081239888422/4726055 Villa Dll.Lam.Bawa Lsg Jl. A.BP.001.03.16.0001359 A.BP.001.03.16.0001475 Gatot Subroto Tmr No36/467610 Driver For Delivery English PaudSeminyakmembutuhkanGuru, A.BP.001.03.16.0001629 SIM A+C Jujur,Call 08123983573 Assisten,Babysitter,Pengalaman Dicari PRT Tinggal dlm & Karyawati Toko Hub.081916370805

A.BP.001.03.16.0001452

Dicari Pembantu RT Bisa Masak Dan Bersih2 Hub: 085857022280 Gaji 1jt Tidur Didalam

A.BP.001.03.16.0001478

Dicari Secepatnya untuk Posisi Waiter,Waitress&Engineering,Bisa Kerja Didalam Team.Semangat &Ceria. Kirim Foto+CV: golfrid@revolverespresso.com atau Tlp:082339449915

B.BP.145.03.16.0000823

Dicari Segera! Terapis Spa di Canggu,Tempat Exclusive Pglmn tdk utama,Gj Menarik+Bonus+THR +Lembur.9002588,9002599(0361) A.BP.001.03.16.0001377

Dicari Staff Min SMA Bhs.Inggris Aktif Bs Komputer Word & Excel Punya kendaraan+SIM C bw CV Lsg PT.Bali Nusa Lontar Jl.Majapahit No.57 Kuta,762630

B.BP.154.03.16.0000839

Dicari Tenaga Harian Listrik & Plumbing/MEP Hub.081246468225

A.BP.001.03.16.0001636

Dicari Terapis Berpengalaman untuk Villa Hub.081353670050

A.BP.001.03.16.0001376

PT.AstrindoMembthk:Admmin:D3 B.BP.154.03.16.0000840 Sopir:SIM A&C,OB/OG,Peglmn 1Th Dicari Waitress Bw CV ke Arena Kr CV:salesbali@astrindo.co.id Pub & Rest Jl.By Pas Ngr Rai Jl.TukadBaritoTimur IV No6 Dps 115 Sanur 0361 287255,284084 A.BP.001.03.16.0001253

A.BP.001.03.16.0001493

A.BP.001.03.16.0001584

Red Carpet Champagne Bar is looking for a Cleaner.Experience and good English is a pre. Good salary,BPJS and lunch pay ment!!!! Your CV to daniel@ redcarpetchampagnebar.com

& Bhs Inggris.Hubungi 8499441 CV:assisme01@gmail.com

B.BP.145.03.16.0000748

A.BP.001.03.16.0001279

Perush NAS Membthkan Sgr Tng Mkt Krm CV ke PT.Pura Arjuna Alm Bypas Darmagiri Buruan Gyr Hub.081239377654/087862297454

A.BP.001.03.16.0001371

A.BP.001.03.16.0001480

A.BP.014.03.16.0001586

Housekeeping&Cook Experienced Prsh Distribusi Makanan Frozen English Needed.Hub.08179790393 & Non Frozen,Minuman,Kosmetik info@bungadesavillas.com Serta Springbed Bth:SPG/MD, A.BP.001.03.16.0001498 Sales Whole Saler/Retail/SM Indah Jaya Motor Membutuhkan Sales Springbed & Kosmetik/ Mekanik Motor Lam ke Uluwatu 1 (SPV)/(SM)P/W/Max 25Th(1), No.89 Jimbaran, (0361) 703055 30Th(2-3),40Th(4)Min SMU, A.BP.001.03.16.0001018 Maya Sayang Villa required:DW/ D3,Pnglmn Di Utamakan Krmkan Stewart Kitchen,Staff/Ecommerce Lmrn:Jl.Cargo Kenanga V/9X, Sales&Marketing,Hot Kitchen Tlp.0361-9007984,081337303365 B.BP.004.03.16.0000815 Japanese,FO(male,SIMA), Quarzia Boutique Looking for Hostess Restaurant.CV send to: SPG/SPB,Good English & info@mayasayang-bali.com Experience in Boutique. Call Ph.732230 A.BP.001.03.16.0001520 736644/dwi_quarzia@yahoo.com B.BP.004.03.16.0000739 Need Waiter/ss, Bartender Red Carpet Champgne Bar mencari Berpeng.CV Tutmak Rest Ubud Maintenance yang berpengala 975754 E:info@tutmak.com B.BP.004.03.16.0000816 man perbaiki mesin Vespa.Gaji bagus, service charge, BPJS dan PT Putra Dewata Dist. Aqua uang makan.CV kirim ke : jakko membutuhkan: Manager & Spv @redcarpetchampagnebar.com penjualan .Kirim lamaran +CV A.BP.001.03.16.0001278 ke Jl.Gatsu Timur 250X Therapist Hub:Bening Spa Jl.BatuHub.HRD 089513730526 belig Seminyak-081916597537 general.hrd@putradewata.com

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

Ovr Kredit Xenia M’14 DLux 08886518893

Karimun Estilo’10 Hitam Met AsDK Tgn1 KM30rb,085101424280

Fortuner 12 TRD Putih Diesel A/T 3 TV 0818-550-228 BU 322

BUC Rmh LT2 T200/300 LC12mtr Gatsu brt 4Kmtdr H085108492000

Splash GL Th’2012 Asli Bali Tg1 Silver BUC, 0851 05 05 2880

VW

Dijual Rmh Jl.Sentanu I/10X PeguyanganKaja Hb.082237819777

B.BP.141.03.16.0000828

A.BP.001.03.16.0001585

HONDA

B.BP.164.03.16.0000832

!Djl Civic Wonder Silver’85 mulus Hub:085101492188

APV Arena GX’10 Silver AsBali Sgt Bgs 105Jt,085101581600 BU

CRV’04 Pribadi F.Var R.20 Ban Baru Hub.087860033279

Djual Sgra APV,Alphard,MBO800 Hub.081239293301/081805608587

B.BP.166.03.16.0000845

B.BP.141.03.16.0000825

A.BP.001.03.16.0001574

A.BP.001.03.16.0001525

HRV 1.8 Prestige Putih DK 08199-9080-702 Ng 368

Jimny’83 Modif Zera Ban Komodo 4x4 Ganteng 50Jt,082147454248

A.BP.001.03.16.0001638

A.BP.001.03.16.0001637

VW Caravele Silver Th’2000 Vr6 95JtNg + Chrysler 300c Th’2010 550JtNg BUC PlatB,081238200083

A.BP.001.03.16.0001499

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas Sgl Merk

A.BP.001.03.16.0001646

A.BP.001.03.16.0001588

A.BP.001.03.16.0000993

Dijual Rumah di Dharma Giri Luas Tanah 1,5Are,4KM,4KT,Listrik 2200 Jln 6mtr SHM Harga1,1 5M Hub.08123673557/08123808934

A.BP.001.03.16.0001284

Dj Rmh lantai 2 LB90 LT115 Sidakarya Hub.081337039226

A.BP.176.03.16.0001474

B.BP.164.03.16.0000831

Djl Rmh LT3A:Ada Kos2an Gg.ArDIJUAL RUMAH ISUZU Jimy’2003 Hitam Kaleng Original juna,Gelogor Carik 08123925613 !Djl Rumah 395Jt Perum Lukluk Promo Elf Mikrobus Pariwisata Sekar Tunjung 4 No.3 B.BP.154.03.16.0000836 A.BP.001.03.16.0001593 Indah Utr Puspem H.08123923726 Gratis SErvice 1 Tahun+TV 32" Djl Rmh Type 100m2 Ls.125m2 A.BP.001.03.16.0001491 Karimun’02 Slvr AsBali Mls Pjk Hanya Bulan Ini T.081239765555 Lok.Buduk Badung,081337338088 BUC Djl Rmh LT2A Lokasi Imam A.BP.001.03.16.0001569 Br 57Jt Ng,081337776455 Pribdi A.BP.001.03.16.0001583 A.BP.001.03.16.0001642 Bonjol H1,2M Hub.085737993645 Djl Rmh br Jl.Palapa III/8 Hrg. MERCEDEZ A.BP.001.03.16.0001613 Splash Pmk’14 Silver Seperti 950jt Tp 80/98 H.081916456030 Mercy E320 AT Htm’2000 KM27rb Baru jarang pakai 085738282069 BUC Rmh 2Lt Tp.95 Gunung Atena A.BP.001.03.16.0001385 Audio Spt Br,087860856999 Prbd A.BP.001.03.16.0001524 Kunti2 650Jt nego,081337100093 Jl Rumah Type 45/80 2KT 1KM B.BP.141.03.16.0000826 A.BP.001.03.16.0001483 XOver 09 Silver,New CRV 07 MT Dpr Garasi,Siap Huni,Jln.Lebar BUC Rmh Bru LT155 LB175 Furnis NISSAN Hub.082144894617 Pribadi Lok BatuBulan Hub.082237079242 Nissan Evalia’12 Hitam, Manual A.BP.001.03.16.0001582 Jl.Tkd.Badung Owner 0811389370 A.BP.001.03.16.0001514 B.BP.135.03.16.0000855 120Jt LowKM,081237866666 BUC MITSUBISHI Jual Rumah Jl.Gajah Sura BUC Rmh Dalung Permai Blok NN B.BP.164.03.16.0000829 Pajero Exceed’12 Facelift R20 LT.1,13m2.082146575222(TP) Hub.081338033019-081337261927 Jl.Grand Livina ULT 1.5 Th2010 A.BP.001.03.16.0001600 DK Cantik Pth Hub.081330333310 A.BP.001.03.16.0001628 Tangan I AbuMet H:08123919660 A.BP.001.03.16.0001518 Rmh Grya Loka Penatih LT250m2 Rmh 2Lt Gatsu Subak Dalem 3RT A.BP.001.03.16.0001630 TOYOTA LB200,5RT,4WC,Kolam,Pagar Batu LT125m2,Jln 8m,085106761000 SUZUKI A.BP.001.03.16.0001181 Dijual Toyota Yaris’2008 Jln10m 085106761000,0811386894 Karimun’02 Silver Istmwa Rmh 2Lt Jl.Jaya Giri Renon Dps PlatB,08111226656/082123778099 A.BP.001.03.16.0001180 63,5JtNego 08510156084 Pribadi H.081338365796 A.BP.001.03.16.0001649 Dijual Rmh Lt2 LB110/LT105 A.BP.001.03.16.0001650 A.BP.001.03.16.0001490 Camry Hybrid’13 AsDK Tgn1 Pth Jl.Pertulaka H1,1M,085101859097 Suzuki Ertiga GL’2012 AsDK Rmh LT2,Jl.Nuansa Balian A.BP.001.03.16.0000504 Silver 132Jt Orsnl, 08123804634 LowKM Bs TT&Kredit,08124611999 Permai Renon 087 862 339 157 B.BP.164.03.16.0000830 Dijual Rumah Jln.Mudutaki VI B.BP.141.03.16.0000827 A.BP.001.03.16.0001597 Innova G’05Htm AsDK Ori 112Jt Kav.7 Tegal Jaya-Gatsu Barat Futura Stn’05BiruMet AsBali Rmh siap huni Lt2 2KT 1KM Grs Mlus Istw 58Jt 08123964757Prbd P.Saelus2Kamboja7/085101850689 LT100m2 LB72m2 H.081236530883 Tnh 1A Jimb 650Jt. 08123805574

SPA

ALUMINIUM SPECIALIS ALUMINIUM KUSEN PINTU JENDELA PANEL ACP LANTAI KAYU KASA NYAMUK

SEGAR KULIT CERAH HATI GEMBIRA BADAN

BALINESE BODY SPA jam Rp.

2

HANYA

150.000

JL. JAYAGIRI III/22 08996277822 / 0361223016 JL. HANGTUAH 11X SANUR 0361289481 C.0000230-SPA

RUPA-RUPA

GESEK TUNAI & PELUNASAN

A.BP.001.03.16.0001530

A.BP.001.03.16.0001651

A.BP.001.03.16.0001654

PARTISI ALUMINIUM / GYBSUM

RAILING MINIMALIS RANGKA BAJA RINGAN/GALVALUM

PLAFON GYBSUM ROLLING DOOR DLL...

SWAJAYA PRIMA CHINNEL

SERVICE SINAR JAYA SERVICE

SUMUR BOR POMPA AIR KOMPOR GAS MESIN CUCI WATER HEATER

PANGGILAN MURAH BERGARANSI

C.00018120-srv

SERVICE PANGGILAN BERGARANSI

0361 – 474 66 04

POMPA AIR

SERVICE

KULKAS MESIN CUCI KOMPOR GAS WATER HEATER FREZER, DLL.

AC

085102688674 082236618987 GATSU BARAT, PENAMPARAN C.0001910-RPA

HP. 0851 0144 0677 081 6471 0459 Telp. 8448032

Bali Jl. Pertulaka No. 28X Br. Peninjoan, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara T : 081327413385 081999278882 C.0000121-BBN

BALI JAYA TEKNIK KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER

SERVICE SERVICE TV

BARITO TEHNIK

PANGGILAN

SERVICE PANGGILAN

C.0000280-SRV

TV AC

I NS

RA GA

SEGALA MERK

082 144 495 421 081 5470 9697 C.0002140-SRV

A.BP.001.03.16.0001575

Dikont.Rumah Jl.Padang Asri VI/7 4KTidur 2KMandi PDAM PLN 2200W Tlp.485566/081338503549

A.BP.001.03.16.0001453

Kont.Rmh Bru 3KT,1KM,Dpr,Grs, 23Jt/Th Ayani Utr,081999903402

A.BP.001.03.16.0001505

Over Kont Rmh12Th 85Jt4KT2KM,Jl Keboiwa Gg.Perit 085799777797

A.BP.001.03.16.0001632

Ovr Kontrk Kos 11 Kmr K.Iwa Sisa 13Th Full 087761030667 A.BP.001.03.16.0001579

BIRO JASA

A.BP.001.03.16.0001594

A.BP.001.03.16.0001647

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

AC

B.BP.101.03.16.0000797

A.BP.001.03.16.0001470

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

HONDA BRV & HRV TANPA INDENT DISKON

Service panggilan BERGARANSI

BESAR

082331838863 081999614179

Kredit 6 Th Bisa Tukar Tambah

C.0000818-SRV

BIRO JASA

RAJA MAMPET

Dikerjakan ditempat dan Bergaransi Terima jual beli & tukar tambah

KULKAS FREEZER CHILLER SHOWCASE MESIN CUCI POMPA AIR WATER HEATER INSTALASI LISTRIK LAS PANGGILAN DLL

Jl. Imam Bonjol 22 Dps - Bali 082144505058 - 087761317050 C.0001420-SRV

081338394999 C.0001361-MBL

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

AHLI BUNTU TERIMA KURAS - BERGARANSI

081 239 534 731 C.0001631-brj

RAJA SUMBAT

AC 081338633936

FRESEER W.HITER CHILEER 082339911100

C.0000324-SRV

CV. Tiga Sampoerna

PUTRA JAYA MANDIRI M.CUCI KULKAS Service kerja ditempat

BAHAN BANGUNAN

DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh 3KT,2KM,RT,Dpr,Grs Jl Cargo Taman IV/A3 Gatsu Brt dkt Citraland Hub.089668183579

A.BP.001.03.16.0001466

C.0002112-srv

H. 08-1234567-113

A.BP.001.03.16.0001635

READY : JAZZ | BRIO | CRV | FREED | MOBILIO

LANCAR JAYA

C.0000967-alm

A.BP.001.03.16.0001640

Rumah Br 3KT 1KM T.65/100 Siulan Dps 08123833999

HUB. PAK MADE :

085237860903 | 081934392821

Jln. Tukad Jinah No 9 x Renon Denpasar

082 3311 787 98 – 087 7128 515 99

Rmh/Vila Lt2 4KT 3KM,Ry.Semer Canggu F.Furnish 087862808008

Dijual Tanah 4Are dan 11Are Tanah 3are 425jt Pandansari KOST DISEWAKAN KAMAR Lokasi Ubud Hub:081338305818 Keboiwa selatan,085959570707 Jual Kos Jl.ImamBonjol Gg.Ulun For Rent Montly Room in Villa A.BP.001.03.16.0001153 A.BP.001.03.16.0001354 Danu No.6 Dps Tlp.085333414511 Seminyak Area Ph:085238108406 Dijual Tanah 9 Are Goa Gong Tnh 1,09 Are Jl.Srikaya A.BP.001.03.16.0001467 A.BP.001.03.16.0001633 Hub.08123811732 Harga Murah Patimura 087862339157 Terima kost fasilitas kamar A.BP.001.03.16.0001592 A.BP.001.03.16.0001596 DISEWAKAN TOKO mandi dalam Hub:08523875374 Dijual Tnh 2,5A Jl. Palapa XIV Tnh 1A Jl.P.Moyo(jl msk30M dpn Dikontrak Toko Jl.Gn.Andakasa A.BP.001.03.16.0001645 H.635jt/A Hub.081916456030 puskesmasH675jt/A,081916456030 Pnmparan BsTT Mbl,087860856999 A.BP.001.03.16.0001382 A.BP.001.03.16.0001384 DIJUAL TANAH B.BP.141.03.16.0000824 Djl Kav Baru 1 Are Bitra Gianyar Tnh 4Are Glogor Carik Strtegis Murah Jl Cpt Timur Puspem Bdg Dikont Toko Ls 4x12m Jl.Legian Jln 5 Mtr Hub:081999025757 cocok utk Villa,081239679714 1-2A Jl5m Pav.081337332121Nego A.BP.001.03.16.0000028 A.BP.001.03.16.0001501 No.201 Kuta Hb.(0361)750898, A.BP.001.03.16.0001074 085237433222 Djl Tnh 6,65Are Jl.Raya Baha Tnh Kav Lok Selatan Ktr Lurah Tnh 1Are Pnggr Jl Raya Sibang A.BP.001.03.16.0001183 Mengwi Hub:085857019662 Sempidi Jln 6mtr 081338308064 dkt Jembatan 081237070478 BUC A.BP.155.03.16.0001577 A.BP.001.03.16.0001254 Dkont.Toko LB.200m2 LT.400m2 A.BP.001.03.16.0001578 Tnh Kav.Kwanji 50m dr jl.utama Jl.Ry Tanah Lot H.087761522423 !!Kav Masuk 50mt Jl.Ry Pemogan Djl Tnh Kavling Murah Pering & A.BP.001.03.16.0001471 Kemenuh Jln Paving 0811398825 SHM,Murah,Cas/Krd,081903000203 Jl.6mtr Strategis, 087855999992 A.BP.001.03.16.0001602 A.BP.001.03.16.0001350 DISEWAKAN SALON A.BP.001.03.16.0001546 Jl Tnh 3,5A+Bonus Bgn!di Induk Dikont.Salon Jl.Sekar 14, Br. **Betengsari-Padma 1,3A Lbr8m SINGARAJA KesambiKesiman,Dps 08123894794 S.Langit 50A,T.Bawang 14A,UmeA 550jt/Are 6mAspl 087761760444 Jln Padma Penatih,085100639012 A.BP.001.03.16.0001617 A.BP.001.03.16.0001022 B.BP.166.03.16.0000849 23A+48A Cck Bisnis 085737685717 Jl Tnh Luas 28Are SHM Pgr Jln **Buluh Indah-Himalaya 1,4Are A.BP.001.03.16.0000704 8x17 725Jt/A LC8m 081999020033 Tabanan Aspk Prm,081903000203 RUPA-RUPA A.BP.001.03.16.0001351 DIJUAL RUKO B.BP.166.03.16.0000847 Trima Pesanan Canang Setiap Jual Tanah 2 Are di Jl.Pulau BUC Dj Tanah 156m2 Kawasan *Ruko Jln Utama Mahendradata & Hari,Siap Antar H:081999030732 Irian-Penarungan,Belakang Beranda Mumbul H.081337171703 Bay Pass Sanur,BUC.08123637336 081239637678 dijamin Sukla!! Bengkel Las Adi.081330709494 A.BP.001.03.16.0001121 A.BP.001.03.16.0001511 B.BP.004.03.16.0000728 081337388558/468230/7C7A6BDE BUC Jl Tnh 1,5A 325Jt/A Nego A.BP.005.03.16.0001215 Jual Tanah Raya Utama Gatsu HEWAN Cepake-Selingsing 08123632992 Dijual Ruko Bay Pass Ngurah Barat Huk Mundutaki 10Are @23 A.BP.001.03.16.0001446 3Anak Shitzu Jtan Stmbn Vaksin Rai,Kuta Bali Hub.081 236 400 BUC Tnh 1,1are 460Jt Global Jt/m2 (081239888222) LB 22m Li 08123813188 Ani 0361484172 404 / 085 101 899 954 A.BP.001.03.16.0001563 Lok.Ubung hub:08123652497 Agus A.BP.001.03.16.0001567 A.BP.005.03.16.0001216 B.BP.166.03.16.0000846 Jual Tnh 2,5A & 5A Jl.Pura Ruko SHM Jl.KusumaBangsa II 3Lt PENGOBATAN BUC Tnh L.350m2 Lok Jln Sekar Pengulapan-GWK 087862370009 6KT LT105m2 Hdp Sltn Jl.8m dkt Reiki-Asia-Inisiasi-Lvl-Master Sari Kesiman Kertalangu cocok A.BP.001.03.16.0001603 Ami School Dps 085731180373 800Rb-Medis-Non-081999176801 utk Villa Hub.087761441344 Jual Tnh 4,38A Pantai Rangkan B.BP.154.03.16.0000835 A.BP.001.03.16.0001461 A.BP.001.03.16.0001255 Ketewel Pemilik 081999834550 DISEWAKAN TANAH JASA A.BP.001.03.16.0001622 Ls.25are uk/50x50m Jl.Teuku Dkont.Tanah L.375m2 Br.Medahan Jasa Web Designer dan optimis Sale 1Ha Land 5M Sekotong Umar & Villa Ls.36A Umalas Kangin Gianyar Hb.081237395477 ranking di google,085239459217 Barat Lombok 08123945386 H.08123884701 / 081916664707

WC GARANSI

Atasi WC Mampet, Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras

WC

TANPA BONGKAR TANPA OBAT

Garansi

KURAS

DIJUAL MOBIL TOYOTA READY STOCK

WC MAMPET SALURAN AIR WASTAFEL, DLL OPEN INDENT ALL

085338344278 BESAR

PROMO NYEPI

C.0001288-BRJ

Bunga 0,4%, Tenor s/d 7Th, bisa tukar tambah C.0001610-mbl

READY STOCK

OPEN INDENT ALL NEW FORTUNER CASH BACK AVANZA : DP. 7Jtan

s/d

45jt

INNOVA : DP. 70Jtan FORTUNER : DP. 140Jtan HILUX : DP. 50Jtan

08970855573 // 085100929445 Bunga 0,4%, Tenor s/d 7Th, bisa tukar tambah C.0001368-MBL

Telah Terbit

BUKU BARU PUSTAKA BALI POST

KAMUS BALI - INDONESIA - ENGLISH, INDONESIA - BALI - ENGLISH Penyusun Tebal Harga

Free Accesoris Terima Tukar Tambah

NEW FORTUNER

AVANZA : DP. 7Jtan INNOVA : DP. 65Jtan FORTUNER : DP. 95Jtan HILUX : DP. 50Jtan

082146808881 // 081236339051

TOYOTA

DIJUAL MOBIL DISCOUNT

45jt

C.0000913-mbl

C.0000779-BRJ

HONDA

CASH BACK s/d

: Drs. I Made Wiguna, M.Ag : vi + 54 Hal : Rp 19.000,-

Kamus ini menerjemahkan kata-kata dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Bali, bahasa Indonesia, dan bahasa inggris. Begitu pula menguraikan bahasa Bali alus serta bahasa Bali kasar, yang dilengkapi dengan cara membaca dalam bahasa inggris. Keberadaan kamus dapat membantu para siswa dalam menerjemahkan bahasa, serta dapat membantu para guide ketika membimbing para tamunya.

All New Jazz

081337098405 081999981863 C.0000182-MBL

Hub : Pustaka Bali Post, Jl. Kepundung No. 67 A, Telp. (0361) 225764 atau Toko - Toko Buku Terdekat di Kota Anda Cdr.3kol.rpa.buku baru bp1809


18

REKREASI

Minggu Wage, 20 Maret 2016

Pertanyaan Mendatar

2

5

6

7

8 9 10

11 12 13

15

14

16

17

18

19

22 25

23

26

20

30

28

31 33

21

24

27

29

32 34

35

36 37

38

39

Menurun 1. Orang yang selalu memperjuangkan kepentingan sesama umat manusia 2. Cakap atau sanggup 3. Sejenis elang pemangsa burung-burung kecil 5. Planet ke tujuh dari matahari 6. Nama sesajian dan juga bisa berarti selatan 7. Kekejaman atau kelaliman 8. Alat hisap sabu-sabu 16. Rasa sadar akan diri sendiri 18. Zodiak dengan simbol singa 19. Jalan bebas hambatan 21. Kamu (Bali) 24. Racun untuk membunuh tikus 25. Wabah berjangkit pada daerah yang luas 26. Jiplakan 28. Emas 29. Terpukau 31. Dibalik : Salah satu cabang olahraga bela diri 34. Pucuk daun enau (Bali)

4

3

SPT2016

1. Karya sastra lama Melayu berbentuk prosa 4. Secara hukum 9. Wewangian atau bau yang harum 10. Dibalik : Bencana 11. Dibalik : Cepat saji atau segera dan praktis 12. Timba atau ambil air dari sumur (Jawa) 13. Goyang (Bali) 14. Junjung (Bali) 15. Bilik kecil di penjara 17. Tidak mudah putus atau liat 20. Kartu As (Inggris) 22. Tidak kuat atau payah (Bali) 23. Dibalik : Buah berkulit coklat 25. Dikenal dan disukai orang 27. Istilah untuk sistem pemerintahan sebelum Suharto (Singkatan) 28. Kotak atau peti (Inggris) 30. Pendusta (Inggris) 32. Bayi atau anak kecil (Bali) 33. Salah satu unsur dari Panca Maha Bhuta 35. Gamelan Sunda 36. Dibalik : Perlombaan lari atau balapan 37. Raba (Bali) 38. Kemauan ; Maksud 39. Kebengisan ; Loba atau Tamak

1

TTS Bali Post

KUPON TTS No.238 Ketentuan Menjawab

Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 238 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 26 Maret 2016. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 3 April 2016. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga ( 2 dewasa + 2 anak ). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.

Jawaban TTS No. 236 Mendatar 2. Beleganjur 7. Sima 8. Ark 9. Kemenyan 11. Noap (Paon) 12. Greed 13. Sofa 15. Empati 18. Ogoh-ogoh 22. Sunda Kelapa 26. Kalkulus 30. Sakrum 32. Nara 33. Gedeg

34. Nian 36. Kungkang 37. Nya 38. Slof 39. Tat Twan Asi Menurun 1. Giro 2. Bakpia 3. Ganefo 4. Jengah 5. Rateng 6. Akad 10. Mosi 11. dan 33. Ngembak Geni

14. Agnes 16. PES 17. Tun 19. OHP 20. Halimun 21. dan 30. Tahun Saka 23. Uak 24. Asa 25. Aur 27. Lidnat (Tandil) 28. Ungkit 29. Sangga 31. Kongsi 35. Aloi

Pemenang TTS No. 236 1. Ni Made Suciati Br. Tambahan, Ds. Ubud, Kec. Ubud, Gianyar 2. I Wayan Sugiarta Jl. Raya Sesetan 321 Denpasar 80223 3. Suarsana Jl. Nakula No. 8 Semarapura 80700 4. Ni Made Kartini Jl. Batuyang Gg. Camar 28 Batubulan - Gianyar 5. Wayan Triana Puspadewi Desa Selisihan, Klungkung 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar Nama : Sukadana Alamat : Jl. Noja II Gg. I No. 5B Denpasar

Terapkan Pertanian Organik

BPM/san

KEBUN STROBERI - Sejumlah wisatawan saat mengunjungi kebun stroberi.

SELAIN DTW Ulun Danu Beratan, hal yang menarik dari Desa Candi Kuning adalah hasil buminya yang berupa sayur-mayur dan stroberi. Keunggulan ini pun dilihat jeli oleh masyarakat sekitar. Dengan mempertahankan lahan penghasil bumi ini, banyak masyarakat yang mengembangkan agro wisata di Desa Candi Kuning. Keberadaan kebun sayur termasuk stroberi, menurut Perbekel Candikuning I Made Mudita menjadi pendukung utama pariwisata Candikuning. Stroberi menjadi oleh-oleh wisatawan yang berkunjung selain jagung, kacang rebus dan aneka penganan lainnya. Banyak kebun juga dijadikan lokasi wisata dan mengajak pengunjung untuk merasakan sensasi memetik langsung buah stroberi. Wisatawan yang datang dengan keluarga lebih banyak memilih lokasi seperti ini. â&#x20AC;&#x153;Ini menjadi wisata atau alternatif bagi wisatawan selain ke kebun raya,â&#x20AC;? sebutnya. Menyadari pentingnya keberlangsungan Candi Kuning sebagai daerah perkebunan sayur dan daerah pariwisata, pihaknya mengajak petani untuk peduli lingkungan. Masyarakat pun mulai menyadarinya dan beralih pada yang alami dengan menerapkan pertanian organik. Dengan penerapan pertanian organik ini diharapkan bisa mengurangi dampak pencemaran air Danau Beratan. Selain itu, hasil dari pertanian organik juga saat ini banyak diburu pembeli. Untuk itu, Mudita mengajak warga untuk mulai menggunakan bahan organik dalam pengembangan sayur-mayur dan buah. (san)

Candi Kuning Andalkan Danau Beratan

DESA Candi Kuning merupakan desa paling utara di Tabanan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Buleleng. Berada di ketinggian, membuat hawa di desa ini tergolong dingin. Desa Candi Kuning juga tidak lepas dari potensi wisata. Salah satu tempat wisata yang sudah dikenal di seluruh dunia adalah Danau Beratan. Perbekel Candi Kuning I Made Mudita mengatakan Danau Beratan menjadi sumber perekonomian masyarakatnya. Salah satunya, dari sektor pariwisata. Kedatangan ribuan wisatawan setiap hari membuat perekonomian masyarakat meningkat. Banyak masyarakat di sekitar membuat usaha rumah makan dan menyediakan jasa wisata air seperti perahu boat, sepeda air serta usaha lainnya. Selain pemandangan alam Danau Beratan, tentu yang paling dicari kalangan wisatawan, terutama wisatawan mancanegara

yakni keberadaan Pura Ulun Danu di pinggir Danau Beratan yang menjadi ikon DTW Ulun Danu Beratan. Apalagi, di komplek pura tersebut ada dua pura yang berada di tengah danau. Bahkan, saat musim air pasang, dipastikan kedua areal pura ini terendam dan memberikan pemandangan eksotik bagi wisatawan. Momen itu pun menjadi incaran wisatawan untuk berfoto, termasuk mereka yang menggunakan speed boat. Apalagi, kalau menjelang sore dan cuaca cerah siluet di atas danau menjadi pemandangan yang menakjubkan.

Pura Ulun Danu Beratan juga menjadi daya tarik wisata religi. Pasalnya, pura ini menjadi sungsungan masyarakat, terutama para petani dengan subaknya. Selain jadi daya tarik wisatawan, keberadaan Danau B er at an j uga m em berikan manfaat bagi warga dalam sektor perikanan maupun pertanian. Warga di sekitar danau memanfaatkan lahannya untuk membuat keramba ikan. Ada pula yang bercocok tanam sayuran seperti kubis, selada, paprika serta tanaman sayur lainnya. Ada pula yang

membudidayakan stroberi yang memang diburu para wisatawan atau masyarakat yang melintas serta sengaja datang. Begitu pentingnya keberadaan Danau Beratan bagi masyarakat, kata Mudita, kelestariannya harus dijaga. Pihaknya terus mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan danau, termasuk para petani dengan mulai mengurangi penggunaan pupuk kimia pada tanamannnya. Masyarakat juga diajak untuk peduli kebersihan danau terutama dari sampah plastik. Pengunjung juga diajak peduli agar membuang sampah, khusunya sampah plastik atau non-organik pada tempatnya bukan ke danau. (san)

BPM/san

ULUN DANU - Pura Ulun Danu Beratan, salah satu daya tarik wisata religi.


19

Minggu Wage, 20 Maret 2016

BPM/nik

BUS SEKOLAH - Sejumlah siswa SD saat mencoba bus sekolah yang melintas di jalur Jalan Raya Payangan, Payangan.

Tambahan Bus Dari Hal. 1

Dishubinfokom Gianyar berencana mengajukan permohonan penambahan bus ke pemerintah pusat, agar dianggarkan pada APBN induk 2017. Kadishub Infokom Cokorda Rai Widiarsa mengakui meski bus sekolah Pemkab Gianyar sudah mulai dilirik siswa, namun tetap saja tujuh bus belum bisa meng-cover seluruh siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK di Kabupaten Gianyar. “Tujuh bus ini kan kita sediakan melalui APBD, tentunya ini masih belum cukup melayani semua siswa,“ katanya. Dia berharap permohonan tambahan bus sekolah dapat dikabulkan, seperti Kabupaten Tabanan yang sudah lebih dahulu mendapat empat bus dari pemerintah pusat. “Kalau bisa itu dianggarkan pada anggaran induk 2017, karana pada perubahan 2016 waktunya sudah tidak mungkin. Jadi, kita juga akan buat kajian terlebih dahulu, agar bisa dimohonkan bahwa bus sekolah untuk siswa memang harus ditambah,“ katanya. Disinggung mengenai mekanisme pendanaan operasional, Cok Rai mengaku masih melakukan kajian, dari menghitung kebutuhan bahan bakar per hari hingga per bulan, termasuk juga perawatan mesin. “Ini masih dikaji oleh

tim, perkiraan bulan depan hasil kajian sudah ada,“ ucapnya. Adapun pembagian trayek bus tersebut seperti Bus 01 start dari Terminal Batubulan melintasi Desa Celuk, Sukawati, Batuan, Negari, Desa Singapadu hingga akhirnya kembali ke Terminal Batubulan. Bus 02 start dari Desa Pengosekan melintasi Desa Singakerta, Tebongkang, Kengetan, Kutri, Mawang, Lod Tunduh, hingga kembali ke Desa Pengosekan. Bus 03 start dari Desa Sakah, meluncur ke utara melintasi Desa Mas, Banjar Kalah, Bedulu, Wanayu, Sema Baung, Buruan, Blahbatuh melintasi Banjar Pande yakni SMA N 1 Blahbatuh selanjutnya kembali ke Sakah. Bus 04 start dari Desa Tulikup mengarah ke Pegesangan, Samplangan, Bukit Jati, Beng, Gitgit, Angkling, Pacung, Bitera, Sema Baung, Buruan hingga melintasi Bypass Dharma Giri kemudian melintasi Tegal Tugu hingga kembali ke Tulikup. Bus 05 start dari Desa Peliatan tepatnya di depan Puri Peliatan, menuju ke Andong, Gentong, Tegalalang, Pujung, finish di Desa Sebatu tepatnya Depan SMP 2 Tegalalang kemudian kembali ke tempat semula. Bus 06 start di Pasar Jukut Paku Desa Singakerta ke utara menuju Tebongkang Sayan,

Kedewatan, Payangan, hingga finish di Desa Puhu tepatnya di depan SMA N 1 Payangan. Terakhir, Bus 07 start dari Desa Bedulu mengarah ke Pejeng, Sanding, hingga finish di Desa Tampaksiring tepatnya depan SMP N 1 Tampaksiring kemudian kembali ke posisi semula. Cok Rai menambahkan penggunaan bus sekolah sebagai angkutan bagi pelajar sangat efektif untuk menjaga keselamatan siswa menuju sekolah. Selain itu, para siswa juga memiliki kepastian jadwal pemberangkatan dan pulang sekolah. “Bus sekolah ini sudah disesuaikan dengan jadwal pemberangkatan dan waktu pemberhentian pada masing-masing halte. Jadi, para orang tua tidak perlu lagi antarjemput anak ke sekolah,” ucap Cok Rai. Berdasarkan data Disdikpora Kabupaten Gianyar, pelajar SMP dan SMA/SMK di Kabupaten Gianyar untuk saat ini berjumlah 28.271 orang, 75% merupakan pelajar SMP dan 25% sisanya merupakan pelajar SMA/SMK. Dari hasil tersebut, sebagian besar para pelajar belum genap berusia 17 tahun dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). “Khususnya siswa yang belum memiliki SIM ini kami harap bisa ter-cover dengan keberadaan bus sekolah,“ tandasnya. (nik)

Carikan Solusi Dari Hal. 1

“Semua pihak harus memikirkan masalah ini. Mari bersama-sama carikan solusinya. Jangan sampai sudah parah baru kelabakan,” ujarnya. Menurut mantan Kasat Lantas Polresta Denpasar ini, masyarakat tidak bisa disalahkan. Pasalnya, kondisi yang memaksa mereka membeli kendaraan. “Beli motor sangat gampang. Jadinya anak-anaknya dibelikan motor supaya tidak merepotkan. Coba ada bus sekolah yang antar-jemput dan pajak motor dinaikkan maka jumlahnya akan berkurang,” ucap Dedi. Program bus sekolah bisa sukses jika jumlah kendaraan pribadi bisa ditekan. Sehingga anak sekolah tidak terlambat ke tiba sekolah. “Kalau dibuatkan jalur khusus tapi jumlah motor dan mobil pribadi masih banyak di jalan, justru tambah masalah. Bikin jalur khusus kan mengurangi lebar badan jalan,” ujarnya. Dedi berharap instansi terkait untuk duduk bersama memecahkan masalah ini. Kebijakan tegas harus dilakukan untuk mencegah kemacetan, akan lebih parah infrastuktur jalan belum memadai. Akibatnya kemacetan terjadi, terutama saat jamjam sibuk. Jika kondisi ini

tidak dicarikan solusi maka arus lalu lintas (lalin) Denpasar akan lumpuh. “Beberapa tahun ke depan, arus lalu lintas di Denpasar mulai stagnan. Di Jalan Imam Bonjol saja sudah mulai begitu,” ungkapnya. Permalasahan lalin yang terjadi selama ini, kata mantan Waka Polres Bangli ini, karena adanya pelanggaran. Pelanggaran tersebut akan mengakibatkan kecelakaan dan kemacetan. Kemacetan tersebut membawa dampak buruk karena produktivitas menurun, konsumsi BBM meningkat, kualitas hidup menurun, tingkat stres meningkat, biaya produksi meningkat dan kualitas lingkungan menurun. Solusinya dengan menaikkan pajak kendaraan terutama motor. Pajaknya harus setara harga motor baru. Kalau ada kebijakan itu, orang pasti berpikir membeli motor. Otomatis jumlah motor di jalan bisa ditekan. “Paling tidak, pajaknya dua per tiga dari harga motor baru,” ujarnya. Namun, pemerintah harus mengimbangi dengan menyiapkan infrastrukturnya, terutama angkutan massal yang memadai. Kecelakaan tinggi juga disebabkan krodit di jalan. Apalagi saat jam kerja dan sekolah yang bersamaan

sehingga pada rentang waktu bersamaan, kendaraan tumpah di jalan. Kondisi tersebut jelas tidak mendukung Bali sebagai destinasi wisata dunia. Apalagi semua mengerucut ke Denpasar, ditambah adanya Bandara Ngurah Rai dan banyaknya hotel. Pihak sekolah mesti punya program untuk meminimalisasi anak didiknya naik kendaraan. Misalnya disiapkan mobil yang antar-jemput siswa sehingga siswa tidak berlomba-lomba naik motor ke sekolah. Namun idenya ini dipastikan mental karena masyarakat bisa membeli motor mudah dan murah. Untuk itu, pemerintah harus buat kebijakan yang memaksa publik supaya bisa tertib. “Solusi yang tepat adalah menaikkan pajak kendaraan bermotor. Paksa berbuat tertib. Itu lebih membangun solusinya daripada ngotot buat jalan baru yang biaya mahal dan sulit terwujudnya,” ungkap mantan Kasat Lantas Polresta Denpasar ini. Dedi mengungkapkan jika tidak berbuat sekarang, lima tahun mendatang ambulans saja tidak bisa bergerak karena macet. Pemerintah diharapkan jangan terlena dengan pendapatan hasil penjualan kendaraan, tapi harus memikirkan efek negatifnya. (rah)

Lebih Untung Dari Hal. 1

Dia berpendapat, dengan menekan laju pertumbuhan kendaraan, pemerintah secara tidak langsung berkontribusi terhadap penyelamatan lingkungan dari volusi udara dan alih fungsi lahan. “Jadi jika dihitunghitung benefit yang diperoleh ketimbang yang hilang masih lebih tinggi untungnya,” ungkapnya. Seperti diketahui, keberadaan transportasi publik di Bali kian terhimpit oleh laju pertumbuhan

kendaraan bermotor yang sejalan dengan laju pertumbuhan penduduk. Bahkan hingga 2015, Pulau Dewata telah menampung 3.200.000 unit kendaraan bermotor termasuk jumlah sepeda motor yang mencapai 2.154.568 unit. Angka tersebut separuh lebih dari jumlah penduduk yang diperkirakan mencapai angka 4 juta orang. Sementara di sisi lain, transportasi publik yang ada di Bali semakin tersisihkan dari daftar transportasi pilihan alias turun peringkat se-

Bukan Sensasi Dari Hal. 1

Hal serupa juga disampaikan Bendesa Bantang, I Gede Lantang. Dikatakannya bahwa aksi penolakan terhadap rencana reklamasi yang disuarakan masyarakat

Desa Bantang bukanlah karena ingin mencari sensasi, melainkan murni karena rasa solidaritas masyarakat Bantang terhadap masyarakat di pesisir. “Alasan kami menolak adalah untuk penyelamatan Bali secara umum. Sebab

menjak menjamurnya kendaraan bermotor yang diawali dengan kemudahan kredit. Terlebih publik menilai kendaraan pribadi sebagai sarana transportasi yang efisiensi dan fleksibilitas. Kondisi tersebut harusnya menjadi perhatian pemerintah, karena dalam UU 22 tahun 2009 menyatakan ada keberpihakan pemerintah, baik pusat maupun daerah untuk angkutan umum. Keberadaan alat transportasi publik ini akan redup bila tidak mendapatkan perhatian serius pemerintah. (par)

kalau kawasan pesisir mengalami abrasi akibat reklamasi, itu akan luar biasa bahayanya bagi anak cucu kita nanti,” kata I Gede Lantang. Selain itu alasan lainnya adalah untuk penyelamatan adat dan budaya. (kmb40)

CanTik Salon Bali

Jl. Raya Sesetan No. 60A (depan Banjar Tengah DPS)

081338300164 | PIN BB 52C48E5F

Sulam Alis Profesional Sulam Tekhnik Micro Blading Sulam Tekhnik Ombre Sulam Tekhnik Shading Berdimensi Sulam Tekhnik 6D Sulam Tekhnik Blocking Sulam Tekhnik Shading Sulam Tekhnik Blocking Berdimensi Sulam Tekhnik Shading Kombinasi Sulam Bibir Sulam Eyeliner

Rp.2.500.000,Rp.1.800.000,Rp.2.000.000,Rp.1.500.000,Rp.1.200.000,Rp.1.500.000,Rp.3.000.000,Rp.4.000.000,Rp.1.500.000,Rp.1.500.000,-

Terima servis sulam alis yang gagal di tempat lain

Terima Kursus Sulam Alis Profesional

DENGAN IMAJINASI YANG TINGGI KAMI SIAP MEMPERCANTIK ANDA

www.cantiksalon.com

C.0001662-SLN

CanTik Salon Bali

Jl. Raya Sesetan No. 60A (depan Banjar Tengah DPS)

081338300164 | PIN BB 52C48E5F : : : : : : : : : : : :

Laser Flek Hapus Tato 10CM Laser Bulu Ketiak Setrika Wajah Setrika Perut Ozon Vagina Messo Whitening Messo Jerawat Facial Detox Spa Whitening Kriting Digital Smooting + Colour

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

900.000,900.000,700.000,250.000,300.000,250.000,250.000,250.000,200.000,200.000,600.000,500.000,-

Terima Kursus Sulam Alis Profesional

www.cantiksalon.co.id

C.0001663-SLN

Pajak Progresif Dari Hal. 1

Namun, penurunan ini juga dipengaruhi kebijakan pengenaan pajak progresif bagi pembeli kendaraan baru lebih dari satu dalam satu kartu keluarga (KK). Oleh karena itu, pihaknya meminta agar DPRD Bali merevisi Perda No.1 tahun 2011 dengan mengubah persyaratan KK menjadi KTP. Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Bali, Ketut Artika mengatakan, pertumbuhan kendaraan di Bali sudah mencapai 13 persen per tahun. Berbanding terbalik dengan pertumbuhan jalan yang hanya satu persen. Padahal, transportasi ideal khususnya di kota-kota besar paling tidak 15 sampai 20 persen dari total kawasan diperuntukkan untuk jalan. “Kalau kita, seperti di Denpasar itu tidak lebih dari 6 persen dari total luasnya yang diperuntukkan untuk jalan,” jelasnya. Dari aspek rasio volume per capacity (VC Ratio), lanjut Artika, di Bali sudah berada pada angka 0,8. Sementara VC Ratio tidak boleh melebihi angka satu. Itu artinya, volume kendaraan di Bali sudah hampir

melebihi kapasitas jalan sehingga perlu dilakukan pengaturan, pelebaran jalan, bahkan membangun jaringan prasarana baru. “Saya kira untuk kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, red) kayaknya tipis harapan untuk menambah jalan karena biayanya mahal,” lanjutnya. Meski demikian, kata Artika, ada juga upaya lain dengan menciptakan peraturan untuk membatasi ruang gerak pengguna jalan. Misalnya, memahalkan tarif parkir untuk membatasi penggunaan kendaraan pribadi, menaikkan pajak progresif bila menambah kendaraan pribadi, atau menegakkan aturan agar tidak parkir sembarangan untuk menghindari pembangunan prasarana. Artika mengakui pembatasan kendaraan pribadi menjadi kontra produktif dengan upaya Pemprov Bali menggenjot PAD dari pajak kendaraan bermotor ataupun pajak BBNKB. Namun bagaimanapun, Bali tetap harus bisa menjaga jumlah kendaraan agar sesuai dengan carrying capacity. Salah satunya dengan mengajak masyarakat beralih ke angkutan massal. (rin)

Tengah Malam Dari Hal. 1

Jika pada saat hari piodalan ada barong baru yang hendak di-pasupati, upacara baru dilakukan tengah malam. Ritual pasupati dilangsungkan pada tengah malam melalui prosesi ritual yang sangat magis. Biasanya, prosesi tersebut berlangsung

hingga dini hari. Keesokan paginya, barong yang baru di-pasupati tersebut diantarkan ke Pura Bakungan, sekitar satu kilometer arah selatan, untuk dikukuhkan kekuatannya. Pura Bakungan adalah pura pemujaan Tuhan dalam manifestasinya sebagai Ida Batara Jaksa Sakti. (san)

Semua Awak Tewas Dari Hal. 1

Kementerian Darurat Regional memastikan semua awak dan penumpang pesawat tewas. Data awal menunjukkan, dari 62 korban tewas, tujuh di antaranya awak pesawat. “Ada 55 penumpang yang terdaftar. Semua dari mereka meninggal,” kata juru bicara pemerintah daerah

setempat. Jatuhnya pesawat itu telah dikonfirmasi pula oleh pihak maskapai Flydubai. “Kami masih menyelidiki insiden ini lebih lanjut dan akan merilis informasi terbaru jika ada perkembangan soal itu,” kata pihak Flydubai. Pesawat tersebut dioperasikan oleh FlyDubai mulai 2010 lalu atau telah berumur enam tahun. (kmb33/rtr)

Sekarang Tengkuknya Sudah Tidak Sering Sakit Lagi Gara-gara tensi darahnya yang sering sekali tinggi, Nyonya Admini Bilahmar kerap merasakan sakit di tengkuknya. “Tensi darah saya paling rendah 180/110. Padahal, saya tidak banyak makan daging,” ujar wanita 44 tahun ini. Selanjutnya, ibu enam anak ini menuturkan, bila tensi darahnya naik ia sering pusing dan matanya berubah menjadi merah serta panas. Kalau sudah begitu, untuk bangun di pagi hari ia sudah malas. “Paling cepat saya bangun jam setengah tujuh,” ucap nenek 4 cucu ini. Bosan dengan kondisinya yang seperti itu, atas saran salah seorang anggota keluarganya, sejak awal Maret 2015 lalu rutin setiap hari ia minum Madu Bima 99. Hasilnya

ternyata memuaskan penduduk Lingkungan III, Kelurahan Kombos Barat, Kecamatan Molas, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, ini. Buktinya? “Badan terasa enak. Bangun pagi sudah rajin. Jam setengah lima saya sudah bangun. Dan tensi darah saya sekarang 160/90,” ungkapnya saat ditemui 23 Maret 2015. Menurut Badan Kesehatan Dunia, lebih dari seperempat penduduk dunia saat ini menderita hipertensi alias tekanan darah tinggi. Hipertensi adalah kondisi yang menunjukkan seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal sehingga mengakibatkan risiko kesakitan (morbiditas) dan risiko kematian (mortalitas). Tekanan darah dikatakan tinggi bila lebih besar atau sama dengan 140/90 mmHg. Normalnya 120/80. Berdasarkan penyebabnya,

TELEPON PENTING Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali (BNNP) :(0361) 232472, 7800179, 263860 Fax :(0361) 263860 RUMAH SAKIT RSUP Sanglah : 227912-15 PMI/RSUP Sanglah : 227911 RSAD Udayana : 228061 RSU Wangaya : 222141 RSU Manuaba : 426393 RSUD Badung : 9006813 9006812 RSU Surya Husada : 235041 : 233786 : 233787 RSU Puri Raharja : 222013 RSU Saidharma : 227220 RSU Kasih Ibu Denpasar : 223 036 BaliMed Hospital : 484748 RSU Dharma Yadnya : 462629 : 462488 Fax. : 462488 RSU Dharma Usadha : 227560 : 234824 RSU Bina Atma : 425744 RSU Khusus Bedah Graha Usadha : 423467 : 426492 Klinik SOS Gatot Kaca : 223555 RS Bhakti Rahayu : 430270 : 403245 RS Bhayangkara : 234670 RSU Sari Darma Jl. Pulau Seram No.1 : 226866 RSU Prima Medika Jl.P.Serangan No.9X : 236225 (Hunting) Fax : 236203 hipertensi dibagi dua: primer dan sekunder. Hipertensi primer tak diketahui penyebabnya. Dan sekitar 90% penderita tergolong jenis ini. Sedangkan pada hipertensi sekunder penyebabnya diketahui, antara lain kelainan pembuluh darah ginjal, gangguan kelenjar tiroid, dan penyakit kelenjar adrenal. Dokter Suhardjono dari FKUI menyatakan, untuk membuat tekanan darah tetap normal, kita perlu mengoreksi gaya hidup. Koreksi itu meliputi penurunan berat badan, pembatasan asupan garam, diet kolesterol dan lemak jenuh, pembatasan konsumsi alkohol dan kopi, menjauhi stres, tidak merokok, menggunakan suplemen potasium, kalsium, dan magnesium, serta rajin-rajin berolahraga. Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014,

Bali Royal Hospital Jl. Letda Tantular No. 6 Renon : 247499 RSU Wisma Prashanti, Tabanan : 819601 RSU Bintang Jl. Ngurah Rai 10, Klungkung : (0366) 25241 Fax. : (0366) 22819 Rumah Sakit Bersalin Harapan Bunda : 265533 - 34 Layanan Psikiatri Jl. Belimbing 74 Dps. : 249488 Polda Bali : 236494 Posko Bantuan Tourist Police : 224111 Nusa Dua Clinik : 771324 Klinik Mas (Jl. Raya Mas-Ubud) : 974573 Batu Bulan Medical Clinic : (0361) 8884000 Markas PMI Cabang Badung Jl. Imam Bonjol Denpasar : 484305 Pelayanan Abulance Gawat Darurat PMI Cab. Badung : 484305 Pelayanan Usaha Transfusi Darah (PUTD) PMI Cabang Badung d.a. RSUP Sanglah Denpasar : 227224 : 227915 : 227911 s.d. 227915 UGD Jiwa 24 Jam RSJP Bangli : (0366) 91008, 91052

Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outletoutlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99. Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381

M.0000825-adv-24


balipost (110rb Like) http://facebook.com/balipost

Minggu WAGE, 20 Maret 2016

@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764

Facsimile: 227418

Film

”Gending Cinta di Tanah Turki”

SUKSES menjadi seorang penyanyi saja sepertinya tak membuat Vicky Shu berpuas diri. Pelantun lagu “Baby” ini lantas melebarkan sayap menjadi seorang aktris dengan film terbarunya “Romansa: Gending Cinta di Tanah Turki”. Mengikuti judulnya, film yang juga dibintangi oleh Ramon Y. Tungka ini lebih banyak mengambil lokasi syuting di Turki. Meski menikmati waktunya di Turki, diakui Vicky dirinya juga sempat merasa bosan dan kangen kampung halaman. “Berkesan banget, semuanya ya susah senang berkesan. Kalau aku apa-apa dibikin senang apa-apa enjoy jalanjalan, foto-foto seru-seruan dibawa enjoy,” tutur Vicky. “Sempat merasa bosan sih, bosannya bukan karena lokasi atau tim, tapi lebih karena waktunya yang lumayan lama di negara orang, jadi kangen rumah, lebih ke homesick sih.” Tak hanya itu saja, Vicky juga mengaku waswas dengan hasil dari filmnya nanti. “Akting sih nggak deg-degan, tapi nunggu hasilnya. Kita syuting akhir Agustus sampai September tayang Maret, deg-degan penasaran gimana nanti. Kan di film aku tomboy, sampai aku potong rambut demi film ini,” ujarnya. Sementara itu, film ini akan berkisah tentang cinta antara Tara, seorang wanita tomboy yang menjalin kasih dengan Bima. Bima merupakan mahasiswa S2 yang miskin dan hidup sendiri di Turki. Film ini rencananya akan tayang pada bulan Maret mendatang. (pik)

Sains

Fenomena Equinox

Jangan Kontak Langsung dengan Matahari

Denpasar (Bali Post) Sehubungan dengan fenomena equinox yang jatuh pada 20 Maret 2016, di mana suhu akan lebih tinggi (panas) dibanding hari-hari biasa, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Bali mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Bali untuk tidak kontak langsung dengan sinar matahari. “Kalau tidak penting sekali jangan keluar rumah,” ujar Ketua IDI Wilayah Bali, dr. Kompyang Gautama, Sp.A., Sabtu (19/3) kemarin. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memakai pakaian longgar, memakai pakaian berwarna cerah dan lebih banyak minum air putih karena udara yang panas sangat mudah membuat tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi. Perhatian khusus ditujukan terutama untuk kondisikondisi tertentu seperti anak-anak, orang tua atau orang dewasa yang sedang sakit. Terlepas dari equinox antara hoax atau bukan, namun 20 Maret memang akan lebih panas dibanding hari-hari biasa. Maka dari itu, tindakan waspada tetap dibutuhkan. “Yang jelas, berdasarkan gerak semu matahari tahunan, posisi matahari memang selalu berada tepat di atas khatulistiwa setiap tanggal 20-21 Maret dan 21 September,” imbuhnya. (kmb42)

BPM/wan

DISABILITAS - Penari pendet penyandang disabilitas (tunarungu) tampil memukau dalam acara temu kangen bersama Bunda Arsaningsih seorang pendiri sekaligus pakar metode SOUL (Spirit Of Universal Life) bertajuk Kebersamaan Membawa Kedamaian di Hotel Nikky, Kamis (17/3) malam.

Penari Tunarungu Menari dengan Kode Instruktur

Denpasar (Bali Post) -

Penari sanggar seni disabilitasi di bawah naungan Persatuan Orang Tua Anak Disabilitas Indonesia (Portadin) Bali menunjukkan keterampilannya menari tari Bali pada acara temu kangen Bunda Arsaningsih, pada Kamis (17/3) lalu. Penari yang terdiri dari anak-anak tunarungu itu merupakan anak-anak yang mengalami gangguan pendengaran sejak kecil. Meskipun mengalami gangguan pendengaran, tidak menyurutkan tekad mereka untuk dapat menambah keterampilan menari tari Bali. Terbukti saat pentas pada acara tersebut, anak-anak tersebut dapat menari tari pendet dengan baik. Dengan keterbatasan pendengaran, tidak dapat mendengar suara gamelan, anak-anak tersebut

brolan BALE BANJAR ARIDUS jangan akan mengganggu kinerja dalam memberi pelayanan pada masyarakat. Pemberhentian kepala daerah tingkat dua, menurutnya, memang wewenang Menteri Dalam Negeri, namun harus diusulkan gubernur. Itu dilakukan bila yang bersangkutasn melakukan perbuatan tercela, melanggar larangan bagi kepala daerah, dan tidak dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan selama enam bulan berturut-turut. Fenomena, tertangkapnya bupati sedang menyantap sabu-sabu, meski unik dan satusatunya, namun melengkapi menu perbuatan tak senonoh para penyelenggara negara. Korupsi dan penyalahgunaan wewenang menempati ranking pertama atau populer, pemerkosaan dan penganiayaan dan kini pemadat atau pecandu narkotika. Padahal saat dilantik, mereka semua mengucapkan sumpah dituntun pemuka agama disertai acungan buku suci seturut keyakinan masing-masing di atas ubun-ubunnya,’’ ujar

anak dapat mengerti. Dari awal, anak-anak sanggar seni disabilitas diberikan dasar gerak tari. “Bagaimana agem kiri, bagaimana agem kanan, instruktur nanti memberikan contoh, anak-anak tinggal mengikuti,” jelasnya. Isyarat gerak tari dapat mengalir dan diikuti oleh setiap anak tergantung dari kedekatan guru dan murid.

bisa mengisi kegiatan di luar pendidikan formal,” ujarnya. Tujuannya, untuk membantu anak-anak tersebut agar memiliki keterampilan tambahan agar di masyarakat, anak-anak tersebut dapat mandiri tanpa harus tergantung pada orang lain. Sanggar seni disabilitas yang diresmikan pada 16 November 2015 itu terdiri dari 4 bidang seni yaitu seni tari bali, seni fotografi, seni lukis, dan fashion show. Hingga kini telah ada 50 anak yang tergabung dalam seni tersebut, 28 di antaranya mengambil seni tari Bali. (kmb42)

Kolaborasi Margi dan Dek Arya dalam ”Ceketer” Denpasar (Bali Post) Dua penyanyi lagu pop Bali, Margi dan Dek Arya memutuskan untuk berkolaborasi dan langsung melempar single yang diberi judul “Ceketer”. Keduanya pun telah memperkenalkan secara luas lagu ini dalam satu kesempatan pentas di salah satu klub di Kota Denpasar, awal 2016 lalu. “Kami sejak 2004 sudah punya keinginan untuk membuat album duet. Kebetulan waktu itu kami sama-sama berawal dari ajang kontes mencari bakat, BRTV. Namun sebelum keinginan itu terwujud, kami keburu menemukan jalan masing-masing. Margi bergabung di

Banjir Anomali BUPATI Ogan Ilir, Sumatera Selatan digerebek petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) sedang melakukan pesta narkotika jenis sabusabu bersama belasan orang lain di rumahnya, Minggu (13/3) malam. Di samping Ovi atau Ahmad, sebutan penyelenggara negara itu, konon wakilnya juga ada di TKP namun dilepas karena setelah tes urine dinyatakan ‘’negatif’’, sedangkan lima orang ditetapkan sebagai tersangka. Ovi yang sedang on saat ditangkap beserta keempat tersangka lainnya langsung diterbangkan ke Jakarta untuk pengusutan lebih lanjut. Menurut sumber yang bisa dipercaya, bupati anyar yang juga anak mantan bupati tersebut, konon mengonsumsi sabu-sabu sehari sebelum dilantik 17 Februari lalu. ‘’Wah…wah…wah, hanya 25 hari menikmati sebutan ‘Bapak Bupati‘, harus meringkuk di sel tahanan dan selanjutnya bila terbukti bersalah di pengadilan, berubah sebutan jadi narapidana. Lebih cepat dari usia jagung ya? Bahkan menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, Ovi harus segera dinonaktifkan tanpa menunggu keputusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. Tertangkap basah menggunakan narkotika merupakan pelanggaran etika profesi birokrasi, tegas Yuddy. Pelaksana tugas harus segera diangkat karena proses hukum berkepan-

menari dengan kode dari instruktur tari. “Instruktur nanti memberikan kode kapan saatnya nanjek, kapan saatnya nyeledet, ngeed, dll.,” jelas I Wayan Sujana, Ketua Sanggar Seni Disabilitas Portadin Bali. Lanjutnya, perlu kesabaran guru dalam mentransfer informasi yang ingin dikemukakan pada anak agar

“Jadi, dengan sering dilatih, jadi mudah dimengerti,” imbuhnya. Mengingat kosa kata anak-anak tersebut terbatas, maka sebelum memberikan informasi antara guru dan siswa harus “klik” dengan bahasa terlebih dahulu. Pada intinya, komunikasi merupakan hal yang paling dasar. “Setelah mengerti, mereka bisa mengikuti,” imbuhnya. Penari disabilitas yang terdiri dari anak kelas III SD hingga kelas I SMA itu merupakan gabungan anak dari sekolah luar biasa (SLB) B Sidakarya. “Jadi, saya yang menghimpun mereka untuk

Rubag. ‘’Sumpah, apa pun isi dan bentuknya, terkesan tidak lagi merupakan ritual sakral, tapi kelengkapan seremonial buat menimbulkan kesan serius, formal, dan bergengsi. Malah karena isi sumpah lebih sering dilanggar mereka yang mengujarkannya, maka acara yang sering berlangsung di tempat-tempat terhormat, lebih pas kusebut seremoni kebohongan dan kemunafikan. Aku tidak habis pikir mendengar seorang utusan investor bersama para stafnya melaksanakan upacara sumpah di Pura Besakih. Kalau benar upacara sumpah dilakukan di pura, yang dianggap paling besar, paling suci dan dipercaya sebagai ibunya seluruh pura di Bali atau The Mother Temples of Bali, bagiku, upacara tersebut adalah anomali terbesar di Pulau Dewata. Apalagi kalau yang melakukan sumpah keyakinannya tidak sama dengan pangempon dan panyungsung pura itu. Bila hanya sembahyang untuk memohon keselamatan, menurutku, tidak masalah asalkan mereka datang tidak karena dipaksa dan dibujuk oleh krama Bali. Sebab, sebagai Kahyangan Jagat selain Sad Kahyangan, Besakih terbuka bagi semua umat, karena jagat mengandung makna universal. Namun kalau bersumpah, ayat-ayat suci agama yang mana digunakan sebagai panduan kepercayaan? Malah pura yang sangat disucikan oleh orang Bali justru ikut terseret dalam ajang konflik,

Jayagiri dan saya di Januadi Record. Akhirnya, duet yang kami impikan tak kesampaian,” ungkap Dek Arya. Keinginan yang sempat lama terpendam itu akhirnya terwujud pada tahun ini. Mengingat kevakuman Margi di jalur rekaman, begitu pun Dek Arya yang masih menunggu jadwal di Januadi Record, akhirnya rencana duet diteruskan lagi. Hasilnya, mereka sudah merampungkan dua lagu, “Ngubuh Tuyul” dan “Ceketer”. Dikatakan, ceketer di kalangan masyarakat Bali adalah sebutan untuk motor tua yang masih memiliki harga jual dan belakangan diminati anak

muda. “Dari itulah muncul perbandingkan dalam lagu yang kami buat. Ceketer diistilahkan untuk orang tua yang masih memiliki jiwa muda dan masih mampu bersaing, serta menganggap diri kuat. Walau ujung-ujungnya tempat hiburan malam jadi pelampiasan. Ini juga mengandung pesan moral, bagaimana uang yang kita cari dengan susah payah akhirnya harus habis dengan kesenangan sesaat,” ujar Dek Arya. Meskipun keinginan untuk duet dan rekaman bersama Margi sudah tercapai, namun Dek Arya belum terpikir apakah duet ini akan diseriuskan untuk

karena sumpah itu terkait suasana pro dan kontra ikhwal reklamasi Teluk Benoa. Celakanya, yang datang bersumpah bukan investornya langsung namun utusannya, bukankah ini termasuk proxy war?’’ tanya Pacet Sudiarsa di akhir argumennya. ‘’Ingat, orang yang tidak seiman sampai masuk ke pura dan melakukan upacara sumpah yang menggegerkan, kukira, ada tokoh atau pemuka agama yang menggiringnya. Aku khawatir, bila pelaku sumpah juga mendapat info bahwa sumpah yang di Bali disebut mesepata, tidak akan berakibat buruk bila dilakukan seperti diutarakan di Sarasamuscaya. Kita boleh bersumpah di hadapan musuh, wanita dan rekan bisnis untuk meyakinkan mereka bahwa kita berbicara jujur, meski sebenarnya bohong dan itu tidak kena dosa. Agaknya orang Bali yang sempat ribut mendengar dilangsungkannya sumpah di Besakih, akhirnya reda amarahnya mungkin karena menganggap itu sumpah ala Sarasamuscaya alias bohong-bohongan. Karena itulah semakin banyak desa pakraman yang bangkit menolak reklamasi Teluk Benoa. Cuma disayangkan, mengapa tempat suci sebesar Pura Besakih harus dilibatkan dalam konflik? Aku jadi teringat ungkapan Voltaire bahwa bicara soal uang, agama semua orang sama. Ini membuat sikap skeptis masyarakat tumbuh subur, karena dirabuk kebohongan dan kemunafikan tokoh-tokoh di segala lini yang seharusnya memberi contoh. Mulut manis, tutur santun, sikap elegan, penampilan rapi hanyalah kedok, sehingga kini muncul anomali bernama

Ahok, hahaha,’’ gelak Kadek Wahyudita menutup komentarnya. ‘’Ya, ada penulis yang mengatakan Ahok sebagai politisi yang berperilaku tidak seperti kelaziman seorang politisi. Kasar, bicara ceplas-ceplos, tidak merengek-rengek demi langgengnya jabatan adalah ciri khas Ahok, yang tidak dimiliki pemburu kekuasaan lainnya. Bila diandaikan burung, dia tak ubahnya kuakkaok bersuara keras tanpa irama, bulu yang jauh dari indah, sehingga tidak cocok untuk dikontestasikan. Namun di balik kevulgaran, ada nilai-nilai kepribadian yang kini diburu masyarakat yang muak terhadap kemunafikan dan kebohongan. Di diri Ahok yang kini Gubernur DKI Jakarta, ada kejujuran, keberanian, dan ketegasan. Berbagai lubang yang diselusuri musuh-musuh politiknya untuk menemukan kebusukan Ahok, gagal mereka temukan. Malah jelang Pilkada DKI Jakarta tahun depan, bukan berupaya bersikap manis terhadap seluruh masyarakat, Ahok justru membuldoser kawasan Kalijodo, yang terkenal angker. Mengerikan karena di sana selain ada prostitusi, peredaran narkotika dan perjudian yang sulit diberantas gubernur-gubernur terdahulu, kawasan itu juga dilindungi para preman yang konon tidak takut mati. Hanya berbekalkan peraturan dan perundangan-undangan, juga kawalan aparat keamanan, Ahok meratakan hunian yang berstatus milik negara itu, untuk dikembalikan ke fungsinya sebagai kawasan terbuka hijau. Dia mengusir rasa takut, menjaga kejujuran dan memelihara ketegasan,’’

selanjutnya. Baginya, karya ini hanyalah sebagai bentuk moti-

vasi diri untuk tetap semangat dalam berkarya. (win)

BPM/win

KOLABORASI - Kolaborasi dua penyanyi lagu pop Bali, Margi dan Dek Arya. papar Bakti Wiyasa. ‘’Benar, bila politisi lain yang mabuk kekuasaan berupaya mendapat simpati dari pimpinan partai politik buat mengusungnya jadi calon kepala daerah, Ahok justru bersikap biasa-biasa saja, karena dia menganggap dirinya selevel dengan parpol. Kemapanan sikap dalam berpolitik inilah yang dikoyakkoyaknya, sehingga terkesan dia dimusuhi parpol-parpol beroplah besar di parlemen. Karena tidak pura-pura dalam berperilaku, elektabilitas dan popularitasnya tinggi, sebab dia didukung anak-anak muda yang terhimpun dalam Teman Ahok. Karena itulah, dia memilih jalur independen dalam Pilgub DKI Jakarta 2017, sebab Ahok lebih takut kehilangan kepercayaan

rakyat daripada kehilangan kepercayaan parpol, meski gagal jadi gubernur. Inilah ketegasan Ahok untuk dirinya. Diusung parpol saat mencalonkan diri seperti Ovi, akhirnya juga tidak ada parpol yang mengakuinya sebagai kader saat tertangkap basah mengonsumsi narkotika. Ironisnya, parpol-parpol yang mengusungnya dalam Pilkada 2015 berusaha mencuci tangan, seakan tidak tahu siapa yang mereka dukung jadi penyelenggara negara. Ini juga anomali! Sebab, segala data pribadi, afiliasi politik, kesehatan, kekayaan bahkan kepribadian para calon yang akan diusung seharusnya dipahami para pengusung. Wah, negeri ini agaknya dibanjiri anomali!’’ ujar Adi Saputra. (aridus)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 20 Maret 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu