TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA HARGA LANGGANAN Rp.60.000 ECERAN Rp 3.000
Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila
MINGGU UMANIS, 19 DESEMBER 2010
20 HALAMAN NOMOR 121 TAHUN KE 63 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Indonesia Vs Filipina
Waspadai Provokasi Del Rosario
Christian Gonzales
INDONESIA boleh dibilang tinggal selangkah lagi lolos ke final usai menang 1-0 di laga pertama Kamis (16/12) lalu. Hasil imbang di semifinal ke-2 malam nanti sudah cukup bagi tim Merah Putih untuk menyingkirkan Filipina. Meski kembali bermain di GBK, namun misi itu tidaklah mudah k a r e n a Filipina dinilai punya pertahanan kuat serta dihuni banyak pemain naturalisasi. Di leg I, meski banyak ditekan, sesekali mampu menyengat lewat serangan balik dan eksekusi bola mati.
Gol Indonesia yang tercipta melalui tandukan Cristian Gonzales pun merupakan kesalahan yang dilakukan oleh kiper Neil Etheridge. Kiper ketiga Fulham tersebut salah mengantisipasi umpan lambung kapten Firman Utina dan gagal menangkap bola sehingga bola dengan mudah disundul Gonzales ke dalam gawang. Serangan balik yang digalang Philip Younghusband kerap menyulitkan timnas terutama dua bek sentral yakni Hamka Hamzah dan Maman Abdurrahman. Tinggi tubuh dan tembakan jarak jauh merupakan andalan pemain keturunan Inggris tersebut. Di pertandingan pertama kedua bek timnas berhasil mematikan ancaman dari umpan-umpan lambung. Firman Uti-
ma dan Irfan Bachdim yang mengalami sedikit cedera dikabarkan akan dapat diturunkan demikian pula M. Nasuha yang menderita robek di kepalanya. Satu lagi yang patut diwaspadai oleh Indonesia adalah Filipina punya seorang Del Rosario. Sebagai palang pintu andalan Simon McMenemy, Del Rosario tak hanya piawai mengawal pertahanan namun juga memainkan emosi lawannya. Meski berposisi sebagai bek tengah, Anton del Rosario patut diwaspadai oleh para pemain Indonesia di semifinal leg II malam ini. Sebab pemain berdarah Amerika Serikat ini dikenal sebagai “provokator”. Contohnya adalah Oktovianus Maniani dan Cristian Gonzales yang sempat tersulut amarahnya akibat provokasi pe-
Gonzales, sang Motivator CHRISTIAN Gonzales menjadi striker utama Timnas PSSI di Piala AFF adalah fenomena baru di tubuh Persib usai masa keemasan “Si Bima” Robby Darwis. Meski baru empat kali merumput bersama Timnas PSSI, striker naturalisasi asal Uruguay itu tetap menjadi cata-
tan tersendiri sebagai pemain Persib yang berkibar di Timnas PSSI. Pemain berkostum nomor 99 di Persib itu tetap menempati posisi teratas sebagai buah bibir publik sepak bola di tanah air bersama gelandang naturalisasi Irfan Bachdim. “Ini yang bisa saya
sepakbola 28 tahun itu. Di babak pertama Okto yang jadi “korban”, di babak kedua Gonzales pun sempat beradu mulut dengan Del Rosario. Hal ini kemudian yang jadi sorotan tersendiri oleh Alfred Riedl dan juga Wolfgang Pikal pada anak asuhnya, terutama pada Gonzales dan Okto yang sudah terkena kartu kuning. Bukan tak mungkin provokasi Del Rosario bisa membuat Gonzales dan rekan lainnya jadi “panas”. “Del Rosario itu sama-sama berdarah Amerika seperti Gonzales, jadi agak panas. Saya dan Riedl sudah ingatkan Gonzales untuk membuang gengsinya sedikit dan tak terpancing emosinya lagi,” tegas Pikal usai jumpa pers di Hotel Sultan, Sabtu (18/12) kemarin.
“Dari pengamatan yang saya lihat, sejak babak kualifikasi hingga semifinal kemarin, Del Rosario mem a n g suka
memprovokasi lawan. Jadi para pemain harus hati-hati,” pinta Pikal. Ia meminta Cristian Gonzales dkk. waspada karena Filipina akan bermain ngotot demi meraih kemenangan. Hal.19 Tak Gugup
Philip Younghusband
Filipina Janji Tampil Menyerang
persembahkan bagi negara,” kata Christian Gonzales. Ibarat sebuah pecarian, Gonzales melengkapi karier sepak bolanya di Indonesia dengan prestasi di lapangan hijau. Hal.19 Langsung Berkibar
PELATIH Filipina, Simon McMenemy, menyatakan timnya akan bermain terbuka serta menyerang saat melawan Indonesia pada semifinal kedua Piala AFF 2010, Minggu (19/12) ini. Simon berharap bisa memetik kemenangan pada
pertandingan nanti. “The Azkals” dipaksa menyerah 0-1 dari Indonesia pada semifinal pertama, Kamis (16/1) lalu. Meskipun kalah, Filipina masih tetap memiliki peluang untuk lolos ke final. Karena itu, McMenemy mematok kemenangan pada pertandingan nanti.
“Kondisi pemain bagus karena tidak ada yang cedera. Tidak ada perubahan khusus dalam strategi,” ujar McMenemy kepada wartawan, Sabtu (18/12) kemarin. “Yang penting bermain baik dan akan mencoba melakukan perubahan formasi dengan sedi-
kit mendorong tim untuk bermain menyerang. Namun, kami akan tetap bermain rapat dan tidak membuka ruang. Sebab, Indonesia berbahaya dalam serangan balik,” lanjut pelatih asal Inggris itu. Hal.19 Tanpa Rotasi
Kuningan di Bromo PERSEMBAHYANGAN hari raya Kuningan dipusatkan di Pura Gunung Bromo, Jatim, Sabtu (18/12) kemarin. Perayaan Kuningan di Bromo berlangsung khidmat di tengah ancaman kepulan asap Gunung Bromo yang masih aktif. Sementara bertepatan dengan rerahinan Kuningan kemarin, dilangsungkan pujawali alit di Pura Dalem Sakenan, Denpasar. Kendati piodalan alit, pemedek memadati Pura Sakenan ngaturan bhakti . Umat yang pedek tangkil berasal dari berbagai daerah di Bali. Umat sudah tampak hadir
sejak pagi dengan menaiki kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Sebelum memasuki areal pura, para pemedek mesti memarkir kendaraan di tempat parkir yang telah disediakan. Selanjutnya, pemedek berjalan kaki sekitar beberapa puluh meter. Dalam pujawali alit tersebut dihaturkan upakara pregembal medulur guru piduka. Hanya, tidak ngelungang pelawatan Ida Batara. Pujawali dilangsungkan sekitar pukul 10.00 dan siang itu langsung masineb. Hal.19 Caru Ayam ”Brumbun”
BPM/ant
KUNINGAN - Umat Hindu Suku Tengger melaksanakan upacara Kuningan di Pura Luhur Poten, Gunung Bromo, Sabtu (18/12) kemarin. Upacara berlangsung di bawah ancaman kepulan asap Bromo.
JAGAT BALI
Tirtha Pingit di Pura Lempuyang PURA Lempuyang Luhur di puncak Gunung Lempuyang, Kecamatan Abang, Karangasem, merupakan pura sad kahyangan. Pura di arah timur Pulau Bali ini diyakini pelinggih Ida Batara Hyang Gni Jaya atau Sang Hyang Iswara. Di jeroan pura di puncak gunung dengan ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut (DPL) ini juga tumbuh pohon bambu. Pohon bambu ini dipercaya sebagai pelinggih Ida Bhatara Tirtha. Tirtha ini disebut tirtha pingit. Karena merupakan tirtha pingit, pohon bambu disucikan atau tak ada yang berani menebang sembarangan, kecuali pamangku setempat. Di mana saat ada umat nuwur tirtha, pamangku pamucuk yakni Jero Mangku Gede Wangi nguningang maksud dan tujuan umat serta mohon perkenan ida bhatara katuwur. Saat itu, barulah satu batang pohon bambu dipotong, tirtha atau air suci yang terdapat di dalamnya di-linggih-kan di dalam tempat tirtha yang sudah disediakan. Hal.19 Pohon Bambu
Arsyad Mundur dengan Dua Syarat Jakarta (Bali Post) Berita mundurnya Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Arsyad Sanusi, semakin membingungkan. Terakhir, ia mengaku mundur karena sudah menjalani masa pensiun, tak terkait kasus suap. Namun, Arsyad Sanusi kepada pers, Sabtu (18/12) kemarin, resmi akan mundur dengan dua syarat. Pertama, jika memang terbukti bersalah melanggar kode etik hakim MK. Kedua, jika benar anaknya Neshawati menerima uang Rp 20 juta dari calon bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud. Namun, Ketua MK Mahfud MD mengatakan Arsyad merasa malu karena putrinya dikaitkan dengan kasus ini. Terlebih pertemuan tersebut dilakukan di rumah dinas Arsyad.
“Sekarang dengan adanya kasus Nesha (Neshawati) dia merasa terpukul karena anaknya bertemu Dirwan Mahmud tanpa sepengetahuan Arsyad di rumah dinasnya sebagai hakim,” ujar Ketua Mahfud. Menurut Mahfud, hingga kini Arsyad belum membuat surat pengunduran diri. Tetapi sejak Oktober lalu, Arsyad sudah melapor kepada dirinya untuk
mengajukan pensiun karena masa pensiunnya akan habis per April 2011 mendatang. “Kepada saya, dia hanya minta agar segera diperiksa oleh Majelis Kehormatan Hakim (MKH). Menurut peraturan perundang-undangan MKH hanya bisa dibentuk atas rekomendasi Panel Etik,” terang Mahfud. Hal.19 Tanpa Indikasi
Kuliner Khas Serangan
Dari Bulung Boni hingga Krupuk Klejat Ketika piodalan di Pura Dalem Sakenan, di Pulau Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, kuliner khas masyarakat Desa Adat Serangan umumnya mudah ditemukan. Di sepanjang jalan menuju Pura Dalem Sakenan, para pedagang setempat menjual berbagai BPM/bud
TIRTHA PINGIT - Thirta pingit di pohon bambu di jeroan Pura Lempuyang Luhur, tak boleh diutak-atik.
makanan atau penganan dari hasil laut. Apa saja kuliner khas itu?
YANG paling terkenal adalah rumput laut atau bulung. Rumput laut yang direbus, kemudian dicampur dengan bumbu khusus yang terbuat dari jahe, terasi, jeruk lemo, kuah pindang, dan nyuh metunu parut, memang memiliki cita rasa yang khas. Makanan jenis ini umumnya digemari masyarakat. Bulung urap tersebut juga enak disantap bersama ketupat dan kacang merah goreng, klejat dan krupuk kulit ikan. Di antara beberapa jenis bulung, ada yang dinamakan bulung boni. Bulung ini mirip buah boni yang masih muda. Warnanya hijau cerah. Bulung
boni kata sejumlah pedagang di Serangan dihubungi, Sabtu (18/12) kemarin, tumbuh secara musiman. ‘’Saat ini sudah musim bulung boni. Tapi, belum tumbuh maksimal. Masih pendek-pendek. Bulung ini umumnya tumbuh di perairan yang sedikit dalam,’’ kata seorang pedagang bulung. Kata mereka, bulung jenis ini banyak yang menyukainya, karena memiliki cita rasa yang khas. Sebagai daerah nelayan, di Serangan banyak pedagang ikan bakar. Mereka menjajakan ikan bakar kepada masyarakat dan pemedek. Hal.19 Ikan Tongkol
BPM/dok
BULUNG - Penjual bulung dan klejat di Pura Sakenan.
DAERAH
2
Minggu Umanis, 19 Desember 2010
S EKITAR KITA
Angkut Bensin, Mobil Terbakar
Terjepit, Jari Remuk
SEORANG sopir asal Medan, Hendriko Pasaribu (32), terpaksa dilarikan ke IRD RS Sanglah lantaran dua jari tangannya remuk. Hendrik tiba ke RS Sanglah pukul 12.15 wita, Sabtu (18/12) siang kemarin, diantar beberapa temannya. Menurut salah seorang rekan Hendrik, jari Hendrik yang remuk itu adalah jari kelingking dan jari manis tangan kiri. Kedua jarinya remuk karena terjepit truk kontainer. Peristiwa naas itu sendiri terjadi di salah satu perusahaan ikan di Pelabuhan Benoa. Saat kejadian berlangsung, Hendrik sebenarnya hendak memandu sopir truk kontainer untuk menuju lokasi pengangkutan ikan. “Hari ini ada rencana untuk mengangkut ikan. Truk kontainer itu yang mau dipakai mengirim,” jelas rekan Hendrik. Ia melanjutkan kemungkinan besar Hendrik lengah saat memandu sopir truk untuk mundur ke lokasi bongkar muat pabrik. “Tahu-tahu tangan kirinya terjepit. Dua jarinya itu remuk,” lanjutnya. Hingga kemarin Hendrik masih dalam perawatan di RS Sanglah. (san)
”Ngenteg Linggih’’ di Desa Tuakilang Besok, Jl. Batukaru Tabanan Ditutup Tabanan (Bali Post) Bertepatan dengan Purnama Kapitu, Soma Paing, Langkir, Senin (20/12) besok, krama Desa Adat Kobon Tingguh menggelar karya ngenteg linggih di Pura Prajapati Banjar Tuakilang, Tabanan. Berhubung lokasi upacara berada di pinggir jalan utama, yakni Jalan Batukaru, Tabanan, demi kelancaran upacara dan keselamatan pamedek, jalan ditutup sejak pagi pukul 07.00 sampai upacara berakhir. ‘’Kami mohon pengguna jalan maklum dan mencari jalan alternatif agar perjalanannya tidak terganggu,’’ kata Bendesa Adat Kubon Tingguh, IGN Agung Masatika, Sabtu (18/ 12) kemarin. Menurut Mastika, upacara ngenteg linggih digelar setelah ada perbaikan bangunan secara besar-besaran. ‘’Semua palinggih direnovasi, tembok panyengker, dan apit surang, karena lokasi setra ditinggikan agar lebih tinggi daripada jalan. Sebelumnya lokasi setra lebih rendah, sehingga kalau turun hujan setra kelihatan seperti danau. Ini tentu menyulitkan krama jika saat ada upacara ngaben turun hujan,’’ kata Mastika yang didampingi Ketua Panitia Karya, I.B. Komang Trisika. Pembangunan Pura Prajapati yang di-sungsung oleh tiga banjar adat yakni Banjar Tuakilang Baleran, Banjar Tuakilang Belodan, dan Banjar Celuk tersebut menghabiskan dana Rp 1 miliar. ‘’Dana pembangunan ini diperoleh dari iuran krama dan donatur masyarakat setempat. Tidak ada bantuan dari luar,’’ katanya. (kmb)
”Makotek’’ di Desa Munggu
Ditonton Banyak Wisman Mangupura (Bali Post) Desa Adat Munggu Kecamatan Mengwi, kembali menggelar tradisi unik makotek, bertepatan dengan hari raya Kuningan, Sabtu (18/12) kemarin. Tradisi yang digelar di sekitar wilayah Munggu tersebut disaksikan ribuan penonton baik dari kalangan masyarakat lokal hingga wisatawan mancanegara (wisman). Bagian penting dari penyelenggaraan upacara keagamaan itu diselenggarakan dengan tujuan memohon keselamatan umat. Rangkaian makotek diawali dengan upacara Mendak Betara di Pura Dalem lalu mengelilingi desa dan berakhir di Pura Puseh. Warga desa laki-laki membawa tongkat sepanjang 2,5 hingga 3 meter. Di puncak tongkat atau yang disebut tombak kayu tersebut, terdapat hiasan dari dedaunan. Krama desa kemudian saling merapatkan tombak masing-masing. Kemudian, mereka berupaya merebahkan tombak lawan dengan cara saling mendorong tombak. Posisi tombak menghadap ke atas, membentuk kerucut. Nah, sesekali salah seorang pemuda naik ke puncak tombak dan mencoba bertahan beberapa lama di atasnya. Saat itu, para krama akan tetap saling mendorong tombak satu sama lain, hingga kerucut condong ke satu arah dan mulai berantakan. Seluruh peserta larut dalam suka cita, meski ada di antara mereka yang terkena hantaman tombak. Menurut tokoh masyarakat setempat, makotek atau ngerebek telah dilakoni secara turun-temurun sejak 1932. Di awal, makotek menggunakan tombak yang terbuat dari besi. Namun seiring perkembangan zaman dan untuk menghindari peserta yang terluka, sejak tahun 1948 tombak besi mulai digantikan tombak dari bahan kayu pulet. Sementara tombak yang asli dilestarikan dan disimpan di pura. kmb25 (kmb25 kmb25)
BPM/ole
GOSONG - Mobil yang gosong setelah terbakar di wilayah Desa Sangsit Kecamatan Sawan, Sabtu (18/12) kemarin.
Tanah Longsor di Candikuning
Macet Total, Jalur Denpasar-Singaraja Tabanan (Bali Post) Hujan lebat yang turun saban hari membuat tanah mudah longsor. Kondisi itu terjadi di Desa Candikuning, Baturiti Tabanan, Jumat (17/12) malam sekitar pukul 21.00 wita. Akibatnya, lalu lintas di jalur utama Sngaraja-Denpasar itu menjadi macet total hingga Sabtu (18/12) sore kemarin. Kemacetan arus lalin terjadi karena longsoran tanah tebing sekitar 20 meter di selatan Rumah Makan Mentari atau di barat Danau Beratan di sekitar tikungan yang menutupi jalan jalur utama hingga setebal sekitar satu meter dengan jangkauan sekitar 10 meter sebelum bibir danau tersebut. Meskipun saat awal kejadian jalur tersebut masih sepi, namun hingga beberapa jam mulai terjadi kemacetan saat kendaraan yang akan melintas dari dua arah terus bergerak. Kondisi itu diperparah saat bersamaan turunnya hujan deras. Kemacetan arus lalin di ruas jalan tersebut masih sempat terjadi hingga sekitar pukul 15.00, setelah sebelumnya sekitar pukul 04.00 sebagi-
an tanah longsoran dapat disingkirkan sebagian. Itu menyusul bantuan satu unit buldoser ke lokasi untuk mengeruk dan menyingkirkan sebagian longsoran tanah yang menutupi jalan. Dengan segala keterbatasan dan kondisi memaksa, arus lalin kemudian mulai bisa bergerak dengan sistem buka-tutup dengan pengaturan petugas Satlantas Polres Tabanan dan Polsek Baturiti serta warga setempat. Sementara kemacetan total arus lalin juga sempat terjadi di perbatasan Tabanan-Badung, di timur Pos Polantas Dakdakan, Kediri, Jumat (17/ 12) malam. Sejumlah pohon bambu di sekitar tempat itu tumbang dengan posisi melintang ke jalan hingga mengakibatkan arus lalin macet total
dari dua arus berlawanan. Kemacetan itu terjadi sekitar dua jam sejak sekitar pukul 19.00 wita. Petugas dari kepolisian yang dibantu warga kemudian segera mengevakuasi tumbangan pohon-pohon bambu yang melintang di tengah jalan. Kasat Lantas Polres Tabanan AKP IGM Punia sempat mengaku kesal karena kurang tanggapnya pihak-pihak terkait dalam memperhatikan dan mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi. ‘’Untuk mengatur arus lalin karena terjadinya kemacetan bolehlah sebagai tugas polantas, tetapi masak harus polisi yang menangani semua permasalahan kalau ada longsoran tanah dibiarkan begitu saja,’’ tegasnya. (kmb)
PDAM Denpasar
Kesulitan Sumber Air Baku, Cakupan Pelayanan 68,96% Denpasar (Bali Post) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Denpasar hingga saat ini masih dihadapkan pada permasalahan terbatasnya sumber air baku. Masalah ini sangat krusial bagi PDAM dalam meningkatkan pelayanannya sebagai penyedia air bersih yang menjadi keperluan dasar masyarakat. Itu dikemukakan Direktur Utama PDAM Kota Denpasar, Ir. Putu Gede Maha Putra, M.Si., yang dihubungi Sabtu (18/12) kemarin. Dikatakan, terbatasnya sumber air baku, mengakibatkan masih banyaknya wilayah di Kota Denpasar yang belum terlayani air. ‘’Harus diakui, PDAM saat ini masih dihadapkan sejumlah masalah krusial, terutama keterbatasan sumber air baku dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,’’ ujarnya. Permasalahan keterbatasan sumber air baku ini, lanjut Maha Putra, juga berimbas terjadinya banyaknya daftar tunggu. Mengingat pihaknya belum sanggup melayani permintaan sambun-
gan baru. Jangankan untuk memasang sambungan baru, pelanggan yang saat ini terlayani (hingga Oktober) sebanyak 66,86% sambungan belum sepenuhnya mendapat suplai air selama 24 jam. Masih ada kawasan/daerah pada jam-jam puncak tidak teraliri air. Menurut Maha Putra, total kapasitas produksi perusahaan daerah yang dipimpinnya saat ini baru mampu memproduksi air 3.238.293 M3 atau 1.212 liter per detik. Kapasitas produksi itu dihasilkan dari sumbersumber yang dimiliki seperti sumur dalam (20 unit) dengan kapasitas produksi 1.120.412 M3 (418,31 lt/dt), air permukaan/ sungai (Instalasi Pengolahan Air/ IPA Ayung III Blusung, IPA Paket Ayung III Blusung, IPA Ayung hilir dengan kapasitas produksi 3.020.517 M3 (1.127,73 lt/dt). Pembelian dari PDAM lain (PDAM Gianyar, Badung, dan PT Tirta Buana Mulia) 217.776 M3 (84,0 lt/dt). Jika dibandingkan dengan keperluan air pada tahun 2010 yang mencapai 1.375 liter per detiknya, kami masih kekuran-
gan kapasitas produksi sebanyak 163 liter per detik. ‘’Mengingat PDAM baru mampu memproduksi 1.212 liter per detik,’’ tandas Maha Putra. Ia menambahkan, berdasarkan total kapasitas produksi untuk melayani keperluan masyarakat terhadap sambungan, cakupan pelayanan PDAM Kota Denpasar saat ini baru mencapai 68,96%. Menyadari hal itu, pihaknya mengaku telah melakukan berbagai upaya di antaranya, optimalisasi kapasitas produksi IPA Ayung dari kapasitas terpasang 300 lt/dt menjadi 550 lt/dt. Pembangunan IPA Waribang tahap I dengan kapasitas produksi 150 lt/dt, pembangunan sumur bor di Desa Sidakarya, Desa Penatih Banjar Gunung, Pelagan, Kebo Iwa (Desa Padangsambian Kaja). Pihaknya pun mendapat bantuan evaluasi terhadap kemampuan IPA Ayung III dari Usaid melalui Perpamsi. Bantuan dari pemerintah pusat berupa pembangunan bendung karet dengan biaya sekitar Rp 4 miliar. ‘’Untuk program pengemban-
Cuaca Buruk di Selat Bali
Nakhoda Diperingatkan Waspada BPM/dok
MAKOTEK - Desa Adat Munggu Kecamatan Mengwi, kembali menggelar tradisi makotek pada hari Kuningan, Sabtu (18/12) kemarin.
Pemadaman Listrik Senin (20/12) Pukul 09.00-11.00 Wita: Br. Penatahan, Br. Bangkiang Sidem, Br. Wangaya Gede, Br. Puluk-Puluk, Br. Tengkudak dan sekitarnya. Br. Delod Bale Agung Mengwi, Br. Batu Lumbung, SMA 1 Mengwi, Jalan Gusti Ngurah Rai Mengwi, Banjar Beringkit, Br. Belayu, Cocacola, Br. Kukuh, Br. Tagtag, Br. Tegak, Br. Wani, Br. Lodalang, Br. Kuwum Marga, Petiga, Nyelati, Br. Geluntung, Br. Ole, Pasar Marga, Br. Beng dan sekitarnya. Jalan Sriwijaya, Jl. Legian Kelod, Jl. Patimura, Jl. Bene Sari, Jl. Popis I, II, Gg. Ronta dan sekitarnya.
Negara (Bali Post) Cuaca di Selat Bali masih belum bersahabat. Akibatnya, penyeberangan di Selat Bali buka-tutup. Meski kini cuaca sudah agak normal, namun cuaca buruk sewaktu-waktu terjadi, sehingga para nakhoda diiingatkan agar senantiasa waspada. Syahbandar Gilimanuk, Dewa Nyoman Kari, mengatakan setelah gelombang tinggi yang sempat mengganggu penyeberangan beberapa hari lalu sudah tidak terjadi lagi. Hanya pihaknya selaku penanggung jawab keselamatan
pelayaran belum menurunkan tensi kewaspadaan. Menurutnya, cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi. Apalagi perubahan cuaca di Selat Bali sangat sulit diprediksi. Pihaknya bersama syahbandar Ketapang tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan buruk akibat perubahan cuaca. Pihaknya tidak mau lengah dengan kondisi kondisi cuaca di Selat Bali. ‘’Jika berubah buruk terpaksa kami hentikan pelayaran,’’ ujarnya. Kari juga mengatakan pihaknya juga memperketat pengawasan selama dua puluh
empat jam serta mengintensifkan komunikasi dengan nahkoda kapal agar selalu berhatihati dan tetap memperhatikan perubahan cuaca. Pihaknya meminta agar antar nakhoda agar selalu berkoordinasi sehingga jika ada kapal yang terancam bisa cepat dibantu. Jika dalam pelayaran cuaca tiba-tiba berubah buruk nakhoda harus membawa kapalnya merapat ke pelabuhan terdekat agar aman. Pihaknya juga senantiasa memantau pergerakan kapal yang sedang berlayar dengan CCTV. (kmb)
Singaraja (Bali Post) Warga Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, pada hari raya Kuningan, Sabtu (18/12) kemarin, gempar. Mobil angkutan umum jenis Carry tiba-tiba terbakar, persis di depan pasar tradisionil Sangsit. Warga kaget karena terbakarnya mobil tersebut disertai dengan suara ledakan. Untungnya, kobaran api tidak sampai melalap bangunan pasar dan bangunan rumah serta toko yang berada di sampingnya. Namun, dalam kejadian itu, pengemudi mobil, Wayan Suwenten, warga Desa Bukti Kecamatan Kubutambahan, mengalami luka bakar yang cukup serius di sekujur tubuhnya. Hinggaa kemarin, Suwenten masih dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Kertha Husada Singaraja. Peristiwa terbakarnya mobil dengan pelat DK 1918 UA itu terjadi pukul 12.30 wita. Mobil angkutan umum jurusan Penarukan Bondalem tersebut awalnya melintas di jalan utama Singaraja-Amlapura dari arah barat. Begitu melintas di depan Pasar Sangsit, mobil tiba-tiba meledak disusul kobaran api yang membubung tinggi. Untungnya, mobil itu tidak mengangkut penumpang. Namun di dalam mobil warga melihat deretan jeriken yang diduga berisi bensin. Begitu mendengar suara ledakan, warga langsung berhamburan ke jalan raya. Warga sekitar pasar termasuk pemilik rumah dan toko yang berada di dekat mobil yang terbakar itu panik. Mereka khawatir kobaran api meluas dan melalap bangunan rumah dan toko di sekitarnya. Saat api membesar, pengemudi mobil, Wayan Suwenten, berhasil menyelamatkan diri keluar dari dalam mobil. Namun, saat keluar tubuh Suwenten sudah mengalami luka bakar. Warga melihat pakaian yang dikenakan Suwenten masih berisi api saat lelaki berusaha menyelamatkan diri ke luar dari dalam mobil. Ketut Sutama Tongkok, warga yang membawa lari Suwenten ke RS Kertha Husada Singaraja mengatakan kejadian itu berawal ketika Suwenten mendadak ngerem. Saat itu, jeriken bensin di dalam mobil ikut jatuh. Akibat tumpahan bensin itu, dari dalam mesin keluar api yang membakar seluruh mobil. Sementara Kapolsek Sawan, AKP Nyoman Kartika, yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan masih menyelidiki sebabsebab kejadian. Rangkai mobil yang gosong kini sudah digeser agar tidak mengganggu arus lalu lintas di depan Pasar Sangsit. (kmb15)
Pohon Tumbang Nyaris Timpa ”Art Shop’’ Gianyar (Bali Post) Hujan yang disertai angin kencang menumbangkan pohon dan nyaris menimpa art shop di Lingkungan Banjar Abianseka Desa Mas, Ubud, Gianyar, Jumat (17/12) malam. Pohon perindang berukuran besar tumbang dekat Art Shop Jineng Mas, dan sampai menutup jalan. Informasi yang dihimpun kemarin pagi, warga tak mengetahui persis kejadian tersebut. Sejak Jumat malam, kawasan Gianyar diguyur hujan lebat ditambah angin kencang. Hingga dini hari, hujan lebat masih terus terjadi, ditambah kilat dan petir berkali-kali menyambar. Menurut warga setempat, pohon yang tumbang tersebut diperkirakan sudah berumur puluhan tahun, dan memang nampak tidak terawat. Pohon itu tumbuh di areal pekarangan Art Shop Jineng Mas, di Banjar Abianseka, Mas, Ubud. Untungnya, batang pohon yang tumbang mengarah ke Jalan Raya Mas, sehingga sama sekali tidak menimpa art shop. Hanya, beberapa barang di halaman art shop terkena tumbangan pohon sehingga mengalami kerusakan. Guna mengantisipasi kemacetan lalin akibat tumbangnya pohon, warga pun bahu-membahu memotong batang-batang pohon yang menutupi jalan. (kmb16)
BPM/dar
TUMBANG - Pohon besar tumbang yang nyaris menimpa art shop di Lingkungan Banjar Abianseka, Desa Mas, Ubud, Gianyar, Jumat (17/12) malam..
Kasus Perampokan Kasir Galian C
Tas dan HP Korban Ditemukan di Kebun
Amlapura (Bali Post) Tas dan handphone (HP) milik korban kasir galian C, I Ketut Sudarta (38), yang meninggal diduga dirampok, ditemukan polisi penyelidik Sabtu (18/12) kemarin. Tas ditemukan di kebun salak tak jauh dari penemuan mayat korban. Tas dalam keadaan kosong, uangnya diperkirakan sekitar Rp 15 juta ludes, diduga digondol para pelaku. Barang bukti tas kasir dan HP korban, kata Kapolres Karangasem, AKBP Ketut Onik Suirawan, Sabtu (18/12) kemarin di Karangasem, ditemukan di kebun salak, tak jauh dari lokasi galian C tempat kejadian perkara (TKP) ditemukannya mayat korban Sudarta di areal galian C Bali Tirta Utama milik Mangku Tirta, di wilayah Banjar Sebudi, Selat, Karangasem. ‘’Namun pelaku perampokan dan pembunuhan sampai kemarin belum berhasil dibekuk. Petugas masih melakukan penyelidikan intensif. Semoga pelaku segera ditemukan,’’ ujar Onik. Ditemukannya barang bukti tas dan HP itu, karena HP milik korban masih menyala saat itu. HP itu berhasil dilacak posisinya dengan cara menghubungi nomornya. Kapolres menambahkan pihaknya belum bisa memastikan apakah korban pembunuhan ataukah perampokan dengan cara membunuh korban. Soalnya, HP korban dibuang begitu saja, sementara uang tunai Rp 620 ribu juga masih utuh di saku celana korban. Sudarta asal Banjar Telutug, Sibetan, yang bekerja sebagai kasir di galian C itu ditemukan tewas tertelungkup dengan sejumlah luka menganga di kepala dan luka lecet di leher dan muka, Jumat (17/12) lalu, pukul 06.30 wita di lokasi galian C tempatnya bekerja. (013)
z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha z Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Alit Purnata zSekretaris Redaksi: Sugiartha z Redaksi: Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Sri Hartini, Suana, Sueca, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subagiadnya, Subrata, Suentra, Sumatika, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Dedy Sumartana, Parwata. Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wilianto. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 30.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 37.000 per mmk, >100 mmk Rp 40.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 28.000 per mmk. Advertorial Rp 20.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 50.000, 4 warna Rp 58.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 60.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 3.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Minggu Umanis, 19 Desember 2010
SEREMONIAL
Natal Bersama Sekolah Anugrah dan PA Rumah Bapaku Denpasar (Bali Post) Sekolah Anugrah Denpasar mengadakan perayaan hari raya Natal bersama setiap tahun. Perayaan Natal tahun ini, selain dilakukan secara teratur di internal sekolah baik PG/TK, SD, SMP dan SMA Global Tourism Anugrah, juga dilakukan secara eksternal bersama anak Panti Asuhan (PA) Rumah Bapaku Lovina, Singaraja. Natal bersama ini sebagai implementasi program Yayasan Anugrah Indah (YAI) dengan Sekolah Anugrah di berbagai PA di Bali. Kegiatan ini melibatkan siswa, guru, dan kepala sekolah yang mendapat tanggapan positif dan didukung penuh dari orang tua siswa. Program bersama itu dipaparkan Pengurus Harian YAI Merry Indah Rohani, S.Miss. dalam sambutan pembukaan di tengah-tengah perayaan Natal bersama, Rabu (15/12) didampingi Direktur Panti Dra. Anak Agung Ayu Natalinawati, Pendiri Pendeta Anak Agung Oka Panji Tisna, para pengelola dan pengurus lengkap PA Rumah Bapaku di Lovina Singaraja. Rombongan Sekolah Anugrah terdiri dari perwakilan siswa SD, SMP dan SMA, guru dan kasek berjumlah 40
orang. Acara Natal bersama berlangsung khidmat diisi lagulagu rohani dan firman Tuhan yang mengupas makna dan hakikat Natal dan implementasi kehidupan. Lebih lanjut, Merry yang juga Pimpinan Lembaga Bahasa Asing ILC Anugrah Jalan Diponegoro No. 170 Denpasar menegaskan program ini direspons positif oleh orang tua siswa Sekolah Anugrah, sehingga kunjungan ke PA yang memiliki
anak asuh sebanyak 40 orang tersebut berjalan lancar. Di panti yang ditata apik itu penghuni panti di Desa Tukad Mungga Singaraja ini berinteraksi dengan siswa Sekolah Anugrah. Guru seni lukis I Putu Arya, S.Sn., yang bertindak sebagai panitia menjelaskan tujuan dari program ini sebagai implementasi program sekolah yang bervisi sosial kemasyarakatan. Secara khusus siswa dan anak panti ini dapat melakukan interaksi sal-
BPM/025
NATAL BERSAMA - Siswa Sekolah Anugrah bersama Anak Panti Asuhan Rumah Bapaku di Lovina Singaraja saat merayakan Natal bersama, Rabu (15/12).
Tebing Longsor, Kawasan Danau Beratan Macet Tabanan (Bali Post) Tebing di sekitar kawasan objek wisata Danau Beratan, Sabtu sekitar pukul 14.00 wita longsor, hingga menyebabkan ratusan kendaraan terjebak macet berjam-jam. Hingga pukul 17.00 wita, tanah yang menutup jalur utama Denpasar-Singaraja masih dikeruk dengan satu unit alat berat. Longsoran tanah dari ketinggian sekitar 10 meter dengan lebar sekitar 20 meter itu kemudian diangkut dengan sejumlah truk. Kemacetan kendaraan dari warga yang baru selesai bersembahyang di Pura Ulun Danu maupun wisatawan itu juga diperparah karena saat bersamaan ada kendaraan Suzuki Swift selip di
pinggir jalan di daerah itu. Kendaraan itu umumnya hendak menuju ke arah Denpasar dan berbelok kanan ke arah objek wisata Tanah Lot. Setelah mengunjungi Danau Beratan, biasanya wisatawan langsung menuju ke Tanah Lot yang juga masih berada di Kabupaten Tabanan. Antrean kendaraan dari kawasan parkir di kawasan danau yang terkenal sejuk itu terjadi hingga sekitar satu kilometer ke arah Denpasar. Kendaraan tertahan hingga jalan berbelok ke kanan yang juga terdapat pompa bensin. Sejumlah polisi yang mengatur arus kendaraan tidak bisa berbuat banyak karena pengerukan tanah yang men-
utupi jalan belum selesai. Sementara itu suasana di kawasan Bedugul yang memasuki sore hari mulai berkabut. Padahal biasanya para wisatawan yang datang ke lokasi tersebut pada siang hari sudah meninggalkan lokasi untuk menuju ke arah Tanah Lot. Umat Hindu di Bali pada Sabtu kemarin merayakan hari raya Kuningan atau 10 hari setelah Galungan, banyak yang keluar rumah karena melakukan ritual sembahyang di sejumlah pura, termasuk di Ulun Danu. (ant)
ing mengenal dan memahami satu dengan lain. ‘’Antara Sekolah Anugrah dan PA terjalin kebersamaan dan melanjutkan kembali hubungan yang pernah terbina antara PA dengan YAI,’’ ujar Merry serius. Mengakhiri tatap muka sepanjang siang tersebut anakanak Sekolah Anugrah menyerahkan sembako, kebutuhan sehari-hari, alat tulis dan buku kepada semua anak panti. Dilanjutkan melakukan kunjungan melihat fasilitas panti, gedung, dan manajemen pengelolaan panti asuhan modern ini. ‘’Kami dari yayasan masih dalam proses perizinan untuk membuat Panti Asuhan Anugrah Indah. Perlu juga kami melihat dan mendalami bagaimana mengelola panti secara profesional,’’ ujar wanita yang lebih senang dipanggil Bu Maria itu didampingi Putu Arya. (025)
3
JENDELA
4 zCERPEN IBU, meski air susumu tak pernah mengalir dalam darahku , kau tetap ibuku. Tiada kata terucap saat kulihat kerut wajahmu . Ibu bersenandunglah sepanjang waktu di hatiku . Aku rindu kasihmu. Wajah ibuku selalu saja mengikuti langkahku. Rona hidupku terasa agak unik. Sedari kecil, aku tak bersama ibu kandungku. Aku justru diasuh oleh saudara ibuku.Meski begitu, kutetap menganggapnya sebagai ibuku. Ibu kandungku pun tetap kuhormati. Ibu bagiku sama dengan bumi. Darinyalah aku lahir dan hidup menikmati karunia Hyang Widhi. Tanpa ibu, aku tak akan bisa seperti sekarang ini. Satu kebiasaannya yang kulihat agak berbeda dibandingkan dengan ibu kandungku. Ibu kandungku tak bisa mendongeng, sedangkan ibu asuhku pintar mendongeng. Aku amat suka dengan dongeng. Dongeng tentang manusia yang dicintai Tuhan. Dongeng tentang manusia yang menjauhi alam. Dongeng - dongeng itu masih membekas dalam ingatanku. “ Belajarlah dari dongeng karena di dalamnya ada hidupmu,” pintanya. Aku mengangguk -angguk saja sambil menikmati jagung gorengnya. Perutku kenyang. Hatiku juga terisi. Lucu juga kedengarannya. Jiwa dan raga menjadi lebih sehat. Saudara ibuku memang tak menikah. Ia berjanji pada dirinya untuk tidak pernah mengenal jatuh cinta dengan lawan jenis. Awalnya aku tidak terlalu mempedulikannya.Aku
Ibu Oleh IBW Widiasa Keniten yakin itu hanya sebuah alasan saja. Aku berpikir pastilah pernah disakiti atau dipermainkan oleh seorang laki - laki. Rasa kurang percayanya pada laki - laki sebagai penyebabnya. Pernah selentingan kudengar. Ibuku pernah dipermalukan. Laki - laki yang mengaku masih bujang. Ternyata sudah beranak pinak. Semenjak itu, hatinya benci pada cinta. Cinta membuatnya tak sadar akan bahaya. “Mendingan hidup menyendiri. Tak ada yang mengatur.Toh masih ada keponakan yang menyayangiku,” katanya pada laki - laki yang sering berkata iseng padanya. Aku nyengir saat ingat kata - kata itu. Bagiku, bisa mengabdikan hidup ini pada seorang ibu teramat beruntung. Ada makna yang kudapatkan dalam hidup. Tak sia - sia terlahir menjadi manusia. Kemarin malam, aku dipanggilnya. Ada yang ingin ia sampaikan. Tumben ibuku memanggilku. Katanya penting. “ Penting,” bisikku. Jalan sepedaku kupercepat. Beberapa mobil kulewati. Kelaksonnya membuatku terkejut. Gerimis hujan tak menyurutkan perjalananku. Aku terus mempercepat jalan sepedaku. Perasaan dengan penuh tanda tanya bergelayut di hatiku. “ Ada apa dengan ibuku?” Perjalananku tidak ada hambatan yang berarti. Aku cepat - cepat ke rumah
ibuku. Tampaknya ibuku sudah menungguku sedari tadi. “ Duduklah dulu !” sapanya. Aku mencari tempat yang biasa kutempati. Ibuku tertawa. “ Kau masih setia dengan tempat itu?” Pojok serambi depan rumah ibuku itu tempatku mendengarkan dongengdongengnya sewaktu kecil. “ Pukul berapa, engkau pulang?” tanyanya. “ Setengah tujuh, Bu.” “ Pasti ngebut tadi?” “ Tidak Bu. Aku masih ingat pesan ibu. Nyawa itu tidak bisa diganti.” Ibuku tertawa. “ Syukurlah. “ Ibuku menyuguhkansecangkirkopipahit.Ibuku hafal kesukaanku. Aku dilarang minum kopi manis. Karena ada keturunan kencing manis. “ Ngurah. Ada satu permintaanku padamu.” Aku mengira - ngira . Mudah - mudahan tidak terlalu sulit.” Apa Bu?” “ Sebelum ibu mati. Tolong buatkan ibu sebuah kamar. Ibu ingin menikmati masa tua ibu dalam ketenangan jiwa. Ibu ingin kamar yang agak besar. Kalau bisa isi kamar mandi agar tidak terlalu banyak menyusahkan orang lain .Jendelanya jangan pakai kayu. . Pakai jendela kaca agar ibu dapat melihat matahari pagi. Sinarnya leluasa menerangi kamar ibu. Biar kamar ibu selalu bersih, dan
memberi kedamaian sepanjang hari. Di samping kanan - kirinya akan ibu taruh buku-buku tua ibu. Ibu ingin belajar menikmati kehidupan.” “ Aku tidak berjanji, Bu. Tapi, aku berusaha agar bisa mewujudkannya.” “ Terima kasih, Ngurah.” Permintaan ibuku itu memicuku untuk bekerja semakin keras. Doa doa selalu kupanjatkan agar kesehatanku tak terganggu dan rezeki selalu mendatangiku. Aku ingin sekali mewujudkan keinginan ibu. Mudah - mudahan bisa tercapai. Jika ini terwujud, betapa bahagianya. Seorang anak, meski tidak terlahir dari rahimnya bisa berbakti padanya. Aku jarang mengambil cuti. Setiap ada lembur, kuambil. Aku ingin dapat tambahan penghasilan. Aku tidak pernah merasa lelah. Permintaan ibuku mesti bisa kuwujudkan. Uangku terkumpul. Tabunganku semakin bertambah. Tapi, belum cukup untuk membuat kamar istimewa buat ibuku. Kepingin juga meminjam pada koperasi di kantor, tapi aku takut. Jika diketahui membangun dengan hasil pinjaman, pasti ibu tak akan mau menempati kamarnya. Kamarnya mesti bersih dan yang diharapkan hanya dari tetesan keringatku. Berita datang dari desa. Ibuku sakit. Segera diopnama di RSU. Sebagai anak, aku harus bertanggung jawab. Biaya pengobatan terpaksa kuambil dari tabunganku. Obat-obat yang mesti kubeli tidak tanggung-tanggung harganya. Rata-rata tiga ratus ribu per hari. Kata dokter ibuku terkena radang paruparu. Jika salah obat, bisa semakin parah. Dua minggu, ibuku diopnama.
Minggu Umanis, 19 Desember 2010
Tabunganku semakin menyusut. Ibuku pulang dari rumah sakit. Tak bisa bekerja seperti biasa. Ia hanya bisa mengerjakan hal - hal yang tidak terlalu berat. Nafasnya sering sesak. Jika kambuh, tubuhnya berkeringat. Jika tak tahan, ibuku sering mengigau. Katanya kakekku sudah memanggil- manggilnya. Aku tak percaya hal hal yang belum jelas. Doaku hanya satu ibuku sembuh dan kamar yang diharapkannya bisa kuwujudkan. Aku kembali bekerja seperti biasa. Syukurlah bosku tidak marah karena lama mengambil cuti. “ Ibumu sudah sembuh?” tanyanya. “ Belum sembuh total, Pak. Nafasnya tidak sehalus dulu.” “ Kenapa tak dibawa ke sini saja?” Aku tak menjawab. Tampaknya beliau tahu keadaanku. “ Tinggal saja di rumahku, “ pintanya. “ Di desa ada keluarga yang mengurusnya. “ “ Mudah-mudahan ibumu cepat sembuh.” “ Terima kasih, Pak.” Aku berusaha menabung yang lebih banyak lagi. Lagi lagi ada berita. Ibuku diopnama. Aku mesti menarik tabunganku . Aku minta bantuan pada keluarga dekat untuk menjaganya selama di RSU. Keluargaku bersedia. Meski begitu, hati kecilku tetap tidak tenang. Kadang -kadang pulang kerja, aku mesti pulang ke desa. Besok paginya, kembali lagi ke tempat kerja. Aku berusaha agar tidak terganggu kerjaku. Saking seringnya aku pulang pergi dari kota ke desa, kesehatanku sedikit terganggu. Penyakit pilekku sering kam-
buh. Terkadang disertai batuk- batuk kecil. “ Jangan terlalu sering pulang pergi. Tidak baik buat kesehatanmu. Ngurah mesti bisa menjaga kesehatan. Ibu sudah ada yang menjaga. Ngurah tidak usah khawatir pada Ibu. Doa ibu selalu bersama Ngurah.” “ Terima kasih, Bu.” “ Istirahatlah dulu! Aku istirahat di sampingnya. Kebetulan ada sebuah bed yang tidak ditempati. Aku tertidur lelap sekali. Alam jiwaku seperti berjalan entah ke mana. Kulihat ibuku berpakaian putih bersih bersama kakek, nenekku. Ibuku melambaikan tangannya. Aku mau mengejarnya. Ibuku cepat menghilang . Lamat - lamat kudengar suara tabuh klentangan iramanya mendayu-dayu seakan membawaku ke alam abadi. “ Bangun Ngurah! Bangun! Banguuuuun! Bangun Ngurah!” Saudara-saudara dekatku menggoyang tubuh ibuku.Tubuhnya membiru. Sunggingan senyumnya menghiasi perjalanannya. Tak terasa tanganku meraba sebuah kertas di balik bantal ibuku yang berbunyi, “Kamar itu sebening embun, seindah senja, seharum bunga, semanis bija, seirama nafas, selembut jiwa. Dengan sepenuh jiwa, sudah ibu tempati kamar itu. Sirami dengan kasihmu. Rawatlah dengan doa - doamu. Jangan kotori jiwamu. Bekerja dan bekerjalah selagi waktu masih mencintai dirimu.” Orang-orang di dekatku terus memelukku. Mereka takut jazad ibuku tertetesi air mata.
Persahabatan Eropa-Melayu
Eropa Diwakili Harloji Perak, Melayu Diwakili Keris Bangsa PERSAHABATAN Eropa-Melayu dilukiskan dengan indah dalam Hikayat Abdullah yang ditulis oleh Abdullah bin Abdul Munsyi pada pertengahan abad ke -19. Hikayat Abdullah merupakan sebuah autobiografi berbahasa Melayu yang sangat istimewa. Karya dari khazanah Sastera Melayu ini menceritakan peristiwa-peristiwa menarik, di antaranya mengenai kehidupan bangsa Melayu saat itu, Kota Melaka dan Singapura, tokoh-tokoh asing dari warga asing, seperti Stamford Raffles dan Farquhar. Hikayat ini menggunakan bahasa Melayu sehari-hari, dalam penulisannya beranjak meninggalkan bahasa Melayu klasik yang “mendayu dan berayun”, digantikan dengan bahasa Melayu yang lebih “langsung ke sasaran”. Bahasa yang digunakan lebih “reportase” dibandingkan bahasa Melayu klasik. Kisah persahabatan itu antara penulis dan Tuan Smith digambarkan dengan sangat jernih, tentang bertukar keris dan harloji perak sebagai ikatan persahabatan, bisa kita baca dalam kutipan berikut, diambil dari buku Karya lengkap Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi: Hikayat Abdullah, yang dikumpulkandiberi pengantar oleh Amin Sweeney (jilid 3, halaman 469): Sebermula maka daripada hari itu bersahabatlah ia dengan aku, maka pada tiap hari ia lalu, ia singgalah di rumah tempat aku tinggal itu mencari aku. Maka kudapati terbaik perangai dan kelakuannya seperti orang pandai lakunya, bukan sepertiorangkapaldengankelakuankasar
dan jahat dan pemabuk. Maka yaini banyak kepandainnya, maka ia tau akan hal gerhana dan ilmu bintang dan ilmu mengukur barang apa yang jauh dan gunung tinggi.MakanamanyaTuanSmith.Maka dibawa aku berjalan dan bertanya dari hal negeri ini asalnya dan Melaka dan siapa raja dan bagaimana pulai ini telah menjadi negeri dan sebagainya, seraya kata:/329 “kalau kapitan aku mau lepaskan aku, terlalu suka aku mau tinggal bersamadenganengkau,supayabolehaku belajar bahasa Melayu dan boleh aku tau sekalian perkara negeri sebelah sini.” Hata maka pada esoknya ia datang, dibawakannya hadiah akan daku sebuah harloji perak, katanya: “Ini pemberianku, supaya apabila engkau melihat ini, bolehlahengkauteringatakandaku,karenaesok (a)ku hendak berlayar pulang sekali ke Eropah.” Maka apabila aku menengar perkataannya itu, hibalah rasa hatiku, sebab menengar ia hendak berlayar itu. Maka segeralah aku buka petiku, maka kuambil kerisku yaitu pakaianku sempana ganja iras bangsanya, lalu kuberikan padanya, serta kukatakan “Inilah tanda daripadaku.” Dan lagi dua helai tikar Semarang berbunga besar itu pula kuberikan. Maka apabila ia mendapat keris dan tikar itu kulihat tiada boleh terkata sukanya, sambil dipegang tanganku, katanya: “Jikaengkausungguhsahabatku,katakan berapa harga keris ini engkau beli.” Maka jawabku: “Ini keris bangsa baik asalnya, aku beli dua belas ringgit, tetapi baharu akuupahkancanaidanmembaikisarungnya.” Maka apabila didengarnya itu, diseluknya sakunya, lalu dikeluarkannya dua puluh ringgit, diunjukkannya kepadaku. Maka kukembalikan wang itu kepadanya serta kataku: “Bukannya sebab wang ini aku berikan keris ini, melainkan sebab tanda kita bersahabat. Engkau memberi
harloji pakaianmu, maka aku memberi keris pakaianku.” “Engkau memberi harloji pakaianmu, maka aku memberi keris pakaianku.” Ketika kata “keris” bersambung dengan “bangsa bagus” , yang menunjuk “kelas yang baik”, atau mungkin istimewa maksudnya, bukan barang pasaran; keris ini yang mewakili pencapaian “teknologi melayu” dan unsur klenik “dunia Melayu”. Ketika kata “harloji” bersambung dengan kata “perak”, terasa betul teknologi bersanding dengan kemulian logam. Eropa diwakili pencapaian “teknologi waktu”. Penanda “yang logik” bertukar dengan “yang beyond logic”. Antara “heritage” dan “future”. Mungkin gambaran “pertukaran Eropa-Melayu” dalam Hikayat Abdullah ini masih mewakili “semangat persahabatan” antara Eropa dan Melayu sampai kini. Sastera Pelabuhan Beberapa waktu lalu saya lewat Jalan Munsyi Abdullah, di Kota Melaka, di pojoknya ada kedai yang buka dari pagi sampai larut malam. Di jalan ini saya melepas jeda waktu, kadang juga breakfast. Sekali waktu, ketika nongkrong minum teh tarik, terbayang dalam angan saya Pelabuhan Buleleng, kota kelahiran saya di Utara Bali. Kota Melaka terasa dekat suasananya dengan Pelabuhan Buleleng. Saya menangkap, atmosfir pelabuhan, dan tampaknya dunia begitu berbeda di masa ketika “pelabuhan laut sebagai penghubung antar dunia”: Dalam Hikayat Abdullah, lewat pelabuhan persahabatan Abdullah terjalin dengan warga bangsa lain. Pelabuhan dan kehadiran bangsa lain tak terpisahkan. Saya melihat, kehadiran Hikayat Abdullah pun “berurat nadi” pada pelabuhan.
Pelabuhan laut dan pelabuhan udara (bandara) punya karakter yang sangat berbeda dalam “mempertemukan warga dunia”. Persentuhan di pelabuhan, karena menunggu arah angin pelayaran dan musim, bisa memunculkan persahabatan lebih dalam, seperti yang ditulis Abdullah tersebut. Sementara, kini, ketika kita telah beralih ke pelabuhan udara (bandara), bandara jarang sekali memberi kita peluang menjadi intim dengan sesama penumpang, bandara menyajikan “boarding” dan “take off”, termasuk delayed atau ancaman terorisme dan scanning tubuh yang mengancam privasi kita; bandara tidak memberi kita “sauh” dan “jangkar” buat persahabatan antar warga di titik pertemuan itu. Warga multikultur banyak lahir di sekitar pelabuhan di Nusantara, ada keterkaitan antara perahupelabuhan-komunitas multikultur, dan belum ada tanda-tanda bahwa bandara mampu melahirkan komunitas semenarik komunitas pelabuhan laut. Pelabuhan laut telah berabad-abad menjadi “kuali pelebur ras” berbagai bangsa di dunia. Pelabuhan pula tampaknya yang mengikat dan menjadi “kuali penggodok isi” dari berbagai bagian dari Hikayat Abdullah. Di dalamnya ada kesadaran persentuhan antar bangsa yang dimaknai demikian cerdas oleh Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi, sebagai tergambar dalam Hikayat Abdullah. Kecepatan (budaya airport atau bandara), tampaknya tak mungkin (?) melahirkan kisah mendalam seasyik Hikayat Abdullah. Kultur pelabuhan yang menyusun detail Hikayat Abdullah. Ketergesaan juga, saya yakini, tak mungkin mampu menyajikan kompilasi dan bahasan Karya lengkap Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi: Hikayat
BPM/ist
Abdullah, yang dikerjakan Prof. Amin Sweeney yang saya baca ini. Catatan ini saya buat setelah mendengar kabar dari sahabat saya Suryadi, pengajar di Universitas Leiden, yang mengabarkan bahwa Prof. Amin Sweeney telah berpulang. Kesungguhan pengerjaan-pengumpulan naskah Hikayat Abudulllah oleh karya Amin Sweeney, telah memberi saya akses dan kesempatan memasuki “dunia Melayu” dengan sangat terinci dan masih sangat dalam, untuk dimasuki lorong-lorongnya yang masih mengandung banyak pekerjaan “penggalian”. Saya berhutang atas kesempatan ini kepada Prof Amin Sweeney. Saya tak pernah bertemu Amin Sweeney, saya tak tahu “pelabuhan” apa yang ingin dituju peneliti setangguh
BUKU
Dekonstruksi Kesadaran Indentitas Bali
Judul Buku : Bali Antah Berantah: Refleksi di Dunia Hampa Makna Pariwisata Penerbit : Intrans Institute Malang Tahun Terbit : November 2010 Jumlah halaman : 235 + XVIII BUKU karya I Ngurah Suryawan “Bali Antah Berantah: Refleksi di Dunia Hampa Makna Pariwisata” adalah sebuah studi refleksi dari kasus-kasus yang terjadi di Bali khususnya dan di tempat lain umumnya. Dalam buku ini, dengan ketajaman naratifnya, Suryawan menguraikan bagaimana masyarakat Bali kian hari tergusur secara sosial, ekonomi dan kultural dari tanah leluhurnya. Tanah yang dianggap sebagai sebuah bentuk ikatan sosial dan budaya, yang bernilai spritual tergadaikan begitu saja untuk mendukung program pembangunan pariwisata dan pemuasan gaya hidup. Suryawan melukiskan peristiwa ini dengan sebuah dialog bisu antara “I Ketut Pugeg” (gambaran kultural manusia Bali di persimpangan jalan) dengan gemerlapnya dunia pariwisata (h.2-3). Dalam dialog tersebut, buku ini memperlihatkan kepada kita bahwa dalam suatu masyar-
akat akan selalu ada ruang “abu-abu”. Ruang yang selama ini kurang dipahami oleh orang luar, barangkali pemerintah dan investor pariwisata. Sesungguhnya bagi orang Bali, keberadaan ruang-ruang komunikasi historis tersebut adalah sebuah pertautan atau rangkaian jaringan hubungan yang kompleks. Inilah yang dipotret dengan sangat cermat oleh Suryawan dengan studinya mengenai pergulatan manusia Bali di Garda depan pariwisata Bali (Baca: Indonesia). Koleksi tulisan dalam buku ini sebenarnya tidak terbatas pada studi mengenai budaya dan pariwisata saja sebagaimana yang dapat dilihat dari judul buku ini, akan tetapi tulisan-tulisan ini jika ditelusuri dari halaman ke halaman, bab ke bab, menunjukkan bahwa tulisan ini menembus kajian sejarah, sosial, budaya, politik, kajian post kolonial dan masalah-masalah kemanusian. Dengan kata lain, buku ini kaya akan perspektif. Membaca “Bali Antah Berantah ini”, saya menggarisi beberapa hal yang menurut saya penting, yang dicoba untuk disampaikan oleh Suryawan kepada pembacanya. Pertama, saya menilai buku ini kaya akan perspektif. Perspektif tersebut berangkat dari sudut pandang sosial, budaya, politik (kekerasan) dan kekerasan fisik yang dialami manusia Bali secara historis. Kekerasan-kerasan yang berdimensi politik tersebut terjadi dalam periode waktu lama mulai dari masa kolonialisme Belanda, konflik tahun 1965 sampai dengan kasus Bom Bali I dan 2. Disinilah kekuatan pertama buku ini, yaitu membangun ketertarikan historis dari setiap pembahasannya, sehingga buku ini kaya akan catatan sejarah yang berguna untuk memudahkan orang lain membacanya. Kedua, secara khusus pada bab akhir bukunya, Suryawan mengingatkan kembali dengan sikap kritis tentang politik kepemilikan (politics of belonging) yang diterjemahkannya sebagai bentuk pencarian identitas orang Bali. Dalam bahasanya memunculkan
sebuah bentuk dikotomi “masyarakat asli” dan “masyarakat pendatang” (kerama tamiu). Konflik demi konflik diuraikan mulai dari kecurigaan membawa aliran ideologis agama tertentu sampai dengan kecemburuan ekonomi menjadi bahan analisis dalam buku ini. Ketiga buku ini memotret masalah pencarian identitas Kebalian orang Bali dengan menguraikan konteks atas munculnya kesadaran sekelompok intelektual Bali dengan gerakan Ajeg Bali-nya. Sebagai penutup buku ini, tentu saja Suryawan memberikan refleksi keadaan manusia Bali dalam kondisi yang ia sebut dengan “antah berantah”. Sejarah Bali Catatan Suryawan yang paling penting dalam buku ini menurut saya terletak pada sudut keberanian untuk melakukan penulisan ulang sejarah tentang Bali yang lebih kirtis dan memiliki kebenaran secara ilmiah, dalam tulisan ini dikhususkan pada peran pemerintah Belanda dengan praktik kolonial-nya. Seperti yang telah dipaparkan oleh penulisnya dalam buku tersebut, pengaruh praktek kolonialisme tidak dapat dipungkiri telah memberikan bentuk dasar mengenai penggambaran budaya masyarakat Bali waktu itu sampai dengan sekarang. Bali, sebagai bagian dari daerah kolonialisme, adalah arena - istilah penulisnya pentas - dari pertarungan kuasa dan praktek kolonialisasi Belanda (h.21). Ruang pembentukan identitas orang Bali tersebut, bagi saya, dimulai sejak zaman kolonialisme dan kemudian semakin lama terkonstruksi dari tahun ke tahun dalam bentuk pengemasan tradisi, ritual dan jargon-jargon budaya. Pengemasan politik kebudayaan ini adalah merupakan sebuah bentuk strategi membangun identitas dan menerapkan aturan batas (borders) yang ketat dalam buaday Bali. Pemerintah kolonial, dengan sala satu tujuannya memperkuat image Belanda di pentas internasional,
memerintahkan kepada antropolog-nya, FA Liefrink (1890) dan VE Korn (1920), untuk mempelajari Bali dan kemudian memberikan masukan untuk melakukan konstruksi identitas orang Bali. Sehingga tidak salah kritik yang dilontarkan oleh Vikers (1989) bahwa Bali adalah sebuah bentuk proyek kolonialisme. Proyek penciptaan image Bali sebagai pulau sorga dengan keramahtamahan budayanya. Kedatangan antropolog-antropolog pada tahun-tahun berikutnya kembali memperkuat eksotisme Bali sehingga tetap terpelihara di dunia internasional. Ekostisme ini disadari atau tidak telah membangun sebuah identitas koloektif dalam masyarakat Bali dan juga beban bagi masyarakat Bali. Pada masa kolonial bentuk proyekproyek yang berbau revitalisasi dan pemurnian kebudayaan Bali (baliseering) dalam rangka membentuk identitas orang Bali dimunculkan. Dengan maksud politis untuk membedakan dengan identitas yang berkembang di Jawa (nasionalisme untuk menentang praktik kolonialisme). Dengan kata lain, identitas tersebut dibangun sebagai counter budaya jawa (islam). Proyek pembangunan identitas dibentuk dengan melakukan kerjasama dengan kelompok elite masyarakat Bali. Untuk menyakinkan itu, studi Picard (1996), memberikan gambaran kuat bahwa identitas kebalian orang Bali yaitu berupa agama hindu, adat, dan kesenian (art) adalah bentuk produksi budaya dari praktik kolonialisme yang sampai sekarang terus berkembang. Bagi saya, bentuk identitas yang dibangun oleh praktik kolonialisme itu telah mengakibatkan adanya ruang sempit atas interaksi budaya Bali dengan budaya lain yang sekian lama sudah tumbuh di Bali. Dengan kata lain, pengakuan akan identitas yang dibangun oleh orang luar tersebut merupakan sebuah bentuk pengingkaran akan kelompok-kelompok lain seperti budaya Bali islam, kristen dan budha yang tumbuh subur di Bali, jauh
sebelum praktik kolonialisme muncul untuk menerapkan kuasa politisnya. 1965 Paparan mengenai peristiwa 1965 memberikan gambaran siapa manusia Bali itu sebenarnya. Apakah manusia Bali itu seperti yang digambarkan oleh Covarruvibias (1972) sebagai pribadi yang lembut, tenang, bersahabat dan selalu menghindari konflik itu benar adanya? Disinilah sisi eksotisme yang selama ini melekat tentang Bali tersebut dibongkar dengan habis. Secara historis konstelasi politik nasional pada persitiwa 1965 di Indonesia (Bali) saat itu digerakkan oleh serangkain gerakan yang sistematis dengan melibatkan berbagai macam kepentingan dari kelompok yang berkuasa. Bentuk relasi kekuasaan saat itu melibatkan institusi militer yang bekerjasama dengan penduduk lokal dalam melakukan identifikasi, verifikasi dan juga tindakan pelenyapan orang-orang yang terduga sebagai anggota partai komunis. Di Bali, berdasarkan atas studi yang dilakukan oleh Robinson (2006), tercatat lebih dari 500.000 jiwa dilenyapkan oleh saudarasaudara dan anggota klan-klan mereka sendiri.StudiSuryawanterdahuluLadang Hitam di Pulau Dewa: Pembantaian Massa 1965 di Bali (2007) dan Genealogi Kekerasan dan Pergolakan Subaltern: Bara di Bali Utara (2010) menguraikan praktik-praktik politik dalam kebudayaan masyarakat Bali. Disinilah buku ini mengajak untuk meminjam dekonstruksi sebagai pisau analisisnya. Pada saat terjadinya Bom Bali I dan 2, kembali kita disuguhkan sebuah fenomena bagaimana kejadian tersebut semakin memformulasikan identitas kebalian yang selama ini terjadi. Mobilisasi adat dalam praktik di luar adat adalah sebuah bentuk gejala post-kolonial. Masih ingat, bahwa dalam tulisannya Suryawan mengilustrasikan bagaimana pecalang bergerak dari satu rumah ke rumah lain untuk melakukan
Amin Sweeney. Tapi di balik semua ketakpahaman saya akan kehidupan pribadi Amin Sweeney, lewat membaca buku “Karya lengkap Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi: Hikayat Abdullah”, yang dikerjakan Amin Sweeney dengan penuh kesungguhan hati dan usaha, saya yakin Amin Sweeney (sebagai warga Eropa) dimasa penulisan buku ini “telah berjumpa” dengan jiwa Abdullah, saling bersalaman dan berbagi kesemestaan; bertukar “keris” dan “harloji perak”. Barangkali perahu jiwanya kini bersauh dan menjangkar bersebelahan dengan jiwa Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi; di pelabuhan keindahan sastera Melayu. zsugi lanus razia tanda pengenal atau KTP. Sekelompok intelektual Bali menerjemahkan momentum ini dengan Ajeg Bali. Gerakan yang bertujuan mengamankan kepentingan masyarakat Bali asli berupa kepentingan politik, sosial, dan ekonomi (pariwisata) dari masyarakat “luar” atau kerama tamiu. Gejala-gejala kontemporer ini dalam antropologi politik seringkali diterjemahkan dengan bentuk menguatnya rasa ke-lokal-an dan kepemilikan akan sesuatu yang immateriil. Dari praktik sosial demikian, rasa kepemilikan (sense of belonging) orang Bali akan praktik budaya mereka merupakan sebuah bentuk bagaimana praktik kolonialisme itu begitu kuatnya ada dalam memori orang Bali. Praktik-praktik kelokalan tersebut secara nyata saat ini dapat dilihat pasca desentralisasi atau otonomi daerah. Otonomi daerah, seperti terjadi di Bali, menjadi ajang subur tumbuhnya kekuatan-kekuatan massa tradisional (seperti pecalang) yang memiliki kewenangan berlebihan. Kewenangan berlebihan ini muncul sebagai akibat melemahnya peran negara dan menguatnya lokalitas tersebut. Sebagai akhir dari buku ini, Suryawan membawa kita pada sebuah upaya untuk melakukan suatu dekonstruksi dalam melihat budaya orang Bali. Baginya, dengan melakukan dekonstruksi kesadaran akan identitas orang Bali maka dapat dengan jelas mendudukkan posisi orang Bali dan kebudayaanya (h.184). Bagi saya, kekuatan buku ini adalah meletakkan jalan dimana orang Bali diajak untuk berpikir secara kritis tentang budaya dan pariwisata. Dua hal yang selama ini dikatakan selalu bersinergi dalam pembangunan di Bali baik itu dalam sisi spritual (agama, adat dan kesenian) ataupun pembangunan ekonomi. Dengan bahasannya ke arah konteks politik, budaya, ekonomi dan historis, gambaran-gambaran yang muncul di dalamnya selalu memunculkan isu kekinian dalam realitas masyarakat Bali. Secara akademis, buku ini akan memberikan nilai kepada akademisi yang mengambil kosentrasi studi masyarakat Bali. Buku ini juga kuat untuk menggambarkan studi native antropologis mengenai orang Bali yang berusaha dengan kejelian dan pemahamannya yang lebih melihat Bali dari perspektif kritis. z i wayan suyadnya
5 PE R N IK Feminin yang Menggairahkan
Minggu Umanis, 19 Desember 2010
Mengenal Penyakit Kutu Air ”Tinea Pedis” TIAP orang pasti menginginkan kondisi tubuh yang sehat baik laki-laki maupun perempuan, dari ujung rambut sampai ujung kaki. Nah, bagaimana jika terdapat kutu air di kaki Anda? Apakah benar penyakit ini muncul akibat dari gigitan kutu yang terdapat di air? Benarkah kutu air hanya terjadi pada ibu-ibu? Apakah benar penyakit ini muncul karena seringnya kaki terendam air? Dan apakah penyakit ini dapat disembuhkan? Berikut ulasan singkat yang kiranya dapat memberikan kita cukup informasi mengenai penyakit ini. Apakah sebenarnya penyakit kutu air? Penyakit kutu air atau sering disebut dengan penyakit kaki atlit atau tinea pedis dalam istilah kedokteran, merupakan suatu bentuk infeksi jamur pada kulit yang menyebabkan munculnya sisik halus dan tipis yang dapat mengelupas serta disertai rasa gatal. Apakah penyebab timbulnya kutu air? Penyebab peyakit ini bukanlah kutu yang hidup di air, namun suatu kelompok jamur yang bernama trichophyton, baik jenis Trichophyton rubrum maupun Trichophyton mentagrophytes. Siapa sajakah yang dapat terserang kutu air? Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, namun pada umumnya terjadi pada orang dewasa yang menggunakan sepatu tertutup dalam jangka waktu lama. Bagaimanakah cara penularannya? Pada dasarnya penyakit ini ditularkan melalui kontak antara jamur dengan kaki telanjang. Karena jamur ini tumbuh subur di daerah yang lembab, maka tempat-tempat utama penularannya ialah pada lantai kamar mandi atau tempat permandian yang lembab, sepatu yang tertutup yang jarang dijemur atau dibersihkan dan yang lebih jarang melalui handuk. Bagaimanakah gejala yang muncul? Gejala yang muncul dapat bervariasi dari ringan sampai berat. Namun biasanya gejala yang muncul berupa sisik halus dan tipis pada kaki, yang umumnya terdapat pada sela-sela jari kaki, biasany paling sering pada sela antara jari kaki ke-4 dan ke-5, dengan disertai rasa gatal. Sisik ini dapat dibersihkan atau mengelupas dan kemudian menampakkan kulit baru yang juga telah terinfeksi di bawahnya. Kulit yang baru ini, yang sebenarnya belum siap untuk muncul, sangat rentan terhadap kerusakan termasuk pecah-pecah. Inilah yang kemudian dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan, rasa nyeri dan infeksi. Meskipun umumnya terjadi pada sela-sela jari, namun infeksi jamur ini juga dapat terjadi pada telapak kaki, punggung kaki maupun keduanya pada kondisi yang paling berat. Kaki Apakah kutu air hanya terjadi di kaki? Infeksi jamur ini selain terjadi di kaki dapat pula menyebar ke bagian-bagian tubuh yang lain seperti ke bawah kuku di sekitar tempat infeksi, selangkangan, badan dan kepala dan kemudian disebut dengan nama yang berbeda. Bagaimanakah cara pengobatan kutu air? Kutu air dapat diobati dengan menggunakan obat-obatan anti jamur, baik yang berbentuk obat oles maupun obat telan. Untuk kasus yang ringan dan baru terjadi, pengobatan dengan obat oles baik berbentuk krim maupun gel sudah cukup untuk membunuh jamur penyebab. Namun, pada kasus yang lebih berat, dimana penyakit tidak dapat sembuh dengan penggunaan obat oles, maka akan dibutuhkan pengobatan tambahan dengan obat anti jamur yang diminum. Yang harus diingat di sini ialah bahwa gejala sering kali akan hilang hanya dalam beberapa hari, namun pengobatan tetap harus dilanjutkan sampai 4 minggu setelah gejala tersebut hilang untuk memastikan seluruh jamur sampai ke akar-akarnya telah mati. Bagaimanakah cara pencegahannya? Kutu air dapat dicegah dengan cara: - Menghindari berjalan di tempat tempat yang lembab dengan bertelanjang kaki. - Mengeringkan kaki dengan baik setelah mandi, sebelum dan setelah menggunakan sepatu. - Menghindari pemakaian sepatu yang tertutup terlalu lama. - Rutin membersihkan dan menjemur sepatu di bawah matahari. - Tidak bertukar tukaran handuk. Bagaimanakah peluang kesembuhannya? Dengan perawatan yang cermat dan tepat maka peluang kesembuhan penyakit ini sangatlah baik. Sekitar 30 sampai 40 persen penderita penyakit ini akan sembuh hanya dengan memperbaiki kebersihan kakinya tanpa obat-obatan sama sekali. Namun dengan penggunaan obat-obatan peluang kesembuhan penyakit ini sangatlah tinggi. Nah, dengan mengetahui sekilas mengenai kutu air ini, kiranya kita dapat melakukan tindakan pencegahan untuk menghindari terjadinya penyakit ini, karena bagaimanapun akan jauh lebih baik mencegah daripada mengobati bukan? zdr. M. Veranita Kris Dwijayanti S.
Kebaya Sutra
TJOK ABI, saya Widya , umur 21 tahun, tinggi 167 cm dan berat 51 kg. Kebetulan saya punya kain sutra dengan motif abstrak . Apakah bisa dibuat kebaya? Mohon sarannya , desain kebaya apa yang cocok dengan bahan seperti ini? Terima kasih. Widya, Ubud, Gianyar
Rubrik “Mode” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki hobi desain atau punya problem seputar busana. Ki-rimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Tjok Abi de Galuh Boutique Jl. Moh. Yamin VII/19 Renon - Denpasar Telp./ Fax: (0361) 242187 Telp.: (0361) 7891147
KUPON
S e baiknya bahan sutra bermotif yang Anda punya dibuat kebaya tradisional yang memakai beff di depan. Agar tampak lebih modern, lipatan leher kebaya diperbesar dari ukuran yang standar. Tangan kebaya dibuat 3/4 dengan bentuk lonceng. Berikan sentuhan bordir di bagian leher dan ujung tangan kebaya, sebagai pemanis di bagian yang dibordir diberi tambahan payet. Tambahkan selendang yang dikenakan melebar agar kelihatan lebih gaya dan cantik. Semoga berkenan.
MENJELANG tutup tahun para desainer tentunya berlomba untuk menunjukkan kreasi terbaru. Ali Charisma, salah satu desainer Bali mencoba memotret keindahan alam. Dia ingin membawa para penggiat dan penikmat fashion mencintai lingkungan dari busana ciptaannya. Nama desainer Bali, Ali Charisma, kembali terpilih sebagai satu di antara lima desainer yang dianggap menjanjikan bagi dunia mode Tanah Air. Ini untuk ketiga kalinya ia menampilkan koleksi karya rancangannya setelah dua kali berturut-turut terpilih dalam pergelaran Dewi Fashion Knight. Gelaran tersebut termasuk salah satu program bergengsi dalam rangkaian acara Jakarta Fashion Week, baru-baru ini. Bersama empat desainer lainnya, Ali menampilkan koleksi terbarunya bertajuk Culture War. Tidak hanya potongan atau mode, Ali juga menggunakan batik dan kain sutra sebagai bahan busana buatannya. Dengan datar, ia menyebutkan bahwa percampuran dua budaya, Barat dan Timur, merupakan satu hal yang lumrah dan bakal menjadi tren di masa yang akan datang. Saat ini tidak ada lagi yang tunggal dan berdiri sendiri-sendiri. Tampil untuk ketiga kalinya dalam gelaran Dewi Fashion Knight menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ali. Menurutnya, kepercayaan akan karya-karya dan kreasinya membuat dia lebih bersemangat dalam melahirkan koleksi baru. Selama ini, ia lebih banyak menyiapkan permintaan dari luar negeri. Selain di Jakarta, ia menorehkan namanya di pekan fashion Kuala Lumpur, Hongkong, dan mewakili asosiasi tempat ia bergabung untuk tampil di Dubai dan Madrid. Sedikit berbeda dari desainer lain, Ali ter-
masuk salah satu yang memperhatikan keseimbangan antara kreativitas dan bisnis. Industri Makanya, ia kemudian juga belajar menjajaki industri busana luar negeri, dan hingga saat ini koleksinya sudah banyak dinikmati, juga oleh pasar internasional. Kliennya lalu tersebar di Eropa, Amerika Serikat, dan Australia. Koleksi rancangan siap pakainya tersebut diminati di Italia, Prancis, Inggris, Spanyol, Jerman, Belanda, Arab Saudi, dan Cina. Dalam ajang fashion berskala internasional ini, desainer yang menetap di Bali ini menghadirkan 84 set busana yang diberi tema ‘La Mer’, atau dalam bahasa Inggris berarti ‘The Sea’. Terinspirasi dari aneka bentuk makhluk-makhluk laut, seperti ikan hiu, ikan pari, ubur-ubur dan teripang yang dituangkan dalam busana bergaya futuristik. Kali ini, koleksinya lebih banyak didominasi mood warna gelap, seperti biru navy, ungu gelap dan hitam. Warna-warna terang dan mencolok seperti cobalt blue dan shocking, sesekali ’’diselipkan’’ sebagai ’’kejutan’’ di tengah peragaan. Teknik kerajinan tangan seperti origami, lipit, pola-pola struktural dan asimetris menjadi fokus rancangan Ali, yang memang selalu tertarik bereksperimen dengan siluet yang unik dan lain dari biasanya. Desainer yang rutin menggelar fashion show enam tahun berturutturut di Hongkong Fashion Week ini juga memadukan teknik detail creative fabric (seni keterampilan tangan) dengan teknik print. Itulah Ali Charisma yang tak henti mencari peluang untuk membuat dunia fashion tetap bergairah. Tentu saja dengan ide-ide kreatif yang makin menggetarkan dan membuatnya makin matang . (osi, pelbagai sumber)
BPM/ist
Menyambut Natal dengan Keakraban SUASANA akrab makin terasa menjelang Natal dengan berlatih bareng teman atau sahabat di rumah agar tercipta hari-hari ceria. Lakukan dengan gerakan bergantian dengan pasangan berlatih, misalnya dengan posisi berhadapan atau posisi membelakangi. Melatih otot perut, lengan, kaki, punggung pada minggu ini agar saat Natal tiba penampilan jadi oke bahkan hingga di penghujung tahun ini. Ikuti contoh latihan berikut ini bersama instruktur Komang Rosita dan Nining yang telah 18 tahun mengajar di Lala Studio.
Gb. I : Dengan posisi berlainan namun saling berhadapan, yaitu Nining membuka dan menekukkan kedua kaki sedangkan kedua lengan lurus memegang kedua lengan Komang yang dengan posisi ke-dua kaki ditekuk dan dibuka. Nining mencondongkan badan ke belakang dan tahan 2x8 hitungan sedangkan Komang mencondongkan badan ke depan sambil menahan kedua lengan Nining. Pada latihan ini memerlukan kerja sama yang baik agar tercipta latihan yang berkesinambungan. Lakukan bergantian dengan cara dan hitungan yang sama, maka latihan ini bermanfaat bagi otot perut dan paha.
Gb. II : Dengan posisi duduk di lantai saling membelakangi seperti yang nampak pada gambar ini latihan jadi tetap kompak karena dengan posisi yang sama yaitu kedua kaki ditekuk dan tutup rapat sedangkan kedua lengan lurus depan dada. Komang mencondongkan badan ke belakang sedangkan Nining mencondongkan badan ke depan dan lakukan bergantian pada posisi tetap/tak berubah pada hitungan 2x8.
Kupon
Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop.
Gb. III : Ambillah posisi yang sama dengan pasangan berlatih yaitu meluruskan kaki kanan dan menekukkan kaki kiri sedangkan lengan kanan lurus depan dada saling berpegangan dan lengan kiri rileks pada lantai. Dengan gerakan saling menarik dan mendorong bergantian, maka latihan jadi semakin kompak serta bermanfaat bagi otot lengan dan punggung.
Gb. IV : Untuk melatih otot kaki, ambillah posisi berhadapan dengan kedua telapak kaki saling menapak dengan pasangan berlatih, sedangkan kedua lengan lurus belakang badan sebagai penyanggah agar badan tetap tegak. Ayunkan kedua kaki dengan gaya mengayuh sepeda pada hitungan sesuai kemampuan bersama agar latihan jadi semakin kompak.
Sambutlah Natal dengan keakraban dan penampilan oke serta pengasuh mengucapkan Selamat Natal bagi seluruh pembaca yang merayakan serta salam bugar dari Lala Studio
Makanan dan Minuman untuk Bayi SERINGKALI kita bingung, makanan apa yang tepat untuk bayi? Cara yang paling praktis ditempuh para ibu biasanya menggunakan makanan instan untuk bayi. Akan tetapi kita pasti sadar kalau makanan jenis itu merupakan makanan awetan yang kurang baik untuk pertumbuhan bayi. Lantas, makanan apa yang harus diberikan pada bocah mungil itu? Makanan pendamping ASI umumnya diberikan setelah bayi mendapatkan ASI ekslusif, yaitu usia 6 bulan. Menurut buku ’’Mengasuh Bayi’’ yang ditulis Audra Ameera, beberapa makanan yang biasa diberikan pada bayi, antara lain telur, buah, mie, kentang, umbi-umbian, madu, yogurt, es krim dan makanan siap saji. Telur Ayam. Telur merupakan sumber protein. Meskipun makanan ini tergolong lembut, namun pemberian putih telur adakalanya membuat alergi pada bayi. Itulah sebabnya, sebaiknya putih telur diberikan pada bayi usia di atas 9 bulan, se-
dangkan bayi umur 6 bulan cukup diberi kuning telur. Buah. Kebiasaan yang ada di masyarakat, buah pisang merupakan makanan yang baik untuk bayi. Sesungguhnya, banyak jenis buah lainnya yang cocok baginya, seperti pir, papaya, melon, advokad dan jeruk. Sampai umur 7 bulan, buah yang diberikan, kecuali advokat , dikukus sebentar atau direbus dengan sedikit air, kemudian dilumatkan menjadi seperti bubur. Mie, Kentang dan Ubiumbian. Makanan ini merupakan sumber karbohidrat. Namun perlu diingat, sebaiknya dalam pengolahannya dihindarkan dari bumbu-bumbu yang berlebihan, terutama bumbu dalam mie kemasan. Madu. Boleh tidaknya bayi diberikan madu, hingga saat ini masih dalam perdebatan. Penelitian modern menemukan, madu asli yang diambil langsung dari sarang lebah mengandung kuman clostridium botulinum bisa hidup dalam tubuh bayi. Hal itu akan menyebabkan infantile botulism dengan gejala panas, kembung dan kejang. Untuk amannya sebaiknya berikan madu setelah anak umur dua tahun. Yogurt. Yogurt boleh
BPM/ist
diberikan sejak bayi usia tujuh bulan. Akan tetapi yogurt yang diberikan adalah yogurt yang khusus dibuat untuk bayi. Es Krim. Es krim memiliki kandungan yang sama dengan susu. Es krim boleh diberikan pada bayi sejak umur tujuh bulan. Untuk rasa es krim dapat disesuaikan dengan kesukaan bayi. Makanan kemasan siap saji. Makanan kemasan siap saji boleh diberikan saat “darurat”, misalnya pada saat bepergian. Walaupun begitu se-
baiknya berikan makanan bayi yang diolah sendiri. Karena selain lebih murah, kandungan gizinya pun bisa lebih terjamin dan segar. Minuman Bagaimana dengan minuman untuk bayi? Menurut Meera, air putih sebaiknya tidak diberikan pada bayi usia di bawah 6 bulan. Hal itu dapat mengakibatkan keracunan. Banyak orang tua yang memberikan minuman tambahan air putih selain ASI, padahal, ginjal bayi belum berfungsi
baik dan dapat membuat tubuh mengeluarkan sodium atau mineral yang dibutuhkan pada proses metabolism tubuh. Alasan mengapa air putih tidak baik diberikan untuk bayi yaitu menganggu aktivitas otak, gejala keracunan dengan tanda suhu tubuh rendah, wajah membengkak dan kejang, membuat bayi infeksi jika air yang diminum mengandung bakteri, memaksa kerja ginjal lebih kuat dan sering buang air besar. Memberikan makanan untuk bayi itu relatif gampang jika bayinya memang suka dengan makanan yang kita sajikan. Akan tetapi ada kalanya bayi susah untuk makan, maka triknya sebagai berikut: 1. Kenalkan makanan tambahan di usia 6 bulan. 2. Berikan secara bertahap dari segi jumlah dan frekuensinya. 3. Buat jadwal untuk pemberian makanannya. 4. Atur pemberian makanan selingan agar tidak berbenturan dengan minum ASI atau susu. 4. Variasikan makanan. 5. Ganti suasana makan, seperti makanan bersama anggota keluarga lainnya. 5. Hindari makanan berbumbu. 6. Siapkan perlengkapan makanan yang menarik. zasti musman
DIMENSI
6 RAMALAN
BINTANG
Meskipun masih berjalan dan menyenangkan, sebenarnya di kepala ada beban yang merisaukan. Perlu istirahat dan konsultasi, supaya tidak tegang dan jatuh sakit. Bagilah waktu, tenaga dan keuangan, sebaik-baiknya. Kebutuhan keluarga setiap hari jangan berhenti atau dikurangi. Asmara: Ajaklah jalan-jalan atau olah raga, cari hawa segar semangat baru. Persahabatan baru membawa faedah baru yang menguntungkan. Bisa mengadakan kerja sama atau mandiri buka usaha baru. Tugas yang menumpuk jangan ditambah yang baru, selesaikan satu per satu. Bintang Penolong akan muncul. Keluarga tidak perlu cemas bila ada keterlambatan dana. Asmara: Jangan frustasi atau emosi bila ada yang tidak cocok di hati. Apa yang Anda harap-harap akan berjalan lambat tapi hasilnya pasti. Harap tetap rajin, tekun dan optimis. Jangan gengsi dan malu bertanya kepada orangorang yang bersimpati atas rencana Anda. Maju terus pantang menyerah. Keluarga perlu mengetahui langkah dan kegiatan Anda, supaya tidak salah paham. Asmara: Minta maaf itu suatu perbuatan yang mulia, tidak egois. Laksanakan. Jangan cari ruwet dan ribut, supaya rezeki dan rencana Anda lancar. Tenang, tidak pamer, tidak sombong, malah suka menolong. Di situ Anda akan tenar, dihormati dan disegani. Jadilah pemimpin yang bijaksana. Bisa memberi contoh keluarga yang bahagia, rukun dan bersatu. Asmara: Jangan mau dikuasai atau diatur. Kebodohan membawa penderitaan. Segala tugas atau urusan, segera diselesaikan, jangan ditunda-tunda. Supaya bisa melaksanakan tugas atau objek baru. Waspadalah dengan orang-orang di sekitar Anda, sebab ada yang jadi pecundang, buka rahasia. Hindari perselisihan dengan keluarga. Jangan terpengaruh cerita orang lain. Asmara: Pertahankan keutuhan Anda dengan Doi, namun jangan melarikan diri. Banyak rezeki banyak senang. Banyak rugi banyak masalah. Pilih yang mana? Semua tergantung pada keputusan Anda. Jangan menyusahkan orang lain. Bintang Anda bersinar terang, jangan ragu menggali sumber rezeki. Untuk keluarga, banyak lapangan terbuka untuk mencoba cari untung. Asmara: Habis gelap terbitlah terang, berkat kesabaran dan ketabahan Anda. Minggu ini banyak perubahan menuju sukses. Semangat jangan kendor, cari kegiatan baru, tetapi jangan menghentikan yang lama. Aturlah waktu dan keuangan, supaya semuanya berjalan lancar. Masalah keluarga jangan terlalu dipikirin, nanti akan beres sendiri. Asmara: Banyak yang mengesankan. Tambah mesra dan dirindukan. Bintang keberuntungan terbuka, memberi kesempatan Anda untuk berkarya atau mencoba bakat-bakat terpendam. Yang penting tidak melanggar hukum. Mungkin harus menimba ilmu dari orang lain yang sudah berhasil. Keluarga perlu dibenahi, lingkungan dirapikan. Adakan kerja bakti. Asmara: Rintangan menyingkir. Carilah kepercayaan dan jangan disalahgunakan. Awas! Jangan terpikat jalan yang menyesatkan. Omongan manis bisa menjerumuskan. Supaya diselidiki dulu kebenaran dan kenyataannya. Adakan perjanjian tertulis berdasarkan hukum, supaya tidak tertipu. Ketentraman keluarga akan goyah, karena samasama emosi dan egois. Asmara: Jangan percaya janji-janji dan cerita sandiwara. Tong kosong nyaring bunyinya. Keberhasilan Anda memuaskan, banyak yang senang dan mendukung. Cita-cita mulia untuk masa depan harus dimulai dari sekarang, belajar menabung, menambah ilmu, cari pengalaman dan tukar pikiran dengan orang tua-tua. Ajari keluarga untuk beramal, membantu yang kesusahan. Asmara: Meskipun tidak ada masalah, sembahyang harus tetap dilaksanakan. Situasinya masih mantap dan stabil. Jangan khawatir atau takut menghadapi kenyataan. Silakan maju melaksanakan rencana yang sudah diolah matang. Disiplin, konsekuen dan tegas dalam bicara. Keluarga jangan sombong dan suka meremehkan. Berlakulah hemat. Asmara: Meskipun tidak ada masalah yang gawat, Anda harus tetap waspada dan hati-hati. Apa yang hilang akan mendapat ganti. Hutang piutang akan terbayar atau dilunasi. Tawaran dan bantuan jangan ditolak. Manfaatkan kesempatan baik ini untuk maju dan mengejar keuntungan. Adu nasib. Keluarga diajak gotong royong, supaya cepat beres. Sekali-sekali diberi pancing. Asmara: Buat apa patah hati, masih banyak yang menanti atau antre.
Diasuh Oleh
Putri Wong Kam Fu Berlaku:
19 s.d. 25 Desember 2010
Minggu Umanis, 19 Desember 2010
MIMBAR AGAMA
Mengikuti Ibrahim, Meneladani Keindahan Akhlaknya “Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam (pemimpin) yang dapat dijadikan teladan dan patuh kepada Allah, lagi hanif (mencintai kebenaran). Dan dia sekali-kali bukanlah termasuk orang yang mempersekutukan Tuhan,” (Q.S. an-Nahl [16]: 120). ADALAH ironis, manakala seseorang yang terikat perintah Allah SWT agar mengikuti Ibrahim ‘alaihissalam, namun berhati kasar, atau suka menebar teror dan kekerasan. Selain bersifat kikir, sangat mencintai dunia dan segala pernak-perniknya, juga sangat egoistis dan tidak perduli dalam berkasih sayang dengan sesama, suatu kepribadian yang justru bertentangan dengan karakter (akhlak) Bapak Tauhid itu. Ibrahim ‘alaihissalam ad-
alah figur teladan bagi kita, sosok yang sangat jernih tauhidnya, sekaligus seorang yang sangat mencintai penciptanya, Allah SWT. Sedangkan diri kita diperintahkan untuk mengikuti jejaknya, baik kemurniannya dalam mengesakan Tuhan, dalam mencintai-Nya, juga meneladani akhlak, budi pekertinya yang luhur itu. Melaksanakan ibadah haji hakikatnya adalah bagian dari upaya meneladani Nabi Ibrahim ‘alaihissalam yang diharapkan keteladanan budi pekertinya pun akan membekas pula pada setiap hujjaj (haji dan hajjah) yang dalam beberapa minggu belakangan ini mulai berdatangan ke Tanah Air setelah menunaikan rukun Islam yang kelima. Begitu banyak keluhuran budi pekerti yang sedemikian agung ada pada diri Ibrahim,
Redaktur Khusus MIMBAR
ISLAM H. Kusnadi Musthofa sang teladan. Selain seorang yang hanif, beliau juga sangat lemah lembut hatinya dan penyantun (Q.S. 9: 114). Ia juga seorang yang cerdas, berani dalam menegakkan kebenaran, namun juga sangat pengiba dan dermawan. Bisa dipahami apabila Rasulullah SAW saat menegaskan ciri-ciri orang yang hajinya mabrur (diterima), menyandang pula ciri-ciri akhlak mulia yang ada pada diri Nabi Ibrahim. Rasulullah SAW
menyebut ada tiga ciri utama dari akhlak seorang yang hajinya mabrur. Pertama, (suka) menebar salam atau kedamaian. Kedua, memberi makan fakir miskin/ anak yatim. Ketiga, berucap dengan kata-kata yang baik (thoyyibah). Alangkah indahnya jika ketiga hal itu ada pada setiap orang yang memang bersungguh-sungguh meneladani Ibrahim ‘alaihissalam, baik yang belum, apalagi yang sudah menunaikan ibadah haji. Maka, semakin banyak orang yang serius mengikuti jejak Ibrahim ‘alaihissalam, tentu akan semakin baik pula dampaknya bagi masyarakat dan bangsa ini. Setidaknya dua puluh kali setiap orang muslim menyebut nama Ibrahim di dalam pelaksanaan shalat wajib yang dilakukan setiap hari.
Ada apa sebenarnya dengan penyebutan nama tokoh teladan itu yang sedemikian banyak melalui shalat? Pernahkah hati kita bergetar saat menyebut nama sang tokoh idola itu, lantaran ada keinginan kuat meneladaninya sebagaimana diinstruksikan oleh Allah SWT? Orang-orang yang bersunguh-sungguh meneladani Nabi Ibrahim, adalah termasuk jajaran orang-orang yang terbaik pengamalan agamanya dalam mengabdi (beribadah) kepada Tuhannya. “Dan siapakah orang yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim sebagai kesayangan-Nya.” (Q.S. an-Nisaa’ [4]: 125).
’’Bhuta Yadnya’’ Itu Melestarikan Alam Bukanlah Pembantaian Bhuta yadnya ngarania taur muang kapujan ring tuwuh. matangnyan prihen tikang bhuta hita, aywa tan maasihring sarwa prani... (kutipan Agastia Parwa dan Sarasamuscaya 135). Maksudnya: Bhuta Yadnya namanya mengembalikan unsur-unsur alam itu dengan menghormati tumbuh-tumbuhan. Oleh karena itu usahakanlah kesejahteraan alam itu (Bhuta Hita) jangan tidak menaruh belas kasihan kepada semua makhluk hidup (sarwa prani). UNTUK meningkatkan kualitas dan memperluas pengamalan agama Hindu ada baiknya diadakan pengkajian ulang dan terus menerus agar pengamalan ajaran agama Hindu itu selalu dinamis dalam mengantarkan perkembangan zaman ke arah yang semakin baik dan benar sesuai dengan petunjuk sastra suci. Pengkajian itu bukan untuk mencari-cari kesalahankesalahan penerapan agama Hindu yang dilakukan oleh pendahulu-pendahulu kita sebelumnya. Dengan kondisi yang serba terbatas leluhur umat Hindu dimasa lampau sudah mewariskan tradisi beragama Hindu yang masih sangat baik dan masih banyak yang relevan dengan isi pustaka suci sabda Tuhan. Namun demikian dalam beberapa hal
perlu ada penyempurnaanpenyempurnaan dalam beberapa aspeknya. Weda itu memang ‘’sanatana dharma’’ atau kebenaran yang kekal abadi. Tetapi penerapannya terus ‘’nutana’’ artinya ada proses peremajaan agar dapat mengikuti dan mengarahkan perkembangan zaman ke arah yang semakin baik dan semakin benar sesuai dengan teksnya yang dinyatakan dalam pustaka suci. Karena yang disebut agama menurut Sarasamuscaya 181: Agama ngarania kawarah Sang Hyang Aji. Artinya: Agama namanya apa yang dinyatakan oleh kitab suci. Dalam Wrehaspati Tattwa 26 juta dinyatakan: Kawarah Sang Hyang Aji kaupapatian de Sang Guru Agama ngarania. Artinya: Apa yang dinyatakan dalam pustaka suci dan diajarkan oleh Pandita Guru itulah agama namanya. Mengenai Bhuta Yadnya seperti dinyatakan dalam Agastia Parwa dan Bhuta Hita seperti dinyatakan dalam Sarasamuscaya 135 di atas tidak ada dinyatakan pelaksanaan Bhuta Yadnya dan Bhuta Hita dengan penyemblihan hewan. Justru yang ditekankan melakukan upaya untuk mensejahterakan alam itu yang disebut dengan istilah Bhuta Hita. Bhuta artinya unsur-unsur alam dan kata Hita artinya sejahtera. Bahkan ditekankan lagi agar mengasihi atau menyayangi semua makhluk hidup itu (sarwa prani)
Oleh I Ketut Wiana dalam Sarasamuscaya 135. Demikian juga Agastia Parwa menekankan bahwa pelaksanaan Bhuta Yadnya itu mengembalikan kemurnian eksistensi unsur-unsur alam itu. Kata ‘’Bhuta’’ dalam bahasa Sansekerta bukan berarti setan, jin atau iblis. Bhuta itu artinya unsur-unsur yang membentuk alam yang disebut dengan Panca Maha Bhuta (Pertiwi, Apah, Teja, Bayu dan Akasa). Lima unsur alam itulah yang wajib dijaga kemurnian eksistensinya sesuai dengan hukum Rta. Rta adalah salah satu dari Sad Pertiwi Dharyante yaitu enam prilaku untuk mendukung kelestarian ibu pertiwi yang dinyatakan dalam Atharvaveda XII.1.1. Rta adalah hukum ciptaan Tuhan yang menata dinamika alam. Bhuta Yadnya sesungguhnya menjaga agar manusia senantiasa berbuat sesuai dengan hukum Rta tersebut agar alam senantiasa lestari. Ibu pertiwi akan goncang apabila Sad Petiwi Dharyante itu tidak dijadikan pedoman berprilaku di dunia ini. Dalam rangka memaknai pengertian Bhuta Yadnya dan Bhuta Hita itu seyogianya umat Hindu mentradisikan pelaksanaan Bhuta Yadnya itu dengan melakukan langkah nyata mengembangkan kesuburan tanah, menjaga kebersi-
han sumber-sumber air seperti mata air, danau, sungai-sungai. Hal itu dapat dilakukan dengan melarang keras orang membuang berbagai limbah dan kotoran lainnya ke sumber-sumber air tersebut. Demikian juga harus ada berbagai upaya menjaga kesuburan tanah seperti kualitas humus tanah benar-benar dijaga dengan meminta analisa para akhli dibidang itu. Demikian juga dengan pengotoran udara dengan memberikan batas dengan teknologi modern agar bengkel mobil, pengguna mesin yang mengeluarkan asap atau gas buang mengelola asap yang ditimbulkan oleh mesin itu dikelola agar jangan terlalu tinggi pengotoran udara yang ditimbulkan. Penataan ruang seperti pemukiman yang bersih dan hijau dengan menguatkan terus menerus sosialisasikan hidup bersih dengan lingkungan yang hijau penuh pepohonan yang rindang. Undang-undang pelestarian alam ini diwujudkan sebagai tradisi beragama Hindu dalam pelaksanaan Bhuta Yadnya. Tentunya dengan tidak usah mempertentangkan dengan tradisi Bhuta Yadnya yang telah ada. Bagi umat masih kuat keyakinannya melaksanakan Bhuta Yadnya seperti yang biasa berlangsung dewasa ini biarkan berjalan sebagai mana mestinya karena memang ada juga sumber acuannya dalam berbagai lontar tradisi beraama
Hindu di Bali. Upaya pelestarian alam sebagai wujud Bhuta Yadnya sebagai perluasan pengamalan Bhuta Yadnya dan Bhuta Hita sebagai mana ditetapkan dalam kutipan sastra agama Hindu tersebut di atas harus terus disosialisasikan sebagai pengamalan Bhuta Yadnya karena memang hal itu yang paling utama ditekankan dalam sastra agama. Dalam Manawa Dharmasastra V.40 ada dinyatakan bahwa tumbuh-tumbuhan dan hewan yang digunakan dalam upacara agama dalam penjelmaannya yang akan datang akan meningkat dalam kualitas yang lebih tinggi. Tetapi dalam Sloka tersebut tidak secara tegas penggunaan hewan itu harus disemblih. Di Bali pun sudah ada pandita yang mengizinkan saat ada upacara ‘’nyambleh’’ hewan yang dijadikan sarana nyambleh seperti itik, ayam dan anak babi (kucit) tidak dipotong lehernya. Cukup saat upacara bulu kepala hewan itu dicabuti secara simbolis terus hewannya dilepas. Bahkan ada juga bhisama yang dapat mengganti hewan korban itu dengan simbol jajan cecalcalan. Hal ini juga dibenarkan karena ada acuannya dalam Manawa Dharmasastra. Sesungguhnya dalam pengamalan ajaran Hindu sudah disiapkan banyak pilihan mengamalkan agama Hindu yang terkenal fleksibel itu.
Demokrasi Berkesenian Wanita dan Anak-anak Bali SUARA gamelan bagaikan denyut nadi dan menari adalah bak aliran darah masyarakat Bali. Hasrat berkesenian itu tampak hampir dalam setiap lekuk kehidupan dan pada sebagian besar insan-insannya, tak terkecuali pada kaum wanita dan anak-anak. Tak kurang dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terkagum-kagum dengan kiprah kaum wanita dan bocah-bocah Bali di bidang seni yang disaksikannya pada pembukaan Bali Democracy Forum (BDF) III, Kamis (9/12) lalu, di Nusantara Room, The Westin Hotel, Nusa Dua. Begitu SBY memasuki ruangan bersama para pemimpin dunia lainnya, gemerincing suara gamelan yang sayupsayup merdu menyambut santun. Tak seperti lazimnya, para penabuh gamelan Semara Pagulingan itu bukan kaum pria melainkan dimainkan dengan lentur oleh puluhan wanita dengan senyum tersungging. Suasana terhampar teduh dan hikmat. Setelah alunan gamelan peninggalan zaman kejayaan keraton Bali itu senyap, lalu disambung dengan denting nada-nada magis gamelan Gender Wayang. Perhatian seluruh hadirin kemudian tertuju pada sekelompok bocah gabungan wanita dan laki-laki yang memainkan dengan lincah salah satu gamelan Bali yang memiliki teknik permainan nan kompleks itu. Seusai pembukaan BDF yang ditandai dengan suguhan tari Selat Segara—sebuah cipta tari yang bertema persahabatan dan perdamaian antarnegara yang dibawakan sarat aura oleh lima orang gadis ayu—secara spontan SBY menghampiri para penabuh wanita dan bocah-bocah itu. Terjadi dialog akrab antara Presiden dengan para penabuh gamelan Semara Pagulingan
dan Gender Wayang tersebut. tenang menyaksikan sendra- yang disajikan para penabuh Sembari memberi salam han- tari kolosal “Anggada Duta” wanita jago masing-masing gat, SBY menyampaikan apre- hingga akhir. Ucapan terima kabupaten/kota. Dari gelangsiasinya dengan seni karawi- kasih yang disampaikannya gang PKB, semangat kaum tan dan tari yang dibawakan usai pementasan dengan men- perempuan Bali menggauli penuh pesona oleh kaum wan- yalami para penari, penabuh, gamelan kemudian merambah narator, dan penggarap lainnya ke tengah-tengah masyarakat. ita dan anak-anak Bali. Tentu saja, para penabuh adalah sebuah kasih maesena- Kini mulai sering dapat kita wanita Asti Pertiwi dan pen- sisme yang menggugah nurani pergoki ibu-ibu PKK dengan abuh anak-anak Asti Kumara para pelaku seni. Apresiasi suntuk berlatih menabuh berbangga dan tersanjung atas yang demikian adalah api yang gamelan di bale banjar dan apresiasi dari orang nomor mampu mengobarkan seman- balai desa atau mungkin di seni. satu di negeri ini, Presiden gat para seniman mengabdi sanggar-sanggar SBY. Para seniman wanita dan pada dunianya, jagat seni, ba- Sekarang tidak terasa aneh anak-anak keluarga besar In- rometer kebudayaan sebuah lagi bila ritual keagamaan disertai oleh penyajian gamelan stitut Seni Indonesia (ISI) Den- bangsa. Kaum wanita dan kalangan oleh grup gamelan kaum wanpasar itu tampak berseri-seri saat menjawab beberapa pert- anak-anak Bali telah menun- ita. Selain menyajikan musik anyaan Presiden. Rektor ISI jukkan perannya mengawal instrumental, ada juga yang Prof. Dr. I Wayan Rai S.,M.A. budaya bangsa Indonesia. Ket- lengkap sanggup mengiringi yang mendampingi, juga tam- angguhan para wanita dalam pementasan Topeng atau taripak terharu dengan perhatian bidang seni karawitan misal- an ritual keagamaan lainnya. Anak-anak Bali sebagai SBY terhadap dunia seni. nya dapat disimak dalam ajang Menurut Prof. Rai, Presiden PKB, seperti dalam acara fes- sumber insani masa depan tampak begitu peduli terhadap tival atau parade gamelan bangsa, juga tak kalah semanpenanaman nilainilai seni dan budaya sebagai bagian dari wahana pembentukan karakter bangsa. Perhatian eksplisit terhadap khasanah kesenian bangsa sepatutnya memang diberikan secara tulus oleh para pemimpin kita. Masih segar dalam ingatan bagaimana apresiasi yang ditunjukkan Presiden SBY saat menyaksikan sendratari pada pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) di panggung terbuka Ardha Candra, 12 Juli lalu. Kendati gerimis hujan cukup deras, Presiden SBY yang didampingi Gubernur Bali Made Mangku Pastika dengan ber- BERKESENIAN - Kaum wanita dan anak-anak Bali, berolahrasa basah-basah tetap mai sikap asih, berkesenian menabuh gamelan dan menari.
gatnya mencumbui jagat seni. Hasrat berkesenian itu tampak tumbuh dan berkembang sejak masa bocah. Geliat anak-anak Bali bermesraan dengan jagat seni, khususnya seni pertunjukan, sangat membanggakan. Suasana yang menggairahkan itu dapat dengan mudah disimak di tengah-tengah masyarakat, baik yang hadir dalam konteks ritual keagamaan maupun yang teramati lewat peristiwa seni di arena profan. PKB yang sudah menggelinding lebih dari seperempat abad, ikut berkontribusi menggiring generasi muda Bali mencintai keseniannya. Festival Gong Kebyar Anakanak se-Bali, misalnya, adalah forum dan momentum bergengsi anak-anak Bali unjuk kiprah dan keterampilan dalam bidang seni tabuh dan tari, yang mendapat perhatian antusias masyarakat luas. Demokrasi berkesenian di tengah masyarakat Bali patut disyukuri. Gamelan yang dulu tabu disentuh kaum wanita, kini tak mengenal leteh lagi bila dimainkan oleh para remaja putri atau kaum ibu-ibu. Dan, kalangan anak-anak Bali yang sarat gairah berkesenian, sejak dini diberi ruang mengasah kepekaan estetik dan humanismenya. Kaum wanita dan anak-anak Bali, berolahrasa menyemai sikap asih dan kerukunan bersama di tengah fenomena global orientasi hidup individual-materialistis ini. Bali Post/ist menyezkadek suartaya
Minggu Umanis, 19 Desember 2010
OLAH RAGA
F IGUR
Ferguson Berniat Rebut Kemenangan atas Chelsea
Cassano Pindah ke Milan Milan Penyerang Sampdoria, Antonio Cassano, mengaku telah menerima tawaran bergabung dari AC Milan pada jendela transfer kedua Januari mendatang. “Siapa yang tidak akan menerima tawaran dari Milan? Mereka adalah salah satu tim besar dalam sejarah. Mari kita lihat apa yang akan terjadi dalam beberapa hari mendatang. Masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan,” ujarnya. Hal tersebut disampaikan Cassano dalam acara televisi Striscia La Notizia, Sabtu (18/12) kemarin. Usai acara, reporter Mario Stafelli memberinya kostum Milan. Cassano menunjukkan sikap hormat kepada kostum itu sambil mengatakan, “Ini tak buruk bukan? Ini cocok denganku.” Cassano sebetulnya adalah pemain yang masih dicintai publik Sampdoria karena konsistensi dan kepemimpinannya di lapangan. Hubungan baik itu tampaknya tak bisa dipertahankan. Bukan karena Cassano mengalami masalah performa, melainkan karena berseteru dengan Presiden Sampdoria, Riccardo Garrone, Oktober silam. Indikasi ke arah itu adalah dibekukannya jam terbang Cassano sejak Oktober silam. Belum lama ini, Sampdoria bahkan mengajukan gugatan pemutusan kontrak Cassano ke pengadilan. Usaha itu gagal karena pengadilan menolak kasus tersebut. Sampdoria kemudian berusaha mengatasi masalah cedera internal, yaitu melanjutkan membekukan jam terbang Cassano dan memotong gajinya, yang menurut media-media Italia mencapai 50 persen. Situasi itu dinilai Milan sebagai peluang untuk merekrut Cassano. Milan mengaku membutuhkan Cassano untuk menggantikan Filipp Inzaghi yang sedang cedera dan kemungkinan gantung sepatu akhir musim ini. Wakil Presiden Milan Adriano Galliani sudah mengatakan, klubnya telah mengajukan penawaran dan menunggu respons BPM/ist Antonio Cassano Sampdoria. (gie/afp)
Ribuan Calon Pembeli Tiket Didorong Masuk GBK Jakarta (Bali Post) Ribuan calon pembeli tiket pertandingan semifinal kedua antara Indonesia melawan Filipina yang sebelumnya menduduki kantor PSSI didorong oleh aparat keamanan masuk ke Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (18/12) kemarin. Disebutkan bahwa setelah mereka dimasukkan ke dalam GBK, disuruh keluar kembali. Namun, di pintu keluar, petugas memberi potongan tiket yang akan digunakan sebagai tiket antrean membeli tiket pertandingan semifinal kedua, hari ini. “Saya tidak tahu maksudnya. Kenapa saya diberi tiket antrean untuk pertandingan Indonesia melawan Thailand ini,” kata salah satu calon pembeli tiket, Arfan, di Pintu X GBK. Panitia lokal berdiri di Pintu X GBK memberi satu tiket untuk satu orang. Mereka berdalih tiket yang diberikan tersebut bisa digunakan maksimal membeli lima tiket pertandingan antara Indonesia melawan Filipina malam ini. Meski telah mendapatkan tiket sementara itu, namun banyak calon penonton yang masih meragukan kegunaannya. Mereka belum mendapatkan penjelasan serta jaminan untuk mendapatkan tiket sebenarnya. “Yang penting dapat ini dulu. Kita lihat besok saja. Saya akan kembali ke sini untuk melihat pertandingan,” kata calon pembeli lainnya, Tia, asal Bekasi. Menurut dia, meski belum mendapatkan kepastian, pihaknya tetap optimistis tetap mendapatkan tiket dan bisa mendukung Irfan Bachdim dan kawan-kawan pada pertandingan penentuan nanti. Hanya dibukanya satu pintu membuat proses pembagian tiket berjalan lama. Mereka yang telah berada di dalam berusaha keluar duluan sehingga banyak calon pembeli yang berteriak karena terjepit calon pembeli yang lain. Lolosnya Indonesia ke semifinal Piala AFF 2010 membuat animo masyarakat menonton sepak bola tinggi. Terbukti mereka rela antre berjam-jam untuk mendapatkan tiket. Pada pertandingan ini pihak panitia menjual sekitar 70 ribu tiket dengan beberapa kategori. Kategori I Tiket pertandingan semifinal kedua Piala AFF 2010 antara Indonesia melawan Filipina di Gelora Bung Karno, tinggal menyisakan untuk kategori I dengan harga Rp 150 ribu per lembar. “Memang benar. Sisa tiket yang ada saat ini mayoritas untuk kategori I,” kata Ketua Panitia Lokal (LOC) Piala AFF 2010, Joko Driyono di Jakarta, Sabtu kemarin. Menurut dia, tiket yang tersedia untuk pertandingan semifinal kedua nanti dan saat ini belum terjual tinggal antara 5 ribu hingga 6 ribu lembar tiket. Rencananya tiket tersebut akan dijual tepat hari H pertandingan. Meski akan dijual secara bebas, kata dia, pihaknya tetap memprioritaskan bagi calon pembeli yang telah mendapatkan kartu antrean yang telah diberikan oleh panitia pada hari ini. “Kami telah mendistribusikan kartu antrean kurang lebih 4 ribu lembar. Mereka ini akan diprioritaskan mendapatkan tiket meski harus tetap antre,” katanya. Ia menjelaskan, dengan sisa tiket yang ada pihaknya optimistis semua calon pembeli yang telah mendapatkan kartu antrean bisa mendapatkan tiket. Hanya saja, jumlah pembelian dibatasi. (ant)
BPM/ant
BEREBUT TIKET - Ribuan suporter berebut tiket jelang pertandingan kedua antara Indonesia melawan Filipina di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (18/12) kemarin. Buntut dari aksi perusakan kantor PSSI oleh ribuan suporter, pihak penyelenggara sengaja memberi kupon kepada para suporter yang bisa ditukarkan untuk membeli tiket pada pertandingan hari ini.
7
London Sir Alex Ferguson ingin merayakan keberhasilannya menjadi manajer Manchester United paling lama dengan merebut kemenangan atas Chelsea. Duel panas kedua tim akan berlangsung malam nanti di Stamford Brigde. Partai penuh gengsi tersebut juga akan menjadi partai krusial guna memperebutkan gelar Liga Premier musim ini.
BPM/ist
REKOR - Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson ingin menumbangkan Chelsea sekaligus merayakan rekornya sebagai manajer terlama di Old Trafford.
Guardiola Khawatirkan Nasri Madrid Pelatih Barcelona, Josep “Pep” Guardiola, mengaku mengharapkan mendapat perlawanan bagus dari Arsenal, yang akan mereka hadapi di babak 16 besar Liga Champions. Secara khusus, ia menilai gelandang Samir Nasri dan Cesc Fabregas sebagai pemain yang bisa membuat perbedaan. Pertemuan Arsenal dan Barcelona ini adalah yang kedua dalam dua musim terakhir. Musim lalu, keduanya bertemu di babak perempatfinal, di mana Arsenal tersingkir dengan agregat 3-6. Ditambah konsistensi Barcelona menjaga level permainan mereka, sejumlah kalangan menilai Arsenal akan kembali gigit jari kali ini. Guardiola tidak memberikan prediksi soal hasil pertemuan, yang akan digelar pada Februari dan Maret mendatang. Ia hanya mengaku mengharapkan kedua kubu bisa menampilkan permainan terbaik. “Arsenal adalah tim yang klasik. Mereka memainkan sepak bola yang bagus dan memiliki gaya yang definitif selama beberapa tahun. Mereka membuat barisan belakang Anda bekerja sangat keras,” ujar Pep, Sabtu (18/12) kemarin. “Mereka bermain dengan baik di fase grup, meski tak finis sebagai juara grup dan bermain mapan di Premier League. Meski mereka tak meraih banyak gelar, mereka selalu berada dalam persaingan juara. Secara khusus, Samir Nasri berada dalam performa hebat. Cesc juga akan berada pada kondisi seratus persen Februari nanti. Mereka memiliki banyak pemain hebat,” paparnya. Ubah Sejarah Sementara itu, Sekretaris Arsenal David Miles mengaku mengerti, banyak pihak menilai timnya akan kembali menyerah kepada Barcelona di babak 16 besar Liga Champions. Namun, menurutnya, Arsenal punya potensi dan peluang untuk mengubah sejarah. Musim lalu, Arsenal bertemu Barcelona di perempatfinal. Arsenal tersingkir setelah bermain imbang 2-2 di Emirates dan kalah 1-4 di Camp Nou. Sejumlah kalangan menilai, kali ini pun Arsenal akan kembali menjadi tim yang tersingkir. “Pada dua pertemuan terakhir dengan Barcelona, mereka lebih baik dari kami. Namun, bagi kami, membalik meja hanyalah soal waktu dan mudah-mudahan kami bisa melaju musim ini,” ujar Miles. “Kami akan berjuang mengalahkan mereka. Kami mengharapkan dua pertemuan dan dua pertandingan bagus dari dua tim yang memainkan sepak bola menyerang. Kami mengharapkan itu. Tak partai mudah di babak 16 besar ini. Namun, jika boleh jujur, Barcelona mungkin adalah tim Eropa yang paling bagus permainannya saat ini,” imbuhnya. “Saya pikir, akan ada dua pertandingan bagus karena itulah yang terjadi ketika kami menghadapi mereka musim lalu. Kami harus mengakui ini adalah partai terberat di babak 16 besar kali ini,” terang Miles. (gie/ap/afp)
Ferguson akan melampaui rekor lama milik legenda MU Sir Matt Busby ketika ia mendampingi timnya untuk beraksi di kandang Chelsea. Masa kerjanya akan menjadi 8.811 hari sejak Ferguson mengawali tugas di Old Trafford tahun 1986 silam, lebih satu hari dari Busby, yang memenangkan Piala Eropa pertama bagi klub tersebut pada 1968. Namun pelatih asal Skotlandia itu tidak terlalu memusingkan tempatnya dalam buku sejarah namun lebih tertarik untuk membuka keunggulan enam poin dari juara bertahan Chelsea. Saat ini The BLues tengah merana di urutan keempat setelah melakoni lima pertandingan tanpa kemenangan dan Ferguson tahu akan sangat signifikan jika United bisa memperburuk nasib saingannya dengan memetik kemenangan pertama di kandang Chelsea sejak 2002. “Ini sang a t penting bagi kami, karena rekor kami di sana buruk selama delapan tahun terakhir. Kami menghasilkan beberapa hasil imbang, tetapi beberapa juga kalah. Mereka tim yang sulit dikalahkan di kandang mereka sendiri. Ketika Jose Mourinho datang ia memastikan mereka solid di kandang sendiri,” kata Ferguson, Sabtu (18/12) kemarin. United akan bertandang ke London barat dengan penuh percaya diri setelah menang 1-0 atas Arsenal pada pekan lalu. Pemain asal Korea Selatan itu akan kembali diandalkan Fergie di sayap kiri. Park jugalah yang mencetak satu-satunya gol kemenangan Setan Merah atas Arsenal. Namun sayang, Park akan absen bulan depan karena harus membela negaranya di ajang Piala Asia. Untuk meredam agresivitas tim tuan rumah yang diperkirakan akan tampil offensif, Sir Alex akan memain-
kan pola serupa seperti saat menjamu Arsenal. Dengan menumpuk 5 pemain di lini tengah maka suplai bola ke duet striker Chelsea, Didier Drogba dan Nicholas Anelka akan tersendat. Hanya Paul Scholes yang akan absen di pertandingan ini karena mengalami cedera. Meski lawannya tengah terpuruk namun Ferguson tidak mau memandang remeh. Ferguson menghargai perjuangan keras tim Carlo Ancelotti itu dan memperkirakan mereka bisa segera kembali ke jalur kemenangan. “Mereka tim yang sangat berpengalaman. Enam tahun terakhir, perburuan gelar menjadi rebutan antara Manchester United dan Chelsea sehingga sering terjadi pertandingan berat di antara kami,” kata pelatih berusia 69 tahun tersebut. Sementara itu, pelatih Chelsea Carlo Ancelotti tengah mengalami masalah yang cukup pelik. Bukan hanya harus mengatasi serangkaian cedera yang dialami pemainpemain kuncinya, tetapi posisinya juga terancam setelah serangkaian hasil buruk yang didapat anak asuhnya. Namun ia menegaskan masih akan senang tinggal di Bridge selama 10 tahun.
“Ini bukan pertandingan penentuan tetapi saya tidak ingin memikirkan kami akan kalah karena jarak kami dengan pemimpin klasemen akan semakin lebar dan itu sangatlah sulit,” ujar mantan arsitek AC Milan tersebut. Meski gagal menang dalam 5 laga terakhir termasuk ditahan imbang 1-1 oleh Tottenham Hotspur pekan lalu namun John Terry dan kawan-kawan masih memiliki beberapa statistik positif. Chelsea adalah satu-satunya klub di liga Premier yang memiliki rekor kemenangan yang lebih besar daripada kekalahan atas MU yakni 12 berbanding 10 dan The BLues adalah tim dengan pertahanan terbaik musim ini. Meski lawannya tidak terkalahkan, namun MU hanya menang sekali dari 8 partai tandangnya musim ini. Hal ini harus dimanfaatkan oleh Chelsea. Frank Lampard diperkirakan akan ditampilkan sejak awal setelah sembuh dari cedera yang dialaminya. Nilai penuh adalah keharusan bagi Chelsea, kekalahan berarti malapetaka. (par/afp)
BPM/afp
Sergio Ramos
Ramos Bertahan di Madrid
BPM/ap
Josep Guardiola
Madrid Sergio Ramos bersedia bertahan bersama Real Madrid dalam waktu yang lebih lama. Ia setuju untuk memperpanjang kontraknya yang mengikat dia hingga tujuh tahun mendatang. Adalah harian olahraga ternama Spanyol Marca yang melaporkan kabar tersebut. “Sergio Ramos sampai 2017,” demikian bunyi headline Marca, Sabtu (18/12) kemarin. Ramos yang memasuki
musim keenamnya kian betah berada di Santiago Bernabeu. Sejatinya, kontrak pemain internasional Spanyol itu baru akan habis pada 2013 tetapi dengan sisa kontrak yang masih tiga tahun, ia berani memperpanjangnya sampai empat tahun lagi. Disebutkan, pemain internasional Spanyol itu akan menerima kenaikan gaji senilai 1,5 juta euro. Jadi, gaji Ramos akan bertambah dari semula 3 juta euro menjadi 4,5 juta euro atau
sekitar Rp 53,5 miliar setahun. Kesepakatan kontrak baru ini akan mulai diberlakukan pada musim 2011-12. Sementara perpanjangan kontrak baru ini akan difinalisasi dalam beberapa bulan ke depan. Ramos dibeli dari Sevilla pada 2005 silam senilai 27 juta euro. Sampai saat ini, pemain berusia 24 tahun itu sudah tampil sebanyak 228 kali buat Madrid dan menyumbangkan 30 gol. (gie/afp)
Gyan Pemain Terbaik Afrika Versi BBC Johannesburg Pahlawan Piala Dunia Ghana Asamoah Gyan dinobatkan BBC sebagai pesepak bola terbaik Afrika (BBC African Footballer of the Year), Jumat, setelah mendapat lebih dari separuh suara hasil pilihan masyarakat. Rekan senegaranya Andre ‘Dede’ Ayew, pemain Pantai Gading Didier Drogba dan Yaya Toure serta Samuel Eto’o dari Kamerun adalah finalis lainnya yang dipilih pendengar secara online atau melalui SMS. “Sangat sulit untuk memenangi penghargaan ini terutama karena para pemain lainnya yang saya lawan,” kata penyerang yang bergabung dengan Sunderland dari Rennes melalui kontrak 20 juta dolar pada pertengahan tahun itu, dalam siaran radio Fast Track.
Gyan mencetak tiga dari empat gol yang membawa Ghana ke final Piala Afrika Januari lalu dan meraih tiga gol lainnya di Afrika Selatan saat tim “Black Stars” menjadi negara Afrika ketiga yang mencapai babak delapan besar Piala Dunia. Bahkan negara Afrika Barat itu bisa maju lebih jauh jika Gyan mampu menyarangkan tendangan penalti pada detik-detik terakhir melawan Uruguay dan bukannya melayangkan bola membentur mistar gawang. Gyan juga menjadi kandidat untuk penghargaan Pesepak Bola Terbaik Afrika CAF (CAF African Footballer of the Year) bersama Eto’o serta pemenang 2009 Drogba dan hasil pemilihan oleh para pelatih nasional akan diumumkan Senin di Kairo. (ant)
BPM/ant
Asamoah Gyan
OLAHRAGA
8
Minggu Umanis, 19 Desember 2010
Pemanah Bali Ekshibisi dengan Papua Barat Denpasar (Bali Post) Pemanah Bali melakukan ekshibisi dengan atlet penahan Papua Barat, di Stadion Ngurah Rai, sejak Jumat (17/ 12) lalu hingga Sabtu (18/12) kemarin. Ketua Umum Pengprov Perpani Bali Sony Gatot Hariyanto, kemarin, menjelaskan, ekshibisi ini khusus melibatkan atlet junior A (U-18) dan junior B (U-12). ‘’Secara kebetulan, atlet Papua Barat memiliki program try-out dan mereka memilih Bali dengan mengirimkan 28 atletnya,’’ jelasnya. Sementara tuan rumah Bali menerjunkan 32 atletnya. Mereka berasal dari Pengkot Perpani Denpasar dan Pengkab Perpani se-Bali. ‘’Kami bersyukur mulai bermunculan bibit-bibit potensial, utamanya dari Denpasar, Badung, Buleleng, dan Gianyar,’’ sebut Sony. Agenda ekshibisi, Jumat (17/12) tanding total semua jarak, sedangkan tanding aduan digelar kemarin. Sayangnya, kejurnas junior tidak digelar pada 2010. ‘’Skill atlet Papua Barat lebih menonjol, bahkan Papua Barat mendulang emas pada PON XVII di Kaltim 2008 silam,’’ ucapnya. Sony mengisyaratkan, pada hajatan multievent Porprov Bali di Jembrana 2011, akan menjaring atlet-atlet yang disiapkan pada Pra-PON. Sederet nomor yang akan diikuti tim panahan Bali adalah compound senior (3 putri, 2 putra), recurve (3 putra), serta nasional (4 putra, dan 4 putri). (022)
Livoli Divisi Utama
BPM/ist
A.A. Ayu Agung Candra Dewi
Hobi Bersepeda BAGI siswi kelas 1 SMAN 2 Denpasar (Resman) ini, bersepeda merupakan olahraga kesukaannya. Setidaknya, A.A. Ayu Agung Candra Dewi, bisa mengayuh sepeda dua kali dalam sepekan. ‘’Saya kira lumayan untuk sekadar mencari keringat, dan bersepeda juga menyehatkan badan,’’ tutur gadis kelahiran Denpasar, 17 Juli 1995 ini. Cewek yang akrab disapa Gung Ayu ini, punya seabreg prestasi, baik akademis maupun nonakademis. Sejak kecil, persisnya ketika duduk di bangku SD, dia pernah juara I lomba fotogenik, kemudian cover Putri Ajeg Bali yang dihelat tabloid sekolah Wiyata Mandala, sampai juara III Teruna-Teruni digelar internal sekolahnya di Resman. Di bidang studi Bahasa Inggris, Gung Ayu juga cukup piawai. Saat duduk di bangku SMPN 3 Denpasar, Gung Ayu juara III lomba Bahasa Inggris yang diselenggarakan SMAN 4 Denpasar (Foursma). Juara II Story Telling yang diadakan Fakultas Sastra Unud. Meskipun memiliki segudang prestasi, Gung Ayu tetap merendah dan tak sombong. Hebatnya lagi, dirinya mengaku sama sekali belum pernah mengikuti kursus modelling maupun sekolah kepribadian. Padahal, prestasi yang ditorehkan seperti Putri Ajeg Bali memerlukan keterampilan khusus. ‘’Saya belum pernah ikut kursus menjadi model,’’ kilah putri kedua pasangan A.A. Bagus Ngurah Agung dengan A.A. Ayu Ngurah Tini Rusmini Gorda ini. Soal cita-cita, Gung Ayu belum berani memastikan. Yang jelas, dirinya tertarik pada bidang hukum dan teknik. ‘’Saya ingin menjadi tenaga edukatif alias dosen,’’ sebut gadis yang gemar menari Bali ini. (nel)
BPM/002
BIDIK - Para pemanah junior membidikkan anak panah pada sasaran.
Tirta Dewata Lawan Indomaret Berebut Juara III Mangupura (Bali Post) Tim tuan rumah Tirta Dewata harus puas berebut peringkat ketiga, meladeni Indomaret Sidoarjo, dalam Livoli Divisi Utama, di GOR Purna Krida Kerobokan, Badung, Minggu (19/12) ini. Nyoman Rudi Tirtana dan kawan-kawan harus puas mengakui ketangguhan juara bertahan Samator Jatim 0-3 (23-25, 20-25, dan 2025), dalam babak semifinal, Sabtu (18/12) kemarin. Sementara Samator di final, meladeni Bantul Yuso Gunadarma. Sebelumnya, Bantul Yuso Gunadarma menundukkan Indomaret Sidoarjo 3-1. Dari hasil kemarin, tim degradasi yang harus terlempar ke Livoli Divisi I, tahun depan, yak-
ni Bank Sumsel dan P2B Sananta Jakarta (putra), serta dua tim putri Jakarta yaitu TNI-AU dan P2B Sananta. Usai pertandingan, Humas Pengprov PBVSI Kadek Sudharma Hariyawan mengakui, laga perebutan juara III antara Tirta
Dewata Badung Bali melawan Indomaret tetap terbuka. ‘’Saya kira Tirta Dewata bisa merebut urutan ketiga,’’ tuturnya. Hanya, dirinya berpesan trio pelatih Darsana, A.A. Made Wijaya Asmara, dan Komang Pande Darmawan dituntut jeli dan piawai melakukan
rotasi pemain. ‘’Tim pelatih memang harus jeli mengetahui kelemahan tim lawan,’’ ungkapnya. Dikemukakan, Tirta Dewata belum pernah jumpa Indomaret, dan hanya saling mengamati dari pinggir lapangan. ‘’Saya yakin laga ini menarik, sebab kedua tim bakal mengerahkan segala kemampuannya,’’ terang dia. Di sisi lain, Manajer Tim Agung Kusimantara menyatakan, asuhannya harus konsisten dan bermain cepat sebagaimana saat meladeni Samator.
‘’Jadi, peluang kami tetap terbuka lebar untuk merebut juara III,’’ terang Gung Kusimantara. Di mata Gung Kusimantara, sosok tim Indomaret merupakan tim biasa, dan hanya mengandalkan open spike. ‘’Sekarang bagaimana kepintaran tim pelatih guna meredam gerakan open spike Indomaret,’’ saran dia. Diingatkannya, pola permainan cepat dan lugas harus diperagakan pemain Tirta Dewata guna meredam serangan Indomaret. (022)
DATA LIVOLI Hasil Sabtu (18/12) Putra 1. Berlian Jateng 2. Indomaret 3. Tirta Dewata
Vs Vs Vs
P2B Sananta Yuso Gunadarma Samator
3-2 1-3 0-3
Putri 1. PLN Jkt 2. Bank Jatim 3. Popsivo Jkt
Vs Vs Vs
TNI-AU Yuso Gunadarma Mabes TNI Jkt
3-1 3-1 0-3
Indomaret Yuso Gunadarma
(12.00) (14.00)
Jadwal Minggu (19/12)
BPM/kmb
LOMPAT - Pemain Tirta Dewata Nyoman Rudi Tirtana melakukan smes sambil melompat.
Putra 1. Tirta Dewata 2. Samator Jatim
Vs Vs
Putri 1. Yuso Gunadarma 2. Bank Jatim
Vs Vs
Popsivo Mabes TNI
(10.00) (16.00)
BDU Datangkan Pemain Ajax BPM/dok
Candra Widiarta
Tenis Buleleng Targetkan Juara Porprov Singaraja (Bali Post) Pelti Kabupaten Buleleng bertekad merebut juara pada ajang Porprov Bali 2011, yang akan digelar di Kabupaten Jembrana, kendati timnya tidak diikuti pemain senior akibat adanya batasan umur maksimal 20 tahun. Ketua Harian Pelti Kabupaten Buleleng Gede Darmawan, di Singaraja, Sabtu (18/12) kemarin, mengemukakan, dengan adanya batasan umur itu, atlet asal Buleleng Candra Widiarta yang merupakan andalannya pada kejuaraan-kejuaraan sebelumnya dan hingga saat ini, masih merupakan yang terbaik di Bali, dan kali ini terpaksa tidak bisa bermain. “Begitu juga pemain andalan Buleleng lainnya, seperti Wayan Ardana, Al Imron, Kadek Dwi Utaminingsih atau Dedek juga tidak bisa memperkuat tim tenis Buleleng, pada pesta olahraga tingkat Bali, di Jembrana,” ujarnya. Namun demikian, Gede Darmawan tidak merasa berkecil hati, sebab dia masih mempunyai pemain tangguh pada lapis kedua, yakni dari kalangan junior. Dia masih mempunyai keyakinan, tim tenis Buleleng di tingkat junior ini akan mampu mengatasi pemain dari kabupaten lainnya, termasuk pemain dari Kota Denpasar maupun dari Kabupaten Badung. Sebab, katanya, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) junior di Jakarta beberapa bulan lalu, Buleleng mampu meloloskan sejumlah pemainnya mewakili Bali, yakni Feby, Agus Satria, Komang Indra, Komang Heni dan Wiwin, kendati belum mampu membuahkan hasil. Sementara pelatih tim tenis Buleleng Nyoman Sumarta alias Kobok mengatakan, atlet-atlet junior hasil seleksi Porkab Buleleng lalu, yang dipersiapkan turun pada Porprov sedang mengikuti pembinaan secara intensif, di bawah koordinator pelatih Candra Widiarta di lapangan tenis Bhuwana Patra, Singaraja. Mereka yang akan turun pada Porprov nantinya adalah di bagian putra ada Feby, Agus Satria (Bombom), Komang Indra, Risky dan Sumanata. Di bagian putri adalah Desak Wiwin, Komang Heny (Koming), Dewi dan Elsi. Kobok menambahkan, dengan pengalaman bertanding para pemainnya, dia yakin bahwa Buleleng, terutama di nomor beregu akan mampu menyumbangkan medali, namun tidak tertutup pula pada nomor perorangan. Lebih-lebih, timnya juga akan diturunkan pada kejuaraan tenis junior terbuka Armada Cup VI di Kota Singaraja mulai 22 hingga 25 Desember mendatang, yang akan diikuti pemain dari luar Bali, seperti Jawa Tengah, Jatim maupun NTB. (ant)
Denpasar (Bali Post) Setelah memulangkan seluruh legiun asing, manajamen Bali Dewata United (BDU) mulai membidik pemain yang dinilai memiliki
skill-ball mumpuni. Pemain yang disasar adalah gelandang bertahan Ajax Amsterdam Pascal Haiyer. Pelatih Kepala Willy Scheepers, saat melatih asu-
hannya di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Jumat (17/12) lalu, menegaskan, di negeri kincir angin, liga domestik akan berakhir pekan depan.
Selanjutnya, Pascal berniat menikmati liburan delapan hari, barulah dia terbang ke Tanah Air. ‘’Kedatangan Pascal tetap mengikuti seleksi,’’ terang Willy. Pascal dijawdalkan tiba di Bali, akhir Desember. ‘’Kehadiran Pascal sekitar 28 atau 29 Desember,’’ jelasnya. Secara kebetulan, Pascal memiliki istri dari Bali, bahkan kakeknya juga menetap di Pulau Dewata. ‘’Pascal juga pernah merumput di Cyprus,’’ kata dia. Selain Pascal, pihak manajemen juga membidik Ali Fahrizi. Pemain yang lahir di Jerman, dan kedua orangtuanya asli Iran ini, juga merupakan mantan asuhan Willy. Pemain yang berposisi sayap kanan ini,
LATIH - Para pemain BDU sedang berlatih di Lapangan Makorem 163/Wirasatya. BPM/022
terlambat mengikuti kompetisi di Cyprus, sehingga berminat merumput di Indonesia. Ali Fahrizi juga pernah mencicipi kerasnya kompetisi di Liga Cyprus, Swiss, dan Jerman. Sementara Asisten Manajer Ryan Ishak Tayeb menjelaskan, meskipun kedua pemain yang akan didatangkan notabene mantan asuhan Willy, namun statusnya tetap dalam tahap seleksi, dan belum tentu direkrut. ‘’Kami masih melihat dulu penampilan mereka,’’ ujar Ryan sembari menjelaskan timnya memerlukan pemain di posisi striker, gelandang bertahan, stoper. Di sisi lain, Asisten Pelatih Made Sony Kawiarda menyebutkan, hingga kini 16 pemain lokal telah dikontrak. Jika merekrut 25 pemain, berarti masih kurang sembilan pemain lagi. Artinya, kalau kuota asing lima pemain, tinggal memburu empat pemain lokal lagi. ‘’Saya kira pemain lokal banyak yang berminat gabung BDU,’’ ucap Sony. (022)
Pejudo I.B. Astawa Sumbang Perak Malang (Bali Post) Pejudo Bali Ida Bagus Astawa berhasil menyumbang perak, dalam Kejurnas Judo di GOR Ken Arok Kota Malang, Jatim, Sabtu (18/12) kemarin. Di final, Gus Astawa yang turun di kelas 100 kg, harus mengakui ketangguhan atlet tuan rumah Jatim Yoga Hayu. Tim judo Bali juga menambah dua perunggu dari Vyrginia di kelas 52 kg. Di semifinal, Vyrginia dikalahkan Tati Rohayati (Jabar). Dalam perebutan perunggu, Vyrginia sukses menundukkan Ismayasari (DKI). Satu perunggu lagi
dipersembahkan Widiantari (kelas 45 kg). Di semifinal, Widiantari ditundukkan Cindy (DKI), kemudian dalam perebutan perunggu, Widiantari berhasil menekuk Kurnia Novi (Jateng). Hingga kemain, tim judo DKI Jakarta sementara unggul dalam perolehan medali. Tim Ibu Kota Jakarta memperoleh 1 emas, 2 perak serta 4 perunggu, disusul Jawa Barat dengan 1 emas 1 perak dan 4 perunggu. Sedangkan tuan rumah Jawa Timur, berada di posisi ketiga dengan 1 emas dan 1 perak, kemudian disusul
Bali di posisi keempat dengan perolehan 1 emas dan 2 perunggu. Pelatih tim Judo Jatim, Eldi Gan, mengatakan, meskipun pada hari pertama tuan rumah masih berada di peringkat tiga perolehan medali, namun pihaknya optimistis mampu meraih tiga emas sesuai dengan target yang diberikan KONI Jatim. “Saat ini masih berlangsung pertandingan hari kedua, dan kami masih ada peluang merebut dua emas sisa,” kata Eldi saat ditemui di GOR Ken Arok. Eldi menjelaskan, Jatim perlu mewaspadai kekuatan pejudo asal Jawa Barat dan
DKI Jakarta dalam perebutan medali emas, sebab kedua daerah itu masih mendominasi kekuatan judo di Indonesia. “Kami bukan berarti meremehkan daerah lain, dan atlet-atlet Jawa Tengah, Riau dan Kalimantan Timur juga cukup bagus dan bisa menjadi pengganjal,” katanya. Sedangkan pada pertandingan hari pertama, atlet tuan rumah yang memperoleh hasil terbaik yakni Puspo W yang bertanding di kelas 60-66 kg/putra berhasil menjadi juara pertama di kelas tersebut, disusul Khairil Anwar yang menjadi juara
kedua. Kejurnas Judo di Malang berlangsung mulai tanggal 17 hingga 19 Desember, dengan memperebutkan 18 medali emas dan mempertandingkan delapan kelas perorangan putra dan putri, dan mempertandingkan dua kata yakni Nage No Kata Putra dan Juno Kata Putri. Sementara jumlah peserta yang ikut dalam kejurnas kali ini sebanyak 365 pejudo, yang terdiri atas 156 putri dan 209 putra ditambah 77 ofisial, serta terdiri dari 24 Pengprov PJSI dari 29 Pengprov PJSI yang ada di Indonesia. (022/ant)
Redit é Umanis, 19 D ésémber 2010 Redité Dé
Bali L E M B A R
B A S A
9 B A L I
Bencingah
Malajah Uli Buron, Maguru ka Tantri Tantri carita, sira sané nénten uning. Makudang-kudang tetuek wénten ring carita puniki. Carita sané nganggén buron pinaka (tokoh) sapatutnyané ngawinang i raga makleteg. Napimalih ring jaman sakadi mangkin, méweh ngrereh anak sané yakti-yakti madué manah tulus. “Episode-episode sané ngwangun carita Tantri punika yéning i raga telebin madaging paplajahan, utaminnyané plajahan moral. Nénten ja Tantri kémanten, nanging caritacarita sané tiosan, pastika sang sané ngawi ngamanahang mangdané sané kakawi prasida ngicénin paplajahan, sasuluh, lan tetuek ring uripé,” baos Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum. Dosén Jurusan Sastra Jawa Kuna, Fakultas Sastra, Universitas Udayana puniki, mahbahang kawéntenan jagaté mangkin. Dané nguningayang panglimbak jaman, ngawinang kahanané taler mauwah. Anaké maosang buron tuah pakardin Sanghyang Widhi sané ten madué wiwéka, tan mrasidayang mapineh, lan uripnyané setata kapuputang antuk makerah sangkaning wénten baos, sané menang lan prasida nglanturang urip wantah sané siteng. Nanging sujatinnyané ten sakadi punika, napiké i raga naenin mapineh yén i raga puniki sampun mauwah dados buron, minab wénten sané jelékan saking buron. “Nah, indayang ambil imba, buron-buron sané dados wahana saking para déwatané, buron-buron sané dados lambang pangénter buana utawi panekek jagat. Sakadi lembu pinaka wahana Ida Sanghyang Ciwa, kakua sané pinaka simbul pertiwi, lelipi utawi naga pinaka tali pangiket jagat, garuda pinaka wahana Betara Wisnu miwah sané siosan. Ten ja samian buron nika ten madué guna,” Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum., nguningayang. Paripolah-paripolah i raga mangkin patutné nelebang daging carita Tantriné. Yadiastun carita kuna kalah sareng komik nanging ten ja kaon yéning i raga mawali malih malajah. Ten wénten ruginé yéning i raga nelebin daging-daging carita, untengnyané sampunang marasa elek yéning malajah saking buron. Ring carita, buron punika kadadosang simbol papineh manusa. Napi mawinan sakadi punika, santukan karakter manusané matiosan. Sakadi sané sampun kaunggahang ba duur, wénten buron pinaka palinggihan betara, simbol pangiket jagat. Buron-buron punika ngwakilin makudangkudang karakter manusané. “Sattwam, Rajas, lan Tamas, makatiganyané kawakilin olih beburon. Angsa, asu, bawi, papineh manusané kadi buronné nika. Wénten sané sadu, rengas, lan mayus,” dané ngwewehin. (dwi)
(114)
Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum.
Satya Sangkaning Tetujon
BO/rtr
Tantri Carita, Manusa, lan Sastra Tantri carita, wantah carita sané mabantangan kawangun olih carita-carita tiosan sané nganggén buron pinaka tokoh. Carita pademnyané kakua ngranjing ka épisode kapat, sadurung carita Ni Diah Tantri, carita Bhagawan Dharmaswami, lan carita kedis béo, sané kalanturang olih carita Kutu Asada lan Kutu Candila, laut carita Cangak, raris carita Kedis Malatunda, lan kasisipin olih olih petang carita sané nyeritayang solah anaké kaon, I
“Béh élahan buroné, ten perlu ngitungang téori jag presida ya ngelah panak.” “Mula kéto, buroné nganggon insting. Yén ia buang cirinné masa subur, mara ia masaki, malumbahan. Suud ento yén suba beling kanti suud manyonyoin ia tusing buang. Lén tekén manusané suba beling utawi manyonyoin enu dogén masanggama, buangné tusing ilang-ilang. Alasanné masanggama amung ngalih iburan, tusing ja ngaé panak. Ento masih ané ngawénang ada lonté, gigolo, mamitra gumanti ngalih lega ngulurin kaméndriané, utawi ngalih pangupa jiwa ulian nyundel,” pituturné Gusti Ngurah sengit. “Wénten masih sané nuturang jelé melah anaké makurenan kadasarin ben ala ayu patemun oton anaké luh tekén anaké muani, sapunapi wewilanganné nika Tu Ngurah?” “Ento kéné Ngah. Urip tri premanan dina plekadan anaké Luh ka dapuk tekén urip tri premanan dina plekadan anaké muani lantas ka pah nem belas. Sisanné nujuang patemuné luiré buka kéné, mapupuh Sinom: *Temu tunggal suka duka, pindoné durbala miskin, temu telu doyan wirang, ping pat kojarannya jati, paténing putra sami, temu lima suda nulus, luputing lara roga, ping enem mrana kapanggih, yaning pitu, suka duka tuara belas. *Temu kutus ala pisan, larané kapati-pati, temu sanga panes bara, baya larapané pati, temu dasa to né becik, bikas ratuné kapangguh, temu solas kapradnyanan, ping roras kédeping ati, sami adung, ring paroban suka rena. *Telulas tan kirang brana, sekayané dadi sugih, népatbelas tan kasadian, sengsa rané tani gingsir, Limolas tan panak yukti, bekung kocapan kawuwus,yan nem be las lintang melah, nyama braya welas asih, patut ruruh, tindihin jiwa premana. *Yén saja nemu di karma,digook
Macan, I Kedis Tinil, I Papaka, lan carita Sri Adnya Dharmaswami, sané kalanturang olih satua I Tukang Boros I Surada. Wénten carita Kambing I Mesaba sané wénten doh ring ungkur carita I Welacit lan i Surada. Taler wénten carita I Macan Kena Pastu Pandita, carita Yuyu, carita Kedis Gereja lan Bojog, lan carita bojog sané kaon. Carita-carita punika wénten ring teks Tantri Kamandaka, sané pungkuran dados wit carita-carita Tantri sané kasatuayang olih sameton i ragané. Ten tios, Tri Guna sané dados unteng carita Tantriné. Sattwam, Rajas, lan Tamas pinaka kararter papineh manusané. Carita Tantriné taler carita sané nyeritayang indik Sad Ripu, nem musuh sané wénten ring anggan i ragané. Kabaosang sakadi punika, santukan ring pahan-pahan carita ring soangsoang épisodényané ngwakilin Sad Ripuné. Umpami episode kaping siki nyeritayang I Malatunda (kedis) sané dados rajané kedis, parisolah i Malatunda nyihnayang kama utawi nafsu sané dados pah-
an pertama saking Sad Ripuné. Episodé kaping kaih, nyeritayang carita I Durbudi lan Ni Kecapa (kakua apasang) sareng I Cakrangga lan Ni Cakranggi (angsa apasang) sané madué parisolah tamah sané krodha. Epidode kaping tiga nyeritayang carita Asada lan I Candila (kutu) tamah sané matsarya (iri ati). Episode kaping pat nyeritayang carita I Baka (kedis cangak) madué parisolah tamah sané lobha. Episode kaping lima nyeritayang carita I Mesaba (kambing) sané katakutin olih macan, madué sifat tamah sané mada (mabuk). Episode kaping nem nyeritayang I Welacit lan I Surada (tukang nira) madué parisolah tamah sané moha (bingung). Manusa yéning nganggén wiwékannyané, pastika pacang lebah tegeh. Nénten ngawagin malaksana utawi mapineh boya-boya. Sakadi baosé i wawu, buron wantah imba utawi karakter manusamanusané. Ten ja samian sadu, taler ten ja kedik sané kaon, nika sangkaning manusané doh saking sastra. Sastra ten ja nyurat lontar, makakawin, makidung, nanging sastra taler macarita, masatua. Nika wentuk sastra sané alit naging ageng pikenohnyané. Santukan satua-satua utawi carita-carita ngwangun papineh sané kapercayain pacang nadosang i raga jatma sané mabudi. Yén kénten, napiké i raga lek pacang malajah ring satua-satua buron? Dumogi ten lek! (dwi)
macané alih,yadin nebus di patunggon, eda piwal tekén janji, karmané tan ngitung gumi, agama lan pangkat saru, yadin tan sadia masomah, eda nyelsel Sang Hyang Widi, sapituduh, Sang Hyang Wenang manguduhang. “Béh, yén kénten perlu takonang otonné yén ngalih gegélan, apang maan ané patemunné melah. Indayang Bli Yan Galang sareng Mbok Luh Purnama cingakin akuda patemunné? Kénten taler Bli Nengah Sunia sareng Bli Madé Artha?” Aturné Made Sinar. “Tondén karuan ané demenin patemuné melah, sawiréh ada jodo utawi karma ané nguduhang. Yén suba jelék karmané, kija laku ngalih tetep tepuk ané buka kéto. Perluné nawang patemuan tuah apang iraga bisa mulat sarira, ngerti tekén siman jodon iragané.” “Yén Tu Ngurah sareng Jro Mekel Ratna temu kuda? Dados masih cingakin patemun tiangé sareng niki, ha ha ha sareng Bli Wayan?” patakonné Luh Purnama alon. “Baah, patemun yangé nembelas. Tusing magumana milihin, mara balihin otonné jag suba kéto. Mawanan sing ngelah apa, sejaba nyama braya pada asih. Kija laku maan dogén timpal yadiapin ada dogén anak ané tuara demen. Nanging yén patemun Luhé ajak Yan Galang suba taén balihin tuah temu solas, artinné kapradnyanan, sing kéto Yan?” pandikanné Gusti Ngurah ngalanturang. Luh Purnama nolih gélanné saha ngigit paanné. “Nééh, upah nagih nawang padidi. Apa bli takut buungang yén patemuné jelék?” “Sing kéto Luh, pang cara Tu Ngurah sesubané ngantén mara nyantep tuturang.” “Yén kénten indayang cingakin patemun titiangé Tu Ngurah?” aturné Nengah Sunia lan Madé Artha saha ngorahang otonné suang-suang. Sesampuné corat-corét nepukang urip dinané Gusti Ngurah makenyem nerangang patemunné suang-suang.
“Nah, ené patemunné Madé Artha melah pesan, temu telulas ada ciriciri lakar dadi sugih. Kabenengan kurenanné dadi dagang baas. Yén ada bati ingetang nabung lan ngulehang apang dagangané setata lancar. Yén Nengah Sunia kanggoang temu pitu ané nguduhang suka dukané tuara belas. Sing ada alangan tusing ngelah pianak. Patut tetep ngutsahayang apang sehat malu. Tunain malu magaé apang tusing leleh. Kemetang alih galahé yén suba masa subur,” pituturné Gusti Ngurah tekén timpalné maka dadua. “Inggih boss, sayaga ngalaksanaang. Laporané nyusul,”aturné Nengah Sunia sada acreng sebengné matadah kimud. Bajang-bajangé masih lega maan kuliah séks gratis. Nanging bina tekén Gusti Ayu Sri ané sayan sedih, engsék ngepil ngurik piringné ané nasinné kari masisa atenga disampingné Luh Purnama. Kayunné bungah ngelah sameton pénter, polos, jujur tur jemet makarya dadi tetuladan nyama braya. Nanging pitresnanné tekén rakanné tong sida baan ngengsapang. “Oh, bagia pesan Ratna Dumilah nampanin.” Petengé sayan sepi, Gung Nantha sampun engkis sirepné jangkutina ring nininné. Wayan Galang lan Nengah Sunia sampun nyiup gelas birné ané kaping telu panelahné. Di paon masih Pan Kobar lan Gusti Ngurah Gedé sampun usan malagaran. Tuakné kari genekanné dogén didasar cékélné. Truna-truniné pakrimik saling tundik mawangsit. “Inggih Tu Ngurah, niki sampun jam dasa. Yén panjangang rasa kirangan wengi tiang nunas warah-warah. Nanging bénjang Tu Ngurah sareng sami sampun lunga adoh. Dumadak mangda rahajeng rauh ring Bima. Sira uning pidan polih mantuk mriki malih. Mangkin tiang sareng sami mapamit dumun. Matur suksma antuk kuliahé wau. Sapunika taler Gék Sri sané jaga mantuk ka Bali, dumadak mangda gelis lulus tur mawali dados dokter deriki,” kénten aturné Nengah Sunia lan timpal-timpalné lantas masalaman pada mapamit pesu ka rurungé. (Masambung)
“Yén wénten kantin i ragané ngicenin pawarah becik, élingang sampunang lalianga. Soang-soang semaya sané sampun kawentuk patut kasunggi sampunang ngelong semayané punika,” baos Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum. Lengkara punika kaketus saking carita Tantri, pahan sané nyeritayang indik I Kakua. Pasametonan utawi pakantin sané sampun kawentuk, patut kajaga mangda ten wénten anak tiosan sané ngadug-ngadug pasametonan i ragané. Pakantiné prasida kawentuk sangkaning wénten rasa tresnasih ring soang-soang manusané, tetujon sané pateh, utawi nasib sané taler pateh. Yéning sampun wénten anak tiosan sané ngadugngadug pakantiné, pastika pacang nemu lara. Santukan satyané sané nganter i raga nemu bagia, sapunapi ja gegodané, pageh ngwawa manah, lan pageh ring semaya nika kuncinnyané. “Sapatutnyané i raga malajah saking carita-carita Tantri. Sadarana nanging nuek ka raga. I raga kaajak mapineh-pineh yaktiké i raga sakadi punika, lén raosé, carita Tantriné anggén masuluh, kasujatian i ragané,” dosén Jurusan Bahasa lan Sastra Jawa Kuna, F a k u l t a s Sastra,Universitas Udayana puniki ngwewehin. Nika awinan, desertasi saking yayah I Putu Ari Suprapta Pratama puniki ngangkat indik Tantri (Kidung Tantri Pisacarana). Santukan, Tantri leket ring anggan i ragané. (dwi)
Napi Orti Simposium Nasional Forum Inovasi Pemuda ring ITB Institut Ténologi Bandung (ITB) ngawéntenan Simposium Nasional “Forum Inovasi Indonesia” ring aula Barat ITB, Jl Ganesha nomer 4, Bandung, Anggara, (14/12) lintang. Ketua pelaksana Prof. Dr. Suhono Harso Supangkat nguningayang simposium sané kasarengin antuk langkungan ring 20 perguruan tinggi nasional, instansi pemerintahan lan umum punika kamargiang sangkaning ngamanahanang indik pertumbuhan ékonomi nasional. Indiké puniki kamargiang kocap sangkaning kawéntenan makudang-kudang riset ring perguruan tinggi durung maius becik majeng krama. ITB wantah pinaka silih tunggil perguruan tinggi teknologi ring Bandung, sané sampun ngeniang langkungan ring 45 riset, sané pungkuran kaaptiang prasida ngobah dohnyané pikenoh sistem pola industri sareng komersialisasi. Generasi riset wantah generasi ka-4 ri sampuné kebijakan ring pendidikan, pematenan karya inovasi, lan komersialisasi. Saking i riki, manut Suhono pacang metu kolaborasi produksi pasar lan teknologi mawiann pacang ngawetuang pacumpuan ring papat ambek industri sané ngiket univérsitas-univérsitas sané masorohan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono majalaran antuk télekonferens saking ITS Surabaya nganikang pembangunan inovasi Indonesia magenah ring ide-ide kréatif sané kauningin antuk agen-agen pembaharu sakadi mahasiswa sané kanikayang arang madué kepentingan politik. (ant/ita)
Kacang Komak Ujan és ring Dénpasar
-Kirang sediang gula kemanten. *** Akéh katunan, RSUD Badung méweh molihang kelas B
-Napi silih tunggilné tuna rungu ring pasién?
*** Pengawasan enduk, rétribusi obyék wisata katenger akéh sané bedah
-Badah minab bedah kangin bedah kauh!
Sabha
10 Tetuek
Lumut-lumut Watulumbang (102)
Wates
Buron
Wates lemah ajak peteng madan
Olih Mas Ruscitadéwi
sandhyakala. Wates peteng ajak
Yéning wénten jadma malaksana kawon, ketah anaké nyambatang bikasné tan bina kadi beburon. Parisolah kawon sané kanikang kadi buron biasané sané tan uning tatatiti, tur ngulurin indria. Yadiastun parisolah sané kawon kamimbayang kadi parisolah buron, kéwanten krama Hindu Baliné kauningin banget nyumbungin kawéntenan beburonné sami. Imbaimba sané becik turin sakancan sasuunan sané maraga hyang akéh sané marupa beburon. Saking lembu sané kapercayain pinaka wahana Ida Sang Hyang Ciwa, kakua sané pinaka simbul pertiwi, lelipi utawi naga pinaka tali pangiket jagat, garuda pinaka wahana Betara Wisnu miwah sané siosan. Untengné krama Hindu Baliné nguni nyumbungang sakancan sané luih yadiastun maraga buron. Carita Tantri sané nyeritayang indik parisolah para beburun. Wénten baburon sané wikan, pradnyan, belog, belog ajum, jemet, mayus, lekig miwah duratmaka. Ring carita Tantri punika pangawi sakadi micayang pangajah-ajah majeng para pangwacén parindik pamargin kauripnané majalarang antuk beburon. Ring carita Tantri puniki, beburon sané kadadosang bantang carita wantah kadadosang papiring majeng marisolah jadma ring jagaté. Carita I Lutung sané melog-melogin I Kakua, pamuputné I Lutung
sinah pacang nemu sengkala, duaning nguluk-nguluk anak sané sampun olas nulungin. Papiring sané pinih pedas ngenénin parisolah jadma kadi mangkinné prasida kakeniang ring carita indik Sri Canda, Nandaka lan Sembada. I riki kaceritayang parindik Sri Canda utawi Singa sané pinaka Nataning Wana, prasida kadu sareng Lembu Nandaka. Sri Canda kaajum-ajum pinaka sang prabu wijaksana sané maha kuasa, mawinan makasami beburun patut satinut lan ngaturang sembah subhakti. Ring genah siosan Lembu Nandaka taler kaajum olih Sembada pinka wahana Ida Bhatara Ciwa sané setata ngujur kapatutan sané setata ngajegang dharma. Sangkaning Sri Canda dan Lembu Nandaka patehpateng marasa pinih sakti mawinan, tan kayun yéning wénten sanéngalangkungin, mawinan sang kakalih raris mayuda. Pamuputné Sri Canda miwah Lembu Nandaka padem, lan Sembada polih maman akéh wantah antuk ngeka daya. Nyumbungang sang sané wénten ring arepanné, tur nyelék-nyelékang sané tan diarepanné, wantah nika kabisanné ipun I Sembada. Ring pahan carita puniki pangawi sakadi micayang ajah-ajah mangdané i raga setata yatna ring parisolah anak sané sakadi Sembada utawi Cicing Borosan, sané tan bisa nguda, wantah ngajum-ngajum lan nyelékang anak siosan.
PANGREMBA: Mas Ruscitadéwi, Madé Adnyana, Madé Sujaya, Gedé Tapayasa, Wayan Juniartha, Madé Sudiana, Wayan Suardiana, Ni Madé Ari Dwijayanthi lan Nyoman Manda. Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.utawi bali_orti@yahoo.com
Bungklang Bungkling
Redit é Umanis, 19 D ésémber 2010 Redité Dé
semeng madan prabhata. Wates nusa ajak segara madan pesisir. Ada wates pekarangan, wates capcapan, wates désa. Ada masih wates ané sing ngenah, wates luh lawan muani, wates suka lawan duka, wates kedék ajak ngeling, wates inget ajak ungsap, wates enten ajak pules, wates neraka lawan suargan.
Olih IBM. Dharma Palguna
BO/ita
Ngudiang nakonang wates? Ngudiang sing! Mula di watesé koné tongos patemuan napi sané kawatesin. Lemah ajak peteng matemu di sandhyakalané. Ungsap ajak inget matemu di watesné. Jagra lawan turu masih matemu ditu di watesné. Patemuan nika patuh cara campuhan. Yén nirgamayang tukad, yéh-lemah ajak yéh-petengé macampuh di gerémbéngan sandhyakala. Gerémbéngan ento air-terjun. Para ahline ngorahang ditu di air terjuné ada sumber tenaga listrik. Ulian campuhan di gerembéngané, api bisa ngendih. Dadi lampu. Dadi galang. Mula saja kéto. Saha bukti, yén suba nyaluk sandhyakala pada ngendih apine, inggih punika lampu jumahan suang-suang. Apa buin
sandhyakala kajeng kliwon enyitan, magésoan anaké ngenyit lampu. Apang galang petengé. Apang ngenah apa ané sukeh tepuk di petengé. Mula di petengé anaké ngaé galang. Mula di petengé tongos luung ngintip galang. Ento krana, di satuané baosanga alemah makeloné anaké ngantosang peteng. Yén suba teka petengé, ten pati anake ngantosang lemah. Sawiréh di petengé akéhan anaké pules. Ulian pules sing inget apa-apa. Apabuin inget ngantosang lemah. Satua mula bek misi munyi mekulit. Yen sing mula demen ningehang satua, pasti pengeng terase. Satua lantas kutang. Sing kanggo. Ngorahang lakar ngalih sarin tattwa. Men, dija lakar nepukin tattwa sing nawang sat-
Alit-alité mangkin masekolah jeg sépanan nolih, semengan masuk atehina tekén anak lingsirné krana takut okané tomplok sepeda motor pasliwer wiadin naaning gégér gatrané anak alit kahipnotis kaiming-iming aji manisan raris kaculik. Samian nyeh yén ten ngatehin okané ka sekolah. Ribet sibuk nganter anak alit masekolah lan nyoréang nganter lés, ring guruné, ring sekolah lan ring yayasan privat. Ribet anak alit, ribet anak lingsirné. Ribet jinah lan laksanané. Durung malih program sekolah sané maémbél-émbél internasional, ngawéhin tambahan pelajaran kantos jam tiga soré, ribet anak alit lan pastika ribet prabéa, tambahan béa makan kantos jam tiga soré.
Sakadi parindikan panandan (kasus) asapuniki ten ja mulajatiang nyétak anak alit sekadi sisya robot sané wantah nuut siaga nyalanin pawéh-wéh sané karencanaang olih sekolah malantaran saking gurunyané. Sisya wantah nyalanin alur sané sampun kadabdabang olih program sané sampun karancang.Yan sujatiké katletek sisyan ragané madué otak sané berpotensi prasida numbuhang kawikanan yan kadukung olih prilaku ngangsogang palimbakan boya ja ngrampas jati diri potensi anak alit. Laksana sakadi ngletokang napi sané patut kapikayunin olih sang panabdab sakadi nglik program ring i robot panuut ikut. Otak sisya boya ja robot sané pacang ngruruh kawikanan ké-
MANUT pangandikan parajana sané sampun pawikan utawi sané sampun pradnyan sajeroning daging-daging sastra agama, bhaya punika kabaos meseh utawi ‘’parangmukha’’, kabaos bhaya punika metu saking kakalih genah, bhaya wit saking jagaté, bhaya wit saking angga sarira. Bhaya wit saking jagaté, yéning turéksain saking kawéntenan jagaté sakadi aab mangkin, sampun majanten pisan makéh bhaya sané prasida nibénin kauripan parajanané. Yéning imbayang sakadi kawéntenan parajanané, minabang kawéntenan jagaté sampun lingsir pisan yusannyané, mawinan panyungkan-panyungkan jagaté makéh pisan prasida medal, panyungkan jagaté sané sakadi punika prasida ngametuang bhaya upaminné tsunami, gunung maletus, tanah longsor, lan sané siosan, punika taler wénten bhaya sané marupa panyungkan-panyungkan, upamin-
né panyungkan wit saking asu, wit saking lelawah, wit saking méong, miwah wit saking bojog lan sané siosan, beburoné sané sakadi punika sané prasida anggéna nganterang virus sané kabaos virus rabiés, risampuné asapunika kawéntenan beburoné i raga mangdannyané tetep waspada, yéning i raga sayang ring kawéntenan uripé, panyungkan sané sakadi puniki kabaos panyungkan rabiés, panyungkan sané sakadi puniki méweh pisan nambanin utawi nambakin, yéning parajanané teléman yéning sampun keni panyungkan asapuniki ngawinang uripé ical utawi séda. Bhaya sajeroning angga sarira sané kabaos ‘’Raga’’, bhaya puniki prasida kabaos sajeroning sastra ‘’ragadi musuh maparo ri hati ya tonggwannya tan madoh ring awak’’, puniki mateges bhaya sané nénten doh genahnyané wantah magenah sajeroning angga sarira,
twa. Gumi jaman Kali mula liu logika mabading. Yén orahin ia bengkung. Kekeh cara besi. Yén sing orahin, ia cucud metakon. Ento madan wates panampen. Di wates panampen anaké ngerti, masih di wates panampen anaké salahtampi, utawi sing ngerti apa-apa. Ento orahanga wates tutur (‘sadar’) lawan idep olih lingsir-lingsiré lawas. Tutur punika nampi, idep punika ngerti. Idep punika metakon, tutur punika ngresepang. Ento mara wates lemah ajak peteng, suba dawa melémod raosé. Liu enu wates-wates ané sedeng telektekang. Sedeng pineh-pinehin. Apang saja-saja ngenah apa ané saru. Apang sing kadung biasa ngomongang ané sing tawang.
Ngamargiang apa ané sing seken taén jalanin. Yén awaké paling pedidian dong sing kénkén. Yén guminé bareng paling, kal kénkénang. Dija wates mémé ajak bapa di awaké? Ento melah yén tawang. Apang sing sabilang nyakupang tangan di ajeng palinggihé, ngucap Bapa Akasa Ibu Pertiwi. Pamuputné HP memunyi. Tanahé telah maadep. Akasané cemer, bek misi pepineh tidong-tidong. Apa ané pesu uli di tanahé kone madan gandha, utawi bo. Apa ané tedun saking akasa koné marupa amerta. Ané teka uli betén macelep di song cunguhé. Apa ané ngetél uli ba duur macelep uli di muncuk layahé. Wates ajak petemuan patuh koné. Saja kén sing saja, di palaksanané ngalih bukti.
Ribet Robot mawon (nilai rapot becik, ijazah, nem).Yan jujurké hati nurani panabdab pendidikané nyawis, nilai nem, rapot, ijazah punika prasida kaatur napi malih yan tilikang etika bangsané akéh sané kaon sakadi mangkiné, élah kasuap, ngaluh atur pada maané, aluh mocorang. Ribeté paripolah pendidikan mangkin sakadi ngrampas kebebasan alami i anak wantah ngemaksaang masa depan anak ngedohang saking prilaku manusa sané dot uning lan nglimbakang kawwékan déwékné. Sisya boya ja robot sané patut nuut titah pawarah sang pangajah, sisya taler dot nyolahang kita nganutin pangrasa déwékné. Ribété mangkin ngenahné sakadi ngribetang robot.
Dumogi kapikayunin sering yayah renané arang manggihin okané jumah antuk sibukné nuutang pangarah sang pangajah kantos petengné wawu budal nyelempang ka lemah baan kenyelné napi malih pacang polih mapalianan sakadi rihin.Tatujon pendidikan wantah ribet ring nginjilang kawikanan sangsih ring ngékanang utsaha winaya numbuhang budi pekerti pikayun lan angga sisyané mangda prasida ngamajuang kemajuan hidup lan nguripang anak sumaih ring kahanan jagat lan manusané. Sisyané mangkin sakadi kacucuk irung antuk panuntun pawarah sané sampun kaolah dabdab olih parawikan panglimbak pangajahé. (Nyoman Manda)
Bhaya
Buron Olih I Wayan Juniarta Kén ané tegehan derajatné, buron apa manusa? “Pertanyaan aluh sajan totonan, jelas manusa ané tegehan derajatné. To mawinan asal jlema ané usak, ané derajatné rendah pasti kasengguh calah buron bikasné,” I Madé Darmawacana masaut. Krama sekaa tuaké anggut-anggut setuju.Maklum, konyangan krama sekaa tuaké nak manusa, asli liang kenehné ada ané ngorahang manusané tegeh derajatné. Yén ada ané ngorahang manusané paling tegeh derajatné di alam semesta, sinah sing cuman anggut-anggut krama sekaa tuaké. Sinah ba tepuk tangan kanti kelés liman krama sekaa tuaké. “To makrana jlema belog orahanga calah kebo mabalih gong, jlema bingung buka siap sambehin injin, jlema sing nawang budi to nyicing singal, ané nyalanang pipis lintah darat, ané nyeh kén kurenan kadanin paid bangkung,” I Madé mimbuh. Nyangetang angob krama sekaa tuaké kén kaduegan I Madé-né. “Adan buron masi anggona misuh; uli ‘cicing nani’ kanti ‘bojog pelung’, to cihna buron mula lebih rendah derajatne ken jlema,” Buin anggut-anggut krama sekeha tuake. Yen terus-terusan kene asli lakar enggal krama sekeha tuake dadi anggota dewan. Syarat utama dadi anggota dewan tuah nyidayang terus anggut-anggut tanpa pengeng, keram tur keles macepol tenggekne. “Antos malu, seken te bikas lan derajat jlemane agungan ken buron,” I Ketut Nyem Lalah nyelag.
“Yen buron ngamatiang buron ané lénan sinah krana basangné layah. Yén basangné ba wareg asli suud ya ngender buron ané lénan. Yén jlema, yadiastun basangné ba wareg, nak nu masi mamati-mati; ulian marebutin brana, nak luh, kanti marebutin kuasa lan negara,” To makrana ba makudangkudang perang gaéna kén manusané, uli perang jaman kerajaan kanti Perang Dunia kanti Irak lan Afghanistan. Wangsa buroné kanti jani sing taén ngaé perang. “Taén buroné ngobor umah anak, marikosa kurenan timpal, ngurug danu anggo komplék pariwisata, ngabas alas anggo ngwangun villa? Taén?,” I Ketut matakon kén krama sekaa tuaké. Asli sing ada ané bani anggukangguk. Konyangan milih kituk-kituk. “Taén buronné ngaé bedil, meriam, bom lan tank apang aluhan ngamatiang jlema, apang liunan nyidayang ngamatiang manusa? Taén buronné ngaé bom atom? Bom nuklir? ,” Buin kituk-kituk krama sekaa tuaké. Tondén taén nepukin ada bojog ngaba AK-47 tur medil manusa. Ané jelas-jelas tawang tuah Amerika ané ngulungang bom atom di Jepang. “Nah, jani yén ba jelas galang nyén ané demen ngaé usak, nyén ané loba tur moha, nyén anée demen ngaé rusuh, coba jawab jani kén tegehan derajat buron kén manusa-né?,” I Ketut matakon. Krama sekaa tuaké mendep, nguntul sirahné makejang, nanging mendep sing bani ngemang jawaban.
bhaya sané sakadi puniki sané marupa kemarahan, kenafsuan, kelobaan, kesombongan, iri hati, lan keserakahan, sané sakadi puniki kabaos sad ripu, enem bhaya sané wénten sajeroning angga sarira, punika mawinan kabaos nénten wénten bhaya sané ngrangkungin kawéntenané, bhaya sané wénten sajeroning angga sarira, bhaya puniki méweh pisan nambakin utawi ngamesehin, sangkaning kawéntenané sakadi puniki ngawinang wénten kabaos ‘’tan hana musuh manglwihana musuh hana ri hati’’. Yéning sampun sinalih tunggil bhaya sané wénten sajeroning angga sariran parajanané, yéning sampun prasida mamurka upaminné kaserakahan, yéning bhaya puniki sampun ngingkup sajeroning parilaksanan parajanané, napi sané kapinehin sajeroning pikayunané mangda pikolihé ngrangkungin ring parajana siosan, upaminné yéning sampun madué asiki mangda prasi-
da madué kakalih lan salanturnyané, antuk sapunapi ja pamarginé utawi tata carané mangda prasida rangkungan pikolihé ring parajana sané siosan, risampuné asapunika kawéntenan parilaksanan parajanané, parilaksana sané sakadi punika kabaos loba. Yéning pet pradé nénten prasida ngasorang bhaya sané sakadi punika ngawinang kauripan parajanané nenonin kasengsaran, kinkinang parilaksana utawi pamargi mangdannyané i raga jaya utawi menang ring bhaya punika. Malarapan antuk parenungan ri sajeroning rahina Galungan sané sampun lintang puniki prasida ngamolihang kemengangan sajeroning rohani, puniki nguningayang i raga napi sané kabaos jayabhaya, puniki sané mateges menang sajeroning bhaya, tetujonné mangda sajeroning pikayunan parajanané kawéntenané macahya sakadi bulan. I Nengah Konten
Sastra
Redit é Umanis, 19 D ésémber 2010 Redité Dé
Bor IBW Widiasa Kenitén
Luh Riani tan bina liang ipuné santukan ring désan ipune jagi polih wantuan. Wantuan marupa genah toya sané kalankung ageng. Jagi kabor wewidangan mandalané. Saking boré, ngelebut toyané raris kakaryanang panyimpenan toya sakadi telaga. Ipun ngamanahin janten pisan nénten pacang méweh ngrereh toya rikalaning sasih panes. Nénten malih paling makna jun utawi belék anggena ngrereh toya. Sampun ring umah soang-soang jagi kaicénin kran toya soang-soang. “ Kecriiit! Kecriiit!” Sapunika kamanahang olih ipun pangrauh toyané wau kapiser kran toyané. Ipun jagi mamanah ngarya kamar mandi. Mangda sampunang mandus sareng-sareng kadi sané sampun-sampun. Wantah ring kamar mandi, dados sué-sué bengong santukan duénang ngraga. Dados gendang-gending sarwi nyorsor anggané.Wantah ring kayehan, nénten purun bengongbengong, midep kakedékin utawi gegonjakin, kaaturang kicalan gegélan utawi pusang paling. Urip-urip sekaré jagi becikanga mangda sayan asri pakantenané. Yan dumun jarang keni toya, janten wantah sampun kakaryanang genah toya dangan ngwilangin toya. Tetanduran murip. Galah makarya akéhan. Utawi marerembugan taler sayan polih. Désan Luh Rianiné gumanti panes sakéwanten katah sané demen ring désan ipuné. Désan ipuné nampek segara. Ring duluné wénten bukit sané kantun asri. Ring samping kangin utawi dauhné taler wénten bukit. Bukit ring kangin utawi kauh sampun telas wit taruné sané agengageng. Kocap dumuné bet pisan. Antuk seringé karereh wit taruné sané ageng-ageng nénten malih gadang pakantenané. Magentos dados barak sakadi baa ring jalikané. Ring bongkol bukité, pecakné wénten kelebutan, kayohan dedari sering kaucap. Genah dedariné ngrereh toya ring mre-
capada. Karabas wit taruné, sayan nyat, sayan nyat kantos nyat pisan. Katah pisan ortiné sané medal, wau nyat kelebutané. Kocap wénten anak istri kantun kotor kain manjus i rika. Dumunné i rika ngrereh tirta jagi anggéna wangsuh pada. Sané mangkin kramané makta toya saking jero soang-soang. Yan ngranjingin désan Luh Riani tan bina sakadi ngranjingin gua santukan kalikub antuk bukit. Yadiastun doh saking kota, katah anaké sané kadalon antuk kawéntenan désan Luh Riani. Sané pinih seringa mrika Bapa Gedé Proyék wastané. Bapa Gedé Proyék demen pisan ring sesocan. Ring bukit-bukité punika, Bapa Gedé Proyék ngrerehin watu sané jagi dadosanga sesocan. Méh sampun akudang sesocan minab polihanga. Wénten mirah bang, mirah cempaka, sapir, sudamala, jaga satru, sami sesocané punika kaadol dadosanga jinah. Anaké i rika nénten pati rungu. Bapa Gedé Proyék taler nénten nyak maosang genahé punika gumanti genah sané becik. Daweg puniki, Bapa Gedé Proyék molihang watu kalikub antuk mas sané kantun mentah. “Sinah liu masé dini?” Sapunika ipun ngrimik.” Antes liu sesocané dini. Mirib ené ngranayang orahanga tongos dedari masiram dugasé malu.” Tan kadi-kadi liangné Bapa Gedé Proyék. Sanunggil Saniscara, Bapa Gedé Proyék ring desan Luh Rianiné. Bapa Gedé nginep i rika. Dueg pisan Bapa Gedé Proyék, baktaanga gendis pasir sareng wédang reraman Luh Rianiné. Bénjang semengané mapi-mapi mawasin bukit. Jatiné wantah anggéna naya ngrerehin sesocan sané becik. “Sinah ento tongos sesocan.” Bapa Proyék nganampekin bukit ring kangin pondokné Luh Rianiné. Bapa Gedé Proyék ngindayangin nyongcong antuk linggis. Wau bungkahanga raris masawang emas tanahé i rika.
11 “Sinah misi mas bukité ené. Yén ené bakat sinah sugih i déwék aketurunan. Tusing lakar kuangan arta brana sentanan déwéké.” Bapa Gedé Proyék makta tanahé sané masawang emas punika. “Mulih dogén suba apang tusing liu ané nawang.” Becikanga malih tanahé punika. Yukti pisan magentos dados emas mentah. “Gantiné jani sugih. Kénkén carané apang énggal bakat kuasangan tanahé ento?” Bapa Gedé Proyék mamanahmanah. “Yé, kadén idéwék ngalah timpal dadi kontraktor, I Gedé Rudira. Ento ajakin madaya sinah lakar énggal majalan itungané ené Apabuin jani kéweh maan proyék.” “Kénkén Dé, tumbén teka mai,” sapunika pitaken Gedé Rudirané wau Bapa Gedé Proyék ngrauhin umah ipuné. “Ada lakar sambatang.” “Indik apa?” “Indik kasugihan.” “Kasugihan?” “Beneh!” “Eda ngéndah. Mara icang tusing maan proyék, Gedé ngendah.” “Tusing. Ené abaanga conto kasugihanné ento.” Bapa Gedé Proyék ngamedalang tanahé sané bungkusa antuk tas krésék barak. “Ené telektekang!” Bapa Rudira kadi nénten ngega punika gumanti mas. “Dija bakatang Dé?” “Kéto anaké mara luung. I tunian pragat pesak dogén mesuang munyi. Munyi pesak tusing lakar mragatang apa Dé.” “Man dija bakat?” “Ditu, di desan Luh Rianiné.” “Luh Riani? Sinah sesepelan Déné?” “Eda patuhanga ajak Gedé?” “Nah, énggalang sambatang. Kénkén carané apang bakat tongosé ento.” “Ento suba ané alih. Jani, dayanin kramané di désané Luh Riani. Liunan belog-belog ditu. “ “Kénkén carané nayanin?” “Jatiné aluh. Désané ento kéwéh maan yéh. Orahang lakar
Basa Bali ring Sulawesi Utara Basa Bali nénten wantah maurip ring Bali. Ring dura-Bali basa Bali taler maurip lan nglimbak ring makudang-kudang genah. Sang nganggé (para panutur) basa Bali ring dura-Bali ketah magenah ring désa-désa pecak daérah transmigrasi. Genahgenah panutur basa Bali ring pecak daérah transmigrasi inggih punika ring daérah sané nrima transmigran wit Bali, minakadi Sumatra Selatan; Lampung, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua, lan Nusa Tenggara Timur. Sulawesi Utara pinaka silih tunggil daérah pecak panrima transmigran, madué désa-désa genah krama Bali. Genah punika wantah wewidangan (dataran) Dumoga ring Kabupaten Bolaang Mongondow. Wewidangan Dumoga wantah wewidangan sané sampun kepah dados tigang kecamatan, minakadi Kecamatan Dumoga Barat, Kecamatan Dumoga Utara, lan Kecamatan Dumoga Timur. Ring Kecama-
tan Dumoga Barat krama Bali wénten ring Désa Werdhi Agung lan Désa Werdhi Agung Selatan; Kecamatan Dumoga Utara krama Bali magenah ring Désa Mopuya Utara, Désa Mopuya Selatan, Désa Mopugad Utara, lan Désa Mopugad Selatan; ring Kecamatan Dumoga Timur krama Bali meneng ring Désa Kembang Mertha. Krama Bali sané meneng ring wewidangan Dumoga madampingan sareng warga suku Mongondow lan Minahasa. Warga suku Mongondow lan Minahasa sané taler meneng ring wewidangan Dumoga wantah warga sané nyarengin program transmigrasi lokal. Makakalih suku puniki taler nganggé basa ibu (basa daérahnyané) suang-suang, inggih punika basa Mongondow lan basa-basa Minahasa. Siosan ring basa-basa punika, sajeroning mapagubugan sarahina-rahina, krama punika taler nganggé basa Melayu Manado lan basa Indonésia. Basa Bali kantun leket pisan kaanggé olih krama Bali sajeroning mapagubugan. Indik sané ngawinang basa Bali punika kan-
Éédan Acara Piodalan Pura Agung Pingit Klenting Sari Di Pulau Menjangan
tun kaanggé becik olih krama punika wantah kantun rumaketnyané pakraman krama Baliné sané magama Hindu ring wewidangan drika. Pasimakraman ring banjar miwah désa adat setata nganggé basa Bali. Pasimakraman sané kantun nganggé basa Bali inggih punika paruman, pamuspan, pashantian, miwah pula-pali adat siosan. Kawéntenan yayasan sekolah Hindu, sané mawasta Yayasan Swadharma lan Yayasan Budi Luhur sané wénten ring wewidangan punika taler madué andil sajeroning nglimbakang lan ngwerdiang kawéntenan basa Baliné ring wewidangan Dumoga. Makakalih yayasan puniki madué sekolah undagan pendidikan SMP lan SMA sané ngicénin plajahan basa Bali pinaka muatan lokal. Sekolah dasar ring Désa Werdhi Agung lan Kembang Mertha ring undagan kelas 1, 2, lan 3 kantun
nganggé basa Bali pinaka basa panganter. Alit-alité ring luar kelas taler nganggé basa Bali sareng timpal-timpalnyané. Yadiastun magenah doh saking witnyané, basa Bali amangkinan kantun kaanggé olih krama Bali ring dura-Bali sakadi ring wewidangan Dumoga, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Basa Bali olih krama Bali drika kaanggé ri kala mareraosan ring kulawarga, pantaraning kulawarga, adat, agama, miwah ring widang pendidikan. Para panutur basa Bali ring dura-Bali puniki milih basa Bali ri kala mabebaosan ring wewidangannyané santukan krama Bali punika meled nyihnahang kawéntenan miwah witnyané. Rasa bangga pinaka krama Bali kacihnayang antuk basa sané kaanggé sarahina-rahina, ingih punika basa Bali. I Madé Sudiana
dadiang telaga tongos emasé ené. Yéhné puniayang tekén kramané ditu. Tanahné plaibang aba ka kota. Melahang nabdabin.” “Béh luung pesan rencanan Déné.” “Daya ané usak-usak aluh baan ngenehang.” Bapa Rudira ngrauhin desan Luh Rianiné. Sané pinih dumuna rereha bapan Luh Rianiné. Bapa Sastra wastané. “Pa, tiang ngalah rencana nglanduhang guminé dini. Tiang lakar ngaénang tongos yéh saketurunan dini. Kramané dini lakar tusing kéwéh ngalih yéh. Bapa sinah sumakuta. Bapa ané dadi kliang désa sinah lakar aluh ngenduhang kramané dini. Ené baangina pipis abedik anggon ngomong tekén krama desane.” Bapa Sastra nénten gelis nyaurin. Sakadi nué taler manah sumanangsaya. “Yén ada anak mamunyi alus buina misi ngenjuhin pipis sinah ada ané intipa?” “Legaang malu tiang ten nyidayang nrima.” “Kéwéh masi ngalahang krama désané ené?” Bapa Rudira ngrimik. “Kéné dogén, Pa. Sangkepang désané malu sina nyak bor tanahné dini lakar dadiang panyimpenan yéh.” “Sedeng melaha mani sangkepan désa. Lakar babahang tiang tekén kramané.” Wenginé punika Bapa Sastra nénten polih engsap anang akidik. Geduh-geduh tangkahné sakadi wénten sané jagi ical. “Dadi tumbén buka kené? Apa ya lakar nekain?” Bénjang semengan sampun sayaga nyangkepang kramané i rika. Sami mapanganggé adat, madestar, makampuh. “Wénten sané jagi aturang titiang. Sané dibi, wénten ngrauhin jagi ngwéntenang genah toya i riki. Sapunapi krama sareng sami?” “Punika becik pisan. Sakéwanten, wilangin taler genah druéné. Nénten jagi ngawinang rusak wewidangané i riki?”
Saking Langit Bali Ketut Sariani Puyung inguh paliat nrawang ngawang menek tuun makipekan makejang suung jero lan jabaan matepuk lingling macica kedis nenten purun raga-raga meneng ngempasin arep bengong guminé pakarya puput lawat-lawat sami resep ring surya kesiran angin manambat gulem langite galang kasepiang ambara mangkin eling kawitane luas leluhure nrawang nyelongket raga ring sang piduka mategulan atma mamaling raga sampun mamargi nyingakin terang terang nanging suung laut buung nampi kidung kidung lara-ring atin duka
Kauningayang ring sameton titiang sareng sami, pangempon utawi panyungsung Pura Agung Pingit Klenting Sari di Pulau Menjangan pacang nglaksanayang upacara piodalan Purnama Kepitu, Soma, 20 Désémber 2010, ngantos tanggal 26 Désémber 2010. Dudonan piodalan minakadi: 1. Tanggal 20 Désémber 2010 Upacara Piodalan. 2. Tanggal 21 Désémber 2010 ngantos 25 Désémber 2010 Nyejer. 3. Tanggal 26 Désémber 2010, galah 09.00 Upacara Petik Laut. 4. Tanggal 26 Désémber 2010, galah 12.00 Upacara Selamatan (Suroan). 5. Tanggal 26 Désémber 2010, galah 24.00 Upacara Penyineban. Asapunika aturang titiang.
Éédan Wali/ Piodalan Taman Pulé Mas Tanggal 18 Desember 2010 Ring sajeroning wali ring Pura Taman Pulé-Mas, titiang matur ring pamedek sami éédan wali sakadi ring sor puniki: 1. Sukra Wagé Kuningan, tanggal 17 Désémber 2010, jam 16.00: Mecaru, jam 17.00: Mlaspas Ida Betara Rambut Sedana, jam 18.00: Mendak Ida Betara Ratu Lingsir. 2. Saniscara Kliwon Kuningan, tanggal 18 Désémber 2010, jam 08.00: Ngaturang Prangesikan, Jam 16.00: Mendak Ida Betara Buk Jambé, Ngening ka Pura Beji, jam 19.00: Puncak Wali. 3. Redité Umanis Kuningan tanggal 19 Désémber 2010, jam 08.00: Ngaturang Pangeresikan, jam 19.00: Nganyarin. 4. Soma Paing Kuningan, tanggal 20 Désémber 2010, jam 18.00: Ngaturang Pangeresikan, jam 19.00: Nganyarin. 5. Anggara Pon Kuningan, tanggal 21 Désémber 2010, jam 08.00: Ngaturang Pangeresikan, jam 19.00: Nganyarin. 6. Buda Wagé Kuningan, tanggal 22 Désémber 2010, jam 18.00: Ngluwuran Ida Betara, Ngaturan Banten Sida Karya, Ngiring Ida Betara Buk Jambe Ka Payogan, Ngiring Ida Batara Ratu Lingsir ka Payogan. Asapunika pamargi wali ring Pura Taman Pulé-Mas, titiang nunas uratian para pamedek sareng sami.
“Yan kadi titiang,” Bapa Putu Darma nyaurin. Becikan sampunang dagingina pangaptiné. Manahang titiang, nénten banget kirangan toya ring désane i riki. Yadiastun, tanah sané jagi bora jagi taura, sané mawasta jinah janten jagi sayan sué sayan telas. Dumun sampun katah tanah desané sané kadol. Pamuput taler telas jinahné, nénten taler tegep anggén maupapira parahyangan, pawongan. Ngiring becikang palemahan druén désané.” “Dadosné sareng sami nénten sairing?” Bapa Sastra nugesang. “Inggih!” “Wantah sapunika titiang nunas krama iriki mangda satia wacana. Mangda jati- jati prabéla ring tanah palekadan.” “Sampunang sumanangsaya. Sampunang sami pratiwiné adola. Wantah sampun druén anak lian krama i riki tan bina krama tamiu.” Uning ring indik krama désané i rika nénten cumpu ring wilangan Bapa Rudira sareng Bapa Proyék. Sang kalih nénten kirangan winaya. “Jlema désa, jlema belog-belog. “Jani, lakar alihang jlema lén anggon nyejehnyejehin. “ Sanunggil wengi wénten manten anak gedé gangsuh ngrereh Bapa Sastra mangda ngiringang pangaptin Bapa Rudirané. Taler nénten kayun. “Melahan tiang mati. Tekén tiang ngadep désan tiangé. Désané ené ngidupin tiang. Apa ja lakar dadiné, tiang tetep sutindih. Tiang suba pepes kena daya. Kadén lakar ngamelahang désan tiangé, mapragat ngusakang buina sayan joh tiang tekén tanah palekadan tiangé.” “Ooo, kéto. Sedeng melaha. Jani, rasayang.” Bapa Sastra kategul sarwi kasumpal. Nénten wénten sané uning. Luh Riani taler kaplaibang. Jerit-jerit ipun. Pondokné kasedut. Kramané makesiab. Kulkul desané bulus. Wau neked ring pondokné, sami sampun dados abu.
Ayu Suciartini Sayong Sledét guminé pinaka saksi Ujan ngentenin keneh iseng Ri kala kacunduk bulané makenyem Setata mirengang satua tresna ane mapalas Saru madingehang Sayong ngaokin saking doh Bli... Bli...
Ayu Suciartini Setata Pelih Asih tresna karasayang puyung Tuah masisa baan sakit keneh Sakadi pucuké layu lemlem Ten uning ring raga Joh sawat peliatanné Napi sane kabaosang setata pelih Kija lakun nyeselang dewék? Matingkah setata nemu sengsara
Kruna
12
Ceraken
Widi BRTV
Makayunang Profesional
Kidung Gaguritan Burayut Kaasuh olih I Gusti Madé Sutjaja
Ri tepengan mangkin anggé galah nembang miwah muruk nyurat basa Bali; mawit saking Perpustakaan Lontar Fakultas Sastra, Universitas Udayana.
BRTV dados silih tunggil ajang pencarian bakal menyanyi Lagu Pop Bali sané ngorbitang aran Widi. Madué karakter vokal sané khas, ngawinang Ni Wayan Sari Widiasih puniki ngranjing ka dua besar, malomba sareng pamilet-pamilet sané tiosan. Daa sané embas ring Badung, 1 Mei 1991 polih dukungan saking kakalih reramannyané lan sameton-sametonnyané sané tiosan. Pianak saking I Madé Sukarta lan Ni Wayan Windri niki pacang ngamedalang albm pertamannyané. Dané maduét sareng Thiar sané taler jebolan BRTV. “Titiang sareng kalih katemu ring BRTV, titiang marasa cocok nika awinan titiang ngwentuk duo, lan magabung ring Jayagiri,” tutur Widi. Mahasiswi Jurusan Sastra Inggris, Universitas Warmadewa puniki sampun duang tiban masawitra sareng Thiar, punika awinang dané meled maduét sareng Thiar. Alumni SMAN 1 Kuta Selatan nikidoh-doh mauruk ka Tabanan anggén ngasah vokalnyané. “Titiang ngaptiang album niki dados kado tahun baru pencinta Lagu Pop Bali. Titiang makayunan profesional ring widang titiangé,” dané mapangapti. (ast)
I Nyoman Sukanada
Pateh-pateh Nyenengin
Isin Gumi
Lomba paduan suara ring sajeroning unit Pemkab Badung sané maiketan sareng pakéling HUT ka39 Korpri 2010, wawu-wawu puniki pacang setata kaélingin olih I Nyoman Sukadana, S.T. Ring lomba sané kauratiang pisan olih bupati Badung, Anak Agung Gdé Agung lan Wabup I Ketut Sudikerta puniki sakadi dados galahnyané muktiang ragané wikan magending. Sayuwakti pisan, prarain Nyoman Sukanada, sané pinaka Diréktur Utama PDAM Badung sering pisan metu ring koran lan layar tipiné. Kéwanten dané kasiarang ring tipi miwah koran wantah sangkaning jabatan dané pinaka Diréktur PDAM lan pengurus PBVSI Badung, nénten naenang kakatonin magending. Punika awinan duk, dané nyarengin lomba paduan suara, wawu kauningin kawikanan dané ngolah suara, sakadi penyanyi sané sampun profésional, mawinan angob para pejabat tinggi Bali ngatonin. Pamuputné, kelompok paduan suara sané dané sarengin nénten wantah ngranjing ka final, kéwanten prasida molihang juara 2.
“Olah raga lan magending punika pateh-pateh nyenengin. Titiang akéh polih SMS sané nganikang anaké tan ngadén titiang uning magending. Semaliha wénten sané nganikang mangkin SBY madué saingan,” baos alumnus Univérsitas Ngurah Rai Dénpasar puniki sinambi ica. Anak lanang sané embas ring Tabanan, 28 Desémber 1956 puniki tan ngadén pacang kawajibang sareng lomba magending. Napi malih tan wantah nyarengin lomba, taler kawajibang maktayang tatiga gending inggih punika gending “Bungan Jepun” sané wajib lan kalih lagu pilihan inggih punika lagu Bali lan lagu mabasa Indonésia. Duaning marasa katantang, ngawi suamin Ni Ketut Ardiani puniki raris jemet malajah. Dané malajah magendis kantos jamakalih des lemah. “Yadiastun wénten printah mangdané nyarengin lomba, kéwanten titiang mautsaha mangdané pelayan setata kautamayang. Lomba puniki mawasta tugas tambahan,” baos dané. (ast/ita)
Ngyatnain Penipuan MLM Makudang cara kaanggén jadmané ri kala ngrereh pengidupan ring jagaté puniki diastun antuk pamargi tan patut. Sakadi sané nibénin makudang warga ring Kecamatan Gerokgak, ngangkenin dados korban penipuan risampun sareng magabung ring Multi-lével Marketing (MLM). Paindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 MHz rahina Soma 13 Désémber 2010.
Jero Mangku Adnyana, Panji Anom Titiang sering taler karauhuin lan karayu olih anak sané nawarang barang antuk sistem MLM. Ipun nerangang penghasilan sané pacang kamolihang yéning sareng magabung ring MLM punika. Manut tiang adénan mantigang tulang pedidi ngambil pakaryan. Tunas titiang yéning sampun mabukti idik penipuan punika pihak kepolisian mangda katindak tegas. Pak Novi, Tunjung I raga mangda jeli dumun yéning memilih MLM, sampunang mikayunin bonus sané ageng kémanten. Pikayunin becik-becik dumun sedurung nyarengin, riantukan MLM mangkin kekuatan hukumnyané kalintang lemah utawi tan wénten nanggung jawabain. Sané tiang uning ring sistem puniki sira sané ba duuran nika sané mokoh, lan sané béténan nika kurus utawi berag. Darsana, Seririt Putrawan, Sambangan Ring tengahing kehidupan masyarakat sering akéh karauhin makudang jadma sané nawarang barang-barang antuk sistem multi levél utawi
nganggén jaringan. Wicara puniki sampun sering ngawinang kramané dados korban kantos puluhan yuta rupiah. Manut tiang i raga sampunang dumun élah percaya antuk indik-indik sané tan masuk akal. Putra Perkasa, Tangguwisia Wantah yakti penipuan akéh antuk makudang cara sané kaanggén, nah mangkin i raga mangda cermat taler ngyatnain. Kénten taler tiang ngaptiang majeng pihak kepolisian mangda yakti-yakti mamidanda utawi nindak tegas lan ngicénin hukuman sané pasti mangda pelaku prasida kapok.
Redit é Umanis, 19 D ésémber 2010 Redité Dé
Arik, Jalan Pulau Timor Singaraja Tunas titiang ring para krama yatna-yatna ring sané kabaos Multi level Markéting, utawi sané pateh sakadi punika. Buina makéh mangkin penipuané punika yéning wénten nyanjinyanjiang bonus gedé pikayunin dumun, napi masuk akal napi tan, mangda sampunang gangsaran tindak kuangan daya. Wayan, Jalan Anggrék Singaraja Jolik, Déncarik Penampén tiang cara mangkiné becikan i raga selegang megaé diastun tuyuh, sampunang géngsi, bandingan i
raga ngmilunin ané kéto-kéto. Ring sistem punika i raga sakadi ajakina mengkhayal kemanten, orahanga lakar polih umah, sepeda motor, lan jinah sané akéh miwah sané lianan. Kadék Buras, Batupulu, Panji Anom Sakadi tiang sampun tan percaya pisan sareng penjualan sistem jaringan utawi MLM punika. Diastun sapunapi ja baosanga asil sané pacang kamolihang. Ring jaman sakadi mangkin masyarakat mangda yatnayatna antuk tawaran-tawaran sané menggiurkan punika, santukan sampun wénten bukti akéh sané dados korban. (ama)
jlenÓoe\oesenb)ck i /, ekenãhnß\li;, enpl&wynßswut/, hdm)l;dige) b*o, sigp)Ð eu hmulk u \in/, kr*\Z ) ÿ*¡é , mmhikni /ey;tlb;. 95.subnurt u eÑ nehod;, p\Ùai ei nnuhb)sk i /, tnæ\itd*u Ni ÿeboecok/, hp\p)desÂmni, ekenÐnb é hnÇh,i \áÏb)hp* si ném) t u /, mk)jm* z\áp¡ ,* rr[ensubpsÓ,i dwu;t)l,u mu\;á keb;mdhrn/. 96. husen\li;p)dm) n/, ekocpenÂenbÙni nß ,i ps)m\ ) nuæb u ehepot/, mkkj*sb u gti, pênekmÙnmi nÙ ,i elnuæmitpÉ arwu;, bÉyenme\ÉeZÇÿo\*, mjrk*bensug;i , ludni ætut/, gewenliyZ u ÿ) Ïp*. 97.elenÂll u ;u mrnÓbn/, nmæ;h\uænunk u mã,& ebebk/siyepÞneß \áoerok/, hdZ)ÿdu;mmãt ¡ t ¡ã ni /, hd\ibk u g * l u ,& ebjreneTÿenÑnwÉ ;u ,
Jalan tongosé né becik, Kén béhan mangalih, Né paling wayan masaut, Ada melah di gebong, Sig kepuhé mulu kangin , Karang ngenjung, Mamaikin yéh talabah. 95. Suba nurut dané odah, Pang Widhi né nu abesik, Tan pangitung dina bocok, Apanga pedas né mani, Kénkén ja baan cai, Nggarebaang pisan jemut, Makejang manyanggupang, Rarasané suba pasti , Dawuh telu, Munggah kabéh madaaran. 96. Usané ngalih pedeman, Kocapanné buin mani, Pasemengan suba épot, Makakajang suba gati , Pianaké muani muani, Lén samitra pada rawuh, Brayané mangréncongang, Majarakang bané sugih, Ludin patut, Gawéné liyu nyerepang. 97. Lénné lu-luh marantaban, Nampah angsa nunu kambing, Bébék siyap lén manggorok , Ada nyeduh mambubutin, Ada ngibukang guling, Bé jarané tondén rawuh ,
OLAHRAGA
Minggu Umanis, 19 Desember 2010
13
James Tumbangkan Knicks New York LeBron James membalas ejekan fans New York dengan tampil “beringas” untuk membawa timnya, Miami Heat, menundukkan New York Knicks, dalam lanjutan NBA, Sabtu (18/12) kemarin.
BPM/afp
Jorge Lorenzo
Lorenzo Juara di Tengah Tragedi Paris Pencapaian Jorge Lorenzo pada tahun 2010 adalah suatu hal yang luar biasa. Dengan gagah perkasa dia mengalahkan sang legenda Valentino Rossi, pada akhir musim. Namun musim ini berisi tragedi hilangnya salah satu bakat muda yang cemerlang. Lorenzo membenamkan Rossi dalam seri pembuka di Qatar, namun saat terpenting dalam kejuaraan musim lalu, dalam lomba berikutnya di Jerez, dan sejak saat itu pembalap Spanyol tersebut tidak pernah melihat ke belakang. Lorenzo meraih sembilan kemenangan musim lalu dan memastikan mahkota MotoGP di Malaysia pada bulan Oktober, saat lomba menyisakan tiga balapan di tahun 2010. Dalam menambahkan namanya ke daftar kehormatan MotoGP, ia memecahkan rekor untuk jumlah poin dalam satu musim. Lorenzo menorehkan 383 poin, mengalahkan rekor sebelumnya yakni 373 yang dibuat oleh Rossi, yang mengalami patah kaki di babak kualifikasi, di Mugello untuk GP Italia pada bulan Juni. Lorenzo juga lebih baik dari Rossi dalam hal podium dalam satu musim. Lorenzo naik 18 kali ke podium musim lalu dibandingkan dengan 16 yang diraih saingannya asal Italia. Dani Pedrosa meraih runner-up di belakang Lorenzo, 138 poin di belakang Lorenzo, dan Rossi di tempat ketiga, selesai luar biasa mengingat dia takut di masa depan, setelah menghancurkan kakinya dalam sebuah kecelakaan, di Mugello. Rossi pindah ke Ducati pada tahun 2011 setelah melakoni 46 balapan bersama Yamaha. Lorenzo memimpin Sapu Bersih Spanyol di kejuaraan balap motor, dengan rekan-rekan senegaranya Toni Elias dan Marc Marquez menjadi Juara Dunia di kelas Moto2 dan 125 cc. Tahun ini, akan ditandai dengan sebuah tragedi meninggalnya Shoya Tomizawa, pembalap Jepang berusia 19 tahun meninggal akibat luka-luka dalam kecelakaan mengerikan di San Marino Grand Prix Moto2 pada tanggal 5 September silam. “Shoya Tomizawa adalah pembalap yang sangat bagus. Dia lucu, selalu tersenyum dengan kata yang baik bagi semua orang. Ia juga sangat muda, dengan karier yang besar di depannya,” ujar Elias. (par/afp)
Pemain terbaik atau MVP musim lalu itu, membuat triple double di pertandingan yang digelar di Madison Square Garden tersebut, yakni dengan raihan 32 poin, 11 rebound dan 10 assist. Ditambah kontribusi Dwayne Wade dan Chris Bosh yang mencetak 26 angka, “King” James memotori Heat meraih kemenangan 113-91. Sebelum pertandingan, harian New York Post memuat tulisan dan gambar yang mengejek James. Ia diilustrasikan dengan tubuh seekor ayam berseragam Miami Heat, dan diberi judul ‘LeChicken’. Fans New York sepertinya masih tidak rela, James memilih Heat ketimbang Knicks musim panas
lalu. Ejekan ala ayam itu dilakukan pula oleh suporter tuan rumah. Setiap kali memegang bola, James diberi olok-olok suara ayam atau kepakankepakan sayap dari penonton. Bagi Heat ini adalah kemenangannya yang ke-11 secara berturut-turut, dan menaikkan rekor bertandingnya menjadi 20-8 di musim ini. Adapun Knicks, mereka kalah lagi dari tim kuat, setelah dua hari lalu ditundukkan Boston Celtics. Bintang Knicks, Amare Stoudamire, terhenti pula catatan fantastisnya. Ia hanya menorehkan 24 poin ke jaring Heat, padahal dirinya selalu membukukan minimal 30 angka di sembilan game sebelumnya. (gie/afp)
Angsapura Tundukkan Citra Satria Solo (Bali Post) Tim Satya Wacana Angsapura Salatiga berhasil menundukkan Comfort Mobile Citra Satria Jakarta dengan skor 61-51, dalam pertandingan reguler bola basket National Basketball League (NBL) Indonesia 2010 seri ketiga di Solo, Sabtu (18/12) kemarin. Angsapura Salatiga selama mengikuti NBL Indonesia belum pernah memenangkan pertandingan, tetapi seri ketiga di GOR Sritex Arena Solo, mampu memetik kemanangan perdana setelah mengalahkan Citra Satria Jakarta. Tim Angsapura yang memiliki motivasi tinggi untuk mengalahkan lawan, karena tim asal Salatiga Jateng ini memiliki dukungan mayoritas penonton yang memadati GOR Sritex Solo. Angsapura yang dimotori Jerry Lolowang pada pertemuan seri Bandung dikalahkan Citra Satria, tetapi pertandingan seri Solo ini, mereka membuktikan mengalahkan rivalnya Citra Satria. Pada kuarter pertama tim asuhan Danny Kosasih langsung mendobrak Citra Satria dengan meninggalkan perolehan angka dengan skor 17-5 untuk keunggulan Angsapura. Tembakan pemain Angsapura, Jerry, Johannes Siahaan, dan Valentino Wuwungan menambah perolehan timnya. Kuarter kedua Jerry dan kawan-kawan lebih unggul dibanding Citra Satria, dengan skor 32-14. Sebaliknya, pemain Citra Satria yang dimotori Andy Prasetyo kelihatan sering melakukan kesalahan, karena mereka sulit membendung serangan demi serangan yang dibangun pemain lawan. Pelatih Kepala Satya Wacana Angsapura Salatiga, Danny Kosasih, mengatakan, anak-anak bermain sesuai instruksi, mereka memiliki motivasi ingin mengalahkan lawan. Sementara pelatih Citra Satria Jakarta, Bintoro, mengakui, pemainnya kelihatan tegang, sehingga mereka sering gagal penambah poin untuk timnya. (ant)
Jotos Satpam, Petinju Mayweather Ditahan Las Vegas Petinju yang belum terkalahkan, Floyd Mayweather Jr, Sabtu (18/12) kemarin, ditahan berdasarkan surat penangkapan atas tuduhan menjotos wajah seorang satuan petugas keamanan (satpam) di luar rumah petinju itu. Demikian kata polisi. Surat perintah penangkapan dikembalikan kepada Mayweather, Kamis, terkait bentrokan mengenai tiket parkir dan polisi mengatakan juara kelas welter itu ditangkap di kasino, Jumat (17/12) malam dan dibawa ke penjara Clark County. Mayweather (33), ditahan tanpa jaminan dan akan muncul di pengadilan, Senin (20/12) besok, dengan tuduhan meninju petugas keamanan lingkungan di wajahnya, pada 15 November ketika mereka berselisih. Mayweather bebas dari tuduhan kejahatan, yang tidak ada kaitannya setelah memberi jaminan, menyusul penangkapan pada September lalu, setelah keributan yang melibatkan ibu dari anak-anaknya. Jika terbukti bersalah atas tuduhan kejahatan ringan, Mayweather kemungkinan menghadapi hukuman penjara enam bulan, dan denda 1.000 dolar AS. Tuduhan kejahatan besar perampokan, pemaksaan dan pencurian ditambah tuduhan pelanggaran ringan domestik dan pelecehan bisa membawa Mayweather total 34 tahun di balik terali besi. Mayweather yang rekor naik ring dalam kariernya (menang-kalah) 41-0 dengan 25 KO (knockout), adalah salah satu petinju terbaik di dunia, tanpa memandang kelasnya. Akan tetapi, ketidakmampuannya untuk menggelar pertarungan besar dengan bintang Filipina Manny Pacquiao, dan masalah hukum telah meredupkan bintang tinju AS, pada tahun terakhir. (ant/afp)
BPM/ist
Floyd Mayweather Jr.
BPM/afp
DUNK - Bintang Miami Heat, LeBron James (kiri), bersiap melakukan slam dunk disaksikan oleh pemain New York Wilson Chandler.
Schumi Dirugikan Peraturan Baru London Sejumlah aturan baru muncul di gelaran F1 musim depan, dengan beberapa di antaranya akan bikin peraturan di lintasan kian ketat. Ini dinilai bakal merugikan gaya Michael Schumacher. FIA telah mengumumkan serangkaian peraturan yang lebih jelas, terkait dengan perilaku di atas lintasan balap, pada regulasi 2011. Steward sirkuit juga diberikan wewenang lebih luas, untuk menghukum para pembalap yang sudah melewati batas. Lahirnya peraturan tersebut, tidak lepas dari insiden yang melibatkan Schumacher dengan Rubens Barrichello di GP Hongaria, bulan Agustus lalu. Saat itu, dalam usahanya menutupi pergerakan Barrichello yang mencoba menyalip, Schumi malah bikin mantan rekan setimnya di Ferrari tersebut, nyaris menghantam tembok. Demi meminimalisasi terulangnya hal tersebut, peraturan baru yang lebih ketat pun akan diberlakukan. Sir Stirling Moss menilai, Schumi akan sangat dirugikan dengan hal ini. “Saya melihat, kalau mereka sudah melakukan sesuatu terhadap aspek membalap dengan kotor, dan itu mungkin akan mengurangi peluang Schumacher,” nilainya kepada ESPN F1. Pria Inggris berusia 81 tahun, yang diberi predikat sebagai salah satu pembalap terhebat, yang tidak pernah jadi juara dunia itu, juga melontarkan kritikannya terhadap aksi
BPM/ist
Michael Schumacher Schumi saat itu. “Apa yang dilakukannya di GP Hongaria sangat memalukan. Saat ini F1 adalah salah satu olahraga teraman yang
ada, tetapi jika saat itu ada pembalap yang keluar dari pit, maka bisa saja terjadi sebuah kecelakaan,” kritik Moss. (gie/net)
PSSI Lacak Pelaku Perusakan Kantor ASEAN Paragames Pertandingkan 10 Cabor Jakarta (Bali Post) Pihak PSSI akan melacak pelaku perusakan interior kantor, saat terjadi aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh calon pembeli tiket, pertandingan semifinal kedua Piala AFF 2010. Anggota Exco PSSI Togar Manahan Nero di Jakarta, Sabtu (18/12) kemarin, mengatakan, pihaknya saat ini berusaha mengumpulkan bukti-bukti terkait perusakan yang dilakukan peserta aksi unjuk rasa. “Bukti foto, kami sudah dapatkan termasuk rekaman kamera,” katanya saat dikonfirmasi. Menurut dia, dengan bukti yang dimiliki saat ini, pihaknya akan secepatnya mencari orang-orang yang diduga terlibat dalam pembakaran bendera PSSI, dan perusakan interior berupa pada nama PSSI. Jika orang yang diduga sebagai pelaku perusakan teridentifikasi, kata dia, selanjutnya akan dilaporkan pada aparat berwajib agar segera ditindaklanjuti. “Biar pihak berwajib yang menindaklanjuti kejadian tersebut,” kata pria yang juga berprofesi sebagai penasi-
hat hukum itu. Peristiwa perusakan Kantor PSSI oleh calon pembeli tiket pertandingan semifinal kedua Piala AFF 2010, dipicu tidak dibukanya loket pembelian tiket secara manual, seperti harihari sebelumnya. Calon pembeli yang telah antre sejak pagi, mengaku tidak mendapat pemberitahuan jika penjualan tiket tutup. Akibat kondisi tersebut, calon pembeli langsung melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor PSSI. Dalam aksi unjuk rasa, calon pembeli mendesak kepada pihak panitia membuka loket penjualan. Meski demikian, tuntutan peserta aksi belum dipenuhi, sehingga perusakan dan pembakaran bendera PSSI terjadi. Setelah kejadian tersebut, pihak panitia melunak dan memberi kesempatan bagi calon pembeli untuk mendapatkan tiket. Hanya, prosesnya harus menggunakan kupon antrean yang diberikan panitia. Bagi yang mendapatkan kupon antrean berupa tiket pertandingan akan diprioritaskan mendapatkan tiket. Saat ini tiket yang tersedia antara 5.000 hingga 6.000 lembar. (ant)
Semarang (Bali Post) ASEAN Paragames VI yang digelar di Kota Surakarta, Jateng, 2011, direncanakan bakal mempertandingkan 10 cabang olahraga (cabor). Wakil Ketua Umum II (bidang pembinaan dan prestasi) KONI Jawa Tengah, Sukahar, dalam rapat anggota induk organisasi olahraga di Jateng, Sabtu (18/12) kemarin, mengatakan 10 cabang olahraga itu sifatnya baru, sementara karena keputusan ada pada pertemuan negara peserta. Ke-10 cabang olahraga yang direncanakan tersebut adalah renang, atletik, tenis roda duduk, angkat berat, panahan, catur, bulu tangkis,
goal ball, dan tenis meja. Menurut dia, Jateng sebelumnya juga ditunjuk sebagai tuan rumah SEA Games 2011 tetapi akhirnya batal. “Saya minta maaf kepada semua insan olahraga di Jateng, karena pembatalan tuan rumah SEA Games,” katanya. Akan tetapi, lanjut dia, Jateng masih bisa bangga karena tetap menjadi tuan rumah ASEAN Paragames di Kota Surakarta (Solo) 2011. Menurut dia, dengan adanya ASEAN Paragames VI 2011 ini, di Jateng diharapkan mampu memberikan motivasi dan dorongan bagi atlet, pelatih, pembina olahraga paralympic Jateng untuk lebih mening-
katkan program pembinaan. Ia menambahkan, dengan 10 cabang olahraga ini, Kota Surakarta diperkirakan akan kedatangan atlet dan ofisial sebanyak 3.000 orang dari 11 negara termasuk Indonesia. Menurut dia, kedatangan peserta ASEAN Paragames VI 2011 ini, memiliki nilai ekonomis yang sangat baik dan banyak peluang yang dapat dimanfaatkan. Pelaksaan event ini akan mampu menggiatkan roda perekonomian di Jateng umumnya, dan Surakarta khususnya. Penyelenggaraan ASEAN Paragames ini, kata dia, harus dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.(ant)
14
Minggu Umanis, 19 Desember 2010
Nasib Capello Belum Jelas
Hamburg Tumbangkan Monchengladbach Monchengladbach Hamburg SV memperoleh kemenangan dengan skor 2-1 atas tim tuan rumah Borussia Monchengladbach. Kekalahan ini membuat Monchengladbach kian terpuruk di dasar klasemen. Memainkan laga di Borussia-Park, Sabtu (18/12) dini hari kemarin, Gladbach lebih dahulu mengancam menyusul terciptanya dua peluang dari Michael Bradley dan tendangan lob Juan Arango yang melebar dari sisi gawang Hamburg. Babak pertama berkesudahan imbang tanpa gol. Satu menit setelah re-start, Elijero Elia berhasil membungkam publik tuan rumah lewat golnya. Memanfaatkan umpan dari Jonathan Pitroipa, Elia melepas sepakan yang bersarang di pojok kiri bawah gawang yang dikawal Christofer Heimeroth. Keunggulan Hamburg cuma bertahan dua menit saja. Gladbach menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Igor de Camargo usai menerima crossing Michael Bradley. Piotr Trochowski tampil
menjadi mimpi buruk Gladbach. Sepakannya di menit 72 sukses berujung gol yang mengantarkan kemenangan buat Hamburg. Berkat tiga angka yang berhasil direbut, Hamburg untuk sementara naik ke tangga delapan dengan nilai 24 poin. Posisi ini masih dapat digeser Eintracht Frankfurt yang memiliki selisih satu angka. Akan tetapi bagi Monchegladbach hasil ini semakin mengubur mereka di urutan terbawah. Mereka cuma memiliki 10 poin dari hasil 17 kali bertanding. (gie/afp)
BPM/ist
Fabio Capello
BPM/afp
Liverpool Kontra Fulham Ditunda nya, yakni pukul 17.30 waktu setempat, atau tepat tengah malam waktu Indonesia. Setelah berkonsultasi dengan pihak kepolisian, mereka memutuskan lebih mengutamakan kepentingan dan keselamatan penonton. Walaupun lapangan di Anfield bisa dipakai, tapi cuaca buruk bisa menjadi kendala tersendiri buat fans yang akan mendatangi
stadion. Belum ditentukan kapan jadwal baru pertandingan tersebut. Namun, kapan pun itu, pihak The Reds memastikan bahwa tiket yang sudah dibeli suporter akan tetap berlaku untuk partai yang sama. Sebelumnya, duel Wigan kontra Aston Villa di JJB Stadium juga ditunda karena alasan yang sama, cuaca. Se-
Pemain Japan Ancam Boikot Pertandingan Tokyo Para pemain sepak bola Jepang mempertimbangkan untuk memboikot pertandingan internasional, kecuali jika asosiasi nasional meningkatkan bonus bagi mereka. Pengacara Asosiasi Pemain Sepak Bola Jepang (JPFA) dan petinggi dari badan sepak bola setempat (JFA) telah bernegosiasi, Sabtu (18/12) kemarin tanpa kemajuan pada tuntutan pemain. JFA belum memberikan “jawaban kongkret” terhadap tuntutan. Pengacara JPFA Taisuke Matsumoto mengatakan kita harus berpikir tentang langkah selanjutnya. Matsumoto mengatakan bahwa pemain tidak bisa berjalan keluar di kualifikasi Piala Dunia dan turnamen resmi lainnya. Namun harian Nikkan Sports mengatakan sangat mungkin bahwa mereka akan memboikot
pertandingan-pertandingan internasional. Matsumoto mengadakan pertemuan dengan pemain pada 27 Desember untuk mendiskusikan langkah selanjutnya mereka ketika mereka mulai sebuah kamp pelatihan di rumah untuk Piala Asia 7-29 Januari di Qatar. Mereka juga mencari jaminan gaji untuk cedera berkelanjutan di partai internasional, serta hak-hak mereka lainnya. Pemain Jepang tidak dibayar uang dalam setiap penampilan tetapi diberikan tunjangan harian sebesar 10.000 yen (120 dolar) untuk ambil bagian dalam sebuah internasional. Kemenangan atau draw memberi mereka pembayaran bonus yang sesuai dengan peringkat lawan yang mereka hadapi. Bonus itu 150.000 yen masing-masing untuk kemenangan 1-0 atas Para-
gasnya. ‘’Saya tidak percaya kalau dia telah menyetujui perjanjian rahasia dengan klub. Dia bukan tipe orang yang melakukan perjanjian seperti itu,’’ ujarnya lagi. ‘’Jika ada sesuatu yang terjadi, saya pasti akan tahu. Namun sampai saat ini saya tidak memiliki satu panggilan atau kontak dari siapa pun,’’ imbuhnya, dikutip dari Tribalfootball, Sabtu (18/12) kemarin. ‘’Jika tertarik, dia akan meminta saya untuk melakukan kontak dengan FA, dan melihat apakah FA akan mengizinkannya pergi di akhir musim, enam bulan ke depan atau setahun. Itu hal pertama yang ia akan lakukan, dan dia belum melakukan itu,’’ tutupnya, ini sekaligus menepis isu yang berkembang mengenai rencana kepindahan ayahnya untuk melatih klub lain, sebelum tuntas mendampingi Wayne Rooney dkk. di pentas Euro 2012. (gie/afp)
Keller Perpanjang Kontrak di MLS Sebelum Pensiun
TEKEL - Gelandang Moenchengladbach Marco Reus (kanan), melakukan tekel keras terhadap pemain Hamburg Jonathan Pitroipa.
Liverpool Badai salju yang sedang melanda sebagian besar Eropa berimbas ke lapangan hijau. Cuaca yang buruk membuat pertandingan Liga Inggris antara Liverpool versus Fulham tidak jadi digelar. Situs resmi Liverpool telah mengumumkan penundaan tersebut, Sabtu (18/ 12) kemarin, beberapa jam sebelum jadwal kickoff sebelum-
London Pelatih timnas Inggris Fabio Capello bersikeras menyatakan bahwa dirinya tidak mempunyai keinginan untuk melatih klub baru. Namun, kelanjutan kiprahnya bersama The Three Lions juga belum menemui kejelasan. Belakangan ini, merebak kabar yang mengatakan bahwa Capello akan menangani Manchester City dan Inter Milan. Bahkan sejumlah surat kabar di Italia mengabarkan, pelatih 64 tahun ini akan menggantikan posisi Rafael Benitez di Giuseppe Meazza. Namun Pierfilippo, yang merupakan manajer sekaligus putra Capello mengatakan, saya sebenarnya tidak percaya kalau dia akan menandatangani persetujuan dengan pihak lain, tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada saya. ‘’Saya tidak pernah tahu mengenai rencana ayah saya untuk bergabung dengan klub di Italia ataupun Inggris,’’ te-
guay, 4 September dan 200.000 yen setelah mengalahkan Argentina 8 Oktober lalu, sedangkan 50.000 yen untuk hasil imbang tanpa gol 12 Oktober saat berjumpa dengan Korea Selatan. Para pemain Jepang akan mengantongi 100.000 yen setiap mereka telah memenangkan pertandingan. “JFA tidak mengubah jumlah pembayaran sejak Piala Dunia 2002,” ujar seorang pemain veteran Jepang yang dikutip oleh salah satu harian lokal. “Tentu saja, semua orang berusaha bekerja keras untuk negara. Tapi semua orang adalah seorang profesional, dan mereka mempertaruhkan hidup mereka pada setiap pertandingan. Saya ingin JFA menilai kita dengan pantas seperti yang dilakukan oleh negara-negara lain,” imbuhnya. (par/afp)
BPM/ist
TUNTUT - Para pemain Jepang yang berlaga di Piala Dunia 2010 lalu. Para pemain menuntut kenaikan bonus bagi mereka dalam ajang internasional.
bagaimana Liverpool, stadion di Wigan sebenarnya layak dipakai karena memiliki fasilitas pemanas. Namun yang mereka pikirkan keselamatan publik di kawasan stadion, transportasi publik, dan jalanjalan yang terkena efeknya. (gie/rtr)
Seattle Kiper AS, Kasey Keller menandatangani kontrak perpanjangan satu tahun dengan klub Major League Soccer’s Seattle Sounders menandai 20 musimnya sebagai seorang pemain profesional. Namun Keller menegaskan bahwa perpanjangan tersebut adalah yang terakhir sebelum dia pensiun. “Dalam dua tahun dengan Sounders, aku sudah sangat senang dengan diri saya dan tim,” kata Keller dalam website Sounders (www.sounderfc.com), Sabtu (18/ 12) kemarin. “Pikiranku hebat, tubuh saya terasa masih kuat, jadi saya merasa ini bisa menjadi musim yang hebat dan sukses untuk Sounders dan saya sendiri.” imbuhnya. Sebelum menandatangani dengan Seattle pada tahun 2008, Keller menghabiskan sebagian besar kariernya di liga top Eropa, termasuk Liga Utama Inggris, La Liga dan Bundesliga Jerman. Keller telah menjadi anggota dari empat pasukan Piala Dunia AS dan telah bermain sebanyak 102 kali, rekor untuk seorang penjaga gawang AS. Keller lahir di Olympia, Washington, 29 November 1969. Ia merupakan penjaga gawang asal Amerika Serikat pertama yang turun sebagai pemain inti di Liga Utama Inggris. (par/rtr)
BPM/ist
Kasey Keller
15
Minggu Umanis, 19 Desember 2010
Dari Guru ke Buku, ke Aku ke Kau... zPeta Isyarat Mata Air... B U K U BESAR bernama Alam mengajarkan, bahwa ikan tidak bertanya pada air bagaimana cara berenang. Jutaan ombak sejak jutaan tahun tidak pernah salah mengetahui ke mana arah angin berhembus. Bukan dari awam bukan dari angin burungburung tahu hujan akan datang, melainkan dari dirinya sendiri. Burung-burung tahu apa itu langit, dan oleh karena tahu, burung tidak berbicara tentang langit. Memang, terkadang orang yang tahu banyak bahasa, tidak senang lagi walau sekadar ngobrol. BUKU ALAM itu memang besar. Buku itu tidak habis dibaca oleh seluruh orang sepanjang waktu. Orangorang kemudian membuat duplikatnya berupa buku kecil, yang berisi ringkasan dari buku besar. Buku kecil itu diberi judul Tubuh. PARA PENYUSUN Ringkasan itu meyakinkan murid-muridnya, bahwa apa yang ada di sini ada di sana. Apa yang ada di sana ada di sini. Sebaliknya, apa yang tidak ada di sini juga tidak ada di sana. BUKU BESAR disebut Bhuwana Agung. Buku kecil dinamakan Bhuwana Alit. Di belahan lain planet ini, buku besar disebut Makromosmos. Buku kecil disebut Mikrokosmos. BESAR bukan lawan dari kecil. Begitu pula sebaliknya, kecil bukan musuh dari besar. Dengan buku kecil bernama Tubuh ini, kita tak perlu guru untuk tahu ke mana angin bertiup. Kita pun tak perlu sekolah untuk tahu bahwa kita kelak akan mati. Begitu juga kita tidak perlu kursus untuk mengerti bahwa makan adalah jawaban dari lapar. Dan tidur adalah jawaban dari mengantuk. SEMUA ITU baru sekadar contoh, betapa banyaknya pengetahuan yang kita miliki karena kita punya Tubuh. Karena tubuh itu Hidup. Karena Tubuh itu bertutur. Dan tentu saja, karena kita sejatinya lebih dekat dengan bahasa Tubuh daripada bahasa verbal.
MERINDING adalah isyarat Tubuh, bahwa sedang ada usapan atau sentuhan halus dari Tangan Angin yang tidak kelihatan. Bunyi yang mengiangngiung di kuping adalah isyarat Tubuh, bahwa ada sabda halus dari vibrasi udara yang teramat halus. Kelebatan bayangan berwujud ini dan berwujud itu adalah juga isyarat Tubuh, bahwa ada sinar halus di sekitar kita. SEMUA ITU juga baru sekadar contoh, betapa banyaknya pengetahuan yang kita miliki karena kita punya buku ringkasan bernama Tubuh. Karena kita tanpa sadar sering membacabaca buku tubuh kita. Selesai? Ternyata tidak! Karena pada halaman tengah Buku Kecil bernama Tubuh itu ada bab yang berisi penjelasan tentang apa yang disebut Tujuan. BAB ITU TIDAK mudah dipahami. Karena yang namanya Tujuan adalah masalah dari mana mau ke mana. Atau, masalah siapa menuju Siapa. Atau, masalah membuang apa dan kemudian memungut apa. PARA penyusun buku kecil itu melampirkan sebuah peta yang menggambarkan dari mana, sedang ada di titik mana, dan mau ke mana manusiamanusia bertubuh ini. PETA ITU rumit. Tidak mudah dipahami oleh orang yang baru bisa hanya sekadar membaca. Karena itu mereka dibuat agar membutuhkan Guru. Karena, siapakah yang membuat adanya Tujuan Hidup, apakah para guru atau Tubuh ini sendiri? TERNYATA lebih banyak pembelaan pada Guru daripada pembelaan pada Tubuh. Karena, konon Guru telah membaca habis dan memahami tuntas setiap lembar buku kecil ini. Karena Guru konon adalah Benar, dan Tubuh konon cenderung sering tersesat di dalam dirinya. SIAPA YANG membela Tubuh Alam Kecil ini? Lama sekali Tubuh ini disifatkan negatif. Sampai akhirnya muncul pikiran Tantrisme yang mengatakan
JIKA dilukiskan dalam kanvas, tentu gambaran ini akan didominasi oleh warna coklat yang kusam. Hamparan tanah kering yang rekah dihajar kemarau. Gulungan debu yang menyaput anak-anak busung lapar. Gundukan kerontang kuburan orangorang yang tewas kelaparan yang dibasahi nyaris hanya oleh air mata para kerabat. Situasi ini terjadi pada era 1960-an di Lombok Selatan, dan menjadi isu Nasional. Kekeringan berkepanjangan mengakibatkan ratusan ribu hektare lahan pertanian gagal panen. Petani kehilangan sumber pencaharian. Piring makan mereka pun kerontang saban hari. PEMERINTAH Daerah Nusa Tenggara Barat segera mencari jalan keluar. Di bawah komando Gubernur Ruslan Cakraningrat, Operasi Penanggulangan Lombok Selatan digelar. Tidak berhasil. Tanah gersang tak sedikit pun memberi sesuatu yang bisa mengganjal rasa lapar. Hanya kerikil dan debu yang terhampar. WASITA KUSUMAH yang menjadi gubernur berikutnya menyambung upaya. Ia melakukan Operasi Penanggulangan Wijaya Kusuma. Hasilnya tetap serupa. Kelaparan tetap merajalela di Lombok Selatan. alihalih ada benih tumbuh, tanah kering itu justru kian membatu. Jika hendak mengemburkannya, tak bisa lagi dengan cangkul melainkan dengan linggis. KETIKA Gatot Suherman mengambil kendali kepemimpinan, dia meminta bantuan Pemerintah Pusat untuk mengirimkan ahli dari luar negeri memecahkan bongkahan masalah yang berkepanjangan ini. Gatot yang
pernah bertahun-tahun menjadi prajurit tempur ini ternyata cermat memetakan masalah dan jitu mengambil langkah. Terbukti para ilmuwan ia undang itu berhasil menemukan solusi: bibit padi yang tahan dan dapat tumbuh di lahan kering. Bibit itu diberi nama Gogo Rancah. Untuk memudahkan penyebutan nama itu disingkat dengan Gora. SETELAH bibit padi yang cocok ditemukan, Gatot Suherman menggelar operasi Operasi Tekad Makmur. Mantan Komandan Komando Resort Militer 162/Wira Bhakti itu memerintahkan seluruh jajarannya untuk all out menggemburkan harapan dan membenihkan masa depan di Lombok Selatan. Dua hari dalam sepekan Pemda diliburkan. Karyawannya dikerahkan untuk bergotong-royong bersama masyarakat Lombok Selatan melinggis tanah dan menanam Gora. Seperti pasukan yang tengah bertempur, ratusan linggis diproduksi secara khusus. Maka upaya serius itu pun merekahkan senyum ketika tunas-tunas Bumi Gora bermunculan. Hamparan coklat kini menghijau. KEBERHASILAN ini tak membuat Gatot Suherman langsung gayeng. Dia terus berderap dan mengomandokan agar Padi Gora ditebarkan tidak hanya di Lombok Selatan melainkan di seluruh lahan kering di Nusa Tenggara Barat (NTB). Untuk menjaga semangat masyarakat, selain menyebar petugas penyuluh, Gatot memerintahkan pemutaran film dan pementasan grup kesenian di desa-desa. Dan, bersamaan dengan merekahnya senyum rakyat, merekah pula bunga Gora menjadi bulir-bulir. Nusa Tenggara Barat yang semula dijuluki Nusa Sengsara Berat berubah wajah. Wilayah yang
‘’Karena Atma jatuh ke dalam tubuh, maka dengan bertumpu pada tubuhlah Atma dibangkitkan kembali’’. Tanpa bertumpu pada tubuh, tidak ada yang namanya pebebasan jiwa. Buktinya, atma orang mati tidak bisa menolong dirinya sendiri. Justru manusia yang masih hidup menolongnya dengan upacara ini dan upacara itu. Namun demikian, tetap saja Tubuh menjadi zone persinggahan sementara. Dkatakannya bahwa Tubuh bukan Tujuan. Tubuh adalah alat untuk mencapai Tujuan. Dan ternyata bukan hanya Tubuh, alam besar ini pun disebut sementara. Untuk apa menggantungkan Tujuan pada sesuatu yang sifatnya sementara? Begitu bunyi kalimat ‘’pelecehan’’ pada Tubuh dan pada Alam. LALU APA? Tidak apa-apa. Kita bersyukur ada Guru beserta ajarannya. Dan kita pun siap membayar utang kita pada Guru, karena kita memang diajarkan oleh Guru bahwa kita harus melunasi utang itu semasih hidup alias punya Tubuh. HANYA SAJA, ini yang ingin saya katakan, dominasi Guru telah membuat kita jarang, lupa, dan malas membaca sendiri buku kecil milik pribadi bernama Tubuh ini. KITA KENYANG minum air kemasan indah, dan tidak tergoda lagi untuk pergi dan meminum langsung dari mata air yang sama, tempat GuruGuru itu dulu meminum. MATA AIR itu ternyata Tubuh. Dan Tubuh ini ternyata Ibu. Dan ternyata Ibu itu adalah Aku! Dan ternyata Aku adalah Kau! Kalau begitu, Siapa Kau? z ibm dharma palguna
Kota Ini, Wi...
KITA sering ‘’tertipu’’ oleh pendapat sendiri tentang INI dan ITU yang kita sebut realita. SEJATINYA kita jarang punya pendapat. Selain karena pikiran tidak terlatih berpikir, juga karena pikiran sering menutupi kejujuran dengan sejumlah pembenaran argumentatif. Pikiran yang tidak jujur sering menipu. Yang ditipu adalah dirinya sendiri. PIKIRAN itu memang makhluk aneh! Tidak berkaki tidak bersayap tapi ia bisa berlari dan terbang ke sana ke mari tanpa mengenal jarak. Tidak punya mulut, tidak punya gigi, tidak punya lidah, tapi apa saja dimakannya. Lalu dimuntahkannya. Tapi kalau diajak berbicara sungguhsungguh tentang kejujuran, ia sering menghindar, sering ingkar, dan balik membuat pembenar-pembenar baru. JADI APA? Barangkali begini. Jika mau tahu soal kejujuran, pikiran sebaiknya beguru pada Tubuh. Letih, mengantuk, dan tidur adalah salah satu contoh kejujuran yang diajarkan oleh Tubuh. Pikiran yang mengingkari dan mengatakan ‘’aku tidak letih dan aku tidak ngan-
Kejujuran Alam... z Panggung (Kecil) Besar... tuk’’, pada akhirnya akan kalah juga oleh argumentasi Tubuh yang tidak verbal. LAPAR, haus, kenyang adalah contoh selanjutnya dari kejujuran Tubuh yang tidak dapat disangkal oleh Pikiran. Keriput, ompong, ubanan, sakit adalah contoh seterusnya. TUBUH BISA menyatakan keadaan dirinya tanpa pertolongan bahasa dan pikiran. Seperti alam, Tubuh ini apa adanya. Polesan bedak, tipuan warna gincu, dan bungkusan pakaian lainnya tidak kuasa bila berhadapan dengan kejujuran Tubuh. Pakaian menutupi kepolosan dan kejujuran Tubuh, tapi kata seorang penyair Lebanon, pakaian tak mampu menutupi kebusukan. CONTOH PALING ekstrem adalah mati. Sehebat apa pun Pikiran mengatakan dirinya tidak sedang menuju kematian, Tubuh akan menumbangkan seluruh argumentasi itu cukup dengan satu kata: mati! Dan ketika Tubuh akhirnya membuktikan bahwa dirinya mati, habislah riwayat Pikiran. TERNYATA SELAMA ini Pikiran adalah penari yang menarinari di atas panggung yang bernama Tubuh. Tapi Tubuh ini baru satu contoh kejujuran. Dan satu contoh kejujuran ini ternyata sudah cukup berat. Kare-
na kejujuran itu sejatinya menyakitkan. D i dalam kejujuran ada kebusukan, ada penyakit, ada ketakberdayaan, kebodohan, dan masih banyak lagi lainnya. Kejujuran itu menakutkan. KETAKUTAN pada kejujuran menjadi salah satu sebab terjadinya penolakan pada Tubuh dari jaman ke jaman. Bermacam-macam cara menolak Tubuh. Dikatakannya Tubuh ini sementara. Tidak kekal. Tidak abadi. Tubuh ini maya. Sarang ini dan sarang itu. DAN KEMATIAN pun pada akhirnya meminjam Tubuh untuk menyatakan dirinya ada. Mati adalah contoh lain dari kejujuran Tubuh yang paling tak terbantahkan. Kematian Tubuh membuat kita juga mati. Ketika alam kecil mati, alam besar pun hilang. Hanya orang yang hidup bisa membela alam kecil dan alam besar. JADI, Hidup inilah Tujuan. Mati barangkali adalah wisudanya! Jangan percaya begitu saja sebelum pernah mati. z ibm. dharma palguna
zNPS Rainia Rastiti IBU
zNi Putu Astharini Ditha SOLILOKUI WAKTU
Seperti cahaya pertama Jatuh luruh di bening bola matamu Begitulah Ibu menjadikan dirinya
tentang tiktok tiktok itu,
Desah halus napasnya Hasrat yang tiba-tiba meluap Jadi gairah pertama yang kautunjukkan Dalam tangismu yang permulaan Begitulah Ibu membiarkan dirinya
waktu maukah sekadar berdamai dengan segala ragu? ini hidup mudah redup lari, akan kemana sembunyi bukankah itu yang begitu nyaring berbunyi; di dalam hati.
Kau mungkin lupa Warna darah semerah mawar ah, ibu pinjamkanlah peta menuju surga koran tertanggal sepujaanmu kini lewat telapak kakimu, di sana tahun lalu di atas Atau baunya yang lekat di hidungmu benarkah ada jalan bertemu surga? meja, dengan keruBagaimana dengan sempurna tan-kerutan yang ia lumuri tubuhmu nanti semua akan menepi ke nirwana hampir tak terbaca, Sembilan bulan lampau api adalah yang melenyapkan juga tumpahan kopi zNuryana Asmaudi SA air adalah yang mengantarkan. entah siapa. PEREMPUAN YANG BERSEMBUNYI Dan pergantian bulan jadi detik-detik Bagaimana kota indah sekaligus pasrah ah, ini tiktok tak pernah henti berdetak ini diciptakan, wi. DI LIANG MATA DI LUBUK HATI Begitulah Ibu sedang ingin senantiasa koyak Sungai mengalir Menunggu dirimu hingga ceruk-ceruk Dia beri aku kangen dan rasa mabuk dara bergaun riang bertubuh antara maut yang sececap sudah seberapa sesatkah ini langkah? terkecil, dimana angin kukenal setelah pagi merayap bukit burung-burung membaca dan nikmat yang sepanjang jarak ikan-ikan menyusun cuaca dengan kepak letih. Tugutugu tua terkukuh di halaman rumah harinya dengan zNi Putu Astharini Ditha di sisi sisa sepanjang jalan desa mihrab budha sanggah dewa dan Bagaimana kau akan lupa riang. Pohon-pohon masjid di lubuk hati dan bola mata yang bening SUARA MALAM Manis susu yang tumpah ruah di mulutmu tumbuh di mana Bahkan ketika bibirmu terkatup saja, masing-masing O tubuhnya, Tuhan. Matahari tak kuasa menyentuh. Aku tak perlu apakah malam ini Dan kantuk serta merta menyergapmu seakan menciptakan membayangkan rambutnya sebab setiap helai yang tergerai jadi cuaca yang dingin, dalam mimpi indah yang paripurna rumahnya, tapi tetap jalan panjang dan jembatan luas yang kulewati: malam adalah jalanan yang lengang, saja hampa mengamjiwa yang tak tidur mengembarai pikiran dan negeri bahagia tak juga meredakan bising di kepala Sebab demikianlah Ibu bil tempatnya sendatau riam katakata mereka? Padanya ditunjukkan hidupmu iri di tiap sudut. jiwa yang baru kukenal dan duka yang kuratapi mungkin mimpi Bagaimana kita yang membuat ia bahagia aku tak mengumbar harapan dan obral seharusnya, kau sudah di rumah temukan hujan di kota ini? AwanKita hanya penunggu di ruang janji dengan katakata kosong yang membuai: berjanjilah untuk tidak semayam di bawah hangat selimut. awan murung tak pernah jadi mend- samar. Dan kita tahu, tak permeratapi duka kami karena kami bukan fakir yang minta dikasihani! ung, menggantung ragu di langit seten- nah ada pelabuhan di sini. Hanaku bahagia mendengarnya. Begitu bahagia karena setiap kata yang beranjaklah, gah biru. Kau dan aku tak pernah tahu ya sebuah tanda melingkar yang diucapkan menjadi ladang persemaian bagi pohon kehidupan apa yang menjegalmu terlalu lama kapan kapal-kapal datang dari negeri mengelupas catnya. matanya kolam dimana aku bisa mandi dan belajar berenang sementara tiktok tiktok jauh. Membawa ragam impian tenBila hari berlalu dan kita berenanglah aku di liang mata di ceruk hatinya yang bening di arloji tak mau diam tang hari depan. tinggal separuh waktu, maka nama indah yang belum pernah disebutkan pada bunga kitab kuno gaduh di kepala tindihmenindih. baiknya kita duduk saja di sini, ramalan nasib dan perbintangan dan aku menangkap isyarat zRaudal Tanjung Banua menikmati senja yang berdahidup yang harus disalamkan hibernasi, SEMANGKA BELAH tangan seperti kupu-kupu musim dingin tak ada di sini musim semi yang warna warDia bangun tugutugu jwia dan pagar hati penjaga pohon pikiran di kota yang selalu berkeringat ni. Dan kita biarkan cahaya ladang persemaian anakcucu: rasa tak berkelamin dan cinta Semangka belah dibakar terik matahari bermain-main, menyusup hingadalah agama yang tak berumah ibadah semangka bertangkup mengapa kau betah sembunyi? ga celah jemarimu jemariku. serupa semesta dan burung subuh burung yang membangunkan Beri aku seiris hei, kau lari dari apa? Bagaimana kita temukan pohon dan pikiran tidur, kicaunya mengundang matahari zRaudal Tanjung Banua daging merah suarasuara yang mana pelangi di kota ini jika awan yang bersijingkat ke barat: demi subuh dan timur yang kata-kata HUTAN KERA mengunyah tangguhmu! senantiasa bergerak di sudutmembuka gerbang cahaya mengapa terperanjat melihat beserta biji-biji redup -ajamuddin tifani barat yang mencuri terang saat timur lalai abai pada bola mata, agar kertas dan tinta nya sendiri. Dan matahari segala yang dimiliki: pikiran piciknya mengelabuhi kita yang kupunya tetap diam di ufuk paling timur yang yang menunggu di batas mana kaki dalam hutan, paru-paruku bernafas penuh dengan pelita remangremang penggoda berahi jalang pekat tergelar di atas retak menyilaukan. Kita hanya pe- tak mampu lagi memijak, dan lelah kepada Tuhan meja dunia numpang tanpa tiket, yang mengan- sungguh-sungguh tak terelak. hutan dalam, menyimpan nafas penaku mabuk dan kangen Bagaimana bisa kita temukan gankan perjalanan panjang yang ciptaan kemudian dia bercerita tentang banjir lumpur panas Begini aku menebus menyenangkan. Hamparan hijau lampu-lampu seindah milik kota ini? di sini ruh sepasang kera gempa bumi gunung meletus dan batu darah dan tubuh ibuku tenang sayup-sayup angin yang Jika mata ini selalu ragu membuka ditiupkan, sebelum akhirnya mengembara cadas yang dipahat jadi arca yang membeku dirinya? Milik siapakah kota ini, wi? menawarkan keindahan. dari dahan ke dahan: kesepian manusia, di celah batu zNPS rainia rastiti Atau mungkin kita hanya kelana o, kesepianku juga. Wi, ini bukanlah kota tua penuh istana seperti dalam novel tebal yang kita baca bersama. Bukan pula kota kecil yang dibangun di antara bukitbukit indah kemudian ditinggalkan karena cabang jalan yang penuh tiupan. Ini adalah kota dengan genangan tawa yang tak biasa, juga derai-derai hari yang berlarian antara murung dan hampa. Tiap ruang seperti simpang kenangan yang kesekian. Tiap jalan seakan adalah tanda abadi antara yang dipilih dan yang ditinggalkan. Tiap tempat boleh jadi adalah waktu yang berjalan bersamaan. Dan di kota ini, Wi, kutemukan serpih-serpihnya sempurna bertebaran. Wi, di sini kita juga melihat terbit matahari. Awan-awan putih yang merangkai bentuknya sendiri-sendiri. Cahaya-cahaya kecil yang pelan-pelan membias di ujung jari kita lalu menggenang bersamaan dengan kepak sayap burung-burung yang liar beterbangan. Tapi, wi, tidakkah sia-sia kita harapkan hari akan senantiasa indah, seperti pagi yang terbit, menggenangi kita dengan hangat cahaya. Aku tak paham mengapa itu kaukatakan sebagai isyarat, wi. Di kota ini tak akan kautemukan layanglayang atau mainan-mainan lucu yang menyenangkan. Hanya ada setumpuk
Ibu Pertiwi Sedang Bersusah Hati zTunas Bumi Gora di Hamparan Coklat Kini Menghijau semula minus berganti menjadi surplus beras. Lembaga pangan dunia, Food Association Organization, tercengang. Mereka mengganjar Gatot Suherman dengan penghargaan bergengsi sebagai salut atas keberhasi-
lannya merekahkan harapan baru: Bumi Gora. SAYA menghentikan kisah sukses ini cukup di sini. Tak hendak saya memperpanjangnnya dengan analisa-macammacam. Cukup sebentuk rasa hormat saja bagi Gatot
run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy
Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2010
16 Agustus 2012
zPercikanMONOLOGPermenungan Mengukur Bumi Nusantaragung... ASSA Tiga Baris Puisi itu ASAS, Anacaraka Benih Gagasan... Hanya TIGA (3) ALINEA (Tiga (3) Lempengan) Catatan Kecil (CAKIL) Prosapuisi, CERMIN (Cerita Mini) Lirisprosa Vs Cakil mencoba berdaya sampai akhir Desember 2011, TETAP menjadi PRIORITAS Kita...
zGreat thing are done when men and mountains meet... Simbol Penaklukan Diri, Megah Mendung Zona Misteri dan Ancaman...
These are not done by jostling in the street... RIBUAN pulau besar kecil (terdepan dan terluar) menimang pengembaraan bathin kita dalam menjelajah perairan pelosok Nusantara menghadap 2011 dengan SAGARA - Revolusi Biru GIRI... (Selamat Datang SD Maritim (SR = Surupang Resapang) dalam Dadi...
zTerutama untuk Komunitas SMP - SMA/SMK Denpasar... Rarejare (Intens-Beh) di Kampung SEBUD Sinerayuza... PEMANASAN Tutup Buku 2010, 27 Desember 2010 Senin WAGE, infoNONSTOPkring: 081529-040-616, 085237-153-087, 081236-980-644 (Trineza - Corner) Bakar Jagung, Ketela, Keladi, Kentang, Labu, Kacang tanah Sambung Rasa Snerayuza 2010...
Suherman yang telah berhasil mengajak rakyatnya berderap mengatasi kesulitan dengan mengakrabi bumi pijakan mereka. Hormat saya padanya adalah karena dia berhasil menaburkan semangat bahwa semuram apa pun Ibu Bumi, jika kita mengakrabi dan mengelolanya dengan benar, Sang Ibu akan menyunggingkan senyum dan melimpahkan kesejahteraan. Ini adalah semangat yang sudah menjadi barang langka saat ini. MEMANG hingga NTB belum berhasil menjadi provinsi yang sejahtera. Tapi itu bukan masalah Gatot Suherman semata. Kesinambungan sebuah sukses, tentu tergantung pada tangan pemimpin generasi berikutnya pula. Ketika seorang ahli kosmetik berhasil menemukan sampo yang tepat untuk menghilangkan ketombe di kulit kepala Anda dan menyuburkan rambut yang tumbuh di sana, sukses selanjutnya tentu bergantung pada keputusan Anda. Bukan pada ahli kosmetik itu lagi. MENYEBUT Bumi Gora, saya jadi teringat dengan sebutan mulia bagi bumi kita, yakni Ibu Pertiwi. Orang-orang di belahan bumi Barat menyebutnya dengan The Motherland yang pada tahun 1883 oleh pelukis kenamaan Perancis WilliamAdolphe Bouguereay digambarkan sebagai seorang ibu yang menyusui sembilan bocah sebaya dengan tipikal wajah yang berbeda-beda. Mungkin untuk mewakili berbagai ras di dunia. PARA MOYANG bangsa-bangsa di Nusantara pun begitu tinggi menempatkan penghormatan terhadap Ibu Pertiwi. Berbagai macam ritual digelar untuk menjaganya tetap harum. Syair-syair pujian bertebaran untuk itu. Memang tak
sampai seperti Republik Mauritius yang menempatkanya sebagai lagu kebangsaan. Rakyat negara kepulauan di barat daya Samudra Hindia itu sangat bangga melantunkan pujian bagi Ibu Pertiwi (negeri mereka) yang mereka ibaratkan sebagai perempuan berparas elok dan beraroma harum di mana segenap warga bangsa selalu menjaga dan mendoakan kelestariannya. Ngomong-ngomong, Anda mungkin tak akrab dengan negeri itu. Sekadar informasi, belum jauh berselang negeri ini sempat menjadi negara yang menduduki peringkat pertama yang berinverstasi di Indonesia. Mungkin karena penghargaannya terhadap Ibu Pertiwi, Mauritius dinobatkan sebagai satu di antara sepuluh tempat wisata dengan lingkungan yang paling murni bersih, nyaman di Dunia. DI NUSANTARA, di era modern ini, penghormatan terdhaap Ibu Pertiwi melorot sangat tajam. Semakin hari, sikap melecehkanlah yang semakin terpancar kuat di wajah kita. Terhadap Ibu Pertiwi, kita macam anak durhaka yang setelah kuat karena menyecap susunya malah memperkosa Sang Ibu dan menyengsarakannya. Tak heran jika semangat memberdayakan Ibu Bumi macam yang dikumandangkan Gatot Suherman langsung tersisih oleh pesona yang ditebar oleh industri-industri yang dirancang oleh kaum Penghisap Segala. Karenanya syair lagu gubahan komponis yang menamakan dirinya GAN begitu nyata terasa: kulihat ibu pertiwi/sedang bersusah hati/air matanya berlinang. zagung bawantara
IKLAN MINI
16
Minggu Umanis, 19 Desember 2010
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris
: Rp 30.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura : Rp 650.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 61 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 15.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop
Informasi pasang iklan Telepon zMenerima Pembayaran dengan
z Iklan Peluang Emas
VISA
z Jakarta z Mataram z Denpasar z Surabaya
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456
KARIER AD BALI POST
Dicari Tng Kerja Direct Sale untuk wilayah:Denpasar,Kreneng, Sukawati,Singaraja,Tabanan. Lamaran dibw lsng/Bisa dikirim D/A Bank ICB Bumi Putra.Rukan Dewata Square Blok A1-A2 Jl.Raya Puputan Renon DenpasarNo.Tlp.228149 164-665990
Billabong Kuta Square Need SPG / SPB and Cashier Experience in same position, max 25 yrs old English is a Must, Japanese is a plus CV to:Billabong, KutaSquare or email: kutasquare@billabongstoreasia.com 034-665469
Bth cpt.2 PRT,U/tdrdlm Gj bagus, bos baik H.087862287575 lsg krj 000-666033
!!!Ingin ke Kapal Pesiar? Brgabunglah di Balindo Paradiso. Contact lsg dgn Owner MSC Cruise Ship.Dibuka program D1"Klas Dining Room,Cabin Steward” Program D2"Klas Butler” untk persiapan kpal baru MSC 2011.Hub: info@baliparadisecrews.com/ Jl.Kertapura VIII No.21 T.Umar Barat Dps Ph.238513/485823 999-666110
*** Bth Segera!! Bar Boy, Bar Helper, Bartender, Bar Captain, Bar Manager, punya Spd Mtr, English. Kirim lamaran ke Queen’s Of India, Bali Dynasty Resort, Jl.Kartika Plaza Tuban, Fax.761099 164-666051
*** Bth segera!! Engineering, Maitenance, Tukang Service, Tukang Listrik, punya Spd Mtr. Kirim lamaran ke Queen’s Of India, Bali Dynasty Resort, Jl.Kartika Plaza Tuban,Fax.761099 164-666050 **** Pizza Hut Restaurant ***** Membutuhkan karyawan/ti berpenampilan menarik,tinggi untuk Pria Minimal 165cm. Wanita Minimal 157cm,umur 18-22th,gaji 1.350.000 (belum termasuk bonus)ditambah fasilitas:Asuransikesehatan 100% Jamsostek,Saving Plan,Asuransi Jiwa dan catering.Kirim Lamaran ke Restoran Pizza Hut terdekat 000-666021
***Pick Up Taxi Membutuhkan supir Sim A Hub.081917335337 999-666092
1 sales marketing (wnt) usia 2030th mengetahui Sm/tk pny keend sendiri.Bw lam ke Htl Candra Adigraha Jl.Nangka sltn No.37/57 segera
Bth cpt Lls SMU/D3/S1 u/Crew penerbgn ada training lgsg magang &siap kerja Hub: Jl.Imam Bonjol No.298 Dps Telp:0361-487491
Dcr Counter Sales,Wanita, min. SMU, penampilan menarik.Lam ke PT.AsaparisJl.ImamBonjolNo.464Dps
005-665999
999-665941
Bth Llsn SMU/D3 u/dibantu ditempatkan sbg Staf Hotel berbintang, syarat mengikuti diklat Hub:Jl.Imam Bonjol No.298 Dps Telp.0361-487491
Dcr karywn/ti SMK Boga u/Wr.Mkn & Catering H:081338090620
A Growing holistic International school located in Kerobokan Bali is looking for an Indonesian motivated, qualified, experienced Music Teacher for Primary and JHS. English is a must. Please send CV to:hrd@sunriseschoolbali.com before Dec 24,2010.Interview will begin immediately.
005-666000
Bth mrktng Research Freelance u/ Bali min SMA bisa Observasi psr,report pnplnmnrk, bs.office Krm lam:sysgenc@gmail.com
999-665752
033-664924
A growing holistic International school located in Kerobokan Bali is looking for an Indonesian motivated, qualified,experienced Physical Education(PE) Teacher for Primary and JHS.English is a must. Please send CV to:hrd@sunriseschoolbali.com before Dec 24,2010, Interview will begin immediately
Bth sgr Karyawan Waiter/ss, Cook Hlpr, Offc Boy. Bw lamaran dan interview Senin tgl 20 Des pkl 11.00 di PT BCSS Jl.Raya Tuban No.101X Tlp.757458
999-665753
A New Japanese restaurant Kokoya Oberoi butuh Sushi Cook, Steward, Robata Cook, Waitress, Waiter, Bar, Kitchen,Teppan, Helper.CV dikirim ke hr_section_businessmanagement@ yahoo.co.id or Kokoya Sanur, Jl.Danau Tamblingan 178 000-666018
An International company is looking for higly motivated candidates: Bookkeeper:qualification 5 year experience W/Myob.IT Support Tech, W/IT blacground 3year experience.Pastry Chef: 5year experience must be creative.Human Resources Officer; Abachelors degree 3 year experience Apply: recruitmentett@gmail.com 101-665518
Bali International Spa Accreditation School membuka kls baru utk 4 Jan 2011,6/12 Mggu kurikulum, tmpt trbatas.Dibantu penempatan krja.Telp.281289 Email admin@balibisa.com 000-665760
000-665745
999-665287
Dcr Kry/ti Serabutan SMA SIM C Hub.484308 Imam Bonjol 199B 999-665337
Dcr Pembantu Rumah Tangga Bagi yg berminat Hub.Hp. 0811385235 999-665295
Dcr Secretary penpln mnrk peng min 1th umr max 27th & staff Translater utk bhs Jpn punya SIM A Hub.8061555 154-665929
Dcr Sgr Sales & Marketing utk Rocky Fast Cruise Jln.Hangtuah 41 Sanur Tlp/Fax.283624/284296
004-666044
999-665715
Bth urg 2 Drvr+1 Greeter send CVto rido@weddingku.com/ 08158001777
Dcr Sgr Tk.Jahit,Tk Pola Halus berpglmn Hub: 8891662
000-666013
Cari: Housekeeping,Front Office, Therapist & Administrasi H.771720
Dcr sgr,Sopir,Pria,SIM A,Lam ke Robokidz Bali Kompleks Pertokoan Grand Sudirman Blok C No.28 Dps
101-666080
000-665746
Champagne Bar is looking for exp Waitresses, English & Reprenskative please contact 0361-737889 or bring app & CV to Jl.Oberoi/ Laksamana 42C. Seminyak
Dcr SPG u/bakery, SMA sederajat, max 25th, Hub Conato 261119/ 238409
999-664298
Cr Msg Therapist,Hairdresser,gaji bgs Hub.286330,08123972084 Sanur 999-666043
Cr Pembantu,Suster org sakit, baby sitter T.487706 lsg krj bkn yys 000-665806
Cr Sopir max.25th, single, Toko Tomro Imam Bonjol 227, Hub:Pani:484502 000-666011
Cr: Spv/Pelaksana D3/S1 Civil/ Arsitek & Log.Proyek min SMA/STM pglmn.Lam Sekar Jepun 24 Gatsu Tmr-Dps 000-666012
Dcr 7Or Dr Spesialis: Anak, SPOG,THT,Interne,kulit, Mata, Saraf, Ass Apt 4or, Sales 3 or, Sopir 2or, Adm 2or bs Comp utk Ap Asia Triguna Hub. 081338667100 & 8553312
999-665748
000-666023
Dcr Srabutan Sim C bs tdrdlm H.081 338744388/7884295/087861202491
154-665930
Dcr Tenaga utk ngerangkai kalung/ suluh monte Hub.081934310475 999-665387
Dibthkan Adm min D1 umur max 25th Krm CV ke Jl.T.Umar 14C-D Dps 999-664881
Dibthkan bbrp org u/posisi Customer service, Pria/Wanita max 25 thn pddkn min SMA/sederajat, penam menarik, Fasilitas gaji Bonus,Lamaran ditujukan ke Cellular World No.60 Dps 999-665902
Dcr Accounting wnt single S1 Hub.7404318 segera
999-665693
999-664825
999-665899
Bth administrasi & dosen komputer. Lam ke STIKI Jl.Tkd.Pakerisan 97 Dps
Dcr Cashier penglmn. Regst& Leader Pondok Desa 228626
000-664811
Dcr Cashier pglm Pondok Desa Tiara Dewata Lt II, 081233337583
Dibthkan sgr:Sopir, Pria, Min. SMA, pengalaman min.2Th, bisa mobil manual/No.488X Dps Telp:0361461688/081237057791
Cr Supir A mau srabutan Tlp. 8557486 Jln.Mhendradata P.Mekar No.18 (Gdg Ayam) 999-665809
999-665920
004-664918
Dibutuhkan Sales person pria/ wanita,Mempunyai Kendaraan sendiri.Kirim CV Ke Ruko Tuban Plaza No.2 Jl.By Pass Ngrh Rai Tuban Telp. 0361-2180068
Japanese Travel Agency (HIS Tour): Urgently require for Marketing staff fluent English both written/ verbal communication skill & contracting, attentive, polite & proactive, Jl.By Pass Ngrh Rai No.732 Dps 999-664781
Kontraktor bth sgr staff min.STM/D3 Teknik & marketing aspal beton. Lam Jl.Puputan II B31 Renon Dps
Dicari utk dididik sebagai Tata Rias, syrt: pddk min SLTA, wanita, blm nikah. Lamaran lengkap segera ke PO BOX 3010 Dps (isi kode TATA RIAS) G.03
Dicari sgr Customer Services, syrt: pddk.min SMU, wanita, umur maks. 25th, penampilan menarik, blm berkeluarga. Lam lengkap sgr dikirim ke Koperasi Krama Bali, Jl.Belimbing No.74 Dps dgn menyertakan foto ukuran 4R berwarna (isi kode CS)
004-664800
999-665426
Dicari karyawati min.SMU bisa komputer Hub:0361 8565781
Krisna Salon & Spa Cr therapist peng gaji bagus 8013216 Seminyak
999-665830
999-666083
G.04
Dicari Management trainee Perusahaan Outbound, Gaji + Komisi Gedung Tapa Raya Kuta No.27
KU DE TA Boutique,Seminyak is s currently seeking a:BoutlQue Attendant. You need: Min, 2yrs elevant experience, excellent English, both written & verbal, confident & outgoing personallllty. Pls send CV (in English) to: hrd@kudeta.net
Dicari sgr tng operator mesin cetak, syrt pddk min SLTA/SMK, umur maks 25th, blm berkeluarga, tdk merokok. Lam lengkap sgr ke Koperasi Krama Bali, Jl.Belimbing No.74 Dps (isi kode OP)
999-664154
Dicari Secretary, single, min D2& OB SIM A + C, Gaji + Lembur Gedung Tapa Raya Kuta No.27 999-664155
Dicari Security sertifikat Hub. 0361-8450738 Jl.Mahendradata 999-665823
Dicari tenaga kerja wanita minimal lulusan SMP min 23th,max 30th. Kirim lamaran ke: ph.0361-7804906, fx.0361-773855 Email:info@linguindonesia.com 004-665482
Dicari, Kasir S1(P), Accounting S1(P) Lamaran ke Jl.Teuku Umar 133 Dps (0361) 236735 / 8422504
102-666111
Dcr Staff Office penpln menarik, min D1 & Staff Healing pglmn tdk diutamakan, 8061555
Dibthkan bbrp org u/posisi staff pajak Wanita/Pria, Pddkan min Diploma, manguasai komp, fasilitas gaji dan THR, Lam diajukan ke Cellular World, Jln Teuku Umar no. 60
Bamboo Blonde Looking for: Marchandiser,Stock Admin & Data Entry with Myob Skill for female Garment Send CV to: dwsri@tabootrading.com
Dibutuhkan Sales Person pria/ wanita,mempunyai kendaraan sendiri. Kirim CV ke: Ruko Tuban Plaza No.2,Jl.By Pass Ngrh Rai Tuban. Telp 0361-2180068
004-666028
Dicri Krywti 085237968897
Londry
Hub.
132-665988
KU DE TA Restaurant, Seminyak iscurrently seeking a:Human Resources Supervisor, You need:Min 3yrs relevant experience, exellent interpersonal communication skills, both with staff & management team, current knowledge of manpower laws, confident & outgoing personality, Send CV (in English) to: hrd@kudeta.net 132-665997
Segera Adm Wanita bisa com Hub: PT Hatindo makmur 724095-724096 999-665862
DLX Resort in Ubud need urgently: Sales Mgr,Spa Mgr,Actg Mgr,FB Mgr,Chef,FO night shift & Butler. Send CV:resort2011@gmail.com
Love Fashion?Looking for A job in the Fashion industry? Making, Selling, buying or Administration? Contact Bamboo Blonde E:dw sri@tabootrading.com 7425290
104-665868
999-665691
Due to a growing number of students, we are looking for an experience primary teacher with good English, written and oral, international school experience prefered, self motivated and hard worker. Please send your CV to Ms.Naomi or call to 081337205794
Need urgently:purchasing and SPG Freelance for handicraft company. Female, enough English, good negotiated, welcome for fresh graduated.e-mail CV to: ari.hartini@tushiv.com
102-666062
999-666039
Hotel Btg 5 di China & Dubai Butuh Spa Therapis H. 081558203606 110-665609
Htl 36Rms look for Chief Acct/ Ast.Chief Acct,min 2 yrs exp.in the same pstn.Highly motivated under pressure,deadline.Send CV to PO BOX 1133 Tuban, F:730334 or email:hrdkuta@mail.com
141-666098
PMA butuh marketing executive untuk Jakarta,min.30Th,min D3, pengalaman di sales,jujur,komunikasi baik dan rajin.lamaran lengkap ke hrdecoclean@yahoo.com 999-665849
Prsh Casting Perak bth Tkg Injek, Servis Lilin Hb.08179730367 110-666056
G.05
Qualified hairdresser needed for busy western salon; must speak English;best wages & condition for confidential app.call 0361-761147 or 081558821635 154-665914
Sales Marketing,P/W max.35Th Gp.1Jt+UM+U.Transpot+insentive Hub:822.6044 Bp.Agus 000-665788
Senior SPG for Oberoi Rd Boutique &SPG for Sogo Kuta Required English Necessary.Application to:Hikari 36B Oberoi Rd T.730188 999-665590
Spa untuk hotel membthk therapist (pengl/tdk) receptionist kirim lam PO BOX 1024 Tbb 80362 999-664856
Spa:Reception,wanita,max 25th English,Computer,disiplin Gj 1,52,5jt Bawa lgs ke Cozy Spa 7472763 999-665827
Tropical/Cocobistro Rest vacant IT/Rest Spv/Captain/Souschef/CDP/ Ast Cdv/Recept/Cook exp same position max 30(1) max 35 (2,3,4,5,6) max 28(7,8) Female (7)Send to: hrm@tropicalbalirestaurant.com or Siligita BI/6 Nusa Dua 101-666081
Urgently required cook.Send CV to:reservation@bagusjati.com F:0361901999 000-664753
Urgently required programmer PHP send CV HRD putridiahstuti@ yahoo.com
Dcr cleaning service & driver utk spa di Jimbaran Hub.704664
Finance di Lombok bth Colector & surveyor (D1 max 35th)&Admin, Sales u/Bali (D3, wnt) T.7805905
Nike Big Sale,Bth Cpt SPG/SPB pnmpilan mnrk,max25th.Krm CV Billabong FO, By Pas Ngr Rai 11G Jimbran
Prshn General Contractor mmbthkan accounting,drafter, Adm, project,estimasi,logistik,berpglman atau fresh graduate Bersedia dtmptkan di Bali.Krm lmrn lgkp ke PO Box 1026 TBB 80362, plg lmbt 2 mgu stlh iklan ini terbit
000-665808
999-665458
999-665425
004-665265
004-666016
Majesty’00 orisinil gagah 23jt, Beat’09 B.Bulan 087860313289
Dijual Suzuki Bandit’95 Merah STNK Hub. 081236325135 BUC
999-665696
000-666024
999-665424
999-665407
000-665697
Villa Kozy Looking for FO (female), IT Engineering, villa background, min 2 years exp, can join immediately, CV email to rkcompanies@yahoo.com
MOBIL - MOTOR AD BALI POST Carry Pick Up 1.5 hitam Juni 2010 cash/Over kredit Hub.486036 BUC
999-665309
L300 bensin th 90 Pic Up siap pakai T.7497488/081239556626
999-666040
110-666054
Jimny GX’99 Hijau met,Mercy A140 Abu met Th.00 Hub.78035237885960
L300 PU’2003 Asli DK samsat kir baru siap pakai 86jt Nego.9222432
999-665825
Jimny’95 GX AsDK ors istw Perum Dalung Permai Blok WW/30, 9183614 999-666041
Karimun GX’05 silver DK audio samsat br,mulus,8584428 bs kredit
Honda LX’89 VR16 AsDK silver 36,5jt bs krd Dp 8jt,087860256247 BU
APV SGX Th’2009 Arena Warna Hitam Hub.087862483032
Djl Mobil Mitsubishi Galant thn 2001 bisa lht lngsng Hub: 756646
000-665378
Grand Vitara JLX A/T’08 DK hitam Tgn I, H.081337681048
154-666048
L300 PU’96 w.coklat Hub.242885/9171338
56Jt
000-665810
Djl Isuzu Elf’10 jok klt, Adiputro &Suzuki APV Arena’10 SGX jok klt izin prwsta Nego Hub.08123898687
141-666107
999-665461
Karimun GX’05/06 silver Radial VR ors pribadi Hub.081337275333
Isuzu Elf’2003 putih 6 roda 25 seat harga 155juta Nego.Hub 8816868
141-666097
000-666025
Jl Panther Touring’02 akhir w.biru met H.125jt Nego Hp.08123930018
Camry Th’2003 Metik Warna Silver Hub.0811510588 164-666069 Corona Twincam exsaloon’90 htm, var Jl.Surabi Gg I/1 Kesiman Dps 999-666076
Dijual Soluna’2003 silver mulus murah Hub: 081338615324 102-666061
BMW 318i’2001.Silver Mulus, original Asli Bali Hub:0817404242 999-665838
Djl BMW Th 95 Hijau Met,murah/cepat Hub:0361-7850987/081338712123 999-664775
Xenia Xi Plus’2005 silver AsDK Tgn I Istw 082147238711 pribadi 141-666102
Xenia XI Spty silvr’09 Km 6Rb TV, asDK 131Jt/ng H.7489949 bs krdit
U.666115-rpa
164-666072
Swift ST’09 pmk Burgundy MT low KM, audioTV,145jtNg08179718018 Krd 141-666109
999-666038
164-666071
APV X Silver th’2005 Ijin Pariwisata 5Thn Hub.7832999
Suzuki Splash’10, 121jt coklat Mulus Full Body Kit H. 7989315 BU
Panther Jeep Samurai’94 ijo silver mulus asli DK,BUC,8571647
999-665747
999-665782
Jual Tiger’08,0361 3135811 Perum Taman Lembusora 4/10 Dps
Dijual:Grand Vitara JLX 2WD, 2008, abu metalik,asli DK,1995CC,200jt Hub:0812003814624
141-666106
000-666031
999-665364
APV X Th’2007 Warna Hitam Hub.082110903280
BUC Dijual Mitsubishi Truk 136PS th.2008 225jt nego 087860889415
Avanza G’04 Gold asBali,jok klt, Low Km,mls,terawat, 8783994 bs krd
Vario’09,Vario’10 Techno CBS, Jl.Gn.Sari,Perum Amerta Wisata H3
Yamaha Vixion’08 hitam 15jt+MX’09 blan 10. 11,500 Hub.7418534 Dps
A Anda MO,Tranpot mrh?Alphard, Camry, Kj,APV100% puas, 7830668, 237821
004-665981
164-666073
999-665338
141-666108
999-666059
141-666104
999-662193
HEWAN
DIJUAL RUMAH
DISEWAKAN RUMAH
DIJUAL TANAH
PROPERTY
*Jl Golden(Spr Quality)Pug,Teckel, Pom,Kcg Persia,Hamster (Stamboom +Vaksin)Bali Pet Shop T.483376
Rmh Mwh Br clasic modern 2Lt LT/ LB500SPoolJl.12m(BuluhIndah),Gatsu Brt (4.3m), 8863766/2064706 Pmlk
Diswkn Rmh baru dibangun LT 1,5 are Jl.Tk Yeh Sungi Gg.II/6B Hub. 08123983659/087762635649
JT 1,5 Are dkt Pasar,Br.Cempaka Jl. Ry Kapal Munggu H.081338513020
Mau cari Rumah Apartemen Tanah Ruko? Cari di www.rumah123.com
!!Bantuan Paranormal Masalah Pacar, RT,Bisnis dll Hp.085731313230
102-666066
APV GX Th’09 (Arena) Warna abu abu metalik Hub.085739230685
164-665995
141-666100
999-662793
Chihuahua Jtn/Btn 3bl apple headshow quality vksn 08568096639
Muding Garden Type 100/110m2 tinggal 3 unit Hub: 8009789 KPR
Dkont.Rmh+Prbt 3Kmr Tdr AC Puri Gading Jimbaran 081555779610
141-666101
999-664233
999-666042
Murah 1 pasang Chiwawa Appel Head 3,5jt Nego H.082144011672
Perum Baru Minimalis Lt2,92/100 4KT, 3KM,Gatsu Brt 600Jt-an 7478118
Over kont.Rmh Jl.Surya Buana II/3 Dalung Permai.081805674884
999-663602
Rmh B.Raya,Puri Nsa B.Ayu 3KT 1KM, Dpr,Garasi,R.Mkn, H.081338988495
999-666060
Telah Ditemukan Anjing Putih Hub. 257129 999-665869
DIJUAL RUMAH 600jt Rmh Lt2. 2A,370jt Rmh 2A, 3663999 B.Bulan(bs kontrakan bule) 999-666070
BUC Jual Rumah cos2an 5KM Jl.Sumandang BtBulan sudah isi full. Hub.085936147732 999-666074
Dalung Permai, Rmh br mnmalis Blok YY No. 32, 08170677409, 7850950 999-665944
Dijual rmh Alm.Sanur luas 150m2, 3Kt+1 Dpr,2KM,Hub.082897000615
Rmh 1,25A Dalung Permai ZZ 1/98 H.081236745678 (450jt) Pemilik
Rmh prbd:AC,WC+Tub hot,TV,M. Cuci, klks,bed,lkp 25Jt/th min 2Th 7908085
999-664122
999-665812
999-664123
Rmh 4KT 3Km/WC/Gazebo Jl. Subur Gg.Mirah Delima II/3, H.081338639981 128-666112
Rmh EleganMin.diCargo T.45,85, LT1-2A,Green view,Di Mhndrdta T.140,LT1-2A City 087861994999/ 8220999 999-664812
Rmh kost 8 kamar Lt.3 (250jt) Rmh 1.4A (250jt) bsTT mobil 8063928
Dijual Rmh LT/LB 139/45 Pondok Intan Asri-Sedang-Bdg H.280jt Nego, serius Hub.0817567476 maaf TP
Rmh T60/1,1 Jl.Cengana Sari/Pakis Aji Renon Denpasar 081805689411
999-663844
999-665815
154-666075
Djl Rmh Second T.400/298 Pr Cndra Asri 087860889415 999-664994
Jl Rmh Br 45/75 Prmh Tegal Buah Pd Sambian 2Kmr, 081337354567
141-666103
DISEWAKAN RUMAH Dikntrkn Rmh mnm 2KT 1KM 1Dpr diPr.Gading Jmbrn H.8062841 110-666055
Dikont Rmh Jl.Jayagiri XXI Renon Dps 27jt/thn nego Hub.08123888300 999-664780
Jl Rumah BTn/Tanah Kavling Jl.5M Satra Klk Hp.08123930018
Dikontrakan rmh 4KT+4Km, fas lengkap AC, pool, garasi, security 24 jam kawasan elit Sanur Hub.03618715857
999-666037
999-664879
Jl.Rmh baru siap huni,di Jln. Nangka Selatan 8885937/081936110441
Dikontrakan rumah Jln.Neptunus no.12 Dps, Telp.0361-7932223
999-665587
999-665719
999-664778
Jl.Rmh Gn Ctr 320/250 2lt fas lengkap Hub: 08161121440
Dikontrakan: Griya Alam Pecatu 2Lt, 2KT, sudah ada barang Hub.Hp.08155700699 004-665479
999-664069
999-666084
Rmh 3A Jl.Gn Talang Utama Cck Garment H.081236745678 Pemilik
999-665817
Djl Rmh BU T.45/189M2 over credit/cash Giri Hill Pratama 38B view bgs Jimbaran 081369564345
154-666047
RUPA-RUPA ***2077000 Pembiayaan Bnga Ml 0% BPKB L.Cair 141-666094
*7897631/7947494 Pembiayaan L.Cair BPKB Mtor/Mbil 0,5% Hdiah Lgs 141-666096
Ahli Anti Bocor rumah dak dinding atap dll H.P.Sefri 8774702 Grns
KEHILANGAN Tlh Hlg Passport Cok Istri Indratni, sktr Renon Dps H.08124670933
KURSUS Priv.Dril smua pljr SMP+SMA UAN/ Pmdk S1 Unair,sgt Pgl>15Th.8878194 000-665761
!Kost Mwh Hr/Mgg/Bln,Wi-Fi,Air Pnas, Tk.Sungi 26 Renon, 08123921066 141-664672
Trm kos komplt:Bed,AC,air Pns, Dpr, TV,Klks,Jl.Ry Pemogan G. Wisata No.1 Dps Hp.085238694070 102-665543
DIJUAL TANAH Dijual Tnh 2,5A SHM pingr Jln Kaswari Tembau-Dps ph.081387400880 Dj ex garment 8,6Are full bgnan Jl.Gn.Agung Gg.Indus 71A(BUC) Hb.2089065/08123847691
Djl Bilboard uk.10x5mt Kond.Bgs, Bs langs,psg di Sanur H:284035 999-665297
Djl Plastik BOPP Film Double Treatment murah 081337771806 999-665325
Jl Myk Babi,Tetelan dg babi untuk sosis, bakso.H.081329947000 004-665985
Jual mrh alat salon, msn jahit, sepeda, PS1, Mtr Grand, 7415110
000-666035
Jual Tanah 1,48Are Pertanahan Lestari Jimbaran Hub.081936208737 141-666105
Jual Tanah 30are Lbr 20M Jl Ry Abianbase utama Hub. 8649515 999-665939
T.Kavling Jl Kutat Lestari Sanur Jl. 5M aspal 8018172 999-665068
KOST
Dijual alat crepes,gas 40cm St.Steel,Original. 081337767475
110-666058
000-666034
JT 2,40A H.150jt/A Jl.KeboIwo Gg. Kelapa Gading 25 H.8532389/427350
999-664849
999-664899
Dijual Bonsai Santigi, Cemara Udang mau pindah Hb.08814643039
DIJUAL MOTOR
000-665758
KERJASAMA www.instakuta.com hanya dgn 100rb bisa trading Emas Perak Saham USA Forex
999-666089
000-666017
999-665837
999-665819
Djl Tnh 17A view Sungai & Laut ccok utk Villa Hp.082145303992 009-666036
Djl Tnh 2A SHM Jln 6M Brt Psr U Tohpati, 20M dr Jl Utm 081387400880 999-664901
Djl Tnh Kapling: Mengwitani Bdg+ Kukuh Marga Tbn HP. 081558217777 102-665871
Jl Tnh 1,3 & 1,6A di Prmh Tegal Buah Pd Sambian 085792990000 999-665581
Jl.Tnh di Jl.Tantular Barat Renon harga Nego 10,86A H:081805556372 999-666053
Tanah ± 50are Pandak Pasti, pinggir sungai Hub.08123980438 999-666087
Tanah 20 are pinggir sungai Buwit Hub.08123980438
102-665873
DISEWAKAN MOBIL
PENGOBATAN 031-665917
141-664632
PELUANG USAHA
DIJUAL RUKO
Mau Usaha dibid Forex Int’l,mdl 3jt Fee 6%/hr Sms “Minat” :0878 69385367 Drs Anwar (No MLM)
Jual Ruko Lok.strategis untuk segala macam usaha Hub.7882283 #TP#
004-666090
DISEWAKAN TOKO Over kontrak Toko 2Lt 8x7, Jl.Legian Kuta dkt monument Bom Bali 14 bln 150jt.081999702270 154-666046
999-666049
KONTRAKTOR Borong rmh minimalis,kost,ruko+ bhn murah 1,8jt,081236087804 000-665384
DIJUAL VILLA
Toko murah,fas:tlp,PLN,Air. MonangManing Hub Pak De:8528266 TP
2 Unit Villa SHM+ijin lokasi Nusa Dua 2,8m Hub.087861950789
999-666065
154-665935
999-666086
Tnh utl Villa,view laut, 3-12 are ada listrik & PAM, paving, hrg nego Hub. 08180.555.4466 999-662781
DISEWAKAN TANAH Kntrak Tanah + Rmh 0818541859 di Pedungan 102-666063
LT 2A Jl.Gn.Himalaya I (Buluh Indah/ Semila Jati) jln.4 & 6m H:7848071 000-665689
BIRO JASA CV Cikal sda PRT/B.Siter siap krj, 2784358 grs djmn (resmi) 000-666032
BJ Dewata Sda PRT,B.Sitter,Driver dll terlatih grs, aman H.8772202 999-666064
BRJ Intan sedia PRT B.Sittr,Jompo dll brgrs Hub.9177606
Caranya: Ketik IBBG<SPASI>TEXT KIRIM KE 3477
999-666052
DIJUAL KANTOR
Meja jati utuh lbr 1-1,3m pjg 2-3m terima pesanan 0818247600
Kav strategis 1-2-5A Jl.mekar EIII Kepaon,jalan 5 meter sdh Aspal Hub.081338028677,085238206123
Dijual/Dikont Ktr+Gudang L.7are fas lkp Jl.Ry Bedugul Br.Sayan Mengwi H:0361-7461973, 081236304535
999-665851
999-665845
999-666088
999-666067
999-666068
Tinggal Telpon Langsung dpt Motor Yamaha Baru Hub.263828, 422936, 438436
G.2011-rpa
Minggu Umanis, 19 Desember 2010 DISEWAKAN MOBIL
PELUANG BISNIS
RUPA - RUPA
BIRO JASA
IKLAN PELUANG EMAS BIRO JASA
SALON
KOMPUTER
17
MODIFIKASI
SERVICE
KURSUS
ANGGREK
BIRO JASA DIJUAL MOBIL
PENGOBATAN
SERVICE
DIJUAL MOBIL
BENGKEL LAS
ELEKTRONIK BIRO JASA
SERVICE
BAHAN BANGUNAN SERVICE
PUSATMATERIALBANGUNAN ยง Menjual : Pasir, Batu Kali, Koral, Batako, Tanah Urug Limestone, Semen ยง Seseh Super ยง Bambu ยง Menyewakan Truk / Dump Truk
hub : 8680099 / 081 999 009 333 C.661932-bgn
DIJUAL MOBIL
G YA HIDUP Marching Band Smansa Denpasar Wakili Bali dalam GPMB di Jakarta
18
Menjelang Keberangkatan Masih Kesulitan Dana Denpasar (Bali Post) Prestasi Bali dalam dunia marching band di tingkat nasional lumayan menggembirakan. Terbukti, Bali yang diwakili Unud pernah meraih juara umum 1 kategori divisi sekolah tahun 2002. Disusul tahun 2004, SMAN 1 Denpasar (Smansa) meraih juara umum 1 divisi sekolah, dan SMPN 1 Singaraja menorehkan juara umum 3 kategori sekolah tahun 2005. Kali ini Smansa kembali mewakili Bali dalam ajang Grand Prix Marching Band (GPMB) XXVI tanggal 26-27 Desember 2010 di Istora Senayan Jakarta. Marching band yang diperkuat 81 orang personel ditambah sejumlah official, akan berupaya tampil maksimal dengan menyuguhkan tema yang menyuarakan tentang Indonesia melalui lagu-lagu terbaik Iwan Fals. Bali sesungguhnya memiliki potensi besar dalam bidang marching band. Tak hanya Unud dan Smansa, potensi marching band juga dimiliki sejumlah sekolah dan universitas seperti Perguruan Rakyat Saraswati, Universitas Warmadewa Denpasar, SMPN 1 Singaraja, SMPN 8 Denpasar, SMP Santo Yoseph dan sebagainya. Potensi ini perlu lebih dibangkitkan agar bisa ek-
sis, tak hanya di Bali juga di tingkat nasional. Karena itu perhatian semua pihak, utamanya pemerintah sangat diharapkan untuk mendukung tumbuh kembangnya marching band di Bali. Sebagai marching band divisi sekolah negeri yang masih eksis, Smansa berusaha untuk menjaga keeksisannya dalam ajang even nasional. Sebab, banyak marching band
LATIHAN Tim Marching Band Smansa tampak sedang latihan di GOR Lila Bhuana menjelang keberangkatannya ke Jakarta.
Bali Post/ist
sekolah negeri yang sudah tinggal nama, karena terbentur masalah pendanaan. Melalui ajang GPMB XXVI di Jakarta ini, Smansa ingin menunjukkan bahwa marching band Bali masih memiliki prestasi. Tim Marching Band Smansa Denpasar akan dilepas
menuju Jakarta, Minggu (19/ 12) malam ini sekitar pukul 19.00 di GOR Lila Bhuana Denpasar. ‘’Kami mengharapkan kehadiran Bapak Gubernur Bali, Bapak Wali Kota Denpasar, Ketua Ikatan Alumni Smansa (IKASMA), Ketua Yayasan Karmany, Ketua Komite Smansa, dan selu-
ruh komponen masyarakat Bali guna memberikan doa restu dan dukungan penuh. Dalam persiapan ini kami masih memiliki kesulitan dana, terutama biaya akomodasi dan transportasi,’’ ujar I Nyoman Triyadi Restha selaku Tim Manager Marching Band Smansa, Jumat (17/12). (08/*)
Tika Pilih BP Dibanding Irfan Bachdim PERSONEL band Tiwi merupakan dua dari sekian warga negara Indonesia, yang menyambut gembira dan bangga atas kemenangan Timnas sepakbola Indonesia yang berhasil mengalahkan lawanlawannya di pala AFF (Asean Football Federation). Cukup bangga juga tim kita sekarang sudah mulai kuat, ini saatnya Indonesia untuk maju,tegas Tika di FX Plaza di acara konser amal dan nonton bareng Indonesia VS Filipina, Kamis (16/12). Namun di antara para artis dan selebritis yang mengidolakan pemain naturalisasi Irfan Bachdim, Tika justru mengidolakan Bambang Pamungkas, yang menurutnya berwajah ganteng dan memiliki kualitas permainan yang lebih bagus. BP (Bambang Pamungkas), ganteng mainnya keren,terangnya sambil tertawa. ‘’Irfan Bachdim masih brondong,’’sambungnya. Baik Tika dan Tiwi optimis Timnas Indonesia akan kembali mengalahkan Filipina, dalam pertandingan Minggu (19/12). (net/ist)
BPM/ist
Akui Sudah Dapatkan ”Chemistry” dengan Jonas ASMIRANDAH mengaku hikmah yang ia dapat adalah ia lebih mengingat keluarganya, misalnya jangan sampai tidak mengacuhkan orang tua. ‘’Hikmah yang diambil di film ada beberapa segmen yang bikin aku ingat sama keluarga. Kayak nggak ngacuhin orang tua karena akan terjadi sesuatu. Jadi tahu juga kalau mau married seperti apa,’’ tuturnya ketika ditemui di XXI, Senayan City. Selain itu Asmirandah juga baru saja menyelesaikan syuting terakhir film ‘’Kemilau Cinta Kamila’’. Saat ini mereka tengah break dan kemungkinan Januari baru syuting lagi. ‘’KCK kemarin terakhir
syuting. Season empat mungkin Januari baru mulai syuting. Walaupun rating masih bagus, tapi ditahan dulu supaya nggak bosan. Sudah setahun lebih, aku sampai dua kali ultah di lokasi syuting,’’ tuturnya. Dalam sinetron tersebut Asmirandah berpasangan dengan Jonas Rivanno. Ditanyai mengenai kedekatan mereka Asmirandah mengatakan kalau memang jodoh ya sudah. ‘’Ya kalau jodoh sih ya sudah, kalau nggak nggak apa-apa, pasti ada jodoh terbaik. Sama dia sudah dapat chemistry-nya, sudah dua main sinetron di dua judul. Sebelumnya Kipas Angin,’’ pungkasnya. (net/ist)
Hadiah Sastra Rancage Hadiah Sastra Rancage untuk terbitan “Buku Sastra Terbaik” sastra Bali modern dan “tokoh yang berjasa” dalam pembinaan bahasa dan sastra Bali akan diberikan lagi untuk tahun 2011. Hadiah Sastra Rancage adalah anugerah sastra yang diberikan setiap tahun oleh Yayasan Kebudayaan Rancage Bandung, rintisan sastrawan Ajip Rosidi, masing-masing untuk sastra Sunda, sastra Jawa, sastra Bali, dan belakangan juga untuk sastra Lampung. Menurut anggota juri seleksi untuk sastra Bali modern, I Nyoman Darma Putra, proses seleksi untuk buku sastra Bali modern dan tokoh yang berjasa dalam sastra dan bahasa Bali mulai dilakukan bulan Desember ini. Pengarang yang menerbitkan buku sastra Bali modern tahun 2010 dipersilakan untuk mengirim dua eksemplar buku untuk diikutkan dalam penilaian. Pencinta sastra dipersilakan mengirim nama tokoh berikut biodata serta uraian tentang jasanya dalam pembinaan bahasa dan sastra Bali modern untuk dipertimbangkan mendapat hadiah Sastra Rancage di bidang jasa. Buku dan nominasi tokoh bidang jasa dikirim paling lambat 30 Desember kepada Darma Putra, Jl. Gunung Agung 192 A, Denpasar 80117.
MAS Teater Angin 2011 Malam apresiasi sastra adalah acara tahunan Teater Angin yang hanya diadakan 1 tahun sekali. Dan acara ini rutin dilaksanakan. MAS akan dilaksanakan Jumat-Sabtu, 28-29 Januari 2011 bertempat di aula SMA Negeri 1 Depasar, pukul 18.00-selesai. Adapun tema dari MAS kali ini adalah “Cinta”. Di acara ini yang ditampilkan bukan hanya drama. Maksud dan tujuan diadakannya kegiatan ini meningkatkan minat terhadap seni khususnya pada remaja, mempererat rasa persatuan dan kekeluargaan antarkelompok sastra di Bali. Dan kegiatan ini adalah kegiatan positif dan aktif bagi Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar. Jadi, tunggu apa lagi! Ayo datang dan ajak teman-teman untuk menonton acara ini! Acara ini tidak dipungut biaya.
Dapat Rumah Baru
BPM/ist
Tika
Tempel Stiker di Jidat Asmirandah
Lomba Melukis Tas Anak Panitia acara “Nyurya Suwana” 2010 dari Pemkot Denpasar akan menggelar lomba melukis di atas tas kain untuk anak-anak tingkat sekolah dasar. Lomba gambar tas yang bertujuan mengurangi sampah plastik ini akan digelar di Lapangan Puputan Badung, Jumat, 31 Desember 2010, mulai pukul 9 Wita. Lomba yang didukung oleh Lintang dan Bale Timbang ini, dibagi dalam dua katagori yakni katagori A untuk anak SD kelas 1-3 dan katagori B untuk anak kelas 4-6. Pendaftaran bisa dilakukan di Sekretariat Redaksi Lintang/Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar. Peserta terbatas. Peserta tidak dipinggut biaya. Peserta disediakan tas kain untuk digambar dan cat air, sedangkan kuas, palet, air dan meja gambar dibawa oleh peserta.
Aurel
Widy Vierra PENYANYI Widy Soediro Nichlany sebenarnya tidak begitu menyukai sepak bola, namun karena Timnas Indonesia sering mengantongi juara, vokalis Vierra itu pun jadi ikut-ikutan nimbrung bicara, bahkan selama pertandingan dia tak segan menyaksikan langsung aksi mereka di lapangan. Widy mulai mengenal para pemain yang tergabung dalam Timnas, termasuk pemain idolanya, Bambang Pamungkas dan Irfan Bachdim. ‘’Ya siapa lagi, Bambang Pamungkas, Irfan Bachdim, bagus gitu, ganteng,’’ungkap Widy malu-malu saat ditemui di ulang tahun Trans Corp di JCC Senayan, Jakarta. Sebelumnya, saat melawan Thailand, Widy nonton di stadion Senayan bersama banyak teman-temannya. Begitu juga rencananya saat menghadapi Filipina untuk kedua kalinya, itu pun jika tidak ada jadwal manggung. ‘’Sama teman-teman sih, kalau temen-temen Vierra
Minggu Umanis, 19 Desember 2010
SETELAH bercerai dengan Krisdayanti, Anang Hermansyah beserta anak-anaknya sempat tinggal di sebuah ruko sempit, namun kini mereka berdua akhirnya menemukan sebuah rumah cukup layak dan berlokasi di Cinere. Menurut Aurel, ia telah melihat-lihat ruBPM/ist mah baru terseAurel but, namun memang belum dapat izin untuk tinggal di sana. ‘’Udah sih, kita udah liat gimana, cuma belom dapat izinnya. Lagi lihat-lihat,’’ tutur Aurel ketika ditemui di FX lantai 4, Jakarta. Katanya lagi renovasi ya, tinggal nunggu Mimi baru dong ya? Yup, betul...sahut Aurel. Anang mengungkapkan mereka memang sudah mendapatkan rumah yang cocok, tetapi saat ini ia sedang berusaha keras dan mempersiapkan banyak hal agar bisa membayar rumah tersebut. ‘’Pemilihan rumah memang sudah ada, sudah cocok, kita sudah liat tetapi memang aku lagi mempersiapkan gimana cara membayarnya itu yang kita sedang usahakan,’’ujarnya. (net/ist)
Minggu, 19 Desember 2010 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05
06.35 07.05 07.35 08.00 08.30 09.00 09.30 BPM/ist
Widy nggak tahu. Paling kalau nonton ya ketemu di sana,’’ terangnya. Giliran ditanyakan soal atribut yang akan dibawa saat menyaksikan aksi mereka, Widy dengan senyumnya, siap dengan stiker yang ditempel di jidat.
‘’He...he.... nggak tahu yah, paling stiker merah putih saja buat di jidat, yang penting datang saja nonton untuk menyemangati dan berharap banget menang sih,’’ pungkasnya bersemangat. (net/ist)
10.00 10.30 11.30 12.00
12.30 13.00 13.15
Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Empat Tuntunan Utama dalam Kemasyarakatan Bag.1 Seputar Bali Pagi Sehat Bugar Klip Bali Anak Taman Kirana Happy Holy Kids Taman Sari Belajar Menggambar Menggambar Beruang Kutub Boga Dewata Pelangi Kehidupan Dunia Otomotif Dharma Wacana Ngulati Kesukertan Desa Pekraman Bag.2 VOA Pop Notes Klip Bali Klinik Totok Perut
13.30 14.30 15.00 15.30 16.00 17.00 17.05 17.30
18.00 18.05 18.30 19.00 19.30 20.00 21.30 21.35 22.00 22.05 22.30 23.00 23.30
Lila Cita Renungan Gede Prama Jacko Fitnes Health Nangun Yadnya Harmoni Bali Sekilas Berita Olah Raga Dharma Wacana Ngulati Kesukertan Desa Pekraman Bag.3 Puja Trisandya Seputar Bali Klip Bali Telekuis Klip Bali Bisnis Bali Live Debat Pemilukada Jembrana Sekilas Berita Bali Makedekan Sekilas Berita Kris Lila Cita VOA Fearless Music SMS Chatting
19
Minggu Umanis, 19 Desember 2010
Gandeng AAI Denpasar
PC FSP Par-SPSI Badung Gelar Pelatihan Advokasi Ke-6 Mangupura (Bali Post) Pengurus Cabang PC FSP Par-SPSI Badung kembali menggelar pelatihan advokasi untuk ke-6 kalinya diikuti 50 orang pengurus dari 34 Pengurus Unit Kerja (PUK) FSP Par Unit se-Badung bertempat di Ballroom Ayodya Resort Bali Nusa Dua, Sabtu (11/12) lalu. Dalam sambutan selamat datangnya, Ketua PUK FSP Par Unit Ayodya Resort Bali, Slamet Suranto mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh PC FSP Par-SPSI Badung dan PUK FSP Par Unit Ayodya Resort menyampaikan permohonan maaf Manajemen yang tidak dapat melakukan penyambutan karena di hari yang sama seluruh Manajemen Ayodya Resort Bali sedang mengadakan Team Bulding di Bedugul. Sementara Ketua PC FSP Par-SPSI Badung, Putu Satyawira Marhaendra dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Martin Reschliman Resort Manager Ayodya Resort Bali yang telah memberikan dukungan fasilitas meeting kepada Slamet Suranto Ketua PUK FSP Par Unit Ayodya Resort Bali beserta jajarannya. Lebih lanjut Putu Satyawira menjelaskan
sekalipun tidak ada dari kami yang berprofesi sebagai pengacara, tidak menyurutkan semangat dan tanggung jawab kami untuk meningkatkan kualitas SDM PUK FSP Par Unit se-Badung dalam memberikan advokasi kepada anggotanya. Untuk mewujudkannya, PC FSP Par Badung bekerja sama dengan Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Denpasar sehingga apa yang diamanatkan dalam pasal 87 UU No. 2 tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial yang berbunyi “Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan organisasi pengusaha dapat bertindak sebagai kuasa hukum untuk beracara di Pengadilan Hubungan Industrial untuk mewakili anggotanya” dapat diperankan dengan sukses oleh PUK FSP Par Unit se-Badung walaupun tidak ada yang berprofesi sebagai pengacara. Pelatihan advokasi ke-6 menghadirkan dua orang narasumber yakni I Wayan Purwita, S.H. dengan materi “Evaluasi Replik dan menyusun Duplik” yang dimoderatori oleh Ni Wayan Cici Suriastini, Sekretaris PC FSP Par-SPSI Badung. I Wayan Purwita dalam pemaparan materinya men-
BPM/ist
ADVOKASI - Putu Satyawira Marhaendra, Ketua PC FSP Par -SPSI Badung, saat membuka pelatihan advokasi didampingi I Wayan Purwita dan Ni Wayan Umi Martina. jelaskan duplik berarti jawaban tergugat atas replik penggugat dan tujuan duplik adalah memperjelas apa yang diperkarakan (pokok perkara) dan memperkuat kedudukan tergugat. Sedangkan Ni Wayan Umi Martina, S.H. dengan materi “Pembuktian” yang dimoderatori oleh Slamet Suranto Wakil Ketua I PC FSP ParSPSI Badung. Ni Wayan Umi Martina, S.H. dalam
makalahnya menerangkan bahwa pembuktian sangat penting artinya dalam perkara perdata karena dikabulkan atau ditolaknya suatu gugatan bergantung pada terbukti atau tidaknya gugatan tersebut di depan pengadilan. Dalam pembuktian dianut asas “audi et alteram” dan alat -alat bukti itu terdiri dari bukti tertulis, bukti saksi, persangkaan, pengakuan dan sumpah. (r)
Caru Ayam ”Brumbun” Dari Hal. 1 Di natar pura dihaturkan caru ayam brumbun dan pejati ke segara. Pujawali alit itu di-puput Ida Pedanda Putra Bajing dari Gria Tegal Jingga Lebah. Antrean pemedek melakukan persembahyangan di Pura Dalem Sakenan tetap terjadi, tetapi tidak sepadat pada pujawali enam bulan lalu. Demikian pula di Pura Pesamuan Agung, pemedek tidaklah sepadat pada pujawali-pujawali sebelumnya. Biasanya, antrean panjang juga terjadi di Pura Pesamuan Agung. Seperti diketahui, Pura Sakenan terdiri atas dua pelebah yaitu Pura Dalem Sakenan dan Pura Pesamuan/Penataran Agung Sakenan. Pura Sakenan mempunyai tiga halaman (tri mandala) yaitu utama mandala, madya mandala, dan nista mandala. Di utama mandala terdapat sejumlah pelinggih seperti candi sebagai stana Ida Hyang Dewa Bhaswarnna, Hyang Baruna, Hyang Sandhijaya dan stana Bhatara Rambut Sakenan, Dhanghyang Nirarta. Di sana juga terdapat bale tajuk stana Ida Ba-
BPM/edi
TETAP BERJUBEL - Meskipun dilaksanakan piodalan alit di Pura Sakenan, namun umat Hindu yang pedek tangkil dari berbagai daerah di Bali yang ngaturan bhakti tetap berjubel, Sabtu (18/12) kemarin. tara Rambut Sakenan Sadana Sakenan. Di madya mandala (jaba tengah) terdapat beberapa pelinggih dan bangunan seperti bale pawedan, bale banten, bale panggungan, bale tajuk dan sebagainya.
Sementara di Pura Pasamuan/Panataran Agung Sakenan terdapat sejumlah palinggih. Palemahannya menyatu dengan Pura Dalem Sakenan, namun hanya mempunyai dua mandala yakni utama mandala
dan nista mandala. Bangunan pelinggih yang ada di utama mandala di antaranya bebaturan berupa Padma Capah stana Ida Bhatara Masjati, juga sebagai pemujaan Jro Dukuh Sakti. Meru Tumpang Tiga stana Batara Batur, Intaran, Meru tumpang tiga stana Ida Batara Dalem Kapala di Desa Adat Kepaon, Gedong Jati stana Ida Ratu Ayu dari Desa Adat Pemogan, meru tumpang tiga stana Ida Batara Dalem Miu, Meru tumpang tiga stana Ida Batara Pamuteran, meru tumpang lima stana Ida Batara Gunung Agung, gedong (tajuk) stana Ida Bhatara Ratu Agung Pesakih dari Suwung Rangkan, Ratu Ayu Mas Petingan dari Suwung Sakah dan linggih keris pajenengan Pura Pasek Agung Tegal-Badung, gedong (tajuk) stana Ida Bhatara Dalem Braban dan Ida Batara Bwitan dari Batubulan Gianyar, meru tumpang tiga stana Ida Bhatara Ratu Agung Dalem Camenggaon Sukawati Gianyar, bebaturan stana Ida Batara Ratu Gde, bale piyasan (tajuk) stana Ida Bhatara Ratu Agung Panembahan Dalem Sakenan, Ida Batara Susunan Wadon dan Ida Bhatara Sakenan, Kelan. (08)
Pohon Bambu Dari Hal. 1 Pohon bambu dirawat dengan dibuatkan pagar yang dikelilingi ancak saji (pagar bambu pengaman). Sementara guna menghindari tangan usil dari pihak pemedek,pangempon pura juga memasang pengumuman bahwa siapa pun dilarang mengutak- atik pohon bambu agar tak terkena marabahaya. Selain bentuk pengamanan dan pengumuman itu, juga dibangun sebuah pelinggih Ida Bhatara Tirtha. Jero Mangku Gede Wangi beberapa waktu lalu di Lempuyang mengatakan, kesucian pura mesti dijaga semua pihak terutama umat Hindu. Hal itu demi keajegan Bali khususnya dan keselamatan umat dan semua makhluk. Selama ini, Gunung Lempuyang dan gunung di sekitarnya serta perbukitan, tetap terjaga kelestarian hutannya. Karena itu, selama ini sumber mata air cukup terjaga dan tak pernah kering. Hanya, diduga karena dampak pemanasan global, pada musim tertentu di
lokasi Gunung Lempuyang suhu dingin mula berkurang. Tangkapan air hujan dari hujan lebat, menyebabkan muncul mata air di kaki utara gunung dan lereng serta kaki gunung di penjuru lainnya. Bahkan, di Bunutan yang dikenal desa gersang juga ada mata air sepanjang tahun. Air ini dipakai pengairi persawahan yang cukup luas. Mangku Wangi mewantiwanti, jangan sampai ada upaya melakukan eksploitasi di Gunung Lempuyang dan sekitarnya dengan berbagai dalih. Karena hal itu diyakini tak bakal diperkenankan Ida Bhatara yang malinggih di sana. Soalnya, di Gunung Lempuyang dan sekitarnya diyakini merupakan kawasan suci dan terdapat logam sebagai panca datu palinggih Ida Bhatara. Hal itu berdasarkan bhisama Ida Batara Hyang Pasupati kepada putra-putranya bahwa dasar Gunung Lempuyang terdiri dari emas, mirah dan sejenisnya. Karena itu diperintahkan salah seorang putra beliau untuk melinggih di gunung itu guna menjaga Pulau Bali dan
Tak Gugup Dari Hal. 1 Apalagi Filipina dinilai tak gugup saat menghadapi tekanan dari puluhan ribu pendukung di SUGBK. “Laga kemarin melawan Filipina kami tidak bermain jelek. Memang Filipina tim yang bagus. Saya prediksi mereka akan bermain sedikit terbuka di laga ini untuk mengejar ketertinggalan di leg pertama. Soal tekanan penonton pada pemain Filipina. Mereka orang bule, jadi mereka cuek pada tekanan tersebut,” terangnya. Dalam sesi latihan yang digelar Sabtu pagi, Alfred Riedl menginstruksikan anak asuhnya untuk melakukan tendangan penalti. Menurut Pikal itu dilakukan hanya sebagai antisipasi sebab Riedl menginginkan timnya bermain
menyerang dan menyelesaikan laga dalam 90 menit. “Kami sudah siap jika adu penalti itu terjadi. Riedl pun sudah ada lima list penendang penalti. Namun kami tidak mau itu karena kami ingin selesaikan dalam waktu 90 menit,” tegas pria asal Austria itu. Timnas Indonesia mengaku sudah siap jika laga semifinal kontra Filipina berlanjut hingga adu penalti. Namun Laskar Merah Putih lebih suka menyelesaikannya lewat waktu normal alias 90 menit. Jika Indonesia lolos ke final maka akan mengulagi prestasi Bambang Pamungkas dan kawan-kawan yang lolos ke partai puncak di tahun 2000, 2002, dan 2004. Namun menilik performa Indonesia saat ini, sudah saatnya timnas merengkuh trofi juara.(gie/ant)
sekitarnya, sehingga tak goyang serta memberikan anugerah kepada semua makhluk. Semua pihak berkewajiban menjaga kesucian pura dan areal Gunung Lempuyang, katanya. Dikatakan, saat ada umat Hindu nuwur tirtha ketika menggelar upacara tertentu tirtha yang dipercikkan atau yang dituwur adalah dari tirtha pingit itu. Dimana saat ada umat nuwur Ida Bhatara Tirtha, maka satu pohon bambu ditebang oleh pemangku. Umat percaya, kalau saat bambu ditebang dan dipotong, ketika muncul banyak air suci mereka yang nuwur tirtha dipercaya mendapatkan anugerah atau Ida Bhatara ledang. Mangku Wangi juga mengatakan, selain
sembahyang biasa, juga kerap ada umat mohon keselamatan dan mohon kesembuhan dari penyakit. Pura Sad Kahyangan Lempuyang, terdiri dari Lempuyang Luhur dan terkait juga dengan Pura Penataran Lempuyang di desa pakraman Purwayu, Pura Telaga Mas sebagai pasucian Ida Bhatara dan pura Pasar Agung Lempuyang. Pujawali tiap enam bulan di pura ini puncaknya jatuh pada Umanis Galungan, seperti Umanis Galungan Kamis (9/12) yang baru lalu. Usai puncak pujawali, Ida Bhatara kaaturan malinggih di Pura Penataran Lempuyang di Purwayu dan nyejer selama tiga hari. (bud)
Tanpa Indikasi Dari Hal. 1 Kasus ini seperti yang dialami Hakim MK, Akil Mochtar. “Kalau hanya orang ngoceh bahwa hakim menerima suap tapi tanpa indikasi lalu dibentuk MKH itu namanya penghinaan terhadap hakim,” imbuhnya. Sementara itu, MK diminta terus menindaklanjuti hasil temuan tim investigasi terkait dugaan suap hakim konstitusi menyusul permohonan pensiun hakim Arsyad Sanusi. Pengusutan harus jalan terus. “Bukan hal yang istimewa apabila itu surat permohonan pensiun. Kalau Arsyad pensiun, MK harus tetap melakukan proses investigasi dan penelusuran terhadap hasil tim investigasi Rafly Harun,” kata Ketua Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (MaPPI) Asep Rahmat Fajar. Menurut dia, MK harus terus mengusut tuntas kasus ini karena tidak menutup kemungkinan adanya dugaan keterlibatan pegawai MK lainnya dalam kasus tersebut. Tidak tertutup kemungkinan bukan
hanya Arsyad. Bisa saja ada keterlibatan pegawai MK lainnya dalam kasus ini. ‘’Janganjangan ada pihak lain. Karena itu, hasil tim investigasi harus ditindaklanjuti MK,’’ ujar Asep. Hakim Arsyad mengaku telah melayangkan surat permohonan pensiun kepada Ketua MK Mahfud MD pada November 2010. Arsyad beralasan pensiun itu diajukan menjelang usianya ke-67. Arsyad mengaku sudah enggan mengikuti persidangan, karena sudah malu. Tetapi, Ketua MK meminta dirinya tetap ikut bersidang, karena belum ada bukti dirinya bersalah. (kmb/net)
Tanpa Rotasi Dari Hal. 1 McMenemy juga mengaku tidak akan melakukan rotasi pemain pada pertandingan nanti. “Sulit memadukan gaya permainan pemain-pemain lokal dengan pemain yang berbasis Eropa. Situasinya sulit bagi kami,” ujarnya. (kmb)
’’Cakya’’ dan ’’Sira Angen’’ RUBAG dan kawankawan tersentak membaca berita Bali Post, Rabu (15/ 12), perihal pelaksanaan upacara piodalan di Pura Sakenan, Denpasar. Diwartakan bahwa upacara yang biasanya dimulai bertepatan dengan hari raya Kuningan berakhir Pahing Kuningan, hanya akan berlangsung kurang dari sehari. Sebab, jenis upacara yang dilakukan menurut pengempon pura yakni penglingsir Puri Kesiman, hanya pujawali alit dengan pregembal medulur guru piduka. Kamis (16/12), Bali Post mewartakan lagi sikap Prajuru Desa Serangan yang menyesalkan keputusan pelaksanaan jenis upacara pujawali alit seperti diumumkan sehari sebelumnya. Mereka berpendapat bahwa dalam Purana disebutkan, bahwa upacara di Pura Sakenan minimal dilaksanakan selama tiga hari dengan padudusan alit catur rebah. Bila dilaksanakan seperti apa yang diwartakan dalam berita pertama, dikhawatirkan para pemedek yang biasanya datang dari seluruh Bali akan kecewa. Wah wah wah, cuaca yang tak karuan-karuan belakangan ini, juga membawa masalah macammacam. Di samping musibah banjir yang menimpa beberapa kawasan Bali, angin ribut disertaui hujan lebat Selasa-Rabu lalu juga memporak-porandakan tiga pura. Pura Berambang Agung di Jembrana roboh, demikian pula Pura Puseh di Taro Kelod Gianyar dan Pura Dalem Agung Kayubihi, Bangli berantakan. Nah, Pura Sakenan meski tidak dilanda angin topan dan secara fisik malah tampak kinclong, secara intrinsik terserang tsunami. Buktinya, dalam polemik di koran yang meskipun mengutarakan cuma permukaan, seismograf akal kita menunjukkan ada gejolak besar di bawah permukaan. Namun karena tidak tahu betul apa sebenarnya terjadi, sebaiknya jangan menduga-duga karena prasangka justru akan memperuncing masalah, imbau Rubag. Memang disayangkan kalau sampai upacara berlangsung tidak seperti biasanya. Ribuan orang Bali yang biasanya melakukan pilgrim atau tirtayatra ke sana akan kecewa. Bila dianalogikan, mirip kekecewaan para jemaah haji yang dibatalkan niatnya melaksanakan umroh tanpa alasan yang jelas dan masuk akal. Nah, kalau cuma membaca kedua berita di koran, para bhakta pasti akan menganggap perubahan mendadak penyelenggaraan piodalan di Pura Sakenan karena konflik kepentingan. Bila anggapan yang belum tentu benar tersebut direkayasa jadi kebenaran oleh pihak tertentu yang menjadi manejer konflik, sakralitas Pura Sakenan sebagai salah satu Sad Kahyangan dan Samudra Kretih akan memudar. Memprihatinkan, pura yang
pernah diramalkan sebagai tempat untuk memohon keselamatan dunia, justru mempertontonkan hal sebaliknya. Jika tidak disikapi oleh pihakpihak yang berkompeten, baik dari pemerintahan, adat dan agama, bukan tidak mungkin rekayasa yang serupa juga bisa dipakai melunturkan kesucian Pura-Pura lain di Bali, ujar Lonjong. Aku juga mengkhawatirkan hal itu ! Percekcokan untuk menguasai Pura sudah sering terjadi, malah barubaru ini sampai berdarahdarah. Kita cuma melihat akibat atau fenomena di media atau dengar dari kawan, sedangkan penyebabnya hanya pihak-pihak bersengketa yang tahu. Kayaknya sebagian dari kita sedang menari mengikuti irama genderang yang ditabuh orang lain. Bila konflik serupa terus terjadi dan pihak berwenang tetap melakukan politik pembiaran, seperti pendapatmu, kemungkinan besar pula Pura Sad Kayangan, Dang Khyangan, Kahyangan Jagat lainnya terjangkit. Artinya, selebaran yang pernah meresahkan masyarakat Hindu di Bali berbunyi Bali sudah dalam genggaman memang benar-benar terjadi. Ironisnya, ada segelintir intelektual berleluhur asli Bali, bukannya menyelamatkan kondisi yang memprihatinkan ini, bahkan seperti punya dendam sejarah justru secara sinis mengkritisi adat, budaya dan ritual masyarakat Bali dalam setiap kesempatan, keluh Bleteng. Biarkan saja, mungkin mereka sedang mempaktekkan teori sosial kritis, yang digunakan melakukan resistensi terhadap segala kemapanan. Mirip orang baru belajar bela diri akan memukul apa saja di dekatnya agar buku jarinya tampak hitam mengapal. Kaum hippies pun pernah melakukan resistensi serupa pada kaum borjuis kapitalis. Akhirnya golongan ini menjadi yuppies alias eksekutif muda bisnis, yang bergaya hidup lebih wah daripada yang mereka kritisi, sedang langgam bohemian dilupakan. Jadi, jangan hiraukan orangorang yang kamu sebut intelektual itu, toh jumlah mereka sedikit. Pun segala teori atau kritik mereka cuma dianggap hiburan oleh masyarakat, yang oleh Guy Debord disebut masyarakat tontonan alias Spectacle Society. Coba amati acara TV yang berlomba menyajikan kritik, lewat diskusi, debat, lawak dan parodi, namun nyaris semuanya dilupakan pemirsa begitu acara berlalu. Celakanya, yang dikritisi tetap melakukan business as usual, nasihat Murda. Benar juga ya ? Bahkan para aktivis vokal yang tampak garang seperti macan ketika masih di parlemen jalanan, namun saat jadi anggota parlemen sungguhan atau jadi
birokrat, tidak lagi mengaum tapi meringkik seperti kuda tunggangan. Baiklah, itu cuma ilustrasi, mari kembali ke substansi, ikhwal Pura Sakenan. Aku sendiri tidak pernah lagi ke pura yang sering aku kunjungi ketika masih anakanak hingga dewasa, setiap hari Manis Kuningan. Kandungan spiritualitas dan sakralitas Pura Sakenan, bagiku, tidak hanya terletak saat aku mencakup kedua tangan dan bersujud di depan beberapa pelinggih, namun sejak ngantre menyewa perahu atau jukung. Riak air, desir angin serta aroma kembang yang dibawa orang-orang yang seperahu, mengawali sentuhan religiositas itu. Bahkan ketika ombak besar menerpa ujung perahu atau air surut jauh dari pantai sehingga aku dan keluarga harus berjalan di rawa, merupakan santapan rohani yang mengesankan. Nah, semua itu sudah hilang sejak reklamasi tahun 1990an, sehingga aku dan keluarga tidak berselera lagi ke Pura Sakenan, tutur Pogog. Betul ! Aku juga sama sepertimu, karena kebisingan dan kesibukan di luar kegiatan spiritualitas dan sakralitas lebih mendominasi suasana saat petirtan. Padahal nama Sakenan, yang konon dilekatkan Dang Hyang Nirartha saat berdharmayatra ke tempat itu, karena dianggap memiliki atmosfir yang kuat untuk menyatukan pikiran. Cakya atau Sakyamuni adalah asal katanya, yang berarti ketenangan dan keteduhan, karena jauh dari keramaian akibat terpisah dari daratan Bali. Sedangkan Serangan yang menjadi nama pulau dimana Pura Sakenan terletak, secara etimologis terhimpun dari kata Sira dan Angen, yang berarti kawasan yang membuat orang terlena dan betah. Ya, karena Serangan yang ketika belum dicaplok investor dan dipermak wajahnya untuk kepentingan pariwisata adalah pulau mungil yang dikelilingi pasir putih dan lestari. Ketenangan dan kedamaian alami membuat penyu-penyu datang ke pantai untuk bertelur, sehingga Serangan pu-nya julukan beken The Turtle Island yang mendunia, tambah Jagra. Dari tadi kalian bicara soal sakralitas, spiritualitas dan religiositas terkait Pura Sakenan, kukira, untuk membahas kemelut yang terjadi di sana seyogyanya ditinjau dari sudut niskala atau transenden. Jangan-jangan karena kedamaian dan ketenangan alami pulau Serangan diusik keserakahan investor, sehingga persoalan yang seharusnya bisa diselesaikan secara damai bernuansa religius, jadi berkembang se-perti tak terkendali. Kedua pihak yang bertikai sepatutnya sadar bahwa di pundak mereka ada kata Cakya dan Sira Angen yang mereka usung. Ingat, Pangdam IX Udayana pernah mengatakan Bali adalah tanah yang suci, yang bisa jadi karena aura Cakya dan Sira Angen tersebut, komentar Jengki. aridus
Ikan Tongkol Dari Hal. 1 Umumnya, yang dijual adalah ikan tongkol bakar dan ikan jenis lainnya. Prosesnya, ikan-ikan hasil tangkapan nelayan setempat dibeli kemudian dibersihkan. Setelah bersih, ikan tersebut dilumuri bumbu. Agar bumbu bisa meresap sampai ke dalam, daging ikan ditorehtoreh memanjang. Ikan-ikan yang sudah dilumuri bumbu dan sedikit garam tersebut selanjutnya dibakar di atas bara api dari sabut kelapa. Ikan-ikan yang sudah matang siap dijual. Ikan bakar yang dijual itu sudah lengkap dengan bumbu atau sambal matahnya. Pemedek yang tertarik membeli, bisa langsung menyantap di tempat bersama nasi atau dibungkus dibawa pulang. Per ekor biasanya dijual sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 12.000 ukuran sedang. Selain ikan tongkol bakar, krupuk dari kulit ikan juga banyak dijual. Krupuk kulit ikan tersebut dikemas dalam kantung plastik bening. Satu kantung plastik dijual Rp 2.000. Yang menarik lagi adalah klejat. Klejat itu adalah sejenis kerang. Klejat-klejat ini dulunya amat mudah dicari. Sekarang sudah agak langka. Hingga sampai bisa disantap dalam bentuk krupuk klejat, isi klejat mesti dipisahkan dengan kulit cang-
kangnya. Klejat direbus kemudian dicukil untuk mengeluarkan isi atau dagingnya. Daging-daging klejat yang berukuran kecil-kecil itu kemudian dikeringkan beberapa hari. Setelah kering baru digoreng. Bumbunya cukup bawang putih dan garam. Rasanya enak, per bungkus kecil juga dijual Rp 2.000. Selain klejat, pedagang setepat juga menjajakan belut laut kering. Belut-belut laut ini juga dijual dalam bentuk krupuk. Harganya per bungkus kecil juga Rp 2.000. ‘’Titiang setiap enam bulan sekali, ketika melakukan persembahyangan di Pura Dalem Sakenan, sengaja membeli tipat dengan sayur bulung boni, ditambah krupuk klejat dan krupuk kulit ikan. Rasanya memang khas. Ini satu-satunya menu khas Serangan. Titiang suka,’’ ujar seorang pemedek dari Kepaon, Denpasar Sela-
tan. Tak hanya itu, pemedek juga dapat menikmati es campur yang berisi rumput laut. Rasanya yang khas sangat pas diminum untuk melepas dahaga. Makanan khas Serangan itu tak hanya ditemukan saat piodalan di Pura Dalem Sakenan. Saat hari-hari biasa juga kerap ada. Warung-warung di pinggir jalan juga umumnya menjual makanan khas seperti itu. Demikian juga ikan tongkol bakar, hampir tiap hari bisa dijumpai di Serangan. Makanan yang tak kalah khasnya adalah sate ikan. Sate ikan yang langsung dipanggang oleh penjualnya itu juga mengundang selera makan. Sate languan yang disajikan hangat-hangat itu amat cocok disantap bersama ketupat. Sambalnya yang pedas, menjadikan sate ikan pas disantap sehabis sembahyang. (lun)
Langsung Berkibar Dari Hal. 1 Selain merasakan gelar Juara Liga Indonesia bersama Persik dan top scorer, Christian juga menjadi pemain naturalisasi yang langsung berkibar di Timnas. Gonzales mungkin tak akan selama Robby Darwis menghuni Timnas PSSI, namun fenom-
ena dan kiprahnya menjadi catatan tersendiri bagi publik sepak bola Bandung yang menunggu bintangnya berkibar di Timnas PSSI. “Kehadirannya di Timnas memberi warna dan motivasi,” kata Atep, rekan Gonzales di tim Maung Bandung Persib. (kmb)
Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila
MINGGU UMANIS, 19 DESEMBER 2010
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
ADA APA
141 Napi Kabur dari Penjara Meksiko
Penderita TB di London LONDON - Jumlah orang yang terinfeksi tuberkulosis atau (TB) di London meningkat hingga 50 persen pada dekade terakhir. Tidak seperti di negara lainnya di mana jumlah TB menurun, di Inggris penyakit ini justru meningkat, terutama di London. Pada 1999 ada sekitar 2.309 kasus TB. Ditulis pada sebuah artikel yang diterbitkan jurnal kedokteran, Lancet, pada 2009, di Inggris lebih dari 9.000 kasus, sementara di London sekitar 3.450 kasus TB. Dari jumlah tersebut hanya 70 persennya yang aktif melakukan pengobatan, selebihnya meremehkan. “Kami prihatin melihat peningkatan kasus TB sejak 1970-an,” kata Dr. Ibrahim Abubakar, kepala surveilans TB di Inggris Health Protection Agency, dalam sebuah pernyataan Sabtu (18/12) kemarin. Dia mengatakan kunci untuk mengurangi peningkatan kasus TB adalah diagnosis dini dan pengobatan yang tepat. Sementara tuberkulosis masih jarang di Inggris - sekitar 15 orang per 100.000 orang terinfeksi. Angka itu masih lebih tinggi daripada di tempat lain di Eropa Barat. Di Prancis diperkirakan sekitar 10 orang dari 100 ribu terkena TB. Sekitar 85 persen orang dengan TB telah berada di Inggris selama sedikitnya dua tahun, yang berarti penyakit ini tidak diimpor, namun beredar secara lokal. “Kenaikan kasus tuberkulosis tidak ada hubungannya dengan migrasi dan imigran,” kata Alimuddin Zumla dari University College London. (ant/ap)
Astronot Merapat di Stasiun Antariksa Internasional Moskow Sebuah pesawat antariksa yang diawaki sejumlah astronot dari Amerika Serikat, Italia, dan Rusia berhasil merapat di Stasiun Antariksa Internasional pada Jumat (17/ 12) lalu, kata Badan Antariksa Rusia, Roscosmos. Pesawat luar angkasa bernama Soyuz TMA-20 merapat setelah dua hari peluncurannya dari Baikonur Cosmodrome di padang rumput Kazakhstan. Pada Kamis, Pengendali Antariksa Rusia kehilangan komunikasi dengan pesawat tersebut selama beberapa jam. “Perjalanan dan upaya merapatkan pesawat tersebut pada stasiun dibimbing oleh Pusat Pengendalian Antariksa,” demikian pernyataan dalam jejaring Roscosmos. Peristiwa itu mengantarkan astronot NASA, Catherine Coleman, kosmonot Rusia, Dmitry Kondratyev, dan astronot Badan Antariksa Italia Eropa, Paolo Nespoli kepada Stasiun Antariksa Internasional seharga 100 miliar dolar AS yang didanai oleh 16 negara. Stasiun itu sedang dalam pembangunan sejauh 350 kilometer di luar bumi sejak 1998. Kantor berita Rusia, Interfax, melaporkan pada Kamis malam bahwa Pusat Pengendalian Antariksa Rusia telah kehilangan komunikasi dengan pesawat tersebut, namun arus hubungan dari pesawat dapat tersambung kembali setelah beberapa jam. Penerbangan Soyuz merupakan satu dari yang terakhir sebelum AS tidak menggunakan lagi pesawat antariksanya yang dapat digunakan kembali sehingga berakibat para astronot bergantung sepenuhnya pada pesawat Rusia bagi misi ke luar angkasa. (ant/rtr)
DPD HPI Bali
Bantah Ribuan ’’Guide’’ Ilegal Denpasar (Bali Post) Ribuan pramuwisata bodong alias tidak berizin yang disinyalir bersarang di Bali dibantah DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali. Hal tersebut didasari data Dinas Pariwisata (Diparda) Bali yang mencatat jumlah guide ilegal yang beroperasi hanya mencapai 135 orang. ‘’Dalam kurun waktu 11 bulan Disparda Bali telah melakukan sweeping terhadap pramuwisata sebanyak 598 orang, namun hanya enam persen yang tertangkap ilegal. Jadi, tidak masuk akal jika dikatakan jumlah mereka mencapai ribuan,’’ ungkap Ketua DPD HPI Bali, Made Sukadana, di Denpasar, Jumat (17/12) lalu. HPI juga membantah dikatakan kurang proaktif dalam memberantas guide ilegal. Pasalnya, HPI terus berusaha mengatasi masalah tersebut dengan selalu mengadakan koordinasi dengan ASITA. ‘’Bahkan, kami berencana mengusulkan kepada seluruh dinas pariwisata kabupaten/kota agar tidak mengizinkan guide ilegal mengantar wisatawan masuk ke objek dan daya tarik wisata di wilayahnya,’’ tegasnya. Menurutnya, pihak HPI selalu mengikutsertakan beberapa orang anggota pengurus dalam tim sweeping di bawah koordinasi Disparda Bali bersama-sama dengan utusan dari lembaga/dinas terkait. Tim ini melakukan tugas sweeping di setiap objek wisata secara rutin sesuai amanat Perda No.5 Tahun 2008 tentang Pramuwisata. ‘’Terhadap pramuwisata yang telah memiliki Kartu Tanda Pengenal Pramuwisata (KTPP), namun lupa membawa atau tidak berpakaian adat sesuai dengan ketentuan, dilakukan pembinaan agar kesalahannya tidak terulang kembali,’’ tandasnya. Terkait peningkatkan kualitas SDM pramuwisata HPI, dipaparkan Sukadana telah menyelenggarakan kursus sertifikasi pramuwisata bekerja sama dengan salah satu perguruan tinggi mengacu kepada materi SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) di bidang pramuwisata ditambah dengan muatan lokal tentang agama dan budaya. ‘’Kami juga telah melakukan uji kompetensi pramuwisata terhadap sejumlah anggota untuk mendapatkan sertifikat kompetensi pramuwisata dan tour leader yang dilaksanakan oleh LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) Pariwisata Indonesia, dan delapan orang pengurus telah berstatus sebagai asesor kompetensi,’’ sebutnya. Menurutnya, HPI sangat terbuka kepada siapa saja yang ingin memberikan masukan atau ingin mengetahui secara jelas perkembangan dan aktivitas HPI Bali. Hingga 2010, jumlah pramuwisata yang mengantongi KTPP mencapai 8.198 orang. Sedangkan aktif sejumlah 5.127 orang. Sementra, dari 598 orang pramuwisata disidak pada periode tersebut, 377 orang mempu menunjukan KTPP, 23 orang lupa membawa KTPP dan 135 orang tidak memiliki KTPP atau illegal guide. (par)
Meksiko City Sedikitnya 141 narapidana kabur dari sebuah penjara Meksiko dekat perbatasan Amerika Serikat Jumat (17/12) waktu setempat. Kodisi ini meningkatkan tanda bahaya di wilayah yang sangat menderita kekerasan dari geng-geng obat yang bermusuhan.
BERJALAN - Pasukan Korea Selatan tampak berjalan di pinggir pantai pascalatihan perang yang digelar beberapa waktu lalu. BPM/afp
Cuaca Buruk Tunda Latihan Korsel Moskow Cuaca buruk tampaknya akan menunda latihan artileri Korea Selatan (Korsel) yang dijadwalkan diselenggarakan di pulau di Laut Kuning yang diserang oleh Korea Utara bulan lalu, kata kantor berita Yonhap, Sabtu (18/12) kemarin. Korea Selatan telah merancang akan mengadakan pelatihan sehari antara Sabtu dan Selasa (21/12) mendatang. Korea Utara telah memperingatkan bahwa pihaknya akan melakukan serangan lain terhadap pulau itu, yang lebih mematikan daripada serangan 23 November yang menewaskan empat orang, jika Korea Selatan melaksanakan latihan itu. “Mengingat kondisi cuaca
maritim di seluruh Pulau Yeonpyeong diperkirakan dapat memburuk pada siang ini, kami memutuskan bahwa akan sulit bagi militer untuk mengadakan latihan peluru tajam,” kata kantor berita mengutip sumber militer. “Kondisi cuaca merupakan faktor paling penting dalam menentukan waktu untuk latihan,” kata sumber itu seraya menambahkan bahwa cuaca diperkirakan dapat meningkat pada awal minggu depan, yang akan memungkinkan untuk menyelenggarakan latihan pada Senin atau Selasa. Pada 23 November, Korea Utara memberondong tembakan ke Yeonpyeong, sebuah pulau di garis depan perbatasan maritim antara kedua negara, dalam menanggapi latihan Korea Sela-
tan di Laut Kuning. Pyongyang tidak mengakui garis batas utara yang dibuat oleh Amerika Serikat pada akhir perang Korea tahun 1950-an, dan menyatakan bahwa peluru yang ditembakkan Korea Selatan selama latihan melanggar wilayahnya. Setelah pengumuman Korea Selatan tentang latihan, Amerika Serikat menyatakan mendukung Seoul, sedangkan Rusia dan Cina meminta pihak berwenang Korea Selatan untuk menahan diri dari gelar latihan yang akan makin meningkatkan ketegangan di semenanjung itu. Para pejabat Korea Selatan telah memperingatkan Korea Utara akan membalas dengan keras jika Pyongyang menyerang wilayah Selatan lagi. (afp/gie)
“Penyelidikan awal menunjukkan para narapidana keluar melalui pintu masuk layanan untuk kendaraan dan jelas dibantu oleh staf penjara, tidak ada keraguan tentang itu,” kata Sekretaris Keamanan Umum negara bagian Tamaulipas Antonio Garza. Dia mengatakan sedikitnya 141 narapidana melarikan diri dari penjara di Nuevo Laredo, menurunkan perkiraan sebelumnya 159 seperti yang diberikan oleh seorang pejabat penjara kepada AFP. Laporan-laporan media mengatakan sebanyak 190 tahanan melarikan diri. Sipir penjara juga terdaftar hilang setelah pembobolan itu, katanya, tanpa menambahkan rincian lebih lanjut. Garza mengatakan pelarian besar-besaran dari Pusat Hukuman Nuevo Laredo’s itu kabur tanpa diketahui sampai penghitungan kepala rutin pada Kamis malam. Mereka melarikan diri dari fasilitas di kota timur laut Meksiko - yang terletak tepat di seberang sungai Rio Grande dari kota Laredo di negara bagian AS Texas. Ini adalah salah satu pelarian napi yang terbesar di Meksiko dalam beberapa tahun terakhir. Kasus pelarian besar terakhir terjadi pada 10 September di Reynosa, ketika 85 narapidana melarikan diri. Pada
Maret, 41 tahanan melarikan diri di Matamoros - kota kedua di perbatasan AS. Antara Januari-September, lebih dari 340 tahanan telah melarikan diri dari penjara di negara bagian Tamaulipas, tempat Nuevo Laredo terletak, menurut petugas keamanan umum. Salah satu dari tujuh negara bagian Meksiko yang berbatasan dengan Amerika Serikat, Tamaulipas adalah medan utama pertempuran antara kartel obat Golfo dan Zetas, yang persaingan mereka sering menyebabkan baku tembak berdarah di jalanjalan kota. Seluruh wilayah perbatasan utara adalah tempat perjuangan berdarah antara dua geng bersenjata berat, Kartel Teluk dan Los Zetas, menurut pejabat. Meningkatnya pelanggaran hukum pada saat pertempuran kartel hal itu menguntungkan rute-rute penyelundupan ke Amerika Serikat, dan keterlibatan polisi dan militer Meksiko terlibat bentrokan, telah menimbulkan kekhawatiran di kedua sisi perbatasan. Polisi Ekstra Meksiko dan tentara telah dibawa ke sana untuk memperkuat keamanan di penjara. Para pejabat mengatakan bahwa jumlah kematian selama empat tahun perang obat bius telah meningkat melampaui 30.000, dan 12.456 korban jiwa tahun ini saja.. (ant/afp)
Membawa Keunggulan Science Centre ke Rumah Pintar Denpasar SINGAPURA memiliki Science Centre alias pusat ilmu pengetahuan di kawasan Jurong, Singapura Barat. Kota Denpasar memiliki Rumah Pintar di Jl. Kamboja Denpasar. Tentu tak seimbang kalau kita mau membandingkan kedua lembaga tersebut. Dari segi anggaran dan pola penyajian, kita jelas kalah jauh. Namun seharusnya minimal pengelolaan Rumah Pintar meniru pola di Science Centre Singapura. Rombongan guru-guru SMAN 5 Denpasar juga menyempatkan diri meninjau Science Centre. Bayangkan karcis masuknya saja mencapai 21 dolar Singapura atau sekitar Rp 150 ribu. Tarif ini sudah termasuk biaya melihat atraksi Dinosaurus dan film tiga dimensi. Yang jelas Science Centre ini mampu menyedot ribuan pelajar tiap hari saat libur semester. Mereka yang dari pendidikan dasar ada ruang untuk bermain dan belajar. Bahkan, siswa pun rela berbasah ria sambil mempelajari gerakan air dan ilmu fisika lainnya. Perencanaan gedung dan komposisi ilmu di Science Centre Singapura ini betul-betul matang. Pengunjung disiapkan galeri map dan di tiap sudut ada informasi yang memberi penjelasan di sudut mana pengunjung sedang berada agar tak bingung. Di sini juga ada snow city, Omni The-
atre, Kinetic Garden dan sebagainya. Baru menginjak di ruang depan, kita sudah disapa oleh sebuah robot wanita yang bisa diajak wawancara. Di sini juga dijual aneka permainan yang semuanya berbasiskan ilmu pengetahun. Di antaranya bagaimana pesawat bisa terbang lengkap dengan petunjuknya. Yang menarik, pengunjung tak hanya disajikan benda mati yang sudah diawetkan seperti hiu dan menjangan, namun sebagian besar ilmu pegetahuan ditampilkan dalam bentuk hidup. Misalnya bagaimana terjadinya proses fotosintesis pada daun dan tanaman, kehidupan kelelawar dan gurita lengkap dengan hasil bidikan kamera bawah laut. Makanya pas sekali iptek yang dibaca dibuku diberi jawaban why dan how di Science Centre. Jika kita ingin bicara soal kesehatan, di sini disajikan lewat dialog interaktif lewat program komputer yang membuat pengunjung mendapat ilmu semakin komprehensif. Ruang ini disebut medical. Juga ada proses pengangkatan kanker.
Ilmu soal laser pun ada di sini untuk penyembuhan berbagai penyakit dan cara kerjanya. Bahkan di sini ada lab DNA. Jika ingin melihat bidikan bawah laut, kita bisa menuju ruang laut. Bahkan di sini disiapkan penerapan ilmu khusus matematika. Aneka robot yang paling banyak diminati. Semuanya hasil karya siswa Singapura. Termasuk bagaimana menemukan rahasia melekul air, pergerakan air dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah dan sebaliknya. Penyajian iptek di Science Centre Singapura bisa ditiru oleh Rumah Pintar Kota Denpasar. Rumah Pintar di Jl. Kamboja yang selama ini hanya dihuni oleh kursi dan bangku terkesan hanya berfungsi sebagai rumah, belum pintar. Paling tidak Rumah Pintar ini banyak menyimpan temuan siswa dan guru di Denpasar. Visualisasi dari aneka iptek bisa dijadikan sumber belajar baru di luar perputakaan. Rumah Pintar bukan hanya dijadikan ajang lomba, melainkan kembalikan ke esensinya yakni menjadi pusat temuan
ilmu dan pengetahuan terbaru dan hukum-hukum fisika, kimia dan sosial lainnya. Pemkot atau Disdikpora pun harus berani membeli hasil karya guru dan siswa yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan. Ini yang dilakukan di Singapura sehingga siswa dan
guru termotivasi menemukan alat peraga baru. Ketika itu sudah merasa mendapatkan sesuatu yang beda di Rumah Pintar, barulah pelajar akan mengejar objek city tour science ini. Saat itu baru kita bisa mendapatkan rupiah dari sebuah Rumah Pintar. (sue)
BPM/sue
SCIENCE CENTRE - Mencoba alat di ruang medical di Science Centre Singapura.