HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA
Bali Post
20 HALAMAN SEJAK 1948
NOMOR 202 TAHUN KE 62 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id HARGA LANGGANAN Rp. 60.000 ECERAN Rp 3.000
Pengemban Pengamal Pancasila
MINGGU UMANIS, 14 MARET 2010
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Melasti dan Pakelem di Segara Padanggalak
Mencegah ”Merana’’, Membangun Keseimbangan Alam
SANISCARA Kliwon Landep, Sabtu (13/3) kemarin, ribuan masyarakat Hindu dengan khusyuk melakukan prosesi upacara melasti di Pantai Padanggalak, Kesiman. Melalui melasti yang merupakan rangkaian dari Tawur Agung Kesanga dan hari raya Nyepi tahun baru Caka 1932 ini, umat Hindu secara simbolis menyucikan bhuana alit dan bhuana agung serta memohon tirtha amertha. Prosesi melasti kemarin, sudah dilakukan sejak pukul 04.00 wita di antaranya dari krama Peguyangan dan Tembawu. Ber-
bagai pelawatan Ida Batara termasuk dari Pura Dalem Kretti Bhuwana di-pundut ke pantai. Saat itu juga merupakan puncak piodalan di Pura Dalem Kretti Bhuwana. Prosesi ini dimaknai sebagai simbol bhuana agung menuju ke kesucian. Sementara itu, sore hingga malam hari, Pantai Padanggalak masih dipadati umat. Krama dari Sumertha, Ujung, Pagan, Tonja, dan Kesiman melasti di lokasi tersebut. Sore itu di Segara Padanggalak dilaksanakan upacara bhakti pakelem. Pakelem yang diselenggarakan krama Bali kali ini dengan tingkatan mapedudusan alit lan
nyatur rebah di-puput Ida Pedanda Gde Oka Karang dari Griya Agung Tampakgangsul, Denpasar dan Ida Pedanda Gde Wayahan Djelantik dari Griya Buda Tegal, Celuk, Sukawati, Gianyar. Saat itu, digelar berbagai wali seperti Rejang Dewa, wayang lemah mengambil lakon ‘’Kunti Yadny’’ oleh Dalang A.A. Putri dari Carangsari, Badung dan topeng Sidakarya. Prosesi bhakti pakelem diawali dengan persembahyangan bersama di Pura Dalem Kretti Bhuwana yang dirangkaikan dengan prosesi perayaan Tumpek Landep. Hal.19 Gubernur Bali
BPM/eka
PAKELEM - Prosesi upacara pakelem dilaksanakan krama Bali di Segara Padanggalak, Kesiman. Sementara itu, Asisten II Provinsi Bali, Ketut Wija, menyerahkan punia genta kepada sejumlah pemangku saat piodalan di Pura Dalem Kretti Bhuwana, Sabtu (13/3) kemarin.
ICW Sesalkan KPK
Punia Upacara di Besakih TERKAIT upacara Ida Batara Turun Kabeh di Pura Penataran Agung Besakih, Bali Post membuka dompet punia. Bagi krama Bali yang ingin mapunia dapat menghubungi Sekretariat Bali Post di Jalan Kepundung 67 A telepon (0361) 225764 atau Bagian Keuangan Bali TV di Jalan Keboiwa 63 A Denpasar (0362) 427372. Semoga kita selalu ada dalam lindungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa.
DANA PUNIA I Nyoman Cenik Suranta, SE Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia Kabupaten Badung, Drs. I Ketut Wargitha (Ketua) Staf BPC IDGR Putra Nanda Dwi, Gatsu Chekov Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp
1.000.000
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
500.000 270.000 100.000 50.000 25.000 1.945.000 71.550.000 73.495.000
BPM/eka
Jakarta (Bali Post) Sikap KPK yang melimpahkan berkas penyelidikan kasus dugaan suap tiga anggota Fraksi TNI/Polri DPR periode 1999-2000 kepada Puspom TNI, menuai kecaman. Pasalnya, saat ketiganya terindikasi menerima suap terkait pemilihan Miranda Swaray Goeltom sebagai deputi senior Gubernur BI, masih berstatus sebagai anggota DPR. Sama seperti terdakwa Udju Djuhaeri yang perkaranya telah disidangkan di Pengadilan Tipikor. Dengan posisi yang sama, ICW menyesalkan kasus ini tak ditangani KPK melainkan diserahkan ke Puspom TNI. ‘’Ketiganya harusnya disidik KPK untuk kemudian diadili Pengadilan Tipikor. Bukan malah melimpahkannya ke Puspom TNI,’’ kata Wakil Kordinator ICW Emerson Juntho dengan nada kesal Sabtu (13/3) kemarin. Seperti diberitakan Bali Post, dalam pembacaan dakwaan perkara terdakwa Udju Djuhaeri, JPU I Kadek Wiradhana menyebutkan tiga anggota Dewan yang diduga ikut menikmati dana suap dalam bentuk cek perjalanan (travellers cheque) masing-masing Rp 500 juta. Mereka adalah Mayjen TNI (Purn.) Darsup Yusuf, Laksma TNI (Purn.) R. Sulistyadi, dan Marsma TNI (Purn.) Suyitno. Menurut penuntut umum, ketiganya diajak terdakwa Udju untuk menemui Ari Malangjudo di kantor PT Wahana Esa Sejati (WES) Jalan Riau, Jakarta Pusat. Hal itu dilakukan usai terpilihnya Miranda Goeltom sebagai deputi senior Gubernur BI. Cek yang diberikan Ari Malangjudo itu berasal dari dana Rp 2 miliar yang digelontorkan oleh Nunun Nurbaeti, istri mantan Wakapolri Komjen Pol. (Purn.) Adang Daradjatun. Dikatakan Emershon, KPK seharusnya bersikap tetap menindak ketiganya hingga diseret ke pengadilan. Bukan menyerahkan proses hukum selanjutnya ke militer. Alasannya, sudah menjadi rahasia umum, kalau kasus mantan anggota TNI itu diserahkan ke Puspom takkan berjalan seperti yang diharapkan. (kmb3)
MELASTI - Prosesi upacara melasti yang dilakukan umat Hindu di Pantai Padanggalak, Kesiman, Sabtu (13/3) kemarin. Upacara melasti ini merupakan rangkaian dari menyambut hari raya Nyepi bagi umat Hindu di Bali.
Kesulitan Dana
Teroris Incar Ladang Ganja Jakarta (Bali Post) Pengamat terorisme, Mardigu Wowiek Prasantyo, meyakini suburnya ladang ganja di Aceh menjadi daya tarik para teroris untuk menjadikan ganja sebagai sumber pendanaan. Penilaian tersebut disampaikan Mardigu terkait penyergapan lanjutan oleh Densus 88 Antiteror Polri yang menewaskan dua anggota teroris di Leupang, Aceh Jumat (12/3) lalu. Ganja bisa saja menjadi sumber dana para teroris Aceh. ‘’Untuk operasi yang membutuhkan dana sangat besar, saya sangat percaya, ladang ganja menjadi sumber dananya,’’ kata Mardigu saat diskusi bertema ‘’Masih Ada
Teroris’’ di Warung Daun Cikini, di Jakarta Sabtu (13/ 3) kemarin. Meski tema jihad yang diusung para teroris merupakan bentuk perjuangan agama yang dinilai mulia, namun para teroris menghalal-
kan segala cara dalam menjalankan kegiatannya. Dia mencontoh, pola kegiatan sumber pendanaan teroris di Afghanistan yang mendapatkan dananya dari ladang opium. Pola ini yang sangat mungkin sedang diterapkan para
teoris di Indonesia. ‘’Saya percaya mereka menggunakan ladang ganja dan menjualnya untuk menghidupi operasi mereka,’’ imbuhnya. Mardigu mengatakan saat ini kelompok teroris sedang kesulitan dana untuk menjalankan operasi jaringan mereka. Aceh dinilai sebagai wilayah yang tepat untuk menjalankan bisnis haram tersebut. Hal.19 Konflik Aceh
Polri Penjarakan 452 Teroris
OLAHRAGA
Simulasi Tak Terkait Obama
Pacquiao Vs Joshua Siap Bikin Kejutan Dallas Manny Pacquiao bertekad meng-KO Joshua Clottey pada pertarungan kelas welter versi badan tinju WBO yang akan digelar di Stadion Cowboys, Dallas, Minggu (14/3) ini. Hal.19 Duel Menarik
Jakarta (Bali Post) Tidak semuanya, seorang teroris harus mati di ujung peluru. Kapolri Bambang Hendarso Danuri mengatakan hingga saat ini Polri telah menangkap 452 teroris. Kelompok teroris yang ada di Indonesia untuk pertama hingga sekarang yang berhasil diamankan ada 452 orang, kata Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri usai latihan gabungan dan Simu-
lasi Penanganan Teroris TNI-Polri di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (13/3) kemarin. ‘’Dari jumlah itu ada yang kembali ke masyarakat dengan melakukan kegiatan secara normal. Yang keluar 242. Bersama dengan itu bisa kita lihat, mereka melakukan kegiatan lagi,’’ imbuhnya. Hal.19 Musuh Bersama
BPM/ade
SIMULASI - Tim gabungan TNI-Polri melakukan penyergapan teroris saat simulasi gabungan di BEI.
Simbol Bumi
Ogoh-ogoh Saat Pengerupukan
”Amantukanen Butha Kala Kabeh’’
Senin (15/3) besok, umat Hindu melaksanakan prosesi ritual Tawur Agung Kesanga serangkaian menyambut hari raya Nyepi tahun baru Saka 1932. Senja hari dilanjutkan dengan prosesi pengerupukan. Dalam prosesi itu, umat Hindu mengarak ogoh-ogoh. Apa yang mesti dipahami terkait dengan prosesi ogohogoh pengerupukan? BPM/afp
TIMBANG BADAN - Manny Pacquiao (kiri) dan Joshua Clottey dalam sesi timbang badan Sabtu (13/3) kemarin.
HALAMAN 19
PROSESI mengarak ogoh-ogoh serangkaian upacara Tawur Agung Kesanga adalah sebuah prosesi ekspresifkreatif masyarakat Hindu di Bali dalam memaknai perayaan pergantian tahun Saka. Krama Bali membuat ogohogoh butha kala seperti Kala Bang, Kala Ijo, Kala Dengen, Kala Lampah, Kala Ireng dan berbagai bentuk lainnya yang merupakan perlambang sifat-sifat negatif yang mesti di-somya agar tak mengganggu kehidupan manusia. Hal.19 Di-”pralina”
BPM/eka
OGOH-OGOH - Ogoh-ogoh Banjar Taman Sari, Sanur bertemakan Rahwana melawan Rama.
MALAM pengerupukan, Senin (15/3) besok di Bali dipastikan ramai dengan pawai ogoh-ogoh. Bahkan di Denpasar sejak sebulan lalu, ogohogoh karya krama banjar/STT sudah dipajang di balai banjar. Selain memiliki filosofi yang tinggi, ogoh-ogoh juga menggairahkan atraksi berkesenian krama Bali. Mau tak mau sekaa gong tiap banjar berlatih menampilkan BPM/dok kreasi baleganjur terbaik. Agung Raka Demikian juga munculnya rasa kebersamaan. Tanpa bersatu tak mungkin krama banjar mampu membuat dan mengarak ogoh-ogoh. Pengamat budaya dan seni Bali, Agung Raka, menjelaskan penggunaan simbol-simbol dalam Agama Hindu disebabkan keterbatasan manusia untuk menerjemahkan hal-hal yang berada di luar kemampuannya. Hal.19 Persembahan
DAERAH
2
FIGUR
Kurikulum Kepemimpinan ADA usulan konstruktif dilontarkan Ketua Dewan Pendidikan Kota Denpasar, Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., dosen Fakultas Teknik Unud. Ia berharap masalah kepemimpinan diajarkan secara khusus kepada siswa dari jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA/SMK. Mata pelajaran kepemimpinan itu bisa dikemas tersendiri, memperkaya kurikulum pengembangan diri maupun dimasukkan dalam mata pelaBPM/dok jaran muatan lokal. ‘’Mata pelajaran kepemimpinan memang sangat layak dimasukkan dalam kurikulum sekolah. Pasalnya, sekolah menjadi harapan utama tempat melatih atau mendidik kader-kader bangsa termasuk para calon pemimpin bangsa,’’ katanya kepada Bali Post, belum lama ini. Saat ini, kata dia, bangsa Indonesia tengah ditelikung beragam problematika seperti lemahnya daya saing dan rendahnya bakat/minat serta kemampuan kewirausahaan. Lebih mengkhawatirkan lagi adalah terjadinya degradasi berbangsa dan bernegara dalam kerangka NKRI. Guna memperbaiki kondisi bangsa yang carut-marut itu, tentu saja diperlukan figur pemimpin bangsa yang tangguh dan mumpuni. ‘’Sulitnya memperoleh pemimpin yang ideal, itu karena kita tidak pernah secara serius memikirkan bahwa kepemimpinan itu dapat dipelajari. Dan, lembaga pendidikan merupakan tempat yang strategis untuk menggodok calon-calon pemimpin bangsa itu,’’ katanya. Ia menambahkan euforia reformasi dan semangat demokrasi yang berlangsung selama ini sepertinya belum mampu menjawab keinginan dan keperluan bangsa ini. Menurut mantan PR III Unud ini, sektor pendidikan berperan besar dalam memunculkan kepemimpinan strategis yang mampu mempengaruhi, menggerakkan, serta mengarahkan individu atau kelompok untuk mencapai hasil dan tujuan pada situasi tertentu. Nilai-nilai kepemimpinan harus muncul atas dasar nilai-nilai luhur, kepribadian, dan cita-cita nasional. (ian)
S EKITAR KITA
Bayi Ditinggal Ibunya BAYI berkelamin perempuan ditinggalkan begitu saja oleh ibunya di RS Sanglah. Bayi yang tercatat atas nama sang ibu yaitu In Habiya lahir Minggu (7/3) lalu secara caesar. Petugas mengetahui bayi ditinggal sang ibu, Jumat (12/3) ketika petugas sang ibu tidak datang melihat bayinya. Ketika dicek, ternyata sang ibu sudah tidak ada lagi ditempatnya dirawat alias minggat. Pihak RS Sanglah sudah berusaha mencari ke alamat tercatat yaitu Jalan Batur Sari No.35 Denpasar, namun ternyata alamat itu tidak tercatat. Untuk itu, RS Sanglah meminta bantuan klian adat setempat untuk mengecek adakah warganya yang bernama In Habiyah (35). Selain meninggalkan bayinya di rumah sakit, In juga meninggalkan utang perawatan Rp 5 juta. Masih belum jelas alasan sang ibu meninggalkan bayinya. (san)
Disenggol Truk PDAM, Pengendara Motor Tewas Negara (Bali Post) Nasib naas dialami Samsul (59) asal Dusun Malar Desa Macanputih, Banyuwangi. Ia tewas ketika dirawat di RSU Negara Jumat (12/3) sore lalu, setelah mengalami kecelakaan dengan truk PDAM di jalan umum Denpasar - Gilimanuk masuk wilayah Dusun Air Anakan, Banyubiru, Negara. Saat itu, korban yang mengendarai sepeda motor dengan nopol P 5368 XD disenggol truk PDAM hingga terjatuh dan mengalami luka-luka. Samsul siang itu melaju menuju Pelabuhan Gilimanuk. Sementara truk tangki PDAM DK 9769 W yang dikemudikan I Kade Sudina (46) pegawai PDAM berada di belakang motor. Memasuki TKP, truk mencoba menyalip sepeda motor. Pada situasi jalan lurus dengan tanjakan dan dilengkapi marka, tak diduga muncul truk lain dari arah berlawanan. Tak ingin terjadi kecelakaan, sopir secara spontan membanting setir ke kiri. Padahal di pantat truk sepeda motor yang dikendarai Samsul masih berjalan. Truk menyenggol sepeda motor hingga korban terjatuh. Korban mengalami luka di bawah hidung, bengkak mata kanan, dan muntah-muntah. Setelah dirawat beberapa saat di RSUD Negara, korban pun mengembuskan napas terakhirnya. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Nuryana yang didampingi Kanit Laka Iptu Made Suwandra saat dimintai konfirmasi membenarkan kasus kecelakaan yang melibatkan truk tangki tersebut. Kini, kasus lakalantas ini masih ditangani Polres Jembrana. (sur)
Konflik Stikes Majapahit Memanas
Sundayana Laporkan Kasus Pemalsuan Singaraja (Bali Post) Konflik di tubuh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Majapahit semakin memanas dan membuat warga di Buleleng bingung. Setelah kubu Gede Sunjaya menggugat lewat pengadilan, kini giliran kubu Made Sundayana, warga Banjar Kaja Kangin, Kubutambahan, yang melaporkan kasus dugaan pemalsuan dan penipuan ke Polres Buleleng. Sundayana melaporkan kasus tersebut ke Polres Buleleng, Sabtu (13/3) kemarin. Pihak yang dilaporkan adalah Gede Sunjaya dan Trisna Dharmayanti yang dikenal sebagai pimpinan Stikes Majapahit yang beralamat di Jalan Pramuka Singaraja. Usai melapor di SPK Polres Buleleng kemarin, Sundayana yang menjabat sebagai Bendahara Yayasan Kesejahteraan Warga Kesehatan (YKWK) itu mengatakan bahwa pihak-pihak yang dilaporkan diduga melakukan penipuan karena pembukaan Stikes Majapahit di Jalan Pramuka Singaraja itu menggunakan izin Mendiknas No. 205/D/O/2008 tertanggal 22 September 2008. Padahal sepengetahuannya, YKWK Singaraja yang didirikan tanggal
11 April 2008 itu tidak pernah memiliki izin Mendiknas, karena YKWK Singaraja tidak pernah mengajukan izin pendirian Stikes Majapahit di Singaraja. ‘’Selaku bendahara YKWK saya tahu betul bahwa YKWK Singaraja tidak pernah mengajukan permohonan pendirian Stikes Majapahit Singaraja ke Dirjen Dikti,’’ katanya. Menurut Sundayana, izin Stikes Majapahit di Singaraja adalah milik YKWK Mojokerto di Singaraja yang pengajuan izin pendiriannya diusulkan oleh Nurwidji selaku Ketua YKWK Mojokerto di Singaraja pada tanggal 25 September 2007. Selain itu, Sundayana menduga telah terjadi dugaan pemalsuan dalam pengangkatan Ketua Stikes Majapahit sebe-
lumnya. Menurutnya, Sunjaya diangkat menjadi Ketua Stikes Majapahit Singaraja berdasarkan SK No. 10/ YKWK-Sgr/IX/2007 yang ditandatangani oleh anaknya sendiri yakni Trisna Dharmayanti selaku Ketua YKWK Singaraja pada tanggal 9 September 2007 berdasarkan rapat yayasan. SK tersebut adalah keterangan palsu karena yayasan tidak pernah mengadakan rapat untuk membuat SK tersebut. ‘’Bagaimana mungkin Trisna bisa menandatangani SK Pengangkatan Ketua Stikes pada tahun 2007 atas dasar YKWK, sedangkan YKWK Singaraja didirikan tahun 2008, bahkan SK tersebut digunakan sebagai dasar untuk menggugat secara perorangan di pengadilan,’’ katanya. (kmb15)
Tim Pengawas UN Denpasar (Bali Post) Sesuai Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional (UN), pelaksanaan UN SMA pada tahun pelajaran 2010 mendatang akan diawasi secara ketat oleh Tim Pengawan UN (TP-UN). Masingmasing sekolah diawasi dua orang anggota TP-UN yang berintikan para dosen perguruan tinggi. Di dalam melaksanakan tugas pemantauan, anggota TP-UN diberikan keleluasaan memasuki ruang ujian jika ditemukan ada indikasi terjadi praktik-praktik kecurangan. Kendati diberikan keleluasaan memasuki ruang ujian, TP-UN diminta tidak bersikap overacting lantaran sangat berpotensi mengganggu konsentrasi peserta UN dalam mengerjakan soal-soal ujian. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana, S.P., mengatakan
hal itu kepada Bali Post, Sabtu (13/3) kemarin. Wakil rakyat asal Buleleng itu berharap anggota TPUN tidak sampai ‘’mempertontonkan’’ sikap yang berlebihan alias overacting. Meskipun hak untuk memantau pelaksanaan UN hingga ke dalam ruang ujian dibenarkan, dia meminta hak itu tidak dipergunakan secara membabi buta. Artinya, anggota TP-UN baru masuk ke ruang ujian jika ditemukan ada indikasi kecurangan maupun pelanggaran di ruangan tersebut. ‘’Jika indikasi itu tidak ada, saya berharap anggota TP-UN mau menahan diri untuk tidak masuk ke ruangan ujian. Saya khawatir, keberadaan mereka di ruang ujian dalam waktu yang lama justru akan mengganggu konsentrasi peserta ujian. Secara psikologis itu tidak menguntungkan karena bisa
memberikan tekanan yang cukup berat kepada peserta ujian,’’ katanya mengingatkan. Menurut Kariyasa Adnyana, keberadaan dua orang guru pengawas di setiap ruang ujian sebenarnya sudah cukup. Apalagi, penugasan guru pengawas itu menerapkan sistem silang (diambilkan dari sekolah lain-red) sehingga sangat kecil kemungkinan para pengawas ujian itu memberikan keleluasaan kepada para peserta UN untuk bekerja sama. ‘’Secara pribadi, saya lebih sreg jika pemantauan UN SMA menerapkan format TPI (Tim Pemantau Independen-red) seperti yang diberlakukan pada UN tahun-tahun sebelumnya. Tim itu tidak sampai memantau ke ruang ujian tetapi mempercayakannya kepada guru pengawas,’’ ujarnya. (kmb13)
”Melasti’’, Umat Padati Pantai di Klungkung Semarapura (Bali Post) Menjelang pelaksanaan hari raya Nyepi tahun Caka 1932, hampir seluruh umat Hindu, tak terkecuali di Kabupaten Klungkung, menggelar upacara melasti ke pantai. Pantai menjadi titik lokasi pemelastian, Sabtu (13/3) kemar-
in yakni Pantai Goa Lawah, Kusamba dan yang paling padat di Pantai Watu Klotok. Sejak pagi, ribuan umat Hindu dari sejumlah desa pakraman melaksanakan pemelastian di sejumlah pantai tersebut. Seorang petugas kebersihan di Pantai Watu Klo-
Bali Post/bal
MELASTI - Suasana upacara melasti di Pantai Watu Klotok, Klungkung Sabtu (13/3) kemarin.
BPM/ded
MELASTI - Suasana melasti dilakukan krama adat dari Kecamatan Mengwi dan Abiansemal di Pantai Pererenan, Sabtu (13/3) kemarin.
Krama Mengwi dan Abiansemal
”Melasti’’ di Pantai Pererenan
Diminta Tak ”Overacting”
Tabrak Lari, Dua Tewas Gianyar (Bali Post) Kasus tabrak lari kembali terjadi di Gianyar. Kali ini kasus tabrak lari terjadi di Jalan I.B. Mantra, Sabtu (13/ 3) dini hari kemarin. Korbannya dua orang laki-laki yang mengedaraai sepeda motor. Pengendara sepeda motor Suwito (24) dan yang dibonceng Mohamad Almadsut (24) sama-sama dari Desa Sidomekar, Semboro, Jember, Jatim tewas di tempat. Peristiwa tabrak lari ini terjadi pukul 00.30 wita. Berawal dari kedatangan korban yang mengendarai sepeda motor dari arah timur di Jalan I.B. Mantra kawasan Desa Keramas. Kedatangan sepeda motor ini beriringan dengan mobil yang tak dikenal. Tiba di lokasi kejadian tepat di depan warung makan, kendaraan roda empat ini menabrak pengendara sepeda motor hingga terpental dan terjatuh. Kedua korban mengalami luka pendarahan pada bagian kepala. Korban yang sudah tak bernyawa di lokasi kejadian ini langsung dibawa ke RS Sanjiwani untuk dititipkan jenazahnya. Sabtu kemarin, mayat korban dibawa ke Jawa. Kasat lantas AKP Bima Aria Viyasa, SIK. seizin Kapolres mengatakan kasus tabrak lari ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sementara dari hasil kajian petugas di lapangan, sebelum kejadian pengendara dan yang dibonceng dalam keadaan sehat. Bahkan, di tempat kejadian alur jalan lurus dan lampu penerangan jalan menyala. Kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian. ‘’Siapa pun itu, pelaku penabrak korban ini kami harapkan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,’’ jelasnya. (kmb16)
Minggu Umanis, 14 Maret 2010
tok, Nengah Sutama, menyebutkan pemelastian dilakukan tidak secara berbarengan melainkan bertahap. Kondisi ini tak menimbulkan kemacetan di jalur-jalur di Kabupaten Klungkung. Menurut Sutama, pemelastian sudah berlangsung sejak dua hari lalu. Sedangkan pemelastian yang dilakukan kemarin di Pantai Watu Klotok di antaranya dari Desa Pakraman Galiran, Semarapura Klod, Desa Pakraman Banda, Takmung, Banjarangkan. Sebelumnya, beberapa desa pakraman, dadia juga melakukan hal yang sama. Di antaranya Desa Pakraman Tegak, Klungkung dan Penasan. Tak hanya pagi hari, sebagian desa pakraman melaksanakan upacara pemelastian pada sore hari hingga malam. Sementara itu, pemelastian merupakan upacara penyucian guna mengambil tirta amerta kehidupan. Upacara ini dilaksanakan sebelum tawur kesanga Senin (15/3) besok. (kmb20)
Mangupura (Bali Post) Ribuan krama desa adat di Kecamatan Mengwi dan Abiansemal melaksanakan upacara melasti di Pantai Pererenan, Mengwi, Sabtu (13/3) kemarin. Pemelastian itu diikuti sedikitnya sepuluh desa adat. Rangkaian melasti ditutup dengan upacara pakelem. Desa adat yang melasti di Pantai Pererenan di antaranya Pererenan, Tumbakbayuh, Anginan, Tangeb, Desa Adat Darmasaba, Sibang, Lukluk, Kapal, Sempidi, dan Abianbase. Pelaksanaan melasti dilakukan secara bergiliran dari desa adat satu berganti
desa adat lainnya. Bendesa Desa Adat Pererenan Mengwi IGN Rai Tirtayusa didampingi Perbekel Desa Pererenan I Ketut Sukrasan mengatakan Pantai Pererenan menjadi salah satu pusat digelarnya upacara melasti di Badung, khususnya di dua kecamatan yakni Mengwi dan Abiansemal. Para krama desa adat, mulai memadati kawasan pantai sejak Jumat (12/3) malam. Desa Adat Pererenan menjadi desa adat yang paling terakhir berangkat ke pantai. Krama desa adat yang terdiri dari enam ban-
jar ini berduyun-duyun berjalan nyungsung pratima dan perlengkapan upacara dari Pura Desa Pererenan menuju pantai dengan jarak tidak kurang dari 1,5 kilometer. Sementara itu, Kertha Desa Adat Pererenan Mengwi IGN Wiadnyana mengatakan ada perubahan tradisi pada pelaksanaan melasti. Jika dahulu, perlengkapan upacara masih dipanggul di bahu dan membuat bahu pemanggulnya memerah atau bengkak, kini sejumlah perlengkapan upacara sudah diangkut dengan kereta roda. (ded)
ABG Korban Pelecehan Seksual
Akibat Turunnya Kontrol Sosial Masyarakat Amlapura (Bali Post) Anggota DPRD Karangasem Nyoman Sadra, B.A., Sabtu (13/3) kemarin di Karangasem, menyatakan sangat prihatin atas banyaknya kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur atau anak baru gede (ABG). Dia mengatakan fenomena ini bahkan tak hanya terjadi di Karangasem tetapi hampir di seluruh Bali. Penyebabnya sangat kompleks, salah satunya akibat krisis figur serta menurunnnya kontrol sosial masyarakat. Namun, perhatian orang tua dan masyarakat menjadi penyebab kenapa fenomena itu terus terjadi bahkan cenderung meningkat. Kompleks penyebabnya, kata Sadra yang juga Ketua Badan Kehormatan DPRD Karangasem, juga sebagai dampak pengaruh kemajuan teknologi informasi. Di pihak lain, banyak orang tua cuek dengan alasan sibuk. Mereka tak sempat mengawasi apalagi mendampingi anakanaknya terutama yang tengah memasuki masa pubertas atau remaja. Sementara masyarakat Bali dan khususnya di Karangasem perubahannya sangat
cepat. Dulu kontrol sosial begitu bagus, kini masyarakat cuek serta makin permisif atau serba membolehkan. Sikap itu menyuburkan pelecehan seksual, perkosaan, paedofilia, bahkan perselingkuhan menjadi hal umum dan biasa. Fenomena itu juga ditunjukkan dengan cukup tingginya angka keretakan rumah tangga yang berujung kepada kekerasan dalam rumah tangga dan perceraian. ‘’Kesempatan ada dan kontrol sosial lemah atau menurun drastis, sehingga fenomena pelecehan seksual terus terjadi dan bahkan cenderung terjadi peningkatan kasus,’’ paparnya. Krisis figur panutan bagi generasi muda di tengah maraknya peredaran foto atau video mesum, menjadikan pemicu pelecehan seksual. Krisis figur, yang datanya justru banyak oknum guru yang terjerat pelecehan seksual dengan korban anak didiknya. Bahkan, seorang oknum mantan Bupati Karangasem juga menjadi pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Bagaimana anak-anak
tak nekat dan tanpa pikir akibatnya ke depan, kalau ada oknum guru bahkan mantan pejabat penting suka mencari daun muda, dan perselingkuhan menjadi hal biasa,’’ ujar Sadra. Salah seorang Konselor Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Ni Nyoman Suparni, mengatakan tingginya kasus pelecehan seksual di Karangasem juga disebabkan tingginya angka perceraian. Kasus itu menyebabkan banyak anak menjadi korban masa depannya. Menurutnya, dari kasus pelecehan seksual anak yang sempat didampinginya dari pemeriksaan di polisi, mencari visum sampai ke pengadilan, umumnya korban dan pelaku berasal dari produk rumah tangga yang retak (broken home). Dalam tiga minggu ini saja ada dua kasus pelecehan seksual dengan dua korban siswa. Pelakunya enam orang pria, ada yang masih berstatus pelajar SMA ada yang putus SMA karena ayahnya broken home. ‘’Dua korban juga produk broken home,’’ paparnya. (013)
Melongok Penanganan Sampah di Tabanan
Potensi Sampah Besar, Armada Minim DALAM beberapa tahun belakangan, Tabanan tidak pernah lepas dari piala Adipura. Tetapi sepertinya Adipura bisa terlepas bila pemerintah tidak segera mengambil tindakan terkait kebersihan dan lingkungan. Sebab untuk saat ini fasilitas pengangkut sampah sangat minim dan sebagian besar sudah dalam kondisi tua. Selain itu, dana penanganan sampah tergolong kecil. Ini tentu saja menjadi PR menjelang lengsernya Bupati N. Adi Wiryatama setelah sepuluh tahun berkuasa di Tabanan. Kepala Dinas Kebersihan
dan Pertamanan Tabanan, Nyoman Satiana, beberapa waktu lalu mengatakan potensi sampah di Tabanan cukup besar yakni mencapai 500 meter kubik yang terdiri atas sampah rumah tangga dan di luar rumah tangga. Sementara produksi sampah 382 meter kubik. DKP, kata dia, belum bisa menangani seluruh sampah di Tabanan. Hanya khusus sampah pasar yang bisa ditangani semua kecamatan. Khusus sampah rumah tangga, penyapuan di jalan, sampah perkantoran, sekolah, pertokoan, dan hasil rabasan baru bisa menjangkau dua kecamatan yak-
ni Tabanan dan Kediri. Dari wilayah kerja DKP itu, produksi sampah mencapai 32 truk atau 193 meter kubik per hari. Sebanyak 14 truk dibawa ke TPA Mandung dan sisanya sekitar delapan truk harus diangkut hari berikutnya karena keterbatasan armada. Jumlah itu belum termasuk sampah luar rumah tangga 382 meter kubik atau setara 63 truk lagi yang ditangani sejumlah TPA swakelola yang dimiliki sejumlah desa. Armada truk yang dimiliki Tabanan saat ini hanya 12 unit. Dengan volume sampah yang sangat besar, idealnya memiliki 25
truk, amrol truk 7 unit, gerobak 70 unit, dan 2 unit pickup. Dengan kondisi ini, ia mengakui pihaknya masih kewalahan dalam penanganan sampah di Tabanan. Sebelum dapat menggunakan fasilitas Sarbagita, Tabanan penuh menggunakan di TPA Mandung Desa Sembung Gede, Kerambitan. TPA ini seluas 2,25 hektar yang dibangun sejak tahun 1991, awalnya direncanakan hanya untuk enam tahun. Akan tetapi, hingga kini, TPA ini masih difungsikan sehingga sudah sangat overload. Kondisi sampah
selalu menggunung di TPA yang keberadaannya terus dikeluhkan oleh masyarakat sekitar ini. Dikatakan Satiana, pihaknya mendapat anggaran Rp 3 miliar setahun. Angka ini, kata dia, tidak ada kenaikan dari tahun sebelumnya. Anggaran sejumlah itu, kata dia, habis digunakan membayar pekerja harian sebanyak 455 orang. ‘’Belum lagi jika ada yang rusak maka pengangkutan sampah akan terganggu,’’ ujarnya. Sebenarnya, ketika Sarbagita sudah bisa beroperasi, Tabanan mendapat jatah
mengirim sampah 50 truk per hari. Tetapi, pihaknya hanya mampu mengirim 10 truk. Selain karena kekurangan armada, ternyata pengiriman sampah menyedot biaya yang sangat tinggi yakni Rp 300 juta, karenma pengangkutan ini dianggap terlalu membebani APBD, tahun 2009 dana untuk pengiriman sampah dikecilkan, dan pihaknya hanya mengirim enam truk sehari. Satiana mengharapkan peran masyarakat dalam pengelolaan sampah semakin meningkat karenaa sampah menjadi persoalan yang besar. (upi)
z Perintis : K.Nadha, z Penanggung Jawab: ABG Satria Naradha z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Wirata,Palgunadiz Redaksi: Alit Purnata, Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry, Dira Arsana, Mawa, Sri Hartini, Suana, Sueca, Sugiartha, Sutiawan, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra,Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subagiadnya, Subrata, Suentra, Sumatika, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa . Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Tabanan: Surpi. Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Bambang Hermawan, Nikson, Suharto Olii, Indu P. Adi, Ahmadi Supriyanto, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S. Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani, Nur Haedin, Suyadnya. Surabaya: Bambang Wilianto. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Bagian Iklan: Suryanta, Bagian Sirkulasi: Budiarta, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 30.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 37.000 per mmk, >100 mmk Rp 40.000 per mmk. Iklan Keluarga/ Duka Cita: Rp 28.000 per mmk. Advertorial Rp 20.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 50.000, 4 warna Rp 58.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 60.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 3.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
SEREMONIAL
Minggu Umanis, 14 Maret 2010
3
Tumpek Landep, 750 Unit Bali Taksi Diupacarai Denpasar (Bali Post) Pada Tumpek Landep yang berlangsung Sabtu (13/ 3) kemarin, sekitar 750 unit Bali Taksi yang merupakan milik PT Praja Bali Transportasi diupacarai. Acara yang berlangsung rutin setiap Tumpek Landep ini dilakukan dalam 2 tahap. Menurut juru bicara Bali Taksi Nyoman Mertadi, upacara yang digelar sebanyak 2 kali ini untuk mengakomodasi kepentingan konsumen. Karena taksi mesti beroperasi 24 jam, upacara digelar pada pukul 04.00 pagi bagi armada yang mendapat shift pagi dan pukul 10.00 pagi untuk armada yang shift malam. ‘’Dengan adanya dua kali upacara ini diharapkan kegiatan mengantarkan konsumen tidak terganggu,’’
Bali Post/ist
UPACARA - Sedan Bali Taksi diupacarai. ujarnya. Dikatakannya, manajemen perusahaan sangat mendukung adanya upacara keagamaan semacam ini. Mengingat, dalam setiap
ajaran agama pasti mengandung ajaran kebaikan, misalnya tidak boleh menyakiti sesama baik dari tingkah laku maupun perkataan dan kejujuran. ‘’Ajaran-ajaran
tersebut sejalan dengan nilai-nilai budaya perusahaan yang ditanamkan pada pengemudi dan stafnya, seperti jujur, kerja keras, disiplin, dan kekeluargaan,’’ papar Mertadi. Ditambahkan Jero Mangku Partha, upacara pada Tumpek Landep kali ini telah dilaksanakan sejak perusahaan berdiri, yaitu tahun 1994. Tumpek Landep, lanjutnya, merupakan upacara rasa syukur atas kemakmuran yang diperoleh dari peralatan dan barang terbuat dari logam. ‘’Jenis usaha yang ditekuni Bali Taksi erat kaitannya dengan upacara ini sehingga Tumpek Landep merupakan kegiatan rutin penting yang dilaksanakan,’’ kata Partha.
Di samping melakukan upacara keagamaan untuk memperoleh berkat dan keselamatan, Bali Taksi juga senantiasa menerapkan syarat-syarat yang ketat pada armada yang dioperasikan. Dikatakan Manager Bengkel Bali Taksi Joko, perusahaan selalu menerapkan preventive service. Artinya setiap jangka waktu tertentu harus melakukan servis dan pergantian spare part. Demikian pula dilaksanakan peremajaan armada setiap 5 tahun sekali meskipun tidak terjadi kerusakan. Hal ini, kata Joko, untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan penumpang ketika menggunakan jasa Bali Taksi. (kmb18/*)
Digerus Abrasi, Pura Dalem Jasri Dipindahkan
Bupati Geredeg Hadiri Karya Labuh Gentuh Amlapura (Bali Post) Abrasi ganas menggerus areal Pura Dalem Desa Pakraman Jasri, Karangasem. Menghindari pura itu hanyut diterjang abrasi pantai Jasri, krama desa setempat memindahkan bangunan pura. Karya melaspas, labuh gentuh, padudusan, mamungkah dan ngenteg linggih di pura setempat, Sabtu (13/3) kemarin. Upacara ini bertepatan dengan rainan Tumpek Landep dihadiri Bupati Karangasem I Wayan Geredeg dan staf serta dua anggota DPRD Bumi Lahar. Klian desa pakraman setempat Drs. I Nyoman Putra Adnyana menyampaikan, pemindahan dan pembangunan pura itu dilakukan sejak awal 2009 lalu. Dananya dari bantuan pemerintah dan urunan kra-
Bali Post/bud
MAMUNGKAH DI JASRI - Bupati Karangasem I Wayan Geredeg dan staf, serta anggota DPRD menghadiri upacara labuh gentuh, padudusan, mamungkah dan ngenteg linggih di Pura Dalem Jasri, Karangasem, Sabtu (13/3) kemarin. ma menggunakan lahan karena sebagian arealnya sawah milik desa. Pemind- digerus abrasi pantai Jasri ahan pura lebih ke darat, yang ganas. Diharapkan
dengan pemindahan lebih ke darat, lebih aman terhadap terjangan abrasi. Sebelumnya, selain panyengker sudah jebol, saat sembahyang ke Pura Dalem, warga Jasri mesti melewati air laut bahkan saat air laut pasang, terpaksa berenang. Tak hanya areal pura, sebagian setra (lahan kuburan) juga sudah ludes digerus abrasi. Ratusan pohon kelapa sudah ludes dan air laut sudah sekitar 200 meter masuk ke daratan, ujar Putra Adnyana. Karya kemarin selain dihadiri Bupati Geredeg dan Nyonya Ni Ketut Sujarni Geredeg, Sekdakab Karangasem Drs. Nengah Sudarsa, anggota DPRD IGA Mas Sumatri dan Nengah Sumardi, Ketua PHDI Karangasem Wayan Bagiartha, S.H., tokoh masyarakat setempat dan se-
Terkait Upacara di Pura Penataran Agung Besakih
Grup Hardy’s Serahkan Punia
Bali Post/ist
DANA PUNIA - Manajemen Grup Hardy’s menyerahkan dana punia untuk upacara Betara Turun Kabeh di Besakih. KAMIS (11/3) lalu, PT Hardys Retailindo (Grup Hardy’s) di bawah pimpinan Ir. Gede Agus Hardyawan atau akrab dipanggil Gede Hardy melaksanakan kegiatan Social Responsibility atau di Hardy’s lebih sering disebut HSR (Hardy’s Social Responsibility) dengan menyerahkan punia kepada pihak Bali Post yang diterima langsung oleh Ibu Purnami selaku Manager Keuangan dan perwakilan dari Management Bali Post. Penyerahan punia ini
dalam rangka upacara ‘’Tawur Tabuh Gentuh dan Ida Betara Turun Kabeh di Pura Penataran Agung Besakih’’ senilai Rp 10.000.000. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan hubungan yang harmonis dalam kehidupan bermasyarakat, baik menyangkut hubungan manusia dengan Tuhan, dengan sesama dan dengan alam lingkungan sebagaimana konsep ajaran Hindu Tri Hita Karana,’’ jelas Gede Hardy. Made Widana, S.E. selaku Direktur Grup Hardy’s me-
nambahkan bahwa Hardy’s telah 13 tahun hadir di tengah-tengah masyarakat Bali dan telah mendapatkan tempat sebagai Tokonya Masyarakat/Krama Bali yang dapat memenuhi kebutuhan seperti buah, sayuran, daging, busana serta lainnya dengan jaminan kualitas yang baik serta harga yang murah. Diakui oleh Management Hardy’s bahwa dalam 13 tahun ini banyak suka dan duka yang dihadapi, baik menyangkut operasional toko, apalagi ditambah kondisi pasokan listrik yang sering terjadi pemadaman bergilir, maupun kompetisi yang semakin ketat. Namun berkat kerja sama yang baik, rasa memiliki yang tinggi karyawan kepada perusahaan yang selalu ingin memberikan terbaik untuk perusahaan, maka semuanya dapat dilalui dan Hardy’s sampai dengan saat ini dapat bertahan menghadapi berbagai situasi yang terjadi. Untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat, Hardy’s mulai Juli 2009 lalu juga meluncurkan program
cash back bagi pemegang Kartu HCC (Hardy’s Club Card) di seluruh Bali, dengan total cash back yang dikucurkan setiap bulan tanpa harus diundi adalah senilai 500 jt lebih. Untuk mendapatkan cash back itu tergantung pada jumlah belanja pelanggan Hardy’s yang memiliki kartu HCC yang hingga saat ini sudah beranggotakan 800 ribu orang dari target sejuta member,’’ jelas Made Widana, S.E. Dalam kesempatan ini dari jajaran Management, Komisaris, Direksi, Karyawan/ti Grup Hardy’s ikut bersamasama mendoakan agar semua proses acara ‘’Tawur Tabuh Gentuh dan Ida Betara Turun Kabeh di Pura Penataran Agung Besakih’’ dapat berjalan dengan lancar. ‘’Semoga dengan kegiatan tersebut mampu menciptakan keharmonisan hubungan antarumat beragama dan diharapkan perusahaan lain dapat mengikuti sebagai bentuk kewajiban sosial perusahaan merujuk Undang-undang PT yang berlaku,’’ jelas Made Widana, S.E. sambil menutup pembicaraan. (r)
Boping: Bupati, Dewan dan Parpol Kunci Pembangunan di Tabanan
Bali Post/ist
SIMAKRAMA - Simakrama Paket Eka-Jaya di Dusun Apit Yeh. Tabanan (Bali Post) Paket Eka-Jaya (Ni Putu Eka Wiryastuti dan Komang Gede Sanjaya) pada Jumat (12/3) lalu, memenuhi undangan simakrama masyarakat dusun Cepaka dan Apit Yeh Desa Manik Yang Kecamatan Selemadeg. Eka Wiryastuti didampingi oleh I Ketut Suryadi selaku Ketua DPC PDI-P Tabanan serta pengurus PAC PDI-P Selemadeg, pengurus ranting serta tokoh masyarakat desa dan masyarakat adat setempat.
Di hadapan ratusan warga yang memenuhi balai banjar pada masing-masing dusun, Ketut Suryadi yang akrab dipanggil Boping mengungkapkan masyarakat tidak perlu lagi ribut dan meragukan mengenai paket Eka-Jaya yang diusung oleh PDI-P Tabanan. Sebab sejatinya DPP PDI-P dengan resmi dan melalui pertimbangan sangat matang telah memutuskan dan menurunkan rekomendasi tersebut. Boping juga heran atas ribut-
ribut yang dilakukan oleh sejumlah kader PDI-P yang menyoroti pembangunan selama ini di Tabanan. Kata dia, selama ini perpolitikan dan keputusan politik di Tabanan bukan hanya dipegang oleh bupati, namun ada unsur ketua DPRD berserta anggotanya, serta unsur ketua DPC PDI-P selaku parpol yang paling besar di Tabanan. Dengan nada heran, Boping juga mempertanyakan komitmen beberapa orang tersebut yang selama ini memegang jabatan politik di Tabanan. ‘’Tidak bisa kita bebankan semuanya itu kepada bupati, masih ada ketua Dewan dan ketua DPC PDI-P yang juga seharusnya bertanggung jawab terhadap Tabanan, mereka selama ini ke mana, kok baru sekarang mereka berbicara tentang idealisme membangun Tabanan?’’ ujar Boping dengan tegas. Selain itu, di hadapan masyarakat, Boping juga berjanji untuk melakukan reorganisasi di tubuh organisasi PDI-P dan melakukan otokritik di tubuh partainya, dengan harapan bahwa partai PDI-P ke depan agar benar-
benar bisa elegan dan benarbenar melaksanakan fungsinya sebagai salah satu agen pembangunan dan melakukan pembelaan terhadap rakyat. Senada dengan Boping, Eka Wiryastuti menambahkan bahwa ke depan antara partai politik dan legislatif maupun eksekutif harus tercipta komunikasi yang baik sehingga arah pembangunan yang dilaksanakan agar bisa berjalan sesuai dengan harapan dan cita-cita masyarakat. Untuk itu, Eka Wiryastuti meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap melaksanakan komunikasi dengan para wakil rakyatnya masing-masing serta aparatur pemerintahan. Masingmasing elemen pemerintahan pada akhirnya benar-benar mengetahui kebutuhan dan persoalan yang terjadi di masyarakat. Menurutnya, fungsi masing-masing elemen pemerintahan tersebut bisa bergerak untuk melaksanakan pembangunan secara bersama-sama sehingga hasil proses pembangunan di Tabanan bisa berjalan dengan optimal. (r)
kitar 700 krama Jasri. Upacara di-puput Ida Pedanda Gde Nyoman Jelantik Dwaja dari Geria Budakeling dan Ida Pedanda Gde Wayan Pasuruan dari Geria Sibetan. Putra Adnyana yang juga Ketua Majelis Madya Desa Pakraman Karangasem mengatakan, pada karya itu juga digelar pecaruan dengan dasar manca sata (berbagai hewan caru). Di antaranya anjing bulu kemerahan, babi butuan, kambing dan kerbau. Bupati Geredeg salut dengan kerja keras dan gotong-rotong krama Jasri, sehingga mampu mewujudkan pemindahan dan pembangunan kembali pura Dalem dengan areal lebih luas. Gotong-royong warga menunjukkan srada dan bakti krama sangat tinggi. Dan itu perlu terus ditumbuhkembangkan. Terkait bakti krama setempat, diharapkan Ida Batara menganugerahkan segala hal bagi krama dan areal pura yang baru tak lagi digerus abrasi. Selama ini proyek reklamasi
pantai batu di pantai Jasri baru sebelah timur dan belum sampai ke depan Pura Dalem karena terbatasnya anggaran pemerintah. Diharapkan nantinya ada bantuan baik dari pusat maupun luar negeri, sehingga perbaikan bibir pantai bisa terus berlanjut guna mengurangi lahan pulau Bali yang terkikis abrasi lebih parah. (013)
KELUARGA
4 KESEHATAN Kejang Demam (Febris Konvulsi) APA yang dimaksud dengan Kejang Demam? Menurut Consensus Statement on Febrile Seizures (1980), kejang demam adalah suatu kejadian pada bayi atau anak yang biasanya terjadi antara umur 3 bulan dan 5 tahun. Berhubungan dengan demam tetapi tidak pernah terbukti adanya infeksi intrakranial atau penyebab tertentu. Anak yang pernah kejang tanpa demam dan bayi yang berumur kurang dari 4 minggu tidak termasuk. Kejang demam biasanya terjadi pada awal demam. Anak akan terlihat aneh untuk beberapa saat, kemudian kaku, kelojotan dan memutar matanya. Anak tidak responsif untuk beberapa waktu, napas akan terganggu, dan kulit akan tampak lebih gelap dari biasanya. Setelah kejang, anak akan segera normal kembali. Kejang biasanya berakhir kurang dari 1 menit, tetapi walaupun jarang dapat terjadi selama lebih dari 15 menit. Secara umum, kejang demam dapat dibagi dalam dua jenis yaitu: - Simple febrile seizures (kejang demam sederhana): kejang menyeluruh yang berlangsung < 15 menit dan tidak berulang dalam 24 jam. - Complex febrile seizures / complex partial seizures (kejang demam kompleks): kejang fokal (hanya melibatkan salah satu bagian tubuh), berlangsung > 15 menit, dan atau berulang dalam waktu singkat (selama demam berlangsung). Lalu apa yang membedakan kejang demam ini dengan epilepsi? Walaupun gejalanya sama yaitu kejang dan berulang, namun pada anak yang menderita epilepsi, episode kejang tidak disertai dengan demam. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya kejang demam berulang antara lain: - Usia < 15 bulan saat kejang demam pertama. - Riwayat kejang demam dalam keluarga. - Kejang demam terjadi segera setelah mulai demam atau saat suhu sudah relatif normal. - Riwayat demam yang sering. - Kejang pertama adalah complex febrile seizure. Jika kejang terjadi segera setelah demam atau jika suhu tubuh relatif rendah, maka besar kemungkinannya akan terjadi kembali kejang demam. Risiko berulangnya kejang demam adalah 10% tanpa faktor risiko, 25% dengan 1 faktor risiko, 50% dengan 2 faktor risiko, dan dapat mencapai 100% dengan = 3 faktor risiko. Hingga kini belum diketahui dengan pasti penyebab kejang demam. Demam sering disebabkan infeksi saluran pernafasan atas, radang telinga tengah, infeksi saluran cer-
dr. AA Sri Ekayani na dan infeksi saluran kemih. Kejang tidak selalu timbul pada suhu yang tinggi. Kadangkadang demam yang tidak begitu tinggi dapat menyebabkan kejang. Bagaimana jika anak Anda demam yang disebabkan oleh imunisasi? Walaupun imunisasi dapat menimbulkan demam, namun imunisasi jarang diikuti kejang demam. Suatu penelitian yang dilakukan memperlihatkan risiko kejang demam pada beberapa jenis imunisasi sebagai berikut: - DTP: 6-9 per 100.000 imunisasi. Risiko ini tinggi pada hari imunisasi, dan menurun setelahnya. - MMR: 25-34 per 100.000 imunisasi. Risiko meningkat pada hari 8-14 setelah imunisasi. Kejang demam pascaimunisasi tidak memiliki kecenderungan berulang yang lebih besar daripada kejang demam pada umumnya. Dan kejang demam pascaimunisasi kemungkinan besar tidak akan berulang pada imunisasi berikutnya. Jadi kejang demam bukan merupakan kontra indikasi imunisasi. Kejang umumnya berhenti sendiri. Begitu kejang berhenti, anak tidak memberi reaksi apapun untuk sejenak, tetapi beberapa detik/ menit kemudian anak akan terbangun dan sadar kembali tanpa kalainan saraf. Kejang demam yang berlangsung singkat umumnya tidak berbahaya dan tidak menimbulkan gejala sisa. Tetapi kejang yang berlangsung lama ( > 15 menit) sangat berbahaya dan dapat menimbulkan kerusakan permanen dari otak. Gejala yang bisa Anda lihat saat anak mengalami Kejang Demam antara lain: anak mengalami demam (terutama demam tinggi atau kenaikan subu tubuh yang terjadi secara tiba-tiba), kejang tonik-klonik atau grand mal, pingsan yang berlangsung selama 30 detik5 menit (hampir selalu terjadi pada anak-anak yang mengalami kejang demam). Postur tonik (kontraksi dan kekakuan otot menyeluruh
yang biasanya berlangsung selama 10-12 detik), gerakan klonik (kontraksi dan relaksasi otot yang kuat dan berirama, biasanya berlangsung selama 1-2 menit), lidah atau pipinya tergigit, gigi atau rahangnya terkatup rapat, inkontinensia (mengeluarkan air kemih atau tinja di luar kesadarannya), gangguan pernafasan, apneu (henti nafas), dan kulitnya kebiruan. Saat anak mengalami kejang demam, hal-hal penting yang harus kita lakukan antara lain: - Jika anak Anda mengalami kejang demam, cepat bertindak untuk mencegah luka. - Letakkan anak Anda di lantai atau tempat tidur dan jauhkan dari benda yang keras atau tajam. - Palingkan kepala ke salah satu sisi sehingga saliva (ludah) atau muntah dapat mengalir keluar dari mulut. - Jangan menaruh apapun di mulut pasien. Anak Anda tidak akan menelan lidahnya sendiri. - Hubungi dokter anak Anda. Akhirnya timbul pertanyaan bagaimana cara mencegah agar anak tidak mengalami Kejang Demam? Seperti yang saya tulis di atas kejang bisa terjadi jika suhu tubuh naik atau turun dengan cepat. Pada sebagian besar kasus, kejang terjadi tanpa terduga atau tidak dapat dicegah. Dulu digunakan obat anti kejang sebagai tindakan pencegahan pada anak-anak yang sering mengalami kejang demam, tetapi hal ini sekarang sudah jarang dilakukan. Pada anak-anak yang cenderung mengalami kejang demam, pada saat mereka menderita demam bisa diberikan diazepam (baik yang melalui mulut maupun melalui rektal). Demam penanggulangan yang tepat dan cepat, perjalanan penyakitnya baik dan tidak menimbulkan kematian.
BPm/ist
Penderita Kusta, Jangan Diasingkan PAK Ali, seorang penderita kusta yang sudah menderita sakit ini selama lebih kurang 4 tahun. Dan aktif meminum obat paket dari puskesmas sejak 4 bulan ini, mengeluhkan kesulitan memberi nafkah kepada keluarganya. Warung baksonya yang dulu ramai dibeli anak-anak SMP tempat biasanya dia berjualan sudah ditutup karena sepi dan kesulitannya untuk mendorong gerobak baksonya. Sekarang, sehari-hari dia hanya di rumah, putus asa menghadapi sakitnya dan melihat tangannya yang makin mengecil dan sulit digerakkan, dan hidup hanya bergantung nafkah dari istri serta belas kasih tetangganya. Ilustrasi kasus di atas adalah contoh kenyataan dalam hidup sehari-hari bagi penderita kusta. Apalagi sakit kusta ini acap kali menyerang penderita dengan ekonomi menengah ke bawah, sehingga di samping kesulitannya mencari pengobatan, penderita juga merasa minder dan diasingkan dari lingkungannya. Kata orang, sudah jatuh tertimpa tangga pula! Penderita kusta di Indonesia masih sangat banyak, bahkan berdasarkan data terbaru WHO, Indonesia tercatat se-
Penyakit kusta
dr. Yenny Ayuningtyas H bagai negara ke-3 dengan jumlah penderita kusta terbanyak dunia, di bawah India dan Brazil. Penyebarannya di Indonesia terutama terdapat di daerah Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kusta adalah penyakit infeksi akibat bakteri Mycobacterium leprae yang menyerang kulit dan saraf penderita. Tanda-tanda kecurigaan kusta pada kulit berupa bercak mati rasa di kulit, bercak yang kering atau tidak berkeringat seperti kulit normal; sedangkan tanda pada saraf meliputi rasa kesemutan, tertusuk-tusuk, nyeri atau kesulitan menggerakkan tangan, kaki, atau muka. Kusta dapat dicegah dan disembuhkan. Penting diperlukan deteksi dini atas sakit kusta ini, karena keterlambatan deteksi dan pengobatan yang tepat dapat menimbulkan kecacatan yang berdampak sosio-ekonomi yang luas. Jika terdapat tanda-tanda sebaiknya segera memeriksakan diri ke pusat kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan ini ditujukan untuk memastikan pen-
BPm/ist
yakit kusta dan menentukan pengobatan yang sesuai. Apabila positif menderita kusta, terdapat paket pengobatan gratis di Puskesmas yang terkenal dengan sebutan MDT (Multi Drug Therapy). Pengobatan ini dilaksanakan selama 6 sampai 18 bulan tergantung tipe kusta yang diderita. Seandainya telah terjadi kecacatan, penderita masih bisa berusaha untuk menghindari kecacatan lebih lanjut dengan gerakan ‘’3 M’’. Memeriksa apabila ada luka pada mata, tangan dan kaki secara teratur’ Melindungi mata, tangan dan kaki dari cedera; dan, Merawat diri dengan mengobati atau mengistirahatkan bagian tubuh yang luka. Penderita kusta apabila telah mendapat pengobatan yang tepat tidak dapat menularkan penyakitnya ke orang lain. Setelah membaca fakta ini hendaknya para penderita kusta memiliki kesadaran untuk segera memeriksakan diri dan berobat sehingga dapat memutus penularan penyakit. Sedangkan kita sebagai sesama manusia hendaknya memberikan dukungan bagi penderita, bukan malah mengucilkan ataupun mendiskriminasikan mereka. Setiap tanggal 31 Januari kita memperingati hari kusta sedunia, mari kita bersamasama berpartisipasi memberantas penyakit kusta dan mencegah kecacatan akibat kusta di Indonesia. Karena penderita kusta juga adalah sesama kita yang membutuhkan hidup yang berkualitas.
Minggu Umanis, 14 Maret 2010
Anak-anak di Era Digital KASUS-KASUS penyalahgunaan jejaring sosial seperti facebook dan internet mulai marak dari kalangan anak-anak, remaja, sampai orang dewasa. Tak kurang Depkinfo pun bereaksi dengan rencana membuat aturan yang membatasi kebebasan para pengguna media digital tersebut. Protes dari publik pun tak terhindarkan. Tak ada teknologi apalagi aturan yang mampu membendung derasnya arus informasi di era digital ini. Setiap temuan baru selalu mengandung sisi terang (manfaat dan kemudahan) sekaligus sisi gelap (kejahatan). Mulai dari yang paling primitif ketika manusia menemukan api, banyak hal bisa dimanfaatkan dari energi yang dikandung oleh api, tetapi peperangan juga menggunakan api untuk memusnahkan. Meski uap juga mendorong kolonisasi sehingga melalui armada kapal yang kuat negarat Barat menjajah bangsa-bangsa Timur, dan sebagainya. Industrialisasi yang mendorong peradaban modern dengan roh kapitalismenya juga telah mengoyak dunia menjadi dua belahan: negara kaya/ maju dan negara miskin/ terbelakang. Demikian juga dengan teknologi digital yang makin canggih, tentu di situ pun terkandung hal-hal negatif yang bisa disalahgunakan (cyber crime). Bagaimana anak-anak bisa survive di era digital ini? Karena tidak mungkin menghapus sisi gelap yang dibawa oleh teknologi informasi sekarang ini. Anak-anak lahir ketika dunia sudah dikuasai oleh teknologi digital sehingga mereka biasa disebut ‘’penduduk asli’’ dalam masyarakat digital sekarang ini (digital native), sedangkan kita (orang dewasa) justru sebagai ‘’penduduk pendatang’’ (digital immigrant) karena kita lahir sebelum dunia dibentuk oleh teknologi digital. Sekarang ini justru orang dewasa masih tergagap-gagap untuk ber-
adaptasi dengan dunia baru ini. Anak-anak sekarang sambil naik motor pun bisa ber-SMS-an, sesuatu yang tak terbayangkan sebelumnya oleh generasi orangtuanya yang menulis dengan mesin ketik pun belum tentu setiap orang mampu. Menurut teori belajar sosial (Bandura, Vygotsky), sikap dan perilaku anak dibentuk melalui proses mengamati (observasi) dan meniru (imitasi). Dengan demikian, sikap dan perilaku anak-anak yang hidup dan tumbuh dalam dunia digital tentu sangat berbeda dengan orangtuanya yang tumbuh dalam lingkungan sosial yang masih tradisional. Di sini lah muncul kesenjangan besar dalam hal cara berpikir dan cara memandang dunia ini antara anak-anak yang lahir di era digital dengan orangtuanya, dan tak terhindarkan terjadinya konflik dan ketegangan di antaranya. Pertanyaannya, apakah pendidikan sudah dirancang untuk menjawab persoalan tersebut? Lebih tajam lagi, karena pendidikan itu hasil rekayasa orang dewasa, apakah kondisi riil anak-anak sebagai ‘’penduduk asli’’ dunia digital ini ikut diperhitungkan? Ataukah hanya dari sudut pandang dan kepentingan orang dewasa saja? Pendidikan Karakter Pendidikan dalam bahasa Inggris education, berasal dari bahasa Latin educare yang merupakan gabungan kata ‘’e’’ yang berarti: ‘’keluar’’ dan ‘’ducere’’ berarti ‘’pemimpin’’ atau ‘’menarik’’. Oleh sebab itu pendidikan bisa diartikan sebagai upaya untuk menarik atau mem-
BPM/ist
ZAMAN - Di segala zaman, yang dibutuhkan adalah karakter karena apakah ilmu pengetahuan dan teknologi itu akan berguna bagi kehidupan atau justru merusak sangat tergantung pada karakter manusianya. bimbing anak agar seluruh potensi diri bisa keluar atau terealisasi. Tentu saja proses pendidikan terjadi dalam interaksi dengan lingkungan sekitar sebagai konteksnya. Setiap zaman punya tantangan sendiri, dan manusia diberi kemampuan untuk beradaptadi bahkan ikut menentukan arah perubahan itu sendiri. Mengoptimalkan potensi diri berarti juga membangun karakter, bukan sekadar memberi pengetahuan atau ketrampilan, apalagi hanya sekadar gelar dan ijasah. Hanya pribadi-pribadi yang memiliki karakter kuat yang akan mampu menjadi pemenang dan memimpin dunia ini. Karakter yang dibutuhkan meliputi terbangunnya nilai-nilai seperti etos
kerja (gigih, ulet, tidak mudah menyerah), disiplin, jujur, tanggung jawab, dan memiliki cita-cita dan idealisme. Apakah nilai-nilai ini secara sadar dan sengaja sudah disemaikan melalui pendidikan? Di segala zaman, yang dibutuhkan adalah karakter karena apakah ilmu pengetahuan dan teknologi itu akan berguna bagi kehidupan atau justru merusak sangat tergantung pada karakter manusianya. Di dalam karakter juga terkandung etika atau moralitas di mana orang bisa memiliki mana yang baik dan buruk secara bebas dan sadar, bukan karena aturan atau takut sanksi hukuman. Siswa yang berkarakter tidak akan menyontek
sewaktu ujian entah ada penjaga atau tidak karena ia tak mau merendahkan martabatnya sendiri oleh tindak ketidakjujuran. Siswa yang berkarakter menjadikan kedisiplinan sebagai kebiasaan bukan keterpaksaan. Siswa yang berkarakter juga memiliki cita-cita yang jelas dan pantas untuk diperjuangkan mati-matian, bukan sekadar ikut-ikutan atau sekadar menyenangkan kemauan orangtua. Andaikata pendidikan kita lebih berorientasi pada pembentukan karakter, tak perlu kita takut menghadapi zaman digital ini. Anak-anak dengan kemampuannya sendiri akan mampu mengatasi segala masalah yang dihadapinya. z paul subiyanto
Belajar Sains Sambil Bermain SELAMA ini sains dianggap sebagai sesuatu yang menyeramkan atau menakutkan dan selalu jauh dari dunia anakanak. Kata sains diidentifikasi sebagai sesuatu yang sulit atau rumit. Tapi kenyataannya, sains adalah sesuatu yang sangat menarik dan disenangi oleh anak-anak. Sains adalah sesuatu yang sangat dekat dengan kehidupan, sangat membantu, dan sesuatu yang dapat dilakukan dengan menyenangkan seperti halnya orang bermain dengan teman-temannya. Mata pelajaran yang mendasari Iptek di SD adalah IPA dan matematika. Untuk itu, perlu diletakkan dasar yang kuat pada siswa jenjang SD agar mereka memiliki kegemaran dan kreativitas dalam bidang IPA dan Matematika. Anak-anak perlu dididik dan diakrabkan dengan sains. Hal itu dapat dilakukan dengan pendekatan belajar sambil bermain. Aktivitas ini sering dikenal dengan kegiatan edutainment — anak-anak dibimbing membuat alat peraga yang sederhana maupun mengaplikasikan konsep IPA dan Matematika. Ini merupakan awal yang baik bagi anak-anak untuk melakukan eksperimen. Teknologi dapat dikatakan sebagai usaha manusia untuk memecahkan masalah yang dihadapi, untuk memenuhi keperluan hidupnya. Usaha ini melibatkan serangkaian proses berpikir, menerapkan berbagai pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya. Jika ditelaah, guru dapat mengembangkan teknologi mengajar dengan menyajikan pelajaran yang menyenangkan dan menantang sambil bermain yang sesuai dengan dunia anakanak. Antara teknologi, IPA, dan matematika di samping ada kesamaan ada pula perbedaannya, karena IPA dan matematika merupakan cara untuk memperoleh pengetahuannya melalui penyelidikan dan pengujian teori-teorinya. Sedangkan teknologi berkenaan dengan pemecahan masalahnya yang timbul dari keperluan atau keinginan manusia. Teknologi melibatkan manusia untuk mengenali dan mampu menggunakan sumber daya yang terdapat di lingkungannya, melalui identifikasi keperluannya, merancang dan membuat. Beberapa Cara Anak-anak perlu kegiatan yang menarik, mengesankan, dengan belajar sambil bermain. Kegiatan-kegiatan itu perlu direkayasa sedemikian rupa untuk mengembangkan melek teknologi yang dapat menunjang pengembangan kapasitas po-
tensi kemampuan diri peserta didik untuk berpikir mandiri, bersikap terbuka terhadap perubahan, dan berjiwa inovatif dan kreatif. Beberapa cara untuk mempopulerkan iptek melalui pengajaran IPA dan matematika adalah sbb.: * Memberi teladan — Anak-anak tidak hanya belajar dari yang dikatakan guru, melainkan mereka juga belajar dari yang diamatinya dalam lingkungannya. Beberapa perilaku yang terjadi di sekelilingnya, yang ditunjukkan guru maupun keluarganya, itu merupakan laboratorium belajar bagi anak. Karenanya, guru perlu memberikan perilaku kesadaran Iptek yang baik. * Sajian bermakna — Guru dapat memberikan kegiatan yang mengandung dan dapat mengundang konsep-konsep yang lebih kaya, misalnya tentang (1) Mahluk hidup dan interaksinya terhadap lingkungan mencakup konsep tanaman, hewan, manusia, sifat-sifatnya, hubungan satu dengan yang lainnya, dan interaksinya terhadap lingkungan alam dan lingkungan buatan. (2) Keselamatan di masyarakat mencakup penerapan konsep pencemaran, penggunaan zat makanan, penggunaan listrik, dan penghematan energi. (3) Permainan beberapa penerapan konsep listrik, energi, panas, air, dan cahaya. (4) Pemeliharaan tanaman, mengembangkan keterampilan sehari-hari. Menggunakan Metode Pemecahan Masalah Memecahkan masalah merupakan ciri prilaku teknologi. Beberapa contoh masalah yang dapat dipecahkan dalam kegiatan belajar misalnya: (1) Membuat benda tenggelam menjadi terapung. (2) Membuat pelangi dengan cermin, baskom, air, dan matahari. (3) Menunjukkan dengan percobaan. (4) Membuat rumah tahan gempa. (5) Membuat kendaraan yang dapat bergerak dengan energi pegas. Dalam memberikan permasalahan, guru perlu memperhatikan konsep persyaratan apa yang telah dimiliki anak, dan konsep apa yang akan diperoleh anak selama dan setelah kegiatan. Bermain dengan Sains Kata sains selalu dihubungkan dengan berbagai pengetahuan dan dengan lembaga yang menangani sains. Sains merupakan perluasan dari pengamatan manusia terhadap kejadian sehari-hari, dapat menghasilkan kebaikan dan dapat pula menimbulkan keburukan. Sains berusaha memberikan teori tentang kejadian-kejadian yang berlangsung disekitar kita
BPM/ist
IPTEK - Mata pelajaran yang mendasari Iptek di SD adalah IPA dan matematika. Untuk itu, perlu diletakkan dasar yang kuat pada siswa jenjang SD agar mereka memiliki kegemaran dan kreativitas dalam bidang IPA dan Matematika. Namun demikian sebuah secara objektif, melahirkan percobaan yang sistimatis dan kapal yang terbuat dari besi damasuk akal, serta menghasilkan pat terapung dan melakukan pemikiran induktif dan deduka- perjalanan menyeberangi lautif. tan luas. Hal ini walaupun kaBahkan sains dapat memacu pal dibuat dari bahan besi natumbuh dan berkembangnya mun secara keseluruhan mastehnologi maju. Begitulah is- sa jenis kapal dibuat lebih kecil timewanya sains, sehingga di- daripada massa jenis air. Carmana-mana orang mengam- anya kapal dibuat berongga sepanyekan sains untuk semua hingga volume total kapal leb(science for all), dengan dikua- ih besar dari massa total air sainya sains oleh semua orang, tersebut. diharapkan akan dicapai Akibatnya massa jenis kamasyarakat yang lebih maju. pal lebih kecil dari 1 g/cm3 diketahui bahwa massa jenis air Permainan Sains murni 1 g/cm3 dan massa jenis Keberadaan air di muka air laut 1,2 g/cm3. Nilai massa bumi sangat besar karena dua jenis benda dapat dicari dengan pertiga bumi ditutupi oleh air. cara membagi massa benda denKeberadaan air dipermukaan gan volume benda tersebut. bumi membentuk laut, danau, Massa jenis dua benda yang serawa, sungai waduk, kolam, dan jenis adalah sama meskipun tempat penampungan air lain- kedua benda tersebut bentuk nya. Kamu tentunya sudah per- dan besarnya berbeda. nah melihat kapal laut bukan atau kamu mungkin sudah per- Permainan Membuat nah naik kapal lain? Benda Terapung Apabila kamu sudah pernah di Permukaan Air naik kapal laut maka kamu Langkah pertama adalah akan melihat betapa luasnya menyiapkan alat-alat dan bahlautan itu. Kapal besar yang ter- an permainan seperti malam, buat dari besi yang berat tidak kelereng, dan ember. Langkah tenggelam ke dalam air laut. selanjutnya membentuk Padahal paku kecil saja apabi- malam seperti perahu. Isi emla dimasukkan dalam gelas ber dengan air secukupnya. Lalu yang berisi air maka paku kecil letakkan malam yang sudah itu akan tenggelam. Untuk men- dibentuk seperti perahu. gamati fenomena tersebut coba Kelereng diletakkan di atas masukkan kelereng ke dalam ge- malam, tidak tenggelam dalam las yang berisi air. Kelereng itu air. Benda yang semua tenggeakan tenggelam. lam dalam air menjadi teraCoba lakukan percobaan lagi pung di atas permukaan air, ini tetapi kelereng diganti dengan menggunakan prinsip kerja dari malam yang dibuat berbentuk konsep gaya apung atau gaya bola padat. Bola malam tetap Archimedes. tenggelam dalam gelas yang Archimedes adalah seorang berisi air. Mengapa demikian? ilmuwan pendahulu yang ahli di Bola malam dan kelereng dalam bidang matematika dan tenggelam ke dalam air karena fisika atau sains. Beliau yang kedua benda tersebut memiliki menemukan hukum massa jenis yang lebih besar Archimedes yang terkenal itu. daripada air. Besi juga memili- Hukum Archimedes kemudian ki massa jenis yang lebih besar sebagai dasar dari pembuatan daripada air. tehnologi kapal laut.
Kamu tentunya pernah melihat pelangi di langit bukan? Kalau kamu amati pelangi selalu terjadi ketika hujan gerimis dan pada saat itu masih ada sinar matahari. Dapatkah kamu menyebutkan warna pelangi? Warna-warna pelangi antara lain merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Bentuk pelangi adalah melengkung ke bawah. Pernahkah mengamati bahwa pelangi-pelangi itu terjadi pada pagi atau sore hari? Bagaimana terjadinya pelangi? Pelangi selalu terjadi di tempat dimana kita menghadap dan kita membelakangi matahari. Ketika suatu tempat di depan kita terjadi hujan gerimis dan matahari di belakang kita masih bersinar maka sinar matahari tersebut akan mengenai butir-butir air hujan. Karena kerapatan butir-butir air hujan berbeda dengan kerapatan udara maka cahaya matahari akan membelokkan dan kemudahan diuraikan menjadi warna-warni. Cahaya warna-warni di langit itulah yang kemudian disebut pelangi. Pelangi tidak pernah terbentuk di bagian utara atau selatan karena sinar matahari selalu terbit pada pagi hari di sebelah timur dan tenggelam sore hari di sebelah barat sehingga pelangi terjadi pada pagi atau sore hari. Permainan Membuat Pelangi Buatan Sediakan alat-alat dan bahan seperti selang air, semprotan air, dan air. Cara permainan sainnya adalah menghubungkan ujung selang pada kran air dan ujung yang lain pada alat penyemprotan. Semprotan air, atur agar air keluar dengan percikan lembut seperti saat hujan gerimis. Perlu kamu ketahui bahwa kamu harus membelakangi matahari. Demikianlah di antaranya permainan sains yang perlu dikembangkan dan disampaikan kepada anak-anak serta pengajarannya selalu diupayakan untuk lebih ditingkatkan mutunya, kemudian diprioritaskan untuk lebih mengembangkan pola berpikir induktif melalui metode penemuan, karena dengan cara ini lebih dipercaya dan lebih bermutu. Mengamati dengan saksama, cermat, dan berkesinambungan. Melaporkan pengamatannya secara teliti, serta menemukan pola dan keteraturan, itu memang merupakan keterampilan penting bagi peserta didik. Bahwa sains adalah pengetahuan yang pasti. zI Nengah Konten Guru SDN 2 Tiyingtali Abang, Karangasem
Minggu Umanis, 14 Maret 2010
INFO Tepat Merawat Tas DI ANTARA tas yang Anda koleksi, pasti tas berwarna broken white bahkan putih bersih ada di antaranya. Dalam berbagai model, ukuran, dan detail, tas bernuansa netral ini bisa membantu penampilan perempuan aktif masa kini. Sayangnya, tas bernuansa putih ini sangat mudah kotor dan terlihat kusam. Tapi jangan khawatir, jika Anda tahu bagaimana cara merawatnya, tas putih bisa juga terlihat tetap cantik dan trendi. Bersihkan tas putih tiap habis dipakai dengan menggunakan kain flannel. Jika perlu, basahkan kain flannel kemudian keringkan. Ciptakan kesan mengkilat dari tas putih Anda dengan mengulaskan semir cair untuk kulit atau kulit sintetis yang diformulasikan untuk produk berwarna putih atau krem. Ulaskan secukupnya, kemudian lap dengan kain flannel kering. Jika tas tidak dipakai, letakkan dalam kantong individual dari kain lembut dan letakkan di dalam boks. Jangan lupa untuk memasukkan sebuah silica gel di dalamnya untuk menghindari jamur karena lembab. Dengan begitu bentuk serta kebersihan tas akan terjaga. Wanita mana yang tidak bangga menggunakan tas branded yang selama ini sudah lama diidam-idamkan? Bahkan bisa jadi kita harus mengumpulkan uang dengan jerih payah dan tetesan keringat untuk mendapatkan tas impian tersebut. Oleh karena itu kami berikan tips cara merawat tas kesayangan Anda agar tidak mudah rusak dan bahkan tetap terlihat seperti baru. Tips pertama. Setiap kali Anda selesai menggunakan tas, pastikan semua isi tas sudah Anda kosongkan terlebih dahulu sebelum Anda simpan di dalam lemari. Lipstik, tinta pena, bon yang luntur, dan masih banyak jenis benda lainnya yang sangat mungkin dapat mencemari dan bahkan merusak tas kesayangan Anda. Tips kedua. Masukkan kertas roti atau tissue paper yang sudah dipadatkan untuk menjaga bentuk tas tetap tidak berubah ketika disimpan. Jangan menggunakan kertas koran ataupun jenis kertas lainnya yang dapat melunturi tas tersebut. Tips ketiga. Saat tas akan disimpan, sebaiknya dibungkus terlebih dahulu dengan dust cover atau sarung yang biasanya diberikan saat Anda membeli tas tersebut. Usahakan untuk membungkusnya dengan sarung yang original, namun kalau hilang atau memang tidak ada, Anda bisa menggunakan sarung dari bahan katun atau fanel yang tidak luntur. Untuk tas dengan bahan keras seperti jenis hardcase dan minaudiere, sebaiknya disimpan kembali ke dalam kotaknya. Tips keempat. Untuk tas yang memiliki aksesoris tertentu seperti kristal atau bebatuan, sebaiknya dibungkus dengan bubble wrap (plastik dengan bantalan udara bulat kecil seperti gelembung) sebelum dimasukkan ke dalam sarung atau kotak, agar terhindar dari benturan saat jatuh atau tertekan benda lain. Tips kelima. Jika tas terkena noda atau cairan segeralah bersihkan dengan menggunakan lap kering agar noda tidak menyerap pada material tas. Apabila noda tersebut tidak bisa hilang, segeralah bawa ke ahli yang sudah profesional dalam membersihkan tas. Hindari terkena noda seperti tinta, karena noda ini biasanya sangat sulit dan bahkan tidak dapat dibersihkan. Tips keenam. Saat mengenakan jeans hindari menggunakan tas dengan bahan kanvas atau tas dengan warna-warna muda. Karena semahal apapun celana jeans, biasanya jeans menggunakan teknik dying yang dapat melunturkan dan mencemari tas branded Anda. Tips ketujuh. Keluarkan tas dari lemari secara berkala agar mendapatkan udara segar, sehingga terhindar dari jamur dan bau apek. Bersihkan tas secara rutin. Apabila di daerah Anda ada jasa membersihkan yang sudah terpercaya, Anda bisa membersihkannya secara berkala. (con.com)
MODE Busana Unik TJOK ABI, saya Jeany, umur 21 tahun dan masih kuliah di salah satu sekolah perhotelan di Bali. Tinggi saya 175 cm dan berat 58 kg. Saya senang memakai busana-busana yang unik dan kasual, seperti menggabungkan celana panjang dan dress dalam pemakaiannya. Terima kasih. Jeany, Kerobokan
Rubrik “Mode” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki hobi desain atau punya problem seputar busana. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Tjok Abi de Galuh Boutique Jl. Moh. Yamin VII/19 Renon - Denpasar Telp./ Fax: (0361) 242187 Telp.: (0361) 7891147
KUPON
Boleh-boleh saja memakai dress dan celana panjang jadi satu asal t e r l i h a t matching dan pantas serta enak dilihat sesuai kondisi postur badan Anda. Di sini saya beri cont o h , tube dress tanpa tangan dan potongan a-simetris/ serong di bawah, dengan hiasan payet di atas dress dan di bawah dress. Dipakai dengan celana panjang sebaiknya dari bahan transparan seperti chifon atau organdy. Tambahkan balero lengan pendek yang cantik agar penampilan Anda lebih menarik. Semoga berkenan.
5 T REND Tas Cantik yang Gaya dan Elegan MEMILIH tas bukan urusan mudah. Banyaknya produk lokal dan impor tentu memerlukan kejelian khusus dari Anda untuk memilih sesuai dengan kebutuhan Anda.
Hand bags women (hand bag) sudah menjadi bagian penting dalam fashion untuk perempuan. Hand bags women cantik dan sesuai dengan busana yang digunakan, akan memberi nilai plus dalam penampilan. Women hand bags dengan desain menarik memang indah dilihat dan dapat memuat banyak barang, namun jika women hand bags itu kelewat besar, justru akan membahayakan kesehatan. Sakit punggung, leher tegang, kepala pusing, adalah beberapa gejala umum yang sering muncul akibat salah pilih tas. Beberapa tips memilih dan mamakai hand bags ladies agar penampilan tetap chic namun tak mencederai tulang punggung. Proporsi sepuluh persen. Batas toleransi berat hand bags ladies maksimal adalah sepuluh persen dari berat badan penggunanya. Jika berat badan Anda 50 kg, berarti berat ladies hand bags Anda 5 kg. Lebih dari itu, gunakan tas punggung (bagpack). Disadari atau tidak, tas tangan yang berat akan memaksa leher lebih menjulur ke depan, karenanya, akan menyebabkan sakit kepala, leher tegang, dan sakit punggung. Pilih jenis pegangan. Hindari ladies hand bag bertali panjang, karena beban yang berada pada salah satu sisi tubuh akan menarik tubuh Anda ke samping. Berat sebelah. Bahu akan tertarik ke depan untuk mempertahankan hand bag pada posisinya. Juga, hindari pegangan ladies hand bags dari bahan rantai, karena akan melukai kulit. Sebaliknya, pilihlah tas bertali
pendek yang tidak terlalu tipis dan kecil. Tali yang terlalu kecil dengan beban tas yang berat akan menyebabkan banyak masalah. Fitting. Tak hanya baju yang mesti dicoba sebelum dibeli. Memilih ladies hand bag juga mesti dicoba, apakah benar-benar cocok dengan tubuh kita. Cobalah memakai ladies bag dengan tiga macam posisi; pertama, letakkan tali pegangan hand bag women di atas bahu, sementara body bag women diselipkan di antara lengan. Cara kedua, posisikan pegangan tas di lekukan siku. Posisi ketiga, bawalah tas dengan menentengnya di telapak tangan. Saat dipakai di atas bahu, pastikan tas Anda sejajar tepat dengan pusat gravitasi tubuh Anda (pusar atau pinggang), atau kalau bertubuh mungil, bagian atas body women bag sejajar dengan garis dada. Model compact. Hand bag women yang terlalu besar akan mengundang Anda memasukkan apa saja ke dalam women bag. Namun jangan pula memilih women hand bag yang terlalu kecil. Sesuaikan saja dengan kebutuhan. Ruang tambahan. Seringkali kita kesulitan menemukan barang-barang tertentu di dalam women hand bag. Pilihlah ladies bag dengan kantong-kantong tambahan di dalamnya, sehingga tidak perlu membongkar seluruh isi bag women hanya untuk menemukan ponsel atau dompet. Kantong-kantong ini juga berfungsi menempatkan setiap barang tetap pada tempatnya. Jangan terpaku label. Branded Tas branded mungkin menjamin kualitas, namun harganya selangit dan terkadang tak masuk akal. Cobalah lirik tastas berharga standar namun dengan kualitas baik. Sayang kan, menghabiskan puluhan juta rupiah hanya untuk membeli satu buah tas Harmes, Bvgalri, Emporio Armani, Ermenegildo Zegna, atau Guess.
Padahal, dengan harga ratusan ribu saja kita bisa mendapatkan tas berkualitas buatan lokal. Beberapa merek lokal yang sudah diakui kualitasnya di antaranya Bagteria, Rodo, dan Monse. Warna tas tidak harus sesuai dengan busana kerja. Anda bisa memilih warna turunan dari baju. Sebaiknya miliki tas kerja berwarna hitam, cokelat, putih dan satu warna favorit sebagai alternatif. Warna tas kerja yang ceria bukan masalah, terutama buat Anda dengan latar belakang pekerjaan kreatif. Pilih motif rantai yang unik sehingga tidak terlihat childish. Pilihlah tas kerja berdetail minimalis supaya lebih gampang dipadupadankan. Tepatnya memilih model tas sesuai dengan model sepatu yang Anda kenakan. Boleh tabrak warna asal masih sesuai. Tas kerja harus dapat diisi dengan dompet, agenda, ponsel, sisir, alat kosmetik dasar (bedak, lipstik, maskara) dan tisu. Pilih tas kerja yang cukup besar sehingga bisa memuat dokumen Anda. Paling aman seukuran kertas A4 (21cm x 29.7cm) sehingga kalau ada file yang harus dibawa pulang dapat langsung masuk ke dalam tas. Tas kerja yang besar akan membuat tangan Anda bebas dari hal-hal kecil yang tidak penting. Kalau Anda memiliki budget berlebih, investasikan satu tas kerja dari kulit yang sedikit mahal (hal ini bisa menaikan gengsi dan penampilan Anda di mata klien). Kebanyakan wanita asal dalam memilih dan belanja tas wanita. Terkadang tas yang dibeli hanya karena merek atau warna yang menarik. Pas tidaknya saat dipakai sepertinya tidak menjadi alasan lagi. Ada kecenderungan memilih tas secara asal, tanpa pertimbangan lebih jauh, yang penting cukup untuk memuat semua barang yang mereka perlukan. Terlepas dari manfaat dan
Senam Hamil (2) MELAKUKAN senam hamil tidaklah sulit dan terlalu merepotkan namun justru bermanfaat untuk menyehatkan kehamilan, mempermudah dan memperlancar persalinan serta menjaga bentuk tubuh tetap indah setelah melahirkan. Cukup dilakukan di rumah dengan santai, tanpa musik, tanpa sepatu olah raga, asalkan setiap gerakan dilakukan dengan tepat dan benar serta jangan sekali-kali menghentakkan gerakan. Ibu hamil yang melakukan latihan fisik berupa senam hamil tentunya berbeda dengan ibu hamil yang sama sekali tidak melakukan senam hamil. Melalui latihan peregangan yang sederhana sampai kepada latihan penguatan otot yang secara keseluruhan telah terbukti mempunyai kepuasan jiwa yang lebih besar dan keluhan-keluhan fisik dapat dihindari. Selain itu, senam hamil dapat meningkatkan fungsi peredaran darah dan metabolisme serta mampu meningkatkan kualitas psikologis. Baiklah ikuti peragaan berikut ini bersama Sayu Putu Yunita yang setiap pagi melakukan senam hamil sebelum berangkat ke kantor pada usia 6 bulan kehamilannya. Selamat berlatih bagi ibuibu hamil yang mendambakan bayi yang sehat serta salam bugar dari Lala Stuio. Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop.
Gb. I: Posisi duduk di lantai dengan kedua kaki ditekuk dan kedua lengan lurus ke belakang agar tubuh tetap tegak. Rebahkan kedua lutut ke arah kanan, tahan sebentar dan lakukan ke arah kiri. Ulangi gerakan hingga 3x8 atau sesuai kemampuan.
kelebihannya dalam menampung berbagai macam kebutuhan Anda, berbelanja tas yang biasa Anda pakai memiliki suatu kekuatan visual yang berpengaruh pada penampilan Anda. Misalnya, tas etnik dapat membantu Anda mengoreksi bentuk tubuh Anda yang
mungkin kurang proporsional. Mungkin kita tak pernah menyadarinya, jika yang Anda pilih sudah tepat maka Anda dapat tampil menarik namun sebaliknya dapat pula menghancurkan image Anda. Pemilihan tas yang tepat akan menarik semua mata
Tipe Body Pendek dan ramping Tas yang kecil dan selalu menempel di tubuh sangat cocok bagi Anda. Jangan memakai tas yang berukuran besar karena dapat membuat tubuh Anda makin terlihat kecil dan tenggelam di telan tas. Tipe Body Tinggi dan Kurus Pilih tas yang berukuran sedang. Jika memang Anda suka memakai tas selempang, pilih tas yang panjang talinya sampai ke pinggang Anda. Dan jika talinya pendek, usahakan tas tersebut berada tepat di bawah lengan Anda. Dengan demikian, tas tersebut akan memberi ilusi pada tubuh seakan tubuh Anda padat berisi. Tipe Body Big Hips Jika memiliki pinggul lebar terkadang sebal bila pinggul Anda yang lebar menjadi pusat perhatian. Akan tetapi tak masalah jika Anda bangga karena itu, namun terkadang
yang memandang. Asal Anda tahu kunci yang tepat. Secara umum, Anda yang memiliki tubuh besar cenderung menggunakan tas-tas berukuran besar, dan yang memiliki tubuh kecil memilih tas yang berukuran kecil. (osi, pelbagai sumber)
Anda merasa tak nyaman bukan? Jadi solusi yang terbaik adalah pilihlah tas yang menggantung di atas pinggul Anda. Tipe Body Top Heavy Jika tubuh bagian atas Anda termasuk besar, ada kecenderungan untuk menonjolkan bagian bawah yang lebih ramping. Pilihlah tas dengan tali yang panjang, tas tangan juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengatasi kekurangan tersebut. Jangan ragu untuk memilih tas dengan ukuran besar. Tipe Body Extra Size Tetaplah bersyukur bila Anda memiliki tubuh ber-size ekstra. Big Is Beautyful! Apalagi jika Anda dapat memilih tas yang pas untuk Anda. Jadi tak perlu minder! Anda bisa memilih tas selempang. Yang jelas, sesuaikan ukuran tas Anda. Pilih tas-tas berukuran lebar agar tampak match.
Gb. II: Tetaplah duduk tegak di lantai namun dengan posisi bersila. Lengan kanan rileks pada lutut kanan sedangkan lengan kiri lurus ke atas. Ayunkan lengan kiri ke arah belakang sejauh mungkin namun tidak menghentakkannya, ulangi beberapa kali setelah itu lakukan juga pada lengan kanan dengan hitungan yang sama.
Gb. III: Posisi duduk di lantai dengan kedua kaki ditekuk dan dibuka sedangkan kedua lengan lurus ke depan dan telapak tangan menyentuh lantai. Dorong badan jauh ke depan sesuaikan kemampuan, tahan 1x8 hitungan, tegakkan kembali dan ulangi hingga beberapa kali.
Gb. IV: Ambillah posisi merangkak seperti yang nampak pada gambar namun kaki kanan diluruskan. Tekuk kaki kanan dan arahkan lutut kanan ke wajah lalu luruskan dengan tidak menyentuh lantai lalu ulangi gerakan hingga 2x8 hitungan atau sesuai kemampuan setelah itu lakukan juga pada kaki satunya dengan hitungan yang sama pula.
Kupon C.514962-mtr-1
DIMENSI
6 RAMALAN
BINTANG
Bintang sedang suram, sebaiknya tidak melakukan kegiatan baru. Kalau ada rencana ditangguhkan minggu depan saja. Sebab dalam situasi saat ini sedang banyak sial, kecewa dan rugi. Harap bertahan dan rajin sembahyang. Keluarga banyak pengeluaran uang dan terjadi perselisihan. Asmara: Sebelum menjawab atau memberi keputusan, pikir masak-masak, supaya tidak menyesal. Keuangan merupakan permasalahan utama. Anda harus mengadakan perhitungan yang jeli dan bertindak tegas. Jaga nama baik Anda, supaya tidak kehilangan kepercayaan. Tingkatkan kewaspadaan dan selalu hati-hati. Suasana keluarga menyenangkan, tetapi ada keluarga yang merepoti. Asmara: Masalah cinta kasih sangat menarik untuk dipelajari. Tapi jangan ingkar janji. Kesuksesan sudah di depan mata, namun jangan suka sembrono dan bertindak gegabah. Semua angan-angan Anda bisa terkabul, bila Anda rajin, tekun dan penuh rasa tanggung jawab. Tidak terpengaruh orang lain. Ketentraman keluarga akan digoyah orang-orang yang iri hati. Binalah saling percaya. Asmara: Permasalahan selesaikan secepat mungkin. Utarakan apa yang terpendam di hati. Berlakulah bijaksana, tidak berat sebelah dan berilah sikap yang tegas. Masih banyak yang harus Anda selesaikan, konsentrasi jangan terpecah belah. Jangan ikut campur urusan orang lain dan sebaliknya dalam menyelesaikan keluarga, jangan dipengaruhi orang luar. Asmara: Masa lalu jangan diungkit-ungkit kembali, bisa tambah ruwet. Kalau Anda mengetahui siapa biang keladinya, tentu tidak mengira. Sebaiknya dimusyawarahkan dengan orang tua-tua yang sudah berpengalaman menghadapi dan menyelesaikan masalah itu. Posisi Anda menang tapi jangan sombong. Rencana dengan keluarga juga berubah, harap maklum. Asmara: Minggu ini akan terima berita atau surat yang kurang enak. Harap sabar dan tabah. Sebaiknya hindari permainan spekulasi. Sebab tidak akan mengatasi keruwetan, malah menambah masalah baru. Apa yang masih ada dan bisa dikerjakan, lakukan dengan rajin dan ikhlas. Minggu ini waktunya prihatin, jangan neko-neko. Berilah kesempatan pada keluarga yang ingin mencari rezeki, untuk mencukupi kebutuhan. Asmara: Tidak perlu patah hati, frustasi dan emosi. Kalau memang jodoh, pasti kembali. Perhitungkan masak-masak sebelum dilaksanakan. Rencana yang sudah baik perlu ditinjau kembali, sebab ada yang harus dibenahi. Hati-hati bila mengadakan perjalanan jauh dan kongsi kerja sama. Sebab ada gejala berbahaya. Keluarga harus diperhatikan, jangan sampai pecah. Asmara: Pertemuan dengan teman lama, akan membuka nuansa baru. Santai saja. Jangan menanggapi gosip, kritik dan hinaan. Ada beberapa orang yang tidak senang dengan Anda, membuat ulah, ingin menjatuhkan. Bersikaplah tenang, diam, dan terus maju melaksanakan tugas-tugas yang sudah ditentukan. Keluarga juga jangan kacau. Tetap rukun dan bersatu. Asmara: Pengalaman yang lalu bisa dijadikan pelajaran untuk membina hubungan baru. Bintang Penolong bersinar terang, jangan tegesa-gesa menyerah atau ganti haluan. Tetaplah mantap dalam pendirian, rajin dan tekun menyelesaikan pekerjaan maupun perkara. Masih ada orang yang simpatik untuk mengulurkan tangan memberi bantuan. Keluarga pun bisa diselamatkan. Asmara: Jangan terburu nafsu. Masih perlu mendekati dan mengambil hati orangtua. Berlakulah waspada dan hati-hati kepada orang-orang baru kenal. Jangan terpancing rayuan, janji-janji maupun sikap manis mereka. Jikalau Anda terlena, terpikat dan teledor dalam memberi kepastian, Anda akan mengalami keruwetan. Keluarga pun kena dampaknya, ikut kalang kabut. Asmara: Jangan cari-cari perkara. Situasi yang menyenangkan harus dipertahankan. Minggu ini banyak kesempatan untuk mengejar sukses. Laksanakan dengan seefisien mungkin. Jangan sampai terjadi kesalahan dan pemborosan. Kemujuran ini belum tentu datang kedua kali, mintalah pendapat orang tua-tua. Kalau Anda berhasil, keluarga pun ikut bangga, hidupnya bahagia. Asmara: Jodoh Anda masih keluarga sendiri jangan kebakaran jenggot, mempersulit diri sendiri. Hubungan kerja sama masih menyenangkan. Tambahlah ilmu dan cari pengalaman baru. Banyak kegiatan akan banyak inspirasi yang masuk dan tidak jenuh. Kejar terus kemajuan dan keuntungan di mana saja. Kendalikan emosi bila ada keluarga yang tidak Anda senangi. Jangan sampai menyinggung perasaannya. Asmara: Kalau memang cinta, buat apa cari-cari latar belakangnya. Buat susah saja.
Diasuh Oleh
Putri Wong Kam Fu Berlaku:
14 s.d. 20 Maret 2010
Minggu Umanis, 14 Maret 2010
Empat Tujuan ’’Melasti’’
MIMBAR AGAMA
Sekala. 3. Anganyutaken Papa KleOleh I Ketut Wiana sa. Para Pinandita maupun Pandita dalam mengantarkan wata sinar suci Tuhan. Umat Upacara Keagamaan Hindu Hindu di Bali melakukan Up- selalu mengucapkan ManMaksudnya: Melasti adalah acara Melasti dengan melaku- tram: Om Papa Klesa Winameningkatkan Sraddha dan kan pawai keagamaan yang di sanam. Mantram ini hampir Bhakti pada para Dewata mani- Bali disebut mapeed untuk tidak pernah dilupakan. Arti festasi Tuhan Yang Mahaesa un- melakukan perjalanan suci Mantram tersebut adalah: Ya tuk menghanyutkan penderitaan menuju sumber air seperti laut Tuhan semoga Papa Klesa itu masyarakat, menghilangkan dan sungai atau mata air lain- terbinasakan. Hidup yang papa klesa dan mencegah keru- nya yang dianggap memiliki ‘’papa’’ disebabkan oleh sifatsakan alam. nilai sakral secara keagamaan sifat klesa yang mendominasi Hindu. Saat perjalanan suci diri pribadi manusia. Mengenai Setiap Sasih Kesanga umat dengan mapeed itu umat di- Klesa sebagai lima kekuatan Hindu di Nusantara mengada- harapkan melakukan bhakti negatif yang dibawa oleh Unkan Upacara Yadnya yang dis- pada Dewata manifestasi Tu- sur Predana sudah diterangebut melasti yang dilanjutkan han dengan simbol-simbol kan di bagian depan dari tudengan nyejer. Ritual melasti sakral yang lewat di depan ru- lisan ini. Lima klesa (Awidya, dan nyejer ini sebagai pendahu- mahnya atau sembahyang ber- Asmita, Raga, Dwesa dan Abluan dari Hari Raya Nyepi. sama saat sudah di tepi laut hiniwesa) inilah yang harus diatasi agar jangan hidup ini Melasti, Nyejer dan Nyepi se- atau sungai. bagai kegiatan keagamaan 2. Anganyutaken Laraning menjadi papa. Hidup yang Hindu untuk memperingati Jagat. Ini artinya dengan Up- papa itu adalah hidup yang Tahun Baru Çaka. Hakikat acara Melasti umat dimotivasi berjalan jauh di luar garis semua perayaan keagamaan secara ritual untuk membang- Dharma yang membawa orang Hindu tersebut sebagai suatu kitkan spiritual kita untuk semakin jauh dari Tuhan. proses evaluasi penyelengga- berusaha menghilangkan La4. Anganyuntaken Letuhing raan kehidupan yang dilaku- raning Jagat (Sosial care). Is- Bhuwana. Yang dimaksud kan setiap tahun. Proses eval- tilah Laraning Jagat ini me- dengan Bhuwana yang ‘’Letuh’’ uasi ini amat dibutuhkan un- mang sulit sekali mencari adalah alam yang tidak lestari. tuk mencermati Letuh artinya kopenyelenggaraan tor lahir batin. Melasti, Nyejer dan Nyepi sekehidupan di bumi Atau dalam istilah ini agar senantiasa Sarasamuscaya bagai kegiatan keagamaan Hindu berada dalam disebut Abhuta untuk memperingati Tahun Baru jalur yang benar Hita artinya alam sesuai dengan keyang tidak lestari. Çaka. Hakikat semua perayaan tentuan pustaka Bhuta artinya unkeagamaan Hindu tersebut sesuci Weda. Kutisur yang ada. Bhupan Lontar Sang ta itu ada lima sebagai suatu proses evaluasi penyeHyang Aji Swahingga disebut lenggaraan kehidupan yang dimandala di atas Panca Maha Bhulakukan setiap tahun. itu, menjelaskan ta. Lima Bhuta empat tujuan tersebut adalah: Melasti. Sedangpertiwi, apah, kan tujuannya yang tertinggi padanannya agar ia tidak ke- bayu, teja dan akasa. Lima undinyatakan dalam Lontar Su- hilangan makna. Kata Lara sur alam itulah yang wajib kita narigama yang dinyatakan dan Jagat sudah sangat dipa- jaga kesejahteraannya. Jangan dalam bahasa Jawa Kuno sbb: hami oleh umat Hindu di Bali. lima unsur Bhuta itu digang‘’Melasti ngaran amet sarin- Lara ini agak mirip dengan gu kelestariannya. Jadinya Uping amertha kamandalu ring hidup menderita. Hanya yang acara Melasti itu adalah untuk telenging segara. ‘’ Maksudnya: disebut dengan Lara tidaklah menanam nilai-nilai filosofis Dengan Melasti mengambil semata-mata orang yang mis- tersebut, sehingga setiap orang sari-sari kehidupan di tengah kin materi. Banyak juga orang termotivasi untuk melakukan samudra. kaya, orang berkuasa, orang tiga langkah tersebut dalam Dua kutipan Lontar ini, yang berpendidikan tinggi, hidupnya secara sadar dan tersudah amat jelas makna ritual keturunan bangsawan hidup- encana sebagai wujud bhakti Melasti itu sebagai proses un- nya Lara. Orang kaya meng- pada Tuhan. tuk mengingatkan umat gunakan kekayaannya untuk Tentunya Upacara Melasmanusia akan makna tujuan membangkitkan kehidupan ti akan menjadi mubazir kahidupnya di bumi ini. Tuhan yang mengumbar hawa nafsu. lau bhakti kita pada Tuhan telah menciptakan berbagai Kekuasaan dijadikan media tidak diwujudkan untuk sumber alam sebagai wahana untuk mengembangkan ego membenahi diri dengan mendan sarana kehidupan bagi untuk bersombong-sombon- jadikan informasi agama seumat manusia hidup di bumi gria, atau menggunakan bagai kekuatan melakukan ini. Untuk hidup di bumi ini kekuasaan untuk mengeruk transformasi diri menghihendaknya menggunakan sari- keuntungan pribadi bukan un- langkan Panca Klesa. Dari sari alam ciptaan Tuhan. Ini tuk mengabdi pada mereka diri yang berubah itulah, kita artinya hendaknya dihindari yang menderita. Demikian meningkatkan kepedulian mengeksploitasi sumber alam juga banyak ilmuwan menjadi kita pada perbaikan sosial ini secara berlebihan. Untuk sombong karena merasa diri (Sosial Care) yang disebut melakukan hal itu, umat pintar. Banyak juga orang ‘’Anganyutaken laraning jamanusia dimotivasi dengan rit- yang meninggi-ninggikan ke- gat’’. Selanjutnya Melasti unual sakral tiap tahun dengan wangsaannya. Sifat-sifat yang tuk memotivasi umat Upacara Melasti. Dari kutipan negatif itulah yang akan men- melakukan upaya pelestariLontar tersebut di atas, maka imbulkan disharmoni dalam an alam lingkungan. Melasti itu ada empat sasaran- kehidupan bermasyarakat. nya yaitu: Jadinya menghilangkan La1. Ngiring Prawatek Dewa- raning Jagat hendaknya diakta. Artinya membangun sikap tualisasikan untuk menghihidup untuk senantiasa men- langkan sumber penderitaan guatkan sraddha bhakti serta masyarakat baik yang bersifat patuh pada tuntunan para De- Niskala maupun yang bersifat
NEGARA kita Indonesia, yang kaya akan keragaman budaya keagamaan, termasuk agama Khonghucu, mempunyai budaya-ibadah, yang disebut ‘’Ji’’ (baca Ci) meliputi tiga aspek, yang disebut ‘’San Cai/ Sam Kai’’. (1). Tian/ Thian - Tuhan Maha Pencipta (Supreme Creator) sebagai causa finalis dan prima causa/ akhir tujuan dan awal-mula hal, disebut ‘’Zhong-Shi/ Tiong Si’’. Kepada-Nya umat beriman berkewajiban sujud beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, disebut ‘’Jing-Tian-Gong/ King Thi Kong. (2). DI/TI - alam semesta (Universe) ciptaan dari Maha Kuasa Tuhan berwujud Hukum Tuhan Yang Abadi (Tian-Li/ Thian-Lee), setiap umat beriman wajib mensyukuri karunia Tuhan, dengan memuliakan malaikat bumi/ para suci (Shen Ming/Sien-Bing) yang disebut ‘’Bai-Shen-Ming/ PaiSien-Bing atau juga disebut ‘’Bai-Di-Shen/ Pai-Ti-Sien. (3). REN/JIEN - kuasa Firman Tuhan (Tian-Ming/ Thian-Bing) menjadikan manusia diciptakan Tuhan sebagai makhluk-Nya yang paling sempurna, dan mewujudkan manusia mendapatkan badan dan lahiriahnya dari kedua orang tuanya, maka tiap insan berkewajiban senantiasa berbakti dan berdoa memuliakan leluhur, disebut ‘’Zun-Zu/ Cong -Cu’’. Dari pada-Nya, tiga aspek mewujud dalam Tiga Alam (San-Guan/Sam-Kuan) yaitu: 1. Alam Ke-Tuhanan (Tian-Guan/Thian-Kuan) 2. Alam semesta (DiGuan/Ti-uan) 3. Alam Kemanusiaan (Ren-Guan/Jien-Kuan) Tiga landasan ibadah dalam ritus kultur agama purba (Ru-Jiao /Ji-Kauw) diatas sudah ada ejak 30 abad sebelum masehi, pada masa Baginda Nabi Purba (Fu-Xi/ Hok-Hi). Pertama menerima Wahyu Tuhan (Tian-Xi/ Thian-Ci) berupa ‘’Pesta Sungai Huang-He (He/Tu/ Ho-Tu)’’ merupakan spiritual - Guidance aspek ke-Esaan Tuhan (MonotheisticReligion) yang bersumber dari kitab Wahyu Yi-Jing/ IChing. Pada zaman perkembangan agama Purba, terdapat 3 (tiga) istilah tempat ibadah, yaitu: 1. JIAO/KAU, tempat ibadah sujud Ke-Hadirat Tuhan Yang Maha Esa.
Melasti ngarania ngiring prewatek Dewata anganyutaken laraning jagat papa klesa, letuhing bhuwana. (Lontar Sang Hyang Aji Swamandala)
SEDOT HARTA / UANG SECARA HALAL TANPA TUMBAL, TANPA TUYUL, TANPA BABI NGEPET, DLL. DIJAMIN BERHASIL, KALAU TIDAK UANG KEMBALI. DENGAN PUSAKA AJI PANGREKA BHUANA ATAU ILMU PENGARAD HARTA YANG TERBUAT DARI EMAS MURNI 24 K
Kultur Ibadah Khonghucu Redaktur Khusus MIMBAR
KHONGHUCU WS. CH. Budhi S. Pribadi 2. SHE/SIA, tempat ibadah kepada malaikat bumi. 3. ZU-MIAO/CO-BIO, tempat ibadah berdoa memuliakan leluhur, yang lasim di kenal dengan sebutan ‘’xiang-Hwee/Hio-Hwe (Altar keluarga)’’. Dan pada masa hidup nabi Kongzi (baca Kong-Ce) tahun 551-479 SM< tempat ibadah sudah tidak lagi didasarkan status kebangsawaan, sesuai ajaran nabi Kongzi ‘’Bahwa dalam keagamaan, tidak ada perbedaan’’ dan setelah dua tahun wafat nabi Kongzi, untuk memuliakan beliau, oleh Raja Muda Lui-Ai-Gong di bangun Kong Miao/ KhongBio (Klenteng Khonghucu) dan menjelang abad ke XX di jalan Kapasan No. 131 Surabaya dibangun Klenteng Khonghucu, dengan nama ‘’Wen-Miao/Bun-Bio’’. - Ciri khas tempat ibadah ‘’Miao/Bio’’ selalu ada altarutama di paling depan, untuk sujud ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa (Tian Gong Dang/ Thian-KongTang). Dan di belakang ruang induk, terdapat altar-altar para suci (Shen-Ming/ Sie-Bing), pada ritus altar selalu ada Arca-Suci (JinShen/ Kim-Sim), atau berupa papan nama suci (ShenZhu/ Sien-Cu) di dalam rumah altar (Shen-Kan/SienKam) berhuruf Tiong-Hoa. Ada ornamen berupa sepasang naga, dan burung phon-
ik, hewan suci killin, kelelawar, kura-kura, dan setiap altar ada tempat penancapan dupa (Ziang-Lu/HioLow) dan minimal ada sepasang lilin berwarna merah, serta sarana sesajian kurban, memakai jenis hewan bernyawa, sapi, kambing, babi atau ayam, itik dan ikan yang disebut ‘’San-Shen/ Sam-Sing’’. - Dalam 1 tahun terdapat 4 kali ritus utama kepada Tuhan, berdasarkan musim, yaitu: 1. Tanggal 8 malam 9 bulan-1 Imlek/ Yinli disebut ibadah besar Ci/Su. 2. Tanggal 5 bulan - 5 Imlek/Yinli disebut ibadah besar Yue/Yak. 3. Tanggal 15 bulan-8 Imlek/Yinli, disebut ibadah besar Chang/Siang. 4. Tanggal 21/22 bulan-12 Yang Lek/Yang-Li (22 Desember masehi) disebut ibadah besar Cin/Zheng tersurat dalam kitab suci Sanjak/Shi-Jing, bagian perlindungan Tuhan (Tian/Bao/ Thian-Po). Tempat ibadah Miao/Bio’’ bagi komunitas setianya memiliki nilai religious wisdom, yang ikut membangun spektrum universal dalam kerukunan hidup budaya leluhur, dengan saling menghormati dan mendukung secara sosio-budaya dalam pola kehidupan sehari-hari melalui kebhinekaan menjalin keharmonisan, membina rasa toleransi, sesuai kutipan ayat suci kitab yang pokok ‘’Shi-Su/Su-Si’’ bagian kitab Sabda-Suci/ Lun-Yu’’ di Empat penjuru lautan, semuanya bersaudara/ Si-HaiZhi-Nei, Jie/-Ziong-di-Ye’’. Hanya di dalam kebajikan, Tuhan berkenan miliki yang satu, yaitu Kebajikan (Wie de Dong Tian, Xiang/ You-Yi-De/ Wie Tik Tong Thian, Sian Yu Le Tik).
C.521711-rpa
DAPAT DIGUNAKAN OLEH SEMUA ORANG TIDAK MEMBEDAKAN RAS, SUKU, AGAMA DAN LAIN LAIN.TERBUKTI AMAN, PRAKTIS, TANPA EFEK SAMPING DAN LAIN - LAIN, DILENGKAPI DENGAN PERSONAL PIN ATAU PASSWORD SESUAI DENGAN ILMU RAJA - RAJA BALI KUNO DAN SASTRA BERUPA EMAS, PERAK, PERMATA, UANG, HARTA MULIA DAN LAIN LAIN SESUAI DENGAN PROFESI. UNTUK MENGATASI EKONOMI TERPURUK, PERUSAHAAN BANGKRUT, HUTANG MENUMPUK DAN LAIN LAIN, MAHAR MULAI DARI Rp.. 1.000.000 S / D Rp.. 8.000.000 REJEKI AKAN MENGALIR DAN HARTA AKAN DATANG SECARA TIDAK DISADARI, REAKSI POSITIF AKAN MULAI TERASA DALAM JANGKA WAKTU SATU SAMPAI DUA BELAS BULAN DARI HARI PERTAMA PEMAKAIAN. NIKMATI BONUS BATU PERMATA KRESNA DANA LUAR BIASA, YANG DAPAT DIBUKTIKAN LANGSUNG BISA MEREDAM PANASNYA API, ANTI BLACK MAGIC DAN BERSERTIFIKAT AP5i (ASOSIASI PENGERAJIN PENGUSAHA PENGGEMAR PERHIASAN PERMATA INDONESIA) HANYA UNTUK 20 ORANG PEMBELI PERTAMA 1. Untuk mahar/harga Aji Pangreka Bhuana Rp. 1.000.000,- bonus pusaka pengasih tangkai sirih untuk marketing dan penarik lawan jenis, senilai Rp. 300.000,2. Untuk mahar/harga Rp.2.000.000,- bonus sama dengan No. 1, plus batu permata Kresna Dana Kecil ukuran + 1,5 Krt, senilai Rp. 1.700.000,3. Untuk mahar/harga Rp. 3.000.000,- bonus sama dengan No. 1, plus batu permata Kresna Dana Kecil ukuran + 2 Krt, senilai Rp.. 2.700.000,4. Untuk mahar/harga Rp. 4.000.000,- bonus sama dengan No. 1, plus batu permata kresna dana sedang ukuran + 5 krt, senilai Rp.. 3.700.000,5. Untuk mahar/harga Rp. 5.000.000,- bonus sama dengan no. 1 plus batu permata kresna dana sedang ukuran + 5 krt, plus minyak ikan duyung untuk marketing dan penarik lawan jenis, senilai Rp. 4.700.000,6. Untuk mahar/harga Rp. 6.000.000,- bonus sama dengan No. 1 plus batu permata kresna dana besar ukuran + 8 krt, plus minyak ikan duyung untuk marketing dan penarik lawan jenis, senilai Rp. 5.700.000,7. Untuk mahar/harga Rp. 7.000.000,- bonus sama dengan No. 6, plus pembukaan aura untuk marketing dan penarik lawan jenis, senilai Rp. 6.700.000,8. Untuk mahar/harga Rp. 8.000.000,- bonus sama dengan No. 6, plus pembukaan aura, minyak burung terjerat jaring laba – laba untuk marketing dan penarik lawan jenis, senilai Rp. 7.700.000,-
HUBUNGI KAMI SEKARANG JUGA !!! BESOK MUNGKIN SUDAH TERLAMBAT ANDA KEBURU BANGKRUT
PENGOBATAN TRI BHUANA UNTUK SAKIT MEDIS DAN NON MEDIS KEJAKSAAN NOMOR : B-067/P.1.15/Dsp.4/06/2008 Dinas Kesehatan No : 10/STPT/Dikes/2007 TERLARIS, DAHSYAT DENGAN METODE TANPA SENTUH SATU SATUNYA DIDUNIA, DIJAMIN UANG KEMBALI KALAU TIDAK BERHASIL 1. STOP MEROKOK SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 1.000.000,2. STOP NARKOBA SEKETIKA (SEBELUM SAKAW) HARGA CUMA Rp. 2.500.000,3. STOP JUDI SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 1.500.000,4. STOP TRAUMATIK PACAR ATAU KEKASIH MASA LALU SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 1.000.000,5. STOP PERILAKU NEGATIF MENJADI POSITIF SEKETIKA, HARGA CUMA Rp. 1.000.000,6. STOP PSICHOSOMATIC ILLNES ( STRESS, DEPRESI, TRAUMA, PHOBIA, ILLUSION DAN LAIN LAIN SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 1.000.000
7. STOP PERSELINGKUHAN SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 2.500.000,8. STOP BODOH ( MALAS BELAJAR) MENJADI SENANG BELAJAR SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 1.000.000,9. STOP KORUPSI SEKETIKA UNTUK ORANG KEPERCAYAAN ANDA HARGA CUMA Rp. 2.500.000,10. STOP HOMO SEKSUAL / GAY MENJADI NORMAL SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 5.000.000,11. STOP LESBIAN MENJADI NORMAL SEKETIKA HARGA CUMA Rp. 5.000.000,12. MENGOBATI SEMUA PENYAKIT MEDIS DAN NON MEDIS TANPA SENTUH
ANDA BISA MENJADI PENYEMBUH SEKETIKA DENGAN TAKSU ENERGI MURNI PULAU BALI (TEMPB) ATAU REIKI ASLI BALI DAN LANGSUNG BISA MENGINISIASI ORANG LAIN HANYA DENGAN 500.000 SAJA
FISIOGNOMI & PALMISTRI ( ILMU MEMBACA WAJAH & GARIS TANGAN ) MENGENAI : Rejeki, Jabatan / Karier, Jodoh, Usaha, Keluarga, Nasib, Kesehatan, Keturunan, Harta Kekayaan, Join Usaha, Libido Seksual, Nasib Di Hari Tua NAIK BATU ATAU KAYU PUSER BUMI AJAIB YANG DAPAT MENJAWAB SEKETIKA SEGALA PERTANYAAN TENTANG MASALAH KEHIDUPAN ANDA !!!
YAYASAN TAKSU BALI TERDAFTAR NOMOR : 220 / 221 / KBPM / Org, 29 Mei 2002 PELESTARI SENI BUDAYA DAN BENDA BENDA PUSAKA SUPRANATURAL BALI INDONESIA Sekretariat : Jln. Jagaraga No 4, Ds / Br. Celuk, Sukawati, Gianyar, 80582. Telp : (0361) 298364,Fax : (0361)292285. Email : taksubali.foundation@yahoo.co.id www.taksu-bali.com
I MADE MASTRESNA, SE, M.Si
Telah dibuka praktek dan Show Room pusat segala jenis permata dan benda-benda supranatural Jl. Veteran No. 32 Denpasar, Disebelah Balai Banjar Desa Belaluan, tlp. 0361-8879959 C.516355-rpa
C.513235-rmh-2
OLAH RAGA
Minggu Umanis, 14 Maret 2010
7
F IGUR
City Andalkan Tevez
BPM/ap
TUMPUAN - Lionel Messi akan menjadi tumpuan Barcelona karena Zlatan Ibrahimovic absen.
BPM/ap
Wayne Rooney
Lewati Rekor Liverpool Manchester MU dan Liverpool saat ini sama-sama mencetak rekor 18 kali juara. Namun MU bisa dibilang lebih unggul karena The Reds belum mampu menjuarai Liga Primer Inggris format baru yang dimulai sejak musim 1992/93. Hal itu membuat MU, ternasuk Rooney, ingin segera melewati rekor tersebut. The Red Devils bertekad mempertahankan kembali gelar Liga Primer sehingga meraih gelar yang ke-19. Peluang tersebut masih terbuka lebar, apalagi mereka sedang memimpin klasemen. Performa United juga dalam kondisi terbaik. Mereka baru saja mengandaskan AC Milan di babak 16 besar Liga Champions. “Setiap kali meraih gelar liga tentu terasa istimewa dan menyenangkan. Tapi kalau kami bisa meraihnya di musim ini akan terasa sangat spesial karena kami akan melewati rekor Liverpool,” ucapnya seperti dilansir The Sun. Kalau itu terjadi, maka itu akan menjadi momen yang sangat istimewa bagi kami semua di klub. Kami punya skuad yang bagus dan optimis bisa mempertahankan gelar liga di musim ini. (sun/afp)
Barca dan Valencia Diganggu Cedera Valencia Pertemuan antara Barcelona menjamu Valencia, Senin (15/3) besok menghadirkan gangguan pada keduanya. Valencia misalnya, mereka terancam tak akan diperkuat oleh striker andalannya, David Villa. Kabar buruk untuk Valencia itu didapat setelah laga El Che di Europa League kontra Werder Bremen semalam. Dalam laga yang berkesudahan 1-1 di Mestalla itu, Villa yang berduel udara dengan seorang pemain lawan salah mendarat dan tak sengaja mencederai bahunya. “Cedera yang didapatnya sangat menyakitkan, di mana kami harus mengobatinya dengan analgesics dan anti-inflammatories. Villa diragukan akan tampil dalam laga melawan Barcelona Minggu nanti,” ungkap pernyataan di situs resmi klub yang dilansir Reuters. Jika Villa benar-benar absen, sebuah kerugian buat Valencia, mengingat pemain internasional Spanyol tersebut adalah andalan dalam mendulang gol. Hingga pekan ke-25 ini, Villa sudah mencetak 18 gol atau hampir setengah dari total 42 gol tim asuhan Unai Emery itu. Namun, bagi El Barca tentunya hal tersebut adalah kabar baik terkait misi mereka kembali merebut tahta klasemen yang kini diduduki Real Madrid. Meski begitu, Rafael Marquez tak sesumbar timnya bisa mengatasi Valencia. “Villa adalah pesepak bola yang spesial. Namun ada atau tanpa dirinya, laga (melawan Valencia) tak akan berjalan dengan mudah,” tegas bek Barcelona asal Meksiko ini. Valencia yang kini menempati posisi ketiga dengan 47 poin berhasil menahan imbang tanpa gol Barca di pertemuan pertamanya musim ini. Setali tiga uang, Barca kehilangan striker
Zlatan Ibrahimovic yang mendapat larangan bermain selama satu pertandingan. Banding Barca untuk kartu merah Ibrahimovic ditolak sehingga striker asal Swedia ini harus absen. Demikian pula pelatih Pep Guardiola juga tidak bisa mendampingi timnya karena dikartu merah saat Barca bermain imbang 2-2 melawan Almeria. Namun Barca sedikit diuntungkan dengan kembalinya Keita. Pemain asal Mali ini mengalami cedera di otot kaki kanannya saat timnya menghadapi Atletico Madrid pada 14 Februari lalu. Sejak itu, ia absen membela timnya karena harus beristirahat selama sekitar empat pekan. Berita terakhir menyebutkan kalau Keita sudah pulih dan kembali mengikuti latihan bersama rekan setimnya. Keita bahkan sudah siap diturunkan meskipun hanya sebagai pemain pengganti. Ada kemungkinan ia akan masuk dalam daftar skuad yang disiapkan untuk menghadapi Valencia pada akhir pekan ini. Selain Keita, Thierry Henry juga mulai berangsur pulih dan sudah mengikuti sesi latihan. Namun belum bisa dipastikan apakah penyerang asal Prancis itu sudah bisa diturunkan. (sun/rtr)
Manchester Manajer Manchester City, Roberto Mancini, menyatakan Carlos Tevez akan mencetak banyak gol di Liga Primer Inggris, sehingga bisa mengantarkan klub tersebut ke peringkat empat klasemen sekaligus merebut satu tiket ke Liga Champions musim depan. Striker asal Argentina tersebut sudah menyumbangkan 21 gol pada musim ini. Mancini yakin Tevez masih akan terus mencetak gol untuk memberikan sukses bagi City. ‘’Saya sangat senang dengan Carlos, karena dia adalah pemain yang kuat. Dia adalah seorang pemain penting, dan telah bekerja keras untuk tim. Saya berharap dia terus seperti ini, dan mencetak banyak gol sampai akhir musim,’’ ujar Mancini. ‘’Dia masih akan terus berkembang pada pekan berikutnya, bulan berikutnya, dan tahun berikutnya, karena dia masih muda.’’ Mancini menjadikan duel melawan Sunderland sebagai titik awal mewujudkan ambisi masuk empat besar. Arsitek asal Italia itu menganggap pertandingan melawan Sunderland sangat penting. ‘’Semua pemain akan merasa lebih baik setelah cukup istirahat. Saya senang karena pekan ini kita telah bekerja dengan baik. Saya pikir kami bisa melakukan pekerjaan dengan baik pada hari Minggu,’’ kata Mancini. ‘’Sangat penting kami memenangkan pertandingan ini, jika kami ingin melanjutkan hasil bagus. Dalam tiga dari empat pertandingan, kami telah melakukan dengan sangat baik. Kami mempunyai kesempatan bagus, karena memiliki satu pertandingan di tangan lebih banyak dari Tottenham, dan dua laga dari Liverpool. Hal ini sekarang tergantung kepada kami sendiri.’’ Harapan besar Mancini itu diharapkan bisa terwujud
BPM/ap
Carlos Teves saat City tandang ke Sunderland, Minggu (14/3) malam nanti. Kemenangan tentu bisa membantu mengangkat posisi mereka dari ke urutan kelima, hanya berbeda sat poin dengan Tottenham di urutan keempat. Pada pertemuan pertama musim ini di City of Manchester Stadium, Manchester City menang 4-3, tapi keesokan hari Mark Hughes dipecat. Kini, Roberto Mancini datang ke Stadium of Light dengan misi memelihara peluangnya mengakhiri musim di zona Liga Champions. Black Cats akan meladeninya dengan semangat balas
dendam, sekaligus membuat Mancini kesulitan mewujudkan ambisinya. Namun Sunderland tanpa kapten Lorik Cana, yang menjalani hukuman dua laga akibat sepuluh kartu kuning sepanjang musim ini David Meyler kembali ke tim ini. Lee Cattermole, Kieran Richardson, dan Jordan Henderson, diragukan. City mendapat tambahan tenaga dengan kembalinya Patrick Vieira, setelah dilarang main di tiga laga. Emmanuel Adebayor masih menjalani hukuman. Kolo Toure dipanggil kembali setelah staf medis mengatakan mantan pemain Arsenal itu pulih. (sun/afp)
Inter Terkapar BPM/ap
Joe Cole
Ancelotti Jamin Joe Cole Bertahan London Isu kepindahan Joe Cole dari Stamford Brodge terus mencuat. Namun pelatih Chelsea Carlo Ancelotti berani memastikan hal tersebut tidak akan pernah terjadi. Kontrak Cole akan segera kedaluwarsa akhir musim ini. Belum kunjung mendapatkan kejelasan dari pihak The Blues, kini dia malah menjadi target utama Manchester United dan Manchester City di bursa transfer. Mencium kabar tidak sedap tersebut Carletto — panggilan Ancelotti — merasa perlu mengambil tindakan kongkret. Sebagai langkah awal dia mengumbar keyakinan mempertahakan Cole. ‘’Dia akan bertahan musim depan. Saya bisa 100 persen memastikan,’’ ujar Ancelotti, Sabtu (13/3). ‘’Itu adalah tujuan utama saya. Saya ingin Cole tetap di sini karena dia adalah pemain yang sangat penting, profesional dan memiliki kualitas,’’ tandasnya. Sebelumnya diberitakan masa depan Joe Cole bersama Chelsea tampaknya akan segera berakhir setelah negosiasi perpanjangan kontrak antara keduanya menghadapi jalan buntu. Dua klub sekota, Manchester United dan Manchester City, siap bertempur untuk melabuhkan si gelandang serang. Kontrak Joe Cole bersama The Blues akan berakhir musim ini. Klub milik Roman Abramovich itu kabarnya sudah menawarkan kontrak baru untuk Cole, namun sang gelandang merasa terhina dengan isi kontrak tersebut. Bagaimana tidak, eks West Ham United hanya disodori kontrak berdurasi setahun dengan opsi perpanjangan untuk tahun berikutnya. Nilai kontrak bahkan lebih rendah dari apa yang diterima pemilik 53 cap untuk tim nasional Inggris itu sekarang. Seperti diberitakan Daily Mirror, Cole saat ini menerima 80 ribu pound per pekan. Sedang term baru yang ditawarkan Chelsea ditengarai tidak lebih besar dari angka tersebut. Padahal, pemain bernomor punggung 10 itu menginginkan kenaikan nilai kontrak menjadi 100 ribu pound per pekan. Mengetahui ada pemain bagus yang kemungkinan bisa didatangkan dengan gratis, banyak klub yang menyuarakan kesediaannya untuk menampung Cole sembari terus memantau perkembangan negosiasi sang pemain dengan Chelsea. Manchester United, Manchester City, serta Tottenham Hotspurs baru-baru ini sudah menyatakan keberminatannya kepada Cole. City dan United dijagokan bisa memakai jasa Cole karena keduanya punya kekuatan finansial untuk memenuhi kontrak yang diinginkan sang pemain. Sedangkan, jika bicara angka, Spurs tidak akan bisa bersaing dengan duet Kota Manchester itu. Hanya, cerita bisa berbeda jika Cole punya keinginan untuk bereuni dengan pelatih yang pernah mengorbitkan namanya, Harry Redknapp. (sun/ap)
Catania Inter Milan mengalami hasil buruk di pentas Seria A Italia, Sabtu (13/3) kemarin. Secara mengejutkan dilibas tim papan bawah Catania dengan skor 3-1. Kekalahan ketiga Nerazzurri musim ini sungguh di luar dugaan. Sempat memimpin, mereka secara tiba-tiba dihabisi Catania di 15 menit waktu sisa. Inter bertandang ke Stadio Angelo Massimino dengan nyaris membawa skuad utuh. Mereka masih belum didampingi sang allenatore Jose Mourinho yang masih menjalani hukuman dari komisi disiplin. Pertandingan berjalan sengit sejak di babak awal. Sayangnya, meski sempat tercipta beberapa peluang matang, kedua kubu tetap saja gagal mencetak gol. Adalah bomber Diego Milito yang menjadi pemecah kebuntuaan pada paruh waktu kedua tepatnya menit 54. Dia cukup meneruskan bola sodoran Samuel Eto’o untuk menjadikan timnya unggul 0-1. Sudah ketinggalan, kubu tuan rumah tetap pasang punya mental baja.
Mereka berupaya keras menyamakan kedudukan dengan memainkan gaya permainan kolektif namun cepat. Kerja keras Catania baru membuahkan hasil pada menit 74. Sebuah umpan silang datar Pablo Sebastian Alvarez di muka gawang Julio Cesar di sambar bomber Maxi Lopez untuk membayar defisit gol Rossazzurri menjadi 1-1. Berselang tujuh menit, petaka kedua bagi tim yang untuk sementara dikomandoi oleh Giuseppe Baresi muncul. Gelandang Sulley Muntari menerima kartu kuning kedua setelah menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang dan menjadikan Catania berhak mendapatkan hadiah tendangan penalti. Giuseppe Mascara yang ditunjuk sebagai eksekutor dengan tenang menaklukkan Cesar. Catania balik unggul 2-1. Derita La Baneamata semakin lengkap ketika winger Jorge Andres Martinez berhasil membobol gawang mereka untuk kali ketiga tepat di menit 90. Pemain asal Uruguay tersebut melakukannya dengan sangat luar biasa karena lebih
dulu berhasil mengelabui tiga pemain belakang Inter. Skor 3-1 pun bertahan hingga bubaran. Hasil ini menjadikan posisi Inter semakin terjepit. Mereka terpaut empat angka dengan peringkat kedua AC Milan, namun itu bisa berkurang menjadi satu digit saja, seandainya Rossoneri berhasil menang akhir pekan ini menghadapi Chievo. Pelatih Catania, Sinisa Mihajlovic sontak menyambut girang kemenangan anak-anak asuhnya atas mantan klubnya itu. Kendati tercecer di peringkat 15 klasemen, pelatih Serbia yakin Catania memiliki mental kuat untuk menghadapi tim apa pun. ‘’Catania adalah tim yang selalu berusaha untuk menang, menghadapi siapa pun,” tegas Mihajlovic sebagaimana dikutip Football Italia. “Para pemain tidak pernah hilang kepercayaan diri. Setelah Inter unggul, banyak orang mungkin berpikir pertandingan itu telah usai. Tapi, mereka (Catania) masih memiliki keyakinan dan berhasil memenangkan laga itu dengan layak,” pujinya. (sun/ap)
BPM/afp
MENANG - Pemain Catania merayakan kemenangan atas Inter.
BPM/ap
PUNCAK - Pemain Manchester United siap mengamankan posisi puncak klasemen.
Kekompakan Rio-Vidic Modal Lain United Manchester The Red Devils Manchester United tentu tidak akan membiarkan posisi puncak direbut kembali oleh Chelsea di akhir pekan ini. The Red Devils pun percaya diri karena bermodal kekompakan Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic yang semakin membaik. MU akan menjamu Fulham di Old Trafford, Minggu (14/3/) waktu setempat dalam lanjutan Liga Inggris. Laga tersebut akan menjadi ajang bagi tuan rumah untuk menjaga posisi puncak kejaran Chelsea. Saat ini MU mengoleksi 63 poin, unggul dua angka dari The Blues yang masih memiliki satu laga di tangan. Di belakang keduanya terdapat Arsenal yang mengoleksi poin sama dengan Chelsea namun kalah selisih gol. MU yang unggul materi pemain dan akan didukung penuh oleh pendukungnya sepertinya tinggal memikirkan pada sisi penyerangan. Soalnya tim ini menunjukkan catatan yang bagus di dua laga terakhir pada semua kompetisi yang dilaluinya dengan membukukan hasil clean sheet. Hal tersebut tidak lepas dari adanya kesepahaman
yang terus membaik antara dua di jantung pertahanan, Ferdinand dan Vidic. Seperti diketahui performa kedua sempat tersendat setelah sempat sama-sama mengalami cedera beberapa pekan yang lalu. “Kami mengerti satu sama lain. Dia tahu bagaimana saya bereaksi dan begitu juga sebaliknya,” ujar Vidic mengomentari Ferdinand di Press Association. “Saya tahu ada pemahaman soal saya yang berurusan dengan tabrakan (menjaga pemain) dan Rio yang mendapat bola. Namun kami berdua mampu melakukan kedua hal itu dan sama-sama bisa agresif.” Penampian Ferdinand dan Vidic yang menunjukkan progres positif tersebut juga mendapat pujian dari manajer Sir Alex Ferguson. Menurutnya permainan dua palang pintu pertahanan tersebut yang akan menjadi modal untuk menjadi juara di akhir musim. ‘’Memiliki kedua pemain itu lagi cukup bagus bagi kami. Mereka tampil cukup brilian pada hari Rabu dan itu memberi kami peluang untuk tampil konsisten.” Setelah winger Cristiano Ronaldo hengkang ke Real Madrid, Manchester United
seperti kehilangan rohnya. Siapa sangka situasi tersebut hanya bertahan beberapa saat saja. Modal United lainnya tentu adalah Wayne Rooney. Belakangan sang striker seperti tak pernah lupa cara mencetak gol. Sir Alex Ferguson sebagai pelatih The Red Devils pantas disematkan memiliki pemikiran jenius. Terbukti, dia mampu menjadikan striker Wayne Rooney sebagai pemain kunci United hampir di setiap pertandingan. Bahkan sebagian kalangan menilai pergerakan Rooney sulit dihentikan. Rooney dan United sudah menyatu dan menjadi momok bagi tim lawan. Demikian diungkapkan winger Chelsea Florent Malouda. Dia menegaskan setiap kali Rooney berlari sambil menggiring bola, bek lawan yang bertugas menjaganya terlihat ketakutan. “Saya pikir sekarang dia merasa mampu membukukan gol dan penuh percaya diri. Dia merupakan ancaman bagi pertahanan semua lawan United. Setiap tim akan berjuang keras untuk menghentikannya,” kata Malouda. (sun/ap)
OLAH RAGA
8
F
Minggu Umanis, 14 Maret 2010
Porsenijar Denpasar
igur
Manik Marantika Jaya
Istirahat Main Bola
Sisma Sabet Emas Sepak Bola Denpasar (Bali Post) Kesebelasan SMAN 7 Denpasar menyabet medali emas, dalam Porsenijar Kota Denpasar 2007, setelah menang tipis 5-4 atas SMAN 2 Denpasar (Resman), melalui drama adu penalti, di Stadion Ngurah Rai, Sabtu (13/3) kemarin. Sisma sukses melakukan revans dalam cabor terpopuler ini, setelah Porsenijar 2009 silam, harus mengakui ketangguhan Resman, juga melalui adu penalti. Dalam pertandingan yang dipimpin wasit Nyoman Nesa, kedua tim bertarung terbuka dan saling serang. Akan tetapi, selama bertanding 2 x 40 menit, baik Sisma maupun Resman belum mampu mencetak gol. Hingga wasit Nesa meniup peluit panjang, skor akhir tetap 0-0. Pertandingan dilanjutkan
dengan adu kiper. Dalam lima kali tendangan, skor masih imbang 4-4. Eksekutor terakhir Sisma mampu menjebol gawang Resman, sebaliknya algojo Resman terakhir gagal menggetarkan jala Sisma. Pelatih Sisma Wayan ‘Gading’ Sugiarta mengakui, asuhannya terlalu lelah pascamenjuarai grandfinal Liga Pelajar Bali Post (LPBP) V/
2009. ‘’Saya kasihan terhadap anak-anak, hampir tiap hari bertanding dan tak punya waktu untuk memulihkan kondisi (recovery),’’ sebut Gading. Karena itu, dirinya menyiapkan algojo guna mengincar gelar juara. Untuk Porjar SD, juaranya Denbar, disusul Denut, dan Dentim. Atlet terbaik pecatur Putu Bagus Pradnya
Putra B (SD 4 Saraswati, Denbar), serta atlet panjat tebing Evira Kirana Ardani (SDN 6 Dauh Puri). Untuk tingkat SMP, juara Porjar SMPN 6, disusul SMPN 2, dan SMPN 3. Terpilih sebagai atlet terbaik pemain sepak takraw Taufik Walhidayat (SMPN 2). serta perenang Ricka Darmayanti (SMPN 3). Di tingkat SMA/SMK, juaranya SMAN 1 (Smansa). Atlet terbaik pemain sepak bola Manik Marantika Jaya (SMAN 7), serta Ni Kadek Lia Candrawati dari SMKN 1, yang berjaya di cabor atletik. (022)
BPM/kmb
KEBAHAGIAAN menyelimuti kapten kesebelasan SMAN 7 Denpasar (Sisma). Betapa tidak, baru saja pemain bernomor punggung 38 ini, mengantarkan Sisma juara grandfinal Liga Pelajar Bali Post (LPBP) V/2009, setelah menekuk SMAN 1 Kuta (Smansaku), melalui adu kiper. Drama adu penalti kembali dilakoni Sisma setelah mendulang emas pada Porsenijar Kota Denpasar 2010, di Stadion Ngurah Rai, dengan menaklukkan SMAN 2 Denpasar (Resman). ‘’Saya bangga sekali bisa mengawinkan juara alias double winners,’’ sebut pemain kelahiran Denpasar, 24 Februari 1992 ini. Dua gelar juara yang direbut selama Maret ini, membuat dia letih. Selain itu, siswa kelas III IPA-3 ini, juga akan menempuh ujian nasional (UN). Untuk itu, Manik memutuskan istirahat dulu bermain bola. ‘’Saya fokus belajar guna menghadapi UN,’’ terang putra ketiga pasangan Nyoman Wijaya dengan Gusti Agung Ayu Astiti ini. Manik belajar bermain bola dan dibesarkan di SSB Guntur, kemudian bergabung pada klub Kuro. Pemain berposisi gelandang bertahan ini, ingin tetap eksis dan berkiprah di jalur sepak bola semiprofesional. ‘’Kalau ada tawaran atau mengajak saya bergabung di klub semipro di Liga Indonesia (LI) saya sangat senang,’’ jelas kapten Perseden Denpasar U18 ini. Sebagai alternatif jika gagal masuk klub semipro, Manik berniat melanjutkan kuliah pada FPOK Undiksha Singaraja. ‘’Seandainya gagal melanjutkan karier di sepak bola, saya memilih kuliah di FPOK,’’ jelasnya. (nel)
SEA Games 2011 Gandeng BUMN Jakarta (Bali Post) Menindaklanjuti keinginan KONI/KOI agar pelaksanaan dan pengelolaan SEA Games XXVI/2011 di Indonesia diswastakan, mendapat sambutan positif dari Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenegpora). Sekretaris Kemenegpora Wafiz Muharam yang dijumpai wartawan di Jakarta, Sabtu (13/3) kemarin, mengatakan pelaksanaan SEA Games 2011 harus melibatkan swasta. Oleh karenanya, Kemenegpora akan menggandeng BUMN (Badan Usaha Milik Negara) untuk terlibat langsung menyukseskan pesta olahraga dua tahunan terbesar, di kawasan Asia Tenggara itu. ‘’Saya kira setiap penyelenggaraan kegiatan olahraga multievent internasional apakah SEA Games, Asian Games dan Olimpiade selalu melibatkan swasta. Karena kegiatan olahraga harus punya nilai komersial,’’ kata Wafiz yang juga Ketua Umum PB PGSI ini. Wafiz menambahkan karena SEA Games 2011 itu tetap digelar di empat provinsi yakni Sumsel, DKI, Jabar dan Jateng maka harus melibatkan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah). Mengenai mekanisme dan prosedural keterlibatan pihak swasta ini, kata dia, tentu harus diatur sesuai aturan main yang berlaku. Untuk menggelar SEA Games 2011 itu, diperlukan dana Rp 1,3 triliun yang dibagikan kepada empat provinsi. Namun pemerintah melalui Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenegpora) hanya mengalokasikan anggaran Rp 300 miliar. (035)
Perpani Badung Gelar Piala AURI Denpasar (Bali Post) Meski gelaran Kejurnas Panahan masih belum jelas waktunya, namun Bali tak pernah henti dalam mempersiapkan para pemanahnya. Setelah Pengkot Perpani Denpasar menggelar kejuaraan panahan Walikota Cup, kini giliran Pengkab Perpani Badung, bakal menghelat kejuaraan panahan AURI Cup, yang digeber sekitar 9 April atau 10 April mendatang, di lapangan kantor Lanud Ngurah Rai, Badung. Gelaran ini sendiri, menurut Ketua Umum Pengprov Perpani Bali, Sony G. Hariyanto, merupakan permintaan dari Danlanud Bali, Letkol Pnb. Aldrin P. Mongan beberapa waktu lalu. Ini bentuk permintaan karena Aldrin bakal mengikutkan jajarannya di olahraga panahan di Bali. Apa yang menjadi keinginan Danlanud ini sangat sejalan dengan apa yang telah diutarakan Menpora Andi Malarangeng, di mana jika di pusat Jakarta, Kopasus sudah masuk dalam olahraga panahan. Artinya, panahan kini menjadi salah satu olahraga yang dilakukan oleh Kopasus dan AURI nantinya, ujar Sony G. Hariyanto, Kamis (11/3). Seruan senada menurutnya, juga sempat diutarakan oleh Ketua Umum KONI Pu-
sat Rita Subowo kala membuka Munas PP Perpani Pusat silam, di mana olahraga panahan juga harus terbuka untuk semua kalangan, termasuk di jajaran militer dan kepolisian. Dengan apa yang diutarakan Rita Subowo itu, bagi Sony G. Hariyanto, sangat berkaitan erat dengan membesarkan olahraga panahan, termasuk di Bali. Dan kejuaraan panahan AURI Cup ini menjadi salah satu pelecut dan motivasi terhadap Angkatan Udara khususnya di Bali, ke depannya mampu memunculkan pemanah dengan orientasi menjadi pemanah andalan Bali nantinya. AURI Cup ini di samping untuk memperingati HUT AURI nantinya, juga untuk mencari bibit-bibit pemanah tangguh di masa mendatang. Siapa tahu nantinya muncul pemanah yang bisa diandalkan oleh Bali dari kalangan Angkatan Udara, imbuh Sony. Selain itu, Kejuaraan Panahan ini juga bakal dijadikan ajang Pelatda (Pelatihan Daerah) bersama, bagi semua pemanah yang ada di Bali. Tujuannya, untuk mempersiapkan secara matang para pemanah-pemanah di daerah seluruh Bali, untuk diseleksi nantinya, dan mewakili Bali di ajang Kejurnas mendatang. (kmb)
15 Pegulat Masuk Pelatnas
BPM/kmb
FINAL - Laga final cabor sepak bola Porsenijar Denpasar 2010, mempertemukan SMAN 7 (Sisma) meladeni SMAN 2 (Resman), di Stadion Ngurah Rai, Sabtu (13/3) kemarin.
Marchela Diar
Manfaatkan Peluang BALI mendapat jatah mengirim dua pebiliar putra dan putri, dalam Seleknas SEA Games. Akan tetapi, Pengprov POBSI Bali hanya mampu memberangkatkan dua atletnya, yakni Yudharman Komarudin dan Desak Raka Kasih Ariati. Satu tiket lagi diperebutkan antara Marchela Diar dan Eva Septianti. Alhasil, Marchela yang berhak lolos, dan konsekuensinya atlet bersangkutan berangkat seleksi merogoh koceknya sendiri. ‘’Saya akan memanfaatkan peluang emas ini,’’ sebut atlet kelahiran Jakarta, 30 Maret 1988 ini. Ia berjanji akan tampil all-out dalam seleknas, yang digelar di Puslat PB POBSI, di Jakarta. ‘’Saya hampir tiap hari berlatih keras,’’ terang putri kedua pasangan Amirrudin Syam dan Faradilla Sandy ini. Chela — demikian sapaan akrabnya, punya pengalaman dua kali terjun dalam kejurnas. ‘’Ya... minimal saya mengetahui peta kekuatan lawan seperti atlet tuan rumah DKI dan Jabar,’’ ungkap mahasiswi semester VIII FE Undiknas ini. Meskipun belum tamat kuliah, Chela men-
coba berbisnis yang tak jauh dari hobinya. Ia mengelola pusat biliar di kawasan Renon. ‘’Saya setidaknya ingin menerapkan ilmu di bangku kuliah,’’
cetusnya. Apalagi, dunia bisnis yang digelutinya tak jauh dari hobinya. ‘’Saya menekuni bisnis arena biliar ini, setidaknya bisa tersalurkan ilmu di bangku
kuliah sekaligus hobi main bola sodok,’’ ucap pebiliar yang mengaku betah menetap di Pulau Dewata, dibandingkan tinggal di Ibu Kota. (nel)
Jakarta (Bali Post) PB PGSI memanggil 15 pegulat masuk pelatnas untuk menghadapi Asian Games 2010, Guangzhou, Cina. Ke-15 pegulat itu adalah peraih medali emas, perak dan perunggu pada SEA Games XXV/2009 lalu di Laos. Namun, dari 15 pegulat yang ikut pelatnas ini hanya 4 pegulat yang dikirim ke pesta olahraga empat tahunan terbesar di kawasan Asia itu. Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PGSI, Dodi Iswandi dalam jumpa wartawan di Jakarta, Sabtu (13/3) kemarin, mengatakan pihaknya masih berusaha menambah jatah atlet untuk tampil di Asian Games XVI, November nanti. ‘’Idealnya kami ingin menjadikan Asian Games 2010 ini sebagai ajang pematangan bagi pegulat-pegulat kami yang diterjunkan di SEA Games 2011 mendatang. Karena sasaran utama kami kan SEA Games di mana Indonesia menjadi tuan rumah,’’ kata Dodi. Untuk SEA Games 2011 ini, kata Dodi, gulat mempertandingkan 15 kelas dan PGSI menargetkan minimal 5 atau 8 medali emas. Target ini sudah
masuk program PGSI untuk mendukung tekad kontingen Indonesia menjadi juara umum SEA Games 2011. ‘’Namun, syaratnya persiapan ke SEA Games harus matang, dan Asian Games di Guangzhou ini merupakan ajang pematangan persiapan,’’ tutur mantan pegulat nasional itu. Dodi menjelaskan, pelatnas Asian Games dan SEA Games dilakukan satu paket supaya ada kesinambungan. Oleh karenanya, selain mendatangkan pelatih asing asal Korsel, para atlet pelatnas ini, juga akan melakukan rangkaian latih tanding ke luar negeri di antaranya Korsel, Iran dan negara pecahan Rusia. Persiapan menghadapi Asian Games dan SEA Games ini, mendapat dukungan dari Presiden Gulat Asia (Asian Associated Wrestling Council) Kim Chang Kew. Beberapa waktu lalu Kim Chang Kew berkunjung ke Indonesia, dalam hal ini ke Palembang (Sumsel), dan Jakarta. Kunjungan itu berkaitan dengan persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Kejuraan Gulat Junior Asia 2011, dan SEA Games 2011. (035)
BPM/ist
Binaragawan Siap Dipasok ke Jembrana
BPM/dok
Atlet binaraga.
Denpasar (Bali Post) Pelatih Pengprov PABBSI Bali H. Suhatril mengaku kecewa berat atas tereliminasinya cabor binaraga dari hajatan multievent Porprov X di Jembrana 2011 mendatang. Bahkan, PABBSI siap memasok atlet yang bisa diandalkan mendulang medali, seandainya tuan rumah tak punya binaragawan. Suhatril mengakui, binaraga sudah melalui tahapan ekshibisi hingga resmi dipertandingkan pada Porprov IX di Badung 2009 silam. Karena itu, dirinya berharap cabor yang dipertandingkan bertambah seperti angkat berat, kemudian menyusul angkat besi. ‘’Kalau alasannya tuan rumah tak punya atlet binaraga, kami siap menyuplainya. Jika PABBSI batal dipertandingkan
lantaran tak ada dana, kami bersama pengurus berupaya keras menghimpun dana. Jadi, tak ada alasan mengapa PABSSI kembali tak dipertandingkan di Porprov,’’ papar dia, Sabtu (13/3) kemarin. Dia juga mengakui, betapa kecewanya atlet karena berlatih keras tetapi tak berlaga di Porprov. ‘’Kalau mereka tampil di kejurda gregetnya kurang, sebab atlet juga memburu bonus,’’ ungkapnya. Ia berharap para binaragawan peraih emas, perak, dan perunggu di Porprov, dibina terus hingga siap diterjunkan pada PON XVIII Riau 2012. ‘’Saya ingin PABBSI menambah kontribusi medali untuk Bali, hingga peringkatnya menanjak atau tetap bertahan pada 10 besar di PON, bukan malah melorot posisinya,’’ terang dia. (022) C.513186-bbn
Redité Umanis, 14 Maret 2010
Bali L E M B A R
B A S A
9 B A L I
Bencingah
”Demam Penelitian” ring Para Anom Baliné Demam meneliti ring para anomé nénten ja sakadi acara Indonésian Idol utawi acara-acara pencarian bakat sané tiosan. Nénten makéh sponsor sané kayun nyeponsorin lomba penelitian ilmiah. Puniki matiosan pisan sareng acara-acara pencarian bakat ring tipi-tipi lokal lan nasional. Yadiastun sakadi punika, kari wénten pihak-pihak sané tetep nglaksanayang lomba penelitian. Silih tunggilnyané Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) sané kalaksanayang Departemen Pendidikan Nasional lan Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) sané kalaksanayang olih LIPI nyabran awarsa. Kénten taler lomba penelitian ilmiah sané kalaksanayang olih kampus-kampus di Indonésia. Acara-acara punika ngicénin galah ring para peneliti remaja nyihnayang kualitas déwéknyané. Manut catetan lomba penelitian sané paling makéh pamiletné, inggih punika lomba sané kalaksanayang olih Departemen Pendidikan Nasional. Pamiletné saking 800 ngantos 1.200 nyabran awarsa. Salanturné LKIR sané kalaksanayang olih LIPI. Sané tiosan akidik pisan pamiletné. Yadiastun akidik pamiletné, makéh penemuan baru sané katemuang olih peneliti remajané. Penemuan baru punika mawiguna pisan ring i raga nanging nénten wénten promosi sané becik sané ngawinang penemuan punika nénten prasida katerapang. Sampunang joh-joh ka tingkat nasional. Ring tingkat lokal daérah Bali kémanten sampun katemuang makéh penelitian jenius ring ukuran remaja. Sakadi penelitian indik biopéstisida sané kalaksanayang olih anom-anom ring anak-anak Madyapadma Journalistic Park-SMAN 3 Dénpasar tigang warsa pungkuran puniki. Penelitian inovatif indik boipéstisida puniki pacang kadadosang buku yadiastun wau marupa penelitian awal ring laboratorium. Tiosan ring punika penelitian sané berbasis kearifan lokal sané kalaksanayang olih Madyapadma Journalistic Park-SMAN 3 Dénpasar inggih punika mengilmiahkan déwasa ayu ring kalénder Bali nénten tanggung-tanggung, riset data ring dasang warsa pungkuran. Asilnyané nyihnayang déwasa ayu (pawiwahan, mapandes, lan ngabén) prasida kateropong saking ilmu meteorologi, geofisika, lan klimatologi. Taler wénten penelitian indik biaya benten galungan uningan, kekerasan massal pantaraning sameton Bali, lan sané tiosan. Samian demam penelitian remaja puniki merluang uratian lan keseriusan saking pemerintah utawi pihak terkait mangda prasida nglimbak. Utaminnyané indik prabéa sané ngantos panyatusan tali lan yutaan. Mangda nénten prabéa punika katanggung olih peneliti napimalih peneliti punika kantun SMA, sané kari ngidih ring reramané. (iwa)
76
Luh Rasmita Déwi
Kantun Ten Kaprecayain
BO/dok
Yowana Neliti, Napiké Kacingakin olih Pemerintah? Rasmita sareng kelompoknyané Ni Wayan Santi Utami lan Ni Wayan Dési Bintari, kari meneliti indik baktéri ring laboratorium perguruan tinggi negeri ternama di Bali. Saking meled lan jemetnyané penelitian punika kalaksanayang ngantos das lemahé. “Nggih tiang sirep ring laboratorium sngantos semengan. Semengné lagsung masuk ka sekolah, dadosné arip ring kelas,” Dési Bintari nyerita. Nanging kasumekenan saking Rasmita, Dési, lan Ami —parab Santi Utami, mangkin ngamolihang asil. Tetiga daa punika polih juara kapertama lomba penelitian ring Unud. “Keberhasilan puniki sangkaning doa, tekad, usaha, lan kerja keras,” baos mantan pengurus Madyapadma Journalistic Park-SMAN 3 Dénpasar puniki. Penelitiannyané indik baktéri lan sering nyelang fasilitas laboratorium ring kampus puniki. Mangkin sampun ping ngantos ping tiga Rasmita, Dési, lan Ami nyelang fasilitas i riki. Rasmita nganikayang pangawitné dané kaajakin olih timpalnyané nanging kasuén-suén marasa seneng. “Duk punika Ami ngajakin daweg kelas satu, penelitian nénten kasarengin olih pembimbing. Suéca Widhiné, penelitianné tembus final ring Universitas Brawijaya,” Rasmita maangén-angen. Pangawit sané nénten karencanayang taler karasayang olih Fenti Dyah Hariyanti, siswa kelas II IPA SMAN 2 Dénpasar. “Dumun wénten kakak kelas tiga sané nganikain nyarengin,” baos Fenti. Saking punika Fenti rajin nyarengin lomba penelitian remaja. Rumasuk nyarengin LPIR (Lomba Penelitian Ilmiah Remaja) sané kalaksanayang olih Departemen Pendidikan Nasional. Fenti ngranjing ring 32 finalis ngaonang siuan pamilet saking 33 provinsi sa-Indonésia. Demam meneliti ring kalangan remaja makéh ngicénin kauntungan. Nénten ja juara sané meled kapolihang nanging sané penting prosés
Sapaninggal Héndun uli umahné, Ratna Dumilah marasa ada ané ngusak-asik atinné. Tuturanné Héndun mirib ada benehné. Di arisan para istri Kepala Dinesé liunan ané ngrumpi, nuturang indik kurenanné ngelah mitra, gajihné tuara genep mulih, ngelah madu, demen mamotoh, mapunyah-punyahan, nganti ada ané mélag-éndahang kurenané. Liunan ané ngorahang kéweh ngelah pembantu bajang, mepesan ia dadi pangempahan nafsu kurenanné yén katuju ia malangan, utawi sedeng beling gedé. Napibuin ané ngelah kurenan mepes torné ka daerah-daerah setata sangsaya, takut yén kurenanné ngalih lonté utawi mabuaka sedianga bé matah tekén pejabaté corah satmaka tombokan apang aman. Béh, kéné kotor pagubugan para sujanané ané patutné ngayomin wangsa, nanging jatinné ia ané mamangsang ngulurin momo angkarané. Kénten manahné Ratna Dumilah samben mabulet kakilinin tuturné Bu Kirno ngusak-asik. Tuara rasanina yéh panonné nrébés mili melusin galengné. Kasuén-suén raganné nyriep sirep nyangkutin okanné ané masih lelep. Tumbén nganti jam dua siang okanné mara matangi. Raganné masih milu matangi mrasa otengné seduk sawiréh ituni amung naar jaja gagodoh bareng Bu Kirno tamiunné. “Bu, ngajeng malu, depin tiang ngéndong Gung Nantha pesu,” raosné Méina saha nyemak okanné indenganga di térasé. Ratna Dumilah lesu
ngojog kamar makan madaar. “Aaah, basangé énggalan seduk. Tuagung pasti buin torné,” raosné geting. “Nggih, kadén Gung Aji sampun mabesen yén nganti jam dua déréng rauh dados sampun kalahin ngajengang. Mirib sajaan raganné torné,” aturné Méina matuéling. Ratna Dumilah cepet madaar matulud jukut bayem masayur bening a jembung saking sedukné. Sagét magerung montoré teka. Gusti Ngurah tuun uli montoré lantas maekin okanné. “Éh hé hé hé Nantha, mara matangi napi deréng maan bubuk? Ampun maem?” pepasihné saha nyakup-nyakupang tanganné di arepan okanné ané ngréjat mireng ajinné. “Nggih, sami wau pada matangi. Ibu nika kari ngajengang,” pasautné Méina alon. Gusti Ngurah ka kamar ngejang tasné saha magenti pakéan lantas pesu maekin rabinné. “Ngujang mara madaar Bu, kadén né suba jam tengah telu?” patakon rabinné. “Aaah tunian wénten tamiu, tiang lebihan naar jaja. Buina Tuagung ané antiang ngajeng telaat rauh. Napi sampun ngajeng di kantor? Utawi tamiuna tekén nasabahé?” “Kadung torné mréksa pinjaman. Jam satu singgah di rumah makan bé bakaran. Ada pésan karper, saté gurami, pecel lélé. Basangé dadi seduk. Nyud makelo sing taén naar pésan karper cara dugasé di Cakranegara,” pasaurné Gusti Ngurah nerangang. “Béh, kadén ragané dogén
pembelajarané. “Tiang prasida fokus yadiastun sadurungné tiang nénten ja fokus yén ngaryanin napi-napi,” crita Déwa Ayu D. Cempaka sané au-wau puniki polih juara kapertama LKTI ring Universitas Brawijaya. Nénten ja punika kémanten, manut Ayu DC—kenten parabnyané, mangkin dané meled nyarengin lomba karya ilmiah. “Tiang penasaran,” baos Pemimpin Umum Madyapadma Journalistic Park-SMAN 3 Dénpasar. Penelitian-penelitian sané kalaksanayang olih Ayu DC, Fenti, Santi Utami, Dési Bintari, lan Rasmita, mangda nénten ilang santukan kirangnyané sosialisasi. Puniki patut polih uratian saking pemerintah sakadi sané kabaosang olih Fenti, “percuma yéning terus neliti nanging asilnyané kirang kasosialisasiang olih pemerintah utawi pihak penyelenggara.” Rasmita taler mapangapti, “pemerintah perlu ngwangun lembaga lan perlu ngwantu ngicénin prabéa ring penelitian-penelitian sané kalaksanayang olih yowanané.” Wéntenké sané pacang nagingin pangapti para peneliti-peneliti sané kantun anom puniki? (iwa)
nyud? Tiang masih meled, nanging di pasar ten wénten anak ngadep bé karper utawi bé bacakan lénan. Malah driki liunan wénten bé pasih.” “Nah, sedeng melaha ja tiang meli busan bé karper patpat. Ento di montoré enu idup mawadah émbér. Lebengin ané paling gedé malu aukud, sisanné depin lebin malu di telagané. Tiang nyud pesan naar pesan karper pagaén Déndané padidi.” Kénten Gusti Ngurah saha nundén David ngaba karperé kapaon aukud, ané tetelu kalébin di telagané. “Niki Bu, sampun ané paling gedéna, cukup anggon awai,” raosné David alon. “Nah, depin ditu pak David. Nyanan apang Pak Ngurah ané ngorok, nggih Tu.” “Nah, maih tiang ngorokang. Nyanan Ibu masain dogén ajak Méina apang bisa.” Kénten Gusti Ngurah lantas ka kamar ngambil bérang pangébatané. Raganné kapaon ngambil talenan lantas ngorok karperé saha mantra “Om Ciwa Nirmala Namah Swaha.” Sampun mati béné lantas basangina, kaadanga siksikne lantas tendasné getepa. Awakné kasibak, lantas katugel-tugel matebel rata-rata telung nyari. Sampun bresih makejang serahanga tekén rabinné ané lakar masain lan ngepés karperé. “Bu Ratna, napi basan pésan karperé Bu?” Patakonné Méina saha nyemak wadah basa basané. Ratna Dumilah milihin bebungkilan anggon basa rajang sagenepné saha uyah, sera, tabia, lunak, asem
lan gula, lantas kaserahang tekén Méina ané lakar nguyeg. Alon Méina nguratiang rincikan basané, bebagianné, kabandingang tekén liun bé kaperé. “Ooh, magenepan bebungkilanné. Cara basan boréh dogén,” raosné lantas nguyeg basa-basané. Sesampuné pragat Ratna Dumilah milihin don biu anggon ngaput pésané. Méina ngaé api baan kau-kau lantas manggang pésané. Gusti Ngurah kenyem-kenyem ngambunin bon pésan karperé makedus ngenyudin hati. Petengé nika Ratna Dumilah ajaka rabinné ngalamun mrasa di Ckranegara, lan Méina rasa makpak jriji saking jaenné. Suud madaar lan ngisis di kamar tamu, Ratna Dumilah ka kamar nyemak payasané ané terimana uli Héndun lantas édénganga tekén rabinné. “Tuagung, niki wénten payasan gading gelah timpal tiangé Héndun. Ipun mulihin duén timpalné ané lakar mulih ka Jawa aji Rp 100.000 nanging Héndun kari kuangan pipis, nagih nyilih malih Rp 50.000 sampun baang tiang ituni. Nanging ipun masih nanjénin yén demen dados ngambil barangé niki. Yén Tuagung setuju banggayang tiang mayah, apang madué payasan cara drikiné. Yén arga manawi ten koring mael,” kénten atur rabinné saha mesuang payasané, kaédéngang saka besik. (Masambung)
Ring silih tunggil peneliti sané kari anom, Luh Rasmita Déwi, nguningang nglaksanayang penelitian nénten ja wantah ngrereh juara kémanten. Neliti manut pengurus Madyapadma Journalistic Park periode 2008-2009 puniki, neliti wantah kaanggén ngwewehin wiweka lan numbuhang rasa meled uning ring sakancan sané anyar. “Saking penelitian taler ngicénin i raga semangat mangda malajah ngubungang sakancan data lan fakta-fakta ilmiah sané anyar lan méweh,” kénten baos Rasmita. Punika nénten ja raos kakutangan. Santukan ring tigang warsa pungkuran puniki Rasmita sampun nglaksanayang penelitian sané sumeken ngantos kutus penelitian. Saking kutus penelitian punika, petang penelitian pada ring penelitian sané kalaksanayang olih mahasiswa di perguruan tinggi. Punika nyihnayang dané prasida masaing sareng mahasiswa yadiastun kari pinaka siswa ring SMAN 3 Dénpasar. Wénten sané patut kabanggain tetelu penelitiannyané masuk finalis lan ngamolihang juara ring Bali lan nasional. Rasmita nganikayang pungkuran makéh penelitian sané kalaksanayang olih remaja utaminnyané siswa. “Sané ngawinang manah titiangé iju wantah kari akéh juri-juriné nénten precaya ring penelitian sané kalaksanayang olih siswa. Penelitiané kapandang sebelah mata, yadiastun penelitian siswané langkungan utawi becikan ring penelitian mahasiswa,” tutur bajang sané embas ring Singaraja, 19 Juni 1992 puniki. (iwa)
Napi Orti Ngwatesin Anom-anomé Nonton TV lan Main Komputer Para rerama sané nglarang okan-okannyané sané sué meneng ring arepan tipi miwah komputer kasumbungang olih silih tunggil saseleh sané nganikayang suényané alit-alit lan anom-anomé meneng ring arep televisi lan komputer, pacang ngaonang panyamabrayanné. Saseleh punika kanikayang olih Dr. Rose Richards saking University of Otago, tur kasiarang ring Archives of Pediactric and Adoliescent Medicine, sané katerbitang Maret, sané mawali nyokong para rerama sané marasa pelih nglarang okan-okannyané ngibur sakadi sané kamargiang olih timpal-timpalné sané aiaban. Dané nganikayang nénten wénten iwangné ngwatesin i anak nonton tipi, indiké punika pacang ngawi paiketan anom-anom sareng timpal lan kulawargannyané sayan raket. (ant/ita/dwi)
Poténsi Produk Hérbal Indonésia Indonésia wantah panegara sané sugih antuk tetaneman ubad, indiké punika sampun kaloktah kasejebag jagat. Kepala BPPT Bidang Téknologi Agroindustri dan Biotéknologi, Wahono Sumaryono, nganikang kantos warsa 2010, panagih produk hérbal (ubad saking tetaneman) kantos Rp 10 triliun. Duk dados prawartaka ring acara “Workshop on Improvement the Management Center for Phytopharmaceutical Product Development” ring Fakultas Farmasi (FF) Univérsitas Airlangga (Unair) Surabaya (5/3) lintang, dané nganikayang panagih anaké majeng produk hérbal sayan nincap. Kéwanten nincapnyané panagih anaké puniki, manut dané patut kasokong antuk ngwéntenang penelitian-penelitian lan uji klinis sané becik mangdané masyarakat sayan precaya, taler mangda sayan nincap anaké sané makarya ring widang medis formal. Diréktur Institute of Tropical Disease Dr. Nasronudin taler nganikayang, galahé mangkin para dokter ring widang medis formal sujatinné sampun akéh sané ngubadin pasién nganggén produk hérbal. (ant/ita/dwi)
Kacang Komak Indik Pilkadus kalotré, warga nembusang rasa tan cumpunyané ka bupati lan DPRD. -Lotréang manten, milih bupati, DPRD utawi krama.
*** Koperasi binaan Pemkab Jembrana niwang, pabrik pengolahan kakao makutang. -Tan kenapi, né penting sampun polih
*** Winasa, pamuputné nyumpuang anggaran Pilkada Rp 6,3 M. -Pamuputné mangda tan puput-puput?
Sabha
10 Tetuek
Mangan lan Tanying Olih Mas Ruscitadéwi Ring pustaka Sarasamuscayané wénten kaunggahang indik kawéntenan manusané ri kala anom, sané kaimbayang sakadi muncuk ambenganné sané mangan lan tanying. Imba puniki nénten ja makasami patut, sakéwanten minab kadi punika pola-pali anak linggir i ragané mapaungu, setata ngimbayang antuk sarwa tetaneman lan baburon sané nampek saking genah i ragané. Indik muncuk ambengan lan kawéntenan anak anom sané mangan lan tanying, minabang wantah ngimbayang semangat manusané sané morbor, sané anut sareng prarabdan yusané, ri sampuné ngaraja suwala. Ri kala mayusa anom, manusané kadi i paksi sané wawu uning makeber, genit karasayang kampid ipunné mawinan meled makeber lan terus makeber ngarauhin sakancan genah. Keberan i paksiné taler maiketan sareng sakancan kawiwékan, kawiwékan ngenénin seni, pengetahuan alam, olah raga, miwah sané siosan. Cutetné i riki ri kala mayusa anom, unteng rasa meled manusané. Minab sangkaning punika leluhur Baliné nguni, setata ngwéntenang upacara ring soang-soang wates yusané, pinaka painget. Kulkul banjar kagedig, anggén nganikain krama siosan indik anaké alit sané
sampun ngraja sewala, dados raja ring sewalané. Yéning sampun kadabdabin saking raré, sinah ri kala mayusa anom, okanokan i ragané pacang molihin pamargi luih, sané anut ring kasenenganné. Ri kala anom, okan-okan i ragané pacang mautsaha ngelésang rasa saking iketan rerama lan kulawarganyané, turin mautsaha ngrereh paiketan anyar sareng sumitran-sumitrannyané. Turin mautsaha ngrereh pidabdab sané prasida nincapang pangargan majeng raganné. Yéning becik pamarginné, becik sumitran-sumitranné, turin i rerama, guru lan anak lingsir siosan kayun nuntun, pacang metu manah anaké anom ngwéntenang penelitian-penelitian. Yéning sampun anaké anom ngawéntenan penelitian, ipun macang masemangat pisan, duaning bayunyané nedeng ageng, kawisésannyané nedeng mangan lan tanying. Yéning sampun mamargi lan prasida mapikolih sinah sayan sué sayan nglangenin karasayang, turin sayan akéh wiwéka sané prasida kapolihin, mawinan sayan nincap pangargan majeng raganné. Minab sangkaning puniki penelitianpenelitian ilmiah sané kalaksanayang olih para anom-anomé setata prasida ngesyabin tur ngawi angob.
PANGREMBA: Mas Ruscitadéwi, Madé Adnyana, Madé Sujaya, Gedé Tapayasa, Wayan Juniartha, Madé Sudiana, Wayan Suardiana, Ni Madé Ari Dwijayanthi lan Nyoman Manda. Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.
Bungklang Bungkling
Redité Umanis, 14 Maret 2010
Lumut-lumut Watulumbang (62)
Nuluh Sikut Keneh Sukeh ngalih soroh maurip ané majalan beneng. Lelipi, buati, lindung, uled, semut, tungu, soroh ané betén-betén makejang pajalané sing ada beneng. Kedis, kupu-kupu, tamulilingan, cecek, toke, dedalu masih sing ada beneng. Apa buin jlema, uli di pajalan batis nganti pajalan kenehné sing beneng.
Olih IBM. Dharma Palguna Yén jlemané nuluh tukad, bareng ia makelak-kelok cara tukadé. Patuh pajalané cara embahan yéh tukadé. Yén seken tukadé duluh, dija lakar neked? Dija tukadé pegat, ditu koné lakar neked. Tukadé cenik tur bawak, ilang embahan yéhé isep tanah. Tukadé dawa membah uli di gunung neked ka pasih. Macampur yéh tukadé ajak yéh pasih. Di pasihé anak ané nugtug tukad nepukin galang linggah. Di tongos galang linggah buka kéto tepukina ibané cenik. Nolih kuri joh sawat ngenah gunungé cenik. Nolih menék ngenah matanainé cenik. Nolih ka arep, atep tepuk langité
BO/rtr
ajak tanggun pasihé ditu. Apa ané tepuk tondén karuan patuh tekén kasujatian ané ada. Embahan yéh nuluh tukad madan nuluh sikut padidi. Neked kén sing neked di pasih, ento koné madan semaya. Orahanga tekén anak ané dueg, semaya ento koné bekel palekadan. Wiréh di guminé jlemané ungsap-ungsapan, sing ia inget apa semayan idupné. Awinan tuturina jlemané tekén agaman pekak-dadongné. “Yéh membah madan yéh idup. Ané sing membah madan mati. Utsahayang ening, yadiastun membah utawi
sing, yadiastun cenik utawi gedé, yadiastun neked utawi sing. Cara damuh!” Semeng gremeng mara bangun tepuk damuh di muncuk padangé. Damuhé saja cenik, cenikan tekén ketélan yéh mata, kéwala saja-saja ening. Di damuhé ané cenik ngenah lawatan Surya ané mara medal di langité dangin. Lawatan Suryané tepuk cara gecek cenik kéwala nyalang. Damuhé saja sing membah, di muncuk padangé ia ngelengsut. Yén anggon sikutné padidi, mirib damuhé ento suba madan neked. Pajalané joh uli di ambun ba duur. Semayan damuhé mula di mun-
cuk padang. Di sekalané padang ento mula soroh entikentikan cenik, tongosné betén, sai-sai jejek batis. Kéwala yén di sastrané, padang ento mateges galang. Damuh masemaya ajak galang. Apa jlema ajak makejang né yén sing damuh. Suba uling lawas pekak-dadongé ngorahang lekad dadi manusa sujatiné dadi damuh Betara. Luhuring langit genah Ida Betara. Joh betén di don-donané tongos damuh-damuhé ngelengsut. Ening tur galang ané ngranayang i damuh ngelah pamatuh kalawan Betara. Sinah lakar dawa undukné yén soroh ané kéné-kéné
bakat pinehin. Mén kudiang buin, adané papineh, nak ia cara yéh di tukadé, membah padidi nuluh sikutné padidi. Patuh cara yéh di tukadé, keneh masih ngelah sikut padidi. Apa ento ané madan sikut keneh? Kéweh ban ngorahang. Krana mula sukeh ngeresepang, upaminé ada undagi ané wikan unduk sikut balé, kéwala ragané ten madué umah. Boya sangkanin ragané lacur. Anak ané duég nyikut ngaé baju, ngelemengan sing mabaju. Boya sangkaning ia ongkeb. Kéto koné masih para yogiswara sané uning sakancan sikut keneh, kéwala Ida sampun ten kari mapineh-pineh.
Tangar tur Éling ring Kanker Ati Uyang pangrasan masarakate mangkin ngeninin indik wénten penyakit sané ngranayang usak atiné. Ati inggih punika organ lunak sané silih tunggil tugasné nganétralang racun sané wénten ring angga manusané. Prasida kapinehin, sapunapi yéning “taméng” utawi pelindung punika usak lan nénten makarya sané becik. Majanten sampun angga i ragané pacang kaakéhin antuk racun. Sané pinih utama ngranayang atiné usak inggih punika: 1. Setata megadang tur sampun tengai wau metangi punika sané dados krana pinih utama. 2. Nénten makoratan ri kala semeng. 3. Bas akéhan ngajeng. 4. Nénten ngajeng ri kala semeng. 5. Kalintang akéh ngonsumsi ubad-ubadan. 6. Kalintang akéh ngonsumsi ajengan mapangawet, zat tambahan, zat pawarna, pemanis buatan. 7. Lengis sané anggén magoréngan nénten becik. 8. Ngonsumsi reratengan
Ilmiah Olih I Wayan Juniartha Guminé sedeng demen kén ané ilmiahilmiah. Yén ba madasar ilmiah, artiné beneh ba koné, sing dadi ba tungkasin. Yén ba madasar ilmiah, artiné ba wikan lan pradnyan koné, sing dadi ba tungkulin. ”To makrana yén jani dot dadi pemimpin, dadi tokoh politik, nak sing cukup mamodal tuwuh tua lan kasugihan gén. Harus masi mamodal ”ilmiah” pang ngenah wikan lan pradnyan,” kéto abetné I Madé Kucing Dalam Karung. Krama sekaa tuaké kenyem-kenyem konyangan. Maklum, atmosfer guminé sedeng melah sajan. Rahinan gedé ba paek, artiné ngancan ngliunan maan alasan anggo minum lan maceki. Lénan kén to, rahinan politik—calah Pilkadal (Pemilihan Kepala Kadal)— masi ba paek, artiné ngancan ngliunan ada setoran uli para kadal. ”Cara paling aluh apang ngenah ilmiah tuah abesik; ngédéngang gelar sarjana ané ba gelahang. Perguruan tinggi lan universitas to kan institusi ilmiah. Yén ba ngelah gelar sarjana artiné ba dadi makluk ilmiah,” I Madé nuturang. Ulesné to makrana mabalapan para calon Kepala Kadal-é masang gelar-gelar sarjana di arep lan di dorin adané. Yadiastun kumisné ba jempé, kenyemné ba manis, udengné ba nyotot, tetep masi konden pé-dé yén kondén ngisinin gelar sarjana di adané. Ada ané ngisinin gelar S-3, ada ané S-2, ada ané kanti papat materék gelar sarjanané, uli S-1 kanti S kojong kanti S mambo. ”Kanti papat ngelah gelar, inih jemetné malajah, sinah lemah-peteng gaéné tuah kuliah dogén. Yén lemah peteng gaéné malajah dogén, lantas pidan ya sempat ngurus rakyat,” kéto I Madé makeneh-keneh. Ngikik krama sekaa tuaké ané lénan.
”Bas serius Ci ngenehang urusan ilmiah ni Dé. Kadén Ci yén ba ngelah gelar artiné ba seken-seken taén malajah. Jani, doktor gén ba ada ané ketara nempa, apabuin yén cuman S-1 lan S-2. Apabuin jani liu sajan ada universitas maya-maya. Asal ba rajin mayah, da san gelar S-1 lan S-2, gelar S-100 nyidayang bakat Ci. Nak dadi rapel gelar tototan,” I Ketut Politik Aji Ugig nyautin. Gelar alosin nak tonden masi cukup. Apang mataksu dadi jlema ilmiah, perlu demen mapidato nganggo istilah ané tegeh-tegeh, istilah-istilah akademis koné. To makrana para Calon Kepala Kadal-é demen sajan nganggo istilah-istilah calah penyetaraan gender, reformasi birokrasi, clean government-good governance, community-based bla…bla…bla. Rakyat ané sing tamat SD langsung puruh ningehang pidato kéto. Rakyat ané tamatan universitas kenyem-kenyem ningehang pidato ané ngenahné serem nanging sing misi apa. Yén gelar ba ngelah, pidato ba serem, perlu masi ngadang survé lan riset. Apang tawang rakyaté setuju sing ajak kebijakan i ragané. Yén paek Pilkadal, konyangan ngadang survé apang tawang amongkén lakar maan dukungan uli masyarakaté. “Sialné, ané ngadang survé timpaltimpalne padidi, ané dadi sasaran survé masi pendukungné padidi. Maksudné apang aluh ngadang survé. Pamuputné, konyangan caloné dadi over-percaya diri sawiréh hasil survéné melah-melah konyangan,” kéto abetné I Ketut. Yén gelar maan meli, yén konsép lan pidato sujatiné sing misi apa, yén survé nguluk-nguluk, hasilné asli ba sing majeneng apa. Kenehné dot ngenah ‘ilmiah’ payu dadiné ‘nyem lalah’.
sané matah utawi karatengang wantah 3-5 pahan. Reratengan sané kagoréng musti telas kaajeng dinané makarya ajengan punika, sampunang simpena. Krana: Tatkala wengi galah 21.00 nyantos galah 23.00: inggih punika galah pangutangan zat-zat sané nénten mawiguna/racun (de-toxin) ring pahan sistem antibody (kelenjar getah bening). Nyantos galah puniki sapatutné kamargiang antuk kahanan sané degdeg utawi mirengang gagendingan. Tatkala wengi galah
23.00 nyantos galah 01.00 ngalemahang: tatkala prosés de-toxin sané wénten ring pahan ati, tatkala punika i raga musti sirep mangda lelep. Galah 01.00 ngalemahang nyantos galah 03.00 semeng: prosés de-toxin ring pahan nyali, taler tatkala punika kahanané sirep mangda lelep. Galah 03.00 ngalemahang nyantos galah 05.00 semeng: de-toxin ring pahan paruparu, punika sané ngranayang kokohan sané sué ring galahé puniki. Santukan prosés pabersihan de-toxin sampun rauh ring saluran pernapasan,
majanten sampun nénten musti nginum ubad kokohan mangda nénten ngrintangin proses pembuangan kotoran. Galah 05.00 semeng nyantos galah 07.00 semeng: detoxin ring pahan usus besar, musti makoratan. Galah 07.00 semeng nyantos 09.00 semeng: galah pangisepan gizi sané wénten ring ajengan majeng ring usus kecil, musti ngajeng tatkala semeng. Majeng ring jatma sané sungkan sapatutnyané ngajeng ri kala semeng inggih punika sadurung galah 06.30 semeng. Ngajeng ri kala semeng sadurung galah 07.30 becik pisan ma-
jeng ring ipun sané jagi mapikayun mangda setata kénak. Majeng ring ipun sané nénten ngajeng ri kala semeng mangda ngubah gaginan ipun sané nénten becik punika, santukan becikan lambatan ngajeng ri kala semeng nyantos galah 9-10 katimbang nénten ngajengang. Santukan asapunika majanten sampun saking mangkin uningin tur rasayang keséhatan i ragané. Utsahayang nglaksanayang pola idup sané becik mangda setata dados prioritas sané utama nyegah kausakan atiné. Ni Nyoman Ayu Suciartini
Aji Maya Sandhi; Boya Ja Maya-maya Bapa Siwa lan Ibu Giriputri. Bapa Akasa lan Ibu Pretiwi. Anggan i ragané wantah saking patemon kakalih kama. Kama Baang lan Kama Petak. Kama Baang (pradana) lan Kama Petak (purusa). Salanturnyané ngamedalalang wadag antuk rasa. Ri kala raré sané wau embas raréné punika kasarengin olih I Buta Kawawa, I Buta Saliwah, I Buta Ari-ari, lan I Buta Rudira. Yéning sampun kaupacarain makapapat punika magentos aran dados Anggapati, Mrajapati, Banaspati, lan Banaspati Raja. Makapapat punika nyaja ring arep, ungkur, kiwa, lan tengen anggan manusané. Yéning sampun kelih taler magentos dados Babu Lembana, Babu Ugian, Babu Kakered, lan Babu Abra. Ri kala
sampun kaupadésain taler magentos aran dados Sang Mur Jati Rupa, Sang Mur Jati Purusa, Sang Mur Jati Déwa, Sang Mur Jati Siwah. Nanging yéning ring paragan anak istri kabaosang Sang Marma Sih, Sang Suksmasih, Sang Lulut Sih, lan Sang Dana Sih. Bulu-bulu mawali dados padangpadangang. Kulit dados pretiwi uatawi tanah. Daging dados batu padas. Peluh dados yéh. Otot dados carang-carangan. Tulang dados punyanpunyanan. Sumsum dados poros bumi. Mata mawali dados bulan lan matanai. Sirah dados langit. Bayu dados angin. Suara dados kerug. Ati dados api. Papusuh dados gunung. Paru-paru dados mega barak.
Basang-basang (usus) dados Téja Kuwung-Kuwung. Ungsilan dados batu. Limpa mawali dados danu. Empedu dados telaga. Ineban dados pasih. Basang dados kawah. Purus/ bagha mawali dados Sanghyang Smara-Smari. Kama dados Kamulan. Rasa mawali dados tasik. Makasamian punika kajelasang olih I Madé Bidja ring bukun danéné sané mamurda Aji Maya Sandhi. Buku puniki kacitak olih Penerbit BP. Ring bukuné puniki madaging ajaran keseimbangan pantaraning buana alit (mikrokosmos) lan buana agung (makrokosmos). Santukan samian sané wénten ring angga pacang mawali malih ka guminé. Sarining rasa. Sarining gumi. Ari Dwijayanthi
Sastra
Redité Umanis, 14 Maret 2010
I Bérbi I Nyoman Alit Suwarbawa
Mara sajan tiang neked jumah uli kota. Suba duang bulan tiang di kota wiréh tiang masekolah di kota. Sasubané jumah, tepuk tiang i mémé ngeling. Panes sajan basang tiangé. Cara sesek tangkah tiangé. “Tuah i bapa ané ada, sinah i bapa ané ngéndahang.” Kéto keneh tiangé. “Puk, kréot,” kéto munyin pintuné jagur tiang ping dua. Tiang majalan ka sisi. Naenang sakit lima, nanggehang gedeg, tiang negak di sisin paonné. Makesiab tiang wiréh tundun tiangé ada ané ngisiang. Mara tiang matolihan sagét i bapa ngajengit uli duri. “Ngudiang Nyoman nyagur pintu?” Cara api magulung-gulung keneh tiangé ningehang patakon i bapa buka kéto. Tuah sebeng barak biing ané edéngang tiang. “Duh… Ngudiang Nyoman mara teka sagét suba nyagur pintu? Kenapa di kota? Ada masalah di sekolah? Apa Nyoman kuangan bekel masekolah di kota?,” buin i bapa ngusuin sirah tiangé. Seken-seken i bapa tusing ngrambang gedeg tiangé ulian nepuk i mémé ngeling. Buiné joh sajan patakoné kanti ka kota. “Sing ada masalah. Adi i mémé ngeling?” Saklek sajan munyin tiangé kapining i bapa. “Endén malu Nyoman salah tampi, mara bapa nongosin i mémé ngeling kadén Nyoman bapa ané ngéndahang i mémé. Matakon malu
pang tusing Nyoman salah tampi buka kéné. Suba ada ajam i mémé ngeling. Suba orahin bapa suud mangelingin I Bérbi, nanging nyangetang geronganné.” Gedeg tiangé nyansan ngilangang mara ningeh adan cicing ané suba limang tiban ubuhin jumah. “I Bérbi kenapa Pa?” “Tuni semengan dapet bapa ia suba kekeh di mukak dagangan i mémé. Bungutné pesu didih putih. Layahné nyelép tur kutu lan limpitné masi milu mati.” Nyansan sebet tepuk tiang muan i bapa suud macerita.. “Bérbi tusing ada pelih apa. Negor anak tusing taén. Buin pisagané makejang demen ngajak I Bérbi nganggur. Apabuin I Bérbi tusing sakit. Ia masi ané matianga,” saut i mémé uli duri. Kali apa kaden i mémé teka, sagét i mémé suba negak durin tiangé. “Beneh cara munyin anaké di peken. Rabiés tekané uli luar negeri, dini i raga ngamatiang cicing uli Bali. Cicing luar negeri ento benehné mulihang utawi matiang makejang.” Tiang makesiab wiréh i mémé jani nuturang cicing luar negeri. Ané tawang tiang i mémé tusing bisa mamaca. “Mirib cicing luar negeri suba kasub jani di peken,” kéto tiang minehin raos i mémé. Japi ja i mémé nuduk munyi di peken, nanging ada masi benehné. Tiang taén mamaca
11
koran tur mabalih berita di televisi. Rabiés tekané mula uli luar negeri kanti jani teked ka Bali. “Nah, sud to sebetangé. Mula monto pajalan idupné I Bérbi,” kéto i bapa ngorahin i mémé sambilanga ngusapin yéh mata ané ngetél di pipiné i mémé. “Sing kéto Yan. Cang taén ningeh nak ada obat anti rabiés. Ngujang cicingé tusing obatiné gén, ngujang matianga? Yéning seken lakar nyegah rabiés ngudiang tusing makejang cicingé matiangé? Apa buin cicing luar negeri ané ngaba sakit ento jani tenangtenang ngamah bé sampi, makandang aji besi, cara bos harus teratur maayahin. Lambat maang ngamah sagét suba kandangné sagrep-sagrepa. Ento ané benehné matiang.” Sépanan i bapa masaut sagét i mémé ngelanturang raosné. “Inget cang dugas nu cenik. Dugas guminé panes petang dasa pitu tiban né suba liwat. Di jalané nepuk anaké matianga. Patuh cara cicingé jani di jalané tepuk nungging uyak muring. Matané ngelolak, layahné nyelép tur matétéh. Tusing nawang unduk sagét matianga. Jani taun duang tali nanggu dasa. Mara ada berita rabiés uli cicing luar negeri sagét makejang cicingé matianga.” Mirib kaliwat sebetné i mémé wiréh I Bérbi mati, kanti bek kéto raosné. Mara tiang
Préman Kasanga
Ningkahang Awak
Ring sajebag gumi Baliné, minab akéh wang Baliné, cerik kelih, bajang truna nganti tua sampun sayaga lakarang nyangra rahina nyepiné sané jagi rauh ring sasih kasangané. Yéning takénin anak tua, I Pekak lan I Dadong, indik sasih kasangané, sinah minab pasautné sasih kasangané punika tuah sasih tenget, tur malih sasih sané kasenengin baan buta kalané. Uli ilu ngantos mangkin, inget i raga i riki ring Bali I Pekak lan I Dadong maosang; ring sasih kasangané anaké akéh cicing-cicingé pesu ka rurungé lan sabatek marginé, aung-aung, sakadi cacirén gumi Baliné ring sasihé sané minab dados raosanga wayah puniki. Yan sabatek acakepan, dados masih yéning i raga maosang cicingé ento minab nyejehang anak cerik mangdane nenten lunga kemu mai. Wenten masih anaké maosang, cicing kasangané punika buka keni guna jaran guyang, mamuduh, buduh paling, kému-mai ngaja nganginan nuasin sasihé buka keni guna. Ah, yéning cicing utawi asu, anak amontoan kémanten parisolahné, sakadi sakancan beburon. Sakadi parisolahé buron, cicingé anaké demen nyegut lan ngepungin, tusing buin ngitungan cerik kelih anaké sané minab ngulgul utawi tusing nemenin cicingé ané buka keto. Pateh minab sekadi manusané, kocap yéning sasih kasangané rauh, boya ja akedik minab sané maparisolah buka kéto. Buka solah cicing kasangané, sané matemu buka anak sangkep; manusané sané kawéntenanyané sekadi punika masih madué grup-grup, sekadi mangkiné; sané sayaga nyegut lan nyejeh-nyehin anaké sané tan pelih napi-napi. Minab manusané sané kawéntenannyané sakadi punika anaka minab kaupahin olih anaké sané polih genah utawi tongos ba duuran. Apabuin sakadi mangkiné, jaman politik kocap kabaos duaning sampun nampek galahé punika. Magaburan sakadi nyawan ugugin kawéntenan manusané sakadi punika ulian kaupahin olih bos ipuné sané dados calon, utawi nyalonang ragan ipuné apanga dados kuasa. Patut masih manusané ento kabaos préman, préman sané kaupahin nyabran kasanga. Sinah sampun lawan politiké sané kapuikin ulian jejeh baan kasaingin antuk ipun ring kadituan. Sekadi raos I Bongol; yan tusing ada balian, préman bergerak. Punika minab, jag lais korané ulian orti-ortine sané nampek dados head-line, kasurat olih nyama brayané sane seleg ngrereh ortiné punika. Dumadak, minab wénten anak wikan sané lakar nyomya préman kasangane punika; buka pasautné I Madé Walki-toki, “The greedy kills the poor”. I Madé Suwitra
Sastra nué pramana wantah margiang, laksanayang antuk paripolah sané patut. Méweh ngubah paripolah sané nénten patut wantah sampun lingsir. Pikayunané sampun katah sané nyemerin. Pacang nrima sané kabaos patut méwehan yan bandingang ri kantuné alit sampun ngamargiang, mirengang, nyingak sané kabaos patut. I rerama, sang maangga lingsir yusa, lingsir kaweruhan patut pisan, ngicenin sesuluh ring sang kantun maangga alit. Alit yusa taler alit kaweruhan. Alit kaweruhan taler midep kadruénang olih sang mayusa lingsir. Kalingsiran yusa durung pastika pacang lingsir kaweruhang. Mangda becik pamargin kaweruhané, mawinan saking alit kanikain nelebang Sanghyang Aji Sastra. Sanghyang Aji Sastra sayan madué pikenoh wantah sampun kaulengang antuk pikayun . Sinalih tunggil sang teleb ring sastra nénten nyumbungang angga, mrasidayang nuturin angga. Santukan sampun pawikan Sanghyang Aji Sastra nénten kawates antuk dauh, antuk kala, antuk pawilangan.
Selat Pasih Masemaya ajak ané mara tawang. Sujatiné anak suba tawang uli nguni, nanging mara bakat ajak makedekan, mara bakat ajak ngitungan mani puan. Dugas liwat saja tuah ajak ngorta kangin kauh. Mara tawang anak rantau seleg malajahang raga. Dauh tukad misi nyebrangin pasih. Nugtugang kisah ané sampun lawas bakat jalanina, kija kadén kenehé malaib dadi tepuk unduk madingehang ortan anak bajang-bajang. “Bareng kemu wik, nelokin natah ané di selat pasih. Misi makapalan, dadi masih nganggo jukung.” Lawat ulap-ulap nagih kemu malali. Ngalih nyén kadén dadi kaliwat ngaat. Buin kesep lakar majalan ngalih sameton, nepukin rerama ané lakar ajak buin mani. Nyekenang keneh lakar dadi panjak. Misi keneh rasa lega nanging ada masi rasa takut. Tuah masemaya, énggal pesan lakar katimpuin baan raos manis. Ditu liu koné jurang, tebing, nanging tusing surut keneh lakar maenjekan kemu. Natah ané lakar ajak bareng-bareng di luanan uripé. Kayang jani nu makita nugtug wik ané madué rerama, polos cara raosnyané. Tresna rerama. Wik tuah putra paling kelih, sayan sayang lan tresna ajak rerama. Mati idup tuah di natah selat pasih. Selat tresna, misi anak luh nandang nagih nugtug. Anak luh masih liunan makeneh, ngelah rasa takut misi banibani, angkihan pegat nyambung pegat. Nyarengin keneh anaké mara tawang. Mara nangih ajak bareng-bareng nyayangin rerama, kéwala pati kaplug nyekenang raga. Maejohan mata, kéto masih maejohan raga, tusing énggal pacang nyarengin wik nelokin rerama. Napi aluhné nyambatang suka, di selat pasih tusing karuan lakar gugune. Di selat pasih wik ngelah rerama sané banget kasayangang. Jani karasa tusing dadi wik gelahang padidi. “Bareng-bareng, Gék. Angkihan wiké nyilih di rerama.” Dadi énggal nagih nugtug mulih ka selat pasih. Napi sané gelahang tusing makenehang. Tuah di raos, mamunyi élah, kenehang wik tuah anak mara. Dadi nyama kondén pada tawang. Rerama jumah tusing ngemaang rurung. Nugtug anak mara tawang sinah mangesiabin. Rasané adem yén suba ajaka ka selat pasih. Kéwala majanji tuah dadi lémpasin. Rerama asal maketug ngulurin urip ané mara nawang rasa. Rasa tekéning anak mara tawang. Tuah saja rerama jumah, kondén di selat pasih anak sayang ragan anak luh. Yén dadi tanggehang apanga wik karoan maraosan ajak rerama jumah. Majalan ka selat pasih dadi baan mabekel tresna? Di selat pasih liu ada paras, lakar nguji kasujatian marerama. Di selat pasih liu ada kupu-kupu mawarna apik pacang ngajak makeber ngiterin margi. Tusing dadi memilih, patutné makadua kajalanin yén mula, tuah yén saja lakar masemaya ajak anak selat pasih. Rurungé dadi élahan abedik, sampun usan mragatang raga brahmacari, kéwala tanggehang malu nyalanang grehasta. Nugtugang nyalanang tresna rerama. Rerama makakalih. Rerama jumah lan rerama selat pasih. “Amet kendel raga lan rasa, sugih ulian rerama. Duh Ratu suksma antuk swecan puniki.” Ring Ped jagat puniki titiang muspa. Cokor I Ratu wantah urip lan duur tiang. Makita énggal melali ka selat pasih, pasihé ané tuah tengah wai bakat jujuh. Ngenehang mulih dadi tamu utawi dadi pianak. Nyén nawang tusing guguna lakar dadi panak, laut mulih ngaba lara, nanging wik antosang, sekenang mareraosan ajak rerama, rerama jumah lan rerama selat pasih. Pangidih anak ané meled makita malali ka selat pasih. Ketut Sariani
ingét, cara biasané I Bérbi suba nyilapin batis tiang yén tiang negak di bataran umahé. Ikuhné kilung-kilung, ia negak ring undagé lan endasné maselélégan di batis tiangé. Sagét jani I Bérbi suba mati, beneh ané busan tiang tusing ada nyapatin cara biasané ia “kong…, kong…, kong…,” ikuh lan baongné kituk-kituk. Ingét unduké ento, tiang dot sajan ningalin I Bérbi. Tiang bangun. “Tiang kal ninggalin I Bérbi pesu Pa.” Mara majalan dasa méter uli jumah suba tepuk tiang ada cicing selem nungging. Matané rebut muring. Layahné nyelép tur matétéh. Limpit lan kutuné pacég-cég mati. Sebet keneh tiang nepukin cicing ento. Tiang nawang cicingé ento. Biasané cicing selem ento macanda ajak I Bérbi. Buluné selem tur adané I Bléki. Ané ngelahang madan I Ketut Buki. Malih tiang majalan ngénggalang. Nyansan ngejohang tiang majalan, nyansan ngeliunang tepuk tiang cicingé nungging. Ada ané mabulu putih, selem putih, selem maukudan, belang bungkem, ada masi ané buluné kuning. Makejang ento cicing ané tawang tiang. Biasané cicingcicing ento nyapatin tiang yén tiang ka peken. Ané jani mekejang suba nungging, tiang sebet tusing ada ané nyapatin. “Pacég-cég jani cicingé mati. Sabilang wai jagi tusing ada cicing mamunyi. Ada maling
Maparilaksana sané kaucap patut, mawit saking kantun alit. Wantah kantun alit sampun biasa mawasana patut pacang kantos duur, lingsir taler kabakta. Yusa sané cendet, wantah nénten becikang anggén janten nénten nué pikenoh. Gelisan galahé ngabanda jagi mrasidayang malajah. Ngamargiang titah sané kapanggihin utawi mungguh ring Sanghyang Sastra. Sanghyang
Sastra sané kaucap sasuluh. Nyuluhin ri kala maparipolah. Paripolah sané patut impasang. Nénten demen nganistayang anak lacur. Lacur arta, lacur kaweruhan. Sang daridra patut icénin pamargi mangda sampunang kaiket malih antuk kalacuran ipuné. Nénten patut banggayang santukan i rika genah matetulung ring anak lian. Pamargi sané patut pisan limbakang satia ring pamargi, pangandika utawi ring pikayunan. Yadiastun arang pisan sané mrasidayang ngamargiang indiké punika, satia ring angga pacang nglimbak ring satia sané lianan. Ring angga genah pakibeh satiané. Satiané sayan becik pamarginé wantah mrasidayang ngamel angga mawit saking pituduh Sanghyang Sastra. Sang pawikan ring angga janten pacang ngimpasin pamargi sane nenten patut. Wau uning akidik raris sakadi sampun uning sadaging sastra. Sang asapunika kaucap nginggilang angga. Galahé becik puniki anggén genah ningkahang angga, mawasana patut ring kauripan.
I Legu Mati Ulian Sombong Wénten koné katuturan satua, critayang mangkin wénten pianak legu ané mara kepit pitung dina kari bajang cenik. Yan buat parisolah i legu cenik mabinayan ajak legu ané lénan, dahat jahil, mrekak, sombong tur nyapa kadi aku. Mémé bapané sampun leleh mituturin mangdané ia tan masolah buka kénten ‘’Cening-cening pianak bapa, da nyén cening masolah buka kéto, hidup di guminé tuah sukil, da mrekak ngaba awak, patilesang ibané apabuin i raga dadi beburon anak liu pesan ngelah musuh. Liu né patut yatnain cening, to i cekcek setata ngintip urip cainé mapan i raga ajak makejang sarwa legu tuah bebaksan i cekcek. Kéto masih i katak patut yatnain mapan ia masih musuh watek leguné, liu enu ané lénan ané patut yatnain utamané i manusa, mapan ia sarwa maurip ané paling ririha, liu ngelah daya wiwéka. Ri tatkala cening ngalih amah ngecot getih i manusa patut tragia tur ning yatna, da kadropan nyegut, yan buka kéto tan urungan cai lakar mati katamplak antuk liman i manusa. Di samping ento jani manusané suba sayan dueg ngaé perabot ané mencanén i raga ajak makejang, ada nganggo engket ané léngkét, ada ané kasinenggah Baygon kasemprotang miwah katunu, miwah ané lénan. Apa krana i manusa mamusuh gedé ajak i raga watek leguné mapan i déwék kasinenggah ngaba tur nyesahang getahang penyakit malaria. Kawiyaktianné i raga ajak makejang tusing nyelap buka kéto mapan i déwék ajak makejang mula ngalih amah nyambung idup. Duaning buka kéto wanti-wanti bapa mituturin cening melahang ngaba awak, da nékat, da mrekak, da sombong, kénten pitutur bapanné ané kasaurin bangras baan legu bajang cenik buka kéné. ‘’Béh bapa, mémé, bes kuna, bes nyényé mituturin tiang. Tiang anak suba liu ngelah pengalaman, tiang suba pepes ngalelana ajak timpal-timpal tiang teked ka dura désa ngalih-ngalihin cewek utawi legu luh jegeg. To makrana jam terbang tiang paling
liuné bandingan ajak timpal tiang ané lénan. Bapa sing nyandang liu mituturin tiang, jani nak jaman kebebasan, jaman serba ada, jaman memuaskan nafsu, sapunika pasaur i legu bajang cenik saha magebras budal gending-gending, nguuung nguuung nguuung. Mémé bapané tan dumadé maangsegan ngatonang parisolah pianakné ané tan dadi tuturina buka kénten. Critayang mangkin wénten macan sedek medem di batan punyan intarané di tengahing alas. Ia leleh pesan mapan sampun awahi mejalan ngalih amah dereng mikolihang. Critayang mangkin i legu bajang cenik makebur ngebut tan papak éling, ngandelang bayu gedé tur prekasa. Tan palarapan lantas i legu, saking tan nyelap macelep sik bolong koping ia i macan ané sedek medem. Sesampuné neked di jroning bolong koping i macan, mara i legu makesyab mapan makaplug di jroning bolong koping macanné. Sangkaning paling pati kaplug tur nyicing kablet i legu lantas nyegut asing-asing ané tepukina. I macan, marasa kopingné sakit tan kabinawa magébras bangun saha mamunyi ngraung, mapan sakitné tan kodag-kodag, drika lantas i macan muntag-mantig, ngaplugngaplugang tendasné di batuné kanti belah tur ngemasin mati. Sakancan baburoné di alasé, nyerungung i macan ané ngemasin mati nadak. Ada ané sedih mapan i macan makusara pinaka raja alasé ngayomin isin alasé, sakéwala ada masih ané lega, buka beburonan ané cenik-cenik, ané pepes kabaksa olih i macan. Kénten masih para leguné liu ané teka nyerungung ia i macan. Ri tatkala baburonné ramé nyerungung bangken i macan, drika lantas i legu bajang cenik mrasidayang pesu uli di bolong kopingné i macan. I legu bajang cenik kasumbungang baan watek baburoné makejang mapan, yadiastun ia cenik mrasidayang ngamatiang raja buroné di alasé Sang Mong Raja Dipati. Mara buka kénten paundukané, i legu bajang cenik sayan sombong, sayan gedé tentasné, sayan angkuh, ma-
Inget tiang dugas simalu matemu ajak I Bérbi limang tiban né suba liwat. Cicing cenik warnané coklat nyilapin batis tiangé. Ikuhné kilung-kilung ngosodin batis tiangé. Dugas ento tiang ngutang luu di durin pekenné. Mara tiang majalan mulih sagét ia nugtug kanti jumah tiangé. Ngénggalang tiang nyaup cicing cenik ané patuh tekéning i Bérbi ento. Tiang malaib apang énggal teked jumah. Tusing ada limang menit tiang suba teked jumah. “Mék I Bérbi suba mulih,” ada ping telu tiang gelur-gelur. I mémé bangun uli abinanné i bapa tur nyagjagin tiang. Mara tiang lakar nyekenin maan cicing cenik niki sagét liman i mémé nyagrep cicingé ento. Mémén tiangé nyangkil cicing ento. Buin cicing ento budang-badingangé cara milihin kucit di peken. “Patuh cara I Bérbi dugas nu cenik,” kéto i mémé ngerenggeng. Mirib i mémé jani kaliwat liang. Yéh matané tusing buin ngetél. Muané suba masunar liang. Mirib ulian I Bérbi suba ada buin. Kéto masi i bapa makenyem nepuk i mémé suba makenyem liang. Sekat ento cicing cenik ento ngoyong jumah tiangé. Cicing ento kaukin tiang I Bérbi patuh cara cicing ané malunan. Ia bang tiang adan I Bérbi, adan modéren cara janine yadiastun adan tiangé Nyoman Kaplug, blin tiangé maadan Wayan Kaplag, lan I Nengah Kaplig.
Saking Langit Bali Ida Madé Giur Dipta
Olih IBW Widiasa Kenitén Dabdabang adi dabdabang, mungpung raga enu cerik, malajah ningkahang awak, dharma patuté gugonin, eda sombong ngaku ririh, duleg tekén anak lacur, eda bogbog tekén awak, laguté kaucap ririh, eda sumbung, mangunggulang awak bisa. (Alih Aksara I Nengah Rinten, Geguritan Kawiswara: 12)
malali I raga tuah lakar mangipi ulian cicingé suba tusing ada ané mamunyi,” kéto tiang mapineh kanti tiang teked di tongos dagangan i méméné. Paling tiang nolihin I Bérbi ané oranga kekeh, nyelép tur matétéh tekén i bapa, ané jani suba tusing ada. Paling masi tiang nyuksuk kanti ka durin dagangan i mémé nanging tusing tepuk. Makipekan tiang ka duri, ada juru sapuh ningtingang cicing warnané coklat patuh sakadi I Bérbi, nanging boya I Bérbi. Cicing ené madan I Macan ané ngelahang madan Wayan Kocan. Nengok tiang ka gerobag ané anggona ngadahin cicing ento. Di tengah gerobagé wénten cicing buin telung ukud. Ané buluné putih madan I Ratih. Ané ngelah mawasta Luh Madé Wadih. Cicing ané selem putih madan I Joni. Ané ngelahang madan Nengah Rami. I Bérbi suba kaku, matané ngalolak, layahné nyelép, buin matétéh cara sambatanga tekén bapan tiangé. Ia jani kateteh tekén I Joni, I Ratih, lan I Macan. Ngetél yéh matan tiangé nepuk I Bérbi buka kéto. Disubané gerobag ento kakedeng tekén juru sapuhé, tiang makesiab. Uling dija kadén tekané sagét ada cicing cenik nyilapin batis tiangé. Jenengné patuh cara I Bérbi. Bungutné barak, cungehné selem, duur cunguhné masoét putih, tur warnané coklat. Tiang bengong mapangenan.
rasa déwékné dadi pahlawan, sayan tan dadi pituturiné tur sayan ngadug-ngadug. Ngawit dinané nika ia i legu bajang cenik ngumbara alas, ngorta tekén watek isin alasé, ia mrasidayang ngamatiang macan ratu di alasé. Tepukina i capung, ia ngortayang dewékné sakti, tepukina i katak ngortayang déwékné maan ngamatiang macan, tepukina i sampi, i kambing, i kancil, i kidang, i céléng alasan miwah ané lén-lénan ia setata nyumbungang déwék tur ngaku sakti. I legu bajang cenik punyah, punyah baan kasombongan ngrasayang déwékné sakti uli tan nyelap. Gelising satua, baan punyahné madasar baan sombong, tan sengeh tekén kawéntenan pakeberé tan karuan-karuan ulingan lenga, lantas tan pararapan ia makeber nyelupin umah kawa-kawa. Nyangket kampidné di umah kawakawané, sayan ngrejet, sayan tekek kakaput baan umah kawa-kawa. Drika lantas ia tulung-tulung, sakewala, abu tan wénten beburoné teka pacang mapitulung tekén ia mapan makejang sengit tekén ia baan kasombongané. I kawa-kawa ae peteng lemah ngembeng matané pacang maksa legu. Drika lantas i legu bajang cenik ngasih-ngasih ngelad prana nunas urip marep i kawa-kawa. Uduh bli, bli kawa-kawa, nawegang sampunang matianga. Yan bli olas ngelébin tiang, selamin hidup tiangé pacang memanjak tekén bli, nawegang bli sampunang matianga tiang, kénten pangidih i legu marep tekén i kawa-kawa ané kasaurin bangras olih i kawa-kawa. ‘’Apa cai nunas urip apang kai ngelebang iba, ih lamun cai sing nawang kai suba maketelun sing maan ngamah, jani basang kaine seduk pesan sing buungan iba lakar mati,” kénten omongné saha sahasa maksa i legu ane tan prasida maplawanan. Pamuputné i legu sombong mati ulian kasombonganné. Kénten upah anaké ané tan tuutang pitutur ayu i rerama, ané patut anggen imba olih sarwa mauripé makejang. Ida Madé Giur Dipta
Puyung Puyungé waluya malalung, Puyung, makada buwung, Puyung, mapuara suung Puyung, mangawe bingung. Payuk puyung mamunyi mrungpung, Padi puyung, sunggar sumbung, Di manyine kajekjek linglung, Payu limpung katulung-tulung. Uduh cening Da baanga awaké puyung mamung, Isinin puyungé aji kaweruh luwung, Apang dadi adi luhung, Tusing bingung.
Pandé Kurniawan Nyeritayang Ujan wénten gesit, sané mamargi ri tatkala masan ujan kémanten wénten malih crita, sané prasida katuturan yéning nemonin sasih sampun ngelingsiran mangkin, wantah pangaptian sané kaartiang yéning crita nénten ngrasayang gesit lan ujan wusan ring pananggal sané janten sampun ngerépatin manah mangdané ngutsahayang nyeritayang gesit punika
Negesin Ujan negesin kukuh nyané suaran ujan wantah prasida kadabdabin olih kembang nyané sekar kemoning sané ngrentebin alus desir angin panyemengan salanturné ulung, lan masanding malih sekadi pituduhné sané engsek, ngresepin akah sekar kemoning lan ngrepatin samar-samar pejalan matanai
Karmaning Ujan ujan encah apetengan tanahé kembang licitan makasami senawané malih milpilan padéwékan ngutsahayang ngembangan pusuhné jepun cenana ngutsahayang ngelanduhan pucilné semaga bona rumasa punika karma karmaning utama.
Pangastungkara yén sagét sledét adi bibih bli sané ngulangunin bulan purnama indayang sliahin ajebos, apange tusing tungkakan bli purwaniné lan ngidang ngemang kenyem malarapan pangastungkara pinaka panyumun tanggalé punika
Kruna
12
Redité Umanis, 14 Maret 2010
I Madé ”Ayu Maénah” Jaya
Luh Merry Dyanthi
I Gedé Bagus Ivan Suartika Débel
Ketug-ketug Masolah ring Ajeng Walikota
Préstasi nénten Tedun saking Langit
Meled Magending Sareng Ajinné
Aran Ayu Maénah leket pisan sareng widang Lagu Pop Bali. Saking dados modél klip kantus dados pangénter acara musik Pop Bali. Kawéntenan Lagu Pop Bali sané nénten masunar kadi dasa tiban lintang, karasayang pisan olih Ayu Maénah sané mapeséngan jati I Madé Jaya puniki. Napi sané nibénin lagu Pop Bali ngiusin dané, ngawi dané gerit sangkaning arang polih karya. Dané tamis-tamis nénten polih pendakan dados modél klip, taler arang kaupah dados pangénter acara musik Pop Bali. Yadiastun akidik polih karya, anak lanang sané embas ring Dénpasar, 22 Maret 1966 puniki ketah kajudi dadaos pangater acara produk lan dados pragina ring sasolahan bondrés, arja, prémbon miwah calonarang. Kacunduk duk paresmian Rumah Pintar ring jalan Kamboja, Dénpasar wau-wau puniki, Madé Jaya nganikayang ngaturang parama suksma majeng manggalaning kota Dénpasar, sané kayun nampek sareng krama. “Patutné para manggala setata nampek sareng krama sinamian. Manggala wénten sangkaning krama,” baos dané. Masolah ring ajeng Walikota Dénpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra lan para pejabat siosan lan satusan guru-guru, ngawi mantan kelian adat Banjar Gunung, Désa Pemogan, Dénpasar Selatan puniki ketug-ketug. Aget dané sampun sering masolah, mawinan babondrésannyané prasida mamargi antar. Masolah ring ajeng pejabat lan para wikané sami karasayang abot obot olih dané, mabinayan pisan sareng masolah ring ajeng krama biasa. Yéning penonton biasa, dané nganikang aluhan ngawi kedék. “Aget pisan titiang prasida ngawi Pak Wali lan penonton siosan ica,” kénten suami Komang Yuniati puniki maangen-angen. Dané nganikang prasida maseni-seni sangkaning malajah néwék Ring sajeroning sasolahan arja, Madé Jaya ketah masolah dados Galuh Liku. Sakancan parisolah lan babanyolannné setata kajantosang olih para penontonné. Yéning ring sasolahan topéng, ajin I Putu Arya Aijaya lan Ni Kadék Ary Suartini puniki ketah dados Punta lan Kartala. Indik peséngan Ayu Maénah sané kasub punika, Madé Jaya nganikayang kakeniang duk nyarengin temu seni ring Yogyakarta. “Ring silih tunggil warung titiang mirengang aran Siti Aénah. Aran punika setata manguing ring kuping titiangé, kasué-suén aran punika anggén titiang nganggé basa Bali. Dadosné Ayu Maénah,” kénten dané nyerita. (ast/ita)
Akéh para oka sané ngumbungang reramanné. I Gedé Ivan Suartika Débel wantah silih tunggil anak alit sané banget nyumbungan reramannyané. Ivan—kénten anak alit puniki ketah kasambat, dané saru-saru ngon sareng ajinné lan ngaptiang prasida dados penyanyi sakadi ajinné D.Antoni. Rasa ngon lan bangga majeng ajinné taler prasida kakatonin ring busana lan reriasan dané ri kala magending ring panggung. Dané sakadi dados D.Antoni alit. Siswa kelas IV SD No. 3 Legian, Kuta Badung puniki, nganikayang raganné akéh mlajah saking ajinné. Kéwanten putra pinih duur saking penyanyi D.Antoni lan Ni Komang Sri Isyana putri puniki ngaptiang prasida wikanan ringajinné. “Titiang meled duegan ring bapan tiangé. Siosan ring main musik, ngripta gending, dados penyanyi, lan dados produsér, titiang taler meled magending sareng bapan titiangé,” baosnyané maapi-api. Sampun akéh préstasi magending sané prasida dané polihin. Blin Kadék Débi Sinta Paramita Débel puniki taler sampun makarya album gending raré majudul “Citacita” lan “Bhinnéka Tunggal Ika”. Kacunduk duk paluncuran album silih tunggil penyanyi alit galahé lintang, Ivan nganikayang raganné sampun nyarengin lomba magending saking kantun kelas siki. Yadiastun duk punika dané kantun alit, kéwanten dané prasida dados juara. Dané taler naonang kajudi pinaka penyanyi anak-anak terbaik se-kabupaten Badung. “Saking cenik titiang sampun seneng magending. Minab sangkaning ngatonang pidabadab bapan titiangé,” baos anak alit sané embas ring Badung, 13 Oktober 2000 puniki saha kenyung. Siosan ring jemet malajah magending lan main musik, Ivan taler jemet malajah pelajaran sekolah. Yéning sampun duur, finalis Gending Raré BaliTV puniki ngacepang prasida dados pengusaha suksés. (ast/ita)
Sakancan préstasi prasida kapolihang sangkaning jemet mautsaha lan prasida nincapang pangargan ragané soang-soang. Nénten pacang wénten préstasi sané kapolihang sangkaning nadaksara tedun saking langit. “Sayuwakti akéh anak sané ngatonin préstasi inucap ri kala sampun kapolihang, sakéwanten arang sané urati pola pali ngamolihang préstasi,” kénten sané kanikayang olih Luh Merry Dyanthi. Bajang jegeg sané ketak kasambat Merry puniki ngangken nyarengin sakancan lomba saking kantun alit. Putri saking Nyoman Linggih Warsana, S.T., M.Si., sareng Ni Wayan Redari, S.Sos., puniki nganikayang wénten éédanné kawiwékan lan pangargaan raga puniki kapolihin. Anak istri sané embas ring Dénpasar, ngangkén pidabdab dané ngawit akéh ri kala ring SMP lan sayan ngakéhang ri kala kelas I SMAN 4 Dénpasar. “Titiang ngaturang parama suksma majeng nyama braya sinamian sané setata nyokong titiang, utaminé ri kala titiang marasa sebet lan med,” baos dané sané embas ring Dénpasar, 8 Méi 1989 puniki. Sangkaning mamanah setata malajah lan nincapang kawiwékan kocap sané ngawi dané prasida molihang makudang-kudang préstasi. Préstasi sané kapolihin olih Merry nénten wantah ring widang seni, taler ring widang paplajahan sekolah. Samaliha préstasi dané nénten wantah ring wawengkon Dénpasar lan Bali taler kantos tingkat nasional. Juara Kapertama Health Ambassador Fakultas Kedokteran Unud puniki naenin kajudi pinaka Juara Tiga Duta Bahasa Tingkat Nasional. Dané taler pascat pisan mabasa Inggris, mawinan dané prasida kajudi pinaka pangénter acara ring acaraacara nasional lan internasional. Wau-wau puniki dané taler kajudi pinaka pangénter acara ring Oil Palm Conference ring Hotel Westin Nusa Dua. Dané nganikang kawikannanné sayan kasangih ri sukat kajudi pinaka pangwacén acara Seputar Bali BaliTV warsa 2007. saking driki dané raris ngujur préstasi-préstasi siosan, silih tunggilnyané kajudi Truni Dénpasar 2010. (ast/ita)
I Ketut Widiatmika
Fotografi Anggén Ngimbangang Idup Madué usaha percetakan ageng, nénten ngawi I Ketut Widiatmika lali makréativitas. Widiatmika kenten anak lanang puniki ketah kasambat, ngulengan ragané makreativitas seni ring widang fotografi. “Widang fotografi anggén titiang ngimbangang idup titiangé. Titiang pacang marasa bagia yening jiwan titiangé prasida ngranjing ka potrété,” kénten anak lanang sané molihang gelar A.FPSI saking Federasi Perkumpulan Seni Foto Indonésia puniki. Widi sané taler molihang gelar A. NPC saking Nusantara Photo Club lan gelar E.PPSI saking saking Federasi Perkumpulan Seni Foto Indonésia, nedeng makinkin mamerang karya-karya foton-
yané ring Bentara Budaya Yogyakarta, Bentara Budaya Bali, lan House of Sampoerna, Surabaya. “Ring Yogayakarta foto-foto titiang kapamerang nemonin tanggal 12 kantos 20 Maret 2010, ring Bali rencanane bulan Juli lan ring Surabaya bulan Agustus kantos Septémber,” kénten Widiatmika nerangang Foto-foto sané kapamerang punika wantah foto hitam putih ngeninin sasolahan lan pragina légong sane mamurda “Legong Legacy”. “Sasolahan lan pragina légong setata micayang titiang inspirasi makarya seni. Sasolahan lan sledetan pragida légong sané gencang ngulgul jiwa seni titiangé
mangda setata ngrereh lan ngripta karya seni marupa fotografi,” kénten dané nyerita. Paméran foto dané puniki, kocap sampun kadabdabin ngawit warsa 2007 antuk ngwéntenan pamotrétan ring studio miwah genah sané mabuka. Dané taler ngangken nganggé teknik digital manipulasi ri kala ngabungan kakalih pragina kéwanten nénten ngirangang ius artistik para pragina. “Siosan ring sasolahan légong sane ngulangunin, titiang taler nganggén légong pinaka obyek foto sangkaning rasa angob titiang majeng para panglingsir Baliné nguni sané sampun prasida makarya sasolahan sané luih,” baos dané. (ita)
Isin Gumi
Ceraken
Usada Kuda
Pecak DPRD pacang kaadilin Sesampuné pecak DPRD ring Singaraja pacang kaéksekusi, polih uratian saking krama Baliné. Kaaptiang mangda kabupatén sané tiosan mangda taler nulad pidabdab punika. Yén sampun wénten wicara korupsi mangda gelis kaselehin tur kapuputang manut hukum, sampunang wénten sané kabaos kebal hukum. Punika kasinahang ring acara Warung Bali Radio Genta Bali 96,1 MHz rahina Anggara, 9 Maret 2010.
Wayan Adnyana, Dénpasar Yéning sareng akéh sané korupsi lan nglantur sué baosanga berjemaat. Yadiastun kénten patuté tetep nganggén asas praduga tak bersalah, mangda wicara ring genah tiosan prasida kapuputang. Pamekas ring penegak hukum mangda jati-jati nyejerang sané kabaos suprémasi hukum ring panegara i raga. Gusti Guatama, Tampaksiring Sané biasa makarya undang-undang wantah DPRD lan sané ngesahang presidén. Mawinan setata wénten galah anggén ngrereh selah sané ngardinin oknum punika polih pikolih. Sujatiné punki sakadi lelampahang drama, wusan masolah sami polih jinah. Patute sami kramane pateh ring arep hukum, nanging biasane matiosan. Sane kabaos orang besar majanten dangan lan
sané kabaos krama orang kecil pastika méweh polih keadilan. Ketut Kari, Bangli Titiang cumpu yéning pecak pejabat prasida kaadilin sakadi ring Buléléng. Nanging titiang sengsaya, ring bui matiosan. Sangkaning pecak pejabat raris polih pelayanan sané becik. Pamekas wénten genah sané kabecikang anggén genah napi pejabat. Napimalih kantun wenten mafia hukum sané ngawinang wénten sané purun maparilaksana sakadi punika. Madé Jujur, Dénpasar Sakadi titiang vonis sané katiba ring petang diri pecak DPRD Buléléng punika kalintang dangan. Mabinayan sareng wicara maling semangka lan siap. Mawinan titiang ngaptiang ring aparat hukum sané malaksana tiwal ring hukum mangda pamidandané langkungan. Prosés hukum mangda kamargiang
tur jinah rakyat musti kawaliang. Pak Man Werda, Tegalalang Yéning sampun dados pecak patut mangda siaga tur mataki-taki keni kasus utawi wicara. Nanging yén kantun dados pejabat pacang meweh nyelehin pejabat punika korupsi napi nenten. Puniki cihna yaning kekuasaan kantun kajejehin olih aparat penegak hukum. Patuté sami kramané nuenang genah ané pateh ring arep hukum. Ketut Sangging, Kemenuh Nika mawinan titiang ngaptiang yéning dados pejabat sampunang bes nyubungang raga, yén sampun wusan raris keni wicara. Nanging titiang tetep marasa sengsaya ring hukum. Duaning kahanan sané wénten hukum ring panegara i raga prasida katawah sakadi adolané. Napimalih sering hukum punika ngamis kaceriké. (asa)
Kaasuh olih I Gusti Madé Sutjaja Puniki Usada Kuda. Ring galahé mangkin kaanggé muruk basa Bali miwah Kawi sawates cakepan puniki. Sasuratan basa Kawinyané nganggé Kawi Times New Roman. Indik daging, mantuka ring panampén soang-soang.
c)k;u , jehphit/,
jahe pahit
jaé pahit
gul, gula
huy;,
gêndis
uyah
uyah
hegor*smi,
rob kabeh
agorang sami
hulg i æ*dk ) k )Ñ /,
Rainan Nyepi, Galah Becik Mulat Sarira
kencur
cekuh
ulig pang dekdek
dd;bnÐwliwj,
ulig den arêmbat kinle ring kawali waja
dadah baan kawali waja
Umat Hindu ring Bali ngaptiang perayaan Nyepi kadadosang galah anggén mulat sarira lan nyeliksik bulu. Napi sané sampun kalaksanayang ring kauripan sané sampun lintang, tur napi sané patut kalaksanayang ring kauripanné sané pacang rauh. Pamekas mangda setata nelebin daging agama mangda prasida nincapang pamargin catur brata panyepian. Paindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 MHz rahina Buda, 10 Maret 2010.
Putu Mahayasa, Buana Kerta, Panji Buleleng Ring rahinan Nyepi galah becik pisan mulat sarira. Santukan wantah ring rahina puniki kalaksanayang Catur Brata. Patut i raga pinaka umat Hindu mikayunin mawali napi sané sampun kalaksanayang ring kauripané lintang, tur napi sané patut margiang ring kauripané sané pacang rauh. Ring rahina Nyepi puniki taler kasinahang galah saling ngormatin utawi ngajinin pantaraning sameton agama Hindu sareng sameton sané maagama tiosan. Bu Nyoman Suberata, Berombong Nyepi pinaka rahinan sané suci lan penting majeng ring sané maagama Hindu. Nyepi nénten sakadi pakéling biasa minakadi warsa anyar. Mawinan ring i raga sareng sami umat Hindu patut nglaksan-
Gung Surya, Lovina Rahina Nyepi sapatutnyané kadadosang galah becik i raga sareng sami nyeliksik raga lan mulat sarira, sampunang kawarnain antuk biuta. Sakadi ri kala arak-arakan ogoh-ogoh patutné mamargi meriah lan sakral, kantun taler krama sadurungné minum miras sané ngwetuang biuta sareng sameton tiosan.
Gedé Supartha, Nagasepaha Titiang marasa kemad pisan krama tiosan sampun ngajinin tur ngormatin rainan Nyepi i raga, kémaon ring sameton i raga umat Hindu kantun wénten sané tan sida ngajiang rainan padidi. Minakadi wénten krama sané nglaksanayang judi maceki miwah sané lianan. Indik punika mangda ngamolihang uratian saking manggala adat mangda rahinan Nyepi puniki sida yakti-yakti kasuciang.
Ngurah Witana, Seririt Panampén titiang wantah ring rahina Nyepi puniki pinaka panyucian buana agung lan buana alit. Mangda sida kakardi kesejahteraan lan bagia sareng sami antuk dasar Dharma utawi kapatutan lan kasucian. Ngiring sareng-sareng makardi becik mawit soang-soang angga.
Putra Perkasa, Tangguwisia Manut titiang ring rahinan Nyepi puniki penting pisan i raga nelebang rasa toléransi utamané sareng umat tiosan. Mangda sampunang mabinaan keyakinan punika kaanggén pertentangan pantaraning sesamén sameton. (ama)
aang Catur Brata Panyepian antuk yakti-yakti becik lan patut.
eloeloh*,
lolohakna
lolohang.
hubdérnÞm) t ) /,
Ningaçwa apês
Ubad jaran lemet
san,
sadhana
sadana
gm)t/,
gamêt
gamet
hrk/,
arak
arak
tlu;, taluh siap
antiganing sawung
OLAH RAGA
Minggu Umanis, 14 Maret 2010
13
James Spontan Beri Kemenangan Henin Tersingkir Philadelphia Absen enam pertandingan karena cedera tak mengurangi performa LeBron James. Ia menjadi bintang kemenangan Cleveland Cavaliers atas Philadelphia 76ers, Sabtu (13/3) kemarin. Pemain All-Star ini mencetak 23 poin dan 10 assist. Cavaliers meningkatkan rekor terbaik di NBA menjadi 51-15. Ini merupakan kemenangan ke-14, dari total 19 partai tandang yang mereka lakoni, dan kemenangan ketujuh beruntun di kandang 76ers. James meskipun mendulang banyak poin, tetap mengakui produktivitasnya masih belum maksimal. “Saya merasa sedikit kehilangan ritme. Pikiran saya mandek. Kendati demikian, tetap menyenangkan bisa kembali ke lapangan bersama pe-
main-pemain itu,” ujarnya. Pemain yang berjuluk King James ini, mencetak rata-rata 30 poin, 8,5 assist dan 7,2 rebound per pertandingan. Kemarin, ia lebih banyak menunjukkan kepiawaiannya dalam melakukan slam dunk dan membantu lini pertahanan. “Secara defensif di paruh kedua, LeBron memegang peran penting untuk kami. Ia benar-benar menunjukkan permainan yang spektakuler,” puji pelatih Cavs, Mike Brown. Mo Williams menyetor 21 poin untuk Cavs, sementara Delonte West menambahkan 17 poin dan Anderson Varejao menyumbang 12 poin plus 12 rebound. Di pihak 76ers, Andre Iguodala meraup poin tertinggi dengan 30, dilengkapi 24 poin dari Elton Brand. Di pertandingan lain,
Kobe Bryant membantu LA Lakers menang 102-96 atas Phoenix Suns. Ia mencetak 20 poin, 10 rebound dan delapan assist. Kontribusinya membuat Lakers sukses membalikkan ketertinggalan menjadi kemenangan. Lakers awalnya memimpin 15 poin di kuarter ketiga. Namun Suns terus mengejar dan menipiskan ketertinggalan. Mereka bahkan berhasil memimpin 82-81 setelah Lou Amundson membuat dunk di permulaan kuarter keempat. Lakers tak mau menyerah begitu saja. Berkat poin beruntun yang didapatkan Shannon Brown serta dua lemparan bebas dari Derek Fisher, tim juara bertahan itu membuka keunggulan 10 poin menjadi 93-83. Sejak itu Lakers terus mendominasi hingga akhir. (adn/afp)
Indian Wells Aksi comeback Justine Henin rupanya tidak semulus yang diharapkan. Petenis Belgia ini langsung tersingkir di putaran kedua, turnamen lapangan keras Indian Wells, Sabtu (13/3) kemarin. Henin menyerah 2-6, 6-1, 4-6 di tangan Gisela Dulko. Indian Wells menjadi turnamen kedua Henin, setelah memutuskan mengakhiri masa pensiunnya selama 18 bulan. Pada penampilan pertamanya Januari lalu, ia berhasil menembus final Australia Terbuka. Henin menjadi satu dari dua semifinalis Australia Terbuka, yang kandas di putaran kedua. Seorang lagi yaitu petenis Cina, Li Na yang kalah 6-7 (6/8), 6-2, 6-7 (7/9) dari petenis kualifikasi asal Inggris, Elena Baltacha. “Saya tidak pernah mampu menemukan ritme yang bagus, dan tidak sanggup menemukan jalan untuk memenangkan pertandingan
ini. Meskipun set kedua lebih baik, permainan saya tetap naik turun. Itu membuktikan saya masih harus mengerjakan banyak hal,” papar Henin. Mantan petenis nomor satu dunia ini menjelaskan, sukses lolos ke final Australia Terbuka justru membuatnya terbebani. “Di Australia berbeda. Di sini saya datang dengan harapan lain. Saya tidak tahu apa yang diharapkan di sana dan lebih tertekan di sini. Itu normal. Saya harus terbiasa dengan hal itu,” imbuh Henin. Emosi berlawanan dirasakan Dulko. “Rasanya menyenangkan. Saya bahkan tak bisa bicara saat ini, benarbenar menggembirakan,” ungkap petenis peringkat 37 dunia itu. “Ia tetap sosok juara,” lanjut Dulko mengomentari Henin. Unggulan kedua Caroline Wozniacki, dan unggulan kesepuluh Maria Sharapova, sama-sama harus melalui
tiga set untuk lolos. Sharapova yang melakukan banyak double fault, kalah di set pertama, dan tertinggal 3-5 di set kedua, sebelum memastikan kemenangan 4-6, 7-5, 6-2 atas Vera Dushevina. Wozniacki bangkit dari ketertinggalan 1-4 di set ketiga untuk mengungguli Vania King 5-7, 62, 6-4. Unggulan keempat Elena Dementieva menyingkirkan Oldga Govortsova 6-4, 4-6, 60, sementara unggulan kelima Agnieszka Radwanska melangkah ke putaran ketiga dengan mudah, karena Anna Chakvetadze mundur pada kedudukan 6-2, 5-3. Di bagian putra, petenis AS, James Blake lolos ke putaran kedua setelah unggul 6-3, 6-2 atas Dainel Gimeno-Traver Blake akan bertemu unggulan ke-13 David Ferrer di babak selanjutnya. Lu Yen-Hsun dari Taiwan akan menantang unggulan ketujuh Andy Roddick usai mengalahkan Oscar Hernandez 6-1, 6-2. (adn/afp)
BPM/afp
SEDIH - Justine Henin tampak sedih saat meninggalkan lapangan usai kalah 2-6, 6-1, 4-6 dari Gisela Dulko di putaran kedua turnamen Indian Wells, Sabtu (13/3) kemarin.
“Baby Schumi” Rebut ‘’Pole’’
Manama Pembalap Jerman, Sebastian Vettel menenggelamkan penampilan rekan senegaranya, Michael Schumacher untuk merebut posisi pole, dalam kualifikasi Grand Prix Bahrain di sirkuit Sakhir, Sabtu (13/3) kemarin. Ia akan memulai dari urutan terdepan dalam lomba Minggu (14/3) ini. Schumacher yang kembali dari masa pensiun tiga setengah tahun bersama Mercedes GP, hanya menempati posisi ketujuh. Juara dunia bertahan asal Inggris, Jenson Button yang kini membela McLaren, akan berada di be-
lakang mantan pembalap Ferrari itu, pada posisi kedelapan. Pembalap Ferrari asal Brazil, Felipe Massa, kembali ke lintasan untuk pertama kali, sejak mengalami kecelakaan serius yang mengaki-
batkan kepalanya cedera, Juli tahun lalu, berada di urutan kedua. Berikutnya menyusul rekan satu tim barunya, Fernando Alonso yang berada satu posisi lebih di belakang. Pembalap McLaren lain, Lewis Hamil-
BPM/ap
JARINGKAN BOLA - Pemain Cleveland Cavaliers, LeBron James menjaringkan bola melewati pemain Philadelphia 76ers, Thaddeus Young (kiri) dan Andre Iguodala pada pertandingan NBA, Sabtu (13/3) kemarin.
Todt Ingin Kembali pada Aturan 107 Persen Manama Presiden Federasi Automobil Internasional (FIA), Jean Todt berniat memperkenalkan kembali aturan 107 persen, untuk sesi kualifikasi Formula 1. Namun aturan tersebut kemungkinan tidak dapat diterapkan tahun ini, dan baru akan dicoba pada 2011. Hingga musim 2002, setiap pembalap yang lap tercepatnya kurang dari 107 persen, catatan waktu peraih posisi pole, dalam keadaan tertentu tidak diizinkan
mengikuti lomba. “Kami ingin memperkenalkan kembali batas 107 persen. Alasan mengapa itu dibatalkan, karena sudah ada perubahan pada kualifikasi terkait bahan bakar,” urai Todt dalam konferensi pers, Sabtu (13/3) kemarin. “Untuk menerapkan perubahan itu pada 2010, kami harus memperoleh persetujuan mutlak dari tim. Jika memang demikian kondisinya, FIA akan mendukung solusi ini. Saya pikir ini tidak akan terwujud, jadi kami harus menunggu sampai 2011
Jean Todt
BPM/afp
untuk memperkenalkannya,” lanjut Todt. Komentar Todt itu terkait dengan adanya kekhawatiran terhadap kecepatan timtim baru, yang mulai tampil musim ini. Bruno Senna dari FRT misalnya, hanya finis ke-11 dalam sesi latihan kedua. Heikki Kovalainen yang tampil bersama Lotus, menjadi pembalap tercepat di antara tim baru, namun catatan waktunya terpaut cukup jauh dari pembalap terdepan. Tak ingin menimbulkan keresahan, Todt buru-buru menegaskan aturan tersebut, nantinya justru akan menguntungkan tim-tim baru. Untuk itu, tak ada alasan bagi mereka untuk tidak mendukungnya. “Kami harus menghormati tim baru yang bergabung dalam masa krisis dan harus menginvestasikan uangnya di F1. Ini bukan waktunya untuk mengkritik, melainkan harus mendukung dan membantu mereka,” papar mantan bos Ferrari itu. Todt kecewa dengan kegagalan USF1 tampil musim ini. Padahal, tim asli AS itu menerima jatah sebagai tim baru ketiga, Mei tahun lalu. Stefan GP milik Zoran Stefanovic berharap bisa menggantikan posisi USF1, setelah mengambil alih program Toyota, namun Todt lebih senang jika tim ketiga yang akan tampil ditentukan lewat proses tender pada 2011. “Itulah yang akan kami lakukan dalam beberapa hari ke depan. Kami akan membuat posisi ke-13, dan barangkali kami juga akan menyiapkan posisi ke-14 sebagai cadangan, proses itu akan dimulai dalam beberapa hari mendatang,” terang Todt. Pemenang tender berhak tampil pada 2011. (adn/rtr)
Jakarta Electric Ditaklukkan BNI Jakarta (Bali Post) Juara bertahan tim putri Jakarta Electric PLN takluk di tangan Jakarta BNI 46, pada lanjutan Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010 di Hall Basket Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (13/3), kemarin. Jakarta Electric takluk dalam tiga set langsung (22-25, 22-25, 20-25). Kekalahan itu merupakan yang kedua, dari empat laga yang telah mereka mainkan. Sebelumnya, tim yang dilatih Viktor Laiyan itu dikalahkan Gresik Petrok-
imia pada putaran kedua di Sleman Yogyakarta. Kemenangan mereka peroleh ketika menghadapi Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta TNI-AU pada putaran pertama di Solo, Jateng. Menurut Viktor, kekalahan yang mereka derita, karena BNI bermain lebih baik dan sudah menemukan bentuk permainan terbaiknya. Dua pemain dari Thailand, Amporn dan Jutarat Montripilia, kesulitan menembus blok BNI, yang memang sangat rapat. “Saya harus memperbaiki berbagai kesalahan yang
masih kami miliki,” kata Viktor. Sementara itu, pelatih BNI Sukirno mengatakan, penampilan timnya memang jauh lebih baik dibanding di GOR Pangukan, Sleman, DI Yogyakarta, pekan lalu. ‘’Pada pertandingan di Sleman itu, merupakan penampilan perdana kami sehingga para pemain kami masih gugup. Selain itu, toser Sari (Widowati) dan pemain asing (Wang Tin dan Huo Xuan) belum padu. Sekarang keadaannya sudah lain,” kata Sukirno. (035)
ton akan memulai lomba di urutan keempat. Vettel yang terjun ke Formula 1 dengan nama panggilan “Baby Schumi”, setahun setelah Schumacher pensiun pada 2006, finis sebagai runner-up musim lalu. Tim yang diusungnya, Red Bull memenangkan tiga seri terakhir pada 2009. “Ini kejutan besar,” ujar pembalap 22 tahun itu. “Selama uji coba musim dingin, tidak ada yang benar-benar tahu dimana posisi masingmasing. Tentu saja sudah jelas ada empat tim yang cukup kuat,’’ sambungnya. “Besok (hari ini) akan menjadi balapan yang panjang, yang pertama dari 19, dan itu tidak seperti lari cepat. Itu akan menjadi ajang yang mengandalkan daya tahan,” sambung Vettel. Ia mengucapkan selamat pada Massa, atas penampilannya yang gemilang setelah absen lama, karena kecelakaan yang nyaris merenggut nyawanya itu. Massa pernah menang dua kali di Bahrain. “Hormat tinggi untuk apa yang telah ia capai. Balapan pertama, ia langsung cemerlang. Menyenangkan
melihatnya kembali,” paparnya. Massa membalas pujian itu sambil tersenyum. “Sangat fantastis mendengar hal tersebut. Saya ingin berada di tempat kamu, tetapi saya juga gembira untuk kamu,” ungkap pembalap yang musim lalu berduet dengan Kimi Raikkonen itu. Pembalap Jerman lain, Nico Rosberg akan memulai dari urutan kelima di depan rekan satu timnya, Schumacher. Mark Webber yang mengendari mobil kedua Red Bull, mengikuti di posisi keenam. Di barisan belakang, Virgin Racing menjadi yang terbaik di antara tim baru dengan menempatkan Timo Glock di posisi ke-19. Pasangan Lotus, Jarno Trulli dan Heikki Kovalainen masingmasing di posisi ke-20 dan 21. Pembalap India, Karun Chandhok akhirnya dapat melakoni debutnya untuk Hispania, setelah melewatkan tiga sesi latihan. Ia berada di urutan terakhir, bersama rekan setimnya, Bruno Senna, keponakan dari mantan juara dunia tiga kali, Ayrton Senna. (adn/rtr)
HASIL KUALIFIKASI GP BAHRAIN
BPM/afp
Sebastian Vettel
Persiba Gunduli Persik Balikpapan (Bali Post) Tim tuan rumah Persiba Balikpapan menggunduli Persik Kediri 5-0, dalam pertandingan sepak bola Liga Super di Stadion Persiba Balikpapan, Sabtu (13/3) kemarin. Gol pertama Persiba pertama dicetak oleh M. Albicho, striker asing asal Syria, pada awal pertandingan te-
patnya menit pertama. Pertahanan Persik yang dijaga oleh penjaga gawang Herman Batak bobol, saat Albicho mendapat bola muntahan dari Robertino. Setelah unggul 1-0, para pemain Persiba terus mencoba membobol pertahanan Persik, selanjutnya Julio Lopez berhasil mencetak gol pada menit ke-44. Gol yang
Peter Gade Tundukkan Taufik Hidayat Jakarta (Bali Post) Unggulan keempat dari Indonesia, Taufik Hidayat, kandas di tangan pemain dari Denmark, Peter Gade, dengan angka 22-20, 20-22, dan 20-22, pada pertandingan perempatfinal turnamen bulu tangkis All England, yang berlangsung di Birmingham, Sabtu (13/3) kemarin. Pada pertandingan lainnya, unggulan utama Lee Chong Wei (Malaysia) mengalahkan Shon Wan-ho (Korea Selatan) 14-21 21-14 21-14, dan unggulan keenam Bao Chunlai (Cina) mengalahkan unggulan kedua, Lin Dan (Cina) 21-16 18-21 21-17. Pemain dari Jepang Kenichi Tago mengalahkan unggulan ketiga dari Cina Chen Jin 22-20 19-21 21-13. Sehari sebelumnya, Taufik Hidayat akan berusaha mempertahankan peluang tunggal Indonesia, dalam turnamen Super Series All England tetap terbuka, kendati itu tidak mudah. “Ya... tunggal (Indonesia) tinggal saya, sehingga akan berusaha untuk menang,” kata Taufik setelah memastikan tempat di perempatfinal dengan kemenangan atas Andrew Smith dari Inggris 21-18, 21-14 di National Indoor Arena, Birmingham, Inggris, Kamis malam. Taufik menjadi satu-satunya pemain tunggal Indonesia yang tersisa setelah Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso dan Maria Febe Kusumastuti tersingkir dari All England ke-100 itu. (ant)
Residence unction
Di Jalan Tukad Badung Utama
Contact Person :
(0361) 208 2799 081936217899
Ruko & Rumah Type 100/150 C.516848-bgn
dicetak striker asal Cili tersebut, setelah memperoleh bola dari tendangan bebas dari kapten kesebelasan Persiba Mijo Dadic. Babak pertama, Persiba unggul 20. Usai turun minum, tim Persiba kembali mencetak gol ketiga lewat pemainnya Ferry Ariawan pada menit ke-57. Gol berikutnya pada menit ke-80, Persiba kembali mencetak gol ke empat dari tendangan Sultan Samma. Menjelang injure time yakni menit ke-90, Julio Lopez kembali mencetak gol kedua dan kedudukan akhir Persiba unggul 5-0. Menanggapi kekalahan telak tim asuhannya, pelatih
No. Pembalap 1. Sebastian Vettel 2. Felipe Massa 3. Fernando Alonso 4. Lewis Hamilton 5. Nico Rosberg 6. Mark Webber 7. Michael Schumacher 8. Jenson Button 9. Robert Kubica 10. Adrian Sutil
Tim RedBull-Renault Ferrari Ferrari McLaren Mercedes RedBull-Renault Mercedes McLaren Renault Force India-Mercedes
Persik Agus Yuwono mengatakan bahwa gol pada awal permainan karena kelengahan pemainnya. Sementara pelatih Persiba Hariyadi mengatakan bahwa kemenangan Persiba atas Persik merupakan hal yang luar biasa. Batal Digelar Laga Persija melawan Persiwa dipastikan tak digelar di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (13/3) malam, karena tak dapat izin dari kepolisian. Sesuai dengan jadwal pertandingan ini, sedianya dilaksanakan di Stadion
Waktu 1:54,101 1:54,242 1:54,608 1:55,217 1:55,241 1:55,284 1:55,524 1:55,672 1:55,885 1:56,309
Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta sebagai markas mereka pada pukul 15.30 WIB. Panpel pun berusaha memindahkan pertandingan ke Stadion Lebak Bulus dengan jadwal yang mundur menjadi pukul 19.00 WIB. Akhirnya, pertandingan batal dilaksanakan karena tak ada izin kepolisian. Kasus batalnya pertandingan ini dilaporkan ke PT Liga Indonesia. (ant) HASIL SABTU (13/3) Persiba Vs Persik 5-0 Sriwijaya FC Vs Persema 3-0 PSPS Vs Persipura 0-1
OLAH RAGA Nesta Mungkin Harus Operasi Lagi
14
Minggu Umanis, 14 Maret 2010
Tuntutan Bermain sebagai Tim Madrid Usai disingkirkan Olympique Lyon 1-1 di pentas Liga Champions, gelandang Real Madrid, Guti Hernandez meminta Real Madrid bermain sebagai sebuah tim dan menghapus sifat individualis. Mediamedia Spanyol pun mengendus adanya ketegangan antara Cristiano Ronaldo dan Gonzalo Higuain. Madrid memiliki banyak peluang saat menjamu Lyon di leg kedua babak 16 besar Liga Champions dua hari lalu. Namun ketidakmampuan menuntaskan peluang yang dimiliki membuat Los Merengues akhirnya harus puas bermain imbang 1-1 dan terdepak karena kalah agre-
gat 1-2. Kalau kemudian Higuain dan CR9 jadi sorotan dalam kegagalan tersebut, itu karena dua peristiwa yang terjadi di menit 27 dan 58 laga di Santiago Bernabeu itu. Dalam dua momen tersebut Higuain yang dijepit pemain bertahan Lyon justru memaksakan diri melepas-
BPM/ap
Gonzalo Higuain
kan tembakan, padahal tak jauh darinya Ronaldo berdiri bebas dan punya peluang lebih besar bikin gol. Media-media Spanyol lantas memanas-manasi kejadian tersebut dengan menyebut kalau kedua pemain depan Madrid itu sedang terlibat persaingan menjadi pemain tersubur di Madrid. Khusus di La Liga, Higuain kini masih lebih subur dengan membuat 16 gol, unggul dua atas Ronaldo yang tepat berada di bawahnya. “Saya tak mau memanasi cerita ini. Anda tahu, saya tak punya masalah dengan siapa pun di tim ini,” sahut Ronaldo saat dicegat wartawan dan dimintai keterangannya terkait isu tersebut seperti dikutip AS. Soal persaingan antara kedua pemain subur itu bisa jadi cuma sekadar isu yang dikembangkan media Spanyol. Yang jelas, keduanya beberapa kali bekerja sama dengan baik dan memberi Los Merengues kemenangan di antaranya saat menundukkan Almeria, Villarreal dan
Real Zaragoza. Ronaldo sebelumnya juga sempat terlibat persaingan dengan Xabi Alonso. Saat menundukkan Villarreal di akhir Februari lalu, keduanya berebut mengeksekusi penalti. Serangan jelang partai tandang ke Real Vallaodolid Madrid, Senin (15/3) belum berhenti. Kali ini pelatih Bayern Munich Louis van Gaal menilai Presiden Real Madrid Florentino Perez tidak pernah belajar dari sejumlah kesalahan menyusul tersingkirnya Los Blancos dari Liga Champions pekan ini oleh Lyon. ‘’Tak ada satu pun yang telah dipelajari Perez dari kesalahan-kesalahan masa lalunya. Ia hanya mempertaruhkan uang saja, sementara Madrid itu harusnya mempunyai filosofi sendiri,” kata van Gaal kepada Marca. Mantan pelatih Barcelona ini juga tidak terlalu terkejut dengan kekalahan yang telah dialami Madrid tersebut. Dia juga menegaskan, uang tak selamanya bisa membeli kesuksesan. “Sebelumnya saya juga sudah pernah memprediksikan Madrid bakal tereliminasi. Sebuah tim itu tidak dapat dibangun dengan cara menggelontorkan banyak uang hanya untuk menjadi yang terbaik.” (sun/afp)
Kuranyi Bawa Schalke ke Puncak Berlin M a n t a n striker timnas Jerman, Kevin Kuranyi mencetak gol penentuan untuk mengantarkan Schalke 04 mengalahkan Stuttgart 2-1 pada pertandingan Bundesliga Jerman, Sabtu (13/3) kemarin. Kemenangan ini membuat Schalke naik ke puncak klasemen dengan unggul satu poin atas Bayern Munich yang menghadapi Freiburg dini hari tadi. Ini merupakan kemenangan ketiga beruntun bagi The Royal Blues dan yang kedelapan di kandang musim ini. Schalke membuka skor sesaat setelah jeda melalui Edu. Serdar Tasci menyamakan untuk tim tamu di menit ke-50 dengan memanfaatkan kelemahan pada lini pertahanan Schalke. Hanya berselang lima menit, Kuranyi menciptakan gol kemenangan dan menambah koleksinya menjadi 14 musim ni. “Ini kemenangan penting, tetapi kami tidak boleh mengendurkan kekuatan kami. Ada pertandingan yang sangat penting berikutnya, melawan Hamburg, Bayer Leverkusen dan Bayern Munich,” ungkap Kuranyi.
BPM/ap
GOL KEDUA - Pemain Schalke, Kevin Kuranyi (kanan) merayakan gol kedua timnya ke gawang Stuttgart bersama Marcelo Bordon di pertandingan Bundesliga Jerman, Sabtu (13/3) kemarin. Schalke menang 2-1 di pertandingan ini. Schalke, yang dilatih Felix Magath, mencoba memenangkan gelar Bundesliga pertamanya sejak 1958, sedangkan Stuttgart menderita kekalahan keduanya sejak mantan pelatih Tot-
tenham Hotspur, Christian Gross menjabat Desember tahun lalu. “Kami tim pimpinan, namun itu bukan hal terpenting. Kami akan membicarakan mengenai ambisi kami
setelah pertandingan dengan Bayern, yang favorit memenangkan gelar, pada 3 April,” urai Magath yang membawa Wolfsburg juara musim lalu. (adn/afp)
Torres akan Pertimbangkan Masa Depannya
BPM/afp
Fernando Torres
Liverpool Striker Fernando Torres akan mempertimbangkan kembali masa depannya di Liverpool bila klub Liga Utama Inggris itu tidak melakukan belanja pemain di musim panas. Torres khawatir The Reds tak mampu bersaing di level tertinggi. Liverpool kini bercokol di posisi keenam klasemen Liga Utama Inggris dan memainkan pertandingan lebih banyak dari seluruh tim yang bersaing memperebutkan empat besar. Si Merah juga telah tersingkir di dua kompetisi domestik, Piala FA dan Piala Liga, serta Liga Champions. “Terlalu dini untuk membicarakannya, jujur saya berpikir kami akan finis di urutan keempat, meski lolos ke Liga Champions bukan hal yang terlalu penting buat saya,” ungkap Torres saat ditanya apakah ia akan hengkang, Sabtu (13/3) kemarin. Menurut Torres, cara utama untuk bisa terus bersaing di posisi empat besar adalah dengan melakukan perombakan besar-besaran di bursa transfer musim panas. Dengan membeli pemain-pemain berkualitas, Liverpool akan dapat menghadapi tim-tim seperti Chelsea, Manchester United, Arsenal, termasuk Tottenham Hotspur dan Manchester City. “Tanpa perombakan, kami hanya akan kembali bersaing untuk posisi keempat tahun depan. Saya ingin bertarung memenangkan gelar Liga Utama Inggris tahun depan, memenangkan Liga Champions atau Liga Eropa. Harus ada pembelian besar,” imbuhnya. Terkait masa depannya sendiri, Torres menyebutkan ada banyak kondisi yang akan mempengaruhi keputusannya. Untuk saat ini ia belum mampu mengungkapkannya secara pasti. Apalagi penggemar telah memberikan dukungan penuh untuknya sejak bergabung dari Atletico Madrid. “Ada banyak hal yang harus diperhitungkan. Terlalu dini untuk membicarakannya. Saya masih memiliki kontrak tiga tahun,” tegas penyerang Spanyol ini. (adn/afp)
Milan Kabar buruk kembali datang buat AC Milan terkait Alessandro Nesta. Cedera yang dihadapi bek senior Italia itu ternyata cukup parah yang membuatnya berpeluang kembali naik meja operasi. Nesta mengalami cedera sehari sebelum Milan menjalani laga kedua babak 16 besar Liga Champions di kandang Manchester United. Akibatnya, bek tangguh tersebut absen saat Rossoneri dipecundangi dengan skor telak 0-4. Setelah menjalani pemeriksaan dan scan, diketahui kalau cedera yang dialami bek 33 tahun itu ternyata lumayan serius, yang membuatnya bisa kembali naik meja operasi. Kubu Milan masih menunggu hingga 48 jam ke depan untuk menentukan jadi atau tidaknya tindakan operasi tersebut diambil. “AC Milan mengumumkan kalau keputusan terkait opsi perawatan medis therapeutic terhadap Nesta akan diambil dalam 48 jam,”
BPM/ap
Alessandro Nesta demikian pernyataan resmi Rossoneri seperti dikutip dari Football Italia. Jika jadi dioperasi, maka Nesta bakal absen cukup lama karena dia paling tidak harus beristirahat selama dua bulan. Jika itu benar terjadi, maka musim 2009/2010 dipastikan sudah habis buatnya. Hal tersebut jelas jadi
pukulan besar buat Milan yang masih berupaya mengejar Inter Milan di puncak klasemen. Ketiadaan Nesta terbukti meninggalkan lubang besar di barisan pertahanan Diavolo Rosso, seperti saat dihajar MU tengah pekan ini. Milan punya alternatif lain untuk memulihkan Nes-
ta dengan melakukan terapi untuk menguatkan lutut, proses yang membutuhkan waktu enam pekan. Namun opsi kedua ini tak memberi jaminan untuk sepenuhnya memulihkan cedera mantan pemain Lazio itu. Nesta sendiri dipastikan akan absen dalam partai melawan Chievo Verona. Hal tersebut tak lepas dari parahnya kondisi lutut kanannya. “Pada beberapa hari ke depan saya akan menentukan apakah saya akan melakukan operasi atau tidak,” tuturnya setelah meninggalkan salah satu klinik di Roma. ‘’Saya tidak tahu apakah saya akan absen sampai akhir musim. Bahkan jika saya harus operasi terdapat kemungkinan saya dapat tampil di akhir kompetisi,” sambungnya pada Reuters. Nesta telah berulang kali mendapat serangkaian cedera sejak beberapa musim terakhir. Itulah yang menjadi latar belakangnya untuk pensiun dari timnas Italia. (sun/afp)
Terry Yakin Tekuk Inter London John Terry masih optimis timnya akan lolos ke babak perempatfinal Liga Champions musim ini. Pada pertemuan pertama di Milan, Chelsea harus mengakui keunggulan Inter dengan skor tipis 2-1. The Blues harus memenangkan laga kedua di Stamford Bridge, Rabu (17/3), dengan skor minimal 1-0. Untuk mengalahkan Inter yang dibesut mantan pelatih Chelsea, Jose Mourinho, diakui Terry bukan hal yang mudah. Namun ia optimis timnya mampu mengatasi Inter. “Bermain di Stamford Bridge, membuat kami yakin mampu mengalahkan Inter, apalagi kami punya keuntungan membuat satu gol di kandang Inter. Saya rasa itu bisa membuat langkah kami lebih ringan,” ujarnya melalui situs FIFA.com. “Kami mengincar tiga piala di musim ini, dan kami punya kesempatan sama besar untuk juara di tiga ajang yang kami ikuti. Yang ada dalam pikiran kami saat ini hanyalah berusaha memenangkan tiap pertandingan.” Pendapat Terry didukung oleh Drogba yang akan kembali menjadi andalan Chelsea di lini depan. Striker yang baru saja terpilih menjadi Pemain Terbaik Afrika ini sudah mencetak 25 gol di musim ini dan siap menambah pundi-pundi golnya, termasuk ke gawang Inter. Sementara itu tak ada pesimisme atau keyakinan berlebih dari Jose Mourin-
ho jelang pertemuan ke Chelsea. Siapa yang nantinya bakal lolos disebutnya akan ditentukan oleh hal nonteknis bernama keberuntungan. Meski menang di leg pertama, kans Inter untuk bisa lolos ke babak delapan besar Liga Champions terhitung masih berat. Kemenangan 2-1 yang didapat di kandang sendiri akan tak berarti apa-apa jika The Blues bisa unggul 1-0 gol saja. Nerazzurri juga dapat nasib buruk jelang laga tersebut menyusul kekalahan yang mereka terima atas Catania dini hari tadi. Saat ditanya soal kans merebut tiket ke perempatfinal di Stamford Bridge tengah pekan depan, pelatih asal Portugal itu justru menyebut kalau keberuntungan akan menjadi faktor dominan. “Itu adalah soal hal-hal yang mendetil; keberuntungan atau ketidakberuntungan saat drawing, jika bola membentur tiang apakah arahnya masuk ke gawang atau keluar, pemain-pemain yang dihukum dan tak bisa tampil di laga krusial, datangnya cedera yang membuat tim kehilangan dua atau tiga pemain, keputusan wasit yang tak berpihak pada Anda,” jawab Mourinho seperti diberitakan ESPN Star. Mourinho hingga kini masih digantungi harapan besar oleh Interisti untuk menyudahi penantian panjang menjadi juara Liga Champions. Terkait siapa yang akhirnya jadi kampi-
BPM/ap
John Terry un di akhir musim nanti, pria yang tahun 2004 lalu membawa FC Porto menjadi juara itu mengaku sulit memprediksi. “Tentu saja hanya tim bagus yang bisa
memenangi Champions League, tapi saya bisa menemukan tujuh, delapan, sembilan yang bisa jadi pemenang. Itu sulit diprediksi,” pungkasnya. (sun/afp)
RUPA - RUPA
TAILOR
Fergie Sindir Madrid Manchester Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson menyindir kebijakan belanja manajemen Real Madrid dan Manchester City. Kedua klub menghamburkan banyak uang untuk membeli pemain namun tidak mampu berbicara banyak di kompetisi. Los Galacticos yang meminang winger Cristiano Ronaldo dengan harga fantastis tidak mampu melalui Olympique Lyon pada babak 16 besar Liga Champions. Ferguson menyatakan, Ronaldo layak mendapat sesuatu yang lebih baik ketimbang tersingkir bersama Madrid. Sama dialami The Citizen. Ferguson merujuk pada kegagalan pasukan Roberto Mancini menaklukkan United pada semifinal Piala Carling. “Menghabiskan uang tidak menjamin Anda apa pun. Memang tidak selalu terjadi dalam kasus ini. Tapi itu tidak pernah memberikan kepastian,” kata Ferguson pada Reuters, Sabtu (13/3). “Saya senang kami melangkah ke babak berikutnya. Dari semua itu, kami harus terus membutuhkan konsentrasi,” tegas pelatih asal Skotlandia tersebut. “Tapi saya kecewa Ronaldo tidak bisa tampil di babak selanjutnya pada ajang Liga Champions. Padahal dalam pikiran saya tersirat, United akan menghadapi Real Madrid,” ungkapnya. “Tentunya Ronaldo akan menghadapi kami. Kami akan memiliki senapan mesin yang diperlukan untuk menghentikan langkahnya. Intinya, uang tidak menjadi jaminan bisa melakukan segalanya dengan baik,” pungkas Ferguson. (sun/afp)
RUMAH SUNAT AL IKHWAH
WHO merekomendasikan laki2 untuk sunat karena efektif mencegah HIV/AIDS Dengan metode baru, aman & nyaman l Umur 0 s/d 65 thn sering ditangani Jl. Cenigan Sari, Sesetan l l
Hub : 721518 / 7442812 / 08174700997 C.520446-rpa
HARACARE - CLEANING SERVICE
CUCI SOFA, KURSI
SPRINGBED JOK MOBIL,MARMER,TERAZZO TEKNOLOGI U.S.A CEPAT KERING, BERSIH & HYGIENIS
BAHAN BANGUNAN
www.haracare.com I info@haracare.com
T. 273-1414 / 081-139-6799 081 139 6799 C.516913-rpa
PELATIHAN BUDIDAYA TOKEK PEMBESARAN TOKEK JADI 4 ONS DALAM 6 BLN
Minggu 21 Maret 2010 Dibeli Tokek : Dibeli Tokek bibit : 4,2 ons hrg 3 Milyar 2,5 ons hrg 1 jt 3,6 ons hrg 300 jt 2 ons hrg 250 rb 3,3 ons hrg 50 jt 1,5 ons hrg 100 rb
Pusat Material Bangunan Menjual : Pasir Cor, Pasangan, Pasir Halus, Koral, Batu Kali, Limestone, Tanah Urug, Batako, Bata, dll.
HUB : 081 999 009 333 C.517580-bgn
C.519790-rpa
RUPA-RUPA
CV. Tiga Sampoerna Bali Jl. Parigata No. 2, Kampus UNUD, Jimbaran-Bali T : (0361) 7814498 08561034670, 08886701412
C.515017-bbn
RUPA-RUPA
BPM/afp
Sir Alex Ferguson
C.522047-rpa
IKLAN MINI
Minggu Umanis, 14 Maret 2010
15
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris
: Rp 30.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura : Rp 650.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 61 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 15.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop
Informasi pasang iklan Telepon zMenerima Pembayaran dengan
z Iklan Peluang Emas
VISA
z z z z
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456
KARIER AD BALI POST Looking for Experienced cleaner Contac T.(0361) 7804046 999-521971
Cr 2 PRT/B.Siter tdrdlm G.1jt + bnus 081916718747 lsg krj djmpt 999-521996
!!!Kapal Pesiar,Carnival,RCCL, Wanita Spa Thrpts,Interview By User Mar 22-24.Send CV&Dcmnt to Harmony ISC at Primagama English. Jl.Gatsu Tengah Ph.8861548 or 8795766 141-521886
*** Staf Akuntansi bisa komputer dan database T.7909990
***Han Snel Restaurant,Ubud*** Dicari Cooks,Pastry Cooks& Stewarding waitress perempuan dan Restaurant Manager.Lamaran dikirim ke:Chef Erick,0816685176 atau e-mail balibites@google.com
Bth sgr Medical Rep susu area Singaraja D3/pglm Lam PT.Nasa Jl.Gn.Catur VII No.2, 8443848
Cr Pembantu Gj 700 B.Sitter Gj 1jt, Sopir,T.srbt Gj 700 T.488315
Dcr sgr Accting & Admin wnt min S-1 Krim PT.OPS Group, 9999972
999-521977
999-521663
132-522024
Cr Pria,Adm,D3 pglmn min 1th,lam dbw jam 10-12,Jl.Gatsu VI E/1 Dps
Dcr sgr Pembantu RT Villa di Canggu 5 Jam/Hr Hub:9241580
101-522010
104-521767
Bth Acct,S1 Akun bs perpajakan & B.Ing, peng min 3th. Krm CV & surat lmrn ke corryet@yahoo.com & accounting@globaloneservice.com
Chief Acc, HRD Mgr, Driver, PA. Min Exp 4yr in hotel. sent CV&Recent photo: shaleone@ymail.com
Cari Cook pnglmn di Cafe Ubud mskn Bali Jawa Hub:08123999605
999-521137
004-522051
Bth cpt Recp+Admin utk di Dili Bhs Ing+Komp penglmn/wnt ada Mess Gaji $ Hub.081337071763
Dbth sgr sekretaris, berpengalaman, min lul D3 Sekretaris, usia min.25th. Hub:081359433888
101-521249
004-521176
999-519940
999-520526
999-521952
Dcr Administrasi staff:S1,max 30th, bisa Compt Hub:0361-9980505
Dcr sgr Souschef u Ananda Cotgs Ubud Hb.Ayu P/F.975376/975375
999-521911
104-520600
Dcr CS,Teller,Pembukuan,Kol pnddk min SLTA.Lam krm ke Jl. IB Mantra No 77X Skwt Gyr H:466166, 465006
Dcr sgr SPG,Inggris aktif,serius kerja di Kuta Hub.08164715909, 9903108 atau Fax.753325
999-521602
Dcr Sopir min SMP Max 27th bujang dpt mess 462134/081353003996
Dcr karyawan yg bs mengerti listrik & mesin perkayuan HB.286321 999-521057
Dcr Krywn/i Pglm dibid.Tiket G.P. menarik Hub.Suci 081558803119 141-522052
999-521910
999-519986
Dcr Tk masak&Tk jahit dpt potong Hub. 0361-3170599 HP.087860973124 999-521707
Dcr Sales min SMA kndr sendiri Mkt min D3 gaji + bonus + kesehatan email: accounting@amanaid.com
Dibutuhkan segera;Supir Sim B-1 & Staff Gudang.Pengalaman di Cargo min 2th.Hub segera Tel.256259
122-522016
999-521087
Dcr tkg kayu finishing, stockis, Accounting,Serabutan Hub.8879030 valorebali@gmail.com
Dicari Akuntansi bag pajak, Dokter Hewan, Sarjana Peternakan Hb.412246, 08123955528
154-521215
999-521788
Dcr tng slon kec wnt min SMA ± 19th Tg min 160cm Hub 428893
Dicari bag.Operational min D1, bs Bhs Inggris,laki2. Krm ke TMS Tours & Travel Jl.Buluh Indah 99X / Email: hrd@tmstours.net
999-521587
Dibthkan cepat: Sopir pribadi. single, bs Inggris,tggl dlm dpsr, rajin bs matic H.08123875860 132-521725
Dibthkan sgr u/Klinik Kecantikandi Dps (1)Beautician(2)Apoteker (3)Perawat(4) CS (syarat min D3 u/No.4) Kirim CV ke Jl.Tukad Punggawa No.9 Dps 087831998059 999-521954
Dibthkan Spa(F)&Penjahit(M/F) sbnyk2nya krm sms(nama) ke (0361) 888-3124 iklan ini berlaku 2 minggu 999-521935
Dibthkan:koord u/wil NTB&NTT, pria,max 30th,min D3,compter literatute.Hub.Auttorised Daeler Indosat,T.Umar Barat 19K, (0361) 490710 Paling lambat 1 minggu setelah terbit 999-521037
Dibthkn Admin, Sales Syrt D3/SMA Krm lmrn ke RTC Gatsu Lt.Basement No.16 Jl. Cokroaminoto 82 Gatsu Up:Bp Billy (8858588) 999-521966
Dibutuhkan segera kary.utk londre Hub:0361-231333 999-521936
Dicr sgr Marketing usia 35-45 thn lam.krm Gurita I/22X Dps 110-520588
Fresh grad, Akuntansi,bs pajak, min S1,single, PO Box 3838 999-521146
999-519777
Dicari female expr Cook, speak English for Villa in Canggu good salary Hub.081338040574 102-521736
Dicari Satpam & sopir hub: 081999444123/972124
DicariSupervisor Cleaning Service, pengalaman sebagai Supervisor CS, Pddk: SLTA, umur maks 25 th, lamaran segera ke Jalan Teuku Umar Blok C6-C7, Komplek Pertokoan Dps Town Square (isi kode SUPERVISOR CS) G.02
Dicari tng Cleaning Service, laki/ perempuan, Pddk: SLTP/SLTA, belum berkeluarga, tidak merokok, umur maks 25 th, lamaran segera ke Jalan Teuku Umar Blok C6-C7, Komplek Pertokoan Dps Town Square (isi kode CS)
104-522044
G.01
Dicari Waiter&Waitress berpglmn min D1 kirim CV ke CV 6 point Jl. Danau Buyan 74 Sanur T/F: 289260
Rmh Sakit Swasta diTbn bth Asisten Apoteker H.8748735,08123855848 999-521809
999-521153
Home Linen decoration looking for SPG exp. fluent in English CV fax to: 724497 or email to: office@shahinaz-collection.com
Sardine Restaurant. Looking for experienced Pastry Cook,must speak English, non smoker. Jl Petitenget 21, 0361-733617
145-521689
999-520474
Krj kebun Australia resmi trbkti Gj.22jt/bl max 30th Prima Tour tlp:8853454 dan 081510311465
Tenaga Accounting Min D1 Adm/ Ekonomi Lmrn Jln Diponegoro 51 Dps 999-521252
149-522046
Pria/sopir Cargo dlm kota/SIM A 20-30th/Lmrn lgs, Pulau Kawe 61 033-522043
Prshn.Telekomunikasi yg brkmbang pesat Bth karyawati u/pss Kasir: Pend SMA,pengl.min 1thn Sales Counter:pend. SMA, pnmpln mnrk,dpt komunikasi dgn baik Adm stok:Pend SMA,tekun Cstomer Servis:Pend SMA,Pnmpln. mnrik,dpt komunikasi dg baik lam scptnya Jl.T.Umar 3 Dps H.081999910700
The Adventure Tour&Hotel looking for sales exec min 2years exp.in Sales computer, Email correspondent. Sent your CV to: Jln.Pemogan Gg.Jenggala No.5 Dps 102-522022
Villa Air Bali Boutique resort looking for experienced staff for:Sales Executive 2 years exp,Bartender, Cost Control and purchasing staff. Email:dwina@villa-airbali.com, fax:0361737379 145-522056
999-521907
MOBIL-MOTOR AD BALI POST Taft Rocky independent 1997 DK mulus Hub.08123802307
Jazz Vtec’05 AT silv VR J.kulit Tgn1 asBali Hub.08124680888
Jimny’90 Hijau Metalik 5 speed Hub:Jl.Ratna I /10 T.087861260605
999-521060
141-521822
999-521947
*Royal Utama Mbl Gatsu T.8773448 *All NewJazz RS’2008 merah asDK *TarunaCSX’03+LGX’03 biru as DK *SwiftGL07+ST08+YarisE’06Htm/Slv *Picanto’04+Pregio’05+Xover’2007 *3unitAvanza GVVTi’07+08 Htm/Slv
Wonder’86 biru mulus AC dingin audio VR 15, 27jt Ng, 8571647
Jimny’90 hitam As Bali Orscat samsat baru AC dingin 8513970
154-522037
999-521987
141-521825
APV Arena GX’08 Abu-Abu Met, asBali, Ors Cat,Super Istmw,8566200
Karimun GX’04 Silvermet Original, 0818352821
141-522063
102-522012
Cv.Wonder’87 Merah pribadi Br. Penida Batuan Sukawati 7921703
2Unit APV X’05 Htm+Slv+Karimun Estilo’07,Avnza G’07+04(116)Jazz AT’04,P.Blitung 18 Pdungan TT/Krd
Karimun GX’05 AsBali Tgn I Silver & cklt muda 9181796 bs kredit
148-522062
999-521992
H.Cielo’96 VTech VR17 istw As.DK Gn.Agung195,H:081236323235Indra
APV X’06 (Pmk) Silver, Asli DK Jl. Werkudara 20, T.223327 TT/Crdt
Karimun GX’05 mrh bata, DK samsat+ban baru Asr all risk 3th Jl. Buana Raya Gg Megabuana 12
999-521948
999-521985
999-521979
H.City th.2000 silver met asli DK, sangat terawat H.081337130444
Escudo Nomade'99 AsBali hitam met VR.18, crom audio 95,5jt, 460037
Karimun Th.2000 Silver Met 75,5Jt Hub:08123816817
Civik Nova 89 hitam istmw klng ttl F.Audio VR16 081337583502 999-521962
999-521572
999-521961
Timor’99 DOHC an.pribadi 03619222432
Jimny’93 smst br AC dgn VR Bbr Jl Ratna Gg 1/7 8636921
999-521972
999-521951
128-522071
999-521536
Hnd Accord’83 Birumet,Velg Racing msn sangat Oke,081805519703
Carry’90, Hrg.28jt Nego, G.Andakasa Gg.Raflesia 20A,08123684946
New Aerio’05 manual Biru As DK Km 47rb 113Jt Ng 0817771307
102-522011
999-521940
999-521969
Honda Prestige’87 Silver VR17 mulus trwt Hub.8533083/0816579048
Dijual Carry’88 akhir DK 5 speed 5 pintu W.putih hub.08123638782
NewBaleno’08HtmVlg,ban18brbsKrd Dp20%, BuanaRaya 51 H.8006868
***NAG*Sales* Service* S.Parts**** T.Umar 70 Tlp : 237008 ***** New Range Rover+Chrysler 300c*** New Porsche Boxster+ Cayman-S’06 NewHummerH3+H2’05+WranglerJK* NewModelTytPrado+RAV-4+Wish** New Alphard+Vellfire+Harrier**** New Toyota Commuter 15 Seats**** New Alphard-S+Camry 3.5Q’08***** Nissan Murano+Nissan GTR’08*****
Kjg LGX 1.8 A/T’03 kng slver met 128jt.Tk Bilok 52 Sanur T:7936161 999-521569
LGX’00 Slv Efi LGX98 bru Avnz04 LX’89GatsuTghTmrSE081337700144 141-522059
Rush’07 tipe S Hitam Manual Jl.NHU VII Green Kori 8501509 999-522000
Mazda 323’86 asli Bali putih klng ttl ganteng mulus 2794555 Ubud
999-522001
Avanza G’05 merah Istw Jl. Srikarya 32 rumah dinas Polri Dps
141-522053
Mazda E2000’99 Gold AsDK Jl.Ry. Pemogan-Kepaon188,081936378844
999-521999
Avanza’06 Pmk B,123Jt+Zebra Body tech’92 P.Belitung 44, T.3610351
102-522015
Mercy Tiger 280E’78 Htm solid VR19 ors interior asli 2794555 Ubud
102-522013
141-522054
Djl Tyt Rino 6 roda th.2000, 85Jt nego Hb.0361 7424327 An Agus
Ford Escape 2.0 Hitam’04 manual, jok kulit, 08179122393 BUC
120-522029
Fortuner’07 Abu2 Disel Audio Super Istmw Gagah Skl 8043936 Pribdi
102-522028
Ford Escape 2.0 Hitam’04 manual, jok kulit, 08179122393 BUC
141-522064
Great Corola SEG’93 Silver,V17,Ban Baru2,Istimewa Hub.08124665499
154-522035
Ford Ranger Dobel Cabin TDCi mulus th.08 F Var 081999941188
141-522067
122-522019
Carrens II 05 akhir tangan ke1 DVD R/T, AC, 7seat, Km 44rb Hub. 0818759000 999-521981
Picanto’08 merah Ass.allrisk asDK an.sendiri cash/cdt 7469678 004-522070
CJ.8 th 87 Hijau armi Full Var istimewa Hub 08174744399/7410252 999-521130
141-522066
Kijang,Taruna,Karimun,Xenia,Avanza, Zebra Dll Dijemput Hub.8077224
999-521391
Feroza’96 SE Fullvar B31 siap pake Jl.Noja XXVII Tp.882769 113-522048
Taruna CSX’00 mrh silv DK ban br Jl. Buana Raya Gg Megabuana 12 999-521980
Xenia Dp12jt,Terios Dp21jt,PU Gran Max Dp7jt,bs TT.H.Astra 8528724 141-522069
Zebra PU 01 hitam AC, pribadi Hub. 8500518
102-522007
119-522038
141-522058
Jimny GX pth’95 AC Sat bru kleng istw Merpati V/54 Monang-Maning
Avanza G’05 AsDK 118Jt “Wedari Salon”Jl.CokTresnaRenon-7881454
Kijang SSX diesel’97 abu metalic Asli Bali, 82jt 081558353731
122-522020
999-521982
999-522002
999-521963
MESIN
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
DISEWAKAN RUKO
RUPA-RUPA
DIJUAL TANAH
DICARI TANAH
Free Demo pmisah emas dr pasir dgn air tercepat di Indonesia www.isg-gold.com 081938333969
Baru T.50/113 bns TV Klks Jl.Drwi Sri Gg Salak Bt.Bln 7499758
For Rent Ruko 2Lt 4,5x12m Nusa Dua 45juta Nego T.085737292342
Dicari Tanah 10-20are lok Seminyak, Petitenget,Batu Belig, Umalas, Echo Beach Hub.081807243727
Djl Rmh uk.10x13 LTnh 5A Jl.P.Jawa Dauhwaru Ngr Hb.081338598549
Sale (Un-Used) Industrial bonesaw (New:Rp.37million,Sale:Rp.32million) & Industrial stainless (microwave oven & blender)-(New:Rp.16million, Sale:Rp.11million). Contact: Yenny 0361-724392
Dijual Tnh 58are dan 1,2 Ha Cokroaminoto cck, Kav,Gudang RS Sklah, 7971058
033-511239
Rmh Baru Type 115/100 Lt.2 & Alternatif Lok. LC Intan Gatsu Tengah, KPR 15th DP Ringan bs cicil H.7450970,0817550815,081805304464
999-519822
999-522003
Saya perlu pinjaman cpt 100Jt u/usaha dikembalikan dlm 4 bln dgn bunganya call 8825110
Djl Tnh Jl.IB.Mantra,pantai Saba 30are/ pantai Siyut 26are Hub: 081339713534
102-522023
Carens’2001 silver asli Bali istimewa pribadi Hub.7814949 141-522061
141-522065
999-521983
Feroza Semi Long’94 Hijo tua B31 Body mesin bagus buktikan 8043100
Jazz iDSi’07 asDK matik asuransi allrisk hub.08123872602
**Kia Carens’04 htm asDK, Honda Stream’04 2.0 htm 08174767009
999-517599
DICARI MOBIL Cari Xenia,Avanza,Karimun Estilo, Panter PickUp Cash Hr ini 8880349
Espas’95 silver AC dobel pelek Jl Resimuka barat VIII/7 Maning-M
Kijang G’96 Biru metalik var G.Extra istimewa Hub. 08123883434 999-521943
DISEWAKAN MOBIL A Anda Bth Mbl Murah+Supir+BBM Mulai Rp.350.000/8 Jam T.238041
999-521970
Zebra PU 91 asDK bak+Casis utuh 19,5jt bs tkr motor/9188748 999-521974
DIJUAL MOTOR Dijual Honda S90 th.71, Vespa Super 75 Hub.08123883434 999-521944
Shogun R’04 Merah Plat Singraja Jimny’96 Hitam 47jt,Hub.7435717 141-522068
Vario Low Rider’09,TS’93, King’97 Szk Fu’05,Grand’95,97, N.Sogun 125 kopling Nangka Sltn Gg.7 No.2 999-521993
Jupiter MX CW’08 hitam silver 11,5j H.2071270/081338448814 999-521986
Mio Soul’09 Htm TgnI smst baru brg mls hrg 10,5 nego,081999035360 999-522027
Vega New R’08 spt baru dobel velg pribadi Mertajaya IV/8, Brt Loak 999-522006
HEWAN
999-521657
159-521191
Anakan Golden betina 3bln kwalitas super/Show, Stmb, 3xvaksin Jln Durian C/5 Dps Tel:0361-9604178/ 08123855333 999-521964
Jual Anakan Golden 1,5 bln Stmb+ Vaksin Trnan champ 08179766673 999-521973
Pom 1,5bln 4 ekor 800rb hub: 081933111031/8587633 999-521994
Pug+mini Pug 21/2bln Stambum+ Vaksin, jantan+betina 081999009178 135-522045
Rott 3Bln vak 1x,Pom Putih 2bl Doberman 1th Hub.081337534596 999-522025
Shitzu jantan 3 wrn 1th vaksin bulu panjang 1,2Jt 081936622446 009-522041
KESEHATAN
Jl Rmh 6x6 bangunan bagus segera H.081236400555/03618545104 120-522032
Jl rmh baru 1,5A lok.Padang Gria Kerobokan hub.7449649/3185321 110-522009
Jl Rmh lok.Banda Gyr privacy/view ling pelukis 081337969281
999-519753
999-521917
SINGARAJA DjlRmhLT.2,5AJl.KutilangNo.1Sgrja H.081237870737, 081339517500
DISEWAKAN RUMAH Dikont rmh 3KT + garase Pondok Indah III/B4 Dps H.081337062906
120-522031
122-522018
Dikont Rmh Perum.Gn Sari Indah Imbo 2Lt 3KT,2KM Tlp.8565777
999-497728
999-519895
Rmh 2Lt,Jl.Palapa,LB120, LT100, harga 550 Nego-0818359966 BUC
Dkont Rmh 2th 14jt cocok utk Usaha Jl.G.Kidul 20 Hub. 081337644413 999-521967
154-521759
999-521574
Rmh siap huni Perum Kertadalem XII/ 26,2KT,1Km,Dpr,2741099/9153377 102-520735
RUPA-RUPA !!BPKB Mtr L.Cair 7947494
999-521909
Perum T.55/100,110/100,Jl.Gn.Sari PemoganDps,08123871809,7831888
Rmh 2Lt,T.3A,B.3A minimalis/Timur 5KT,5KM,hrg1,3MPh.087860075519
101-520149
Ruko dikontrakan lok.strategis Jl.Teuku Umar Telp.0361-9992314
LAUNDRY Dijual laundry fasilitas lengkap + order 3 villa & htl, 2739576 119-522036
TICKETING
141-522050
!!BPKB Mbl Hadiah Innova, 9195566
104-522042
KURSUS
141-522049
Mendesak perlu uang hari ini jmnkan BPKB Mtr, 7822159/264014 999-522004
A.Paket Nyepi sangat murah htl bintang 4, Dcr Model T.7496800
English, Class Anak-dewasa mulai 22 Maret Rp 75.000/Bln T. 8535733/ 412142 999-521957
DIJUAL TANAH
132-522026
Kerjasama Penempatan Brosur Di AirportNgurahRaiHub:08123614014
BU.T.4are di Perum Bumi sasih Asri Batubulan 0811399266 (Truk msk)
999-521991
999-521303
Paket Nyepi utk Dps PS3 2 stick 2 game TV LCD 32" 70rb H:9296150
Dijual tanah 1,74 are Batu Intan selatan Bt Bulan,Hub:085238110486
999-521960
156-521676
Djl 3Persil Tnh SHM dpn Pantai Ds. SudimaraTabananHub.0811322563
Dicari Tanah/Rumah ±3are sekitar Jimbaran,simpang Siur Jalan Minimal 5m Hub.08123933777
999-521976
For sale land Nyanyi Beach front 35are,niceview Sunset River side 400jt/are, 081338076729 pmlk
999-521965
DISEWAKAN TEMPAT Ovr Kontrak Wr Makan+Isinya Scepatnya??Jl.SdpMlmH:081353146441 999-521557
154-522039
DISEWAKAN GUDANG
Jl Tnh Kav di desa Blega Br'Pasdalem L.2A H.35jt, 081239437421
Dikont Gudang/Kantor 10 are bs 10th,Gatsu Tengah TP.0811398469 999-521637
120-521332
Jl tnh kvl di Beringkit sbl Gudang Wing Jl.Utama, 03612088204 119-522034
Kapling siap bangun Jln Mekar Jaya Blok B III Pemogan,8711662 999-520483
999-521984
999-521916
PS2,3,Wii,XBOX360,asesoris,NDS, Game,Servis,Jl.Veteran70B8818225
Tnh kav siap bangun Jl aspal,SHM, bs kredit 081558554011, 9299753
999-521089
999-520703
999-520485
Kavling Dalung Permai Br. Pegending Jln Raya Utama,9153377/ 8087131
KARTU KREDIT Anda brmslh dgn K.Kredit/KTA? Stop bunga 0% byr.ssuai kmampuan/tdk byr sm skali 9164155,2777826, 2776212,9609070,081288447111,Legal 999-522005
Tradisional massage u P/W Hub.Ricky 081330905115 No SMS
Tnh Swh 23A Sbk. Pladung, PadangkertaKarangasem,081933092488,BU
Tnh Kap:lokasi srategis/Jl Aspal Jl: Trengguli I Hub:081805516261
102-522014
999-521988
004-521827
999-521743
999-521833
999-521953
999-519142
BIRO JASA
BIRO JASA
CENTRAL JAYA SERVICE kerja ditempat
AC
KURSUS
RAJA MURAH BALIAGE + MAMPET Minggu Buka 24 Jam
DPS-GNR : 410174 - 7888268 KLK-BGL : 25082 - 085237208315
C 222332 C.518855-srv
999-521955
PENDIDIKAN Putus Sekolah? Homeschooling Ijasah Nas mau Gratis! Hub 03618018263 999-521956
IBA DUTA WARNA
WC
Bergaransi
7403218, 9999343 7403218
141-522057
PELUANG USAHA “Guru Mandiri” Lisensi Nas bisa buka kls terbuka Ijasah Nas Hub.081337957555
BIRO JASA
KURAS
KULKAS FREEZER CHEELER M.CUCI
141-522055
Sda PRT,B.Siter,Rajin,jjr,Grs 1th, rsmi,amn,trbkt,CV.Mulia 7973334
999-521561
Tiket pesawat murah hub.283899, 9161617
DIJUAL MOBIL
999-521978
CV.Rara Sll ada PRT,B.Siter,Jmpo Grs Tdk Trbts Djmn aman,9299227
DIJUAL VILLA
Rmh+Toko 4A Kartika Plz Kuta 5,5M Nego H.8500219-087860036736
SALON
102-522021
Anda Bth Pembantu B.Sitter Suster, Sopir,T.srbt T.487612,487706
Jual Villa LT 400M2 4KT,W.Heater, AC, Swimpool,view sawah,sngt bgs, Br.CicaAbianbaseHub081338067454
Khusus Jl Telur Pitan u/kesehatan Grosir/Eceran Hub.081236428569
SERVICE
!!Sdia PRT siap krj H.8736309 Garansi aman dijamin resmi
DISEWAKAN TOKO Dikont toko di Kerobokan 8x6, bgs utk kntr&butik min.2Th 35Jt/Thn Hub.081387465999,081338601201
SERVICE
BIRO JASA
Jl. Gatot Subroto Barat 419B Dps-Bali Telp. (0361) 7435175, 081 239 97672 Menerima : - Kursus kreativitas anak-anak & dewasa - Membuat towel cake dll. - Pesanan souvenir Ultah, pernikahan, Hotel, Bank dll -Tersedia perlengkapan melukis & menggambar tingkat pemula-dewasa (Distributor tunggal alat lukis C.511946-krs
C.517788-brj
KURSUS / PELATIHAN TEKNISI HP Creambath Tradisional Facial by Biokos Makarizo Texture Experience Hair Masker by MPC Hair Spa by Loreal Ear Candle Therapy Perawatan Vagina by Bidan Todays Body Spa 2 Jam Chocolate Sensational Spa Natural Body Bleaching Jolen Body Bleaching
Rp. 30.000,Rp. 35.000,Rp. 40.000,Rp. 50.000,Rp. 50.000,Rp. 50.000,Rp. 60.000,Rp. 65.000,Rp. 100.000,Rp. 135.000,Rp. 200.000,-
Jl. Jaya Giri III / 22. Renon Dps. Telp. (0361) 223016
C.519848-sln
KOMPUTER Catridge Ink Jet, Laser Jet Toner Catridge Printer Bekas Pakai Belum Pernah di Repil/isi ulang/ dari original Hp Type : 21A - 22A - 28A - 27A - 56A - 45A - 60B - 97A - 78D Toner. 06F - 12A - 35A - 13A - 15A Canon - CL 41 - Cl831 - Pg40 - Bc03 - Bc20 dll type Terima Juga Jual/Beli Catridge Baru (masih segel dus)
Hp-Canon - Lekmak
Kami Beli Kembali Bisa Ambil ke Tempat
RAJA SUMBAT ATASI :
Creambath Avocado / Ear Candle therapy Only Rp. 25.000,- tgl. 10 Maret. - 22 Maret. 2010
WC Garansi
MODIFIKASI
M. CUCI - P. AIR KULKAS - K. GAS DISPENSER, W.HEATER, AC
T. 7440677, 8448032
Dps. 081 6471 0459
PUSAT SERVICE
SERVICE
C.516380-srv
ARYA ENGINEERING LEBIH DARI 2 UNIT HARGA DISKON
WC
SALON
Telp. 2720574
AC
Mampet ? Ahlinya melancarkan WC mampet, saluran air, Wastafel, tanpa bongkar tanpa kimia, Garansi.
Mampet : Rp. 75.000,-
Service AC : Rp.
30.000,-
Denpasar, Sanur, Kuta, Nusa Dua & Ubud
HARGA PROMO Tgl. 10 Maret - 22 Maret 2010 Service Panggilan Pelayanan Cepat CLEANING, BONGKAR PASANG AC, ISI FREON
Workshop : Jl. Jaya Giri III / 17. Denpasar
C.519847-srv
( 0361 - 3620738 C.519739-kom
DIBUKA KELAS BARU SETIAP HARI SENIN SELAMA 1 BULAN
Fairing/Bodi Motor besar bisa untuk : Tiger, Vixion, Thunder, Motor Lama dll
(248412
Harga 3,5 Juta
C.518897-brj
BIRO JASA
SEMUA JENI
S KERUSAK
spesialis LAPTOP, KOMPUTER MONITOR, PRINTER LAN, INTERNET, UPS MAINTENANCE
( 235 349
AN (INSTALL
K
ULANG &
B
COMPUTER
( 920 1844 C.521761-kom
Harga 2,8 Juta
ATASIWCMAMPET,SALURANAIR,
DLL)
BERGARANSI
Bodi Model SP Bisa Di Pasang Untuk Semua Motor
BIRO JASA
ANTI SAMPET
SERVICE COMPUTER DITEMPAT Rp
249281
C.520093-brj
JL. P. MADURA NO. 3 DPS (±200M ke utara dari Ramayana Diponegoro) T. (0361) 242829 SMS 081337354399
Atasi WC Mampet, Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras
Jl. Tukad Yeh Aya Gg.9 No. 29 Renon - Denpasar
SERVICE
M U LT I F LA S H Terbesar di Ind. Berdiri sejak th. 2000
WASTAVEL,DLL.TANPABONGKAR NSI 4mBLN MELAYANI KURAS GARA24 Ja
( 244952
C.518858-brj
I. OSV VARIASI Jl. Imam Bonjol No. 253 Telp. 798 2181
II. BIKERS MODIFIKASI Jl. Teuku Umar No. 235, Telp. 842 2384 C.505838-Mod
JAM 10-3 SORE
Semi Private Class
Materi : Perbaiki HP Matot, No Signal, Not Charging, Hang, SW & HW, Di Jamin Bisa, bersertifikat, mengulang gratis, bisa konsultasi.Bonus : CD program, Website, Buku Service Hp
Dilatih dari dasar sampai bisa
C.519225-krs
16 Sekar Agung Di Sangga Langit... z Membaca, Memahami dan Memaknai... SAYA membulak-balik halaman demi halaman sebuah buku tua, berjudul: Taman Sari: Papoepoelan Gending Bali. Di bawah judul itu ada keterangan berbunyi: ‘’Kapoepoelan Antoek I Wajan Djirne miwah I Wajan Roema.’’ Dari segi isi, buku ini luar biasa. Memuat berbagai lagu-lagu Bali jaman dahulu yang tidak banyak lagi diketahui oleh masyarakat umum. Seluruh syair lagu ditulis dalam aksara Latin, dilengkapi dengan nang-ningnung-neng-nong dalam aksara Bali. Tapi keadaan fisik buku itu sangat memperihatinkan. Lusuh. Semua halaman terlepas. Warna kertasnya sudah menyerupai warna tanah. Beberapa lempirnya lengket karena kelembaban udara. Yang masih terbaca adalah lempir mulai halaman 2 sampai dengan lempir halaman 70. Cover belakang buku sudah tidak ada. Saya tidak berhasil menemukan angka tahun buku itu diterbitkan. Entah karena bagian lempir yang memuat angka tahun itu sudah hilang, entah karena angka tahun itu memang tidak dicantumkan sebagaimana umumnya buku-buku terbitan jaman dahulu. Tapi dari ejaan lama yang dipergunakan, dan sejumlah tulisan tangan yang ada di balik cover depan, dapat diperkirakan buku ini sudah setengah abad lebih. GENDING KETUJUH dalam kumpulan itu, pada halaman 11, berjudul Sekar Emas. Lagu itu dimulai dengan syair pendek yang tertulis seperti berikut ini: ‘’Sekar di sekar emas ngara rontje. Sekar agoeng di sangga langit. Sojor kangin sojor kaoeh lajak-lajak’’. ISI SYAIR itu tentang setangkai atau beberapa tangkai bunga yang terbuat dari bahan emas yang terselip di gelung seorang atau beberapa orang penari, mungkin anakanak, mungkin dewasa. Bunga emas itu bergerak-gerak sesuai dengan gerakan badan si penari, miring ke timur, miring ke barat, dan melengkung ke belakang. Ketika membaca syair itulah saya ber-
PERTAPAAN AIR
Minggu Umanis, 14 Maret 2010 henti cukup lama pada frase sekar agoeng di sangga langit. Apakah sekar emas itu yang imaksudkan dengan Sekar Agung? Barangkali! Saya tidak menemukan petunjuk yang meyakinkan. Saya juga tidak memiliki pengetahuan yang memadai dalam hal klasifikasi sekar emas yang biasanya dipakai menghias gelung para penari, apakah salah satunya ada yang bernama Sekar Agung. Mudah-mudahan orang yang berkompeten dalam bidang ini kelak dapat menjelaskan. Sebagai seorang pembaca saya merasakan bahwa frase itu seperti sebuah selipan yangterpisah darikonteksnya.Namundemikian, justru pada frase itu saya merasa tertantang untuk menemukan apa kira-kira yang disembunyikan di baliknya. Jangan-jangan itulah inti yang ingin disampaikan oleh pencipta gending itu. Saya tidak bisa menyetop pikiran yang langsung bertanya: apakah ada sejenis bunga alam yang bernama Sekar Agung, selain Sekar Agung itu adalah istilah untuk wirama kakawin, yang dibedakan dengan Sekar Alit, dan Sekar Madhya? RASANYA tidak ada jenis bunga alam bernama atau disebut Sekar Agung sepanjang yang dapat dilacak dari berbagai sumber. Namun demikian, saya juga tidak berani langsung menyimpulkan bahwa Sekar Agoeng yang dimaksud dalam frase di atas adalah klasifikasi metrum (wirama) dalam seni suara tradisional. Jika bukan nama jenis bunga, dan jika bukan nama jenis metrum, lalu apa? ADA BAIKNYA terlebih dahulu kita lanjutkan menyimak frase itu. Kata di dalam frase di atas, bukanlah awalan, tapi kata depan yang menunjukkan lokasi, atau tempat di mana Sekar Agung itu ada. Dengan sangat lugas kita diberitahu bahwa Sekar Agung itu ada di suatu tempat bernama Sangga Langit. Dari keseluruhan syair yang membangun gending itu, kita tidak mendapatkan petunjuk di mana tempat bernama Sangga Langit itu. Baik dalam bahasa Bali maupun dalam bahasa Kawi, kata sangga berarti ‘’sesuatu yang memiliki fungsi menyangga’’, atau ‘’disi-
Sepuluh (10) Sajak
Dengan wahana angin aku menyusur tepian mata airMu Nyoman Tusthi Kakiku terlalu goyah, begitu lelah menapak zaman AirMu di hulu selalu kurindu, sementara sungai di nadiku kulupa muaranya Yuga demi yuga mematahkan sayap usiaku Sari tanah, manis buah, dan tawar air lembah, selalu mengipas api tamakku Maka sungaiMu juga membasuh lusuh tubuhku PANORAMA KASIH
PANORAMA TAPAL BATAS Rumah hari depanku rampung sudah Sebuah dusun sunyi, ladang dan sawah Berbaring di ranjang manghitung hari berlalu Menyanyikan kasih tanpa nyala rindu
PANORAMA SEMESTA Lenguh lembu menjalar sepanjang siang Daun-daun gemersik mengusik lengang Hari-hari akhir membayang Di almanak usang
Eddy
Burung balam bercinta di tengah padang Burung pipit menganyam sarang Musim susut ke muara kasih Ke sarang khalwat menunda sedih
PANORAMA GENETIKA Tak sebutir pun telur unggas menetas Tak sehelai pun daun ketapang lepas Tak sebiji pun buah menguning bernas Cuma seekor larva tiduran di umbi talas
PANORAMA HOMO LUDEN
PANORAMA FREUDIAN
Anak-anak meniup terompet batang padi Mereka membangunkan lelap matahari Menabuh gendang memanggil peri Menidurkan anak-anak gamang di ranjang duri
Tiba-tiba angin utara meniupkan bau genetalia Tiba-tiba bulan terlelap di ranjang asmara Tiba-tiba Oidipus menatap Jocasta Melepas bidikan panah-panah cinta
■ CERPEN PERCUMA kau meratapi langit Jakarta. Kau tidak akan melihat cahaya purnama, seindah di langit Bali,ö tegur seseorang. Aku terkesiap dan menoleh ke arah sumber suara. Hae, kawan lamaku, sudah berdiri di depanku sambil memamerkan senyum khasnya. Ternyata tanpa kusadari, dia memergokiku duduk termangu di sudut terminal memandangi langit malam. Jarum jam di dinding terminal menunjuk angka tujuh. ‘’Beruntung kau tidak dikuntit pencopet,’’ ujar Hae lagi. Aku tertawa. Kami bersalaman, saling bertukar kabar. ‘’Aku takjub dengan kotamu,’’ ujarku. ‘’Bagaimana bisa langit kotamu menyembunyikan cahaya purnama dari mataku?’’ ‘’Jangankan cahaya purnama, kau sendiri bisa hilang ditelan gemuruh kota ini,’’ kata Hae datar. Aku tersenyum pahit, sebuah pernyataan ironis baru saja mampir ke kupingku. Akhirnya tiba juga aku di Jakarta, pikirku. Gerah udara sore dan bising kendaraan menyambut kedatanganku di Terminal Rawamangun. Hae kuminta menjemputku di terminal. Dan ternyata Hae sudah sejak sore tadi menunggu kedatanganku dengan harap-harap cemas. Aku tidak tahu dimana dia menungguku tadi. Aku dan Hae sudah berkawan sejak lama, hampir lima tahun. Hae orang Betawi asli. Beberapa kali aku mengutarakan keinginanku untuk mengunjungi Jakarta. Dan baru hari itulah untuk pertama kalinya aku menjejakkan kakiku di Kota Jakarta, berkat sebuah surat undangan acara sastra, pembacaan puisi di Taman Ismail Marzuki (TIM). ‘’Ayo, bawa ranselmu, kita bersiap-siap menjelajahi malam dan rimba belantara
fatkan sebagai penyangga sesuatuyangadadiatasnya’’,yaitu langit dalam kasus ini. Dari arti kata sangga langit itu kita mendapat sedikit keterangan bahwa tempat itu kemungkinan ada di daerah gunung yang kokoh dan tinggi. Atau di bebukitan di pinggir laut. Tidaklah aneh bila gunung dan bukit itu dibahasakan oleh para penyair dan sastrawan sebagai penyangga langit. Apalagi jika gunung dan bukit itu dipandang dari kejauhan. Tidak ubahnya gunung-bukit itu seperti sendi besar yang menjulang tinggi. Ibarat tiang pancang penyangga langit, agar langit tidak ‘’runtuh’’. Lalu, apa yang dimaksud dengan ‘’Sekar Agung di Sangga Langit?’’ Kita tidak tahu apa yang dimaksud oleh pencipta lagu itu. Karena jangankan maksud yang disembunyikannya, kita pun tidak tahu siapa yang menciptakan gending tua itu. Kita juga tidak tahu di mana gending itu diciptakan. Tak tahu juga dalam suasana hati yang bagaimana gending itu terlahir. Oleh karena itu, pertanyaannyalah yang mesti diubah. Bukan apa yang dimaksud, tapi bagaimana kita memaknainya. Ada beberapa pemaknaan yang bisa kita berikan pada frase itu. Jika Sekar Agung itu adalah Sekar Emas itu sendiri, maka frase itu bisa kita baca seperti ini: ada setangkai bunga emas yang disebut Sekar Agung terselip di gelungan penari yang bentuknya tidak ubahnya seperti gunung penyangga langit. Jika Sekar Agung itu bukan Sekar Emas, maka kita bisa membaca seperti berikut ini: ‘’Ada sekuntum bunga yang agung, mulia, suci, indah tumbuh di pelosok gunung atau bukit yang tak ubahnya sebagai penyangga langit’’. BACAAN ini menyebabkan frase itu menjadi terpisah sama sekali dengan konteksnya. Memisahkan sesuatu dari konteksnya, bukanlah cara yang bagus dalam membaca dan memahami. Oleh karena itu kita perhatikan bacaan berikutnya ini: ‘’Terdengar alunan wirama Sekar Agung dari penyangga langit’’. Bacaan ini tidak jauh dari konteksnya, karena pada bait ketiga gending itu ada disebutkan bahwa sambil meliak-liukkan tubuhnya, penari itu berkalikali menoleh ke arah juru kidung. zibm. dharma palguna
PENGEMBARAAN ATAVISME
PERTAPAAN EMBRIO
Sungsang yang turun dari langit ke bumi. Sedangkan sekuntum Ongkara Ngadeg yang ada di bumi konon bergerak naik menyongsong yang sungsang itu. Pada satu titik yang Sungsang dan yang Ngadeg itu bertemu seperti pertemuan dua ujung duri. Pada pertemuan kedua ujung kuntum bunga mstis itulah terjadi apa yang dicita-citakan oleh para yogi, yaitu kebebasan terakhir! SEPERTI ITULAH bacaan pertama dari kata sanga langit. Ada pula bacaan yang kedua. Langit itu dipandang bertingkat-tingkat dan berlapis-lapis secara vertikal. Dari langit yang paling dekat dengan bumi terus ke atas sampai langit ke tujuh, dan kemudian ditambah dua lapis langit lagi di atasnya. Sehingga menjadi sembilan tingkatan langit. Kita memang sering mendengar konsep tujuh tingkatan langit yang berhubungan dengan konsep tujuh tingkatan alam atas (sapta loka). Bumi adalah alam paling bawah disebut Bhurloka. Angkasa yang menghubungkan bumi dengan matahari disebut Bhwahloka. Alam antara matahari dengan bintang Polar disebut Swahloka. Di atasnya lagi ada alam Mahaloka, Janaloka, Tapaloka. Dalam konsep itu langit ketujuh disepakati sebagai yang tertinggi. Langit atau alam tertinggi itu disebut Satyaloka. Lalu apa kira-kira langit kedelapan dan langit kesembilan itu? Sampai di sini belum ditemukan sumber terpercaya yang dapat dirujuk. Yang ada hanya dugaan bahwa Satyaloka itu terdiri dari tiga lapis. Yang pertama adalah Satyaloka itu sendiri yang dihubungkan dengan alam Shiwa. Lapis kedua adalah alam Sadashiwa. Dan lapis tertinggi adalah alam Paramashiwa. Menurut dugaan ini, langit Sadashiwa dan langit Paramashiwa itulah yang kedelapan dan yang kesembilan. Itulah bacaan yang kedua. Ada pula bacaan ketiga. Baik kata sanga maupun kata langit, sama-sama menunjuk pada yang tertinggi. Dalam sistem bilangan, sembilan disepakati sebagai bilangan tertinggi. Demikian pula langit dipandang sebagai yang tertinggi. Tidak ada yang lebih tinggi
PANORAMA
Setetes air, sekepal tanah bumi SEORANG ATEIS membangun istanaku di gelap matahari Di lapis langit Yuri Gagarin Seguci madu menyamak warna kulit Mukimku sunyi dari gemercik air, mencari Tuhan moyangku. Tanpa cakap tangan tuanya debur ombak dan desau angin Tak sesuatu yang tampak meremas ragi, getah darah Detak gendrang jantung yang kubawa cuma kehampaan dari arteri. dari lorong-lorong asing Cuma angin semilir menyurat pesan selalu bahana bertarung melawan Hamparan angkasa yang gelita Adalah bayang-bayang sukmanya leluhur anak-anak bumi yang sepi melintas zaman. Aku tak bisa menyapa ayah bundaku Warna tubuh yang datang dari kegelapan Duniaku dijelajah geriap akar arteri mata air sperma, tak teraba dengan empangan darah mengalir kasat mata. PADA PAGI yang baru abadi Siapa yang bertanya atas misteri ini lahir, aku memaksa diriku ‘’Moyangku, apakah doamu menyertai jangan kau gali dari luar umbi bangkit. Dari bawah guaku ke wilayah maya, atau cuma batang-batang jasad. lungan warna merah jamkromosoma yang menjalar di sekujur DNA.’’ Aku berada di situ, menyelinap menyusur Aku dibedah para pakar dengan pisau bu, aku menyembulkan jalan leluhur, melebur dalam partikel kepalaku. Hari datang api, sementara kegelapan jasadnya cahaya matahari. lagi. Quartz hitam itu tak tetap misteri. bisa tersenyum, jarumnya baru saja bergerak karena sudah kuberun silent..., run deep.... likan energi baru kemarin. Aku memin the long long run, sail along SMSoliloquy buka kelopak mataku di angka empat tadi. Seringkali karena masih ada sisa Coming on Age in Balidwipamandala ... letih, ia berontak untuk perpanjangan 16 Agustus 2008 16 Agustus 2010 waktu satu jam ke depan. Aku duduk di depan cermin berbentuk jantung dan terbuat dari kayu, kaca rias warisan zKe-BaliBuli-an Kembali Keperayaan Maharaya Nyepi... masa lalu. Kulanjutkan obsesi kemarKeliling Bali Putaran Kedua... (Every Step Along The Way... in, kutuangkan air-air ide bersamaan dengan ketukan jari-jari. Kursor itu SINGARAJA Maret KLUNGKUNG April berkedip-kedip lama menunggu kaliBANGLI Mei BULELENG Juni mat baru berikutnya. Sambil kudengarkan rangkaian melodi ‘’jadi esok JEMBRANA Juli KARANGASEM Agustus tidak datang,’’ aku mulai merangkum BADUNG September suatu pesan untuk diriku. Lirik-lirik kumpulan nada-nada adalah zBulan Oktober BULAN (Yoga-Sastra) BAHASA-SP 81 Tahun dalam penghayatan atas segala kejadian untuk disarikan dalam perjalanan Antara Kerapu Bakar Tanjung Alam Lovina... dan Bubuh Tejakula... berikutnya. TABANAN November IBUNDA-SR Desember Hidungku seringkali tak nyaman di pagi hari. Tetapi tetap kurasakan udara GIANYAR Januari DENPASAR Februari halus keluar masuk, juga saat aku memaksa lagi tubuhku untuk duduk dan Antara BATISIGMARS Pintubang Mangupura... mencari kemana udara itu berkelebat. dan SNERAYUZA Kampung Sebud... Barangkali pikiran cemas di luar sa(Sekar Alit Sekar Tengahan Di Silang Jalan Rindu...) dar itu telah menenggelamkan tidur pada mimpi yang katanya bila begini,
Cintailah Cinta...
Kerling Mata Penari Cokek Oleh Wayan Sunarta Jakarta,’’ Hae menyalakan sebatang rokok kretek. ‘’Malam ini kau menginap di rumahku.’’ Aku segera menyandang ransel di punggung dan berjalan membuntuti langkah Hae yang panjang-panjang. Dia menyetop bus yang penuh sesak dengan penumpang yang nampak kelelahan menghadapi hidup. ‘’Hati-hati dompetmu!’’ ujar Hae sebelum kami buru-buru naik ke dalam bus. Hampir saja aku terjatuh karena belum genap dua kakiku menjejak, bus itu sudah melaju. Harus buru-buru dan hati-hati, itulah pelajaran pertama yang kudapat di Jakarta. Belum dua puluh menit, bus berhenti. Kami turun. Hae kembali menyetop sebuah mobil omprengan. Kami naik ke dalam mobil dan berdesak-desakan di dalamnya. Campuran bau keringat dan wangi parfum penumpang benar-benar memabukkan. Aku memeluk erat-erat ranselku dan sesekali meraba dombet di saku dalam jaket jeanku untuk memastikan aman dari tangan-tangan tak terlihat. Tak berapa lama kami turun lagi. Sebuah bus disetop lagi oleh Hae, dan kami buru-buru naik ke dalamnya, kali ini aku tidak terpeleset. Kembali aku menemui wajah-wajah kuyu yang seakan bosan hidup, namun enggan pula untuk mati. Kerlap-kerlip lampu-lampu pertokoan dan temaram merkuri jalanan menyadarkan aku bahwa manusia hanya laron yang tak bosan memburu cahaya untuk hangus di dalamnya. Cahaya senantiasa menggoda mata. Bus berhenti di depan sebuah gang. Kami turun. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan kaki sekitar tiga puluh menit, menyusuri gang yang dipadati perkampungan yang nyaris kumuh. Aku berjalan tertatih menahan berat ransel di punggung. ‘’Nah, kita telah sampai di rumah,’’ seru
DI SALAH satu pelosok Buleleng bagian barat ada sebuah desa yang entah sejak kapan bernama Sanga Langit. Entah mengapa pula tetua desa itu jaman dahulu menyebut wilayahnya Sanga Langit, satu kata yang misterius. Tulisan ini tidak serta merta tentang desa itu. Karena tidak banyak yang penulis ketahui tentang seluk beluk dan problematik desa itu. Dan penulis sendiri hanya ingat samar-samar, sekali atau mungkin beberaapa kali pernah melintas di desa itu dalam sebuah perjalanan meletihkan entah dari mana ke mana. Tidak ada yang membekas secara khusus tentang desa itu. Oleh karena itu, pembicaraan kali ini adalah tentang konsep yang ‘’terbaca’’ samar-samar dari nama Sanga Langit itu: sebuah nama yang berarti ‘’sembilan langit’’. GAGASAN APA yang terbaca di balik kata sanga langit itu? Paling tidak ada tiga konsep yang terlintas dari kata itu. Pertama, kata sanga langit mengindikasikan sembilan penjuru langit. Tafsirnya, satu bagian langit yang ada di atas kepala, ditambah delapan bagian langit yang ada di delapan penjuru mata angin. Dalam konsep itu, langit dipandang sebagai sebuah lingkaran besar. Bagian langit yang ada tepat di atas kepala adalah pusatnya. Pusat langit itu dikelilingi oleh belahan langit di timur, tenggara, selatan, barat daya, dan seterusnya. Dengan pembacaan seperti ini, langit tidak selalu disebutkan ada di atas. Ada juga sebutan langit di timur tempat matahari terbit. Langit di barat tempat matahari tenggelam. Dan sebagainnya. Memang ada konsep tentang delapan penjuru yang mengelilingi titik pusat. Misalnya, jagat diibaratkan sekuntum bunga Padma dengan delapan kelopak menghadap delapan penjur, dengan sari-sari bunga ada di titik tengah. Pembacaan sanga langit di atas meminjam konsep bumi untuk dipasangkan di langit. Jika bumi adalah sekuntum bunga mekar menghadap ke atas, maka langit dipahami sebagai sekuntum bunga mekar menghadap ke bawah, alias sungsang. Konsep bunga Sumanasa dalam Sastra Kawi adalah sekuntum Ongkara
Hae dengan wajah sumringah, seakan lepas dari neraka jahanam jalanan Jakarta. Sebatang pohon leci besar dan rindang menyambut kedatangan kami. Seonggok rumah mungil sederhana tumbuh tidak jauh dari pohon leci itu. Di rumah itu, di daerah Kembangan, Jakarta Barat, Hae tinggal bersama ayah, ibu dan dua adiknya yang remaja. Hae sendiri tidak punya pekerjaan tetap. Dia kerja serabutan. Kadang menulis artikel di beberapa koran, kadang mengurusi proyek kesenian di TIM. ‘’Yang penting, bisa untuk makan,’’ katanya suatu kali. Aku duduk di emperan rumah sambil merenungi pohon leci yang besar dan rindang itu. Hae menatapku heran. ‘’Ada juga pohon leci di Jakarta!’’ ujarku takjub. ‘’Ya, ada dong. Masak di Bali aja ada pohon leci,’’ jawab Hae seadanya. ‘’Pohon leci itulah satu-satunya sumber kenyamanan kami di sini.’’ Aku terdiam. Apakah yang mampir ke kupingku kali ini sebuah pernyataan ironis lagi? ‘’Kau mau langsung istirahat atau menonton Wayang Cokek?’’ tanya Hae. ‘’Wayang Cokek? Apa itu? Sejenis wayang kulit?’’ Hae kembali memamerkan senyum khasnya, senyum lebar yang membuat wajahnya nampak lucu. Aku juga tersenyum, namun lebih pada senyum yang mungkin terlihat konyol. ‘’Sudahlah. Nanti saja aku jelaskan. Aku jamin kau pasti senang menontonnya. Yang jelas, kita tidak nonton wayang kulit, tapi menyaksikan goyang gemulai penari berkulit mulus. Kesenian khas Betawi, Bro!’’ Hae tersenyum penuh arti padaku. Sebenarnya tubuhku sejak tadi terasa remuk dilumat belantara Kota Jakarta, be-
lum lagi perjalanan jauh naik bus dari Bali ke Jakarta. Dalam mataku yang terbayangbayang hanya kasur empuk untuk melempar tubuh letihku. Tapi tawaran Hae sungguh menggoda rasa ingin tahuku. ‘’Baiklah. Aku ingin lihat Wayang Cokek. Siapa tahu dapat puisi nanti,’’ ujarku. ‘’Nah, itu maksudku. Ini kesempatan langka buatmu, mumpung kau di Betawi. Kapan lagi kau bisa lihat Wayang Cokek, ya kan?’’ Setelah mandi dan makan malam, aku dan Hae kembali berjalan menyusuri gang di seputaran kampungnya. Hae terlihat sibuk membalas sapaan orang-orang yang ditemuinya di jalan atau anak-anak muda yang sedang nongkrong di gardu ronda. Ternyata Hae sangat dikenal di kampungnya, pikirku. ‘’Walaupun pemukiman orang-orang Betawi terus terdesak akibat pembangunan dan perkembangan Kota Jakarta yang sangat pesat, kami masih cukup kuat menjaga tradisi leluhur,’’ Hae berceloteh, seakan paham apa yang sedang berkecamuk dalam pikiranku. Aku dan Hae terus berjalan menyusuri gang yang berliku-liku dan padat pemukiman. Hae masih sibuk berceloteh tentang kampungnya dan kehidupan di Jakarta. Aku merenungi setiap kata-katanya. Sayupsayup aku mendengar alunan tetabuhan musik yang terasa aneh dan asing di kupingku, bersahut-sahutan dengan sorak-sorai dan tepuk tangan. ‘’Itu musik Gambang Kromong. Kita sudah sampai di tempat pertunjukan Wayang Cokek, ujar Hae. Kami mempercepat langkah, hingga tiba di sebuah rumah besar yang terlihat meriah dan halamannya penuh disesaki orang. ‘’Rumah ini milik mantan cukong Cina peranakan terpandang di kampung ini. Wayang Cokek itu sengaja dipentaskan untuk memeriahkan resepsi pernikahan anak lelakinya,’’ jelas Hae layaknya guide profesional yang sering kujumpai di Bali. Kami berusaha menembus kerumuman penonton dan berhasil mendapatkan tempat yang agak longgar persis di depan kalangan atau arena pementasan. Musik
Gambang Kromong terdengar nyaring di kupingku. Aku terkesima menyaksikan dua perempuan cantik berkostum meriah dari ujung rambut sampai kaki menari-nari gemulai sambil goyang-goyang pinggul dengan gerakan-gerakan erotis. Cantik sekali mereka! Ai...ai...ai...kerling matanya sangat menggoda! ‘’Gimana, Bro? Asyik, kan?’’ Hae menyenggol lenganku.’’Nanti kau bisa ikut ngibing, kalau kau mau.’’ Dua lelaki masuk ke dalam kalangan. Mereka menari-nari dengan gerakan-gerakan yang tidak teratur, nampak bersemangat mengibingi penari itu. Seorang pengibing berusaha menciumi penari, tapi ciumannya selalu meleset ditepis oleh penari. Penonton bersorak-sorai menyaksikan adegan lucu itu. Ngibing? Bukankah tarian yang kulihat ini mirip Joged Bumbung di Bali? Gerakangerakan tarinya juga erotis dan ada pengibingnya. Aku baru tahu, kalau di Jakarta yang gemerlap ini ada tari pergaulan tradisional seperti yang biasa kutonton di Bali. ‘’Pada jaman dulu, Wayang Cokek banyak dibina dan dikembangkan oleh juraganjuragan dan tuan tanah Cina yang kaya raya. Sekarang kesenian ini sudah semakin sulit ditemui. Bahkan pemerintah DKI Jakarta pun tidak terlalu peduli dengan nasib kesenian ini. Mungkin pemerintah lebih sibuk memikirkan urusan keselamatan kursinya,’’ bisik Hae dengan wajah prihatin. Aku terdiam, sibuk meresapi kata-kata Hae. Di Bali pun banyak kesenian tradisional yang terlantar dan para pemainnya lebih sering diangkut truk layaknya sapi untuk dipentaskan di hotel-hotel berbintang di Nusa Dua atau Sanur. Yang kaya hanya para calo atau cukong kesenian. Senimannya tetap saja merana. ‘’Nasib Wayang Cokek akan lebih tragis lagi dengan berlakunya UU Anti Pornografi & Pornoaksi,’’ ujar Hae sedih. ‘’Orang Betawi akan kehilangan kesenian nenek moyangnya!’’ Aku menengadahkan kepala, menatap langit Jakarta. Antara kampung dan kota ternyata hanya dipisah jarak yang sangat tipis. Di seberang perkampungan ini nam-
Sang(g)a Langit... zPertanyaan Tanpa Jawaban... daripada langit. Karena di atas langit konon masih ada langit. Begitulah, kata sanga dan langit sama-sama menunjuk pada yang tertinggi. Itulah tiga bacaan yang terlintas dari kata dan konsep sanga langit. Bacaan ini tidak serta merta bisa dihubungkan dengan nama desa Sanga Langit di Buleleng. Karena tetua desa Sanga Langit barangkali punya penjelasan lain mengapa menyebut tanahnya dengan nama seperti itu. Saya teringat nama desa Sanga Langit justru ketika membulak-balik halaman buku tua yang berjudul Taman Sari: Papoepoelan Gending Bali, seperti yang telah dibicarakan dalam tulisan yang ada di kolom sebelah. Seperti yang diuraikan dalam tulisan itu, salah satu gending dalam kumpulan itu memuat syair yang berbunyi ‘’Sekar Agoeng di Sangga Langit.’’ Ketika membaca frase itulah saya tibatiba teringat desa Sanga Langit. Saya tercengang sendiri ketika pikiran menghubungkan kedua kata yang memiliki kemiripan fonetis itu, yang dibedakan hanya oleh satu fonem, yaitu - g. Lalu muncul sejumlah kecurigaan, mungkinkah dulunya desa itu disebut Sangga Langit dan dalam perkembangannya akhirnya menjadi Sanga Langit karena masalah pelafalan? Jika kemungkinan ini benar, maka desa Sanga Langit tidak mesti dihubungkan dengan sembilan langit seperti di atas, tapi Desa Sangga Langit itu diasosiasikan sebagai penyangga langit. Sangga Langit inikah yang dimaksudkan dalam frase ‘’Sekar Agung di Sangga Langit’’? Saya memahami bahwa syair gending itu belum tentu berhubungan dengan desa Sang(g)a Langit yang ada di salah satu pelosok barat Buleleng itu. Tapi memang kata itu yang membuat saya mengalami ‘’loncatan pikiran’’. Dan loncatan pikiran seperti itu sangat umum terjadi. Yang jelas, karena syair itulah saya tergerak menulis pertanyaanpertanyaan tanpa jawaban seperti ini. zibm. dharma palguna akan terjadi peristiwa begitu. Kadang aku bisa tidak percaya, tetapi kadang pula akan termakan dogma. Kepercayaan itu bernama memori yang disimpan otak sebagai pengendali segala ingatan. Aku lanjutkan gerakan kursor di layar dua bebas inchi itu, mendengar berulang-ulang. ‘’Jika esok tidak datang’’, akan kemudian menjadikannya sebuah parafrase ‘’Cintailah cinta’’. Melodi yang datang itu nyangkut di otakku dengan perluasan makna bahwa bila matahari tak berjanji datang lagi, sudah kita sempatkan untuk selalu belajar mengapresiasi, menghargai, menerima keganjilan, juga mengasihi. RUMUSAN ITU menjadi keinginan agar senantiasa diingatkan tidak lupa pada mereka yang telah berkontribusi dalam hidup kita. Karena jika esok tidak datang, maka kemarin dan hari ini telah kita persembahkan diri untuk mengembalikan kontribusi itu atau menyalurkannya pada yang lain. Bila kabar mereka tak pernah terdengar, aku diamkan diri dan mengirimkan permintaanku untuk kesehatan mereka. Syukur atas hari baru yang datang akan membuat kita ingat teman-teman lama dan kini yang telah menanamkan sebuah bibit bunga lantas pernah menyiram pada tanah tempat cabang bunga itu bergerak naik. Mereka adalah orang-orang yang pernah memberikan tangannya ketika ketidaksanggupan kita sungguh terlibat sebagai manusia tak sempurna. Karena itu, kita harus menyediakan diri untuk merawat cinta di pot yang indah atau tanah berlapis humus. Tidak lupa memberi sentuhan tangan, juga berbagi air dengannya. Sebab, jika esok tidak datang maka hari ini dan masa lalu telah kita habiskan untuk mencintai mereka. Semua yang dekat, yang kemudian dipisahkan waktu. Mereka terlahir menjadi bagian dari cinta kita. Maka, cintailah cinta. zsri jayantini pak bangunan-bangunan raksasa menjulang menjarah langit dengan lampu-lampu gemerlap. Dalam perkampungan ini sedang meriah dengan pesta perkawinan dan pementasan Wayang Cokek yang memesona namun bernasib tragis. Di seberang sana, di dalam bangunan-bangunan kaku mirip kotak korek api itu tentu ada banyak pesta yang lebih meriah. Pesta halal atau pun pesta haram, sudah begitu sulit dibedakan. Bulan purnama perlahan memancarkan cahaya redupnya dari kerumunan kabut asap kendaraan yang membungkus langit Jakarta. Seberkas cahayanya berusaha menyinari wajah penari Cokek yang nampak riang malam itu. Tepat di belakang penari, di seberang perkampungan, aku melihat gemerlap lampu-lampu dari pucuk-pucuk bangunan dengan perasaan rawan. Cahaya purnama dan lampu-lampu itu saling berebut perhatian manusia. Manusia selalu tergoda untuk memburu cahaya, layaknya laron-laron di musim hujan. Di dalam bangunan-bangunan yang menjulang itu, mungkin sejumlah perselingkuhan sedang berlangsung, rencana jahat dan niat busuk sedang disusun. Di pucuk bangunan yang lain, mungkin para tokoh partai sedang memeras otak untuk kesuksesan partainya dengan menghalalkan segala cara, atau anggota DPR sedang bertengkar dengan istri simpanannya. Sejumlah adegan pembunuhan bisa saja sedang terjadi di bangunan yang lainnya. Siapa yang tahu? Siapa yang peduli? Kita hanya bisa menduga. Dan menduga yang tidak terduga adalah riskan. Serawan menduga kilau kerling mata penari Cokek itu. Pagelaran Wayang Cokek usai sekitar jam satu malam. Kami pulang berbekal kaki penat dan badan letih. Sesampai di rumah Hae, aku langsung cuci muka dan melempar tubuh ke atas kasur. Malam pertamaku di Jakarta begitu mengesankan. Beribu kunang-kunang mengerubungi mimpiku, silih berganti dengan kerling mata penari Cokek yang menakik jiwaku.***
Minggu Umanis, 14 Maret 2010
BUKU
Hukum Kontemporer yang Neoliberal MELANGKAH di jagad milenium ketiga alias era informasi atau post industry dengan meminjam bahasa Alvin Toffler dan Francis Fukuyama, liberalisasi telah menjadi editorial dunia yang menyedot animo dan perhatian beragam kalangan dari berbagai disiplin ilmu. Konstruksi dialektika ini tiada terlepas dari andilnya dalam proses konvergensi global yang tidak hanya melahirkan sinergi, namun juga menuai irama pergesekan-pergesekan atau bahkan fragmentasi. Harus diakui bahwa ia merupakan proses yang sulit dihindari. Sebagai ikon dan figurasi perubahan sosial, merujuk tesis Ralf Dahrendorf, nyaris tak ada satu negara pun yang lihai menjauh dari dekapannya, hanya mungkin eskalasinya bersandar pada kebutuhan, kemampuan, kemauan dan kesiapan suatu negara itu sendiri. Ibarat virus, liberalisasi bergerak secara perlahan-lahan dalam tingkat yang tadinya kecil Judul untuk kemudian bertransmutasi ke Penulis tingkat yang lebih be- Penerbit sar, mulai dari sisi Cetakan ekonomi, sosial, hu- Tebal kum, politik hingga Peresensi menyasar entitas budaya sejalan dengan pemikiran Talcot Parson dengan teori cybernetikanya. Pakar hukum progresif dan deep ecology Satjipto Rahardjo lantas mengatakan bahwa perubahan ini bahkan melebar kepada proses berpikir manusia dengan menyeret pula ilmu hukum. Fenomena yang kemudian dikatakan sebagai law of full disorder oleh Charles Stamford yang terbingkai dalam potret kompleksitas, kekalutan, ketidakteraturan, ketidakbecusan, dan sederet anomali lainnya. Eksistensi liberalisasi memberi garis penekanan pada platform kebebasan individu atau peran rakyat secara aktif, dengan peran negara yang negatif merujuk teori dari maestro ilmu negara, George Jellinek. Liberalisasi juga mempromosikan adanya konstelasi interaksi dengan seluruh negara, tanpa adanya suatu restriksi diskriminatif dalam fase produksi, distribusi hingga pemasaran suatu produk barang dan jasa. Konsep ini lalu mendapatkan dukungan solid dari Milton Friedman yang menegaskan kehidupan ekonomi masyarakat paling ideal berlangsung tanpa campur tangan pemerintah dan Insentif individual merupakan pedoman terbaik untuk menstimulasi ekonomi. Serupa dengan itu, Walter Nicholson lantas menambahkan bahwa campur tangan pemerintah dalam kebijakan ekonomi dapat menyebabkan rent seeking behaviour yang ia istilahkan sebagai firm or individuals influencing goverment policy to increase their own welfare. Jalinan kooperatif antarkeduanya inilah yang menjadi cikal bakal suatu paham yang belakangan dikenal sebagai neoliberalisme. Memandang dari perspektif hukum, arah dan kendali sistemnyapun menyodorkan ruang proteksi optimal bagi kemerdekaan individu dengan mengarusutamakan prinsip kebebasan (principle of freedom), prinsip persamaan hak (principle of legal equality) serta prinsip timbal balik (principle of reciprocity). Sejalan dengan fungsinya sebagai social engineering dan social empowering, materi muatannya diterjemahkan untuk meladeni paham yang awalnya berakar dari ide dan kreasi Adam Smith tersebut. Dengan dalih itu, keadilan didudukkan sebagai variabel yang bersifat subordinat dari kemerdekaan individu. Sepintas, pemaparan ini agaknya semakin meneguhkan argumentasi beberapa kalangan yang mensinyalir bahwa hukum di era kontemporer telah hanyut dalam derasnya gelombang liberalisasi dan berpindah haluan sebagai perahu kapitalisasi ekonomi yang kontras dengan cita-cita adiluhung to bring justice to the people. Paradoks kesalahan inilah yang menjadi salah satu isu sentral dari buku Bunga Rampai Pemikiran Hukum Kontemporer yang ditulis oleh IGN Parikesit Widiatedja (29 th), staf pengajar Fakultas Hukum Universitas Udayana. Secara eksplisit, buku ini sepertinya merupakan kumpulan percikan pemikiran yang terpisah dan seolah berdiri sendiri, namun apabila ditelusuri lebih jauh dari alur logika, analogi, dan konsep yang diusung, bermuara pada satu kecenderungan yang senafas bahwa telah terjadi pergeseran degradatif dari visi dan orientasi hukum di era kontemporer. Untuk itu, penulis mencoba melacak gelagat keterpihakan hukum terhadap proses liberalisasi yang ditunjukkan dengan semakin luasnya daya jangkau dan operasionalisasi liberalisasi, dengan mulai merambah sektor-sektor sensitif yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia, seperti perbankan dan pariwisa-
BUDAYA
Makna Hari Raya Nyepi Ditinjau dari Sudut Filsafat Bagi umat Hindu pergantian tahun Caka selalu dimulai sesudah tilem kesanga (IX), sehingga Hari Raya Nyepi merupakan tahun baru. Mengapa pergantian tahun dimulai sesudah berakhirnya sasih ke IX ?, padahal satu tahun itu ada 12 bulan menurut perhitungan kalender. Disamping itu kalender Bali mengakui satu tahun itu ada 12 bulan yakni Kedasa, Jiyestha, Sadha, Kasa, Karo, Katiga, Kapat, Kalima, Kenem, Kepitu, Kaulu, Kesanga. Mengapa tahun Caka itu dimulai dari kedasa?.
: : : : : :
Bunga Rampai Pemikiran Hukum Kontempore IGN Parikesit Widiatedja Udayana University Press Pertama, 2010 x + 96 halaman Dewi Bunga ta. Dalam salah satu ulasan kritisnya, penulis menyatakan bahwa di era liberalisasi, hukum seolah-olah diabdikan pada paradigma ekonomi liberal dengan menjadi instrumen pasar menuju akumulasi modal dan laba. Pemikiran ini seakan menyegarkan kembali ingatan kita dengan perkataan Karl Marx bahwa ciriciri kapitalisme ditandai oleh adanya peraturan yang menyebabkan penimbunan dan konsentrasi modal dengan hasil akhirnya adalah peningkatan kemelaratan. Di bagian lainnya, penulis juga memaparkan begitu kooperatifnya Indonesia terhadap proses liberalisasi. Sinyalemen ini terungkap dengan masuknya bibitbibit liberalisme dalam UUD 1945 yang dapat ditemukan dalam pasal 33 ayat 4 melalui pencantuman asas efisiensi, dan pasal 28 h ayat 4 UUD1945 tentang pengakuan dan jaminan terhadap hak milik individu dari pengambilalihan secara sewenang-wenang. Buntut dari perubahan revolusioner tersebut, tak kurang sekitar tiga puluh lima ketentuan hukum setingkat undang-undang telah diterbitkan pemerintah seiring peran aktifnya dalam proses liberalisasi. Terdapat tiga tulisan yang menjadi curahan perhatian penulis terhadap gugusan fenomena getir di atas yakni menyangkut lisensi paten yang bertutur akan ketimpangan posisi tawar, manual prosedur, dan pertanggungjawaban proses alih teknologi antara negara maju dan berkembang, eksistensi bank asing yang justru menguasai peta persaingan perbankan dan menyebabkan babak-belurnya kondisi bank-bank lokal potensial nasional, serta keberadaan pariwisata sebagai industri terbesar di dunia dan menjadi keunggulan komparatif kita yang tak luput pula dari jamahan liberalisasi. Jika tidak disikapi dengan serius, bukan tidak mungkin bila apa yang diramalkan Hernando de Soto akan terjadinya ketergantungan dari negara berkembang terhadap negara maju (baca: kuat), benarbenar menjadi keniscayaan. Joseph E Stiglitz mendeskripsikan keadaan ini sebagai imbas asymmetric information di antara negara-negara di dunia. Secara tersirat, konstruksi ini seolah-olah mengamini apa yang dikatakan oleh Anaximander dan Gunplowics bahwa hukum tak ubahnya susunan defisi yang dibentuk justru untuk menyantuni pihak yang kuat dan menanggalkan apa yang dinamakan sebagai postulat moral atau meta-juridis. Terlepas dari kurang lugasnya kritik yang diberikan, Buku ini juga layak disebut “jembatan penghubung” hukum dengan masyarakat awam yang notabene 90% bukan orang hukum mengingat jawaban dari serentetan problematika hukum yang acapkali meletupkan polemik, kemelut, dan kerisauan di masyarakat dapat pula ditemui di dalam buku ini. Seperti apakah interaksi intensif hukum dengan politik? Mengapa kepentingan politik selalu mengintervensi hukum? bagaimana pengaruhnya terhadap peraturan hukum yang dihasilkan? lalu mengapa penegakan hukum yang tidak memihak ibarat angan-angan kosong belaka (wishful thinking)? Benarkah belenggu kekuasaan berdampak sistemik pada proses penegakan hukum itu? Lalu apakah kontribusi konkret hukum dalam pembangunan ekonomi? Mengapa hukum dikatakan telah menjelma sebagai ilmu perumus yang justru menjerumuskan ekonomi Indonesia? Benarkah kontrol kolonial gaya baru telah menancapkan kukunya dalam bentuk liberalisasi? Sederet pertanyaan populer inilah yang tampaknya coba dijawab tuntas penulis di dalam buku pertamanya tersebut.
17
Hal ini disebabkan karena pengertian tentang angka. Umat Hindu khususnya di Bali mengakui bahwa angka yang tertinggi adalah angka 9 (sanga). Sedangkan angka sepuluh sebenarnya merupakan angka ulangan yang terdiri dari angka 1 dan 0 (angka sepuluh huruf Bali). Demikian juga angka sebelas merupakan angka ulangan 1 dan 1, begitu juga angka dua belas (12) dan sebagainya. Semuanya angka pengulangan kembali. Sedangkan angka sembilan dikatakan sebagai angka mistik (ajaib) karena satu-satunya angka kalau dikalikan angka bilangan kecuali angka nol atau pecahan, jumlahnya akan menunjukkan kelainan dari angkaangka yang lain. Sebab salah satu angka diantara angka satu sampai sembilan jika dikalikan dengan angka sembilan, hasil perkalian ini kemudian dijumlahkan pasti akan menghasilkan angka Sembilan misalnya : 9 X 4 = 36 ( 3+6=9) 9 X 5 = 45 ( 4+5=9) Kemudian bandingkan dengan : 7 X 7 = 49 ( 4+9=13) 7 X 8 = 56 ( 5 +6=11)
dan seterusnya. Kemudian angka Sembilan juga dihormati oleh Umat Hindu dalam hubungannya dengan Dewata Nawa Sanga yaitu Sembilan dewa yang menguasai sembilan penjuru mata angin yaitu Dewa Iswara (timur), Dewa Mahesora (tenggara), Dewa Brahma (selatan), Dewa Rudra (barat daya), Dewa Mahadewa (barat),Dewa Sangkara (barat laut), Dewa Wisnu (utara), Dewa Sambu( timur laut), Dewa Siwa (ditengah) Angka Sembilan Disamping itu angka sembilan juga dihubungkan dengan jumlah lubang yang dimiliki oleh tubuh manusia yaitu 7 di kepala dan 2 ditubuh bagian bawah, sedangkan puser (pungsed tidak merupakan lubang). Karena itulah kita mengenal nama dwara (9 lubang ditubuh kita). Kemudian jika dihubungkan sasih kesanga itu dengan letak matahari dan keadaan musim di Indonesia, merupakan paduan pengertian dan perhitungan yang sangat komplek. Mengapa demikian?, karena kesanga menurut perhitungan Bali akan jatuh pada bulan Maret perhitungan Masehi, dimana pada bulan ini kita khususnya di Indonesia akan melihat matahari tepat di tengah-tengah khatulistiwa untuk selanjutnya menuju atau bergerak ke lintang Utara. Umat Hindu mempercayai bahwa arah Utara itu adalah hulu (suci). Oleh sebab itu, pada saat-saat matahari ada dilintang Utara banyak dijumpai piodalan-piodalan. Didalam cerita Bhismaparwa dimana Bhagawan Bhisma setelah roboh di medan perang oleh Srikandi belum juga mau menghembuskan nafasnya yang terakhir karena menunggu sampai matahari berada di lintang Utara ( Utarayana ). Disamping arah Utara, arah Timur juga merupakan arah yang suci, sebab itulah paduan arah Utara dan Timur disebut Airsanya (timur laut) meru-
pakan arah tersuci sehingga bangunan Padmasana ( sthana Ida Sang Hyang Widhi yang Maha Esa) mengambil letak arah Timur laut (Airsanya ). Perhitungan umat Hindu khususnya di Bali begitu kompleknya dan mencakup bermacam-macam aspek, baik aspek angka, jumlah, arah, dewa dan juga musim. Sebagaimana kita ketahui bahwa di Bali khususnya dikenal dua (2) musim yang menonjol yaitu musim panas dan musim hujan. Dengan bergesernya matahari ke ambang utara, maka musim semi dan musim panas akan menyongsong, dimana musim hujan dan angin ribut telah berlalu. Dari duabelas (12) bulan yang di miliki uamat Hindu di Bali, membagikan atas dua bagian yaitu bulan kedasa sampai bulan kelima untuk Dewa, sedangkan mulai dari keenem sampai kesanga adalah bulan-bulan untuk bhuta, dimana bulan kedasa sampai bulan kelima matahari ada diambang utara, sedangkan dari bulan keenem sampai kesanga matahari berada dibagian selatan katulistiwa. Udara dialam ini makin lama semakin kotor, akibat ulah manusia dan makhlukmakhluk lainnya yang hidup didunia ini sehingga dunia ini menjadi kotor oleh racunracun manusia dan makhluk lainnya. Maka dengan dimulainya pergantian tahun caka yang dimulai dari bulan kedasa seolah-olah kita menginjak alam baru dengan atmosfir yang bersih, tetapi bulan demi bulan udara alam semesta ini makin lama makin banyak dikotori,sehingga perlu diadakan pembersihan-pembersihan lagi berupa korbankorban ( Caru ) dimana arti caru itu adalah membersihkan atau mengharmoniskan. Dari bulan kedasa sampai kelima alam kita masih bersih, tetapi mulai dari keenem alam kita sudah dapat digolongkan kotor,dan makin lama semakin kotor sampai akhir kesanga yang merupakan puncak dari
kekotoran ini. Sebab itulah mulai dari bulan keenem kita sudah mulai waspada karena mulai sejak bulan ini tantangan dan godaangodaan akan semakin bertambah besar. Pertamatama akan ditandai dengan masa panca roba dari musim panas kemudian hujan, matahari mengambang keselatan mulailah adanya upacara-upacara nangluk merana untuk keselamatan tumbuh-tumbuhan supaya jangan tertimpa bahaya dan bencana. Kemudian kita meningkat pada sasih kepitu dengan peteng pitunya, dimana gelap pada sasih tilem kepitu itu adalah merupakan bulan gelap. Kita harus menguatkan iman akan datangnya bencana dan godaan-godaan yang sangat hebat. Pada tilem kepitu umat dianjurkan supaya beryoga semadi, waspada dan waskita dan kita kenal dengan upacara Ciwa Ratri. Sasih kaulu kita sudah dihantam oleh hujan deras, angin rebut, halilintar dan sebagainya. Ini sebagai pertanda listrik-listrik berloncatkan merupakan halilintar, orang sakit semakin banyak, dan akhirnya puncak dari segalanya itu jatuh pada bulan kesanga dimana ‘’belabur kesanga’’ merupakan bahaya dan bencana bagi kita. Jadi mulai bulan keenem dengan nangluk merana, kita sudah mulai waspada terhadap akibat dari kotornya udara dengan mengadakan upacara-upacara Caru ( korban ), sasih kepitu itu mohon kehadapan Bhatara Siwa ( Ida Sang Hyang Widhi ) dengan bersemadi semoga dianugrahi keselamatan dengan akan datangnya sasih kaulu dan kesanga yang merupakan bencana yang lebih besar terhadap manusia,tumbuhtumbuhan dan ternak-ternak yang kita miliki. Pengaruh udara kotor ini menjelang kesanga akan ditandai dengan pertikaian-pertikaian, penyakit-penyakit dan hawa nafsu jasmaniah berkobar-kobar, orang cepat naik darah pada bulan-bulan
ini, bahkan anjingpun yang masa birahinya berkala itu pada bulan-bulan ini meraung-raung mengerikan bulu roma sebagai tanda rindu kepada kekasihnya. Pada bulan tilem kesanga inilah diadakan upacara tawur atau Caru serentak diseluruh pelosok pulau Bali, untuk menetralisir kekuatan alam,hingga menjadi tenang kembali. Besoknya harinya setelah pengerupukan atau mecaru, maka datanglah saatnya hari raya Nyepi dimana secara lahiriah, orang tidak boleh memuaskan hawa nafsu. Biasanya hawa nafsu itu timbul karena panas (makanan yang agak panas lebih enak dari yang dingin ). Karena itu lahiriahnya tidak dibenarkan berapi-api atau mempergunakan api pada saat itu. Sesuai lontar Sundarigama pada waktu Nyepi orang harus : Amati geni ( tidak boleh berapi-api), Amati karya (tidak boleh bekerja ), Amati lelungan ( tidak boleh bepergian ) Amati lelanguan ( tidak boleh memuaskan hawa nafsu ) Secara rokhaniahnya Nyepi atau Sipeng ini adalah bersemadi atau mengheningkan pikiran dan perasaan menghentikan segala aktifitas (mengosongkan segala kenangan baik dan buruk ), mengevaluasi diri sendiri seberapa jauh perbuatan baik yang bisa kita lanjutkan, dan seberapa besar kesalahan (perbuatan jelek ) yang perlu diperbaiki dan dibenahi di Tahun baru yang akan datang. Karena pada hari esoknya ngembak geni(api) kita sudah dapat mengisi dengan aktifitas baru dan prilaku baru pada permulaan tahun baru. Sebab tanpa mulai dari kosong kita tidak akan dapat membuat perhitungan dan perencanaan serta program yang baru. Jadi hakekat Nyepi ini adalah kita memulai segala sesuatu dengan nol seolaholah kita memulai hidup baru pada permulaan tahun baru. Made Saniarta
Seniman sebagai Pengawal Taksu Bali Seni dan budaya adalah bagian yang tak terpisahkan dari kepariwisataan Bali. Semakin berkembang pariwisata, seharusnya para penabuh dan penari semakin banyak tumbuh. Sayangnya masih ada keluhan belum adanya pembinaan secara riil yang menyentuh sampai ke banjar-banjar. Tari pendet sempat diklaim Malaysia. Klaim tersebut akhirnya menyadarkan semua pihak bahwa sesungguhnya belum ada pembinaan serius terhadap seni dan budaya. Banjar sebagai cikal bakal munculnya bibitbibit seni di Bali kini mulai mengalami krisis seniman. Banyak banjar di Bali kesulitan untuk mencari pembina seni untuk membina anak muda di banjar tersebut. Krisis pembinaan seni di tingkat paling bawah itu disebabkan karena penataan budaya yang tak professional. Untuk itu tokoh seniman muda Ida Bagus Pada Kesuma beberapa waktu lalu mengatakan, krisis Pembina seni di bawah mesti disikapi secara bijaksana. Ini penting disikapi karena seniman sebagai pengawal taksu Bali. ‘’Jika penataan budaya tak professional ini, terus berlanjut akan menyebabkan berkurangnya bibit-bibit seniman sekaligus akan melemahkan kekuatan pariwisata budaya Bali,’’katanya gusar. Sebab pariwisata Bali adalah pariwisata budaya dan seniman adalah pengawal taksu Bali. Dengan sendirinya tumbuh dan berkembangnya pariwisata di Bali amat tergantung dari budaya Bali. Rapuhnya pembinaan seni tersebut dan krisis seniman dalam pembinaan seni di banjar-banjar, akan menyebabkan makin keroposnya pariwisata Bali. Akhirnya muncul budaya instans, budaya pesanan yang terkadang menyimpang dari konteks. Dia mengamati kelangkaan para pembina seni ini lantas disikapi dengan munculnya sanggar-sanggar seni. Para penari dibina serius disana. Ada kesan para pembina diatas melihat ini sebuah perkembangan menarik. Sebab para pembina tak perlu payah-payah melakukan pembinaan sampai ke banjar yang memakan
BPM/dok
Ida Bagus Pada Kesuma waktu berlama-lama, mereka cukup menunjuk sebuah sanggar professional untuk mewakili daerahnya dalam pementasan di pesta kesenian Bali. Tengoklah dalam sejumlah PKB akhir-akhir ini, sudah bermunculan sanggar-sanggar seni pentas di PKB. Di dalam sanggar tersebut, para penari atau penabuh dibina secara kontinu oleh para seniman untuk mendukung sebuah proyek pertunjukkan di hotel, pesta seni dan sebagainya. Sanggar khusus dibina untuk melayani pesanan jika ada pementasan di hotel. Ditekankan, titik tolak pembinaan seni tetap di banjar-banjar. Peran pemerintah tetap diperlukan agar tetap ada pemerataan Pembina seni di banjar-banjar. Jangan Pembina tersebut baru diterjunkan ketika mempersiapkan sesuatu kejuaraan. Setelah itu tak ada lagi. Harus ada pembinaan secara teratur untuk menumbuhkan semangat berkesenian di banjar-banjar. Jika pembinaan mulai rapuh dikhawatirkan para generasi muda yang seharusnya dibina secara kontinu, memilih mengalihkan perhatian dengan budaya yang lebih berbau kenikmatan. Lebihlebih internet sudah masuk ke desa-desa. Pengaruh budaya luar itu menyebabkan mereka lebih suka ke kafekafe. Budaya pergaulan bebas dan sebagainya. Faktor yang paling membunuh semangat berkesenian di bawah adalah pengaruh
BPm/eka
Aktivitas Sekeha Gong budaya global, budaya instan yang menyebabkan demoralisasi masyarakat Bali. Oleh karena itu sebelum pergeseran itu semakin nyata, para pembina seni, pemerintah daerah, instansi terkait yakni dinas kebudayaan dan dinas pariwisata untuk duduk bersama mencari solusi bagaimana agar pembinaan seni di banjar-banjar tetap berjalan seperti dulu lagi. Banjar tetap sebagai titik fokus pembinaan seni. ‘’Kalau perlu seniman sebagai Pembina seni di banjar-banjar di subsidi oleh pemerintah, dengan demikian tak akan terjadi krisis seniman di banjar,’’katanya. Dengan demikian para seniman khususnya tamatan perguruan tinggi seni merasa dihargai pemerintah karena mereka diberikan peran membina ke banjar-banjar, di sisi lain tak terjadi krisis Pembina seni di banjar. ‘’Terus terang hal ini dialami di sejumlah banjar di Badung,’’katanya. Seharusnya dengan adanya Dinas Kebudayaan dan Dewan Kesenian di kabupaten mestinya persoalan ini tak terjadi. ‘’Kami tak mengerti dimana benang kusut persoalan ini. Apakah pengurus dewan kesenian yang ada bersifat formalitas. Jarang turun ke banjar-banjar untuk melihat kondisinya atau masih ada sikap mental asal
bapak senang terhadap pejabat atasan,’’tanyanya. Dia berharap mereka yang diberikan kepercayaan untuk mengurus lembaga dewan kesenian jangan hanya memanfaatkan peluang untuk promosi diri. Jika kondisi ini terus dibiarkan maka akan sangat melenceng dari tujuan awal pembinaan tumbuhnya bibit seni di banjarbanjar. Kondisi ini mesti disikapi oleh mereka yang dipercaya sebagai Pemkab/ Pemprop, dinas kebudayaan dan dinas pariwisata untuk duduk bersama menyikapi masalah ini. Wakil rakyat dari Mambal, Abiansemal Badung ini menyarankan pemerintah agar mengkongkretkan kalender pariwisata, evaluasi setiap tahapan PKB. Di Denpasar ada kalender tetap untuk budaya di depan Museum Bali. Bagaimana dengan Badung sudahkah mempunyai kalander tetap seperti itu. ‘’PKB berdasarkan pengalaman terakhir yang saya lihat di Taman Budaya masih terkesan pasar malam, walaupun sudah semakin berkurang,’’ucapnya. Sementara para seniman yang telah pentas baik pada even puncak pesta kesenian Bali tetap diberikan penghargaan atau peluang tampil pada even di luar negeri. Dengan demikian mereka
terus termotivasi untuk melakukan pembinaan seni di Bali. Dinas Kebudayaan sebagai Pembina tak hanya menginventarisasi jenis seni, tetapi mampu menginventarisasi para seniman sebagai pengawal taksu Bali. ‘’Kita berharap ada alokasi anggaran yang pasti untuk seniman untuk membina calon penari atau penabuh di banjar-banjar apakah melalui lembaga dewan kesenian atau dinas tersebut untuk didistribusikan kepada seniman yang membina,’’sarannya seraya merasa yakin Badung mampu membiayai seniman pembina itu asal ada kesungguhan pejabatnya. Dengan demikian wadah dewan kesenian menjadi hidup gencar melakukan pembinaan ke banjar-banjar sedangkan di bawah seni tetap mekar bersemi. Sementara wakil ketua DPRD Bali Ida Bagus Putu Sukarta asal Sanur menilai pembinaan seni di Denpasar sudah berjalan teratur. Ada kegiatan seni di banjar-banjar. Malah dengan adanya berbagai lomba dari PKK, anakanak, remaja, dewasa bahkan sampai Calonarang, kegaerahan berkesenian semakin bertambah. ‘’Lomba-lomba gong kebyar di Denpasar hendaknya diteruskan untuk memacu para seniman membina anakanak muda mengasah seninya,’’katanya (sua)
HIBURAN
18
Minggu Umanis, 14 Maret 2010
’’Dow Live Earth Run For Water’’
Say No to Krisis Air Indonesia dan Dunia Live Earth didirikan oleh produser penerima penghargaan, Emmy Kevin Wall, yang bekerjasama dengan mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore. Live Earth berdiri atas dasar keyakinan bahwa panggung hiburan memiliki kekuatan untuk mendobrak jenjang sosial dan budaya yang dapat menggerakkan masyarakat di seluruh dunia untuk turut andil. Sebagai sebuah perusahaan nirlaba, Live Earth menggunakan kekuatan dunia hiburan dengan menyatukan sebuah kegiatan, media, dan pengalaman yang akan memacu gerakan global, bertujuan untuk menyelesaikan masalah lingkungan yang sangat genting dewasa ini,
BPM/ist
Afgan
Afgan Jaga Kualitas Suara Baru beberapa tahun berkiprah di industri ini, namaAfgan Syah Rezanya kian melejit. Afgan pun berusaha menjaga semua dengan baik. Selain kualitas vokal yang prima, ia juga wajib menjaga hubungan dengan penggemar. “Aku selalu berusaha maintain fans, karena mereka paling berharga dan aku juga tetap menjaga dan mempertahankan kualitas,” ungkapnya beberapa waktu lalu di Jakarta. Dikatakannya, untuk karir ia berusaha mendapatkan yang terbaik. Namun untuk hasilnya ia menyerahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Siapa tahu dari penghasilan nyanyi aku bisa punya investasi,” ujarnya. “Ya nggak ada yang tahu masa depan nanti mau kayak gimana, yang saya lakukan adalah berusaha untuk selalu maintain aja,” sambung pelantun My Confession ini. Bagi Afgan, kepuasan setelah mendapatkan award tidak hanya sampai disana. Yang pasti ia tetap mensyukuri apa yang diterimanya dan tidak akan menyianyiakan kesempatan yang ada. Afgan pun berbagi tips mengenai artis kesuksesan dalam pandangannya. “Memegang prinsip apa yang mau dijalani, bukan hanya muncul gitu aja, dan jangan mudah menyerah,” ujarnya seraya mengembangkan senyuman. Afgan berhasil menyingkirkan beberapa nominator musisi papan atas seperti Anang Hermansyah, Gita Gutawa, Mulan Jameela, dan Vidi Aldiano. (net/ist)
Pada tanggal 07 Juli 2007, Live Earth: The Concerts for a Climate Crisis (sebuah pertunjukan hiburan global terbesar sepanjang sejarah yang diselenggarakan secara serentak di New York, London, Sydney, Tokyo, Shanghai, Rio de Janeiro, Johannesburg, dan Hamburg). Selain itu juga ada The Live Earth Warming Survival Handbook, The Live Earth Film Series, dan ongoing online, print, surat elektronik, dan mobile campaign terus mengajak dan memperbanyak komunitas Live Earth di seluruh dunia, di saaat Live Earth tengah mempersiapkan inisiatif baru di tahun 2008, 2009, dan seterusnya. Salah satu masalah lingkungan yang belakangan ini cukup menyita perhatian, bukan saja di Indonesia, melainkan juga di seluruh dunia, adalah masalah air. Seperti kita sama-sama ketahui bahwa air adalah sumber kehidupan. Tapi di Indonesia, air justru menjadi sumber bencana dan masalah. Sepanjang tahun ini pemberitaan mengenai banjir atau tanah longsor selalu menghiasi media massa yang tiada habisnya. Tapi sesungguhnya bukan airnya yang menjadi biang
masalah tapi justru manusialah yang menyebabkan itu semua. Sebagai negara kepulauan dan terletak di iklim tropis, Indonesia nyaris tidak pernah kekurangan air karena hujan bisa turun sepanjang tahun. Indonesia termasuk negara penghasil cadangan air terbesar dunia. Tapi mungkin karena persediaan air yang berlimpah itu pula membuat bangsa Indonesia tidak menghargai air. Pohon-pohon sebagai penyimpan cadangan air di hutan dan di gunung ditebang, sungai-sungai dipenuhi sampah dan mengalami pendangkalan. Ketika musim hujan tiba timbullah bencana longsor dan banjir di mana-mana. Hampir semua danau di Indonesia juga mengalami pendangkalan yang hebat, termasuk Danau Toba. Air memang melimpah di Indonesia, tapi sebagian besar telah tercemar. Kondisi masyarakat yang tidak menghargai air sebagai sumber kehidupan ternyata juga menimpa kebanyakan negara lain di dunia. Untuk itulah, Minggu (18/ 4), di Garuda Wisnu Kencana, Bali akan mencatat sejarah tersendiri dengan diselengga-
rakannya sebuah kegiatan peduli lingkungan dalam lingkup lokal dan global bertajuk ‘’Dow Live Earth Run For Water’’ yang didukung penuh oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik dan Menteri Pemuda & Olah Raga Andi Malarangeng. Dengan adanya dukungan dari pemerintah, kegiatan yang merupakan Kick Of dari sebuah acara yang rencananya akan serentak dilakukan di lebih dari 40 negara. Sebagaimana pernah dilakukan pada 7 Juli 2007 yang serentak diselenggarakan di Shanghai, Johannesburg, Sydney, Tokyo, Rio de Janeiro, London dan Amerika Serikat. Kegiatan ini diharapkan dapat menyampaikan pesan kepada seluruh lapisan masyarakat, baik di Indonesia maupun masyarakat seluruh dunia mengenai dampak dari krisis air. Ini pulalah yang mendorong Bimbim dan Kaka-Slank menciptakan sebuah lagu yang disepakati menjadi theme song ive Earth 2010, yang diberi judul ‘’Krisis Air’’. Kolaborasi antara Slank, Sherina, Nugie, Dwiki Dharmawan, Dj Anton dan Nadine Chandrawinata. (pik)
Opick Jadi Sutradara Film, Produser, Penulis Skenaro dan Pemeran Utama
Leeya Rilis Single Tetap Kekasihku
BPM/ist
Ully Sigar Rusady
Ully Sigar Tak Mau Disudutkan Bandung Setelah berjuang begitu lama sebagai pegiat lingkungan, penyanyi Ully Sigar Rusady (58) mendapat kesimpulan bahwa semua memiliki andil terhadap kerusakan alam yang kini terjadi sehingga tidak ada pihak yang bisa disudutkan. “Sekarang kita sudah saatnya tidak saling menyudutkan, siapa salah siapa benar,” kata Ully saat menghadiri konferensi pers Pergelaran Kasih Alam, di Bandung, Jumat (12/3) lalu. Menurut dia, yang jelas semua pihak salah sehingga alam rusak binasa, dan kesalahan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, rakyat, atau pengusaha. “Kita semua salah. Walaupun kita tidak merusak, tetapi kita diam saja kita sudah salah,” katanya. Maka, kata dia, yang penting sekarang dilakukan adalah bagaimana menyikapi alam yang mulai parah kondisinya, sehingga suatu ketika alam tidak bisa lagi menghidupi manusia. Menurut dia, baik kearifan lokal maupun peraturan pemerintah hanyalah alat, yang kalau tidak diterapkan tidak berarti apa-apa bagi penyelamatan alam. Ully merupakan salah satu penggagas acara “Pagelaran Kasih Alam” yang akan digelar 21 Maret, yang akan menghadirkan, antara lain Sujiwo Tejo, Halim Zen Bodhi, Gema Pelikan, Renni Suhardi dan beberapa tim tari. Acara yang bertema “Save Our Nature, Save Our Life, Save Our Next generation” itu akan menghimpun dana untuk lahan kritis di Jawa Barat dan daerah lain di Indoensia. (ant)
Setelah sukses dengan single Bohong, dara cantik ini kemudian melepas second-single Tetap Kekasihku. Leeya membuktikan bahwa mimpi yang direalisasikannya lewat debut album My Dream, adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Prestasi adalah satu hal yang membuat penyanyi kelahiran Palembang, 14 Februari 1981 ini tidak bosan-bosan untuk terus menggali potensi dirinya. Berbagai kegiatan di dunia hiburan sudah dilakoninya mulai dari modelling, bermain sinetron, hingga bernyanyi di beberapa kafe. Semua itu menjadi modal sebagai titik awal karirnya untuk mewarnai wajah musik Indonesia saat ini. Mengawali debutnya dengan single Bohong, lagu yang dipopulerkan oleh 2D (Dian PP dan Deddy Dhukun) sekitar dua dekade yang lalu, menjadikan Leeya sebagai salah seorang penyanyi wanita yang mulai diperhitungkan. Lagu ini
menjadi semacam hidangan pembuka untuk menikmati full album Leeya bertajuk My Dream. Kemampuan Leeya mengolah vokal menjadikan album yang ber-genre pop ini terdengar variatif, nada sendu terdengar dalam lagu Mengertilah yang digubah oleh Ira Soraya (The Vanillas), kontras terdengar dengan karakter vokal R&B dalam lagu Tebak yang merupakan karya Dewiq dengan arransemen Pay. Keseriusan Leeya sebagai pendatang baru di dunia musik terlihat dengan menggandeng beberapa musisi handal tanah air seperti Ricky FM dan Erwin Prasetya dan lain-lain. Terlepas dari itu semua, ada satu musisi handal yang juga turut memberikan kontribusi dalam album My Dream ini. Karya Supriatna yang biasa disebut Ayat (composer dan arranger; Ita Purnamasari, Ika Putri dll) secara cerdas menciptakan satu komposisi aransemen musik dengan baik sehingga mudah dicerna namun tidak terdengar
murahan. Singel Tetap kekasihku menceritakan tentang kesetiaan seseorang kepada kekasih yang mau menerima apa adanya, sungguh sebuah ironi yang jarang dijumpai dalam kehidupan saat ini. Sekalipun tema ini serius, namun cengkok vokal yang jenaka menjadikan lagu ini terdengar catchy, easy listening dan mudah dinyanyikan. Lagu ini tak sekadar dipilih untuk menjadi single kedua. Pasalnya, lagu ini justru mendapat apresiasi bagus awalnya dari para pendengar radio. Karena banyaknya permintaan dari beberapa radio dan pendengar, alhasil lagu Tetap Kekasihku merupakan jawaban dari Leeya atas keinginan para fans Leeya yang biasa di panggil Leeyovers. Semoga dengan single Tetap Kekasihku ini, Leeya bisa memantapkan diri sebagai solois dan mampu memberikan kontribusi terbaiknya untuk lebih mewarnai dunia musik Indonesia. (pik)
06.35 07.05 07.35 08.05 09.00 09.30 10.00 10.30 11.30 12.00 12.30 13.00 13.30 14.00 14.30 15.00 15.30
Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Tumpek Landep bag.1 Seputar Bali Pagi Sehat Bugar Klip Bali Anak Yoga Taman Sari TK Pertiwi Belajar Menggambar Menggambar Mengkudu & Manggis Boga Dewata Mutiara Hati Dunia Otomotif Dharma Wancana Tumpek Landep bag.3 Mozaik Khatulistiwa Klip Bali Dunia Kita Get Reel Music Renungan Gede Prama Membuka Gerbang Dharma bag.2 Happy Holy Kids Nangun Yadnya
16.00 17.00 17.05 17.30
18.00 18.10 18.30 19.00 19.30 20.00 21.00 21.30 22.00 22.05 22.30 23.00 23.30
PENYANYI lagu religi, Aunur Rofiq Lil Firdaus alias Opick (36) kini membuat kejutan dalam dunia film. Ini Lantaran begitu terjun ke ranah film, Opick langsung menggarap lima bidang sekaligus yakni sutradara, produser, penulis skenario, music director dan pemeran utama pria. Semestinya, dalam film bertajuk Dibawah Langit yang dibuatnya, lima bidang itu bisa dikerjakan oleh lima orang. ‘’Mungkin ada yang berpendapat, saya terlalu serakah dengan memborong semuanya. Saya sebenarnya butuh dorongan orang lain, tapi terbentur keterbatasan dana, makanya saya tangani sendiri untuk menghemat banyak hal. Dan alhamdullilah, ternyata saya bisa walau agak babak belur,’’ lontar Opick kepada Bali Post, belum lama berselang. Ihwal pembuatan film ini pun, bukan karena ikut-ikutan atau sok gagah-gagahan. Namun, Opick lebih mengali potensi yang dimilikinya sejak dulu. ‘’Sejak SMA dulu, saya suka berkelahi, berteater dan bermusik. Berkelahi jelas setelah saya dewasa dan berumahtangga, tidak lagi saya lakukan. Bermusik sampai sekarang masih saya geluti, yang semula aktif di band rock bernama Topeng dan kini di lagu religi. Berteater, dulu saya bergabung bersama Bengkel Teater pimpinan W S Rendra. Hanya saja kesempatan membuat film baru terjadi sekarang,’’ timpal Opick yang melejit namanya lewat tembang religi Tombo Ati (Obat Hati), Buka Mata Buka Hati dan Semesta Bertasbih. Ide pembuatan film ini berangkat dari lagu yang diciptakannya yang berjudul Di bawah Langit. Jadi, dari lagu terus berkembang menjadi sinopsis. ‘’Dari sinopsis jadi buku dan dari buku jadi film,’’ ungkap Opick. Dijelaskan juga, ketika dari lagu muncul gagasan film, Opcik ingin membuat film yang sarat dengan muatan cinta, tapi tidak ada unsur seks didalamnya. ‘’Cinta tanpa bumbu seks pun tetap bisa saja dikerjakan. Ini bukan berarti film yang ada bumbu seks-nya jelek. Tapi ini lebih sebuah pilihan saja,’’ tandasnya. Jika kebanyakan film menghibur dan mengajak kita tertawa, film yang dibuatnya mengajak kita untuk merenung. ‘’Saya harapkan, setelah nonton film ini, jiwa kita merasa kenyang. Hatinya tersentuh untuk berbuat lebih baik lagi dan berbuat untuk
BPM/pik
Opick masyarakat banyak,’’ imbuh Opick. Dibawah Langit berkisah tentang tujuh anak yatim yang diasuh oleh seorang tokoh desa yang dikenal dengan nama Kiai Akhmad (Dolly Marten). Kiai Akhmad memiliki seorang putri yang cantik jelita bernama Maysaroh (Inneke Koeshereawaty) dan dua orang murid bernama Zaelani (Agus Kuncoro) dan Gelung (Opick). Kisah cinta segitiga antara Zaelani, Gelung dan Maysaroh menjadi bumbu cerita yang lebih besar. Indonesia yang dikenal sebagai bangsa bahari tapi kehidupan di kampung nelayan sangat sulit. Munculnya rentenir (Didi Petet) yang makin menambah penderitaan kehidupan di kampung nelayan. ‘’Ini sebuah potret masyarakat miskin yang mau memelihara anak yatim piatu menjadi anaknya, padahal itu tanggung jawab pemerintah,’’ urai Opick. Di sisi lain, agar modal bisa kembali yang semuanya dibiayai sendiri, Opick mengaku telah menyiapkan strategi promosi yang sangat jitu. Promosi ada dua macam. Pertama, promosi yang kelihatan dan kedua, promosi dengan bantuan doa kepada Allah. ‘’Saya percaya, semua rejeki dari Allah dan Insya Allah, film yang saya buat ini bisa sukses dan saya bisa membuat film berikutnya, demikian Opick mengakhiri bincangbincang ini. (pik)
Film Budaya Samin Ditampilkan di TIM
Minggu, 14 Maret 2010 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05
BPM/pik
Grup Slank
Bojonegoro Film dokumenter kehidupan komunitas Samin di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dijadwalkan tampil di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta pada 23 April 2010. “Bojonegoro mendapatkan kesempatan menampilkan budaya daerahnya di TIM Jakarta, sesuai agenda yang kami persiapkan akan menampilkan budaya Samin dan kesenian Wayang Thengul,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bojonegoro Djindan Muhdin, Sabtu (13/3) lalu. Dia menjelaskan, belum bisa digambarkan, bentuk dan materi budaya Samin yang akan ditampilkan itu. Hanya digambarkan, film yang akan ditampilkan dalam acara budaya di TIM tersebut berupa film dokumenter.
Karya Ngusaba Dalem Desa Pekraman Antap Delod Sem Br. Adat Antap Kelod, Kec. Selemadeg - Tabanan Harmoni Bali Sekilas Berita Olahraga Dharma Wecana Implementasi Niyasa & Upacara Karya Agung Mamungkah Caru Balik Sumpah Mendem Pedagin gan Lan Ngenteg Linggih bag.1 Puja Trisandya Seputar Bali Klip Bali Telekuis Klip Bali Bisnis Bali Kencan Idola Lintas Mancanegara Taksu Sekilas Berita Kris Lila Cita VOA Farless Music SMS Chatting BPM/pik
Ini mengingat komunitas Samin masih ada di Bojonegoro yakni di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, sekitar 76 kilometer dari kota Bojonegoro dan sekitar 15 kilometer dari Kabupaten Ngawi. Menurut dia, film dokumenter yang akan mengangkat kehidupan komunitas Samin di Bojonegoro sedang dalam persiapan, baik mengambil film dokumenter yang sebelumnya sudah ada atau kemungkinan mengambil gambar baru di lokasi. Dusun Jepang, di Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo berada di tengah kawasan hutan jati, berpenduduk 210 kepala keluarga (sekitar 1.200 jiwa). Dalam dua puluh tahun terakhir, komunitas Samin di dusun setempat, tidak lagi tertutup, sudah terbuka dengan berkembangnya Islam di
daerah setempat. “Budaya Samin dikenal jujur, lugu dan sekarang masih tersisa di Bojonegoro,” paparnya menjelaskan. Budaya asli Bojonegoro lainnya yanmg ditampilkan yakni kesenian Wayang Thengul berkolaborasi dengan kesenian Sandur, dijadwalkan ikut ditampilkan dalam ajang budaya di TIM. “Untuk budaya Samin hanya film, sedang Wayang Thengul dan sandur tampil dalam pegelaran,” tuturnya. Penampilannya, berupa Sandur dengan mengambil kisah yang ada di dalam Wayang Thengul. Ditemui terpisah, Bupati Bojonegoro, Suyoto menyambut baik, penampilan budaya asli daerah Bojonegoro di TIM itu. “Itu baik, paling tidak masyarakat luar bisa tahu kondisi budaya yang ada di Bojonegoro,” ujarnya. (ant)
19
Minggu Umanis, 14 Maret 2010
BB aa ll ii dd aa nn O O gg oo h-o h-o gg oo hh
BPM/eka/bud
OGOH-OGOH - Ratusan karya seni ogoh-ogoh akan diarak di malam pengerupukan Senin (15/3) besok. Salah satunya ogoh-ogoh Banjar Kedaton Kesiman, Denpasar bertemakan Kala Bergenjeng. Sementara ogoh-ogoh dari Banjar Belaluan, Denpasar bertemakan perang raksasa dengan Hanoman. Di Karangasem Sekaa Teruna Banjar Pekandelan, Karangasem juga mengarak ogoh-ogoh bertema Kala.
89 Kadus Se-Kecamatan Karangasem dan Abang Dukung Sudirta UNTUK memilih calon Bupati Karangasem Wayan Sudirta yang berpasangan dengan Wayan Astawa, ada krama Karangasem yang tetap memilih putra kelahiran Desa Pidpid itu, biarpun dipungut karcis Rp 50.000. Bukan sebaliknya, menjual suara ke kandidat, berapa pun mereka berani membayarnya. Penegasan itu dilontarkan Nengah Setiawan, Kadus Bugbug Kelodan yang juga Ketua Forum Kadus seDesa Bugbug dalam simakrama di Desa Pidpid, Jumat (26/ 2) lalu. Simakrama dihadiri 89 Kadus serta beberapa relawan seKecamatan Kota Karangasem dan Abang. Mereka tegas-tegas mendukung Sudirta, apalagi setelah mendengar paparan serta komitmennya memperjuangkan nasib kadus. Di antaranya yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, sepeda motor dinas untuk menunjang tugas-tugas kadus. Sudirta juga bercerita, ayahnya, Guru Dangin, adalah mantan kepala
DUKUNG - Sebanyak 89 Kadus se-Kecamatan Abang dan Kota Karangasem, dukung Sudirta. dusun yang punya cita-cita tinggi untuk anak-anaknya. ‘’Apa yang Pak Wayan paparkan itu sangat masuk akal, karena kami sudah melihat sepak terjang beliau selama ini,’’ imbuh Setiawan. Sebelum 89 Kadus tersebut, dukungan serupa datang dari 40 Kadus se-Kecamatan Selat serta 46 Kadus se-Kecamatan Kota Karangasem dan Bebandem di Padang Kerta, dalam si-
makrama beberapa hari sebelumnya. Mereka yakin terhadap komitmen Sudirta, karena sudah mengetahui track record senator kelahiran Desa Pidpid ini terhadap krama miskin, pemerintahan yang bersih, anti korupsi, dan juga kejujuran dan keberaniannya. Usai dialog, secara spontan para Kadus dan relawan yang hadir membentuk Relawan di tingkat kecamatan dan desa. Di
Kecamatan Abang diputuskan ada 3 posko. Sementara di Kota Karangasem diputuskan 2 posko, seluruhnya di kediaman para relawan yang dipinjamkan secara sukarela dan dana sendiri. Sebelumnya, relawan di tingkat dusun telah dibentuk di seluruh kecamatan se-Karangasem, disertai minimal lima orang relawan per dusun. Relawan tingkat kabupaten akan dibentuk belakangan, setelah seluruh relawan kecamatan dan desa terbentuk. Sudirta menjelaskan, pola pembentukan relawan ini meminjam strategi pertahanan Cakrawayu dalam Bharatayuda. Yakni pasukan berlapislapis, selain untuk pertahanan, juga untuk memerangkap lawan yang masuk, untuk tidak bisa keluar dari jebakan. Itu sebabnya, relawan direkrut dari voluntir yang punya komitmen untuk membenahi Karangasem serta mencari pemimpin yang baik, dimulai dari dusun, desa, kecamatan dan terakhir di kabupaten. (r/*)
Di-’’pralina’’ Dari Hal. 1 Ogoh-ogoh butha kala yang dibuat kemudian natab caru pabiakalan sebuah ritual yang bermakna nyomia, mengembalikan sifat-sifat butha kala ke asalnya. Ritual tersebut dilanjutkan dengan mengarak ogoh-ogoh mengelilingi jalan-jalan desa dan mengitari catus pata sebagai simbol siklus sakral perputaran waktu menuju ke pergantian tahun Saka yang baru. Setelah prosesi ngerupuk tersebut ogoh-ogoh dipralina dengan dibakar. Terkait dengan upacara Tawur Kesanga dan ritual ngerupuk, prosesi ogoh-ogoh mengandung dua makna yakni mengekspresikan nilainilai relegius dan ruang- waktu sakral berdasarkan sastra agama. Kedua, merupakan karya kreatif yang disalurkan melalui ekspresi keindahan dan kebersamaan. Dosen Unhi Denpasar Drs. I.B. Suatama, M.Si. mengatakan rangkaian hari raya Nyepi sesungguhnya mengandung dua konsep yakni ramya (ramai) dan sunia (sepi/hening). Pada saat Tawur Kasanga atau pengerupukan terekspresi konsep ramya (ramai), sedangkan pada saat Nyepi
terimplementasi konsep sunia (hening), umat melakukan puncak-puncaknya kesadaran atau introspeksi. Kaitannya dengan konsep ramya, pada saat pengerupukan umat membuat ogohogoh sebagai bentuk ekspresi kreatif dalam menerjemahkan sosok butha kala. Buta artinya kekuatan dan kala berarti waktu. Umat pun membuat ogoh-ogoh beragam butha kala, sebagai simbol kekuatan yang bergejolak. Kekuatan buta kala yang bergejolak itu perlu disomia. Karena itu dalam ritus tawur atau pecaruan, buta kala yang ada dinetralisir atau dikembalikan ke tempatnya masing-masing agar muncul keharmonisan. Dalam pengerupukan, ogoh-ogoh yang dibuat memang tepat bersosok butha kala, bukan sosok yang lain. Pun, karena ogoh-ogoh itu dibuat dalam kaitannya dengan ritual, sebaiknya juga jangan dinilai atau dilombakan. ‘’Berbeda kalau dalam rangka festival,’’ ujar Ida Bagus Suatama. Setelah umat mengekspresikan konsep ramya, dengan ternetralisirnya kekuatan kala, keesokan harinya umat melakukan introspeksi dalam suasan hening (sunia). Evaluasi diri
dengan membaca koran diri selama setahun, dengan harapan apa yang kurang dalam diri selama ini, bisa disempurnakan pada tahun yang baru. Hal senada dikatakan Ketua Program Studi Magister Ilmu Agama dan Kebudayaan Unhi Drs. Wayan Budi Utama, M.Si. bahwa pada saat pengerupukan umat Hindu nyomia kekuatan butha kala. Dalam konteks itu umat Hindu menggambarkan butha kala dalam wujud makhluk yang menyeramkan. Maknya nyomia hal-hal buruk dalam diri seperti egoisme, keserakahan, amarah, dan sebagainya agar berubah menjadi hening dan suci. Sebab, spiritualitas hanya bisa dimulai melalui keheningan. Sementara dosen IHDN Denpasar Drs. I Made Surada, M.A. mengatakan sumber sastra (lontar) tentang pembuatan ogoh-ogoh memang belum ditemukan hingga kini. Jika mengacu isi Lontar Sundarigama yang berkaitan dengan makna pengerupukan yang berbunyi amantukaken butha kala kabeh, prosesi ogoh-ogoh dalam rangka pengerupukan memang bisa dikaitkan. Terlebih dihubungkan dengan ajaran Agama Hindu
yang menyatu antara tatwa, susila, upacara dan tradisi. Dalam tradisi itu ada kreativitas yang dapat menumbuhkan kepuasan rasa estetika. Karena itu, umat belakangan ini selalu membuat ogoh-ogoh dalam rangka pengerupukan. Mantan Dekan Fakultas Dharma Duta IHDN Denpasar ini mengatakan ogohogoh diarak dijadikan ajang bagi anggota sekaa teruna untuk saling mengunjungi antara satu desa dengan desa lainnya. Setelah diarak, kata Surada, ogoh-ogoh tersebut dipralina. Lanjut Surada, ogoh-ogoh yang dibuat memang sebaiknya wajah butha kala, jika dikaitkan dengan isi lontar Sundarigama bahwa dalam prosesi pengerupukan itu umat nyomia buta kala—amantukaken buta kala kabeh dan angunduraken sasab merana. Memang, boleh saja membuat sosok lain yang dapat menarik perhatian masyarakat, tetapi jika dikaitkan dengan pengerupukan, sebaiknya ogoh-ogoh yang dibuat adalah sosok buta kala. Sebab ini dikaitkan dengan butha yadnya, ada sembilan Dewa pangider-ider yang masing-masing memiliki perencangan berupa buta kala. (lun)
Persembahan Dari Hal. 1 Ogoh-ogoh misalnya merupakan simbol butha kala atau bumi (waktu-ruang). Untuk mengekspresikan bumi dalam wujudnya sebagai butha kala (ruang dan waktu) maka diberikan persembahan berupa tawur, caru dan sejenisnya. Ini merupakan ungkapam rasa terima kasih manusia kepada Hyang Widi atas kemurahannya menyediakan segala keperluan manusia. Ungkapan itu pagi harinya juga dilakukan saat krama Bali maprani,
adalah persembahan untuk segala makhluk di alam sekala dan niskala. Bagi kalangan anak muda, kata dia, membuat ogoh-ogoh dengan berbagai upakara/ upacaranya termasuk yadnya. Intinya membangun keseimbangan bhuana agung lan bhuana alit. Karena itu mengarak ogoh-ogoh juga disebut upaya nyomya butha kala/alam semesta atau membangun keseimbangan alam yang tadinya disharmonis akibat ulah manusia. Makanya ia sarankan jangan melampiaskan emosi dendam saat itu karena akan melahir-
kan makna yang sebaliknya. Ia menegaskan ogoh-ogoh berupa kala, kali atau raksasa, dan sejenisnya semua adalah simbol dari bumi (ruang/waktu). Bila alam (bumi) tak harmonis, maka kehancuranlah yang akan ditemui dalam kehidupan ini. Inilah dikatakan Gung Raka tak ubahnya kita menghadapi wajah-wajah seram dan menakutkan seperti tergambar dalam sosok ogohogoh. Dikatakannya, ogoh-ogoh sebagai salah satu produk budaya Bali pada pengerupukan (Tilem Kasanga) inilah waktunya untuk di-somya-kan
dengan persembahan butha yadnya. Jadi, butha kala ini bukan diusir, namun dikembalikan ke alamnya. Mengapa? Manusia tak boleh terlepas dari ruang (buta) dan waktu (kala). Manusia selalu berada dalam pergulatan waktu di dalam ruang itu sendiri. Makanya butha kala ini harus di-somya-kan dengan persembahan butha yadnya agar tak mengganggu kehidupan di jagat ini. Itulah sebabnya ada segehan agung, caru dan tawur mulai di perumahan, banjar, desa adat dan wilayah yang lebih luas lagi. (sue)
Gubernur Bali Dari Hal. 1 Hadir pada prosesi bhakti pakelem itu Asisten II Setda Provinsi Bali, I Ketut Wija, mewakili Gubernur Bali dan Asisten II Setda Kota Denpasar, Dewa Semadhi, dan sejumlah pejabat lainnya. Di sela-sela upacara itu, Gubernur Bali yang diwakili Ketut
Wija yang didampingi Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha menyerahkan dana punia Rp 10 juta yang diterima panitia bhakti pakelem. Sementara itu, sejumlah pemangku di Denpasar dan Badung masing-masing mendapat punia genta. Serangkaianbhakti pakelem juga dilepasliarkan tukik (anak penyu) di Pantai Padanggalak
dan berbagai jenis burung. Bhakti pakelem yang dilangsungkan di Pantai Padanggalak itu menggunakan berbagai saranawewalungan di antaranya kerbau, sapi, kambing, babi, ayam, itik, dan angsa. Wewalungan dan upakara bhakti pakelem diangkut ke tengah laut dengan tiga perahu motor kemudian satu per satu sarana banten dan wewalungan
ditenggelamkan ke tengah laut. Jro Mangku Ketut Sudiarta mengatakan upacara pakelem di Pantai Padanggalak ini penting dilakukan untuk menetralisir energi negatif yang menggerogoti kesucian Bali serta bertujuan untuk menciptakan keseimbangan alam, mencegah merana di Bali dan mewujudkan kedamaian jagat raya dan ajegnya nusantara.(ian/sub)
Bayu, Sabda, Idep UMAT Hindu di Bali beberapa hari beruntun harus melaksanakan ritual keagamaan berkaitan dengan hari suci. Dari Saraswati sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan, kemudian Banyupinaruh saat baik melakukan penyucian diri lahir batin, selanjutnya Somaribek sebagai hari untuk mensyukuri segala karunia dan berkah Tuhan yang berhasil diperoleh. Rabu lalu hadir pula Buda Kliwon Pagerwesi, merupakan hari dimana seluruh keluarga bersembahyangan bersama di rumah masing-masing, memohon agar diberikan kekuatan batin yang kokoh untuk menghadapi segala tantangan dan godaan hidup. ’’ Ketika zaman dikuasai pandangan pragmatisme materialistis, sebagian besar masyarakat Bali masih mempertahankan keyakinan idealisme religinya. Mereka seakan tidak peduli apa pun pandangan orang yang tidak sepaham dengan mereka. Malah ketika kebanyakan orang di Tanah Air tersedot perhatiannya ke sidang paripurna DPR-RI menyangkut hasil Pansus Hak Angket Bank Century, masyarakat Bali tetap khusuk menyikapi ritualnya. Bukan berarti mereka apatis terhadap segala hal yang terjadi di negeri ini, namun mereka paham bahwa segala kekisruhan yang terjadi akibat akhlak dan moralitas yang mengalami degradasi. Justru mereka sadar bahwa virus mental telah menjangkiti tataran elit, yang dikhawatirkan berkembang jadi pandemik kalau warga masyarakat tidak melakukan imunisasi diri secara religius, ’’ ujar Rubag. ’’ Setuju ! Dari rentetan hari suci yang kita rayakan selama beberapa hari ini, seakan Sang Hyang Widi menuntun kita secara sistemik. Dimulai dengan ilmu pengetahuan diturunkan Dewi Saraswati yang disambut berdasarkan moral, diikuti penyucian diri dengan mandi di pancuran, mata air dan laut yang diyakini memiliki daya pembersih magis saat Banyupinaruh. Lalu dengan semua pengetahuan yang
diberkati itu segala kebutuhan hidup dicari dan dikumpulkan, maka saat Somaribek dilakukan persembahyangan sebagai ucapan syukur. Bahkan saat hari Pagerwesi dirayakan, sinar bulan Purnama kesanga masih menerangi bumi, diharapkan sinar tersebut ikut menerangi dan memperkuat pagar besi yang dibangun umat di sekitar batin mereka. Satu hal yang istimewa, perayaan hari suci ini dilakukan di tempat peribadatan keluarga,’’ komentar Pramartha. ’’ô Cocok ! Sanggah atau Merajan merupakan pusat kendali spiritualitas dan religiusitas keluarga Hindu di Bali. Kalau dianalogikan dengan komputer, sanggah adalah central processing unit atau CPU. Tidak keliru kalau ada ungkapan berbunyi ’’rumahku adalah istanaku! ’’, malah bagiku ’’ rumahku adalah surgaku ’’. Di samping pelinggih atau stana untuk Sang Hyang Widi, yang paling utama di antara pelinggih-pelinggih di sanggah adalah pelinggih untuk Bhatara Hyang yang disebut Kemulan. Di sebelahnya ada Taksu, dimana harkat dan martabat keluarga secara turun temurun dimuliakan. Nah, kekuatan dan ketenangan batin bisa dimohon pada Tuhan berkat tuntunan para leluhur yang rohnya distanakan di Kemulan. Bhatara Hyang adalah Pitara-Pitari atau roh-roh leluhur yang telah kita sucikan lewat upacara Pitra Yadnya yang dilanjutkan dengan Dewa Yadnya,’’ ulas Artanegara. ’’ Menyimak ulasanmu, Pitara-Pitari itu tak ubahnya guide atau komunikator yang menghubungkan manusia dengan Tuhan dan penghuni alam niskala lainnya. Wah, pantas kalau di Bali, orang-orang yang tindakannya sering tidak lazim, suka cari gara-gara dan sering mengusik ketenangan orang lain, kerap dituduh temah pitra atau dikutuk leluhur. Kalau begitu, maaf aku cuma pendatang di sini, peran leluhur buat orang-orang yang masih hidup, masih sangat besar menurut kepercayaan masyarakat Bali ya ? Apakah tindakan seorang anggota legislatif yang kurang lazim selama persidangan bahkan sampai melontarkan umpatan ko-
tor terhadap koleganya sesama wakil rakyat, seperti tertayang di TV, bisa dikategorikan temah pitra ? ’’ tanya Saichu. ’’ô Wah, kalau oknum yang perilakunya disaksikan nyaris seluruh pemirsa TV itu yang kau tanyakan, kukira, tidak seorang pun yang ada di sini bisa menjawab. Keyakinannya beda dengan kita, tentu tindakannya hanya bisa dinilai oleh rekan-rekan seumatnya. Meskipun dalam upacara resmi untuk memperingati harihari besar nasional ada terselip agenda mengheningkan cipta buat mengenang arwah tokoh-tokoh tertentu, menurutku, hal tersebut tidak ada kaitannya dengan kepercayaan Hindu di Bali. Konsep penghormatan terhadap arwah leluhur, menurut analisaku, berawal dari salah satu bagian epos Mahabharata. Itu dipetik dari dialog Darmawangsa dengan suara tanpa wujud penguasa sebuah kolam di tengah hutan. Meski tanpa wujud, ternyata suara itu digerakkan energi mahahebat yang berhasil membunuh keempat saudara Darmawangsa karena kesombongannya. Untuk menghidupkan salah satu saudaranya, dia harus mampu menjawab pertanyaan suara tanpa wujud itu dengan baik,’’ tutur Rubag. ’’ Kalau dalam salah satu agama dikatakan bahwa pada awalnya adalah sabda ’’, ini lebih lengkap, ’’ suara yang didorong energi ’’. Menarik, bagaimana kisah selanjutnya ?’’. ’’ Salah satu pertanyaan yang merupakan tiket bagi Darmawangsa agar bisa menghidupkan salah satu adiknya adalah ’’ apa yang lebih tinggi dari langit dan apa yang lebih berat dari bumi ? ’’. Karena dikenal sebagai yang paling bijak, pintar dan sabar di antara lima saudaranya, Darmawangsa
menjawab bahwa ayahnya lah yang lebih tinggi dari langit dan ibunya lah yang lebih berat dari langit. Karena dianggap benar, dia boleh minta pada suara itu untuk menghidupkan kembali salah seorang dari empat saudaranya. Darmawangsa minta agar Nakula yang dihidupkan lagi. Suara itu terperanjat lalu bertanya, mengapa dia tidak memilih Bima dan Arjuna yang seibu dengannya, mengapa Nakula yang lahir dari ibu tirinya. Lagi-lagi suara tanpa wujud itu terperanjat mendengar jawaban Darmawangsa. ’’ Dari ibu saya Dewi Kunti, sudah ada saya yang hidupkan, katanya, dari ibu tiri saya Dewi Madri biarlah Nakula yang menemani saya melanjutkan keluarga Pandawa ’’. Tahu apa hasil dari jawaban bijak penuh etika itu ? ’’. ’’ Luar biasa ! Terang aku tidak tahu, tapi kalau aku jadi suara tanpa bentuk itu, aku kasih Darmawangsa bonus berupa kerajaan. Dia tidak perlu kembali ke Astinapura dan Bharata Yudha pasti tidak akan terjadi. Dia akan jadi raja yang filsuf seperti dicita-citakan Plato, yang mampu membuat negara adil dan makmur, tanpa kebohongan dan kecurangan seperti negara kita sekarang,’’ tukas Saichu. ’’ Benar ! Bonus diberikan pada Darmawangsa, tapi bukan seperti yang kau ingin berikan. Keempat saudaranya dihidupkan kembali ! Dari kisah ini bisa dipetik ajaran bahwa setiap orang harus ingat pada leluhur, yang dimulai hormat pada ibu dan bapak. Di samping bijak, seseorang harus menjaga sikap dan perilaku serta bahasa yang sopan, apalagi berstatus terhormat. Jadi, Hindu mengajarkan bahwa energi yang baik akan mendorong keluarnya bahasa yang baik dan sikap serta etika terpuji. Energi disebut bayu, bahasa adalah sabda dan etika adalah idep. Ketiga hal tersebut dalam Hindu disebut Tri Pramana, yang membedakan manusia dengan hewan. Itulah hakikat manusia sebenarnya, ’’ papar Rubag. aridus
Duel Menarik Dari Hal. 1 Petinju Filipina ini akan mencoba menyuguhkan duel menarik yang sudah menjadi ciri khasnya. Kedua petinju menjalani sesi timbang badan di luar stadion, Sabtu (13/3) kemarin. Pacquiao yang menang 11 kali beruntun sejak kalah dari Erik Morales Maret 2005, memiliki berat 145 pon. Adapun Clottey lebih berat dua pon dari petinju 31 tahun itu. “Saya tidak menjanjikan
menang KO, tetapi saya akan melakukan yang terbaik. Kami memiliki strategi yang kami rancang selama latihan. Jadi, orang-orang akan terkejut,” ungkap Pacquiao. Kemenangan pada duel ini akan menjadi bekal bagi Pacquiao untuk menghadapi Floyd Mayweather Jr. yang kemungkinan besar digelar September nanti. Pertarungan dua petinju top tersebut seharusnya berlangsung bulan ini, tetapi dibatalkan karena Pacquiao tak sepakat dengan prosedur tes doping
Konflik Aceh Dari Hal. 1 Dengan wilayah yang luas dan latar belakang konflik di Aceh maka kelompok menjadikan Aceh sebagai wilayah potensial untuk based camp mereka. Upaya itu sudah terlihat dengan tertangkapnya tiga orang warga asli setempat yang sedang melakukan latihan bersama. Anggota Komisi I DPR dari dapil Aceh Azwar Abubakar meragukan analisis Mardigu. Menurutnya, ketatnya penjagaan oleh aparat keamanan terhadap lalu lintas perdagangan ganja keluar Aceh psti akan dihindari teroris. ‘’Ganja di Aceh memang mudah didapat. Tapi itu kan baru akan memiliki nilai kalau dibawa keluar Aceh. Menggunakan ganja untuk pendanaan masih tan-
da tanya karena mereka tidak mungkin bawa keluar Aceh,’’ ujarnya. Penilaian serupa dikemukakan Kadiv Humas Polri Irjen Edward Aritonang. Dia mengatakan kecil kemungkinan pemanfaatan ladangladang ganja oleh teroris sebagai biaya operasi militer. Aceh memang terkenal dengan tanaman ganja. ‘’Ada beberapa daerah di Aceh yang sangat subur tanaman ganja tetapi Aceh Besar itu tidak begitu popular,’’ kata Edward. Edward mengatakan kelompok teroris pasti akan berpikir terlalu berisiko bagi teroris apabila memanfaatkan ganja sebagai pendapatan untuk mereka. ‘’Apakah teroris membawa itu, saya kira tidak. Jadi, menurut saya menggunakan ganja sebagai untuk pendanaan masih tanda tanya,’’ tandasnya. (kmb4)
yang diminta pihak Mayweather. Ini juga akan menjadi partai terakhir Pacquiao sebelum ikut dalam pemilihan anggota dewan Filipina. “Saya tidak mengatakan akan pensiun. Sulit mengatakan kapan saya akan pensiun, namun ini pertarungan terakhir saya sebelum pemilihan dan saya benar-benar
gembira,” tandasnya. Clottey menyambut tantangan Pacquiao dengan terbuka. Ia yakin kondisinya sempurna untuk menghadapi kecepatan pukulan lawannya tersebut. “Saya akan lebih kuat daripada pertarungan-pertarungan sebelumnya. Saya siap,” tegas pria berkewarganegaraan Ghana itu. (adn/afp)
Musuh Bersama Dari Hal. 1 Kapolri berharap dengan simulasi penanganan terorisme dengan lembaga terkait maka dukungan kepada Polri dalam memberantas terorisme semakin bisa ditingkakan. Dia menegaskan teroris adalah musuh bersama bangsa yang harus selalu diwaspadai. Tentunya TNI dan Polri tidak akan memberikan ruang pada mereka. TNI dan Polri bukan hanya menghadapi antiteror, tapi tugas-tugas lain mewaspadai setiap hal yang merongrong kewibawaan dan eksistensi NKRI, ujarnya. Simulasi Antiteroris TNI-Polri kemarin melakukan simulasi penanganan teroris serentak di lima titik di Jakarta. Selain di Hotel Borobudur yang dihadiri juga oleh Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, TNI-Polri juga menggelar simulasi di empat titik lokasi lain secara serentak. Lima
wilayah di Jakarta yang menjadi lokasi latihan gabungan penanggulangan teroris itu yakni di Hotel Borobudur, Hotel Gran Mercure Ancol, Bandara Soekarno-Hatta, Pengeboran Lepas Pantai Kepulauan Seribu dan Bursa Efek Indonesia. Dalam simulasi di hotel, Tim dari Densus 88 Antiteror Polri didukung satuan antiteror dari Kostrad TNI AD, Ton Paitur, berhasil menggagalkannya, dan membebaskan sandera. Bahkan teroris berhasil ditangkap dalam keadaan hiduphidup. Kepala Pusat Penerangan Kodam Jaya Letnan Kolonel TNI Rumito membantah latihan gabungan penanggulangan teroris dilakukan untuk persiapan rencana kedatangan Presiden AS Barack Obama. ‘’Tidak ada kaitannya dengan aktivitas teroris di Aceh dan rencana kedatangan Presiden Barack Obama ke Indonesia,’’ kata Rumito. (kmb3/kmb4)
Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila
MINGGU UMANIS, 14 MARET 2010
ADA APA
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Serangan Bunuh Diri di Pakistan
57 Tewas, 134 Terluka Lahore, Pakistan Korban tewas dalam serangan bunuh diri kembar di ibu kota kebudayaan Pakistan, Lahore sampai Sabtu (13/3) kemarin, mencapai 57 orang. Pada Jumat, dua pelaku bom bunuh diri berjalan menuju kendaraan militer di daerah RA Bazaar yang padat pengunjung ketika banyak orang sedang makanmakan sebelum melaksanakan shalat Jumat, kata polisi.
BPM/ist
Amien Rais
Amien Rais:
PAN Tetap Konsisten Banjarnegara Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengatakan PAN tetap konsisten terhadap pandangannya terkait kasus Bank Century. Saat ditemui seusai pengajian akbar “Menyongsong Muktamar Satu Abad Muhammadiyah”, di Desa Merden Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (13/3) kemarin, ia mengatakan PAN kesandung karena hanyut bersama Partai Demokrat. Akan tetapi anehnya, kata dia, Fraksi PAN konsisten dengan pendapat awal dan akhir yang menyatakan adanya pelanggaran maupun potensi pidana meskipun memilih opsi A saat rapat paripurna DPRRI. “Mas Taufik memang mengejutkan karena sekalipun kemarin memilih opsi A, tetap melarang menerima Sri Mulyani (Menteri Keuangan, red.),” kata Amien yang didampingi Sekretaris Jenderal PAN Taufik Kurniawan yang juga Wakil Ketua DPR-RI. Ia menegaskan pendapat Fraksi PAN pada awal dan akhir tetap sama dengan pendapat mayoritas. Menurut dia, kemungkinan Fraksi PAN memilih opsi A disebabkan ketua umumnya (Hatta Rajasa, red.) seorang menteri koordinator dan dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sehingga sebagai orang Melayu mungkin memiliki perasaan tidak enak. “Mungkin kalau saya sebagai Hatta Rajasa, mungkin saya tidak begitu tegar melawan atasan saya,” katanya. Sementara itu, Taufik Kurniawan mengatakan PAN maupun DPR tidak ingin merugikan rakyak karena semua itu hak prerogatif presiden. “Saya tidak pada posisi meminta mundur (Boediono dan Sri Mulyani, red.), tetapi tentunya ini terkait kedatangan siapa pun yang sudah terang benderang terkait dalam masalah Century dalam paripurna DPR,” katanya. Terkait penolakan kedatangan Sri Mulyani ke DPR, ia mengatakan DPR sebagai tuan rumah berhak mencegah hal-hal yang tidak perlu terjadi. Menurut dia, Fraksi PAN tidak mengubah pandangan politik karena dari awal sudah jelas PAN menyatakan adanya indikasi yang menyimpang dalam kasus Century. (ant)
Presiden Sebastian Pinera
Kerugian akibat Gempa 30 Miliar Dolar Santiago Presiden Cile, Sebastian Pinera, Jumat (12/3) lalu, mengatakan kerugian harta benda akibat gempa dengan kekuatan 8,8 pada skala Richter yang mengguncang negeri itu pada 27 Februari lalu mencapai 30 miliar dolar AS. Ketika mengumumkan penyesuaian anggaran tahun ini, Pinera mengatakan, “Belum ada penghitungan pasti, tetapi kerugian harta akibat gempa tersebut dan tsunami (yang melanda sesudahnya) diperkirakan 30 miliar dolar AS.” “Kerugian itu antara lain berupa rumah, rumah sakit, bangunan sekolah, prasarana, dan sistem produksi,” kata Pinera. Ia mengumumkan perubahan anggaran di negeri itu untuk tahun ini dan penyesuaian program pemerintahnya akibat peristiwa paling akhir tersebut. “Kami akan memanfaatkan kredit internasional karena Cile memiliki utang luar negeri sangat rendah,” kata Pinera. Ia mengatakan, “Ketika keadaan berubah, prioritas berubah, dan pemerintah harus mengubah prioritas mereka pula.” Ia mengumumkan pembentukan dana pembangunan kembali di negeri itu. Pinera baru saja diambil sumpahnya Kamis (11/3) lalu. (ant/xin)
Pada Jumat (12/3) malam, lima bom kecil meledak di beberapa tempat di Lahore, namun tak menimbulkan korban, dan hanya terjadi kerusakan kecil, kata polisi. “Tercatat 57 orang tewas dan 134 lainnya luka-luka dalam serangan bunuh diri itu,” kata Chaudhry Mohammad Shafiq, seorang perwira senior polisi Sabtu. Dia menambahkan bahwa 12 orang yang cedera serius meninggal semalam di beberapa rumah sakit. Mazhar Ahmad, kepala departemen pertahanan sipil Lahore di antara mereka yang tewas. Lahore, kota berpenduduk delapan juta jiwa dekat perbatasan Pakistan dengan India itu, makin meningkat menjadi sasaran Taliban dan serangan-serangan yang ber-
kaitan dengan Al Qaida, dalam operasi pemboman di seluruh negeri yang menewaskan lebih dari 3.000 orang dalam tiga tahun terakhir. Pelaku pengeboman menargetkan daerah-daerah yang menjadi permukiman para perwira militer dan instalasi-instalasi militer, selain rumah-rumah sakit dan sekolah-sekolah yang dikelola oleh militer. Namun, perumahan sipil, toko-toko, dan restoran-restoran di sekitar perumahan tersebut juga menjadi sasaran serangan. Delapan serangan menewaskan lebih dari 170 orang di Lahore selama setahun lalu. Lahore adalah kota bersejarah, tempat bercengkerama bagi para elite dan tempat tinggal bagi banyak tokoh ternama militer Pakistan serta intelijen. (ant/afp)
Jika Boikot Sri Mulyani
DPR Layak Disebut Anak Kecil Medan (Bali Post) Pengamat politik dari IAIN Sumatera Utara, Drs. Ansari Yamamah, M.A., berpendapat, fraksi-fraksi di DPR-RI tidak perlu memboikot kehadiran menteri dan jika benar-benar memboikot menteri termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam pembahasan APBN-Perubahan 2010, lembaga tersebut layak disebut seperti anak kecil. “Boikot itu sama artinya dengan ngambek yang hanya dilakukan anak kecil,” kata Ansari Yamamah di Medan, Sabtu (13/3) kemarin. Ansari mengatakan meski sidang paripurna DPR menyatakan adanya dugaan pelanggaran dalam bailout Bank Century tetapi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati selaku Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada masa itu belum dinyatakan bersalah secara hukum. Meski ditetapkan melalui sidang paripurna tetapi kesimpulan adanya pelanggaran dalam bailout itu merupakan proses politik yang tidak memiliki kekuatan hukum. Karena itu, kata dia, tidak ada alasan kuat yang dapat diterima jika harus memboikot
kehadiran Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Apalagi kehadiran Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk membahas APBN-Perubahan 2010 yang erat kaitannya dengan kesuksesan program pemerintah dalam menyejahterakan rakyat. Kehadiran Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bukan sebagai politisi tetapi sebagai pejabat pemerintahan yang ingin membahas tentang program pemerintah. “Karena itu, tidak ada satu alasan memboikot Sri Mulyani,” kata alumni Leiden University Belanda tersebut. Ia menambahkan DPR diharapkan dapat bersikap dewasa dan profesional dalam berpolitik dan mampu memilah masalah. “Dahulukan kepentingan rakyat. Tidak semua harus dilihat dari sudut politik,” katanya. Sebelumnya, wacana pemboikotan terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani muncul dari fraksi-fraksi partai yang memilih opsi C (adanya pelanggaran dalam bailout untuk Bank Century) sebagai dampak dari rekomendasi DPR terhadap kasus Bank Century. (ant)
Istri Teledor, Lindas Suami Dua Kali Wellington Seorang pria Selandia Baru mulai pulih dari luka-luka yang dideritanya gara-gara dilindas oleh istrinya sebanyak dua kali, demikian laporan media setempat, Jumat (12/3) lalu. Sandy Telford melindas suaminya, Terry, sewaktu ia memundurkan kendaraannya di jalan di tempat tinggal mereka di desa di wilayah Hawkey’s Bay, 350 kilometer di sebelah timur laut Wellington, ibu kota negeri itu, demikian laporan surat kabar Dominion Post. Karena tak menyadari apa
yang telah ia lakukan, Telford lalu menyetir mobilnya maju, dan kembali melindas suaminya. Polisi mengatakan perempuan itu sangat bingung dan terlalu sedih untuk berbicara dengan mereka. “Kami memperlakukannya sebagai kecelakaan,” kata juru bicara polisi kepada surat kabar tersebut. Dinas ambulans menyatakan sang suami menderita luka sedang di kepala, dada dan punggung, tetapi sadar dan dapat berbicara setelah kecelakaan itu. (ant/rtr)
BPM/ap
BUNUH DIRI - Serangan bom bunuh diri di ibu kota kebudayaan Pakistan, Lahore, Jumat (12/3) lalu, memakan korban cukup banyak. Sampai Sabtu (13/3) kemarin, jumlah tewas 57 orang dan 134 luka-luka.
Obama Batal Bawa Istri dan Anak ke Indonesia New York Presiden Amerika Serikat Barack Obama menunda kunjungannya ke Indonesia dan Australia karena adanya tekanan dari kalangan anggota DPR asal Demokrat agar segera menuntaskan pemungutan suara soal layanan kesehatan. Penuntasan pemungutan suara itu, agar Obama bisa berangkat ke Indonesia pekan depan, demikian dilaporkan media AS, Jumat (12/3) lalu. Selain menunda keberangkatan, Presiden Obama juga dilaporkan batal membawa istrinya, Michelle Obama, dan dua putri mereka Malia dan Sasha ke Indonesia. “Presiden akan menunda keberangkatan ke Indonesia dan Australia —akan berangkat hari Minggu. Ibu Negara dan putri-putri tidak ikut berangkat,” kata Juru Bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, Jumat (Sabtu-WIB) melalui akun Twitter miliknya. DCM KBRI Washington DC Salman Al Farisi ketika dihubungi, mengungkapkan pihaknya tidak mengetahui masalah berkaitan dengan
BPM/ist
Barack Obama penundaan tersebut. “Memang sejak awal kami juga belum mengetahui tanggal kunjungan beliau karena belum mendapatkan pengumuman resmi dari Gedung Putih,” kata Salman. Namun, jika terjadi penundaan dalam kunjungan Obama, Salman menganggap hal itu sebagai hal wajar. “Tentu bisa dimengerti jika keputusan (penundaan, red) itu memang muncul karena Beliau (Obama, red) berkepentingan untuk menuntaskan masalah-masalah dalam negeri sebelum berangkat ke Indonesia,” ujarnya.
Sejauh ini, belum ada pengumuman resmi yang dikeluarkan Gedung Putih mengenai tanggal pasti kunjungan Presiden Obama ke Indonesia. New York Times pada Jumat mengutip sumber pejabat pemerintah yang tidak disebutkan namanya bahwa Presiden Obama menunda keberangkatan ke Asia dan Australia agar dapat memusatkan perhatian terhadap upaya menggolkan undang-undang tentang pelayanan kesehatan. Sumber itu juga mengatakan bahwa Obama batal membawa Michelle serta Malia dan Sasha —kedua putri mereka yang sedang libur sekolah Musim Semi, dalam lawatan ke Asia dan Australia itu. Menurut laporan media, Presiden Obama telah setuju untuk menunda keberangkatannya dari tanggal 18 Maret menjadi 21 Maret dan akan mempersingkat kunjungannya hanya untuk urusan pekerjaan. Sebelumnya pada Kamis (11/3) lalu, Juru Bicara Gedung Putih Robert Gibbs, saat jumpa pers membantah kemungkinan keberangkatan Obama di-
tunda. Namun, para pejabat tinggi pemerintah dan Obama sendiri dilaporkan mendapat keluhan dari beberapa anggota dan pimpinan DPR asal Demokrat yang menganggap rencana kunjungannya ke luar negeri pekan depan itu akan merugikan kesepakatan soal layanan kesehatan di DPR. Pada Kamis, Gibbs juga menepis kritik yang mencurigai bahwa kunjungan Obama ke Indonesia sebagai liburan keluarga. “Ini sama sekali bukan liburan. Ini adalah kawasan yang penting di dunia dan mitra penting (bagi AS, red),” kata Gibbs. Pada awal Februari lalu ketika mengumumkan rencana kunjungan Obama ke Indonesia, Gibbs mengatakan Obama akan membawa serta Michele dan kedua puteri mereka. Kunjungan ke Indonesia itu, kata Gibbs, akan dimanfaatkan Obama untuk secara resmi membuka kemitraan baru antara AS dan Indonesia, negara demokrasi terbesar ketiga dan berpenduduk Muslim terbanyak di dunia. (ant)
Obama Bukan Sasaran Utama Teroris Jakarta (Bali Post) Pengamat teroris Mardigu Wowiek Prasantyo mengatakan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama yang berkunjung ke Indonesia pada pekan ketiga Maret tidak menjadi sasaran utama pelaku terorisme. “Ada pemahaman di kelompok teroris jika mengetahui akan diserang pasti tidak menang, maka lebih baik tidak akan menyerang,” kata Mardigu pada sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (13/3) kemarin. Dikatakannya, rencana kunjungan Barrack Obama ke Indonesia awalnya menjadi sasaran aksi terorisme karena dia adalah kepala negara adikuasa. Menurut dia, kunjungan Barrack Obama ke Indonesia tentu dengan pengawalan dan pengamanan yang ekstra ketat, baik dari Amerika maupun
dari Indonesia. Dalam pemahaman kelompok teroris, kata dia, jika dari perhitungannya pasukan antiteroris akan menang, maka mereka tidak akan menyerang. “Saya memperkirakan Presiden Obama tidak akan menjadi sasaran utama aksi teroris karena mereka memperhitungkan pasti tidak akan menang,” kata ahli teroris alumni Amerika Serikat ini. Meskipun demikian, Mardigu mengingatkan polisi untuk tetap ekstra ketat melakukan pengamanan menjelang dan pada saat kunjungan Presiden Amerika Barrack Obama ke Indonesia. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol. Edward Aritonang mengatakan pemberantasan teroris di Aceh dan Pamulang Banten tidak ada kaitannya dengan rencana kunjungan Presiden Obama ke Indo-
nesia pada pekan ketiga Maret. Dikatakannya, pemberantasan teroris di Aceh dan di Pamulang Banten sudah dipantau polisi sejak lama dan polisi baru mendapat sinyal kuat saat ini. “Sebelumnya, polisi mendapatkan sinyal yang selalu muncul-hilang di dua lokasi tersebut tetapi akhir-akhir ini makin menguat,” katanya. Setelah polisi berhasil memberantas kelompok teroris di Aceh, kata dia, sinyal teroris di Pamulang Banten makin menguat sehingga polisi juga menyergap anggota teroris di daerah tersebut. Dari informmasi yang dihimpun, menurut dia, ada kaitan kuat antara antara kelompok Aceh dan kelompok Pamulang Banten. Ia menegaskan, pemberantasan kelompok teroris saat ini tidak ada kaitannya dengan rencana kunjun-
gan Presiden Barrack Obama ke Indonesia. “Polisi yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga berusaha agar situasi keamanan di Indonesia selalu kondusif,” katanya. Soal rencana kedatangan Presiden Barrack Obama, kata dia, sebagai tuan rumah Indonesia berusaha menyambut tamu dengan sebaik mungkin. Dari penyergapan polisi di Aceh antara lain menewaskan Jaja alias Encang Kurnia (38) yang diduga terlibat dalam kasus pengeboman di Kedutaan Australia di Jalan HR Rasuna Said Jakarta dan Pura Sudarma alias Muttaqin asal Bandung, Jawa Barat. Sedangkan dari penyergapan polisi di Pamulang Banten antara lain berhasil menewaskan Dulmatin yang terlibat pada sejumlah aksi pengeboman di Indonesia, serta dua pengawalnya. (ant)
Dua Bulan Pascagempa
Haiti Masih Menunggu Bantuan
BPM/net
Sebastian Pinera
Santo Domingo Fatima Gran Petion, seorang ibu beranak tiga, masih tinggal di sebuah lantai terbuka dan tidur bersama ratusan keluarga. Putri terkecilnya, Leyla, berusia dua bulan, hidup dalam kondisi menyedihkan. Fatima adalah salah satu dari sejumlah besar warga Haiti korban gempa dahsyat pada 12 Januari, masih hidup di tenda darurat di Jalan Delma 33 di kota perbatasan Mimani. Gempa berkekuatan 7,3 skala Richter itu menewaskan lebih dari 200.000 orang dan sekitar 1,2 juta orang kehilangan tempat tinggal. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon dan utusan
khusus PBB yang juga mantan Presiden AS Bill Clinton, telah menyerukan kepada dunia internasional untuk memberi bantuan kemanusiaan 1,44 miliar dolar AS, selain untuk kebutuhan bahan pangan, juga pemulihan sarana dan prasarana di Haiti. Meskipun sudah ada bantuan dari seluruh dunia, namun lebih dari satu juta korban masih membutuhkan bantuan bahan-bahan pokok. Bulan lalu, PBB mengatakan kebutuhan 1,44 miliar dolar AS untuk Haiti itu merupakan jumlah terbesar di antara bantuan kemanusiaan pascagempa negara lainnya selama ini. Sebelumnya, permo-
honan bantuan dana terbesar yang pernah diumumkan PBB adalah pada tahun 2005, senilai 1,41 miliar dolar untuk penanganan pasca bencana tsunami yang melanda wilayah Samudera India, terutama Provinsi Aceh. Permohonan senilai 1,44 juta dolar itu secara khusus diluncurkan oleh Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon di New York, bulan lalu. Dalam peluncuran itu, Ban Ki-moon didampingi Wakil Sekjen PBB untuk Masalah Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat, John Holmes, serta Duta Besar Haiti untuk PBB, Leo Merores, dan Bill Clinton. Menurut PBB, sekitar
1,2 juta warga korban gempa terutama di ibu kota Port-au-Prince memerlukan bantuan segera berupa tempat tinggal dan sarana kebersihan. PBB mengungkapkan, bantuan dana miliaran dolar yang diharapkan akan berdatangan dari berbagai pihak di dunia itu akan digunakan untuk membantu pembangunan kembali Haiti di berbagai sektor, antara lain tempat tinggal darurat, kesehatan, gizi, pertanian dan pendidikan. Saat ini PBB setiap harinya mempekerjakan 75.000 warga untuk membangun kembali daerah-daerah yang terkena dampak bencana alam itu. (an/xin)
BPM/ap
MENUNGGU BANTUAN - Sebagian besar warga Haiti korban gempa dahsyat pada 12 Januari, kini masih hidup di tenda darurat dan masih menunggu bantuan. Gempa berkekuatan 7,3 skala Richter itu merusak ribuan rumah dan gedung serta menewaskan lebih dari 200.000 orang.